<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 12:02:00 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 12:02:00 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-04T12:02:00+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45426-standar-kompetensi-siswa-model-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">3c7577fdd3f5749da17a9564e8100508</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:48:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ impact peer ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,impact,page,peer,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasional di era digital, diperlukan pengembangan model pembelajaran yang inovatif. Model Heutagogy dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa vokasional. Penelitian selanjutnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasional di era digital, diperlukan pengembangan model pembelajaran yang inovatif. Model Heutagogy dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa vokasional. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada implementasi model Heutagogy dalam berbagai konteks pendidikan vokasional, serta mengeksplorasi dampak jangka panjangnya terhadap kemampuan dan kompetensi siswa. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi-strategi konkret dalam menerapkan model Heutagogy, termasuk pelatihan bagi guru dan siswa, serta integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran.. Penelitian ini memetakan komponen kebutuhan penerapan model pembelajaran Heutagogy.Pemetaan mencakup komponen berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, keterampilan komunikasi, dan kreativitas siswa vokasional.Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan signifikan terhadap komponen-komponen tersebut.Model pembelajaran Heutagogy dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas siswa vokasional.Penerapan model ini dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi siswa, serta mempersiapkan mereka untuk lingkungan kerja masa depan.Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk memetakan kebutuhan pengembangan model pembelajaran Heutagogy dalam lingkup pendidikan yang lebih luas Model pembelajaran berbasis teknologi digital Heutagogy menggambarkan kemajuan dalam penerapan pendidikan vokasional di suatu negara. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Heutagogy untuk siswa vokasional melalui pemetaan komponennya. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi dosen universitas, guru sekolah menengah kejuruan, dan karyawan industri. Lokasi penelitian difokuskan di Jawa Timur. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner dan dokumentasi. Komponen Heutagogy untuk siswa vokasional meliputi berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, keterampilan komunikasi, dan kreativitas. Pemetaan empat komponen ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas siswa vokasional di era digital. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-dadf1.webp" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-dadf1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-dadf1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-dadf1.webp 1x" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" alt="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp 1x" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" alt="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-d330b.webp" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-d330b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-d330b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-d330b.webp 1x" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" alt="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45426-standar-kompetensi-siswa-model-pe" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" target="_blank">The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students</a>: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasional di era digital, diperlukan pengembangan model pembelajaran yang inovatif. Model Heutagogy dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa vokasional. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada implementasi model Heutagogy dalam berbagai konteks pendidikan vokasional, serta mengeksplorasi dampak jangka panjangnya terhadap kemampuan dan kompetensi siswa. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi-strategi konkret dalam menerapkan model Heutagogy, termasuk pelatihan bagi guru dan siswa, serta integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran..
<br>Penelitian ini memetakan komponen kebutuhan penerapan model pembelajaran Heutagogy.Pemetaan mencakup komponen berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, keterampilan komunikasi, dan kreativitas siswa vokasional.Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan signifikan terhadap komponen-komponen tersebut.Model pembelajaran Heutagogy dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas siswa vokasional.Penerapan model ini dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi siswa, serta mempersiapkan mereka untuk lingkungan kerja masa depan.Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk memetakan kebutuhan pengembangan model pembelajaran Heutagogy dalam lingkup pendidikan yang lebih luas
<br>Model pembelajaran berbasis teknologi digital Heutagogy menggambarkan kemajuan dalam penerapan pendidikan vokasional di suatu negara. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Heutagogy untuk siswa vokasional melalui pemetaan komponennya. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi dosen universitas, guru sekolah menengah kejuruan, dan karyawan industri. Lokasi penelitian difokuskan di Jawa Timur. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner dan dokumentasi. Komponen Heutagogy untuk siswa vokasional meliputi berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, keterampilan komunikasi, dan kreativitas. Pemetaan empat komponen ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas siswa vokasional di era digital.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp" type="image/webp" length="126996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-dadf1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-d330b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45417-literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-liter</link>
	<guid isPermaLink="false">0111497ec9823ce72112b9afa5e11fcc</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:44:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ rate myself ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,myself,page,rate,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program maAohad dapat dimodifikasi untuk lebih menekankan aplikasi praktis prinsip-prinsip keuangan Islam, misalnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior: Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program maAohad dapat dimodifikasi untuk lebih menekankan aplikasi praktis prinsip-prinsip keuangan Islam, misalnya melalui studi kasus atau simulasi. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran faktor-faktor sosial dan budaya dalam memengaruhi perilaku keuangan mahasiswa, seperti pengaruh teman sebaya atau norma keluarga. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas berbagai intervensi pendidikan keuangan, seperti pelatihan keterampilan budgeting atau penggunaan aplikasi keuangan, dalam meningkatkan perilaku keuangan mahasiswa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana meningkatkan literasi keuangan dan mendorong perilaku keuangan yang bertanggung jawab di kalangan mahasiswa, sehingga mereka dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik dan berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi masyarakat.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sikap religiusitas, meskipun penting, tidak secara langsung memengaruhi perilaku keuangan mahasiswa.Sebaliknya, literasi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan.Hal ini mengindikasikan perlunya integrasi pendidikan keuangan Islam yang lebih komprehensif, menggabungkan nilai-nilai agama dengan keterampilan praktis.Pendidikan tinggi Islam perlu merancang kurikulum yang lebih aplikatif untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan praktik keuangan yang bertanggung jawab Penelitian ini menguji pengaruh sikap religiusitas yang dibentuk melalui program maAohad terhadap perilaku keuangan mahasiswa, pengaruh literasi keuangan terhadap pengambilan keputusan keuangan, dan pengaruh gabungan sikap religiusitas dan literasi keuangan dalam konteks pendidikan tinggi Islam. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda pada 161 responden, hasil uji parsial menunjukkan pengaruh signifikan antara literasi keuangan dan perilaku keuangan (t = 13.985, p... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-0f9ef.webp" title="JURIS - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-0f9ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-0f9ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-0f9ef.webp 1x" title="JURIS - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior" alt="JURIS - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-e1c46.webp" title="JURIS - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-e1c46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-e1c46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-e1c46.webp 1x" title="JURIS - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior" alt="JURIS - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-90759.webp" title="JURIS - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-90759.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-90759.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-90759.webp 1x" title="JURIS - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior" alt="JURIS - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45417-literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-liter" title="JURIS - Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior" target="_blank">Determinants of Religious Attitude and Financial Literacy on the Formation of University StudentsAo Financial Behavior</a>: Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program maAohad dapat dimodifikasi untuk lebih menekankan aplikasi praktis prinsip-prinsip keuangan Islam, misalnya melalui studi kasus atau simulasi. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran faktor-faktor sosial dan budaya dalam memengaruhi perilaku keuangan mahasiswa, seperti pengaruh teman sebaya atau norma keluarga. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas berbagai intervensi pendidikan keuangan, seperti pelatihan keterampilan budgeting atau penggunaan aplikasi keuangan, dalam meningkatkan perilaku keuangan mahasiswa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana meningkatkan literasi keuangan dan mendorong perilaku keuangan yang bertanggung jawab di kalangan mahasiswa, sehingga mereka dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik dan berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi masyarakat..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa sikap religiusitas, meskipun penting, tidak secara langsung memengaruhi perilaku keuangan mahasiswa.Sebaliknya, literasi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan.Hal ini mengindikasikan perlunya integrasi pendidikan keuangan Islam yang lebih komprehensif, menggabungkan nilai-nilai agama dengan keterampilan praktis.Pendidikan tinggi Islam perlu merancang kurikulum yang lebih aplikatif untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan praktik keuangan yang bertanggung jawab
<br>Penelitian ini menguji pengaruh sikap religiusitas yang dibentuk melalui program maAohad terhadap perilaku keuangan mahasiswa, pengaruh literasi keuangan terhadap pengambilan keputusan keuangan, dan pengaruh gabungan sikap religiusitas dan literasi keuangan dalam konteks pendidikan tinggi Islam. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda pada 161 responden, hasil uji parsial menunjukkan pengaruh signifikan antara literasi keuangan dan perilaku keuangan (t = 13.985, p...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-90759.webp" type="image/webp" length="166690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-0f9ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-e1c46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/literasi-keuangan-ayah-asi-pengaruh-pajak-syariah-thumb-90759.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45423-merdeka-curriculum-apply-assess</link>
	<guid isPermaLink="false">d2e9d42ca89f11c7d6cdab621ac943c1</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:32:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,page,stats,study,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai format pertanyaan dalam meningkatkan kemampuan membaca kritis siswa, dengan mempertimbangkan gaya belajar dan karakteristik individu. Selain itu, perlu diteliti bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai format pertanyaan dalam meningkatkan kemampuan membaca kritis siswa, dengan mempertimbangkan gaya belajar dan karakteristik individu. Selain itu, perlu diteliti bagaimana integrasi stimulus visual seperti gambar dan infografis dapat memaksimalkan pemahaman siswa terhadap teks kompleks, serta bagaimana stimulus tersebut dapat dirancang agar lebih relevan dengan konteks budaya dan pengalaman siswa. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model asesmen membaca kritis yang lebih komprehensif dan autentik, yang tidak hanya mengukur kemampuan kognitif tetapi juga kemampuan metakognitif siswa dalam merefleksikan dan mengevaluasi proses pemahaman mereka sendiri, serta kemampuan mereka untuk menerapkan keterampilan membaca kritis dalam situasi dunia nyata.. This study identified six cognitive levels of critical readingAiinterpretation, analysis, inference, evaluation, explanation, and self-regulationAipresent in both the 2013 and Merdeka curriculum Indonesian language textbooks.The research also revealed differences in the number of questions assessing critical reading skills between the two curricula, with the Merdeka curriculum textbook containing more questions.Finally, the study highlighted the variety of question stimuli used, including text, images, and infographics, and the diverse formats of the questions themselves, such as multiple-choice and essay questions Critical reading ability is a type of reading skill that involves critical thinking. There is a positive correlation between critical reading urgency and critical reading tests. In this regard, it is necessary to study the evaluations of the curriculums currently being implemented in Indonesia, specifically the 2013 and Merdeka curricula. This study is a type of qualitative descriptive research. The data of this study includes the level, stimulation level, and format of reading comprehension questions in the Indonesian textbook for the 10th grade 2017 version of the 2013 curriculum and the Indonesian textbook for the 10th grade 2021 version of the Merdeka curriculum. The data collection technique implemented in this study is the documentation or note-reading technique. Research results show that (1) there are six levels of awareness of critical... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-da6c3.webp" title="JURIS - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-da6c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-da6c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-da6c3.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum" alt="JURIS - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-3c5fd.webp" title="JURIS - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-3c5fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-3c5fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-3c5fd.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum" alt="JURIS - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-530c9.webp" title="JURIS - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-530c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-530c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-530c9.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum" alt="JURIS - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45423-merdeka-curriculum-apply-assess" title="JURIS - Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum" target="_blank">Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai format pertanyaan dalam meningkatkan kemampuan membaca kritis siswa, dengan mempertimbangkan gaya belajar dan karakteristik individu. Selain itu, perlu diteliti bagaimana integrasi stimulus visual seperti gambar dan infografis dapat memaksimalkan pemahaman siswa terhadap teks kompleks, serta bagaimana stimulus tersebut dapat dirancang agar lebih relevan dengan konteks budaya dan pengalaman siswa. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model asesmen membaca kritis yang lebih komprehensif dan autentik, yang tidak hanya mengukur kemampuan kognitif tetapi juga kemampuan metakognitif siswa dalam merefleksikan dan mengevaluasi proses pemahaman mereka sendiri, serta kemampuan mereka untuk menerapkan keterampilan membaca kritis dalam situasi dunia nyata..
<br>This study identified six cognitive levels of critical readingAiinterpretation, analysis, inference, evaluation, explanation, and self-regulationAipresent in both the 2013 and Merdeka curriculum Indonesian language textbooks.The research also revealed differences in the number of questions assessing critical reading skills between the two curricula, with the Merdeka curriculum textbook containing more questions.Finally, the study highlighted the variety of question stimuli used, including text, images, and infographics, and the diverse formats of the questions themselves, such as multiple-choice and essay questions
<br>Critical reading ability is a type of reading skill that involves critical thinking. There is a positive correlation between critical reading urgency and critical reading tests. In this regard, it is necessary to study the evaluations of the curriculums currently being implemented in Indonesia, specifically the 2013 and Merdeka curricula. This study is a type of qualitative descriptive research. The data of this study includes the level, stimulation level, and format of reading comprehension questions in the Indonesian textbook for the 10th grade 2017 version of the 2013 curriculum and the Indonesian textbook for the 10th grade 2021 version of the Merdeka curriculum. The data collection technique implemented in this study is the documentation or note-reading technique. Research results show that (1) there are six levels of awareness of critical...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-da6c3.webp" type="image/webp" length="140718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-da6c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-3c5fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/merdeka-curriculum-apply-assessment-critical-readi-thumb-530c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45431-algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-p</link>
	<guid isPermaLink="false">d673ea01d5df5ecafa7289237e8f6584</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:23:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ rate myself ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,myself,page,rate,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pembelajaran VR adaptif terhadap retensi pengetahuan dan kemampuan pemecahan masalah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pembelajaran VR adaptif terhadap retensi pengetahuan dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kedua, penelitian dapat menyelidiki efektivitas integrasi VR adaptif dengan metode pengajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran kolaboratif. Ketiga, penelitian dapat fokus pada pengembangan algoritma adaptif yang lebih canggih yang dapat secara otomatis menyesuaikan tingkat kesulitan dan konten pembelajaran berdasarkan kebutuhan individu siswa. Dengan menggabungkan saran-saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan personal untuk siswa di bidang kimia dan bidang sains lainnya.. Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi pembelajaran adaptif berbasis VR efektif dalam mencegah hilangnya pembelajaran dan secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang senyawa kimia dibandingkan dengan pendekatan instruksional tradisional.Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris yang kuat bahwa VR dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Pengembangan lebih lanjut dari aplikasi ini perlu mempertimbangkan integrasi umpan balik yang lebih personal dan adaptif untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran Penelitian ini mengevaluasi efektivitas aplikasi pembelajaran adaptif berbasis Realitas Virtual (VR) dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah menengah atas tentang senyawa kimia. Tujuan utama adalah untuk secara kuantitatif menilai dampak intervensi VR terhadap hasil belajar siswa di antara dua kohort yang berbeda (N = 78). Desain pretest-posttest kontrol-grup digunakan, dengan dua grup paralel (Grup A dan Grup B) untuk memastikan validitas internal dan komparabilitas hasil. Temuan secara konsisten menunjukkan kontras yang nyata antara kondisi eksperimen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-10d81.webp" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-10d81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-10d81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-10d81.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" alt="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-d9943.webp" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-d9943.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-d9943.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-d9943.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" alt="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" alt="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45431-algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-p" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" target="_blank">Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pembelajaran VR adaptif terhadap retensi pengetahuan dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kedua, penelitian dapat menyelidiki efektivitas integrasi VR adaptif dengan metode pengajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran kolaboratif. Ketiga, penelitian dapat fokus pada pengembangan algoritma adaptif yang lebih canggih yang dapat secara otomatis menyesuaikan tingkat kesulitan dan konten pembelajaran berdasarkan kebutuhan individu siswa. Dengan menggabungkan saran-saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan personal untuk siswa di bidang kimia dan bidang sains lainnya..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi pembelajaran adaptif berbasis VR efektif dalam mencegah hilangnya pembelajaran dan secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang senyawa kimia dibandingkan dengan pendekatan instruksional tradisional.Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris yang kuat bahwa VR dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Pengembangan lebih lanjut dari aplikasi ini perlu mempertimbangkan integrasi umpan balik yang lebih personal dan adaptif untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran
<br>Penelitian ini mengevaluasi efektivitas aplikasi pembelajaran adaptif berbasis Realitas Virtual (VR) dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah menengah atas tentang senyawa kimia. Tujuan utama adalah untuk secara kuantitatif menilai dampak intervensi VR terhadap hasil belajar siswa di antara dua kohort yang berbeda (N = 78). Desain pretest-posttest kontrol-grup digunakan, dengan dua grup paralel (Grup A dan Grup B) untuk memastikan validitas internal dan komparabilitas hasil. Temuan secara konsisten menunjukkan kontras yang nyata antara kondisi eksperimen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp" type="image/webp" length="124294" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-10d81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-d9943.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Family School and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Family School and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Family School and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45411-interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor</link>
	<guid isPermaLink="false">1843f7f1c14e6c21d21cc4d29135c029</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:16:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan bisa memfokuskan pada (1) bagaimana mekanisme komunikasi antar pihak keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat dipertingkatkan melalui platform digital kolaboratif, (2) dampak partisipasi siswa dalam kegiatan kebudayaan komunitas terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior: Penelitian lanjutan bisa memfokuskan pada (1) bagaimana mekanisme komunikasi antar pihak keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat dipertingkatkan melalui platform digital kolaboratif, (2) dampak partisipasi siswa dalam kegiatan kebudayaan komunitas terhadap perkembangan akhlak, dan (3) perbandingan efektivitas program penguatan karakter di sekolah formal versus madrasah yang melibatkan kegiatan kebudayaan lokal. Penelitian ini dapat menggali strategi pelibatan orang tua yang berbasis teknologi, mengevaluasi kualitas interaksi sosial melalui program keagamaan komunitas, serta menganalisa model kolaborasi lintas lembaga untuk membangun karakter siswa secara berkelanjutan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat secara bersamaAcsama memengaruhi perilaku keagamaan dan sosial siswa MAN.Lingkungan keluarga menyediakan dasar nilai dan contoh perilaku, sekolah menegakkan disiplin dan nilai keagamaan melalui kurikulum, dan masyarakat memperkuat aplikasi nilai melalui interaksi sosial.Ketiga lingkungan ini saling mendukung sehingga menghasilkan kontribusi bersama sebesar 24,7% dan 28,2% terhadap perilaku keagamaan dan sosial siswa.Oleh karena itu, strategi pendidikan harus memfokuskan pada sinergi antar tiga sistem untuk memajukan karakter holistik siswa Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat terhadap perilaku keagamaan dan sosial siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain perbandingan kausal, dilakukan survei pada 248 responden yang dipilih secara stratified proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa ketiga variabel lingkungan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keagamaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-de305.webp" title="JURIS - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-de305.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-de305.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-de305.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior" alt="JURIS - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-7a62f.webp" title="JURIS - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-7a62f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-7a62f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-7a62f.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior" alt="JURIS - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-ddca2.webp" title="JURIS - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-ddca2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-ddca2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-ddca2.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior" alt="JURIS - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45411-interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor" title="JURIS - The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior" target="_blank">The Influence of Family, School, and Community Environments on StudentsAo Religious and Social Behavior</a>: Penelitian lanjutan bisa memfokuskan pada (1) bagaimana mekanisme komunikasi antar pihak keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat dipertingkatkan melalui platform digital kolaboratif, (2) dampak partisipasi siswa dalam kegiatan kebudayaan komunitas terhadap perkembangan akhlak, dan (3) perbandingan efektivitas program penguatan karakter di sekolah formal versus madrasah yang melibatkan kegiatan kebudayaan lokal. Penelitian ini dapat menggali strategi pelibatan orang tua yang berbasis teknologi, mengevaluasi kualitas interaksi sosial melalui program keagamaan komunitas, serta menganalisa model kolaborasi lintas lembaga untuk membangun karakter siswa secara berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat secara bersamaAcsama memengaruhi perilaku keagamaan dan sosial siswa MAN.Lingkungan keluarga menyediakan dasar nilai dan contoh perilaku, sekolah menegakkan disiplin dan nilai keagamaan melalui kurikulum, dan masyarakat memperkuat aplikasi nilai melalui interaksi sosial.Ketiga lingkungan ini saling mendukung sehingga menghasilkan kontribusi bersama sebesar 24,7% dan 28,2% terhadap perilaku keagamaan dan sosial siswa.Oleh karena itu, strategi pendidikan harus memfokuskan pada sinergi antar tiga sistem untuk memajukan karakter holistik siswa
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat terhadap perilaku keagamaan dan sosial siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain perbandingan kausal, dilakukan survei pada 248 responden yang dipilih secara stratified proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa ketiga variabel lingkungan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keagamaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-ddca2.webp" type="image/webp" length="97672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-de305.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-7a62f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/interaksi-sosial-kompetensi-holistik-siswa-platfor-thumb-ddca2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5484-ppsdp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12942-ppsdp-international-journal-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45432-hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-m</link>
	<guid isPermaLink="false">cf5a184d207d600b5075f69bd15ac6bb</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:01:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tlx approach ]]></category>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[approach,depth,header,page,study,tlx]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari model sosialisasi akademik kolaboratif terhadap perubahan kebijakan di lembaga pendidikan tinggi, mengkaji mekanisme adaptasi institusi terhadap perubahan standar dan akreditasi, serta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari model sosialisasi akademik kolaboratif terhadap perubahan kebijakan di lembaga pendidikan tinggi, mengkaji mekanisme adaptasi institusi terhadap perubahan standar dan akreditasi, serta meneliti persepsi mahasiswa tentang pergeseran bentuk tugas akhir dalam konteks kebijakan Merdeka Belajar.. Kebijakan Merdeka Belajar, Permendikbud NomorA53 TahunA2023, memperkenalkan perubahan transformasional terhadap kualitas pendidikan tinggi, termasuk penyederhanaan standar nasional, penguatan sistem akreditasi, dukungan keuangan untuk akreditasi program studi, dan peningkatan unit kredit untuk kegiatan ekstrakurikuler.Namun, tantangan dalam pemahaman kebijakan mendorong kebutuhan upaya sosialisasi yang efektif.Webinar nasional pada 6ANovemberA2023 berhasil meningkatkan pemahaman peserta, menegaskan pentingnya model sosialisasi akademik kolaboratif sebagai alat untuk memperluas pengetahuan dan mendukung implementasi kebijakan Regulasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 53 Tahun 2023 tentang standar penjaminan mutu pendidikan tinggi merupakan bagian dari Bab ke-26 Kebijakan Merdeka Belajar, yang disosialisasikan secara resmi pada Agustus 2023. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendorong transformasi kualitas pendidikan tinggi Indonesia yang mencakup reformasi kompleks dan masih perlu dipahami lebih baik oleh para pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan merumuskan model sosialisasi lanjutan Kebijakan Merdeka Belajar, mengimplementasikannya,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp 1x" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" alt="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp 1x" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" alt="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-cf32a.webp" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-cf32a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-cf32a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-cf32a.webp 1x" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" alt="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45432-hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-m" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" target="_blank">Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari model sosialisasi akademik kolaboratif terhadap perubahan kebijakan di lembaga pendidikan tinggi, mengkaji mekanisme adaptasi institusi terhadap perubahan standar dan akreditasi, serta meneliti persepsi mahasiswa tentang pergeseran bentuk tugas akhir dalam konteks kebijakan Merdeka Belajar..
<br>Kebijakan Merdeka Belajar, Permendikbud NomorA53 TahunA2023, memperkenalkan perubahan transformasional terhadap kualitas pendidikan tinggi, termasuk penyederhanaan standar nasional, penguatan sistem akreditasi, dukungan keuangan untuk akreditasi program studi, dan peningkatan unit kredit untuk kegiatan ekstrakurikuler.Namun, tantangan dalam pemahaman kebijakan mendorong kebutuhan upaya sosialisasi yang efektif.Webinar nasional pada 6ANovemberA2023 berhasil meningkatkan pemahaman peserta, menegaskan pentingnya model sosialisasi akademik kolaboratif sebagai alat untuk memperluas pengetahuan dan mendukung implementasi kebijakan
<br>Regulasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 53 Tahun 2023 tentang standar penjaminan mutu pendidikan tinggi merupakan bagian dari Bab ke-26 Kebijakan Merdeka Belajar, yang disosialisasikan secara resmi pada Agustus 2023. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendorong transformasi kualitas pendidikan tinggi Indonesia yang mencakup reformasi kompleks dan masih perlu dipahami lebih baik oleh para pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan merumuskan model sosialisasi lanjutan Kebijakan Merdeka Belajar, mengimplementasikannya,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp" type="image/webp" length="140616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-cf32a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batams Higher Education Institutions A NASA TLX Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batams Higher Education Institutions A NASA TLX Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batams Higher Education Institutions A NASA TLX Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45419-mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dew</link>
	<guid isPermaLink="false">0157f6deb362b87d464fa67c951de4a5</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:56:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tlx approach ]]></category>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[approach,depth,header,page,study,tlx]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan mengenai dinamika beban kognitif mahasiswa dewasa yang bekerja seiring berjalannya waktu melalui pendekatan longitudinal yang mencakup pengukuran berulang selama beberapa semester. Selanjutnya, penting untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam's Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach: Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan mengenai dinamika beban kognitif mahasiswa dewasa yang bekerja seiring berjalannya waktu melalui pendekatan longitudinal yang mencakup pengukuran berulang selama beberapa semester. Selanjutnya, penting untuk menguji keefektifan intervensi manajemen waktu berbasis teknologi seperti aplikasi pelacak waktu dan pengingat otomatis dalam mengurangi beban kognitif pada kelompok ini dalam jangka pendek. Terlebih lagi, kajian tentang peran kebijakan institusi dan struktur dukungan sangat diperlukan untuk mengidentifikasi modifikasi yang signifikan dalam mengurangi beban kognitif, termasuk akses layanan konseling dan kelompok studi. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan berharga bagi universitas, dosen, dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik. Dengan menggabungkan temuan dari ketiga arah studi, diharapkan akan terbentuk model komprehensif dalam mengelola beban kognitif mahasiswa dewasa yang bekerja. Hal ini sejalan dengan upaya kolaboratif yang telah disarankan sebelumnya untuk meningkatkan kesejahteraan akademik dan personal, serta menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan spesifik mahasiswa.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kognitif mahasiswa dewasa yang bekerja di Batam sangat dipengaruhi oleh keterbatasan waktu dan usaha akademik.Keterbatasan sampling convenience dalam penelitian ini menunjukkan perlunya penelitian lanjutan dengan sampel lebih representatif untuk memahami masalah secara menyeluruh.Upaya mitigasi beban kognitif dapat dilakukan melalui intervensi yang ditargetkan dan dukungan sistem untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan mendukung perkembangan akademik dan personal mahasiswa Penelitian ini mengatasi tantangan beban kognitif yang dihadapi oleh mahasiswa dewasa yang bekerja di institusi pendidikan tinggi di Batam, dengan menggunakan metode Indeks Beban Tugas NASA (NASA-TLX). Data dikumpulkan dari 157 mahasiswa paruh waktu di sepuluh universitas melalui desain cross-sectional dan sampling convenience. Hasil menunjukkan bahwa keterbatasan waktu dan usaha akademik berkontribusi signifikan terhadap beban mental, dengan rata-rata skor Beban Berat Berat (WWL) sebesar 68, yang menandakan tingkat beban kognitif yang tinggi. Strategi pengurangan beban meliputi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-30594.webp" title="JURIS - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam&#039;s Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-30594.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-30594.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-30594.webp 1x" title="JURIS - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam&#039;s Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach" alt="JURIS - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam&#039;s Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-8c218.webp" title="JURIS - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam&#039;s Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-8c218.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-8c218.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-8c218.webp 1x" title="JURIS - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam&#039;s Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach" alt="JURIS - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam&#039;s Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-ba9aa.webp" title="JURIS - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam&#039;s Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-ba9aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-ba9aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-ba9aa.webp 1x" title="JURIS - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam&#039;s Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach" alt="JURIS - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam&#039;s Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45419-mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dew" title="JURIS - Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam&#039;s Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach" target="_blank">Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam's Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach</a>: Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan mengenai dinamika beban kognitif mahasiswa dewasa yang bekerja seiring berjalannya waktu melalui pendekatan longitudinal yang mencakup pengukuran berulang selama beberapa semester. Selanjutnya, penting untuk menguji keefektifan intervensi manajemen waktu berbasis teknologi seperti aplikasi pelacak waktu dan pengingat otomatis dalam mengurangi beban kognitif pada kelompok ini dalam jangka pendek. Terlebih lagi, kajian tentang peran kebijakan institusi dan struktur dukungan sangat diperlukan untuk mengidentifikasi modifikasi yang signifikan dalam mengurangi beban kognitif, termasuk akses layanan konseling dan kelompok studi. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan berharga bagi universitas, dosen, dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik. Dengan menggabungkan temuan dari ketiga arah studi, diharapkan akan terbentuk model komprehensif dalam mengelola beban kognitif mahasiswa dewasa yang bekerja. Hal ini sejalan dengan upaya kolaboratif yang telah disarankan sebelumnya untuk meningkatkan kesejahteraan akademik dan personal, serta menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan spesifik mahasiswa..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kognitif mahasiswa dewasa yang bekerja di Batam sangat dipengaruhi oleh keterbatasan waktu dan usaha akademik.Keterbatasan sampling convenience dalam penelitian ini menunjukkan perlunya penelitian lanjutan dengan sampel lebih representatif untuk memahami masalah secara menyeluruh.Upaya mitigasi beban kognitif dapat dilakukan melalui intervensi yang ditargetkan dan dukungan sistem untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan mendukung perkembangan akademik dan personal mahasiswa
<br>Penelitian ini mengatasi tantangan beban kognitif yang dihadapi oleh mahasiswa dewasa yang bekerja di institusi pendidikan tinggi di Batam, dengan menggunakan metode Indeks Beban Tugas NASA (NASA-TLX). Data dikumpulkan dari 157 mahasiswa paruh waktu di sepuluh universitas melalui desain cross-sectional dan sampling convenience. Hasil menunjukkan bahwa keterbatasan waktu dan usaha akademik berkontribusi signifikan terhadap beban mental, dengan rata-rata skor Beban Berat Berat (WWL) sebesar 68, yang menandakan tingkat beban kognitif yang tinggi. Strategi pengurangan beban meliputi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-30594.webp" type="image/webp" length="129712" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-30594.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-8c218.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/mahasiswa-paruh-beban-mental-jasmani-dewasa-kognit-thumb-ba9aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integration Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integration Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integration Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45429-modul-pembelajaran-matematika-kesiapa</link>
	<guid isPermaLink="false">9009bb3919f760ed6db2e8f0a48647d8</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:55:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,depth,header,page,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas modul ini melalui desain eksperimen klasikal untuk menilai peningkatan hasil belajar matematika, sekaligus menilai dampak motivasi dan sikap siswa terhadap pembelajaran integratif. Selanjutnya, perlu dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas modul ini melalui desain eksperimen klasikal untuk menilai peningkatan hasil belajar matematika, sekaligus menilai dampak motivasi dan sikap siswa terhadap pembelajaran integratif. Selanjutnya, perlu dikembangkan modul sejenis untuk materi matematika tingkat menengah lainnya, seperti fungsi kuadrat, yang juga mengintegrasikan perspektif agama dan pengetahuan umum, guna memperluas cakupan penggunaan modul berbasis ilmiah. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan persepsi dan kinerja siswa dalam jangka panjang, memberi insight terhadap sustainability penggunaan modul dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia.. Modul pembelajaran matematika terintegrasi dengan pendekatan ilmiah telah dikembangkan menggunakan model PPE dan disetujui oleh ahli validator dengan skor validitas tinggi 0,82.Modul ini siap digunakan secara mandiri oleh siswa maupun guru di madrasah, serta dapat diakses secara online.Namun, efektivitas dan praktiknya di kelas belum diuji secara empiris Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran matematika yang terintegrasi dan terhubung antar disiplin dengan pendekatan ilmiah, khususnya mengenai materi ketidaksamaan rasional dan irasional satu variabel. Metode R&D yang memanfaatkan model PPE (Planning, Production, and Evaluation) digunakan untuk merancang modul, melibatkan analisis kebutuhan, kurikulum, dan pemilihan materi, lalu produksi materi dan latihan, serta evaluasi via validasi oleh dua ahli. Hasilnya, modul tersebut memperoleh skor validitas rata-rata 0,82 yang menandakan validitas tinggi. Dengan demikian, modul ini dapat digunakan secara mandiri oleh siswa maupun guru di madrasah, serta dapat diakses secara online, menyediakan pendekatan terpadu antara matematika, ilmu agama, ilmu pengetahuan umum, dan kehidupan sehariAchari. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp 1x" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" alt="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-1e414.webp" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-1e414.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-1e414.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-1e414.webp 1x" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" alt="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-2084e.webp" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-2084e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-2084e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-2084e.webp 1x" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" alt="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45429-modul-pembelajaran-matematika-kesiapa" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" target="_blank">Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas modul ini melalui desain eksperimen klasikal untuk menilai peningkatan hasil belajar matematika, sekaligus menilai dampak motivasi dan sikap siswa terhadap pembelajaran integratif. Selanjutnya, perlu dikembangkan modul sejenis untuk materi matematika tingkat menengah lainnya, seperti fungsi kuadrat, yang juga mengintegrasikan perspektif agama dan pengetahuan umum, guna memperluas cakupan penggunaan modul berbasis ilmiah. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan persepsi dan kinerja siswa dalam jangka panjang, memberi insight terhadap sustainability penggunaan modul dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia..
<br>Modul pembelajaran matematika terintegrasi dengan pendekatan ilmiah telah dikembangkan menggunakan model PPE dan disetujui oleh ahli validator dengan skor validitas tinggi 0,82.Modul ini siap digunakan secara mandiri oleh siswa maupun guru di madrasah, serta dapat diakses secara online.Namun, efektivitas dan praktiknya di kelas belum diuji secara empiris
<br>Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran matematika yang terintegrasi dan terhubung antar disiplin dengan pendekatan ilmiah, khususnya mengenai materi ketidaksamaan rasional dan irasional satu variabel. Metode R&D yang memanfaatkan model PPE (Planning, Production, and Evaluation) digunakan untuk merancang modul, melibatkan analisis kebutuhan, kurikulum, dan pemilihan materi, lalu produksi materi dan latihan, serta evaluasi via validasi oleh dua ahli. Hasilnya, modul tersebut memperoleh skor validitas rata-rata 0,82 yang menandakan validitas tinggi. Dengan demikian, modul ini dapat digunakan secara mandiri oleh siswa maupun guru di madrasah, serta dapat diakses secara online, menyediakan pendekatan terpadu antara matematika, ilmu agama, ilmu pengetahuan umum, dan kehidupan sehariAchari.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp" type="image/webp" length="119908" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-1e414.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-2084e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking Hot Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking Hot Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking Hot Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45421-thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui</link>
	<guid isPermaLink="false">77d10f9f22821130040e6662e1451319</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:43:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,page,stats,study,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas instrumen penilaian HOT berbasis Quizizz ini dalam meningkatkan kemampuan berpikir ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas instrumen penilaian HOT berbasis Quizizz ini dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam materi kimia lainnya, tidak hanya pada materi laju reaksi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian HOT yang lebih variatif, tidak hanya berupa pilihan ganda, melainkan juga esai, studi kasus, atau proyek, untuk mengukur berbagai aspek kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa secara komprehensif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam memberikan umpan balik otomatis dan personalisasi pembelajaran berdasarkan hasil penilaian HOT, sehingga siswa dapat menerima bimbingan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pembelajaran kimia yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21, serta membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang esensial untuk kesuksesan mereka di masa depan.. The developed assessment instrument based on HOT using Quizizz application about reaction rate for eleventh-grade senior high school students had 15 valid items, as suggested from the validity test involving learning material and media experts.The instrument demonstrated high reliability and acceptable difficulty levels and discriminating power.The study concludes that the HOT-based assessment instrument is valid, reliable, and well-received by both teachers and students, offering a valuable tool for evaluating students' higher-order thinking skills This study aims to produce an assessment instrument based on HOT using Quizizz application about a valid reaction rate by the validator, as well as to determine the validity, reliability, level of difficulty, discriminatory power, and user response. This study uses research and development (R&D) design with the Plomp model. The subjects in this study were 2 chemistry teachers and 20 class XII students at SMAN 8 Pekanbaru and SMAN 2 Pekanbaru. Data collection techniques were carried out by interviews, literature studies and field studies. For data analysis techniques used validation by experts, as well as user trials. The validation results for the material validator obtained an average based on material aspects of 99.33%, construction aspects of 94.61% and language aspects of 95.16%.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-b744c.webp" title="JURIS - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-b744c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-b744c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-b744c.webp 1x" title="JURIS - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students" alt="JURIS - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-e0931.webp" title="JURIS - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-e0931.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-e0931.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-e0931.webp 1x" title="JURIS - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students" alt="JURIS - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-52329.webp" title="JURIS - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-52329.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-52329.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-52329.webp 1x" title="JURIS - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students" alt="JURIS - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45421-thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui" title="JURIS - Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students" target="_blank">Development Of Assessment Instrument Based on Higher Order Thinking (Hot) Using Quizizz Application on The Subject of Reaction Rate for XI Grade High School Students</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas instrumen penilaian HOT berbasis Quizizz ini dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam materi kimia lainnya, tidak hanya pada materi laju reaksi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian HOT yang lebih variatif, tidak hanya berupa pilihan ganda, melainkan juga esai, studi kasus, atau proyek, untuk mengukur berbagai aspek kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa secara komprehensif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam memberikan umpan balik otomatis dan personalisasi pembelajaran berdasarkan hasil penilaian HOT, sehingga siswa dapat menerima bimbingan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pembelajaran kimia yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21, serta membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang esensial untuk kesuksesan mereka di masa depan..
<br>The developed assessment instrument based on HOT using Quizizz application about reaction rate for eleventh-grade senior high school students had 15 valid items, as suggested from the validity test involving learning material and media experts.The instrument demonstrated high reliability and acceptable difficulty levels and discriminating power.The study concludes that the HOT-based assessment instrument is valid, reliable, and well-received by both teachers and students, offering a valuable tool for evaluating students' higher-order thinking skills
<br>This study aims to produce an assessment instrument based on HOT using Quizizz application about a valid reaction rate by the validator, as well as to determine the validity, reliability, level of difficulty, discriminatory power, and user response. This study uses research and development (R&D) design with the Plomp model. The subjects in this study were 2 chemistry teachers and 20 class XII students at SMAN 8 Pekanbaru and SMAN 2 Pekanbaru. Data collection techniques were carried out by interviews, literature studies and field studies. For data analysis techniques used validation by experts, as well as user trials. The validation results for the material validator obtained an average based on material aspects of 99.33%, construction aspects of 94.61% and language aspects of 95.16%....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-52329.webp" type="image/webp" length="154262" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-b744c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-e0931.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/thinking-skills-hots-assessment-instrument-hot-qui-thumb-52329.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Managing Maritime Fieldwork Practices A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Managing Maritime Fieldwork Practices A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Managing Maritime Fieldwork Practices A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45422-strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern</link>
	<guid isPermaLink="false">33531afcf35599e7978dbb70a55cca36</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:37:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan, penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada (1) mengkaji efektivitas platform digital berbasis sensor bagi supervisi realActime mahasiswa maritim di laut yang terbatas sinyal, (2) menilai dampak program simulasi psikologis dan fisik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools: Berdasarkan temuan, penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada (1) mengkaji efektivitas platform digital berbasis sensor bagi supervisi realActime mahasiswa maritim di laut yang terbatas sinyal, (2) menilai dampak program simulasi psikologis dan fisik terhadap ketahanan mental mahasiswa sebelum penempatan, serta (3) mengeksplorasi mekanisme penyediaan fasilitas pelatihan industri melalui kemitraan publikAcswasta untuk mengatasi keterbatasan sumber daya, sehingga meningkatkan mutu dan keberlanjutan PKL maritim di Indonesia.. Manajemen PKL di SMK Negeri 4 Kota Bengkulu diimplementasikan secara sistematis sesuai prinsip POAC, yang memastikan penempatan mahasiswa yang tepat, peningkatan kompetensi teknis, pengetahuan, dan sikap, serta pemantauan dan evaluasi berkelanjutan.Tantangan utama meliputi keterbatasan komunikasi dan fasilitas, serta kondisi lingkungan laut yang tidak menentu, yang memerlukan strategi adaptif dan kolaborasi lebih kuat antara sekolah dan industri.Pengelolaan PKL yang efektif berperan penting dalam mengoptimalkan kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia profesional maritim Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa Jurusan Maritim di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Kota Bengkulu. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen dengan partisipan administrator sekolah, guru, mahasiswa, dan mitra industri. Hasilnya menunjukkan bahwa manajemen PKL dijalankan secara sistematis melalui empat fungsi utama: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Perencanaan kolaboratif menyesuaikan tujuan pendidikan dengan kebutuhan industri, sementara supervisi ganda dan pemantauan berkesinambungan meningkatkan kompetensi teknis dan disiplin profesional mahasiswa. Praktik pengelolaan adaptif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7f02a.webp" title="JURIS - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7f02a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7f02a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7f02a.webp 1x" title="JURIS - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools" alt="JURIS - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-b1236.webp" title="JURIS - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-b1236.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-b1236.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-b1236.webp 1x" title="JURIS - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools" alt="JURIS - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7e14e.webp" title="JURIS - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7e14e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7e14e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7e14e.webp 1x" title="JURIS - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools" alt="JURIS - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45422-strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern" title="JURIS - Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools" target="_blank">Managing Maritime Fieldwork Practices: A POAC Framework for Enhancing Student Competence in Indonesian Vocational Schools</a>: Berdasarkan temuan, penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada (1) mengkaji efektivitas platform digital berbasis sensor bagi supervisi realActime mahasiswa maritim di laut yang terbatas sinyal, (2) menilai dampak program simulasi psikologis dan fisik terhadap ketahanan mental mahasiswa sebelum penempatan, serta (3) mengeksplorasi mekanisme penyediaan fasilitas pelatihan industri melalui kemitraan publikAcswasta untuk mengatasi keterbatasan sumber daya, sehingga meningkatkan mutu dan keberlanjutan PKL maritim di Indonesia..
<br>Manajemen PKL di SMK Negeri 4 Kota Bengkulu diimplementasikan secara sistematis sesuai prinsip POAC, yang memastikan penempatan mahasiswa yang tepat, peningkatan kompetensi teknis, pengetahuan, dan sikap, serta pemantauan dan evaluasi berkelanjutan.Tantangan utama meliputi keterbatasan komunikasi dan fasilitas, serta kondisi lingkungan laut yang tidak menentu, yang memerlukan strategi adaptif dan kolaborasi lebih kuat antara sekolah dan industri.Pengelolaan PKL yang efektif berperan penting dalam mengoptimalkan kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia profesional maritim
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa Jurusan Maritim di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Kota Bengkulu. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen dengan partisipan administrator sekolah, guru, mahasiswa, dan mitra industri. Hasilnya menunjukkan bahwa manajemen PKL dijalankan secara sistematis melalui empat fungsi utama: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Perencanaan kolaboratif menyesuaikan tujuan pendidikan dengan kebutuhan industri, sementara supervisi ganda dan pemantauan berkesinambungan meningkatkan kompetensi teknis dan disiplin profesional mahasiswa. Praktik pengelolaan adaptif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7f02a.webp" type="image/webp" length="90602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7f02a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-b1236.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/strategi-adaptif-mahasiswa-industri-maritim-modern-thumb-7e14e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5484-ppsdp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12942-ppsdp-international-journal-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kindergarten Teachers Views of Science Learning Practices in Schools ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kindergarten Teachers Views of Science Learning Practices in Schools ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kindergarten Teachers Views of Science Learning Practices in Schools ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45415-guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-gur</link>
	<guid isPermaLink="false">caad7452aee077ddcfcb75c1090f79b1</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:21:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,depth,header,page,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana penerapan metode inkuiri dapat dikembangkan secara efektif di taman kanak-kanak dengan mempertimbangkan keterbatasan alat dan kesiapan guru, melalui penelitian yang menguji model pelatihan berbasis konteks ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kindergarten Teacher's Views of Science Learning Practices in Schools: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana penerapan metode inkuiri dapat dikembangkan secara efektif di taman kanak-kanak dengan mempertimbangkan keterbatasan alat dan kesiapan guru, melalui penelitian yang menguji model pelatihan berbasis konteks lokal. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan sains spontan yang muncul dari fenomena alam dapat dirancang secara sistematis tanpa mengganggu rencana pembelajaran yang sudah ada, agar pengalaman belajar anak menjadi lebih bermakna dan terstruktur. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang pengembangan sumber belajar sains berbasis bahan lokal dan daur ulang yang mudah diperoleh, untuk mengatasi keterbatasan alat dan bahan serta mendukung pembelajaran sains yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai jenis sekolah, termasuk yang memiliki sumber daya terbatas. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan solusi praktis sekaligus memperdalam pemahaman tentang bagaimana guru TK dapat lebih optimal dalam menyelenggarakan pembelajaran sains yang menarik, relevan, dan mudah diimplementasikan. Selain itu, pendekatan kolaboratif antar guru dalam menyediakan alat dan bahan juga layak diteliti lebih jauh untuk melihat efektivitasnya dalam konteks berbeda. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan kapasitas guru, pengayaan metode, dan pemanfaatan sumber daya lokal secara cerdas. Hal ini akan mendukung terciptanya lingkungan pembelajaran sains yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak dan kenyataan di lapangan. Penelitian juga dapat melihat bagaimana integrasi antara perencanaan formal dan respons terhadap fenomena spontan dapat meningkatkan keterlibatan anak. Temuan dari studi-studi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan dan pelatihan guru yang lebih tepat sasaran. Dengan begitu, pembelajaran sains di taman kanak-kanak dapat menjadi lebih inklusif, menarik, dan berdampak jangka panjang bagi perkembangan anak.. Kegiatan sains di sekolah dilaksanakan sesuai tema dan subtema pembelajaran yang telah tercantum dalam Prosem, RPPM, dan RPPH, meskipun terkadang ditambah secara spontan tanpa mengubah perencanaan yang sudah ada.Metode demonstrasi dan eksperimen dipilih karena mudah dilaksanakan dengan alat dan bahan konkret, serta metode eksperimen paling diminati anak karena memberi kesempatan untuk mencoba langsung.Pelaksanaan pembelajaran sains menghadapi kendala terkait ketersediaan alat dan bahan, yang diatasi guru dengan mencari alternatif alat atau menggunakan media seperti gambar dan audiovisual Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pandangan guru-guru taman kanak-kanak mengenai pembelajaran sains, bentuk kegiatan, metode yang digunakan, serta kesulitan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap enam guru taman kanak-kanak yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) semua guru berpendapat bahwa pembelajaran sains pada anak usia dini sangat penting untuk dilaksanakan; (2) kegiatan pembelajaran sains dilakukan sesuai tema pembelajaran, namun dua dari enam guru menambahkan kegiatan secara spontan mengikuti fenomena alam; (3) metode eksperimen merupakan metode yang paling disukai anak saat melakukan kegiatan sains; dan (4) kesulitan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-c5fc6.webp" title="JURIS - Kindergarten Teacher&#039;s Views of Science Learning Practices in Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-c5fc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-c5fc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-c5fc6.webp 1x" title="JURIS - Kindergarten Teacher&#039;s Views of Science Learning Practices in Schools" alt="JURIS - Kindergarten Teacher&#039;s Views of Science Learning Practices in Schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-76e44.webp" title="JURIS - Kindergarten Teacher&#039;s Views of Science Learning Practices in Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-76e44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-76e44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-76e44.webp 1x" title="JURIS - Kindergarten Teacher&#039;s Views of Science Learning Practices in Schools" alt="JURIS - Kindergarten Teacher&#039;s Views of Science Learning Practices in Schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-2f24c.webp" title="JURIS - Kindergarten Teacher&#039;s Views of Science Learning Practices in Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-2f24c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-2f24c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-2f24c.webp 1x" title="JURIS - Kindergarten Teacher&#039;s Views of Science Learning Practices in Schools" alt="JURIS - Kindergarten Teacher&#039;s Views of Science Learning Practices in Schools" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45415-guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-gur" title="JURIS - Kindergarten Teacher&#039;s Views of Science Learning Practices in Schools" target="_blank">Kindergarten Teacher's Views of Science Learning Practices in Schools</a>: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana penerapan metode inkuiri dapat dikembangkan secara efektif di taman kanak-kanak dengan mempertimbangkan keterbatasan alat dan kesiapan guru, melalui penelitian yang menguji model pelatihan berbasis konteks lokal. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan sains spontan yang muncul dari fenomena alam dapat dirancang secara sistematis tanpa mengganggu rencana pembelajaran yang sudah ada, agar pengalaman belajar anak menjadi lebih bermakna dan terstruktur. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang pengembangan sumber belajar sains berbasis bahan lokal dan daur ulang yang mudah diperoleh, untuk mengatasi keterbatasan alat dan bahan serta mendukung pembelajaran sains yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai jenis sekolah, termasuk yang memiliki sumber daya terbatas. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan solusi praktis sekaligus memperdalam pemahaman tentang bagaimana guru TK dapat lebih optimal dalam menyelenggarakan pembelajaran sains yang menarik, relevan, dan mudah diimplementasikan. Selain itu, pendekatan kolaboratif antar guru dalam menyediakan alat dan bahan juga layak diteliti lebih jauh untuk melihat efektivitasnya dalam konteks berbeda. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan kapasitas guru, pengayaan metode, dan pemanfaatan sumber daya lokal secara cerdas. Hal ini akan mendukung terciptanya lingkungan pembelajaran sains yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak dan kenyataan di lapangan. Penelitian juga dapat melihat bagaimana integrasi antara perencanaan formal dan respons terhadap fenomena spontan dapat meningkatkan keterlibatan anak. Temuan dari studi-studi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan dan pelatihan guru yang lebih tepat sasaran. Dengan begitu, pembelajaran sains di taman kanak-kanak dapat menjadi lebih inklusif, menarik, dan berdampak jangka panjang bagi perkembangan anak..
<br>Kegiatan sains di sekolah dilaksanakan sesuai tema dan subtema pembelajaran yang telah tercantum dalam Prosem, RPPM, dan RPPH, meskipun terkadang ditambah secara spontan tanpa mengubah perencanaan yang sudah ada.Metode demonstrasi dan eksperimen dipilih karena mudah dilaksanakan dengan alat dan bahan konkret, serta metode eksperimen paling diminati anak karena memberi kesempatan untuk mencoba langsung.Pelaksanaan pembelajaran sains menghadapi kendala terkait ketersediaan alat dan bahan, yang diatasi guru dengan mencari alternatif alat atau menggunakan media seperti gambar dan audiovisual
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pandangan guru-guru taman kanak-kanak mengenai pembelajaran sains, bentuk kegiatan, metode yang digunakan, serta kesulitan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap enam guru taman kanak-kanak yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) semua guru berpendapat bahwa pembelajaran sains pada anak usia dini sangat penting untuk dilaksanakan; (2) kegiatan pembelajaran sains dilakukan sesuai tema pembelajaran, namun dua dari enam guru menambahkan kegiatan secara spontan mengikuti fenomena alam; (3) metode eksperimen merupakan metode yang paling disukai anak saat melakukan kegiatan sains; dan (4) kesulitan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-c5fc6.webp" type="image/webp" length="188410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-c5fc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-76e44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/guru-tk-masjid-kesiapan-pandangan-pembelajaran-sai-thumb-2f24c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation Actualization of Local Wisdom Values ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation Actualization of Local Wisdom Values ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation Actualization of Local Wisdom Values ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45416-kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian</link>
	<guid isPermaLink="false">0988b16a2beafd27bb03b351678964db</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:13:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ impact peer ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,impact,page,peer,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas model etnopedagogi dalam meningkatkan pemahaman dan penghafalan Al-Qur'an pada mahasiswa, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values: Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas model etnopedagogi dalam meningkatkan pemahaman dan penghafalan Al-Qur'an pada mahasiswa, dengan mempertimbangkan perbedaan latar belakang budaya dan bahasa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi kurikulum yang mengintegrasikan kearifan lokal, serta mengembangkan strategi untuk mengatasi hambatan tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan konteks budaya Bali, seperti penggunaan teknologi digital atau pendekatan pembelajaran berbasis proyek, untuk meningkatkan minat dan motivasi mahasiswa dalam belajar bahasa dan budaya lokal. Dengan demikian, diharapkan pendidikan Islam di Bali dapat semakin berkontribusi dalam melestarikan kearifan lokal dan membentuk lulusan yang memiliki karakter kuat, kompeten, dan berakhlak mulia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kursus tahfidz Juz 30 Al-Qur'an dalam terjemahan bahasa Bali di STAI Denpasar Bali didasarkan pada lima landasan etnopedagogi, yaitu filosofis, historis, psikologis, sosiologis, dan yuridis.Kursus ini menggabungkan standar kompetensi lulusan dan capaian pembelajaran lulusan, serta konten lokal bahasa Bali.Proses pembelajaran melibatkan internalisasi nilai-nilai budaya dan penggunaan bahasa Bali sesuai tingkatannya, dengan tujuan melestarikan bahasa Bali dan menginternalisasikan nilai-nilai Al-Qur'an melalui kearifan lokal.Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya etnopedagogi dalam konteks pendidikan Islam di Bali, khususnya dalam upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etnopedagogi STAI Denpasar Bali selama tahfidz Juz 30 Al-Qur'an dalam terjemahan bahasa Bali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dan data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur dengan informan. Informan yang terlibat adalah Kepala STAI Denpasar Bali, Kepala Sektor Akademik, koordinator tahfidz Juz 30 Al-Qur'an, dosen mata kuliah Al-Qur'an ke Bahasa Bali, mahasiswa, pemangku kepentingan terkait, serta Aswaja Dewata dan Ketua Umum MUI Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kursus ini telah diimplementasikan selama dua tahun sejak 2020 untuk berpartisipasi dalam melestarikan kearifan lokal dan simbol agama Islam di Bali; 2) etnopedagogi dalam kursus terjemahan Al-Qur'an Juz 30 mengajarkan dengan menginternalisasikan nilai-nilai budaya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-13675.webp" title="JURIS - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-13675.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-13675.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-13675.webp 1x" title="JURIS - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values" alt="JURIS - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-0e69f.webp" title="JURIS - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-0e69f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-0e69f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-0e69f.webp 1x" title="JURIS - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values" alt="JURIS - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-70444.webp" title="JURIS - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-70444.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-70444.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-70444.webp 1x" title="JURIS - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values" alt="JURIS - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45416-kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian" title="JURIS - Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values" target="_blank">Ethnopedagogy of STAI Denpasar Bali in Juz 30 Memorizing Course Balinese Language Translation: Actualization of Local Wisdom Values</a>: Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas model etnopedagogi dalam meningkatkan pemahaman dan penghafalan Al-Qur'an pada mahasiswa, dengan mempertimbangkan perbedaan latar belakang budaya dan bahasa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi kurikulum yang mengintegrasikan kearifan lokal, serta mengembangkan strategi untuk mengatasi hambatan tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan konteks budaya Bali, seperti penggunaan teknologi digital atau pendekatan pembelajaran berbasis proyek, untuk meningkatkan minat dan motivasi mahasiswa dalam belajar bahasa dan budaya lokal. Dengan demikian, diharapkan pendidikan Islam di Bali dapat semakin berkontribusi dalam melestarikan kearifan lokal dan membentuk lulusan yang memiliki karakter kuat, kompeten, dan berakhlak mulia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kursus tahfidz Juz 30 Al-Qur'an dalam terjemahan bahasa Bali di STAI Denpasar Bali didasarkan pada lima landasan etnopedagogi, yaitu filosofis, historis, psikologis, sosiologis, dan yuridis.Kursus ini menggabungkan standar kompetensi lulusan dan capaian pembelajaran lulusan, serta konten lokal bahasa Bali.Proses pembelajaran melibatkan internalisasi nilai-nilai budaya dan penggunaan bahasa Bali sesuai tingkatannya, dengan tujuan melestarikan bahasa Bali dan menginternalisasikan nilai-nilai Al-Qur'an melalui kearifan lokal.Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya etnopedagogi dalam konteks pendidikan Islam di Bali, khususnya dalam upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etnopedagogi STAI Denpasar Bali selama tahfidz Juz 30 Al-Qur'an dalam terjemahan bahasa Bali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dan data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur dengan informan. Informan yang terlibat adalah Kepala STAI Denpasar Bali, Kepala Sektor Akademik, koordinator tahfidz Juz 30 Al-Qur'an, dosen mata kuliah Al-Qur'an ke Bahasa Bali, mahasiswa, pemangku kepentingan terkait, serta Aswaja Dewata dan Ketua Umum MUI Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kursus ini telah diimplementasikan selama dua tahun sejak 2020 untuk berpartisipasi dalam melestarikan kearifan lokal dan simbol agama Islam di Bali; 2) etnopedagogi dalam kursus terjemahan Al-Qur'an Juz 30 mengajarkan dengan menginternalisasikan nilai-nilai budaya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-13675.webp" type="image/webp" length="142268" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-13675.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-0e69f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-pelestarian-hafala-thumb-70444.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 04 May 2026 12:02:00 +0700. 12 items. Served in: 3.291 seconds [rss] -->
