<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 11 Apr 2026 08:26:29 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 08:26:29 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-11T08:26:29+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Developing Differentiated e LKPD Products A TPACK Approach for Grade X Fase E ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Developing Differentiated e LKPD Products A TPACK Approach for Grade X Fase E ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Developing Differentiated e LKPD Products A TPACK Approach for Grade X Fase E ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37221-instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack</link>
	<guid isPermaLink="false">2d34fcc7f777e2682164b81e7e6c9f72</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 05:27:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ economic law ]]></category>
	<category><![CDATA[ korean drama ]]></category>
	<category><![CDATA[ mus musculus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[drama,economic,korean,law,mus,musculus]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas e-LKPD terdiferensiasi ini dalam berbagai konteks pembelajaran dan dengan karakteristik siswa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Developing Differentiated e-LKPD Products: A TPACK Approach for Grade X/Fase E: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas e-LKPD terdiferensiasi ini dalam berbagai konteks pembelajaran dan dengan karakteristik siswa yang berbeda. Hal ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi dan memungkinkan penyesuaian lebih lanjut untuk memaksimalkan dampaknya. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model pelatihan guru yang komprehensif untuk mendukung penggunaan e-LKPD terdiferensiasi secara efektif. Pelatihan ini harus mencakup pemahaman mendalam tentang kerangka kerja TPACK, strategi pembelajaran terdiferensiasi, dan keterampilan teknis yang diperlukan untuk mengoperasikan dan memodifikasi e-LKPD. Ketiga, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi potensi integrasi e-LKPD terdiferensiasi dengan platform pembelajaran digital lainnya, seperti sistem manajemen pembelajaran (LMS) atau aplikasi pembelajaran adaptif. Integrasi ini dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih personal dan responsif terhadap kebutuhan individu siswa, sehingga meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan praktik pembelajaran yang inovatif dan efektif di era digital.. Penelitian ini berhasil mengembangkan produk e-LKPD terdiferensiasi yang mengintegrasikan kerangka kerja TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge) untuk Fase X/E, selaras dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka.Produk-produk ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan siswa yang beragam, mendukung fleksibilitas dan inklusivitas yang ditekankan oleh kurikulum saat ini.Validasi oleh para ahli mengonfirmasi kualitas dan penerapan e-LKPD yang tinggi, dengan tingkat kesesuaian 91% untuk media, 96% untuk konten, dan 95% untuk bahasa, secara kolektif menunjukkan kesiapan produk untuk implementasi di kelas This study aims to develop e-LKPD (Electronic Student Worksheets) products integrated with the TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge) approach for Grade X/E Phase as part of the implementation of the Kurikulum Merdeka. The research employs the 4D development model, which includes the phases of define, design, develop, and disseminate. The define phase identifies instructional needs, while the design phase produces an e-LKPD design focused on differentiated learning. During the develop phase, the product is validated by experts using assessment sheets for content, media, and language aspects. The disseminate... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-b6e20.webp" title="JURIS - Developing Differentiated e-LKPD Products: A TPACK Approach for Grade X/Fase E" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-b6e20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-b6e20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-b6e20.webp 1x" title="JURIS - Developing Differentiated e-LKPD Products: A TPACK Approach for Grade X/Fase E" alt="JURIS - Developing Differentiated e-LKPD Products: A TPACK Approach for Grade X/Fase E" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-33652.webp" title="JURIS - Developing Differentiated e-LKPD Products: A TPACK Approach for Grade X/Fase E" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-33652.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-33652.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-33652.webp 1x" title="JURIS - Developing Differentiated e-LKPD Products: A TPACK Approach for Grade X/Fase E" alt="JURIS - Developing Differentiated e-LKPD Products: A TPACK Approach for Grade X/Fase E" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37221-instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack" title="JURIS - Developing Differentiated e-LKPD Products: A TPACK Approach for Grade X/Fase E" target="_blank">Developing Differentiated e-LKPD Products: A TPACK Approach for Grade X/Fase E</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas e-LKPD terdiferensiasi ini dalam berbagai konteks pembelajaran dan dengan karakteristik siswa yang berbeda. Hal ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi dan memungkinkan penyesuaian lebih lanjut untuk memaksimalkan dampaknya. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model pelatihan guru yang komprehensif untuk mendukung penggunaan e-LKPD terdiferensiasi secara efektif. Pelatihan ini harus mencakup pemahaman mendalam tentang kerangka kerja TPACK, strategi pembelajaran terdiferensiasi, dan keterampilan teknis yang diperlukan untuk mengoperasikan dan memodifikasi e-LKPD. Ketiga, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi potensi integrasi e-LKPD terdiferensiasi dengan platform pembelajaran digital lainnya, seperti sistem manajemen pembelajaran (LMS) atau aplikasi pembelajaran adaptif. Integrasi ini dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih personal dan responsif terhadap kebutuhan individu siswa, sehingga meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan praktik pembelajaran yang inovatif dan efektif di era digital..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan produk e-LKPD terdiferensiasi yang mengintegrasikan kerangka kerja TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge) untuk Fase X/E, selaras dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka.Produk-produk ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan siswa yang beragam, mendukung fleksibilitas dan inklusivitas yang ditekankan oleh kurikulum saat ini.Validasi oleh para ahli mengonfirmasi kualitas dan penerapan e-LKPD yang tinggi, dengan tingkat kesesuaian 91% untuk media, 96% untuk konten, dan 95% untuk bahasa, secara kolektif menunjukkan kesiapan produk untuk implementasi di kelas
<br>This study aims to develop e-LKPD (Electronic Student Worksheets) products integrated with the TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge) approach for Grade X/E Phase as part of the implementation of the Kurikulum Merdeka. The research employs the 4D development model, which includes the phases of define, design, develop, and disseminate. The define phase identifies instructional needs, while the design phase produces an e-LKPD design focused on differentiated learning. During the develop phase, the product is validated by experts using assessment sheets for content, media, and language aspects. The disseminate...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-b6e20.webp" type="image/webp" length="87998" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-b6e20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/instructional-design-differentiated-e-lkpd-tpack-a-thumb-33652.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2174-saintispub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16227-electronic-journal-education-social-economics-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non Oil and Gas Exports in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non Oil and Gas Exports in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non Oil and Gas Exports in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37203-mathematical-model-exchange-rate-data-machin</link>
	<guid isPermaLink="false">8f75f2d9d63d1c76f60c26d55ee73c6b</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:03:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ back matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,front,header,matter,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research could explore the integration of alternative stochastic volatility models, such as HAR (Heterogeneous Autoregressive) models, to capture long-term dependencies in export data and potentially improve forecasting accuracy. Investigating ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia: Further research could explore the integration of alternative stochastic volatility models, such as HAR (Heterogeneous Autoregressive) models, to capture long-term dependencies in export data and potentially improve forecasting accuracy. Investigating the impact of external macroeconomic factors, like global commodity prices and exchange rates, on Indonesian non-oil and gas exports through a Vector Autoregression (VAR) framework could provide a more comprehensive understanding of the drivers of export fluctuations. Additionally, a comparative analysis of different machine learning algorithms, such as recurrent neural networks (RNNs) or long short-term memory (LSTM) networks, against the hybrid ARIMA-EGARCH model could reveal opportunities for enhancing predictive performance and identifying more complex patterns in the data, ultimately contributing to more informed economic policy decisions and strategic planning for IndonesiaAos export sector.. Based on the results of the research on the fluctuating value of Indonesian non-oil and gas exports, a combined ARIMA model was utilized.The use of a hybrid model effectively reduces errors inherent in the ARIMA model by accounting for asymmetric effects, leading to the selection of the optimal model.The study identified the Hybrid ARIMA-EGARCH model as the best performer, achieving a MAPE value of 9.35158%, indicating highly accurate predictions suitable for forecasting future non-oil and gas export values Export activities consist of oil and gas exports and non-oil and gas exports. Non-oil and gas exports are one of the sectors that provide the largest foreign exchange contribution to Indonesia, and the movement of non-oil and gas export values has an impact on economic growth. Therefore, the purpose of this research is to create a model used to predict future non-oil and gas export values. One mathematical model that can be used to predict IndonesiaAos non-oil and gas export values is the combination of the ARIMA model and the stochastic volatility model, also known as Hybrid ARIMA with stochastic volatility. The Hybrid ARIMA with stochastic volatility modeling has advantages in creating models for data with high volatility and is capable of combining linear... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8edbf.webp" title="JURIS - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8edbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8edbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8edbf.webp 1x" title="JURIS - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia" alt="JURIS - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-2a4d2.webp" title="JURIS - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-2a4d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-2a4d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-2a4d2.webp 1x" title="JURIS - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia" alt="JURIS - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8b04b.webp" title="JURIS - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8b04b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8b04b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8b04b.webp 1x" title="JURIS - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia" alt="JURIS - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37203-mathematical-model-exchange-rate-data-machin" title="JURIS - Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia" target="_blank">Hybrid ARIMA Modeling with Stochastic Volatility for Forecasting the Value of Non-Oil and Gas Exports in Indonesia</a>: Further research could explore the integration of alternative stochastic volatility models, such as HAR (Heterogeneous Autoregressive) models, to capture long-term dependencies in export data and potentially improve forecasting accuracy. Investigating the impact of external macroeconomic factors, like global commodity prices and exchange rates, on Indonesian non-oil and gas exports through a Vector Autoregression (VAR) framework could provide a more comprehensive understanding of the drivers of export fluctuations. Additionally, a comparative analysis of different machine learning algorithms, such as recurrent neural networks (RNNs) or long short-term memory (LSTM) networks, against the hybrid ARIMA-EGARCH model could reveal opportunities for enhancing predictive performance and identifying more complex patterns in the data, ultimately contributing to more informed economic policy decisions and strategic planning for IndonesiaAos export sector..
<br>Based on the results of the research on the fluctuating value of Indonesian non-oil and gas exports, a combined ARIMA model was utilized.The use of a hybrid model effectively reduces errors inherent in the ARIMA model by accounting for asymmetric effects, leading to the selection of the optimal model.The study identified the Hybrid ARIMA-EGARCH model as the best performer, achieving a MAPE value of 9.35158%, indicating highly accurate predictions suitable for forecasting future non-oil and gas export values
<br>Export activities consist of oil and gas exports and non-oil and gas exports. Non-oil and gas exports are one of the sectors that provide the largest foreign exchange contribution to Indonesia, and the movement of non-oil and gas export values has an impact on economic growth. Therefore, the purpose of this research is to create a model used to predict future non-oil and gas export values. One mathematical model that can be used to predict IndonesiaAos non-oil and gas export values is the combination of the ARIMA model and the stochastic volatility model, also known as Hybrid ARIMA with stochastic volatility. The Hybrid ARIMA with stochastic volatility modeling has advantages in creating models for data with high volatility and is capable of combining linear...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8b04b.webp" type="image/webp" length="124424" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8edbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-2a4d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/mathematical-model-exchange-rate-data-machine-lear-thumb-8b04b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12757-ijcsam-international-journal-computing-science-applied.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37204-graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo</link>
	<guid isPermaLink="false">42b732e893013b2876f646e47c3a1bf3</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:03:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ back matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,front,header,matter,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Memperluas penelitian ini dengan mempertimbangkan cincin non-komutatif atau cincin dengan elemen nol. 2. Memodelkan graf triple idempoten untuk kasus-kasus khusus, seperti cincin bilangan bulat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Memperluas penelitian ini dengan mempertimbangkan cincin non-komutatif atau cincin dengan elemen nol. 2. Memodelkan graf triple idempoten untuk kasus-kasus khusus, seperti cincin bilangan bulat modulo n dengan n bukan bilangan prima. 3. Menganalisis sifat-sifat topologis graf triple idempoten, seperti diameter dan keliling, serta hubungan antara sifat-sifat ini dengan sifat-sifat cincin Zn.. Graf triple idempoten dari cincin Zn adalah graf terhubung jika n adalah bilangan prima dan n Ou 7.Hal ini dibuktikan dengan menggunakan dua kasus.pertama, jika uv = 1, maka u dan v tidak berdekatan.Kedua, jika uv = x O 1, di mana x = uOe1 atau x = vOe1, maka u dan v juga tidak berdekatan.Dengan demikian, selalu dapat ditemukan jalur antara dua vertex mana pun, sehingga T I(Zn) adalah graf terhubung Dalam penelitian ini, kami mempelajari konektivitas graf triple idempoten dari cincin bilangan bulat modulo n, yang dilambangkan dengan T I(Zn). Hasilnya menunjukkan bahwa graf triple idempoten dari cincin Zn adalah graf terhubung jika n adalah bilangan prima dan n Ou 7. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-a0cfd.webp" title="JURIS - Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-a0cfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-a0cfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-a0cfd.webp 1x" title="JURIS - Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn" alt="JURIS - Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-5472d.webp" title="JURIS - Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-5472d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-5472d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-5472d.webp 1x" title="JURIS - Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn" alt="JURIS - Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37204-graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo" title="JURIS - Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn" target="_blank">Connectivity of The Triple Idempotent Graph of Ring Zn</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Memperluas penelitian ini dengan mempertimbangkan cincin non-komutatif atau cincin dengan elemen nol. 2. Memodelkan graf triple idempoten untuk kasus-kasus khusus, seperti cincin bilangan bulat modulo n dengan n bukan bilangan prima. 3. Menganalisis sifat-sifat topologis graf triple idempoten, seperti diameter dan keliling, serta hubungan antara sifat-sifat ini dengan sifat-sifat cincin Zn..
<br>Graf triple idempoten dari cincin Zn adalah graf terhubung jika n adalah bilangan prima dan n Ou 7.Hal ini dibuktikan dengan menggunakan dua kasus.pertama, jika uv = 1, maka u dan v tidak berdekatan.Kedua, jika uv = x O 1, di mana x = uOe1 atau x = vOe1, maka u dan v juga tidak berdekatan.Dengan demikian, selalu dapat ditemukan jalur antara dua vertex mana pun, sehingga T I(Zn) adalah graf terhubung
<br>Dalam penelitian ini, kami mempelajari konektivitas graf triple idempoten dari cincin bilangan bulat modulo n, yang dilambangkan dengan T I(Zn). Hasilnya menunjukkan bahwa graf triple idempoten dari cincin Zn adalah graf terhubung jika n adalah bilangan prima dan n Ou 7.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-a0cfd.webp" type="image/webp" length="102940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-a0cfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/graf-triple-idempoten-cincin-bilangan-bulat-modulo-thumb-5472d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12757-ijcsam-international-journal-computing-science-applied.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37202-suguru-backtracking-np-submasalah-dap</link>
	<guid isPermaLink="false">328203cab73e2c7f7af8706653190827</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:03:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ back matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,front,header,matter,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Mengembangkan teknik backtracking yang diusulkan untuk menangani instance puzzle Suguru yang lebih besar dengan lebih banyak region dan petunjuk sel. 2. Menjelajahi penggunaan pemecah SAT dalam menyelesaikan puzzle Suguru, yang telah terbukti efektif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles: 1. Mengembangkan teknik backtracking yang diusulkan untuk menangani instance puzzle Suguru yang lebih besar dengan lebih banyak region dan petunjuk sel. 2. Menjelajahi penggunaan pemecah SAT dalam menyelesaikan puzzle Suguru, yang telah terbukti efektif dalam menyelesaikan masalah NP-lengkap lainnya. 3. Meneliti lebih lanjut tentang varian yang dapat diselesaikan dari puzzle Suguru, yang dapat memberikan wawasan berharga tentang struktur dan sifat dasar puzzle Suguru.. Kami menyajikan algoritma yang memverifikasi solusi puzzle Suguru ukuran m x n dalam waktu O(mn) dan mengusulkan teknik backtracking untuk menyelesaikan instance puzzle Suguru ukuran m x n dengan H petunjuk sel dan R region dalam waktu O(R A (mn - H 2).Meskipun batas atas faktorial ini untuk waktu berjalan, implementasi C dari algoritma yang diusulkan berhasil menyelesaikan semua instance Suguru dengan sel tidak lebih dari 100 menggunakan komputer pribadi dalam waktu kurang dari 0,5 detik.Kami juga membuktikan bahwa setiap instance Suguru ukuran m x n di mana m = 1 atau n = 1 dapat diselesaikan dalam waktu linear sehubungan dengan ukuran puzzle.Namun, kami berpendapat bahwa menemukan semua solusi untuk puzzle Suguru yang dapat diselesaikan mungkin memerlukan langkah komputasi non-polinomial.Kami menyimpulkan dengan menyarankan lebih banyak penyelidikan tentang penggunaan pemecah SAT dalam menyelesaikan puzzle Suguru.Penerapan pemecah SAT telah terbukti sangat efektif dalam menyelesaikan masalah NP-lengkap lainnya, seperti masalah n-queen, dan juga dapat menjadi pendekatan yang menjanjikan untuk puzzle Suguru Puzzle Suguru (juga dikenal sebagai Nanbaburokku) adalah teka-teki kertas dan pensil untuk satu pemain yang diperkenalkan pada tahun 2001 dan baru-baru ini terbukti NP-lengkap oleh Robert dan lainnya pada tahun 2022. Seperti Sudoku yang terkenal, pemain harus mengisi sel kosong dalam grid persegi panjang, mematuhi beberapa aturan teka-teki. Permainan ini dimainkan di grid m x n yang dipartisi menjadi region. Sebuah region adalah kumpulan sel yang terhubung secara tegak lurus. Tujuannya adalah mengisi semua sel dengan angka sehingga: (1) tidak ada dua sel dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-32aaa.webp" title="JURIS - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-32aaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-32aaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-32aaa.webp 1x" title="JURIS - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles" alt="JURIS - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-0f954.webp" title="JURIS - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-0f954.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-0f954.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-0f954.webp 1x" title="JURIS - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles" alt="JURIS - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-11884.webp" title="JURIS - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-11884.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-11884.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-11884.webp 1x" title="JURIS - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles" alt="JURIS - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37202-suguru-backtracking-np-submasalah-dap" title="JURIS - Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles" target="_blank">Elementary Algorithmic Methods for Solving Suguru Puzzles</a>: 1. Mengembangkan teknik backtracking yang diusulkan untuk menangani instance puzzle Suguru yang lebih besar dengan lebih banyak region dan petunjuk sel. 2. Menjelajahi penggunaan pemecah SAT dalam menyelesaikan puzzle Suguru, yang telah terbukti efektif dalam menyelesaikan masalah NP-lengkap lainnya. 3. Meneliti lebih lanjut tentang varian yang dapat diselesaikan dari puzzle Suguru, yang dapat memberikan wawasan berharga tentang struktur dan sifat dasar puzzle Suguru..
<br>Kami menyajikan algoritma yang memverifikasi solusi puzzle Suguru ukuran m x n dalam waktu O(mn) dan mengusulkan teknik backtracking untuk menyelesaikan instance puzzle Suguru ukuran m x n dengan H petunjuk sel dan R region dalam waktu O(R A (mn - H   2).Meskipun batas atas faktorial ini untuk waktu berjalan, implementasi C   dari algoritma yang diusulkan berhasil menyelesaikan semua instance Suguru dengan sel tidak lebih dari 100 menggunakan komputer pribadi dalam waktu kurang dari 0,5 detik.Kami juga membuktikan bahwa setiap instance Suguru ukuran m x n di mana m = 1 atau n = 1 dapat diselesaikan dalam waktu linear sehubungan dengan ukuran puzzle.Namun, kami berpendapat bahwa menemukan semua solusi untuk puzzle Suguru yang dapat diselesaikan mungkin memerlukan langkah komputasi non-polinomial.Kami menyimpulkan dengan menyarankan lebih banyak penyelidikan tentang penggunaan pemecah SAT dalam menyelesaikan puzzle Suguru.Penerapan pemecah SAT telah terbukti sangat efektif dalam menyelesaikan masalah NP-lengkap lainnya, seperti masalah n-queen, dan juga dapat menjadi pendekatan yang menjanjikan untuk puzzle Suguru
<br>Puzzle Suguru (juga dikenal sebagai Nanbaburokku) adalah teka-teki kertas dan pensil untuk satu pemain yang diperkenalkan pada tahun 2001 dan baru-baru ini terbukti NP-lengkap oleh Robert dan lainnya pada tahun 2022. Seperti Sudoku yang terkenal, pemain harus mengisi sel kosong dalam grid persegi panjang, mematuhi beberapa aturan teka-teki. Permainan ini dimainkan di grid m x n yang dipartisi menjadi region. Sebuah region adalah kumpulan sel yang terhubung secara tegak lurus. Tujuannya adalah mengisi semua sel dengan angka sehingga: (1) tidak ada dua sel dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-0f954.webp" type="image/webp" length="77814" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-32aaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-0f954.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/suguru-backtracking-np-lengkap-submasalah-diselesa-thumb-11884.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12757-ijcsam-international-journal-computing-science-applied.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37206-gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-indonesia</link>
	<guid isPermaLink="false">65149c6010e25d25efd19f1625f40430</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:03:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ back matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,front,header,matter,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research could investigate the dynamic relationship between gender inequality and economic development across different regions of Indonesia, potentially utilizing time-series data to understand evolving patterns.  Another avenue for exploration ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model: Further research could investigate the dynamic relationship between gender inequality and economic development across different regions of Indonesia, potentially utilizing time-series data to understand evolving patterns. Another avenue for exploration is a comparative study examining the effectiveness of various government interventions aimed at reducing gender disparities in specific provinces, focusing on identifying best practices and challenges. Finally, a qualitative study could delve deeper into the socio-cultural factors contributing to gender inequality in Indonesia, employing interviews and focus groups to gain nuanced insights into local contexts and perceptions, which could inform more targeted and culturally sensitive policy recommendations. These studies, building upon the spatial analysis presented in this paper, will contribute to a more comprehensive understanding of gender inequality in Indonesia and support the development of effective strategies for promoting gender equality and empowerment.. The factors influencing the Gender Inequality Index can be categorized into health, education, community empowerment, and socio-cultural dimensions.The mapping of Indonesian provinces based on influential variables reveals three distinct groups.The study demonstrates that the Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression (GWOLR) model provides a more accurate classification compared to the ordinal logistic regression model, with a classification accuracy of 85% Gender inequality is a condition of discrimination caused by social systems and structures. The main objective of this research is to identify factors that influence gender inequality in each province in Indonesia and obtain classification accuracy values using Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression (GWOLR). The dataset used in this research consists of a response variable, namely the gender inequality index where the index value is divided into ordinal categories (low, medium, and high) and four predictor variables from the dimensions of health, education, human empowerment, social-culture, and work. The results of this study show that the classification accuracy of the GWOLR model is 85%. The mapping of provinces in Indonesia based on influential variables forms three groups. The first group... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-92f31.webp" title="JURIS - Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-92f31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-92f31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-92f31.webp 1x" title="JURIS - Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model" alt="JURIS - Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-95f8d.webp" title="JURIS - Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-95f8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-95f8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-95f8d.webp 1x" title="JURIS - Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model" alt="JURIS - Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37206-gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-indonesia" title="JURIS - Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model" target="_blank">Analyzing Factors Contributing to Gender Inequality in Indonesia using the Spatial Geographically Weighted Logistic Ordinal Regression Model</a>: Further research could investigate the dynamic relationship between gender inequality and economic development across different regions of Indonesia, potentially utilizing time-series data to understand evolving patterns.  Another avenue for exploration is a comparative study examining the effectiveness of various government interventions aimed at reducing gender disparities in specific provinces, focusing on identifying best practices and challenges.  Finally, a qualitative study could delve deeper into the socio-cultural factors contributing to gender inequality in Indonesia, employing interviews and focus groups to gain nuanced insights into local contexts and perceptions, which could inform more targeted and culturally sensitive policy recommendations. These studies, building upon the spatial analysis presented in this paper, will contribute to a more comprehensive understanding of gender inequality in Indonesia and support the development of effective strategies for promoting gender equality and empowerment..
<br>The factors influencing the Gender Inequality Index can be categorized into health, education, community empowerment, and socio-cultural dimensions.The mapping of Indonesian provinces based on influential variables reveals three distinct groups.The study demonstrates that the Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression (GWOLR) model provides a more accurate classification compared to the ordinal logistic regression model, with a classification accuracy of 85%
<br>Gender inequality is a condition of discrimination caused by social systems and structures. The main objective of this research is to identify factors that influence gender inequality in each province in Indonesia and obtain classification accuracy values using Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression (GWOLR). The dataset used in this research consists of a response variable, namely the gender inequality index where the index value is divided into ordinal categories (low, medium, and high) and four predictor variables from the dimensions of health, education, human empowerment, social-culture, and work. The results of this study show that the classification accuracy of the GWOLR model is 85%. The mapping of provinces in Indonesia based on influential variables forms three groups. The first group...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-95f8d.webp" type="image/webp" length="131262" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-92f31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/gender-inequality-gwolr-spatial-analysis-regressio-thumb-95f8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12757-ijcsam-international-journal-computing-science-applied.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37200-graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-theo</link>
	<guid isPermaLink="false">78eaaa1bc96eb2c1d394845f0babd892</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:03:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ back matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,front,header,matter,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji validitas konjektur yang diajukan mengenai hubungan antara planaritas graf, siklisitas, dan keberadaan solusi untuk puzzle Kropki tanpa titik.  Selain itu, eksplorasi algoritma yang lebih efisien untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji validitas konjektur yang diajukan mengenai hubungan antara planaritas graf, siklisitas, dan keberadaan solusi untuk puzzle Kropki tanpa titik. Selain itu, eksplorasi algoritma yang lebih efisien untuk mencari solusi puzzle Kropki dengan ukuran yang lebih besar (n > 8) sangat diperlukan, mengingat kompleksitas komputasi yang meningkat secara eksponensial. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan dengan jenis puzzle Latin Square lainnya, seperti Sudoku atau Futoshiki, untuk mengidentifikasi pola umum dan perbedaan dalam pendekatan penyelesaiannya, serta mengembangkan metode penyelesaian yang lebih universal.. The study demonstrates that for n Ou 6, every n-ordered dotless kropki graph possesses a Hamiltonian cycle.Specifically, for n = 6, the puzzle's solutions are limited to 1-cyclic and 5-cyclic forms.Furthermore, the research proposes conjectures regarding the relationship between graph planarity, cyclicity, and the existence of solutions for dotless Kropki puzzles Searching all possible solution and finding the minimum number of clues to make uniquely solvable puzzle always been a natural question for puzzle enthusiast. However, the attempt usually provide that as difficult task. In this paper, we attempt to search the solution of Kropki puzzle without dot clues given with graph theory approach, which resulted in some conjectures involving the planarity of graph and cyclicity of latin square. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-5963c.webp" title="JURIS - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-5963c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-5963c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-5963c.webp 1x" title="JURIS - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution" alt="JURIS - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-ab0e4.webp" title="JURIS - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-ab0e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-ab0e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-ab0e4.webp 1x" title="JURIS - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution" alt="JURIS - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-9f863.webp" title="JURIS - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-9f863.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-9f863.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-9f863.webp 1x" title="JURIS - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution" alt="JURIS - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37200-graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-theo" title="JURIS - In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution" target="_blank">In Search of Dotless Kropki Puzzle Solution</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji validitas konjektur yang diajukan mengenai hubungan antara planaritas graf, siklisitas, dan keberadaan solusi untuk puzzle Kropki tanpa titik.  Selain itu, eksplorasi algoritma yang lebih efisien untuk mencari solusi puzzle Kropki dengan ukuran yang lebih besar (n > 8) sangat diperlukan, mengingat kompleksitas komputasi yang meningkat secara eksponensial.  Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan dengan jenis puzzle Latin Square lainnya, seperti Sudoku atau Futoshiki, untuk mengidentifikasi pola umum dan perbedaan dalam pendekatan penyelesaiannya, serta mengembangkan metode penyelesaian yang lebih universal..
<br>The study demonstrates that for n Ou 6, every n-ordered dotless kropki graph possesses a Hamiltonian cycle.Specifically, for n = 6, the puzzle's solutions are limited to 1-cyclic and 5-cyclic forms.Furthermore, the research proposes conjectures regarding the relationship between graph planarity, cyclicity, and the existence of solutions for dotless Kropki puzzles
<br>Searching all possible solution and finding the minimum number of clues to make uniquely solvable puzzle always been a natural question for puzzle enthusiast. However, the attempt usually provide that as difficult task. In this paper, we attempt to search the solution of Kropki puzzle without dot clues given with graph theory approach, which resulted in some conjectures involving the planarity of graph and cyclicity of latin square.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-ab0e4.webp" type="image/webp" length="132128" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-5963c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-ab0e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/graph-theory-kropki-latin-square-puzzle-approach-d-thumb-9f863.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12757-ijcsam-international-journal-computing-science-applied.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37216-diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-diet</link>
	<guid isPermaLink="false">f60d446a01e5e6203604b2b682392a36</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:02:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti apakah ekstrak seledri juga efektif dalam mencegah kerusakan ginjal pada dosis DEG yang lebih rendah secara kronis, misalnya dalam paparan jangka panjang yang menyerupai kontaminasi obat ringan, untuk menilai potensinya dalam skenario ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats: Pertama, perlu diteliti apakah ekstrak seledri juga efektif dalam mencegah kerusakan ginjal pada dosis DEG yang lebih rendah secara kronis, misalnya dalam paparan jangka panjang yang menyerupai kontaminasi obat ringan, untuk menilai potensinya dalam skenario dunia nyata. Kedua, penting untuk mengeksplorasi mekanisme bagaimana senyawa aktif dalam seledri, seperti apigenin dan luteolin, memengaruhi jalur metabolik triptofan dan fenilalanin, serta apakah mereka menghambat akumulasi toksin uremik atau mengurangi stres oksidatif secara langsung. Ketiga, diperlukan penelitian lanjutan yang membandingkan efektivitas ekstrak seledri dengan agen nefroprotektif standar, seperti N-asetilsistein, dalam konteks keracunan DEG, untuk menilai posisinya sebagai alternatif terapeutik. Studi ini juga bisa meneliti kombinasi seledri dengan terapi suportif untuk meningkatkan efek perlindungan ginjal. Selain itu, penting untuk mengevaluasi apakah manfaat seledri dapat diperluas ke model kerusakan ginjal akibat zat beracun lain yang menyebabkan nekrosis tubulus proksimal. Penelitian lebih lanjut juga harus melibatkan pengukuran parameter fungsi ginjal yang lebih komprehensif seperti laju filtrasi glomerulus dan kadar urea darah untuk melengkapi temuan metabolomik. Idealnya, studi jangka panjang perlu dilakukan untuk mengamati efek samping dan efektivitas jangka panjang pemberian seledri. Selain itu, penting untuk mengidentifikasi komponen aktif utama dalam ekstrak seledri yang bertanggung jawab atas efek nefroprotektif melalui fraksinasi dan uji biologis. Akhirnya, penelitian bisa dieksplorasi ke model hewan yang lebih besar atau studi in vitro menggunakan sel tubulus ginjal manusia untuk memperkuat relevansi klinis temuan ini.. Diethylene glycol menyebabkan kerusakan ginjal dari ringan hingga sedang.Ekstrak seledri secara efektif menurunkan kadar metabolit yang terkait dengan kerusakan ginjal, khususnya triptofan dan fenilalanin.Penurunan signifikan pada metabolit berbahaya menunjukkan potensi seledri sebagai agen nefroprotektif dalam konteks keracunan DEG Latar belakang: Diethylene glycol (DEG) dikenal memiliki efek nefrotoksik sebagai kontaminan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekstrak seledri berpotensi melindungi terhadap toksisitas ginjal yang diinduksi DEG, sehingga perlu dieksplorasi profil metabolomik tanpa target dari seledri pada jaringan ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efek nefroprotektif seledri dan mengidentifikasi biomarker potensial menggunakan profil metabolomik tanpa target dari seledri pada cedera ginjal yang diinduksi DEG pada tikus jantan. Metode: Penelitian eksperimental dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-2658a.webp" title="JURIS - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-2658a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-2658a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-2658a.webp 1x" title="JURIS - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats" alt="JURIS - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-74a49.webp" title="JURIS - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-74a49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-74a49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-74a49.webp 1x" title="JURIS - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats" alt="JURIS - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-65916.webp" title="JURIS - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-65916.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-65916.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-65916.webp 1x" title="JURIS - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats" alt="JURIS - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37216-diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-diet" title="JURIS - Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats" target="_blank">Nephroprotective Effect and Untargeted Metabolomic Analysis of Celery Extract Against Diethylene Glycol Induced Nephrotoxicity in Rats</a>: Pertama, perlu diteliti apakah ekstrak seledri juga efektif dalam mencegah kerusakan ginjal pada dosis DEG yang lebih rendah secara kronis, misalnya dalam paparan jangka panjang yang menyerupai kontaminasi obat ringan, untuk menilai potensinya dalam skenario dunia nyata. Kedua, penting untuk mengeksplorasi mekanisme bagaimana senyawa aktif dalam seledri, seperti apigenin dan luteolin, memengaruhi jalur metabolik triptofan dan fenilalanin, serta apakah mereka menghambat akumulasi toksin uremik atau mengurangi stres oksidatif secara langsung. Ketiga, diperlukan penelitian lanjutan yang membandingkan efektivitas ekstrak seledri dengan agen nefroprotektif standar, seperti N-asetilsistein, dalam konteks keracunan DEG, untuk menilai posisinya sebagai alternatif terapeutik. Studi ini juga bisa meneliti kombinasi seledri dengan terapi suportif untuk meningkatkan efek perlindungan ginjal. Selain itu, penting untuk mengevaluasi apakah manfaat seledri dapat diperluas ke model kerusakan ginjal akibat zat beracun lain yang menyebabkan nekrosis tubulus proksimal. Penelitian lebih lanjut juga harus melibatkan pengukuran parameter fungsi ginjal yang lebih komprehensif seperti laju filtrasi glomerulus dan kadar urea darah untuk melengkapi temuan metabolomik. Idealnya, studi jangka panjang perlu dilakukan untuk mengamati efek samping dan efektivitas jangka panjang pemberian seledri. Selain itu, penting untuk mengidentifikasi komponen aktif utama dalam ekstrak seledri yang bertanggung jawab atas efek nefroprotektif melalui fraksinasi dan uji biologis. Akhirnya, penelitian bisa dieksplorasi ke model hewan yang lebih besar atau studi in vitro menggunakan sel tubulus ginjal manusia untuk memperkuat relevansi klinis temuan ini..
<br>Diethylene glycol menyebabkan kerusakan ginjal dari ringan hingga sedang.Ekstrak seledri secara efektif menurunkan kadar metabolit yang terkait dengan kerusakan ginjal, khususnya triptofan dan fenilalanin.Penurunan signifikan pada metabolit berbahaya menunjukkan potensi seledri sebagai agen nefroprotektif dalam konteks keracunan DEG
<br>Latar belakang: Diethylene glycol (DEG) dikenal memiliki efek nefrotoksik sebagai kontaminan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekstrak seledri berpotensi melindungi terhadap toksisitas ginjal yang diinduksi DEG, sehingga perlu dieksplorasi profil metabolomik tanpa target dari seledri pada jaringan ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efek nefroprotektif seledri dan mengidentifikasi biomarker potensial menggunakan profil metabolomik tanpa target dari seledri pada cedera ginjal yang diinduksi DEG pada tikus jantan. Metode: Penelitian eksperimental dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-74a49.webp" type="image/webp" length="89998" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-2658a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-74a49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/diethylene-glycol-deg-fungsi-ginjal-eliminasi-cele-thumb-65916.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gamma oryzanol a novel promising supplement for diabetes mellitus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gamma oryzanol a novel promising supplement for diabetes mellitus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gamma oryzanol a novel promising supplement for diabetes mellitus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37213-orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi</link>
	<guid isPermaLink="false">ff3f7fb6e8cd4a9573ab930a1ae0b7ca</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 23:20:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hendy wijaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian yang mengevaluasi efek jangka panjang konsumsi beras merah kaya gamma-oryzanol terhadap kontrol glukosa darah dan kesehatan metabolik pada populasi pradiabetes di daerah dengan konsumsi beras tinggi, untuk melihat apakah intervensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement for diabetes mellitus: Pertama, perlu penelitian yang mengevaluasi efek jangka panjang konsumsi beras merah kaya gamma-oryzanol terhadap kontrol glukosa darah dan kesehatan metabolik pada populasi pradiabetes di daerah dengan konsumsi beras tinggi, untuk melihat apakah intervensi pangan sederhana ini dapat mencegah perkembangan diabetes tipe 2. Kedua, diperlukan studi komparatif yang menguji efektivitas nano-gamma-oryzanol versus bentuk standar dalam meningkatkan penyerapan dan respons metabolik pada pasien diabetes, untuk menentukan apakah formulasi nano dapat memberikan manfaat klinis yang lebih besar. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang interaksi gamma-oryzanol dengan terapi diabetes standar seperti metformin, untuk menyelidiki potensi efek sinergis atau modifikasi dosis yang memungkinkan, sehingga pengobatan menjadi lebih efektif dan memiliki efek samping lebih rendah.. Tinjauan ini menunjukkan bahwa gamma-oryzanol (-ORZ) memiliki sifat antidiabetik yang menjanjikan, termasuk peningkatan sekresi dan sensitivitas insulin, pengendalian glikemik yang lebih baik, perbaikan profil lipid, serta penguatan pertahanan antioksidan.Senyawa ini juga berpotensi mengurangi komplikasi diabetes seperti kardiomiopati dan kerusakan ginjal.Namun, studi lebih lanjut, khususnya uji klinis terstruktur dengan baik, diperlukan untuk memvalidasi efikasi -ORZ dan menilai potensinya dibandingkan terapi standar saat ini Prevalensi diabetes secara global meningkat dengan cepat, dengan hampir 11% orang dewasa saat ini terkena dampaknya. Proyeksi memperkirakan bahwa pada tahun 2045, sekitar 800 juta individuAi1 dari setiap 8 orangAiakan menderita diabetes, meningkat 46% dari jumlah kasus saat ini. Namun, pengelolaan diet yang efektif berpotensi menunda atau mengurangi komplikasi terkait diabetes. Gamma-oryzanol (-ORZ), senyawa bioaktif dalam beras merah (BR), menunjukkan efek yang menjanjikan terhadap diabetes melitus tipe 2 (T2DM) dan komplikasinya, sebagaimana dibuktikan oleh berbagai penelitian ilmiah. Meskipun demikian, mekanisme kerja -ORZ masih kurang dieksplorasi, dan konsumsi BR kurang umum dibandingkan beras putih (WR). Tujuan tinjauan ini adalah untuk mengkaji... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-1ffa1.webp" title="JURIS - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-1ffa1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-1ffa1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-1ffa1.webp 1x" title="JURIS - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus" alt="JURIS - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-99716.webp" title="JURIS - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-99716.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-99716.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-99716.webp 1x" title="JURIS - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus" alt="JURIS - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-6eb0b.webp" title="JURIS - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-6eb0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-6eb0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-6eb0b.webp 1x" title="JURIS - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus" alt="JURIS - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37213-orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi" title="JURIS - Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus" target="_blank">Gamma-oryzanol: a novel promising supplement  for diabetes mellitus</a>: Pertama, perlu penelitian yang mengevaluasi efek jangka panjang konsumsi beras merah kaya gamma-oryzanol terhadap kontrol glukosa darah dan kesehatan metabolik pada populasi pradiabetes di daerah dengan konsumsi beras tinggi, untuk melihat apakah intervensi pangan sederhana ini dapat mencegah perkembangan diabetes tipe 2. Kedua, diperlukan studi komparatif yang menguji efektivitas nano-gamma-oryzanol versus bentuk standar dalam meningkatkan penyerapan dan respons metabolik pada pasien diabetes, untuk menentukan apakah formulasi nano dapat memberikan manfaat klinis yang lebih besar. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang interaksi gamma-oryzanol dengan terapi diabetes standar seperti metformin, untuk menyelidiki potensi efek sinergis atau modifikasi dosis yang memungkinkan, sehingga pengobatan menjadi lebih efektif dan memiliki efek samping lebih rendah..
<br>Tinjauan ini menunjukkan bahwa gamma-oryzanol (-ORZ) memiliki sifat antidiabetik yang menjanjikan, termasuk peningkatan sekresi dan sensitivitas insulin, pengendalian glikemik yang lebih baik, perbaikan profil lipid, serta penguatan pertahanan antioksidan.Senyawa ini juga berpotensi mengurangi komplikasi diabetes seperti kardiomiopati dan kerusakan ginjal.Namun, studi lebih lanjut, khususnya uji klinis terstruktur dengan baik, diperlukan untuk memvalidasi efikasi -ORZ dan menilai potensinya dibandingkan terapi standar saat ini
<br>Prevalensi diabetes secara global meningkat dengan cepat, dengan hampir 11% orang dewasa saat ini terkena dampaknya. Proyeksi memperkirakan bahwa pada tahun 2045, sekitar 800 juta individuAi1 dari setiap 8 orangAiakan menderita diabetes, meningkat 46% dari jumlah kasus saat ini. Namun, pengelolaan diet yang efektif berpotensi menunda atau mengurangi komplikasi terkait diabetes. Gamma-oryzanol (-ORZ), senyawa bioaktif dalam beras merah (BR), menunjukkan efek yang menjanjikan terhadap diabetes melitus tipe 2 (T2DM) dan komplikasinya, sebagaimana dibuktikan oleh berbagai penelitian ilmiah. Meskipun demikian, mekanisme kerja -ORZ masih kurang dieksplorasi, dan konsumsi BR kurang umum dibandingkan beras putih (WR). Tujuan tinjauan ini adalah untuk mengkaji...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-6eb0b.webp" type="image/webp" length="105834" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-1ffa1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-99716.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/orz-senyawa-bioaktif-diabetes-komplikasi-gamma-ory-thumb-6eb0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37214-celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-diet</link>
	<guid isPermaLink="false">0edc877e717ccf5c9d79aa1a5b7326c1</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 23:18:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas ekstrak seledri dalam melindungi hati dari kerusakan akibat DEG pada model hewan yang lebih kompleks, seperti dengan menggunakan berbagai dosis dan durasi pemberian. Studi komparatif perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas ekstrak seledri dalam melindungi hati dari kerusakan akibat DEG pada model hewan yang lebih kompleks, seperti dengan menggunakan berbagai dosis dan durasi pemberian. Studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas ekstrak seledri dengan obat-obatan hepatoprotektor yang sudah ada, guna menentukan potensi sinergis atau keunggulan relatifnya. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam seledri yang bertanggung jawab atas efek hepatoprotektifnya, serta mekanisme molekuler yang mendasari efek tersebut, sehingga dapat dikembangkan terapi yang lebih efektif dan terarah untuk mengatasi kerusakan hati akibat paparan DEG atau toksin lainnya.. Celery possesses a protective effect against DEG-induced liver damage in rats, as indicated by the reduction in Kupffer cell activation, sinusoidal dilation, hepatocyte degeneration, and necrosis.This study confirms the hepatoprotective properties of celery, aligning with previous research utilizing different toxic agents.The use of diethylene glycol distinguishes this study from prior investigations, motivated by the fatalities caused by DEG poisoning in syrup preparations in Indonesia in 2022 Diethylene glycol (DEG) is a contaminant in pharmaceutical solvents and potentially induces hepatotoxicity. Celery is hepatoprotective due to its antioxidant properties. The objective of this study was to evaluate the hepatoprotective effects of celery on DEG-induced liver injury in rats. An experimental laboratory study was conducted involving 25 male Wistar rats weighing 200 grams. They were randomized into five groups (5 rats in each group). Group A served as the control group, while Group B received oral administration of DEG at a dose of 3 g/kg BW twice daily for three days, following six days of food and water administration. The other three groups received DEG at 3 g/kg BW following six days of celery... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-4fcff.webp" title="JURIS - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-4fcff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-4fcff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-4fcff.webp 1x" title="JURIS - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats" alt="JURIS - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-22a7b.webp" title="JURIS - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-22a7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-22a7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-22a7b.webp 1x" title="JURIS - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats" alt="JURIS - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-8f1fd.webp" title="JURIS - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-8f1fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-8f1fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-8f1fd.webp 1x" title="JURIS - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats" alt="JURIS - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37214-celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-diet" title="JURIS - Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats" target="_blank">Hepatoprotective Effects of Celery in Diethylene Glycol Induced Toxicity in Rats</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas ekstrak seledri dalam melindungi hati dari kerusakan akibat DEG pada model hewan yang lebih kompleks, seperti dengan menggunakan berbagai dosis dan durasi pemberian. Studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas ekstrak seledri dengan obat-obatan hepatoprotektor yang sudah ada, guna menentukan potensi sinergis atau keunggulan relatifnya. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam seledri yang bertanggung jawab atas efek hepatoprotektifnya, serta mekanisme molekuler yang mendasari efek tersebut, sehingga dapat dikembangkan terapi yang lebih efektif dan terarah untuk mengatasi kerusakan hati akibat paparan DEG atau toksin lainnya..
<br>Celery possesses a protective effect against DEG-induced liver damage in rats, as indicated by the reduction in Kupffer cell activation, sinusoidal dilation, hepatocyte degeneration, and necrosis.This study confirms the hepatoprotective properties of celery, aligning with previous research utilizing different toxic agents.The use of diethylene glycol distinguishes this study from prior investigations, motivated by the fatalities caused by DEG poisoning in syrup preparations in Indonesia in 2022
<br>Diethylene glycol (DEG) is a contaminant in pharmaceutical solvents and potentially induces hepatotoxicity. Celery is hepatoprotective due to its antioxidant properties. The objective of this study was to evaluate the hepatoprotective effects of celery on DEG-induced liver injury in rats. An experimental laboratory study was conducted involving 25 male Wistar rats weighing 200 grams. They were randomized into five groups (5 rats in each group). Group A served as the control group, while Group B received oral administration of DEG at a dose of 3 g/kg BW twice daily for three days, following six days of food and water administration. The other three groups received DEG at 3 g/kg BW following six days of celery...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-22a7b.webp" type="image/webp" length="121132" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-4fcff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-22a7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/celery-hepatoprotector-diethylene-glycol-rats-deg-thumb-8f1fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Galectin 3 and galectin 1 interactions in breast cancer therapy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Galectin 3 and galectin 1 interactions in breast cancer therapy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Galectin 3 and galectin 1 interactions in breast cancer therapy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37218-cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi</link>
	<guid isPermaLink="false">c6c0a3f2432257e277a30955d1065592</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 23:01:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hendy wijaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada penjelasan lebih lanjut tentang jalur yang terlibat dalam interaksi galektin-3 dan galektin-1 dengan jalur sinyal kunci, mikrolingkungan tumor, crosstalk dengan transisi epitel-mesenkim, dan remodeling ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada penjelasan lebih lanjut tentang jalur yang terlibat dalam interaksi galektin-3 dan galektin-1 dengan jalur sinyal kunci, mikrolingkungan tumor, crosstalk dengan transisi epitel-mesenkim, dan remodeling matriks ekstraseluler dalam kanker payudara. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi biomarker baru dan strategi pengobatan yang lebih efektif. Selain itu, penelitian translasional lebih lanjut diperlukan untuk menyempurnakan aplikasi klinis inhibitor galektin dan mengoptimalkan strategi kombinasi dengan agen kemoterapi atau antibodi monoklonal. Dengan demikian, penelitian ini dapat meningkatkan efektivitas terapi kanker payudara dan meningkatkan kualitas hidup pasien.. Inhibitor galektin menjanjikan dalam terapi kanker, menargetkan angiogenesis, metastasis, dan pengawasan imun.Baik inhibitor berbasis karbohidrat maupun berbasis peptida menunjukkan potensi dalam model pra-klinis.Namun, tantangan tetap ada dalam strategi pemahaman dan identifikasi biomarker.Penelitian masa depan harus fokus pada penjelasan jalur, penyempurnaan pengembangan inhibitor, dan pelaksanaan uji coba yang lebih besar untuk menetapkan keamanan dan efektivitas Galektin, sebuah keluarga protein pengikat -galaktosida, memainkan peran penting dalam progresi tumor, angiogenesis, dan evasi imun, menjadikannya target terapeutik yang signifikan dalam pengobatan kanker. Dengan mengikat glikokonyugat yang mengandung -galaktosida, galektin memodulasi respons imun, apoptosis, dan perkembangan tumor. Pengakuan yang semakin meningkat akan peran onkogenik mereka telah mengarah pada pengembangan inhibitor karbohidrat dan peptida yang mengikat secara kompetitif pada domain pengenalan karbohidrat (CRD), mengganggu evasi imun yang dimediasi galektin, apoptosis sel T, dan angiogenesis. Mengingat fungsi rumit mereka dalam mikrolingkungan tumor, evaluasi komprehensif inhibitor galektin dibenarkan. Tinjauan ini menyintesis kemajuan terbaru... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-90164.webp" title="JURIS - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-90164.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-90164.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-90164.webp 1x" title="JURIS - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy" alt="JURIS - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-5741d.webp" title="JURIS - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-5741d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-5741d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-5741d.webp 1x" title="JURIS - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy" alt="JURIS - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-1cf1c.webp" title="JURIS - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-1cf1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-1cf1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-1cf1c.webp 1x" title="JURIS - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy" alt="JURIS - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37218-cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi" title="JURIS - Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy" target="_blank">Galectin-3 and galectin-1 interactions in breast cancer therapy</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada penjelasan lebih lanjut tentang jalur yang terlibat dalam interaksi galektin-3 dan galektin-1 dengan jalur sinyal kunci, mikrolingkungan tumor, crosstalk dengan transisi epitel-mesenkim, dan remodeling matriks ekstraseluler dalam kanker payudara. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi biomarker baru dan strategi pengobatan yang lebih efektif. Selain itu, penelitian translasional lebih lanjut diperlukan untuk menyempurnakan aplikasi klinis inhibitor galektin dan mengoptimalkan strategi kombinasi dengan agen kemoterapi atau antibodi monoklonal. Dengan demikian, penelitian ini dapat meningkatkan efektivitas terapi kanker payudara dan meningkatkan kualitas hidup pasien..
<br>Inhibitor galektin menjanjikan dalam terapi kanker, menargetkan angiogenesis, metastasis, dan pengawasan imun.Baik inhibitor berbasis karbohidrat maupun berbasis peptida menunjukkan potensi dalam model pra-klinis.Namun, tantangan tetap ada dalam strategi pemahaman dan identifikasi biomarker.Penelitian masa depan harus fokus pada penjelasan jalur, penyempurnaan pengembangan inhibitor, dan pelaksanaan uji coba yang lebih besar untuk menetapkan keamanan dan efektivitas
<br>Galektin, sebuah keluarga protein pengikat -galaktosida, memainkan peran penting dalam progresi tumor, angiogenesis, dan evasi imun, menjadikannya target terapeutik yang signifikan dalam pengobatan kanker. Dengan mengikat glikokonyugat yang mengandung -galaktosida, galektin memodulasi respons imun, apoptosis, dan perkembangan tumor. Pengakuan yang semakin meningkat akan peran onkogenik mereka telah mengarah pada pengembangan inhibitor karbohidrat dan peptida yang mengikat secara kompetitif pada domain pengenalan karbohidrat (CRD), mengganggu evasi imun yang dimediasi galektin, apoptosis sel T, dan angiogenesis. Mengingat fungsi rumit mereka dalam mikrolingkungan tumor, evaluasi komprehensif inhibitor galektin dibenarkan. Tinjauan ini menyintesis kemajuan terbaru...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-5741d.webp" type="image/webp" length="108502" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-90164.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-5741d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/cancer-therapy-tumor-galektin-terapi-kanker-inhibi-thumb-1cf1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37211-stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc</link>
	<guid isPermaLink="false">9d0df7673d6959ed1222441a1baaf234</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 22:58:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hendy wijaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas pendekatan keluarga dalam mengatasi stunting dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang spesifik di setiap wilayah. Studi komparatif antara pendekatan keluarga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas pendekatan keluarga dalam mengatasi stunting dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang spesifik di setiap wilayah. Studi komparatif antara pendekatan keluarga dengan intervensi gizi tradisional dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi yang paling efektif dalam mengurangi prevalensi stunting. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman keluarga dalam menerima dan menerapkan pendekatan keluarga, sehingga dapat meningkatkan penerimaan dan keberhasilan program pencegahan stunting di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung pengembangan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam mengatasi masalah stunting di Indonesia.. There is a decrease in the number of stunting cases after the family medicine approach.Further research is needed to confirm these findings.The study findings will help to improve policy measures focusing on the family medicine approach to reduce childhood stunting One health indicator assessed for achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) is the nutritional status of toddlers. Stunting, indicating chronic malnutrition in children, remains a pressing concern globally, especially in lowAc and middleAcincome countries. Stunting is still prevalent in Jakarta as the capital city of Indonesia. The study's objective was to evaluate the implementation of the family medicine approach on stunting in toddlers in Koja Sub-District, North Jakarta. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-36569.webp" title="JURIS - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-36569.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-36569.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-36569.webp 1x" title="JURIS - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers" alt="JURIS - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-c87c8.webp" title="JURIS - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-c87c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-c87c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-c87c8.webp 1x" title="JURIS - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers" alt="JURIS - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-096d0.webp" title="JURIS - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-096d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-096d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-096d0.webp 1x" title="JURIS - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers" alt="JURIS - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37211-stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc" title="JURIS - Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers" target="_blank">Effect of the family medicine approach in reducing stunting among toddlers</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas pendekatan keluarga dalam mengatasi stunting dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang spesifik di setiap wilayah. Studi komparatif antara pendekatan keluarga dengan intervensi gizi tradisional dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi yang paling efektif dalam mengurangi prevalensi stunting. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman keluarga dalam menerima dan menerapkan pendekatan keluarga, sehingga dapat meningkatkan penerimaan dan keberhasilan program pencegahan stunting di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung pengembangan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam mengatasi masalah stunting di Indonesia..
<br>There is a decrease in the number of stunting cases after the family medicine approach.Further research is needed to confirm these findings.The study findings will help to improve policy measures focusing on the family medicine approach to reduce childhood stunting
<br>One health indicator assessed for achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) is the nutritional status of toddlers. Stunting, indicating chronic malnutrition in children, remains a pressing concern globally, especially in lowAc and middleAcincome countries. Stunting is still prevalent in Jakarta as the capital city of Indonesia. The study's objective was to evaluate the implementation of the family medicine approach on stunting in toddlers in Koja Sub-District, North Jakarta.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-096d0.webp" type="image/webp" length="93958" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-36569.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-c87c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/stunting-family-medicine-home-visit-approach-reduc-thumb-096d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Nilai Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari Hari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Nilai Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari Hari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Nilai Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari Hari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37201-sila-pancasila-nilai-luhur-pancasi</link>
	<guid isPermaLink="false">086cd08e67a8cd6933ab325d69efecc6</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 20:45:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ published al ]]></category>
	<category><![CDATA[ x gresik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,gresik,published,x]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana media digital dan platform media sosial dapat dirancang sebagai alat edukasi interaktif untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda, mengingat tingginya penggunaan teknologi oleh anak-anak dan remaja saat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari: Pertama, perlu diteliti bagaimana media digital dan platform media sosial dapat dirancang sebagai alat edukasi interaktif untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda, mengingat tingginya penggunaan teknologi oleh anak-anak dan remaja saat ini. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas penerapan nilai Pancasila dalam kurikulum lingkungan hidup di sekolah dasar, termasuk bagaimana nilai-nilai seperti kepedulian lingkungan dan kerja sama dapat diajarkan melalui proyek berbasis komunitas. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang model pembelajaran tematik yang mengintegrasikan nilai-nilai setiap sila Pancasila ke dalam mata pelajaran sehari-hari, seperti matematika atau sains, untuk melihat sejauh mana pendekatan ini meningkatkan internalisasi nilai secara alami. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan dalam paper yang menekankan pentingnya pendidikan dan konteks kehidupan nyata dalam penerapan Pancasila, dengan fokus pada inovasi metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan generasi muda saat ini.. Pancasila sebagai ideologi dasar negara Indonesia berfungsi untuk membimbing kehidupan masyarakat dengan nilai-nilai luhur dari setiap sila.Di era globalisasi dan kemajuan teknologi, tantangan terhadap penerapan Pancasila semakin besar, sehingga penting bagi generasi muda, khususnya di sekolah dasar, untuk menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila.Pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk karakter bangsa, mengarahkan perilaku sehari-hari, serta mendukung pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui kemitraan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan nilai-nilai Pancasila dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Metode ini melibatkan pengumpulan dan analisis literatur relevan, termasuk buku, artikel ilmiah, dan dokumen resmi dari lima tahun terakhir. Penelitian fokus pada pemahaman, pengajaran, dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam konteks sosial, ekonomi, dan budaya, serta faktor-faktor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1a3a.webp" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1a3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1a3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1a3a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari" alt="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1773.webp" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1773.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1773.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1773.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari" alt="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37201-sila-pancasila-nilai-luhur-pancasi" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari" target="_blank">Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana media digital dan platform media sosial dapat dirancang sebagai alat edukasi interaktif untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda, mengingat tingginya penggunaan teknologi oleh anak-anak dan remaja saat ini. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas penerapan nilai Pancasila dalam kurikulum lingkungan hidup di sekolah dasar, termasuk bagaimana nilai-nilai seperti kepedulian lingkungan dan kerja sama dapat diajarkan melalui proyek berbasis komunitas. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang model pembelajaran tematik yang mengintegrasikan nilai-nilai setiap sila Pancasila ke dalam mata pelajaran sehari-hari, seperti matematika atau sains, untuk melihat sejauh mana pendekatan ini meningkatkan internalisasi nilai secara alami. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan dalam paper yang menekankan pentingnya pendidikan dan konteks kehidupan nyata dalam penerapan Pancasila, dengan fokus pada inovasi metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan generasi muda saat ini..
<br>Pancasila sebagai ideologi dasar negara Indonesia berfungsi untuk membimbing kehidupan masyarakat dengan nilai-nilai luhur dari setiap sila.Di era globalisasi dan kemajuan teknologi, tantangan terhadap penerapan Pancasila semakin besar, sehingga penting bagi generasi muda, khususnya di sekolah dasar, untuk menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila.Pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk karakter bangsa, mengarahkan perilaku sehari-hari, serta mendukung pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui kemitraan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan nilai-nilai Pancasila dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Metode ini melibatkan pengumpulan dan analisis literatur relevan, termasuk buku, artikel ilmiah, dan dokumen resmi dari lima tahun terakhir. Penelitian fokus pada pemahaman, pengajaran, dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam konteks sosial, ekonomi, dan budaya, serta faktor-faktor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1773.webp" type="image/webp" length="107990" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1a3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/sila-pancasila-nilai-luhur-praktik-demokrasi-imple-thumb-a1773.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3457-alshobar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13987-tajug-jurnal-pemikiran-islam-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 11 Apr 2026 08:26:29 +0700. 12 items. Served in: 1.454 seconds [rss] -->
