<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 20:50:04 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 20:50:04 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-13T20:50:04+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Literature Review Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3 5 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literature Review Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3 5 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literature Review Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3 5 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38213-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-emosion</link>
	<guid isPermaLink="false">d9d15574bd24948ec04924412a8324fc</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 18:54:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tanda bahaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ fauzul husna ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bahaya,contact,fauzul,husna,tanda,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan studi literatur ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen dapat dilakukan untuk menguji secara langsung efektivitas intervensi pola asuh demokratis dalam mengurangi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun: Berdasarkan studi literatur ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen dapat dilakukan untuk menguji secara langsung efektivitas intervensi pola asuh demokratis dalam mengurangi sibling rivalry. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat memberikan pemahaman mendalam tentang pengalaman anak dan orang tua dalam menghadapi sibling rivalry, serta faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhinya. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menelusuri dampak jangka panjang sibling rivalry terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai pendekatan penelitian, kita dapat mengembangkan program pencegahan dan intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah sibling rivalry dan menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis.. Penerapan pola asuh yang demokratis, adil, serta peka terhadap kebutuhan emosional setiap anak dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif dalam mengurangi risiko sibling rivalry.Pola asuh otoriter dan permisif berkontribusi terhadap meningkatnya sibling rivalry.Dengan demikian, orang tua perlu menerapkan pola asuh yang responsif dan mendukung perkembangan emosional anak untuk meminimalkan potensi konflik antar saudara Konflik antar saudara kandung atau yang dikenal sebagai sibling rivalry merupakan situasi yang cukup sering ditemui pada anak usia dini. Di Indonesia, prevalensinya cukup tinggi, dengan hampir 75% anak menunjukkan gejala sibling rivalry. Pola asuh yang tidak sesuai, terlalu otoriter atau terlalu permisif, dapat memicu rasa iri dan kompetisi di antara anak-anak dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan pola pengasuhan orang tua dengan kecenderungan munculnya sibling rivalry pada anak-anak usia... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-2de3c.webp" title="JURIS - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-2de3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-2de3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-2de3c.webp 1x" title="JURIS - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun" alt="JURIS - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-acb5b.webp" title="JURIS - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-acb5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-acb5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-acb5b.webp 1x" title="JURIS - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun" alt="JURIS - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-b6ad7.webp" title="JURIS - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-b6ad7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-b6ad7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-b6ad7.webp 1x" title="JURIS - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun" alt="JURIS - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38213-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-emosion" title="JURIS - Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun" target="_blank">Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun</a>: Berdasarkan studi literatur ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen dapat dilakukan untuk menguji secara langsung efektivitas intervensi pola asuh demokratis dalam mengurangi sibling rivalry. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat memberikan pemahaman mendalam tentang pengalaman anak dan orang tua dalam menghadapi sibling rivalry, serta faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhinya. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menelusuri dampak jangka panjang sibling rivalry terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai pendekatan penelitian, kita dapat mengembangkan program pencegahan dan intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah sibling rivalry dan menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis..
<br>Penerapan pola asuh yang demokratis, adil, serta peka terhadap kebutuhan emosional setiap anak dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif dalam mengurangi risiko sibling rivalry.Pola asuh otoriter dan permisif berkontribusi terhadap meningkatnya sibling rivalry.Dengan demikian, orang tua perlu menerapkan pola asuh yang responsif dan mendukung perkembangan emosional anak untuk meminimalkan potensi konflik antar saudara
<br>Konflik antar saudara kandung atau yang dikenal sebagai sibling rivalry merupakan situasi yang cukup sering ditemui pada anak usia dini. Di Indonesia, prevalensinya cukup tinggi, dengan hampir 75% anak menunjukkan gejala sibling rivalry. Pola asuh yang tidak sesuai, terlalu otoriter atau terlalu permisif, dapat memicu rasa iri dan kompetisi di antara anak-anak dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan pola pengasuhan orang tua dengan kecenderungan munculnya sibling rivalry pada anak-anak usia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-b6ad7.webp" type="image/webp" length="108128" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-2de3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-acb5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-peran-litera-thumb-b6ad7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38210-air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah</link>
	<guid isPermaLink="false">3eb25587ad01474aa12566715b65fbf7</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 18:12:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tanda bahaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ fauzul husna ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bahaya,contact,fauzul,husna,tanda,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh kombinasi senam Prolanis dan rendam kaki air hangat terhadap kualitas hidup lansia ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh kombinasi senam Prolanis dan rendam kaki air hangat terhadap kualitas hidup lansia penderita hipertensi, termasuk aspek psikologis dan sosialnya. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas intervensi ini dengan modalitas terapi non-farmakologis lainnya, seperti yoga atau meditasi, untuk menentukan pendekatan yang paling optimal. Ketiga, penelitian dengan desain studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari intervensi ini dan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan implementasinya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat senam Prolanis dan rendam kaki air hangat bagi lansia dengan hipertensi, serta memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan program kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan kualitas hidup lansia dapat meningkat dan beban penyakit hipertensi dapat berkurang.. Kombinasi senam Prolanis dan rendam kaki air hangat efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia.Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi tersebut memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kondisi kesehatan lansia dengan hipertensi.Oleh karena itu, disarankan agar tenaga kesehatan dapat mengedukasi lansia untuk menerapkan metode ini sebagai terapi komplementer mandiri guna mengelola tekanan darah mereka secara efektif Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama dan penyebab kematian signifikan di Indonesia, dengan prevalensi tertinggi pada kelompok lanjut usia (lansia). Terapi non-farmakologi, seperti senam Prolanis dan rendam kaki air hangat, menjadi alternatif penting untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi senam Prolanis dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-ea6c2.webp" title="JURIS - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-ea6c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-ea6c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-ea6c2.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo" alt="JURIS - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-8ec07.webp" title="JURIS - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-8ec07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-8ec07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-8ec07.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo" alt="JURIS - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-4ac1c.webp" title="JURIS - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-4ac1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-4ac1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-4ac1c.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo" alt="JURIS - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38210-air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah" title="JURIS - Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo" target="_blank">Efektivitas Senam Prolanis Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Sidomulyo</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh kombinasi senam Prolanis dan rendam kaki air hangat terhadap kualitas hidup lansia penderita hipertensi, termasuk aspek psikologis dan sosialnya. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas intervensi ini dengan modalitas terapi non-farmakologis lainnya, seperti yoga atau meditasi, untuk menentukan pendekatan yang paling optimal. Ketiga, penelitian dengan desain studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari intervensi ini dan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan implementasinya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat senam Prolanis dan rendam kaki air hangat bagi lansia dengan hipertensi, serta memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan program kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan kualitas hidup lansia dapat meningkat dan beban penyakit hipertensi dapat berkurang..
<br>Kombinasi senam Prolanis dan rendam kaki air hangat efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia.Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi tersebut memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kondisi kesehatan lansia dengan hipertensi.Oleh karena itu, disarankan agar tenaga kesehatan dapat mengedukasi lansia untuk menerapkan metode ini sebagai terapi komplementer mandiri guna mengelola tekanan darah mereka secara efektif
<br>Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama dan penyebab kematian signifikan di Indonesia, dengan prevalensi tertinggi pada kelompok lanjut usia (lansia). Terapi non-farmakologi, seperti senam Prolanis dan rendam kaki air hangat, menjadi alternatif penting untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi senam Prolanis dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-4ac1c.webp" type="image/webp" length="107456" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-ea6c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-8ec07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/air-hangat-yoga-kualitas-hidup-lansia-darah-kombin-thumb-4ac1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38191-alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus</link>
	<guid isPermaLink="false">9f8af37f07c4546b3de08dde6bdda30c</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 18:06:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ wilda yunita ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,deli,serdang,us,wilda,yunita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor sosial budaya yang memengaruhi keputusan penggunaan alat kontrasepsi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor sosial budaya yang memengaruhi keputusan penggunaan alat kontrasepsi, seperti norma masyarakat dan peran tokoh agama. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penggunaan alat kontrasepsi antara wilayah perkotaan dan pedesaan untuk mengidentifikasi perbedaan dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perbedaan tersebut. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi pasangan usia subur mengenai penggunaan alat kontrasepsi, termasuk hambatan dan dukungan yang mereka hadapi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan alat kontrasepsi dan membantu dalam merumuskan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan reproduksi masyarakat.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pekerjaan, pendidikan, dan jumlah anak dengan penggunaan alat kontrasepsi pada pasangan usia subur di Puskesmas Sei Mencirim tahun 2023.Temuan ini mengindikasikan pentingnya mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam upaya meningkatkan penggunaan alat kontrasepsi.Oleh karena itu, puskesmas perlu memberikan edukasi yang lebih intensif mengenai pentingnya penggunaan alat kontrasepsi dan menyesuaikan program keluarga berencana dengan karakteristik pasangan usia subur Sebagai salah satu negara berkembang, Indonesia menghadapi masalah pertumbuhan penduduk yang tinggi. Program keluarga berencana merupakan langkah penting pemerintah untuk mengatasi masalah kependudukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang memengaruhi penggunaan alat kontrasepsi oleh pasangan usia subur di Puskesmas Sei Mencirim tahun 2023. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional dilakukan pada 62 sampel dari populasi 153 ibu PUS. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara pekerjaan (p=0,000), pendidikan (p=0,01), dan jumlah anak (p=0,006) dengan penggunaan alat kontrasepsi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-e5649.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-e5649.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-e5649.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-e5649.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-590cf.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-590cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-590cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-590cf.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-405ef.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-405ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-405ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-405ef.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38191-alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023" target="_blank">Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Sei Mencirim Desa Sunggal Kanan Tahun 2023</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor sosial budaya yang memengaruhi keputusan penggunaan alat kontrasepsi, seperti norma masyarakat dan peran tokoh agama. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penggunaan alat kontrasepsi antara wilayah perkotaan dan pedesaan untuk mengidentifikasi perbedaan dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perbedaan tersebut. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi pasangan usia subur mengenai penggunaan alat kontrasepsi, termasuk hambatan dan dukungan yang mereka hadapi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan alat kontrasepsi dan membantu dalam merumuskan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan reproduksi masyarakat..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pekerjaan, pendidikan, dan jumlah anak dengan penggunaan alat kontrasepsi pada pasangan usia subur di Puskesmas Sei Mencirim tahun 2023.Temuan ini mengindikasikan pentingnya mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam upaya meningkatkan penggunaan alat kontrasepsi.Oleh karena itu, puskesmas perlu memberikan edukasi yang lebih intensif mengenai pentingnya penggunaan alat kontrasepsi dan menyesuaikan program keluarga berencana dengan karakteristik pasangan usia subur
<br>Sebagai salah satu negara berkembang, Indonesia menghadapi masalah pertumbuhan penduduk yang tinggi. Program keluarga berencana merupakan langkah penting pemerintah untuk mengatasi masalah kependudukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang memengaruhi penggunaan alat kontrasepsi oleh pasangan usia subur di Puskesmas Sei Mencirim tahun 2023. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional dilakukan pada 62 sampel dari populasi 153 ibu PUS. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara pekerjaan (p=0,000), pendidikan (p=0,01), dan jumlah anak (p=0,006) dengan penggunaan alat kontrasepsi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-405ef.webp" type="image/webp" length="82910" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-e5649.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-590cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/alat-kontrasepsi-pekerjaan-pendidikan-paritas-pus-thumb-405ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38207-protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-fo</link>
	<guid isPermaLink="false">bf9431d5f44a77cf070dba3cfac8b890</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 17:57:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tanda bahaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ fauzul husna ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bahaya,contact,fauzul,husna,tanda,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi eksperimental untuk menguji efektivitas berbagai metode edukasi, seperti video animasi atau aplikasi seluler, dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi eksperimental untuk menguji efektivitas berbagai metode edukasi, seperti video animasi atau aplikasi seluler, dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi asam folat pada ibu hamil. Kedua, penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor psikologis, persepsi, atau mitos yang mungkin menghambat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi asam folat. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat memperluas cakupan dengan meneliti pengaruh ketersediaan akses pelayanan kesehatan dan dukungan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan konsumsi asam folat, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan akses dan kualitas dukungan tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di masa depan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil trimester I di Puskesmas Gamping II memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai asam folat.Seluruh responden menunjukkan kepatuhan yang tinggi dalam mengonsumsi asam folat.Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan terhadap konsumsi asam folat pada ibu hamil trimester I Latar Belakang: Menurut data KESGA DIY ditahun 2024, angka kejadian kelahiran bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital sejumlah 96 bayi dan kelainan kongenital janin sejumlah 77 janin. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil trimester I dalam mengkonsumsi asam folat. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan dua variable. Data yang digunakan adalah primer dengan teknik total sampling. Responden sejumlah 32 ibu hamil trimester I. Pengumpulan data dengan kuisoner sejumlah 20 soal. Lokasi penelitian di Puskesmas Gamping II. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik sebanyak 26 responden (81,25%), berpengetahuan cukup sebanyak 4 responden... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-231ed.webp" title="JURIS - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-231ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-231ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-231ed.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II" alt="JURIS - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-cf326.webp" title="JURIS - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-cf326.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-cf326.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-cf326.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II" alt="JURIS - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-8f367.webp" title="JURIS - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-8f367.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-8f367.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-8f367.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II" alt="JURIS - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38207-protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-fo" title="JURIS - Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II" target="_blank">Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi eksperimental untuk menguji efektivitas berbagai metode edukasi, seperti video animasi atau aplikasi seluler, dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi asam folat pada ibu hamil. Kedua, penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor psikologis, persepsi, atau mitos yang mungkin menghambat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi asam folat. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat memperluas cakupan dengan meneliti pengaruh ketersediaan akses pelayanan kesehatan dan dukungan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan konsumsi asam folat, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan akses dan kualitas dukungan tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di masa depan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil trimester I di Puskesmas Gamping II memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai asam folat.Seluruh responden menunjukkan kepatuhan yang tinggi dalam mengonsumsi asam folat.Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan terhadap konsumsi asam folat pada ibu hamil trimester I
<br>Latar Belakang: Menurut data KESGA DIY ditahun 2024, angka kejadian kelahiran bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital sejumlah 96 bayi dan kelainan kongenital janin sejumlah 77 janin. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil trimester I dalam mengkonsumsi asam folat. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan dua variable. Data yang digunakan adalah primer dengan teknik total sampling. Responden sejumlah 32 ibu hamil trimester I. Pengumpulan data dengan kuisoner sejumlah 20 soal. Lokasi penelitian di Puskesmas Gamping II. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik sebanyak 26 responden (81,25%), berpengetahuan cukup sebanyak 4 responden...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-cf326.webp" type="image/webp" length="108982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-231ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-cf326.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/protektif-asam-folat-hamil-trimester-iiidi-pengeta-thumb-8f367.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Media Video AuVee CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Media Video AuVee CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Media Video AuVee CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38205-kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku</link>
	<guid isPermaLink="false">1b596301b16ad534d4105404deb8359f</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 17:45:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tanda bahaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ fauzul husna ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bahaya,contact,fauzul,husna,tanda,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa ide penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh media video "Vee-Care" terhadap perubahan perilaku remaja putri dalam menjaga kebersihan vulva, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Media Video AuVee-CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa ide penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh media video "Vee-Care" terhadap perubahan perilaku remaja putri dalam menjaga kebersihan vulva, tidak hanya pada peningkatan pengetahuan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian efektivitas modul edukasi komprehensif yang menggabungkan media video dengan metode pembelajaran interaktif lainnya, seperti diskusi kelompok atau simulasi. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas intervensi ini pada kelompok remaja putri dengan latar belakang sosial-ekonomi yang berbeda, serta di berbagai wilayah geografis di Indonesia, untuk memastikan relevansi dan keberhasilan program secara luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja putri di Indonesia, serta mengurangi angka kejadian masalah kesehatan yang terkait dengan kebersihan vulva yang buruk.. Media video "Vee-Care" terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene.Oleh karena itu, video ini dapat digunakan sebagai alat bantu edukasi di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya menjaga kebersihan organ genitalia sebagai bagian dari kesehatan reproduksi.Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan media yang lebih interaktif serta meneliti pengaruhnya terhadap sikap dan perilaku dengan cakupan responden yang lebih luas Di Indonesia, sekitar 75% perempuan akan mengalami keputihan setidaknya sekali seumur hidup, dan sebagian besar remaja perempuan tidak memiliki cukup pengetahuan untuk mengatasi kondisi ini secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video "Vee-Care" terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai vulva hygiene di MI Terpadu Fatahillah. Dengan menggunakan desain pre-eksperimental dan pendekatan one-group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan responden setelah intervensi, dengan nilai p < 0,001. Kesimpulannya, media video "Vee-Care" efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-8fd94.webp" title="JURIS - Efektivitas Media Video AuVee-CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-8fd94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-8fd94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-8fd94.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Media Video AuVee-CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene" alt="JURIS - Efektivitas Media Video AuVee-CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-d6f5f.webp" title="JURIS - Efektivitas Media Video AuVee-CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-d6f5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-d6f5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-d6f5f.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Media Video AuVee-CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene" alt="JURIS - Efektivitas Media Video AuVee-CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38205-kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku" title="JURIS - Efektivitas Media Video AuVee-CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene" target="_blank">Efektivitas Media Video AuVee-CareAy Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa ide penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh media video "Vee-Care" terhadap perubahan perilaku remaja putri dalam menjaga kebersihan vulva, tidak hanya pada peningkatan pengetahuan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian efektivitas modul edukasi komprehensif yang menggabungkan media video dengan metode pembelajaran interaktif lainnya, seperti diskusi kelompok atau simulasi. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas intervensi ini pada kelompok remaja putri dengan latar belakang sosial-ekonomi yang berbeda, serta di berbagai wilayah geografis di Indonesia, untuk memastikan relevansi dan keberhasilan program secara luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja putri di Indonesia, serta mengurangi angka kejadian masalah kesehatan yang terkait dengan kebersihan vulva yang buruk..
<br>Media video "Vee-Care" terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene.Oleh karena itu, video ini dapat digunakan sebagai alat bantu edukasi di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya menjaga kebersihan organ genitalia sebagai bagian dari kesehatan reproduksi.Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan media yang lebih interaktif serta meneliti pengaruhnya terhadap sikap dan perilaku dengan cakupan responden yang lebih luas
<br>Di Indonesia, sekitar 75% perempuan akan mengalami keputihan setidaknya sekali seumur hidup, dan sebagian besar remaja perempuan tidak memiliki cukup pengetahuan untuk mengatasi kondisi ini secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video "Vee-Care" terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai vulva hygiene di MI Terpadu Fatahillah. Dengan menggunakan desain pre-eksperimental dan pendekatan one-group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan responden setelah intervensi, dengan nilai p < 0,001. Kesimpulannya, media video "Vee-Care" efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-d6f5f.webp" type="image/webp" length="79566" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-8fd94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kesehatan-reproduksi-remaja-tingkah-laku-sikap-per-thumb-d6f5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38206-perawatan-luka-modern-perineum</link>
	<guid isPermaLink="false">577f644a091ade096196171f16d68ea3</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 17:37:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tanda bahaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ fauzul husna ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bahaya,contact,fauzul,husna,tanda,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, perlu dilakukan pengembangan studi dengan desain eksperimental terkontrol (Randomized Controlled Trial) yang melibatkan populasi lebih besar untuk memvalidasi efektivitas model asuhan terintegrasi ini secara luas. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025: Berdasarkan hasil penelitian ini, perlu dilakukan pengembangan studi dengan desain eksperimental terkontrol (Randomized Controlled Trial) yang melibatkan populasi lebih besar untuk memvalidasi efektivitas model asuhan terintegrasi ini secara luas. Selanjutnya, riset lanjutan perlu mengevaluasi keberlanjutan praktik personal hygiene hingga masa nifas lanjut melalui pemantauan jarak jauh menggunakan teknologi mobile health. Selain itu, eksplorasi kualitatif mengenai hambatan sosiokultural dalam mendukung higiene pascapersalinan sangat diperlukan untuk menghasilkan intervensi yang lebih peka budaya, sehingga dapat menciptakan sistem deteksi dini komplikasi nifas yang lebih responsif dan akurat di masa mendatang. Penelitian lebih lanjut juga dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi berbasis teknologi yang dapat membantu ibu memantau kondisi luka perineum secara mandiri dan memberikan edukasi berkelanjutan mengenai perawatan luka yang tepat. Terakhir, penting untuk menginvestigasi efektivitas intervensi berbasis komunitas yang melibatkan keluarga dan tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan praktik personal hygiene yang baik pada ibu pascapersalinan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi asuhan nifas dini melalui integrasi personal hygiene dan perawatan luka perineum yang terstruktur secara signifikan mengoptimalkan proses pemulihan ibu.Intervensi yang berfokus pada 6 jam pertama postpartum mampu mentransformasikan perilaku ibu menjadi mandiri, dibuktikan dengan capaian skor REEDA minimal.Integrasi kualitas pelayanan bidan dan fasilitas sanitasi yang adekuat mempercepat efikasi diri ibu dalam perawatan luka dan mobilisasi dini Latar Belakang: Sepsis puerperalis tetap menjadi kontributor utama kematian ibu, yang sering kali dipicu oleh kegagalan manajemen luka perineum pada fase nifas dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimasi asuhan nifas dini melalui integrasi personal hygiene dan perawatan luka perineum dalam mencegah komplikasi infeksi. Metode: yang digunakan adalah studi kasus deskriptif observasional dengan pendekatan manajemen kebidanan tujuh langkah Varney pada seorang ibu nifas 6 jam postpartum di Klinik Rizky, Sumatera Utara. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan observasi klinis menggunakan skala REEDA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi edukasi terstruktur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-1e0d0.webp" title="JURIS - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-1e0d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-1e0d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-1e0d0.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025" alt="JURIS - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-69086.webp" title="JURIS - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-69086.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-69086.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-69086.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025" alt="JURIS - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-aa567.webp" title="JURIS - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-aa567.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-aa567.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-aa567.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025" alt="JURIS - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38206-perawatan-luka-modern-perineum" title="JURIS - Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025" target="_blank">Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny. L Post Partum 6 Jam Dengan Pelaksanaan Personal Hygiene Dan Perawatan Luka Perineum Di Klinik Rizky Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, perlu dilakukan pengembangan studi dengan desain eksperimental terkontrol (Randomized Controlled Trial) yang melibatkan populasi lebih besar untuk memvalidasi efektivitas model asuhan terintegrasi ini secara luas. Selanjutnya, riset lanjutan perlu mengevaluasi keberlanjutan praktik personal hygiene hingga masa nifas lanjut melalui pemantauan jarak jauh menggunakan teknologi mobile health. Selain itu, eksplorasi kualitatif mengenai hambatan sosiokultural dalam mendukung higiene pascapersalinan sangat diperlukan untuk menghasilkan intervensi yang lebih peka budaya, sehingga dapat menciptakan sistem deteksi dini komplikasi nifas yang lebih responsif dan akurat di masa mendatang. Penelitian lebih lanjut juga dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi berbasis teknologi yang dapat membantu ibu memantau kondisi luka perineum secara mandiri dan memberikan edukasi berkelanjutan mengenai perawatan luka yang tepat. Terakhir, penting untuk menginvestigasi efektivitas intervensi berbasis komunitas yang melibatkan keluarga dan tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan praktik personal hygiene yang baik pada ibu pascapersalinan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi asuhan nifas dini melalui integrasi personal hygiene dan perawatan luka perineum yang terstruktur secara signifikan mengoptimalkan proses pemulihan ibu.Intervensi yang berfokus pada 6 jam pertama postpartum mampu mentransformasikan perilaku ibu menjadi mandiri, dibuktikan dengan capaian skor REEDA minimal.Integrasi kualitas pelayanan bidan dan fasilitas sanitasi yang adekuat mempercepat efikasi diri ibu dalam perawatan luka dan mobilisasi dini
<br>Latar Belakang: Sepsis puerperalis tetap menjadi kontributor utama kematian ibu, yang sering kali dipicu oleh kegagalan manajemen luka perineum pada fase nifas dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimasi asuhan nifas dini melalui integrasi personal hygiene dan perawatan luka perineum dalam mencegah komplikasi infeksi. Metode: yang digunakan adalah studi kasus deskriptif observasional dengan pendekatan manajemen kebidanan tujuh langkah Varney pada seorang ibu nifas 6 jam postpartum di Klinik Rizky, Sumatera Utara. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan observasi klinis menggunakan skala REEDA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi edukasi terstruktur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-69086.webp" type="image/webp" length="96722" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-1e0d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-69086.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/perawatan-luka-modern-perineum-kaki-ulkus-penyembu-thumb-aa567.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38214-edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-pa</link>
	<guid isPermaLink="false">7351b135fd34310768a49d5fc27bd499</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 17:35:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imunisasi mr ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyanti butar ]]></category>
	<category><![CDATA[ ribur sinaga ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[butar,dyanti,imunisasi,mr,ribur,sinaga]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, disarankan bagi pimpinan keperawatan untuk menerapkan pendekatan kepemimpinan transformatif dan sistem umpan balik reflektif, serta menciptakan iklim kerja suportif melalui pembinaan dan supervisi. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap: Untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, disarankan bagi pimpinan keperawatan untuk menerapkan pendekatan kepemimpinan transformatif dan sistem umpan balik reflektif, serta menciptakan iklim kerja suportif melalui pembinaan dan supervisi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menggunakan pendekatan campuran untuk menggali faktor penghambat dan persepsi pasien, serta mengevaluasi efektivitas pelatihan transpersonal caring, termasuk melalui inovasi seperti e-learning dan pelibatan manajerial sebagai role model.. Di Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH), sebagian besar pasien rawat inap dan rawat jalan menyatakan kepuasan terhadap pelayanan keperawatan pada kategori "baik", masing-masing sebesar 47,98% dan 48,2%.Namun, tingkat kepuasan "sangat baik" masih rendah ( ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-9a6db.webp" title="JURIS - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-9a6db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-9a6db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-9a6db.webp 1x" title="JURIS - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap" alt="JURIS - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-41ce5.webp" title="JURIS - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-41ce5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-41ce5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-41ce5.webp 1x" title="JURIS - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap" alt="JURIS - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-5fd0e.webp" title="JURIS - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-5fd0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-5fd0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-5fd0e.webp 1x" title="JURIS - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap" alt="JURIS - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38214-edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-pa" title="JURIS - Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap" target="_blank">Caring Perawat di Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap</a>: Untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, disarankan bagi pimpinan keperawatan untuk menerapkan pendekatan kepemimpinan transformatif dan sistem umpan balik reflektif, serta menciptakan iklim kerja suportif melalui pembinaan dan supervisi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menggunakan pendekatan campuran untuk menggali faktor penghambat dan persepsi pasien, serta mengevaluasi efektivitas pelatihan transpersonal caring, termasuk melalui inovasi seperti e-learning dan pelibatan manajerial sebagai role model..
<br>Di Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH), sebagian besar pasien rawat inap dan rawat jalan menyatakan kepuasan terhadap pelayanan keperawatan pada kategori "baik", masing-masing sebesar 47,98% dan 48,2%.Namun, tingkat kepuasan "sangat baik" masih rendah (<30%), dengan pasien rawat jalan menunjukkan proporsi ketidakpuasan lebih tinggi dibanding pasien rawat inap.Asesmen terhadap 354 staf keperawatan menunjukkan bahwa budaya transpersonal caring berada dalam kategori "cukup baik" (66,2%).Sebagian besar perawat menyatakan telah menerapkan prinsip-prinsip caring, namun belum konsisten di semua dimensi karatif.Durasi edukasi pasien yang terbatas (5-6 menit per shift) dan dominasi pendekatan tugas menjadi hambatan utama penerapan caring holistik.Persepsi pasien terhadap caring perawat menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai praktik caring berada pada kategori "cukup baik" (34%) dan "baik" (29,8%).Namun, 31% pasien merasa perawat lebih fokus pada penyelesaian tugas, dan 14% mengalami frustrasi terhadap sikap perawat, termasuk komunikasi yang kasar dan rendahnya empati.Lingkungan kerja internal perawat menunjukkan komunikasi yang cukup baik secara umum (68-71,5%), namun ditemukan pula pola komunikasi agresif dan relasi kerja yang tidak sehat.Faktor-faktor ini berdampak langsung terhadap kemampuan perawat dalam menerapkan caring secara optimal dan memengaruhi persepsi pasien.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kesenjangan antara nilai caring yang diyakini perawat dan pengalaman caring yang dirasakan pasien masih cukup signifikan.Oleh karena itu, diperlukan intervensi berkelanjutan dalam bentuk pelatihan transpersonal caring, pembinaan komunikasi empatik, serta penguatan peran kepemimpinan keperawatan dalam membentuk budaya caring yang otentik dan positif
<br>Caring adalah esensi dari praktik keperawatan profesional. Namun, banyak praktik keperawatan di Indonesia masih berfokus pada tugas atau task oriented dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai perawatan transpersonal yang dikembangkan oleh Jean Watson. Studi ini berfokus pada penilaian efek program penguatan budaya transpersonal caring terhadap komunikasi, sikap, dan perilaku caring perawat serta pandangan pasien di Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH), Sumatera Utara. Penelitian menerapkan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan pre-post assessment. Sampel mencakup 354 perawat (85% dari 415 yang memenuhi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-9a6db.webp" type="image/webp" length="99082" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-9a6db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-41ce5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/edukasi-pasien-rumah-sakit-modul-komunikasi-empati-thumb-5fd0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tanda Bahaya Red Flag Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tanda Bahaya Red Flag Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tanda Bahaya Red Flag Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38212-faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-fla</link>
	<guid isPermaLink="false">a0fce3f74413ae3082269d51296de442</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 17:34:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tanda bahaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ fauzul husna ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bahaya,contact,fauzul,husna,tanda,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas dan keamanan penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas dan keamanan penggunaan instrumen SNNOOP10 dalam praktik klinis sehari-hari untuk membantu identifikasi red flag pada ibu hamil dengan nyeri kepala. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap perkembangan nyeri kepala pada ibu hamil, sehingga dapat dikembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi ibu hamil terhadap nyeri kepala, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi kualitas hidup mereka, sehingga dapat meningkatkan empati dan dukungan dari tenaga kesehatan.. Kehamilan merupakan salah satu faktor risiko terkait nyeri kepala dan harus dilakukan identifikasi tanda bahaya terhadap memutuskan apakah akan segera dirujuk untuk perawatan sekunder.Dalam beberapa kasus, migrain dan tension-type headache dapat ditangani di layanan primer dengan terapi medikamentosa yang sesuai.Penting untuk diingat bahwa pemakaian analgesik akut secara berlebihan dapat menyebabkan medication-overuse headache, yang dapat memperburuk kondisi klinis pasien Nyeri kepala merupakan salah satu gejala neurologis yang paling umum dijumpai. Nyeri kepala dapat memburuk selama kehamilan akibat perubahan hormonal, hemodinamik, serta beban fisiologis dan biasa berhubungan dengan gangguan primer seperti migrain atau Tension-Type Headache (TTH), namun beberapa kondisi dapat menandakan gangguan serius yang mengancam jiwa. Tujuan penelitian ini adalah pengenalan terhadap red flag dan green flag pada nyeri kepala, khususnya dalam populasi ibu hamil dengan menggunakan instrumen SNNOOP10 sebagai pendekatan evaluatif yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode narrative review yang bertujuan untuk merangkum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-7167f.webp" title="JURIS - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-7167f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-7167f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-7167f.webp 1x" title="JURIS - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil" alt="JURIS - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-cb478.webp" title="JURIS - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-cb478.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-cb478.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-cb478.webp 1x" title="JURIS - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil" alt="JURIS - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-8e53f.webp" title="JURIS - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-8e53f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-8e53f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-8e53f.webp 1x" title="JURIS - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil" alt="JURIS - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38212-faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-fla" title="JURIS - Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil" target="_blank">Tanda Bahaya (Red Flag) Nyeri Kepala Pada Ibu Hamil</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas dan keamanan penggunaan instrumen SNNOOP10 dalam praktik klinis sehari-hari untuk membantu identifikasi red flag pada ibu hamil dengan nyeri kepala. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap perkembangan nyeri kepala pada ibu hamil, sehingga dapat dikembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi ibu hamil terhadap nyeri kepala, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi kualitas hidup mereka, sehingga dapat meningkatkan empati dan dukungan dari tenaga kesehatan..
<br>Kehamilan merupakan salah satu faktor risiko terkait nyeri kepala dan harus dilakukan identifikasi tanda bahaya terhadap memutuskan apakah akan segera dirujuk untuk perawatan sekunder.Dalam beberapa kasus, migrain dan tension-type headache dapat ditangani di layanan primer dengan terapi medikamentosa yang sesuai.Penting untuk diingat bahwa pemakaian analgesik akut secara berlebihan dapat menyebabkan medication-overuse headache, yang dapat memperburuk kondisi klinis pasien
<br>Nyeri kepala merupakan salah satu gejala neurologis yang paling umum dijumpai. Nyeri kepala dapat memburuk selama kehamilan akibat perubahan hormonal, hemodinamik, serta beban fisiologis dan biasa berhubungan dengan gangguan primer seperti migrain atau Tension-Type Headache (TTH), namun beberapa kondisi dapat menandakan gangguan serius yang mengancam jiwa. Tujuan penelitian ini adalah pengenalan terhadap red flag dan green flag pada nyeri kepala, khususnya dalam populasi ibu hamil dengan menggunakan instrumen SNNOOP10 sebagai pendekatan evaluatif yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode narrative review yang bertujuan untuk merangkum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-cb478.webp" type="image/webp" length="82300" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-7167f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-cb478.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/faktor-risiko-nyeri-kepala-kehamilan-red-flag-hipe-thumb-8e53f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38208-program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung</link>
	<guid isPermaLink="false">68a8b7e205e7d4ddc1906af09bb60dae</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 17:15:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tanda bahaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ fauzul husna ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bahaya,contact,fauzul,husna,tanda,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan menggunakan desain Quasi-Experiment dengan kelompok kontrol (kelompok yang tidak melakukan yoga atau melakukan senam hamil biasa) untuk mendapatkan hasil yang lebih valid. Selain itu, menggunakan jumlah sampel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan menggunakan desain Quasi-Experiment dengan kelompok kontrol (kelompok yang tidak melakukan yoga atau melakukan senam hamil biasa) untuk mendapatkan hasil yang lebih valid. Selain itu, menggunakan jumlah sampel yang lebih besar dan menambahkan variabel pengukuran lain seperti durasi tidur atau kesiapan fisik persalinan secara objektif.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa prenatal yoga berpengaruh signifikan dalam menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di TPMB Nina Herawati Kota Malang.Terjadi pergeseran intensitas nyeri dari kategori sedang-berat menjadi ringan setelah intervensi Latar Belakang: Nyeri punggung merupakan keluhan fisiologis yang dialami sekitar 70% ibu hamil trimester III akibat perubahan postur tubuh dan peningkatan beban uterus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil di TPMB Nina Herawati, Kota Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental One Group Pre-Post Test Design. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung, diambil menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa prenatal yoga dilakukan 4 kali selama 2 minggu dengan durasi 30 menit per sesi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-1ebcf.webp" title="JURIS - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-1ebcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-1ebcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-1ebcf.webp 1x" title="JURIS - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang" alt="JURIS - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-b8d65.webp" title="JURIS - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-b8d65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-b8d65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-b8d65.webp 1x" title="JURIS - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang" alt="JURIS - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-dbefb.webp" title="JURIS - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-dbefb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-dbefb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-dbefb.webp 1x" title="JURIS - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang" alt="JURIS - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38208-program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung" title="JURIS - Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang" target="_blank">Dampak Prenatal Yoga Dalam Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Dan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Tpmb Nina Herawati Kota Malang</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan menggunakan desain Quasi-Experiment dengan kelompok kontrol (kelompok yang tidak melakukan yoga atau melakukan senam hamil biasa) untuk mendapatkan hasil yang lebih valid. Selain itu, menggunakan jumlah sampel yang lebih besar dan menambahkan variabel pengukuran lain seperti durasi tidur atau kesiapan fisik persalinan secara objektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa prenatal yoga berpengaruh signifikan dalam menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di TPMB Nina Herawati Kota Malang.Terjadi pergeseran intensitas nyeri dari kategori sedang-berat menjadi ringan setelah intervensi
<br>Latar Belakang: Nyeri punggung merupakan keluhan fisiologis yang dialami sekitar 70% ibu hamil trimester III akibat perubahan postur tubuh dan peningkatan beban uterus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil di TPMB Nina Herawati, Kota Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental One Group Pre-Post Test Design. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung, diambil menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa prenatal yoga dilakukan 4 kali selama 2 minggu dengan durasi 30 menit per sesi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-b8d65.webp" type="image/webp" length="93804" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-1ebcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-b8d65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/program-senam-hamil-prenatal-yoga-duduk-nyeri-pung-thumb-dbefb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38211-hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh</link>
	<guid isPermaLink="false">4c07484cd4e1064d27d3ed7ce7fd6488</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 16:39:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tanda bahaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ fauzul husna ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bahaya,contact,fauzul,husna,tanda,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai bentuk dukungan suami yang paling efektif dalam mengurangi kecemasan ibu hamil, misalnya dengan membandingkan efektivitas dukungan emosional, instrumental, dan informasional. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai bentuk dukungan suami yang paling efektif dalam mengurangi kecemasan ibu hamil, misalnya dengan membandingkan efektivitas dukungan emosional, instrumental, dan informasional. Selain itu, penting untuk meneliti pengaruh dukungan keluarga dan faktor kesehatan lainnya terhadap kecemasan ibu hamil, sehingga dapat diidentifikasi strategi intervensi yang lebih komprehensif. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman ibu hamil dan suami terkait dukungan selama kehamilan, serta faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat pemberian dukungan tersebut, sehingga dapat dirancang program edukasi yang lebih relevan dan efektif bagi calon orang tua.. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil trimester tiga mengalami kecemasan ringan dan tidak memperoleh dukungan optimal dari suami.Analisis data membuktikan adanya hubungan signifikan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan.Usia, pendidikan, dan pendapatan suami tidak berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu hamil.Oleh karena itu, perlu meningkatkan edukasi melalui kelas ibu hamil yang melibatkan suami agar pemahaman tentang pentingnya dukungan semakin baik Latar Belakang: Kecemasan menimbulkan rasa takut dan khawatir yang dapat berdampak pada kesiapan mental ibu serta kelancaran proses persalinan. Salah satu faktor yang berperan penting dalam menurunkan kecemasan adalah dukungan suami, baik secara emosional, informasional, maupun pendampingan selama kehamilan. Dukungan yang optimal dapat membantu ibu merasa lebih tenang dan mampu menghadapi persalinan dengan lebih percaya diri. Namun, belum banyak data yang menggambarkan hubungan antara dukungan suami dan tingkat kecemasan pada ibu hamil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-b6cab.webp" title="JURIS - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-b6cab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-b6cab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-b6cab.webp 1x" title="JURIS - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga" alt="JURIS - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-db231.webp" title="JURIS - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-db231.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-db231.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-db231.webp 1x" title="JURIS - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga" alt="JURIS - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-97b42.webp" title="JURIS - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-97b42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-97b42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-97b42.webp 1x" title="JURIS - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga" alt="JURIS - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38211-hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh" title="JURIS - Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga" target="_blank">Dukungan Suami sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Tiga</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai bentuk dukungan suami yang paling efektif dalam mengurangi kecemasan ibu hamil, misalnya dengan membandingkan efektivitas dukungan emosional, instrumental, dan informasional. Selain itu, penting untuk meneliti pengaruh dukungan keluarga dan faktor kesehatan lainnya terhadap kecemasan ibu hamil, sehingga dapat diidentifikasi strategi intervensi yang lebih komprehensif. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman ibu hamil dan suami terkait dukungan selama kehamilan, serta faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat pemberian dukungan tersebut, sehingga dapat dirancang program edukasi yang lebih relevan dan efektif bagi calon orang tua..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil trimester tiga mengalami kecemasan ringan dan tidak memperoleh dukungan optimal dari suami.Analisis data membuktikan adanya hubungan signifikan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan.Usia, pendidikan, dan pendapatan suami tidak berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu hamil.Oleh karena itu, perlu meningkatkan edukasi melalui kelas ibu hamil yang melibatkan suami agar pemahaman tentang pentingnya dukungan semakin baik
<br>Latar Belakang: Kecemasan menimbulkan rasa takut dan khawatir yang dapat berdampak pada kesiapan mental ibu serta kelancaran proses persalinan. Salah satu faktor yang berperan penting dalam menurunkan kecemasan adalah dukungan suami, baik secara emosional, informasional, maupun pendampingan selama kehamilan. Dukungan yang optimal dapat membantu ibu merasa lebih tenang dan mampu menghadapi persalinan dengan lebih percaya diri. Namun, belum banyak data yang menggambarkan hubungan antara dukungan suami dan tingkat kecemasan pada ibu hamil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-b6cab.webp" type="image/webp" length="64548" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-b6cab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-db231.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/hamil-trimester-iiidi-kecemasan-dukungan-suami-keh-thumb-97b42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38201-frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-konsums</link>
	<guid isPermaLink="false">3a478d9ba359f1174a0c4ff1d670eef2</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 16:21:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ address jln ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[address,jln,kirim,naskah,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan desain eksperimen yang lebih ketat, seperti randomized controlled trial, untuk memastikan hubungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan desain eksperimen yang lebih ketat, seperti randomized controlled trial, untuk memastikan hubungan sebab-akibat antara penyuluhan gizi dan perubahan perilaku konsumsi buah dan sayur. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi sikap remaja terhadap konsumsi buah dan sayur, seperti pengaruh teman sebaya, norma sosial, dan ketersediaan akses terhadap buah dan sayur segar. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan dan menguji efektivitas intervensi yang lebih komprehensif yang tidak hanya berfokus pada penyuluhan gizi, tetapi juga melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku konsumsi buah dan sayur yang sehat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan bermanfaat untuk merancang program-program peningkatan konsumsi buah dan sayur yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi remaja.. Penyuluhan gizi berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan frekuensi konsumsi buah dan sayur pada siswa SMP Satap 3 Bonegunu.Namun, penyuluhan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap sikap siswa terhadap konsumsi buah dan sayur.Penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan dan kesempatan untuk mengonsumsi buah dan sayur dapat meningkatkan perilaku konsumsi, tetapi mengubah sikap memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif Latar belakang: Kurangnya konsumsi buah dan sayur pada usia remaja akan menimbulkan risiko gangguan Kesehatan dimasa yang akan datang. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan konsumsi buah dan sayur yaitu dengan penyuluhan gizi. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi terhadap konsumsi buah dan sayur pada siswa SMP di Desa Langere Kabupaten Buton Utara. Metode: Penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SATAP 3 Bonegunu yang berjumlah 74 anak dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-a4466.webp" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-a4466.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-a4466.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-a4466.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara" alt="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-0ea8c.webp" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-0ea8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-0ea8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-0ea8c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara" alt="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-596fa.webp" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-596fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-596fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-596fa.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara" alt="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38201-frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-konsums" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara" target="_blank">Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa SMP Satap 3 Bonegunu Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan desain eksperimen yang lebih ketat, seperti randomized controlled trial, untuk memastikan hubungan sebab-akibat antara penyuluhan gizi dan perubahan perilaku konsumsi buah dan sayur. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi sikap remaja terhadap konsumsi buah dan sayur, seperti pengaruh teman sebaya, norma sosial, dan ketersediaan akses terhadap buah dan sayur segar. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan dan menguji efektivitas intervensi yang lebih komprehensif yang tidak hanya berfokus pada penyuluhan gizi, tetapi juga melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku konsumsi buah dan sayur yang sehat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan bermanfaat untuk merancang program-program peningkatan konsumsi buah dan sayur yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi remaja..
<br>Penyuluhan gizi berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan frekuensi konsumsi buah dan sayur pada siswa SMP Satap 3 Bonegunu.Namun, penyuluhan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap sikap siswa terhadap konsumsi buah dan sayur.Penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan dan kesempatan untuk mengonsumsi buah dan sayur dapat meningkatkan perilaku konsumsi, tetapi mengubah sikap memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif
<br>Latar belakang: Kurangnya konsumsi buah dan sayur pada usia remaja akan menimbulkan risiko gangguan Kesehatan dimasa yang akan datang. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan konsumsi buah dan sayur yaitu dengan penyuluhan gizi. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi terhadap konsumsi buah dan sayur pada siswa SMP di Desa Langere Kabupaten Buton Utara. Metode: Penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SATAP 3 Bonegunu yang berjumlah 74 anak dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-0ea8c.webp" type="image/webp" length="111038" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-a4466.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-0ea8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/frekuensi-konsumsi-lemak-pengetahuan-siswa-buah-sa-thumb-596fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4157-itk-avicenna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17170-jurnal-penelitian-sains-kesehatan-avicenna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38193-operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasi</link>
	<guid isPermaLink="false">4accbcaf3c1c38f97fb3d6511193ddc5</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 15:36:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ wilda yunita ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,deli,serdang,us,wilda,yunita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang yang menyoroti pentingnya mobilisasi dini dalam pemulihan pasca operasi sectio caesarea, metode penelitian yang digunakan, serta keterbatasan yang mungkin ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Medan: Berdasarkan latar belakang yang menyoroti pentingnya mobilisasi dini dalam pemulihan pasca operasi sectio caesarea, metode penelitian yang digunakan, serta keterbatasan yang mungkin ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh mobilisasi dini terhadap faktor-faktor psikologis seperti kecemasan dan depresi pada ibu pasca operasi sectio caesarea, mengingat nyeri dan ketidaknyamanan dapat berdampak signifikan pada kesehatan mental. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis intervensi mobilisasi dini (misalnya, mobilisasi dini yang dipandu oleh fisioterapis versus mobilisasi dini mandiri) terhadap hasil klinis seperti durasi rawat inap, komplikasi pasca operasi, dan kualitas hidup ibu. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi ibu pasca operasi sectio caesarea mengenai mobilisasi dini, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat partisipasi mereka dalam mobilisasi dini, sehingga dapat menginformasikan pengembangan program mobilisasi dini yang lebih berpusat pada pasien.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya mengenai pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi SC di Rsu Sundari Medan dengan responden 10 orang, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.(1) Responden penelitian mayoritas berusia 20-35 tahun (90%) dan berpendidikan SMA (60%).(2) Intensitas nyeri pasien post operasi section caesarea sebelum mobilisasi dini sebagian besar dalam kategori nyeri sedang (60%).(3) Intensitas nyeri pasien post operasi section caesarea sesudah mobilisasi dini berada pada kategori nyeri ringan dan sedang masing-masing 50% Seorang ibu yang melahirkan bayi dengan cara operasi sectio caesarea (SC) akan mengalami rasa nyeri. Mobilisasi dini merupakan salah satu cara untuk menurunkan intensitas nyeri post operasi sectio caesarea. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri post operasi sectio caesarea di Rsu Sundari Medan. Rancangan penelitian menggunakan metode quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest Ae posttest. Sampel penelitian adalah 10 ibu post operasi Sectio Caesaria... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-a90d9.webp" title="JURIS - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-a90d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-a90d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-a90d9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan" alt="JURIS - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-8c400.webp" title="JURIS - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-8c400.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-8c400.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-8c400.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan" alt="JURIS - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-74ab9.webp" title="JURIS - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-74ab9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-74ab9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-74ab9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan" alt="JURIS - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38193-operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasi" title="JURIS - Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan" target="_blank">Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap  Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea  Di Rumah Sakit Universitas  Sumatera Utara Medan</a>: Berdasarkan latar belakang yang menyoroti pentingnya mobilisasi dini dalam pemulihan pasca operasi sectio caesarea, metode penelitian yang digunakan, serta keterbatasan yang mungkin ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh mobilisasi dini terhadap faktor-faktor psikologis seperti kecemasan dan depresi pada ibu pasca operasi sectio caesarea, mengingat nyeri dan ketidaknyamanan dapat berdampak signifikan pada kesehatan mental. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis intervensi mobilisasi dini (misalnya, mobilisasi dini yang dipandu oleh fisioterapis versus mobilisasi dini mandiri) terhadap hasil klinis seperti durasi rawat inap, komplikasi pasca operasi, dan kualitas hidup ibu. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi ibu pasca operasi sectio caesarea mengenai mobilisasi dini, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat partisipasi mereka dalam mobilisasi dini, sehingga dapat menginformasikan pengembangan program mobilisasi dini yang lebih berpusat pada pasien..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya mengenai pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi SC di Rsu Sundari Medan dengan responden 10 orang, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.(1) Responden penelitian mayoritas berusia 20-35 tahun (90%) dan berpendidikan SMA (60%).(2) Intensitas nyeri pasien post operasi section caesarea sebelum mobilisasi dini sebagian besar dalam kategori nyeri sedang (60%).(3) Intensitas nyeri pasien post operasi section caesarea sesudah mobilisasi dini berada pada kategori nyeri ringan dan sedang masing-masing 50%
<br>Seorang ibu yang melahirkan bayi dengan cara operasi sectio caesarea (SC) akan mengalami rasa nyeri. Mobilisasi dini merupakan salah satu cara untuk menurunkan intensitas nyeri post operasi sectio caesarea. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri post operasi sectio caesarea di Rsu Sundari Medan. Rancangan penelitian menggunakan metode quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest Ae posttest. Sampel penelitian adalah 10 ibu post operasi Sectio Caesaria...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-8c400.webp" type="image/webp" length="102452" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-a90d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-8c400.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/operasi-sectio-caesarea-nyeri-pasien-lansia-intens-thumb-74ab9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5210-mitrahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17173-excellent-midwifery-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 13 Apr 2026 20:50:04 +0700. 12 items. Served in: 3.235 seconds [rss] -->
