<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 06:26:11 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 06:26:11 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-01T06:26:11+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63275-keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-hukum-adm</link>
	<guid isPermaLink="false">a87d8cb45f2171c5a2aa01087cc40ecc</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus pariono ]]></category>
	<category><![CDATA[ wulan hasan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,hasan,pariono,view,vol,wulan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian tentang dampak sistem digitalisasi perizinan terhadap tanggung jawab administratif pemerintah dalam menjamin keamanan pangan. 2. Analisis efektivitas mekanisme pengawasan pasca-izin (post-audit) dalam mengatasi ketidaksejajaran antara regulasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law: 1. Penelitian tentang dampak sistem digitalisasi perizinan terhadap tanggung jawab administratif pemerintah dalam menjamin keamanan pangan. 2. Analisis efektivitas mekanisme pengawasan pasca-izin (post-audit) dalam mengatasi ketidaksejajaran antara regulasi pusat dan daerah. 3. Studi tentang peran regulasi tata ruang lokal dalam memengaruhi proses perizinan usaha pangan di tingkat daerah, dengan fokus pada harmonisasi kebijakan dan partisipasi pelaku usaha.. Implementasi sistem OSS-RBA pada sektor pangan merupakan upaya modernisasi administrasi yang secara teoritis mampu meningkatkan efisiensi investasi melalui pergeseran paradigma dari pengawasan ex-ante ke ex-post.Namun, dalam perspektif Hukum Administrasi Negara, efektivitas sistem ini masih terkendala oleh hambatan hukum signifikan, yakni ketidaksinkronan regulasi antara pemerintah pusat dan daerah (terkait RDTR) serta lemahnya mekanisme pengawasan faktual pasca-penerbitan izin.Hal ini menciptakan celah ketidakpastian hukum dan risiko keamanan pangan, sehingga diperlukan harmonisasi aturan tata ruang serta penguatan fungsi post-audit oleh otoritas publik guna memastikan percepatan ekonomi melalui digitalisasi perizinan tidak menegasikan tanggung jawab negara dalam melindungi keselamatan konsumen dan menjamin kepastian hukum substantif bagi pelaku usaha Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pengaturan hukum mekanisme perizinan usaha pangan melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) serta mengidentifikasi hambatan hukum yang dihadapi pelaku usaha dalam memperoleh legalitas. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual untuk menganalisis norma hukum dalam perspektif Hukum Administrasi Negara (HAN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem OSS-RBA transformasi paradigma perizinan dari license-based menjadi risk-based, yang menggeser titik berat tindakan hukum pemerintah dari fungsi preventif (ex-ante) ke represif-administratif (ex-post). Meskipun mempercepat proses melalui skema self-declaration, ditemukan hambatan krusial berupa ketidaksinkronan regulasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-fa2ce.webp" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-fa2ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-fa2ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-fa2ce.webp 1x" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" alt="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-4f569.webp" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-4f569.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-4f569.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-4f569.webp 1x" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" alt="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp 1x" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" alt="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63275-keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-hukum-adm" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" target="_blank">Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law</a>: 1. Penelitian tentang dampak sistem digitalisasi perizinan terhadap tanggung jawab administratif pemerintah dalam menjamin keamanan pangan. 2. Analisis efektivitas mekanisme pengawasan pasca-izin (post-audit) dalam mengatasi ketidaksejajaran antara regulasi pusat dan daerah. 3. Studi tentang peran regulasi tata ruang lokal dalam memengaruhi proses perizinan usaha pangan di tingkat daerah, dengan fokus pada harmonisasi kebijakan dan partisipasi pelaku usaha..
<br>Implementasi sistem OSS-RBA pada sektor pangan merupakan upaya modernisasi administrasi yang secara teoritis mampu meningkatkan efisiensi investasi melalui pergeseran paradigma dari pengawasan ex-ante ke ex-post.Namun, dalam perspektif Hukum Administrasi Negara, efektivitas sistem ini masih terkendala oleh hambatan hukum signifikan, yakni ketidaksinkronan regulasi antara pemerintah pusat dan daerah (terkait RDTR) serta lemahnya mekanisme pengawasan faktual pasca-penerbitan izin.Hal ini menciptakan celah ketidakpastian hukum dan risiko keamanan pangan, sehingga diperlukan harmonisasi aturan tata ruang serta penguatan fungsi post-audit oleh otoritas publik guna memastikan percepatan ekonomi melalui digitalisasi perizinan tidak menegasikan tanggung jawab negara dalam melindungi keselamatan konsumen dan menjamin kepastian hukum substantif bagi pelaku usaha
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pengaturan hukum mekanisme perizinan usaha pangan melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) serta mengidentifikasi hambatan hukum yang dihadapi pelaku usaha dalam memperoleh legalitas. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual untuk menganalisis norma hukum dalam perspektif Hukum Administrasi Negara (HAN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem OSS-RBA transformasi paradigma perizinan dari license-based menjadi risk-based, yang menggeser titik berat tindakan hukum pemerintah dari fungsi preventif (ex-ante) ke represif-administratif (ex-post). Meskipun mempercepat proses melalui skema self-declaration, ditemukan hambatan krusial berupa ketidaksinkronan regulasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp" type="image/webp" length="88788" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-fa2ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-4f569.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18222-jurnal-administrasi-manajemen-sumber-daya-manusia-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63274-kapasitas-birokrasi-analitis</link>
	<guid isPermaLink="false">cbc1e7f8353d84d53242fa6579700916</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus pariono ]]></category>
	<category><![CDATA[ wulan hasan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,hasan,pariono,view,vol,wulan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi kerentanan lingkungan perkotaan di Kelurahan Bugis, diperlukan penguatan kapasitas tata kelola adaptif, penggunaan data dalam perencanaan, dan kolaborasi multiaktor. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model co-governance ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis: Untuk mengurangi kerentanan lingkungan perkotaan di Kelurahan Bugis, diperlukan penguatan kapasitas tata kelola adaptif, penggunaan data dalam perencanaan, dan kolaborasi multiaktor. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model co-governance yang berbasis kemitraan publik-komunitas, serta reformasi kelembagaan adaptif dengan pendekatan adaptive governance dan keberlanjutan sosial. Selain itu, penting untuk mengintegrasikan sistem data kelurahan dengan perencanaan kota berbasis risiko, dan meningkatkan partisipasi komunitas dalam adaptasi lingkungan. Dengan demikian, upaya penanganan banjir dan permukiman kumuh dapat berjalan secara berkelanjutan dan efektif.. Penelitian ini menegaskan bahwa kapasitas birokrasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kerentanan lingkungan perkotaan, terutama di wilayah pesisir padat penduduk seperti Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo.Melalui pendekatan studi pustaka dan analisis tematik, ditemukan bahwa permasalahan banjir dan permukiman kumuh di kawasan ini bukan semata akibat faktor fisik dan sosial, tetapi lebih dalam dipengaruhi oleh kelemahan kelembagaan dan tata kelola birokrasi lokal.Pada dimensi governance capacity, kelemahan tampak pada tiga aspek utama.Pertama, kapasitas analitis birokrasi masih rendah karena keterbatasan data dan minimnya praktik kebijakan berbasis bukti.Kedua, kapasitas relasional menunjukkan partisipasi masyarakat yang belum terinstitusionalisasi dalam proses kebijakan, sehingga kolaborasi lintas aktor berjalan parsial.Ketiga, kapasitas operasional masih bersifat reaktif dan jangka pendek, lebih fokus pada penanganan pascabencana daripada mitigasi jangka panjang.Ketiga dimensi ini memperlihatkan bahwa birokrasi lokal belum berfungsi secara adaptif terhadap dinamika lingkungan perkotaan.Sementara itu, pada dimensi kerentanan lingkungan perkotaan, ditemukan bahwa kerentanan fisik diperparah oleh kondisi drainase yang buruk dan tata ruang yang tidak adaptif.kerentanan sosial meningkat akibat kepadatan penduduk dan kemiskinan struktural.sedangkan kerentanan kelembagaan bersumber dari lemahnya koordinasi antarinstansi dan ketergantungan tinggi terhadap arahan dari pemerintah kota.Ketiga dimensi ini saling memperkuat, menciptakan siklus kerentanan yang sulit diputus tanpa reformasi tata kelola yang terarah.Secara konseptual, hasil penelitian ini memperkuat argumentasi Brinkerhoff & Morgan dan Gupta et al.bahwa efektivitas tata kelola lingkungan perkotaan sangat bergantung pada kemampuan birokrasi dalam menghubungkan kapasitas institusional dengan adaptasi sosial-ekologis masyarakat.Dengan demikian, peningkatan governance capacity di tingkat kelurahan menjadi prasyarat utama untuk menurunkan tingkat kerentanan lingkungan.Penelitian ini juga menegaskan pentingnya transformasi kelembagaan lokal melalui tiga strategi utama.Pertama, Penguatan kapasitas analitis berbasis data spasial dan kebijakan berbasis bukti, Kedua, Pengembangan kapasitas relasional melalui kolaborasi multi-aktor dan partisipasi komunitas, serta Ketiga, Peningkatan kapasitas operasional melalui desentralisasi adaptif dan mekanisme keberlanjutan program lingkungan.Ketiga strategi ini sejalan dengan paradigma adaptive governance dan urban resilience, yang menempatkan birokrasi bukan sekadar pelaksana kebijakan, tetapi sebagai katalis bagi sistem sosial dan lingkungan yang lebih tangguh.Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa upaya menurunkan kerentanan lingkungan di Kelurahan Bugis tidak dapat dicapai melalui intervensi teknis semata, melainkan melalui perubahan paradigma tata kelola menuju birokrasi yang lebih analitis, kolaboratif, dan adaptif.Hanya dengan demikian, transformasi menuju kota yang berdaya tahan (resilient city) dapat diwujudkan secara berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara kapasitas birokrasi dan kerentanan lingkungan perkotaan di Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo, yang menghadapi persoalan banjir dan permukiman kumuh. Studi ini menggunakan metode studi pustaka melalui penelaahan artikel ilmiah, laporan kebijakan daerah, dan literatur terbaru periode 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kapasitas birokrasi pada dimensi analitis, relasional, dan operasional masih terbatas, sehingga mengurangi efektivitas tata kelola risiko lingkungan. Sementara itu, tingkat kerentanan lingkungan dipengaruhi oleh lemahnya infrastruktur fisik, tingginya kerentanan sosial masyarakat pesisir, serta hambatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-11ee3.webp" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-11ee3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-11ee3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-11ee3.webp 1x" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" alt="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-53214.webp" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-53214.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-53214.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-53214.webp 1x" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" alt="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp 1x" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" alt="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63274-kapasitas-birokrasi-analitis" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" target="_blank">Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis</a>: Untuk mengurangi kerentanan lingkungan perkotaan di Kelurahan Bugis, diperlukan penguatan kapasitas tata kelola adaptif, penggunaan data dalam perencanaan, dan kolaborasi multiaktor. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model co-governance yang berbasis kemitraan publik-komunitas, serta reformasi kelembagaan adaptif dengan pendekatan adaptive governance dan keberlanjutan sosial. Selain itu, penting untuk mengintegrasikan sistem data kelurahan dengan perencanaan kota berbasis risiko, dan meningkatkan partisipasi komunitas dalam adaptasi lingkungan. Dengan demikian, upaya penanganan banjir dan permukiman kumuh dapat berjalan secara berkelanjutan dan efektif..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa kapasitas birokrasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kerentanan lingkungan perkotaan, terutama di wilayah pesisir padat penduduk seperti Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo.Melalui pendekatan studi pustaka dan analisis tematik, ditemukan bahwa permasalahan banjir dan permukiman kumuh di kawasan ini bukan semata akibat faktor fisik dan sosial, tetapi lebih dalam dipengaruhi oleh kelemahan kelembagaan dan tata kelola birokrasi lokal.Pada dimensi governance capacity, kelemahan tampak pada tiga aspek utama.Pertama, kapasitas analitis birokrasi masih rendah karena keterbatasan data dan minimnya praktik kebijakan berbasis bukti.Kedua, kapasitas relasional menunjukkan partisipasi masyarakat yang belum terinstitusionalisasi dalam proses kebijakan, sehingga kolaborasi lintas aktor berjalan parsial.Ketiga, kapasitas operasional masih bersifat reaktif dan jangka pendek, lebih fokus pada penanganan pascabencana daripada mitigasi jangka panjang.Ketiga dimensi ini memperlihatkan bahwa birokrasi lokal belum berfungsi secara adaptif terhadap dinamika lingkungan perkotaan.Sementara itu, pada dimensi kerentanan lingkungan perkotaan, ditemukan bahwa kerentanan fisik diperparah oleh kondisi drainase yang buruk dan tata ruang yang tidak adaptif.kerentanan sosial meningkat akibat kepadatan penduduk dan kemiskinan struktural.sedangkan kerentanan kelembagaan bersumber dari lemahnya koordinasi antarinstansi dan ketergantungan tinggi terhadap arahan dari pemerintah kota.Ketiga dimensi ini saling memperkuat, menciptakan siklus kerentanan yang sulit diputus tanpa reformasi tata kelola yang terarah.Secara konseptual, hasil penelitian ini memperkuat argumentasi Brinkerhoff & Morgan dan Gupta et al.bahwa efektivitas tata kelola lingkungan perkotaan sangat bergantung pada kemampuan birokrasi dalam menghubungkan kapasitas institusional dengan adaptasi sosial-ekologis masyarakat.Dengan demikian, peningkatan governance capacity di tingkat kelurahan menjadi prasyarat utama untuk menurunkan tingkat kerentanan lingkungan.Penelitian ini juga menegaskan pentingnya transformasi kelembagaan lokal melalui tiga strategi utama.Pertama, Penguatan kapasitas analitis berbasis data spasial dan kebijakan berbasis bukti, Kedua, Pengembangan kapasitas relasional melalui kolaborasi multi-aktor dan partisipasi komunitas, serta Ketiga, Peningkatan kapasitas operasional melalui desentralisasi adaptif dan mekanisme keberlanjutan program lingkungan.Ketiga strategi ini sejalan dengan paradigma adaptive governance dan urban resilience, yang menempatkan birokrasi bukan sekadar pelaksana kebijakan, tetapi sebagai katalis bagi sistem sosial dan lingkungan yang lebih tangguh.Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa upaya menurunkan kerentanan lingkungan di Kelurahan Bugis tidak dapat dicapai melalui intervensi teknis semata, melainkan melalui perubahan paradigma tata kelola menuju birokrasi yang lebih analitis, kolaboratif, dan adaptif.Hanya dengan demikian, transformasi menuju kota yang berdaya tahan (resilient city) dapat diwujudkan secara berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara kapasitas birokrasi dan kerentanan lingkungan perkotaan di Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo, yang menghadapi persoalan banjir dan permukiman kumuh. Studi ini menggunakan metode studi pustaka melalui penelaahan artikel ilmiah, laporan kebijakan daerah, dan literatur terbaru periode 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kapasitas birokrasi pada dimensi analitis, relasional, dan operasional masih terbatas, sehingga mengurangi efektivitas tata kelola risiko lingkungan. Sementara itu, tingkat kerentanan lingkungan dipengaruhi oleh lemahnya infrastruktur fisik, tingginya kerentanan sosial masyarakat pesisir, serta hambatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp" type="image/webp" length="96622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-11ee3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-53214.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18222-jurnal-administrasi-manajemen-sumber-daya-manusia-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Determinan Pada Motivasi Membayar Zakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Determinan Pada Motivasi Membayar Zakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Determinan Pada Motivasi Membayar Zakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63282-pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita</link>
	<guid isPermaLink="false">7b0c9e15bea308f5e6046f0149e6feab</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 22:30:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,gacor,https,ideas,mabhats,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak platform digital terhadap efisiensi distribusi zakat, mempelajari peran tokoh masyarakat lokal dalam meningkatkan kesadaran zakat, serta mengevaluasi efektivitas pendidikan zakat di sekolah dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi Membayar Zakat: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak platform digital terhadap efisiensi distribusi zakat, mempelajari peran tokoh masyarakat lokal dalam meningkatkan kesadaran zakat, serta mengevaluasi efektivitas pendidikan zakat di sekolah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Selain itu, penelitian bisa fokus pada perbandingan kredibilitas lembaga zakat antar daerah dan dampaknya terhadap partisipasi masyarakat. Studi tentang pengaruh kebijakan pemerintah terhadap peningkatan transparansi pengelolaan zakat juga relevan untuk diperdalam.. Faktor ibadah, pengetahuan zakat, harta kekayaan atau pendapatan, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi membayar zakat, sementara peran pemerintah tidak signifikan.Secara simultan, keenam faktor tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi tersebut.Motivasi iman dan pengetahuan zakat yang tepat dapat mendorong muzakki untuk segera menunaikan zakat.Peran pemerintah dan ulama penting dalam sosialisasi zakat agar masyarakat memahami kewajibannya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor seperti ibadah, pengetahuan zakat, harta kekayaan atau pendapatan, peran pemerintah, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat yang berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap motivasi membayar zakat serta besarnya nilai zakat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ibadah, pengetahuan zakat, harta atau pendapatan, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat memiliki dampak positif dan signifikan terhadap motivasi membayar zakat, sedangkan peran pemerintah tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, faktor-faktor tersebut secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-deb66.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-deb66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-deb66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-deb66.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-03384.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-03384.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-03384.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-03384.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63282-pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" target="_blank">Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak platform digital terhadap efisiensi distribusi zakat, mempelajari peran tokoh masyarakat lokal dalam meningkatkan kesadaran zakat, serta mengevaluasi efektivitas pendidikan zakat di sekolah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Selain itu, penelitian bisa fokus pada perbandingan kredibilitas lembaga zakat antar daerah dan dampaknya terhadap partisipasi masyarakat. Studi tentang pengaruh kebijakan pemerintah terhadap peningkatan transparansi pengelolaan zakat juga relevan untuk diperdalam..
<br>Faktor ibadah, pengetahuan zakat, harta kekayaan atau pendapatan, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi membayar zakat, sementara peran pemerintah tidak signifikan.Secara simultan, keenam faktor tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi tersebut.Motivasi iman dan pengetahuan zakat yang tepat dapat mendorong muzakki untuk segera menunaikan zakat.Peran pemerintah dan ulama penting dalam sosialisasi zakat agar masyarakat memahami kewajibannya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor seperti ibadah, pengetahuan zakat, harta kekayaan atau pendapatan, peran pemerintah, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat yang berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap motivasi membayar zakat serta besarnya nilai zakat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ibadah, pengetahuan zakat, harta atau pendapatan, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat memiliki dampak positif dan signifikan terhadap motivasi membayar zakat, sedangkan peran pemerintah tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, faktor-faktor tersebut secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp" type="image/webp" length="68834" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-deb66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-03384.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63262-analisis-sentimen-persepsi-dominasi-posit</link>
	<guid isPermaLink="false">98cee689dd1701f0290fe0acf7a73db0</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 21:08:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jena santari ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva milanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ echa silvia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang bagaimana algoritma Naive Bayes dapat diterapkan dalam konteks edukasi yang lebih luas, khususnya dalam memfasilitasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang bagaimana algoritma Naive Bayes dapat diterapkan dalam konteks edukasi yang lebih luas, khususnya dalam memfasilitasi pembelajaran yang lebih mudah diakses dan dipahami. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana algoritma ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan keterjangkauan pendidikan, khususnya dalam bidang pemrograman. Ketiga, studi lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana platform media sosial, seperti YouTube, dapat meningkatkan proses pembelajaran pemrograman dan bagaimana algoritma Naive Bayes dapat membantu dalam hal ini.. Hasil dari akurasi Nayve Bayes di atas adalah sentiment positif memiliki prediksi 100% sedangkan sentiment Negatis sebnayak 66,39%.Penulisan tersebut bertujuan untuk menganalisis sentimen belajar pemrograman yang dibagikan dalam komentar-komentar di platform media sosial YouTube.Metode yang digunakan dalam analisis adalah algoritma klasifikasi Naive Bayes, sebuah teknik dalam pembelajaran mesin yang dapat mengklasifikasikan sentimen-sentimen tersebut ke dalam kategori positif, negatif, atau netral.Hasil penelitian menunjukkan kemampuan algoritma Naive Bayes dalam mengklasifikasikan sentimen-sentimen pada komentar-komentar belajar programming di YouTube dengan tingkat akurasi yang signifikan.Analisis ini dapat memberikan wawasan tentang pandangan, evaluasi, dan respon pengguna terhadap konten pembelajaran programming di platform YouTube, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk perbaikan atau pengembangan lebih lanjut dalam konten edukasi tersebut Di era digital yang terus berkembang, media sosial, khususnya YouTube, telah menjadi sumber utama informasi dan pembelajaran yang mudah diakses melalui telepon seluler. Bukan hanya sebagai alat interaksi, media sosial juga menawarkan ilmu pengetahuan dan pembelajaran yang berlimpah, termasuk tutorial pemrograman dan pengembangan perangkat lunak. YouTube khususnya menarik karena menyediakan konten yang mudah dipahami dan menarik, seperti penggunaan algoritma Naive Bayes, yang sering dibahas namun kurang dipahami secara luas. Penelitian ini berfokus pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" alt="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-c9c77.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-c9c77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-c9c77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-c9c77.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" alt="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" alt="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63262-analisis-sentimen-persepsi-dominasi-posit" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" target="_blank">Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang bagaimana algoritma Naive Bayes dapat diterapkan dalam konteks edukasi yang lebih luas, khususnya dalam memfasilitasi pembelajaran yang lebih mudah diakses dan dipahami. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana algoritma ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan keterjangkauan pendidikan, khususnya dalam bidang pemrograman. Ketiga, studi lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana platform media sosial, seperti YouTube, dapat meningkatkan proses pembelajaran pemrograman dan bagaimana algoritma Naive Bayes dapat membantu dalam hal ini..
<br>Hasil dari akurasi Nayve Bayes di atas adalah sentiment positif memiliki prediksi 100% sedangkan sentiment Negatis sebnayak 66,39%.Penulisan tersebut bertujuan untuk menganalisis sentimen belajar pemrograman yang dibagikan dalam komentar-komentar di platform media sosial YouTube.Metode yang digunakan dalam analisis adalah algoritma klasifikasi Naive Bayes, sebuah teknik dalam pembelajaran mesin yang dapat mengklasifikasikan sentimen-sentimen tersebut ke dalam kategori positif, negatif, atau netral.Hasil penelitian menunjukkan kemampuan algoritma Naive Bayes dalam mengklasifikasikan sentimen-sentimen pada komentar-komentar belajar programming di YouTube dengan tingkat akurasi yang signifikan.Analisis ini dapat memberikan wawasan tentang pandangan, evaluasi, dan respon pengguna terhadap konten pembelajaran programming di platform YouTube, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk perbaikan atau pengembangan lebih lanjut dalam konten edukasi tersebut
<br>Di era digital yang terus berkembang, media sosial, khususnya YouTube, telah menjadi sumber utama informasi dan pembelajaran yang mudah diakses melalui telepon seluler. Bukan hanya sebagai alat interaksi, media sosial juga menawarkan ilmu pengetahuan dan pembelajaran yang berlimpah, termasuk tutorial pemrograman dan pengembangan perangkat lunak. YouTube khususnya menarik karena menyediakan konten yang mudah dipahami dan menarik, seperti penggunaan algoritma Naive Bayes, yang sering dibahas namun kurang dipahami secara luas. Penelitian ini berfokus pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp" type="image/webp" length="111576" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-c9c77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63261-pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-pasa</link>
	<guid isPermaLink="false">1ea62b7eb4c1393086632675750afb95</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:42:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ togu pardede ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,content,main,muhammad,pardede,togu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di berbagai wilayah di Indonesia, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang mengalami transformasi serupa dengan Morowali. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis dampak industrialisasi terhadap kualitas pekerjaan dan keterampilan tenaga kerja, serta bagaimana industrialisasi dapat mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja secara lebih luas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi strategi-strategi kebijakan yang dapat meningkatkan keterkaitan antara kawasan industri dan ekonomi lokal, serta bagaimana kebijakan pasar kerja aktif dapat membantu menjangkau lebih banyak tenaga kerja lokal dan meningkatkan kualitas pekerjaan mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di Indonesia, serta strategi-strategi kebijakan yang dapat diterapkan untuk memastikan bahwa manfaat industrialisasi dapat dirasakan secara lebih inklusif oleh masyarakat.. Secara keseluruhan, pengalaman Morowali menunjukkan bahwa dampak utama industrialisasi berbasis nikel tidak terletak pada penciptaan lapangan kerja massal, melainkan pada transformasi struktur pasar tenaga kerja.Temuan ini mengarah pada konsep transformasi struktural tanpa ekspansi ketenagakerjaan yang proporsional, yaitu kondisi ketika industrialisasi berhasil meningkatkan kualitas dan formalitas pekerjaan tanpa menghasilkan pertumbuhan kesempatan kerja yang setara dengan laju pertumbuhan ekonominya.Konsep tersebut memberikan perspektif baru dalam memahami industrialisasi berbasis sumber daya pada era transisi energi global.Bagi Indonesia, pelajaran utama dari Morowali adalah bahwa keberhasilan hilirisasi tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi dan output ekonomi semata, tetapi juga dari sejauh mana manfaat industrialisasi dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pekerjaan, produktivitas tenaga kerja, dan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas Industrialisasi berbasis sumber daya alam kembali menjadi strategi utama pembangunan ekonomi di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia melalui kebijakan hilirisasi nikel. Namun, pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan tidak selalu diikuti oleh peningkatan kesempatan kerja yang sebanding. Penelitian ini menganalisis dampak industrialisasi nikel terhadap pasar tenaga kerja di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang berkembang menjadi salah satu pusat industri nikel terbesar di dunia. Analisis menggunakan data panel periode 2015Ae2024 dengan pendekatan multidimensi yang mencakup estimasi elastisitas ketenagakerjaan, model difference-in-differences (DiD), analisis upah, serta evaluasi perubahan struktur pasar tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industrialisasi mendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" alt="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" alt="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" alt="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63261-pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-pasa" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" target="_blank">Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang mengalami transformasi serupa dengan Morowali. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis dampak industrialisasi terhadap kualitas pekerjaan dan keterampilan tenaga kerja, serta bagaimana industrialisasi dapat mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja secara lebih luas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi strategi-strategi kebijakan yang dapat meningkatkan keterkaitan antara kawasan industri dan ekonomi lokal, serta bagaimana kebijakan pasar kerja aktif dapat membantu menjangkau lebih banyak tenaga kerja lokal dan meningkatkan kualitas pekerjaan mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di Indonesia, serta strategi-strategi kebijakan yang dapat diterapkan untuk memastikan bahwa manfaat industrialisasi dapat dirasakan secara lebih inklusif oleh masyarakat..
<br>Secara keseluruhan, pengalaman Morowali menunjukkan bahwa dampak utama industrialisasi berbasis nikel tidak terletak pada penciptaan lapangan kerja massal, melainkan pada transformasi struktur pasar tenaga kerja.Temuan ini mengarah pada konsep transformasi struktural tanpa ekspansi ketenagakerjaan yang proporsional, yaitu kondisi ketika industrialisasi berhasil meningkatkan kualitas dan formalitas pekerjaan tanpa menghasilkan pertumbuhan kesempatan kerja yang setara dengan laju pertumbuhan ekonominya.Konsep tersebut memberikan perspektif baru dalam memahami industrialisasi berbasis sumber daya pada era transisi energi global.Bagi Indonesia, pelajaran utama dari Morowali adalah bahwa keberhasilan hilirisasi tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi dan output ekonomi semata, tetapi juga dari sejauh mana manfaat industrialisasi dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pekerjaan, produktivitas tenaga kerja, dan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas
<br>Industrialisasi berbasis sumber daya alam kembali menjadi strategi utama pembangunan ekonomi di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia melalui kebijakan hilirisasi nikel. Namun, pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan tidak selalu diikuti oleh peningkatan kesempatan kerja yang sebanding. Penelitian ini menganalisis dampak industrialisasi nikel terhadap pasar tenaga kerja di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang berkembang menjadi salah satu pusat industri nikel terbesar di dunia. Analisis menggunakan data panel periode 2015Ae2024 dengan pendekatan multidimensi yang mencakup estimasi elastisitas ketenagakerjaan, model difference-in-differences (DiD), analisis upah, serta evaluasi perubahan struktur pasar tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industrialisasi mendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" type="image/webp" length="74782" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-777-bappenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17727-bappenas-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Paradoks Morowali Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Paradoks Morowali Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Paradoks Morowali Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63260-instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-fisk</link>
	<guid isPermaLink="false">1e2a0ab14228c063b169f1d26d4df125</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:36:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ togu pardede ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,content,main,muhammad,pardede,togu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan rekalibrasi hubungan fiskal pusat-daerah untuk kawasan industri strategis, mengembangkan instrumen fiskal khusus untuk kawasan industri strategis, dan memperkuat kapasitas pembangunan daerah. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan rekalibrasi hubungan fiskal pusat-daerah untuk kawasan industri strategis, mengembangkan instrumen fiskal khusus untuk kawasan industri strategis, dan memperkuat kapasitas pembangunan daerah. Selain itu, diperlukan integrasi perencanaan kapasitas pembangunan sejak awal dalam setiap pengembangan kawasan industri baru. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan studi komparatif pada kawasan industri lain di Indonesia maupun negara berkembang yang mengalami industrialisasi berbasis mineral kritis, serta mengembangkan indikator kuantitatif yang lebih komprehensif untuk mengukur Development Capacity Gap pada tingkat subnasional.. Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah bersifat kondisional.Pertumbuhan yang tinggi tidak menghasilkan kapasitas pembangunan yang setara apabila sistem fiskal dan kelembagaan tidak berkembang dalam kecepatan yang sama.Penelitian ini memberikan tiga kontribusi teoretis utama.mekanisme yang menjelaskan bagaimana pertumbuhan ekonomi sangat cepat dapat berlangsung bersamaan dengan melemahnya kapasitas fiskal relatif pemerintah daerah.perluasan dari literatur growth pole, fiscal federalism, dan state capacity yang menjelaskan bagaimana kesenjangan antara kebutuhan pembangunan dan kapasitas pemerintah dapat muncul di tengah keberhasilan industrialisasi.kategori analitis baru yang mendeskripsikan kawasan industri yang berhasil menciptakan nilai tambah domestik dalam skala besar, namun manfaat fiskalnya tidak terdistribusi secara proporsional di tingkat subnasional Kabupaten Morowali merupakan salah satu contoh paling menonjol dari transformasi ekonomi berbasis hilirisasi nikel di Indonesia. Dalam kurun waktu 2011-2025, industrialisasi yang dipimpin oleh Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat dan menjadikan Morowali sebagai kabupaten dengan PDRB per kapita tertinggi di Indonesia. Namun, keberhasilan ekonomi tersebut memunculkan paradoks pembangunan, yaitu pertumbuhan ekonomi yang tidak diikuti oleh penguatan kapasitas fiskal pemerintah daerah secara proporsional. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara transformasi ekonomi, kapasitas fiskal, dan kapasitas pembangunan daerah dalam konteks industrialisasi berbasis sumber daya alam. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp 1x" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" alt="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-6c1d4.webp" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-6c1d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-6c1d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-6c1d4.webp 1x" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" alt="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-c63a0.webp" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-c63a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-c63a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-c63a0.webp 1x" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" alt="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63260-instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-fisk" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" target="_blank">Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan rekalibrasi hubungan fiskal pusat-daerah untuk kawasan industri strategis, mengembangkan instrumen fiskal khusus untuk kawasan industri strategis, dan memperkuat kapasitas pembangunan daerah. Selain itu, diperlukan integrasi perencanaan kapasitas pembangunan sejak awal dalam setiap pengembangan kawasan industri baru. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan studi komparatif pada kawasan industri lain di Indonesia maupun negara berkembang yang mengalami industrialisasi berbasis mineral kritis, serta mengembangkan indikator kuantitatif yang lebih komprehensif untuk mengukur Development Capacity Gap pada tingkat subnasional..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah bersifat kondisional.Pertumbuhan yang tinggi tidak menghasilkan kapasitas pembangunan yang setara apabila sistem fiskal dan kelembagaan tidak berkembang dalam kecepatan yang sama.Penelitian ini memberikan tiga kontribusi teoretis utama.mekanisme yang menjelaskan bagaimana pertumbuhan ekonomi sangat cepat dapat berlangsung bersamaan dengan melemahnya kapasitas fiskal relatif pemerintah daerah.perluasan dari literatur growth pole, fiscal federalism, dan state capacity yang menjelaskan bagaimana kesenjangan antara kebutuhan pembangunan dan kapasitas pemerintah dapat muncul di tengah keberhasilan industrialisasi.kategori analitis baru yang mendeskripsikan kawasan industri yang berhasil menciptakan nilai tambah domestik dalam skala besar, namun manfaat fiskalnya tidak terdistribusi secara proporsional di tingkat subnasional
<br>Kabupaten Morowali merupakan salah satu contoh paling menonjol dari transformasi ekonomi berbasis hilirisasi nikel di Indonesia. Dalam kurun waktu 2011-2025, industrialisasi yang dipimpin oleh Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat dan menjadikan Morowali sebagai kabupaten dengan PDRB per kapita tertinggi di Indonesia. Namun, keberhasilan ekonomi tersebut memunculkan paradoks pembangunan, yaitu pertumbuhan ekonomi yang tidak diikuti oleh penguatan kapasitas fiskal pemerintah daerah secara proporsional. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara transformasi ekonomi, kapasitas fiskal, dan kapasitas pembangunan daerah dalam konteks industrialisasi berbasis sumber daya alam.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp" type="image/webp" length="157396" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-6c1d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-c63a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-777-bappenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17727-bappenas-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru Pendekatan Multi Skala Berbasis Compact City Green Industrial City dan Resilient City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru Pendekatan Multi Skala Berbasis Compact City Green Industrial City dan Resilient City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru Pendekatan Multi Skala Berbasis Compact City Green Industrial City dan Resilient City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63259-hilirisasi-nikel-kota-industri-urbanisasi</link>
	<guid isPermaLink="false">dabb5b8144df2dd6a4545fd49c39287b</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:33:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ togu pardede ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,content,main,muhammad,pardede,togu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dinamika sosial-ekonomi rumah tangga, perubahan struktur pekerjaan, dan ketimpangan yang muncul akibat industrialisasi di Bahodopi. Studi ini dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dinamika sosial-ekonomi rumah tangga, perubahan struktur pekerjaan, dan ketimpangan yang muncul akibat industrialisasi di Bahodopi. Studi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak industrialisasi terhadap masyarakat lokal dan membantu merumuskan strategi pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.2. Melakukan studi komparatif antara Morowali, Halmahera, Konawe, dan kawasan industri baru lainnya di Indonesia untuk memahami variasi hubungan antara industrialisasi, urbanisasi, dan pembangunan kawasan. Studi komparatif ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan pembangunan kawasan industri dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih spesifik.3. Mengembangkan indikator kuantitatif untuk mengukur Industrial Urbanization Gap dan tingkat keberhasilan transisi menuju industrial city. Indikator ini dapat membantu mengevaluasi dan memantau perkembangan kawasan industri secara lebih sistematis, serta memberikan dasar yang kuat untuk perencanaan dan kebijakan yang lebih efektif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa IMIP telah berfungsi sebagai pusat pertumbuhan (growth pole) yang sangat efektif dalam mendorong transformasi ekonomi regional.Namun, pertumbuhan ekonomi tersebut sekaligus memicu proses urbanisasi yang sangat cepat sehingga menghasilkan tekanan besar terhadap sistem permukiman, infrastruktur, pelayanan publik, dan lingkungan kawasan.Temuan kedua memperlihatkan bahwa tantangan utama Bahodopi adalah ketidakseimbangan antara kecepatan industrialisasi dan kapasitas pembangunan kawasanAisebuah kesenjangan yang tecermin pada seluruh skala analisis.Temuan ketiga menunjukkan bahwa pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan memerlukan integrasi tiga prinsip utama.compact city, green industrial city, dan resilient city.Temuan keempat menunjukkan bahwa perencanaan kawasan industri tidak dapat dilakukan melalui satu skala analisis, melainkan memerlukan pendekatan multi-skala yang menghubungkan intervensi pada tingkat wilayah, kota, dan komunitas secara simultan Industrialisasi berbasis hilirisasi nikel telah mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia, salah satunya melalui Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Dalam periode 2011-2025, PDRB Morowali meningkat dari sekitar Rp4,25 triliun menjadi lebih dari Rp188 triliun, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu pusat industrialisasi nikel terbesar di dunia. Namun, pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat tersebut diikuti oleh tekanan yang semakin besar terhadap sistem perkotaan, infrastruktur, dan lingkungan kawasan penyangga, khususnya Kecamatan Bahodopi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan penataan kawasan di sekitar IMIP serta merumuskan model pengembangan yang mendukung keberlanjutan jangka panjang. Penelitian menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-93f6c.webp" title="JURIS - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-93f6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-93f6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-93f6c.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City" alt="JURIS - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-bb99f.webp" title="JURIS - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-bb99f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-bb99f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-bb99f.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City" alt="JURIS - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-cb98c.webp" title="JURIS - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-cb98c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-cb98c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-cb98c.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City" alt="JURIS - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63259-hilirisasi-nikel-kota-industri-urbanisasi" title="JURIS - Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City" target="_blank">Strategi Penataan Kawasan Bahodopi sebagai Pengembangan Pusat Pertumbuhan Baru: Pendekatan Multi-Skala Berbasis Compact City, Green Industrial City, dan Resilient City</a>: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dinamika sosial-ekonomi rumah tangga, perubahan struktur pekerjaan, dan ketimpangan yang muncul akibat industrialisasi di Bahodopi. Studi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak industrialisasi terhadap masyarakat lokal dan membantu merumuskan strategi pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.2. Melakukan studi komparatif antara Morowali, Halmahera, Konawe, dan kawasan industri baru lainnya di Indonesia untuk memahami variasi hubungan antara industrialisasi, urbanisasi, dan pembangunan kawasan. Studi komparatif ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan pembangunan kawasan industri dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih spesifik.3. Mengembangkan indikator kuantitatif untuk mengukur Industrial Urbanization Gap dan tingkat keberhasilan transisi menuju industrial city. Indikator ini dapat membantu mengevaluasi dan memantau perkembangan kawasan industri secara lebih sistematis, serta memberikan dasar yang kuat untuk perencanaan dan kebijakan yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa IMIP telah berfungsi sebagai pusat pertumbuhan (growth pole) yang sangat efektif dalam mendorong transformasi ekonomi regional.Namun, pertumbuhan ekonomi tersebut sekaligus memicu proses urbanisasi yang sangat cepat sehingga menghasilkan tekanan besar terhadap sistem permukiman, infrastruktur, pelayanan publik, dan lingkungan kawasan.Temuan kedua memperlihatkan bahwa tantangan utama Bahodopi adalah ketidakseimbangan antara kecepatan industrialisasi dan kapasitas pembangunan kawasanAisebuah kesenjangan yang tecermin pada seluruh skala analisis.Temuan ketiga menunjukkan bahwa pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan memerlukan integrasi tiga prinsip utama.compact city, green industrial city, dan resilient city.Temuan keempat menunjukkan bahwa perencanaan kawasan industri tidak dapat dilakukan melalui satu skala analisis, melainkan memerlukan pendekatan multi-skala yang menghubungkan intervensi pada tingkat wilayah, kota, dan komunitas secara simultan
<br>Industrialisasi berbasis hilirisasi nikel telah mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia, salah satunya melalui Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Dalam periode 2011-2025, PDRB Morowali meningkat dari sekitar Rp4,25 triliun menjadi lebih dari Rp188 triliun, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu pusat industrialisasi nikel terbesar di dunia. Namun, pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat tersebut diikuti oleh tekanan yang semakin besar terhadap sistem perkotaan, infrastruktur, dan lingkungan kawasan penyangga, khususnya Kecamatan Bahodopi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan penataan kawasan di sekitar IMIP serta merumuskan model pengembangan yang mendukung keberlanjutan jangka panjang. Penelitian menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-cb98c.webp" type="image/webp" length="92690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-93f6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-bb99f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/hilirisasi-nikel-industri-urbanisasi-pusat-pertumb-thumb-cb98c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-777-bappenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17727-bappenas-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63263-analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-yout</link>
	<guid isPermaLink="false">c29011f1c7ed0f86888375b92acfc13d</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:06:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jena santari ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva milanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ echa silvia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma klasifikasi yang lebih kompleks untuk meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi komentar negatif yang terlewat. Selain itu, studi dapat diperluas ke platform media sosial lainnya selain YouTube ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma klasifikasi yang lebih kompleks untuk meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi komentar negatif yang terlewat. Selain itu, studi dapat diperluas ke platform media sosial lainnya selain YouTube untuk membandingkan respons publik secara lebih komprehensif. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi faktor psikologis atau demografis pengguna media sosial yang memengaruhi persepsi mereka terhadap kasus bullying, sehingga memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika sosial di lingkungan sekolah.. Analisis dari hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sistem atau model yang digunakan memiliki presisi yang sangat tinggi, yaitu 100%, dalam mengklasifikasikan respon positif.Ini menunjukkan bahwa semua prediksi positif yang dilakukan oleh sistem adalah akurat.Namun, tingkat recall untuk kelas positif adalah 92,64%, yang menandakan bahwa ada sejumlah kasus positif yang belum teridentifikasi sepenuhnya oleh sistem.Sementara itu, untuk kelas negatif, presisi yang dicapai adalah 69,95%, yang mengindikasikan bahwa terdapat kemungkinan kecil beberapa prediksi negatif mungkin tidak akurat.Namun, tingkat recall untuk kelas negatif mencapai 100%, artinya sistem berhasil mengidentifikasi semua kasus negatif dengan benar.Kesimpulan ini memberikan wawasan penting mengenai efektivitas dan keterbatasan sistem dalam mengklasifikasikan berbagai jenis respon Analisis sentimen menjadi pendekatan yang berarti dalam memahami anggapan dan opini masyarakat terhadap suatu peristiwa, sangat utama kala mengaitkan aksi kekerasan semacam bullying. Kasus bullying siswa SMP di Cilacap, Jawa Tengah, pada bulan September 2023 jadi sorotan publik dan menarik atensi melalui media sosial, sangat utama di platform YouTube. Studi ini dicoba dengan tujuan utama mempraktikkan algoritma klasifikasi Naive Bayes dalam melakukan analisis sentimen terhadap komentar di media sosial terpaut kasus bullying. Tata metode studi mengaitkan crawling data, pra-pemrosesan mengenakan RapidMiner, konsumsi TF-IDF buat representasi dokumen, dan implementasi Naive Bayes Classifier. Hasil analisis sentimen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" alt="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" alt="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" alt="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63263-analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-yout" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" target="_blank">Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma klasifikasi yang lebih kompleks untuk meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi komentar negatif yang terlewat. Selain itu, studi dapat diperluas ke platform media sosial lainnya selain YouTube untuk membandingkan respons publik secara lebih komprehensif. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi faktor psikologis atau demografis pengguna media sosial yang memengaruhi persepsi mereka terhadap kasus bullying, sehingga memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika sosial di lingkungan sekolah..
<br>Analisis dari hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sistem atau model yang digunakan memiliki presisi yang sangat tinggi, yaitu 100%, dalam mengklasifikasikan respon positif.Ini menunjukkan bahwa semua prediksi positif yang dilakukan oleh sistem adalah akurat.Namun, tingkat recall untuk kelas positif adalah 92,64%, yang menandakan bahwa ada sejumlah kasus positif yang belum teridentifikasi sepenuhnya oleh sistem.Sementara itu, untuk kelas negatif, presisi yang dicapai adalah 69,95%, yang mengindikasikan bahwa terdapat kemungkinan kecil beberapa prediksi negatif mungkin tidak akurat.Namun, tingkat recall untuk kelas negatif mencapai 100%, artinya sistem berhasil mengidentifikasi semua kasus negatif dengan benar.Kesimpulan ini memberikan wawasan penting mengenai efektivitas dan keterbatasan sistem dalam mengklasifikasikan berbagai jenis respon
<br>Analisis sentimen menjadi pendekatan yang berarti dalam memahami anggapan dan opini masyarakat terhadap suatu peristiwa, sangat utama kala mengaitkan aksi kekerasan semacam bullying. Kasus bullying siswa SMP di Cilacap, Jawa Tengah, pada bulan September 2023 jadi sorotan publik dan menarik atensi melalui media sosial, sangat utama di platform YouTube. Studi ini dicoba dengan tujuan utama mempraktikkan algoritma klasifikasi Naive Bayes dalam melakukan analisis sentimen terhadap komentar di media sosial terpaut kasus bullying. Tata metode studi mengaitkan crawling data, pra-pemrosesan mengenakan RapidMiner, konsumsi TF-IDF buat representasi dokumen, dan implementasi Naive Bayes Classifier. Hasil analisis sentimen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" type="image/webp" length="150332" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model IMIP Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model IMIP Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model IMIP Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63258-industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-indus</link>
	<guid isPermaLink="false">592a78286caa81810061de210a8a2488</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 19:47:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ togu pardede ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,content,main,muhammad,pardede,togu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian tentang dampak lingkungan jangka panjang dari penggunaan batu bara di IMIP dan alternatif energi terbarukan. 2. Analisis efektivitas transfer teknologi antara perusahaan asing dan pelaku industri lokal di kawasan. 3. Studi mengenai tren ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia: 1. Penelitian tentang dampak lingkungan jangka panjang dari penggunaan batu bara di IMIP dan alternatif energi terbarukan. 2. Analisis efektivitas transfer teknologi antara perusahaan asing dan pelaku industri lokal di kawasan. 3. Studi mengenai tren ketimpangan sosial dan upaya pemerintah dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat sekitar IMIP. Penelitian ini dapat membantu memperkuat keberlanjutan industrialisasi Indonesia dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, teknologi, dan sosial.. IMIP telah menjadi pusat industrialisasi nikel yang mengubah Morowali menjadi wilayah strategis global.Meski meningkatkan nilai tambah dan ekspor, tantangan seperti ketergantungan energi, lingkungan, dan transfer teknologi masih mengemuka.Untuk masa depan, Indonesia perlu memperkuat inovasi, keberlanjutan, dan kemandirian industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) merupakan salah satu wujud paling nyata dari strategi hilirisasi nikel Indonesia dan transformasi industrialisasi berbasis sumber daya alam. Artikel ini menganalisis perkembangan IMIP sebagai kawasan industri terintegrasi yang menghubungkan pertambangan nikel, pengolahan logam, infrastruktur energi, logistik, dan rantai pasok global stainless steel serta baterai kendaraan listrik. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berbasis studi literatur, kunjungan lapangan, dan diskusi dengan pemangku kepentingan, artikel ini menunjukkan bahwa IMIP telah mengubah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-37f54.webp" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-37f54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-37f54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-37f54.webp 1x" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" alt="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp 1x" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" alt="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp 1x" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" alt="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63258-industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-indus" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" target="_blank">Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia</a>: 1. Penelitian tentang dampak lingkungan jangka panjang dari penggunaan batu bara di IMIP dan alternatif energi terbarukan. 2. Analisis efektivitas transfer teknologi antara perusahaan asing dan pelaku industri lokal di kawasan. 3. Studi mengenai tren ketimpangan sosial dan upaya pemerintah dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat sekitar IMIP. Penelitian ini dapat membantu memperkuat keberlanjutan industrialisasi Indonesia dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, teknologi, dan sosial..
<br>IMIP telah menjadi pusat industrialisasi nikel yang mengubah Morowali menjadi wilayah strategis global.Meski meningkatkan nilai tambah dan ekspor, tantangan seperti ketergantungan energi, lingkungan, dan transfer teknologi masih mengemuka.Untuk masa depan, Indonesia perlu memperkuat inovasi, keberlanjutan, dan kemandirian industri
<br>Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) merupakan salah satu wujud paling nyata dari strategi hilirisasi nikel Indonesia dan transformasi industrialisasi berbasis sumber daya alam. Artikel ini menganalisis perkembangan IMIP sebagai kawasan industri terintegrasi yang menghubungkan pertambangan nikel, pengolahan logam, infrastruktur energi, logistik, dan rantai pasok global stainless steel serta baterai kendaraan listrik. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berbasis studi literatur, kunjungan lapangan, dan diskusi dengan pemangku kepentingan, artikel ini menunjukkan bahwa IMIP telah mengubah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp" type="image/webp" length="94946" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-37f54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-777-bappenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17727-bappenas-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63270-niat-perilaku-keuangan-generasi-muda</link>
	<guid isPermaLink="false">b97a332974bca8f40913652a82ab5fe3</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 19:08:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ring road ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v8i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ring,road,v8i2,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran faktor institusional dan sosial secara lebih mendalam, terutama melalui mekanisme mediator atau moderator yang tidak tercakup dalam model saat ini. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak platform digital ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran faktor institusional dan sosial secara lebih mendalam, terutama melalui mekanisme mediator atau moderator yang tidak tercakup dalam model saat ini. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak platform digital waqf terhadap partisipasi generasi muda, yang merupakan kelompok strategis untuk pengembangan keuangan syariah. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan model integratif yang memadukan dimensi psikologis, institusional, dan sosial untuk memahami lebih kompleksnya niat partisipasi waqf dalam masyarakat Muslim kontemporer.. Studi ini menemukan bahwa Teori Perilaku Terencana (TPB) memiliki pengaruh signifikan terhadap niat partisipasi waqf di Sumatra Utara, sementara Teori Institusional (IT) dan Teori Pertukaran Sosial (SET) tidak menunjukkan signifikansi langsung.Hasil ini menegaskan bahwa faktor psikologis individu lebih berpengaruh daripada aspek institusional atau transaksional dalam memprediksi partisipasi waqf.Namun, masih terdapat ruang untuk penelitian lebih lanjut mengenai peran faktor-faktor yang tidak terukur dan dampak langsung IT/SET dalam konteks lokal Jurnal Ekonomi Islam, Keuangan, dan Perbankan Vol. 8, No. 2, Desember 2025, halaman 125-137, ISSN p:2622-4755 e:2622-4798. Pendahuluan: Meskipun populasi Muslim yang besar dan kemampuan ekonomi di Sumatra Utara, peringkat Indeks Waqf tetap di antara yang terendah di Indonesia. Ini menimbulkan pertanyaan tentang faktor perilaku, institusional, dan sosial yang membentuk niat individu untuk berpartisipasi dalam waqf tunai. Tujuan Studi: Studi ini bertujuan untuk meneliti determinan niat perilaku waqf dengan mengevaluasi pengaruh Teori Perilaku Terencana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-f0a1c.webp" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-f0a1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-f0a1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-f0a1c.webp 1x" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" alt="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp 1x" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" alt="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-9db6f.webp" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-9db6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-9db6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-9db6f.webp 1x" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" alt="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63270-niat-perilaku-keuangan-generasi-muda" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" target="_blank">Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran faktor institusional dan sosial secara lebih mendalam, terutama melalui mekanisme mediator atau moderator yang tidak tercakup dalam model saat ini. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak platform digital waqf terhadap partisipasi generasi muda, yang merupakan kelompok strategis untuk pengembangan keuangan syariah. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan model integratif yang memadukan dimensi psikologis, institusional, dan sosial untuk memahami lebih kompleksnya niat partisipasi waqf dalam masyarakat Muslim kontemporer..
<br>Studi ini menemukan bahwa Teori Perilaku Terencana (TPB) memiliki pengaruh signifikan terhadap niat partisipasi waqf di Sumatra Utara, sementara Teori Institusional (IT) dan Teori Pertukaran Sosial (SET) tidak menunjukkan signifikansi langsung.Hasil ini menegaskan bahwa faktor psikologis individu lebih berpengaruh daripada aspek institusional atau transaksional dalam memprediksi partisipasi waqf.Namun, masih terdapat ruang untuk penelitian lebih lanjut mengenai peran faktor-faktor yang tidak terukur dan dampak langsung IT/SET dalam konteks lokal
<br>Jurnal Ekonomi Islam, Keuangan, dan Perbankan Vol. 8, No. 2, Desember 2025, halaman 125-137, ISSN p:2622-4755 e:2622-4798. Pendahuluan: Meskipun populasi Muslim yang besar dan kemampuan ekonomi di Sumatra Utara, peringkat Indeks Waqf tetap di antara yang terendah di Indonesia. Ini menimbulkan pertanyaan tentang faktor perilaku, institusional, dan sosial yang membentuk niat individu untuk berpartisipasi dalam waqf tunai. Tujuan Studi: Studi ini bertujuan untuk meneliti determinan niat perilaku waqf dengan mengevaluasi pengaruh Teori Perilaku Terencana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp" type="image/webp" length="80750" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-f0a1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-9db6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17728-ihtifaz-journal-islamic-economics-finance-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63268-reputasi-bank-green-banking-disclosure-banki</link>
	<guid isPermaLink="false">299669b69962b2b9d64f010b7e1fd9d1</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 19:00:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ring road ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v8i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ring,road,v8i2,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak operasi perbankan hijau pada bank-bank kecil di Irak yang belum memiliki sumber daya cukup. Selain itu, studi tentang peran kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi praktik perbankan hijau dapat memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak operasi perbankan hijau pada bank-bank kecil di Irak yang belum memiliki sumber daya cukup. Selain itu, studi tentang peran kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi praktik perbankan hijau dapat memberikan wawasan penting. Terakhir, analisis efektivitas inisiatif perbankan hijau dalam mengurangi dampak lingkungan di wilayah Babil dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan.. Operasi perbankan hijau berperan penting dalam mencapai kinerja perbankan berkelanjutan.Penelitian ini menunjukkan bahwa penghematan energi, pengurangan kertas, dan layanan perbankan online meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya.Selain itu, pendanaan proyek ramah lingkungan memperkuat reputasi bank dan daya saingnya.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami tantangan spesifik di wilayah Irak dan pengembangan kebijakan yang mendukung praktik perbankan hijau Konsep perbankan hijau telah memperoleh perhatian yang signifikan. Operasi perbankan hijau merujuk pada praktik perbankan yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Praktik ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga memiliki pengaruh positif pada kinerja perbankan berkelanjutan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sifat operasi perbankan hijau dan dampaknya terhadap kinerja perbankan. Metode penelitian ini menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikan kepada pelanggan tiga bank di kota Hilla (Bank Baghdad, Bank Nasional Irak, dan Bank Pembangunan Internasional) selama periode April 15 hingga Mei 15, 2025. Temuan menunjukkan bahwa penghematan energi, pengurangan kertas, peralihan ke layanan perbankan online, serta pendanaan inisiatif ramah lingkungan membantu bank beroperasi lebih lancar. Perubahan ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp 1x" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" alt="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp 1x" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" alt="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp 1x" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" alt="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63268-reputasi-bank-green-banking-disclosure-banki" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" target="_blank">The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak operasi perbankan hijau pada bank-bank kecil di Irak yang belum memiliki sumber daya cukup. Selain itu, studi tentang peran kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi praktik perbankan hijau dapat memberikan wawasan penting. Terakhir, analisis efektivitas inisiatif perbankan hijau dalam mengurangi dampak lingkungan di wilayah Babil dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan..
<br>Operasi perbankan hijau berperan penting dalam mencapai kinerja perbankan berkelanjutan.Penelitian ini menunjukkan bahwa penghematan energi, pengurangan kertas, dan layanan perbankan online meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya.Selain itu, pendanaan proyek ramah lingkungan memperkuat reputasi bank dan daya saingnya.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami tantangan spesifik di wilayah Irak dan pengembangan kebijakan yang mendukung praktik perbankan hijau
<br>Konsep perbankan hijau telah memperoleh perhatian yang signifikan. Operasi perbankan hijau merujuk pada praktik perbankan yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Praktik ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga memiliki pengaruh positif pada kinerja perbankan berkelanjutan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sifat operasi perbankan hijau dan dampaknya terhadap kinerja perbankan. Metode penelitian ini menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikan kepada pelanggan tiga bank di kota Hilla (Bank Baghdad, Bank Nasional Irak, dan Bank Pembangunan Internasional) selama periode April 15 hingga Mei 15, 2025. Temuan menunjukkan bahwa penghematan energi, pengurangan kertas, peralihan ke layanan perbankan online, serta pendanaan inisiatif ramah lingkungan membantu bank beroperasi lebih lancar. Perubahan ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" type="image/webp" length="82908" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17728-ihtifaz-journal-islamic-economics-finance-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63265-irigasi-evaluasi-model-transfer-lea</link>
	<guid isPermaLink="false">7d621da7b2d1fb2a7f20c89e5f3170d2</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 18:32:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jena santari ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva milanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ echa silvia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akurasi klasifikasi tanaman hias, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model yang lebih canggih, seperti menggunakan teknik transfer learning untuk memanfaatkan model yang sudah dilatih sebelumnya. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network: Untuk meningkatkan akurasi klasifikasi tanaman hias, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model yang lebih canggih, seperti menggunakan teknik transfer learning untuk memanfaatkan model yang sudah dilatih sebelumnya. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengumpulkan dataset yang lebih beragam dan besar, serta melakukan augmentasi data dengan lebih beragam pula. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknik-teknik pengolahan citra yang lebih canggih, seperti teknik-teknik pengurangan noise dan peningkatan kualitas citra, untuk meningkatkan akurasi klasifikasi. Dengan demikian, penelitian ini dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih akurat dalam mengklasifikasikan tanaman hias.. Penelitian ini menggunakan metode CNN sebagai Algoritma dari deep learning yang di desain untuk mengolah data dua dimensi dapat melakukan identifikasi citra tanaman hias dan ada juga yang tidak terindentifikasi.Untuk nilai f1-score yang memiliki nilai tinggi adalah label Damask Rose dengan nilai 1.00, nilai Precission dimiliki oleh label Mirabilis Jalapa dan Rain Lily dengan nilai 1.Untuk label Zinnia Elegans sama sekali tidak memiliki nilai di setiap atribut pada pengukuran evaluasi.Kedepannya penelitian ini dapat dikembangkan dengan menambahkan layer dari model yang sudah dilatih sebelumnya (transfer learning) sebagai base model untuk meningkatkan performa model Tanaman hias merupakan jenis tanaman yang dikenal karena keindahan dan daya tarik estetikanya. Terdapat berbagai jenis tanaman hias yang mudah ditemukan, namun, mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tanaman hias seringkali sulit bagi kita, khususnya bagi pemula yang ingin terlibat dalam dunia bisnis tanaman hias. Untuk memudahkan pengenalan jenis-jenis tanaman hias, penelitian ini akan menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) sebagai solusi. CNN telah terbukti efektif dalam pengolahan citra dan pengenalan objek, menjadikannya pilihan algoritma yang cocok untuk klasifikasi tanaman hias. Penelitian ini menggunakan 112 gambar Mawar Damask, 100 gambar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-c7229.webp" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-c7229.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-c7229.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-c7229.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" alt="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-54473.webp" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-54473.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-54473.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-54473.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" alt="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" alt="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63265-irigasi-evaluasi-model-transfer-lea" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" target="_blank">Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network</a>: Untuk meningkatkan akurasi klasifikasi tanaman hias, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model yang lebih canggih, seperti menggunakan teknik transfer learning untuk memanfaatkan model yang sudah dilatih sebelumnya. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengumpulkan dataset yang lebih beragam dan besar, serta melakukan augmentasi data dengan lebih beragam pula. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknik-teknik pengolahan citra yang lebih canggih, seperti teknik-teknik pengurangan noise dan peningkatan kualitas citra, untuk meningkatkan akurasi klasifikasi. Dengan demikian, penelitian ini dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih akurat dalam mengklasifikasikan tanaman hias..
<br>Penelitian ini menggunakan metode CNN sebagai Algoritma dari deep learning yang di desain untuk mengolah data dua dimensi dapat melakukan identifikasi citra tanaman hias dan ada juga yang tidak terindentifikasi.Untuk nilai f1-score yang memiliki nilai tinggi adalah label Damask Rose dengan nilai 1.00, nilai Precission dimiliki oleh label Mirabilis Jalapa dan Rain Lily dengan nilai 1.Untuk label Zinnia Elegans sama sekali tidak memiliki nilai di setiap atribut pada pengukuran evaluasi.Kedepannya penelitian ini dapat dikembangkan dengan menambahkan layer dari model yang sudah dilatih sebelumnya (transfer learning) sebagai base model untuk meningkatkan performa model
<br>Tanaman hias merupakan jenis tanaman yang dikenal karena keindahan dan daya tarik estetikanya. Terdapat berbagai jenis tanaman hias yang mudah ditemukan, namun, mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tanaman hias seringkali sulit bagi kita, khususnya bagi pemula yang ingin terlibat dalam dunia bisnis tanaman hias. Untuk memudahkan pengenalan jenis-jenis tanaman hias, penelitian ini akan menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) sebagai solusi. CNN telah terbukti efektif dalam pengolahan citra dan pengenalan objek, menjadikannya pilihan algoritma yang cocok untuk klasifikasi tanaman hias. Penelitian ini menggunakan 112 gambar Mawar Damask, 100 gambar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp" type="image/webp" length="123272" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-c7229.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-54473.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 01 Sep 2026 06:26:11 +0700. 12 items. Served in: 7.008 seconds [rss] -->
