<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 22 Jul 2026 21:51:19 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 21:51:19 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-22T21:51:19+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jamaah dan Imam An Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jamaah dan Imam An Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jamaah dan Imam An Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55727-relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep</link>
	<guid isPermaLink="false">afcdccf783418724665f2461019b66b1</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 18:34:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ open access ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,author,counter,fees,flag,open]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai tersebut dalam praktik pendidikan kontemporer melalui pendekatan empiris guna memperluas validitas dan relevansi temuan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama'ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai tersebut dalam praktik pendidikan kontemporer melalui pendekatan empiris guna memperluas validitas dan relevansi temuan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi konkret dalam pembinaan moral, spiritual, dan keteladanan guru, serta mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung pengembangan kompetensi kepribadian guru secara holistik.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru menurut Ibnu Jama'ah dan Imam An-Nawawi memiliki kesamaan mendasar dalam menempatkan keikhlasan, akhlak mulia, tanggung jawab, dan keteladanan sebagai fondasi utama profesi pendidik.Ibnu Jama'ah lebih menekankan aspek adab dan etika profesi, sedangkan Imam An-Nawawi menonjolkan dimensi spiritual melalui keikhlasan, penyucian jiwa, serta keselarasan antara ilmu dan amal.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai-nilai yang dikembangkan kedua tokoh memiliki relevansi yang kuat dengan kompetensi kepribadian guru dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, khususnya pada aspek kedewasaan, kewibawaan, akhlak mulia, tanggung jawab, dan keteladanan.Temuan ini berkontribusi dalam memperkaya kajian kompetensi kepribadian guru melalui integrasi perspektif pendidikan Islam klasik dan kerangka modern, serta memberikan landasan konseptual pengembangan integritas pendidik Kompetensi kepribadian guru merupakan aspek penting dalam profesionalisme pendidik dan pembentukan karakter peserta didik. Kajian ini menjadi relevan di tengah tantangan pendidikan kontemporer yang menuntut guru tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kompetensi kepribadian guru menurut Ibnu Jama'ah dan Imam An-Nawawi serta mengkaji relevansinya dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-9f8f6.webp" title="JURIS - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama&#039;ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-9f8f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-9f8f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-9f8f6.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama&#039;ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005" alt="JURIS - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama&#039;ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-28c4d.webp" title="JURIS - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama&#039;ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-28c4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-28c4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-28c4d.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama&#039;ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005" alt="JURIS - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama&#039;ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-29dd6.webp" title="JURIS - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama&#039;ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-29dd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-29dd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-29dd6.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama&#039;ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005" alt="JURIS - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama&#039;ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55727-relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep" title="JURIS - Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama&#039;ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005" target="_blank">Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama'ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai tersebut dalam praktik pendidikan kontemporer melalui pendekatan empiris guna memperluas validitas dan relevansi temuan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi konkret dalam pembinaan moral, spiritual, dan keteladanan guru, serta mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung pengembangan kompetensi kepribadian guru secara holistik..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru menurut Ibnu Jama'ah dan Imam An-Nawawi memiliki kesamaan mendasar dalam menempatkan keikhlasan, akhlak mulia, tanggung jawab, dan keteladanan sebagai fondasi utama profesi pendidik.Ibnu Jama'ah lebih menekankan aspek adab dan etika profesi, sedangkan Imam An-Nawawi menonjolkan dimensi spiritual melalui keikhlasan, penyucian jiwa, serta keselarasan antara ilmu dan amal.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai-nilai yang dikembangkan kedua tokoh memiliki relevansi yang kuat dengan kompetensi kepribadian guru dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, khususnya pada aspek kedewasaan, kewibawaan, akhlak mulia, tanggung jawab, dan keteladanan.Temuan ini berkontribusi dalam memperkaya kajian kompetensi kepribadian guru melalui integrasi perspektif pendidikan Islam klasik dan kerangka modern, serta memberikan landasan konseptual pengembangan integritas pendidik
<br>Kompetensi kepribadian guru merupakan aspek penting dalam profesionalisme pendidik dan pembentukan karakter peserta didik. Kajian ini menjadi relevan di tengah tantangan pendidikan kontemporer yang menuntut guru tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kompetensi kepribadian guru menurut Ibnu Jama'ah dan Imam An-Nawawi serta mengkaji relevansinya dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-28c4d.webp" type="image/webp" length="80148" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-9f8f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-28c4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/relevansi-kompetensi-smk-guru-pendidikan-islam-kep-thumb-29dd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2495-stitnualhikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17994-modeling-jurnal-program-studi-pgmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55721-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb</link>
	<guid isPermaLink="false">68e415c4c06ced019eec563371f40c5e</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 18:11:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ open access ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,author,counter,fees,flag,open]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana tingkat pendidikan perempuan memengaruhi besaran pisuke yang dinegosiasikan di berbagai desa di Lombok, dengan membandingkan pola pembayaran antarAcdesa untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor struktural ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana tingkat pendidikan perempuan memengaruhi besaran pisuke yang dinegosiasikan di berbagai desa di Lombok, dengan membandingkan pola pembayaran antarAcdesa untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor struktural yang berperan. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti perubahan nilai awikAcawik pisuke seiring dengan dinamika sosialAcekonomi masyarakat, guna memahami apakah modernisasi ekonomi berpengaruh pada penyesuaian nominal tradisional. Selanjutnya, penelitian kualitatif yang menitikberatkan pada dinamika gender dan hubungan kuasa dalam proses negosiasi pisuke dapat mengungkap persepsi dan strategi kedua belah pihak, sehingga menghasilkan wawasan tentang peran perempuan dalam menentukan syarat pernikahan adat. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur sosiologi hukum mengenai interaksi antara hukum adat, pendidikan, dan transformasi sosial, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang sensitif terhadap keanekaragaman budaya dan keadilan gender. Pendekatan metodologi campuran antara survei kuantitatif dan wawancara mendalam akan memungkinkan peneliti mengkuantifikasi pengaruh variabel ekonomi sekaligus menggali makna simbolik pisuke dalam konteks lokal.. Dari uraian data diatas dapat disimpulkan bahwasanya pemberian uang pisuke di Desa Janggawana kec.Janapria telah diatur oleh awik-awik desa yang merupakan peraturan yang bersifat mengikat kepada kelompok Pernikahan merupakan sesuatu yang sangat sakral baik dalam pandangan agama ataupun sosial sehingga dalam pernikahan terdapat beberapa ketentuan yang telah diatur dalam agama secara terperinci dan juga ada yang diatur dalam peraturan kelompok masyarakat atau disebut awik-awik. Salah satu awik-awik yang sampai sekarang masi tetap dilakukan oleh masyarakat Desa Janggawana adalah Pisuke atau pemberian uang dari pihak laki-laki kepada pihak atau wali gadis yang akan dinikahi. Dalam awik-awik yang mengatur tentang pisuke didalamnya terdapat perbedaan nominal berdsarkan tinggi rendahnya pendidikan yang ditempuh oleh seorang perempuan juga berbeda berdasarkan asal laki-laki yang akan menikahinya.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-868d1.webp" title="JURIS - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-868d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-868d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-868d1.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum" alt="JURIS - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-437fe.webp" title="JURIS - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-437fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-437fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-437fe.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum" alt="JURIS - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-b6e4c.webp" title="JURIS - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-b6e4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-b6e4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-b6e4c.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum" alt="JURIS - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55721-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb" title="JURIS - Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum" target="_blank">Penetapan Nominal Pisuke dalam Pernikahan Adat Sasak di Desa Janggawana Perspektif Sosiologi Hukum</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana tingkat pendidikan perempuan memengaruhi besaran pisuke yang dinegosiasikan di berbagai desa di Lombok, dengan membandingkan pola pembayaran antarAcdesa untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor struktural yang berperan. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti perubahan nilai awikAcawik pisuke seiring dengan dinamika sosialAcekonomi masyarakat, guna memahami apakah modernisasi ekonomi berpengaruh pada penyesuaian nominal tradisional. Selanjutnya, penelitian kualitatif yang menitikberatkan pada dinamika gender dan hubungan kuasa dalam proses negosiasi pisuke dapat mengungkap persepsi dan strategi kedua belah pihak, sehingga menghasilkan wawasan tentang peran perempuan dalam menentukan syarat pernikahan adat. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur sosiologi hukum mengenai interaksi antara hukum adat, pendidikan, dan transformasi sosial, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang sensitif terhadap keanekaragaman budaya dan keadilan gender. Pendekatan metodologi campuran antara survei kuantitatif dan wawancara mendalam akan memungkinkan peneliti mengkuantifikasi pengaruh variabel ekonomi sekaligus menggali makna simbolik pisuke dalam konteks lokal..
<br>Dari uraian data diatas dapat disimpulkan bahwasanya pemberian uang pisuke di Desa Janggawana kec.Janapria telah diatur oleh awik-awik desa yang merupakan peraturan yang bersifat mengikat kepada kelompok
<br>Pernikahan merupakan sesuatu yang sangat sakral baik dalam pandangan agama ataupun sosial sehingga dalam pernikahan terdapat beberapa ketentuan yang telah diatur dalam agama secara terperinci dan juga ada yang diatur dalam peraturan kelompok masyarakat atau disebut awik-awik. Salah satu awik-awik yang sampai sekarang masi tetap dilakukan oleh masyarakat Desa Janggawana adalah Pisuke atau pemberian uang dari pihak laki-laki kepada pihak atau wali gadis yang akan dinikahi. Dalam awik-awik yang mengatur tentang pisuke didalamnya terdapat perbedaan nominal berdsarkan tinggi rendahnya pendidikan yang ditempuh oleh seorang perempuan juga berbeda berdasarkan asal laki-laki yang akan menikahinya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-437fe.webp" type="image/webp" length="75636" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-868d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-437fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/awik-awik-nominal-pisuke-lulus-sma-laki-makna-simb-thumb-b6e4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2495-stitnualhikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17994-modeling-jurnal-program-studi-pgmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55715-galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju</link>
	<guid isPermaLink="false">002ab1a210dec86d7081dd4ad82c7fb1</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 17:25:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rina suprina ]]></category>
	<category><![CDATA[ joko haryono ]]></category>
	<category><![CDATA[ seni budaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,haryono,joko,rina,seni,suprina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi rantai pasok dalam industri pembuatan kapal Pinisi, pemerintah dapat mengambil peran aktif dalam memberikan subsidi dan meningkatkan infrastruktur logistik untuk distribusi bahan baku. Selain itu, pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru: Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi rantai pasok dalam industri pembuatan kapal Pinisi, pemerintah dapat mengambil peran aktif dalam memberikan subsidi dan meningkatkan infrastruktur logistik untuk distribusi bahan baku. Selain itu, pelatihan negosiasi dan manajemen rantai pasokan dapat membantu pelaku usaha dalam negosiasi harga dan manajemen pasokan. Pemerintah juga dapat memperkuat sistem pemantauan dan memberikan sanksi tegas terhadap praktik pungutan liar dalam perizinan bahan baku, serta mengembangkan sistem perizinan online yang memudahkan pelaku usaha. Program konservasi yang fokus pada bahan baku dan insentif untuk pelaku usaha yang menerapkan praktik konservasi dapat membantu menjaga kelangsungan bahan baku. Manajemen limbah yang efektif, termasuk pencegahan, pengurangan, dan daur ulang, serta mendorong nilai tambah dari limbah, dapat dilakukan dengan kampanye peningkatan kesadaran pengelolaan limbah. Pemerintah juga dapat mendukung akses pendidikan pembuatan kapal Pinisi melalui pendirian sekolah kerajinan kapal Pinisi, pelatihan di masyarakat, dan pembelajaran online. Pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk promosi dapat ditingkatkan melalui pelatihan penggunaan teknologi dan media sosial untuk pemasaran, serta menggandeng influencer untuk mempromosikan produk kapal Pinisi. Terakhir, intervensi usaha ilegal dari warga negara asing dapat ditangani dengan memperkuat regulasi dan penegakan hukum, serta mendirikan tim khusus untuk memantau dan menertibkan usaha ilegal yang mengganggu pasar lokal.. Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui bahwa terdapat beberapa aspek yang masih perlu menjadi bahan evaluasi dalam rangka mewujudkan manajamen rantai pasok yang efektif, efisien dan berkelanjutan pada indutri pembuatan kapal Pinisi.Hampir seluruh rekomendasi yang diusulkan oleh peneliti lebih ditujukan kepada pemerintah dikarenakan pada kasus ini tidak dapat diatasi hanya dengan inisiatif masyarakat atau pelaku usaha sendiri, namun yang paling dibutuhkan adalah political will dan peran aktif pemerintah.Berikut beberapa rekomendasi yang dapat diusulkan terkait manajemen rantai pasok pada industri pembuatan kapal Pinisi.(1) Agar akses bahan baku yang terjangkau, maka pemerintah harus memberikan subsidi untuk meningkatkan daya beli pelaku usaha, juga meningkatan infrastruktur logistik untuk distribusi bahan baku, adanya pelatihan untuk pelaku usaha dalam negosiasi dan manajemen rantai pasokan, regulasi tepat, pengawasan terhadap pungutan liar, program matchmaking untuk mencocokkan pelaku usaha dengan pemasok yang tepat, pemerintah menbuat transparansi harga dan mendukung praktik perdagangan yang adil.(2) Praktik pungutan liar dalam perizinan bahan baku, maka pemerintah harus memperkuat sistem pemantauan dan memberikan sanksi tegas terhadap praktik pungutan liar, selanjutnya mengembangkan sistem perizinan online yang memudahkan pelaku usaha tanpa perlu pertemuan langsung.(3) Tidak adanya program konservasi untuk menjaga kelangsungan bahan baku, maka pemerintah harus membuat program konservasi yang fokus pada bahan baku, pemerintah menyediakan dana atau insentif untuk pelaku usaha yang menerapkan praktik konservasi.(4) Manajemen limbah yang belum efektif yang dilakukan pemerintah adalah fokus pada pencegahan, pengurangan, dan daur ulang, mendorong nilai tambah dari limbah, untuk meningkatkan akses pendidikan pembuatan Kapal Pinisi, maka diperlukanyan mendirikan sekolah kerajinan kapal Pinisi, mengadakan pelatihan di masyarakat, menyediakan pembelajaran online tentang pembuatan kapal Pinisi.(6) Kurangnya pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk promosi, maka pemerintah memberikan pelatihan penggunaan teknologi dan media sosial untuk pemasaran., mendorong pembuatan konten menarik, seperti video dan cerita tradisi kapal Pinisi, menggandeng influencer untuk mempromosikan produk kapal Pinisi.(7) Intervensi usaha ilegal dari warga negara asing dengan memperkuat regulasi dan penegakan hukum terhadap usaha ilegal asing, mendirikan tim khusus untuk memantau dan menertibkan usaha ilegal yang mengganggu pasar lokal Kapal Pinisi merupakan warisan budaya maritim Indonesia yang berasal dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Namun, keberlanjutan industri pembuatan kapal Pinisi menghadapi berbagai tantangan dalam bisnis galangan kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rantai pasok dalam industri pembuatan kapal Pinisi serta merancang strategi manajemen rantai pasok yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan dengan pendekatan ekonomi biru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-7a9a9.webp" title="JURIS - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-7a9a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-7a9a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-7a9a9.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru" alt="JURIS - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-36e2b.webp" title="JURIS - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-36e2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-36e2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-36e2b.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru" alt="JURIS - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-531ab.webp" title="JURIS - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-531ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-531ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-531ab.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru" alt="JURIS - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55715-galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju" title="JURIS - Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru" target="_blank">Evaluasi Manajemen Rantai Pasok Usaha Pembuatan Kapal Pinisi: Sebuah Penerapan Konsep Ekonomi Biru</a>: Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi rantai pasok dalam industri pembuatan kapal Pinisi, pemerintah dapat mengambil peran aktif dalam memberikan subsidi dan meningkatkan infrastruktur logistik untuk distribusi bahan baku. Selain itu, pelatihan negosiasi dan manajemen rantai pasokan dapat membantu pelaku usaha dalam negosiasi harga dan manajemen pasokan. Pemerintah juga dapat memperkuat sistem pemantauan dan memberikan sanksi tegas terhadap praktik pungutan liar dalam perizinan bahan baku, serta mengembangkan sistem perizinan online yang memudahkan pelaku usaha. Program konservasi yang fokus pada bahan baku dan insentif untuk pelaku usaha yang menerapkan praktik konservasi dapat membantu menjaga kelangsungan bahan baku. Manajemen limbah yang efektif, termasuk pencegahan, pengurangan, dan daur ulang, serta mendorong nilai tambah dari limbah, dapat dilakukan dengan kampanye peningkatan kesadaran pengelolaan limbah. Pemerintah juga dapat mendukung akses pendidikan pembuatan kapal Pinisi melalui pendirian sekolah kerajinan kapal Pinisi, pelatihan di masyarakat, dan pembelajaran online. Pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk promosi dapat ditingkatkan melalui pelatihan penggunaan teknologi dan media sosial untuk pemasaran, serta menggandeng influencer untuk mempromosikan produk kapal Pinisi. Terakhir, intervensi usaha ilegal dari warga negara asing dapat ditangani dengan memperkuat regulasi dan penegakan hukum, serta mendirikan tim khusus untuk memantau dan menertibkan usaha ilegal yang mengganggu pasar lokal..
<br>Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui bahwa terdapat beberapa aspek yang masih perlu menjadi bahan evaluasi dalam rangka mewujudkan manajamen rantai pasok yang efektif, efisien dan berkelanjutan pada indutri pembuatan kapal Pinisi.Hampir seluruh rekomendasi yang diusulkan oleh peneliti lebih ditujukan kepada pemerintah dikarenakan pada kasus ini tidak dapat diatasi hanya dengan inisiatif masyarakat atau pelaku usaha sendiri, namun yang paling dibutuhkan adalah political will dan peran aktif pemerintah.Berikut beberapa rekomendasi yang dapat diusulkan terkait manajemen rantai pasok pada industri pembuatan kapal Pinisi.(1) Agar akses bahan baku yang terjangkau, maka pemerintah harus memberikan subsidi untuk meningkatkan daya beli pelaku usaha, juga meningkatan infrastruktur logistik untuk distribusi bahan baku, adanya pelatihan untuk pelaku usaha dalam negosiasi dan manajemen rantai pasokan, regulasi tepat, pengawasan terhadap pungutan liar, program matchmaking untuk mencocokkan pelaku usaha dengan pemasok yang tepat, pemerintah menbuat transparansi harga dan mendukung praktik perdagangan yang adil.(2) Praktik pungutan liar dalam perizinan bahan baku, maka pemerintah harus memperkuat sistem pemantauan dan memberikan sanksi tegas terhadap praktik pungutan liar, selanjutnya mengembangkan sistem perizinan online yang memudahkan pelaku usaha tanpa perlu pertemuan langsung.(3) Tidak adanya program konservasi untuk menjaga kelangsungan bahan baku, maka pemerintah harus membuat program konservasi yang fokus pada bahan baku, pemerintah menyediakan dana atau insentif untuk pelaku usaha yang menerapkan praktik konservasi.(4) Manajemen limbah yang belum efektif yang dilakukan pemerintah adalah fokus pada pencegahan, pengurangan, dan daur ulang, mendorong nilai tambah dari limbah, untuk meningkatkan akses pendidikan pembuatan Kapal Pinisi, maka diperlukanyan mendirikan sekolah kerajinan kapal Pinisi, mengadakan pelatihan di masyarakat, menyediakan pembelajaran online tentang pembuatan kapal Pinisi.(6) Kurangnya pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk promosi, maka pemerintah memberikan pelatihan penggunaan teknologi dan media sosial untuk pemasaran., mendorong pembuatan konten menarik, seperti video dan cerita tradisi kapal Pinisi, menggandeng influencer untuk mempromosikan produk kapal Pinisi.(7) Intervensi usaha ilegal dari warga negara asing dengan memperkuat regulasi dan penegakan hukum terhadap usaha ilegal asing, mendirikan tim khusus untuk memantau dan menertibkan usaha ilegal yang mengganggu pasar lokal
<br>Kapal Pinisi merupakan warisan budaya maritim Indonesia yang berasal dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Namun, keberlanjutan industri pembuatan kapal Pinisi menghadapi berbagai tantangan dalam bisnis galangan kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rantai pasok dalam industri pembuatan kapal Pinisi serta merancang strategi manajemen rantai pasok yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan dengan pendekatan ekonomi biru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-7a9a9.webp" type="image/webp" length="90450" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-7a9a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-36e2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/galangan-kapal-manajemen-rantai-pasokan-berkelanju-thumb-531ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2717-iptrisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11352-jurnal-ilmiah-pariwisata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55716-tarik-minat-wisatawan-kepuasan-wis</link>
	<guid isPermaLink="false">c9851b2e7d74362612f1977851c0205e</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 17:17:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rina suprina ]]></category>
	<category><![CDATA[ joko haryono ]]></category>
	<category><![CDATA[ seni budaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,haryono,joko,rina,seni,suprina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana persepsi keamanan dan kenyamanan pada kawasan hiburan malam memoderasi pengaruh hiburan malam terhadap minat berkunjung wisatawan ke Jakarta. Selanjutnya, studi komparatif antara Jakarta dan kota metropolitan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana persepsi keamanan dan kenyamanan pada kawasan hiburan malam memoderasi pengaruh hiburan malam terhadap minat berkunjung wisatawan ke Jakarta. Selanjutnya, studi komparatif antara Jakarta dan kota metropolitan lain di Indonesia dapat dilakukan untuk mengetahui perbedaan kontribusi faktor belanja, budaya, kuliner, dan hiburan malam dalam membentuk minat berkunjung. Penelitian longitudinal yang melibatkan survei berulang selama beberapa tahun dapat membantu mengidentifikasi perubahan dinamika minat wisatawan seiring dengan perkembangan infrastruktur dan promosi digital. Selain itu, analisis faktor tambahan seperti kualitas layanan transportasi dan akomodasi dapat menambah pemahaman tentang determinan keputusan kunjungan. Penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam kepada wisatawan internasional dapat menggali motivasi budaya yang tidak terjangkau oleh pendekatan kuantitatif. Evaluasi dampak kebijakan pemerintah terkait pengembangan destinasi belanja dan kuliner terhadap kepuasan wisatawan dapat memberikan panduan strategis bagi pengelola destinasi.. Faktor-faktor seperti destinasi belanja, atraksi budaya dan sejarah, wisata kuliner, serta hiburan malam secara signifikan memengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung ke Jakarta.Keberadaan mal besar, situs bersejarah, kuliner lokal yang beragam, dan hiburan malam yang dinamis menjadikan Jakarta destinasi wisata menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.Kontribusi masingAcmasing faktor tersebut menciptakan pengalaman wisata yang memotivasi pengunjung untuk kembali dan merekomendasikan Jakarta sebagai tujuan utama Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat berkunjung wisatawan ke Jakarta, dengan fokus pada destinasi belanja, atraksi budaya dan sejarah, wisata kuliner, serta hiburan malam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh pengunjung Jakarta, baik domestik maupun mancangegara. Sampel penelitian terdiri dari 200 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel yang diuji (destinasi belanja, atraksi budaya dan sejarah, wisata kuliner, dan hiburan malam) memiliki pengaruh signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan ke Jakarta. Faktor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-ed6cf.webp" title="JURIS - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-ed6cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-ed6cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-ed6cf.webp 1x" title="JURIS - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia" alt="JURIS - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-abb67.webp" title="JURIS - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-abb67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-abb67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-abb67.webp 1x" title="JURIS - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia" alt="JURIS - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-dbd14.webp" title="JURIS - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-dbd14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-dbd14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-dbd14.webp 1x" title="JURIS - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia" alt="JURIS - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55716-tarik-minat-wisatawan-kepuasan-wis" title="JURIS - Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia" target="_blank">Minat Wisatawan Berkunjung Ke Kota Jakarata, Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana persepsi keamanan dan kenyamanan pada kawasan hiburan malam memoderasi pengaruh hiburan malam terhadap minat berkunjung wisatawan ke Jakarta. Selanjutnya, studi komparatif antara Jakarta dan kota metropolitan lain di Indonesia dapat dilakukan untuk mengetahui perbedaan kontribusi faktor belanja, budaya, kuliner, dan hiburan malam dalam membentuk minat berkunjung. Penelitian longitudinal yang melibatkan survei berulang selama beberapa tahun dapat membantu mengidentifikasi perubahan dinamika minat wisatawan seiring dengan perkembangan infrastruktur dan promosi digital. Selain itu, analisis faktor tambahan seperti kualitas layanan transportasi dan akomodasi dapat menambah pemahaman tentang determinan keputusan kunjungan. Penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam kepada wisatawan internasional dapat menggali motivasi budaya yang tidak terjangkau oleh pendekatan kuantitatif. Evaluasi dampak kebijakan pemerintah terkait pengembangan destinasi belanja dan kuliner terhadap kepuasan wisatawan dapat memberikan panduan strategis bagi pengelola destinasi..
<br>Faktor-faktor seperti destinasi belanja, atraksi budaya dan sejarah, wisata kuliner, serta hiburan malam secara signifikan memengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung ke Jakarta.Keberadaan mal besar, situs bersejarah, kuliner lokal yang beragam, dan hiburan malam yang dinamis menjadikan Jakarta destinasi wisata menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.Kontribusi masingAcmasing faktor tersebut menciptakan pengalaman wisata yang memotivasi pengunjung untuk kembali dan merekomendasikan Jakarta sebagai tujuan utama
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat berkunjung wisatawan ke Jakarta, dengan fokus pada destinasi belanja, atraksi budaya dan sejarah, wisata kuliner, serta hiburan malam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh pengunjung Jakarta, baik domestik maupun mancangegara. Sampel penelitian terdiri dari 200 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel yang diuji (destinasi belanja, atraksi budaya dan sejarah, wisata kuliner, dan hiburan malam) memiliki pengaruh signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan ke Jakarta. Faktor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-ed6cf.webp" type="image/webp" length="130392" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-ed6cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-abb67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/tarik-minat-wisatawan-kepuasan-nonkaro-belanja-pem-thumb-dbd14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2717-iptrisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11352-jurnal-ilmiah-pariwisata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Failure Mode and Effect Analysis dan Statistical Process Control ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Failure Mode and Effect Analysis dan Statistical Process Control ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Failure Mode and Effect Analysis dan Statistical Process Control ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55720-ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc</link>
	<guid isPermaLink="false">d93ed20d0a25e843729ff4fac55ade88</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 17:05:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ open access ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,author,counter,fees,flag,open]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem perawatan yang lebih efektif dan terintegrasi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor teknis yang mempengaruhi kinerja LTDS, seperti desain dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem perawatan yang lebih efektif dan terintegrasi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor teknis yang mempengaruhi kinerja LTDS, seperti desain dan material saluran udara, serta efisiensi blower. Kedua, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan model prediktif untuk memantau dan mengantisipasi kegagalan sistem secara dini. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi strategi perawatan yang lebih proaktif, seperti penggunaan sensor dan teknologi IoT untuk memantau kondisi LTDS secara real-time dan melakukan perawatan preventif secara lebih akurat dan tepat waktu. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kinerja LTDS secara berkelanjutan dan mengurangi kerugian akibat losses kernel.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja LTDS 1 masih kurang optimal dibandingkan LTDS 2.Hal ini terlihat dari rata-rata losses kernel pada LTDS 1 sebesar 2,15%, lebih tinggi dibandingkan LTDS 2 yang sebesar 1,52%.Perbedaan ini mengindikasikan bahwa proses pemisahan pada LTDS 1 belum berjalan secara maksimal.Berdasarkan analisis Statistical Process Control (SPC), proses pada LTDS 1 memiliki variasi yang lebih besar dan cenderung mendekati batas kendali atas, sehingga menunjukkan kondisi yang kurang stabil.Sebaliknya, LTDS 2 menunjukkan proses yang lebih stabil dan terkendali, sehingga kinerjanya lebih konsisten dalam meminimalkan losses kernel.Hasil analisis menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) menunjukkan bahwa penurunan daya hisap menjadi penyebab utama meningkatnya losses kernel.Nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 280 menunjukkan bahwa permasalahan ini memiliki tingkat risiko yang tinggi dan perlu segera ditangani.Dari sisi ekonomi, losses kernel memberikan dampak kerugian yang cukup besar bagi perusahaan.LTDS 1 mengalami kerugian sebesar Rp 129.000 per bulan, sedangkan LTDS 2 sebesar Rp 91.Hal ini menunjukkan bahwa ketidakefisienan proses secara langsung mempengaruhi keuntungan perusahaan.Dengan dilakukan optimasi pada LTDS 1, terdapat potensi penghematan hingga Rp 37.Oleh karena itu, peningkatan kinerja LTDS, khususnya pada LTDS 1, sangat penting untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menekan kerugian akibat losses kernel Losses kernel merupakan permasalahan utama dalam proses pengolahan kelapa sawit karena berdampak langsung terhadap rendemen dan kerugian perusahaan. Tingginya losses kernel di Pabrik Kelapa Sawit disebabkan oleh ketidakefektifan daya hisap pada LTDS 1 dan LTDS 2 yang mengakibatkan proses pemisahan kernel dan cangkang tidak berjalan optimal. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-133b0.webp" title="JURIS - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-133b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-133b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-133b0.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control" alt="JURIS - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-8a574.webp" title="JURIS - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-8a574.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-8a574.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-8a574.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control" alt="JURIS - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-817bf.webp" title="JURIS - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-817bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-817bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-817bf.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control" alt="JURIS - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55720-ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc" title="JURIS - Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control" target="_blank">Optimasi Daya Hisap LTDS 1 dan LTDS 2 dalam Upaya Penurunan Losses Kernel Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance, Failure Mode and Effect Analysis, dan Statistical Process Control</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem perawatan yang lebih efektif dan terintegrasi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor teknis yang mempengaruhi kinerja LTDS, seperti desain dan material saluran udara, serta efisiensi blower. Kedua, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan model prediktif untuk memantau dan mengantisipasi kegagalan sistem secara dini. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi strategi perawatan yang lebih proaktif, seperti penggunaan sensor dan teknologi IoT untuk memantau kondisi LTDS secara real-time dan melakukan perawatan preventif secara lebih akurat dan tepat waktu. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kinerja LTDS secara berkelanjutan dan mengurangi kerugian akibat losses kernel..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja LTDS 1 masih kurang optimal dibandingkan LTDS 2.Hal ini terlihat dari rata-rata losses kernel pada LTDS 1 sebesar 2,15%, lebih tinggi dibandingkan LTDS 2 yang sebesar 1,52%.Perbedaan ini mengindikasikan bahwa proses pemisahan pada LTDS 1 belum berjalan secara maksimal.Berdasarkan analisis Statistical Process Control (SPC), proses pada LTDS 1 memiliki variasi yang lebih besar dan cenderung mendekati batas kendali atas, sehingga menunjukkan kondisi yang kurang stabil.Sebaliknya, LTDS 2 menunjukkan proses yang lebih stabil dan terkendali, sehingga kinerjanya lebih konsisten dalam meminimalkan losses kernel.Hasil analisis menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) menunjukkan bahwa penurunan daya hisap menjadi penyebab utama meningkatnya losses kernel.Nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 280 menunjukkan bahwa permasalahan ini memiliki tingkat risiko yang tinggi dan perlu segera ditangani.Dari sisi ekonomi, losses kernel memberikan dampak kerugian yang cukup besar bagi perusahaan.LTDS 1 mengalami kerugian sebesar Rp 129.000 per bulan, sedangkan LTDS 2 sebesar Rp 91.Hal ini menunjukkan bahwa ketidakefisienan proses secara langsung mempengaruhi keuntungan perusahaan.Dengan dilakukan optimasi pada LTDS 1, terdapat potensi penghematan hingga Rp 37.Oleh karena itu, peningkatan kinerja LTDS, khususnya pada LTDS 1, sangat penting untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menekan kerugian akibat losses kernel
<br>Losses kernel merupakan permasalahan utama dalam proses pengolahan kelapa sawit karena berdampak langsung terhadap rendemen dan kerugian perusahaan. Tingginya losses kernel di Pabrik Kelapa Sawit disebabkan oleh ketidakefektifan daya hisap pada LTDS 1 dan LTDS 2 yang mengakibatkan proses pemisahan kernel dan cangkang tidak berjalan optimal.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-133b0.webp" type="image/webp" length="81576" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-133b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-8a574.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/ltds-losses-kernel-reliability-centered-maintenanc-thumb-817bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2495-stitnualhikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17994-modeling-jurnal-program-studi-pgmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55707-dokter-hak-pasien-keluarga-pas</link>
	<guid isPermaLink="false">a4041796a84f80ad45ee25edbdac3603</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 17:04:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 4 pdf faktor ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki deniati ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby yohana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4,beby,deniati,faktor,kiki,pdf,yohana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan desain penelitian yang lebih kompleks dengan memodifikasi instrumen penelitian untuk mengukur perilaku caring berdasarkan 5 kategori proses caring menurut teori Swanson. Hal ini bertujuan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan desain penelitian yang lebih kompleks dengan memodifikasi instrumen penelitian untuk mengukur perilaku caring berdasarkan 5 kategori proses caring menurut teori Swanson. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perilaku caring. Selain itu, penelitian dapat melibatkan pasien dan keluarga pasien yang bersangkutan sehingga caring perawat dapat dievaluasi apakah dapat tersampaikan dan diterima dengan baik oleh pihak pasien maupun keluarga. Penelitian juga dapat menambahkan jumlah sampel yang akan diteliti untuk memperkuat hasil penelitian.. Berdasarkan hasil penelitian tentang "Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Tahun 2023", dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengetahuan perawat di ruang palliative care RSPAD Gatot Soebroto baik.Sebagian besar perawat di ruang palliative care RSPAD Gatot Soebroto melakukan caring pada pasien.Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan perilaku caring pada pasien palliative care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023 dengan nilai p value = 0 Caring adalah tindakan perawat yang menunjukkan kasih sayang, empati, dan kesungguhan dalam merawat pasien. Pengetahuan perawat sangat mempengaruhi perilaku caring perawat karena perawat yang memiliki pengetahuan tentang caring yang baik memiliki landasan teori yang cukup untuk dirinya dalam mempraktikkan caring. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dan perilaku caring pada pasien palliative care di Gatot Soebroto Hospital pada tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik yang menggambarkan apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dan perilaku caring pada pasien palliative... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-25ecd.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-25ecd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-25ecd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-25ecd.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-12f14.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-12f14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-12f14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-12f14.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-939ae.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-939ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-939ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-939ae.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55707-dokter-hak-pasien-keluarga-pas" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023" target="_blank">Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan desain penelitian yang lebih kompleks dengan memodifikasi instrumen penelitian untuk mengukur perilaku caring berdasarkan 5 kategori proses caring menurut teori Swanson. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perilaku caring. Selain itu, penelitian dapat melibatkan pasien dan keluarga pasien yang bersangkutan sehingga caring perawat dapat dievaluasi apakah dapat tersampaikan dan diterima dengan baik oleh pihak pasien maupun keluarga. Penelitian juga dapat menambahkan jumlah sampel yang akan diteliti untuk memperkuat hasil penelitian..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang "Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Perilaku Caring pada Pasien Palliative Care di RSPAD Tahun 2023", dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengetahuan perawat di ruang palliative care RSPAD Gatot Soebroto baik.Sebagian besar perawat di ruang palliative care RSPAD Gatot Soebroto melakukan caring pada pasien.Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan perilaku caring pada pasien palliative care di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2023 dengan nilai p value = 0
<br>Caring adalah tindakan perawat yang menunjukkan kasih sayang, empati, dan kesungguhan dalam merawat pasien. Pengetahuan perawat sangat mempengaruhi perilaku caring perawat karena perawat yang memiliki pengetahuan tentang caring yang baik memiliki landasan teori yang cukup untuk dirinya dalam mempraktikkan caring. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dan perilaku caring pada pasien palliative care di Gatot Soebroto Hospital pada tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik yang menggambarkan apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dan perilaku caring pada pasien palliative...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-25ecd.webp" type="image/webp" length="103660" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-25ecd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-12f14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/dokter-hak-pasien-keluarga-stroke-hubungan-pengeta-thumb-939ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2282-stikesmedistra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10370-jurnal-ayurveda-medistra-jurnal-ilmiah-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55722-perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-p</link>
	<guid isPermaLink="false">dcab4b09b280fdd15c90197d406d724e</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 16:37:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ open access ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,author,counter,fees,flag,open]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi media digital, seperti video interaktif atau aplikasi simulasi, mempengaruhi efektivitas metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta penguatan nilai sopan santun pada siswa; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi media digital, seperti video interaktif atau aplikasi simulasi, mempengaruhi efektivitas metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta penguatan nilai sopan santun pada siswa; apakah penggunaan teknologi tersebut meningkatkan motivasi dan retensi pengetahuan dibandingkan dengan role playing konvensional. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan role playing dengan pendekatan pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan sikap sopan santun di berbagai tingkat kelas, misalnya kelas II hingga kelas V, untuk mengetahui apakah satu metode lebih unggul dalam konteks usia tertentu. Selanjutnya, sebuah penelitian longitudinal dengan desain panel dapat meneliti keberlanjutan perubahan perilaku sopan santun dan pemahaman akhlak setelah intervensi role playing selama satu tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mendukung atau menghambat retensi nilaiAcnilai tersebut di lingkungan sekolah dan rumah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang strategi pembelajaran agama yang inovatif serta memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam merancang program yang berkelanjutan. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi peran guru sebagai fasilitator dalam mengoptimalkan proses role playing dan dampaknya terhadap perkembangan sosialAcemosional siswa.. Metode role playing terbukti menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai sopan santun pada siswa kelas III MI Al Falah Beran.Melalui kegiatan bermain peran, siswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami dan mengaplikasikan nilaiAcnilai akhlak dalam kehidupan sehariAchari.Penerapan metode ini juga meningkatkan sikap sopan santun, keberanian, serta partisipasi aktif siswa, menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan optimal Pembelajaran Akidah Akhlak berperan penting dalam pembentukan karakter dan penanaman nilai sopan santun peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah. Namun demikian, masih terdapat peserta didik yang belum sepenuhnya mampu mengaplikasikan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta pengaruhnya terhadap sikap sopan santun siswa kelas III MI Al Falah Beran. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang relevan. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan deduktif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode role playing dapat meningkatkan motivasi belajar, keberanian berkomunikasi, serta pemahaman dan penerapan nilai sopan santun siswa. Melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" alt="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" alt="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-ed615.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-ed615.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-ed615.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-ed615.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" alt="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55722-perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-p" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" target="_blank">Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi media digital, seperti video interaktif atau aplikasi simulasi, mempengaruhi efektivitas metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta penguatan nilai sopan santun pada siswa; apakah penggunaan teknologi tersebut meningkatkan motivasi dan retensi pengetahuan dibandingkan dengan role playing konvensional. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan role playing dengan pendekatan pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan sikap sopan santun di berbagai tingkat kelas, misalnya kelas II hingga kelas V, untuk mengetahui apakah satu metode lebih unggul dalam konteks usia tertentu. Selanjutnya, sebuah penelitian longitudinal dengan desain panel dapat meneliti keberlanjutan perubahan perilaku sopan santun dan pemahaman akhlak setelah intervensi role playing selama satu tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mendukung atau menghambat retensi nilaiAcnilai tersebut di lingkungan sekolah dan rumah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang strategi pembelajaran agama yang inovatif serta memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam merancang program yang berkelanjutan. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi peran guru sebagai fasilitator dalam mengoptimalkan proses role playing dan dampaknya terhadap perkembangan sosialAcemosional siswa..
<br>Metode role playing terbukti menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai sopan santun pada siswa kelas III MI Al Falah Beran.Melalui kegiatan bermain peran, siswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami dan mengaplikasikan nilaiAcnilai akhlak dalam kehidupan sehariAchari.Penerapan metode ini juga meningkatkan sikap sopan santun, keberanian, serta partisipasi aktif siswa, menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan optimal
<br>Pembelajaran Akidah Akhlak berperan penting dalam pembentukan karakter dan penanaman nilai sopan santun peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah. Namun demikian, masih terdapat peserta didik yang belum sepenuhnya mampu mengaplikasikan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta pengaruhnya terhadap sikap sopan santun siswa kelas III MI Al Falah Beran. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang relevan. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan deduktif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode role playing dapat meningkatkan motivasi belajar, keberanian berkomunikasi, serta pemahaman dan penerapan nilai sopan santun siswa. Melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp" type="image/webp" length="79574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-ed615.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2495-stitnualhikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17994-modeling-jurnal-program-studi-pgmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55725-masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">e22d634326d28742a9b549b8d20ee6c7</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 15:56:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ open access ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,author,counter,fees,flag,open]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi hubungan masyarakat yang diterapkan oleh Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat terhadap citra dan reputasi institusi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi hubungan masyarakat yang diterapkan oleh Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat terhadap citra dan reputasi institusi dalam masyarakat. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana strategi hubungan masyarakat yang sistematis dan terorganisir mempengaruhi persepsi masyarakat tentang madrasah dalam jangka waktu yang lebih lama. 2. Meneliti peran dan kontribusi alumni dalam mempromosikan madrasah dan menarik peserta didik baru. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana pengalaman alumni dengan kualitas pendidikan madrasah dapat menjadi faktor kunci dalam menarik calon peserta didik baru. 3. Menganalisis efektivitas penggunaan media digital dalam strategi hubungan masyarakat madrasah. Dengan semakin berkembangnya teknologi, penting untuk mengeksplorasi bagaimana madrasah dapat memanfaatkan media digital secara optimal untuk mencapai masyarakat yang lebih luas dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan madrasah.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen hubungan masyarakat memainkan peran strategis dalam meningkatkan jumlah peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat pada tahun akademik 2023/2024.Peningkatan jumlah peserta didik tidak terjadi secara spontan, tetapi merupakan hasil dari implementasi sistematis, terorganisir, dan berkelanjutan dari fungsi-fungsi manajemen hubungan masyarakat.Temuan menunjukkan bahwa manajemen hubungan masyarakat di MAN Lombok Barat dilakukan melalui tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, khususnya dalam konteks program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).Perencanaan dilakukan melalui formulasi strategi promosi dan sosialisasi, pengorganisasian diwujudkan melalui pembagian tugas yang jelas dalam komite PPDB, pelaksanaan dilakukan melalui berbagai bentuk publikasi dan sosialisasi melalui interaksi langsung dengan masyarakat, dan evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas program dan sebagai dasar perbaikan pada periode berikutnya.Pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen hubungan masyarakat ini menunjukkan bahwa hubungan masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai unit promosi teknis, tetapi sebagai komponen integral dalam sistem manajemen madrasah.Penelitian ini juga menemukan bahwa peningkatan jumlah peserta didik di MAN Lombok Barat dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung, termasuk kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan madrasah, kolaborasi efektif dengan pihak internal, optimasi penyebaran informasi dan kegiatan promosi, serta program keterlibatan sosial dan komunitas yang memperkuat ikatan emosional antara madrasah dan masyarakat.Faktor-faktor ini secara kolektif berkontribusi dalam membangun citra institusi yang positif dan meningkatkan kepercayaan publik.Secara teoritis, temuan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen hubungan masyarakat merupakan instrumen vital dalam Manajemen Pendidikan Islam, khususnya dalam mendorong keberlanjutan institusi pendidikan Islam.Secara praktis, penelitian ini memberikan wawasan bahwa manajemen hubungan masyarakat yang efektif dan partisipatif dapat menjadi model strategis bagi madrasah dalam meningkatkan jumlah peserta didik sambil mempertahankan kualitas layanan pendidikan Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan jumlah peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Subjek penelitian dipilih melalui sampling purposif dan meliputi kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang humas, satu orang siswa, dan satu orang orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan model... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-c296a.webp" title="JURIS - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-c296a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-c296a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-c296a.webp 1x" title="JURIS - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat" alt="JURIS - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-7d55b.webp" title="JURIS - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-7d55b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-7d55b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-7d55b.webp 1x" title="JURIS - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat" alt="JURIS - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-c5786.webp" title="JURIS - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-c5786.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-c5786.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-c5786.webp 1x" title="JURIS - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat" alt="JURIS - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55725-masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-pe" title="JURIS - Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat" target="_blank">Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi hubungan masyarakat yang diterapkan oleh Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat terhadap citra dan reputasi institusi dalam masyarakat. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana strategi hubungan masyarakat yang sistematis dan terorganisir mempengaruhi persepsi masyarakat tentang madrasah dalam jangka waktu yang lebih lama. 2. Meneliti peran dan kontribusi alumni dalam mempromosikan madrasah dan menarik peserta didik baru. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana pengalaman alumni dengan kualitas pendidikan madrasah dapat menjadi faktor kunci dalam menarik calon peserta didik baru. 3. Menganalisis efektivitas penggunaan media digital dalam strategi hubungan masyarakat madrasah. Dengan semakin berkembangnya teknologi, penting untuk mengeksplorasi bagaimana madrasah dapat memanfaatkan media digital secara optimal untuk mencapai masyarakat yang lebih luas dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan madrasah..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen hubungan masyarakat memainkan peran strategis dalam meningkatkan jumlah peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat pada tahun akademik 2023/2024.Peningkatan jumlah peserta didik tidak terjadi secara spontan, tetapi merupakan hasil dari implementasi sistematis, terorganisir, dan berkelanjutan dari fungsi-fungsi manajemen hubungan masyarakat.Temuan menunjukkan bahwa manajemen hubungan masyarakat di MAN Lombok Barat dilakukan melalui tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, khususnya dalam konteks program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).Perencanaan dilakukan melalui formulasi strategi promosi dan sosialisasi, pengorganisasian diwujudkan melalui pembagian tugas yang jelas dalam komite PPDB, pelaksanaan dilakukan melalui berbagai bentuk publikasi dan sosialisasi melalui interaksi langsung dengan masyarakat, dan evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas program dan sebagai dasar perbaikan pada periode berikutnya.Pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen hubungan masyarakat ini menunjukkan bahwa hubungan masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai unit promosi teknis, tetapi sebagai komponen integral dalam sistem manajemen madrasah.Penelitian ini juga menemukan bahwa peningkatan jumlah peserta didik di MAN Lombok Barat dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung, termasuk kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan madrasah, kolaborasi efektif dengan pihak internal, optimasi penyebaran informasi dan kegiatan promosi, serta program keterlibatan sosial dan komunitas yang memperkuat ikatan emosional antara madrasah dan masyarakat.Faktor-faktor ini secara kolektif berkontribusi dalam membangun citra institusi yang positif dan meningkatkan kepercayaan publik.Secara teoritis, temuan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen hubungan masyarakat merupakan instrumen vital dalam Manajemen Pendidikan Islam, khususnya dalam mendorong keberlanjutan institusi pendidikan Islam.Secara praktis, penelitian ini memberikan wawasan bahwa manajemen hubungan masyarakat yang efektif dan partisipatif dapat menjadi model strategis bagi madrasah dalam meningkatkan jumlah peserta didik sambil mempertahankan kualitas layanan pendidikan
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan jumlah peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Subjek penelitian dipilih melalui sampling purposif dan meliputi kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang humas, satu orang siswa, dan satu orang orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan model...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-7d55b.webp" type="image/webp" length="78900" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-c296a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-7d55b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/masyarakat-eks-program-aktif-otonomi-peserta-didik-thumb-c5786.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2495-stitnualhikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17994-modeling-jurnal-program-studi-pgmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine PCV Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine PCV Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine PCV Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55705-akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed</link>
	<guid isPermaLink="false">2b99d36edcda88c665ee9f7712ba9c39</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 15:42:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 4 pdf faktor ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki deniati ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby yohana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4,beby,deniati,faktor,kiki,pdf,yohana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji secara longitudinal apakah peningkatan dukungan keluarga secara berkelanjutan meningkatkan tingkat kunjungan imunisasi PCV pada balita, dengan mengamati perubahan perilaku selama setahun. Selain itu, perlu dilakukan uji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023: Penelitian lanjutan dapat menguji secara longitudinal apakah peningkatan dukungan keluarga secara berkelanjutan meningkatkan tingkat kunjungan imunisasi PCV pada balita, dengan mengamati perubahan perilaku selama setahun. Selain itu, perlu dilakukan uji coba intervensi edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan tingkat literasi ibu, menggabungkan modul informasi tentang PCV dan strategi peningkatan dukungan keluarga, untuk menilai efeknya terhadap pengetahuan dan kepatuhan imunisasi. Selanjutnya, sebuah studi kualitatif mendalam dapat menelusuri hambatan psikologis dan sosial yang dialami ibu yang belum melakukan kunjungan imunisasi PCV, guna menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian tersebut akan memperkuat bukti tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan imunisasi dan membantu merumuskan program peningkatan cakupan PCV yang lebih efektif.. Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas Jonggol, sebagian besar responden berusia 19Ac65 tahun, mayoritas memiliki pendidikan SMA, dan 80% tidak bekerja.Sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik tentang PCV (91,02%), namun seluruh responden mendapatkan dukungan keluarga yang kurang, dan 64,10% memperoleh informasi baik formal maupun informal.Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan serta dukungan keluarga dengan kunjungan imunisasi PCV, sedangkan sumber informasi tidak berhubungan dengan kunjungan Program Pencegahan dan Pengendalian ISPA yang dilakukan oleh Kemenkes RI difokuskan pada pengendalian penyakit pneumonia pada balita karena berkontribusi besar terhadap angka kesakitan dan kematian balita. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan kunjungan imunisasi PCV pada Baduta di Puskesmas Jonggol tahun 2023. Desain yang digunakan dalam penelitian ini merupakan desain analitik korelatif atau Cross Sectional. Hasil penelitian menunjukan Kesimpulan: Pada hasil penelitian hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan imunisasi PCV di... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-9bd86.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-9bd86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-9bd86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-9bd86.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-6b432.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-6b432.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-6b432.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-6b432.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-be690.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-be690.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-be690.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-be690.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55705-akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023" target="_blank">Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Pada Baduta Di Puskesmas Jonggol Tahun 2023</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji secara longitudinal apakah peningkatan dukungan keluarga secara berkelanjutan meningkatkan tingkat kunjungan imunisasi PCV pada balita, dengan mengamati perubahan perilaku selama setahun. Selain itu, perlu dilakukan uji coba intervensi edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan tingkat literasi ibu, menggabungkan modul informasi tentang PCV dan strategi peningkatan dukungan keluarga, untuk menilai efeknya terhadap pengetahuan dan kepatuhan imunisasi. Selanjutnya, sebuah studi kualitatif mendalam dapat menelusuri hambatan psikologis dan sosial yang dialami ibu yang belum melakukan kunjungan imunisasi PCV, guna menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian tersebut akan memperkuat bukti tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan imunisasi dan membantu merumuskan program peningkatan cakupan PCV yang lebih efektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas Jonggol, sebagian besar responden berusia 19Ac65 tahun, mayoritas memiliki pendidikan SMA, dan 80% tidak bekerja.Sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik tentang PCV (91,02%), namun seluruh responden mendapatkan dukungan keluarga yang kurang, dan 64,10% memperoleh informasi baik formal maupun informal.Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan serta dukungan keluarga dengan kunjungan imunisasi PCV, sedangkan sumber informasi tidak berhubungan dengan kunjungan
<br>Program Pencegahan dan Pengendalian ISPA yang dilakukan oleh Kemenkes RI difokuskan pada pengendalian penyakit pneumonia pada balita karena berkontribusi besar terhadap angka kesakitan dan kematian balita. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan kunjungan imunisasi PCV pada Baduta di Puskesmas Jonggol tahun 2023. Desain yang digunakan dalam penelitian ini merupakan desain analitik korelatif atau Cross Sectional. Hasil penelitian menunjukan Kesimpulan: Pada hasil penelitian hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan imunisasi PCV di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-6b432.webp" type="image/webp" length="86170" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-9bd86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-6b432.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/akses-imunisasi-pcv-hasil-penelitian-intervensi-ed-thumb-be690.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2282-stikesmedistra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10370-jurnal-ayurveda-medistra-jurnal-ilmiah-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55708-hasil-hemoglobin-poct</link>
	<guid isPermaLink="false">dbb41f624baa5fc8c1b96487db3bd724</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 15:32:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 4 pdf faktor ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki deniati ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby yohana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4,beby,deniati,faktor,kiki,pdf,yohana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan akurasi antara metode POCT dan hematology analyzer konvensional dalam mengukur kadar hemoglobin pada posisi duduk dan berbaring, dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan akurasi antara metode POCT dan hematology analyzer konvensional dalam mengukur kadar hemoglobin pada posisi duduk dan berbaring, dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam. Selain itu, diperlukan studi yang meneliti pengaruh durasi stabilisasi tubuh setelah perubahan posisi terhadap variabilitas hasil hemoglobin, misalnya dengan membandingkan pengukuran setelah 5, 10, dan 15 menit istirahat. Selanjutnya, penting juga untuk menyelidiki performa metode POCT pada populasi khusus seperti anak-anak, lansia, atau pasien dengan kondisi medis tertentu, serta menilai apakah teknik pengambilan sampel kapiler yang berbeda (misalnya menggunakan lancet ukuran berbeda) mempengaruhi hasil pengukuran, dan meningkatkan standar kualitas laboratorium. Ketiga arah penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keandalan POCT dan membantu mengoptimalkan prosedur klinis bagi berbagai kelompok pasien.. Penelitian ini menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin metode POCT sebesar 14,14 g/dL pada posisi duduk dan 14,12 g/dL pada posisi berbaring Hemoglobin adalah protein kompleks yang mengikat zat besi yang terdapat di dalam eritrosit, dengan fungsi utamanya adalah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan menukarkannya dengan karbondioksida dari jaringan untuk dikeluarkan melalui paru-paru. Di rumah sakit pasien rawat jalan sampel darah diambil pada posisi duduk sedangkan pada pasien rawat inap biasanya sampel darah diambil pada posisi berbaring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin pengambilan darah kapiler pada posisi duduk dan berbaring,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-30289.webp" title="JURIS - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-30289.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-30289.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-30289.webp 1x" title="JURIS - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring" alt="JURIS - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-b4df3.webp" title="JURIS - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-b4df3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-b4df3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-b4df3.webp 1x" title="JURIS - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring" alt="JURIS - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-ba14a.webp" title="JURIS - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-ba14a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-ba14a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-ba14a.webp 1x" title="JURIS - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring" alt="JURIS - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55708-hasil-hemoglobin-poct" title="JURIS - Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring" target="_blank">Hasil Kadar Hemoglobin Metode POCT Pada Posisi Duduk Dan Berbaring</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan akurasi antara metode POCT dan hematology analyzer konvensional dalam mengukur kadar hemoglobin pada posisi duduk dan berbaring, dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam. Selain itu, diperlukan studi yang meneliti pengaruh durasi stabilisasi tubuh setelah perubahan posisi terhadap variabilitas hasil hemoglobin, misalnya dengan membandingkan pengukuran setelah 5, 10, dan 15 menit istirahat. Selanjutnya, penting juga untuk menyelidiki performa metode POCT pada populasi khusus seperti anak-anak, lansia, atau pasien dengan kondisi medis tertentu, serta menilai apakah teknik pengambilan sampel kapiler yang berbeda (misalnya menggunakan lancet ukuran berbeda) mempengaruhi hasil pengukuran, dan meningkatkan standar kualitas laboratorium. Ketiga arah penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keandalan POCT dan membantu mengoptimalkan prosedur klinis bagi berbagai kelompok pasien..
<br>Penelitian ini menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin metode POCT sebesar 14,14 g/dL pada posisi duduk dan 14,12 g/dL pada posisi berbaring
<br>Hemoglobin adalah protein kompleks yang mengikat zat besi yang terdapat di dalam eritrosit, dengan fungsi utamanya adalah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan menukarkannya dengan karbondioksida dari jaringan untuk dikeluarkan melalui paru-paru. Di rumah sakit pasien rawat jalan sampel darah diambil pada posisi duduk sedangkan pada pasien rawat inap biasanya sampel darah diambil pada posisi berbaring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin pengambilan darah kapiler pada posisi duduk dan berbaring,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-b4df3.webp" type="image/webp" length="84264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-30289.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-b4df3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/hasil-hemoglobin-poct-metode-darah-alat-duduk-berb-thumb-ba14a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2282-stikesmedistra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10370-jurnal-ayurveda-medistra-jurnal-ilmiah-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55713-pijat-bayi-distribusi-frekuensi-frekuen</link>
	<guid isPermaLink="false">59cae10d58df899c8b238b5dba0d6f84</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 15:06:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 4 pdf faktor ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki deniati ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby yohana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4,beby,deniati,faktor,kiki,pdf,yohana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh variasi teknik pijat bayi (misalnya pijat lembut vs pijat tekanan sedang) dan frekuensi penerapannya terhadap peningkatan bounding attachment selama periode enam bulan untuk memahami efek jangka panjang; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh variasi teknik pijat bayi (misalnya pijat lembut vs pijat tekanan sedang) dan frekuensi penerapannya terhadap peningkatan bounding attachment selama periode enam bulan untuk memahami efek jangka panjang; selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi peran ayah dalam proses pijat bayi dengan membandingkan hasil attachment antara kelompok yang melibatkan ayah secara aktif dan kelompok yang hanya melibatkan ibu, guna menilai kontribusi gender dalam ikatan emosional; terakhir, penelitian dapat mengkaji dampak pijat bayi terhadap perkembangan neurokognitif anak menggunakan alat ukur standar seperti Bayley Scales, sehingga dapat menghubungkan peningkatan attachment dengan hasil perkembangan kognitif dan motorik yang lebih komprehensif.. Distribusi frekuensi pada bounding attachment sebelum pemijatan, untuk nilai mean sebesar 47, dengan skor terendah 45, skor tertinggi 49, dan standar deviasi 1,449.Distribusi frekuensi pada bounding attachment setelah pemijatan, untuk nilai mean sebesar 49, dengan skor terendah 46, skor tertinggi 52, dan standar deviasi sebesar (correlation) 1,874.028 lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh antara pijat bayi terhadap peningkatan bounding attachment orang tua dan bayinya Hubungan antara orang tua dan anak di mulai sejak mulai dalam kandungan, pada saat bayi (awal masa nifas), usia anak balita bahkan anak menjelang dewasa. Adanya interaksi antara orang tua dan bayi yang baik secara terus menerus dapat meningkatkan bounding attachment. Interaksi tersebut dapat dilakukan melalui pemijatan oleh orang tua terhadap bayi. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan distribusi frekuensi bounding attachment antara orang tua dan bayi sebelum dan setelah pemijatan. Mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap bounding attachment orang tua dan bayi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif dan pendekatan waktu menggunakan pendekatan cross sectional.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-b05eb.webp" title="JURIS - Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-b05eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-b05eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-b05eb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi" alt="JURIS - Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-bcd67.webp" title="JURIS - Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-bcd67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-bcd67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-bcd67.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi" alt="JURIS - Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55713-pijat-bayi-distribusi-frekuensi-frekuen" title="JURIS - Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi" target="_blank">Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Bounding Attachment Orang Tua Dan Bayi</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh variasi teknik pijat bayi (misalnya pijat lembut vs pijat tekanan sedang) dan frekuensi penerapannya terhadap peningkatan bounding attachment selama periode enam bulan untuk memahami efek jangka panjang; selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi peran ayah dalam proses pijat bayi dengan membandingkan hasil attachment antara kelompok yang melibatkan ayah secara aktif dan kelompok yang hanya melibatkan ibu, guna menilai kontribusi gender dalam ikatan emosional; terakhir, penelitian dapat mengkaji dampak pijat bayi terhadap perkembangan neurokognitif anak menggunakan alat ukur standar seperti Bayley Scales, sehingga dapat menghubungkan peningkatan attachment dengan hasil perkembangan kognitif dan motorik yang lebih komprehensif..
<br>Distribusi frekuensi pada bounding attachment sebelum pemijatan, untuk nilai mean sebesar 47, dengan skor terendah 45, skor tertinggi 49, dan standar deviasi 1,449.Distribusi frekuensi pada bounding attachment setelah pemijatan, untuk nilai mean sebesar 49, dengan skor terendah 46, skor tertinggi 52, dan standar deviasi sebesar (correlation) 1,874.028 lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh antara pijat bayi terhadap peningkatan bounding attachment orang tua dan bayinya
<br>Hubungan antara orang tua dan anak di mulai sejak mulai dalam kandungan, pada saat bayi (awal masa nifas), usia anak balita bahkan anak menjelang dewasa. Adanya interaksi antara orang tua dan bayi yang baik secara terus menerus dapat meningkatkan bounding attachment. Interaksi tersebut dapat dilakukan melalui pemijatan oleh orang tua terhadap bayi. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan distribusi frekuensi bounding attachment antara orang tua dan bayi sebelum dan setelah pemijatan. Mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap bounding attachment orang tua dan bayi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif dan pendekatan waktu menggunakan pendekatan cross sectional....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-bcd67.webp" type="image/webp" length="97566" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-b05eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/pijat-bayi-distribusi-frekuensi-lansia-teknik-endo-thumb-bcd67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2282-stikesmedistra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10370-jurnal-ayurveda-medistra-jurnal-ilmiah-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55709-protokol-komunikasi-terapeutik-analisis</link>
	<guid isPermaLink="false">0f13e0e0c700921d226c27b0a218f622</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 14:23:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 4 pdf faktor ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki deniati ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby yohana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4,beby,deniati,faktor,kiki,pdf,yohana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan penelitian dengan jumlah responden yang lebih banyak, kriteria yang lebih spesifik, dan waktu terapi serta frekuensi yang lebih panjang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan penelitian dengan jumlah responden yang lebih banyak, kriteria yang lebih spesifik, dan waktu terapi serta frekuensi yang lebih panjang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan ajar dan data untuk topik penelitian evidence-based tentang komunikasi terapeutik perawat ataupun kecemasan pasien TB. Petugas kesehatan RS Cibitung Medika diharapkan memberikan konseling kepada pasien-pasien yang akan melakukan pengobatan TB agar pasien tidak merasa cemas dan melakukan evaluasi secara berkala mengenai komunikasi terapeutik perawat yang diberikan kepada pasien/pelanggan.. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik perawat terhadap tingkat kecemasan pasien pengobatan TB di Ruang Poli Paru RS Cibitung Medika Tahun 2023 (p=0,000).Dari hasil analisis komunikasi terapeutik perawat, didapatkan data dari 42 responden yang mengalami komunikasi baik sebanyak 25 responden.Sedangkan dari hasil tingkat kecemasan pasein pengobatan TB, didapatkan data dari 42 responden yang mengalami cemas sedang yang mengalami cemas ringan sebanyak 14 responden dan yang terendah yaitu yang tidak mengalami cemas sebanyak 13 responden Di Indonesia, pada tahun 2019 terdapat 842.000 kasus Tuberkulosis baru (319 per 100.000 penduduk) dan kematian karena Tuberkulosis sebesar 116.400 (44 per 100.000 penduduk) dengan angka notifikasi kasus (case notification rate/CNR) dari semua kasus dilaporkan sebanyak 171 per 100.000 penduduk. Di Indonesia, Jawa Barat merupakan penyumbang pertama kasus tuberkulosis terbanyak. Pada Januari - Agustus 2022, terdapat 75.296 kasus yang terlaporkan atau 59% dari target sampai dengan Agustus 60% dan target per tahun 90%. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap tingkat kecemasan pasien pengobatan Tubeerculosis di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023. Metode yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik Accidental Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah 42 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-274dc.webp" title="JURIS - Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-274dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-274dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-274dc.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023" alt="JURIS - Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-1aefb.webp" title="JURIS - Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-1aefb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-1aefb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-1aefb.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023" alt="JURIS - Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55709-protokol-komunikasi-terapeutik-analisis" title="JURIS - Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023" target="_blank">Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pengobatan Tubeerculosis Di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan penelitian dengan jumlah responden yang lebih banyak, kriteria yang lebih spesifik, dan waktu terapi serta frekuensi yang lebih panjang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan ajar dan data untuk topik penelitian evidence-based tentang komunikasi terapeutik perawat ataupun kecemasan pasien TB. Petugas kesehatan RS Cibitung Medika diharapkan memberikan konseling kepada pasien-pasien yang akan melakukan pengobatan TB agar pasien tidak merasa cemas dan melakukan evaluasi secara berkala mengenai komunikasi terapeutik perawat yang diberikan kepada pasien/pelanggan..
<br>Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik perawat terhadap tingkat kecemasan pasien pengobatan TB di Ruang Poli Paru RS Cibitung Medika Tahun 2023 (p=0,000).Dari hasil analisis komunikasi terapeutik perawat, didapatkan data dari 42 responden yang mengalami komunikasi baik sebanyak 25 responden.Sedangkan dari hasil tingkat kecemasan pasein pengobatan TB, didapatkan data dari 42 responden yang mengalami cemas sedang yang mengalami cemas ringan sebanyak 14 responden dan yang terendah yaitu yang tidak mengalami cemas sebanyak 13 responden
<br>Di Indonesia, pada tahun 2019 terdapat 842.000 kasus Tuberkulosis baru (319 per 100.000 penduduk) dan kematian karena Tuberkulosis sebesar 116.400 (44 per 100.000 penduduk) dengan angka notifikasi kasus (case notification rate/CNR) dari semua kasus dilaporkan sebanyak 171 per 100.000 penduduk. Di Indonesia, Jawa Barat merupakan penyumbang pertama kasus tuberkulosis terbanyak. Pada Januari - Agustus 2022, terdapat 75.296 kasus yang terlaporkan atau 59% dari target sampai dengan Agustus 60% dan target per tahun 90%. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap tingkat kecemasan pasien pengobatan Tubeerculosis di Ruang Poli Paru Rs Cibitung Medika Tahun 2023. Metode yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik Accidental Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah 42 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-274dc.webp" type="image/webp" length="105592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-274dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/protokol-komunikasi-terapeutik-analisis-matematika-thumb-1aefb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2282-stikesmedistra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10370-jurnal-ayurveda-medistra-jurnal-ilmiah-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 22 Jul 2026 21:51:19 +0700. 12 items. Served in: 3.045 seconds [rss] -->
