<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 20:21:20 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 20:21:20 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-28T20:21:20+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ T Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ T Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ T Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42449-ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi</link>
	<guid isPermaLink="false">e4860a1de18e0dafb6db2502c1700104</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 18:23:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yosef yulius ]]></category>
	<category><![CDATA[ heri iswandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ anita armas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anita,armas,heri,iswandi,yosef,yulius]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan kaos sebagai media komunikasi pada persepsi identitas kaum muda di kota besar, sehingga dapat mengidentifikasi apakah penggunaan simbol budaya pada kaos masih efektif dalam membangun ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual: Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan kaos sebagai media komunikasi pada persepsi identitas kaum muda di kota besar, sehingga dapat mengidentifikasi apakah penggunaan simbol budaya pada kaos masih efektif dalam membangun kesadaran budaya di kalangan generasi muda. Selain itu, studi membandingkan efektivitas desain kaos berbasis budaya tradisional versus desain kaos kontemporer dapat membantu pembuat konten memahami elemen mana yang paling berhasil memengaruhi pesan yang disampaikan. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi antara desainer kaos dan komunitas budaya lokal untuk menciptakan kampanye pemasaran sosial yang tidak hanya menarik secara estetika tetapi juga memperkuat nilai kebudayaan, sehingga menambah dimensi ekonomi kreatif dalam pelestarian warisan budaya.. Kaos T-Shirt Indieguerillas berfungsi sebagai media komunikasi visual yang menyampaikan pesan identitas dan kritik sosial melalui simbol budaya dan estetika kontemporer.Desain kaos ini menjadi sarana efektif untuk mempengaruhi persepsi dan memelihara nilai-nilai budaya lokal pada era globalisasi Penelitian ini meneliti peran kaos T-Shirt Indieguerillas sebagai media komunikasi visual. Ditekankan bahwa pakaian, khususnya kaos, tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan tubuh, tetapi juga menjadi sarana penyampaian pesan nonverbal yang mempengaruhi persepsi dan identitas individu. Metode analisis bersifat kualitatif dengan pendekatan sejarah, estetika, dan semiotika. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara, kemudian diolah dan diinterpretasikan berdasarkan konteks teks dan konteks visual. Hasilnya menunjukkan bahwa desain kaos Indieguerillas memanfaatkan simbol budaya dan estetika kontemporer untuk menyampaikan pesan identitas, kritikan sosial, dan persepsi budaya. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman lebih dalam tentang peran pakaian sebagai media komunikasi visual dalam konteks budaya Indonesia. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-3ba8a.webp" title="JURIS - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-3ba8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-3ba8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-3ba8a.webp 1x" title="JURIS - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual" alt="JURIS - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-92ab7.webp" title="JURIS - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-92ab7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-92ab7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-92ab7.webp 1x" title="JURIS - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual" alt="JURIS - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-ea853.webp" title="JURIS - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-ea853.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-ea853.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-ea853.webp 1x" title="JURIS - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual" alt="JURIS - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42449-ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi" title="JURIS - T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual" target="_blank">T-Shirt Indieguerillas Sebagai Media Komunikasi Visual</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan kaos sebagai media komunikasi pada persepsi identitas kaum muda di kota besar, sehingga dapat mengidentifikasi apakah penggunaan simbol budaya pada kaos masih efektif dalam membangun kesadaran budaya di kalangan generasi muda. Selain itu, studi membandingkan efektivitas desain kaos berbasis budaya tradisional versus desain kaos kontemporer dapat membantu pembuat konten memahami elemen mana yang paling berhasil memengaruhi pesan yang disampaikan. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi antara desainer kaos dan komunitas budaya lokal untuk menciptakan kampanye pemasaran sosial yang tidak hanya menarik secara estetika tetapi juga memperkuat nilai kebudayaan, sehingga menambah dimensi ekonomi kreatif dalam pelestarian warisan budaya..
<br>Kaos T-Shirt Indieguerillas berfungsi sebagai media komunikasi visual yang menyampaikan pesan identitas dan kritik sosial melalui simbol budaya dan estetika kontemporer.Desain kaos ini menjadi sarana efektif untuk mempengaruhi persepsi dan memelihara nilai-nilai budaya lokal pada era globalisasi
<br>Penelitian ini meneliti peran kaos T-Shirt Indieguerillas sebagai media komunikasi visual. Ditekankan bahwa pakaian, khususnya kaos, tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan tubuh, tetapi juga menjadi sarana penyampaian pesan nonverbal yang mempengaruhi persepsi dan identitas individu. Metode analisis bersifat kualitatif dengan pendekatan sejarah, estetika, dan semiotika. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara, kemudian diolah dan diinterpretasikan berdasarkan konteks teks dan konteks visual. Hasilnya menunjukkan bahwa desain kaos Indieguerillas memanfaatkan simbol budaya dan estetika kontemporer untuk menyampaikan pesan identitas, kritikan sosial, dan persepsi budaya. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman lebih dalam tentang peran pakaian sebagai media komunikasi visual dalam konteks budaya Indonesia.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-3ba8a.webp" type="image/webp" length="118512" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-3ba8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-92ab7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/ekonomi-kreatif-budaya-komunikasi-visual-ekspresi-thumb-ea853.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3159-besaung-jurnal-seni-desain-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42450-desain-produk-validasi-revitalisasi</link>
	<guid isPermaLink="false">0e38098784c8ec9284c02d3684da56d0</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 18:18:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yosef yulius ]]></category>
	<category><![CDATA[ heri iswandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ anita armas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anita,armas,heri,iswandi,yosef,yulius]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat berbagai usulan revitalisasi kawasan kota tua Cirebon yang komprehensif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memberikan kontribusi signifikan. Pertama, penting untuk melakukan studi evaluasi pasca-implementasi terhadap dampak revitalisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon: Melihat berbagai usulan revitalisasi kawasan kota tua Cirebon yang komprehensif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memberikan kontribusi signifikan. Pertama, penting untuk melakukan studi evaluasi pasca-implementasi terhadap dampak revitalisasi yang diusulkan. Penelitian ini bisa mengukur secara kuantitatif dan kualitatif perubahan pada tingkat kunjungan wisatawan, pertumbuhan ekonomi bagi pedagang lokal, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar setelah penataan ruang publik dan fasilitas baru diterapkan. Misalnya, bagaimana desain pedestrian yang lebih ramah pejalan kaki benar-benar memengaruhi kebiasaan berjalan kaki masyarakat atau durasi kunjungan wisatawan di area tersebut? Kedua, fokus penelitian dapat diperluas untuk mendalami persepsi dan partisipasi aktif dari berbagai segmen masyarakat, termasuk warga lokal, pedagang kaki lima, dan kelompok minoritas, dalam proses perencanaan dan pengelolaan kawasan. Bagaimana aspirasi mereka dapat diintegrasikan lebih lanjut untuk memastikan bahwa revitalisasi tidak hanya berhasil secara estetika, tetapi juga menciptakan rasa kepemilikan dan inklusivitas yang kuat, sesuai dengan visi 'kota yang bahagia' yang disebutkan dalam kesimpulan? Terakhir, mengingat bahwa penelitian ini melibatkan pendekatan multidisiplin (desain komunikasi visual, arsitektur, dan desain produk), studi lanjutan dapat mengeksplorasi model kolaborasi dan integrasi antar disiplin ilmu yang paling efektif dalam proyek-proyek revitalisasi kota tua. Bagaimana sinergi antar keahlian ini dapat menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan, serta bagaimana temuan dari berbagai disiplin dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi kebijakan yang koheren bagi pemerintah daerah dalam melestarikan sekaligus mengembangkan potensi kota warisan budaya?. Perencanaan kota harus berpihak pada masa lalu, dirancang untuk masa kini, dan mengakomodasi masa depan, menciptakan ruang kota yang inklusif dan 'happy place' bagi semua warga.Dalam rangka mempersiapkan kawasan kota tua Cirebon sebagai destinasi wisata, diperlukan revitalisasi yang menyelamatkan fungsi dan visual kota bersejarah melalui penambahan fasilitas baru, penataan pedestrian yang menarik, dan perbaikan lingkungan.Revitalisasi ini mencakup pengembangan dua distrik berbeda dengan fokus pada bisnis dan ruang terbuka publik, serta integrasi elemen-elemen kota seperti wayfinding dan fasad bangunan untuk memperkuat daya tarik sosial, budaya, dan ekonomi kawasan Penelitian ini berfokus pada kota tua Cirebon. Studi ini dinilai melalui tiga disiplin ilmu, yaitu desain komunikasi visual, arsitektur, dan desain produk. Tata letak kota tua Cirebon terletak di Yos Sudarso. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan observasi, tinjauan pustaka, dan wawancara. Studi ini juga merupakan penelitian kualitatif. Kajian khusus desain komunikasi visual menggunakan Semiotika. Tidak mudah menarik kesimpulan dari tiga penulis (peneliti), apalagi dengan latar belakang pengetahuan yang berbeda. Diharapkan melalui penelitian ini, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan kota Cirebon dan merealisasikan kesimpulan serta solusi yang telah dilakukan oleh penulis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-4755b.webp" title="JURIS - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-4755b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-4755b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-4755b.webp 1x" title="JURIS - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon" alt="JURIS - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-1168f.webp" title="JURIS - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-1168f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-1168f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-1168f.webp 1x" title="JURIS - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon" alt="JURIS - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-4b654.webp" title="JURIS - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-4b654.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-4b654.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-4b654.webp 1x" title="JURIS - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon" alt="JURIS - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42450-desain-produk-validasi-revitalisasi" title="JURIS - Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon" target="_blank">Revitalisasi Kawasan Kota Tua Cirebon</a>: Melihat berbagai usulan revitalisasi kawasan kota tua Cirebon yang komprehensif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memberikan kontribusi signifikan. Pertama, penting untuk melakukan studi evaluasi pasca-implementasi terhadap dampak revitalisasi yang diusulkan. Penelitian ini bisa mengukur secara kuantitatif dan kualitatif perubahan pada tingkat kunjungan wisatawan, pertumbuhan ekonomi bagi pedagang lokal, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar setelah penataan ruang publik dan fasilitas baru diterapkan. Misalnya, bagaimana desain pedestrian yang lebih ramah pejalan kaki benar-benar memengaruhi kebiasaan berjalan kaki masyarakat atau durasi kunjungan wisatawan di area tersebut? Kedua, fokus penelitian dapat diperluas untuk mendalami persepsi dan partisipasi aktif dari berbagai segmen masyarakat, termasuk warga lokal, pedagang kaki lima, dan kelompok minoritas, dalam proses perencanaan dan pengelolaan kawasan. Bagaimana aspirasi mereka dapat diintegrasikan lebih lanjut untuk memastikan bahwa revitalisasi tidak hanya berhasil secara estetika, tetapi juga menciptakan rasa kepemilikan dan inklusivitas yang kuat, sesuai dengan visi 'kota yang bahagia' yang disebutkan dalam kesimpulan? Terakhir, mengingat bahwa penelitian ini melibatkan pendekatan multidisiplin (desain komunikasi visual, arsitektur, dan desain produk), studi lanjutan dapat mengeksplorasi model kolaborasi dan integrasi antar disiplin ilmu yang paling efektif dalam proyek-proyek revitalisasi kota tua. Bagaimana sinergi antar keahlian ini dapat menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan, serta bagaimana temuan dari berbagai disiplin dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi kebijakan yang koheren bagi pemerintah daerah dalam melestarikan sekaligus mengembangkan potensi kota warisan budaya?.
<br>Perencanaan kota harus berpihak pada masa lalu, dirancang untuk masa kini, dan mengakomodasi masa depan, menciptakan ruang kota yang inklusif dan 'happy place' bagi semua warga.Dalam rangka mempersiapkan kawasan kota tua Cirebon sebagai destinasi wisata, diperlukan revitalisasi yang menyelamatkan fungsi dan visual kota bersejarah melalui penambahan fasilitas baru, penataan pedestrian yang menarik, dan perbaikan lingkungan.Revitalisasi ini mencakup pengembangan dua distrik berbeda dengan fokus pada bisnis dan ruang terbuka publik, serta integrasi elemen-elemen kota seperti wayfinding dan fasad bangunan untuk memperkuat daya tarik sosial, budaya, dan ekonomi kawasan
<br>Penelitian ini berfokus pada kota tua Cirebon. Studi ini dinilai melalui tiga disiplin ilmu, yaitu desain komunikasi visual, arsitektur, dan desain produk. Tata letak kota tua Cirebon terletak di Yos Sudarso. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan observasi, tinjauan pustaka, dan wawancara. Studi ini juga merupakan penelitian kualitatif. Kajian khusus desain komunikasi visual menggunakan Semiotika. Tidak mudah menarik kesimpulan dari tiga penulis (peneliti), apalagi dengan latar belakang pengetahuan yang berbeda. Diharapkan melalui penelitian ini, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan kota Cirebon dan merealisasikan kesimpulan serta solusi yang telah dilakukan oleh penulis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-1168f.webp" type="image/webp" length="118076" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-4755b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-1168f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/desain-produk-validasi-revitalisasi-semiotika-komu-thumb-4b654.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3159-besaung-jurnal-seni-desain-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42436-siswa-kelas-busana-smp-swasta</link>
	<guid isPermaLink="false">0f37a74c8a17ec0a8d5ca34bb8f8c5a8</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 18:04:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ badrut tamam ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurusan gizi ]]></category>
	<category><![CDATA[ yuni gumala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badrut,gizi,gumala,jurusan,tamam,yuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program edukasi sarapan di sekolah melalui desain eksperimen. Kajian longitudinal dapat melacak perkembangan status gizi dan kebiasaan sarapan siswa dari tahun pertama hingga akhir SMP. Analisis lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program edukasi sarapan di sekolah melalui desain eksperimen. Kajian longitudinal dapat melacak perkembangan status gizi dan kebiasaan sarapan siswa dari tahun pertama hingga akhir SMP. Analisis lebih mendalam tentang pengaruh pengetahuan orang tua dan lingkungan keluarga terhadap pola sarapan siswa juga penting.. Status gizi siswa SMP Negeri 1 Bangli sebagian besar baik, namun kebiasaan sarapan tidak sesuai anjuran mayoritas.Kebiasaan sarapan yang buruk berhubungan dengan peningkatan obesitas di kalangan siswa.Diperlukan intervensi edukatif berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sarapan siswa Nutrisi seimbang bagi remaja sangat menentukan kematangan di masa depan. Masalah nutrisi remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola sarapan. Penelitian ini bertujuan menentukan status gizi dan kebiasaan sarapan siswa di SMP Negeri 1 Bangli. Metode penelitian observasional dengan desain crossAcsectional. Populasi seluruh siswa kelas VIII, diambil sampel 76 siswa secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner, SQFFQ, dan pengukuran antropometri. Hasil menunjukkan lebih dari setengah siswa memiliki status gizi baik (55,26%). Namun, 53,95% siswa memiliki kebiasaan sarapan yang tidak sesuai rekomendasi, dan kebiasaan ini berhubungan dengan prevalensi obesitas. Demi meningkatkan kesehatan, disarankan sosialisasi manfaat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-a1c2d.webp" title="JURIS - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-a1c2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-a1c2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-a1c2d.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli" alt="JURIS - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-e271d.webp" title="JURIS - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-e271d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-e271d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-e271d.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli" alt="JURIS - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-b8cc6.webp" title="JURIS - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-b8cc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-b8cc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-b8cc6.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli" alt="JURIS - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42436-siswa-kelas-busana-smp-swasta" title="JURIS - Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli" target="_blank">Gambaran Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Siswa di SMP Negeri 1 Bangli</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program edukasi sarapan di sekolah melalui desain eksperimen. Kajian longitudinal dapat melacak perkembangan status gizi dan kebiasaan sarapan siswa dari tahun pertama hingga akhir SMP. Analisis lebih mendalam tentang pengaruh pengetahuan orang tua dan lingkungan keluarga terhadap pola sarapan siswa juga penting..
<br>Status gizi siswa SMP Negeri 1 Bangli sebagian besar baik, namun kebiasaan sarapan tidak sesuai anjuran mayoritas.Kebiasaan sarapan yang buruk berhubungan dengan peningkatan obesitas di kalangan siswa.Diperlukan intervensi edukatif berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sarapan siswa
<br>Nutrisi seimbang bagi remaja sangat menentukan kematangan di masa depan. Masalah nutrisi remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola sarapan. Penelitian ini bertujuan menentukan status gizi dan kebiasaan sarapan siswa di SMP Negeri 1 Bangli. Metode penelitian observasional dengan desain crossAcsectional. Populasi seluruh siswa kelas VIII, diambil sampel 76 siswa secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner, SQFFQ, dan pengukuran antropometri. Hasil menunjukkan lebih dari setengah siswa memiliki status gizi baik (55,26%). Namun, 53,95% siswa memiliki kebiasaan sarapan yang tidak sesuai rekomendasi, dan kebiasaan ini berhubungan dengan prevalensi obesitas. Demi meningkatkan kesehatan, disarankan sosialisasi manfaat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-b8cc6.webp" type="image/webp" length="59324" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-a1c2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-e271d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-kelas-busana-smp-swasta-sarapan-gizi-status-thumb-b8cc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1757-poltekkes-denpasar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8831-jurnal-ilmu-gizi-journal-nutrition-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial Spiritual ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial Spiritual ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial Spiritual ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42444-parameter-fisiologis-pasien-psikologis-syst</link>
	<guid isPermaLink="false">0d5ac70817baea0c79ae14a2a6e4b6f4</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 18:04:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ jsr ums ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ sentra ki ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,jsr,ki,sentra,stats,ums,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan desain eksperimental yang lebih kuat untuk menguji pengaruh terapi murottal terhadap tingkat keputusasaan pada pasien ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan desain eksperimental yang lebih kuat untuk menguji pengaruh terapi murottal terhadap tingkat keputusasaan pada pasien hemodialisis secara langsung. Penelitian ini dapat menggunakan desain acak terkontrol dengan kelompok perlakuan dan kontrol yang jelas, serta ukuran sampel yang representatif. Dengan demikian, dapat diperoleh bukti empiris yang lebih kuat mengenai efektivitas terapi murottal dalam menurunkan keputusasaan.2. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengeksplorasi efek jangka panjang terapi murottal pada pasien hemodialisis. Penelitian ini dapat mengikuti perkembangan pasien selama beberapa bulan atau bahkan tahun, dengan mengukur tingkat keputusasaan, kualitas hidup, dan aspek psikologis lainnya secara berkala. Hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak terapi murottal dalam jangka panjang, serta kontribusinya terhadap kesehatan psikologis pasien.3. Menganalisis mekanisme kerja terapi murottal secara lebih mendalam, khususnya dalam konteks pendekatan biopsikososial-spiritual. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif atau campuran untuk memahami pengalaman pasien dalam menjalani terapi murottal, serta bagaimana terapi ini mempengaruhi aspek psikologis, fisiologis, dan spiritual mereka. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme kerja terapi murottal dan kontribusinya dalam menurunkan keputusasaan.. Berdasarkan hasil tinjauan literatur yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa keputusasaan (hopelessness) pada pasien hemodialisis merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi, meliputi aspek psikologis, klinis, kognitif, dan perilaku.Faktor psikologis, khususnya depresi dan kecemasan, menjadi determinan utama yang paling dominan dalam memengaruhi tingkat keputusasaan.Selain itu, faktor seperti usia, tingkat pendidikan, pendapatan, ketidakpastian penyakit, status dalam daftar tunggu transplantasi, serta kemampuan perawatan diri turut memperlemah atau memperkuat kondisi psikologis pasien.Di sisi lain, terapi murottal Al-Qur'an terbukti memiliki efektivitas sebagai intervensi non-farmakologis yang memberikan dampak positif terhadap kondisi pasien hemodialisis.Terapi ini mampu menurunkan tingkat kecemasan, mengurangi kelelahan (fatigue), menstabilkan tekanan darah dan kondisi hemodinamika, serta meningkatkan kualitas tidur.Dampak-dampak tersebut menunjukkan bahwa terapi murottal tidak hanya bekerja pada aspek psikologis, tetapi juga memberikan manfaat fisiologis yang terukur.Lebih lanjut, secara integratif, terapi murottal memiliki potensi dalam menurunkan keputusasaan melalui mekanisme tidak langsung, yaitu dengan memperbaiki faktor-faktor mendasarinya.Penurunan kecemasan, peningkatan kualitas tidur, serta perbaikan kondisi fisik dan emosional pasien berkontribusi terhadap peningkatan harapan dan kualitas hidup secara keseluruhan.Dengan demikian, terapi murottal dapat diposisikan sebagai bagian dari pendekatan perawatan holistik berbasis biopsikososial-spiritual.Secara teoritis, penelitian ini memberikan pemahaman mengenai peran terapi murottal dalam mengatasi masalah psikologis pada pasien hemodialisis.Secara praktis, temuan ini dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk mengintegrasikan terapi murottal sebagai intervensi komplementer dalam pelayanan keperawatan dan kesehatan, guna meningkatkan kesejahteraan pasien secara menyeluruh.Namun demikian, keterbatasan dalam jumlah dan variasi desain penelitian yang dianalisis menunjukkan perlunya penelitian lanjut, khususnya studi eksperimental dengan desain yang lebih kuat, untuk menguji pengaruh terapi murottal terhadap tingkat keputusasaan pada pasien hemodialisis.Dengan demikian, penelitian selanjutnya dapat memperkuat evidensi ilmiah dan mendukung implementasi terapi murottal secara lebih luas dalam praktik klinis Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit kronis yang berdampak tidak hanya pada kondisi fisik, tetapi juga pada aspek psikologis pasien, salah satunya adalah keputusasaan (hopelessness). Pasien yang menjalani hemodialisis rentan mengalami keputusasaan akibat kompleksitas penyakit dan terapi jangka panjang, sehingga diperlukan intervensi komplementer yang efektif, termasuk pendekatan berbasis spiritual seperti terapi murottal Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusasaan pada pasien hemodialisis serta menganalisis potensi terapi murottal dalam menurunkan keputusasaan melalui pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-6d54f.webp" title="JURIS - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-6d54f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-6d54f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-6d54f.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual" alt="JURIS - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-2b679.webp" title="JURIS - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-2b679.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-2b679.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-2b679.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual" alt="JURIS - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-215bc.webp" title="JURIS - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-215bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-215bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-215bc.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual" alt="JURIS - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42444-parameter-fisiologis-pasien-psikologis-syst" title="JURIS - Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual" target="_blank">Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan desain eksperimental yang lebih kuat untuk menguji pengaruh terapi murottal terhadap tingkat keputusasaan pada pasien hemodialisis secara langsung. Penelitian ini dapat menggunakan desain acak terkontrol dengan kelompok perlakuan dan kontrol yang jelas, serta ukuran sampel yang representatif. Dengan demikian, dapat diperoleh bukti empiris yang lebih kuat mengenai efektivitas terapi murottal dalam menurunkan keputusasaan.2. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengeksplorasi efek jangka panjang terapi murottal pada pasien hemodialisis. Penelitian ini dapat mengikuti perkembangan pasien selama beberapa bulan atau bahkan tahun, dengan mengukur tingkat keputusasaan, kualitas hidup, dan aspek psikologis lainnya secara berkala. Hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak terapi murottal dalam jangka panjang, serta kontribusinya terhadap kesehatan psikologis pasien.3. Menganalisis mekanisme kerja terapi murottal secara lebih mendalam, khususnya dalam konteks pendekatan biopsikososial-spiritual. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif atau campuran untuk memahami pengalaman pasien dalam menjalani terapi murottal, serta bagaimana terapi ini mempengaruhi aspek psikologis, fisiologis, dan spiritual mereka. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme kerja terapi murottal dan kontribusinya dalam menurunkan keputusasaan..
<br>Berdasarkan hasil tinjauan literatur yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa keputusasaan (hopelessness) pada pasien hemodialisis merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi, meliputi aspek psikologis, klinis, kognitif, dan perilaku.Faktor psikologis, khususnya depresi dan kecemasan, menjadi determinan utama yang paling dominan dalam memengaruhi tingkat keputusasaan.Selain itu, faktor seperti usia, tingkat pendidikan, pendapatan, ketidakpastian penyakit, status dalam daftar tunggu transplantasi, serta kemampuan perawatan diri turut memperlemah atau memperkuat kondisi psikologis pasien.Di sisi lain, terapi murottal Al-Qur'an terbukti memiliki efektivitas sebagai intervensi non-farmakologis yang memberikan dampak positif terhadap kondisi pasien hemodialisis.Terapi ini mampu menurunkan tingkat kecemasan, mengurangi kelelahan (fatigue), menstabilkan tekanan darah dan kondisi hemodinamika, serta meningkatkan kualitas tidur.Dampak-dampak tersebut menunjukkan bahwa terapi murottal tidak hanya bekerja pada aspek psikologis, tetapi juga memberikan manfaat fisiologis yang terukur.Lebih lanjut, secara integratif, terapi murottal memiliki potensi dalam menurunkan keputusasaan melalui mekanisme tidak langsung, yaitu dengan memperbaiki faktor-faktor mendasarinya.Penurunan kecemasan, peningkatan kualitas tidur, serta perbaikan kondisi fisik dan emosional pasien berkontribusi terhadap peningkatan harapan dan kualitas hidup secara keseluruhan.Dengan demikian, terapi murottal dapat diposisikan sebagai bagian dari pendekatan perawatan holistik berbasis biopsikososial-spiritual.Secara teoritis, penelitian ini memberikan pemahaman mengenai peran terapi murottal dalam mengatasi masalah psikologis pada pasien hemodialisis.Secara praktis, temuan ini dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk mengintegrasikan terapi murottal sebagai intervensi komplementer dalam pelayanan keperawatan dan kesehatan, guna meningkatkan kesejahteraan pasien secara menyeluruh.Namun demikian, keterbatasan dalam jumlah dan variasi desain penelitian yang dianalisis menunjukkan perlunya penelitian lanjut, khususnya studi eksperimental dengan desain yang lebih kuat, untuk menguji pengaruh terapi murottal terhadap tingkat keputusasaan pada pasien hemodialisis.Dengan demikian, penelitian selanjutnya dapat memperkuat evidensi ilmiah dan mendukung implementasi terapi murottal secara lebih luas dalam praktik klinis
<br>Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit kronis yang berdampak tidak hanya pada kondisi fisik, tetapi juga pada aspek psikologis pasien, salah satunya adalah keputusasaan (hopelessness). Pasien yang menjalani hemodialisis rentan mengalami keputusasaan akibat kompleksitas penyakit dan terapi jangka panjang, sehingga diperlukan intervensi komplementer yang efektif, termasuk pendekatan berbasis spiritual seperti terapi murottal Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusasaan pada pasien hemodialisis serta menganalisis potensi terapi murottal dalam menurunkan keputusasaan melalui pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-2b679.webp" type="image/webp" length="143236" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-6d54f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-2b679.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/parameter-fisiologis-pasien-psikologis-systematic-thumb-215bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9043-jurnal-keilmuan-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42443-tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-masj</link>
	<guid isPermaLink="false">04c359f3809988103e0b93cd03a36096</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 18:04:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ jsr ums ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ sentra ki ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,jsr,ki,sentra,stats,ums,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas model tadarus ini pada kelompok remaja yang berbeda, misalnya remaja di luar lingkungan masjid ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas model tadarus ini pada kelompok remaja yang berbeda, misalnya remaja di luar lingkungan masjid atau remaja dengan latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran karakter religius yang lebih valid dan reliabel, sehingga dapat digunakan untuk mengevaluasi dampak kegiatan tadarus secara lebih akurat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan partisipasi dan kualitas tadarus, misalnya melalui pengembangan aplikasi atau platform pembelajaran Al-QurAoan interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan remaja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan model pembinaan karakter religius berbasis komunitas yang efektif dan berkelanjutan, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola masjid dan lembaga pendidikan dalam merancang program yang lebih adaptif dan partisipatif. Dengan demikian, kegiatan tadarus Al-QurAoan dapat terus dioptimalkan sebagai sarana untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berkarakter kuat.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan tadarus Al-QurAoan selama bulan Ramadhan di Masjid Al-Kautsar memiliki peran signifikan dalam meningkatkan partisipasi remaja dan membentuk karakter religius yang berkelanjutan.Pelaksanaan tadarus yang terstruktur, konsisten, dan memberdayakan remaja masjid sebagai penggerak utama terbukti menciptakan lingkungan pembinaan yang partisipatif dan kondusif.Strategi yang diterapkan, seperti pendekatan kelompok sebaya dan variasi metode, efektif meningkatkan motivasi intrinsik remaja dan keberlanjutan kegiatan ini memerlukan dukungan dari lingkungan sosial Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pelaksanaan tadarus Al-QurAoan berbasis remaja masjid, strategi yang digunakan dalam meningkatkan partisipasi dan motivasi remaja, serta implikasinya terhadap pembentukan karakter religius dan keberlanjutannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilaksanakan di Masjid Al-Kautsar pada bulan Ramadhan. Subjek penelitian terdiri dari remaja peserta tadarus dan pengurus masjid yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi angket sebagai data pendukung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tadarus berlangsung secara terstruktur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-631e2.webp" title="JURIS - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-631e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-631e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-631e2.webp 1x" title="JURIS - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja" alt="JURIS - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-4a5b9.webp" title="JURIS - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-4a5b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-4a5b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-4a5b9.webp 1x" title="JURIS - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja" alt="JURIS - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-1c538.webp" title="JURIS - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-1c538.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-1c538.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-1c538.webp 1x" title="JURIS - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja" alt="JURIS - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42443-tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-masj" title="JURIS - Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja" target="_blank">Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-QurAoan dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas model tadarus ini pada kelompok remaja yang berbeda, misalnya remaja di luar lingkungan masjid atau remaja dengan latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran karakter religius yang lebih valid dan reliabel, sehingga dapat digunakan untuk mengevaluasi dampak kegiatan tadarus secara lebih akurat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan partisipasi dan kualitas tadarus, misalnya melalui pengembangan aplikasi atau platform pembelajaran Al-QurAoan interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan remaja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan model pembinaan karakter religius berbasis komunitas yang efektif dan berkelanjutan, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola masjid dan lembaga pendidikan dalam merancang program yang lebih adaptif dan partisipatif. Dengan demikian, kegiatan tadarus Al-QurAoan dapat terus dioptimalkan sebagai sarana untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berkarakter kuat..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan tadarus Al-QurAoan selama bulan Ramadhan di Masjid Al-Kautsar memiliki peran signifikan dalam meningkatkan partisipasi remaja dan membentuk karakter religius yang berkelanjutan.Pelaksanaan tadarus yang terstruktur, konsisten, dan memberdayakan remaja masjid sebagai penggerak utama terbukti menciptakan lingkungan pembinaan yang partisipatif dan kondusif.Strategi yang diterapkan, seperti pendekatan kelompok sebaya dan variasi metode, efektif meningkatkan motivasi intrinsik remaja dan keberlanjutan kegiatan ini memerlukan dukungan dari lingkungan sosial
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pelaksanaan tadarus Al-QurAoan berbasis remaja masjid, strategi yang digunakan dalam meningkatkan partisipasi dan motivasi remaja, serta implikasinya terhadap pembentukan karakter religius dan keberlanjutannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilaksanakan di Masjid Al-Kautsar pada bulan Ramadhan. Subjek penelitian terdiri dari remaja peserta tadarus dan pengurus masjid yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi angket sebagai data pendukung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tadarus berlangsung secara terstruktur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-631e2.webp" type="image/webp" length="105020" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-631e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-4a5b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/tadarus-al-masjid-ikhlas-organisasi-remaja-motivas-thumb-1c538.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9043-jurnal-keilmuan-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Co Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus Coca Pragmatics Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Co Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus Coca Pragmatics Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Co Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus Coca Pragmatics Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42448-fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom</link>
	<guid isPermaLink="false">6498bd38e91c4e865b05c5dacc24a03b</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 17:58:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, peneliti dapat mengembangkan studi lebih lanjut dengan menganalisis kata kerja serupa seperti 'announce', 'state', atau 'proclaim' dalam korpus yang sama untuk membandingkan variasi makna dan fungsi ilokusionernya dalam konteks yang berbeda. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study: Pertama, peneliti dapat mengembangkan studi lebih lanjut dengan menganalisis kata kerja serupa seperti 'announce', 'state', atau 'proclaim' dalam korpus yang sama untuk membandingkan variasi makna dan fungsi ilokusionernya dalam konteks yang berbeda. Kedua, penelitian bisa dilakukan pada konteks komunikasi lisan dalam pembelajaran bahasa, seperti diskusi kelas atau presentasi, untuk melihat bagaimana penutur non-native memahami dan menggunakan kata 'declare' secara pragmatis. Ketiga, penelitian dapat diperluas dengan mengeksplorasi bagaimana konteks sosial dan budaya memengaruhi interpretasi terhadap tindakan ilokusioner dari kata 'declare' dalam berbagai genre teks, misalnya dalam media, politik, atau hukum, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang penggunaan pragmatis kata tersebut di masyarakat global.. Kata 'declare' memiliki berbagai makna dan fungsi ilokusioner tergantung pada konteks ko-teksnya.Dalam tiga data dari korpus COCA, kata tersebut dapat berfungsi sebagai proses verbal maupun material dalam kompleks klausa.Makna dan fungsi kata 'declare' bervariasi, yaitu sebagai afirmasi dengan fungsi convivial, pengumuman dengan fungsi konfliktif, dan pengumuman dengan fungsi kompetitif Penulis merupakan penutur non-native Inggris namun mengajar bahasa Inggris untuk orang dewasa. Oleh karena itu, memahami makna yang sebenarnya menjadi hal yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konteks ko-teks dari kata kerja 'declare' dalam beberapa ujaran. Secara umum, kata kerja 'declare' selalu diartikan sebagai 'mengumumkan' yang memiliki fungsi kolaboratif. Namun, ketika penulis menyelidiki korpus COCA, ditemukan fungsi ilokusioner yang berbeda dari kata kerja 'declare' berdasarkan konteks ko-teks atau konteks linguistik, yang secara otomatis mengubah maknanya saat konteks ko-teks dianalisis. Seperti diketahui, pragmatik adalah studi tentang makna berdasarkan konteks, sehingga kata kerja 'declare' dapat mengekspresikan beberapa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-56197.webp" title="JURIS - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-56197.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-56197.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-56197.webp 1x" title="JURIS - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study" alt="JURIS - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-e3d60.webp" title="JURIS - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-e3d60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-e3d60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-e3d60.webp 1x" title="JURIS - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study" alt="JURIS - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-6085b.webp" title="JURIS - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-6085b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-6085b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-6085b.webp 1x" title="JURIS - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study" alt="JURIS - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42448-fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom" title="JURIS - Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study" target="_blank">Co-Text Contextual Analysis The Verb Declare Based On Corpus (Coca): Pragmatics Study</a>: Pertama, peneliti dapat mengembangkan studi lebih lanjut dengan menganalisis kata kerja serupa seperti 'announce', 'state', atau 'proclaim' dalam korpus yang sama untuk membandingkan variasi makna dan fungsi ilokusionernya dalam konteks yang berbeda. Kedua, penelitian bisa dilakukan pada konteks komunikasi lisan dalam pembelajaran bahasa, seperti diskusi kelas atau presentasi, untuk melihat bagaimana penutur non-native memahami dan menggunakan kata 'declare' secara pragmatis. Ketiga, penelitian dapat diperluas dengan mengeksplorasi bagaimana konteks sosial dan budaya memengaruhi interpretasi terhadap tindakan ilokusioner dari kata 'declare' dalam berbagai genre teks, misalnya dalam media, politik, atau hukum, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang penggunaan pragmatis kata tersebut di masyarakat global..
<br>Kata 'declare' memiliki berbagai makna dan fungsi ilokusioner tergantung pada konteks ko-teksnya.Dalam tiga data dari korpus COCA, kata tersebut dapat berfungsi sebagai proses verbal maupun material dalam kompleks klausa.Makna dan fungsi kata 'declare' bervariasi, yaitu sebagai afirmasi dengan fungsi convivial, pengumuman dengan fungsi konfliktif, dan pengumuman dengan fungsi kompetitif
<br>Penulis merupakan penutur non-native Inggris namun mengajar bahasa Inggris untuk orang dewasa. Oleh karena itu, memahami makna yang sebenarnya menjadi hal yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konteks ko-teks dari kata kerja 'declare' dalam beberapa ujaran. Secara umum, kata kerja 'declare' selalu diartikan sebagai 'mengumumkan' yang memiliki fungsi kolaboratif. Namun, ketika penulis menyelidiki korpus COCA, ditemukan fungsi ilokusioner yang berbeda dari kata kerja 'declare' berdasarkan konteks ko-teks atau konteks linguistik, yang secara otomatis mengubah maknanya saat konteks ko-teks dianalisis. Seperti diketahui, pragmatik adalah studi tentang makna berdasarkan konteks, sehingga kata kerja 'declare' dapat mengekspresikan beberapa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-56197.webp" type="image/webp" length="93120" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-56197.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-e3d60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/fungsi-ti-pragmatics-illocutionary-act-meaning-kom-thumb-6085b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3852-unipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17909-breakthrough.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42451-poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">44fe3c94de81962330a56cd7340bdbd7</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 17:16:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yosef yulius ]]></category>
	<category><![CDATA[ heri iswandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ anita armas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anita,armas,heri,iswandi,yosef,yulius]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis pesan dan visual dalam kampanye anti-kecurangan ujian nasional, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis pesan dan visual dalam kampanye anti-kecurangan ujian nasional, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, latar belakang sosial ekonomi, dan tingkat pendidikan siswa. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam motivasi dan persepsi siswa yang terlibat dalam kecurangan ujian, serta faktor-faktor yang mendorong mereka untuk melakukan tindakan tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi yang efektif untuk mencegah kecurangan ujian, dengan melibatkan guru, orang tua, dan siswa dalam prosesnya.. Poster ini bertujuan untuk mengingatkan kembali tujuan pendidikan sebagai pelaksana sebuah pendidikan, agar mereka memahami bahwa dengan memberikan kunci jawaban kepada siswa otomatis mereka akan mengajarkan siswa tersebut cara yang curang, sangat bertentangan dengan nilai-nilai kejujuran yang mereka ajarkan.Seorang pendidik seharusnya menjadi contoh yang baik bagi siswa, bukan sekedar melaksanakan sebuah tanggung jawab mengajar, namun juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang nantinya berguna bagi siswa kelak di masa depan Ujian Nasional adalah sistem evaluasi nasional dalam pendidikan yang bertujuan untuk memetakan masalah pendidikan dalam rangka menyusun kebijakan pendidikan nasional. Namun, dalam penyelenggaraan ujian nasional seringkali ditemukan tindakan yang merugikan pendidikan. Ujian nasional merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam dunia pendidikan yang digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bangsa. Pelaksanaan ujian nasional yang disertai dengan kejujuran, objektivitas, dan keadilan dapat menjadi alat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam desain ini, guru menjadi objek visual yang dikomunikasikan, karena guru merupakan cerminan pendidikan itu sendiri. Objek guru yang disimbolkan dengan seragam kerja akan mudah dipahami oleh masyarakat awam. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-17831.webp" title="JURIS - Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-17831.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-17831.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-17831.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy" alt="JURIS - Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-99fed.webp" title="JURIS - Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-99fed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-99fed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-99fed.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy" alt="JURIS - Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42451-poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis" title="JURIS - Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy" target="_blank">Perancangan Poster AuStop Kecurangan Ujian NasionalAy</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis pesan dan visual dalam kampanye anti-kecurangan ujian nasional, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, latar belakang sosial ekonomi, dan tingkat pendidikan siswa. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam motivasi dan persepsi siswa yang terlibat dalam kecurangan ujian, serta faktor-faktor yang mendorong mereka untuk melakukan tindakan tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi yang efektif untuk mencegah kecurangan ujian, dengan melibatkan guru, orang tua, dan siswa dalam prosesnya..
<br>Poster ini bertujuan untuk mengingatkan kembali tujuan pendidikan sebagai pelaksana sebuah pendidikan, agar mereka memahami bahwa dengan memberikan kunci jawaban kepada siswa otomatis mereka akan mengajarkan siswa tersebut cara yang curang, sangat bertentangan dengan nilai-nilai kejujuran yang mereka ajarkan.Seorang pendidik seharusnya menjadi contoh yang baik bagi siswa, bukan sekedar melaksanakan sebuah tanggung jawab mengajar, namun juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang nantinya berguna bagi siswa kelak di masa depan
<br>Ujian Nasional adalah sistem evaluasi nasional dalam pendidikan yang bertujuan untuk memetakan masalah pendidikan dalam rangka menyusun kebijakan pendidikan nasional. Namun, dalam penyelenggaraan ujian nasional seringkali ditemukan tindakan yang merugikan pendidikan. Ujian nasional merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam dunia pendidikan yang digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bangsa. Pelaksanaan ujian nasional yang disertai dengan kejujuran, objektivitas, dan keadilan dapat menjadi alat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam desain ini, guru menjadi objek visual yang dikomunikasikan, karena guru merupakan cerminan pendidikan itu sendiri. Objek guru yang disimbolkan dengan seragam kerja akan mudah dipahami oleh masyarakat awam.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-99fed.webp" type="image/webp" length="103080" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-17831.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/poster-kecurangan-ujian-pendidikan-desain-guru-sis-thumb-99fed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3159-besaung-jurnal-seni-desain-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42453-public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb</link>
	<guid isPermaLink="false">ae38d03c84662bdd1808e2310f7a44e1</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 16:38:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yosef yulius ]]></category>
	<category><![CDATA[ heri iswandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ anita armas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anita,armas,heri,iswandi,yosef,yulius]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai jenis media kampanye ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai jenis media kampanye dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan, dengan mempertimbangkan karakteristik audiens yang berbeda. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam motivasi dan perilaku masyarakat yang terlibat dalam pembakaran lahan, sehingga dapat dirumuskan strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian dapat mengkaji peran teknologi, seperti penggunaan drone atau sensor untuk mendeteksi dini potensi kebakaran hutan, serta mengembangkan sistem peringatan dini yang efektif untuk masyarakat dan petugas terkait.. Hutan merupakan sumber daya alam yang tidak ternilai karena di dalamnya terkandung keanekaragaman hayati sebagai sumber hasil hutan kayu dan non-kayu, pengatur tata air, pencegah banjir dan erosi serta kesuburan tanah, perlindungan alam hayati untuk kepentingan ilmu pengetahuan, kebudayaan, rekreasi, pariwisata dan sebagainya.Salah satu contoh kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia adalah kebakaran hutan.Kebakaran hutan dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar dan dampaknya sangat luas, seperti musnahnya flora dan fauna sehingga terancam punah Public Service Ads (PSAs) are ads that present social messages that are ready to raise public awareness of the goods they should have, whose conditions can be aligned and public life. This Community Service advertisement is very sociable that emphasizes the interest of the community who likes to instil awareness of the community about important social issues. The choice of design themes of Public Service Ads serves to inform the government and the public. Expected by the design of this ad more than what we want and prepare for fire hazard. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-c4ea1.webp" title="JURIS - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-c4ea1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-c4ea1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-c4ea1.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan" alt="JURIS - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-78c88.webp" title="JURIS - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-78c88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-78c88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-78c88.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan" alt="JURIS - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-e68f2.webp" title="JURIS - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-e68f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-e68f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-e68f2.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan" alt="JURIS - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42453-public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb" title="JURIS - Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan" target="_blank">Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Mencegah Kebakaran Hutan di Palembang Sumatera Selatan</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai jenis media kampanye dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan, dengan mempertimbangkan karakteristik audiens yang berbeda. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam motivasi dan perilaku masyarakat yang terlibat dalam pembakaran lahan, sehingga dapat dirumuskan strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian dapat mengkaji peran teknologi, seperti penggunaan drone atau sensor untuk mendeteksi dini potensi kebakaran hutan, serta mengembangkan sistem peringatan dini yang efektif untuk masyarakat dan petugas terkait..
<br>Hutan merupakan sumber daya alam yang tidak ternilai karena di dalamnya terkandung keanekaragaman hayati sebagai sumber hasil hutan kayu dan non-kayu, pengatur tata air, pencegah banjir dan erosi serta kesuburan tanah, perlindungan alam hayati untuk kepentingan ilmu pengetahuan, kebudayaan, rekreasi, pariwisata dan sebagainya.Salah satu contoh kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia adalah kebakaran hutan.Kebakaran hutan dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar dan dampaknya sangat luas, seperti musnahnya flora dan fauna sehingga terancam punah
<br>Public Service Ads (PSAs) are ads that present social messages that are ready to raise public awareness of the goods they should have, whose conditions can be aligned and public life. This Community Service advertisement is very sociable that emphasizes the interest of the community who likes to instil awareness of the community about important social issues. The choice of design themes of Public Service Ads serves to inform the government and the public. Expected by the design of this ad more than what we want and prepare for fire hazard.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-c4ea1.webp" type="image/webp" length="105164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-c4ea1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-78c88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/public-service-digitalization-kerusakan-hutan-sumb-thumb-e68f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3159-besaung-jurnal-seni-desain-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas Pada Remaja di SMP N 1 Kuta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas Pada Remaja di SMP N 1 Kuta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas Pada Remaja di SMP N 1 Kuta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42431-frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik</link>
	<guid isPermaLink="false">3de4ddc815d2ffa08e841c9570dce40d</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 16:28:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurusan gizi ]]></category>
	<category><![CDATA[ yuni gumala ]]></category>
	<category><![CDATA[ zat besi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[besi,gizi,gumala,jurusan,yuni,zat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk meneliti lebih lanjut tentang konsumsi jajanan anak sekolah dengan menggunakan kombinasi metode survei konsumsi lainnya. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan status gizi secara rutin pada remaja sekolah. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas Pada Remaja di SMP N 1 Kuta: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk meneliti lebih lanjut tentang konsumsi jajanan anak sekolah dengan menggunakan kombinasi metode survei konsumsi lainnya. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan status gizi secara rutin pada remaja sekolah. Penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi obesitas, seperti faktor genetik, lingkungan, dan sosial ekonomi. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi intervensi yang lebih komprehensif untuk mencegah dan mengendalikan obesitas pada remaja.. Pola konsumsi jajanan dari segi jumlah energi, frekuensi, dan jenis jajanan menunjukkan perbedaan antara remaja dengan status gizi lebih dan gizi baik.Aktivitas fisik remaja di SMPN 1 Kuta sebagian besar termasuk kategori rendah.Status gizi pada remaja di SMPN 1 Kuta menunjukkan kategori gizi baik, gizi lebih, dan obesitas.Ada hubungan yang signifikan antara jenis konsumsi jajanan, frekuensi konsumsi jajanan, energi dari jajanan, dan aktivitas fisik dengan obesitas pada remaja di SMPN 1 Kuta Obesitas adalah salah satu masalah gizi yang disebabkan oleh akumulasi lemak dalam tubuh dan konsumsi makanan yang melebihi kebutuhan. Konsumsi berbagai jenis jajanan yang mengandung gula dan lemak tinggi, serta kurangnya aktivitas fisik, dapat mempengaruhi terjadinya obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pola konsumsi jajanan dan aktivitas fisik dengan obesitas pada remaja di SMPN 1 Kuta. Penelitian observasional dengan desain cross sectional ini dilakukan pada Desember 2022, dengan 90 peserta yang dipilih secara acak sederhana. Data pola konsumsi jajanan dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan formulir SQ-FFQ, sedangkan data aktivitas fisik menggunakan kuesioner PAQ-C. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Pearson untuk melihat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-3a00f.webp" title="JURIS - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-3a00f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-3a00f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-3a00f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta" alt="JURIS - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-5bdac.webp" title="JURIS - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-5bdac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-5bdac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-5bdac.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta" alt="JURIS - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-b88e3.webp" title="JURIS - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-b88e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-b88e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-b88e3.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta" alt="JURIS - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42431-frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik" title="JURIS - Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta" target="_blank">Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas  Pada Remaja di SMP N 1 Kuta</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk meneliti lebih lanjut tentang konsumsi jajanan anak sekolah dengan menggunakan kombinasi metode survei konsumsi lainnya. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan status gizi secara rutin pada remaja sekolah. Penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi obesitas, seperti faktor genetik, lingkungan, dan sosial ekonomi. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi intervensi yang lebih komprehensif untuk mencegah dan mengendalikan obesitas pada remaja..
<br>Pola konsumsi jajanan dari segi jumlah energi, frekuensi, dan jenis jajanan menunjukkan perbedaan antara remaja dengan status gizi lebih dan gizi baik.Aktivitas fisik remaja di SMPN 1 Kuta sebagian besar termasuk kategori rendah.Status gizi pada remaja di SMPN 1 Kuta menunjukkan kategori gizi baik, gizi lebih, dan obesitas.Ada hubungan yang signifikan antara jenis konsumsi jajanan, frekuensi konsumsi jajanan, energi dari jajanan, dan aktivitas fisik dengan obesitas pada remaja di SMPN 1 Kuta
<br>Obesitas adalah salah satu masalah gizi yang disebabkan oleh akumulasi lemak dalam tubuh dan konsumsi makanan yang melebihi kebutuhan. Konsumsi berbagai jenis jajanan yang mengandung gula dan lemak tinggi, serta kurangnya aktivitas fisik, dapat mempengaruhi terjadinya obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pola konsumsi jajanan dan aktivitas fisik dengan obesitas pada remaja di SMPN 1 Kuta. Penelitian observasional dengan desain cross sectional ini dilakukan pada Desember 2022, dengan 90 peserta yang dipilih secara acak sederhana. Data pola konsumsi jajanan dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan formulir SQ-FFQ, sedangkan data aktivitas fisik menggunakan kuesioner PAQ-C. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Pearson untuk melihat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-3a00f.webp" type="image/webp" length="55160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-3a00f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-5bdac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/frekuensi-konsumsi-lemak-pola-antiseptik-jajanan-p-thumb-b88e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1757-poltekkes-denpasar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8831-jurnal-ilmu-gizi-journal-nutrition-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro Status Imunisasi dan Stunting Pada Balita Usia 12 24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro Status Imunisasi dan Stunting Pada Balita Usia 12 24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro Status Imunisasi dan Stunting Pada Balita Usia 12 24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42438-bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv</link>
	<guid isPermaLink="false">dd635898de0c13889435ac50c6f75194</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 16:07:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurusan gizi ]]></category>
	<category><![CDATA[ yuni gumala ]]></category>
	<category><![CDATA[ zat besi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[besi,gizi,gumala,jurusan,yuni,zat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana pola konsumsi pangan keluarga memengaruhi asupan zat gizi mikro pada balita di wilayah tersebut, karena meskipun konsumsi rata-rata cukup, masih ada proporsi anak yang defisit dan mengalami stunting. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem: Pertama, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana pola konsumsi pangan keluarga memengaruhi asupan zat gizi mikro pada balita di wilayah tersebut, karena meskipun konsumsi rata-rata cukup, masih ada proporsi anak yang defisit dan mengalami stunting. Kedua, penting untuk mengeksplorasi faktor non-gizi seperti kondisi sanitasi, akses air bersih, dan praktik pengasuhan yang mungkin berkontribusi terhadap stunting meskipun imunisasi sudah lengkap. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian longitudinal untuk melihat pengaruh intervensi edukasi gizi berbasis posyandu terhadap perbaikan status gizi balita dalam jangka panjang, mengingat saran dalam penelitian ini menekankan peran kader dan edukasi. Penelitian-penelitian ini dapat membantu memahami secara holistik penyebab stunting dan merancang program pencegahan yang lebih efektif di tingkat desa.. Terdapat hubungan yang bermakna dan searah antara tingkat konsumsi zat gizi mikro (seng, kalsium, fosfor) dengan status stunting pada balita usia 12-24 bulan di Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Kabupaten Karangasem.Tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara status imunisasi dengan status stunting meskipun arah korelasinya positif.Orang tua diharapkan menerapkan pola makan seimbang untuk memenuhi kebutuhan zat gizi mikro balita guna mencegah stunting Stunting merupakan masalah gizi utama yang menjadi perhatian di Indonesia. Stunting didefinisikan sebagai kondisi status gizi anak berdasarkan indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) dengan nilai z-score < -2SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi zat gizi mikro, status imunisasi, dan stunting pada balita usia 12-24 bulan di Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Kabupaten Karangasem. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 44 balita (usia 12-24 bulan). Jenis data yang digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-7ce04.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-7ce04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-7ce04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-7ce04.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem" alt="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-70a44.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-70a44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-70a44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-70a44.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem" alt="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-d8dc5.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-d8dc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-d8dc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-d8dc5.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem" alt="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42438-bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem" target="_blank">Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Zat Gizi Mikro, Status Imunisasi, dan Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Sangkan Gunung Sidemen Kabupaten Karangasem</a>: Pertama, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana pola konsumsi pangan keluarga memengaruhi asupan zat gizi mikro pada balita di wilayah tersebut, karena meskipun konsumsi rata-rata cukup, masih ada proporsi anak yang defisit dan mengalami stunting. Kedua, penting untuk mengeksplorasi faktor non-gizi seperti kondisi sanitasi, akses air bersih, dan praktik pengasuhan yang mungkin berkontribusi terhadap stunting meskipun imunisasi sudah lengkap. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian longitudinal untuk melihat pengaruh intervensi edukasi gizi berbasis posyandu terhadap perbaikan status gizi balita dalam jangka panjang, mengingat saran dalam penelitian ini menekankan peran kader dan edukasi. Penelitian-penelitian ini dapat membantu memahami secara holistik penyebab stunting dan merancang program pencegahan yang lebih efektif di tingkat desa..
<br>Terdapat hubungan yang bermakna dan searah antara tingkat konsumsi zat gizi mikro (seng, kalsium, fosfor) dengan status stunting pada balita usia 12-24 bulan di Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Kabupaten Karangasem.Tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara status imunisasi dengan status stunting meskipun arah korelasinya positif.Orang tua diharapkan menerapkan pola makan seimbang untuk memenuhi kebutuhan zat gizi mikro balita guna mencegah stunting
<br>Stunting merupakan masalah gizi utama yang menjadi perhatian di Indonesia. Stunting didefinisikan sebagai kondisi status gizi anak berdasarkan indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) dengan nilai z-score < -2SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi zat gizi mikro, status imunisasi, dan stunting pada balita usia 12-24 bulan di Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Kabupaten Karangasem. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 44 balita (usia 12-24 bulan). Jenis data yang digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-d8dc5.webp" type="image/webp" length="88340" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-7ce04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-70a44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/bahasa-balita-usia-pola-konsumsi-antiseptik-interv-thumb-d8dc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1757-poltekkes-denpasar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8831-jurnal-ilmu-gizi-journal-nutrition-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah Hylocereus Polyhizus Terhadap Karakteristik Jaja Laklak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah Hylocereus Polyhizus Terhadap Karakteristik Jaja Laklak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah Hylocereus Polyhizus Terhadap Karakteristik Jaja Laklak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42432-daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus</link>
	<guid isPermaLink="false">573685cbb81c7e5b2c1ea2910b0e4799</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 14:37:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ badrut tamam ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurusan gizi ]]></category>
	<category><![CDATA[ yuni gumala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badrut,gizi,gumala,jurusan,tamam,yuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana efek kombinasi puree kulit dan daging buah naga merah pada kualitas organoleptik serta kandungan bioaktif jaja laklak? 2. Apakah substitusi sebagian tepung beras dengan tepung kering puree buah naga merah dapat meningkatkan daya tahan produk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak: 1. Bagaimana efek kombinasi puree kulit dan daging buah naga merah pada kualitas organoleptik serta kandungan bioaktif jaja laklak? 2. Apakah substitusi sebagian tepung beras dengan tepung kering puree buah naga merah dapat meningkatkan daya tahan produk tanpa mengurangi penerimaan sensori? 3. Bagaimana pengaruh penambahan iodo- atau mineral tambahan ke dalam puree buah naga merah mempengaruhi indeks gizi dan stabilitas nutrisi jaja laklak dalam jangka panjang?. Penambahan puree buah naga merah pada jaja laklak meningkatkan karakteristik organoleptik seperti warna, tekstur, dan rasa, serta menambah kandungan serat dan antioksidan.Perlakuan terbaik adalah 30A% puree, yang menghasilkan produk dengan warna merah keunguan, tekstur kenyal, rasa manis, dan penerimaan keseluruhan tinggi.Jaja laklak yang diperkaya puree buah naga merah dapat menjadi snack inovatif dengan nilai gizi yang lebih baik atas dasar serat dan antioxidant Penelitian ini menilai efek penambahan puree buah naga merah pada karakteristik jaja laklak tradisional Bali. Metode eksperimental dengan rancangan acak blok (RBD) melibatkan lima tingkat perlakuan (10Ae30% puree) dan tiga replikasi. Hasil menunjukkan bahwa penambahan puree 30% meningkatkan nilai organoleptik (warna, tekstur, rasa, penerimaan keseluruhan) serta kandungan serat kasar (3,8784%) dan kapasitas antioksidan (7,8900AmgALAA). Analisis ANOVA dan LSD membuktikan perbedaan signifikan antar perlakuan. Kesimpulannya, puree buah naga merah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-110c1.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-110c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-110c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-110c1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-089dc.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-089dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-089dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-089dc.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-e4c39.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-e4c39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-e4c39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-e4c39.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42432-daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak" target="_blank">Pengaruh Penambahan Puree Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Terhadap Karakteristik Jaja Laklak</a>: 1. Bagaimana efek kombinasi puree kulit dan daging buah naga merah pada kualitas organoleptik serta kandungan bioaktif jaja laklak? 2. Apakah substitusi sebagian tepung beras dengan tepung kering puree buah naga merah dapat meningkatkan daya tahan produk tanpa mengurangi penerimaan sensori? 3. Bagaimana pengaruh penambahan iodo- atau mineral tambahan ke dalam puree buah naga merah mempengaruhi indeks gizi dan stabilitas nutrisi jaja laklak dalam jangka panjang?.
<br>Penambahan puree buah naga merah pada jaja laklak meningkatkan karakteristik organoleptik seperti warna, tekstur, dan rasa, serta menambah kandungan serat dan antioksidan.Perlakuan terbaik adalah 30A% puree, yang menghasilkan produk dengan warna merah keunguan, tekstur kenyal, rasa manis, dan penerimaan keseluruhan tinggi.Jaja laklak yang diperkaya puree buah naga merah dapat menjadi snack inovatif dengan nilai gizi yang lebih baik atas dasar serat dan antioxidant
<br>Penelitian ini menilai efek penambahan puree buah naga merah pada karakteristik jaja laklak tradisional Bali. Metode eksperimental dengan rancangan acak blok (RBD) melibatkan lima tingkat perlakuan (10Ae30% puree) dan tiga replikasi. Hasil menunjukkan bahwa penambahan puree 30% meningkatkan nilai organoleptik (warna, tekstur, rasa, penerimaan keseluruhan) serta kandungan serat kasar (3,8784%) dan kapasitas antioksidan (7,8900AmgALAA). Analisis ANOVA dan LSD membuktikan perbedaan signifikan antar perlakuan. Kesimpulannya, puree buah naga merah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-e4c39.webp" type="image/webp" length="83244" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-110c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-089dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/daging-buah-pala-warna-merah-naga-hylocereus-kulit-thumb-e4c39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1757-poltekkes-denpasar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8831-jurnal-ilmu-gizi-journal-nutrition-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42441-besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun</link>
	<guid isPermaLink="false">6d0604b9677a5644cabb7b49fad346dc</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:59:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurusan gizi ]]></category>
	<category><![CDATA[ yuni gumala ]]></category>
	<category><![CDATA[ zat besi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[besi,gizi,gumala,jurusan,yuni,zat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pola asuh dan ketersediaan pangan keluarga memengaruhi kualitas asupan protein, karbohidrat, dan zat besi pada balita di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi seperti Gianyar. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1: Pertama, perlu diteliti bagaimana pola asuh dan ketersediaan pangan keluarga memengaruhi kualitas asupan protein, karbohidrat, dan zat besi pada balita di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi seperti Gianyar. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas intervensi pemberian makanan tambahan bergizi yang diformulasikan khusus untuk meningkatkan status gizi balita stunting, dibandingkan dengan konseling gizi rutin di posyandu. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi hubungan antara status gizi ibu hamil dan asupan zat gizi selama kehamilan dengan pertumbuhan linier anak hingga usia 23 bulan, untuk memahami dampak jangka panjang intervensi gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk merancang program pencegahan stunting yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di tingkat komunitas.. Asupan protein, karbohidrat, dan zat besi pada balita sebagian besar sudah berada dalam kategori baik, meskipun masih terdapat sekitar 9-10 dari 70 balita dengan asupan yang kurang.Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein, karbohidrat, dan zat besi dengan kejadian stunting di wilayah Puskesmas Gianyar 1, dengan arah korelasi positif.Semakin baik asupan ketiga zat gizi tersebut, semakin baik pula status gizi balita, sehingga pencegahan stunting perlu melibatkan keluarga dan pihak puskesmas melalui konseling gizi dan edukasi rutin Stunting atau sering disebut kerdil atau pendek adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan. Balita yang mengalami hambatan pertumbuhan yang ditandai dengan fisik pendek dan sangat pendek merupakan dua masalah gizi utama di Bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan protein, karbohidrat, dan zat besi dengan kejadian stunting pada balita di wilayah Puskesmas Gianyar 1. Metode penelitian yang digunakan adalah metode cross-sectional yang disajikan dalam tabel silang dan dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui kekuatan dan arah hubungan antar variabel. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-f41d8.webp" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-f41d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-f41d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-f41d8.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1" alt="JURIS - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-1b543.webp" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-1b543.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-1b543.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-1b543.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1" alt="JURIS - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-408f0.webp" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-408f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-408f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-408f0.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1" alt="JURIS - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42441-besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1" target="_blank">Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pola asuh dan ketersediaan pangan keluarga memengaruhi kualitas asupan protein, karbohidrat, dan zat besi pada balita di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi seperti Gianyar. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas intervensi pemberian makanan tambahan bergizi yang diformulasikan khusus untuk meningkatkan status gizi balita stunting, dibandingkan dengan konseling gizi rutin di posyandu. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi hubungan antara status gizi ibu hamil dan asupan zat gizi selama kehamilan dengan pertumbuhan linier anak hingga usia 23 bulan, untuk memahami dampak jangka panjang intervensi gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk merancang program pencegahan stunting yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di tingkat komunitas..
<br>Asupan protein, karbohidrat, dan zat besi pada balita sebagian besar sudah berada dalam kategori baik, meskipun masih terdapat sekitar 9-10 dari 70 balita dengan asupan yang kurang.Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein, karbohidrat, dan zat besi dengan kejadian stunting di wilayah Puskesmas Gianyar 1, dengan arah korelasi positif.Semakin baik asupan ketiga zat gizi tersebut, semakin baik pula status gizi balita, sehingga pencegahan stunting perlu melibatkan keluarga dan pihak puskesmas melalui konseling gizi dan edukasi rutin
<br>Stunting atau sering disebut kerdil atau pendek adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan. Balita yang mengalami hambatan pertumbuhan yang ditandai dengan fisik pendek dan sangat pendek merupakan dua masalah gizi utama di Bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan protein, karbohidrat, dan zat besi dengan kejadian stunting pada balita di wilayah Puskesmas Gianyar 1. Metode penelitian yang digunakan adalah metode cross-sectional yang disajikan dalam tabel silang dan dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui kekuatan dan arah hubungan antar variabel. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-1b543.webp" type="image/webp" length="83880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-f41d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-1b543.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/besi-fe-asupan-protein-zink-determinan-balita-stun-thumb-408f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1757-poltekkes-denpasar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8831-jurnal-ilmu-gizi-journal-nutrition-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 28 Apr 2026 20:21:20 +0700. 12 items. Served in: 4.363 seconds [rss] -->
