<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 04 Sep 2026 09:15:26 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 09:15:26 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-04T09:15:26+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL Ni PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI SANGI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL Ni PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI SANGI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL Ni PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI SANGI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64292-suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx</link>
	<guid isPermaLink="false">7da715a044a107dcfaabf6a7fe9824f8</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 06:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uho ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis yang lebih mendalam tentang konsentrasi logam berat pada sedimen dan biota sebagai indikator pencemaran. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan pengaruh aktivitas manusia dan industri di sekitar perairan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis yang lebih mendalam tentang konsentrasi logam berat pada sedimen dan biota sebagai indikator pencemaran. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan pengaruh aktivitas manusia dan industri di sekitar perairan terhadap tingkat pencemaran logam berat. Studi lebih lanjut tentang dampak sedimentasi akibat penambangan di pesisir juga dapat menjadi fokus penelitian, mengingat sedimentasi dapat berdampak negatif pada kehidupan akuatik dan kualitas air.. Parameter oseanografi yang paling berpengaruh terhadap konsentrasi logam berat nikel di perairan Desa Sangi-Sangi yaitu salinitas Nikel merupakan salah satu jenis logam berat yang berwarna putih keperakan, yang dapat masuk ke badan perairan melalui sumber alami dan antropogenik yang terkait dengan aktivitas manusia seperti pelayaran, pertambangan dan limbah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat nikel pada air laut dan mengetahui pengaruh parameter oseanografi terhadap kandungan logam berat nikel pada air laut. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi logam berat nikel dengan nilai rata-rata 0,0128 mg/L, yang masih di bawah ambang batas baku mutu logam berat nikel pada air laut peruntukan biota laut berdasarkan keputusan menteri lingkungan hidup no 51 tahun 2004. Parameter oseanografi yang paling berpengaruh terhadap konsentrasi logam berat nikel di perairan Desa Sangi-Sangi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-d6c8d.webp" title="JURIS - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-d6c8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-d6c8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-d6c8d.webp 1x" title="JURIS - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI" alt="JURIS - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-37a88.webp" title="JURIS - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-37a88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-37a88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-37a88.webp 1x" title="JURIS - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI" alt="JURIS - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-0e551.webp" title="JURIS - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-0e551.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-0e551.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-0e551.webp 1x" title="JURIS - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI" alt="JURIS - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64292-suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx" title="JURIS - KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI" target="_blank">KANDUNGAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN DESA SANGI-SANGI</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis yang lebih mendalam tentang konsentrasi logam berat pada sedimen dan biota sebagai indikator pencemaran. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan pengaruh aktivitas manusia dan industri di sekitar perairan terhadap tingkat pencemaran logam berat. Studi lebih lanjut tentang dampak sedimentasi akibat penambangan di pesisir juga dapat menjadi fokus penelitian, mengingat sedimentasi dapat berdampak negatif pada kehidupan akuatik dan kualitas air..
<br>Parameter oseanografi yang paling berpengaruh terhadap konsentrasi logam berat nikel di perairan Desa Sangi-Sangi yaitu salinitas
<br>Nikel merupakan salah satu jenis logam berat yang berwarna putih keperakan, yang dapat masuk ke badan perairan melalui sumber alami dan antropogenik yang terkait dengan aktivitas manusia seperti pelayaran, pertambangan dan limbah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat nikel pada air laut dan mengetahui pengaruh parameter oseanografi terhadap kandungan logam berat nikel pada air laut. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi logam berat nikel dengan nilai rata-rata 0,0128 mg/L, yang masih di bawah ambang batas baku mutu logam berat nikel pada air laut peruntukan biota laut berdasarkan keputusan menteri lingkungan hidup no 51 tahun 2004. Parameter oseanografi yang paling berpengaruh terhadap konsentrasi logam berat nikel di perairan Desa Sangi-Sangi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-d6c8d.webp" type="image/webp" length="97022" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-d6c8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-37a88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/suhu-air-laut-biota-logam-berat-hbcx-bakteri-resis-thumb-0e551.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand Dualisme Aturan Negara dan Agama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand Dualisme Aturan Negara dan Agama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand Dualisme Aturan Negara dan Agama ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64310-negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu</link>
	<guid isPermaLink="false">ff8401985ad9d25d1132418523110f21</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 06:02:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fikih migran ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahyat habibi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahyat,fikih,habibi,migran,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana implikasi dualisme aturan hukum keluarga terhadap akses dan perlindungan hak-hak sipil serta pelayanan publik bagi masyarakat Muslim di Thailand, khususnya dalam hal pendidikan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama): Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana implikasi dualisme aturan hukum keluarga terhadap akses dan perlindungan hak-hak sipil serta pelayanan publik bagi masyarakat Muslim di Thailand, khususnya dalam hal pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan. Kedua, bagaimana pengaruh budaya dan agama mayoritas terhadap tradisi perkawinan masyarakat Muslim di Thailand, dan apakah ada upaya untuk mempertahankan atau mengakomodasi nilai-nilai agama dalam praktik perkawinan. Ketiga, bagaimana aturan perkawinan sejenis di Thailand dapat mempengaruhi status hukum dan hak-hak individu LGBT dalam masyarakat Muslim, dan apakah ada upaya untuk memberikan pengakuan dan perlindungan yang lebih jelas bagi mereka.. Secara politik atau kebijakan mengenai aturan hukum keluarga di Thailand setidaknya bisa disimpulkan tiga hal yakni.Pertama, dalam kenyataannya belum adanya nilai yang sama antara antara hukum keluarga muslim dengan hukum negara dimana misalnya dalam hukum adat hanya merupakan pengakuan secara nasional sehingga praktik mahar, perjodohan dan penyelesaian sengketa dalam perkawinan yang tetap kalah jika dibandingkan hukum negara yang lebih formal.Kondisi ini bisa mengakibatkan kepada risiko kehilangan hak sipil dan pelayanan publik.Selanjutnya, Dualisme aturan berdampak pada persoalan administratif.Perkawinan orang tua yang dilangsungkan sesuai dengan tradisi, namun tidak tercatat dalam sistem hukum negara, menciptakan kesulitan dalam hal pengesahan status anak-anak mereka secara resmi.Tanpa pengakuan administratif yang sah, anak- anak ini terhambat untuk mengakses hak-hak dasar yang seharusnya mereka terima sebagai warga negara, seperti hak atas pendidikan dan kesehatan yang layak.Ketidakmampuan untuk mendapatkan akta kelahiran juga menghalangi mereka untuk mendapatkan akses ke pekerjaan formal atau hak waris, yang lebih lanjut memperburuk kondisi ketidaksetaraan sosial dan ekonomi yang mereka alami.Kedua, pengaruh agama dan budaya di Thailand bertumpu pada kekuatan penduduk mayoritas yang beragama selain Islam yakni Budha dan Kristen.Hal ini tercermin dalam beberapa hal terkait perkawinan masih saja tetap dipertahankan dipakai hingga sekarang seperti pakaian yang dipakai ketika perkawinan tetap memakai pakaian adat.Begitu juga dalam pemberian simbolis berupa barang-barang adat, seperti pakaian tradisional atau alat-alat pertanian, sebagai bagian dari proses pernikahan juga tetap dilakukan dalam negara dengan berpenduduk mayoritas agama Budha ini.Ketiga, beberapa aturan dalam hukum keluarga di Thailand masih belum bisa menerapkan aturan Islam secara konsisten dimana terdapat ambiguitas aturan seperti tampak jelas dalam aturan mengenai perkawinan sesama jenis dimana hukum di Thailand tidak mengkriminalisasi pelakunya dan juga tidak mengakui perkawinan tersebut Tulisan ini mengkaji beberapa peraturan yang tercermin dalam kebijakan negara dan upaya masyarakat Muslim untuk mempertahankan nilai-nilai agama mereka dalam konteks kehidupan keluarga. Meskipun Thailand mayoritas penduduknya beragama Buddha, masyarakat Muslim, khususnya di wilayah selatan, memiliki tradisi hukum keluarga yang berlandaskan pada ajaran Islam. Negara Thailand memberikan ruang terbatas bagi penerapan hukum Islam dalam urusan keluarga melalui pengadilan agama (Shari'ah Court), namun tetap mempertahankan kontrol terhadap sistem peradilan yang lebih luas berbasis hukum sipil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan analisis studi kasus, analisis konten, observasi partisipatif, dan analisis silang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya politik hukum keluarga di Thailand,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-b5936.webp" title="JURIS - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-b5936.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-b5936.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-b5936.webp 1x" title="JURIS - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)" alt="JURIS - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-53358.webp" title="JURIS - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-53358.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-53358.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-53358.webp 1x" title="JURIS - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)" alt="JURIS - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-7bb6e.webp" title="JURIS - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-7bb6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-7bb6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-7bb6e.webp 1x" title="JURIS - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)" alt="JURIS - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64310-negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu" title="JURIS - Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)" target="_blank">Politik Hukum Keluarga Islam di Thailand (Dualisme Aturan Negara dan Agama)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana implikasi dualisme aturan hukum keluarga terhadap akses dan perlindungan hak-hak sipil serta pelayanan publik bagi masyarakat Muslim di Thailand, khususnya dalam hal pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan. Kedua, bagaimana pengaruh budaya dan agama mayoritas terhadap tradisi perkawinan masyarakat Muslim di Thailand, dan apakah ada upaya untuk mempertahankan atau mengakomodasi nilai-nilai agama dalam praktik perkawinan. Ketiga, bagaimana aturan perkawinan sejenis di Thailand dapat mempengaruhi status hukum dan hak-hak individu LGBT dalam masyarakat Muslim, dan apakah ada upaya untuk memberikan pengakuan dan perlindungan yang lebih jelas bagi mereka..
<br>Secara politik atau kebijakan mengenai aturan hukum keluarga di Thailand setidaknya bisa disimpulkan tiga hal yakni.Pertama, dalam kenyataannya belum adanya nilai yang sama antara antara hukum keluarga muslim dengan hukum negara dimana misalnya dalam hukum adat hanya merupakan pengakuan secara nasional sehingga praktik mahar, perjodohan dan penyelesaian sengketa dalam perkawinan yang tetap kalah jika dibandingkan hukum negara yang lebih formal.Kondisi ini bisa mengakibatkan kepada risiko kehilangan hak sipil dan pelayanan publik.Selanjutnya, Dualisme aturan berdampak pada persoalan administratif.Perkawinan orang tua yang dilangsungkan sesuai dengan tradisi, namun tidak tercatat dalam sistem hukum negara, menciptakan kesulitan dalam hal pengesahan status anak-anak mereka secara resmi.Tanpa pengakuan administratif yang sah, anak- anak ini terhambat untuk mengakses hak-hak dasar yang seharusnya mereka terima sebagai warga negara, seperti hak atas pendidikan dan kesehatan yang layak.Ketidakmampuan untuk mendapatkan akta kelahiran juga menghalangi mereka untuk mendapatkan akses ke pekerjaan formal atau hak waris, yang lebih lanjut memperburuk kondisi ketidaksetaraan sosial dan ekonomi yang mereka alami.Kedua, pengaruh agama dan budaya di Thailand bertumpu pada kekuatan penduduk mayoritas yang beragama selain Islam yakni Budha dan Kristen.Hal ini tercermin dalam beberapa hal terkait perkawinan masih saja tetap dipertahankan dipakai hingga sekarang seperti pakaian yang dipakai ketika perkawinan tetap memakai pakaian adat.Begitu juga dalam pemberian simbolis berupa barang-barang adat, seperti pakaian tradisional atau alat-alat pertanian, sebagai bagian dari proses pernikahan juga tetap dilakukan dalam negara dengan berpenduduk mayoritas agama Budha ini.Ketiga, beberapa aturan dalam hukum keluarga di Thailand masih belum bisa menerapkan aturan Islam secara konsisten dimana terdapat ambiguitas aturan seperti tampak jelas dalam aturan mengenai perkawinan sesama jenis dimana hukum di Thailand tidak mengkriminalisasi pelakunya dan juga tidak mengakui perkawinan tersebut
<br>Tulisan ini mengkaji beberapa peraturan yang tercermin dalam kebijakan negara dan upaya masyarakat Muslim untuk mempertahankan nilai-nilai agama mereka dalam konteks kehidupan keluarga. Meskipun Thailand mayoritas penduduknya beragama Buddha, masyarakat Muslim, khususnya di wilayah selatan, memiliki tradisi hukum keluarga yang berlandaskan pada ajaran Islam. Negara Thailand memberikan ruang terbatas bagi penerapan hukum Islam dalam urusan keluarga melalui pengadilan agama (Shari'ah Court), namun tetap mempertahankan kontrol terhadap sistem peradilan yang lebih luas berbasis hukum sipil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan analisis studi kasus, analisis konten, observasi partisipatif, dan analisis silang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya politik hukum keluarga di Thailand,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-b5936.webp" type="image/webp" length="99436" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-b5936.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-53358.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/negara-thailand-india-masyarakat-muslim-khonghucu-thumb-7bb6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64295-perubahan-garis-pantai-citra-landsat-mawasangka-ga</link>
	<guid isPermaLink="false">e5ba27f7e0557327961e242741f94657</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 05:47:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uho ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas pengelolaan hutan mangrove sebagai penghalang abrasi, analisis dampak perubahan iklim terhadap dinamika garis pantai di wilayah pesisir, serta studi keterlibatan masyarakat lokal dalam upaya mitigasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas pengelolaan hutan mangrove sebagai penghalang abrasi, analisis dampak perubahan iklim terhadap dinamika garis pantai di wilayah pesisir, serta studi keterlibatan masyarakat lokal dalam upaya mitigasi perubahan garis pantai melalui partisipasi aktif dalam pengelolaan sumber daya pesisir. Penelitian juga bisa menggabungkan pendekatan teknologi penginderaan jauh dengan data lapangan untuk memperbaiki akurasi pemetaan garis pantai secara berkala. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi interaksi antara aktivitas manusia dan proses alami dalam skala waktu yang lebih panjang untuk memprediksi tren perubahan garis pantai di masa depan.. Perubahan garis pantai yang terjadi di wilayah pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah berupa akresi dan abrasi.Perubahan garis pantai yang berupa akresi terjadi di Desa Banga, Napa, Wakambangura II, sedangkan abrasi terjadi di Kelurahan Mawasangka dan Watolo.Perubahan garis pantai yang berupa akresi sekaligus abrasi terjadi di beberapa desa seperti Air Bajo, Terapung, Kanapa-napa, Tanailandu, Oengkolaki, Balobone, Wakambangura I, Kancebungi, dan Gumanano Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memetakan perubahan garis pantai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan MaretAeApril Tahun 2017 yang bertempat di pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Overlay (tumpang susun) antara citra Landsat 5 TM tahun 1995 dan Landsat 8 OLI tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 20 tahun, perubahan garis pantai yang terjadi di lokasi studi berupa akresi dan abrasi. Perubahan berupa akresi berkisar antara 33,46-192,08 m yang terjadi di beberapa desa, sedangkan abrasi terjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-c37cd.webp" title="JURIS - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-c37cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-c37cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-c37cd.webp 1x" title="JURIS - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah" alt="JURIS - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-85a94.webp" title="JURIS - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-85a94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-85a94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-85a94.webp 1x" title="JURIS - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah" alt="JURIS - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-c93fd.webp" title="JURIS - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-c93fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-c93fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-c93fd.webp 1x" title="JURIS - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah" alt="JURIS - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64295-perubahan-garis-pantai-citra-landsat-mawasangka-ga" title="JURIS - Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah" target="_blank">Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas pengelolaan hutan mangrove sebagai penghalang abrasi, analisis dampak perubahan iklim terhadap dinamika garis pantai di wilayah pesisir, serta studi keterlibatan masyarakat lokal dalam upaya mitigasi perubahan garis pantai melalui partisipasi aktif dalam pengelolaan sumber daya pesisir. Penelitian juga bisa menggabungkan pendekatan teknologi penginderaan jauh dengan data lapangan untuk memperbaiki akurasi pemetaan garis pantai secara berkala. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi interaksi antara aktivitas manusia dan proses alami dalam skala waktu yang lebih panjang untuk memprediksi tren perubahan garis pantai di masa depan..
<br>Perubahan garis pantai yang terjadi di wilayah pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah berupa akresi dan abrasi.Perubahan garis pantai yang berupa akresi terjadi di Desa Banga, Napa, Wakambangura II, sedangkan abrasi terjadi di Kelurahan Mawasangka dan Watolo.Perubahan garis pantai yang berupa akresi sekaligus abrasi terjadi di beberapa desa seperti Air Bajo, Terapung, Kanapa-napa, Tanailandu, Oengkolaki, Balobone, Wakambangura I, Kancebungi, dan Gumanano
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memetakan perubahan garis pantai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan MaretAeApril Tahun 2017 yang bertempat di pesisir Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Overlay (tumpang susun) antara citra Landsat 5 TM tahun 1995 dan Landsat 8 OLI tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 20 tahun, perubahan garis pantai yang terjadi di lokasi studi berupa akresi dan abrasi. Perubahan berupa akresi berkisar antara 33,46-192,08 m yang terjadi di beberapa desa, sedangkan abrasi terjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-85a94.webp" type="image/webp" length="98552" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-c37cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-85a94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/perubahan-garis-pantai-landsat-mawasangka-studi-pe-thumb-c93fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64298-analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto</link>
	<guid isPermaLink="false">1bbeb625e9c4a983f0dc469e54102efa</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 05:41:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas kombinasi media video dengan teknologi augmented reality untuk meningkatkan pemahaman gerakan senam lantai. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penggunaan media audio-visual terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas kombinasi media video dengan teknologi augmented reality untuk meningkatkan pemahaman gerakan senam lantai. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penggunaan media audio-visual terhadap keterampilan motorik siswa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi perbedaan respons belajar antara siswa yang memiliki tingkat keterampilan awal berbeda saat menggunakan media pembelajaran video.. Berdasarkan analisis data dan temuan penelitian yang telah dipaparkan sebelumnya, terdapat peningkatan signifikan dalam hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus.Rata-rata nilai belajar pada kondisi awal atau pra-siklus adalah 70,8, yang kemudian meningkat menjadi 76,6 pada siklus I, dan terus berkembang menjadi 80,6 pada siklus II.Jumlah siswa yang tuntas pada pra-siklus sebanyak 13 siswa (40,6%), meningkat menjadi 17 siswa (53,1%) pada siklus I, dan kembali naik menjadi 25 siswa (78,1%) pada siklus II.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa usaha untuk meningkatkan keterampilan meroda pada senam lantai menggunakan media pembelajaran audio visual di kelas VIII G SMP Negeri 2 Semarang pada tahun pelajaran 2024/2025 berhasil Pendidikan jasmani memiliki peran penting dalam perkembangan fisik dan mental siswa. Salah satu materi yang sering dianggap sulit oleh siswa adalah gerakan meroda dalam senam lantai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan gerakan meroda pada siswa kelas VIII G SMP Negeri 2 Semarang menggunakan media pembelajaran video. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII G, dengan instrumen pengumpulan data berupa tes keterampilan meroda, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan meroda siswa. Pada pra-siklus, ketuntasan belajar hanya mencapai 40,6%, meningkat menjadi 53,1% pada siklus pertama, dan mencapai 78,1% pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-6b100.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-6b100.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-6b100.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-6b100.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-e331a.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-e331a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-e331a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-e331a.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-45dc8.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-45dc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-45dc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-45dc8.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64298-analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang" target="_blank">Upaya Meningkatkan Keterampilan Gerak Meroda Menggunakan Media Pembelajaran Video Pada Siswa Kelas VIIIG Smpn 2 Semarang</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas kombinasi media video dengan teknologi augmented reality untuk meningkatkan pemahaman gerakan senam lantai. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penggunaan media audio-visual terhadap keterampilan motorik siswa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi perbedaan respons belajar antara siswa yang memiliki tingkat keterampilan awal berbeda saat menggunakan media pembelajaran video..
<br>Berdasarkan analisis data dan temuan penelitian yang telah dipaparkan sebelumnya, terdapat peningkatan signifikan dalam hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus.Rata-rata nilai belajar pada kondisi awal atau pra-siklus adalah 70,8, yang kemudian meningkat menjadi 76,6 pada siklus I, dan terus berkembang menjadi 80,6 pada siklus II.Jumlah siswa yang tuntas pada pra-siklus sebanyak 13 siswa (40,6%), meningkat menjadi 17 siswa (53,1%) pada siklus I, dan kembali naik menjadi 25 siswa (78,1%) pada siklus II.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa usaha untuk meningkatkan keterampilan meroda pada senam lantai menggunakan media pembelajaran audio visual di kelas VIII G SMP Negeri 2 Semarang pada tahun pelajaran 2024/2025 berhasil
<br>Pendidikan jasmani memiliki peran penting dalam perkembangan fisik dan mental siswa. Salah satu materi yang sering dianggap sulit oleh siswa adalah gerakan meroda dalam senam lantai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan gerakan meroda pada siswa kelas VIII G SMP Negeri 2 Semarang menggunakan media pembelajaran video. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII G, dengan instrumen pengumpulan data berupa tes keterampilan meroda, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan meroda siswa. Pada pra-siklus, ketuntasan belajar hanya mencapai 40,6%, meningkat menjadi 53,1% pada siklus pertama, dan mencapai 78,1% pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-45dc8.webp" type="image/webp" length="82852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-6b100.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-e331a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/analisis-data-siswa-siklus-ii-anak-koordinasi-moto-thumb-45dc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3116-mahardhika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12649-journal-physical-activity-sports-jpas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64305-pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt</link>
	<guid isPermaLink="false">4017f5bb1851a2778eaf92fd448006a0</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 05:27:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pppa pacitan ]]></category>
	<category><![CDATA[ dinas ppkb ]]></category>
	<category><![CDATA[ qan ghal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dinas,ghal,pacitan,ppkb,pppa,qan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas peran KUA dalam menangani praktik perkawinan sejenis, perlu dilakukan sosialisasi yang lebih luas dan intensif kepada masyarakat tentang akibat hukum dari tindakan pemalsuan dokumen dan perkawinan sejenis. Selain itu, pengawasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis: Untuk meningkatkan efektivitas peran KUA dalam menangani praktik perkawinan sejenis, perlu dilakukan sosialisasi yang lebih luas dan intensif kepada masyarakat tentang akibat hukum dari tindakan pemalsuan dokumen dan perkawinan sejenis. Selain itu, pengawasan terkait pencatatan perkawinan juga harus dilakukan secara ketat agar mengurangi terjadinya kelalaian yang dilakukan oleh pihak berwenang. Petugas KUA juga harus mengkaji lebih dalam terkait keaslian dokumen dari calon pengantin agar tidak terjadi lagi perkawinan sejenis atau perkawinan lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Bagi calon pengantin, disarankan untuk melakukan pendekatan terhadap pasangan sebelum melangsungkan perkawinan secara mendalam untuk menghindari terjadinya penipuan khususnya terkait jenis kelamin. Terakhir, pembuat kebijakan dapat mempertimbangkan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesadaran hukum masyarakat terkait perkawinan sejenis, serta mengembangkan strategi-strategi untuk meningkatkan kesadaran hukum tersebut.. Peran KUA tidak efektif menurut teori efektivitas hukum karya Friedman M.Lawrence, karena dari unsur legal culture dan legal structurenya tidak dapat berjalan optimal.Pada pelaksanaan legal structure ini terdapat unsur kelalaian yang dilakukan oleh pihak KUA dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga berwenang untuk melakukan pencatatan perkawinan, dibuktikan dengan tidak optimalnya pelaksanaan tahapan pemeriksaan dokumen yang mengakibatkan tercatatnya perkawinan sejenis.Begitu pula, jika dilihat dari legal culturenya, pelaku memiliki tingkat kesadaran hukum yang rendah.Hal ini dibuktikan dengan tindakan mereka melakukan pemalsuan identitas demi mewujudkan keinginan pribadi mereka yang tidak sesuai dengan norma hukum dan sosial di Indonesia.Pada tiga kasus di atas bukan hanya pelaku yang memiliki tingkat kesadaran hukum yang rendah, melainkan juga oknum-oknum yang membantu melancarkan proses perkawinan sejenis serta adanya budaya menikah dengan perkenalan yang singkat Tulisan ini dilatarbelakangi oleh kemunculan berita perkawinan sejenis yang tercatat resmi di KUA yang mengakibatkan munculnya perdebatan di masyarakat. Dengan menggunakan teori efektivitas hukum karya Lawrence M. Friedman, penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa efektif peran KUA dalam praktik tercatatnya perkawinan sejenis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik dokumentasi digunakan untuk menggali data. Hasil penelitian menyebutkan bahwa peran KUA tidak efektif menurut teori efektivitas hukum karya Lawrence, karena dari unsur legal culture dan legal structurenya tidak dapat berjalan optimal. Pada pelaksanaan legal structure ini terdapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-08834.webp" title="JURIS - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-08834.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-08834.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-08834.webp 1x" title="JURIS - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis" alt="JURIS - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-f574c.webp" title="JURIS - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-f574c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-f574c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-f574c.webp 1x" title="JURIS - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis" alt="JURIS - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-46eb1.webp" title="JURIS - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-46eb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-46eb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-46eb1.webp 1x" title="JURIS - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis" alt="JURIS - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64305-pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt" title="JURIS - Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis" target="_blank">Kinerja KUA dalam Pencatatan Perkawinan Sejenis</a>: Untuk meningkatkan efektivitas peran KUA dalam menangani praktik perkawinan sejenis, perlu dilakukan sosialisasi yang lebih luas dan intensif kepada masyarakat tentang akibat hukum dari tindakan pemalsuan dokumen dan perkawinan sejenis. Selain itu, pengawasan terkait pencatatan perkawinan juga harus dilakukan secara ketat agar mengurangi terjadinya kelalaian yang dilakukan oleh pihak berwenang. Petugas KUA juga harus mengkaji lebih dalam terkait keaslian dokumen dari calon pengantin agar tidak terjadi lagi perkawinan sejenis atau perkawinan lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Bagi calon pengantin, disarankan untuk melakukan pendekatan terhadap pasangan sebelum melangsungkan perkawinan secara mendalam untuk menghindari terjadinya penipuan khususnya terkait jenis kelamin. Terakhir, pembuat kebijakan dapat mempertimbangkan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesadaran hukum masyarakat terkait perkawinan sejenis, serta mengembangkan strategi-strategi untuk meningkatkan kesadaran hukum tersebut..
<br>Peran KUA tidak efektif menurut teori efektivitas hukum karya Friedman M.Lawrence, karena dari unsur legal culture dan legal structurenya tidak dapat berjalan optimal.Pada pelaksanaan legal structure ini terdapat unsur kelalaian yang dilakukan oleh pihak KUA dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga berwenang untuk melakukan pencatatan perkawinan, dibuktikan dengan tidak optimalnya pelaksanaan tahapan pemeriksaan dokumen yang mengakibatkan tercatatnya perkawinan sejenis.Begitu pula, jika dilihat dari legal culturenya, pelaku memiliki tingkat kesadaran hukum yang rendah.Hal ini dibuktikan dengan tindakan mereka melakukan pemalsuan identitas demi mewujudkan keinginan pribadi mereka yang tidak sesuai dengan norma hukum dan sosial di Indonesia.Pada tiga kasus di atas bukan hanya pelaku yang memiliki tingkat kesadaran hukum yang rendah, melainkan juga oknum-oknum yang membantu melancarkan proses perkawinan sejenis serta adanya budaya menikah dengan perkenalan yang singkat
<br>Tulisan ini dilatarbelakangi oleh kemunculan berita perkawinan sejenis yang tercatat resmi di KUA yang mengakibatkan munculnya perdebatan di masyarakat. Dengan menggunakan teori efektivitas hukum karya Lawrence M. Friedman, penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa efektif peran KUA dalam praktik tercatatnya perkawinan sejenis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik dokumentasi digunakan untuk menggali data. Hasil penelitian menyebutkan bahwa peran KUA tidak efektif menurut teori efektivitas hukum karya Lawrence, karena dari unsur legal culture dan legal structurenya tidak dapat berjalan optimal. Pada pelaksanaan legal structure ini terdapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-08834.webp" type="image/webp" length="61588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-08834.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-f574c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/pendekatan-kualitatif-perkawinan-sejenis-kua-efekt-thumb-46eb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64303-analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-p</link>
	<guid isPermaLink="false">1840dd33e47be2d311f910575399b932</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 05:13:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pppa pacitan ]]></category>
	<category><![CDATA[ dinas ppkb ]]></category>
	<category><![CDATA[ qan ghal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dinas,ghal,pacitan,ppkb,pppa,qan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh media sosial terhadap dinamika perkawinan dan persepsi masyarakat tentang peran gender. 2. Analisis peran pendidikan tinggi perempuan dalam mengubah struktur kuasa dalam keluarga dan dampaknya pada keharmonisan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur: 1. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh media sosial terhadap dinamika perkawinan dan persepsi masyarakat tentang peran gender. 2. Analisis peran pendidikan tinggi perempuan dalam mengubah struktur kuasa dalam keluarga dan dampaknya pada keharmonisan rumah tangga. 3. Studi tentang kontribusi budaya lokal terhadap pembentukan norma patriarki dan bagaimana perubahan nilai modern dapat mengurangi ketimpangan dalam hubungan suami-istri.. Fenomena suami takut kepada istri di Desa Bebidas Lombok Timur mungkin hanya anggapan masyarakat.Namun, suami mungkin enggan mengakuinya karena malu atau gengsi.Fenomena ini bisa dipengaruhi oleh budaya patriarki.Penyebab ketakutan suami kepada istri meliputi kesalahan suami, masalah ekonomi, pendidikan, dan kemarahan istri.Implikasinya terhadap keharmonisan rumah tangga meliputi stres, berkurangnya keharmonisan, potensi perceraian, dan renggangnya hubungan orang tua dengan anak.Dalam pandangan Islam, suami takut istri dianggap bertentangan dengan ajaran Islam dan disebut nusyuz, yaitu ketidaktaatan istri terhadap suami Penelitian ini mengkaji fenomena 'suami takut kepada istri' yang tidak lagi dianggap tabu, baik di dunia maya maupun dalam interaksi kehidupan sehari-hari. Fokusnya adalah pada masyarakat desa Bebidas, Lombok Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena suami takut kepada istri, pandangan Islam terhadap fenomena tersebut serta memahami hak dan kewajiban suami istri dalam Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena suami takut kepada istri pada masyarakat desa Bebidas hanya anggapan belaka. Namun pernyataan tersebut perlu dianalisis kembali, karena terlalu gengsi untuk mengakuinya, hal ini dapat dipengaruhi oleh budaya patriarki. Adapun suami takut kepada istri dalam pandangan Islam dianggap tidak sesuai dengan nilai yang diajarkan. Sedangkan hak dan kewajiban suami istri dalam Islam mencakup... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-839cd.webp" title="JURIS - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-839cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-839cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-839cd.webp 1x" title="JURIS - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur" alt="JURIS - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-fc70f.webp" title="JURIS - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-fc70f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-fc70f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-fc70f.webp 1x" title="JURIS - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur" alt="JURIS - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-658f8.webp" title="JURIS - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-658f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-658f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-658f8.webp 1x" title="JURIS - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur" alt="JURIS - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64303-analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-p" title="JURIS - Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur" target="_blank">Dominasi Istri dalam Rumah Tangga dalam Masyarakat Bebidas Kecamatan Wanasaba Lombok Timur</a>: 1. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh media sosial terhadap dinamika perkawinan dan persepsi masyarakat tentang peran gender. 2. Analisis peran pendidikan tinggi perempuan dalam mengubah struktur kuasa dalam keluarga dan dampaknya pada keharmonisan rumah tangga. 3. Studi tentang kontribusi budaya lokal terhadap pembentukan norma patriarki dan bagaimana perubahan nilai modern dapat mengurangi ketimpangan dalam hubungan suami-istri..
<br>Fenomena suami takut kepada istri di Desa Bebidas Lombok Timur mungkin hanya anggapan masyarakat.Namun, suami mungkin enggan mengakuinya karena malu atau gengsi.Fenomena ini bisa dipengaruhi oleh budaya patriarki.Penyebab ketakutan suami kepada istri meliputi kesalahan suami, masalah ekonomi, pendidikan, dan kemarahan istri.Implikasinya terhadap keharmonisan rumah tangga meliputi stres, berkurangnya keharmonisan, potensi perceraian, dan renggangnya hubungan orang tua dengan anak.Dalam pandangan Islam, suami takut istri dianggap bertentangan dengan ajaran Islam dan disebut nusyuz, yaitu ketidaktaatan istri terhadap suami
<br>Penelitian ini mengkaji fenomena 'suami takut kepada istri' yang tidak lagi dianggap tabu, baik di dunia maya maupun dalam interaksi kehidupan sehari-hari. Fokusnya adalah pada masyarakat desa Bebidas, Lombok Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena suami takut kepada istri, pandangan Islam terhadap fenomena tersebut serta memahami hak dan kewajiban suami istri dalam Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena suami takut kepada istri pada masyarakat desa Bebidas hanya anggapan belaka. Namun pernyataan tersebut perlu dianalisis kembali, karena terlalu gengsi untuk mengakuinya, hal ini dapat dipengaruhi oleh budaya patriarki. Adapun suami takut kepada istri dalam pandangan Islam dianggap tidak sesuai dengan nilai yang diajarkan. Sedangkan hak dan kewajiban suami istri dalam Islam mencakup...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-fc70f.webp" type="image/webp" length="63522" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-839cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-fc70f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/analisis-fenomena-pd-suami-istri-muslim-peran-isla-thumb-658f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13052-al-manhaj-journal-indonesian-islamic-family-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64296-substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ek</link>
	<guid isPermaLink="false">5f2a12233fd2fef538a4e6e75a38fada</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 04:35:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uho ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali dampak aktivitas wisata dan perikanan terhadap kesehatan ekosistem lamun dengan membandingkan kondisi area yang terganggu dan tidak terganggu. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh perubahan substrat akibat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe: Penelitian lanjutan dapat menggali dampak aktivitas wisata dan perikanan terhadap kesehatan ekosistem lamun dengan membandingkan kondisi area yang terganggu dan tidak terganggu. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh perubahan substrat akibat erosi atau aktivitas manusia terhadap kerapatan dan keanekaragaman lamun. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada keterkaitan antara kualitas air (seperti tingkat polusi) dengan penyebaran spesies lamun tertentu, khususnya yang rentan terhadap gangguan ekologis.. Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat ditarik simpulan, yakni.Distribusi spasial kerapatan lamun jarang di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe ditemukan jenis Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halodule uninervis, Halophila ovalis, Thalassia hemprichii dan Syringodium isoetifolium, kerapatan lamun rapat ditemukan jenis Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halodule uninervis, Halophila ovalis, Thalassia hemprichii dan Syringodium isoetifolium, kerapatan lamun agak rapat ditemukan jenis Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halodule uninervis, Thalassia hemprichii.Kerapatan lamun rapat ditemukan di daerah substrat lempung berpasir dengan persentase penutupan lamun tertinggi dan kerapatan lamun jarang ditemukan di daerah substrat lempung dengan persentase penutupan lamun terendah.Parameter lingkungan yang mempengaruhi distribusi spasial lamun di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe yaitu tipe substrat lempung berpasir Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi spasial lamun meliputi jenis, kerapatan dan persentase penutupan lamun berdasarkan kerapatan dan kualitas perairan terhadap pertumbuhan lamun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016AeJanuari 2017 di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe. Pengambilan sampel lamun menggunakan transek kuadrat ukuran 1 m x 1 m di wilayah penelitian yang ditentukan berdasarkan kerapatan lamun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis lamun yang ditemukan di lokasi penelitian (Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Halodule uninervis, Halophila ovalis, dan Syringodium isoetifolium). Kerapatan lamun tertinggi berada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-5cffc.webp" title="JURIS - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-5cffc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-5cffc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-5cffc.webp 1x" title="JURIS - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe" alt="JURIS - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-31de4.webp" title="JURIS - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-31de4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-31de4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-31de4.webp 1x" title="JURIS - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe" alt="JURIS - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-7ec82.webp" title="JURIS - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-7ec82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-7ec82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-7ec82.webp 1x" title="JURIS - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe" alt="JURIS - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64296-substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ek" title="JURIS - Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe" target="_blank">Distribusi Spasial Lamun Berdasarkan Kerapatan Di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe</a>: Penelitian lanjutan dapat menggali dampak aktivitas wisata dan perikanan terhadap kesehatan ekosistem lamun dengan membandingkan kondisi area yang terganggu dan tidak terganggu. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh perubahan substrat akibat erosi atau aktivitas manusia terhadap kerapatan dan keanekaragaman lamun. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada keterkaitan antara kualitas air (seperti tingkat polusi) dengan penyebaran spesies lamun tertentu, khususnya yang rentan terhadap gangguan ekologis..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat ditarik simpulan, yakni.Distribusi spasial kerapatan lamun jarang di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe ditemukan jenis Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halodule uninervis, Halophila ovalis, Thalassia hemprichii dan Syringodium isoetifolium, kerapatan lamun rapat ditemukan jenis Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halodule uninervis, Halophila ovalis, Thalassia hemprichii dan Syringodium isoetifolium, kerapatan lamun agak rapat ditemukan jenis Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halodule uninervis, Thalassia hemprichii.Kerapatan lamun rapat ditemukan di daerah substrat lempung berpasir dengan persentase penutupan lamun tertinggi dan kerapatan lamun jarang ditemukan di daerah substrat lempung dengan persentase penutupan lamun terendah.Parameter lingkungan yang mempengaruhi distribusi spasial lamun di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe yaitu tipe substrat lempung berpasir
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi spasial lamun meliputi jenis, kerapatan dan persentase penutupan lamun berdasarkan kerapatan dan kualitas perairan terhadap pertumbuhan lamun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016AeJanuari 2017 di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe. Pengambilan sampel lamun menggunakan transek kuadrat ukuran 1 m x 1 m di wilayah penelitian yang ditentukan berdasarkan kerapatan lamun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis lamun yang ditemukan di lokasi penelitian (Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Halodule uninervis, Halophila ovalis, dan Syringodium isoetifolium). Kerapatan lamun tertinggi berada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-5cffc.webp" type="image/webp" length="79980" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-5cffc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-31de4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/substrat-pasir-kualitas-air-konservasi-ekosistem-l-thumb-7ec82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64297-didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper</link>
	<guid isPermaLink="false">1504965241da96453b6c0a3205b04fa9</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 04:25:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih efektif dan menarik bagi peserta didik. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih efektif dan menarik bagi peserta didik. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam pembelajaran kooperatif, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan-pendekatan kreatif yang dapat meningkatkan motivasi dan minat peserta didik dalam belajar lari jarak pendek. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar dan keterampilan lari jarak pendek peserta didik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran olahraga yang inovatif dan efektif.. Hasil penelitian PTK dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas VIIC SMP Negeri 2 Semarang pada hasil belajar lari jarak pendek menggunakan model pembelajaran tipe jigsaw mengalami peningkatan.Pada hasil pretest yang belum tuntas 19 atau (59,50%) peserta didik.Sedangkan Peserta didik yang sudah mencapai batas ketuntasan minimal adalah sejumlah 13 Peserta didik (40,62%).Pada hasil postest sebanyak 5 Peserta didik (15,62%) Peserta didik belum mencapai batas ketuntasan.Sedangkan Peserta didik yang sudah mencapai batas ketuntasan sejumlah 28 Peserta didik (84,37%).Dengan demikian, pembelaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek SMP Negeri 2 Semarang Salah satu strategi dalam meningkatkan Kesehatan hidup manusia ialah dengan berolahraga. Kegiatan fisik dalam pembelajaran olahraga yang direncanakan dan disusun dengan baik diharapkan mampu memberikan dukungan dalam peningkatan kecerdasan, serta mengembangkan keterampilan dan kebugaran fisik. Salah satu jenis kegiatan fisik jasmani yaitu dengan lari jarak pendek. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatakan hasil belajar lari jarak pendek di SMP Negeri 2 Semarang. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-934b6.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-934b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-934b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-934b6.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-c5c64.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-c5c64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-c5c64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-c5c64.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-f570f.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-f570f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-f570f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-f570f.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64297-didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek SMPN 2 Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih efektif dan menarik bagi peserta didik. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam pembelajaran kooperatif, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan-pendekatan kreatif yang dapat meningkatkan motivasi dan minat peserta didik dalam belajar lari jarak pendek. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar dan keterampilan lari jarak pendek peserta didik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran olahraga yang inovatif dan efektif..
<br>Hasil penelitian PTK dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas VIIC SMP Negeri 2 Semarang pada hasil belajar lari jarak pendek menggunakan model pembelajaran tipe jigsaw mengalami peningkatan.Pada hasil pretest yang belum tuntas 19 atau (59,50%) peserta didik.Sedangkan Peserta didik yang sudah mencapai batas ketuntasan minimal adalah sejumlah 13 Peserta didik (40,62%).Pada hasil postest sebanyak 5 Peserta didik (15,62%) Peserta didik belum mencapai batas ketuntasan.Sedangkan Peserta didik yang sudah mencapai batas ketuntasan sejumlah 28 Peserta didik (84,37%).Dengan demikian, pembelaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek SMP Negeri 2 Semarang
<br>Salah satu strategi dalam meningkatkan Kesehatan hidup manusia ialah dengan berolahraga. Kegiatan fisik dalam pembelajaran olahraga yang direncanakan dan disusun dengan baik diharapkan mampu memberikan dukungan dalam peningkatan kecerdasan, serta mengembangkan keterampilan dan kebugaran fisik. Salah satu jenis kegiatan fisik jasmani yaitu dengan lari jarak pendek. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatakan hasil belajar lari jarak pendek di SMP Negeri 2 Semarang.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-f570f.webp" type="image/webp" length="74554" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-934b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-c5c64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/didik-kelas-xiia-hasil-belajar-aqidah-akhlak-hiper-thumb-f570f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3116-mahardhika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12649-journal-physical-activity-sports-jpas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64293-laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-m</link>
	<guid isPermaLink="false">9e9fb076a2da191c3d2c604b16e4feed</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 04:18:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uho ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap pola gelombang di Perairan Pulau Buton dengan mempertimbangkan data jangka panjang. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan kinerja model SWAN dengan model lain seperti WAM atau WAVEWATCH ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap pola gelombang di Perairan Pulau Buton dengan mempertimbangkan data jangka panjang. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan kinerja model SWAN dengan model lain seperti WAM atau WAVEWATCH untuk meningkatkan akurasi prediksi gelombang. Studi lebih lanjut juga diperlukan untuk menganalisis hubungan antara variabilitas angin dan perubahan musim terhadap karakteristik gelombang signifikan, serta pengembangan sistem pemantauan real-time berbasis model numerik untuk mitigasi risiko bencana laut.. Berdasarkan hasil penelitian, tinggi gelombang signifikan di Perairan Pulau Buton selama tahun 2018 bervariasi setiap musimnya.Gelombang signifikan tertinggi pada Musim Timur mencapai 1 meter.Musim Barat mencapai 0,45 meter, Musim Peralihan I mencapai 0,7 meter, dan Musim Peralihan II mencapai 0,65 meter.Tinggi gelombang signifikan pada area observasi bervariasi antara 0,55-1,6 meter.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan hasil yang diperoleh dari model SWAN dan model WW3 memiliki pola yang relatif sama Gelombang laut di Perairan Pulau Buton cukup dinamis karena dipengaruhi langsung oleh Laut Banda dan Laut Flores dan memiliki kedalaman laut yang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui arah penjalaran dan tinggi gelombang signifikan pada Perairan Pulau Buton selama periode 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah model SWAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelombang terendah pada musim Barat dengan ketinggian 0,45 meter menjalar dari Arah Barat dan gelombang tertinggi pada musim Timur dengan ketinggian 1 meter menjalar dari Arah Tenggara. Kecepatan angin tertinggi pada Musim Timur yaitu 5-7 m/s dan terendah pada Musim Barat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-6eb9f.webp" title="JURIS - Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-6eb9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-6eb9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-6eb9f.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan" alt="JURIS - Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-e1a21.webp" title="JURIS - Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-e1a21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-e1a21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-e1a21.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan" alt="JURIS - Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64293-laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-m" title="JURIS - Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan" target="_blank">Karakteristik Gelombang Laut Di Perairan Pulau Buton Dengan Menggunakan Model Swan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap pola gelombang di Perairan Pulau Buton dengan mempertimbangkan data jangka panjang. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan kinerja model SWAN dengan model lain seperti WAM atau WAVEWATCH untuk meningkatkan akurasi prediksi gelombang. Studi lebih lanjut juga diperlukan untuk menganalisis hubungan antara variabilitas angin dan perubahan musim terhadap karakteristik gelombang signifikan, serta pengembangan sistem pemantauan real-time berbasis model numerik untuk mitigasi risiko bencana laut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, tinggi gelombang signifikan di Perairan Pulau Buton selama tahun 2018 bervariasi setiap musimnya.Gelombang signifikan tertinggi pada Musim Timur mencapai 1 meter.Musim Barat mencapai 0,45 meter, Musim Peralihan I mencapai 0,7 meter, dan Musim Peralihan II mencapai 0,65 meter.Tinggi gelombang signifikan pada area observasi bervariasi antara 0,55-1,6 meter.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan hasil yang diperoleh dari model SWAN dan model WW3 memiliki pola yang relatif sama
<br>Gelombang laut di Perairan Pulau Buton cukup dinamis karena dipengaruhi langsung oleh Laut Banda dan Laut Flores dan memiliki kedalaman laut yang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui arah penjalaran dan tinggi gelombang signifikan pada Perairan Pulau Buton selama periode 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah model SWAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelombang terendah pada musim Barat dengan ketinggian 0,45 meter menjalar dari Arah Barat dan gelombang tertinggi pada musim Timur dengan ketinggian 1 meter menjalar dari Arah Tenggara. Kecepatan angin tertinggi pada Musim Timur yaitu 5-7 m/s dan terendah pada Musim Barat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-e1a21.webp" type="image/webp" length="87276" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-6eb9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/laut-banda-simulasi-gelombang-model-numerik-swan-k-thumb-e1a21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG Amblyglyphidodon curacao PADA WADAH TERKONTROL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG Amblyglyphidodon curacao PADA WADAH TERKONTROL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG Amblyglyphidodon curacao PADA WADAH TERKONTROL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64291-ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku</link>
	<guid isPermaLink="false">f87a2d9482d2fbdf09ed239d62c46747</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 04:13:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uho ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang perubahan suhu pada perilaku ikan karang di lingkungan yang lebih kompleks. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon curacao) PADA WADAH TERKONTROL: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang perubahan suhu pada perilaku ikan karang di lingkungan yang lebih kompleks. Kedua, studi tentang interaksi antara suhu dan salinitas pada toleransi ikan karang dapat menjadi arah penelitian baru untuk memahami adaptasi spesies terhadap perubahan lingkungan. Ketiga, pengujian efek kombinasi stresor lingkungan seperti polusi dan kenaikan suhu terhadap perilaku ikan karang dapat memberikan wawasan penting untuk konservasi terumbu karang.. Berdasarkan hasil dan pemabahasan diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkalaku ikan A.curacao yang tolerans terhadap kenaikan suhu ialahdengan nilai CTMax 39,40C pada menit 38,4 dan nilai terendah tertuju pada suhu 370C dengan waktu yang dibutuhkan 38,4 menit dibanding dengan ikan Chromis ternate yang membutuhkan waktu 49 menit dalam menghadapi kenaikan suhu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kenaikan suhu air laut terhadap tingkah laku ikan karang Amblyglyphidodon curacao pada wadah terkontrol. Lokasi penelitian ini diperairan Pulau Hoga Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahap yaitu Lapangan (pengamatan langsung) dan laboratorium. Fokus pengamatan dalam pengukuran adalah Maksimal termal kritikal (CTMax). Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkah laku ikan dilakukan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan suhu air laut berpengaruh terhadap tingkalaku ikan karang amblyglyphidodon curacao pada wadah terkontrol dapat dilihat pada gerakan ikan ditandai dengan tingkah laku bergerak dengan normal (aktivitas berenang tenang dan frekuensi buka tutup... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-8b9ca.webp" title="JURIS - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-8b9ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-8b9ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-8b9ca.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL" alt="JURIS - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-f51a8.webp" title="JURIS - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-f51a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-f51a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-f51a8.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL" alt="JURIS - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-2c1d8.webp" title="JURIS - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-2c1d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-2c1d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-2c1d8.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL" alt="JURIS - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64291-ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku" title="JURIS - PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL" target="_blank">PENGARUH KENAIKAN SUHU AIR LAUT TERHADAP TINGKAH LAKU IKAN KARANG (Amblyglyphidodon  curacao) PADA WADAH TERKONTROL</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang perubahan suhu pada perilaku ikan karang di lingkungan yang lebih kompleks. Kedua, studi tentang interaksi antara suhu dan salinitas pada toleransi ikan karang dapat menjadi arah penelitian baru untuk memahami adaptasi spesies terhadap perubahan lingkungan. Ketiga, pengujian efek kombinasi stresor lingkungan seperti polusi dan kenaikan suhu terhadap perilaku ikan karang dapat memberikan wawasan penting untuk konservasi terumbu karang..
<br>Berdasarkan hasil dan pemabahasan diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkalaku ikan A.curacao yang tolerans terhadap kenaikan suhu ialahdengan nilai CTMax 39,40C pada menit 38,4 dan nilai terendah tertuju pada suhu 370C dengan waktu yang dibutuhkan 38,4 menit dibanding dengan ikan Chromis ternate yang membutuhkan waktu 49 menit dalam menghadapi kenaikan suhu
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kenaikan suhu air laut terhadap tingkah laku ikan karang Amblyglyphidodon curacao pada wadah terkontrol. Lokasi penelitian ini diperairan Pulau Hoga Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahap yaitu Lapangan (pengamatan langsung) dan laboratorium. Fokus pengamatan dalam pengukuran adalah Maksimal termal kritikal (CTMax). Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkah laku ikan dilakukan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan suhu air laut berpengaruh terhadap tingkalaku ikan karang amblyglyphidodon curacao pada wadah terkontrol dapat dilihat pada gerakan ikan ditandai dengan tingkah laku bergerak dengan normal (aktivitas berenang tenang dan frekuensi buka tutup...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-2c1d8.webp" type="image/webp" length="78548" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-8b9ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-f51a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/ikan-karang-suhu-air-laut-tingkah-laku-amblyglyphi-thumb-2c1d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL Ni PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL Ni PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL Ni PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64289-logam-berat-mobilisasi-unsur-hbc</link>
	<guid isPermaLink="false">3e16cde2fcd9680698fea492e05a0692</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 04:03:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uho ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak logam berat lainnya seperti timbal atau tembaga pada ekosistem perairan Kecamatan Kapoiala. 2. Analisis perubahan konsentrasi logam berat Nikel (Ni) sepanjang musim dan siklus pasang surut untuk memahami dinamika ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak logam berat lainnya seperti timbal atau tembaga pada ekosistem perairan Kecamatan Kapoiala. 2. Analisis perubahan konsentrasi logam berat Nikel (Ni) sepanjang musim dan siklus pasang surut untuk memahami dinamika distribusinya. 3. Studi lebih mendalam tentang sumber pencemar logam berat Nikel (Ni) di perairan Kecamatan Kapoiala, termasuk identifikasi aktivitas pertambangan dan pengolahan yang berpotensi menjadi sumber kontaminasi.. Konsentrasi logam berat Nikel (Ni) tertinggi pada Perairan Kecamatan Kapoiala terdapat pada Muara Sungai Konawe dan yang terendah terdapat pada Muara Sungai Motui.Konsentrasi logam berat Nikel (Ni) masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh PP No.Sebaran distribusi logam berat Nikel (Ni) menunjukkan bahwa konsentrasi semakin menurun menuju ke arah laut karena jauhnya sumber pencemar seperti muara Sungai Konawe dan Sungai Lalimbuejaya.Parameter fisika-kimia perairan memiliki pengaruh signifikan terhadap konsentrasi logam berat Nikel (Ni) dengan hubungan yang sangat kuat Perairan Kecamatan Kapoiala merupakan kawasan yang memiliki 3 muara sungai dan terdapat jetty pertambangan nikel yang mengakibatkan padatnya lalu lintas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan sebaran logam berat nikel pada air. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berupa sampel air dengan sampel pendukung berupa parameter fisika dan kimia oseanografi meliputi TSS, pH, salinitas, suhu, kecerahan dan kedalaman. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2023. Sampel air dianalisis di Laboratorium Biomolekuler dan Lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-e9283.webp" title="JURIS - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-e9283.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-e9283.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-e9283.webp 1x" title="JURIS - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA" alt="JURIS - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-edd4a.webp" title="JURIS - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-edd4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-edd4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-edd4a.webp 1x" title="JURIS - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA" alt="JURIS - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-0939c.webp" title="JURIS - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-0939c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-0939c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-0939c.webp 1x" title="JURIS - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA" alt="JURIS - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64289-logam-berat-mobilisasi-unsur-hbc" title="JURIS - KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA" target="_blank">KONSENTRASI SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN KAPOIALA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak logam berat lainnya seperti timbal atau tembaga pada ekosistem perairan Kecamatan Kapoiala. 2. Analisis perubahan konsentrasi logam berat Nikel (Ni) sepanjang musim dan siklus pasang surut untuk memahami dinamika distribusinya. 3. Studi lebih mendalam tentang sumber pencemar logam berat Nikel (Ni) di perairan Kecamatan Kapoiala, termasuk identifikasi aktivitas pertambangan dan pengolahan yang berpotensi menjadi sumber kontaminasi..
<br>Konsentrasi logam berat Nikel (Ni) tertinggi pada Perairan Kecamatan Kapoiala terdapat pada Muara Sungai Konawe dan yang terendah terdapat pada Muara Sungai Motui.Konsentrasi logam berat Nikel (Ni) masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh PP No.Sebaran distribusi logam berat Nikel (Ni) menunjukkan bahwa konsentrasi semakin menurun menuju ke arah laut karena jauhnya sumber pencemar seperti muara Sungai Konawe dan Sungai Lalimbuejaya.Parameter fisika-kimia perairan memiliki pengaruh signifikan terhadap konsentrasi logam berat Nikel (Ni) dengan hubungan yang sangat kuat
<br>Perairan Kecamatan Kapoiala merupakan kawasan yang memiliki 3 muara sungai dan terdapat jetty pertambangan nikel yang mengakibatkan padatnya lalu lintas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan sebaran logam berat nikel pada air. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berupa sampel air dengan sampel pendukung berupa parameter fisika dan kimia oseanografi meliputi TSS, pH, salinitas, suhu, kecerahan dan kedalaman. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2023. Sampel air dianalisis di Laboratorium Biomolekuler dan Lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-edd4a.webp" type="image/webp" length="74428" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-e9283.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-edd4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/logam-berat-mobilisasi-unsur-hbcx-bakteri-resisten-thumb-0939c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64288-pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah</link>
	<guid isPermaLink="false">4799a8e7f6070ac88e1eb25d5a36c95f</guid>
	<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 03:58:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uho ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,uho]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak aktivitas manusia seperti pengembangan pariwisata terhadap kesehatan ekosistem lamun dan populasi bivalvia. Selain itu, studi tentang perbandingan struktur komunitas bivalvia di berbagai tipe substrat (pasir, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak aktivitas manusia seperti pengembangan pariwisata terhadap kesehatan ekosistem lamun dan populasi bivalvia. Selain itu, studi tentang perbandingan struktur komunitas bivalvia di berbagai tipe substrat (pasir, lumpur, karang) dapat memberikan wawasan tentang preferensi habitat spesies. Terakhir, penelitian jangka panjang tentang dinamika populasi bivalvia di perairan Bungkutoko dapat membantu memahami respons spesies terhadap perubahan lingkungan dan kebijakan konservasi yang lebih efektif.. Berdasarkan hasil penelitian struktur komunitas dan pola distribusi bivalvia pada Pulau Bungkutoko dapat disimpulkan sebagai berikut.Keanekaragaman jenis bivalvia pada perairan Pulau Bungkutoko didapatkan 14 jenis bivalvia sedangkan kepadatan jenis bivalvia pada perairan Pulau Bungkutoko berkisar antara 5,59 ind/mA - 16,5 ind/mA.Indeks keanekaragaman spesies bivalvia berkisar antara 1,52-1,92 yang masuk dalam kategori keanekaragaman sedang, indeks keseragaman bivalvia berkisar 0,82Ae0,86 masuk dalam kategori besar dan indeks dominasi bivalvia berkisar 0,15 Ae 0,26 masuk dalam kategori rendah.Pola distribusi pada perairan Pulau Bungkutoko mengelompok.Kondisi tutupan lamun pada perairan Bungkutoko yaitu berkisar 48,56% - 65,06% masuk dalam kategori padat dan sedang.Keanekaragaman dan kepadatan jenis bivalvia tertinggi ditemukan pada daerah padang lamun dengan tingkat persentase penutupan lamun yang tertinggi Bivalvia adalah salah satu kelas dari moluska yang berasosiasi dengan baik terhadap ekosistem lamun dan mempunyai peran penting di perairan, dan banyak ditemukan hidup di daerah intertidal. Bivalvia sering dikenal dengan nama kerang-kerangan yang dapat dijumpai pada daerah pesisir pantai dibagian substrat dasar perairan di ekosistem padang lamun. Ekosistem padang lamun salah satu ekosistem di wilayah pesisir yang mempunyai produktivitas primer yang relative tinggi dan mempunyai peranan yang penting untuk menjaga kelestarian dan keanekaragaman orgnisme laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas bivalvia, pola distribusi bivalvia, kondisi tutupan lamun pada perairan Bungkutoko dan hubungan kondisi tutupan lamun dengan keanekaragaman dan kepadatan bivalvia pada perairan Pulau Bungkutoko. Pebelitian ini dilakukan pada bulan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-02eef.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-02eef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-02eef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-02eef.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko" alt="JURIS - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-34635.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-34635.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-34635.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-34635.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko" alt="JURIS - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-56e74.webp" title="JURIS - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-56e74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-56e74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-56e74.webp 1x" title="JURIS - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko" alt="JURIS - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64288-pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah" title="JURIS - Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko" target="_blank">Struktur Komunitas Dan Pola Distribusi Bivalvia Pada Kawasan Lamun Di Perairan Pulau Bungkutoko</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak aktivitas manusia seperti pengembangan pariwisata terhadap kesehatan ekosistem lamun dan populasi bivalvia. Selain itu, studi tentang perbandingan struktur komunitas bivalvia di berbagai tipe substrat (pasir, lumpur, karang) dapat memberikan wawasan tentang preferensi habitat spesies. Terakhir, penelitian jangka panjang tentang dinamika populasi bivalvia di perairan Bungkutoko dapat membantu memahami respons spesies terhadap perubahan lingkungan dan kebijakan konservasi yang lebih efektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian struktur komunitas dan pola distribusi bivalvia pada Pulau Bungkutoko dapat disimpulkan sebagai berikut.Keanekaragaman jenis bivalvia pada perairan Pulau Bungkutoko didapatkan 14 jenis bivalvia sedangkan kepadatan jenis bivalvia pada perairan Pulau Bungkutoko berkisar antara 5,59 ind/mA - 16,5 ind/mA.Indeks keanekaragaman spesies bivalvia berkisar antara 1,52-1,92 yang masuk dalam kategori keanekaragaman sedang, indeks keseragaman bivalvia berkisar 0,82Ae0,86 masuk dalam kategori besar dan indeks dominasi bivalvia berkisar 0,15 Ae 0,26 masuk dalam kategori rendah.Pola distribusi pada perairan Pulau Bungkutoko mengelompok.Kondisi tutupan lamun pada perairan Bungkutoko yaitu berkisar 48,56% - 65,06% masuk dalam kategori padat dan sedang.Keanekaragaman dan kepadatan jenis bivalvia tertinggi ditemukan pada daerah padang lamun dengan tingkat persentase penutupan lamun yang tertinggi
<br>Bivalvia adalah salah satu kelas dari moluska yang berasosiasi dengan baik terhadap ekosistem lamun dan mempunyai peran penting di perairan, dan banyak ditemukan hidup di daerah intertidal. Bivalvia sering dikenal dengan nama kerang-kerangan yang dapat dijumpai pada daerah pesisir pantai dibagian substrat dasar perairan di ekosistem padang lamun. Ekosistem padang lamun salah satu ekosistem di wilayah pesisir yang mempunyai produktivitas primer yang relative tinggi dan mempunyai peranan yang penting untuk menjaga kelestarian dan keanekaragaman orgnisme laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas bivalvia, pola distribusi bivalvia, kondisi tutupan lamun pada perairan Bungkutoko dan hubungan kondisi tutupan lamun dengan keanekaragaman dan kepadatan bivalvia pada perairan Pulau Bungkutoko. Pebelitian ini dilakukan pada bulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-56e74.webp" type="image/webp" length="102416" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-02eef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-34635.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pola-distribusi-bivalvia-populasi-daerah-padang-la-thumb-56e74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-523-uho.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17040-jurnal-sapa-laut-jurnal-ilmu-kelautan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 04 Sep 2026 09:15:26 +0700. 12 items. Served in: 14.378 seconds [rss] -->
