<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 08:58:17 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 08:58:17 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-18T08:58:17+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39823-konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">027cb60ba0ddf3e6e787d35e8ba4ca16</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 04:05:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media pembelajaran yang lebih inovatif, seperti simulasi virtual atau augmented ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media pembelajaran yang lebih inovatif, seperti simulasi virtual atau augmented reality, terhadap peningkatan pemahaman konsep IPA siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran IPA yang lebih kontekstual, dengan mempertimbangkan karakteristik lokal dan kebutuhan siswa. Ketiga, perlu dilakukan studi mendalam mengenai tantangan dan solusi dalam meningkatkan kompetensi profesional guru IPA, khususnya dalam hal pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar, sehingga siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang ilmu pengetahuan alam dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan IPA dapat menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan pembelajaran IPA di Kelas V di SD N 1 Cempaga dapat dikategorikan sangat baik pada indikator pedagogik dan profesional.Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis data yang menunjukkan mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan pembelajaran.Penelitian ini mengindikasikan bahwa guru telah menerapkan berbagai pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran yang kreatif serta mengolah materi pelajaran secara efektif Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran IPA Kelas V di SD N 1 Cempaga. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 26 orang yang merupakan siswa kelas V. Instrumen yang digunakan yaitu berupa Angket, Wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data pada penelitian ini menggunakan skala Likert, kemudian data akan dijumlahkan dan total skor yang diperoleh dikonversikan menjadi data kualitatif dengan skala lima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan Pembelajaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-e6f8d.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-e6f8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-e6f8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-e6f8d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-7c1c0.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-7c1c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-7c1c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-7c1c0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39823-konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" target="_blank">Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media pembelajaran yang lebih inovatif, seperti simulasi virtual atau augmented reality, terhadap peningkatan pemahaman konsep IPA siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran IPA yang lebih kontekstual, dengan mempertimbangkan karakteristik lokal dan kebutuhan siswa. Ketiga, perlu dilakukan studi mendalam mengenai tantangan dan solusi dalam meningkatkan kompetensi profesional guru IPA, khususnya dalam hal pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar, sehingga siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang ilmu pengetahuan alam dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan IPA dapat menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan pembelajaran IPA di Kelas V di SD N 1 Cempaga dapat dikategorikan sangat baik pada indikator pedagogik dan profesional.Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis data yang menunjukkan mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan pembelajaran.Penelitian ini mengindikasikan bahwa guru telah menerapkan berbagai pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran yang kreatif serta mengolah materi pelajaran secara efektif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran IPA Kelas V di SD N 1 Cempaga. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 26 orang yang merupakan siswa kelas V. Instrumen yang digunakan yaitu berupa Angket, Wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data pada penelitian ini menggunakan skala Likert, kemudian data akan dijumlahkan dan total skor yang diperoleh dikonversikan menjadi data kualitatif dengan skala lima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan Pembelajaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp" type="image/webp" length="100254" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-e6f8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-7c1c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39827-siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan</link>
	<guid isPermaLink="false">bb92cd8a296603ef4892cd2456e5e8b5</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 04:05:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas penggunaan media visual seperti gambar atau video pendek dalam meningkatkan penguasaan tanda baca pada kegiatan menulis lanjutan siswa kelas V. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menguji penerapan pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas penggunaan media visual seperti gambar atau video pendek dalam meningkatkan penguasaan tanda baca pada kegiatan menulis lanjutan siswa kelas V. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menguji penerapan pendekatan kontekstual berbantuan mind mapping terhadap kemampuan penggunaan ejaan dan struktur kalimat, terutama dalam mengatasi kesalahan penulisan huruf kapital. Ketiga, diperlukan kajian mendalam mengenai strategi guru dalam mengatasi rasa bosan siswa saat menulis, termasuk eksplorasi model pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, seperti permainan bahasa atau menulis berbasis proyek sederhana, untuk meningkatkan motivasi dan kualitas kerapian tulisan siswa.. Keterampilan menulis lanjutan di SD N 2 Kawan dikategorikan baik dengan rata-rata nilai klasikal sebesar 95,55 berdasarkan analisis observasi dan tes.Sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam penggunaan tanda baca dan membedakan huruf kapital dengan huruf biasa.Faktor yang memengaruhi kemampuan menulis siswa antara lain pengalaman belajar yang kurang, kebiasaan bercerita daripada menulis, serta rasa bosan dalam mengekspresikan gagasan secara tertulis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis lanjutan siswa pada kelas V SD N 2 Kawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V (lima) yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis lanjutan di SD N 2 Kawan dapat dikategorikan baik. Melalui analisis observasi dan tes dengan nilai tertinggi 95 dan nilai terendah adalah 45. Rata Ae rata nilai kemampuan menulis lanjutan siswa secara klasikal memperoleh 95,55. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d02c2.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d02c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d02c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d02c2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-dd5c3.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-dd5c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-dd5c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-dd5c3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39827-siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" target="_blank">Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas penggunaan media visual seperti gambar atau video pendek dalam meningkatkan penguasaan tanda baca pada kegiatan menulis lanjutan siswa kelas V. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menguji penerapan pendekatan kontekstual berbantuan mind mapping terhadap kemampuan penggunaan ejaan dan struktur kalimat, terutama dalam mengatasi kesalahan penulisan huruf kapital. Ketiga, diperlukan kajian mendalam mengenai strategi guru dalam mengatasi rasa bosan siswa saat menulis, termasuk eksplorasi model pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, seperti permainan bahasa atau menulis berbasis proyek sederhana, untuk meningkatkan motivasi dan kualitas kerapian tulisan siswa..
<br>Keterampilan menulis lanjutan di SD N 2 Kawan dikategorikan baik dengan rata-rata nilai klasikal sebesar 95,55 berdasarkan analisis observasi dan tes.Sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam penggunaan tanda baca dan membedakan huruf kapital dengan huruf biasa.Faktor yang memengaruhi kemampuan menulis siswa antara lain pengalaman belajar yang kurang, kebiasaan bercerita daripada menulis, serta rasa bosan dalam mengekspresikan gagasan secara tertulis
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis lanjutan siswa pada kelas V SD N 2 Kawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V (lima) yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis lanjutan di SD N 2 Kawan dapat dikategorikan baik. Melalui analisis observasi dan tes dengan nilai tertinggi 95 dan nilai terendah adalah 45. Rata Ae rata nilai kemampuan menulis lanjutan siswa secara klasikal memperoleh 95,55.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp" type="image/webp" length="97676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d02c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-dd5c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial IPAS Di Sdn 1 Nongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial IPAS Di Sdn 1 Nongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial IPAS Di Sdn 1 Nongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39826-siswa-aktif-senang-konsep-ipa-aj</link>
	<guid isPermaLink="false">ab7cac69a647c3e6e0b23066a2658398</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 04:05:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penerapan model discovery learning berbasis Tri Hita Karana terhadap pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penerapan model discovery learning berbasis Tri Hita Karana terhadap pengembangan karakter siswa, khususnya nilai-nilai spiritual dan moral. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak model pembelajaran ini terhadap berbagai aspek perkembangan siswa, termasuk kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa dari berbagai latar belakang sosial budaya untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang dapat mempengaruhi efektivitas model pembelajaran discovery learning berbasis Tri Hita Karana. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era modern, serta memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.. Penerapan metode discovery learning melibatkan siswa dalam pengalaman belajar dengan penemuan, di mana mereka dihadapkan pada masalah atau situasi menantang untuk mencari solusi.Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa melalui berbagai langkah pembelajaran.Penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis Tri Hita Karana dalam muatan IPA di SD Negeri 1 Nongan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa, peningkatan keaktifan belajar, dan kerjasama antar siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode Discovery Learning terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 1 Nongan, Bali. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SD Negeri 1 Nongan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Discovery Learning menciptakan pengalaman belajar interaktif dengan guru sebagai fasilitator yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-8cf6b.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-8cf6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-8cf6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-8cf6b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-e8153.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-e8153.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-e8153.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-e8153.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39826-siswa-aktif-senang-konsep-ipa-aj" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penerapan model discovery learning berbasis Tri Hita Karana terhadap pengembangan karakter siswa, khususnya nilai-nilai spiritual dan moral. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak model pembelajaran ini terhadap berbagai aspek perkembangan siswa, termasuk kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa dari berbagai latar belakang sosial budaya untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang dapat mempengaruhi efektivitas model pembelajaran discovery learning berbasis Tri Hita Karana. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era modern, serta memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal..
<br>Penerapan metode discovery learning melibatkan siswa dalam pengalaman belajar dengan penemuan, di mana mereka dihadapkan pada masalah atau situasi menantang untuk mencari solusi.Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa melalui berbagai langkah pembelajaran.Penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis Tri Hita Karana dalam muatan IPA di SD Negeri 1 Nongan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa, peningkatan keaktifan belajar, dan kerjasama antar siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode Discovery Learning terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 1 Nongan, Bali. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SD Negeri 1 Nongan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Discovery Learning menciptakan pengalaman belajar interaktif dengan guru sebagai fasilitator yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp" type="image/webp" length="105286" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-8cf6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-e8153.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39811-kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola</link>
	<guid isPermaLink="false">68f537213b6d7d2edcaa2d0bd6823983</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 04:05:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ luh mardiani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ketut santi ]]></category>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,ketut,logo,luh,mardiani,santi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterampilan menulis siswa kelas IV, seperti motivasi belajar, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterampilan menulis siswa kelas IV, seperti motivasi belajar, lingkungan keluarga, dan kualitas pengajaran. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendampingan keterampilan menulis yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran menulis, seperti aplikasi atau platform digital yang dapat meningkatkan minat dan kreativitas siswa dalam menulis.. Siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik.Mereka mengatakan bahwa ini karena mereka menggunakan media yang tidak teratur dan tidak teratur saat mereka mulai belajar menulis.Untuk menyelesaikan masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis.Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, meningkatkan pengetahuan budaya mereka, meningkatkan kemampuan menulis mereka, dan meningkatkan keterampilan komunikasi mereka secara keseluruhan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan subjek guru dan siswa. Dengan menggunakan sampel 29 siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat, penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bcfbe.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bcfbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bcfbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bcfbe.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39811-kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" target="_blank">Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterampilan menulis siswa kelas IV, seperti motivasi belajar, lingkungan keluarga, dan kualitas pengajaran. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendampingan keterampilan menulis yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran menulis, seperti aplikasi atau platform digital yang dapat meningkatkan minat dan kreativitas siswa dalam menulis..
<br>Siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik.Mereka mengatakan bahwa ini karena mereka menggunakan media yang tidak teratur dan tidak teratur saat mereka mulai belajar menulis.Untuk menyelesaikan masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis.Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, meningkatkan pengetahuan budaya mereka, meningkatkan kemampuan menulis mereka, dan meningkatkan keterampilan komunikasi mereka secara keseluruhan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan subjek guru dan siswa. Dengan menggunakan sampel 29 siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat, penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp" type="image/webp" length="81472" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bcfbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39825-numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-pa</link>
	<guid isPermaLink="false">744c6b2e44c08b70a56d18738519f798</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 04:05:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai model pelatihan Kurikulum Merdeka untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai model pelatihan Kurikulum Merdeka untuk guru, dengan fokus pada pendekatan yang lebih aplikatif dan berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan siswa di berbagai daerah, dengan melibatkan partisipasi aktif guru dan masyarakat setempat. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan daerah terpencil. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisis data dari berbagai sumber, seperti hasil belajar siswa, survei kepuasan orang tua, dan observasi lapangan. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif dan terukur untuk meningkatkan kualitas implementasi Kurikulum Merdeka dan mencapai tujuan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.. Penelitian ini menguatkan temuan penelitian terdahulu bahwa implementasi Kurikulum Merdeka belum berjalan efektif karena beberapa hal, seperti belum semua guru mendapatkan pelatihan, guru belum memahami substansi kurikulum, dukungan sekolah masih rendah, dan kurang matangnya perencanaan implementasi.Koordinasi yang lemah antar jenjang pemerintahan juga menjadi penghambat.Perlu adanya perencanaan yang matang, peningkatan koordinasi, dan dukungan yang lebih baik untuk mengatasi masalah implementasi Kurikulum Merdeka Perubahan kurikulum merupakan suatu keniscayaan, perubahan kurikulum dimaknai dengan pengembangan kurikulum yang harus dilaksanakan karena merupakan tuntutan zaman. Namun dalam implementasinya perubahan atau pengembangan kurikulum, dari kurikulum 2006 (KTSP) ke kurikulum 2013 mengalami permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji masalah penerapan Kurikulum Merdeka yang dihadapi sekolah, guru dan siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sumber data dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa SDN 3 Apuan. Teknik pengumpulan data dengan kajian dokumen, observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Analisis data digunakan model interaktif, keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan penerapan kurikulum 2013: (1) Sering bergantinya regulasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-d93b9.webp" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-d93b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-d93b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-d93b9.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" alt="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" alt="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" alt="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39825-numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-pa" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" target="_blank">Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai model pelatihan Kurikulum Merdeka untuk guru, dengan fokus pada pendekatan yang lebih aplikatif dan berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan siswa di berbagai daerah, dengan melibatkan partisipasi aktif guru dan masyarakat setempat. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan daerah terpencil. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisis data dari berbagai sumber, seperti hasil belajar siswa, survei kepuasan orang tua, dan observasi lapangan. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif dan terukur untuk meningkatkan kualitas implementasi Kurikulum Merdeka dan mencapai tujuan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan..
<br>Penelitian ini menguatkan temuan penelitian terdahulu bahwa implementasi Kurikulum Merdeka belum berjalan efektif karena beberapa hal, seperti belum semua guru mendapatkan pelatihan, guru belum memahami substansi kurikulum, dukungan sekolah masih rendah, dan kurang matangnya perencanaan implementasi.Koordinasi yang lemah antar jenjang pemerintahan juga menjadi penghambat.Perlu adanya perencanaan yang matang, peningkatan koordinasi, dan dukungan yang lebih baik untuk mengatasi masalah implementasi Kurikulum Merdeka
<br>Perubahan kurikulum merupakan suatu keniscayaan, perubahan kurikulum dimaknai dengan pengembangan kurikulum yang harus dilaksanakan karena merupakan tuntutan zaman. Namun dalam implementasinya perubahan atau pengembangan kurikulum, dari kurikulum 2006 (KTSP) ke kurikulum 2013 mengalami permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji masalah penerapan Kurikulum Merdeka yang dihadapi sekolah, guru dan siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sumber data dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa SDN 3 Apuan. Teknik pengumpulan data dengan kajian dokumen, observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Analisis data digunakan model interaktif, keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan penerapan kurikulum 2013: (1) Sering bergantinya regulasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp" type="image/webp" length="94848" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-d93b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39806-sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-ja</link>
	<guid isPermaLink="false">1398ac58477f79589a0d0cd18f77bb1a</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 04:05:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yani apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ zaki ulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,ulya,yani,zaki]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas Lembaga Adat Melayu Jambi dalam menyelesaikan sengketa warisan di era digital, termasuk bagaimana proses musyawarah diadaptasi dalam platform daring dan dampaknya terhadap keputusan adat. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi: Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas Lembaga Adat Melayu Jambi dalam menyelesaikan sengketa warisan di era digital, termasuk bagaimana proses musyawarah diadaptasi dalam platform daring dan dampaknya terhadap keputusan adat. Kedua, perlu dikaji bagaimana generasi muda di Jambi memahami dan menerima prinsip 'Adat Bersendi Syara' dalam konteks pembagian warisan, mengingat pengaruh media sosial dan sistem pendidikan nasional yang cenderung mengabaikan nilai lokal. Ketiga, perlu dikembangkan model integrasi hukum adat dan hukum formal dalam sistem peradilan Indonesia, khususnya dalam menyelesaikan konflik warisan yang melibatkan klaim ganda antara hukum adat dan hukum nasional, agar dapat dirancang kerangka hukum yang saling menguatkan tanpa menghilangkan otonomi adat. Penelitian-penelitian ini akan membantu memperkuat posisi hukum adat di tengah dinamika sosial dan hukum modern, sekaligus memastikan keberlangsungan tradisi yang adil dan harmonis bagi masyarakat Jambi.. Hukum adat di Jambi memiliki peran penting dalam mengatur kehidupan masyarakat, menjaga keseimbangan sosial, dan melestarikan nilai-nilai budaya tradisional.Meskipun dihormati, keberadaan hukum adat tidak sejajar dengan hukum nasional, sehingga diperlukan upaya harmonisasi untuk memastikan perlindungan hak masyarakat adat dan kelestarian hukum adat.Penguatan lembaga adat, integrasi nilai syariat Islam, dan pengakuan hukum formal terhadap adat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan tradisi pembagian warisan di Jambi Penelitian ini membahas strategi pembagian harta warisan (tirkah) berdasarkan hukum adat di Provinsi Jambi, yang memadukan nilai-nilai adat Melayu dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Dalam masyarakat Melayu Jambi, pembagian warisan berlandaskan pada filosofi 'Adat Bersendi Syara', Syara' Bersendi Kitabullah', yang menjadi panduan utama untuk menjaga keadilan serta keharmonisan sosial. Proses pembagian biasanya dilakukan melalui musyawarah yang melibatkan anggota keluarga, tokoh adat, dan ulama guna mencapai mufakat, sekaligus memastikan hak-hak individu tetap dihormati sesuai dengan hukum adat dan ajaran Islam. Penelitian ini mengidentifikasi adanya dua pendekatan utama dalam pembagian warisan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-f77ef.webp" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-f77ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-f77ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-f77ef.webp 1x" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp 1x" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-3002f.webp" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-3002f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-3002f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-3002f.webp 1x" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39806-sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-ja" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" target="_blank">Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi</a>: Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas Lembaga Adat Melayu Jambi dalam menyelesaikan sengketa warisan di era digital, termasuk bagaimana proses musyawarah diadaptasi dalam platform daring dan dampaknya terhadap keputusan adat. Kedua, perlu dikaji bagaimana generasi muda di Jambi memahami dan menerima prinsip 'Adat Bersendi Syara' dalam konteks pembagian warisan, mengingat pengaruh media sosial dan sistem pendidikan nasional yang cenderung mengabaikan nilai lokal. Ketiga, perlu dikembangkan model integrasi hukum adat dan hukum formal dalam sistem peradilan Indonesia, khususnya dalam menyelesaikan konflik warisan yang melibatkan klaim ganda antara hukum adat dan hukum nasional, agar dapat dirancang kerangka hukum yang saling menguatkan tanpa menghilangkan otonomi adat. Penelitian-penelitian ini akan membantu memperkuat posisi hukum adat di tengah dinamika sosial dan hukum modern, sekaligus memastikan keberlangsungan tradisi yang adil dan harmonis bagi masyarakat Jambi..
<br>Hukum adat di Jambi memiliki peran penting dalam mengatur kehidupan masyarakat, menjaga keseimbangan sosial, dan melestarikan nilai-nilai budaya tradisional.Meskipun dihormati, keberadaan hukum adat tidak sejajar dengan hukum nasional, sehingga diperlukan upaya harmonisasi untuk memastikan perlindungan hak masyarakat adat dan kelestarian hukum adat.Penguatan lembaga adat, integrasi nilai syariat Islam, dan pengakuan hukum formal terhadap adat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan tradisi pembagian warisan di Jambi
<br>Penelitian ini membahas strategi pembagian harta warisan (tirkah) berdasarkan hukum adat di Provinsi Jambi, yang memadukan nilai-nilai adat Melayu dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Dalam masyarakat Melayu Jambi, pembagian warisan berlandaskan pada filosofi 'Adat Bersendi Syara', Syara' Bersendi Kitabullah', yang menjadi panduan utama untuk menjaga keadilan serta keharmonisan sosial. Proses pembagian biasanya dilakukan melalui musyawarah yang melibatkan anggota keluarga, tokoh adat, dan ulama guna mencapai mufakat, sekaligus memastikan hak-hak individu tetap dihormati sesuai dengan hukum adat dan ajaran Islam. Penelitian ini mengidentifikasi adanya dua pendekatan utama dalam pembagian warisan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp" type="image/webp" length="152974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-f77ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-3002f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1396-dewansengketa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15505-jurnal-mediasi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39816-guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kes</link>
	<guid isPermaLink="false">2a7e486cdf1ef8cc8f96a15c2fbdb907</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 04:05:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan profesional guru secara berkelanjutan melalui pelatihan intensif mengenai struktur dan filosofi Kurikulum Merdeka. Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan profesional guru secara berkelanjutan melalui pelatihan intensif mengenai struktur dan filosofi Kurikulum Merdeka. Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif dan relevan dengan kebutuhan guru di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam penyusunan modul ajar yang kontekstual. Selain itu, penting untuk menginvestigasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesiapan guru, seperti dukungan infrastruktur dan sumber daya sekolah, serta motivasi dan keyakinan guru terhadap Kurikulum Merdeka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar, sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.. Secara keseluruhan, guru di SD N 2 Cempaga masih belum siap dalam menerapkan kurikulum merdeka.Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman terkait struktur kurikulum merdeka dan kebutuhan akan pelatihan penyusunan modul ajar serta penilaian pembelajaran.Penelitian ini mengindikasikan perlunya respons cepat dari lembaga pendidikan untuk mengatasi kesenjangan kesiapan guru agar implementasi kurikulum merdeka dapat berjalan optimal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru SD dalam penerapan kurikulum merdeka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif, yaitu merangkum hasil data wawancara yang sudah dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan guru masih belum siap dalam menerapkan kurikulum merdeka. Masih kurang pemahaman terkait struktur kurikulum merdeka dan masih perlu pelatihan terkait penyusunan modul ajar serta penilaian pembelajaran pada kurikulum merdeka. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-3616c.webp" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-3616c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-3616c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-3616c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39816-guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kes" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" target="_blank">Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga</a>: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan profesional guru secara berkelanjutan melalui pelatihan intensif mengenai struktur dan filosofi Kurikulum Merdeka. Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif dan relevan dengan kebutuhan guru di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam penyusunan modul ajar yang kontekstual. Selain itu, penting untuk menginvestigasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesiapan guru, seperti dukungan infrastruktur dan sumber daya sekolah, serta motivasi dan keyakinan guru terhadap Kurikulum Merdeka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar, sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik..
<br>Secara keseluruhan, guru di SD N 2 Cempaga masih belum siap dalam menerapkan kurikulum merdeka.Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman terkait struktur kurikulum merdeka dan kebutuhan akan pelatihan penyusunan modul ajar serta penilaian pembelajaran.Penelitian ini mengindikasikan perlunya respons cepat dari lembaga pendidikan untuk mengatasi kesenjangan kesiapan guru agar implementasi kurikulum merdeka dapat berjalan optimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru SD dalam penerapan kurikulum merdeka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif, yaitu merangkum hasil data wawancara yang sudah dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan guru masih belum siap dalam menerapkan kurikulum merdeka. Masih kurang pemahaman terkait struktur kurikulum merdeka dan masih perlu pelatihan terkait penyusunan modul ajar serta penilaian pembelajaran pada kurikulum merdeka.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp" type="image/webp" length="84628" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-3616c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nilai Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nilai Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nilai Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39802-remaja-etnis-tionghoa-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">f0f2819a6d477d11dec2640b612a2ca4</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 04:05:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ilmu,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut dan mendalam guna melengkapi dan menyempurnakan penelitian ini. Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek-aspek berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana budaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut dan mendalam guna melengkapi dan menyempurnakan penelitian ini. Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek-aspek berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana budaya dan bahasa Tionghoa telah terintegrasi dengan budaya setempat, khususnya dalam konteks pergaulan sehari-hari. 2. Meneliti lebih lanjut tentang bagaimana pernikahan antara etnis Tionghoa dan Indonesia telah mempengaruhi pergaulan dan komunikasi antar budaya di masyarakat. 3. Mengkaji secara mendalam tentang bagaimana sistem dan nilai budaya Tionghoa telah mempengaruhi cara berpikir dan perilaku sosial mereka di Indonesia. 4. Melakukan penelitian tentang peran-peran normatif dalam komunikasi budaya antara etnis Tionghoa dan Sunda, serta bagaimana identitas budaya mereka saling mempengaruhi. 5. Meneliti lebih lanjut tentang bagaimana orang Tionghoa di Indonesia telah beradaptasi dan mengadopsi budaya setempat, serta bagaimana hal ini mempengaruhi identitas dan persepsi mereka sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.. Melihat beberapa keterangan yang disampaikan informan serta hasil pengamatan yang dilakukan penulis dilapangan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komunikasi antar budaya memerlukan pemahaman yang lebih dibanding komunikasi intrabudaya atau yang mempunyai kebudayaan yang sama.Pemaknaan budaya antar dua etnis yang berbeda tidak hanya sekedar mengetahui dan mengerti kebudayaan yang berbeda tetapi bagaimana kedua etnis yang mempunyai kebudayaan yang berbeda dapat hidup rukun dalam pergaulan dimasyarakat serta saling menguatkan satu sama lain.Pandangan orang etnis/keturunan Tionghoa terhadap pergaulan dengan masyarakat etnis Sunda dalam perspektif komunikasi antar budaya sangat menjunjung nilai-nilai etika dan saling menghormati Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan orang etnis/keturunan Tionghoa terhadap pergaulan bersama masyarakat etnis Sunda dalam perspektif komunikasi antar budaya. Budaya Tiongkok/Tionghoa yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masuk dalam kebudayaan setempat melalui pernikahan, pertemanan, hubungan dagang, hingga pergaulan sosial. Budaya itu dengan sendirinya membaur dan melekat dalam kehidupan dua budaya yang berbeda. Tak hanya budaya, bahasa pergaulan yang digunakan oleh orang Tionghoa juga diserap menjadi bahasa Sunda.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp 1x" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" alt="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-47721.webp" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-47721.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-47721.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-47721.webp 1x" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" alt="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp 1x" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" alt="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39802-remaja-etnis-tionghoa-masyarakat" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" target="_blank">Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut dan mendalam guna melengkapi dan menyempurnakan penelitian ini. Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek-aspek berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana budaya dan bahasa Tionghoa telah terintegrasi dengan budaya setempat, khususnya dalam konteks pergaulan sehari-hari. 2. Meneliti lebih lanjut tentang bagaimana pernikahan antara etnis Tionghoa dan Indonesia telah mempengaruhi pergaulan dan komunikasi antar budaya di masyarakat. 3. Mengkaji secara mendalam tentang bagaimana sistem dan nilai budaya Tionghoa telah mempengaruhi cara berpikir dan perilaku sosial mereka di Indonesia. 4. Melakukan penelitian tentang peran-peran normatif dalam komunikasi budaya antara etnis Tionghoa dan Sunda, serta bagaimana identitas budaya mereka saling mempengaruhi. 5. Meneliti lebih lanjut tentang bagaimana orang Tionghoa di Indonesia telah beradaptasi dan mengadopsi budaya setempat, serta bagaimana hal ini mempengaruhi identitas dan persepsi mereka sebagai bagian dari masyarakat Indonesia..
<br>Melihat beberapa keterangan yang disampaikan informan serta hasil pengamatan yang dilakukan penulis dilapangan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komunikasi antar budaya memerlukan pemahaman yang lebih dibanding komunikasi intrabudaya atau yang mempunyai kebudayaan yang sama.Pemaknaan budaya antar dua etnis yang berbeda tidak hanya sekedar mengetahui dan mengerti kebudayaan yang berbeda tetapi bagaimana kedua etnis yang mempunyai kebudayaan yang berbeda dapat hidup rukun dalam pergaulan dimasyarakat serta saling menguatkan satu sama lain.Pandangan orang etnis/keturunan Tionghoa terhadap pergaulan dengan masyarakat etnis Sunda dalam perspektif komunikasi antar budaya sangat menjunjung nilai-nilai etika dan saling menghormati
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan orang etnis/keturunan Tionghoa terhadap pergaulan bersama masyarakat etnis Sunda dalam perspektif komunikasi antar budaya. Budaya Tiongkok/Tionghoa yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masuk dalam kebudayaan setempat melalui pernikahan, pertemanan, hubungan dagang, hingga pergaulan sosial. Budaya itu dengan sendirinya membaur dan melekat dalam kehidupan dua budaya yang berbeda. Tak hanya budaya, bahasa pergaulan yang digunakan oleh orang Tionghoa juga diserap menjadi bahasa Sunda....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp" type="image/webp" length="50704" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-47721.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-83-serambi-mekkah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2732-serambi-syariah-studi-ilmu-ilmu-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39807-sengketa-hubungan-industrial-bisnis-bisni</link>
	<guid isPermaLink="false">4f6060853748106e7110d027bde7eb0a</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 23:50:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yani apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ zaki ulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,ulya,yani,zaki]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas mediasi daring dalam menyelesaikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas mediasi daring dalam menyelesaikan sengketa pariwisata, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas mediator, akses teknologi, dan tingkat kepercayaan para pihak. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana penerapan prinsip-prinsip keadilan restoratif dalam mediasi sengketa pariwisata dapat meningkatkan kepuasan para pihak dan memulihkan hubungan bisnis yang rusak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model mediasi yang adaptif terhadap karakteristik unik sektor pariwisata, seperti melibatkan pemangku kepentingan yang beragam (pemerintah, pelaku usaha, masyarakat lokal) dan mempertimbangkan dampak sosial-budaya dari sengketa. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas penyelesaian sengketa di sektor pariwisata, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menciptakan lingkungan bisnis yang harmonis.. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa mediasi merupakan mekanisme penyelesaian sengketa yang paling relevan dan efektif dalam menangani konflik bisnis di sektor pariwisata, khususnya dalam kasus yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja akibat penurunan omzet.Sengketa yang timbul akibat wanprestasi atau kelalaian perusahaan sebagai dampak dari fluktuasi ekonomi, seperti pandemi atau beban pajak tinggi, lebih baik diselesaikan melalui jalur non-litigasi karena sifatnya yang fleksibel, cepat, hemat biaya, dan menjaga hubungan baik antara para pihak.Mediasi sebagai salah satu bentuk alternatif penyelesaian sengketa (ADR) tidak hanya menjadi solusi hukum, tetapi juga sarana membangun keadilan yang restoratif dalam hubungan industrial pariwisata Pariwisata merupakan salah satu industri gaya baru yang mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam hal kesempatan kerja, pendapatan, taraf hidup dan dalam mengaktifkan sektor produksi lain di dalam negara penerima wisatawan. Bisnis merupakan suatu kegiatan untuk memperoleh keuntungan. Di dalam menjalankan bisnis, adakalanya ditemui perselisihan antara pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya. Terkadang sengketa yang terjadi adalah karena adanya salah satu pihak yang melakukan wanprestasi dan pihak lain merasa dirugikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan, dengan pendekatan kualitatif normatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sengketa bisnis dapat terjadi kapan saja. Sebagai contoh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp 1x" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" alt="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-280ec.webp" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-280ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-280ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-280ec.webp 1x" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" alt="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp 1x" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" alt="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39807-sengketa-hubungan-industrial-bisnis-bisni" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" target="_blank">Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas mediasi daring dalam menyelesaikan sengketa pariwisata, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas mediator, akses teknologi, dan tingkat kepercayaan para pihak. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana penerapan prinsip-prinsip keadilan restoratif dalam mediasi sengketa pariwisata dapat meningkatkan kepuasan para pihak dan memulihkan hubungan bisnis yang rusak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model mediasi yang adaptif terhadap karakteristik unik sektor pariwisata, seperti melibatkan pemangku kepentingan yang beragam (pemerintah, pelaku usaha, masyarakat lokal) dan mempertimbangkan dampak sosial-budaya dari sengketa. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas penyelesaian sengketa di sektor pariwisata, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menciptakan lingkungan bisnis yang harmonis..
<br>Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa mediasi merupakan mekanisme penyelesaian sengketa yang paling relevan dan efektif dalam menangani konflik bisnis di sektor pariwisata, khususnya dalam kasus yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja akibat penurunan omzet.Sengketa yang timbul akibat wanprestasi atau kelalaian perusahaan sebagai dampak dari fluktuasi ekonomi, seperti pandemi atau beban pajak tinggi, lebih baik diselesaikan melalui jalur non-litigasi karena sifatnya yang fleksibel, cepat, hemat biaya, dan menjaga hubungan baik antara para pihak.Mediasi sebagai salah satu bentuk alternatif penyelesaian sengketa (ADR) tidak hanya menjadi solusi hukum, tetapi juga sarana membangun keadilan yang restoratif dalam hubungan industrial pariwisata
<br>Pariwisata merupakan salah satu industri gaya baru yang mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam hal kesempatan kerja, pendapatan, taraf hidup dan dalam mengaktifkan sektor produksi lain di dalam negara penerima wisatawan. Bisnis merupakan suatu kegiatan untuk memperoleh keuntungan. Di dalam menjalankan bisnis, adakalanya ditemui perselisihan antara pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya. Terkadang sengketa yang terjadi adalah karena adanya salah satu pihak yang melakukan wanprestasi dan pihak lain merasa dirugikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan, dengan pendekatan kualitatif normatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sengketa bisnis dapat terjadi kapan saja. Sebagai contoh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp" type="image/webp" length="81572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-280ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1396-dewansengketa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15505-jurnal-mediasi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39805-belas-undang-nomor-4-2023-peny</link>
	<guid isPermaLink="false">95df571d26ea386deca366a30ce1d294</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:56:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yani apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ zaki ulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,ulya,yani,zaki]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas NDRC dalam menyelesaikan sengketa upah pemain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas NDRC dalam menyelesaikan sengketa upah pemain sepakbola profesional, termasuk analisis terhadap tingkat kepuasan para pihak yang terlibat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan mekanisme penyelesaian sengketa olahraga di Indonesia dengan negara-negara lain yang telah menerapkan Lex Sportiva secara komprehensif, guna mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran mediasi dalam menyelesaikan sengketa non-finansial dalam olahraga, seperti sengketa terkait doping, transfer pemain, atau pelanggaran kode etik, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari masing-masing jenis sengketa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem penyelesaian sengketa olahraga yang lebih adil, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan para pemangku kepentingan.. Penyelesaian sengketa upah pemain sepakbola profesional setelah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.Pemerintah Indonesia telah mengakomodir Lex Sportiva secara menyeluruh, yang menekankan pentingnya aturan khusus dalam olahraga.Mekanisme penyelesaian sengketa dimulai dengan upaya musyawarah dan mufakat melalui NDRC, dan jika tidak tercapai, para pihak dapat memilih mediasi, konsiliasi, atau arbitrase Mediasi merupakan bentuk alternatif penyelesaian sengketa di mana para pihak yang bersengketa sepakat untuk menghadirkan pihak ketiga yang independen sebagai mediator. Mediasi menjadi alternatif di luar pengadilan karena penyelesaian perkara melalui pengadilan dianggap lambat, membuang waktu, mahal, dan berbelit-belit. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan mengubah mekanisme penyelesaian sengketa keolahragaan, khususnya sepakbola, yang kini mengacu pada Statuta FIFA dan PSSI. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif konseptual dan menemukan bahwa penyelesaian sengketa upah pemain sepakbola profesional pasca Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 menganut paradigma berbeda dibandingkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005. Pemerintah Indonesia telah mengakomodir Lex Sportiva secara utuh,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp" title="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" alt="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp" title="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" alt="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39805-belas-undang-nomor-4-2023-peny" title="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" target="_blank">Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas NDRC dalam menyelesaikan sengketa upah pemain sepakbola profesional, termasuk analisis terhadap tingkat kepuasan para pihak yang terlibat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan mekanisme penyelesaian sengketa olahraga di Indonesia dengan negara-negara lain yang telah menerapkan Lex Sportiva secara komprehensif, guna mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran mediasi dalam menyelesaikan sengketa non-finansial dalam olahraga, seperti sengketa terkait doping, transfer pemain, atau pelanggaran kode etik, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari masing-masing jenis sengketa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem penyelesaian sengketa olahraga yang lebih adil, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan para pemangku kepentingan..
<br>Penyelesaian sengketa upah pemain sepakbola profesional setelah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.Pemerintah Indonesia telah mengakomodir Lex Sportiva secara menyeluruh, yang menekankan pentingnya aturan khusus dalam olahraga.Mekanisme penyelesaian sengketa dimulai dengan upaya musyawarah dan mufakat melalui NDRC, dan jika tidak tercapai, para pihak dapat memilih mediasi, konsiliasi, atau arbitrase
<br>Mediasi merupakan bentuk alternatif penyelesaian sengketa di mana para pihak yang bersengketa sepakat untuk menghadirkan pihak ketiga yang independen sebagai mediator. Mediasi menjadi alternatif di luar pengadilan karena penyelesaian perkara melalui pengadilan dianggap lambat, membuang waktu, mahal, dan berbelit-belit. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan mengubah mekanisme penyelesaian sengketa keolahragaan, khususnya sepakbola, yang kini mengacu pada Statuta FIFA dan PSSI. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif konseptual dan menemukan bahwa penyelesaian sengketa upah pemain sepakbola profesional pasca Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 menganut paradigma berbeda dibandingkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005. Pemerintah Indonesia telah mengakomodir Lex Sportiva secara utuh,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp" type="image/webp" length="144630" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1396-dewansengketa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15505-jurnal-mediasi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39803-majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-pern</link>
	<guid isPermaLink="false">1e0fafe0a4ffdc9183f7080b665ab445</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:56:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ilmu,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar masyarakat Gayo tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Gayo khususnya pada upacara pernikahan adat Gayo walaupun berada di tempat/ daerah lain di luar Gayo Lues. Selain itu, sebelum memulai pesta pernikahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues): Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar masyarakat Gayo tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Gayo khususnya pada upacara pernikahan adat Gayo walaupun berada di tempat/ daerah lain di luar Gayo Lues. Selain itu, sebelum memulai pesta pernikahan adat Gayo, masyarakat Gayo lebih mempersiapkan dengan waktu yang sesuai sehingga tidak ada proses yang dihilangkan dalam upacara pernikahan adat Gayo. Terakhir, setiap calon pengantin memahami segala proses pernikahan adat Gayo, sehingga mengerti dan memahami setiap proses yang akan dilewatinya.. Dari hasil penelitian tentang proses komunikasi antarbudaya dalam upacara pernikahan adat Gayo, maka dapat ditarik kesimpulan.Ketiga pengantin adat Gayo memiliki komitmen dan rasa memiliki terhadap suku dan adatnya.Hal tersebut ditunjukkan dengan menyelenggarakan pesta pernikahan adat Gayo lues walaupun beberapa dari pengantin adat Gayo ini menetap di luar kota.Ada terdapat pergeseran nilai-nilai pada acara berguru (pembekalan atau nasehat), mahbai (mengantar pengantin untuk dinikahkan), atas delem (kunjungan selama tiga atau tujuh hari kerumah kediaman pengantin perempuan).Pergeseran tersebut telah mendapatkan kesepakatan di antara keluarga kedua belah pihak sehingga prosesi pernikahan dapat berlangsung baik.Faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran nilai-nilai perkawinan secara adat antara lain faktor pekerjaan, ekonomi dan jarak tempat tinggal Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses komunikasi juelen adat suku Gayo dan antarbudaya upacara pernikahan untuk mengetahui pergeseran nilai-nilai yang mungkin terjadi pada pernikahan adat suku Gayo Lues di Desa Kutelintang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan studi kasus, yaitu penelitian yang dilakukan secara terperinci tentang seorang (individu) suatu unit sosial selama kurun waktu tertentu. Subjek penelitian adalah pengantin adat Gayo yang melangsungkan pernikahan juelen, yang berada di Desa Kutelintang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Pengumpulan data dilakukan secara wawancara mendalam dan pengamatan. Analisis data secara naratif, induktif dan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga pengantin adat Gayo Lues melalui proses... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" alt="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-2d782.webp" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-2d782.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-2d782.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-2d782.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" alt="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-d1280.webp" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-d1280.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-d1280.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-d1280.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" alt="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39803-majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-pern" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" target="_blank">Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar masyarakat Gayo tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Gayo khususnya pada upacara pernikahan adat Gayo walaupun berada di tempat/ daerah lain di luar Gayo Lues. Selain itu, sebelum memulai pesta pernikahan adat Gayo, masyarakat Gayo lebih mempersiapkan dengan waktu yang sesuai sehingga tidak ada proses yang dihilangkan dalam upacara pernikahan adat Gayo. Terakhir, setiap calon pengantin memahami segala proses pernikahan adat Gayo, sehingga mengerti dan memahami setiap proses yang akan dilewatinya..
<br>Dari hasil penelitian tentang proses komunikasi antarbudaya dalam upacara pernikahan adat Gayo, maka dapat ditarik kesimpulan.Ketiga pengantin adat Gayo memiliki komitmen dan rasa memiliki terhadap suku dan adatnya.Hal tersebut ditunjukkan dengan menyelenggarakan pesta pernikahan adat Gayo lues walaupun beberapa dari pengantin adat Gayo ini menetap di luar kota.Ada terdapat pergeseran nilai-nilai pada acara berguru (pembekalan atau nasehat), mahbai (mengantar pengantin untuk dinikahkan), atas delem (kunjungan selama tiga atau tujuh hari kerumah kediaman pengantin perempuan).Pergeseran tersebut telah mendapatkan kesepakatan di antara keluarga kedua belah pihak sehingga prosesi pernikahan dapat berlangsung baik.Faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran nilai-nilai perkawinan secara adat antara lain faktor pekerjaan, ekonomi dan jarak tempat tinggal
<br>Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses komunikasi juelen adat suku Gayo dan antarbudaya upacara pernikahan untuk mengetahui pergeseran nilai-nilai yang mungkin terjadi pada pernikahan adat suku Gayo Lues di Desa Kutelintang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan studi kasus, yaitu penelitian yang dilakukan secara terperinci tentang seorang (individu) suatu unit sosial selama kurun waktu tertentu. Subjek penelitian adalah pengantin adat Gayo yang melangsungkan pernikahan juelen, yang berada di Desa Kutelintang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Pengumpulan data dilakukan secara wawancara mendalam dan pengamatan. Analisis data secara naratif, induktif dan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga pengantin adat Gayo Lues melalui proses...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp" type="image/webp" length="62532" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-2d782.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-d1280.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-83-serambi-mekkah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2732-serambi-syariah-studi-ilmu-ilmu-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39804-bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas</link>
	<guid isPermaLink="false">ed1989018cca908910fde55f966a5633</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:35:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ilmu,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai media kampanye yang digunakan, dengan fokus pada media yang paling ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai media kampanye yang digunakan, dengan fokus pada media yang paling efektif menjangkau target sasaran utama, yaitu pengusaha menengah dan besar. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang lebih efektif dalam mengatasi resistensi masyarakat terhadap pendataan, terutama terkait kekhawatiran mengenai dampak pada pajak. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model struktur organisasi humas BPS yang lebih terstruktur dan terintegrasi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan kampanye dan komunikasi publik secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya data statistik dan mendorong partisipasi aktif dalam program-program BPS di masa mendatang, serta membantu BPS dalam merumuskan strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran dan efektif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kampanye yang dilakukan oleh humas BPS Provinsi Sumatera Utara melibatkan beberapa elemen kunci, yaitu komunikator, target sasaran, isi pesan, dan media yang digunakan.Berbagai aktivitas kampanye telah dilaksanakan, termasuk sosialisasi, pemasangan media luar ruang, pameran, dan acara pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2016.Dalam pelaksanaannya, humas BPS Provinsi Sumatera Utara menghadapi berbagai faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberhasilan kampanye Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi kampanye humas BPS Provinsi Sumatera Utara, bagaimana proses kampanye humas BPS serta untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat yang dihadapi oleh humas BPS dalam mengedukasi publik tentang program Sensus Ekonomi 2016. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah pegawai humas BPS yang menangani dan bertanggung jawab terhadap proses kampanye Sensus Ekonomi 2016. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-14dbc.webp" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-14dbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-14dbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-14dbc.webp 1x" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" alt="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp 1x" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" alt="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp 1x" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" alt="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39804-bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" target="_blank">Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai media kampanye yang digunakan, dengan fokus pada media yang paling efektif menjangkau target sasaran utama, yaitu pengusaha menengah dan besar. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang lebih efektif dalam mengatasi resistensi masyarakat terhadap pendataan, terutama terkait kekhawatiran mengenai dampak pada pajak. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model struktur organisasi humas BPS yang lebih terstruktur dan terintegrasi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan kampanye dan komunikasi publik secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya data statistik dan mendorong partisipasi aktif dalam program-program BPS di masa mendatang, serta membantu BPS dalam merumuskan strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran dan efektif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kampanye yang dilakukan oleh humas BPS Provinsi Sumatera Utara melibatkan beberapa elemen kunci, yaitu komunikator, target sasaran, isi pesan, dan media yang digunakan.Berbagai aktivitas kampanye telah dilaksanakan, termasuk sosialisasi, pemasangan media luar ruang, pameran, dan acara pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2016.Dalam pelaksanaannya, humas BPS Provinsi Sumatera Utara menghadapi berbagai faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberhasilan kampanye
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi kampanye humas BPS Provinsi Sumatera Utara, bagaimana proses kampanye humas BPS serta untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat yang dihadapi oleh humas BPS dalam mengedukasi publik tentang program Sensus Ekonomi 2016. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah pegawai humas BPS yang menangani dan bertanggung jawab terhadap proses kampanye Sensus Ekonomi 2016. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp" type="image/webp" length="66044" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-14dbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-83-serambi-mekkah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2732-serambi-syariah-studi-ilmu-ilmu-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 18 Apr 2026 08:58:17 +0700. 12 items. Served in: 7.102 seconds [rss] -->
