<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 12:52:54 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:52:54 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-13T12:52:54+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38045-ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-p</link>
	<guid isPermaLink="false">a7f2d134d4d76ff76eeffa3472372239</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:18:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ johanna suek ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida nurwiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ lobalain sub ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,johanna,lobalain,nurwiana,sub,suek]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi pertumbuhan pesat komoditas ubi jalar di berbagai kecamatan di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada: Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi pertumbuhan pesat komoditas ubi jalar di berbagai kecamatan di Kabupaten Ngada. Hal ini dapat mencakup analisis mendalam terhadap praktik pertanian, kondisi tanah, akses ke irigasi, dan faktor sosial-ekonomi lainnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan varietas tanaman pangan unggulan yang lebih adaptif terhadap kondisi iklim dan tanah di Kabupaten Ngada, serta memiliki potensi hasil panen yang lebih tinggi dan ketahanan terhadap hama dan penyakit. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi diversifikasi tanaman pangan di Kabupaten Ngada, dengan mempertimbangkan permintaan pasar, ketersediaan sumber daya, dan dampak lingkungan. Diversifikasi ini dapat membantu mengurangi risiko ketergantungan pada beberapa komoditas utama dan meningkatkan ketahanan pangan lokal.. Komoditas dengan tingkat pertumbuhan yang lebih cepat pada tingkat kecamatanAiberdasarkan data lokasi dinamis dan produksiAiadalah ubi jalar.Ubi jalar menunjukkan pertumbuhan pesat di hampir setiap kecamatan di kabupaten.Komoditas tanaman pangan yang berpotensi untuk pengembangan dan memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif di Kabupaten Ngada, menurut data luas panen dan produksi, termasuk ubi jalar, singkong, jagung, padi, dan kacang tanah.Di sisi lain, kedelai tidak memiliki keunggulan komparatif atau kompetitif Kabupaten Ngada memiliki kondisi lahan dan potensi iklim yang bervariasi. Keberagaman karakteristik fisik lahan akan menentukan jenis komoditas yang dapat ditanam dan memengaruhi tingkat produktivitas. Oleh karena itu, penentuan komoditas unggulan sangat diperlukan untuk pengambilan keputusan pengembangan komoditas di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah: 1). Mengetahui komoditas unggulan untuk tanaman pangan menggunakan pendekatan Dynamic Location Quotient (DLQ) berdasarkan data panen dan luas panen 2). Mengidentifikasi komoditas tanaman pangan yang memiliki potensi untuk dikembangkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-6f06e.webp" title="JURIS - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-6f06e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-6f06e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-6f06e.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada" alt="JURIS - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-48515.webp" title="JURIS - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-48515.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-48515.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-48515.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada" alt="JURIS - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-c336c.webp" title="JURIS - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-c336c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-c336c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-c336c.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada" alt="JURIS - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38045-ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-p" title="JURIS - Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada" target="_blank">Analysis of Leading Staple Food Crop Commodities in Kabupaten Ngada</a>: Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi pertumbuhan pesat komoditas ubi jalar di berbagai kecamatan di Kabupaten Ngada. Hal ini dapat mencakup analisis mendalam terhadap praktik pertanian, kondisi tanah, akses ke irigasi, dan faktor sosial-ekonomi lainnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan varietas tanaman pangan unggulan yang lebih adaptif terhadap kondisi iklim dan tanah di Kabupaten Ngada, serta memiliki potensi hasil panen yang lebih tinggi dan ketahanan terhadap hama dan penyakit. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi diversifikasi tanaman pangan di Kabupaten Ngada, dengan mempertimbangkan permintaan pasar, ketersediaan sumber daya, dan dampak lingkungan. Diversifikasi ini dapat membantu mengurangi risiko ketergantungan pada beberapa komoditas utama dan meningkatkan ketahanan pangan lokal..
<br>Komoditas dengan tingkat pertumbuhan yang lebih cepat pada tingkat kecamatanAiberdasarkan data lokasi dinamis dan produksiAiadalah ubi jalar.Ubi jalar menunjukkan pertumbuhan pesat di hampir setiap kecamatan di kabupaten.Komoditas tanaman pangan yang berpotensi untuk pengembangan dan memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif di Kabupaten Ngada, menurut data luas panen dan produksi, termasuk ubi jalar, singkong, jagung, padi, dan kacang tanah.Di sisi lain, kedelai tidak memiliki keunggulan komparatif atau kompetitif
<br>Kabupaten Ngada memiliki kondisi lahan dan potensi iklim yang bervariasi. Keberagaman karakteristik fisik lahan akan menentukan jenis komoditas yang dapat ditanam dan memengaruhi tingkat produktivitas. Oleh karena itu, penentuan komoditas unggulan sangat diperlukan untuk pengambilan keputusan pengembangan komoditas di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah: 1). Mengetahui komoditas unggulan untuk tanaman pangan menggunakan pendekatan Dynamic Location Quotient (DLQ) berdasarkan data panen dan luas panen 2). Mengidentifikasi komoditas tanaman pangan yang memiliki potensi untuk dikembangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-6f06e.webp" type="image/webp" length="108744" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-6f06e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-48515.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/ubi-jalar-kuning-tanaman-pangan-budidaya-tepung-un-thumb-c336c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dynamics of Rice Prices in Indonesia The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dynamics of Rice Prices in Indonesia The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dynamics of Rice Prices in Indonesia The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38037-rice-price-farming-cannot-volatility-ac</link>
	<guid isPermaLink="false">964bde9067f1768f9fc4560ef3757e71</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:18:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ johanna suek ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida nurwiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ lobalain sub ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,johanna,lobalain,nurwiana,sub,suek]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi intervensi pemerintah dalam menstabilkan harga beras, termasuk evaluasi peran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi intervensi pemerintah dalam menstabilkan harga beras, termasuk evaluasi peran BULOG dan mekanisme pasar yang lebih responsif. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi inefisiensi dalam rantai pasokan beras, mulai dari produksi hingga distribusi, dengan fokus pada pengurangan biaya logistik dan peningkatan infrastruktur penyimpanan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap produksi beras di Indonesia dan mengembangkan strategi adaptasi yang berkelanjutan, seperti pengembangan varietas padi tahan kekeringan dan penerapan praktik pertanian cerdas iklim. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk merumuskan kebijakan yang efektif dalam menjaga stabilitas harga beras, meningkatkan ketahanan pangan, dan mendukung kesejahteraan petani di Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor beras dan mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan.. The study concludes that rice prices in Indonesia experienced significant volatility in 2023, with major increases between August and December.31/2017 influenced price dynamics, but broader market pressures and climate factors were also significant drivers.Strengthening domestic production, improving supply chain efficiency, and enhancing government intervention strategies are crucial for stabilizing rice prices and ensuring food security Rice price volatility in Indonesia remains a critical issue, affecting both consumer affordability and farmer profitability. Despite government interventions, significant price fluctuations continue, driven by regulatory changes, macroeconomic factors, supply chain inefficiencies, and climate-related disruptions. The implementation of Permentan No. 31/2017 modified rice classification standards, potentially altering market price structures and consumer purchasing behavior. This study aims to analyze the dynamics of rice prices in Indonesia in 2023, focusing on the impact... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-4f2b9.webp" title="JURIS - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-4f2b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-4f2b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-4f2b9.webp 1x" title="JURIS - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality" alt="JURIS - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-a1ec9.webp" title="JURIS - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-a1ec9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-a1ec9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-a1ec9.webp 1x" title="JURIS - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality" alt="JURIS - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-c7d7c.webp" title="JURIS - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-c7d7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-c7d7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-c7d7c.webp 1x" title="JURIS - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality" alt="JURIS - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38037-rice-price-farming-cannot-volatility-ac" title="JURIS - Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality" target="_blank">Dynamics of Rice Prices in Indonesia: The Impact of Agricultural Regulations on Rice Quality</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi intervensi pemerintah dalam menstabilkan harga beras, termasuk evaluasi peran BULOG dan mekanisme pasar yang lebih responsif. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi inefisiensi dalam rantai pasokan beras, mulai dari produksi hingga distribusi, dengan fokus pada pengurangan biaya logistik dan peningkatan infrastruktur penyimpanan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap produksi beras di Indonesia dan mengembangkan strategi adaptasi yang berkelanjutan, seperti pengembangan varietas padi tahan kekeringan dan penerapan praktik pertanian cerdas iklim. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk merumuskan kebijakan yang efektif dalam menjaga stabilitas harga beras, meningkatkan ketahanan pangan, dan mendukung kesejahteraan petani di Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor beras dan mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan..
<br>The study concludes that rice prices in Indonesia experienced significant volatility in 2023, with major increases between August and December.31/2017 influenced price dynamics, but broader market pressures and climate factors were also significant drivers.Strengthening domestic production, improving supply chain efficiency, and enhancing government intervention strategies are crucial for stabilizing rice prices and ensuring food security
<br>Rice price volatility in Indonesia remains a critical issue, affecting both consumer affordability and farmer profitability. Despite government interventions, significant price fluctuations continue, driven by regulatory changes, macroeconomic factors, supply chain inefficiencies, and climate-related disruptions. The implementation of Permentan No. 31/2017 modified rice classification standards, potentially altering market price structures and consumer purchasing behavior. This study aims to analyze the dynamics of rice prices in Indonesia in 2023, focusing on the impact...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-a1ec9.webp" type="image/webp" length="106182" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-4f2b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-a1ec9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/rice-price-farming-cannot-volatility-across-produc-thumb-c7d7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38047-total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelomp</link>
	<guid isPermaLink="false">7f4612ce04d6c0ff6d3a7f0d5576335e</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:18:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ johanna suek ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida nurwiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ lobalain sub ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,johanna,lobalain,nurwiana,sub,suek]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Untuk anggota Kelompok Tani Manekat 1: Pertahankan kekuatan yang dimiliki saat ini dan manfaatkan sepenuhnya peluang yang tersedia dengan menerapkan strategi SO. Ini termasuk memaksimalkan penggunaan lahan untuk rotasi tanaman guna meningkatkan produktivitas, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang: 1. Untuk anggota Kelompok Tani Manekat 1: Pertahankan kekuatan yang dimiliki saat ini dan manfaatkan sepenuhnya peluang yang tersedia dengan menerapkan strategi SO. Ini termasuk memaksimalkan penggunaan lahan untuk rotasi tanaman guna meningkatkan produktivitas, mendorong lebih banyak petani untuk melakukan rotasi dengan melon karena keuntungan yang lebih tinggi, membangun kemitraan yang kuat dengan penyuluh dan kolaborator untuk kerjasama jangka panjang, dan mengoptimalkan penggunaan teknologi yang tersedia untuk memudahkan pertanian dan meningkatkan keuntungan.2. Untuk pemerintah daerah: Diharapkan agar lebih memperhatikan kesejahteraan petani dengan mengeluarkan kebijakan yang memfasilitasi kegiatan pertanian.3. Untuk peneliti selanjutnya: Diharapkan agar penelitian ini dapat menjadi referensi untuk studi lebih lanjut tentang faktor internal dan eksternal yang terlibat dalam inisiatif pemberdayaan petani.. Strategi pemberdayaan yang digunakan untuk mendukung anggota Kelompok Tani Manekat 1 di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang adalah strategi SO (Strength-Opportunity).Strategi SO adalah strategi yang berorientasi pada pertumbuhan, dirancang dengan memanfaatkan semua kekuatan yang ada untuk memanfaatkan peluang yang tersedia.Kekuatan Kelompok Tani Manekat 1 meliputi ketersediaan lahan pertanian, tenaga kerja terampil, adaptabilitas petani terhadap perkembangan teknologi, kondisi/tekstur tanah yang baik, akses jalan yang baik ke lahan pertanian, alat dan mesin pertanian yang memadai, pertemuan rutin setiap Selasa, struktur organisasi yang jelas, dan pengalaman petani di bidang pertanian.Dengan kekuatan ini, kelompok tani mampu memanfaatkan berbagai peluang di lingkungan mereka, seperti ketersediaan program penyuluhan pertanian, permintaan pasar yang tinggi untuk melon, masa simpan yang panjang untuk jagung dan kacang hijau, kunjungan rutin dari penyuluh, kemitraan dengan pemasok pupuk bersubsidi, dan kemajuan teknologi di bidang pertanian.Total biaya yang dikeluarkan petani untuk pertanian rotasi tanaman mencapai Rp 46.290, terdiri dari biaya tetap sebesar Rp 4.Pajak tanah yang dibayarkan petani per hektar adalah Rp 490.Total biaya variabel yang dikeluarkan selama satu siklus rotasi mencapai Rp 42.000, termasuk biaya benih, pupuk, pestisida, dan biaya lainnya.Beberapa petani tidak mengeluarkan biaya benih karena menggunakan benih yang disimpan dari panen musim sebelumnya.Biaya lainnya termasuk makanan dan minuman untuk pekerja, banyak di antaranya adalah anggota keluarga petani sendiri.Dari biaya pertanian yang dikeluarkan, pendapatan dihitung sebagai hasil kali total produksi dan harga jual.Total pendapatan dari 31 responden mencapai Rp 193.Petani melakukan rotasi dengan lima jenis tanaman.jagung, sawi, kacang hijau, semangka, dan melon.Pendapatan terendah berasal dari petani yang melakukan rotasi dengan sawi, yaitu Rp 1.000, sedangkan pendapatan tertinggi adalah Rp 30.000 dari petani yang melakukan rotasi dengan melon.Total keuntungan yang diperoleh 31 responden petani adalah Rp 147.741 dari rotasi sawi, sedangkan keuntungan tertinggi adalah Rp 20.Dengan demikian, rotasi dengan melon menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan rotasi jagung, kacang hijau, sawi, atau semangka.Namun, empat tanaman lainnya masih memberikan keuntungan positif, meskipun tidak setinggi melon.Rasio R/C yang dihitung adalah 4,16, yang menunjukkan bahwa pertanian rotasi tanaman yang dilakukan Kelompok Tani Manekat 1 layak secara ekonomi dan menguntungkan bagi petani.Rotasi dengan melon menghasilkan keuntungan tertinggi dibandingkan dengan rotasi jagung, kacang hijau, sawi, atau semangka.Namun, empat tanaman lainnya masih memberikan keuntungan positif, meskipun tidak setinggi melon.Rasio R/C yang dihitung adalah 4,16, yang menunjukkan bahwa pertanian rotasi tanaman yang dilakukan Kelompok Tani Manekat 1 layak secara ekonomi dan menguntungkan bagi petani Penelitian ini dilakukan pada Kelompok Tani Manekat 1 dari Oktober hingga November 2024, dengan tujuan untuk menentukan strategi pemberdayaan yang digunakan dalam memberdayakan anggota Kelompok Tani Manekat 1 dan menentukan manfaat yang diperoleh petani dari rotasi tanaman yang dilakukan di Kelompok Tani Manekat 1. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 55 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan mix method. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan studi literatur. Metode analisis data menggunakan analisis SWOT dengan mengidentifikasi faktor internal (IFAS) dan faktor eksternal (EFAS), serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-a9bd5.webp" title="JURIS - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-a9bd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-a9bd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-a9bd5.webp 1x" title="JURIS - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang" alt="JURIS - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-b4728.webp" title="JURIS - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-b4728.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-b4728.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-b4728.webp 1x" title="JURIS - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang" alt="JURIS - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-02cd2.webp" title="JURIS - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-02cd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-02cd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-02cd2.webp 1x" title="JURIS - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang" alt="JURIS - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38047-total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelomp" title="JURIS - Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang" target="_blank">Empowerment Strategy of Manekat I Farmer Group through Crop Rotation Pattern in Sustainable Agricultural System at Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang</a>: 1. Untuk anggota Kelompok Tani Manekat 1: Pertahankan kekuatan yang dimiliki saat ini dan manfaatkan sepenuhnya peluang yang tersedia dengan menerapkan strategi SO. Ini termasuk memaksimalkan penggunaan lahan untuk rotasi tanaman guna meningkatkan produktivitas, mendorong lebih banyak petani untuk melakukan rotasi dengan melon karena keuntungan yang lebih tinggi, membangun kemitraan yang kuat dengan penyuluh dan kolaborator untuk kerjasama jangka panjang, dan mengoptimalkan penggunaan teknologi yang tersedia untuk memudahkan pertanian dan meningkatkan keuntungan.2. Untuk pemerintah daerah: Diharapkan agar lebih memperhatikan kesejahteraan petani dengan mengeluarkan kebijakan yang memfasilitasi kegiatan pertanian.3. Untuk peneliti selanjutnya: Diharapkan agar penelitian ini dapat menjadi referensi untuk studi lebih lanjut tentang faktor internal dan eksternal yang terlibat dalam inisiatif pemberdayaan petani..
<br>Strategi pemberdayaan yang digunakan untuk mendukung anggota Kelompok Tani Manekat 1 di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang adalah strategi SO (Strength-Opportunity).Strategi SO adalah strategi yang berorientasi pada pertumbuhan, dirancang dengan memanfaatkan semua kekuatan yang ada untuk memanfaatkan peluang yang tersedia.Kekuatan Kelompok Tani Manekat 1 meliputi ketersediaan lahan pertanian, tenaga kerja terampil, adaptabilitas petani terhadap perkembangan teknologi, kondisi/tekstur tanah yang baik, akses jalan yang baik ke lahan pertanian, alat dan mesin pertanian yang memadai, pertemuan rutin setiap Selasa, struktur organisasi yang jelas, dan pengalaman petani di bidang pertanian.Dengan kekuatan ini, kelompok tani mampu memanfaatkan berbagai peluang di lingkungan mereka, seperti ketersediaan program penyuluhan pertanian, permintaan pasar yang tinggi untuk melon, masa simpan yang panjang untuk jagung dan kacang hijau, kunjungan rutin dari penyuluh, kemitraan dengan pemasok pupuk bersubsidi, dan kemajuan teknologi di bidang pertanian.Total biaya yang dikeluarkan petani untuk pertanian rotasi tanaman mencapai Rp 46.290, terdiri dari biaya tetap sebesar Rp 4.Pajak tanah yang dibayarkan petani per hektar adalah Rp 490.Total biaya variabel yang dikeluarkan selama satu siklus rotasi mencapai Rp 42.000, termasuk biaya benih, pupuk, pestisida, dan biaya lainnya.Beberapa petani tidak mengeluarkan biaya benih karena menggunakan benih yang disimpan dari panen musim sebelumnya.Biaya lainnya termasuk makanan dan minuman untuk pekerja, banyak di antaranya adalah anggota keluarga petani sendiri.Dari biaya pertanian yang dikeluarkan, pendapatan dihitung sebagai hasil kali total produksi dan harga jual.Total pendapatan dari 31 responden mencapai Rp 193.Petani melakukan rotasi dengan lima jenis tanaman.jagung, sawi, kacang hijau, semangka, dan melon.Pendapatan terendah berasal dari petani yang melakukan rotasi dengan sawi, yaitu Rp 1.000, sedangkan pendapatan tertinggi adalah Rp 30.000 dari petani yang melakukan rotasi dengan melon.Total keuntungan yang diperoleh 31 responden petani adalah Rp 147.741 dari rotasi sawi, sedangkan keuntungan tertinggi adalah Rp 20.Dengan demikian, rotasi dengan melon menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan rotasi jagung, kacang hijau, sawi, atau semangka.Namun, empat tanaman lainnya masih memberikan keuntungan positif, meskipun tidak setinggi melon.Rasio R/C yang dihitung adalah 4,16, yang menunjukkan bahwa pertanian rotasi tanaman yang dilakukan Kelompok Tani Manekat 1 layak secara ekonomi dan menguntungkan bagi petani.Rotasi dengan melon menghasilkan keuntungan tertinggi dibandingkan dengan rotasi jagung, kacang hijau, sawi, atau semangka.Namun, empat tanaman lainnya masih memberikan keuntungan positif, meskipun tidak setinggi melon.Rasio R/C yang dihitung adalah 4,16, yang menunjukkan bahwa pertanian rotasi tanaman yang dilakukan Kelompok Tani Manekat 1 layak secara ekonomi dan menguntungkan bagi petani
<br>Penelitian ini dilakukan pada Kelompok Tani Manekat 1 dari Oktober hingga November 2024, dengan tujuan untuk menentukan strategi pemberdayaan yang digunakan dalam memberdayakan anggota Kelompok Tani Manekat 1 dan menentukan manfaat yang diperoleh petani dari rotasi tanaman yang dilakukan di Kelompok Tani Manekat 1. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 55 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan mix method. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan studi literatur. Metode analisis data menggunakan analisis SWOT dengan mengidentifikasi faktor internal (IFAS) dan faktor eksternal (EFAS), serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-a9bd5.webp" type="image/webp" length="110618" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-a9bd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-b4728.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/total-biaya-proyek-analisis-pembinaan-kelompok-tan-thumb-02cd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga Kecamatan Pantai Baru Kabupaten Rote Ndao ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga Kecamatan Pantai Baru Kabupaten Rote Ndao ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga Kecamatan Pantai Baru Kabupaten Rote Ndao ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38049-pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker</link>
	<guid isPermaLink="false">e215980cbd64bed4b6194884746a77af</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:18:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ johanna suek ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida nurwiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ lobalain sub ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,johanna,lobalain,nurwiana,sub,suek]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan, termasuk preferensi metode penyampaian informasi dan kebutuhan spesifik kelompok tani. Selain itu, studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan, termasuk preferensi metode penyampaian informasi dan kebutuhan spesifik kelompok tani. Selain itu, studi komparatif antara Desa Ofalangga dengan desa lain yang memiliki karakteristik serupa dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dalam pengembangan kelompok tani dan peran penyuluh pertanian. Terakhir, penelitian yang berfokus pada pengembangan model pemberdayaan kelompok tani yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan relevan bagi pemerintah daerah dan penyuluh pertanian dalam merumuskan kebijakan dan program yang efektif untuk mendukung pengembangan sektor pertanian.. Based on the results of the analysis, the role of agricultural extension workers in developing farmer groups in Ofalangga Village is considered 'Good', achieving a score of 84.The study identified key challenges faced by these workers, including a shortage of personnel, insufficient facilities and infrastructure, and low levels of farmer participation.These findings suggest that improving resources, training, and farmer engagement are crucial for advancing agricultural development in the region Ofalangga Village, located in Pantai Baru District, Rote Ndao Regency, is one of the villages with significant agricultural potential in the local economy. The crops cultivated by the villagers of Ofalangga are rice, chili, and shallots. However, there are several problems often encountered by farmer groups in this village, such as a lack of government-provided facilities and infrastructure, as well as other obstacles like pests and diseases that damage farmers' crops. Therefore, this study aims to (1) determine the role of agricultural extension workers in the development of farmer groups in Ofalangga Village, Pantai Baru... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-05417.webp" title="JURIS - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-05417.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-05417.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-05417.webp 1x" title="JURIS - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao" alt="JURIS - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-66f12.webp" title="JURIS - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-66f12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-66f12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-66f12.webp 1x" title="JURIS - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao" alt="JURIS - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-7ef87.webp" title="JURIS - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-7ef87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-7ef87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-7ef87.webp 1x" title="JURIS - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao" alt="JURIS - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38049-pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker" title="JURIS - The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao" target="_blank">The Role of Agricultural Extension Workers in the Development of Farmer Groups at Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan, termasuk preferensi metode penyampaian informasi dan kebutuhan spesifik kelompok tani. Selain itu, studi komparatif antara Desa Ofalangga dengan desa lain yang memiliki karakteristik serupa dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dalam pengembangan kelompok tani dan peran penyuluh pertanian. Terakhir, penelitian yang berfokus pada pengembangan model pemberdayaan kelompok tani yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan relevan bagi pemerintah daerah dan penyuluh pertanian dalam merumuskan kebijakan dan program yang efektif untuk mendukung pengembangan sektor pertanian..
<br>Based on the results of the analysis, the role of agricultural extension workers in developing farmer groups in Ofalangga Village is considered 'Good', achieving a score of 84.The study identified key challenges faced by these workers, including a shortage of personnel, insufficient facilities and infrastructure, and low levels of farmer participation.These findings suggest that improving resources, training, and farmer engagement are crucial for advancing agricultural development in the region
<br>Ofalangga Village, located in Pantai Baru District, Rote Ndao Regency, is one of the villages with significant agricultural potential in the local economy. The crops cultivated by the villagers of Ofalangga are rice, chili, and shallots. However, there are several problems often encountered by farmer groups in this village, such as a lack of government-provided facilities and infrastructure, as well as other obstacles like pests and diseases that damage farmers' crops. Therefore, this study aims to (1) determine the role of agricultural extension workers in the development of farmer groups in Ofalangga Village, Pantai Baru...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-66f12.webp" type="image/webp" length="96386" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-05417.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-66f12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-rote-ndao-farmer-group-extension-worker-thumb-7ef87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga Analisis Storytelling dalam Podcast Rintik Sedu oleh Nadhifa Allya Tsana ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga Analisis Storytelling dalam Podcast Rintik Sedu oleh Nadhifa Allya Tsana ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga Analisis Storytelling dalam Podcast Rintik Sedu oleh Nadhifa Allya Tsana ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38051-konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-mu</link>
	<guid isPermaLink="false">3a21c31f5628c1b844f5dc017aac247c</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 11:30:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti asiyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ rintik sedu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asiyah,rintik,sedu,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh podcast 'Rintik Sedu' terhadap pembentukan identitas diri remaja Muslim, dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast 'Rintik Sedu' oleh Nadhifa Allya Tsana: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh podcast 'Rintik Sedu' terhadap pembentukan identitas diri remaja Muslim, dengan fokus pada bagaimana cerita-cerita yang dibawakan memengaruhi konsep diri dan nilai-nilai yang dianut. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara lebih akurat tingkat keterlibatan emosional pendengar terhadap podcast, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi intensitas emosi tersebut. Ketiga, penelitian lintas budaya dapat dilakukan untuk membandingkan persepsi remaja Muslim di berbagai negara terhadap gaya storytelling Nadhifa Allya Tsana, guna memahami bagaimana konteks sosial dan budaya memengaruhi interpretasi terhadap pesan-pesan yang disampaikan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran podcast dalam membentuk persepsi, emosi, dan identitas remaja Muslim di era digital.. Persepsi remaja muslim di Salatiga pada gaya penuturan storytelling Nadhifa Allya Tsana dalam konten podcast AuRintik SeduAy di Spotify identik dengan tiga komponen yaitu sensasi, atensi dan interpretasi.Gaya penuturan storytelling Nadhifa Allya Tsana itu unik.Meski selalu identik dengan sedih atau galau, tetapi tingkah laku random yang tiba-tiba muncul di pertengahan podcast membuat suasana hati pendengar menjadi lebih baik.Selain itu, apa yang menjadi bahasan dalam podcast AuRintik SeduAy sangat mewakili anak muda dan memotivasi Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi remaja Muslim di Salatiga terhadap gaya penuturan storytelling Nadhifa Allya Tsana dalam podcast AuRintik SeduAy di Spotify. Fenomena popularitas podcast ini di kalangan anak muda menjadi latar belakang penting untuk memahami bagaimana pesan-pesan yang disampaikan memengaruhi pendengarnya, khususnya dalam konteks religiusitas dan psikologis remaja Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-b8c78.webp" title="JURIS - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast &#039;Rintik Sedu&#039; oleh Nadhifa Allya Tsana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-b8c78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-b8c78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-b8c78.webp 1x" title="JURIS - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast &#039;Rintik Sedu&#039; oleh Nadhifa Allya Tsana" alt="JURIS - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast &#039;Rintik Sedu&#039; oleh Nadhifa Allya Tsana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-31557.webp" title="JURIS - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast &#039;Rintik Sedu&#039; oleh Nadhifa Allya Tsana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-31557.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-31557.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-31557.webp 1x" title="JURIS - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast &#039;Rintik Sedu&#039; oleh Nadhifa Allya Tsana" alt="JURIS - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast &#039;Rintik Sedu&#039; oleh Nadhifa Allya Tsana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-32d1f.webp" title="JURIS - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast &#039;Rintik Sedu&#039; oleh Nadhifa Allya Tsana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-32d1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-32d1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-32d1f.webp 1x" title="JURIS - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast &#039;Rintik Sedu&#039; oleh Nadhifa Allya Tsana" alt="JURIS - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast &#039;Rintik Sedu&#039; oleh Nadhifa Allya Tsana" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38051-konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-mu" title="JURIS - Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast &#039;Rintik Sedu&#039; oleh Nadhifa Allya Tsana" target="_blank">Menyelami Suara Remaja Muslim Salatiga: Analisis Storytelling dalam Podcast 'Rintik Sedu' oleh Nadhifa Allya Tsana</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh podcast 'Rintik Sedu' terhadap pembentukan identitas diri remaja Muslim, dengan fokus pada bagaimana cerita-cerita yang dibawakan memengaruhi konsep diri dan nilai-nilai yang dianut. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara lebih akurat tingkat keterlibatan emosional pendengar terhadap podcast, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi intensitas emosi tersebut. Ketiga, penelitian lintas budaya dapat dilakukan untuk membandingkan persepsi remaja Muslim di berbagai negara terhadap gaya storytelling Nadhifa Allya Tsana, guna memahami bagaimana konteks sosial dan budaya memengaruhi interpretasi terhadap pesan-pesan yang disampaikan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran podcast dalam membentuk persepsi, emosi, dan identitas remaja Muslim di era digital..
<br>Persepsi remaja muslim di Salatiga pada gaya penuturan storytelling Nadhifa Allya Tsana dalam konten podcast AuRintik SeduAy di Spotify identik dengan tiga komponen yaitu sensasi, atensi dan interpretasi.Gaya penuturan storytelling Nadhifa Allya Tsana itu unik.Meski selalu identik dengan sedih atau galau, tetapi tingkah laku random yang tiba-tiba muncul di pertengahan podcast membuat suasana hati pendengar menjadi lebih baik.Selain itu, apa yang menjadi bahasan dalam podcast AuRintik SeduAy sangat mewakili anak muda dan memotivasi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi remaja Muslim di Salatiga terhadap gaya penuturan storytelling Nadhifa Allya Tsana dalam podcast AuRintik SeduAy di Spotify. Fenomena popularitas podcast ini di kalangan anak muda menjadi latar belakang penting untuk memahami bagaimana pesan-pesan yang disampaikan memengaruhi pendengarnya, khususnya dalam konteks religiusitas dan psikologis remaja Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-32d1f.webp" type="image/webp" length="72594" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-b8c78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-31557.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/konten-podcast-kondisi-psikologis-remaja-muslim-mu-thumb-32d1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2686-ipmafa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11322-mu-ashir-jurnal-dakwah-komunikasi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village West Alor District ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village West Alor District ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village West Alor District ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38031-income-production-risk-farming-dry-season-tomato</link>
	<guid isPermaLink="false">c4bd2dcf61f1e3b3db079f7fea8ebd31</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 10:31:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ida nurwiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ johanna suek ]]></category>
	<category><![CDATA[ babtisa resa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[babtisa,ida,johanna,nurwiana,resa,suek]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas berbagai strategi mitigasi risiko yang dapat diterapkan oleh petani tomat di Desa Aimoli, seperti penggunaan varietas tomat yang lebih tahan terhadap kondisi hujan dan pengembangan sistem ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas berbagai strategi mitigasi risiko yang dapat diterapkan oleh petani tomat di Desa Aimoli, seperti penggunaan varietas tomat yang lebih tahan terhadap kondisi hujan dan pengembangan sistem drainase yang lebih baik. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan daerah lain yang memiliki karakteristik agroklimat serupa untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam budidaya tomat di musim hujan. Penelitian juga dapat difokuskan pada analisis rantai nilai tomat, termasuk peran perantara dan dampaknya terhadap pendapatan petani, serta potensi pengembangan model bisnis yang lebih menguntungkan bagi petani. Terakhir, penting untuk meneliti lebih lanjut mengenai dampak perubahan iklim terhadap produksi tomat di wilayah tersebut dan mengembangkan strategi adaptasi jangka panjang yang berkelanjutan, termasuk penggunaan teknologi pertanian presisi dan praktik-praktik pertanian konservasi.. The study concludes that tomato farmers in Aimoli Village face income, revenue, and production risks, with variations in income and revenue between dry and rainy seasons due to differing selling prices and production volumes.Tomato production is significantly lower during the rainy season (45 kg) compared to the dry season (107 kg), leading to income disparities among farmers.These findings highlight the challenges faced by tomato farmers in adapting to seasonal changes and the need for strategies to mitigate production and income risks The objectives of this study were to determine 1) the risks of tomato farming during the rainy season in Aimoli Village, Alor Barat Laut District, 2) the comparison of tomato production during the rainy season in Aimoli Village, Alor Barat Laut District, and 3) the comparison of tomato income during the rainy season in Aimoli Village, Alor Barat Laut District. The research was conducted in September 2024 with a sample size of 58 tomato farmers. The results showed that: 1) The risks faced by tomato farmers in Aimoli Village were income risk, revenue risk, and production risk. The amount of income and revenue earned by tomato farmers in the dry season and rainy season differs due to differences in selling prices and production volumes. 2) In the dry season, tomato production in Aimoli Village reached 107 kg, while tomato production in the rainy season reached 45... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2559a.webp" title="JURIS - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2559a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2559a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2559a.webp 1x" title="JURIS - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District" alt="JURIS - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2f52a.webp" title="JURIS - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2f52a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2f52a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2f52a.webp 1x" title="JURIS - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District" alt="JURIS - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-a12e8.webp" title="JURIS - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-a12e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-a12e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-a12e8.webp 1x" title="JURIS - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District" alt="JURIS - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38031-income-production-risk-farming-dry-season-tomato" title="JURIS - Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District" target="_blank">Risks of Tomato Farming During the Rainy Season in Aimoli Village, West Alor District</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas berbagai strategi mitigasi risiko yang dapat diterapkan oleh petani tomat di Desa Aimoli, seperti penggunaan varietas tomat yang lebih tahan terhadap kondisi hujan dan pengembangan sistem drainase yang lebih baik. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan daerah lain yang memiliki karakteristik agroklimat serupa untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam budidaya tomat di musim hujan.  Penelitian juga dapat difokuskan pada analisis rantai nilai tomat, termasuk peran perantara dan dampaknya terhadap pendapatan petani, serta potensi pengembangan model bisnis yang lebih menguntungkan bagi petani.  Terakhir, penting untuk meneliti lebih lanjut mengenai dampak perubahan iklim terhadap produksi tomat di wilayah tersebut dan mengembangkan strategi adaptasi jangka panjang yang berkelanjutan, termasuk penggunaan teknologi pertanian presisi dan praktik-praktik pertanian konservasi..
<br>The study concludes that tomato farmers in Aimoli Village face income, revenue, and production risks, with variations in income and revenue between dry and rainy seasons due to differing selling prices and production volumes.Tomato production is significantly lower during the rainy season (45 kg) compared to the dry season (107 kg), leading to income disparities among farmers.These findings highlight the challenges faced by tomato farmers in adapting to seasonal changes and the need for strategies to mitigate production and income risks
<br>The objectives of this study were to determine 1) the risks of tomato farming during the rainy season in Aimoli Village, Alor Barat Laut District, 2) the comparison of tomato production during the rainy season in Aimoli Village, Alor Barat Laut District, and 3) the comparison of tomato income during the rainy season in Aimoli Village, Alor Barat Laut District. The research was conducted in September 2024 with a sample size of 58 tomato farmers. The results showed that: 1) The risks faced by tomato farmers in Aimoli Village were income risk, revenue risk, and production risk. The amount of income and revenue earned by tomato farmers in the dry season and rainy season differs due to differences in selling prices and production volumes. 2) In the dry season, tomato production in Aimoli Village reached 107 kg, while tomato production in the rainy season reached 45...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2f52a.webp" type="image/webp" length="16812" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2559a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-2f52a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/income-production-risk-farming-dry-season-tomato-o-thumb-a12e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo Analisis Framing Model Robert N Entman ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo Analisis Framing Model Robert N Entman ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo Analisis Framing Model Robert N Entman ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38041-online-framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-cn</link>
	<guid isPermaLink="false">ce09034017cf05e6342110ad598b5138</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 10:11:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti asiyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ rintik sedu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asiyah,rintik,sedu,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Melakukan studi komparatif antara pemberitaan pemecatan karyawan CNN Indonesia di berbagai media online, untuk menganalisis perbedaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman): Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Melakukan studi komparatif antara pemberitaan pemecatan karyawan CNN Indonesia di berbagai media online, untuk menganalisis perbedaan framing dan sudut pandang yang digunakan. 2. Menganalisis dampak dan implikasi dari pemecatan karyawan CNN Indonesia terhadap kebebasan berekspresi dan hak-hak pekerja di industri media. 3. Meneliti lebih dalam tentang praktik union busting dan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi hak-hak pekerja dalam membentuk serikat pekerja.. Berdasarkan analisis berita yang dipublikasikan oleh Tempo pada kurun waktu 31 Agustus hingga 30 September 2024, peneliti menyimpulkan bahwa Tempo.co dalam membingkai isu pemecatan karyawan CNN Indonesia adalah buntut dari diputusnya hubungan kerja oleh manajemen CNN Indonesia akibat pembentukan serikat pekerja.co melihat tindakan manajemen CNN Indonesia tidak sesuai dengan UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja.Peliputan atas pemecatan karyawan CNN Indonesia memenuhi unsur objektivitas pemberitaan oleh wartawan Tempo.co, karena memberikan berbagai sudut pandang dalam isu pemecatan tersebut.Berbagai pihak, seperti Ketua Dewan Pers, Dirjen HAM, AJI Jakarta, dan pakar hukum, menyayangkan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh CNN Indonesia Media massa menjadi pilar demokrasi yang dijamin oleh UUD 1945. Di dalamnya, jurnalis berperan penting dalam menggali informasi untuk disampaikan kepada publik. Namun, hak-hak dan kewajiban jurnalis sering tidak diberikan dengan layak, seperti yang dialami oleh jurnalis CNN Indonesia yang mengalami pemutusan hubungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberitaan pemecatan karyawan CNN Indonesia di media Tempo.co menggunakan analisis framing Robert N. Entman sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-a2647.webp" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-a2647.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-a2647.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-a2647.webp 1x" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)" alt="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-729ac.webp" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-729ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-729ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-729ac.webp 1x" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)" alt="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-7ccdc.webp" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-7ccdc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-7ccdc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-7ccdc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)" alt="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38041-online-framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-cn" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)" target="_blank">Analisis Framing Pemberitaan Pada Isu Pemecatan Karyawan CNN Indonesia di Tempo.com. (Analisis Framing Model Robert N. Entman)</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Melakukan studi komparatif antara pemberitaan pemecatan karyawan CNN Indonesia di berbagai media online, untuk menganalisis perbedaan framing dan sudut pandang yang digunakan. 2. Menganalisis dampak dan implikasi dari pemecatan karyawan CNN Indonesia terhadap kebebasan berekspresi dan hak-hak pekerja di industri media. 3. Meneliti lebih dalam tentang praktik union busting dan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi hak-hak pekerja dalam membentuk serikat pekerja..
<br>Berdasarkan analisis berita yang dipublikasikan oleh Tempo pada kurun waktu 31 Agustus hingga 30 September 2024, peneliti menyimpulkan bahwa Tempo.co dalam membingkai isu pemecatan karyawan CNN Indonesia adalah buntut dari diputusnya hubungan kerja oleh manajemen CNN Indonesia akibat pembentukan serikat pekerja.co melihat tindakan manajemen CNN Indonesia tidak sesuai dengan UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja.Peliputan atas pemecatan karyawan CNN Indonesia memenuhi unsur objektivitas pemberitaan oleh wartawan Tempo.co, karena memberikan berbagai sudut pandang dalam isu pemecatan tersebut.Berbagai pihak, seperti Ketua Dewan Pers, Dirjen HAM, AJI Jakarta, dan pakar hukum, menyayangkan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh CNN Indonesia
<br>Media massa menjadi pilar demokrasi yang dijamin oleh UUD 1945. Di dalamnya, jurnalis berperan penting dalam menggali informasi untuk disampaikan kepada publik. Namun, hak-hak dan kewajiban jurnalis sering tidak diberikan dengan layak, seperti yang dialami oleh jurnalis CNN Indonesia yang mengalami pemutusan hubungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberitaan pemecatan karyawan CNN Indonesia di media Tempo.co menggunakan analisis framing Robert N. Entman sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-7ccdc.webp" type="image/webp" length="61486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-a2647.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-729ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/framing-pemecatan-karyawan-cnn-manajemen-analisis-thumb-7ccdc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2686-ipmafa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11322-mu-ashir-jurnal-dakwah-komunikasi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya Keluarahan Oebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya Keluarahan Oebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya Keluarahan Oebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38046-usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas</link>
	<guid isPermaLink="false">25bc8f1ced7c31706ef1e7b778a3bde3</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 09:38:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ johanna suek ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida nurwiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ lobalain sub ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,johanna,lobalain,nurwiana,sub,suek]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas produk dan bersaing dengan produsen lainnya, pemilik Industri Rumah Tangga Pink Jaya Tofu diharapkan dapat meningkatkan standar kualitas produknya dan melakukan promosi secara intensif melalui media sosial dan langsung. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.: Untuk meningkatkan kualitas produk dan bersaing dengan produsen lainnya, pemilik Industri Rumah Tangga Pink Jaya Tofu diharapkan dapat meningkatkan standar kualitas produknya dan melakukan promosi secara intensif melalui media sosial dan langsung. Selain itu, pemilik juga dapat mempertimbangkan untuk membuka atau memperluas bidang usaha, khususnya industri tahu, agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan demikian, pola konsumsi masyarakat akan meningkat, sehingga jumlah produk tahu juga akan meningkat. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis dampak peningkatan produksi tahu terhadap pendapatan masyarakat dan juga untuk mengeksplorasi strategi pemasaran yang efektif untuk industri tahu di daerah tersebut.. Pendapatan usaha tahu di Industri Rumah Tangga Pink Jaya Kota Kupang dari Januari hingga Mei 2024 sebesar Rp.Nilai rasio R/C untuk usaha tahu di Industri Rumah Tangga Pink Jaya Kota Kupang dari Januari hingga Mei adalah 1.27, yang menunjukkan bahwa rasio R/C usaha di Industri Rumah Tangga Pink Jaya pada Januari hingga Mei 2024 lebih dari (>) 1, sehingga dapat dikatakan bahwa usaha tersebut layak Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menentukan tingkat pendapatan dan kelayakan usaha produksi tahu di Industri Rumah Tangga Pink Jaya di Kecamatan Oebufu, Kupang. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Penelitian dilakukan di Kecamatan Oebufu, Kupang. Metode penentuan lokasi penelitian menggunakan metode studi kasus. Metode penentuan jumlah sampel menggunakan teknik saturated sampling. Metode analisis data meliputi analisis pendapatan dan analisis rasio R/C dan B/C. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Pendapatan dari produksi tahu di Industri Rumah Tangga Pink Jaya Kota Kupang dari Januari hingga Mei 2024 sebesar Rp 185.890.885, dengan rata-rata pendapatan bulanan Rp 37.178.177. (2) Nilai rasio R/C untuk usaha tahu di Industri Rumah Tangga Pink Jaya Kota Kupang dari Januari hingga Mei 2024 adalah 1,27, yang menunjukkan bahwa karena... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-ac040.webp" title="JURIS - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-ac040.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-ac040.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-ac040.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang." alt="JURIS - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-fa79b.webp" title="JURIS - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-fa79b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-fa79b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-fa79b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang." alt="JURIS - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-0e75e.webp" title="JURIS - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-0e75e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-0e75e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-0e75e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang." alt="JURIS - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38046-usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas" title="JURIS - Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang." target="_blank">Analisis Pendapatan dan Kelayakan Industri Rumah Tangga Tofu. Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Pink Jaya, Keluarahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.</a>: Untuk meningkatkan kualitas produk dan bersaing dengan produsen lainnya, pemilik Industri Rumah Tangga Pink Jaya Tofu diharapkan dapat meningkatkan standar kualitas produknya dan melakukan promosi secara intensif melalui media sosial dan langsung. Selain itu, pemilik juga dapat mempertimbangkan untuk membuka atau memperluas bidang usaha, khususnya industri tahu, agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan demikian, pola konsumsi masyarakat akan meningkat, sehingga jumlah produk tahu juga akan meningkat. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis dampak peningkatan produksi tahu terhadap pendapatan masyarakat dan juga untuk mengeksplorasi strategi pemasaran yang efektif untuk industri tahu di daerah tersebut..
<br>Pendapatan usaha tahu di Industri Rumah Tangga Pink Jaya Kota Kupang dari Januari hingga Mei 2024 sebesar Rp.Nilai rasio R/C untuk usaha tahu di Industri Rumah Tangga Pink Jaya Kota Kupang dari Januari hingga Mei adalah 1.27, yang menunjukkan bahwa rasio R/C usaha di Industri Rumah Tangga Pink Jaya pada Januari hingga Mei 2024 lebih dari (>) 1, sehingga dapat dikatakan bahwa usaha tersebut layak
<br>Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menentukan tingkat pendapatan dan kelayakan usaha produksi tahu di Industri Rumah Tangga Pink Jaya di Kecamatan Oebufu, Kupang. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Penelitian dilakukan di Kecamatan Oebufu, Kupang. Metode penentuan lokasi penelitian menggunakan metode studi kasus. Metode penentuan jumlah sampel menggunakan teknik saturated sampling. Metode analisis data meliputi analisis pendapatan dan analisis rasio R/C dan B/C. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Pendapatan dari produksi tahu di Industri Rumah Tangga Pink Jaya Kota Kupang dari Januari hingga Mei 2024 sebesar Rp 185.890.885, dengan rata-rata pendapatan bulanan Rp 37.178.177. (2) Nilai rasio R/C untuk usaha tahu di Industri Rumah Tangga Pink Jaya Kota Kupang dari Januari hingga Mei 2024 adalah 1,27, yang menunjukkan bahwa karena...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-ac040.webp" type="image/webp" length="74498" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-ac040.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-fa79b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/usaha-produksi-apam-analisis-data-rumah-identitas-thumb-0e75e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38044-distribusi-bawang-merah-prototyp</link>
	<guid isPermaLink="false">452ea9cec259bf963e900a7d52d92627</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 08:55:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ johanna suek ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida nurwiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ lobalain sub ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,johanna,lobalain,nurwiana,sub,suek]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi produksi bawang merah, seperti kondisi iklim ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi produksi bawang merah, seperti kondisi iklim dan cuaca, kualitas benih, dan penggunaan teknologi pertanian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada strategi pemasaran dan distribusi bawang merah, termasuk analisis rantai pasok dan strategi penetapan harga yang optimal. Ketiga, penelitian juga dapat mengkaji dampak sosial dan ekonomi dari usaha bawang merah, seperti dampak terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani, serta kontribusinya terhadap perekonomian lokal dan nasional.. Usaha pertanian bawang merah di Desa Sumlili merupakan aktivitas pertanian yang melibatkan beberapa tahap penting, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemupukan, perawatan tanaman hingga panen.Petani di desa ini umumnya menanam bawang merah di lahan seluas rata-rata 0,25 hektar, dengan bedengan berukuran 40 meter panjang dan 2 meter lebar, menggunakan varietas benih lokal.Pemupukan dilakukan menggunakan pupuk urea dan TSP, yang diberikan pada berbagai tahap pertumbuhan tanaman.Perawatan meliputi pengendalian gulma dan penyemprotan pestisida.Proses panen membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak, dan bawang merah yang dipanen dijual baik di pasar lokal maupun di luar desa.296 kilogram, sehingga usaha bawang merah menjadi sumber pendapatan utama bagi masyarakat setempat.Dari lima variabel faktor produksi yang diteliti, tiga variabel yaitu luas lahan, benih, dan pupuk memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah di Desa Sumlili.Namun, secara simultan, kelima variabel (luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja) memiliki pengaruh signifikan secara bersama-sama, menjelaskan 80,7% variasi produksi bawang merah.Sisanya sebesar 19,3% dipengaruhi oleh variabel yang tidak termasuk dalam model.Produktivitas rata-rata per petani di Desa Sumlili adalah 1.296 kg, sedangkan produktivitas rata-rata per hektar adalah 5.Produksi total dari 38 responden adalah 76.592, dan pendapatan rata-rata per hektar adalah Rp Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan faktor produksi terhadap produksi bawang merah dan pendapatan usaha bawang merah di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan randomisasi sederhana yang berjumlah 38 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan petani responden dan data sekunder dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Penelitian ini menganalisis lima variabel, yaitu luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja, menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-a4c4a.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-a4c4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-a4c4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-a4c4a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-2d4cb.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-2d4cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-2d4cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-2d4cb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38044-distribusi-bawang-merah-prototyp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang" target="_blank">Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tanah Bawang Di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi produksi bawang merah, seperti kondisi iklim dan cuaca, kualitas benih, dan penggunaan teknologi pertanian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada strategi pemasaran dan distribusi bawang merah, termasuk analisis rantai pasok dan strategi penetapan harga yang optimal. Ketiga, penelitian juga dapat mengkaji dampak sosial dan ekonomi dari usaha bawang merah, seperti dampak terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani, serta kontribusinya terhadap perekonomian lokal dan nasional..
<br>Usaha pertanian bawang merah di Desa Sumlili merupakan aktivitas pertanian yang melibatkan beberapa tahap penting, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemupukan, perawatan tanaman hingga panen.Petani di desa ini umumnya menanam bawang merah di lahan seluas rata-rata 0,25 hektar, dengan bedengan berukuran 40 meter panjang dan 2 meter lebar, menggunakan varietas benih lokal.Pemupukan dilakukan menggunakan pupuk urea dan TSP, yang diberikan pada berbagai tahap pertumbuhan tanaman.Perawatan meliputi pengendalian gulma dan penyemprotan pestisida.Proses panen membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak, dan bawang merah yang dipanen dijual baik di pasar lokal maupun di luar desa.296 kilogram, sehingga usaha bawang merah menjadi sumber pendapatan utama bagi masyarakat setempat.Dari lima variabel faktor produksi yang diteliti, tiga variabel yaitu luas lahan, benih, dan pupuk memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah di Desa Sumlili.Namun, secara simultan, kelima variabel (luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja) memiliki pengaruh signifikan secara bersama-sama, menjelaskan 80,7% variasi produksi bawang merah.Sisanya sebesar 19,3% dipengaruhi oleh variabel yang tidak termasuk dalam model.Produktivitas rata-rata per petani di Desa Sumlili adalah 1.296 kg, sedangkan produktivitas rata-rata per hektar adalah 5.Produksi total dari 38 responden adalah 76.592, dan pendapatan rata-rata per hektar adalah Rp
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan faktor produksi terhadap produksi bawang merah dan pendapatan usaha bawang merah di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan randomisasi sederhana yang berjumlah 38 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan petani responden dan data sekunder dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Penelitian ini menganalisis lima variabel, yaitu luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja, menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-a4c4a.webp" type="image/webp" length="111864" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-a4c4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/distribusi-bawang-merah-prototype-siram-fungsi-pro-thumb-2d4cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38036-atribut-inovasi-adopsi-reag</link>
	<guid isPermaLink="false">7e459798a71f8acaea34f7e68916c627</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 08:52:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syifa hamama ]]></category>
	<category><![CDATA[ farid hasan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[farid,hamama,hasan,syifa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari keberadaan PLIK terhadap peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran di Desa Pandauke, dengan fokus pada perubahan praktik pedagogis guru. Selain itu, studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari keberadaan PLIK terhadap peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran di Desa Pandauke, dengan fokus pada perubahan praktik pedagogis guru. Selain itu, studi komparatif antara PLIK di berbagai daerah terpencil di Indonesia dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program ini, termasuk peran serta masyarakat dan dukungan pemerintah daerah. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan ICT yang lebih efektif dan relevan bagi guru-guru di daerah terpencil, dengan mempertimbangkan tingkat literasi digital dan kebutuhan spesifik mereka, sehingga PLIK dapat menjadi sarana yang optimal untuk meningkatkan kompetensi profesional mereka dan mengurangi kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.. Atribut inovasi yang diajukan oleh Rogers, khususnya Relative Advantage, memiliki peran penting dalam adopsi inovasi PLIK oleh guru-guru.Keunggulan yang dirasakan, seperti penghematan biaya, waktu, dan peningkatan prestise sosial, menjadi faktor utama.Kompatibilitas PLIK dengan kebutuhan guru dalam meningkatkan kemampuan ICT dan memenuhi tuntutan profesionalisme juga sangat penting.Trialability dan observability, melalui pelatihan dan observasi rekan sejawat, turut berkontribusi pada proses adopsi.Keberhasilan program bantuan layanan internet di tingkat kecamatan memerlukan kerjasama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, dinas terkait daerah, pemerintah daerah, administrator, dan masyarakat Kesenjangan antara perkotaan dan pedesaan masih terjadi di Indonesia. Masih banyak daerah terpencil dan tertinggal yang masih memerlukan perhatian khusus dari pemerintah. Kesenjangan tersebut tidak hanya terjadi pada pengetahuan, namun juga pada sarana dan prasarana dalam mengakses teknologi. Desa Pandauke merupakan desa yang terpencil, tidak hanya dari segi geografis tetapi juga demografi. PLIK merupakan salah satu bentuk telecenter yang merupakan inovasi yang diharapkan dapat mengurangi kesenjangan. Peran guru di desa terpencil cukup penting sehingga dituntut untuk terus meningkatkan profesionalismenya. Penelitian ini bertujuan untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-85a7f.webp" title="JURIS - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-85a7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-85a7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-85a7f.webp 1x" title="JURIS - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas" alt="JURIS - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-d79c1.webp" title="JURIS - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-d79c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-d79c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-d79c1.webp 1x" title="JURIS - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas" alt="JURIS - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-8d478.webp" title="JURIS - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-8d478.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-8d478.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-8d478.webp 1x" title="JURIS - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas" alt="JURIS - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38036-atribut-inovasi-adopsi-reag" title="JURIS - The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas" target="_blank">The Role of Telecentres in Providing Internet Services for Teachers in Rural Areas</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari keberadaan PLIK terhadap peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran di Desa Pandauke, dengan fokus pada perubahan praktik pedagogis guru. Selain itu, studi komparatif antara PLIK di berbagai daerah terpencil di Indonesia dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program ini, termasuk peran serta masyarakat dan dukungan pemerintah daerah. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan ICT yang lebih efektif dan relevan bagi guru-guru di daerah terpencil, dengan mempertimbangkan tingkat literasi digital dan kebutuhan spesifik mereka, sehingga PLIK dapat menjadi sarana yang optimal untuk meningkatkan kompetensi profesional mereka dan mengurangi kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan..
<br>Atribut inovasi yang diajukan oleh Rogers, khususnya Relative Advantage, memiliki peran penting dalam adopsi inovasi PLIK oleh guru-guru.Keunggulan yang dirasakan, seperti penghematan biaya, waktu, dan peningkatan prestise sosial, menjadi faktor utama.Kompatibilitas PLIK dengan kebutuhan guru dalam meningkatkan kemampuan ICT dan memenuhi tuntutan profesionalisme juga sangat penting.Trialability dan observability, melalui pelatihan dan observasi rekan sejawat, turut berkontribusi pada proses adopsi.Keberhasilan program bantuan layanan internet di tingkat kecamatan memerlukan kerjasama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, dinas terkait daerah, pemerintah daerah, administrator, dan masyarakat
<br>Kesenjangan antara perkotaan dan pedesaan masih terjadi di Indonesia. Masih banyak daerah terpencil dan tertinggal yang masih memerlukan perhatian khusus dari pemerintah. Kesenjangan tersebut tidak hanya terjadi pada pengetahuan, namun juga pada sarana dan prasarana dalam mengakses teknologi. Desa Pandauke merupakan desa yang terpencil, tidak hanya dari segi geografis tetapi juga demografi. PLIK merupakan salah satu bentuk telecenter yang merupakan inovasi yang diharapkan dapat mengurangi kesenjangan. Peran guru di desa terpencil cukup penting sehingga dituntut untuk terus meningkatkan profesionalismenya. Penelitian ini bertujuan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-8d478.webp" type="image/webp" length="60970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-85a7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-d79c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/atribut-inovasi-adopsi-reagent-kompetensi-pedagogi-thumb-8d478.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2247-iainu-kebumen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10238-jurnal-selasar-kpi-referensi-komunikasi-dakwah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises SMEs A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria Cimahi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises SMEs A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria Cimahi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises SMEs A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria Cimahi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38040-robust-halal-ecosystem-product-exports</link>
	<guid isPermaLink="false">49222b1b373f6dabe155587368f5452c</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 08:38:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ johanna suek ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida nurwiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ lobalain sub ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,johanna,lobalain,nurwiana,sub,suek]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the specific challenges faced by coffee shop MSMEs in navigating the legal and regulatory aspects of halal certification, potentially exploring the development of simplified guidance tailored to their needs.  Additionally, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi: Further research should investigate the specific challenges faced by coffee shop MSMEs in navigating the legal and regulatory aspects of halal certification, potentially exploring the development of simplified guidance tailored to their needs. Additionally, a comparative study examining the impact of halal certification on the market share and profitability of coffee shops in different regions of Indonesia could provide valuable insights for business owners. Finally, research could focus on developing and evaluating the effectiveness of training programs designed to enhance the halal literacy of both coffee shop owners and their employees, ensuring a deeper understanding of halal principles and requirements throughout the production process. These studies, building upon the current research, will contribute to a more comprehensive understanding of the halal ecosystem for coffee SMEs and facilitate wider adoption of halal certification practices, ultimately benefiting both businesses and consumers.. House of Coffee by Speedteria's consumers are predominantly young men with secondary education who generally support halal certification.The business demonstrates moderate readiness for halal certification, with strengths in raw materials and final products but needing improvement in management, auditing, and documentation.Recruiting a legal officer and improving quality control standards are the most prioritized strategies for successful halal certification implementation The implementation of halal certification for MSMEs in Indonesia is regulated by Law No. 33 of 2014, which mandates that MSMEs obtain halal certification. House of Coffee by Speedteria, a coffee shop located in Cimahi, has not yet obtained halal certification. This study aims to analyze consumer characteristics, their perceptions of halal products, the companyAos readiness to apply for halal certification, identify the criteria considered in preparing for certification, and determine alternative actions that can support the process. This research uses... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-d7931.webp" title="JURIS - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-d7931.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-d7931.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-d7931.webp 1x" title="JURIS - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi" alt="JURIS - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-7fead.webp" title="JURIS - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-7fead.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-7fead.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-7fead.webp 1x" title="JURIS - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi" alt="JURIS - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-980f4.webp" title="JURIS - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-980f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-980f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-980f4.webp 1x" title="JURIS - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi" alt="JURIS - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38040-robust-halal-ecosystem-product-exports" title="JURIS - Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi" target="_blank">Readiness For Halal Certification Submission In Coffee Small And Medium Enterprises (SMEs): A Case Study Of House Of Coffee By Speedteria, Cimahi</a>: Further research should investigate the specific challenges faced by coffee shop MSMEs in navigating the legal and regulatory aspects of halal certification, potentially exploring the development of simplified guidance tailored to their needs.  Additionally, a comparative study examining the impact of halal certification on the market share and profitability of coffee shops in different regions of Indonesia could provide valuable insights for business owners.  Finally, research could focus on developing and evaluating the effectiveness of training programs designed to enhance the halal literacy of both coffee shop owners and their employees, ensuring a deeper understanding of halal principles and requirements throughout the production process. These studies, building upon the current research, will contribute to a more comprehensive understanding of the halal ecosystem for coffee SMEs and facilitate wider adoption of halal certification practices, ultimately benefiting both businesses and consumers..
<br>House of Coffee by Speedteria's consumers are predominantly young men with secondary education who generally support halal certification.The business demonstrates moderate readiness for halal certification, with strengths in raw materials and final products but needing improvement in management, auditing, and documentation.Recruiting a legal officer and improving quality control standards are the most prioritized strategies for successful halal certification implementation
<br>The implementation of halal certification for MSMEs in Indonesia is regulated by Law No. 33 of 2014, which mandates that MSMEs obtain halal certification. House of Coffee by Speedteria, a coffee shop located in Cimahi, has not yet obtained halal certification. This study aims to analyze consumer characteristics, their perceptions of halal products, the companyAos readiness to apply for halal certification, identify the criteria considered in preparing for certification, and determine alternative actions that can support the process. This research uses...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-980f4.webp" type="image/webp" length="101578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-d7931.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-7fead.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/robust-halal-ecosystem-product-exports-certificati-thumb-980f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38033-ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-hukum-islam-ulam</link>
	<guid isPermaLink="false">81fa6b3fb8e04c9c451302653db8391a</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 08:16:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap judul, abstrak, dan kesimpulan, serta mempertimbangkan bagian latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam: Berdasarkan analisis terhadap judul, abstrak, dan kesimpulan, serta mempertimbangkan bagian latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai penerapan istiusAn dalam berbagai mazhab fikih, dengan fokus pada perbedaan metode dan kriteria yang digunakan. Hal ini akan memperjelas kontribusi unik masing-masing mazhab dalam pengembangan metode ijtihad ini. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji relevansi penerapan istiusAn dalam menyelesaikan permasalahan hukum kontemporer, seperti dalam bidang keuangan syariah, bioetika, atau hukum lingkungan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip istiusAn dapat diadaptasi untuk menjawab tantangan-tantangan baru yang belum diatur secara eksplisit dalam nash. Ketiga, penting untuk meneliti lebih lanjut mengenai peran akal dan intuisi dalam proses istiusAn, serta bagaimana keduanya dapat diseimbangkan dengan prinsip-prinsip syariat yang ketat. Penelitian ini dapat menggali lebih dalam mengenai batas-batas penggunaan akal dalam ijtihad, serta bagaimana menghindari subjektivitas yang berlebihan dalam pengambilan keputusan hukum. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu ushul fiqh dan memperkaya khazanah pemikiran hukum Islam.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa istiusAn telah ditemukan sejak masa sahabat Nabi saw., meskipun belum menjadi pembahasan yang berdiri sendiri, dan berkembang menjadi metode ijtihad yang mandiri pada era imam mujtahidin, terutama Ab anfah.IstiusAn merepresentasikan kemudahan dalam syariat Islam, khususnya dalam kondisi darurat dan mempertimbangkan Aourf.Perbedaan pendapat ulama mengenai validitas istiusAn bersifat redaksional, bukan substansial, karena ulama yang mendukungnya tidak bermaksud menjadikannya landasan hawa nafsu, sementara yang menolaknya berhati-hati agar mujtahid tidak terjerumus dalam penggunaan raAoyu yang tercela.Bahkan, Imam al-SyAfiAo, yang dikenal mengkritisi istiusAn, juga menggunakannya dalam ijtihadnya Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah pemunculan istiusAn sebagai salah satu sumber tasyriAo Islam dan menguraikan kedudukan argumentatif (hujjiyah) istiusAn pada ulama lintas mazhab. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istiusAn sebagai salah satu metode ijtihad dengan menggunakan raAoyu telah ditemukan bibit-bibit awalnya di masa sahabat Nabi saw., meski belum menjadi pembahasan yang berdiri sendiri, kemudian menjadi sebuah metode yang berdiri sendiri setelah memasuki era para imam mujtahidin, terutama di tangan Ab anfah. IstiusAn sesungguhnya dapat dikatakan mewakili sisi kemudahan yang diberikan oleh Islam melalui syariatnya, terutama istiusAn yang dikaitkan dengan kondisi kedaruratan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-417ae.webp" title="JURIS - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-417ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-417ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-417ae.webp 1x" title="JURIS - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam" alt="JURIS - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-4fd28.webp" title="JURIS - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-4fd28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-4fd28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-4fd28.webp 1x" title="JURIS - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam" alt="JURIS - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-77402.webp" title="JURIS - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-77402.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-77402.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-77402.webp 1x" title="JURIS - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam" alt="JURIS - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38033-ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-hukum-islam-ulam" title="JURIS - IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam" target="_blank">IstiusAn dan Perannya dalam Eksplorasi Nalar Hukum Islam</a>: Berdasarkan analisis terhadap judul, abstrak, dan kesimpulan, serta mempertimbangkan bagian latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai penerapan istiusAn dalam berbagai mazhab fikih, dengan fokus pada perbedaan metode dan kriteria yang digunakan. Hal ini akan memperjelas kontribusi unik masing-masing mazhab dalam pengembangan metode ijtihad ini. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji relevansi penerapan istiusAn dalam menyelesaikan permasalahan hukum kontemporer, seperti dalam bidang keuangan syariah, bioetika, atau hukum lingkungan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip istiusAn dapat diadaptasi untuk menjawab tantangan-tantangan baru yang belum diatur secara eksplisit dalam nash. Ketiga, penting untuk meneliti lebih lanjut mengenai peran akal dan intuisi dalam proses istiusAn, serta bagaimana keduanya dapat diseimbangkan dengan prinsip-prinsip syariat yang ketat. Penelitian ini dapat menggali lebih dalam mengenai batas-batas penggunaan akal dalam ijtihad, serta bagaimana menghindari subjektivitas yang berlebihan dalam pengambilan keputusan hukum. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu ushul fiqh dan memperkaya khazanah pemikiran hukum Islam..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa istiusAn telah ditemukan sejak masa sahabat Nabi saw., meskipun belum menjadi pembahasan yang berdiri sendiri, dan berkembang menjadi metode ijtihad yang mandiri pada era imam mujtahidin, terutama Ab anfah.IstiusAn merepresentasikan kemudahan dalam syariat Islam, khususnya dalam kondisi darurat dan mempertimbangkan Aourf.Perbedaan pendapat ulama mengenai validitas istiusAn bersifat redaksional, bukan substansial, karena ulama yang mendukungnya tidak bermaksud menjadikannya landasan hawa nafsu, sementara yang menolaknya berhati-hati agar mujtahid tidak terjerumus dalam penggunaan raAoyu yang tercela.Bahkan, Imam al-SyAfiAo, yang dikenal mengkritisi istiusAn, juga menggunakannya dalam ijtihadnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah pemunculan istiusAn sebagai salah satu sumber tasyriAo Islam dan menguraikan kedudukan argumentatif (hujjiyah) istiusAn pada ulama lintas mazhab. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istiusAn sebagai salah satu metode ijtihad dengan menggunakan raAoyu telah ditemukan bibit-bibit awalnya di masa sahabat Nabi saw., meski belum menjadi pembahasan yang berdiri sendiri, kemudian menjadi sebuah metode yang berdiri sendiri setelah memasuki era para imam mujtahidin, terutama di tangan Ab anfah. IstiusAn sesungguhnya dapat dikatakan mewakili sisi kemudahan yang diberikan oleh Islam melalui syariatnya, terutama istiusAn yang dikaitkan dengan kondisi kedaruratan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-77402.webp" type="image/webp" length="96746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-417ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-4fd28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/ulama-ushul-fiqh-istiusan-ul-islam-relevansi-istis-thumb-77402.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2247-iainu-kebumen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10241-syar-e-jurnal-syari-ah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 13 Apr 2026 12:52:54 +0700. 12 items. Served in: 1.644 seconds [rss] -->
