<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 15 Sep 2026 14:22:52 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 14:22:52 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-15T14:22:52+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66170-nilai-islami-islam</link>
	<guid isPermaLink="false">5e2c5c1a99b5fc42bac0ecc1db6fd887</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 12:28:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor stat ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ rohmatul ula ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,rohmatul,stat,ula,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendidikan Islam dengan sistem pendidikan lainnya dalam hal pembentukan kepribadian. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendidikan Islam mampu menciptakan individu yang memiliki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendidikan Islam dengan sistem pendidikan lainnya dalam hal pembentukan kepribadian. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendidikan Islam mampu menciptakan individu yang memiliki kepribadian kuat dan berakhlak mulia, serta bagaimana hal ini membedakannya dengan sistem pendidikan lainnya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran keluarga dan komunitas dalam mendukung pendidikan Islam, dan bagaimana sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang islami dan efektif dalam membentuk kepribadian Islami. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki strategi-strategi inovatif dalam pendidikan Islam yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan memperkuat nilai-nilai Islami dalam kurikulum dan metode pengajaran.. Pendidikan dalam perspektif Islam memiliki peranan penting dalam membina kepribadian Islami yang holistik dan berimbang.Melalui pendekatan yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan agama tetapi juga pada pengembangan akhlak dan karakter mulia.Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial diajarkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa, yang bertujuan untuk menciptakan individu yang tidak hanya berpengetahuan luas tetapi juga berkepribadian kuat dan berakhlak mulia.Pendidikan Islam mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam kurikulum dan metode pengajaran, yang terbukti efektif dalam menanamkan prinsip-prinsip agama dalam diri siswa.Keterlibatan aktif orang tua dan komunitas juga merupakan faktor penting dalam proses pendidikan ini, karena dukungan dan bimbingan mereka dapat memperkuat pembentukan kepribadian Islami pada anak.Dengan demikian, pendidikan Islam berperan sebagai fondasi yang kokoh bagi perkembangan individu yang mampu menghadapi tantangan modern dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak hanya membentuk individu yang berpengetahuan tetapi juga berkepribadian Islami yang mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.Pendidikan yang holistik dan berimbang ini diharapkan dapat mencetak generasi yang siap menghadapi dinamika kehidupan dengan landasan nilai-nilai Islami yang kuat, sehingga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendidikan dalam perspektif Islam dan peranannya dalam membina kepribadian Islami. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di beberapa lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Subjek penelitian meliputi para pendidik, ulama, siswa, dan orang tua yang terlibat dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki pendekatan holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pendidikan Islam menekankan pentingnya pengembangan akhlak dan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Islami, termasuk kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada pengetahuan agama tetapi juga pada pembentukan perilaku... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-5210e.webp" title="JURIS - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-5210e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-5210e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-5210e.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami" alt="JURIS - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-9e57d.webp" title="JURIS - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-9e57d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-9e57d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-9e57d.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami" alt="JURIS - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-d79a7.webp" title="JURIS - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-d79a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-d79a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-d79a7.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami" alt="JURIS - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66170-nilai-islami-islam" title="JURIS - Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami" target="_blank">Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Perannya dalam Membina Kepribadian Islami</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendidikan Islam dengan sistem pendidikan lainnya dalam hal pembentukan kepribadian. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendidikan Islam mampu menciptakan individu yang memiliki kepribadian kuat dan berakhlak mulia, serta bagaimana hal ini membedakannya dengan sistem pendidikan lainnya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran keluarga dan komunitas dalam mendukung pendidikan Islam, dan bagaimana sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang islami dan efektif dalam membentuk kepribadian Islami. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki strategi-strategi inovatif dalam pendidikan Islam yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan memperkuat nilai-nilai Islami dalam kurikulum dan metode pengajaran..
<br>Pendidikan dalam perspektif Islam memiliki peranan penting dalam membina kepribadian Islami yang holistik dan berimbang.Melalui pendekatan yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan agama tetapi juga pada pengembangan akhlak dan karakter mulia.Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial diajarkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa, yang bertujuan untuk menciptakan individu yang tidak hanya berpengetahuan luas tetapi juga berkepribadian kuat dan berakhlak mulia.Pendidikan Islam mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam kurikulum dan metode pengajaran, yang terbukti efektif dalam menanamkan prinsip-prinsip agama dalam diri siswa.Keterlibatan aktif orang tua dan komunitas juga merupakan faktor penting dalam proses pendidikan ini, karena dukungan dan bimbingan mereka dapat memperkuat pembentukan kepribadian Islami pada anak.Dengan demikian, pendidikan Islam berperan sebagai fondasi yang kokoh bagi perkembangan individu yang mampu menghadapi tantangan modern dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak hanya membentuk individu yang berpengetahuan tetapi juga berkepribadian Islami yang mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.Pendidikan yang holistik dan berimbang ini diharapkan dapat mencetak generasi yang siap menghadapi dinamika kehidupan dengan landasan nilai-nilai Islami yang kuat, sehingga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendidikan dalam perspektif Islam dan peranannya dalam membina kepribadian Islami. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di beberapa lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Subjek penelitian meliputi para pendidik, ulama, siswa, dan orang tua yang terlibat dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki pendekatan holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pendidikan Islam menekankan pentingnya pengembangan akhlak dan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Islami, termasuk kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada pengetahuan agama tetapi juga pada pembentukan perilaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-9e57d.webp" type="image/webp" length="98314" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-5210e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-9e57d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/nilai-islami-nilai-nilai-islam-ajaran-perspektif-t-thumb-d79a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12268-bahtsuna-jurnal-penelitian-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al Quran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al Quran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al Quran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66168-kisah-al-qur-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-kis</link>
	<guid isPermaLink="false">d33622c1557efc6279f65588b4157aa6</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 12:15:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor stat ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ rohmatul ula ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,rohmatul,stat,ula,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak keikhlasan dalam kehidupan sosial dan spiritual individu. Selain itu, studi komparatif tentang nilai-nilai pendidikan dalam kisah-kisah Al-Qur'an lainnya juga dapat menjadi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur'an: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak keikhlasan dalam kehidupan sosial dan spiritual individu. Selain itu, studi komparatif tentang nilai-nilai pendidikan dalam kisah-kisah Al-Qur'an lainnya juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, penelitian tentang penerapan nilai-nilai pendidikan dalam kisah Qabil dan Habil dalam konteks pendidikan modern dapat memberikan wawasan baru dalam pengembangan kurikulum dan metode pengajaran.. Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kisah Habil dan Qabil yang terdapat dalam al-Qur'an memberikan pesan pendidikan yang sangat berharga bagi umat manusia secara universal.Ikhlas, dalam perspektif al-Qur'an, mengandung beberapa makna, yaitu suci, bersih, murni, dan tulus.Ikhlas berarti melakukan segala hal hanya untuk Allah, yang memiliki tiga makna.karena Allah, untuk Allah, dan kepunyaan Allah.Diterimanya amal ibadah dan kebajikan Habil oleh Allah SWT sangat berkaitan dengan keikhlasan yang terwujud dalam kualitas, bukan kuantitas.Sebaliknya, amal ibadah dan kebajikan Qabil tidak diterima oleh Allah SWT karena terdapat unsur riya' dan sum'ah.Riya' dan sum'ah merupakan penyakit hati yang bertentangan dengan makna ikhlas, sangat berbahaya, dan dapat merusak amal ibadah seseorang.Dengan demikian, pesan pendidikan yang dapat dipetik dari kisah Habil dan Qabil dalam perspektif al-Qur'an ini diharapkan dapat memperluas cakrawala pemikiran kita dalam mendalami ilmu pengetahuan, yang tentunya tidak terbatas oleh waktu dan ruang, dari buaian hingga liang lahat Al-Qur'an adalah sumber inspirasi bagi kehidupan umat Islam. Didalamnya terdapat beberapa nilai dan pedoman yang dapat dijadikan rujukan baik dalam bidang agama, kehidupan sosial, ekonomi maupun pendidikan. Ajaran-ajaran al-Qur'an dikemas sedemikian rupa dan disampaikan secara variatif. Ada yang berupa informasi, pemerintah dan larangan, ada pula yang dimodifikasi dalam bentuk deskripsi kisah-kisah. Salah kisah yang menarik untuk dikaji adalah kisah Qabil dan Habil, yang tidak hanya menceritakan tentang kisah pembunuhan pertama kali dilakukan, namun lebih dari pada itu. Dalam kisah Qabil dan Habil menyisakan nilai-nilai pendidikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-ea0ca.webp" title="JURIS - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur&#039;an" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-ea0ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-ea0ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-ea0ca.webp 1x" title="JURIS - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur&#039;an" alt="JURIS - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur&#039;an" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-f4611.webp" title="JURIS - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur&#039;an" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-f4611.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-f4611.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-f4611.webp 1x" title="JURIS - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur&#039;an" alt="JURIS - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur&#039;an" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-33701.webp" title="JURIS - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur&#039;an" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-33701.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-33701.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-33701.webp 1x" title="JURIS - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur&#039;an" alt="JURIS - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur&#039;an" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66168-kisah-al-qur-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-kis" title="JURIS - Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur&#039;an" target="_blank">Pesan Pendidikan Kisah Qabil dan Habil: Mengungkap Makna Ikhlas Perspektif Al-Qur'an</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak keikhlasan dalam kehidupan sosial dan spiritual individu. Selain itu, studi komparatif tentang nilai-nilai pendidikan dalam kisah-kisah Al-Qur'an lainnya juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, penelitian tentang penerapan nilai-nilai pendidikan dalam kisah Qabil dan Habil dalam konteks pendidikan modern dapat memberikan wawasan baru dalam pengembangan kurikulum dan metode pengajaran..
<br>Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kisah Habil dan Qabil yang terdapat dalam al-Qur'an memberikan pesan pendidikan yang sangat berharga bagi umat manusia secara universal.Ikhlas, dalam perspektif al-Qur'an, mengandung beberapa makna, yaitu suci, bersih, murni, dan tulus.Ikhlas berarti melakukan segala hal hanya untuk Allah, yang memiliki tiga makna.karena Allah, untuk Allah, dan kepunyaan Allah.Diterimanya amal ibadah dan kebajikan Habil oleh Allah SWT sangat berkaitan dengan keikhlasan yang terwujud dalam kualitas, bukan kuantitas.Sebaliknya, amal ibadah dan kebajikan Qabil tidak diterima oleh Allah SWT karena terdapat unsur riya' dan sum'ah.Riya' dan sum'ah merupakan penyakit hati yang bertentangan dengan makna ikhlas, sangat berbahaya, dan dapat merusak amal ibadah seseorang.Dengan demikian, pesan pendidikan yang dapat dipetik dari kisah Habil dan Qabil dalam perspektif al-Qur'an ini diharapkan dapat memperluas cakrawala pemikiran kita dalam mendalami ilmu pengetahuan, yang tentunya tidak terbatas oleh waktu dan ruang, dari buaian hingga liang lahat
<br>Al-Qur'an adalah sumber inspirasi bagi kehidupan umat Islam. Didalamnya terdapat beberapa nilai dan pedoman yang dapat dijadikan rujukan baik dalam bidang agama, kehidupan sosial, ekonomi maupun pendidikan. Ajaran-ajaran al-Qur'an dikemas sedemikian rupa dan disampaikan secara variatif. Ada yang berupa informasi, pemerintah dan larangan, ada pula yang dimodifikasi dalam bentuk deskripsi kisah-kisah. Salah kisah yang menarik untuk dikaji adalah kisah Qabil dan Habil, yang tidak hanya menceritakan tentang kisah pembunuhan pertama kali dilakukan, namun lebih dari pada itu. Dalam kisah Qabil dan Habil menyisakan nilai-nilai pendidikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-f4611.webp" type="image/webp" length="108658" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-ea0ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-f4611.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/kisah-al-quran-nilai-pendidikan-ikhlas-kurban-al-q-thumb-33701.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12268-bahtsuna-jurnal-penelitian-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inovasi Metode Pembelajaran Al Quran Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inovasi Metode Pembelajaran Al Quran Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inovasi Metode Pembelajaran Al Quran Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66180-inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-kepa</link>
	<guid isPermaLink="false">4fb4d6c5fda6a15850d62131583c4464</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 12:00:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor stat ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ lp3mzh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,lp3mzh,main,stat,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas metode demonstrasi dan tanya jawab dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur'an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas metode demonstrasi dan tanya jawab dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Al-QurAoan Hadits. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan metode tersebut dengan metode lain yang lebih konvensional. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi Al-QurAoan Hadits setelah penerapan metode demonstrasi dan tanya jawab. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan tes atau kuesioner yang relevan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak jangka panjang dari penerapan metode demonstrasi dan tanya jawab terhadap prestasi akademik siswa dalam mata pelajaran Al-QurAoan Hadits. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengamati perkembangan prestasi siswa selama beberapa tahun setelah penerapan metode tersebut.. Berdasarkan kesimpulan intisari dari pembahasan ini penulis akan mengambil poin yang paling penting yang pada umumnya dalam penelitian PTK ini dengan menggunakan Metode Demonstrasi dan Tanya Jawab pembelajaran Al-QurAoan Hadits, kami telah menemukan beberapapeningkatan pada siswa, diantaranya adalah.pemahaman siswa dalam materi yang telah diberikan (seperti bertanya dan menjawab umpan balik), kedisplinan siswa dan kecakapan siswa saat melakukan praktek didepan kelas, sehingga ketuntasan hasil belajar siswa bisa tercapai dan sesuai dengan yang diharapkan.Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut, maka kami mencoba menyimpulkan hasil dari penelitian tindakan kelas yang telah peneliti lakukan pada siswa kelas XI di MA.Di samping kesimpulan yang telah kami gambarkan di atas, peneliti juga menyimpulkan beberapa hal, di antaranya adalah sebagai berikut.1) Dukungan dari Kepala Madrasah dan guru pamong sudah cukup baik dan mereka menerima kami dengan tangan terbuka untuk melaksanakan PPLK-II di MA.2) Para peserta didik membutuhkan pengajaran yang lebih bervariatif, jadi bukan hanya ceramah.Sehingga para peserta didik menjadi bosan dan akibatnya mereka jarang memperhatikan apa yang telah disampaikan oleh guru yang ada didepan kelas.3) Metode pembelajaran yang ada di MA.Miftahul Jannah kebanyakan masih bersifat kurang maksimal, sehingga hal ini mengakibatkan para peserta didik tidak bisa ikut berperan aktif pada saat pembelajaran berlangsung.Para peserta didik terkesan pasif dan hal ini mengakibatkan para peserta didik tidak bisa mengembangkankan cara berfikir dan mengemukakan gagasan yang ada pada mereka.4) Hambatan yang terjadi di kelas XI yang dirasakan oleh semua dewan guru MA.Miftahul Jannah bisa diatasi dengan beberapa metode dan strategi yang setiap kali bisa diuji cobakan terhadap peserta didik kelas XI Hakikat dari dari pendidikan adalah merubah pola pikir, sikap dan tindakan seseorang melalui pembelajaran baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga mempunyai nilai-nilai yang dijadikan pijakan dalam setiap mengatasi permasalahan dalam kehidupannya. Tujuan tersebut akan lebih mudah tercapai apabila guru harus pandai memilih metode yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak didik. Supaya anak didik merasa senang dalam belajar. Dalam proses belajar mengajar bukan hanya menyampaikan ilmu pengetahuan saja, akan tetapi memberikan motivasi itu sangatlah penting karena secara psikologis anak akan merasa senang apabila mereka diperhatikan. Salah satu cara memberikan perhatian adalah dengan memotivasi. Berdasarkan hal tersebut, penulis merasa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-5ad0c.webp" title="JURIS - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur&#039;an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-5ad0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-5ad0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-5ad0c.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur&#039;an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo" alt="JURIS - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur&#039;an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-aa529.webp" title="JURIS - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur&#039;an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-aa529.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-aa529.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-aa529.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur&#039;an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo" alt="JURIS - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur&#039;an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-3afcf.webp" title="JURIS - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur&#039;an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-3afcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-3afcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-3afcf.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur&#039;an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo" alt="JURIS - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur&#039;an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66180-inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-kepa" title="JURIS - Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur&#039;an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo" target="_blank">Inovasi Metode Pembelajaran Al-Qur'an Hadits di MA Miftahul Jannah Wangkal Gading Probolinggo</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas metode demonstrasi dan tanya jawab dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Al-QurAoan Hadits. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan metode tersebut dengan metode lain yang lebih konvensional. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi Al-QurAoan Hadits setelah penerapan metode demonstrasi dan tanya jawab. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan tes atau kuesioner yang relevan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak jangka panjang dari penerapan metode demonstrasi dan tanya jawab terhadap prestasi akademik siswa dalam mata pelajaran Al-QurAoan Hadits. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengamati perkembangan prestasi siswa selama beberapa tahun setelah penerapan metode tersebut..
<br>Berdasarkan kesimpulan intisari dari pembahasan ini penulis akan mengambil poin yang paling penting yang pada umumnya dalam penelitian PTK ini dengan menggunakan Metode Demonstrasi dan Tanya Jawab pembelajaran Al-QurAoan Hadits, kami telah menemukan beberapapeningkatan pada siswa, diantaranya adalah.pemahaman siswa dalam materi yang telah diberikan (seperti bertanya dan menjawab umpan balik), kedisplinan siswa dan kecakapan siswa saat melakukan praktek didepan kelas, sehingga ketuntasan hasil belajar siswa bisa tercapai dan sesuai dengan yang diharapkan.Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut, maka kami mencoba menyimpulkan hasil dari penelitian tindakan kelas yang telah peneliti lakukan pada siswa kelas XI di MA.Di samping kesimpulan yang telah kami gambarkan di atas, peneliti juga menyimpulkan beberapa hal, di antaranya adalah sebagai berikut.1) Dukungan dari Kepala Madrasah dan guru pamong sudah cukup baik dan mereka menerima kami dengan tangan terbuka untuk melaksanakan PPLK-II di MA.2) Para peserta didik membutuhkan pengajaran yang lebih bervariatif, jadi bukan hanya ceramah.Sehingga para peserta didik menjadi bosan dan akibatnya mereka jarang memperhatikan apa yang telah disampaikan oleh guru yang ada didepan kelas.3) Metode pembelajaran yang ada di MA.Miftahul Jannah kebanyakan masih bersifat kurang maksimal, sehingga hal ini mengakibatkan para peserta didik tidak bisa ikut berperan aktif pada saat pembelajaran berlangsung.Para peserta didik terkesan pasif dan hal ini mengakibatkan para peserta didik tidak bisa mengembangkankan cara berfikir dan mengemukakan gagasan yang ada pada mereka.4) Hambatan yang terjadi di kelas XI yang dirasakan oleh semua dewan guru MA.Miftahul Jannah bisa diatasi dengan beberapa metode dan strategi yang setiap kali bisa diuji cobakan terhadap peserta didik kelas XI
<br>Hakikat dari dari pendidikan adalah merubah pola pikir, sikap dan tindakan seseorang melalui pembelajaran baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga mempunyai nilai-nilai yang dijadikan pijakan dalam setiap mengatasi permasalahan dalam kehidupannya. Tujuan tersebut akan lebih mudah tercapai apabila guru harus pandai memilih metode yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak didik. Supaya anak didik merasa senang dalam belajar. Dalam proses belajar mengajar bukan hanya menyampaikan ilmu pengetahuan saja, akan tetapi memberikan motivasi itu sangatlah penting karena secara psikologis anak akan merasa senang apabila mereka diperhatikan. Salah satu cara memberikan perhatian adalah dengan memotivasi. Berdasarkan hal tersebut, penulis merasa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-3afcf.webp" type="image/webp" length="279028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-5ad0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-aa529.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/inovasi-kepala-madrasah-kompetensi-manajerial-seko-thumb-3afcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12268-bahtsuna-jurnal-penelitian-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language UML ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language UML ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language UML ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66191-sistem-monitor-flight-perancangan</link>
	<guid isPermaLink="false">a43642ab17eda6aa0546f30809bcefe6</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 11:54:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan implementasi sistem "Read Habit" dengan memanfaatkan diagram kelas (class diagram) sebagai dasar pengodean, serta menguji efektivitas fitur gamifikasi terhadap peningkatan kontinuitas membaca melalui pengujian empiris ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML): Penelitian lanjutan dapat mengembangkan implementasi sistem "Read Habit" dengan memanfaatkan diagram kelas (class diagram) sebagai dasar pengodean, serta menguji efektivitas fitur gamifikasi terhadap peningkatan kontinuitas membaca melalui pengujian empiris lapangan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi AI untuk personalisasi rekomendasi bacaan berdasarkan perilaku pengguna, serta mengembangkan fitur kolaboratif untuk meningkatkan interaksi antar pembaca dalam komunitas literasi. Studi juga dapat mengevaluasi dampak sistem monitoring ini terhadap peningkatan keterampilan literasi digital dan kesadaran akan pentingnya membaca dalam konteks pendidikan jangka panjang.. Arsitektur sistem informasi habit tracker "Read Habit" menggunakan pendekatan berorientasi objek (OOAD) dan notasi UML berhasil dirancang untuk mengatasi rendahnya manajemen rekam jejak membaca mandiri mahasiswa.Berdasarkan fakta empiris, kehadiran cetak biru ini didasarkan pada kendala di lapangan bahwa 56,7% target pengguna tidak memiliki jadwal membaca teratur, 50% tidak menetapkan target halaman bulanan, dan 50% mengabaikan penggunaan alat pelacak bacaan (reading tracker).Aplikasi dari rancangan ini sangat potensial diimplementasikan menjadi platform digital responsif menggunakan pemrograman PHP dan basis data MySQL.Implikasi penerapannya akan mentransformasikan pendokumentasian literasi menjadi komputasional, meningkatkan akurasi data kontinuitas secara real-time, serta memperkuat motivasi internal pengguna melalui umpan balik visual.Secara lingkungan implementasi massal di akademik diproyeksikan mampu meningkatkan tingkat penyelesaian bacaan mahasiswa demi menunjang performa ilmiah Rendahnya retensi membaca dan ketiadaan instrumen pemantauan aktivitas literasi secara mandiri menjadi hambatan utama dalam pembentukan budaya baca yang konsisten di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sebuah sistem informasi monitoring aktivitas membaca berbasis website bernama "Read Habit" dengan mengintegrasikan pendekatan gamifikasi dan pengelolaan catatan literasi pribadi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan memfokuskan luaran pada tahapan analisis kebutuhan dan perancangan sistem tanpa melakukan uji coba lapangan eksternal. Sistem ini dirancang menggunakan pendekatan berorientasi objek melalui alat bantu instruksional Unified Modelling Language (UML). Fitur-fitur utama yang berhasil didefinisikan dan dirancang meliputi modul tanaman virtual level yang tumbuh proporsional berdasarkan akumulasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-0a2e6.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-0a2e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-0a2e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-0a2e6.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-7d00a.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-7d00a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-7d00a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-7d00a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-c21c3.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-c21c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-c21c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-c21c3.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66191-sistem-monitor-flight-perancangan" title="JURIS - Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)" target="_blank">Pengembangan Sistem Monitoring Aktivitas Membaca melalui  Website Read Habit Berbasis Unified Modelling Language (UML)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan implementasi sistem "Read Habit" dengan memanfaatkan diagram kelas (class diagram) sebagai dasar pengodean, serta menguji efektivitas fitur gamifikasi terhadap peningkatan kontinuitas membaca melalui pengujian empiris lapangan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi AI untuk personalisasi rekomendasi bacaan berdasarkan perilaku pengguna, serta mengembangkan fitur kolaboratif untuk meningkatkan interaksi antar pembaca dalam komunitas literasi. Studi juga dapat mengevaluasi dampak sistem monitoring ini terhadap peningkatan keterampilan literasi digital dan kesadaran akan pentingnya membaca dalam konteks pendidikan jangka panjang..
<br>Arsitektur sistem informasi habit tracker "Read Habit" menggunakan pendekatan berorientasi objek (OOAD) dan notasi UML berhasil dirancang untuk mengatasi rendahnya manajemen rekam jejak membaca mandiri mahasiswa.Berdasarkan fakta empiris, kehadiran cetak biru ini didasarkan pada kendala di lapangan bahwa 56,7% target pengguna tidak memiliki jadwal membaca teratur, 50% tidak menetapkan target halaman bulanan, dan 50% mengabaikan penggunaan alat pelacak bacaan (reading tracker).Aplikasi dari rancangan ini sangat potensial diimplementasikan menjadi platform digital responsif menggunakan pemrograman PHP dan basis data MySQL.Implikasi penerapannya akan mentransformasikan pendokumentasian literasi menjadi komputasional, meningkatkan akurasi data kontinuitas secara real-time, serta memperkuat motivasi internal pengguna melalui umpan balik visual.Secara lingkungan implementasi massal di akademik diproyeksikan mampu meningkatkan tingkat penyelesaian bacaan mahasiswa demi menunjang performa ilmiah
<br>Rendahnya retensi membaca dan ketiadaan instrumen pemantauan aktivitas literasi secara mandiri menjadi hambatan utama dalam pembentukan budaya baca yang konsisten di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sebuah sistem informasi monitoring aktivitas membaca berbasis website bernama "Read Habit" dengan mengintegrasikan pendekatan gamifikasi dan pengelolaan catatan literasi pribadi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan memfokuskan luaran pada tahapan analisis kebutuhan dan perancangan sistem tanpa melakukan uji coba lapangan eksternal. Sistem ini dirancang menggunakan pendekatan berorientasi objek melalui alat bantu instruksional Unified Modelling Language (UML). Fitur-fitur utama yang berhasil didefinisikan dan dirancang meliputi modul tanaman virtual level yang tumbuh proporsional berdasarkan akumulasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-0a2e6.webp" type="image/webp" length="111572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-0a2e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-7d00a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/sistem-monitor-flight-perancangan-monitoring-notif-thumb-c21c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-903-uinmybatusangkar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12178-jurnal-ilmu-perpustakaan-informasi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66171-penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-akti</link>
	<guid isPermaLink="false">7e66106a889e100ade22771a60457e84</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 11:50:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor stat ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ rohmatul ula ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,rohmatul,stat,ula,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh lingkungan dan pengalaman belajar dalam perkembangan kognitif anak. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh lingkungan dan pengalaman belajar dalam perkembangan kognitif anak. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana lingkungan dan pengalaman belajar yang berbeda dapat mempengaruhi perkembangan kognitif anak, terutama dalam hal kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Kedua, penelitian tentang peran orang tua dan pendidik dalam mendukung perkembangan anak juga sangat penting. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang efektif dalam mendidik anak sesuai dengan tahap perkembangan mereka, serta bagaimana orang tua dan pendidik dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Ketiga, penelitian tentang perkembangan moral dan sosial anak juga perlu dilakukan. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana pendidikan moral dan sosial dapat mempengaruhi perilaku dan keputusan anak, serta bagaimana pendidikan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik anak di berbagai tahap perkembangan.. Psikologi merupakan bidang keilmuan yang wajib dikuasai.Meskipun disiplin ilmu ini berakar pada tokoh-tokoh Arab klasik masa seperti Ibnu Sina dan al-Ghazali, namun tidak dapat dipungkiri bahwa Barat telah memperkuat disiplin ilmu tersebut.Dari perkembangan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa kata "psikologi" berasal dari kata bahasa Inggris "psikologi", dan dalam terminologi kuno disebut "ilmu jiwa".Kata "psikologi" memiliki dua akar kata Yunani."psyche" yang berarti jiwa dan AulogosAy artinya pengetahuan.Psikologi secara harfiah berarti pengetahuan tentang jiwa.Psikologi perkembangan mempelajari perilaku manusia yang berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak, serta perkembangan mental dan psikologis, seperti pengetahuan, keterampilan, kecerdasan, dan perkembangan mental, serta sebagai aspek dalam dan luar organ tubuh anak.Merupakan bidang keilmuan yang mempelajari seluruh aspek struktur fisik.Sosial, meliputi, moral, agama, sikap, reaksi dan aspek psikologis lainnya melalui proses perkembangan yang berhubungan dengan pertumbuhan fisik.Masa sejak lahir hingga usia enam tahun merupakan masa perkembangan yang sangat berharga, biasa disebut dengan masa keemasan.Tahapan perkembangan kemampuan kognitif manusia dapat dibagi menjadi empat tahap tergantung pada usianya.tahap sensorik, pra operasi tahap, tahap operasional konkrit, dan tahap operasional formal Dalam proses perkembangan peserta didik hal yang paling berpengaruh yaitu tentang minat dan bakat yang dimiliki oleh peserta didik, namun banyak juga para orang tua dan guru kurang memahami dalam tahap perkembangan anak, akibatnya yaitu pendidikan yang diterapkan oleh mereka idak sesuai dengan usia. Tujuan riset ini untuk memberi pemahaman mendalam tentang teori psikologi perkembangan yang harus dipahami dan di terapkan dalam mendidik anak sesuai dengan taraf masing-masing. Metode yang digunakan metode kepustakaan, pendekatan kualitatif yang diambil dari buku AuTeori dan Aplikasi Psikologi PerkembanganAy... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-895c1.webp" title="JURIS - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-895c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-895c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-895c1.webp 1x" title="JURIS - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak" alt="JURIS - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-32f28.webp" title="JURIS - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-32f28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-32f28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-32f28.webp 1x" title="JURIS - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak" alt="JURIS - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-83480.webp" title="JURIS - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-83480.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-83480.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-83480.webp 1x" title="JURIS - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak" alt="JURIS - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66171-penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-akti" title="JURIS - Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak" target="_blank">Sejarah Pengertian Psikologi Perkembangan dan Teori Perkembangan Anak</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh lingkungan dan pengalaman belajar dalam perkembangan kognitif anak. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana lingkungan dan pengalaman belajar yang berbeda dapat mempengaruhi perkembangan kognitif anak, terutama dalam hal kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Kedua, penelitian tentang peran orang tua dan pendidik dalam mendukung perkembangan anak juga sangat penting. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang efektif dalam mendidik anak sesuai dengan tahap perkembangan mereka, serta bagaimana orang tua dan pendidik dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Ketiga, penelitian tentang perkembangan moral dan sosial anak juga perlu dilakukan. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana pendidikan moral dan sosial dapat mempengaruhi perilaku dan keputusan anak, serta bagaimana pendidikan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik anak di berbagai tahap perkembangan..
<br>Psikologi merupakan bidang keilmuan yang wajib dikuasai.Meskipun disiplin ilmu ini berakar pada tokoh-tokoh Arab klasik masa seperti Ibnu Sina dan al-Ghazali, namun tidak dapat dipungkiri bahwa Barat telah memperkuat disiplin ilmu tersebut.Dari perkembangan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa kata "psikologi" berasal dari kata bahasa Inggris "psikologi", dan dalam terminologi kuno disebut "ilmu jiwa".Kata "psikologi" memiliki dua akar kata Yunani."psyche" yang berarti jiwa dan AulogosAy artinya pengetahuan.Psikologi secara harfiah berarti pengetahuan tentang jiwa.Psikologi perkembangan mempelajari perilaku manusia yang berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak, serta perkembangan mental dan psikologis, seperti pengetahuan, keterampilan, kecerdasan, dan perkembangan mental, serta sebagai aspek dalam dan luar organ tubuh anak.Merupakan bidang keilmuan yang mempelajari seluruh aspek struktur fisik.Sosial, meliputi, moral, agama, sikap, reaksi dan aspek psikologis lainnya melalui proses perkembangan yang berhubungan dengan pertumbuhan fisik.Masa sejak lahir hingga usia enam tahun merupakan masa perkembangan yang sangat berharga, biasa disebut dengan masa keemasan.Tahapan perkembangan kemampuan kognitif manusia dapat dibagi menjadi empat tahap tergantung pada usianya.tahap sensorik, pra operasi tahap, tahap operasional konkrit, dan tahap operasional formal
<br>Dalam proses perkembangan peserta didik hal yang paling berpengaruh yaitu tentang minat dan bakat yang dimiliki oleh peserta didik, namun banyak juga para orang tua dan guru kurang memahami dalam tahap perkembangan anak, akibatnya yaitu pendidikan yang diterapkan oleh mereka idak sesuai dengan usia. Tujuan riset ini untuk memberi pemahaman mendalam tentang teori psikologi perkembangan yang harus dipahami dan di terapkan dalam mendidik anak sesuai dengan taraf masing-masing. Metode yang digunakan metode kepustakaan, pendekatan kualitatif yang diambil dari buku AuTeori dan Aplikasi Psikologi PerkembanganAy...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-32f28.webp" type="image/webp" length="110036" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-895c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-32f28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/penurunan-suhu-tubuh-anak-bahasa-inggris-aktivitas-thumb-83480.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12268-bahtsuna-jurnal-penelitian-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang Kerek Tuban ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang Kerek Tuban ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang Kerek Tuban ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66169-sesi-edukasi-keluarga-program-isk</link>
	<guid isPermaLink="false">5932ceb035c5d60ba33bc628a3935870</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 11:36:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nia rosliany ]]></category>
	<category><![CDATA[ enni juliani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,enni,juliani,main,nia,rosliany]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program edukasi ISK dalam jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kesadaran masyarakat. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan metode pendidikan kesehatan yang lebih inovatif, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program edukasi ISK dalam jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kesadaran masyarakat. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan metode pendidikan kesehatan yang lebih inovatif, seperti penggunaan teknologi digital atau media interaktif, untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak program pemberdayaan masyarakat berbasis ISK terhadap penurunan insiden infeksi saluran kemih di tingkat lokal, dengan fokus pada faktor-faktor seperti akses layanan kesehatan dan kebijakan daerah.. Kegiatan sosialisasi tentang Infeksi Saluran Kemih (ISK) kepada ibu-ibu PKK sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mencegah serta mengatasi masalah kesehatan.Melalui sesi edukasi, diskusi, dan tanya jawab, para peserta dibekali informasi mengenai penyebab, gejala, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan infeksi saluran kemih.Selain itu, mereka juga diajarkan tentang pola hidup bersih dan sehat, terutama dalam menjaga kebersihan daerah kemaluan dan mengonsumsi cairan yang cukup.Dengan pemahaman yang baik, diharapkan para ibu dapat menerapkan pola hidup sehat serta memberikan edukasi kepada anggota keluarga lainnya untuk terhindar dari infeksi saluran kemih yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari Masalah kesehatan semakin meningkat seiring dengan perkembangan penyakit. Salah satunya adalah Infeksi Saluran Kemih (ISK). ISK merupakan kondisi di mana bakteri atau mikroba tumbuh dan berkembang biak di saluran kemih dalam jumlah yang signifikan. Secara umum, ISK terbagi menjadi dua jenis, yaitu ISK bagian bawah dan ISK bagian atas. ISK bagian bawah lebih umum terjadi, biasanya terjadi akibat bakteri yang masuk melalui uretra. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan ISK, antara lain usia, jenis kelamin, penggunaan obat-obatan, pemasangan kateter, kebiasaan buang air kecil, kebersihan alat kelamin, dan faktor predisposisi lainnya. Secara umum, wanita lebih sering mengalami episode ISK dibandingkan pria, dengan 20-30% wanita mengalami... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-34f76.webp" title="JURIS - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-34f76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-34f76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-34f76.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban" alt="JURIS - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-3eb62.webp" title="JURIS - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-3eb62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-3eb62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-3eb62.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban" alt="JURIS - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-ca201.webp" title="JURIS - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-ca201.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-ca201.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-ca201.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban" alt="JURIS - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66169-sesi-edukasi-keluarga-program-isk" title="JURIS - Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban" target="_blank">Edukasi Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu PKK Di Desa Temayang, Kerek, Tuban</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program edukasi ISK dalam jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kesadaran masyarakat. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan metode pendidikan kesehatan yang lebih inovatif, seperti penggunaan teknologi digital atau media interaktif, untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak program pemberdayaan masyarakat berbasis ISK terhadap penurunan insiden infeksi saluran kemih di tingkat lokal, dengan fokus pada faktor-faktor seperti akses layanan kesehatan dan kebijakan daerah..
<br>Kegiatan sosialisasi tentang Infeksi Saluran Kemih (ISK) kepada ibu-ibu PKK sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mencegah serta mengatasi masalah kesehatan.Melalui sesi edukasi, diskusi, dan tanya jawab, para peserta dibekali informasi mengenai penyebab, gejala, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan infeksi saluran kemih.Selain itu, mereka juga diajarkan tentang pola hidup bersih dan sehat, terutama dalam menjaga kebersihan daerah kemaluan dan mengonsumsi cairan yang cukup.Dengan pemahaman yang baik, diharapkan para ibu dapat menerapkan pola hidup sehat serta memberikan edukasi kepada anggota keluarga lainnya untuk terhindar dari infeksi saluran kemih yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari
<br>Masalah kesehatan semakin meningkat seiring dengan perkembangan penyakit. Salah satunya adalah Infeksi Saluran Kemih (ISK). ISK merupakan kondisi di mana bakteri atau mikroba tumbuh dan berkembang biak di saluran kemih dalam jumlah yang signifikan. Secara umum, ISK terbagi menjadi dua jenis, yaitu ISK bagian bawah dan ISK bagian atas. ISK bagian bawah lebih umum terjadi, biasanya terjadi akibat bakteri yang masuk melalui uretra. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan ISK, antara lain usia, jenis kelamin, penggunaan obat-obatan, pemasangan kateter, kebiasaan buang air kecil, kebersihan alat kelamin, dan faktor predisposisi lainnya. Secara umum, wanita lebih sering mengalami episode ISK dibandingkan pria, dengan 20-30% wanita mengalami...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-ca201.webp" type="image/webp" length="69068" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-34f76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-3eb62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/sesi-edukasi-keluarga-program-isk-kesehatan-hidup-thumb-ca201.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1676-stikesrshusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8615-service-quality-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Love Your Self Love People Together We Are Stronger Health Literacy For Better Health Behaviours ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Love Your Self Love People Together We Are Stronger Health Literacy For Better Health Behaviours ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Love Your Self Love People Together We Are Stronger Health Literacy For Better Health Behaviours ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66163-gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehata</link>
	<guid isPermaLink="false">85a8c900cca9829c3edcfe62c2ffef55</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 10:56:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nia rosliany ]]></category>
	<category><![CDATA[ enni juliani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,enni,juliani,main,nia,rosliany]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan program literasi kesehatan digital yang lebih interaktif dengan memanfaatkan teknologi augmented reality untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang manajemen penyakit kronis. Peneliti juga dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan program literasi kesehatan digital yang lebih interaktif dengan memanfaatkan teknologi augmented reality untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang manajemen penyakit kronis. Peneliti juga dapat mengeksplorasi pengaruh keterlibatan orang tua dalam proses edukasi kesehatan digital terhadap perilaku kesehatan remaja, terutama dalam konteks keluarga dengan tingkat pendidikan rendah. Selain itu, penelitian lanjutan bisa fokus pada pengembangan platform kesehatan berbasis komunitas yang inklusif, yang menyediakan konten edukasi kesehatan dalam berbagai bahasa daerah untuk meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat pedesaan.. Literasi kesehatan menjadi penting untuk remaja agar dapat meningkatkan kesehatan dan mencegah adanya penyakit menular pada remaja, seperti penyakit menular seksual.Literasi kesehatan pada remaja dikaitkan dengan kemampuan mereka memahami dan memanfaatkan informasi kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.Literasi kesehatan berperan penting dalam mengurangi kesenjangan informasi dan meningkatkan hasil kesehatan, terutama di kalangan kelompok rentan seperti remaja.Selain itu remaja dengan literasi kesehatan yang baik lebih mungkin mengambil keputusan kesehatan yang positif, seperti menjaga pola makan sehat dan menghindari perilaku berisiko.Gaya hidup sehat pada remaja tentunya akan meningkatkan kesehatan remaja dan mengurangi resiko menderita sebuah penyakit Literasi digital juga berperan dalam mempromosikan perilaku kesehatan yang proaktif. Dengan literasi digital yang baik, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi kesehatan untuk memantau kondisi kesehatan mereka, mencari informasi tentang pencegahan penyakit, serta mengakses layanan kesehatan secara daring. Tingginya angka penyakit menular maupun tidak menular menjadi perhatian penting di masa Era Society 5.0. Kegiatan pengabdian Masyarakat (PKm) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pentingnya melakukan literasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-c5486.webp" title="JURIS - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-c5486.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-c5486.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-c5486.webp 1x" title="JURIS - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours" alt="JURIS - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-34164.webp" title="JURIS - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-34164.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-34164.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-34164.webp 1x" title="JURIS - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours" alt="JURIS - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-6c811.webp" title="JURIS - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-6c811.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-6c811.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-6c811.webp 1x" title="JURIS - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours" alt="JURIS - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66163-gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehata" title="JURIS - Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours" target="_blank">Love Your Self, Love People, Together We Are Stronger: Health Literacy For Better Health Behaviours</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan program literasi kesehatan digital yang lebih interaktif dengan memanfaatkan teknologi augmented reality untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang manajemen penyakit kronis. Peneliti juga dapat mengeksplorasi pengaruh keterlibatan orang tua dalam proses edukasi kesehatan digital terhadap perilaku kesehatan remaja, terutama dalam konteks keluarga dengan tingkat pendidikan rendah. Selain itu, penelitian lanjutan bisa fokus pada pengembangan platform kesehatan berbasis komunitas yang inklusif, yang menyediakan konten edukasi kesehatan dalam berbagai bahasa daerah untuk meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat pedesaan..
<br>Literasi kesehatan menjadi penting untuk remaja agar dapat meningkatkan kesehatan dan mencegah adanya penyakit menular pada remaja, seperti penyakit menular seksual.Literasi kesehatan pada remaja dikaitkan dengan kemampuan mereka memahami dan memanfaatkan informasi kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.Literasi kesehatan berperan penting dalam mengurangi kesenjangan informasi dan meningkatkan hasil kesehatan, terutama di kalangan kelompok rentan seperti remaja.Selain itu remaja dengan literasi kesehatan yang baik lebih mungkin mengambil keputusan kesehatan yang positif, seperti menjaga pola makan sehat dan menghindari perilaku berisiko.Gaya hidup sehat pada remaja tentunya akan meningkatkan kesehatan remaja dan mengurangi resiko menderita sebuah penyakit
<br>Literasi digital juga berperan dalam mempromosikan perilaku kesehatan yang proaktif. Dengan literasi digital yang baik, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi kesehatan untuk memantau kondisi kesehatan mereka, mencari informasi tentang pencegahan penyakit, serta mengakses layanan kesehatan secara daring. Tingginya angka penyakit menular maupun tidak menular menjadi perhatian penting di masa Era Society 5.0. Kegiatan pengabdian Masyarakat (PKm) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pentingnya melakukan literasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-6c811.webp" type="image/webp" length="93548" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-c5486.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-34164.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/gaya-hidup-remaja-kelas-xi-promosi-kesehatan-pemah-thumb-6c811.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1676-stikesrshusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8615-service-quality-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pluralisme Budaya Metode Dan Kajian Teks Al QurAoan Tentang Multikultural ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pluralisme Budaya Metode Dan Kajian Teks Al QurAoan Tentang Multikultural ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pluralisme Budaya Metode Dan Kajian Teks Al QurAoan Tentang Multikultural ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66185-hasil-teknologi-masyarakat-konteks-post</link>
	<guid isPermaLink="false">ee7d045959c85298106c3b19f5b59d26</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 10:56:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor stat ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ lp3mzh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,lp3mzh,main,stat,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang bagaimana pluralisme budaya dapat diterapkan dalam konteks ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural): Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang bagaimana pluralisme budaya dapat diterapkan dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi konkret untuk mempromosikan toleransi dan saling menghormati di antara kelompok-kelompok budaya yang berbeda. Kedua, penting untuk menyelidiki peran agama dalam mempromosikan pluralisme budaya. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana ajaran Al-Qur'an dan interpretasinya dapat digunakan untuk mendorong kerukunan antaragama dan pemahaman yang lebih baik tentang keragaman budaya. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak sosial dan budaya dari pluralisme, termasuk bagaimana pluralisme dapat mempengaruhi identitas individu dan kelompok, serta bagaimana interaksi antarkelompok dapat dipromosikan untuk mencapai asimilasi dan akulturasi budaya yang positif. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman kita tentang pluralisme budaya dan bagaimana mengimplementasikannya secara efektif dalam masyarakat yang majemuk.. Dari beberapa hasil pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa.Pluralisme Budaya adalah istilah yang digunakan ketika kelompok-kelompok kecil dalam masyarakat yang lebih besar mempertahankan identitas budaya mereka yang unik, dimana nilai dan praktik mereka diterima oleh budaya dominan, asalkan sejalan dengan hukum dan nilai-nilai masyarakat luas.Istilah sosiologis, definisi dan deskripsi tentang pluralisme budaya telah berkembang dari waktu ke waktu.Ini telah digambarkan tidak hanya sebagai fakta tetapi sebagai tujuan masyarakat.Beberapa unsur kebudayaan, diantaranya adalah sebagai berikut.a) Kebudayaan Material (Kebendaan), adalah wujud kebudayaan yang berupa benda-benda konkret sebagai hasil karya manusia, seperti rumah, mobil, candi, jam, benda-benda hasil teknologi dan sebagainya.b) Kebudayaan nonmaterial (rohaniah) ialah wujud kebudayaan yang tidak berupa benda-benda konkret, yang merupakan hasil cipta dan rasa manusia, seperti.1) Hasil cipta manusia, seperti filsafat serta ilmu pengetahuan, baik yang berwujud teori murni maupun yang telah disusun untuk diamalkan dalam kehidupan masyarakat (pure sciences dan applied sciences).2) Hasil rasa manusia, berwujud nilai-nilai dan macam-macam norma kemasyarakatan yang perlu diciptakan untuk mengatur masalah-masalah sosial dalam arti luas, mencakup agama (religi, bukan wahyu), semua unsur yang merupakan hasil ekspresi jiwa manusia sebagai anggota masyarakat.Tujuh unsur kebudayaan yang dianggap sebagai culture universal, yaitu.1) Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat-alat produksi, transpor dan sebagainya.2) Mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi (pertanian, peternakan, sistem produksi, sistem distribusi dan sebagainya).3) Sistem kemasyarakatan (sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, sistem perkawinan).5) Kesenian (seni rupa, seni suara, seni gerak, dan sebagainya).Pluralitas atau kebinekaan merupakan suatu kenyataan aksiomatis (yang tidak bisa dibantah) dan merupakan keniscayaan sejarah (historical necessary) yang bersifat universal.Pluralitas atau kebinekaan baik agama atau budaya ini, merupakan sunat al-Allah (kepastian hukum tuhan) yang bersifat abadi (perennial) Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat pluralistik. Hal ini dapat dilihat dalam realitas sosial dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda namun satu jua). Kemajemukan Indonesia juga didukung dengan status negara ini sebagai negara berkembang, yang selalu mengalami perubahan yang sangat pesat dalam berbagai aspek kehidupan, baik perubahan sistem ekonomi, politik sosial, dan sebagainya, dan dalam kenyataan tidak ada satupun gejala perubahan sosial yang tidak menimbulkan akibat terhadap kebudayaan setempat. Cultural Pluralism adalah istilah yang digunakan ketika kelompok-kelompok kecil dalam masyarakat yang lebih besar mempertahankan identitas budaya mereka yang unik, dimana nilai dan praktik mereka diterima oleh budaya dominan, asalkan sejalan dengan hukum dan nilai-nilai masyarakat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-5d475.webp" title="JURIS - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-5d475.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-5d475.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-5d475.webp 1x" title="JURIS - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)" alt="JURIS - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-717b9.webp" title="JURIS - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-717b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-717b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-717b9.webp 1x" title="JURIS - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)" alt="JURIS - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-321d3.webp" title="JURIS - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-321d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-321d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-321d3.webp 1x" title="JURIS - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)" alt="JURIS - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66185-hasil-teknologi-masyarakat-konteks-post" title="JURIS - Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)" target="_blank">Pluralisme Budaya (Metode Dan Kajian Teks Al-QurAoan Tentang Multikultural)</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang bagaimana pluralisme budaya dapat diterapkan dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi konkret untuk mempromosikan toleransi dan saling menghormati di antara kelompok-kelompok budaya yang berbeda. Kedua, penting untuk menyelidiki peran agama dalam mempromosikan pluralisme budaya. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana ajaran Al-Qur'an dan interpretasinya dapat digunakan untuk mendorong kerukunan antaragama dan pemahaman yang lebih baik tentang keragaman budaya. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak sosial dan budaya dari pluralisme, termasuk bagaimana pluralisme dapat mempengaruhi identitas individu dan kelompok, serta bagaimana interaksi antarkelompok dapat dipromosikan untuk mencapai asimilasi dan akulturasi budaya yang positif. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman kita tentang pluralisme budaya dan bagaimana mengimplementasikannya secara efektif dalam masyarakat yang majemuk..
<br>Dari beberapa hasil pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa.Pluralisme Budaya adalah istilah yang digunakan ketika kelompok-kelompok kecil dalam masyarakat yang lebih besar mempertahankan identitas budaya mereka yang unik, dimana nilai dan praktik mereka diterima oleh budaya dominan, asalkan sejalan dengan hukum dan nilai-nilai masyarakat luas.Istilah sosiologis, definisi dan deskripsi tentang pluralisme budaya telah berkembang dari waktu ke waktu.Ini telah digambarkan tidak hanya sebagai fakta tetapi sebagai tujuan masyarakat.Beberapa unsur kebudayaan, diantaranya adalah sebagai berikut.a) Kebudayaan Material (Kebendaan), adalah wujud kebudayaan yang berupa benda-benda konkret sebagai hasil karya manusia, seperti rumah, mobil, candi, jam, benda-benda hasil teknologi dan sebagainya.b) Kebudayaan nonmaterial (rohaniah) ialah wujud kebudayaan yang tidak berupa benda-benda konkret, yang merupakan hasil cipta dan rasa manusia, seperti.1) Hasil cipta manusia, seperti filsafat serta ilmu pengetahuan, baik yang berwujud teori murni maupun yang telah disusun untuk diamalkan dalam kehidupan masyarakat (pure sciences dan applied sciences).2) Hasil rasa manusia, berwujud nilai-nilai dan macam-macam norma kemasyarakatan yang perlu diciptakan untuk mengatur masalah-masalah sosial dalam arti luas, mencakup agama (religi, bukan wahyu), semua unsur yang merupakan hasil ekspresi jiwa manusia sebagai anggota masyarakat.Tujuh unsur kebudayaan yang dianggap sebagai culture universal, yaitu.1) Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat-alat produksi, transpor dan sebagainya.2) Mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi (pertanian, peternakan, sistem produksi, sistem distribusi dan sebagainya).3) Sistem kemasyarakatan (sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, sistem perkawinan).5) Kesenian (seni rupa, seni suara, seni gerak, dan sebagainya).Pluralitas atau kebinekaan merupakan suatu kenyataan aksiomatis (yang tidak bisa dibantah) dan merupakan keniscayaan sejarah (historical necessary) yang bersifat universal.Pluralitas atau kebinekaan baik agama atau budaya ini, merupakan sunat al-Allah (kepastian hukum tuhan) yang bersifat abadi (perennial)
<br>Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat pluralistik. Hal ini dapat dilihat dalam realitas sosial dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda namun satu jua). Kemajemukan Indonesia juga didukung dengan status negara ini sebagai negara berkembang, yang selalu mengalami perubahan yang sangat pesat dalam berbagai aspek kehidupan, baik perubahan sistem ekonomi, politik sosial, dan sebagainya, dan dalam kenyataan tidak ada satupun gejala perubahan sosial yang tidak menimbulkan akibat terhadap kebudayaan setempat. Cultural Pluralism adalah istilah yang digunakan ketika kelompok-kelompok kecil dalam masyarakat yang lebih besar mempertahankan identitas budaya mereka yang unik, dimana nilai dan praktik mereka diterima oleh budaya dominan, asalkan sejalan dengan hukum dan nilai-nilai masyarakat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-717b9.webp" type="image/webp" length="53572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-5d475.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-717b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/hasil-teknologi-masyarakat-konteks-postmodern-real-thumb-321d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12268-bahtsuna-jurnal-penelitian-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66189-makna-ruang-wujud-sakral-kelas</link>
	<guid isPermaLink="false">95d0c720753d4b5311c235f6cb9cdc3e</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 10:49:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jsbn ub ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,jsbn,ub,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang transformasi pemakaman elit terhadap struktur sosial desa. 2. Analisis perbandingan antara Puncak Nirwana dengan kompleks pemakaman elite lain di wilayah lain untuk memahami pola umum dan variasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang transformasi pemakaman elit terhadap struktur sosial desa. 2. Analisis perbandingan antara Puncak Nirwana dengan kompleks pemakaman elite lain di wilayah lain untuk memahami pola umum dan variasi lokal. 3. Studi tentang hubungan antara infrastruktur pemakaman dan perkembangan ekonomi masyarakat sekitar, termasuk peluang kerja dan pendapatan yang dihasilkan.. Puncak Nirwana mengubah makna pemakaman dari ruang sakral menjadi ruang rekreasi melalui desain dan infrastruktur yang mewah.Relasi sosial antara yayasan dan warga desa memengaruhi penerimaan dan adaptasi terhadap ruang tersebut.Meski terdapat kesenjangan sosial, pemakaman ini tetap berfungsi sebagai ruang yang dinikmati oleh masyarakat lokal Pemakaman di Indonesia umumnya dipahami sebagai ruang sakral yang senyap, sederhana, dan hanya dikunjungi pada momen ritual tertentu. Namun, keberadaan Puncak Nirwana, sebuah kompleks pemakaman elite di Dusun Ketuwon, Desa Sumberrejo, Pasuruan, Jawa Timur menghadirkan fenomena yang berbeda. Pemakaman ini dibangun dengan infrastruktur yang mewah dan tertata rapi di tengah lingkungan pedesaan agraris, serta dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai ruang rekreasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana infrastruktur yang mewah mengubah makna pemakaman dari sacred place menjadi leisure space. Penelitian menggunakan metode etnografi melalui observasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-ccbfe.webp" title="JURIS - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-ccbfe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-ccbfe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-ccbfe.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo" alt="JURIS - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-d5bdf.webp" title="JURIS - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-d5bdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-d5bdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-d5bdf.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo" alt="JURIS - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-50fc1.webp" title="JURIS - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-50fc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-50fc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-50fc1.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo" alt="JURIS - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66189-makna-ruang-wujud-sakral-kelas" title="JURIS - Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo" target="_blank">Transformasi Pemakaman Elite Puncak Nirwana Menjadi Leisure Space di Desa Sumberrejo</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang transformasi pemakaman elit terhadap struktur sosial desa. 2. Analisis perbandingan antara Puncak Nirwana dengan kompleks pemakaman elite lain di wilayah lain untuk memahami pola umum dan variasi lokal. 3. Studi tentang hubungan antara infrastruktur pemakaman dan perkembangan ekonomi masyarakat sekitar, termasuk peluang kerja dan pendapatan yang dihasilkan..
<br>Puncak Nirwana mengubah makna pemakaman dari ruang sakral menjadi ruang rekreasi melalui desain dan infrastruktur yang mewah.Relasi sosial antara yayasan dan warga desa memengaruhi penerimaan dan adaptasi terhadap ruang tersebut.Meski terdapat kesenjangan sosial, pemakaman ini tetap berfungsi sebagai ruang yang dinikmati oleh masyarakat lokal
<br>Pemakaman di Indonesia umumnya dipahami sebagai ruang sakral yang senyap, sederhana, dan hanya dikunjungi pada momen ritual tertentu. Namun, keberadaan Puncak Nirwana, sebuah kompleks pemakaman elite di Dusun Ketuwon, Desa Sumberrejo, Pasuruan, Jawa Timur menghadirkan fenomena yang berbeda. Pemakaman ini dibangun dengan infrastruktur yang mewah dan tertata rapi di tengah lingkungan pedesaan agraris, serta dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai ruang rekreasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana infrastruktur yang mewah mengubah makna pemakaman dari sacred place menjadi leisure space. Penelitian menggunakan metode etnografi melalui observasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-d5bdf.webp" type="image/webp" length="75992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-ccbfe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-d5bdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/makna-ruang-wujud-sakral-kelas-sosial-tokoh-relasi-thumb-50fc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15591-studi-budaya-nusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process Al Zarnuji ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process Al Zarnuji ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process Al Zarnuji ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66172-humanist-education-human-characteristics-applicati</link>
	<guid isPermaLink="false">c1c903a112f14738dd8618d5630b64aa</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 10:39:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor stat ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ rohmatul ula ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,rohmatul,stat,ula,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak teknologi digital terhadap penerapan pendidikan humanis dalam konteks budaya lokal. Selain itu, studi perbandingan antara pendekatan Al-Zarnuji dengan teori pendidikan modern dapat memberikan wawasan baru. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji): Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak teknologi digital terhadap penerapan pendidikan humanis dalam konteks budaya lokal. Selain itu, studi perbandingan antara pendekatan Al-Zarnuji dengan teori pendidikan modern dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga perlu mempertimbangkan efektivitas pendidikan humanis dalam meningkatkan keterampilan soft skills siswa, terutama dalam lingkungan global yang dinamis.. Pendidikan humanis menekankan pentingnya niat dan kesungguhan dalam proses belajar, serta pengembangan potensi manusia secara utuh.Pendidik memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berbasis nilai.Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara tujuan ideal dan praktis dalam pendidikan Islam, dengan fokus pada pengembangan karakter dan kejujuran Pendidikan adalah upaya belajar dengan bantuan orang lain untuk mencapai tujuan. Tujuan pendidikan humanis adalah menentukan kondisi yang diinginkan setelah individu melakukan kegiatan belajar, menjadi pusat perhatian dan mengarahkan semua kegiatan pendidikan. Untuk mencapainya diperlukan penanaman niat yang benar, kesungguhan dalam pendidikan, moral yang baik, dan pengembangan potensi manusia (humanisasi). Proses ini melibatkan pelurusan niat dan kemauan yang kuat untuk mengembangkan potensi jasmani dan rohani. Landasan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas dalam pendidikan harus didasarkan pada nilai-nilai esensial dari Dzat Yang Maha... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-5a00c.webp" title="JURIS - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-5a00c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-5a00c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-5a00c.webp 1x" title="JURIS - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)" alt="JURIS - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-4c70c.webp" title="JURIS - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-4c70c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-4c70c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-4c70c.webp 1x" title="JURIS - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)" alt="JURIS - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-0bcd0.webp" title="JURIS - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-0bcd0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-0bcd0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-0bcd0.webp 1x" title="JURIS - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)" alt="JURIS - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66172-humanist-education-human-characteristics-applicati" title="JURIS - The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)" target="_blank">The Concept Of Humanist Education From An Islamic Perspective And Its Application In The Teaching And Learning Process (Al-Zarnuji)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak teknologi digital terhadap penerapan pendidikan humanis dalam konteks budaya lokal. Selain itu, studi perbandingan antara pendekatan Al-Zarnuji dengan teori pendidikan modern dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga perlu mempertimbangkan efektivitas pendidikan humanis dalam meningkatkan keterampilan soft skills siswa, terutama dalam lingkungan global yang dinamis..
<br>Pendidikan humanis menekankan pentingnya niat dan kesungguhan dalam proses belajar, serta pengembangan potensi manusia secara utuh.Pendidik memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berbasis nilai.Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara tujuan ideal dan praktis dalam pendidikan Islam, dengan fokus pada pengembangan karakter dan kejujuran
<br>Pendidikan adalah upaya belajar dengan bantuan orang lain untuk mencapai tujuan. Tujuan pendidikan humanis adalah menentukan kondisi yang diinginkan setelah individu melakukan kegiatan belajar, menjadi pusat perhatian dan mengarahkan semua kegiatan pendidikan. Untuk mencapainya diperlukan penanaman niat yang benar, kesungguhan dalam pendidikan, moral yang baik, dan pengembangan potensi manusia (humanisasi). Proses ini melibatkan pelurusan niat dan kemauan yang kuat untuk mengembangkan potensi jasmani dan rohani. Landasan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas dalam pendidikan harus didasarkan pada nilai-nilai esensial dari Dzat Yang Maha...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-4c70c.webp" type="image/webp" length="104612" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-5a00c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-4c70c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/humanist-education-human-characteristics-applicati-thumb-0bcd0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12268-bahtsuna-jurnal-penelitian-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tren Fashion Berkain Bersama Tantangan Komodifikasi Wastra Batik Studi pada KCBI Cabang Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tren Fashion Berkain Bersama Tantangan Komodifikasi Wastra Batik Studi pada KCBI Cabang Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tren Fashion Berkain Bersama Tantangan Komodifikasi Wastra Batik Studi pada KCBI Cabang Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66188-wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-bati</link>
	<guid isPermaLink="false">6bd04e9c0fe2e0f2ac3eb8e236e3f087</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 10:39:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jsbn ub ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,jsbn,ub,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak media sosial terhadap perubahan praktik berkain tradisional, terutama dalam konteks generasi muda. Selanjutnya, studi bisa membandingkan pendekatan komunitas lain dalam menjaga orisinalitas wastra batik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak media sosial terhadap perubahan praktik berkain tradisional, terutama dalam konteks generasi muda. Selanjutnya, studi bisa membandingkan pendekatan komunitas lain dalam menjaga orisinalitas wastra batik di tengah tren komodifikasi. Terakhir, penelitian bisa menggali perbedaan antara nilai budaya tradisional dan kebutuhan estetika modern dalam konteks adaptasi wastra batik untuk keperluan fashion kontemporer.. Praktik berkain yang dijalankan oleh KCBI Cabang Bandung memiliki ciri khas yang konsisten, yaitu menjadikan wastra batik hanya sebagai bawahan pengganti rok maupun celana.Praktik berkain dijalankan berdasarkan tiga pakem tradisional yang dipegang teguh oleh seluruh anggota, yakni wastra batik dililit tanpa dipotong atau dijahit, arah lilitan dari kiri menuju kanan, dan wiru berjumlah ganjil.Pakem-pakem tersebut bukan hanya sekedar aturan berkain, tetapi juga difungsikan sebagai benteng pertahanan komunitas terhadap tantangan komodifikasi yang terus berkembang seiring berkembangnya tren Berkain Bersama.Bentuk-bentuk komodifikasi dalam tren Berkain dapat dilihat dari penggunaan batik printing serta modifikasi wastra batik agar sesuai dengan identitas pemakainya.KCBI Cabang Bandung memilih untuk tidak mengikuti gaya kalcer tersebut karena memodifikasi cara berkain berarti melanggar pakem yang selama ini dijaga.Bagi komunitas, tujuan berkain murni berakar pada apresiasi terhadap batik sebagai karya seni leluhur dan penghargaan terhadap para pengrajin lokal, bukan karena gaya hidup, penanda status sosial, ataupun dorongan tren Populernya tren fahion Berkain Bersama di masyarakat yang dipelopori oleh Swara Gembira membawa tantangan tersendiri bagi terjadinya komodifikasi wastra batik. Berkain merupakan penggunaan balutan wastra nusantara seperti batik dalam kreasi busana modern. Penelitian ini akan membahas mengenai KCBI Cabang Bandung sebagai komunitas berkain yang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat praktik berkain dan respons komunitas terhadap berbagai bentuk komodifikasi seiring berkembangnya tren Berkain Bersama. Menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan digital, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik berkain komunitas adalah menggunakan batik sebagai bawahan pengganti celana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-df9e4.webp" title="JURIS - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-df9e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-df9e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-df9e4.webp 1x" title="JURIS - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung" alt="JURIS - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-4240a.webp" title="JURIS - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-4240a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-4240a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-4240a.webp 1x" title="JURIS - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung" alt="JURIS - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-0eb05.webp" title="JURIS - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-0eb05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-0eb05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-0eb05.webp 1x" title="JURIS - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung" alt="JURIS - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66188-wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-bati" title="JURIS - Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung" target="_blank">Tren Fashion Berkain Bersama, Tantangan Komodifikasi Wastra Batik: Studi pada KCBI Cabang Bandung</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak media sosial terhadap perubahan praktik berkain tradisional, terutama dalam konteks generasi muda. Selanjutnya, studi bisa membandingkan pendekatan komunitas lain dalam menjaga orisinalitas wastra batik di tengah tren komodifikasi. Terakhir, penelitian bisa menggali perbedaan antara nilai budaya tradisional dan kebutuhan estetika modern dalam konteks adaptasi wastra batik untuk keperluan fashion kontemporer..
<br>Praktik berkain yang dijalankan oleh KCBI Cabang Bandung memiliki ciri khas yang konsisten, yaitu menjadikan wastra batik hanya sebagai bawahan pengganti rok maupun celana.Praktik berkain dijalankan berdasarkan tiga pakem tradisional yang dipegang teguh oleh seluruh anggota, yakni wastra batik dililit tanpa dipotong atau dijahit, arah lilitan dari kiri menuju kanan, dan wiru berjumlah ganjil.Pakem-pakem tersebut bukan hanya sekedar aturan berkain, tetapi juga difungsikan sebagai benteng pertahanan komunitas terhadap tantangan komodifikasi yang terus berkembang seiring berkembangnya tren Berkain Bersama.Bentuk-bentuk komodifikasi dalam tren Berkain dapat dilihat dari penggunaan batik printing serta modifikasi wastra batik agar sesuai dengan identitas pemakainya.KCBI Cabang Bandung memilih untuk tidak mengikuti gaya kalcer tersebut karena memodifikasi cara berkain berarti melanggar pakem yang selama ini dijaga.Bagi komunitas, tujuan berkain murni berakar pada apresiasi terhadap batik sebagai karya seni leluhur dan penghargaan terhadap para pengrajin lokal, bukan karena gaya hidup, penanda status sosial, ataupun dorongan tren
<br>Populernya tren fahion Berkain Bersama di masyarakat yang dipelopori oleh Swara Gembira membawa tantangan tersendiri bagi terjadinya komodifikasi wastra batik. Berkain merupakan penggunaan balutan wastra nusantara seperti batik dalam kreasi busana modern. Penelitian ini akan membahas mengenai KCBI Cabang Bandung sebagai komunitas berkain yang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat praktik berkain dan respons komunitas terhadap berbagai bentuk komodifikasi seiring berkembangnya tren Berkain Bersama. Menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan digital, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik berkain komunitas adalah menggunakan batik sebagai bawahan pengganti celana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-0eb05.webp" type="image/webp" length="74168" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-df9e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-4240a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/wastra-nusantara-berkain-komodifikasi-batik-modifi-thumb-0eb05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15591-studi-budaya-nusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aliran Filsafat Pendidikan Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aliran Filsafat Pendidikan Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aliran Filsafat Pendidikan Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66175-etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmati</link>
	<guid isPermaLink="false">7e8cf09a31cc77f678d81685702dc3a9</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 10:35:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor stat ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ rohmatul ula ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,rohmatul,stat,ula,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh aliran-aliran filsafat pendidikan barat terhadap praktik pendidikan di Indonesia. Bagaimana aliran-aliran ini diterapkan dalam sistem pendidikan nasional, dan apakah ada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aliran Filsafat Pendidikan Barat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh aliran-aliran filsafat pendidikan barat terhadap praktik pendidikan di Indonesia. Bagaimana aliran-aliran ini diterapkan dalam sistem pendidikan nasional, dan apakah ada modifikasi atau penyesuaian yang dilakukan untuk mengakomodasi nilai-nilai dan budaya lokal? Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana aliran-aliran ini mempengaruhi pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran di Indonesia, serta bagaimana mereka berdampak pada hasil belajar dan perkembangan siswa. Apakah ada aliran tertentu yang lebih efektif dalam konteks pendidikan Indonesia? Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang praktik pendidikan yang ideal dan relevan dengan konteks lokal.. Dari beberapa uraian pembahasan di atas, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Filsafat pendidikan barat adalah muara ide dari berbagai kebutuhan utama pendidikan seperti model pembelajaran dan berbagai aspek lain yang dibutuhkan untuk melanjutkan saga keilmuan pendidikan.Seperti filsafat pada umumnya, filsafat barat ini juga mempertanyakan berbagai kemungkinan yang telah ada lalu mempertanyakan kebenarannya agar dapat memutuskan kebenaran baru dalam menggiati keilmuan ini.Filsafat membentuk dan memberikan asumsi-asumsi dasar bagi setiap ilmu pengetahuan, tidak terkecuali pendidikan.Saat filsafat membahas ilmu alam, maka diperoleh filsafat ilmu alam.Ketika filsafat mempertanyakan konsep dari hukum, maka terbentuklah filsafat hukum, dan ketika filsafat mengkaji permasalahan pendidikan, maka terciptalah cabang filsafat ini.Tujuan filsafat pendidikan barat dapat ditinjau dari tujuan filsafat dan pendidikan itu sendiri.Filsafat diantaranya memiliki tujuan untuk mengkritisi suatu kepercayaan dan sikap yang telah dijunjung tinggi, mendapatkan gambaran keseluruhan, analisis logis dari bahasa serta penjelasan tentang arti kata dan konsep.b) Filsafat memberikan kebiasaan dan kepandaian untuk melihat dan memecahkan persoalan-persoalan dalam kehidupan sehari-hari.d) Filsafat merupakan latihan untuk berpikir sendiri.e) Filsafat memberikan dasar-dasar, baik untuk hidup kita sendiri (terutama dalam etika) maupun untuk ilmu-ilmu pengetahuan lainnya, seperti sosiologi, ilmu jiwa, ilmu mendidik, dan sebagainya.Dalam dunia pendidikan setidaknya terdapat beberapa macam aliran pendidikan barat, yaitu Aliran Esensialisme dan Perenialisme, Aliran Progressivisme dan Rekonstruksionisme, Aliran Humanisme dan Eksistensialisme, dan Aliran Futurisme Sejak manusia menghendaki kemajuan dalam kehidupan, maka sejak itu timbul gagasan untuk melakukan pengalihan, pelestarian dan pengembangan kebudayaan melalui pendidikan. Pendidikan di dalam masyarakat senantiasa menjadi perhatian utama dalam rangka memajukan kehidupan generasi yang sejalan dengan tuntutan, perkembangan dan kemajuan masyarakat dari zaman ke zaman. Mengingat perkembangan kehidupan dan pelaksanaan pendidikan bersifat dinamis, maka gagasan-gagasan yang muncul pun bersifat dinamis (sesuai dengan alam pikir dan dinamika manusianya). Kondisi akhirnya mendorong lahirnya aliran-aliran dalam pendidikan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-c5847.webp" title="JURIS - Aliran Filsafat Pendidikan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-c5847.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-c5847.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-c5847.webp 1x" title="JURIS - Aliran Filsafat Pendidikan Barat" alt="JURIS - Aliran Filsafat Pendidikan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-3b070.webp" title="JURIS - Aliran Filsafat Pendidikan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-3b070.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-3b070.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-3b070.webp 1x" title="JURIS - Aliran Filsafat Pendidikan Barat" alt="JURIS - Aliran Filsafat Pendidikan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-ca622.webp" title="JURIS - Aliran Filsafat Pendidikan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-ca622.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-ca622.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-ca622.webp 1x" title="JURIS - Aliran Filsafat Pendidikan Barat" alt="JURIS - Aliran Filsafat Pendidikan Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66175-etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmati" title="JURIS - Aliran Filsafat Pendidikan Barat" target="_blank">Aliran Filsafat Pendidikan Barat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh aliran-aliran filsafat pendidikan barat terhadap praktik pendidikan di Indonesia. Bagaimana aliran-aliran ini diterapkan dalam sistem pendidikan nasional, dan apakah ada modifikasi atau penyesuaian yang dilakukan untuk mengakomodasi nilai-nilai dan budaya lokal? Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana aliran-aliran ini mempengaruhi pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran di Indonesia, serta bagaimana mereka berdampak pada hasil belajar dan perkembangan siswa. Apakah ada aliran tertentu yang lebih efektif dalam konteks pendidikan Indonesia? Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang praktik pendidikan yang ideal dan relevan dengan konteks lokal..
<br>Dari beberapa uraian pembahasan di atas, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Filsafat pendidikan barat adalah muara ide dari berbagai kebutuhan utama pendidikan seperti model pembelajaran dan berbagai aspek lain yang dibutuhkan untuk melanjutkan saga keilmuan pendidikan.Seperti filsafat pada umumnya, filsafat barat ini juga mempertanyakan berbagai kemungkinan yang telah ada lalu mempertanyakan kebenarannya agar dapat memutuskan kebenaran baru dalam menggiati keilmuan ini.Filsafat membentuk dan memberikan asumsi-asumsi dasar bagi setiap ilmu pengetahuan, tidak terkecuali pendidikan.Saat filsafat membahas ilmu alam, maka diperoleh filsafat ilmu alam.Ketika filsafat mempertanyakan konsep dari hukum, maka terbentuklah filsafat hukum, dan ketika filsafat mengkaji permasalahan pendidikan, maka terciptalah cabang filsafat ini.Tujuan filsafat pendidikan barat dapat ditinjau dari tujuan filsafat dan pendidikan itu sendiri.Filsafat diantaranya memiliki tujuan untuk mengkritisi suatu kepercayaan dan sikap yang telah dijunjung tinggi,  mendapatkan gambaran keseluruhan, analisis logis dari bahasa serta penjelasan tentang arti kata dan konsep.b) Filsafat memberikan kebiasaan dan kepandaian untuk melihat dan memecahkan persoalan-persoalan dalam kehidupan sehari-hari.d) Filsafat merupakan latihan untuk berpikir sendiri.e) Filsafat memberikan dasar-dasar, baik untuk hidup kita sendiri (terutama dalam etika) maupun untuk ilmu-ilmu pengetahuan lainnya, seperti sosiologi, ilmu jiwa, ilmu mendidik, dan sebagainya.Dalam dunia pendidikan setidaknya terdapat beberapa macam aliran pendidikan barat, yaitu Aliran Esensialisme dan Perenialisme, Aliran Progressivisme dan Rekonstruksionisme, Aliran Humanisme dan Eksistensialisme, dan Aliran Futurisme
<br>Sejak manusia menghendaki kemajuan dalam kehidupan, maka sejak itu timbul gagasan untuk melakukan pengalihan, pelestarian dan pengembangan kebudayaan melalui pendidikan. Pendidikan di dalam masyarakat senantiasa menjadi perhatian utama dalam rangka memajukan kehidupan generasi yang sejalan dengan tuntutan, perkembangan dan kemajuan masyarakat dari zaman ke zaman. Mengingat perkembangan kehidupan dan pelaksanaan pendidikan bersifat dinamis, maka gagasan-gagasan yang muncul pun bersifat dinamis (sesuai dengan alam pikir dan dinamika manusianya). Kondisi akhirnya mendorong lahirnya aliran-aliran dalam pendidikan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-ca622.webp" type="image/webp" length="141198" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-c5847.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-3b070.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/etika-cabang-filsafat-pendidikan-pragmatis-ilmu-aj-thumb-ca622.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12268-bahtsuna-jurnal-penelitian-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 15 Sep 2026 14:22:52 +0700. 12 items. Served in: 7.572 seconds [rss] -->
