<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.269-17aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.269-17aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 18 Aug 2026 09:58:54 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 09:58:54 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-18T09:58:54+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59292-praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-prakti</link>
	<guid isPermaLink="false">35ba81ea0305e66773f8624a4e191bde</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 06:55:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atik andrian ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal art ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrian,art,atik,counter,flag,journal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan, serta saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model bisnis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan, serta saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model bisnis ecopreneurship yang berkelanjutan dan menguntungkan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti pemasaran, manajemen keuangan, dan strategi pertumbuhan. Bagaimana model bisnis ini dapat diterapkan dan diadaptasi di berbagai lingkungan sekolah dan pesantren untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan kewirausahaan?2. Studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi dari pelatihan ecopreneurship dan budidaya hidroponik. Bagaimana pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan kewirausahaan dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan guru? Apakah ada perubahan perilaku dan pola konsumsi makanan yang lebih sehat setelah pelatihan ini?3. Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas dan keberlanjutan dari penggunaan limbah sebagai media tumbuh hidroponik. Bagaimana cara meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen dengan menggunakan media tumbuh yang ramah lingkungan? Apakah ada inovasi teknologi atau metode baru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya hidroponik?. Pelayanan ini dilakukan menggunakan metode diskusi, demonstrasi, dan praktik individu.Deskripsi kegiatan tersebut adalah dalam bentuk diskusi tentang ecoprenaurship dan budidaya sayuran hidroponik.demonstrasi penggunaan sampah untuk nutrisi, media tumbuh hidroponik.pengelolaan tanaman sayuran hidroponik, panen dan penjualan hasil hidroponik.Dari hasil kuesioner setelah acara pengabdian masyarakat, 78% peserta pelayanan menyatakan bahwa mereka ingin berlatih kegiatan ecoprenaurship dalam budidaya sayuran hidroponik.Keuntungan dari pelayanan ini adalah metode pelatihan dalam bentuk pengetahuan dan praktik, tetapi ada juga kelemahan, yaitu pelatihan ini harus dilakukan selama periode yang cukup sehingga hasil kewirausahaan juga ada AWH Tebuireng Jombang Middle School adalah sekolah berbasis pesantren dengan program unggulan pembinaan karakter siswa. Kepedulian terhadap lingkungan, terutama pemanfaatan sampah di sekolah dan karakter kewirausahaan. Pelayanan ini bertujuan untuk melakukan pendidikan budidaya hidroponik di AWH Tebuireng Jombang Middle School. Sasaran pelayanan adalah guru dan siswa SMP AWH Tebuireng Jombang. Pelayanan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pemanfaatan limbah yang ramah lingkungan berdasarkan kewirausahaan tanaman hidroponik. Metode kegiatan ini adalah penyampaian materi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-e51a4.webp" title="JURIS - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-e51a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-e51a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-e51a4.webp 1x" title="JURIS - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School" alt="JURIS - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-26dd1.webp" title="JURIS - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-26dd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-26dd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-26dd1.webp 1x" title="JURIS - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School" alt="JURIS - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-a3c2a.webp" title="JURIS - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-a3c2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-a3c2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-a3c2a.webp 1x" title="JURIS - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School" alt="JURIS - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59292-praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-prakti" title="JURIS - Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School" target="_blank">Hydroponic Ecoprenaurship Training at AWH Tebuireng Middle School</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan, serta saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model bisnis ecopreneurship yang berkelanjutan dan menguntungkan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti pemasaran, manajemen keuangan, dan strategi pertumbuhan. Bagaimana model bisnis ini dapat diterapkan dan diadaptasi di berbagai lingkungan sekolah dan pesantren untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan kewirausahaan?2. Studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi dari pelatihan ecopreneurship dan budidaya hidroponik. Bagaimana pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan kewirausahaan dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan guru? Apakah ada perubahan perilaku dan pola konsumsi makanan yang lebih sehat setelah pelatihan ini?3. Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas dan keberlanjutan dari penggunaan limbah sebagai media tumbuh hidroponik. Bagaimana cara meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen dengan menggunakan media tumbuh yang ramah lingkungan? Apakah ada inovasi teknologi atau metode baru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya hidroponik?.
<br>Pelayanan ini dilakukan menggunakan metode diskusi, demonstrasi, dan praktik individu.Deskripsi kegiatan tersebut adalah dalam bentuk diskusi tentang ecoprenaurship dan budidaya sayuran hidroponik.demonstrasi penggunaan sampah untuk nutrisi, media tumbuh hidroponik.pengelolaan tanaman sayuran hidroponik, panen dan penjualan hasil hidroponik.Dari hasil kuesioner setelah acara pengabdian masyarakat, 78% peserta pelayanan menyatakan bahwa mereka ingin berlatih kegiatan ecoprenaurship dalam budidaya sayuran hidroponik.Keuntungan dari pelayanan ini adalah metode pelatihan dalam bentuk pengetahuan dan praktik, tetapi ada juga kelemahan, yaitu pelatihan ini harus dilakukan selama periode yang cukup sehingga hasil kewirausahaan juga ada
<br>AWH Tebuireng Jombang Middle School adalah sekolah berbasis pesantren dengan program unggulan pembinaan karakter siswa. Kepedulian terhadap lingkungan, terutama pemanfaatan sampah di sekolah dan karakter kewirausahaan. Pelayanan ini bertujuan untuk melakukan pendidikan budidaya hidroponik di AWH Tebuireng Jombang Middle School. Sasaran pelayanan adalah guru dan siswa SMP AWH Tebuireng Jombang. Pelayanan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pemanfaatan limbah yang ramah lingkungan berdasarkan kewirausahaan tanaman hidroponik. Metode kegiatan ini adalah penyampaian materi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-26dd1.webp" type="image/webp" length="75644" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-e51a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-26dd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/praktik-individu-inovasi-teknologi-budidaya-ramah-thumb-a3c2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2845-dinamika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11605-society-jurnal-pengabdian-pemberdayaan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Position of Children Resulting from Adultery Islamic Law and Statute Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Position of Children Resulting from Adultery Islamic Law and Statute Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Position of Children Resulting from Adultery Islamic Law and Statute Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59288-kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindung</link>
	<guid isPermaLink="false">fa918ee0cf3f70526501d6a7a6364c81</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 05:53:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal islam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,islam,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara komparatif putusan pengadilan di berbagai wilayah Indonesia terkait anak hasil zina untuk mengidentifikasi pola dan menyusun pedoman standar yang harmonis antara hukum Islam dan hukum positif; selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective): Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara komparatif putusan pengadilan di berbagai wilayah Indonesia terkait anak hasil zina untuk mengidentifikasi pola dan menyusun pedoman standar yang harmonis antara hukum Islam dan hukum positif; selanjutnya, studi campuran (mixedAcmethods) dapat meneliti dampak stigma sosial terhadap kesejahteraan psikologis anak di luar nikah serta mengevaluasi efektivitas program edukasi komunitas dalam mengurangi diskriminasi; terakhir, pengembangan kerangka reformasi hukum yang mengintegrasikan prinsip syariah dengan regulasi perundangAcundangan dapat diuji coba secara pilot di satu provinsi, dengan mengukur implikasi praktisnya terhadap hak anak dan kepatuhan masyarakat.. Anak yang lahir dari zina harus diperlakukan setara dengan anak sah, memiliki hak hidup, pendidikan, dibesarkan oleh kedua orang tua, serta berhak menerima nafkah dari ayah biologis melalui wasiat dan warisan dari ibu tanpa diskriminasi.Hukum positif mengatur perlindungan anak secara umum meliputi hak, kewajiban, perawatan, pengakuan, dan legitimasi, sementara hukum Islam menekankan bahwa anak zina hanya memiliki hubungan darah dengan ibu serta hak perlindungan melalui ibu.Kedua sistem hukum harus memastikan tidak ada diskriminasi berdasarkan status atau jenis kelamin anak, sejalan dengan prinsip keadilan dalam Islam Pada era modern ini, banyak orang tidak mengetahui hukum mengenai anak yang lahir di luar nikah; mereka cenderung mengikuti pola Barat yang memisahkan hubungan antara lawan jenis secara bebas, sehingga menimbulkan ketertarikan dan hubungan tanpa status yang jelas serta tanpa mempertimbangkan konsekuensi bagi diri sendiri maupun orang lain. Penelitian ini bertujuan agar masyarakat memahami posisi seorang anak, baik yang lahir dari pernikahan sah maupun tidak sah, sehingga dapat melindungi diri dan orang lain secara lebih baik. Penelitian dilakukan dengan menelaah bahan pustaka dan menggunakan pendekatan penelitian perpustakaan (library research). Jika seorang anak merupakan hasil zina, ia tidak memiliki hubungan dengan keluarga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-3f166.webp" title="JURIS - The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-3f166.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-3f166.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-3f166.webp 1x" title="JURIS - The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)" alt="JURIS - The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-33903.webp" title="JURIS - The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-33903.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-33903.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-33903.webp 1x" title="JURIS - The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)" alt="JURIS - The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-b1668.webp" title="JURIS - The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-b1668.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-b1668.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-b1668.webp 1x" title="JURIS - The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)" alt="JURIS - The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59288-kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindung" title="JURIS - The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)" target="_blank">The  Position of Children Resulting from Adultery (Islamic Law and Statute Perspective)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara komparatif putusan pengadilan di berbagai wilayah Indonesia terkait anak hasil zina untuk mengidentifikasi pola dan menyusun pedoman standar yang harmonis antara hukum Islam dan hukum positif; selanjutnya, studi campuran (mixedAcmethods) dapat meneliti dampak stigma sosial terhadap kesejahteraan psikologis anak di luar nikah serta mengevaluasi efektivitas program edukasi komunitas dalam mengurangi diskriminasi; terakhir, pengembangan kerangka reformasi hukum yang mengintegrasikan prinsip syariah dengan regulasi perundangAcundangan dapat diuji coba secara pilot di satu provinsi, dengan mengukur implikasi praktisnya terhadap hak anak dan kepatuhan masyarakat..
<br>Anak yang lahir dari zina harus diperlakukan setara dengan anak sah, memiliki hak hidup, pendidikan, dibesarkan oleh kedua orang tua, serta berhak menerima nafkah dari ayah biologis melalui wasiat dan warisan dari ibu tanpa diskriminasi.Hukum positif mengatur perlindungan anak secara umum meliputi hak, kewajiban, perawatan, pengakuan, dan legitimasi, sementara hukum Islam menekankan bahwa anak zina hanya memiliki hubungan darah dengan ibu serta hak perlindungan melalui ibu.Kedua sistem hukum harus memastikan tidak ada diskriminasi berdasarkan status atau jenis kelamin anak, sejalan dengan prinsip keadilan dalam Islam
<br>Pada era modern ini, banyak orang tidak mengetahui hukum mengenai anak yang lahir di luar nikah; mereka cenderung mengikuti pola Barat yang memisahkan hubungan antara lawan jenis secara bebas, sehingga menimbulkan ketertarikan dan hubungan tanpa status yang jelas serta tanpa mempertimbangkan konsekuensi bagi diri sendiri maupun orang lain. Penelitian ini bertujuan agar masyarakat memahami posisi seorang anak, baik yang lahir dari pernikahan sah maupun tidak sah, sehingga dapat melindungi diri dan orang lain secara lebih baik. Penelitian dilakukan dengan menelaah bahan pustaka dan menggunakan pendekatan penelitian perpustakaan (library research). Jika seorang anak merupakan hasil zina, ia tidak memiliki hubungan dengan keluarga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-3f166.webp" type="image/webp" length="102352" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-3f166.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-33903.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/kondisi-psikologis-anak-nasab-zina-perlindungan-ke-thumb-b1668.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2105-shariajournals-uinjambi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10957-nalar-fiqh-jurnal-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sustainable Agriculture Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology in Desa Ganjarsari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sustainable Agriculture Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology in Desa Ganjarsari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sustainable Agriculture Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology in Desa Ganjarsari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59291-pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-ter</link>
	<guid isPermaLink="false">edc1cdcd3eec65b6eb2983d43f852c3a</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 05:09:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atik andrian ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal art ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrian,art,atik,counter,flag,journal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak pembentukan kelompok pertanian berbasis pemuda terhadap adopsi teknologi pakan modern, dengan mengkaji tingkat partisipasi, keberlanjutan, dan penyebaran praktik silase fermentasi di komunitas yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology in Desa Ganjarsari: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak pembentukan kelompok pertanian berbasis pemuda terhadap adopsi teknologi pakan modern, dengan mengkaji tingkat partisipasi, keberlanjutan, dan penyebaran praktik silase fermentasi di komunitas yang lebih luas; selanjutnya, diperlukan studi longitudinal untuk menilai efek pelatihan pertanian berkelanjutan pada kesehatan dan produktivitas kambing serta kualitas kandang, yang dapat memberikan bukti empiris tentang manfaat jangka panjang bagi peternak muda; terakhir, peneliti dapat menyelidiki skalabilitas produksi silase fermentasi lengkap pada wilayah yang lebih luas, termasuk analisis biayaAcmanfaat, potensi pasar, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan ekonomi, guna memastikan bahwa inovasi ini dapat direplikasikan secara efektif di berbagai daerah dengan kondisi agroAcekologis yang beragam.. Program pemberdayaan komunitas yang berfokus pada produksi silase fermentasi lengkap sebagai teknologi pakan modern untuk pertanian berkelanjutan telah berhasil dilaksanakan, menghasilkan peningkatan kesadaran Karang Taruna terhadap modernisasi teknologi pakan, pedoman praktis pembuatan silase, kemampuan produksi silase yang lengkap, serta kemauan menjadi agen perubahan.Namun, program ini terbatas pada wilayah yang relatif kecil sehingga jangkauan target terbatas.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kelompok pertanian berbasis pemuda dan pelatihan pertanian berkelanjutan terkait kesehatan kambing dan kandang RW 03 Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat memiliki potensi besar untuk peternakan kambing, khususnya bagi pemuda yang terlibat dalam organisasi kepemudaan serta memiliki usaha pertanian. Oleh karena itu, penyediaan dan aksesibilitas pakan ternak konvensional menjadi isu utama. Program pemberdayaan ini bertujuan memberikan pelatihan produksi silase fermentasi lengkap sebagai teknologi pakan modern untuk mendukung pertanian berkelanjutan pada pemuda. Metode yang digunakan meliputi teknik diskusi untuk perencanaan, learningAcbyAcdoing untuk pelaksanaan, evaluasi verbal dan tertulis, serta uji produk untuk menilai efektivitas program. Hasil yang dicapai meliputi pedoman pembuatan silase fermentasi lengkap, peningkatan kesadaran organisasi kepemudaan, kemampuan menghasilkan pakan modern, serta kemauan menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-2a096.webp" title="JURIS - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-2a096.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-2a096.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-2a096.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari" alt="JURIS - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-b5377.webp" title="JURIS - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-b5377.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-b5377.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-b5377.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari" alt="JURIS - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-e92e9.webp" title="JURIS - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-e92e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-e92e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-e92e9.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari" alt="JURIS - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59291-pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-ter" title="JURIS - Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari" target="_blank">Sustainable Agriculture: Empowering Youth Organization through The Modernization of Forage Technology  in Desa Ganjarsari</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak pembentukan kelompok pertanian berbasis pemuda terhadap adopsi teknologi pakan modern, dengan mengkaji tingkat partisipasi, keberlanjutan, dan penyebaran praktik silase fermentasi di komunitas yang lebih luas; selanjutnya, diperlukan studi longitudinal untuk menilai efek pelatihan pertanian berkelanjutan pada kesehatan dan produktivitas kambing serta kualitas kandang, yang dapat memberikan bukti empiris tentang manfaat jangka panjang bagi peternak muda; terakhir, peneliti dapat menyelidiki skalabilitas produksi silase fermentasi lengkap pada wilayah yang lebih luas, termasuk analisis biayaAcmanfaat, potensi pasar, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan ekonomi, guna memastikan bahwa inovasi ini dapat direplikasikan secara efektif di berbagai daerah dengan kondisi agroAcekologis yang beragam..
<br>Program pemberdayaan komunitas yang berfokus pada produksi silase fermentasi lengkap sebagai teknologi pakan modern untuk pertanian berkelanjutan telah berhasil dilaksanakan, menghasilkan peningkatan kesadaran Karang Taruna terhadap modernisasi teknologi pakan, pedoman praktis pembuatan silase, kemampuan produksi silase yang lengkap, serta kemauan menjadi agen perubahan.Namun, program ini terbatas pada wilayah yang relatif kecil sehingga jangkauan target terbatas.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kelompok pertanian berbasis pemuda dan pelatihan pertanian berkelanjutan terkait kesehatan kambing dan kandang
<br>RW 03 Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat memiliki potensi besar untuk peternakan kambing, khususnya bagi pemuda yang terlibat dalam organisasi kepemudaan serta memiliki usaha pertanian. Oleh karena itu, penyediaan dan aksesibilitas pakan ternak konvensional menjadi isu utama. Program pemberdayaan ini bertujuan memberikan pelatihan produksi silase fermentasi lengkap sebagai teknologi pakan modern untuk mendukung pertanian berkelanjutan pada pemuda. Metode yang digunakan meliputi teknik diskusi untuk perencanaan, learningAcbyAcdoing untuk pelaksanaan, evaluasi verbal dan tertulis, serta uji produk untuk menilai efektivitas program. Hasil yang dicapai meliputi pedoman pembuatan silase fermentasi lengkap, peningkatan kesadaran organisasi kepemudaan, kemampuan menghasilkan pakan modern, serta kemauan menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-2a096.webp" type="image/webp" length="92852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-2a096.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-b5377.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pakan-ternak-lokal-kualitas-rumput-pertanian-berke-thumb-e92e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2845-dinamika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11605-society-jurnal-pengabdian-pemberdayaan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inclusive Worship Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inclusive Worship Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inclusive Worship Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59289-perilaku-komunitas-muslim-disabil</link>
	<guid isPermaLink="false">d12d702295da5c15ec352dadacda6dd0</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 04:21:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal islam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,islam,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengalaman nyata penyandang disabilitas dalam melaksanakan ibadah di masjid-masjid Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat aksesibilitas mereka, sehingga dapat memberikan gambaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengalaman nyata penyandang disabilitas dalam melaksanakan ibadah di masjid-masjid Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat aksesibilitas mereka, sehingga dapat memberikan gambaran empiris yang lebih lengkap tentang tantangan yang dihadapi; selanjutnya, sebuah studi intervensi dapat menguji efektivitas penerapan pedoman desain arsitektur ramah disabilitas yang diusulkan dalam meningkatkan partisipasi ibadah penyandang disabilitas secara signifikan dibandingkan dengan masjid konvensional, yang akan memberikan bukti praktis bagi perbaikan infrastruktur; terakhir, analisis komparatif teologis mengenai konsep ruikhshah (kelonggaran) dalam mazhab-mazhab utama Islam dapat mengungkap perbedaan interpretasi kewajiban ibadah bagi penyandang disabilitas dan implikasinya terhadap kebijakan keagamaan di negara multikultural, membuka ruang dialog lintas mazhab untuk kebijakan inklusif yang lebih harmonis.. Orang dengan disabilitas tidak harus dipandang sebagai memiliki kekurangan dalam agama.Islam memandang mereka setara dengan manusia lain karena penilaian Allah didasarkan pada iman dan takwa, bukan pada kesempurnaan fisik atau kekayaan.Oleh karena itu, umat Muslim berkewajiban menyediakan fasilitas dan pendampingan yang memungkinkan mereka melaksanakan ibadah secara optimal, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas dan kemandirian mereka.Dengan terpenuhinya hak ibadah tersebut, penyandang disabilitas dapat merasakan kepuasan spiritual serta pengakuan terhadap hak kemanusiaan mereka Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman umat Muslim bahwa penyandang disabilitas memiliki kewajiban ibadah yang sama serta untuk meningkatkan kesadaran umat tentang pentingnya melibatkan semua aktivitas keagamaan dengan penyandang disabilitas tanpa perbedaan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan pendekatan berbasis literatur. Teknik pengumpulan data meliputi kajian teks fiqh Islam, artikel ilmiah, dan literatur terkait yang membahas inklusi penyandang disabilitas dalam praktik ibadah. Teknik analisis yang dipakai adalah analisis isi yang dikontekstualisasikan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Islam menekankan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-e6663.webp" title="JURIS - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-e6663.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-e6663.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-e6663.webp 1x" title="JURIS - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities" alt="JURIS - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-52c4d.webp" title="JURIS - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-52c4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-52c4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-52c4d.webp 1x" title="JURIS - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities" alt="JURIS - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-d6036.webp" title="JURIS - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-d6036.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-d6036.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-d6036.webp 1x" title="JURIS - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities" alt="JURIS - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59289-perilaku-komunitas-muslim-disabil" title="JURIS - Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities" target="_blank">Inclusive Worship: Islamic Jurisprudence on Prayer Obligations for Persons with Disabilities</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengalaman nyata penyandang disabilitas dalam melaksanakan ibadah di masjid-masjid Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat aksesibilitas mereka, sehingga dapat memberikan gambaran empiris yang lebih lengkap tentang tantangan yang dihadapi; selanjutnya, sebuah studi intervensi dapat menguji efektivitas penerapan pedoman desain arsitektur ramah disabilitas yang diusulkan dalam meningkatkan partisipasi ibadah penyandang disabilitas secara signifikan dibandingkan dengan masjid konvensional, yang akan memberikan bukti praktis bagi perbaikan infrastruktur; terakhir, analisis komparatif teologis mengenai konsep ruikhshah (kelonggaran) dalam mazhab-mazhab utama Islam dapat mengungkap perbedaan interpretasi kewajiban ibadah bagi penyandang disabilitas dan implikasinya terhadap kebijakan keagamaan di negara multikultural, membuka ruang dialog lintas mazhab untuk kebijakan inklusif yang lebih harmonis..
<br>Orang dengan disabilitas tidak harus dipandang sebagai memiliki kekurangan dalam agama.Islam memandang mereka setara dengan manusia lain karena penilaian Allah didasarkan pada iman dan takwa, bukan pada kesempurnaan fisik atau kekayaan.Oleh karena itu, umat Muslim berkewajiban menyediakan fasilitas dan pendampingan yang memungkinkan mereka melaksanakan ibadah secara optimal, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas dan kemandirian mereka.Dengan terpenuhinya hak ibadah tersebut, penyandang disabilitas dapat merasakan kepuasan spiritual serta pengakuan terhadap hak kemanusiaan mereka
<br>Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman umat Muslim bahwa penyandang disabilitas memiliki kewajiban ibadah yang sama serta untuk meningkatkan kesadaran umat tentang pentingnya melibatkan semua aktivitas keagamaan dengan penyandang disabilitas tanpa perbedaan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan pendekatan berbasis literatur. Teknik pengumpulan data meliputi kajian teks fiqh Islam, artikel ilmiah, dan literatur terkait yang membahas inklusi penyandang disabilitas dalam praktik ibadah. Teknik analisis yang dipakai adalah analisis isi yang dikontekstualisasikan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Islam menekankan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-52c4d.webp" type="image/webp" length="156074" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-e6663.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-52c4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/perilaku-komunitas-muslim-disabilitas-inklusif-jur-thumb-d6036.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2105-shariajournals-uinjambi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10957-nalar-fiqh-jurnal-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59282-produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re</link>
	<guid isPermaLink="false">f2d86ec7f0718e71295b98d8167e9f7b</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 00:33:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki efek bioaugmentation dengan bakteri pembentuk flok spesifik yang tahan terhadap pemangsaan protozoa untuk meningkatkan stabilitas COD removal pada sistem lumpur aktif; selanjutnya, pendekatan metagenomik dan transkriptomik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki efek bioaugmentation dengan bakteri pembentuk flok spesifik yang tahan terhadap pemangsaan protozoa untuk meningkatkan stabilitas COD removal pada sistem lumpur aktif; selanjutnya, pendekatan metagenomik dan transkriptomik dapat diterapkan untuk mengidentifikasi gen fungsional yang terlibat dalam degradasi COD di bawah kondisi SVI yang berfluktuasi, sehingga memberikan wawasan mekanistik yang lebih mendalam; selain itu, pengembangan model prediksi berbasis pembelajaran mesin yang mengintegrasikan data sensor realActime tentang dinamika komunitas mikroba dan parameter operasional dapat memungkinkan kontrol proaktif dan optimalisasi kinerja proses pengolahan limbah cair secara berkelanjutan.. Penelitian ini menunjukkan penurunan tajam efisiensi penghilangan COD dari 79% pada hari 0 menjadi hanya 4% pada hari keAc12, bersamaan dengan meningkatnya sludge volume index dan menurunnya konsentrasi MLSS.Proliferasi flagelata, ciliata, dan rotifer pada akhir percobaan kemungkinan menghambat bakteri pembentuk flok melalui tekanan pemangsaan, menegaskan pentingnya mempertahankan konsorsium mikroba yang seimbang dengan jumlah bakteri yang memadai.Meskipun terbatas pada periode singkat dan penggunaan air limbah sintetis, temuan ini menekankan peran stabilitas komunitas mikroba dan redundansi fungsional untuk keberlanjutan proses, serta menyarankan penelitian lebih lanjut mengenai organisme kunci dan fungsinya dalam pengoptimalan kinerja sistem Penelitian ini menyelidiki penghilangan permintaan oksigen kimia (COD) secara aerobik serta dinamika mikroba selama pengolahan limbah cair dengan lumpur aktif. Eksperimen selama 12 hari menggunakan analisis deskriptif untuk menghubungkan parameter operasional seperti pH, rasio F/M, MLSS, dan SVI dengan efisiensi penghilangan COD. Pemeriksaan mikroskopik mengidentifikasi pergeseran temporal dalam kelimpahan flok bakteri, flagelata, ciliata, dan rotifer, serta menunjukkan bahwa peningkatan SVI dan proliferasi protozoa berkontribusi pada penurunan kemampuan degradasi COD. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-6f5d1.webp" title="JURIS - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-6f5d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-6f5d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-6f5d1.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge" alt="JURIS - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-4fa9e.webp" title="JURIS - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-4fa9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-4fa9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-4fa9e.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge" alt="JURIS - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-cd83d.webp" title="JURIS - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-cd83d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-cd83d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-cd83d.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge" alt="JURIS - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59282-produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re" title="JURIS - Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge" target="_blank">Assessment of Chemical Oxygen Demand Removal Efficiency and Microbial Dynamics during Aerobically Degradation of Wastewater in Activated Sludge</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki efek bioaugmentation dengan bakteri pembentuk flok spesifik yang tahan terhadap pemangsaan protozoa untuk meningkatkan stabilitas COD removal pada sistem lumpur aktif; selanjutnya, pendekatan metagenomik dan transkriptomik dapat diterapkan untuk mengidentifikasi gen fungsional yang terlibat dalam degradasi COD di bawah kondisi SVI yang berfluktuasi, sehingga memberikan wawasan mekanistik yang lebih mendalam; selain itu, pengembangan model prediksi berbasis pembelajaran mesin yang mengintegrasikan data sensor realActime tentang dinamika komunitas mikroba dan parameter operasional dapat memungkinkan kontrol proaktif dan optimalisasi kinerja proses pengolahan limbah cair secara berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menunjukkan penurunan tajam efisiensi penghilangan COD dari 79% pada hari 0 menjadi hanya 4% pada hari keAc12, bersamaan dengan meningkatnya sludge volume index dan menurunnya konsentrasi MLSS.Proliferasi flagelata, ciliata, dan rotifer pada akhir percobaan kemungkinan menghambat bakteri pembentuk flok melalui tekanan pemangsaan, menegaskan pentingnya mempertahankan konsorsium mikroba yang seimbang dengan jumlah bakteri yang memadai.Meskipun terbatas pada periode singkat dan penggunaan air limbah sintetis, temuan ini menekankan peran stabilitas komunitas mikroba dan redundansi fungsional untuk keberlanjutan proses, serta menyarankan penelitian lebih lanjut mengenai organisme kunci dan fungsinya dalam pengoptimalan kinerja sistem
<br>Penelitian ini menyelidiki penghilangan permintaan oksigen kimia (COD) secara aerobik serta dinamika mikroba selama pengolahan limbah cair dengan lumpur aktif. Eksperimen selama 12 hari menggunakan analisis deskriptif untuk menghubungkan parameter operasional seperti pH, rasio F/M, MLSS, dan SVI dengan efisiensi penghilangan COD. Pemeriksaan mikroskopik mengidentifikasi pergeseran temporal dalam kelimpahan flok bakteri, flagelata, ciliata, dan rotifer, serta menunjukkan bahwa peningkatan SVI dan proliferasi protozoa berkontribusi pada penurunan kemampuan degradasi COD.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-4fa9e.webp" type="image/webp" length="113574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-6f5d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-4fa9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/produksi-komunitas-mikroba-activated-sludge-cod-re-thumb-cd83d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16022-journal-biology-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulation and Nutritional Evaluation of Non Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulation and Nutritional Evaluation of Non Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulation and Nutritional Evaluation of Non Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59286-nilai-gizi-artemia-kandungan-formu</link>
	<guid isPermaLink="false">1119747f073985eab8c6fc8d6cba8c0a</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 00:23:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,header,java,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan keterbatasan penelitian ini, beberapa rekomendasi dapat diberikan. Penelitian selanjutnya harus melakukan analisis proximate lengkap pada semua jenis tempeh non-kedelai untuk memperoleh data gizi di bawah kondisi laboratorium yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework: Berdasarkan temuan dan keterbatasan penelitian ini, beberapa rekomendasi dapat diberikan. Penelitian selanjutnya harus melakukan analisis proximate lengkap pada semua jenis tempeh non-kedelai untuk memperoleh data gizi di bawah kondisi laboratorium yang sama. Selain itu, evaluasi keamanan makanan, termasuk pengujian alergenisitas, diperlukan, terutama untuk legum seperti kacang tanah dan leucaena yang memiliki potensi alergenis yang lebih tinggi. Penelitian tentang ketersediaan bahan baku dan studi kelayakan untuk produksi berskala besar juga diperlukan, mengingat beberapa legum yang digunakan dalam penelitian ini mungkin musiman. Untuk implementasi pendidikan, studi lebih lanjut harus menerapkan proyek tempeh non-kedelai dalam pengaturan kelas nyata menggunakan lembar observasi, penilaian kinerja, atau perbandingan dengan kelas kontrol untuk mengukur dampaknya pada keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa. Akhirnya, peneliti dan pendidik didorong untuk mengembangkan bahan instruksional atau modul pembelajaran berdasarkan produksi tempeh non-kedelai untuk mendukung pembelajaran sains kontekstual dan berbasis inquiry dalam topik gizi.. Penelitian ini berhasil merumuskan tempeh non-kedelai menggunakan lima jenis legum lokal biji pohon hujan, leucaena, biji nangka, kacang hijau, dan kacang tanah sebagai alternatif yang layak bagi tempeh kedelai.Analisis proximate dan data gizi pendukung menunjukkan bahwa setiap jenis tempeh non-kedelai memiliki karakteristik gizi yang berbeda.tempeh leucaena mengandung protein tertinggi, tempeh kacang tanah memiliki lemak dan energi tertinggi, sedangkan tempeh biji pohon hujan menawarkan protein sedang dengan kandungan karbohidrat rendah.Temuan ini menunjukkan bahwa legum non-kedelai memiliki potensi sebagai alternatif makanan fermentasi kaya protein.Selain itu, tempeh non-kedelai dapat diterapkan sebagai sumber belajar kontekstual dalam pendidikan sains tingkat sekolah menengah pertama, khususnya pada topik gizi, dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip halalan thayyiban untuk memastikan bahwa produk tersebut bergizi, aman, higienis, dan selaras dengan nilai-nilai diet Islam Penurunan produksi kedelai dalam negeri telah meningkatkan ketergantungan Indonesia terhadap impor, sehingga perlu dieksplorasi bahan baku lokal non-kedelai untuk mendukung keamanan pangan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis tempeh non-kedelai sebagai alternatif tempeh kedelai dan untuk memeriksa potensinya sebagai sumber belajar kontekstual dalam pendidikan sains tentang gizi, sambil mempertimbangkan konsep halalan thayyiban. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap: formulasi tempeh non-kedelai, analisis proximate tempeh biji pohon hujan, dan tinjauan pustaka tentang kandungan gizi berbagai jenis tempeh non-kedelai dan potensinya sebagai sumber belajar sains yang selaras dengan prinsip-prinsip halalan thayyiban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap jenis tempeh non-kedelai memiliki karakteristik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-db92d.webp" title="JURIS - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-db92d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-db92d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-db92d.webp 1x" title="JURIS - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework" alt="JURIS - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-2806d.webp" title="JURIS - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-2806d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-2806d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-2806d.webp 1x" title="JURIS - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework" alt="JURIS - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-a6290.webp" title="JURIS - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-a6290.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-a6290.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-a6290.webp 1x" title="JURIS - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework" alt="JURIS - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59286-nilai-gizi-artemia-kandungan-formu" title="JURIS - Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework" target="_blank">Formulation and Nutritional Evaluation of Non-Soy Tempeh for Science Learning within a Halalan Thayyiban Framework</a>: Berdasarkan temuan dan keterbatasan penelitian ini, beberapa rekomendasi dapat diberikan. Penelitian selanjutnya harus melakukan analisis proximate lengkap pada semua jenis tempeh non-kedelai untuk memperoleh data gizi di bawah kondisi laboratorium yang sama. Selain itu, evaluasi keamanan makanan, termasuk pengujian alergenisitas, diperlukan, terutama untuk legum seperti kacang tanah dan leucaena yang memiliki potensi alergenis yang lebih tinggi. Penelitian tentang ketersediaan bahan baku dan studi kelayakan untuk produksi berskala besar juga diperlukan, mengingat beberapa legum yang digunakan dalam penelitian ini mungkin musiman. Untuk implementasi pendidikan, studi lebih lanjut harus menerapkan proyek tempeh non-kedelai dalam pengaturan kelas nyata menggunakan lembar observasi, penilaian kinerja, atau perbandingan dengan kelas kontrol untuk mengukur dampaknya pada keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa. Akhirnya, peneliti dan pendidik didorong untuk mengembangkan bahan instruksional atau modul pembelajaran berdasarkan produksi tempeh non-kedelai untuk mendukung pembelajaran sains kontekstual dan berbasis inquiry dalam topik gizi..
<br>Penelitian ini berhasil merumuskan tempeh non-kedelai menggunakan lima jenis legum lokal biji pohon hujan, leucaena, biji nangka, kacang hijau, dan kacang tanah sebagai alternatif yang layak bagi tempeh kedelai.Analisis proximate dan data gizi pendukung menunjukkan bahwa setiap jenis tempeh non-kedelai memiliki karakteristik gizi yang berbeda.tempeh leucaena mengandung protein tertinggi, tempeh kacang tanah memiliki lemak dan energi tertinggi, sedangkan tempeh biji pohon hujan menawarkan protein sedang dengan kandungan karbohidrat rendah.Temuan ini menunjukkan bahwa legum non-kedelai memiliki potensi sebagai alternatif makanan fermentasi kaya protein.Selain itu, tempeh non-kedelai dapat diterapkan sebagai sumber belajar kontekstual dalam pendidikan sains tingkat sekolah menengah pertama, khususnya pada topik gizi, dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip halalan thayyiban untuk memastikan bahwa produk tersebut bergizi, aman, higienis, dan selaras dengan nilai-nilai diet Islam
<br>Penurunan produksi kedelai dalam negeri telah meningkatkan ketergantungan Indonesia terhadap impor, sehingga perlu dieksplorasi bahan baku lokal non-kedelai untuk mendukung keamanan pangan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis tempeh non-kedelai sebagai alternatif tempeh kedelai dan untuk memeriksa potensinya sebagai sumber belajar kontekstual dalam pendidikan sains tentang gizi, sambil mempertimbangkan konsep halalan thayyiban. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap: formulasi tempeh non-kedelai, analisis proximate tempeh biji pohon hujan, dan tinjauan pustaka tentang kandungan gizi berbagai jenis tempeh non-kedelai dan potensinya sebagai sumber belajar sains yang selaras dengan prinsip-prinsip halalan thayyiban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap jenis tempeh non-kedelai memiliki karakteristik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-db92d.webp" type="image/webp" length="91504" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-db92d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-2806d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/nilai-gizi-artemia-kandungan-formulasi-tempeh-non-thumb-a6290.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16022-journal-biology-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identification of Gram Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identification of Gram Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identification of Gram Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59280-ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-u</link>
	<guid isPermaLink="false">9345b6174f1e4bc8b2632f33f9333ede</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 00:12:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,header,java,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berkontribusi terhadap dominansi bakteri Gram negatif dalam infeksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berkontribusi terhadap dominansi bakteri Gram negatif dalam infeksi ulkus diabetik, seperti kondisi lingkungan, kebersihan pasien, dan penggunaan antibiotik. Kedua, studi prospektif yang lebih besar dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi hubungan antara derajat ulkus dan dominansi bakteri Gram negatif, serta untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang dapat mengurangi prevalensi infeksi ini. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat berfokus pada pengembangan metode diagnostik yang lebih cepat dan akurat untuk mengidentifikasi bakteri Gram negatif dalam ulkus diabetik, yang dapat membantu dalam pemilihan terapi antibiotik yang tepat dan mengurangi risiko resistensi antibiotik.. Penelitian ini mengidentifikasi tiga bakteri Gram negatif yang dominan dari sampel nanah ulkus diabetik.menunjukkan bahwa patogen Gram negatif memainkan peran utama dalam infeksi ulkus diabetik yang sedang hingga berat (grade 3-4) Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang sering disertai dengan ulkus diabetik, yang dapat diperparah oleh infeksi nosokomial yang disebabkan oleh bakteri pirogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri Gram negatif pada ulkus diabetik pada pasien dengan diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional deskriptif untuk mengidentifikasi bakteri Gram negatif yang terisolasi dari luka ulkus diabetik. Penelitian dilakukan di Laboratorium Bakteriologi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata, Kediri, Jawa Timur, Indonesia. Studi deskriptif ini menggunakan teknik total sampling dengan 22 sampel. Swab luka diinkubasi pada agar EMB, diikuti dengan uji biokimia (Indole,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-eb747.webp" title="JURIS - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-eb747.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-eb747.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-eb747.webp 1x" title="JURIS - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital" alt="JURIS - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-ea7b2.webp" title="JURIS - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-ea7b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-ea7b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-ea7b2.webp 1x" title="JURIS - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital" alt="JURIS - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-c71c9.webp" title="JURIS - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-c71c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-c71c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-c71c9.webp 1x" title="JURIS - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital" alt="JURIS - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59280-ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-u" title="JURIS - Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital" target="_blank">Identification of Gram-Negative Bacteria in Diabetic Ulcers of Diabetes Mellitus Patients at Daha Husada Kediri General Hospital</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berkontribusi terhadap dominansi bakteri Gram negatif dalam infeksi ulkus diabetik, seperti kondisi lingkungan, kebersihan pasien, dan penggunaan antibiotik. Kedua, studi prospektif yang lebih besar dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi hubungan antara derajat ulkus dan dominansi bakteri Gram negatif, serta untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang dapat mengurangi prevalensi infeksi ini. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat berfokus pada pengembangan metode diagnostik yang lebih cepat dan akurat untuk mengidentifikasi bakteri Gram negatif dalam ulkus diabetik, yang dapat membantu dalam pemilihan terapi antibiotik yang tepat dan mengurangi risiko resistensi antibiotik..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi tiga bakteri Gram negatif yang dominan dari sampel nanah ulkus diabetik.menunjukkan bahwa patogen Gram negatif memainkan peran utama dalam infeksi ulkus diabetik yang sedang hingga berat (grade 3-4)
<br>Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang sering disertai dengan ulkus diabetik, yang dapat diperparah oleh infeksi nosokomial yang disebabkan oleh bakteri pirogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri Gram negatif pada ulkus diabetik pada pasien dengan diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional deskriptif untuk mengidentifikasi bakteri Gram negatif yang terisolasi dari luka ulkus diabetik. Penelitian dilakukan di Laboratorium Bakteriologi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata, Kediri, Jawa Timur, Indonesia. Studi deskriptif ini menggunakan teknik total sampling dengan 22 sampel. Swab luka diinkubasi pada agar EMB, diikuti dengan uji biokimia (Indole,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-ea7b2.webp" type="image/webp" length="92966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-eb747.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-ea7b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/ulkus-diabetik-bakteri-gram-positif-tikus-pewarnaa-thumb-c71c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16022-journal-biology-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of Research Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of Research Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of Research Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59284-siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis</link>
	<guid isPermaLink="false">b7d88c78f944e118688a16d0aceb3a98</guid>
	<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 22:58:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penggunaan bahan ajar suplemen ini terhadap literasi ilmiah dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penggunaan bahan ajar suplemen ini terhadap literasi ilmiah dan sikap peduli kesehatan siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengikuti siswa selama beberapa tahun untuk melihat apakah peningkatan yang dicapai dalam penelitian ini dapat dipertahankan dan bahkan meningkat lebih lanjut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas bahan ajar suplemen ini dalam konteks yang berbeda, seperti di sekolah-sekolah dengan karakteristik siswa yang beragam atau di daerah-daerah dengan tingkat kesadaran kesehatan yang berbeda. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat bahan ajar ini dalam berbagai konteks. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan bahan ajar suplemen yang lebih spesifik dan terfokus pada topik-topik tertentu dalam sistem pencernaan manusia. Misalnya, bahan ajar dapat dirancang untuk membahas secara mendalam tentang gangguan pencernaan tertentu atau nutrisi yang spesifik. Dengan demikian, siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang topik-topik tersebut dan dapat menerapkan pengetahuan mereka dalam kehidupan sehari-hari.. Penelitian ini mengembangkan bahan ajar suplemen berbasis penelitian tentang sistem pencernaan manusia untuk mendukung pembelajaran Biologi di Madrasah Aliyah.Bahan ajar ini dirancang untuk meningkatkan literasi ilmiah dan sikap peduli kesehatan siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar suplemen ini layak dan efektif dalam mencapai tujuan tersebut.Integrasi penelitian ilmiah dan isu kesehatan terkait obesitas membantu siswa memahami konsep biologi dan meningkatkan kesadaran akan gaya hidup sehat.Namun, interpretasi peningkatan sikap peduli kesehatan harus dilakukan dengan hati-hati karena kelompok eksperimen dan kontrol memiliki skor awal yang berbeda sebelum intervensi.Oleh karena itu, perbedaan yang diamati dalam sikap peduli kesehatan tidak dapat sepenuhnya dikaitkan dengan implementasi bahan ajar suplemen yang dikembangkan.Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan kelompok dengan kondisi awal yang lebih setara atau menerapkan kontrol statistik untuk lebih memeriksa efektivitas bahan ajar dalam meningkatkan sikap peduli kesehatan siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar suplemen berbasis penelitian tentang sistem pencernaan manusia dan untuk memeriksa kelayakannya serta efektivitasnya dalam meningkatkan literasi ilmiah dan sikap peduli kesehatan siswa dalam pembelajaran Biologi. Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&D) Borg dan Gall, termasuk identifikasi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi ahli, revisi produk, dan pengujian lapangan. Kelayakan produk yang dikembangkan dinilai melalui validasi ahli materi dan media, sedangkan efektivitasnya diuji menggunakan quasi-eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest. Data dikumpulkan menggunakan tes literasi ilmiah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-7a1ab.webp" title="JURIS - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-7a1ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-7a1ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-7a1ab.webp 1x" title="JURIS - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness" alt="JURIS - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-709cb.webp" title="JURIS - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-709cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-709cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-709cb.webp 1x" title="JURIS - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness" alt="JURIS - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-9007a.webp" title="JURIS - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-9007a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-9007a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-9007a.webp 1x" title="JURIS - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness" alt="JURIS - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59284-siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis" title="JURIS - Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness" target="_blank">Development of Research-Based Digestive System Supplementary Materials to Enhance Scientific Literacy and Health Awareness</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penggunaan bahan ajar suplemen ini terhadap literasi ilmiah dan sikap peduli kesehatan siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengikuti siswa selama beberapa tahun untuk melihat apakah peningkatan yang dicapai dalam penelitian ini dapat dipertahankan dan bahkan meningkat lebih lanjut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas bahan ajar suplemen ini dalam konteks yang berbeda, seperti di sekolah-sekolah dengan karakteristik siswa yang beragam atau di daerah-daerah dengan tingkat kesadaran kesehatan yang berbeda. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat bahan ajar ini dalam berbagai konteks. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan bahan ajar suplemen yang lebih spesifik dan terfokus pada topik-topik tertentu dalam sistem pencernaan manusia. Misalnya, bahan ajar dapat dirancang untuk membahas secara mendalam tentang gangguan pencernaan tertentu atau nutrisi yang spesifik. Dengan demikian, siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang topik-topik tersebut dan dapat menerapkan pengetahuan mereka dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Penelitian ini mengembangkan bahan ajar suplemen berbasis penelitian tentang sistem pencernaan manusia untuk mendukung pembelajaran Biologi di Madrasah Aliyah.Bahan ajar ini dirancang untuk meningkatkan literasi ilmiah dan sikap peduli kesehatan siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar suplemen ini layak dan efektif dalam mencapai tujuan tersebut.Integrasi penelitian ilmiah dan isu kesehatan terkait obesitas membantu siswa memahami konsep biologi dan meningkatkan kesadaran akan gaya hidup sehat.Namun, interpretasi peningkatan sikap peduli kesehatan harus dilakukan dengan hati-hati karena kelompok eksperimen dan kontrol memiliki skor awal yang berbeda sebelum intervensi.Oleh karena itu, perbedaan yang diamati dalam sikap peduli kesehatan tidak dapat sepenuhnya dikaitkan dengan implementasi bahan ajar suplemen yang dikembangkan.Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan kelompok dengan kondisi awal yang lebih setara atau menerapkan kontrol statistik untuk lebih memeriksa efektivitas bahan ajar dalam meningkatkan sikap peduli kesehatan siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar suplemen berbasis penelitian tentang sistem pencernaan manusia dan untuk memeriksa kelayakannya serta efektivitasnya dalam meningkatkan literasi ilmiah dan sikap peduli kesehatan siswa dalam pembelajaran Biologi. Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&D) Borg dan Gall, termasuk identifikasi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi ahli, revisi produk, dan pengujian lapangan. Kelayakan produk yang dikembangkan dinilai melalui validasi ahli materi dan media, sedangkan efektivitasnya diuji menggunakan quasi-eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest. Data dikumpulkan menggunakan tes literasi ilmiah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-7a1ab.webp" type="image/webp" length="80608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-7a1ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-709cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/siswa-ma-kelompok-eksperimen-kritis-madrasah-kelas-thumb-9007a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16022-journal-biology-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values AuBiolakuAy A Development Research in Karimunjawa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values AuBiolakuAy A Development Research in Karimunjawa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values AuBiolakuAy A Development Research in Karimunjawa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59270-aplikasi-android-tmc-validasi-ahl</link>
	<guid isPermaLink="false">3ed3230ee643ca503631cce334288c42</guid>
	<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 22:43:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan aplikasi AoBiolakuAo lebih lanjut dengan menambahkan fitur-fitur interaktif dan konten yang lebih beragam. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan aplikasi AoBiolakuAo lebih lanjut dengan menambahkan fitur-fitur interaktif dan konten yang lebih beragam. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep biologi dan nilai-nilai Islam multikultural. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak aplikasi ini terhadap interaksi sosial dan toleransi antar etnis di Karimunjawa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil dan mempromosikan nilai-nilai Islam multikultural.. Aplikasi AoBiolakuAo, yang dikembangkan menggunakan pendekatan R&D yang disesuaikan, mengintegrasikan pendidikan biologi dengan prinsip-prinsip Islam multikultural.Validasi ahli mengonfirmasi kelayakannya, dan uji lapangan menunjukkan efektivitasnya dalam mendukung pembelajaran biologi.Setelah dilakukan revisi kecil, aplikasi ini didistribusikan ke sekolah dan siap untuk digunakan lebih luas melalui Play Store, menawarkan manfaat yang signifikan bagi siswa dan guru di daerah terpencil seperti Karimunjawa.Fokus utama penelitian ini adalah menciptakan aplikasi Android, AoBiolakuAo, untuk pendidikan biologi yang mengintegrasikan perspektif Islam dan multikultural.Setelah mengembangkan aplikasi, dilakukan validasi ahli terhadap media, konten, dan relevansi ayat Al-Quran dengan materi biologi.Hasil uji lapangan utama menunjukkan bahwa nilai raw variance explained by measures sebesar 35,4% menunjukkan bahwa kriteria dapat dipenuhi.Berdasarkan umpan balik, aplikasi mengalami revisi kecil, seperti peningkatan desain dan fungsionalitasnya.Setelah uji lapangan berhasil, validitas aplikasi dikonfirmasi, dan aplikasi siap untuk didistribusikan lebih luas, termasuk pengajuan ke Play Store untuk digunakan oleh guru dan siswa sekolah menengah atas Karimunjawa merupakan rumah bagi beragam kelompok etnis, yang dapat berpotensi menimbulkan konflik jika tidak dikelola dengan baik. Selain itu, metode pembelajaran telah bergeser ke sistem daring. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran biologi berbasis Android yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam multikultural, dirancang untuk digunakan di Madrasah Aliyah di Karimunjawa. Penelitian ini menggunakan model Borg & Gall, dengan peserta didik dari siswa kelas 12 MA Safinatul Huda Karimunjawa. Pengumpulan data melibatkan lembar penilaian kelayakan produk, yang dianalisis menggunakan Model Rasch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi AoBiolakuAo layak digunakan, dengan raw variance explained by measures score sebesar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-a7aa8.webp" title="JURIS - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-a7aa8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-a7aa8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-a7aa8.webp 1x" title="JURIS - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa" alt="JURIS - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-8114b.webp" title="JURIS - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-8114b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-8114b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-8114b.webp 1x" title="JURIS - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa" alt="JURIS - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-92eb8.webp" title="JURIS - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-92eb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-92eb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-92eb8.webp 1x" title="JURIS - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa" alt="JURIS - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59270-aplikasi-android-tmc-validasi-ahl" title="JURIS - Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa" target="_blank">Biology Learning Media Based on Multicultural Islamic Values, AuBiolakuAy; A Development Research in Karimunjawa</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan aplikasi AoBiolakuAo lebih lanjut dengan menambahkan fitur-fitur interaktif dan konten yang lebih beragam. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep biologi dan nilai-nilai Islam multikultural. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak aplikasi ini terhadap interaksi sosial dan toleransi antar etnis di Karimunjawa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil dan mempromosikan nilai-nilai Islam multikultural..
<br>Aplikasi AoBiolakuAo, yang dikembangkan menggunakan pendekatan R&D yang disesuaikan, mengintegrasikan pendidikan biologi dengan prinsip-prinsip Islam multikultural.Validasi ahli mengonfirmasi kelayakannya, dan uji lapangan menunjukkan efektivitasnya dalam mendukung pembelajaran biologi.Setelah dilakukan revisi kecil, aplikasi ini didistribusikan ke sekolah dan siap untuk digunakan lebih luas melalui Play Store, menawarkan manfaat yang signifikan bagi siswa dan guru di daerah terpencil seperti Karimunjawa.Fokus utama penelitian ini adalah menciptakan aplikasi Android, AoBiolakuAo, untuk pendidikan biologi yang mengintegrasikan perspektif Islam dan multikultural.Setelah mengembangkan aplikasi, dilakukan validasi ahli terhadap media, konten, dan relevansi ayat Al-Quran dengan materi biologi.Hasil uji lapangan utama menunjukkan bahwa nilai raw variance explained by measures sebesar 35,4% menunjukkan bahwa kriteria dapat dipenuhi.Berdasarkan umpan balik, aplikasi mengalami revisi kecil, seperti peningkatan desain dan fungsionalitasnya.Setelah uji lapangan berhasil, validitas aplikasi dikonfirmasi, dan aplikasi siap untuk didistribusikan lebih luas, termasuk pengajuan ke Play Store untuk digunakan oleh guru dan siswa sekolah menengah atas
<br>Karimunjawa merupakan rumah bagi beragam kelompok etnis, yang dapat berpotensi menimbulkan konflik jika tidak dikelola dengan baik. Selain itu, metode pembelajaran telah bergeser ke sistem daring. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran biologi berbasis Android yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam multikultural, dirancang untuk digunakan di Madrasah Aliyah di Karimunjawa. Penelitian ini menggunakan model Borg & Gall, dengan peserta didik dari siswa kelas 12 MA Safinatul Huda Karimunjawa. Pengumpulan data melibatkan lembar penilaian kelayakan produk, yang dianalisis menggunakan Model Rasch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi AoBiolakuAo layak digunakan, dengan raw variance explained by measures score sebesar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-92eb8.webp" type="image/webp" length="78532" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-a7aa8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-8114b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/aplikasi-android-tmc-validasi-ahli-biolaku-pembela-thumb-92eb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16022-journal-biology-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59279-literasi-lingkungan-model-pembelajaran-su</link>
	<guid isPermaLink="false">e09c22b45f550be39ad7d03750c75a40</guid>
	<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 22:41:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas bahan ajar hybrid yang telah dikembangkan dibandingkan dengan model pembelajaran daring penuh atau tatap muka konvensional dalam meningkatkan literasi lingkungan mahasiswa di berbagai universitas. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas bahan ajar hybrid yang telah dikembangkan dibandingkan dengan model pembelajaran daring penuh atau tatap muka konvensional dalam meningkatkan literasi lingkungan mahasiswa di berbagai universitas. Selanjutnya, diperlukan studi yang mengeksplorasi integrasi media digital interaktif, seperti augmented reality atau virtual reality, ke dalam bahan ajar tersebut untuk menilai dampaknya terhadap motivasi belajar dan retensi konsep pencemaran lingkungan. Selain itu, penelitian jangka panjang dapat menyelidiki perubahan perilaku dan sikap mahasiswa terhadap lingkungan setelah penggunaan bahan ajar ini selama masa studi dan hingga setelah lulus, guna menilai keberlanjutan peningkatan literasi lingkungan. Penelitian juga dapat menilai faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi bahan ajar hybrid, seperti ketersediaan infrastruktur teknologi, kompetensi dosen, dan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran campuran. Hasil dari studi-studi tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang konkret bagi institusi pendidikan tinggi dalam merancang kurikulum berbasis literasi lingkungan yang adaptif dan berkelanjutan.. Bahan ajar yang dikembangkan untuk mata kuliah pencemaran lingkungan dalam pembelajaran hybrid memenuhi kriteria dengan sangat baik, memperoleh nilai 92,10%.Bahan tersebut dianggap layak untuk meningkatkan literasi lingkungan mahasiswa pada mata kuliah pencemaran lingkungan.Selain itu, selaras dengan kesimpulan penelitian, para ahli memberikan saran perbaikan.memperbaiki format tata letak keseluruhan buku, memastikan kesesuaian antara isi bahan ajar dan tes formatif dengan tujuan pembelajaran, memperhatikan penggunaan penomoran, gambar, tabel, dan simbol molekul, menjelaskan singkatan secara jelas pada kemunculan pertamanya dalam kalimat, serta menomori tabel dan gambar secara berurutan sesuai nomor bab Literasi lingkungan berfungsi sebagai pendekatan pendidikan yang memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar utama. Strategi pedagogik ini mengintegrasikan aktivitas mengajar dan belajar dengan lingkungan sebagai sumber yang penting. Analisis penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tingkat literasi lingkungan mahasiswa cenderung berada pada level sedang hingga rendah. Berdasarkan temuan tersebut, terdapat kebutuhan mendesak untuk meningkatkan literasi lingkungan di kalangan mahasiswa. Asumsi yang diangkat adalah bahwa pengembangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-1adc7.webp" title="JURIS - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-1adc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-1adc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-1adc7.webp 1x" title="JURIS - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy" alt="JURIS - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-ae42e.webp" title="JURIS - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-ae42e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-ae42e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-ae42e.webp 1x" title="JURIS - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy" alt="JURIS - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-a72de.webp" title="JURIS - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-a72de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-a72de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-a72de.webp 1x" title="JURIS - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy" alt="JURIS - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59279-literasi-lingkungan-model-pembelajaran-su" title="JURIS - Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy" target="_blank">Formulation of Teaching Materials for Environmental Pollution Based on Hybrid Learning to Develop Student Environmental Literacy</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas bahan ajar hybrid yang telah dikembangkan dibandingkan dengan model pembelajaran daring penuh atau tatap muka konvensional dalam meningkatkan literasi lingkungan mahasiswa di berbagai universitas. Selanjutnya, diperlukan studi yang mengeksplorasi integrasi media digital interaktif, seperti augmented reality atau virtual reality, ke dalam bahan ajar tersebut untuk menilai dampaknya terhadap motivasi belajar dan retensi konsep pencemaran lingkungan. Selain itu, penelitian jangka panjang dapat menyelidiki perubahan perilaku dan sikap mahasiswa terhadap lingkungan setelah penggunaan bahan ajar ini selama masa studi dan hingga setelah lulus, guna menilai keberlanjutan peningkatan literasi lingkungan. Penelitian juga dapat menilai faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi bahan ajar hybrid, seperti ketersediaan infrastruktur teknologi, kompetensi dosen, dan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran campuran. Hasil dari studi-studi tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang konkret bagi institusi pendidikan tinggi dalam merancang kurikulum berbasis literasi lingkungan yang adaptif dan berkelanjutan..
<br>Bahan ajar yang dikembangkan untuk mata kuliah pencemaran lingkungan dalam pembelajaran hybrid memenuhi kriteria dengan sangat baik, memperoleh nilai 92,10%.Bahan tersebut dianggap layak untuk meningkatkan literasi lingkungan mahasiswa pada mata kuliah pencemaran lingkungan.Selain itu, selaras dengan kesimpulan penelitian, para ahli memberikan saran perbaikan.memperbaiki format tata letak keseluruhan buku, memastikan kesesuaian antara isi bahan ajar dan tes formatif dengan tujuan pembelajaran, memperhatikan penggunaan penomoran, gambar, tabel, dan simbol molekul, menjelaskan singkatan secara jelas pada kemunculan pertamanya dalam kalimat, serta menomori tabel dan gambar secara berurutan sesuai nomor bab
<br>Literasi lingkungan berfungsi sebagai pendekatan pendidikan yang memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar utama. Strategi pedagogik ini mengintegrasikan aktivitas mengajar dan belajar dengan lingkungan sebagai sumber yang penting. Analisis penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tingkat literasi lingkungan mahasiswa cenderung berada pada level sedang hingga rendah. Berdasarkan temuan tersebut, terdapat kebutuhan mendesak untuk meningkatkan literasi lingkungan di kalangan mahasiswa. Asumsi yang diangkat adalah bahwa pengembangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-a72de.webp" type="image/webp" length="80558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-1adc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-ae42e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/literasi-lingkungan-model-pembelajaran-sumber-bela-thumb-a72de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16022-journal-biology-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Plantae Diversity in Bangkalan Agro Educational Tourism as a Source of Local Potential Based Biology Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Plantae Diversity in Bangkalan Agro Educational Tourism as a Source of Local Potential Based Biology Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Plantae Diversity in Bangkalan Agro Educational Tourism as a Source of Local Potential Based Biology Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59278-sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa</link>
	<guid isPermaLink="false">090e9b1cdb189d7c1aa9ac757f287ca8</guid>
	<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 22:11:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara eksperimental efektivitas media pembelajaran yang dikembangkan dari keragaman tumbuhan lokal terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi biologi biodiversitas, dengan membandingkan kelompok kontrol ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara eksperimental efektivitas media pembelajaran yang dikembangkan dari keragaman tumbuhan lokal terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi biologi biodiversitas, dengan membandingkan kelompok kontrol yang menggunakan materi konvensional. Selain itu, studi komparatif yang melibatkan beberapa agroAcedukasi wisata di berbagai wilayah dapat menguji generalisasi potensi lokal sebagai sumber belajar, menilai variasi keanekaragaman spesies dan dampaknya terhadap motivasi serta literasi lingkungan siswa. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat menelusuri pengaruh integrasi potensi lokal secara berkelanjutan terhadap perkembangan profil pelajar Pancasila, khususnya kompetensi kritis, kolaboratif, dan kepedulian lingkungan, selama satu atau dua tahun akademik. Ketiga arah penelitian tersebut akan memperluas pemahaman tentang cara optimal memanfaatkan sumber daya alam setempat dalam pendidikan, sekaligus menyediakan bukti empiris yang mendukung kebijakan kurikulum berbasis konteks.. Penelitian ini mengidentifikasi 89 spesies tumbuhan dari berbagai famili di Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani Bangkalan, yang menunjukkan bahwa area tersebut memiliki biodiversitas tinggi dan layak sebagai sumber belajar kontekstual pada materi biodiversitas dalam pelajaran biologi tingkat menengah pertama dan menengah atas.Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi potensi lokal berupa media pembelajaran seperti modul, flipbook, buku panduan, kunjungan lapangan, dan proyek identifikasi tumbuhan dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa, motivasi belajar, keterampilan proses ilmiah, serta literasi lingkungan, sekaligus mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila.Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan ruang lingkup karena hanya memfokuskan pada satu lokasi dan belum menguji secara langsung dampak penggunaan media pembelajaran tersebut terhadap hasil belajar siswa.Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk memperluas area observasi serta melakukan uji implementasi pada siswa guna memperoleh data yang lebih akurat Biodiversitas merupakan salah satu sumber daya alam yang berperan penting dalam mendukung keberlanjutan ekosistem serta berfungsi sebagai sumber belajar kontekstual bagi siswa. Namun, pemanfaatan potensi lokal seperti biodiversitas di lingkungan sekitar sebagai sumber belajar masih terbatas di sekolah. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keragaman spesies tumbuhan di Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani Bangkalan serta menganalisis potensinya sebagai bahan ajar dalam pembelajaran sains. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixedAcmethod) yang menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif, dengan analisis indeks keanekaragaman ShannonAcWiener serta analisis induktif untuk memperkuat hasil penelitian. Hasil menunjukkan terdapat 89 spesies... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-33ab9.webp" title="JURIS - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-33ab9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-33ab9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-33ab9.webp 1x" title="JURIS - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning" alt="JURIS - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-12147.webp" title="JURIS - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-12147.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-12147.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-12147.webp 1x" title="JURIS - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning" alt="JURIS - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-97a94.webp" title="JURIS - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-97a94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-97a94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-97a94.webp 1x" title="JURIS - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning" alt="JURIS - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59278-sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa" title="JURIS - Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning" target="_blank">Plantae Diversity in Bangkalan Agro-Educational Tourism as a Source of Local Potential-Based Biology Learning</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara eksperimental efektivitas media pembelajaran yang dikembangkan dari keragaman tumbuhan lokal terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi biologi biodiversitas, dengan membandingkan kelompok kontrol yang menggunakan materi konvensional. Selain itu, studi komparatif yang melibatkan beberapa agroAcedukasi wisata di berbagai wilayah dapat menguji generalisasi potensi lokal sebagai sumber belajar, menilai variasi keanekaragaman spesies dan dampaknya terhadap motivasi serta literasi lingkungan siswa. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat menelusuri pengaruh integrasi potensi lokal secara berkelanjutan terhadap perkembangan profil pelajar Pancasila, khususnya kompetensi kritis, kolaboratif, dan kepedulian lingkungan, selama satu atau dua tahun akademik. Ketiga arah penelitian tersebut akan memperluas pemahaman tentang cara optimal memanfaatkan sumber daya alam setempat dalam pendidikan, sekaligus menyediakan bukti empiris yang mendukung kebijakan kurikulum berbasis konteks..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi 89 spesies tumbuhan dari berbagai famili di Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani Bangkalan, yang menunjukkan bahwa area tersebut memiliki biodiversitas tinggi dan layak sebagai sumber belajar kontekstual pada materi biodiversitas dalam pelajaran biologi tingkat menengah pertama dan menengah atas.Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi potensi lokal berupa media pembelajaran seperti modul, flipbook, buku panduan, kunjungan lapangan, dan proyek identifikasi tumbuhan dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa, motivasi belajar, keterampilan proses ilmiah, serta literasi lingkungan, sekaligus mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila.Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan ruang lingkup karena hanya memfokuskan pada satu lokasi dan belum menguji secara langsung dampak penggunaan media pembelajaran tersebut terhadap hasil belajar siswa.Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk memperluas area observasi serta melakukan uji implementasi pada siswa guna memperoleh data yang lebih akurat
<br>Biodiversitas merupakan salah satu sumber daya alam yang berperan penting dalam mendukung keberlanjutan ekosistem serta berfungsi sebagai sumber belajar kontekstual bagi siswa. Namun, pemanfaatan potensi lokal seperti biodiversitas di lingkungan sekitar sebagai sumber belajar masih terbatas di sekolah. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keragaman spesies tumbuhan di Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani Bangkalan serta menganalisis potensinya sebagai bahan ajar dalam pembelajaran sains. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixedAcmethod) yang menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif, dengan analisis indeks keanekaragaman ShannonAcWiener serta analisis induktif untuk memperkuat hasil penelitian. Hasil menunjukkan terdapat 89 spesies...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-97a94.webp" type="image/webp" length="87826" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-33ab9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-12147.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/sumber-daya-tuntutan-pekerjaan-belajar-ipa-adminis-thumb-97a94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16022-journal-biology-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Improving Science Process Skills through Project Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improving Science Process Skills through Project Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improving Science Process Skills through Project Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59277-proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi</link>
	<guid isPermaLink="false">195555e1769dde6999bf40cbd55467eb</guid>
	<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 21:41:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bone regency ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ gender pre ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bone,gender,header,page,pre,regency]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dikembangkan model pembelajaran yang lebih variatif dan menarik, seperti menggunakan pendekatan project-based learning (PjBL) yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dikembangkan model pembelajaran yang lebih variatif dan menarik, seperti menggunakan pendekatan project-based learning (PjBL) yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang terintegrasi dengan potensi lokal, seperti penggunaan Parijoto dalam pembuatan hand sanitizer, untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak integrasi potensi lokal dalam pembelajaran sains terhadap peningkatan kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap lingkungan sekitar.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembar Kerja Berbasis Proyek yang Terintegrasi dengan Potensi Lokal pada Materi Bioteknologi yang dikembangkan valid dan layak digunakan dengan skor validitas 0,88 dan praktis serta efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa dengan skor N-Gain 0,74.Sehingga lembar kerja siswa dapat digunakan untuk pembelajaran sains selanjutnya.Dengan lembar kerja ini diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu pendukung lancarnya pembelajaran sains dan dapat meningkatkan wawasan siswa untuk selalu belajar dari lingkungan sekitarnya, terutama untuk lebih menyadari potensi lokal di sekitarnya.Harapan selanjutnya adalah penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu referensi atau rujukan bagi peneliti selanjutnya.Terutama di bidang penelitian pengembangan bahan ajar, penelitian terkait keterampilan proses sains siswa, penggunaan model PjBL, dan integrasi potensi lokal dalam pembelajaran sains Keterampilan proses sains (KPS) adalah kemampuan siswa dalam menggunakan teknik ilmiah untuk memahami, mengembangkan, dan menemukan ilmu. (Rahayu & Anggraeni, 2017). Menurut esensi ilmu pengetahuan, KPS memprioritaskan evaluasi secara keseluruhan dan erat kaitannya dengan pembelajaran ilmu pengetahuan. (Kurniawati, 2021). KPS sangat penting dalam menyelesaikan masalah ilmiah, terutama dalam pembelajaran di sekolah. Siswa yang menguasai KPS juga akan menguasai keterampilan yang diperlukan untuk belajar tingkat lebih tinggi seperti melakukan penelitian dan memecahkan masalah (Ginting... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-f1a89.webp" title="JURIS - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-f1a89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-f1a89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-f1a89.webp 1x" title="JURIS - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials" alt="JURIS - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-8edf1.webp" title="JURIS - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-8edf1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-8edf1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-8edf1.webp 1x" title="JURIS - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials" alt="JURIS - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-f4952.webp" title="JURIS - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-f4952.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-f4952.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-f4952.webp 1x" title="JURIS - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials" alt="JURIS - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59277-proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi" title="JURIS - Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials" target="_blank">Improving Science Process Skills through Project-Based Worksheets Integrated with Local Potential in Biotechnology Materials</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dikembangkan model pembelajaran yang lebih variatif dan menarik, seperti menggunakan pendekatan project-based learning (PjBL) yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang terintegrasi dengan potensi lokal, seperti penggunaan Parijoto dalam pembuatan hand sanitizer, untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak integrasi potensi lokal dalam pembelajaran sains terhadap peningkatan kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap lingkungan sekitar..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembar Kerja Berbasis Proyek yang Terintegrasi dengan Potensi Lokal pada Materi Bioteknologi yang dikembangkan valid dan layak digunakan dengan skor validitas 0,88 dan praktis serta efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa dengan skor N-Gain 0,74.Sehingga lembar kerja siswa dapat digunakan untuk pembelajaran sains selanjutnya.Dengan lembar kerja ini diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu pendukung lancarnya pembelajaran sains dan dapat meningkatkan wawasan siswa untuk selalu belajar dari lingkungan sekitarnya, terutama untuk lebih menyadari potensi lokal di sekitarnya.Harapan selanjutnya adalah penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu referensi atau rujukan bagi peneliti selanjutnya.Terutama di bidang penelitian pengembangan bahan ajar, penelitian terkait keterampilan proses sains siswa, penggunaan model PjBL, dan integrasi potensi lokal dalam pembelajaran sains
<br>Keterampilan proses sains (KPS) adalah kemampuan siswa dalam menggunakan teknik ilmiah untuk memahami, mengembangkan, dan menemukan ilmu. (Rahayu & Anggraeni, 2017). Menurut esensi ilmu pengetahuan, KPS memprioritaskan evaluasi secara keseluruhan dan erat kaitannya dengan pembelajaran ilmu pengetahuan. (Kurniawati, 2021). KPS sangat penting dalam menyelesaikan masalah ilmiah, terutama dalam pembelajaran di sekolah. Siswa yang menguasai KPS juga akan menguasai keterampilan yang diperlukan untuk belajar tingkat lebih tinggi seperti melakukan penelitian dan memecahkan masalah (Ginting...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-8edf1.webp" type="image/webp" length="64678" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-f1a89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-8edf1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/proses-sains-kps-literasi-siswa-bioteknologi-lokal-thumb-f4952.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16022-journal-biology-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 18 Aug 2026 09:58:54 +0700. 12 items. Served in: 3.716 seconds [rss] -->
