<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.264-1aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.264-1aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 17 Aug 2026 05:36:34 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 05:36:34 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-17T05:36:34+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon A Need for Achievement Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon A Need for Achievement Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon A Need for Achievement Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58894-kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik</link>
	<guid isPermaLink="false">1a8629bcb5e6a5cf0c79eab7a914ff99</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 23:39:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ soft power ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,power,soft]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi niat kewirausahaan sosial siswa, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi niat kewirausahaan sosial siswa, seperti dukungan sosial, pengalaman kewirausahaan, dan motivasi intrinsik. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana karakteristik individu, seperti kepribadian dan nilai-nilai, dapat memengaruhi niat kewirausahaan sosial siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak intervensi pendidikan kewirausahaan pada niat kewirausahaan sosial siswa dan bagaimana intervensi tersebut dapat ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih efektif.. Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang pengaruh kebutuhan pencapaian pada niat kewirausahaan sosial siswa dengan mempertimbangkan peran perantara dari daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan berdasarkan Teori Intensi dalam Model Peristiwa Kewirausahaan Shapero.Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan pencapaian memiliki efek langsung positif dan signifikan pada niat kewirausahaan sosial siswa.Ini berarti bahwa semakin tinggi dorongan dalam siswa untuk pencapaian, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk bermaksud menjadi wirausahawan sosial.Selain itu, daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan terbukti secara statistik untuk memediasi secara parsial hubungan antara kebutuhan pencapaian dan niat kewirausahaan sosial.Penelitian ini menyimpulkan dan merekomendasikan kebutuhan mendesak untuk memperbarui kurikulum kewirausahaan dengan mengintegrasikan nilai-nilai inti kewirausahaan sosial, pembelajaran berbasis pengalaman, program magang terstruktur, dan memperkuat kegiatan inkubator bisnis di sekolah kejuruan Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kebutuhan pencapaian pada niat kewirausahaan sosial siswa dengan mempertimbangkan peran perantara dari daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan berdasarkan Teori Intensi dalam Model Peristiwa Kewirausahaan Shapero. Penelitian ini didorong oleh pentingnya mengembangkan mindset kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda, khususnya di antara siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), sebagai upaya untuk menciptakan individu yang kompeten yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi tetapi juga sangat peduli dengan penyelesaian masalah sosial kompleks di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah desain survei penjelasan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 195 siswa sekolah menengah kejuruan di Cirebon, yang dipilih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp 1x" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" alt="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-737b8.webp" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-737b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-737b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-737b8.webp 1x" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" alt="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-1dda2.webp" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-1dda2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-1dda2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-1dda2.webp 1x" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" alt="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58894-kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" target="_blank">Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi niat kewirausahaan sosial siswa, seperti dukungan sosial, pengalaman kewirausahaan, dan motivasi intrinsik. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana karakteristik individu, seperti kepribadian dan nilai-nilai, dapat memengaruhi niat kewirausahaan sosial siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak intervensi pendidikan kewirausahaan pada niat kewirausahaan sosial siswa dan bagaimana intervensi tersebut dapat ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang pengaruh kebutuhan pencapaian pada niat kewirausahaan sosial siswa dengan mempertimbangkan peran perantara dari daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan berdasarkan Teori Intensi dalam Model Peristiwa Kewirausahaan Shapero.Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan pencapaian memiliki efek langsung positif dan signifikan pada niat kewirausahaan sosial siswa.Ini berarti bahwa semakin tinggi dorongan dalam siswa untuk pencapaian, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk bermaksud menjadi wirausahawan sosial.Selain itu, daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan terbukti secara statistik untuk memediasi secara parsial hubungan antara kebutuhan pencapaian dan niat kewirausahaan sosial.Penelitian ini menyimpulkan dan merekomendasikan kebutuhan mendesak untuk memperbarui kurikulum kewirausahaan dengan mengintegrasikan nilai-nilai inti kewirausahaan sosial, pembelajaran berbasis pengalaman, program magang terstruktur, dan memperkuat kegiatan inkubator bisnis di sekolah kejuruan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kebutuhan pencapaian pada niat kewirausahaan sosial siswa dengan mempertimbangkan peran perantara dari daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan berdasarkan Teori Intensi dalam Model Peristiwa Kewirausahaan Shapero. Penelitian ini didorong oleh pentingnya mengembangkan mindset kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda, khususnya di antara siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), sebagai upaya untuk menciptakan individu yang kompeten yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi tetapi juga sangat peduli dengan penyelesaian masalah sosial kompleks di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah desain survei penjelasan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 195 siswa sekolah menengah kejuruan di Cirebon, yang dipilih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp" type="image/webp" length="126062" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-737b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-1dda2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of Project Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of Project Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of Project Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58908-karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">66a22e280f965007034c39058da0d0bc</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 23:39:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ career well ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,header,page,well]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pelatihan manajemen proyek yang terstruktur mempengaruhi kemampuan siswa dalam merencanakan dan melaksanakan tugas PJBL pada mata pelajaran PAI, sehingga mengatasi kesulitan perencanaan yang ditemukan dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pelatihan manajemen proyek yang terstruktur mempengaruhi kemampuan siswa dalam merencanakan dan melaksanakan tugas PJBL pada mata pelajaran PAI, sehingga mengatasi kesulitan perencanaan yang ditemukan dalam studi ini. Selanjutnya, perlu dieksplorasi dampak penerapan peran kelompok yang diferensiasi serta mekanisme penilaian sejawat terhadap partisipasi yang merata dan hasil belajar, guna mengurangi dominasi beberapa siswa dan meningkatkan kolaborasi efektif. Selain itu, penelitian dapat mengkaji integrasi alat kolaborasi digital dalam implementasi PJBL pada konteks sekolah dengan keterbatasan sumber daya, serta mengukur pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan pencapaian akademik siswa. Dengan demikian, hasil dari studi-studi ini dapat menjadi landasan bagi kebijakan pendidikan yang menekankan pembelajaran berbasis proyek sebagai strategi utama dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi religius siswa di tingkat menengah.. Penerapan Model Project-Based Learning (PJBL) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 2 Pallangga menekankan kolaborasi antar siswa serta pemecahan masalah melalui proyek, sehingga memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam dan penerapan materi dalam kehidupan sehari-hari.Model ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teori agama, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan memberikan kontrol dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.Interaksi kolaboratif dalam proyek mendukung motivasi intrinsik siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, yang secara berkelanjutan mengembangkan dan mengoptimalkan potensi siswa dalam pembelajaran PAI Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar siswa dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penerapan model Project-Based Learning (PJBL) di SMP Negeri 2 Pallangga. Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral, etika, dan religius yang menjadi dasar kehidupan bangsa dan negara. Namun, tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran PAI adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang berdampak pada pemahaman serta penerapan nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan siklus dua kali, mengacu pada kerangka kerja PTK yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart, melibatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" alt="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" alt="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-58a5b.webp" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-58a5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-58a5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-58a5b.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" alt="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58908-karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" target="_blank">Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pelatihan manajemen proyek yang terstruktur mempengaruhi kemampuan siswa dalam merencanakan dan melaksanakan tugas PJBL pada mata pelajaran PAI, sehingga mengatasi kesulitan perencanaan yang ditemukan dalam studi ini. Selanjutnya, perlu dieksplorasi dampak penerapan peran kelompok yang diferensiasi serta mekanisme penilaian sejawat terhadap partisipasi yang merata dan hasil belajar, guna mengurangi dominasi beberapa siswa dan meningkatkan kolaborasi efektif. Selain itu, penelitian dapat mengkaji integrasi alat kolaborasi digital dalam implementasi PJBL pada konteks sekolah dengan keterbatasan sumber daya, serta mengukur pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan pencapaian akademik siswa. Dengan demikian, hasil dari studi-studi ini dapat menjadi landasan bagi kebijakan pendidikan yang menekankan pembelajaran berbasis proyek sebagai strategi utama dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi religius siswa di tingkat menengah..
<br>Penerapan Model Project-Based Learning (PJBL) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 2 Pallangga menekankan kolaborasi antar siswa serta pemecahan masalah melalui proyek, sehingga memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam dan penerapan materi dalam kehidupan sehari-hari.Model ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teori agama, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan memberikan kontrol dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.Interaksi kolaboratif dalam proyek mendukung motivasi intrinsik siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, yang secara berkelanjutan mengembangkan dan mengoptimalkan potensi siswa dalam pembelajaran PAI
<br>Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar siswa dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penerapan model Project-Based Learning (PJBL) di SMP Negeri 2 Pallangga. Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral, etika, dan religius yang menjadi dasar kehidupan bangsa dan negara. Namun, tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran PAI adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang berdampak pada pemahaman serta penerapan nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan siklus dua kali, mengacu pada kerangka kerja PTK yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart, melibatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp" type="image/webp" length="99180" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-58a5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries A Case Study in Sukajaya Tarogong Kidul Garut Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries A Case Study in Sukajaya Tarogong Kidul Garut Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries A Case Study in Sukajaya Tarogong Kidul Garut Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58895-stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-sosi</link>
	<guid isPermaLink="false">fa852ffd53c499419e6a1210ba8a7eea</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 23:39:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ soft power ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,power,soft]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan studi komparatif lintas daerah dengan melibatkan beberapa kabupaten atau provinsi untuk menguji generalisasi temuan tentang pemenuhan kebutuhan keluarga ibu tunggal PKH, sehingga dapat mengidentifikasi variasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency: Penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan studi komparatif lintas daerah dengan melibatkan beberapa kabupaten atau provinsi untuk menguji generalisasi temuan tentang pemenuhan kebutuhan keluarga ibu tunggal PKH, sehingga dapat mengidentifikasi variasi kontekstual dan faktorAcfaktor yang memengaruhi efektivitas program. Selanjutnya, diperlukan evaluasi eksperimental terhadap kelompok dukungan sebaya berbasis komunitas yang dibentuk khusus untuk ibu tunggal, guna menilai dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis, tingkat burnout, dan kemampuan mengatasi stigma sosial yang mereka alami. Terakhir, penelitian dapat meneliti pengaruh integrasi subsidi penitipan anak dan peluang kerja formal ke dalam skema PKH terhadap pengurangan kemiskinan waktu serta peningkatan kapasitas ekonomi ibu tunggal, dengan mengukur perubahan dalam pendapatan rumah tangga, partisipasi pendidikan anak, dan kualitas pengasuhan. Ketiga arah penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang mekanisme intervensi yang paling efektif dan memberikan dasar evidensi bagi perancangan kebijakan yang lebih menyeluruh.. Penelitian ini menemukan bahwa bantuan tunai PKH dapat memenuhi kebutuhan material keluarga, namun kebutuhan yang bergantung pada waktu, modal sosial, dan infrastruktur psikososial tetap tidak terpenuhi karena desain kebijakan yang hanya melihat kemiskinan sebagai defisit material.Keterbatasan desain studi satuAckasus di satu kabupaten membuat hasil tidak dapat digeneralisasi secara statistik, namun memberikan wawasan holistik tentang strategi bertahan hidup dan teori peran yang saling melengkapi.Oleh karena itu, kebijakan perlindungan sosial harus dipadukan dengan intervensi struktural seperti redistribusi beban pengasuhan, peningkatan kapasitas ekonomi informal, serta pembentukan jaringan dukungan komunitas untuk mengurangi stigma dan meningkatkan keberlanjutan psikologis ibu tunggal Jumlah ibu tunggal yang signifikan di Indonesia mencerminkan beban ganda yang berat, karena mereka harus secara simultan berperan sebagai penyedia ekonomi dan pengasuh utama bagi keluarga. Padahal studi sebelumnya banyak yang meneliti dampak ekonomi Program Harapan Keluarga (PKH) atau ketahanan psikologis ibu tunggal secara terpisah, sedikit yang mengintegrasikan kedua dimensi tersebut dalam satu kerangka analitis. Penelitian ini mengisi kekosongan tersebut dengan pertanyaan: Bagaimana penerima manfaat PKH yang merupakan ibu tunggal miskin memenuhi lima pilar kebutuhan keluarga (fisik, ekonomi, pendidikan, sosial, dan emosional) di Sukajaya, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut? Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-56cac.webp" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-56cac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-56cac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-56cac.webp 1x" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" alt="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp 1x" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" alt="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-6e4b4.webp" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-6e4b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-6e4b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-6e4b4.webp 1x" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" alt="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58895-stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-sosi" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" target="_blank">Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency</a>: Penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan studi komparatif lintas daerah dengan melibatkan beberapa kabupaten atau provinsi untuk menguji generalisasi temuan tentang pemenuhan kebutuhan keluarga ibu tunggal PKH, sehingga dapat mengidentifikasi variasi kontekstual dan faktorAcfaktor yang memengaruhi efektivitas program. Selanjutnya, diperlukan evaluasi eksperimental terhadap kelompok dukungan sebaya berbasis komunitas yang dibentuk khusus untuk ibu tunggal, guna menilai dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis, tingkat burnout, dan kemampuan mengatasi stigma sosial yang mereka alami. Terakhir, penelitian dapat meneliti pengaruh integrasi subsidi penitipan anak dan peluang kerja formal ke dalam skema PKH terhadap pengurangan kemiskinan waktu serta peningkatan kapasitas ekonomi ibu tunggal, dengan mengukur perubahan dalam pendapatan rumah tangga, partisipasi pendidikan anak, dan kualitas pengasuhan. Ketiga arah penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang mekanisme intervensi yang paling efektif dan memberikan dasar evidensi bagi perancangan kebijakan yang lebih menyeluruh..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa bantuan tunai PKH dapat memenuhi kebutuhan material keluarga, namun kebutuhan yang bergantung pada waktu, modal sosial, dan infrastruktur psikososial tetap tidak terpenuhi karena desain kebijakan yang hanya melihat kemiskinan sebagai defisit material.Keterbatasan desain studi satuAckasus di satu kabupaten membuat hasil tidak dapat digeneralisasi secara statistik, namun memberikan wawasan holistik tentang strategi bertahan hidup dan teori peran yang saling melengkapi.Oleh karena itu, kebijakan perlindungan sosial harus dipadukan dengan intervensi struktural seperti redistribusi beban pengasuhan, peningkatan kapasitas ekonomi informal, serta pembentukan jaringan dukungan komunitas untuk mengurangi stigma dan meningkatkan keberlanjutan psikologis ibu tunggal
<br>Jumlah ibu tunggal yang signifikan di Indonesia mencerminkan beban ganda yang berat, karena mereka harus secara simultan berperan sebagai penyedia ekonomi dan pengasuh utama bagi keluarga. Padahal studi sebelumnya banyak yang meneliti dampak ekonomi Program Harapan Keluarga (PKH) atau ketahanan psikologis ibu tunggal secara terpisah, sedikit yang mengintegrasikan kedua dimensi tersebut dalam satu kerangka analitis. Penelitian ini mengisi kekosongan tersebut dengan pertanyaan: Bagaimana penerima manfaat PKH yang merupakan ibu tunggal miskin memenuhi lima pilar kebutuhan keluarga (fisik, ekonomi, pendidikan, sosial, dan emosional) di Sukajaya, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut? Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp" type="image/webp" length="129860" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-56cac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-6e4b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58911-adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-eks</link>
	<guid isPermaLink="false">3bef43b281f6ba309285cd267e4c554a</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:18:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ career well ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,header,page,well]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh pelatihan pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan produk halal UMKM, dengan menguji apakah peningkatan kompetensi digital dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh pelatihan pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan produk halal UMKM, dengan menguji apakah peningkatan kompetensi digital dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen; selanjutnya, studi dapat menyelidiki peran adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan produktivitas serta kepatuhan halal pada UMKM, misalnya dengan membandingkan kinerja UMKM yang menggunakan sistem manajemen berbasis aplikasi dengan yang masih mengandalkan proses manual; terakhir, diperlukan penelitian tentang efektivitas model pendampingan berbasis komunitas yang dapat diskalakan secara geografis, untuk menilai apakah pendekatan mentoring yang terstruktur dapat mempercepat proses sertifikasi halal dan memperkuat keberlanjutan usaha UMKM di berbagai distrik.. Mentoring dalam pengembangan UMKM memerlukan langkah dan strategi yang tepat karena banyak UMKM yang telah berdiri namun usahanya tidak berkembang dan tidak memperoleh konsumen secara rutin, yang mengakibatkan kerugian dan berpotensi menutup perusahaan.Pengembangan UMKM dapat dilaksanakan melalui bantuan pembuatan NIB dan sertifikasi halal untuk menghasilkan produk halal dan berkualitas sehingga konsumen dapat mengkonsumsinya dengan aman dan nyaman, serta diharapkan dapat meningkatkan mutu produksi dan pemasaran untuk menarik konsumen tambahan.Selain itu, bantuan tersebut akan menyebarluaskan pentingnya sertifikasi halal kepada pelaku UMKM, tidak hanya sekadar memperoleh sertifikat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memperhatikan bahan baku dan proses produksi guna menghindari keraguan konsumen Abstrak: Salah satu pendorong utama perekonomian Indonesia saat ini adalah peningkatan konsisten UMKM secara lokal dan nasional. Dalam pengelolaan UMKM, diperlukan pengembangan dan manajemen yang tepat agar mereka dapat terus berkembang dan maju dalam usahanya. Pada setiap sektor ekonomi, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) merupakan sektor produksi otonom yang dijalankan oleh sektor swasta atau entitas hukum. Karena Indonesia mayoritas Muslim, diperlukan kepastian bahwa produk yang dijual oleh UMKM bersifat halal. Layanan ini bertujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp" title="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp 1x" title="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" alt="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp" title="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp 1x" title="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" alt="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58911-adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-eks" title="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" target="_blank">Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh pelatihan pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan produk halal UMKM, dengan menguji apakah peningkatan kompetensi digital dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen; selanjutnya, studi dapat menyelidiki peran adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan produktivitas serta kepatuhan halal pada UMKM, misalnya dengan membandingkan kinerja UMKM yang menggunakan sistem manajemen berbasis aplikasi dengan yang masih mengandalkan proses manual; terakhir, diperlukan penelitian tentang efektivitas model pendampingan berbasis komunitas yang dapat diskalakan secara geografis, untuk menilai apakah pendekatan mentoring yang terstruktur dapat mempercepat proses sertifikasi halal dan memperkuat keberlanjutan usaha UMKM di berbagai distrik..
<br>Mentoring dalam pengembangan UMKM memerlukan langkah dan strategi yang tepat karena banyak UMKM yang telah berdiri namun usahanya tidak berkembang dan tidak memperoleh konsumen secara rutin, yang mengakibatkan kerugian dan berpotensi menutup perusahaan.Pengembangan UMKM dapat dilaksanakan melalui bantuan pembuatan NIB dan sertifikasi halal untuk menghasilkan produk halal dan berkualitas sehingga konsumen dapat mengkonsumsinya dengan aman dan nyaman, serta diharapkan dapat meningkatkan mutu produksi dan pemasaran untuk menarik konsumen tambahan.Selain itu, bantuan tersebut akan menyebarluaskan pentingnya sertifikasi halal kepada pelaku UMKM, tidak hanya sekadar memperoleh sertifikat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memperhatikan bahan baku dan proses produksi guna menghindari keraguan konsumen
<br>Abstrak: Salah satu pendorong utama perekonomian Indonesia saat ini adalah peningkatan konsisten UMKM secara lokal dan nasional. Dalam pengelolaan UMKM, diperlukan pengembangan dan manajemen yang tepat agar mereka dapat terus berkembang dan maju dalam usahanya. Pada setiap sektor ekonomi, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) merupakan sektor produksi otonom yang dijalankan oleh sektor swasta atau entitas hukum. Karena Indonesia mayoritas Muslim, diperlukan kepastian bahwa produk yang dijual oleh UMKM bersifat halal. Layanan ini bertujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp" type="image/webp" length="92520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strengthening Muslim Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6As Based Indicator Development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strengthening Muslim Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6As Based Indicator Development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strengthening Muslim Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6As Based Indicator Development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58903-muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera</link>
	<guid isPermaLink="false">b25f8c7bda531bc7a0c9abb8dd7ea763</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 19:55:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat daya tarik pariwisata ramah Muslim di destinasi wisata buatan di Kota Batu, disarankan untuk merumuskan peraturan daerah tentang pariwisata ramah Muslim, menyesuaikan model yang diterapkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A's-Based Indicator Development: Untuk memperkuat daya tarik pariwisata ramah Muslim di destinasi wisata buatan di Kota Batu, disarankan untuk merumuskan peraturan daerah tentang pariwisata ramah Muslim, menyesuaikan model yang diterapkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain itu, perlu dikembangkan forum koordinasi lintas sektoral dan roadmap bertahap untuk sertifikasi akomodasi halal. Penelitian selanjutnya dapat lebih fokus pada pengembangan jaringan pemangku kepentingan dalam kerangka 6A's, mengingat koordinasi institusional terbukti menjadi faktor penentu dalam kesuksesan strategi untuk memperkuat pariwisata ramah Muslim di destinasi wisata buatan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan destinasi saja tidak cukup tanpa kerangka kebijakan pendukung dan menyumbangkan model kontekstual yang menghubungkan manajemen destinasi dengan standar kesiapan pariwisata untuk mengembangkan destinasi wisata buatan di Indonesia dan konteks yang serupa Pariwisata ramah Muslim telah menjadi agenda strategis bagi destinasi wisata buatan di Indonesia, termasuk di Kota Batu, Jawa Timur, mengingat porsi besar wisatawan Muslim domestik dan posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman pemangku kepentingan tentang pariwisata ramah Muslim, mengevaluasi kesiapan dua destinasi wisata buatan di Kota Batu, yaitu Jatim Park 1 dan Alun-Alun Kota Batu, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mempengaruhi pengembangan mereka, serta merumuskan strategi untuk memperkuat daya tarik pariwisata ramah Muslim. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, dengan data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 informan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" alt="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-df01b.webp" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-df01b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-df01b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-df01b.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" alt="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-bb7f7.webp" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-bb7f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-bb7f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-bb7f7.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" alt="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58903-muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" target="_blank">Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A's-Based Indicator Development</a>: Untuk memperkuat daya tarik pariwisata ramah Muslim di destinasi wisata buatan di Kota Batu, disarankan untuk merumuskan peraturan daerah tentang pariwisata ramah Muslim, menyesuaikan model yang diterapkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain itu, perlu dikembangkan forum koordinasi lintas sektoral dan roadmap bertahap untuk sertifikasi akomodasi halal. Penelitian selanjutnya dapat lebih fokus pada pengembangan jaringan pemangku kepentingan dalam kerangka 6A's, mengingat koordinasi institusional terbukti menjadi faktor penentu dalam kesuksesan strategi untuk memperkuat pariwisata ramah Muslim di destinasi wisata buatan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan destinasi saja tidak cukup tanpa kerangka kebijakan pendukung dan menyumbangkan model kontekstual yang menghubungkan manajemen destinasi dengan standar kesiapan pariwisata untuk mengembangkan destinasi wisata buatan di Indonesia dan konteks yang serupa
<br>Pariwisata ramah Muslim telah menjadi agenda strategis bagi destinasi wisata buatan di Indonesia, termasuk di Kota Batu, Jawa Timur, mengingat porsi besar wisatawan Muslim domestik dan posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman pemangku kepentingan tentang pariwisata ramah Muslim, mengevaluasi kesiapan dua destinasi wisata buatan di Kota Batu, yaitu Jatim Park 1 dan Alun-Alun Kota Batu, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mempengaruhi pengembangan mereka, serta merumuskan strategi untuk memperkuat daya tarik pariwisata ramah Muslim. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, dengan data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 informan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp" type="image/webp" length="108284" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-df01b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-bb7f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Banking Performance under the Lens of Earnings Management A Theoretical and Bibliometric Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Banking Performance under the Lens of Earnings Management A Theoretical and Bibliometric Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Banking Performance under the Lens of Earnings Management A Theoretical and Bibliometric Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58905-stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba</link>
	<guid isPermaLink="false">e4438e9e88b26ae0995c26f9b3e17660</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:54:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ soft power ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,power,soft]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana inisiatif keberlanjutan dan pertimbangan etika yang terintegrasi dalam kerangka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana inisiatif keberlanjutan dan pertimbangan etika yang terintegrasi dalam kerangka kerja tata kelola korporasi mempengaruhi praktik manajemen laba dan pengendaliannya. Kedua, dengan munculnya teknologi keuangan (fintech), penelitian masa depan harus menyelidiki bagaimana faktor-faktor ini membentuk perilaku manajemen laba, pengawasan regulasi, dan kinerja bank jangka panjang dalam lingkungan keuangan yang semakin digital dan sadar sosial. Ketiga, dengan mempertimbangkan pentingnya kerangka kerja pengungkapan pinjaman kerugian dan integrasi standar pelaporan berbasis ESG yang komprehensif, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada metrik kualitas laba, transformasi perbankan digital yang didorong oleh fintech, dan tekanan kepatuhan ESG yang berkembang, karena peta bibliometrik menunjukkan bahwa tema-tema ini baru dan jarang dihuni dibandingkan dengan literatur tata kelola dan penyediaan yang sudah mapan.. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik manajemen laba di sektor perbankan tidak hanya merupakan respons rasional terhadap kontrak, tetapi juga strategi manajemen reputasi, terutama selama periode ketidakpastian ekonomi.Temuan ini lebih memperkuat Signaling Theory dengan menunjukkan bahwa manajemen laba berfungsi sebagai sinyal stabilitas bagi investor dan regulator.Namun, efektivitas sinyal tersebut dapat terdistorsi ketika kualitas pengungkapan lemah.Dari perspektif ini, literatur yang disintesis menekankan pentingnya meningkatkan pengungkapan pinjaman kerugian, mengintegrasikan standar pelaporan berbasis ESG yang komprehensif untuk menekan discreation oportunistik manajer.Bagi eksekutif bank, tren yang dipetakan menyarankan bahwa strategi manipulasi laba agresif secara struktural dikaitkan dengan kerusakan reputasi dan intervensi regulasi yang meningkat, membuat transparansi operasional dan tata kelola korporasi berkelanjutan menjadi penting untuk mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan dan stabilitas makroekonomi Penelitian ini melakukan tinjauan literatur sistematis (SLR) yang digabungkan dengan analisis bibliometrik untuk menyelidiki praktik manajemen laba (EM) di sektor perbankan dan implikasinya terhadap kinerja keuangan. Mengikuti pedoman PRISMA, metodologi menggunakan strategi pencarian yang ketat dengan kombinasi kata kunci spesifik, termasuk "manajemen laba" dan "bank", di seluruh database ScienceDirect dan Scopus untuk menangkap literatur yang relevan yang diterbitkan antara 2011 dan 2024. Kriteria inklusi yang ketat diterapkan, membatasi sampel akhir menjadi artikel jurnal akademik peer-reviewed yang ditulis dalam bahasa Inggris yang secara eksplisit berfokus pada institusi perbankan komersial, sehingga mengecualikan prosiding konferensi, bab buku, dan studi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-27101.webp" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-27101.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-27101.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-27101.webp 1x" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" alt="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp 1x" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" alt="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp 1x" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" alt="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58905-stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" target="_blank">Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana inisiatif keberlanjutan dan pertimbangan etika yang terintegrasi dalam kerangka kerja tata kelola korporasi mempengaruhi praktik manajemen laba dan pengendaliannya. Kedua, dengan munculnya teknologi keuangan (fintech), penelitian masa depan harus menyelidiki bagaimana faktor-faktor ini membentuk perilaku manajemen laba, pengawasan regulasi, dan kinerja bank jangka panjang dalam lingkungan keuangan yang semakin digital dan sadar sosial. Ketiga, dengan mempertimbangkan pentingnya kerangka kerja pengungkapan pinjaman kerugian dan integrasi standar pelaporan berbasis ESG yang komprehensif, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada metrik kualitas laba, transformasi perbankan digital yang didorong oleh fintech, dan tekanan kepatuhan ESG yang berkembang, karena peta bibliometrik menunjukkan bahwa tema-tema ini baru dan jarang dihuni dibandingkan dengan literatur tata kelola dan penyediaan yang sudah mapan..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik manajemen laba di sektor perbankan tidak hanya merupakan respons rasional terhadap kontrak, tetapi juga strategi manajemen reputasi, terutama selama periode ketidakpastian ekonomi.Temuan ini lebih memperkuat Signaling Theory dengan menunjukkan bahwa manajemen laba berfungsi sebagai sinyal stabilitas bagi investor dan regulator.Namun, efektivitas sinyal tersebut dapat terdistorsi ketika kualitas pengungkapan lemah.Dari perspektif ini, literatur yang disintesis menekankan pentingnya meningkatkan pengungkapan pinjaman kerugian, mengintegrasikan standar pelaporan berbasis ESG yang komprehensif untuk menekan discreation oportunistik manajer.Bagi eksekutif bank, tren yang dipetakan menyarankan bahwa strategi manipulasi laba agresif secara struktural dikaitkan dengan kerusakan reputasi dan intervensi regulasi yang meningkat, membuat transparansi operasional dan tata kelola korporasi berkelanjutan menjadi penting untuk mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan dan stabilitas makroekonomi
<br>Penelitian ini melakukan tinjauan literatur sistematis (SLR) yang digabungkan dengan analisis bibliometrik untuk menyelidiki praktik manajemen laba (EM) di sektor perbankan dan implikasinya terhadap kinerja keuangan. Mengikuti pedoman PRISMA, metodologi menggunakan strategi pencarian yang ketat dengan kombinasi kata kunci spesifik, termasuk "manajemen laba" dan "bank", di seluruh database ScienceDirect dan Scopus untuk menangkap literatur yang relevan yang diterbitkan antara 2011 dan 2024. Kriteria inklusi yang ketat diterapkan, membatasi sampel akhir menjadi artikel jurnal akademik peer-reviewed yang ditulis dalam bahasa Inggris yang secara eksplisit berfokus pada institusi perbankan komersial, sehingga mengecualikan prosiding konferensi, bab buku, dan studi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp" type="image/webp" length="128510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-27101.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Finding The Career Path Career Well Being Of Vocational High School Students In Major Selection ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Finding The Career Path Career Well Being Of Vocational High School Students In Major Selection ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Finding The Career Path Career Well Being Of Vocational High School Students In Major Selection ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58907-siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">37ef9ee77ce506eb9f35b2c8d61aa3cd</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:22:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ career well ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,header,page,well]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah memberikan pemahaman awal yang berharga mengenai kesejahteraan karier siswa SMK, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Mengingat bahwa studi ini bersifat kuantitatif, penelitian lanjutan dapat fokus pada penggalian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection: Penelitian ini telah memberikan pemahaman awal yang berharga mengenai kesejahteraan karier siswa SMK, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Mengingat bahwa studi ini bersifat kuantitatif, penelitian lanjutan dapat fokus pada penggalian mendalam aspek kualitatif untuk memahami fenomena ini secara holistik. Sebagai contoh, sebuah studi dapat mengeksplorasi secara naratif dan mendalam pengalaman siswa SMK yang menunjukkan kesejahteraan karier tinggi, menyelidiki bagaimana faktor-faktor seperti dukungan keluarga, peran mentor, atau pengalaman magang spesifik membentuk persepsi positif mereka terhadap jalur karier. Pertanyaan penelitian bisa meliputi: "Bagaimana narasi personal siswa SMK dengan kesejahteraan karier tinggi menggambarkan perjalanan eksplorasi jurusan dan pemilihan karier mereka?" atau "Faktor-faktor non-kognitif apa yang paling berpengaruh dalam mengembangkan kebermaknaan karier pada siswa SMK?". Selain itu, karena penelitian ini merekomendasikan penguatan program bimbingan dan konseling, studi intervensi bisa sangat relevan. Penelitian dapat menyelidiki efektivitas program bimbingan karier yang didesain ulang, mungkin dengan memasukkan sesi pengembangan keterampilan non-teknis atau simulasi wawancara kerja, terhadap peningkatan kesiapan siswa memasuki dunia kerja dan keputusan karier yang lebih terinformasi. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah: "Sejauh mana implementasi program bimbingan dan konseling karier berbasis industri secara terstruktur dapat meningkatkan kematangan karier siswa SMK?" Terakhir, untuk melihat dampak jangka panjang, penelitian longitudinal akan sangat berharga. Misalnya, melacak siswa setelah kelulusan untuk melihat bagaimana tingkat kesejahteraan karier mereka saat di sekolah berhubungan dengan kepuasan kerja, mobilitas karier, atau pilihan pendidikan lanjutan mereka dalam beberapa tahun setelah menyelesaikan pendidikan di SMK. Pertanyaan kunci untuk studi ini adalah: "Apakah ada korelasi signifikan antara tingkat kesejahteraan karier siswa SMK saat ini dengan keberhasilan dan kepuasan karier mereka lima tahun pasca kelulusan, dengan mempertimbangkan faktor sosial ekonomi?" Ide-ide penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita dan memberikan dasar yang lebih kuat untuk intervensi yang efektif.. Siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng menunjukkan kesejahteraan karier yang tinggi secara keseluruhan, tercermin dari perencanaan karier afektif, kebermaknaan karier, dan dukungan sosial yang kuat.Mereka merasa nyaman dan didukung dalam pilihan jurusan serta perencanaan karier, dengan antusiasme terhadap jurusan yang selaras minat dan potensi mereka.Oleh karena itu, sekolah direkomendasikan untuk memperkuat program bimbingan karier dan kemitraan industri, sementara penelitian mendatang dapat mengkaji aspek kualitatif atau faktor eksternal lainnya Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng mengeksplorasi pilihan jurusan atau karier mereka dan bagaimana pilihan tersebut berhubungan dengan kesejahteraan karier masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 198 siswa aktif dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Indonesia. Skala yang digunakan untuk menilai kesejahteraan karier didasarkan pada pengembangan Inventori Kesejahteraan Karier (Career Well-Being Inventory) oleh Coetzee (2021). Skala Kesejahteraan Karier menggunakan skala tipe Likert dengan kriteria respons yang berkisar dari 1 (sangat tidak setuju) hingga 5 (sangat setuju).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-9d23e.webp" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-9d23e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-9d23e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-9d23e.webp 1x" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" alt="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp 1x" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" alt="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-b3b2a.webp" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-b3b2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-b3b2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-b3b2a.webp 1x" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" alt="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58907-siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pe" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" target="_blank">Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection</a>: Penelitian ini telah memberikan pemahaman awal yang berharga mengenai kesejahteraan karier siswa SMK, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Mengingat bahwa studi ini bersifat kuantitatif, penelitian lanjutan dapat fokus pada penggalian mendalam aspek kualitatif untuk memahami fenomena ini secara holistik. Sebagai contoh, sebuah studi dapat mengeksplorasi secara naratif dan mendalam pengalaman siswa SMK yang menunjukkan kesejahteraan karier tinggi, menyelidiki bagaimana faktor-faktor seperti dukungan keluarga, peran mentor, atau pengalaman magang spesifik membentuk persepsi positif mereka terhadap jalur karier. Pertanyaan penelitian bisa meliputi: "Bagaimana narasi personal siswa SMK dengan kesejahteraan karier tinggi menggambarkan perjalanan eksplorasi jurusan dan pemilihan karier mereka?" atau "Faktor-faktor non-kognitif apa yang paling berpengaruh dalam mengembangkan kebermaknaan karier pada siswa SMK?". Selain itu, karena penelitian ini merekomendasikan penguatan program bimbingan dan konseling, studi intervensi bisa sangat relevan. Penelitian dapat menyelidiki efektivitas program bimbingan karier yang didesain ulang, mungkin dengan memasukkan sesi pengembangan keterampilan non-teknis atau simulasi wawancara kerja, terhadap peningkatan kesiapan siswa memasuki dunia kerja dan keputusan karier yang lebih terinformasi. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah: "Sejauh mana implementasi program bimbingan dan konseling karier berbasis industri secara terstruktur dapat meningkatkan kematangan karier siswa SMK?" Terakhir, untuk melihat dampak jangka panjang, penelitian longitudinal akan sangat berharga. Misalnya, melacak siswa setelah kelulusan untuk melihat bagaimana tingkat kesejahteraan karier mereka saat di sekolah berhubungan dengan kepuasan kerja, mobilitas karier, atau pilihan pendidikan lanjutan mereka dalam beberapa tahun setelah menyelesaikan pendidikan di SMK. Pertanyaan kunci untuk studi ini adalah: "Apakah ada korelasi signifikan antara tingkat kesejahteraan karier siswa SMK saat ini dengan keberhasilan dan kepuasan karier mereka lima tahun pasca kelulusan, dengan mempertimbangkan faktor sosial ekonomi?" Ide-ide penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita dan memberikan dasar yang lebih kuat untuk intervensi yang efektif..
<br>Siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng menunjukkan kesejahteraan karier yang tinggi secara keseluruhan, tercermin dari perencanaan karier afektif, kebermaknaan karier, dan dukungan sosial yang kuat.Mereka merasa nyaman dan didukung dalam pilihan jurusan serta perencanaan karier, dengan antusiasme terhadap jurusan yang selaras minat dan potensi mereka.Oleh karena itu, sekolah direkomendasikan untuk memperkuat program bimbingan karier dan kemitraan industri, sementara penelitian mendatang dapat mengkaji aspek kualitatif atau faktor eksternal lainnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng mengeksplorasi pilihan jurusan atau karier mereka dan bagaimana pilihan tersebut berhubungan dengan kesejahteraan karier masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 198 siswa aktif dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Indonesia. Skala yang digunakan untuk menilai kesejahteraan karier didasarkan pada pengembangan Inventori Kesejahteraan Karier (Career Well-Being Inventory) oleh Coetzee (2021). Skala Kesejahteraan Karier menggunakan skala tipe Likert dengan kriteria respons yang berkisar dari 1 (sangat tidak setuju) hingga 5 (sangat setuju)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp" type="image/webp" length="76614" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-9d23e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-b3b2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness The Roles of Internships Motivation and Self Efficacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness The Roles of Internships Motivation and Self Efficacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness The Roles of Internships Motivation and Self Efficacy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58900-motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-perse</link>
	<guid isPermaLink="false">60690d6e3c6e7e8201bd86d6e0cae830</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:22:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan struktural di atas, tiga agenda utama untuk administrator sekolah menengah kejuruan (SMK) dirumuskan: (1) Mengoptimalkan Manajemen Kualitas PKL: mengembangkan sistem pemetaan industri terstruktur untuk menjamin kesesuaian penempatan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy: Berdasarkan temuan struktural di atas, tiga agenda utama untuk administrator sekolah menengah kejuruan (SMK) dirumuskan: (1) Mengoptimalkan Manajemen Kualitas PKL: mengembangkan sistem pemetaan industri terstruktur untuk menjamin kesesuaian penempatan, menyelenggarakan lokakarya bersama untuk mentor industri dan pengawas sekolah untuk menyelaraskan praktik bimbingan dan umpan balik, menerapkan buku harian digital untuk melacak tugas siswa secara harian, dan merancang MoU berbasis hasil dengan mitra industri yang menentukan pencapaian kompetensi yang dapat diukur. (2) Mengelola Iklim Motivasi Sekolah dan Perencanaan Karir: mendirikan sistem bimbingan karir aktif yang melibatkan mitra industri lokal, mengorganisir kunjungan industri dan kuliah tamu industri untuk meningkatkan persepsi siswa tentang peluang kerja, mengundang alumni sukses sebagai model sebaya untuk menumbuhkan kebutuhan prestasi (n-Ach), dan memberikan pengakuan formal atau sertifikasi kompetensi untuk inisiatif karir proaktif dan proyek kewirausahaan independen. (3) Mengintegrasikan Program Peningkatan Efektivitas Diri yang Terstruktur: menyesuaikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk memasukkan tugas-tugas progresif dalam praktik workshop produktif, melatih guru sekolah untuk memberikan umpan balik verbal konstruktif secara teratur, menyediakan bimbingan karir, wawancara rekrutmen simulasi, dan presentasi portofolio siswa dengan evaluasi profesional, serta melakukan penilaian efektivitas diri secara teratur sebagai bagian dari kerangka jaminan kualitas sekolah.. Studi ini secara empiris memvalidasi model mediasi ganda, menunjukkan bahwa efektivitas diri siswa secara bersamaan dan sebagian memediasi efek dari pengalaman praktik lapangan (PKL) dan motivasi masuk kerja terhadap kesiapan kerja siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Dumai, Provinsi Riau.Efektivitas diri muncul sebagai prediktor langsung terkuat kesiapan kerja dan mediator kritis.Model tiga teori terintegrasi (Kolb, McClelland, dan Bandura) menunjukkan kesesuaian yang dapat diterima dan memverifikasi relevansi prediktifnya.Namun, batasan utama studi ini adalah lingkup geografis dan strukturalnya.Karena data dikumpulkan hanya dari Kota Dumai, pusat industri dan pelabuhan utama di Provinsi Riau, generalisasi temuan ini terbatas pada siswa vokasi di daerah dengan karakteristik industri dan manufaktur yang serupa.Implikasi kebijakan untuk pendidikan vokasi menuntut tata kelola administratif yang strategis, berorientasi hasil, dan manajemen akuntabilitas.Kepala sekolah harus mengalokasikan sumber daya institusional untuk mengamankan kemitraan industri berkualitas, menumbuhkan iklim motivasi proaktif, dan menerapkan program peningkatan efektivitas diri yang terstruktur.Intervensi struktural ini, seperti tugas praktik bertingkat dan umpan balik guru yang terstruktur, meningkatkan pengembangan modal manusia siswa (Becker, 1994.Penelitian masa depan harus menyelidiki jalur ini secara longitudinal untuk melacak siswa dari kelulusan ke awal karier, menguji peran moderasi kualitas kepemimpinan sekolah, dan menghubungkan skor kesiapan kerja dengan waktu menunggu pekerjaan aktual melalui studi pelacakan Kesiapan kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan indikator kinerja utama dalam manajemen pendidikan vokasi. Tingkat pengangguran pemuda yang tinggi di antara lulusan SMK menuntut tata kelola pendidikan berbasis hasil. Penelitian ini menyelidiki bagaimana kualitas pengalaman praktik lapangan (PKL) dan motivasi masuk kerja memprediksi kesiapan kerja siswa, dengan efektivitas diri sebagai mediator psikologis, dan merumuskan implikasi manajerial berbasis bukti untuk manajer sekolah. Desain penelitian kuantitatif penjelasan diterapkan pada sampel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp 1x" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" alt="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp 1x" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" alt="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-2e53d.webp" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-2e53d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-2e53d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-2e53d.webp 1x" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" alt="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58900-motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-perse" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" target="_blank">Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy</a>: Berdasarkan temuan struktural di atas, tiga agenda utama untuk administrator sekolah menengah kejuruan (SMK) dirumuskan: (1) Mengoptimalkan Manajemen Kualitas PKL: mengembangkan sistem pemetaan industri terstruktur untuk menjamin kesesuaian penempatan, menyelenggarakan lokakarya bersama untuk mentor industri dan pengawas sekolah untuk menyelaraskan praktik bimbingan dan umpan balik, menerapkan buku harian digital untuk melacak tugas siswa secara harian, dan merancang MoU berbasis hasil dengan mitra industri yang menentukan pencapaian kompetensi yang dapat diukur. (2) Mengelola Iklim Motivasi Sekolah dan Perencanaan Karir: mendirikan sistem bimbingan karir aktif yang melibatkan mitra industri lokal, mengorganisir kunjungan industri dan kuliah tamu industri untuk meningkatkan persepsi siswa tentang peluang kerja, mengundang alumni sukses sebagai model sebaya untuk menumbuhkan kebutuhan prestasi (n-Ach), dan memberikan pengakuan formal atau sertifikasi kompetensi untuk inisiatif karir proaktif dan proyek kewirausahaan independen. (3) Mengintegrasikan Program Peningkatan Efektivitas Diri yang Terstruktur: menyesuaikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk memasukkan tugas-tugas progresif dalam praktik workshop produktif, melatih guru sekolah untuk memberikan umpan balik verbal konstruktif secara teratur, menyediakan bimbingan karir, wawancara rekrutmen simulasi, dan presentasi portofolio siswa dengan evaluasi profesional, serta melakukan penilaian efektivitas diri secara teratur sebagai bagian dari kerangka jaminan kualitas sekolah..
<br>Studi ini secara empiris memvalidasi model mediasi ganda, menunjukkan bahwa efektivitas diri siswa secara bersamaan dan sebagian memediasi efek dari pengalaman praktik lapangan (PKL) dan motivasi masuk kerja terhadap kesiapan kerja siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Dumai, Provinsi Riau.Efektivitas diri muncul sebagai prediktor langsung terkuat kesiapan kerja dan mediator kritis.Model tiga teori terintegrasi (Kolb, McClelland, dan Bandura) menunjukkan kesesuaian yang dapat diterima dan memverifikasi relevansi prediktifnya.Namun, batasan utama studi ini adalah lingkup geografis dan strukturalnya.Karena data dikumpulkan hanya dari Kota Dumai, pusat industri dan pelabuhan utama di Provinsi Riau, generalisasi temuan ini terbatas pada siswa vokasi di daerah dengan karakteristik industri dan manufaktur yang serupa.Implikasi kebijakan untuk pendidikan vokasi menuntut tata kelola administratif yang strategis, berorientasi hasil, dan manajemen akuntabilitas.Kepala sekolah harus mengalokasikan sumber daya institusional untuk mengamankan kemitraan industri berkualitas, menumbuhkan iklim motivasi proaktif, dan menerapkan program peningkatan efektivitas diri yang terstruktur.Intervensi struktural ini, seperti tugas praktik bertingkat dan umpan balik guru yang terstruktur, meningkatkan pengembangan modal manusia siswa (Becker, 1994.Penelitian masa depan harus menyelidiki jalur ini secara longitudinal untuk melacak siswa dari kelulusan ke awal karier, menguji peran moderasi kualitas kepemimpinan sekolah, dan menghubungkan skor kesiapan kerja dengan waktu menunggu pekerjaan aktual melalui studi pelacakan
<br>Kesiapan kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan indikator kinerja utama dalam manajemen pendidikan vokasi. Tingkat pengangguran pemuda yang tinggi di antara lulusan SMK menuntut tata kelola pendidikan berbasis hasil. Penelitian ini menyelidiki bagaimana kualitas pengalaman praktik lapangan (PKL) dan motivasi masuk kerja memprediksi kesiapan kerja siswa, dengan efektivitas diri sebagai mediator psikologis, dan merumuskan implikasi manajerial berbasis bukti untuk manajer sekolah. Desain penelitian kuantitatif penjelasan diterapkan pada sampel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp" type="image/webp" length="132764" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-2e53d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58893-pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">7da4817d4afe837a94cba34f6e7ec038</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:08:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ edum journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ badrud tamam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badrud,common,crawl,edum,journal,tamam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem inventarisasi digital yang terintegrasi dengan pembaruan rutin terhadap pemanfaatan sarana dan dampaknya terhadap hasil belajar di sekolah dasar, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem inventarisasi digital yang terintegrasi dengan pembaruan rutin terhadap pemanfaatan sarana dan dampaknya terhadap hasil belajar di sekolah dasar, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi teknologi tersebut. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi model pemeliharaan berbasis komunitas yang melibatkan partisipasi orang tua, siswa, dan guru secara aktif, untuk menilai kontribusinya terhadap efisiensi biaya, keberlanjutan fasilitas, dan rasa kepemilikan bersama dalam lingkungan sekolah. Selain itu, penelitian dapat merancang dan menguji pendekatan perencanaan adaptif yang menggabungkan analisis kebutuhan berbasis data dengan keterlibatan pemangku kepentingan, guna meningkatkan efektivitas pengadaan dan alokasi sumber daya, serta menilai dampaknya terhadap kualitas pembelajaran dan kepuasan pengguna. Semua studi tersebut diharapkan dapat memberikan landasan empiris bagi pengembangan kebijakan dan praktik pengelolaan sarana prasarana yang lebih responsif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.. Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di SDN 28 Kendari masih mengalami kendala seperti perencanaan yang tidak berbasis analisis kebutuhan, keterbatasan pendanaan, inventarisasi yang tidak rutin, dan pemeliharaan yang belum terprogram, sehingga pemanfaatannya dalam pembelajaran belum optimal.Ditemukan korelasi positif antara pengelolaan sarana prasarana yang ditingkatkanAimisalnya melalui sistem rotasi fasilitas, kemitraan antar sekolah, dan program pemeliharaan berbasis komunitasAidengan peningkatan kualitas pembelajaran.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan sistemik yang mengintegrasikan perencanaan berbasis data, pengadaan efisien, pemeliharaan preventif, monitoring terstruktur, serta peningkatan kompetensi teknis dan infrastruktur digital untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan sarana prasarana Penelitian ini adalah kondisi pengelolaan sarana prasarana yang belum optimal, yang berdampak pada kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sarana prasarana dapat ditingkatkan dan bagaimana dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Data dianalisis secara tematik melalui proses koding, kategorisasi, dan triangulasi untuk menemukan pola-pola pengelolaan serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana prasarana di SDN 28 Kendari masih menghadapi beberapa kendala, seperti perencanaan pengadaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp 1x" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp 1x" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-deaba.webp" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-deaba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-deaba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-deaba.webp 1x" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58893-pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" target="_blank">Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem inventarisasi digital yang terintegrasi dengan pembaruan rutin terhadap pemanfaatan sarana dan dampaknya terhadap hasil belajar di sekolah dasar, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi teknologi tersebut. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi model pemeliharaan berbasis komunitas yang melibatkan partisipasi orang tua, siswa, dan guru secara aktif, untuk menilai kontribusinya terhadap efisiensi biaya, keberlanjutan fasilitas, dan rasa kepemilikan bersama dalam lingkungan sekolah. Selain itu, penelitian dapat merancang dan menguji pendekatan perencanaan adaptif yang menggabungkan analisis kebutuhan berbasis data dengan keterlibatan pemangku kepentingan, guna meningkatkan efektivitas pengadaan dan alokasi sumber daya, serta menilai dampaknya terhadap kualitas pembelajaran dan kepuasan pengguna. Semua studi tersebut diharapkan dapat memberikan landasan empiris bagi pengembangan kebijakan dan praktik pengelolaan sarana prasarana yang lebih responsif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di SDN 28 Kendari masih mengalami kendala seperti perencanaan yang tidak berbasis analisis kebutuhan, keterbatasan pendanaan, inventarisasi yang tidak rutin, dan pemeliharaan yang belum terprogram, sehingga pemanfaatannya dalam pembelajaran belum optimal.Ditemukan korelasi positif antara pengelolaan sarana prasarana yang ditingkatkanAimisalnya melalui sistem rotasi fasilitas, kemitraan antar sekolah, dan program pemeliharaan berbasis komunitasAidengan peningkatan kualitas pembelajaran.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan sistemik yang mengintegrasikan perencanaan berbasis data, pengadaan efisien, pemeliharaan preventif, monitoring terstruktur, serta peningkatan kompetensi teknis dan infrastruktur digital untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan sarana prasarana
<br>Penelitian ini adalah kondisi pengelolaan sarana prasarana yang belum optimal, yang berdampak pada kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sarana prasarana dapat ditingkatkan dan bagaimana dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Data dianalisis secara tematik melalui proses koding, kategorisasi, dan triangulasi untuk menemukan pola-pola pengelolaan serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana prasarana di SDN 28 Kendari masih menghadapi beberapa kendala, seperti perencanaan pengadaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp" type="image/webp" length="103478" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-deaba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-106-unwir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19629-edum-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58897-penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif</link>
	<guid isPermaLink="false">d3fe8c49491b96b6266dd749f3102813</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:05:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ soft power ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,power,soft]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tidak seharusnya hanya mengandalkan sanksi yang lebih ketat atau mekanisme penegakan. Kantor Pajak Pratama Balikpapan Timur juga harus memperkuat pendekatan sosial dan pendidikan wajib pajak, serta meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area: Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tidak seharusnya hanya mengandalkan sanksi yang lebih ketat atau mekanisme penegakan. Kantor Pajak Pratama Balikpapan Timur juga harus memperkuat pendekatan sosial dan pendidikan wajib pajak, serta meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pajak untuk pembangunan nasional. Upaya seperti meningkatkan transparansi pajak, meningkatkan kepercayaan publik, kampanye pendidikan, dan memperkuat norma etis dan sosial terkait kepatuhan pajak mungkin lebih efektif dalam mengurangi perilaku pengelakan pajak di antara pekerja lepas dan wajib pajak perorangan. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi pajak tidak memiliki efek signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak di antara wajib pajak WPOP.Oleh karena itu, hasil penelitian tidak menunjukkan bahwa sanksi pajak bersifat kontraproduktif, tetapi lebih menunjukkan bahwa sanksi pajak sendiri mungkin tidak cukup untuk mengurangi praktik pengelakan pajak secara signifikan.Kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, seperti kepercayaan publik yang rendah terhadap pemerintah, kekhawatiran tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan pajak, dan pemahaman terbatas wajib pajak tentang penggunaan dana pajak untuk kesejahteraan publik.Banyak wajib pajak mungkin mempertanyakan apakah kontribusi pajak mereka dikelola secara efektif dan adil untuk kepentingan masyarakat.Akibatnya, beberapa individu mungkin masih terlibat dalam pengelakan pajak meskipun menyadari risiko hukum dan sanksi yang terlibat.Selain itu, wajib pajak WPOP yang bekerja sebagai pekerja lepas memiliki fleksibilitas dan otonomi yang lebih besar dalam menghitung, membayar, dan melaporkan pajak mereka sendiri.Sistem penilaian diri ini dapat menciptakan peluang untuk meremehkan pendapatan atau menghindari pajak.Temuan penelitian ini sejalan dengan studi sebelumnya yang dilakukan oleh Waskita et al.(2021) dan Yustrianthe & Wangi (2025), yang juga menemukan bahwa sanksi pajak tidak secara signifikan mempengaruhi perilaku pengelakan pajak.Norma subjektif erat kaitannya dengan lingkungan sosial, termasuk pendapat dan ekspektasi dari anggota keluarga, teman, komunitas sekitar, dan rekan kerja mengenai perilaku kepatuhan pajak.Ketika wajib pajak menganggap bahwa pengelakan pajak dianggap tidak etis dan tidak diterima secara sosial oleh orang-orang penting di sekitar mereka, mereka mungkin merasa lebih terdorong untuk mematuhi peraturan pajak.Oleh karena itu, pengaruh sosial dan persepsi publik memainkan peran penting dalam membentuk kepatuhan wajib pajak Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek sanksi pajak dan norma subjektif terhadap perilaku pengelakan pajak. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan, dengan mengumpulkan data kuesioner dari responden yang dipilih melalui sampling acak. Item kuesioner yang mengukur sanksi pajak, norma subjektif, dan perilaku pengelakan pajak disesuaikan dari studi sebelumnya tentang kepatuhan dan perilaku wajib pajak. Instrumen menggunakan skala Likert lima poin, mulai dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0 untuk menguji hubungan antara variabel. Temuan menunjukkan bahwa norma subjektif memiliki efek negatif signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak, yang menunjukkan bahwa tekanan sosial dan moral yang lebih kuat dapat mengurangi kecenderungan wajib pajak untuk mengelak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" alt="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-d4212.webp" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-d4212.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-d4212.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-d4212.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" alt="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" alt="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58897-penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" target="_blank">The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area</a>: Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tidak seharusnya hanya mengandalkan sanksi yang lebih ketat atau mekanisme penegakan. Kantor Pajak Pratama Balikpapan Timur juga harus memperkuat pendekatan sosial dan pendidikan wajib pajak, serta meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pajak untuk pembangunan nasional. Upaya seperti meningkatkan transparansi pajak, meningkatkan kepercayaan publik, kampanye pendidikan, dan memperkuat norma etis dan sosial terkait kepatuhan pajak mungkin lebih efektif dalam mengurangi perilaku pengelakan pajak di antara pekerja lepas dan wajib pajak perorangan. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi pajak tidak memiliki efek signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak di antara wajib pajak WPOP.Oleh karena itu, hasil penelitian tidak menunjukkan bahwa sanksi pajak bersifat kontraproduktif, tetapi lebih menunjukkan bahwa sanksi pajak sendiri mungkin tidak cukup untuk mengurangi praktik pengelakan pajak secara signifikan.Kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, seperti kepercayaan publik yang rendah terhadap pemerintah, kekhawatiran tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan pajak, dan pemahaman terbatas wajib pajak tentang penggunaan dana pajak untuk kesejahteraan publik.Banyak wajib pajak mungkin mempertanyakan apakah kontribusi pajak mereka dikelola secara efektif dan adil untuk kepentingan masyarakat.Akibatnya, beberapa individu mungkin masih terlibat dalam pengelakan pajak meskipun menyadari risiko hukum dan sanksi yang terlibat.Selain itu, wajib pajak WPOP yang bekerja sebagai pekerja lepas memiliki fleksibilitas dan otonomi yang lebih besar dalam menghitung, membayar, dan melaporkan pajak mereka sendiri.Sistem penilaian diri ini dapat menciptakan peluang untuk meremehkan pendapatan atau menghindari pajak.Temuan penelitian ini sejalan dengan studi sebelumnya yang dilakukan oleh Waskita et al.(2021) dan Yustrianthe & Wangi (2025), yang juga menemukan bahwa sanksi pajak tidak secara signifikan mempengaruhi perilaku pengelakan pajak.Norma subjektif erat kaitannya dengan lingkungan sosial, termasuk pendapat dan ekspektasi dari anggota keluarga, teman, komunitas sekitar, dan rekan kerja mengenai perilaku kepatuhan pajak.Ketika wajib pajak menganggap bahwa pengelakan pajak dianggap tidak etis dan tidak diterima secara sosial oleh orang-orang penting di sekitar mereka, mereka mungkin merasa lebih terdorong untuk mematuhi peraturan pajak.Oleh karena itu, pengaruh sosial dan persepsi publik memainkan peran penting dalam membentuk kepatuhan wajib pajak
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek sanksi pajak dan norma subjektif terhadap perilaku pengelakan pajak. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan, dengan mengumpulkan data kuesioner dari responden yang dipilih melalui sampling acak. Item kuesioner yang mengukur sanksi pajak, norma subjektif, dan perilaku pengelakan pajak disesuaikan dari studi sebelumnya tentang kepatuhan dan perilaku wajib pajak. Instrumen menggunakan skala Likert lima poin, mulai dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0 untuk menguji hubungan antara variabel. Temuan menunjukkan bahwa norma subjektif memiliki efek negatif signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak, yang menunjukkan bahwa tekanan sosial dan moral yang lebih kuat dapat mengurangi kecenderungan wajib pajak untuk mengelak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp" type="image/webp" length="124092" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-d4212.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58906-daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kon</link>
	<guid isPermaLink="false">4a4042a103939e1eff24939814e59101</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:00:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ resna napitu ]]></category>
	<category><![CDATA[ rully marbun ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,marbun,napitu,resna,rully]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli online, perlu dilakukan penyebarluasan informasi hukum dan tata cara perdagangan online kepada masyarakat. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap informasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar: Untuk meningkatkan perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli online, perlu dilakukan penyebarluasan informasi hukum dan tata cara perdagangan online kepada masyarakat. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap informasi dan transaksi elektronik secara umum. Hal ini dapat dilakukan melalui penyuluhan hukum dan pembentukan komunitas kesadaran hukum yang bersifat tematik. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna, serta mendorong pengembangan regulasi yang seimbang bagi pengguna atau konsumen di era ekonomi digital.. Perlindungan hukum bagi pelaku usaha perdagangan online sangatlah penting untuk saat ini.Sehingga banyaknya literasi yang dapat dibagikan kepada pelaku usaha online dan konsumen perdagangan online sangatlah berguna untuk kenyamanan usaha perdagangan terhadap keberhasilannya.Universitas Simalungun bukan lagi merupakan menara gading bagi masyarakat tetapi kehadirannya benar-benar telah dirasakan oleh masyarakat manfaatnya.Universitas Simalungun sebagai lembaga telah berperan aktif melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui Dosen - Dosen sampai saat ini Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis terkait perlindungan hukum konsumen dalam jual beli online; dan menganalisis bentuk tanggung jawab pelaku usaha apabila barang yang diterima tidak sesuai dengan yang diperjanjikan. Perlindungan hukum bagi konsumen jual beli diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (selanjutnya disebut UUPK) yang bertujuan untuk menjamin kepastian hukum dalam perlindungan konsumen. Pasal 1 Ayat (1) UUPK menyebutkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" alt="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-bd0ab.webp" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-bd0ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-bd0ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-bd0ab.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" alt="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" alt="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58906-daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kon" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" target="_blank">Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar</a>: Untuk meningkatkan perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli online, perlu dilakukan penyebarluasan informasi hukum dan tata cara perdagangan online kepada masyarakat. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap informasi dan transaksi elektronik secara umum. Hal ini dapat dilakukan melalui penyuluhan hukum dan pembentukan komunitas kesadaran hukum yang bersifat tematik. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna, serta mendorong pengembangan regulasi yang seimbang bagi pengguna atau konsumen di era ekonomi digital..
<br>Perlindungan hukum bagi pelaku usaha perdagangan online sangatlah penting untuk saat ini.Sehingga banyaknya literasi yang dapat dibagikan kepada pelaku usaha online dan konsumen perdagangan online sangatlah berguna untuk kenyamanan usaha perdagangan terhadap keberhasilannya.Universitas Simalungun bukan lagi merupakan menara gading bagi masyarakat tetapi kehadirannya benar-benar telah dirasakan oleh masyarakat manfaatnya.Universitas Simalungun sebagai lembaga telah berperan aktif melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui Dosen - Dosen sampai saat ini
<br>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis terkait perlindungan hukum konsumen dalam jual beli online; dan menganalisis bentuk tanggung jawab pelaku usaha apabila barang yang diterima tidak sesuai dengan yang diperjanjikan. Perlindungan hukum bagi konsumen jual beli diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (selanjutnya disebut UUPK) yang bertujuan untuk menjamin kepastian hukum dalam perlindungan konsumen. Pasal 1 Ayat (1) UUPK menyebutkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp" type="image/webp" length="115174" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-bd0ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-203-usi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7392-jurnal-pengabdian-masyarakat-sapangambei-manoktok-hitei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision Making A Critical Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision Making A Critical Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision Making A Critical Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58896-model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga</link>
	<guid isPermaLink="false">5760ec4b7598e22f054278dc9354cfe9</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:50:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ edum journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ badrud tamam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badrud,common,crawl,edum,journal,tamam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian pertama dapat mengkaji penerapan Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) pada tingkat sekolah dasar di tiga provinsi dengan karakteristik sosialAcekonomi berbeda, menggunakan metodologi campuran untuk menilai dampak pada kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review: Penelitian pertama dapat mengkaji penerapan Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) pada tingkat sekolah dasar di tiga provinsi dengan karakteristik sosialAcekonomi berbeda, menggunakan metodologi campuran untuk menilai dampak pada kualitas kebijakan dan kepuasan pemangku kepentingan. Penelitian kedua dapat melakukan studi longitudinal selama dua tahun untuk memetakan dinamika partisipasi stakeholder dalam proses kebijakan pendidikan menengah, mengidentifikasi faktorAcfaktor mediasi dan moderasi seperti budaya organisasi dan kapasitas institusional. Penelitian ketiga dapat menyelidiki interaksi antara TSEF dan variabel politik lokal, misalnya pergantian kepemimpinan daerah, untuk memahami bagaimana konteks politik mempengaruhi efektivitas model kolaboratif dan keberlanjutan kebijakan pendidikan.. Kajian ini menegaskan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam kebijakan pendidikan sebagai keharusan strategis untuk menghasilkan kebijakan yang inklusif, kontekstual, dan berkelanjutan, serta menunjukkan bahwa model kolaboratif berbasis partisipasi multiAclevel meningkatkan legitimasi dan efektivitas kebijakan.Model Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) yang diusulkan mengintegrasikan prinsip keadilan sosial, bukti empiris lokal, dan tata kelola multiAclevel, menawarkan pendekatan transformatif yang adaptif terhadap dinamika sosial.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji efektivitas dan adaptabilitas TSEF di berbagai konteks lokal Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk merancang model keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan kebijakan pendidikan melalui pendekatan kajian literatur kritis. Pengumpulan data fokus pada literatur yang bereputasi scopus. Hasil dari analisis terhadap empat puluh artikel utama yang mengungkapkan bahwa keterlibatan stakeholders yang bersifat transformatif, terstruktur secara multi-level, dan berbasis bukti kontekstual menjadi faktor kunci dalam meningkatkan legitimasi dan efektivitas kebijakan. Model Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) yang diusulkan dalam studi ini mengintegrasikan prinsip kolaborasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp 1x" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" alt="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-067f1.webp" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-067f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-067f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-067f1.webp 1x" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" alt="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-9ff24.webp" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-9ff24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-9ff24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-9ff24.webp 1x" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" alt="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58896-model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" target="_blank">Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review</a>: Penelitian pertama dapat mengkaji penerapan Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) pada tingkat sekolah dasar di tiga provinsi dengan karakteristik sosialAcekonomi berbeda, menggunakan metodologi campuran untuk menilai dampak pada kualitas kebijakan dan kepuasan pemangku kepentingan. Penelitian kedua dapat melakukan studi longitudinal selama dua tahun untuk memetakan dinamika partisipasi stakeholder dalam proses kebijakan pendidikan menengah, mengidentifikasi faktorAcfaktor mediasi dan moderasi seperti budaya organisasi dan kapasitas institusional. Penelitian ketiga dapat menyelidiki interaksi antara TSEF dan variabel politik lokal, misalnya pergantian kepemimpinan daerah, untuk memahami bagaimana konteks politik mempengaruhi efektivitas model kolaboratif dan keberlanjutan kebijakan pendidikan..
<br>Kajian ini menegaskan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam kebijakan pendidikan sebagai keharusan strategis untuk menghasilkan kebijakan yang inklusif, kontekstual, dan berkelanjutan, serta menunjukkan bahwa model kolaboratif berbasis partisipasi multiAclevel meningkatkan legitimasi dan efektivitas kebijakan.Model Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) yang diusulkan mengintegrasikan prinsip keadilan sosial, bukti empiris lokal, dan tata kelola multiAclevel, menawarkan pendekatan transformatif yang adaptif terhadap dinamika sosial.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji efektivitas dan adaptabilitas TSEF di berbagai konteks lokal Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merancang model keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan kebijakan pendidikan melalui pendekatan kajian literatur kritis. Pengumpulan data fokus pada literatur yang bereputasi scopus. Hasil dari analisis terhadap empat puluh artikel utama yang mengungkapkan bahwa keterlibatan stakeholders yang bersifat transformatif, terstruktur secara multi-level, dan berbasis bukti kontekstual menjadi faktor kunci dalam meningkatkan legitimasi dan efektivitas kebijakan. Model Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) yang diusulkan dalam studi ini mengintegrasikan prinsip kolaborasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp" type="image/webp" length="75886" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-067f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-9ff24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-106-unwir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19629-edum-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 17 Aug 2026 05:36:34 +0700. 12 items. Served in: 2.116 seconds [rss] -->
