<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.348-22aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.348-22aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2026 14:07:30 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:07:30 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-22T14:07:30+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59901-uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data</link>
	<guid isPermaLink="false">9001796e2ebb4fc996e411232c4cc645</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imron choeri ]]></category>
	<category><![CDATA[ baqarah ayat ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri rahyu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ayat,baqarah,choeri,imron,putri,rahyu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan yang efektif, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan yang efektif, yang ditandai dengan kualitas seperti kejujuran, kreativitas, visi, dan rasa hormat terhadap orang lain, dapat meningkatkan produktivitas di tempat kerja. Selain itu, studi ini juga dapat menyelidiki bagaimana budaya organisasi yang kuat dapat menginspirasi karyawan untuk memberikan yang terbaik, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja puncak. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang peran kepemimpinan dan budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan di Kantor Camat Woha.. Variabel kepemimpinan mempengaruhi Kinerja Pegawai di Kantor Kecamatan Woha pada tahun 2023Ae2024, menurut hasil pengujian hipotesis dengan tes simultan, yang menunjukkan bahwa uji simultan menunjukkan tanda negatif karena nilai variabel kepemimpinan lebih besar dari nilai signifikan.Sementara itu, kinerja karyawan di Kantor Kecamatan Woha pada tahun 2023Ae2024 tidak terpengaruh oleh variabel budaya organisasi.Oleh karena itu, di Kantor Kecamatan Woha 2023Ae2024, Kinerja di tempat kerja tidak dipengaruhi oleh kepemimpinan dan budaya organisasi secara bersamaan Studi dengan judul pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja di kantor camat woha, studi ini bermaksud guna mengetahui peningkatan kinerja pegawai di kantor camat Woha pada tahun 2024 hasil temuan dalam penelitian bahwa kepemimpinan berpengaruh dalam meningatkan kinerja karyawan di kantor camat woha serta budaya organisasi juga mampu meningkatkan kinerja pegawainya pada kantor camat woha. Studi ini yaitu memanfaatkan kepemimpinan dan budaya organisasi disimpulkan dengan metode simultan dan parsial yang menyimpulkan bahwa dari berbagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-fdb6a.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-fdb6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-fdb6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-fdb6a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-40694.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-40694.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-40694.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-40694.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-21c11.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-21c11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-21c11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-21c11.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59901-uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024" target="_blank">Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Camat Woha pada Tahun 2024</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan yang efektif, yang ditandai dengan kualitas seperti kejujuran, kreativitas, visi, dan rasa hormat terhadap orang lain, dapat meningkatkan produktivitas di tempat kerja. Selain itu, studi ini juga dapat menyelidiki bagaimana budaya organisasi yang kuat dapat menginspirasi karyawan untuk memberikan yang terbaik, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja puncak. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang peran kepemimpinan dan budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan di Kantor Camat Woha..
<br>Variabel kepemimpinan mempengaruhi Kinerja Pegawai di Kantor Kecamatan Woha pada tahun 2023Ae2024, menurut hasil pengujian hipotesis dengan tes simultan, yang menunjukkan bahwa uji simultan menunjukkan tanda negatif karena nilai variabel kepemimpinan lebih besar dari nilai signifikan.Sementara itu, kinerja karyawan di Kantor Kecamatan Woha pada tahun 2023Ae2024 tidak terpengaruh oleh variabel budaya organisasi.Oleh karena itu, di Kantor Kecamatan Woha 2023Ae2024, Kinerja di tempat kerja tidak dipengaruhi oleh kepemimpinan dan budaya organisasi secara bersamaan
<br>Studi dengan judul pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja di kantor camat woha, studi ini bermaksud guna mengetahui peningkatan kinerja pegawai di kantor camat Woha pada tahun 2024 hasil temuan dalam penelitian bahwa kepemimpinan berpengaruh dalam meningatkan kinerja karyawan di kantor camat woha serta budaya organisasi juga mampu meningkatkan kinerja pegawainya pada kantor camat woha. Studi ini yaitu memanfaatkan kepemimpinan dan budaya organisasi disimpulkan dengan metode simultan dan parsial yang menyimpulkan bahwa dari berbagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-fdb6a.webp" type="image/webp" length="85578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-fdb6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-40694.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/uji-linier-kantor-camat-luwuk-normalitas-data-regr-thumb-21c11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7000-stisbima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17026-al-ittihad-jurnal-pemikiran-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59891-modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">97fabdeeb9e3a2eda78e6db7a5b14ff0</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ otong rosadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ darmini roza ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[darmini,journal,menu,otong,rosadi,roza]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian komparatif mengenai perbedaan regulasi penggelapan antara wilayah Pesisir Selatan dan daerah lain di Indonesia serta dampak penegakan hukumnya. Kedua, penelitian kualitatif dapat mengkaji peran budaya dan persepsi masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan: Pertama, lakukan penelitian komparatif mengenai perbedaan regulasi penggelapan antara wilayah Pesisir Selatan dan daerah lain di Indonesia serta dampak penegakan hukumnya. Kedua, penelitian kualitatif dapat mengkaji peran budaya dan persepsi masyarakat terhadap risiko penipuan serta strategi mitigasi. Ketiga, evaluasi prosedur penyidikan dapat menilai waktu pengajuan izin bank, kecepatan proses, dan ketepatan bukti. Keempat, penggunaan teknologi digital, seperti sistem pelacakan transaksi realActime, dapat mempercepat perolehan bukti dan meningkatkan transparansi. Kelima, penelitian longitudinal di wilayah yang sama dapat menilai dampak jangka panjang intervensi penegakan hukum. Keenam, kolaborasi lintas lembagaAipolisi, pengadilan, dan lembaga keuanganAidapat diuji untuk meningkatkan sinergi penegakan hukum secara lebih efektif. Ketujuh, analisis kasus hukum yang melibatkan pelaku peminjaman modal dapat mengidentifikasi pola modus operandi dan titik lemah sistem. Delapan, perbandingan hasil pengadilan antara peradilan sipil dan pidana dapat menuntun kebijakan yang lebih tepat guna serta memperkuat sanksi. Kesembilan, pemetaan risiko penipuan berdasarkan data transaksi dapat membantu lembaga pembiayaan menunda pinjaman dan mendeteksi ketidaksesuaian. Kesepuluh, pelatihan peningkatan kesadaran hukum bagi korban potensial dapat mengurangi jumlah kasus penipuan serta meningkatkan partisipasi publik.. Hasil penyidikan mengungkap unsur tipu muslihat dan pihak yang tidak berkompeten.Hambatan utama penyidikan adalah kendala yuridis dalam memperoleh izin bank, Vogel tidak diluar hambatan non yuridis terkait kecenderungan korban tergiur keuntungan Tindakan penyidikan adalah mengumpulkan bukti tindak pidana serta menentukan aturan hukum mana yang dapat diterapkan terhadap tersangka di dalam suatu peristiwa sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Angka 2 KUHAP. Seperti dalam kasus yang ditangani oleh Satreskrim Polres Pesisir Selatan, yaitu terdapat peminjaman modal guna pembangunan perumahan. Namun dari hasil penyidikan ditemukan adanya unsur tipu muslihat yang dilakukan oleh tersangka untuk memperdaya korban agar memberikan sejumlah uang dengan modus akan memberikan keuntungan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-d5fed.webp" title="JURIS - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-d5fed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-d5fed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-d5fed.webp 1x" title="JURIS - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan" alt="JURIS - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-7b67b.webp" title="JURIS - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-7b67b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-7b67b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-7b67b.webp 1x" title="JURIS - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan" alt="JURIS - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-fd4c6.webp" title="JURIS - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-fd4c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-fd4c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-fd4c6.webp 1x" title="JURIS - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan" alt="JURIS - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59891-modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-pen" title="JURIS - Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan" target="_blank">Penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Dalam Peminjaman Modal Usaha Pengerjaan Perumahan</a>: Pertama, lakukan penelitian komparatif mengenai perbedaan regulasi penggelapan antara wilayah Pesisir Selatan dan daerah lain di Indonesia serta dampak penegakan hukumnya. Kedua, penelitian kualitatif dapat mengkaji peran budaya dan persepsi masyarakat terhadap risiko penipuan serta strategi mitigasi. Ketiga, evaluasi prosedur penyidikan dapat menilai waktu pengajuan izin bank, kecepatan proses, dan ketepatan bukti. Keempat, penggunaan teknologi digital, seperti sistem pelacakan transaksi realActime, dapat mempercepat perolehan bukti dan meningkatkan transparansi. Kelima, penelitian longitudinal di wilayah yang sama dapat menilai dampak jangka panjang intervensi penegakan hukum. Keenam, kolaborasi lintas lembagaAipolisi, pengadilan, dan lembaga keuanganAidapat diuji untuk meningkatkan sinergi penegakan hukum secara lebih efektif. Ketujuh, analisis kasus hukum yang melibatkan pelaku peminjaman modal dapat mengidentifikasi pola modus operandi dan titik lemah sistem. Delapan, perbandingan hasil pengadilan antara peradilan sipil dan pidana dapat menuntun kebijakan yang lebih tepat guna serta memperkuat sanksi. Kesembilan, pemetaan risiko penipuan berdasarkan data transaksi dapat membantu lembaga pembiayaan menunda pinjaman dan mendeteksi ketidaksesuaian. Kesepuluh, pelatihan peningkatan kesadaran hukum bagi korban potensial dapat mengurangi jumlah kasus penipuan serta meningkatkan partisipasi publik..
<br>Hasil penyidikan mengungkap unsur tipu muslihat dan pihak yang tidak berkompeten.Hambatan utama penyidikan adalah kendala yuridis dalam memperoleh izin bank, Vogel tidak diluar hambatan non yuridis terkait kecenderungan korban tergiur keuntungan
<br>Tindakan penyidikan adalah mengumpulkan bukti tindak pidana serta menentukan aturan hukum mana yang dapat diterapkan terhadap tersangka di dalam suatu peristiwa sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Angka 2 KUHAP. Seperti dalam kasus yang ditangani oleh Satreskrim Polres Pesisir Selatan, yaitu terdapat peminjaman modal guna pembangunan perumahan. Namun dari hasil penyidikan ditemukan adanya unsur tipu muslihat yang dilakukan oleh tersangka untuk memperdaya korban agar memberikan sejumlah uang dengan modus akan memberikan keuntungan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-7b67b.webp" type="image/webp" length="104692" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-d5fed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-7b67b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/modal-usaha-x1-penyidikan-penipuan-penggelapan-eva-thumb-fd4c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-169-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9787-ekasakti-science-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59906-etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-konte</link>
	<guid isPermaLink="false">4d9781a97bd5f14fc53aedbf40947ac5</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ model muslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur rokhim ]]></category>
	<category><![CDATA[ full text ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,model,muslim,nur,rokhim,text]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melakukan analisis kritis terhadap naskah Suluk Rasul dengan membandingkan berbagai versi naskah dari koleksi yang berbeda. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melakukan analisis kritis terhadap naskah Suluk Rasul dengan membandingkan berbagai versi naskah dari koleksi yang berbeda. Kedua, penelitian empiris diperlukan untuk menguji model nafi dan isbat dalam program pelatihan anti-korupsi atau pendidikan karakter di institusi publik. Ketiga, studi komparatif lintas tradisi Sufisme Nusantara dapat dilakukan untuk memperkuat validitas dan generalisasi temuan, serta mengevaluasi efektivitas penerapan kerangka etika kesadaran yang diusulkan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Suluk Rasul berfungsi sebagai kerangka ontologis dan epistemologis untuk pembentukan kesadaran etis melalui struktur nafi dan isbat, yang dipahami bukan hanya sebagai rumus teologis tetapi sebagai mekanisme pembersihan kesadaran yang bergerak dari penolakan ego menuju pengakuan tentang Keesaan Ilahi.Empat kualitas batin antyp (keteguhan), ikhlas (lepas dari kepentingan diri), tytyp titining tykat (orientasi yang tidak goyah), dan sampurna kang pysthi (kepastian eksistensial) berfungsi sebagai indikator stabilitas emosional yang membentuk fondasi etika, di mana kematangan moral ditandai oleh stabilitas afektif daripada hanya pengetahuan normatif.Dalam dialog dengan teori perawatan diri Foucault, nafi dan isbat dapat dipahami sebagai teknologi kesadaran yang membentuk subjek etis dalam hubungan kekuasaan, sekaligus menawarkan kerangka konseptual untuk pengembangan etika publik, pendidikan karakter, dan penguatan institusi yang didorong oleh integritas yang relevan dengan Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDG 4 dan SDG 16) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur nafi (penolakan) dan isbat (pengakuan) dalam naskah Suluk Rasul sebagai kerangka pembentukan kesadaran etis, dan mengartikulasikan relevansinya dalam mengatasi krisis etika kontemporer dan pembangunan berkelanjutan. Tujuan ini sangat penting karena krisis etika bukan hanya masalah regulasi atau kelemahan institusional, tetapi secara mendasar merupakan masalah kesadaran yang membutuhkan etika yang berakar pada pembersihan kesadaran batin. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif berbasis teks... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-2128e.webp" title="JURIS - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-2128e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-2128e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-2128e.webp 1x" title="JURIS - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer" alt="JURIS - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-4758a.webp" title="JURIS - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-4758a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-4758a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-4758a.webp 1x" title="JURIS - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer" alt="JURIS - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-f5833.webp" title="JURIS - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-f5833.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-f5833.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-f5833.webp 1x" title="JURIS - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer" alt="JURIS - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59906-etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-konte" title="JURIS - Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer" target="_blank">Nafi dan Isbat sebagai Struktur Kesadaran: Membaca Suluk Rasul dalam Konteks Krisis Etika Kontemporer</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melakukan analisis kritis terhadap naskah Suluk Rasul dengan membandingkan berbagai versi naskah dari koleksi yang berbeda. Kedua, penelitian empiris diperlukan untuk menguji model nafi dan isbat dalam program pelatihan anti-korupsi atau pendidikan karakter di institusi publik. Ketiga, studi komparatif lintas tradisi Sufisme Nusantara dapat dilakukan untuk memperkuat validitas dan generalisasi temuan, serta mengevaluasi efektivitas penerapan kerangka etika kesadaran yang diusulkan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Suluk Rasul berfungsi sebagai kerangka ontologis dan epistemologis untuk pembentukan kesadaran etis melalui struktur nafi dan isbat, yang dipahami bukan hanya sebagai rumus teologis tetapi sebagai mekanisme pembersihan kesadaran yang bergerak dari penolakan ego menuju pengakuan tentang Keesaan Ilahi.Empat kualitas batin antyp (keteguhan), ikhlas (lepas dari kepentingan diri), tytyp titining tykat (orientasi yang tidak goyah), dan sampurna kang pysthi (kepastian eksistensial) berfungsi sebagai indikator stabilitas emosional yang membentuk fondasi etika, di mana kematangan moral ditandai oleh stabilitas afektif daripada hanya pengetahuan normatif.Dalam dialog dengan teori perawatan diri Foucault, nafi dan isbat dapat dipahami sebagai teknologi kesadaran yang membentuk subjek etis dalam hubungan kekuasaan, sekaligus menawarkan kerangka konseptual untuk pengembangan etika publik, pendidikan karakter, dan penguatan institusi yang didorong oleh integritas yang relevan dengan Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDG 4 dan SDG 16)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur nafi (penolakan) dan isbat (pengakuan) dalam naskah Suluk Rasul sebagai kerangka pembentukan kesadaran etis, dan mengartikulasikan relevansinya dalam mengatasi krisis etika kontemporer dan pembangunan berkelanjutan. Tujuan ini sangat penting karena krisis etika bukan hanya masalah regulasi atau kelemahan institusional, tetapi secara mendasar merupakan masalah kesadaran yang membutuhkan etika yang berakar pada pembersihan kesadaran batin. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif berbasis teks...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-2128e.webp" type="image/webp" length="170482" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-2128e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-4758a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/etika-publik-struktur-kesadaran-krisis-kontemporer-thumb-f5833.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2430-iaingawi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10644-al-mabsut-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59889-pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur</link>
	<guid isPermaLink="false">f267c9d2f4e30018a146545889e9dbc5</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 months old ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,header,months,old,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan dan validasi model AI yang dapat mengintegrasikan data dari berbagai sumber, seperti rekam medis elektronik dan laporan insiden, untuk meningkatkan akurasi dan generalisasi dalam mendeteksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan dan validasi model AI yang dapat mengintegrasikan data dari berbagai sumber, seperti rekam medis elektronik dan laporan insiden, untuk meningkatkan akurasi dan generalisasi dalam mendeteksi insiden keselamatan pasien. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi dampak klinis dan operasional dari implementasi AI dalam konteks nyata di rumah sakit Indonesia, dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan yang telah diidentifikasi dalam tinjauan literatur ini, seperti ketidakseimbangan data, transparansi model, dan keamanan data insiden.. Tinjauan literatur ini menunjukkan bahwa kecerdasan buatan (AI), khususnya melalui pendekatan machine learning dan natural language processing (NLP), telah digunakan secara efektif dalam sistem pelaporan dan analisis insiden keselamatan pasien.AI mampu mengotomatisasi klasifikasi insiden, mendeteksi pola risiko, dan bahkan memprediksi kejadian tidak diharapkan secara proaktif dari data rekam medis elektronik.Selain meningkatkan efisiensi analisis, AI juga menyederhanakan proses pelaporan melalui narasi bebas, sehingga mengurangi beban administratif dan meningkatkan partisipasi pelapor.Namun, keberhasilan implementasi AI sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknis, integrasi sistem, serta perlindungan terhadap kerahasiaan data insiden.Dengan demikian, AI memiliki potensi besar untuk memperkuat sistem pembelajaran keselamatan pasien, asalkan diiringi implementasi yang adaptif dan kolaboratif Pelaporan insiden keselamatan pasien merupakan komponen penting dalam membangun budaya keselamatan di rumah sakit. Namun, proses analisis laporan yang bersifat naratif sering kali memakan waktu dan sumber daya, sehingga menghambat efektivitas sistem pelaporan dan pembelajaran insiden. Walaupun kecerdasan buatan (AI) telah dieksplorasi secara luas di layanan kesehatan, pemanfaatannya dalam pelaporan insiden keselamatan pasien masih belum optimal dan belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan AI dalam sistem pelaporan insiden keselamatan pasien dengan metode tinjauan literatur. Sebanyak 179 artikel diidentifikasi dari database ProQuest melalui pencarian terstruktur, dan 9 artikel dianalisis secara mendalam. Hasil menunjukkan bahwa AI, melalui machine learning dan natural language processing (NLP), telah digunakan untuk mengklasifikasikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-a58c4.webp" title="JURIS - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-a58c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-a58c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-a58c4.webp 1x" title="JURIS - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review" alt="JURIS - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-34759.webp" title="JURIS - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-34759.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-34759.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-34759.webp 1x" title="JURIS - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review" alt="JURIS - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-dd6bf.webp" title="JURIS - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-dd6bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-dd6bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-dd6bf.webp 1x" title="JURIS - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review" alt="JURIS - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59889-pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur" title="JURIS - Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review" target="_blank">Utilization of Artificial Intelligence in Patient Safety Incident Reporting Systems: A Literature Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan dan validasi model AI yang dapat mengintegrasikan data dari berbagai sumber, seperti rekam medis elektronik dan laporan insiden, untuk meningkatkan akurasi dan generalisasi dalam mendeteksi insiden keselamatan pasien. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi dampak klinis dan operasional dari implementasi AI dalam konteks nyata di rumah sakit Indonesia, dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan yang telah diidentifikasi dalam tinjauan literatur ini, seperti ketidakseimbangan data, transparansi model, dan keamanan data insiden..
<br>Tinjauan literatur ini menunjukkan bahwa kecerdasan buatan (AI), khususnya melalui pendekatan machine learning dan natural language processing (NLP), telah digunakan secara efektif dalam sistem pelaporan dan analisis insiden keselamatan pasien.AI mampu mengotomatisasi klasifikasi insiden, mendeteksi pola risiko, dan bahkan memprediksi kejadian tidak diharapkan secara proaktif dari data rekam medis elektronik.Selain meningkatkan efisiensi analisis, AI juga menyederhanakan proses pelaporan melalui narasi bebas, sehingga mengurangi beban administratif dan meningkatkan partisipasi pelapor.Namun, keberhasilan implementasi AI sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknis, integrasi sistem, serta perlindungan terhadap kerahasiaan data insiden.Dengan demikian, AI memiliki potensi besar untuk memperkuat sistem pembelajaran keselamatan pasien, asalkan diiringi implementasi yang adaptif dan kolaboratif
<br>Pelaporan insiden keselamatan pasien merupakan komponen penting dalam membangun budaya keselamatan di rumah sakit. Namun, proses analisis laporan yang bersifat naratif sering kali memakan waktu dan sumber daya, sehingga menghambat efektivitas sistem pelaporan dan pembelajaran insiden. Walaupun kecerdasan buatan (AI) telah dieksplorasi secara luas di layanan kesehatan, pemanfaatannya dalam pelaporan insiden keselamatan pasien masih belum optimal dan belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan AI dalam sistem pelaporan insiden keselamatan pasien dengan metode tinjauan literatur. Sebanyak 179 artikel diidentifikasi dari database ProQuest melalui pencarian terstruktur, dan 9 artikel dianalisis secara mendalam. Hasil menunjukkan bahwa AI, melalui machine learning dan natural language processing (NLP), telah digunakan untuk mengklasifikasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-dd6bf.webp" type="image/webp" length="93256" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-a58c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-34759.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/pegawai-rumah-sakit-model-ai-tinjauan-literatur-si-thumb-dd6bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59900-bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris</link>
	<guid isPermaLink="false">15ac16fe54683ffc4e010c08df392eab</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan pendampingan lanjutan dengan fokus pada peningkatan kemampuan berbicara di depan khalayak ramai. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan materi yang lebih detail dan menarik, serta mengajak siswa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan pendampingan lanjutan dengan fokus pada peningkatan kemampuan berbicara di depan khalayak ramai. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan materi yang lebih detail dan menarik, serta mengajak siswa untuk lebih aktif dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman. Selain itu, penting juga untuk melibatkan guru pengampu mata pelajaran dan kepala sekolah dalam mendukung kegiatan belajar mengajar, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan kemampuan berbicara bahasa Inggris. Dengan demikian, diharapkan para siswa dapat meraih kesuksesan dan kemajuan dalam dunia pendidikan yang lebih baik.. Public Speaking adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan diri dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.Program pendampingan pelatihan public speaking ini dilaksanakan sebagai bentuk usaha untuk meningkatkan kemampuan berbicara dalam berbahasa Inggris terhadap generasi muda di era digital, kuhususnya para siswa kelas X di SMK Matsaratul Huda pamekasan.Rasa ingin tahu yang tinggi dan antusias yang ditunjukkan oleh para peserta pelatihan menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dalam pelatihan ini merupakan ilmu baru yang selama ini belum pernah dipelajari secara detail dan mendalam.Peserta pelatihan juga diberi kesempatan untuk berdiskusi mengenai kesulitan dalam mengucapkan kosakata tertentu, kesulitan dalam menyusun kalimat dan juga kelancaran berbicara.Diharapkan agar kedepan akan lebih banyak lagi dilakukan kegitan pendampingan lainnya untuk meningkatkan kemampuan yang dimiliki oleh para siswa.Kegitan pelatihan lanjutan harus dibekali dengan materi yang lebih detail dan menarik terutama dalam meningkatkan kemampuan berbicara dimuka khalayak ramai.Dukungan dari semua pihak terkait, baik dari guru pengampu mata pelajaran, kepala sekolah dan seluruh komponen dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah sangat dibutuhkan demi kesuksesan dan kemajuan dunia pendidikan yang lebih baik Tujuan dari program kegiatan pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan soft skill para peserta didik dalam menghadapi era digital untuk bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris secara aktif. Sasaran dalam pelatihan ini adalah siswa kelas X di SMK Matsaratul Huda. Kegiatan ini melalui 3 tahapan yaitu; tahap pemberian materi, tahap diskusi, dan tahap praktek. Tujuan utama dari kegitan ini adalah melatih para peserta untuk menguasai teori dan praktek dari public speaking. Hasil menunjukkan bahwa para peserta belum pernah mendapatkan pelatihan khusus tentang public speaking ini, terutama dengan menggunakan bahasa inggris. Awalnya mereka merasa tidak percaya diri dan menganggap diri mereka tidak akan mampu melakukannya. Namun, setelah melihat contoh yang diberikan para peserta mulai tertantang untuk mencoba mempraktekkan kemampuan berbicara dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-2f13a.webp" title="JURIS - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-2f13a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-2f13a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-2f13a.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital" alt="JURIS - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-73f41.webp" title="JURIS - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-73f41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-73f41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-73f41.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital" alt="JURIS - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-4faf5.webp" title="JURIS - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-4faf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-4faf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-4faf5.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital" alt="JURIS - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59900-bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris" title="JURIS - Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital" target="_blank">Pendampingan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan di Era Digital</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan pendampingan lanjutan dengan fokus pada peningkatan kemampuan berbicara di depan khalayak ramai. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan materi yang lebih detail dan menarik, serta mengajak siswa untuk lebih aktif dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman. Selain itu, penting juga untuk melibatkan guru pengampu mata pelajaran dan kepala sekolah dalam mendukung kegiatan belajar mengajar, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan kemampuan berbicara bahasa Inggris. Dengan demikian, diharapkan para siswa dapat meraih kesuksesan dan kemajuan dalam dunia pendidikan yang lebih baik..
<br>Public Speaking adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan diri dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.Program pendampingan pelatihan public speaking ini dilaksanakan sebagai bentuk usaha untuk meningkatkan kemampuan berbicara dalam berbahasa Inggris terhadap generasi muda di era digital, kuhususnya para siswa kelas X di SMK Matsaratul Huda pamekasan.Rasa ingin tahu yang tinggi dan antusias yang ditunjukkan oleh para peserta pelatihan menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dalam pelatihan ini merupakan ilmu baru yang selama ini belum pernah dipelajari secara detail dan mendalam.Peserta pelatihan juga diberi kesempatan untuk berdiskusi mengenai kesulitan dalam mengucapkan kosakata tertentu, kesulitan dalam menyusun kalimat dan juga kelancaran berbicara.Diharapkan agar kedepan akan lebih banyak lagi dilakukan kegitan pendampingan lainnya untuk meningkatkan kemampuan yang dimiliki oleh para siswa.Kegitan pelatihan lanjutan harus dibekali dengan materi yang lebih detail dan menarik terutama dalam meningkatkan kemampuan berbicara dimuka khalayak ramai.Dukungan dari semua pihak terkait, baik dari guru pengampu mata pelajaran, kepala sekolah dan seluruh komponen dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah sangat dibutuhkan demi kesuksesan dan kemajuan dunia pendidikan yang lebih baik
<br>Tujuan dari program kegiatan pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan soft skill para peserta didik dalam menghadapi era digital untuk bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris secara aktif. Sasaran dalam pelatihan ini adalah siswa kelas X di SMK Matsaratul Huda. Kegiatan ini melalui 3 tahapan yaitu; tahap pemberian materi, tahap diskusi, dan tahap praktek. Tujuan utama dari kegitan ini adalah melatih para peserta untuk menguasai teori dan praktek dari public speaking. Hasil menunjukkan bahwa para peserta belum pernah mendapatkan pelatihan khusus tentang public speaking ini, terutama dengan menggunakan bahasa inggris. Awalnya mereka merasa tidak percaya diri dan menganggap diri mereka tidak akan mampu melakukannya. Namun, setelah melihat contoh yang diberikan para peserta mulai tertantang untuk mencoba mempraktekkan kemampuan berbicara dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-4faf5.webp" type="image/webp" length="130064" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-2f13a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-73f41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/bahasa-generasi-muda-pencapaian-berbahasa-inggris-thumb-4faf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3076-staialamin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12601-jurnal-pengabdian-masyarakat-al-amin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59902-semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist</link>
	<guid isPermaLink="false">000fd20cbde07e8a543b13dbe334cd43</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ otong rosadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ darmini roza ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[darmini,journal,menu,otong,rosadi,roza]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas pengamanan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem pemantauan dan deteksi dini yang lebih canggih, seperti penggunaan teknologi AI dan IoT. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan koordinasi dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian: Untuk meningkatkan efektivitas pengamanan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem pemantauan dan deteksi dini yang lebih canggih, seperti penggunaan teknologi AI dan IoT. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antara berbagai pihak, termasuk kepolisian, TNI, dan satuan keamanan internal, serta melibatkan masyarakat sekitar dalam program keamanan komunitas. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi pencegahan internal, seperti penerapan sistem audit internal dan pengawasan akses ketat, serta pemberdayaan karyawan melalui program edukasi dan pelaporan anonim.. Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang dari tindak pidana pencurian oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah Sumatera Barat dilakukan melalui beberapa strategi dan metode yakni Pengamanan Terpadu dengan Pola Sistematis, penjagaan di Titik-Titik Strategis.Area tambang dan produksi, seperti Unit Indarung I-VI.Pos keamanan didirikan di pintu masuk dan keluar pabrik untuk memantau lalu lintas kendaraan dan orang yang keluar-masuk.Melakukan patroli rutin dan pengawasan berlapis oleh gabungan oleh Polri dan satuan keamanan internal di seluruh area operasional.CCTV dan sistem keamanan digital digunakan untuk memonitor aktivitas di berbagai titik rawan.Ditpamobvit menggunakan pendekatan penilaian risiko (risk assessment) untuk mengidentifikasi potensi ancaman dan merancang mitigasi.Kendala dalam pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang dari tindak pidana pencurian oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah Sumatera Barat adalah kendala internal yaitu luas area dan kompleksitas infrastruktur.Standar keamanan yang belum memadai, meskipun PT Semen Padang telah menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) sejak 2012, masih terdapat kekurangan dalam implementasi dan pemenuhan standar keamanan yang diharapkan.Keterbatasan personel keamanan, jumlah personel Ditpamobvit dan satuan pengamanan internal (Satpam) tidak sebanding dengan kebutuhan pengawasan di seluruh area.PT Semen Padang, tidak memenuhi standar internasional untuk buffer zone, yang seharusnya minimal 500 meter dari permukiman.Secara Eksternal adalah beberapa oknum mungkin menyalahgunakan akses ke area sensitif.Pengawasan internal yang tidak konsisten dan lemahnya prosedur audit dapat mempermudah terjadinya pencurian secara sistematis.Kelompok kriminal terorganisir, memanfaatkan celah dalam distribusi barang atau lemahnya pengawasan di malam hari.Melibatkan penerapan teknologi, peningkatan kualitas personel, dan penguatan koordinasi dengan pihak internal maupun eksternal.Optimalisasi Sistem Pemantauan dan Deteksi Dini diantaranya Penambahan dan Integrasi CCTV Berteknologi Tinggi CCTV dengan kemampuan analisis video berbasis AI dipasang di area strategis seperti gudang, tambang, jalur distribusi, dan gerbang masuk-keluar Penelitian ini merupakan penelitian hukum dengan spesifikasi yang bersifat deskriptif analitis. Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang dari tindak pidana pencurian oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah Sumatera Barat dilakukan dengan Pengamanan Terpadu dengan Pola Sistematis, penjagaan di Titik-Titik Strategis. Pos keamanan didirikan di pintu masuk dan keluar pabrik untuk memantau lalu lintas kendaraan dan orang yang keluar-masuk. Melakukan patroli rutin dan pengawasan berlapis oleh gabungan oleh Polri dan satuan keamanan internal. CCTV dan sistem keamanan digital digunakan untuk memonitor aktivitas di berbagai titik rawan. Kendala dalam pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang dari tindak pidana pencurian oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah Sumatera... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-7ff50.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-7ff50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-7ff50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-7ff50.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian" alt="JURIS - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-374cf.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-374cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-374cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-374cf.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian" alt="JURIS - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-95fcd.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-95fcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-95fcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-95fcd.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian" alt="JURIS - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59902-semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist" title="JURIS - Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian" target="_blank">Optimalisasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang Dari Tindak Pidana Pencurian</a>: Untuk meningkatkan efektivitas pengamanan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem pemantauan dan deteksi dini yang lebih canggih, seperti penggunaan teknologi AI dan IoT. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antara berbagai pihak, termasuk kepolisian, TNI, dan satuan keamanan internal, serta melibatkan masyarakat sekitar dalam program keamanan komunitas. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi pencegahan internal, seperti penerapan sistem audit internal dan pengawasan akses ketat, serta pemberdayaan karyawan melalui program edukasi dan pelaporan anonim..
<br>Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang dari tindak pidana pencurian oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah Sumatera Barat dilakukan melalui beberapa strategi dan metode yakni Pengamanan Terpadu dengan Pola Sistematis, penjagaan di Titik-Titik Strategis.Area tambang dan produksi, seperti Unit Indarung I-VI.Pos keamanan didirikan di pintu masuk dan keluar pabrik untuk memantau lalu lintas kendaraan dan orang yang keluar-masuk.Melakukan patroli rutin dan pengawasan berlapis oleh gabungan oleh Polri dan satuan keamanan internal di seluruh area operasional.CCTV dan sistem keamanan digital digunakan untuk memonitor aktivitas di berbagai titik rawan.Ditpamobvit menggunakan pendekatan penilaian risiko (risk assessment) untuk mengidentifikasi potensi ancaman dan merancang mitigasi.Kendala dalam pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang dari tindak pidana pencurian oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah Sumatera Barat adalah kendala internal yaitu luas area dan kompleksitas infrastruktur.Standar keamanan yang belum memadai, meskipun PT Semen Padang telah menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) sejak 2012, masih terdapat kekurangan dalam implementasi dan pemenuhan standar keamanan yang diharapkan.Keterbatasan personel keamanan, jumlah personel Ditpamobvit dan satuan pengamanan internal (Satpam) tidak sebanding dengan kebutuhan pengawasan di seluruh area.PT Semen Padang, tidak memenuhi standar internasional untuk buffer zone, yang seharusnya minimal 500 meter dari permukiman.Secara Eksternal adalah beberapa oknum mungkin menyalahgunakan akses ke area sensitif.Pengawasan internal yang tidak konsisten dan lemahnya prosedur audit dapat mempermudah terjadinya pencurian secara sistematis.Kelompok kriminal terorganisir, memanfaatkan celah dalam distribusi barang atau lemahnya pengawasan di malam hari.Melibatkan penerapan teknologi, peningkatan kualitas personel, dan penguatan koordinasi dengan pihak internal maupun eksternal.Optimalisasi Sistem Pemantauan dan Deteksi Dini diantaranya Penambahan dan Integrasi CCTV Berteknologi Tinggi CCTV dengan kemampuan analisis video berbasis AI dipasang di area strategis seperti gudang, tambang, jalur distribusi, dan gerbang masuk-keluar
<br>Penelitian ini merupakan penelitian hukum dengan spesifikasi yang bersifat deskriptif analitis. Pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang dari tindak pidana pencurian oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah Sumatera Barat dilakukan dengan Pengamanan Terpadu dengan Pola Sistematis, penjagaan di Titik-Titik Strategis. Pos keamanan didirikan di pintu masuk dan keluar pabrik untuk memantau lalu lintas kendaraan dan orang yang keluar-masuk. Melakukan patroli rutin dan pengawasan berlapis oleh gabungan oleh Polri dan satuan keamanan internal. CCTV dan sistem keamanan digital digunakan untuk memonitor aktivitas di berbagai titik rawan. Kendala dalam pengamanan Objek Vital Nasional PT Semen Padang dari tindak pidana pencurian oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah Sumatera...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-7ff50.webp" type="image/webp" length="104786" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-7ff50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-374cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/semen-padang-pengamanan-objek-vital-pencurian-sist-thumb-95fcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-169-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9787-ekasakti-science-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59897-lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem</link>
	<guid isPermaLink="false">231247c60bc169d50d4469cc948fdb66</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ iyah faniyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ otong rosadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faniyah,iyah,journal,menu,otong,rosadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas sistem pemasyarakatan dalam mencapai tujuan reintegrasi sosial narapidana korupsi. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas sistem pemasyarakatan dalam mencapai tujuan reintegrasi sosial narapidana korupsi. Penelitian ini dapat fokus pada analisis kebijakan dan praktik yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman. Kedua, penting untuk mengeksplorasi alternatif-alternatif pemberian remisi bagi narapidana korupsi yang memenuhi syarat, tetapi mengalami kendala dalam pembayaran uang pengganti dan denda. Penelitian ini dapat mengusulkan model-model pembayaran yang lebih fleksibel dan adil, serta mempertimbangkan aspek-aspek kemanusiaan dan rehabilitasi narapidana. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada analisis dampak pemberian remisi terhadap narapidana korupsi terhadap tingkat kejahatan dan reintegrasi sosial. Penelitian ini dapat mengukur apakah pemberian remisi memiliki efek positif atau negatif terhadap perilaku narapidana dan masyarakat secara keseluruhan.. Pemberian remisi bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman tidak dapat dilaksanakan, meskipun telah melalui mekanisme sesuai dengan Permen Hukum dan HAM Nomor 16 Tahun 2023 tentang Syarat Dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, Dan Cuti Bersyarat.Hal ini dikarenakan tidak ada narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman yang memenuhi persyaratan, yaitu pembayaran uang pengganti dan denda sesuai dengan putusan pengadilan.Uang hasil kejahatannya telah habis sebelum adanya proses hukum terhadap mereka, dan asset yang dimiliki tidak cukup untuk membayar besaran uang pengganti dan denda.Kendala yang ditemui Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman dalam pemberian remisi kepada narapidana mencakup kendala yuridis dan non-yuridis.Peraturan untuk mendapatkan remisi bagi narapidana korupsi jelas mengatur bahwa narapidana korupsi wajib menunjukkan bukti pembayaran lunas uang pengganti dan denda atas putusan pengadilan.Sedangkan kendala non-yuridis adalah Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman hanya menjalankan fungsi pembinaan terhadap narapidana dan tidak memiliki kewenangan untuk memberikan kebijakan terkait remisi Setiap narapidana memiliki hak mendapatkan remisi sesuai dengan Pasal 10 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Namun, hal ini tidak berlaku bagi narapidana korupsi sepanjang tidak dapat memenuhi syarat tertentu dalam PP Nomor 99 Tahun 2012 Juncto Permen Hukum dan HAM Nomor 16 Tahun 2023. Sehingga tidak semua narapidana mendapatkan remisi, seperti di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana pemberian remisi bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman dan apa hambatan dalam penerimaan remisi bagi narapidana korupsi di... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-92b0e.webp" title="JURIS - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-92b0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-92b0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-92b0e.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia" alt="JURIS - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-ca06d.webp" title="JURIS - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-ca06d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-ca06d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-ca06d.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia" alt="JURIS - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-aa9a3.webp" title="JURIS - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-aa9a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-aa9a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-aa9a3.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia" alt="JURIS - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59897-lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem" title="JURIS - Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia" target="_blank">Pemberian Remisi Terhadap Narapidana Korupsi Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas sistem pemasyarakatan dalam mencapai tujuan reintegrasi sosial narapidana korupsi. Penelitian ini dapat fokus pada analisis kebijakan dan praktik yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman. Kedua, penting untuk mengeksplorasi alternatif-alternatif pemberian remisi bagi narapidana korupsi yang memenuhi syarat, tetapi mengalami kendala dalam pembayaran uang pengganti dan denda. Penelitian ini dapat mengusulkan model-model pembayaran yang lebih fleksibel dan adil, serta mempertimbangkan aspek-aspek kemanusiaan dan rehabilitasi narapidana. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada analisis dampak pemberian remisi terhadap narapidana korupsi terhadap tingkat kejahatan dan reintegrasi sosial. Penelitian ini dapat mengukur apakah pemberian remisi memiliki efek positif atau negatif terhadap perilaku narapidana dan masyarakat secara keseluruhan..
<br>Pemberian remisi bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman tidak dapat dilaksanakan, meskipun telah melalui mekanisme sesuai dengan Permen Hukum dan HAM Nomor 16 Tahun 2023 tentang Syarat Dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, Dan Cuti Bersyarat.Hal ini dikarenakan tidak ada narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman yang memenuhi persyaratan, yaitu pembayaran uang pengganti dan denda sesuai dengan putusan pengadilan.Uang hasil kejahatannya telah habis sebelum adanya proses hukum terhadap mereka, dan asset yang dimiliki tidak cukup untuk membayar besaran uang pengganti dan denda.Kendala yang ditemui Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman dalam pemberian remisi kepada narapidana mencakup kendala yuridis dan non-yuridis.Peraturan untuk mendapatkan remisi bagi narapidana korupsi jelas mengatur bahwa narapidana korupsi wajib menunjukkan bukti pembayaran lunas uang pengganti dan denda atas putusan pengadilan.Sedangkan kendala non-yuridis adalah Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman hanya menjalankan fungsi pembinaan terhadap narapidana dan tidak memiliki kewenangan untuk memberikan kebijakan terkait remisi
<br>Setiap narapidana memiliki hak mendapatkan remisi sesuai dengan Pasal 10 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Namun, hal ini tidak berlaku bagi narapidana korupsi sepanjang tidak dapat memenuhi syarat tertentu dalam PP Nomor 99 Tahun 2012 Juncto Permen Hukum dan HAM Nomor 16 Tahun 2023. Sehingga tidak semua narapidana mendapatkan remisi, seperti di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana pemberian remisi bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman dan apa hambatan dalam penerimaan remisi bagi narapidana korupsi di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-ca06d.webp" type="image/webp" length="107200" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-92b0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-ca06d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/lpka-klas-ii-status-narapidana-korupsi-lembaga-pem-thumb-aa9a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-169-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9787-ekasakti-science-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59895-regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-hukum</link>
	<guid isPermaLink="false">f518a3557642d5e31e188e270fb9d591</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imron choeri ]]></category>
	<category><![CDATA[ baqarah ayat ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri rahyu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ayat,baqarah,choeri,imron,putri,rahyu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang bank ASI dalam berbagai konteks sosial dan budaya, termasuk analisis tentang bagaimana bank ASI dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan bagaimana pengelolaan bank ASI dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang bank ASI dalam berbagai konteks sosial dan budaya, termasuk analisis tentang bagaimana bank ASI dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan bagaimana pengelolaan bank ASI dapat dilakukan secara efektif dan etis. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang aspek-aspek hukum yang terkait dengan bank ASI, seperti hak-hak pendonor dan penerima ASI, serta implikasi hukum dari praktik bank ASI dalam konteks hukum Islam. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak sosial dan budaya dari keberadaan bank ASI, termasuk bagaimana bank ASI dapat mempengaruhi hubungan keluarga dan peran ibu dalam masyarakat.. Dalam pandangan ulama ada yang mengatakan diperbolehkan ada juga yang mengatakan tidak boleh.Tetapi lebih dominan yang membolehkan sebab Menurut pandangan ibn Rusyd karena adanya sebuah perselisihan pandangan ulama didalam hal ini mengenai boleh atau tidak menjual air susu manusia yang telah diperah, sebab didalam proses pengambilan ASI ini melalui perahan.Imam malik dan imam syafi`i membolehkannya, berbeda dengan pendapat abu hanifah yang mana tidak memperbolehkannya, alasan dari imam syafi`i memperbolehkan ialah sebab ASI tersebut adalah halal untuk dikonsumsi.Maka dengan diijinkan mengedarkan seperti halnya susu sapi maupun sejenisnya, peneliti menarik kesimpulan dengan sejumlah referensi yang telah dipaparkan diatas bahwasanya bank ASI ini diperbolehkan sebab lebih banyak manfaat dari pada merugikan dan hal ini juga mempermudah dari golongan ibu-ibu yang mengalami kekurangan dari aspek ASInya.Dan hal ini juga untuk keberlangsungan hidup dari si bayi Dalam penelitian ini, tujuan utamanya adalah untuk memperoleh informasi tentang hukum bank dari perspektif hukum Islam. Penelitian ini diawali dengan banyak permasalahan saat ini tentang keluarga, yang saat ini membutuhkan respon dari syariat Islam mengenai bank ASI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan, dan fokus utamanya adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis literatur yang ada pada topik penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perkembangan teori, metode, dan temuan terkini di bidang studi melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah keberadaan bank ASI ini diperbolehkan dari perspektif Islam, dengan ketentuan bahwa pengelolaan ASI harus sama dengan ketentuan kesehatan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-16e49.webp" title="JURIS - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-16e49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-16e49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-16e49.webp 1x" title="JURIS - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam" alt="JURIS - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-68d4a.webp" title="JURIS - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-68d4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-68d4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-68d4a.webp 1x" title="JURIS - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam" alt="JURIS - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-d84f0.webp" title="JURIS - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-d84f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-d84f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-d84f0.webp 1x" title="JURIS - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam" alt="JURIS - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59895-regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-hukum" title="JURIS - Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam" target="_blank">Hukum Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang bank ASI dalam berbagai konteks sosial dan budaya, termasuk analisis tentang bagaimana bank ASI dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan bagaimana pengelolaan bank ASI dapat dilakukan secara efektif dan etis. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang aspek-aspek hukum yang terkait dengan bank ASI, seperti hak-hak pendonor dan penerima ASI, serta implikasi hukum dari praktik bank ASI dalam konteks hukum Islam. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak sosial dan budaya dari keberadaan bank ASI, termasuk bagaimana bank ASI dapat mempengaruhi hubungan keluarga dan peran ibu dalam masyarakat..
<br>Dalam pandangan ulama ada yang mengatakan diperbolehkan ada juga yang mengatakan tidak boleh.Tetapi lebih dominan yang membolehkan sebab Menurut pandangan ibn Rusyd karena adanya sebuah perselisihan pandangan ulama didalam hal ini mengenai boleh atau tidak menjual air susu manusia yang telah diperah, sebab didalam proses pengambilan ASI ini melalui perahan.Imam malik dan imam syafi`i membolehkannya, berbeda dengan pendapat abu hanifah yang mana tidak memperbolehkannya, alasan dari imam syafi`i memperbolehkan ialah sebab ASI tersebut adalah halal untuk dikonsumsi.Maka dengan diijinkan mengedarkan seperti halnya susu sapi maupun sejenisnya, peneliti menarik kesimpulan dengan sejumlah referensi yang telah dipaparkan diatas bahwasanya bank ASI ini diperbolehkan sebab lebih banyak manfaat dari pada merugikan dan hal ini juga mempermudah dari golongan ibu-ibu yang mengalami kekurangan dari aspek ASInya.Dan hal ini juga untuk keberlangsungan hidup dari si bayi
<br>Dalam penelitian ini, tujuan utamanya adalah untuk memperoleh informasi tentang hukum bank dari perspektif hukum Islam. Penelitian ini diawali dengan banyak permasalahan saat ini tentang keluarga, yang saat ini membutuhkan respon dari syariat Islam mengenai bank ASI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan, dan fokus utamanya adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis literatur yang ada pada topik penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perkembangan teori, metode, dan temuan terkini di bidang studi melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah keberadaan bank ASI ini diperbolehkan dari perspektif Islam, dengan ketentuan bahwa pengelolaan ASI harus sama dengan ketentuan kesehatan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-68d4a.webp" type="image/webp" length="71200" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-16e49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-68d4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/regulasi-syariat-islam-bank-asi-perspektif-penelit-thumb-d84f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7000-stisbima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17026-al-ittihad-jurnal-pemikiran-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59903-sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-sumbe</link>
	<guid isPermaLink="false">9fbf530ba103a6d579de79a867a6d4c1</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pulang pisau ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul qodir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,content,main,pisau,pulang,qodir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode outdoor learning dengan metode pembelajaran konvensional di dalam kelas, untuk melihat perbedaan dampak terhadap antusiasme dan pemahaman siswa. Selain itu, dapat juga dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode outdoor learning dengan metode pembelajaran konvensional di dalam kelas, untuk melihat perbedaan dampak terhadap antusiasme dan pemahaman siswa. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang strategi pengelolaan kelas yang efektif dalam metode outdoor learning, terutama dalam mengatasi tantangan seperti gangguan konsentrasi dan cuaca. Terakhir, penelitian tentang desain perangkat ajar yang sesuai dengan metode outdoor learning dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan kreativitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tematik dengan metode outdoor learning layak untuk terus dikembangkan karena dapat memberikan dampak positif terhadap keterlibatan, kreativitas, dan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran.Lebih dari itu, pembelajaran menjadi sebuah proses yang lebih humanis mendekatkan siswa pada lingkungan dan kehidupan nyata serta menguatkan hubungan antara guru dan peserta didik dalam suasana yang lebih alami dan menyenangkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran dengan metode outdoor learning, serta faktor pendukung dan penghambat yang dialami guru dalam menerapkan metode ini pada pembelajaran tematik di kelas III SDN 2 Kemuning, Banjarbaru. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan sumber data dari siswa, guru, lingkungan sekolah, dan dokumen terkait. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode outdoor learning sangat efektif meningkatkan antusiasme siswa dalam pembelajaran. Namun, metode ini memiliki faktor pendukung dan penghambat. Dari segi pembelajaran, kelebihannya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-ed1cf.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-ed1cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-ed1cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-ed1cf.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru" alt="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-181a1.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-181a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-181a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-181a1.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru" alt="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-63b63.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-63b63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-63b63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-63b63.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru" alt="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59903-sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-sumbe" title="JURIS - Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru" target="_blank">Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode outdoor learning dengan metode pembelajaran konvensional di dalam kelas, untuk melihat perbedaan dampak terhadap antusiasme dan pemahaman siswa. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang strategi pengelolaan kelas yang efektif dalam metode outdoor learning, terutama dalam mengatasi tantangan seperti gangguan konsentrasi dan cuaca. Terakhir, penelitian tentang desain perangkat ajar yang sesuai dengan metode outdoor learning dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan kreativitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tematik dengan metode outdoor learning layak untuk terus dikembangkan karena dapat memberikan dampak positif terhadap keterlibatan, kreativitas, dan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran.Lebih dari itu, pembelajaran menjadi sebuah proses yang lebih humanis mendekatkan siswa pada lingkungan dan kehidupan nyata serta menguatkan hubungan antara guru dan peserta didik dalam suasana yang lebih alami dan menyenangkan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran dengan metode outdoor learning, serta faktor pendukung dan penghambat yang dialami guru dalam menerapkan metode ini pada pembelajaran tematik di kelas III SDN 2 Kemuning, Banjarbaru. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan sumber data dari siswa, guru, lingkungan sekolah, dan dokumen terkait. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode outdoor learning sangat efektif meningkatkan antusiasme siswa dalam pembelajaran. Namun, metode ini memiliki faktor pendukung dan penghambat. Dari segi pembelajaran, kelebihannya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-ed1cf.webp" type="image/webp" length="105206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-ed1cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-181a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-data-tekstual-teknik-pengumpulan-analisis-s-thumb-63b63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1077-umpr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14105-anterior-jurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Literatur Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Literatur Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Literatur Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59888-gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-konsu</link>
	<guid isPermaLink="false">3a6ea599a132e850f2b0c8a11e7e3a17</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara konsumsi minuman manis kemasan dengan perkembangan diabetes melitus tipe 2 pada anak-anak dan remaja. Studi ini dapat dilakukan dengan mengobservasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara konsumsi minuman manis kemasan dengan perkembangan diabetes melitus tipe 2 pada anak-anak dan remaja. Studi ini dapat dilakukan dengan mengobservasi pola konsumsi minuman manis kemasan dan memantau kesehatan metabolik peserta selama beberapa tahun. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada intervensi edukatif dan promosi kesehatan di sekolah-sekolah, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan literasi gizi di kalangan generasi muda. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran regulasi pemerintah dalam mengendalikan peredaran minuman manis kemasan dan dampaknya terhadap penurunan risiko diabetes melitus tipe 2 di kalangan remaja.. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi minuman manis kemasan dengan peningkatan risiko diabetes melitus tipe 2 pada usia muda, terutama akibat pengaruh insulin, obesitas, dan pola konsumsi yang dipengaruhi faktor sosial.Temuan ini menjawab tujuan penelitian, yaitu menganalisis konsumsi minuman berpemanis tinggi gula dengan risiko diabetes mellitus pada anak dan remaja.Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pengembangan intervensi edukatif dan regulasi pemerintah guna menekan konsumsi gula berlebih melalui literasi gizi, pengawasan produk, serta promosi gaya hidup sehat di kalangan generasi muda Pemerintah Indonesia telah menetapkan batas konsumsi gula harian sebesar 50 gram dalam Permenkes No. 30 Tahun 2013. Namun, konsumsi gula masyarakat, terutama dari minuman manis kemasan, masih melebihi batas tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara konsumsi minuman kemasan tinggi gula dengan risiko diabetes dini, serta memahami prevalensinya di kalangan anak muda. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui analisis berbagai artikel ilmiah dari basis data terindeks seperti Google... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-f1aec.webp" title="JURIS - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-f1aec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-f1aec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-f1aec.webp 1x" title="JURIS - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda" alt="JURIS - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-537e1.webp" title="JURIS - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-537e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-537e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-537e1.webp 1x" title="JURIS - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda" alt="JURIS - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-d1ff5.webp" title="JURIS - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-d1ff5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-d1ff5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-d1ff5.webp 1x" title="JURIS - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda" alt="JURIS - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59888-gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-konsu" title="JURIS - Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda" target="_blank">Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara konsumsi minuman manis kemasan dengan perkembangan diabetes melitus tipe 2 pada anak-anak dan remaja. Studi ini dapat dilakukan dengan mengobservasi pola konsumsi minuman manis kemasan dan memantau kesehatan metabolik peserta selama beberapa tahun. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada intervensi edukatif dan promosi kesehatan di sekolah-sekolah, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan literasi gizi di kalangan generasi muda. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran regulasi pemerintah dalam mengendalikan peredaran minuman manis kemasan dan dampaknya terhadap penurunan risiko diabetes melitus tipe 2 di kalangan remaja..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi minuman manis kemasan dengan peningkatan risiko diabetes melitus tipe 2 pada usia muda, terutama akibat pengaruh insulin, obesitas, dan pola konsumsi yang dipengaruhi faktor sosial.Temuan ini menjawab tujuan penelitian, yaitu menganalisis konsumsi minuman berpemanis tinggi gula dengan risiko diabetes mellitus pada anak dan remaja.Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pengembangan intervensi edukatif dan regulasi pemerintah guna menekan konsumsi gula berlebih melalui literasi gizi, pengawasan produk, serta promosi gaya hidup sehat di kalangan generasi muda
<br>Pemerintah Indonesia telah menetapkan batas konsumsi gula harian sebesar 50 gram dalam Permenkes No. 30 Tahun 2013. Namun, konsumsi gula masyarakat, terutama dari minuman manis kemasan, masih melebihi batas tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara konsumsi minuman kemasan tinggi gula dengan risiko diabetes dini, serta memahami prevalensinya di kalangan anak muda. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui analisis berbagai artikel ilmiah dari basis data terindeks seperti Google...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-f1aec.webp" type="image/webp" length="96490" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-f1aec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-537e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/gula-berlebih-pola-konsumsi-wisatawan-bisnis-makan-thumb-d1ff5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59885-kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-ber</link>
	<guid isPermaLink="false">2ced2b6b356d95f3b414441769fcf63b</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ v5i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,v5i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas model dengan memasukkan variabel seperti citra destinasi dan niat kunjungan ulang, serta melibatkan peserta lokal dan non-lokal. Penelitian selanjutnya juga dapat menggunakan sampel yang lebih besar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas model dengan memasukkan variabel seperti citra destinasi dan niat kunjungan ulang, serta melibatkan peserta lokal dan non-lokal. Penelitian selanjutnya juga dapat menggunakan sampel yang lebih besar dan beragam, serta desain longitudinal untuk melacak perubahan selama beberapa edisi acara. Selain itu, penyelenggara acara dapat terus berinovasi dalam konten dengan mendiversifikasi genre musik, mengintegrasikan pertunjukan lintas budaya, dan menambahkan atraksi non-musik yang menarik untuk meningkatkan nilai yang dirasakan. Kualitas layanan harus dipertahankan melalui logistik yang efisien, venue yang bersih, dan staf yang terlatih dengan baik. Teknologi, seperti aplikasi acara, antrean virtual, dan pembayaran nontunai, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kenyamanan dan mengumpulkan data untuk pemasaran. WTF juga harus diposisikan sebagai acara unggulan dalam branding kota, didukung oleh paket pariwisata yang menggabungkan tiket dengan akomodasi dan tur. Infrastruktur dan layanan harus ditingkatkan selama periode acara, dan kolaborasi stakeholder harus diperkuat untuk memastikan pengalaman pengunjung yang konsisten.. Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris yang jelas bahwa kepuasan pengunjung terhadap acara We the Fest (WTF) memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan untuk berkunjung ke Jakarta.Hasil ini menunjukkan bahwa kepuasan acara bukan hanya hasil sampingan yang menyenangkan dari kehadiran, tetapi juga penentu strategis dalam membentuk perilaku perjalanan, khususnya bagi pengunjung non-residen.Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan menjelaskan 43.Ini merupakan proporsi yang signifikan, menunjukkan bahwa hampir setengah dari proses pengambilan keputusan pengunjung dapat dijelaskan oleh kualitas pengalaman mereka di acara tersebut.4% yang dipengaruhi oleh faktor lain seperti citra destinasi, aksesibilitas, motivasi pribadi, dan pertimbangan ekonomi.Temuan ini juga berkontribusi pada diskusi akademik yang lebih luas tentang pariwisata acara dengan memperkuat gagasan bahwa acara berkualitas tinggi memiliki potensi untuk mempengaruhi tidak hanya kehadiran langsung tetapi juga pola kunjungan destinasi yang lebih luas.Untuk Jakarta, ini menekankan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan standar acara yang diakui secara internasional seperti WTF, karena acara ini tidak hanya berfungsi sebagai platform hiburan tetapi juga sebagai gerbang ke ekosistem pariwisata kota Penelitian ini menyelidiki pengaruh kepuasan pengunjung terhadap keputusan untuk berkunjung ke Jakarta, dengan menggunakan festival musik internasional We the Fest (WTF) sebagai studi kasus. WTF adalah acara tahunan berskala besar yang menggabungkan pertunjukan musik, seni, fashion, dan pengalaman kuliner, yang diselenggarakan oleh Ismaya Live di Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel purposive yang melibatkan 96 responden dari luar Jakarta yang pernah menghadiri WTF setidaknya sekali. Data dianalisis menggunakan Analisis Korelasi dan Regresi dengan menggunakan SPSS v25. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan dari kepuasan acara terhadap keputusan untuk berkunjung ke Jakarta, dengan nilai t_count sebesar 8.521 > t_table (1.986) dan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05. Koefisien determinasi (RA) sebesar 0.436... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-47898.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-47898.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-47898.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-47898.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta" alt="JURIS - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-7233d.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-7233d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-7233d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-7233d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta" alt="JURIS - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-9e72f.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-9e72f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-9e72f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-9e72f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta" alt="JURIS - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59885-kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-ber" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta" target="_blank">Pengaruh Kepuasan Acara We the Fest terhadap Keputusan Berkunjung ke Jakarta</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas model dengan memasukkan variabel seperti citra destinasi dan niat kunjungan ulang, serta melibatkan peserta lokal dan non-lokal. Penelitian selanjutnya juga dapat menggunakan sampel yang lebih besar dan beragam, serta desain longitudinal untuk melacak perubahan selama beberapa edisi acara. Selain itu, penyelenggara acara dapat terus berinovasi dalam konten dengan mendiversifikasi genre musik, mengintegrasikan pertunjukan lintas budaya, dan menambahkan atraksi non-musik yang menarik untuk meningkatkan nilai yang dirasakan. Kualitas layanan harus dipertahankan melalui logistik yang efisien, venue yang bersih, dan staf yang terlatih dengan baik. Teknologi, seperti aplikasi acara, antrean virtual, dan pembayaran nontunai, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kenyamanan dan mengumpulkan data untuk pemasaran. WTF juga harus diposisikan sebagai acara unggulan dalam branding kota, didukung oleh paket pariwisata yang menggabungkan tiket dengan akomodasi dan tur. Infrastruktur dan layanan harus ditingkatkan selama periode acara, dan kolaborasi stakeholder harus diperkuat untuk memastikan pengalaman pengunjung yang konsisten..
<br>Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris yang jelas bahwa kepuasan pengunjung terhadap acara We the Fest (WTF) memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan untuk berkunjung ke Jakarta.Hasil ini menunjukkan bahwa kepuasan acara bukan hanya hasil sampingan yang menyenangkan dari kehadiran, tetapi juga penentu strategis dalam membentuk perilaku perjalanan, khususnya bagi pengunjung non-residen.Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan menjelaskan 43.Ini merupakan proporsi yang signifikan, menunjukkan bahwa hampir setengah dari proses pengambilan keputusan pengunjung dapat dijelaskan oleh kualitas pengalaman mereka di acara tersebut.4% yang dipengaruhi oleh faktor lain seperti citra destinasi, aksesibilitas, motivasi pribadi, dan pertimbangan ekonomi.Temuan ini juga berkontribusi pada diskusi akademik yang lebih luas tentang pariwisata acara dengan memperkuat gagasan bahwa acara berkualitas tinggi memiliki potensi untuk mempengaruhi tidak hanya kehadiran langsung tetapi juga pola kunjungan destinasi yang lebih luas.Untuk Jakarta, ini menekankan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan standar acara yang diakui secara internasional seperti WTF, karena acara ini tidak hanya berfungsi sebagai platform hiburan tetapi juga sebagai gerbang ke ekosistem pariwisata kota
<br>Penelitian ini menyelidiki pengaruh kepuasan pengunjung terhadap keputusan untuk berkunjung ke Jakarta, dengan menggunakan festival musik internasional We the Fest (WTF) sebagai studi kasus. WTF adalah acara tahunan berskala besar yang menggabungkan pertunjukan musik, seni, fashion, dan pengalaman kuliner, yang diselenggarakan oleh Ismaya Live di Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel purposive yang melibatkan 96 responden dari luar Jakarta yang pernah menghadiri WTF setidaknya sekali. Data dianalisis menggunakan Analisis Korelasi dan Regresi dengan menggunakan SPSS v25. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan dari kepuasan acara terhadap keputusan untuk berkunjung ke Jakarta, dengan nilai t_count sebesar 8.521 > t_table (1.986) dan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05. Koefisien determinasi (RA) sebesar 0.436...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-7233d.webp" type="image/webp" length="94664" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-47898.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-7233d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kepuasan-pengunjung-pariwisata-keputusan-berkunjun-thumb-9e72f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2975-poltekpar-nhi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16892-journal-event-travel-tour-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59904-kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma</link>
	<guid isPermaLink="false">e4804a6feeda5b650b520a2fee4fdf58</guid>
	<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 12:27:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ bakti banua ]]></category>
	<category><![CDATA[ fredi jayen ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bakti,banua,counter,flag,fredi,jayen]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Mengembangkan modul praktis yang komprehensif untuk membantu guru dalam merencanakan dan mengimplementasikan P5 secara efektif. Modul ini dapat mencakup panduan langkah-demi-langkah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Mengembangkan modul praktis yang komprehensif untuk membantu guru dalam merencanakan dan mengimplementasikan P5 secara efektif. Modul ini dapat mencakup panduan langkah-demi-langkah, contoh kasus, dan strategi penilaian yang sesuai. 2. Mempelajari dan menganalisis dampak dari pembentukan komunitas praktik di antara guru-guru. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kolaborasi dan berbagi pengalaman antarguru dapat meningkatkan kualitas implementasi P5 di sekolah. 3. Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi P5 di berbagai sekolah. Dengan memahami tantangan dan hambatan yang dihadapi, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan efektivitas P5 secara lebih luas.. Pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas guru SMAN Anjir Pasar dalam memahami dan mengimplementasikan P5 sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.Pelatihan lanjutan untuk aspek asesmen dan perencanaan proyek.Pembentukan komunitas praktik sebagai ruang berbagi pengalaman dan refleksi antarguru.Dengan pemahaman yang benar, P5 dapat menjadi wahana strategis dalam membentuk pelajar yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan abad 21 Kurikulum Merdeka membawa paradigma baru dalam pendidikan Indonesia, salah satunya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertujuan membentuk karakter pelajar sesuai nilai-nilai Pancasila. Namun, dalam praktiknya masih terdapat banyak miskonsepsi di kalangan guru terkait tujuan, metode, dan pelaksanaan P5. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pelatihan kepada guru-guru SMAN Anjir Pasar guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam mengimplementasikan P5 secara tepat. Melalui metode ceramah, diskusi, workshop, dan refleksi, pelatihan ini berhasil mengidentifikasi dan mengoreksi berbagai miskonsepsi, serta meningkatkan kesiapan guru dalam menerapkan P5 di lingkungan sekolah. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta serta kebutuhan akan pendampingan dan panduan lanjutan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-d2dfc.webp" title="JURIS - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-d2dfc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-d2dfc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-d2dfc.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka" alt="JURIS - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-5b6ca.webp" title="JURIS - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-5b6ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-5b6ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-5b6ca.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka" alt="JURIS - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-9a689.webp" title="JURIS - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-9a689.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-9a689.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-9a689.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka" alt="JURIS - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59904-kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma" title="JURIS - Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka" target="_blank">Pelatihan Pengembangan Diri Bagi Guru SMAN Anjir Pasar Tentang Miskonsepsi P5 Dalam Kurikulum Merdeka</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Mengembangkan modul praktis yang komprehensif untuk membantu guru dalam merencanakan dan mengimplementasikan P5 secara efektif. Modul ini dapat mencakup panduan langkah-demi-langkah, contoh kasus, dan strategi penilaian yang sesuai. 2. Mempelajari dan menganalisis dampak dari pembentukan komunitas praktik di antara guru-guru. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kolaborasi dan berbagi pengalaman antarguru dapat meningkatkan kualitas implementasi P5 di sekolah. 3. Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi P5 di berbagai sekolah. Dengan memahami tantangan dan hambatan yang dihadapi, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan efektivitas P5 secara lebih luas..
<br>Pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas guru SMAN Anjir Pasar dalam memahami dan mengimplementasikan P5 sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.Pelatihan lanjutan untuk aspek asesmen dan perencanaan proyek.Pembentukan komunitas praktik sebagai ruang berbagi pengalaman dan refleksi antarguru.Dengan pemahaman yang benar, P5 dapat menjadi wahana strategis dalam membentuk pelajar yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan abad 21
<br>Kurikulum Merdeka membawa paradigma baru dalam pendidikan Indonesia, salah satunya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertujuan membentuk karakter pelajar sesuai nilai-nilai Pancasila. Namun, dalam praktiknya masih terdapat banyak miskonsepsi di kalangan guru terkait tujuan, metode, dan pelaksanaan P5. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pelatihan kepada guru-guru SMAN Anjir Pasar guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam mengimplementasikan P5 secara tepat. Melalui metode ceramah, diskusi, workshop, dan refleksi, pelatihan ini berhasil mengidentifikasi dan mengoreksi berbagai miskonsepsi, serta meningkatkan kesiapan guru dalam menerapkan P5 di lingkungan sekolah. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta serta kebutuhan akan pendampingan dan panduan lanjutan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-d2dfc.webp" type="image/webp" length="80316" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-d2dfc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-5b6ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/kesiapan-guru-kapasitas-praprofesi-sma-islam-p5-ku-thumb-9a689.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5116-stimi-bjm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15796-one-moment-please.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 22 Aug 2026 14:07:30 +0700. 12 items. Served in: 1.735 seconds [rss] -->
