<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2026 12:52:57 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 12:52:57 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-07T12:52:57+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor Kesesuaian dengan PMK 85 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor Kesesuaian dengan PMK 85 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor Kesesuaian dengan PMK 85 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64667-pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas</link>
	<guid isPermaLink="false">240040e75a3ec182ce6cfab9d5d38f07</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 07:37:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan program pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi penilai PBB P2 berdasarkan PMK 85/2024. 2. Perlu dilakukan evaluasi sistem mentoring dan orientasi yang terstruktur untuk memperkuat kapasitas organisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024: 1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan program pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi penilai PBB P2 berdasarkan PMK 85/2024. 2. Perlu dilakukan evaluasi sistem mentoring dan orientasi yang terstruktur untuk memperkuat kapasitas organisasi di Bappenda Kabupaten Bogor. 3. Penelitian dapat mengeksplorasi alternatif regulasi untuk memastikan kesiapan kelembagaan dalam mendukung penilaian PBB P2 yang akuntabel dan sesuai dengan standar hukum.. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi PMK 85/2024 dalam pelaksanaan penilaian PBB P2 di Bappenda Kabupaten Bogor masih menghadapi kesenjangan kapasitas pada tiga dimensi, yaitu pengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi, dan reformasi kelembagaan.Pada dimensi pengembangan SDM, kapasitas individu aparatur masih bervariasi akibat belum meratanya pelatihan, sertifikasi, pengalaman, serta pemahaman terhadap regulasi terbaru.Pada dimensi penguatan organisasi, Bappenda telah memiliki unit kerja yang menangani penilaian PBB P2, tetapi sistem pengembangan kompetensi, orientasi, mentoring, dan penugasan formal belum sepenuhnya terstruktur.Sementara itu, pada dimensi reformasi kelembagaan, perubahan regulasi melalui PMK 85/2024 belum sepenuhnya diikuti oleh kesiapan kelembagaan dan penataan SDM, sehingga masih terdapat kesenjangan antara tuntutan kebijakan dengan kondisi implementasi di tingkat daerah Implementasi PMK Nomor 85 Tahun 2024 menuntut pemerintah daerah memiliki sumber daya manusia yang kompeten dalam melaksanakan penilaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). Penelitian ini bertujuan menganalisis pembangunan kapasitas SDM pelaksana penilaian PBB P2 di Bappenda Kabupaten Bogor menggunakan kerangka Capacity Building Grindle yang meliputi Human Resource Development, Organizational Strengthening, dan Institutional Reform. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas SDM masih menghadapi kesenjangan pada ketiga dimensi tersebut. Pada dimensi Human Resource Development,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-21765.webp" title="JURIS - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-21765.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-21765.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-21765.webp 1x" title="JURIS - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024" alt="JURIS - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-ca149.webp" title="JURIS - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-ca149.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-ca149.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-ca149.webp 1x" title="JURIS - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024" alt="JURIS - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-79615.webp" title="JURIS - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-79615.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-79615.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-79615.webp 1x" title="JURIS - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024" alt="JURIS - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64667-pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas" title="JURIS - Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024" target="_blank">Kapasitas Penilai di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor: Kesesuaian dengan PMK 85/2024</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan program pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi penilai PBB P2 berdasarkan PMK 85/2024. 2. Perlu dilakukan evaluasi sistem mentoring dan orientasi yang terstruktur untuk memperkuat kapasitas organisasi di Bappenda Kabupaten Bogor. 3. Penelitian dapat mengeksplorasi alternatif regulasi untuk memastikan kesiapan kelembagaan dalam mendukung penilaian PBB P2 yang akuntabel dan sesuai dengan standar hukum..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi PMK 85/2024 dalam pelaksanaan penilaian PBB P2 di Bappenda Kabupaten Bogor masih menghadapi kesenjangan kapasitas pada tiga dimensi, yaitu pengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi, dan reformasi kelembagaan.Pada dimensi pengembangan SDM, kapasitas individu aparatur masih bervariasi akibat belum meratanya pelatihan, sertifikasi, pengalaman, serta pemahaman terhadap regulasi terbaru.Pada dimensi penguatan organisasi, Bappenda telah memiliki unit kerja yang menangani penilaian PBB P2, tetapi sistem pengembangan kompetensi, orientasi, mentoring, dan penugasan formal belum sepenuhnya terstruktur.Sementara itu, pada dimensi reformasi kelembagaan, perubahan regulasi melalui PMK 85/2024 belum sepenuhnya diikuti oleh kesiapan kelembagaan dan penataan SDM, sehingga masih terdapat kesenjangan antara tuntutan kebijakan dengan kondisi implementasi di tingkat daerah
<br>Implementasi PMK Nomor 85 Tahun 2024 menuntut pemerintah daerah memiliki sumber daya manusia yang kompeten dalam melaksanakan penilaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). Penelitian ini bertujuan menganalisis pembangunan kapasitas SDM pelaksana penilaian PBB P2 di Bappenda Kabupaten Bogor menggunakan kerangka Capacity Building Grindle yang meliputi Human Resource Development, Organizational Strengthening, dan Institutional Reform. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas SDM masih menghadapi kesenjangan pada ketiga dimensi tersebut. Pada dimensi Human Resource Development,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-ca149.webp" type="image/webp" length="99282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-21765.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-ca149.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/pbb-p2-kontribusi-pajak-bumi-kapasitas-penilai-pen-thumb-79615.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18118-jane-jurnal-administrasi-negara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64665-prinsip-syariah-nilai-lemb</link>
	<guid isPermaLink="false">cd605e17418f957175ffa17c5b122e4b</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 07:33:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus sancoko ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,content,main,menu,sancoko,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jenis motivasi tertentu (misalnya motivasi intrinsik vs. ekstrinsik) terhadap kinerja karyawan di perusahaan syariah. Selain itu, studi tentang hubungan antara gaya kepemimpinan manajemen dan tingkat disiplin ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jenis motivasi tertentu (misalnya motivasi intrinsik vs. ekstrinsik) terhadap kinerja karyawan di perusahaan syariah. Selain itu, studi tentang hubungan antara gaya kepemimpinan manajemen dan tingkat disiplin kerja karyawan bisa menjadi arah penelitian baru. Peneliti juga bisa membandingkan perbedaan faktor yang memengaruhi kinerja karyawan antara perusahaan properti syariah dan konvensional untuk melihat apakah nilai-nilai syariah memberikan pengaruh unik pada dinamika kerja. Dengan mengeksplorasi aspek-aspek ini, perusahaan dapat merancang strategi manajemen yang lebih efektif dan sesuai dengan konteks budaya syariah. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan sistem penghargaan berbasis prinsip syariah yang tidak hanya bersifat finansial tetapi juga mencakup pengakuan non-finansial untuk meningkatkan komitmen karyawan. Selain itu, penting untuk mengevaluasi bagaimana pelatihan dan pendidikan syariah memengaruhi disiplin kerja dan kinerja karyawan dalam lingkungan bisnis yang berbasis nilai-nilai agama. Penelitian lanjutan bisa juga menggali lebih dalam tentang peran komunikasi terbuka antara manajemen dan karyawan dalam menciptakan budaya kerja yang inklusif dan berkelanjutan di perusahaan properti syariah.. Berdasarkan hasil analisis, motivasi dan disiplin kerja karyawan berperan penting dalam meningkatkan performa individu dan mencapai tujuan perusahaan.Motivasi yang tinggi, didorong oleh faktor internal (seperti kebutuhan individu) dan faktor eksternal (seperti insentif dan penghargaan), terbukti membantu karyawan merasa lebih terlibat dan produktif.Selain itu, disiplin kerja juga memainkan peran signifikan dengan indikator-indikator seperti kehadiran, kepatuhan terhadap peraturan, serta ketepatan waktu yang mendukung kinerja efektif Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti syariah. Motivasi kerja dan disiplin karyawan merupakan faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan suatu organisasi, terutama dalam mencapai target kinerja dan membentuk budaya kerja yang positif. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari karyawan pada berbagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-54fd5.webp" title="JURIS - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-54fd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-54fd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-54fd5.webp 1x" title="JURIS - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo" alt="JURIS - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-e8b19.webp" title="JURIS - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-e8b19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-e8b19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-e8b19.webp 1x" title="JURIS - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo" alt="JURIS - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-f3000.webp" title="JURIS - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-f3000.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-f3000.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-f3000.webp 1x" title="JURIS - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo" alt="JURIS - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64665-prinsip-syariah-nilai-lemb" title="JURIS - Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo" target="_blank">Analisis pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jenis motivasi tertentu (misalnya motivasi intrinsik vs. ekstrinsik) terhadap kinerja karyawan di perusahaan syariah. Selain itu, studi tentang hubungan antara gaya kepemimpinan manajemen dan tingkat disiplin kerja karyawan bisa menjadi arah penelitian baru. Peneliti juga bisa membandingkan perbedaan faktor yang memengaruhi kinerja karyawan antara perusahaan properti syariah dan konvensional untuk melihat apakah nilai-nilai syariah memberikan pengaruh unik pada dinamika kerja. Dengan mengeksplorasi aspek-aspek ini, perusahaan dapat merancang strategi manajemen yang lebih efektif dan sesuai dengan konteks budaya syariah. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan sistem penghargaan berbasis prinsip syariah yang tidak hanya bersifat finansial tetapi juga mencakup pengakuan non-finansial untuk meningkatkan komitmen karyawan. Selain itu, penting untuk mengevaluasi bagaimana pelatihan dan pendidikan syariah memengaruhi disiplin kerja dan kinerja karyawan dalam lingkungan bisnis yang berbasis nilai-nilai agama. Penelitian lanjutan bisa juga menggali lebih dalam tentang peran komunikasi terbuka antara manajemen dan karyawan dalam menciptakan budaya kerja yang inklusif dan berkelanjutan di perusahaan properti syariah..
<br>Berdasarkan hasil analisis, motivasi dan disiplin kerja karyawan berperan penting dalam meningkatkan performa individu dan mencapai tujuan perusahaan.Motivasi yang tinggi, didorong oleh faktor internal (seperti kebutuhan individu) dan faktor eksternal (seperti insentif dan penghargaan), terbukti membantu karyawan merasa lebih terlibat dan produktif.Selain itu, disiplin kerja juga memainkan peran signifikan dengan indikator-indikator seperti kehadiran, kepatuhan terhadap peraturan, serta ketepatan waktu yang mendukung kinerja efektif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian motivasi terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja pada PT Gemilang Duabelas Prosindo, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti syariah. Motivasi kerja dan disiplin karyawan merupakan faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan suatu organisasi, terutama dalam mencapai target kinerja dan membentuk budaya kerja yang positif. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari karyawan pada berbagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-54fd5.webp" type="image/webp" length="105496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-54fd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-e8b19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/prinsip-syariah-nilai-lembaga-hasil-analisis-motiv-thumb-f3000.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-299-ikopin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18789-fair-value-jurnal-ilmiah-akuntansi-keuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64669-strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan</link>
	<guid isPermaLink="false">5d6b70afee058f6bd896dbd0ac00cd5a</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 07:14:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus sancoko ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,content,main,menu,sancoko,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh strategi pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan mobil bekas, terutama dalam memanfaatkan media sosial dan platform online untuk menjangkau konsumen. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi hubungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh strategi pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan mobil bekas, terutama dalam memanfaatkan media sosial dan platform online untuk menjangkau konsumen. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi hubungan antara kualitas pelayanan purna jual dan loyalitas pelanggan di showroom mobil bekas. Serta, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak keterbatasan akses teknologi terhadap strategi pemasaran di daerah terpencil, serta bagaimana inovasi layanan bisa mengatasi tantangan tersebut. Ide-ide ini berpotensi memberikan wawasan baru untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran dan kualitas pelayanan di industri mobil bekas.. Penerapan strategi pemasaran di Showroom Berkah Mobilindo, yang mencakup pemilihan pasar, perencanaan produk, penetapan harga, sistem distribusi, dan komunikasi pemasaran, telah berjalan efektif dalam menarik minat konsumen.Strategi ini diperkuat dengan kualitas pelayanan yang mencakup aspek berwujud, keandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan.Kombinasi strategi pemasaran dan kualitas pelayanan terbukti memberikan dampak positif terhadap penjualan, yang tercermin dari peningkatan volume penjualan, laba, serta pertumbuhan perusahaan dari tahun ke tahun Penelitian ini membahas penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan pemilik, karyawan, dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berupa pemilihan pasar, penetapan harga yang kompetitif, serta komunikasi langsung kepada konsumen mampu meningkatkan daya tarik pembeli. Di sisi lain, kualitas pelayanan yang meliputi keandalan, ketanggapan, jaminan, serta empati terbukti berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen. Secara keseluruhan, kombinasi strategi pemasaran dan pelayanan yang baik berkontribusi pada peningkatan penjualan dan pertumbuhan usaha showroom. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-6c15b.webp" title="JURIS - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-6c15b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-6c15b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-6c15b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo" alt="JURIS - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-4d961.webp" title="JURIS - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-4d961.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-4d961.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-4d961.webp 1x" title="JURIS - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo" alt="JURIS - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-a114e.webp" title="JURIS - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-a114e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-a114e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-a114e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo" alt="JURIS - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64669-strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan" title="JURIS - Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo" target="_blank">Penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh strategi pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan mobil bekas, terutama dalam memanfaatkan media sosial dan platform online untuk menjangkau konsumen. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi hubungan antara kualitas pelayanan purna jual dan loyalitas pelanggan di showroom mobil bekas. Serta, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak keterbatasan akses teknologi terhadap strategi pemasaran di daerah terpencil, serta bagaimana inovasi layanan bisa mengatasi tantangan tersebut. Ide-ide ini berpotensi memberikan wawasan baru untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran dan kualitas pelayanan di industri mobil bekas..
<br>Penerapan strategi pemasaran di Showroom Berkah Mobilindo, yang mencakup pemilihan pasar, perencanaan produk, penetapan harga, sistem distribusi, dan komunikasi pemasaran, telah berjalan efektif dalam menarik minat konsumen.Strategi ini diperkuat dengan kualitas pelayanan yang mencakup aspek berwujud, keandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan.Kombinasi strategi pemasaran dan kualitas pelayanan terbukti memberikan dampak positif terhadap penjualan, yang tercermin dari peningkatan volume penjualan, laba, serta pertumbuhan perusahaan dari tahun ke tahun
<br>Penelitian ini membahas penerapan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan penjualan mobil bekas pada Showroom Berkah Mobilindo. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan pemilik, karyawan, dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berupa pemilihan pasar, penetapan harga yang kompetitif, serta komunikasi langsung kepada konsumen mampu meningkatkan daya tarik pembeli. Di sisi lain, kualitas pelayanan yang meliputi keandalan, ketanggapan, jaminan, serta empati terbukti berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen. Secara keseluruhan, kombinasi strategi pemasaran dan pelayanan yang baik berkontribusi pada peningkatan penjualan dan pertumbuhan usaha showroom.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-6c15b.webp" type="image/webp" length="97440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-6c15b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-4d961.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/strategi-pemasaran-kualitas-pelayanan-penjualan-mo-thumb-a114e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-299-ikopin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18789-fair-value-jurnal-ilmiah-akuntansi-keuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64664-mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayan</link>
	<guid isPermaLink="false">cf535bc77bb2dbb010ad49a6af0f33b4</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 07:11:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus sancoko ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,content,main,menu,sancoko,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan meliputi: 1) Menganalisis dampak modernisasi fasilitas fisik terhadap peningkatan kepuasan pelanggan di usaha mikro isi ulang air minum. 2) Mengkaji strategi personalisasi layanan yang lebih efektif untuk meningkatkan pengakuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water: Saran penelitian lanjutan meliputi: 1) Menganalisis dampak modernisasi fasilitas fisik terhadap peningkatan kepuasan pelanggan di usaha mikro isi ulang air minum. 2) Mengkaji strategi personalisasi layanan yang lebih efektif untuk meningkatkan pengakuan terhadap pelanggan baru. 3) Meneliti peran pelatihan staf dalam mempertahankan konsistensi empati selama jam sibuk untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.. Berdasarkan hasil penelitian, kualitas pelayanan pada usaha mikro Pure Water secara umum berada pada kategori baik.Indikator Reliability, Responsiveness, dan Assurance menjadi kekuatan utama yang diakui oleh pelanggan maupun staf internal.Namun, kelemahan masih terlihat pada aspek Tangibles dan Empathy.Pengalaman pelanggan juga berperan penting dalam membentuk kepuasan, dengan faktor Accessibility, Competence, dan Helpfulness mendukung kenyamanan dan loyalitas pelanggan.Meski demikian, aspek Customer Recognition dan Personalization masih menjadi kelemahan, khususnya bagi pelanggan baru yang merasa kurang mendapat perhatian yang sama seperti pelanggan lama Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kualitas pelayanan berbasis pengalaman pelanggan guna meningkatkan kepuasan konsumen pada usaha mikro isi ulang air minum, dengan studi kasus pada Depot Air Pure Water di Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilandasi oleh pentingnya peran kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam membentuk kepuasan serta loyalitas, terutama pada sektor usaha mikro. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-1a215.webp" title="JURIS - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-1a215.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-1a215.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-1a215.webp 1x" title="JURIS - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water" alt="JURIS - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-20bc0.webp" title="JURIS - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-20bc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-20bc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-20bc0.webp 1x" title="JURIS - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water" alt="JURIS - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-4f750.webp" title="JURIS - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-4f750.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-4f750.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-4f750.webp 1x" title="JURIS - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water" alt="JURIS - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64664-mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayan" title="JURIS - Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water" target="_blank">Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water</a>: Saran penelitian lanjutan meliputi: 1) Menganalisis dampak modernisasi fasilitas fisik terhadap peningkatan kepuasan pelanggan di usaha mikro isi ulang air minum. 2) Mengkaji strategi personalisasi layanan yang lebih efektif untuk meningkatkan pengakuan terhadap pelanggan baru. 3) Meneliti peran pelatihan staf dalam mempertahankan konsistensi empati selama jam sibuk untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, kualitas pelayanan pada usaha mikro Pure Water secara umum berada pada kategori baik.Indikator Reliability, Responsiveness, dan Assurance menjadi kekuatan utama yang diakui oleh pelanggan maupun staf internal.Namun, kelemahan masih terlihat pada aspek Tangibles dan Empathy.Pengalaman pelanggan juga berperan penting dalam membentuk kepuasan, dengan faktor Accessibility, Competence, dan Helpfulness mendukung kenyamanan dan loyalitas pelanggan.Meski demikian, aspek Customer Recognition dan Personalization masih menjadi kelemahan, khususnya bagi pelanggan baru yang merasa kurang mendapat perhatian yang sama seperti pelanggan lama
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kualitas pelayanan berbasis pengalaman pelanggan guna meningkatkan kepuasan konsumen pada usaha mikro isi ulang air minum, dengan studi kasus pada Depot Air Pure Water di Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilandasi oleh pentingnya peran kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam membentuk kepuasan serta loyalitas, terutama pada sektor usaha mikro. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-1a215.webp" type="image/webp" length="98390" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-1a215.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-20bc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/mayoritas-usaha-mikro-kualitas-pelayanan-pengalama-thumb-4f750.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-299-ikopin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18789-fair-value-jurnal-ilmiah-akuntansi-keuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Internalisasi Nilai Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri MAN Binjai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Internalisasi Nilai Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri MAN Binjai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Internalisasi Nilai Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri MAN Binjai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64662-alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan</link>
	<guid isPermaLink="false">11d76f07790afe6f3dca9993da169629</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 06:17:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menelaah lebih lanjut efektivitas model pembinaan dakwah digital di berbagai madrasah, baik negeri maupun swasta, serta melakukan studi longitudinal untuk menelusuri keberlanjutan implementasi nilai-nilai keislaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menelaah lebih lanjut efektivitas model pembinaan dakwah digital di berbagai madrasah, baik negeri maupun swasta, serta melakukan studi longitudinal untuk menelusuri keberlanjutan implementasi nilai-nilai keislaman pada kehidupan sosial alumni. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan fokus pada strategi penguatan karakter da'i melalui pendekatan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta mengkaji peran guru PAI dalam proses internalisasi nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter da'i. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam pengembangan pendidikan Islam dan dakwah di era modern.. Penelitian tentang internalisasi nilai-nilai keislaman dan strategi pembentukan karakter da'i di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai menunjukkan bahwa proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu agama, tetapi juga menekankan penanaman nilai-nilai Islam melalui keteladanan, pembiasaan, dan kegiatan keagamaan yang terstruktur.Internalisasi nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan moderasi beragama menjadi fondasi utama dalam membentuk pribadi siswa yang religius, kritis, dan visioner.Strategi pembentukan karakter da'i diarahkan agar responsif terhadap tantangan dakwah kontemporer dengan mengintegrasikan penguatan ilmu agama, pelatihan keterampilan komunikasi publik, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah kreatif.Integrasi antara fondasi nilai keislaman dan pendekatan dakwah modern tersebut menghasilkan profil siswa sebagai calon da'i muda yang berakhlak mulia, berpegang teguh pada ajaran Islam, sekaligus adaptif dan inovatif dalam menyampaikan pesan keislaman secara persuasif di tengah arus globalisasi dan era digital.Secara praktis, hasil penelitian ini merekomendasikan agar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memperkuat internalisasi nilai melalui keteladanan, pembelajaran reflektif, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam setiap kegiatan pembelajaran.Sementara itu, pengembang kurikulum dakwah digital disarankan untuk merancang modul pembelajaran yang memadukan kompetensi keagamaan dengan literasi digital, seperti pelatihan pembuatan konten dakwah moderat dan etika bermedia sosial.Madrasah juga dapat mengembangkan komunitas da'i muda berbasis teknologi yang difasilitasi oleh guru dan pembina dakwah agar pembinaan karakter berlangsung berkelanjutan dan kontekstual.Untuk memperkuat kontribusi ilmiah, penelitian lanjutan disarankan menelaah efektivitas model pembinaan dakwah digital di berbagai madrasah, melakukan kajian komparatif antara madrasah negeri dan swasta, serta mengembangkan studi longitudinal untuk menelusuri keberlanjutan implementasi nilai keislaman pada kehidupan sosial alumni.Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan pendidikan Islam, tetapi juga menawarkan implikasi praktis yang relevan bagi penguatan dakwah dan pendidikan karakter di era modern Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai-nilai keislaman dalam membentuk karakter da'i (pengkhotbah Islam) di kalangan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai sebagai respons terhadap tantangan globalisasi dan era informasi digital. Pendidikan Agama Islam di MAN Binjai tidak hanya berfungsi sebagai media transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pengembangan karakter yang berakar pada nilai-nilai Islam melalui permodelan guru, pembiasaan keagamaan, dan kegiatan dakwah terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan dari Maret hingga Juni 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan tiga guru Pendidikan Agama Islam, dua pembina kegiatan dakwah, dan sepuluh siswa yang aktif dalam kegiatan keagamaan. Temuan menunjukkan bahwa internalisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e56e3.webp" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e56e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e56e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e56e3.webp 1x" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai" alt="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-a0db2.webp" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-a0db2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-a0db2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-a0db2.webp 1x" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai" alt="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e828b.webp" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e828b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e828b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e828b.webp 1x" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai" alt="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64662-alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai" target="_blank">Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembentukan Karakter DaAoI pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menelaah lebih lanjut efektivitas model pembinaan dakwah digital di berbagai madrasah, baik negeri maupun swasta, serta melakukan studi longitudinal untuk menelusuri keberlanjutan implementasi nilai-nilai keislaman pada kehidupan sosial alumni. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan fokus pada strategi penguatan karakter da'i melalui pendekatan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta mengkaji peran guru PAI dalam proses internalisasi nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter da'i. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam pengembangan pendidikan Islam dan dakwah di era modern..
<br>Penelitian tentang internalisasi nilai-nilai keislaman dan strategi pembentukan karakter da'i di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai menunjukkan bahwa proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu agama, tetapi juga menekankan penanaman nilai-nilai Islam melalui keteladanan, pembiasaan, dan kegiatan keagamaan yang terstruktur.Internalisasi nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan moderasi beragama menjadi fondasi utama dalam membentuk pribadi siswa yang religius, kritis, dan visioner.Strategi pembentukan karakter da'i diarahkan agar responsif terhadap tantangan dakwah kontemporer dengan mengintegrasikan penguatan ilmu agama, pelatihan keterampilan komunikasi publik, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah kreatif.Integrasi antara fondasi nilai keislaman dan pendekatan dakwah modern tersebut menghasilkan profil siswa sebagai calon da'i muda yang berakhlak mulia, berpegang teguh pada ajaran Islam, sekaligus adaptif dan inovatif dalam menyampaikan pesan keislaman secara persuasif di tengah arus globalisasi dan era digital.Secara praktis, hasil penelitian ini merekomendasikan agar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memperkuat internalisasi nilai melalui keteladanan, pembelajaran reflektif, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam setiap kegiatan pembelajaran.Sementara itu, pengembang kurikulum dakwah digital disarankan untuk merancang modul pembelajaran yang memadukan kompetensi keagamaan dengan literasi digital, seperti pelatihan pembuatan konten dakwah moderat dan etika bermedia sosial.Madrasah juga dapat mengembangkan komunitas da'i muda berbasis teknologi yang difasilitasi oleh guru dan pembina dakwah agar pembinaan karakter berlangsung berkelanjutan dan kontekstual.Untuk memperkuat kontribusi ilmiah, penelitian lanjutan disarankan menelaah efektivitas model pembinaan dakwah digital di berbagai madrasah, melakukan kajian komparatif antara madrasah negeri dan swasta, serta mengembangkan studi longitudinal untuk menelusuri keberlanjutan implementasi nilai keislaman pada kehidupan sosial alumni.Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan pendidikan Islam, tetapi juga menawarkan implikasi praktis yang relevan bagi penguatan dakwah dan pendidikan karakter di era modern
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai-nilai keislaman dalam membentuk karakter da'i (pengkhotbah Islam) di kalangan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai sebagai respons terhadap tantangan globalisasi dan era informasi digital. Pendidikan Agama Islam di MAN Binjai tidak hanya berfungsi sebagai media transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pengembangan karakter yang berakar pada nilai-nilai Islam melalui permodelan guru, pembiasaan keagamaan, dan kegiatan dakwah terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan dari Maret hingga Juni 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan tiga guru Pendidikan Agama Islam, dua pembina kegiatan dakwah, dan sepuluh siswa yang aktif dalam kegiatan keagamaan. Temuan menunjukkan bahwa internalisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e828b.webp" type="image/webp" length="104414" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e56e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-a0db2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/alat-dakwah-modern-konten-buya-pesan-moderat-kegia-thumb-e828b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64663-remaja-broken-home-kondisi-psikologis-ident</link>
	<guid isPermaLink="false">3afadcbe672f8fc362ad00b51186ff6c</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 05:46:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara remaja broken home dan remaja dari keluarga utuh dalam konteks sekolah swasta perkotaan. Studi ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam proses pembentukan identitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara remaja broken home dan remaja dari keluarga utuh dalam konteks sekolah swasta perkotaan. Studi ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam proses pembentukan identitas diri, serta mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi perkembangan identitas remaja. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada peran guru dan konselor dalam mendukung remaja broken home, termasuk strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan sosial mereka. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memahami dinamika pembentukan identitas remaja broken home dalam jangka panjang, termasuk perubahan yang terjadi seiring dengan perkembangan usia dan pengalaman hidup.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa remaja dari keluarga broken home di SMA Panca Budi Medan menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembentukan identitas diri, seperti kebingungan dalam memahami konsep diri, rendahnya rasa percaya diri, serta ketidakpastian dalam menentukan tujuan hidup.Kondisi keluarga yang ditandai dengan ketidakhadiran orang tua, konflik keluarga, minimnya dukungan emosional, serta keterbatasan komunikasi menjadi faktor utama yang memengaruhi kondisi psikologis remaja.Dampak tersebut tidak hanya memengaruhi aspek emosional, tetapi juga berdampak pada motivasi belajar, perencanaan masa depan, serta kemampuan remaja dalam mengambil keputusan.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman hidup dalam keluarga yang tidak utuh dapat memicu krisis identitas pada remaja, sebagaimana dijelaskan dalam teori perkembangan Erikson tentang fase identity versus role confusion.Namun demikian, penelitian ini juga menunjukkan bahwa dampak keluarga broken home tidak bersifat deterministik.Keberadaan faktor protektif dari lingkungan sekolah dan teman sebaya mampu membantu remaja mengatasi berbagai tekanan psikologis yang mereka alami.Dukungan dari guru bimbingan dan konseling, wali kelas, serta keterlibatan dalam kegiatan sekolah memberikan ruang bagi remaja untuk mengeksplorasi potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun relasi sosial yang positif.Selain itu, hubungan pertemanan yang suportif juga membantu remaja memperoleh dukungan emosional dan rasa memiliki dalam lingkungan sosial.Dengan demikian, sinergi antara dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial menjadi faktor penting dalam membantu remaja broken home mengembangkan ketangguhan psikologis serta membentuk identitas diri yang lebih sehat, mandiri, dan adaptif Masa remaja merupakan salah satu periode paling kritis dalam siklus kehidupan manusia karena pada tahap ini individu mengalami perubahan biologis, psikologis, dan sosial secara bersamaan. Dalam perspektif psikologi perkembangan, remaja berada pada fase pencarian jati diri yang menentukan arah kehidupan di masa dewasa. Erikson menjelaskan bahwa masa remaja ditandai oleh krisis perkembangan Identity versus Role Confusion, yaitu tahap ketika individu berusaha memahami siapa dirinya, nilai apa yang diyakini, serta peran apa yang akan dijalankan dalam masyarakat. Keberhasilan dalam tahap ini akan menghasilkan identitas diri yang stabil, sedangkan kegagalan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-05703.webp" title="JURIS - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-05703.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-05703.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-05703.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan" alt="JURIS - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-01ead.webp" title="JURIS - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-01ead.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-01ead.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-01ead.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan" alt="JURIS - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-6213d.webp" title="JURIS - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-6213d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-6213d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-6213d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan" alt="JURIS - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64663-remaja-broken-home-kondisi-psikologis-ident" title="JURIS - Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan" target="_blank">Analisis Proses Pembentukan Identitas Remaja dalam Keluarga Broken Home di SMA Panca Budi Medan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara remaja broken home dan remaja dari keluarga utuh dalam konteks sekolah swasta perkotaan. Studi ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam proses pembentukan identitas diri, serta mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi perkembangan identitas remaja. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada peran guru dan konselor dalam mendukung remaja broken home, termasuk strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan sosial mereka. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memahami dinamika pembentukan identitas remaja broken home dalam jangka panjang, termasuk perubahan yang terjadi seiring dengan perkembangan usia dan pengalaman hidup..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa remaja dari keluarga broken home di SMA Panca Budi Medan menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembentukan identitas diri, seperti kebingungan dalam memahami konsep diri, rendahnya rasa percaya diri, serta ketidakpastian dalam menentukan tujuan hidup.Kondisi keluarga yang ditandai dengan ketidakhadiran orang tua, konflik keluarga, minimnya dukungan emosional, serta keterbatasan komunikasi menjadi faktor utama yang memengaruhi kondisi psikologis remaja.Dampak tersebut tidak hanya memengaruhi aspek emosional, tetapi juga berdampak pada motivasi belajar, perencanaan masa depan, serta kemampuan remaja dalam mengambil keputusan.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman hidup dalam keluarga yang tidak utuh dapat memicu krisis identitas pada remaja, sebagaimana dijelaskan dalam teori perkembangan Erikson tentang fase identity versus role confusion.Namun demikian, penelitian ini juga menunjukkan bahwa dampak keluarga broken home tidak bersifat deterministik.Keberadaan faktor protektif dari lingkungan sekolah dan teman sebaya mampu membantu remaja mengatasi berbagai tekanan psikologis yang mereka alami.Dukungan dari guru bimbingan dan konseling, wali kelas, serta keterlibatan dalam kegiatan sekolah memberikan ruang bagi remaja untuk mengeksplorasi potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun relasi sosial yang positif.Selain itu, hubungan pertemanan yang suportif juga membantu remaja memperoleh dukungan emosional dan rasa memiliki dalam lingkungan sosial.Dengan demikian, sinergi antara dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial menjadi faktor penting dalam membantu remaja broken home mengembangkan ketangguhan psikologis serta membentuk identitas diri yang lebih sehat, mandiri, dan adaptif
<br>Masa remaja merupakan salah satu periode paling kritis dalam siklus kehidupan manusia karena pada tahap ini individu mengalami perubahan biologis, psikologis, dan sosial secara bersamaan. Dalam perspektif psikologi perkembangan, remaja berada pada fase pencarian jati diri yang menentukan arah kehidupan di masa dewasa. Erikson menjelaskan bahwa masa remaja ditandai oleh krisis perkembangan Identity versus Role Confusion, yaitu tahap ketika individu berusaha memahami siapa dirinya, nilai apa yang diyakini, serta peran apa yang akan dijalankan dalam masyarakat. Keberhasilan dalam tahap ini akan menghasilkan identitas diri yang stabil, sedangkan kegagalan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-01ead.webp" type="image/webp" length="103512" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-05703.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-01ead.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/remaja-broken-home-kondisi-psikologis-identitas-ga-thumb-6213d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al Razi dalam Tafsir Mafatih al Ghaib ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al Razi dalam Tafsir Mafatih al Ghaib ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al Razi dalam Tafsir Mafatih al Ghaib ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64661-tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat</link>
	<guid isPermaLink="false">634e375f4538bca9f266ddc75638dda8</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 05:17:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi perbandingan dengan karya mufasir lain seperti al-Qurthubi dan Ibn Katsir untuk mendapatkan perspektif komplementer. Selain itu, studi lapangan mengenai persepsi masyarakat terhadap larangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi perbandingan dengan karya mufasir lain seperti al-Qurthubi dan Ibn Katsir untuk mendapatkan perspektif komplementer. Selain itu, studi lapangan mengenai persepsi masyarakat terhadap larangan incest dapat menjadi dasar perumusan strategi dakwah yang lebih efektif. Implementasi pendekatan tafsir filosofis al-Razi dalam kurikulum pendidikan Islam, terutama pada materi hukum keluarga, dapat membantu menanamkan nilai-nilai seperti kesucian hubungan, keadilan, pengendalian diri, dan kejelasan nasab sejak dini. Hal ini dapat dilakukan melalui pembelajaran fikih yang disertai refleksi filosofis, pelatihan bagi guru agama, dan program penyuluhan keluarga di masyarakat yang mengedepankan etika dan perlindungan anak. Dengan demikian, tafsir dapat bertransformasi menjadi panduan praktis yang memengaruhi perilaku, membentuk kesadaran kolektif, dan memperkuat peradaban yang berlandaskan nilai-nilai luhur Islam.. Kajian ini mengungkap bahwa pelarangan incest dalam Q.An-Nisa ayat 23, sebagaimana ditafsirkan oleh Fakhruddin al-Razi dalam Mafatih al-Ghaib, memiliki jangkauan makna yang luas dan mendalam, melampaui kerangka fikih formal semata.Al-Razi menafsirkan larangan tersebut sebagai upaya integral untuk melindungi kesucian hubungan kekeluargaan, mencegah penyalahgunaan kekuasaan dalam lingkup rumah tangga, menjaga kejelasan nasab, memelihara stabilitas psikologis anggota keluarga, serta menghindarkan dampak biologis negatif pada keturunan.Lebih jauh, ia menambahkan dimensi spiritual berupa pengendalian hawa nafsu dan ketaatan penuh kepada perintah Allah, sehingga larangan ini memiliki nilai ganda.sebagai instrumen hukum dan sebagai sarana pembinaan moral.Tafsir ini memberikan pijakan bagi pembacaan Al-QurAoan yang kontekstual, reflektif, dan relevan dalam menjawab tantangan degradasi moral di era modern, sekaligus menegaskan urgensi pendekatan tafsir filosofis sebagai medium pendidikan nilai dan pembentukan kesadaran sosial Penelitian ini mengeksplorasi makna filosofis dan moral dari larangan incest sebagaimana dinyatakan dalam Q.S. An-Nisa ayat 23 melalui perspektif Tafsir Mafatih al-Ghaib karya Fakhruddin al-Razi. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi pemahaman ayat tersebut agar relevan dengan diskursus hukum keluarga Islam kontemporer. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, menggunakan Al-Qur'an dan Mafatih al-Ghaib sebagai sumber primer, serta buku, jurnal, dan penelitian sebelumnya sebagai sumber sekunder.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-b7c9c.webp" title="JURIS - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-b7c9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-b7c9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-b7c9c.webp 1x" title="JURIS - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib" alt="JURIS - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-fb053.webp" title="JURIS - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-fb053.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-fb053.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-fb053.webp 1x" title="JURIS - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib" alt="JURIS - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-5592b.webp" title="JURIS - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-5592b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-5592b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-5592b.webp 1x" title="JURIS - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib" alt="JURIS - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64661-tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat" title="JURIS - Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib" target="_blank">Hikmah Larangan Incest Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi perbandingan dengan karya mufasir lain seperti al-Qurthubi dan Ibn Katsir untuk mendapatkan perspektif komplementer. Selain itu, studi lapangan mengenai persepsi masyarakat terhadap larangan incest dapat menjadi dasar perumusan strategi dakwah yang lebih efektif. Implementasi pendekatan tafsir filosofis al-Razi dalam kurikulum pendidikan Islam, terutama pada materi hukum keluarga, dapat membantu menanamkan nilai-nilai seperti kesucian hubungan, keadilan, pengendalian diri, dan kejelasan nasab sejak dini. Hal ini dapat dilakukan melalui pembelajaran fikih yang disertai refleksi filosofis, pelatihan bagi guru agama, dan program penyuluhan keluarga di masyarakat yang mengedepankan etika dan perlindungan anak. Dengan demikian, tafsir dapat bertransformasi menjadi panduan praktis yang memengaruhi perilaku, membentuk kesadaran kolektif, dan memperkuat peradaban yang berlandaskan nilai-nilai luhur Islam..
<br>Kajian ini mengungkap bahwa pelarangan incest dalam Q.An-Nisa ayat 23, sebagaimana ditafsirkan oleh Fakhruddin al-Razi dalam Mafatih al-Ghaib, memiliki jangkauan makna yang luas dan mendalam, melampaui kerangka fikih formal semata.Al-Razi menafsirkan larangan tersebut sebagai upaya integral untuk melindungi kesucian hubungan kekeluargaan, mencegah penyalahgunaan kekuasaan dalam lingkup rumah tangga, menjaga kejelasan nasab, memelihara stabilitas psikologis anggota keluarga, serta menghindarkan dampak biologis negatif pada keturunan.Lebih jauh, ia menambahkan dimensi spiritual berupa pengendalian hawa nafsu dan ketaatan penuh kepada perintah Allah, sehingga larangan ini memiliki nilai ganda.sebagai instrumen hukum dan sebagai sarana pembinaan moral.Tafsir ini memberikan pijakan bagi pembacaan Al-QurAoan yang kontekstual, reflektif, dan relevan dalam menjawab tantangan degradasi moral di era modern, sekaligus menegaskan urgensi pendekatan tafsir filosofis sebagai medium pendidikan nilai dan pembentukan kesadaran sosial
<br>Penelitian ini mengeksplorasi makna filosofis dan moral dari larangan incest sebagaimana dinyatakan dalam Q.S. An-Nisa ayat 23 melalui perspektif Tafsir Mafatih al-Ghaib karya Fakhruddin al-Razi. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi pemahaman ayat tersebut agar relevan dengan diskursus hukum keluarga Islam kontemporer. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, menggunakan Al-Qur'an dan Mafatih al-Ghaib sebagai sumber primer, serta buku, jurnal, dan penelitian sebelumnya sebagai sumber sekunder....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-b7c9c.webp" type="image/webp" length="166822" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-b7c9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-fb053.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/tafsir-fi-zhilal-quran-perspektif-kaffarat-al-qusy-thumb-5592b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64659-steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-sisw</link>
	<guid isPermaLink="false">1dd61db2fc9feeca0771eab17f3772e8</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 03:07:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ annur rofiq ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ based e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[annur,based,e,rofiq,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi nilai lokal dan budaya dalam modul pembelajaran STEAM untuk meningkatkan relevansi kurikulum. 2) Studi tentang dampak pelatihan guru terhadap implementasi efektif pendekatan STEAM di sekolah dasar perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School: 1) Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi nilai lokal dan budaya dalam modul pembelajaran STEAM untuk meningkatkan relevansi kurikulum. 2) Studi tentang dampak pelatihan guru terhadap implementasi efektif pendekatan STEAM di sekolah dasar perlu dikembangkan. 3) Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan sumber daya murah dan aksesibel untuk mendukung pembelajaran STEAM di sekolah dengan keterbatasan sumber daya.. Penerapan pendekatan STEAM dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar terbukti efektif meningkatkan kualitas pembelajaran, keterampilan abad ke-21, dan partisipasi aktif siswa.Namun, masih terdapat kekurangan studi yang secara eksplisit mengintegrasikan pendekatan STEAM dengan nilai lokal, konteks budaya, dan profil siswa Pancasila.Selain itu, belum ada studi sistematik yang mengkategorikan berbagai pendekatan implementasi STEAM dalam Kurikulum Merdeka.Keberhasilan penerapan STEAM sangat bergantung pada ketersediaan sumber daya, pengembangan modul relevan, dan pelatihan guru dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran berbasis STEAM Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis pendekatan STEAM dalam pembelajaran sekolah dasar yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka, serta memberikan rekomendasi pengembangan pembelajaran kontekstual dan integratif yang mendukung pencapaian profil Pancasila, keterampilan 4C, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan meninjau jurnal yang terindeks nasional dan internasional. Hasil menunjukkan banyak model pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan STEAM secara efektif meningkatkan pencapaian profil Pancasila, keterampilan 4C, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Pendekatan STEAM mendorong siswa untuk aktif dalam berbagai aktivitas pembelajaran yang dirancang guru dan memperoleh pengalaman langsung secara teoretis maupun praktis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-ff0e3.webp" title="JURIS - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-ff0e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-ff0e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-ff0e3.webp 1x" title="JURIS - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School" alt="JURIS - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-28fcd.webp" title="JURIS - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-28fcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-28fcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-28fcd.webp 1x" title="JURIS - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School" alt="JURIS - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-fc065.webp" title="JURIS - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-fc065.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-fc065.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-fc065.webp 1x" title="JURIS - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School" alt="JURIS - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64659-steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-sisw" title="JURIS - STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School" target="_blank">STEAM in the Frame of Independent Curriculum in Elementary School</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi nilai lokal dan budaya dalam modul pembelajaran STEAM untuk meningkatkan relevansi kurikulum. 2) Studi tentang dampak pelatihan guru terhadap implementasi efektif pendekatan STEAM di sekolah dasar perlu dikembangkan. 3) Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan sumber daya murah dan aksesibel untuk mendukung pembelajaran STEAM di sekolah dengan keterbatasan sumber daya..
<br>Penerapan pendekatan STEAM dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar terbukti efektif meningkatkan kualitas pembelajaran, keterampilan abad ke-21, dan partisipasi aktif siswa.Namun, masih terdapat kekurangan studi yang secara eksplisit mengintegrasikan pendekatan STEAM dengan nilai lokal, konteks budaya, dan profil siswa Pancasila.Selain itu, belum ada studi sistematik yang mengkategorikan berbagai pendekatan implementasi STEAM dalam Kurikulum Merdeka.Keberhasilan penerapan STEAM sangat bergantung pada ketersediaan sumber daya, pengembangan modul relevan, dan pelatihan guru dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran berbasis STEAM
<br>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis pendekatan STEAM dalam pembelajaran sekolah dasar yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka, serta memberikan rekomendasi pengembangan pembelajaran kontekstual dan integratif yang mendukung pencapaian profil Pancasila, keterampilan 4C, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan meninjau jurnal yang terindeks nasional dan internasional. Hasil menunjukkan banyak model pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan STEAM secara efektif meningkatkan pencapaian profil Pancasila, keterampilan 4C, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Pendekatan STEAM mendorong siswa untuk aktif dalam berbagai aktivitas pembelajaran yang dirancang guru dan memperoleh pengalaman langsung secara teoretis maupun praktis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-ff0e3.webp" type="image/webp" length="62016" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-ff0e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-28fcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/steam-kurikulum-merdeka-keterampilan-4c-siswa-modu-thumb-fc065.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2855-steam-journal-elementary-school-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Needs Analysis of STEAM Based E LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Needs Analysis of STEAM Based E LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Needs Analysis of STEAM Based E LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64657-kognitif-siswa-sd-indikator-minat-kete</link>
	<guid isPermaLink="false">d6f97b60d69701e5de3b06d8de66caf7</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 03:07:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact steam ]]></category>
	<category><![CDATA[ jabal nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[impact,jabal,nur,steam,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Pengembangan E-LKPD berbasis simulasi interaktif untuk memperjelas konsep perubahan wujud zat melalui visualisasi molekuler. 2. Penerapan rubrik refleksi diri dalam E-LKPD untuk meningkatkan kesadaran strategi belajar siswa. 3. Pelatihan guru dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students: 1. Pengembangan E-LKPD berbasis simulasi interaktif untuk memperjelas konsep perubahan wujud zat melalui visualisasi molekuler. 2. Penerapan rubrik refleksi diri dalam E-LKPD untuk meningkatkan kesadaran strategi belajar siswa. 3. Pelatihan guru dalam merancang aktivitas proyek STEAM yang sesuai dengan karakteristik kognitif siswa SD. Penelitian lanjutan perlu menguji efektivitas E-LKPD melalui desain eksperimental dan memperluas sampel ke sekolah-sekolah lain untuk validasi hasil.. Pengembangan E-LKPD berbasis STEAM sangat diperlukan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas IV SDN 1 Wonocoyo.Kebutuhan utama meliputi simulasi visual perubahan wujud zat, integrasi proyek STEAM, dan rubrik refleksi diri.Rendahnya kemandirian belajar siswa disebabkan oleh kurangnya strategi pengelolaan belajar dan kecenderungan pasif.Solusi yang diusulkan meliputi desain E-LKPD interaktif dan pelatihan guru dalam penerapan STEAM Kemandirian belajar merupakan kompetensi penting dalam Kurikulum Merdeka. Namun, dalam praktiknya, siswa kelas IV Sekolah Dasar masih menunjukkan ketergantungan yang tinggi pada guru, khususnya dalam pembelajaran sains tentang perubahan wujud zat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan E-LKPD berbasis STEAM untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas IV SDN 1 Wonocoyo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa ketersediaan LKPD masih dominan soal memorisasi, kurangnya integrasi aspek STEAM, minat siswa terhadap media digital, serta rendahnya kemandirian belajar siswa. Diperlukan E-LKPD dengan simulasi interaktif, rubrik refleksi diri, aktivitas proyek kolaboratif, dan panduan praktis untuk guru. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-20e84.webp" title="JURIS - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-20e84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-20e84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-20e84.webp 1x" title="JURIS - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students" alt="JURIS - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-76b97.webp" title="JURIS - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-76b97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-76b97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-76b97.webp 1x" title="JURIS - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students" alt="JURIS - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-46e00.webp" title="JURIS - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-46e00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-46e00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-46e00.webp 1x" title="JURIS - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students" alt="JURIS - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64657-kognitif-siswa-sd-indikator-minat-kete" title="JURIS - Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students" target="_blank">Needs Analysis of STEAM Based E-LKPD to Enhance Learning Independence of Grade IV Elementary Students</a>: 1. Pengembangan E-LKPD berbasis simulasi interaktif untuk memperjelas konsep perubahan wujud zat melalui visualisasi molekuler. 2. Penerapan rubrik refleksi diri dalam E-LKPD untuk meningkatkan kesadaran strategi belajar siswa. 3. Pelatihan guru dalam merancang aktivitas proyek STEAM yang sesuai dengan karakteristik kognitif siswa SD. Penelitian lanjutan perlu menguji efektivitas E-LKPD melalui desain eksperimental dan memperluas sampel ke sekolah-sekolah lain untuk validasi hasil..
<br>Pengembangan E-LKPD berbasis STEAM sangat diperlukan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas IV SDN 1 Wonocoyo.Kebutuhan utama meliputi simulasi visual perubahan wujud zat, integrasi proyek STEAM, dan rubrik refleksi diri.Rendahnya kemandirian belajar siswa disebabkan oleh kurangnya strategi pengelolaan belajar dan kecenderungan pasif.Solusi yang diusulkan meliputi desain E-LKPD interaktif dan pelatihan guru dalam penerapan STEAM
<br>Kemandirian belajar merupakan kompetensi penting dalam Kurikulum Merdeka. Namun, dalam praktiknya, siswa kelas IV Sekolah Dasar masih menunjukkan ketergantungan yang tinggi pada guru, khususnya dalam pembelajaran sains tentang perubahan wujud zat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan E-LKPD berbasis STEAM untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas IV SDN 1 Wonocoyo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa ketersediaan LKPD masih dominan soal memorisasi, kurangnya integrasi aspek STEAM, minat siswa terhadap media digital, serta rendahnya kemandirian belajar siswa. Diperlukan E-LKPD dengan simulasi interaktif, rubrik refleksi diri, aktivitas proyek kolaboratif, dan panduan praktis untuk guru.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-76b97.webp" type="image/webp" length="91054" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-20e84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-76b97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/kognitif-siswa-sd-indikator-minat-keterlibatan-bel-thumb-46e00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2855-steam-journal-elementary-school-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64650-pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar</link>
	<guid isPermaLink="false">0dcf933de8cb97a46365629714c6c073</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 03:07:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ stat counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ muara bulian ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bulian,counter,flag,muara,stat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model cooperative learning yang lebih inklusif untuk mengakomodasi perbedaan kecepatan pemahaman siswa, seperti dengan memperkenalkan strategi diferensiasi pembelajaran. Selain itu, studi tentang integrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model cooperative learning yang lebih inklusif untuk mengakomodasi perbedaan kecepatan pemahaman siswa, seperti dengan memperkenalkan strategi diferensiasi pembelajaran. Selain itu, studi tentang integrasi teknologi digital dalam proses cooperative learning untuk meningkatkan interaktivitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran teks cerita fantasi bisa menjadi arah penelitian baru. Terakhir, penelitian kuantitatif yang melibatkan lebih banyak sekolah dan kelas dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang model cooperative learning terhadap hasil belajar siswa.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model cooperative learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi teks cerita fantasi di kelas VII A SMP Negeri 8 Kota Jambi berhasil meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa terhadap unsur-unsur intrinsik cerita.Proses pembelajaran berlangsung secara kolaboratif dan interaktif, di mana siswa terlibat aktif dalam diskusi kelompok serta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berpikir kritis dan kerja sama sosial.Keberhasilan penerapan model ini didukung oleh profesionalisme guru, ketersediaan sarana pembelajaran, dan antusiasme siswa, sedangkan hambatannya terletak pada perbedaan kecepatan pemahaman antar siswa yang dapat diatasi melalui bimbingan individual dan dukungan teman sebaya.Hasil penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat pemahaman tentang efektivitas model pembelajaran kolaboratif pada konteks pengajaran Bahasa Indonesia, serta kontribusi praktis bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang partisipatif dan bermakna Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan, faktor pendukung, dan faktor penghambat model cooperative learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks cerita fantasi di kelas VII A SMP Negeri 8 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model cooperative learning berhasil diterapkan secara efektif dan berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman siswa terhadap unsur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-677d5.webp" title="JURIS - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-677d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-677d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-677d5.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP" alt="JURIS - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-22f0f.webp" title="JURIS - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-22f0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-22f0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-22f0f.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP" alt="JURIS - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-e423f.webp" title="JURIS - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-e423f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-e423f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-e423f.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP" alt="JURIS - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64650-pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar" title="JURIS - Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP" target="_blank">Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model cooperative learning yang lebih inklusif untuk mengakomodasi perbedaan kecepatan pemahaman siswa, seperti dengan memperkenalkan strategi diferensiasi pembelajaran. Selain itu, studi tentang integrasi teknologi digital dalam proses cooperative learning untuk meningkatkan interaktivitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran teks cerita fantasi bisa menjadi arah penelitian baru. Terakhir, penelitian kuantitatif yang melibatkan lebih banyak sekolah dan kelas dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang model cooperative learning terhadap hasil belajar siswa..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model cooperative learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi teks cerita fantasi di kelas VII A SMP Negeri 8 Kota Jambi berhasil meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa terhadap unsur-unsur intrinsik cerita.Proses pembelajaran berlangsung secara kolaboratif dan interaktif, di mana siswa terlibat aktif dalam diskusi kelompok serta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berpikir kritis dan kerja sama sosial.Keberhasilan penerapan model ini didukung oleh profesionalisme guru, ketersediaan sarana pembelajaran, dan antusiasme siswa, sedangkan hambatannya terletak pada perbedaan kecepatan pemahaman antar siswa yang dapat diatasi melalui bimbingan individual dan dukungan teman sebaya.Hasil penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat pemahaman tentang efektivitas model pembelajaran kolaboratif pada konteks pengajaran Bahasa Indonesia, serta kontribusi praktis bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang partisipatif dan bermakna
<br>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan, faktor pendukung, dan faktor penghambat model cooperative learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks cerita fantasi di kelas VII A SMP Negeri 8 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model cooperative learning berhasil diterapkan secara efektif dan berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman siswa terhadap unsur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-e423f.webp" type="image/webp" length="293768" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-677d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-22f0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/pikir-kritis-siswa-kelas-v-perilaku-belajar-ajar-m-thumb-e423f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2850-lintang-aksara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Participatory Action Research on the Implementation of STEAM Integrated Problem Based Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Participatory Action Research on the Implementation of STEAM Integrated Problem Based Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Participatory Action Research on the Implementation of STEAM Integrated Problem Based Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64656-konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">c804135e1261e6f383dbf1dd985e237e</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 03:07:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact steam ]]></category>
	<category><![CDATA[ jabal nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[impact,jabal,nur,steam,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan STEAM-PBL di sekolah-sekolah dengan sumber daya terbatas untuk memahami tantangan dan strategi adaptasi. Selain itu, studi jangka panjang perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan STEAM-PBL di sekolah-sekolah dengan sumber daya terbatas untuk memahami tantangan dan strategi adaptasi. Selain itu, studi jangka panjang perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan pendekatan ini terhadap kinerja akademik dan keterampilan abad ke-21 siswa. Terakhir, penelitian dapat mengkaji peran elemen seni dalam STEAM-PBL untuk meningkatkan kreativitas dan pemahaman konseptual siswa, serta mengembangkan pedoman praktis untuk integrasi lintas disiplin yang lebih efektif.. Penerapan pendekatan STEAM-PBL di SMP Negeri 26 Makassar menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, pembelajaran kolaboratif, dan pemahaman konseptual.Melalui aktivitas pemecahan masalah kontekstual terkait barisan aritmetika, siswa mampu mengeksplorasi konsep matematika sambil mengintegrasikan perspektif dari Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika.Proses penyelidikan kolaboratif yang didukung alat digital dan fasilitasi terstruktur mendorong pengembangan keterampilan berpikir analitis, kreativitas, dan komunikasi yang efektif.Hasil penilaian formatif menunjukkan tingkat pencapaian siswa yang tinggi, dengan skor rata-rata 92,5 dan variasi skor yang rendah.Meskipun beberapa siswa memerlukan bimbingan tambahan untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok, strategi pembelajaran kolaboratif dan scaffolding terstruktur membantu meningkatkan keterlibatan mereka sepanjang proses pembelajaran.Studi ini menekankan potensi integrasi STEAM dan PBL sebagai pendekatan inovatif untuk pendidikan matematika yang tidak hanya meningkatkan kinerja akademik tetapi juga mengembangkan keterampilan kritis, kolaborasi, dan literasi digital yang penting untuk abad ke-21 Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) berbasis STEAM dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan keterlibatan, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 26 Makassar menggunakan kerangka Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) yang melibatkan kolaborasi antara peneliti universitas, guru calon, dan guru kelas. Kegiatan pembelajaran fokus pada topik barisan aritmetika dan dirancang sesuai tahapan model PBL yang diintegrasikan dengan elemen STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika). Siswa bekerja sama dalam kelompok kecil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-abad4.webp" title="JURIS - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-abad4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-abad4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-abad4.webp 1x" title="JURIS - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning" alt="JURIS - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-fb332.webp" title="JURIS - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-fb332.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-fb332.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-fb332.webp 1x" title="JURIS - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning" alt="JURIS - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-79fc7.webp" title="JURIS - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-79fc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-79fc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-79fc7.webp 1x" title="JURIS - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning" alt="JURIS - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64656-konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pe" title="JURIS - Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning" target="_blank">Participatory Action Research on the Implementation of STEAM-Integrated Problem-Based Learning</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan STEAM-PBL di sekolah-sekolah dengan sumber daya terbatas untuk memahami tantangan dan strategi adaptasi. Selain itu, studi jangka panjang perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan pendekatan ini terhadap kinerja akademik dan keterampilan abad ke-21 siswa. Terakhir, penelitian dapat mengkaji peran elemen seni dalam STEAM-PBL untuk meningkatkan kreativitas dan pemahaman konseptual siswa, serta mengembangkan pedoman praktis untuk integrasi lintas disiplin yang lebih efektif..
<br>Penerapan pendekatan STEAM-PBL di SMP Negeri 26 Makassar menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, pembelajaran kolaboratif, dan pemahaman konseptual.Melalui aktivitas pemecahan masalah kontekstual terkait barisan aritmetika, siswa mampu mengeksplorasi konsep matematika sambil mengintegrasikan perspektif dari Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika.Proses penyelidikan kolaboratif yang didukung alat digital dan fasilitasi terstruktur mendorong pengembangan keterampilan berpikir analitis, kreativitas, dan komunikasi yang efektif.Hasil penilaian formatif menunjukkan tingkat pencapaian siswa yang tinggi, dengan skor rata-rata 92,5 dan variasi skor yang rendah.Meskipun beberapa siswa memerlukan bimbingan tambahan untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok, strategi pembelajaran kolaboratif dan scaffolding terstruktur membantu meningkatkan keterlibatan mereka sepanjang proses pembelajaran.Studi ini menekankan potensi integrasi STEAM dan PBL sebagai pendekatan inovatif untuk pendidikan matematika yang tidak hanya meningkatkan kinerja akademik tetapi juga mengembangkan keterampilan kritis, kolaborasi, dan literasi digital yang penting untuk abad ke-21
<br>Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) berbasis STEAM dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan keterlibatan, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 26 Makassar menggunakan kerangka Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) yang melibatkan kolaborasi antara peneliti universitas, guru calon, dan guru kelas. Kegiatan pembelajaran fokus pada topik barisan aritmetika dan dirancang sesuai tahapan model PBL yang diintegrasikan dengan elemen STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika). Siswa bekerja sama dalam kelompok kecil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-abad4.webp" type="image/webp" length="86934" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-abad4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-fb332.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/konseptual-siswa-kelas6-komunikasi-subjek-pembelaj-thumb-79fc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2855-steam-journal-elementary-school-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Needs of STEAM Education in Elementary Classes Grades 6Ae8 in Pakistan A Systematic Review 2023 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Needs of STEAM Education in Elementary Classes Grades 6Ae8 in Pakistan A Systematic Review 2023 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Needs of STEAM Education in Elementary Classes Grades 6Ae8 in Pakistan A Systematic Review 2023 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64651-model-steam-pendidikan-pakistan-pengem</link>
	<guid isPermaLink="false">bfa6d44c072b79a4a2befd9fdb45c198</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 03:07:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact steam ]]></category>
	<category><![CDATA[ jabal nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[impact,jabal,nur,steam,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pendidikan STEAM di kelas 6-8 di Pakistan, diperlukan intervensi komprehensif dan terkoordinasi pada kurikulum, pedagogi, pengembangan profesional, penilaian, dan kebijakan. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025): Untuk meningkatkan pendidikan STEAM di kelas 6-8 di Pakistan, diperlukan intervensi komprehensif dan terkoordinasi pada kurikulum, pedagogi, pengembangan profesional, penilaian, dan kebijakan. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi ini dalam konteks Pakistan. Selain itu, penting untuk mengembangkan model STEAM yang relevan secara budaya dan disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas negara. Studi empiris yang lebih besar tentang pengembangan profesional, kit sumber daya, dan model penilaian dalam lingkungan pendidikan Pakistan sangat diperlukan untuk memahami kebutuhan dan tantangan spesifik di negara tersebut. Akhirnya, penting untuk mempertimbangkan pendekatan inklusif dan desain yang adil dalam implementasi STEAM untuk menjamin akses dan partisipasi yang setara bagi semua siswa, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang yang kurang beruntung.. Kelas 6-8 di Pakistan dapat memperoleh banyak manfaat dari implementasi STEAM, tetapi hal ini harus didukung oleh kebijakan yang konsisten.konsistensi peta kurikulum, pengembangan profesional yang terarah pada praktik, ketersediaan sumber daya, penilaian yang seimbang, dan implementasi yang partisipatif dan terkoordinasi.Masalah-masalah ini dapat diatasi dengan fokus pada integrasi seni yang autentik dan penilaian eksplisit matematika/ilmu pengetahuan alam STEAM untuk memastikan bahwa bidang kreativitas dapat dikembangkan bersama dengan pembelajaran disiplin di kelas menengah di Pakistan Pendidikan dasar di Pakistan perlu kelas 6-8 untuk penting dalam menumbuhkan kemampuan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics). Namun, ada masalah sistemik seperti pelatihan guru yang tidak memadai, kurikulum yang tidak selaras dengan STEAM, kekurangan sumber daya, dan penegakan kebijakan yang lemah, yang mencegah integrasi serius dan segera dari kursus STEAM. Tinjauan sistematis ini akan mencari intervensi berbasis bukti untuk meningkatkan pendidikan STEAM di kelas-kelas ini dalam pengaturan pendidikan Pakistan. Sesuai dengan standar PRISMA 2020, pencarian di Scopus, Web of Science, ERIC, dan Google Scholar dilakukan pada periode antara Maret dan Agustus 2025 untuk menemukan artikel peer-reviewed yang diterbitkan setelah 2023-2025. Sintesis di tingkat regional dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-0787b.webp" title="JURIS - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-0787b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-0787b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-0787b.webp 1x" title="JURIS - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)" alt="JURIS - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-411d7.webp" title="JURIS - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-411d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-411d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-411d7.webp 1x" title="JURIS - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)" alt="JURIS - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-f753d.webp" title="JURIS - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-f753d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-f753d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-f753d.webp 1x" title="JURIS - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)" alt="JURIS - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64651-model-steam-pendidikan-pakistan-pengem" title="JURIS - Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)" target="_blank">Needs of STEAM Education in Elementary Classes (Grades 6Ae8) in Pakistan: A Systematic Review (2023-2025)</a>: Untuk meningkatkan pendidikan STEAM di kelas 6-8 di Pakistan, diperlukan intervensi komprehensif dan terkoordinasi pada kurikulum, pedagogi, pengembangan profesional, penilaian, dan kebijakan. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi ini dalam konteks Pakistan. Selain itu, penting untuk mengembangkan model STEAM yang relevan secara budaya dan disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas negara. Studi empiris yang lebih besar tentang pengembangan profesional, kit sumber daya, dan model penilaian dalam lingkungan pendidikan Pakistan sangat diperlukan untuk memahami kebutuhan dan tantangan spesifik di negara tersebut. Akhirnya, penting untuk mempertimbangkan pendekatan inklusif dan desain yang adil dalam implementasi STEAM untuk menjamin akses dan partisipasi yang setara bagi semua siswa, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang yang kurang beruntung..
<br>Kelas 6-8 di Pakistan dapat memperoleh banyak manfaat dari implementasi STEAM, tetapi hal ini harus didukung oleh kebijakan yang konsisten.konsistensi peta kurikulum, pengembangan profesional yang terarah pada praktik, ketersediaan sumber daya, penilaian yang seimbang, dan implementasi yang partisipatif dan terkoordinasi.Masalah-masalah ini dapat diatasi dengan fokus pada integrasi seni yang autentik dan penilaian eksplisit matematika/ilmu pengetahuan alam STEAM untuk memastikan bahwa bidang kreativitas dapat dikembangkan bersama dengan pembelajaran disiplin di kelas menengah di Pakistan
<br>Pendidikan dasar di Pakistan perlu kelas 6-8 untuk penting dalam menumbuhkan kemampuan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics). Namun, ada masalah sistemik seperti pelatihan guru yang tidak memadai, kurikulum yang tidak selaras dengan STEAM, kekurangan sumber daya, dan penegakan kebijakan yang lemah, yang mencegah integrasi serius dan segera dari kursus STEAM. Tinjauan sistematis ini akan mencari intervensi berbasis bukti untuk meningkatkan pendidikan STEAM di kelas-kelas ini dalam pengaturan pendidikan Pakistan. Sesuai dengan standar PRISMA 2020, pencarian di Scopus, Web of Science, ERIC, dan Google Scholar dilakukan pada periode antara Maret dan Agustus 2025 untuk menemukan artikel peer-reviewed yang diterbitkan setelah 2023-2025. Sintesis di tingkat regional dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-411d7.webp" type="image/webp" length="94592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-0787b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-411d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/model-steam-pendidikan-pakistan-pengembangan-profe-thumb-f753d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-606-unesa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2855-steam-journal-elementary-school-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 07 Sep 2026 12:52:57 +0700. 12 items. Served in: 6.179 seconds [rss] -->
