<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 28 Jul 2026 10:18:39 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 10:18:39 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-28T10:18:39+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56892-lansia-hipertensi-pralansia-akup</link>
	<guid isPermaLink="false">9e94aa8237b3d0a5c28346508c1b629c</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 08:14:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ aida minropa ]]></category>
	<category><![CDATA[ lenni sastra ]]></category>
	<category><![CDATA[ fitria alisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aida,alisa,fitria,lenni,minropa,sastra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas terapi akupresur pada lansia hipertensi, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode akupresur yang lebih spesifik dan terstandarisasi. Selain itu, studi komparatif antara terapi akupresur dengan terapi konvensional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala, Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata: Untuk meningkatkan efektivitas terapi akupresur pada lansia hipertensi, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode akupresur yang lebih spesifik dan terstandarisasi. Selain itu, studi komparatif antara terapi akupresur dengan terapi konvensional dapat dilakukan untuk mengevaluasi manfaat dan keefektifan akupresur dalam mengontrol hipertensi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam mendukung terapi akupresur dan bagaimana pendampingan keluarga dapat meningkatkan hasil terapi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan terapi komplementer akupresur untuk lansia hipertensi.. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan terapi akupresur awam pada lansia dengan hipertensi dapat membantu lansia dalam mengontrol tekanan darah dan mencegah terjadinya nyeri kepala, mual muntah pada lansia hipertensi Lansia merupakan kelompok rentan yang berisiko mengalami masalah kesehatan. Banyak masalah kesehatan yang terjadi pada lansia akibat proses penuaan, gaya hidup, dan lingkungan, yang menyebabkan penyakit degeneratif, salah satunya adalah hipertensi. RW 12 Gunung Sarik, Kuranji adalah RW yang memiliki banyak lansia hipertensi dengan total 32 orang. Berdasarkan survei awal yang dilakukan pada 12 lansia hipertensi di RW tersebut, ditemukan bahwa upaya yang mereka lakukan untuk mengatasi hipertensi adalah dengan terapi herbal dan farmakologis. Penerapan terapi komplementer akupresur belum dilakukan di tatanan perawatan pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-af1e8.webp" title="JURIS - Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala, Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-af1e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-af1e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-af1e8.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala, Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata" alt="JURIS - Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala, Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-ed3fe.webp" title="JURIS - Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala, Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-ed3fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-ed3fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-ed3fe.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala, Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata" alt="JURIS - Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala, Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56892-lansia-hipertensi-pralansia-akup" title="JURIS - Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala, Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata" target="_blank">Pelatihan Terapi Komplementer Akupresur Awam untuk Nyeri Kepala, Mual Muntah pada Lansia Hipertensi di Posyandu Permata</a>: Untuk meningkatkan efektivitas terapi akupresur pada lansia hipertensi, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode akupresur yang lebih spesifik dan terstandarisasi. Selain itu, studi komparatif antara terapi akupresur dengan terapi konvensional dapat dilakukan untuk mengevaluasi manfaat dan keefektifan akupresur dalam mengontrol hipertensi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam mendukung terapi akupresur dan bagaimana pendampingan keluarga dapat meningkatkan hasil terapi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan terapi komplementer akupresur untuk lansia hipertensi..
<br>Pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan terapi akupresur awam pada lansia dengan hipertensi dapat membantu lansia dalam mengontrol tekanan darah dan mencegah terjadinya nyeri kepala, mual muntah pada lansia hipertensi
<br>Lansia merupakan kelompok rentan yang berisiko mengalami masalah kesehatan. Banyak masalah kesehatan yang terjadi pada lansia akibat proses penuaan, gaya hidup, dan lingkungan, yang menyebabkan penyakit degeneratif, salah satunya adalah hipertensi. RW 12 Gunung Sarik, Kuranji adalah RW yang memiliki banyak lansia hipertensi dengan total 32 orang. Berdasarkan survei awal yang dilakukan pada 12 lansia hipertensi di RW tersebut, ditemukan bahwa upaya yang mereka lakukan untuk mengatasi hipertensi adalah dengan terapi herbal dan farmakologis. Penerapan terapi komplementer akupresur belum dilakukan di tatanan perawatan pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-ed3fe.webp" type="image/webp" length="98592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-af1e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/lansia-hipertensi-pralansia-akupresur-awam-kelompo-thumb-ed3fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3639-mercubaktijaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16689-jurnal-abdi-mercusuar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika Vernonia amygdalina Del terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih Rattus norvegicus yang Diberikan Sopi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika Vernonia amygdalina Del terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih Rattus norvegicus yang Diberikan Sopi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika Vernonia amygdalina Del terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih Rattus norvegicus yang Diberikan Sopi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56887-gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testi</link>
	<guid isPermaLink="false">546326b0b7c26b75d20f7b4ccd2bd98c</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 07:58:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut mekanisme biologis kerusakan ginjal akibat konsumsi sopi, termasuk peran metabolit sekunder dalam daun afrika dalam melindungi ginjal.2. Meneliti efek dosis yang lebih tinggi dari ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut mekanisme biologis kerusakan ginjal akibat konsumsi sopi, termasuk peran metabolit sekunder dalam daun afrika dalam melindungi ginjal.2. Meneliti efek dosis yang lebih tinggi dari ekstrak etanol daun afrika pada ginjal tikus, untuk memahami batas toksisitas dan potensi efek samping.3. Mengembangkan formulasi obat atau suplemen berbasis ekstrak etanol daun afrika yang aman dan efektif untuk mencegah atau memperbaiki kerusakan ginjal akibat konsumsi sopi, dengan mempertimbangkan dosis optimal dan potensi interaksi obat.. Dosis terbaik ekstrak etanol daun afrika yang berpotensi memperbaiki kerusakan dan menurunkan kadar kreatinin ginjal tikus putih adalah 2,56ml/ekor/hari.Hal ini menjadi informasi awal mengenai pemanfaatan ekstrak etanol daun afrika terhadap perbaikan ginjal tikus putih yang diberikan sopi.Penelitian ini dapat menjadi dasar edukasi kesehatan tentang bahaya sopi bagi kesehatan serta menjadi rujukan bagi penelitian terkait mekanisme biologis kerusakan ginjal dan kadar ureum Konsumsi sopi secara berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti gagal ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak etanol daun afrika dalam memperbaiki kerusakan ginjal tikus putih yang diberikan sopi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penurunan kadar kreatinin dan perbaikan kerusakan ginjal tikus putih yang diberikan ekstrak etanol daun afrika, dimana dosis efektifnya adalah 2,56ml/ekor/hari. Dosis ini berpotensi dalam menurunkan kadar kreatinin dan memperbaiki kerusakan ginjal tikus putih terinduksi sopi, dengan hasil yang sama seperti obat Furosemide. Namun, pemberian dosis yang lebih tinggi akan bersifat toksik bagi tubuh. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-2e3ed.webp" title="JURIS - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-2e3ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-2e3ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-2e3ed.webp 1x" title="JURIS - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi" alt="JURIS - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-36079.webp" title="JURIS - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-36079.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-36079.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-36079.webp 1x" title="JURIS - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi" alt="JURIS - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-4cdae.webp" title="JURIS - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-4cdae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-4cdae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-4cdae.webp 1x" title="JURIS - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi" alt="JURIS - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56887-gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testi" title="JURIS - Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi" target="_blank">Potensi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) terhadap Perbaikan Kerusakan Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Sopi</a>: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut mekanisme biologis kerusakan ginjal akibat konsumsi sopi, termasuk peran metabolit sekunder dalam daun afrika dalam melindungi ginjal.2. Meneliti efek dosis yang lebih tinggi dari ekstrak etanol daun afrika pada ginjal tikus, untuk memahami batas toksisitas dan potensi efek samping.3. Mengembangkan formulasi obat atau suplemen berbasis ekstrak etanol daun afrika yang aman dan efektif untuk mencegah atau memperbaiki kerusakan ginjal akibat konsumsi sopi, dengan mempertimbangkan dosis optimal dan potensi interaksi obat..
<br>Dosis terbaik ekstrak etanol daun afrika yang berpotensi memperbaiki kerusakan dan menurunkan kadar kreatinin ginjal tikus putih adalah 2,56ml/ekor/hari.Hal ini menjadi informasi awal mengenai pemanfaatan ekstrak etanol daun afrika terhadap perbaikan ginjal tikus putih yang diberikan sopi.Penelitian ini dapat menjadi dasar edukasi kesehatan tentang bahaya sopi bagi kesehatan serta menjadi rujukan bagi penelitian terkait mekanisme biologis kerusakan ginjal dan kadar ureum
<br>Konsumsi sopi secara berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti gagal ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak etanol daun afrika dalam memperbaiki kerusakan ginjal tikus putih yang diberikan sopi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penurunan kadar kreatinin dan perbaikan kerusakan ginjal tikus putih yang diberikan ekstrak etanol daun afrika, dimana dosis efektifnya adalah 2,56ml/ekor/hari. Dosis ini berpotensi dalam menurunkan kadar kreatinin dan memperbaiki kerusakan ginjal tikus putih terinduksi sopi, dengan hasil yang sama seperti obat Furosemide. Namun, pemberian dosis yang lebih tinggi akan bersifat toksik bagi tubuh.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-2e3ed.webp" type="image/webp" length="101130" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-2e3ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-36079.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/gagal-ginjal-etanol-daun-kronis-testis-tikus-putih-thumb-4cdae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-347-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17499-spizaetus-jurnal-biologi-pendidikan-biologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56903-konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le</link>
	<guid isPermaLink="false">c6afbabb5ba5b5bf721b22265e3bffe5</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 07:49:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengetahuan keanekaragaman hayati bagi sikap konservasi siswa di SMA Negeri 2 Medan. Faktor lingkungan keluarga, media sosial, dan budaya sekolah masih belum dieksplorasi secara mendalam. Oleh karena itu, studi longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi: Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengetahuan keanekaragaman hayati bagi sikap konservasi siswa di SMA Negeri 2 Medan. Faktor lingkungan keluarga, media sosial, dan budaya sekolah masih belum dieksplorasi secara mendalam. Oleh karena itu, studi longitudinal selama satu tahun akan meneliti pengaruh lingkungan keluarga terhadap perubahan sikap konservasi siswa. Penelitian selanjutnya dapat memanfaatkan pendekatan eksperimental yang melibatkan intervensi media digital, seperti aplikasi edukasi, untuk menilai peningkatan kesadaran lingkungan. Metode kuantitatif dengan panel responden dapat dikombinasikan dengan teknik interview kualitatif guna memperoleh gambaran kontekstual yang lebih kaya. Saran lain adalah membuat program pelatihan guru mengenai pengintegrasian pembelajaran keanekaragaman hayati dengan aktivitas praktikum lapangan. Penelitian ini juga memandu evaluasi dampak program tersebut terhadap perilaku siswa dalam kegiatan kebersihan dan pengelolaan sampah. Peneliti dapat menggunakan analisis regresi berganda untuk memisahkan kontribusi masing-masing variabel independen. Hasilnya diharapkan dapat memandu kebijakan pendidikan lingkungan di tingkat sekolah menengah. Kesimpulannya, penelitian mendukung penerapan pendekatan holistik dalam pembelajaran biologi dan konservasi.. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang keanekaragaman hayati dengan sikap siswa terhadap konservasi di SMA Negeri 2 Medan.Nilai koefisien korelasi sebesar 0,733 menunjukkan hubungan kuat dan positif.Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran keanekaragaman hayati berperan penting dalam membentuk kesadaran dan sikap peduli lingkungan siswa Keanekaragaman hayati merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan. Namun, rendahnya kesadaran peserta didik terhadap konservasi lingkungan masih menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang keanekaragaman hayati dengan sikap siswa terhadap konservasi pada kelas X SMA Negeri 2 Medan Tahun Pembelajaran 2025/2026. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 426 siswa dengan sampel berjumlah 70 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan instrumen berupa tes pilihan ganda untuk mengukur tingkat pengetahuan keanekaragaman hayati serta tes pilihan ganda dan lembar observasi untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-9e9ef.webp" title="JURIS - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-9e9ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-9e9ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-9e9ef.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi" alt="JURIS - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-59efc.webp" title="JURIS - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-59efc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-59efc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-59efc.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi" alt="JURIS - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-66074.webp" title="JURIS - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-66074.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-66074.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-66074.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi" alt="JURIS - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56903-konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le" title="JURIS - Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi" target="_blank">Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati dengan Sikap Siswa terhadap Konservasi</a>: Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengetahuan keanekaragaman hayati bagi sikap konservasi siswa di SMA Negeri 2 Medan. Faktor lingkungan keluarga, media sosial, dan budaya sekolah masih belum dieksplorasi secara mendalam. Oleh karena itu, studi longitudinal selama satu tahun akan meneliti pengaruh lingkungan keluarga terhadap perubahan sikap konservasi siswa. Penelitian selanjutnya dapat memanfaatkan pendekatan eksperimental yang melibatkan intervensi media digital, seperti aplikasi edukasi, untuk menilai peningkatan kesadaran lingkungan. Metode kuantitatif dengan panel responden dapat dikombinasikan dengan teknik interview kualitatif guna memperoleh gambaran kontekstual yang lebih kaya. Saran lain adalah membuat program pelatihan guru mengenai pengintegrasian pembelajaran keanekaragaman hayati dengan aktivitas praktikum lapangan. Penelitian ini juga memandu evaluasi dampak program tersebut terhadap perilaku siswa dalam kegiatan kebersihan dan pengelolaan sampah. Peneliti dapat menggunakan analisis regresi berganda untuk memisahkan kontribusi masing-masing variabel independen. Hasilnya diharapkan dapat memandu kebijakan pendidikan lingkungan di tingkat sekolah menengah. Kesimpulannya, penelitian mendukung penerapan pendekatan holistik dalam pembelajaran biologi dan konservasi..
<br>Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang keanekaragaman hayati dengan sikap siswa terhadap konservasi di SMA Negeri 2 Medan.Nilai koefisien korelasi sebesar 0,733 menunjukkan hubungan kuat dan positif.Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran keanekaragaman hayati berperan penting dalam membentuk kesadaran dan sikap peduli lingkungan siswa
<br>Keanekaragaman hayati merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan. Namun, rendahnya kesadaran peserta didik terhadap konservasi lingkungan masih menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang keanekaragaman hayati dengan sikap siswa terhadap konservasi pada kelas X SMA Negeri 2 Medan Tahun Pembelajaran 2025/2026. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 426 siswa dengan sampel berjumlah 70 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan instrumen berupa tes pilihan ganda untuk mengukur tingkat pengetahuan keanekaragaman hayati serta tes pilihan ganda dan lembar observasi untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-9e9ef.webp" type="image/webp" length="95204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-9e9ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-59efc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/konservasi-lingkungan-perubahan-sikap-mahasiswa-le-thumb-66074.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-347-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17499-spizaetus-jurnal-biologi-pendidikan-biologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56885-keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-p</link>
	<guid isPermaLink="false">7a83053cbbb04b36f159f5622e440d4e</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 07:44:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara implementasi PBL di berbagai sekolah dengan karakteristik yang berbeda, seperti sekolah dengan fasilitas terbatas atau dengan siswa yang memiliki latar belakang sosial ekonomi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara implementasi PBL di berbagai sekolah dengan karakteristik yang berbeda, seperti sekolah dengan fasilitas terbatas atau dengan siswa yang memiliki latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan keberhasilan implementasi PBL dalam berbagai konteks. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengelolaan kelas yang efektif untuk meningkatkan partisipasi dan kolaborasi siswa dalam kegiatan PBL. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam penilaian PBL, seperti penggunaan portofolio atau penilaian autentik, untuk mengukur kompetensi siswa secara lebih menyeluruh dan akurat.. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi model Problem-Based Learning (PBL) pada pembelajaran biologi kelas XI di SMA Negeri 6 Medan dapat dirangkum dalam empat aspek.Pertama, perencanaan pembelajaran menggunakan alat bantu seperti modul ajar, lembar kerja siswa, dan instrumen penilaian telah dilakukan secara sistematis dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka.Kedua, kegiatan PBL umumnya dilaksanakan dengan baik dan didukung oleh keterlibatan siswa, meskipun masih terdapat tantangan dalam partisipasi kelompok dan komunikasi.Ketiga, kesesuaian antara implementasi PBL dengan sintaknya secara umum baik, didukung oleh ketersediaan fasilitas dan media pembelajaran.Namun, pada tahap presentasi hasil, kemampuan siswa dalam berkomunikasi secara terstruktur dan percaya diri masih perlu ditingkatkan.Keempat, evaluasi pembelajaran mencakup penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik.namun, implementasinya belum sepenuhnya sesuai dengan perencanaan awal, yang dapat membatasi pengukuran kompetensi siswa secara menyeluruh.Secara keseluruhan, PBL menunjukkan potensi dalam mendukung berpikir kritis dan kolaborasi siswa, tetapi temuan ini terbatas pada konteks penelitian dan tidak dapat digeneralisasikan Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model Problem-Based Learning (PBL) pada pembelajaran biologi kelas XI di SMA Negeri 6 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan melibatkan satu guru biologi dan siswa kelas XI Merdeka 1. Fokus penelitian adalah pada penerapan sintak PBL dalam praktik pembelajaran di kelas. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi kelas, serta angket yang diberikan kepada guru dan siswa. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi teknik dan sumber, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL direncanakan secara sistematis melalui modul ajar yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran umumnya berjalan sesuai rencana dan memperoleh respons positif, terutama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-68304.webp" title="JURIS - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-68304.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-68304.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-68304.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan" alt="JURIS - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-26d2f.webp" title="JURIS - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-26d2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-26d2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-26d2f.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan" alt="JURIS - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-c89d1.webp" title="JURIS - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-c89d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-c89d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-c89d1.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan" alt="JURIS - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56885-keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-p" title="JURIS - Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan" target="_blank">Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem-Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 6 Medan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara implementasi PBL di berbagai sekolah dengan karakteristik yang berbeda, seperti sekolah dengan fasilitas terbatas atau dengan siswa yang memiliki latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan keberhasilan implementasi PBL dalam berbagai konteks. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengelolaan kelas yang efektif untuk meningkatkan partisipasi dan kolaborasi siswa dalam kegiatan PBL. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam penilaian PBL, seperti penggunaan portofolio atau penilaian autentik, untuk mengukur kompetensi siswa secara lebih menyeluruh dan akurat..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, implementasi model Problem-Based Learning (PBL) pada pembelajaran biologi kelas XI di SMA Negeri 6 Medan dapat dirangkum dalam empat aspek.Pertama, perencanaan pembelajaran menggunakan alat bantu seperti modul ajar, lembar kerja siswa, dan instrumen penilaian telah dilakukan secara sistematis dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka.Kedua, kegiatan PBL umumnya dilaksanakan dengan baik dan didukung oleh keterlibatan siswa, meskipun masih terdapat tantangan dalam partisipasi kelompok dan komunikasi.Ketiga, kesesuaian antara implementasi PBL dengan sintaknya secara umum baik, didukung oleh ketersediaan fasilitas dan media pembelajaran.Namun, pada tahap presentasi hasil, kemampuan siswa dalam berkomunikasi secara terstruktur dan percaya diri masih perlu ditingkatkan.Keempat, evaluasi pembelajaran mencakup penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik.namun, implementasinya belum sepenuhnya sesuai dengan perencanaan awal, yang dapat membatasi pengukuran kompetensi siswa secara menyeluruh.Secara keseluruhan, PBL menunjukkan potensi dalam mendukung berpikir kritis dan kolaborasi siswa, tetapi temuan ini terbatas pada konteks penelitian dan tidak dapat digeneralisasikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model Problem-Based Learning (PBL) pada pembelajaran biologi kelas XI di SMA Negeri 6 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan melibatkan satu guru biologi dan siswa kelas XI Merdeka 1. Fokus penelitian adalah pada penerapan sintak PBL dalam praktik pembelajaran di kelas. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi kelas, serta angket yang diberikan kepada guru dan siswa. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi teknik dan sumber, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL direncanakan secara sistematis melalui modul ajar yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran umumnya berjalan sesuai rencana dan memperoleh respons positif, terutama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-26d2f.webp" type="image/webp" length="91822" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-68304.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-26d2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/keterlibatan-siswa-keterampilan-kolaborasi-pikir-k-thumb-c89d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-347-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17499-spizaetus-jurnal-biologi-pendidikan-biologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of a Gamification Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of a Gamification Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of a Gamification Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56898-elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b</link>
	<guid isPermaLink="false">28459d5324937e8a4e9fcb3495e2ff3f</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 07:40:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan efektivitas LKPD berbasis gamifikasi dengan LKPD konvensional melalui desain eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol, sehingga dapat menilai secara kuantitatif peningkatan motivasi belajar dan hasil ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan efektivitas LKPD berbasis gamifikasi dengan LKPD konvensional melalui desain eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol, sehingga dapat menilai secara kuantitatif peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Selain itu, studi dapat memperluas penerapan LKPD gamifikasi pada topik biologi lain, seperti sistem reproduksi atau sistem pencernaan, serta menguji keberlakuannya pada tingkat pendidikan yang berbeda, misalnya kelas X atau XII, untuk menentukan adaptabilitas model 4D dalam konteks yang lebih beragam. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan LKPD gamifikasi terhadap retensi pengetahuan siswa dan perubahan sikap belajar, dengan melakukan pengukuran kembali beberapa bulan setelah intervensi, sehingga dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan manfaat pedagogis. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperkaya bukti empiris mengenai kontribusi gamifikasi dalam pendidikan biologi dan memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam mengintegrasikan elemen permainan ke dalam materi ajar.. Pengembangan LKPD berbasis gamifikasi pada materi Sistem Gerak Manusia untuk siswa kelas XI SMA Negeri 1 Medan dengan menggunakan model 4D menghasilkan produk yang tergolong sangat layak (ahli materi.85%) dan efektif dalam meningkatkan motivasi belajar serta hasil belajar kognitif siswa, dengan skor NAcGain sebesar 0,79 dan 0,81, keduanya berada pada kategori tinggi.Temuan ini menegaskan bahwa LKPD berbasis gamifikasi dapat berfungsi sebagai inovasi yang mendukung pembelajaran Biologi yang lebih terlibat, berpusat pada siswa, serta memperkaya literatur tentang gamifikasi dalam pendidikan sains.Penelitian lanjutan disarankan dengan melibatkan kelas kontrol serta menerapkan LKPD pada topik Biologi lain atau tingkat pendidikan yang berbeda untuk menguji keefektifannya secara lebih luas Pembelajaran Biologi pada materi Sistem Gerak Manusia masih bergantung pada media konvensional yang kurang interaktif, sehingga menyebabkan rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis gamifikasi pada materi Sistem Gerak Manusia yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Medan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan dengan model 4D yang terdiri dari tahap Define, Design, Develop, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-375ef.webp" title="JURIS - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-375ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-375ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-375ef.webp 1x" title="JURIS - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan" alt="JURIS - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-12517.webp" title="JURIS - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-12517.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-12517.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-12517.webp 1x" title="JURIS - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan" alt="JURIS - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-81904.webp" title="JURIS - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-81904.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-81904.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-81904.webp 1x" title="JURIS - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan" alt="JURIS - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56898-elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b" title="JURIS - Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan" target="_blank">Development of a Gamification-Based LKPD for the Human Movement System in Grade XI SMA N 1 Medan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan efektivitas LKPD berbasis gamifikasi dengan LKPD konvensional melalui desain eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol, sehingga dapat menilai secara kuantitatif peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Selain itu, studi dapat memperluas penerapan LKPD gamifikasi pada topik biologi lain, seperti sistem reproduksi atau sistem pencernaan, serta menguji keberlakuannya pada tingkat pendidikan yang berbeda, misalnya kelas X atau XII, untuk menentukan adaptabilitas model 4D dalam konteks yang lebih beragam. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan LKPD gamifikasi terhadap retensi pengetahuan siswa dan perubahan sikap belajar, dengan melakukan pengukuran kembali beberapa bulan setelah intervensi, sehingga dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan manfaat pedagogis. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperkaya bukti empiris mengenai kontribusi gamifikasi dalam pendidikan biologi dan memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam mengintegrasikan elemen permainan ke dalam materi ajar..
<br>Pengembangan LKPD berbasis gamifikasi pada materi Sistem Gerak Manusia untuk siswa kelas XI SMA Negeri 1 Medan dengan menggunakan model 4D menghasilkan produk yang tergolong sangat layak (ahli materi.85%) dan efektif dalam meningkatkan motivasi belajar serta hasil belajar kognitif siswa, dengan skor NAcGain sebesar 0,79 dan 0,81, keduanya berada pada kategori tinggi.Temuan ini menegaskan bahwa LKPD berbasis gamifikasi dapat berfungsi sebagai inovasi yang mendukung pembelajaran Biologi yang lebih terlibat, berpusat pada siswa, serta memperkaya literatur tentang gamifikasi dalam pendidikan sains.Penelitian lanjutan disarankan dengan melibatkan kelas kontrol serta menerapkan LKPD pada topik Biologi lain atau tingkat pendidikan yang berbeda untuk menguji keefektifannya secara lebih luas
<br>Pembelajaran Biologi pada materi Sistem Gerak Manusia masih bergantung pada media konvensional yang kurang interaktif, sehingga menyebabkan rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis gamifikasi pada materi Sistem Gerak Manusia yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Medan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan dengan model 4D yang terdiri dari tahap Define, Design, Develop, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-375ef.webp" type="image/webp" length="70654" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-375ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-12517.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/elemen-gamifikasi-hasil-angket-validasi-motivasi-b-thumb-81904.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-347-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17499-spizaetus-jurnal-biologi-pendidikan-biologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56890-bakteri-endofit-kulit-antimicrobia</link>
	<guid isPermaLink="false">311658adb3b3daf748274ff0a6a8ef4c</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 07:21:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan identifikasi taksonomi definitif menggunakan teknik molekuler seperti sekuensing gen 16S rRNA untuk mengonfirmasi genus dan spesies bakteri endofit yang diisolasi. Selain itu, studi metabolomik menggunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan identifikasi taksonomi definitif menggunakan teknik molekuler seperti sekuensing gen 16S rRNA untuk mengonfirmasi genus dan spesies bakteri endofit yang diisolasi. Selain itu, studi metabolomik menggunakan LC-MS/MS dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif spesifik yang bertanggung jawab atas aktivitas antimikroba yang selektif. Penelitian lebih lanjut juga dapat fokus pada mekanisme biosintesis senyawa bioaktif ini dan potensi aplikasinya dalam pengembangan agen antimikroba alami yang baru. Selain itu, studi ekologi yang lebih komprehensif dapat dilakukan untuk memahami pengaruh zonasi ekologis pada komposisi dan potensi antimikroba komunitas bakteri endofit di akar Rhizophora mucronata.. This study successfully isolated and characterized 18 endophytic bacterial isolates from the prop and lateral roots of Rhizophora mucronata across three distinct management zones (core, buffer, and utilization) in a semi-arid mangrove ecosystem.4%), demonstrating exceptional adaptability to rhizospheric conditions.isolates ZS-04 and ZI-05 exhibited the most potent bioactivity, yielding very strong inhibition against Staphylococcus aureus and strong inhibition against Escherichia coli.Statistically, while intra-zone variability masked significant zonal differences for S.785), a significant ecological gradient was observed for E.TukeyAos HSD post hoc testing specifically identified a significant difference between the utilization and buffer zones (p = 0.These findings validate root endophytes as promising, stress-adapted reservoirs of targeted natural antibacterial agents.However, as the current taxonomic assignments are based solely on phenotypic characteristics, future research must prioritize 16S rRNA gene sequencing for definitive taxonomic validation, coupled with LC-MS/MS-based metabolite profiling to elucidate specific bioactive compounds responsible for this selective antimicrobial activity Ekosistem mangrove semi-arid menyimpan potensi besar sebagai sumber bakteri endofit penghasil senyawa antimikrobia yang adaptif. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengevaluasi aktivitas antimikrobia bakteri endofit dari akar tunjang dan lateral Rhizophora mucronata pada tiga zona pengelolaan (inti, penyangga, dan pemanfaatan) di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang. Pengambilan sampel dilakukan pada MaretAeApril 2026, diikuti sterilisasi permukaan akar dan isolasi pada media Nutrient Agar. Karakterisasi fenotipik dilakukan secara makroskopik, mikroskopik, dan biokimia, sedangkan uji aktivitas antimikrobia menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-ec108.webp" title="JURIS - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-ec108.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-ec108.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-ec108.webp 1x" title="JURIS - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang" alt="JURIS - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-6fe2e.webp" title="JURIS - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-6fe2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-6fe2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-6fe2e.webp 1x" title="JURIS - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang" alt="JURIS - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-b3ed6.webp" title="JURIS - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-b3ed6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-b3ed6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-b3ed6.webp 1x" title="JURIS - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang" alt="JURIS - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56890-bakteri-endofit-kulit-antimicrobia" title="JURIS - Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang" target="_blank">Isolasi dan Uji Aktivitas Antimikrobia Bakteri Endofit Akar Mangrove Rhizophora mucronata di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan identifikasi taksonomi definitif menggunakan teknik molekuler seperti sekuensing gen 16S rRNA untuk mengonfirmasi genus dan spesies bakteri endofit yang diisolasi. Selain itu, studi metabolomik menggunakan LC-MS/MS dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif spesifik yang bertanggung jawab atas aktivitas antimikroba yang selektif. Penelitian lebih lanjut juga dapat fokus pada mekanisme biosintesis senyawa bioaktif ini dan potensi aplikasinya dalam pengembangan agen antimikroba alami yang baru. Selain itu, studi ekologi yang lebih komprehensif dapat dilakukan untuk memahami pengaruh zonasi ekologis pada komposisi dan potensi antimikroba komunitas bakteri endofit di akar Rhizophora mucronata..
<br>This study successfully isolated and characterized 18 endophytic bacterial isolates from the prop and lateral roots of Rhizophora mucronata across three distinct management zones (core, buffer, and utilization) in a semi-arid mangrove ecosystem.4%), demonstrating exceptional adaptability to rhizospheric conditions.isolates ZS-04 and ZI-05 exhibited the most potent bioactivity, yielding very strong inhibition against Staphylococcus aureus and strong inhibition against Escherichia coli.Statistically, while intra-zone variability masked significant zonal differences for S.785), a significant ecological gradient was observed for E.TukeyAos HSD post hoc testing specifically identified a significant difference between the utilization and buffer zones (p = 0.These findings validate root endophytes as promising, stress-adapted reservoirs of targeted natural antibacterial agents.However, as the current taxonomic assignments are based solely on phenotypic characteristics, future research must prioritize 16S rRNA gene sequencing for definitive taxonomic validation, coupled with LC-MS/MS-based metabolite profiling to elucidate specific bioactive compounds responsible for this selective antimicrobial activity
<br>Ekosistem mangrove semi-arid menyimpan potensi besar sebagai sumber bakteri endofit penghasil senyawa antimikrobia yang adaptif. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengevaluasi aktivitas antimikrobia bakteri endofit dari akar tunjang dan lateral Rhizophora mucronata pada tiga zona pengelolaan (inti, penyangga, dan pemanfaatan) di Kawasan Ekowisata Mangrove Kupang. Pengambilan sampel dilakukan pada MaretAeApril 2026, diikuti sterilisasi permukaan akar dan isolasi pada media Nutrient Agar. Karakterisasi fenotipik dilakukan secara makroskopik, mikroskopik, dan biokimia, sedangkan uji aktivitas antimikrobia menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-ec108.webp" type="image/webp" length="116948" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-ec108.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-6fe2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/bakteri-endofit-kulit-antimicrobial-activity-endop-thumb-b3ed6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-347-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17499-spizaetus-jurnal-biologi-pendidikan-biologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau Vigna radiata sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau Vigna radiata sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau Vigna radiata sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56895-komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-kac</link>
	<guid isPermaLink="false">411a7107d5e48fc5ccb8d247adcbb1b3</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 07:05:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat mencakup: 1. Menguji efektivitas medium alternatif kacang hijau terhadap berbagai jenis bakteri, termasuk Gram negatif dan positif, untuk menentukan spektrum luasnya. 2. Menganalisis komposisi nutrisi medium alternatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus: Saran penelitian lanjutan dapat mencakup: 1. Menguji efektivitas medium alternatif kacang hijau terhadap berbagai jenis bakteri, termasuk Gram negatif dan positif, untuk menentukan spektrum luasnya. 2. Menganalisis komposisi nutrisi medium alternatif setelah produksi untuk memastikan ketersediaan nutrisi bagi bakteri. 3. Menjelajahi efek variasi konsentrasi tepung dan infusum kacang hijau pada pertumbuhan bakteri, untuk mengoptimalkan formula medium alternatif.. Berdasarkan hasil penelitian, tepung kacang hijau (Vigna radiata) menunjukkan potensi kuat sebagai media alternatif pertumbuhan Staphylococcus aureus yang efektif, dengan efektivitas pertumbuhan yang setara dengan medium komersial standar, Tryptic Soy Agar (TSA).Sebaliknya, medium infusum kacang hijau kurang optimal untuk pertumbuhan bakteri, kemungkinan akibat degradasi nutrisi selama proses pemanasan atau pengolahan.Secara morfologis, kedua medium alternatif berhasil mendukung pertumbuhan bakteri, meskipun menghasilkan koloni yang sedikit lebih kecil dibandingkan medium standar.Oleh karena itu, tepung kacang hijau dapat direkomendasikan sebagai alternatif medium pertumbuhan yang layak dan hemat biaya untuk latihan mikrobiologi, terutama di laboratorium dengan infrastruktur terbatas Keterbatasan akses dan tingginya biaya media pertumbuhan komersial mendorong pengembangan media alternatif berbasis bahan lokal. Meskipun beberapa bahan legum telah dilaporkan dapat mendukung pertumbuhan bakteri, pemanfaatan kacang hijau (Vigna radiata) sebagai media alternatif, khususnya dalam bentuk tepung dan infusum, serta perbandingan efektivitasnya terhadap media standar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi kedua bentuk tersebut sebagai media pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian adalah eksperimental yang dilakukan pada MaretAeMei 2024 di Laboratorium Mikrobiologi Poltekkes Kemenkes Medan. Metode yang digunakan adalah analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-0c414.webp" title="JURIS - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-0c414.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-0c414.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-0c414.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus" alt="JURIS - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-9d3a1.webp" title="JURIS - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-9d3a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-9d3a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-9d3a1.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus" alt="JURIS - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-43c45.webp" title="JURIS - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-43c45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-43c45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-43c45.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus" alt="JURIS - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56895-komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-kac" title="JURIS - Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus" target="_blank">Evaluasi Tepung dan Infusum Kacang Hijau (Vigna radiata) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Staphylococcus aureus</a>: Saran penelitian lanjutan dapat mencakup: 1. Menguji efektivitas medium alternatif kacang hijau terhadap berbagai jenis bakteri, termasuk Gram negatif dan positif, untuk menentukan spektrum luasnya. 2. Menganalisis komposisi nutrisi medium alternatif setelah produksi untuk memastikan ketersediaan nutrisi bagi bakteri. 3. Menjelajahi efek variasi konsentrasi tepung dan infusum kacang hijau pada pertumbuhan bakteri, untuk mengoptimalkan formula medium alternatif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, tepung kacang hijau (Vigna radiata) menunjukkan potensi kuat sebagai media alternatif pertumbuhan Staphylococcus aureus yang efektif, dengan efektivitas pertumbuhan yang setara dengan medium komersial standar, Tryptic Soy Agar (TSA).Sebaliknya, medium infusum kacang hijau kurang optimal untuk pertumbuhan bakteri, kemungkinan akibat degradasi nutrisi selama proses pemanasan atau pengolahan.Secara morfologis, kedua medium alternatif berhasil mendukung pertumbuhan bakteri, meskipun menghasilkan koloni yang sedikit lebih kecil dibandingkan medium standar.Oleh karena itu, tepung kacang hijau dapat direkomendasikan sebagai alternatif medium pertumbuhan yang layak dan hemat biaya untuk latihan mikrobiologi, terutama di laboratorium dengan infrastruktur terbatas
<br>Keterbatasan akses dan tingginya biaya media pertumbuhan komersial mendorong pengembangan media alternatif berbasis bahan lokal. Meskipun beberapa bahan legum telah dilaporkan dapat mendukung pertumbuhan bakteri, pemanfaatan kacang hijau (Vigna radiata) sebagai media alternatif, khususnya dalam bentuk tepung dan infusum, serta perbandingan efektivitasnya terhadap media standar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi kedua bentuk tersebut sebagai media pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian adalah eksperimental yang dilakukan pada MaretAeMei 2024 di Laboratorium Mikrobiologi Poltekkes Kemenkes Medan. Metode yang digunakan adalah analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-0c414.webp" type="image/webp" length="101506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-0c414.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-9d3a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/komoditas-kacang-hijau-kombinasi-tepung-alternatif-thumb-43c45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-347-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17499-spizaetus-jurnal-biologi-pendidikan-biologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56900-literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l</link>
	<guid isPermaLink="false">44414c413e99163d86893987296a239c</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 06:39:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Mempelajari efektivitas model PBL berbantuan video dalam topik biologi lainnya, (2) Menjelajahi penerapan model ini pada tingkat pendidikan yang berbeda, dan (3) Mengembangkan penelitian dengan variabel hasil tambahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem: Saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Mempelajari efektivitas model PBL berbantuan video dalam topik biologi lainnya, (2) Menjelajahi penerapan model ini pada tingkat pendidikan yang berbeda, dan (3) Mengembangkan penelitian dengan variabel hasil tambahan seperti motivasi belajar dan keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk strategi pembelajaran berbasis bukti yang kuat dalam pendidikan biologi ekosistem.. Implementasi model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan video di SMAS Angkasa 1 Medan secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi lingkungan siswa dalam pembelajaran ekosistem.Perbedaan yang signifikan ditemukan untuk semua variabel yang diukur, yaitu keterampilan berpikir kritis (d = 1.39), literasi lingkungan pengetahuan (d = 1.70), literasi lingkungan sikap (d = 0.91), dan literasi lingkungan perilaku (d = 1.11), dengan semua variabel menunjukkan efek besar.Penelitian ini berkontribusi pada bidang pendidikan biologi dengan menyediakan bukti empiris bahwa model PBL berbantuan video efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi lingkungan siswa.Temuan ini memperkaya pengetahuan yang ada tentang pendekatan pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan aktivitas pemecahan masalah dengan dukungan multimedia untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21.Selain itu, penelitian ini memperluas pemahaman tentang pengembangan literasi lingkungan dengan menunjukkan bahwa PBL berbantuan video dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku lingkungan siswa secara bersamaan Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan literasi lingkungan siswa yang tercermin dari rendahnya hasil PISA Indonesia, serta masih dominannya penggunaan metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, menjadi latar belakang penelitian ini. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan belum optimal dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, khususnya pada materi ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media video terhadap kemampuan berpikir kritis dan literasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-657d5.webp" title="JURIS - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-657d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-657d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-657d5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem" alt="JURIS - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-5dfc7.webp" title="JURIS - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-5dfc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-5dfc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-5dfc7.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem" alt="JURIS - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-01f66.webp" title="JURIS - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-01f66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-01f66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-01f66.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem" alt="JURIS - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56900-literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l" title="JURIS - Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem" target="_blank">Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Video terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Lingkungan Siswa dalam Pembelajaran Ekosistem</a>: Saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Mempelajari efektivitas model PBL berbantuan video dalam topik biologi lainnya, (2) Menjelajahi penerapan model ini pada tingkat pendidikan yang berbeda, dan (3) Mengembangkan penelitian dengan variabel hasil tambahan seperti motivasi belajar dan keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk strategi pembelajaran berbasis bukti yang kuat dalam pendidikan biologi ekosistem..
<br>Implementasi model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan video di SMAS Angkasa 1 Medan secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi lingkungan siswa dalam pembelajaran ekosistem.Perbedaan yang signifikan ditemukan untuk semua variabel yang diukur, yaitu keterampilan berpikir kritis (d = 1.39), literasi lingkungan pengetahuan (d = 1.70), literasi lingkungan sikap (d = 0.91), dan literasi lingkungan perilaku (d = 1.11), dengan semua variabel menunjukkan efek besar.Penelitian ini berkontribusi pada bidang pendidikan biologi dengan menyediakan bukti empiris bahwa model PBL berbantuan video efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi lingkungan siswa.Temuan ini memperkaya pengetahuan yang ada tentang pendekatan pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan aktivitas pemecahan masalah dengan dukungan multimedia untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21.Selain itu, penelitian ini memperluas pemahaman tentang pengembangan literasi lingkungan dengan menunjukkan bahwa PBL berbantuan video dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku lingkungan siswa secara bersamaan
<br>Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan literasi lingkungan siswa yang tercermin dari rendahnya hasil PISA Indonesia, serta masih dominannya penggunaan metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, menjadi latar belakang penelitian ini. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan belum optimal dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, khususnya pada materi ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media video terhadap kemampuan berpikir kritis dan literasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-01f66.webp" type="image/webp" length="102296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-657d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-5dfc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/literasi-lingkungan-keterampilan-berpikir-kritis-l-thumb-01f66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-347-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17499-spizaetus-jurnal-biologi-pendidikan-biologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions A Case Study of BPRS in Riau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions A Case Study of BPRS in Riau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions A Case Study of BPRS in Riau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56881-rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen</link>
	<guid isPermaLink="false">8705b5c980255a76cfb64ba42daa0a32</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 06:12:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,java,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat ketahanan dan keberlanjutan pembiayaan syariah, BPRS perlu secara berkala mengevaluasi dan memperbarui strategi manajemen risiko mereka sebagai respons terhadap pergeseran pasar dan kemajuan teknologi. Pengembangan sumber daya manusia ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau: Untuk memperkuat ketahanan dan keberlanjutan pembiayaan syariah, BPRS perlu secara berkala mengevaluasi dan memperbarui strategi manajemen risiko mereka sebagai respons terhadap pergeseran pasar dan kemajuan teknologi. Pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan, baik dalam hal keterampilan teknis maupun integritas etika, melalui program pelatihan terstruktur yang berakar pada prinsip-prinsip Islam juga menjadi hal yang penting. Selain itu, meningkatkan akurasi analisis karakter dan kelayakan klien, serta penerapan konsisten standar operasional seperti PKU, tetap menjadi prioritas. Terakhir, peran regulator dan badan pengawas sangat vital dalam memberikan dukungan melalui pemantauan, bimbingan kebijakan, dan inisiatif pembangunan kapasitas untuk memperkuat ketahanan institusional BPRS dalam menghadapi lanskap risiko yang terus berubah.. Studi ini menunjukkan bahwa Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) di Riau telah menerapkan praktik manajemen risiko secara aktif dan sistematis sesuai dengan POJK No.Praktik-praktik ini mencakup formulasi kebijakan internal, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pembentukan unit manajemen risiko yang didedikasikan, dan adopsi strategi pencegahan melalui segmentasi pembiayaan yang selektif.Misalnya, BPRS Berkah Dana Fadhlillah berhasil mengurangi pembiayaan non-performing dengan bergeser dari pembiayaan mikro ke murabahah berbasis konsumen, sementara BPRS Hasanah fokus pada penguatan struktur internal dan mekanisme tata kelola.Meskipun demikian, BPRS masih menghadapi tantangan mendesak, termasuk risiko pembiayaan, ketidakjujuran klien, penyalahgunaan dana, dan kekurangan sumber daya manusia yang profesional dan terlatih.Untuk mengatasi hambatan ini, institusi mengandalkan instrumen operasional standar seperti Pembiayaan Kepatuhan Umum (PKU) sebagai acuan regulasi.Ke depan, memastikan ketahanan dan keberlanjutan pembiayaan syariah akan memerlukan BPRS untuk mengevaluasi dan memperbarui strategi manajemen risiko secara berkala sebagai respons terhadap pergeseran pasar dan kemajuan teknologi.Hal yang sama pentingnya adalah pengembangan berkelanjutan sumber daya manusia - baik dalam hal keterampilan teknis maupun integritas etika - melalui program pelatihan terstruktur yang berakar pada prinsip-prinsip Islam.Selain itu, meningkatkan akurasi analisis karakter dan kelayakan klien, serta penerapan konsisten standar operasional seperti PKU, tetap menjadi hal yang krusial.Terakhir, peran regulator dan badan pengawas sangat vital.dukungan mereka dalam bentuk pemantauan, bimbingan kebijakan, dan inisiatif pembangunan kapasitas akan membantu memperkuat ketahanan institusional BPRS dalam menavigasi lanskap risiko yang terus berkembang Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki implementasi dan efektivitas manajemen risiko di Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) di Provinsi Riau, khususnya dalam memperkuat ketahanan pembiayaan syariah di tengah ketidakpastian keuangan yang semakin meningkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif untuk menyelidiki dua BPRS, yaitu Berkah Dana Fadhlillah dan Hasanah, di konteks pedesaan dan perkotaan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan praktisi, regulator, dan akademisi. Temuan menunjukkan bahwa BPRS di Riau telah menerapkan sistem manajemen risiko sesuai dengan POJK No. 23/2019. Strategi kunci termasuk formulasi kebijakan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-a36db.webp" title="JURIS - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-a36db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-a36db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-a36db.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau" alt="JURIS - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-716f1.webp" title="JURIS - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-716f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-716f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-716f1.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau" alt="JURIS - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-1569a.webp" title="JURIS - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-1569a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-1569a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-1569a.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau" alt="JURIS - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56881-rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen" title="JURIS - Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau" target="_blank">Strengthening Resilience through Risk Management in Islamic Microfinance Institutions: A Case Study of BPRS in Riau</a>: Untuk memperkuat ketahanan dan keberlanjutan pembiayaan syariah, BPRS perlu secara berkala mengevaluasi dan memperbarui strategi manajemen risiko mereka sebagai respons terhadap pergeseran pasar dan kemajuan teknologi. Pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan, baik dalam hal keterampilan teknis maupun integritas etika, melalui program pelatihan terstruktur yang berakar pada prinsip-prinsip Islam juga menjadi hal yang penting. Selain itu, meningkatkan akurasi analisis karakter dan kelayakan klien, serta penerapan konsisten standar operasional seperti PKU, tetap menjadi prioritas. Terakhir, peran regulator dan badan pengawas sangat vital dalam memberikan dukungan melalui pemantauan, bimbingan kebijakan, dan inisiatif pembangunan kapasitas untuk memperkuat ketahanan institusional BPRS dalam menghadapi lanskap risiko yang terus berubah..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) di Riau telah menerapkan praktik manajemen risiko secara aktif dan sistematis sesuai dengan POJK No.Praktik-praktik ini mencakup formulasi kebijakan internal, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pembentukan unit manajemen risiko yang didedikasikan, dan adopsi strategi pencegahan melalui segmentasi pembiayaan yang selektif.Misalnya, BPRS Berkah Dana Fadhlillah berhasil mengurangi pembiayaan non-performing dengan bergeser dari pembiayaan mikro ke murabahah berbasis konsumen, sementara BPRS Hasanah fokus pada penguatan struktur internal dan mekanisme tata kelola.Meskipun demikian, BPRS masih menghadapi tantangan mendesak, termasuk risiko pembiayaan, ketidakjujuran klien, penyalahgunaan dana, dan kekurangan sumber daya manusia yang profesional dan terlatih.Untuk mengatasi hambatan ini, institusi mengandalkan instrumen operasional standar seperti Pembiayaan Kepatuhan Umum (PKU) sebagai acuan regulasi.Ke depan, memastikan ketahanan dan keberlanjutan pembiayaan syariah akan memerlukan BPRS untuk mengevaluasi dan memperbarui strategi manajemen risiko secara berkala sebagai respons terhadap pergeseran pasar dan kemajuan teknologi.Hal yang sama pentingnya adalah pengembangan berkelanjutan sumber daya manusia - baik dalam hal keterampilan teknis maupun integritas etika - melalui program pelatihan terstruktur yang berakar pada prinsip-prinsip Islam.Selain itu, meningkatkan akurasi analisis karakter dan kelayakan klien, serta penerapan konsisten standar operasional seperti PKU, tetap menjadi hal yang krusial.Terakhir, peran regulator dan badan pengawas sangat vital.dukungan mereka dalam bentuk pemantauan, bimbingan kebijakan, dan inisiatif pembangunan kapasitas akan membantu memperkuat ketahanan institusional BPRS dalam menavigasi lanskap risiko yang terus berkembang
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki implementasi dan efektivitas manajemen risiko di Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) di Provinsi Riau, khususnya dalam memperkuat ketahanan pembiayaan syariah di tengah ketidakpastian keuangan yang semakin meningkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif untuk menyelidiki dua BPRS, yaitu Berkah Dana Fadhlillah dan Hasanah, di konteks pedesaan dan perkotaan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan praktisi, regulator, dan akademisi. Temuan menunjukkan bahwa BPRS di Riau telah menerapkan sistem manajemen risiko sesuai dengan POJK No. 23/2019. Strategi kunci termasuk formulasi kebijakan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-1569a.webp" type="image/webp" length="77694" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-a36db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-716f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/rakyat-syariah-bprs-administrasi-bisnis-manajemen-thumb-1569a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17507-journal-finance-islamic-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56902-ketahanan-pangan-lokal-program-panga</link>
	<guid isPermaLink="false">96267a9a5bb34908e7c497b7aae8b0fa</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 06:07:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi variasi kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif pada keenam tumbuhan air selama empat musim untuk memahami fluktuasi gizi serta potensi kesehatan yang dapat dimanfaatkan dalam program pangan lokal. Selanjutnya, analisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi variasi kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif pada keenam tumbuhan air selama empat musim untuk memahami fluktuasi gizi serta potensi kesehatan yang dapat dimanfaatkan dalam program pangan lokal. Selanjutnya, analisis kelayakan pasar dan rantai nilai ekonomi bagi produk olahan tumbuhan air, termasuk studi persepsi konsumen, biaya produksi, dan peluang ekspor, dapat memberikan dasar bagi pengembangan industri mikroAcdan skala kecil yang berkelanjutan. Terakhir, pendekatan partisipatif dengan melibatkan petani lokal dalam program pemuliaan selektif dapat menghasilkan varietas dengan produktivitas tinggi, toleransi terhadap perubahan iklim, dan nilai gizi superior, sekaligus memperkuat pengetahuan tradisional dan menjaga keberlanjutan ekosistem rawa.. Penelitian di lima kelurahan rawa Pangkalan Bun mengidentifikasi enam tumbuhan air yang dimanfaatkan sebagai sumber pangan, dengan bagian yang dipakai meliputi daun, batang muda, pucuk, dan umbi, serta diproses melalui tumis, rebus, atau dijadikan lalapan.Analisis indeks etnobotani menunjukkan kangkung memiliki nilai UV tertinggi (2,9) dan RFC (1), sementara selada air memiliki nilai terendah (0,8), menandakan perbedaan tingkat pemanfaatan di antara spesies.Tumbuhan air memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan lokal karena mudah diperoleh, biaya rendah, dan dapat menjadi sumber pangan alternatif, sehingga diperlukan pelestarian ekosistem rawa dan penelitian lanjutan mengenai kandungan gizi, potensi ekonomi, serta konservasi Perairan rawa Pangkalan Bun memiliki keanekaragaman tumbuhan air yang berpotensi dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber pangan guna mendukung ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etnobotani tumbuhan air sebagai sumber pangan dalam mendukung ketahanan pangan lokal di perairan rawa Pangkalan Bun. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui wawancara dan dokumentasi. Informan berjumlah 15 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria pemilihan informan yaitu masyarakat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-65dc8.webp" title="JURIS - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-65dc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-65dc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-65dc8.webp 1x" title="JURIS - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters" alt="JURIS - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-4540a.webp" title="JURIS - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-4540a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-4540a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-4540a.webp 1x" title="JURIS - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters" alt="JURIS - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-a1552.webp" title="JURIS - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-a1552.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-a1552.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-a1552.webp 1x" title="JURIS - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters" alt="JURIS - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56902-ketahanan-pangan-lokal-program-panga" title="JURIS - Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters" target="_blank">Ethnobotanical Study of Aquatic Plants as a Food Source to Support Local Food Security in Swamp Waters</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi variasi kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif pada keenam tumbuhan air selama empat musim untuk memahami fluktuasi gizi serta potensi kesehatan yang dapat dimanfaatkan dalam program pangan lokal. Selanjutnya, analisis kelayakan pasar dan rantai nilai ekonomi bagi produk olahan tumbuhan air, termasuk studi persepsi konsumen, biaya produksi, dan peluang ekspor, dapat memberikan dasar bagi pengembangan industri mikroAcdan skala kecil yang berkelanjutan. Terakhir, pendekatan partisipatif dengan melibatkan petani lokal dalam program pemuliaan selektif dapat menghasilkan varietas dengan produktivitas tinggi, toleransi terhadap perubahan iklim, dan nilai gizi superior, sekaligus memperkuat pengetahuan tradisional dan menjaga keberlanjutan ekosistem rawa..
<br>Penelitian di lima kelurahan rawa Pangkalan Bun mengidentifikasi enam tumbuhan air yang dimanfaatkan sebagai sumber pangan, dengan bagian yang dipakai meliputi daun, batang muda, pucuk, dan umbi, serta diproses melalui tumis, rebus, atau dijadikan lalapan.Analisis indeks etnobotani menunjukkan kangkung memiliki nilai UV tertinggi (2,9) dan RFC (1), sementara selada air memiliki nilai terendah (0,8), menandakan perbedaan tingkat pemanfaatan di antara spesies.Tumbuhan air memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan lokal karena mudah diperoleh, biaya rendah, dan dapat menjadi sumber pangan alternatif, sehingga diperlukan pelestarian ekosistem rawa dan penelitian lanjutan mengenai kandungan gizi, potensi ekonomi, serta konservasi
<br>Perairan rawa Pangkalan Bun memiliki keanekaragaman tumbuhan air yang berpotensi dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber pangan guna mendukung ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etnobotani tumbuhan air sebagai sumber pangan dalam mendukung ketahanan pangan lokal di perairan rawa Pangkalan Bun. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui wawancara dan dokumentasi. Informan berjumlah 15 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria pemilihan informan yaitu masyarakat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-a1552.webp" type="image/webp" length="166514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-65dc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-4540a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/ketahanan-pangan-lokal-program-tepung-keluarga-eth-thumb-a1552.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-347-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17499-spizaetus-jurnal-biologi-pendidikan-biologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56880-hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-bela</link>
	<guid isPermaLink="false">1c65d367ad093ec85f0a1766675fc54b</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 06:00:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rokan hulu ]]></category>
	<category><![CDATA[ azmi asra ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asra,azmi,hulu,rokan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana model pembelajaran Discovery Learning yang dipadukan dengan aplikasi Kahoot dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran selain fisika, seperti kimia atau matematika, dengan melibatkan sampel siswa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu: Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana model pembelajaran Discovery Learning yang dipadukan dengan aplikasi Kahoot dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran selain fisika, seperti kimia atau matematika, dengan melibatkan sampel siswa yang lebih luas dari beberapa sekolah menengah atas. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental yang membandingkan efektivitas model Discovery LearningAcKahoot dengan metode pembelajaran tradisional berbasis ceramah, sehingga dapat diukur perbedaan signifikan dalam peningkatan nilai preActest dan postActest serta tingkat ketuntasan siswa. Peneliti juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang penggunaan Discovery LearningAcKahoot terhadap retensi pengetahuan dan motivasi belajar siswa, misalnya dengan melakukan pengukuran kembali setelah satu semester atau satu tahun pasca intervensi. Selain itu, variabel faktor pendukung seperti ketersediaan laboratorium, kompetensi guru dalam mengoperasikan aplikasi Kahoot, dan keterlibatan orang tua dapat diteliti untuk memahami pengaruhnya terhadap keberhasilan model pembelajaran ini. Dengan menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif, penelitian tersebut diharapkan memberikan gambaran komprehensif tentang potensi dan batasan penggunaan Discovery Learning bersamaan dengan teknologi interaktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat menengah.. Penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning yang dipadukan dengan aplikasi Kahoot secara signifikan meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi energi terbarukan di kelas X1 SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu.Tingkat ketuntasan klasikal mencapai 95% dengan 16 dari 17 soal tuntas, sehingga skor rataAcrata melebihi batas ketuntasan minimal 75%.Sebanyak 19 siswa memenuhi standar ketuntasan (nilai rataAcrata >70), sementara hanya satu siswa yang nilainya di bawah standar (53) Rendahnya hasil belajar fisika siswa disebabkan oleh kurangnya pemahaman yang mengakibatkan sikap pasif. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model Discovery Learning yang dipadukan dengan aplikasi Kahoot terhadap hasil belajar fisika kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu. Metode kuantitatif dengan desain preAceksperimental satu kelompok preActestAcpostActest digunakan, melibatkan 20 siswa yang dipilih secara purposive. Instrumen berupa tes pilihan ganda menunjukkan nilai rataAcrata preActest sebesar 44,52 dan postActest sebesar 86,42; perhitungan NAcGain menghasilkan 0,75 (kategori tinggi), yang menyimpulkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar setelah penerapan model tersebut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-57435.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-57435.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-57435.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-57435.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-0c1f8.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-0c1f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-0c1f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-0c1f8.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56880-hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-bela" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana model pembelajaran Discovery Learning yang dipadukan dengan aplikasi Kahoot dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran selain fisika, seperti kimia atau matematika, dengan melibatkan sampel siswa yang lebih luas dari beberapa sekolah menengah atas. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental yang membandingkan efektivitas model Discovery LearningAcKahoot dengan metode pembelajaran tradisional berbasis ceramah, sehingga dapat diukur perbedaan signifikan dalam peningkatan nilai preActest dan postActest serta tingkat ketuntasan siswa. Peneliti juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang penggunaan Discovery LearningAcKahoot terhadap retensi pengetahuan dan motivasi belajar siswa, misalnya dengan melakukan pengukuran kembali setelah satu semester atau satu tahun pasca intervensi. Selain itu, variabel faktor pendukung seperti ketersediaan laboratorium, kompetensi guru dalam mengoperasikan aplikasi Kahoot, dan keterlibatan orang tua dapat diteliti untuk memahami pengaruhnya terhadap keberhasilan model pembelajaran ini. Dengan menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif, penelitian tersebut diharapkan memberikan gambaran komprehensif tentang potensi dan batasan penggunaan Discovery Learning bersamaan dengan teknologi interaktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat menengah..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning yang dipadukan dengan aplikasi Kahoot secara signifikan meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi energi terbarukan di kelas X1 SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu.Tingkat ketuntasan klasikal mencapai 95% dengan 16 dari 17 soal tuntas, sehingga skor rataAcrata melebihi batas ketuntasan minimal 75%.Sebanyak 19 siswa memenuhi standar ketuntasan (nilai rataAcrata >70), sementara hanya satu siswa yang nilainya di bawah standar (53)
<br>Rendahnya hasil belajar fisika siswa disebabkan oleh kurangnya pemahaman yang mengakibatkan sikap pasif. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model Discovery Learning yang dipadukan dengan aplikasi Kahoot terhadap hasil belajar fisika kelas X SMA Negeri 1 Kepenuhan Hulu. Metode kuantitatif dengan desain preAceksperimental satu kelompok preActestAcpostActest digunakan, melibatkan 20 siswa yang dipilih secara purposive. Instrumen berupa tes pilihan ganda menunjukkan nilai rataAcrata preActest sebesar 44,52 dan postActest sebesar 86,42; perhitungan NAcGain menghasilkan 0,75 (kategori tinggi), yang menyimpulkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar setelah penerapan model tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-57435.webp" type="image/webp" length="78264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-57435.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/hasil-belajar-chikmawati-pengaruh-model-aqidah-akh-thumb-0c1f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4514-stkiprokania.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17146-jurnal-pendidikan-rokania.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56889-siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis</link>
	<guid isPermaLink="false">6b1ce4a6ebb8e80a207fc8fe703195aa</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 05:31:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut penerapan blended learning dalam konteks pendidikan tinggi yang lebih luas, dengan periode implementasi yang lebih lama, dan aspek-aspek belajar tambahan seperti motivasi, keterlibatan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut penerapan blended learning dalam konteks pendidikan tinggi yang lebih luas, dengan periode implementasi yang lebih lama, dan aspek-aspek belajar tambahan seperti motivasi, keterlibatan, dan kompetensi digital. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak pendidikan blended learning. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model blended learning yang lebih interaktif dan kolaboratif, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi siswa. Penelitian juga dapat menyelidiki peran langsung dosen dalam pembelajaran blended, serta dampak dukungan instruksional langsung terhadap hasil belajar. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut pada pengembangan lingkungan belajar yang efektif, interaktif, dan berpusat pada siswa di pendidikan tinggi.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan blended learning secara signifikan mempengaruhi hasil belajar mahasiswa dalam kedua kelas eksperimen.Kelas eksperimen 1, yang menerapkan kombinasi glossaries, forum diskusi, tugas individu, dan diskusi kelas, menunjukkan rata-rata hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas eksperimen 2 dan kelas kontrol.Kelas eksperimen 2, yang menambahkan penjelasan langsung dari dosen, juga menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan.Namun, perbedaan antara kedua kelas eksperimen menunjukkan bahwa efektivitas blended learning dapat bervariasi tergantung pada desain pembelajaran dan keterlibatan siswa.Temuan ini mendukung pandangan bahwa blended learning tidak hanya tentang integrasi teknologi, tetapi juga tentang merancang pengalaman belajar yang interaktif dan berpusat pada siswa.Penelitian ini memberikan kontribusi pada praktik pedagogis di pendidikan tinggi dengan menunjukkan bahwa pendekatan blended learning yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan keterlibatan dan prestasi akademik mahasiswa Hasil belajar mahasiswa masih menjadi tantangan dalam pendidikan tinggi, khususnya pada sistem pembelajaran yang cenderung berpusat pada dosen (teacher-centered) dan kurang interaktif. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas pembelajaran melalui pendekatan yang lebih responsif dan fleksibel, seperti blended learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan blended learning terhadap hasil belajar mahasiswa Biologi FMIPA UNM. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan teknik pengambilan sampel secara acak. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNM yang mengikuti mata kuliah Biologi Sel dan Molekuler. Sampel penelitian berjumlah 75 mahasiswa yang terbagi ke dalam tiga kelas, yaitu dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam bentuk soal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-2548b.webp" title="JURIS - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-2548b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-2548b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-2548b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar" alt="JURIS - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-d0a11.webp" title="JURIS - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-d0a11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-d0a11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-d0a11.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar" alt="JURIS - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-ddc2e.webp" title="JURIS - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-ddc2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-ddc2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-ddc2e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar" alt="JURIS - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56889-siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis" title="JURIS - Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar" target="_blank">Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut penerapan blended learning dalam konteks pendidikan tinggi yang lebih luas, dengan periode implementasi yang lebih lama, dan aspek-aspek belajar tambahan seperti motivasi, keterlibatan, dan kompetensi digital. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak pendidikan blended learning. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model blended learning yang lebih interaktif dan kolaboratif, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi siswa. Penelitian juga dapat menyelidiki peran langsung dosen dalam pembelajaran blended, serta dampak dukungan instruksional langsung terhadap hasil belajar. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut pada pengembangan lingkungan belajar yang efektif, interaktif, dan berpusat pada siswa di pendidikan tinggi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan blended learning secara signifikan mempengaruhi hasil belajar mahasiswa dalam kedua kelas eksperimen.Kelas eksperimen 1, yang menerapkan kombinasi glossaries, forum diskusi, tugas individu, dan diskusi kelas, menunjukkan rata-rata hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas eksperimen 2 dan kelas kontrol.Kelas eksperimen 2, yang menambahkan penjelasan langsung dari dosen, juga menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan.Namun, perbedaan antara kedua kelas eksperimen menunjukkan bahwa efektivitas blended learning dapat bervariasi tergantung pada desain pembelajaran dan keterlibatan siswa.Temuan ini mendukung pandangan bahwa blended learning tidak hanya tentang integrasi teknologi, tetapi juga tentang merancang pengalaman belajar yang interaktif dan berpusat pada siswa.Penelitian ini memberikan kontribusi pada praktik pedagogis di pendidikan tinggi dengan menunjukkan bahwa pendekatan blended learning yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan keterlibatan dan prestasi akademik mahasiswa
<br>Hasil belajar mahasiswa masih menjadi tantangan dalam pendidikan tinggi, khususnya pada sistem pembelajaran yang cenderung berpusat pada dosen (teacher-centered) dan kurang interaktif. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas pembelajaran melalui pendekatan yang lebih responsif dan fleksibel, seperti blended learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan blended learning terhadap hasil belajar mahasiswa Biologi FMIPA UNM. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan teknik pengambilan sampel secara acak. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNM yang mengikuti mata kuliah Biologi Sel dan Molekuler. Sampel penelitian berjumlah 75 mahasiswa yang terbagi ke dalam tiga kelas, yaitu dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam bentuk soal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-2548b.webp" type="image/webp" length="93398" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-2548b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-d0a11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/siswa-kelas-eksperimen-kompetensi-akademik-mahasis-thumb-ddc2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-347-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17499-spizaetus-jurnal-biologi-pendidikan-biologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 28 Jul 2026 10:18:39 +0700. 12 items. Served in: 3.186 seconds [rss] -->
