<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.110-6jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.110-6jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 19:46:38 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:46:38 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-06T19:46:38+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices GAP di Kabupaten Garut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices GAP di Kabupaten Garut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices GAP di Kabupaten Garut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53461-kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budid</link>
	<guid isPermaLink="false">4e3cc32ff98cfb6fe6e7f83fef2ab6fb</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana skema mikrokrydit yang terarah dapat meningkatkan adopsi GAP di kalangan petani kopi kecil di Garut, dengan menguji dampak pemberian pinjaman modal usaha terhadap tingkat kepatuhan GAP. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana skema mikrokrydit yang terarah dapat meningkatkan adopsi GAP di kalangan petani kopi kecil di Garut, dengan menguji dampak pemberian pinjaman modal usaha terhadap tingkat kepatuhan GAP. Selain itu, studi mengenai penggunaan alat perantara digital, seperti aplikasi seluler untuk penyuluhan pertanian, dapat menilai efektivitas teknologi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait praktik GAP. Selanjutnya, penelitian komparatif tentang dampak lingkungan antara kebun kopi yang menerapkan GAP dan yang tidak, khususnya pada kualitas tanah dan keanekaragaman hayati, dapat memberikan bukti ilmiah terkait manfaat keberlanjutan GAP dalam konteks agrikultur lokal.. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 75% petani kopi di Kabupaten Garut telah mengimplementasikan GAP on Coffee, terutama pada aspek pemupukan, penanaman, pembibitan, penggunaan bibit unggul, penanaman penaung, kesesuaian dan pemilihan lahan, serta panen dan pengendalian hama terpadu.Namun, aspek persiapan lahan, pengelolaan penaung, dan pemangkasan masih kurang sesuai, dipengaruhi oleh keterbatasan modal, pengetahuan, dan keterampilan petani.Oleh karena itu, diperlukan program bantuan pupuk, fasilitasi permodalan, serta pelatihan teknis, dan penelitian lanjutan mengenai perilaku dan persepsi petani terhadap GAP on Coffee Good Agriculture Practices on Coffee atau bisa disingkat dengan GAP on Coffee merupakan pedoman pelaksanaan budidaya kopi yang baik dan berkelanjutan. Telah dilakukan analisis pertanian kopi di Kabupaten Garut dilakukan dengan menggunakan GAP on Coffee. Tujuan analisis untuk mengetahui kesesuaian pertanian dengan GAP on Coffee. Ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik wawancara dan observasi dalam pengumpulan data. Analisis dijalankan pada 11 aspek budidaya kopi yang baik, yaitu pemilihan, kesesuaian, persiapan lahan, penamaman penaung, penggunaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" alt="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" alt="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" alt="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53461-kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budid" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" target="_blank">Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana skema mikrokrydit yang terarah dapat meningkatkan adopsi GAP di kalangan petani kopi kecil di Garut, dengan menguji dampak pemberian pinjaman modal usaha terhadap tingkat kepatuhan GAP. Selain itu, studi mengenai penggunaan alat perantara digital, seperti aplikasi seluler untuk penyuluhan pertanian, dapat menilai efektivitas teknologi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait praktik GAP. Selanjutnya, penelitian komparatif tentang dampak lingkungan antara kebun kopi yang menerapkan GAP dan yang tidak, khususnya pada kualitas tanah dan keanekaragaman hayati, dapat memberikan bukti ilmiah terkait manfaat keberlanjutan GAP dalam konteks agrikultur lokal..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 75% petani kopi di Kabupaten Garut telah mengimplementasikan GAP on Coffee, terutama pada aspek pemupukan, penanaman, pembibitan, penggunaan bibit unggul, penanaman penaung, kesesuaian dan pemilihan lahan, serta panen dan pengendalian hama terpadu.Namun, aspek persiapan lahan, pengelolaan penaung, dan pemangkasan masih kurang sesuai, dipengaruhi oleh keterbatasan modal, pengetahuan, dan keterampilan petani.Oleh karena itu, diperlukan program bantuan pupuk, fasilitasi permodalan, serta pelatihan teknis, dan penelitian lanjutan mengenai perilaku dan persepsi petani terhadap GAP on Coffee
<br>Good Agriculture Practices on Coffee atau bisa disingkat dengan GAP on Coffee merupakan pedoman pelaksanaan budidaya kopi yang baik dan berkelanjutan. Telah dilakukan analisis pertanian kopi di Kabupaten Garut dilakukan dengan menggunakan GAP on Coffee. Tujuan analisis untuk mengetahui kesesuaian pertanian dengan GAP on Coffee. Ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik wawancara dan observasi dalam pengumpulan data. Analisis dijalankan pada 11 aspek budidaya kopi yang baik, yaitu pemilihan, kesesuaian, persiapan lahan, penamaman penaung, penggunaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" type="image/webp" length="111678" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53456-sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-b</link>
	<guid isPermaLink="false">216dbedacf6862619197cebb82999dfb</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai tanaman konservasi dan sumber pendapatan petani. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengendalian erosi yang efektif dan terintegrasi dengan budidaya jeruk Malang.. Introduksi jeruk Malang terbukti menjadi solusi tepat bagi petani di Desa Setren.Kesesuaian lahan yang ideal, nilai ekonomi yang tinggi dan stabil, serta peran jeruk sebagai tanaman konservasi menjadikannya komoditas unggulan di lahan miring.Budidaya ini berkelanjutan karena mampu berproduksi bertahun-tahun dan berpotensi dikembangkan menjadi agrowisata AuPetik JerukAy yang menarik.Keberhasilan program ini bergantung pada kesabaran, ketekunan, dan kerja sama petani dalam perawatan tanaman.Diharapkan, penerapan budidaya jeruk Malang dapat meningkatkan pendapatan, menekan erosi, dan menjadikan Desa Setren sebagai sentra jeruk baru di Wonogiri sekaligus destinasi agrowisata di lereng Lawu Selatan Petani di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, yang terletak di lereng Gunung Lawu, menghadapi dua masalah utama, yakni tingginya erosi lahan pada lahan miring dan pendapatan yang tidak stabil akibat fluktuasi harga sayuran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksi budidaya jeruk Malang sebagai solusi ganda untuk konservasi lahan yang adaptif dan vegetatif terhadap lahan miring, sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan petani. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis budidaya jeruk berbasis konservasi. Materi menekankan kesesuaian lahan yang terbukti sangat cocok (ketinggian 900-1.400 mdpl, suhu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" alt="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" alt="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53456-sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-b" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" target="_blank">Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai tanaman konservasi dan sumber pendapatan petani. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengendalian erosi yang efektif dan terintegrasi dengan budidaya jeruk Malang..
<br>Introduksi jeruk Malang terbukti menjadi solusi tepat bagi petani di Desa Setren.Kesesuaian lahan yang ideal, nilai ekonomi yang tinggi dan stabil, serta peran jeruk sebagai tanaman konservasi menjadikannya komoditas unggulan di lahan miring.Budidaya ini berkelanjutan karena mampu berproduksi bertahun-tahun dan berpotensi dikembangkan menjadi agrowisata AuPetik JerukAy yang menarik.Keberhasilan program ini bergantung pada kesabaran, ketekunan, dan kerja sama petani dalam perawatan tanaman.Diharapkan, penerapan budidaya jeruk Malang dapat meningkatkan pendapatan, menekan erosi, dan menjadikan Desa Setren sebagai sentra jeruk baru di Wonogiri sekaligus destinasi agrowisata di lereng Lawu Selatan
<br>Petani di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, yang terletak di lereng Gunung Lawu, menghadapi dua masalah utama, yakni tingginya erosi lahan pada lahan miring dan pendapatan yang tidak stabil akibat fluktuasi harga sayuran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksi budidaya jeruk Malang sebagai solusi ganda untuk konservasi lahan yang adaptif dan vegetatif terhadap lahan miring, sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan petani. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis budidaya jeruk berbasis konservasi. Materi menekankan kesesuaian lahan yang terbukti sangat cocok (ketinggian 900-1.400 mdpl, suhu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" type="image/webp" length="124384" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional Analisis Self Disclosure Trust dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional Analisis Self Disclosure Trust dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional Analisis Self Disclosure Trust dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53450-unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data</link>
	<guid isPermaLink="false">ffee743f92ea2fdd74d07e32fa376002</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai preferensi siswa terhadap teknologi AI dalam dukungan emosional serta menguatkan relevansi layanan bimbingan dan konseling. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif: Saran penelitian lanjutan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai preferensi siswa terhadap teknologi AI dalam dukungan emosional serta menguatkan relevansi layanan bimbingan dan konseling. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif mendalam yang secara langsung membandingkan tingkat psychological safety dan trust yang dirasakan siswa saat self-disclosure kepada ChatGPT versus kepada konselor atau guru BK. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang membentuk persepsi keamanan dan kepercayaan di setiap medium, memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan kualitas interaksi interpersonal dalam layanan BK. Kedua, mengingat model penelitian saat ini hanya menjelaskan sebagian variasi self-disclosure, studi mendatang harus mengidentifikasi dan menguji faktor-faktor eksternal lain seperti karakteristik demografi siswa, literasi digital, atau pengalaman konseling sebelumnya yang mungkin memengaruhi keterbukaan diri terhadap AI. Pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam dapat mengungkap narasi unik siswa, melengkapi pemahaman yang lebih holistik. Terakhir, dengan adanya kebutuhan untuk memperluas kolaborasi bimbingan dan konseling agar melibatkan teknologi, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model integrasi ChatGPT atau AI sejenis sebagai bagian dari sistem pendukung di sekolah. Hal ini mencakup bagaimana AI dapat menjadi co-facilitator awal untuk self-disclosure siswa, serta strategi etis pemanfaatan data dan pelatihan konselor agar mahir dalam mengintegrasikan AI tanpa mengorbankan esensi hubungan humanis. Studi ini diharapkan mampu mengevaluasi efektivitas pendekatan hibrida dalam memenuhi kebutuhan dukungan emosional siswa secara komprehensif.. Tingkat self-disclosure, trust, dan psychological safety siswa terhadap penggunaan ChatGPT sebagai dukungan emosional tergolong tinggi, dengan psychological safety menjadi faktor paling dominan dalam mendorong keterbukaan diri.Korelasi positif signifikan antar ketiga variabel menegaskan interaksi mereka dalam membentuk preferensi siswa, di mana psychological safety dan trust secara kolektif menjelaskan sebagian besar variasi self-disclosure.Meskipun siswa cenderung menggunakan ChatGPT untuk dukungan emosional, peran konselor manusia tetap vital karena keterbatasan AI dalam kedalaman pemahaman emosional, menantang layanan Bimbingan dan Konseling Kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang setara atau lebih baik daripada media digital Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi siswa dalam menggunakan ChatGPT sebagai media dukungan emosional ditinjau dari aspek self-disclosure, trust, dan psychological safety, serta implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling Kolaboratif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 60 siswa sekolah menengah atas. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur ketiga variabel utama. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological safety memiliki nilai rata-rata tertinggi (M = 4,12), diikuti self-disclosure (M = 3,98) dan trust (M = 3,85), yang seluruhnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" alt="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" alt="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" alt="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53450-unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" target="_blank">Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif</a>: Saran penelitian lanjutan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai preferensi siswa terhadap teknologi AI dalam dukungan emosional serta menguatkan relevansi layanan bimbingan dan konseling. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif mendalam yang secara langsung membandingkan tingkat psychological safety dan trust yang dirasakan siswa saat self-disclosure kepada ChatGPT versus kepada konselor atau guru BK. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang membentuk persepsi keamanan dan kepercayaan di setiap medium, memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan kualitas interaksi interpersonal dalam layanan BK. Kedua, mengingat model penelitian saat ini hanya menjelaskan sebagian variasi self-disclosure, studi mendatang harus mengidentifikasi dan menguji faktor-faktor eksternal lain seperti karakteristik demografi siswa, literasi digital, atau pengalaman konseling sebelumnya yang mungkin memengaruhi keterbukaan diri terhadap AI. Pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam dapat mengungkap narasi unik siswa, melengkapi pemahaman yang lebih holistik. Terakhir, dengan adanya kebutuhan untuk memperluas kolaborasi bimbingan dan konseling agar melibatkan teknologi, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model integrasi ChatGPT atau AI sejenis sebagai bagian dari sistem pendukung di sekolah. Hal ini mencakup bagaimana AI dapat menjadi co-facilitator awal untuk self-disclosure siswa, serta strategi etis pemanfaatan data dan pelatihan konselor agar mahir dalam mengintegrasikan AI tanpa mengorbankan esensi hubungan humanis. Studi ini diharapkan mampu mengevaluasi efektivitas pendekatan hibrida dalam memenuhi kebutuhan dukungan emosional siswa secara komprehensif..
<br>Tingkat self-disclosure, trust, dan psychological safety siswa terhadap penggunaan ChatGPT sebagai dukungan emosional tergolong tinggi, dengan psychological safety menjadi faktor paling dominan dalam mendorong keterbukaan diri.Korelasi positif signifikan antar ketiga variabel menegaskan interaksi mereka dalam membentuk preferensi siswa, di mana psychological safety dan trust secara kolektif menjelaskan sebagian besar variasi self-disclosure.Meskipun siswa cenderung menggunakan ChatGPT untuk dukungan emosional, peran konselor manusia tetap vital karena keterbatasan AI dalam kedalaman pemahaman emosional, menantang layanan Bimbingan dan Konseling Kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang setara atau lebih baik daripada media digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi siswa dalam menggunakan ChatGPT sebagai media dukungan emosional ditinjau dari aspek self-disclosure, trust, dan psychological safety, serta implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling Kolaboratif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 60 siswa sekolah menengah atas. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur ketiga variabel utama. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological safety memiliki nilai rata-rata tertinggi (M = 4,12), diikuti self-disclosure (M = 3,98) dan trust (M = 3,85), yang seluruhnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" type="image/webp" length="89826" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti</link>
	<guid isPermaLink="false">6e6fd583340d363656aa9ccfefc3a952</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi: Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, dan tenaga profesional. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan dan kolaborasi antar pihak, serta meningkatkan kompetensi guru BK dalam bidang asesmen kebutuhan awal siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian, proses identifikasi kebutuhan dan perencanaan layanan yang tepat bagi siswa dapat dilakukan sejak tahap penerimaan peserta didik.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru BK telah memiliki kapasitas dan peran yang cukup baik dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, namun efektivitas pelaksanaannya masih dibatasi oleh dukungan yang belum optimal dan tingginya hambatan yang dihadapi.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan manajemen BK berbasis kolaborasi yang mampu mengintegrasikan peran guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, tenaga profesional, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu sistem layanan yang terstruktur.Pengembangan model tersebut diharapkan dapat memperkuat proses identifikasi kebutuhan, koordinasi layanan, penyediaan dukungan, dan pengambilan keputusan sejak tahap SPMB sehingga penyelenggaraan pendidikan yang inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus dapat terlaksana secara lebih efektif dan berkelanjutan Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK), untuk memastikan terpenuhinya hak pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus melalui manajemen BK berbasis kolaborasi di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK tentang penyelenggaraan SPMB bagi siswa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" target="_blank">Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi</a>: Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, dan tenaga profesional. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan dan kolaborasi antar pihak, serta meningkatkan kompetensi guru BK dalam bidang asesmen kebutuhan awal siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian, proses identifikasi kebutuhan dan perencanaan layanan yang tepat bagi siswa dapat dilakukan sejak tahap penerimaan peserta didik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru BK telah memiliki kapasitas dan peran yang cukup baik dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, namun efektivitas pelaksanaannya masih dibatasi oleh dukungan yang belum optimal dan tingginya hambatan yang dihadapi.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan manajemen BK berbasis kolaborasi yang mampu mengintegrasikan peran guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, tenaga profesional, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu sistem layanan yang terstruktur.Pengembangan model tersebut diharapkan dapat memperkuat proses identifikasi kebutuhan, koordinasi layanan, penyediaan dukungan, dan pengambilan keputusan sejak tahap SPMB sehingga penyelenggaraan pendidikan yang inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus dapat terlaksana secara lebih efektif dan berkelanjutan
<br>Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK), untuk memastikan terpenuhinya hak pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus melalui manajemen BK berbasis kolaborasi di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK tentang penyelenggaraan SPMB bagi siswa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" type="image/webp" length="95846" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">84f4db0bd017024154a00b106b90acc7</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan sekolah Islam terpadu, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi, sambil tetap mempertahankan identitas keislaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan holistik, termasuk aspek spiritual, intelektual, dan moral. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat relevansi dan efektivitas pendidikan Islam di era modern.. Penelitian ini menegaskan bahwa faktor-faktor determinan Pendidikan Islam meliputi dasar pendidikan, tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, dan lembaga pendidikan yang merupakan satu kesatuan sistem filosofis yang berlandaskan paradigma tauhid.Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi saling berinteraksi dalam membentuk proses pendidikan yang mengintegrasikan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk mewujudkan insan kamil.Kontribusi utama artikel ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan keterkaitan filosofis antar faktor determinan Pendidikan Islam, sehingga memberikan perspektif yang lebih integratif dibandingkan kajian sebelumnya yang umumnya membahas setiap faktor secara terpisah.Kerangka konseptual ini menegaskan bahwa relevansi Pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada perubahan nilai-nilainya, melainkan pada kemampuan mengaktualisasikan paradigma tauhid dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan kelembagaan pendidikan sebagai respons terhadap dinamika global tanpa kehilangan identitas keislaman Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Muslim berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji konsep filosofis faktor-faktor determinan pendidikan Islam, mencakup dasar pendidikan, tujuan pendidikan, konsep pendidikan dan peserta didik, serta konsep lembaga pendidikan. Pendekatan filosofis digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan moral. Peserta didik dipandang sebagai subjek aktif yang memiliki potensi fitrah, sementara lembaga pendidikan berfungsi sebagai wadah pengembangan potensi tersebut. Pembahasan ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" target="_blank">Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan sekolah Islam terpadu, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi, sambil tetap mempertahankan identitas keislaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan holistik, termasuk aspek spiritual, intelektual, dan moral. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat relevansi dan efektivitas pendidikan Islam di era modern..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa faktor-faktor determinan Pendidikan Islam meliputi dasar pendidikan, tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, dan lembaga pendidikan yang merupakan satu kesatuan sistem filosofis yang berlandaskan paradigma tauhid.Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi saling berinteraksi dalam membentuk proses pendidikan yang mengintegrasikan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk mewujudkan insan kamil.Kontribusi utama artikel ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan keterkaitan filosofis antar faktor determinan Pendidikan Islam, sehingga memberikan perspektif yang lebih integratif dibandingkan kajian sebelumnya yang umumnya membahas setiap faktor secara terpisah.Kerangka konseptual ini menegaskan bahwa relevansi Pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada perubahan nilai-nilainya, melainkan pada kemampuan mengaktualisasikan paradigma tauhid dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan kelembagaan pendidikan sebagai respons terhadap dinamika global tanpa kehilangan identitas keislaman
<br>Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Muslim berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji konsep filosofis faktor-faktor determinan pendidikan Islam, mencakup dasar pendidikan, tujuan pendidikan, konsep pendidikan dan peserta didik, serta konsep lembaga pendidikan. Pendekatan filosofis digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan moral. Peserta didik dipandang sebagai subjek aktif yang memiliki potensi fitrah, sementara lembaga pendidikan berfungsi sebagai wadah pengembangan potensi tersebut. Pembahasan ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" type="image/webp" length="92746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis</link>
	<guid isPermaLink="false">471f14f13434252360fdbe2789bf51c1</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air: Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan dampak dari berbagai aktivitas pertanian dan penggunaan lahan di sekitarnya. Hal ini dapat melibatkan studi tentang metode filtrasi alami atau teknologi sederhana yang dapat diintegrasikan untuk menjaga air tetap bersih dan aman, tidak hanya untuk irigasi tetapi juga potensi penggunaan lain oleh masyarakat. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan embung berlapis geomembran terhadap ekosistem lokal, seperti keanekaragaman hayati mikroorganisme air atau kesehatan tanah di area sekitar. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana desain embung dapat diadaptasi untuk lebih mendukung fungsi ekologis sambil tetap efisien dalam menampung air. Terakhir, ada peluang besar untuk mengeksplorasi integrasi teknologi inovatif dan energi terbarukan, seperti pompa bertenaga surya, dalam sistem pengelolaan embung di Subak. Penelitian ini bisa mengevaluasi efisiensi operasional, kelayakan ekonomi bagi petani, serta potensi pengurangan jejak karbon, sekaligus melihat bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan distribusi air dan meminimalisir ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dengan demikian, kita bisa memastikan embung tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga model pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan untuk masa depan.. Subak Balangan dan Uma Tegal telah menghadapi krisis air berkepanjangan akibat infrastruktur irigasi yang tidak memadai dan konflik sumber air.Pembangunan embung menggunakan geomembran terbukti efektif sebagai solusi konservasi air, berhasil menampung air hujan untuk irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan masyarakat.Keberlanjutan fungsi embung sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, pemantauan kualitas air, mitigasi dampak lingkungan, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat Wilayah Subak Balangan dan Subak Uma Tegal di Desa Kuwum, Bali, mengalami krisis air yang telah berlangsung hampir dua dekade. Permasalahan utama meliputi ketergantungan terhadap air irigasi dari subak hulu yang memicu konflik pemanfaatan, kerusakan jaringan saluran irigasi, serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan air, khususnya pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan terhentinya aktivitas pertanian secara signifikan, menurunkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembangunan embung sebagai solusi konservasi air berbasis water harvesting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" target="_blank">Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan dampak dari berbagai aktivitas pertanian dan penggunaan lahan di sekitarnya. Hal ini dapat melibatkan studi tentang metode filtrasi alami atau teknologi sederhana yang dapat diintegrasikan untuk menjaga air tetap bersih dan aman, tidak hanya untuk irigasi tetapi juga potensi penggunaan lain oleh masyarakat. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan embung berlapis geomembran terhadap ekosistem lokal, seperti keanekaragaman hayati mikroorganisme air atau kesehatan tanah di area sekitar. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana desain embung dapat diadaptasi untuk lebih mendukung fungsi ekologis sambil tetap efisien dalam menampung air. Terakhir, ada peluang besar untuk mengeksplorasi integrasi teknologi inovatif dan energi terbarukan, seperti pompa bertenaga surya, dalam sistem pengelolaan embung di Subak. Penelitian ini bisa mengevaluasi efisiensi operasional, kelayakan ekonomi bagi petani, serta potensi pengurangan jejak karbon, sekaligus melihat bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan distribusi air dan meminimalisir ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dengan demikian, kita bisa memastikan embung tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga model pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan untuk masa depan..
<br>Subak Balangan dan Uma Tegal telah menghadapi krisis air berkepanjangan akibat infrastruktur irigasi yang tidak memadai dan konflik sumber air.Pembangunan embung menggunakan geomembran terbukti efektif sebagai solusi konservasi air, berhasil menampung air hujan untuk irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan masyarakat.Keberlanjutan fungsi embung sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, pemantauan kualitas air, mitigasi dampak lingkungan, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat
<br>Wilayah Subak Balangan dan Subak Uma Tegal di Desa Kuwum, Bali, mengalami krisis air yang telah berlangsung hampir dua dekade. Permasalahan utama meliputi ketergantungan terhadap air irigasi dari subak hulu yang memicu konflik pemanfaatan, kerusakan jaringan saluran irigasi, serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan air, khususnya pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan terhentinya aktivitas pertanian secara signifikan, menurunkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembangunan embung sebagai solusi konservasi air berbasis water harvesting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" type="image/webp" length="122970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53462-pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-globa</link>
	<guid isPermaLink="false">ff73258b39fce37be881c27d19924ed8</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan keterampilan petani yang diperoleh melalui OFiS mempengaruhi produktivitas dan kualitas cabe jamu organik mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode OFiS dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian organik yang sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP). Studi ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana OFiS membantu petani memahami dan menerapkan standar organik secara efektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dari penerapan praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat menyelidiki apakah petani yang telah mengikuti program OFiS mengalami peningkatan pendapatan dan apakah cabe jamu organik mereka dapat bersaing di pasar global dengan lebih baik.. Sertifikasi organik untuk cabe jamu sangat penting untuk mematuhi standar pasar global dan memperkuat kredibilitas produk.Wonogiri Regency adalah pusat utama untuk budidaya cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas unik ini dibudidayakan selama berabad-abad.Potensi pasar yang signifikan ini memerlukan kepatuhan terhadap standar global, termasuk sertifikasi organik.Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pengetahuan dan meningkatkan metode pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik.Temuan menunjukkan bahwa petani memperoleh pengetahuan yang signifikan dan sekarang dapat secara mandiri melaksanakan budidaya cabe jamu organik.Metode OFiS dapat menutup kesenjangan pengetahuan petani dan meningkatkan pemahaman mereka tentang persiapan, budidaya, penanaman, dan panen sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).OFiS berfungsi sebagai solusi efektif untuk meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, membantu petani dalam memproduksi cabe jamu organik berkualitas tinggi yang memenuhi standar global.Disarankan agar program OFiS terus fokus pada pengelolaan produk panen sesuai dengan Good Handling Practices (GHP) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi cabe jamu yang memenuhi standar Sertifikasi organik sangat diperlukan untuk cabe jamu agar memenuhi standar pasar global dan meningkatkan kredibilitas produk. Kabupaten Wonogiri adalah pusat terbesar untuk produksi cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas biopharmaceutical ini dibudidayakan selama berabad-abad. Potensi pasar yang menjanjikan ini memerlukan pemenuhan standar global, termasuk sertifikasi organik. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan praktik pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan kelas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53462-pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-globa" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" target="_blank">Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan keterampilan petani yang diperoleh melalui OFiS mempengaruhi produktivitas dan kualitas cabe jamu organik mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode OFiS dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian organik yang sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP). Studi ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana OFiS membantu petani memahami dan menerapkan standar organik secara efektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dari penerapan praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat menyelidiki apakah petani yang telah mengikuti program OFiS mengalami peningkatan pendapatan dan apakah cabe jamu organik mereka dapat bersaing di pasar global dengan lebih baik..
<br>Sertifikasi organik untuk cabe jamu sangat penting untuk mematuhi standar pasar global dan memperkuat kredibilitas produk.Wonogiri Regency adalah pusat utama untuk budidaya cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas unik ini dibudidayakan selama berabad-abad.Potensi pasar yang signifikan ini memerlukan kepatuhan terhadap standar global, termasuk sertifikasi organik.Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pengetahuan dan meningkatkan metode pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik.Temuan menunjukkan bahwa petani memperoleh pengetahuan yang signifikan dan sekarang dapat secara mandiri melaksanakan budidaya cabe jamu organik.Metode OFiS dapat menutup kesenjangan pengetahuan petani dan meningkatkan pemahaman mereka tentang persiapan, budidaya, penanaman, dan panen sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).OFiS berfungsi sebagai solusi efektif untuk meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, membantu petani dalam memproduksi cabe jamu organik berkualitas tinggi yang memenuhi standar global.Disarankan agar program OFiS terus fokus pada pengelolaan produk panen sesuai dengan Good Handling Practices (GHP) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi cabe jamu yang memenuhi standar
<br>Sertifikasi organik sangat diperlukan untuk cabe jamu agar memenuhi standar pasar global dan meningkatkan kredibilitas produk. Kabupaten Wonogiri adalah pusat terbesar untuk produksi cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas biopharmaceutical ini dibudidayakan selama berabad-abad. Potensi pasar yang menjanjikan ini memerlukan pemenuhan standar global, termasuk sertifikasi organik. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan praktik pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan kelas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" type="image/webp" length="105132" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53460-gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik</link>
	<guid isPermaLink="false">9d33c4969e9f484e96f6777d7a18de0e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai manajemen budidaya ikan patin yang berkelanjutan, khususnya terkait isu sedimentasi. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah untuk menguji secara lebih mendalam bagaimana perbedaan strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit: Penelitian ini membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai manajemen budidaya ikan patin yang berkelanjutan, khususnya terkait isu sedimentasi. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah untuk menguji secara lebih mendalam bagaimana perbedaan strategi pemberian pakan Ae baik dari segi formulasi, frekuensi, maupun metode aplikasinya Ae secara kuantitatif mempengaruhi laju akumulasi sedimen dan fluktuasi parameter kualitas air esensial seperti suhu, pH, dan Total Dissolved Solid (TDS) di kolam tanah. Studi ini dapat mengidentifikasi praktik pemberian pakan paling efisien yang mampu meminimalkan pembentukan sedimen tanpa mengorbankan pertumbuhan ikan. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari berbagai tingkat akumulasi sedimen terhadap kesehatan ikan patin, resistensi terhadap penyakit, dan secara keseluruhan produktivitas kolam dalam beberapa siklus budidaya. Pemahaman tentang efek kumulatif ini dapat memberikan panduan bagi pembudidaya dalam merencanakan siklus panen dan pemeliharaan kolam yang optimal. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian desain sediment trap yang lebih inovatif atau material yang lebih efektif. Hal ini termasuk eksplorasi potensi integrasi sediment trap dengan metode daur ulang sedimen menjadi pupuk organik, atau pemanfaatan jenis tanaman air tertentu, untuk menciptakan sistem manajemen kolam yang terpadu dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi komprehensif untuk menjaga kualitas air dan meminimalkan dampak lingkungan dari budidaya ikan patin di masa mendatang.. Pemanfaatan sediment trap di kolam budidaya ikan patin di Rumbai Bukit berhasil mengukur laju sedimentasi (71,85 ml/l di kolam satu, 16 ml/l di kolam dua) dan memantau parameter kualitas air seperti suhu, TDS, dan pH.Kegiatan ini meningkatkan antusiasme pembudidaya melalui pendampingan mahasiswa Kukerta dalam pemantauan kualitas air.Disarankan pembudidaya membuat dan menggunakan sediment trap secara mandiri untuk pemantauan rutin, mengelola pakan, serta perlunya pelatihan dan pendampingan lanjutan untuk menjaga kualitas air dan mencegah penumpukan sedimen Kelurahan Rumbai Bukit, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, memiliki potensi perikanan yang dihidupkan oleh kelompok budidaya ikan (pokdakan) mina usaha dengan budidaya ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) di kolam tanah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pemantauan mutu kolam ikan patin menggunakan alat sediment trap yang dilakukan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau selama 40 hari. Sepuluh mahasiswa melakukan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas kolam dengan memantau mutu kolam melalui pengukuran laju sedimentasi, suhu, Total Dissolved Solid (TDS), dan pH yang dilanjutkan dengan pembinaan dan pemantauan kualitas air serta pertumbuhan ikan. Hasil analisis kualitas air terhadap pertumbuhan ikan didapatkan grafik hubungan antara pemberian pakan dengan parameter fisika air. Laju sedimentasi di kolam satu termasuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" alt="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" alt="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" alt="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53460-gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" target="_blank">Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit</a>: Penelitian ini membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai manajemen budidaya ikan patin yang berkelanjutan, khususnya terkait isu sedimentasi. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah untuk menguji secara lebih mendalam bagaimana perbedaan strategi pemberian pakan Ae baik dari segi formulasi, frekuensi, maupun metode aplikasinya Ae secara kuantitatif mempengaruhi laju akumulasi sedimen dan fluktuasi parameter kualitas air esensial seperti suhu, pH, dan Total Dissolved Solid (TDS) di kolam tanah. Studi ini dapat mengidentifikasi praktik pemberian pakan paling efisien yang mampu meminimalkan pembentukan sedimen tanpa mengorbankan pertumbuhan ikan. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari berbagai tingkat akumulasi sedimen terhadap kesehatan ikan patin, resistensi terhadap penyakit, dan secara keseluruhan produktivitas kolam dalam beberapa siklus budidaya. Pemahaman tentang efek kumulatif ini dapat memberikan panduan bagi pembudidaya dalam merencanakan siklus panen dan pemeliharaan kolam yang optimal. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian desain sediment trap yang lebih inovatif atau material yang lebih efektif. Hal ini termasuk eksplorasi potensi integrasi sediment trap dengan metode daur ulang sedimen menjadi pupuk organik, atau pemanfaatan jenis tanaman air tertentu, untuk menciptakan sistem manajemen kolam yang terpadu dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi komprehensif untuk menjaga kualitas air dan meminimalkan dampak lingkungan dari budidaya ikan patin di masa mendatang..
<br>Pemanfaatan sediment trap di kolam budidaya ikan patin di Rumbai Bukit berhasil mengukur laju sedimentasi (71,85 ml/l di kolam satu, 16 ml/l di kolam dua) dan memantau parameter kualitas air seperti suhu, TDS, dan pH.Kegiatan ini meningkatkan antusiasme pembudidaya melalui pendampingan mahasiswa Kukerta dalam pemantauan kualitas air.Disarankan pembudidaya membuat dan menggunakan sediment trap secara mandiri untuk pemantauan rutin, mengelola pakan, serta perlunya pelatihan dan pendampingan lanjutan untuk menjaga kualitas air dan mencegah penumpukan sedimen
<br>Kelurahan Rumbai Bukit, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, memiliki potensi perikanan yang dihidupkan oleh kelompok budidaya ikan (pokdakan) mina usaha dengan budidaya ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) di kolam tanah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pemantauan mutu kolam ikan patin menggunakan alat sediment trap yang dilakukan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau selama 40 hari. Sepuluh mahasiswa melakukan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas kolam dengan memantau mutu kolam melalui pengukuran laju sedimentasi, suhu, Total Dissolved Solid (TDS), dan pH yang dilanjutkan dengan pembinaan dan pemantauan kualitas air serta pertumbuhan ikan. Hasil analisis kualitas air terhadap pertumbuhan ikan didapatkan grafik hubungan antara pemberian pakan dengan parameter fisika air. Laju sedimentasi di kolam satu termasuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" type="image/webp" length="132616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53454-aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">d202649d9c7bfdfe1210007df54faf07</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi fermentasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah pertanian yang beragam sebagai bahan baku pakan fermentasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dan sosial dari penggunaan pakan fermentasi pada peternakan sapi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap pendapatan petani.. Tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada mitra tentang jenis-jenis limbah pertanian untuk pakan.Pengetahuan mitra meningkat dari 40% menjadi 80%.Pakan fermentasi yang dihasilkan mengalami peningkatan nutrisi (protein) dari 6,7% menjadi 16,45%.Selain itu, petani juga sudah mampu membuat pakan fermentasi yang memiliki umur simpan yang lebih lama (hingga 6 bulan).Teknologi fermentasi untuk pakan sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan berat badan Sapi Bali Gumantar adalah salah satu desa di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan komoditas utama seperti padi, jagung, kacang, kopi, kakao, kelapa, pisang, dan tanaman hortikultura lainnya. Masalah yang sering ditemui adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan banyak peternak menjual ternaknya dengan harga rendah pada musim kemarau. Masalah lain adalah pengetahuan petani yang rendah tentang teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan sebagai pakan pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53454-aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" target="_blank">Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi fermentasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah pertanian yang beragam sebagai bahan baku pakan fermentasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dan sosial dari penggunaan pakan fermentasi pada peternakan sapi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap pendapatan petani..
<br>Tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada mitra tentang jenis-jenis limbah pertanian untuk pakan.Pengetahuan mitra meningkat dari 40% menjadi 80%.Pakan fermentasi yang dihasilkan mengalami peningkatan nutrisi (protein) dari 6,7% menjadi 16,45%.Selain itu, petani juga sudah mampu membuat pakan fermentasi yang memiliki umur simpan yang lebih lama (hingga 6 bulan).Teknologi fermentasi untuk pakan sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan berat badan Sapi Bali
<br>Gumantar adalah salah satu desa di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan komoditas utama seperti padi, jagung, kacang, kopi, kakao, kelapa, pisang, dan tanaman hortikultura lainnya. Masalah yang sering ditemui adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan banyak peternak menjual ternaknya dengan harga rendah pada musim kemarau. Masalah lain adalah pengetahuan petani yang rendah tentang teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan sebagai pakan pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" type="image/webp" length="149094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53445-artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha</link>
	<guid isPermaLink="false">3ef482f2fbfb78f8789730a89876dd64</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 18:08:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ayat cinta 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ life skills ]]></category>
	<category><![CDATA[ view mystat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,ayat,cinta,life,mystat,skills,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, disarankan agar pembelajaran praktik dilakukan dengan jumlah mahasiswa yang lebih sedikit, yaitu maksimal 20 orang per kelas. Hal ini akan memaksimalkan evaluasi terhadap penguasaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, disarankan agar pembelajaran praktik dilakukan dengan jumlah mahasiswa yang lebih sedikit, yaitu maksimal 20 orang per kelas. Hal ini akan memaksimalkan evaluasi terhadap penguasaan yang dimiliki mahasiswa dan memungkinkan dosen untuk menumbuhkan dan mengembangkan keterampilan setiap mahasiswa secara lebih efektif. Selain itu, disarankan untuk menyediakan laboratorium khusus untuk pembelajaran praktik, yang dapat berupa ruangan khusus atau bahkan sekolahan. Laboratorium ini akan sangat penting untuk memaksimalkan pembentukan keterampilan mahasiswa. Dosen juga disarankan untuk lebih sering menggunakan hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah sebagai bahan pembelajaran, baik untuk mata kuliah praktik maupun teori. Hal ini akan meningkatkan kebiasaan akademis dan ilmiah di kalangan dosen dan mahasiswa. Terakhir, disarankan agar setiap mata kuliah memiliki produk akhir yang dapat menjadi bukti pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah tersebut. Produk akhir ini diharapkan dapat diterapkan dan dibuktikan dalam kehidupan nyata, terutama dalam pembelajaran selanjutnya.. Berdasarkan analisis di atas dapat disimpulkan bahwa.1) pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati menggunakan berbagai metode.2) model pembelajaran berbasis riset yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati belum maksimal.Hal ini terlihat dari 11 mata kuliah, hanya satu mata kuliah yang menggunakan artikel sebagai referensi.dan 3) mahasiswa merasa bosan dengan model pembelajaran yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati.Kebosanan ini karena setiap dosen menerapkan model yang sama, yakni membagi mahasiswa menjadi beberapa kelompok.Setiap kelompok diminta untuk membuat makalah lalu mempresentasikan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran, model pembelajaran berbasis riset, dan pendapat mahasiswa terhadap model pembelajaran yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia. Penelitian ini berbentuk deskriptif eksplanatif. Data penelitian berupa 11 mata kuliah pada Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) secara umum, pembelajaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-32e8e.webp" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-32e8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-32e8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-32e8e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" alt="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-d83d6.webp" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-d83d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-d83d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-d83d6.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" alt="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" alt="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53445-artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" target="_blank">Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon</a>: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, disarankan agar pembelajaran praktik dilakukan dengan jumlah mahasiswa yang lebih sedikit, yaitu maksimal 20 orang per kelas. Hal ini akan memaksimalkan evaluasi terhadap penguasaan yang dimiliki mahasiswa dan memungkinkan dosen untuk menumbuhkan dan mengembangkan keterampilan setiap mahasiswa secara lebih efektif. Selain itu, disarankan untuk menyediakan laboratorium khusus untuk pembelajaran praktik, yang dapat berupa ruangan khusus atau bahkan sekolahan. Laboratorium ini akan sangat penting untuk memaksimalkan pembentukan keterampilan mahasiswa. Dosen juga disarankan untuk lebih sering menggunakan hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah sebagai bahan pembelajaran, baik untuk mata kuliah praktik maupun teori. Hal ini akan meningkatkan kebiasaan akademis dan ilmiah di kalangan dosen dan mahasiswa. Terakhir, disarankan agar setiap mata kuliah memiliki produk akhir yang dapat menjadi bukti pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah tersebut. Produk akhir ini diharapkan dapat diterapkan dan dibuktikan dalam kehidupan nyata, terutama dalam pembelajaran selanjutnya..
<br>Berdasarkan analisis di atas dapat disimpulkan bahwa.1) pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati menggunakan berbagai metode.2) model pembelajaran berbasis riset yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati belum maksimal.Hal ini terlihat dari 11 mata kuliah, hanya satu mata kuliah yang menggunakan artikel sebagai referensi.dan 3) mahasiswa merasa bosan dengan model pembelajaran yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati.Kebosanan ini karena setiap dosen menerapkan model yang sama, yakni membagi mahasiswa menjadi beberapa kelompok.Setiap kelompok diminta untuk membuat makalah lalu mempresentasikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran, model pembelajaran berbasis riset, dan pendapat mahasiswa terhadap model pembelajaran yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia. Penelitian ini berbentuk deskriptif eksplanatif. Data penelitian berupa 11 mata kuliah pada Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) secara umum, pembelajaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp" type="image/webp" length="67634" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-32e8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-d83d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1602-syekh-nurjati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8171-indonesian-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing BIPA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing BIPA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing BIPA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53446-kesantunan-strategi-tindak-mahasiswa-jepang</link>
	<guid isPermaLink="false">ef784dc40f5b46916c848b1d0b48bb02</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:42:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ayat cinta 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ life skills ]]></category>
	<category><![CDATA[ view mystat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,ayat,cinta,life,mystat,skills,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi dan modifikasi kesantunan tindak tutur memohon oleh mahasiswa Jepang pada Program BIPA, khususnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi dan modifikasi kesantunan tindak tutur memohon oleh mahasiswa Jepang pada Program BIPA, khususnya dalam konteks interaksi dengan sesama mahasiswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada penggunaan modifikasi eksternal oleh mahasiswa BIPA, terutama dalam hal penggunaan alasan pendukung dan peranti modifikasi lainnya. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan penggunaan strategi dan modifikasi kesantunan antara mahasiswa Jepang dan penutur jati bahasa Indonesia dalam tindak tutur memohon.. Mahasiswa BIPA dari Jepang ketika melakukan tindak tutur memohon kepada dosen menggunakan strategi yang jauh lebih variatif dibanding ketika berinteraksi dengan sesama mahasiswa.Ada lima strategi yang digunakan, yaitu strategi imperatif (permohonan langsung), strategi performatif (permohonan langsung), strategi menanyakan kemampuan/kemauan dan menanyakan keterbolehan (keduanya masuk kategori tindak tutur tidak langsung secara konvensional yang berorientasi petutur), dan strategi isyarat (permohonan paling tidak langsung).Hal yang mengejutkan adalah penggunaan strategi imperatif dan performatif, yang keduanya adalah permohonan langsung.Strategi itu bagi penutur jati bahasa Indonesia dianggap tidak santun.Perbedaan mencolok berkaitan dengan penggunaan strategi pada kedua kelompok petutur, yakni sesama mahasiswa dan dosen, yaitu tidak digunakannya strategi isyarat kepada petutur sesama mahasiswa.Meskipun persentasenya sangat kecil, mahasiswa mencoba menggunakan strategi isyarat ketika berinteraksi dengan dosen sebagai petutur.Hal itu dapat diinterpretasikan bahwa adanya kesadaran pembedaan strategi yang dipilih mahasiswa berkaitan dengan kekuasaan petutur.Penggunaan strategi oleh mahasiswa Jepang, baik kepada sesama mahasiswa maupun dosen, terdistribusi secara merata pada hampir seluruh kategori strategi, yaitu strategi imperatif (kategori permohonan langsung), strategi menanyakan kemampuan/kemauan/ keterbolehan (kategori tindak tutur tidak langsung secara konvensional berorientasi petutur), dan strategi isyarat (kategori permohonan paling tidak langsung).Strategi yang tidak digunakan, baik kepada sesama mahasiswa maupun dosen, ialah tindak tutur tidak langsung secara konvensional yang berorientasi penutur.Namun, ada perbedaan persentase penggunaan strategi ketika berinteraksi dengan sesama mahasiswa dan dosen.Ketika berinteraksi dengan sesama mahasiswa, dominan menggunakan permohonan langsung, yakni strategi imperatif.Sementara itu, strategi yang digunakan ketika berinteraksi dengan dosen ialah tindak tutur tidak langsung secara konvensional yang berorientasi petutur, yakni strategi menanyakan kemampuan/kema uan/keterbolehan.Meskipun begitu, strategi imperatif, yang merupakan strategi permohonan paling langsung, tetap digunakan kepada dosen meskipun persentasenya mulai mengecil dibanding mahasiswa BIPA Penelitian ini berfokus pada pentingnya kesantunan berbahasa yang harus diperhatikan dalam proses komunikasi. Dalam kesantunan tindak tutur memohon diperlukan strategi dan penggunaan modifikasi yang digunakan oleh mahasiswa BIPA. Penelitian ini merupakan penelitian naturalistik. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa strategi yang digunakan meliputi strategi imperatif (kategori permohonan langsung), strategi menanyakan kemampuan atau kemauan (kategori tindak tutur tidak langsung secara konvensional berorientasi petutur), dan strategi isyarat (kategori permohonan paling tidak langsung). Adapun modifikasi internal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-295ed.webp" title="JURIS - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-295ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-295ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-295ed.webp 1x" title="JURIS - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" alt="JURIS - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-43723.webp" title="JURIS - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-43723.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-43723.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-43723.webp 1x" title="JURIS - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" alt="JURIS - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-1f9cb.webp" title="JURIS - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-1f9cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-1f9cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-1f9cb.webp 1x" title="JURIS - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" alt="JURIS - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53446-kesantunan-strategi-tindak-mahasiswa-jepang" title="JURIS - Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" target="_blank">Strategi dan Modifikasi Kesantunan Tindak Tutur Memohon Oleh Mahasiswa Jepang pada Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi dan modifikasi kesantunan tindak tutur memohon oleh mahasiswa Jepang pada Program BIPA, khususnya dalam konteks interaksi dengan sesama mahasiswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada penggunaan modifikasi eksternal oleh mahasiswa BIPA, terutama dalam hal penggunaan alasan pendukung dan peranti modifikasi lainnya. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan penggunaan strategi dan modifikasi kesantunan antara mahasiswa Jepang dan penutur jati bahasa Indonesia dalam tindak tutur memohon..
<br>Mahasiswa BIPA dari Jepang ketika melakukan tindak tutur memohon kepada dosen menggunakan strategi yang jauh lebih variatif dibanding ketika berinteraksi dengan sesama mahasiswa.Ada lima strategi yang digunakan, yaitu strategi imperatif (permohonan langsung), strategi performatif (permohonan langsung), strategi menanyakan kemampuan/kemauan dan menanyakan keterbolehan (keduanya masuk kategori tindak tutur tidak langsung secara konvensional yang berorientasi petutur), dan strategi isyarat (permohonan paling tidak langsung).Hal yang mengejutkan adalah penggunaan strategi imperatif dan performatif, yang keduanya adalah permohonan langsung.Strategi itu bagi penutur jati bahasa Indonesia dianggap tidak santun.Perbedaan mencolok berkaitan dengan penggunaan strategi pada kedua kelompok petutur, yakni sesama mahasiswa dan dosen, yaitu tidak digunakannya strategi isyarat kepada petutur sesama mahasiswa.Meskipun persentasenya sangat kecil, mahasiswa mencoba menggunakan strategi isyarat ketika berinteraksi dengan dosen sebagai petutur.Hal itu dapat diinterpretasikan bahwa adanya kesadaran pembedaan strategi yang dipilih mahasiswa berkaitan dengan kekuasaan petutur.Penggunaan strategi oleh mahasiswa Jepang, baik kepada sesama mahasiswa maupun dosen, terdistribusi secara merata pada hampir seluruh kategori strategi, yaitu strategi imperatif (kategori permohonan langsung), strategi menanyakan kemampuan/kemauan/ keterbolehan (kategori tindak tutur tidak langsung secara konvensional berorientasi petutur), dan strategi isyarat (kategori permohonan paling tidak langsung).Strategi yang tidak digunakan, baik kepada sesama mahasiswa maupun dosen, ialah tindak tutur tidak langsung secara konvensional yang berorientasi penutur.Namun, ada perbedaan persentase penggunaan strategi ketika berinteraksi dengan sesama mahasiswa dan dosen.Ketika berinteraksi dengan sesama mahasiswa, dominan menggunakan permohonan langsung, yakni strategi imperatif.Sementara itu, strategi yang digunakan ketika berinteraksi dengan dosen ialah tindak tutur tidak langsung secara konvensional yang berorientasi petutur, yakni strategi menanyakan kemampuan/kema uan/keterbolehan.Meskipun begitu, strategi imperatif, yang merupakan strategi permohonan paling langsung, tetap digunakan kepada dosen meskipun persentasenya mulai mengecil dibanding mahasiswa BIPA
<br>Penelitian ini berfokus pada pentingnya kesantunan berbahasa yang harus diperhatikan dalam proses komunikasi. Dalam kesantunan tindak tutur memohon diperlukan strategi dan penggunaan modifikasi yang digunakan oleh mahasiswa BIPA. Penelitian ini merupakan penelitian naturalistik. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa strategi yang digunakan meliputi strategi imperatif (kategori permohonan langsung), strategi menanyakan kemampuan atau kemauan (kategori tindak tutur tidak langsung secara konvensional berorientasi petutur), dan strategi isyarat (kategori permohonan paling tidak langsung). Adapun modifikasi internal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-1f9cb.webp" type="image/webp" length="69314" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-295ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-43723.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/kesantunan-strategi-mahasiswa-jepang-bipa-modifika-thumb-1f9cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1602-syekh-nurjati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8171-indonesian-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dakwah Wealth and Desire of Sexuality in Islam The Concept of Love in Habiburrahman El ShirazyAos Ayat Ayat Cinta 2 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dakwah Wealth and Desire of Sexuality in Islam The Concept of Love in Habiburrahman El ShirazyAos Ayat Ayat Cinta 2 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dakwah Wealth and Desire of Sexuality in Islam The Concept of Love in Habiburrahman El ShirazyAos Ayat Ayat Cinta 2 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53444-nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-cint</link>
	<guid isPermaLink="false">48609a686df4c6d9250c70b7a68f0c7e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 13:26:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ayat cinta 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ life skills ]]></category>
	<category><![CDATA[ view mystat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,ayat,cinta,life,mystat,skills,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara komparatif representasi cinta dan poligami dalam AyatAcAyat Cinta 2 dengan novel Islam kontemporer lainnya untuk memahami perbedaan naratif dan implikasi sosialnya; selanjutnya, sebuah studi empiris dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara komparatif representasi cinta dan poligami dalam AyatAcAyat Cinta 2 dengan novel Islam kontemporer lainnya untuk memahami perbedaan naratif dan implikasi sosialnya; selanjutnya, sebuah studi empiris dapat dilakukan untuk mengevaluasi persepsi pembaca Indonesia terhadap penggambaran Islamofobia dalam novel tersebut dan bagaimana hal itu memengaruhi sikap interreligius serta toleransi sosial; terakhir, penelitian kualitatif yang memfokuskan pada evolusi karakter Fahri sebagai contoh integrasi nilai spiritual dan profesional di diaspora Muslim Eropa dapat memberikan wawasan tentang dinamika identitas Muslim dalam konteks global, terutama dalam hubungan antara pendidikan tinggi, karier, dan praktik keagamaan.. Penelitian menemukan bahwa novel AyatAcAyat Cinta 2 mengungkap tiga lapisan konsep cinta yang berpusat pada cinta kepada Allah SWT, dan bahwa latar belakang penulis serta setting Eropa dipilih untuk memperbaiki citra Islam dan menanggapi Islamofobia.Karakter Fahri menunjukkan bahwa cinta kepada Allah semakin kuat ketika ia menghadapi ujian hidup, seperti kematian Maria dan kehilangan Aisha.Namun, seperti karya sebelumnya, penulis tetap menutup cerita dengan akhir bahagia tanpa membahas secara mendalam isu poligami, sehingga nilai cinta dalam novel tetap mencerminkan tren pasar Indonesia namun tetap menampilkan citra Islam yang serius Dalam rangka melanjutkan misi dakwah, Habiburrahman El-Shirazy yang dikenal sebagai penulis fenomenal novel populer Islam di Indonesia menulis novel terbaru, berjudul Ayat-Ayat Cinta 2 (2015). Novel ini mempertahankan tema cinta seperti dalam novel sebelumnya, Ayat-Ayat Cinta (2014). Isu yang dikemukakan tentang cinta seorang gadis dan kepahlawanan seorang pemuda yang dikaitkan dengan tema dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami penggabungan tema Islam dengan hasrat cinta kasih dalam Ayat-Ayat Cinta 2. Penelitian ini mengamati kecenderungan cinta sebagai konsep yang digunakan oleh novelis-novelis Indonesia untuk mengacu pada fase perkembangan dalam kesusastraan Indonesia. Selanjutnya, penelitian juga menggunakan sosiologi kesusastraan untuk menghubungkan pokok bahasan cinta dengan latar belakang penulis, misi penerbit,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-22b25.webp" title="JURIS - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-22b25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-22b25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-22b25.webp 1x" title="JURIS - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2" alt="JURIS - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-644e7.webp" title="JURIS - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-644e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-644e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-644e7.webp 1x" title="JURIS - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2" alt="JURIS - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-3b044.webp" title="JURIS - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-3b044.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-3b044.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-3b044.webp 1x" title="JURIS - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2" alt="JURIS - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53444-nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-cint" title="JURIS - Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2" target="_blank">Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality in Islam: The Concept of Love in Habiburrahman El-ShirazyAos Ayat-Ayat Cinta 2</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara komparatif representasi cinta dan poligami dalam AyatAcAyat Cinta 2 dengan novel Islam kontemporer lainnya untuk memahami perbedaan naratif dan implikasi sosialnya; selanjutnya, sebuah studi empiris dapat dilakukan untuk mengevaluasi persepsi pembaca Indonesia terhadap penggambaran Islamofobia dalam novel tersebut dan bagaimana hal itu memengaruhi sikap interreligius serta toleransi sosial; terakhir, penelitian kualitatif yang memfokuskan pada evolusi karakter Fahri sebagai contoh integrasi nilai spiritual dan profesional di diaspora Muslim Eropa dapat memberikan wawasan tentang dinamika identitas Muslim dalam konteks global, terutama dalam hubungan antara pendidikan tinggi, karier, dan praktik keagamaan..
<br>Penelitian menemukan bahwa novel AyatAcAyat Cinta 2 mengungkap tiga lapisan konsep cinta yang berpusat pada cinta kepada Allah SWT, dan bahwa latar belakang penulis serta setting Eropa dipilih untuk memperbaiki citra Islam dan menanggapi Islamofobia.Karakter Fahri menunjukkan bahwa cinta kepada Allah semakin kuat ketika ia menghadapi ujian hidup, seperti kematian Maria dan kehilangan Aisha.Namun, seperti karya sebelumnya, penulis tetap menutup cerita dengan akhir bahagia tanpa membahas secara mendalam isu poligami, sehingga nilai cinta dalam novel tetap mencerminkan tren pasar Indonesia namun tetap menampilkan citra Islam yang serius
<br>Dalam rangka melanjutkan misi dakwah, Habiburrahman El-Shirazy yang dikenal sebagai penulis fenomenal novel populer Islam di Indonesia menulis novel terbaru, berjudul Ayat-Ayat Cinta 2 (2015). Novel ini mempertahankan tema cinta seperti dalam novel sebelumnya, Ayat-Ayat Cinta (2014). Isu yang dikemukakan tentang cinta seorang gadis dan kepahlawanan seorang pemuda yang dikaitkan dengan tema dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami penggabungan tema Islam dengan hasrat cinta kasih dalam Ayat-Ayat Cinta 2. Penelitian ini mengamati kecenderungan cinta sebagai konsep yang digunakan oleh novelis-novelis Indonesia untuk mengacu pada fase perkembangan dalam kesusastraan Indonesia. Selanjutnya, penelitian juga menggunakan sosiologi kesusastraan untuk menghubungkan pokok bahasan cinta dengan latar belakang penulis, misi penerbit,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-3b044.webp" type="image/webp" length="80466" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-22b25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-644e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/nilai-cinta-kasih-tanah-ayat-ayat-2-islam-novel-ay-thumb-3b044.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1602-syekh-nurjati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8171-indonesian-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 06 Jul 2026 19:46:38 +0700. 12 items. Served in: 3.16 seconds [rss] -->
