<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 22:26:10 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 22:26:10 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-23T22:26:10+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56001-minat-baca-perpustakaan-layanan-faktor-internal</link>
	<guid isPermaLink="false">b83a56d2f7b58d073e75553e94217fc5</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 20:22:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki peran motivasi intrinsik mahasiswa dalam pembentukan kebiasaan membaca melalui pendekatan kualitatif untuk memahami faktor pribadi yang memengaruhi minat baca; selanjutnya, studi dapat membandingkan dampak akses sumber ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki peran motivasi intrinsik mahasiswa dalam pembentukan kebiasaan membaca melalui pendekatan kualitatif untuk memahami faktor pribadi yang memengaruhi minat baca; selanjutnya, studi dapat membandingkan dampak akses sumber daya digital, seperti eAcbook dan platform eAclearning, terhadap minat baca dengan akses koleksi fisik tradisional, menggunakan desain eksperimental untuk mengidentifikasi perbedaan signifikan; terakhir, penelitian dapat menguji efektivitas program promosi membaca yang mengintegrasikan klub membaca, gamifikasi, atau kegiatan interaktif lainnya dalam meningkatkan minat baca, dengan mengadakan percobaan terkontrol antara kelompok yang menerima intervensi dan kelompok kontrol, serta menganalisis perubahan perilaku membaca selama periode tertentu.. Penelitian ini menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan antara jumlah koleksi, kesesuaian koleksi, layanan perpustakaan, kompetensi pustakawan, maupun kenyamanan perpustakaan terhadap minat baca di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim.Hasil tersebut menegaskan bahwa minat baca lebih dipengaruhi oleh faktor internal individu, seperti kecenderungan hati, gairah, dan keinginan untuk membaca.Dengan demikian, upaya meningkatkan minat baca perlu mempertimbangkan aspek motivasional pembaca selain faktor lingkungan perpustakaan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terhadap minat baca di perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim. Minat dan kebiasaan membaca adalah bagian penting dari budaya membaca. Pada kenyataannya minat baca mahasiswa saat ini masih rendah, karena masih banyak mahasiswa yang lulus tanpa pernah sekalipun pergi berkunjung dan memanfaatkan perpustakaan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh civitas akademika yang ada pada perpustakaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-9f1b6.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-9f1b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-9f1b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-9f1b6.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-0ff7f.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-0ff7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-0ff7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-0ff7f.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-5e233.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-5e233.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-5e233.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-5e233.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56001-minat-baca-perpustakaan-layanan-faktor-internal" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim" target="_blank">Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Minat Baca Di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki peran motivasi intrinsik mahasiswa dalam pembentukan kebiasaan membaca melalui pendekatan kualitatif untuk memahami faktor pribadi yang memengaruhi minat baca; selanjutnya, studi dapat membandingkan dampak akses sumber daya digital, seperti eAcbook dan platform eAclearning, terhadap minat baca dengan akses koleksi fisik tradisional, menggunakan desain eksperimental untuk mengidentifikasi perbedaan signifikan; terakhir, penelitian dapat menguji efektivitas program promosi membaca yang mengintegrasikan klub membaca, gamifikasi, atau kegiatan interaktif lainnya dalam meningkatkan minat baca, dengan mengadakan percobaan terkontrol antara kelompok yang menerima intervensi dan kelompok kontrol, serta menganalisis perubahan perilaku membaca selama periode tertentu..
<br>Penelitian ini menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan antara jumlah koleksi, kesesuaian koleksi, layanan perpustakaan, kompetensi pustakawan, maupun kenyamanan perpustakaan terhadap minat baca di Perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim.Hasil tersebut menegaskan bahwa minat baca lebih dipengaruhi oleh faktor internal individu, seperti kecenderungan hati, gairah, dan keinginan untuk membaca.Dengan demikian, upaya meningkatkan minat baca perlu mempertimbangkan aspek motivasional pembaca selain faktor lingkungan perpustakaan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terhadap minat baca di perpustakaan Kampus C Poltekkes Kemenkes Kaltim. Minat dan kebiasaan membaca adalah bagian penting dari budaya membaca. Pada kenyataannya minat baca mahasiswa saat ini masih rendah, karena masih banyak mahasiswa yang lulus tanpa pernah sekalipun pergi berkunjung dan memanfaatkan perpustakaan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh civitas akademika yang ada pada perpustakaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-5e233.webp" type="image/webp" length="65374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-9f1b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-0ff7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/minat-perpustakaan-layanan-faktor-internal-individ-thumb-5e233.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-605-iain-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16357-iqra-jurnal-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56023-variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat</link>
	<guid isPermaLink="false">552e6fc250c838ecd3c5d2ce7008ce14</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 20:22:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ fachri risky ]]></category>
	<category><![CDATA[ nugrah putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fachri,main,nugrah,putri,risky]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi persentase abu kulit jagung yang lebih tinggi sebagai pengganti semen terhadap kuat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi persentase abu kulit jagung yang lebih tinggi sebagai pengganti semen terhadap kuat tekan mortar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh jenis jagung yang berbeda terhadap kuat tekan mortar, mengingat terdapat berbagai jenis jagung dengan karakteristik yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji pengaruh penggunaan abu kulit jagung pada mortar dengan tipe yang berbeda, seperti mortar tipe O atau K, untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam kuat tekan mortar.. Hasil pengujian karakterisasi untuk mengetahui kandungan pada abu kulit jagung telah diperoleh bahwa, abu kulit jagung mengandung silika (SiO2) sebanyak 13,44%, kapur (CaO) sebanyak 1,99%, Carbon (C) sebanyak 74,13%, Kalium (K2O) sebanyak 8,91%, dan Magnesia (MgO) sebanyak 1,53%.Dengan demikian, sebagian kandungan yang ada pada semen Portland juga dimiliki pada abu kulit jagung.Hasil uji kuat tekan mortar dengan penggunaan abu kulit jagung sebagai substitusi sebagian semen dengan variasi 0%, 2%, 5%, dan 10% menghasilkan kuat tekan rata-rata yaitu, pada variasi 0% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 15,32 MPa, pada variasi 2% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 13,10 MPa, pada variasi 5% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 9,70 MPa, dan pada variasi 10% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 11,27 MPa.Adapun perbandingan kuat tekan mortar dengan variasi 0%, 2%, 5%, dan 10% yang diperoleh ialah semakin banyak kandungan abu kulit jagung yang digunakan maka nilai kuat tekan mortar akan menurun dari kuat tekan mortar normal atau dengan variasi penambahan abu kulit jagung 0%.Dan berikut adalah tingkat persentase penurunan dari kuat tekan mortar normal untuk setiap variasinya, yaitu untuk variasi 2% mengalami penurunan sebesar 14,49% (mortar tipe S), untuk variasi 5% mengalami penurunan sebesar 36,62% (mortar tipe N), sedangkan untuk variasi 10% mengalami penurunan sebesar 26,43% (mortar tipe N).Penambahan abu kulit jagung sebagai pengganti sebagian semen mengalami penurunan dari nilai kuat tekan mortar normal.Meskipun demikian campuran mortar abu kulit jagung masih dapat digunakan jika dilihat dari hasil kuat tekan yang masuk dalam klasifikasi tipe mortar yaitu tipe S dan N.Campuran ini dapat digunakan contohnya pada dinding penahan tanah, saluran pembuangan, dan pasangan dinding interior maupun eksterior Sejalan dengan perkembangan zaman dan teknologi, banyak dikaji penelitian mengenai pemanfaatan limbah sekitar sebagai alternatif pengganti material konstruksi dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan, salah satunya tanaman jagung. Dari hasil uji kandungan kimia terhadap kulit jagung yang telah melalui proses pengabuan, diketahui bahwa terdapat kandungan SiO2 sebesar 13,44%, dimana kandungan tersebut dimiliki juga oleh semen portland yang menjadi bahan pengikat. Penelitian ini berfokus pada pengaruh pemanfaatan limbah abu kulit jagung sebagai pengganti sebagian semen dengan membandingkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-7f4be.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-7f4be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-7f4be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-7f4be.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar" alt="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-4b56f.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-4b56f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-4b56f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-4b56f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar" alt="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-ae2ef.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-ae2ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-ae2ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-ae2ef.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar" alt="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56023-variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar" target="_blank">Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi persentase abu kulit jagung yang lebih tinggi sebagai pengganti semen terhadap kuat tekan mortar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh jenis jagung yang berbeda terhadap kuat tekan mortar, mengingat terdapat berbagai jenis jagung dengan karakteristik yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji pengaruh penggunaan abu kulit jagung pada mortar dengan tipe yang berbeda, seperti mortar tipe O atau K, untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam kuat tekan mortar..
<br>Hasil pengujian karakterisasi untuk mengetahui kandungan pada abu kulit jagung telah diperoleh bahwa, abu kulit jagung mengandung silika (SiO2) sebanyak 13,44%, kapur (CaO) sebanyak 1,99%, Carbon (C) sebanyak 74,13%, Kalium (K2O) sebanyak 8,91%, dan Magnesia (MgO) sebanyak 1,53%.Dengan demikian, sebagian kandungan yang ada pada semen Portland juga dimiliki pada abu kulit jagung.Hasil uji kuat tekan mortar dengan penggunaan abu kulit jagung sebagai substitusi sebagian semen dengan variasi 0%, 2%, 5%, dan 10% menghasilkan kuat tekan rata-rata yaitu, pada variasi 0% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 15,32 MPa, pada variasi 2% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 13,10 MPa, pada variasi 5% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 9,70 MPa, dan pada variasi 10% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 11,27 MPa.Adapun perbandingan kuat tekan mortar dengan variasi 0%, 2%, 5%, dan 10% yang diperoleh ialah semakin banyak kandungan abu kulit jagung yang digunakan maka nilai kuat tekan mortar akan menurun dari kuat tekan mortar normal atau dengan variasi penambahan abu kulit jagung 0%.Dan berikut adalah tingkat persentase penurunan dari kuat tekan mortar normal untuk setiap variasinya, yaitu untuk variasi 2% mengalami penurunan sebesar 14,49% (mortar tipe S), untuk variasi 5% mengalami penurunan sebesar 36,62% (mortar tipe N), sedangkan untuk variasi 10% mengalami penurunan sebesar 26,43% (mortar tipe N).Penambahan abu kulit jagung sebagai pengganti sebagian semen mengalami penurunan dari nilai kuat tekan mortar normal.Meskipun demikian campuran mortar abu kulit jagung masih dapat digunakan jika dilihat dari hasil kuat tekan yang masuk dalam klasifikasi tipe mortar yaitu tipe S dan N.Campuran ini dapat digunakan contohnya pada dinding penahan tanah, saluran pembuangan, dan pasangan dinding interior maupun eksterior
<br>Sejalan dengan perkembangan zaman dan teknologi, banyak dikaji penelitian mengenai pemanfaatan limbah sekitar sebagai alternatif pengganti material konstruksi dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan, salah satunya tanaman jagung. Dari hasil uji kandungan kimia terhadap kulit jagung yang telah melalui proses pengabuan, diketahui bahwa terdapat kandungan SiO2 sebesar 13,44%, dimana kandungan tersebut dimiliki juga oleh semen portland yang menjadi bahan pengikat. Penelitian ini berfokus pada pengaruh pemanfaatan limbah abu kulit jagung sebagai pengganti sebagian semen dengan membandingkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-4b56f.webp" type="image/webp" length="74718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-7f4be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-4b56f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/variasi-persentase-ccr-kandungan-abu-rendah-kuat-t-thumb-ae2ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-617-pnup.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9576-dynamic-header-logo-url.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56002-status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-sisw</link>
	<guid isPermaLink="false">0e6c5e26b2ba40bb5f2f95a4ea4b76ea</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 20:22:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemanfaatan media sosial di sekolah-sekolah dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perbedaan latar belakang sosial ekonomi siswa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemanfaatan media sosial di sekolah-sekolah dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perbedaan latar belakang sosial ekonomi siswa mempengaruhi pola pemanfaatan media sosial untuk kebutuhan informasi akademik. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran yang efektif dan menarik bagi siswa, serta bagaimana media sosial dapat meningkatkan motivasi belajar dan kreativitas siswa. Penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada tantangan dan solusi dalam mengintegrasikan media sosial ke dalam pembelajaran, termasuk bagaimana mengatasi kendala akses internet dan keterbatasan kuota data. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang pemanfaatan media sosial dalam pendidikan dan membantu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa setiap siswa itu membutuhkan waktu yang berbeda-beda dalam mencari kebutuhan informasi.Adapun media sosial yang sering digunakan yaitu bervariasi antara aplikasi Google, Youtube, dan WhatsApp saling melengkapi.Cara guru menciptakan pembelajaran menggunakan media sosial yang efektif yaitu dengan cara menyesuaikan materi sesuai dengan kurikulum dan menciptakan suasana pembelajaran yang siswa tidak merasa bosan.Sehingga hasil informasi dari media sosial yang didapatkan terkadang sesuai terkadang juga tidak dengan informasi yang dibutuhkan.Ketika informasi yang dibutuhkan itu tidak sesuai, maka siswa dapat mencari di buku perpustakaan atau diskusi bersama.Dan menjadikan siswa semangat belajar dalam menggunkan media sosial.Adapun keinginan siswa dalam mencari kebutuhan informasi tanpa ada perintah dari guru.Media sosial adalah suatu media yang dapat dijadikan sumber pencarian tercepat yang didukung oleh fitur-fiturnya.Dalam penyampaian informasi atau materi itu lebih mudah dipahami secara langsung oleh guru Perkembangan teknologi dalam ilmu pengetahuan telah membantu dan dapat mendukung dalam dunia pendidikan. Pemanfaatan media sosial yang sering dipakai, diantaranya Google, Youtube, dan WhatsApp digunakan sebagai sarana untuk menunjang kebutuhan informasi akademik oleh siswa-siswi. Kemudahan dalam akses informasi menggunakan media sosial ini sangat memudahkan siswa untuk dapat mengakses dan jelajah yang lebih luas. Sifat dasar alamiah siswa yaitu mencari, mengakses, memperoleh, dan menggunakan informasi yang sudah diperoleh dari berbagai sumber yang telah dicari. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media sosial oleh siswa-siswi MAN 1 Tulungagung untuk menunjang kebutuhan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-22271.webp" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-22271.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-22271.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-22271.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik" alt="JURIS - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-8297e.webp" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-8297e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-8297e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-8297e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik" alt="JURIS - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-c9526.webp" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-c9526.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-c9526.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-c9526.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik" alt="JURIS - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56002-status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-sisw" title="JURIS - Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik" target="_blank">Analisis Pemanfaatan Media Sosial Oleh Siswa-Siswi MAN 1 Tulungagung Untuk Menunjang Kebutuhan Informasi Akademik</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemanfaatan media sosial di sekolah-sekolah dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perbedaan latar belakang sosial ekonomi siswa mempengaruhi pola pemanfaatan media sosial untuk kebutuhan informasi akademik. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran yang efektif dan menarik bagi siswa, serta bagaimana media sosial dapat meningkatkan motivasi belajar dan kreativitas siswa. Penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada tantangan dan solusi dalam mengintegrasikan media sosial ke dalam pembelajaran, termasuk bagaimana mengatasi kendala akses internet dan keterbatasan kuota data. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang pemanfaatan media sosial dalam pendidikan dan membantu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa setiap siswa itu membutuhkan waktu yang berbeda-beda dalam mencari kebutuhan informasi.Adapun media sosial yang sering digunakan yaitu bervariasi antara aplikasi Google, Youtube, dan WhatsApp saling melengkapi.Cara guru menciptakan pembelajaran menggunakan media sosial yang efektif yaitu dengan cara menyesuaikan materi sesuai dengan kurikulum dan menciptakan suasana pembelajaran yang siswa tidak merasa bosan.Sehingga hasil informasi dari media sosial yang didapatkan terkadang sesuai terkadang juga tidak dengan informasi yang dibutuhkan.Ketika informasi yang dibutuhkan itu tidak sesuai, maka siswa dapat mencari di buku perpustakaan atau diskusi bersama.Dan menjadikan siswa semangat belajar dalam menggunkan media sosial.Adapun keinginan siswa dalam mencari kebutuhan informasi tanpa ada perintah dari guru.Media sosial adalah suatu media yang dapat dijadikan sumber pencarian tercepat yang didukung oleh fitur-fiturnya.Dalam penyampaian informasi atau materi itu lebih mudah dipahami secara langsung oleh guru
<br>Perkembangan teknologi dalam ilmu pengetahuan telah membantu dan dapat mendukung dalam dunia pendidikan. Pemanfaatan media sosial yang sering dipakai, diantaranya Google, Youtube, dan WhatsApp digunakan sebagai sarana untuk menunjang kebutuhan informasi akademik oleh siswa-siswi. Kemudahan dalam akses informasi menggunakan media sosial ini sangat memudahkan siswa untuk dapat mengakses dan jelajah yang lebih luas. Sifat dasar alamiah siswa yaitu mencari, mengakses, memperoleh, dan menggunakan informasi yang sudah diperoleh dari berbagai sumber yang telah dicari. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media sosial oleh siswa-siswi MAN 1 Tulungagung untuk menunjang kebutuhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-22271.webp" type="image/webp" length="65244" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-22271.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-8297e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/status-sosial-ekonomi-rendah-literasi-siswa-pembel-thumb-c9526.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-605-iain-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16357-iqra-jurnal-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56010-halal-food-islamic-konsumsi-makanan</link>
	<guid isPermaLink="false">814c42b5fbcfa5bcafc7818f51e1f3c3</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 20:22:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ syafuan rozi ]]></category>
	<category><![CDATA[ basir segana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[basir,content,main,rozi,segana,syafuan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan klaster industri yang terintegrasi secara vertikal dan horizontal, dengan mengintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience: Berdasarkan analisis latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan klaster industri yang terintegrasi secara vertikal dan horizontal, dengan mengintegrasikan rantai pasokan dari hulu hingga hilir. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi dan penciptaan nilai, serta mengurangi biaya dalam industri makanan halal. 2. Menerapkan teknologi Industry 4.0 dalam sertifikasi halal untuk memperkuat jejak produk, meningkatkan transparansi, dan menarik investasi di industri makanan halal. 3. Membangun pusat pelatihan skala nasional untuk meningkatkan kesadaran dan minat dalam mengadopsi sertifikasi halal, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, terutama di sektor UMKM. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, Indonesia dapat meningkatkan kompetitif industri makanan halal, memperkuat ketahanan ekonomi, dan mendukung ketahanan nasional secara lebih efektif.. Analisis Model Berlian Porter menunjukkan bahwa industri pengeksporan makanan halal di Indonesia belum sepenuhnya kompetitif, yang menyebabkan produk makanan halal Indonesia kesulitan menembus pasar global.Pengeksporan makanan masih jauh dari target 2030 sebesar 22%.Selain itu, belum semua gatra dari perspektif ketahanan nasional astagatra telah terpenuhi, yang menunjukkan bahwa industri ini belum mendukung ketahanan nasional secara optimal.Melalui Analisis Pohon Realitas Saat Ini, empat akar penyebab diidentifikasi, yaitu kapasitas sumber daya manusia yang terbatas, akses keuangan yang terbatas, pendidikan dan branding yang lemah, serta kebijakan yang belum terintegrasi di seluruh sektor pemerintahan.Kemudian, berdasarkan pengelompokan semua akar penyebab dan faktor kompetitif melalui analisis SWOT (IFAS dan EFAS), diperoleh koordinat (2,43.2,78), yang menunjukkan kebutuhan akan strategi "perubahan arah" untuk meningkatkan integrasi antara pengeksporan makanan dan industri halal di Indonesia.Berdasarkan TOWS, yang mengacu pada teori grand dan praktik terbaik, berbagai strategi diformulasikan.Indonesia perlu memperluas pasar global melalui diplomasi perdagangan dalam program, misalnya ASEAN, RCEP, dan ATIGA.Indonesia perlu mendiversifikasi produk dan memperkuat branding produk makanan halal "Indonesia Halal dan Unik", dengan memanfaatkan kekayaan kuliner, keanekaragaman hayati, dan sistem sertifikasi halal yang kredibel.Pemerintah Indonesia mendorong pengembangan klaster industri yang mengintegrasikan rantai pasokan dari hulu hingga hilir.Selain itu, industri pendukung seperti keuangan Islam dan laboratorium juga perlu diberikan insentif.Petani, nelayan, dan pelaku bisnis hulu juga perlu terhubung langsung dengan industri pengolahan hingga ekspor, sehingga proses produk makanan halal Indonesia menjadi lebih efisien dan memiliki konektivitas ke pasar global.Sistem manajemen risiko dan jaminan kualitas untuk produk makanan halal Indonesia perlu ditingkatkan dengan mengadopsi standar internasional, sehingga meminimalkan ancaman seperti fluktuasi harga dan kebijakan proteksionis.Selain itu, Indonesia perlu mempercepat penggunaan teknologi Industri 4.0 dalam sertifikasi untuk memperkuat jejak, yang akan berdampak pada pemasaran global dan menarik investasi di industri makanan halal.Dari perspektif astagatra, strategi-strategi ini memiliki relevansi langsung dengan beberapa dimensi ketahanan nasional.Pengeksporan makanan halal memperkuat ketahanan ekonomi dengan meningkatkan produksi nilai tambah dan memperluas kompetitif pasar.Hal ini juga mendukung ketahanan demografi melalui penyerapan tenaga kerja dan partisipasi UMKM, ketahanan sumber daya alam melalui pemanfaatan komoditas pangan domestik, ketahanan politik melalui integrasi kebijakan lintas sektoral yang lebih kuat, dan ketahanan sosial budaya melalui pengembangan budaya konsumsi halal.Oleh karena itu, penguatan pengeksporan makanan halal bukan hanya strategi ekonomi, tetapi juga bagian dari agenda ketahanan nasional yang lebih luas Ekonomi kemerdekaan adalah bagian dari ketahanan nasional, yang menjadi dasar kebijakan pemerintah Indonesia untuk mengubah struktur ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah (Kesya Nafisa et al., 2024). Survei Bank Indonesia (2023) menunjukkan bahwa lebih dari 65% ekspor Indonesia masih terdiri dari bahan mentah. Selain itu, nilai tambah kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB nasional lebih rendah daripada rata-rata negara berkembang Asia lainnya. Oleh karena itu, salah satu strategi kebijakan yang akan diterapkan dalam rencana transformasi ekonomi adalah melalui pengeksporan di sektor pertanian, khususnya produk makanan (Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 484/KPTS/RC.020/M/8/2021 tentang Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2020-2024). Namun, pengeksporan makanan hanya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-dd100.webp" title="JURIS - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-dd100.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-dd100.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-dd100.webp 1x" title="JURIS - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience" alt="JURIS - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-3c0bd.webp" title="JURIS - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-3c0bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-3c0bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-3c0bd.webp 1x" title="JURIS - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience" alt="JURIS - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-b1711.webp" title="JURIS - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-b1711.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-b1711.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-b1711.webp 1x" title="JURIS - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience" alt="JURIS - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56010-halal-food-islamic-konsumsi-makanan" title="JURIS - Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience" target="_blank">Accelerating Economic Transformation through Strengthening Halal Food Downstream Competitiveness for National Resilience</a>: Berdasarkan analisis latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan klaster industri yang terintegrasi secara vertikal dan horizontal, dengan mengintegrasikan rantai pasokan dari hulu hingga hilir. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi dan penciptaan nilai, serta mengurangi biaya dalam industri makanan halal. 2. Menerapkan teknologi Industry 4.0 dalam sertifikasi halal untuk memperkuat jejak produk, meningkatkan transparansi, dan menarik investasi di industri makanan halal. 3. Membangun pusat pelatihan skala nasional untuk meningkatkan kesadaran dan minat dalam mengadopsi sertifikasi halal, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, terutama di sektor UMKM. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, Indonesia dapat meningkatkan kompetitif industri makanan halal, memperkuat ketahanan ekonomi, dan mendukung ketahanan nasional secara lebih efektif..
<br>Analisis Model Berlian Porter menunjukkan bahwa industri pengeksporan makanan halal di Indonesia belum sepenuhnya kompetitif, yang menyebabkan produk makanan halal Indonesia kesulitan menembus pasar global.Pengeksporan makanan masih jauh dari target 2030 sebesar 22%.Selain itu, belum semua gatra dari perspektif ketahanan nasional astagatra telah terpenuhi, yang menunjukkan bahwa industri ini belum mendukung ketahanan nasional secara optimal.Melalui Analisis Pohon Realitas Saat Ini, empat akar penyebab diidentifikasi, yaitu kapasitas sumber daya manusia yang terbatas, akses keuangan yang terbatas, pendidikan dan branding yang lemah, serta kebijakan yang belum terintegrasi di seluruh sektor pemerintahan.Kemudian, berdasarkan pengelompokan semua akar penyebab dan faktor kompetitif melalui analisis SWOT (IFAS dan EFAS), diperoleh koordinat (2,43.2,78), yang menunjukkan kebutuhan akan strategi "perubahan arah" untuk meningkatkan integrasi antara pengeksporan makanan dan industri halal di Indonesia.Berdasarkan TOWS, yang mengacu pada teori grand dan praktik terbaik, berbagai strategi diformulasikan.Indonesia perlu memperluas pasar global melalui diplomasi perdagangan dalam program, misalnya ASEAN, RCEP, dan ATIGA.Indonesia perlu mendiversifikasi produk dan memperkuat branding produk makanan halal "Indonesia Halal dan Unik", dengan memanfaatkan kekayaan kuliner, keanekaragaman hayati, dan sistem sertifikasi halal yang kredibel.Pemerintah Indonesia mendorong pengembangan klaster industri yang mengintegrasikan rantai pasokan dari hulu hingga hilir.Selain itu, industri pendukung seperti keuangan Islam dan laboratorium juga perlu diberikan insentif.Petani, nelayan, dan pelaku bisnis hulu juga perlu terhubung langsung dengan industri pengolahan hingga ekspor, sehingga proses produk makanan halal Indonesia menjadi lebih efisien dan memiliki konektivitas ke pasar global.Sistem manajemen risiko dan jaminan kualitas untuk produk makanan halal Indonesia perlu ditingkatkan dengan mengadopsi standar internasional, sehingga meminimalkan ancaman seperti fluktuasi harga dan kebijakan proteksionis.Selain itu, Indonesia perlu mempercepat penggunaan teknologi Industri 4.0 dalam sertifikasi untuk memperkuat jejak, yang akan berdampak pada pemasaran global dan menarik investasi di industri makanan halal.Dari perspektif astagatra, strategi-strategi ini memiliki relevansi langsung dengan beberapa dimensi ketahanan nasional.Pengeksporan makanan halal memperkuat ketahanan ekonomi dengan meningkatkan produksi nilai tambah dan memperluas kompetitif pasar.Hal ini juga mendukung ketahanan demografi melalui penyerapan tenaga kerja dan partisipasi UMKM, ketahanan sumber daya alam melalui pemanfaatan komoditas pangan domestik, ketahanan politik melalui integrasi kebijakan lintas sektoral yang lebih kuat, dan ketahanan sosial budaya melalui pengembangan budaya konsumsi halal.Oleh karena itu, penguatan pengeksporan makanan halal bukan hanya strategi ekonomi, tetapi juga bagian dari agenda ketahanan nasional yang lebih luas
<br>Ekonomi kemerdekaan adalah bagian dari ketahanan nasional, yang menjadi dasar kebijakan pemerintah Indonesia untuk mengubah struktur ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah (Kesya Nafisa et al., 2024). Survei Bank Indonesia (2023) menunjukkan bahwa lebih dari 65% ekspor Indonesia masih terdiri dari bahan mentah. Selain itu, nilai tambah kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB nasional lebih rendah daripada rata-rata negara berkembang Asia lainnya. Oleh karena itu, salah satu strategi kebijakan yang akan diterapkan dalam rencana transformasi ekonomi adalah melalui pengeksporan di sektor pertanian, khususnya produk makanan (Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 484/KPTS/RC.020/M/8/2021 tentang Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2020-2024). Namun, pengeksporan makanan hanya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-dd100.webp" type="image/webp" length="114094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-dd100.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-3c0bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/halal-food-islamic-konsumsi-makanan-asta-gatra-tra-thumb-b1711.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Leworeng Kessing Kab Soppeng ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Leworeng Kessing Kab Soppeng ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Leworeng Kessing Kab Soppeng ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56019-nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks</link>
	<guid isPermaLink="false">ac0a5678f8085abe65da5692d380fb9f</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 18:56:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ fachri risky ]]></category>
	<category><![CDATA[ nugrah putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fachri,main,nugrah,putri,risky]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode PCI dengan metode penilaian kondisi jalan lainnya, seperti metode visual rating atau metode indeks kondisi perkerasan (IKP). Studi ini dapat dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng): Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode PCI dengan metode penilaian kondisi jalan lainnya, seperti metode visual rating atau metode indeks kondisi perkerasan (IKP). Studi ini dapat dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan keakuratan dan keefektifan masing-masing metode dalam menilai kondisi jalan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan model prediksi kerusakan jalan yang lebih akurat dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti volume lalu lintas, kondisi cuaca, dan karakteristik jalan. Model prediksi ini dapat membantu dalam merencanakan dan mengoptimalkan strategi pemeliharaan jalan yang lebih efektif dan efisien. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi dari kerusakan jalan, serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan untuk mengurangi dampak negatif tersebut.. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis perhitungan data di atas dapat disimpulkan.Jalan Leworeng-Kessing memiliki 5 tipe kerusakan jalan, yaitu Lubang (Potholes) pada 37 segmen, Tambalan dan Tambalan Galian Utilitas (Patching and Utiltiy Cut Patching) pada 22 segmen, retak kulit buaya (Alligator Crack) pada 10 segmen, retak memanjang dan melintang (Longitudinal and Transverse Cracking) pada 4 segmen, dan retak pinggir (Edge Cracking) pada 1 segmen, dengan luas kerusakan terbesar terdapat pada jenis kerusakan Lubang (Potholes) sebesar 179,85 m2, sedangkan luas kerusakan terkecil terdapat pada jenis kerusakan retak pinggir (Edge Cracking) dengan luas sebesar 0,95 m2.Pada ruas jalan Leworeng-Kessing, diperoleh nilai kondisi kerusakan paling rendah terdapat pada 1 segmen dengan kategori Buruk (Poor) sebesar 26%, sedangkan kerusakan sedang terdapat pada 1 segmen dengan kategori Sangat Buruk (Very Poor) sebesar 19%, dan kerusakan paling tinggi berada pada 35 segmen dengan kategori Gagal (Failed) sebesar 0%, 2%, 3% dan 4%, sehingga berdasarkan hasil perhitungan, kategori penanganan jalan yang tepat pada ruas jalan Leworeng-Kessing yaitu Rekonstruksi/Daur Ulang menggunakan perkerasan rigid Penilaian kondisi jalan diperlukan untuk memastikan bahwa jalan dalam keadaan baik dan optimal. Survei visual terhadap kerusakan jalan digunakan sebagai dasar dalam menilai kondisi jalan, dan salah satu metodenya adalah Pavement Condition Index (PCI). Ruas jalan Leworeng-Kessing merupakan jalan yang berlokasi di Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan. Ruas jalan ini mengalami penurunan kualitas yang disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah volume kendaraan yang mulai meningkat. Penelitian ini berfokus pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-1bd38.webp" title="JURIS - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-1bd38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-1bd38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-1bd38.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)" alt="JURIS - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-e7561.webp" title="JURIS - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-e7561.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-e7561.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-e7561.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)" alt="JURIS - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-a0626.webp" title="JURIS - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-a0626.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-a0626.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-a0626.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)" alt="JURIS - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56019-nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks" title="JURIS - Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)" target="_blank">Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab. Soppeng)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode PCI dengan metode penilaian kondisi jalan lainnya, seperti metode visual rating atau metode indeks kondisi perkerasan (IKP). Studi ini dapat dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan keakuratan dan keefektifan masing-masing metode dalam menilai kondisi jalan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan model prediksi kerusakan jalan yang lebih akurat dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti volume lalu lintas, kondisi cuaca, dan karakteristik jalan. Model prediksi ini dapat membantu dalam merencanakan dan mengoptimalkan strategi pemeliharaan jalan yang lebih efektif dan efisien. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi dari kerusakan jalan, serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan untuk mengurangi dampak negatif tersebut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan analisis perhitungan data di atas dapat disimpulkan.Jalan Leworeng-Kessing memiliki 5 tipe kerusakan jalan, yaitu Lubang (Potholes) pada 37 segmen, Tambalan dan Tambalan Galian Utilitas (Patching and Utiltiy Cut Patching) pada 22 segmen, retak kulit buaya (Alligator Crack) pada 10 segmen, retak memanjang dan melintang (Longitudinal and Transverse Cracking) pada 4 segmen, dan retak pinggir (Edge Cracking) pada 1 segmen, dengan luas kerusakan terbesar terdapat pada jenis kerusakan Lubang (Potholes) sebesar 179,85 m2, sedangkan luas kerusakan terkecil terdapat pada jenis kerusakan retak pinggir (Edge Cracking) dengan luas sebesar 0,95 m2.Pada ruas jalan Leworeng-Kessing, diperoleh nilai kondisi kerusakan paling rendah terdapat pada 1 segmen dengan kategori Buruk (Poor) sebesar 26%, sedangkan kerusakan sedang terdapat pada 1 segmen dengan kategori Sangat Buruk (Very Poor) sebesar 19%, dan kerusakan paling tinggi berada pada 35 segmen dengan kategori Gagal (Failed) sebesar 0%, 2%, 3% dan 4%, sehingga berdasarkan hasil perhitungan, kategori penanganan jalan yang tepat pada ruas jalan Leworeng-Kessing yaitu Rekonstruksi/Daur Ulang menggunakan perkerasan rigid
<br>Penilaian kondisi jalan diperlukan untuk memastikan bahwa jalan dalam keadaan baik dan optimal. Survei visual terhadap kerusakan jalan digunakan sebagai dasar dalam menilai kondisi jalan, dan salah satu metodenya adalah Pavement Condition Index (PCI). Ruas jalan Leworeng-Kessing merupakan jalan yang berlokasi di Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan. Ruas jalan ini mengalami penurunan kualitas yang disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah volume kendaraan yang mulai meningkat. Penelitian ini berfokus pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-e7561.webp" type="image/webp" length="82564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-1bd38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-e7561.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/nilai-kondisi-nk-pemeliharaan-jalan-indeks-kerang-thumb-a0626.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-617-pnup.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9576-dynamic-header-logo-url.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56014-inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulat</link>
	<guid isPermaLink="false">f226740bd3a9cf44142ce6f18a50b630</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 18:15:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko daryanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi hartono ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,daryanto,dwi,eko,hartono,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat inovasi pertanian berkelanjutan, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan akses terhadap teknologi dan pembiayaan, serta peningkatan koordinasi lintas kebijakan dan institusi. Interaksi antara institusi pemerintah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience: Untuk memperkuat inovasi pertanian berkelanjutan, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan akses terhadap teknologi dan pembiayaan, serta peningkatan koordinasi lintas kebijakan dan institusi. Interaksi antara institusi pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan komunitas mendukung pengembangan ekosistem inovasi adaptif yang tanggap terhadap tekanan global dan domestik. Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis ini dengan menerapkan pendekatan campuran, memperkuat pengukuran empiris, dan memeriksa model kolaboratif antar aktor untuk mengevaluasi efektivitas strategi inovasi dalam mendukung kedaulatan pangan dan ketahanan nasional.. Inovasi pertanian berkelanjutan di Indonesia berkembang melalui integrasi kemajuan teknologi, dukungan kebijakan, dan pemberdayaan petani untuk meningkatkan efisiensi produksi dan memperkuat sistem pangan nasional.Namun, proses inovasi belum berfungsi sebagai sistem terintegrasi, yang membatasi kontribusinya terhadap kedaulatan pangan.Adopsi teknologi yang terbatas, disparitas kapasitas sumber daya manusia, koordinasi institusional yang lemah, dan fragmentasi kebijakan masih mempengaruhi kinerja sistem pertanian.Struktur ini mempengaruhi keseimbangan antara produksi domestik dan permintaan, serta memperkuat ketergantungan pada faktor eksternal dalam kerangka ketahanan nasional.Inovasi pertanian berkelanjutan meningkatkan efisiensi produksi, mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, dan menyesuaikan diri dengan perubahan iklim, tetapi efektivitas mekanisme ini dipengaruhi oleh kesenjangan integrasi institusional, akses sumber daya, dan koordinasi antar aktor dalam sistem pertanian, yang dapat menghambat kemajuan dan keberlanjutan upaya inovasi pertanian secara keseluruhan Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran inovasi pertanian berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi ketahanan nasional dalam menanggapi perubahan iklim, dinamika geopolitik, dan ketergantungan impor. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif yang digabungkan dengan analisis kebijakan dan kerangka SWOT untuk mengkaji kapasitas institusi, tata kelola, dan jalur inovasi melalui evaluasi kebijakan, regulasi, dan program pertanian strategis nasional. Analisis ini menggabungkan analisis konten, penilaian SWOT, dan triangulasi data untuk memastikan konsistensi temuan, sementara kerangka Asta Gatra digunakan untuk memeriksa hubungan multidimensi antara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-46bf5.webp" title="JURIS - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-46bf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-46bf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-46bf5.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience" alt="JURIS - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-a07d0.webp" title="JURIS - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-a07d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-a07d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-a07d0.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience" alt="JURIS - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-7c496.webp" title="JURIS - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-7c496.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-7c496.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-7c496.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience" alt="JURIS - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56014-inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulat" title="JURIS - Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience" target="_blank">Strengthening Sustainable Agricultural Innovation to Support Food Sovereignty and National Resilience</a>: Untuk memperkuat inovasi pertanian berkelanjutan, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan akses terhadap teknologi dan pembiayaan, serta peningkatan koordinasi lintas kebijakan dan institusi. Interaksi antara institusi pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan komunitas mendukung pengembangan ekosistem inovasi adaptif yang tanggap terhadap tekanan global dan domestik. Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis ini dengan menerapkan pendekatan campuran, memperkuat pengukuran empiris, dan memeriksa model kolaboratif antar aktor untuk mengevaluasi efektivitas strategi inovasi dalam mendukung kedaulatan pangan dan ketahanan nasional..
<br>Inovasi pertanian berkelanjutan di Indonesia berkembang melalui integrasi kemajuan teknologi, dukungan kebijakan, dan pemberdayaan petani untuk meningkatkan efisiensi produksi dan memperkuat sistem pangan nasional.Namun, proses inovasi belum berfungsi sebagai sistem terintegrasi, yang membatasi kontribusinya terhadap kedaulatan pangan.Adopsi teknologi yang terbatas, disparitas kapasitas sumber daya manusia, koordinasi institusional yang lemah, dan fragmentasi kebijakan masih mempengaruhi kinerja sistem pertanian.Struktur ini mempengaruhi keseimbangan antara produksi domestik dan permintaan, serta memperkuat ketergantungan pada faktor eksternal dalam kerangka ketahanan nasional.Inovasi pertanian berkelanjutan meningkatkan efisiensi produksi, mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, dan menyesuaikan diri dengan perubahan iklim, tetapi efektivitas mekanisme ini dipengaruhi oleh kesenjangan integrasi institusional, akses sumber daya, dan koordinasi antar aktor dalam sistem pertanian, yang dapat menghambat kemajuan dan keberlanjutan upaya inovasi pertanian secara keseluruhan
<br>Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran inovasi pertanian berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi ketahanan nasional dalam menanggapi perubahan iklim, dinamika geopolitik, dan ketergantungan impor. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif yang digabungkan dengan analisis kebijakan dan kerangka SWOT untuk mengkaji kapasitas institusi, tata kelola, dan jalur inovasi melalui evaluasi kebijakan, regulasi, dan program pertanian strategis nasional. Analisis ini menggabungkan analisis konten, penilaian SWOT, dan triangulasi data untuk memastikan konsistensi temuan, sementara kerangka Asta Gatra digunakan untuk memeriksa hubungan multidimensi antara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-7c496.webp" type="image/webp" length="100952" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-46bf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-a07d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/inovasi-pertanian-strategi-produk-kedaulatan-panga-thumb-7c496.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56003-analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun</link>
	<guid isPermaLink="false">da9caf97e32a206af508feea951abba7</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 17:52:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki waktu posting optimal dengan menganalisis pola aktivitas pengikut menggunakan data analitik, sehingga dapat menentukan jamAcjam paling efektif untuk meningkatkan interaksi. Selain itu, studi eksperimental dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki waktu posting optimal dengan menganalisis pola aktivitas pengikut menggunakan data analitik, sehingga dapat menentukan jamAcjam paling efektif untuk meningkatkan interaksi. Selain itu, studi eksperimental dapat mengevaluasi dampak konten yang mengikuti tren terkini, seperti video pendek atau konten interaktif, terhadap tingkat keterlibatan dan persepsi pengguna, untuk mengetahui format mana yang paling menarik bagi audiens perpustakaan. Selanjutnya, penelitian dapat menguji efektivitas kolaborasi dengan influencer atau pembeli pengaruh dalam memperluas jangkauan akun Instagram perpustakaan, dengan mengukur perubahan jumlah pengikut, likes, dan komentar serta dampaknya terhadap citra positif perpustakaan di kalangan mahasiswa dan civitas akademik.. Perpustakaan Dehasen perlu meningkatkan kualitas dan keberagaman konten Instagram serta menyesuaikannya dengan tren media sosial yang sedang populer.untuk itu diperlukan penelitian lebih lanjut guna mengidentifikasi minat pengguna melalui survei atau kuis, sehingga konten dapat dirancang lebih relevan.Selanjutnya, rekomendasi konten yang teratur dan berbasis tren harus diimplementasikan guna meningkatkan daya tarik dan interaksi pengguna.Dengan langkahAclangkah tersebut, diharapkan kualitas konten Instagram Perpustakaan Dehasen dapat meningkat dan menarik lebih banyak minat pengguna Branding adalah upaya membangun identitas dan citra positif bagi suatu lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses branding yang dilakukan Perpustakaan Dehasen melalui akun Instagram @perpustakaan_unived. Menggunakan metode Field Research dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui tiga teknik: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital perpustakaan berdasarkan teori SOSTAC. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-5406e.webp" title="JURIS - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-5406e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-5406e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-5406e.webp 1x" title="JURIS - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts" alt="JURIS - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-19b3f.webp" title="JURIS - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-19b3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-19b3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-19b3f.webp 1x" title="JURIS - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts" alt="JURIS - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-2c03f.webp" title="JURIS - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-2c03f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-2c03f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-2c03f.webp 1x" title="JURIS - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts" alt="JURIS - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56003-analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun" title="JURIS - Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts" target="_blank">Use Of The Dehasen Library Instagram Account In Library Branding Efforts</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki waktu posting optimal dengan menganalisis pola aktivitas pengikut menggunakan data analitik, sehingga dapat menentukan jamAcjam paling efektif untuk meningkatkan interaksi. Selain itu, studi eksperimental dapat mengevaluasi dampak konten yang mengikuti tren terkini, seperti video pendek atau konten interaktif, terhadap tingkat keterlibatan dan persepsi pengguna, untuk mengetahui format mana yang paling menarik bagi audiens perpustakaan. Selanjutnya, penelitian dapat menguji efektivitas kolaborasi dengan influencer atau pembeli pengaruh dalam memperluas jangkauan akun Instagram perpustakaan, dengan mengukur perubahan jumlah pengikut, likes, dan komentar serta dampaknya terhadap citra positif perpustakaan di kalangan mahasiswa dan civitas akademik..
<br>Perpustakaan Dehasen perlu meningkatkan kualitas dan keberagaman konten Instagram serta menyesuaikannya dengan tren media sosial yang sedang populer.untuk itu diperlukan penelitian lebih lanjut guna mengidentifikasi minat pengguna melalui survei atau kuis, sehingga konten dapat dirancang lebih relevan.Selanjutnya, rekomendasi konten yang teratur dan berbasis tren harus diimplementasikan guna meningkatkan daya tarik dan interaksi pengguna.Dengan langkahAclangkah tersebut, diharapkan kualitas konten Instagram Perpustakaan Dehasen dapat meningkat dan menarik lebih banyak minat pengguna
<br>Branding adalah upaya membangun identitas dan citra positif bagi suatu lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses branding yang dilakukan Perpustakaan Dehasen melalui akun Instagram @perpustakaan_unived. Menggunakan metode Field Research dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui tiga teknik: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital perpustakaan berdasarkan teori SOSTAC.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-19b3f.webp" type="image/webp" length="95094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-5406e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-19b3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/analisis-strategi-konten-official-instagram-accoun-thumb-2c03f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-605-iain-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16357-iqra-jurnal-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo Pacific Region ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo Pacific Region ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo Pacific Region ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56013-keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj</link>
	<guid isPermaLink="false">9af80bc0362a5dfc3096c6dc1b901c55</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 17:25:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ syafuan rozi ]]></category>
	<category><![CDATA[ basir segana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[basir,content,main,rozi,segana,syafuan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat ketahanan ekonomi digital dan keuangan Islam yang berkelanjutan, penelitian lanjutan dapat mengusulkan strategi integratif yang mencakup pengembangan produk berkelanjutan, transformasi digital yang sesuai dengan syariah, diversifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region: Untuk memperkuat ketahanan ekonomi digital dan keuangan Islam yang berkelanjutan, penelitian lanjutan dapat mengusulkan strategi integratif yang mencakup pengembangan produk berkelanjutan, transformasi digital yang sesuai dengan syariah, diversifikasi dan penguatan portofolio investasi, pembangunan kapasitas organisasi, dan kolaborasi lintas sektoral. Strategi ini dapat memperkuat ketahanan ekonomi, keamanan lingkungan, kohesi ideologis, stabilitas sosio-institusional, dan responsivitas geopolitik dalam kerangka Asta Gatra. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi implementasi kesenjangan dan mengembangkan indikator yang menangkap dampak sosial-ekonomi dari integrasi hijau dan digital. Dari perspektif teoritis, penelitian ini menjembatani nilai-nilai ekonomi Islam dengan pendekatan adaptif terhadap keberlanjutan dan inovasi digital, sementara dari sudut pandang praktis dan kebijakan, penelitian ini menekankan pentingnya penyesuaian lintas sektoral antara keuangan hijau, transformasi digital, dan kebijakan ekonomi Islam untuk memperkuat ketahanan nasional dalam kerangka Asta Gatra yang kohesif.. Studi ini menunjukkan bahwa keuangan Islam yang berkelanjutan secara lingkungan, ketika terintegrasi dengan ketahanan ekonomi digital, dapat menawarkan respons adaptif terhadap degradasi lingkungan, gangguan teknologi, dan dinamika geopolitik di wilayah Indo-Pasifik.Berdasarkan Teori Hubungan Tawhid dan Teori Kapasitas Absorpsi, studi ini menunjukkan bahwa keuangan Islam dapat berkontribusi pada pengembangan inklusif dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan ketika nilai-nilai syariah, prinsip-prinsip keberlanjutan, dan transformasi digital secara strategis selaras.Integrasi prinsip-prinsip hijau ke dalam keuangan Islam dapat diperkuat melalui maqasid al-shariah, khususnya hifz al-mal dan hifz al-bi'ah, yang memberikan dasar normatif untuk inovasi keuangan hijau, tanggung jawab lingkungan, dan tata kelola ekonomi yang responsif terhadap risiko.Studi ini juga menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital menciptakan peluang dan tantangan bagi lembaga keuangan Islam.Digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi, inklusi, transparansi, dan responsivitas institusional.namun, hal ini juga memerlukan infrastruktur digital yang lebih kuat, kesiapan siber, tata kelola data, kapasitas sumber daya manusia, dan inovasi teknologi yang sesuai dengan syariah.Oleh karena itu, lembaga keuangan Islam perlu memperkuat kapasitas absorpsi mereka untuk mengenali, menginternalisasi, dan menerapkan pengetahuan digital sambil mempertahankan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah.Selaras antara kapasitas absorpsi institusional dan transformasi digital yang sesuai dengan syariah memperkuat ketahanan digital dan ekonomi sebagai komponen integral dari ketahanan nasional.Dari perspektif strategis, integrasi keuangan Islam yang berorientasi lingkungan dan ketahanan ekonomi digital memerlukan penyesuaian kebijakan lintas sektoral, instrumen keuangan syariah yang berorientasi ESG, tata kelola keberlanjutan berbasis maqasid, pembangunan kapasitas digital, dan kerjasama regional dalam wilayah Indo-Pasifik.Strategi ini memperkuat kerangka Asta Gatra dengan memperkuat ketahanan ekonomi, keamanan lingkungan, kohesi ideologis, stabilitas sosio-institusional, dan responsivitas geopolitik Perubahan iklim dan degradasi lingkungan telah menjadi tantangan global yang berdampak sistemik pada berbagai aspek kehidupan manusia. Pemanasan global, polusi udara dan air, hilangnya keanekaragaman hayati, serta peningkatan frekuensi bencana alam adalah sinyal dari krisis ekologis yang membutuhkan respons kolektif, lintas sektoral, dan berkelanjutan. Sebagai tulang punggung pengembangan ekonomi, sektor keuangan tidak dapat lagi bersikap netral atau pasif dalam menghadapi tantangan ini. Sebaliknya, sistem keuangan harus secara aktif mendukung transisi menuju ekonomi hijau dan rendah karbon. Pada saat yang sama, revolusi digital telah mengubah secara fundamental lanskap ekonomi global. Teknologi seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), blockchain, dan big data telah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-0c259.webp" title="JURIS - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-0c259.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-0c259.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-0c259.webp 1x" title="JURIS - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region" alt="JURIS - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-697b0.webp" title="JURIS - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-697b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-697b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-697b0.webp 1x" title="JURIS - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region" alt="JURIS - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-dcb8a.webp" title="JURIS - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-dcb8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-dcb8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-dcb8a.webp 1x" title="JURIS - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region" alt="JURIS - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56013-keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj" title="JURIS - Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region" target="_blank">Green Islamic Finance and Digital Economic Resilience in the Indo-Pacific Region</a>: Untuk memperkuat ketahanan ekonomi digital dan keuangan Islam yang berkelanjutan, penelitian lanjutan dapat mengusulkan strategi integratif yang mencakup pengembangan produk berkelanjutan, transformasi digital yang sesuai dengan syariah, diversifikasi dan penguatan portofolio investasi, pembangunan kapasitas organisasi, dan kolaborasi lintas sektoral. Strategi ini dapat memperkuat ketahanan ekonomi, keamanan lingkungan, kohesi ideologis, stabilitas sosio-institusional, dan responsivitas geopolitik dalam kerangka Asta Gatra. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi implementasi kesenjangan dan mengembangkan indikator yang menangkap dampak sosial-ekonomi dari integrasi hijau dan digital. Dari perspektif teoritis, penelitian ini menjembatani nilai-nilai ekonomi Islam dengan pendekatan adaptif terhadap keberlanjutan dan inovasi digital, sementara dari sudut pandang praktis dan kebijakan, penelitian ini menekankan pentingnya penyesuaian lintas sektoral antara keuangan hijau, transformasi digital, dan kebijakan ekonomi Islam untuk memperkuat ketahanan nasional dalam kerangka Asta Gatra yang kohesif..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa keuangan Islam yang berkelanjutan secara lingkungan, ketika terintegrasi dengan ketahanan ekonomi digital, dapat menawarkan respons adaptif terhadap degradasi lingkungan, gangguan teknologi, dan dinamika geopolitik di wilayah Indo-Pasifik.Berdasarkan Teori Hubungan Tawhid dan Teori Kapasitas Absorpsi, studi ini menunjukkan bahwa keuangan Islam dapat berkontribusi pada pengembangan inklusif dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan ketika nilai-nilai syariah, prinsip-prinsip keberlanjutan, dan transformasi digital secara strategis selaras.Integrasi prinsip-prinsip hijau ke dalam keuangan Islam dapat diperkuat melalui maqasid al-shariah, khususnya hifz al-mal dan hifz al-bi'ah, yang memberikan dasar normatif untuk inovasi keuangan hijau, tanggung jawab lingkungan, dan tata kelola ekonomi yang responsif terhadap risiko.Studi ini juga menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital menciptakan peluang dan tantangan bagi lembaga keuangan Islam.Digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi, inklusi, transparansi, dan responsivitas institusional.namun, hal ini juga memerlukan infrastruktur digital yang lebih kuat, kesiapan siber, tata kelola data, kapasitas sumber daya manusia, dan inovasi teknologi yang sesuai dengan syariah.Oleh karena itu, lembaga keuangan Islam perlu memperkuat kapasitas absorpsi mereka untuk mengenali, menginternalisasi, dan menerapkan pengetahuan digital sambil mempertahankan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah.Selaras antara kapasitas absorpsi institusional dan transformasi digital yang sesuai dengan syariah memperkuat ketahanan digital dan ekonomi sebagai komponen integral dari ketahanan nasional.Dari perspektif strategis, integrasi keuangan Islam yang berorientasi lingkungan dan ketahanan ekonomi digital memerlukan penyesuaian kebijakan lintas sektoral, instrumen keuangan syariah yang berorientasi ESG, tata kelola keberlanjutan berbasis maqasid, pembangunan kapasitas digital, dan kerjasama regional dalam wilayah Indo-Pasifik.Strategi ini memperkuat kerangka Asta Gatra dengan memperkuat ketahanan ekonomi, keamanan lingkungan, kohesi ideologis, stabilitas sosio-institusional, dan responsivitas geopolitik
<br>Perubahan iklim dan degradasi lingkungan telah menjadi tantangan global yang berdampak sistemik pada berbagai aspek kehidupan manusia. Pemanasan global, polusi udara dan air, hilangnya keanekaragaman hayati, serta peningkatan frekuensi bencana alam adalah sinyal dari krisis ekologis yang membutuhkan respons kolektif, lintas sektoral, dan berkelanjutan. Sebagai tulang punggung pengembangan ekonomi, sektor keuangan tidak dapat lagi bersikap netral atau pasif dalam menghadapi tantangan ini. Sebaliknya, sistem keuangan harus secara aktif mendukung transisi menuju ekonomi hijau dan rendah karbon. Pada saat yang sama, revolusi digital telah mengubah secara fundamental lanskap ekonomi global. Teknologi seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), blockchain, dan big data telah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-697b0.webp" type="image/webp" length="86410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-0c259.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-697b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/keuangan-islam-ketahanan-ekonomi-digital-keberlanj-thumb-dcb8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate RCA dengan Variasi Tumbukan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate RCA dengan Variasi Tumbukan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate RCA dengan Variasi Tumbukan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56021-kualitas-paving-block-po</link>
	<guid isPermaLink="false">3eca880c9253df7efc63484cb4a98488</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 17:19:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ fachri risky ]]></category>
	<category><![CDATA[ nugrah putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fachri,main,nugrah,putri,risky]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh ukuran agregat terhadap porositas dan kuat tekan paving block porous. Selain itu, dapat juga dieksplorasi penggunaan campuran material alternatif selain RCA, seperti abu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh ukuran agregat terhadap porositas dan kuat tekan paving block porous. Selain itu, dapat juga dieksplorasi penggunaan campuran material alternatif selain RCA, seperti abu batu atau fly ash, untuk meningkatkan kinerja paving block porous. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pembuatan paving block porous dengan variasi tumbukan, sehingga dapat mencapai keseimbangan antara kuat tekan dan persen pori yang diinginkan.. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data yang telah kami lakukan, penggunaan RCA terhadap Paving porous pada pembuatan paving block porous, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa.Dari hasil penelitian penggunaan RCA pada pemuatan paving block porous dengan variasi campuran mengalami peningkatan dan penurunan kuat tekan dari paving normal.Untuk penurunan kuat tekan sebesar 43% PPD5, 53% PPH5, 54% PPD10, 70% PPH10, dan peningkatan kuat tekan sebesar 25% PPA5, 56% PPB5, 29% PPC5, 87% PPE5, 275% PPF5, 132% PPG5, 8% PPA10, 20% PPB10, 1% PPC10, 49% PPE10, 182% PPF10, 82% PPG10.Penggunaan RCA dalam pembuatan paving block porous pada pengujian kuat tekan mendapatkan nilai yang tinggi dibandingkan dengan paving normal berdasarkan campurannya.Peningkatan kuat tekan tertinggi terdapat pada variasi PPF5 33.48 Mpa, Kedua nilai berturut-turut memenuhi kriteria mutu B dan A untuk paving block menurut standar SNI 03-0691-1996.Hasil pengujian porositas dengan umur 28 hari pada paving block porous menunjukkan tumbukan PPN 23.Untuk penggunaan RCA tertahan nomor 4 persen pori tertinggi terdapat pada variasi PPD5 dengan komposisi campuran 0% Abu Batu dan 100% RCA memiliki nilai porositas yaitu 24.Serta Untuk penggunaan RCA tertahan 3/8 persen pori tertinggi terdapat pada variasi PPH5 dengan komposisi campuran 0% Abu Batu dan 100% RCA memiliki nilai porositas yaitu 27.Kedua nilai memenuhi kriteria persen porositas 15-35% untuk paving porous menurut ACI Tahun 2010 Pembangunan di Indonesia tergolong pesat dan merata, salah satu bagian penting dalam pembangunan sarana transportasi adalah konstruksi perkerasan jalannya. Paving block hadir sebagai solusi serbaguna dan estetik untuk jalan setapak, jalan masuk, trotoar, dan ruang luar ruangan lainnya. Salah satu jenis dari paving block adalah paving block porous yang berdasarkan sifatnya memiliki porositas tinggi, berbeda dengan paving block biasa yang mempunyai sifat porositas dipengaruhi oleh material yang digunakan. Penggunaan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dapat memberikan solusi dari pengurangan penggunaan material alami seperti abu batu, Karakterfisik agregat kasar recycled memiliki perbedaan mendasar dibandingkan yang normal yaitu penyerapan tinggi, rasio rongga udara, keausan tinggi dan bulk density rendah sehingga baik digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-521be.webp" title="JURIS - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-521be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-521be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-521be.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan" alt="JURIS - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-e2321.webp" title="JURIS - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-e2321.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-e2321.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-e2321.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan" alt="JURIS - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-ef80e.webp" title="JURIS - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-ef80e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-ef80e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-ef80e.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan" alt="JURIS - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56021-kualitas-paving-block-po" title="JURIS - Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan" target="_blank">Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh ukuran agregat terhadap porositas dan kuat tekan paving block porous. Selain itu, dapat juga dieksplorasi penggunaan campuran material alternatif selain RCA, seperti abu batu atau fly ash, untuk meningkatkan kinerja paving block porous. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pembuatan paving block porous dengan variasi tumbukan, sehingga dapat mencapai keseimbangan antara kuat tekan dan persen pori yang diinginkan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data yang telah kami lakukan, penggunaan RCA terhadap Paving porous pada pembuatan paving block porous, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa.Dari hasil penelitian penggunaan RCA pada pemuatan paving block porous dengan variasi campuran mengalami peningkatan dan penurunan kuat tekan dari paving normal.Untuk penurunan kuat tekan sebesar 43% PPD5, 53% PPH5, 54% PPD10, 70% PPH10, dan peningkatan kuat tekan sebesar 25% PPA5, 56% PPB5, 29% PPC5, 87% PPE5, 275% PPF5, 132% PPG5, 8% PPA10, 20% PPB10, 1% PPC10, 49% PPE10, 182% PPF10, 82% PPG10.Penggunaan RCA dalam pembuatan paving block porous pada pengujian kuat tekan mendapatkan nilai yang tinggi dibandingkan dengan paving normal berdasarkan campurannya.Peningkatan kuat tekan tertinggi terdapat pada variasi PPF5 33.48 Mpa, Kedua nilai berturut-turut memenuhi kriteria mutu B dan A untuk paving block menurut standar SNI 03-0691-1996.Hasil pengujian porositas dengan umur 28 hari pada paving block porous menunjukkan tumbukan PPN 23.Untuk penggunaan RCA tertahan nomor 4 persen pori tertinggi terdapat pada variasi PPD5 dengan komposisi campuran 0% Abu Batu dan 100% RCA memiliki nilai porositas yaitu 24.Serta Untuk penggunaan RCA tertahan 3/8 persen pori tertinggi terdapat pada variasi PPH5 dengan komposisi campuran 0% Abu Batu dan 100% RCA memiliki nilai porositas yaitu 27.Kedua nilai memenuhi kriteria persen porositas 15-35% untuk paving porous menurut ACI Tahun 2010
<br>Pembangunan di Indonesia tergolong pesat dan merata, salah satu bagian penting dalam pembangunan sarana transportasi adalah konstruksi perkerasan jalannya. Paving block hadir sebagai solusi serbaguna dan estetik untuk jalan setapak, jalan masuk, trotoar, dan ruang luar ruangan lainnya. Salah satu jenis dari paving block adalah paving block porous yang berdasarkan sifatnya memiliki porositas tinggi, berbeda dengan paving block biasa yang mempunyai sifat porositas dipengaruhi oleh material yang digunakan. Penggunaan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dapat memberikan solusi dari pengurangan penggunaan material alami seperti abu batu, Karakterfisik agregat kasar recycled memiliki perbedaan mendasar dibandingkan yang normal yaitu penyerapan tinggi, rasio rongga udara, keausan tinggi dan bulk density rendah sehingga baik digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-e2321.webp" type="image/webp" length="100394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-521be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-e2321.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/kualitas-paving-block-porous-recycled-concrete-agg-thumb-ef80e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-617-pnup.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9576-dynamic-header-logo-url.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56015-dengue-berat-determinan-infeksi-dengu</link>
	<guid isPermaLink="false">0928a39b5d61242eb724cecfaa63250f</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 17:17:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modal header ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,header,main,modal,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga aspek utama: pertama, menguji kombinasi ferritin dengan biomarker inflamasi lain seperti ILAc6 dan ILAc18 dalam kohort multiAcpusat untuk meningkatkan akurasi prediksi dengue berat pada anak; kedua, melakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children: Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga aspek utama: pertama, menguji kombinasi ferritin dengan biomarker inflamasi lain seperti ILAc6 dan ILAc18 dalam kohort multiAcpusat untuk meningkatkan akurasi prediksi dengue berat pada anak; kedua, melakukan studi longitudinal yang memantau dinamika kadar ferritin sejak hari pertama hingga hari ketujuh penyakit guna menentukan waktu optimal pengukuran yang paling prognostik; ketiga, menilai pengaruh status gizi dan komorbiditas seperti penyakit kronis terhadap hubungan antara ferritin dan keparahan dengue melalui analisis stratifikasi, sehingga dapat mengidentifikasi subkelompok anak yang paling berisiko dan mengoptimalkan strategi klinis.. Studi ini menunjukkan bahwa kadar serum ferritin yang tinggi dapat menjadi prediktor diagnostik pada anak dengan dengue berat.Meskipun sensitivitas ferritin tinggi, spesifisitasnya rendah sehingga tidak dapat dijadikan satuAcsatunya penanda.Diperlukan penelitian lanjutan dengan desain multiAcpusat, sampel lebih besar, dan kontrol faktor pengacau yang lebih komprehensif untuk memperkuat validitas ferritin sebagai biomarker prediksi dengue berat pada anak Latar belakang: Infeksi dengue merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, terutama di wilayah tropis dan subtropis, dimana kasus dengue berat menyebabkan morbiditas dan mortalitas tinggi. Kadar ferritin, sebagai reaktan fase akut dan penanda penyimpanan besi, telah dievaluasi sebagai biomarker potensial untuk memprediksi infeksi dengue berat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi validitas ferritin sebagai prediktor dengue berat pada anak. Metode: Penelitian diagnostik dilakukan di Rumah Sakit Ngoerah, Denpasar, selama JanuariAeJuni 2025 dengan merekrut 69 anak berdasarkan kriteria WHO melalui sampling berurutan. Kadar ferritin diukur dengan ELISA... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-90c43.webp" title="JURIS - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-90c43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-90c43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-90c43.webp 1x" title="JURIS - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children" alt="JURIS - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-e19e9.webp" title="JURIS - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-e19e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-e19e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-e19e9.webp 1x" title="JURIS - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children" alt="JURIS - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-b02d1.webp" title="JURIS - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-b02d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-b02d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-b02d1.webp 1x" title="JURIS - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children" alt="JURIS - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56015-dengue-berat-determinan-infeksi-dengu" title="JURIS - Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children" target="_blank">Validity of ferritin as a predictor of severe dengue in children</a>: Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga aspek utama: pertama, menguji kombinasi ferritin dengan biomarker inflamasi lain seperti ILAc6 dan ILAc18 dalam kohort multiAcpusat untuk meningkatkan akurasi prediksi dengue berat pada anak; kedua, melakukan studi longitudinal yang memantau dinamika kadar ferritin sejak hari pertama hingga hari ketujuh penyakit guna menentukan waktu optimal pengukuran yang paling prognostik; ketiga, menilai pengaruh status gizi dan komorbiditas seperti penyakit kronis terhadap hubungan antara ferritin dan keparahan dengue melalui analisis stratifikasi, sehingga dapat mengidentifikasi subkelompok anak yang paling berisiko dan mengoptimalkan strategi klinis..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa kadar serum ferritin yang tinggi dapat menjadi prediktor diagnostik pada anak dengan dengue berat.Meskipun sensitivitas ferritin tinggi, spesifisitasnya rendah sehingga tidak dapat dijadikan satuAcsatunya penanda.Diperlukan penelitian lanjutan dengan desain multiAcpusat, sampel lebih besar, dan kontrol faktor pengacau yang lebih komprehensif untuk memperkuat validitas ferritin sebagai biomarker prediksi dengue berat pada anak
<br>Latar belakang: Infeksi dengue merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, terutama di wilayah tropis dan subtropis, dimana kasus dengue berat menyebabkan morbiditas dan mortalitas tinggi. Kadar ferritin, sebagai reaktan fase akut dan penanda penyimpanan besi, telah dievaluasi sebagai biomarker potensial untuk memprediksi infeksi dengue berat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi validitas ferritin sebagai prediktor dengue berat pada anak. Metode: Penelitian diagnostik dilakukan di Rumah Sakit Ngoerah, Denpasar, selama JanuariAeJuni 2025 dengan merekrut 69 anak berdasarkan kriteria WHO melalui sampling berurutan. Kadar ferritin diukur dengan ELISA...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-e19e9.webp" type="image/webp" length="165862" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-90c43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-e19e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/dengue-berat-determinan-infeksi-anak-spesifik-kelo-thumb-b02d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5703-pedscij.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13074-pediatric-sciences-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir di Kawasan Pasar Raya Kota Solok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir di Kawasan Pasar Raya Kota Solok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir di Kawasan Pasar Raya Kota Solok ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56008-pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b</link>
	<guid isPermaLink="false">e2519036ab4194071423a7457850f242</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 17:04:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ herita dewi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dewi,herita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi model pembiayaan alternatif seperti skema kemitraan publikAcswasta (PPP) untuk menilai dampak biaya dan manfaat jangka panjang pada pembangunan gedung parkir di wilayah perkotaan; selanjutnya, kajian mengenai penerapan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir di Kawasan Pasar Raya Kota Solok: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi model pembiayaan alternatif seperti skema kemitraan publikAcswasta (PPP) untuk menilai dampak biaya dan manfaat jangka panjang pada pembangunan gedung parkir di wilayah perkotaan; selanjutnya, kajian mengenai penerapan tarif dinamis berbasis waktu nyata (realActime pricing) dapat diusulkan untuk mengidentifikasi pengaruhnya terhadap perilaku pengguna parkir serta optimalisasi pendapatan; terakhir, studi interdisipliner yang mengintegrasikan teknologi smart parking (sensor IoT, aplikasi mobile) dengan analisis lingkungan dapat memberikan wawasan tentang pengurangan emisi karbon dan peningkatan kualitas udara di sekitar kawasan pasar, sehingga memperluas pemahaman tentang dampak sosialAcekologis dari proyek parkir masa depan.. Berdasarkan hasil analisis, kapasitas parkir di kawasan Pasar Raya Kota Solok masih tidak memadai pada jam puncak.Analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa proyek gedung parkir layak secara ekonomi baik dengan tarif flat maupun progresif, dengan NPV positif, BCR >1, dan IRR masingAcmata 9,26% (tarif flat) serta 13,34% (tarif progresif).Payback period tercapai pada tahun keAc11 untuk tarif flat dan tahun keAc9 untuk tarif progresif Kawasan Pasar Raya terletak pada daerah pusat kegiatan Kota Solok. Kawasan ini merupakan tempat yang paling banyak dikunjungi masyarakat. Banyaknya pengunjung tidak disertai dengan penyediaan fasilitas parkir yang memadai serta fasilitas parkir badan jalan yang tidak sesuai aturan. Oleh karena itu perlu pembangunan gedung parkir di kawasan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan finansial pembangunan gedung parkir Kota Solok. Metode yang digunakan adalah menghitung NVP, BCR, IRR Payback Periode dan analisa sensitivitas dengan skenario tarif flat dan tarif progresif. Kedua skenario tersebut dikatakan layak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-142b3.webp" title="JURIS - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-142b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-142b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-142b3.webp 1x" title="JURIS - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok" alt="JURIS - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-c4170.webp" title="JURIS - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-c4170.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-c4170.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-c4170.webp 1x" title="JURIS - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok" alt="JURIS - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-ab4b5.webp" title="JURIS - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-ab4b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-ab4b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-ab4b5.webp 1x" title="JURIS - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok" alt="JURIS - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56008-pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b" title="JURIS - Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok" target="_blank">Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir  di Kawasan Pasar Raya Kota Solok</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi model pembiayaan alternatif seperti skema kemitraan publikAcswasta (PPP) untuk menilai dampak biaya dan manfaat jangka panjang pada pembangunan gedung parkir di wilayah perkotaan; selanjutnya, kajian mengenai penerapan tarif dinamis berbasis waktu nyata (realActime pricing) dapat diusulkan untuk mengidentifikasi pengaruhnya terhadap perilaku pengguna parkir serta optimalisasi pendapatan; terakhir, studi interdisipliner yang mengintegrasikan teknologi smart parking (sensor IoT, aplikasi mobile) dengan analisis lingkungan dapat memberikan wawasan tentang pengurangan emisi karbon dan peningkatan kualitas udara di sekitar kawasan pasar, sehingga memperluas pemahaman tentang dampak sosialAcekologis dari proyek parkir masa depan..
<br>Berdasarkan hasil analisis, kapasitas parkir di kawasan Pasar Raya Kota Solok masih tidak memadai pada jam puncak.Analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa proyek gedung parkir layak secara ekonomi baik dengan tarif flat maupun progresif, dengan NPV positif, BCR >1, dan IRR masingAcmata 9,26% (tarif flat) serta 13,34% (tarif progresif).Payback period tercapai pada tahun keAc11 untuk tarif flat dan tahun keAc9 untuk tarif progresif
<br>Kawasan Pasar Raya terletak pada daerah pusat kegiatan Kota Solok. Kawasan ini merupakan tempat yang paling banyak dikunjungi masyarakat. Banyaknya pengunjung tidak disertai dengan penyediaan fasilitas parkir yang memadai serta fasilitas parkir badan jalan yang tidak sesuai aturan. Oleh karena itu perlu pembangunan gedung parkir di kawasan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan finansial pembangunan gedung parkir Kota Solok. Metode yang digunakan adalah menghitung NVP, BCR, IRR Payback Periode dan analisa sensitivitas dengan skenario tarif flat dan tarif progresif. Kedua skenario tersebut dikatakan layak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-142b3.webp" type="image/webp" length="76874" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-142b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-c4170.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/pembangunan-gedung-parkir-sertifikat-laik-fungsi-b-thumb-ab4b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2222-sumbarprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14930-jurnal-pembangunan-nagari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cooperatives and MSMEs in Strengthening Indo Pacific Economic Resilience and Sovereignty ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cooperatives and MSMEs in Strengthening Indo Pacific Economic Resilience and Sovereignty ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cooperatives and MSMEs in Strengthening Indo Pacific Economic Resilience and Sovereignty ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56009-teknologi-digital-koperasi-daya-saing-day</link>
	<guid isPermaLink="false">03d394cd927b3ff2c64f2780ed2bfafe</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 16:50:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko daryanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi hartono ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,daryanto,dwi,eko,hartono,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki hambatan adopsi teknologi digital pada koperasi dan UMKM di daerah pesisir terpencil melalui studi campuran kualitatifAckuantitatif, dengan tujuan mengidentifikasi faktorAcfaktor sosial, ekonomi, dan infrastruktur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cooperatives and MSMEs in Strengthening Indo-Pacific Economic Resilience and Sovereignty: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki hambatan adopsi teknologi digital pada koperasi dan UMKM di daerah pesisir terpencil melalui studi campuran kualitatifAckuantitatif, dengan tujuan mengidentifikasi faktorAcfaktor sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang mempengaruhi tingkat digitalisasi serta menguji hubungan antara tingkat literasi digital dan kinerja ekonomi. Penelitian tersebut dapat memperluas fokusnya dengan membandingkan pola adopsi digital antara wilayah pesisir dan daerah pedalaman, sehingga memberikan wawasan tentang perbedaan konteks geografis. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi dampak reformasi tata kelola institusional terhadap peningkatan kinerja koperasi dan UMKM di wilayah perbatasan, menggunakan desain eksperimental quasiAcatau analisis panel untuk mengukur efek kebijakan baru pada transparansi, akuntabilitas, dan akses pembiayaan. Penelitian ini juga dapat membandingkan model reformasi yang berbeda untuk menentukan praktik terbaik yang dapat direplikasi di tingkat nasional. Akhirnya, penelitian komparatif lintas sektor dapat menggali bagaimana integrasi koperasi dan UMKM ke dalam rantai nilai global berkontribusi pada penguatan ketahanan nasional, dengan memfokuskan pada mekanisme inovasi, akses pasar internasional, dan implikasi geopolitik, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang terarah untuk memperkuat posisi strategis Indonesia di kawasan IndoAcPasifik.. Koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan aktor strategis yang memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia serta meningkatkan daya saing nasional dalam menghadapi tantangan geopolitik di kawasan Indo-Pasifik, namun mereka masih menghadapi kendala struktural seperti rendahnya adopsi digital, terbatasnya akses ke pembiayaan, dan kelemahan tata kelola institusional.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, intervensi kebijakan perlu menitikberatkan pada inovasi digital, reformasi kelembagaan, dan peningkatan integrasi ke dalam rantai nilai global, sehingga memperkuat sistem ekonomi berbasis komunitas dalam kerangka kerja Astagatra.Penelitian selanjutnya dengan pendekatan metode campuran, khususnya di wilayah maritim dan perbatasan, diperlukan untuk memvalidasi secara empiris peran strategis koperasi dan UMKM dalam meningkatkan ketahanan nasional Artikel ini mengkaji kontribusi koperasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap ketahanan ekonomi dan kedaulatan Indonesia dalam menghadapi peningkatan kompetisi geopolitik di kawasan Indo-Pasifik. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-6a2f0.webp" title="JURIS - Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-6a2f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-6a2f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-6a2f0.webp 1x" title="JURIS - Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty" alt="JURIS - Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-4127a.webp" title="JURIS - Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-4127a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-4127a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-4127a.webp 1x" title="JURIS - Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty" alt="JURIS - Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-a8969.webp" title="JURIS - Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-a8969.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-a8969.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-a8969.webp 1x" title="JURIS - Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty" alt="JURIS - Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56009-teknologi-digital-koperasi-daya-saing-day" title="JURIS - Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty" target="_blank">Cooperatives  and  MSMEs  in  Strengthening  Indo-Pacific  Economic Resilience and Sovereignty</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki hambatan adopsi teknologi digital pada koperasi dan UMKM di daerah pesisir terpencil melalui studi campuran kualitatifAckuantitatif, dengan tujuan mengidentifikasi faktorAcfaktor sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang mempengaruhi tingkat digitalisasi serta menguji hubungan antara tingkat literasi digital dan kinerja ekonomi. Penelitian tersebut dapat memperluas fokusnya dengan membandingkan pola adopsi digital antara wilayah pesisir dan daerah pedalaman, sehingga memberikan wawasan tentang perbedaan konteks geografis. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi dampak reformasi tata kelola institusional terhadap peningkatan kinerja koperasi dan UMKM di wilayah perbatasan, menggunakan desain eksperimental quasiAcatau analisis panel untuk mengukur efek kebijakan baru pada transparansi, akuntabilitas, dan akses pembiayaan. Penelitian ini juga dapat membandingkan model reformasi yang berbeda untuk menentukan praktik terbaik yang dapat direplikasi di tingkat nasional. Akhirnya, penelitian komparatif lintas sektor dapat menggali bagaimana integrasi koperasi dan UMKM ke dalam rantai nilai global berkontribusi pada penguatan ketahanan nasional, dengan memfokuskan pada mekanisme inovasi, akses pasar internasional, dan implikasi geopolitik, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang terarah untuk memperkuat posisi strategis Indonesia di kawasan IndoAcPasifik..
<br>Koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan aktor strategis yang memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia serta meningkatkan daya saing nasional dalam menghadapi tantangan geopolitik di kawasan Indo-Pasifik, namun mereka masih menghadapi kendala struktural seperti rendahnya adopsi digital, terbatasnya akses ke pembiayaan, dan kelemahan tata kelola institusional.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, intervensi kebijakan perlu menitikberatkan pada inovasi digital, reformasi kelembagaan, dan peningkatan integrasi ke dalam rantai nilai global, sehingga memperkuat sistem ekonomi berbasis komunitas dalam kerangka kerja Astagatra.Penelitian selanjutnya dengan pendekatan metode campuran, khususnya di wilayah maritim dan perbatasan, diperlukan untuk memvalidasi secara empiris peran strategis koperasi dan UMKM dalam meningkatkan ketahanan nasional
<br>Artikel ini mengkaji kontribusi koperasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap ketahanan ekonomi dan kedaulatan Indonesia dalam menghadapi peningkatan kompetisi geopolitik di kawasan Indo-Pasifik.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-a8969.webp" type="image/webp" length="75974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-6a2f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-4127a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/teknologi-digital-koperasi-daya-saing-umkm-akses-p-thumb-a8969.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 23 Jul 2026 22:26:10 +0700. 12 items. Served in: 4.27 seconds [rss] -->
