<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 11 Sep 2026 14:50:44 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 14:50:44 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-11T14:50:44+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience in IndonesiaAos National Identity in the Global Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience in IndonesiaAos National Identity in the Global Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience in IndonesiaAos National Identity in the Global Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65627-bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono</link>
	<guid isPermaLink="false">5d121f2a3dfe5bba9f0f5c8dda53c1ee</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 11:12:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ zaenul slam ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ adli zahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adli,focus,scope,slam,zaenul,zahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model ketahanan budaya yang terintegrasi dengan strategi pengelolaan bonus demografis. Model ini dapat mencakup pilar-pilar seperti pendidikan berbasis budaya, pengembangan ekonomi kreatif, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience in IndonesiaAos National Identity in the Global Era: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model ketahanan budaya yang terintegrasi dengan strategi pengelolaan bonus demografis. Model ini dapat mencakup pilar-pilar seperti pendidikan berbasis budaya, pengembangan ekonomi kreatif, pemanfaatan teknologi digital, dan kebijakan berbasis budaya. Implementasi model ini harus dilakukan secara sistematis dengan tahap-tahap yang jelas, mulai dari identifikasi potensi hingga pemantauan dan evaluasi. Dengan demikian, Indonesia dapat memanfaatkan bonus demografis secara optimal untuk menciptakan ketahanan budaya yang kuat dan berkelanjutan.. Bonus demografis Indonesia menawarkan peluang dan tantangan dalam memperkuat ketahanan budaya.Strategi seperti mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam pendidikan, memberdayakan pemuda melalui industri kreatif, dan memanfaatkan platform digital untuk promosi budaya sangat penting.Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi multisektor, melibatkan kebijakan pemerintah, partisipasi masyarakat, dan dukungan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem budaya yang berkelanjutan.Dengan strategi yang terencana dan terintegrasi, Indonesia dapat memanfaatkan bonus demografis untuk memperkuat ketahanan budaya, memastikan generasi muda tetap terhubung dengan akar budaya mereka sambil terlibat aktif dengan globalisasi untuk menjaga identitas nasional Indonesia, sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, memiliki potensi besar untuk memanfaatkan bonus demografinya untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional. Bonus demografis terjadi ketika rasio populasi usia kerja (15-64 tahun) melebihi populasi non-produktif. Transisi demografis ini menawarkan berbagai peluang di bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan berbasis budaya untuk meningkatkan bonus demografis Indonesia. Penelitian ini memberikan perspektif baru dengan memeriksa peran teknologi digital dalam meningkatkan ketahanan budaya di tengah globalisasi. Pendekatan multidisiplin yang digunakan menggabungkan teori ketahanan budaya, studi demografis, dan ekonomi kreatif untuk membangun model ketahanan budaya yang didorong oleh pemuda. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-1533b.webp" title="JURIS - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-1533b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-1533b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-1533b.webp 1x" title="JURIS - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era" alt="JURIS - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-79712.webp" title="JURIS - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-79712.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-79712.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-79712.webp 1x" title="JURIS - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era" alt="JURIS - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-cd867.webp" title="JURIS - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-cd867.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-cd867.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-cd867.webp 1x" title="JURIS - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era" alt="JURIS - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65627-bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono" title="JURIS - Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era" target="_blank">Optimising the Demographic Bonus for Cultural Resilience  in IndonesiaAos National Identity in the Global Era</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model ketahanan budaya yang terintegrasi dengan strategi pengelolaan bonus demografis. Model ini dapat mencakup pilar-pilar seperti pendidikan berbasis budaya, pengembangan ekonomi kreatif, pemanfaatan teknologi digital, dan kebijakan berbasis budaya. Implementasi model ini harus dilakukan secara sistematis dengan tahap-tahap yang jelas, mulai dari identifikasi potensi hingga pemantauan dan evaluasi. Dengan demikian, Indonesia dapat memanfaatkan bonus demografis secara optimal untuk menciptakan ketahanan budaya yang kuat dan berkelanjutan..
<br>Bonus demografis Indonesia menawarkan peluang dan tantangan dalam memperkuat ketahanan budaya.Strategi seperti mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam pendidikan, memberdayakan pemuda melalui industri kreatif, dan memanfaatkan platform digital untuk promosi budaya sangat penting.Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi multisektor, melibatkan kebijakan pemerintah, partisipasi masyarakat, dan dukungan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem budaya yang berkelanjutan.Dengan strategi yang terencana dan terintegrasi, Indonesia dapat memanfaatkan bonus demografis untuk memperkuat ketahanan budaya, memastikan generasi muda tetap terhubung dengan akar budaya mereka sambil terlibat aktif dengan globalisasi untuk menjaga identitas nasional
<br>Indonesia, sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, memiliki potensi besar untuk memanfaatkan bonus demografinya untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional. Bonus demografis terjadi ketika rasio populasi usia kerja (15-64 tahun) melebihi populasi non-produktif. Transisi demografis ini menawarkan berbagai peluang di bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan berbasis budaya untuk meningkatkan bonus demografis Indonesia. Penelitian ini memberikan perspektif baru dengan memeriksa peran teknologi digital dalam meningkatkan ketahanan budaya di tengah globalisasi. Pendekatan multidisiplin yang digunakan menggabungkan teori ketahanan budaya, studi demografis, dan ekonomi kreatif untuk membangun model ketahanan budaya yang didorong oleh pemuda.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-cd867.webp" type="image/webp" length="87650" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-1533b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-79712.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/bonus-demografi-ipm-teknologi-digital-budaya-ekono-thumb-cd867.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65623-remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr</link>
	<guid isPermaLink="false">fe8c8aba6e4f774f176754fabd1ddeba</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 10:57:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ zaenul slam ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ adli zahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adli,focus,scope,slam,zaenul,zahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan integrasi kecerdasan buatan (AI) dengan teknologi Remote Sensing dan GIS untuk meningkatkan analisis spasial otomatis dan pemodelan prediktif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan sistem pemantauan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan integrasi kecerdasan buatan (AI) dengan teknologi Remote Sensing dan GIS untuk meningkatkan analisis spasial otomatis dan pemodelan prediktif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan sistem pemantauan partisipatif masyarakat untuk memperkuat keterlibatan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam. Kedua, pengembangan kerangka kebijakan yang lebih inklusif untuk tata kelola data geospasial dapat menjadi fokus penelitian untuk mengatasi tantangan akses data dan standarisasi. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi efektivitas teknologi RS dan GIS dalam menghadapi ancaman geopolitik dan perubahan iklim di wilayah pesisir. Terakhir, studi tentang penggunaan GIS dalam memperkuat koordinasi antar lembaga selama bencana dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan respons krisis yang lebih efisien.. RS dan GIS berkontribusi signifikan terhadap pencapaian SDGs dan penguatan ketahanan nasional.Penerapan RS dan GIS memungkinkan pengumpulan, analisis, dan visualisasi data spasial yang krusial untuk sektor bencana, pelestarian lingkungan, perencanaan kota, dan pemantauan area strategis.Dalam konteks SDGs, RS dan GIS memainkan peran vital dalam mengatasi perubahan iklim, menjaga keanekaragaman hayati, menjamin distribusi sumber daya pendidikan yang adil, dan mengurangi kemiskinan.Teknologi ini menawarkan pendekatan berbasis bukti yang memungkinkan pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan mengembangkan strategi yang lebih terarah dan efektif untuk pembangunan berkelanjutan.Di luar kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, RS dan GIS menjadi alat kritis dalam meningkatkan ketahanan nasional dengan memungkinkan pemantauan risiko bencana, manajemen sumber daya, dan perencanaan infrastruktur yang esensial untuk stabilitas ekonomi dan keamanan Abstract: Studi ini mengeksplorasi peran kritis Remote Sensing (RS) dan Geographic Information Systems (GIS) dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan memperkuat ketahanan nasional. Tujuan penelitian ini adalah menyoroti orisinalitas dan signifikansi RS dan GIS sebagai alat strategis untuk pengumpulan, analisis, dan visualisasi data spasial. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan tinjauan literatur dan studi kasus. Penelitian mengevaluasi penerapan RS dan GIS di berbagai sektor, termasuk mitigasi bencana, pelestarian lingkungan, dan optimisasi sumber daya. Temuan menunjukkan bahwa RS dan GIS secara signifikan berkontribusi pada SDGs dengan memfasilitasi tindakan terkait perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, distribusi sumber daya yang adil, dan pengurangan kemiskinan. Selain itu, RS dan GIS memperkuat ketahanan nasional melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-e913a.webp" title="JURIS - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-e913a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-e913a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-e913a.webp 1x" title="JURIS - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience" alt="JURIS - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-c77cb.webp" title="JURIS - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-c77cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-c77cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-c77cb.webp 1x" title="JURIS - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience" alt="JURIS - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-bfb91.webp" title="JURIS - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-bfb91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-bfb91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-bfb91.webp 1x" title="JURIS - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience" alt="JURIS - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65623-remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr" title="JURIS - The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience" target="_blank">The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan integrasi kecerdasan buatan (AI) dengan teknologi Remote Sensing dan GIS untuk meningkatkan analisis spasial otomatis dan pemodelan prediktif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan sistem pemantauan partisipatif masyarakat untuk memperkuat keterlibatan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam. Kedua, pengembangan kerangka kebijakan yang lebih inklusif untuk tata kelola data geospasial dapat menjadi fokus penelitian untuk mengatasi tantangan akses data dan standarisasi. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi efektivitas teknologi RS dan GIS dalam menghadapi ancaman geopolitik dan perubahan iklim di wilayah pesisir. Terakhir, studi tentang penggunaan GIS dalam memperkuat koordinasi antar lembaga selama bencana dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan respons krisis yang lebih efisien..
<br>RS dan GIS berkontribusi signifikan terhadap pencapaian SDGs dan penguatan ketahanan nasional.Penerapan RS dan GIS memungkinkan pengumpulan, analisis, dan visualisasi data spasial yang krusial untuk sektor bencana, pelestarian lingkungan, perencanaan kota, dan pemantauan area strategis.Dalam konteks SDGs, RS dan GIS memainkan peran vital dalam mengatasi perubahan iklim, menjaga keanekaragaman hayati, menjamin distribusi sumber daya pendidikan yang adil, dan mengurangi kemiskinan.Teknologi ini menawarkan pendekatan berbasis bukti yang memungkinkan pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan mengembangkan strategi yang lebih terarah dan efektif untuk pembangunan berkelanjutan.Di luar kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, RS dan GIS menjadi alat kritis dalam meningkatkan ketahanan nasional dengan memungkinkan pemantauan risiko bencana, manajemen sumber daya, dan perencanaan infrastruktur yang esensial untuk stabilitas ekonomi dan keamanan
<br>Abstract: Studi ini mengeksplorasi peran kritis Remote Sensing (RS) dan Geographic Information Systems (GIS) dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan memperkuat ketahanan nasional. Tujuan penelitian ini adalah menyoroti orisinalitas dan signifikansi RS dan GIS sebagai alat strategis untuk pengumpulan, analisis, dan visualisasi data spasial. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan tinjauan literatur dan studi kasus. Penelitian mengevaluasi penerapan RS dan GIS di berbagai sektor, termasuk mitigasi bencana, pelestarian lingkungan, dan optimisasi sumber daya. Temuan menunjukkan bahwa RS dan GIS secara signifikan berkontribusi pada SDGs dengan memfasilitasi tindakan terkait perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, distribusi sumber daya yang adil, dan pengurangan kemiskinan. Selain itu, RS dan GIS memperkuat ketahanan nasional melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-bfb91.webp" type="image/webp" length="87514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-e913a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-c77cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/remote-sensing-gis-ketahanan-nasional-peran-integr-thumb-bfb91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Urgency of Nusantara Oriented National Leadership ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Urgency of Nusantara Oriented National Leadership ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Urgency of Nusantara Oriented National Leadership ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65619-efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola</link>
	<guid isPermaLink="false">75db87f70f297539150cd493f892c969</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 10:29:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eko daryanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi hartono ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[daryanto,dwi,eko,focus,hartono,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan kerangka Asta Gatra dalam konteks regional yang berbeda untuk memahami dinamika keberagaman budaya dan geografis. Selain itu, perlu dilakukan studi empiris tentang dampak transformasi digital terhadap kepemimpinan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan kerangka Asta Gatra dalam konteks regional yang berbeda untuk memahami dinamika keberagaman budaya dan geografis. Selain itu, perlu dilakukan studi empiris tentang dampak transformasi digital terhadap kepemimpinan berorientasi Nusantara, terutama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan efisiensi tata kelola. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada nilai-nilai Nusantara untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan di berbagai sektor publik dan swasta.. Kepemimpinan nasional berorientasi Nusantara memperkuat ketahanan nasional melalui integrasi inklusivitas, keadilan, dan keberlanjutan dalam kerangka Asta Gatra.Kepemimpinan inklusif meningkatkan kohesi sosial dan partisipasi publik, sementara kepemimpinan adil memperkuat legitimasi institusi dan pembangunan yang adil.Kepemimpinan berkelanjutan mendukung tata kelola yang adaptif dan manajemen sumber daya yang bertanggung jawab.Studi ini menunjukkan pentingnya pendekatan terpadu dalam menghadapi tantangan geopolitik, sosial, dan lingkungan di Indonesia Tujuan: Studi ini mengeksplorasi karakteristik kepemimpinan nasional berorientasi Nusantara dan menjelaskan bagaimana inklusivitas, keadilan, dan keberlanjutan secara bersama-sama memperkuat ketahanan nasional Indonesia. Menggunakan kerangka kerja Asta Gatra sebagai lensa analisis, studi ini mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan yang didasarkan pada perspektif Nusantara memperkuat legitimasi institusi, kohesi sosial, dan ketahanan nasional jangka panjang dalam lingkungan sosial-politik pluralistik Indonesia. Desain Studi/Metodologi: Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tinjauan komprehensif literatur akademik, dokumen kebijakan, dan teori kepemimpinan serta tata kelola. Literatur yang dipilih disintesis untuk mengembangkan pemahaman konseptual tentang kepemimpinan nasional berorientasi Nusantara dan kontribusinya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-55f96.webp" title="JURIS - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-55f96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-55f96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-55f96.webp 1x" title="JURIS - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership" alt="JURIS - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-dcd3f.webp" title="JURIS - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-dcd3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-dcd3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-dcd3f.webp 1x" title="JURIS - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership" alt="JURIS - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-19000.webp" title="JURIS - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-19000.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-19000.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-19000.webp 1x" title="JURIS - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership" alt="JURIS - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65619-efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola" title="JURIS - The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership" target="_blank">The Urgency of Nusantara-Oriented National Leadership</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan kerangka Asta Gatra dalam konteks regional yang berbeda untuk memahami dinamika keberagaman budaya dan geografis. Selain itu, perlu dilakukan studi empiris tentang dampak transformasi digital terhadap kepemimpinan berorientasi Nusantara, terutama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan efisiensi tata kelola. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada nilai-nilai Nusantara untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan di berbagai sektor publik dan swasta..
<br>Kepemimpinan nasional berorientasi Nusantara memperkuat ketahanan nasional melalui integrasi inklusivitas, keadilan, dan keberlanjutan dalam kerangka Asta Gatra.Kepemimpinan inklusif meningkatkan kohesi sosial dan partisipasi publik, sementara kepemimpinan adil memperkuat legitimasi institusi dan pembangunan yang adil.Kepemimpinan berkelanjutan mendukung tata kelola yang adaptif dan manajemen sumber daya yang bertanggung jawab.Studi ini menunjukkan pentingnya pendekatan terpadu dalam menghadapi tantangan geopolitik, sosial, dan lingkungan di Indonesia
<br>Tujuan: Studi ini mengeksplorasi karakteristik kepemimpinan nasional berorientasi Nusantara dan menjelaskan bagaimana inklusivitas, keadilan, dan keberlanjutan secara bersama-sama memperkuat ketahanan nasional Indonesia. Menggunakan kerangka kerja Asta Gatra sebagai lensa analisis, studi ini mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan yang didasarkan pada perspektif Nusantara memperkuat legitimasi institusi, kohesi sosial, dan ketahanan nasional jangka panjang dalam lingkungan sosial-politik pluralistik Indonesia. Desain Studi/Metodologi: Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tinjauan komprehensif literatur akademik, dokumen kebijakan, dan teori kepemimpinan serta tata kelola. Literatur yang dipilih disintesis untuk mengembangkan pemahaman konseptual tentang kepemimpinan nasional berorientasi Nusantara dan kontribusinya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-19000.webp" type="image/webp" length="98224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-55f96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-dcd3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-tata-letak-pengungkapan-kelola-perikanan-thumb-19000.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Iklim Organisasi Kepemimpinan Otentik Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Iklim Organisasi Kepemimpinan Otentik Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Iklim Organisasi Kepemimpinan Otentik Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65608-iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki</link>
	<guid isPermaLink="false">7d16d4661f7cd675f39bfe5e2187eb7e</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 10:24:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anna partina ]]></category>
	<category><![CDATA[ stim ykpn ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anna,partina,stim,ykpn]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan memperluas variasi variabel, seperti kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, self efficacy, dan empowering leadership. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian dengan fokus pada variabel mediasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan memperluas variasi variabel, seperti kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, self efficacy, dan empowering leadership. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian dengan fokus pada variabel mediasi dan moderasi untuk memahami pengaruh lebih mendalam dari iklim organisasi, kepemimpinan otentik, dan knowledge sharing terhadap perilaku kerja inovatif. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengukur pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan.. Iklim Organisasi (X1), Kepemimpinan Otentik (X2), dan Knowledge Sharing (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif pada pegawai biro SDM Kementerian Keuangan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklim organisasi, kepemimpinan otentik, dan knowledge sharing dapat mendorong perilaku kerja inovatif pegawai.Pimpinan biro SDM diharapkan tetap mengembangkan kepemimpinan otentik dan meningkatkan kegiatan knowledge sharing untuk menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman dan inovatif Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh iklim organisasi, kepemimpinan otentik dan knowledge sharing terhadap perilaku kerja inovatif pada pegawai biro sumber daya manusia Kementerian Keuangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa iklim organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif, kepemimpinan otentik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif, dan knowledge sharing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Penelitian ini dapat membuka jalan untuk meningkatkan kesiapan pegawai dalam menghadapi perkembangan teknologi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-58182.webp" title="JURIS - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-58182.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-58182.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-58182.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan" alt="JURIS - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-799ec.webp" title="JURIS - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-799ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-799ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-799ec.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan" alt="JURIS - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-0ab2a.webp" title="JURIS - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-0ab2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-0ab2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-0ab2a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan" alt="JURIS - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65608-iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki" title="JURIS - Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan" target="_blank">Pengaruh Iklim Organisasi, Kepemimpinan Otentik, Dan Knowledge Sharing Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Pegawai Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan memperluas variasi variabel, seperti kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, self efficacy, dan empowering leadership. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian dengan fokus pada variabel mediasi dan moderasi untuk memahami pengaruh lebih mendalam dari iklim organisasi, kepemimpinan otentik, dan knowledge sharing terhadap perilaku kerja inovatif. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengukur pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan..
<br>Iklim Organisasi (X1), Kepemimpinan Otentik (X2), dan Knowledge Sharing (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif pada pegawai biro SDM Kementerian Keuangan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklim organisasi, kepemimpinan otentik, dan knowledge sharing dapat mendorong perilaku kerja inovatif pegawai.Pimpinan biro SDM diharapkan tetap mengembangkan kepemimpinan otentik dan meningkatkan kegiatan knowledge sharing untuk menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman dan inovatif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh iklim organisasi, kepemimpinan otentik dan knowledge sharing terhadap perilaku kerja inovatif pada pegawai biro sumber daya manusia Kementerian Keuangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa iklim organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif, kepemimpinan otentik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif, dan knowledge sharing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Penelitian ini dapat membuka jalan untuk meningkatkan kesiapan pegawai dalam menghadapi perkembangan teknologi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-58182.webp" type="image/webp" length="93306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-58182.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-799ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/iklim-organisasi-sekolah-inovatif-pegawai-peran-ki-thumb-0ab2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2690-stim-ykpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11325-cakrawangsa-bisnis-jurnal-ilmiah-mahasiswa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Perceived Ease of Use Perceived Risk dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Perceived Ease of Use Perceived Risk dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Perceived Ease of Use Perceived Risk dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65612-kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta</link>
	<guid isPermaLink="false">5827a91a9d79e2a307864dfa3163ca09</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 10:08:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anna partina ]]></category>
	<category><![CDATA[ stim ykpn ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anna,partina,stim,ykpn]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara aplikasi pinjaman online Akulaku dengan aplikasi pinjaman online lainnya yang populer di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara aplikasi pinjaman online Akulaku dengan aplikasi pinjaman online lainnya yang populer di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat menggunakan aplikasi pinjaman online secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis perilaku pengguna aplikasi pinjaman online, termasuk faktor-faktor psikologis dan sosial yang memengaruhi keputusan mereka. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika penggunaan aplikasi pinjaman online di Daerah Istimewa Yogyakarta dan membantu mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan minat dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pinjaman online.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan aplikasi Akulaku pada masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta, H1 diterima.Semakin mudah sebuah aplikasi digunakan oleh pengguna, maka minat seseorang untuk menggunakan aplikasi tersebut juga akan meningkat.Perceived Risk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan aplikasi Akulaku pada masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta, H2 ditolak.Responden merasa bahwa keputusan menggunakan Akulaku bukan merupakan tindakan yang berisiko dan risiko yang akan diterima oleh pengguna dirasa sepadan dengan manfaat yang akan mereka dapatkan jika menggunakan aplikasi Akulaku.Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan aplikasi Akulaku pada masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta, H3 diterima.Semakin terpercaya sebuah aplikasi di mata masyarakat maka minat seseorang untuk menggunakan aplikasi Akulaku juga akan meningkat Akulaku merupakan salah satu aplikasi pinjaman online dengan pengguna terbanyak. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, angka pinjaman online pada Juli 2023 meningkat dari bulan sebelumnya. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, masyarakat dengan umur 19-34 tahun mendominasi dengan jumlah pengguna aktif pinjaman online sebesar 10.688.824 pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk dan Trust terhadap minat menggunakan aplikasi pinjaman online Akulaku pada masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-09ce1.webp" title="JURIS - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-09ce1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-09ce1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-09ce1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta" alt="JURIS - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-9a675.webp" title="JURIS - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-9a675.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-9a675.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-9a675.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta" alt="JURIS - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-38f81.webp" title="JURIS - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-38f81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-38f81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-38f81.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta" alt="JURIS - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65612-kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta" title="JURIS - Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta" target="_blank">Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk, dan Trust terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Pinjaman Online Akulaku pada Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara aplikasi pinjaman online Akulaku dengan aplikasi pinjaman online lainnya yang populer di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat menggunakan aplikasi pinjaman online secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis perilaku pengguna aplikasi pinjaman online, termasuk faktor-faktor psikologis dan sosial yang memengaruhi keputusan mereka. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika penggunaan aplikasi pinjaman online di Daerah Istimewa Yogyakarta dan membantu mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan minat dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pinjaman online..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan aplikasi Akulaku pada masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta, H1 diterima.Semakin mudah sebuah aplikasi digunakan oleh pengguna, maka minat seseorang untuk menggunakan aplikasi tersebut juga akan meningkat.Perceived Risk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan aplikasi Akulaku pada masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta, H2 ditolak.Responden merasa bahwa keputusan menggunakan Akulaku bukan merupakan tindakan yang berisiko dan risiko yang akan diterima oleh pengguna dirasa sepadan dengan manfaat yang akan mereka dapatkan jika menggunakan aplikasi Akulaku.Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan aplikasi Akulaku pada masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta, H3 diterima.Semakin terpercaya sebuah aplikasi di mata masyarakat maka minat seseorang untuk menggunakan aplikasi Akulaku juga akan meningkat
<br>Akulaku merupakan salah satu aplikasi pinjaman online dengan pengguna terbanyak. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, angka pinjaman online pada Juli 2023 meningkat dari bulan sebelumnya. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, masyarakat dengan umur 19-34 tahun mendominasi dengan jumlah pengguna aktif pinjaman online sebesar 10.688.824 pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Risk dan Trust terhadap minat menggunakan aplikasi pinjaman online Akulaku pada masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-38f81.webp" type="image/webp" length="110820" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-09ce1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-9a675.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kepercayaan-masyarakat-daerah-istimewa-yogyakarta-thumb-38f81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2690-stim-ykpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11325-cakrawangsa-bisnis-jurnal-ilmiah-mahasiswa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pendukung Selebriti Citra Merek dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pendukung Selebriti Citra Merek dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pendukung Selebriti Citra Merek dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65609-regulasi-produk-kosmetik-kepercaya</link>
	<guid isPermaLink="false">74e017ac2a0f9261918f0abb7722ca2b</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:59:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anna partina ]]></category>
	<category><![CDATA[ stim ykpn ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anna,partina,stim,ykpn]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh variabel lain seperti harga atau rekomendasi teman pada keputusan pembelian produk kosmetik. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas pendukung selebriti di platform media sosial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh variabel lain seperti harga atau rekomendasi teman pada keputusan pembelian produk kosmetik. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas pendukung selebriti di platform media sosial berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model yang memasukkan faktor budaya atau demografi konsumen sebagai variabel mediasi dalam pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian.. Pendukung selebriti tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Somethinc.Citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Somethinc.Kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Somethinc Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendukung selebriti, citra merek, dan kepercayaan merek terhadap keputusan pembelian produk Somethinc. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh melalui google form yang disebarkan melalui whatssapp dan instagram. Penelitian ini diolah menggunakan Program IBM SPSS 26. Data dianalisis mulai dari pengujian instrumen nenggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji kelayakan model (uji F), uji... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-90d82.webp" title="JURIS - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-90d82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-90d82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-90d82.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc" alt="JURIS - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-0b700.webp" title="JURIS - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-0b700.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-0b700.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-0b700.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc" alt="JURIS - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-53d7f.webp" title="JURIS - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-53d7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-53d7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-53d7f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc" alt="JURIS - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65609-regulasi-produk-kosmetik-kepercaya" title="JURIS - Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc" target="_blank">Pengaruh Pendukung Selebriti, Citra Merek, dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh variabel lain seperti harga atau rekomendasi teman pada keputusan pembelian produk kosmetik. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas pendukung selebriti di platform media sosial berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model yang memasukkan faktor budaya atau demografi konsumen sebagai variabel mediasi dalam pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian..
<br>Pendukung selebriti tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Somethinc.Citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Somethinc.Kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Somethinc
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendukung selebriti, citra merek, dan kepercayaan merek terhadap keputusan pembelian produk Somethinc. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh melalui google form yang disebarkan melalui whatssapp dan instagram. Penelitian ini diolah menggunakan Program IBM SPSS 26. Data dianalisis mulai dari pengujian instrumen nenggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji kelayakan model (uji F), uji...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-53d7f.webp" type="image/webp" length="96536" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-90d82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-0b700.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/regulasi-produk-kosmetik-kepercayaan-merek-uji-val-thumb-53d7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2690-stim-ykpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11325-cakrawangsa-bisnis-jurnal-ilmiah-mahasiswa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65621-keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk</link>
	<guid isPermaLink="false">994149ca022360901e662decbbd5c526</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:43:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ zaenul slam ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ adli zahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adli,focus,scope,slam,zaenul,zahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas prinsip-prinsip manajemen risiko dari tokoh sejarah lainnya, seperti Nabi Musa atau Nabi Sulaiman, dalam konteks keamanan pangan modern. 2) Studi kasus tentang adaptasi ERM berbasis agama dalam kebijakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach: 1) Penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas prinsip-prinsip manajemen risiko dari tokoh sejarah lainnya, seperti Nabi Musa atau Nabi Sulaiman, dalam konteks keamanan pangan modern. 2) Studi kasus tentang adaptasi ERM berbasis agama dalam kebijakan pertanian di negara-negara non-Islam dapat memberikan wawasan baru tentang integrasi nilai-nilai lokal ke dalam kerangka kerja global. 3) Penelitian tentang penggunaan teknologi digital, seperti AI dan blockchain, untuk memperkuat sistem peringatan dini dan pengelolaan rantai pasok pangan berbasis prinsip ERM dan prinsip agama dapat membuka arah studi yang relevan dengan tantangan keamanan pangan di era digital.. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi keamanan pangan Nabi Yusuf selaras dengan kerangka kerja ERM, mencakup penilaian risiko prediktif, penyimpanan pangan strategis, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, pengurangan limbah, dan perencanaan kontinjensi.Meskipun demikian, diperlukan validasi empiris untuk mengevaluasi implementasi strategi ini dalam kebijakan pertanian kontemporer.Pemerintah perlu mengembangkan kebijakan berbasis ERM yang mengintegrasikan cadangan beras strategis, praktik pertanian berkelanjutan, dan struktur tata kelola etis untuk meningkatkan ketahanan keamanan pangan Penelitian ini mengeksplorasi integrasi prinsip-prinsip manajemen risiko perusahaan (ERM) dengan strategi keamanan pangan Nabi Yusuf untuk menginformasikan kebijakan pangan kontemporer. Analisis kualitatif terhadap teks sejarah dan interpretasi ulama menunjukkan bahwa metode seperti penilaian risiko prediktif, penyimpanan biji-bijian strategis, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, pengurangan limbah, dan perencanaan kontinjensi sangat mirip dengan praktik ERM modern. Integrasi strategi sejarah ini dapat meningkatkan ketahanan dan efektivitas kebijakan keamanan pangan saat ini. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-0392d.webp" title="JURIS - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-0392d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-0392d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-0392d.webp 1x" title="JURIS - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach" alt="JURIS - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-83745.webp" title="JURIS - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-83745.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-83745.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-83745.webp 1x" title="JURIS - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach" alt="JURIS - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-75d37.webp" title="JURIS - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-75d37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-75d37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-75d37.webp 1x" title="JURIS - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach" alt="JURIS - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65621-keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk" title="JURIS - Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach" target="_blank">Resilient Food Security through ERM and Prophet YusufAos Approach</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas prinsip-prinsip manajemen risiko dari tokoh sejarah lainnya, seperti Nabi Musa atau Nabi Sulaiman, dalam konteks keamanan pangan modern. 2) Studi kasus tentang adaptasi ERM berbasis agama dalam kebijakan pertanian di negara-negara non-Islam dapat memberikan wawasan baru tentang integrasi nilai-nilai lokal ke dalam kerangka kerja global. 3) Penelitian tentang penggunaan teknologi digital, seperti AI dan blockchain, untuk memperkuat sistem peringatan dini dan pengelolaan rantai pasok pangan berbasis prinsip ERM dan prinsip agama dapat membuka arah studi yang relevan dengan tantangan keamanan pangan di era digital..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi keamanan pangan Nabi Yusuf selaras dengan kerangka kerja ERM, mencakup penilaian risiko prediktif, penyimpanan pangan strategis, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, pengurangan limbah, dan perencanaan kontinjensi.Meskipun demikian, diperlukan validasi empiris untuk mengevaluasi implementasi strategi ini dalam kebijakan pertanian kontemporer.Pemerintah perlu mengembangkan kebijakan berbasis ERM yang mengintegrasikan cadangan beras strategis, praktik pertanian berkelanjutan, dan struktur tata kelola etis untuk meningkatkan ketahanan keamanan pangan
<br>Penelitian ini mengeksplorasi integrasi prinsip-prinsip manajemen risiko perusahaan (ERM) dengan strategi keamanan pangan Nabi Yusuf untuk menginformasikan kebijakan pangan kontemporer. Analisis kualitatif terhadap teks sejarah dan interpretasi ulama menunjukkan bahwa metode seperti penilaian risiko prediktif, penyimpanan biji-bijian strategis, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, pengurangan limbah, dan perencanaan kontinjensi sangat mirip dengan praktik ERM modern. Integrasi strategi sejarah ini dapat meningkatkan ketahanan dan efektivitas kebijakan keamanan pangan saat ini.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-75d37.webp" type="image/webp" length="117862" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-0392d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-83745.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/keamanan-pangan-food-security-enterprise-risk-mana-thumb-75d37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesias Asta Cita Agenda A Structured Narrative Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesias Asta Cita Agenda A Structured Narrative Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesias Asta Cita Agenda A Structured Narrative Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65618-model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit</link>
	<guid isPermaLink="false">b7ef471741a3fc08242b72ae547ce857</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:36:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ surya nita ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fee ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,nita,scope,surya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat ketahanan UMKM, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan dan kemampuan digital. Studi empiris dapat mengeksplorasi bagaimana intervensi ini dapat meningkatkan kemampuan organisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia's Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review: Untuk memperkuat ketahanan UMKM, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan dan kemampuan digital. Studi empiris dapat mengeksplorasi bagaimana intervensi ini dapat meningkatkan kemampuan organisasi UMKM dalam memanfaatkan sumber daya keuangan digital secara efektif. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran infrastruktur yang interoperabel, perlindungan konsumen, dan resolusi sengketa dalam menciptakan lingkungan yang mendukung untuk konversi sumber daya keuangan digital menjadi ketahanan UMKM yang berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana inklusi keuangan digital dapat memperkuat ketahanan UMKM dan berkontribusi pada agenda pembangunan Asta Cita Indonesia.. Tinjauan sintesis menunjukkan bahwa inklusi keuangan digital dapat mendukung ketahanan UMKM yang berkelanjutan ketika sumber daya keuangan, informasi, dan hubungan dikonversi menjadi kemampuan organisasi.Akses likuiditas, visibilitas transaksional, informasi manajerial, dan konektivitas ekosistem mendukung kemampuan sensing, seizing, dan reconfiguring, yang mendasari ketahanan absorptif, adaptif, dan transformatif.Hubungan ini tetap tergantung pada literasi keuangan, karakteristik perusahaan, infrastruktur, dukungan institusional, kesiapan regulasi, dan kepercayaan.Dalam kerangka Asta Gatra, kontribusi terkuat terletak pada dimensi ekonomi melalui kelangsungan bisnis, pemeliharaan tenaga kerja, aktivitas produktif, dan adaptasi pasar.Selaras dengan Asta Cita, keuangan digital dapat mempromosikan kewirausahaan, penciptaan nilai, pengembangan desa, kesetaraan regional, pengurangan kemiskinan, dan praktik bisnis berkelanjutan Tinjauan ini memeriksa bagaimana inklusi keuangan digital dapat mendukung ketahanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta relevansinya terhadap agenda pembangunan Asta Cita Indonesia dan ketahanan ekonomi. Tinjauan ini menjelaskan bagaimana sumber daya keuangan digital dapat berkembang menjadi kemampuan organisasi yang memungkinkan UMKM untuk menyerap gangguan, menyesuaikan operasi, mengubah model bisnis, dan mempertahankan kelangsungan hidup jangka panjang. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-8cd54.webp" title="JURIS - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia&#039;s Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-8cd54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-8cd54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-8cd54.webp 1x" title="JURIS - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia&#039;s Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review" alt="JURIS - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia&#039;s Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-6872d.webp" title="JURIS - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia&#039;s Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-6872d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-6872d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-6872d.webp 1x" title="JURIS - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia&#039;s Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review" alt="JURIS - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia&#039;s Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-2386f.webp" title="JURIS - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia&#039;s Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-2386f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-2386f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-2386f.webp 1x" title="JURIS - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia&#039;s Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review" alt="JURIS - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia&#039;s Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65618-model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit" title="JURIS - Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia&#039;s Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review" target="_blank">Digital Financial Inclusion and Sustainable MSME Resilience in Indonesia's Asta Cita Agenda: A Structured Narrative Review</a>: Untuk memperkuat ketahanan UMKM, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan dan kemampuan digital. Studi empiris dapat mengeksplorasi bagaimana intervensi ini dapat meningkatkan kemampuan organisasi UMKM dalam memanfaatkan sumber daya keuangan digital secara efektif. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran infrastruktur yang interoperabel, perlindungan konsumen, dan resolusi sengketa dalam menciptakan lingkungan yang mendukung untuk konversi sumber daya keuangan digital menjadi ketahanan UMKM yang berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana inklusi keuangan digital dapat memperkuat ketahanan UMKM dan berkontribusi pada agenda pembangunan Asta Cita Indonesia..
<br>Tinjauan sintesis menunjukkan bahwa inklusi keuangan digital dapat mendukung ketahanan UMKM yang berkelanjutan ketika sumber daya keuangan, informasi, dan hubungan dikonversi menjadi kemampuan organisasi.Akses likuiditas, visibilitas transaksional, informasi manajerial, dan konektivitas ekosistem mendukung kemampuan sensing, seizing, dan reconfiguring, yang mendasari ketahanan absorptif, adaptif, dan transformatif.Hubungan ini tetap tergantung pada literasi keuangan, karakteristik perusahaan, infrastruktur, dukungan institusional, kesiapan regulasi, dan kepercayaan.Dalam kerangka Asta Gatra, kontribusi terkuat terletak pada dimensi ekonomi melalui kelangsungan bisnis, pemeliharaan tenaga kerja, aktivitas produktif, dan adaptasi pasar.Selaras dengan Asta Cita, keuangan digital dapat mempromosikan kewirausahaan, penciptaan nilai, pengembangan desa, kesetaraan regional, pengurangan kemiskinan, dan praktik bisnis berkelanjutan
<br>Tinjauan ini memeriksa bagaimana inklusi keuangan digital dapat mendukung ketahanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta relevansinya terhadap agenda pembangunan Asta Cita Indonesia dan ketahanan ekonomi. Tinjauan ini menjelaskan bagaimana sumber daya keuangan digital dapat berkembang menjadi kemampuan organisasi yang memungkinkan UMKM untuk menyerap gangguan, menyesuaikan operasi, mengubah model bisnis, dan mempertahankan kelangsungan hidup jangka panjang.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-6872d.webp" type="image/webp" length="87410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-8cd54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-6872d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/model-bisnis-umkm-asta-cita-inklusi-keuangan-digit-thumb-2386f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65626-perdagangan-manusia-industri-perikanan-indonesia-k</link>
	<guid isPermaLink="false">b23507b9c581845fec88f9f1aa446189</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:00:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ zaenul slam ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ adli zahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adli,focus,scope,slam,zaenul,zahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan upaya Indonesia dalam memerangi perdagangan manusia di sektor perikanan, disarankan untuk mengembangkan kerangka hukum yang khusus menangani perdagangan manusia di sektor perikanan, termasuk rekrutmen, hak-hak pekerja, dan pelanggaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry: Untuk meningkatkan upaya Indonesia dalam memerangi perdagangan manusia di sektor perikanan, disarankan untuk mengembangkan kerangka hukum yang khusus menangani perdagangan manusia di sektor perikanan, termasuk rekrutmen, hak-hak pekerja, dan pelanggaran terkait. Selain itu, perlu ada peningkatan pelatihan dan pengawasan terhadap agen rekrutmen untuk mencegah eksploitasi tenaga kerja. Dalam hal perlindungan korban, perlu ada perluasan fasilitas RPTC dan unit bantuan hukum seluler untuk menjangkau lebih banyak korban. Untuk meningkatkan penuntutan, penting untuk meningkatkan pelatihan hukum dan berbagi intelijen dengan negara-negara anggota ASEAN. Terakhir, perlu ada implementasi sistem berbagi data real-time dan basis data nasional untuk memantau kasus perdagangan manusia dan meningkatkan akuntabilitas perusahaan dalam rantai pasokan makanan laut.. Indonesia telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam memerangi perdagangan manusia di sektor perikanan dengan menerapkan upaya pencegahan, perlindungan, penuntutan, dan kemitraan.Namun, masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, aksesibilitas pelatihan, dan pengawasan rekrutmen yang memengaruhi ABK (Anak Buah Kapal).Penguatan praktik rekrutmen etis, penerapan kontrak kerja wajib, dan pengawasan yang lebih ketat terhadap agen rekrutmen diperlukan untuk menutup kesenjangan pencegahan.Layanan perlindungan, terutama yang ditawarkan oleh Pusat Rehabilitasi dan Trauma (RPTC), telah meningkatkan perawatan korban.namun, batasan geografis dan jangkauan yang tidak memadai menghambat akses ke bantuan hukum dan inisiatif reintegrasi.Ekspansi fasilitas RPTC, unit bantuan hukum seluler, dan jaringan dukungan berbasis komunitas akan meningkatkan perlindungan korban secara signifikan.Upaya penuntutan dibatasi oleh kurangnya kerangka hukum khusus yang menangani perdagangan manusia di sektor perikanan.Meskipun Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 mengkriminalisasi perdagangan manusia, tetapi tidak cukup mengatasi kerentanan ABK, yang mengakibatkan penegakan yang tidak konsisten dan hukuman yang ringan bagi pelaku di industri maritim.Perlu adanya undang-undang khusus yang secara eksplisit menangani rekrutmen ABK, hak-hak pekerja, dan pelanggaran terkait perdagangan manusia, serta peningkatan pelatihan hukum dan berbagi intelijen dengan negara-negara anggota ASEAN untuk meningkatkan upaya penegakan hukum.Kolaborasi antara lembaga pemerintah, LSM, dan organisasi internasional telah meningkatkan koordinasi lintas sektoral, seperti kemitraan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dalam berbagi intelijen, repatriasi korban, dan inisiatif penegakan bersama.Namun, kekurangan dalam pengumpulan data, prosedur pelaporan yang tidak memadai, dan absennya basis data nasional untuk memantau kasus perdagangan manusia, eksploitasi tenaga kerja, dan hasil peradilan terus menghambat efektivitas kebijakan jangka panjang.Implementasi sistem berbagi data real-time, perbaikan komunikasi antar lembaga, dan penerapan langkah-langkah akuntabilitas perusahaan dalam rantai pasokan makanan laut akan meningkatkan transparansi dan efektivitas penegakan hukum.Selain itu, perjanjian bilateral tentang investigasi lintas batas dan basis data regional untuk ABK dapat meningkatkan pelacakan dan perlindungan pekerja migran di sektor perikanan Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi inisiatif Indonesia dalam memerangi perdagangan manusia, khususnya di industri perikanan, yang merupakan ancaman signifikan bagi keamanan nasional. Selain itu, reputasi nasional Indonesia terancam oleh kasus Benjina yang menarik perhatian internasional. Situasi ini juga mengancam ketahanan nasional, terutama jika produk perikanan lokal menjadi sasaran boikot di pasar global. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-d1621.webp" title="JURIS - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-d1621.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-d1621.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-d1621.webp 1x" title="JURIS - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry" alt="JURIS - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-40c4a.webp" title="JURIS - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-40c4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-40c4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-40c4a.webp 1x" title="JURIS - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry" alt="JURIS - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-af6d3.webp" title="JURIS - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-af6d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-af6d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-af6d3.webp 1x" title="JURIS - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry" alt="JURIS - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65626-perdagangan-manusia-industri-perikanan-indonesia-k" title="JURIS - The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry" target="_blank">The Fight Against Human Trafficking in IndonesiaAos Fisheries Industry</a>: Untuk meningkatkan upaya Indonesia dalam memerangi perdagangan manusia di sektor perikanan, disarankan untuk mengembangkan kerangka hukum yang khusus menangani perdagangan manusia di sektor perikanan, termasuk rekrutmen, hak-hak pekerja, dan pelanggaran terkait. Selain itu, perlu ada peningkatan pelatihan dan pengawasan terhadap agen rekrutmen untuk mencegah eksploitasi tenaga kerja. Dalam hal perlindungan korban, perlu ada perluasan fasilitas RPTC dan unit bantuan hukum seluler untuk menjangkau lebih banyak korban. Untuk meningkatkan penuntutan, penting untuk meningkatkan pelatihan hukum dan berbagi intelijen dengan negara-negara anggota ASEAN. Terakhir, perlu ada implementasi sistem berbagi data real-time dan basis data nasional untuk memantau kasus perdagangan manusia dan meningkatkan akuntabilitas perusahaan dalam rantai pasokan makanan laut..
<br>Indonesia telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam memerangi perdagangan manusia di sektor perikanan dengan menerapkan upaya pencegahan, perlindungan, penuntutan, dan kemitraan.Namun, masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, aksesibilitas pelatihan, dan pengawasan rekrutmen yang memengaruhi ABK (Anak Buah Kapal).Penguatan praktik rekrutmen etis, penerapan kontrak kerja wajib, dan pengawasan yang lebih ketat terhadap agen rekrutmen diperlukan untuk menutup kesenjangan pencegahan.Layanan perlindungan, terutama yang ditawarkan oleh Pusat Rehabilitasi dan Trauma (RPTC), telah meningkatkan perawatan korban.namun, batasan geografis dan jangkauan yang tidak memadai menghambat akses ke bantuan hukum dan inisiatif reintegrasi.Ekspansi fasilitas RPTC, unit bantuan hukum seluler, dan jaringan dukungan berbasis komunitas akan meningkatkan perlindungan korban secara signifikan.Upaya penuntutan dibatasi oleh kurangnya kerangka hukum khusus yang menangani perdagangan manusia di sektor perikanan.Meskipun Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 mengkriminalisasi perdagangan manusia, tetapi tidak cukup mengatasi kerentanan ABK, yang mengakibatkan penegakan yang tidak konsisten dan hukuman yang ringan bagi pelaku di industri maritim.Perlu adanya undang-undang khusus yang secara eksplisit menangani rekrutmen ABK, hak-hak pekerja, dan pelanggaran terkait perdagangan manusia, serta peningkatan pelatihan hukum dan berbagi intelijen dengan negara-negara anggota ASEAN untuk meningkatkan upaya penegakan hukum.Kolaborasi antara lembaga pemerintah, LSM, dan organisasi internasional telah meningkatkan koordinasi lintas sektoral, seperti kemitraan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dalam berbagi intelijen, repatriasi korban, dan inisiatif penegakan bersama.Namun, kekurangan dalam pengumpulan data, prosedur pelaporan yang tidak memadai, dan absennya basis data nasional untuk memantau kasus perdagangan manusia, eksploitasi tenaga kerja, dan hasil peradilan terus menghambat efektivitas kebijakan jangka panjang.Implementasi sistem berbagi data real-time, perbaikan komunikasi antar lembaga, dan penerapan langkah-langkah akuntabilitas perusahaan dalam rantai pasokan makanan laut akan meningkatkan transparansi dan efektivitas penegakan hukum.Selain itu, perjanjian bilateral tentang investigasi lintas batas dan basis data regional untuk ABK dapat meningkatkan pelacakan dan perlindungan pekerja migran di sektor perikanan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi inisiatif Indonesia dalam memerangi perdagangan manusia, khususnya di industri perikanan, yang merupakan ancaman signifikan bagi keamanan nasional. Selain itu, reputasi nasional Indonesia terancam oleh kasus Benjina yang menarik perhatian internasional. Situasi ini juga mengancam ketahanan nasional, terutama jika produk perikanan lokal menjadi sasaran boikot di pasar global.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-af6d3.webp" type="image/webp" length="103996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-d1621.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-40c4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/perdagangan-manusia-industri-perikanan-kkp-organis-thumb-af6d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesias National Resilience ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesias National Resilience ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesias National Resilience ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65613-efektivitas-komunikasi-kampanye-publik</link>
	<guid isPermaLink="false">528c6292862d70959671a27ef2b4b9ac</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 08:49:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eko daryanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi hartono ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[daryanto,dwi,eko,focus,hartono,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk membandingkan komodifikasi visual dan representasi multimodal di berbagai akun media sosial pemerintah dan platform digital. Penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menganalisis tren dan perubahan dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia's National Resilience: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk membandingkan komodifikasi visual dan representasi multimodal di berbagai akun media sosial pemerintah dan platform digital. Penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menganalisis tren dan perubahan dalam komunikasi energi terbarukan. Selain itu, studi yang menyelidiki bagaimana penonton menginterpretasikan komunikasi energi terbarukan melalui survei, wawancara, diskusi kelompok fokus, atau eksperimen dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang efektivitas komunikasi dan penerimaan kebijakan. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat menilai secara langsung bagaimana komunikasi publik digital berinteraksi dengan dimensi sumber daya alam, ekonomi, politik, dan sociocultural dari Asta Gatra dalam mendukung tata kelola transisi energi dan ketahanan nasional.. Penelitian ini menemukan bahwa akun @kementerianpu mengkomodifikasi pesan energi baru dan terbarukan (NRE) dengan mengubah informasi kebijakan energi teknis menjadi konten yang ringkas dan terorganisir secara visual yang sesuai dengan logika perhatian media sosial.Terminologi yang disederhanakan, fotografi infrastruktur, simbol keberlanjutan, konsistensi warna, merek institusi, dan komposisi karusel meningkatkan aksesibilitas kebijakan energi terbarukan sambil menghubungkan energi terbarukan dengan pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan lingkungan.Komodifikasi visual menciptakan nilai perhatian, sedangkan representasi multimodal membangun makna kebijakan melalui interaksi antara elemen verbal dan visual.Komentar penonton yang terlihat menggambarkan bentuk respons tetapi tidak mewakili persepsi publik yang lebih luas atau efektivitas komunikasi.Dari perspektif Asta Gatra, komunikasi ini berkaitan langsung dengan ketahanan politik dan sociocultural melalui visibilitas kebijakan, pemahaman publik, legitimasi institusional, dan partisipasi, sedangkan konten energi terbarukan berhubungan lebih langsung dengan ketahanan sumber daya alam dan ekonomi melalui diversifikasi energi, penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, pasokan energi yang aman, dan dukungan untuk pembangunan nasional Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana akun Instagram @kementerianpu mengkomodifikasi pesan energi baru dan terbarukan (NRE) melalui representasi verbal dan visual, dan bagaimana komunikasi ini berkaitan dengan ketahanan nasional. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-9ee34.webp" title="JURIS - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia&#039;s National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-9ee34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-9ee34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-9ee34.webp 1x" title="JURIS - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia&#039;s National Resilience" alt="JURIS - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia&#039;s National Resilience" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-39142.webp" title="JURIS - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia&#039;s National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-39142.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-39142.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-39142.webp 1x" title="JURIS - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia&#039;s National Resilience" alt="JURIS - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia&#039;s National Resilience" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-a84b7.webp" title="JURIS - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia&#039;s National Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-a84b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-a84b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-a84b7.webp 1x" title="JURIS - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia&#039;s National Resilience" alt="JURIS - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia&#039;s National Resilience" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65613-efektivitas-komunikasi-kampanye-publik" title="JURIS - Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia&#039;s National Resilience" target="_blank">Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia's National Resilience</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk membandingkan komodifikasi visual dan representasi multimodal di berbagai akun media sosial pemerintah dan platform digital. Penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menganalisis tren dan perubahan dalam komunikasi energi terbarukan. Selain itu, studi yang menyelidiki bagaimana penonton menginterpretasikan komunikasi energi terbarukan melalui survei, wawancara, diskusi kelompok fokus, atau eksperimen dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang efektivitas komunikasi dan penerimaan kebijakan. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat menilai secara langsung bagaimana komunikasi publik digital berinteraksi dengan dimensi sumber daya alam, ekonomi, politik, dan sociocultural dari Asta Gatra dalam mendukung tata kelola transisi energi dan ketahanan nasional..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa akun @kementerianpu mengkomodifikasi pesan energi baru dan terbarukan (NRE) dengan mengubah informasi kebijakan energi teknis menjadi konten yang ringkas dan terorganisir secara visual yang sesuai dengan logika perhatian media sosial.Terminologi yang disederhanakan, fotografi infrastruktur, simbol keberlanjutan, konsistensi warna, merek institusi, dan komposisi karusel meningkatkan aksesibilitas kebijakan energi terbarukan sambil menghubungkan energi terbarukan dengan pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan lingkungan.Komodifikasi visual menciptakan nilai perhatian, sedangkan representasi multimodal membangun makna kebijakan melalui interaksi antara elemen verbal dan visual.Komentar penonton yang terlihat menggambarkan bentuk respons tetapi tidak mewakili persepsi publik yang lebih luas atau efektivitas komunikasi.Dari perspektif Asta Gatra, komunikasi ini berkaitan langsung dengan ketahanan politik dan sociocultural melalui visibilitas kebijakan, pemahaman publik, legitimasi institusional, dan partisipasi, sedangkan konten energi terbarukan berhubungan lebih langsung dengan ketahanan sumber daya alam dan ekonomi melalui diversifikasi energi, penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, pasokan energi yang aman, dan dukungan untuk pembangunan nasional
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana akun Instagram @kementerianpu mengkomodifikasi pesan energi baru dan terbarukan (NRE) melalui representasi verbal dan visual, dan bagaimana komunikasi ini berkaitan dengan ketahanan nasional.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-a84b7.webp" type="image/webp" length="78350" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-9ee34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-39142.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/efektivitas-komunikasi-kampanye-publik-sumber-daya-thumb-a84b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65625-ketahanan-nasional-konstitusi-indonesia-hukum-keam</link>
	<guid isPermaLink="false">2a056b1d6040bb9655fdaacb75eac58f</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 08:49:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ zaenul slam ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ adli zahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adli,focus,scope,slam,zaenul,zahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan ketahanan nasional, perlu dilakukan reformasi konstitusional yang berfokus pada ketahanan. Amandemen konstitusional dapat memasukkan ketentuan yang jelas tentang keamanan siber, adaptasi perubahan iklim, dan kesiapan pandemi. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges: Untuk meningkatkan ketahanan nasional, perlu dilakukan reformasi konstitusional yang berfokus pada ketahanan. Amandemen konstitusional dapat memasukkan ketentuan yang jelas tentang keamanan siber, adaptasi perubahan iklim, dan kesiapan pandemi. Selain itu, penguatan pengawasan yudisial dan partisipasi publik dalam proses reformasi hukum dapat membantu memastikan bahwa ketentuan konstitusional diterjemahkan menjadi kebijakan dan praktik yang dapat diterapkan. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada efektivitas implementasi ketentuan konstitusional dalam menghadapi tantangan global, serta peran lembaga-lembaga dalam koordinasi dan respons terhadap krisis. Dengan menggabungkan pendekatan komparatif dan analisis yuridis, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang peran hukum konstitusi dalam mendukung ketahanan nasional di Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Konstitusi Indonesia menyediakan fondasi hukum yang kuat untuk ketahanan, dengan menekankan kedaulatan negara, hak asasi manusia, kesejahteraan sosial, dan stabilitas pemerintahan.Namun, kesenjangan tetap ada, terutama dalam menangani keamanan digital, ketahanan iklim, dan ancaman lintas negara.Ketidakhadiran ketentuan konstitusional yang jelas tentang masalah-masalah ini, ditambah dengan mekanisme penegakan yang lemah, membatasi kemampuan Indonesia untuk mengantisipasi dan merespons secara efektif.Penelitian ini merekomendasikan amandemen konstitusional untuk memasukkan ketahanan siber, adaptasi perubahan iklim, dan kesiapan pandemi, sambil memperkuat pengawasan yudisial dan partisipasi publik dalam reformasi hukum Penelitian ini menyelidiki peran hukum konstitusi Indonesia dalam memupuk ketahanan nasional di tengah tantangan global yang berkembang, termasuk pandemi, perubahan iklim, dan ancaman siber. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana Konstitusi 1945 mendukung ketahanan nasional dan mengidentifikasi kesenjangan hukum yang membatasi efektivitasnya. Penelitian juga mengeksplorasi reformasi konstitusional potensial untuk meningkatkan kesiapan dan kapasitas respons Indonesia terhadap risiko modern. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-bcf00.webp" title="JURIS - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-bcf00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-bcf00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-bcf00.webp 1x" title="JURIS - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges" alt="JURIS - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-21812.webp" title="JURIS - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-21812.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-21812.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-21812.webp 1x" title="JURIS - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges" alt="JURIS - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-95229.webp" title="JURIS - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-95229.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-95229.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-95229.webp 1x" title="JURIS - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges" alt="JURIS - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65625-ketahanan-nasional-konstitusi-indonesia-hukum-keam" title="JURIS - The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges" target="_blank">The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges</a>: Untuk meningkatkan ketahanan nasional, perlu dilakukan reformasi konstitusional yang berfokus pada ketahanan. Amandemen konstitusional dapat memasukkan ketentuan yang jelas tentang keamanan siber, adaptasi perubahan iklim, dan kesiapan pandemi. Selain itu, penguatan pengawasan yudisial dan partisipasi publik dalam proses reformasi hukum dapat membantu memastikan bahwa ketentuan konstitusional diterjemahkan menjadi kebijakan dan praktik yang dapat diterapkan. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada efektivitas implementasi ketentuan konstitusional dalam menghadapi tantangan global, serta peran lembaga-lembaga dalam koordinasi dan respons terhadap krisis. Dengan menggabungkan pendekatan komparatif dan analisis yuridis, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang peran hukum konstitusi dalam mendukung ketahanan nasional di Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Konstitusi Indonesia menyediakan fondasi hukum yang kuat untuk ketahanan, dengan menekankan kedaulatan negara, hak asasi manusia, kesejahteraan sosial, dan stabilitas pemerintahan.Namun, kesenjangan tetap ada, terutama dalam menangani keamanan digital, ketahanan iklim, dan ancaman lintas negara.Ketidakhadiran ketentuan konstitusional yang jelas tentang masalah-masalah ini, ditambah dengan mekanisme penegakan yang lemah, membatasi kemampuan Indonesia untuk mengantisipasi dan merespons secara efektif.Penelitian ini merekomendasikan amandemen konstitusional untuk memasukkan ketahanan siber, adaptasi perubahan iklim, dan kesiapan pandemi, sambil memperkuat pengawasan yudisial dan partisipasi publik dalam reformasi hukum
<br>Penelitian ini menyelidiki peran hukum konstitusi Indonesia dalam memupuk ketahanan nasional di tengah tantangan global yang berkembang, termasuk pandemi, perubahan iklim, dan ancaman siber. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana Konstitusi 1945 mendukung ketahanan nasional dan mengidentifikasi kesenjangan hukum yang membatasi efektivitasnya. Penelitian juga mengeksplorasi reformasi konstitusional potensial untuk meningkatkan kesiapan dan kapasitas respons Indonesia terhadap risiko modern.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-21812.webp" type="image/webp" length="97874" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-bcf00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-21812.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/ketahanan-nasional-konstitusi-keamanan-kerangka-si-thumb-95229.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Spiritual Leadership Sustainable Sme And Economic Resilience In Asian Emerging Economies ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Spiritual Leadership Sustainable Sme And Economic Resilience In Asian Emerging Economies ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Spiritual Leadership Sustainable Sme And Economic Resilience In Asian Emerging Economies ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65617-ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi</link>
	<guid isPermaLink="false">a7884bfa7351ee1a057e22f5c6e5f68f</guid>
	<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 08:36:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ surya nita ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fee ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,focus,nita,scope,surya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh transformasi digital terhadap efektivitas kepemimpinan spiritual dalam meningkatkan ketahanan UKM, khususnya dalam konteks adopsi teknologi dan pengelolaan risiko. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh transformasi digital terhadap efektivitas kepemimpinan spiritual dalam meningkatkan ketahanan UKM, khususnya dalam konteks adopsi teknologi dan pengelolaan risiko. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbedaan budaya di antara negara-negara Asia yang sedang berkembang dalam mengimplementasikan prinsip Maqasid Sharia dan TSR, serta bagaimana hal ini memengaruhi praktik bisnis berkelanjutan. Penelitian juga bisa mengkaji dampak jangka panjang dari integrasi nilai-nilai spiritual dan etika bisnis Islam dalam struktur tata kelola UKM, termasuk tantangan dalam pengukuran kinerja berkelanjutan dan pengembangan kebijakan yang inklusif. Dengan memadukan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, peneliti dapat mengidentifikasi strategi adaptif yang lebih efektif untuk menghadapi ketidakpastian global, seperti perubahan kebijakan ESG dan tekanan lingkungan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi peran lembaga pemerintah dan non-pemerintah dalam mendukung UKM dalam menerapkan prinsip spiritual dan berkelanjutan, termasuk akses ke sumber daya finansial dan pelatihan yang relevan.. Studi ini menemukan bahwa penelitian tentang kepemimpinan spiritual dalam UKM di negara-negara Asia yang sedang berkembang telah berkembang secara signifikan, fokus pada asosiasi empiris antara kepemimpinan spiritual (melalui visi, harapan/imam, cinta altruistik, pekerjaan bermakna, dan komunitas) dengan inovasi/ketahanan serta perilaku ekstra-rol.Maqasid Sharia memperluas keberlanjutan UKM, yang di Eropa dan tempat lainnya diframing melalui ESG dengan dimensi yang lebih holistik dari perlindungan.Kepemimpinan spiritual mempromosikan ketahanan melalui motivasi intrinsik, spiritualitas di tempat kerja, OCB, inovasi, dan respons krisis terutama ketika organisasi terpapar tekanan eksternal seperti resesi ekonomi, perubahan iklim, dan regulasi hijau.Dengan kombinasi TSR dan Maqasid Shariah, para pemimpin mengubah nilai monoteistik menjadi prinsip moral yang meningkatkan keunggulan kompetitif dengan faktor budaya, regulasi, dan digital (variabel perantara) Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan spiritual memperkuat kinerja berkelanjutan dan ketahanan ekonomi usaha kecil menengah (UKM) di negara-negara Asia yang sedang berkembang yang menghadapi gangguan pasca-pandemi, risiko terkait iklim, dan persyaratan ESG yang semakin ketat. Berdasarkan kerangka Tawhid String Relationship (TSR) dan Maqasid Sharia, studi ini menganalisis hubungan antara kepemimpinan spiritual, spiritualitas di tempat kerja, perilaku kerja inovatif, perilaku warga organisasi (OCB), dan respons krisis. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual, yang ditandai oleh visi, harapan atau iman, cinta altruistik, pekerjaan bermakna, dan rasa komunitas, memperkuat ketahanan UKM... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-b2d9b.webp" title="JURIS - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-b2d9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-b2d9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-b2d9b.webp 1x" title="JURIS - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies" alt="JURIS - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-54c49.webp" title="JURIS - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-54c49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-54c49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-54c49.webp 1x" title="JURIS - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies" alt="JURIS - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-9446d.webp" title="JURIS - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-9446d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-9446d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-9446d.webp 1x" title="JURIS - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies" alt="JURIS - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65617-ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi" title="JURIS - Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies" target="_blank">Spiritual Leadership, Sustainable Sme, And Economic Resilience In Asian Emerging Economies</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh transformasi digital terhadap efektivitas kepemimpinan spiritual dalam meningkatkan ketahanan UKM, khususnya dalam konteks adopsi teknologi dan pengelolaan risiko. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbedaan budaya di antara negara-negara Asia yang sedang berkembang dalam mengimplementasikan prinsip Maqasid Sharia dan TSR, serta bagaimana hal ini memengaruhi praktik bisnis berkelanjutan. Penelitian juga bisa mengkaji dampak jangka panjang dari integrasi nilai-nilai spiritual dan etika bisnis Islam dalam struktur tata kelola UKM, termasuk tantangan dalam pengukuran kinerja berkelanjutan dan pengembangan kebijakan yang inklusif. Dengan memadukan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, peneliti dapat mengidentifikasi strategi adaptif yang lebih efektif untuk menghadapi ketidakpastian global, seperti perubahan kebijakan ESG dan tekanan lingkungan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi peran lembaga pemerintah dan non-pemerintah dalam mendukung UKM dalam menerapkan prinsip spiritual dan berkelanjutan, termasuk akses ke sumber daya finansial dan pelatihan yang relevan..
<br>Studi ini menemukan bahwa penelitian tentang kepemimpinan spiritual dalam UKM di negara-negara Asia yang sedang berkembang telah berkembang secara signifikan, fokus pada asosiasi empiris antara kepemimpinan spiritual (melalui visi, harapan/imam, cinta altruistik, pekerjaan bermakna, dan komunitas) dengan inovasi/ketahanan serta perilaku ekstra-rol.Maqasid Sharia memperluas keberlanjutan UKM, yang di Eropa dan tempat lainnya diframing melalui ESG dengan dimensi yang lebih holistik dari perlindungan.Kepemimpinan spiritual mempromosikan ketahanan melalui motivasi intrinsik, spiritualitas di tempat kerja, OCB, inovasi, dan respons krisis terutama ketika organisasi terpapar tekanan eksternal seperti resesi ekonomi, perubahan iklim, dan regulasi hijau.Dengan kombinasi TSR dan Maqasid Shariah, para pemimpin mengubah nilai monoteistik menjadi prinsip moral yang meningkatkan keunggulan kompetitif dengan faktor budaya, regulasi, dan digital (variabel perantara)
<br>Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan spiritual memperkuat kinerja berkelanjutan dan ketahanan ekonomi usaha kecil menengah (UKM) di negara-negara Asia yang sedang berkembang yang menghadapi gangguan pasca-pandemi, risiko terkait iklim, dan persyaratan ESG yang semakin ketat. Berdasarkan kerangka Tawhid String Relationship (TSR) dan Maqasid Sharia, studi ini menganalisis hubungan antara kepemimpinan spiritual, spiritualitas di tempat kerja, perilaku kerja inovatif, perilaku warga organisasi (OCB), dan respons krisis. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual, yang ditandai oleh visi, harapan atau iman, cinta altruistik, pekerjaan bermakna, dan rasa komunitas, memperkuat ketahanan UKM...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-b2d9b.webp" type="image/webp" length="101542" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-b2d9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-54c49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/ketahanan-ukm-spiritual-leadership-smes-sustainabi-thumb-9446d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1401-lemhannas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14282-jurnal-lemhannas-ri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 11 Sep 2026 14:50:44 +0700. 12 items. Served in: 4.06 seconds [rss] -->
