<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.87-1jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.87-1jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2026 04:59:15 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 04:59:15 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-02T04:59:15+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52504-etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung</link>
	<guid isPermaLink="false">00ce6958fddec25995577de2e1dce955</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ amri hidayat ]]></category>
	<category><![CDATA[ basri basri ]]></category>
	<category><![CDATA[ web counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amri,basri,counter,hidayat,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana kualitas nutrisi dan performa produksi ayam petelur yang diberi pakan berbasis tepung tulang itik dibandingkan dengan pakan komersial standar, sehingga dapat mengukur efektivitas aditif ini secara biologis. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana kualitas nutrisi dan performa produksi ayam petelur yang diberi pakan berbasis tepung tulang itik dibandingkan dengan pakan komersial standar, sehingga dapat mengukur efektivitas aditif ini secara biologis. Selanjutnya, diperlukan studi evaluasi dampak lingkungan dari proses produksi tepung tulang itik, termasuk analisis jejak karbon dan potensi pencemaran, untuk memastikan keberlanjutan usaha agroindustri ini di tingkat regional. Akhirnya, penelitian pasar yang menelaah persepsi peternak, kendala distribusi, dan strategi pemasaran yang optimal dapat membantu memperluas adopsi pakan berbasis limbah tulang bebek di wilayah lain di Indonesia.. Integrasi produksi ternak dengan sektor pertanian dan industri sangat penting untuk pengembangan wilayah pedesaan, karena industri pakan ternak menyediakan daging, susu, dan pakan ternak.oleh karena itu diperlukan strategi yang jelas untuk mengoptimalkan potensi sektor tersebut dan mendorong pembangunan regional.Penelitian ini menunjukkan margin produksi sebesar Rp15.Nilai tambah yang dihasilkan berdasarkan metode Hayami mencapai Rp5 Nasu palekko, yang terbuat dari daging bebek, adalah salah satu makanan khas Kabupaten Sidenreng Rappang. Jumlah limbah tulang bebek yang diproduksi meningkat sebagai akibat dari peningkatan permintaan akan produk ini. Potensi bisnis tepung tulang bebek; proses produksi pakan ternak, yang mencakup input produksi, penerimaan, dan pendapatan; dan nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan tepung tulang bebek. Studi ini dilakukan di Kabupaten Sidenreng Rappang dari Juni hingga November 2022. Analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif terhadap proses produksi dan inputnya, analisis pendapatan dan laba, dan metode Hayami untuk menghitung nilai tambah digunakan dalam penelitian ini. Menurut hasil penelitian, industri tepung tulang bebek memiliki banyak potensi. Kapasitas produksi tepung tulang bebek per hari adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-6a5de.webp" title="JURIS - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-6a5de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-6a5de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-6a5de.webp 1x" title="JURIS - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A" alt="JURIS - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-1a9a0.webp" title="JURIS - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-1a9a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-1a9a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-1a9a0.webp 1x" title="JURIS - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A" alt="JURIS - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-9ea0c.webp" title="JURIS - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-9ea0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-9ea0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-9ea0c.webp 1x" title="JURIS - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A" alt="JURIS - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52504-etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung" title="JURIS - ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A" target="_blank">ANALYSIS OF BUSINESS OPPORTUNITIES FOR DUCK BONE WASTE MEAL AS AN ALTERNATIVE FEED ADDITIVE FOR LAYER CHICKENS: Analisis Peluang Usaha Limbah Tepung Tulang Itik sebagai Aditif Pakan Alternatif untuk A</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana kualitas nutrisi dan performa produksi ayam petelur yang diberi pakan berbasis tepung tulang itik dibandingkan dengan pakan komersial standar, sehingga dapat mengukur efektivitas aditif ini secara biologis. Selanjutnya, diperlukan studi evaluasi dampak lingkungan dari proses produksi tepung tulang itik, termasuk analisis jejak karbon dan potensi pencemaran, untuk memastikan keberlanjutan usaha agroindustri ini di tingkat regional. Akhirnya, penelitian pasar yang menelaah persepsi peternak, kendala distribusi, dan strategi pemasaran yang optimal dapat membantu memperluas adopsi pakan berbasis limbah tulang bebek di wilayah lain di Indonesia..
<br>Integrasi produksi ternak dengan sektor pertanian dan industri sangat penting untuk pengembangan wilayah pedesaan, karena industri pakan ternak menyediakan daging, susu, dan pakan ternak.oleh karena itu diperlukan strategi yang jelas untuk mengoptimalkan potensi sektor tersebut dan mendorong pembangunan regional.Penelitian ini menunjukkan margin produksi sebesar Rp15.Nilai tambah yang dihasilkan berdasarkan metode Hayami mencapai Rp5
<br>Nasu palekko, yang terbuat dari daging bebek, adalah salah satu makanan khas Kabupaten Sidenreng Rappang. Jumlah limbah tulang bebek yang diproduksi meningkat sebagai akibat dari peningkatan permintaan akan produk ini. Potensi bisnis tepung tulang bebek; proses produksi pakan ternak, yang mencakup input produksi, penerimaan, dan pendapatan; dan nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan tepung tulang bebek. Studi ini dilakukan di Kabupaten Sidenreng Rappang dari Juni hingga November 2022. Analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif terhadap proses produksi dan inputnya, analisis pendapatan dan laba, dan metode Hayami untuk menghitung nilai tambah digunakan dalam penelitian ini. Menurut hasil penelitian, industri tepung tulang bebek memiliki banyak potensi. Kapasitas produksi tepung tulang bebek per hari adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-6a5de.webp" type="image/webp" length="56564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-6a5de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-1a9a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/etnobotani-produksi-ternak-ayam-kampung-tepung-tul-thumb-9ea0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3698-polbangtan-gowa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16670-jurnal-agrisistem-seri-sosek-penyuluhan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52510-diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook</link>
	<guid isPermaLink="false">283020ed8a58b11783157a7983dd7732</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ generasi z ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[generasi,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas aplikasi mobile yang menyediakan materi health education berbasis audioAcvisual dibandingkan dengan media leaflet tradisional, untuk mengetahui apakah teknologi digital meningkatkan kepatuhan diet pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas aplikasi mobile yang menyediakan materi health education berbasis audioAcvisual dibandingkan dengan media leaflet tradisional, untuk mengetahui apakah teknologi digital meningkatkan kepatuhan diet pada pasien DM; selanjutnya, studi longitudinal selama enam bulan atau lebih dapat dilakukan untuk mengevaluasi keberlanjutan perubahan perilaku diet setelah intervensi health education, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi pemeliharaan kepatuhan jangka panjang; terakhir, penelitian dapat meneliti peran konseling personal yang melibatkan anggota keluarga sebagai pendukung, dengan membandingkan hasil kepatuhan diet antara kelompok yang menerima dukungan keluarga intensif dan yang tidak, guna memperluas pemahaman tentang kontribusi dukungan sosial dalam manajemen diabetes.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa health education dengan media audio visual dapat memberikan pengaruh terhadap kepatuhan diet pasien DM.pendekatan ini mendukung praktik keperawatan secara non farmakologi sebagai salah satu program yang dapat terus dilakukan guna meningkatkan kesedaran pasien yang bermanfaat dalam segala aspek kesehatannya.Disarankan agar pemberian intervensi health education dapat dilakukan secara rutin dan menjadi agenda atau program berkelanjutan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran kepatuhan diet pasien DM, serta pemberian health education bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan klinis secara efektif dalam upaya meningkatkan perilaku kesehatan yang lebih baik pada masyarakat Kepatuhan diet Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu dari lima pilar penatalaksanaan DM yang penting untuk dilakukan dalam upaya mengontrol kadar glukosa darah pasien DM. Salah satu cara untuk mengatasi ketidakpatuhan diet pada pasien DM yaitu dengan health education dengan media leaflet dan audio visual. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Health Education Dengan Media Leaflet Dan Audio Visual Terhadap Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Ruang Apel Rsud Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2024. Metode penelitian ini dengan quasi eksperimen menggunakan design tipe one group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien DM yang dirawah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-c6632.webp" title="JURIS - Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-c6632.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-c6632.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-c6632.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus" alt="JURIS - Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-d0f78.webp" title="JURIS - Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-d0f78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-d0f78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-d0f78.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus" alt="JURIS - Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52510-diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook" title="JURIS - Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus" target="_blank">Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas aplikasi mobile yang menyediakan materi health education berbasis audioAcvisual dibandingkan dengan media leaflet tradisional, untuk mengetahui apakah teknologi digital meningkatkan kepatuhan diet pada pasien DM; selanjutnya, studi longitudinal selama enam bulan atau lebih dapat dilakukan untuk mengevaluasi keberlanjutan perubahan perilaku diet setelah intervensi health education, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi pemeliharaan kepatuhan jangka panjang; terakhir, penelitian dapat meneliti peran konseling personal yang melibatkan anggota keluarga sebagai pendukung, dengan membandingkan hasil kepatuhan diet antara kelompok yang menerima dukungan keluarga intensif dan yang tidak, guna memperluas pemahaman tentang kontribusi dukungan sosial dalam manajemen diabetes..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa health education dengan media audio visual dapat memberikan pengaruh terhadap kepatuhan diet pasien DM.pendekatan ini mendukung praktik keperawatan secara non farmakologi sebagai salah satu program yang dapat terus dilakukan guna meningkatkan kesedaran pasien yang bermanfaat dalam segala aspek kesehatannya.Disarankan agar pemberian intervensi health education dapat dilakukan secara rutin dan menjadi agenda atau program berkelanjutan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran kepatuhan diet pasien DM, serta pemberian health education bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan klinis secara efektif dalam upaya meningkatkan perilaku kesehatan yang lebih baik pada masyarakat
<br>Kepatuhan diet Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu dari lima pilar penatalaksanaan DM yang penting untuk dilakukan dalam upaya mengontrol kadar glukosa darah pasien DM. Salah satu cara untuk mengatasi ketidakpatuhan diet pada pasien DM yaitu dengan health education dengan media leaflet dan audio visual. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Health Education Dengan Media Leaflet Dan Audio Visual Terhadap Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Ruang Apel Rsud Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2024. Metode penelitian ini dengan quasi eksperimen menggunakan design tipe one group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien DM yang dirawah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-c6632.webp" type="image/webp" length="85470" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-c6632.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/diabetes-mellitus-dm-health-education-textbook-per-thumb-d0f78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4755-ympai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13708-jurnal-masyarakat-sehat-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52508-pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengala</link>
	<guid isPermaLink="false">39713db5eeac4e5b688cecc0c772eb1f</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,bandar,bet,mahjong,slot,togel,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor-faktor nonAcfasilitas yang memengaruhi kepuasan pelanggan, seperti kualitas layanan, promosi, dan persepsi keamanan, dengan menggunakan model struktural untuk mengukur kontribusinya secara simultan. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor-faktor nonAcfasilitas yang memengaruhi kepuasan pelanggan, seperti kualitas layanan, promosi, dan persepsi keamanan, dengan menggunakan model struktural untuk mengukur kontribusinya secara simultan. Selain itu, studi perbandingan antara Pulau Pahawang dan destinasi wisata serupa di wilayah lain dapat menggali perbedaan pengaruh fasilitas serta karakteristik pengunjung, sehingga memberikan wawasan tentang strategi pengembangan yang lebih efektif. Penelitian juga dapat memasukkan analisis segmentasi pengunjung berdasarkan usia, tingkat pendidikan, dan tujuan kunjungan untuk mengetahui kebutuhan spesifik tiap segmen. Pendekatan longitudinal yang melacak perubahan kepuasan pelanggan selama beberapa tahun setelah perbaikan fasilitas dapat mengungkap efek jangka panjang serta interaksi dengan variabel eksternal seperti tren pariwisata dan kebijakan pemerintah. Selanjutnya, evaluasi peran media sosial dalam mempromosikan fasilitas dan dampaknya terhadap keputusan berkunjung dapat memberikan insight tentang strategi pemasaran digital. Metode campuran (mixedAcmethods) yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai persepsi wisatawan. Penelitian-penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi praktis bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan secara holistik.. Penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pariwisata berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan objek wisata Pulau Pahawang, namun pengaruhnya kecil dengan nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,030 atau 3A%.Faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini menjelaskan sisanya sebesar 97A%, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi variabel-variabel tersebut.Meskipun nilai tAchitung (2,119) melebihi tActabel (0,676) dan hipotesis diterima, temuan ini menegaskan bahwa peningkatan fasilitas pariwisata saja belum cukup untuk meningkatkan kepuasan secara signifikan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas pariwisata terhadap kepuasan pelanggan objek wisata Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran. Salah satu masalah dalam penelitian ini adalah bahwa fasilitas utama dan fasilitas pendukung bagi wisatawan di Pulau Pahawang sangat sedikit berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan objek wisata Pulau Pahawang. Dalam penelitian ini, metode deskriptif kuantitatif digunakan. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan sekunder, dan metode pengumpulan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-bbcd5.webp" title="JURIS - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-bbcd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-bbcd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-bbcd5.webp 1x" title="JURIS - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran" alt="JURIS - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-75ae3.webp" title="JURIS - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-75ae3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-75ae3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-75ae3.webp 1x" title="JURIS - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran" alt="JURIS - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-eac23.webp" title="JURIS - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-eac23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-eac23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-eac23.webp 1x" title="JURIS - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran" alt="JURIS - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52508-pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengala" title="JURIS - Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran" target="_blank">Fasilitas Pariwisata Terhadap Kepuasan Pelanggan Objek Wisata di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor-faktor nonAcfasilitas yang memengaruhi kepuasan pelanggan, seperti kualitas layanan, promosi, dan persepsi keamanan, dengan menggunakan model struktural untuk mengukur kontribusinya secara simultan. Selain itu, studi perbandingan antara Pulau Pahawang dan destinasi wisata serupa di wilayah lain dapat menggali perbedaan pengaruh fasilitas serta karakteristik pengunjung, sehingga memberikan wawasan tentang strategi pengembangan yang lebih efektif. Penelitian juga dapat memasukkan analisis segmentasi pengunjung berdasarkan usia, tingkat pendidikan, dan tujuan kunjungan untuk mengetahui kebutuhan spesifik tiap segmen. Pendekatan longitudinal yang melacak perubahan kepuasan pelanggan selama beberapa tahun setelah perbaikan fasilitas dapat mengungkap efek jangka panjang serta interaksi dengan variabel eksternal seperti tren pariwisata dan kebijakan pemerintah. Selanjutnya, evaluasi peran media sosial dalam mempromosikan fasilitas dan dampaknya terhadap keputusan berkunjung dapat memberikan insight tentang strategi pemasaran digital. Metode campuran (mixedAcmethods) yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai persepsi wisatawan. Penelitian-penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi praktis bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan secara holistik..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pariwisata berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan objek wisata Pulau Pahawang, namun pengaruhnya kecil dengan nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,030 atau 3A%.Faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini menjelaskan sisanya sebesar 97A%, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi variabel-variabel tersebut.Meskipun nilai tAchitung (2,119) melebihi tActabel (0,676) dan hipotesis diterima, temuan ini menegaskan bahwa peningkatan fasilitas pariwisata saja belum cukup untuk meningkatkan kepuasan secara signifikan
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas pariwisata terhadap kepuasan pelanggan objek wisata Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran. Salah satu masalah dalam penelitian ini adalah bahwa fasilitas utama dan fasilitas pendukung bagi wisatawan di Pulau Pahawang sangat sedikit berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan objek wisata Pulau Pahawang. Dalam penelitian ini, metode deskriptif kuantitatif digunakan. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan sekunder, dan metode pengumpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-eac23.webp" type="image/webp" length="78376" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-bbcd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-75ae3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/pulau-pahawang-obyek-wisata-kualitas-pengalaman-wi-thumb-eac23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-526-ibi-darmajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3511-jurnal-bisnis-darmajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52513-siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis</link>
	<guid isPermaLink="false">25024fbab38d0449930e8ee80184358c</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,content,crawl,main,menu,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman kita tentang efektivitas pembelajaran matematika, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam dengan beberapa arah yang inovatif. Pertama, meskipun penelitian ini menunjukkan tidak adanya interaksi antara model pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk: Untuk memperkaya pemahaman kita tentang efektivitas pembelajaran matematika, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam dengan beberapa arah yang inovatif. Pertama, meskipun penelitian ini menunjukkan tidak adanya interaksi antara model pembelajaran dan kreativitas, akan sangat menarik untuk menyelidiki apakah terdapat faktor karakteristik siswa lain, seperti gaya belajar dominan, tingkat kemandirian belajar, atau motivasi intrinsik siswa, yang mungkin berinteraksi secara signifikan dengan model Jigsaw Termodifikasi atau Jigsaw dalam mempengaruhi hasil belajar matematika. Pemahaman tentang interaksi ini dapat membantu guru menyesuaikan pendekatan pembelajaran untuk kelompok siswa yang lebih spesifik. Kedua, mengingat hasil penelitian ini berfokus pada hasil belajar sesaat, penting untuk mengeksplorasi bagaimana dampak jangka panjang dari model pembelajaran Jigsaw Termodifikasi terhadap retensi materi pelajaran, kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika yang lebih kompleks, serta kemampuan mereka untuk berkolaborasi dalam tugas-tugas tim di kemudian hari. Penelitian longitudinal dapat memberikan wawasan berharga tentang keberlanjutan manfaat model ini. Terakhir, karena studi ini terbatas pada mata pelajaran matematika di jenjang SMP, penelitian dapat diperluas untuk menguji penerapan model Jigsaw Termodifikasi pada mata pelajaran yang berbeda, seperti ilmu pengetahuan alam atau bahasa, atau bahkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau lebih rendah. Dengan begitu, kita bisa mengetahui seberapa adaptif dan umum efektivitas model ini di berbagai konteks akademik.. Berdasarkan analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Jigsaw Termodifikasi menghasilkan hasil belajar matematika yang lebih baik dibandingkan model Jigsaw dan pembelajaran konvensional.Selanjutnya, kreativitas belajar siswa berpengaruh signifikan, di mana siswa dengan kreativitas tinggi memiliki hasil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa berkreativitas rendah, meskipun setara dengan siswa berkreativitas sedang.Secara keseluruhan, model Jigsaw Termodifikasi dan Jigsaw terbukti unggul dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada berbagai tingkat kreativitas siswa Penelitian ini merupakan eksperimentasi pembelajaran matematika dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Termodifikasi dan Jigsaw, ditinjau dari kreativitas belajar siswa SMP di Kabupaten Nganjuk. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika pada siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw Termodifikasi, Pembelajaran Kooperatif Jigsaw, dan Pembelajaran Konvensional; (2) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika pada siswa dengan tingkat kreativitas belajar yang berbeda; dan (3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika pada siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw Termodifikasi, Pembelajaran Kooperatif Jigsaw, dan Pembelajaran Konvensional yang memiliki tingkat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-e6052.webp" title="JURIS - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-e6052.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-e6052.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-e6052.webp 1x" title="JURIS - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-f929c.webp" title="JURIS - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-f929c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-f929c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-f929c.webp 1x" title="JURIS - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-daa39.webp" title="JURIS - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-daa39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-daa39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-daa39.webp 1x" title="JURIS - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52513-siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis" title="JURIS - Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk" target="_blank">Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk</a>: Untuk memperkaya pemahaman kita tentang efektivitas pembelajaran matematika, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam dengan beberapa arah yang inovatif. Pertama, meskipun penelitian ini menunjukkan tidak adanya interaksi antara model pembelajaran dan kreativitas, akan sangat menarik untuk menyelidiki apakah terdapat faktor karakteristik siswa lain, seperti gaya belajar dominan, tingkat kemandirian belajar, atau motivasi intrinsik siswa, yang mungkin berinteraksi secara signifikan dengan model Jigsaw Termodifikasi atau Jigsaw dalam mempengaruhi hasil belajar matematika. Pemahaman tentang interaksi ini dapat membantu guru menyesuaikan pendekatan pembelajaran untuk kelompok siswa yang lebih spesifik. Kedua, mengingat hasil penelitian ini berfokus pada hasil belajar sesaat, penting untuk mengeksplorasi bagaimana dampak jangka panjang dari model pembelajaran Jigsaw Termodifikasi terhadap retensi materi pelajaran, kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika yang lebih kompleks, serta kemampuan mereka untuk berkolaborasi dalam tugas-tugas tim di kemudian hari. Penelitian longitudinal dapat memberikan wawasan berharga tentang keberlanjutan manfaat model ini. Terakhir, karena studi ini terbatas pada mata pelajaran matematika di jenjang SMP, penelitian dapat diperluas untuk menguji penerapan model Jigsaw Termodifikasi pada mata pelajaran yang berbeda, seperti ilmu pengetahuan alam atau bahasa, atau bahkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau lebih rendah. Dengan begitu, kita bisa mengetahui seberapa adaptif dan umum efektivitas model ini di berbagai konteks akademik..
<br>Berdasarkan analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Jigsaw Termodifikasi menghasilkan hasil belajar matematika yang lebih baik dibandingkan model Jigsaw dan pembelajaran konvensional.Selanjutnya, kreativitas belajar siswa berpengaruh signifikan, di mana siswa dengan kreativitas tinggi memiliki hasil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa berkreativitas rendah, meskipun setara dengan siswa berkreativitas sedang.Secara keseluruhan, model Jigsaw Termodifikasi dan Jigsaw terbukti unggul dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada berbagai tingkat kreativitas siswa
<br>Penelitian ini merupakan eksperimentasi pembelajaran matematika dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Termodifikasi dan Jigsaw, ditinjau dari kreativitas belajar siswa SMP di Kabupaten Nganjuk. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika pada siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw Termodifikasi, Pembelajaran Kooperatif Jigsaw, dan Pembelajaran Konvensional; (2) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika pada siswa dengan tingkat kreativitas belajar yang berbeda; dan (3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika pada siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw Termodifikasi, Pembelajaran Kooperatif Jigsaw, dan Pembelajaran Konvensional yang memiliki tingkat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-daa39.webp" type="image/webp" length="86280" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-e6052.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-f929c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/siswa-ber-motivasi-hasil-penelitian-analisis-data-thumb-daa39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-877-stkippacitan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4123-jurnal-penelitian-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52526-sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah</link>
	<guid isPermaLink="false">4b0368adf3bd1b61d3c844b12da4693e</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ wira dimuksa ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur hayati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dimuksa,hayati,kirim,naskah,nur,wira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan dengan objek yang lebih luas, subjek yang lebih banyak, dan kajian yang lebih mendalam. Penelitian dapat dikembangkan dengan fokus pada pengaruh media sosial Instagram dalam meningkatkan pemahaman New Normal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan dengan objek yang lebih luas, subjek yang lebih banyak, dan kajian yang lebih mendalam. Penelitian dapat dikembangkan dengan fokus pada pengaruh media sosial Instagram dalam meningkatkan pemahaman New Normal secara lebih spesifik, misalnya dengan menganalisis konten-konten edukatif yang disebarkan melalui Instagram dan dampaknya terhadap perilaku mahasiswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan New Normal melalui media sosial, serta bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai sarana edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan secara luas.. Media sosial Instagram berpengaruh terhadap pemberian pemahaman New Normal kepada mahasiswa STKIP PGRI Pacitan.Sebagian besar mahasiswa sudah mampu menerapkan protokol kesehatan Kebiasaan New Normal di lingkungan kampus.Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam menerapkan New Normal adalah kurangnya sosialisasi dan faktor lingkungan.Vaksinasi tidak menjamin terhindar dari virus corona, sehingga protokol kesehatan tetap harus diterapkan Pandemi Covid-19 belum berakhir, dan saat ini kita memasuki era New Normal, yaitu perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial Instagram dalam memberikan pemahaman kehidupan kebiasaan baru di kampus STKIP PGRI Pacitan dan memahami pemahaman mahasiswa dalam menerapkan kebiasaan New Normal di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) yang menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden lebih mudah mengakses informasi mengenai New Normal melalui media sosial Instagram dan fitur-fiturnya. Mahasiswa juga telah mampu menerapkan New Normal dan menyebutkan hal-hal yang harus dilakukan dalam kondisi New Normal, yaitu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-f556f.webp" title="JURIS - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-f556f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-f556f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-f556f.webp 1x" title="JURIS - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan" alt="JURIS - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-b21c7.webp" title="JURIS - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-b21c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-b21c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-b21c7.webp 1x" title="JURIS - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan" alt="JURIS - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-dba34.webp" title="JURIS - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-dba34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-dba34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-dba34.webp 1x" title="JURIS - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan" alt="JURIS - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52526-sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah" title="JURIS - Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan" target="_blank">Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan dengan objek yang lebih luas, subjek yang lebih banyak, dan kajian yang lebih mendalam. Penelitian dapat dikembangkan dengan fokus pada pengaruh media sosial Instagram dalam meningkatkan pemahaman New Normal secara lebih spesifik, misalnya dengan menganalisis konten-konten edukatif yang disebarkan melalui Instagram dan dampaknya terhadap perilaku mahasiswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan New Normal melalui media sosial, serta bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai sarana edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan secara luas..
<br>Media sosial Instagram berpengaruh terhadap pemberian pemahaman New Normal kepada mahasiswa STKIP PGRI Pacitan.Sebagian besar mahasiswa sudah mampu menerapkan protokol kesehatan Kebiasaan New Normal di lingkungan kampus.Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam menerapkan New Normal adalah kurangnya sosialisasi dan faktor lingkungan.Vaksinasi tidak menjamin terhindar dari virus corona, sehingga protokol kesehatan tetap harus diterapkan
<br>Pandemi Covid-19 belum berakhir, dan saat ini kita memasuki era New Normal, yaitu perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial Instagram dalam memberikan pemahaman kehidupan kebiasaan baru di kampus STKIP PGRI Pacitan dan memahami pemahaman mahasiswa dalam menerapkan kebiasaan New Normal di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) yang menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden lebih mudah mengakses informasi mengenai New Normal melalui media sosial Instagram dan fitur-fiturnya. Mahasiswa juga telah mampu menerapkan New Normal dan menyebutkan hal-hal yang harus dilakukan dalam kondisi New Normal, yaitu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-b21c7.webp" type="image/webp" length="55122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-f556f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-b21c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/sosial-instagram-normal-pandemi-covid-perilaku-mah-thumb-dba34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-877-stkippacitan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4131-jurnal-proyeksi-pendidikan-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52512-mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model</link>
	<guid isPermaLink="false">e654dcaff09f532a9bdb7cf03a95448b</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi untuk menguji keberhasilan model pembelajaran STAD. Studi ini dapat diterapkan pada jenjang kelas yang berbeda, misalnya siswa kelas VII atau VIII, atau bahkan di sekolah dengan karakteristik lingkungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi untuk menguji keberhasilan model pembelajaran STAD. Studi ini dapat diterapkan pada jenjang kelas yang berbeda, misalnya siswa kelas VII atau VIII, atau bahkan di sekolah dengan karakteristik lingkungan yang beragam, seperti sekolah di perkotaan atau pedesaan, guna memahami sejauh mana generalisasi dampak positif STAD terhadap prestasi dan motivasi belajar bahasa Inggris. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk menguji efektivitas STAD pada mata pelajaran lain di luar bahasa Inggris, guna melihat potensi adaptabilitas model ini dalam konteks kurikulum yang lebih luas.Arah penelitian lain yang menarik adalah melakukan perbandingan komparatif antara model STAD dengan metode pembelajaran kooperatif lainnya, seperti Jigsaw atau Team-Games-Tournament (TGT), atau bahkan dengan metode pengajaran konvensional. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi model mana yang paling optimal dalam mencapai tujuan pembelajaran tertentu, misalnya dalam meningkatkan keterampilan berbahasa spesifik atau kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Melalui perbandingan ini, kita bisa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang keunggulan relatif masing-masing pendekatan dalam konteks pendidikan di Indonesia.Terakhir, disarankan untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi STAD dari sudut pandang guru dan siswa. Ini termasuk menelaah bagaimana kualitas pelatihan guru, dukungan institusional, dan ketersediaan sumber daya memengaruhi efektivitas STAD di kelas. Selain itu, dapat juga diteliti bagaimana karakteristik individu siswa, seperti gaya belajar atau latar belakang sosial ekonomi, berinteraksi dengan model STAD untuk menghasilkan hasil belajar yang berbeda. Penelitian semacam ini dapat memberikan wawasan berharga untuk penyempurnaan implementasi STAD di masa depan.. Dari kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus.Dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran kooperatif model STAD memiliki dampak positif dalam meningkatkan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus I (60,71%, dan siklus II (89,29).Penerapan pembelajaran kooperatif model STAD mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris, hal ini ditunjukkan dengan antusias siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pembelajaran kooperatif model STAD sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif model STAD terhadap hasil belajar bahasa Inggris siswa Kelas IX B SMP Negeri 1 Pringkuku tahun pelajaran 2019/2020, 2) ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Pringkuku Kabupaten Pacitan.Kami menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Pringkuku tahun pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif dan lembar observasi.Penggunaan Metode STAD memiliki dampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang invitation yang ditandai dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-0dd7d.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-0dd7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-0dd7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-0dd7d.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-ed1fd.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-ed1fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-ed1fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-ed1fd.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-8bd96.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-8bd96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-8bd96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-8bd96.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52512-mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku" target="_blank">Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Stad Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Pokok Bahasan Invitation Siswa Kelas Ix B Smp Negeri 1 Pringkuku</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi untuk menguji keberhasilan model pembelajaran STAD. Studi ini dapat diterapkan pada jenjang kelas yang berbeda, misalnya siswa kelas VII atau VIII, atau bahkan di sekolah dengan karakteristik lingkungan yang beragam, seperti sekolah di perkotaan atau pedesaan, guna memahami sejauh mana generalisasi dampak positif STAD terhadap prestasi dan motivasi belajar bahasa Inggris. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk menguji efektivitas STAD pada mata pelajaran lain di luar bahasa Inggris, guna melihat potensi adaptabilitas model ini dalam konteks kurikulum yang lebih luas.Arah penelitian lain yang menarik adalah melakukan perbandingan komparatif antara model STAD dengan metode pembelajaran kooperatif lainnya, seperti Jigsaw atau Team-Games-Tournament (TGT), atau bahkan dengan metode pengajaran konvensional. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi model mana yang paling optimal dalam mencapai tujuan pembelajaran tertentu, misalnya dalam meningkatkan keterampilan berbahasa spesifik atau kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Melalui perbandingan ini, kita bisa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang keunggulan relatif masing-masing pendekatan dalam konteks pendidikan di Indonesia.Terakhir, disarankan untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi STAD dari sudut pandang guru dan siswa. Ini termasuk menelaah bagaimana kualitas pelatihan guru, dukungan institusional, dan ketersediaan sumber daya memengaruhi efektivitas STAD di kelas. Selain itu, dapat juga diteliti bagaimana karakteristik individu siswa, seperti gaya belajar atau latar belakang sosial ekonomi, berinteraksi dengan model STAD untuk menghasilkan hasil belajar yang berbeda. Penelitian semacam ini dapat memberikan wawasan berharga untuk penyempurnaan implementasi STAD di masa depan..
<br>Dari kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus.Dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran kooperatif model STAD memiliki dampak positif dalam meningkatkan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus I (60,71%, dan siklus II (89,29).Penerapan pembelajaran kooperatif model STAD mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris, hal ini ditunjukkan dengan antusias siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pembelajaran kooperatif model STAD sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar
<br>Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif model STAD terhadap hasil belajar bahasa Inggris siswa Kelas IX B SMP Negeri 1 Pringkuku tahun pelajaran 2019/2020, 2) ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Pringkuku Kabupaten Pacitan.Kami menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Pringkuku tahun pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif dan lembar observasi.Penggunaan Metode STAD memiliki dampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang invitation yang ditandai dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-ed1fd.webp" type="image/webp" length="97520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-0dd7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-ed1fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-siklus-model-thumb-8bd96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-877-stkippacitan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4125-jh-jurnal-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52516-konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-k</link>
	<guid isPermaLink="false">b0333b4597fdd5d83c04f76aa18c6950</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 18:26:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki periode fermentasi optimal dan kombinasi bahan tambahan (seperti molase, dedak, atau probiotik) untuk meningkatkan kualitas organoleptik silase terubuk serta mengurangi pertumbuhan jamur. Kedua, dilakukan uji lapangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki periode fermentasi optimal dan kombinasi bahan tambahan (seperti molase, dedak, atau probiotik) untuk meningkatkan kualitas organoleptik silase terubuk serta mengurangi pertumbuhan jamur. Kedua, dilakukan uji lapangan pada populasi ternak yang lebih besar, meliputi berbagai ras dan usia sapi, untuk menilai efek pemberian silase terubuk terhadap pertumbuhan berat badan, konsumsi pakan, dan kesehatan umum selama beberapa bulan. Ketiga, analisis biayaAemanfaat serta skala produksi silase terubuk pada peternak kecil dapat dilakukan untuk menentukan kelayakan ekonomi, kebutuhan peralatan, dan tingkat adopsi teknologi di daerah dengan sumber limbah terubuk yang melimpah. Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu memperluas pemahaman tentang potensi silase terubuk sebagai pakan alternatif yang berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas peternakan di wilayah tropis. Penelitian ini juga harus memperhatikan variabel lingkungan seperti suhu dan kelembaban yang dapat mempengaruhi proses ensilase. Hasilnya diharapkan memberikan pedoman praktis bagi peternak dalam memproduksi dan memberi silase terubuk secara efektif. Dengan demikian, kontribusi ilmiah dan aplikatif dapat meningkatkan kesejahteraan peternak dan ketahanan pangan nasional.. Tanaman terubuk dapat dijadikan pakan silase dengan kualitas organoleptik baik dan palatabilitas tinggi, dengan memperhatikan waktu fermentasi dan adaptasi pemberian.Pemberian silase terubuk meningkatkan kenaikan bobot sapi secara signifikan dibandingkan rumput hijau.Peningkatan bobot mencapai maksimal 6,15Akg per minggu (0,9Akg per hari), meskipun faktor seperti manajemen pakan dan adaptasi dapat mempengaruhi pertumbuhan Silase merupakan pakan yang di fermentasi dalam suatu wadah biasa silo ataupun plastik dengan proses anaerob. Tujuan kajian ini yaitu mengevaluasi pemberian pakan silase terubuk dengan yang diberi pakan rumput hijau terhadap peningktan bobot sapi di Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi. Kajian dilakukan sebagai tindak lanjut hasil pengujian di laboratorium. Kajian ini menggunakan dua ekor sapi betina jenis PO (Peranakan ongole) atau sapi jawa umur 6 bulan dan 9 bulan, dengan diberi pakan 2 kali sehari berupa silase terubuk serta tidak diberi pakan tambahan lainnya. Tahapan kaji terap meliputi tahap eksperimen atau pembuatan silase terubuk dan observasi recording data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-71a4c.webp" title="JURIS - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-71a4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-71a4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-71a4c.webp 1x" title="JURIS - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi" alt="JURIS - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-e8664.webp" title="JURIS - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-e8664.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-e8664.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-e8664.webp 1x" title="JURIS - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi" alt="JURIS - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-d8d20.webp" title="JURIS - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-d8d20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-d8d20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-d8d20.webp 1x" title="JURIS - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi" alt="JURIS - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52516-konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-k" title="JURIS - Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi" target="_blank">Kaji Terap Optimalisasi Pakan Silase Limbah Terubuk Terhadap Jumlah Peningkatan Bobot Sapi</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki periode fermentasi optimal dan kombinasi bahan tambahan (seperti molase, dedak, atau probiotik) untuk meningkatkan kualitas organoleptik silase terubuk serta mengurangi pertumbuhan jamur. Kedua, dilakukan uji lapangan pada populasi ternak yang lebih besar, meliputi berbagai ras dan usia sapi, untuk menilai efek pemberian silase terubuk terhadap pertumbuhan berat badan, konsumsi pakan, dan kesehatan umum selama beberapa bulan. Ketiga, analisis biayaAemanfaat serta skala produksi silase terubuk pada peternak kecil dapat dilakukan untuk menentukan kelayakan ekonomi, kebutuhan peralatan, dan tingkat adopsi teknologi di daerah dengan sumber limbah terubuk yang melimpah. Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu memperluas pemahaman tentang potensi silase terubuk sebagai pakan alternatif yang berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas peternakan di wilayah tropis. Penelitian ini juga harus memperhatikan variabel lingkungan seperti suhu dan kelembaban yang dapat mempengaruhi proses ensilase. Hasilnya diharapkan memberikan pedoman praktis bagi peternak dalam memproduksi dan memberi silase terubuk secara efektif. Dengan demikian, kontribusi ilmiah dan aplikatif dapat meningkatkan kesejahteraan peternak dan ketahanan pangan nasional..
<br>Tanaman terubuk dapat dijadikan pakan silase dengan kualitas organoleptik baik dan palatabilitas tinggi, dengan memperhatikan waktu fermentasi dan adaptasi pemberian.Pemberian silase terubuk meningkatkan kenaikan bobot sapi secara signifikan dibandingkan rumput hijau.Peningkatan bobot mencapai maksimal 6,15Akg per minggu (0,9Akg per hari), meskipun faktor seperti manajemen pakan dan adaptasi dapat mempengaruhi pertumbuhan
<br>Silase merupakan pakan yang di fermentasi dalam suatu wadah biasa silo ataupun plastik dengan proses anaerob. Tujuan kajian ini yaitu mengevaluasi pemberian pakan silase terubuk dengan yang diberi pakan rumput hijau terhadap peningktan bobot sapi di Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi. Kajian dilakukan sebagai tindak lanjut hasil pengujian di laboratorium. Kajian ini menggunakan dua ekor sapi betina jenis PO (Peranakan ongole) atau sapi jawa umur 6 bulan dan 9 bulan, dengan diberi pakan 2 kali sehari berupa silase terubuk serta tidak diberi pakan tambahan lainnya. Tahapan kaji terap meliputi tahap eksperimen atau pembuatan silase terubuk dan observasi recording data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-71a4c.webp" type="image/webp" length="116626" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-71a4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-e8664.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/konsumsi-pakan-edukasi-manajemen-efisiensi-bobot-b-thumb-d8d20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-213-ummi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8725-jurnal-agribisnis-pembangunan-pertanian-japp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52515-kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gan</link>
	<guid isPermaLink="false">bc134bd39a288b1ecc7cdfc9cd3d0693</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 17:05:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ generasi z ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[generasi,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang lebih spesifik yang mempengaruhi kualitas tidur mahasiswa, seperti kebiasaan tidur sebelum tidur, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang lebih spesifik yang mempengaruhi kualitas tidur mahasiswa, seperti kebiasaan tidur sebelum tidur, seperti membaca atau menonton televisi. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara kualitas tidur dan prestasi akademik mahasiswa, untuk melihat apakah ada korelasi antara kualitas tidur yang baik dengan prestasi akademik yang lebih tinggi. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari kualitas tidur yang buruk pada kesehatan fisik dan mental mahasiswa, serta strategi intervensi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas tidur mereka.. Berdasarkan hasil penelitian terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Mayarakat Universitas Esa Unggul Kebon Jeruk Jakarta Tahun 2024 disimpulkan bahwa terdapat hubungan screen time dengan kualitas tidur serta tidak terdapat hubungan aktivitas fisik, stres akademik, faktor lingkungan, konsumsi kafein dengan kualitas tidur.Maka dari itu penulis menyarakan untuk Universitas Esa Unggul bisa menempelkan poster kesehatan tentang bijaksanalah dengan penggunaan screen time selain tentang pembelajaran sebagai alat yang dapat mengupayakan dan mengingatkan dalam hal meminimalkan penggunaan durasi screen time pada mahasiswa.Penulis juga sangat menyarakan untuk mahasiswa agar bisa memiliki kesadaran untuk meminimalkan penggunaan screen time dalam sehari, kegiatan untuk waktu luang bisa perlahan diubah dengan membaca novel atau berjalan santai, serta disarankan juga untuk menghindari penggunaan screen time setidaknya 1 jam sebelum waktu tidur.Selain itu, penulis juga menyarankan untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor-faktor yang dengan lebih secara mendetail lagi, seperti meneliti terkait screen time yang dilakukan mahasiswa sebelum tidur agar data yang diperoleh lebih akurat Kebutuhan fisiologis adalah yang utama melebihi apapun, salah satu kebutuhan fisiologis adalah tidur yang berkualitas. Kualitas tidur adalah suatu keadaan dimana individu dapat tidur serta mendapatkan kepuasan tidur yang diperoleh dari jumlah istrahat yang sesuai dengan kebutuhannya, sehingga tidak menunjukkan adanya tanda dari gangguan tidur. Mahasiswa di Indonesia cenderung memiliki gangguan tidur seperti sulit tidur sehingga bisa membuat perubahan pada kualitas tidurnya yang akan menjadi buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-98bc0.webp" title="JURIS - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-98bc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-98bc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-98bc0.webp 1x" title="JURIS - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat" alt="JURIS - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-0276f.webp" title="JURIS - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-0276f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-0276f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-0276f.webp 1x" title="JURIS - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat" alt="JURIS - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-8f789.webp" title="JURIS - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-8f789.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-8f789.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-8f789.webp 1x" title="JURIS - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat" alt="JURIS - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52515-kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gan" title="JURIS - FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat" target="_blank">FaktorAeFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang lebih spesifik yang mempengaruhi kualitas tidur mahasiswa, seperti kebiasaan tidur sebelum tidur, seperti membaca atau menonton televisi. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara kualitas tidur dan prestasi akademik mahasiswa, untuk melihat apakah ada korelasi antara kualitas tidur yang baik dengan prestasi akademik yang lebih tinggi. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari kualitas tidur yang buruk pada kesehatan fisik dan mental mahasiswa, serta strategi intervensi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas tidur mereka..
<br>Berdasarkan hasil penelitian terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Mayarakat Universitas Esa Unggul Kebon Jeruk Jakarta Tahun 2024 disimpulkan bahwa terdapat hubungan screen time dengan kualitas tidur serta tidak terdapat hubungan aktivitas fisik, stres akademik, faktor lingkungan, konsumsi kafein dengan kualitas tidur.Maka dari itu penulis menyarakan untuk Universitas Esa Unggul bisa menempelkan poster kesehatan tentang bijaksanalah dengan penggunaan screen time selain tentang pembelajaran sebagai alat yang dapat mengupayakan dan mengingatkan dalam hal meminimalkan penggunaan durasi screen time pada mahasiswa.Penulis juga sangat menyarakan untuk mahasiswa agar bisa memiliki kesadaran untuk meminimalkan penggunaan screen time dalam sehari, kegiatan untuk waktu luang bisa perlahan diubah dengan membaca novel atau berjalan santai, serta disarankan juga untuk menghindari penggunaan screen time setidaknya 1 jam sebelum waktu tidur.Selain itu, penulis juga menyarankan untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor-faktor yang dengan lebih secara mendetail lagi, seperti meneliti terkait screen time yang dilakukan mahasiswa sebelum tidur agar data yang diperoleh lebih akurat
<br>Kebutuhan fisiologis adalah yang utama melebihi apapun, salah satu kebutuhan fisiologis adalah tidur yang berkualitas. Kualitas tidur adalah suatu keadaan dimana individu dapat tidur serta mendapatkan kepuasan tidur yang diperoleh dari jumlah istrahat yang sesuai dengan kebutuhannya, sehingga tidak menunjukkan adanya tanda dari gangguan tidur. Mahasiswa di Indonesia cenderung memiliki gangguan tidur seperti sulit tidur sehingga bisa membuat perubahan pada kualitas tidurnya yang akan menjadi buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-0276f.webp" type="image/webp" length="125044" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-98bc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-0276f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kompetensi-akademik-mahasiswa-mental-gangguan-tidu-thumb-8f789.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4755-ympai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13708-jurnal-masyarakat-sehat-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj A Smk Negeri 1 Donorojo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj A Smk Negeri 1 Donorojo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj A Smk Negeri 1 Donorojo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52511-tes-formatif-siswa-inggris-ins</link>
	<guid isPermaLink="false">0da1372a1dfac21b8e728b15cce46088</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 16:36:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan Guided Inquiry Learning dengan pendekatan diferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang berada di bawah KKM, sehingga dapat mengidentifikasi strategi bimbingan yang paling efektif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan Guided Inquiry Learning dengan pendekatan diferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang berada di bawah KKM, sehingga dapat mengidentifikasi strategi bimbingan yang paling efektif bagi siswa berprestasi rendah. Selain itu, perlu dilakukan studi eksperimental yang mengintegrasikan teknologi digital, seperti platform multimedia interaktif, ke dalam model Guided Inquiry Learning untuk mengevaluasi dampaknya terhadap kemampuan percakapan bahasa Inggris siswa dalam konteks profesional dan pribadi. Selanjutnya, perbandingan antara Guided Inquiry Learning dan model pembelajaran aktif lain, misalnya ProjectAcBased Learning, dapat dilakukan untuk menentukan model mana yang lebih berpengaruh dalam meningkatkan kefasihan berbicara dan motivasi belajar siswa, dengan memperhatikan faktor lingkungan kelas dan keterlibatan guru.. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Guided Inquiry Learning secara kooperatif meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI TKJ-A SMK Negeri 1 Donorojo, terbukti dari pergeseran kategori hasil belajar Bahasa Inggris dari cukup ke baik.Nilai rata-rata siswa naik signifikan dari 62,7 pada kondisi awal menjadi 80,8 pada siklus kedua.Secara keseluruhan, model tersebut efektif dalam meningkatkan baik aktivitas maupun hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris Kegiatan penelitian mempunyai tujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar Bahasa Inggris melalui model pembelajaran Guided Inquiry Learning pada siswa kelas XI TKJ-A SMK Negeri 1 Donorojo Kabupaten Pacitan. Pembelajaran Guided Inquiry Learning/inkuiri terbimbing merupakan metode inkuiri dimana guru membimbing siswa melakukan kegiatan dengan memberi pertanyaan awal dan mengarahkan pada suatu diskusi. Dalam proses belajar mengajar dengan metode inkuiri terbimbing, siswa dituntut untuk menemukan konsep melalui petunjukAcpetunjuk seperlunya dari seorang guru. Kegiatan Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada SMK Negeri 1 Donorojo... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-095f8.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-095f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-095f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-095f8.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-0eac0.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-0eac0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-0eac0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-0eac0.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-fc2b4.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-fc2b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-fc2b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-fc2b4.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52511-tes-formatif-siswa-inggris-ins" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo" target="_blank">Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Learning Pada Siswa Kelas Xi Tkj-A Smk Negeri 1 Donorojo</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan Guided Inquiry Learning dengan pendekatan diferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang berada di bawah KKM, sehingga dapat mengidentifikasi strategi bimbingan yang paling efektif bagi siswa berprestasi rendah. Selain itu, perlu dilakukan studi eksperimental yang mengintegrasikan teknologi digital, seperti platform multimedia interaktif, ke dalam model Guided Inquiry Learning untuk mengevaluasi dampaknya terhadap kemampuan percakapan bahasa Inggris siswa dalam konteks profesional dan pribadi. Selanjutnya, perbandingan antara Guided Inquiry Learning dan model pembelajaran aktif lain, misalnya ProjectAcBased Learning, dapat dilakukan untuk menentukan model mana yang lebih berpengaruh dalam meningkatkan kefasihan berbicara dan motivasi belajar siswa, dengan memperhatikan faktor lingkungan kelas dan keterlibatan guru..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Guided Inquiry Learning secara kooperatif meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI TKJ-A SMK Negeri 1 Donorojo, terbukti dari pergeseran kategori hasil belajar Bahasa Inggris dari cukup ke baik.Nilai rata-rata siswa naik signifikan dari 62,7 pada kondisi awal menjadi 80,8 pada siklus kedua.Secara keseluruhan, model tersebut efektif dalam meningkatkan baik aktivitas maupun hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris
<br>Kegiatan penelitian mempunyai tujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar Bahasa Inggris melalui model pembelajaran Guided Inquiry Learning pada siswa kelas XI TKJ-A SMK Negeri 1 Donorojo Kabupaten Pacitan. Pembelajaran Guided Inquiry Learning/inkuiri terbimbing merupakan metode inkuiri dimana guru membimbing siswa melakukan kegiatan dengan memberi pertanyaan awal dan mengarahkan pada suatu diskusi. Dalam proses belajar mengajar dengan metode inkuiri terbimbing, siswa dituntut untuk menemukan konsep melalui petunjukAcpetunjuk seperlunya dari seorang guru. Kegiatan Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada SMK Negeri 1 Donorojo...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-fc2b4.webp" type="image/webp" length="194166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-095f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-0eac0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/tes-formatif-siswa-inggris-institusi-ajar-kelas-bu-thumb-fc2b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-877-stkippacitan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4125-jh-jurnal-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52514-catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-p</link>
	<guid isPermaLink="false">434ae509f7b98b7eb41ab8390f768494</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 16:18:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ generasi z ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[generasi,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas modul pelatihan berbasis kompetensi yang dipadukan dengan sistem monitoring digital dalam meningkatkan kepatuhan tenaga keperawatan terhadap pengisian rekam medis; selanjutnya, dapat dilakukan studi kuasiAceksperimental ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas modul pelatihan berbasis kompetensi yang dipadukan dengan sistem monitoring digital dalam meningkatkan kepatuhan tenaga keperawatan terhadap pengisian rekam medis; selanjutnya, dapat dilakukan studi kuasiAceksperimental dengan desain praAcdan pasca intervensi untuk mengukur dampak program insentif terhadap motivasi perawat dan tingkat kelengkapan dokumen medis; terakhir, peneliti dapat mengembangkan dan menguji sistem audit digital otomatis yang melibatkan umpan balik berkelanjutan dari pengawas klinis untuk memperbaiki kepatuhan realActime dalam pencatatan medis. Semua ide ini dirancang dengan bahasa yang sederhana sehingga dapat dipahami oleh masyarakat umum, sekaligus memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan dalam bidang manajemen rekam medis.. Studi ini memperlihatkan bahwa ketaatan perawat terhadap pemenuhan dokumen rekam medis pasien rawat inap di RSUD Dr.Hafiz Cianjur secara nyata dipengaruhi oleh unsur pengetahuan, sikap, serta motivasi, yang masing-masing memiliki hubungan positif dengan tingkat kepatuhan.Temuan ini menegaskan urgensi upaya strategis yang tidak hanya berfokus pada peningkatan wawasan melalui pelatihan rutin, tetapi juga mencakup penguatan etika profesi dan peningkatan semangat kerja melalui insentif atau penghargaan.Implementasi langkahAclangkah tersebut dianggap penting untuk meningkatkan kelengkapan dan kualitas dokumentasi medis di rumah sakit Catatan medis merupakan instrumen penting untuk pemberian perawatan klinis, evaluasi kualitas, dan peningkatan kualitas. Kelanjutan pengobatan yang lebih baik dimungkinkan dengan dokumentasi pertemuan klinis yang dipelihara dengan lebih baik. Kelengkapan rekam medis sangat penting karena mempengaruhi kualitas perawatan yang diberikan staf medis rumah sakit serta perawatan yang diterima pasien. Kepatuhan tenaga keperawatan dapat dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap dan perilaku petugas terhadap prosedur operasional standar yang diberlakukan pada layanan kesehatan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepatuhan tenaga keperawatan terhadap kelengkapan catatan medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Dr. Hafiz Cianjur. Jenis penelitian yang dimanfaatkan yaitu kuantitatif dengan metode deskriptif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-837e1.webp" title="JURIS - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-837e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-837e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-837e1.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur" alt="JURIS - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-30af1.webp" title="JURIS - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-30af1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-30af1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-30af1.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur" alt="JURIS - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-a8bfe.webp" title="JURIS - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-a8bfe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-a8bfe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-a8bfe.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur" alt="JURIS - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52514-catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-p" title="JURIS - Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur" target="_blank">Kepatuhan Tenaga Keperawatan Terhadap Kelengkapan Catatan Medis Pasien Rawat Inap di RSDH Cianjur</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas modul pelatihan berbasis kompetensi yang dipadukan dengan sistem monitoring digital dalam meningkatkan kepatuhan tenaga keperawatan terhadap pengisian rekam medis; selanjutnya, dapat dilakukan studi kuasiAceksperimental dengan desain praAcdan pasca intervensi untuk mengukur dampak program insentif terhadap motivasi perawat dan tingkat kelengkapan dokumen medis; terakhir, peneliti dapat mengembangkan dan menguji sistem audit digital otomatis yang melibatkan umpan balik berkelanjutan dari pengawas klinis untuk memperbaiki kepatuhan realActime dalam pencatatan medis. Semua ide ini dirancang dengan bahasa yang sederhana sehingga dapat dipahami oleh masyarakat umum, sekaligus memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan dalam bidang manajemen rekam medis..
<br>Studi ini memperlihatkan bahwa ketaatan perawat terhadap pemenuhan dokumen rekam medis pasien rawat inap di RSUD Dr.Hafiz Cianjur secara nyata dipengaruhi oleh unsur pengetahuan, sikap, serta motivasi, yang masing-masing memiliki hubungan positif dengan tingkat kepatuhan.Temuan ini menegaskan urgensi upaya strategis yang tidak hanya berfokus pada peningkatan wawasan melalui pelatihan rutin, tetapi juga mencakup penguatan etika profesi dan peningkatan semangat kerja melalui insentif atau penghargaan.Implementasi langkahAclangkah tersebut dianggap penting untuk meningkatkan kelengkapan dan kualitas dokumentasi medis di rumah sakit
<br>Catatan medis merupakan instrumen penting untuk pemberian perawatan klinis, evaluasi kualitas, dan peningkatan kualitas. Kelanjutan pengobatan yang lebih baik dimungkinkan dengan dokumentasi pertemuan klinis yang dipelihara dengan lebih baik. Kelengkapan rekam medis sangat penting karena mempengaruhi kualitas perawatan yang diberikan staf medis rumah sakit serta perawatan yang diterima pasien. Kepatuhan tenaga keperawatan dapat dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap dan perilaku petugas terhadap prosedur operasional standar yang diberlakukan pada layanan kesehatan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepatuhan tenaga keperawatan terhadap kelengkapan catatan medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Dr. Hafiz Cianjur. Jenis penelitian yang dimanfaatkan yaitu kuantitatif dengan metode deskriptif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-a8bfe.webp" type="image/webp" length="274300" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-837e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-30af1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/catatan-medis-kepatuhan-tenaga-keperawatan-pasien-thumb-a8bfe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4755-ympai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13708-jurnal-masyarakat-sehat-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52509-jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p</link>
	<guid isPermaLink="false">08f3784ff873620cd97594167f95f835</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 14:40:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ generasi z ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[generasi,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar ibu hamil yang mengalami kekurangan ASI melakukan pijat oksitosin dan mengonsumsi sayur jantung pisang secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat untuk meningkatkan produksi ASI. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar ibu hamil yang mengalami kekurangan ASI melakukan pijat oksitosin dan mengonsumsi sayur jantung pisang secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat untuk meningkatkan produksi ASI. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa kombinasi pijat oksitosin dan konsumsi sayur jantung pisang dapat memberikan manfaat yang lebih optimal dalam mendukung keberhasilan laktasi. Oleh karena itu, kombinasi keduanya dapat menjadi solusi yang lebih komprehensif dalam mendukung produksi ASI. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efek jangka panjang dari pijat oksitosin dan konsumsi sayur jantung pisang terhadap produksi ASI, serta mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keberhasilan laktasi.. Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh pemberian pijat oksitosin dan sayur jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian poijat oksitosin dan pemberian sayur jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.Produksi ASI meningkat dari 120 cc menjadi 350 cc dalam 7 hari artinya ada peningkatan sebesar 230 cc.Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan produksi ASI antara ibu nifas yang diberikan pijat oksitosin dan sayur jantung pisang dimana peningkatan lebih banyak pada ibu nifas yang diberikan sayur jantung pisang dengan selisih 40 cc.Temuan ini sebagai dasar edukasi rutin dalam kelas kehamilan, agar ibu hamil lebih siap menyusui dan mengetahui cara alami meningkatkan produksi ASI sejak masa antenatal WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama. Namun, berbagai kendala sering dialami ibu dalam memproduksi ASI. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Garut pada tahun 2022 sebesar 65,8% dan pada tahun 2023 sebesar 66,2%. Tidak memberikan ASI eksklusif pada bayi dapat meningkatkan risiko berbagai masalah, seperti stunting, keterlambatan perkembangan, serta obesitas akibat konsumsi susu formula. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan menstimulasi produksi hormone prolactin dan oksitosin melalui pemberian pijat oksitosin dan konsumsi sayur jantung pisang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin dan pemberian sayur jantung pisang terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-ed8cb.webp" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-ed8cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-ed8cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-ed8cb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas" alt="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-a6e8a.webp" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-a6e8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-a6e8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-a6e8a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas" alt="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-315eb.webp" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-315eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-315eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-315eb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas" alt="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52509-jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas" target="_blank">Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar ibu hamil yang mengalami kekurangan ASI melakukan pijat oksitosin dan mengonsumsi sayur jantung pisang secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat untuk meningkatkan produksi ASI. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa kombinasi pijat oksitosin dan konsumsi sayur jantung pisang dapat memberikan manfaat yang lebih optimal dalam mendukung keberhasilan laktasi. Oleh karena itu, kombinasi keduanya dapat menjadi solusi yang lebih komprehensif dalam mendukung produksi ASI. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efek jangka panjang dari pijat oksitosin dan konsumsi sayur jantung pisang terhadap produksi ASI, serta mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keberhasilan laktasi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh pemberian pijat oksitosin dan sayur jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian poijat oksitosin dan   pemberian sayur jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.Produksi ASI meningkat dari 120 cc menjadi 350 cc dalam 7 hari artinya ada peningkatan sebesar 230 cc.Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan produksi ASI antara ibu nifas yang diberikan pijat oksitosin dan sayur jantung pisang dimana peningkatan lebih banyak pada ibu nifas yang diberikan sayur jantung pisang dengan selisih 40 cc.Temuan ini sebagai dasar edukasi rutin dalam kelas kehamilan, agar ibu hamil lebih siap menyusui dan mengetahui cara alami meningkatkan produksi ASI sejak masa antenatal
<br>WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama. Namun, berbagai kendala sering dialami ibu dalam memproduksi ASI. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Garut pada tahun 2022 sebesar 65,8% dan pada tahun 2023 sebesar 66,2%. Tidak memberikan ASI eksklusif pada bayi dapat meningkatkan risiko berbagai masalah, seperti stunting, keterlambatan perkembangan, serta obesitas akibat konsumsi susu formula. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan menstimulasi produksi hormone prolactin dan oksitosin melalui pemberian pijat oksitosin dan konsumsi sayur jantung pisang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin dan pemberian sayur jantung pisang terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-ed8cb.webp" type="image/webp" length="105538" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-ed8cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-a6e8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/jantung-pisang-edukasi-pola-makan-pengaruh-pijat-p-thumb-315eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4755-ympai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13708-jurnal-masyarakat-sehat-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52507-pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita</link>
	<guid isPermaLink="false">a9ec9c5a13aab02f0ee344088f70f783</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 12:46:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ generasi z ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[generasi,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi penataan kearsipan rekam medis, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem digitalisasi arsip yang terintegrasi dengan sistem informasi rumah sakit. Sistem ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit: Untuk meningkatkan efisiensi penataan kearsipan rekam medis, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem digitalisasi arsip yang terintegrasi dengan sistem informasi rumah sakit. Sistem ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam pengelolaan arsip, serta mengurangi risiko kesalahan manusia. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi pelatihan dan pengembangan kompetensi petugas arsip, terutama dalam hal ketelitian dan kerapian, untuk meningkatkan kualitas penataan kearsipan. Dengan demikian, rumah sakit dapat meningkatkan kinerja petugas dan mutu pelayanan secara keseluruhan.. Penataan kearsipan di Rumah Sakit X menunjukkan hasil yang bervariasi, dengan beberapa area membutuhkan perbaikan untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi.Kompetensi petugas arsip umumnya dinilai tinggi, tetapi beberapa aspek masih memerlukan peningkatan.Fungsi penataan kearsipan dalam mendukung kerja rumah sakit dianggap sangat baik, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan dalam prosedur penyerahan dan administrasi arsip.Penerapan prosedur standar yang lebih ketat dalam penataan arsip dan program pelatihan untuk petugas arsip guna meningkatkan ketelitian dan kerapian.Eksperimen mendatang sebaiknya fokus pada pengembangan dan evaluasi sistem digitalisasi arsip untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi, serta uji coba program pelatihan berbasis simulasi untuk meningkatkan kompetensi petugas Masalah terkait pengelolaan arsip rekam medis yang belum optimal masih banyak ditemukan di sejumlah fasilitas kesehatan, terutama dalam hal kelengkapan, ketepatan waktu, dan ketelitian data. Kondisi ini berimplikasi pada menurunnya produktivitas kerja petugas rekam medis dan berdampak negatif terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh rumah sakit. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana efisiensi dalam pengaturan berkas rekam medis berkontribusi terhadap kinerja petugas serta mutu pelayanan rumah sakit. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-08c5e.webp" title="JURIS - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-08c5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-08c5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-08c5e.webp 1x" title="JURIS - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit" alt="JURIS - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-8bce5.webp" title="JURIS - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-8bce5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-8bce5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-8bce5.webp 1x" title="JURIS - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit" alt="JURIS - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-29473.webp" title="JURIS - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-29473.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-29473.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-29473.webp 1x" title="JURIS - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit" alt="JURIS - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52507-pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita" title="JURIS - Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit" target="_blank">Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit</a>: Untuk meningkatkan efisiensi penataan kearsipan rekam medis, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem digitalisasi arsip yang terintegrasi dengan sistem informasi rumah sakit. Sistem ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam pengelolaan arsip, serta mengurangi risiko kesalahan manusia. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi pelatihan dan pengembangan kompetensi petugas arsip, terutama dalam hal ketelitian dan kerapian, untuk meningkatkan kualitas penataan kearsipan. Dengan demikian, rumah sakit dapat meningkatkan kinerja petugas dan mutu pelayanan secara keseluruhan..
<br>Penataan kearsipan di Rumah Sakit X menunjukkan hasil yang bervariasi, dengan beberapa area membutuhkan perbaikan untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi.Kompetensi petugas arsip umumnya dinilai tinggi, tetapi beberapa aspek masih memerlukan peningkatan.Fungsi penataan kearsipan dalam mendukung kerja rumah sakit dianggap sangat baik, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan dalam prosedur penyerahan dan administrasi arsip.Penerapan prosedur standar yang lebih ketat dalam penataan arsip dan program pelatihan untuk petugas arsip guna meningkatkan ketelitian dan kerapian.Eksperimen mendatang sebaiknya fokus pada pengembangan dan evaluasi sistem digitalisasi arsip untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi, serta uji coba program pelatihan berbasis simulasi untuk meningkatkan kompetensi petugas
<br>Masalah terkait pengelolaan arsip rekam medis yang belum optimal masih banyak ditemukan di sejumlah fasilitas kesehatan, terutama dalam hal kelengkapan, ketepatan waktu, dan ketelitian data. Kondisi ini berimplikasi pada menurunnya produktivitas kerja petugas rekam medis dan berdampak negatif terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh rumah sakit. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana efisiensi dalam pengaturan berkas rekam medis berkontribusi terhadap kinerja petugas serta mutu pelayanan rumah sakit.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-08c5e.webp" type="image/webp" length="352830" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-08c5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-8bce5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pengelolaan-arsip-digital-rekam-medis-rumah-digita-thumb-29473.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4755-ympai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13708-jurnal-masyarakat-sehat-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 02 Jul 2026 04:59:15 +0700. 12 items. Served in: 3.574 seconds [rss] -->
