<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 12:32:33 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 12:32:33 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-12T12:32:33+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37666-akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon</link>
	<guid isPermaLink="false">38ef2456f76f3db8f8bb238d1ce929bf</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 10:51:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai model partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan di TNGL, dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser: Berdasarkan analisis terhadap penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai model partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan di TNGL, dengan fokus pada bagaimana meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pengawasan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator keberlanjutan yang lebih komprehensif dan terukur, yang tidak hanya mencakup aspek ekologis dan ekonomi, tetapi juga aspek sosial dan budaya masyarakat lokal. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana teknologi digital, seperti sistem informasi geografis (SIG) dan pemantauan satelit, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengawasan terhadap aktivitas ilegal di kawasan TNGL, serta untuk memantau perubahan tutupan hutan secara real-time. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana mengelola hutan secara berkelanjutan di TNGL, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan memanfaatkan teknologi modern untuk mencapai tujuan konservasi dan kesejahteraan masyarakat.. Pengelolaan TNGL berbasis manajemen lingkungan berfokus pada pengelolaan hutan untuk menyeimbangkan kebutuhan ekologi, ekonomi, dan sosial masyarakat.Artinya, dalam manajemen lingkungan dalam pembangunan kehutanan di TNGL melibatkan praktik ekoforestri yang menekankan pemeliharaan atau pemulihan ekosistem hutan secara alami, dan pengelolaan yang berkelanjutan.Upaya konservasi TNGL memerlukan peran serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam menjaga hutan, terutama masyarakat lokal yang memiliki ketergantungan pada kawasan tersebut Manajemen lingkungan dalam pembangunan kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser menekankan pada prinsip keseimbangan ekologis, sosial dan ekonomi dalam pemanfaatan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana manajemen lingkungan dalam pembangunan kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser mampu memungkinkan setiap pemangku kepentingan mampu secara komprehensif menganalisis, mengendalikan, dan mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas, produk, dan layanannya, serta beroperasi secara lebih efisien dan efektif demi mengatasi deforestasi. Alasannya deforestasi di Taman Nasional Gunung Leuser berdampak buruk karena berdampak pada kerusakan hutan, bencana sosial hingga kemiskinan. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-3c182.webp" title="JURIS - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-3c182.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-3c182.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-3c182.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser" alt="JURIS - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-0b2cd.webp" title="JURIS - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-0b2cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-0b2cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-0b2cd.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser" alt="JURIS - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-9760f.webp" title="JURIS - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-9760f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-9760f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-9760f.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser" alt="JURIS - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37666-akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon" title="JURIS - Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser" target="_blank">Manajemen Lingkungan dalam Pembangunan Kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser</a>: Berdasarkan analisis terhadap penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai model partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan di TNGL, dengan fokus pada bagaimana meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pengawasan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator keberlanjutan yang lebih komprehensif dan terukur, yang tidak hanya mencakup aspek ekologis dan ekonomi, tetapi juga aspek sosial dan budaya masyarakat lokal. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana teknologi digital, seperti sistem informasi geografis (SIG) dan pemantauan satelit, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengawasan terhadap aktivitas ilegal di kawasan TNGL, serta untuk memantau perubahan tutupan hutan secara real-time. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana mengelola hutan secara berkelanjutan di TNGL, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan memanfaatkan teknologi modern untuk mencapai tujuan konservasi dan kesejahteraan masyarakat..
<br>Pengelolaan TNGL berbasis manajemen lingkungan berfokus pada pengelolaan hutan untuk menyeimbangkan kebutuhan ekologi, ekonomi, dan sosial masyarakat.Artinya, dalam manajemen lingkungan dalam pembangunan kehutanan di TNGL melibatkan praktik ekoforestri yang menekankan pemeliharaan atau pemulihan ekosistem hutan secara alami, dan pengelolaan yang berkelanjutan.Upaya konservasi TNGL memerlukan peran serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam menjaga hutan, terutama masyarakat lokal yang memiliki ketergantungan pada kawasan tersebut
<br>Manajemen lingkungan dalam pembangunan kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser menekankan pada prinsip keseimbangan ekologis, sosial dan ekonomi dalam pemanfaatan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana manajemen lingkungan dalam pembangunan kehutanan di Taman Nasional Gunung Leuser mampu memungkinkan setiap pemangku kepentingan mampu secara komprehensif menganalisis, mengendalikan, dan mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas, produk, dan layanannya, serta beroperasi secara lebih efisien dan efektif demi mengatasi deforestasi. Alasannya deforestasi di Taman Nasional Gunung Leuser berdampak buruk karena berdampak pada kerusakan hutan, bencana sosial hingga kemiskinan. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-9760f.webp" type="image/webp" length="104048" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-3c182.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-0b2cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/akuntansi-manajemen-lingkungan-ekosistem-hutan-kon-thumb-9760f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16119-langgas-jurnal-studi-pembangunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio Ecological Conflict ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio Ecological Conflict ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio Ecological Conflict ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37670-faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas</link>
	<guid isPermaLink="false">d009cf464f5f4bc953211bb05d20fc04</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 10:14:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[khairun,nisa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Based on the findings and analysis presented in this study, several key recommendations for further research emerge. Firstly, there is a need to explore the long-term impact of religious environmentalism on grassroots dissent and its potential to sustain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict: Based on the findings and analysis presented in this study, several key recommendations for further research emerge. Firstly, there is a need to explore the long-term impact of religious environmentalism on grassroots dissent and its potential to sustain resistance over extended periods. This could involve longitudinal studies that track the evolution of religious environmental movements and their ability to navigate shifting political landscapes. Secondly, a comparative analysis of faith-based organizations across different religious traditions and cultural contexts would provide valuable insights into the unique strategies and challenges faced by each group. Such a study could identify commonalities and differences in their approaches to environmental advocacy and the extent to which they are able to influence public policy outcomes. Lastly, given the increasing global focus on climate change, it would be beneficial to examine the role of faith-based organizations in international climate negotiations and their potential to influence global environmental governance. By exploring these research avenues, scholars can contribute to a deeper understanding of the complex interplay between religion, environmentalism, and political power, ultimately informing more effective strategies for addressing the global climate crisis.. The role of the KHM as a civil society organization in the dynamics of socio-ecological conflict in Wadas, Purworejo, Indonesia, highlights the importance of civil society in political science studies.Islamic organizations in Indonesia can play two crucial roles.as civil society that actively monitors the state and as a political society with close ties to the state.The recent socio-ecological disasters have raised environmental concerns among Islamic organizations, reflected through religious fatwas and institutional formations.Muhammadiyah, an Islamic organization, has the potential to become environmentally aware through progressive initiatives, institutional and theological reform, and judicial reviews of state policies, known as 'constitutional jihad'.The Muhammadiyah Green Cadre (KHM) emerged as a new discourse in the intersection of Islam and civil society in the struggle for socio-ecological sovereignty in Indonesia.The study uses a case study of the socio-ecological conflict in Wadas, Purworejo, to examine the role of KHM in the dynamics of socio-ecological conflict.The socio-ecological phenomenon in Indonesia cannot be separated from the grand ambitions of the ruling government, and the National Strategic Project (PSN) is expected to intensify the socio-ecological crisis throughout the archipelago.Ultimately, the Wadas case offers a critical lesson for global development studies, namely, resistance against unsustainable development becomes significantly more resilient when reframed through theological narratives.While secular movements may falter under state pressure, KHM demonstrates an alternative model of environmental activism in the Global South, one that does not solely rely on scientific data or liberal human rights discourse, but harnesses spiritual values and religious legitimacy to challenge state hegemony.This suggests that in the face of the global climate crisis, faith-based organizations are not merely support systems, but legitimate political contenders capable of redefining the boundaries of environmental governance Proyek infrastruktur yang dipimpin oleh negara di Global South sering kali memicu konflik, namun peran aktor keagamaan masih kurang dipelajari secara teoretis. Penelitian ini mengkaji bagaimana Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) menavigasi 'penyempitan ruang sipil' (shrinking civic space) dalam konflik pertambangan di Wadas, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui elite sampling dan triangulasi dokumen, penelitian ini menganalisis 'triad perlawanan' KHM yang meliputi: pemberian saran berbasis sains, advokasi konfrontatif bagi kaum marjinal (mustad'afin), dan lobi 'jalur dalam' (inside-track). Meskipun kepentingan oligarki yang mengakar menghalangi pencabutan izin pertambangan, KHM berhasil mengganggu narasi pembangunan monolitik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-05760.webp" title="JURIS - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-05760.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-05760.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-05760.webp 1x" title="JURIS - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict" alt="JURIS - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-762c0.webp" title="JURIS - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-762c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-762c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-762c0.webp 1x" title="JURIS - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict" alt="JURIS - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-6cb6c.webp" title="JURIS - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-6cb6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-6cb6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-6cb6c.webp 1x" title="JURIS - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict" alt="JURIS - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37670-faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas" title="JURIS - The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict" target="_blank">The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict</a>: Based on the findings and analysis presented in this study, several key recommendations for further research emerge. Firstly, there is a need to explore the long-term impact of religious environmentalism on grassroots dissent and its potential to sustain resistance over extended periods. This could involve longitudinal studies that track the evolution of religious environmental movements and their ability to navigate shifting political landscapes. Secondly, a comparative analysis of faith-based organizations across different religious traditions and cultural contexts would provide valuable insights into the unique strategies and challenges faced by each group. Such a study could identify commonalities and differences in their approaches to environmental advocacy and the extent to which they are able to influence public policy outcomes. Lastly, given the increasing global focus on climate change, it would be beneficial to examine the role of faith-based organizations in international climate negotiations and their potential to influence global environmental governance. By exploring these research avenues, scholars can contribute to a deeper understanding of the complex interplay between religion, environmentalism, and political power, ultimately informing more effective strategies for addressing the global climate crisis..
<br>The role of the KHM as a civil society organization in the dynamics of socio-ecological conflict in Wadas, Purworejo, Indonesia, highlights the importance of civil society in political science studies.Islamic organizations in Indonesia can play two crucial roles.as civil society that actively monitors the state and as a political society with close ties to the state.The recent socio-ecological disasters have raised environmental concerns among Islamic organizations, reflected through religious fatwas and institutional formations.Muhammadiyah, an Islamic organization, has the potential to become environmentally aware through progressive initiatives, institutional and theological reform, and judicial reviews of state policies, known as 'constitutional jihad'.The Muhammadiyah Green Cadre (KHM) emerged as a new discourse in the intersection of Islam and civil society in the struggle for socio-ecological sovereignty in Indonesia.The study uses a case study of the socio-ecological conflict in Wadas, Purworejo, to examine the role of KHM in the dynamics of socio-ecological conflict.The socio-ecological phenomenon in Indonesia cannot be separated from the grand ambitions of the ruling government, and the National Strategic Project (PSN) is expected to intensify the socio-ecological crisis throughout the archipelago.Ultimately, the Wadas case offers a critical lesson for global development studies, namely, resistance against unsustainable development becomes significantly more resilient when reframed through theological narratives.While secular movements may falter under state pressure, KHM demonstrates an alternative model of environmental activism in the Global South, one that does not solely rely on scientific data or liberal human rights discourse, but harnesses spiritual values and religious legitimacy to challenge state hegemony.This suggests that in the face of the global climate crisis, faith-based organizations are not merely support systems, but legitimate political contenders capable of redefining the boundaries of environmental governance
<br>Proyek infrastruktur yang dipimpin oleh negara di Global South sering kali memicu konflik, namun peran aktor keagamaan masih kurang dipelajari secara teoretis. Penelitian ini mengkaji bagaimana Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) menavigasi 'penyempitan ruang sipil' (shrinking civic space) dalam konflik pertambangan di Wadas, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui elite sampling dan triangulasi dokumen, penelitian ini menganalisis 'triad perlawanan' KHM yang meliputi: pemberian saran berbasis sains, advokasi konfrontatif bagi kaum marjinal (mustad'afin), dan lobi 'jalur dalam' (inside-track). Meskipun kepentingan oligarki yang mengakar menghalangi pencabutan izin pertambangan, KHM berhasil mengganggu narasi pembangunan monolitik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-762c0.webp" type="image/webp" length="104340" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-05760.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-762c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/faith-based-environmentalism-muhammadiyah-wadas-so-thumb-6cb6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16119-langgas-jurnal-studi-pembangunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001 2004 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001 2004 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001 2004 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37673-politik-generasi-regulasi-intervensi-peril</link>
	<guid isPermaLink="false">263982517c8b6596fd5c850697ba8c00</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 10:09:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[khairun,nisa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas Mahkamah Konstitusi dalam menangani sengketa pemilu berkaitan dengan perubahan sosial politik pasca-Reformasi, khususnya dalam konteks penguatan independensi lembaga tersebut dari intervensi politik jangka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas Mahkamah Konstitusi dalam menangani sengketa pemilu berkaitan dengan perubahan sosial politik pasca-Reformasi, khususnya dalam konteks penguatan independensi lembaga tersebut dari intervensi politik jangka panjang. Kedua, penting untuk mengkaji dampak pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap perilaku korupsi di tingkat birokrasi daerah, apakah reformasi lembaga ini benar-benar menurunkan tingkat korupsi secara struktural atau hanya bersifat simbolis di level nasional. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana sistem pemilihan presiden langsung pertama kali pada 2004 memengaruhi partisipasi politik generasi muda, termasuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mendorong atau menghambat keterlibatan mereka dalam proses demokrasi saat itu. Penelitian-penelitian ini dapat membuka wawasan baru mengenai keberlanjutan reformasi kelembagaan, serta memberikan gambaran mendalam tentang interaksi antara struktur hukum, perilaku politik, dan dinamika sosial dalam konsolidasi demokrasi di Indonesia. Studi lebih lanjut juga bisa melihat bagaimana komitmen konstitusional pemimpin politik dipengaruhi oleh tekanan partai dan kepentingan koalisi. Selain itu, perlu diteliti pula bagaimana independensi Komisi Yudisial dalam mengawasi integritas hakim berubah seiring waktu, terutama dalam kasus-kasus sensitif. Pemahaman mendalam terhadap mekanisme checks and balances pasca-Reformasi dapat membantu memperkuat tata kelola pemerintahan di masa depan. Penelitian tentang respons masyarakat terhadap reformasi hukum juga penting untuk melihat legitimasi institusi baru. Akhirnya, kajian komparatif dengan negara lain yang mengalami transisi serupa bisa memberikan pelajaran berharga. Semua ini penting untuk memastikan bahwa reformasi kelembagaan tidak berhenti pada perubahan formal, tetapi berdampak nyata pada kehidupan demokrasi sehari-hari.. Pelembagaan hukum pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri merupakan fase penting dalam transformasi ketatanegaraan Indonesia pasca-Reformasi 1998, yang menegaskan prinsip negara hukum melalui amandemen ketiga UUD 1945.Periode ini ditandai dengan pembentukan lembaga independen seperti Mahkamah Konstitusi, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Komisi Yudisial, serta pelaksanaan pemilihan presiden langsung pertama kali pada 2004 untuk memperkuat demokrasi dan checks and balances.Kepemimpinan Megawati mencerminkan kepatuhan konstitusional tinggi, dengan menjaga netralitas institusi negara demi terciptanya kompetisi politik yang adil dan transparan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif fase krusial transformasi ketatanegaraan di Indonesia melalui pelembagaan hukum pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri (2001-2004). Pasca-Reformasi 1998, amandemen ketiga UUD 1945 menjadi momentum dekonstruksi sistem negara dari berbasis kekuasaan (machtstaat) menjadi berbasis hukum (rechtsstaat) secara eksplisit. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis, penelitian ini menggambarkan fakta-fakta transformasi kelembagaan dan kenegarawanan dalam penguatan supremasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era Megawati berhasil meletakkan fondasi kedaulatan hukum melalui pembentukan lembaga-lembaga independen seperti Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Komisi Yudisial (KY), serta pelaksanaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-10932.webp" title="JURIS - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-10932.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-10932.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-10932.webp 1x" title="JURIS - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004" alt="JURIS - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-68162.webp" title="JURIS - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-68162.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-68162.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-68162.webp 1x" title="JURIS - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004" alt="JURIS - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-af9bf.webp" title="JURIS - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-af9bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-af9bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-af9bf.webp 1x" title="JURIS - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004" alt="JURIS - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37673-politik-generasi-regulasi-intervensi-peril" title="JURIS - Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004" target="_blank">Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas Mahkamah Konstitusi dalam menangani sengketa pemilu berkaitan dengan perubahan sosial politik pasca-Reformasi, khususnya dalam konteks penguatan independensi lembaga tersebut dari intervensi politik jangka panjang. Kedua, penting untuk mengkaji dampak pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap perilaku korupsi di tingkat birokrasi daerah, apakah reformasi lembaga ini benar-benar menurunkan tingkat korupsi secara struktural atau hanya bersifat simbolis di level nasional. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana sistem pemilihan presiden langsung pertama kali pada 2004 memengaruhi partisipasi politik generasi muda, termasuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mendorong atau menghambat keterlibatan mereka dalam proses demokrasi saat itu. Penelitian-penelitian ini dapat membuka wawasan baru mengenai keberlanjutan reformasi kelembagaan, serta memberikan gambaran mendalam tentang interaksi antara struktur hukum, perilaku politik, dan dinamika sosial dalam konsolidasi demokrasi di Indonesia. Studi lebih lanjut juga bisa melihat bagaimana komitmen konstitusional pemimpin politik dipengaruhi oleh tekanan partai dan kepentingan koalisi. Selain itu, perlu diteliti pula bagaimana independensi Komisi Yudisial dalam mengawasi integritas hakim berubah seiring waktu, terutama dalam kasus-kasus sensitif. Pemahaman mendalam terhadap mekanisme checks and balances pasca-Reformasi dapat membantu memperkuat tata kelola pemerintahan di masa depan. Penelitian tentang respons masyarakat terhadap reformasi hukum juga penting untuk melihat legitimasi institusi baru. Akhirnya, kajian komparatif dengan negara lain yang mengalami transisi serupa bisa memberikan pelajaran berharga. Semua ini penting untuk memastikan bahwa reformasi kelembagaan tidak berhenti pada perubahan formal, tetapi berdampak nyata pada kehidupan demokrasi sehari-hari..
<br>Pelembagaan hukum pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri merupakan fase penting dalam transformasi ketatanegaraan Indonesia pasca-Reformasi 1998, yang menegaskan prinsip negara hukum melalui amandemen ketiga UUD 1945.Periode ini ditandai dengan pembentukan lembaga independen seperti Mahkamah Konstitusi, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Komisi Yudisial, serta pelaksanaan pemilihan presiden langsung pertama kali pada 2004 untuk memperkuat demokrasi dan checks and balances.Kepemimpinan Megawati mencerminkan kepatuhan konstitusional tinggi, dengan menjaga netralitas institusi negara demi terciptanya kompetisi politik yang adil dan transparan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif fase krusial transformasi ketatanegaraan di Indonesia melalui pelembagaan hukum pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri (2001-2004). Pasca-Reformasi 1998, amandemen ketiga UUD 1945 menjadi momentum dekonstruksi sistem negara dari berbasis kekuasaan (machtstaat) menjadi berbasis hukum (rechtsstaat) secara eksplisit. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis, penelitian ini menggambarkan fakta-fakta transformasi kelembagaan dan kenegarawanan dalam penguatan supremasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era Megawati berhasil meletakkan fondasi kedaulatan hukum melalui pembentukan lembaga-lembaga independen seperti Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Komisi Yudisial (KY), serta pelaksanaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-af9bf.webp" type="image/webp" length="93100" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-10932.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-68162.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/politik-generasi-regulasi-intervensi-perilaku-muda-thumb-af9bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16119-langgas-jurnal-studi-pembangunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37654-data-panen-jagung-lahan-hasil-p</link>
	<guid isPermaLink="false">6b3a3e973940e69e1dbbb4048481647b</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 10:06:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kurnia sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri anggi ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggi,focus,kurnia,putri,sari,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang diversifikasi produk olahan jagung lainnya yang potensial secara ekonomi dan diterima oleh pasar konsumen, seperti tepung jagung organik, makanan ringan, atau bahan baku pangan fungsional, untuk memperluas pilihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang diversifikasi produk olahan jagung lainnya yang potensial secara ekonomi dan diterima oleh pasar konsumen, seperti tepung jagung organik, makanan ringan, atau bahan baku pangan fungsional, untuk memperluas pilihan usaha rumahan bagi ibu-ibu PKK. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran digital terhadap peningkatan omzet usaha kecil berbasis olahan jagung, termasuk penggunaan media sosial, marketplace lokal, dan kolaborasi komunitas, agar bisa dikembangkan model pemasaran yang berkelanjutan. Ketiga, perlu dikaji penerapan model pendampingan berkelanjutan berbasis komunitas untuk memastikan kader PKK dapat terus mengembangkan usaha mereka, termasuk akses permodalan, pelatihan lanjutan, dan pembentukan klaster usaha olahan pangan, sehingga pemberdayaan ekonomi bisa berdampak jangka panjang.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui KKN dengan metode PAR di Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan dilakukan dengan mengadakan pelatihan pembuatan es krim jagung bagi kader PKK.Kegiatan ini mendukung masyarakat untuk lebih mengoptimalkan potensi hasil panen jagung agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.Pelatihan ini meningkatkan wawasan tentang pengolahan jagung, kewirausahaan, dan pemasaran produk, serta menumbuhkan minat masyarakat untuk berwirausaha berbasis hasil bumi lokal Pengabdian kepada masyarakat kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan 2023 di Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan dilakukan dengan mengadakan Pelatihan Pembuatan Es Krim Jagung Bagi Kader PKK. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi jagung, sebagai hasil bumi yang melimpah di desa Bluri agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi, dan memberikan wawasan kewirausahaan kepada kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Metode pendampingan yang digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-b04c3.webp" title="JURIS - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-b04c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-b04c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-b04c3.webp 1x" title="JURIS - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan" alt="JURIS - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-5e4a0.webp" title="JURIS - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-5e4a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-5e4a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-5e4a0.webp 1x" title="JURIS - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan" alt="JURIS - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-598ec.webp" title="JURIS - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-598ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-598ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-598ec.webp 1x" title="JURIS - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan" alt="JURIS - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37654-data-panen-jagung-lahan-hasil-p" title="JURIS - Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan" target="_blank">Corn Ice Cream Making Training For PKK Cadres To Cultivate An Entrepreneurial Spirit In Bluri Solokuro Lamongan</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang diversifikasi produk olahan jagung lainnya yang potensial secara ekonomi dan diterima oleh pasar konsumen, seperti tepung jagung organik, makanan ringan, atau bahan baku pangan fungsional, untuk memperluas pilihan usaha rumahan bagi ibu-ibu PKK. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran digital terhadap peningkatan omzet usaha kecil berbasis olahan jagung, termasuk penggunaan media sosial, marketplace lokal, dan kolaborasi komunitas, agar bisa dikembangkan model pemasaran yang berkelanjutan. Ketiga, perlu dikaji penerapan model pendampingan berkelanjutan berbasis komunitas untuk memastikan kader PKK dapat terus mengembangkan usaha mereka, termasuk akses permodalan, pelatihan lanjutan, dan pembentukan klaster usaha olahan pangan, sehingga pemberdayaan ekonomi bisa berdampak jangka panjang..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui KKN dengan metode PAR di Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan dilakukan dengan mengadakan pelatihan pembuatan es krim jagung bagi kader PKK.Kegiatan ini mendukung masyarakat untuk lebih mengoptimalkan potensi hasil panen jagung agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.Pelatihan ini meningkatkan wawasan tentang pengolahan jagung, kewirausahaan, dan pemasaran produk, serta menumbuhkan minat masyarakat untuk berwirausaha berbasis hasil bumi lokal
<br>Pengabdian kepada masyarakat kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan 2023 di Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan dilakukan dengan mengadakan Pelatihan Pembuatan Es Krim Jagung Bagi Kader PKK. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi jagung, sebagai hasil bumi yang melimpah di desa Bluri agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi, dan memberikan wawasan kewirausahaan kepada kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Metode pendampingan yang digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-b04c3.webp" type="image/webp" length="82496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-b04c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-5e4a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/data-panen-jagung-lahan-hasil-kelompok-corn-ice-cr-thumb-598ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1481-istaz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16243-pudak-local-wisdom-community-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembangunan Sosial Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembangunan Sosial Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembangunan Sosial Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37671-sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran</link>
	<guid isPermaLink="false">de56ab866c9e7fb1d816b3b93a7ee4a9</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 09:59:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[khairun,nisa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai model pembangunan sosial di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik sosial, ekonomi, dan budaya setempat. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat direplikasi dan disesuaikan dengan konteks yang berbeda. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran modal sosial dan partisipasi masyarakat dalam keberhasilan program-program pembangunan sosial. Studi ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami secara mendalam bagaimana interaksi sosial dan kepercayaan antar warga dapat memperkuat efektivitas intervensi pembangunan. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari program-program pembangunan sosial terhadap perubahan perilaku dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Penelitian longitudinal yang melibatkan pemantauan berkelanjutan terhadap indikator-indikator kesejahteraan sosial dapat memberikan bukti empiris yang kuat mengenai efektivitas program dan menginformasikan perbaikan kebijakan di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan teori dan praktik pembangunan sosial di Indonesia, serta membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk mencapai kesejahteraan sosial yang merata bagi seluruh masyarakat.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teori pembangunan klasik cenderung mengabaikan dimensi sosial dan keadilan distribusi, sementara konsep pembangunan sosial yang diperkenalkan James Midgley menawarkan paradigma baru yang lebih inklusif dan berkeadilan.Pembangunan sosial menekankan integrasi antara pertumbuhan ekonomi dan kebijakan sosial, dengan orientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, partisipasi aktif, serta pencapaian kesejahteraan yang menyeluruh.Dalam konteks Indonesia, praktik pembangunan masih didominasi paradigma ekonomi, sehingga adopsi teori pembangunan sosial diharapkan dapat menjawab tantangan kesenjangan, kemiskinan, dan ketidakadilan melalui strategi pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama Selama ini, teori pembangunan konvensional lebih menekankan pada pertumbuhan ekonomi sebagai indikator keberhasilan, sehingga kerap melahirkan ketimpangan dan keterpinggiran kelompok miskin. James Midgley melalui konsep pembangunan sosial menawarkan paradigma alternatif yang inti pembangunan dengan menempatkan kesejahteraan sosial sebagai dengan mengintegrasikan kebijakan ekonomi dan sosial secara seimbang. Artikel ini disusun menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis karya-karya utama Midgley serta kajian akademis terkait pembangunan sosial di Indonesia. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-b4950.webp" title="JURIS - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-b4950.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-b4950.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-b4950.webp 1x" title="JURIS - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia" alt="JURIS - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-49f35.webp" title="JURIS - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-49f35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-49f35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-49f35.webp 1x" title="JURIS - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia" alt="JURIS - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-26b08.webp" title="JURIS - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-26b08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-26b08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-26b08.webp 1x" title="JURIS - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia" alt="JURIS - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37671-sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran" title="JURIS - Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia" target="_blank">Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai model pembangunan sosial di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik sosial, ekonomi, dan budaya setempat. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat direplikasi dan disesuaikan dengan konteks yang berbeda. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran modal sosial dan partisipasi masyarakat dalam keberhasilan program-program pembangunan sosial. Studi ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami secara mendalam bagaimana interaksi sosial dan kepercayaan antar warga dapat memperkuat efektivitas intervensi pembangunan. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari program-program pembangunan sosial terhadap perubahan perilaku dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Penelitian longitudinal yang melibatkan pemantauan berkelanjutan terhadap indikator-indikator kesejahteraan sosial dapat memberikan bukti empiris yang kuat mengenai efektivitas program dan menginformasikan perbaikan kebijakan di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan teori dan praktik pembangunan sosial di Indonesia, serta membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk mencapai kesejahteraan sosial yang merata bagi seluruh masyarakat..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa teori pembangunan klasik cenderung mengabaikan dimensi sosial dan keadilan distribusi, sementara konsep pembangunan sosial yang diperkenalkan James Midgley menawarkan paradigma baru yang lebih inklusif dan berkeadilan.Pembangunan sosial menekankan integrasi antara pertumbuhan ekonomi dan kebijakan sosial, dengan orientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, partisipasi aktif, serta pencapaian kesejahteraan yang menyeluruh.Dalam konteks Indonesia, praktik pembangunan masih didominasi paradigma ekonomi, sehingga adopsi teori pembangunan sosial diharapkan dapat menjawab tantangan kesenjangan, kemiskinan, dan ketidakadilan melalui strategi pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama
<br>Selama ini, teori pembangunan konvensional lebih menekankan pada pertumbuhan ekonomi sebagai indikator keberhasilan, sehingga kerap melahirkan ketimpangan dan keterpinggiran kelompok miskin. James Midgley melalui konsep pembangunan sosial menawarkan paradigma alternatif yang inti pembangunan dengan menempatkan kesejahteraan sosial sebagai dengan mengintegrasikan kebijakan ekonomi dan sosial secara seimbang. Artikel ini disusun menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis karya-karya utama Midgley serta kajian akademis terkait pembangunan sosial di Indonesia. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-b4950.webp" type="image/webp" length="97112" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-b4950.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-49f35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/sosial-program-keluarga-dimensi-ayat-peran-modal-a-thumb-26b08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16119-langgas-jurnal-studi-pembangunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37650-karakter-perilaku-siswa-bullying</link>
	<guid isPermaLink="false">2021e96f91ceae454508de607a764d91</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 09:13:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhamad arif ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti manisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,focus,manisa,muhamad,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji efektivitas pendekatan lagu edukatif dalam membangun pemahaman anak tentang bahaya bullying secara jangka panjang, dengan membandingkan kelompok siswa yang menerima materi konvensional dan yang diberi pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam: Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji efektivitas pendekatan lagu edukatif dalam membangun pemahaman anak tentang bahaya bullying secara jangka panjang, dengan membandingkan kelompok siswa yang menerima materi konvensional dan yang diberi pendekatan musikal. Kedua, penting untuk meneliti penerapan sistem pelaporan bullying secara anonim yang ramah anak, guna mengevaluasi sejauh mana sistem tersebut meningkatkan keberanian anak untuk melaporkan kasus tanpa rasa takut. Ketiga, perlu dikaji secara mendalam bagaimana model pengasuhan orang tua di rumah memengaruhi perilaku bullying di sekolah, dengan pendekatan survei terhadap orang tua dan observasi perilaku siswa, agar intervensi pencegahan dapat dikembangkan secara terpadu antara sekolah dan keluarga. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang lebih berfokus pada identifikasi dan sosialisasi, dengan mengarah pada solusi yang lebih berkelanjutan dan sistematis dalam menciptakan sekolah bebas bullying.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kasus bullying terjadi dan bagaimana cara mencegahnya di MI Darussalam.Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi untuk memahami dampak bullying terhadap korban, sehingga orang tua dapat mendengarkan keluhan anak dan segera melaporkan kejadian bullying di sekolah.Bagi sekolah, penelitian ini dapat memberikan informasi untuk menetapkan lebih banyak peraturan terkait pencegahan bullying Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak bullying, faktor terjadinya bullying, dan upaya pendampingan Institut Al Azhar dalam menanggulangi bullying antar siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif yaitu metode observasi dan ceramah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang terjadi adalah bullying fisik berbentuk pukulan, mengejek antar teman, selain itu bullying verbal berbentuk sorakan dan pemanggilan nama khusus untuk siswa lain. Faktor penyebabnya adalah faktor keluarga, teman sebaya dan lingkungan sosial. Dan usaha dari pendampingan Institut Al Azhar dan MI Darussalam dalam menanggulangi bullying antar siswa adalah menerapkan pengendalian sosial berupa preventif, dengan mengadakan kegiatan pengembangan diri siswa, sosialisasi bullying serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-09aef.webp" title="JURIS - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-09aef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-09aef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-09aef.webp 1x" title="JURIS - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam" alt="JURIS - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-856cd.webp" title="JURIS - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-856cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-856cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-856cd.webp 1x" title="JURIS - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam" alt="JURIS - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-39b6b.webp" title="JURIS - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-39b6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-39b6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-39b6b.webp 1x" title="JURIS - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam" alt="JURIS - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37650-karakter-perilaku-siswa-bullying" title="JURIS - Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam" target="_blank">Upaya Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying Dengan Sosialisasi Dan Pendampingan Penyelesaian Bullying Di MI Darussalam</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji efektivitas pendekatan lagu edukatif dalam membangun pemahaman anak tentang bahaya bullying secara jangka panjang, dengan membandingkan kelompok siswa yang menerima materi konvensional dan yang diberi pendekatan musikal. Kedua, penting untuk meneliti penerapan sistem pelaporan bullying secara anonim yang ramah anak, guna mengevaluasi sejauh mana sistem tersebut meningkatkan keberanian anak untuk melaporkan kasus tanpa rasa takut. Ketiga, perlu dikaji secara mendalam bagaimana model pengasuhan orang tua di rumah memengaruhi perilaku bullying di sekolah, dengan pendekatan survei terhadap orang tua dan observasi perilaku siswa, agar intervensi pencegahan dapat dikembangkan secara terpadu antara sekolah dan keluarga. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang lebih berfokus pada identifikasi dan sosialisasi, dengan mengarah pada solusi yang lebih berkelanjutan dan sistematis dalam menciptakan sekolah bebas bullying..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kasus bullying terjadi dan bagaimana cara mencegahnya di MI Darussalam.Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi untuk memahami dampak bullying terhadap korban, sehingga orang tua dapat mendengarkan keluhan anak dan segera melaporkan kejadian bullying di sekolah.Bagi sekolah, penelitian ini dapat memberikan informasi untuk menetapkan lebih banyak peraturan terkait pencegahan bullying
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak bullying, faktor terjadinya bullying, dan upaya pendampingan Institut Al Azhar dalam menanggulangi bullying antar siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif yaitu metode observasi dan ceramah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang terjadi adalah bullying fisik berbentuk pukulan, mengejek antar teman, selain itu bullying verbal berbentuk sorakan dan pemanggilan nama khusus untuk siswa lain. Faktor penyebabnya adalah faktor keluarga, teman sebaya dan lingkungan sosial. Dan usaha dari pendampingan Institut Al Azhar dan MI Darussalam dalam menanggulangi bullying antar siswa adalah menerapkan pengendalian sosial berupa preventif, dengan mengadakan kegiatan pengembangan diri siswa, sosialisasi bullying serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-856cd.webp" type="image/webp" length="76044" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-09aef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-856cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/karakter-perilaku-siswa-bullying-pencegahan-mewuju-thumb-39b6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1481-istaz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16243-pudak-local-wisdom-community-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros Papua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros Papua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros Papua ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37668-warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan</link>
	<guid isPermaLink="false">d3b1690c5b216c8b4ae9ba8e03d73cc0</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 09:09:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengkaji lebih dalam tentang peran perempuan dalam pelestarian lingkungan, khususnya dalam konteks Hutan Perempuan di Kampung Enggros. Bagaimana perempuan-perempuan ini ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengkaji lebih dalam tentang peran perempuan dalam pelestarian lingkungan, khususnya dalam konteks Hutan Perempuan di Kampung Enggros. Bagaimana perempuan-perempuan ini terlibat secara aktif dalam pengelolaan dan perlindungan hutan, dan bagaimana peran mereka ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam upaya pelestarian lingkungan. Kedua, meneliti tantangan-tantangan ekologis yang dihadapi oleh Hutan Perempuan dan bagaimana masyarakat Kampung Enggros, khususnya perempuan, mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah-masalah ekologis serupa di tempat lain. Ketiga, mengeksplorasi lebih lanjut tentang implementasi pembumian Pancasila dalam konteks pelestarian alam berbasis masyarakat adat. Bagaimana nilai-nilai Pancasila diwujudkan dalam praktik-praktik pelestarian alam di Kampung Enggros, dan bagaimana hal ini dapat menjadi model bagi masyarakat adat lainnya dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di tingkat lokal.. Masalah paling mengkhawatirkan di abad-21 selain krisis ekonomi, krisis politik, krisis sosial adalah krisis lingkungan.Kehadiran negara menjadi sangat penting dalam upaya melindungi segenap tumpah darah Indonesia.Pancasila sebagai dasar negara harus dihayati dan dijunjung tinggi oleh setiap warga negara Indonesia dalam menegakkan aturan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan.Pancasila tentu menjadi benteng utama bangsa Indonesia untuk bertahan dari obsesi dan keserakahan yang terus menghantui kekayaan alam bangsa Indonesia.Sehingga pengelolaan lingkungan hidup tidak bisa lepas dari pengaplikasian terhadap nilai-nilai Pancasila dalam hal pengelolaan lingkungan hidup.Alasannya Pancasila adalah satu kesatuan yang utuh dan kokok yang memperkuat keyakinan seluruh rakyat Indonesia akan tercapai bila mana keselarasan, keserasian dan keseimbangan alam terus kita jaga.Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat 3 menjadi turunan dari Pancasila dalam penegasan bahwa AuBumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyatAy.Sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara optimal, efisien, transparan, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan agar bisa dieksplorasi untuk generasi Indonesia di masa depan.Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Kota Jayapura, Provinsi Papua merupakan salah satu bentuk kekayaan alam yang harus dijaga dan lestarikan.Pengelolaan Hutan perempuan yang terbilang unik karena dikelola langsung oleh perempuan-perempuan Kampung Enggros memperteguh keragaman Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA), kaya akan budaya dan kaya akan adat istiadat.Artinya, negara harus hadir dalam upaya membantu melindungi hutan perempuan dengan menerbitkan undang-undnag yang dilandaskan nilai Pancasila sebagai Pandangan Hidup untuk memperkuat hukum adat yang dipergunakan warga Kampung Enggros.Tujuannnya tentu memberikan penghormatan pada komunitas adat dan kearifan lokal melalui Pembumian Pancasila.Lebih jauh, Pembumian Pancasila melalui pengelolaan lingkungan harus diformulasikan bukan hanya pada tatanan konsep tapi juga dalam tataran kehidupan praksis, sehingga nilai Pancasila tidak berada di ruang hampa tapi bisa membumi dapat dirasakan kehadirannya oleh masyarakat Kampung Enggros Papua Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keragaman agama, budaya, adat istiadat, dan sumber daya alam. Salah satu kekayaan tersebut adalah Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Provinsi Papua, yang dikelola berdasarkan kearifan lokal dengan aturan adat bahwa hanya perempuan yang diperbolehkan memasukinya. Keterikatan perempuan Kampung Enggros dengan Hutan Perempuan merefleksikan praktik perjuangan ekologis yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila, di mana hutan diposisikan sebagai sumber kehidupan yang terintegrasi dengan tradisi dan nilai-nilai luhur turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembumian Pancasila melalui kearifan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-887ba.webp" title="JURIS - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-887ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-887ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-887ba.webp 1x" title="JURIS - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua" alt="JURIS - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-c5b6c.webp" title="JURIS - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-c5b6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-c5b6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-c5b6c.webp 1x" title="JURIS - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua" alt="JURIS - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-9e4cb.webp" title="JURIS - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-9e4cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-9e4cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-9e4cb.webp 1x" title="JURIS - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua" alt="JURIS - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37668-warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan" title="JURIS - Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua" target="_blank">Membumikan Pancasila melalui Kearifan Lokal: Perempuan Menjaga Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Papua</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengkaji lebih dalam tentang peran perempuan dalam pelestarian lingkungan, khususnya dalam konteks Hutan Perempuan di Kampung Enggros. Bagaimana perempuan-perempuan ini terlibat secara aktif dalam pengelolaan dan perlindungan hutan, dan bagaimana peran mereka ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam upaya pelestarian lingkungan. Kedua, meneliti tantangan-tantangan ekologis yang dihadapi oleh Hutan Perempuan dan bagaimana masyarakat Kampung Enggros, khususnya perempuan, mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah-masalah ekologis serupa di tempat lain. Ketiga, mengeksplorasi lebih lanjut tentang implementasi pembumian Pancasila dalam konteks pelestarian alam berbasis masyarakat adat. Bagaimana nilai-nilai Pancasila diwujudkan dalam praktik-praktik pelestarian alam di Kampung Enggros, dan bagaimana hal ini dapat menjadi model bagi masyarakat adat lainnya dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di tingkat lokal..
<br>Masalah paling mengkhawatirkan di abad-21 selain krisis ekonomi, krisis politik, krisis sosial adalah krisis lingkungan.Kehadiran negara menjadi sangat penting dalam upaya melindungi segenap tumpah darah Indonesia.Pancasila sebagai dasar negara harus dihayati dan dijunjung tinggi oleh setiap warga negara Indonesia dalam menegakkan aturan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan.Pancasila tentu menjadi benteng utama bangsa Indonesia untuk bertahan dari obsesi dan keserakahan yang terus menghantui kekayaan alam bangsa Indonesia.Sehingga pengelolaan lingkungan hidup tidak bisa lepas dari pengaplikasian terhadap nilai-nilai Pancasila dalam hal pengelolaan lingkungan hidup.Alasannya Pancasila adalah satu kesatuan yang utuh dan kokok yang memperkuat keyakinan seluruh rakyat Indonesia akan tercapai bila mana keselarasan, keserasian dan keseimbangan alam terus kita jaga.Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat 3 menjadi turunan dari Pancasila dalam penegasan bahwa AuBumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyatAy.Sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara optimal, efisien, transparan, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan agar bisa dieksplorasi untuk generasi Indonesia di masa depan.Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Kota Jayapura, Provinsi Papua merupakan salah satu bentuk kekayaan alam yang harus dijaga dan lestarikan.Pengelolaan Hutan perempuan yang terbilang unik karena dikelola langsung oleh perempuan-perempuan Kampung Enggros memperteguh keragaman Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA), kaya akan budaya dan kaya akan adat istiadat.Artinya, negara harus hadir dalam upaya membantu melindungi hutan perempuan dengan menerbitkan undang-undnag yang dilandaskan nilai Pancasila sebagai Pandangan Hidup untuk memperkuat hukum adat yang dipergunakan warga Kampung Enggros.Tujuannnya tentu memberikan penghormatan pada komunitas adat dan kearifan lokal melalui Pembumian Pancasila.Lebih jauh, Pembumian Pancasila melalui pengelolaan lingkungan harus diformulasikan bukan hanya pada tatanan konsep tapi juga dalam tataran kehidupan praksis, sehingga nilai Pancasila tidak berada di ruang hampa tapi bisa membumi dapat dirasakan kehadirannya oleh masyarakat Kampung Enggros Papua
<br>Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keragaman agama, budaya, adat istiadat, dan sumber daya alam. Salah satu kekayaan tersebut adalah Hutan Perempuan di Kampung Enggros, Provinsi Papua, yang dikelola berdasarkan kearifan lokal dengan aturan adat bahwa hanya perempuan yang diperbolehkan memasukinya. Keterikatan perempuan Kampung Enggros dengan Hutan Perempuan merefleksikan praktik perjuangan ekologis yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila, di mana hutan diposisikan sebagai sumber kehidupan yang terintegrasi dengan tradisi dan nilai-nilai luhur turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembumian Pancasila melalui kearifan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-c5b6c.webp" type="image/webp" length="99610" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-887ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-c5b6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/warga-kampung-cilokotot-daya-alam-aceh-pengelolaan-thumb-9e4cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16119-langgas-jurnal-studi-pembangunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di Saloka Theme Park ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di Saloka Theme Park ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di Saloka Theme Park ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37667-konten-visual-teknik-analisis-strategi-kont</link>
	<guid isPermaLink="false">d001d68e46a750bb9e410b43f2031717</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 09:09:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menyelidiki lebih lanjut dampak TikTok terhadap perilaku konsumen generasi muda dalam memilih destinasi wisata. Selain itu, studi komparatif antara TikTok dan platform media sosial lainnya dalam konteks ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di Saloka Theme Park: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menyelidiki lebih lanjut dampak TikTok terhadap perilaku konsumen generasi muda dalam memilih destinasi wisata. Selain itu, studi komparatif antara TikTok dan platform media sosial lainnya dalam konteks pemasaran pariwisata juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian tentang strategi konten kreatif yang efektif dalam menarik perhatian generasi muda dan meningkatkan engagement digital juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.. Perkembangan era digital telah membawa perubahan signifikan dalam strategi pemasaran pariwisata, terutama melalui pemanfaatan media sosial seperti TikTok.Studi kasus pada Saloka Theme Park menunjukkan bahwa integrasi TikTok dalam strategi pemasaran mampu meningkatkan visibilitas destinasi pariwisata, menarik perhatian generasi muda, dan mendorong peningkatan jumlah pengunjung secara signifikan.Saloka Theme Park berhasil memanfaatkan TikTok sebagai pilar utama stategi pemeasarannya, terbukti dari 43% pengunjung yang terinspirasi oleh konten TikTok.Platfrom ini efektif menjembatani Saloka dengan audiens targetnya, terutama generasi muda, berkat algoritma FYP yang memprioritaskan relevansi minat.Adanya strategi konten kreatif yang konsisten dan adaptif, berpusat pada kampanye AuLoka Join The TrenAy dengan mascot AoLokaAo, pemanfaatan tren musik, serta kolaborasi dengan influencer lokal.Strategi ini berhasil membangun engagement digital yang tinggi, mendorong User-Generated Content (UGC), dan memperkuat citra merek.Sebuah konten yang diunggah akun TikTok Saloka Theme Park ini sendiri memiliki konten visual, interaksi, dan respons audiens yang berfungsi sebagai simbol pembentuk makna kolektif tentang Saloka Theme Park sebagai destinasi yang menarik dan patut dikunjungi.Teori interaksionisme simbolik ini relevan dalam menjelaskan tentang bagaimana video, komentar, dan likes di TikTok membentuk persepsi dan memengaruhi perilaku kunjungan.Adaptasi yang tinggi terhadap tren digital, termasuk melalui promosi tematik dan penetapan harga dinamis untuk mengatasi disparitas pengunjung antara high season dan low season.Secara keseluruhan, strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh Saloka Theme Park melalui TikTok menunjukan potensi besar dalam meningkatkan kunjungan dan memperkuat posisi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.Dengan pendekatan yang tepat, Saloka Theme Park dapat terus menarik perhatian generasi muda dan berkontribusi pada pengembangan industry pariwisata yang berkelanjutan Di era digital saat ini, media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi platform untuk memasarkan destinasi pariwisata. Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan konten kreatif TikTok sebagai strategi pemasaran Saloka Theme Park dalam meningkatkan antusiasme kunjungan generasi muda. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tim pemasaran Saloka Theme Park, observasi langsung di lokasi, dan analisis konten digital akun @salokapark. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Saloka Theme Park berhasil memanfaatkan TikTok secara efektif, dengan pengunjung mengakui bahwa keputusan mereka untuk mengunjungi terinspirasi oleh konten TikTok. Keberhasilan ini didukung oleh pemahaman mendalam tentang algoritma For You Page (FYP) TikTok. Secara teoretis, temuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-db79c.webp" title="JURIS - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-db79c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-db79c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-db79c.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park" alt="JURIS - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-956c5.webp" title="JURIS - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-956c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-956c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-956c5.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park" alt="JURIS - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-e8959.webp" title="JURIS - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-e8959.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-e8959.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-e8959.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park" alt="JURIS - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37667-konten-visual-teknik-analisis-strategi-kont" title="JURIS - Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park" target="_blank">Penggunaan Konten Kreatif melalui Aplikasi TikTok sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata di  Saloka Theme Park</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menyelidiki lebih lanjut dampak TikTok terhadap perilaku konsumen generasi muda dalam memilih destinasi wisata. Selain itu, studi komparatif antara TikTok dan platform media sosial lainnya dalam konteks pemasaran pariwisata juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian tentang strategi konten kreatif yang efektif dalam menarik perhatian generasi muda dan meningkatkan engagement digital juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya..
<br>Perkembangan era digital telah membawa perubahan signifikan dalam strategi pemasaran pariwisata, terutama melalui pemanfaatan media sosial seperti TikTok.Studi kasus pada Saloka Theme Park menunjukkan bahwa integrasi TikTok dalam strategi pemasaran mampu meningkatkan visibilitas destinasi pariwisata, menarik perhatian generasi muda, dan mendorong peningkatan jumlah pengunjung secara signifikan.Saloka Theme Park berhasil memanfaatkan TikTok sebagai pilar utama stategi pemeasarannya, terbukti dari 43% pengunjung yang terinspirasi oleh konten TikTok.Platfrom ini efektif menjembatani Saloka dengan audiens targetnya, terutama generasi muda, berkat algoritma FYP yang memprioritaskan relevansi minat.Adanya strategi konten kreatif yang konsisten dan adaptif, berpusat pada kampanye AuLoka Join The TrenAy dengan mascot AoLokaAo, pemanfaatan tren musik, serta kolaborasi dengan influencer lokal.Strategi ini berhasil membangun engagement digital yang tinggi, mendorong User-Generated Content (UGC), dan memperkuat citra merek.Sebuah konten yang diunggah akun TikTok Saloka Theme Park ini sendiri memiliki konten visual, interaksi, dan respons audiens yang berfungsi sebagai simbol pembentuk makna kolektif tentang Saloka Theme Park sebagai destinasi yang menarik dan patut dikunjungi.Teori interaksionisme simbolik ini relevan dalam menjelaskan tentang bagaimana video, komentar, dan likes di TikTok membentuk persepsi dan memengaruhi perilaku kunjungan.Adaptasi yang tinggi terhadap tren digital, termasuk melalui promosi tematik dan penetapan harga dinamis untuk mengatasi disparitas pengunjung antara high season dan low season.Secara keseluruhan, strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh Saloka Theme Park melalui TikTok menunjukan potensi besar dalam meningkatkan kunjungan dan memperkuat posisi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.Dengan pendekatan yang tepat, Saloka Theme Park dapat terus menarik perhatian generasi muda dan berkontribusi pada pengembangan industry pariwisata yang berkelanjutan
<br>Di era digital saat ini, media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi platform untuk memasarkan destinasi pariwisata. Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan konten kreatif TikTok sebagai strategi pemasaran Saloka Theme Park dalam meningkatkan antusiasme kunjungan generasi muda. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tim pemasaran Saloka Theme Park, observasi langsung di lokasi, dan analisis konten digital akun @salokapark. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Saloka Theme Park berhasil memanfaatkan TikTok secara efektif, dengan pengunjung mengakui bahwa keputusan mereka untuk mengunjungi terinspirasi oleh konten TikTok. Keberhasilan ini didukung oleh pemahaman mendalam tentang algoritma For You Page (FYP) TikTok. Secara teoretis, temuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-956c5.webp" type="image/webp" length="96598" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-db79c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-956c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/konten-visual-teknik-analisis-strategi-promosi-apl-thumb-e8959.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16119-langgas-jurnal-studi-pembangunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Acquisition For Parents In The Acquisition Of Childrens Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Acquisition For Parents In The Acquisition Of Childrens Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Acquisition For Parents In The Acquisition Of Childrens Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37653-konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh</link>
	<guid isPermaLink="false">7c5f7c80133abeaef13b9c3a79970e68</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 08:59:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kurnia sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri anggi ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggi,focus,kurnia,putri,sari,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program pelatihan khusus untuk orang tua tentang cara mendukung perkembangan bahasa anak di rumah. Program ini dapat mencakup strategi praktis dan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children's Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program pelatihan khusus untuk orang tua tentang cara mendukung perkembangan bahasa anak di rumah. Program ini dapat mencakup strategi praktis dan metode yang dapat diterapkan orang tua untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak mereka. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh pola asuh dan lingkungan terhadap perkembangan bahasa anak. Penelitian ini dapat berfokus pada faktor-faktor lingkungan yang mendukung atau menghambat perkembangan bahasa anak, serta strategi yang dapat diterapkan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan bahasa anak. 3. Menganalisis dampak jangka panjang dari intervensi sosialisasi terhadap perkembangan bahasa anak. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan bahasa anak yang telah mengikuti sosialisasi, dan membandingkannya dengan kelompok kontrol yang tidak mengikuti sosialisasi. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang efektivitas jangka panjang dari intervensi sosialisasi dalam mendukung perkembangan bahasa anak.. Sosialisasi ini mendapat respon yang positif dari seluruh peserta, mereka menyadari bahwa pemahaman orang tua terhadap pendidikan anak di usia dini terutama terkait dengan kemampuan berbahasa anak sangat mempengaruhi cara anak dalam memperoleh keterampilan berbahasa.Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini secara keseluruhan berhasil meskipun tidak terlepas dari kekurangan dan kendala.Adanya perubahan paradigma mengenai konsep anak belajar Bahasa.Orang tua mendapat pengetahuan terkait peranannya dalam berkomunikasi terhadap pemeroleh Bahasa anak Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan dibagi menjadi dua tahapan yaitu tahap persiapan, dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan dilakukan dengan tujuan untuk melakukan persiapan seperti mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan dan meminta persetujuan dari Kepala Sekolah PAUD Terpadu Citra Bakti dengan bertemu langsung dan meminta izin secara lisan. Pada tahapan Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah berupa pemberian materi tentang perkembangan bahasa anak dan pola asuh anak melalui sosialisasi kepada orang tua. Tujuan dari dua materi di awal, adalah untuk memberikan pemahaman tentang bentuk perkembangan bahasa pada anak termasuk di dalamnya cara pemerolehan bahasa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-6d63e.webp" title="JURIS - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children&#039;s Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-6d63e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-6d63e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-6d63e.webp 1x" title="JURIS - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children&#039;s Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool" alt="JURIS - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children&#039;s Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-33ac0.webp" title="JURIS - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children&#039;s Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-33ac0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-33ac0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-33ac0.webp 1x" title="JURIS - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children&#039;s Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool" alt="JURIS - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children&#039;s Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-4ebc1.webp" title="JURIS - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children&#039;s Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-4ebc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-4ebc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-4ebc1.webp 1x" title="JURIS - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children&#039;s Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool" alt="JURIS - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children&#039;s Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37653-konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh" title="JURIS - Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children&#039;s Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool" target="_blank">Acquisition For Parents In The Acquisition Of Children's Language Skills At Citra Bakti Integrated Preschool</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program pelatihan khusus untuk orang tua tentang cara mendukung perkembangan bahasa anak di rumah. Program ini dapat mencakup strategi praktis dan metode yang dapat diterapkan orang tua untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak mereka. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh pola asuh dan lingkungan terhadap perkembangan bahasa anak. Penelitian ini dapat berfokus pada faktor-faktor lingkungan yang mendukung atau menghambat perkembangan bahasa anak, serta strategi yang dapat diterapkan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan bahasa anak. 3. Menganalisis dampak jangka panjang dari intervensi sosialisasi terhadap perkembangan bahasa anak. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan bahasa anak yang telah mengikuti sosialisasi, dan membandingkannya dengan kelompok kontrol yang tidak mengikuti sosialisasi. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang efektivitas jangka panjang dari intervensi sosialisasi dalam mendukung perkembangan bahasa anak..
<br>Sosialisasi ini mendapat respon yang positif dari seluruh peserta, mereka menyadari bahwa pemahaman orang tua terhadap pendidikan anak di usia dini terutama terkait dengan kemampuan berbahasa anak sangat mempengaruhi cara anak dalam memperoleh keterampilan berbahasa.Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini secara keseluruhan berhasil meskipun tidak terlepas dari kekurangan dan kendala.Adanya perubahan paradigma mengenai konsep anak belajar Bahasa.Orang tua mendapat pengetahuan terkait peranannya dalam berkomunikasi terhadap pemeroleh Bahasa anak
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan dibagi menjadi dua tahapan yaitu tahap persiapan, dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan dilakukan dengan tujuan untuk melakukan persiapan seperti mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan dan meminta persetujuan dari Kepala Sekolah PAUD Terpadu Citra Bakti dengan bertemu langsung dan meminta izin secara lisan. Pada tahapan Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah berupa pemberian materi tentang perkembangan bahasa anak dan pola asuh anak melalui sosialisasi kepada orang tua. Tujuan dari dua materi di awal, adalah untuk memberikan pemahaman tentang bentuk perkembangan bahasa pada anak termasuk di dalamnya cara pemerolehan bahasa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-6d63e.webp" type="image/webp" length="68496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-6d63e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-33ac0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/konsep-anak-didik-belajar-bahasa-inggris-pemeroleh-thumb-4ebc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1481-istaz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16243-pudak-local-wisdom-community-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37658-pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah</link>
	<guid isPermaLink="false">ccb33f8cb6ec8b7c10777cd0d3bb18df</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 08:50:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ aulia novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ nova juliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ zainul haq ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aulia,haq,juliana,nova,novita,zainul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa MA terhadap pendidikan vokasi, termasuk peran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa MA terhadap pendidikan vokasi, termasuk peran orang tua, lingkungan sosial, dan persepsi masyarakat terhadap pendidikan vokasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi-strategi bimbingan karir yang efektif untuk siswa MA, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik unik mereka. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kegiatan sosialisasi pendidikan vokasi ini, termasuk dampak pada keputusan studi lanjut dan karir siswa MA.. Berdasarkan analisis menyeluruh terhadap pelaksanaan, hasil, dan pembahasan kegiatan pengabdian masyarakat dapat ditarik beberapa simpulan utama.Kegiatan pengabdian masyarakat telah berhasil dilaksanakan dengan sangat baik, mencapai tingkat partisipasi siswa MA Terpadu Ali sebesar 89.Seluruh rangkaian acara berjalan sesuai agenda yang direncanakan dengan antusiasme dan keterlibatan aktif dari peserta, yang mengindikasikan tingginya relevansi dan kebutuhan siswa akan informasi mengenai pendidikan tinggi vokasi.Terjadi peningkatan pemahaman yang sangat signifikan secara statistik (p < 0.001) pada siswa peserta mengenai konsep dasar pendidikan vokasi, perbedaan dengan jalur akademik, ragam program studi dan institusi penyelenggara, serta prospek karir dan jalur masuk.Perubahan Positif dalam Sikap dan Persepsi, program ini efektif dalam mengubah sikap dan persepsi siswa MA Terpadu Ali terhadap pendidikan tinggi vokasi menjadi lebih positif, apresiatif, dan terbuka.Stereotip negatif yang mungkin ada sebelumnya berhasil dikurangi, dan siswa mulai memandang vokasi sebagai jalur pendidikan yang berkualitas, prestisius, dan menjanjikan masa depan karir yang cerah.Secara keseluruhan, program pengabdian masyarakat ini telah memberikan kontribusi yang nyata dan bermakna dalam membekali siswa MA Terpadu Ali dengan literasi pendidikan vokasi yang komprehensif, memberdayakan mereka untuk membuat keputusan pendidikan dan karir yang lebih terinformasi, serta mendukung upaya pemerintah dalam memajukan pendidikan vokasi sebagai pilar penting pembangunan SDM Indonesia Pemahaman siswa tingkat Sekolah Menengah Atas, khususnya dari Madrasah Aliyah (MA), terhadap pendidikan tinggi vokasi seringkali masih terbatas dan cenderung memandangnya sebagai pilihan sekunder setelah jalur akademik. Padahal, pendidikan vokasi merupakan jalur strategis untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) terampil yang siap kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, mengubah persepsi, dan menumbuhkan minat siswa kelas XII MA Terpadu Ali... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a4a3c.webp" title="JURIS - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a4a3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a4a3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a4a3c.webp 1x" title="JURIS - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa" alt="JURIS - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a2628.webp" title="JURIS - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a2628.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a2628.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a2628.webp 1x" title="JURIS - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa" alt="JURIS - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-69bbb.webp" title="JURIS - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-69bbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-69bbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-69bbb.webp 1x" title="JURIS - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa" alt="JURIS - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37658-pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah" title="JURIS - Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa" target="_blank">Pengenalan Dunia Kampus Vokasi Di MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib Tanjung Morawa</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa MA terhadap pendidikan vokasi, termasuk peran orang tua, lingkungan sosial, dan persepsi masyarakat terhadap pendidikan vokasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi-strategi bimbingan karir yang efektif untuk siswa MA, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik unik mereka. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kegiatan sosialisasi pendidikan vokasi ini, termasuk dampak pada keputusan studi lanjut dan karir siswa MA..
<br>Berdasarkan analisis menyeluruh terhadap pelaksanaan, hasil, dan pembahasan kegiatan pengabdian masyarakat dapat ditarik beberapa simpulan utama.Kegiatan pengabdian masyarakat telah berhasil dilaksanakan dengan sangat baik, mencapai tingkat partisipasi siswa MA Terpadu Ali sebesar 89.Seluruh rangkaian acara berjalan sesuai agenda yang direncanakan dengan antusiasme dan keterlibatan aktif dari peserta, yang mengindikasikan tingginya relevansi dan kebutuhan siswa akan informasi mengenai pendidikan tinggi vokasi.Terjadi peningkatan pemahaman yang sangat signifikan secara statistik (p < 0.001) pada siswa peserta mengenai konsep dasar pendidikan vokasi, perbedaan dengan jalur akademik, ragam program studi dan institusi penyelenggara, serta prospek karir dan jalur masuk.Perubahan Positif dalam Sikap dan Persepsi, program ini efektif dalam mengubah sikap dan persepsi siswa MA Terpadu Ali terhadap pendidikan tinggi vokasi menjadi lebih positif, apresiatif, dan terbuka.Stereotip negatif yang mungkin ada sebelumnya berhasil dikurangi, dan siswa mulai memandang vokasi sebagai jalur pendidikan yang berkualitas, prestisius, dan menjanjikan masa depan karir yang cerah.Secara keseluruhan, program pengabdian masyarakat ini telah memberikan kontribusi yang nyata dan bermakna dalam membekali siswa MA Terpadu Ali dengan literasi pendidikan vokasi yang komprehensif, memberdayakan mereka untuk membuat keputusan pendidikan dan karir yang lebih terinformasi, serta mendukung upaya pemerintah dalam memajukan pendidikan vokasi sebagai pilar penting pembangunan SDM Indonesia
<br>Pemahaman siswa tingkat Sekolah Menengah Atas, khususnya dari Madrasah Aliyah (MA), terhadap pendidikan tinggi vokasi seringkali masih terbatas dan cenderung memandangnya sebagai pilihan sekunder setelah jalur akademik. Padahal, pendidikan vokasi merupakan jalur strategis untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) terampil yang siap kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, mengubah persepsi, dan menumbuhkan minat siswa kelas XII MA Terpadu Ali...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a2628.webp" type="image/webp" length="103166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a4a3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-a2628.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/pendidikan-vokasi-program-studi-matematika-kuliah-thumb-69bbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-688-polmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1461-jurnal-pengabdian-pemberdayaan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37649-kemampuan-guru-video-animasi-animaker-m</link>
	<guid isPermaLink="false">13234fc3d3d204ee21b1cdff2ecd7a99</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 08:40:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhamad arif ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti manisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,focus,manisa,muhamad,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan video animasi berbasis Animaker terhadap hasil belajar siswa, dengan membandingkan kelas yang menggunakan media tersebut secara konsisten versus kelas konvensional. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan video animasi berbasis Animaker terhadap hasil belajar siswa, dengan membandingkan kelas yang menggunakan media tersebut secara konsisten versus kelas konvensional. Kedua, perlu dikaji bagaimana guru dapat mengintegrasikan video animasi ini ke dalam perencanaan pembelajaran harian secara berkelanjutan, termasuk pengembangan bank konten media yang bisa digunakan secara kolektif oleh guru-guru di sekolah. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas pelatihan serupa di tingkat sekolah lain dengan konteks berbeda, seperti sekolah negeri atau jenjang pendidikan menengah, untuk melihat adaptabilitas model pelatihan dan dukungan teknis yang dibutuhkan. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam pemahaman tentang pemanfaatan media digital dalam pendidikan serta menjamin keberlanjutan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan pendidikan dasar.. Kegiatan pelatihan pengembangan media video animasi menggunakan Animaker bagi guru MI Miftakhul Ulum Sidowungu berjalan lancar dan memberikan progres yang baik.Pelatihan ini menghasilkan e-modul panduan penggunaan Animaker yang dapat digunakan peserta.Kegiatan ini terbukti bermanfaat dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dalam mengembangkan materi ajar melalui video animasi Pelatihan pembuatan video animasi dengan menggunakan aplikasi Animaker. Kegiatan ini untuk memberikan wawasan pembuatan video media pembelajaran untuk para guru MI Miftakhul Ulum Sidowungu Menganti Gresik dengan jumlah peserta 20 guru. Pelatihan ini bertujuan agar guru dapat mengembangkan materi ajar dengan media yang bervariasi, memudahkan proses belajar mengajar sehingga siswa mudah menerima materi dari guru. Pelatihan secara praktik langsung di salah satu ruang kelas ini menghasilkan karya video animasi dengan aplikasi Animaker. Hasil dari responden peserta kegiatan pelatihan pembuatan video animasi bahwa rata-rata diperoleh mendapat skor 90%... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-7e258.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-7e258.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-7e258.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-7e258.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-d0308.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-d0308.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-d0308.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-d0308.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-39a2c.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-39a2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-39a2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-39a2c.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37649-kemampuan-guru-video-animasi-animaker-m" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik" target="_blank">Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Guru Di Mi Miftakhul Ulum Sidowungu Gresik</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan video animasi berbasis Animaker terhadap hasil belajar siswa, dengan membandingkan kelas yang menggunakan media tersebut secara konsisten versus kelas konvensional. Kedua, perlu dikaji bagaimana guru dapat mengintegrasikan video animasi ini ke dalam perencanaan pembelajaran harian secara berkelanjutan, termasuk pengembangan bank konten media yang bisa digunakan secara kolektif oleh guru-guru di sekolah. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas pelatihan serupa di tingkat sekolah lain dengan konteks berbeda, seperti sekolah negeri atau jenjang pendidikan menengah, untuk melihat adaptabilitas model pelatihan dan dukungan teknis yang dibutuhkan. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam pemahaman tentang pemanfaatan media digital dalam pendidikan serta menjamin keberlanjutan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan pendidikan dasar..
<br>Kegiatan pelatihan pengembangan media video animasi menggunakan Animaker bagi guru MI Miftakhul Ulum Sidowungu berjalan lancar dan memberikan progres yang baik.Pelatihan ini menghasilkan e-modul panduan penggunaan Animaker yang dapat digunakan peserta.Kegiatan ini terbukti bermanfaat dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dalam mengembangkan materi ajar melalui video animasi
<br>Pelatihan pembuatan video animasi dengan menggunakan aplikasi Animaker. Kegiatan ini untuk memberikan wawasan pembuatan video media pembelajaran untuk para guru MI Miftakhul Ulum Sidowungu Menganti Gresik dengan jumlah peserta 20 guru. Pelatihan ini bertujuan agar guru dapat mengembangkan materi ajar dengan media yang bervariasi, memudahkan proses belajar mengajar sehingga siswa mudah menerima materi dari guru. Pelatihan secara praktik langsung di salah satu ruang kelas ini menghasilkan karya video animasi dengan aplikasi Animaker. Hasil dari responden peserta kegiatan pelatihan pembuatan video animasi bahwa rata-rata diperoleh mendapat skor 90%...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-d0308.webp" type="image/webp" length="69830" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-7e258.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-d0308.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/kemampuan-guru-animasi-animaker-mi-miftakhul-pelat-thumb-39a2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1481-istaz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16243-pudak-local-wisdom-community-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community Gresik Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community Gresik Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community Gresik Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37652-kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya</link>
	<guid isPermaLink="false">ee2eedf37dbbc9e04a620284ab87086a</guid>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 08:28:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhamad arif ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti manisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,focus,manisa,muhamad,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara desa Mojowuku dengan desa-desa lain yang memiliki potensi sumber daya alam singkong serupa, namun dengan pendekatan dan metode pengolahan yang berbeda. Studi ini dapat mengeksplorasi dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara desa Mojowuku dengan desa-desa lain yang memiliki potensi sumber daya alam singkong serupa, namun dengan pendekatan dan metode pengolahan yang berbeda. Studi ini dapat mengeksplorasi dampak ekonomi dan sosial dari berbagai metode pengolahan singkong, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis rantai nilai produk dimsum siomay ikan, mulai dari proses pengolahan hingga pemasaran, untuk mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam pengembangan usaha ini. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan pengolahan singkong terhadap perekonomian keluarga dan pemberdayaan perempuan di desa Mojowuku, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberlanjutan usaha ini.. Pendampingan ibu-ibu PKK desa mojowuku oleh tim PKM Institut Al Azhar Menganti melalui pelatihan pengolahan singkong menjadi dimsum siomay dapat berjalan lancar.Tujuan pelatihan ini adalah selain sebagai solusi untuk mengembangkan potensi singkong yang melimpah dari hasil pertanian masyarakat desa menjadi bernilai lebih, pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan masyarakat khususnya ibu-ibu serta dapat mendongkrak pendapatan ekonomi warga desa Mojowuku.Adapun dampak hasil pengabdian yang telah dirasakan masyarakat, antara lain.meningkatnya ketrampilan dan pengetahuan ibu-ibu PKK dalam berwirausaha berbahan dasar singkong.menguatkan peran PKK sebagai lembaga pemberdayaan kaum perempuan di desa Mojowuku Desa Mojowuku adalah desa agraris yang memiliki potensi sumber daya alam singkong yang melimpah, namun belum diolah secara maksimal sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di kemudian hari. Berdasarkan permasalahan dan potensi ini, tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Institut Al Azhar Menganti melakukan pendampingan melalui pelatihan pengolahan singkong menjadi dimsum siomay ikan di desa Mojowuku Kedamean Gresik. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset Based Community Development) dengan (5) lima tahapan antara lain: Pertama discovery (menemukan). Kedua,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-a1120.webp" title="JURIS - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-a1120.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-a1120.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-a1120.webp 1x" title="JURIS - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency" alt="JURIS - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-2d478.webp" title="JURIS - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-2d478.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-2d478.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-2d478.webp 1x" title="JURIS - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency" alt="JURIS - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-45241.webp" title="JURIS - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-45241.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-45241.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-45241.webp 1x" title="JURIS - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency" alt="JURIS - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37652-kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya" title="JURIS - Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency" target="_blank">Training On Innovation In Processing Cassava Into Fish Siomay Dimsum As An Effort To Improve The Economy Of The Mojowuku Village Community, Gresik Regency</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara desa Mojowuku dengan desa-desa lain yang memiliki potensi sumber daya alam singkong serupa, namun dengan pendekatan dan metode pengolahan yang berbeda. Studi ini dapat mengeksplorasi dampak ekonomi dan sosial dari berbagai metode pengolahan singkong, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis rantai nilai produk dimsum siomay ikan, mulai dari proses pengolahan hingga pemasaran, untuk mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam pengembangan usaha ini. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan pengolahan singkong terhadap perekonomian keluarga dan pemberdayaan perempuan di desa Mojowuku, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberlanjutan usaha ini..
<br>Pendampingan ibu-ibu PKK desa mojowuku oleh tim PKM Institut Al Azhar Menganti melalui pelatihan pengolahan singkong menjadi dimsum siomay dapat berjalan lancar.Tujuan pelatihan ini adalah selain sebagai solusi untuk mengembangkan potensi singkong yang melimpah dari hasil pertanian masyarakat desa menjadi bernilai lebih, pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan masyarakat khususnya ibu-ibu serta dapat mendongkrak pendapatan ekonomi warga desa Mojowuku.Adapun dampak hasil pengabdian yang telah dirasakan masyarakat, antara lain.meningkatnya ketrampilan dan pengetahuan ibu-ibu PKK dalam berwirausaha berbahan dasar singkong.menguatkan peran PKK sebagai lembaga pemberdayaan kaum perempuan di desa Mojowuku
<br>Desa Mojowuku adalah desa agraris yang memiliki potensi sumber daya alam singkong yang melimpah, namun belum diolah secara maksimal sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di kemudian hari. Berdasarkan permasalahan dan potensi ini, tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Institut Al Azhar Menganti melakukan pendampingan melalui pelatihan pengolahan singkong menjadi dimsum siomay ikan di desa Mojowuku Kedamean Gresik. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset Based Community Development) dengan (5) lima tahapan antara lain: Pertama discovery (menemukan). Kedua,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-45241.webp" type="image/webp" length="86778" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-a1120.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-2d478.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/kesejahteraan-masyarakat-sumber-daya-inovasi-produ-thumb-45241.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1481-istaz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16243-pudak-local-wisdom-community-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 12 Apr 2026 12:32:33 +0700. 12 items. Served in: 3.832 seconds [rss] -->
