<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 02:51:44 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 02:51:44 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-23T02:51:44+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam KKG PAI Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam KKG PAI Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam KKG PAI Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51131-hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa</link>
	<guid isPermaLink="false">f9972ab8311e03f30a4323fd05a2a95f</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:54:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan motivasi mengajar dengan kinerja pembelajaran guru, misalnya menanyakan seberapa besar motivasi intrinsik dan ekstrinsik memoderasi efek kebijakan kelompok kerja pada peningkatan kualitas pengajaran. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan motivasi mengajar dengan kinerja pembelajaran guru, misalnya menanyakan seberapa besar motivasi intrinsik dan ekstrinsik memoderasi efek kebijakan kelompok kerja pada peningkatan kualitas pengajaran. Selanjutnya, studi longitudinal yang melacak implementasi kebijakan KKG PAI selama tiga tahun dapat menilai perubahan jangka panjang terhadap prestasi belajar siswa, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor yang menstabilkan atau mengganggu efektivitas kebijakan. Akhirnya, penelitian komparatif antara KKG PAI di wilayah urban dan rural dapat menilai perbedaan konteks dalam penerapan kebijakan serta dampak terhadap kinerja guru dan hasil belajar siswa, membantu merancang strategi kebijakan yang lebih tepat sasaran.. Pelaksanaan kebijakan kelompok kerja guru pendidikan agama Islam berpengaruh signifikan terhadap kinerja pembelajaran guru.Kebijakan tersebut tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap capaian hasil belajar siswa.Kinerja pembelajaran guru memiliki pengaruh positif signifikan terhadap capaian hasil belajar siswa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan kelompok kerja guru pendidikan agama Islam terhadap kinerja pembelajaran guru dalam mewujudkan capaian hasil belajar siswa. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan teknik survey. Lokasi penelitian di KKG PAI Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut dengan jumlah responden sebanyak 73 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan kelompok kerja guru pendidikan agama Islam berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pembelajaran guru dalam mewujudkan capaian hasil belajar siswa. Artikel ini berkesimpulan bahwa capaian hasil belajar siswa dapat terwujud dengan melaksanakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-73067.webp" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-73067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-73067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-73067.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil" alt="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-02afa.webp" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-02afa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-02afa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-02afa.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil" alt="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-aa8e5.webp" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-aa8e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-aa8e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-aa8e5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil" alt="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51131-hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil" target="_blank">Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Terhadap Kinerja Pembelajaran Guru Dalam Mewujudkan Capaian Hasil Belajar Siswa (Penelitian di KKG PAI Kecamatan Cil</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan motivasi mengajar dengan kinerja pembelajaran guru, misalnya menanyakan seberapa besar motivasi intrinsik dan ekstrinsik memoderasi efek kebijakan kelompok kerja pada peningkatan kualitas pengajaran. Selanjutnya, studi longitudinal yang melacak implementasi kebijakan KKG PAI selama tiga tahun dapat menilai perubahan jangka panjang terhadap prestasi belajar siswa, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor yang menstabilkan atau mengganggu efektivitas kebijakan. Akhirnya, penelitian komparatif antara KKG PAI di wilayah urban dan rural dapat menilai perbedaan konteks dalam penerapan kebijakan serta dampak terhadap kinerja guru dan hasil belajar siswa, membantu merancang strategi kebijakan yang lebih tepat sasaran..
<br>Pelaksanaan kebijakan kelompok kerja guru pendidikan agama Islam berpengaruh signifikan terhadap kinerja pembelajaran guru.Kebijakan tersebut tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap capaian hasil belajar siswa.Kinerja pembelajaran guru memiliki pengaruh positif signifikan terhadap capaian hasil belajar siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan kelompok kerja guru pendidikan agama Islam terhadap kinerja pembelajaran guru dalam mewujudkan capaian hasil belajar siswa. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan teknik survey. Lokasi penelitian di KKG PAI Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut dengan jumlah responden sebanyak 73 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan kelompok kerja guru pendidikan agama Islam berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pembelajaran guru dalam mewujudkan capaian hasil belajar siswa. Artikel ini berkesimpulan bahwa capaian hasil belajar siswa dapat terwujud dengan melaksanakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-aa8e5.webp" type="image/webp" length="81486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-73067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-02afa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/hasil-penelitian-motivasi-intrinsik-guru-mahasiswa-thumb-aa8e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-50-uniga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11610-khazanah-akademia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51123-sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-komunika</link>
	<guid isPermaLink="false">5289b39d0b809836dd1085d4297f2ee6</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:37:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ haris hamid ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi musran ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,hamid,haris,musran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut inovasi dalam strategi pemasaran Boska Transportama, terutama dalam mengembangkan layanan baru, meningkatkan efisiensi operasional, dan memanfaatkan teknologi terbaru dalam proses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut inovasi dalam strategi pemasaran Boska Transportama, terutama dalam mengembangkan layanan baru, meningkatkan efisiensi operasional, dan memanfaatkan teknologi terbaru dalam proses pengiriman dan pelacakan barang. Selain itu, perusahaan dapat mempertimbangkan integrasi praktik berkelanjutan dalam operasinya, seperti penggunaan kendaraan ramah lingkungan atau optimasi rute untuk mengurangi emisi karbon. Langkah ini tidak hanya membantu perusahaan mematuhi regulasi lingkungan yang semakin ketat, tetapi juga dapat menjadi poin penjualan unik dalam strategi pemasaran mereka. Dengan terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan pasar sambil mempertimbangkan kepatuhan hukum dan regulasi, Boska Transportama dapat mempertahankan momentum pertumbuhannya dan memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam industri jasa ekspedisi di Indonesia.. Implementasi strategi komunikasi pemasaran yang komprehensif oleh Boska Transportama telah berdampak positif pada peningkatan jumlah pelanggan.Data menunjukkan peningkatan yang signifikan dari sekitar 6.500 pelanggan pada tahun 2022 menjadi sekitar 7.Kenaikan ini tidak hanya mencerminkan kesuksesan strategi pemasaran, tetapi juga menimbulkan tanggung jawab hukum yang lebih besar bagi perusahaan dalam hal perlindungan data konsumen sesuai dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi Penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi pemasaran juga memiliki dampak positif. Konten yang beragam dan interaktif di platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok membantu meningkatkan keterlibatan pelanggan dan memperluas jangkauan merek Boska Transportama. Namun, perusahaan harus berhati-hati dalam mengelola konten media sosial untuk menghindari pelanggaran hak cipta atau penyebaran informasi menyesatkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-09d8c.webp" title="JURIS - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-09d8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-09d8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-09d8c.webp 1x" title="JURIS - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy" alt="JURIS - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-44686.webp" title="JURIS - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-44686.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-44686.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-44686.webp 1x" title="JURIS - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy" alt="JURIS - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-a4154.webp" title="JURIS - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-a4154.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-a4154.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-a4154.webp 1x" title="JURIS - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy" alt="JURIS - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51123-sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-komunika" title="JURIS - The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy" target="_blank">The Positive Rules for Using Social Media in Marketing Communication Strategy</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut inovasi dalam strategi pemasaran Boska Transportama, terutama dalam mengembangkan layanan baru, meningkatkan efisiensi operasional, dan memanfaatkan teknologi terbaru dalam proses pengiriman dan pelacakan barang. Selain itu, perusahaan dapat mempertimbangkan integrasi praktik berkelanjutan dalam operasinya, seperti penggunaan kendaraan ramah lingkungan atau optimasi rute untuk mengurangi emisi karbon. Langkah ini tidak hanya membantu perusahaan mematuhi regulasi lingkungan yang semakin ketat, tetapi juga dapat menjadi poin penjualan unik dalam strategi pemasaran mereka. Dengan terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan pasar sambil mempertimbangkan kepatuhan hukum dan regulasi, Boska Transportama dapat mempertahankan momentum pertumbuhannya dan memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam industri jasa ekspedisi di Indonesia..
<br>Implementasi strategi komunikasi pemasaran yang komprehensif oleh Boska Transportama telah berdampak positif pada peningkatan jumlah pelanggan.Data menunjukkan peningkatan yang signifikan dari sekitar 6.500 pelanggan pada tahun 2022 menjadi sekitar 7.Kenaikan ini tidak hanya mencerminkan kesuksesan strategi pemasaran, tetapi juga menimbulkan tanggung jawab hukum yang lebih besar bagi perusahaan dalam hal perlindungan data konsumen sesuai dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi
<br>Penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi pemasaran juga memiliki dampak positif. Konten yang beragam dan interaktif di platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok membantu meningkatkan keterlibatan pelanggan dan memperluas jangkauan merek Boska Transportama. Namun, perusahaan harus berhati-hati dalam mengelola konten media sosial untuk menghindari pelanggaran hak cipta atau penyebaran informasi menyesatkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-a4154.webp" type="image/webp" length="100510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-09d8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-44686.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/sosial-pemasaran-strategi-komunikasi-alat-merek-bo-thumb-a4154.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3480-amsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14019-amsir-law-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51135-karya-seni-lokal-konservasi-keanekaraga</link>
	<guid isPermaLink="false">f33854e0e69c828a591091dc545c2d8b</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:26:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sahirul alam ]]></category>
	<category><![CDATA[ syamsul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ma,sahirul,syamsul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Apakah Biodiversity Art Festival dapat diterapkan sebagai model kampanye konservasi di daerah-daerah lain dengan tema lingkungan yang disesuaikan dengan isu lokal? 2. Bagaimana peran pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas lingkungan dalam mendukung ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik: 1. Apakah Biodiversity Art Festival dapat diterapkan sebagai model kampanye konservasi di daerah-daerah lain dengan tema lingkungan yang disesuaikan dengan isu lokal? 2. Bagaimana peran pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas lingkungan dalam mendukung dan memperluas jangkauan kampanye konservasi melalui seni dan musik? 3. Apakah ada potensi untuk mengembangkan program edukasi lingkungan berkelanjutan yang terintegrasi dengan kegiatan seni partisipatif, seperti lokakarya seni lingkungan atau kelas kreatif berbasis ekologi?. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Biodiversity Art Festival merupakan upaya konkret dalam mengampanyekan konservasi lingkungan melalui pendekatan seni dan musik sebagai media edukasi yang kreatif, inklusif, dan partisipatif.Rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung telah mampu meningkatkan kesadaran, empati, dan kepedulian terhadap pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.Seni terbukti menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan konservasi secara humanis dan menyentuh aspek emosional masyarakat.Agar dampak kegiatan ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas, diperlukan beberapa rekomendasi keberlanjutan program, antara lain.pelaksanaan kegiatan secara berkala, penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, pengembangan program edukasi turunan, pemanfaatan media digital kampanye, dan evaluasi serta pengukuran dampak program Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai kampanye konservasi lingkungan dengan memanfaatkan seni dan musik sebagai media utama untuk menumbuhkan kesadaran ekologis masyarakat. Program Biodiversity Art Festival bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepedulian publik terhadap pentingnya konservasi keanekaragaman hayati melalui aktivitas kreatif yang edukatif, partisipatif, dan komunikatif. Sasaran kegiatan adalah masyarakat umum, khususnya pengunjung Car Free Day. Pendekatan berbasis seni dipilih karena mampu menyampaikan pesan lingkungan secara emosional dan simbolik sehingga mudah diterima oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-760b8.webp" title="JURIS - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-760b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-760b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-760b8.webp 1x" title="JURIS - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik" alt="JURIS - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-bec83.webp" title="JURIS - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-bec83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-bec83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-bec83.webp 1x" title="JURIS - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik" alt="JURIS - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-4be22.webp" title="JURIS - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-4be22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-4be22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-4be22.webp 1x" title="JURIS - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik" alt="JURIS - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51135-karya-seni-lokal-konservasi-keanekaraga" title="JURIS - Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik" target="_blank">Biodiversity Art Festival Sebagai Inovasi Kampanye Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Ruang Publik</a>: 1. Apakah Biodiversity Art Festival dapat diterapkan sebagai model kampanye konservasi di daerah-daerah lain dengan tema lingkungan yang disesuaikan dengan isu lokal? 2. Bagaimana peran pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas lingkungan dalam mendukung dan memperluas jangkauan kampanye konservasi melalui seni dan musik? 3. Apakah ada potensi untuk mengembangkan program edukasi lingkungan berkelanjutan yang terintegrasi dengan kegiatan seni partisipatif, seperti lokakarya seni lingkungan atau kelas kreatif berbasis ekologi?.
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Biodiversity Art Festival merupakan upaya konkret dalam mengampanyekan konservasi lingkungan melalui pendekatan seni dan musik sebagai media edukasi yang kreatif, inklusif, dan partisipatif.Rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung telah mampu meningkatkan kesadaran, empati, dan kepedulian terhadap pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.Seni terbukti menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan konservasi secara humanis dan menyentuh aspek emosional masyarakat.Agar dampak kegiatan ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas, diperlukan beberapa rekomendasi keberlanjutan program, antara lain.pelaksanaan kegiatan secara berkala, penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, pengembangan program edukasi turunan, pemanfaatan media digital kampanye, dan evaluasi serta pengukuran dampak program
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai kampanye konservasi lingkungan dengan memanfaatkan seni dan musik sebagai media utama untuk menumbuhkan kesadaran ekologis masyarakat. Program Biodiversity Art Festival bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepedulian publik terhadap pentingnya konservasi keanekaragaman hayati melalui aktivitas kreatif yang edukatif, partisipatif, dan komunikatif. Sasaran kegiatan adalah masyarakat umum, khususnya pengunjung Car Free Day. Pendekatan berbasis seni dipilih karena mampu menyampaikan pesan lingkungan secara emosional dan simbolik sehingga mudah diterima oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-bec83.webp" type="image/webp" length="73144" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-760b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-bec83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/karya-seni-lokal-konservasi-keanekaragaman-hayati-thumb-4be22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1073-stkipkusumanegara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5372-jurnal-abdimas-prakasa-dakara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Arsitektur Nabati Respon Ruang Paska Pandemi COVID 19 di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Arsitektur Nabati Respon Ruang Paska Pandemi COVID 19 di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Arsitektur Nabati Respon Ruang Paska Pandemi COVID 19 di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51115-desain-arsitektur-plc</link>
	<guid isPermaLink="false">f907441a45e36163b4e7c9f1fcff7f23</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:23:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modul sinta ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,modul,page,sinta,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana pilihan spesies tumbuhan yang diintegrasikan dalam sistem pertanian vertikal mempengaruhi kualitas udara dalam ruangan dan potensi penularan virus di gedung hunian, sehingga memberikan panduan ilmiah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana pilihan spesies tumbuhan yang diintegrasikan dalam sistem pertanian vertikal mempengaruhi kualitas udara dalam ruangan dan potensi penularan virus di gedung hunian, sehingga memberikan panduan ilmiah untuk desain interior yang lebih sehat. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penerimaan sosial serta perubahan perilaku masyarakat perkotaan terhadap pola makan nabati yang dipadukan dengan arsitektur nabati, dengan membandingkan variasi budaya di berbagai wilayah Indonesia untuk mengidentifikasi faktor-faktor motivasi dan hambatan yang mempengaruhi adopsi. Selanjutnya, dapat dikembangkan kerangka desain parametrik yang adaptif untuk arsitektur nabati, yang mengoptimalkan penggunaan ruang, energi, dan produksi pangan berdasarkan kondisi iklim lokal, sehingga menghasilkan model bangunan yang fleksibel dan berkelanjutan dalam konteks perubahan iklim dan urbanisasi.. Pandemi COVID-19 menimbulkan dampak signifikan, mengungkapkan hubungan antara zoonosis dan konsumsi daging serta pentingnya beralih ke pola makan nabati untuk mencegah kemunculan kembali virus.Arsitektur nabati menawarkan solusi terpadu dengan menyediakan ketahanan pangan, meningkatkan kualitas udara, mengurangi gas rumah kaca, serta menyediakan ruang terbuka hijau yang dapat mengurangi stres dan berfungsi sebagai sarana edukatif.Oleh karena itu, penerapan arsitektur nabati di kawasan perkotaan di Indonesia dapat memperkuat ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan Pandemi COVID-19 tahun 2020 memaksa seluruh penduduk bumi, termasuk Indonesia, untuk menjalani kebiasaan hidup baru. Para ahli yang berkompeten terus menyatakan bahwa pandemi zoonosis yang berulang terkait erat dengan konsumsi manusia pada hewan liar dan ternak. Sebenarnya sumber pangan nabati telah terbukti dapat memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap manusia. Arsitektur nabati nusantara adalah bentuk arsitektur yang menggabungkan wadah aktivitas manusia dengan tanaman pangan dalam konteks lokal. Arsitektur nabati menawarkan pemecahan terpadu dan komprehensif pencegahan berulangnya pandemi zoonosis, pencukupan nutrisi, keanekaragaman hayati, serta kualitas lingkungan hidup perkotaan. Tulisan ini menggunakan metode terbaru dengan menggali informasi terkini yang berhubungan dengan COVID-19 dan membahas benang merah antara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-9fc44.webp" title="JURIS - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-9fc44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-9fc44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-9fc44.webp 1x" title="JURIS - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia" alt="JURIS - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-a6af1.webp" title="JURIS - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-a6af1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-a6af1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-a6af1.webp 1x" title="JURIS - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia" alt="JURIS - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-dd6d3.webp" title="JURIS - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-dd6d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-dd6d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-dd6d3.webp 1x" title="JURIS - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia" alt="JURIS - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51115-desain-arsitektur-plc" title="JURIS - Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia" target="_blank">Arsitektur Nabati: Respon Ruang Paska Pandemi COVID-19 di Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana pilihan spesies tumbuhan yang diintegrasikan dalam sistem pertanian vertikal mempengaruhi kualitas udara dalam ruangan dan potensi penularan virus di gedung hunian, sehingga memberikan panduan ilmiah untuk desain interior yang lebih sehat. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penerimaan sosial serta perubahan perilaku masyarakat perkotaan terhadap pola makan nabati yang dipadukan dengan arsitektur nabati, dengan membandingkan variasi budaya di berbagai wilayah Indonesia untuk mengidentifikasi faktor-faktor motivasi dan hambatan yang mempengaruhi adopsi. Selanjutnya, dapat dikembangkan kerangka desain parametrik yang adaptif untuk arsitektur nabati, yang mengoptimalkan penggunaan ruang, energi, dan produksi pangan berdasarkan kondisi iklim lokal, sehingga menghasilkan model bangunan yang fleksibel dan berkelanjutan dalam konteks perubahan iklim dan urbanisasi..
<br>Pandemi COVID-19 menimbulkan dampak signifikan, mengungkapkan hubungan antara zoonosis dan konsumsi daging serta pentingnya beralih ke pola makan nabati untuk mencegah kemunculan kembali virus.Arsitektur nabati menawarkan solusi terpadu dengan menyediakan ketahanan pangan, meningkatkan kualitas udara, mengurangi gas rumah kaca, serta menyediakan ruang terbuka hijau yang dapat mengurangi stres dan berfungsi sebagai sarana edukatif.Oleh karena itu, penerapan arsitektur nabati di kawasan perkotaan di Indonesia dapat memperkuat ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan
<br>Pandemi COVID-19 tahun 2020 memaksa seluruh penduduk bumi, termasuk Indonesia, untuk menjalani kebiasaan hidup baru. Para ahli yang berkompeten terus menyatakan bahwa pandemi zoonosis yang berulang terkait erat dengan konsumsi manusia pada hewan liar dan ternak. Sebenarnya sumber pangan nabati telah terbukti dapat memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap manusia. Arsitektur nabati nusantara adalah bentuk arsitektur yang menggabungkan wadah aktivitas manusia dengan tanaman pangan dalam konteks lokal. Arsitektur nabati menawarkan pemecahan terpadu dan komprehensif pencegahan berulangnya pandemi zoonosis, pencukupan nutrisi, keanekaragaman hayati, serta kualitas lingkungan hidup perkotaan. Tulisan ini menggunakan metode terbaru dengan menggali informasi terkini yang berhubungan dengan COVID-19 dan membahas benang merah antara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-dd6d3.webp" type="image/webp" length="178426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-9fc44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-a6af1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/desain-arsitektur-plc-nabati-covid-19-pertanian-pe-thumb-dd6d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13600-modul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca Revitalisasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca Revitalisasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca Revitalisasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51119-museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p</link>
	<guid isPermaLink="false">57cb5f3071b379e81d0686136269341d</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:21:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modul sinta ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,modul,page,sinta,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh elemen elemen experiencescape secara kuantitatif dengan menggunakan sistem pelacakan mata (eyeActracking) untuk mengukur perhatian visual pengunjung di setiap ruang. Selain itu, studi longitudinal yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh elemen elemen experiencescape secara kuantitatif dengan menggunakan sistem pelacakan mata (eyeActracking) untuk mengukur perhatian visual pengunjung di setiap ruang. Selain itu, studi longitudinal yang mencakup periode sebelum dan sesudah revitalisasi dapat menilai perubahan dalam durasi kunjungan dan kepuasan pengunjung akibat modifikasi ruang dan fasilitas yang diusulkan. Terakhir, analisis kuasiAceksperimental yang membandingkan dua kelompok pengunjungAisatu yang menggunakan peta digital interaktif dan satu yang tidakAidapat menilai efektivitas teknologi informasi dalam memandu alur kunjungan dan meningkatkan penyerapan pengetahuan sejarah.. Keempat jenis pengalaman pengunjung museum (sosial, objek, kognitif, dan introspektif) dapat dialami oleh pengunjung di lingkungan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta melalui perilaku yang ditunjukkannya.PengalamanAcpengalaman tersebut dipengaruhi oleh seluruh ruang di lingkungan museum yang diakses selama kunjungan.Terdapat beberapa ruang yang memberikan pengaruh besar dalam membentuk keseluruhan pengalaman yang dialami sebagian besar pengunjung, yaitu plaza tengah, Diorama 2, Diorama 3, Diorama 1, area jembatan dan kolam barat, serta Diorama 4 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. Metode observasi dengan teknik pemetaan perilaku berpusat pada pelaku (personAccentered behavioural mapping) digunakan untuk mengidentifikasi ruangAcruang dan elemenAcelemen yang mempengaruhi experiencescape museum berdasarkan perilaku pengunjung. Hasilnya menunjukkan bahwa Diorama 1, Diorama 2, Diorama 3, Diorama 4, plaza tengah, serta area jembatan dan kolam barat merupakan ruangAcruang yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk experiencescape dan pengalaman pengunjung yang beragam (sosial,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-bea74.webp" title="JURIS - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-bea74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-bea74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-bea74.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi" alt="JURIS - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-8ce4d.webp" title="JURIS - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-8ce4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-8ce4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-8ce4d.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi" alt="JURIS - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-f422f.webp" title="JURIS - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-f422f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-f422f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-f422f.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi" alt="JURIS - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51119-museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p" title="JURIS - Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi" target="_blank">Perilaku Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Pasca-Revitalisasi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh elemen elemen experiencescape secara kuantitatif dengan menggunakan sistem pelacakan mata (eyeActracking) untuk mengukur perhatian visual pengunjung di setiap ruang. Selain itu, studi longitudinal yang mencakup periode sebelum dan sesudah revitalisasi dapat menilai perubahan dalam durasi kunjungan dan kepuasan pengunjung akibat modifikasi ruang dan fasilitas yang diusulkan. Terakhir, analisis kuasiAceksperimental yang membandingkan dua kelompok pengunjungAisatu yang menggunakan peta digital interaktif dan satu yang tidakAidapat menilai efektivitas teknologi informasi dalam memandu alur kunjungan dan meningkatkan penyerapan pengetahuan sejarah..
<br>Keempat jenis pengalaman pengunjung museum (sosial, objek, kognitif, dan introspektif) dapat dialami oleh pengunjung di lingkungan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta melalui perilaku yang ditunjukkannya.PengalamanAcpengalaman tersebut dipengaruhi oleh seluruh ruang di lingkungan museum yang diakses selama kunjungan.Terdapat beberapa ruang yang memberikan pengaruh besar dalam membentuk keseluruhan pengalaman yang dialami sebagian besar pengunjung, yaitu plaza tengah, Diorama 2, Diorama 3, Diorama 1, area jembatan dan kolam barat, serta Diorama 4
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. Metode observasi dengan teknik pemetaan perilaku berpusat pada pelaku (personAccentered behavioural mapping) digunakan untuk mengidentifikasi ruangAcruang dan elemenAcelemen yang mempengaruhi experiencescape museum berdasarkan perilaku pengunjung. Hasilnya menunjukkan bahwa Diorama 1, Diorama 2, Diorama 3, Diorama 4, plaza tengah, serta area jembatan dan kolam barat merupakan ruangAcruang yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk experiencescape dan pengalaman pengunjung yang beragam (sosial,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-bea74.webp" type="image/webp" length="104702" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-bea74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-8ce4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/museum-benteng-vredeburg-experiencescape-diorama-p-thumb-f422f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13600-modul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51111-pusat-kota-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-iden</link>
	<guid isPermaLink="false">0ac22154a2e8e53477af5e7f330238c2</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 20:46:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modul sinta ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,modul,page,sinta,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya perlu memperluas jumlah responden dengan melibatkan beragam kelompok usia, latar belakang sosial, dan wilayah geografis guna memperoleh representasi persepsi yang lebih komprehensif; melakukan studi longitudinal yang memanfaatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan: Penelitian selanjutnya perlu memperluas jumlah responden dengan melibatkan beragam kelompok usia, latar belakang sosial, dan wilayah geografis guna memperoleh representasi persepsi yang lebih komprehensif; melakukan studi longitudinal yang memanfaatkan data GIS untuk melacak perubahan elemen permanensi dalam jangka waktu lama serta mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi keberlanjutan elemen tersebut; serta membandingkan dinamika elemen permanensi dan persepsi masyarakat di Kota Pasuruan dengan kotaAckota lain di Jawa Timur yang memiliki sejarah kolonial serupa, guna menguji generalisasi temuan dan mengembangkan kerangka kebijakan perbaikan kawasan perkotaan yang adaptif.. Penelitian menemukan adanya hubungan antara elemen permanensi dengan persepsi masyarakat Kota Pasuruan, yang terbukti positif pada elemenAcelemen seperti kawasan pemerintah, perkebunan gula, dan bangunan bersejarah.Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan untuk mempertahankan elemenAcelemen tersebut, sedangkan elemenAcelemen yang tidak konsisten dipersepsikan, seperti perempatan Gedoeng Woloe, memerlukan revitalisasi agar dapat menjadi titik temu ikonik.Oleh karena itu, rekomendasi perbaikan meliputi peningkatan kesadaran publik serta redesign elemen jalan (path) untuk memperkuat identitas kawasan pusat kota Pasuruan Kota Pasuruan awalnya dikenal sebagai pelabuhan transit dan pasar perdagangan antar pulau serta antar negara di timur Jawa karena lokasinya yang strategis di utara berbatasan langsung dengan Madura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi tipologi kawasan pusat Kota Pasuruan, mengidentifikasi tingkat permanensi elemenAcelemen pembentuk pusat kota, serta memperoleh gambaran perubahan karakter kawasan pusat kota Pasuruan. Metodologi yang dipakai deskriptif kualitatif dengan analisis urban tissue secara diakronis dan sinkronis, analisis matrikulasi permanensi elemen tiap layer waktu, serta peta mental untuk memperoleh gambaran persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan elemenAcelemen yang perlu dipertahankan atau diubah untuk perbaikan citra kawasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-76105.webp" title="JURIS - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-76105.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-76105.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-76105.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan" alt="JURIS - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-478d6.webp" title="JURIS - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-478d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-478d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-478d6.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan" alt="JURIS - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-d8a11.webp" title="JURIS - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-d8a11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-d8a11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-d8a11.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan" alt="JURIS - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51111-pusat-kota-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-iden" title="JURIS - Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan" target="_blank">Persepsi Multigenerasi Terhadap Elemen Persisten Kawasan Pusat Kota Pasuruan</a>: Penelitian selanjutnya perlu memperluas jumlah responden dengan melibatkan beragam kelompok usia, latar belakang sosial, dan wilayah geografis guna memperoleh representasi persepsi yang lebih komprehensif; melakukan studi longitudinal yang memanfaatkan data GIS untuk melacak perubahan elemen permanensi dalam jangka waktu lama serta mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi keberlanjutan elemen tersebut; serta membandingkan dinamika elemen permanensi dan persepsi masyarakat di Kota Pasuruan dengan kotaAckota lain di Jawa Timur yang memiliki sejarah kolonial serupa, guna menguji generalisasi temuan dan mengembangkan kerangka kebijakan perbaikan kawasan perkotaan yang adaptif..
<br>Penelitian menemukan adanya hubungan antara elemen permanensi dengan persepsi masyarakat Kota Pasuruan, yang terbukti positif pada elemenAcelemen seperti kawasan pemerintah, perkebunan gula, dan bangunan bersejarah.Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan untuk mempertahankan elemenAcelemen tersebut, sedangkan elemenAcelemen yang tidak konsisten dipersepsikan, seperti perempatan Gedoeng Woloe, memerlukan revitalisasi agar dapat menjadi titik temu ikonik.Oleh karena itu, rekomendasi perbaikan meliputi peningkatan kesadaran publik serta redesign elemen jalan (path) untuk memperkuat identitas kawasan pusat kota Pasuruan
<br>Kota Pasuruan awalnya dikenal sebagai pelabuhan transit dan pasar perdagangan antar pulau serta antar negara di timur Jawa karena lokasinya yang strategis di utara berbatasan langsung dengan Madura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi tipologi kawasan pusat Kota Pasuruan, mengidentifikasi tingkat permanensi elemenAcelemen pembentuk pusat kota, serta memperoleh gambaran perubahan karakter kawasan pusat kota Pasuruan. Metodologi yang dipakai deskriptif kualitatif dengan analisis urban tissue secara diakronis dan sinkronis, analisis matrikulasi permanensi elemen tiap layer waktu, serta peta mental untuk memperoleh gambaran persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan elemenAcelemen yang perlu dipertahankan atau diubah untuk perbaikan citra kawasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-478d6.webp" type="image/webp" length="121434" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-76105.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-478d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/pusat-pasuruan-kawasan-eropa-elemen-identitas-tipo-thumb-d8a11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13600-modul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Good Governance Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Good Governance Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Good Governance Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51133-tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pem</link>
	<guid isPermaLink="false">54d6d60ec40a8059a4a11d6e1b967945</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:56:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sahirul alam ]]></category>
	<category><![CDATA[ syamsul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ma,sahirul,syamsul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran di Kabupaten Bangka Barat, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat diwujudkan secara efektif. Penelitian ini dapat fokus pada mekanisme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat: Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran di Kabupaten Bangka Barat, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat diwujudkan secara efektif. Penelitian ini dapat fokus pada mekanisme koordinasi dan sinkronisasi kebijakan antara kedua tingkat pemerintahan, serta bagaimana pemahaman regulasi yang sama dapat diterapkan di tingkat daerah. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh DPRD Kabupaten Bangka Barat dalam mengoptimalkan fungsi penganggaran dan pengawasan, khususnya dalam konteks implementasi kebijakan efisiensi anggaran. Penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi DPRD dan pemerintah daerah dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebijakan nasional.. Otonomi daerah berkaitan dengan upaya mengatur dan mengurus rumah tangga masing-masing daerah.Otonomi daerah menyaratkan adanya pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah pusat dengan pemerintahan daerah.Urusan pemerintah terdiri dari urusan pemerintahan yang sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah dan urusan pemerintahan yang dikelola secara bersama antar tingkatan dan susunan pemerintahan atau konkuren.Bagi DPRD Kabupaten Bangka Barat, pemahaman yang komprehensif mengenai sinergitas kebijakan pusat dan daerah menjadi kebutuhan yang mendesak agar fungsi penganggaran dan pengawasan dapat dilaksanakan secara optimal.Kegiatan Bimbingan Teknis Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Rangka Efisiensi Anggaran menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan DPRD dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebijakan nasional Pengelolaan keuangan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel menjadi elemen penting dalam mendukung terwujudnya prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Seiring dengan meningkatnya tuntutan masyarakat, khususnya Kabupaten Bangka Barat, terhadap kualitas pelayanan publik, keterbatasan kapasitas fiskal, serta semakin beragamnya kebutuhan pembangunan, pemerintah Kabupaten Bangka Barat terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran melalui penerapan berbagai kebijakan efisiensi belanja. Kebijakan tersebut diterapkan baik di lingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-25e65.webp" title="JURIS - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-25e65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-25e65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-25e65.webp 1x" title="JURIS - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat" alt="JURIS - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-252ec.webp" title="JURIS - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-252ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-252ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-252ec.webp 1x" title="JURIS - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat" alt="JURIS - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-1de20.webp" title="JURIS - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-1de20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-1de20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-1de20.webp 1x" title="JURIS - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat" alt="JURIS - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51133-tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pem" title="JURIS - Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat" target="_blank">Good Governance: Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Efisiensi Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Barat</a>: Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran di Kabupaten Bangka Barat, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat diwujudkan secara efektif. Penelitian ini dapat fokus pada mekanisme koordinasi dan sinkronisasi kebijakan antara kedua tingkat pemerintahan, serta bagaimana pemahaman regulasi yang sama dapat diterapkan di tingkat daerah. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh DPRD Kabupaten Bangka Barat dalam mengoptimalkan fungsi penganggaran dan pengawasan, khususnya dalam konteks implementasi kebijakan efisiensi anggaran. Penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi DPRD dan pemerintah daerah dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebijakan nasional..
<br>Otonomi daerah berkaitan dengan upaya mengatur dan mengurus rumah tangga masing-masing daerah.Otonomi daerah menyaratkan adanya pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah pusat dengan pemerintahan daerah.Urusan pemerintah terdiri dari urusan pemerintahan yang sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah dan urusan pemerintahan yang dikelola secara bersama antar tingkatan dan susunan pemerintahan atau konkuren.Bagi DPRD Kabupaten Bangka Barat, pemahaman yang komprehensif mengenai sinergitas kebijakan pusat dan daerah menjadi kebutuhan yang mendesak agar fungsi penganggaran dan pengawasan dapat dilaksanakan secara optimal.Kegiatan Bimbingan Teknis Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Rangka Efisiensi Anggaran menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan DPRD dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebijakan nasional
<br>Pengelolaan keuangan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel menjadi elemen penting dalam mendukung terwujudnya prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Seiring dengan meningkatnya tuntutan masyarakat, khususnya Kabupaten Bangka Barat, terhadap kualitas pelayanan publik, keterbatasan kapasitas fiskal, serta semakin beragamnya kebutuhan pembangunan, pemerintah Kabupaten Bangka Barat terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran melalui penerapan berbagai kebijakan efisiensi belanja. Kebijakan tersebut diterapkan baik di lingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-252ec.webp" type="image/webp" length="91320" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-25e65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-252ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/tata-kelola-daerah-pemerintahan-belanja-pemerintah-thumb-1de20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1073-stkipkusumanegara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5372-jurnal-abdimas-prakasa-dakara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51116-kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial</link>
	<guid isPermaLink="false">03a0faa67684d74aa2d094f686bf36cd</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:36:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modul sinta ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,modul,page,sinta,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji bagaimana variasi budaya regional memengaruhi persepsi terhadap kamar mandi pribadi, dengan merancang studi komparatif antara daerah urban dan pedesaan di Indonesia untuk menjawab pertanyaan: "Apakah faktor budaya memoderasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi: Penelitian lanjutan dapat menguji bagaimana variasi budaya regional memengaruhi persepsi terhadap kamar mandi pribadi, dengan merancang studi komparatif antara daerah urban dan pedesaan di Indonesia untuk menjawab pertanyaan: "Apakah faktor budaya memoderasi hubungan antara familiarity dan preferensi kamar mandi pribadi?" Selanjutnya, untuk meningkatkan generalisasi temuan, disarankan melakukan survei dengan teknik sampling acak berstrata yang mencakup populasi nasional, sehingga dapat dijawab: "Bagaimana karakteristik demografis memengaruhi intensitas penggunaan kamar mandi pribadi pada skala nasional?" Terakhir, penelitian longitudinal dapat mengevaluasi dampak intervensi desain ergonomis pada kepuasan pengguna kamar mandi pribadi selama periode waktu tertentu, dengan pertanyaan penelitian: "Apakah penerapan desain ergonomis meningkatkan persepsi efisiensi dan mengurangi persepsi pemborosan pada pengguna kamar mandi pribadi?" Kombinasi ketiga pendekatan ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktorAcfaktor yang memengaruhi preferensi kamar mandi pribadi serta implikasinya bagi perencanaan hunian.. Penelitian mengidentifikasi tiga dimensi persepsi (kemudahan, privasi, dan pemborosan) serta dua dimensi faktor internal (keterbiasaan menggunakan kamar mandi bersama dan intensitas penggunaan kamar tidur).Analisis regresi multivariat menunjukkan bahwa dimensi keterbiasaan menggunakan kamar mandi bersama, pemborosan, dan intensitas penggunaan kamar tidur memiliki pengaruh signifikan terhadap preferensi kamar mandi pribadi.Dengan demikian, preferensi terhadap kamar mandi pribadi dipengaruhi oleh tiga faktor utama Sebelumnya, kamar mandi biasanya ditempatkan di bagian belakang rumah tinggal. Namun dewasa ini banyak penghuni rumah yang memiliki kamar mandi di dalam kamar tidur, khusus untuk pengguna kamar tidur dan bersifat sangat personal, sehingga dalam penelitian ini disebut kamar mandi pribadi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktorAcfaktor yang melatarbelakangi preferensi terhadap kamar mandi pribadi dengan menyelidiki persepsi dan faktor internal penghuni rumah. Penelitian bertahap menggunakan metode kualitatifAckuantitatif; penelitian kualitatif mengeksplorasi persepsi dan faktor internal, sedangkan penelitian kuantitatif mengkonfirmasi data kualitatif serta mengungkap hubungan sebabAcakibat antara persepsi, faktor internal, dan preferensi. Hasil menunjukkan tiga faktor utama yang mempengaruhi preferensi: familiarity, affordability,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d89fa.webp" title="JURIS - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d89fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d89fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d89fa.webp 1x" title="JURIS - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi" alt="JURIS - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-f10ff.webp" title="JURIS - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-f10ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-f10ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-f10ff.webp 1x" title="JURIS - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi" alt="JURIS - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d27a8.webp" title="JURIS - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d27a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d27a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d27a8.webp 1x" title="JURIS - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi" alt="JURIS - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51116-kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial" title="JURIS - Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi" target="_blank">Tiga Faktor Penentu Preferensi Penghuni Rumah Tinggal di Indonesia Terhadap Kamar Mandi Pribadi</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji bagaimana variasi budaya regional memengaruhi persepsi terhadap kamar mandi pribadi, dengan merancang studi komparatif antara daerah urban dan pedesaan di Indonesia untuk menjawab pertanyaan: "Apakah faktor budaya memoderasi hubungan antara familiarity dan preferensi kamar mandi pribadi?" Selanjutnya, untuk meningkatkan generalisasi temuan, disarankan melakukan survei dengan teknik sampling acak berstrata yang mencakup populasi nasional, sehingga dapat dijawab: "Bagaimana karakteristik demografis memengaruhi intensitas penggunaan kamar mandi pribadi pada skala nasional?" Terakhir, penelitian longitudinal dapat mengevaluasi dampak intervensi desain ergonomis pada kepuasan pengguna kamar mandi pribadi selama periode waktu tertentu, dengan pertanyaan penelitian: "Apakah penerapan desain ergonomis meningkatkan persepsi efisiensi dan mengurangi persepsi pemborosan pada pengguna kamar mandi pribadi?" Kombinasi ketiga pendekatan ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktorAcfaktor yang memengaruhi preferensi kamar mandi pribadi serta implikasinya bagi perencanaan hunian..
<br>Penelitian mengidentifikasi tiga dimensi persepsi (kemudahan, privasi, dan pemborosan) serta dua dimensi faktor internal (keterbiasaan menggunakan kamar mandi bersama dan intensitas penggunaan kamar tidur).Analisis regresi multivariat menunjukkan bahwa dimensi keterbiasaan menggunakan kamar mandi bersama, pemborosan, dan intensitas penggunaan kamar tidur memiliki pengaruh signifikan terhadap preferensi kamar mandi pribadi.Dengan demikian, preferensi terhadap kamar mandi pribadi dipengaruhi oleh tiga faktor utama
<br>Sebelumnya, kamar mandi biasanya ditempatkan di bagian belakang rumah tinggal. Namun dewasa ini banyak penghuni rumah yang memiliki kamar mandi di dalam kamar tidur, khusus untuk pengguna kamar tidur dan bersifat sangat personal, sehingga dalam penelitian ini disebut kamar mandi pribadi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktorAcfaktor yang melatarbelakangi preferensi terhadap kamar mandi pribadi dengan menyelidiki persepsi dan faktor internal penghuni rumah. Penelitian bertahap menggunakan metode kualitatifAckuantitatif; penelitian kualitatif mengeksplorasi persepsi dan faktor internal, sedangkan penelitian kuantitatif mengkonfirmasi data kualitatif serta mengungkap hubungan sebabAcakibat antara persepsi, faktor internal, dan preferensi. Hasil menunjukkan tiga faktor utama yang mempengaruhi preferensi: familiarity, affordability,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d27a8.webp" type="image/webp" length="97692" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d89fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-f10ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/kamar-mandi-sdn-faktor-budaya-sosial-internal-anak-thumb-d27a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13600-modul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51132-kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter</link>
	<guid isPermaLink="false">6ee724454bb6f7b8c787acc2e6314f80</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:26:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki faktor-faktor lain (Epsilon) yang dapat mempengaruhi variabel-variabel dalam penelitian ini. Beberapa topik yang dapat dieksplorasi adalah kepemimpinan kepala sekolah, manajemen bimbingan dan konseling, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki faktor-faktor lain (Epsilon) yang dapat mempengaruhi variabel-variabel dalam penelitian ini. Beberapa topik yang dapat dieksplorasi adalah kepemimpinan kepala sekolah, manajemen bimbingan dan konseling, kebijakan kesiswaan, manajemen kesiswaan, manajemen pembelajaran yang efektif, peran dan fungsi partisipasi orang tua, serta strategi pembelajaran dalam mewujudkan perilaku disiplin siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa dan kinerja guru sebagai konselor.. Hasil pengujian hipotesis utama dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kebijakan bimbingan dan konseling berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sebagai konselor dalam mewujudkan kedisiplinan siswa.Pelaksanaan kebijakan bimbingan dan konseling memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru sebagai konselor.Pelaksanaan kebijakan bimbingan dan konseling tidak berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa.Kinerja guru sebagai konselor memiliki pengaruh signifikan terhadap kedisiplinan siswa Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mengkaji pengaruh pelaksanaan kebijakan bimbingan dan konseling terhadap kinerja guru sebagai konselor dalam mewujudkan kedisiplinan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survei. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian adalah analisis statistik dengan model analisis jalur (path analysis). Lokasi penelitian adalah di Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut, dengan jumlah responden 58 orang. Hasil pengujian hipotesis utama dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kebijakan bimbingan dan konseling berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sebagai konselor dalam mewujudkan kedisiplinan siswa. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-7e1b9.webp" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-7e1b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-7e1b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-7e1b9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa" alt="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-870d8.webp" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-870d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-870d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-870d8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa" alt="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-3aed5.webp" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-3aed5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-3aed5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-3aed5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa" alt="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51132-kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter" title="JURIS - Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa" target="_blank">Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Bimbingan Dan Konseling Terhadap Kinerja Guru Sebagai Konselor Dalam Mewujudkan Kedisiplinan Siswa</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki faktor-faktor lain (Epsilon) yang dapat mempengaruhi variabel-variabel dalam penelitian ini. Beberapa topik yang dapat dieksplorasi adalah kepemimpinan kepala sekolah, manajemen bimbingan dan konseling, kebijakan kesiswaan, manajemen kesiswaan, manajemen pembelajaran yang efektif, peran dan fungsi partisipasi orang tua, serta strategi pembelajaran dalam mewujudkan perilaku disiplin siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa dan kinerja guru sebagai konselor..
<br>Hasil pengujian hipotesis utama dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kebijakan bimbingan dan konseling berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sebagai konselor dalam mewujudkan kedisiplinan siswa.Pelaksanaan kebijakan bimbingan dan konseling memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru sebagai konselor.Pelaksanaan kebijakan bimbingan dan konseling tidak berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa.Kinerja guru sebagai konselor memiliki pengaruh signifikan terhadap kedisiplinan siswa
<br>Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mengkaji pengaruh pelaksanaan kebijakan bimbingan dan konseling terhadap kinerja guru sebagai konselor dalam mewujudkan kedisiplinan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survei. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian adalah analisis statistik dengan model analisis jalur (path analysis). Lokasi penelitian adalah di Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut, dengan jumlah responden 58 orang. Hasil pengujian hipotesis utama dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kebijakan bimbingan dan konseling berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sebagai konselor dalam mewujudkan kedisiplinan siswa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-7e1b9.webp" type="image/webp" length="59428" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-7e1b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-870d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/kedisiplinan-siswa-guru-madrasah-aliyah-karakter-d-thumb-3aed5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-50-uniga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11610-khazanah-akademia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT MALANG ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT MALANG ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT MALANG ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51126-moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak</link>
	<guid isPermaLink="false">f51e6201525e9c8a220b8826e40f6441</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:26:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hafiz padang ]]></category>
	<category><![CDATA[ yun kepanjen ]]></category>
	<category><![CDATA[ qolam malang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hafiz,kepanjen,malang,padang,qolam,yun]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ The research suggests that providing basic sexual information to children is not unnecessary. In line with current developments, offering basic sexual knowledge to children can be an initial step towards preventing sexual abuse. Regularly instilling sexual ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG: The research suggests that providing basic sexual information to children is not unnecessary. In line with current developments, offering basic sexual knowledge to children can be an initial step towards preventing sexual abuse. Regularly instilling sexual knowledge can shape children's attitudes and behaviors in a positive direction. The study highlights the importance of moral education, which serves as the foundation for children to understand self-limitations and develop an open attitude towards protecting themselves as they grow. To achieve this, parents need to provide early prevention and protection through techniques such as communication, treatment (self-rules and limits), and action towards children from an early age. The study also emphasizes the need for parents to have a strong educational foundation, so that children do not experience social problems as perpetrators or victims. The researchers developed a visual post-text media, combining themes, images, and colors from the Canva application. Each slide contains detailed images and text to convey the message effectively. The material presented in the post-text was designed by analyzing the needs and problems of parents during field observations. The study concludes that the use of post-text media can be packaged in social media and print formats, making it easily accessible for parents. The researchers suggest that post-text media can play a crucial role in providing age-appropriate basic sexual knowledge to strengthen children's attitudes and behaviors towards their parents. The study also highlights the importance of an open and transparent attitude from parents, which can help provide a sense of security for children as they grow closer to their environment. Overall, the study emphasizes the need for early intervention and prevention strategies to address social issues, particularly those related to children's moral education and sexual knowledge.. The results of the data analysis that have been tested indicate the first conclusion.the media form developed in this study is a visual post-text media designed by combining themes, images, and colors from the Canva application.Each slide contains detailed images representing the indicators to be conveyed.The illustrations are accompanied by text to facilitate readers' understanding of the message.Second, the material presented in the post-text has been designed by analyzing the needs or problems of parents during field observations, analyzing indicators, and creating the media.The material certainly has conceptual continuity and has been adjusted to the indicators to be achieved.Rather than being about sexuality, the post-text will provide basic information on sex knowledge to strengthen children's attitudes and behaviors aimed at parents.Third, based on the feasibility test of post-text visual media, a percentage of 91.25% was obtained from the four assessment indicators and a score of 73 out of a total maximum score of 80.The feasibility test of the material on post-text visual media, a percentage of 95% was obtained from the five assessment indicators and a score of 95 out of a total maximum score of 100.Meanwhile, the results of the small group trial obtained a score of 1231 out of a total maximum score of 1440 with a score percentage of 85.49% and the results of the large group trial obtained a total score of 3065 out of a total maximum score of 3600 with a score percentage of 85.It can be concluded that the use of post-text can be packaged in social media so that it is easy to learn as a form of parenting for parents.In terms of the results of the moral education trial, it is the initial foundation that parents need to provide to children.In order for children to have a full understanding of self-limitations, in addition there are supporting factors that parents need to provide, namely an open attitude to protect children during their growth.Suggestions on the role of post-text media can be in the form of print and can be accessed on social media to increase insight in examining current social problems.So that we can go through prevention and early protection through techniques including communication, treatment (rules and self-limits), and action on children from an early age Pengembangan media posttext berfokus pada penyediaan informasi tentang pendidikan nilai moral anak kepada orang tua mengenai pengetahuan dasar tentang seks. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bentuk media, materi, dan hasil pengembangan media posttext dalam pendidikan nilai moral anak untuk orang tua. Metode penelitian menggunakan metode R&D, yaitu proses penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji efektivitas produk tersebut. Media visual posttext dirancang dengan menggabungkan tema, gambar, dan warna dari aplikasi Canva. Konsep materi posttext dirancang dengan menganalisis masalah sosial. Bukan tentang seksualitas, posttext akan memberikan informasi dasar tentang pengetahuan seksual untuk memperkuat sikap dan perilaku anak yang ditujukan kepada orang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-80992.webp" title="JURIS - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-80992.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-80992.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-80992.webp 1x" title="JURIS - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG" alt="JURIS - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c867b.webp" title="JURIS - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c867b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c867b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c867b.webp 1x" title="JURIS - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG" alt="JURIS - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c12a1.webp" title="JURIS - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c12a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c12a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c12a1.webp 1x" title="JURIS - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG" alt="JURIS - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51126-moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak" title="JURIS - DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG" target="_blank">DEVELOPMENT OF POSTEX MEDIA IN CHILDRENAoS MORAL VALUE EDUCATION FOR PARENTAoS OF GRUP B AT DIPONEGORO KINDERGARTEN DAMPIT-MALANG</a>: The research suggests that providing basic sexual information to children is not unnecessary. In line with current developments, offering basic sexual knowledge to children can be an initial step towards preventing sexual abuse. Regularly instilling sexual knowledge can shape children's attitudes and behaviors in a positive direction. The study highlights the importance of moral education, which serves as the foundation for children to understand self-limitations and develop an open attitude towards protecting themselves as they grow. To achieve this, parents need to provide early prevention and protection through techniques such as communication, treatment (self-rules and limits), and action towards children from an early age. The study also emphasizes the need for parents to have a strong educational foundation, so that children do not experience social problems as perpetrators or victims. The researchers developed a visual post-text media, combining themes, images, and colors from the Canva application. Each slide contains detailed images and text to convey the message effectively. The material presented in the post-text was designed by analyzing the needs and problems of parents during field observations. The study concludes that the use of post-text media can be packaged in social media and print formats, making it easily accessible for parents. The researchers suggest that post-text media can play a crucial role in providing age-appropriate basic sexual knowledge to strengthen children's attitudes and behaviors towards their parents. The study also highlights the importance of an open and transparent attitude from parents, which can help provide a sense of security for children as they grow closer to their environment. Overall, the study emphasizes the need for early intervention and prevention strategies to address social issues, particularly those related to children's moral education and sexual knowledge..
<br>The results of the data analysis that have been tested indicate the first conclusion.the media form developed in this study is a visual post-text media designed by combining themes, images, and colors from the Canva application.Each slide contains detailed images representing the indicators to be conveyed.The illustrations are accompanied by text to facilitate readers' understanding of the message.Second, the material presented in the post-text has been designed by analyzing the needs or problems of parents during field observations, analyzing indicators, and creating the media.The material certainly has conceptual continuity and has been adjusted to the indicators to be achieved.Rather than being about sexuality, the post-text will provide basic information on sex knowledge to strengthen children's attitudes and behaviors aimed at parents.Third, based on the feasibility test of post-text visual media, a percentage of 91.25% was obtained from the four assessment indicators and a score of 73 out of a total maximum score of 80.The feasibility test of the material on post-text visual media, a percentage of 95% was obtained from the five assessment indicators and a score of 95 out of a total maximum score of 100.Meanwhile, the results of the small group trial obtained a score of 1231 out of a total maximum score of 1440 with a score percentage of 85.49% and the results of the large group trial obtained a total score of 3065 out of a total maximum score of 3600 with a score percentage of 85.It can be concluded that the use of post-text can be packaged in social media so that it is easy to learn as a form of parenting for parents.In terms of the results of the moral education trial, it is the initial foundation that parents need to provide to children.In order for children to have a full understanding of self-limitations, in addition there are supporting factors that parents need to provide, namely an open attitude to protect children during their growth.Suggestions on the role of post-text media can be in the form of print and can be accessed on social media to increase insight in examining current social problems.So that we can go through prevention and early protection through techniques including communication, treatment (rules and self-limits), and action on children from an early age
<br>Pengembangan media posttext berfokus pada penyediaan informasi tentang pendidikan nilai moral anak kepada orang tua mengenai pengetahuan dasar tentang seks. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bentuk media, materi, dan hasil pengembangan media posttext dalam pendidikan nilai moral anak untuk orang tua. Metode penelitian menggunakan metode R&D, yaitu proses penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji efektivitas produk tersebut. Media visual posttext dirancang dengan menggabungkan tema, gambar, dan warna dari aplikasi Canva. Konsep materi posttext dirancang dengan menganalisis masalah sosial. Bukan tentang seksualitas, posttext akan memberikan informasi dasar tentang pengetahuan seksual untuk memperkuat sikap dan perilaku anak yang ditujukan kepada orang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c12a1.webp" type="image/webp" length="145732" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-80992.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c867b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/moral-value-education-amid-tingkah-laku-anak-pola-thumb-c12a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-900-alqolam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12127-juraliansi-jurnal-lingkup-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe Gowa Sulawesi Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe Gowa Sulawesi Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe Gowa Sulawesi Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51130-interaksi-sosial-mahasiswa-positi</link>
	<guid isPermaLink="false">fed710619316f17a6580b7c1c0facffb</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:25:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hafiz padang ]]></category>
	<category><![CDATA[ yun kepanjen ]]></category>
	<category><![CDATA[ qolam malang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hafiz,kepanjen,malang,padang,qolam,yun]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi pembelajaran sosio-kultural yang lebih inovatif dan kreatif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai metode pembelajaran yang dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi pembelajaran sosio-kultural yang lebih inovatif dan kreatif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai metode pembelajaran yang dapat diterapkan dalam konteks PAUD, seperti penggunaan media pembelajaran berbasis budaya lokal yang menarik dan interaktif. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari pembelajaran sosio-kultural terhadap perkembangan sosial dan karakter anak usia dini. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui pendekatan sosio-kultural yang lebih efektif dan berkelanjutan.. Pembelajaran sosio-kultural di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa menunjukkan bahwa persepsi positif guru terhadap pembelajaran berbasis sosial dan budaya memiliki pengaruh besar dalam menciptakan lingkungan belajar serta mendukung perkembangan sosial anak usia dini.Guru tidak memandang pembelajaran sebagai proses penyampaian materi, tetapi sebagai proses membangun karakter sosial melalui kebiasaan kerja sama, saling menghormati, penggunaan bahasa yang sopan, dan pengintegrasian budaya lokal dalam kegiatan sehari-hari.Implementasi pembelajaran seperti bermain kelompok, bermain peran, bercerita, dan kegiatan kolaboratif dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi anak usia dini.Pembelajaran sosio-kultural memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan keterampilan komunikasi, empati, kepedulian, dan kemampuan kerja sama pada masa usia dini.Interaksi sosial berkembang melalui kegiatan pembelajaran yang memungkinkan anak belajar menghargai teman sebaya, menyelesaikan masalah sosial kecil, dan menanamkan rasa tanggung jawab di lingkungan sekolah secara bertahap.Namun, implementasi pembelajaran sosio-kultural masih menghadapi beberapa kendala, antara lain perbedaan karakteristik sosial anak, keterbatasan waktu belajar, kurangnya media berbasis budaya lokal, dan kurangnya pelatihan guru yang berkaitan dengan pendekatan sosio-kultural Implementasi pembelajaran sosio-kultural pada pendidikan anak usia dini belum sepenuhnya optimal karena dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik sosial anak, kurangnya media pembelajaran berbasis budaya lokal, keterbatasan waktu belajar, dan kurangnya pelatihan guru tentang pendekatan sosio-kultural. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi guru tentang pembelajaran sosio-kultural di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh pemahaman mengenai persepsi guru, implementasi pembelajaran, interaksi sosial anak, serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif tentang pembelajaran sosio-kultural karena mampu membantu perkembangan sosial anak melalui kebiasaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-3d5bb.webp" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-3d5bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-3d5bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-3d5bb.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-65562.webp" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-65562.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-65562.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-65562.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-ede63.webp" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-ede63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-ede63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-ede63.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51130-interaksi-sosial-mahasiswa-positi" title="JURIS - Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan" target="_blank">Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Sosiokultural untuk Anak Usia Dini di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa Parang Loe, Gowa-Sulawesi Selatan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi pembelajaran sosio-kultural yang lebih inovatif dan kreatif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai metode pembelajaran yang dapat diterapkan dalam konteks PAUD, seperti penggunaan media pembelajaran berbasis budaya lokal yang menarik dan interaktif. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari pembelajaran sosio-kultural terhadap perkembangan sosial dan karakter anak usia dini. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui pendekatan sosio-kultural yang lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Pembelajaran sosio-kultural di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa menunjukkan bahwa persepsi positif guru terhadap pembelajaran berbasis sosial dan budaya memiliki pengaruh besar dalam menciptakan lingkungan belajar serta mendukung perkembangan sosial anak usia dini.Guru tidak memandang pembelajaran sebagai proses penyampaian materi, tetapi sebagai proses membangun karakter sosial melalui kebiasaan kerja sama, saling menghormati, penggunaan bahasa yang sopan, dan pengintegrasian budaya lokal dalam kegiatan sehari-hari.Implementasi pembelajaran seperti bermain kelompok, bermain peran, bercerita, dan kegiatan kolaboratif dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi anak usia dini.Pembelajaran sosio-kultural memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan keterampilan komunikasi, empati, kepedulian, dan kemampuan kerja sama pada masa usia dini.Interaksi sosial berkembang melalui kegiatan pembelajaran yang memungkinkan anak belajar menghargai teman sebaya, menyelesaikan masalah sosial kecil, dan menanamkan rasa tanggung jawab di lingkungan sekolah secara bertahap.Namun, implementasi pembelajaran sosio-kultural masih menghadapi beberapa kendala, antara lain perbedaan karakteristik sosial anak, keterbatasan waktu belajar, kurangnya media berbasis budaya lokal, dan kurangnya pelatihan guru yang berkaitan dengan pendekatan sosio-kultural
<br>Implementasi pembelajaran sosio-kultural pada pendidikan anak usia dini belum sepenuhnya optimal karena dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik sosial anak, kurangnya media pembelajaran berbasis budaya lokal, keterbatasan waktu belajar, dan kurangnya pelatihan guru tentang pendekatan sosio-kultural. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi guru tentang pembelajaran sosio-kultural di TK Pusat PAUD Harapan Bangsa. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh pemahaman mengenai persepsi guru, implementasi pembelajaran, interaksi sosial anak, serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif tentang pembelajaran sosio-kultural karena mampu membantu perkembangan sosial anak melalui kebiasaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-ede63.webp" type="image/webp" length="90972" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-3d5bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-65562.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/interaksi-sosial-mahasiswa-positif-guru-lingkungan-thumb-ede63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-900-alqolam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12127-juraliansi-jurnal-lingkup-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan Kota Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan Kota Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan Kota Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51117-jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi</link>
	<guid isPermaLink="false">41c73f894fa3b038be8da3fec9106028</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:06:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modul sinta ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,modul,page,sinta,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat mempertimbangkan konteks yang lebih luas dengan mengidentifikasi perubahan-perubahan yang terjadi di sekitar Pulo Brayan, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat mempertimbangkan konteks yang lebih luas dengan mengidentifikasi perubahan-perubahan yang terjadi di sekitar Pulo Brayan, seperti konteks pengembangan perkebunan Helvetia yang berbatasan langsung dengan Pulo Brayan di sisi barat. Hal ini dilakukan mengingat di kawasan tersebut, ada beberapa bangunan perkebunan bersejarah. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan wawancara mendalam (depth-interview) kepada tokoh-tokoh penting (sejarawan dan akademisi) atau masyarakat yang dianggap mampu menjelaskan transformasi yang ada untuk memvalidasi hasil temuan. Ketiga, penelitian dapat fokus pada aspek regulasi dan perlindungan bangunan bersejarah di Pulo Brayan, serta dampak dari minimnya regulasi tersebut terhadap kondisi bangunan dan identitas kawasan. Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami transformasi fisik dan budaya di Pulo Brayan, serta implikasinya terhadap pengembangan kawasan cagar budaya Kota Medan.. Penelitian menemukan bahwa transformasi jaringan jalan dilakukan untuk mengakomodasi pertumbuhan kawasan yang dinamis seperti mobilitas dan permintaan perumahan.Perubahan terjadi pada penambahan lampu, signage, dsb.Beberapa jalan berkembang menjadi jalan sekunder untuk mengakomodasi perkembangan hunian.Namun demikian, beberapa jaringan jalan hilang karena dialihkanfungsikan sebagai rumah penduduk.Pertahanan mengindikasi terjadinya transformasi mayor jaringan jalan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas.Transformasi pada bangunan khususnya pada perumahan penduduk, secara umum, terjadi secara vertikal, horizontal, maupun vertikal-horizontal.Beberapa bangunan lama masih tetap bertahan (tidak berubah secara signifikan) walaupun keadaannya sangat memprihatinkan.Sementara itu, beberapa bangunan telah hilang seperti bangunan KA dan rumah Tjong A Fie.Eksistensi dan kondisi bangunan sangat bergantung pada status kepemilikkan bangunan tersebut.KAI umumnya dirawat dengan baik, sedangkan tempat tinggal yang dimiliki oleh penduduk bertransformasi sesuai kebutuhan.Minimnya regulasi yang mengatur tentang perlindungan bangunan juga diyakini sebagai faktor keterawatan bangunan tersebut.Sementara itu, ruko umumnya transformasi secara vertikal dengan menambah jumlah lantai yang ada.Jika ditinjau lebih, dalam perspektif perencanaan kota, Pulo Brayan sebenarnya telah bertransformasi dari kawasan perkebunan menjadi deretan ruko.Transformasi pada fasad ruko secara spesifik dan tata guna lahan secara general menyebabkan transformasi mayor pada wajah kota secara keseluruhan Perkembangan kota di Indonesia sangat dipengaruhi oleh perkembangan sosial, ekonomi, dan politik, tak terkecuali Medan sebagai salah satu kota terbesar. Awal perkembangan Kota Medan dipengaruhi oleh keputusan politik Belanda. Ekspansi terhadap lahan perkebunan oleh Belanda berpengaruh besar pada bentuk struktur kota dan perkampungan warga, salah satunya yaitu Pulo Brayan. Penelitian empiris ini bertujuan untuk mengungkap transformasi fisik dan budaya pada kawasan bersejarah Pulo Brayan, Kota Medan. Penelitian yang dilakukan fokus pada transformasi major arteries (jalan utama), roads... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-94377.webp" title="JURIS - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-94377.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-94377.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-94377.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan" alt="JURIS - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-137b0.webp" title="JURIS - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-137b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-137b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-137b0.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan" alt="JURIS - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-247d2.webp" title="JURIS - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-247d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-247d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-247d2.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan" alt="JURIS - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51117-jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi" title="JURIS - Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan" target="_blank">Transformasi Fisik dan Budaya Kawasan Pulo Brayan, Kota Medan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat mempertimbangkan konteks yang lebih luas dengan mengidentifikasi perubahan-perubahan yang terjadi di sekitar Pulo Brayan, seperti konteks pengembangan perkebunan Helvetia yang berbatasan langsung dengan Pulo Brayan di sisi barat. Hal ini dilakukan mengingat di kawasan tersebut, ada beberapa bangunan perkebunan bersejarah. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan wawancara mendalam (depth-interview) kepada tokoh-tokoh penting (sejarawan dan akademisi) atau masyarakat yang dianggap mampu menjelaskan transformasi yang ada untuk memvalidasi hasil temuan. Ketiga, penelitian dapat fokus pada aspek regulasi dan perlindungan bangunan bersejarah di Pulo Brayan, serta dampak dari minimnya regulasi tersebut terhadap kondisi bangunan dan identitas kawasan. Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami transformasi fisik dan budaya di Pulo Brayan, serta implikasinya terhadap pengembangan kawasan cagar budaya Kota Medan..
<br>Penelitian menemukan bahwa transformasi jaringan jalan dilakukan untuk mengakomodasi pertumbuhan kawasan yang dinamis seperti mobilitas dan permintaan perumahan.Perubahan terjadi pada penambahan lampu, signage, dsb.Beberapa jalan berkembang menjadi jalan sekunder untuk mengakomodasi perkembangan hunian.Namun demikian, beberapa jaringan jalan hilang karena dialihkanfungsikan sebagai rumah penduduk.Pertahanan mengindikasi terjadinya transformasi mayor jaringan jalan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas.Transformasi pada bangunan khususnya pada perumahan penduduk, secara umum, terjadi secara vertikal, horizontal, maupun vertikal-horizontal.Beberapa bangunan lama masih tetap bertahan (tidak berubah secara signifikan) walaupun keadaannya sangat memprihatinkan.Sementara itu, beberapa bangunan telah hilang seperti bangunan KA dan rumah Tjong A Fie.Eksistensi dan kondisi bangunan sangat bergantung pada status kepemilikkan bangunan tersebut.KAI umumnya dirawat dengan baik, sedangkan tempat tinggal yang dimiliki oleh penduduk bertransformasi sesuai kebutuhan.Minimnya regulasi yang mengatur tentang perlindungan bangunan juga diyakini sebagai faktor keterawatan bangunan tersebut.Sementara itu, ruko umumnya transformasi secara vertikal dengan menambah jumlah lantai yang ada.Jika ditinjau lebih, dalam perspektif perencanaan kota, Pulo Brayan sebenarnya telah bertransformasi dari kawasan perkebunan menjadi deretan ruko.Transformasi pada fasad ruko secara spesifik dan tata guna lahan secara general menyebabkan transformasi mayor pada wajah kota secara keseluruhan
<br>Perkembangan kota di Indonesia sangat dipengaruhi oleh perkembangan sosial, ekonomi, dan politik, tak terkecuali Medan sebagai salah satu kota terbesar. Awal perkembangan Kota Medan dipengaruhi oleh keputusan politik Belanda. Ekspansi terhadap lahan perkebunan oleh Belanda berpengaruh besar pada bentuk struktur kota dan perkampungan warga, salah satunya yaitu Pulo Brayan. Penelitian empiris ini bertujuan untuk mengungkap transformasi fisik dan budaya pada kawasan bersejarah Pulo Brayan, Kota Medan. Penelitian yang dilakukan fokus pada transformasi major arteries (jalan utama), roads...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-137b0.webp" type="image/webp" length="107654" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-94377.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-137b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/jaringan-jalan-medan-pulo-brayan-transformasi-fisi-thumb-247d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13600-modul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 23 Jun 2026 02:51:44 +0700. 12 items. Served in: 2.759 seconds [rss] -->
