<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.87-1jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.87-1jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2026 11:58:02 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:58:02 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-02T11:58:02+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52554-rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen</link>
	<guid isPermaLink="false">96c948f6d59bf38b431567b8e7ffd57f</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 06:48:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi teknologi Industry 4.0, seperti Internet of Things dan analitik data realActime, mempengaruhi indikator kinerja SCM pada usaha kecil dan menengah di sektor makanan dan minuman di berbagai wilayah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi teknologi Industry 4.0, seperti Internet of Things dan analitik data realActime, mempengaruhi indikator kinerja SCM pada usaha kecil dan menengah di sektor makanan dan minuman di berbagai wilayah, dengan pendekatan studi lintas perusahaan selama periode lima tahun. Selain itu, studi longitudinal dapat mengukur dampak jangka panjang penerapan sistem manajemen kinerja berbasis Balanced Scorecard terhadap KPI keuangan dan operasional, menilai apakah perbaikan yang dicapai bersifat berkelanjutan dan berkontribusi pada pertumbuhan profitabilitas. Terakhir, penelitian dapat menambahkan perspektif pemangku kepentingan eksternal, seperti pemasok dan pelanggan, untuk menilai bagaimana pendapat mereka mempengaruhi penentuan bobot KPI dalam kerangka ANPAcBSC, sehingga menghasilkan model evaluasi yang lebih komprehensif dan inklusif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa prioritas utama untuk meningkatkan kinerja SCM pada CV Jumjum Station adalah aspek keuangan, diikuti oleh pembelajaran dan pertumbuhan karyawan, layanan pelanggan, serta proses internal perusahaan.Tiga area kritis yang membutuhkan perhatian khusus meliputi keandalan pengiriman, pengembangan produk, dan rasio produktivitas, karena masingAcmasing berkontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional dan kepuasan pasar.Implementasi sistem manajemen kinerja berbasis Balanced Scorecard selama tiga tahun diperkirakan dapat memperbaiki indikatorAcindikator tersebut dan memperkuat posisi kompetitif perusahaan Kinerja rantai pasok yang efisien merupakan faktor penting bagi keberhasilan perusahaan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem evaluasi kinerja manajemen rantai pasok (SCM) dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC) sebagai dasar penentuan Key Performance Indicators (KPI) pada CV Jumjum Station. Metode penelitian yang diterapkan bersifat deskriptif kuantitatif, dengan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner perbandingan berpasangan, serta data sekunder dari studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-8d801.webp" title="JURIS - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-8d801.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-8d801.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-8d801.webp 1x" title="JURIS - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station" alt="JURIS - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-9a0fe.webp" title="JURIS - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-9a0fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-9a0fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-9a0fe.webp 1x" title="JURIS - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station" alt="JURIS - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-2edec.webp" title="JURIS - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-2edec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-2edec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-2edec.webp 1x" title="JURIS - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station" alt="JURIS - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52554-rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen" title="JURIS - Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station" target="_blank">Design of Supply Chain Performance Evaluation for CV Jumjum Station</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi teknologi Industry 4.0, seperti Internet of Things dan analitik data realActime, mempengaruhi indikator kinerja SCM pada usaha kecil dan menengah di sektor makanan dan minuman di berbagai wilayah, dengan pendekatan studi lintas perusahaan selama periode lima tahun. Selain itu, studi longitudinal dapat mengukur dampak jangka panjang penerapan sistem manajemen kinerja berbasis Balanced Scorecard terhadap KPI keuangan dan operasional, menilai apakah perbaikan yang dicapai bersifat berkelanjutan dan berkontribusi pada pertumbuhan profitabilitas. Terakhir, penelitian dapat menambahkan perspektif pemangku kepentingan eksternal, seperti pemasok dan pelanggan, untuk menilai bagaimana pendapat mereka mempengaruhi penentuan bobot KPI dalam kerangka ANPAcBSC, sehingga menghasilkan model evaluasi yang lebih komprehensif dan inklusif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa prioritas utama untuk meningkatkan kinerja SCM pada CV Jumjum Station adalah aspek keuangan, diikuti oleh pembelajaran dan pertumbuhan karyawan, layanan pelanggan, serta proses internal perusahaan.Tiga area kritis yang membutuhkan perhatian khusus meliputi keandalan pengiriman, pengembangan produk, dan rasio produktivitas, karena masingAcmasing berkontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional dan kepuasan pasar.Implementasi sistem manajemen kinerja berbasis Balanced Scorecard selama tiga tahun diperkirakan dapat memperbaiki indikatorAcindikator tersebut dan memperkuat posisi kompetitif perusahaan
<br>Kinerja rantai pasok yang efisien merupakan faktor penting bagi keberhasilan perusahaan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem evaluasi kinerja manajemen rantai pasok (SCM) dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC) sebagai dasar penentuan Key Performance Indicators (KPI) pada CV Jumjum Station. Metode penelitian yang diterapkan bersifat deskriptif kuantitatif, dengan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner perbandingan berpasangan, serta data sekunder dari studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-9a0fe.webp" type="image/webp" length="124298" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-8d801.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-9a0fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/rantai-pasok-scm-anp-bsc-evaluasi-manajemen-sistem-thumb-2edec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-693-afebi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1592-afebi-management-business-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52552-teknik-pengumpulan-data-redu</link>
	<guid isPermaLink="false">57ca1886455acfd12e8df5ee6c555bc7</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 06:22:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ummi kultsum ]]></category>
	<category><![CDATA[ rika despica ]]></category>
	<category><![CDATA[ indra warman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[despica,indra,kultsum,rika,ummi,warman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi P5 dalam mengembangkan karakter siswa dan bagaimana P5 dapat diintegrasikan dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi P5 dalam mengembangkan karakter siswa dan bagaimana P5 dapat diintegrasikan dengan pembelajaran intrakurikuler secara optimal. Kedua, penelitian dapat fokus pada bagaimana P5 dapat diterapkan secara efektif di berbagai jenjang kelas, dengan mempertimbangkan perbedaan kebutuhan dan minat siswa di setiap jenjang. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana P5 dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak mereka, serta bagaimana kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dapat ditingkatkan melalui P5.. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah salah satu upaya untuk mencapai profil pelajar Pancasila yang memberi siswa kesempatan untuk "mengalami pengetahuan" dalam proses penguatan karakter dan belajar dari lingkungan sekitar mereka.P5 menggunakan pendekatan interdisipliner untuk mengkaji dan mempertimbangkan solusi atas permasalahan di sekitarnya melalui pembelajaran berbasis tantangan (PBL) yang merupakan bagian dari mata pelajaran sekolah.Pelaksanaan kegiatan P5 dapat diterapkan dengan fleksibel, baik dari segi waktu maupun muatan, dan dapat diintegrasikan dalam kegiatan intrakurikuler atau dilakukan secara terpisah.Dari segi isi, kegiatan P5 disusun sesuai dengan fase perkembangan siswa, tanpa harus terkait langsung dengan pencapaian pembelajaran mata pelajaran tertentu.Implementasi P5 di MIN 3 Sukoharjo meliputi 3 tahap yaitu tahap 1) Perencanaan, meliputi.merancang alokasi waktu, membentuk tim pelaksana, menentukan topik atau tema, menetukan model yang digunakan, dan merancang modul P5 2) Pelasanaan, P5 dilaksanakan pada seluruh kelas dari kelas 1 sampai kelas 6 dengan penaggung jawab guru kelas masing-masing dengan tahapan pengenalan proyek, penjelasan tujuan, pemaparan langkah-langkah dan pentas seni/gelar karya, 3) evaluasi, evaluasi di MIN 3 Sukoharjo dilakukan oleh guru penaggung jawab P5 pada masing-masing kelas.Evaluasi ini berupa rubrik penilaian fase, jurnal harian, rubrik assessment, presentasi, rubrik assessment portofolio, dan rubrik asessmen akhir pada penilaian formatif dan sumatif Tujuan dalam penelitian ini adalah; 1) untuk mengetahui bagaimana perencanaan P5 di MIN 3 Sukoharjo; 2) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan P5 di MIN 3 Sukoharjo; 3) untuk mengetahui evaluasi P5 di MIN 3 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles & Huberman yaitu data collection, data Reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan Uji kredibilitas data dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi P5 di MIN 3 Sukoharjo meliputi 3 tahap yaitu; tahap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-c0bcc.webp" title="JURIS - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-c0bcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-c0bcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-c0bcc.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo" alt="JURIS - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-8dee7.webp" title="JURIS - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-8dee7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-8dee7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-8dee7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo" alt="JURIS - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-ca4da.webp" title="JURIS - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-ca4da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-ca4da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-ca4da.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo" alt="JURIS - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52552-teknik-pengumpulan-data-redu" title="JURIS - Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo" target="_blank">Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Di MIN 3 Sukoharjo</a>: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi P5 dalam mengembangkan karakter siswa dan bagaimana P5 dapat diintegrasikan dengan pembelajaran intrakurikuler secara optimal. Kedua, penelitian dapat fokus pada bagaimana P5 dapat diterapkan secara efektif di berbagai jenjang kelas, dengan mempertimbangkan perbedaan kebutuhan dan minat siswa di setiap jenjang. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana P5 dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak mereka, serta bagaimana kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dapat ditingkatkan melalui P5..
<br>Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah salah satu upaya untuk mencapai profil pelajar Pancasila yang memberi siswa kesempatan untuk "mengalami pengetahuan" dalam proses penguatan karakter dan belajar dari lingkungan sekitar mereka.P5 menggunakan pendekatan interdisipliner untuk mengkaji dan mempertimbangkan solusi atas permasalahan di sekitarnya melalui pembelajaran berbasis tantangan (PBL) yang merupakan bagian dari mata pelajaran sekolah.Pelaksanaan kegiatan P5 dapat diterapkan dengan fleksibel, baik dari segi waktu maupun muatan, dan dapat diintegrasikan dalam kegiatan intrakurikuler atau dilakukan secara terpisah.Dari segi isi, kegiatan P5 disusun sesuai dengan fase perkembangan siswa, tanpa harus terkait langsung dengan pencapaian pembelajaran mata pelajaran tertentu.Implementasi P5 di MIN 3 Sukoharjo meliputi 3 tahap yaitu tahap 1) Perencanaan, meliputi.merancang alokasi waktu, membentuk tim pelaksana, menentukan topik atau tema, menetukan model yang digunakan, dan merancang modul P5 2) Pelasanaan, P5 dilaksanakan pada seluruh kelas dari kelas 1 sampai kelas 6 dengan penaggung jawab guru kelas masing-masing dengan tahapan pengenalan proyek, penjelasan tujuan, pemaparan langkah-langkah dan pentas seni/gelar karya, 3) evaluasi, evaluasi di MIN 3 Sukoharjo dilakukan oleh guru penaggung jawab P5 pada masing-masing kelas.Evaluasi ini berupa rubrik penilaian fase, jurnal harian, rubrik assessment, presentasi, rubrik assessment portofolio, dan rubrik asessmen akhir pada penilaian formatif dan sumatif
<br>Tujuan dalam penelitian ini adalah; 1) untuk mengetahui bagaimana perencanaan P5 di MIN 3 Sukoharjo; 2) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan P5 di MIN 3 Sukoharjo; 3) untuk mengetahui evaluasi P5 di MIN 3 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles & Huberman yaitu data collection, data Reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan Uji kredibilitas data dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi P5 di MIN 3 Sukoharjo meliputi 3 tahap yaitu; tahap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-ca4da.webp" type="image/webp" length="115866" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-c0bcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-8dee7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/teknik-pengumpulan-data-reduction-display-p5-kurik-thumb-ca4da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1978-stkip-pessel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9645-jurnal-kepemimpinan-sekolah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52555-kompetensi-pegawai-pajak-pengem</link>
	<guid isPermaLink="false">088880b17e3adc06d49c99cc098ef7c1</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 06:21:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah faktor-faktor lain seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan, atau motivasi kerja dapat menjadi mediasi atau moderasi dalam hubungan antara knowledge sharing, kompetensi, dan OCB, sehingga menjawab pertanyaan: ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment: Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah faktor-faktor lain seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan, atau motivasi kerja dapat menjadi mediasi atau moderasi dalam hubungan antara knowledge sharing, kompetensi, dan OCB, sehingga menjawab pertanyaan: faktor apa yang memperkuat atau melemahkan pengaruh tersebut? Selain itu, penting untuk memperluas sampel ke lembaga publik lain maupun wilayah geografis yang berbeda, guna menilai apakah temuan ini dapat digeneralisasikan di luar BKD Provinsi Jawa Tengah, sehingga pertanyaan penelitian menjadi: bagaimana variasi kontekstual memengaruhi dinamika OCB? Akhirnya, penggunaan desain longitudinal atau pendekatan metode campuran (kuantitatifAckualitatif) dapat memberikan gambaran tentang perubahan temporal dan mekanisme kausal antar variabel, dengan pertanyaan: bagaimana evolusi knowledge sharing, kompetensi, dan komitmen organisasi memengaruhi OCB seiring waktu? Hasilnya diharapkan dapat memberikan panduan kebijakan yang lebih tepat untuk meningkatkan kinerja sukarela pegawai publik.. Penelitian menunjukkan bahwa knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, namun tidak berpengaruh langsung terhadap organizational citizenship behavior (OCB).Kompetensi tidak memengaruhi komitmen organisasi, tetapi berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap OCB.Dengan demikian, hanya kompetensi yang menjadi faktor langsung yang meningkatkan OCB dalam konteks BKD Provinsi Jawa Tengah Penelitian ini mengkaji pengaruh knowledge sharing dan kompetensi terhadap organizational citizenship behavior (OCB), dengan organizational commitment sebagai variabel mediasi potensial, pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah. Dengan menyadari tantangan OCB yang belum optimal dan komitmen organisasi yang rendah di antara pegawai, penelitian ini berupaya mengidentifikasi faktorAcfaktor kunci yang dapat meningkatkan kinerja sukarela melampaui tugas formal. Sampel purposif sebanyak 88 pegawai yang memiliki minimal pendidikan DiplomaAcIII dan pengalaman kerja tiga tahun dipilih untuk analisis. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational commitment, namun tidak berpengaruh langsung terhadap OCB. Sebaliknya, kompetensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-e832f.webp" title="JURIS - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-e832f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-e832f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-e832f.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment" alt="JURIS - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-b2788.webp" title="JURIS - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-b2788.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-b2788.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-b2788.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment" alt="JURIS - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-f2954.webp" title="JURIS - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-f2954.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-f2954.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-f2954.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment" alt="JURIS - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52555-kompetensi-pegawai-pajak-pengem" title="JURIS - The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment" target="_blank">The Influence of Knowledge Sharing and Competency on Organizational Citizenship Behavior with the Mediation of Organizational Commitment</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah faktor-faktor lain seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan, atau motivasi kerja dapat menjadi mediasi atau moderasi dalam hubungan antara knowledge sharing, kompetensi, dan OCB, sehingga menjawab pertanyaan: faktor apa yang memperkuat atau melemahkan pengaruh tersebut? Selain itu, penting untuk memperluas sampel ke lembaga publik lain maupun wilayah geografis yang berbeda, guna menilai apakah temuan ini dapat digeneralisasikan di luar BKD Provinsi Jawa Tengah, sehingga pertanyaan penelitian menjadi: bagaimana variasi kontekstual memengaruhi dinamika OCB? Akhirnya, penggunaan desain longitudinal atau pendekatan metode campuran (kuantitatifAckualitatif) dapat memberikan gambaran tentang perubahan temporal dan mekanisme kausal antar variabel, dengan pertanyaan: bagaimana evolusi knowledge sharing, kompetensi, dan komitmen organisasi memengaruhi OCB seiring waktu? Hasilnya diharapkan dapat memberikan panduan kebijakan yang lebih tepat untuk meningkatkan kinerja sukarela pegawai publik..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, namun tidak berpengaruh langsung terhadap organizational citizenship behavior (OCB).Kompetensi tidak memengaruhi komitmen organisasi, tetapi berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap OCB.Dengan demikian, hanya kompetensi yang menjadi faktor langsung yang meningkatkan OCB dalam konteks BKD Provinsi Jawa Tengah
<br>Penelitian ini mengkaji pengaruh knowledge sharing dan kompetensi terhadap organizational citizenship behavior (OCB), dengan organizational commitment sebagai variabel mediasi potensial, pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah. Dengan menyadari tantangan OCB yang belum optimal dan komitmen organisasi yang rendah di antara pegawai, penelitian ini berupaya mengidentifikasi faktorAcfaktor kunci yang dapat meningkatkan kinerja sukarela melampaui tugas formal. Sampel purposif sebanyak 88 pegawai yang memiliki minimal pendidikan DiplomaAcIII dan pengalaman kerja tiga tahun dipilih untuk analisis. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational commitment, namun tidak berpengaruh langsung terhadap OCB. Sebaliknya, kompetensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-b2788.webp" type="image/webp" length="115100" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-e832f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-b2788.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/kompetensi-pegawai-pajak-pengembangan-knowledge-sh-thumb-f2954.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-693-afebi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1592-afebi-management-business-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52549-praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">d8213d59925e1007bd521eb52b7e22f6</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhammad ali ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul rosyid ]]></category>
	<category><![CDATA[ country rank ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,ali,country,muhammad,rank,rosyid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model hibrida yang menggabungkan prinsip-prinsip maqAid al-shar'ah dengan keadilan restoratif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model hibrida yang menggabungkan prinsip-prinsip maqAid al-shar'ah dengan keadilan restoratif adat. Model ini dapat menjadi solusi dalam membangun sistem pidana yang lebih komprehensif dan efektif dalam menangani kasus pelecehan seksual. Model hibrida ini dapat mengakomodasi nilai-nilai lokal dan tetap konsisten dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan keadilan universal.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang konvergensi antara sanksi adat dan hukum pidana Islam, terutama dalam konteks hukum plural. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana tujuan maqAid al-shar'ah, seperti keadilan, martabat, dan kesejahteraan publik, dapat menjadi kerangka penyatuan yang menghubungkan praktik tulou dengan prinsip-prinsip hukum dan etika yang lebih luas.3. Menganalisis kondisi di mana sanksi adat tetap memiliki legitimasi di masyarakat kontemporer dan bagaimana sanksi adat dapat melengkapi hukum negara dalam menangani kasus-kasus sensitif seperti pelecehan seksual. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan metodologis yang menggabungkan lapangan etnografi dengan analisis hukum komparatif untuk memahami operasi tulou secara praktis dan mengintegrasikan survei atau wawancara untuk memahami persepsi masyarakat tentang keadilan dan legitimasi.. Berdasarkan analisis yang dilakukan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan tulou sebagai sanksi pidana adat dalam kasus pelecehan seksual di masyarakat Mentawai mewakili sistem hukum yang masih hidup, fungsional, dan efektif secara sosial.Tulou tidak hanya berfungsi sebagai alat hukuman, tetapi juga sebagai mekanisme untuk memulihkan harmoni, memperbaiki hubungan sosial yang rusak, dan menegaskan kembali martabat korban dan masyarakat.Orientasinya yang kolektif dan partisipatif menunjukkan bahwa keadilan dipahami bukan hanya sebagai hak individu, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama.Ketika dilihat melalui lensa hukum pidana Islam, tulou dapat dikategorikan sebagai ta'zir, hukuman yang bersifat diskresioner yang dirancang untuk melindungi ketertiban umum di mana tidak ada hukuman tetap yang ditetapkan.Konvergensi ini menunjukkan bahwa meskipun berakar pada tradisi asli, tulou sejalan dengan tujuan yang lebih tinggi dari maqAid al-shar'ah, seperti melindungi kehormatan, memastikan keadilan, dan menjamin kesejahteraan publik.Oleh karena itu, tulou memberikan bukti bahwa mekanisme adat dapat diakui sebagai instrumen hukum yang sah ketika dinilai melalui semangat adaptabilitas dan responsibilitas sosial dalam hukum Islam.Signifikansi penelitian ini terletak pada kemampuannya untuk menunjukkan relevansi konseptual dan metodologis dari integrasi praktik adat dengan hukum pidana Islam dalam lingkungan hukum plural.Secara konseptual, penelitian ini menekankan potensi maqAid al-shar'ah sebagai kerangka penyatuan yang menjembatani tradisi asli dengan prinsip-prinsip keadilan, martabat, dan kesejahteraan manusia yang universal.Secara metodologis, penelitian ini menggambarkan nilai pendekatan interdisipliner yang menggabungkan analisis normatif hukum Islam dengan perspektif sosio-hukum terhadap tradisi hidup.Sintesis ini tidak hanya memperkaya diskursus akademik, tetapi juga memberikan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan, otoritas agama, dan pemimpin masyarakat dalam menangani pelanggaran moral yang sensitif.Selain itu, temuan penelitian ini berkontribusi pada percakapan global tentang keadilan restoratif dengan menunjukkan bahwa mekanisme lokal seperti tulou dapat berfungsi sebagai model yang spesifik konteks yang kompatibel dengan norma-norma etis dan hukum yang lebih luas.Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa hukum adat tidak seharusnya dianggap sebagai sesuatu yang kuno, tetapi diakui sebagai komponen berharga dari sistem hukum inklusif dan adaptif Tulou, sebagai sanksi adat Mentawai, tidak hanya berfungsi sebagai hukuman, tetapi juga sebagai mekanisme keadilan restoratif yang menekankan pemulihan keseimbangan sosial. Penelitian ini berangkat dari isu pelecehan seksual yang menyoroti keterbatasan hukum positif dalam memberikan pemulihan yang memadai bagi korban. Pertanyaan penelitian difokuskan pada bagaimana konsep tulou dapat diintegrasikan ke dalam kerangka hukum pidana Islam dan hukum positif Indonesia untuk merumuskan model pemidanaan yang lebih berkeadilan. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan studi kasus di Desa Pasakiat Taileleou, data diperoleh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-0a90d.webp" title="JURIS - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-0a90d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-0a90d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-0a90d.webp 1x" title="JURIS - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation" alt="JURIS - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-6fda9.webp" title="JURIS - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-6fda9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-6fda9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-6fda9.webp 1x" title="JURIS - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation" alt="JURIS - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-323f7.webp" title="JURIS - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-323f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-323f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-323f7.webp 1x" title="JURIS - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation" alt="JURIS - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52549-praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat" title="JURIS - Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation" target="_blank">Tulou As A Customary Criminal Sanction in Mentawai: Convergensi of Customary and Islamic Law for Social Reconciliation</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model hibrida yang menggabungkan prinsip-prinsip maqAid al-shar'ah dengan keadilan restoratif adat. Model ini dapat menjadi solusi dalam membangun sistem pidana yang lebih komprehensif dan efektif dalam menangani kasus pelecehan seksual. Model hibrida ini dapat mengakomodasi nilai-nilai lokal dan tetap konsisten dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan keadilan universal.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang konvergensi antara sanksi adat dan hukum pidana Islam, terutama dalam konteks hukum plural. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana tujuan maqAid al-shar'ah, seperti keadilan, martabat, dan kesejahteraan publik, dapat menjadi kerangka penyatuan yang menghubungkan praktik tulou dengan prinsip-prinsip hukum dan etika yang lebih luas.3. Menganalisis kondisi di mana sanksi adat tetap memiliki legitimasi di masyarakat kontemporer dan bagaimana sanksi adat dapat melengkapi hukum negara dalam menangani kasus-kasus sensitif seperti pelecehan seksual. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan metodologis yang menggabungkan lapangan etnografi dengan analisis hukum komparatif untuk memahami operasi tulou secara praktis dan mengintegrasikan survei atau wawancara untuk memahami persepsi masyarakat tentang keadilan dan legitimasi..
<br>Berdasarkan analisis yang dilakukan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan tulou sebagai sanksi pidana adat dalam kasus pelecehan seksual di masyarakat Mentawai mewakili sistem hukum yang masih hidup, fungsional, dan efektif secara sosial.Tulou tidak hanya berfungsi sebagai alat hukuman, tetapi juga sebagai mekanisme untuk memulihkan harmoni, memperbaiki hubungan sosial yang rusak, dan menegaskan kembali martabat korban dan masyarakat.Orientasinya yang kolektif dan partisipatif menunjukkan bahwa keadilan dipahami bukan hanya sebagai hak individu, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama.Ketika dilihat melalui lensa hukum pidana Islam, tulou dapat dikategorikan sebagai ta'zir, hukuman yang bersifat diskresioner yang dirancang untuk melindungi ketertiban umum di mana tidak ada hukuman tetap yang ditetapkan.Konvergensi ini menunjukkan bahwa meskipun berakar pada tradisi asli, tulou sejalan dengan tujuan yang lebih tinggi dari maqAid al-shar'ah, seperti melindungi kehormatan, memastikan keadilan, dan menjamin kesejahteraan publik.Oleh karena itu, tulou memberikan bukti bahwa mekanisme adat dapat diakui sebagai instrumen hukum yang sah ketika dinilai melalui semangat adaptabilitas dan responsibilitas sosial dalam hukum Islam.Signifikansi penelitian ini terletak pada kemampuannya untuk menunjukkan relevansi konseptual dan metodologis dari integrasi praktik adat dengan hukum pidana Islam dalam lingkungan hukum plural.Secara konseptual, penelitian ini menekankan potensi maqAid al-shar'ah sebagai kerangka penyatuan yang menjembatani tradisi asli dengan prinsip-prinsip keadilan, martabat, dan kesejahteraan manusia yang universal.Secara metodologis, penelitian ini menggambarkan nilai pendekatan interdisipliner yang menggabungkan analisis normatif hukum Islam dengan perspektif sosio-hukum terhadap tradisi hidup.Sintesis ini tidak hanya memperkaya diskursus akademik, tetapi juga memberikan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan, otoritas agama, dan pemimpin masyarakat dalam menangani pelanggaran moral yang sensitif.Selain itu, temuan penelitian ini berkontribusi pada percakapan global tentang keadilan restoratif dengan menunjukkan bahwa mekanisme lokal seperti tulou dapat berfungsi sebagai model yang spesifik konteks yang kompatibel dengan norma-norma etis dan hukum yang lebih luas.Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa hukum adat tidak seharusnya dianggap sebagai sesuatu yang kuno, tetapi diakui sebagai komponen berharga dari sistem hukum inklusif dan adaptif
<br>Tulou, sebagai sanksi adat Mentawai, tidak hanya berfungsi sebagai hukuman, tetapi juga sebagai mekanisme keadilan restoratif yang menekankan pemulihan keseimbangan sosial. Penelitian ini berangkat dari isu pelecehan seksual yang menyoroti keterbatasan hukum positif dalam memberikan pemulihan yang memadai bagi korban. Pertanyaan penelitian difokuskan pada bagaimana konsep tulou dapat diintegrasikan ke dalam kerangka hukum pidana Islam dan hukum positif Indonesia untuk merumuskan model pemidanaan yang lebih berkeadilan. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan studi kasus di Desa Pasakiat Taileleou, data diperoleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-0a90d.webp" type="image/webp" length="100002" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-0a90d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-6fda9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/praktik-adat-tokoh-siulu-persepsi-masyarakat-islam-thumb-323f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-408-uin-ar-raniry.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-120-jurnal-samarah-jurnal-hukum-keluarga-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52542-spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif</link>
	<guid isPermaLink="false">3d6bf73a8541ac1e269dd1591f9a6dbc</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan metode VIKOR dengan penambahan pendekatan fuzzy untuk menangani ketidakpastian dalam penilaian kriteria subjektif security officer, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih robust; (2) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan metode VIKOR dengan penambahan pendekatan fuzzy untuk menangani ketidakpastian dalam penilaian kriteria subjektif security officer, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih robust; (2) melakukan perbandingan komprehensif antara VIKOR dan metode multiAccriteria decision making lain seperti TOPSIS, SAW, atau PROMETHEE dalam konteks seleksi security officer, untuk mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan masingAcmasing serta memberikan rekomendasi metodologis yang optimal; (3) mengembangkan sistem pendukung keputusan yang dapat mengintegrasikan data kinerja realActime security officer serta memperbarui bobot kriteria secara dinamis, sehingga proses seleksi dapat menyesuaikan diri dengan perubahan operasional perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi praktik manajemen sumber daya keamanan serta meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam proses rekrutmen.. Penelitian menunjukkan bahwa dalam pemilihan security officer pada PT Kharisma Esa Unggul dengan metode VIKOR diperlukan setidaknya 10 alternatif dan 5 kriteria untuk mempertimbangkan faktor yang relevan.Pendekatan berbasis perankingan nilai tertinggi mempermudah pengambilan keputusan yang objektif sesuai kriteria yang telah ditetapkan.Dengan sistem pendukung keputusan tersebut, Aziz Marbun terpilih sebagai security officer, dan aplikasi yang dikembangkan menggunakan Microsoft Visual Studio 2010 serta database MySQL Security officer merupakan satuan pengamanan atau satuan grup pengamanan yang dibuat oleh badan usaha untuk melancarkan keamanan fisik pada keamanana dilingkungan dimana tempat dia bertugas. Tugas seorang security officer merupakan melakukan keamanan dan ketertiban diwilayah kerjanya maupun lingkungan yang mencakup pengamanan fisik. Security officer Pula bertugas sebagai informasi, melindungi, dan mengayomi masyarakat dan lingkungan sekitar. Security officer adalah satuan atau kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/badan usaha untuk melaksanakan pengamanan fisik dalam penyelenggaraan keamanan swakarsa di lingkungan kerja. Adapun permasalah yang terjadi saat pemilihans security officer pada PT Kharisma Esa Unggul yaitu pihak perusahaan hanya melakukan penilaian yang biasa dengan melihat skill (keahlian) dari security dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-c676d.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-c676d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-c676d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-c676d.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-16b61.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-16b61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-16b61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-16b61.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-ec5bd.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-ec5bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-ec5bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-ec5bd.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52542-spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR" target="_blank">Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Security Officer Pada PT Kharisma Esa Unggul Menggunakan Metode VIKOR</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan metode VIKOR dengan penambahan pendekatan fuzzy untuk menangani ketidakpastian dalam penilaian kriteria subjektif security officer, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih robust; (2) melakukan perbandingan komprehensif antara VIKOR dan metode multiAccriteria decision making lain seperti TOPSIS, SAW, atau PROMETHEE dalam konteks seleksi security officer, untuk mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan masingAcmasing serta memberikan rekomendasi metodologis yang optimal; (3) mengembangkan sistem pendukung keputusan yang dapat mengintegrasikan data kinerja realActime security officer serta memperbarui bobot kriteria secara dinamis, sehingga proses seleksi dapat menyesuaikan diri dengan perubahan operasional perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi praktik manajemen sumber daya keamanan serta meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam proses rekrutmen..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa dalam pemilihan security officer pada PT Kharisma Esa Unggul dengan metode VIKOR diperlukan setidaknya 10 alternatif dan 5 kriteria untuk mempertimbangkan faktor yang relevan.Pendekatan berbasis perankingan nilai tertinggi mempermudah pengambilan keputusan yang objektif sesuai kriteria yang telah ditetapkan.Dengan sistem pendukung keputusan tersebut, Aziz Marbun terpilih sebagai security officer, dan aplikasi yang dikembangkan menggunakan Microsoft Visual Studio 2010 serta database MySQL
<br>Security officer merupakan satuan pengamanan atau satuan grup pengamanan yang dibuat oleh badan usaha untuk melancarkan keamanan fisik pada keamanana dilingkungan dimana tempat dia bertugas. Tugas seorang security officer merupakan melakukan keamanan dan ketertiban diwilayah kerjanya maupun lingkungan yang mencakup pengamanan fisik. Security officer Pula bertugas sebagai informasi, melindungi, dan mengayomi masyarakat dan lingkungan sekitar. Security officer adalah satuan atau kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/badan usaha untuk melaksanakan pengamanan fisik dalam penyelenggaraan keamanan swakarsa di lingkungan kerja. Adapun permasalah yang terjadi saat pemilihans security officer pada PT Kharisma Esa Unggul yaitu pihak perusahaan hanya melakukan penilaian yang biasa dengan melihat skill (keahlian) dari security dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-ec5bd.webp" type="image/webp" length="92348" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-c676d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-16b61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/spk-security-officer-vikor-kriteria-subjektif-sist-thumb-ec5bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1914-grahamitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9495-jurnal-ilmu-komputer-teknologi-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD CASE STUDY AT PT UNTUK INDONESIA HIJAU Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar Stud ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD CASE STUDY AT PT UNTUK INDONESIA HIJAU Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar Stud ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD CASE STUDY AT PT UNTUK INDONESIA HIJAU Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar Stud ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52546-proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-produ</link>
	<guid isPermaLink="false">6dd06f404b3b99b186a38a6d257fb6af</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ amri hidayat ]]></category>
	<category><![CDATA[ basri basri ]]></category>
	<category><![CDATA[ web counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amri,basri,counter,hidayat,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan analisis lebih lanjut terhadap strategi pemasaran produk cacao mass dan chocolate bar. Kedua produk ini perlu didorong agar permintaan dari pelanggan dan pasar dapat memenuhi kapasitas produksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan analisis lebih lanjut terhadap strategi pemasaran produk cacao mass dan chocolate bar. Kedua produk ini perlu didorong agar permintaan dari pelanggan dan pasar dapat memenuhi kapasitas produksi yang terpasang. Selain itu, perlu dilakukan perencanaan kapasitas produksi yang lebih detail untuk produk biji kakao fermentasi, dengan mempertimbangkan pasokan bahan baku dan kapasitas produksi yang optimal. Terakhir, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara metode perencanaan kapasitas produksi yang digunakan dengan metode lain yang lebih canggih, seperti metode perencanaan kapasitas produksi berbasis simulasi atau metode perencanaan kapasitas produksi berbasis kecerdasan buatan.. Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh jalur produksi tiga produk PT.UIH mengalami kelebihan kapasitas yang tersedia, hanya pada produksi biji kakao fermentasi selama 4 bulan mengalami kekurangan kapasitas yang tersedia.Dengan hasil analisis kapasitas menggunakan metode RCCP, MPS perlu direvisi sehingga kapasitas produksi PT UIH dapat dioptimalkan.Untuk produk biji kakao fermentasi, pada bulan di mana kapasitas produksi masih sangat rendah, PT UIH perlu membuat strategi untuk memperoleh pasokan bahan baku sehingga kapasitas produksi dapat dioptimalkan.Mengantisipasi potensi botol leher produksi di dua stasiun kerja sebelumnya, fasilitas produksi perlu ditingkatkan, seperti lantai pengeringan perlu ditingkatkan menjadi mesin pengering, serta penambahan dan perbaikan kotak fermentasi PT. Untuk Indonesia Hijau adalah perusahaan skala kecil yang berbasis di Indonesia, khusus dalam pengolahan biji kakao untuk menghasilkan biji kakao fermentasi, massa kakao, dan batang cokelat. Saat ini, proses produksi perusahaan didorong oleh permintaan pelanggan, sering mengabaikan penggunaan efisien fasilitas dan sumber daya yang tersedia, yang mengakibatkan biaya operasional meningkat. Stasiun kerja yang ada menunjukkan sumber daya yang tidak terpakai sementara mesin dan pekerja tertentu kelebihan beban dalam kondisi tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menganalisis kapasitas produksi setiap stasiun kerja untuk produksi setiap produk. Evaluasi dan analisis komprehensif ini, menggunakan metode Perencanaan Kapasitas Kasar, mencakup peramalan produksi, perhitungan kapasitas yang tersedia di setiap stasiun kerja, penentuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-3eed2.webp" title="JURIS - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-3eed2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-3eed2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-3eed2.webp 1x" title="JURIS - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud" alt="JURIS - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-b81e0.webp" title="JURIS - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-b81e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-b81e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-b81e0.webp 1x" title="JURIS - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud" alt="JURIS - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-da519.webp" title="JURIS - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-da519.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-da519.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-da519.webp 1x" title="JURIS - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud" alt="JURIS - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52546-proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-produ" title="JURIS - THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud" target="_blank">THE ANALYSIS OF PRODUCTION CAPACITY USING ROUGH CUT CAPACITY PLANNING METHOD (CASE STUDY AT PT. UNTUK INDONESIA HIJAU): Analisis Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Perencanaan Kapasitas Kasar (Stud</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan analisis lebih lanjut terhadap strategi pemasaran produk cacao mass dan chocolate bar. Kedua produk ini perlu didorong agar permintaan dari pelanggan dan pasar dapat memenuhi kapasitas produksi yang terpasang. Selain itu, perlu dilakukan perencanaan kapasitas produksi yang lebih detail untuk produk biji kakao fermentasi, dengan mempertimbangkan pasokan bahan baku dan kapasitas produksi yang optimal. Terakhir, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara metode perencanaan kapasitas produksi yang digunakan dengan metode lain yang lebih canggih, seperti metode perencanaan kapasitas produksi berbasis simulasi atau metode perencanaan kapasitas produksi berbasis kecerdasan buatan..
<br>Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh jalur produksi tiga produk PT.UIH mengalami kelebihan kapasitas yang tersedia, hanya pada produksi biji kakao fermentasi selama 4 bulan mengalami kekurangan kapasitas yang tersedia.Dengan hasil analisis kapasitas menggunakan metode RCCP, MPS perlu direvisi sehingga kapasitas produksi PT UIH dapat dioptimalkan.Untuk produk biji kakao fermentasi, pada bulan di mana kapasitas produksi masih sangat rendah, PT UIH perlu membuat strategi untuk memperoleh pasokan bahan baku sehingga kapasitas produksi dapat dioptimalkan.Mengantisipasi potensi botol leher produksi di dua stasiun kerja sebelumnya, fasilitas produksi perlu ditingkatkan, seperti lantai pengeringan perlu ditingkatkan menjadi mesin pengering, serta penambahan dan perbaikan kotak fermentasi
<br>PT. Untuk Indonesia Hijau adalah perusahaan skala kecil yang berbasis di Indonesia, khusus dalam pengolahan biji kakao untuk menghasilkan biji kakao fermentasi, massa kakao, dan batang cokelat. Saat ini, proses produksi perusahaan didorong oleh permintaan pelanggan, sering mengabaikan penggunaan efisien fasilitas dan sumber daya yang tersedia, yang mengakibatkan biaya operasional meningkat. Stasiun kerja yang ada menunjukkan sumber daya yang tidak terpakai sementara mesin dan pekerja tertentu kelebihan beban dalam kondisi tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menganalisis kapasitas produksi setiap stasiun kerja untuk produksi setiap produk. Evaluasi dan analisis komprehensif ini, menggunakan metode Perencanaan Kapasitas Kasar, mencakup peramalan produksi, perhitungan kapasitas yang tersedia di setiap stasiun kerja, penentuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-b81e0.webp" type="image/webp" length="119000" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-3eed2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-b81e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/proses-produksi-asbuton-biji-serbuk-set-roda-kapas-thumb-da519.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3698-polbangtan-gowa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16670-jurnal-agrisistem-seri-sosek-penyuluhan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Islam And Multiculturalism The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Islam And Multiculturalism The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Islam And Multiculturalism The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52551-desain-islamic-center-nilai-islam-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">12236d85916b19b708124996546ec406</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhammad ali ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul rosyid ]]></category>
	<category><![CDATA[ country rank ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,ali,country,muhammad,rank,rosyid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran ulama dalam proses integrasi Islam dan adat di Bone, khususnya dalam konteks pendidikan dan penyebaran ajaran Islam. Kedua, bagaimana dinamika interaksi antara Islam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran ulama dalam proses integrasi Islam dan adat di Bone, khususnya dalam konteks pendidikan dan penyebaran ajaran Islam. Kedua, bagaimana dinamika interaksi antara Islam dan adat dalam kehidupan sosial dan politik Bone, termasuk dalam hal kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Ketiga, bagaimana pengaruh integrasi Islam dan adat terhadap identitas budaya Bone, termasuk dalam hal ekspresi seni dan tradisi lokal. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang proses integrasi Islam dan adat di Bone, serta kontribusinya terhadap identitas budaya dan sosial-politik di wilayah tersebut.. Local customs frequently shape the practice of religion, as evidenced by celebrations such as the ProphetAos birthday, which in certain regions are intertwined with indigenous traditions including processions, dances, and the preparation of traditional foods.Many customary expressions are deeply inspired by religious beliefs, and both religion and custom commonly utilize symbols imbued with significant meaning.Within religious contexts, these symbols may manifest as objects, animals, or colors that are believed to possess spiritual power or represent core traditional values.Religion often adapts to local customs, facilitating greater acceptance within the community.In multicultural societies, however, the convergence of custom and religion may encounter challenges, particularly in the form of intolerance towards diversity.Certain religious groups may reject specific traditional practices upheld by others, resulting in prejudice and discrimination.A notable example of this dynamic occurred in the Bone Kingdom, where Islamic Sharia principles were integrated into the existing customary law system.The concept of pangadereng, the customary legal framework of the Bugis people began to incorporate Sharia elements following Islamization.This integration is evident in areas such as inheritance and marriage, where Islamic regulations were applied alongside indigenous customary values.Moreover, local religious scholars established intellectual connections with Islamic centers of learning in Makassar, Wajo, and even the Holy Land, fostering the emergence of an Islamic intellectual elite within Bone.This group played a critical role in harmoniously blending Islamic principles with local customs, thereby facilitating an organic Islamization of culture without provoking social discord.The nineteenth century, in particular, marked a significant period in consolidating the integration of Islam and indigenous traditions within the Bone Kingdom Artikel ini membahas hubungan antara ajaran Islam dan budaya lokal dalam konteks Kerajaan Bone pada abad ke-19. Fokus penelitian diarahkan pada tantangan integrasi ajaran Islam dengan adat setempat. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan timbal balik antara Islam dan adat dalam kehidupan sosial dan politik kerajaan. Ajaran Islam yang bersifat toleran dan fleksibel memungkinkan terjadinya proses integrasi dengan budaya lokal. Peran ulama sangat penting dalam mengakomodasi ajaran Islam ke dalam tradisi masyarakat Bone, sementara perangkat adat dan kerajaan berperan dominan dalam mengakulturasi norma serta tata pergaulan dengan nilai-nilai Islam. Sinergi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-00cee.webp" title="JURIS - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-00cee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-00cee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-00cee.webp 1x" title="JURIS - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom" alt="JURIS - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-c6aa9.webp" title="JURIS - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-c6aa9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-c6aa9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-c6aa9.webp 1x" title="JURIS - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom" alt="JURIS - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-97b1d.webp" title="JURIS - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-97b1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-97b1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-97b1d.webp 1x" title="JURIS - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom" alt="JURIS - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52551-desain-islamic-center-nilai-islam-isla" title="JURIS - Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom" target="_blank">Islam And Multiculturalism: The Challenge of Integrating Islamic and Traditional Teachings in the 19th Century Bone Kingdom</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran ulama dalam proses integrasi Islam dan adat di Bone, khususnya dalam konteks pendidikan dan penyebaran ajaran Islam. Kedua, bagaimana dinamika interaksi antara Islam dan adat dalam kehidupan sosial dan politik Bone, termasuk dalam hal kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Ketiga, bagaimana pengaruh integrasi Islam dan adat terhadap identitas budaya Bone, termasuk dalam hal ekspresi seni dan tradisi lokal. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang proses integrasi Islam dan adat di Bone, serta kontribusinya terhadap identitas budaya dan sosial-politik di wilayah tersebut..
<br>Local customs frequently shape the practice of religion, as evidenced by celebrations such as the ProphetAos birthday, which in certain regions are intertwined with indigenous traditions including processions, dances, and the preparation of traditional foods.Many customary expressions are deeply inspired by religious beliefs, and both religion and custom commonly utilize symbols imbued with significant meaning.Within religious contexts, these symbols may manifest as objects, animals, or colors that are believed to possess spiritual power or represent core traditional values.Religion often adapts to local customs, facilitating greater acceptance within the community.In multicultural societies, however, the convergence of custom and religion may encounter challenges, particularly in the form of intolerance towards diversity.Certain religious groups may reject specific traditional practices upheld by others, resulting in prejudice and discrimination.A notable example of this dynamic occurred in the Bone Kingdom, where Islamic Sharia principles were integrated into the existing customary law system.The concept of pangadereng, the customary legal framework of the Bugis people began to incorporate Sharia elements following Islamization.This integration is evident in areas such as inheritance and marriage, where Islamic regulations were applied alongside indigenous customary values.Moreover, local religious scholars established intellectual connections with Islamic centers of learning in Makassar, Wajo, and even the Holy Land, fostering the emergence of an Islamic intellectual elite within Bone.This group played a critical role in harmoniously blending Islamic principles with local customs, thereby facilitating an organic Islamization of culture without provoking social discord.The nineteenth century, in particular, marked a significant period in consolidating the integration of Islam and indigenous traditions within the Bone Kingdom
<br>Artikel ini membahas hubungan antara ajaran Islam dan budaya lokal dalam konteks Kerajaan Bone pada abad ke-19. Fokus penelitian diarahkan pada tantangan integrasi ajaran Islam dengan adat setempat. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan timbal balik antara Islam dan adat dalam kehidupan sosial dan politik kerajaan. Ajaran Islam yang bersifat toleran dan fleksibel memungkinkan terjadinya proses integrasi dengan budaya lokal. Peran ulama sangat penting dalam mengakomodasi ajaran Islam ke dalam tradisi masyarakat Bone, sementara perangkat adat dan kerajaan berperan dominan dalam mengakulturasi norma serta tata pergaulan dengan nilai-nilai Islam. Sinergi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-97b1d.webp" type="image/webp" length="89376" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-00cee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-c6aa9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/desain-islamic-center-nilai-nilai-islam-nilai-wasa-thumb-97b1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-408-uin-ar-raniry.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-120-jurnal-samarah-jurnal-hukum-keluarga-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52545-pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu</link>
	<guid isPermaLink="false">3ccd141282830b25d088946b6f513664</guid>
	<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 00:02:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas aplikasi pembelajaran tata surya berbasis ADDIE dibandingkan dengan metode tradisional melalui desain eksperimen dengan kelompok kontrol untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa; selanjutnya, dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas aplikasi pembelajaran tata surya berbasis ADDIE dibandingkan dengan metode tradisional melalui desain eksperimen dengan kelompok kontrol untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa; selanjutnya, dapat dikembangkan fitur pembelajaran adaptif yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menyesuaikan materi sesuai tingkat kemampuan dan gaya belajar masingAcmasing peserta didik, serta menilai dampaknya terhadap motivasi dan ketercapaian kompetensi; terakhir, perlu dilakukan pengembangan aplikasi ke platform seluler (Android dan iOS) dengan antarmuka yang responsif, kemudian melakukan evaluasi kegunaan dan kepuasan pengguna di berbagai lingkungan belajar, termasuk di rumah dan di kelas, untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi ini secara luas.. Pembelajaran tata surya di sekolah dasar masih berbasis silabus dan RPP yang tidak selaras dengan kebutuhan belajar, sehingga diperlukan bantuan alat.Penerapan metode ADDIE dengan model pembelajaran yang mencakup materi, latihan, pemecahan masalah, video, dan game dapat meningkatkan kreativitas, minat, dan pemahaman siswa.Aplikasi edukasi berbasis ADDIE yang dirancang mempermudah proses belajar tata surya dan membuat siswa lebih tertarik menggunakannya Pembelajaran adalah suatu proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar yang meliputi guru dan siswa yang saling bertukar informasi. Pembelajaran juga merupakan suatu proses untuk membantu para peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Dalam konteks pendidikan, guru mengajarkan suatu pelajaran agar peserta didik dapat belajar dan menguasai isi pelajaran hingga mencapai sesuatu objektif yang ditentukan, dapat juga mempengaruhi perubahan sikap, serta keterampilan seorang peserta didik, namun proses pengajaran ini memberi kesan hanya sebagai pekerjaan satu pihak, yaitu pekerjaan pengajar saja. ADDIE merupakan istilah sehari-hari yang digunakan untuk menggambarkan pendekatan sistematis untuk pengembangan pembelajaran. Selain metode CBI, CAI, dan metode pembelajaran lainnya, metode ADDIE juga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-7a55c.webp" title="JURIS - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-7a55c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-7a55c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-7a55c.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE" alt="JURIS - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-46c85.webp" title="JURIS - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-46c85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-46c85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-46c85.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE" alt="JURIS - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-48a3d.webp" title="JURIS - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-48a3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-48a3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-48a3d.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE" alt="JURIS - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52545-pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu" title="JURIS - Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE" target="_blank">Perancangan Aplikasi Edukasi Pembelajaran Tata Surya Pada Sekolah Dasar Menggunakan Metode ADDIE</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas aplikasi pembelajaran tata surya berbasis ADDIE dibandingkan dengan metode tradisional melalui desain eksperimen dengan kelompok kontrol untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa; selanjutnya, dapat dikembangkan fitur pembelajaran adaptif yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menyesuaikan materi sesuai tingkat kemampuan dan gaya belajar masingAcmasing peserta didik, serta menilai dampaknya terhadap motivasi dan ketercapaian kompetensi; terakhir, perlu dilakukan pengembangan aplikasi ke platform seluler (Android dan iOS) dengan antarmuka yang responsif, kemudian melakukan evaluasi kegunaan dan kepuasan pengguna di berbagai lingkungan belajar, termasuk di rumah dan di kelas, untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi ini secara luas..
<br>Pembelajaran tata surya di sekolah dasar masih berbasis silabus dan RPP yang tidak selaras dengan kebutuhan belajar, sehingga diperlukan bantuan alat.Penerapan metode ADDIE dengan model pembelajaran yang mencakup materi, latihan, pemecahan masalah, video, dan game dapat meningkatkan kreativitas, minat, dan pemahaman siswa.Aplikasi edukasi berbasis ADDIE yang dirancang mempermudah proses belajar tata surya dan membuat siswa lebih tertarik menggunakannya
<br>Pembelajaran adalah suatu proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar yang meliputi guru dan siswa yang saling bertukar informasi. Pembelajaran juga merupakan suatu proses untuk membantu para peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Dalam konteks pendidikan, guru mengajarkan suatu pelajaran agar peserta didik dapat belajar dan menguasai isi pelajaran hingga mencapai sesuatu objektif yang ditentukan, dapat juga mempengaruhi perubahan sikap, serta keterampilan seorang peserta didik, namun proses pengajaran ini memberi kesan hanya sebagai pekerjaan satu pihak, yaitu pekerjaan pengajar saja. ADDIE merupakan istilah sehari-hari yang digunakan untuk menggambarkan pendekatan sistematis untuk pengembangan pembelajaran. Selain metode CBI, CAI, dan metode pembelajaran lainnya, metode ADDIE juga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-48a3d.webp" type="image/webp" length="116322" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-7a55c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-46c85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/pembelajaran-animasi-addie-tata-surya-aplikasi-edu-thumb-48a3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1914-grahamitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9495-jurnal-ilmu-komputer-teknologi-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K Means Clustering Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K Means Clustering Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K Means Clustering Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52541-west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben</link>
	<guid isPermaLink="false">b81584df111670c5265a3c3845436cc1</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 23:22:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis temporal dengan menerapkan metode KAcMeans pada data kejahatan fisik manusia selama periode 2021Ac2025 untuk mengidentifikasi perubahan pola dan tren spasial di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, integrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method: Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis temporal dengan menerapkan metode KAcMeans pada data kejahatan fisik manusia selama periode 2021Ac2025 untuk mengidentifikasi perubahan pola dan tren spasial di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, integrasi variabel sosialAcekonomi seperti tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, dan kepadatan penduduk ke dalam proses clustering dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktorAcfaktor yang memengaruhi tingkat kejahatan. Sebagai alternatif, perbandingan kinerja KAcMeans dengan algoritma clustering lainnya, seperti DBSCAN atau metode hierarkis, dapat dievaluasi menggunakan metrik validasi klaster untuk menentukan metode yang paling akurat dalam mengelompokkan wilayah rawan kejahatan. Pendekatan ini juga dapat melibatkan analisis multivariat untuk menguji signifikansi kontribusi masingAcmasing variabel terhadap pembentukan klaster. Dengan demikian, hasil penelitian lanjutan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan fisik terhadap manusia.. Penerapan algoritma K-Means pada pengelompokan jenis kejahatan terhadap tubuh manusia di wilayah Nusa Tenggara Timur tahun 2019Ac2020 menghasilkan tiga centroid, yaitu C1 untuk daerah dengan tingkat kejahatan rendah, C2 untuk tingkat sedang, dan C3 untuk tingkat tinggi.Nilai centroid awal ditentukan secara acak dan selanjutnya disesuaikan berdasarkan perhitungan jarak terdekat (minimum), sehingga didapatkan 13 wilayah dengan kejahatan rendah, 7 wilayah dengan kejahatan sedang, dan 1 wilayah dengan kejahatan tinggi.Wilayah dengan kejahatan tinggi terbatas pada Kota Kupang, sementara wilayah dengan kejahatan rendah mencakup East Sumba, Lembata, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Rote Ndao, West Manggarai, Central Sumba, Southwest Sumba, Nagekeo, East Manggarai, dan Sabu Raijua Keputusan fisik terhadap manusia merupakan tindakan melanggar hukum yang dapat merugikan atau merusak tubuh orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jumlah pengelompokan tipe kejahatan terhadap fisik manusia pada tahun 2019Ac2020 di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode KAcMeans Clustering digunakan untuk mengelompokkan tipe kejahatan fisik terhadap manusia. Data yang dipakai diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode KAcMeans merupakan salah satu teknik clustering nonAchierarkis yang berupaya membagi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-d7370.webp" title="JURIS - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-d7370.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-d7370.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-d7370.webp 1x" title="JURIS - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method" alt="JURIS - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-8a8f5.webp" title="JURIS - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-8a8f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-8a8f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-8a8f5.webp 1x" title="JURIS - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method" alt="JURIS - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-09f04.webp" title="JURIS - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-09f04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-09f04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-09f04.webp 1x" title="JURIS - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method" alt="JURIS - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52541-west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben" title="JURIS - Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method" target="_blank">Classification of Types of Crimes Against Human Physique Using the K-Means Clustering Method</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis temporal dengan menerapkan metode KAcMeans pada data kejahatan fisik manusia selama periode 2021Ac2025 untuk mengidentifikasi perubahan pola dan tren spasial di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, integrasi variabel sosialAcekonomi seperti tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, dan kepadatan penduduk ke dalam proses clustering dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktorAcfaktor yang memengaruhi tingkat kejahatan. Sebagai alternatif, perbandingan kinerja KAcMeans dengan algoritma clustering lainnya, seperti DBSCAN atau metode hierarkis, dapat dievaluasi menggunakan metrik validasi klaster untuk menentukan metode yang paling akurat dalam mengelompokkan wilayah rawan kejahatan. Pendekatan ini juga dapat melibatkan analisis multivariat untuk menguji signifikansi kontribusi masingAcmasing variabel terhadap pembentukan klaster. Dengan demikian, hasil penelitian lanjutan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan fisik terhadap manusia..
<br>Penerapan algoritma K-Means pada pengelompokan jenis kejahatan terhadap tubuh manusia di wilayah Nusa Tenggara Timur tahun 2019Ac2020 menghasilkan tiga centroid, yaitu C1 untuk daerah dengan tingkat kejahatan rendah, C2 untuk tingkat sedang, dan C3 untuk tingkat tinggi.Nilai centroid awal ditentukan secara acak dan selanjutnya disesuaikan berdasarkan perhitungan jarak terdekat (minimum), sehingga didapatkan 13 wilayah dengan kejahatan rendah, 7 wilayah dengan kejahatan sedang, dan 1 wilayah dengan kejahatan tinggi.Wilayah dengan kejahatan tinggi terbatas pada Kota Kupang, sementara wilayah dengan kejahatan rendah mencakup East Sumba, Lembata, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Rote Ndao, West Manggarai, Central Sumba, Southwest Sumba, Nagekeo, East Manggarai, dan Sabu Raijua
<br>Keputusan fisik terhadap manusia merupakan tindakan melanggar hukum yang dapat merugikan atau merusak tubuh orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jumlah pengelompokan tipe kejahatan terhadap fisik manusia pada tahun 2019Ac2020 di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode KAcMeans Clustering digunakan untuk mengelompokkan tipe kejahatan fisik terhadap manusia. Data yang dipakai diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode KAcMeans merupakan salah satu teknik clustering nonAchierarkis yang berupaya membagi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-09f04.webp" type="image/webp" length="223588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-d7370.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-8a8f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/west-sumba-regency-fisik-manusia-wilayah-rawan-ben-thumb-09f04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1914-grahamitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9495-jurnal-ilmu-komputer-teknologi-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52540-kelengkapan-imunisasi-pendidikan</link>
	<guid isPermaLink="false">1227cbd8d4cc07753c97bf3180e97e9c</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 22:44:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan ibu dan dampaknya terhadap kelengkapan imunisasi bayi selama periode lebih dari satu tahun, sehingga dapat mengidentifikasi hubungan kausal yang lebih kuat. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan ibu dan dampaknya terhadap kelengkapan imunisasi bayi selama periode lebih dari satu tahun, sehingga dapat mengidentifikasi hubungan kausal yang lebih kuat. Selain itu, diperlukan uji coba intervensi edukatif berbasis komunitas yang menguji efektivitas modul pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terhadap imunisasi dasar, serta mengukur peningkatan tingkat kelengkapan imunisasi setelah program tersebut. Penelitian kualitatif juga penting untuk menggali faktor budaya, persepsi, dan hambatan psikososial yang mempengaruhi keputusan imunisasi, khususnya pada keluarga yang tidak mendukung, sehingga dapat merancang strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran.. Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pendidikan rendah, pengetahuan kurang, tidak bekerja, dan memperoleh dukungan keluarga.Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar bayi, sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status pekerjaan, dukungan keluarga, maupun keterjangkauan layanan kesehatan dengan kelengkapan imunisasi Imunisasi adalah upaya pencegahan terhadap penyakit infeksi yang harus dilakukan pada bayi sedini mungkin untuk mempertahankan kualitas hidupnya, namun tidak semua ibu melakukan imunisasi pada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi status kelengkapan imunisasi dasar pada bayi 12-24 bulan di Desa Majasari Wilayah Kerja Puskesmas Jawilan Tahun 2023. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 responden dengan menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan dan pendidikan dengan kelengkapan imunisasi untuk bayi ( ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-c13d2.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-c13d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-c13d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-c13d2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-dfa3f.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-dfa3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-dfa3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-dfa3f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-629fb.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-629fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-629fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-629fb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52540-kelengkapan-imunisasi-pendidikan" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form" target="_blank">Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Top of Form</a>: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan ibu dan dampaknya terhadap kelengkapan imunisasi bayi selama periode lebih dari satu tahun, sehingga dapat mengidentifikasi hubungan kausal yang lebih kuat. Selain itu, diperlukan uji coba intervensi edukatif berbasis komunitas yang menguji efektivitas modul pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terhadap imunisasi dasar, serta mengukur peningkatan tingkat kelengkapan imunisasi setelah program tersebut. Penelitian kualitatif juga penting untuk menggali faktor budaya, persepsi, dan hambatan psikososial yang mempengaruhi keputusan imunisasi, khususnya pada keluarga yang tidak mendukung, sehingga dapat merancang strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pendidikan rendah, pengetahuan kurang, tidak bekerja, dan memperoleh dukungan keluarga.Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar bayi, sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status pekerjaan, dukungan keluarga, maupun keterjangkauan layanan kesehatan dengan kelengkapan imunisasi
<br>Imunisasi adalah upaya pencegahan terhadap penyakit infeksi yang harus dilakukan pada bayi sedini mungkin untuk mempertahankan kualitas hidupnya, namun tidak semua ibu melakukan imunisasi pada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi status kelengkapan imunisasi dasar pada bayi 12-24 bulan di Desa Majasari Wilayah Kerja Puskesmas Jawilan Tahun 2023. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 responden dengan menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan dan pendidikan dengan kelengkapan imunisasi untuk bayi (<0,05). Namun, tidak terdapat hubungan antara status pekerjaan, dukungan keluarga,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-629fb.webp" type="image/webp" length="102866" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-c13d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-dfa3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kelengkapan-imunisasi-pendidikan-manfaat-status-ba-thumb-629fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1020-edukalia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13534-journal-midwifery-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Overview of Pregnant Womens Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Overview of Pregnant Womens Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Overview of Pregnant Womens Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52537-manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan</link>
	<guid isPermaLink="false">b01261860eb94deb8039383bd890c95f</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 20:52:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program pelatihan pijat akupresur untuk tenaga kesehatan di RSUD Indramayu, sehingga mereka dapat memberikan edukasi dan konseling yang lebih efektif kepada ibu hamil tentang manfaat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Overview of Pregnant Women's Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program pelatihan pijat akupresur untuk tenaga kesehatan di RSUD Indramayu, sehingga mereka dapat memberikan edukasi dan konseling yang lebih efektif kepada ibu hamil tentang manfaat pijat akupresur dalam mengurangi mual muntah. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang pijat akupresur, seperti usia, tingkat pendidikan, dan paparan informasi. 3. Mengembangkan strategi penyuluhan yang inovatif dan menarik untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pijat akupresur, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya dan lingkungan sekitar.. Pengetahuan ibu Hamil tentang Pijat Akupresur Untuk Mengurangi Mual Muntah di RSUD Indramayu tentang Pijat Akupresur terdapat 7 responden (8, 6%) berpengetahuan Baik, 27 responden (33, 3%) berpengetahuan Cukup, dan 47 responden (58%) berpengetahuan kurang, maka dapat diketahui pengetahuan ibu dalam kategori Kurang.Faktor yang mempengaruhi Mual Muntah dan pengetahuan ibu diantaranya yaitu informasi, dukungan keluarga, tingkat pendidikan, lingkungan dan jumlah paritas Akupresur kini sudah dikenal luas di Indonesia. Mekanisme kerja akupresur diketahui berdasarkan dari Tiongkok. Pijat memijat merupakan kebiasaan yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia, sudah berakar dan berkembang luas sejak ratusan tahun. Bertujuan untuk menghilangkan keluhan atau penyakit yang diderita, terutama pada ibu hamil yang mengalami mual muntah RSUD Indramayu Kabupaten Indramayu tahun 2023. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskripsi, jumlah populasi Ibu Hamil bulan Januari Ae Mei 2023 berjumlah 425 orang, Teknik pengambilan sampel Accidental Sampling berjumlah 81 responden. Instrument penelitian berbentuk kuisoner berjumlah 21 pernyataan. Hasil penelitian menunjukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-b3bb0.webp" title="JURIS - Overview of Pregnant Women&#039;s Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-b3bb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-b3bb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-b3bb0.webp 1x" title="JURIS - Overview of Pregnant Women&#039;s Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting" alt="JURIS - Overview of Pregnant Women&#039;s Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-dd3e9.webp" title="JURIS - Overview of Pregnant Women&#039;s Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-dd3e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-dd3e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-dd3e9.webp 1x" title="JURIS - Overview of Pregnant Women&#039;s Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting" alt="JURIS - Overview of Pregnant Women&#039;s Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52537-manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan" title="JURIS - Overview of Pregnant Women&#039;s Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting" target="_blank">Overview of Pregnant Women's Knowledge About Acupressure Massage to Reduce Nausea and Vomiting</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program pelatihan pijat akupresur untuk tenaga kesehatan di RSUD Indramayu, sehingga mereka dapat memberikan edukasi dan konseling yang lebih efektif kepada ibu hamil tentang manfaat pijat akupresur dalam mengurangi mual muntah. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang pijat akupresur, seperti usia, tingkat pendidikan, dan paparan informasi. 3. Mengembangkan strategi penyuluhan yang inovatif dan menarik untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pijat akupresur, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya dan lingkungan sekitar..
<br>Pengetahuan ibu Hamil tentang Pijat Akupresur Untuk Mengurangi Mual Muntah di RSUD Indramayu tentang Pijat Akupresur terdapat 7 responden (8, 6%) berpengetahuan Baik, 27 responden (33, 3%) berpengetahuan Cukup, dan 47 responden (58%) berpengetahuan kurang, maka dapat diketahui pengetahuan ibu dalam kategori Kurang.Faktor yang mempengaruhi Mual Muntah dan pengetahuan ibu diantaranya yaitu informasi, dukungan keluarga, tingkat pendidikan, lingkungan dan jumlah paritas
<br>Akupresur kini sudah dikenal luas di Indonesia. Mekanisme kerja akupresur diketahui berdasarkan dari Tiongkok. Pijat memijat merupakan kebiasaan yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia, sudah berakar dan berkembang luas sejak ratusan tahun. Bertujuan untuk menghilangkan keluhan atau penyakit yang diderita, terutama pada ibu hamil yang mengalami mual muntah RSUD Indramayu Kabupaten Indramayu tahun 2023. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskripsi, jumlah populasi Ibu Hamil bulan Januari Ae Mei 2023 berjumlah 425 orang, Teknik pengambilan sampel Accidental Sampling berjumlah 81 responden. Instrument penelitian berbentuk kuisoner berjumlah 21 pernyataan. Hasil penelitian menunjukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-b3bb0.webp" type="image/webp" length="85984" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-b3bb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/manfaat-pijat-bayi-akupresur-hamil-pengetahuan-pro-thumb-dd3e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1020-edukalia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13534-journal-midwifery-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52538-rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-kank</link>
	<guid isPermaLink="false">2d304d496a9b640ebfa93fc7af5f809f</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 20:36:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi deskriptif ini dengan melakukan penelitian analitik yang lebih mendalam. Sebagai contoh, sebuah studi kohort prospektif dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara longitudinal dampak penggunaan kontrasepsi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi deskriptif ini dengan melakukan penelitian analitik yang lebih mendalam. Sebagai contoh, sebuah studi kohort prospektif dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara longitudinal dampak penggunaan kontrasepsi hormonal suntik dalam jangka waktu tertentu terhadap insiden kanker payudara, dengan membandingkan kelompok pengguna dan non-pengguna, sekaligus mengontrol variabel perancu lainnya. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih kuat mengenai hubungan sebab-akibat, bukan hanya korelasi. Selain itu, mengingat temuan bahwa menarche dini dan paparan perokok pasif merupakan faktor risiko signifikan, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi edukasi kesehatan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran remaja putri dan keluarga mereka mengenai pentingnya deteksi dini serta mitigasi risiko lingkungan. Bagaimana program edukasi berbasis komunitas dapat diimplementasikan untuk mengurangi paparan asap rokok pasif di lingkungan rumah tangga dan sekolah? Terakhir, untuk memastikan generalisasi temuan, diperlukan penelitian serupa dengan desain yang lebih kompleks, mungkin studi multi-sentra, yang melibatkan populasi yang lebih luas dan beragam dari berbagai wilayah di Indonesia. Penelitian ini dapat membandingkan prevalensi dan profil faktor risiko kanker payudara di daerah perkotaan dan pedesaan, serta menganalisis perbedaan sosio-ekonomi yang mungkin mempengaruhi pola faktor risiko tersebut. Dengan demikian, kita dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif dan rekomendasi kebijakan kesehatan yang lebih adaptif.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Alat Kontrasepsi Hormonal (suntik) dengan kurun waktu pemakaiannya >5 tahun terbukti menjadi faktor penyebab utama terjadinya kanker payudara.Selain itu, yang beresiko besar terhadap kejadian payudara Wanita di RSUD Waled Tahun 2023 adalah usia >40 tahun dan menarche ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-c28f0.webp" title="JURIS - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-c28f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-c28f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-c28f0.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita" alt="JURIS - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-ad5e8.webp" title="JURIS - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-ad5e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-ad5e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-ad5e8.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita" alt="JURIS - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-e3e67.webp" title="JURIS - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-e3e67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-e3e67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-e3e67.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita" alt="JURIS - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52538-rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-kank" title="JURIS - Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita" target="_blank">Gambaran Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi deskriptif ini dengan melakukan penelitian analitik yang lebih mendalam. Sebagai contoh, sebuah studi kohort prospektif dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara longitudinal dampak penggunaan kontrasepsi hormonal suntik dalam jangka waktu tertentu terhadap insiden kanker payudara, dengan membandingkan kelompok pengguna dan non-pengguna, sekaligus mengontrol variabel perancu lainnya. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih kuat mengenai hubungan sebab-akibat, bukan hanya korelasi. Selain itu, mengingat temuan bahwa menarche dini dan paparan perokok pasif merupakan faktor risiko signifikan, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi edukasi kesehatan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran remaja putri dan keluarga mereka mengenai pentingnya deteksi dini serta mitigasi risiko lingkungan. Bagaimana program edukasi berbasis komunitas dapat diimplementasikan untuk mengurangi paparan asap rokok pasif di lingkungan rumah tangga dan sekolah? Terakhir, untuk memastikan generalisasi temuan, diperlukan penelitian serupa dengan desain yang lebih kompleks, mungkin studi multi-sentra, yang melibatkan populasi yang lebih luas dan beragam dari berbagai wilayah di Indonesia. Penelitian ini dapat membandingkan prevalensi dan profil faktor risiko kanker payudara di daerah perkotaan dan pedesaan, serta menganalisis perbedaan sosio-ekonomi yang mungkin mempengaruhi pola faktor risiko tersebut. Dengan demikian, kita dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif dan rekomendasi kebijakan kesehatan yang lebih adaptif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Alat Kontrasepsi Hormonal (suntik) dengan kurun waktu pemakaiannya >5 tahun terbukti menjadi faktor penyebab utama terjadinya kanker payudara.Selain itu, yang beresiko besar terhadap kejadian payudara Wanita di RSUD Waled Tahun 2023 adalah usia >40 tahun dan menarche <15 tahun atau usia menarche yang terlalu dini.Serta gaya hidup (perokok pasif) dan genetika yang juga dapat meningkatkan terjadinya kanker payudara di RSUD Waled Tahun 2023
<br>Kanker payudara saat ini merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak di derita oleh perempuan dengan prevalensi yang sangat tinggi di seluruh negara di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko penyebab terjadinya kanker payudara pada wanita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Populasi penelitian adalah seluruh pasien pada bulan Januari Ae Mei 2023 yang didiagnosa kanker payudara di RSUD...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-e3e67.webp" type="image/webp" length="106062" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-c28f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-ad5e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/rerata-insiden-kanker-payudara-deteksi-program-edu-thumb-e3e67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1020-edukalia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13534-journal-midwifery-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 02 Jul 2026 11:58:02 +0700. 12 items. Served in: 2.714 seconds [rss] -->
