<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 30 Jul 2026 02:43:49 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 02:43:49 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-30T02:43:49+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals Evidence from Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals Evidence from Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals Evidence from Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57274-distribusi-zakat-praktik-program</link>
	<guid isPermaLink="false">f3e0ae82d7e2aaf6340f0bda71a02c67</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ toto macau ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gacor,macau,slot,toto,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan dampak zakat, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah menetapkan kebijakan dan kerangka regulasi yang mendukung untuk mendorong penghimpunan zakat secara optimal, mendekati potensi perkiraannya. Peningkatan penghimpunan zakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia: Untuk meningkatkan dampak zakat, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah menetapkan kebijakan dan kerangka regulasi yang mendukung untuk mendorong penghimpunan zakat secara optimal, mendekati potensi perkiraannya. Peningkatan penghimpunan zakat akan memperluas skala dan jangkauan program distribusi, sehingga memperbesar manfaatnya bagi segmen masyarakat yang lebih luas. Selain itu, lembaga zakat dan amil didorong untuk memperkuat koordinasi, transparansi, dan profesionalisme untuk memastikan pengelolaan zakat yang efektif dan akuntabel. Penelitian masa depan disarankan untuk mengadopsi pendekatan empiris dan kuantitatif untuk mengukur dampak langsung zakat pada indikator-indikator SDGs tertentu, seperti tingkat kemiskinan, ketimpangan pendapatan, dan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan. Selain itu, studi perbandingan antar wilayah atau negara akan bermanfaat untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam pengelolaan zakat dan lebih lanjut meningkatkan peran zakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.. Sebagai instrumen keuangan sosial Islam, zakat memainkan peran penting dalam mempromosikan kesejahteraan sosial dan pengembangan inklusif.Peran ini tercermin dalam kontribusinya terhadap pengentasan kemiskinan dan promosi distribusi pendapatan yang lebih adil.Dengan pertumbuhan populasi Muslim global yang terus berlanjut, penghimpunan zakat diproyeksikan akan meningkat secara stabil, sehingga menempatkan zakat sebagai sumber pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan dan mampu mengatasi tantangan-tantangan dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).Oleh karena itu, pengelolaan zakat yang sinergis yang melibatkan pemerintah dan masyarakat sangatlah penting untuk meningkatkan peran dan kontribusi zakat dalam pembangunan.Berbagai program distribusi zakat di bidang pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial kemanusiaan merupakan mekanisme kunci dalam mendukung pencapaian target-target SDGs, termasuk pengentasan kemiskinan, penghapusan kelaparan, pengurangan ketimpangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.Penelitian ini juga memperkuat pandangan bahwa zakat tidak hanya harus dipahami sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen keuangan yang berorientasi pada pengembangan dengan relevansi strategis bagi teori pembangunan berkelanjutan Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar yang dapat berfungsi sebagai instrumen efektif dalam pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, serta penyelesaian berbagai persoalan sosial. Tujuan-tujuan tersebut sejalan dengan agenda pembangunan global yang tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Namun demikian, meskipun terdapat keselarasan secara normatif, kontribusi zakat terhadap pencapaian SDGs belum banyak diuraikan secara eksplisit dalam kajian akademik maupun kebijakan. Kesenjangan ini menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-195b9.webp" title="JURIS - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-195b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-195b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-195b9.webp 1x" title="JURIS - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia" alt="JURIS - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-f5613.webp" title="JURIS - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-f5613.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-f5613.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-f5613.webp 1x" title="JURIS - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia" alt="JURIS - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-5ee02.webp" title="JURIS - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-5ee02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-5ee02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-5ee02.webp 1x" title="JURIS - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia" alt="JURIS - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57274-distribusi-zakat-praktik-program" title="JURIS - Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia" target="_blank">Assessing the Contribution of Zakat to the Sustainable Development Goals: Evidence from Indonesia</a>: Untuk meningkatkan dampak zakat, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah menetapkan kebijakan dan kerangka regulasi yang mendukung untuk mendorong penghimpunan zakat secara optimal, mendekati potensi perkiraannya. Peningkatan penghimpunan zakat akan memperluas skala dan jangkauan program distribusi, sehingga memperbesar manfaatnya bagi segmen masyarakat yang lebih luas. Selain itu, lembaga zakat dan amil didorong untuk memperkuat koordinasi, transparansi, dan profesionalisme untuk memastikan pengelolaan zakat yang efektif dan akuntabel. Penelitian masa depan disarankan untuk mengadopsi pendekatan empiris dan kuantitatif untuk mengukur dampak langsung zakat pada indikator-indikator SDGs tertentu, seperti tingkat kemiskinan, ketimpangan pendapatan, dan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan. Selain itu, studi perbandingan antar wilayah atau negara akan bermanfaat untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam pengelolaan zakat dan lebih lanjut meningkatkan peran zakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan..
<br>Sebagai instrumen keuangan sosial Islam, zakat memainkan peran penting dalam mempromosikan kesejahteraan sosial dan pengembangan inklusif.Peran ini tercermin dalam kontribusinya terhadap pengentasan kemiskinan dan promosi distribusi pendapatan yang lebih adil.Dengan pertumbuhan populasi Muslim global yang terus berlanjut, penghimpunan zakat diproyeksikan akan meningkat secara stabil, sehingga menempatkan zakat sebagai sumber pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan dan mampu mengatasi tantangan-tantangan dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).Oleh karena itu, pengelolaan zakat yang sinergis yang melibatkan pemerintah dan masyarakat sangatlah penting untuk meningkatkan peran dan kontribusi zakat dalam pembangunan.Berbagai program distribusi zakat di bidang pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial kemanusiaan merupakan mekanisme kunci dalam mendukung pencapaian target-target SDGs, termasuk pengentasan kemiskinan, penghapusan kelaparan, pengurangan ketimpangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.Penelitian ini juga memperkuat pandangan bahwa zakat tidak hanya harus dipahami sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen keuangan yang berorientasi pada pengembangan dengan relevansi strategis bagi teori pembangunan berkelanjutan
<br>Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar yang dapat berfungsi sebagai instrumen efektif dalam pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, serta penyelesaian berbagai persoalan sosial. Tujuan-tujuan tersebut sejalan dengan agenda pembangunan global yang tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Namun demikian, meskipun terdapat keselarasan secara normatif, kontribusi zakat terhadap pencapaian SDGs belum banyak diuraikan secara eksplisit dalam kajian akademik maupun kebijakan. Kesenjangan ini menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-5ee02.webp" type="image/webp" length="110382" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-195b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-f5613.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/distribusi-zakat-praktik-program-produktif-pengelo-thumb-5ee02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1958-staialbahjah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19474-ab-joiec-al-bahjah-journal-islamic-economics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57266-kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e</link>
	<guid isPermaLink="false">321cbc00c57902069f9a19a69f0fa2da</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<category><![CDATA[ evidence bsb ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bsb,content,evidence,growth,main,sales]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan staf pajak terhadap peningkatan kepatuhan selama transisi PKP. 2. Studi tentang bagaimana resistensi mitra usaha terhadap kenaikan harga jasa dapat memengaruhi keberlanjutan kerja sama bisnis. 3. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan staf pajak terhadap peningkatan kepatuhan selama transisi PKP. 2. Studi tentang bagaimana resistensi mitra usaha terhadap kenaikan harga jasa dapat memengaruhi keberlanjutan kerja sama bisnis. 3. Penelitian perlu mengembangkan solusi digital untuk memperkuat sistem administrasi pajak perusahaan jasa ekspedisi yang kompleks.. Transisi status PKP pada perusahaan jasa ekspedisi menimbulkan tantangan administratif seperti kesalahan e-Faktur dan ketergantungan pada konsultan pajak.Resistensi mitra usaha akibat kenaikan harga jasa menjadi hambatan utama.Penelitian ini menegaskan bahwa kepatuhan pajak dipengaruhi oleh sistem administrasi, literasi staf, dan keseimbangan antara pengawasan dan kepercayaan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transisi status Pengusaha Kena Pajak (PKP) pada PT Pelita Trans Kalbar serta implikasinya terhadap audit kepatuhan pajak. Permasalahan utama dalam penelitian ini muncul ketika perusahaan beralih dari sistem pembukuan sederhana sebagai entitas non-PKP menuju kewajiban perpajakan yang lebih kompleks, khususnya dalam pemungutan, penyetoran, dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen perpajakan perusahaan. Proses analisis dilakukan dengan mengacu pada Teori Keagenan, Slippery Slope Framework,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-c78ec.webp" title="JURIS - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-c78ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-c78ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-c78ec.webp 1x" title="JURIS - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi" alt="JURIS - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-70884.webp" title="JURIS - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-70884.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-70884.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-70884.webp 1x" title="JURIS - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi" alt="JURIS - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-9b142.webp" title="JURIS - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-9b142.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-9b142.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-9b142.webp 1x" title="JURIS - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi" alt="JURIS - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57266-kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e" title="JURIS - Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi" target="_blank">Perspektif Audit Kepatuhan Pajak Mengenai Transisi Status PKP pada Perusahaan Jasa Ekspedisi</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan staf pajak terhadap peningkatan kepatuhan selama transisi PKP. 2. Studi tentang bagaimana resistensi mitra usaha terhadap kenaikan harga jasa dapat memengaruhi keberlanjutan kerja sama bisnis. 3. Penelitian perlu mengembangkan solusi digital untuk memperkuat sistem administrasi pajak perusahaan jasa ekspedisi yang kompleks..
<br>Transisi status PKP pada perusahaan jasa ekspedisi menimbulkan tantangan administratif seperti kesalahan e-Faktur dan ketergantungan pada konsultan pajak.Resistensi mitra usaha akibat kenaikan harga jasa menjadi hambatan utama.Penelitian ini menegaskan bahwa kepatuhan pajak dipengaruhi oleh sistem administrasi, literasi staf, dan keseimbangan antara pengawasan dan kepercayaan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transisi status Pengusaha Kena Pajak (PKP) pada PT Pelita Trans Kalbar serta implikasinya terhadap audit kepatuhan pajak. Permasalahan utama dalam penelitian ini muncul ketika perusahaan beralih dari sistem pembukuan sederhana sebagai entitas non-PKP menuju kewajiban perpajakan yang lebih kompleks, khususnya dalam pemungutan, penyetoran, dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen perpajakan perusahaan. Proses analisis dilakukan dengan mengacu pada Teori Keagenan, Slippery Slope Framework,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-70884.webp" type="image/webp" length="108376" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-c78ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-70884.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kantor-konsultan-pajak-proses-transisi-demokrasi-e-thumb-9b142.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3731-feb-umi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15426-paradoks-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57263-evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">bbb5c62500ab807c594333c32107aafb</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ toto macau ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gacor,macau,slot,toto,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, perlu dilakukan studi mengenai dampak jangka panjang pembiayaan mudharabah mutlaqah terhadap keberlanjutan usaha UMKM di lingkungan non-formal. Kedua, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, perlu dilakukan studi mengenai dampak jangka panjang pembiayaan mudharabah mutlaqah terhadap keberlanjutan usaha UMKM di lingkungan non-formal. Kedua, penelitian dapat dikembangkan untuk membandingkan efektivitas pembiayaan mudharabah dengan model pembiayaan lainnya dalam konteks yang sama, seperti pembiayaan berbasis bunga atau skema koperasi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran modal sosial dalam memperkuat kepercayaan dan keterlibatan anggota paguyuban, serta bagaimana faktor tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang mekanisme pembiayaan syariah dalam konteks lokal dan memberikan dasar untuk pengembangan model yang lebih adaptif terhadap kebutuhan UMKM.. Penerapan pembiayaan mudharabah mutlaqah pada Paguyuban UMKM Kampung Jajan telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip syariah.Implementasi pembiayaan ini didasarkan pada prinsip kemitraan, kepercayaan, serta sistem bagi hasil yang adil antara shahibul maal dan mudharib.Skema pembiayaan yang diterapkan relatif sederhana, tidak memberatkan anggota, serta memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan usaha, sehingga mampu menjadi alternatif permodalan yang inklusif bagi pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan akses terhadap lembaga keuangan formal.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor pendukung utama dalam keberhasilan pembiayaan mudharabah mutlaqah, antara lain tingginya tingkat kepercayaan antaranggota, akuntabilitas mudharib, konsistensi sistem bagi hasil, serta kecukupan dana yang dikelola oleh paguyuban.Di samping itu, penelitian ini juga menemukan adanya beberapa faktor penghambat, seperti asimetri informasi, keterbatasan pemahaman regulasi pembiayaan syariah, serta kesulitan dalam penerapan sanksi terhadap anggota yang lalai memenuhi kewajibannya.Perkembangan pembiayaan mudharabah mutlaqah pada Paguyuban UMKM Kampung Jajan menunjukkan perbaikan yang berkelanjutan, seiring meningkatnya keterlibatan anggota serta adanya sosialisasi pencatatan keuangan yang mendorong pengelolaan usaha menjadi lebih tertib dan terukur Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiayaan mudharabah mutlaqah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menelaah perkembangan dan dampaknya terhadap stabilitas keuangan anggota Paguyuban UMKM Kampung Jajan di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan informan utama Ketua Paguyuban serta dua anggota sebagai informan pendukung. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-5fe1d.webp" title="JURIS - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-5fe1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-5fe1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-5fe1d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo" alt="JURIS - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-3a926.webp" title="JURIS - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-3a926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-3a926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-3a926.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo" alt="JURIS - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-334f6.webp" title="JURIS - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-334f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-334f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-334f6.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo" alt="JURIS - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57263-evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pe" title="JURIS - Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo" target="_blank">Implementasi Pembiayaan Mudharabah Mutlaqah Dalam Mendukung Stabilitas Keuangan Pada Paguyuban UMKM Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, perlu dilakukan studi mengenai dampak jangka panjang pembiayaan mudharabah mutlaqah terhadap keberlanjutan usaha UMKM di lingkungan non-formal. Kedua, penelitian dapat dikembangkan untuk membandingkan efektivitas pembiayaan mudharabah dengan model pembiayaan lainnya dalam konteks yang sama, seperti pembiayaan berbasis bunga atau skema koperasi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran modal sosial dalam memperkuat kepercayaan dan keterlibatan anggota paguyuban, serta bagaimana faktor tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang mekanisme pembiayaan syariah dalam konteks lokal dan memberikan dasar untuk pengembangan model yang lebih adaptif terhadap kebutuhan UMKM..
<br>Penerapan pembiayaan mudharabah mutlaqah pada Paguyuban UMKM Kampung Jajan telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip syariah.Implementasi pembiayaan ini didasarkan pada prinsip kemitraan, kepercayaan, serta sistem bagi hasil yang adil antara shahibul maal dan mudharib.Skema pembiayaan yang diterapkan relatif sederhana, tidak memberatkan anggota, serta memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan usaha, sehingga mampu menjadi alternatif permodalan yang inklusif bagi pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan akses terhadap lembaga keuangan formal.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor pendukung utama dalam keberhasilan pembiayaan mudharabah mutlaqah, antara lain tingginya tingkat kepercayaan antaranggota, akuntabilitas mudharib, konsistensi sistem bagi hasil, serta kecukupan dana yang dikelola oleh paguyuban.Di samping itu, penelitian ini juga menemukan adanya beberapa faktor penghambat, seperti asimetri informasi, keterbatasan pemahaman regulasi pembiayaan syariah, serta kesulitan dalam penerapan sanksi terhadap anggota yang lalai memenuhi kewajibannya.Perkembangan pembiayaan mudharabah mutlaqah pada Paguyuban UMKM Kampung Jajan menunjukkan perbaikan yang berkelanjutan, seiring meningkatnya keterlibatan anggota serta adanya sosialisasi pencatatan keuangan yang mendorong pengelolaan usaha menjadi lebih tertib dan terukur
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiayaan mudharabah mutlaqah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menelaah perkembangan dan dampaknya terhadap stabilitas keuangan anggota Paguyuban UMKM Kampung Jajan di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan informan utama Ketua Paguyuban serta dua anggota sebagai informan pendukung. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-334f6.webp" type="image/webp" length="107384" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-5fe1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-3a926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/evaluasi-akad-mudharabah-teknik-pengumpulan-data-p-thumb-334f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1958-staialbahjah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19474-ab-joiec-al-bahjah-journal-islamic-economics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57270-ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen</link>
	<guid isPermaLink="false">2eac3be285bbf2a40b950db1a6640370</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ toto macau ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gacor,macau,slot,toto,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan perluasan cakupan dengan studi komparatif melibatkan lebih banyak negara, untuk mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika kelembagaan ekonomi Islam di berbagai sistem politik. Penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia: Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan perluasan cakupan dengan studi komparatif melibatkan lebih banyak negara, untuk mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika kelembagaan ekonomi Islam di berbagai sistem politik. Penggunaan metode kuantitatif, seperti analisis regresi atau model simulasi, dapat dilakukan untuk mengukur dampak empiris strategi diversifikasi ekonomi Islam terhadap pertumbuhan PDB dan inklusi keuangan. Selain itu, penelitian mendalam tentang implementasi teknologi finansial (fintech) syariah di negara sekuler seperti Prancis, serta studi kasus tentang UMKM di Indonesia yang mengadopsi model Brunei, dapat berkontribusi dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan digitalisasi.. Penelitian ini menemukan bahwa Brunei Darussalam, sebagai negara monarki absolut dengan ekonomi bergantung pada hidrokarbon, menunjukkan perkembangan kelembagaan ekonomi Islam yang kuat melalui penguatan pasar modal syariah, integrasi regulasi nasional dengan standar internasional, dan integrasi lembaga perbankan syariah seperti Bank Islam of Brunei Darussalam (BIBD), yang mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.Sementara itu, Prancis, sebagai negara sekuler dengan ekonomi campuran yang maju, menghadapi keterbatasan pengembangan dalam kelembagaan ekonomi Islam karena hambatan konstitusional dan regulasi yang membatasi tata kelola syariah, meskipun memiliki komunitas Muslim yang signifikan.Tantangan utama di Brunei meliputi kurangnya edukasi syariah dan keterbatasan risiko UKM, sementara di Prancis adalah minimnya dukungan politik dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).Refleksi perbandingan kelembagaan dari kedua negara menunjukkan bahwa Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar, dapat belajar dari Brunei dalam integrasi regulasi dan inovasi digital, serta dapat belajar dari Prancis dalam harmonisasi regulasi yang bersifat sekuler, dengan tujuan memperkuat ekosistem ekonomi Islam yang mendukung UMKM dan pembangunan berkelanjutan Kelembagaan ekonomi Islam memiliki peran krusial dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, terutama di negara dengan populasi Muslim besar seperti Indonesia. Penelitian ini penting karena memberikan analisis komparatif antara Brunei Darussalam, yang memiliki kelembagaan kuat dengan regulasi terintegrasi, dan Prancis, yang menghadapi hambatan sekuler, sehingga menawarkan pembelajaran strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi Islam di Indonesia. Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusi akademis dalam memperkaya literatur kelembagaan ekonomi Islam dengan perspektif komparatif, serta praktis bagi pembuat kebijakan, pelaku industri, dan UMKM untuk mendorong inovasi, transparansi, dan keberlanjutan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-71ce0.webp" title="JURIS - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-71ce0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-71ce0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-71ce0.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia" alt="JURIS - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-94b6b.webp" title="JURIS - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-94b6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-94b6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-94b6b.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia" alt="JURIS - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-d740e.webp" title="JURIS - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-d740e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-d740e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-d740e.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia" alt="JURIS - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57270-ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen" title="JURIS - Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia" target="_blank">Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Brunei Darussalam dan Prancis bagi Reflektif Pengembangan Ekosistem Ekonomi Islam Indonesia</a>: Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan perluasan cakupan dengan studi komparatif melibatkan lebih banyak negara, untuk mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika kelembagaan ekonomi Islam di berbagai sistem politik. Penggunaan metode kuantitatif, seperti analisis regresi atau model simulasi, dapat dilakukan untuk mengukur dampak empiris strategi diversifikasi ekonomi Islam terhadap pertumbuhan PDB dan inklusi keuangan. Selain itu, penelitian mendalam tentang implementasi teknologi finansial (fintech) syariah di negara sekuler seperti Prancis, serta studi kasus tentang UMKM di Indonesia yang mengadopsi model Brunei, dapat berkontribusi dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan digitalisasi..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa Brunei Darussalam, sebagai negara monarki absolut dengan ekonomi bergantung pada hidrokarbon, menunjukkan perkembangan kelembagaan ekonomi Islam yang kuat melalui penguatan pasar modal syariah, integrasi regulasi nasional dengan standar internasional, dan integrasi lembaga perbankan syariah seperti Bank Islam of Brunei Darussalam (BIBD), yang mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.Sementara itu, Prancis, sebagai negara sekuler dengan ekonomi campuran yang maju, menghadapi keterbatasan pengembangan dalam kelembagaan ekonomi Islam karena hambatan konstitusional dan regulasi yang membatasi tata kelola syariah, meskipun memiliki komunitas Muslim yang signifikan.Tantangan utama di Brunei meliputi kurangnya edukasi syariah dan keterbatasan risiko UKM, sementara di Prancis adalah minimnya dukungan politik dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).Refleksi perbandingan kelembagaan dari kedua negara menunjukkan bahwa Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar, dapat belajar dari Brunei dalam integrasi regulasi dan inovasi digital, serta dapat belajar dari Prancis dalam harmonisasi regulasi yang bersifat sekuler, dengan tujuan memperkuat ekosistem ekonomi Islam yang mendukung UMKM dan pembangunan berkelanjutan
<br>Kelembagaan ekonomi Islam memiliki peran krusial dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, terutama di negara dengan populasi Muslim besar seperti Indonesia. Penelitian ini penting karena memberikan analisis komparatif antara Brunei Darussalam, yang memiliki kelembagaan kuat dengan regulasi terintegrasi, dan Prancis, yang menghadapi hambatan sekuler, sehingga menawarkan pembelajaran strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi Islam di Indonesia. Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusi akademis dalam memperkaya literatur kelembagaan ekonomi Islam dengan perspektif komparatif, serta praktis bagi pembuat kebijakan, pelaku industri, dan UMKM untuk mendorong inovasi, transparansi, dan keberlanjutan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-71ce0.webp" type="image/webp" length="106812" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-71ce0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-94b6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/ekonomi-islam-filsafat-bank-komitmen-prinsip-dakwa-thumb-d740e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1958-staialbahjah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19474-ab-joiec-al-bahjah-journal-islamic-economics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment Menelusuri Peran Ganda Double Edged Work Stress ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment Menelusuri Peran Ganda Double Edged Work Stress ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment Menelusuri Peran Ganda Double Edged Work Stress ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57271-kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work</link>
	<guid isPermaLink="false">7be90eee3a109c732a1ce23c25dc3fb3</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<category><![CDATA[ evidence bsb ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bsb,content,evidence,growth,main,sales]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengadopsi desain longitudinal multi-gelombang dan eksperimen untuk menguji arah temporal relasi GHRM-OCBE. Selain itu, perlu dikembangkan model terpadu yang secara eksplisit memodelkan titik balik work stress ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengadopsi desain longitudinal multi-gelombang dan eksperimen untuk menguji arah temporal relasi GHRM-OCBE. Selain itu, perlu dikembangkan model terpadu yang secara eksplisit memodelkan titik balik work stress sebagai fungsi sumber daya psikologis. Replikasi studi juga diperlukan untuk menguji invariansi temuan lintas-budaya dan struktur institusional. Mengadopsi pemodelan multilevel (HLM) untuk memisahkan efek iklim hijau tingkat tim dari persepsi individual juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, penelitian intervensi terkontrol dapat dirancang untuk menguji efektivitas program pengelolaan beban kerja dan dukungan kepemimpinan hijau dalam memitigasi distress hijau.. Artikel ini menyintesis bukti dari tujuh puluh delapan studi untuk menjernihkan relasi yang selama ini diperdebatkan antara Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for the Environment.Temuan inti menegaskan bahwa relasi tersebut tidak bersifat linear, melainkan dimediasi oleh work stress yang beroperasi sebagai mekanisme bermata dua.Ketika tuntutan hijau dipersepsi sebagai tantangan yang bermakna dan didukung sumber daya yang memadai, stres berfungsi sebagai eustress yang memperkuat OCBE.Sebaliknya, ketika tuntutan hijau bersifat memaksa dan melampaui kapasitas psikologis, stres bertransformasi menjadi distress yang melalui emotional exhaustion, eco-fatigue, dan green burnout menggerus kesediaan berperilaku ekologis sukarela Green Human Resource Management (GHRM) telah berkembang menjadi paradigma strategis dalam mengintegrasikan keberlanjutan lingkungan ke dalam praktik manajemen sumber daya manusia. Meskipun GHRM secara konsisten dikaitkan dengan penguatan Organizational Citizenship Behavior for the Environment (OCBE), peran ambivalen work stress dalam relasi tersebut belum terpetakan secara memadai. Studi ini menyintesis 78 artikel terindeks Scopus, Web of Science, dan Emerald Insight (2015Ae2024) menggunakan protokol PRISMA 2020, dengan memadukan sintesis tematik dan pemetaan bibliometrik. Bukti yang terkumpul menegaskan hubungan positif GHRMAeOCBE melalui jalur motivasi intrinsik, identitas hijau, dan pertukaran sosial. Namun secara paralel, GHRM juga membangkitkan work stress yang bersifat bermata dua: eustress hijau mengakselerasi perilaku... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-506a8.webp" title="JURIS - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-506a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-506a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-506a8.webp 1x" title="JURIS - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress" alt="JURIS - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-9d8cc.webp" title="JURIS - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-9d8cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-9d8cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-9d8cc.webp 1x" title="JURIS - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress" alt="JURIS - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-33cc1.webp" title="JURIS - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-33cc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-33cc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-33cc1.webp 1x" title="JURIS - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress" alt="JURIS - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57271-kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work" title="JURIS - Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress" target="_blank">Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for Environment: Menelusuri Peran Ganda (Double-Edged) Work Stress</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengadopsi desain longitudinal multi-gelombang dan eksperimen untuk menguji arah temporal relasi GHRM-OCBE. Selain itu, perlu dikembangkan model terpadu yang secara eksplisit memodelkan titik balik work stress sebagai fungsi sumber daya psikologis. Replikasi studi juga diperlukan untuk menguji invariansi temuan lintas-budaya dan struktur institusional. Mengadopsi pemodelan multilevel (HLM) untuk memisahkan efek iklim hijau tingkat tim dari persepsi individual juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, penelitian intervensi terkontrol dapat dirancang untuk menguji efektivitas program pengelolaan beban kerja dan dukungan kepemimpinan hijau dalam memitigasi distress hijau..
<br>Artikel ini menyintesis bukti dari tujuh puluh delapan studi untuk menjernihkan relasi yang selama ini diperdebatkan antara Green Human Resource Management dan Organizational Citizenship Behavior for the Environment.Temuan inti menegaskan bahwa relasi tersebut tidak bersifat linear, melainkan dimediasi oleh work stress yang beroperasi sebagai mekanisme bermata dua.Ketika tuntutan hijau dipersepsi sebagai tantangan yang bermakna dan didukung sumber daya yang memadai, stres berfungsi sebagai eustress yang memperkuat OCBE.Sebaliknya, ketika tuntutan hijau bersifat memaksa dan melampaui kapasitas psikologis, stres bertransformasi menjadi distress yang melalui emotional exhaustion, eco-fatigue, dan green burnout menggerus kesediaan berperilaku ekologis sukarela
<br>Green Human Resource Management (GHRM) telah berkembang menjadi paradigma strategis dalam mengintegrasikan keberlanjutan lingkungan ke dalam praktik manajemen sumber daya manusia. Meskipun GHRM secara konsisten dikaitkan dengan penguatan Organizational Citizenship Behavior for the Environment (OCBE), peran ambivalen work stress dalam relasi tersebut belum terpetakan secara memadai. Studi ini menyintesis 78 artikel terindeks Scopus, Web of Science, dan Emerald Insight (2015Ae2024) menggunakan protokol PRISMA 2020, dengan memadukan sintesis tematik dan pemetaan bibliometrik. Bukti yang terkumpul menegaskan hubungan positif GHRMAeOCBE melalui jalur motivasi intrinsik, identitas hijau, dan pertukaran sosial. Namun secara paralel, GHRM juga membangkitkan work stress yang bersifat bermata dua: eustress hijau mengakselerasi perilaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-9d8cc.webp" type="image/webp" length="105396" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-506a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-9d8cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/kepemimpinan-hijau-organisasi-inovasi-work-stress-thumb-33cc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3731-feb-umi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15426-paradoks-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Biomechanical and Non Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Biomechanical and Non Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Biomechanical and Non Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57276-risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug</link>
	<guid isPermaLink="false">53884a65e1ce6fa48e6cd417b08cdc0d</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ local wisdom ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,counter,flag,local,us,wisdom]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, penting untuk mengembangkan strategi pencegahan cedera yang lebih holistik dan disesuaikan dengan kebutuhan unik penari. Studi dapat fokus pada integrasi pendekatan biomekanik dan non-biomekanik, seperti pelatihan neuromuskular ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review: Untuk penelitian lanjutan, penting untuk mengembangkan strategi pencegahan cedera yang lebih holistik dan disesuaikan dengan kebutuhan unik penari. Studi dapat fokus pada integrasi pendekatan biomekanik dan non-biomekanik, seperti pelatihan neuromuskular dan pendidikan, untuk meningkatkan efektivitas pencegahan cedera. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan kesadaran cedera dan mempromosikan perilaku pelatihan yang lebih aman di antara penari. Akhirnya, studi dapat menyelidiki peran dukungan psikososial dalam pencegahan cedera dan bagaimana hal itu dapat diintegrasikan ke dalam program pelatihan penari.. Ulasan ini menekankan sifat multidimensi pencegahan cedera dalam menari, yang mencakup pendekatan biomekanik, non-biomekanik, dan multi-komponen.Meskipun intervensi biomekanik - seperti pelatihan neuromuskular, kondisioning kekuatan, dan kontrol postur - menunjukkan potensi tinggi dalam mengurangi risiko cedera, efektivitasnya meningkat ketika dipadukan dengan strategi non-biomekanik seperti pendidikan, pengawasan, dan dukungan psikososial.Selain itu, program multi-komponen yang menggabungkan kedua domain cenderung menawarkan solusi yang lebih komprehensif dan sensitif terhadap konteks.Secara keseluruhan, keragaman metode ini menunjukkan kebutuhan akan kolaborasi interdisipliner dan intervensi individual yang responsif terhadap tuntutan fisik, keterlibatan kognitif, dan tujuan artistik penari Penari menghadapi risiko cedera yang tinggi karena tuntutan biomekanik dan seni dalam pelatihan dan pertunjukan. Studi ini bertujuan untuk meninjau efektivitas intervensi biomekanik dan non-biomekanik untuk pencegahan cedera dalam menari. Pencarian literatur dilakukan menggunakan Google Scholar dengan kata kunci "pencegahan cedera" menari RCT, dibatasi pada publikasi dari lima tahun terakhir (2021-2025). Dari 50 hasil pencarian pertama, dan setelah menghapus duplikat serta menyaring abstrak dan teks penuh, 43 artikel dimasukkan dalam analisis akhir. Temuan menunjukkan bahwa berbagai intervensi telah dieksplorasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-294af.webp" title="JURIS - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-294af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-294af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-294af.webp 1x" title="JURIS - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review" alt="JURIS - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-f867a.webp" title="JURIS - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-f867a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-f867a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-f867a.webp 1x" title="JURIS - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review" alt="JURIS - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-2cf52.webp" title="JURIS - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-2cf52.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-2cf52.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-2cf52.webp 1x" title="JURIS - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review" alt="JURIS - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57276-risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug" title="JURIS - Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review" target="_blank">Biomechanical and Non-Biomechanical Strategies for Dance Injury Prevention: A Literature Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, penting untuk mengembangkan strategi pencegahan cedera yang lebih holistik dan disesuaikan dengan kebutuhan unik penari. Studi dapat fokus pada integrasi pendekatan biomekanik dan non-biomekanik, seperti pelatihan neuromuskular dan pendidikan, untuk meningkatkan efektivitas pencegahan cedera. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan kesadaran cedera dan mempromosikan perilaku pelatihan yang lebih aman di antara penari. Akhirnya, studi dapat menyelidiki peran dukungan psikososial dalam pencegahan cedera dan bagaimana hal itu dapat diintegrasikan ke dalam program pelatihan penari..
<br>Ulasan ini menekankan sifat multidimensi pencegahan cedera dalam menari, yang mencakup pendekatan biomekanik, non-biomekanik, dan multi-komponen.Meskipun intervensi biomekanik - seperti pelatihan neuromuskular, kondisioning kekuatan, dan kontrol postur - menunjukkan potensi tinggi dalam mengurangi risiko cedera, efektivitasnya meningkat ketika dipadukan dengan strategi non-biomekanik seperti pendidikan, pengawasan, dan dukungan psikososial.Selain itu, program multi-komponen yang menggabungkan kedua domain cenderung menawarkan solusi yang lebih komprehensif dan sensitif terhadap konteks.Secara keseluruhan, keragaman metode ini menunjukkan kebutuhan akan kolaborasi interdisipliner dan intervensi individual yang responsif terhadap tuntutan fisik, keterlibatan kognitif, dan tujuan artistik penari
<br>Penari menghadapi risiko cedera yang tinggi karena tuntutan biomekanik dan seni dalam pelatihan dan pertunjukan. Studi ini bertujuan untuk meninjau efektivitas intervensi biomekanik dan non-biomekanik untuk pencegahan cedera dalam menari. Pencarian literatur dilakukan menggunakan Google Scholar dengan kata kunci "pencegahan cedera"   menari   RCT, dibatasi pada publikasi dari lima tahun terakhir (2021-2025). Dari 50 hasil pencarian pertama, dan setelah menghapus duplikat serta menyaring abstrak dan teks penuh, 43 artikel dimasukkan dalam analisis akhir. Temuan menunjukkan bahwa berbagai intervensi telah dieksplorasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-2cf52.webp" type="image/webp" length="95540" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-294af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-f867a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-cedera-intervensi-non-acl-hug-pencegahan-bi-thumb-2cf52.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4012-gemacendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19478-global-journal-social-learning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57278-jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons</link>
	<guid isPermaLink="false">2706c6f04ec5f4b6f06d34c3a74492a2</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ local wisdom ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,counter,flag,local,us,wisdom]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan model pelatihan yang adaptif dan berkelanjutan yang mengintegrasikan keselamatan fisik, kreativitas seni, dan pelestarian digital bahan budaya. Model ini dapat memperluas akses dan mendukung kontinuitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan model pelatihan yang adaptif dan berkelanjutan yang mengintegrasikan keselamatan fisik, kreativitas seni, dan pelestarian digital bahan budaya. Model ini dapat memperluas akses dan mendukung kontinuitas jangka panjang tari tradisional Tiongkok. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi teknologi-teknologi pendukung integrasi budaya, seperti digitalisasi gerakan, rekonstruksi sejarah dengan bantuan multimedia, dan aplikasi kecerdasan buatan untuk dokumentasi dan pelatihan yang kontekstual. Pendekatan eksperimental dan desain intervensi juga dapat digunakan untuk menilai efektivitas model pengajaran responsif budaya (CRT) dalam meningkatkan pengalaman belajar siswa. Analisis kebijakan, khususnya terkait sertifikasi instruktur, standar kurikulum, dan manajemen keselamatan fisik, diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara praktik institusional dan kebutuhan lapangan. Secara keseluruhan, penelitian lanjutan diharapkan memperkuat fondasi konseptual dan praktis integrasi budaya dalam pelatihan profesional untuk tari tradisional Tiongkok, berkontribusi tidak hanya pada pelestarian tradisi, tetapi juga pada keselamatan siswa dan keberlanjutan inovasi seni di tengah transformasi sosial dan kompleksitas industri seni pertunjukan yang terus berkembang.. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan elemen budaya dalam pelatihan profesional untuk koreografer-guru tari tradisional Tiongkok sebagai agen kunci transmisi budaya.Integrasi budaya tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan dan seni, tetapi juga memperkuat kapasitas institusi dan individu untuk mempertahankan relevansi, keberlanjutan, dan keaslian tari tradisional Tiongkok dalam konteks kontemporer.Integrasi budaya, oleh karena itu, bukan hanya strategi tambahan, tetapi fondasi esensial yang membentuk praktik pelatihan yang adaptif, bermakna, dan responsif budaya Minat terhadap pendidikan tari tradisional Tiongkok telah melemah akibat dominasi tari Barat dalam pelatihan profesional. Penelitian ini menyelidiki bagaimana elemen budaya - konteks historis, cerita rakyat, nilai-nilai budaya, praktik adat, dan prinsip estetika - terintegrasi dalam pelatihan koreografer-guru tari tradisional Tiongkok. Studi kualitatif kasus dilakukan di tiga institusi utama (Akademi Tari Beijing, Akademi Teater Shanghai, dan Universitas Minzu Tiongkok) yang melibatkan 12-15 koreografer-guru. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan, dan analisis dokumen kurikulum, serta dianalisis secara tematis menggunakan Teori Aktivitas Historis-Budaya (CHAT) dan Pengajaran Responsif Budaya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-17190.webp" title="JURIS - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-17190.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-17190.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-17190.webp 1x" title="JURIS - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance" alt="JURIS - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-94c7d.webp" title="JURIS - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-94c7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-94c7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-94c7d.webp 1x" title="JURIS - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance" alt="JURIS - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-81ddd.webp" title="JURIS - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-81ddd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-81ddd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-81ddd.webp 1x" title="JURIS - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance" alt="JURIS - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57278-jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons" title="JURIS - Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance" target="_blank">Integration of Cultural Elements in Professional Training for ChoreographerAeTeachers of Traditional Chinese Dance</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan model pelatihan yang adaptif dan berkelanjutan yang mengintegrasikan keselamatan fisik, kreativitas seni, dan pelestarian digital bahan budaya. Model ini dapat memperluas akses dan mendukung kontinuitas jangka panjang tari tradisional Tiongkok. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi teknologi-teknologi pendukung integrasi budaya, seperti digitalisasi gerakan, rekonstruksi sejarah dengan bantuan multimedia, dan aplikasi kecerdasan buatan untuk dokumentasi dan pelatihan yang kontekstual. Pendekatan eksperimental dan desain intervensi juga dapat digunakan untuk menilai efektivitas model pengajaran responsif budaya (CRT) dalam meningkatkan pengalaman belajar siswa. Analisis kebijakan, khususnya terkait sertifikasi instruktur, standar kurikulum, dan manajemen keselamatan fisik, diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara praktik institusional dan kebutuhan lapangan. Secara keseluruhan, penelitian lanjutan diharapkan memperkuat fondasi konseptual dan praktis integrasi budaya dalam pelatihan profesional untuk tari tradisional Tiongkok, berkontribusi tidak hanya pada pelestarian tradisi, tetapi juga pada keselamatan siswa dan keberlanjutan inovasi seni di tengah transformasi sosial dan kompleksitas industri seni pertunjukan yang terus berkembang..
<br>Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan elemen budaya dalam pelatihan profesional untuk koreografer-guru tari tradisional Tiongkok sebagai agen kunci transmisi budaya.Integrasi budaya tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan dan seni, tetapi juga memperkuat kapasitas institusi dan individu untuk mempertahankan relevansi, keberlanjutan, dan keaslian tari tradisional Tiongkok dalam konteks kontemporer.Integrasi budaya, oleh karena itu, bukan hanya strategi tambahan, tetapi fondasi esensial yang membentuk praktik pelatihan yang adaptif, bermakna, dan responsif budaya
<br>Minat terhadap pendidikan tari tradisional Tiongkok telah melemah akibat dominasi tari Barat dalam pelatihan profesional. Penelitian ini menyelidiki bagaimana elemen budaya - konteks historis, cerita rakyat, nilai-nilai budaya, praktik adat, dan prinsip estetika - terintegrasi dalam pelatihan koreografer-guru tari tradisional Tiongkok. Studi kualitatif kasus dilakukan di tiga institusi utama (Akademi Tari Beijing, Akademi Teater Shanghai, dan Universitas Minzu Tiongkok) yang melibatkan 12-15 koreografer-guru. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan, dan analisis dokumen kurikulum, serta dianalisis secara tematis menggunakan Teori Aktivitas Historis-Budaya (CHAT) dan Pengajaran Responsif Budaya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-17190.webp" type="image/webp" length="90474" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-17190.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-94c7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/jepit-rambut-tradisional-tiongkok-pedagogi-respons-thumb-81ddd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4012-gemacendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19478-global-journal-social-learning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Local Wisdom Aesthetic Transformations and Creative Pedagogy A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Local Wisdom Aesthetic Transformations and Creative Pedagogy A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Local Wisdom Aesthetic Transformations and Creative Pedagogy A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57279-tradisi-seni-dendang-sistem-budaya</link>
	<guid isPermaLink="false">bdf30de64b9d1861fb3e9ac590581417</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ local wisdom ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,counter,flag,local,us,wisdom]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, melakukan studi komparatif lintas daerah Indonesia untuk mengidentifikasi pola umum dan perbedaan spesifik dalam cara kearifan lokal dan estetika berinteraksi dengan praktik pedagogis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, melakukan studi komparatif lintas daerah Indonesia untuk mengidentifikasi pola umum dan perbedaan spesifik dalam cara kearifan lokal dan estetika berinteraksi dengan praktik pedagogis pada berbagai tradisi seni pertunjukan, sehingga memperkaya pemahaman tentang keberagaman ekosistem budayaAcpendidikan. Kedua, mengeksplorasi dampak platform digital dan teknologi kecerdasan buatan terhadap transmisi seni tradisional, dengan meneliti bagaimana pertunjukan virtual, media sosial, dan alat kreatif berbasis AI memengaruhi kontinuitas budaya, pembelajaran karakter, dan partisipasi generasi muda. Ketiga, mengembangkan penelitian aksi partisipatif yang melibatkan seniman, pendidik, dan anggota komunitas untuk merancang dan mengevaluasi model integrasi seni pertunjukan ke dalam kurikulum formal serta inisiatif ekonomi kreatif berbasis komunitas, sehingga dapat menghasilkan model yang berkelanjutan, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan lokal. Semua agenda tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan teoretis, meningkatkan praktik pendidikan, dan memperkuat kontribusi ekonomi serta sosial seni pertunjukan Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seni pertunjukan Indonesia berperan sebagai ekosistem budayaAcpendidikan yang dinamis, mengintegrasikan praktik artistik, proses pedagogis, dan nilai kearifan lokal secara saling memperkuat.Seni pertunjukan tidak hanya menjadi objek estetika, melainkan juga medium transmisi budaya, pembentukan karakter, dan koherensi komunitas yang terus beradaptasi dengan perubahan sosial sambil menjaga kontinuitas budaya.Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan transdisipliner serta penelitian lebih lanjut yang mencakup studi komparatif, integrasi teknologi digital, dan penelitian partisipatif bersama komunitas lokal Penelitian ini menyintesis perspektif interdisipliner untuk meneliti bagaimana seni pertunjukan Indonesia berfungsi sebagai ekosistem budayaAcpendidikan yang dinamis, dibentuk oleh ekspresi estetika, kearifan lokal, dan praktik pedagogis kreatif. Seni pertunjukan tidak hanya berfungsi sebagai media artistik, tetapi juga sebagai ruang budaya di mana identitas, moralitas, simbolisme, dan nilai sosial ditransmisikan antar generasi. Kearifan lokal yang tertanam dalam seni tradisional memperkuat peranannya dalam pembentukan karakter dan pembelajaran kontekstual, sementara kekuatan kontemporer seperti modernisasi, digitalisasi, dan aliran budaya global semakin memengaruhi cara tradisi ini beradaptasi dan bertransformasi. Dengan pendekatan sintesis tematik kualitatif, studi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-7c0b1.webp" title="JURIS - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-7c0b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-7c0b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-7c0b1.webp 1x" title="JURIS - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems" alt="JURIS - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-c4df4.webp" title="JURIS - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-c4df4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-c4df4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-c4df4.webp 1x" title="JURIS - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems" alt="JURIS - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-83192.webp" title="JURIS - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-83192.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-83192.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-83192.webp 1x" title="JURIS - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems" alt="JURIS - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57279-tradisi-seni-dendang-sistem-budaya" title="JURIS - Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems" target="_blank">Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian Performing Arts as CulturalAeEducational Ecosystems</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, melakukan studi komparatif lintas daerah Indonesia untuk mengidentifikasi pola umum dan perbedaan spesifik dalam cara kearifan lokal dan estetika berinteraksi dengan praktik pedagogis pada berbagai tradisi seni pertunjukan, sehingga memperkaya pemahaman tentang keberagaman ekosistem budayaAcpendidikan. Kedua, mengeksplorasi dampak platform digital dan teknologi kecerdasan buatan terhadap transmisi seni tradisional, dengan meneliti bagaimana pertunjukan virtual, media sosial, dan alat kreatif berbasis AI memengaruhi kontinuitas budaya, pembelajaran karakter, dan partisipasi generasi muda. Ketiga, mengembangkan penelitian aksi partisipatif yang melibatkan seniman, pendidik, dan anggota komunitas untuk merancang dan mengevaluasi model integrasi seni pertunjukan ke dalam kurikulum formal serta inisiatif ekonomi kreatif berbasis komunitas, sehingga dapat menghasilkan model yang berkelanjutan, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan lokal. Semua agenda tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan teoretis, meningkatkan praktik pendidikan, dan memperkuat kontribusi ekonomi serta sosial seni pertunjukan Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa seni pertunjukan Indonesia berperan sebagai ekosistem budayaAcpendidikan yang dinamis, mengintegrasikan praktik artistik, proses pedagogis, dan nilai kearifan lokal secara saling memperkuat.Seni pertunjukan tidak hanya menjadi objek estetika, melainkan juga medium transmisi budaya, pembentukan karakter, dan koherensi komunitas yang terus beradaptasi dengan perubahan sosial sambil menjaga kontinuitas budaya.Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan transdisipliner serta penelitian lebih lanjut yang mencakup studi komparatif, integrasi teknologi digital, dan penelitian partisipatif bersama komunitas lokal
<br>Penelitian ini menyintesis perspektif interdisipliner untuk meneliti bagaimana seni pertunjukan Indonesia berfungsi sebagai ekosistem budayaAcpendidikan yang dinamis, dibentuk oleh ekspresi estetika, kearifan lokal, dan praktik pedagogis kreatif. Seni pertunjukan tidak hanya berfungsi sebagai media artistik, tetapi juga sebagai ruang budaya di mana identitas, moralitas, simbolisme, dan nilai sosial ditransmisikan antar generasi. Kearifan lokal yang tertanam dalam seni tradisional memperkuat peranannya dalam pembentukan karakter dan pembelajaran kontekstual, sementara kekuatan kontemporer seperti modernisasi, digitalisasi, dan aliran budaya global semakin memengaruhi cara tradisi ini beradaptasi dan bertransformasi. Dengan pendekatan sintesis tematik kualitatif, studi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-c4df4.webp" type="image/webp" length="148176" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-7c0b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-c4df4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/tradisi-seni-dendang-sistem-budaya-integrasi-tekno-thumb-83192.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4012-gemacendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19478-global-journal-social-learning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57267-struktur-kompensasi-sistem-adil-distrib</link>
	<guid isPermaLink="false">c6e9c49f20b80011efa0f8d030631421</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<category><![CDATA[ evidence bsb ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bsb,content,evidence,growth,main,sales]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang membandingkan pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di berbagai industri, terutama di sektor manufaktur. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang membandingkan pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di berbagai industri, terutama di sektor manufaktur. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana karakteristik industri tertentu dapat mempengaruhi hubungan antara kompensasi, beban kerja, dan kepuasan kerja. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kepuasan kerja, seperti budaya organisasi, kepemimpinan, dan lingkungan kerja. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi perusahaan dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan dan mencapai tujuan organisasi secara efektif.. Berdasarkan hasil penelitian, kompensasi merupakan faktor terpenting dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan di PT Aneka Kimia Lestari.Karyawan cenderung merasa lebih puas dengan pekerjaan mereka ketika mereka merasa bahwa kompensasi yang diberikan perusahaan adil dan sesuai dengan kontribusi, tanggung jawab, dan pekerjaan yang mereka lakukan.Sementara itu, beban kerja belum menjadi faktor utama yang mempengaruhi kepuasan kerja karena sebagian besar karyawan masih mampu beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan mereka.Namun, beban kerja yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan dan penurunan kepuasan kerja jika tidak dikelola dengan baik.Penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan dipengaruhi oleh cara perusahaan mengelola keseimbangan antara imbalan yang diberikan kepada karyawan dan tuntutan pekerjaan.Oleh karena itu, perusahaan perlu mempertahankan sistem kompensasi yang adil, transparan, dan sesuai dengan beban kerja karyawan untuk menjaga motivasi dan loyalitas mereka.Secara praktis, PT Aneka Kimia Lestari perlu mengevaluasi struktur kompensasi, seperti penyesuaian gaji, insentif, bonus, dan tunjangan berdasarkan kinerja dan tanggung jawab pekerjaan.Selain itu, perusahaan perlu mengelola beban kerja secara proporsional melalui pembagian tugas yang jelas, menetapkan target kerja yang realistis, dan memantau jam kerja karyawan untuk menghindari tekanan kerja yang berlebihan.Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kerja, mengurangi potensi keterlambatan dan turnover karyawan, serta mendukung perbaikan kinerja perusahaan secara keseluruhan Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di PT Aneka Kimia Lestari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Aneka Kimia Lestari berjumlah 85 orang, dengan teknik sampling menggunakan saturated sampling sehingga seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form dengan skala Likert empat poin. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-43e5b.webp" title="JURIS - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-43e5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-43e5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-43e5b.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL" alt="JURIS - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-78918.webp" title="JURIS - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-78918.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-78918.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-78918.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL" alt="JURIS - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-99cab.webp" title="JURIS - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-99cab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-99cab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-99cab.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL" alt="JURIS - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57267-struktur-kompensasi-sistem-adil-distrib" title="JURIS - Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL" target="_blank">Analysis of Compensation and Workload for Employee Job Satisfaction at PT AKL</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang membandingkan pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di berbagai industri, terutama di sektor manufaktur. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana karakteristik industri tertentu dapat mempengaruhi hubungan antara kompensasi, beban kerja, dan kepuasan kerja. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kepuasan kerja, seperti budaya organisasi, kepemimpinan, dan lingkungan kerja. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi perusahaan dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan dan mencapai tujuan organisasi secara efektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, kompensasi merupakan faktor terpenting dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan di PT Aneka Kimia Lestari.Karyawan cenderung merasa lebih puas dengan pekerjaan mereka ketika mereka merasa bahwa kompensasi yang diberikan perusahaan adil dan sesuai dengan kontribusi, tanggung jawab, dan pekerjaan yang mereka lakukan.Sementara itu, beban kerja belum menjadi faktor utama yang mempengaruhi kepuasan kerja karena sebagian besar karyawan masih mampu beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan mereka.Namun, beban kerja yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan dan penurunan kepuasan kerja jika tidak dikelola dengan baik.Penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan dipengaruhi oleh cara perusahaan mengelola keseimbangan antara imbalan yang diberikan kepada karyawan dan tuntutan pekerjaan.Oleh karena itu, perusahaan perlu mempertahankan sistem kompensasi yang adil, transparan, dan sesuai dengan beban kerja karyawan untuk menjaga motivasi dan loyalitas mereka.Secara praktis, PT Aneka Kimia Lestari perlu mengevaluasi struktur kompensasi, seperti penyesuaian gaji, insentif, bonus, dan tunjangan berdasarkan kinerja dan tanggung jawab pekerjaan.Selain itu, perusahaan perlu mengelola beban kerja secara proporsional melalui pembagian tugas yang jelas, menetapkan target kerja yang realistis, dan memantau jam kerja karyawan untuk menghindari tekanan kerja yang berlebihan.Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kerja, mengurangi potensi keterlambatan dan turnover karyawan, serta mendukung perbaikan kinerja perusahaan secara keseluruhan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di PT Aneka Kimia Lestari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Aneka Kimia Lestari berjumlah 85 orang, dengan teknik sampling menggunakan saturated sampling sehingga seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form dengan skala Likert empat poin. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-99cab.webp" type="image/webp" length="101834" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-43e5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-78918.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-kompensasi-sistem-adil-distribusi-beban-u-thumb-99cab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3731-feb-umi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15426-paradoks-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self efficacy terhadap Kinerja Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self efficacy terhadap Kinerja Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self efficacy terhadap Kinerja Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57268-spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh</link>
	<guid isPermaLink="false">039e57da1725f3f70be1d8c1b7e71c35</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<category><![CDATA[ evidence bsb ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bsb,content,evidence,growth,main,sales]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian, menambah jumlah dan variasi responden, serta mempertimbangkan variabel lain seperti work-life balance, job satisfaction, organizational ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang): Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian, menambah jumlah dan variasi responden, serta mempertimbangkan variabel lain seperti work-life balance, job satisfaction, organizational commitment, burnout, atau stress kerja agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja mahasiswa pekerja paruh waktu. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada strategi organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung mahasiswa pekerja paruh waktu, serta strategi mahasiswa dalam meningkatkan motivasi kerja dan self-efficacy untuk mempertahankan produktivitas dan kualitas kerja di tengah tuntutan peran ganda.. Penelitian ini menunjukkan bahwa work motivation dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja mahasiswa pekerja paruh waktu di Kota Semarang.Selain itu, work motivation dan self-efficacy juga terbukti berpengaruh positif terhadap perceived workplace support.Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa mahasiswa yang memiliki motivasi kerja dan keyakinan diri yang tinggi cenderung lebih mampu membangun persepsi positif terhadap dukungan yang diberikan lingkungan kerja, baik dari atasan, rekan kerja, maupun organisasi.Perceived workplace support juga terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja serta mampu memediasi pengaruh work motivation dan self-efficacy terhadap kinerja mahasiswa pekerja paruh waktu.Dengan demikian, dukungan lingkungan kerja menjadi mekanisme penting yang membantu mahasiswa dalam menerjemahkan kapasitas internal yang dimiliki menjadi kinerja kerja yang lebih optimal Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work motivation dan self-efficacy terhadap kinerja mahasiswa pekerja paruh waktu di Kota Semarang dengan perceived workplace support sebagai variabel mediasi. Fenomena meningkatnya mahasiswa yang bekerja paruh waktu menunjukkan adanya perubahan pola aktivitas mahasiswa yang tidak hanya fokus akademik, tetapi juga dalam dunia kerja. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan dalam mempertahankan kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kuesioner kepada mahasiswa aktif yang bekerja paruh waktu di Kota Semarang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 101 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-6bba3.webp" title="JURIS - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-6bba3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-6bba3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-6bba3.webp 1x" title="JURIS - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)" alt="JURIS - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-5bade.webp" title="JURIS - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-5bade.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-5bade.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-5bade.webp 1x" title="JURIS - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)" alt="JURIS - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-00a31.webp" title="JURIS - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-00a31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-00a31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-00a31.webp 1x" title="JURIS - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)" alt="JURIS - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57268-spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh" title="JURIS - Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)" target="_blank">Peran Perceived Workplace Support dalam Pengaruh Work Motivation dan Self-efficacy terhadap Kinerja (Studi pada Pekerja Mahasiswa Paruh Waktu di Kota Semarang)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian, menambah jumlah dan variasi responden, serta mempertimbangkan variabel lain seperti work-life balance, job satisfaction, organizational commitment, burnout, atau stress kerja agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja mahasiswa pekerja paruh waktu. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada strategi organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung mahasiswa pekerja paruh waktu, serta strategi mahasiswa dalam meningkatkan motivasi kerja dan self-efficacy untuk mempertahankan produktivitas dan kualitas kerja di tengah tuntutan peran ganda..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa work motivation dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja mahasiswa pekerja paruh waktu di Kota Semarang.Selain itu, work motivation dan self-efficacy juga terbukti berpengaruh positif terhadap perceived workplace support.Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa mahasiswa yang memiliki motivasi kerja dan keyakinan diri yang tinggi cenderung lebih mampu membangun persepsi positif terhadap dukungan yang diberikan lingkungan kerja, baik dari atasan, rekan kerja, maupun organisasi.Perceived workplace support juga terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja serta mampu memediasi pengaruh work motivation dan self-efficacy terhadap kinerja mahasiswa pekerja paruh waktu.Dengan demikian, dukungan lingkungan kerja menjadi mekanisme penting yang membantu mahasiswa dalam menerjemahkan kapasitas internal yang dimiliki menjadi kinerja kerja yang lebih optimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work motivation dan self-efficacy terhadap kinerja mahasiswa pekerja paruh waktu di Kota Semarang dengan perceived workplace support sebagai variabel mediasi. Fenomena meningkatnya mahasiswa yang bekerja paruh waktu menunjukkan adanya perubahan pola aktivitas mahasiswa yang tidak hanya fokus akademik, tetapi juga dalam dunia kerja. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan dalam mempertahankan kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kuesioner kepada mahasiswa aktif yang bekerja paruh waktu di Kota Semarang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 101 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-6bba3.webp" type="image/webp" length="114130" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-6bba3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-5bade.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/spiritualitas-work-life-balance-analisis-pengaruh-thumb-00a31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3731-feb-umi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15426-paradoks-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57259-umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan</link>
	<guid isPermaLink="false">80e76a916fd1da69e31e8909deacc4a1</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<category><![CDATA[ evidence bsb ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bsb,content,evidence,growth,main,sales]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas kebijakan APBD dalam mendukung pengembangan UMKM, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penguatan perencanaan berbasis kebutuhan pelaku UMKM dengan pemutakhiran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah: Untuk meningkatkan efektivitas kebijakan APBD dalam mendukung pengembangan UMKM, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penguatan perencanaan berbasis kebutuhan pelaku UMKM dengan pemutakhiran data UMKM secara berkala. Kedua, pemerataan distribusi bantuan dapat ditingkatkan melalui penguatan koordinasi antarinstansi dan pemerataan akses layanan pemerintah di wilayah pedesaan. Ketiga, pendampingan berkelanjutan dan pelatihan yang lebih intensif dapat membantu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi. Keempat, monitoring dan evaluasi program secara periodik dapat dilakukan untuk mengukur keberhasilan program dan menentukan prioritas pengembangan UMKM di masa mendatang. Kelima, pemerintah daerah dapat mendorong digitalisasi UMKM dan memperluas akses pasar untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan demikian, kebijakan APBD dapat lebih efektif dalam mendukung pengembangan UMKM dan memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Mamuju Tengah.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kebijakan APBD Kabupaten Mamuju Tengah berperan penting dalam mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program pemberdayaan, seperti bantuan modal, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, fasilitasi legalitas, promosi produk, dan penyediaan sarana pendukung.Kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat UMKM sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.Meskipun demikian, implementasi kebijakan APBD belum sepenuhnya optimal.Beberapa kendala yang masih dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, distribusi bantuan yang belum merata, keterbatasan kapasitas pelaku UMKM, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta monitoring dan evaluasi yang belum berjalan secara maksimal.Kondisi tersebut menyebabkan manfaat kebijakan belum dirasakan secara merata oleh seluruh pelaku UMKM, khususnya di wilayah pedesaan.Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas kebijakan APBD dalam pengembangan UMKM tidak hanya ditentukan oleh adanya program bantuan, tetapi juga oleh kualitas perencanaan, ketepatan sasaran, kesinambungan pendampingan, ketersediaan data UMKM yang akurat, dan evaluasi program yang berkelanjutan.Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat tata kelola kebijakan APBD agar program pengembangan UMKM mampu memberikan dampak yang lebih luas, merata, dan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Mamuju Tengah selama periode 2021-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan APBD berperan dalam mendukung pengembangan UMKM melalui program bantuan modal, pelatihan kewirausahaan, fasilitasi legalitas usaha, pendampingan, promosi, dan penyediaan sarana pendukung. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, distribusi bantuan yang belum merata, lemahnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan kapasitas pelaku UMKM, serta monitoring dan evaluasi yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan perencanaan berbasis kebutuhan UMKM, peningkatan transparansi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-e2a76.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-e2a76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-e2a76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-e2a76.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah" alt="JURIS - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-c93ce.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-c93ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-c93ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-c93ce.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah" alt="JURIS - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-30e4c.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-30e4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-30e4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-30e4c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah" alt="JURIS - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57259-umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan" title="JURIS - Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah" target="_blank">Analisis Kebijakan APBD dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Kabupaten Mamuju Tengah</a>: Untuk meningkatkan efektivitas kebijakan APBD dalam mendukung pengembangan UMKM, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penguatan perencanaan berbasis kebutuhan pelaku UMKM dengan pemutakhiran data UMKM secara berkala. Kedua, pemerataan distribusi bantuan dapat ditingkatkan melalui penguatan koordinasi antarinstansi dan pemerataan akses layanan pemerintah di wilayah pedesaan. Ketiga, pendampingan berkelanjutan dan pelatihan yang lebih intensif dapat membantu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi. Keempat, monitoring dan evaluasi program secara periodik dapat dilakukan untuk mengukur keberhasilan program dan menentukan prioritas pengembangan UMKM di masa mendatang. Kelima, pemerintah daerah dapat mendorong digitalisasi UMKM dan memperluas akses pasar untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan demikian, kebijakan APBD dapat lebih efektif dalam mendukung pengembangan UMKM dan memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Mamuju Tengah..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kebijakan APBD Kabupaten Mamuju Tengah berperan penting dalam mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program pemberdayaan, seperti bantuan modal, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, fasilitasi legalitas, promosi produk, dan penyediaan sarana pendukung.Kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat UMKM sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.Meskipun demikian, implementasi kebijakan APBD belum sepenuhnya optimal.Beberapa kendala yang masih dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, distribusi bantuan yang belum merata, keterbatasan kapasitas pelaku UMKM, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta monitoring dan evaluasi yang belum berjalan secara maksimal.Kondisi tersebut menyebabkan manfaat kebijakan belum dirasakan secara merata oleh seluruh pelaku UMKM, khususnya di wilayah pedesaan.Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas kebijakan APBD dalam pengembangan UMKM tidak hanya ditentukan oleh adanya program bantuan, tetapi juga oleh kualitas perencanaan, ketepatan sasaran, kesinambungan pendampingan, ketersediaan data UMKM yang akurat, dan evaluasi program yang berkelanjutan.Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat tata kelola kebijakan APBD agar program pengembangan UMKM mampu memberikan dampak yang lebih luas, merata, dan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Mamuju Tengah selama periode 2021-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan APBD berperan dalam mendukung pengembangan UMKM melalui program bantuan modal, pelatihan kewirausahaan, fasilitasi legalitas usaha, pendampingan, promosi, dan penyediaan sarana pendukung. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, distribusi bantuan yang belum merata, lemahnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan kapasitas pelaku UMKM, serta monitoring dan evaluasi yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan perencanaan berbasis kebutuhan UMKM, peningkatan transparansi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-e2a76.webp" type="image/webp" length="112412" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-e2a76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-c93ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/umkm-daerah-belanja-apbd-pengembangan-akses-pasar-thumb-30e4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3731-feb-umi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15426-paradoks-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57264-biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akse</link>
	<guid isPermaLink="false">f650bf9a0d65b78463bc297e2df19803</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 23:12:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ toto macau ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gacor,macau,slot,toto,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana program pelatihan literasi digital memengaruhi tingkat adopsi QRIS serta kepatuhan terhadap prinsip syariah di kalangan UMKM kampus, dengan mengukur perubahan perilaku dan persepsi para pelaku usaha. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana program pelatihan literasi digital memengaruhi tingkat adopsi QRIS serta kepatuhan terhadap prinsip syariah di kalangan UMKM kampus, dengan mengukur perubahan perilaku dan persepsi para pelaku usaha. Selain itu, studi dapat mengevaluasi dampak peningkatan infrastruktur internet dan penyediaan perangkat pintar yang terjangkau terhadap efisiensi transaksi QRIS, guna mengidentifikasi hambatan teknis yang masih mengganggu penggunaan layanan digital. Penelitian ketiga dapat merancang dan menguji kerangka kerja keamanan QRIS yang sesuai dengan standar syariah, termasuk mekanisme pengawasan risiko penipuan dan perlindungan data, untuk meningkatkan kepercayaan pengguna UMKM serta memastikan transaksi tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam.. Sistem pembayaran digital QRIS telah luas diterapkan oleh UMKM di lingkungan kampus UIN Raden Intan, meningkatkan efisiensi transaksi, mempercepat pembayaran, dan memperluas akses pasar.Dari perspektif ekonomi Islam, QRIS tidak melanggar prinsip syariah karena berfungsi hanya sebagai alat pembayaran tanpa mengubah keabsahan akad, serta mendukung nilai maslahah, amanah, dan Aoadl.Namun, diperlukan edukasi lebih lanjut bagi pelaku UMKM tentang akad yang sah serta dukungan pemerintah dan lembaga keuangan syariah untuk memperkuat infrastruktur, keamanan, dan kepatuhan syariah dalam penggunaan QRIS Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam transaksi yang dilakukan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari sudut pandang Ekonomi Islam. Kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam banyak aspek kehidupan, termasuk pada sistem pembayaran dengan QRIS, yang dapat meningkatkan efisiensi, kecepatan serta kemudahan dalam bertransaksi. Walau demikian, masih ada pertanyaan mengenai keselarasan penggunaan QRIS dengan prinsipAcprinsip syariah, terutama dalam praktik yang dilakukan oleh pelaku UMKM. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan metode studi pustaka dan observasi langsung terhadap beberapa pelaku UMKM di sekitar kampus UIN Raden... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-5374e.webp" title="JURIS - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-5374e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-5374e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-5374e.webp 1x" title="JURIS - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam" alt="JURIS - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-6ed51.webp" title="JURIS - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-6ed51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-6ed51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-6ed51.webp 1x" title="JURIS - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam" alt="JURIS - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-d8d84.webp" title="JURIS - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-d8d84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-d8d84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-d8d84.webp 1x" title="JURIS - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam" alt="JURIS - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57264-biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akse" title="JURIS - Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam" target="_blank">Peran QRIS dalam Transaksi UMKM di Lingkungan Kampus UIN Raden Intan Lampung: Ditinjau Perspektif Ekonomi Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana program pelatihan literasi digital memengaruhi tingkat adopsi QRIS serta kepatuhan terhadap prinsip syariah di kalangan UMKM kampus, dengan mengukur perubahan perilaku dan persepsi para pelaku usaha. Selain itu, studi dapat mengevaluasi dampak peningkatan infrastruktur internet dan penyediaan perangkat pintar yang terjangkau terhadap efisiensi transaksi QRIS, guna mengidentifikasi hambatan teknis yang masih mengganggu penggunaan layanan digital. Penelitian ketiga dapat merancang dan menguji kerangka kerja keamanan QRIS yang sesuai dengan standar syariah, termasuk mekanisme pengawasan risiko penipuan dan perlindungan data, untuk meningkatkan kepercayaan pengguna UMKM serta memastikan transaksi tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam..
<br>Sistem pembayaran digital QRIS telah luas diterapkan oleh UMKM di lingkungan kampus UIN Raden Intan, meningkatkan efisiensi transaksi, mempercepat pembayaran, dan memperluas akses pasar.Dari perspektif ekonomi Islam, QRIS tidak melanggar prinsip syariah karena berfungsi hanya sebagai alat pembayaran tanpa mengubah keabsahan akad, serta mendukung nilai maslahah, amanah, dan Aoadl.Namun, diperlukan edukasi lebih lanjut bagi pelaku UMKM tentang akad yang sah serta dukungan pemerintah dan lembaga keuangan syariah untuk memperkuat infrastruktur, keamanan, dan kepatuhan syariah dalam penggunaan QRIS
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam transaksi yang dilakukan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari sudut pandang Ekonomi Islam. Kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam banyak aspek kehidupan, termasuk pada sistem pembayaran dengan QRIS, yang dapat meningkatkan efisiensi, kecepatan serta kemudahan dalam bertransaksi. Walau demikian, masih ada pertanyaan mengenai keselarasan penggunaan QRIS dengan prinsipAcprinsip syariah, terutama dalam praktik yang dilakukan oleh pelaku UMKM. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan metode studi pustaka dan observasi langsung terhadap beberapa pelaku UMKM di sekitar kampus UIN Raden...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-5374e.webp" type="image/webp" length="96170" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-5374e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-6ed51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/biaya-transaksi-qris-indonesian-standard-akses-pas-thumb-d8d84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1958-staialbahjah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19474-ab-joiec-al-bahjah-journal-islamic-economics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 30 Jul 2026 02:43:49 +0700. 12 items. Served in: 4.607 seconds [rss] -->
