<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.165-15jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.165-15jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 05:47:50 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 05:47:50 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-15T05:47:50+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54437-model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-m</link>
	<guid isPermaLink="false">a51369ea2413415027f207e5f9c700e2</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:13:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ math journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ pasaran toto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,journal,math,pasaran,togel,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji kemampuan model prediksi harga saham Dior dengan mengintegrasikan indikator makroekonomi seperti nilai tukar, harga minyak, dan indeks pasar global ke dalam kerangka Support Vector Regression, sehingga dapat menilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji kemampuan model prediksi harga saham Dior dengan mengintegrasikan indikator makroekonomi seperti nilai tukar, harga minyak, dan indeks pasar global ke dalam kerangka Support Vector Regression, sehingga dapat menilai apakah penambahan variabel eksternal meningkatkan akurasi dibandingkan model tunggal. Selain itu, studi komparatif antara SVR dengan kernel Radial Basis Function dan pendekatan hybrid yang menggabungkan SVR serta model timeAcseries tradisional seperti ARIMA atau Prophet dapat dilakukan untuk memahami kontribusi masingAcmasing dalam menangkap pola nonAclinier dan tren jangka panjang. Selanjutnya, penerapan algoritma pembelajaran daring (online learning) atau incremental learning pada data harga saham yang terus diperbarui secara realActime dapat dieksplorasi untuk menilai kelangsungan performa model dalam kondisi pasar yang dinamis dan volatil, serta mengidentifikasi mekanisme adaptasi model yang optimal. Penelitian juga dapat meneliti aspek interpretabilitas model dengan menggunakan teknik visualisasi kontribusi fitur, sehingga hasil prediksi dapat lebih transparan bagi investor dan regulator.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga saham Dior berfluktuasi secara mingguan selama periode 2020Ac2024 dan model SVR dengan kernel RBF menghasilkan nilai MAPE sebesar 2,586A% pada data uji.Penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi prediksi harga saham Dior menggunakan metode peramalan alternatif, seperti pembelajaran mesin atau deep learning, yang berpotensi memberikan akurasi lebih tinggi.Meskipun prediksi dapat meningkatkan pemahaman investor, tetap diperlukan kesadaran akan keterbatasan model serta pembaruan analisis secara berkala untuk mendukung keputusan investasi yang lebih informasional dan adaptif Christian Dior (Dior) merupakan perusahaan multinasional yang bergerak di bidang barang mewah, termasuk produk fashion, kosmetik, dan aksesoris. Pada periode 2020Ae2024, harga saham Dior mengalami fluktuasi signifikan yang dipengaruhi oleh kinerja keuangan, tren pasar global, dan faktor lainnya. Fluktuasi tersebut mengharuskan investor menerapkan strategi yang tepat untuk meminimalkan risiko kerugian serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan Tujuan 8 Sustainable Development... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-53a1b.webp" title="JURIS - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-53a1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-53a1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-53a1b.webp 1x" title="JURIS - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices" alt="JURIS - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-60a0d.webp" title="JURIS - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-60a0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-60a0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-60a0d.webp 1x" title="JURIS - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices" alt="JURIS - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-70da4.webp" title="JURIS - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-70da4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-70da4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-70da4.webp 1x" title="JURIS - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices" alt="JURIS - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54437-model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-m" title="JURIS - Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices" target="_blank">Application of Support Vector Regression in Time Series Analysis of Dior Stock Prices</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji kemampuan model prediksi harga saham Dior dengan mengintegrasikan indikator makroekonomi seperti nilai tukar, harga minyak, dan indeks pasar global ke dalam kerangka Support Vector Regression, sehingga dapat menilai apakah penambahan variabel eksternal meningkatkan akurasi dibandingkan model tunggal. Selain itu, studi komparatif antara SVR dengan kernel Radial Basis Function dan pendekatan hybrid yang menggabungkan SVR serta model timeAcseries tradisional seperti ARIMA atau Prophet dapat dilakukan untuk memahami kontribusi masingAcmasing dalam menangkap pola nonAclinier dan tren jangka panjang. Selanjutnya, penerapan algoritma pembelajaran daring (online learning) atau incremental learning pada data harga saham yang terus diperbarui secara realActime dapat dieksplorasi untuk menilai kelangsungan performa model dalam kondisi pasar yang dinamis dan volatil, serta mengidentifikasi mekanisme adaptasi model yang optimal. Penelitian juga dapat meneliti aspek interpretabilitas model dengan menggunakan teknik visualisasi kontribusi fitur, sehingga hasil prediksi dapat lebih transparan bagi investor dan regulator..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga saham Dior berfluktuasi secara mingguan selama periode 2020Ac2024 dan model SVR dengan kernel RBF menghasilkan nilai MAPE sebesar 2,586A% pada data uji.Penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi prediksi harga saham Dior menggunakan metode peramalan alternatif, seperti pembelajaran mesin atau deep learning, yang berpotensi memberikan akurasi lebih tinggi.Meskipun prediksi dapat meningkatkan pemahaman investor, tetap diperlukan kesadaran akan keterbatasan model serta pembaruan analisis secara berkala untuk mendukung keputusan investasi yang lebih informasional dan adaptif
<br>Christian Dior (Dior) merupakan perusahaan multinasional yang bergerak di bidang barang mewah, termasuk produk fashion, kosmetik, dan aksesoris. Pada periode 2020Ae2024, harga saham Dior mengalami fluktuasi signifikan yang dipengaruhi oleh kinerja keuangan, tren pasar global, dan faktor lainnya. Fluktuasi tersebut mengharuskan investor menerapkan strategi yang tepat untuk meminimalkan risiko kerugian serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan Tujuan 8 Sustainable Development...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-70da4.webp" type="image/webp" length="81722" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-53a1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-60a0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/model-tunggal-pembelajaran-daring-adaptasi-campusp-thumb-70da4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-451-uim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11122-uim-zeta-math-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54450-teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-p</link>
	<guid isPermaLink="false">6127cc255623f09a43b73df9e5179547</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:13:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rokan hulu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v5i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hulu,rokan,v5i1,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh pelatihan eksplisit terhadap penggunaan intuisi antisipatori pada siswa dengan gaya kognitif Field Dependent, misalnya dengan merancang intervensi yang menekankan strategi perencanaan global dan mengevaluasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent: Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh pelatihan eksplisit terhadap penggunaan intuisi antisipatori pada siswa dengan gaya kognitif Field Dependent, misalnya dengan merancang intervensi yang menekankan strategi perencanaan global dan mengevaluasi perubahan pada kemampuan memecahkan masalah sulit. Selain itu, studi longitudinal dapat menyelidiki bagaimana perkembangan intuisi afirmatori dan antisipatori berubah seiring waktu pada siswa Field Independent, dengan mengikuti cohort siswa dari kelas VII hingga kelas XII untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memperkuat atau melemahkan penggunaan intuisi dalam proses belajar matematika. Akhirnya, penelitian komparatif antara berbagai disiplin ilmu (misalnya matematika versus sains) dapat mengeksplorasi apakah pola penggunaan intuisi yang ditemukan pada pemecahan masalah matematika berlaku secara umum, atau terdapat perbedaan signifikan yang memerlukan pendekatan pedagogis khusus untuk tiap bidang.. Siswa dengan gaya kognitif Field Independent menggunakan intuisi afirmatori pada tahap analisis masalah dan intuisi antisipatori pada tahap perancangan solusi, sedangkan pada tahap eksplorasi dan verifikasi mereka tidak mengandalkan intuisi.Siswa dengan gaya kognitif Field Dependent juga menggunakan intuisi afirmatori pada tahap analisis dan intuisi antisipatori pada tahap perancangan, namun tidak menggunakan intuisi pada tahap eksplorasi dan verifikasi, melainkan mengikuti rencana yang telah dibuat.Kedua kelompok menunjukkan bahwa intuisi lebih berperan pada tahap awal pemecahan masalah, sementara proses selanjutnya lebih mengandalkan prosedur formal Penelitian ini dilakukan di SMP N 24 Bandar Lampung. Subjek penelitian ini adalah 4 orang siswa kelas VII.i yang terdiri dari 2 orang dari masing-masing gaya kognitif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data dilakukan dengan cara: (1) mengelompokkan data dalam 4 kategori: (a) menganalisis dan memahami masalah (b) merancang dan merencanakan solusi (c) mengeksplorasi solusi untuk masalah yang sulit (d) memverifikasi solusi, kemudian mereduksi data yang tidak termasuk dalam 4 kategori tersebut, (2) menyajikan data dalam bentuk teks naratif, dan (3) menyimpulkan profil intuisi siswa pada masing-masing kategori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profil intuisi siswa dalam pemecahan masalah matematika untuk gaya kognitif (1) siswa Field Independent:... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-d774b.webp" title="JURIS - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-d774b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-d774b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-d774b.webp 1x" title="JURIS - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent" alt="JURIS - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-bfea1.webp" title="JURIS - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-bfea1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-bfea1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-bfea1.webp 1x" title="JURIS - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent" alt="JURIS - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-fe794.webp" title="JURIS - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-fe794.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-fe794.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-fe794.webp 1x" title="JURIS - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent" alt="JURIS - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54450-teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-p" title="JURIS - Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent" target="_blank">Profil Intuisi Matematis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Diti... Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh pelatihan eksplisit terhadap penggunaan intuisi antisipatori pada siswa dengan gaya kognitif Field Dependent, misalnya dengan merancang intervensi yang menekankan strategi perencanaan global dan mengevaluasi perubahan pada kemampuan memecahkan masalah sulit. Selain itu, studi longitudinal dapat menyelidiki bagaimana perkembangan intuisi afirmatori dan antisipatori berubah seiring waktu pada siswa Field Independent, dengan mengikuti cohort siswa dari kelas VII hingga kelas XII untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memperkuat atau melemahkan penggunaan intuisi dalam proses belajar matematika. Akhirnya, penelitian komparatif antara berbagai disiplin ilmu (misalnya matematika versus sains) dapat mengeksplorasi apakah pola penggunaan intuisi yang ditemukan pada pemecahan masalah matematika berlaku secara umum, atau terdapat perbedaan signifikan yang memerlukan pendekatan pedagogis khusus untuk tiap bidang..
<br>Siswa dengan gaya kognitif Field Independent menggunakan intuisi afirmatori pada tahap analisis masalah dan intuisi antisipatori pada tahap perancangan solusi, sedangkan pada tahap eksplorasi dan verifikasi mereka tidak mengandalkan intuisi.Siswa dengan gaya kognitif Field Dependent juga menggunakan intuisi afirmatori pada tahap analisis dan intuisi antisipatori pada tahap perancangan, namun tidak menggunakan intuisi pada tahap eksplorasi dan verifikasi, melainkan mengikuti rencana yang telah dibuat.Kedua kelompok menunjukkan bahwa intuisi lebih berperan pada tahap awal pemecahan masalah, sementara proses selanjutnya lebih mengandalkan prosedur formal
<br>Penelitian ini dilakukan di SMP N 24 Bandar Lampung. Subjek penelitian ini adalah 4 orang siswa kelas VII.i yang terdiri dari 2 orang dari masing-masing gaya kognitif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data dilakukan dengan cara: (1) mengelompokkan data dalam 4 kategori: (a) menganalisis dan memahami masalah (b) merancang dan merencanakan solusi (c) mengeksplorasi solusi untuk masalah yang sulit (d) memverifikasi solusi, kemudian mereduksi data yang tidak termasuk dalam 4 kategori tersebut, (2) menyajikan data dalam bentuk teks naratif, dan (3) menyimpulkan profil intuisi siswa pada masing-masing kategori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profil intuisi siswa dalam pemecahan masalah matematika untuk gaya kognitif (1) siswa Field Independent:...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-bfea1.webp" type="image/webp" length="88094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-d774b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-bfea1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/teknik-pengumpulan-data-kognitif-field-dependent-t-thumb-fe794.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16050-jurnal-penelitian-lppm-lembaga-penelitian-pengabdian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54453-mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi</link>
	<guid isPermaLink="false">e942ec6ad0220c1201b39c5107ec54ef</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:13:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rokan hulu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v5i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hulu,rokan,v5i1,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh integrasi MAPLE dengan alat teknologi informasi dan komunikasi lain terhadap peningkatan procedural fluency mahasiswa pada berbagai tingkat kemampuan, sehingga dapat memperluas pemahaman tentang efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh integrasi MAPLE dengan alat teknologi informasi dan komunikasi lain terhadap peningkatan procedural fluency mahasiswa pada berbagai tingkat kemampuan, sehingga dapat memperluas pemahaman tentang efektivitas kombinasi perangkat lunak. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi dampak pembelajaran berbasis MAPLE terhadap kemampuan transfer prosedur ke domain matematika lainnya, seperti aljabar linear atau kalkulus, guna menentukan keberlanjutan manfaat belajar. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi desain instruksional yang meliputi scaffolding dan umpan balik terstruktur dalam penggunaan MAPLE untuk meningkatkan akurasi identifikasi strategi penyelesaian determinan, khususnya pada mahasiswa dengan kemampuan menengah dan rendah.. Mahasiswa berkemampuan tinggi menunjukkan kemampuan yang baik dalam menerapkan prosedur secara akurat, efisien, dan fleksibel, termasuk penggunaan langkah algoritma yang tepat serta penentuan Operasi Baris Elementer (OBE) pada program MAPLE.Mereka juga mampu mentransfer prosedur ke masalah dan konteks berbeda serta membangun atau memodifikasi prosedur dari prosedur lain.Namun, mereka masih kurang tepat dalam mengidentifikasi strategi atau prosedur yang lebih tepat, karena tidak selalu menyelesaikan determinan sesuai prosedur tradisional Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelancaran prosedural (procedural fluency) mahasiswa dalam menentukan nilai determinan matriks menggunakan program MAPLE. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa semester III program studi pendidikan matematika IKIP PGRI MADIUN. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi. Analisis data dengan menggunakan hasil observasi pada pertemuan pertama dan kedua. Kredibilitas atau derajat kepercayaan pada penelitian ini adalah dengan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan tinggi: (1) memiliki kemampuan yang baik dalam menerapkan prosedur secara akurat, efisien, dan fleksibel; (2) memiliki kemampuan yang baik dalam mentransfer prosedur pada masalah dan konteks yang berbeda; (3) memiliki kemampuan yang baik dalam membangun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-7f8af.webp" title="JURIS - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-7f8af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-7f8af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-7f8af.webp 1x" title="JURIS - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple" alt="JURIS - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-9e7fc.webp" title="JURIS - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-9e7fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-9e7fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-9e7fc.webp 1x" title="JURIS - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple" alt="JURIS - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-d6915.webp" title="JURIS - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-d6915.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-d6915.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-d6915.webp 1x" title="JURIS - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple" alt="JURIS - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54453-mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi" title="JURIS - Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple" target="_blank">Procedural Fluency Mahasiswa Berkemandampuan Tinggi Pada Pembelajaran Aljabar Matriks Melalui Penggunaan Maple</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh integrasi MAPLE dengan alat teknologi informasi dan komunikasi lain terhadap peningkatan procedural fluency mahasiswa pada berbagai tingkat kemampuan, sehingga dapat memperluas pemahaman tentang efektivitas kombinasi perangkat lunak. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi dampak pembelajaran berbasis MAPLE terhadap kemampuan transfer prosedur ke domain matematika lainnya, seperti aljabar linear atau kalkulus, guna menentukan keberlanjutan manfaat belajar. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi desain instruksional yang meliputi scaffolding dan umpan balik terstruktur dalam penggunaan MAPLE untuk meningkatkan akurasi identifikasi strategi penyelesaian determinan, khususnya pada mahasiswa dengan kemampuan menengah dan rendah..
<br>Mahasiswa berkemampuan tinggi menunjukkan kemampuan yang baik dalam menerapkan prosedur secara akurat, efisien, dan fleksibel, termasuk penggunaan langkah algoritma yang tepat serta penentuan Operasi Baris Elementer (OBE) pada program MAPLE.Mereka juga mampu mentransfer prosedur ke masalah dan konteks berbeda serta membangun atau memodifikasi prosedur dari prosedur lain.Namun, mereka masih kurang tepat dalam mengidentifikasi strategi atau prosedur yang lebih tepat, karena tidak selalu menyelesaikan determinan sesuai prosedur tradisional
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelancaran prosedural (procedural fluency) mahasiswa dalam menentukan nilai determinan matriks menggunakan program MAPLE. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa semester III program studi pendidikan matematika IKIP PGRI MADIUN. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi. Analisis data dengan menggunakan hasil observasi pada pertemuan pertama dan kedua. Kredibilitas atau derajat kepercayaan pada penelitian ini adalah dengan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan tinggi: (1) memiliki kemampuan yang baik dalam menerapkan prosedur secara akurat, efisien, dan fleksibel; (2) memiliki kemampuan yang baik dalam mentransfer prosedur pada masalah dan konteks yang berbeda; (3) memiliki kemampuan yang baik dalam membangun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-7f8af.webp" type="image/webp" length="103088" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-7f8af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-9e7fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/mahasiswa-semester-ii-alumni-program-studi-wisata-thumb-d6915.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16050-jurnal-penelitian-lppm-lembaga-penelitian-pengabdian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54455-realitas-simbolik-empirik-hadits-nabi-muh</link>
	<guid isPermaLink="false">f2fb29a8b320296a7125882c8c9c60a8</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:13:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rokan hulu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v5i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hulu,rokan,v5i1,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan sikap individu terhadap realitas simbolik dan realitas empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang bakti kepada ibu dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan sikap individu terhadap realitas simbolik dan realitas empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang bakti kepada ibu dan ayah. Studi ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendalami persepsi dan sikap individu secara lebih mendalam. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor eksternal, seperti pengaruh budaya dan lingkungan sosial, yang dapat mempengaruhi persepsi dan sikap individu terhadap realitas simbolik dan realitas empirik dalam Hadits Nabi Muhammad. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara persepsi, sikap, dan realitas dalam konteks Hadits Nabi Muhammad.. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa warga Kelurahan Klegen dalam usia 20-24 tahun, 40-44 tahun, dan 60-64 tahun memiliki hubungan yang kuat dan signifikan antara realitas simbolik dan realitas empirik mereka tentang bakti kepada ibu dan ayah.Koefisien korelasi masuk pada kategori kuat hingga sangat kuat, dan signifikan.Hal ini menunjukkan bahwa persepsi seseorang terhadap sesuatu yang baik akan bergaris lurus dengan sikapnya pada sesuatu tersebut Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesenjangan realitas simbolik dan realitas empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang bakti kepada ibu tiga kali bakti kepada ayah. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, dengan mengambil sampel dari berbagai jenjang usia. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain ex-post facto. Variabel penelitian meliputi realitas simbolik (persepsi) dan realitas empirik (sikap). Instrumen penelitian menggunakan angket tentang persepsi dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warga Kelurahan Klegen dalam usia 20-24 tahun, 40-44 tahun, dan 60-64 tahun memiliki hubungan yang kuat dan signifikan antara realitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-6f926.webp" title="JURIS - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-6f926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-6f926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-6f926.webp 1x" title="JURIS - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah" alt="JURIS - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-f1abe.webp" title="JURIS - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-f1abe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-f1abe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-f1abe.webp 1x" title="JURIS - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah" alt="JURIS - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-25d07.webp" title="JURIS - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-25d07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-25d07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-25d07.webp 1x" title="JURIS - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah" alt="JURIS - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54455-realitas-simbolik-empirik-hadits-nabi-muh" title="JURIS - Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah" target="_blank">Kesenjangan Realitas Simbolik dan Realitas Empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang Bakti kepada Ibu Tiga Kali Bakti kepada Ayah</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan sikap individu terhadap realitas simbolik dan realitas empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang bakti kepada ibu dan ayah. Studi ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendalami persepsi dan sikap individu secara lebih mendalam. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor eksternal, seperti pengaruh budaya dan lingkungan sosial, yang dapat mempengaruhi persepsi dan sikap individu terhadap realitas simbolik dan realitas empirik dalam Hadits Nabi Muhammad. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara persepsi, sikap, dan realitas dalam konteks Hadits Nabi Muhammad..
<br>Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa warga Kelurahan Klegen dalam usia 20-24 tahun, 40-44 tahun, dan 60-64 tahun memiliki hubungan yang kuat dan signifikan antara realitas simbolik dan realitas empirik mereka tentang bakti kepada ibu dan ayah.Koefisien korelasi masuk pada kategori kuat hingga sangat kuat, dan signifikan.Hal ini menunjukkan bahwa persepsi seseorang terhadap sesuatu yang baik akan bergaris lurus dengan sikapnya pada sesuatu tersebut
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesenjangan realitas simbolik dan realitas empirik dalam Hadits Nabi Muhammad tentang bakti kepada ibu tiga kali bakti kepada ayah. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, dengan mengambil sampel dari berbagai jenjang usia. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain ex-post facto. Variabel penelitian meliputi realitas simbolik (persepsi) dan realitas empirik (sikap). Instrumen penelitian menggunakan angket tentang persepsi dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warga Kelurahan Klegen dalam usia 20-24 tahun, 40-44 tahun, dan 60-64 tahun memiliki hubungan yang kuat dan signifikan antara realitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-f1abe.webp" type="image/webp" length="112742" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-6f926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-f1abe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/realitas-simbolik-empirik-hadits-muhammad-persepsi-thumb-25d07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16050-jurnal-penelitian-lppm-lembaga-penelitian-pengabdian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images Case Study Bandung City West Java ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images Case Study Bandung City West Java ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images Case Study Bandung City West Java ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54441-penyakit-demam-berdarah-bandung-cit</link>
	<guid isPermaLink="false">31710347114459f0da287fe1adb686e8</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:13:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bandung city ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandung,case,city,counter,flag,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah:1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor lingkungan dan perilaku manusia yang mempengaruhi distribusi demam berdarah di Kota Bandung, seperti pola penggunaan lahan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images (Case Study: Bandung City, West Java): Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah:1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor lingkungan dan perilaku manusia yang mempengaruhi distribusi demam berdarah di Kota Bandung, seperti pola penggunaan lahan, kepadatan penduduk, dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dan air bersih.2. Mengembangkan model prediksi yang lebih akurat untuk memetakan daerah-daerah berisiko tinggi demam berdarah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti curah hujan, suhu, elevasi, dan tutupan lahan.3. Mempelajari efek jangka panjang dari intervensi pencegahan dan pengendalian demam berdarah yang telah dilakukan di Kota Bandung, serta mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi beban penyakit ini. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah di Kota Bandung dan daerah-daerah lain yang rentan.. Peta distribusi demam berdarah dapat membantu mengidentifikasi daerah berisiko tinggi atau hotspot kasus demam berdarah.Hal ini memungkinkan pemerintah setempat untuk fokus pada intervensi pencegahan yang lebih intensif di daerah-daerah tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bandung didominasi oleh daerah dengan tingkat demam sedang dan tinggi.Persentase daerah kerawanan adalah 41,1%, daerah kerawanan sedang adalah 52,1%, dan daerah kerawanan rendah adalah 6,8%.Ada perubahan pada tingkat daerah demam berdarah selama pemrosesan menggunakan data curah hujan dan suhu rata-rata pada bulan-bulan basah (Januari, Februari, dan Maret) dan bulan-bulan kering (Juli, Agustus, dan September).Selama bulan basah, persentase daerah berbahaya tinggi (18,6%), daerah kerawanan sedang adalah 49,7%, dan daerah kerawanan rendah adalah 31,7%.Sedangkan untuk bulan kering, persentase daerah berbahaya adalah 6,3%, daerah kerawanan sedang adalah 55,5%, dan daerah kerawanan rendah adalah 38,2%.Kasus demam berdarah di Kota Bandung ditemukan di banyak kecamatan yang memiliki ketinggian di atas 720 meter, seperti kecamatan Bojonagara, Cibeunying, dan Karees.Kasus demam berdarah di Kota Bandung meningkat jika suhu rata-rata berada di antara 30-34A C, sedangkan kasus demam berdarah akan menurun jika suhu rata-rata di Bandung di atas 34A C.Berdasarkan pola penularan demam berdarah, perlu diberikan perhatian khusus pada bulan-bulan tertentu yang mungkin memiliki curah hujan tinggi atau suhu optimal untuk perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.Hal ini termasuk peningkatan pemantauan dan pencegahan selama musim hujan atau ketika suhu tinggi.Dengan melakukan penelitian lebih lanjut di bidang ini, diharapkan kita dapat meningkatkan pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi demam berdarah serta efektivitas strategi pencegahan yang dapat diterapkan untuk mengurangi beban penyakit ini secara global Kota Bandung merupakan salah satu pusat perekonomian di Indonesia, hal tersebut berdampak terhadap laju kependudukan yang terus meningkat setiap tahunnya. Dampak tersebut berbanding lurus dengan banyaknya penggunaan lahan yang digunakan untuk pemukiman. Apabila dampak tersebut dibiarkan, maka akan timbul masalah perkotaan seperti kemacetan, banjir, tanah longsor, dan wabah penyakit. Salah satu yang paling berbahaya adalah munculnya wabah penyakit yang dapat disebabkan oleh berbagai macam organisme salah satunya adalah nyamuk. Nyamuk dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti malaria, chikungunya dan demam berdarah.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-37815.webp" title="JURIS - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-37815.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-37815.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-37815.webp 1x" title="JURIS - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)" alt="JURIS - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-88554.webp" title="JURIS - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-88554.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-88554.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-88554.webp 1x" title="JURIS - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)" alt="JURIS - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-c04fd.webp" title="JURIS - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-c04fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-c04fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-c04fd.webp 1x" title="JURIS - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)" alt="JURIS - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54441-penyakit-demam-berdarah-bandung-cit" title="JURIS - Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)" target="_blank">Mapping of Dengue Fever Disease Based on Satellite Images  (Case Study: Bandung City, West Java)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah:1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor lingkungan dan perilaku manusia yang mempengaruhi distribusi demam berdarah di Kota Bandung, seperti pola penggunaan lahan, kepadatan penduduk, dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dan air bersih.2. Mengembangkan model prediksi yang lebih akurat untuk memetakan daerah-daerah berisiko tinggi demam berdarah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti curah hujan, suhu, elevasi, dan tutupan lahan.3. Mempelajari efek jangka panjang dari intervensi pencegahan dan pengendalian demam berdarah yang telah dilakukan di Kota Bandung, serta mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi beban penyakit ini. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah di Kota Bandung dan daerah-daerah lain yang rentan..
<br>Peta distribusi demam berdarah dapat membantu mengidentifikasi daerah berisiko tinggi atau hotspot kasus demam berdarah.Hal ini memungkinkan pemerintah setempat untuk fokus pada intervensi pencegahan yang lebih intensif di daerah-daerah tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bandung didominasi oleh daerah dengan tingkat demam sedang dan tinggi.Persentase daerah kerawanan adalah 41,1%, daerah kerawanan sedang adalah 52,1%, dan daerah kerawanan rendah adalah 6,8%.Ada perubahan pada tingkat daerah demam berdarah selama pemrosesan menggunakan data curah hujan dan suhu rata-rata pada bulan-bulan basah (Januari, Februari, dan Maret) dan bulan-bulan kering (Juli, Agustus, dan September).Selama bulan basah, persentase daerah berbahaya tinggi (18,6%), daerah kerawanan sedang adalah 49,7%, dan daerah kerawanan rendah adalah 31,7%.Sedangkan untuk bulan kering, persentase daerah berbahaya adalah 6,3%, daerah kerawanan sedang adalah 55,5%, dan daerah kerawanan rendah adalah 38,2%.Kasus demam berdarah di Kota Bandung ditemukan di banyak kecamatan yang memiliki ketinggian di atas 720 meter, seperti kecamatan Bojonagara, Cibeunying, dan Karees.Kasus demam berdarah di Kota Bandung meningkat jika suhu rata-rata berada di antara 30-34A C, sedangkan kasus demam berdarah akan menurun jika suhu rata-rata di Bandung di atas 34A C.Berdasarkan pola penularan demam berdarah, perlu diberikan perhatian khusus pada bulan-bulan tertentu yang mungkin memiliki curah hujan tinggi atau suhu optimal untuk perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.Hal ini termasuk peningkatan pemantauan dan pencegahan selama musim hujan atau ketika suhu tinggi.Dengan melakukan penelitian lebih lanjut di bidang ini, diharapkan kita dapat meningkatkan pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi demam berdarah serta efektivitas strategi pencegahan yang dapat diterapkan untuk mengurangi beban penyakit ini secara global
<br>Kota Bandung merupakan salah satu pusat perekonomian di Indonesia, hal tersebut berdampak terhadap laju kependudukan yang terus meningkat setiap tahunnya. Dampak tersebut berbanding lurus dengan banyaknya penggunaan lahan yang digunakan untuk pemukiman. Apabila dampak tersebut dibiarkan, maka akan timbul masalah perkotaan seperti kemacetan, banjir, tanah longsor, dan wabah penyakit. Salah satu yang paling berbahaya adalah munculnya wabah penyakit yang dapat disebabkan oleh berbagai macam organisme salah satunya adalah nyamuk. Nyamuk dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti malaria, chikungunya dan demam berdarah....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-37815.webp" type="image/webp" length="84366" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-37815.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-88554.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/penyakit-demam-berdarah-bandung-city-pr-dengue-dbd-thumb-c04fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-569-itenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10820-rekayasa-hijau-jurnal-teknologi-ramah-lingkungan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di Kota Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di Kota Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di Kota Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54443-simling-sistem-manajemen-m-paspor-tr</link>
	<guid isPermaLink="false">1aca1699ad83a2c442c568cd90d37768</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:13:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bandung city ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandung,case,city,counter,flag,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi kemacetan di Kota Bandung, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, perlu ada perencanaan dan pengembangan infrastruktur transportasi yang terpadu, termasuk pembangunan jalan raya, jembatan, dan sistem ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di Kota Bandung: Untuk mengatasi kemacetan di Kota Bandung, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, perlu ada perencanaan dan pengembangan infrastruktur transportasi yang terpadu, termasuk pembangunan jalan raya, jembatan, dan sistem transportasi massal seperti LRT dan MRT. Kedua, penting untuk meningkatkan investasi dalam transportasi umum dan menerapkan sistem transportasi cerdas untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan. Ketiga, pengembangan sistem transportasi yang terintegrasi dan terpadu, dengan membangun fasilitas pendukung seperti shelter, rambu lalu lintas, dan jembatan penyeberangan orang, serta menyediakan fasilitas park and ride untuk memudahkan pengendara kendaraan pribadi beralih ke transportasi umum. Terakhir, penting untuk mewujudkan kerjasama antar lembaga dan mengembangkan SDM yang handal, profesional, dan kompeten dalam mengelola dan mengoperasikan sistem transportasi.. Kemacetan di Kota Bandung disebabkan oleh volume lalu lintas yang melebihi kapasitas jalan yang tersedia.Pertumbuhan kepemilikan kendaraan pribadi yang tinggi tidak seimbang dengan laju pembangunan jalan.Kebanyakan masyarakat cenderung menggunakan kendaraan pribadi karena angkutan umum dinilai kurang memadai, tidak efisien, dan tidak nyaman.Akar permasalahan ini terkait dengan infrastruktur dan manajemen sistem angkutan umum yang belum optimal serta rendahnya investasi dalam sektor transportasi umum.Kebijakan utama yang terpilih menggunakan metode Eugene Bardach mencakup peningkatan kinerja transportasi jalan raya, penerapan sistem transportasi cerdas, pengembangan sistem transportasi yang terpadu dan terintegrasi, serta pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola dan mengoperasikan sistem transportasi.Implementasi kebijakan ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang dalam mengatasi kemacetan di Kota Bandung, meningkatkan efisiensi transportasi, dan mendukung pengembangan ekonomi kota, serta meningkatkan kualitas hidup warga Bandung Kota Bandung berada di peringkat ke-14 kota termacet menurut survei Asian Development Bank (ADB). Salah satu penyebabnya adalah infrastruktur dan manajemen angkutan umum yang belum optimal. Policy paper ini bertujuan mengidentifikasi penyebab kemacetan, menilai infrastruktur dan sistem manajemen angkutan umum, serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk mengoptimalkan infrastruktur dan meningkatkan investasi dalam transportasi umum. Metodologi yang digunakan mencakup analisis kualitatif dan kuantitatif. Dalam merumuskan permasalahan utama digunakan metode 5 Why Analysis. Analisis kondisi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-68fc2.webp" title="JURIS - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-68fc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-68fc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-68fc2.webp 1x" title="JURIS - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung" alt="JURIS - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-c8791.webp" title="JURIS - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-c8791.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-c8791.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-c8791.webp 1x" title="JURIS - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung" alt="JURIS - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-6cfb7.webp" title="JURIS - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-6cfb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-6cfb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-6cfb7.webp 1x" title="JURIS - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung" alt="JURIS - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54443-simling-sistem-manajemen-m-paspor-tr" title="JURIS - Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung" target="_blank">Kebijakan Pengembangan Infrastruktur dan  Manajemen Umum Untuk Mengatasi Kemacetan di  Kota Bandung</a>: Untuk mengatasi kemacetan di Kota Bandung, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, perlu ada perencanaan dan pengembangan infrastruktur transportasi yang terpadu, termasuk pembangunan jalan raya, jembatan, dan sistem transportasi massal seperti LRT dan MRT. Kedua, penting untuk meningkatkan investasi dalam transportasi umum dan menerapkan sistem transportasi cerdas untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan. Ketiga, pengembangan sistem transportasi yang terintegrasi dan terpadu, dengan membangun fasilitas pendukung seperti shelter, rambu lalu lintas, dan jembatan penyeberangan orang, serta menyediakan fasilitas park and ride untuk memudahkan pengendara kendaraan pribadi beralih ke transportasi umum. Terakhir, penting untuk mewujudkan kerjasama antar lembaga dan mengembangkan SDM yang handal, profesional, dan kompeten dalam mengelola dan mengoperasikan sistem transportasi..
<br>Kemacetan di Kota Bandung disebabkan oleh volume lalu lintas yang melebihi kapasitas jalan yang tersedia.Pertumbuhan kepemilikan kendaraan pribadi yang tinggi tidak seimbang dengan laju pembangunan jalan.Kebanyakan masyarakat cenderung menggunakan kendaraan pribadi karena angkutan umum dinilai kurang memadai, tidak efisien, dan tidak nyaman.Akar permasalahan ini terkait dengan infrastruktur dan manajemen sistem angkutan umum yang belum optimal serta rendahnya investasi dalam sektor transportasi umum.Kebijakan utama yang terpilih menggunakan metode Eugene Bardach mencakup peningkatan kinerja transportasi jalan raya, penerapan sistem transportasi cerdas, pengembangan sistem transportasi yang terpadu dan terintegrasi, serta pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola dan mengoperasikan sistem transportasi.Implementasi kebijakan ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang dalam mengatasi kemacetan di Kota Bandung, meningkatkan efisiensi transportasi, dan mendukung pengembangan ekonomi kota, serta meningkatkan kualitas hidup warga Bandung
<br>Kota Bandung berada di peringkat ke-14 kota termacet menurut survei Asian Development Bank (ADB). Salah satu penyebabnya adalah infrastruktur dan manajemen angkutan umum yang belum optimal. Policy paper ini bertujuan mengidentifikasi penyebab kemacetan, menilai infrastruktur dan sistem manajemen angkutan umum, serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk mengoptimalkan infrastruktur dan meningkatkan investasi dalam transportasi umum. Metodologi yang digunakan mencakup analisis kualitatif dan kuantitatif. Dalam merumuskan permasalahan utama digunakan metode 5 Why Analysis. Analisis kondisi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-c8791.webp" type="image/webp" length="81160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-68fc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-c8791.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/simling-sistem-manajemen-m-paspor-transportasi-imp-thumb-6cfb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-569-itenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10820-rekayasa-hijau-jurnal-teknologi-ramah-lingkungan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015 2016 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015 2016 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015 2016 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54454-mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati</link>
	<guid isPermaLink="false">6241c6daf2661e2505562face6e681cc</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:13:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rokan hulu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v5i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hulu,rokan,v5i1,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji sejauh mana model Jurisprudensi Teaching Model dapat meningkatkan kemampuan mendeskripsikan sistem pemerintahan pada tingkat kelas yang lebih tinggi, seperti kelas V atau VI, sehingga dapat diketahui apakah efek positif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016: Penelitian lanjutan dapat mengkaji sejauh mana model Jurisprudensi Teaching Model dapat meningkatkan kemampuan mendeskripsikan sistem pemerintahan pada tingkat kelas yang lebih tinggi, seperti kelas V atau VI, sehingga dapat diketahui apakah efek positif tersebut bersifat konsisten di seluruh jenjang pendidikan dasar. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental yang membandingkan efektivitas pembelajaran yurisprudensi dengan pendekatan pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan kemampuan afektif dan minat belajar kewarganegaraan, guna mengidentifikasi kombinasi metodologi yang paling optimal. Terakhir, penelitian mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi aspek-aspek kemampuan afektif yang tidak menunjukkan peningkatan signifikan, misalnya kemampuan interpretasi dan prediksi, akan membantu merumuskan strategi pembelajaran yang lebih terarah dan berkelanjutan.. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dan kajian teori, terdapat peningkatan kemampuan afektif siswa kelas IV SD Negeri Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun setelah diterapkan pembelajaran model siklus belajar Jurisprudensi Teaching Model.Selain itu, peningkatan keterampilan proses dan kemampuan afektif berkontribusi pada peningkatan minat belajar pendidikan kewarganegaraan siswa kelas IV di sekolah tersebut Penelitian pengembangan dilakukan karena belum ada peningkatan kemampuan mendeskripsikan sistem pemerintahan tingkat pusat melalui pembelajaran Yurisprudensi. Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan tahapActahap pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, pemberian tindakan, observasi, analisis, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun pada semester II tahun 2015/2016 pada mata pelajaran PKn. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas siswa, dokumentasi, perekaman data, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang diperoleh dan kajian teori, dapat disimpulkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-933aa.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-933aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-933aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-933aa.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-ebd36.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-ebd36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-ebd36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-ebd36.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-99773.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-99773.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-99773.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-99773.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54454-mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016" target="_blank">Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Sistem Pemerintahan Tingkat Pusat Melalui Pembelajaran Yurisprudensi Siswa Kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji sejauh mana model Jurisprudensi Teaching Model dapat meningkatkan kemampuan mendeskripsikan sistem pemerintahan pada tingkat kelas yang lebih tinggi, seperti kelas V atau VI, sehingga dapat diketahui apakah efek positif tersebut bersifat konsisten di seluruh jenjang pendidikan dasar. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental yang membandingkan efektivitas pembelajaran yurisprudensi dengan pendekatan pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan kemampuan afektif dan minat belajar kewarganegaraan, guna mengidentifikasi kombinasi metodologi yang paling optimal. Terakhir, penelitian mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi aspek-aspek kemampuan afektif yang tidak menunjukkan peningkatan signifikan, misalnya kemampuan interpretasi dan prediksi, akan membantu merumuskan strategi pembelajaran yang lebih terarah dan berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dan kajian teori, terdapat peningkatan kemampuan afektif siswa kelas IV SD Negeri Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun setelah diterapkan pembelajaran model siklus belajar Jurisprudensi Teaching Model.Selain itu, peningkatan keterampilan proses dan kemampuan afektif berkontribusi pada peningkatan minat belajar pendidikan kewarganegaraan siswa kelas IV di sekolah tersebut
<br>Penelitian pengembangan dilakukan karena belum ada peningkatan kemampuan mendeskripsikan sistem pemerintahan tingkat pusat melalui pembelajaran Yurisprudensi. Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan tahapActahap pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, pemberian tindakan, observasi, analisis, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Wungu 01 Kecamatan Wungu Madiun pada semester II tahun 2015/2016 pada mata pelajaran PKn. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas siswa, dokumentasi, perekaman data, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang diperoleh dan kajian teori, dapat disimpulkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-933aa.webp" type="image/webp" length="86470" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-933aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-ebd36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/mahasiswa-semester-ii-model-pembelajaran-kooperati-thumb-99773.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16050-jurnal-penelitian-lppm-lembaga-penelitian-pengabdian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54452-model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-bela</link>
	<guid isPermaLink="false">1a3194164b0ddfed140aeb5f52187b03</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:13:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rokan hulu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v5i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hulu,rokan,v5i1,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa, pembaca dapat melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model jigsaw tim ahli. Strategi pembelajaran ini dapat dipadukan dengan pendekatan pembelajaran lainnya. PTK ini dapat digunakan sebagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw: Untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa, pembaca dapat melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model jigsaw tim ahli. Strategi pembelajaran ini dapat dipadukan dengan pendekatan pembelajaran lainnya. PTK ini dapat digunakan sebagai acuan bagi pembaca yang menghadapi masalah peningkatan pemahaman belajar.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan model jigsaw tim ahli menunjukkan perbaikan.Aktivitas siswa dalam proses pembelajaran melalui model jigsaw tim ahli dikategorikan baik.Pada Siklus II, rata-rata hasil tes siswa meningkat menjadi 80,56, yang sudah di atas KKM.Penerapan metode jigsaw dalam penelitian tindakan kelas ini dapat dinyatakan tuntas atau berhasil Dalam pendidikan, baik guru maupun siswa memiliki tujuan untuk memperoleh belajar tuntas. Guru memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan proses pembelajaran agar siswa dapat menuntaskan kegiatan belajarnya. Pada Siklus I, rata-rata hasil tes siswa adalah 68,06, yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Belajar (KKM) sebesar 70. Pada Siklus II, setelah penerapan metode jigsaw, rata-rata hasil tes meningkat menjadi 80,56, yang sudah di atas KKM. Penerapan metode jigsaw dalam penelitian tindakan kelas ini dapat dinyatakan berhasil. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-65723.webp" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-65723.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-65723.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-65723.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw" alt="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-34c34.webp" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-34c34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-34c34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-34c34.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw" alt="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-6d1a4.webp" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-6d1a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-6d1a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-6d1a4.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw" alt="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54452-model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-bela" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw" target="_blank">Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Wawasan Seni Model Jigsaw</a>: Untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa, pembaca dapat melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model jigsaw tim ahli. Strategi pembelajaran ini dapat dipadukan dengan pendekatan pembelajaran lainnya. PTK ini dapat digunakan sebagai acuan bagi pembaca yang menghadapi masalah peningkatan pemahaman belajar..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan model jigsaw tim ahli menunjukkan perbaikan.Aktivitas siswa dalam proses pembelajaran melalui model jigsaw tim ahli dikategorikan baik.Pada Siklus II, rata-rata hasil tes siswa meningkat menjadi 80,56, yang sudah di atas KKM.Penerapan metode jigsaw dalam penelitian tindakan kelas ini dapat dinyatakan tuntas atau berhasil
<br>Dalam pendidikan, baik guru maupun siswa memiliki tujuan untuk memperoleh belajar tuntas. Guru memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan proses pembelajaran agar siswa dapat menuntaskan kegiatan belajarnya. Pada Siklus I, rata-rata hasil tes siswa adalah 68,06, yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Belajar (KKM) sebesar 70. Pada Siklus II, setelah penerapan metode jigsaw, rata-rata hasil tes meningkat menjadi 80,56, yang sudah di atas KKM. Penerapan metode jigsaw dalam penelitian tindakan kelas ini dapat dinyatakan berhasil.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-6d1a4.webp" type="image/webp" length="81284" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-65723.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-34c34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/model-jigsaw-hasil-tes-penelitian-belajar-aqidah-a-thumb-6d1a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16050-jurnal-penelitian-lppm-lembaga-penelitian-pengabdian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54456-simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-kon</link>
	<guid isPermaLink="false">73f5530138281e21e999f1601437f23d</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 00:31:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana narasi di balik persiapan dan proses latihan atlet ekstrem memengaruhi persepsi konsumen terhadap keaslian dan kredibilitas merek, misalnya dengan membandingkan iklan yang menampilkan cerita AubehindActheAcscenesAy ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana narasi di balik persiapan dan proses latihan atlet ekstrem memengaruhi persepsi konsumen terhadap keaslian dan kredibilitas merek, misalnya dengan membandingkan iklan yang menampilkan cerita AubehindActheAcscenesAy dengan iklan tradisional. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi dampak platform digital interaktifAiseperti kompetisi virtual, lokakarya online, atau komunitas berbagi pengalamanAiterhadap tingkat keterlibatan, rasa kebersamaan, dan loyalitas konsumen Red Bull, dengan mengukur perubahan perilaku sebelum dan sesudah partisipasi. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan strategi propaganda visual Red Bull pada domain nonAcolahraga, seperti seni kreatif, teknologi, atau startup, untuk menilai bagaimana adaptasi citra merek memengaruhi persepsi dan adopsi di kalangan audiens yang berbeda, serta mengidentifikasi peluang ekspansi pasar yang berkelanjutan.. Iklan Red Bull berhasil memanfaatkan teknik propaganda visual seperti glittering generalities, testimonial, dan bandwagon serta pendekatan semiotik untuk membangun citra merek sebagai simbol keberanian, energi, dan petualangan dalam olahraga ekstrem.Simbol-simbol visual seperti sayap, langit, dan aksi ekstrem menegaskan pesan bahwa konsumsi Red Bull memberikan kebebasan dan performa maksimal, sekaligus menciptakan mitos modern yang memperkuat posisi merek sebagai Aubahan bakarAy simbolik bagi atlet dan petualang.Selain memperkuat citra produk, iklan tersebut membentuk identitas sosial konsumen melalui asosiasi dengan komunitas petualang ekstrem, menghasilkan rasa kebersamaan, eksklusivitas, dan loyalitas yang menjadikan Red Bull lebih dari sekadar minuman energi, melainkan gaya hidup yang diidamkan Penelitian ini menganalisis iklan Red Bull sebagai bentuk propaganda visual yang efektif dalam membentuk citra merek yang identik dengan olahraga ekstrem, keberanian, dan pencapaian luar biasa. Latar belakang penelitian ini adalah tren penggunaan konten visual dalam pemasaran modern yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga membentuk ideologi dan identitas sosial. Red Bull dipilih karena konsistensinya dalam menampilkan elemen visual dengan makna simbolik dan konotatif. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode semiotika Roland Barthes serta teori propaganda visual dan identitas sosial. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-03628.webp" title="JURIS - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-03628.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-03628.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-03628.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem" alt="JURIS - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-3f126.webp" title="JURIS - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-3f126.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-3f126.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-3f126.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem" alt="JURIS - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-9cb3d.webp" title="JURIS - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-9cb3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-9cb3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-9cb3d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem" alt="JURIS - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54456-simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-kon" title="JURIS - Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem" target="_blank">Hubungan Iklan Red Bull sebagai Citra Merek Sponsor Olahraga Ekstrem</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana narasi di balik persiapan dan proses latihan atlet ekstrem memengaruhi persepsi konsumen terhadap keaslian dan kredibilitas merek, misalnya dengan membandingkan iklan yang menampilkan cerita AubehindActheAcscenesAy dengan iklan tradisional. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi dampak platform digital interaktifAiseperti kompetisi virtual, lokakarya online, atau komunitas berbagi pengalamanAiterhadap tingkat keterlibatan, rasa kebersamaan, dan loyalitas konsumen Red Bull, dengan mengukur perubahan perilaku sebelum dan sesudah partisipasi. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan strategi propaganda visual Red Bull pada domain nonAcolahraga, seperti seni kreatif, teknologi, atau startup, untuk menilai bagaimana adaptasi citra merek memengaruhi persepsi dan adopsi di kalangan audiens yang berbeda, serta mengidentifikasi peluang ekspansi pasar yang berkelanjutan..
<br>Iklan Red Bull berhasil memanfaatkan teknik propaganda visual seperti glittering generalities, testimonial, dan bandwagon serta pendekatan semiotik untuk membangun citra merek sebagai simbol keberanian, energi, dan petualangan dalam olahraga ekstrem.Simbol-simbol visual seperti sayap, langit, dan aksi ekstrem menegaskan pesan bahwa konsumsi Red Bull memberikan kebebasan dan performa maksimal, sekaligus menciptakan mitos modern yang memperkuat posisi merek sebagai Aubahan bakarAy simbolik bagi atlet dan petualang.Selain memperkuat citra produk, iklan tersebut membentuk identitas sosial konsumen melalui asosiasi dengan komunitas petualang ekstrem, menghasilkan rasa kebersamaan, eksklusivitas, dan loyalitas yang menjadikan Red Bull lebih dari sekadar minuman energi, melainkan gaya hidup yang diidamkan
<br>Penelitian ini menganalisis iklan Red Bull sebagai bentuk propaganda visual yang efektif dalam membentuk citra merek yang identik dengan olahraga ekstrem, keberanian, dan pencapaian luar biasa. Latar belakang penelitian ini adalah tren penggunaan konten visual dalam pemasaran modern yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga membentuk ideologi dan identitas sosial. Red Bull dipilih karena konsistensinya dalam menampilkan elemen visual dengan makna simbolik dan konotatif. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode semiotika Roland Barthes serta teori propaganda visual dan identitas sosial. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-9cb3d.webp" type="image/webp" length="113086" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-03628.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-3f126.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/simbol-visual-elemen-tekstual-loyalitas-konsumen-m-thumb-9cb3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1119-asdkvi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5507-misterius-publikasi-ilmu-seni-desain-komunikasi-visual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25 65 Kg ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25 65 Kg ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25 65 Kg ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54440-senyawa-aktif-purifikasi-total-senya</link>
	<guid isPermaLink="false">4c25ccfc6fd2db98de996dda10066e34</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 00:31:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bandung city ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandung,case,city,counter,flag,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam terhadap komposisi kimia dan sifat-sifat fisik asap cair yang dihasilkan dari pirolisis batang tembakau. Selain itu, penelitian dapat fokus pada optimasi proses pirolisis untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam terhadap komposisi kimia dan sifat-sifat fisik asap cair yang dihasilkan dari pirolisis batang tembakau. Selain itu, penelitian dapat fokus pada optimasi proses pirolisis untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas asap cair sebagai pestisida. Apakah ada pengaruh dari ukuran dan kondisi batang tembakau terhadap hasil pirolisis? Bagaimana pengaruh waktu dan suhu pirolisis terhadap komposisi kimia dan sifat-sifat fisik asap cair? Apakah ada metode pengolahan pasca-pirolisis yang dapat meningkatkan efektivitas asap cair sebagai pestisida? Penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang potensi penggunaan batang tembakau sebagai sumber pestisida alami yang ramah lingkungan.. Perancangan dan pembuatan reaktor pirolisis batang tembakau telah berhasil dilakukan menghasilkan reaktor yang menggunakan bahan mild steel plate dapat menghasilkan beberapa komponen dari spesifikasi rancangan reaktor pirolisis seperti tungku reaktor dengan panjang 1200 mm diameter 700mm terdapat Flens diameter 790 mm, reaktor yang memiliki panjang 1120 mm diameter 500 mm dengan Flens reaktor 600 mm dan tutup reaktor yang memiliki bagian atas berbentuk kerucut dengan diameter tutup 790 mm yang dilengkapi oleh flens yang di lubang baut sebanyak 15 buah.Kalor total yang dibutuhkan 7736,54 Watt dengan bahan bakar yang dibutuhkan 3,3 kg gas LPG selama 6 Jam.Alat ini berhasil menghasilkan asap cair dari batang tembakau dengan temperatur reaktor maksimum 224,8 EE Batang tembakau merupakan bagian dari tumbuhan tembakau yang dijadikan limbah, limbah batang tembakau merupakan sumber yang dapat dijadikan biomassa. Batang tembakau mempunyai potensi dan efektif sebagai pembasmi hama pada tumbuhan atau pestisida. Limbah Batang tembakau mengandung berbagai senyawa yang dapat dijadikan sebagai pestisida, yaitu Nikotin, Saponin, Flavonoid, Piridin. Nikotin mengandung racun yang tinggi yang dapat digunakan sebagai biopestisida. Saponin merupakan senyawa aktif permukaan glikosida triterpenoid ataupun glukosa steroid. Senyawa ini memiliki rasa pahit dan bersifat racun. Flavonoid merupakan salah satu senyawa fenolik yang terdapat pada jaringan tumbuhan dan berperan sebagai antioksidan. senyawa ini dapat dimanfaatkan sebagai biopestisida. Piridin merupakan senyawa yang tidak berwarna dan tidak memiliki bau yang tajam. Zat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-fa9c7.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-fa9c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-fa9c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-fa9c7.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg" alt="JURIS - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-e340a.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-e340a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-e340a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-e340a.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg" alt="JURIS - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-a3b6d.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-a3b6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-a3b6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-a3b6d.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg" alt="JURIS - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54440-senyawa-aktif-purifikasi-total-senya" title="JURIS - Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg" target="_blank">Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam terhadap komposisi kimia dan sifat-sifat fisik asap cair yang dihasilkan dari pirolisis batang tembakau. Selain itu, penelitian dapat fokus pada optimasi proses pirolisis untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas asap cair sebagai pestisida. Apakah ada pengaruh dari ukuran dan kondisi batang tembakau terhadap hasil pirolisis? Bagaimana pengaruh waktu dan suhu pirolisis terhadap komposisi kimia dan sifat-sifat fisik asap cair? Apakah ada metode pengolahan pasca-pirolisis yang dapat meningkatkan efektivitas asap cair sebagai pestisida? Penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang potensi penggunaan batang tembakau sebagai sumber pestisida alami yang ramah lingkungan..
<br>Perancangan dan pembuatan reaktor pirolisis batang tembakau telah berhasil dilakukan menghasilkan reaktor yang menggunakan bahan mild steel plate dapat menghasilkan beberapa komponen dari spesifikasi rancangan reaktor pirolisis seperti tungku reaktor dengan panjang 1200 mm diameter 700mm terdapat Flens diameter 790 mm, reaktor yang memiliki panjang 1120 mm diameter 500 mm dengan Flens reaktor 600 mm dan tutup reaktor yang memiliki bagian atas berbentuk kerucut dengan diameter tutup 790 mm yang dilengkapi oleh flens yang di lubang baut sebanyak 15 buah.Kalor total yang dibutuhkan 7736,54 Watt dengan bahan bakar yang dibutuhkan 3,3 kg gas LPG selama 6 Jam.Alat ini berhasil menghasilkan asap cair dari batang tembakau dengan temperatur reaktor maksimum 224,8 EE
<br>Batang tembakau merupakan bagian dari tumbuhan tembakau yang dijadikan limbah, limbah batang tembakau merupakan sumber yang dapat dijadikan biomassa. Batang tembakau mempunyai potensi dan efektif sebagai pembasmi hama pada tumbuhan atau pestisida. Limbah Batang tembakau mengandung berbagai senyawa yang dapat dijadikan sebagai pestisida, yaitu Nikotin, Saponin, Flavonoid, Piridin. Nikotin mengandung racun yang tinggi yang dapat digunakan sebagai biopestisida. Saponin merupakan senyawa aktif permukaan glikosida triterpenoid ataupun glukosa steroid. Senyawa ini memiliki rasa pahit dan bersifat racun. Flavonoid merupakan salah satu senyawa fenolik yang terdapat pada jaringan tumbuhan dan berperan sebagai antioksidan. senyawa ini dapat dimanfaatkan sebagai biopestisida. Piridin merupakan senyawa yang tidak berwarna dan tidak memiliki bau yang tajam. Zat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-fa9c7.webp" type="image/webp" length="77062" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-fa9c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-e340a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/senyawa-aktif-purifikasi-total-fenolik-pestisida-n-thumb-a3b6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-569-itenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10820-rekayasa-hijau-jurnal-teknologi-ramah-lingkungan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals SDGs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals SDGs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals SDGs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54439-indeks-kualitas-udara-pencemaran-ud</link>
	<guid isPermaLink="false">ac5ad47106553bf06c1a7a49fba85128</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 17:05:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bandung city ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandung,case,city,counter,flag,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penambahan ruang terbuka hijau sebesar 50AHa per tahun dengan mengintegrasikan data kualitas udara realActime untuk memverifikasi dampak terhadap ISPU secara lebih detail; studi lanjutan dapat menguji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs): Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penambahan ruang terbuka hijau sebesar 50AHa per tahun dengan mengintegrasikan data kualitas udara realActime untuk memverifikasi dampak terhadap ISPU secara lebih detail; studi lanjutan dapat menguji pengaruh variasi jenis vegetasi (misalnya pohon berbiomassa tinggi versus vegetasi rendah) terhadap penyerapan polutan atmosferik, sehingga dapat merekomendasikan komposisi vegetasi optimal untuk kawasan urban; serta riset berikutnya dapat mengembangkan model prediktif yang menggabungkan faktor sosioAcekonomi seperti pertumbuhan penduduk, mobilitas transportasi, dan kebijakan tata ruang, untuk mensimulasikan skenario kebijakan RTH yang paling berkelanjutan dalam konteks perubahan iklim dan urbanisasi di wilayah metropolitan Indonesia.. Analisis menunjukkan bahwa luasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kawasan Metropolitan Surakarta terus menurun antara 2012 dan 2022, menyebabkan peningkatan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kecuali pada tahun 2020 yang dipengaruhi oleh pandemi COVIDAc19.Landscape pattern metrics mengungkapkan hubungan terbalik antara kerapatan RTH dan tingkat pencemaran udara, dimana penurunan setiap 45,1AHa RTH menambah satu tingkat ISPU.Simulasi kebijakan menambahkan 50AHa RTH per tahun dapat menurunkan ISPU secara signifikan, menjadikan udara lebih sehat menjelang 2030Ae2050 Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kawasan Metropolitan Surakarta berkurang dari 35% di tahun 1980-an menjadi kurang dari 10% di tahun 2021 yang berarti luasan RTH tersebut tidak memenuhi standar menurut UU no 26 tahun 2007. Hal tersebut berdampak pada kualitas lingkungan perkotaan salah satunya adalah pencemaran udara yang merupakan pilar lingkungan dari Sustainable Development Goals (SDGs). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis luasan RTH ideal dalam membantu mengurangi pencemaran udara di Kawasan Metropolitan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-86448.webp" title="JURIS - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-86448.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-86448.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-86448.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)" alt="JURIS - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-1c17c.webp" title="JURIS - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-1c17c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-1c17c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-1c17c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)" alt="JURIS - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-cd66e.webp" title="JURIS - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-cd66e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-cd66e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-cd66e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)" alt="JURIS - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54439-indeks-kualitas-udara-pencemaran-ud" title="JURIS - Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)" target="_blank">Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penambahan ruang terbuka hijau sebesar 50AHa per tahun dengan mengintegrasikan data kualitas udara realActime untuk memverifikasi dampak terhadap ISPU secara lebih detail; studi lanjutan dapat menguji pengaruh variasi jenis vegetasi (misalnya pohon berbiomassa tinggi versus vegetasi rendah) terhadap penyerapan polutan atmosferik, sehingga dapat merekomendasikan komposisi vegetasi optimal untuk kawasan urban; serta riset berikutnya dapat mengembangkan model prediktif yang menggabungkan faktor sosioAcekonomi seperti pertumbuhan penduduk, mobilitas transportasi, dan kebijakan tata ruang, untuk mensimulasikan skenario kebijakan RTH yang paling berkelanjutan dalam konteks perubahan iklim dan urbanisasi di wilayah metropolitan Indonesia..
<br>Analisis menunjukkan bahwa luasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kawasan Metropolitan Surakarta terus menurun antara 2012 dan 2022, menyebabkan peningkatan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kecuali pada tahun 2020 yang dipengaruhi oleh pandemi COVIDAc19.Landscape pattern metrics mengungkapkan hubungan terbalik antara kerapatan RTH dan tingkat pencemaran udara, dimana penurunan setiap 45,1AHa RTH menambah satu tingkat ISPU.Simulasi kebijakan menambahkan 50AHa RTH per tahun dapat menurunkan ISPU secara signifikan, menjadikan udara lebih sehat menjelang 2030Ae2050
<br>Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kawasan Metropolitan Surakarta berkurang dari 35% di tahun 1980-an menjadi kurang dari 10% di tahun 2021 yang berarti luasan RTH tersebut tidak memenuhi standar menurut UU no 26 tahun 2007. Hal tersebut berdampak pada kualitas lingkungan perkotaan salah satunya adalah pencemaran udara yang merupakan pilar lingkungan dari Sustainable Development Goals (SDGs). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis luasan RTH ideal dalam membantu mengurangi pencemaran udara di Kawasan Metropolitan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-cd66e.webp" type="image/webp" length="92006" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-86448.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-1c17c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/indeks-kualitas-udara-pencemaran-rth-surakarta-kat-thumb-cd66e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-569-itenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10820-rekayasa-hijau-jurnal-teknologi-ramah-lingkungan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54442-resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti</link>
	<guid isPermaLink="false">0d1b257957ec0ded3c9ab719a0516998</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 17:00:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bandung city ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandung,case,city,counter,flag,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan metode ensemble, seperti Random Forest atau Gradient Boosting, untuk meningkatkan akurasi dan recall dalam pemetaan kerawanan longsor, khususnya pada area dengan data tidak seimbang. Selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan metode ensemble, seperti Random Forest atau Gradient Boosting, untuk meningkatkan akurasi dan recall dalam pemetaan kerawanan longsor, khususnya pada area dengan data tidak seimbang. Selanjutnya, studi dapat menambahkan variabel lingkungan tambahan, misalnya data kelembaban tanah yang diambil dari citra satelit resolusi tinggi, untuk memperkaya model prediksi dan memahami kontribusi faktor hidrologi terhadap kejadian longsor. Terakhir, penerapan teknik deep learning, seperti Convolutional Neural Network (CNN) pada citra optik atau radar dengan resolusi subAcmeter, dapat diuji untuk menilai kemampuan deteksi pola spasial yang lebih kompleks dibandingkan metode tradisional SVM, sehingga menghasilkan peta kerawanan yang lebih detail dan dapat diandalkan dalam perencanaan mitigasi bencana.. Prediksi klasifikasi potensi longsor di Kabupaten Bandung Barat terbagi tiga kategori (rendah, menengah, tinggi) dengan luas masing-masing 42%, 28%, dan 30% serta variabel paling berpengaruh adalah kemiringan lereng (nilai 0,35).Model SVM menunjukkan akurasi sekitar 78,8% pada data pelatihan dan 75,8% pada data validasi, namun masih terdapat ruang untuk meningkatkan recall dan mengatasi ketidakseimbangan data.Disarankan penyesuaian threshold, penambahan data, teknik oversampling/undersampling, serta tuning hyperparameter untuk memperbaiki kemampuan identifikasi dan klasifikasi longsor Kabupaten Bandung Barat memiliki kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor karena karakteristik topografinya yang berupa perbukitan dan pegunungan. Kerawanan ini semakin meningkat akibat perubahan fungsi lahan dari kawasan vegetasi menjadi area permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi wilayah yang memiliki kerawanan tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat. Informasi ini disajikan dalam bentuk peta yang diperoleh melalui proses klasifikasi data yang berkontribusi terhadap terjadinya tanah longsor dengan menggunakan metode Support Vector Machine (SVM). Metode SVM dipilih karena keunggulannya dalam mengolah data yang kompleks dan menghasilkan prediksi yang akurat. Penelitian ini menggunakan enam parameter: curah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-aed3a.webp" title="JURIS - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-aed3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-aed3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-aed3a.webp 1x" title="JURIS - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM" alt="JURIS - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-5c9f4.webp" title="JURIS - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-5c9f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-5c9f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-5c9f4.webp 1x" title="JURIS - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM" alt="JURIS - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-a2beb.webp" title="JURIS - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-a2beb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-a2beb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-a2beb.webp 1x" title="JURIS - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM" alt="JURIS - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54442-resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti" title="JURIS - Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM" target="_blank">Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bandung Barat menggunakan Metode Machine Learning dengan Teknik SVM</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan metode ensemble, seperti Random Forest atau Gradient Boosting, untuk meningkatkan akurasi dan recall dalam pemetaan kerawanan longsor, khususnya pada area dengan data tidak seimbang. Selanjutnya, studi dapat menambahkan variabel lingkungan tambahan, misalnya data kelembaban tanah yang diambil dari citra satelit resolusi tinggi, untuk memperkaya model prediksi dan memahami kontribusi faktor hidrologi terhadap kejadian longsor. Terakhir, penerapan teknik deep learning, seperti Convolutional Neural Network (CNN) pada citra optik atau radar dengan resolusi subAcmeter, dapat diuji untuk menilai kemampuan deteksi pola spasial yang lebih kompleks dibandingkan metode tradisional SVM, sehingga menghasilkan peta kerawanan yang lebih detail dan dapat diandalkan dalam perencanaan mitigasi bencana..
<br>Prediksi klasifikasi potensi longsor di Kabupaten Bandung Barat terbagi tiga kategori (rendah, menengah, tinggi) dengan luas masing-masing 42%, 28%, dan 30% serta variabel paling berpengaruh adalah kemiringan lereng (nilai 0,35).Model SVM menunjukkan akurasi sekitar 78,8% pada data pelatihan dan 75,8% pada data validasi, namun masih terdapat ruang untuk meningkatkan recall dan mengatasi ketidakseimbangan data.Disarankan penyesuaian threshold, penambahan data, teknik oversampling/undersampling, serta tuning hyperparameter untuk memperbaiki kemampuan identifikasi dan klasifikasi longsor
<br>Kabupaten Bandung Barat memiliki kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor karena karakteristik topografinya yang berupa perbukitan dan pegunungan. Kerawanan ini semakin meningkat akibat perubahan fungsi lahan dari kawasan vegetasi menjadi area permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi wilayah yang memiliki kerawanan tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat. Informasi ini disajikan dalam bentuk peta yang diperoleh melalui proses klasifikasi data yang berkontribusi terhadap terjadinya tanah longsor dengan menggunakan metode Support Vector Machine (SVM). Metode SVM dipilih karena keunggulannya dalam mengolah data yang kompleks dan menghasilkan prediksi yang akurat. Penelitian ini menggunakan enam parameter: curah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-aed3a.webp" type="image/webp" length="88148" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-aed3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-5c9f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/resiko-bencana-tanah-data-valid-rawan-longsor-miti-thumb-a2beb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-569-itenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10820-rekayasa-hijau-jurnal-teknologi-ramah-lingkungan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 15 Jul 2026 05:47:50 +0700. 12 items. Served in: 4.847 seconds [rss] -->
