<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 13:25:59 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 13:25:59 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-25T13:25:59+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Digital Literacy Gadget Use And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo Learning Motivation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Digital Literacy Gadget Use And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo Learning Motivation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Digital Literacy Gadget Use And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo Learning Motivation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48693-motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend</link>
	<guid isPermaLink="false">3b8780e969901a4bbc7ad64dd58732d1</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 03:19:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulhan hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ jaelani al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,al,dahlan,hadi,jaelani,sulhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan dan implementasi program literasi digital yang komprehensif di sekolah. Program ini dapat mencakup pelatihan bagi siswa dan guru dalam menggunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo Learning Motivation: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan dan implementasi program literasi digital yang komprehensif di sekolah. Program ini dapat mencakup pelatihan bagi siswa dan guru dalam menggunakan teknologi secara efektif dan produktif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi pengawasan dan pendidikan yang efektif dalam penggunaan gadget di sekolah, serta kebijakan yang jelas untuk mencegah dampak negatif. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengintegrasikan teknologi media ke dalam kurikulum dengan panduan penggunaan yang bijaksana dari guru dan institusi pendidikan. Teknologi media dapat membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan melalui video belajar, permainan edukatif, atau aplikasi interaktif. Siswa cenderung lebih termotivasi ketika materi disajikan melalui media visual dan interaktif.. Analisis statistik menunjukkan adanya efek positif signifikan literasi digital terhadap motivasi belajar siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t yang diperoleh sebesar 10,613, yang melebihi nilai t-tabel sebesar 1,651 pada tingkat signifikansi 0,05.Hal ini dapat diartikan bahwa siswa SMP Negeri 1 Tanggunggunung memiliki literasi digital yang baik, mencakup kemampuan mereka untuk mengakses, mencari, memilih, menggunakan informasi, dan menyampaikan informasi secara efektif sebagai sumber belajar.Literasi digital juga tampaknya meningkatkan motivasi akademik mereka melalui pencapaian tujuan belajar dan tugas-tugas.sebagai sumber belajar untuk melaksanakan tugas belajar mereka sehingga mereka dapat meningkatkan motivasi belajar.Analisis statistik mengungkapkan adanya efek positif signifikan penggunaan gadget terhadap motivasi belajar siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t yang dihitung sebesar 7,295, yang melebihi nilai t-tabel sebesar 1,651 pada tingkat signifikansi 0,05.Temuan ini menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri 1 Tanggunggunung menunjukkan kompetensi teknologi yang efektif yang memungkinkan mereka menggunakan gadget sebagai alat pendidikan untuk mengakses sumber akademik dan memfasilitasi proses belajar mereka.Penggunaan gadget tampaknya menyederhanakan kegiatan pendidikan dan penyelesaian tugas mereka sambil meningkatkan motivasi akademik mereka.Analisis statistik menunjukkan adanya efek positif signifikan ketersediaan media teknologi terhadap motivasi belajar siswa.Hal ini terbukti dengan nilai t yang diperoleh sebesar 7,482, yang melebihi nilai t-tabel sebesar 1,651 pada tingkat signifikansi 0,05.Hal ini dapat diartikan bahwa ketersediaan media teknologi di SMP Negeri 1 Tanggungunung cukup dan mendukung pelaksanaan kegiatan belajar siswa.Ketersediaan internet yang stabil yang memudahkan akses sumber informasi dapat meningkatkan motivasi belajar Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi digital, penggunaan gadget, dan ketersediaan media teknologi terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan sampel acak proporsional bertingkat yang melibatkan 253 siswa SMPN 1 Tanggunggunung Tulungagung. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan Skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengujian hipotesis parsial (uji t) menunjukkan bahwa literasi digital, penggunaan gadget, dan ketersediaan media teknologi masing-masing memiliki efek parsial positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Secara simultan, literasi digital, penggunaan gadget, dan ketersediaan media teknologi menunjukkan efek positif signifikan terhadap motivasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-4991f.webp" title="JURIS - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-4991f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-4991f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-4991f.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation" alt="JURIS - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-9cac0.webp" title="JURIS - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-9cac0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-9cac0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-9cac0.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation" alt="JURIS - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-6ce27.webp" title="JURIS - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-6ce27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-6ce27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-6ce27.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation" alt="JURIS - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48693-motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend" title="JURIS - The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation" target="_blank">The Effect of Digital Literacy, Gadget Use, And Availability of Technological Media in School on Junior High School StudentsAo  Learning Motivation</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan dan implementasi program literasi digital yang komprehensif di sekolah. Program ini dapat mencakup pelatihan bagi siswa dan guru dalam menggunakan teknologi secara efektif dan produktif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi pengawasan dan pendidikan yang efektif dalam penggunaan gadget di sekolah, serta kebijakan yang jelas untuk mencegah dampak negatif. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengintegrasikan teknologi media ke dalam kurikulum dengan panduan penggunaan yang bijaksana dari guru dan institusi pendidikan. Teknologi media dapat membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan melalui video belajar, permainan edukatif, atau aplikasi interaktif. Siswa cenderung lebih termotivasi ketika materi disajikan melalui media visual dan interaktif..
<br>Analisis statistik menunjukkan adanya efek positif signifikan literasi digital terhadap motivasi belajar siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t yang diperoleh sebesar 10,613, yang melebihi nilai t-tabel sebesar 1,651 pada tingkat signifikansi 0,05.Hal ini dapat diartikan bahwa siswa SMP Negeri 1 Tanggunggunung memiliki literasi digital yang baik, mencakup kemampuan mereka untuk mengakses, mencari, memilih, menggunakan informasi, dan menyampaikan informasi secara efektif sebagai sumber belajar.Literasi digital juga tampaknya meningkatkan motivasi akademik mereka melalui pencapaian tujuan belajar dan tugas-tugas.sebagai sumber belajar untuk melaksanakan tugas belajar mereka sehingga mereka dapat meningkatkan motivasi belajar.Analisis statistik mengungkapkan adanya efek positif signifikan penggunaan gadget terhadap motivasi belajar siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t yang dihitung sebesar 7,295, yang melebihi nilai t-tabel sebesar 1,651 pada tingkat signifikansi 0,05.Temuan ini menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri 1 Tanggunggunung menunjukkan kompetensi teknologi yang efektif yang memungkinkan mereka menggunakan gadget sebagai alat pendidikan untuk mengakses sumber akademik dan memfasilitasi proses belajar mereka.Penggunaan gadget tampaknya menyederhanakan kegiatan pendidikan dan penyelesaian tugas mereka sambil meningkatkan motivasi akademik mereka.Analisis statistik menunjukkan adanya efek positif signifikan ketersediaan media teknologi terhadap motivasi belajar siswa.Hal ini terbukti dengan nilai t yang diperoleh sebesar 7,482, yang melebihi nilai t-tabel sebesar 1,651 pada tingkat signifikansi 0,05.Hal ini dapat diartikan bahwa ketersediaan media teknologi di SMP Negeri 1 Tanggungunung cukup dan mendukung pelaksanaan kegiatan belajar siswa.Ketersediaan internet yang stabil yang memudahkan akses sumber informasi dapat meningkatkan motivasi belajar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi digital, penggunaan gadget, dan ketersediaan media teknologi terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan sampel acak proporsional bertingkat yang melibatkan 253 siswa SMPN 1 Tanggunggunung Tulungagung. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan Skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengujian hipotesis parsial (uji t) menunjukkan bahwa literasi digital, penggunaan gadget, dan ketersediaan media teknologi masing-masing memiliki efek parsial positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Secara simultan, literasi digital, penggunaan gadget, dan ketersediaan media teknologi menunjukkan efek positif signifikan terhadap motivasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-4991f.webp" type="image/webp" length="113286" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-4991f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-9cac0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/motivasi-akademik-siswa-smp-swasta-variabel-depend-thumb-6ce27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1599-skillerindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8158-ije-interdisciplinary-journal-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Layanan Samsat Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Layanan Samsat Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Layanan Samsat Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48692-pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran</link>
	<guid isPermaLink="false">9ee9be83c4fde7a8ed148b081a408da5</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 01:25:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ intan rahayu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[intan,rahayu,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penerapan teknologi digital layanan Samsat berbasis mobile terhadap peningkatan kepuasan wajib pajak, terutama bagi generasi muda dan masyarakat perkotaan. Kedua, perlu dikaji dampak perbedaan karakteristik demografi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penerapan teknologi digital layanan Samsat berbasis mobile terhadap peningkatan kepuasan wajib pajak, terutama bagi generasi muda dan masyarakat perkotaan. Kedua, perlu dikaji dampak perbedaan karakteristik demografi wajib pajakAiseperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikanAiterhadap persepsi mereka terhadap kualitas layanan publik di Samsat, karena faktor ini mungkin memengaruhi ekspektasi dan pengalaman layanan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh fasilitas pendukung seperti kenyamanan ruang tunggu, ketersediaan informasi digital secara real-time, dan layanan ramah disabilitas terhadap kepuasan secara keseluruhan, karena aspek-aspek ini turut membentuk pengalaman pelanggan meskipun tidak langsung terkait dengan interaksi petugas. Penelitian lanjutan yang menggabungkan ketiganya dapat memberikan gambaran holistik tentang transformasi layanan publik yang berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya dari sisi prosedural tetapi juga dari dimensi pengalaman pengguna.. Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang kuat antara kualitas pelayanan dan kepuasan wajib pajak dengan nilai 0,70, serta hasil uji t sebesar 9,498 lebih besar dari nilai tabel 2,012, sehingga pengaruhnya signifikan.Uji F juga menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wajib pajak karena nilai F hitung (22,68) lebih besar dari F tabel (4,04).Koefisien determinasi sebesar 49,00% menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan menjelaskan hampir setengah dari variasi kepuasan wajib pajak, sedangkan 51,00% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis sejauh mana kualitas layanan yang diberikan oleh Samsat Kabupaten Tasikmalaya berpengaruh terhadap kepuasan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, studi ini menggambarkan fenomena yang terjadi secara sistematis dan terukur. Data diperoleh melalui tiga metode utama: wawancara, penyebaran kuesioner, dan telaah pustaka, guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai persepsi dan tingkat kepuasan para wajib pajak. Metode pengambilan sampel menggunakan rumus Sugiyono. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan terhadap kepuasan wajib pajak dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor di Samsat Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan lebih banyak orang memilih atau menyatakan setuju terhadap kepuasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" alt="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-dad38.webp" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-dad38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-dad38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-dad38.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" alt="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" alt="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48692-pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" target="_blank">Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penerapan teknologi digital layanan Samsat berbasis mobile terhadap peningkatan kepuasan wajib pajak, terutama bagi generasi muda dan masyarakat perkotaan. Kedua, perlu dikaji dampak perbedaan karakteristik demografi wajib pajakAiseperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikanAiterhadap persepsi mereka terhadap kualitas layanan publik di Samsat, karena faktor ini mungkin memengaruhi ekspektasi dan pengalaman layanan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh fasilitas pendukung seperti kenyamanan ruang tunggu, ketersediaan informasi digital secara real-time, dan layanan ramah disabilitas terhadap kepuasan secara keseluruhan, karena aspek-aspek ini turut membentuk pengalaman pelanggan meskipun tidak langsung terkait dengan interaksi petugas. Penelitian lanjutan yang menggabungkan ketiganya dapat memberikan gambaran holistik tentang transformasi layanan publik yang berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya dari sisi prosedural tetapi juga dari dimensi pengalaman pengguna..
<br>Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang kuat antara kualitas pelayanan dan kepuasan wajib pajak dengan nilai 0,70, serta hasil uji t sebesar 9,498 lebih besar dari nilai tabel 2,012, sehingga pengaruhnya signifikan.Uji F juga menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wajib pajak karena nilai F hitung (22,68) lebih besar dari F tabel (4,04).Koefisien determinasi sebesar 49,00% menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan menjelaskan hampir setengah dari variasi kepuasan wajib pajak, sedangkan 51,00% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis sejauh mana kualitas layanan yang diberikan oleh Samsat Kabupaten Tasikmalaya berpengaruh terhadap kepuasan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, studi ini menggambarkan fenomena yang terjadi secara sistematis dan terukur. Data diperoleh melalui tiga metode utama: wawancara, penyebaran kuesioner, dan telaah pustaka, guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai persepsi dan tingkat kepuasan para wajib pajak. Metode pengambilan sampel menggunakan rumus Sugiyono. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan terhadap kepuasan wajib pajak dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor di Samsat Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan lebih banyak orang memilih atau menyatakan setuju terhadap kepuasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp" type="image/webp" length="94816" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-dad38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4358-unper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13335-jurnal-ekonomi-perjuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Ukuran Perusahaan Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Ukuran Perusahaan Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Ukuran Perusahaan Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48689-return-saham-manufaktur-roa-div</link>
	<guid isPermaLink="false">46235b6ffe7434a9749c22f40512afa6</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 00:56:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ intan rahayu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[intan,rahayu,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru pertama meneliti bagaimana interaksi antara sinergi teknologi digital dan kebijakan ESG perusahaan manufaktur di BEI dapat memengaruhi elastisitas return saham, karena hal ini belum terungkap pada studi sebelumnya. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham: Pertanyaan penelitian baru pertama meneliti bagaimana interaksi antara sinergi teknologi digital dan kebijakan ESG perusahaan manufaktur di BEI dapat memengaruhi elastisitas return saham, karena hal ini belum terungkap pada studi sebelumnya. Penelitian kedua menyarankan analisis longitudinal mengenai dampak koresponden kebijakan fiskal Indonesia terhadap volatilitas return saham manufaktur, guna mengidentifikasi ketidakpastian makro yang memengaruhi investor. Peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara kepemilikan institusional dan efektivitas kebijakan dividend growth, karena hubungan tersebut masih belum cukup eksploratif di pasar Indonesia. Semua saran di atas difokuskan pada pengembangan model kuantitatif berbasis panel data yang memperhitungkan variabel makroekonomi dan faktor ESG, sehingga dapat menawarkan panduan strategis bagi perusahaan dan regulator dalam meningkatkan kinerja pasar modal.. Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian ini, ukuran perusahaan, profitabilitas, dividend per share (DPS), dan return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia secara umum naik dan turun setiap tahun.Dari tahun 2019 hingga 2023, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan dividen per saham (DPS) tidak berdampak signifikan pada return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis ukuran, profitabilitas, dividen per saham, serta pengembalian saham dari perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain itu, penelitian ini juga akan mengeksplorasi pengaruh ukuran, profitabilitas, dan dividen per saham terhadap pengembalian saham perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan data sekunder dokumenter yang mencakup catatan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran, profitabilitas, dan dividen per saham memberikan keuntungan bagi perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI secara keseluruhan, meskipun tidak memiliki dampak signifikan terhadap pengembalian sahamnya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-a1bc8.webp" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-a1bc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-a1bc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-a1bc8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham" alt="JURIS - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4e29e.webp" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4e29e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4e29e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4e29e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham" alt="JURIS - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4c536.webp" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4c536.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4c536.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4c536.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham" alt="JURIS - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48689-return-saham-manufaktur-roa-div" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham" target="_blank">Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Dividends Per Share Terhadap Return Saham</a>: Pertanyaan penelitian baru pertama meneliti bagaimana interaksi antara sinergi teknologi digital dan kebijakan ESG perusahaan manufaktur di BEI dapat memengaruhi elastisitas return saham, karena hal ini belum terungkap pada studi sebelumnya. Penelitian kedua menyarankan analisis longitudinal mengenai dampak koresponden kebijakan fiskal Indonesia terhadap volatilitas return saham manufaktur, guna mengidentifikasi ketidakpastian makro yang memengaruhi investor. Peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara kepemilikan institusional dan efektivitas kebijakan dividend growth, karena hubungan tersebut masih belum cukup eksploratif di pasar Indonesia. Semua saran di atas difokuskan pada pengembangan model kuantitatif berbasis panel data yang memperhitungkan variabel makroekonomi dan faktor ESG, sehingga dapat menawarkan panduan strategis bagi perusahaan dan regulator dalam meningkatkan kinerja pasar modal..
<br>Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian ini, ukuran perusahaan, profitabilitas, dividend per share (DPS), dan return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia secara umum naik dan turun setiap tahun.Dari tahun 2019 hingga 2023, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan dividen per saham (DPS) tidak berdampak signifikan pada return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis ukuran, profitabilitas, dividen per saham, serta pengembalian saham dari perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain itu, penelitian ini juga akan mengeksplorasi pengaruh ukuran, profitabilitas, dan dividen per saham terhadap pengembalian saham perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan data sekunder dokumenter yang mencakup catatan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran, profitabilitas, dan dividen per saham memberikan keuntungan bagi perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI secara keseluruhan, meskipun tidak memiliki dampak signifikan terhadap pengembalian sahamnya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4e29e.webp" type="image/webp" length="99364" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-a1bc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4e29e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/return-saham-manufaktur-roa-dividen-ukuran-perusah-thumb-4c536.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4358-unper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13335-jurnal-ekonomi-perjuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman Tinjauan Pustaka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman Tinjauan Pustaka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman Tinjauan Pustaka ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48685-teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktiv</link>
	<guid isPermaLink="false">f9db60f658176bfc22118241fffaf88c</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 23:49:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jgpp index ]]></category>
	<category><![CDATA[ jgpp email ]]></category>
	<category><![CDATA[ coffea sp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[coffea,email,index,jgpp,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan: bagaimana pengaruh kombinasi media tanam inovatif, seperti gabungan tanah subur dan serabut kelapa, terhadap tingkat keberhasilan cangkok pada tanaman berkayu yang masih jarang diteliti? Bagaimana dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka: Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan: bagaimana pengaruh kombinasi media tanam inovatif, seperti gabungan tanah subur dan serabut kelapa, terhadap tingkat keberhasilan cangkok pada tanaman berkayu yang masih jarang diteliti? Bagaimana dampak ekonomis jangka panjang penggunaan metode cangkok dibandingkan dengan perbanyakan biji pada berbagai jenis tanaman perkebunan melalui analisis biaya-keuntungan yang terintegrasi? Apa peran teknologi digital, seperti sensor kelembapan otomatis dan platform monitoring berbasis cloud, dalam meningkatkan efisiensi dan keberhasilan proses cangkok di skala komersial?. Sistem cangkok merupakan metode perbanyakan vegetatif yang memiliki banyak keunggulan dalam strategi budidaya tanaman.Keunggulan utama sistem ini adalah kemampuannya untuk menghasilkan tanaman dengan sifat genetik yang identik dengan induknya, sehingga kualitas tanaman dapat dipertahankan tanpa adanya variasi genetik yang sering terjadi pada perbanyakan melalui biji.Selain itu, tanaman hasil cangkok cenderung lebih cepat berbuah karena berasal dari bagian tanaman yang sudah matang dan berkembang, sehingga dapat mempercepat siklus produksi dan memberikan keuntungan ekonomi bagi petani.Keunggulan lainnya adalah tingkat keberhasilan sistem cangkok yang lebih tinggi dibandingkan metode vegetatif lainnya, seperti stek atau okulasi.Dengan teknik cangkok, akar tanaman sudah terbentuk sebelum dipisahkan dari induknya, sehingga ketika ditanam di tanah baru, tanaman memiliki peluang hidup yang lebih besar dan dapat tumbuh lebih stabil Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor keberhasilan dalam pencangkokan. Sistem cangkok merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif yang banyak digunakan dalam budidaya tanaman, terutama untuk tanaman berkayu. Keunggulan utama teknik ini adalah kemampuannya menghasilkan bibit yang memiliki sifat identik dengan induknya, sehingga kualitas genetik tetap terjaga. Selain itu, sistem cangkok memungkinkan tanaman untuk berbuah lebih cepat dibandingkan dengan metode perbanyakan generatif seperti biji. Keberhasilan pencangkokan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis tanaman, teknik pencangkokan, serta kondisi lingkungan seperti kelembapan dan nutrisi. Penelitian ini merupakan tinjauan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-1f5e3.webp" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-1f5e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-1f5e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-1f5e3.webp 1x" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" alt="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp 1x" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" alt="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp 1x" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" alt="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48685-teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktiv" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" target="_blank">Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka</a>: Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan: bagaimana pengaruh kombinasi media tanam inovatif, seperti gabungan tanah subur dan serabut kelapa, terhadap tingkat keberhasilan cangkok pada tanaman berkayu yang masih jarang diteliti? Bagaimana dampak ekonomis jangka panjang penggunaan metode cangkok dibandingkan dengan perbanyakan biji pada berbagai jenis tanaman perkebunan melalui analisis biaya-keuntungan yang terintegrasi? Apa peran teknologi digital, seperti sensor kelembapan otomatis dan platform monitoring berbasis cloud, dalam meningkatkan efisiensi dan keberhasilan proses cangkok di skala komersial?.
<br>Sistem cangkok merupakan metode perbanyakan vegetatif yang memiliki banyak keunggulan dalam strategi budidaya tanaman.Keunggulan utama sistem ini adalah kemampuannya untuk menghasilkan tanaman dengan sifat genetik yang identik dengan induknya, sehingga kualitas tanaman dapat dipertahankan tanpa adanya variasi genetik yang sering terjadi pada perbanyakan melalui biji.Selain itu, tanaman hasil cangkok cenderung lebih cepat berbuah karena berasal dari bagian tanaman yang sudah matang dan berkembang, sehingga dapat mempercepat siklus produksi dan memberikan keuntungan ekonomi bagi petani.Keunggulan lainnya adalah tingkat keberhasilan sistem cangkok yang lebih tinggi dibandingkan metode vegetatif lainnya, seperti stek atau okulasi.Dengan teknik cangkok, akar tanaman sudah terbentuk sebelum dipisahkan dari induknya, sehingga ketika ditanam di tanah baru, tanaman memiliki peluang hidup yang lebih besar dan dapat tumbuh lebih stabil
<br>Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor keberhasilan dalam pencangkokan. Sistem cangkok merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif yang banyak digunakan dalam budidaya tanaman, terutama untuk tanaman berkayu. Keunggulan utama teknik ini adalah kemampuannya menghasilkan bibit yang memiliki sifat identik dengan induknya, sehingga kualitas genetik tetap terjaga. Selain itu, sistem cangkok memungkinkan tanaman untuk berbuah lebih cepat dibandingkan dengan metode perbanyakan generatif seperti biji. Keberhasilan pencangkokan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis tanaman, teknik pencangkokan, serta kondisi lingkungan seperti kelembapan dan nutrisi. Penelitian ini merupakan tinjauan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp" type="image/webp" length="92064" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-1f5e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1346-greenationpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6816-jurnal-greenation-pertanian-perkebunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48688-pengaruh-motivasi-kompensasi-tek</link>
	<guid isPermaLink="false">0d93564e6e073257487b3e8211afffed</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 23:10:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jgpp index ]]></category>
	<category><![CDATA[ jgpp email ]]></category>
	<category><![CDATA[ coffea sp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[coffea,email,index,jgpp,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi kuantitatif dengan mengumpulkan data primer dari petani di berbagai daerah untuk menguji secara empiris pengaruh motivasi kerja dan budaya kerja terhadap kinerja petani, sehingga dapat memperkuat temuan literatur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi kuantitatif dengan mengumpulkan data primer dari petani di berbagai daerah untuk menguji secara empiris pengaruh motivasi kerja dan budaya kerja terhadap kinerja petani, sehingga dapat memperkuat temuan literatur dengan bukti statistik yang lebih solid. Peneliti juga dapat menyertakan variabel demografis seperti usia, tingkat pendidikan, dan luas lahan untuk melihat apakah karakteristik petani memoderasi hubungan tersebut. Selanjutnya, peneliti dapat menyelidiki peran faktor perantara atau moderasi seperti gaya kepemimpinan, disiplin kerja, dan lingkungan kerja dalam hubungan antara motivasi kerja, budaya kerja, dan kinerja, guna memahami bagaimana konteks organisasi memengaruhi hasil kerja petani. Penelitian ini dapat menggunakan model struktural equation modelling (SEM) untuk menguji efek langsung maupun tidak langsung secara simultan. Terakhir, pendekatan campuran (mixedAcmethods) dapat diterapkan untuk mengeksplorasi pengaruh teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi pertanian dan platform eAclearning, terhadap motivasi dan budaya kerja petani, sehingga menghasilkan gambaran komprehensif antara faktor psikologis, sosial, dan teknologi dalam meningkatkan produktivitas pertanian.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Motivasi Kerja dan Budaya Kerja berperan dalam peningkatan Kinerja.Berdasarkan pertanyaan artikel maka dapat ditarik kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagai berikut Literature Review Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani adalah artikel ilmiah dengan tujuan untuk menganalisa apakah Motivasi Kerja dan Budaya Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Petani. Metode pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara motivasi kerja, budaya kerja dan kinerja. Hasil artikel ini adalah: 1) Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja; 2) Budaya Kerja berpengaruh terhadap Kinerja. Selain dari 2 variabel exogen ini yang mempengaruhi variabel endogen Kinerja, masih banyak faktor lain di antaranya kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan kerja. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-67db2.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-67db2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-67db2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-67db2.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48688-pengaruh-motivasi-kompensasi-tek" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" target="_blank">Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi kuantitatif dengan mengumpulkan data primer dari petani di berbagai daerah untuk menguji secara empiris pengaruh motivasi kerja dan budaya kerja terhadap kinerja petani, sehingga dapat memperkuat temuan literatur dengan bukti statistik yang lebih solid. Peneliti juga dapat menyertakan variabel demografis seperti usia, tingkat pendidikan, dan luas lahan untuk melihat apakah karakteristik petani memoderasi hubungan tersebut. Selanjutnya, peneliti dapat menyelidiki peran faktor perantara atau moderasi seperti gaya kepemimpinan, disiplin kerja, dan lingkungan kerja dalam hubungan antara motivasi kerja, budaya kerja, dan kinerja, guna memahami bagaimana konteks organisasi memengaruhi hasil kerja petani. Penelitian ini dapat menggunakan model struktural equation modelling (SEM) untuk menguji efek langsung maupun tidak langsung secara simultan. Terakhir, pendekatan campuran (mixedAcmethods) dapat diterapkan untuk mengeksplorasi pengaruh teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi pertanian dan platform eAclearning, terhadap motivasi dan budaya kerja petani, sehingga menghasilkan gambaran komprehensif antara faktor psikologis, sosial, dan teknologi dalam meningkatkan produktivitas pertanian..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Motivasi Kerja dan Budaya Kerja berperan dalam peningkatan Kinerja.Berdasarkan pertanyaan artikel maka dapat ditarik kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagai berikut
<br>Literature Review Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani adalah artikel ilmiah dengan tujuan untuk menganalisa apakah Motivasi Kerja dan Budaya Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Petani. Metode pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara motivasi kerja, budaya kerja dan kinerja. Hasil artikel ini adalah: 1) Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja; 2) Budaya Kerja berpengaruh terhadap Kinerja. Selain dari 2 variabel exogen ini yang mempengaruhi variabel endogen Kinerja, masih banyak faktor lain di antaranya kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan kerja.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp" type="image/webp" length="93876" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-67db2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1346-greenationpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6816-jurnal-greenation-pertanian-perkebunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48687-pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma</link>
	<guid isPermaLink="false">6aedacf0604f1192bad0d165b5ad2e1e</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 22:47:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jgpp index ]]></category>
	<category><![CDATA[ jgpp email ]]></category>
	<category><![CDATA[ coffea sp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[coffea,email,index,jgpp,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris pengaruh program pendidikan formal dan nonAcformal terhadap peningkatan keahlian petani dengan menggunakan survei lapangan dan analisis statistik untuk memperoleh bukti kuantitatif yang lebih kuat. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris pengaruh program pendidikan formal dan nonAcformal terhadap peningkatan keahlian petani dengan menggunakan survei lapangan dan analisis statistik untuk memperoleh bukti kuantitatif yang lebih kuat. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara pendidikan formal di institusi pertanian dengan pelatihan berbasis komunitas untuk menilai efektivitas masingAcmasing dalam konteks adopsi teknologi pertanian modern. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor mediator seperti kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja dalam memperkuat hubungan antara pendidikan, pelatihan, dan keahlian petani, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang mekanisme peningkatan kapasitas petani.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan dan pelatihan berperan dalam peningkatan keahlian petani.Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan berperan terhadap keahlian petani.Selain itu, pelatihan juga berperan terhadap keahlian petani Literature Review Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani adalah artikel ilmiah dengan tujuan untuk menganalisa apakah pendidikan dan pelatihan berperan terhadap keahlian petani. Metode pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara pendidikan, pelatihan, dan keahlian. Hasil artikel ini adalah: 1) Pendidikan berperan terhadap keahlian petani; 2) Pelatihan berperan terhadap keahlian petani. Selain dari 2 variabel exogen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-16aeb.webp" title="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-16aeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-16aeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-16aeb.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" alt="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp" title="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" alt="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48687-pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma" title="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" target="_blank">Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris pengaruh program pendidikan formal dan nonAcformal terhadap peningkatan keahlian petani dengan menggunakan survei lapangan dan analisis statistik untuk memperoleh bukti kuantitatif yang lebih kuat. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara pendidikan formal di institusi pertanian dengan pelatihan berbasis komunitas untuk menilai efektivitas masingAcmasing dalam konteks adopsi teknologi pertanian modern. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor mediator seperti kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja dalam memperkuat hubungan antara pendidikan, pelatihan, dan keahlian petani, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang mekanisme peningkatan kapasitas petani..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan dan pelatihan berperan dalam peningkatan keahlian petani.Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan berperan terhadap keahlian petani.Selain itu, pelatihan juga berperan terhadap keahlian petani
<br>Literature Review Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani adalah artikel ilmiah dengan tujuan untuk menganalisa apakah pendidikan dan pelatihan berperan terhadap keahlian petani. Metode pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara pendidikan, pelatihan, dan keahlian. Hasil artikel ini adalah: 1) Pendidikan berperan terhadap keahlian petani; 2) Pelatihan berperan terhadap keahlian petani. Selain dari 2 variabel exogen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp" type="image/webp" length="95994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-16aeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1346-greenationpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6816-jurnal-greenation-pertanian-perkebunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT Ciputra Development Tbk 2019 2023 Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT Ciputra Development Tbk 2019 2023 Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT Ciputra Development Tbk 2019 2023 Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48684-variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-b</link>
	<guid isPermaLink="false">4959a8f4ebc8e166f40692d38a71e722</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 22:28:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rizky ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ taupik akbar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akbar,ridwan,rizky,taupik,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah faktor-faktor lain seperti efisiensi penggunaan aset, struktur modal, atau intensitas inovasi teknologi berpengaruh signifikan terhadap laba bersih perusahaan properti serupa, dengan memanfaatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah faktor-faktor lain seperti efisiensi penggunaan aset, struktur modal, atau intensitas inovasi teknologi berpengaruh signifikan terhadap laba bersih perusahaan properti serupa, dengan memanfaatkan data panel lintas perusahaan selama periode yang lebih luas. Selain itu, studi dapat memperluas horizon waktu hingga tahun 2025 dan mengaplikasikan metode analisis deret waktu atau model VAR untuk mengidentifikasi dinamika hubungan antara pendapatan usaha, biaya operasional, dan laba bersih secara temporer. Selanjutnya, peneliti dapat menguji model struktural equation modelling (SEM) yang memasukkan variabel intervening seperti kualitas layanan pelanggan atau kondisi makroekonomi, guna memahami mekanisme mediasi yang mungkin terjadi antara pendapatan dan biaya operasional terhadap profitabilitas. Penelitian juga dapat membandingkan hasil antara perusahaan developer yang memiliki strategi keberlanjutan lingkungan dengan yang tidak, untuk menilai dampak praktik ramah lingkungan terhadap profitabilitas. Akhirnya, pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam dengan manajer keuangan dapat melengkapi temuan kuantitatif dan memberikan insight praktis mengenai kebijakan pengelolaan biaya operasional.. Analisis menunjukkan pendapatan usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih, sedangkan biaya operasional tidak berpengaruh signifikan secara parsial.Namun, secara simultan kedua variabel bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap laba bersih, terbukti dari nilai F yang signifikan dan koefisien determinasi 96,4%.Dengan demikian, kontribusi pendapatan usaha terhadap laba bersih lebih besar dibandingkan biaya operasional Pengaruh pendapatan usaha dan biaya operasional terhadap laba bersih PT. Ciputra Development Tbk periode 2019-2023 merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berdasarkan hubungan sebab akibat. Data penelitian yang digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT. Ciputra Development Tbk periode 2019-2023 diunduh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis data meliputi uji regresi berganda, uji F, uji koefisien determinasi, dan uji T dan diolah menggunakan software SPSS versi 26. Ditemukan terdapat variasi dalam dampak pendapatan bisnis dan beban operasional terhadap laba bersih pada periode tersebut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-b681f.webp" title="JURIS - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-b681f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-b681f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-b681f.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan" alt="JURIS - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-58bfa.webp" title="JURIS - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-58bfa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-58bfa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-58bfa.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan" alt="JURIS - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-c81ea.webp" title="JURIS - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-c81ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-c81ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-c81ea.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan" alt="JURIS - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48684-variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-b" title="JURIS - Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan" target="_blank">Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah faktor-faktor lain seperti efisiensi penggunaan aset, struktur modal, atau intensitas inovasi teknologi berpengaruh signifikan terhadap laba bersih perusahaan properti serupa, dengan memanfaatkan data panel lintas perusahaan selama periode yang lebih luas. Selain itu, studi dapat memperluas horizon waktu hingga tahun 2025 dan mengaplikasikan metode analisis deret waktu atau model VAR untuk mengidentifikasi dinamika hubungan antara pendapatan usaha, biaya operasional, dan laba bersih secara temporer. Selanjutnya, peneliti dapat menguji model struktural equation modelling (SEM) yang memasukkan variabel intervening seperti kualitas layanan pelanggan atau kondisi makroekonomi, guna memahami mekanisme mediasi yang mungkin terjadi antara pendapatan dan biaya operasional terhadap profitabilitas. Penelitian juga dapat membandingkan hasil antara perusahaan developer yang memiliki strategi keberlanjutan lingkungan dengan yang tidak, untuk menilai dampak praktik ramah lingkungan terhadap profitabilitas. Akhirnya, pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam dengan manajer keuangan dapat melengkapi temuan kuantitatif dan memberikan insight praktis mengenai kebijakan pengelolaan biaya operasional..
<br>Analisis menunjukkan pendapatan usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih, sedangkan biaya operasional tidak berpengaruh signifikan secara parsial.Namun, secara simultan kedua variabel bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap laba bersih, terbukti dari nilai F yang signifikan dan koefisien determinasi 96,4%.Dengan demikian, kontribusi pendapatan usaha terhadap laba bersih lebih besar dibandingkan biaya operasional
<br>Pengaruh pendapatan usaha dan biaya operasional terhadap laba bersih PT. Ciputra Development Tbk periode 2019-2023 merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berdasarkan hubungan sebab akibat. Data penelitian yang digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT. Ciputra Development Tbk periode 2019-2023 diunduh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis data meliputi uji regresi berganda, uji F, uji koefisien determinasi, dan uji T dan diolah menggunakan software SPSS versi 26. Ditemukan terdapat variasi dalam dampak pendapatan bisnis dan beban operasional terhadap laba bersih pada periode tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-c81ea.webp" type="image/webp" length="70620" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-b681f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-58bfa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/variasi-laba-bersih-pendapatan-usaha-biaya-operasi-thumb-c81ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4358-unper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13335-jurnal-ekonomi-perjuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48683-uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-uj</link>
	<guid isPermaLink="false">358858bbd0a2befdb996b1a80f16d323</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 22:15:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rizky ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ taupik akbar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akbar,ridwan,rizky,taupik,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor-faktor epsilon yang belum teridentifikasi secara detail, seperti motivasi pribadi dan budaya organisasi, untuk memahami kontribusinya terhadap kinerja pegawai; selanjutnya, dapat dilakukan kajian mengenai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor-faktor epsilon yang belum teridentifikasi secara detail, seperti motivasi pribadi dan budaya organisasi, untuk memahami kontribusinya terhadap kinerja pegawai; selanjutnya, dapat dilakukan kajian mengenai peran dukungan kepemimpinan dan gaya manajerial dalam memperkuat hubungan antara lingkungan kerja dan kinerja, dengan menguji apakah kepemimpinan yang suportif dapat meningkatkan efek positif lingkungan kerja; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak digitalisasi dan penggunaan teknologi informasi pada lingkungan kerja, misalnya bagaimana penerapan sistem kerja berbasis digital memengaruhi produktivitas dan kepuasan kerja di Badan Pengelola Pajak, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai.. Lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, namun besarnya pengaruh relatif kecil.Jika lingkungan kerja mendukung, kinerja pegawai dapat meningkat, sedangkan lingkungan kerja yang tidak memadai dapat menurunkan kinerja.Faktor-faktor lain di luar lingkungan kerja berkontribusi lebih besar, yaitu sekitar 65,78%, terhadap variasi kinerja pegawai di instansi ini Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui studi lapangan, meliputi wawancara dan pengisian kuesioner. Pengujian data dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu uji validitas instrumen menggunakan analisis butir dan rumus product moment, uji reliabilitas dengan metode Cronbach's Alpha, serta pengujian statistik meliputi uji koefisien korelasi, uji t, regresi linier sederhana, uji F, dan analisis koefisien determinasi. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai -0,185, yang mengindikasikan hubungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-e1ac9.webp" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-e1ac9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-e1ac9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-e1ac9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya" alt="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-76f0b.webp" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-76f0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-76f0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-76f0b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya" alt="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-caf0c.webp" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-caf0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-caf0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-caf0c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya" alt="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48683-uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-uj" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya" target="_blank">Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor-faktor epsilon yang belum teridentifikasi secara detail, seperti motivasi pribadi dan budaya organisasi, untuk memahami kontribusinya terhadap kinerja pegawai; selanjutnya, dapat dilakukan kajian mengenai peran dukungan kepemimpinan dan gaya manajerial dalam memperkuat hubungan antara lingkungan kerja dan kinerja, dengan menguji apakah kepemimpinan yang suportif dapat meningkatkan efek positif lingkungan kerja; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak digitalisasi dan penggunaan teknologi informasi pada lingkungan kerja, misalnya bagaimana penerapan sistem kerja berbasis digital memengaruhi produktivitas dan kepuasan kerja di Badan Pengelola Pajak, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai..
<br>Lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, namun besarnya pengaruh relatif kecil.Jika lingkungan kerja mendukung, kinerja pegawai dapat meningkat, sedangkan lingkungan kerja yang tidak memadai dapat menurunkan kinerja.Faktor-faktor lain di luar lingkungan kerja berkontribusi lebih besar, yaitu sekitar 65,78%, terhadap variasi kinerja pegawai di instansi ini
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui studi lapangan, meliputi wawancara dan pengisian kuesioner. Pengujian data dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu uji validitas instrumen menggunakan analisis butir dan rumus product moment, uji reliabilitas dengan metode Cronbach's Alpha, serta pengujian statistik meliputi uji koefisien korelasi, uji t, regresi linier sederhana, uji F, dan analisis koefisien determinasi. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai -0,185, yang mengindikasikan hubungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-caf0c.webp" type="image/webp" length="69438" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-e1ac9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-76f0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/uji-korelasi-regresi-series-koefisien-hasil-valida-thumb-caf0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4358-unper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13335-jurnal-ekonomi-perjuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro Kecil Dan Menengah UMKM Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro Kecil Dan Menengah UMKM Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro Kecil Dan Menengah UMKM Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48682-konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok</link>
	<guid isPermaLink="false">6fd917eef9f087f7c6bef051f60ca616</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 22:04:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nana4d https ]]></category>
	<category><![CDATA[ sat sahti ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[https,nana4d,sahti,sat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat perlindungan hukum UMKM, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem OSS dalam memudahkan perizinan dan menilai dampaknya terhadap kepastian hukum UMKM. Selanjutnya, studi komparatif mengenai berbagai model kemitraan (misalnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja: Untuk memperkuat perlindungan hukum UMKM, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem OSS dalam memudahkan perizinan dan menilai dampaknya terhadap kepastian hukum UMKM. Selanjutnya, studi komparatif mengenai berbagai model kemitraan (misalnya inti-plasma, subkontrak, dan waralaba) dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi distribusi keuntungan secara adil dan berkelanjutan bagi UMKM. Terakhir, penelitian eksperimental tentang upaya penguatan literasi hukum melalui pelatihan terintegrasi dapat mengukur peningkatan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan regulasi serta mengurangi risiko praktik eksploitatif oleh pelaku usaha besar.. Pengaturan hukum terhadap perlindungan UMKM secara eksplisit diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021.Bentuk-bentuk kemitraan UMKM meliputi inti-plasma, subkontrak, waralaba, distribusi, dan lain-lain, yang membuka peluang namun memerlukan pengawasan dan perlindungan hukum agar tidak eksploitatif.Implementasi regulasi masih menghadapi hambatan seperti kurangnya pemahaman hukum, kapasitas SDM, dan lemahnya pengawasan, sehingga diperlukan pembinaan, pengawasan, dan pendampingan hukum aktif Rumusan masalah yang diajukan yaitu: Bagaimana Pengaturan Hukum Terhadap Perlindungan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang; Apa Saja Bentuk Kerjasama Kemitraan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja; Penelitian ini termasuk tipologi penelitian Normatif Yuuridis. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi dokumen/pustaka dan peratran perudangan-undangan, kemudian diolah dengan bantuan program deskriptif kualitatif dan hasilnya disajikan dengan memunculkan kesimpulan dengan penjelasan. Analisis dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan dipadukan dengan pendekatan yuridis. Dari hasil penelitian ini di temukan Pengaturan hukum terhadap perlindungan UMKM terdapat dalam peraturan perundang-undangan yaitu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-1c489.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-1c489.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-1c489.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-1c489.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48682-konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" target="_blank">Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja</a>: Untuk memperkuat perlindungan hukum UMKM, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem OSS dalam memudahkan perizinan dan menilai dampaknya terhadap kepastian hukum UMKM. Selanjutnya, studi komparatif mengenai berbagai model kemitraan (misalnya inti-plasma, subkontrak, dan waralaba) dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi distribusi keuntungan secara adil dan berkelanjutan bagi UMKM. Terakhir, penelitian eksperimental tentang upaya penguatan literasi hukum melalui pelatihan terintegrasi dapat mengukur peningkatan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan regulasi serta mengurangi risiko praktik eksploitatif oleh pelaku usaha besar..
<br>Pengaturan hukum terhadap perlindungan UMKM secara eksplisit diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021.Bentuk-bentuk kemitraan UMKM meliputi inti-plasma, subkontrak, waralaba, distribusi, dan lain-lain, yang membuka peluang namun memerlukan pengawasan dan perlindungan hukum agar tidak eksploitatif.Implementasi regulasi masih menghadapi hambatan seperti kurangnya pemahaman hukum, kapasitas SDM, dan lemahnya pengawasan, sehingga diperlukan pembinaan, pengawasan, dan pendampingan hukum aktif
<br>Rumusan masalah yang diajukan yaitu: Bagaimana Pengaturan Hukum Terhadap Perlindungan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang; Apa Saja Bentuk Kerjasama Kemitraan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja; Penelitian ini termasuk tipologi penelitian Normatif Yuuridis. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi dokumen/pustaka dan peratran perudangan-undangan, kemudian diolah dengan bantuan program deskriptif kualitatif dan hasilnya disajikan dengan memunculkan kesimpulan dengan penjelasan. Analisis dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan dipadukan dengan pendekatan yuridis. Dari hasil penelitian ini di temukan Pengaturan hukum terhadap perlindungan UMKM terdapat dalam peraturan perundang-undangan yaitu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp" type="image/webp" length="68224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-1c489.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1987-lppmunidayan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11151-jurnal-ilmu-hukum-kanturuna-wolio.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrating Generative Pre trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrating Generative Pre trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrating Generative Pre trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48681-pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje</link>
	<guid isPermaLink="false">e472910421b15385bdde7d687e3fa0cc</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 21:05:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bingli wang ]]></category>
	<category><![CDATA[ tahir tahir ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bingli,case,study,tahir,wang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan prototipe LMS yang terintegrasi dengan GPT dan menguji efektivitasnya terhadap pencapaian pembelajaran serta kepuasan pengguna di kalangan mahasiswa konselor, sehingga memberikan bukti empiris mengenai kontribusi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan prototipe LMS yang terintegrasi dengan GPT dan menguji efektivitasnya terhadap pencapaian pembelajaran serta kepuasan pengguna di kalangan mahasiswa konselor, sehingga memberikan bukti empiris mengenai kontribusi AI terhadap hasil pendidikan. Selain itu, studi komparatif antar institusi dan disiplin ilmu dapat dilakukan untuk mengevaluasi generalisasi temuan serta menyesuaikan fitur GPT dengan kebutuhan spesifik konteks belajar yang beragam. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki implikasi etika dan afektif dari umpan balik berbasis AI, termasuk tingkat kepercayaan, empati, dan dampaknya terhadap perkembangan profesional mahasiswa konselor, guna memastikan bahwa teknologi AI berperan sebagai pendukung yang bertanggung jawab dalam proses pembelajaran.. Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan desain LMS yang mendukung pembelajaran terdiferensiasi dalam pendidikan konselor dan mengevaluasi peran Generative Pre-trained Transformer (GPT) sebagai teknologi pendukung.Hasilnya menunjukkan bahwa GPT dapat mengatasi kesenjangan antara fungsi LMS saat ini dan tuntutan pedagogis dengan menyediakan umpan balik otomatis, rekomendasi konten yang dipersonalisasi, serta simulasi skenario nyata, sehingga meningkatkan personalisasi, keterlibatan, dan kompetensi profesional mahasiswa konselor.Namun, integrasi GPT harus diarahkan oleh tujuan pedagogis, berperan sebagai mitra pembelajaran bukan pengganti pendidik, dan menjadi dasar konseptual untuk pengembangan sistem belajar adaptif, inklusif, serta berpusat pada manusia dalam pendidikan konselor Pembelajaran terdiferensiasi telah menjadi pendekatan kritis dalam pendidikan konselor karena memungkinkan proses instruksional disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelajar. Namun, sebagian besar Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) yang ada belum sepenuhnya mendukung prinsip pedagogis ini. Dengan kemajuan pesat kecerdasan buatan, khususnya model Generative Pre-trained Transformer (GPT), muncul peluang baru untuk mengembangkan platform LMS yang lebih adaptif dan personalisasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan desain awal LMS pembelajaran terdiferensiasi dalam pendidikan konselor serta mengeksplorasi potensi integrasi GPT sebagai teknologi pendukung. Menggunakan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-7dba8.webp" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-7dba8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-7dba8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-7dba8.webp 1x" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" alt="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp 1x" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" alt="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-994c4.webp" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-994c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-994c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-994c4.webp 1x" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" alt="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48681-pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" target="_blank">Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan prototipe LMS yang terintegrasi dengan GPT dan menguji efektivitasnya terhadap pencapaian pembelajaran serta kepuasan pengguna di kalangan mahasiswa konselor, sehingga memberikan bukti empiris mengenai kontribusi AI terhadap hasil pendidikan. Selain itu, studi komparatif antar institusi dan disiplin ilmu dapat dilakukan untuk mengevaluasi generalisasi temuan serta menyesuaikan fitur GPT dengan kebutuhan spesifik konteks belajar yang beragam. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki implikasi etika dan afektif dari umpan balik berbasis AI, termasuk tingkat kepercayaan, empati, dan dampaknya terhadap perkembangan profesional mahasiswa konselor, guna memastikan bahwa teknologi AI berperan sebagai pendukung yang bertanggung jawab dalam proses pembelajaran..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan desain LMS yang mendukung pembelajaran terdiferensiasi dalam pendidikan konselor dan mengevaluasi peran Generative Pre-trained Transformer (GPT) sebagai teknologi pendukung.Hasilnya menunjukkan bahwa GPT dapat mengatasi kesenjangan antara fungsi LMS saat ini dan tuntutan pedagogis dengan menyediakan umpan balik otomatis, rekomendasi konten yang dipersonalisasi, serta simulasi skenario nyata, sehingga meningkatkan personalisasi, keterlibatan, dan kompetensi profesional mahasiswa konselor.Namun, integrasi GPT harus diarahkan oleh tujuan pedagogis, berperan sebagai mitra pembelajaran bukan pengganti pendidik, dan menjadi dasar konseptual untuk pengembangan sistem belajar adaptif, inklusif, serta berpusat pada manusia dalam pendidikan konselor
<br>Pembelajaran terdiferensiasi telah menjadi pendekatan kritis dalam pendidikan konselor karena memungkinkan proses instruksional disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelajar. Namun, sebagian besar Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) yang ada belum sepenuhnya mendukung prinsip pedagogis ini. Dengan kemajuan pesat kecerdasan buatan, khususnya model Generative Pre-trained Transformer (GPT), muncul peluang baru untuk mengembangkan platform LMS yang lebih adaptif dan personalisasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan desain awal LMS pembelajaran terdiferensiasi dalam pendidikan konselor serta mengeksplorasi potensi integrasi GPT sebagai teknologi pendukung. Menggunakan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp" type="image/webp" length="179500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-7dba8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-994c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7062-petier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17532-psychology-evaluation-technology-educational-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis Analisis Regresi Linear Berganda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis Analisis Regresi Linear Berganda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis Analisis Regresi Linear Berganda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48675-model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade</link>
	<guid isPermaLink="false">fb143ad1408d9ae9fb869aaed305779a</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 19:59:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarwo derta ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ moh kharis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[derta,full,issue,kharis,moh,sarwo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa, seperti motivasi belajar, lingkungan belajar, dan dukungan dari dosen atau institusi. 2. Meneliti pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis: Analisis Regresi Linear Berganda: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa, seperti motivasi belajar, lingkungan belajar, dan dukungan dari dosen atau institusi. 2. Meneliti pengaruh strategi pembelajaran interaktif yang berbeda terhadap keaktifan dan prestasi mahasiswa, serta mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar. 3. Mengembangkan model prediksi yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai variabel dan faktor yang mempengaruhi prestasi akademik, termasuk keaktifan, kuis, dan faktor-faktor lain yang relevan.. Hasil analisis menggunakan model regresi linear berganda menunjukkan bahwa keaktifan dan kuis memiliki pengaruh signifikansi positif terhadap nilai UTS mahasiswa.Mahasiswa yang aktif dan memiliki kuis tinggi cenderung mendapatkan nilai UTS yang lebih baik.Keaktifan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai UTS dibandingkan kuis karena koefisien keaktifan lebih tinggi.Uji signifikansi menggunakan uji F untuk keseluruhan model menunjukkan bahwa hubungan yang diperoleh signifikan secara statistika (p < 0,05).Hasil analisis ini menunjukkan bahwa keaktifan dan nilai kuis merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi nilai UTS mahasiswa dalam Matematika Diskrit.Oleh karena itu, dalam pengajaran perlu meningkatkan partisipasi mahasiswa melalui diskusi dan tugas interaktif.Memberikan kuis berkala untuk memantau perkembangan belajar.Hasil ini mengundang penelitian lebih lanjut dengan pendekatan yang lebih holistik dan variabel tambahan untuk meningkatkan keakuratan model Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan dan nilai kuis terhadap nilai Ujian Tengah Semester (UTS) pada mata kuliah Matematika Diskrit di Stikom Yos Sudarso Purwokerto menggunakan model regresi linear berganda. Nilai UTS menjadi tolok ukur untuk mengevaluasi pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah diajarkan. Keaktifan mahasiswa selama proses belajar dan hasil kuis dianggap sebagai faktor penting yang dapat memengaruhi pencapaian nilai UTS. Data yang digunakan mencakup nilai UTS sebagai variabel dependen, sementara keaktifan dan nilai kuis sebagai variabel independen. Model regresi linear berganda diterapkan untuk mengevaluasi kontribusi masing-masing... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-cfabf.webp" title="JURIS - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-cfabf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-cfabf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-cfabf.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda" alt="JURIS - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-9a939.webp" title="JURIS - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-9a939.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-9a939.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-9a939.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda" alt="JURIS - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-ed5b2.webp" title="JURIS - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-ed5b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-ed5b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-ed5b2.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda" alt="JURIS - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48675-model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade" title="JURIS - Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda" target="_blank">Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa Melalui Keaktifan dan Kuis:  Analisis Regresi Linear Berganda</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa, seperti motivasi belajar, lingkungan belajar, dan dukungan dari dosen atau institusi. 2. Meneliti pengaruh strategi pembelajaran interaktif yang berbeda terhadap keaktifan dan prestasi mahasiswa, serta mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar. 3. Mengembangkan model prediksi yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai variabel dan faktor yang mempengaruhi prestasi akademik, termasuk keaktifan, kuis, dan faktor-faktor lain yang relevan..
<br>Hasil analisis menggunakan model regresi linear berganda menunjukkan bahwa keaktifan dan kuis memiliki pengaruh signifikansi positif terhadap nilai UTS mahasiswa.Mahasiswa yang aktif dan memiliki kuis tinggi cenderung mendapatkan nilai UTS yang lebih baik.Keaktifan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai UTS dibandingkan kuis karena koefisien keaktifan lebih tinggi.Uji signifikansi menggunakan uji F untuk keseluruhan model menunjukkan bahwa hubungan yang diperoleh signifikan secara statistika (p < 0,05).Hasil analisis ini menunjukkan bahwa keaktifan dan nilai kuis merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi nilai UTS mahasiswa dalam Matematika Diskrit.Oleh karena itu, dalam pengajaran perlu meningkatkan partisipasi mahasiswa melalui diskusi dan tugas interaktif.Memberikan kuis berkala untuk memantau perkembangan belajar.Hasil ini mengundang penelitian lebih lanjut dengan pendekatan yang lebih holistik dan variabel tambahan untuk meningkatkan keakuratan model
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan dan nilai kuis terhadap nilai Ujian Tengah Semester (UTS) pada mata kuliah Matematika Diskrit di Stikom Yos Sudarso Purwokerto menggunakan model regresi linear berganda. Nilai UTS menjadi tolok ukur untuk mengevaluasi pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah diajarkan. Keaktifan mahasiswa selama proses belajar dan hasil kuis dianggap sebagai faktor penting yang dapat memengaruhi pencapaian nilai UTS. Data yang digunakan mencakup nilai UTS sebagai variabel dependen, sementara keaktifan dan nilai kuis sebagai variabel independen. Model regresi linear berganda diterapkan untuk mengevaluasi kontribusi masing-masing...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-ed5b2.webp" type="image/webp" length="48948" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-cfabf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-9a939.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/model-regresi-nilai-uts-mahasiswa-kompetensi-akade-thumb-ed5b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5455-ivet.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14536-joined-journal-journal-informatics-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Difference in Initial Treatment Temperature and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Difference in Initial Treatment Temperature and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Difference in Initial Treatment Temperature and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48676-stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-orga</link>
	<guid isPermaLink="false">6f25b621a70fdb6c07ed29ccc9a4de91</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 19:34:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mami kudou ]]></category>
	<category><![CDATA[ akari ono ]]></category>
	<category><![CDATA[ east java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akari,east,java,kudou,mami,ono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman dan pemanfaatan tepung tempe gembus, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat penelitian ini menemukan bahwa perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan tidak memengaruhi tekstur tepung tempe ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour: Untuk memperkaya pemahaman dan pemanfaatan tepung tempe gembus, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat penelitian ini menemukan bahwa perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan tidak memengaruhi tekstur tepung tempe gembus, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam. Studi ini dapat menggunakan alat analisis tekstur yang lebih kuantitatif dan sensitif, serta mengeksplorasi variasi ukuran partikel yang lebih luas setelah pengayakan, untuk mengungkap adanya perbedaan tekstur yang mungkin tidak terdeteksi oleh panelis atau metode pengujian saat ini. Pemahaman yang lebih komprehensif tentang tekstur akan memungkinkan pengembangan produk pangan dengan karakteristik yang lebih terkontrol. Kedua, karena tempe gembus dikenal mengandung berbagai komponen bioaktif hasil fermentasi yang berkontribusi pada nilai gizi dan fungsionalnya, penelitian selanjutnya sebaiknya berfokus pada analisis kandungan senyawa bioaktif, seperti antioksidan atau isoflavon, dan potensi aktivitas fungsionalnya. Menginvestigasi bagaimana perlakuan awal dan kondisi pengeringan memengaruhi stabilitas dan ketersediaan senyawa-senyawa ini akan sangat berharga untuk memaksimalkan manfaat kesehatan dari tepung tempe gembus. Terakhir, setelah mengidentifikasi formulasi tepung tempe gembus terbaik, penting untuk menguji fungsionalitas dan keberterimaannya dalam berbagai aplikasi produk pangan. Penelitian dapat mengevaluasi kinerja tepung tempe gembus sebagai bahan pengganti sebagian atau seluruh tepung terigu dalam produk seperti roti, mi, atau biskuit, dengan memperhatikan sifat fisik, organoleptik, dan daya simpannya, sehingga dapat mendukung diversifikasi pangan dan potensi komersialisasi di masa depan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan awal (pengukusan dan pemanggangan), suhu, dan waktu pengeringan secara signifikan memengaruhi warna, aroma, serta rasa tepung tempe gembus, namun tidak berpengaruh pada teksturnya.Tepung tempe gembus terbaik dihasilkan dari perlakuan awal pengukusan selama 15 menit, diikuti pengeringan pada suhu 80AC selama 5 jam (sampel 582).Sampel terbaik ini memiliki kandungan nutrisi yang baik, meliputi karbohidrat 42,15%, protein 33,56%, lemak 5,15%, kadar air 11,95%, kadar abu 0,31%, dan serat 6,87% Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan terhadap sifat organoleptik tepung tempe gembus. Tempe gembus merupakan hasil fermentasi dari ampas tahu yang memiliki kadar protein yang tinggi, namun memiliki keterbatasan dalam daya simpan dan sifat sensori yang sulit diterima di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi perlakuan awal (pengukusan dan pemanggangan), suhu pengeringan (70AC dan 80AC), serta waktu pengeringan (5 dan 6 jam). Uji organoleptik dilakukan oleh panelis untuk menilai warna, aroma, rasa, tekstur, dan bentuk tepung yang dihasilkan. Berdasarkan uji organoleptik, dihasilkan tepung tempe gembus terbaik yaitu dengan perlakuan awal kukus 15 menit, dikeringkan pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-44a13.webp" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-44a13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-44a13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-44a13.webp 1x" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" alt="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp 1x" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" alt="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp 1x" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" alt="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48676-stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-orga" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" target="_blank">Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour</a>: Untuk memperkaya pemahaman dan pemanfaatan tepung tempe gembus, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat penelitian ini menemukan bahwa perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan tidak memengaruhi tekstur tepung tempe gembus, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam. Studi ini dapat menggunakan alat analisis tekstur yang lebih kuantitatif dan sensitif, serta mengeksplorasi variasi ukuran partikel yang lebih luas setelah pengayakan, untuk mengungkap adanya perbedaan tekstur yang mungkin tidak terdeteksi oleh panelis atau metode pengujian saat ini. Pemahaman yang lebih komprehensif tentang tekstur akan memungkinkan pengembangan produk pangan dengan karakteristik yang lebih terkontrol. Kedua, karena tempe gembus dikenal mengandung berbagai komponen bioaktif hasil fermentasi yang berkontribusi pada nilai gizi dan fungsionalnya, penelitian selanjutnya sebaiknya berfokus pada analisis kandungan senyawa bioaktif, seperti antioksidan atau isoflavon, dan potensi aktivitas fungsionalnya. Menginvestigasi bagaimana perlakuan awal dan kondisi pengeringan memengaruhi stabilitas dan ketersediaan senyawa-senyawa ini akan sangat berharga untuk memaksimalkan manfaat kesehatan dari tepung tempe gembus. Terakhir, setelah mengidentifikasi formulasi tepung tempe gembus terbaik, penting untuk menguji fungsionalitas dan keberterimaannya dalam berbagai aplikasi produk pangan. Penelitian dapat mengevaluasi kinerja tepung tempe gembus sebagai bahan pengganti sebagian atau seluruh tepung terigu dalam produk seperti roti, mi, atau biskuit, dengan memperhatikan sifat fisik, organoleptik, dan daya simpannya, sehingga dapat mendukung diversifikasi pangan dan potensi komersialisasi di masa depan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan awal (pengukusan dan pemanggangan), suhu, dan waktu pengeringan secara signifikan memengaruhi warna, aroma, serta rasa tepung tempe gembus, namun tidak berpengaruh pada teksturnya.Tepung tempe gembus terbaik dihasilkan dari perlakuan awal pengukusan selama 15 menit, diikuti pengeringan pada suhu 80AC selama 5 jam (sampel 582).Sampel terbaik ini memiliki kandungan nutrisi yang baik, meliputi karbohidrat 42,15%, protein 33,56%, lemak 5,15%, kadar air 11,95%, kadar abu 0,31%, dan serat 6,87%
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan terhadap sifat organoleptik tepung tempe gembus. Tempe gembus merupakan hasil fermentasi dari ampas tahu yang memiliki kadar protein yang tinggi, namun memiliki keterbatasan dalam daya simpan dan sifat sensori yang sulit diterima di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi perlakuan awal (pengukusan dan pemanggangan), suhu pengeringan (70AC dan 80AC), serta waktu pengeringan (5 dan 6 jam). Uji organoleptik dilakukan oleh panelis untuk menilai warna, aroma, rasa, tekstur, dan bentuk tepung yang dihasilkan. Berdasarkan uji organoleptik, dihasilkan tepung tempe gembus terbaik yaitu dengan perlakuan awal kukus 15 menit, dikeringkan pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp" type="image/webp" length="101658" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-44a13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-170-umsida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13724-journal-tropical-food-agroindustrial-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 25 May 2026 13:25:59 +0700. 12 items. Served in: 3.02 seconds [rss] -->
