<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2026 00:29:01 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 00:29:01 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-02T00:29:01+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Beyond Human Error How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Beyond Human Error How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Beyond Human Error How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63622-pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain</link>
	<guid isPermaLink="false">921df992dbbd5b10d54b4d95a6ffb260</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak spesifik dari desain jalan seperti penggunaan median pengaman atau geometri jalan terhadap kecelakaan di kota-kota besar lainnya. Selain itu, studi tentang interaksi antara pola penggunaan lahan dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak spesifik dari desain jalan seperti penggunaan median pengaman atau geometri jalan terhadap kecelakaan di kota-kota besar lainnya. Selain itu, studi tentang interaksi antara pola penggunaan lahan dan kecelakaan lalu lintas di kota-kota dengan karakteristik demografi dan ekonomi yang berbeda bisa memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian tentang efektivitas sistem manajemen lalu lintas real-time, seperti pengaturan lampu lalu lintas adaptif atau pemantauan cuaca, dalam mengurangi risiko kecelakaan besar di Jakarta dapat menjadi arah penelitian yang relevan.. Studi ini mengevaluasi dampak faktor lingkungan terhadap kecelakaan besar di Jakarta, menemukan bahwa faktor seperti akhir pekan, jam sibuk, cuaca buruk, dan jenis jalan tertentu signifikan meningkatkan risiko kecelakaan.Zona industri menjadi area berisiko tinggi, sedangkan zona pemerintah dan layanan publik mengurangi risiko.Simpulan ini menunjukkan bahwa keparahan kecelakaan tidak hanya disebabkan oleh perilaku pengemudi, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan fisik dan eksternal.Dari perspektif kebijakan, studi ini merekomendasikan peningkatan desain jalan yang aman, integrasi perencanaan penggunaan lahan, dan manajemen lalu lintas adaptif.Temuan ini relevan untuk kota-kota berkembang lainnya yang menghadapi tantangan serupa.Namun, keterbatasan penelitian ini termasuk ketergantungan pada data sekunder dan kurangnya analisis interaksi antara faktor manusia, kendaraan, dan lingkungan Jakarta, sebagai ibu kota Indonesia dan kota besar dengan populasi padat, menghadapi tantangan keselamatan jalan yang signifikan akibat mobilitas tinggi dan lingkungan perkotaan yang kompleks. Meskipun kesalahan manusia sering dianggap sebagai penyebab utama kecelakaan lalu lintas, bukti yang semakin berkembang menunjukkan bahwa faktor lingkunganAiseperti desain jalan, penggunaan lahan, dan kondisi cuacaAijuga memainkan peran kritis. Studi ini mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap kecelakaan besar (yang menyebabkan cedera serius atau kematian) di Jakarta dari tahun 2019 hingga 2023. Menggunakan model regresi logistik biner dan dataset lebih dari 19.000... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-5dbe5.webp" title="JURIS - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-5dbe5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-5dbe5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-5dbe5.webp 1x" title="JURIS - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta" alt="JURIS - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-686d2.webp" title="JURIS - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-686d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-686d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-686d2.webp 1x" title="JURIS - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta" alt="JURIS - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-6091e.webp" title="JURIS - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-6091e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-6091e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-6091e.webp 1x" title="JURIS - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta" alt="JURIS - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63622-pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain" title="JURIS - Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta" target="_blank">Beyond Human Error: How Road Design and Urban Environmental Factors Drive Major Accidents in Jakarta</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak spesifik dari desain jalan seperti penggunaan median pengaman atau geometri jalan terhadap kecelakaan di kota-kota besar lainnya. Selain itu, studi tentang interaksi antara pola penggunaan lahan dan kecelakaan lalu lintas di kota-kota dengan karakteristik demografi dan ekonomi yang berbeda bisa memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian tentang efektivitas sistem manajemen lalu lintas real-time, seperti pengaturan lampu lalu lintas adaptif atau pemantauan cuaca, dalam mengurangi risiko kecelakaan besar di Jakarta dapat menjadi arah penelitian yang relevan..
<br>Studi ini mengevaluasi dampak faktor lingkungan terhadap kecelakaan besar di Jakarta, menemukan bahwa faktor seperti akhir pekan, jam sibuk, cuaca buruk, dan jenis jalan tertentu signifikan meningkatkan risiko kecelakaan.Zona industri menjadi area berisiko tinggi, sedangkan zona pemerintah dan layanan publik mengurangi risiko.Simpulan ini menunjukkan bahwa keparahan kecelakaan tidak hanya disebabkan oleh perilaku pengemudi, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan fisik dan eksternal.Dari perspektif kebijakan, studi ini merekomendasikan peningkatan desain jalan yang aman, integrasi perencanaan penggunaan lahan, dan manajemen lalu lintas adaptif.Temuan ini relevan untuk kota-kota berkembang lainnya yang menghadapi tantangan serupa.Namun, keterbatasan penelitian ini termasuk ketergantungan pada data sekunder dan kurangnya analisis interaksi antara faktor manusia, kendaraan, dan lingkungan
<br>Jakarta, sebagai ibu kota Indonesia dan kota besar dengan populasi padat, menghadapi tantangan keselamatan jalan yang signifikan akibat mobilitas tinggi dan lingkungan perkotaan yang kompleks. Meskipun kesalahan manusia sering dianggap sebagai penyebab utama kecelakaan lalu lintas, bukti yang semakin berkembang menunjukkan bahwa faktor lingkunganAiseperti desain jalan, penggunaan lahan, dan kondisi cuacaAijuga memainkan peran kritis. Studi ini mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap kecelakaan besar (yang menyebabkan cedera serius atau kematian) di Jakarta dari tahun 2019 hingga 2023. Menggunakan model regresi logistik biner dan dataset lebih dari 19.000...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-5dbe5.webp" type="image/webp" length="102454" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-5dbe5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-686d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-faktor-manusia-human-error-desain-jalan-thumb-6091e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-621-itb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2957-journal-regional-city-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students Morals Through Character Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students Morals Through Character Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students Morals Through Character Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63615-akhlak-santri-putri-karakter-santr</link>
	<guid isPermaLink="false">6dbf4291980883c56aa52f742155de0d</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hasan matsum ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri syahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,hasan,matsum,putri,ridwan,syahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kapasitas profesional musyrifah, terutama dalam hal kompetensi interpersonal dan literasi digital. Penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan musyrifah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students' Morals Through Character Education: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kapasitas profesional musyrifah, terutama dalam hal kompetensi interpersonal dan literasi digital. Penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan musyrifah dalam membangun hubungan yang kuat dan efektif dengan siswa, serta dalam memberikan bimbingan moral yang sesuai dengan tantangan zaman. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki peran orang tua dalam mendukung upaya pendidikan karakter di pesantren, termasuk bagaimana komunikasi antara pesantren dan keluarga dapat ditingkatkan untuk menciptakan sinergi dalam pembentukan moralitas siswa. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan model pendidikan karakter yang terintegrasi dengan baik dalam aktivitas sehari-hari siswa, termasuk kegiatan keagamaan, disiplin, dan interaksi sosial, untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai moral.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa musyrifah memainkan peran strategis dalam membentuk moralitas siswa melalui proses pendidikan karakter yang terintegrasi di MAS Pondok Pesantren Nurul Hakim Tembung.Peran mereka melampaui pengawasan administratif dan mencakup bimbingan moral, pendidikan, motivasi, dukungan emosional, pemantauan perilaku, dan peran teladan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kondisi moral siswa pada umumnya baik dan menunjukkan pola pengembangan moral yang konstruktif dalam sistem pendidikan asrama.Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi musyrifah dalam memperkuat moralitas siswa, termasuk perbedaan pola asuh keluarga, pengaruh media sosial, dan konsistensi dalam pembiasaan.Penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat peran strategis musyrifah melalui pengembangan kapasitas profesional, kompetensi interpersonal, dan kolaborasi dengan guru, pemimpin sekolah, dan orang tua.Dengan demikian, lingkungan pendidikan asrama dapat memperkuat karakter Islami siswa dan menanggapi perkembangan sosial dan digital secara adaptif Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis musyrifah dalam pembentukan akhlak santri melalui pendidikan karakter di MAS Pondok Pesantren Nurul Hakim Tembung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan musyrifah, santri, kepala madrasah, dan tenaga pendidik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, ketekunan pengamatan, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musyrifah memiliki peran strategis sebagai pembimbing, pendidik, pengawas, motivator, dan teladan dalam kehidupan santri. Pembentukan akhlak dilakukan melalui pembiasaan ibadah,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-ad429.webp" title="JURIS - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students&#039; Morals Through Character Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-ad429.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-ad429.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-ad429.webp 1x" title="JURIS - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students&#039; Morals Through Character Education" alt="JURIS - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students&#039; Morals Through Character Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-7704a.webp" title="JURIS - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students&#039; Morals Through Character Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-7704a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-7704a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-7704a.webp 1x" title="JURIS - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students&#039; Morals Through Character Education" alt="JURIS - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students&#039; Morals Through Character Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-6cd8a.webp" title="JURIS - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students&#039; Morals Through Character Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-6cd8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-6cd8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-6cd8a.webp 1x" title="JURIS - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students&#039; Morals Through Character Education" alt="JURIS - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students&#039; Morals Through Character Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63615-akhlak-santri-putri-karakter-santr" title="JURIS - The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students&#039; Morals Through Character Education" target="_blank">The Strategic Role of Musyrifah in Shaping Students' Morals Through Character Education</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kapasitas profesional musyrifah, terutama dalam hal kompetensi interpersonal dan literasi digital. Penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan musyrifah dalam membangun hubungan yang kuat dan efektif dengan siswa, serta dalam memberikan bimbingan moral yang sesuai dengan tantangan zaman. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki peran orang tua dalam mendukung upaya pendidikan karakter di pesantren, termasuk bagaimana komunikasi antara pesantren dan keluarga dapat ditingkatkan untuk menciptakan sinergi dalam pembentukan moralitas siswa. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan model pendidikan karakter yang terintegrasi dengan baik dalam aktivitas sehari-hari siswa, termasuk kegiatan keagamaan, disiplin, dan interaksi sosial, untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai moral..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa musyrifah memainkan peran strategis dalam membentuk moralitas siswa melalui proses pendidikan karakter yang terintegrasi di MAS Pondok Pesantren Nurul Hakim Tembung.Peran mereka melampaui pengawasan administratif dan mencakup bimbingan moral, pendidikan, motivasi, dukungan emosional, pemantauan perilaku, dan peran teladan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kondisi moral siswa pada umumnya baik dan menunjukkan pola pengembangan moral yang konstruktif dalam sistem pendidikan asrama.Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi musyrifah dalam memperkuat moralitas siswa, termasuk perbedaan pola asuh keluarga, pengaruh media sosial, dan konsistensi dalam pembiasaan.Penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat peran strategis musyrifah melalui pengembangan kapasitas profesional, kompetensi interpersonal, dan kolaborasi dengan guru, pemimpin sekolah, dan orang tua.Dengan demikian, lingkungan pendidikan asrama dapat memperkuat karakter Islami siswa dan menanggapi perkembangan sosial dan digital secara adaptif
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis musyrifah dalam pembentukan akhlak santri melalui pendidikan karakter di MAS Pondok Pesantren Nurul Hakim Tembung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan musyrifah, santri, kepala madrasah, dan tenaga pendidik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, ketekunan pengamatan, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musyrifah memiliki peran strategis sebagai pembimbing, pendidik, pengawas, motivator, dan teladan dalam kehidupan santri. Pembentukan akhlak dilakukan melalui pembiasaan ibadah,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-6cd8a.webp" type="image/webp" length="100734" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-ad429.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-7704a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/akhlak-santri-putri-karakter-pesantren-pondok-pene-thumb-6cd8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3204-staiserdanglubukpakam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12883-al-fikru-jurnal-ilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63613-model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas</link>
	<guid isPermaLink="false">f1de77d50142748e644d93465691c555</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hasan matsum ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri syahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,hasan,matsum,putri,ridwan,syahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di lingkungan sekolah dengan infrastruktur terbatas. Selain itu, studi tentang pengintegrasian AI ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di lingkungan sekolah dengan infrastruktur terbatas. Selain itu, studi tentang pengintegrasian AI dengan pendekatan saintifik dalam mata pelajaran lain di sekolah dasar bisa menjadi arah baru. Terakhir, penelitian tentang pengembangan permainan edukatif berbasis AI yang dapat berjalan offline untuk mengatasi keterbatasan koneksi internet di daerah pedesaan juga layak dieksplorasi.. Penggunaan Artificial Intelligence melalui Game-Based Learning di MI Palama Donggo membuktikan potensi sebagai inovasi pedagogis yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.Implementasi AI dalam permainan edukatif menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan berpusat pada siswa.Siswa menunjukkan peningkatan antusiasme, partisipasi aktif, dan kemampuan berpikir ilmiah melalui proses pengamatan, penanyaan, penalaran, evaluasi, dan penyimpulan.Namun, tantangan seperti keterbatasan perangkat, koneksi internet, dan alokasi waktu tetap menjadi hambatan.Kefektifan AI bergantung pada desain instruksional yang tepat, panduan guru, infrastruktur yang memadai, serta penyelarasan dengan tujuan pembelajaran.Dengan demikian, integrasi AI dalam pendidikan agama Islam berpotensi memperkuat pembelajaran berbasis keterampilan berpikir ilmiah dan logis Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Islamic Religious Education membuka peluang pembelajaran interaktif, adaptif, dan berpusat pada siswa. Penelitian ini menganalisis pemanfaatan AI melalui Game-Based Learning untuk menstimulasi keterampilan berpikir ilmiah siswa di MI Palama Donggo. Pendekatan kualitatif digunakan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi melibatkan kepala madrasah, guru, serta siswa. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis mencakup reduksi, kategorisasi, penyajian, dan verifikasi. Hasil menunjukkan bahwa Game-Based Learning berbantuan AI menghadirkan pengalaman belajar menarik melalui pertanyaan adaptif, umpan balik langsung, dan aktivitas interaktif.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp 1x" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" alt="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-00ddf.webp" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-00ddf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-00ddf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-00ddf.webp 1x" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" alt="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-5392f.webp" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-5392f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-5392f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-5392f.webp 1x" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" alt="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63613-model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" target="_blank">Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di lingkungan sekolah dengan infrastruktur terbatas. Selain itu, studi tentang pengintegrasian AI dengan pendekatan saintifik dalam mata pelajaran lain di sekolah dasar bisa menjadi arah baru. Terakhir, penelitian tentang pengembangan permainan edukatif berbasis AI yang dapat berjalan offline untuk mengatasi keterbatasan koneksi internet di daerah pedesaan juga layak dieksplorasi..
<br>Penggunaan Artificial Intelligence melalui Game-Based Learning di MI Palama Donggo membuktikan potensi sebagai inovasi pedagogis yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.Implementasi AI dalam permainan edukatif menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan berpusat pada siswa.Siswa menunjukkan peningkatan antusiasme, partisipasi aktif, dan kemampuan berpikir ilmiah melalui proses pengamatan, penanyaan, penalaran, evaluasi, dan penyimpulan.Namun, tantangan seperti keterbatasan perangkat, koneksi internet, dan alokasi waktu tetap menjadi hambatan.Kefektifan AI bergantung pada desain instruksional yang tepat, panduan guru, infrastruktur yang memadai, serta penyelarasan dengan tujuan pembelajaran.Dengan demikian, integrasi AI dalam pendidikan agama Islam berpotensi memperkuat pembelajaran berbasis keterampilan berpikir ilmiah dan logis
<br>Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Islamic Religious Education membuka peluang pembelajaran interaktif, adaptif, dan berpusat pada siswa. Penelitian ini menganalisis pemanfaatan AI melalui Game-Based Learning untuk menstimulasi keterampilan berpikir ilmiah siswa di MI Palama Donggo. Pendekatan kualitatif digunakan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi melibatkan kepala madrasah, guru, serta siswa. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis mencakup reduksi, kategorisasi, penyajian, dan verifikasi. Hasil menunjukkan bahwa Game-Based Learning berbantuan AI menghadirkan pengalaman belajar menarik melalui pertanyaan adaptif, umpan balik langsung, dan aktivitas interaktif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp" type="image/webp" length="99222" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-00ddf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-5392f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3204-staiserdanglubukpakam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12883-al-fikru-jurnal-ilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students Islamic Moral Character in the Digital Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students Islamic Moral Character in the Digital Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students Islamic Moral Character in the Digital Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63612-komunikasi-digital-model-linear-teknik</link>
	<guid isPermaLink="false">ba21b75ab90186c95af67c2b7c3af032</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hasan matsum ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri syahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,hasan,matsum,putri,ridwan,syahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan model komunikasi fleksibel antara sekolah dan keluarga, yang mempertimbangkan berbagai kondisi dan kebutuhan keluarga. Model ini dapat mencakup berbagai saluran komunikasi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students' Islamic Moral Character in the Digital Era: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan model komunikasi fleksibel antara sekolah dan keluarga, yang mempertimbangkan berbagai kondisi dan kebutuhan keluarga. Model ini dapat mencakup berbagai saluran komunikasi, seperti pertemuan tatap muka, komunikasi digital, dan konsultasi individu, sehingga dapat mengakomodasi keterbatasan waktu dan kebutuhan spesifik keluarga.2. Menerapkan program parenting berkelanjutan yang berfokus pada pengembangan kompetensi orang tua dalam mendidik anak secara Islami. Program ini dapat mencakup pelatihan, lokakarya, dan konsultasi individu untuk membantu orang tua memahami peran mereka sebagai pendidik utama dalam keluarga dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pendidikan anak.3. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi perbedaan persepsi antara guru dan orang tua mengenai tanggung jawab pendidikan. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi tersebut dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan komunikasi dan pemahaman bersama antara kedua pihak. Dengan demikian, dapat tercipta kemitraan yang lebih kuat dan efektif dalam proses pendidikan moral siswa.. This study concludes that the collaboration between Islamic Religious Education teachers and parents at SMA Muhammadiyah 18 Sunggal plays an important role in strengthening students' moral development.The collaboration is implemented through several complementary mechanisms, including student activity reporting books, WhatsApp groups, home visits, parenting guidance, and parentAeteacher meetings during report-card distribution.These mechanisms facilitate continuous communication, monitoring, evaluation, and reinforcement of Islamic values across school and family environments.The findings demonstrate that the partnership is not merely administrative but represents a shared educational responsibility in developing students' religious discipline, moral behavior, responsibility, and social conduct.Nevertheless, the implementation of this collaboration continues to face several challenges, particularly parents' limited time due to occupational responsibilities, communication difficulties through digital media, and differences in perceptions regarding the distribution of educational responsibilities.These challenges indicate the need for a more flexible, systematic, and sustainable partnership model.From the perspective of Islamic education, collaboration between teachers and parents reflects the principle of taAoAwun in righteousness and piety as articulated in QS.Strengthening communication, clarifying responsibilities, expanding parenting programs, and developing continuous evaluation are essential.Effective schoolAefamily collaboration can establish a more consistent educational environment and contribute significantly to the formation of students who possess noble character, religious commitment, responsibility, and resilience in facing contemporary challenges Penelitian ini menganalisis kerja sama guru Islamic Religious Education dan orang tua dalam pembinaan akhlak siswa di SMA Muhammadiyah 18 Sunggal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wali kelas, guru Islamic Religious Education, dan orang tua siswa. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaya melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama dilaksanakan melalui buku pelaporan kegiatan siswa, grup WhatsApp, kunjungan rumah, penguatan pola asuh, serta pertemuan guru dan orang tua pada pembagian rapor. Berbagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-30dfa.webp" title="JURIS - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students&#039; Islamic Moral Character in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-30dfa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-30dfa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-30dfa.webp 1x" title="JURIS - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students&#039; Islamic Moral Character in the Digital Era" alt="JURIS - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students&#039; Islamic Moral Character in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-c5f50.webp" title="JURIS - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students&#039; Islamic Moral Character in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-c5f50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-c5f50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-c5f50.webp 1x" title="JURIS - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students&#039; Islamic Moral Character in the Digital Era" alt="JURIS - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students&#039; Islamic Moral Character in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-ad6a0.webp" title="JURIS - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students&#039; Islamic Moral Character in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-ad6a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-ad6a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-ad6a0.webp 1x" title="JURIS - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students&#039; Islamic Moral Character in the Digital Era" alt="JURIS - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students&#039; Islamic Moral Character in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63612-komunikasi-digital-model-linear-teknik" title="JURIS - Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students&#039; Islamic Moral Character in the Digital Era" target="_blank">Collaborative Strategies of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Strengthening Students' Islamic Moral Character in the Digital Era</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan model komunikasi fleksibel antara sekolah dan keluarga, yang mempertimbangkan berbagai kondisi dan kebutuhan keluarga. Model ini dapat mencakup berbagai saluran komunikasi, seperti pertemuan tatap muka, komunikasi digital, dan konsultasi individu, sehingga dapat mengakomodasi keterbatasan waktu dan kebutuhan spesifik keluarga.2. Menerapkan program parenting berkelanjutan yang berfokus pada pengembangan kompetensi orang tua dalam mendidik anak secara Islami. Program ini dapat mencakup pelatihan, lokakarya, dan konsultasi individu untuk membantu orang tua memahami peran mereka sebagai pendidik utama dalam keluarga dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pendidikan anak.3. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi perbedaan persepsi antara guru dan orang tua mengenai tanggung jawab pendidikan. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi tersebut dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan komunikasi dan pemahaman bersama antara kedua pihak. Dengan demikian, dapat tercipta kemitraan yang lebih kuat dan efektif dalam proses pendidikan moral siswa..
<br>This study concludes that the collaboration between Islamic Religious Education teachers and parents at SMA Muhammadiyah 18 Sunggal plays an important role in strengthening students' moral development.The collaboration is implemented through several complementary mechanisms, including student activity reporting books, WhatsApp groups, home visits, parenting guidance, and parentAeteacher meetings during report-card distribution.These mechanisms facilitate continuous communication, monitoring, evaluation, and reinforcement of Islamic values across school and family environments.The findings demonstrate that the partnership is not merely administrative but represents a shared educational responsibility in developing students' religious discipline, moral behavior, responsibility, and social conduct.Nevertheless, the implementation of this collaboration continues to face several challenges, particularly parents' limited time due to occupational responsibilities, communication difficulties through digital media, and differences in perceptions regarding the distribution of educational responsibilities.These challenges indicate the need for a more flexible, systematic, and sustainable partnership model.From the perspective of Islamic education, collaboration between teachers and parents reflects the principle of taAoAwun in righteousness and piety as articulated in QS.Strengthening communication, clarifying responsibilities, expanding parenting programs, and developing continuous evaluation are essential.Effective schoolAefamily collaboration can establish a more consistent educational environment and contribute significantly to the formation of students who possess noble character, religious commitment, responsibility, and resilience in facing contemporary challenges
<br>Penelitian ini menganalisis kerja sama guru Islamic Religious Education dan orang tua dalam pembinaan akhlak siswa di SMA Muhammadiyah 18 Sunggal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wali kelas, guru Islamic Religious Education, dan orang tua siswa. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaya melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama dilaksanakan melalui buku pelaporan kegiatan siswa, grup WhatsApp, kunjungan rumah, penguatan pola asuh, serta pertemuan guru dan orang tua pada pembagian rapor. Berbagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-ad6a0.webp" type="image/webp" length="95710" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-30dfa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-c5f50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/komunikasi-digital-model-linear-teknik-pengumpulan-thumb-ad6a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3204-staiserdanglubukpakam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12883-al-fikru-jurnal-ilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ High School Students Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ High School Students Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ High School Students Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63611-siswa-sma-amerika-mental-kritis-madras</link>
	<guid isPermaLink="false">0bbcdb6323eb548c6f89621dc3070b64</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uajy ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,content,main,ojs,uajy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak jangka panjang pendidikan militer terhadap kesehatan mental siswa, serta membandingkan efektivitas pendekatan konseling versus metode militer dalam membentuk karakter. Selain itu, studi tentang peran aktif keluarga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - High School Students' Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks: Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak jangka panjang pendidikan militer terhadap kesehatan mental siswa, serta membandingkan efektivitas pendekatan konseling versus metode militer dalam membentuk karakter. Selain itu, studi tentang peran aktif keluarga dan lingkungan sosial dalam mencegah kenakalan remaja menjadi penting untuk mengidentifikasi solusi yang berkelanjutan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model pendidikan alternatif yang menggabungkan disiplin dengan pengembangan keterampilan emosional dan kritis siswa.. Pandangan siswa SMA terhadap kebijakan pengiriman anak bermasalah ke barak militer bersifat terbelah.Sebagian mendukung pendekatan militer sebagai sarana disiplin, namun sebagian lain khawatir akan dampak psikologis.Mayoritas siswa menilai barak militer tidak menyentuh akar masalah dan menegaskan peran utama keluarga dalam pembentukan karakter.Kebijakan ini memerlukan pendekatan yang lebih holistik dan manusiawi untuk mengatasi kenakalan remaja secara berkelanjutan Kebijakan pengiriman siswa bermasalah ke barak militer yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat menimbulkan pro dan kontra di ruang publik. Penelitian ini bertujuan menggali pandangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai pihak yang paling terdampak langsung, khususnya mengenai definisi anak bermasalah, efektivitas pendekatan militer, serta pihak yang paling bertanggung jawab atas pembinaan karakter remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga belas siswa SMA/SMK dari berbagai daerah di Indonesia, dianalisis melalui konsep sosialisasi represif dan partisipatif serta fungsi komunikasi politik. Hasil penelitian menunjukkan pandangan siswa yang terbelah: sebagian mendukung barak militer sebagai sarana penanaman disiplin... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-1e1fc.webp" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-1e1fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-1e1fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-1e1fc.webp 1x" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" alt="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp 1x" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" alt="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp 1x" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" alt="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63611-siswa-sma-amerika-mental-kritis-madras" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" target="_blank">High School Students' Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak jangka panjang pendidikan militer terhadap kesehatan mental siswa, serta membandingkan efektivitas pendekatan konseling versus metode militer dalam membentuk karakter. Selain itu, studi tentang peran aktif keluarga dan lingkungan sosial dalam mencegah kenakalan remaja menjadi penting untuk mengidentifikasi solusi yang berkelanjutan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model pendidikan alternatif yang menggabungkan disiplin dengan pengembangan keterampilan emosional dan kritis siswa..
<br>Pandangan siswa SMA terhadap kebijakan pengiriman anak bermasalah ke barak militer bersifat terbelah.Sebagian mendukung pendekatan militer sebagai sarana disiplin, namun sebagian lain khawatir akan dampak psikologis.Mayoritas siswa menilai barak militer tidak menyentuh akar masalah dan menegaskan peran utama keluarga dalam pembentukan karakter.Kebijakan ini memerlukan pendekatan yang lebih holistik dan manusiawi untuk mengatasi kenakalan remaja secara berkelanjutan
<br>Kebijakan pengiriman siswa bermasalah ke barak militer yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat menimbulkan pro dan kontra di ruang publik. Penelitian ini bertujuan menggali pandangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai pihak yang paling terdampak langsung, khususnya mengenai definisi anak bermasalah, efektivitas pendekatan militer, serta pihak yang paling bertanggung jawab atas pembinaan karakter remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga belas siswa SMA/SMK dari berbagai daerah di Indonesia, dianalisis melalui konsep sosialisasi represif dan partisipatif serta fungsi komunikasi politik. Hasil penelitian menunjukkan pandangan siswa yang terbelah: sebagian mendukung barak militer sebagai sarana penanaman disiplin...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp" type="image/webp" length="52914" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-1e1fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-579-uajy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-890-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63614-visum-et-repertum-pembuktian-hukum-islam</link>
	<guid isPermaLink="false">5f14e1a1b4ce132277a9f9e167e71e64</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hasan matsum ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri syahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,hasan,matsum,putri,ridwan,syahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi Visum et Repertum dengan bentuk-bentuk bukti lain dalam sistem hukum pidana Islam untuk memperkuat proses pembuktian. 2. Studi tentang penerapan prinsip ijtihad dalam interpretasi hasil Visum et Repertum ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi Visum et Repertum dengan bentuk-bentuk bukti lain dalam sistem hukum pidana Islam untuk memperkuat proses pembuktian. 2. Studi tentang penerapan prinsip ijtihad dalam interpretasi hasil Visum et Repertum dalam perspektif fiqh jinayah dapat menjadi arah penelitian baru. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan Visum et Repertum dalam kasus-kasus di mana korban tidak mungkin memberikan kesaksian, terutama dalam konteks keadilan dan kebenaran hukum.. Studi ini menyimpulkan bahwa Visum et Repertum (VER) memiliki posisi strategis dalam membuktikan pembunuhan di bawah Pasal 184 KUHAP.VER secara utama berfungsi sebagai bukti dokumen yang berisi temuan medis ilmiah mengenai luka, sebab kematian, dan mekanisme kematian korban.Meskipun memiliki nilai pembuktian yang signifikan, VER tidak bersifat mutlak dan tidak dapat secara mandiri menentukan kesalahan terdakwa.Dari perspektif hukum pidana Islam, VER dapat ditempatkan sebagai bentuk al-bayyinah kontemporer yang selaras dengan prinsip ijtihad, ahl al-khibrah, dan maslahah.Dengan demikian, VER berfungsi sebagai instrumen ilmiah pendukung yang memperkuat pencarian kebenaran dan keadilan dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi kedudukan Visum et Repertum dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan berdasarkan Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta perspektif hukum pidana Islam. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Visum et Repertum memiliki kedudukan strategis sebagai alat bukti surat yang memuat temuan medis ilmiah mengenai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-b80f2.webp" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-b80f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-b80f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-b80f2.webp 1x" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" alt="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-eb85f.webp" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-eb85f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-eb85f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-eb85f.webp 1x" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" alt="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp 1x" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" alt="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63614-visum-et-repertum-pembuktian-hukum-islam" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" target="_blank">The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi Visum et Repertum dengan bentuk-bentuk bukti lain dalam sistem hukum pidana Islam untuk memperkuat proses pembuktian. 2. Studi tentang penerapan prinsip ijtihad dalam interpretasi hasil Visum et Repertum dalam perspektif fiqh jinayah dapat menjadi arah penelitian baru. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan Visum et Repertum dalam kasus-kasus di mana korban tidak mungkin memberikan kesaksian, terutama dalam konteks keadilan dan kebenaran hukum..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa Visum et Repertum (VER) memiliki posisi strategis dalam membuktikan pembunuhan di bawah Pasal 184 KUHAP.VER secara utama berfungsi sebagai bukti dokumen yang berisi temuan medis ilmiah mengenai luka, sebab kematian, dan mekanisme kematian korban.Meskipun memiliki nilai pembuktian yang signifikan, VER tidak bersifat mutlak dan tidak dapat secara mandiri menentukan kesalahan terdakwa.Dari perspektif hukum pidana Islam, VER dapat ditempatkan sebagai bentuk al-bayyinah kontemporer yang selaras dengan prinsip ijtihad, ahl al-khibrah, dan maslahah.Dengan demikian, VER berfungsi sebagai instrumen ilmiah pendukung yang memperkuat pencarian kebenaran dan keadilan dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi kedudukan Visum et Repertum dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan berdasarkan Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta perspektif hukum pidana Islam. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Visum et Repertum memiliki kedudukan strategis sebagai alat bukti surat yang memuat temuan medis ilmiah mengenai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp" type="image/webp" length="95970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-b80f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-eb85f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3204-staiserdanglubukpakam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12883-al-fikru-jurnal-ilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Educators Perspectives on the Free Nutritious Meal Program ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Educators Perspectives on the Free Nutritious Meal Program ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Educators Perspectives on the Free Nutritious Meal Program ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63609-dinamika-program-al-miftah-meals-m</link>
	<guid isPermaLink="false">3df6940475b28dab69e0ac59253752b3</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:08:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uajy ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,content,main,ojs,uajy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap sistem distribusi makanan dalam program MBG, terutama dalam hal kualitas makanan dan pengawasan vendor. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Educators' Perspectives on the Free Nutritious Meal Program: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap sistem distribusi makanan dalam program MBG, terutama dalam hal kualitas makanan dan pengawasan vendor. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang program MBG terhadap perkembangan kognitif dan kualitas pendidikan anak-anak, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan bantuan gizi. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas program MBG dengan program-program alternatif, seperti pemerataan fasilitas pendidikan atau sekolah gratis, dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia.. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara konseptual memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu dan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), sekaligus mendukung perkembangan kognitif dan kualitas pendidikan.Namun, implementasinya menghadapi tantangan signifikan, seperti inkonsistensi kualitas menu, lemahnya pengawasan vendor, risiko keracunan akibat distribusi tidak optimal, serta sasaran program di daerah yang sebenarnya tidak memerlukan bantuan ini.Meski demikian, program ini tidak seharusnya dihentikan karena manfaatnya yang vital bagi kelompok rentan, melainkan perlu dievaluasi secara mendalam dengan memperbaiki seleksi penerima, pengawasan ketat terhadap vendor, dan sistem distribusi.Dari perspektif sosiologi politik, dinamika program MBG mencerminkan ketegangan dalam distribusi kekuasaan antara pemerintah, vendor, sekolah, dan masyarakat.Ketidakseimbangan ini memicu konflik kepentingan, seperti prioritas profit vendor versus kualitas makanan, yang menggerus efektivitas program.Hegemoni pemerintah melalui kebijakan ini juga rentan gagal jika tidak didukung implementasi yang kredibel.Untuk keberlanjutan, partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan komunikasi politik yang transparan menjadi kunci guna memastikan program tetap relevan, terlegitimasi, dan mampu memitigasi risiko seperti keracunan.Ke depan, meski MBG diakui penting, sebagian pemangku kepentingan lebih memprioritaskan alternatif seperti pemerataan fasilitas pendidikan atau sekolah gratis.Alasannya, investasi dalam infrastruktur pendidikan dinilai memberi dampak jangka panjang yang lebih berkelanjutan dan menyasar akar masalah kualitas hidup anak Indonesia.Dengan demikian, MBG perlu dioptimalkan secara selektif (khusus daerah berisiko gizi), sambil mengintegrasikannya dalam kebijakan pendidikan holistik yang memastikan gizi dan akses belajar berkualitas berjalan beriringan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan mengatasi gizi buruk dan stunting pada anak-anak Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini mengkaji pandangan tenaga pendidik terhadap implementasi MBG melalui wawancara mendalam dengan sembilan narasumber dari berbagai sekolah. Temuan menunjukkan dukungan terhadap tujuan program, namun mengidentifikasi permasalahan serius seperti inkonsistensi kualitas menu, lemahnya pengawasan vendor, risiko keracunan, dan ketidaktepatan sasaran. Analisis sosiologi politik mengungkap ketegangan distribusi kekuasaan antara pemerintah, vendor, dan sekolah yang memicu konflik kepentingan. Para narasumber sepakat program... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp 1x" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" alt="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp 1x" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" alt="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-c59c2.webp" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-c59c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-c59c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-c59c2.webp 1x" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" alt="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63609-dinamika-program-al-miftah-meals-m" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" target="_blank">Educators' Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap sistem distribusi makanan dalam program MBG, terutama dalam hal kualitas makanan dan pengawasan vendor. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang program MBG terhadap perkembangan kognitif dan kualitas pendidikan anak-anak, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan bantuan gizi. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas program MBG dengan program-program alternatif, seperti pemerataan fasilitas pendidikan atau sekolah gratis, dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia..
<br>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara konseptual memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu dan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), sekaligus mendukung perkembangan kognitif dan kualitas pendidikan.Namun, implementasinya menghadapi tantangan signifikan, seperti inkonsistensi kualitas menu, lemahnya pengawasan vendor, risiko keracunan akibat distribusi tidak optimal, serta sasaran program di daerah yang sebenarnya tidak memerlukan bantuan ini.Meski demikian, program ini tidak seharusnya dihentikan karena manfaatnya yang vital bagi kelompok rentan, melainkan perlu dievaluasi secara mendalam dengan memperbaiki seleksi penerima, pengawasan ketat terhadap vendor, dan sistem distribusi.Dari perspektif sosiologi politik, dinamika program MBG mencerminkan ketegangan dalam distribusi kekuasaan antara pemerintah, vendor, sekolah, dan masyarakat.Ketidakseimbangan ini memicu konflik kepentingan, seperti prioritas profit vendor versus kualitas makanan, yang menggerus efektivitas program.Hegemoni pemerintah melalui kebijakan ini juga rentan gagal jika tidak didukung implementasi yang kredibel.Untuk keberlanjutan, partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan komunikasi politik yang transparan menjadi kunci guna memastikan program tetap relevan, terlegitimasi, dan mampu memitigasi risiko seperti keracunan.Ke depan, meski MBG diakui penting, sebagian pemangku kepentingan lebih memprioritaskan alternatif seperti pemerataan fasilitas pendidikan atau sekolah gratis.Alasannya, investasi dalam infrastruktur pendidikan dinilai memberi dampak jangka panjang yang lebih berkelanjutan dan menyasar akar masalah kualitas hidup anak Indonesia.Dengan demikian, MBG perlu dioptimalkan secara selektif (khusus daerah berisiko gizi), sambil mengintegrasikannya dalam kebijakan pendidikan holistik yang memastikan gizi dan akses belajar berkualitas berjalan beriringan
<br>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan mengatasi gizi buruk dan stunting pada anak-anak Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini mengkaji pandangan tenaga pendidik terhadap implementasi MBG melalui wawancara mendalam dengan sembilan narasumber dari berbagai sekolah. Temuan menunjukkan dukungan terhadap tujuan program, namun mengidentifikasi permasalahan serius seperti inkonsistensi kualitas menu, lemahnya pengawasan vendor, risiko keracunan, dan ketidaktepatan sasaran. Analisis sosiologi politik mengungkap ketegangan distribusi kekuasaan antara pemerintah, vendor, dan sekolah yang memicu konflik kepentingan. Para narasumber sepakat program...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp" type="image/webp" length="49236" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-c59c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-579-uajy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-890-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63620-pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter</link>
	<guid isPermaLink="false">2f6bfa7a1b62a36d6df83760271100a2</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 21:57:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syamsir nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi nihi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,nihi,nur,studi,syamsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari sistem Smart Card terhadap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, khususnya dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi ekonomi. Selain itu, penelitian tentang peran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari sistem Smart Card terhadap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, khususnya dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi ekonomi. Selain itu, penelitian tentang peran perempuan dalam pengelolaan TPS3R perlu dikembangkan lebih lanjut, termasuk analisis keterlibatan mereka dalam proses daur ulang dan dampaknya terhadap kohesi sosial. Terakhir, studi tentang efektivitas program edukasi lingkungan berbasis media sosial dan sekolah dalam mengubah perilaku masyarakat terhadap pemilahan sampah menjadi penting untuk diperdalam, terutama di daerah dengan tingkat partisipasi yang masih rendah.. Pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang telah menunjukkan perkembangan positif dalam aspek lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat.Melalui inovasi seperti Bank Sampah Induk Jombang (BSIJ), program TPS3R, dan penerapan teknologi digital seperti Smart Card Beresin Sampah, masyarakat tidak hanya didorong untuk berpartisipasi aktif, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi langsung dari kegiatan pengelolaan sampah.Dampak signifikan terlihat dalam peningkatan pendapatan rumah tangga, pemberdayaan kelompok rentan seperti pemulung, serta munculnya kegiatan ekonomi berbasis daur ulang.Meskipun demikian, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kurangnya edukasi lingkungan, dan partisipasi masyarakat yang belum merata.Untuk itu, diperlukan strategi penguatan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, LSM, dan institusi pendidikan agar pengelolaan sampah menjadi bagian integral dari pembangunan daerah yang berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengelolaan sampah terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer dari observasi dan wawancara, serta data sekunder dari laporan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bank sampah dan pengelolaan TPS3R memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan volume sampah dan peningkatan pendapatan masyarakat. Bank Sampah (BSIJ) berhasil memberdayakan ribuan warga dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-62908.webp" title="JURIS - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-62908.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-62908.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-62908.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang" alt="JURIS - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-4c52f.webp" title="JURIS - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-4c52f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-4c52f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-4c52f.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang" alt="JURIS - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-7e159.webp" title="JURIS - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-7e159.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-7e159.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-7e159.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang" alt="JURIS - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63620-pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter" title="JURIS - Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang" target="_blank">Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Peran Smart Card dan TPS3R di Jombang</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari sistem Smart Card terhadap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, khususnya dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi ekonomi. Selain itu, penelitian tentang peran perempuan dalam pengelolaan TPS3R perlu dikembangkan lebih lanjut, termasuk analisis keterlibatan mereka dalam proses daur ulang dan dampaknya terhadap kohesi sosial. Terakhir, studi tentang efektivitas program edukasi lingkungan berbasis media sosial dan sekolah dalam mengubah perilaku masyarakat terhadap pemilahan sampah menjadi penting untuk diperdalam, terutama di daerah dengan tingkat partisipasi yang masih rendah..
<br>Pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang telah menunjukkan perkembangan positif dalam aspek lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat.Melalui inovasi seperti Bank Sampah Induk Jombang (BSIJ), program TPS3R, dan penerapan teknologi digital seperti Smart Card Beresin Sampah, masyarakat tidak hanya didorong untuk berpartisipasi aktif, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi langsung dari kegiatan pengelolaan sampah.Dampak signifikan terlihat dalam peningkatan pendapatan rumah tangga, pemberdayaan kelompok rentan seperti pemulung, serta munculnya kegiatan ekonomi berbasis daur ulang.Meskipun demikian, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kurangnya edukasi lingkungan, dan partisipasi masyarakat yang belum merata.Untuk itu, diperlukan strategi penguatan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, LSM, dan institusi pendidikan agar pengelolaan sampah menjadi bagian integral dari pembangunan daerah yang berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengelolaan sampah terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer dari observasi dan wawancara, serta data sekunder dari laporan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bank sampah dan pengelolaan TPS3R memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan volume sampah dan peningkatan pendapatan masyarakat. Bank Sampah (BSIJ) berhasil memberdayakan ribuan warga dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-4c52f.webp" type="image/webp" length="84450" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-62908.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-4c52f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/pemilahan-sampah-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-7e159.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2382-undar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10557-juriko-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63603-daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis</link>
	<guid isPermaLink="false">52346c56efcad9296ead5a997d58db41</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 21:07:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ai mulyani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,mulyani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi simbol-simbol alam lain dalam tari Bali dan membandingkan maknanya dengan daun girang. Selanjutnya, studi tentang dampak psikologis daun girang terhadap penari, seperti apakah penggunaannya benar-benar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi simbol-simbol alam lain dalam tari Bali dan membandingkan maknanya dengan daun girang. Selanjutnya, studi tentang dampak psikologis daun girang terhadap penari, seperti apakah penggunaannya benar-benar meningkatkan rasa percaya diri dan fokus selama pertunjukan, bisa menjadi arah penelitian baru. Terakhir, penelitian dapat fokus pada cara daun girang beradaptasi dalam konteks seni pertunjukan modern tanpa kehilangan makna budaya dan filosofinya, misalnya dengan mempelajari inovasi desain tata busana yang tetap mempertahankan elemen tradisional. Penelitian ini penting untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan kebutuhan ekspresi seni yang relevan dengan era saat ini.. Penggunaan daun girang dalam seni pertunjukan Bali, khususnya tari, menunjukkan bahwa unsur alam memiliki peran penting dalam mendukung estetika pertunjukan, memiliki makna tersendiri, serta sebagai identitas budaya yang diwariskan antar generasi dalam tradisi kepenarian Bali.Makna daun girang diyakini merupakan pemaknaan kata girang yang berarti senang, bahagia, atau gembira.Oleh karena itu, penggunaannya mengandung harapan agar penari dapat tampil dengan suasana hati yang ceria, penuh semangat, dan mampu menampilkan pertunjukan yang optimal.Selain itu, keberadaan daun girang juga dipercaya sebagai simbol yang dapat memunculkan rasa percaya diri dan kesiapan mental sebelum tampil di atas panggung.Keberlangsungan penggunaan daun girang hingga saat ini tidak terlepas dari proses transmisi budaya yang berlangsung melalui tradisi lisan, praktik berkesenian, serta hubungan antara guru dan murid dalam komunitas seni Daun girang (Leea indica) merupakan tumbuhan yang hingga kini masih digunakan dalam seni pertunjukan Bali, khususnya tari Bali. Daun ini umumnya ditempatkan pada bagian telinga, rambut, dan gelungan (hiasan kepala) penari sebagai bagian dari busana tari. Meskipun telah menjadi bagian dari tradisi kepenarian Bali, kajian mengenai fungsi dan maknanya masih relatif terbatas. Melalui pendekatan kualitatif dan kajian pustaka, artikel ini mengkaji fungsi dan makna daun girang dalam tari Bali. Data utama diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan, yang merupakan seorang budayawan, seniman, dan akademisi Bali, yakni I Gede Anom Ranuara, S.Pd., S.Sn., M.Si, M.Ag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun girang memiliki fungsi estetis sebagai pelengkap tata busana serta fungsi identitas budaya. Daun girang juga mengandung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-db07c.webp" title="JURIS - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-db07c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-db07c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-db07c.webp 1x" title="JURIS - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali" alt="JURIS - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-afd6a.webp" title="JURIS - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-afd6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-afd6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-afd6a.webp 1x" title="JURIS - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali" alt="JURIS - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-9efb2.webp" title="JURIS - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-9efb2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-9efb2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-9efb2.webp 1x" title="JURIS - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali" alt="JURIS - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63603-daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis" title="JURIS - Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali" target="_blank">Fungsi Dan Makna Daun Girang Dalam Tari Bali</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi simbol-simbol alam lain dalam tari Bali dan membandingkan maknanya dengan daun girang. Selanjutnya, studi tentang dampak psikologis daun girang terhadap penari, seperti apakah penggunaannya benar-benar meningkatkan rasa percaya diri dan fokus selama pertunjukan, bisa menjadi arah penelitian baru. Terakhir, penelitian dapat fokus pada cara daun girang beradaptasi dalam konteks seni pertunjukan modern tanpa kehilangan makna budaya dan filosofinya, misalnya dengan mempelajari inovasi desain tata busana yang tetap mempertahankan elemen tradisional. Penelitian ini penting untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan kebutuhan ekspresi seni yang relevan dengan era saat ini..
<br>Penggunaan daun girang dalam seni pertunjukan Bali, khususnya tari, menunjukkan bahwa unsur alam memiliki peran penting dalam mendukung estetika pertunjukan, memiliki makna tersendiri, serta sebagai identitas budaya yang diwariskan antar generasi dalam tradisi kepenarian Bali.Makna daun girang diyakini merupakan pemaknaan kata girang yang berarti senang, bahagia, atau gembira.Oleh karena itu, penggunaannya mengandung harapan agar penari dapat tampil dengan suasana hati yang ceria, penuh semangat, dan mampu menampilkan pertunjukan yang optimal.Selain itu, keberadaan daun girang juga dipercaya sebagai simbol yang dapat memunculkan rasa percaya diri dan kesiapan mental sebelum tampil di atas panggung.Keberlangsungan penggunaan daun girang hingga saat ini tidak terlepas dari proses transmisi budaya yang berlangsung melalui tradisi lisan, praktik berkesenian, serta hubungan antara guru dan murid dalam komunitas seni
<br>Daun girang (Leea indica) merupakan tumbuhan yang hingga kini masih digunakan dalam seni pertunjukan Bali, khususnya tari Bali. Daun ini umumnya ditempatkan pada bagian telinga, rambut, dan gelungan (hiasan kepala) penari sebagai bagian dari busana tari. Meskipun telah menjadi bagian dari tradisi kepenarian Bali, kajian mengenai fungsi dan maknanya masih relatif terbatas. Melalui pendekatan kualitatif dan kajian pustaka, artikel ini mengkaji fungsi dan makna daun girang dalam tari Bali. Data utama diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan, yang merupakan seorang budayawan, seniman, dan akademisi Bali, yakni I Gede Anom Ranuara, S.Pd., S.Sn., M.Si, M.Ag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun girang memiliki fungsi estetis sebagai pelengkap tata busana serta fungsi identitas budaya. Daun girang juga mengandung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-db07c.webp" type="image/webp" length="93850" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-db07c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-afd6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/daun-girang-tari-bali-fungsi-makna-psikologis-leea-thumb-9efb2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15124-jurnal-seni-makalangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa Studi Pada Desa Nihi Kabupaten Muna Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa Studi Pada Desa Nihi Kabupaten Muna Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa Studi Pada Desa Nihi Kabupaten Muna Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63619-persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen</link>
	<guid isPermaLink="false">3ed01dc16579454e3ac0d8d88e0d40f2</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 20:45:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syamsir nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi nihi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,nihi,nur,studi,syamsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan platform digital seperti aplikasi mobile atau website desa terhadap tingkat transparansi pengelolaan keuangan. 2. Studi tentang efektivitas program literasi keuangan masyarakat dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan platform digital seperti aplikasi mobile atau website desa terhadap tingkat transparansi pengelolaan keuangan. 2. Studi tentang efektivitas program literasi keuangan masyarakat dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi dalam pengawasan keuangan desa. 3. Penelitian untuk mengevaluasi peran lembaga pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat mekanisme akuntabilitas dan transparansi melalui partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan dan evaluasi keuangan desa.. Pengelolaan keuangan desa di Desa Nihi telah memenuhi prinsip akuntabilitas, tetapi transparansi publik masih perlu ditingkatkan.Tantangan utama mencakup keterbatasan media komunikasi dan rendahnya literasi keuangan masyarakat.Inovasi dalam penyampaian informasi melalui teknologi digital serta peningkatan partisipasi masyarakat pada tahap evaluasi diperlukan untuk mewujudkan tata kelola yang lebih transparan dan partisipatif Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Desa Nihi, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penerapan prinsip good governance dalam tata kelola keuangan desa seiring dengan meningkatnya dana desa setiap tahun. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan skala Gutman untuk mengukur persepsi masyarakat dan aparatur desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan keuangan desa telah dilaksanakan sesuai regulasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban. Akuntabilitas tercapai dengan baik, terbukti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3a01.webp" title="JURIS - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3a01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3a01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3a01.webp 1x" title="JURIS - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat" alt="JURIS - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-9dc63.webp" title="JURIS - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-9dc63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-9dc63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-9dc63.webp 1x" title="JURIS - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat" alt="JURIS - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3d49.webp" title="JURIS - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3d49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3d49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3d49.webp 1x" title="JURIS - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat" alt="JURIS - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63619-persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen" title="JURIS - Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat" target="_blank">Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa: Studi Pada Desa Nihi, Kabupaten Muna Barat</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan platform digital seperti aplikasi mobile atau website desa terhadap tingkat transparansi pengelolaan keuangan. 2. Studi tentang efektivitas program literasi keuangan masyarakat dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi dalam pengawasan keuangan desa. 3. Penelitian untuk mengevaluasi peran lembaga pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat mekanisme akuntabilitas dan transparansi melalui partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan dan evaluasi keuangan desa..
<br>Pengelolaan keuangan desa di Desa Nihi telah memenuhi prinsip akuntabilitas, tetapi transparansi publik masih perlu ditingkatkan.Tantangan utama mencakup keterbatasan media komunikasi dan rendahnya literasi keuangan masyarakat.Inovasi dalam penyampaian informasi melalui teknologi digital serta peningkatan partisipasi masyarakat pada tahap evaluasi diperlukan untuk mewujudkan tata kelola yang lebih transparan dan partisipatif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Desa Nihi, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penerapan prinsip good governance dalam tata kelola keuangan desa seiring dengan meningkatnya dana desa setiap tahun. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan skala Gutman untuk mengukur persepsi masyarakat dan aparatur desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan keuangan desa telah dilaksanakan sesuai regulasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban. Akuntabilitas tercapai dengan baik, terbukti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3a01.webp" type="image/webp" length="88778" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3a01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-9dc63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/persepsi-masyarakat-surabaya-kinerja-sistem-pengen-thumb-b3d49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2382-undar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10557-juriko-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan Studi Kasus Penerapan A R Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan Studi Kasus Penerapan A R Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan Studi Kasus Penerapan A R Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63601-tari-nusantara-r-tografi-penelitian-pengeta</link>
	<guid isPermaLink="false">20be33870ecd36d1ed77285f669a43e0</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:57:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ai mulyani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,mulyani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Pengembangan kerangka a/r/tografi yang lebih berakar pada epistemologi tari Nusantara dengan memadukan konsep seperti rasa, wiraga, dan wirasa dalam tradisi tari Sunda dan Jawa. 2. Penelitian lanjutan tentang peran metafora dan metonimi dalam transmisi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca: 1. Pengembangan kerangka a/r/tografi yang lebih berakar pada epistemologi tari Nusantara dengan memadukan konsep seperti rasa, wiraga, dan wirasa dalam tradisi tari Sunda dan Jawa. 2. Penelitian lanjutan tentang peran metafora dan metonimi dalam transmisi pengetahuan tari, khususnya dalam konteks pengajaran koreografi berbasis pengalaman tubuh. 3. Pengkajian sistem pemagangan dan pewarisan pengetahuan tari melalui lensa a/r/tografi, dengan fokus pada bagaimana praktik tradisional dapat diterjemahkan ke dalam wacana akademis tanpa kehilangan dimensi korporelnya.. A/r/tografi menawarkan pendekatan yang mampu mengangkat pengetahuan tari yang terkandung dalam tubuh penari, mengintegrasikan proses penghayatan karakter, transmisi kosakata gerak, dan refleksi pedagogis.Metodologi ini memberikan legitimasi akademis bagi praktik tari yang selama ini dianggap tidak dapat direduksi ke dalam kerangka metodologi konvensional.Penelitian tari berbasis a/r/tografi menjadi model yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dengan memperkuat posisi tari sebagai bentuk pengetahuan yang unik dan kompleks Penelitian tari di perguruan tinggi seni di Indonesia sering kali menghadapi tegangan mendasar: metodologi penelitian konvensional belum mampu menangkap dimensi-dimensi pengetahuan tari yang bersifat korporeal, relasional, dan transmisif. Pengetahuan yang hidup dalam tubuh penari, yang terbentuk melalui proses latihan berulang, hubungan guru-murid, dan penghayatan karakter, kerap luput dari tangkapan instrumen penelitian yang bersifat tekstual dan representasional. Artikel ini menawarkan a/r/tografi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp 1x" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" alt="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp 1x" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" alt="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-34dde.webp" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-34dde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-34dde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-34dde.webp 1x" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" alt="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63601-tari-nusantara-r-tografi-penelitian-pengeta" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" target="_blank">Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca</a>: 1. Pengembangan kerangka a/r/tografi yang lebih berakar pada epistemologi tari Nusantara dengan memadukan konsep seperti rasa, wiraga, dan wirasa dalam tradisi tari Sunda dan Jawa. 2. Penelitian lanjutan tentang peran metafora dan metonimi dalam transmisi pengetahuan tari, khususnya dalam konteks pengajaran koreografi berbasis pengalaman tubuh. 3. Pengkajian sistem pemagangan dan pewarisan pengetahuan tari melalui lensa a/r/tografi, dengan fokus pada bagaimana praktik tradisional dapat diterjemahkan ke dalam wacana akademis tanpa kehilangan dimensi korporelnya..
<br>A/r/tografi menawarkan pendekatan yang mampu mengangkat pengetahuan tari yang terkandung dalam tubuh penari, mengintegrasikan proses penghayatan karakter, transmisi kosakata gerak, dan refleksi pedagogis.Metodologi ini memberikan legitimasi akademis bagi praktik tari yang selama ini dianggap tidak dapat direduksi ke dalam kerangka metodologi konvensional.Penelitian tari berbasis a/r/tografi menjadi model yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dengan memperkuat posisi tari sebagai bentuk pengetahuan yang unik dan kompleks
<br>Penelitian tari di perguruan tinggi seni di Indonesia sering kali menghadapi tegangan mendasar: metodologi penelitian konvensional belum mampu menangkap dimensi-dimensi pengetahuan tari yang bersifat korporeal, relasional, dan transmisif. Pengetahuan yang hidup dalam tubuh penari, yang terbentuk melalui proses latihan berulang, hubungan guru-murid, dan penghayatan karakter, kerap luput dari tangkapan instrumen penelitian yang bersifat tekstual dan representasional. Artikel ini menawarkan a/r/tografi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp" type="image/webp" length="108554" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-34dde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15124-jurnal-seni-makalangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence AI Dalam Perspektif Etika Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence AI Dalam Perspektif Etika Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence AI Dalam Perspektif Etika Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63617-konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis</link>
	<guid isPermaLink="false">ea4b9fccbc519647981e5eb5b3392f81</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:34:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syamsir nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi nihi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,nihi,nur,studi,syamsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model AI yang secara spesifik mengintegrasikan prinsip etika Islam dalam algoritma keputusan bisnis, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model AI yang secara spesifik mengintegrasikan prinsip etika Islam dalam algoritma keputusan bisnis, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap lapangan kerja di sektor bisnis Islam, terutama dalam konteks pemberdayaan UMKM. Terakhir, penelitian interdisipliner yang menggabungkan ilmu teknologi, ekonomi syariah, dan etika dapat membantu menciptakan kerangka regulasi AI yang lebih inklusif dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi teknologi.. Pelaku bisnis memandang AI sebagai alat strategis dalam bisnis, khususnya untuk efisiensi, inovasi, dan kompetisi pasar, sekaligus menyadari tantangan etis seperti privasi, kejujuran informasi, dan potensi ketidakadilan sosial dari penggunaannya.Perspektif etika Islam berperan sebagai filter moral yang membimbing pemanfaatan AI agar tetap sesuai prinsip keadilan, kejujuran, transparansi, dan kemaslahatan.Dari temuan tersebut, dikembangkan konsep Islamic AI Business Ethics Model (IABEM) sebagai kerangka praktis integrasi AI dengan etika Islam dalam bisnis modern.Secara global, hasil studi ini menunjukkan bahwa etika Islam tidak ketinggalan zaman, bahkan memberikan solusi universal bagi tantangan etis teknologi AI Kecerdasan Buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mendominasi dinamika bisnis global melalui otomatisasi, analisis big data, pemasaran digital, dan sistem pengambilan keputusan. Dalam perspektif etika Islam, perkembangan teknologi harus diarahkan kemaslahatan dan terhindar dari praktik merugikan pihak lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi mahasiswa pelaku bisnis pengguna AI mengoptimalkan praktik bisnis dengan nilai-nilai etika Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-bc7f4.webp" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-bc7f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-bc7f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-bc7f4.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" alt="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-11dbc.webp" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-11dbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-11dbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-11dbc.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" alt="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" alt="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63617-konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" target="_blank">Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model AI yang secara spesifik mengintegrasikan prinsip etika Islam dalam algoritma keputusan bisnis, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap lapangan kerja di sektor bisnis Islam, terutama dalam konteks pemberdayaan UMKM. Terakhir, penelitian interdisipliner yang menggabungkan ilmu teknologi, ekonomi syariah, dan etika dapat membantu menciptakan kerangka regulasi AI yang lebih inklusif dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi teknologi..
<br>Pelaku bisnis memandang AI sebagai alat strategis dalam bisnis, khususnya untuk efisiensi, inovasi, dan kompetisi pasar, sekaligus menyadari tantangan etis seperti privasi, kejujuran informasi, dan potensi ketidakadilan sosial dari penggunaannya.Perspektif etika Islam berperan sebagai filter moral yang membimbing pemanfaatan AI agar tetap sesuai prinsip keadilan, kejujuran, transparansi, dan kemaslahatan.Dari temuan tersebut, dikembangkan konsep Islamic AI Business Ethics Model (IABEM) sebagai kerangka praktis integrasi AI dengan etika Islam dalam bisnis modern.Secara global, hasil studi ini menunjukkan bahwa etika Islam tidak ketinggalan zaman, bahkan memberikan solusi universal bagi tantangan etis teknologi AI
<br>Kecerdasan Buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mendominasi dinamika bisnis global melalui otomatisasi, analisis big data, pemasaran digital, dan sistem pengambilan keputusan. Dalam perspektif etika Islam, perkembangan teknologi harus diarahkan kemaslahatan dan terhindar dari praktik merugikan pihak lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi mahasiswa pelaku bisnis pengguna AI mengoptimalkan praktik bisnis dengan nilai-nilai etika Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp" type="image/webp" length="98936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-bc7f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-11dbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2382-undar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10557-juriko-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 02 Sep 2026 00:29:01 +0700. 12 items. Served in: 5.407 seconds [rss] -->
