<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-2apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-2apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 00:38:58 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 00:38:58 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-04T00:38:58+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Problem Based Learning PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Problem Based Learning PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Problem Based Learning PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33399-kompetensi-literasi-numerasi</link>
	<guid isPermaLink="false">dfe292e69716a74df790c87f81d0c1e9</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:07:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ model self ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,model,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menyarankan agar guru terus melakukan penelitian untuk menumbuhkan kemampuan problem solving dan meningkatkan profesionalisme serta kemandirian guru. Sekolah juga diharapkan memberikan dukungan penuh kepada guru untuk mengimplementasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa: Penelitian ini menyarankan agar guru terus melakukan penelitian untuk menumbuhkan kemampuan problem solving dan meningkatkan profesionalisme serta kemandirian guru. Sekolah juga diharapkan memberikan dukungan penuh kepada guru untuk mengimplementasikan model pembelajaran inovatif seperti PBL. Dukungan ini dapat berupa penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, pelatihan rutin tentang model pembelajaran terkini, dan mendorong kolaborasi antar guru. Dengan kolaborasi ini, permasalahan yang muncul saat penerapan model pembelajaran baru dapat diatasi bersama, sehingga kualitas pendidikan di sekolah dapat terus meningkat.. Upaya meningkatkan kompetensi literasi membaca dan keaktifan belajar siswa melalui implementasi model Problem Based Learning (PBL) telah terlaksana secara sistematis.Penerapan model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca dan mendorong keaktifan belajar peserta didik kelas III A SD Negeri 3 Linggasari tahun ajaran 2024/2025.Peningkatan kemampuan literasi membaca ditunjukkan oleh peningkatan progresif persentase rata-rata kemampuan literasi membaca.62,5% pada Siklus I, 76,0% pada Siklus II, dan 80,0% pada Siklus III.Sementara itu, peningkatan keaktifan belajar terlihat dari peningkatan persentase rata-rata keaktifan belajar.60,0% pada Siklus I, 76,0% pada Siklus II, dan 84,0% pada Siklus III Literasi membaca dan keaktifan belajar merupakan kompetensi fundamental yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar guna mendukung pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca dan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa kelas III A SD Negeri 3 Linggasari tahun ajaran 2024/2025. Hasil penerapan model PBL menunjukkan peningkatan kualitas implementasi literasi membaca, serta keaktifan belajar siswa secara signifikan. Persentase ketuntasan kemampuan literasi membaca meningkat dari 62,5% pada Siklus I menjadi 76,0% pada Siklus II dan 80,0% pada Siklus III. Sementara itu,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-03959.webp" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-03959.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-03959.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-03959.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa" alt="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-b4dbe.webp" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-b4dbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-b4dbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-b4dbe.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa" alt="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-2f7aa.webp" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-2f7aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-2f7aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-2f7aa.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa" alt="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33399-kompetensi-literasi-numerasi" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa" target="_blank">Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa</a>: Penelitian ini menyarankan agar guru terus melakukan penelitian untuk menumbuhkan kemampuan problem solving dan meningkatkan profesionalisme serta kemandirian guru. Sekolah juga diharapkan memberikan dukungan penuh kepada guru untuk mengimplementasikan model pembelajaran inovatif seperti PBL. Dukungan ini dapat berupa penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, pelatihan rutin tentang model pembelajaran terkini, dan mendorong kolaborasi antar guru. Dengan kolaborasi ini, permasalahan yang muncul saat penerapan model pembelajaran baru dapat diatasi bersama, sehingga kualitas pendidikan di sekolah dapat terus meningkat..
<br>Upaya meningkatkan kompetensi literasi membaca dan keaktifan belajar siswa melalui implementasi model Problem Based Learning (PBL) telah terlaksana secara sistematis.Penerapan model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca dan mendorong keaktifan belajar peserta didik kelas III A SD Negeri 3 Linggasari tahun ajaran 2024/2025.Peningkatan kemampuan literasi membaca ditunjukkan oleh peningkatan progresif persentase rata-rata kemampuan literasi membaca.62,5% pada Siklus I, 76,0% pada Siklus II, dan 80,0% pada Siklus III.Sementara itu, peningkatan keaktifan belajar terlihat dari peningkatan persentase rata-rata keaktifan belajar.60,0% pada Siklus I, 76,0% pada Siklus II, dan 84,0% pada Siklus III
<br>Literasi membaca dan keaktifan belajar merupakan kompetensi fundamental yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar guna mendukung pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca dan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa kelas III A SD Negeri 3 Linggasari tahun ajaran 2024/2025. Hasil penerapan model PBL menunjukkan peningkatan kualitas implementasi literasi membaca, serta keaktifan belajar siswa secara signifikan. Persentase ketuntasan kemampuan literasi membaca meningkat dari 62,5% pada Siklus I menjadi 76,0% pada Siklus II dan 80,0% pada Siklus III. Sementara itu,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-2f7aa.webp" type="image/webp" length="89640" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-03959.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-b4dbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/kompetensi-literasi-numerasi-ayah-asi-membaca-kema-thumb-2f7aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-653-stkip-singkawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-653-journal-educational-review-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33398-pendidikan-matematika-literasi-pendidik</link>
	<guid isPermaLink="false">d5a41b4361d182d49b56bf9c8f4ca4d5</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:06:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ model self ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,model,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan penelitian lebih lanjut dengan cakupan yang lebih luas, seperti melibatkan lebih banyak subjek, jenjang pendidikan yang berbeda, atau menggabungkan PBL dengan strategi pembelajaran lain untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan penelitian lebih lanjut dengan cakupan yang lebih luas, seperti melibatkan lebih banyak subjek, jenjang pendidikan yang berbeda, atau menggabungkan PBL dengan strategi pembelajaran lain untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Selain itu, penting untuk terus mendorong siswa agar lebih aktif, berani, dan percaya diri dalam proses pembelajaran, serta memanfaatkan pengalaman belajar berbasis masalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Pengembangan penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada investigasi lebih mendalam mengenai pengaruh faktor-faktor kontekstual, seperti karakteristik siswa atau lingkungan belajar, terhadap efektivitas penerapan PBL. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi integrasi PBL dengan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dan kepercayaan diri siswa secara bertahap dan berkelanjutan.Peningkatan capaian siswa terlihat dari siklus I hingga siklus III, baik berdasarkan persentase capaian maupun nilai rata-rata hasil belajar.Dengan demikian, Problem Based Learning tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif siswa, khususnya literasi, tetapi juga aspek afektif berupa kepercayaan diri secara simultan Pendidikan matematika memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan analitis siswa, salah satunya melalui penguatan literasi matematika dan kepercayan diri. Namun, kondisi pembelajaran di sekolah dasar masih menunjukkan rendahnya literasi matematika yang disertai dengan rendahnya kepercayaan diri siswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan literasi dan kepercayaan diri siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-37769.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-37769.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-37769.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-37769.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-a389a.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-a389a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-a389a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-a389a.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-7d46d.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-7d46d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-7d46d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-7d46d.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33398-pendidikan-matematika-literasi-pendidik" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning" target="_blank">Peningkatan Kemampuan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning</a>: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan penelitian lebih lanjut dengan cakupan yang lebih luas, seperti melibatkan lebih banyak subjek, jenjang pendidikan yang berbeda, atau menggabungkan PBL dengan strategi pembelajaran lain untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Selain itu, penting untuk terus mendorong siswa agar lebih aktif, berani, dan percaya diri dalam proses pembelajaran, serta memanfaatkan pengalaman belajar berbasis masalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Pengembangan penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada investigasi lebih mendalam mengenai pengaruh faktor-faktor kontekstual, seperti karakteristik siswa atau lingkungan belajar, terhadap efektivitas penerapan PBL. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi integrasi PBL dengan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dan kepercayaan diri siswa secara bertahap dan berkelanjutan.Peningkatan capaian siswa terlihat dari siklus I hingga siklus III, baik berdasarkan persentase capaian maupun nilai rata-rata hasil belajar.Dengan demikian, Problem Based Learning tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif siswa, khususnya literasi, tetapi juga aspek afektif berupa kepercayaan diri secara simultan
<br>Pendidikan matematika memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan analitis siswa, salah satunya melalui penguatan literasi matematika dan kepercayan diri. Namun, kondisi pembelajaran di sekolah dasar masih menunjukkan rendahnya literasi matematika yang disertai dengan rendahnya kepercayaan diri siswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan literasi dan kepercayaan diri siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-a389a.webp" type="image/webp" length="109590" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-37769.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-a389a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/pendidikan-matematika-literasi-realistis-prinsip-p-thumb-7d46d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-653-stkip-singkawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-653-journal-educational-review-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33420-3d-modeling-video-pembelajaran-schoology-revolusi</link>
	<guid isPermaLink="false">ac72e1ac9543b2d9961f7882cfd64b8f</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:06:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas video pembelajaran ini dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas video pembelajaran ini dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam 3D modeling, tidak hanya mengukur kelayakannya. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan mengembangkan modul pembelajaran 3D modeling yang lebih komprehensif, mencakup materi-materi lanjutan seperti material, tekstur, pencahayaan, dan rendering. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) untuk menciptakan pengalaman belajar 3D modeling yang lebih imersif dan interaktif bagi mahasiswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran 3D modeling yang lebih efektif dan inovatif, serta mempersiapkan mahasiswa DKV Ma Chung untuk menghadapi tantangan di industri kreatif digital yang terus berkembang.. Produk ini dinilai sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi (85%), ahli media (88%), dan mahasiswa (88%).Oleh karena itu, video pembelajaran ini sangat layak digunakan sebagai media alternatif dalam pembelajaran 3D modeling di DKV Ma Chung Saat ini dunia sedang memasuki era revolusi industri 4.0, dimana teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Dalam dunia pendidikan, perkembangan internet dan teknologi yang semakin pesat mendorong upaya pembaharuan dalam pembelajaran. Masalah yang diidentifikasi salah satunya adalah pembelajaran 3D modeling DKV Ma Chung masih konvensional dan belum mengadaptasi pembelajaran di era revolusi industri 4.0. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model penelitian pengembangan versi ADDIE. Adapun tahapan tersebut yaitu: Analysis, Design, Development, dan Implementation. Tahapan development menggunakan tahapan dalam produksi video yaitu pra produksi, produksi, dan paska produksi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah produk video pembelajaran 3D modeling berbasis Schoology untuk mahasiswa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-f8c44.webp" title="JURIS - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-f8c44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-f8c44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-f8c44.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung" alt="JURIS - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-2f384.webp" title="JURIS - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-2f384.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-2f384.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-2f384.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung" alt="JURIS - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-d6515.webp" title="JURIS - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-d6515.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-d6515.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-d6515.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung" alt="JURIS - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33420-3d-modeling-video-pembelajaran-schoology-revolusi" title="JURIS - Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung" target="_blank">Perancangan Video Pembelajaran 3D Modeling Berbasis Schoology Untuk Mahasiswa DKV Ma Chung</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas video pembelajaran ini dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam 3D modeling, tidak hanya mengukur kelayakannya. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan mengembangkan modul pembelajaran 3D modeling yang lebih komprehensif, mencakup materi-materi lanjutan seperti material, tekstur, pencahayaan, dan rendering. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) untuk menciptakan pengalaman belajar 3D modeling yang lebih imersif dan interaktif bagi mahasiswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran 3D modeling yang lebih efektif dan inovatif, serta mempersiapkan mahasiswa DKV Ma Chung untuk menghadapi tantangan di industri kreatif digital yang terus berkembang..
<br>Produk ini dinilai sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi (85%), ahli media (88%), dan mahasiswa (88%).Oleh karena itu, video pembelajaran ini sangat layak digunakan sebagai media alternatif dalam pembelajaran 3D modeling di DKV Ma Chung
<br>Saat ini dunia sedang memasuki era revolusi industri 4.0, dimana teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Dalam dunia pendidikan, perkembangan internet dan teknologi yang semakin pesat mendorong upaya pembaharuan dalam pembelajaran. Masalah yang diidentifikasi salah satunya adalah pembelajaran 3D modeling DKV Ma Chung masih konvensional dan belum mengadaptasi pembelajaran di era revolusi industri 4.0. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model penelitian pengembangan versi ADDIE. Adapun tahapan tersebut yaitu: Analysis, Design, Development, dan Implementation. Tahapan development menggunakan tahapan dalam produksi video yaitu pra produksi, produksi, dan paska produksi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah produk video pembelajaran 3D modeling berbasis Schoology untuk mahasiswa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-2f384.webp" type="image/webp" length="97706" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-f8c44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-2f384.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/3d-modeling-pembelajaran-schoology-revolusi-indust-thumb-d6515.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-98-machung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8222-citradirga-jurnal-desain-komunikasi-visual-intermedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33414-televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas</link>
	<guid isPermaLink="false">2fe79790ae90b21cbfa2bdf7f02b6c87</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:48:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ isas indexed ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scopes ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,indexed,isas,main,menu,scopes]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan fungsionalitas sistem pengatur arah antena televisi. Pertama, pengembangan algoritma speech recognition yang lebih akurat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan fungsionalitas sistem pengatur arah antena televisi. Pertama, pengembangan algoritma speech recognition yang lebih akurat dan responsif dapat meningkatkan kemudahan penggunaan sistem, terutama dalam lingkungan yang bising. Kedua, integrasi sistem dengan sensor cuaca dapat memungkinkan sistem untuk secara otomatis menyesuaikan arah antena berdasarkan kondisi cuaca, sehingga menjaga kualitas sinyal yang optimal. Ketiga, eksplorasi penggunaan machine learning untuk memprediksi arah sinyal terkuat berdasarkan data historis dan lokasi geografis dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem dalam mengarahkan antena.. Berdasarkan penelitian ini, sistem pengatur arah antena televisi yang menggunakan perintah suara berhasil dirancang dan diimplementasikan untuk mengatasi permasalahan hilangnya tampilan pada saluran televisi akibat sinyal yang lemah.Sistem ini memanfaatkan NodeMCU ESP-8266 untuk mengolah data dari aplikasi speech recognition, memungkinkan pengguna untuk mengatur posisi antena televisi dengan mudah melalui perintah suara.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam mengarahkan antena ke arah sinyal yang kuat, sehingga meningkatkan kualitas tampilan televisi.Penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut, seperti penerapan sistem ini di area yang lebih luas dan integrasi dengan teknologi smart home Seiring berjalannya waktu sinyal analog yang ditransmisikan ke televisi analog perlahan mulai diubah menjadi sinyal digital. Untuk membuat televisi analog dapat menerima sinyal digital dari antena maka diperlukan set top box yang dapat mengkonversikan sinyal digital menjadi gambar dan suara sehingga dapat ditampilkan pada televisi analog. Namun terdapat kelemahan pada sinyal digital yakni ketika antena menerima sinyal yang lemah maka tayangan pada saluran televisi tidak tampil sehingga diharuskan untuk memutar tiang antena televisi secara langsung agar dapat menampilkan tayangan televisi yang diinginkan. Sistem pengatur arah antena televisi ini dirancang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-da923.webp" title="JURIS - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-da923.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-da923.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-da923.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara" alt="JURIS - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-7eb0e.webp" title="JURIS - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-7eb0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-7eb0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-7eb0e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara" alt="JURIS - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-dfe6e.webp" title="JURIS - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-dfe6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-dfe6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-dfe6e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara" alt="JURIS - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33414-televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas" title="JURIS - Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara" target="_blank">Implementasi Kendali Sistem Pengatur Arah Antena Televisi Menggunakan Perintah Suara</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan fungsionalitas sistem pengatur arah antena televisi. Pertama, pengembangan algoritma speech recognition yang lebih akurat dan responsif dapat meningkatkan kemudahan penggunaan sistem, terutama dalam lingkungan yang bising. Kedua, integrasi sistem dengan sensor cuaca dapat memungkinkan sistem untuk secara otomatis menyesuaikan arah antena berdasarkan kondisi cuaca, sehingga menjaga kualitas sinyal yang optimal. Ketiga, eksplorasi penggunaan machine learning untuk memprediksi arah sinyal terkuat berdasarkan data historis dan lokasi geografis dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem dalam mengarahkan antena..
<br>Berdasarkan penelitian ini, sistem pengatur arah antena televisi yang menggunakan perintah suara berhasil dirancang dan diimplementasikan untuk mengatasi permasalahan hilangnya tampilan pada saluran televisi akibat sinyal yang lemah.Sistem ini memanfaatkan NodeMCU ESP-8266 untuk mengolah data dari aplikasi speech recognition, memungkinkan pengguna untuk mengatur posisi antena televisi dengan mudah melalui perintah suara.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam mengarahkan antena ke arah sinyal yang kuat, sehingga meningkatkan kualitas tampilan televisi.Penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut, seperti penerapan sistem ini di area yang lebih luas dan integrasi dengan teknologi smart home
<br>Seiring berjalannya waktu sinyal analog yang ditransmisikan ke televisi analog perlahan mulai diubah menjadi sinyal digital. Untuk membuat televisi analog dapat menerima sinyal digital dari antena maka diperlukan set top box yang dapat mengkonversikan sinyal digital menjadi gambar dan suara sehingga dapat ditampilkan pada televisi analog. Namun terdapat kelemahan pada sinyal digital yakni ketika antena menerima sinyal yang lemah maka tayangan pada saluran televisi tidak tampil sehingga diharuskan untuk memutar tiang antena televisi secara langsung agar dapat menampilkan tayangan televisi yang diinginkan. Sistem pengatur arah antena televisi ini dirancang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-da923.webp" type="image/webp" length="103296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-da923.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-7eb0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/televisi-analog-data-historis-transaksi-kualitas-s-thumb-dfe6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1031-isas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14330-journal-applied-smart-electrical-network-systems.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Addressing Health Law Challenges in Elections Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Addressing Health Law Challenges in Elections Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Addressing Health Law Challenges in Elections Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33405-health-protocols-services-informatio</link>
	<guid isPermaLink="false">41881b2d8fa02fec412df9ef473f6ad6</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:24:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ haris hamid ]]></category>
	<category><![CDATA[ basri oner ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[basri,hamid,haris,oner]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman tentang tantangan kesehatan dalam pemilihan dan meningkatkan partisipasi pemilih rentan. Pertama, penelitian kuantitatif yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman tentang tantangan kesehatan dalam pemilihan dan meningkatkan partisipasi pemilih rentan. Pertama, penelitian kuantitatif yang lebih luas diperlukan untuk mengukur secara akurat dampak berbagai intervensi kesehatan terhadap partisipasi pemilih rentan di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini dapat melibatkan survei skala besar yang mengumpulkan data tentang aksesibilitas fasilitas kesehatan, tingkat kesadaran pemilih tentang hak-hak kesehatan mereka, dan tingkat partisipasi pemilih rentan dalam pemilihan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan perspektif pemilih rentan secara lebih rinci. Metode seperti wawancara mendalam dan kelompok fokus dapat digunakan untuk memahami hambatan-hambatan yang dihadapi pemilih rentan dalam mengakses layanan kesehatan di tempat pemungutan suara, serta faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi keputusan mereka untuk berpartisipasi dalam pemilihan. Ketiga, penelitian interdisipliner yang menggabungkan perspektif hukum, kesehatan masyarakat, dan ilmu politik dapat dilakukan untuk mengembangkan kerangka kerja kebijakan yang komprehensif untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi pemilih rentan. Penelitian ini dapat melibatkan analisis kebijakan yang ada, identifikasi kesenjangan dalam implementasi, dan pengembangan rekomendasi kebijakan yang spesifik dan terukur.. In an inclusion-oriented election, this study emphasizes the urgency of health regulation as an important tool to ensure the participation of vulnerable groups, including individuals with disabilities, the elderly, and those with special health needs.The study revealed that the main obstacle lies in the gaping gap between policies at the national level and their implementation on the ground.Despite efforts to implement health regulations, technical, social and psychological challenges remain a significant barrier.Concrete steps must be taken immediately to address this issue.The General Election Commission (KPU) together with the Ministry of Health need to develop comprehensive technical guidelines regarding the accessibility of health services at polling stations Elections as the foundation of democracy should ensure inclusive participation for all citizens, including vulnerable groups such as the elderly, people with disabilities, and individuals with chronic health conditions. However, the implementation of electoral regulations in Indonesia often fails to address the health needs of these groups. This study evaluates the effectiveness of health regulations in supporting vulnerable voters' access during elections. Using a literature review-based qualitative approach, data was collected from academic literature, national policies, as well as previous research reports. Findings show that although some health protocols have been implemented, barriers such as limited medical facilities at polling stations, lack of budget,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-6bd46.webp" title="JURIS - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-6bd46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-6bd46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-6bd46.webp 1x" title="JURIS - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters" alt="JURIS - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-5732d.webp" title="JURIS - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-5732d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-5732d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-5732d.webp 1x" title="JURIS - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters" alt="JURIS - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-4d87b.webp" title="JURIS - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-4d87b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-4d87b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-4d87b.webp 1x" title="JURIS - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters" alt="JURIS - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33405-health-protocols-services-informatio" title="JURIS - Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters" target="_blank">Addressing Health Law Challenges in Elections: Policy Innovations to Improve Accessibility for Vulnerable Voters</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman tentang tantangan kesehatan dalam pemilihan dan meningkatkan partisipasi pemilih rentan. Pertama, penelitian kuantitatif yang lebih luas diperlukan untuk mengukur secara akurat dampak berbagai intervensi kesehatan terhadap partisipasi pemilih rentan di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini dapat melibatkan survei skala besar yang mengumpulkan data tentang aksesibilitas fasilitas kesehatan, tingkat kesadaran pemilih tentang hak-hak kesehatan mereka, dan tingkat partisipasi pemilih rentan dalam pemilihan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan perspektif pemilih rentan secara lebih rinci. Metode seperti wawancara mendalam dan kelompok fokus dapat digunakan untuk memahami hambatan-hambatan yang dihadapi pemilih rentan dalam mengakses layanan kesehatan di tempat pemungutan suara, serta faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi keputusan mereka untuk berpartisipasi dalam pemilihan. Ketiga, penelitian interdisipliner yang menggabungkan perspektif hukum, kesehatan masyarakat, dan ilmu politik dapat dilakukan untuk mengembangkan kerangka kerja kebijakan yang komprehensif untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi pemilih rentan. Penelitian ini dapat melibatkan analisis kebijakan yang ada, identifikasi kesenjangan dalam implementasi, dan pengembangan rekomendasi kebijakan yang spesifik dan terukur..
<br>In an inclusion-oriented election, this study emphasizes the urgency of health regulation as an important tool to ensure the participation of vulnerable groups, including individuals with disabilities, the elderly, and those with special health needs.The study revealed that the main obstacle lies in the gaping gap between policies at the national level and their implementation on the ground.Despite efforts to implement health regulations, technical, social and psychological challenges remain a significant barrier.Concrete steps must be taken immediately to address this issue.The General Election Commission (KPU) together with the Ministry of Health need to develop comprehensive technical guidelines regarding the accessibility of health services at polling stations
<br>Elections as the foundation of democracy should ensure inclusive participation for all citizens, including vulnerable groups such as the elderly, people with disabilities, and individuals with chronic health conditions. However, the implementation of electoral regulations in Indonesia often fails to address the health needs of these groups. This study evaluates the effectiveness of health regulations in supporting vulnerable voters' access during elections. Using a literature review-based qualitative approach, data was collected from academic literature, national policies, as well as previous research reports. Findings show that although some health protocols have been implemented, barriers such as limited medical facilities at polling stations, lack of budget,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-6bd46.webp" type="image/webp" length="104390" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-6bd46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-5732d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/health-protocols-services-information-system-integ-thumb-4d87b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-344-unsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4934-sawerigading-law-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33418-batik-tulis-madura-produk-budaya-tekno</link>
	<guid isPermaLink="false">5a1b78a7a54ccfa0dc2029a60ef6e63e</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:15:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dina lestari ]]></category>
	<category><![CDATA[ apner krei ]]></category>
	<category><![CDATA[ babad dal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apner,babad,dal,dina,krei,lestari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana persepsi masyarakat modern terhadap makna simbolis dalam motif batik yang terinspirasi dari naskah kuno, untuk memahami sejauh mana nilai budaya tersebut masih relevan dan dapat diterima ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana persepsi masyarakat modern terhadap makna simbolis dalam motif batik yang terinspirasi dari naskah kuno, untuk memahami sejauh mana nilai budaya tersebut masih relevan dan dapat diterima di era kontemporer. Kedua, penting untuk mengeksplorasi penerapan teknologi digital dalam proses kreatif batik tulis, khususnya bagaimana augmented reality atau aplikasi interaktif dapat digunakan untuk menyampaikan narasi budaya di balik setiap motif secara lebih mendalam kepada generasi muda. Ketiga, diperlukan studi komparatif antara berbagai naskah kuno Jawa dari koleksi internasional untuk melihat potensi motif dan filosofi yang belum dieksplorasi, sehingga dapat dikembangkan menjadi varian baru batik Yogyakarta yang tetap mempertahankan otoritas budaya namun memiliki daya tarik global. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi pelestarian budaya yang lebih inovatif, memperkuat identitas lokal, sekaligus menjembatani warisan leluhur dengan tuntutan dunia modern melalui seni tradisional yang dinamis.. Proses panjang pembuatan motif batik tulis Yogyakarta berdasarkan motif iluminasi dari Serat JLW menggambarkan terbentuknya ruang budaya.Ruang ini lahir dari sejarah, narasi budaya, kreativitas pencipta iluminasi, konsultasi, serta komunikasi dengan para ahli naskah kuno dan perajin batik Kraton maupun lokal.Ruang tradisi ini tidak terbatas pada bentuk fisik, melainkan dapat muncul dari hal-hal yang bersifat abstrak dan menjadi bagian dari identitas budaya Pemahaman mengenai ruang tidak lagi didasarkan pada batasan fisik seperti dinding atau langit-langit. Namun, ruang dapat terbentuk melalui proses kreatif penciptaan karya, sejarah, budaya, bahkan narasi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghadirkan sudut pandang lain mengenai ruang yang terkait dengan proses pembuatan motif batik tulis Yogyakarta yang terinspirasi dari naskah kuno Jawa, yaitu Jaya Lengkara Wulang. Studi kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologis dengan penyajian naratif. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa komponen yang membentuk ruang tradisi. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap tradisi Indonesia serta gagasan kreatif dalam pembuatan produk budaya untuk masyarakat luas. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-b05cf.webp" title="JURIS - Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-b05cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-b05cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-b05cf.webp 1x" title="JURIS - Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript" alt="JURIS - Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-349d3.webp" title="JURIS - Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-349d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-349d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-349d3.webp 1x" title="JURIS - Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript" alt="JURIS - Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33418-batik-tulis-madura-produk-budaya-tekno" title="JURIS - Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript" target="_blank">Tradition Space in the Making of Batik Tulis Yogyakarta Inspire by Javanese Ancient Manuscript</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana persepsi masyarakat modern terhadap makna simbolis dalam motif batik yang terinspirasi dari naskah kuno, untuk memahami sejauh mana nilai budaya tersebut masih relevan dan dapat diterima di era kontemporer. Kedua, penting untuk mengeksplorasi penerapan teknologi digital dalam proses kreatif batik tulis, khususnya bagaimana augmented reality atau aplikasi interaktif dapat digunakan untuk menyampaikan narasi budaya di balik setiap motif secara lebih mendalam kepada generasi muda. Ketiga, diperlukan studi komparatif antara berbagai naskah kuno Jawa dari koleksi internasional untuk melihat potensi motif dan filosofi yang belum dieksplorasi, sehingga dapat dikembangkan menjadi varian baru batik Yogyakarta yang tetap mempertahankan otoritas budaya namun memiliki daya tarik global. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi pelestarian budaya yang lebih inovatif, memperkuat identitas lokal, sekaligus menjembatani warisan leluhur dengan tuntutan dunia modern melalui seni tradisional yang dinamis..
<br>Proses panjang pembuatan motif batik tulis Yogyakarta berdasarkan motif iluminasi dari Serat JLW menggambarkan terbentuknya ruang budaya.Ruang ini lahir dari sejarah, narasi budaya, kreativitas pencipta iluminasi, konsultasi, serta komunikasi dengan para ahli naskah kuno dan perajin batik Kraton maupun lokal.Ruang tradisi ini tidak terbatas pada bentuk fisik, melainkan dapat muncul dari hal-hal yang bersifat abstrak dan menjadi bagian dari identitas budaya
<br>Pemahaman mengenai ruang tidak lagi didasarkan pada batasan fisik seperti dinding atau langit-langit. Namun, ruang dapat terbentuk melalui proses kreatif penciptaan karya, sejarah, budaya, bahkan narasi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghadirkan sudut pandang lain mengenai ruang yang terkait dengan proses pembuatan motif batik tulis Yogyakarta yang terinspirasi dari naskah kuno Jawa, yaitu Jaya Lengkara Wulang. Studi kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologis dengan penyajian naratif. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa komponen yang membentuk ruang tradisi. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap tradisi Indonesia serta gagasan kreatif dalam pembuatan produk budaya untuk masyarakat luas.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-349d3.webp" type="image/webp" length="193914" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-b05cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/batik-tulis-madura-produk-budaya-teknologi-digital-thumb-349d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-834-ittelkom-pwt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5187-seti-international-conference.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33419-kegiatan-budaya-peran-lokal</link>
	<guid isPermaLink="false">8e17f643abe2a79c041e0fbd3d1dd1ca</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 21:52:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang dari website dan media sosial dalam meningkatkan jumlah peserta didik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang dari website dan media sosial dalam meningkatkan jumlah peserta didik di Sekolah Budaya Tunggulwulung. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan strategi promosi online Sekolah Budaya Tunggulwulung dengan sekolah budaya lainnya untuk mengidentifikasi praktik terbaik. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan konten interaktif dan personalisasi pada website dan media sosial untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi generasi muda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk melestarikan dan mempromosikan budaya lokal kepada generasi penerus, serta membantu sekolah budaya dalam menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan-kegiatan budaya.. Perancangan media promosi online melalui website dan media sosial Instagram dan Facebook merupakan solusi untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap Sekolah Budaya Tunggulwulung.Pembaruan konten secara berkala pada media promosi online sangat penting untuk menjaga keberlangsungan dan efektivitas promosi.Penelitian ini menekankan pentingnya konten yang informatif, menarik, dan selaras dengan identitas visual Sekolah Budaya Tunggulwulung Sekolah Budaya Tunggulwulung (SBT) didirikan pada tahun 2014 sebagai wadah pelestarian budaya lokal. Namun, sejak pendiriannya, jumlah peminat dari generasi muda masih belum mencapai target. Oleh karena itu, pengembangan website dan pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan Facebook sebagai media promosi online diharapkan dapat meningkatkan persentase pengikut dari kalangan generasi muda untuk SBT. Perancangan ini menggunakan metode perancangan melalui empat tahap, yaitu pengumpulan data, analisis data menggunakan metode STP (segmenting, targeting, dan positioning), konsep perancangan yang terdiri dari perencanaan media, perencanaan kreatif, serta perencanaan tata... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-97aad.webp" title="JURIS - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-97aad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-97aad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-97aad.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung" alt="JURIS - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-9544e.webp" title="JURIS - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-9544e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-9544e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-9544e.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung" alt="JURIS - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-4bd15.webp" title="JURIS - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-4bd15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-4bd15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-4bd15.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung" alt="JURIS - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33419-kegiatan-budaya-peran-lokal" title="JURIS - Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung" target="_blank">Perancangan Website dan Media Promosi Online Sekolah Budaya Tunggulwulung</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang dari website dan media sosial dalam meningkatkan jumlah peserta didik di Sekolah Budaya Tunggulwulung. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan strategi promosi online Sekolah Budaya Tunggulwulung dengan sekolah budaya lainnya untuk mengidentifikasi praktik terbaik. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan konten interaktif dan personalisasi pada website dan media sosial untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi generasi muda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk melestarikan dan mempromosikan budaya lokal kepada generasi penerus, serta membantu sekolah budaya dalam menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan-kegiatan budaya..
<br>Perancangan media promosi online melalui website dan media sosial Instagram dan Facebook merupakan solusi untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap Sekolah Budaya Tunggulwulung.Pembaruan konten secara berkala pada media promosi online sangat penting untuk menjaga keberlangsungan dan efektivitas promosi.Penelitian ini menekankan pentingnya konten yang informatif, menarik, dan selaras dengan identitas visual Sekolah Budaya Tunggulwulung
<br>Sekolah Budaya Tunggulwulung (SBT) didirikan pada tahun 2014 sebagai wadah pelestarian budaya lokal. Namun, sejak pendiriannya, jumlah peminat dari generasi muda masih belum mencapai target. Oleh karena itu, pengembangan website dan pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan Facebook sebagai media promosi online diharapkan dapat meningkatkan persentase pengikut dari kalangan generasi muda untuk SBT. Perancangan ini menggunakan metode perancangan melalui empat tahap, yaitu pengumpulan data, analisis data menggunakan metode STP (segmenting, targeting, dan positioning), konsep perancangan yang terdiri dari perencanaan media, perencanaan kreatif, serta perencanaan tata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-97aad.webp" type="image/webp" length="54718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-97aad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-9544e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/kegiatan-budaya-peran-lokal-instagram-facebook-pro-thumb-4bd15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-98-machung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8222-citradirga-jurnal-desain-komunikasi-visual-intermedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perspektif Critical Legal Studie Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perspektif Critical Legal Studie Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perspektif Critical Legal Studie Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33406-perlindungan-korban-perang-kor</link>
	<guid isPermaLink="false">c9326998242d85daa94e79acff87cf7c</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 21:37:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ haris hamid ]]></category>
	<category><![CDATA[ basri oner ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[basri,hamid,haris,oner]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi implementasi UU TPKS dalam konteks pencegahan victim blaming, khususnya melalui pelatihan bagi aparat penegak hukum dan penyediaan layanan pendampingan psikologis bagi korban. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual: Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi implementasi UU TPKS dalam konteks pencegahan victim blaming, khususnya melalui pelatihan bagi aparat penegak hukum dan penyediaan layanan pendampingan psikologis bagi korban. Selain itu, perlu dilakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami persepsi masyarakat terhadap victim blaming dan dampaknya terhadap korban, sehingga dapat dirumuskan strategi sosialisasi yang efektif. Terakhir, penelitian komparatif antara Indonesia dengan negara lain yang memiliki regulasi serupa dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dalam melindungi korban dan mencegah victim blaming.. Perlindungan terhadap korban kekerasan seksual merupakan wujud konkret tanggung jawab HAM negara dan menjadi inti dari keadilan yang berperspektif korban, baik dalam dimensi prosedural, substantif, maupun transformatif.Dalam perspektif CLS, hukum dipandang tidak pernah sungguh-sungguh netral, melainkan dibentuk dan diwarnai oleh tarik-menarik kepentingan politik dan ideologi.Penghindaran victim blaming bukan sekadar kebijakan tambahan, melainkan syarat mutlak bagi terwujudnya sistem hukum yang berkeadilan Artikel ini membahas eksistensi korban yang seharusnya menjadi subjek utama perlindungan, justru kerap diposisikan sebagai pihak yang turut bersalah melalui stigma, stereotip moral, dan praktik penegakan hukum yang bias. Penelitian yuridis normatif ini mengkaji kerangka hukum nasional dan internasional terkait perlindungan korban, termasuk UU TPKS, instrumen HAM, serta doktrin viktimologi, untuk menunjukkan bahwa perlindungan korban masih bersifat abstrak dan belum sepenuhnya berorientasi pada pemulihan dan penghormatan martabat korban. Dengan menggunakan pendekatan CLS dan kritik feminis, artikel ini mengungkap bahwa klaim netralitas hukum sering menyembunyikan bias maskulin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghapusan victim blaming merupakan prasyarat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-97e98.webp" title="JURIS - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-97e98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-97e98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-97e98.webp 1x" title="JURIS - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual" alt="JURIS - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-71d88.webp" title="JURIS - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-71d88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-71d88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-71d88.webp 1x" title="JURIS - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual" alt="JURIS - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-ceb8b.webp" title="JURIS - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-ceb8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-ceb8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-ceb8b.webp 1x" title="JURIS - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual" alt="JURIS - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33406-perlindungan-korban-perang-kor" title="JURIS - Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual" target="_blank">Perspektif Critical Legal Studie: Fenomena Victim Blaming Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual</a>: Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi implementasi UU TPKS dalam konteks pencegahan victim blaming, khususnya melalui pelatihan bagi aparat penegak hukum dan penyediaan layanan pendampingan psikologis bagi korban. Selain itu, perlu dilakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami persepsi masyarakat terhadap victim blaming dan dampaknya terhadap korban, sehingga dapat dirumuskan strategi sosialisasi yang efektif. Terakhir, penelitian komparatif antara Indonesia dengan negara lain yang memiliki regulasi serupa dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dalam melindungi korban dan mencegah victim blaming..
<br>Perlindungan terhadap korban kekerasan seksual merupakan wujud konkret tanggung jawab HAM negara dan menjadi inti dari keadilan yang berperspektif korban, baik dalam dimensi prosedural, substantif, maupun transformatif.Dalam perspektif CLS, hukum dipandang tidak pernah sungguh-sungguh netral, melainkan dibentuk dan diwarnai oleh tarik-menarik kepentingan politik dan ideologi.Penghindaran victim blaming bukan sekadar kebijakan tambahan, melainkan syarat mutlak bagi terwujudnya sistem hukum yang berkeadilan
<br>Artikel ini membahas eksistensi korban yang seharusnya menjadi subjek utama perlindungan, justru kerap diposisikan sebagai pihak yang turut bersalah melalui stigma, stereotip moral, dan praktik penegakan hukum yang bias. Penelitian yuridis normatif ini mengkaji kerangka hukum nasional dan internasional terkait perlindungan korban, termasuk UU TPKS, instrumen HAM, serta doktrin viktimologi, untuk menunjukkan bahwa perlindungan korban masih bersifat abstrak dan belum sepenuhnya berorientasi pada pemulihan dan penghormatan martabat korban. Dengan menggunakan pendekatan CLS dan kritik feminis, artikel ini mengungkap bahwa klaim netralitas hukum sering menyembunyikan bias maskulin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghapusan victim blaming merupakan prasyarat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-ceb8b.webp" type="image/webp" length="61206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-97e98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-71d88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/perlindungan-korban-perang-kekerasan-victim-blamin-thumb-ceb8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-344-unsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4934-sawerigading-law-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33411-hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-c</link>
	<guid isPermaLink="false">148a7400e2ceac1b2edd063dc7dc325b</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 21:23:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ model self ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,model,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memvariasikan materi ajar yang digunakan dalam model Group Investigation, misalnya dengan menggunakan berbagai jenis puisi dari berbagai periode atau penulis, untuk menguji efektivitas model ini dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memvariasikan materi ajar yang digunakan dalam model Group Investigation, misalnya dengan menggunakan berbagai jenis puisi dari berbagai periode atau penulis, untuk menguji efektivitas model ini dalam meningkatkan apresiasi siswa terhadap keragaman sastra. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan otentik untuk mengukur kemampuan membaca puisi siswa, tidak hanya dari segi pemahaman makna, tetapi juga dari segi kemampuan menginterpretasi dan mengevaluasi nilai-nilai estetika yang terkandung dalam puisi. Terakhir, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh model Group Investigation terhadap motivasi belajar siswa dan kepercayaan diri mereka dalam membaca dan menganalisis puisi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memoderasi hubungan antara model pembelajaran ini dengan hasil belajar siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia.. Berdasarkan hasil penelitian, model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa.Model ini menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui keterlibatan aktif dalam proses investigasi, diskusi, dan penyajian hasil, sehingga pemahaman siswa terhadap puisi berkembang secara mendalam.Penerapan model Group Investigation juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas belajar siswa, baik secara kognitif maupun afektif Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap kemampuan membaca puisi siswa pada kelas VIII MTs. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Designs menggunakan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII MTs. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan terpilih kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan siswa VIII B sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai t-hitung > t-tabel yaitu 6,97>2,00 dengan taraf signifikasi 0,05%. Hasil perhitungan kemampuan membaca puisi siswa di kelas eksperimen yaitu nilai rata-rata hasil pre-test yaitu 33 dan mengalami peningkatan pada nilai rata-rata hasil post-test... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-adf7f.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-adf7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-adf7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-adf7f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-4f7fb.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-4f7fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-4f7fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-4f7fb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-238f7.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-238f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-238f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-238f7.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33411-hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-c" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs" target="_blank">Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VIII MTs</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memvariasikan materi ajar yang digunakan dalam model Group Investigation, misalnya dengan menggunakan berbagai jenis puisi dari berbagai periode atau penulis, untuk menguji efektivitas model ini dalam meningkatkan apresiasi siswa terhadap keragaman sastra. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan otentik untuk mengukur kemampuan membaca puisi siswa, tidak hanya dari segi pemahaman makna, tetapi juga dari segi kemampuan menginterpretasi dan mengevaluasi nilai-nilai estetika yang terkandung dalam puisi. Terakhir, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh model Group Investigation terhadap motivasi belajar siswa dan kepercayaan diri mereka dalam membaca dan menganalisis puisi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memoderasi hubungan antara model pembelajaran ini dengan hasil belajar siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa.Model ini menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui keterlibatan aktif dalam proses investigasi, diskusi, dan penyajian hasil, sehingga pemahaman siswa terhadap puisi berkembang secara mendalam.Penerapan model Group Investigation juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas belajar siswa, baik secara kognitif maupun afektif
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap kemampuan membaca puisi siswa pada kelas VIII MTs. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Designs menggunakan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII MTs. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan terpilih kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan siswa VIII B sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai t-hitung > t-tabel yaitu 6,97>2,00 dengan taraf signifikasi 0,05%. Hasil perhitungan kemampuan membaca puisi siswa di kelas eksperimen yaitu nilai rata-rata hasil pre-test yaitu 33 dan mengalami peningkatan pada nilai rata-rata hasil post-test...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-adf7f.webp" type="image/webp" length="93220" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-adf7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-4f7fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/hipertensi-hasil-pre-belajar-aqidah-akhlak-chikmaw-thumb-238f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-653-stkip-singkawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-653-journal-educational-review-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33404-nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja</link>
	<guid isPermaLink="false">f61b0f644025f25a11f8545583c75f50</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 21:00:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ choirul amri ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ sonia putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,amri,choirul,putri,rizki,sonia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas pemakaian rompi terapi pada kelompok pekerja dengan karakteristik yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas pemakaian rompi terapi pada kelompok pekerja dengan karakteristik yang berbeda, seperti usia, jenis kelamin, atau tingkat keparahan nyeri otot. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan protokol instruksi kerja yang lebih rinci dan terstruktur, termasuk panduan pemakaian rompi yang benar, durasi pemakaian yang optimal, dan kombinasi dengan latihan peregangan atau relaksasi. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang pemakaian rompi terapi terhadap produktivitas kerja dan kualitas hidup pekerja lunch box, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi.. Variasi waktu instruksi kerja pemakaian rompi sebagai terapi yang paling efektif dalam penerapan keluhan nyeri otot rangka yaitu pada variasi waktu selama 20 menit.Penerapan terapi ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi keluhan nyeri otot pada pekerja lunch box, sehingga meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja.Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan durasi pemakaian rompi dan mengeksplorasi potensi kombinasi terapi lain untuk hasil yang lebih baik Rompi sebagai terapi merupakan rompi yang dapat digunakan untuk mengurangi kelelahan kerja pada pekerja serta perbaikan postur tubuh pada pekerja lunch box. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan pada tanggal 30 Juli 2023, dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map untuk mengukur tingkat rasa sakit pada 28 lokasi tubuh. Kuesioner dilakukan dengan melakukan wawancara 10 orang pekerja lunch box. Salah satu cara yang digunakan untuk intervensi rompi sebagai terapi adalah dengan memakaikan rompi tersebut pada pekerja dengan variasi waktu selama 10, 15, dan 20 menit. Tujuan : untuk mengetahui efektivitas instruksi kerja variasi waktu pemakaian rompi sebagai terapi penerapan keluhan nyeri otot rangka pada pekerja Lunch Box di CV Tunas Jaya Abadi Bantul. Metode : Penelitian ini adalah Quasi Experimen dengan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-4da85.webp" title="JURIS - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-4da85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-4da85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-4da85.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul" alt="JURIS - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-a59c5.webp" title="JURIS - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-a59c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-a59c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-a59c5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul" alt="JURIS - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-af733.webp" title="JURIS - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-af733.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-af733.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-af733.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul" alt="JURIS - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33404-nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja" title="JURIS - Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul" target="_blank">Efektivitas Instruksi Kerja Variasi Waktu Pemakaian Rompi sebagai Terapi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Lunch Box di Bantul</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas pemakaian rompi terapi pada kelompok pekerja dengan karakteristik yang berbeda, seperti usia, jenis kelamin, atau tingkat keparahan nyeri otot. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan protokol instruksi kerja yang lebih rinci dan terstruktur, termasuk panduan pemakaian rompi yang benar, durasi pemakaian yang optimal, dan kombinasi dengan latihan peregangan atau relaksasi. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang pemakaian rompi terapi terhadap produktivitas kerja dan kualitas hidup pekerja lunch box, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi..
<br>Variasi waktu instruksi kerja pemakaian rompi sebagai terapi yang paling efektif dalam penerapan keluhan nyeri otot rangka yaitu pada variasi waktu selama 20 menit.Penerapan terapi ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi keluhan nyeri otot pada pekerja lunch box, sehingga meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja.Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan durasi pemakaian rompi dan mengeksplorasi potensi kombinasi terapi lain untuk hasil yang lebih baik
<br>Rompi sebagai terapi merupakan rompi yang dapat digunakan untuk mengurangi kelelahan kerja pada pekerja serta perbaikan postur tubuh pada pekerja lunch box. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan pada tanggal 30 Juli 2023, dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map untuk mengukur tingkat rasa sakit pada 28 lokasi tubuh. Kuesioner dilakukan dengan melakukan wawancara 10 orang pekerja lunch box. Salah satu cara yang digunakan untuk intervensi rompi sebagai terapi adalah dengan memakaikan rompi tersebut pada pekerja dengan variasi waktu selama 10, 15, dan 20 menit. Tujuan : untuk mengetahui efektivitas instruksi kerja variasi waktu pemakaian rompi sebagai terapi penerapan keluhan nyeri otot rangka pada pekerja Lunch Box di CV Tunas Jaya Abadi Bantul. Metode : Penelitian ini adalah Quasi Experimen dengan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-af733.webp" type="image/webp" length="119042" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-4da85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-a59c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/nyeri-otot-rompi-terapi-instruksi-pekerja-lunch-bo-thumb-af733.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1648-poltekkes-padang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8411-jurnal-kesehatan-lingkungan-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri Konstruksi Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri Konstruksi Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri Konstruksi Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33402-air-limbah-zat-warna-singkong-ca</link>
	<guid isPermaLink="false">899ff8ce32cc617e6b64ca99c077bb82</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 20:57:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ choirul amri ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ sonia putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,amri,choirul,putri,rizki,sonia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan alat dengan menambahkan sensor untuk memantau parameter kualitas limbah cair, seperti pH, suhu, dan kandungan padatan, untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi limbah. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri Konstruksi Yogyakarta: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan alat dengan menambahkan sensor untuk memantau parameter kualitas limbah cair, seperti pH, suhu, dan kandungan padatan, untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi limbah. Selain itu, integrasi sistem peringatan dini ini dengan platform Internet of Things (IoT) dapat memungkinkan pemantauan jarak jauh dan notifikasi otomatis kepada petugas terkait, meningkatkan efisiensi dan respons terhadap potensi luapan. Terakhir, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas alat ini pada berbagai jenis batching plant dan kondisi lingkungan yang berbeda, serta mengeksplorasi penggunaan algoritma pembelajaran mesin untuk memprediksi potensi luapan berdasarkan data historis dan pola cuaca, sehingga memungkinkan tindakan pencegahan yang lebih proaktif dan terarah.. Alat mikrokontroller water level memiliki keberhasilan kinerja alat sebagai peringatan luapan limbah beton cair batching plant pada industri konstruksi Yogyakarta.Alat akan menyala apabila limbah cair akan meluap pada permukaan tanah melebihi bibir kolam endapan.Penelitian ini menunjukkan bahwa alat mikrokontroller water level efektif sebagai pemberitahuan peringatan luapan limbah cair batching plant Latar Belakang: Limbah cair yang tidak dibuang dan dikelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Seringnya terjadi kelalaian karyawan dalam memantau kolam endapan yang sudah penuh menyebabkan air limbah tersebut mengalir ke area permukaan tanah dan bisa mengalir ke Sungai. Adanya alat Mikrokontroller Water level ini berfungsi sebagai peringatan luapan limbah beton cair batching plant. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui pengaruh penggunaan mikrokontroller water level terhadap peringatan luapan limbah beton cair batching plant di industri konstruksi Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu Quasi eksperimen dengan desain rancangan penelitian Posttest Only Design. Penelitian dilakukan di kolam atau penampungan industri konstruksi Yogyakarta. Hasil: Penelitian Mikrokontroller water level memiliki... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-561db.webp" title="JURIS - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-561db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-561db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-561db.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta" alt="JURIS - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-69fc2.webp" title="JURIS - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-69fc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-69fc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-69fc2.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta" alt="JURIS - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-fefc4.webp" title="JURIS - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-fefc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-fefc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-fefc4.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta" alt="JURIS - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33402-air-limbah-zat-warna-singkong-ca" title="JURIS - Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta" target="_blank">Penggunaan Mikrokontroller Water Level terhadap Peringatan  Luapan Limbah Beton Cair Batching Plant di Industri  Konstruksi Yogyakarta</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan alat dengan menambahkan sensor untuk memantau parameter kualitas limbah cair, seperti pH, suhu, dan kandungan padatan, untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi limbah. Selain itu, integrasi sistem peringatan dini ini dengan platform Internet of Things (IoT) dapat memungkinkan pemantauan jarak jauh dan notifikasi otomatis kepada petugas terkait, meningkatkan efisiensi dan respons terhadap potensi luapan. Terakhir, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas alat ini pada berbagai jenis batching plant dan kondisi lingkungan yang berbeda, serta mengeksplorasi penggunaan algoritma pembelajaran mesin untuk memprediksi potensi luapan berdasarkan data historis dan pola cuaca, sehingga memungkinkan tindakan pencegahan yang lebih proaktif dan terarah..
<br>Alat mikrokontroller water level memiliki keberhasilan kinerja alat sebagai peringatan luapan limbah beton cair batching plant pada industri konstruksi Yogyakarta.Alat akan menyala apabila limbah cair akan meluap pada permukaan tanah melebihi bibir kolam endapan.Penelitian ini menunjukkan bahwa alat mikrokontroller water level efektif sebagai pemberitahuan peringatan luapan limbah cair batching plant
<br>Latar Belakang: Limbah cair yang tidak dibuang dan dikelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Seringnya terjadi kelalaian karyawan dalam memantau kolam endapan yang sudah penuh menyebabkan air limbah tersebut mengalir ke area permukaan tanah dan bisa mengalir ke Sungai. Adanya alat Mikrokontroller Water level ini berfungsi sebagai peringatan luapan limbah beton cair batching plant. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui pengaruh penggunaan mikrokontroller water level terhadap peringatan luapan limbah beton cair batching plant di industri konstruksi Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu Quasi eksperimen dengan desain rancangan penelitian Posttest Only Design. Penelitian dilakukan di kolam atau penampungan industri konstruksi Yogyakarta. Hasil: Penelitian Mikrokontroller water level memiliki...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-fefc4.webp" type="image/webp" length="79000" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-561db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-69fc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/air-limbah-zat-warna-singkong-cair-tampung-pabrik-thumb-fefc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1648-poltekkes-padang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8411-jurnal-kesehatan-lingkungan-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Self Directed Learning SDL Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Self Directed Learning SDL Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Self Directed Learning SDL Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33396-nilai-kearifan-lokal-budaya-prod</link>
	<guid isPermaLink="false">e35852b5834a786982b244d744073e8d</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 20:50:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ model self ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,model,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menerapkan model pembelajaran SDL secara praktis di kelas dan mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik. 2. Melakukan pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menerapkan model pembelajaran SDL secara praktis di kelas dan mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik. 2. Melakukan pelatihan bagi guru untuk memahami dan menerapkan model pembelajaran SDL secara efektif, serta memberikan dukungan dan bimbingan kepada peserta didik dalam proses belajar mandiri. 3. Mengembangkan panduan pembelajaran dan modul implementatif yang terperinci, mencakup langkah-langkah praktis dan contoh-contoh konkret untuk memfasilitasi pembelajaran teks berita yang berpusat pada peserta didik dan berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada implementasi dan evaluasi model pembelajaran yang telah dirancang, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.. Penelitian ini telah merumuskan model konseptual Self-Directed Learning (SDL) untuk pembelajaran teks berita yang terintegrasi dengan nilai-nilai kearifan lokal di wilayah Sungai Kakap.Model ini menekankan pada kemandirian belajar peserta didik, relevansi konteks lokal, dan penguatan karakter melalui pembelajaran berbasis budaya.Saran untuk kegiatan pengabdian selanjutnya adalah penerapan model ini secara praktis di kelas, pelatihan penggunaan model bagi guru, serta pengembangan panduan pembelajaran dan modul implementatif yang dapat digunakan secara luas di berbagai jenis teks lainnya Perkembangan teknologi informasi dan melimpahnya arus berita digital menuntut peserta didik memiliki kemampuan literasi informasi, berpikir kritis, dan kemandirian belajar dalam memahami teks berita. Namun, pembelajaran teks berita di sekolah masih cenderung berorientasi pada penguasaan struktur dan kebahasaan, serta belum secara optimal mendorong pembelajaran mandiri dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pembelajaran Self-Directed Learning (SDL) pada materi teks berita dengan mengintegrasikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-f6ae2.webp" title="JURIS - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-f6ae2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-f6ae2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-f6ae2.webp 1x" title="JURIS - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita" alt="JURIS - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-9d117.webp" title="JURIS - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-9d117.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-9d117.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-9d117.webp 1x" title="JURIS - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita" alt="JURIS - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-e7133.webp" title="JURIS - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-e7133.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-e7133.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-e7133.webp 1x" title="JURIS - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita" alt="JURIS - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33396-nilai-kearifan-lokal-budaya-prod" title="JURIS - Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita" target="_blank">Model Self-Directed Learning (SDL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Teks Berita</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menerapkan model pembelajaran SDL secara praktis di kelas dan mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik. 2. Melakukan pelatihan bagi guru untuk memahami dan menerapkan model pembelajaran SDL secara efektif, serta memberikan dukungan dan bimbingan kepada peserta didik dalam proses belajar mandiri. 3. Mengembangkan panduan pembelajaran dan modul implementatif yang terperinci, mencakup langkah-langkah praktis dan contoh-contoh konkret untuk memfasilitasi pembelajaran teks berita yang berpusat pada peserta didik dan berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada implementasi dan evaluasi model pembelajaran yang telah dirancang, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah..
<br>Penelitian ini telah merumuskan model konseptual Self-Directed Learning (SDL) untuk pembelajaran teks berita yang terintegrasi dengan nilai-nilai kearifan lokal di wilayah Sungai Kakap.Model ini menekankan pada kemandirian belajar peserta didik, relevansi konteks lokal, dan penguatan karakter melalui pembelajaran berbasis budaya.Saran untuk kegiatan pengabdian selanjutnya adalah penerapan model ini secara praktis di kelas, pelatihan penggunaan model bagi guru, serta pengembangan panduan pembelajaran dan modul implementatif yang dapat digunakan secara luas di berbagai jenis teks lainnya
<br>Perkembangan teknologi informasi dan melimpahnya arus berita digital menuntut peserta didik memiliki kemampuan literasi informasi, berpikir kritis, dan kemandirian belajar dalam memahami teks berita. Namun, pembelajaran teks berita di sekolah masih cenderung berorientasi pada penguasaan struktur dan kebahasaan, serta belum secara optimal mendorong pembelajaran mandiri dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pembelajaran Self-Directed Learning (SDL) pada materi teks berita dengan mengintegrasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-e7133.webp" type="image/webp" length="106290" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-f6ae2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-9d117.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/nilai-kearifan-lokal-budaya-produk-peran-model-sel-thumb-e7133.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-653-stkip-singkawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-653-journal-educational-review-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 04 Apr 2026 00:38:58 +0700. 12 items. Served in: 2.704 seconds [rss] -->
