<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 00:52:47 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 00:52:47 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-07T00:52:47+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Post Disaster Dayah Management Reconstruction of a Leadership Model in Resilience Based Islamic Education in Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Post Disaster Dayah Management Reconstruction of a Leadership Model in Resilience Based Islamic Education in Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Post Disaster Dayah Management Reconstruction of a Leadership Model in Resilience Based Islamic Education in Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47135-dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab</link>
	<guid isPermaLink="false">394a8365852b622eb62d9f037c643d3d</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 23:12:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ duna izfanna ]]></category>
	<category><![CDATA[ emy yusdiana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,duna,emy,izfanna,main,yusdiana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dikembangkan modul pelatihan manajemen bencana yang terintegrasi dalam program kader ulama di pesantren, sehingga pemimpin pesantren ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dikembangkan modul pelatihan manajemen bencana yang terintegrasi dalam program kader ulama di pesantren, sehingga pemimpin pesantren masa depan memiliki kapasitas sebagai agen krisis sejak masa pendidikan mereka. Kedua, Kementerian Agama bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana perlu memetakan pesantren-pesantren rawan bencana di daerah sebagai mitra strategis untuk program unit pendidikan aman dan memfasilitasi pengembangan modul pembelajaran bencana yang terintegrasi dalam studi kitab kuning, tanpa menggantikan kurikulum formal asing. Ketiga, model rekonstruksi pesantren partisipatif yang melibatkan siswa, alumni, dan komunitas sekitar harus diadopsi sebagai pendekatan standar dalam setiap program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana di institusi pendidikan Islam, dengan alokasi anggaran yang memungkinkan partisipasi aktif komunitas lokal. Keempat, sistem pendidikan pesantren 24 jam perlu dioptimalkan sebagai laboratorium hidup untuk memperkuat karakter tangguh terhadap bencana dengan merancang simulasi evakuasi rutin, pelatihan pertolongan pertama, dan manajemen dapur umum darurat terintegrasi dalam aktivitas harian siswa tanpa mengganggu keunikan pendidikan pesantren. Kelima, jaringan luas alumni pesantren yang terlibat dalam berbagai sektor harus diorganisir secara sistematis menjadi pusat respons darurat yang siap diaktifkan setiap saat, dengan fasilitasi pelatihan berkala dan protokol komunikasi cepat yang terhubung dengan pusat kendali operasi BPBD. Keenam, pemerintah daerah di provinsi rawan bencana perlu mengeluarkan kebijakan yang menginstitusionalisasikan forum kolaborasi rutin antara pemimpin pesantren, BPBD, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan organisasi kemanusiaan, sehingga koordinasi tidak dimulai dari nol setiap kali bencana terjadi. Terakhir, institusi penelitian dan universitas Islam harus mendokumentasikan secara sistematis praktik baik dalam pengelolaan pesantren pasca-bencana di berbagai daerah di Indonesia untuk merumuskan model nasional kepemimpinan pendidikan Islam yang berbasis ketangguhan yang dapat disesuaikan secara kontekstual, dilengkapi dengan panduan implementasi dan indikator keberhasilan yang dapat diukur.. Pengelolaan pondok pesantren pasca-bencana di Aceh telah merekonstruksi model kepemimpinan pendidikan Islam yang tidak hanya berpusat pada pelestarian tradisi tetapi juga pada kemampuan adaptif untuk menghadapi krisis.Transformasi peran pemimpin pesantren dari otoritas spiritual menjadi agen krisis membuktikan bahwa krisis tidak melumpuhkan tetapi justru menyucikan dan memperluas makna kepemimpinan itu sendiri.Pemimpin pesantren, yang dikenal sebagai "Abu" dan "Teungku," tidak berhenti menjadi guru agama.mereka menjadi jauh lebih dari sekadar pengajar agama.manajer krisis, pembangun kohesi sosial, dan pusat pemulihan komunitas.Strategi adaptif dalam rekonstruksi fisik dan kurikulum menunjukkan bahwa ketangguhan pesantren bukan hanya tentang kemampuan bertahan tetapi juga berkembang di tengah badai.Pesantren tidak hanya pulih seperti semula tetapi menjadi versi yang lebih kuat dan relevan.dengan bangunan yang lebih kokoh, kurikulum yang diperkaya dengan kesadaran bencana, dan sistem manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel.Pembangunan kemandirian siswa melalui internalisasi nilai-nilai tangguh adalah kontribusi paling otentik pesantren bagi masa depan Aceh.Kesabaran, kepercayaan pada ilahi, kerja sama bersama, dan ketangguhan tidak diajarkan sebagai mata pelajaran tetapi diinternalisasi melalui pengalaman sehari-hari, peran model, dan transmisi narasi antargenerasi.Ribuan siswa yang sukarela membantu setelah tsunami adalah bukti bahwa mereka telah dipersiapkan oleh sistem pendidikan pesantren untuk menjadi individu yang tangguh.Model jaringan kolaborasi yang secara organik muncul antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat sipil adalah sintesis yang luar biasa antara tradisi dan modernitas, kemandirian dan kemitraan.Pesantren membuktikan bahwa institusi pendidikan Islam tradisional bukan peninggalan masa lalu tetapi mitra strategis untuk masa depan dalam membangun komunitas yang tangguh terhadap bencana.Rekonstruksi model kepemimpinan pesantren pasca-bencana di Aceh telah menghasilkan prototipe manajemen pendidikan Islam yang berbasis ketangguhan yang otentik, kontekstual, dan dapat ditiru, dengan potensi penerapan di daerah rawan bencana lainnya Penelitian ini didorong oleh tantangan eksistensial yang dihadapi oleh pondok pesantren (dayah) di Aceh pasca-bencana, di mana tsunami tahun 2004 dan bencana selanjutnya seperti banjir dan longsor tidak hanya menghancurkan infrastruktur fisik tetapi juga menggoncang fondasi kepemimpinan dayah tradisional yang selama ini mengandalkan otoritas spiritual. Dayah diharuskan berubah menjadi institusi respons darurat dan pusat pemulihan komunitas, tetapi model manajemen dan kepemimpinan bencana yang selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam belum secara sistematis dirumuskan. Studi ini bertujuan merekonstruksi model kepemimpinan dayah yang berbasis ketangguhan melalui sintesis kritis dari literatur yang ada. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif, dengan menarik data dari buku, artikel jurnal ilmiah internasional dan nasional, serta laporan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-3005c.webp" title="JURIS - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-3005c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-3005c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-3005c.webp 1x" title="JURIS - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh" alt="JURIS - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-7eddb.webp" title="JURIS - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-7eddb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-7eddb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-7eddb.webp 1x" title="JURIS - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh" alt="JURIS - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-e75f7.webp" title="JURIS - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-e75f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-e75f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-e75f7.webp 1x" title="JURIS - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh" alt="JURIS - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47135-dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab" title="JURIS - Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh" target="_blank">Post-Disaster Dayah Management: Reconstruction of a Leadership Model in Resilience-Based Islamic Education in Aceh</a>: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dikembangkan modul pelatihan manajemen bencana yang terintegrasi dalam program kader ulama di pesantren, sehingga pemimpin pesantren masa depan memiliki kapasitas sebagai agen krisis sejak masa pendidikan mereka. Kedua, Kementerian Agama bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana perlu memetakan pesantren-pesantren rawan bencana di daerah sebagai mitra strategis untuk program unit pendidikan aman dan memfasilitasi pengembangan modul pembelajaran bencana yang terintegrasi dalam studi kitab kuning, tanpa menggantikan kurikulum formal asing. Ketiga, model rekonstruksi pesantren partisipatif yang melibatkan siswa, alumni, dan komunitas sekitar harus diadopsi sebagai pendekatan standar dalam setiap program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana di institusi pendidikan Islam, dengan alokasi anggaran yang memungkinkan partisipasi aktif komunitas lokal. Keempat, sistem pendidikan pesantren 24 jam perlu dioptimalkan sebagai laboratorium hidup untuk memperkuat karakter tangguh terhadap bencana dengan merancang simulasi evakuasi rutin, pelatihan pertolongan pertama, dan manajemen dapur umum darurat terintegrasi dalam aktivitas harian siswa tanpa mengganggu keunikan pendidikan pesantren. Kelima, jaringan luas alumni pesantren yang terlibat dalam berbagai sektor harus diorganisir secara sistematis menjadi pusat respons darurat yang siap diaktifkan setiap saat, dengan fasilitasi pelatihan berkala dan protokol komunikasi cepat yang terhubung dengan pusat kendali operasi BPBD. Keenam, pemerintah daerah di provinsi rawan bencana perlu mengeluarkan kebijakan yang menginstitusionalisasikan forum kolaborasi rutin antara pemimpin pesantren, BPBD, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan organisasi kemanusiaan, sehingga koordinasi tidak dimulai dari nol setiap kali bencana terjadi. Terakhir, institusi penelitian dan universitas Islam harus mendokumentasikan secara sistematis praktik baik dalam pengelolaan pesantren pasca-bencana di berbagai daerah di Indonesia untuk merumuskan model nasional kepemimpinan pendidikan Islam yang berbasis ketangguhan yang dapat disesuaikan secara kontekstual, dilengkapi dengan panduan implementasi dan indikator keberhasilan yang dapat diukur..
<br>Pengelolaan pondok pesantren pasca-bencana di Aceh telah merekonstruksi model kepemimpinan pendidikan Islam yang tidak hanya berpusat pada pelestarian tradisi tetapi juga pada kemampuan adaptif untuk menghadapi krisis.Transformasi peran pemimpin pesantren dari otoritas spiritual menjadi agen krisis membuktikan bahwa krisis tidak melumpuhkan tetapi justru menyucikan dan memperluas makna kepemimpinan itu sendiri.Pemimpin pesantren, yang dikenal sebagai "Abu" dan "Teungku," tidak berhenti menjadi guru agama.mereka menjadi jauh lebih dari sekadar pengajar agama.manajer krisis, pembangun kohesi sosial, dan pusat pemulihan komunitas.Strategi adaptif dalam rekonstruksi fisik dan kurikulum menunjukkan bahwa ketangguhan pesantren bukan hanya tentang kemampuan bertahan tetapi juga berkembang di tengah badai.Pesantren tidak hanya pulih seperti semula tetapi menjadi versi yang lebih kuat dan relevan.dengan bangunan yang lebih kokoh, kurikulum yang diperkaya dengan kesadaran bencana, dan sistem manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel.Pembangunan kemandirian siswa melalui internalisasi nilai-nilai tangguh adalah kontribusi paling otentik pesantren bagi masa depan Aceh.Kesabaran, kepercayaan pada ilahi, kerja sama bersama, dan ketangguhan tidak diajarkan sebagai mata pelajaran tetapi diinternalisasi melalui pengalaman sehari-hari, peran model, dan transmisi narasi antargenerasi.Ribuan siswa yang sukarela membantu setelah tsunami adalah bukti bahwa mereka telah dipersiapkan oleh sistem pendidikan pesantren untuk menjadi individu yang tangguh.Model jaringan kolaborasi yang secara organik muncul antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat sipil adalah sintesis yang luar biasa antara tradisi dan modernitas, kemandirian dan kemitraan.Pesantren membuktikan bahwa institusi pendidikan Islam tradisional bukan peninggalan masa lalu tetapi mitra strategis untuk masa depan dalam membangun komunitas yang tangguh terhadap bencana.Rekonstruksi model kepemimpinan pesantren pasca-bencana di Aceh telah menghasilkan prototipe manajemen pendidikan Islam yang berbasis ketangguhan yang otentik, kontekstual, dan dapat ditiru, dengan potensi penerapan di daerah rawan bencana lainnya
<br>Penelitian ini didorong oleh tantangan eksistensial yang dihadapi oleh pondok pesantren (dayah) di Aceh pasca-bencana, di mana tsunami tahun 2004 dan bencana selanjutnya seperti banjir dan longsor tidak hanya menghancurkan infrastruktur fisik tetapi juga menggoncang fondasi kepemimpinan dayah tradisional yang selama ini mengandalkan otoritas spiritual. Dayah diharuskan berubah menjadi institusi respons darurat dan pusat pemulihan komunitas, tetapi model manajemen dan kepemimpinan bencana yang selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam belum secara sistematis dirumuskan. Studi ini bertujuan merekonstruksi model kepemimpinan dayah yang berbasis ketangguhan melalui sintesis kritis dari literatur yang ada. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif, dengan menarik data dari buku, artikel jurnal ilmiah internasional dan nasional, serta laporan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-3005c.webp" type="image/webp" length="94452" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-3005c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-7eddb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/dayah-tradisional-penanggulangan-bencana-sustainab-thumb-e75f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4654-iuqibogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18587-slot777-situs-slot-gacor-anti-kalah-apk-slot-dana-maxwin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Quran Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Quran Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Quran Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47131-pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-qur-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">7f297691fd93d3aaefa6930cf57d0214</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 22:52:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ duna izfanna ]]></category>
	<category><![CDATA[ emy yusdiana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,duna,emy,izfanna,main,yusdiana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjut dapat mengevaluasi dampak pendekatan ilmiah terhadap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa serta menilai efektivitas strategi pengajaran yang bersifat kontekstual dan kolaboratif. Penelitian tambahan dapat membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur'an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1: Penelitian lanjut dapat mengevaluasi dampak pendekatan ilmiah terhadap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa serta menilai efektivitas strategi pengajaran yang bersifat kontekstual dan kolaboratif. Penelitian tambahan dapat membandingkan hasil kebijakan implementasi pendekatan ilmiah di sekolah di daerah berbeda, dan meneliti pengembangan teknologi edukasi digital untuk memperkuat lingkungan belajar yang menarik dan interaktif bagi siswa.. Pembelajaran dengan pendekatan ilmiah secara signifikan meningkatkan prestasi belajar membaca dan menulis Qur'an di SDN Ngablak 1.Motivasi siswa tinggi dan pemahaman ilmiah baik berkontribusi pada partisipasi aktif dan pencapaian tujuan.Peningkatan prestasi belajar mencapai 86,70% dengan koefisien korelasi 0,941, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan ilmiah terhadap peningkatan prestasi belajar membaca dan menulis Qur'an serta hubungan positifnya dengan prestasi belajar siswa di SDN Ngablak 1. Metode penelitian kuantitatif dan positivisme digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang diambil dari seluruh siswa kelas V dan VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki motivasi tinggi, pemahaman ilmiah yang baik, serta partisipasi aktif dan pencapaian tujuan yang tinggi. Peningkatan prestasi belajar mencapai 86,70% dan koefisien korelasi antara pendekatan ilmiah dan prestasi belajar sebesar 0,941, yang menunjukkan hubungan positif yang signifikan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-e8ed6.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur&#039;an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-e8ed6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-e8ed6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-e8ed6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur&#039;an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur&#039;an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-18ac1.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur&#039;an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-18ac1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-18ac1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-18ac1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur&#039;an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur&#039;an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-b9dbd.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur&#039;an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-b9dbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-b9dbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-b9dbd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur&#039;an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur&#039;an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47131-pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-qur-siswa" title="JURIS - Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur&#039;an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1" target="_blank">Analisis Pengaruh Pendekatan Ilmiah Terhadap Prestasi Belajar Membaca dan Menulis Qur'an Pada Siswa Kelas V dan VI SDN Ngablak 1</a>: Penelitian lanjut dapat mengevaluasi dampak pendekatan ilmiah terhadap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa serta menilai efektivitas strategi pengajaran yang bersifat kontekstual dan kolaboratif. Penelitian tambahan dapat membandingkan hasil kebijakan implementasi pendekatan ilmiah di sekolah di daerah berbeda, dan meneliti pengembangan teknologi edukasi digital untuk memperkuat lingkungan belajar yang menarik dan interaktif bagi siswa..
<br>Pembelajaran dengan pendekatan ilmiah secara signifikan meningkatkan prestasi belajar membaca dan menulis Qur'an di SDN Ngablak 1.Motivasi siswa tinggi dan pemahaman ilmiah baik berkontribusi pada partisipasi aktif dan pencapaian tujuan.Peningkatan prestasi belajar mencapai 86,70% dengan koefisien korelasi 0,941, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan ilmiah terhadap peningkatan prestasi belajar membaca dan menulis Qur'an serta hubungan positifnya dengan prestasi belajar siswa di SDN Ngablak 1. Metode penelitian kuantitatif dan positivisme digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang diambil dari seluruh siswa kelas V dan VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki motivasi tinggi, pemahaman ilmiah yang baik, serta partisipasi aktif dan pencapaian tujuan yang tinggi. Peningkatan prestasi belajar mencapai 86,70% dan koefisien korelasi antara pendekatan ilmiah dan prestasi belajar sebesar 0,941, yang menunjukkan hubungan positif yang signifikan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-e8ed6.webp" type="image/webp" length="92748" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-e8ed6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-18ac1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/pendekatan-ilmiah-prestasi-belajar-quran-siswa-kel-thumb-b9dbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4654-iuqibogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18587-slot777-situs-slot-gacor-anti-kalah-apk-slot-dana-maxwin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hermeneutics and Technology Poetry Translation with CAT Tool ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hermeneutics and Technology Poetry Translation with CAT Tool ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hermeneutics and Technology Poetry Translation with CAT Tool ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47143-bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat</link>
	<guid isPermaLink="false">2c017196d5bec20e1c714b73b1f86bd0</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 22:43:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurus308baru ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurus308maju ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurus308king ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jurus308baru,jurus308king,jurus308maju]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperluas pemahaman tentang peran manusia dalam penerjemahan puisi dengan teknologi, pertama-tama dapat diteliti bagaimana kendala kultural dan emosional memengaruhi pilihan kata pada translator yang beralih antar bahasa berbeda. Selanjutnya, dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool: Untuk memperluas pemahaman tentang peran manusia dalam penerjemahan puisi dengan teknologi, pertama-tama dapat diteliti bagaimana kendala kultural dan emosional memengaruhi pilihan kata pada translator yang beralih antar bahasa berbeda. Selanjutnya, dapat dieksplorasi efektivitas pelatihan mesin pembelajaran yang terintegrasi dengan model hermeneutika Ricoeur sehingga alat dapat belajar memerhatikan nuansa emosional, bukan hanya literal. Terakhir, penelitian tambahan dapat mencakup studi longitudinal mengenai kepuasan pembaca terhadap terjemahan puisi yang dibuat dengan kombinasi CAT dan intervensi manual untuk mengukur dampak jangka panjang terhadap persepsi estetika dan pemahaman teks.. Penerjemahan puisi dengan bantuan CAT tetap memerlukan intervensi manusia karena kompleksitas bahasa puisi.Mesin dapat menyajikan opsi terjemahan, tetapi makna dan estetika asli hanya dapat dipelihara melalui penilaian dan penyesuaian manual.Pengembangan CAT selanjutnya harus dirancang untuk mendukung interaksi manusia, bukan menggantikannya Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara hermeneutika dan teknologi dalam penerjemahan puisi dengan menggunakan Computer-Assisted Translation (CAT) Tool, khususnya Matecat. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan model analisis hermeneutika Ricoeur, yang terdiri dari tiga tahap: pertaruhan, verifikasi, dan transformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Matecat memfasilitasi penerjemahan, campur tangan manusia tetap penting dalam mempertahankan makna dan aspek estetika puisi dengan memilih kata-kata yang tepat dalam bahasa sasaran. Keterlibatan manusia untuk membuat terjemahan puisi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-8c83a.webp" title="JURIS - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-8c83a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-8c83a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-8c83a.webp 1x" title="JURIS - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool" alt="JURIS - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-e3380.webp" title="JURIS - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-e3380.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-e3380.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-e3380.webp 1x" title="JURIS - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool" alt="JURIS - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-fb5f7.webp" title="JURIS - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-fb5f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-fb5f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-fb5f7.webp 1x" title="JURIS - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool" alt="JURIS - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47143-bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat" title="JURIS - Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool" target="_blank">Hermeneutics and Technology: Poetry Translation with CAT Tool</a>: Untuk memperluas pemahaman tentang peran manusia dalam penerjemahan puisi dengan teknologi, pertama-tama dapat diteliti bagaimana kendala kultural dan emosional memengaruhi pilihan kata pada translator yang beralih antar bahasa berbeda. Selanjutnya, dapat dieksplorasi efektivitas pelatihan mesin pembelajaran yang terintegrasi dengan model hermeneutika Ricoeur sehingga alat dapat belajar memerhatikan nuansa emosional, bukan hanya literal. Terakhir, penelitian tambahan dapat mencakup studi longitudinal mengenai kepuasan pembaca terhadap terjemahan puisi yang dibuat dengan kombinasi CAT dan intervensi manual untuk mengukur dampak jangka panjang terhadap persepsi estetika dan pemahaman teks..
<br>Penerjemahan puisi dengan bantuan CAT tetap memerlukan intervensi manusia karena kompleksitas bahasa puisi.Mesin dapat menyajikan opsi terjemahan, tetapi makna dan estetika asli hanya dapat dipelihara melalui penilaian dan penyesuaian manual.Pengembangan CAT selanjutnya harus dirancang untuk mendukung interaksi manusia, bukan menggantikannya
<br>Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara hermeneutika dan teknologi dalam penerjemahan puisi dengan menggunakan Computer-Assisted Translation (CAT) Tool, khususnya Matecat. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan model analisis hermeneutika Ricoeur, yang terdiri dari tiga tahap: pertaruhan, verifikasi, dan transformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Matecat memfasilitasi penerjemahan, campur tangan manusia tetap penting dalam mempertahankan makna dan aspek estetika puisi dengan memilih kata-kata yang tepat dalam bahasa sasaran. Keterlibatan manusia untuk membuat terjemahan puisi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-8c83a.webp" type="image/webp" length="125084" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-8c83a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-e3380.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/bahasa-puisi-hermeneutics-cat-tool-poetry-translat-thumb-fb5f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18606-kompetensi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gerakan Childfree di Instagram Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gerakan Childfree di Instagram Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gerakan Childfree di Instagram Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47146-australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-r</link>
	<guid isPermaLink="false">d409f9e3e58d29e3796dfeacab912659</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 21:59:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurus308baru ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurus308maju ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurus308king ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jurus308baru,jurus308king,jurus308maju]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi masyarakat terhadap childfree berubah secara longitudinal di platform media sosial, menanyakan apakah eksposur jangka panjang menurunkan stigma dan meningkatkan penerimaan; berikutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi masyarakat terhadap childfree berubah secara longitudinal di platform media sosial, menanyakan apakah eksposur jangka panjang menurunkan stigma dan meningkatkan penerimaan; berikutnya, studi dapat membandingkan pengalaman pengguna childfree di Indonesia dengan negara lain untuk mengidentifikasi faktor budaya yang memediasi konstruksi sosial; terakhir, analisis kuantitatif tentang dampak childfree terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis individu dapat memberikan gambaran empiris tentang konsekuensi sosial dari pilihan hidup ini.. Keseluruhan, penerapan teori Konstruksi Sosial terhadap fenomena Childfree Gita Savitri menunjukkan bagaimana pandangan dan pilihan hidup individu dipengaruhi oleh interaksi sosial, mengakumulasi menjadi realitas sosial yang lebih luas.Teori ini menekankan proses eksternalisasi, internalisasi, dan objektivasi, namun tidak sepenuhnya membahas pengaruh kekuatan sosial dan struktur kekuasaan.Selain itu, stigma terhadap pilihan hidup childfree masih berlangsung, terutama bagi perempuan, di mana masyarakat menuntut peran ibu.Meskipun media sosial memperkuat dan menyebarkan pandangan ini, fenomena ini juga menunjukkan kompleksitas realitas sosial dan interaksi norma yang beragam Kemajuan teknologi telah merevolusi kehidupan manusia, menawarkan kemudahan tak tertandingi di berbagai bidang, bahkan mengubah cara kita berbagi aktivitas sehari-hari di platform media sosial. Di antara platform-platform tersebut, Instagram menonjol dan banyak digunakan, memungkinkan pengguna menampilkan aktivitas mereka ke dunia online. Di tengah lanskap digital ini, banyak influencer menjadi terkenal, dan Gita Savitri, yang dikenal karena perspektifnya tentang Childfree, telah menjadi sosok yang menonjol.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-1182d.webp" title="JURIS - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-1182d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-1182d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-1182d.webp 1x" title="JURIS - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri" alt="JURIS - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-ca372.webp" title="JURIS - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-ca372.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-ca372.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-ca372.webp 1x" title="JURIS - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri" alt="JURIS - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-9e942.webp" title="JURIS - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-9e942.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-9e942.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-9e942.webp 1x" title="JURIS - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri" alt="JURIS - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47146-australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-r" title="JURIS - Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri" target="_blank">Gerakan Childfree di Instagram: Analisis Konstruksi Sosial Pengaruh Gita Savitri</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi masyarakat terhadap childfree berubah secara longitudinal di platform media sosial, menanyakan apakah eksposur jangka panjang menurunkan stigma dan meningkatkan penerimaan; berikutnya, studi dapat membandingkan pengalaman pengguna childfree di Indonesia dengan negara lain untuk mengidentifikasi faktor budaya yang memediasi konstruksi sosial; terakhir, analisis kuantitatif tentang dampak childfree terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis individu dapat memberikan gambaran empiris tentang konsekuensi sosial dari pilihan hidup ini..
<br>Keseluruhan, penerapan teori Konstruksi Sosial terhadap fenomena Childfree Gita Savitri menunjukkan bagaimana pandangan dan pilihan hidup individu dipengaruhi oleh interaksi sosial, mengakumulasi menjadi realitas sosial yang lebih luas.Teori ini menekankan proses eksternalisasi, internalisasi, dan objektivasi, namun tidak sepenuhnya membahas pengaruh kekuatan sosial dan struktur kekuasaan.Selain itu, stigma terhadap pilihan hidup childfree masih berlangsung, terutama bagi perempuan, di mana masyarakat menuntut peran ibu.Meskipun media sosial memperkuat dan menyebarkan pandangan ini, fenomena ini juga menunjukkan kompleksitas realitas sosial dan interaksi norma yang beragam
<br>Kemajuan teknologi telah merevolusi kehidupan manusia, menawarkan kemudahan tak tertandingi di berbagai bidang, bahkan mengubah cara kita berbagi aktivitas sehari-hari di platform media sosial. Di antara platform-platform tersebut, Instagram menonjol dan banyak digunakan, memungkinkan pengguna menampilkan aktivitas mereka ke dunia online. Di tengah lanskap digital ini, banyak influencer menjadi terkenal, dan Gita Savitri, yang dikenal karena perspektifnya tentang Childfree, telah menjadi sosok yang menonjol....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-ca372.webp" type="image/webp" length="90122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-1182d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-ca372.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/australia-konstruksi-sosial-faktor-budaya-realitas-thumb-9e942.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18606-kompetensi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Work Family Conflict Assesment Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Work Family Conflict Assesment Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Work Family Conflict Assesment Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47128-instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch</link>
	<guid isPermaLink="false">ad6cabfa6a6b30789dfdb9a297711427</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 21:52:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ zadrian ardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,focus,header,page,scope,zadrian]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian longitudinal untuk menilai stabilitas instrumen WFC dari waktu ke waktu dan dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis jangka panjang. Kedua, aplikasikan Model Rasch pada sampel yang lebih luas dan diversifikasi, termasuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model: Pertama, lakukan penelitian longitudinal untuk menilai stabilitas instrumen WFC dari waktu ke waktu dan dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis jangka panjang. Kedua, aplikasikan Model Rasch pada sampel yang lebih luas dan diversifikasi, termasuk pekerja nonAcformal dan lakiAclaki, guna menguji invariansi dan bias item antar kelompok. Ketiga, kembangkan modul intervensi berbasis hasil pengukuran WFC, menguji efektivitas program fleksibilitas kerja dan dukungan sosial dalam mengurangi konflik dan meningkatkan produktivitas.. Instrumen WFC terbukti valid, reliabel, dan unidimensional menurut Model Rasch.Sebagian besar item mematuhi kriteria kesesuaian model, dan reliabilitas item sangat tinggi.Instrumen ini layak digunakan sebagai alat pengukuran konflik kerjaAckeluarga dalam penelitian dan praktik Bimbingan dan Konseling Konflik kerjaAckeluarga (WFC) merupakan masalah psikososial yang muncul akibat ketidaksesuaian tuntutan peran kerja dan peran keluarga, yang berdampak pada kesejahteraan psikologis individu. Dampak tinggi WFC menuntut ketersediaan instrumen pengukuran yang akurat, valid, dan reliabel. Penelitian ini bertujuan menguji validitas dan reliabilitas instrumen WFC dengan menggunakan Model Rasch. Sampel terdiri dari 60 perempuan bekerja, menikah, yang dipilih karena secara teoretis rentan mengalami konflik karena peran ganda. Instrumen dikembangkan berdasarkan kerangka Greenhaus dan Beutell, mencakup tiga dimensi: waktu, stres, dan perilaku, dengan format respons Likert.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-7e3cc.webp" title="JURIS - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-7e3cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-7e3cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-7e3cc.webp 1x" title="JURIS - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model" alt="JURIS - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-a73e2.webp" title="JURIS - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-a73e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-a73e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-a73e2.webp 1x" title="JURIS - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model" alt="JURIS - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-cef66.webp" title="JURIS - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-cef66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-cef66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-cef66.webp 1x" title="JURIS - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model" alt="JURIS - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47128-instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch" title="JURIS - Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model" target="_blank">Work-Family Conflict Assesment: Instrument Validity and Reliability Testing Using the Rasch Model</a>: Pertama, lakukan penelitian longitudinal untuk menilai stabilitas instrumen WFC dari waktu ke waktu dan dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis jangka panjang. Kedua, aplikasikan Model Rasch pada sampel yang lebih luas dan diversifikasi, termasuk pekerja nonAcformal dan lakiAclaki, guna menguji invariansi dan bias item antar kelompok. Ketiga, kembangkan modul intervensi berbasis hasil pengukuran WFC, menguji efektivitas program fleksibilitas kerja dan dukungan sosial dalam mengurangi konflik dan meningkatkan produktivitas..
<br>Instrumen WFC terbukti valid, reliabel, dan unidimensional menurut Model Rasch.Sebagian besar item mematuhi kriteria kesesuaian model, dan reliabilitas item sangat tinggi.Instrumen ini layak digunakan sebagai alat pengukuran konflik kerjaAckeluarga dalam penelitian dan praktik Bimbingan dan Konseling
<br>Konflik kerjaAckeluarga (WFC) merupakan masalah psikososial yang muncul akibat ketidaksesuaian tuntutan peran kerja dan peran keluarga, yang berdampak pada kesejahteraan psikologis individu. Dampak tinggi WFC menuntut ketersediaan instrumen pengukuran yang akurat, valid, dan reliabel. Penelitian ini bertujuan menguji validitas dan reliabilitas instrumen WFC dengan menggunakan Model Rasch. Sampel terdiri dari 60 perempuan bekerja, menikah, yang dipilih karena secara teoretis rentan mengalami konflik karena peran ganda. Instrumen dikembangkan berdasarkan kerangka Greenhaus dan Beutell, mencakup tiga dimensi: waktu, stres, dan perilaku, dengan format respons Likert....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-a73e2.webp" type="image/webp" length="96832" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-7e3cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-a73e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/instrumen-analisis-data-work-family-conflict-rasch-thumb-cef66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-519-unp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18580-counseling-humanities-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non Muslim Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non Muslim Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non Muslim Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47140-kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-m</link>
	<guid isPermaLink="false">a6b5134fb2fbb6b3f56ae7a38e2157a2</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 21:26:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ duna izfanna ]]></category>
	<category><![CDATA[ emy yusdiana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,duna,emy,izfanna,main,yusdiana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana perbandingan efektivitas model organisasi pembelajaran antara perguruan tinggi Islam dan nonAcIslam dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa nonAcMuslim? 2. Dalam konteks kebijakan liburan, bagaimana pengaruh penyesuaian jadwal akademik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students: 1. Bagaimana perbandingan efektivitas model organisasi pembelajaran antara perguruan tinggi Islam dan nonAcIslam dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa nonAcMuslim? 2. Dalam konteks kebijakan liburan, bagaimana pengaruh penyesuaian jadwal akademik terhadap partisipasi aktif mahasiswa nonAcMuslim dalam kegiatan penelitian dan seminar? 3. Sejauh mana penerapan sistem mentoring berbasis peerAclearning dapat mengoptimalkan waktu dosen dan meningkatkan kualitas interaksi pedagogis bagi mahasiswa nonAcMuslim?. Penguatan budaya akademik melalui organisasi pembelajaran di Institut AlAcMa'arif Way Kanan dilakukan melalui empat strategi utama.partisipasi aktif mahasiswa dalam pembelajaran, keterlibatan dalam seminar dan forum ilmiah, pengembangan budaya berbagi dan belajar kolektif, serta penciptaan iklim akademik inklusif.Faktor penghambat termasuk waktu terbatas dosen, rendahnya motivasi mahasiswa, dan kebijakan liburan yang kurang mendukung.Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan organisasi pembelajaran dapat meningkatkan aktivitas akademik mahasiswa nonAcMuslim dan menghasilkan peningkatan kemampuan berpikir tinggi.Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian komparatif dan evaluasi dampak jangka panjang serta strategi peningkatan motivasi dan optimasi waktu dosen Lembaga pendidikan tinggi diwajibkan untuk berubah menjadi organisasi pembelajaran adaptif agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman dan memperkuat budaya akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan budaya akademik di kalangan mahasiswa nonAcMuslim di Institut AlAcMa'arif Way Kanan melalui organisasi pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung dalam proses tersebut. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-ad98c.webp" title="JURIS - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-ad98c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-ad98c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-ad98c.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students" alt="JURIS - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-1b831.webp" title="JURIS - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-1b831.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-1b831.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-1b831.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students" alt="JURIS - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-937d0.webp" title="JURIS - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-937d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-937d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-937d0.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students" alt="JURIS - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47140-kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-m" title="JURIS - Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students" target="_blank">Strengthening Academic Culture Through Learning Organizations Among Non-Muslim Students</a>: 1. Bagaimana perbandingan efektivitas model organisasi pembelajaran antara perguruan tinggi Islam dan nonAcIslam dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa nonAcMuslim? 2. Dalam konteks kebijakan liburan, bagaimana pengaruh penyesuaian jadwal akademik terhadap partisipasi aktif mahasiswa nonAcMuslim dalam kegiatan penelitian dan seminar? 3. Sejauh mana penerapan sistem mentoring berbasis peerAclearning dapat mengoptimalkan waktu dosen dan meningkatkan kualitas interaksi pedagogis bagi mahasiswa nonAcMuslim?.
<br>Penguatan budaya akademik melalui organisasi pembelajaran di Institut AlAcMa'arif Way Kanan dilakukan melalui empat strategi utama.partisipasi aktif mahasiswa dalam pembelajaran, keterlibatan dalam seminar dan forum ilmiah, pengembangan budaya berbagi dan belajar kolektif, serta penciptaan iklim akademik inklusif.Faktor penghambat termasuk waktu terbatas dosen, rendahnya motivasi mahasiswa, dan kebijakan liburan yang kurang mendukung.Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan organisasi pembelajaran dapat meningkatkan aktivitas akademik mahasiswa nonAcMuslim dan menghasilkan peningkatan kemampuan berpikir tinggi.Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian komparatif dan evaluasi dampak jangka panjang serta strategi peningkatan motivasi dan optimasi waktu dosen
<br>Lembaga pendidikan tinggi diwajibkan untuk berubah menjadi organisasi pembelajaran adaptif agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman dan memperkuat budaya akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan budaya akademik di kalangan mahasiswa nonAcMuslim di Institut AlAcMa'arif Way Kanan melalui organisasi pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung dalam proses tersebut. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-937d0.webp" type="image/webp" length="87562" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-ad98c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-1b831.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/kualitas-interaksi-akademik-iklim-aktif-mahasiswa-thumb-937d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4654-iuqibogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18587-slot777-situs-slot-gacor-anti-kalah-apk-slot-dana-maxwin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ RELIGIOUS BASED MANAGEMENT Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ RELIGIOUS BASED MANAGEMENT Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ RELIGIOUS BASED MANAGEMENT Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47138-pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi</link>
	<guid isPermaLink="false">514c59e00c0678caf0020b38f76906a5</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 21:24:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ duna izfanna ]]></category>
	<category><![CDATA[ emy yusdiana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,duna,emy,izfanna,main,yusdiana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Menyelidiki bagaimana efek jangka panjang dari integrasi nilai spiritual QurAoan dan Hadis terhadap perkembangan karakter kepemimpinan siswa di pendidikan Salafi, dengan pendekatan longitudinal yang memantau transformasi nilai sejak masuk sekolah hingga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok): 1) Menyelidiki bagaimana efek jangka panjang dari integrasi nilai spiritual QurAoan dan Hadis terhadap perkembangan karakter kepemimpinan siswa di pendidikan Salafi, dengan pendekatan longitudinal yang memantau transformasi nilai sejak masuk sekolah hingga lulus. 2) Mengkaji dampak inovasi metode belajar non-tradisionalAimisalnya blended learning berbasis teknologiAidalam meningkatkan pemahaman dan penerapan akhlak AsAcSunnah, sambil tetap mempertahankan esensi tutorAcmurid lahiran. 3) Mengevaluasi hubungan antara akomodasi kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan tingkat retensi serta prestasi akademik, guna mengidentifikasi strategi optimal penyusunan modul diferensiasi yang memaksimalkan potensi masingAcmasing siswa. Semua studi di atas diharapkan dapat memperkaya perspektif implementasi kebijakan pendidikan Salafi yang seimbang antara tradisi dan modernitas.. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa religiositas sebagai dasar pengembangan kurikulum di pendidikan Salafi di Lombok Timur menegaskan peran nilai spiritual QurAoan dan Hadis, menekankan aqidah, sharia, dan akhlak AsAcSunnah, serta memanfaatkan metode belajar seperti talaqqi, musyafahah, halaqah, dan memorisasi sebagai bagian inti, dengan evaluasi melalui ujian lisan, buku, pengamatan moral, serta laporan ibadah, sekaligus memfasilitasi akomodasi kurikulum dengan kebutuhan siswa dan regulasi nasional, sehingga memelihara identitas Salafi sambil tetap relevan dengan tuntutan pendidikan modern Artikel ini membahas peranan agama sebagai dasar pengembangan kurikulum di pendidikan Salafi di Lombok Timur. Penelitian kualitatif dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur, dan analisis dokumen. Data dianalisis menurut prosedur Milles dan Haberman. Hasilnya menunjukkan bahwa kurikulum didasarkan pada nilai spiritual QurAoan dan Hadis, menekankan aqidah, sharia, dan akhlak AsAcSunnah, serta metode belajar seperti talaqqi, musyafahah, halaqah, dan memorisasi. Evaluasi penilaian meliputi ujian lisan, buku, pengamatan moral, dan laporan ibadah. Selain itu, ditemukan proses akomodasi dan adaptasi kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa serta regulasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-6294e.webp" title="JURIS - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-6294e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-6294e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-6294e.webp 1x" title="JURIS - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)" alt="JURIS - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-ef790.webp" title="JURIS - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-ef790.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-ef790.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-ef790.webp 1x" title="JURIS - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)" alt="JURIS - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-94841.webp" title="JURIS - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-94841.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-94841.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-94841.webp 1x" title="JURIS - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)" alt="JURIS - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47138-pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi" title="JURIS - RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)" target="_blank">RELIGIOUS BASED MANAGEMENT (Religiosity as the Basis for Developing Salafi Education Curriculum Management in East Lombok)</a>: 1) Menyelidiki bagaimana efek jangka panjang dari integrasi nilai spiritual QurAoan dan Hadis terhadap perkembangan karakter kepemimpinan siswa di pendidikan Salafi, dengan pendekatan longitudinal yang memantau transformasi nilai sejak masuk sekolah hingga lulus. 2) Mengkaji dampak inovasi metode belajar non-tradisionalAimisalnya blended learning berbasis teknologiAidalam meningkatkan pemahaman dan penerapan akhlak AsAcSunnah, sambil tetap mempertahankan esensi tutorAcmurid lahiran. 3) Mengevaluasi hubungan antara akomodasi kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan tingkat retensi serta prestasi akademik, guna mengidentifikasi strategi optimal penyusunan modul diferensiasi yang memaksimalkan potensi masingAcmasing siswa. Semua studi di atas diharapkan dapat memperkaya perspektif implementasi kebijakan pendidikan Salafi yang seimbang antara tradisi dan modernitas..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa religiositas sebagai dasar pengembangan kurikulum di pendidikan Salafi di Lombok Timur menegaskan peran nilai spiritual QurAoan dan Hadis, menekankan aqidah, sharia, dan akhlak AsAcSunnah, serta memanfaatkan metode belajar seperti talaqqi, musyafahah, halaqah, dan memorisasi sebagai bagian inti, dengan evaluasi melalui ujian lisan, buku, pengamatan moral, serta laporan ibadah, sekaligus memfasilitasi akomodasi kurikulum dengan kebutuhan siswa dan regulasi nasional, sehingga memelihara identitas Salafi sambil tetap relevan dengan tuntutan pendidikan modern
<br>Artikel ini membahas peranan agama sebagai dasar pengembangan kurikulum di pendidikan Salafi di Lombok Timur. Penelitian kualitatif dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur, dan analisis dokumen. Data dianalisis menurut prosedur Milles dan Haberman. Hasilnya menunjukkan bahwa kurikulum didasarkan pada nilai spiritual QurAoan dan Hadis, menekankan aqidah, sharia, dan akhlak AsAcSunnah, serta metode belajar seperti talaqqi, musyafahah, halaqah, dan memorisasi. Evaluasi penilaian meliputi ujian lisan, buku, pengamatan moral, dan laporan ibadah. Selain itu, ditemukan proses akomodasi dan adaptasi kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa serta regulasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-ef790.webp" type="image/webp" length="110734" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-6294e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-ef790.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/pengembangan-kurikulum-adaptasi-strategi-prestasi-thumb-94841.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4654-iuqibogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18587-slot777-situs-slot-gacor-anti-kalah-apk-slot-dana-maxwin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Organizational Climate Teacher Empowerment Work Motivation and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Organizational Climate Teacher Empowerment Work Motivation and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Organizational Climate Teacher Empowerment Work Motivation and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47134-profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-org</link>
	<guid isPermaLink="false">49aecda94112558a9239c4c2e7a0170c</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 21:09:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ duna izfanna ]]></category>
	<category><![CDATA[ emy yusdiana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,duna,emy,izfanna,main,yusdiana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan geografis dan menggunakan desain longitudinal untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan sebab-akibat antara iklim organisasi, pemberdayaan guru, motivasi kerja, dan efektivitas TIK dengan kinerja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan geografis dan menggunakan desain longitudinal untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan sebab-akibat antara iklim organisasi, pemberdayaan guru, motivasi kerja, dan efektivitas TIK dengan kinerja guru. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan dan komitmen organisasi dalam mempengaruhi kinerja guru. Terakhir, studi komparatif antara sekolah vokasi swasta dan sekolah umum dapat dilakukan untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja guru (rata-rata = 78,21) dipengaruhi secara signifikan oleh motivasi kerja, iklim organisasi, pemberdayaan guru, dan efektivitas TIK, dengan model penelitian menjelaskan 67% variasi kinerja.Motivasi kerja terbukti menjadi faktor dominan ( = 0,312), diikuti oleh efektivitas TIK.Temuan strategis dari analisis SITOREM mengonfirmasi bahwa prioritas utama untuk meningkatkan kinerja harus difokuskan pada pengembangan media pembelajaran berbasis TIK dan inovasi pengajaran guru.Disarankan agar kepala sekolah memprioritaskan peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan media berbasis TIK dan inovasi pembelajaran melalui pelatihan rutin dan penyediaan fasilitas digital yang memadai, mengingat kedua aspek ini adalah prioritas teratas untuk meningkatkan kinerja.Selain itu, sekolah perlu mempertahankan iklim organisasi yang mendukung dan sistem pemberdayaan yang berfungsi dengan baik, karena fondasi ini terbukti efektif dalam mempertahankan motivasi kerja, faktor dominan dalam meningkatkan kinerja guru.Sekolah dan pembuat kebijakan perlu menerapkan temuan ini dengan.(1) melakukan pelatihan intensif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan metode inovatif.(2) mempertahankan iklim organisasi yang mendukung dan strategi pemberdayaan guru yang efektif untuk mempertahankan motivasi kerja Kinerja guru memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di sekolah vokasi yang menghadapi perubahan kurikulum dan teknologi yang cepat. Penelitian ini menyelidiki efek langsung dan tidak langsung dari iklim organisasi, pemberdayaan guru, motivasi kerja, dan efektivitas TIK terhadap kinerja guru di sekolah vokasi swasta. Desain survei kuantitatif digunakan yang melibatkan 156 guru tetap dari sekolah vokasi swasta di Kota Pontianak, Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis melalui analisis jalur dan uji Sobel untuk mengidentifikasi efek perantara. Temuan menunjukkan bahwa iklim organisasi, pemberdayaan guru, motivasi kerja, dan efektivitas TIK memiliki efek langsung yang signifikan terhadap kinerja guru. Selain itu, motivasi kerja dan efektivitas TIK memediasi hubungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-36810.webp" title="JURIS - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-36810.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-36810.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-36810.webp 1x" title="JURIS - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance" alt="JURIS - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-a5b18.webp" title="JURIS - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-a5b18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-a5b18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-a5b18.webp 1x" title="JURIS - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance" alt="JURIS - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-ed246.webp" title="JURIS - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-ed246.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-ed246.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-ed246.webp 1x" title="JURIS - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance" alt="JURIS - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47134-profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-org" title="JURIS - Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance" target="_blank">Organizational Climate, Teacher Empowerment, Work Motivation, and ICT Effectiveness in Improving Teacher Performance</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan geografis dan menggunakan desain longitudinal untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan sebab-akibat antara iklim organisasi, pemberdayaan guru, motivasi kerja, dan efektivitas TIK dengan kinerja guru. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan dan komitmen organisasi dalam mempengaruhi kinerja guru. Terakhir, studi komparatif antara sekolah vokasi swasta dan sekolah umum dapat dilakukan untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja guru (rata-rata = 78,21) dipengaruhi secara signifikan oleh motivasi kerja, iklim organisasi, pemberdayaan guru, dan efektivitas TIK, dengan model penelitian menjelaskan 67% variasi kinerja.Motivasi kerja terbukti menjadi faktor dominan ( = 0,312), diikuti oleh efektivitas TIK.Temuan strategis dari analisis SITOREM mengonfirmasi bahwa prioritas utama untuk meningkatkan kinerja harus difokuskan pada pengembangan media pembelajaran berbasis TIK dan inovasi pengajaran guru.Disarankan agar kepala sekolah memprioritaskan peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan media berbasis TIK dan inovasi pembelajaran melalui pelatihan rutin dan penyediaan fasilitas digital yang memadai, mengingat kedua aspek ini adalah prioritas teratas untuk meningkatkan kinerja.Selain itu, sekolah perlu mempertahankan iklim organisasi yang mendukung dan sistem pemberdayaan yang berfungsi dengan baik, karena fondasi ini terbukti efektif dalam mempertahankan motivasi kerja, faktor dominan dalam meningkatkan kinerja guru.Sekolah dan pembuat kebijakan perlu menerapkan temuan ini dengan.(1) melakukan pelatihan intensif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan metode inovatif.(2) mempertahankan iklim organisasi yang mendukung dan strategi pemberdayaan guru yang efektif untuk mempertahankan motivasi kerja
<br>Kinerja guru memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di sekolah vokasi yang menghadapi perubahan kurikulum dan teknologi yang cepat. Penelitian ini menyelidiki efek langsung dan tidak langsung dari iklim organisasi, pemberdayaan guru, motivasi kerja, dan efektivitas TIK terhadap kinerja guru di sekolah vokasi swasta. Desain survei kuantitatif digunakan yang melibatkan 156 guru tetap dari sekolah vokasi swasta di Kota Pontianak, Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis melalui analisis jalur dan uji Sobel untuk mengidentifikasi efek perantara. Temuan menunjukkan bahwa iklim organisasi, pemberdayaan guru, motivasi kerja, dan efektivitas TIK memiliki efek langsung yang signifikan terhadap kinerja guru. Selain itu, motivasi kerja dan efektivitas TIK memediasi hubungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-36810.webp" type="image/webp" length="88924" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-36810.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-a5b18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/profetik-kepala-sekolah-iklim-organisasi-x3-pember-thumb-ed246.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4654-iuqibogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18587-slot777-situs-slot-gacor-anti-kalah-apk-slot-dana-maxwin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ STEAM Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ STEAM Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ STEAM Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47139-kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi</link>
	<guid isPermaLink="false">5328c71c29c54d556c07707e812fef64</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 21:00:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ duna izfanna ]]></category>
	<category><![CDATA[ emy yusdiana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,duna,emy,izfanna,main,yusdiana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Pengembangan Kurikulum dan Modul Pembelajaran: Penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi STEAM dan kompetensi abad ke-21 dalam pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Pengembangan Kurikulum dan Modul Pembelajaran: Penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi STEAM dan kompetensi abad ke-21 dalam pendidikan agama Islam. Saran penelitian lanjutan adalah mengembangkan kurikulum dan modul pembelajaran yang secara eksplisit menggabungkan STEAM dan kompetensi abad ke-21. Kurikulum ini dapat mencakup fase-fase desain berpikir, eksperimentasi, kolaborasi, refleksi, dan presentasi sebagai dasar implementasi pembelajaran.2. Instrumen Penilaian Kompetensi Abad 21: Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan akan instrumen penilaian yang dapat mengukur tidak hanya produk, tetapi juga proses berpikir, kolaborasi, refleksi, dan kreativitas. Saran penelitian lanjutan adalah mengembangkan instrumen penilaian yang komprehensif untuk mengukur kompetensi abad ke-21, seperti rubrik penilaian untuk kolaborasi, refleksi, kreativitas, dan literasi digital.3. Studi Kuantitatif Berskala Besar: Penelitian ini menunjukkan efektivitas pembelajaran berbasis STEAM dalam meningkatkan kompetensi abad ke-21 secara kualitatif dan kuantitatif. Saran penelitian lanjutan adalah melakukan studi kuantitatif berskala besar untuk memperkuat temuan ini. Studi ini dapat mencakup sampel yang lebih besar dan menggunakan metode penelitian kuantitatif yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak pembelajaran berbasis STEAM terhadap kompetensi abad ke-21.. Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi yang telah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) secara signifikan meningkatkan kompetensi abad ke-21 siswa sekolah dasar.Secara kuantitatif, terdapat peningkatan skor rata-rata dari kategori sedang pada pretest menjadi kategori baik pada posttest, yang diperkuat oleh hasil uji statistik inferensial yang menunjukkan perbedaan yang signifikan.Secara kualitatif, terjadi perubahan positif dalam dinamika pembelajaran, partisipasi siswa, dan perkembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi.Integrasi data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan bahwa STEAM bukan hanya pendekatan metodologis, tetapi juga paradigma pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual yang diarahkan pada pengembangan kompetensi abad ke-21.Oleh karena itu, pembelajaran berbasis STEAM direkomendasikan sebagai model inovatif dalam pengembangan kurikulum PAI dan praktik pembelajaran di sekolah dasar.Secara keseluruhan, penelitian ini mengonfirmasi bahwa transformasi pembelajaran menuju pendekatan integratif dan berbasis kompetensi abad ke-21 adalah kebutuhan mendesak di dunia pendidikan.Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membimbing siswa untuk berpikir, menciptakan, berkolaborasi, dan berkomunikasi secara efektif dalam menghadapi tantangan zaman Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas desain pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan kompetensi abad ke-21 di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang melibatkan 37 siswa kelas lima. Data dikumpulkan melalui penilaian pretest-posttest, observasi, wawancara, dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan metode campuran. Temuan kuantitatif menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor rata-rata dari 98,38 (kategori sedang) menjadi 155,89 (kategori tinggi), dengan skor N-Gain sebesar 0,62 (sedang ke tinggi)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-95a59.webp" title="JURIS - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-95a59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-95a59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-95a59.webp 1x" title="JURIS - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students" alt="JURIS - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-efc30.webp" title="JURIS - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-efc30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-efc30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-efc30.webp 1x" title="JURIS - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students" alt="JURIS - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-353fb.webp" title="JURIS - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-353fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-353fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-353fb.webp 1x" title="JURIS - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students" alt="JURIS - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47139-kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi" title="JURIS - STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students" target="_blank">STEAM-Based Islamic Education Learning Design to Improve the 21st Century Competencies of Elementary School Students</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Pengembangan Kurikulum dan Modul Pembelajaran: Penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi STEAM dan kompetensi abad ke-21 dalam pendidikan agama Islam. Saran penelitian lanjutan adalah mengembangkan kurikulum dan modul pembelajaran yang secara eksplisit menggabungkan STEAM dan kompetensi abad ke-21. Kurikulum ini dapat mencakup fase-fase desain berpikir, eksperimentasi, kolaborasi, refleksi, dan presentasi sebagai dasar implementasi pembelajaran.2. Instrumen Penilaian Kompetensi Abad 21: Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan akan instrumen penilaian yang dapat mengukur tidak hanya produk, tetapi juga proses berpikir, kolaborasi, refleksi, dan kreativitas. Saran penelitian lanjutan adalah mengembangkan instrumen penilaian yang komprehensif untuk mengukur kompetensi abad ke-21, seperti rubrik penilaian untuk kolaborasi, refleksi, kreativitas, dan literasi digital.3. Studi Kuantitatif Berskala Besar: Penelitian ini menunjukkan efektivitas pembelajaran berbasis STEAM dalam meningkatkan kompetensi abad ke-21 secara kualitatif dan kuantitatif. Saran penelitian lanjutan adalah melakukan studi kuantitatif berskala besar untuk memperkuat temuan ini. Studi ini dapat mencakup sampel yang lebih besar dan menggunakan metode penelitian kuantitatif yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak pembelajaran berbasis STEAM terhadap kompetensi abad ke-21..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi yang telah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) secara signifikan meningkatkan kompetensi abad ke-21 siswa sekolah dasar.Secara kuantitatif, terdapat peningkatan skor rata-rata dari kategori sedang pada pretest menjadi kategori baik pada posttest, yang diperkuat oleh hasil uji statistik inferensial yang menunjukkan perbedaan yang signifikan.Secara kualitatif, terjadi perubahan positif dalam dinamika pembelajaran, partisipasi siswa, dan perkembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi.Integrasi data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan bahwa STEAM bukan hanya pendekatan metodologis, tetapi juga paradigma pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual yang diarahkan pada pengembangan kompetensi abad ke-21.Oleh karena itu, pembelajaran berbasis STEAM direkomendasikan sebagai model inovatif dalam pengembangan kurikulum PAI dan praktik pembelajaran di sekolah dasar.Secara keseluruhan, penelitian ini mengonfirmasi bahwa transformasi pembelajaran menuju pendekatan integratif dan berbasis kompetensi abad ke-21 adalah kebutuhan mendesak di dunia pendidikan.Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membimbing siswa untuk berpikir, menciptakan, berkolaborasi, dan berkomunikasi secara efektif dalam menghadapi tantangan zaman
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas desain pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan kompetensi abad ke-21 di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang melibatkan 37 siswa kelas lima. Data dikumpulkan melalui penilaian pretest-posttest, observasi, wawancara, dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan metode campuran. Temuan kuantitatif menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor rata-rata dari 98,38 (kategori sedang) menjadi 155,89 (kategori tinggi), dengan skor N-Gain sebesar 0,62 (sedang ke tinggi)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-efc30.webp" type="image/webp" length="102948" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-95a59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-efc30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/kompetensi-abad-ke21-studi-kuantitatif-integrasi-s-thumb-353fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4654-iuqibogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18587-slot777-situs-slot-gacor-anti-kalah-apk-slot-dana-maxwin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47137-pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi</link>
	<guid isPermaLink="false">385d1c60d34890a96d82d56eae960d4a</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 20:55:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ duna izfanna ]]></category>
	<category><![CDATA[ emy yusdiana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,duna,emy,izfanna,main,yusdiana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertumbuhan penelitian lanjutan dapat memfokuskan studi pada perbandingan efektivitas strategi komunikasi antara madrasah sekular dan madrasah berbasis pesantren, guna memahami peran konteks keagamaan dalam membentuk citra institusi. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo: Pertumbuhan penelitian lanjutan dapat memfokuskan studi pada perbandingan efektivitas strategi komunikasi antara madrasah sekular dan madrasah berbasis pesantren, guna memahami peran konteks keagamaan dalam membentuk citra institusi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan analitik media sosial dapat dipakai kepala madrasah untuk memantau dan menyesuaikan pesan secara realActime, sehingga memaksimalkan respons stakeholder. Terakhir, kajian longitudinal yang menilai dampak jangka panjang dari strategi komunikasi terhadap kualitas pendidikan dan keunggulan kompetitif dapat memberikan insight tentang ketahanan dan adaptasi lembaga pendidikan di era digital.. Strategi komunikasi pemimpin madrasah secara komprehensif dan terintegrasi, yang memadukan media digital dan tatap muka, terbukti efektif memperkuat daya saing institusi.Pendekatan berbasis nilai, penggunaan teknologi, serta keterlibatan komunitas mendorong peningkatan citra positif, kepercayaan publik, dan pendaftaran siswa, tanpa memerlukan promosi konvensional Penelitian ini didasarkan pada pentingnya strategi komunikasi yang diterapkan oleh kepala madrasah dalam meningkatkan daya saing lembaga pendidikan di lingkungan yang semakin kompetitif. MI Plus Darussadah Lirboyo, sebagai lembaga baru di bawah naungan pesantren ternama, menghadapi tantangan membangun citra positif dan mendapatkan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan strategi komunikasi kepala madrasah dan hasil yang dicapai dalam memperkuat daya saing institusi. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus; data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-bfa5f.webp" title="JURIS - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-bfa5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-bfa5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-bfa5f.webp 1x" title="JURIS - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo" alt="JURIS - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-eddd0.webp" title="JURIS - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-eddd0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-eddd0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-eddd0.webp 1x" title="JURIS - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo" alt="JURIS - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-45dc6.webp" title="JURIS - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-45dc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-45dc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-45dc6.webp 1x" title="JURIS - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo" alt="JURIS - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47137-pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi" title="JURIS - The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo" target="_blank">The Communication Strategies of the Madrasah Principal in Enhancing the Competitiveness of an Educational Institution: A Case Study of MI Plus Darussadah Lirboyo</a>: Pertumbuhan penelitian lanjutan dapat memfokuskan studi pada perbandingan efektivitas strategi komunikasi antara madrasah sekular dan madrasah berbasis pesantren, guna memahami peran konteks keagamaan dalam membentuk citra institusi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan analitik media sosial dapat dipakai kepala madrasah untuk memantau dan menyesuaikan pesan secara realActime, sehingga memaksimalkan respons stakeholder. Terakhir, kajian longitudinal yang menilai dampak jangka panjang dari strategi komunikasi terhadap kualitas pendidikan dan keunggulan kompetitif dapat memberikan insight tentang ketahanan dan adaptasi lembaga pendidikan di era digital..
<br>Strategi komunikasi pemimpin madrasah secara komprehensif dan terintegrasi, yang memadukan media digital dan tatap muka, terbukti efektif memperkuat daya saing institusi.Pendekatan berbasis nilai, penggunaan teknologi, serta keterlibatan komunitas mendorong peningkatan citra positif, kepercayaan publik, dan pendaftaran siswa, tanpa memerlukan promosi konvensional
<br>Penelitian ini didasarkan pada pentingnya strategi komunikasi yang diterapkan oleh kepala madrasah dalam meningkatkan daya saing lembaga pendidikan di lingkungan yang semakin kompetitif. MI Plus Darussadah Lirboyo, sebagai lembaga baru di bawah naungan pesantren ternama, menghadapi tantangan membangun citra positif dan mendapatkan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan strategi komunikasi kepala madrasah dan hasil yang dicapai dalam memperkuat daya saing institusi. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus; data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-bfa5f.webp" type="image/webp" length="88888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-bfa5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-eddd0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/pola-komunikasi-kepala-terbuka-strategi-institusi-thumb-45dc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4654-iuqibogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18587-slot777-situs-slot-gacor-anti-kalah-apk-slot-dana-maxwin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa Studi Korelasional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa Studi Korelasional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa Studi Korelasional ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47130-eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-pee</link>
	<guid isPermaLink="false">b5073d1b2f8d3b00f37b4929d9d94882</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 20:43:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ zadrian ardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,focus,header,page,scope,zadrian]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada intervensi bimbingan dan konseling yang bertujuan meningkatkan kualitas hubungan teman sebaya. Intervensi ini dapat mencakup pengembangan kepercayaan, keterampilan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada intervensi bimbingan dan konseling yang bertujuan meningkatkan kualitas hubungan teman sebaya. Intervensi ini dapat mencakup pengembangan kepercayaan, keterampilan komunikasi interpersonal, dan pengurangan perasaan keterasingan dalam hubungan sosial siswa. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kecemasan sosial, seperti dukungan keluarga dan lingkungan sekolah, serta bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan peer attachment. Dengan memahami dinamika kompleks ini, layanan bimbingan dan konseling dapat dirancang secara lebih efektif untuk mendukung kesehatan psikologis remaja dan membantu mereka mengatasi kecemasan sosial.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara peer attachment dengan kecemasan sosial pada siswa kelas X dan XI SMA Adabiah 2 Padang.Hubungan yang ditemukan memiliki derajat kekuatan rendah dengan nilai koefisien korelasi r = 0,273, yang menunjukkan bahwa peer attachment berperan dalam dinamika kecemasan sosial siswa, namun bukan sebagai satu-satunya faktor penentu.Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas keterikatan dengan teman sebaya, khususnya melalui aspek kepercayaan, komunikasi, dan perasaan keterasingan, memiliki peranan penting dalam tingkat kecemasan sosial yang dialami siswa.Dengan demikian, peer attachment menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya memahami serta menangani kecemasan sosial siswa di lingkungan sekolah Masalah dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya siswa kelas X dan XI yang mengalami kecemasan sosial dalam interaksi dengan teman sebaya di lingkungan sekolah. Peer attachment diyakini sebagai salah satu faktor psikososial yang berperan dalam kecemasan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peer attachment dengan kecemasan sosial pada siswa kelas X dan XI. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 249 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa skala peer attachment dan skala kecemasan sosial. Uji validitas dilakukan menggunakan teknik korelasi item total, sedangkan uji reliabilitas menggunakan CronbachAos alpha. Uji hipotesis menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-fc75d.webp" title="JURIS - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-fc75d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-fc75d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-fc75d.webp 1x" title="JURIS - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional" alt="JURIS - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-f09aa.webp" title="JURIS - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-f09aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-f09aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-f09aa.webp 1x" title="JURIS - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional" alt="JURIS - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-98a2b.webp" title="JURIS - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-98a2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-98a2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-98a2b.webp 1x" title="JURIS - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional" alt="JURIS - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47130-eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-pee" title="JURIS - Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional" target="_blank">Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada intervensi bimbingan dan konseling yang bertujuan meningkatkan kualitas hubungan teman sebaya. Intervensi ini dapat mencakup pengembangan kepercayaan, keterampilan komunikasi interpersonal, dan pengurangan perasaan keterasingan dalam hubungan sosial siswa. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kecemasan sosial, seperti dukungan keluarga dan lingkungan sekolah, serta bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan peer attachment. Dengan memahami dinamika kompleks ini, layanan bimbingan dan konseling dapat dirancang secara lebih efektif untuk mendukung kesehatan psikologis remaja dan membantu mereka mengatasi kecemasan sosial..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara peer attachment dengan kecemasan sosial pada siswa kelas X dan XI SMA Adabiah 2 Padang.Hubungan yang ditemukan memiliki derajat kekuatan rendah dengan nilai koefisien korelasi r = 0,273, yang menunjukkan bahwa peer attachment berperan dalam dinamika kecemasan sosial siswa, namun bukan sebagai satu-satunya faktor penentu.Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas keterikatan dengan teman sebaya, khususnya melalui aspek kepercayaan, komunikasi, dan perasaan keterasingan, memiliki peranan penting dalam tingkat kecemasan sosial yang dialami siswa.Dengan demikian, peer attachment menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya memahami serta menangani kecemasan sosial siswa di lingkungan sekolah
<br>Masalah dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya siswa kelas X dan XI yang mengalami kecemasan sosial dalam interaksi dengan teman sebaya di lingkungan sekolah. Peer attachment diyakini sebagai salah satu faktor psikososial yang berperan dalam kecemasan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peer attachment dengan kecemasan sosial pada siswa kelas X dan XI. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 249 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa skala peer attachment dan skala kecemasan sosial. Uji validitas dilakukan menggunakan teknik korelasi item total, sedangkan uji reliabilitas menggunakan CronbachAos alpha. Uji hipotesis menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-98a2b.webp" type="image/webp" length="106544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-fc75d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-f09aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/eksplorasi-faktor-sosial-kognitif-siswa-peer-attac-thumb-98a2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-519-unp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18580-counseling-humanities-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students Social And Emotional Intelligence ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students Social And Emotional Intelligence ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students Social And Emotional Intelligence ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47132-narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi</link>
	<guid isPermaLink="false">cd84149b2b8b6132ac8909f7e8c1dd7f</guid>
	<pubDate>Wed, 06 May 2026 20:42:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ duna izfanna ]]></category>
	<category><![CDATA[ emy yusdiana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,duna,emy,izfanna,main,yusdiana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan jenjang kelas yang berbeda, tidak hanya terbatas pada kelas empat di satu SD saja. Pendekatan penelitian campuran (mixed methods) bisa diterapkan, yaitu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students' Social And Emotional Intelligence: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan jenjang kelas yang berbeda, tidak hanya terbatas pada kelas empat di satu SD saja. Pendekatan penelitian campuran (mixed methods) bisa diterapkan, yaitu menggabungkan kedalaman data kualitatif dengan kemampuan pengukuran data kuantitatif. Misalnya, peneliti dapat melakukan studi eksperimental untuk menguji model pembelajaran PAI tertentu yang dirancang khusus untuk meningkatkan empati, kontrol emosi, dan kemampuan kolaborasi siswa secara terukur. Selain itu, perlu juga dilakukan studi komparatif untuk mengetahui sejauh mana materi PAI memberikan kontribusi yang unik dibandingkan mata pelajaran lain dalam mengembangkan kecerdasan sosial dan emosional siswa. Perbandingan ini bisa dilakukan antar sekolah dengan latar belakang yang berbeda, misalnya antara sekolah umum dan sekolah berbasis agama, untuk melihat variasi implementasi dan efektivitas. Akhirnya, sebuah penelitian longitudinal akan sangat berharga untuk melacak dampak jangka panjang dari pembelajaran PAI terhadap perkembangan karakter dan kecerdasan sosial-emosional siswa hingga mereka beranjak dewasa, serta meneliti bagaimana dukungan dan pelatihan berkelanjutan bagi guru PAI dapat mengoptimalkan integrasi nilai-nilai ini dalam kurikulum sehari-hari. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran strategis PAI dalam membentuk individu yang seimbang secara spiritual, sosial, dan emosional.. Pembelajaran materi Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas empat SD Negeri 1 Kaumrejo dilaksanakan secara terencana, kontekstual, dan berorientasi pada internalisasi nilai, yang menekankan pembentukan sikap religius, moral, serta perilaku sosial melalui teladan dan pembiasaan.Kecerdasan sosial dan emosional siswa kelas empat menunjukkan perkembangan yang cukup baik, tercermin dari kemampuan bekerja sama, menghargai orang lain, berempati, dan mulai mengelola emosi, meskipun beberapa siswa masih memerlukan bimbingan dalam pengendalian emosi dan resolusi konflik.Materi PAI memiliki relevansi yang kuat terhadap pengembangan kecerdasan sosial dan emosional siswa karena implementasinya yang konsisten, reflektif, dan kontekstual secara signifikan berkontribusi dalam membentuk perilaku sosial positif dan keterampilan pengelolaan emosi, sehingga memperkuat peran PAI dalam pendidikan karakter Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi materi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan kecerdasan sosial dan emosional siswa kelas empat sekolah dasar. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis relevansi konten materi PAI terhadap perilaku sosial-emosional siswa, bukan hanya metode atau hasil belajar kognitif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru PAI dan siswa, serta analisis dokumen kurikulum dan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) materi Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas empat sekolah dasar di SD Negeri 1 Kaumrejo diimplementasikan secara terencana dan kontekstual, menekankan internalisasi nilai melalui teladan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-27556.webp" title="JURIS - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students&#039; Social And Emotional Intelligence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-27556.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-27556.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-27556.webp 1x" title="JURIS - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students&#039; Social And Emotional Intelligence" alt="JURIS - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students&#039; Social And Emotional Intelligence" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-12e85.webp" title="JURIS - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students&#039; Social And Emotional Intelligence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-12e85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-12e85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-12e85.webp 1x" title="JURIS - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students&#039; Social And Emotional Intelligence" alt="JURIS - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students&#039; Social And Emotional Intelligence" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-7721f.webp" title="JURIS - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students&#039; Social And Emotional Intelligence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-7721f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-7721f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-7721f.webp 1x" title="JURIS - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students&#039; Social And Emotional Intelligence" alt="JURIS - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students&#039; Social And Emotional Intelligence" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47132-narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi" title="JURIS - The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students&#039; Social And Emotional Intelligence" target="_blank">The Relevance Of Islamic Religious Education Materials To Students' Social And Emotional Intelligence</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan jenjang kelas yang berbeda, tidak hanya terbatas pada kelas empat di satu SD saja. Pendekatan penelitian campuran (mixed methods) bisa diterapkan, yaitu menggabungkan kedalaman data kualitatif dengan kemampuan pengukuran data kuantitatif. Misalnya, peneliti dapat melakukan studi eksperimental untuk menguji model pembelajaran PAI tertentu yang dirancang khusus untuk meningkatkan empati, kontrol emosi, dan kemampuan kolaborasi siswa secara terukur. Selain itu, perlu juga dilakukan studi komparatif untuk mengetahui sejauh mana materi PAI memberikan kontribusi yang unik dibandingkan mata pelajaran lain dalam mengembangkan kecerdasan sosial dan emosional siswa. Perbandingan ini bisa dilakukan antar sekolah dengan latar belakang yang berbeda, misalnya antara sekolah umum dan sekolah berbasis agama, untuk melihat variasi implementasi dan efektivitas. Akhirnya, sebuah penelitian longitudinal akan sangat berharga untuk melacak dampak jangka panjang dari pembelajaran PAI terhadap perkembangan karakter dan kecerdasan sosial-emosional siswa hingga mereka beranjak dewasa, serta meneliti bagaimana dukungan dan pelatihan berkelanjutan bagi guru PAI dapat mengoptimalkan integrasi nilai-nilai ini dalam kurikulum sehari-hari. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran strategis PAI dalam membentuk individu yang seimbang secara spiritual, sosial, dan emosional..
<br>Pembelajaran materi Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas empat SD Negeri 1 Kaumrejo dilaksanakan secara terencana, kontekstual, dan berorientasi pada internalisasi nilai, yang menekankan pembentukan sikap religius, moral, serta perilaku sosial melalui teladan dan pembiasaan.Kecerdasan sosial dan emosional siswa kelas empat menunjukkan perkembangan yang cukup baik, tercermin dari kemampuan bekerja sama, menghargai orang lain, berempati, dan mulai mengelola emosi, meskipun beberapa siswa masih memerlukan bimbingan dalam pengendalian emosi dan resolusi konflik.Materi PAI memiliki relevansi yang kuat terhadap pengembangan kecerdasan sosial dan emosional siswa karena implementasinya yang konsisten, reflektif, dan kontekstual secara signifikan berkontribusi dalam membentuk perilaku sosial positif dan keterampilan pengelolaan emosi, sehingga memperkuat peran PAI dalam pendidikan karakter
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi materi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan kecerdasan sosial dan emosional siswa kelas empat sekolah dasar. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis relevansi konten materi PAI terhadap perilaku sosial-emosional siswa, bukan hanya metode atau hasil belajar kognitif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru PAI dan siswa, serta analisis dokumen kurikulum dan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) materi Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas empat sekolah dasar di SD Negeri 1 Kaumrejo diimplementasikan secara terencana dan kontekstual, menekankan internalisasi nilai melalui teladan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-27556.webp" type="image/webp" length="120026" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-27556.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-12e85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/narasi-sosial-positif-mata-pelajaran-pai-strategi-thumb-7721f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4654-iuqibogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18587-slot777-situs-slot-gacor-anti-kalah-apk-slot-dana-maxwin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 07 May 2026 00:52:47 +0700. 12 items. Served in: 4.519 seconds [rss] -->
