<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 04:19:48 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 04:19:48 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-06T04:19:48+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01 Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01 Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01 Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64511-siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian</link>
	<guid isPermaLink="false">56488eeb0f30d574a419b04a48013087</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 tk ulil al ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi sma al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,al,sma,studi,tk,ulil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran lain di tingkat sekolah dasar untuk mengevaluasi efektivitasnya secara lebih luas. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01 Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran lain di tingkat sekolah dasar untuk mengevaluasi efektivitasnya secara lebih luas. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan efektivitas PBL dengan metode pembelajaran konvensional dalam konteks pendidikan dasar. 3. Penelitian dapat mengembangkan strategi pengayaan untuk siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar setelah penerapan PBL, dengan fokus pada penguatan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.. Penerapan model Problem Based Learning (PBL) efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV A SDN 01 Sukamarga.Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 22,2% (siklus I pretest) menjadi 93% (siklus II posttest).PBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran melalui diskusi kelompok dan penyelesaian masalah Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPAS kelas IV A di SDN 01 Sukamarga. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPAS dengan menggunakan model problem based learning. Peneliti sebagai obsever dan guru mata pelajaran IPAS bertindak sebagai guru memberi materi langsung kepada perserta didik. pembelajaran dilakukan dengan 2 siklus selama 4 kali pertemuan setiap. Hasil belajar siswa pada postest siklus I meningkat yaitu sebanyak 15 siswa yang memenuhi KKTP... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-e186e.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-e186e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-e186e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-e186e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-faf2c.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-faf2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-faf2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-faf2c.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-7619f.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-7619f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-7619f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-7619f.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64511-siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar    Siswa Padamata Pelajaran IPAS Kelas IVA di SDN 01    Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Ut</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran lain di tingkat sekolah dasar untuk mengevaluasi efektivitasnya secara lebih luas. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan efektivitas PBL dengan metode pembelajaran konvensional dalam konteks pendidikan dasar. 3. Penelitian dapat mengembangkan strategi pengayaan untuk siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar setelah penerapan PBL, dengan fokus pada penguatan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah..
<br>Penerapan model Problem Based Learning (PBL) efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV A SDN 01 Sukamarga.Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 22,2% (siklus I pretest) menjadi 93% (siklus II posttest).PBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran melalui diskusi kelompok dan penyelesaian masalah
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPAS kelas IV A di SDN 01 Sukamarga. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPAS dengan menggunakan model problem based learning. Peneliti sebagai obsever dan guru mata pelajaran IPAS bertindak sebagai guru memberi materi langsung kepada perserta didik. pembelajaran dilakukan dengan 2 siklus selama 4 kali pertemuan setiap. Hasil belajar siswa pada postest siklus I meningkat yaitu sebanyak 15 siswa yang memenuhi KKTP...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-e186e.webp" type="image/webp" length="75398" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-e186e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-faf2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/siklus-ii-anak-pikir-kritis-siswa-hasil-penelitian-thumb-7619f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64499-peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">23a01f3316b11dfdc5832e02ecdf4a02</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ al kafirun ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,kafirun]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi bullying di sekolah dasar, penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga aspek utama. Pertama, mengembangkan program pendidikan karakter yang melibatkan keluarga dan masyarakat, karena faktor keluarga dan lingkungan sosial ternyata berpengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar: Untuk mengatasi bullying di sekolah dasar, penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga aspek utama. Pertama, mengembangkan program pendidikan karakter yang melibatkan keluarga dan masyarakat, karena faktor keluarga dan lingkungan sosial ternyata berpengaruh besar pada tindakan bullying. Kedua, memperkuat pendidikan digital dan literasi media untuk mengurangi risiko cyberbullying, karena penggunaan teknologi semakin marak di kalangan siswa. Ketiga, menciptakan pelatihan khusus bagi guru tentang manajemen emosi dan pendekatan psikologis dalam menangani siswa yang melakukan atau menjadi korban bullying. Penelitian ini juga perlu mempertimbangkan perbedaan budaya sekolah dan wilayah geografis, karena data menunjukkan bahwa tingkat kekerasan di sekolah bervariasi antar daerah. Dengan menggabungkan pendekatan multidimensi seperti ini, diharapkan solusi yang dihasilkan lebih efektif dan berkelanjutan.. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diatas maka dapat disimpulkan bahwa guru sangat berperan penting di sekolah yaitu dimulai dengan mendidik, membimbing, mengajar serta melatih siswa.Terkait perilaku bullying, guru tentu sangat memiliki andil dalam mengatasinya.Karena berdasarkan data, perilaku bullying tergantung dengan bagaimana guru membentuk karakter siswa di sekolah.Ada beragam cara guru dalam mengatasi bullying yaitu diantaranya, dengan membina, membimbing, mengarahkan, memotivasi, menasehati, dan memberikan contoh perilaku yang baik di sekolah serta memberikan pemahaman bahwa perilaku bullying adalah perilaku yang tidak baik Pendidikan merupakan bagian terpenting dalam membangun sebuah bangsa yang besar dan maju. Dalam artian suatu bangsa terlihat berkembang atau maju dilihat dari pendidikan yang sedang berlangsung di dalamnya maka pendidikan dianggap sangat penting karena kemajuan suatu bangsa dilihat dari tingkat pendidikannya. Pendidikan di tingkat Sekolah Dasar memiliki peranan penting sebagai fondasi pertama dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam hal ini perlu kerjasama antar semua pihak termasuk guru sebagai pelaksana pembelajaran termasuk pendidikan karakter bagi siswa. Pendidikan karakter dapat berupa pembiasaan sehari-hari oleh siswa mengenai baik dan buruknya suatu hal. Dengan adanya pendidikan karakter maka siswa tidak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-197ca.webp" title="JURIS - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-197ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-197ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-197ca.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-d9d81.webp" title="JURIS - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-d9d81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-d9d81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-d9d81.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-16924.webp" title="JURIS - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-16924.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-16924.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-16924.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64499-peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-sis" title="JURIS - Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar" target="_blank">Peran Guru Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar</a>: Untuk mengatasi bullying di sekolah dasar, penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga aspek utama. Pertama, mengembangkan program pendidikan karakter yang melibatkan keluarga dan masyarakat, karena faktor keluarga dan lingkungan sosial ternyata berpengaruh besar pada tindakan bullying. Kedua, memperkuat pendidikan digital dan literasi media untuk mengurangi risiko cyberbullying, karena penggunaan teknologi semakin marak di kalangan siswa. Ketiga, menciptakan pelatihan khusus bagi guru tentang manajemen emosi dan pendekatan psikologis dalam menangani siswa yang melakukan atau menjadi korban bullying. Penelitian ini juga perlu mempertimbangkan perbedaan budaya sekolah dan wilayah geografis, karena data menunjukkan bahwa tingkat kekerasan di sekolah bervariasi antar daerah. Dengan menggabungkan pendekatan multidimensi seperti ini, diharapkan solusi yang dihasilkan lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Berdasarkan penelitian yang dilakukan diatas maka dapat disimpulkan bahwa guru sangat berperan penting di sekolah yaitu dimulai dengan mendidik, membimbing, mengajar serta melatih siswa.Terkait perilaku bullying, guru tentu sangat memiliki andil dalam mengatasinya.Karena berdasarkan data, perilaku bullying tergantung dengan bagaimana guru membentuk karakter siswa di sekolah.Ada beragam cara guru dalam mengatasi bullying yaitu diantaranya, dengan membina, membimbing, mengarahkan, memotivasi, menasehati, dan memberikan contoh perilaku yang baik di sekolah serta memberikan pemahaman bahwa perilaku bullying adalah perilaku yang tidak baik
<br>Pendidikan merupakan bagian terpenting dalam membangun sebuah bangsa yang besar dan maju. Dalam artian suatu bangsa terlihat berkembang atau maju dilihat dari pendidikan yang sedang berlangsung di dalamnya maka pendidikan dianggap sangat penting karena kemajuan suatu bangsa dilihat dari tingkat pendidikannya. Pendidikan di tingkat Sekolah Dasar memiliki peranan penting sebagai fondasi pertama dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam hal ini perlu kerjasama antar semua pihak termasuk guru sebagai pelaksana pembelajaran termasuk pendidikan karakter bagi siswa. Pendidikan karakter dapat berupa pembiasaan sehari-hari oleh siswa mengenai baik dan buruknya suatu hal. Dengan adanya pendidikan karakter maka siswa tidak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-16924.webp" type="image/webp" length="83570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-197ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-d9d81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/peran-guru-manajemen-emosi-hasil-karakter-siswa-pr-thumb-16924.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional Studi di SMA Al Muslim ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional Studi di SMA Al Muslim ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional Studi di SMA Al Muslim ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64514-spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi</link>
	<guid isPermaLink="false">81fdbe6494d1bf13e1636d09b5fe966d</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 tk ulil al ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi sma al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,al,sma,studi,tk,ulil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru PAI dalam mengintegrasikan literasi digital ke dalam pembelajaran. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru PAI dalam mengintegrasikan literasi digital ke dalam pembelajaran. Kedua, penting untuk mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam mengembangkan kurikulum PAI yang lebih komprehensif dan relevan dengan era digital. Ketiga, penelitian tentang peran orang tua dan siswa dalam memperkuat literasi digital dapat memberikan wawasan tentang kolaborasi yang efektif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital siswa. Keempat, penelitian tentang penggunaan konten yang relevan dan kontekstual dalam pembelajaran literasi digital dapat membantu dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang interaktif dan memotivasi, sehingga dapat meningkatkan literasi digital siswa secara signifikan.. Perkembangan literasi digital sangat penting di era digital ini.Kemahiran literasi digital adalah suatu jenis kemampuan untuk memperoleh, memahami dan memanfaatkan data mulai dari berbagai sumber dalam struktur tingkat lanjut.Literasi digital harus mencakup lebih dari sekedar kapasitas untuk memanfaatkan berbagai sumber daya digital secara efisien.sebaliknya, hal ini juga harus mencakup cara berpikir tertentu yang didasarkan pada literasi informasi dan literasi digital.Peran guru dalam literasi digital sangat penting dan dibutuhkan.Mereka bertanggung jawab untuk mendidik siswa tentang penggunaan yang aman, etis, dan produktif dari teknologi digital.Guru juga harus mengajarkan keterampilan kritis seperti mengevaluasi sumber informasi online, mengidentifikasi hoaks, dan melindungi privasi online.Selain itu, guru juga harus menjadi contoh yang baik dengan mempraktikkan perilaku digital yang positif dan bertanggung jawab.Dalam penelitian ini, peran guru PAI dalam literasi digital di SMA AL-Muslim sudah sangat baik, yaitu terdapat guru yang melakukan kegiatan literasi digital yang berkaitan dengan pembelajaran PAI.Pembelajaran PAI literasi digital dikaitkan dengan nilai keagamaan secara digital.Pembelajaran tidak hanya mendidik siswa menjadi siswa yang baik saja, melainkan juga yang cerdas dan berkarakter serta menyiapkan menjadi masyarakat yang religious Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilakukan oleh guru profesional di SMA Al-Muslim. Literasi digital menjadi keterampilan penting di era modern, khususnya dalam pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru profesional di SMA Al-Muslim secara aktif mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran PAI. Beberapa strategi yang digunakan meliputi penggunaan media sosial, aplikasi pembelajaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" alt="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-14a3e.webp" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-14a3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-14a3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-14a3e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" alt="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" alt="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64514-spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" target="_blank">Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru PAI dalam mengintegrasikan literasi digital ke dalam pembelajaran. Kedua, penting untuk mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam mengembangkan kurikulum PAI yang lebih komprehensif dan relevan dengan era digital. Ketiga, penelitian tentang peran orang tua dan siswa dalam memperkuat literasi digital dapat memberikan wawasan tentang kolaborasi yang efektif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital siswa. Keempat, penelitian tentang penggunaan konten yang relevan dan kontekstual dalam pembelajaran literasi digital dapat membantu dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang interaktif dan memotivasi, sehingga dapat meningkatkan literasi digital siswa secara signifikan..
<br>Perkembangan literasi digital sangat penting di era digital ini.Kemahiran literasi digital adalah suatu jenis kemampuan untuk memperoleh, memahami dan memanfaatkan data mulai dari berbagai sumber dalam struktur tingkat lanjut.Literasi digital harus mencakup lebih dari sekedar kapasitas untuk memanfaatkan berbagai sumber daya digital secara efisien.sebaliknya, hal ini juga harus mencakup cara berpikir tertentu yang didasarkan pada literasi informasi dan literasi digital.Peran guru dalam literasi digital sangat penting dan dibutuhkan.Mereka bertanggung jawab untuk mendidik siswa tentang penggunaan yang aman, etis, dan produktif dari teknologi digital.Guru juga harus mengajarkan keterampilan kritis seperti mengevaluasi sumber informasi online, mengidentifikasi hoaks, dan melindungi privasi online.Selain itu, guru juga harus menjadi contoh yang baik dengan mempraktikkan perilaku digital yang positif dan bertanggung jawab.Dalam penelitian ini, peran guru PAI dalam literasi digital di SMA AL-Muslim sudah sangat baik, yaitu terdapat guru yang melakukan kegiatan literasi digital yang berkaitan dengan pembelajaran PAI.Pembelajaran PAI literasi digital dikaitkan dengan nilai keagamaan secara digital.Pembelajaran tidak hanya mendidik siswa menjadi siswa yang baik saja, melainkan juga yang cerdas dan berkarakter serta menyiapkan menjadi masyarakat yang religious
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilakukan oleh guru profesional di SMA Al-Muslim. Literasi digital menjadi keterampilan penting di era modern, khususnya dalam pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru profesional di SMA Al-Muslim secara aktif mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran PAI. Beberapa strategi yang digunakan meliputi penggunaan media sosial, aplikasi pembelajaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp" type="image/webp" length="79196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-14a3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah Studi Kasus Di Sdx Tanah Datar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah Studi Kasus Di Sdx Tanah Datar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah Studi Kasus Di Sdx Tanah Datar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64505-siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen</link>
	<guid isPermaLink="false">c9103c6e49a7b3d45d2436db389e9b06</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai faktor penyebab kesulitan mengenali huruf, penelitian selanjutnya sangat disarankan memperluas ruang lingkup. Mengingat studi ini adalah kasus tunggal di satu kelas, riset di masa depan dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah (Studi Kasus Di Sdx Tanah Datar).: Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai faktor penyebab kesulitan mengenali huruf, penelitian selanjutnya sangat disarankan memperluas ruang lingkup. Mengingat studi ini adalah kasus tunggal di satu kelas, riset di masa depan dapat melibatkan lebih banyak sekolah dasar dengan pendekatan kuantitatif atau campuran. Tujuannya adalah menguji apakah temuan tentang dominasi metode ceramah, gaya belajar kinestetik, dan rendahnya kepercayaan diri merupakan masalah umum atau spesifik, dengan pertanyaan seperti: 'Bagaimana perbandingan efektivitas metode pembelajaran inovatif yang disesuaikan gaya belajar kinestetik dengan metode tradisional dalam meningkatkan kemampuan mengenali huruf pada populasi yang lebih besar?' Selanjutnya, karena metode ceramah kurang cocok untuk siswa kinestetik yang butuh aktivitas fisik, penting untuk mengembangkan dan menerapkan strategi pengajaran interaktif. Ini bisa berupa permainan edukatif, media visual-kinestetik, atau simulasi langsung untuk meningkatkan pengenalan huruf dan motivasi. Pertanyaan penelitian yang relevan: 'Sejauh mana implementasi pembelajaran berbasis aktivitas fisik dan visual secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan mengenali huruf dan kepercayaan diri siswa kelas rendah?' Terakhir, menindaklanjuti kendala kurangnya percaya diri, investigasi mendalam tentang peran dukungan lingkungan di luar sekolah diperlukan. Penelitian dapat meneliti bagaimana program pendampingan orang tua atau intervensi psikososial membangun kepercayaan diri siswa dan mendorong kemandirian belajar. Contoh pertanyaan: 'Bagaimana intervensi yang melibatkan orang tua dan pembentukan kepercayaan diri memengaruhi kemandirian siswa dalam belajar mengenali huruf dan mengurangi ketergantungan?' Inisiatif riset ini diharapkan menghasilkan solusi praktis dan terukur.. Pengenalan huruf merupakan tahapan krusial untuk mengembangkan pengetahuan individu, namun siswa sering menghadapi kesulitan seperti kurang fokus, bingung bentuk huruf, dan ketergantungan pada orang lain.Faktor utama penyebab kesulitan mengenali huruf pada siswa kelas rendah meliputi dominasi metode ceramah yang hanya melatih menyimak, sehingga siswa sulit memahami makna kalimat dan menjawab pertanyaan dengan tepat.Selain itu, kemampuan kinestetik tinggi pada siswa yang membutuhkan aktivitas fisik dalam belajar serta kurangnya rasa percaya diri siswa juga menjadi kendala signifikan dalam proses pembelajaran Fenomena ini di latar belakangi oleh banyaknya siswa yang kesulitan mengenali huruf yang mengakibatkan tidak bisa membaca ataupun melakukan kegiatan yang mendukung pengembangan ilmu, dan Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsiskan masalah yang peneliti temukan di lapangan yang menfokuskan penelitian pada penyebab kesulitan siswa dalam mengenali huruf, dan peneliti menggunakan metodologi penelitian kualitatif yang menggambatkan temuan yang peneliti dapatkan selama melakukan penelitian di lapangan. Hasil yang peneliti dapatkan diantaranya, seperti kurang fokus selama pembelajaran berlangsung, bingung dengan bentuk huruf, dan suka mengandalkan orang lain. Namun yang menonjol yang peneliti temukan yaitu tingginya penggunaan metode ceramah, rata-rata siswa memiliki kemampuan kinestetik yang tinngi, dan kurang percaya diri pada diri siswa itu sendiri. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-31c0d.webp" title="JURIS - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar)." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-31c0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-31c0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-31c0d.webp 1x" title="JURIS - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar)." alt="JURIS - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar)." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-5459f.webp" title="JURIS - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar)." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-5459f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-5459f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-5459f.webp 1x" title="JURIS - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar)." alt="JURIS - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar)." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-4ee65.webp" title="JURIS - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar)." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-4ee65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-4ee65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-4ee65.webp 1x" title="JURIS - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar)." alt="JURIS - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar)." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64505-siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen" title="JURIS - Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar)." target="_blank">Faktor Penyebab Kesulitan Mengenali Huruf Pada Siswa Kelas Rendah  (Studi Kasus Di Sdx  Tanah  Datar).</a>: Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai faktor penyebab kesulitan mengenali huruf, penelitian selanjutnya sangat disarankan memperluas ruang lingkup. Mengingat studi ini adalah kasus tunggal di satu kelas, riset di masa depan dapat melibatkan lebih banyak sekolah dasar dengan pendekatan kuantitatif atau campuran. Tujuannya adalah menguji apakah temuan tentang dominasi metode ceramah, gaya belajar kinestetik, dan rendahnya kepercayaan diri merupakan masalah umum atau spesifik, dengan pertanyaan seperti: 'Bagaimana perbandingan efektivitas metode pembelajaran inovatif yang disesuaikan gaya belajar kinestetik dengan metode tradisional dalam meningkatkan kemampuan mengenali huruf pada populasi yang lebih besar?' Selanjutnya, karena metode ceramah kurang cocok untuk siswa kinestetik yang butuh aktivitas fisik, penting untuk mengembangkan dan menerapkan strategi pengajaran interaktif. Ini bisa berupa permainan edukatif, media visual-kinestetik, atau simulasi langsung untuk meningkatkan pengenalan huruf dan motivasi. Pertanyaan penelitian yang relevan: 'Sejauh mana implementasi pembelajaran berbasis aktivitas fisik dan visual secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan mengenali huruf dan kepercayaan diri siswa kelas rendah?' Terakhir, menindaklanjuti kendala kurangnya percaya diri, investigasi mendalam tentang peran dukungan lingkungan di luar sekolah diperlukan. Penelitian dapat meneliti bagaimana program pendampingan orang tua atau intervensi psikososial membangun kepercayaan diri siswa dan mendorong kemandirian belajar. Contoh pertanyaan: 'Bagaimana intervensi yang melibatkan orang tua dan pembentukan kepercayaan diri memengaruhi kemandirian siswa dalam belajar mengenali huruf dan mengurangi ketergantungan?' Inisiatif riset ini diharapkan menghasilkan solusi praktis dan terukur..
<br>Pengenalan huruf merupakan tahapan krusial untuk mengembangkan pengetahuan individu, namun siswa sering menghadapi kesulitan seperti kurang fokus, bingung bentuk huruf, dan ketergantungan pada orang lain.Faktor utama penyebab kesulitan mengenali huruf pada siswa kelas rendah meliputi dominasi metode ceramah yang hanya melatih menyimak, sehingga siswa sulit memahami makna kalimat dan menjawab pertanyaan dengan tepat.Selain itu, kemampuan kinestetik tinggi pada siswa yang membutuhkan aktivitas fisik dalam belajar serta kurangnya rasa percaya diri siswa juga menjadi kendala signifikan dalam proses pembelajaran
<br>Fenomena ini di latar belakangi oleh banyaknya siswa yang kesulitan mengenali huruf yang mengakibatkan tidak bisa membaca ataupun melakukan kegiatan yang mendukung pengembangan ilmu, dan Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsiskan masalah yang peneliti temukan di lapangan yang menfokuskan penelitian pada penyebab kesulitan siswa dalam mengenali huruf, dan peneliti menggunakan metodologi penelitian kualitatif yang menggambatkan temuan yang peneliti dapatkan selama melakukan penelitian di lapangan. Hasil yang peneliti dapatkan diantaranya, seperti kurang fokus selama pembelajaran berlangsung, bingung dengan bentuk huruf, dan suka mengandalkan orang lain. Namun yang menonjol yang peneliti temukan yaitu tingginya penggunaan metode ceramah, rata-rata siswa memiliki kemampuan kinestetik yang tinngi, dan kurang percaya diri pada diri siswa itu sendiri.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-31c0d.webp" type="image/webp" length="82182" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-31c0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-5459f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/siswa-kinestetik-pengenalan-huruf-kemampuan-mengen-thumb-4ee65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64509-kurikulum-tematik-integrasi-part</link>
	<guid isPermaLink="false">12e64de869119d9e752ffb10d161cc81</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah mengulas dampak positif penggunaan media video dalam pembelajaran tematik terpadu, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah dengan melakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI: Penelitian ini telah mengulas dampak positif penggunaan media video dalam pembelajaran tematik terpadu, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah dengan melakukan studi empiris langsung di berbagai sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah untuk mengukur secara kuantitatif dan kualitatif seberapa besar peningkatan hasil belajar siswaAibaik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorikAiketika media video diimplementasikan dalam pembelajaran tematik. Ini akan memberikan data konkret mengenai efektivitas sebenarnya dibandingkan dengan metode pengajaran tradisional. Selanjutnya, mengingat tantangan yang dihadapi guru dalam mengadopsi metode baru, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi kendala-kendala spesifik yang dihadapi para pendidik saat mengintegrasikan media video ke dalam kurikulum tematik terpadu di lingkungan sekolah yang beragam, termasuk mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur dan dukungan pelatihan. Mengembangkan dan mengevaluasi model pelatihan guru yang inovatif, yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam membuat dan memanfaatkan media video secara efektif, akan menjadi kontribusi besar. Terakhir, untuk optimasi penggunaan media video, studi lanjutan dapat meneliti karakteristik video yang paling efektifAiseperti durasi ideal, jenis konten (animasi, dokumenter singkat, demonstrasi praktis), tingkat interaktivitas, atau kualitas produksiAiuntuk topik tematik yang berbeda dan kelompok usia siswa SD/MI yang bervariasi. Hal ini penting agar penggunaan video tidak hanya menarik tetapi juga secara pedagogis relevan dan memaksimalkan potensi pembelajaran siswa.. Untuk berhasil dalam pembelajaran tematik terpadu, instruktur perlu mentransformasikan kelas menjadi lingkungan yang bermakna, dengan pengalaman langsung dan kegiatan menarik.Penggunaan media video secara khusus terbukti meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa, karena sifatnya yang bervariasi dan memungkinkan pemahaman yang lebih konkret.Media video juga memfasilitasi diskusi mendalam tentang materi dengan fitur putar ulang atau jeda, menekankan pentingnya pemahaman guru terhadap konten Dalam proses pembelajaran tematik ini berpusat pada partisipasi aktif peserta didik yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi dan menunjukkan minat dalam memahami konten yang disampaikan oleh instruktur. Artikel ini disusun dengan melakukan penilaian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp 1x" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp 1x" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp 1x" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64509-kurikulum-tematik-integrasi-part" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" target="_blank">A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI</a>: Penelitian ini telah mengulas dampak positif penggunaan media video dalam pembelajaran tematik terpadu, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah dengan melakukan studi empiris langsung di berbagai sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah untuk mengukur secara kuantitatif dan kualitatif seberapa besar peningkatan hasil belajar siswaAibaik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorikAiketika media video diimplementasikan dalam pembelajaran tematik. Ini akan memberikan data konkret mengenai efektivitas sebenarnya dibandingkan dengan metode pengajaran tradisional. Selanjutnya, mengingat tantangan yang dihadapi guru dalam mengadopsi metode baru, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi kendala-kendala spesifik yang dihadapi para pendidik saat mengintegrasikan media video ke dalam kurikulum tematik terpadu di lingkungan sekolah yang beragam, termasuk mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur dan dukungan pelatihan. Mengembangkan dan mengevaluasi model pelatihan guru yang inovatif, yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam membuat dan memanfaatkan media video secara efektif, akan menjadi kontribusi besar. Terakhir, untuk optimasi penggunaan media video, studi lanjutan dapat meneliti karakteristik video yang paling efektifAiseperti durasi ideal, jenis konten (animasi, dokumenter singkat, demonstrasi praktis), tingkat interaktivitas, atau kualitas produksiAiuntuk topik tematik yang berbeda dan kelompok usia siswa SD/MI yang bervariasi. Hal ini penting agar penggunaan video tidak hanya menarik tetapi juga secara pedagogis relevan dan memaksimalkan potensi pembelajaran siswa..
<br>Untuk berhasil dalam pembelajaran tematik terpadu, instruktur perlu mentransformasikan kelas menjadi lingkungan yang bermakna, dengan pengalaman langsung dan kegiatan menarik.Penggunaan media video secara khusus terbukti meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa, karena sifatnya yang bervariasi dan memungkinkan pemahaman yang lebih konkret.Media video juga memfasilitasi diskusi mendalam tentang materi dengan fitur putar ulang atau jeda, menekankan pentingnya pemahaman guru terhadap konten
<br>Dalam proses pembelajaran tematik ini berpusat pada partisipasi aktif peserta didik yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi dan menunjukkan minat dalam memahami konten yang disampaikan oleh instruktur. Artikel ini disusun dengan melakukan penilaian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" type="image/webp" length="89102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64516-nilai-inti-islam-agama-abu-kurik</link>
	<guid isPermaLink="false">0ecbff4ece5fec03934db8f2ca2b0bf4</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini secara implisit menyoroti beberapa area penting yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, mengingat adanya "titik-titik kekurangan" dalam sistem pendidikan nasional, penelitian di masa depan dapat difokuskan pada analisis mendalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional: Penelitian ini secara implisit menyoroti beberapa area penting yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, mengingat adanya "titik-titik kekurangan" dalam sistem pendidikan nasional, penelitian di masa depan dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai bagaimana implementasi kurikulum pendidikan Islam di berbagai jenjang pendidikan dapat dioptimalkan. Ini tidak hanya mencakup identifikasi kesenjangan antara tujuan dan praktik, tetapi juga pengembangan model kurikulum yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial serta tuntutan global. Misalnya, penelitian dapat menjawab pertanyaan: 'Bagaimana kurikulum pendidikan Islam dapat direformulasi agar secara efektif mengatasi tantangan internal sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi era digital dan kompleksitas global?' Kedua, isu dualisme pengelolaan pendidikan Islam antara Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan tantangan struktural yang signifikan. Studi lanjutan sangat dibutuhkan untuk mengevaluasi dampak langsung dari dualisme ini terhadap efektivitas dan kualitas pendidikan Islam. Pertanyaan penelitian seperti: 'Model kolaborasi antar kementerian yang seperti apa yang paling efektif untuk menciptakan sistem pendidikan Islam yang terintegrasi dan berkualitas tinggi, mengurangi duplikasi, dan memaksimalkan sumber daya?' akan memberikan panduan praktis dan kebijakan yang lebih kohesif. Terakhir, dengan mempertimbangkan pergeseran masyarakat dari agraris ke industri dan tantangan globalisasi yang disebutkan dalam kesimpulan, penelitian lebih lanjut dapat menjelajahi peran pendidikan Islam dalam membentuk karakter dan keterampilan yang relevan. Ini bisa berupa studi tentang: 'Strategi pedagogis dan pendekatan pembelajaran inovatif apa yang paling sesuai dalam pendidikan Islam untuk membekali generasi muda dengan kompetensi abad ke-21 (seperti pemikiran kritis, kreativitas, dan literasi digital) tanpa mengorbankan nilai-nilai inti keislaman?' Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan wawasan berharga untuk memperkuat posisi dan relevansi pendidikan Islam dalam konteks pembangunan nasional yang dinamis.. Sistem pendidikan nasional, terutama pendidikan Islam, perlu dievaluasi ulang untuk mengatasi kekurangan dan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di era globalisasi, dengan fokus pada pendidikan bermutu untuk melahirkan warga negara yang cakap.Pendidikan memiliki peran krusial sesuai UU RI No.20 Tahun 2003, bertujuan mengembangkan individu beriman, bertaqwa, bermoral, berilmu, terampil, dan mandiri, di mana pendidikan Islam berperan membimbing pertumbuhan rohani dan jasmani.Meskipun pendidikan Islam telah terintegrasi sebagai lembaga, mata pelajaran, dan nilai dalam sistem pendidikan nasional, pelaksanaannya menghadapi hambatan seperti keterbatasan dana, perencanaan, ledakan penduduk, serta tantangan globalisasi dan transformasi masyarakat dari agraris ke industri Pendidikan Islam mengukuhkan nilai ruh dalam penataran petunjuk agama Islam. Pendidikan Islam sering dipraktikkan ke dalam nilai-nilai dan keutamaan regional. Seperti di Jawa, Pendidikan Islam searah dengan nilai-nilai Jawa selaku keyakinan regional dan kearifan bagi orang Jawa. Peristiwa ini diprediksi kuat sebab dampak pendidikan Islam yang sudah dirasai bahasa area di Jawa (AuPendidikan Islam Dan Nilai Kejawen,Ay N.D.). Penelitian ini dilaksanakan untuk menetapkan sub prosedur pendidikan Islam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" alt="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" alt="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" alt="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64516-nilai-inti-islam-agama-abu-kurik" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" target="_blank">Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional</a>: Penelitian ini secara implisit menyoroti beberapa area penting yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, mengingat adanya "titik-titik kekurangan" dalam sistem pendidikan nasional, penelitian di masa depan dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai bagaimana implementasi kurikulum pendidikan Islam di berbagai jenjang pendidikan dapat dioptimalkan. Ini tidak hanya mencakup identifikasi kesenjangan antara tujuan dan praktik, tetapi juga pengembangan model kurikulum yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial serta tuntutan global. Misalnya, penelitian dapat menjawab pertanyaan: 'Bagaimana kurikulum pendidikan Islam dapat direformulasi agar secara efektif mengatasi tantangan internal sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi era digital dan kompleksitas global?' Kedua, isu dualisme pengelolaan pendidikan Islam antara Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan tantangan struktural yang signifikan. Studi lanjutan sangat dibutuhkan untuk mengevaluasi dampak langsung dari dualisme ini terhadap efektivitas dan kualitas pendidikan Islam. Pertanyaan penelitian seperti: 'Model kolaborasi antar kementerian yang seperti apa yang paling efektif untuk menciptakan sistem pendidikan Islam yang terintegrasi dan berkualitas tinggi, mengurangi duplikasi, dan memaksimalkan sumber daya?' akan memberikan panduan praktis dan kebijakan yang lebih kohesif. Terakhir, dengan mempertimbangkan pergeseran masyarakat dari agraris ke industri dan tantangan globalisasi yang disebutkan dalam kesimpulan, penelitian lebih lanjut dapat menjelajahi peran pendidikan Islam dalam membentuk karakter dan keterampilan yang relevan. Ini bisa berupa studi tentang: 'Strategi pedagogis dan pendekatan pembelajaran inovatif apa yang paling sesuai dalam pendidikan Islam untuk membekali generasi muda dengan kompetensi abad ke-21 (seperti pemikiran kritis, kreativitas, dan literasi digital) tanpa mengorbankan nilai-nilai inti keislaman?' Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan wawasan berharga untuk memperkuat posisi dan relevansi pendidikan Islam dalam konteks pembangunan nasional yang dinamis..
<br>Sistem pendidikan nasional, terutama pendidikan Islam, perlu dievaluasi ulang untuk mengatasi kekurangan dan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di era globalisasi, dengan fokus pada pendidikan bermutu untuk melahirkan warga negara yang cakap.Pendidikan memiliki peran krusial sesuai UU RI No.20 Tahun 2003, bertujuan mengembangkan individu beriman, bertaqwa, bermoral, berilmu, terampil, dan mandiri, di mana pendidikan Islam berperan membimbing pertumbuhan rohani dan jasmani.Meskipun pendidikan Islam telah terintegrasi sebagai lembaga, mata pelajaran, dan nilai dalam sistem pendidikan nasional, pelaksanaannya menghadapi hambatan seperti keterbatasan dana, perencanaan, ledakan penduduk, serta tantangan globalisasi dan transformasi masyarakat dari agraris ke industri
<br>Pendidikan Islam mengukuhkan nilai ruh dalam penataran petunjuk agama Islam. Pendidikan Islam sering dipraktikkan ke dalam nilai-nilai dan keutamaan regional. Seperti di Jawa, Pendidikan Islam searah dengan nilai-nilai Jawa selaku keyakinan regional dan kearifan bagi orang Jawa. Peristiwa ini diprediksi kuat sebab dampak pendidikan Islam yang sudah dirasai bahasa area di Jawa (AuPendidikan Islam Dan Nilai Kejawen,Ay N.D.). Penelitian ini dilaksanakan untuk menetapkan sub prosedur pendidikan Islam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" type="image/webp" length="77192" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs Al Kafirun Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs Al Kafirun Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs Al Kafirun Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64500-tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap</link>
	<guid isPermaLink="false">7d88117a83b505c61de3c615e46c0506</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ al kafirun ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,kafirun]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan tafsir lainnya untuk memperkaya perspektif moderasi beragama. 2. Mengembangkan pendekatan pendidikan berbasis nilai moderasi beragama dalam kurikulum sekolah. 3. Meneliti dampak moderasi beragama terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan tafsir lainnya untuk memperkaya perspektif moderasi beragama. 2. Mengembangkan pendekatan pendidikan berbasis nilai moderasi beragama dalam kurikulum sekolah. 3. Meneliti dampak moderasi beragama terhadap stabilitas sosial di masyarakat yang heterogen, dengan fokus pada upaya penguatan dialog antarumat beragama.. Moderasi beragama dalam konteks pluralisme merupakan sikap toleransi antar umat beragama dengan mengakui adanya perbedaan tanpa menghilangkan atau menyamakan perbedaan yang ada.Penelitian ini menunjukkan bahwa tafsir Ibnu Katsir menekankan keteguhan dalam aqidah dan ibadah, sedangkan tafsir Al-Misbah menekankan toleransi dalam hubungan sosial.Kedua pendekatan ini saling melengkapi untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat pluralistik Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis moderasi beragama dalam konteks pluralisme terhadap Qs. Al-Kafirun studi komparatif tafsir Ibn Katsir dan Tafsir Al-Misbah, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian library research menggunakan literatur seperti, jurnal, buku, serta laporan penelitian terdahulu. Moderasi beragama dalam konteks pluralisme merupakan suatu hal yang penting dalam menjaga keseimbangan terhadap keberagaman agama, dengan menekankan toleransi dan penerimaan terhadap perbedaan tanpa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b8268.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b8268.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b8268.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b8268.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b5e0a.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b5e0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b5e0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b5e0a.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64500-tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" target="_blank">Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan tafsir lainnya untuk memperkaya perspektif moderasi beragama. 2. Mengembangkan pendekatan pendidikan berbasis nilai moderasi beragama dalam kurikulum sekolah. 3. Meneliti dampak moderasi beragama terhadap stabilitas sosial di masyarakat yang heterogen, dengan fokus pada upaya penguatan dialog antarumat beragama..
<br>Moderasi beragama dalam konteks pluralisme merupakan sikap toleransi antar umat beragama dengan mengakui adanya perbedaan tanpa menghilangkan atau menyamakan perbedaan yang ada.Penelitian ini menunjukkan bahwa tafsir Ibnu Katsir menekankan keteguhan dalam aqidah dan ibadah, sedangkan tafsir Al-Misbah menekankan toleransi dalam hubungan sosial.Kedua pendekatan ini saling melengkapi untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat pluralistik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis moderasi beragama dalam konteks pluralisme terhadap Qs. Al-Kafirun studi komparatif tafsir Ibn Katsir dan Tafsir Al-Misbah, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian library research menggunakan literatur seperti, jurnal, buku, serta laporan penelitian terdahulu. Moderasi beragama dalam konteks pluralisme merupakan suatu hal yang penting dalam menjaga keseimbangan terhadap keberagaman agama, dengan menekankan toleransi dan penerimaan terhadap perbedaan tanpa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp" type="image/webp" length="82812" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b8268.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b5e0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64518-motivasi-siswa-kompetensi-partisipa</link>
	<guid isPermaLink="false">22eee5e1b576be0534964ec98154b736</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media video terhadap keterampilan kritis dan kolaboratif siswa. Saran lainnya adalah mengembangkan model pembelajaran berbasis video yang disesuaikan dengan karakteristik kelas dan lingkungan sekolah, serta mengkaji potensi video dalam mendukung pembelajaran berbasis proyek. Penelitian juga perlu mempertimbangkan faktor motivasi siswa dan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Studi lanjutan dapat menggali bagaimana teknologi video dapat diintegrasikan dengan metode pembelajaran lain untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis. Selain itu, diperlukan analisis tentang tantangan praktis dalam penerapan media video, seperti akses teknologi dan keterampilan guru. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kriteria evaluasi yang lebih holistik untuk menilai kualitas video sebagai media pembelajaran. Akhirnya, penelitian perlu mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meminimalkan kelemahan yang muncul dari ketergantungan berlebihan pada media video.. Pentingnya kapasitas instruktur untuk memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan media video dalam pembelajaran tematik terpadu.Pembelajaran bermakna yang menekankan pada pemberian pengalaman langsung kepada anak, kegiatan pembelajaran yang menarik, media yang bervariasi, dan kemampuan menjadi pelaku utama dalam proses pembelajaran (student center).Oleh karena itu, penting bagi pengajar untuk memahami materi yang diajarkan.Penggunaan media pembelajaran, termasuk media video, tentu mempunyai manfaat tersendiri.Bila menggunakan media video, pemutaran film dapat diputar ulang atau dijeda sehingga guru dapat memperbolehkan siswa mendiskusikan isi, substansi, dan pesan dari video yang sedang mereka lihat Pembelajaran tematik ini menekankan pada partisipasi aktif peserta didik sesuai dengan tujuan kurikulum yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi dan menunjukkan minat dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64518-motivasi-siswa-kompetensi-partisipa" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" target="_blank">Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media video terhadap keterampilan kritis dan kolaboratif siswa. Saran lainnya adalah mengembangkan model pembelajaran berbasis video yang disesuaikan dengan karakteristik kelas dan lingkungan sekolah, serta mengkaji potensi video dalam mendukung pembelajaran berbasis proyek. Penelitian juga perlu mempertimbangkan faktor motivasi siswa dan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Studi lanjutan dapat menggali bagaimana teknologi video dapat diintegrasikan dengan metode pembelajaran lain untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis. Selain itu, diperlukan analisis tentang tantangan praktis dalam penerapan media video, seperti akses teknologi dan keterampilan guru. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kriteria evaluasi yang lebih holistik untuk menilai kualitas video sebagai media pembelajaran. Akhirnya, penelitian perlu mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meminimalkan kelemahan yang muncul dari ketergantungan berlebihan pada media video..
<br>Pentingnya kapasitas instruktur untuk memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan media video dalam pembelajaran tematik terpadu.Pembelajaran bermakna yang menekankan pada pemberian pengalaman langsung kepada anak, kegiatan pembelajaran yang menarik, media yang bervariasi, dan kemampuan menjadi pelaku utama dalam proses pembelajaran (student center).Oleh karena itu, penting bagi pengajar untuk memahami materi yang diajarkan.Penggunaan media pembelajaran, termasuk media video, tentu mempunyai manfaat tersendiri.Bila menggunakan media video, pemutaran film dapat diputar ulang atau dijeda sehingga guru dapat memperbolehkan siswa mendiskusikan isi, substansi, dan pesan dari video yang sedang mereka lihat
<br>Pembelajaran tematik ini menekankan pada partisipasi aktif peserta didik sesuai dengan tujuan kurikulum yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi dan menunjukkan minat dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" type="image/webp" length="72434" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD MI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD MI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD MI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64506-partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b</link>
	<guid isPermaLink="false">928eb6c4006ef8f0e066649fc5c969c8</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 16:21:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik. Bahan ajar yang interaktif dapat membantu siswa dalam memahami konsep bilangan cacah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD/MI: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik. Bahan ajar yang interaktif dapat membantu siswa dalam memahami konsep bilangan cacah dengan lebih mudah dan menyenangkan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi metode-metode pengajaran yang inovatif, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan pembelajaran kooperatif, untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam belajar matematika. Dengan demikian, diharapkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI dapat ditingkatkan secara signifikan.. Pembelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran di sekolah dasar yang berisi muatan pola keteraturan, struktur terorganisir dalam suatu bidang kehidupan yang mempelajari hakikat pengembangan terhadap perubahan yang terjadi pada dunia nyata dalam pemikiran manusia.Pengembangan bahan ajar yaitu pada pelajaran matematika, matematika merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan pada semua jenjang pendidikan karena dipandang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Salah satu materi matematika yang dipelajari di sekolah dasar kelas II ialah materi bilangan cacah.Bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat yang nilainya tidak negatif yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5,.Anggota bilangan ini didefinisikan sebagai himpunan bilangan asli yaitu 1, 2, 3, 4, 5,.Dalam bilangan cacah untuk membandingkan dua bilangan, digunakan lambang Au>Ay dibaca lebih dari, Au ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" alt="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" alt="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" alt="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64506-partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" target="_blank">Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI</a>: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik. Bahan ajar yang interaktif dapat membantu siswa dalam memahami konsep bilangan cacah dengan lebih mudah dan menyenangkan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi metode-metode pengajaran yang inovatif, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan pembelajaran kooperatif, untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam belajar matematika. Dengan demikian, diharapkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI dapat ditingkatkan secara signifikan..
<br>Pembelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran di sekolah dasar yang berisi muatan pola keteraturan, struktur terorganisir dalam suatu bidang kehidupan yang mempelajari hakikat pengembangan terhadap perubahan yang terjadi pada dunia nyata dalam pemikiran manusia.Pengembangan bahan ajar yaitu pada pelajaran matematika, matematika merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan pada semua jenjang pendidikan karena dipandang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Salah satu materi matematika yang dipelajari di sekolah dasar kelas II ialah materi bilangan cacah.Bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat yang nilainya tidak negatif yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5,.Anggota bilangan ini didefinisikan sebagai himpunan bilangan asli yaitu 1, 2, 3, 4, 5,.Dalam bilangan cacah untuk membandingkan dua bilangan, digunakan lambang Au>Ay dibaca lebih dari, Au<Ay dibaca kurang dari, dan Au=Ay dibaca sama dengan.Operasi bilangan cacah ialah penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.Yang mana materi ini dapat berguna bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.Bilangan cacah dapat mudah dipahami dengan bahan ajar dan metode yang digunakan oleh pendidik dalam proses belajar mengajar sehingga materi yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik
<br>Pendidikan matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses pengembangan yang dilakukan, perlu memperhatikan bahan ajar. Bahan ajar merupakan kegiatan akademik yang dapat dilakukan sendiri oleh para guru. Tugas utama guru adalah menyampaikan bahan pelajaran kepada siswa dengan harapan siswa dapat menerima dan memahami bahan pelajaran dengan mudah. Salah satu permasalahan yang terjadi adalah adanya ketertinggalan pemahaman siswa pada materi bilangan cacah. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan siswa memahami materi bilangan cacah berupa bahan ajar modul yang diharapkan siswa dapat meningkatkan minat baca pada materi tersebut. Metode yang digunakan ialah metode pustaka dengan menjadikan buku dan jurnal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" type="image/webp" length="68834" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64515-data-nilai-hasil-positif-formalin</link>
	<guid isPermaLink="false">3ad4dd3ed3f11a954be800c022dfb754</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 16:11:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 tk ulil al ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi sma al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,al,sma,studi,tk,ulil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Contextual Teaching and Learning (CTL) sangat berhasil dalam meningkatkan nilai dan pemahaman siswa di kelas 5 SD. Untuk masa depan, akan sangat menarik jika penelitian selanjutnya bisa melihat bagaimana efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya: Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Contextual Teaching and Learning (CTL) sangat berhasil dalam meningkatkan nilai dan pemahaman siswa di kelas 5 SD. Untuk masa depan, akan sangat menarik jika penelitian selanjutnya bisa melihat bagaimana efektivitas metode CTL ini dibandingkan dengan cara mengajar lain yang juga modern. Misalnya, apakah CTL lebih baik atau setara dengan metode berbasis proyek atau pembelajaran kolaboratif dalam pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar? Selain itu, karena penelitian ini dilakukan di satu sekolah, penting untuk mengetahui apakah hasil positif ini juga bisa terjadi di sekolah lain dengan latar belakang yang berbeda, atau bahkan untuk mata pelajaran lain di luar Bahasa Indonesia. Ini akan membantu kita memahami seberapa luas manfaat CTL. Terakhir, sangat berguna jika peneliti bisa mendalami bagian mana dari CTL yang paling berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa, atau bagaimana CTL bisa membantu siswa tidak hanya sekadar lulus KKM, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mereka dalam jangka panjang. Menjelajahi pertanyaan-pertanyaan ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang bagaimana kita bisa terus membuat proses belajar menjadi lebih baik dan menarik bagi anak-anak di Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berdampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDS Madang Jaya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.Peningkatan signifikan terlihat dari pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 95%.Hal ini menegaskan efektivitas model CTL dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa secara keseluruhan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan hasil belajar siswa kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya. Jenis penelitian karya ilmiah ini adalah Tindakan kelas dengan metode pengambilan data melalui pengambilan dokumen (dokumntasi) melakukan pengamatan (Observasi) melakukan ulangan (post tes). Hasil data penelitian memunjukkan bahwa terdapat peningkatan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDS Madang Jaya. Peningkatan ini terlihat dari signifikan nilai hasil belajar siswa yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 95%. Hal ini menunjukkan bahwa model CTL efektif dalam meningkatkan pemahaman... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" alt="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" alt="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-e81b2.webp" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-e81b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-e81b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-e81b2.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" alt="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64515-data-nilai-hasil-positif-formalin" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" target="_blank">Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya</a>: Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Contextual Teaching and Learning (CTL) sangat berhasil dalam meningkatkan nilai dan pemahaman siswa di kelas 5 SD. Untuk masa depan, akan sangat menarik jika penelitian selanjutnya bisa melihat bagaimana efektivitas metode CTL ini dibandingkan dengan cara mengajar lain yang juga modern. Misalnya, apakah CTL lebih baik atau setara dengan metode berbasis proyek atau pembelajaran kolaboratif dalam pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar? Selain itu, karena penelitian ini dilakukan di satu sekolah, penting untuk mengetahui apakah hasil positif ini juga bisa terjadi di sekolah lain dengan latar belakang yang berbeda, atau bahkan untuk mata pelajaran lain di luar Bahasa Indonesia. Ini akan membantu kita memahami seberapa luas manfaat CTL. Terakhir, sangat berguna jika peneliti bisa mendalami bagian mana dari CTL yang paling berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa, atau bagaimana CTL bisa membantu siswa tidak hanya sekadar lulus KKM, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mereka dalam jangka panjang. Menjelajahi pertanyaan-pertanyaan ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang bagaimana kita bisa terus membuat proses belajar menjadi lebih baik dan menarik bagi anak-anak di Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berdampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDS Madang Jaya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.Peningkatan signifikan terlihat dari pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 95%.Hal ini menegaskan efektivitas model CTL dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa secara keseluruhan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan hasil belajar siswa kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya. Jenis penelitian karya ilmiah ini adalah Tindakan kelas dengan metode pengambilan data melalui pengambilan dokumen (dokumntasi) melakukan pengamatan (Observasi) melakukan ulangan (post tes). Hasil data penelitian memunjukkan bahwa terdapat peningkatan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDS Madang Jaya. Peningkatan ini terlihat dari signifikan nilai hasil belajar siswa yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 95%. Hal ini menunjukkan bahwa model CTL efektif dalam meningkatkan pemahaman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp" type="image/webp" length="80430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-e81b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64513-learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem</link>
	<guid isPermaLink="false">9a65b46eaab92454da6a8b215a08546b</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:40:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih variatif dan menarik untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. 2. Meneliti pengaruh model ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih variatif dan menarik untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. 2. Meneliti pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, seperti kualitas guru, keterlibatan siswa, dan lingkungan belajar. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan cara-cara untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa secara optimal.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan adanya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada tema 7 subtema 1 dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada kelas 5 di SDN Gading.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dengan diterapkannya model pembelajaran ini dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap adanya kenaikan hasil belajar kognitif siswa dengan didasarkan hasil belajar kognitif siswa pada kegiatan pra tindakan jumlah siswa tunts pada kegiatan pra tindakan yaitu 4 orang siswa, dan pada siklus 1 siwa tuntas belajar yaitu 14 orang siswa dan pada siklus kedua siswa tuntas belajar yaitu 17 siswa.Berdasarkan data diatas diketahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 17%.Untuk keterlaksanaan aktivitas guru dan siswa Pada siklus 1, keterlaksanaan aktivitas guru adalah 88 % dan pada siklus 2 telah mencapai 100%.Pada siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan sebanyak 12 % Model Kooperatif adalah model pembelajaran yang menggunakan kelompok kecil yang berjumlah empat sampai enam orang siswa. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa di SDN Gading. Hasil belajar kognitif yang digunakan pada skripsi ini adalah C2, C3, C4, C5 dan C6. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model kooperatif learning tipe jigsaw. Subjek peneltian ini adalah siswa kelas 5 SDN Gading yang berjumlah 22 siswa. Penelitian ini dilakukan dua siklus yang tiap siklus berjumlah satu kali pertemuan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" alt="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" alt="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" alt="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64513-learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" target="_blank">Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih variatif dan menarik untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. 2. Meneliti pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, seperti kualitas guru, keterlibatan siswa, dan lingkungan belajar. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan cara-cara untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa secara optimal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan adanya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada tema 7 subtema 1 dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada kelas 5 di SDN Gading.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dengan diterapkannya model pembelajaran ini dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap adanya kenaikan hasil belajar kognitif siswa dengan didasarkan hasil belajar kognitif siswa pada kegiatan pra tindakan jumlah siswa tunts pada kegiatan pra tindakan yaitu 4 orang siswa, dan pada siklus 1 siwa tuntas belajar yaitu 14 orang siswa dan pada siklus kedua siswa tuntas belajar yaitu 17 siswa.Berdasarkan data diatas diketahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 17%.Untuk keterlaksanaan aktivitas guru dan siswa Pada siklus 1, keterlaksanaan aktivitas guru adalah 88 % dan pada siklus 2 telah mencapai 100%.Pada siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan sebanyak 12 %
<br>Model Kooperatif adalah model pembelajaran yang menggunakan kelompok kecil yang berjumlah empat sampai enam orang siswa. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa di SDN Gading. Hasil belajar kognitif yang digunakan pada skripsi ini adalah C2, C3, C4, C5 dan C6. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model kooperatif learning tipe jigsaw. Subjek peneltian ini adalah siswa kelas 5 SDN Gading yang berjumlah 22 siswa. Penelitian ini dilakukan dua siklus yang tiap siklus berjumlah satu kali pertemuan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" type="image/webp" length="47154" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun Di Tk Tunas Jaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun Di Tk Tunas Jaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun Di Tk Tunas Jaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64512-motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampi</link>
	<guid isPermaLink="false">3710fd7d5ac2c4bbc2f8b8da4b00d052</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:05:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pembelajaran coding tertulis pada perkembangan kognitif anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode unplugged dan digital untuk mengevaluasi efektivitasnya di berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pembelajaran coding tertulis pada perkembangan kognitif anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode unplugged dan digital untuk mengevaluasi efektivitasnya di berbagai daerah. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan coding yang terintegrasi dengan nilai lokal untuk meningkatkan relevansi dan minat belajar anak.. Pembelajaran coding sederhana tertulis efektif dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini di daerah pedesaan meskipun dengan keterbatasan sarana.Pendekatan fleksibel dan metode unplugged membantu anak memahami konsep berpikir komputasional seperti urutan dan pemecahan masalah.Pembelajaran ini juga mempersiapkan anak untuk masa depan yang terhubung dengan teknologi, menjamin kesetaraan dalam pengembangan Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran coding sederhana tertulis dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun melalui penelitian kualitatif. Pembelajaran coding sederhana tertulis, yang mencakup penggunaan simbol dan instruksi dasar dalam bentuk tulisan, dipilih buat merangsang kepandaian logis, pemecahan masalah serta kreativitas anak pada tahap perkembangan usia dini. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64512-motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampi" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" target="_blank">Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pembelajaran coding tertulis pada perkembangan kognitif anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode unplugged dan digital untuk mengevaluasi efektivitasnya di berbagai daerah. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan coding yang terintegrasi dengan nilai lokal untuk meningkatkan relevansi dan minat belajar anak..
<br>Pembelajaran coding sederhana tertulis efektif dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini di daerah pedesaan meskipun dengan keterbatasan sarana.Pendekatan fleksibel dan metode unplugged membantu anak memahami konsep berpikir komputasional seperti urutan dan pemecahan masalah.Pembelajaran ini juga mempersiapkan anak untuk masa depan yang terhubung dengan teknologi, menjamin kesetaraan dalam pengembangan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran coding sederhana tertulis dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun melalui penelitian kualitatif. Pembelajaran coding sederhana tertulis, yang mencakup penggunaan simbol dan instruksi dasar dalam bentuk tulisan, dipilih buat merangsang kepandaian logis, pemecahan masalah serta kreativitas anak pada tahap perkembangan usia dini. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" type="image/webp" length="73268" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 06 Sep 2026 04:19:48 +0700. 12 items. Served in: 2.968 seconds [rss] -->
