<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 13:17:14 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 13:17:14 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-04T13:17:14+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ A Five Year Single Surgeon Experience Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Five Year Single Surgeon Experience Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Five Year Single Surgeon Experience Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33482-flap-jaringan-bebas-bedah-plastik</link>
	<guid isPermaLink="false">52fcbeb63cdc8f974e9e0091ed72d500</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 09:28:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bob andinata ]]></category>
	<category><![CDATA[ krisna murti ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andinata,bob,case,krisna,murti,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam studi ini, seperti status nutrisi pasien dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam studi ini, seperti status nutrisi pasien dan teknik anastomosis vaskular, terhadap keberhasilan flap bebas. Kedua, studi prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi temuan ini dan mengidentifikasi prediktor kegagalan flap yang lebih akurat. Ketiga, penelitian yang berfokus pada pengembangan protokol standar untuk perawatan pasca operasi dan pemantauan flap dapat membantu mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup flap. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien yang menjalani rekonstruksi dengan flap bebas mikrovaskular dan memperluas pengetahuan di bidang bedah rekonstruksi.. Transfer jaringan bebas mikrovaskular merupakan pilihan rekonstruktif yang sangat baik untuk mengatasi defek besar yang memerlukan flap yang luas atau komposit.Dengan memahami faktor-faktor yang berkontribusi pada kegagalan flap bebas, kita dapat mengoptimalkan hasil dan memberikan hasil terbaik yang mungkin untuk pasien kita.Studi ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan jenis flap dan faktor-faktor terkait lainnya untuk meningkatkan keberhasilan prosedur.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi strategi yang lebih efektif dalam meminimalkan risiko kegagalan flap Latar belakang: Selama beberapa tahun terakhir, transfer jaringan bebas mikrovaskular telah menjadi semakin populer dalam bidang bedah plastik. Pusat kami juga telah aktif melakukan operasi kompleks ini untuk penutupan defek yang luas. Dalam studi ini yang berlangsung selama lima tahun, tujuan kami adalah untuk mengkaji tantangan yang umum dihadapi dalam rekonstruksi flap bebas dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada kegagalan flap tersebut, dengan tujuan utama meningkatkan kurva pembelajaran kami.Metode: Artikel ini menyajikan analisis retrospektif terhadap semua pasien yang menjalani prosedur transfer jaringan bebas mikrovaskular yang dilakukan oleh seorang operator bedah tunggal (PA) dan tim dari Residen Bedah Rekonstruktif dan Estetik Plastik dari tahun 2014 hingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-cdc5c.webp" title="JURIS - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-cdc5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-cdc5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-cdc5c.webp 1x" title="JURIS - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability" alt="JURIS - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-db81f.webp" title="JURIS - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-db81f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-db81f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-db81f.webp 1x" title="JURIS - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability" alt="JURIS - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-9e249.webp" title="JURIS - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-9e249.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-9e249.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-9e249.webp 1x" title="JURIS - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability" alt="JURIS - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33482-flap-jaringan-bebas-bedah-plastik" title="JURIS - A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability" target="_blank">A Five-Year Single-Surgeon Experience: Continuous Series of Microvascular Free Flap and Factors Influencing Its Viability</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam studi ini, seperti status nutrisi pasien dan teknik anastomosis vaskular, terhadap keberhasilan flap bebas. Kedua, studi prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi temuan ini dan mengidentifikasi prediktor kegagalan flap yang lebih akurat. Ketiga, penelitian yang berfokus pada pengembangan protokol standar untuk perawatan pasca operasi dan pemantauan flap dapat membantu mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup flap. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien yang menjalani rekonstruksi dengan flap bebas mikrovaskular dan memperluas pengetahuan di bidang bedah rekonstruksi..
<br>Transfer jaringan bebas mikrovaskular merupakan pilihan rekonstruktif yang sangat baik untuk mengatasi defek besar yang memerlukan flap yang luas atau komposit.Dengan memahami faktor-faktor yang berkontribusi pada kegagalan flap bebas, kita dapat mengoptimalkan hasil dan memberikan hasil terbaik yang mungkin untuk pasien kita.Studi ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan jenis flap dan faktor-faktor terkait lainnya untuk meningkatkan keberhasilan prosedur.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi strategi yang lebih efektif dalam meminimalkan risiko kegagalan flap
<br>Latar belakang: Selama beberapa tahun terakhir, transfer jaringan bebas mikrovaskular telah menjadi semakin populer dalam bidang bedah plastik. Pusat kami juga telah aktif melakukan operasi kompleks ini untuk penutupan defek yang luas. Dalam studi ini yang berlangsung selama lima tahun, tujuan kami adalah untuk mengkaji tantangan yang umum dihadapi dalam rekonstruksi flap bebas dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada kegagalan flap tersebut, dengan tujuan utama meningkatkan kurva pembelajaran kami.Metode: Artikel ini menyajikan analisis retrospektif terhadap semua pasien yang menjalani prosedur transfer jaringan bebas mikrovaskular yang dilakukan oleh seorang operator bedah tunggal (PA) dan tim dari Residen Bedah Rekonstruktif dan Estetik Plastik dari tahun 2014 hingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-9e249.webp" type="image/webp" length="214088" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-cdc5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-db81f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/flap-jaringan-bebas-bedah-plastik-mikro-kelangsung-thumb-9e249.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1192-jpr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16019-jurnal-plastik-rekonstruksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33487-kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-le</link>
	<guid isPermaLink="false">4f653c2feb47680c918c7262b9639911</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 09:02:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bob andinata ]]></category>
	<category><![CDATA[ krisna murti ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andinata,bob,case,krisna,murti,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi pengaruh teknik ekspansi jaringan eksternal (seperti sistem Brava) terhadap kelangsungan hidup lemak dalam prosedur AFG volume besar, khususnya pada pasien dengan volume payudara awal yang kecil. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review: Pertama, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi pengaruh teknik ekspansi jaringan eksternal (seperti sistem Brava) terhadap kelangsungan hidup lemak dalam prosedur AFG volume besar, khususnya pada pasien dengan volume payudara awal yang kecil. Kedua, diperlukan studi yang mengkaji faktor-faktor fisiologis pasien seperti indeks massa tubuh (IMT), usia, dan fase siklus menstruasi terhadap variasi tingkat retensi lemak, guna membantu seleksi pasien yang lebih akurat dan personalisasi prosedur. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi kombinasi AFG dengan modifikasi teknik injeksi bertahap dan pemrosesan lemak terstandar dalam studi jangka panjang yang menilai keamanan, stabilitas hasil estetik, serta kemungkinan komplikasi radiologis dalam skema tindak lanjut pasca-operasi, sehingga dapat dirumuskan protokol optimal yang dapat diterapkan secara luas di berbagai fasilitas kesehatan.. Cangkok lemak autologus (AFG) berpotensi menggantikan kebutuhan akan implan dalam augmentasi payudara karena memberikan hasil yang alami, biokompatibel, efektif secara biaya, dan dapat diperoleh dari berbagai lokasi donor pada tubuh.Namun, AFG menghadapi tantangan terkait keterbatasan volume dan variasi tingkat retensi lemak, serta risiko komplikasi seperti infeksi dan pembentukan kista.Keberhasilan dan keamanan prosedur ini sangat bergantung pada keterampilan ahli bedah, evaluasi pasien yang menyeluruh, serta kepatuhan terhadap pedoman yang direkomendasikan, termasuk pengembangan standar internasional untuk validasi lebih lanjut Augmentasi payudara merupakan prosedur bedah kosmetik yang banyak diminati, dengan tren yang beralih ke cangkok lemak autologus (autologous fat grafting/AFG) sebagai alternatif implan akibat komplikasi jangka panjang yang terkait dengan penggunaan implan. Tinjauan ini bertujuan untuk memberikan ringkasan komprehensif mengenai aplikasi AFG dalam augmentasi payudara. Strategi pencarian sistematis dikembangkan untuk basis data MEDLINE, serta artikel tambahan diidentifikasi melalui penelusuran referensi. AFG melibatkan tahapan pengambilan, pemrosesan, dan penyuntikan lemak pasien ke dalam payudara, yang menghasilkan tampilan alami serta risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan dengan implan. Keberhasilan prosedur ini sangat bergantung pada keterampilan ahli bedah. Meskipun demikian, terdapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-b0397.webp" title="JURIS - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-b0397.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-b0397.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-b0397.webp 1x" title="JURIS - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review" alt="JURIS - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-fd989.webp" title="JURIS - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-fd989.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-fd989.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-fd989.webp 1x" title="JURIS - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review" alt="JURIS - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-0280f.webp" title="JURIS - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-0280f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-0280f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-0280f.webp 1x" title="JURIS - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review" alt="JURIS - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33487-kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-le" title="JURIS - Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review" target="_blank">Exploring The Role and Safety of Autologous Fat Grafting for Breast Augmentation: A Literature Review</a>: Pertama, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi pengaruh teknik ekspansi jaringan eksternal (seperti sistem Brava) terhadap kelangsungan hidup lemak dalam prosedur AFG volume besar, khususnya pada pasien dengan volume payudara awal yang kecil. Kedua, diperlukan studi yang mengkaji faktor-faktor fisiologis pasien seperti indeks massa tubuh (IMT), usia, dan fase siklus menstruasi terhadap variasi tingkat retensi lemak, guna membantu seleksi pasien yang lebih akurat dan personalisasi prosedur. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi kombinasi AFG dengan modifikasi teknik injeksi bertahap dan pemrosesan lemak terstandar dalam studi jangka panjang yang menilai keamanan, stabilitas hasil estetik, serta kemungkinan komplikasi radiologis dalam skema tindak lanjut pasca-operasi, sehingga dapat dirumuskan protokol optimal yang dapat diterapkan secara luas di berbagai fasilitas kesehatan..
<br>Cangkok lemak autologus (AFG) berpotensi menggantikan kebutuhan akan implan dalam augmentasi payudara karena memberikan hasil yang alami, biokompatibel, efektif secara biaya, dan dapat diperoleh dari berbagai lokasi donor pada tubuh.Namun, AFG menghadapi tantangan terkait keterbatasan volume dan variasi tingkat retensi lemak, serta risiko komplikasi seperti infeksi dan pembentukan kista.Keberhasilan dan keamanan prosedur ini sangat bergantung pada keterampilan ahli bedah, evaluasi pasien yang menyeluruh, serta kepatuhan terhadap pedoman yang direkomendasikan, termasuk pengembangan standar internasional untuk validasi lebih lanjut
<br>Augmentasi payudara merupakan prosedur bedah kosmetik yang banyak diminati, dengan tren yang beralih ke cangkok lemak autologus (autologous fat grafting/AFG) sebagai alternatif implan akibat komplikasi jangka panjang yang terkait dengan penggunaan implan. Tinjauan ini bertujuan untuk memberikan ringkasan komprehensif mengenai aplikasi AFG dalam augmentasi payudara. Strategi pencarian sistematis dikembangkan untuk basis data MEDLINE, serta artikel tambahan diidentifikasi melalui penelusuran referensi. AFG melibatkan tahapan pengambilan, pemrosesan, dan penyuntikan lemak pasien ke dalam payudara, yang menghasilkan tampilan alami serta risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan dengan implan. Keberhasilan prosedur ini sangat bergantung pada keterampilan ahli bedah. Meskipun demikian, terdapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-b0397.webp" type="image/webp" length="184316" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-b0397.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-fd989.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/kriteria-seleksi-pasien-evaluasi-cangkok-lemak-aut-thumb-0280f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1192-jpr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16019-jurnal-plastik-rekonstruksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33480-mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k</link>
	<guid isPermaLink="false">791d0081bdc75dfa98d2096256dae6d9</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 08:26:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut terkait peningkatan kualitas komunikasi petugas pendaftaran. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan modul pelatihan komunikasi yang komprehensif, khususnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi: Berdasarkan temuan penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut terkait peningkatan kualitas komunikasi petugas pendaftaran. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan modul pelatihan komunikasi yang komprehensif, khususnya menekankan pada prinsip respect dan cara penerapannya dalam situasi pelayanan yang beragam. Kedua, studi lanjutan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan prinsip komunikasi efektif, seperti beban kerja, tingkat stres, dan karakteristik individu petugas, sehingga intervensi yang tepat dapat dirancang. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan metode kualitatif untuk menggali lebih dalam persepsi pasien terhadap komunikasi petugas pendaftaran, termasuk harapan dan kebutuhan mereka, sehingga dapat memberikan masukan yang berharga bagi peningkatan kualitas pelayanan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas komunikasi di RSU Madina Bukittinggi, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kepuasan pasien dan citra rumah sakit.. Penerapan prinsip komunikasi efektif oleh petugas pendaftaran di RSU Madina Bukittinggi belum berjalan secara optimal, meskipun prinsip-prinsip seperti empati, kemampuan mendengar, kejelasan, dan kerendahan hati dinilai cukup baik oleh sebagian besar responden.Prinsip respect menjadi aspek yang perlu diperhatikan lebih lanjut karena belum diterapkan secara optimal.Dengan peningkatan pada seluruh prinsip komunikasi, terutama respect, diharapkan pelayanan pendaftaran dapat lebih efektif dan menciptakan kepuasan serta kenyamanan bagi pasien Pendahuluan: Komunikasi efektif merupakan elemen penting dalam pelayanan kesehatan, khususnya di bagian pendaftaran rumah sakit sebagai titik awal interaksi antara pasien dan tenaga kesehatan. Jika komunikasi berjalan efektif, pasien akan merasa nyaman dan hubungan kerja sama dapat terjalin dengan baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip komunikasi efektif yaitu respect, empathy, audible, clarity, dan humble oleh petugas pendaftaran dalam pelaksanaan pelayanan di RSU Madina Bukittinggi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, melalui observasi dan kuisioner kepada 13 orang responden yang merupakan petugas pendaftaran. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 19 mei 2025. Instrumen yang digunakan peneliti adalah kuisioner, laptop, dan alat tulis. Data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-c94b8.webp" title="JURIS - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-c94b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-c94b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-c94b8.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi" alt="JURIS - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-59045.webp" title="JURIS - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-59045.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-59045.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-59045.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi" alt="JURIS - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-78fe0.webp" title="JURIS - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-78fe0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-78fe0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-78fe0.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi" alt="JURIS - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33480-mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k" title="JURIS - Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi" target="_blank">Penerapan Prinsip Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran dalam Pelaksanaan Pelayanan Di RSU Madina Bukittinggi</a>: Berdasarkan temuan penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut terkait peningkatan kualitas komunikasi petugas pendaftaran. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan modul pelatihan komunikasi yang komprehensif, khususnya menekankan pada prinsip respect dan cara penerapannya dalam situasi pelayanan yang beragam. Kedua, studi lanjutan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan prinsip komunikasi efektif, seperti beban kerja, tingkat stres, dan karakteristik individu petugas, sehingga intervensi yang tepat dapat dirancang. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan metode kualitatif untuk menggali lebih dalam persepsi pasien terhadap komunikasi petugas pendaftaran, termasuk harapan dan kebutuhan mereka, sehingga dapat memberikan masukan yang berharga bagi peningkatan kualitas pelayanan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas komunikasi di RSU Madina Bukittinggi, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kepuasan pasien dan citra rumah sakit..
<br>Penerapan prinsip komunikasi efektif oleh petugas pendaftaran di RSU Madina Bukittinggi belum berjalan secara optimal, meskipun prinsip-prinsip seperti empati, kemampuan mendengar, kejelasan, dan kerendahan hati dinilai cukup baik oleh sebagian besar responden.Prinsip respect menjadi aspek yang perlu diperhatikan lebih lanjut karena belum diterapkan secara optimal.Dengan peningkatan pada seluruh prinsip komunikasi, terutama respect, diharapkan pelayanan pendaftaran dapat lebih efektif dan menciptakan kepuasan serta kenyamanan bagi pasien
<br>Pendahuluan: Komunikasi efektif merupakan elemen penting dalam pelayanan kesehatan, khususnya di bagian pendaftaran rumah sakit sebagai titik awal interaksi antara pasien dan tenaga kesehatan. Jika komunikasi berjalan efektif, pasien akan merasa nyaman dan hubungan kerja sama dapat terjalin dengan baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip komunikasi efektif yaitu respect, empathy, audible, clarity, dan humble oleh petugas pendaftaran dalam pelaksanaan pelayanan di RSU Madina Bukittinggi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, melalui observasi dan kuisioner kepada 13 orang responden yang merupakan petugas pendaftaran. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 19 mei 2025. Instrumen yang digunakan peneliti adalah kuisioner, laptop, dan alat tulis. Data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-59045.webp" type="image/webp" length="109552" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-c94b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-59045.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/mayoritas-responden-generasi-kualitas-komunikasi-k-thumb-78fe0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3569-pbnsurabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14670-jurnal-penelitian-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Successful Limb Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot A Case Report ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Successful Limb Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot A Case Report ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Successful Limb Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot A Case Report ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33479-sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost</link>
	<guid isPermaLink="false">7e1548b4edc99039c358473e9f7127fb</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 08:07:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bob andinata ]]></category>
	<category><![CDATA[ krisna murti ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andinata,bob,case,krisna,murti,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas modifikasi bentuk fibula dalam rekonstruksi fungsi lengkung kaki, terutama dalam menjaga stabilitas biomekanik jangka panjang pasca reseksi tumor besar. Kedua, penting untuk mengevaluasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Successful Limb-Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot: A Case Report: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas modifikasi bentuk fibula dalam rekonstruksi fungsi lengkung kaki, terutama dalam menjaga stabilitas biomekanik jangka panjang pasca reseksi tumor besar. Kedua, penting untuk mengevaluasi manfaat rehabilitasi berbasis beban bertahap yang dipantau secara radiologis terhadap pencegahan fraktur stres dan hipertrofi fibula yang optimal. Ketiga, diperlukan studi prospektif tentang kombinasi terapi radiasi dengan rekonstruksi mikrobedah sejak dini, untuk mengetahui pengaruhnya terhadap penyembuhan jaringan, risiko nekrosis, dan hasil fungsional jangka panjang pada pasien muda dengan sarkoma sinovial kaki, sehingga dapat dibentuk protokol terapi terpadu yang lebih holistik.. Rekonstruksi defek kompleks mid-to-forefoot dengan flap osteokutan fibula bebas terbukti efektif dengan hasil fusio dini dari osteotomi fibula dan tulang lainnya.Meskipun terjadi kehilangan tulang metatarsal dan tarsal, osteotomi fibula mampu menahan beban sehingga pasien dapat berjalan.Tidak ditemukan rekurensi selama dua tahun tindak lanjut, menunjukkan bahwa kombinasi reseksi dengan margin aman dan terapi radiasi dapat mencegah rekurensi sarkoma sinovial pada kaki Sarkoma sinovial, meskipun jarang, umumnya didiagnosis pada pasien di bawah usia 20 tahun. Kasus ini melaporkan seorang wanita berusia 21 tahun dengan sarkoma sinovial yang mempengaruhi tulang metatarsal ke-1 hingga ke-3 serta tulang tarsal. Pasien menjalani reseksi tumor ekstensif yang diikuti dengan rekonstruksi menggunakan flap fibula bebas. Fibula direkonstruksi menjadi bentuk L untuk memberikan dukungan struktural. Prosedur bypass dilakukan karena aliran darah ke jari kaki pertama terganggu, tetapi jari tersebut tidak dapat diselamatkan. Nekrosis kulit terjadi setelah diseksi tumor, sehingga diperlukan rekonstruksi kedua dengan flap paha anterolateral (ALT) enam minggu kemudian. Pada tindak lanjut satu tahun, rekonstruksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-97912.webp" title="JURIS - A Successful Limb-Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot: A Case Report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-97912.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-97912.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-97912.webp 1x" title="JURIS - A Successful Limb-Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot: A Case Report" alt="JURIS - A Successful Limb-Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot: A Case Report" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-7a5d6.webp" title="JURIS - A Successful Limb-Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot: A Case Report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-7a5d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-7a5d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-7a5d6.webp 1x" title="JURIS - A Successful Limb-Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot: A Case Report" alt="JURIS - A Successful Limb-Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot: A Case Report" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33479-sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost" title="JURIS - A Successful Limb-Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot: A Case Report" target="_blank">A Successful Limb-Sparing Approach In Synovial Sarcoma Of The Foot: A Case Report</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas modifikasi bentuk fibula dalam rekonstruksi fungsi lengkung kaki, terutama dalam menjaga stabilitas biomekanik jangka panjang pasca reseksi tumor besar. Kedua, penting untuk mengevaluasi manfaat rehabilitasi berbasis beban bertahap yang dipantau secara radiologis terhadap pencegahan fraktur stres dan hipertrofi fibula yang optimal. Ketiga, diperlukan studi prospektif tentang kombinasi terapi radiasi dengan rekonstruksi mikrobedah sejak dini, untuk mengetahui pengaruhnya terhadap penyembuhan jaringan, risiko nekrosis, dan hasil fungsional jangka panjang pada pasien muda dengan sarkoma sinovial kaki, sehingga dapat dibentuk protokol terapi terpadu yang lebih holistik..
<br>Rekonstruksi defek kompleks mid-to-forefoot dengan flap osteokutan fibula bebas terbukti efektif dengan hasil fusio dini dari osteotomi fibula dan tulang lainnya.Meskipun terjadi kehilangan tulang metatarsal dan tarsal, osteotomi fibula mampu menahan beban sehingga pasien dapat berjalan.Tidak ditemukan rekurensi selama dua tahun tindak lanjut, menunjukkan bahwa kombinasi reseksi dengan margin aman dan terapi radiasi dapat mencegah rekurensi sarkoma sinovial pada kaki
<br>Sarkoma sinovial, meskipun jarang, umumnya didiagnosis pada pasien di bawah usia 20 tahun. Kasus ini melaporkan seorang wanita berusia 21 tahun dengan sarkoma sinovial yang mempengaruhi tulang metatarsal ke-1 hingga ke-3 serta tulang tarsal. Pasien menjalani reseksi tumor ekstensif yang diikuti dengan rekonstruksi menggunakan flap fibula bebas. Fibula direkonstruksi menjadi bentuk L untuk memberikan dukungan struktural. Prosedur bypass dilakukan karena aliran darah ke jari kaki pertama terganggu, tetapi jari tersebut tidak dapat diselamatkan. Nekrosis kulit terjadi setelah diseksi tumor, sehingga diperlukan rekonstruksi kedua dengan flap paha anterolateral (ALT) enam minggu kemudian. Pada tindak lanjut satu tahun, rekonstruksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-7a5d6.webp" type="image/webp" length="166544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-97912.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/sarkoma-sinovial-flap-bebas-bedah-mikro-tarsal-ost-thumb-7a5d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1192-jpr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16019-jurnal-plastik-rekonstruksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele A Case Report ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele A Case Report ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele A Case Report ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33486-eksplorasi-teknik-bedah-plastik</link>
	<guid isPermaLink="false">a8cbd4bfd4ebd084395c29a17d6a7416</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 07:37:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ clara menna ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,case,clara,logo,menna,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan studi komparatif yang menyelidiki efektivitas teknik Chula dibandingkan dengan teknik bedah lainnya dalam menangani meningoensefalokel. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan studi komparatif yang menyelidiki efektivitas teknik Chula dibandingkan dengan teknik bedah lainnya dalam menangani meningoensefalokel. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi hasil jangka panjang dan kualitas hidup pasien pascaoperasi. Studi ini dapat mencakup evaluasi aspek sosial, perkembangan kognitif, dan estetika wajah pasien. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang manajemen optimal meningoensefalokel dan meningkatkan kualitas hidup pasien.. Kehati-hatian diperlukan dalam penanganan pembedahan yang melibatkan kreativitas estetika.Pemantauan jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi hasil pascaoperasi, karena banyak aspek klinis dan perkembangan sosial yang harus dipantau secara rutin Meningoensefalokel adalah salah satu bentuk cacat tabung saraf yang membentuk kantung berisi jaringan otak, meninges, dan cairan serebrospinal (CSF). Kondisi ini dapat menyebabkan deformitas struktural dan berbagai gejala klinis lainnya yang muncul setelahnya. Penanganan kasus ini memerlukan banyak konsultasi medis. Kolaborasi antara ahli bedah saraf dan ahli bedah plastik memainkan peran penting dalam manajemen kasus ini. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-5de7c.webp" title="JURIS - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-5de7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-5de7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-5de7c.webp 1x" title="JURIS - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report" alt="JURIS - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-89b1f.webp" title="JURIS - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-89b1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-89b1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-89b1f.webp 1x" title="JURIS - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report" alt="JURIS - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-dea69.webp" title="JURIS - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-dea69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-dea69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-dea69.webp 1x" title="JURIS - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report" alt="JURIS - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33486-eksplorasi-teknik-bedah-plastik" title="JURIS - Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report" target="_blank">Specialty Collaboration in Managing School Age Child with Nasofrontal Meningoencephalocele: A Case Report</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan studi komparatif yang menyelidiki efektivitas teknik Chula dibandingkan dengan teknik bedah lainnya dalam menangani meningoensefalokel. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi hasil jangka panjang dan kualitas hidup pasien pascaoperasi. Studi ini dapat mencakup evaluasi aspek sosial, perkembangan kognitif, dan estetika wajah pasien. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang manajemen optimal meningoensefalokel dan meningkatkan kualitas hidup pasien..
<br>Kehati-hatian diperlukan dalam penanganan pembedahan yang melibatkan kreativitas estetika.Pemantauan jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi hasil pascaoperasi, karena banyak aspek klinis dan perkembangan sosial yang harus dipantau secara rutin
<br>Meningoensefalokel adalah salah satu bentuk cacat tabung saraf yang membentuk kantung berisi jaringan otak, meninges, dan cairan serebrospinal (CSF). Kondisi ini dapat menyebabkan deformitas struktural dan berbagai gejala klinis lainnya yang muncul setelahnya. Penanganan kasus ini memerlukan banyak konsultasi medis. Kolaborasi antara ahli bedah saraf dan ahli bedah plastik memainkan peran penting dalam manajemen kasus ini.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-dea69.webp" type="image/webp" length="223588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-5de7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-89b1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/eksplorasi-teknik-bedah-plastik-meningoensefalokel-thumb-dea69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1192-jpr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16019-jurnal-plastik-rekonstruksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care A Systematic Review and Meta Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care A Systematic Review and Meta Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care A Systematic Review and Meta Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33481-luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-u</link>
	<guid isPermaLink="false">c9dedb704ed93272fcc8f15e7d2ac1df</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 07:16:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bob andinata ]]></category>
	<category><![CDATA[ krisna murti ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andinata,bob,case,krisna,murti,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh antara membran amnion dan metode perawatan luka bakar konvensional, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kedalaman luka, luas luka, dan usia pasien. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh antara membran amnion dan metode perawatan luka bakar konvensional, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kedalaman luka, luas luka, dan usia pasien. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme biologis di balik efektivitas membran amnion dalam mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi infeksi. Terakhir, studi yang menyelidiki dampak ekonomis dari penggunaan membran amnion dalam perawatan luka bakar dapat memberikan wawasan yang berharga bagi sistem kesehatan.. Meta-analisis ini menunjukkan bahwa membran amnion memberikan keuntungan sebagai balutan biologis bagi pasien luka bakar.Namun, diperlukan lebih banyak penelitian berkualitas tinggi karena bukti yang ada terbatas dalam lingkup dan kualitasnya Pengelolaan luka bakar merupakan tantangan klinis yang signifikan dalam upaya mempercepat penyembuhan luka dan meminimalkan komplikasi. Perkembangan terbaru, seperti penggunaan membran amnion sebagai balutan biologis, telah diperkenalkan untuk meningkatkan penyembuhan luka. Studi ini menganalisis efektivitas membran amnion dalam perawatan luka bakar serta dampaknya terhadap luaran penyembuhan luka. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-da950.webp" title="JURIS - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-da950.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-da950.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-da950.webp 1x" title="JURIS - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis" alt="JURIS - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-7f35a.webp" title="JURIS - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-7f35a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-7f35a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-7f35a.webp 1x" title="JURIS - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis" alt="JURIS - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-a63c5.webp" title="JURIS - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-a63c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-a63c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-a63c5.webp 1x" title="JURIS - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis" alt="JURIS - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33481-luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-u" title="JURIS - Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis" target="_blank">Analyzing The Efficacy and Outcome of Amniotic Membrane in Burn Care: A Systematic Review and Meta-Analysis</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh antara membran amnion dan metode perawatan luka bakar konvensional, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kedalaman luka, luas luka, dan usia pasien. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme biologis di balik efektivitas membran amnion dalam mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi infeksi. Terakhir, studi yang menyelidiki dampak ekonomis dari penggunaan membran amnion dalam perawatan luka bakar dapat memberikan wawasan yang berharga bagi sistem kesehatan..
<br>Meta-analisis ini menunjukkan bahwa membran amnion memberikan keuntungan sebagai balutan biologis bagi pasien luka bakar.Namun, diperlukan lebih banyak penelitian berkualitas tinggi karena bukti yang ada terbatas dalam lingkup dan kualitasnya
<br>Pengelolaan luka bakar merupakan tantangan klinis yang signifikan dalam upaya mempercepat penyembuhan luka dan meminimalkan komplikasi. Perkembangan terbaru, seperti penggunaan membran amnion sebagai balutan biologis, telah diperkenalkan untuk meningkatkan penyembuhan luka. Studi ini menganalisis efektivitas membran amnion dalam perawatan luka bakar serta dampaknya terhadap luaran penyembuhan luka.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-da950.webp" type="image/webp" length="207720" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-da950.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-7f35a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/luka-bakar-bahaya-perawatan-kaki-ulkus-penyembuhan-thumb-a63c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1192-jpr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16019-jurnal-plastik-rekonstruksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33466-sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-war</link>
	<guid isPermaLink="false">e2bb4d8dc6869197dd03f360e7e101b4</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 06:31:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan optimasi dosis HCCOCC dan pengujian pengaruhnya secara terpisah, guna memastikan efisiensi proses dan peran spesifik fotokatalis TiOCC. Selain itu, penelitian dapat menambahkan perlakuan TiOCC saja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan optimasi dosis HCCOCC dan pengujian pengaruhnya secara terpisah, guna memastikan efisiensi proses dan peran spesifik fotokatalis TiOCC. Selain itu, penelitian dapat menambahkan perlakuan TiOCC saja dan HCCOCC saja untuk memastikan peran dominan masing-masing material dalam degradasi limbah. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan energi matahari secara lebih luas, dengan mempertimbangkan spektrum dan intensitas cahaya yang lebih tinggi, untuk meningkatkan efisiensi proses fotokatalisis dan oksidasi senyawa organik. Dengan demikian, teknologi fotokatalitik dengan pemanfaatan energi matahari dapat dikembangkan sebagai solusi pengolahan limbah cair yang efisien dan berkelanjutan.. Berdasarkan hasil penelitian, fotokatalis TiOCC dan HCCOCC yang diaktivasi oleh sinar UV-C buatan maupun sinar matahari terbukti efektif dalam menurunkan parameter pencemar limbah cair industri tahu.Perlakuan optimal diperoleh dari penyinaran sinar matahari selama 60 menit, dengan efisiensi penurunan COD sebesar 84,78%, BOD sebesar 76,75%, TSS sebesar 78,37%, serta peningkatan pH dari 3,94 menjadi 6,86.Efektivitas proses ini dipengaruhi oleh pembentukan radikal hidroksil ((cid.127)OH) yang berperan dalam degradasi senyawa organik.Sinar matahari memberikan hasil lebih baik dibanding UV-C dari segi efisiensi dan keberlanjutan.Perubahan warna limbah yang juga menjadi jernih mendukung keberhasilan teknologi ini.Dengan demikian, teknologi ini berpotensi diterapkan sebagai metode pengolahan limbah cair tahu yang ramah lingkungan dan layak untuk skala industri Industri tahu di Indonesia berperan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi, namun turut menyumbang pencemaran lingkungan akibat limbah cair yang dihasilkannya. Limbah tersebut mengandung senyawa organik dan anorganik, termasuk BOD, COD, TSS, serta nilai pH yang tidak memenuhi baku mutu air limbah, sehingga berpotensi mencemari ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas fotokatalisis TiOCC-HCCOCC yang diaktivasi sinar UV-C dan sinar matahari, dalam menurunkan parameter pencemar pada limbah cair hasil produksi tahu. Proses dilakukan dengan konsentrasi tetap TiOCC sebesar 50 mg/L dan HCCOCC sebanyak 140 mL per 1000 mL limbah, serta waktu kontak yang divariasikan antara 30 hingga 60 menit. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi TiOCC dan HCCOCC mampu menurunkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" alt="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" alt="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-e1b75.webp" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-e1b75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-e1b75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-e1b75.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" alt="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33466-sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-war" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" target="_blank">Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan optimasi dosis HCCOCC dan pengujian pengaruhnya secara terpisah, guna memastikan efisiensi proses dan peran spesifik fotokatalis TiOCC. Selain itu, penelitian dapat menambahkan perlakuan TiOCC saja dan HCCOCC saja untuk memastikan peran dominan masing-masing material dalam degradasi limbah. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan energi matahari secara lebih luas, dengan mempertimbangkan spektrum dan intensitas cahaya yang lebih tinggi, untuk meningkatkan efisiensi proses fotokatalisis dan oksidasi senyawa organik. Dengan demikian, teknologi fotokatalitik dengan pemanfaatan energi matahari dapat dikembangkan sebagai solusi pengolahan limbah cair yang efisien dan berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, fotokatalis TiOCC dan HCCOCC yang diaktivasi oleh sinar UV-C buatan maupun sinar matahari terbukti efektif dalam menurunkan parameter pencemar limbah cair industri tahu.Perlakuan optimal diperoleh dari penyinaran sinar matahari selama 60 menit, dengan efisiensi penurunan COD sebesar 84,78%, BOD sebesar 76,75%, TSS sebesar 78,37%, serta peningkatan pH dari 3,94 menjadi 6,86.Efektivitas proses ini dipengaruhi oleh pembentukan radikal hidroksil ((cid.127)OH) yang berperan dalam degradasi senyawa organik.Sinar matahari memberikan hasil lebih baik dibanding UV-C dari segi efisiensi dan keberlanjutan.Perubahan warna limbah yang juga menjadi jernih mendukung keberhasilan teknologi ini.Dengan demikian, teknologi ini berpotensi diterapkan sebagai metode pengolahan limbah cair tahu yang ramah lingkungan dan layak untuk skala industri
<br>Industri tahu di Indonesia berperan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi, namun turut menyumbang pencemaran lingkungan akibat limbah cair yang dihasilkannya. Limbah tersebut mengandung senyawa organik dan anorganik, termasuk BOD, COD, TSS, serta nilai pH yang tidak memenuhi baku mutu air limbah, sehingga berpotensi mencemari ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas fotokatalisis TiOCC-HCCOCC yang diaktivasi sinar UV-C dan sinar matahari, dalam menurunkan parameter pencemar pada limbah cair hasil produksi tahu. Proses dilakukan dengan konsentrasi tetap TiOCC sebesar 50 mg/L dan HCCOCC sebanyak 140 mL per 1000 mL limbah, serta waktu kontak yang divariasikan antara 30 hingga 60 menit. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi TiOCC dan HCCOCC mampu menurunkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp" type="image/webp" length="113750" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-e1b75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33467-kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">1fb44e532a460b0293411ce6b3778809</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 00:01:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti pengaruh durasi aktivasi ekstrak belimbing wuluh terhadap pembentukan pori dan kapasitas adsorpsi bioadsorben, untuk mengetahui apakah waktu lebih lama dapat meningkatkan efisiensi penyerapan logam Cu. Kedua, perlu dikaji perbandingan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial: Pertama, perlu diteliti pengaruh durasi aktivasi ekstrak belimbing wuluh terhadap pembentukan pori dan kapasitas adsorpsi bioadsorben, untuk mengetahui apakah waktu lebih lama dapat meningkatkan efisiensi penyerapan logam Cu. Kedua, perlu dikaji perbandingan jenis aktivator alami lain seperti ekstrak jeruk nipis atau cuka buah terhadap kinerja bioadsorben dari tongkol jagung, guna menemukan alternatif yang lebih efektif dan tersedia luas. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang pengaruh ukuran partikel karbon aktif terhadap kecepatan dan kapasitas adsorpsi, karena ukuran partikel dapat memengaruhi luas permukaan dan difusi ion logam ke dalam pori. Ide-ide ini mengembangkan saran dalam penelitian yang menyebutkan pentingnya memperhatikan faktor aktivasi, jenis aktivator, dan ukuran partikel. Dengan memperdalam variabel-variabel tersebut, penelitian lanjutan dapat menghasilkan bioadsorben yang lebih optimal dan siap diterapkan dalam skala nyata. Penelitian semacam ini juga penting untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi proses pengolahan limbah berbasis bahan alami. Fokus pada parameter proses membuat penelitian lebih terarah dan aplikatif. Semua saran tetap berbasis pada temuan dan saran dalam makalah tanpa menambahkan informasi luar. Pendekatan sistematis ini mendukung pengembangan teknologi pengolahan limbah yang ramah lingkungan.. Proses adsorpsi dengan bioadsorben dari tongkol jagung yang diaktivasi menggunakan aktivator alami ekstrak belimbing wuluh 80% mampu menyerap limbah artifisial logam Cu hingga 89,55% pada kondisi optimal yaitu waktu pengontakan 120 menit dan massa adsorben 12,5 gram.Penyerapan logam berat Cu oleh bioadsorben tersebut mengikuti model Isoterm Langmuir dengan persamaan y = 1,8082x Ae 17,871 dan nilai RA = 0,994, menunjukkan kecocokan model yang sangat baik.Peningkatan massa adsorben dan waktu kontak meningkatkan efisiensi penyerapan hingga mencapai titik jenuh Zat pencemar berbahaya yang terdapat dalam limbah diantaranya adalah logam berat Cu (Tembaga). Proses adsorpsi dapat digunakan sebagai metode dalam mengurangi kadar logam berat tembaga. Metode adsorpsi dipilih karena pada proses ini tidak menimbulkan racun dan bahan baku untuk adsorben lebih ekonomis seperti tongkol jagung. Tongkol jagung memiliki kandungan kadar unsur karbon 43,42% dan struktur berpori cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model matematika yang dapat digunakan dalam penentuan proses adsorpsi logam Cu menggunakan bioadsorben dari tongkol jagung.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp 1x" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" alt="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-0a862.webp" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-0a862.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-0a862.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-0a862.webp 1x" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" alt="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-84ef1.webp" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-84ef1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-84ef1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-84ef1.webp 1x" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" alt="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33467-kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" target="_blank">Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial</a>: Pertama, perlu diteliti pengaruh durasi aktivasi ekstrak belimbing wuluh terhadap pembentukan pori dan kapasitas adsorpsi bioadsorben, untuk mengetahui apakah waktu lebih lama dapat meningkatkan efisiensi penyerapan logam Cu. Kedua, perlu dikaji perbandingan jenis aktivator alami lain seperti ekstrak jeruk nipis atau cuka buah terhadap kinerja bioadsorben dari tongkol jagung, guna menemukan alternatif yang lebih efektif dan tersedia luas. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang pengaruh ukuran partikel karbon aktif terhadap kecepatan dan kapasitas adsorpsi, karena ukuran partikel dapat memengaruhi luas permukaan dan difusi ion logam ke dalam pori. Ide-ide ini mengembangkan saran dalam penelitian yang menyebutkan pentingnya memperhatikan faktor aktivasi, jenis aktivator, dan ukuran partikel. Dengan memperdalam variabel-variabel tersebut, penelitian lanjutan dapat menghasilkan bioadsorben yang lebih optimal dan siap diterapkan dalam skala nyata. Penelitian semacam ini juga penting untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi proses pengolahan limbah berbasis bahan alami. Fokus pada parameter proses membuat penelitian lebih terarah dan aplikatif. Semua saran tetap berbasis pada temuan dan saran dalam makalah tanpa menambahkan informasi luar. Pendekatan sistematis ini mendukung pengembangan teknologi pengolahan limbah yang ramah lingkungan..
<br>Proses adsorpsi dengan bioadsorben dari tongkol jagung yang diaktivasi menggunakan aktivator alami ekstrak belimbing wuluh 80% mampu menyerap limbah artifisial logam Cu hingga 89,55% pada kondisi optimal yaitu waktu pengontakan 120 menit dan massa adsorben 12,5 gram.Penyerapan logam berat Cu oleh bioadsorben tersebut mengikuti model Isoterm Langmuir dengan persamaan y = 1,8082x Ae 17,871 dan nilai RA = 0,994, menunjukkan kecocokan model yang sangat baik.Peningkatan massa adsorben dan waktu kontak meningkatkan efisiensi penyerapan hingga mencapai titik jenuh
<br>Zat pencemar berbahaya yang terdapat dalam limbah diantaranya adalah logam berat Cu (Tembaga). Proses adsorpsi dapat digunakan sebagai metode dalam mengurangi kadar logam berat tembaga. Metode adsorpsi dipilih karena pada proses ini tidak menimbulkan racun dan bahan baku untuk adsorben lebih ekonomis seperti tongkol jagung. Tongkol jagung memiliki kandungan kadar unsur karbon 43,42% dan struktur berpori cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model matematika yang dapat digunakan dalam penentuan proses adsorpsi logam Cu menggunakan bioadsorben dari tongkol jagung....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp" type="image/webp" length="101672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-0a862.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-84ef1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sintesis PAN co PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sintesis PAN co PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sintesis PAN co PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33468-compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural</link>
	<guid isPermaLink="false">83570c5643b018bae83678ab896908a7</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 00:01:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang analisis morfologi menggunakan SEM untuk mengetahui secara langsung pengaruh PAN-co-PMMA terhadap ukuran dan distribusi domain NBR dalam matriks NR. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang analisis morfologi menggunakan SEM untuk mengetahui secara langsung pengaruh PAN-co-PMMA terhadap ukuran dan distribusi domain NBR dalam matriks NR. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh penggunaan filler, seperti carbon black dan silika, dalam vulkanisasi rubber seal untuk meningkatkan sifat mekanis karet. Terakhir, studi tentang desain dan pengembangan polimer yang dapat meningkatkan viskoelastisitas dan sifat permukaan yang kritis untuk ketahanan gores pada karet seal juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik.. Sintesis PAN-co-PMMA sebagai compatibilizer dalam campuran NR dan NBR menunjukkan bahwa semakin bertambahnya konsentrasi inisiator maka akan meningkatkan padatan PAN-co-PMMA.Transmitan FTIR PAN dan PMMA menurun dengan bertambahnya konsentrasi inisiator, sehingga menunjukkan telah terjadi kopolimerisasi karena terdapat ikatan rangkap CON dan C=O yang menunjukkan bahwa PAN dan PMMA telah bergabung membentuk kopolimerisasi.Penambahan compatibilizer PAN-co-PMMA dapat menaikkan nilai tensile strength dari 10,3 MPa menjadi 11,4 Mpa, namun demikian perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang analisis morfologi menggunakan SEM untuk mengetahui ukuran dan distribusi domain NBR dalam matriks NR Natural Rubber (NR) dan Nitrile Butadiene Rubber (NBR) adalah dua jenis karet yang tidak dapat bercampur karena memiliki parameter kelarutan yang berbeda. Salah satu cara untuk mencampurkan NR dan NBR dibutuhkan compatibilizer yang diperoleh melalui kopolimerisasi dari monomer akrilonitril (AN) dan metil metakrilat (MMA) menggunakan inisiator kalium persulfat (K2S2O8). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inisiator terhadap proses sintesis dan karakterisasi PAN-co-PMMA, serta mengevaluasi sifat mekanis tensile strength PAN-co-PMMA terpilih sebagai compatibilizer pada aplikasi rubber seal. PAN-co-PMMA disintesis menggunakan air-etanol pada suhu kopolimerisasi 65oC selama 3 jam dengan pengadukan 400 rpm, variasi inisiator 1, 2, 3, 4% dari massa monomer, serta rasio monomer AN:MMA yaitu 90:10 (% massa). Karakterisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp 1x" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" alt="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-8eccd.webp" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-8eccd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-8eccd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-8eccd.webp 1x" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" alt="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp 1x" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" alt="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33468-compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" target="_blank">Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang analisis morfologi menggunakan SEM untuk mengetahui secara langsung pengaruh PAN-co-PMMA terhadap ukuran dan distribusi domain NBR dalam matriks NR. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh penggunaan filler, seperti carbon black dan silika, dalam vulkanisasi rubber seal untuk meningkatkan sifat mekanis karet. Terakhir, studi tentang desain dan pengembangan polimer yang dapat meningkatkan viskoelastisitas dan sifat permukaan yang kritis untuk ketahanan gores pada karet seal juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik..
<br>Sintesis PAN-co-PMMA sebagai compatibilizer dalam campuran NR dan NBR menunjukkan bahwa semakin bertambahnya konsentrasi inisiator maka akan meningkatkan padatan PAN-co-PMMA.Transmitan FTIR PAN dan PMMA menurun dengan bertambahnya konsentrasi inisiator, sehingga menunjukkan telah terjadi kopolimerisasi karena terdapat ikatan rangkap CON dan C=O yang menunjukkan bahwa PAN dan PMMA telah bergabung membentuk kopolimerisasi.Penambahan compatibilizer PAN-co-PMMA dapat menaikkan nilai tensile strength dari 10,3 MPa menjadi 11,4 Mpa, namun demikian perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang analisis morfologi menggunakan SEM untuk mengetahui ukuran dan distribusi domain NBR dalam matriks NR
<br>Natural Rubber (NR) dan Nitrile Butadiene Rubber (NBR) adalah dua jenis karet yang tidak dapat bercampur karena memiliki parameter kelarutan yang berbeda. Salah satu cara untuk mencampurkan NR dan NBR dibutuhkan compatibilizer yang diperoleh melalui kopolimerisasi dari monomer akrilonitril (AN) dan metil metakrilat (MMA) menggunakan inisiator kalium persulfat (K2S2O8). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inisiator terhadap proses sintesis dan karakterisasi PAN-co-PMMA, serta mengevaluasi sifat mekanis tensile strength PAN-co-PMMA terpilih sebagai compatibilizer pada aplikasi rubber seal. PAN-co-PMMA disintesis menggunakan air-etanol pada suhu kopolimerisasi 65oC selama 3 jam dengan pengadukan 400 rpm, variasi inisiator 1, 2, 3, 4% dari massa monomer, serta rasio monomer AN:MMA yaitu 90:10 (% massa). Karakterisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp" type="image/webp" length="119128" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-8eccd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol PVA dan Pemlastis Gliserol ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol PVA dan Pemlastis Gliserol ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol PVA dan Pemlastis Gliserol ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33462-produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-p</link>
	<guid isPermaLink="false">2b6e8de4b8a2ba42efd22c477a8101df</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:46:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh perbandingan pati jagung dan tepung jagung yang optimal untuk menghasilkan bioplastik dengan karakteristik yang diinginkan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh perbandingan pati jagung dan tepung jagung yang optimal untuk menghasilkan bioplastik dengan karakteristik yang diinginkan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode produksi bioplastik yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan bioplastik dalam berbagai aplikasi industri.. Dari hasil penelitian yang kami lakukan kali ini dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung pada pati sebagai bahan baku dapat memperbaiki karakteristik bioplastik yang dihasilkan.Penambahan tepung dapat meningkatkan ketahanan air, menambah ketebalan, dan meningkatkan kekuatan mekanik bioplastik serta mudah terurai (waktu degradasi maksimum hanya 10 hari).Diharapkan bioplastik hasil penelitian ini sebagai bahan bisa menjadi alternatif pengemas pengganti plastik sintetis yang non-biodegradable Kebutuhan bahan pengemas masih didominasi plastik sintetis yang sulit terurai dan dapat menghasilkan gas dioksin, sehingga mencemari lingkungan dan berbahaya bagi manusia. Solusinya, menggunakan bioplastik. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik bioplastik terbaik dengan perlakuan rasio (%) pati jagung dengan tepung jagung sebesar 100:0; 80:20; 60:40; 40:60; 20:80; 0:100. Penelitian menggunakan RAL, dan analisis deskriptif. Suspensi pati dengan air dengan rasio 1:20 sebanyak 100g/run, dipanaskan pada suhu 70-80oC selama 30 menit sambil diaduk, ditambah 10% larutan PVA, dan 1 mL gliserol, dipanaskan dan diaduk selama 10 menit, diberi perlakuan degassing 10 menit, dicetak, dan dikeringkan pada suhu 50-60oC selama 24 jam. Bioplastik yang dikarakterisasi: ketahanan air, ketebalan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" alt="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" alt="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-5fd5e.webp" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-5fd5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-5fd5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-5fd5e.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" alt="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33462-produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-p" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" target="_blank">Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh perbandingan pati jagung dan tepung jagung yang optimal untuk menghasilkan bioplastik dengan karakteristik yang diinginkan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode produksi bioplastik yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan bioplastik dalam berbagai aplikasi industri..
<br>Dari hasil penelitian yang kami lakukan kali ini dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung pada pati sebagai bahan baku dapat memperbaiki karakteristik bioplastik yang dihasilkan.Penambahan tepung dapat meningkatkan ketahanan air, menambah ketebalan, dan meningkatkan kekuatan mekanik bioplastik serta mudah terurai (waktu degradasi maksimum hanya 10 hari).Diharapkan bioplastik hasil penelitian ini sebagai bahan bisa menjadi alternatif pengemas pengganti plastik sintetis yang non-biodegradable
<br>Kebutuhan bahan pengemas masih didominasi plastik sintetis yang sulit terurai dan dapat menghasilkan gas dioksin, sehingga mencemari lingkungan dan berbahaya bagi manusia. Solusinya, menggunakan bioplastik. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik bioplastik terbaik dengan perlakuan rasio (%) pati jagung dengan tepung jagung sebesar 100:0; 80:20; 60:40; 40:60; 20:80; 0:100. Penelitian menggunakan RAL, dan analisis deskriptif. Suspensi pati dengan air dengan rasio 1:20 sebanyak 100g/run, dipanaskan pada suhu 70-80oC selama 30 menit sambil diaduk, ditambah 10% larutan PVA, dan 1 mL gliserol, dipanaskan dan diaduk selama 10 menit, diberi perlakuan degassing 10 menit, dicetak, dan dikeringkan pada suhu 50-60oC selama 24 jam. Bioplastik yang dikarakterisasi: ketahanan air, ketebalan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp" type="image/webp" length="123224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-5fd5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33465-yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-ba</link>
	<guid isPermaLink="false">154b946dbcef73e97a00c418a7040aa4</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:22:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi konsentrasi serat selulosa terhadap karakteristik biodegradable foam, terutama pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi konsentrasi serat selulosa terhadap karakteristik biodegradable foam, terutama pada aspek kekuatan dan elastisitas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode isolasi selulosa yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi penggunaan bahan baku pati dari sumber lain, seperti pati singkong atau pati jagung, untuk meningkatkan kinerja biodegradable foam.. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian bahwa, biodegradable foam dengan pati ubi jalar memiliki water absorption lebih tinggi dari biodegradable foam pati kentang, namun mudah terdegradasi mikroorganisme tanah.Pada biodegradable foam dari pati kentang menghasilkan nilai water absorption rendah nilai biodegradability lebih kecil daripada biofoam pati ubi jalar.Nilai kuat tarik hampir sama, sehingga penambahan filler berupa serat selulosa mampu meningkatkan sifat mekanik, sukar menyerap air, mudah terdegradasi dan kuat tarik yang tinggi.Sampel yang menggunakan 9% w/w selulosa memiliki water absorption sebesar 2,04% pada pati kentang dan 2,22% pada pati ubi jalar, hasil sesuai dengan SNI.Nilai kuat tarik tertinggi yaitu pada 9% w/w selulosa, biofoam dengan pati kentang sebesar 11,062 MPa dan pati ubi jalar sebesar 11,211 MPa masih jauh dari SNI.Nilai biodegradability tertinggi yaitu pada 9% w/w selulosa, biofoam dengan pati kentang sebesar 21,42% dan pati ubi jalar sebesar 23,91% menurut SNI biodegradability pada penelitian ini sudah sesuai literatur Biodegradable foam merupakan alternatif pengganti styrofoam yang terbuat dari bahan baku pati yang mampu terdegradasi oleh alam. Namun, biodegradable foam berbasis pati memiliki kelemahan terhadap penyerapan air dan cenderung rapuh sehingga dibutuhkan pengaplikasian khusus agar mampu meningkatkan kekuatan, elastisitas dan ketahanan terhadap air. Oleh karena itu, dilakukan penambahan filler berupa serat selulosa yang berasal dari batang pisang yang memiliki kandungan selulosa yang besar dan lignin yang sedikit, untuk meningkatkan kandungan selulosa dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" alt="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-6cde6.webp" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-6cde6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-6cde6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-6cde6.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" alt="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-56384.webp" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-56384.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-56384.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-56384.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" alt="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33465-yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-ba" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" target="_blank">Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi konsentrasi serat selulosa terhadap karakteristik biodegradable foam, terutama pada aspek kekuatan dan elastisitas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode isolasi selulosa yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi penggunaan bahan baku pati dari sumber lain, seperti pati singkong atau pati jagung, untuk meningkatkan kinerja biodegradable foam..
<br>Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian bahwa, biodegradable foam dengan pati ubi jalar memiliki water absorption lebih tinggi dari biodegradable foam pati kentang, namun mudah terdegradasi mikroorganisme tanah.Pada biodegradable foam dari pati kentang menghasilkan nilai water absorption rendah nilai biodegradability lebih kecil daripada biofoam pati ubi jalar.Nilai kuat tarik hampir sama, sehingga penambahan filler berupa serat selulosa mampu meningkatkan sifat mekanik, sukar menyerap air, mudah terdegradasi dan kuat tarik yang tinggi.Sampel yang menggunakan 9% w/w selulosa memiliki water absorption sebesar 2,04% pada pati kentang dan 2,22% pada pati ubi jalar, hasil sesuai dengan SNI.Nilai kuat tarik tertinggi yaitu pada 9% w/w selulosa, biofoam dengan pati kentang sebesar 11,062 MPa dan pati ubi jalar sebesar 11,211 MPa masih jauh dari SNI.Nilai biodegradability tertinggi yaitu pada 9% w/w selulosa, biofoam dengan pati kentang sebesar 21,42% dan pati ubi jalar sebesar 23,91% menurut SNI biodegradability pada penelitian ini sudah sesuai literatur
<br>Biodegradable foam merupakan alternatif pengganti styrofoam yang terbuat dari bahan baku pati yang mampu terdegradasi oleh alam. Namun, biodegradable foam berbasis pati memiliki kelemahan terhadap penyerapan air dan cenderung rapuh sehingga dibutuhkan pengaplikasian khusus agar mampu meningkatkan kekuatan, elastisitas dan ketahanan terhadap air. Oleh karena itu, dilakukan penambahan filler berupa serat selulosa yang berasal dari batang pisang yang memiliki kandungan selulosa yang besar dan lignin yang sedikit, untuk meningkatkan kandungan selulosa dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp" type="image/webp" length="118876" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-6cde6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-56384.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33463-nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komp</link>
	<guid isPermaLink="false">975f276e1ef6aec2bab9002d1d9f972e</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:12:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada eksplorasi jenis matriks polimer lain selain epoxy untuk meningkatkan sifat mekanik komposit. Selain itu, investigasi terhadap pengaruh perlakuan kimia terhadap serat bambu apus dan partikel kayu jati, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada eksplorasi jenis matriks polimer lain selain epoxy untuk meningkatkan sifat mekanik komposit. Selain itu, investigasi terhadap pengaruh perlakuan kimia terhadap serat bambu apus dan partikel kayu jati, seperti asetilasi atau silanisasi, dapat dilakukan untuk meningkatkan adhesi antara serat dan matriks, sehingga menghasilkan kekuatan tarik dan bending yang lebih tinggi. Terakhir, penelitian dapat mengarah pada optimasi parameter proses hot press, seperti suhu, tekanan, dan waktu, untuk mendapatkan kombinasi yang optimal dalam menghasilkan komposit dengan sifat-sifat yang diinginkan, serta mempertimbangkan keberlanjutan material dengan mengeksplorasi penggunaan serat bambu apus dan partikel kayu jati dari sumber yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh kesimpulan serat dan partikel berpengaruh terhadap kekuatan tarik serta kekuatan bending komposit.Dimana, peningkatan fraksi volume serat yang lebih banyak akan menghasilkan kekuatan tinggi.Pada penelitian ini didapatkan kondisi optimum diperoleh pada papan komposit dengan komposisi 30% penambahan serat dan 10% partikel kayu jati.Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dioptimalisasi dengan proses perlakuan kimia lainnya dan variasi presentasi serat lainnya agar dihasilkan komposit dengan kekuatan mekanik yang lebih tinggi Telah dilakukan penelitian komposit dari serat bambu apus dan partikel kayu jati untuk aplikasi door trim mobil. Metode penelitian yang digunakan adalah compression molding menggunakan mesin hot press dan pengujian berdasarkan standar ISO 527-2 dan ASTM D790. Analisis ini menggunakan variabel bebas yaitu perbandingan fraksi volume serat bambu apus dan partikel kayu jati 10:30, 20:20, 30:10%. Sedangkan variabel tetapnya fraksi volume epoxy 60%, suhu hot press 100AC, beban penekanan 30 psi, dan selama 20 menit. Dari data hasil pengujian tarik didapat bahwa variasi 30:10% serat dan partikel merupakan variasi dengan hasil terbaik yaitu 84,69 MPa, lalu diikuti variasi 20:20% yaitu 42,60 MPa. Kedua variasi tersebut mampu memenuhi nilai standar minimal papan serat kerapatan tinggi SNI 01-4449-2006:5-9 yaitu Ou35 MPa. Sedangkan pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" alt="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-71952.webp" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-71952.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-71952.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-71952.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" alt="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-72e56.webp" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-72e56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-72e56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-72e56.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" alt="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33463-nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komp" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" target="_blank">Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil</a>: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada eksplorasi jenis matriks polimer lain selain epoxy untuk meningkatkan sifat mekanik komposit. Selain itu, investigasi terhadap pengaruh perlakuan kimia terhadap serat bambu apus dan partikel kayu jati, seperti asetilasi atau silanisasi, dapat dilakukan untuk meningkatkan adhesi antara serat dan matriks, sehingga menghasilkan kekuatan tarik dan bending yang lebih tinggi. Terakhir, penelitian dapat mengarah pada optimasi parameter proses hot press, seperti suhu, tekanan, dan waktu, untuk mendapatkan kombinasi yang optimal dalam menghasilkan komposit dengan sifat-sifat yang diinginkan, serta mempertimbangkan keberlanjutan material dengan mengeksplorasi penggunaan serat bambu apus dan partikel kayu jati dari sumber yang berkelanjutan dan ramah lingkungan..
<br>Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh kesimpulan serat dan partikel berpengaruh terhadap kekuatan tarik serta kekuatan bending komposit.Dimana, peningkatan fraksi volume serat yang lebih banyak akan menghasilkan kekuatan tinggi.Pada penelitian ini didapatkan kondisi optimum diperoleh pada papan komposit dengan komposisi 30% penambahan serat dan 10% partikel kayu jati.Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dioptimalisasi dengan proses perlakuan kimia lainnya dan variasi presentasi serat lainnya agar dihasilkan komposit dengan kekuatan mekanik yang lebih tinggi
<br>Telah dilakukan penelitian komposit dari serat bambu apus dan partikel kayu jati untuk aplikasi door trim mobil. Metode penelitian yang digunakan adalah compression molding menggunakan mesin hot press dan pengujian berdasarkan standar ISO 527-2 dan ASTM D790. Analisis ini menggunakan variabel bebas yaitu perbandingan fraksi volume serat bambu apus dan partikel kayu jati 10:30, 20:20, 30:10%. Sedangkan variabel tetapnya fraksi volume epoxy 60%, suhu hot press 100AC, beban penekanan 30 psi, dan selama 20 menit. Dari data hasil pengujian tarik didapat bahwa variasi 30:10% serat dan partikel merupakan variasi dengan hasil terbaik yaitu 84,69 MPa, lalu diikuti variasi 20:20% yaitu 42,60 MPa. Kedua variasi tersebut mampu memenuhi nilai standar minimal papan serat kerapatan tinggi SNI 01-4449-2006:5-9 yaitu Ou35 MPa. Sedangkan pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp" type="image/webp" length="108376" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-71952.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-72e56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 04 Apr 2026 13:17:14 +0700. 12 items. Served in: 1.082 seconds [rss] -->
