<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.240-23jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.240-23jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 05:28:49 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 05:28:49 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-23T05:28:49+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Penciptaan Logo Musala Al Ikhlas Sawangan Depok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penciptaan Logo Musala Al Ikhlas Sawangan Depok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penciptaan Logo Musala Al Ikhlas Sawangan Depok ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55742-keterlibatan-masyarakat-pengabdian-inte</link>
	<guid isPermaLink="false">d6b32a52f9c302bd7dc52f808f641d3b</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 04:31:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak logo baru terhadap persepsi, partisipasi, dan frekuensi kunjungan jamaah Musala Al-Ikhlas selama periode satu hingga dua tahun, sehingga dapat mengukur efektivitas identitas visual dalam meningkatkan keterlibatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak logo baru terhadap persepsi, partisipasi, dan frekuensi kunjungan jamaah Musala Al-Ikhlas selama periode satu hingga dua tahun, sehingga dapat mengukur efektivitas identitas visual dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat. Selain itu, studi komparatif antara beberapa Musala di Depok yang telah menerapkan logo unik dapat mengidentifikasi faktor-faktor desain dan proses partisipatif yang paling berkontribusi pada keberhasilan penciptaan identitas visual, memberikan panduan praktis bagi institusi keagamaan serupa. Selanjutnya, penelitian mengenai integrasi logo dengan platform digital, seperti media sosial dan situs web komunitas, dapat menelusuri cara memperluas jangkauan visual branding, meningkatkan interaksi online, serta memperkuat rasa kebersamaan antar jamaah di era digital.. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Musala Al-Ikhlas mendapat antusiasme dan manfaat bagi RT, DKM, serta warga sekitar.Logo yang dirancang mencerminkan nilai, karakteristik unik, serta peran penting Musala dalam kehidupan sosialAckeagamaan.Penerapan prinsip visual memastikan logo menarik, menjadi ciri khas, dan memudahkan jamaah serta warga mengenali serta merasakan makna positif Musala Musala Al-Ikhlas terletak di Perumahan Depok Jaya Agung Sawangan, Kota Depok, memiliki peran penting sebagai tempat ibadah bagi umat Muslim dan sebagai pusat interaksi sosial di lingkungan tersebut. Kota Depok sendiri memiliki banyak masjid dan Musala, namun tidak semua memiliki identitas visual yang mencolok. Salah satu contoh adalah Musala Al-Ikhlas yang meskipun memiliki peran vital dalam masyarakat secara khusus setempat, belum memiliki mencerminkan identitasnya. Oleh karena itu, Musala Al-Ikhlas memiliki potensi besar untuk memperkuat identitasnya melalui desain logo yang tepat. Tim pengabdian masyarakat bermaksud untuk menciptakan logo yang tidak hanya estetis, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai spiritual dan sosial yang dijunjung tinggi oleh masyarakat sekitar Musala Al-Ikhlas.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-46917.webp" title="JURIS - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-46917.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-46917.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-46917.webp 1x" title="JURIS - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok" alt="JURIS - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-d5a15.webp" title="JURIS - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-d5a15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-d5a15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-d5a15.webp 1x" title="JURIS - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok" alt="JURIS - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-1c60a.webp" title="JURIS - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-1c60a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-1c60a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-1c60a.webp 1x" title="JURIS - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok" alt="JURIS - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55742-keterlibatan-masyarakat-pengabdian-inte" title="JURIS - Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok" target="_blank">Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak logo baru terhadap persepsi, partisipasi, dan frekuensi kunjungan jamaah Musala Al-Ikhlas selama periode satu hingga dua tahun, sehingga dapat mengukur efektivitas identitas visual dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat. Selain itu, studi komparatif antara beberapa Musala di Depok yang telah menerapkan logo unik dapat mengidentifikasi faktor-faktor desain dan proses partisipatif yang paling berkontribusi pada keberhasilan penciptaan identitas visual, memberikan panduan praktis bagi institusi keagamaan serupa. Selanjutnya, penelitian mengenai integrasi logo dengan platform digital, seperti media sosial dan situs web komunitas, dapat menelusuri cara memperluas jangkauan visual branding, meningkatkan interaksi online, serta memperkuat rasa kebersamaan antar jamaah di era digital..
<br>Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Musala Al-Ikhlas mendapat antusiasme dan manfaat bagi RT, DKM, serta warga sekitar.Logo yang dirancang mencerminkan nilai, karakteristik unik, serta peran penting Musala dalam kehidupan sosialAckeagamaan.Penerapan prinsip visual memastikan logo menarik, menjadi ciri khas, dan memudahkan jamaah serta warga mengenali serta merasakan makna positif Musala
<br>Musala Al-Ikhlas terletak di Perumahan Depok Jaya Agung Sawangan, Kota Depok, memiliki peran penting sebagai tempat ibadah bagi umat Muslim dan sebagai pusat interaksi sosial di lingkungan tersebut. Kota Depok sendiri memiliki banyak masjid dan Musala, namun tidak semua memiliki identitas visual yang mencolok. Salah satu contoh adalah Musala Al-Ikhlas yang meskipun memiliki peran vital dalam masyarakat secara khusus setempat, belum memiliki mencerminkan identitasnya. Oleh karena itu, Musala Al-Ikhlas memiliki potensi besar untuk memperkuat identitasnya melalui desain logo yang tepat. Tim pengabdian masyarakat bermaksud untuk menciptakan logo yang tidak hanya estetis, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai spiritual dan sosial yang dijunjung tinggi oleh masyarakat sekitar Musala Al-Ikhlas....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-d5a15.webp" type="image/webp" length="169646" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-46917.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-d5a15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/keterlibatan-masyarakat-pengabdian-interaksi-sosia-thumb-1c60a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4976-prismasejahtera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16636-darma-cendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial IPS untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial IPS untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial IPS untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55735-pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan</link>
	<guid isPermaLink="false">05114fe66995680efcece3adccb560b6</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 04:31:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad sastra ]]></category>
	<category><![CDATA[ muna fauziah ]]></category>
	<category><![CDATA[ khairul azmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,azmi,fauziah,khairul,muna,sastra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas modul pembelajaran digital yang memuat kearifan lokal Sidoarjo dibandingkan dengan metode konvensional dalam meningkatkan pemahaman IPS dan sikap nasionalisme siswa. Selanjutnya, penting untuk meneliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas modul pembelajaran digital yang memuat kearifan lokal Sidoarjo dibandingkan dengan metode konvensional dalam meningkatkan pemahaman IPS dan sikap nasionalisme siswa. Selanjutnya, penting untuk meneliti peran keterlibatan komunitas lokal, seperti pengrajin dan tokoh adat, dalam proses coAcdesign kurikulum IPS serta dampaknya terhadap pengembangan identitas nasional dan keterampilan sosial peserta didik. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan kewargaan dan kepedulian lingkungan selama masa pendidikan dasar, guna memastikan keberlanjutan nilaiAcnilai karakter yang terbentuk.. Penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal Sidoarjo dalam pembelajaran IPS kelas V SD berhasil menumbuhkan sikap nasionalisme serta meningkatkan keterampilan sosial siswa.Pengenalan budaya lokal seperti tradisi Nyadran, Larung Sesaji, dan Batik Jetis membuat siswa lebih antusias, bangga, dan mengaitkan identitas nasional dengan budaya daerah, yang tercermin dalam peningkatan rasa cinta tanah air, penghargaan terhadap budaya bangsa, serta kepatuhan pada aturan bersama.Selain itu, kegiatan diskusi, kerja kelompok, dan simulasi berbasis kearifan lokal memperkuat indikator komunikasi, kerja sama, empati, toleransi, tanggung jawab, dan kemampuan pemecahan masalah sosial, menjadikan pembelajaran IPS sebagai sarana efektif pembentukan karakter sejak dini Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi kearifan lokal Sidoarjo dalam pembelajaran (IPS) guna menumbuhkan sikap nasionalisme dan keterampilan sosial siswa kelas V sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian meliputi guru kelas V dan siswa di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berhasil mengintegrasikan kearifan lokal, seperti tradisi Nyadran, Larung Sesaji, Batik Jetis, dan aktivitas ekonomi tambak bandeng serta udang ke dalam materi IPS. Integrasi ini membuat pembelajaran lebih kontekstual, menarik, dan relevan dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-f1065.webp" title="JURIS - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-f1065.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-f1065.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-f1065.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar" alt="JURIS - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-0d321.webp" title="JURIS - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-0d321.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-0d321.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-0d321.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar" alt="JURIS - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-360cb.webp" title="JURIS - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-360cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-360cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-360cb.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar" alt="JURIS - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55735-pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan" title="JURIS - Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar" target="_blank">Integrasi Kearifan Lokal Sidoarjo dalam Materi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas modul pembelajaran digital yang memuat kearifan lokal Sidoarjo dibandingkan dengan metode konvensional dalam meningkatkan pemahaman IPS dan sikap nasionalisme siswa. Selanjutnya, penting untuk meneliti peran keterlibatan komunitas lokal, seperti pengrajin dan tokoh adat, dalam proses coAcdesign kurikulum IPS serta dampaknya terhadap pengembangan identitas nasional dan keterampilan sosial peserta didik. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan kewargaan dan kepedulian lingkungan selama masa pendidikan dasar, guna memastikan keberlanjutan nilaiAcnilai karakter yang terbentuk..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal Sidoarjo dalam pembelajaran IPS kelas V SD berhasil menumbuhkan sikap nasionalisme serta meningkatkan keterampilan sosial siswa.Pengenalan budaya lokal seperti tradisi Nyadran, Larung Sesaji, dan Batik Jetis membuat siswa lebih antusias, bangga, dan mengaitkan identitas nasional dengan budaya daerah, yang tercermin dalam peningkatan rasa cinta tanah air, penghargaan terhadap budaya bangsa, serta kepatuhan pada aturan bersama.Selain itu, kegiatan diskusi, kerja kelompok, dan simulasi berbasis kearifan lokal memperkuat indikator komunikasi, kerja sama, empati, toleransi, tanggung jawab, dan kemampuan pemecahan masalah sosial, menjadikan pembelajaran IPS sebagai sarana efektif pembentukan karakter sejak dini
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi kearifan lokal Sidoarjo dalam pembelajaran (IPS) guna menumbuhkan sikap nasionalisme dan keterampilan sosial siswa kelas V sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian meliputi guru kelas V dan siswa di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berhasil mengintegrasikan kearifan lokal, seperti tradisi Nyadran, Larung Sesaji, Batik Jetis, dan aktivitas ekonomi tambak bandeng serta udang ke dalam materi IPS. Integrasi ini membuat pembelajaran lebih kontekstual, menarik, dan relevan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-f1065.webp" type="image/webp" length="74052" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-f1065.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-0d321.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-keterampilan-thumb-360cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2495-stitnualhikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17994-modeling-jurnal-program-studi-pgmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55722-perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-p</link>
	<guid isPermaLink="false">17125d5bc448d8dc4cde5c19dfb60e04</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 04:31:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ open access ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,author,counter,fees,flag,open]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi media digital, seperti video interaktif atau aplikasi simulasi, mempengaruhi efektivitas metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta penguatan nilai sopan santun pada siswa; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi media digital, seperti video interaktif atau aplikasi simulasi, mempengaruhi efektivitas metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta penguatan nilai sopan santun pada siswa; apakah penggunaan teknologi tersebut meningkatkan motivasi dan retensi pengetahuan dibandingkan dengan role playing konvensional. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan role playing dengan pendekatan pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan sikap sopan santun di berbagai tingkat kelas, misalnya kelas II hingga kelas V, untuk mengetahui apakah satu metode lebih unggul dalam konteks usia tertentu. Selanjutnya, sebuah penelitian longitudinal dengan desain panel dapat meneliti keberlanjutan perubahan perilaku sopan santun dan pemahaman akhlak setelah intervensi role playing selama satu tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mendukung atau menghambat retensi nilaiAcnilai tersebut di lingkungan sekolah dan rumah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang strategi pembelajaran agama yang inovatif serta memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam merancang program yang berkelanjutan. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi peran guru sebagai fasilitator dalam mengoptimalkan proses role playing dan dampaknya terhadap perkembangan sosialAcemosional siswa.. Metode role playing terbukti menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai sopan santun pada siswa kelas III MI Al Falah Beran.Melalui kegiatan bermain peran, siswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami dan mengaplikasikan nilaiAcnilai akhlak dalam kehidupan sehariAchari.Penerapan metode ini juga meningkatkan sikap sopan santun, keberanian, serta partisipasi aktif siswa, menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan optimal Pembelajaran Akidah Akhlak berperan penting dalam pembentukan karakter dan penanaman nilai sopan santun peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah. Namun demikian, masih terdapat peserta didik yang belum sepenuhnya mampu mengaplikasikan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta pengaruhnya terhadap sikap sopan santun siswa kelas III MI Al Falah Beran. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang relevan. Data dikumpulkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" alt="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" alt="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-ed615.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-ed615.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-ed615.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-ed615.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" alt="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55722-perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-p" title="JURIS - Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran" target="_blank">Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membangun Nilai Sopan Santun pada Siswa Kelas III MI Al Falah Beran</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi media digital, seperti video interaktif atau aplikasi simulasi, mempengaruhi efektivitas metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta penguatan nilai sopan santun pada siswa; apakah penggunaan teknologi tersebut meningkatkan motivasi dan retensi pengetahuan dibandingkan dengan role playing konvensional. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan role playing dengan pendekatan pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan sikap sopan santun di berbagai tingkat kelas, misalnya kelas II hingga kelas V, untuk mengetahui apakah satu metode lebih unggul dalam konteks usia tertentu. Selanjutnya, sebuah penelitian longitudinal dengan desain panel dapat meneliti keberlanjutan perubahan perilaku sopan santun dan pemahaman akhlak setelah intervensi role playing selama satu tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mendukung atau menghambat retensi nilaiAcnilai tersebut di lingkungan sekolah dan rumah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang strategi pembelajaran agama yang inovatif serta memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam merancang program yang berkelanjutan. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi peran guru sebagai fasilitator dalam mengoptimalkan proses role playing dan dampaknya terhadap perkembangan sosialAcemosional siswa..
<br>Metode role playing terbukti menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai sopan santun pada siswa kelas III MI Al Falah Beran.Melalui kegiatan bermain peran, siswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami dan mengaplikasikan nilaiAcnilai akhlak dalam kehidupan sehariAchari.Penerapan metode ini juga meningkatkan sikap sopan santun, keberanian, serta partisipasi aktif siswa, menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan optimal
<br>Pembelajaran Akidah Akhlak berperan penting dalam pembentukan karakter dan penanaman nilai sopan santun peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah. Namun demikian, masih terdapat peserta didik yang belum sepenuhnya mampu mengaplikasikan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta pengaruhnya terhadap sikap sopan santun siswa kelas III MI Al Falah Beran. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang relevan. Data dikumpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp" type="image/webp" length="79574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-6a13e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-5f6bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/perilaku-sopan-karakter-santun-metode-role-playing-thumb-ed615.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2495-stitnualhikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17994-modeling-jurnal-program-studi-pgmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55731-kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra</link>
	<guid isPermaLink="false">113bcbb20ea88a091d6e7594de641307</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 04:31:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad sastra ]]></category>
	<category><![CDATA[ muna fauziah ]]></category>
	<category><![CDATA[ khairul azmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,azmi,fauziah,khairul,muna,sastra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih dalam tentang implementasi penguatan kompetensi pedagogik guru pondok pesantren dalam praktik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih dalam tentang implementasi penguatan kompetensi pedagogik guru pondok pesantren dalam praktik mengajar sehari-hari, termasuk analisis dampak dan tantangan yang dihadapi.2. Melakukan penelitian komparatif antara pondok pesantren yang telah menerapkan program penguatan kompetensi pedagogik dengan pondok pesantren yang belum, untuk melihat perbedaan hasil belajar dan kualitas pendidikan.3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program penguatan kompetensi pedagogik, seperti dukungan manajemen pondok, budaya belajar, dan motivasi guru, serta mengembangkan strategi untuk meningkatkan efektivitas program tersebut.. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa kebutuhan penguatan kompetensi guru pengabdian pondok pesantren sebesar 100%.Penguatan tersebut sebagai berikut penanaman Islamic Worldview, tadabbur tafsir dan hadits pendidikan islam, dasar-dasar psikologi anak, teori belajar dan metode mengajar, deep learning, pembelajaran berbasis TIK, TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) Pondok Pesantren memiliki fenomena terkait kompetensi guru. Guru pesantren seringkali mengajar hanya untuk menggugurkan kewajibannya saja, kurang menjaga adab sebagai guru, acuh dengan tugas pondok, serta banyak bermain gadget melebihi batas wajar. Guru pesantren merupakan tonggak utama pendidikan pesantren yang menginternalisasikan nilai keislaman dalam setiap mata pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menghadirkan penguatan kompetensi pedagogik guru sebagai solusi dari permasalahan di atas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh melalui kajian literatur dari berbagai sumber yang membahas tentang pedagogik guru, pondok pesantren dan pendidikan Islam. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-e6643.webp" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-e6643.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-e6643.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-e6643.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren" alt="JURIS - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-945aa.webp" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-945aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-945aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-945aa.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren" alt="JURIS - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-81550.webp" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-81550.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-81550.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-81550.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren" alt="JURIS - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55731-kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren" target="_blank">Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pondok Pesantren</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih dalam tentang implementasi penguatan kompetensi pedagogik guru pondok pesantren dalam praktik mengajar sehari-hari, termasuk analisis dampak dan tantangan yang dihadapi.2. Melakukan penelitian komparatif antara pondok pesantren yang telah menerapkan program penguatan kompetensi pedagogik dengan pondok pesantren yang belum, untuk melihat perbedaan hasil belajar dan kualitas pendidikan.3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program penguatan kompetensi pedagogik, seperti dukungan manajemen pondok, budaya belajar, dan motivasi guru, serta mengembangkan strategi untuk meningkatkan efektivitas program tersebut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa kebutuhan penguatan kompetensi guru pengabdian pondok pesantren sebesar 100%.Penguatan tersebut sebagai berikut penanaman Islamic Worldview, tadabbur tafsir dan hadits pendidikan islam, dasar-dasar psikologi anak, teori belajar dan metode mengajar, deep learning, pembelajaran berbasis TIK, TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge)
<br>Pondok Pesantren memiliki fenomena terkait kompetensi guru. Guru pesantren seringkali mengajar hanya untuk menggugurkan kewajibannya saja, kurang menjaga adab sebagai guru, acuh dengan tugas pondok, serta banyak bermain gadget melebihi batas wajar. Guru pesantren merupakan tonggak utama pendidikan pesantren yang menginternalisasikan nilai keislaman dalam setiap mata pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menghadirkan penguatan kompetensi pedagogik guru sebagai solusi dari permasalahan di atas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh melalui kajian literatur dari berbagai sumber yang membahas tentang pedagogik guru, pondok pesantren dan pendidikan Islam.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-81550.webp" type="image/webp" length="86910" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-e6643.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-945aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/kompetensi-pedagogik-mahasiswa-motivasi-guru-madra-thumb-81550.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2495-stitnualhikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17994-modeling-jurnal-program-studi-pgmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepemimpinan Kyai dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepemimpinan Kyai dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepemimpinan Kyai dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55726-kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisio</link>
	<guid isPermaLink="false">424fc44c6bcc252634fc91e24b5e51a1</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 04:31:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ open access ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,author,counter,fees,flag,open]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana model kepemimpinan inklusifAcspiritualAcdemokratis yang diterapkan oleh Kyai berpengaruh terhadap hasil belajar santri di pesantren dengan konteks urban versus rural, sehingga menjawab pertanyaan apakah konteks ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern: Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana model kepemimpinan inklusifAcspiritualAcdemokratis yang diterapkan oleh Kyai berpengaruh terhadap hasil belajar santri di pesantren dengan konteks urban versus rural, sehingga menjawab pertanyaan apakah konteks geografis memoderasi efektivitas model tersebut. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi peran adopsi teknologi digital dalam kerangka kepemimpinan Kyai, misalnya dengan membandingkan dampak penggunaan platform eAclearning terhadap inovasi pedagogik dan prestasi akademik antara pesantren yang mengintegrasikan teknologi tinggi dan yang masih mengandalkan metode tradisional. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki efektivitas sistem SMS motivasi (Support, Motivation, Suggestion) yang diprakarsai oleh Kyai terhadap motivasi guru dan pencapaian siswa, dengan melakukan perbandingan antara pesantren yang menerapkan sistem tersebut dan yang tidak, guna memahami kontribusi komunikasi motivasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Kyai mengintegrasikan pendekatan demokratis, spiritual, dan karismatik untuk memodernisasi pendidikan tanpa mengorbankan nilai-nilai tradisional, sehingga meningkatkan stabilitas, keharmonisan, dan kesejahteraan lembaga.Model kepemimpinan tersebut dapat dijadikan referensi bagi pesantren lain yang menghadapi tantangan serupa dalam mengelola modernisasi dan tradisi.Karena penelitian terbatas pada satu pesantren, diperlukan studi lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang praktik kepemimpinan serupa di berbagai pesantren Penelitian ini mengkaji kepemimpinan Kyai di Pesantren Tebuaireng, dengan fokus pada transisi dari pendidikan tradisional ke pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kyai menerapkan gaya kepemimpinan visioner, demokratis, dan spiritual yang menciptakan lingkungan inklusif yang mendorong kolaborasi dan inovasi. Kepemimpinan demokratis memungkinkan partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan, sementara kepemimpinan karismatik memperkuat ikatan emosional antara Kyai dan staf, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Selain itu, integrasi kepemimpinan spiritual... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-914e5.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-914e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-914e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-914e5.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern" alt="JURIS - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-8fce7.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-8fce7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-8fce7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-8fce7.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern" alt="JURIS - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-11abb.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-11abb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-11abb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-11abb.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern" alt="JURIS - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55726-kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisio" title="JURIS - Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern" target="_blank">Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional AMenuju islam Modern</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana model kepemimpinan inklusifAcspiritualAcdemokratis yang diterapkan oleh Kyai berpengaruh terhadap hasil belajar santri di pesantren dengan konteks urban versus rural, sehingga menjawab pertanyaan apakah konteks geografis memoderasi efektivitas model tersebut. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi peran adopsi teknologi digital dalam kerangka kepemimpinan Kyai, misalnya dengan membandingkan dampak penggunaan platform eAclearning terhadap inovasi pedagogik dan prestasi akademik antara pesantren yang mengintegrasikan teknologi tinggi dan yang masih mengandalkan metode tradisional. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki efektivitas sistem SMS motivasi (Support, Motivation, Suggestion) yang diprakarsai oleh Kyai terhadap motivasi guru dan pencapaian siswa, dengan melakukan perbandingan antara pesantren yang menerapkan sistem tersebut dan yang tidak, guna memahami kontribusi komunikasi motivasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Kyai mengintegrasikan pendekatan demokratis, spiritual, dan karismatik untuk memodernisasi pendidikan tanpa mengorbankan nilai-nilai tradisional, sehingga meningkatkan stabilitas, keharmonisan, dan kesejahteraan lembaga.Model kepemimpinan tersebut dapat dijadikan referensi bagi pesantren lain yang menghadapi tantangan serupa dalam mengelola modernisasi dan tradisi.Karena penelitian terbatas pada satu pesantren, diperlukan studi lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang praktik kepemimpinan serupa di berbagai pesantren
<br>Penelitian ini mengkaji kepemimpinan Kyai di Pesantren Tebuaireng, dengan fokus pada transisi dari pendidikan tradisional ke pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kyai menerapkan gaya kepemimpinan visioner, demokratis, dan spiritual yang menciptakan lingkungan inklusif yang mendorong kolaborasi dan inovasi. Kepemimpinan demokratis memungkinkan partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan, sementara kepemimpinan karismatik memperkuat ikatan emosional antara Kyai dan staf, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Selain itu, integrasi kepemimpinan spiritual...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-914e5.webp" type="image/webp" length="73312" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-914e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-8fce7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/kepemimpinan-kyai-pendidikan-tradisional-modern-pe-thumb-11abb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2495-stitnualhikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17994-modeling-jurnal-program-studi-pgmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Membangun Generasi Emas Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Membangun Generasi Emas Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Membangun Generasi Emas Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55723-profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikul</link>
	<guid isPermaLink="false">0ceb4b866daa560fad85f611c9787f8f</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 04:31:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ open access ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,author,counter,fees,flag,open]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara empiris bagaimana integrasi Computational Thinking (CT) ke dalam Kurikulum Merdeka mempengaruhi pencapaian kompetensi abad keAc21 siswa di sekolah dasar Indonesia, misalnya dengan menguji model pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara empiris bagaimana integrasi Computational Thinking (CT) ke dalam Kurikulum Merdeka mempengaruhi pencapaian kompetensi abad keAc21 siswa di sekolah dasar Indonesia, misalnya dengan menguji model pembelajaran berbasis Scratch dalam konteks kelas nyata. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang meneliti adaptasi prinsip CompetencyAcBased Education (CBE) dari Korea Selatan ke dalam kurikulum nasional, dengan fokus pada efeknya terhadap kesiapan kerja lulusan dan tingkat pengangguran muda, sehingga dapat diidentifikasi faktorAcfaktor kunci keberhasilan implementasi kebijakan tersebut. Selanjutnya, penelitian kebijakan dapat menyelidiki mekanisme efektif untuk meningkatkan kualitas dan otonomi guru secara merata di seluruh wilayah Indonesia, khususnya melalui program seleksi, pelatihan berkelanjutan, dan insentif yang memperhitungkan disparitas regional, guna mengurangi kesenjalan pendidikan antar daerah. Penelitian ini juga dapat memanfaatkan pendekatan mixedAcmethods untuk menggabungkan data kuantitatif tentang hasil belajar dengan wawancara mendalam guru dan siswa, sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang tantangan praktis dan persepsi komunitas pendidikan. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan untuk mewujudkan generasi emas yang berdaya saing global.. Studi literatur komparatif ini mengonfirmasi bahwa kunci kemajuan sistem pendidikan di tingkat global tidak terletak pada satu model tunggal, melainkan pada konsistensi filosofi kurikulum dan kualitas implementasi yang didukung oleh profesionalisme guru Penelitian studi literatur sistematis ini menganalisis model kurikulum dan strategi pembelajaran di Finlandia dan Korea Selatan untuk merumuskan implikasi kebijakan bagi penguatan implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat pendidikan dasar Indonesia. Dengan menggunakan metode kualitatif tinjauan literatur, data dikumpulkan dari jurnal ilmiah dan dokumen kebijakan dalam rentang waktu 2019-2024. Hasil komparasi menunjukkan adanya dualisme filosofis: Finlandia memprioritaskan kesejahteraan siswa, kesetaraan, dan otonomi guru dengan mengurangi beban belajar, sementara Korea Selatan fokus pada kompetensi spesifik dan kesiapan kerja (job readiness) sebagai respons pragmatis terhadap tuntutan ekonomi. Meskipun Kurikulum Merdeka di Indonesia dinilai efektif untuk memperkuat keterampilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-7d143.webp" title="JURIS - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-7d143.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-7d143.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-7d143.webp 1x" title="JURIS - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia" alt="JURIS - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-fb84a.webp" title="JURIS - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-fb84a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-fb84a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-fb84a.webp 1x" title="JURIS - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia" alt="JURIS - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-c3b4c.webp" title="JURIS - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-c3b4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-c3b4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-c3b4c.webp 1x" title="JURIS - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia" alt="JURIS - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55723-profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikul" title="JURIS - Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia" target="_blank">Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara empiris bagaimana integrasi Computational Thinking (CT) ke dalam Kurikulum Merdeka mempengaruhi pencapaian kompetensi abad keAc21 siswa di sekolah dasar Indonesia, misalnya dengan menguji model pembelajaran berbasis Scratch dalam konteks kelas nyata. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang meneliti adaptasi prinsip CompetencyAcBased Education (CBE) dari Korea Selatan ke dalam kurikulum nasional, dengan fokus pada efeknya terhadap kesiapan kerja lulusan dan tingkat pengangguran muda, sehingga dapat diidentifikasi faktorAcfaktor kunci keberhasilan implementasi kebijakan tersebut. Selanjutnya, penelitian kebijakan dapat menyelidiki mekanisme efektif untuk meningkatkan kualitas dan otonomi guru secara merata di seluruh wilayah Indonesia, khususnya melalui program seleksi, pelatihan berkelanjutan, dan insentif yang memperhitungkan disparitas regional, guna mengurangi kesenjalan pendidikan antar daerah. Penelitian ini juga dapat memanfaatkan pendekatan mixedAcmethods untuk menggabungkan data kuantitatif tentang hasil belajar dengan wawancara mendalam guru dan siswa, sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang tantangan praktis dan persepsi komunitas pendidikan. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan untuk mewujudkan generasi emas yang berdaya saing global..
<br>Studi literatur komparatif ini mengonfirmasi bahwa kunci kemajuan sistem pendidikan di tingkat global tidak terletak pada satu model tunggal, melainkan pada konsistensi filosofi kurikulum dan kualitas implementasi yang didukung oleh profesionalisme guru
<br>Penelitian studi literatur sistematis ini menganalisis model kurikulum dan strategi pembelajaran di Finlandia dan Korea Selatan untuk merumuskan implikasi kebijakan bagi penguatan implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat pendidikan dasar Indonesia. Dengan menggunakan metode kualitatif tinjauan literatur, data dikumpulkan dari jurnal ilmiah dan dokumen kebijakan dalam rentang waktu 2019-2024. Hasil komparasi menunjukkan adanya dualisme filosofis: Finlandia memprioritaskan kesejahteraan siswa, kesetaraan, dan otonomi guru dengan mengurangi beban belajar, sementara Korea Selatan fokus pada kompetensi spesifik dan kesiapan kerja (job readiness) sebagai respons pragmatis terhadap tuntutan ekonomi. Meskipun Kurikulum Merdeka di Indonesia dinilai efektif untuk memperkuat keterampilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-c3b4c.webp" type="image/webp" length="83828" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-7d143.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-fb84a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/profesionalisme-guru-kompetensi-model-kurikulum-se-thumb-c3b4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2495-stitnualhikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17994-modeling-jurnal-program-studi-pgmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55744-konten-promosi-produk-format</link>
	<guid isPermaLink="false">223f6856b867f866c68388fe556235e4</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 20:01:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengeksplorasi strategi promosi alternatif yang dapat digunakan untuk menjangkau lebih banyak peserta, terutama dari luar kompleks perumahan. Kedua, meneliti efektivitas penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengeksplorasi strategi promosi alternatif yang dapat digunakan untuk menjangkau lebih banyak peserta, terutama dari luar kompleks perumahan. Kedua, meneliti efektivitas penggunaan media sosial dalam mempromosikan kegiatan pesantren kilat, termasuk menganalisis interaksi dan respons peserta terhadap konten promosi digital. Ketiga, melakukan studi tentang dampak jangka panjang dari kegiatan pesantren kilat terhadap perilaku dan perkembangan spiritual anak-anak dan remaja, serta bagaimana desain banner dan backdrop dapat memperkuat pesan-pesan agama yang disampaikan.. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat PKM yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat membantu DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) dalam kegiatan Pesantren Kilat di Masjid Bayt Ar-Rahman, Sawangan, Depok, dalam mempromosikan kegiatan tersebut.Tim membantu dalam pembuatan desain media promosi yang efektif yaitu spanduk dan backdrop indoor yang menarik dan sesuai dengan tema acara.Tujuannya untuk menarik lebih banyak peserta dan menghidupkan suasana acara Pesantren Kilat di Masjid Bayt Ar-Rahman.Media promosi yang maksimal diperlukan untuk menyebarluaskan dan mempertegas acara ini dengan informasi yang jelas dan akurat.Backdrop indoor diperlukan untuk menciptakan atmosfer dan mood keseluruhan kegiatan dalam pesantren kilat.Dewan Kemakmuran Masjid antusias dan kooperatif dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini Masjid memiliki fungsi penting sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi umat Islam. Salah satu aktivitas positif yang dapat dilakukan di masjid adalah penyelenggaraan pesantren kilat, yang bertujuan menyampaikan nilai-nilai agama untuk mencegah perilaku negatif pada anak dan remaja. Masjid Bayt Ar-Rahman di Sawangan, Depok, menjadi salah satu masjid yang melaksanakan kegiatan tersebut. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti terbatasnya media promosi akibat lokasi masjid yang berada dalam kompleks perumahan, serta tidak adanya backdrop sebagai penunjang kegiatan. Sebagai bentuk solusi, tim pengabdian masyarakat merancang desain media promosi, yaitu banner outdoor/spanduk berukuran 3x1 meter untuk digunakan di luar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-024aa.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-024aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-024aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-024aa.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat" alt="JURIS - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-8d945.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-8d945.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-8d945.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-8d945.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat" alt="JURIS - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-abcf2.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-abcf2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-abcf2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-abcf2.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat" alt="JURIS - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55744-konten-promosi-produk-format" title="JURIS - Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat" target="_blank">Pemanfaatan Desain Banner dan Backdrop sebagai Strategi Promosi Pesantren Kilat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengeksplorasi strategi promosi alternatif yang dapat digunakan untuk menjangkau lebih banyak peserta, terutama dari luar kompleks perumahan. Kedua, meneliti efektivitas penggunaan media sosial dalam mempromosikan kegiatan pesantren kilat, termasuk menganalisis interaksi dan respons peserta terhadap konten promosi digital. Ketiga, melakukan studi tentang dampak jangka panjang dari kegiatan pesantren kilat terhadap perilaku dan perkembangan spiritual anak-anak dan remaja, serta bagaimana desain banner dan backdrop dapat memperkuat pesan-pesan agama yang disampaikan..
<br>Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat PKM yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat membantu DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) dalam kegiatan Pesantren Kilat di Masjid Bayt Ar-Rahman, Sawangan, Depok, dalam mempromosikan kegiatan tersebut.Tim membantu dalam pembuatan desain media promosi yang efektif yaitu spanduk dan backdrop indoor yang menarik dan sesuai dengan tema acara.Tujuannya untuk menarik lebih banyak peserta dan menghidupkan suasana acara Pesantren Kilat di Masjid Bayt Ar-Rahman.Media promosi yang maksimal diperlukan untuk menyebarluaskan dan mempertegas acara ini dengan informasi yang jelas dan akurat.Backdrop indoor diperlukan untuk menciptakan atmosfer dan mood keseluruhan kegiatan dalam pesantren kilat.Dewan Kemakmuran Masjid antusias dan kooperatif dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini
<br>Masjid memiliki fungsi penting sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi umat Islam. Salah satu aktivitas positif yang dapat dilakukan di masjid adalah penyelenggaraan pesantren kilat, yang bertujuan menyampaikan nilai-nilai agama untuk mencegah perilaku negatif pada anak dan remaja. Masjid Bayt Ar-Rahman di Sawangan, Depok, menjadi salah satu masjid yang melaksanakan kegiatan tersebut. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti terbatasnya media promosi akibat lokasi masjid yang berada dalam kompleks perumahan, serta tidak adanya backdrop sebagai penunjang kegiatan. Sebagai bentuk solusi, tim pengabdian masyarakat merancang desain media promosi, yaitu banner outdoor/spanduk berukuran 3x1 meter untuk digunakan di luar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-024aa.webp" type="image/webp" length="82246" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-024aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-8d945.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/konten-promosi-produk-format-digital-kompetensi-pe-thumb-abcf2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4976-prismasejahtera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16636-darma-cendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55737-eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-pera</link>
	<guid isPermaLink="false">1a30fe7deb49407b0969b2a875648aa9</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 18:17:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pdf indo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indo,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja guru di masa pandemi, seperti beban kerja, lingkungan kerja, dan dukungan dari pihak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja guru di masa pandemi, seperti beban kerja, lingkungan kerja, dan dukungan dari pihak sekolah. 2. Meneliti strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh kepala sekolah untuk mengurangi stres kerja guru, seperti pelatihan, dukungan emosional, dan pengaturan tugas yang efektif. 3. Mengeksplorasi peran kepala sekolah sebagai pemimpin transformasional dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif dan mendukung bagi guru, serta bagaimana hal itu dapat mengurangi stres kerja. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi komprehensif untuk mengatasi stres kerja guru di masa pandemi, dengan melibatkan kepala sekolah sebagai pemimpin dan pendamping yang efektif.. Peran kepala sekolah sebagai educator (pendidik) dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan bimbingan kepada guru, karyawan dan juga siswa serta warga sekolah untuk melaksanakan budaya pengajaran yang baik.Selain itu juga menanamkan, memajukan dan meningkatkan empat macam nilai, yaitu pembinaan mental, pembinaan moral, pembinaan fisik, dan pembinaan artistik.Peran kepala sekolah sebagai manajer dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu memberdayakan guru yaitu melalui kerja sama, memberikan kesempatan kepada guru untuk meningkatkan profesinya dan juga mengikut sertakan guru dalam berbagai kegiatan yang dapat menunjang program sekolah.Peran kepala sekolah sebagai administrator dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu berupaya untuk membagi tugas/ job description sejelas mungkin kepada guru dan karyawan sekolah serta mendampingi semua guru dan karyawan sekolah dalam mengerjakan tugasnya juga memberikan solusi jika dalam pengerjaannya terdapat kendala.Peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu sangat serius dalam melaksanakan pengawasan untuk meningkatkan mutu pendidikan apalagi pada masa pandemi ini.Tidak hanya melakukan pengawasan pada kegiatan belajar mengajar, tetapi jua dalam hal lain seperti administrasi sekolah, kebersihan lingkungan, kedisiplinan guru, iklim kerja dan kegiatan sekolah lainnya.Peran kepala sekolah sebagai leader dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu mempengaruhi, memobilisasi, dan memberdayakan sumber daya yang ada secara efektif dan partisipatif dalam mencapai tujuan sekolah.Kepala sekolah berusaha untuk menjadi contoh teladan yang baik bagi bawahannya.Peran kepala sekolah sebagai motivator dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu selalu memberikan motivasi, arahan dan selalu berupaya menjadi sumber semangat bagi warga sekolah lainnya, baik guru, karyawan, dan siswa di sekolah dalam bentuk.kegiatan keagamaan, pendekatan jiwa dan konseling, prestasi, penghargaan dan koordinasi Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru-guru, tenaga kependidikan SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumenter. Teknik pengolahan data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data serta analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepala sekolah dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong yaitu: 1) Peran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-fdbbc.webp" title="JURIS - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-fdbbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-fdbbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-fdbbc.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong" alt="JURIS - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-62e7e.webp" title="JURIS - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-62e7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-62e7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-62e7e.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong" alt="JURIS - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-857cc.webp" title="JURIS - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-857cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-857cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-857cc.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong" alt="JURIS - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55737-eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-pera" title="JURIS - Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong" target="_blank">Peran Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Stres Kerja Guru Di Masa Pandemi Pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja guru di masa pandemi, seperti beban kerja, lingkungan kerja, dan dukungan dari pihak sekolah. 2. Meneliti strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh kepala sekolah untuk mengurangi stres kerja guru, seperti pelatihan, dukungan emosional, dan pengaturan tugas yang efektif. 3. Mengeksplorasi peran kepala sekolah sebagai pemimpin transformasional dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif dan mendukung bagi guru, serta bagaimana hal itu dapat mengurangi stres kerja. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi komprehensif untuk mengatasi stres kerja guru di masa pandemi, dengan melibatkan kepala sekolah sebagai pemimpin dan pendamping yang efektif..
<br>Peran kepala sekolah sebagai educator (pendidik) dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan bimbingan kepada guru, karyawan dan juga siswa serta warga sekolah untuk melaksanakan budaya pengajaran yang baik.Selain itu juga menanamkan, memajukan dan meningkatkan empat macam nilai, yaitu pembinaan mental, pembinaan moral, pembinaan fisik, dan pembinaan artistik.Peran kepala sekolah sebagai manajer dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu memberdayakan guru yaitu melalui kerja sama, memberikan kesempatan kepada guru untuk meningkatkan profesinya dan juga mengikut sertakan guru dalam berbagai kegiatan yang dapat menunjang program sekolah.Peran kepala sekolah sebagai administrator dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu berupaya untuk membagi tugas/ job description sejelas mungkin kepada guru dan karyawan sekolah serta mendampingi semua guru dan karyawan sekolah dalam mengerjakan tugasnya juga memberikan solusi jika dalam pengerjaannya terdapat kendala.Peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu sangat serius dalam melaksanakan pengawasan untuk meningkatkan mutu pendidikan apalagi pada masa pandemi ini.Tidak hanya melakukan pengawasan pada kegiatan belajar mengajar, tetapi jua dalam hal lain seperti administrasi sekolah, kebersihan lingkungan, kedisiplinan guru, iklim kerja dan kegiatan sekolah lainnya.Peran kepala sekolah sebagai leader dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu mempengaruhi, memobilisasi, dan memberdayakan sumber daya yang ada secara efektif dan partisipatif dalam mencapai tujuan sekolah.Kepala sekolah berusaha untuk menjadi contoh teladan yang baik bagi bawahannya.Peran kepala sekolah sebagai motivator dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu selalu memberikan motivasi, arahan dan selalu berupaya menjadi sumber semangat bagi warga sekolah lainnya, baik guru, karyawan, dan siswa di sekolah dalam bentuk.kegiatan keagamaan, pendekatan jiwa dan konseling, prestasi, penghargaan dan koordinasi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru-guru, tenaga kependidikan SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumenter. Teknik pengolahan data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data serta analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepala sekolah dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi pada SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong yaitu: 1) Peran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-fdbbc.webp" type="image/webp" length="115310" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-fdbbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-62e7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/eksplorasi-peran-pengolahan-data-kepala-sekolah-si-thumb-857cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6549-stitnafistabalong.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16135-nafis-jurnal-ilmiah-keislaman-kemasyarakatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak RPTRA untuk Kegiatan Literasi Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak RPTRA untuk Kegiatan Literasi Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak RPTRA untuk Kegiatan Literasi Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55743-literasi-masyarakat-membaca-daya</link>
	<guid isPermaLink="false">3a9827f684954d55ba4e77b6fb6e14a3</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 18:03:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Melakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari kegiatan literasi membaca ini terhadap minat dan kebiasaan membaca anak-anak di RPTRA Gedong Trikora. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Melakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari kegiatan literasi membaca ini terhadap minat dan kebiasaan membaca anak-anak di RPTRA Gedong Trikora. Apakah kegiatan ini berhasil meningkatkan minat membaca secara berkelanjutan atau hanya bersifat sementara? 2. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan literasi membaca, seperti peran orang tua, dukungan komunitas, dan lingkungan belajar yang menarik. Bagaimana cara meningkatkan keterlibatan orang tua dan komunitas dalam kegiatan literasi ini? 3. Mengembangkan strategi-strategi kreatif dan inovatif untuk meningkatkan minat membaca anak-anak, seperti penggunaan teknologi, media interaktif, atau pendekatan yang lebih personal. Bagaimana cara memanfaatkan teknologi secara efektif untuk meningkatkan minat membaca dan keterampilan literasi anak-anak?. Kegiatan literasi membaca yang sudah dilakukan mendapatkan dukungan yang baik dari pengelola RPTRA Gedong Trikora untuk menciptakan ruang literasi yang baik guna meningkatkan minat membaca dan mengalihkan bermain gawai anak-anak yang bermain di taman terbuka.Tema kegiatan literasi membaca ini, yaitu Literasi Menarik dan Asyik.Hasil yang didapatkan dari kegiatan literasi membaca ini membawa kebahagiaan bagi anak-anak yang terpancar dari wajah mereka yang melakukan rangkaian kegiatan yang telah diberikan oleh tim abdimas dengan mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.Anak-anak yang hadir mengikuti kegiatan literasi membaca berbeda-beda dan dengan jumlah yang berbeda-beda pula.Pada pertemuan pertama anak-anak yang datang berjumlah 17 orang, pertemuan kedua berjumlah 12 orang, pertemuan ketiga berjumlah 18 orang, pertemuan kelima berjumlah 12 orang, pertemuan keenam berjumlah 19, pertemuan ketujuh berjumlah 12 orang, pertemuan kedelapan berjumlah 11 orang, dan pertemuan kesembilan berjumlah 7 orang.Kegiatan yang dilakukan bukan hanya sekedar membaca saja, melainkan kegiatan yang menarik dan asyik untuk dilakukan anak-anak yang berhubungan dengan membaca, tentang membaca, bercerita atau mendongeng, seperti memberikan edukasi menggambar, membuat kerajinan tangan, dan sampai bermain permaianan.Kegiatan literasi membaca yang dilakukan setiap pertemuannya secara tidak langsung juga melatih keterampilan berbahasa lainnya, seperti keterampilan meyimak, berbicara, dan menulis anak-anak di RPTRA Gedong Trikora.Dengan dilaksanakannya kegiatan literasi membaca ini minat membaca para anak-anak di RPTRA Gedong Trikora menjadi meningkat dan kegiatan yang telah dilakukan ini berkesan bagi kegiatan belajar sambil bermain mereka, serta melatih keterampilan berbahasa atau literasi mereka menjadi lebih baik Kegiatan abdimas ini dilaksanakan di RPTRA Gedong Trikora, Jakarta Timur. RPTRA Gedong Trikora, Jakarta Timur ini dimanfaatkan untuk kegiatan literasi bagi masyarakat. Wujud dari kegiatan ini adalah membuat tempat ini menjadi tempat kegiatan membaca buku, yaitu dengan menyediakan buku-buku bacaan yang beragam dan juga membuat kegiatan yang menarik serta asyik dalam kegiatan membaca, seperti pemaparan materi tentang pentingnya membaca, bercerita dari yang sudah dibaca, mendongeng, bermain permainan dan kegiatan kreatif lainnya. Kegiatan literasi masyarakat ini dilaksanakan dalam satu bulan. Prosesnya dimulai dari November sampai dengan Desember 2023. Tujuan kegiatan ini untuk menumbuhkan minat membaca anak-anak yang mulai menurun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-6fb75.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-6fb75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-6fb75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-6fb75.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat" alt="JURIS - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-ee7f8.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-ee7f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-ee7f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-ee7f8.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat" alt="JURIS - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-3a99c.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-3a99c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-3a99c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-3a99c.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat" alt="JURIS - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55743-literasi-masyarakat-membaca-daya" title="JURIS - Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat" target="_blank">Pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk Kegiatan Literasi Masyarakat</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Melakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari kegiatan literasi membaca ini terhadap minat dan kebiasaan membaca anak-anak di RPTRA Gedong Trikora. Apakah kegiatan ini berhasil meningkatkan minat membaca secara berkelanjutan atau hanya bersifat sementara? 2. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan literasi membaca, seperti peran orang tua, dukungan komunitas, dan lingkungan belajar yang menarik. Bagaimana cara meningkatkan keterlibatan orang tua dan komunitas dalam kegiatan literasi ini? 3. Mengembangkan strategi-strategi kreatif dan inovatif untuk meningkatkan minat membaca anak-anak, seperti penggunaan teknologi, media interaktif, atau pendekatan yang lebih personal. Bagaimana cara memanfaatkan teknologi secara efektif untuk meningkatkan minat membaca dan keterampilan literasi anak-anak?.
<br>Kegiatan literasi membaca yang sudah dilakukan mendapatkan dukungan yang baik dari pengelola RPTRA Gedong Trikora untuk menciptakan ruang literasi yang baik guna meningkatkan minat membaca dan mengalihkan bermain gawai anak-anak yang bermain di taman terbuka.Tema kegiatan literasi membaca ini, yaitu Literasi Menarik dan Asyik.Hasil yang didapatkan dari kegiatan literasi membaca ini membawa kebahagiaan bagi anak-anak yang terpancar dari wajah mereka yang melakukan rangkaian kegiatan yang telah diberikan oleh tim abdimas dengan mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.Anak-anak yang hadir mengikuti kegiatan literasi membaca berbeda-beda dan dengan jumlah yang berbeda-beda pula.Pada pertemuan pertama anak-anak yang datang berjumlah 17 orang, pertemuan kedua berjumlah 12 orang, pertemuan ketiga berjumlah 18 orang, pertemuan kelima berjumlah 12 orang, pertemuan keenam berjumlah 19, pertemuan ketujuh berjumlah 12 orang, pertemuan kedelapan berjumlah 11 orang, dan pertemuan kesembilan berjumlah 7 orang.Kegiatan yang dilakukan bukan hanya sekedar membaca saja, melainkan kegiatan yang menarik dan asyik untuk dilakukan anak-anak yang berhubungan dengan membaca, tentang membaca, bercerita atau mendongeng, seperti memberikan edukasi menggambar, membuat kerajinan tangan, dan sampai bermain permaianan.Kegiatan literasi membaca yang dilakukan setiap pertemuannya secara tidak langsung juga melatih keterampilan berbahasa lainnya, seperti keterampilan meyimak, berbicara, dan menulis anak-anak di RPTRA Gedong Trikora.Dengan dilaksanakannya kegiatan literasi membaca ini minat membaca para anak-anak di RPTRA Gedong Trikora menjadi meningkat dan kegiatan yang telah dilakukan ini berkesan bagi kegiatan belajar sambil bermain mereka, serta melatih keterampilan berbahasa atau literasi mereka menjadi lebih baik
<br>Kegiatan abdimas ini dilaksanakan di RPTRA Gedong Trikora, Jakarta Timur. RPTRA Gedong Trikora, Jakarta Timur ini dimanfaatkan untuk kegiatan literasi bagi masyarakat. Wujud dari kegiatan ini adalah membuat tempat ini menjadi tempat kegiatan membaca buku, yaitu dengan menyediakan buku-buku bacaan yang beragam dan juga membuat kegiatan yang menarik serta asyik dalam kegiatan membaca, seperti pemaparan materi tentang pentingnya membaca, bercerita dari yang sudah dibaca, mendongeng, bermain permainan dan kegiatan kreatif lainnya. Kegiatan literasi masyarakat ini dilaksanakan dalam satu bulan. Prosesnya dimulai dari November sampai dengan Desember 2023. Tujuan kegiatan ini untuk menumbuhkan minat membaca anak-anak yang mulai menurun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-ee7f8.webp" type="image/webp" length="79112" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-6fb75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-ee7f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/literasi-masyarakat-membaca-daya-ramah-anak-rptra-thumb-3a99c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4976-prismasejahtera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16636-darma-cendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nursing Experimental Research Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nursing Experimental Research Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nursing Experimental Research Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55730-anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper</link>
	<guid isPermaLink="false">2d8ebee12b4660bcf2b9ddd4cdba633c</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 16:59:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fatimah sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizka yunita ]]></category>
	<category><![CDATA[ web counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,fatimah,rizka,sari,web,yunita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ To further enhance patient care, future research could explore the combination of spiritual support with other interventions to produce an even more optimal effect in reducing patient anxiety. Additionally, investigating the effectiveness of this approach ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation: To further enhance patient care, future research could explore the combination of spiritual support with other interventions to produce an even more optimal effect in reducing patient anxiety. Additionally, investigating the effectiveness of this approach in diverse patient populations and developing practical guidelines for its implementation in healthcare systems would be beneficial. Finally, conducting studies with stronger methods to strengthen the evidence of this intervention's effectiveness is recommended.. Spiritual support in the form of prayer guidance is recommended to be integrated into routine nursing practice to reduce anxiety in pre-operative patients.Nurses should receive specific training to improve the quality of interventions.Patients are expected to actively participate in prayer guidance and be open to emotional support from healthcare workers.Prayer guidance not only facilitates relaxation responses but also strengthens the patient's confidence and courage through a deep spiritual connection.This practice is a simple, inexpensive, and applicable approach in various health facilities.Hospitals should adopt spiritual support programs by providing dedicated spaces and clear SOPs.Further research with stronger methods is recommended to strengthen the evidence of this intervention's effectiveness and expand its application to different patient populations Anxiety is a common issue among pre-operative patients, often stemming from uncertainty about the procedure, fear of pain, and concerns about the surgery's outcome. While anxiety management is a nursing concern, many patients still experience high levels of anxiety, impacting their physical, psychological, and post-operative recovery. This study aimed to analyze the effect of spiritual support, specifically prayer guidance, on anxiety in pre-operative patients at the Central Surgical Installation of Kanjuruhan Regional General Hospital. The research design was a pre-experimental, one-group pre-test and post-test approach. The results showed that most pre-operative patients experienced moderate anxiety (52.5%) before the intervention, with a median score of 64. After the spiritual support... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-ce3e1.webp" title="JURIS - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-ce3e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-ce3e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-ce3e1.webp 1x" title="JURIS - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation" alt="JURIS - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-09e41.webp" title="JURIS - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-09e41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-09e41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-09e41.webp 1x" title="JURIS - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation" alt="JURIS - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-64d5b.webp" title="JURIS - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-64d5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-64d5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-64d5b.webp 1x" title="JURIS - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation" alt="JURIS - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55730-anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper" title="JURIS - Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation" target="_blank">Nursing Experimental Research: Analysis of the Effectiveness of Spiritual Support on Pre-Operative Patient Anxiety in the Central Surgical Installation</a>: To further enhance patient care, future research could explore the combination of spiritual support with other interventions to produce an even more optimal effect in reducing patient anxiety. Additionally, investigating the effectiveness of this approach in diverse patient populations and developing practical guidelines for its implementation in healthcare systems would be beneficial. Finally, conducting studies with stronger methods to strengthen the evidence of this intervention's effectiveness is recommended..
<br>Spiritual support in the form of prayer guidance is recommended to be integrated into routine nursing practice to reduce anxiety in pre-operative patients.Nurses should receive specific training to improve the quality of interventions.Patients are expected to actively participate in prayer guidance and be open to emotional support from healthcare workers.Prayer guidance not only facilitates relaxation responses but also strengthens the patient's confidence and courage through a deep spiritual connection.This practice is a simple, inexpensive, and applicable approach in various health facilities.Hospitals should adopt spiritual support programs by providing dedicated spaces and clear SOPs.Further research with stronger methods is recommended to strengthen the evidence of this intervention's effectiveness and expand its application to different patient populations
<br>Anxiety is a common issue among pre-operative patients, often stemming from uncertainty about the procedure, fear of pain, and concerns about the surgery's outcome. While anxiety management is a nursing concern, many patients still experience high levels of anxiety, impacting their physical, psychological, and post-operative recovery. This study aimed to analyze the effect of spiritual support, specifically prayer guidance, on anxiety in pre-operative patients at the Central Surgical Installation of Kanjuruhan Regional General Hospital. The research design was a pre-experimental, one-group pre-test and post-test approach. The results showed that most pre-operative patients experienced moderate anxiety (52.5%) before the intervention, with a median score of 64. After the spiritual support...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-ce3e1.webp" type="image/webp" length="73234" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-ce3e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-09e41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/anxiety-pre-operative-patient-prayer-guidance-oper-thumb-64d5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3783-akesrustida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14937-jurnal-ilmiah-kesehatan-rustida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55729-rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda</link>
	<guid isPermaLink="false">6940c5dc3be34045a8c6390f7189856c</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 16:42:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fatimah sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizka yunita ]]></category>
	<category><![CDATA[ web counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,fatimah,rizka,sari,web,yunita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain kohort prospektif untuk memantau perkembangan pasien kanker serviks sejak tahap awal hingga stadium IIIB, sehingga dapat mengidentifikasi hubungan kausal antara faktor determinan seperti skrining, status ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X: Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain kohort prospektif untuk memantau perkembangan pasien kanker serviks sejak tahap awal hingga stadium IIIB, sehingga dapat mengidentifikasi hubungan kausal antara faktor determinan seperti skrining, status sosial ekonomi, dan komorbiditas. Selain itu, studi campuran (mixedAcmethods) yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat menggali hambatan psikososial, khususnya stigma seksual dan persepsi masyarakat terhadap skrining, untuk memperjelas faktorAcrisk yang tidak terdeteksi secara statistik. Selanjutnya, uji coba intervensi berbasis komunitas yang melibatkan program skrining gratis dan vaksinasi HPV bagi perempuan berpendapatan rendah dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan partisipasi skrining dan menurunkan insiden kanker serviks stadium lanjut. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat menghasilkan bukti kuat untuk kebijakan kesehatan publik yang lebih tepat sasaran. Ketiga arah penelitian tersebut akan melengkapi temuan saat ini dan mengatasi keterbatasan desain crossAcsectional serta bias recall yang ada.. Determinan utama kanker serviks stadium IIIB di RSUD X adalah rendahnya partisipasi skrining, usia > 50 tahun, status sosio ekonomi rendah dan komorbiditas.Faktor riwayat signifikan karena karakteristik sampel, bias metodologis, atau dominansi faktor risiko lain Kanker serviks stadium IIIB merupakan masalah kesehatan serius dengan angka kejadian dan mortalitas yang tinggi. Faktor determinan seperti riwayat skrining, status sosial ekonomi, usia, kebiasaan merokok, riwayat seksual, dan komorbiditas perlu dianalisis untuk memahami penyebab tingginya kasus stadium lanjut di RSUD X, sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan kejadian kanker serviks stadium IIIB di RSUD X. Metode penelitian ini adalah studi observasional cross-sectional, teknik pengambilan sampel total sampling, responden sebesar 52 pasien kanker serviks stadium IIIB periode dalam periode 1 tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan wawancara terstruktur. Analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-74953.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-74953.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-74953.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-74953.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X" alt="JURIS - Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-f0d1c.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-f0d1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-f0d1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-f0d1c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X" alt="JURIS - Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55729-rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda" title="JURIS - Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X" target="_blank">Analisis Faktor Determinan Kanker Serviks Stadium IIIB di RSUD X</a>: Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain kohort prospektif untuk memantau perkembangan pasien kanker serviks sejak tahap awal hingga stadium IIIB, sehingga dapat mengidentifikasi hubungan kausal antara faktor determinan seperti skrining, status sosial ekonomi, dan komorbiditas. Selain itu, studi campuran (mixedAcmethods) yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat menggali hambatan psikososial, khususnya stigma seksual dan persepsi masyarakat terhadap skrining, untuk memperjelas faktorAcrisk yang tidak terdeteksi secara statistik. Selanjutnya, uji coba intervensi berbasis komunitas yang melibatkan program skrining gratis dan vaksinasi HPV bagi perempuan berpendapatan rendah dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan partisipasi skrining dan menurunkan insiden kanker serviks stadium lanjut. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat menghasilkan bukti kuat untuk kebijakan kesehatan publik yang lebih tepat sasaran. Ketiga arah penelitian tersebut akan melengkapi temuan saat ini dan mengatasi keterbatasan desain crossAcsectional serta bias recall yang ada..
<br>Determinan utama kanker serviks stadium IIIB di RSUD X adalah rendahnya partisipasi skrining, usia > 50 tahun, status sosio ekonomi rendah dan komorbiditas.Faktor riwayat signifikan karena karakteristik sampel, bias metodologis, atau dominansi faktor risiko lain
<br>Kanker serviks stadium IIIB merupakan masalah kesehatan serius dengan angka kejadian dan mortalitas yang tinggi. Faktor determinan seperti riwayat skrining, status sosial ekonomi, usia, kebiasaan merokok, riwayat seksual, dan komorbiditas perlu dianalisis untuk memahami penyebab tingginya kasus stadium lanjut di RSUD X, sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan kejadian kanker serviks stadium IIIB di RSUD X. Metode penelitian ini adalah studi observasional cross-sectional, teknik pengambilan sampel total sampling, responden sebesar 52 pasien kanker serviks stadium IIIB periode dalam periode 1 tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan wawancara terstruktur. Analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-74953.webp" type="image/webp" length="66786" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-74953.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rerata-insiden-kanker-keluarga-berpendapatan-renda-thumb-f0d1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3783-akesrustida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14937-jurnal-ilmiah-kesehatan-rustida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55728-temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-k</link>
	<guid isPermaLink="false">7e8750a98a775c07e9dd22cd7f97397d</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 16:36:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fatimah sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizka yunita ]]></category>
	<category><![CDATA[ web counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,fatimah,rizka,sari,web,yunita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah memperpanjang durasi konsumsi jinten hitam atau daun kelor menjadi satu sampai dua bulan menghasilkan peningkatan signifikan pada volume produksi ASI dibandingkan dengan periode tujuh hari yang telah diuji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah memperpanjang durasi konsumsi jinten hitam atau daun kelor menjadi satu sampai dua bulan menghasilkan peningkatan signifikan pada volume produksi ASI dibandingkan dengan periode tujuh hari yang telah diuji pada penelitian ini, dengan mengukur secara kuantitatif jumlah ASI yang diproduksi setiap hari. Selain itu, studi selanjutnya sebaiknya menambahkan variabel psikososial seperti tingkat stres ibu, dukungan keluarga, serta pengetahuan dan sikap terhadap menyusui, untuk mengevaluasi bagaimana faktorAcfaktor tersebut berinteraksi dan mungkin memodifikasi efek jinten hitam dan daun kelor terhadap kelancaran laktasi. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas kombinasi jinten hitam dan daun kelor versus masingAcmasing bahan secara terpisah, sehingga dapat menentukan apakah terdapat sinergi yang memberikan manfaat tambahan bagi ibu menyusui dalam memperlancar produksi ASI. Semua rancangan tersebut hendaknya menggunakan metode randomized controlled trial dengan kelompok kontrol placebo, melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis, serta menambahkan pemantauan keamanan jangka panjang konsumsi herbal pada ibu dan bayi baru lahir.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan antara kelompok jinten hitam atau kelompok pemberian jinten hitam selama tujuh hari dan kelompok daun kelor atau kelompok pemberian daun kelor selama tujuh hari dalam melancarkan produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu Pemberian ASI ekslusif dapat dipengaruhi beberapa faktor antara lain kurang atau salah informasi banyak ibu yang merasa bahwa susu permula itu sama baiknya, ASI belum keluar pada hari pertama sehingga bayi dianggap perlu diberikan minuman lain, padahal yang lahir cukup bulan dan sehat mempunyai persediaan kalori dan cairan yang dapat mempertahankannya tanpa minuman selama beberapa hari. Usaha untuk memperlancar pengeluaran ASI bisa dilakukan dengan pendekatan farmakologi atau non-farmakologi. Contohnya termasuk memijat punggung, menggunakan kompres hangat, merawat payudara, menyusui setiap 2-3 jam, banyak minum air putih, serta menggunakan ramuan herbal dengan makan makanan yang bergizi seperti jinten hitam dan daun kelor. Tujuan penelitian yaitu menganalisis perbedaan konsumsi jinten hitam dan daun kelor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a708d.webp" title="JURIS - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a708d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a708d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a708d.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui" alt="JURIS - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-10bd8.webp" title="JURIS - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-10bd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-10bd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-10bd8.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui" alt="JURIS - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a5c9a.webp" title="JURIS - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a5c9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a5c9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a5c9a.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui" alt="JURIS - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55728-temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-k" title="JURIS - Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui" target="_blank">Perbedaan Pemberian Jinten Hitam dan Daun Kelor terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah memperpanjang durasi konsumsi jinten hitam atau daun kelor menjadi satu sampai dua bulan menghasilkan peningkatan signifikan pada volume produksi ASI dibandingkan dengan periode tujuh hari yang telah diuji pada penelitian ini, dengan mengukur secara kuantitatif jumlah ASI yang diproduksi setiap hari. Selain itu, studi selanjutnya sebaiknya menambahkan variabel psikososial seperti tingkat stres ibu, dukungan keluarga, serta pengetahuan dan sikap terhadap menyusui, untuk mengevaluasi bagaimana faktorAcfaktor tersebut berinteraksi dan mungkin memodifikasi efek jinten hitam dan daun kelor terhadap kelancaran laktasi. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas kombinasi jinten hitam dan daun kelor versus masingAcmasing bahan secara terpisah, sehingga dapat menentukan apakah terdapat sinergi yang memberikan manfaat tambahan bagi ibu menyusui dalam memperlancar produksi ASI. Semua rancangan tersebut hendaknya menggunakan metode randomized controlled trial dengan kelompok kontrol placebo, melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis, serta menambahkan pemantauan keamanan jangka panjang konsumsi herbal pada ibu dan bayi baru lahir..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan antara kelompok jinten hitam atau kelompok pemberian jinten hitam selama tujuh hari dan kelompok daun kelor atau kelompok pemberian daun kelor selama tujuh hari dalam melancarkan produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu
<br>Pemberian ASI ekslusif dapat dipengaruhi beberapa faktor antara lain kurang atau salah informasi banyak ibu yang merasa bahwa susu permula itu sama baiknya, ASI belum keluar pada hari pertama sehingga bayi dianggap perlu diberikan minuman lain, padahal yang lahir cukup bulan dan sehat mempunyai persediaan kalori dan cairan yang dapat mempertahankannya tanpa minuman selama beberapa hari. Usaha untuk memperlancar pengeluaran ASI bisa dilakukan dengan pendekatan farmakologi atau non-farmakologi. Contohnya termasuk memijat punggung, menggunakan kompres hangat, merawat payudara, menyusui setiap 2-3 jam, banyak minum air putih, serta menggunakan ramuan herbal dengan makan makanan yang bergizi seperti jinten hitam dan daun kelor. Tujuan penelitian yaitu menganalisis perbedaan konsumsi jinten hitam dan daun kelor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a5c9a.webp" type="image/webp" length="214636" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a708d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-10bd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/temulawak-jinten-hitam-asi-ekslusif-kombinasi-komp-thumb-a5c9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3783-akesrustida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14937-jurnal-ilmiah-kesehatan-rustida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 23 Jul 2026 05:28:49 +0700. 12 items. Served in: 5.496 seconds [rss] -->
