<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 10 May 2026 14:47:39 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 14:47:39 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-10T14:47:39+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48614-aksi-sosial-netizen-ilokusi</link>
	<guid isPermaLink="false">97d6e5d6305602e299e7af8135d4cd5d</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 09:18:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muaro jambi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis bagaimana tindakan ilokusi dalam komentar media sosial dapat memengaruhi kebijakan pemerintah atau opini publik secara langsung. 3. Penelitian dapat mengkaji pengaruh budaya lokal terhadap jenis tindakan ilokusi yang muncul dalam komentar, khususnya di wilayah dengan konflik politik atau ekonomi yang kompleks seperti Yaman dan Arab Saudi.. Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan ilokusi dalam komentar media sosial mencerminkan berbagai reaksi sosial terhadap isu politik dan ekonomi.Dominasi tindakan asertif menunjukkan bahwa netizen sering menggunakan kolom komentar untuk menyampaikan pandangan dan kritik.Tindakan direktif dan komisif menunjukkan upaya mempengaruhi kebijakan dan respons emosional terhadap situasi pemerintahan.Tindakan ekspresif mencerminkan rasa terima kasih dan harapan terhadap bantuan yang diberikan Studi ini berfokus pada tindakan ilokusi netizen Yaman dan Arab Saudi di bagian komentar YouTube terkait video berjudul 'Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya'. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk, jenis, dan makna ucapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan dalam ucapan tersebut adalah 5 asertif, 4 direktif, 2 komisif, dan 4 ekspresif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48614-aksi-sosial-netizen-ilokusi" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" target="_blank">Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis bagaimana tindakan ilokusi dalam komentar media sosial dapat memengaruhi kebijakan pemerintah atau opini publik secara langsung. 3. Penelitian dapat mengkaji pengaruh budaya lokal terhadap jenis tindakan ilokusi yang muncul dalam komentar, khususnya di wilayah dengan konflik politik atau ekonomi yang kompleks seperti Yaman dan Arab Saudi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan ilokusi dalam komentar media sosial mencerminkan berbagai reaksi sosial terhadap isu politik dan ekonomi.Dominasi tindakan asertif menunjukkan bahwa netizen sering menggunakan kolom komentar untuk menyampaikan pandangan dan kritik.Tindakan direktif dan komisif menunjukkan upaya mempengaruhi kebijakan dan respons emosional terhadap situasi pemerintahan.Tindakan ekspresif mencerminkan rasa terima kasih dan harapan terhadap bantuan yang diberikan
<br>Studi ini berfokus pada tindakan ilokusi netizen Yaman dan Arab Saudi di bagian komentar YouTube terkait video berjudul 'Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya'. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk, jenis, dan makna ucapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan dalam ucapan tersebut adalah 5 asertif, 4 direktif, 2 komisif, dan 4 ekspresif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" type="image/webp" length="95792" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48611-sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-kla</link>
	<guid isPermaLink="false">bcec0084548300cbb334027377aafa8c</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 08:48:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,scope,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada analisis lebih mendalam tentang pengaruh tutupan lahan terhadap sumber mata air di Desa Mata Air. Selain itu, studi tentang analisis vegetasi di sekitar sumber mata air juga dapat memberikan informasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada analisis lebih mendalam tentang pengaruh tutupan lahan terhadap sumber mata air di Desa Mata Air. Selain itu, studi tentang analisis vegetasi di sekitar sumber mata air juga dapat memberikan informasi berharga tentang ekosistem lokal. Identifikasi jenis Aves di desa tersebut juga dapat memberikan wawasan tentang keanekaragaman hayati dan hubungan antara tutupan lahan dengan kehidupan burung. Dengan menggabungkan ketiga aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pemahaman tentang hubungan antara tutupan lahan, sumber daya air, dan keanekaragaman hayati di Desa Mata Air.. Dari hasil analisis terhadap tutupan lahan di Desa Mata Air, terdapat tujuh klasifikasi tutupan, yaitu hutan, sawah, bangunan, semak belukar, tubuh air, tegalan, dan lahan terbuka.Tutupan lahan terbesar adalah semak belukar dengan luas 164,01 ha dan persentase 30%, diikuti oleh bentuk tutupan berupa sawah dengan luasan mencapai 157,15 ha atau 28%.Sementara, klasifikasi tutupan dengan intensitas terkecil adalah tegalan dengan luas mencapai 19,27 ha atau hanya 3%.Hasil uji lapangan terhadap tingkat keakurasi menunjukkan sedikit perbedaan dari hasil interpretasi dalam implementasi klasifikasi spektral warna kelas tutupan lahan, tetapi dapat diperbaiki dengan penyesuaian luasan dan persentase ulang.Perlu adanya penelitian lanjutan mengenai pengaruh tutupan lahan terhadap keberadaan sumber mata air, penelitian mengenai analisis vegetasi di sekitar sumber mata air, serta identifikasi jenis Aves di Desa Mata Air Tutupan lahan merupakan informasi yang sangat penting dalam berbagai bidang, seperti pertanian, pertambangan, kehutanan, dan lainnya. Perubahan tutupan lahan terjadi karena pertumbuhan penduduk yang semakin besar dan perkembangan teknologi yang pesat, sehingga menyebabkan suatu wilayah dapat dikonversi menjadi bentuk lain untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik kebutuhan sandang, pangan, terutama lahan untuk pemukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan lahan Desa Mata Air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 klasifikasi tutupan lahan, yaitu bangunan, sawah, vegetasi, semak belukar, tegalan, tubuh air, dan lahan terbuka. Berdasarkan hasil klasifikasi citra... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48611-sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-kla" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" target="_blank">Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada analisis lebih mendalam tentang pengaruh tutupan lahan terhadap sumber mata air di Desa Mata Air. Selain itu, studi tentang analisis vegetasi di sekitar sumber mata air juga dapat memberikan informasi berharga tentang ekosistem lokal. Identifikasi jenis Aves di desa tersebut juga dapat memberikan wawasan tentang keanekaragaman hayati dan hubungan antara tutupan lahan dengan kehidupan burung. Dengan menggabungkan ketiga aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pemahaman tentang hubungan antara tutupan lahan, sumber daya air, dan keanekaragaman hayati di Desa Mata Air..
<br>Dari hasil analisis terhadap tutupan lahan di Desa Mata Air, terdapat tujuh klasifikasi tutupan, yaitu hutan, sawah, bangunan, semak belukar, tubuh air, tegalan, dan lahan terbuka.Tutupan lahan terbesar adalah semak belukar dengan luas 164,01 ha dan persentase 30%, diikuti oleh bentuk tutupan berupa sawah dengan luasan mencapai 157,15 ha atau 28%.Sementara, klasifikasi tutupan dengan intensitas terkecil adalah tegalan dengan luas mencapai 19,27 ha atau hanya 3%.Hasil uji lapangan terhadap tingkat keakurasi menunjukkan sedikit perbedaan dari hasil interpretasi dalam implementasi klasifikasi spektral warna kelas tutupan lahan, tetapi dapat diperbaiki dengan penyesuaian luasan dan persentase ulang.Perlu adanya penelitian lanjutan mengenai pengaruh tutupan lahan terhadap keberadaan sumber mata air, penelitian mengenai analisis vegetasi di sekitar sumber mata air, serta identifikasi jenis Aves di Desa Mata Air
<br>Tutupan lahan merupakan informasi yang sangat penting dalam berbagai bidang, seperti pertanian, pertambangan, kehutanan, dan lainnya. Perubahan tutupan lahan terjadi karena pertumbuhan penduduk yang semakin besar dan perkembangan teknologi yang pesat, sehingga menyebabkan suatu wilayah dapat dikonversi menjadi bentuk lain untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik kebutuhan sandang, pangan, terutama lahan untuk pemukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan lahan Desa Mata Air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 klasifikasi tutupan lahan, yaitu bangunan, sawah, vegetasi, semak belukar, tegalan, tubuh air, dan lahan terbuka. Berdasarkan hasil klasifikasi citra...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" type="image/webp" length="60646" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-485-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15519-jurnal-kehutanan-papuasia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48612-konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-ba</link>
	<guid isPermaLink="false">14ca9f3adc8e8416ccf57bab6812d377</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 08:46:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muaro jambi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho: Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan dalam berbagai genre film Indonesia terhadap persepsi hubungan sosial dan hierarki kelas di masyarakat. Selain itu, diperlukan kajian komparatif terhadap evolusi bentuk sapaan dalam konteks perkembangan media sosial dan dampaknya terhadap norma kesantunan verbal dalam konteks urban dan rural di Indonesia.. Film Agak Laen karya Muhadkly Acho menunjukkan berbagai bentuk sapaan yang digunakan para tokoh melalui percakapan sehari-hari.Kategori sapaan yang didapatkan berupa kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, pangkat dan gelar, dan N ku.Bentuk-bentuk sapaan tersebut menggunakan teori Kridalaksana yang fokus pada sapaan dalam bahasa Indonesia dan teori Ervin-Tripp yang membahas sapaan dalam konteks bahasa Inggris-Amerika yang relevan dengan konteks budaya Indonesia.Faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan bentuk sapaan dalam masyarakat mencakup kelas sosial, usia, dan jenis kelamin.Bentuk sapaan itu digunakan berdasarkan faktor sosial dan situasionalnya Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk sapaan dari segi sosiolinguistik yang terdapat dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Penelitian ini menggunakan teori Kridalaksana dan Ervin-Tripp untuk menganalisis data yang diperoleh dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak-catat. Hasil penelitian disajikan melalui metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sapaan dalam film ini dipengaruhi oleh beberapa unsur, seperti kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, gelar dan pangkat, N (Nominal) ku, situasi, pangkat, perangkat identitas, dan tingkat generasi yang merupakan keterkaitan teori bentuk sapaan Kridalaksana bahasa Indonesia dan teori bentuk sapaan Ervin-Tripp bahasa Inggris-Amerika. Penggunaan bentuk sapaan juga dipengaruhi oleh situasi, jenis kelamin, dan usia yang menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48612-konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-ba" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" target="_blank">Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho</a>: Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan dalam berbagai genre film Indonesia terhadap persepsi hubungan sosial dan hierarki kelas di masyarakat. Selain itu, diperlukan kajian komparatif terhadap evolusi bentuk sapaan dalam konteks perkembangan media sosial dan dampaknya terhadap norma kesantunan verbal dalam konteks urban dan rural di Indonesia..
<br>Film Agak Laen karya Muhadkly Acho menunjukkan berbagai bentuk sapaan yang digunakan para tokoh melalui percakapan sehari-hari.Kategori sapaan yang didapatkan berupa kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, pangkat dan gelar, dan N ku.Bentuk-bentuk sapaan tersebut menggunakan teori Kridalaksana yang fokus pada sapaan dalam bahasa Indonesia dan teori Ervin-Tripp yang membahas sapaan dalam konteks bahasa Inggris-Amerika yang relevan dengan konteks budaya Indonesia.Faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan bentuk sapaan dalam masyarakat mencakup kelas sosial, usia, dan jenis kelamin.Bentuk sapaan itu digunakan berdasarkan faktor sosial dan situasionalnya
<br>Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk sapaan dari segi sosiolinguistik yang terdapat dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Penelitian ini menggunakan teori Kridalaksana dan Ervin-Tripp untuk menganalisis data yang diperoleh dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak-catat. Hasil penelitian disajikan melalui metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sapaan dalam film ini dipengaruhi oleh beberapa unsur, seperti kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, gelar dan pangkat, N (Nominal) ku, situasi, pangkat, perangkat identitas, dan tingkat generasi yang merupakan keterkaitan teori bentuk sapaan Kridalaksana bahasa Indonesia dan teori bentuk sapaan Ervin-Tripp bahasa Inggris-Amerika. Penggunaan bentuk sapaan juga dipengaruhi oleh situasi, jenis kelamin, dan usia yang menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" type="image/webp" length="96120" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48597-eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me</link>
	<guid isPermaLink="false">63f28728a1976ed9e5486799e2d24c45</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:34:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pn niaga sby ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi suherman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ijiss garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembentukan lembaga eksekutor khusus dalam pelaksanaan putusan PTUN, menilai apakah lembaga tersebut dapat mempercepat pelaksanaan keputusan dan mengurangi birokrasi. Selain itu, studi empiris tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembentukan lembaga eksekutor khusus dalam pelaksanaan putusan PTUN, menilai apakah lembaga tersebut dapat mempercepat pelaksanaan keputusan dan mengurangi birokrasi. Selain itu, studi empiris tentang persepsi pihak pengadilan dan kementerian terhadap mekanisme hukuman publik, seperti pengumuman di media massa, dapat mengidentifikasi faktor penyebab kegagalan pelaksanaan keputusan. Terakhir, analisis komparatif antara pelaksanaan putusan PTUN di daerah berbeda dapat menyoroti peran daerah dalam penegakan hukum administrasi dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk harmonisasi prosedur eksekusi di tingkat nasional dan daerah.. Putusan PTUN dalam kasus ini belum dilaksanakan oleh Kementerian LHK.Meskipun keputusan memiliki kekuatan hukum tetap, pelaksanaan tidak terjadi karena kurangnya itikad baik dari kementerian.Akibatnya, pemohon merasa dirugikan dan perlunya mekanisme eksekusi yang efektif Problematika kekuatan eksekutorial pada putusan Peninjauan Kembali Nomor 78PK/TUN/2019 yang tidak dilaksanakan proses eksekusi pada pencabutan Surat Keputusan Kementerian LHK di kawasan Hutan Sekaroh di atas tanah milik pemohon. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana kekuatan eksekutorial pada putusan Mahkamah Agung dalam memaksa para pihak untuk melaksanakan perintah putusan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan pendekatan kasus yang mengkaji putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap dan pendekatan perundang-undangan. Hasil pembahasan dan penelitian dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa putusan PTUN pada kasus putusan Mahakamah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp 1x" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" alt="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp 1x" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" alt="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp 1x" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" alt="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48597-eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" target="_blank">Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembentukan lembaga eksekutor khusus dalam pelaksanaan putusan PTUN, menilai apakah lembaga tersebut dapat mempercepat pelaksanaan keputusan dan mengurangi birokrasi. Selain itu, studi empiris tentang persepsi pihak pengadilan dan kementerian terhadap mekanisme hukuman publik, seperti pengumuman di media massa, dapat mengidentifikasi faktor penyebab kegagalan pelaksanaan keputusan. Terakhir, analisis komparatif antara pelaksanaan putusan PTUN di daerah berbeda dapat menyoroti peran daerah dalam penegakan hukum administrasi dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk harmonisasi prosedur eksekusi di tingkat nasional dan daerah..
<br>Putusan PTUN dalam kasus ini belum dilaksanakan oleh Kementerian LHK.Meskipun keputusan memiliki kekuatan hukum tetap, pelaksanaan tidak terjadi karena kurangnya itikad baik dari kementerian.Akibatnya, pemohon merasa dirugikan dan perlunya mekanisme eksekusi yang efektif
<br>Problematika kekuatan eksekutorial pada putusan Peninjauan Kembali Nomor 78PK/TUN/2019 yang tidak dilaksanakan proses eksekusi pada pencabutan Surat Keputusan Kementerian LHK di kawasan Hutan Sekaroh di atas tanah milik pemohon. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana kekuatan eksekutorial pada putusan Mahkamah Agung dalam memaksa para pihak untuk melaksanakan perintah putusan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan pendekatan kasus yang mengkaji putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap dan pendekatan perundang-undangan. Hasil pembahasan dan penelitian dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa putusan PTUN pada kasus putusan Mahakamah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" type="image/webp" length="79722" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah</link>
	<guid isPermaLink="false">35482ef2d74789a78ae343e087ca80f7</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:32:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ dirham nazwa ]]></category>
	<category><![CDATA[ dumel awiyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan: Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang program pemberdayaan Majelis Nururrahmah terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial muslimah, termasuk indikator keterampilan dan partisipasi komunitas. Ketiga, eksplorasi potensi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi berbasis komunitas, untuk memperluas jangkauan program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan jaringan dukungan, guna meningkatkan akses dan partisipasi muslimah di berbagai lapisan masyarakat.. Majelis Nururrahmah, didirikan pada tahun 2017, adalah organisasi keagamaan yang dipimpin oleh Syarifah Salwa AlAcAttas.Setelah menyelesaikan pendidikannya di Tarim pada 2019, beliau kembali ke Indonesia untuk mengembangkan majelis secara intensif.Majelis ini mengadakan kegiatan rutin pada hari Selasa yang meliputi Hadrah Basaudan dan kajian tasawuf serta pada hari Jumat pembacaan AdhAcDhiyaAoullamiAo dan kajian fiqh.Pendidikan Syarifah Salwa, dari TK hingga studi di Pondok Habib Umar bin Hafidzh, membentuk karakter dan visi kepemimpinan yang kuat.Tradisi Hadrah, sebagai bagian penting dari kegiatan majelis, memadukan seni, spiritualitas, dan dakwah, sehingga berfungsi sebagai media yang efektif untuk memperkuat identitas muslim dan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran Syarifah Salwa AlAcAttas dan Majelis Nururrahmah dalam memperkuat posisi dan peran muslimah di Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas, ditambah program pemberdayaan komprehensif Majelis Nururrahmah, secara signifikan meningkatkan kemandirian, kompetensi ekonomi, dan kemampuan sosial muslimah di kota tersebut.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" target="_blank">Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan</a>: Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang program pemberdayaan Majelis Nururrahmah terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial muslimah, termasuk indikator keterampilan dan partisipasi komunitas. Ketiga, eksplorasi potensi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi berbasis komunitas, untuk memperluas jangkauan program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan jaringan dukungan, guna meningkatkan akses dan partisipasi muslimah di berbagai lapisan masyarakat..
<br>Majelis Nururrahmah, didirikan pada tahun 2017, adalah organisasi keagamaan yang dipimpin oleh Syarifah Salwa AlAcAttas.Setelah menyelesaikan pendidikannya di Tarim pada 2019, beliau kembali ke Indonesia untuk mengembangkan majelis secara intensif.Majelis ini mengadakan kegiatan rutin pada hari Selasa yang meliputi Hadrah Basaudan dan kajian tasawuf serta pada hari Jumat pembacaan AdhAcDhiyaAoullamiAo dan kajian fiqh.Pendidikan Syarifah Salwa, dari TK hingga studi di Pondok Habib Umar bin Hafidzh, membentuk karakter dan visi kepemimpinan yang kuat.Tradisi Hadrah, sebagai bagian penting dari kegiatan majelis, memadukan seni, spiritualitas, dan dakwah, sehingga berfungsi sebagai media yang efektif untuk memperkuat identitas muslim dan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran Syarifah Salwa AlAcAttas dan Majelis Nururrahmah dalam memperkuat posisi dan peran muslimah di Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas, ditambah program pemberdayaan komprehensif Majelis Nururrahmah, secara signifikan meningkatkan kemandirian, kompetensi ekonomi, dan kemampuan sosial muslimah di kota tersebut....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" type="image/webp" length="108208" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48602-proses-islamisasi-tradisi-nusant</link>
	<guid isPermaLink="false">56ac18fb71da7003d36217fe29a2e4fc</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:17:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ dirham nazwa ]]></category>
	<category><![CDATA[ dumel awiyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang proses Islamisasi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, untuk memahami dinamika interaksi antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang proses Islamisasi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, untuk memahami dinamika interaksi antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran institusi keagamaan, seperti pesantren dan masjid, dalam membentuk identitas sosial dan budaya masyarakat, serta kontribusinya dalam penyebaran dan penguatan Islamisasi. Studi ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana Islamisasi mempengaruhi seni dan budaya lokal, termasuk musik, sastra, dan arsitektur, serta bagaimana elemen-elemen ini menjadi bagian integral dari identitas budaya masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika perubahan sosial dan budaya dalam konteks Islamisasi di Indonesia, serta kontribusinya dalam membentuk identitas sosial dan budaya yang unik di berbagai wilayah.. Islamisasi di Sumatera Utara membawa dampak signifikan pada struktur sosial, nilai, dan norma masyarakat, menggantikan sistem animisme dan dinamisme dengan hierarki baru yang dipimpin oleh ulama, kyai, dan guru agama.Proses ini memperkenalkan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, dan solidaritas sosial, yang memperkaya nilai lokal seperti gotong royong, serta mengubah norma gender, etika, dan moralitas.Identitas keagamaan menjadi elemen penting dalam identitas sosial, dengan ritual keagamaan dan praktik ibadah sehari-hari menjadi bagian integral dari kehidupan sosial.Perubahan ini memerlukan dialog dan kompromi antara pemimpin agama dan adat untuk menyelaraskan tradisi lokal dengan ajaran Islam.Selain itu, pendidikan agama mengalami perkembangan pesat melalui pendirian pesantren dan madrasah yang menyediakan pendidikan terstruktur.Pesantren mengajarkan ilmu agama, keterampilan hidup, dan pengetahuan umum, sementara madrasah menyediakan kurikulum terintegrasi dengan pendidikan Islam, meningkatkan literasi dan karakter religius masyarakat.Hukum syariah mulai diterapkan dalam aspek pernikahan dan warisan, menciptakan dinamika antara hukum agama dan hukum negara.Seni dan budaya lokal juga mengalami perubahan dengan integrasi elemen Islam, seperti seni kaligrafi, sastra Islam, dan musik religius yang menghiasi masjid dan karya sastra lokal.Tokoh agama memainkan peran kunci dalam menyebarkan ajaran Islam, dan institusi keagamaan seperti pesantren, masjid, dan organisasi keagamaan menjadi pusat penting, memperkuat ikatan sosial dan identitas keagamaan masyarakat Penelitian ini memeriksa transformasi sosial dan budaya yang terjadi di Sumatera Utara melalui proses Islamisasi. Proses Islamisasi di wilayah ini telah berlangsung sejak abad ke-13, dimulai dengan kedatangan pedagang dan cendekiawan dari Timur Tengah dan Asia Tenggara. Studi ini menggunakan pendekatan historis dan sosiologis untuk menganalisis perubahan dalam struktur sosial, praktik budaya, dan sistem nilai masyarakat Sumatera Utara akibat penerimaan dan penyebaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamisasi tidak hanya mengubah aspek keagamaan masyarakat, tetapi juga mempengaruhi pola interaksi sosial, sistem pemerintahan, pendidikan, dan seni serta budaya lokal. Perubahan signifikan termasuk pendirian lembaga pendidikan Islam, penerapan syariah dalam beberapa aspek kehidupan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" alt="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" alt="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48602-proses-islamisasi-tradisi-nusant" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" target="_blank">Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang proses Islamisasi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, untuk memahami dinamika interaksi antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran institusi keagamaan, seperti pesantren dan masjid, dalam membentuk identitas sosial dan budaya masyarakat, serta kontribusinya dalam penyebaran dan penguatan Islamisasi. Studi ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana Islamisasi mempengaruhi seni dan budaya lokal, termasuk musik, sastra, dan arsitektur, serta bagaimana elemen-elemen ini menjadi bagian integral dari identitas budaya masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika perubahan sosial dan budaya dalam konteks Islamisasi di Indonesia, serta kontribusinya dalam membentuk identitas sosial dan budaya yang unik di berbagai wilayah..
<br>Islamisasi di Sumatera Utara membawa dampak signifikan pada struktur sosial, nilai, dan norma masyarakat, menggantikan sistem animisme dan dinamisme dengan hierarki baru yang dipimpin oleh ulama, kyai, dan guru agama.Proses ini memperkenalkan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, dan solidaritas sosial, yang memperkaya nilai lokal seperti gotong royong, serta mengubah norma gender, etika, dan moralitas.Identitas keagamaan menjadi elemen penting dalam identitas sosial, dengan ritual keagamaan dan praktik ibadah sehari-hari menjadi bagian integral dari kehidupan sosial.Perubahan ini memerlukan dialog dan kompromi antara pemimpin agama dan adat untuk menyelaraskan tradisi lokal dengan ajaran Islam.Selain itu, pendidikan agama mengalami perkembangan pesat melalui pendirian pesantren dan madrasah yang menyediakan pendidikan terstruktur.Pesantren mengajarkan ilmu agama, keterampilan hidup, dan pengetahuan umum, sementara madrasah menyediakan kurikulum terintegrasi dengan pendidikan Islam, meningkatkan literasi dan karakter religius masyarakat.Hukum syariah mulai diterapkan dalam aspek pernikahan dan warisan, menciptakan dinamika antara hukum agama dan hukum negara.Seni dan budaya lokal juga mengalami perubahan dengan integrasi elemen Islam, seperti seni kaligrafi, sastra Islam, dan musik religius yang menghiasi masjid dan karya sastra lokal.Tokoh agama memainkan peran kunci dalam menyebarkan ajaran Islam, dan institusi keagamaan seperti pesantren, masjid, dan organisasi keagamaan menjadi pusat penting, memperkuat ikatan sosial dan identitas keagamaan masyarakat
<br>Penelitian ini memeriksa transformasi sosial dan budaya yang terjadi di Sumatera Utara melalui proses Islamisasi. Proses Islamisasi di wilayah ini telah berlangsung sejak abad ke-13, dimulai dengan kedatangan pedagang dan cendekiawan dari Timur Tengah dan Asia Tenggara. Studi ini menggunakan pendekatan historis dan sosiologis untuk menganalisis perubahan dalam struktur sosial, praktik budaya, dan sistem nilai masyarakat Sumatera Utara akibat penerimaan dan penyebaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamisasi tidak hanya mengubah aspek keagamaan masyarakat, tetapi juga mempengaruhi pola interaksi sosial, sistem pemerintahan, pendidikan, dan seni serta budaya lokal. Perubahan signifikan termasuk pendirian lembaga pendidikan Islam, penerapan syariah dalam beberapa aspek kehidupan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" type="image/webp" length="98058" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48613-fungsi-bahasa-ber-peran-bahas</link>
	<guid isPermaLink="false">7cc6e46821f3fafd8dbc16041d6bf660</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:08:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muaro jambi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan teoritis baru untuk menganalisis fungsi bahasa dalam konteks periklanan digital yang terus berkembang.. Berdasarkan temuan dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa iklan kecantikan mengandung tiga fungsi bahasa berdasarkan teori Roman Jakobson, yaitu fungsi konatif, emotif, dan puitik.Fungsi konatif paling dominan, dengan 14 kali penggunaan, diikuti oleh fungsi puitik (4 kali) dan fungsi emotif (2 kali).Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan fungsi bahasa dalam iklan kecantikan memiliki distribusi yang berbeda, dengan fungsi konatif yang paling sering digunakan untuk mempengaruhi persepsi audiens.Selain itu, fungsi-fungsi ini berperan dalam menyampaikan makna terkait standar kecantikan kulit putih, dengan setiap fungsi digunakan dalam konteks yang berbeda untuk menyampaikan pesan secara efektif Penelitian ini mengkaji peran bahasa dalam iklan kecantikan yang mempromosikan kulit putih sebagai standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fungsi-fungsi bahasa yang digunakan serta menjelaskan bagaimana fungsi-fungsi tersebut berkontribusi dalam pembentukan kulit putih sebagai ideal kecantikan. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana bahasa digunakan untuk memengaruhi dan membentuk persepsi audiens dalam wacana periklanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48613-fungsi-bahasa-ber-peran-bahas" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" target="_blank">The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan teoritis baru untuk menganalisis fungsi bahasa dalam konteks periklanan digital yang terus berkembang..
<br>Berdasarkan temuan dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa iklan kecantikan mengandung tiga fungsi bahasa berdasarkan teori Roman Jakobson, yaitu fungsi konatif, emotif, dan puitik.Fungsi konatif paling dominan, dengan 14 kali penggunaan, diikuti oleh fungsi puitik (4 kali) dan fungsi emotif (2 kali).Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan fungsi bahasa dalam iklan kecantikan memiliki distribusi yang berbeda, dengan fungsi konatif yang paling sering digunakan untuk mempengaruhi persepsi audiens.Selain itu, fungsi-fungsi ini berperan dalam menyampaikan makna terkait standar kecantikan kulit putih, dengan setiap fungsi digunakan dalam konteks yang berbeda untuk menyampaikan pesan secara efektif
<br>Penelitian ini mengkaji peran bahasa dalam iklan kecantikan yang mempromosikan kulit putih sebagai standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fungsi-fungsi bahasa yang digunakan serta menjelaskan bagaimana fungsi-fungsi tersebut berkontribusi dalam pembentukan kulit putih sebagai ideal kecantikan. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana bahasa digunakan untuk memengaruhi dan membentuk persepsi audiens dalam wacana periklanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" type="image/webp" length="95978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl</link>
	<guid isPermaLink="false">94108640a3e11bd35c09f33b4bae52cc</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:04:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari: Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme dan lembaga pendidikan. Bagaimana integrasi ilmu dapat diterapkan dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan budaya akademik di lembaga pendidikan Islam? Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan metodologi pembelajaran yang mendorong dialog antarilmu dan kolaborasi lintas disiplin. Bagaimana metode pembelajaran dapat dirancang untuk mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum secara komprehensif? Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran lembaga pendidikan Islam dalam merekonstruksi epistemologi modern Barat, dengan mempertimbangkan tantangan epistemologis dan kultural yang dihadapi. Bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat menjadi agen perubahan dalam mereformasi sistem pendidikan yang terfragmentasi?. Pemikiran Hasan Asari tentang hakikat ilmu didasarkan pada kerangka tauhidik yang menyatukan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis secara koheren.Ilmu dipahami sebagai bagian integral dari relasi manusia dengan Tuhan, di mana kebenaran, metode perolehan, dan tujuan ilmu saling terkait dalam satu kesatuan makna.Dengan mengintegrasikan berbagai metode epistemologis, Hasan Asari menawarkan paradigma keilmuan Islam yang multidimensional, inklusif, dan kritis terhadap reduksionisme epistemologi modern Barat.Gagasan integrasi ilmu dalam pemikiran Hasan Asari muncul sebagai kritik terhadap dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan modern.Integrasi ilmu diposisikan sebagai transformasi worldview tauhidik yang memandang realitas, pengetahuan, dan manusia secara utuh.Dalam konteks praktis, multikulturalisme dan lembaga pendidikan menjadi arena strategis untuk merealisasikan integrasi tersebut.Pemikiran Hasan Asari memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan filsafat ilmu Islam kontemporer, sekaligus menawarkan alternatif konseptual dan praktis dalam merespons problem keilmuan dan peradaban modern Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi konseptual Hasan Asari dalam diskursus integrasi ilmu, dengan fokus pada pemahamannya tentang sifat ilmu dan fondasinya dalam ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi tokoh, penelitian ini menganalisis data primer dari wawancara mendalam dengan Hasan Asari, serta data sekunder dari karya-karya tulis dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasan Asari memandang ilmu sebagai pengetahuan yang divalidasi, berakar pada wahyu dan penyelidikan rasional. Ontologis, ilmu berakar pada Allah sebagai realitas tertinggi; epistemologis, ilmu mengintegrasikan mode pengetahuan bayani, burhani, tajribi, dan 'irfani; dan aksiologis, ilmu menekankan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" target="_blank">Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari</a>: Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme dan lembaga pendidikan. Bagaimana integrasi ilmu dapat diterapkan dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan budaya akademik di lembaga pendidikan Islam? Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan metodologi pembelajaran yang mendorong dialog antarilmu dan kolaborasi lintas disiplin. Bagaimana metode pembelajaran dapat dirancang untuk mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum secara komprehensif? Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran lembaga pendidikan Islam dalam merekonstruksi epistemologi modern Barat, dengan mempertimbangkan tantangan epistemologis dan kultural yang dihadapi. Bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat menjadi agen perubahan dalam mereformasi sistem pendidikan yang terfragmentasi?.
<br>Pemikiran Hasan Asari tentang hakikat ilmu didasarkan pada kerangka tauhidik yang menyatukan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis secara koheren.Ilmu dipahami sebagai bagian integral dari relasi manusia dengan Tuhan, di mana kebenaran, metode perolehan, dan tujuan ilmu saling terkait dalam satu kesatuan makna.Dengan mengintegrasikan berbagai metode epistemologis, Hasan Asari menawarkan paradigma keilmuan Islam yang multidimensional, inklusif, dan kritis terhadap reduksionisme epistemologi modern Barat.Gagasan integrasi ilmu dalam pemikiran Hasan Asari muncul sebagai kritik terhadap dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan modern.Integrasi ilmu diposisikan sebagai transformasi worldview tauhidik yang memandang realitas, pengetahuan, dan manusia secara utuh.Dalam konteks praktis, multikulturalisme dan lembaga pendidikan menjadi arena strategis untuk merealisasikan integrasi tersebut.Pemikiran Hasan Asari memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan filsafat ilmu Islam kontemporer, sekaligus menawarkan alternatif konseptual dan praktis dalam merespons problem keilmuan dan peradaban modern
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi konseptual Hasan Asari dalam diskursus integrasi ilmu, dengan fokus pada pemahamannya tentang sifat ilmu dan fondasinya dalam ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi tokoh, penelitian ini menganalisis data primer dari wawancara mendalam dengan Hasan Asari, serta data sekunder dari karya-karya tulis dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasan Asari memandang ilmu sebagai pengetahuan yang divalidasi, berakar pada wahyu dan penyelidikan rasional. Ontologis, ilmu berakar pada Allah sebagai realitas tertinggi; epistemologis, ilmu mengintegrasikan mode pengetahuan bayani, burhani, tajribi, dan 'irfani; dan aksiologis, ilmu menekankan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" type="image/webp" length="102994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Validation of CCAPS Indo for Indonesian High School Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Validation of CCAPS Indo for Indonesian High School Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Validation of CCAPS Indo for Indonesian High School Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48593-instrumen-penilaian-formulasi</link>
	<guid isPermaLink="false">40a5eed9bfbc780a7dfa54984ff49d05</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 05:46:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam wahyono ]]></category>
	<category><![CDATA[ raspan hamdi ]]></category>
	<category><![CDATA[ windy makmur ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hamdi,imam,makmur,raspan,wahyono,windy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji penambahan faktor atau modifikasi model untuk meningkatkan kesesuaian model CCAPS-Indo, terutama dalam menangani nilai AGFI yang masih rendah. Selanjutnya, pengujian alat ini di berbagai daerah di Indonesia selain Jakarta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students: Penelitian lanjutan perlu mengkaji penambahan faktor atau modifikasi model untuk meningkatkan kesesuaian model CCAPS-Indo, terutama dalam menangani nilai AGFI yang masih rendah. Selanjutnya, pengujian alat ini di berbagai daerah di Indonesia selain Jakarta sangat dibutuhkan untuk memvalidasi keserbagunaannya dan memastikan instrumen dapat digunakan secara luas. Terlebih, penelitian jangka panjang harus dilakukan untuk menilai keefektifan penggunaan CCAPS-Indo sebagai alat skrining berbasis sekolah dalam memicu intervensi yang tepat selama masa perkembangan siswa. Pengembangan pendekatan adaptasi untuk konteks sosial ekonomi beragam dan berbagai jenjang pendidikan juga penting dipelajari untuk memastikan instrumen tetap relevan. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dan konselor dalam menggunakan hasil skrining untuk merancang program bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa secara individual maupun kelompok, sehingga dapat memperkaya implementasi alat dalam sistem pendidikan Indonesia dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan mental di sekolah.. Penelitian ini menyesuaikan dan menguji sifat-sifat psikometri versi Indonesia CCAPS-Indo untuk siswa sekolah menengah.Hasil menunjukkan instrumen tersebut memiliki performa psikometri yang dapat diterima, dengan kesesuaian model, loading butir yang memuaskan, dan keandalan komposit yang baik.Meskipun beberapa dimensi menunjukkan kontribusi yang lebih lemah, secara keseluruhan CCAPS-Indo dapat digunakan sebagai alat penilaian multidimensi untuk gejala psikologis siswa sekolah menengah di Indonesia, meskipun diperlukan validasi lebih lanjut dengan sampel yang lebih luas Masalah kesehatan mental pada siswa sekolah menengah atas di Indonesia dapat mengganggu fungsi akademik, penyesuaian sosial, dan kesejahteraan secara keseluruhan, namun sekolah masih kekurangan instrumen multidimensi yang sesuai secara budaya untuk identifikasi dini. Penelitian ini bertujuan untuk menyesuaikan dan mengvalidasi versi Indonesia dari Instrumen Penilaian Gejala Psikologis Pusat Konseling (CCAPS-Indo) untuk digunakan pada siswa sekolah menengah. Data dikumpulkan dari 450 siswa di Jakarta, dan hasil menunjukkan model terpisah mempertahankan 42 butir delapan dimensi dengan performa psikometri yang dapat diterima, sehingga instrumen dapat digunakan sebagai alat skrining berbasis sekolah untuk mendukung identifikasi dan intervensi dini, meskipun diperlukan validasi lebih lanjut dengan sampel yang lebih luas. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-14067.webp" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-14067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-14067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-14067.webp 1x" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" alt="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp 1x" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" alt="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp 1x" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" alt="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48593-instrumen-penilaian-formulasi" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" target="_blank">Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji penambahan faktor atau modifikasi model untuk meningkatkan kesesuaian model CCAPS-Indo, terutama dalam menangani nilai AGFI yang masih rendah. Selanjutnya, pengujian alat ini di berbagai daerah di Indonesia selain Jakarta sangat dibutuhkan untuk memvalidasi keserbagunaannya dan memastikan instrumen dapat digunakan secara luas. Terlebih, penelitian jangka panjang harus dilakukan untuk menilai keefektifan penggunaan CCAPS-Indo sebagai alat skrining berbasis sekolah dalam memicu intervensi yang tepat selama masa perkembangan siswa. Pengembangan pendekatan adaptasi untuk konteks sosial ekonomi beragam dan berbagai jenjang pendidikan juga penting dipelajari untuk memastikan instrumen tetap relevan. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dan konselor dalam menggunakan hasil skrining untuk merancang program bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa secara individual maupun kelompok, sehingga dapat memperkaya implementasi alat dalam sistem pendidikan Indonesia dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan mental di sekolah..
<br>Penelitian ini menyesuaikan dan menguji sifat-sifat psikometri versi Indonesia CCAPS-Indo untuk siswa sekolah menengah.Hasil menunjukkan instrumen tersebut memiliki performa psikometri yang dapat diterima, dengan kesesuaian model, loading butir yang memuaskan, dan keandalan komposit yang baik.Meskipun beberapa dimensi menunjukkan kontribusi yang lebih lemah, secara keseluruhan CCAPS-Indo dapat digunakan sebagai alat penilaian multidimensi untuk gejala psikologis siswa sekolah menengah di Indonesia, meskipun diperlukan validasi lebih lanjut dengan sampel yang lebih luas
<br>Masalah kesehatan mental pada siswa sekolah menengah atas di Indonesia dapat mengganggu fungsi akademik, penyesuaian sosial, dan kesejahteraan secara keseluruhan, namun sekolah masih kekurangan instrumen multidimensi yang sesuai secara budaya untuk identifikasi dini. Penelitian ini bertujuan untuk menyesuaikan dan mengvalidasi versi Indonesia dari Instrumen Penilaian Gejala Psikologis Pusat Konseling (CCAPS-Indo) untuk digunakan pada siswa sekolah menengah. Data dikumpulkan dari 450 siswa di Jakarta, dan hasil menunjukkan model terpisah mempertahankan 42 butir delapan dimensi dengan performa psikometri yang dapat diterima, sehingga instrumen dapat digunakan sebagai alat skrining berbasis sekolah untuk mendukung identifikasi dan intervensi dini, meskipun diperlukan validasi lebih lanjut dengan sampel yang lebih luas.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp" type="image/webp" length="105870" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-14067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4372-baleliterasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17522-journal-educational-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48596-akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">ec14c7b4ed2974ebf121ca6971949eae</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 05:39:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pn niaga sby ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi suherman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ijiss garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru: (1) Bagaimana pengaruh interaksi antara kurikulum merdeka dan lingkungan keluarga terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul? (2) Apa saja faktor non-akademik (seperti kegiatan ekstrakurikuler dan pengajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul: Pertanyaan penelitian baru: (1) Bagaimana pengaruh interaksi antara kurikulum merdeka dan lingkungan keluarga terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul? (2) Apa saja faktor non-akademik (seperti kegiatan ekstrakurikuler dan pengajaran nilai) yang dapat meningkatkan efektivitas kurikulum merdeka dalam menumbuhkan akhlak mulia siswa? (3) Bagaimana perbandingan efektivitas kurikulum merdeka antara kelas VII dan VIII dalam menjalin nilai-nilai moral sesuai dengan profil pelajar Pancasila?. Kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP PGRI Kasihan Bantul menunjukkan tingkat penerapan sedang dengan mean 66,44, sementara akhlak siswa juga berada pada kategori sedang dengan mean 68,59.Analisis regresi linear sederhana menghasilkan koefisien determinasi sebesar 0,275, menandakan bahwa 27,5% variasi akhlak siswa dapat dijelaskan oleh kurikulum merdeka.Penelitian menemukan hubungan linier yang signifikan antara variabel kurikulum merdeka dan akhlak siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa kurikulum merdeka secara positif memengaruhi pembentukan akhlak siswa di sekolah tersebut Penelitian ini membahas pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul. Ada tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini: pertama, bagaimana kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI di SMP PGRI Kasihan Bantul; kedua, bagaimana akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul; ketiga, seberapa besar pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI di SMP PGRI Kasihan Bantul. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII dan VIII di SMP PGRI Kasihan Bantul sebanyak 158 siswa. Peneliti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" alt="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" alt="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-05400.webp" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-05400.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-05400.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-05400.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" alt="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48596-akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" target="_blank">Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul</a>: Pertanyaan penelitian baru: (1) Bagaimana pengaruh interaksi antara kurikulum merdeka dan lingkungan keluarga terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul? (2) Apa saja faktor non-akademik (seperti kegiatan ekstrakurikuler dan pengajaran nilai) yang dapat meningkatkan efektivitas kurikulum merdeka dalam menumbuhkan akhlak mulia siswa? (3) Bagaimana perbandingan efektivitas kurikulum merdeka antara kelas VII dan VIII dalam menjalin nilai-nilai moral sesuai dengan profil pelajar Pancasila?.
<br>Kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP PGRI Kasihan Bantul menunjukkan tingkat penerapan sedang dengan mean 66,44, sementara akhlak siswa juga berada pada kategori sedang dengan mean 68,59.Analisis regresi linear sederhana menghasilkan koefisien determinasi sebesar 0,275, menandakan bahwa 27,5% variasi akhlak siswa dapat dijelaskan oleh kurikulum merdeka.Penelitian menemukan hubungan linier yang signifikan antara variabel kurikulum merdeka dan akhlak siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa kurikulum merdeka secara positif memengaruhi pembentukan akhlak siswa di sekolah tersebut
<br>Penelitian ini membahas pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul. Ada tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini: pertama, bagaimana kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI di SMP PGRI Kasihan Bantul; kedua, bagaimana akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul; ketiga, seberapa besar pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI di SMP PGRI Kasihan Bantul. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII dan VIII di SMP PGRI Kasihan Bantul sebanyak 158 siswa. Peneliti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp" type="image/webp" length="93608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-05400.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48600-harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-isl</link>
	<guid isPermaLink="false">8fe5ae2fcad9efafa03848baca7f5874</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 05:10:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pn niaga sby ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi suherman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ijiss garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi edukatif berbasis realitas virtual dapat meningkatkan keterlibatan anak usia dini dalam PAI, serta menilai dampak jangka panjang kolaborasi guruAeorang tua pada perkembangan nilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi edukatif berbasis realitas virtual dapat meningkatkan keterlibatan anak usia dini dalam PAI, serta menilai dampak jangka panjang kolaborasi guruAeorang tua pada perkembangan nilai keagamaan. Kajian lain dapat memeriksa efektivitas model pembelajaran berbasis masalah (ProblemAcBased Learning) dalam mengurangi rasa jenuh pada siswa TK, dan mengidentifikasi strategi adaptasi guru ketika beralih antara pembelajaran offline dan online di lingkungan PAUD. Penelitian tambahan juga disarankan untuk mengkaji peran guru dalam memfasilitasi pelatihan digital bagi orang tua, guna memperkuat dukungan belajar di rumah dan memodelkan praktik guruAeorang tua yang inovatif.. Penyampaian PAI di TK Bhinneka II Nogosari efektif, namun tantangan utama berupa kelelahan dan motivasi rendah pada peserta didik tetap muncul.Guru mengatasi masalah ini melalui pendekatan kreatif, pengulangan, dan keterlibatan orang tua.Sinergi antara guru, siswa, dan orang tua terbukti kunci untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan produktif Penelitian ini bertujuan mengetahui permasalahan dan solusi dalam penyampaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di TK Bhinneka II Nogosari. Metode kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi menunjukkan bahwa meskipun PAI di sekolah ini sudah baik, masih terdapat masalah seperti rasa jenuh dan malas pada peserta didik yang memengaruhi motivasi belajar. Guru merespons dengan pendekatan mendekatkan diri kepada siswa, melibatkan orang tua, serta mengganti metode belajar agar lebih menarik. Hasilnya menegaskan pentingnya kebijakan sinergis antara guru, anak, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp 1x" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" alt="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp 1x" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" alt="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-b3495.webp" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-b3495.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-b3495.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-b3495.webp 1x" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" alt="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48600-harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-isl" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" target="_blank">Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi edukatif berbasis realitas virtual dapat meningkatkan keterlibatan anak usia dini dalam PAI, serta menilai dampak jangka panjang kolaborasi guruAeorang tua pada perkembangan nilai keagamaan. Kajian lain dapat memeriksa efektivitas model pembelajaran berbasis masalah (ProblemAcBased Learning) dalam mengurangi rasa jenuh pada siswa TK, dan mengidentifikasi strategi adaptasi guru ketika beralih antara pembelajaran offline dan online di lingkungan PAUD. Penelitian tambahan juga disarankan untuk mengkaji peran guru dalam memfasilitasi pelatihan digital bagi orang tua, guna memperkuat dukungan belajar di rumah dan memodelkan praktik guruAeorang tua yang inovatif..
<br>Penyampaian PAI di TK Bhinneka II Nogosari efektif, namun tantangan utama berupa kelelahan dan motivasi rendah pada peserta didik tetap muncul.Guru mengatasi masalah ini melalui pendekatan kreatif, pengulangan, dan keterlibatan orang tua.Sinergi antara guru, siswa, dan orang tua terbukti kunci untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan produktif
<br>Penelitian ini bertujuan mengetahui permasalahan dan solusi dalam penyampaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di TK Bhinneka II Nogosari. Metode kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi menunjukkan bahwa meskipun PAI di sekolah ini sudah baik, masih terdapat masalah seperti rasa jenuh dan malas pada peserta didik yang memengaruhi motivasi belajar. Guru merespons dengan pendekatan mendekatkan diri kepada siswa, melibatkan orang tua, serta mengganti metode belajar agar lebih menarik. Hasilnya menegaskan pentingnya kebijakan sinergis antara guru, anak, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp" type="image/webp" length="87622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-b3495.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48603-proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah</link>
	<guid isPermaLink="false">2be2813683f814e448d09a3fd02d39b1</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 05:02:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ dirham nazwa ]]></category>
	<category><![CDATA[ dumel awiyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif antara kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan keberlanjutan mereka. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif antara kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan keberlanjutan mereka. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran dan pengaruh para ulama serta penyebar agama dalam proses islamisasi dan pembentukan identitas keagamaan di kedua wilayah tersebut. Terakhir, studi tentang interaksi dan pengaruh kekuatan asing, seperti Portugis dan Belanda, terhadap perkembangan kerajaan-kerajaan Islam dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang dinamika politik, ekonomi, dan budaya di Nusantara pada masa itu.. Penelitian ini mengungkapkan dinamika perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, yang memainkan peran penting dalam sejarah Nusantara.Pertama, kerajaan-kerajaan seperti Samudera Pasai, Aceh Darussalam, dan Palembang di Sumatera, serta Demak, Cirebon, dan Banten di Jawa Utara, berkembang sebagai pusat perdagangan internasional.Lokasi strategis mereka memungkinkan interaksi dengan pedagang Muslim dari berbagai belahan dunia, mempercepat penyebaran Islam.Kedua, peran ulama dan penyebar agama sangat vital dalam mengintegrasikan Islam dengan budaya lokal.Para Wali Songo di Jawa dan ulama di Sumatera menggunakan pendekatan yang menggabungkan ajaran Islam dengan tradisi lokal, sehingga Islam diterima luas oleh masyarakat.Ketiga, interaksi dengan bangsa Eropa seperti Portugis dan Belanda membawa perubahan dalam teknik militer, diplomasi, dan ekonomi.Meskipun sering diwarnai konflik, kerajaan-kerajaan Islam ini mampu belajar dan beradaptasi, memperkuat pertahanan dan memperluas pengaruh mereka.Keempat, kerajaan-kerajaan ini memberikan kontribusi besar terhadap pembentukan identitas keagamaan dan budaya di Indonesia.Seni, sastra, dan arsitektur yang dipengaruhi oleh Islam menciptakan budaya yang kaya dan beragam, mencerminkan perpaduan ajaran Islam dan tradisi Nusantara.Kelima, dengan mengontrol jalur perdagangan utama dan mengembangkan ekonomi lokal, kerajaan-kerajaan ini memainkan peran penting dalam jaringan perdagangan regional dan internasional.Mereka memperkuat struktur politik lokal dengan prinsip-prinsip Islam, memberikan stabilitas dan kohesi sosial.Secara keseluruhan, perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa adalah proses kompleks yang melibatkan perdagangan, pendidikan, diplomasi, dan interaksi budaya.Mereka berhasil membentuk identitas dan dinamika sosial-budaya yang khas, memberikan kontribusi signifikan terhadap sejarah Islam dan identitas Indonesia.Penelitian ini menekankan pentingnya memahami sejarah Islam dalam konteks luas, mencakup berbagai faktor yang mempengaruhi perkembangan dan pengaruhnya Artikel ini meninjau perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa dari masa pra-kolonial hingga awal masa kolonial. Di Sumatera, kerajaan-kerajaan seperti Samudera Pasai, Aceh Darussalam, dan Palembang Darussalam berperan penting dalam penyebaran Islam melalui perdagangan, pendidikan, dan diplomasi. Samudera Pasai menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam pertama di Indonesia, sementara Aceh Darussalam mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-16 dan 17 dengan kekuatan militernya dan pengaruh di Asia Tenggara. Palembang Darussalam menjadi pusat perdagangan penting di Sumatera Selatan. Di Pantai Utara Jawa, kerajaan-kerajaan seperti Demak, Cirebon, dan Banten juga berperan dalam penyebaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" alt="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" alt="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" alt="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48603-proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" target="_blank">Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif antara kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan keberlanjutan mereka. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran dan pengaruh para ulama serta penyebar agama dalam proses islamisasi dan pembentukan identitas keagamaan di kedua wilayah tersebut. Terakhir, studi tentang interaksi dan pengaruh kekuatan asing, seperti Portugis dan Belanda, terhadap perkembangan kerajaan-kerajaan Islam dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang dinamika politik, ekonomi, dan budaya di Nusantara pada masa itu..
<br>Penelitian ini mengungkapkan dinamika perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, yang memainkan peran penting dalam sejarah Nusantara.Pertama, kerajaan-kerajaan seperti Samudera Pasai, Aceh Darussalam, dan Palembang di Sumatera, serta Demak, Cirebon, dan Banten di Jawa Utara, berkembang sebagai pusat perdagangan internasional.Lokasi strategis mereka memungkinkan interaksi dengan pedagang Muslim dari berbagai belahan dunia, mempercepat penyebaran Islam.Kedua, peran ulama dan penyebar agama sangat vital dalam mengintegrasikan Islam dengan budaya lokal.Para Wali Songo di Jawa dan ulama di Sumatera menggunakan pendekatan yang menggabungkan ajaran Islam dengan tradisi lokal, sehingga Islam diterima luas oleh masyarakat.Ketiga, interaksi dengan bangsa Eropa seperti Portugis dan Belanda membawa perubahan dalam teknik militer, diplomasi, dan ekonomi.Meskipun sering diwarnai konflik, kerajaan-kerajaan Islam ini mampu belajar dan beradaptasi, memperkuat pertahanan dan memperluas pengaruh mereka.Keempat, kerajaan-kerajaan ini memberikan kontribusi besar terhadap pembentukan identitas keagamaan dan budaya di Indonesia.Seni, sastra, dan arsitektur yang dipengaruhi oleh Islam menciptakan budaya yang kaya dan beragam, mencerminkan perpaduan ajaran Islam dan tradisi Nusantara.Kelima, dengan mengontrol jalur perdagangan utama dan mengembangkan ekonomi lokal, kerajaan-kerajaan ini memainkan peran penting dalam jaringan perdagangan regional dan internasional.Mereka memperkuat struktur politik lokal dengan prinsip-prinsip Islam, memberikan stabilitas dan kohesi sosial.Secara keseluruhan, perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa adalah proses kompleks yang melibatkan perdagangan, pendidikan, diplomasi, dan interaksi budaya.Mereka berhasil membentuk identitas dan dinamika sosial-budaya yang khas, memberikan kontribusi signifikan terhadap sejarah Islam dan identitas Indonesia.Penelitian ini menekankan pentingnya memahami sejarah Islam dalam konteks luas, mencakup berbagai faktor yang mempengaruhi perkembangan dan pengaruhnya
<br>Artikel ini meninjau perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa dari masa pra-kolonial hingga awal masa kolonial. Di Sumatera, kerajaan-kerajaan seperti Samudera Pasai, Aceh Darussalam, dan Palembang Darussalam berperan penting dalam penyebaran Islam melalui perdagangan, pendidikan, dan diplomasi. Samudera Pasai menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam pertama di Indonesia, sementara Aceh Darussalam mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-16 dan 17 dengan kekuatan militernya dan pengaruh di Asia Tenggara. Palembang Darussalam menjadi pusat perdagangan penting di Sumatera Selatan. Di Pantai Utara Jawa, kerajaan-kerajaan seperti Demak, Cirebon, dan Banten juga berperan dalam penyebaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" type="image/webp" length="161262" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 10 May 2026 14:47:39 +0700. 12 items. Served in: 2.998 seconds [rss] -->
