<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 20:34:21 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 20:34:21 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-25T20:34:21+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Layanan Samsat Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Layanan Samsat Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Layanan Samsat Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48692-pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran</link>
	<guid isPermaLink="false">d83a62a960f06638bfa5075e8e600e19</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 01:25:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ intan rahayu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[intan,rahayu,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penerapan teknologi digital layanan Samsat berbasis mobile terhadap peningkatan kepuasan wajib pajak, terutama bagi generasi muda dan masyarakat perkotaan. Kedua, perlu dikaji dampak perbedaan karakteristik demografi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penerapan teknologi digital layanan Samsat berbasis mobile terhadap peningkatan kepuasan wajib pajak, terutama bagi generasi muda dan masyarakat perkotaan. Kedua, perlu dikaji dampak perbedaan karakteristik demografi wajib pajakAiseperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikanAiterhadap persepsi mereka terhadap kualitas layanan publik di Samsat, karena faktor ini mungkin memengaruhi ekspektasi dan pengalaman layanan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh fasilitas pendukung seperti kenyamanan ruang tunggu, ketersediaan informasi digital secara real-time, dan layanan ramah disabilitas terhadap kepuasan secara keseluruhan, karena aspek-aspek ini turut membentuk pengalaman pelanggan meskipun tidak langsung terkait dengan interaksi petugas. Penelitian lanjutan yang menggabungkan ketiganya dapat memberikan gambaran holistik tentang transformasi layanan publik yang berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya dari sisi prosedural tetapi juga dari dimensi pengalaman pengguna.. Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang kuat antara kualitas pelayanan dan kepuasan wajib pajak dengan nilai 0,70, serta hasil uji t sebesar 9,498 lebih besar dari nilai tabel 2,012, sehingga pengaruhnya signifikan.Uji F juga menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wajib pajak karena nilai F hitung (22,68) lebih besar dari F tabel (4,04).Koefisien determinasi sebesar 49,00% menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan menjelaskan hampir setengah dari variasi kepuasan wajib pajak, sedangkan 51,00% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis sejauh mana kualitas layanan yang diberikan oleh Samsat Kabupaten Tasikmalaya berpengaruh terhadap kepuasan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, studi ini menggambarkan fenomena yang terjadi secara sistematis dan terukur. Data diperoleh melalui tiga metode utama: wawancara, penyebaran kuesioner, dan telaah pustaka, guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai persepsi dan tingkat kepuasan para wajib pajak. Metode pengambilan sampel menggunakan rumus Sugiyono. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" alt="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-dad38.webp" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-dad38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-dad38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-dad38.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" alt="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" alt="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48692-pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran" title="JURIS - Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya" target="_blank">Transformasi Layanan Samsat: Menakar Dampak Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Tasikmalaya</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penerapan teknologi digital layanan Samsat berbasis mobile terhadap peningkatan kepuasan wajib pajak, terutama bagi generasi muda dan masyarakat perkotaan. Kedua, perlu dikaji dampak perbedaan karakteristik demografi wajib pajakAiseperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikanAiterhadap persepsi mereka terhadap kualitas layanan publik di Samsat, karena faktor ini mungkin memengaruhi ekspektasi dan pengalaman layanan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh fasilitas pendukung seperti kenyamanan ruang tunggu, ketersediaan informasi digital secara real-time, dan layanan ramah disabilitas terhadap kepuasan secara keseluruhan, karena aspek-aspek ini turut membentuk pengalaman pelanggan meskipun tidak langsung terkait dengan interaksi petugas. Penelitian lanjutan yang menggabungkan ketiganya dapat memberikan gambaran holistik tentang transformasi layanan publik yang berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya dari sisi prosedural tetapi juga dari dimensi pengalaman pengguna..
<br>Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang kuat antara kualitas pelayanan dan kepuasan wajib pajak dengan nilai 0,70, serta hasil uji t sebesar 9,498 lebih besar dari nilai tabel 2,012, sehingga pengaruhnya signifikan.Uji F juga menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wajib pajak karena nilai F hitung (22,68) lebih besar dari F tabel (4,04).Koefisien determinasi sebesar 49,00% menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan menjelaskan hampir setengah dari variasi kepuasan wajib pajak, sedangkan 51,00% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis sejauh mana kualitas layanan yang diberikan oleh Samsat Kabupaten Tasikmalaya berpengaruh terhadap kepuasan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, studi ini menggambarkan fenomena yang terjadi secara sistematis dan terukur. Data diperoleh melalui tiga metode utama: wawancara, penyebaran kuesioner, dan telaah pustaka, guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai persepsi dan tingkat kepuasan para wajib pajak. Metode pengambilan sampel menggunakan rumus Sugiyono. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp" type="image/webp" length="94816" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-ca2e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-dad38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/pajak-kendaraan-bermotor-pembayaran-kualitas-pelay-thumb-c2deb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4358-unper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13335-jurnal-ekonomi-perjuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman Tinjauan Pustaka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman Tinjauan Pustaka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman Tinjauan Pustaka ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48685-teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktiv</link>
	<guid isPermaLink="false">ea76f2ffdc9ef2d2e6767e1a2f7d18ba</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 23:49:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jgpp index ]]></category>
	<category><![CDATA[ jgpp email ]]></category>
	<category><![CDATA[ coffea sp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[coffea,email,index,jgpp,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan: bagaimana pengaruh kombinasi media tanam inovatif, seperti gabungan tanah subur dan serabut kelapa, terhadap tingkat keberhasilan cangkok pada tanaman berkayu yang masih jarang diteliti? Bagaimana dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka: Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan: bagaimana pengaruh kombinasi media tanam inovatif, seperti gabungan tanah subur dan serabut kelapa, terhadap tingkat keberhasilan cangkok pada tanaman berkayu yang masih jarang diteliti? Bagaimana dampak ekonomis jangka panjang penggunaan metode cangkok dibandingkan dengan perbanyakan biji pada berbagai jenis tanaman perkebunan melalui analisis biaya-keuntungan yang terintegrasi? Apa peran teknologi digital, seperti sensor kelembapan otomatis dan platform monitoring berbasis cloud, dalam meningkatkan efisiensi dan keberhasilan proses cangkok di skala komersial?. Sistem cangkok merupakan metode perbanyakan vegetatif yang memiliki banyak keunggulan dalam strategi budidaya tanaman.Keunggulan utama sistem ini adalah kemampuannya untuk menghasilkan tanaman dengan sifat genetik yang identik dengan induknya, sehingga kualitas tanaman dapat dipertahankan tanpa adanya variasi genetik yang sering terjadi pada perbanyakan melalui biji.Selain itu, tanaman hasil cangkok cenderung lebih cepat berbuah karena berasal dari bagian tanaman yang sudah matang dan berkembang, sehingga dapat mempercepat siklus produksi dan memberikan keuntungan ekonomi bagi petani.Keunggulan lainnya adalah tingkat keberhasilan sistem cangkok yang lebih tinggi dibandingkan metode vegetatif lainnya, seperti stek atau okulasi.Dengan teknik cangkok, akar tanaman sudah terbentuk sebelum dipisahkan dari induknya, sehingga ketika ditanam di tanah baru, tanaman memiliki peluang hidup yang lebih besar dan dapat tumbuh lebih stabil Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor keberhasilan dalam pencangkokan. Sistem cangkok merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif yang banyak digunakan dalam budidaya tanaman, terutama untuk tanaman berkayu. Keunggulan utama teknik ini adalah kemampuannya menghasilkan bibit yang memiliki sifat identik dengan induknya, sehingga kualitas genetik tetap terjaga. Selain itu, sistem cangkok memungkinkan tanaman untuk berbuah lebih cepat dibandingkan dengan metode perbanyakan generatif seperti biji. Keberhasilan pencangkokan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis tanaman, teknik pencangkokan, serta kondisi lingkungan seperti kelembapan dan nutrisi. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang bertujuan untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-1f5e3.webp" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-1f5e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-1f5e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-1f5e3.webp 1x" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" alt="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp 1x" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" alt="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp 1x" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" alt="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48685-teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktiv" title="JURIS - Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka" target="_blank">Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka</a>: Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan: bagaimana pengaruh kombinasi media tanam inovatif, seperti gabungan tanah subur dan serabut kelapa, terhadap tingkat keberhasilan cangkok pada tanaman berkayu yang masih jarang diteliti? Bagaimana dampak ekonomis jangka panjang penggunaan metode cangkok dibandingkan dengan perbanyakan biji pada berbagai jenis tanaman perkebunan melalui analisis biaya-keuntungan yang terintegrasi? Apa peran teknologi digital, seperti sensor kelembapan otomatis dan platform monitoring berbasis cloud, dalam meningkatkan efisiensi dan keberhasilan proses cangkok di skala komersial?.
<br>Sistem cangkok merupakan metode perbanyakan vegetatif yang memiliki banyak keunggulan dalam strategi budidaya tanaman.Keunggulan utama sistem ini adalah kemampuannya untuk menghasilkan tanaman dengan sifat genetik yang identik dengan induknya, sehingga kualitas tanaman dapat dipertahankan tanpa adanya variasi genetik yang sering terjadi pada perbanyakan melalui biji.Selain itu, tanaman hasil cangkok cenderung lebih cepat berbuah karena berasal dari bagian tanaman yang sudah matang dan berkembang, sehingga dapat mempercepat siklus produksi dan memberikan keuntungan ekonomi bagi petani.Keunggulan lainnya adalah tingkat keberhasilan sistem cangkok yang lebih tinggi dibandingkan metode vegetatif lainnya, seperti stek atau okulasi.Dengan teknik cangkok, akar tanaman sudah terbentuk sebelum dipisahkan dari induknya, sehingga ketika ditanam di tanah baru, tanaman memiliki peluang hidup yang lebih besar dan dapat tumbuh lebih stabil
<br>Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor keberhasilan dalam pencangkokan. Sistem cangkok merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif yang banyak digunakan dalam budidaya tanaman, terutama untuk tanaman berkayu. Keunggulan utama teknik ini adalah kemampuannya menghasilkan bibit yang memiliki sifat identik dengan induknya, sehingga kualitas genetik tetap terjaga. Selain itu, sistem cangkok memungkinkan tanaman untuk berbuah lebih cepat dibandingkan dengan metode perbanyakan generatif seperti biji. Keberhasilan pencangkokan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis tanaman, teknik pencangkokan, serta kondisi lingkungan seperti kelembapan dan nutrisi. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang bertujuan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp" type="image/webp" length="104484" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-1f5e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-5f873.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/teknik-cangkok-kulit-perbanyakan-produktivitas-aka-thumb-ce99f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1346-greenationpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6816-jurnal-greenation-pertanian-perkebunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools Gender bias ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools Gender bias ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools Gender bias ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48678-hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gen</link>
	<guid isPermaLink="false">f945141ea02607aa19da9625bf9010cf</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 23:22:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam sujarwo ]]></category>
	<category><![CDATA[ hayat mahmud ]]></category>
	<category><![CDATA[ fajlay rabbi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fajlay,hayat,imam,mahmud,rabbi,sujarwo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana bias gender muncul pada mata pelajaran lain di pesantren, seperti bahasa Indonesia dan ilmu pengetahuan alam, dengan membandingkan hasil antar daerah untuk memperoleh gambaran umum bias gender di tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias: Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana bias gender muncul pada mata pelajaran lain di pesantren, seperti bahasa Indonesia dan ilmu pengetahuan alam, dengan membandingkan hasil antar daerah untuk memperoleh gambaran umum bias gender di tingkat pesantren nasional. Selanjutnya, perlu dilakukan pengembangan dan uji coba instrumen numerasi yang telah direvisi setelah menghilangkan soal yang bias, guna menilai peningkatan keadilan gender serta efeknya terhadap validitas dan reliabilitas secara keseluruhan. Selain itu, sebuah studi longitudinal dapat digagas untuk mengeksplorasi pengaruh metode pengajaran dan gender guru terhadap bias gender dalam penilaian, sehingga dapat memberikan rekomendasi pedagogis yang mendukung penilaian yang lebih adil dan inklusif di lingkungan pesantren.. Berdasarkan analisis, instrumen pengujian kemampuan numerasi siswa menunjukkan validitas dan reliabilitas yang memenuhi standar penilaian.Model GPCM yang dipilih serta uji asumsi IRT terbukti sesuai, dan analisis DIF dengan metode MantelAcHaenzel mengidentifikasi satu butir soal yang menunjukkan bias gender.Oleh karena itu, instrumen ini dianggap layak untuk digunakan dalam penilaian di pesantren guna meminimalkan bias gender Kemampuan numerasi merupakan aspek penting dalam struktur matematika, dan siswa pesantren tidak terkecuali. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bias gender dalam penilaian numerasi di pesantren Islam. Penelitian deskriptif eksploratori dengan pendekatan kuantitatif menggunakan tes numerasi yang terdiri dari 25 soal berupa mencocokkan, pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, dan uraian. Subjek penelitian melibatkan 383 siswa di Jawa Barat yang berasal dari empat pesantren di empat kabupaten. Analisis kuantitatif menggunakan Item Response Theory... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-b4058.webp" title="JURIS - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-b4058.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-b4058.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-b4058.webp 1x" title="JURIS - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias" alt="JURIS - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-d8b60.webp" title="JURIS - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-d8b60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-d8b60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-d8b60.webp 1x" title="JURIS - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias" alt="JURIS - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-a85be.webp" title="JURIS - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-a85be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-a85be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-a85be.webp 1x" title="JURIS - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias" alt="JURIS - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48678-hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gen" title="JURIS - Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias" target="_blank">Analysis of numeracy skills in Islamic Boarding Schools: Gender bias</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana bias gender muncul pada mata pelajaran lain di pesantren, seperti bahasa Indonesia dan ilmu pengetahuan alam, dengan membandingkan hasil antar daerah untuk memperoleh gambaran umum bias gender di tingkat pesantren nasional. Selanjutnya, perlu dilakukan pengembangan dan uji coba instrumen numerasi yang telah direvisi setelah menghilangkan soal yang bias, guna menilai peningkatan keadilan gender serta efeknya terhadap validitas dan reliabilitas secara keseluruhan. Selain itu, sebuah studi longitudinal dapat digagas untuk mengeksplorasi pengaruh metode pengajaran dan gender guru terhadap bias gender dalam penilaian, sehingga dapat memberikan rekomendasi pedagogis yang mendukung penilaian yang lebih adil dan inklusif di lingkungan pesantren..
<br>Berdasarkan analisis, instrumen pengujian kemampuan numerasi siswa menunjukkan validitas dan reliabilitas yang memenuhi standar penilaian.Model GPCM yang dipilih serta uji asumsi IRT terbukti sesuai, dan analisis DIF dengan metode MantelAcHaenzel mengidentifikasi satu butir soal yang menunjukkan bias gender.Oleh karena itu, instrumen ini dianggap layak untuk digunakan dalam penilaian di pesantren guna meminimalkan bias gender
<br>Kemampuan numerasi merupakan aspek penting dalam struktur matematika, dan siswa pesantren tidak terkecuali. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bias gender dalam penilaian numerasi di pesantren Islam. Penelitian deskriptif eksploratori dengan pendekatan kuantitatif menggunakan tes numerasi yang terdiri dari 25 soal berupa mencocokkan, pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, dan uraian. Subjek penelitian melibatkan 383 siswa di Jawa Barat yang berasal dari empat pesantren di empat kabupaten. Analisis kuantitatif menggunakan Item Response Theory...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-d8b60.webp" type="image/webp" length="103724" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-b4058.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-d8b60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/hasil-tes-numerasi-siswa-sdn-keadilan-gender-kemam-thumb-a85be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7062-petier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17532-psychology-evaluation-technology-educational-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48688-pengaruh-motivasi-kompensasi-tek</link>
	<guid isPermaLink="false">e3ec1da96db05947f292cae32c212067</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 23:10:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jgpp index ]]></category>
	<category><![CDATA[ jgpp email ]]></category>
	<category><![CDATA[ coffea sp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[coffea,email,index,jgpp,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi kuantitatif dengan mengumpulkan data primer dari petani di berbagai daerah untuk menguji secara empiris pengaruh motivasi kerja dan budaya kerja terhadap kinerja petani, sehingga dapat memperkuat temuan literatur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi kuantitatif dengan mengumpulkan data primer dari petani di berbagai daerah untuk menguji secara empiris pengaruh motivasi kerja dan budaya kerja terhadap kinerja petani, sehingga dapat memperkuat temuan literatur dengan bukti statistik yang lebih solid. Peneliti juga dapat menyertakan variabel demografis seperti usia, tingkat pendidikan, dan luas lahan untuk melihat apakah karakteristik petani memoderasi hubungan tersebut. Selanjutnya, peneliti dapat menyelidiki peran faktor perantara atau moderasi seperti gaya kepemimpinan, disiplin kerja, dan lingkungan kerja dalam hubungan antara motivasi kerja, budaya kerja, dan kinerja, guna memahami bagaimana konteks organisasi memengaruhi hasil kerja petani. Penelitian ini dapat menggunakan model struktural equation modelling (SEM) untuk menguji efek langsung maupun tidak langsung secara simultan. Terakhir, pendekatan campuran (mixedAcmethods) dapat diterapkan untuk mengeksplorasi pengaruh teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi pertanian dan platform eAclearning, terhadap motivasi dan budaya kerja petani, sehingga menghasilkan gambaran komprehensif antara faktor psikologis, sosial, dan teknologi dalam meningkatkan produktivitas pertanian.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Motivasi Kerja dan Budaya Kerja berperan dalam peningkatan Kinerja.Berdasarkan pertanyaan artikel maka dapat ditarik kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagai berikut Literature Review Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani adalah artikel ilmiah dengan tujuan untuk menganalisa apakah Motivasi Kerja dan Budaya Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Petani. Metode pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara motivasi kerja, budaya kerja dan kinerja. Hasil artikel ini adalah: 1) Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja; 2) Budaya Kerja berpengaruh terhadap Kinerja. Selain dari 2 variabel exogen ini yang mempengaruhi variabel endogen Kinerja, masih banyak faktor lain di antaranya kepemimpinan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-67db2.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-67db2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-67db2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-67db2.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48688-pengaruh-motivasi-kompensasi-tek" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani" target="_blank">Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi kuantitatif dengan mengumpulkan data primer dari petani di berbagai daerah untuk menguji secara empiris pengaruh motivasi kerja dan budaya kerja terhadap kinerja petani, sehingga dapat memperkuat temuan literatur dengan bukti statistik yang lebih solid. Peneliti juga dapat menyertakan variabel demografis seperti usia, tingkat pendidikan, dan luas lahan untuk melihat apakah karakteristik petani memoderasi hubungan tersebut. Selanjutnya, peneliti dapat menyelidiki peran faktor perantara atau moderasi seperti gaya kepemimpinan, disiplin kerja, dan lingkungan kerja dalam hubungan antara motivasi kerja, budaya kerja, dan kinerja, guna memahami bagaimana konteks organisasi memengaruhi hasil kerja petani. Penelitian ini dapat menggunakan model struktural equation modelling (SEM) untuk menguji efek langsung maupun tidak langsung secara simultan. Terakhir, pendekatan campuran (mixedAcmethods) dapat diterapkan untuk mengeksplorasi pengaruh teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi pertanian dan platform eAclearning, terhadap motivasi dan budaya kerja petani, sehingga menghasilkan gambaran komprehensif antara faktor psikologis, sosial, dan teknologi dalam meningkatkan produktivitas pertanian..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Motivasi Kerja dan Budaya Kerja berperan dalam peningkatan Kinerja.Berdasarkan pertanyaan artikel maka dapat ditarik kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagai berikut
<br>Literature Review Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani adalah artikel ilmiah dengan tujuan untuk menganalisa apakah Motivasi Kerja dan Budaya Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Petani. Metode pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara motivasi kerja, budaya kerja dan kinerja. Hasil artikel ini adalah: 1) Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja; 2) Budaya Kerja berpengaruh terhadap Kinerja. Selain dari 2 variabel exogen ini yang mempengaruhi variabel endogen Kinerja, masih banyak faktor lain di antaranya kepemimpinan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp" type="image/webp" length="92218" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-67db2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-86c00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengaruh-motivasi-kompensasi-teknologi-digital-bud-thumb-c1ab9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1346-greenationpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6816-jurnal-greenation-pertanian-perkebunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48687-pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma</link>
	<guid isPermaLink="false">6aedacf0604f1192bad0d165b5ad2e1e</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 22:47:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jgpp index ]]></category>
	<category><![CDATA[ jgpp email ]]></category>
	<category><![CDATA[ coffea sp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[coffea,email,index,jgpp,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris pengaruh program pendidikan formal dan nonAcformal terhadap peningkatan keahlian petani dengan menggunakan survei lapangan dan analisis statistik untuk memperoleh bukti kuantitatif yang lebih kuat. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris pengaruh program pendidikan formal dan nonAcformal terhadap peningkatan keahlian petani dengan menggunakan survei lapangan dan analisis statistik untuk memperoleh bukti kuantitatif yang lebih kuat. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara pendidikan formal di institusi pertanian dengan pelatihan berbasis komunitas untuk menilai efektivitas masingAcmasing dalam konteks adopsi teknologi pertanian modern. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor mediator seperti kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja dalam memperkuat hubungan antara pendidikan, pelatihan, dan keahlian petani, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang mekanisme peningkatan kapasitas petani.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan dan pelatihan berperan dalam peningkatan keahlian petani.Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan berperan terhadap keahlian petani.Selain itu, pelatihan juga berperan terhadap keahlian petani Literature Review Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani adalah artikel ilmiah dengan tujuan untuk menganalisa apakah pendidikan dan pelatihan berperan terhadap keahlian petani. Metode pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara pendidikan, pelatihan, dan keahlian. Hasil artikel ini adalah: 1) Pendidikan berperan terhadap keahlian petani; 2) Pelatihan berperan terhadap keahlian petani. Selain dari 2 variabel exogen ini yang mempengaruhi variabel endogen keahlian, masih banyak faktor lain di antaranya kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan kerja, motivasi kerja. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-16aeb.webp" title="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-16aeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-16aeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-16aeb.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" alt="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp" title="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" alt="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48687-pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma" title="JURIS - Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan" target="_blank">Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris pengaruh program pendidikan formal dan nonAcformal terhadap peningkatan keahlian petani dengan menggunakan survei lapangan dan analisis statistik untuk memperoleh bukti kuantitatif yang lebih kuat. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara pendidikan formal di institusi pertanian dengan pelatihan berbasis komunitas untuk menilai efektivitas masingAcmasing dalam konteks adopsi teknologi pertanian modern. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor mediator seperti kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja dalam memperkuat hubungan antara pendidikan, pelatihan, dan keahlian petani, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang mekanisme peningkatan kapasitas petani..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan dan pelatihan berperan dalam peningkatan keahlian petani.Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan berperan terhadap keahlian petani.Selain itu, pelatihan juga berperan terhadap keahlian petani
<br>Literature Review Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani adalah artikel ilmiah dengan tujuan untuk menganalisa apakah pendidikan dan pelatihan berperan terhadap keahlian petani. Metode pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara pendidikan, pelatihan, dan keahlian. Hasil artikel ini adalah: 1) Pendidikan berperan terhadap keahlian petani; 2) Pelatihan berperan terhadap keahlian petani. Selain dari 2 variabel exogen ini yang mempengaruhi variabel endogen keahlian, masih banyak faktor lain di antaranya kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan kerja, motivasi kerja.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp" type="image/webp" length="95994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-16aeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/pendidikan-pelatihan-keahlian-petani-program-forma-thumb-ee82a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1346-greenationpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6816-jurnal-greenation-pertanian-perkebunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48680-sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e</link>
	<guid isPermaLink="false">7594b664a7d3ae9e23f08845646bed81</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 22:23:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bingli wang ]]></category>
	<category><![CDATA[ tahir tahir ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bingli,case,study,tahir,wang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji model kolaborasi sistematis antara guru reguler dan Guru Pendukung Kecukupan untuk membangun kapasitas guru dalam mengadaptasi kurikulum secara mandiri tanpa bergantung penuh pada pendukung khusus. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school: Penelitian lanjutan perlu mengkaji model kolaborasi sistematis antara guru reguler dan Guru Pendukung Kecukupan untuk membangun kapasitas guru dalam mengadaptasi kurikulum secara mandiri tanpa bergantung penuh pada pendukung khusus. Selain itu, perlu dikembangkan kerangka integrasi teknologi berbasis Universal Design for Learning (UDL) dan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang dapat diterapkan oleh guru reguler untuk merancang pembelajaran inklusif yang responsif terhadap berbagai jenis disabilitas. Terakhir, diperlukan penelitian mengenai strategi pengurangan stigma sosial yang melibatkan peer tutoring dan metode pembelajaran berkelompok heterogen sebagai upaya membangun empati siswa biasa terhadap disabilitas serta meningkatkan partisipasi aktif siswa dengan disabilitas dalam aktivitas akademik dan non-akademik.. SMP Negeri 1 Yogyakarta telah mengimplementasikan fasilitasi pembelajaran inklusif melalui strategi modifikasi pembelajaran diferensiasi dalam empat aspek utama.diferensiasi materi/kurikulum, proses, produk/penilaian, dan lingkungan belajar.Implementasi ini didorong oleh dorongan etis untuk mempertahankan hak pendidikan yang sama, menyediakan kesempatan pengembangan, menumbuhkan empati pada siswa biasa, dan meningkatkan keyakinan diri siswa dengan disabilitas.Namun, dalam praktiknya, pembelajaran diferensiasi masih memiliki kelemahan seperti rasa kekecualian dari siswa biasa, kurangnya optimalitas pembelajaran yang bermakna, dan penyelesaian tugas inklusif yang bergantung pada Guru Pendukung Kecukupan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan guru dan siswa dalam pembelajaran diferensiasi dalam pendidikan inklusif di SMPN 1 Yogyakarta. Penelitian ini berfokus pada: (1) bagaimana pembelajaran diferensiasi dikembangkan dalam pendidikan inklusif bagi siswa dengan disabilitas, dan (2) peran guru dalam mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi bagi siswa dengan disabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Validitas data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber data, sedangkan analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa fasilitasi pembelajaran diferensiasi telah diterapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-5ebfa.webp" title="JURIS - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-5ebfa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-5ebfa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-5ebfa.webp 1x" title="JURIS - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school" alt="JURIS - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-0bf3c.webp" title="JURIS - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-0bf3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-0bf3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-0bf3c.webp 1x" title="JURIS - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school" alt="JURIS - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-a0f8c.webp" title="JURIS - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-a0f8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-a0f8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-a0f8c.webp 1x" title="JURIS - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school" alt="JURIS - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48680-sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e" title="JURIS - Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school" target="_blank">Differentiated learning in inclusive educational activities in junior high school</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji model kolaborasi sistematis antara guru reguler dan Guru Pendukung Kecukupan untuk membangun kapasitas guru dalam mengadaptasi kurikulum secara mandiri tanpa bergantung penuh pada pendukung khusus. Selain itu, perlu dikembangkan kerangka integrasi teknologi berbasis Universal Design for Learning (UDL) dan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang dapat diterapkan oleh guru reguler untuk merancang pembelajaran inklusif yang responsif terhadap berbagai jenis disabilitas. Terakhir, diperlukan penelitian mengenai strategi pengurangan stigma sosial yang melibatkan peer tutoring dan metode pembelajaran berkelompok heterogen sebagai upaya membangun empati siswa biasa terhadap disabilitas serta meningkatkan partisipasi aktif siswa dengan disabilitas dalam aktivitas akademik dan non-akademik..
<br>SMP Negeri 1 Yogyakarta telah mengimplementasikan fasilitasi pembelajaran inklusif melalui strategi modifikasi pembelajaran diferensiasi dalam empat aspek utama.diferensiasi materi/kurikulum, proses, produk/penilaian, dan lingkungan belajar.Implementasi ini didorong oleh dorongan etis untuk mempertahankan hak pendidikan yang sama, menyediakan kesempatan pengembangan, menumbuhkan empati pada siswa biasa, dan meningkatkan keyakinan diri siswa dengan disabilitas.Namun, dalam praktiknya, pembelajaran diferensiasi masih memiliki kelemahan seperti rasa kekecualian dari siswa biasa, kurangnya optimalitas pembelajaran yang bermakna, dan penyelesaian tugas inklusif yang bergantung pada Guru Pendukung Kecukupan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan guru dan siswa dalam pembelajaran diferensiasi dalam pendidikan inklusif di SMPN 1 Yogyakarta. Penelitian ini berfokus pada: (1) bagaimana pembelajaran diferensiasi dikembangkan dalam pendidikan inklusif bagi siswa dengan disabilitas, dan (2) peran guru dalam mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi bagi siswa dengan disabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Validitas data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber data, sedangkan analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa fasilitasi pembelajaran diferensiasi telah diterapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-5ebfa.webp" type="image/webp" length="263284" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-5ebfa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-0bf3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/sumber-data-tekstual-aktif-siswa-guru-smp-negeri-e-thumb-a0f8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7062-petier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17532-psychology-evaluation-technology-educational-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro Kecil Dan Menengah UMKM Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro Kecil Dan Menengah UMKM Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro Kecil Dan Menengah UMKM Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48682-konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok</link>
	<guid isPermaLink="false">d963347550ae1a515ea0ebe989e51d78</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 22:04:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nana4d https ]]></category>
	<category><![CDATA[ sat sahti ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[https,nana4d,sahti,sat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat perlindungan hukum UMKM, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem OSS dalam memudahkan perizinan dan menilai dampaknya terhadap kepastian hukum UMKM. Selanjutnya, studi komparatif mengenai berbagai model kemitraan (misalnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja: Untuk memperkuat perlindungan hukum UMKM, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem OSS dalam memudahkan perizinan dan menilai dampaknya terhadap kepastian hukum UMKM. Selanjutnya, studi komparatif mengenai berbagai model kemitraan (misalnya inti-plasma, subkontrak, dan waralaba) dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi distribusi keuntungan secara adil dan berkelanjutan bagi UMKM. Terakhir, penelitian eksperimental tentang upaya penguatan literasi hukum melalui pelatihan terintegrasi dapat mengukur peningkatan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan regulasi serta mengurangi risiko praktik eksploitatif oleh pelaku usaha besar.. Pengaturan hukum terhadap perlindungan UMKM secara eksplisit diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021.Bentuk-bentuk kemitraan UMKM meliputi inti-plasma, subkontrak, waralaba, distribusi, dan lain-lain, yang membuka peluang namun memerlukan pengawasan dan perlindungan hukum agar tidak eksploitatif.Implementasi regulasi masih menghadapi hambatan seperti kurangnya pemahaman hukum, kapasitas SDM, dan lemahnya pengawasan, sehingga diperlukan pembinaan, pengawasan, dan pendampingan hukum aktif Rumusan masalah yang diajukan yaitu: Bagaimana Pengaturan Hukum Terhadap Perlindungan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang; Apa Saja Bentuk Kerjasama Kemitraan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja; Penelitian ini termasuk tipologi penelitian Normatif Yuuridis. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi dokumen/pustaka dan peratran perudangan-undangan, kemudian diolah dengan bantuan program deskriptif kualitatif dan hasilnya disajikan dengan memunculkan kesimpulan dengan penjelasan. Analisis dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan dipadukan dengan pendekatan yuridis. Dari hasil penelitian ini di temukan Pengaturan hukum terhadap perlindungan UMKM terdapat dalam peraturan perundang-undangan yaitu pada Undang-Undang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-1c489.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-1c489.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-1c489.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-1c489.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48682-konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja" target="_blank">Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja</a>: Untuk memperkuat perlindungan hukum UMKM, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem OSS dalam memudahkan perizinan dan menilai dampaknya terhadap kepastian hukum UMKM. Selanjutnya, studi komparatif mengenai berbagai model kemitraan (misalnya inti-plasma, subkontrak, dan waralaba) dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi distribusi keuntungan secara adil dan berkelanjutan bagi UMKM. Terakhir, penelitian eksperimental tentang upaya penguatan literasi hukum melalui pelatihan terintegrasi dapat mengukur peningkatan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan regulasi serta mengurangi risiko praktik eksploitatif oleh pelaku usaha besar..
<br>Pengaturan hukum terhadap perlindungan UMKM secara eksplisit diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021.Bentuk-bentuk kemitraan UMKM meliputi inti-plasma, subkontrak, waralaba, distribusi, dan lain-lain, yang membuka peluang namun memerlukan pengawasan dan perlindungan hukum agar tidak eksploitatif.Implementasi regulasi masih menghadapi hambatan seperti kurangnya pemahaman hukum, kapasitas SDM, dan lemahnya pengawasan, sehingga diperlukan pembinaan, pengawasan, dan pendampingan hukum aktif
<br>Rumusan masalah yang diajukan yaitu: Bagaimana Pengaturan Hukum Terhadap Perlindungan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Kemitraan Dalam Perspektif Undang-Undang; Apa Saja Bentuk Kerjasama Kemitraan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja; Penelitian ini termasuk tipologi penelitian Normatif Yuuridis. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi dokumen/pustaka dan peratran perudangan-undangan, kemudian diolah dengan bantuan program deskriptif kualitatif dan hasilnya disajikan dengan memunculkan kesimpulan dengan penjelasan. Analisis dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan dipadukan dengan pendekatan yuridis. Dari hasil penelitian ini di temukan Pengaturan hukum terhadap perlindungan UMKM terdapat dalam peraturan perundang-undangan yaitu pada Undang-Undang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp" type="image/webp" length="65456" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-1c489.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-77d29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/konteks-undang-cipta-pelaku-umkm-rantai-pasok-unda-thumb-7d161.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1987-lppmunidayan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11151-jurnal-ilmu-hukum-kanturuna-wolio.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48671-manfaat-sistem-efektivitas-pencatata</link>
	<guid isPermaLink="false">acfb9f43384f9ee9fbea3369f4da4428</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 21:21:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarwo derta ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ moh kharis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[derta,full,issue,kharis,moh,sarwo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana sistem pencatatan keuangan berbasis RAD dapat diadaptasi untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memiliki keterbatasan sumber daya dan keahlian teknis, agar solusi ini dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development: Pertama, perlu dikaji bagaimana sistem pencatatan keuangan berbasis RAD dapat diadaptasi untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memiliki keterbatasan sumber daya dan keahlian teknis, agar solusi ini dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha. Kedua, penting untuk meneliti integrasi fitur kecerdasan buatan (AI) dalam sistem ini, misalnya untuk deteksi otomatis anomali transaksi atau prediksi arus kas, guna meningkatkan fungsi analitis sistem di luar sekadar pencatatan. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang efektivitas sistem dalam jangka panjang, termasuk tantangan pemeliharaan, ketergantungan terhadap teknologi, dan evolusi kebutuhan pengguna, agar sistem tetap relevan dan berkelanjutan seiring perkembangan perusahaan. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam manfaat sistem finansial berbasis RAD dan memperluas aplikasinya ke berbagai konteks bisnis serta kebutuhan operasional yang dinamis.. Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem pencatatan keuangan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang mampu mempercepat proses pengembangan sekaligus melibatkan pengguna secara aktif.Keterlibatan pengguna dalam tahap uji desain sistem serta pemberian masukan tentang kebutuhan sistem mendukung keberhasilan implementasi.Sistem yang dihasilkan membantu admin perusahaan dalam melakukan pencatatan keuangan secara lebih efisien dan terorganisir Kemajuan teknologi pada bidang keuangan mengalami perkembangan yang besar. Hal tersebut memungkinkan pengembangan aplikasi keuangan yang beragam dan mampu mempermudah pengelolaan keuangan khususnya pada perusahaan. Tujuan utama proyek ini adalah menciptakan dan menerapkan sistem buku kas yang efektif dan terorganisir untuk membantu bisnis memantau pendapatan dan pengeluarannya. Penulis menggunakan metode pengembangan Rapid Application Development (RAD). Selama proses ini, tim menemukan masalah dan kebutuhan khusus perusahaan melalui teknik analisis kebutuhan, yang diikuti dengan perancangan dan pengujian sistem. Sistem pencatatan baru diharapkan dapat meningkatkan transparansi manajemen keuangan, mengurangi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-db829.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-db829.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-db829.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-db829.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-a337e.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-a337e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-a337e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-a337e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-d840d.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-d840d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-d840d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-d840d.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48671-manfaat-sistem-efektivitas-pencatata" title="JURIS - Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development" target="_blank">Pengembangan Sistem Pencatatan Finansial Perusahaan Menggunakan Metode Rapid Application Development</a>: Pertama, perlu dikaji bagaimana sistem pencatatan keuangan berbasis RAD dapat diadaptasi untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memiliki keterbatasan sumber daya dan keahlian teknis, agar solusi ini dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha. Kedua, penting untuk meneliti integrasi fitur kecerdasan buatan (AI) dalam sistem ini, misalnya untuk deteksi otomatis anomali transaksi atau prediksi arus kas, guna meningkatkan fungsi analitis sistem di luar sekadar pencatatan. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang efektivitas sistem dalam jangka panjang, termasuk tantangan pemeliharaan, ketergantungan terhadap teknologi, dan evolusi kebutuhan pengguna, agar sistem tetap relevan dan berkelanjutan seiring perkembangan perusahaan. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam manfaat sistem finansial berbasis RAD dan memperluas aplikasinya ke berbagai konteks bisnis serta kebutuhan operasional yang dinamis..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem pencatatan keuangan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang mampu mempercepat proses pengembangan sekaligus melibatkan pengguna secara aktif.Keterlibatan pengguna dalam tahap uji desain sistem serta pemberian masukan tentang kebutuhan sistem mendukung keberhasilan implementasi.Sistem yang dihasilkan membantu admin perusahaan dalam melakukan pencatatan keuangan secara lebih efisien dan terorganisir
<br>Kemajuan teknologi pada bidang keuangan mengalami perkembangan yang besar. Hal tersebut memungkinkan pengembangan aplikasi keuangan yang beragam dan mampu mempermudah pengelolaan keuangan khususnya pada perusahaan. Tujuan utama proyek ini adalah menciptakan dan menerapkan sistem buku kas yang efektif dan terorganisir untuk membantu bisnis memantau pendapatan dan pengeluarannya. Penulis menggunakan metode pengembangan Rapid Application Development (RAD). Selama proses ini, tim menemukan masalah dan kebutuhan khusus perusahaan melalui teknik analisis kebutuhan, yang diikuti dengan perancangan dan pengujian sistem. Sistem pencatatan baru diharapkan dapat meningkatkan transparansi manajemen keuangan, mengurangi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-a337e.webp" type="image/webp" length="80254" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-db829.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-a337e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/manfaat-sistem-efektivitas-pencatatan-manual-manaj-thumb-d840d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5455-ivet.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14536-joined-journal-journal-informatics-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ WhatsApp blast as digital multiliteracy 4 0 product to improve studentsAo English learning achievement ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ WhatsApp blast as digital multiliteracy 4 0 product to improve studentsAo English learning achievement ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ WhatsApp blast as digital multiliteracy 4 0 product to improve studentsAo English learning achievement ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48679-whatsapp-blast-multiliteracy-english-learning-achi</link>
	<guid isPermaLink="false">694c718abac3b2f57892fa1898cb1cb9</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 21:16:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam sujarwo ]]></category>
	<category><![CDATA[ hayat mahmud ]]></category>
	<category><![CDATA[ fajlay rabbi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fajlay,hayat,imam,mahmud,rabbi,sujarwo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti apakah efektivitas WhatsApp Blast berbeda antara mahasiswa dengan latar belakang literasi digital yang tinggi dan rendah, untuk memahami sejauh mana kesiapan digital memengaruhi hasil pembelajaran. Kedua, perlu dikaji bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement: Pertama, perlu diteliti apakah efektivitas WhatsApp Blast berbeda antara mahasiswa dengan latar belakang literasi digital yang tinggi dan rendah, untuk memahami sejauh mana kesiapan digital memengaruhi hasil pembelajaran. Kedua, perlu dikaji bagaimana integrasi WhatsApp Blast dengan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan menulis akademik dalam bahasa Inggris, karena saat ini fokusnya masih pada tes struktur dan pemahaman. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penggunaan WhatsApp Blast dalam jangka panjang, termasuk dampaknya terhadap kemandirian belajar dan motivasi, serta potensi kejenuhan penggunaan media yang sama secara terus-menerus. Penelitian lanjutan dapat merancang studi longitudinal yang membandingkan kelompok yang menggunakan WhatsApp Blast secara konsisten dalam satu semester penuh dengan kelompok yang hanya menggunakan sesekali. Selain itu, perlu dianalisis jenis konten apa yang paling efektifAiapakah video singkat, kuis interaktif, atau teks berstrukturAidalam mempertahankan keterlibatan dan hasil belajar. Penelitian juga bisa menguji adaptasi WhatsApp Blast untuk keterampilan berbicara, yang belum dieksplorasi dalam penelitian ini, melalui tugas rekaman suara atau diskusi berbasis suara. Temuan dari penelitian ini dapat membantu pendidik merancang strategi multiliterasi digital yang lebih holistik dan berkelanjutan.. Terdapat perbedaan signifikan antara pencapaian pembelajaran bahasa Inggris mahasiswa sebelum dan sesudah menggunakan WhatsApp Blast.Nilai signifikansi sebesar 0,000 menunjukkan kontribusi positif WhatsApp Blast terhadap peningkatan pencapaian tersebut.Rata-rata skor meningkat dari 48,7 menjadi 67,1, menandakan adanya peningkatan sekitar 18,4 poin yang menunjukkan efektivitas WhatsApp Blast sebagai media pembelajaran mandiri yang interaktif dan sesuai kebiasaan mahasiswa masa kini Banyak perguruan tinggi swasta di Kota Tasikmalaya yang memiliki capaian pembelajaran bahasa Inggris mahasiswanya berada dalam kategori rendah. Oleh karena itu, WhatsApp Blast sebagai produk multiliterasi digital 4.0 digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh WhatsApp Blast terhadap pencapaian pembelajaran bahasa Inggris mahasiswa. Metodologi penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial satu kelompok pre-test dan post-test. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda. Jumlah sampel adalah 120 mahasiswa yang diambil dari tiga perguruan tinggi swasta. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Perhitungan dan analisis data menyimpulkan bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak. Hasil tersebut diperkuat dengan rata-rata... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-0c008.webp" title="JURIS - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-0c008.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-0c008.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-0c008.webp 1x" title="JURIS - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement" alt="JURIS - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-6b10b.webp" title="JURIS - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-6b10b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-6b10b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-6b10b.webp 1x" title="JURIS - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement" alt="JURIS - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-4f171.webp" title="JURIS - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-4f171.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-4f171.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-4f171.webp 1x" title="JURIS - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement" alt="JURIS - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48679-whatsapp-blast-multiliteracy-english-learning-achi" title="JURIS - WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement" target="_blank">WhatsApp blast as digital multiliteracy 4.0 product to improve studentsAo English learning achievement</a>: Pertama, perlu diteliti apakah efektivitas WhatsApp Blast berbeda antara mahasiswa dengan latar belakang literasi digital yang tinggi dan rendah, untuk memahami sejauh mana kesiapan digital memengaruhi hasil pembelajaran. Kedua, perlu dikaji bagaimana integrasi WhatsApp Blast dengan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan menulis akademik dalam bahasa Inggris, karena saat ini fokusnya masih pada tes struktur dan pemahaman. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penggunaan WhatsApp Blast dalam jangka panjang, termasuk dampaknya terhadap kemandirian belajar dan motivasi, serta potensi kejenuhan penggunaan media yang sama secara terus-menerus. Penelitian lanjutan dapat merancang studi longitudinal yang membandingkan kelompok yang menggunakan WhatsApp Blast secara konsisten dalam satu semester penuh dengan kelompok yang hanya menggunakan sesekali. Selain itu, perlu dianalisis jenis konten apa yang paling efektifAiapakah video singkat, kuis interaktif, atau teks berstrukturAidalam mempertahankan keterlibatan dan hasil belajar. Penelitian juga bisa menguji adaptasi WhatsApp Blast untuk keterampilan berbicara, yang belum dieksplorasi dalam penelitian ini, melalui tugas rekaman suara atau diskusi berbasis suara. Temuan dari penelitian ini dapat membantu pendidik merancang strategi multiliterasi digital yang lebih holistik dan berkelanjutan..
<br>Terdapat perbedaan signifikan antara pencapaian pembelajaran bahasa Inggris mahasiswa sebelum dan sesudah menggunakan WhatsApp Blast.Nilai signifikansi sebesar 0,000 menunjukkan kontribusi positif WhatsApp Blast terhadap peningkatan pencapaian tersebut.Rata-rata skor meningkat dari 48,7 menjadi 67,1, menandakan adanya peningkatan sekitar 18,4 poin yang menunjukkan efektivitas WhatsApp Blast sebagai media pembelajaran mandiri yang interaktif dan sesuai kebiasaan mahasiswa masa kini
<br>Banyak perguruan tinggi swasta di Kota Tasikmalaya yang memiliki capaian pembelajaran bahasa Inggris mahasiswanya berada dalam kategori rendah. Oleh karena itu, WhatsApp Blast sebagai produk multiliterasi digital 4.0 digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh WhatsApp Blast terhadap pencapaian pembelajaran bahasa Inggris mahasiswa. Metodologi penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial satu kelompok pre-test dan post-test. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda. Jumlah sampel adalah 120 mahasiswa yang diambil dari tiga perguruan tinggi swasta. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Perhitungan dan analisis data menyimpulkan bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak. Hasil tersebut diperkuat dengan rata-rata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-0c008.webp" type="image/webp" length="107370" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-0c008.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-6b10b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/blast-multiliteracy-english-learning-achievement-b-thumb-4f171.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7062-petier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17532-psychology-evaluation-technology-educational-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48677-mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes</link>
	<guid isPermaLink="false">b6f296bba980a7e2e5c824216bb7a71b</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 21:08:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 13 full text ]]></category>
	<category><![CDATA[ dani sasmoko ]]></category>
	<category><![CDATA[ afis pratama ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[13,afis,dani,full,pratama,sasmoko,text]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model prediksi profesi yang lebih akurat dengan menggunakan teknik-teknik machine learning lainnya, seperti algoritma Decision Tree atau Support ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model prediksi profesi yang lebih akurat dengan menggunakan teknik-teknik machine learning lainnya, seperti algoritma Decision Tree atau Support Vector Machine, untuk meningkatkan akurasi prediksi profesi siswa. 2. Melakukan analisis lebih mendalam terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan profesi siswa, seperti minat, bakat, dan kemampuan, serta mengintegrasikan hasil analisis tersebut dalam model prediksi. 3. Menerapkan model prediksi profesi yang telah dikembangkan pada sekolah-sekolah lain dengan karakteristik yang berbeda, untuk menguji keefektifan dan validitas model dalam konteks yang lebih luas.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menggunakan tools rapid miner 5.3 terhadap dataset Strength Typologi dari Hasil Asesmen Bakat yang diuji dengan metode Neural Network menghasilkan nilai RMSE yaitu 3.465 yang menunjukkan bahwa hasil klasifikasinya baik, sehingga siswa dengan parameter yang ada dapat diprediksi profesi Guru apa saja dan mana yang bukan, sehingga pola ini dapat digunakan sebagai tolak ukur gambaran profesi (Guru) sehingga dapat diarahkan dan usaha yang maksimal.Untuk penelitian selanjutkan bisa menentukan prediksi profesi lain yang jumlahnya sangat banyak dengan metode data mining yang lain Pemilihan profesi bukanlah hal yang sederhana, perlu dirancang dan direncanakan dengan sebaik-baiknya. Dengan mengetahui bakat dan potensi serta aktivitas peran yang banyak, sehingga memunculkan beberapa peran atau aktivitas yang dipengaruhi oleh 2 hal itu. Penelitian ini menggunakan Algoritma Neural Network dan Rapidminner untuk memprediksi profesi (Guru) siswa nanti setelah lulus SMK IT Bina Nusantara Garut. Penelitian ini menggunakan 8 atribut N (Network), H (Headmen), S (Servicing), T (Thinking), R (Reasioning), Te (Technical), dan GI (Generating... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-f0872.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-f0872.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-f0872.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-f0872.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-10e26.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-10e26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-10e26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-10e26.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-21968.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-21968.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-21968.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-21968.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48677-mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes" title="JURIS - Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut" target="_blank">Penerapan Algoritma Neural Network pada Strength Typologi Bakat untuk Memprediksi Pemilihan Profesi: Studi Kasus SMK IT Bina Nusantara Garut</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model prediksi profesi yang lebih akurat dengan menggunakan teknik-teknik machine learning lainnya, seperti algoritma Decision Tree atau Support Vector Machine, untuk meningkatkan akurasi prediksi profesi siswa. 2. Melakukan analisis lebih mendalam terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan profesi siswa, seperti minat, bakat, dan kemampuan, serta mengintegrasikan hasil analisis tersebut dalam model prediksi. 3. Menerapkan model prediksi profesi yang telah dikembangkan pada sekolah-sekolah lain dengan karakteristik yang berbeda, untuk menguji keefektifan dan validitas model dalam konteks yang lebih luas..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menggunakan tools rapid miner 5.3 terhadap dataset Strength Typologi dari Hasil Asesmen Bakat yang diuji dengan metode Neural Network menghasilkan nilai RMSE yaitu 3.465 yang menunjukkan bahwa hasil klasifikasinya baik, sehingga siswa dengan parameter yang ada dapat diprediksi profesi Guru apa saja dan mana yang bukan, sehingga pola ini dapat digunakan sebagai tolak ukur gambaran profesi (Guru) sehingga dapat diarahkan dan usaha yang maksimal.Untuk penelitian selanjutkan bisa menentukan prediksi profesi lain yang jumlahnya sangat banyak dengan metode data mining yang lain
<br>Pemilihan profesi bukanlah hal yang sederhana, perlu dirancang dan direncanakan dengan sebaik-baiknya. Dengan mengetahui bakat dan potensi serta aktivitas peran yang banyak, sehingga memunculkan beberapa peran atau aktivitas yang dipengaruhi oleh 2 hal itu. Penelitian ini menggunakan Algoritma Neural Network dan Rapidminner untuk memprediksi profesi (Guru) siswa nanti setelah lulus SMK IT Bina Nusantara Garut. Penelitian ini menggunakan 8 atribut N (Network), H (Headmen), S (Servicing), T (Thinking), R (Reasioning), Te (Technical), dan GI (Generating...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-21968.webp" type="image/webp" length="71476" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-f0872.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-10e26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/mahasiswa-bina-nusantara-program-pendidikan-profes-thumb-21968.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5455-ivet.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14536-joined-journal-journal-informatics-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrating Generative Pre trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrating Generative Pre trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrating Generative Pre trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48681-pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje</link>
	<guid isPermaLink="false">e472910421b15385bdde7d687e3fa0cc</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 21:05:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bingli wang ]]></category>
	<category><![CDATA[ tahir tahir ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bingli,case,study,tahir,wang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan prototipe LMS yang terintegrasi dengan GPT dan menguji efektivitasnya terhadap pencapaian pembelajaran serta kepuasan pengguna di kalangan mahasiswa konselor, sehingga memberikan bukti empiris mengenai kontribusi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan prototipe LMS yang terintegrasi dengan GPT dan menguji efektivitasnya terhadap pencapaian pembelajaran serta kepuasan pengguna di kalangan mahasiswa konselor, sehingga memberikan bukti empiris mengenai kontribusi AI terhadap hasil pendidikan. Selain itu, studi komparatif antar institusi dan disiplin ilmu dapat dilakukan untuk mengevaluasi generalisasi temuan serta menyesuaikan fitur GPT dengan kebutuhan spesifik konteks belajar yang beragam. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki implikasi etika dan afektif dari umpan balik berbasis AI, termasuk tingkat kepercayaan, empati, dan dampaknya terhadap perkembangan profesional mahasiswa konselor, guna memastikan bahwa teknologi AI berperan sebagai pendukung yang bertanggung jawab dalam proses pembelajaran.. Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan desain LMS yang mendukung pembelajaran terdiferensiasi dalam pendidikan konselor dan mengevaluasi peran Generative Pre-trained Transformer (GPT) sebagai teknologi pendukung.Hasilnya menunjukkan bahwa GPT dapat mengatasi kesenjangan antara fungsi LMS saat ini dan tuntutan pedagogis dengan menyediakan umpan balik otomatis, rekomendasi konten yang dipersonalisasi, serta simulasi skenario nyata, sehingga meningkatkan personalisasi, keterlibatan, dan kompetensi profesional mahasiswa konselor.Namun, integrasi GPT harus diarahkan oleh tujuan pedagogis, berperan sebagai mitra pembelajaran bukan pengganti pendidik, dan menjadi dasar konseptual untuk pengembangan sistem belajar adaptif, inklusif, serta berpusat pada manusia dalam pendidikan konselor Pembelajaran terdiferensiasi telah menjadi pendekatan kritis dalam pendidikan konselor karena memungkinkan proses instruksional disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelajar. Namun, sebagian besar Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) yang ada belum sepenuhnya mendukung prinsip pedagogis ini. Dengan kemajuan pesat kecerdasan buatan, khususnya model Generative Pre-trained Transformer (GPT), muncul peluang baru untuk mengembangkan platform LMS yang lebih adaptif dan personalisasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan desain awal LMS pembelajaran terdiferensiasi dalam pendidikan konselor serta mengeksplorasi potensi integrasi GPT sebagai teknologi pendukung. Menggunakan pendekatan kualitatif eksploratori, data dikumpulkan dari 34 calon guru dalam Program Pendidikan Profesional Guru Bimbingan dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-7dba8.webp" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-7dba8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-7dba8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-7dba8.webp 1x" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" alt="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp 1x" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" alt="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-994c4.webp" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-994c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-994c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-994c4.webp 1x" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" alt="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48681-pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje" title="JURIS - Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education" target="_blank">Integrating Generative Pre-trained Transformer into a Differentiated Learning Management System for Counselor Education</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan prototipe LMS yang terintegrasi dengan GPT dan menguji efektivitasnya terhadap pencapaian pembelajaran serta kepuasan pengguna di kalangan mahasiswa konselor, sehingga memberikan bukti empiris mengenai kontribusi AI terhadap hasil pendidikan. Selain itu, studi komparatif antar institusi dan disiplin ilmu dapat dilakukan untuk mengevaluasi generalisasi temuan serta menyesuaikan fitur GPT dengan kebutuhan spesifik konteks belajar yang beragam. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki implikasi etika dan afektif dari umpan balik berbasis AI, termasuk tingkat kepercayaan, empati, dan dampaknya terhadap perkembangan profesional mahasiswa konselor, guna memastikan bahwa teknologi AI berperan sebagai pendukung yang bertanggung jawab dalam proses pembelajaran..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan desain LMS yang mendukung pembelajaran terdiferensiasi dalam pendidikan konselor dan mengevaluasi peran Generative Pre-trained Transformer (GPT) sebagai teknologi pendukung.Hasilnya menunjukkan bahwa GPT dapat mengatasi kesenjangan antara fungsi LMS saat ini dan tuntutan pedagogis dengan menyediakan umpan balik otomatis, rekomendasi konten yang dipersonalisasi, serta simulasi skenario nyata, sehingga meningkatkan personalisasi, keterlibatan, dan kompetensi profesional mahasiswa konselor.Namun, integrasi GPT harus diarahkan oleh tujuan pedagogis, berperan sebagai mitra pembelajaran bukan pengganti pendidik, dan menjadi dasar konseptual untuk pengembangan sistem belajar adaptif, inklusif, serta berpusat pada manusia dalam pendidikan konselor
<br>Pembelajaran terdiferensiasi telah menjadi pendekatan kritis dalam pendidikan konselor karena memungkinkan proses instruksional disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelajar. Namun, sebagian besar Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) yang ada belum sepenuhnya mendukung prinsip pedagogis ini. Dengan kemajuan pesat kecerdasan buatan, khususnya model Generative Pre-trained Transformer (GPT), muncul peluang baru untuk mengembangkan platform LMS yang lebih adaptif dan personalisasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan desain awal LMS pembelajaran terdiferensiasi dalam pendidikan konselor serta mengeksplorasi potensi integrasi GPT sebagai teknologi pendukung. Menggunakan pendekatan kualitatif eksploratori, data dikumpulkan dari 34 calon guru dalam Program Pendidikan Profesional Guru Bimbingan dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp" type="image/webp" length="141348" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-7dba8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-0e8b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/pembelajaran-terdiferensiasi-lms-gpt-sistem-manaje-thumb-994c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7062-petier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17532-psychology-evaluation-technology-educational-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Difference in Initial Treatment Temperature and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Difference in Initial Treatment Temperature and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Difference in Initial Treatment Temperature and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48676-stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-orga</link>
	<guid isPermaLink="false">51e3f4f37ca451a0ac6a73d075324af5</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 19:34:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mami kudou ]]></category>
	<category><![CDATA[ akari ono ]]></category>
	<category><![CDATA[ east java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akari,east,java,kudou,mami,ono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman dan pemanfaatan tepung tempe gembus, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat penelitian ini menemukan bahwa perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan tidak memengaruhi tekstur tepung tempe ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour: Untuk memperkaya pemahaman dan pemanfaatan tepung tempe gembus, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat penelitian ini menemukan bahwa perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan tidak memengaruhi tekstur tepung tempe gembus, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam. Studi ini dapat menggunakan alat analisis tekstur yang lebih kuantitatif dan sensitif, serta mengeksplorasi variasi ukuran partikel yang lebih luas setelah pengayakan, untuk mengungkap adanya perbedaan tekstur yang mungkin tidak terdeteksi oleh panelis atau metode pengujian saat ini. Pemahaman yang lebih komprehensif tentang tekstur akan memungkinkan pengembangan produk pangan dengan karakteristik yang lebih terkontrol. Kedua, karena tempe gembus dikenal mengandung berbagai komponen bioaktif hasil fermentasi yang berkontribusi pada nilai gizi dan fungsionalnya, penelitian selanjutnya sebaiknya berfokus pada analisis kandungan senyawa bioaktif, seperti antioksidan atau isoflavon, dan potensi aktivitas fungsionalnya. Menginvestigasi bagaimana perlakuan awal dan kondisi pengeringan memengaruhi stabilitas dan ketersediaan senyawa-senyawa ini akan sangat berharga untuk memaksimalkan manfaat kesehatan dari tepung tempe gembus. Terakhir, setelah mengidentifikasi formulasi tepung tempe gembus terbaik, penting untuk menguji fungsionalitas dan keberterimaannya dalam berbagai aplikasi produk pangan. Penelitian dapat mengevaluasi kinerja tepung tempe gembus sebagai bahan pengganti sebagian atau seluruh tepung terigu dalam produk seperti roti, mi, atau biskuit, dengan memperhatikan sifat fisik, organoleptik, dan daya simpannya, sehingga dapat mendukung diversifikasi pangan dan potensi komersialisasi di masa depan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan awal (pengukusan dan pemanggangan), suhu, dan waktu pengeringan secara signifikan memengaruhi warna, aroma, serta rasa tepung tempe gembus, namun tidak berpengaruh pada teksturnya.Tepung tempe gembus terbaik dihasilkan dari perlakuan awal pengukusan selama 15 menit, diikuti pengeringan pada suhu 80AC selama 5 jam (sampel 582).Sampel terbaik ini memiliki kandungan nutrisi yang baik, meliputi karbohidrat 42,15%, protein 33,56%, lemak 5,15%, kadar air 11,95%, kadar abu 0,31%, dan serat 6,87% Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan terhadap sifat organoleptik tepung tempe gembus. Tempe gembus merupakan hasil fermentasi dari ampas tahu yang memiliki kadar protein yang tinggi, namun memiliki keterbatasan dalam daya simpan dan sifat sensori yang sulit diterima di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi perlakuan awal (pengukusan dan pemanggangan), suhu pengeringan (70AC dan 80AC), serta waktu pengeringan (5 dan 6 jam). Uji organoleptik dilakukan oleh panelis untuk menilai warna, aroma, rasa, tekstur, dan bentuk tepung yang dihasilkan. Berdasarkan uji organoleptik, dihasilkan tepung tempe gembus terbaik yaitu dengan perlakuan awal kukus 15 menit, dikeringkan pada suhu 80AC dengan kurun waktu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-44a13.webp" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-44a13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-44a13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-44a13.webp 1x" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" alt="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp 1x" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" alt="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp 1x" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" alt="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48676-stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-orga" title="JURIS - Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour" target="_blank">Difference in Initial Treatment, Temperature, and Drying Time on the Organoleptic Properties of Gembus Tempe Flour</a>: Untuk memperkaya pemahaman dan pemanfaatan tepung tempe gembus, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat penelitian ini menemukan bahwa perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan tidak memengaruhi tekstur tepung tempe gembus, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam. Studi ini dapat menggunakan alat analisis tekstur yang lebih kuantitatif dan sensitif, serta mengeksplorasi variasi ukuran partikel yang lebih luas setelah pengayakan, untuk mengungkap adanya perbedaan tekstur yang mungkin tidak terdeteksi oleh panelis atau metode pengujian saat ini. Pemahaman yang lebih komprehensif tentang tekstur akan memungkinkan pengembangan produk pangan dengan karakteristik yang lebih terkontrol. Kedua, karena tempe gembus dikenal mengandung berbagai komponen bioaktif hasil fermentasi yang berkontribusi pada nilai gizi dan fungsionalnya, penelitian selanjutnya sebaiknya berfokus pada analisis kandungan senyawa bioaktif, seperti antioksidan atau isoflavon, dan potensi aktivitas fungsionalnya. Menginvestigasi bagaimana perlakuan awal dan kondisi pengeringan memengaruhi stabilitas dan ketersediaan senyawa-senyawa ini akan sangat berharga untuk memaksimalkan manfaat kesehatan dari tepung tempe gembus. Terakhir, setelah mengidentifikasi formulasi tepung tempe gembus terbaik, penting untuk menguji fungsionalitas dan keberterimaannya dalam berbagai aplikasi produk pangan. Penelitian dapat mengevaluasi kinerja tepung tempe gembus sebagai bahan pengganti sebagian atau seluruh tepung terigu dalam produk seperti roti, mi, atau biskuit, dengan memperhatikan sifat fisik, organoleptik, dan daya simpannya, sehingga dapat mendukung diversifikasi pangan dan potensi komersialisasi di masa depan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan awal (pengukusan dan pemanggangan), suhu, dan waktu pengeringan secara signifikan memengaruhi warna, aroma, serta rasa tepung tempe gembus, namun tidak berpengaruh pada teksturnya.Tepung tempe gembus terbaik dihasilkan dari perlakuan awal pengukusan selama 15 menit, diikuti pengeringan pada suhu 80AC selama 5 jam (sampel 582).Sampel terbaik ini memiliki kandungan nutrisi yang baik, meliputi karbohidrat 42,15%, protein 33,56%, lemak 5,15%, kadar air 11,95%, kadar abu 0,31%, dan serat 6,87%
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan awal, suhu, dan waktu pengeringan terhadap sifat organoleptik tepung tempe gembus. Tempe gembus merupakan hasil fermentasi dari ampas tahu yang memiliki kadar protein yang tinggi, namun memiliki keterbatasan dalam daya simpan dan sifat sensori yang sulit diterima di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi perlakuan awal (pengukusan dan pemanggangan), suhu pengeringan (70AC dan 80AC), serta waktu pengeringan (5 dan 6 jam). Uji organoleptik dilakukan oleh panelis untuk menilai warna, aroma, rasa, tekstur, dan bentuk tepung yang dihasilkan. Berdasarkan uji organoleptik, dihasilkan tepung tempe gembus terbaik yaitu dengan perlakuan awal kukus 15 menit, dikeringkan pada suhu 80AC dengan kurun waktu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp" type="image/webp" length="101658" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-44a13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-c02c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/stock-tepung-terigu-tempe-gembus-sifat-organolepti-thumb-02790.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-170-umsida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13724-journal-tropical-food-agroindustrial-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 25 May 2026 20:34:21 +0700. 12 items. Served in: 3.038 seconds [rss] -->
