<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2026 18:09:20 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 18:09:20 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-06T18:09:20+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34859-numerical-modeling-parameter-optimization-recovery</link>
	<guid isPermaLink="false">e3b8291a9efbbb2f27960f53e016df8a</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 16:12:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cengkeh kec ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ file pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cengkeh,file,gacor,kec,pdf,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi model pembelajaran mesin dengan data seismik 4D untuk meningkatkan akurasi karakterisasi heterogenitas reservoir secara real-time. Selain itu, studi lebih lanjut dapat difokuskan pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi model pembelajaran mesin dengan data seismik 4D untuk meningkatkan akurasi karakterisasi heterogenitas reservoir secara real-time. Selain itu, studi lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan algoritma optimasi yang lebih efisien dan adaptif, yang mampu menangani ketidakpastian parameter reservoir dan perubahan kondisi operasional secara dinamis. Terakhir, penelitian perlu dilakukan untuk menginvestigasi potensi penerapan teknologi enhanced oil recovery (EOR) seperti injeksi CO2 atau polimer, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan lingkungan untuk memaksimalkan recovery factor secara berkelanjutan.. Penelitian ini berhasil mengembangkan framework terintegrasi yang menggabungkan pemodelan numerik reservoir dengan analisis regresi multivariat untuk mengoptimalkan parameter kunci dalam meningkatkan recovery factor hidrokarbon.Algoritma optimasi multiobjektif Grey Wolf Optimizer menunjukkan performa superior dengan recovery factor 46,3%.Simulasi skenario pengembangan mengindikasikan konfigurasi sumur dengan pola injeksi lima titik menghasilkan recovery factor optimal sebesar 48,2% Reservoir parameter optimisation is a critical aspect of enhancing the hydrocarbon recovery factor and requires systematic, integrated approaches. This research develops an integrated framework combining numerical reservoir modelling with multivariate regression analysis to optimise key reservoir parameters. The research methodology employs three-dimensional numerical simulation, implementation of a multi-objective optimisation algorithm, and development of machine learning models for recovery factor prediction. Research... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-1188a.webp" title="JURIS - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-1188a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-1188a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-1188a.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor" alt="JURIS - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-5397c.webp" title="JURIS - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-5397c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-5397c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-5397c.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor" alt="JURIS - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-f6c61.webp" title="JURIS - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-f6c61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-f6c61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-f6c61.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor" alt="JURIS - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34859-numerical-modeling-parameter-optimization-recovery" title="JURIS - Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor" target="_blank">Optimasi Parameter Reservoir Menggunakan Pemodelan Numerik Dan Analisis Regresi Untuk Meningkatkan Recovery Factor</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi model pembelajaran mesin dengan data seismik 4D untuk meningkatkan akurasi karakterisasi heterogenitas reservoir secara real-time. Selain itu, studi lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan algoritma optimasi yang lebih efisien dan adaptif, yang mampu menangani ketidakpastian parameter reservoir dan perubahan kondisi operasional secara dinamis. Terakhir, penelitian perlu dilakukan untuk menginvestigasi potensi penerapan teknologi enhanced oil recovery (EOR) seperti injeksi CO2 atau polimer, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan lingkungan untuk memaksimalkan recovery factor secara berkelanjutan..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan framework terintegrasi yang menggabungkan pemodelan numerik reservoir dengan analisis regresi multivariat untuk mengoptimalkan parameter kunci dalam meningkatkan recovery factor hidrokarbon.Algoritma optimasi multiobjektif Grey Wolf Optimizer menunjukkan performa superior dengan recovery factor 46,3%.Simulasi skenario pengembangan mengindikasikan konfigurasi sumur dengan pola injeksi lima titik menghasilkan recovery factor optimal sebesar 48,2%
<br>Reservoir parameter optimisation is a critical aspect of enhancing the hydrocarbon recovery factor and requires systematic, integrated approaches. This research develops an integrated framework combining numerical reservoir modelling with multivariate regression analysis to optimise key reservoir parameters. The research methodology employs three-dimensional numerical simulation, implementation of a multi-objective optimisation algorithm, and development of machine learning models for recovery factor prediction. Research...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-5397c.webp" type="image/webp" length="106668" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-1188a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-5397c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/numerical-modeling-parameter-optimization-recovery-thumb-f6c61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7157-jurnal-simetrik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung Solanum Melongena ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung Solanum Melongena ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung Solanum Melongena ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34865-terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona</link>
	<guid isPermaLink="false">d1f529c4935e9e6f84adc58674c331ed</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 16:12:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adi sucipto ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,sucipto,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi kompos kambing dan Pseudomonas fluorescens pada varietas terung yang berbeda, untuk mengetahui apakah respons tanaman bervariasi. Selain itu, studi mendalam mengenai mekanisme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena): Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi kompos kambing dan Pseudomonas fluorescens pada varietas terung yang berbeda, untuk mengetahui apakah respons tanaman bervariasi. Selain itu, studi mendalam mengenai mekanisme interaksi antara bakteri Pseudomonas fluorescens dengan kompos kambing dalam meningkatkan ketersediaan hara dan ketahanan tanaman terhadap penyakit perlu dilakukan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada optimasi dosis dan frekuensi aplikasi Pseudomonas fluorescens untuk mencapai efisiensi biaya dan manfaat yang maksimal, serta mengkaji potensi penggunaan bakteri ini dalam sistem pertanian organik untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan kompos kambing pada media tanam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman terung.Aplikasi Pseudomonas fluorescens pada media tanam juga berpengaruh nyata terhadap produktivitas tanaman terung, yang tercermin dari peningkatan jumlah buah, bobot buah, dan panjang buah.Kombinasi perlakuan kompos kambing dan Pseudomonas fluorescens terbukti meningkatkan daya tahan tanaman terung terhadap serangan penyakit mosaik kuning serta memperbaiki kondisi hara tanah (N, P, dan K) Terung (Solanum melongena L) merupakan salah satu komoditas sayuran buah penting yang memiliki banyak varietas dengan bentuk dan warna khas. Terung memiliki nilai gizi yang tinggi, terutama kandungan vitamin A dan fosfor, sehingga berpotensi menjadi sumber keanekaragaman gizi bagi masyarakat. Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi bermanfaat untuk kesehatan. Produksi terung di Indonesia pada 2021 mencapai 676.339 ton dan meningkat menjadi 704.223 ton pada 2022; namun, produksi tersebut masih belum mampu memenuhi konsumsi rata-rata masyarakat sebesar 2,88 kg/kapita/tahun. Faktor utama yang menghambat produktivitas terung antara lain kesuburan tanah yang rendah, pengelolaan budidaya yang kurang optimal, serta serangan patogen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-9ad4c.webp" title="JURIS - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-9ad4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-9ad4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-9ad4c.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)" alt="JURIS - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-d79e5.webp" title="JURIS - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-d79e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-d79e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-d79e5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)" alt="JURIS - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-c2b35.webp" title="JURIS - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-c2b35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-c2b35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-c2b35.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)" alt="JURIS - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34865-terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona" title="JURIS - Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)" target="_blank">Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena)</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi kompos kambing dan Pseudomonas fluorescens pada varietas terung yang berbeda, untuk mengetahui apakah respons tanaman bervariasi. Selain itu, studi mendalam mengenai mekanisme interaksi antara bakteri Pseudomonas fluorescens dengan kompos kambing dalam meningkatkan ketersediaan hara dan ketahanan tanaman terhadap penyakit perlu dilakukan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada optimasi dosis dan frekuensi aplikasi Pseudomonas fluorescens untuk mencapai efisiensi biaya dan manfaat yang maksimal, serta mengkaji potensi penggunaan bakteri ini dalam sistem pertanian organik untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan kompos kambing pada media tanam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman terung.Aplikasi Pseudomonas fluorescens pada media tanam juga berpengaruh nyata terhadap produktivitas tanaman terung, yang tercermin dari peningkatan jumlah buah, bobot buah, dan panjang buah.Kombinasi perlakuan kompos kambing dan Pseudomonas fluorescens terbukti meningkatkan daya tahan tanaman terung terhadap serangan penyakit mosaik kuning serta memperbaiki kondisi hara tanah (N, P, dan K)
<br>Terung (Solanum melongena L) merupakan salah satu komoditas sayuran buah penting yang memiliki banyak varietas dengan bentuk dan warna khas. Terung memiliki nilai gizi yang tinggi, terutama kandungan vitamin A dan fosfor, sehingga berpotensi menjadi sumber keanekaragaman gizi bagi masyarakat. Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi bermanfaat untuk kesehatan. Produksi terung di Indonesia pada 2021 mencapai 676.339 ton dan meningkat menjadi 704.223 ton pada 2022; namun, produksi tersebut masih belum mampu memenuhi konsumsi rata-rata masyarakat sebesar 2,88 kg/kapita/tahun. Faktor utama yang menghambat produktivitas terung antara lain kesuburan tanah yang rendah, pengelolaan budidaya yang kurang optimal, serta serangan patogen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-c2b35.webp" type="image/webp" length="88902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-9ad4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-d79e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/terung-solanum-melongena-kompos-kambing-pseudomona-thumb-c2b35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-10-untag-banyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8593-journal-agricultural-sustainability.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34858-tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan</link>
	<guid isPermaLink="false">6b85413c9fc07933f8857cf49e238c2e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 16:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ridwan samal ]]></category>
	<category><![CDATA[ caryl alyona ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudi serang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alyona,caryl,ridwan,rudi,samal,serang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan faktor eksternal yang dapat memengaruhi kebutuhan ruang dalam di jurusan perguruan tinggi. Selain itu, perlu dilakukan analisis kebutuhan ruang spesifik per jenis ruang dan melibatkan lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan faktor eksternal yang dapat memengaruhi kebutuhan ruang dalam di jurusan perguruan tinggi. Selain itu, perlu dilakukan analisis kebutuhan ruang spesifik per jenis ruang dan melibatkan lebih banyak kebutuhan sivitas. Penelitian ini dapat dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi dan kecukupan lahan eksisting serta disesuaikan dengan kebutuhan ruang kuliah berdasarkan Standar Sarana Prasarana Perguruan Tinggi.. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat ketidaksesuaian tata ruang dan fungsi ruang pada gedung jurusan di Politeknik Negeri Ambon.Pemanfaatan ruang dalam pada gedung jurusan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan saat ini, terlihat dari hasil analisis bahwa banyak ruang yang sesuai standar tidak disediakan secara optimal dalam kondisi riil, seperti ruang kerja koordinator program studi, ruang Himpunan Mahasiswa Jurusan, ruang baca, ruang ujian, dan ruang-ruang rapat hingga ruang kuliah.Teridentifikasi bahwa ada beberapa ruang penting dalam sebuah jurusan yang tidak disediakan oleh institusi untuk menunjang proses pembelajaran Sebuah departemen merupakan bagian dari organ pendidikan tinggi, sehingga gedung departemen cenderung memiliki tingkat aktivitas yang signifikan. Komunitas akademik yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan karyawan melakukan aktivitas secara dinamis sehingga ruang yang sesuai dengan kebutuhan saat ini sangat diperlukan. Ruang dipandang sebagai refleksi dari aktivitas manusia. Ruang dengan fungsi yang tepat akan meningkatkan kualitas ruang. Di sisi lain, ada standar yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi berapa banyak unit ruang dan kebutuhan ruang prioritas dalam gedung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-71238.webp" title="JURIS - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-71238.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-71238.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-71238.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon" alt="JURIS - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-02d69.webp" title="JURIS - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-02d69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-02d69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-02d69.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon" alt="JURIS - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-26777.webp" title="JURIS - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-26777.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-26777.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-26777.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon" alt="JURIS - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34858-tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan" title="JURIS - Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon" target="_blank">Identifikasi Kebutuhan Ruang Dalam Pada Gedung Jurusan di Politeknik Negeri Ambon</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan faktor eksternal yang dapat memengaruhi kebutuhan ruang dalam di jurusan perguruan tinggi. Selain itu, perlu dilakukan analisis kebutuhan ruang spesifik per jenis ruang dan melibatkan lebih banyak kebutuhan sivitas. Penelitian ini dapat dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi dan kecukupan lahan eksisting serta disesuaikan dengan kebutuhan ruang kuliah berdasarkan Standar Sarana Prasarana Perguruan Tinggi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat ketidaksesuaian tata ruang dan fungsi ruang pada gedung jurusan di Politeknik Negeri Ambon.Pemanfaatan ruang dalam pada gedung jurusan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan saat ini, terlihat dari hasil analisis bahwa banyak ruang yang sesuai standar tidak disediakan secara optimal dalam kondisi riil, seperti ruang kerja koordinator program studi, ruang Himpunan Mahasiswa Jurusan, ruang baca, ruang ujian, dan ruang-ruang rapat hingga ruang kuliah.Teridentifikasi bahwa ada beberapa ruang penting dalam sebuah jurusan yang tidak disediakan oleh institusi untuk menunjang proses pembelajaran
<br>Sebuah departemen merupakan bagian dari organ pendidikan tinggi, sehingga gedung departemen cenderung memiliki tingkat aktivitas yang signifikan. Komunitas akademik yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan karyawan melakukan aktivitas secara dinamis sehingga ruang yang sesuai dengan kebutuhan saat ini sangat diperlukan. Ruang dipandang sebagai refleksi dari aktivitas manusia. Ruang dengan fungsi yang tepat akan meningkatkan kualitas ruang. Di sisi lain, ada standar yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi berapa banyak unit ruang dan kebutuhan ruang prioritas dalam gedung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-26777.webp" type="image/webp" length="121606" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-71238.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-02d69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/tata-ruang-pesisir-gedung-kuliah-pemanfaatan-depar-thumb-26777.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7157-jurnal-simetrik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS Off Grid Dusun I Negeri Hutumuri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS Off Grid Dusun I Negeri Hutumuri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS Off Grid Dusun I Negeri Hutumuri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34850-plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list</link>
	<guid isPermaLink="false">9b9d5f533b5bbf35d936922be48693af</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 15:12:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cengkeh kec ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ file pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cengkeh,file,gacor,kec,pdf,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis ekonomi kelayakan implementasi PLTS Off-Grid di Dusun I Negeri Hutumuri, termasuk perhitungan biaya investasi awal, biaya operasional dan pemeliharaan, serta potensi pengembalian investasi. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis ekonomi kelayakan implementasi PLTS Off-Grid di Dusun I Negeri Hutumuri, termasuk perhitungan biaya investasi awal, biaya operasional dan pemeliharaan, serta potensi pengembalian investasi. Selain itu, studi tentang integrasi sistem penyimpanan energi yang lebih canggih, seperti baterai lithium-ion, dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem PLTS. Terakhir, penelitian mengenai optimalisasi sudut kemiringan modul surya secara dinamis berdasarkan data cuaca lokal dapat dilakukan untuk memaksimalkan penyerapan energi matahari sepanjang tahun, sehingga meningkatkan kinerja sistem PLTS secara keseluruhan dan memastikan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat Dusun I Negeri Hutumuri.. Penelitian ini menghasilkan desain PLTS Off-Grid dengan kapasitas 95 kWp untuk memenuhi kebutuhan energi di Dusun I Negeri Hutumuri.Total konsumsi energi harian di dusun tersebut adalah 605,064 kWh, dan sistem PLTS yang dirancang mampu menyediakan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut.Implementasi PLTS Off-Grid ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang berkelanjutan untuk mengatasi masalah pemadaman listrik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat Penelitian ini bertujuan untuk merancang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid di Dusun I Negeri Hutumuri, untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik dari PLN yang sering mengalami pemadaman periodik. PLTS Off-Grid dipilih sebagai solusi alternatif karena memanfaatkan energi surya yang melimpah di wilayah tersebut, ramah lingkungan, dan tidak bergantung pada jaringan listrik konvensional. Penelitian ini dimulai dengan analisis kebutuhan beban harian di Dusun I Negeri Hutumuri, termasuk kebutuhan rumah tangga, fasilitas umum seperti sekolah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-f8cea.webp" title="JURIS - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-f8cea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-f8cea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-f8cea.webp 1x" title="JURIS - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri" alt="JURIS - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-61eca.webp" title="JURIS - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-61eca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-61eca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-61eca.webp 1x" title="JURIS - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri" alt="JURIS - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-ebff3.webp" title="JURIS - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-ebff3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-ebff3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-ebff3.webp 1x" title="JURIS - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri" alt="JURIS - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34850-plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list" title="JURIS - Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri" target="_blank">Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Dusun I Negeri Hutumuri</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis ekonomi kelayakan implementasi PLTS Off-Grid di Dusun I Negeri Hutumuri, termasuk perhitungan biaya investasi awal, biaya operasional dan pemeliharaan, serta potensi pengembalian investasi. Selain itu, studi tentang integrasi sistem penyimpanan energi yang lebih canggih, seperti baterai lithium-ion, dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem PLTS. Terakhir, penelitian mengenai optimalisasi sudut kemiringan modul surya secara dinamis berdasarkan data cuaca lokal dapat dilakukan untuk memaksimalkan penyerapan energi matahari sepanjang tahun, sehingga meningkatkan kinerja sistem PLTS secara keseluruhan dan memastikan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat Dusun I Negeri Hutumuri..
<br>Penelitian ini menghasilkan desain PLTS Off-Grid dengan kapasitas 95 kWp untuk memenuhi kebutuhan energi di Dusun I Negeri Hutumuri.Total konsumsi energi harian di dusun tersebut adalah 605,064 kWh, dan sistem PLTS yang dirancang mampu menyediakan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut.Implementasi PLTS Off-Grid ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang berkelanjutan untuk mengatasi masalah pemadaman listrik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merancang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid di Dusun I Negeri Hutumuri, untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik dari PLN yang sering mengalami pemadaman periodik. PLTS Off-Grid dipilih sebagai solusi alternatif karena memanfaatkan energi surya yang melimpah di wilayah tersebut, ramah lingkungan, dan tidak bergantung pada jaringan listrik konvensional. Penelitian ini dimulai dengan analisis kebutuhan beban harian di Dusun I Negeri Hutumuri, termasuk kebutuhan rumah tangga, fasilitas umum seperti sekolah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-61eca.webp" type="image/webp" length="95380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-f8cea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-61eca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/plts-off-grid-tipikal-tenaga-surya-pembangkit-list-thumb-ebff3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7157-jurnal-simetrik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr M Haulussy Kota Ambon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr M Haulussy Kota Ambon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr M Haulussy Kota Ambon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34847-aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit</link>
	<guid isPermaLink="false">04c505fb616918902ec520abda9302fa</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:46:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cengkeh kec ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ file pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cengkeh,file,gacor,kec,pdf,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap aksesibilitas di berbagai rumah sakit di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan umum. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap aksesibilitas di berbagai rumah sakit di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan umum. Kedua, penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan penyandang disabilitas dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai pengalaman mereka dalam mengakses fasilitas kesehatan, sehingga dapat menginformasikan perbaikan desain dan kebijakan. Ketiga, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan teknologi asistif yang terjangkau dan mudah digunakan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di lingkungan rumah sakit, seperti sistem navigasi berbasis suara atau aplikasi seluler yang menyediakan informasi tentang fasilitas yang ramah disabilitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan berpusat pada kebutuhan penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang setara dan bermartabat.. Berdasarkan hasil evaluasi aksesibilitas di Gedung RSUD Dr.Haulussy Ambon, ditemukan variasi tingkat kepatuhan pada enam komponen utama yang diteliti.Kepatuhan tertinggi terdapat pada koridor (100%), diikuti oleh ramp (80%), pintu (63,64%), dan tangga (62,50%).Sementara itu, toilet (46,66%) dan bak cuci tangan (25%) menunjukkan tingkat kepatuhan terendah.Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian fasilitas aksesibilitas mencapai 62,97%, yang memenuhi sebagian besar persyaratan teknis yang ditetapkan oleh Permen PUPR No.Perbaikan lebih lanjut, terutama pada fasilitas toilet dan bak cuci tangan, diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kemandirian penyandang disabilitas Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mengakses fasilitas dan infrastruktur tanpa diskriminasi, termasuk fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di RSUD Dr. M. Haulussy, Kota Ambon, berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) No.14/PRT/M/2017. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dan pengukuran untuk menilai kelayakan fasilitas dan infrastruktur yang ada terkait aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Data pengukuran dibandingkan dengan standar yang ditetapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f4788.webp" title="JURIS - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f4788.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f4788.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f4788.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon" alt="JURIS - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f8161.webp" title="JURIS - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f8161.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f8161.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f8161.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon" alt="JURIS - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-c02b7.webp" title="JURIS - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-c02b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-c02b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-c02b7.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon" alt="JURIS - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34847-aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit" title="JURIS - Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon" target="_blank">Evaluasi Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas Pada Gedung Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap aksesibilitas di berbagai rumah sakit di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan umum. Kedua, penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan penyandang disabilitas dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai pengalaman mereka dalam mengakses fasilitas kesehatan, sehingga dapat menginformasikan perbaikan desain dan kebijakan. Ketiga, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan teknologi asistif yang terjangkau dan mudah digunakan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di lingkungan rumah sakit, seperti sistem navigasi berbasis suara atau aplikasi seluler yang menyediakan informasi tentang fasilitas yang ramah disabilitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan berpusat pada kebutuhan penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang setara dan bermartabat..
<br>Berdasarkan hasil evaluasi aksesibilitas di Gedung RSUD Dr.Haulussy Ambon, ditemukan variasi tingkat kepatuhan pada enam komponen utama yang diteliti.Kepatuhan tertinggi terdapat pada koridor (100%), diikuti oleh ramp (80%), pintu (63,64%), dan tangga (62,50%).Sementara itu, toilet (46,66%) dan bak cuci tangan (25%) menunjukkan tingkat kepatuhan terendah.Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian fasilitas aksesibilitas mencapai 62,97%, yang memenuhi sebagian besar persyaratan teknis yang ditetapkan oleh Permen PUPR No.Perbaikan lebih lanjut, terutama pada fasilitas toilet dan bak cuci tangan, diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kemandirian penyandang disabilitas
<br>Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mengakses fasilitas dan infrastruktur tanpa diskriminasi, termasuk fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di RSUD Dr. M. Haulussy, Kota Ambon, berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) No.14/PRT/M/2017. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dan pengukuran untuk menilai kelayakan fasilitas dan infrastruktur yang ada terkait aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Data pengukuran dibandingkan dengan standar yang ditetapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f8161.webp" type="image/webp" length="58204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f4788.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-f8161.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/aksesibilitas-penyandang-disabilitas-rumah-sakit-h-thumb-c02b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7157-jurnal-simetrik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34848-kualitas-jalan-struktur-rambu</link>
	<guid isPermaLink="false">3fe53f97697095dd0483014c73afc586</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:38:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cengkeh kec ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ file pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cengkeh,file,gacor,kec,pdf,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi metode penilaian kerusakan perkerasan jalan lainnya, seperti International Roughness Index (IRI) atau Surface Distress Index (SDI), guna mendapatkan analisis yang lebih akurat dan komprehensif. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi metode penilaian kerusakan perkerasan jalan lainnya, seperti International Roughness Index (IRI) atau Surface Distress Index (SDI), guna mendapatkan analisis yang lebih akurat dan komprehensif. Selain itu, studi lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk memprediksi tingkat kerusakan jalan berdasarkan data historis dan faktor lingkungan. Terakhir, penelitian tentang efektivitas berbagai jenis material perkerasan dalam menahan beban lalu lintas dan kondisi iklim ekstrem di wilayah Maluku juga sangat penting untuk dilakukan, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi material yang lebih optimal untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan di daerah tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan di wilayah Maluku.. Berdasarkan hasil penelitian, setiap segmen ruas jalan Desa Morella memiliki nilai indeks yang berbeda-beda dengan kelas kondisi kerusakan yang bervariasi.Secara umum, kondisi jalan masih tergolong baik hingga sangat memuaskan.Penanganan jalan harus terus dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap baik, karena kerusakan yang tidak segera ditangani dapat berdampak negatif pada pelayanan dan keselamatan pengguna jalan Jalan merupakan infrastruktur transportasi vital yang mendukung seluruh aktivitas manusia. Peningkatan volume kendaraan setiap tahun menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan di beberapa wilayah Indonesia. Infrastruktur yang dibebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang akan menyebabkan penurunan kualitas jalan, baik secara struktural maupun fungsional. Observasi dilakukan pada ruas jalan di Desa Morella. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan nilai indeks yang dapat mengindikasikan kondisi perkerasan dan mengidentifikasi jenis perlakuan jalan menggunakan metode Indeks Kondisi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-a09a1.webp" title="JURIS - Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-a09a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-a09a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-a09a1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella" alt="JURIS - Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-4a915.webp" title="JURIS - Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-4a915.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-4a915.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-4a915.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella" alt="JURIS - Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34848-kualitas-jalan-struktur-rambu" title="JURIS - Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella" target="_blank">Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Desa Morella</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi metode penilaian kerusakan perkerasan jalan lainnya, seperti International Roughness Index (IRI) atau Surface Distress Index (SDI), guna mendapatkan analisis yang lebih akurat dan komprehensif. Selain itu, studi lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk memprediksi tingkat kerusakan jalan berdasarkan data historis dan faktor lingkungan. Terakhir, penelitian tentang efektivitas berbagai jenis material perkerasan dalam menahan beban lalu lintas dan kondisi iklim ekstrem di wilayah Maluku juga sangat penting untuk dilakukan, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi material yang lebih optimal untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan di daerah tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan di wilayah Maluku..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, setiap segmen ruas jalan Desa Morella memiliki nilai indeks yang berbeda-beda dengan kelas kondisi kerusakan yang bervariasi.Secara umum, kondisi jalan masih tergolong baik hingga sangat memuaskan.Penanganan jalan harus terus dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap baik, karena kerusakan yang tidak segera ditangani dapat berdampak negatif pada pelayanan dan keselamatan pengguna jalan
<br>Jalan merupakan infrastruktur transportasi vital yang mendukung seluruh aktivitas manusia. Peningkatan volume kendaraan setiap tahun menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan di beberapa wilayah Indonesia. Infrastruktur yang dibebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang akan menyebabkan penurunan kualitas jalan, baik secara struktural maupun fungsional. Observasi dilakukan pada ruas jalan di Desa Morella. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan nilai indeks yang dapat mengindikasikan kondisi perkerasan dan mengidentifikasi jenis perlakuan jalan menggunakan metode Indeks Kondisi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-4a915.webp" type="image/webp" length="113410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-a09a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/kualitas-jalan-struktur-rambu-ruas-merdeka-infrast-thumb-4a915.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7157-jurnal-simetrik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Penerapan Building Information Modeling Bim Di Proyek Konstruksi Kota Ambon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Penerapan Building Information Modeling Bim Di Proyek Konstruksi Kota Ambon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Penerapan Building Information Modeling Bim Di Proyek Konstruksi Kota Ambon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34860-proyek-konstruksi-skala-sektor-j</link>
	<guid isPermaLink="false">7c0f75ea34de401b14a10d1f0cf524a2</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:37:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cengkeh kec ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ file pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cengkeh,file,gacor,kec,pdf,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan cakupan wilayah yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada Kota Ambon, melainkan mencakup seluruh Provinsi Maluku, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan cakupan wilayah yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada Kota Ambon, melainkan mencakup seluruh Provinsi Maluku, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penerapan BIM. Kedua, penting untuk menginvestigasi lebih dalam mengenai efektivitas berbagai metode pelatihan BIM dan mengembangkan kurikulum pelatihan yang lebih relevan dengan kebutuhan industri konstruksi lokal. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model adopsi BIM yang disesuaikan dengan karakteristik proyek konstruksi di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran proyek, kompleksitas desain, dan ketersediaan sumber daya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan terarah bagi para pemangku kepentingan dalam meningkatkan penerapan BIM di industri konstruksi Indonesia, sehingga dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas proyek konstruksi secara keseluruhan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor-faktor penerapan BIM yang paling banyak dipilih oleh responden adalah kurangnya pendidikan atau pelatihan BIM.Selanjutnya, kurangnya pemahaman tentang manfaat penggunaan BIM juga menjadi faktor signifikan.Terakhir, mahalnya biaya perangkat lunak dan pembaruannya turut menghambat penerapan BIM.Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi para pemangku kepentingan dalam industri konstruksi di Kota Ambon untuk meningkatkan adopsi BIM Building Information Modelling (BIM) merupakan salah satu kemajuan signifikan dalam teknologi dan komunikasi di industri jasa konstruksi. BIM menjadi salah satu perkembangan yang menjanjikan dalam sektor konstruksi. Dengan menggunakan teknologi BIM, model virtual bangunan, yang dikenal sebagai model informasi bangunan, dapat dibangun secara digital dan digunakan untuk perencanaan, desain, konstruksi, dan pemeliharaan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia No. 22/PRT/M/2018 tentang Pembangunan Gedung Negara, penerapan BIM wajib untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-5b06c.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-5b06c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-5b06c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-5b06c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-7207c.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-7207c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-7207c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-7207c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-f522c.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-f522c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-f522c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-f522c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34860-proyek-konstruksi-skala-sektor-j" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon" target="_blank">Analisis Faktor-Faktor Penerapan Building Information Modeling (Bim) Di Proyek Konstruksi Kota Ambon</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan cakupan wilayah yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada Kota Ambon, melainkan mencakup seluruh Provinsi Maluku, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penerapan BIM. Kedua, penting untuk menginvestigasi lebih dalam mengenai efektivitas berbagai metode pelatihan BIM dan mengembangkan kurikulum pelatihan yang lebih relevan dengan kebutuhan industri konstruksi lokal. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model adopsi BIM yang disesuaikan dengan karakteristik proyek konstruksi di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran proyek, kompleksitas desain, dan ketersediaan sumber daya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan terarah bagi para pemangku kepentingan dalam meningkatkan penerapan BIM di industri konstruksi Indonesia, sehingga dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas proyek konstruksi secara keseluruhan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor-faktor penerapan BIM yang paling banyak dipilih oleh responden adalah kurangnya pendidikan atau pelatihan BIM.Selanjutnya, kurangnya pemahaman tentang manfaat penggunaan BIM juga menjadi faktor signifikan.Terakhir, mahalnya biaya perangkat lunak dan pembaruannya turut menghambat penerapan BIM.Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi para pemangku kepentingan dalam industri konstruksi di Kota Ambon untuk meningkatkan adopsi BIM
<br>Building Information Modelling (BIM) merupakan salah satu kemajuan signifikan dalam teknologi dan komunikasi di industri jasa konstruksi. BIM menjadi salah satu perkembangan yang menjanjikan dalam sektor konstruksi. Dengan menggunakan teknologi BIM, model virtual bangunan, yang dikenal sebagai model informasi bangunan, dapat dibangun secara digital dan digunakan untuk perencanaan, desain, konstruksi, dan pemeliharaan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia No. 22/PRT/M/2018 tentang Pembangunan Gedung Negara, penerapan BIM wajib untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-f522c.webp" type="image/webp" length="109624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-5b06c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-7207c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/proyek-konstruksi-skala-sektor-jasa-bim-perangkat-thumb-f522c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7157-jurnal-simetrik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih Pleurotus ostreatus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih Pleurotus ostreatus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih Pleurotus ostreatus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34868-tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-ja</link>
	<guid isPermaLink="false">82e7e99bab07d2198ab10882ea8a7586</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:13:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adi sucipto ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,sucipto,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh komposisi kulit kacang dan serbuk gergaji kayu mahoni terhadap pertumbuhan jamur tiram putih. Selain itu, penelitian tentang pengaruh lama waktu pengukusan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus): Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh komposisi kulit kacang dan serbuk gergaji kayu mahoni terhadap pertumbuhan jamur tiram putih. Selain itu, penelitian tentang pengaruh lama waktu pengukusan terhadap produksi jamur tiram juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, studi tentang efektivitas proses sterilisasi media jamur tiram dan pengaruhnya terhadap produksi jamur tiram dapat menjadi arah penelitian yang menarik.. Faktor perlakuan kulit kacang dan serbuk gergaji kayu mahoni menunjukkan hasil berpengaruh berbeda nyata pada parameter pengamatan berat baglog umur 28 hsi dengan perlakuan (K4) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1136,47 gram, sebagai perlakuan terbaik.Faktor perlakuan lama waktu pengukusan menunjukkan hasil berpengaruh berbeda sangat nyata terhadap parameter pengamatan berat baglog umur 28 hsi dengan perlakuan (S3) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1137,21 gram, sebagai perlakuan terbaik.Berpengaruh berbeda nyata terhadap parameter pengamatan berat baglog umur 21 hsi dengan perlakuan (S2) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1169,90 gram, sebagai perlakuan terbaik Kurangnya produksi jamur tiram tidak mencapai target produksi, karena sebagian baglog tidak dapat berproduksi selama 4 bulan atau tidak mencapai target. Hal ini disebabkan oleh bahan baku untuk campuran baglog yang kurang maksimal dan proses sterilisasi media yang kurang sempurna, yang menyebabkan nutrisi pada media tanam dan produksi terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektifitas proses sterilisasi media jamur tiram dan menggunakan bahan baku untuk campuran baglog untuk meningkatkan nilai ekonomis bagi usahatani jamur tiram. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-ce5ff.webp" title="JURIS - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-ce5ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-ce5ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-ce5ff.webp 1x" title="JURIS - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)" alt="JURIS - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-64a05.webp" title="JURIS - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-64a05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-64a05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-64a05.webp 1x" title="JURIS - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)" alt="JURIS - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-b585c.webp" title="JURIS - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-b585c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-b585c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-b585c.webp 1x" title="JURIS - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)" alt="JURIS - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34868-tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-ja" title="JURIS - Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)" target="_blank">Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh komposisi kulit kacang dan serbuk gergaji kayu mahoni terhadap pertumbuhan jamur tiram putih. Selain itu, penelitian tentang pengaruh lama waktu pengukusan terhadap produksi jamur tiram juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, studi tentang efektivitas proses sterilisasi media jamur tiram dan pengaruhnya terhadap produksi jamur tiram dapat menjadi arah penelitian yang menarik..
<br>Faktor perlakuan kulit kacang dan serbuk gergaji kayu mahoni menunjukkan hasil berpengaruh berbeda nyata pada parameter pengamatan berat baglog umur 28 hsi dengan perlakuan (K4) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1136,47 gram, sebagai perlakuan terbaik.Faktor perlakuan lama waktu pengukusan menunjukkan hasil berpengaruh berbeda sangat nyata terhadap parameter pengamatan berat baglog umur 28 hsi dengan perlakuan (S3) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1137,21 gram, sebagai perlakuan terbaik.Berpengaruh berbeda nyata terhadap parameter pengamatan berat baglog umur 21 hsi dengan perlakuan (S2) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1169,90 gram, sebagai perlakuan terbaik
<br>Kurangnya produksi jamur tiram tidak mencapai target produksi, karena sebagian baglog tidak dapat berproduksi selama 4 bulan atau tidak mencapai target. Hal ini disebabkan oleh bahan baku untuk campuran baglog yang kurang maksimal dan proses sterilisasi media yang kurang sempurna, yang menyebabkan nutrisi pada media tanam dan produksi terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektifitas proses sterilisasi media jamur tiram dan menggunakan bahan baku untuk campuran baglog untuk meningkatkan nilai ekonomis bagi usahatani jamur tiram.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-b585c.webp" type="image/webp" length="80706" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-ce5ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-64a05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/tiram-pleurotus-ostreatus-jamur-program-kayu-mahon-thumb-b585c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-10-untag-banyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8593-journal-agricultural-sustainability.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34861-injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen</link>
	<guid isPermaLink="false">3dbddf6d55f68aa5695694e0ed7d4b59</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:12:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cengkeh kec ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ file pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cengkeh,file,gacor,kec,pdf,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas mortar foam dalam mengurangi penurunan tanah pada oprit jembatan. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh gradasi terhadap porositas dan kuat tekan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas mortar foam dalam mengurangi penurunan tanah pada oprit jembatan. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh gradasi terhadap porositas dan kuat tekan beton berpori, serta pengujian kuat tekan bebas (Unconfined Compression Test) pada stabilitas tanah lempung dengan campuran semen dan abu sekam padi. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode perbaikan struktur jembatan yang lebih efektif dan efisien.. Berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan, mortar foam dengan material pasir dari daerah Gedebage memenuhi standar minimal sebagai pengganti lapisan sub base dengan angka yang disyaratkan adalah 800 KPa pada usia 28 hari.Mutu mortar foam yang digunakan untuk perbaikan timbunan oprit tol padaleunyi km 146 950 Jembatan cipamokolan telah melebihi mutu yang disyaratkan, yaitu 918 Perbaikan pekerjaan pada jalan tol patro papri di km 146 950 jembatan Cipamongkolan yang mengalami penurunan tanah akibat beban di atasnya (settlement) sehingga terdapat celah atau rongga kecil mendatar, inovasi metode kerja yang digunakan untuk memperbaiki masalah ini adalah dengan menggabungkan metode injeksi grouting semen dengan material mortar foam. Alat yang digunakan memiliki kapasitas injeksi 15-30 m3/jam dengan tekanan 3 HP dan daya 1 fase. Tujuan dari metode ini adalah untuk efisiensi biaya perbaikan dengan membandingkan harga injeksi semen yang biasanya digunakan sebagai bahan injeksi untuk perbaikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-94af7.webp" title="JURIS - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-94af7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-94af7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-94af7.webp 1x" title="JURIS - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan" alt="JURIS - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-fb06c.webp" title="JURIS - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-fb06c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-fb06c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-fb06c.webp 1x" title="JURIS - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan" alt="JURIS - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-aea79.webp" title="JURIS - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-aea79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-aea79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-aea79.webp 1x" title="JURIS - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan" alt="JURIS - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34861-injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen" title="JURIS - Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan" target="_blank">Perbaikan Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Mortar Foam dengan Kondisi Tanah yang Mengalami Penurunan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas mortar foam dalam mengurangi penurunan tanah pada oprit jembatan. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh gradasi terhadap porositas dan kuat tekan beton berpori, serta pengujian kuat tekan bebas (Unconfined Compression Test) pada stabilitas tanah lempung dengan campuran semen dan abu sekam padi. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode perbaikan struktur jembatan yang lebih efektif dan efisien..
<br>Berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan, mortar foam dengan material pasir dari daerah Gedebage memenuhi standar minimal sebagai pengganti lapisan sub base dengan angka yang disyaratkan adalah 800 KPa pada usia 28 hari.Mutu mortar foam yang digunakan untuk perbaikan timbunan oprit tol padaleunyi km 146   950 Jembatan cipamokolan telah melebihi mutu yang disyaratkan, yaitu 918
<br>Perbaikan pekerjaan pada jalan tol patro papri di km 146   950 jembatan Cipamongkolan yang mengalami penurunan tanah akibat beban di atasnya (settlement) sehingga terdapat celah atau rongga kecil mendatar, inovasi metode kerja yang digunakan untuk memperbaiki masalah ini adalah dengan menggabungkan metode injeksi grouting semen dengan material mortar foam. Alat yang digunakan memiliki kapasitas injeksi 15-30 m3/jam dengan tekanan 3 HP dan daya 1 fase. Tujuan dari metode ini adalah untuk efisiensi biaya perbaikan dengan membandingkan harga injeksi semen yang biasanya digunakan sebagai bahan injeksi untuk perbaikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-fb06c.webp" type="image/webp" length="126798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-94af7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-fb06c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/injection-foam-mortar-gap-injeksi-grouting-semen-m-thumb-aea79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7157-jurnal-simetrik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34870-power-plant-solar-generation-thi</link>
	<guid isPermaLink="false">0b377c4476f5fe32aa13bcf6a0dec915</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:09:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ridwan samal ]]></category>
	<category><![CDATA[ caryl alyona ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudi serang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alyona,caryl,ridwan,rudi,samal,serang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan fluida kerja dalam siklus Organic Rankine Cycle (ORC) pada panas bumi. Studi lebih lanjut dapat difokuskan pada pengaruh variabel-variabel seperti suhu sumber panas bumi, suhu pendingin, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan fluida kerja dalam siklus Organic Rankine Cycle (ORC) pada panas bumi. Studi lebih lanjut dapat difokuskan pada pengaruh variabel-variabel seperti suhu sumber panas bumi, suhu pendingin, dan efisiensi termal terhadap performa sistem. Selain itu, penelitian perlu mempertimbangkan aspek keamanan dan dampak lingkungan dari penggunaan fluida kerja organik. Pengembangan model simulasi yang lebih akurat dan komprehensif juga diperlukan untuk memprediksi kinerja PLTP siklus biner secara lebih presisi, termasuk analisis sensitivitas terhadap perubahan parameter operasional dan desain sistem. Dengan demikian, potensi pemanfaatan energi panas bumi di Tulehu dapat ditingkatkan secara berkelanjutan dan efisien, memberikan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan energi listrik di Ambon dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil.. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode siklus biner dapat diaplikasikan pada PLTP Tulehu.Fluida kerja i-pentana memiliki karakteristik termodinamika yang baik, seperti efisiensi dan performa sistem yang maksimal.Simulasi HYSIS menunjukkan bahwa dengan menggunakan fluida kerja i-pentana, daya yang dihasilkan dapat mencapai 10 MW Geothermal is a new renewable energy model that comes from the bowels of the earth which is exploited using a Geothermal Power Plant (PLTP) into electrical energy. For high-temperature hot steam, it is used directly as a turbine rotation to produce electricity. The Tulehu WKP which has been explored by drilling 5 wells only produces medium-temperature fluids and is estimated to produce around 7 megawatts (MW) of electricity. One method used to increase the efficiency of PLTP is the binary cycle. The binary cycle is a geothermal fluid power generation system that is used to heat the working fluid using a heat exchanger from the liquid phase to the vapor phase... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-107fa.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-107fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-107fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-107fa.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner" alt="JURIS - Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-bd115.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-bd115.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-bd115.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-bd115.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner" alt="JURIS - Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34870-power-plant-solar-generation-thi" title="JURIS - Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner" target="_blank">Pemanfaatan Potensi Geotermal WKP Tulehu Melalui Pembangkit Siklus Biner</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan fluida kerja dalam siklus Organic Rankine Cycle (ORC) pada panas bumi. Studi lebih lanjut dapat difokuskan pada pengaruh variabel-variabel seperti suhu sumber panas bumi, suhu pendingin, dan efisiensi termal terhadap performa sistem. Selain itu, penelitian perlu mempertimbangkan aspek keamanan dan dampak lingkungan dari penggunaan fluida kerja organik. Pengembangan model simulasi yang lebih akurat dan komprehensif juga diperlukan untuk memprediksi kinerja PLTP siklus biner secara lebih presisi, termasuk analisis sensitivitas terhadap perubahan parameter operasional dan desain sistem. Dengan demikian, potensi pemanfaatan energi panas bumi di Tulehu dapat ditingkatkan secara berkelanjutan dan efisien, memberikan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan energi listrik di Ambon dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode siklus biner dapat diaplikasikan pada PLTP Tulehu.Fluida kerja i-pentana memiliki karakteristik termodinamika yang baik, seperti efisiensi dan performa sistem yang maksimal.Simulasi HYSIS menunjukkan bahwa dengan menggunakan fluida kerja i-pentana, daya yang dihasilkan dapat mencapai 10 MW
<br>Geothermal is a new renewable energy model that comes from the bowels of the earth which is exploited using a Geothermal Power Plant (PLTP) into electrical energy. For high-temperature hot steam, it is used directly as a turbine rotation to produce electricity. The Tulehu WKP which has been explored by drilling 5 wells only produces medium-temperature fluids and is estimated to produce around 7 megawatts (MW) of electricity. One method used to increase the efficiency of PLTP is the binary cycle. The binary cycle is a geothermal fluid power generation system that is used to heat the working fluid using a heat exchanger from the liquid phase to the vapor phase...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-107fa.webp" type="image/webp" length="111942" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-107fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/power-plant-solar-generation-thin-geothermal-binar-thumb-bd115.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7157-jurnal-simetrik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34852-kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-peneli</link>
	<guid isPermaLink="false">99a6b7d5e700888fe38751abf755dfba</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:04:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nasir bumulo ]]></category>
	<category><![CDATA[ caryl alyona ]]></category>
	<category><![CDATA[ prototype e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alyona,bumulo,caryl,e,nasir,prototype]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi risiko material, seperti kualitas bahan baku, rantai pasokan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi risiko material, seperti kualitas bahan baku, rantai pasokan, dan praktik penyimpanan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan merumuskan strategi mitigasi yang lebih efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediksi risiko yang lebih akurat, dengan mempertimbangkan data historis, kondisi lingkungan, dan faktor-faktor eksternal lainnya. Model ini dapat membantu para pengambil keputusan dalam mengantisipasi potensi risiko dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknologi digital, seperti Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI), dalam pengelolaan risiko konstruksi. Teknologi ini dapat memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi proyek, memfasilitasi pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, serta meningkatkan efisiensi operasional.. Berdasarkan penyelesaian penelitian dan analisis mendalam terhadap data yang terkumpul, dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut.pertama, bahwa setelah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas, ditemukan bahwa semua variabel risiko telah terbukti valid dan reliabel.Selanjutnya, variabel risiko tersebut diklasifikasikan menjadi 8 Variabel yakni Force Majeure, Material, Peralatan, Tenaga Kerja, Konstruksi, Desain dan Teknologi, Manajemen, Dampak Lingkungan.Kedua, Hasil Analisa menunjukkan terdapat 30 risiko yang termasuk kedalam tingkat risiko medium, berdasarkan hasil olahan kuesioner dari ke 30 risiko tersebut ditemukan 1 variabel risiko yang dinyatakan dominan dengan tingkat probabilitas sebesar 66,03%.Ketiga, Sedangkan berdasarkan hasil wawancara risiko yang paling berpengaruh terhadap pembangunan proyek konstruksi khususnya bangunan bertingkat tinggi yaitu risiko material.Respon risiko medium dominan yang berpengaruh terhadap pembangunan proyek konstruksi ialah dengan memonitoring cuaca, melakukan CCO, menghimbau kepada pemerintah terhadap penentuan spesifikasi Berlatar belakang karena risiko dapat menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti keterlambatan proyek, proyek tidak selesai (ditinggalkan), kecelakaan kerja dan lain sebagainya sehingga penelitian dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen risiko pada pelaksanaan pembangunan proyek konstruksi khususnya bangunan bertingkat. Hasil Analisa menunjukkan terdapat 30 risiko yang termasuk kedalam tingkat risiko medium, berdasarkan hasil olahan kuesioner dari ke 30 risiko tersebut ditemukan 1 variabel risiko yang dinyatakan dominan dengan tingkat probabilitas sebesar 66,03%, sedangkan berdasarkan hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-fff9a.webp" title="JURIS - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-fff9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-fff9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-fff9a.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat" alt="JURIS - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-07c67.webp" title="JURIS - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-07c67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-07c67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-07c67.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat" alt="JURIS - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-12bbd.webp" title="JURIS - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-12bbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-12bbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-12bbd.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat" alt="JURIS - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34852-kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-peneli" title="JURIS - Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat" target="_blank">Manajemen Risiko Pada Bangunan Bertingkat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi risiko material, seperti kualitas bahan baku, rantai pasokan, dan praktik penyimpanan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan merumuskan strategi mitigasi yang lebih efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediksi risiko yang lebih akurat, dengan mempertimbangkan data historis, kondisi lingkungan, dan faktor-faktor eksternal lainnya. Model ini dapat membantu para pengambil keputusan dalam mengantisipasi potensi risiko dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknologi digital, seperti Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI), dalam pengelolaan risiko konstruksi. Teknologi ini dapat memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi proyek, memfasilitasi pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, serta meningkatkan efisiensi operasional..
<br>Berdasarkan penyelesaian penelitian dan analisis mendalam terhadap data yang terkumpul, dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut.pertama, bahwa setelah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas, ditemukan bahwa semua variabel risiko telah terbukti valid dan reliabel.Selanjutnya, variabel risiko tersebut diklasifikasikan menjadi 8 Variabel yakni Force Majeure, Material, Peralatan, Tenaga Kerja, Konstruksi, Desain dan Teknologi, Manajemen, Dampak Lingkungan.Kedua, Hasil Analisa menunjukkan terdapat 30 risiko yang termasuk kedalam tingkat risiko medium, berdasarkan hasil olahan kuesioner dari ke 30 risiko tersebut ditemukan 1 variabel risiko yang dinyatakan dominan dengan tingkat probabilitas sebesar 66,03%.Ketiga, Sedangkan berdasarkan hasil wawancara risiko yang paling berpengaruh terhadap pembangunan proyek konstruksi khususnya bangunan bertingkat tinggi yaitu risiko material.Respon risiko medium dominan yang berpengaruh terhadap pembangunan proyek konstruksi ialah dengan memonitoring cuaca, melakukan CCO, menghimbau kepada pemerintah terhadap penentuan spesifikasi
<br>Berlatar belakang karena risiko dapat menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti keterlambatan proyek, proyek tidak selesai (ditinggalkan), kecelakaan kerja dan lain sebagainya sehingga penelitian dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen risiko pada pelaksanaan pembangunan proyek konstruksi khususnya bangunan bertingkat. Hasil Analisa menunjukkan terdapat 30 risiko yang termasuk kedalam tingkat risiko medium, berdasarkan hasil olahan kuesioner dari ke 30 risiko tersebut ditemukan 1 variabel risiko yang dinyatakan dominan dengan tingkat probabilitas sebesar 66,03%, sedangkan berdasarkan hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-12bbd.webp" type="image/webp" length="180760" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-fff9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-07c67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kondisi-proyek-hasil-wawancara-kepala-penelitian-r-thumb-12bbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7157-jurnal-simetrik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34855-analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja</link>
	<guid isPermaLink="false">621fa9162741d545ff620a27c8544aad</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:00:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nasir bumulo ]]></category>
	<category><![CDATA[ caryl alyona ]]></category>
	<category><![CDATA[ prototype e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alyona,bumulo,caryl,e,nasir,prototype]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai produktivitas tenaga kerja dalam proyek konstruksi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh penerapan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai produktivitas tenaga kerja dalam proyek konstruksi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh penerapan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi mobile untuk pencatatan waktu kerja dan pelaporan progres, terhadap peningkatan efisiensi dan akurasi pengukuran produktivitas. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak kondisi lingkungan kerja, termasuk faktor-faktor seperti pencahayaan, ventilasi, dan kebisingan, terhadap tingkat kelelahan dan produktivitas pekerja. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan analisis dengan mempertimbangkan pengaruh faktor-faktor psikologis, seperti motivasi kerja, kepuasan kerja, dan komunikasi tim, terhadap kinerja tenaga kerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada pengembangan strategi peningkatan produktivitas yang lebih efektif dalam industri konstruksi.. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan dan hasil analisis yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa tingkat produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pasangan dinding bata ringan Sekolah Citra Kasih Ambon adalah 78,09%, yang menunjukkan tingkat produktivitas efektif karena melebihi standar LUR 50%.Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan tersebut adalah usia, pengalaman kerja, dan upah.Penelitian ini merekomendasikan perhatian terhadap waktu kerja pekerja dan pengawasan pengamatan LUR yang lebih terfokus untuk meningkatkan efisiensi proyek Dalam dunia jasa konstruksi, produktivitas tenaga kerja adalah salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah proyek pembangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas tenaga kerja dan mengetahui pengaruh usia, pengalaman kerja dan upah terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja proyek pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon. Dalam mengukur tingkat produktivitas tenaga kerja ada berbagai macam metode salah satunya metode work sampling dengan pendekatan productivity rating yaitu dengan meneliti besarnya tingkat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-dc191.webp" title="JURIS - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-dc191.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-dc191.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-dc191.webp 1x" title="JURIS - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon" alt="JURIS - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-656b9.webp" title="JURIS - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-656b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-656b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-656b9.webp 1x" title="JURIS - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon" alt="JURIS - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-f50f9.webp" title="JURIS - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-f50f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-f50f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-f50f9.webp 1x" title="JURIS - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon" alt="JURIS - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34855-analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja" title="JURIS - Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon" target="_blank">Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan Proyek Pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai produktivitas tenaga kerja dalam proyek konstruksi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh penerapan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi mobile untuk pencatatan waktu kerja dan pelaporan progres, terhadap peningkatan efisiensi dan akurasi pengukuran produktivitas. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak kondisi lingkungan kerja, termasuk faktor-faktor seperti pencahayaan, ventilasi, dan kebisingan, terhadap tingkat kelelahan dan produktivitas pekerja. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan analisis dengan mempertimbangkan pengaruh faktor-faktor psikologis, seperti motivasi kerja, kepuasan kerja, dan komunikasi tim, terhadap kinerja tenaga kerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada pengembangan strategi peningkatan produktivitas yang lebih efektif dalam industri konstruksi..
<br>Berdasarkan data yang telah dikumpulkan dan hasil analisis yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa tingkat produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pasangan dinding bata ringan Sekolah Citra Kasih Ambon adalah 78,09%, yang menunjukkan tingkat produktivitas efektif karena melebihi standar LUR 50%.Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan tersebut adalah usia, pengalaman kerja, dan upah.Penelitian ini merekomendasikan perhatian terhadap waktu kerja pekerja dan pengawasan pengamatan LUR yang lebih terfokus untuk meningkatkan efisiensi proyek
<br>Dalam dunia jasa konstruksi, produktivitas tenaga kerja adalah salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah proyek pembangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas tenaga kerja dan mengetahui pengaruh usia, pengalaman kerja dan upah terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja proyek pembangunan Sekolah Citra Kasih Ambon. Dalam mengukur tingkat produktivitas tenaga kerja ada berbagai macam metode salah satunya metode work sampling dengan pendekatan productivity rating yaitu dengan meneliti besarnya tingkat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-656b9.webp" type="image/webp" length="104676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-dc191.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-656b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-data-imunisasi-pengumpulan-kinerja-tenaga-thumb-f50f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7157-jurnal-simetrik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 06 Apr 2026 18:09:20 +0700. 12 items. Served in: 4.457 seconds [rss] -->
