<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 03 Sep 2026 11:59:10 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 11:59:10 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-03T11:59:10+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63972-opini-publik-asean-kepercayaan</link>
	<guid isPermaLink="false">6e16cca01730a2f2152d34e66014b532</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 08:55:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarjon defit ]]></category>
	<category><![CDATA[ indra irawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudi muslim ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[defit,indra,irawan,muslim,rudi,sarjon]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Mempelajari penggunaan model hibrida seperti kombinasi LSTM dengan Convolutional Neural Network (CNN) untuk meningkatkan akurasi klasifikasi sentimen terhadap kasus korupsi besar. 2. Mengembangkan metode pra-pemrosesan yang lebih efektif untuk mengatasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM: 1. Mempelajari penggunaan model hibrida seperti kombinasi LSTM dengan Convolutional Neural Network (CNN) untuk meningkatkan akurasi klasifikasi sentimen terhadap kasus korupsi besar. 2. Mengembangkan metode pra-pemrosesan yang lebih efektif untuk mengatasi noise dan menangkap nuansa linguistik dalam data media sosial Indonesia. 3. Menganalisis dampak perbedaan penjara terhadap opini publik melalui studi banding dengan kasus korupsi lain di Indonesia dengan nilai kerugian berbeda.. Studi ini berhasil mencapai tujuannya dalam menganalisis sentimen publik terhadap kasus 'korupsi 271 triliun' menggunakan algoritma Long Short-Term Memory (LSTM), mencapai akurasi sebesar 0,9365.Temuan menunjukkan kemampuan LSTM untuk memproses pola linguistik kompleks dan memberikan wawasan yang berarti, menyoroti potensinya yang signifikan dalam menganalisis isu sosial.Namun, studi ini menghadapi beberapa keterbatasan, termasuk penggunaan dataset kecil dan tidak seimbang, yang memengaruhi akurasi model dan menyebabkan overfitting.Metode pra-pemrosesan dan ekstraksi fitur juga memerlukan peningkatan untuk menangani lebih baik noise dan menangkap fitur linguistik yang nuansatif.Keterbatasan ini menekankan pentingnya data berkualitas tinggi dalam studi pembelajaran mesin untuk memastikan hasil yang lebih andal.Penelitian masa depan diharapkan menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi model dan mengurangi risiko overfitting.Selain itu, pengembangan strategi pra-pemrosesan yang lebih maju dan eksplorasi model hibrida dapat lebih memperhalus kinerja algoritma.Mengintegrasikan pengetahuan spesifik bidang dan sumber daya eksternal juga akan memperkaya analisis dan mendukung klasifikasi sentimen yang lebih akurat Korupsi merupakan salah satu isu paling mendesak di Indonesia, yang secara signifikan memengaruhi kepercayaan publik terhadap pemerintahan dan perkembangan nasional. Dalam banyak kasus korupsi yang muncul, kasus korupsi sebesar 271 triliun rupiah baru-baru ini menarik perhatian luas dan diskusi publik. Memahami persepsi dan sentimen publik terhadap kasus-kasus seperti ini dapat memberikan wawasan berharga mengenai dampaknya terhadap masyarakat. Peneliti mengidentifikasi kesempatan untuk memanfaatkan analisis sentimen sebagai metode untuk menangkap dan menganalisis sentimen publik dalam konteks ini. Dataset untuk studi ini dikumpulkan dari platform media sosial Twitter (X) menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-bfbd1.webp" title="JURIS - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-bfbd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-bfbd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-bfbd1.webp 1x" title="JURIS - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM" alt="JURIS - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-ea9dd.webp" title="JURIS - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-ea9dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-ea9dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-ea9dd.webp 1x" title="JURIS - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM" alt="JURIS - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-613fa.webp" title="JURIS - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-613fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-613fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-613fa.webp 1x" title="JURIS - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM" alt="JURIS - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63972-opini-publik-asean-kepercayaan" title="JURIS - Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM" target="_blank">Sentiment Analysis of a 271 Trillion Rupiahs Corruption Case Using LSTM</a>: 1. Mempelajari penggunaan model hibrida seperti kombinasi LSTM dengan Convolutional Neural Network (CNN) untuk meningkatkan akurasi klasifikasi sentimen terhadap kasus korupsi besar. 2. Mengembangkan metode pra-pemrosesan yang lebih efektif untuk mengatasi noise dan menangkap nuansa linguistik dalam data media sosial Indonesia. 3. Menganalisis dampak perbedaan penjara terhadap opini publik melalui studi banding dengan kasus korupsi lain di Indonesia dengan nilai kerugian berbeda..
<br>Studi ini berhasil mencapai tujuannya dalam menganalisis sentimen publik terhadap kasus 'korupsi 271 triliun' menggunakan algoritma Long Short-Term Memory (LSTM), mencapai akurasi sebesar 0,9365.Temuan menunjukkan kemampuan LSTM untuk memproses pola linguistik kompleks dan memberikan wawasan yang berarti, menyoroti potensinya yang signifikan dalam menganalisis isu sosial.Namun, studi ini menghadapi beberapa keterbatasan, termasuk penggunaan dataset kecil dan tidak seimbang, yang memengaruhi akurasi model dan menyebabkan overfitting.Metode pra-pemrosesan dan ekstraksi fitur juga memerlukan peningkatan untuk menangani lebih baik noise dan menangkap fitur linguistik yang nuansatif.Keterbatasan ini menekankan pentingnya data berkualitas tinggi dalam studi pembelajaran mesin untuk memastikan hasil yang lebih andal.Penelitian masa depan diharapkan menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi model dan mengurangi risiko overfitting.Selain itu, pengembangan strategi pra-pemrosesan yang lebih maju dan eksplorasi model hibrida dapat lebih memperhalus kinerja algoritma.Mengintegrasikan pengetahuan spesifik bidang dan sumber daya eksternal juga akan memperkaya analisis dan mendukung klasifikasi sentimen yang lebih akurat
<br>Korupsi merupakan salah satu isu paling mendesak di Indonesia, yang secara signifikan memengaruhi kepercayaan publik terhadap pemerintahan dan perkembangan nasional. Dalam banyak kasus korupsi yang muncul, kasus korupsi sebesar 271 triliun rupiah baru-baru ini menarik perhatian luas dan diskusi publik. Memahami persepsi dan sentimen publik terhadap kasus-kasus seperti ini dapat memberikan wawasan berharga mengenai dampaknya terhadap masyarakat. Peneliti mengidentifikasi kesempatan untuk memanfaatkan analisis sentimen sebagai metode untuk menangkap dan menganalisis sentimen publik dalam konteks ini. Dataset untuk studi ini dikumpulkan dari platform media sosial Twitter (X) menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-bfbd1.webp" type="image/webp" length="74574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-bfbd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-ea9dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/opini-publik-asean-kepercayaan-powered-sentiment-a-thumb-613fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-255-unriyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19066-international-journal-informatics-computation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63964-beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf</link>
	<guid isPermaLink="false">7a0eb8714429c2d696f0d39fd4e7c65e</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 08:48:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal econ ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi noviani ]]></category>
	<category><![CDATA[ main theme ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,econ,journal,main,noviani,theme]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami mengusulkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap formulasi produk dan akurasi label sunscreen. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai SPF yang diperoleh tidak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami mengusulkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap formulasi produk dan akurasi label sunscreen. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai SPF yang diperoleh tidak sesuai dengan rekomendasi kompendia, sehingga penting untuk menilai kembali formulasi produk dan memastikan akurasi informasi yang disampaikan kepada konsumen. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat berfokus pada pengembangan metode analisis vitamin C yang lebih andal dan akurat. Studi ini menemukan kesulitan dalam mendeteksi kandungan vitamin C, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menyempurnakan metode analisis dan meningkatkan kepekaan pendeteksian. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lingkungan, seperti suhu dan sirkulasi udara, terhadap stabilitas sampel selama persiapan dan analisis. Studi ini menunjukkan bahwa kondisi laboratorium yang kurang optimal dapat mempengaruhi hasil, sehingga penting untuk menyelidiki dan mengoptimalkan lingkungan laboratorium untuk memperoleh hasil yang lebih akurat.. Studi ini menyelidiki kandungan vitamin C dan nilai Sun Protection Factor (SPF) pada dua sampel sunscreen komersial.Temuan menunjukkan bahwa sampel yang diberi label "My Choice" memiliki nilai SPF sedikit lebih tinggi (2,514) dibandingkan dengan "Devnen" (1,913).Namun, kedua nilai tersebut berada di bawah ambang SPF minimum yang didefinisikan oleh Rekomendasi Komisi Eropa 2006/647/EC, menunjukkan bahwa tidak ada produk yang memenuhi standar untuk diklasifikasikan dalam kategori perlindungan rendah atau tinggi.Selain itu, terdapat kesenjangan signifikan dalam penentuan kandungan vitamin C, yang mendorong analisis akar penyebab menggunakan diagram ikan (Ishikawa).Analisis mengidentifikasi enam faktor utama yang berkontribusi.persiapan sampel yang tidak memadai (Man), ketidakstabilan oksidatif asam askorbat (Material), akumulasi residu di kolom HPLC (Metode), batasan waktu selama pengukuran (Pengukuran), pemeliharaan peralatan yang tidak memadai (Mesin), dan kondisi laboratorium yang kurang optimal akibat sistem exhaust yang rusak (Lingkungan).Temuan ini menekankan pentingnya praktik analitis yang tepat, pemeliharaan peralatan, dan pengendalian lingkungan untuk memperoleh hasil yang akurat dan andal dalam pengujian produk kosmetik Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai SPF pada dua sampel beda sunscreen dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kegagalan dalam menentukan kandungan vitamin C pada setiap sampel. Penelitian ini didasarkan pada prinsip-prinsip kosmetik kimia dan instrumen analitis. Efektivitas sunscreen diukur melalui pengukuran SPF menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Vitamin C, yang merupakan antioksidan umum dalam sunscreen, memerlukan kondisi analitis yang tepat untuk pendeteksiannya. Analisis akar penyebab menggunakan Diagram Ikan Ishikawa mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e5c27.webp" title="JURIS - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e5c27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e5c27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e5c27.webp 1x" title="JURIS - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram" alt="JURIS - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e19e1.webp" title="JURIS - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e19e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e19e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e19e1.webp 1x" title="JURIS - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram" alt="JURIS - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-5e799.webp" title="JURIS - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-5e799.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-5e799.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-5e799.webp 1x" title="JURIS - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram" alt="JURIS - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63964-beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf" title="JURIS - Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram" target="_blank">Calculation of SPF Value and Root Analysis on Determining Vitamin C Levels in Sunscreens Using the Fishbone Diagram</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami mengusulkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap formulasi produk dan akurasi label sunscreen. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai SPF yang diperoleh tidak sesuai dengan rekomendasi kompendia, sehingga penting untuk menilai kembali formulasi produk dan memastikan akurasi informasi yang disampaikan kepada konsumen. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat berfokus pada pengembangan metode analisis vitamin C yang lebih andal dan akurat. Studi ini menemukan kesulitan dalam mendeteksi kandungan vitamin C, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menyempurnakan metode analisis dan meningkatkan kepekaan pendeteksian. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lingkungan, seperti suhu dan sirkulasi udara, terhadap stabilitas sampel selama persiapan dan analisis. Studi ini menunjukkan bahwa kondisi laboratorium yang kurang optimal dapat mempengaruhi hasil, sehingga penting untuk menyelidiki dan mengoptimalkan lingkungan laboratorium untuk memperoleh hasil yang lebih akurat..
<br>Studi ini menyelidiki kandungan vitamin C dan nilai Sun Protection Factor (SPF) pada dua sampel sunscreen komersial.Temuan menunjukkan bahwa sampel yang diberi label "My Choice" memiliki nilai SPF sedikit lebih tinggi (2,514) dibandingkan dengan "Devnen" (1,913).Namun, kedua nilai tersebut berada di bawah ambang SPF minimum yang didefinisikan oleh Rekomendasi Komisi Eropa 2006/647/EC, menunjukkan bahwa tidak ada produk yang memenuhi standar untuk diklasifikasikan dalam kategori perlindungan rendah atau tinggi.Selain itu, terdapat kesenjangan signifikan dalam penentuan kandungan vitamin C, yang mendorong analisis akar penyebab menggunakan diagram ikan (Ishikawa).Analisis mengidentifikasi enam faktor utama yang berkontribusi.persiapan sampel yang tidak memadai (Man), ketidakstabilan oksidatif asam askorbat (Material), akumulasi residu di kolom HPLC (Metode), batasan waktu selama pengukuran (Pengukuran), pemeliharaan peralatan yang tidak memadai (Mesin), dan kondisi laboratorium yang kurang optimal akibat sistem exhaust yang rusak (Lingkungan).Temuan ini menekankan pentingnya praktik analitis yang tepat, pemeliharaan peralatan, dan pengendalian lingkungan untuk memperoleh hasil yang akurat dan andal dalam pengujian produk kosmetik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai SPF pada dua sampel beda sunscreen dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kegagalan dalam menentukan kandungan vitamin C pada setiap sampel. Penelitian ini didasarkan pada prinsip-prinsip kosmetik kimia dan instrumen analitis. Efektivitas sunscreen diukur melalui pengukuran SPF menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Vitamin C, yang merupakan antioksidan umum dalam sunscreen, memerlukan kondisi analitis yang tepat untuk pendeteksiannya. Analisis akar penyebab menggunakan Diagram Ikan Ishikawa mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e19e1.webp" type="image/webp" length="99400" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e5c27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-e19e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/beli-produk-sunscreen-protection-factor-spf-vitami-thumb-5e799.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5906-walideminstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13527-sicopus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparative Analysis of K Means and K Medoids Algorithms in New Student Admission ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Analysis of K Means and K Medoids Algorithms in New Student Admission ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Analysis of K Means and K Medoids Algorithms in New Student Admission ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63968-strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-al</link>
	<guid isPermaLink="false">5a999ce95548d21c9eb6269b1272eb05</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 08:04:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ means k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[k,means,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan perbandingan dengan algoritma lain seperti Fuzzy C-Means atau model hibrida untuk meningkatkan akurasi clustering. Selain itu, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan perbandingan dengan algoritma lain seperti Fuzzy C-Means atau model hibrida untuk meningkatkan akurasi clustering. Selain itu, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih universitas, seperti biaya pendidikan, jarak tempuh, dan fasilitas kampus. Dengan demikian, strategi promosi dapat disesuaikan dengan preferensi calon mahasiswa dan meningkatkan efektivitasnya. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi metode-metode lain dalam data mining, seperti klasifikasi dan prediksi, untuk mendukung proses penerimaan mahasiswa baru dan meningkatkan kualitas data yang digunakan dalam proses tersebut.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh metode clustering menggunakan algoritma K-Means dan K-Medoids.Hasil kedua algoritma dibandingkan berdasarkan evaluasi DBI (Davies-Bouldin Index).Nilai DBI yang diperoleh adalah 0,196 untuk K-Medoids dan 0,170 untuk K-Means.Perbedaan ini menunjukkan bahwa K-Means menghasilkan klaster yang lebih padat dan terpisahkan dengan baik.Hasil clustering memberikan wawasan berharga bagi pengambil keputusan dalam mengidentifikasi area promosi yang lebih strategis dan efisien, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan jumlah pendaftar yang sesuai dengan demografi target universitas.Selain itu, metodologi CRISP-DM yang diterapkan dalam penelitian ini terbukti fleksibel dalam menangani data berskala besar, mencakup fase dari pemahaman bisnis hingga implementasi hasil.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan strategi promosi yang didorong data di institusi pendidikan lainnya.Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma lain, seperti Fuzzy C-Means atau model hibrida, untuk membandingkan hasil dan meningkatkan akurasi clustering Universitas AoAisyiyah Yogyakarta merupakan salah satu universitas swasta di Yogyakarta. Jumlah universitas swasta yang banyak di Yogyakarta telah meningkatkan persaingan dalam penerimaan mahasiswa baru. Dalam situasi ini, setiap universitas memerlukan strategi yang tepat untuk menarik minat calon mahasiswa. Salah satu strategi yang digunakan oleh Universitas AoAisyiyah Yogyakarta untuk menarik minat calon mahasiswa adalah dengan melakukan promosi langsung ke sekolah-sekolah di Yogyakarta, Jawa, dan Sumatra. Dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Program Studi Teknologi Informasi, sering terjadi masalah yaitu jumlah calon mahasiswa yang tidak melakukan registrasi ulang setiap tahun.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-d14f9.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-d14f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-d14f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-d14f9.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission" alt="JURIS - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-78f70.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-78f70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-78f70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-78f70.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission" alt="JURIS - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-f3eff.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-f3eff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-f3eff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-f3eff.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission" alt="JURIS - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63968-strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-al" title="JURIS - Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission" target="_blank">Comparative Analysis of K-Means and K-Medoids Algorithms in New Student Admission</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan perbandingan dengan algoritma lain seperti Fuzzy C-Means atau model hibrida untuk meningkatkan akurasi clustering. Selain itu, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih universitas, seperti biaya pendidikan, jarak tempuh, dan fasilitas kampus. Dengan demikian, strategi promosi dapat disesuaikan dengan preferensi calon mahasiswa dan meningkatkan efektivitasnya. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi metode-metode lain dalam data mining, seperti klasifikasi dan prediksi, untuk mendukung proses penerimaan mahasiswa baru dan meningkatkan kualitas data yang digunakan dalam proses tersebut..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh metode clustering menggunakan algoritma K-Means dan K-Medoids.Hasil kedua algoritma dibandingkan berdasarkan evaluasi DBI (Davies-Bouldin Index).Nilai DBI yang diperoleh adalah 0,196 untuk K-Medoids dan 0,170 untuk K-Means.Perbedaan ini menunjukkan bahwa K-Means menghasilkan klaster yang lebih padat dan terpisahkan dengan baik.Hasil clustering memberikan wawasan berharga bagi pengambil keputusan dalam mengidentifikasi area promosi yang lebih strategis dan efisien, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan jumlah pendaftar yang sesuai dengan demografi target universitas.Selain itu, metodologi CRISP-DM yang diterapkan dalam penelitian ini terbukti fleksibel dalam menangani data berskala besar, mencakup fase dari pemahaman bisnis hingga implementasi hasil.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan strategi promosi yang didorong data di institusi pendidikan lainnya.Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma lain, seperti Fuzzy C-Means atau model hibrida, untuk membandingkan hasil dan meningkatkan akurasi clustering
<br>Universitas AoAisyiyah Yogyakarta merupakan salah satu universitas swasta di Yogyakarta. Jumlah universitas swasta yang banyak di Yogyakarta telah meningkatkan persaingan dalam penerimaan mahasiswa baru. Dalam situasi ini, setiap universitas memerlukan strategi yang tepat untuk menarik minat calon mahasiswa. Salah satu strategi yang digunakan oleh Universitas AoAisyiyah Yogyakarta untuk menarik minat calon mahasiswa adalah dengan melakukan promosi langsung ke sekolah-sekolah di Yogyakarta, Jawa, dan Sumatra. Dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Program Studi Teknologi Informasi, sering terjadi masalah yaitu jumlah calon mahasiswa yang tidak melakukan registrasi ulang setiap tahun....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-78f70.webp" type="image/webp" length="86990" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-d14f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-78f70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/strategi-promosi-institut-data-mining-algoritma-k-thumb-f3eff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-255-unriyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19066-international-journal-informatics-computation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Production Cost Control using Activity Based Costing Methods in Information Systems ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Production Cost Control using Activity Based Costing Methods in Information Systems ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Production Cost Control using Activity Based Costing Methods in Information Systems ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63966-based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">b8b891a9f10121207480b5d54bf1af22</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:46:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ joko aryanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ view counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ sadi khaled ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aryanto,counter,joko,khaled,sadi,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: 1) Menganalisis dampak penerapan sistem informasi berbasis ABC terhadap kinerja keuangan perusahaan, terutama dalam hal pengendalian biaya dan peningkatan profitabilitas. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: 1) Menganalisis dampak penerapan sistem informasi berbasis ABC terhadap kinerja keuangan perusahaan, terutama dalam hal pengendalian biaya dan peningkatan profitabilitas. 2) Mengembangkan sistem informasi ABC yang terintegrasi dengan sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan biaya produksi. 3) Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan metode ABC, seperti budaya organisasi, keterlibatan manajemen puncak, dan dukungan teknologi informasi.. Dari penggunaan metode ABC, diperoleh enam jenis aktivitas yang menjadi pemicu biaya, yang dikelompokkan menjadi enam jenis pool yang dipicu oleh.jam mesin, jumlah batch, jumlah pengiriman, kapasitas standar, jumlah pemeliharaan bangunan, dan jumlah pemeliharaan mesin.Pembahasan menggunakan metode Activity-Based Costing menunjukkan perbedaan (distorsi) dalam mengalokasikan biaya ke produk sampel, di mana ada produk yang biayanya dikenakan lebih dari seharusnya (overprice) dan sebaliknya.Sistem informasi costing yang diusulkan membantu mencatat biaya tenaga kerja dan overhead produk dengan lebih jelas sehingga perhitungan biaya menjadi lebih akurat dan dapat mengetahui margin keuntungan yang diperoleh dari produk-produk tersebut dengan pasti.Sistem informasi ini menjadi sistem pendukung strategi perusahaan untuk meminimalkan gangguan akibat penambahan metode baru Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur furnitur dengan target pemasaran kebanyakan di luar negeri menghadapi persaingan harga dan kualitas yang sangat ketat, sehingga membutuhkan sistem penghitungan biaya produksi yang lebih akurat daripada metode tradisional yang masih banyak digunakan di Indonesia. Pada umumnya, perusahaan menggunakan metode perhitungan biaya yang hanya memperhatikan satu driver biaya, sehingga terjadi penyimpangan dalam perhitungan biaya produksi yang sebenarnya. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan metode perhitungan biaya produksi menggunakan Activity-Based Costing (ABC) yang telah banyak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-9fcc5.webp" title="JURIS - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-9fcc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-9fcc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-9fcc5.webp 1x" title="JURIS - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems" alt="JURIS - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-f4b9c.webp" title="JURIS - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-f4b9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-f4b9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-f4b9c.webp 1x" title="JURIS - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems" alt="JURIS - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-b21fe.webp" title="JURIS - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-b21fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-b21fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-b21fe.webp 1x" title="JURIS - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems" alt="JURIS - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63966-based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sis" title="JURIS - Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems" target="_blank">Production Cost Control using Activity-Based Costing Methods in Information Systems</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: 1) Menganalisis dampak penerapan sistem informasi berbasis ABC terhadap kinerja keuangan perusahaan, terutama dalam hal pengendalian biaya dan peningkatan profitabilitas. 2) Mengembangkan sistem informasi ABC yang terintegrasi dengan sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan biaya produksi. 3) Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan metode ABC, seperti budaya organisasi, keterlibatan manajemen puncak, dan dukungan teknologi informasi..
<br>Dari penggunaan metode ABC, diperoleh enam jenis aktivitas yang menjadi pemicu biaya, yang dikelompokkan menjadi enam jenis pool yang dipicu oleh.jam mesin, jumlah batch, jumlah pengiriman, kapasitas standar, jumlah pemeliharaan bangunan, dan jumlah pemeliharaan mesin.Pembahasan menggunakan metode Activity-Based Costing menunjukkan perbedaan (distorsi) dalam mengalokasikan biaya ke produk sampel, di mana ada produk yang biayanya dikenakan lebih dari seharusnya (overprice) dan sebaliknya.Sistem informasi costing yang diusulkan membantu mencatat biaya tenaga kerja dan overhead produk dengan lebih jelas sehingga perhitungan biaya menjadi lebih akurat dan dapat mengetahui margin keuntungan yang diperoleh dari produk-produk tersebut dengan pasti.Sistem informasi ini menjadi sistem pendukung strategi perusahaan untuk meminimalkan gangguan akibat penambahan metode baru
<br>Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur furnitur dengan target pemasaran kebanyakan di luar negeri menghadapi persaingan harga dan kualitas yang sangat ketat, sehingga membutuhkan sistem penghitungan biaya produksi yang lebih akurat daripada metode tradisional yang masih banyak digunakan di Indonesia. Pada umumnya, perusahaan menggunakan metode perhitungan biaya yang hanya memperhatikan satu driver biaya, sehingga terjadi penyimpangan dalam perhitungan biaya produksi yang sebenarnya. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan metode perhitungan biaya produksi menggunakan Activity-Based Costing (ABC) yang telah banyak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-9fcc5.webp" type="image/webp" length="70818" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-9fcc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-f4b9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/based-costing-abc-metode-ven-data-analisis-sistem-thumb-b21fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-255-unriyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19066-international-journal-informatics-computation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim Perspektif Tafsir Ibn Katsir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim Perspektif Tafsir Ibn Katsir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim Perspektif Tafsir Ibn Katsir ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63965-wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p</link>
	<guid isPermaLink="false">3ae00af6115e9592cbfd5eae161f167c</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:44:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal econ ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi noviani ]]></category>
	<category><![CDATA[ main theme ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,econ,journal,main,noviani,theme]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang penerapan nilai-nilai Birrul Walidain dalam konteks keluarga modern, khususnya dalam membangun komunikasi dan interaksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang penerapan nilai-nilai Birrul Walidain dalam konteks keluarga modern, khususnya dalam membangun komunikasi dan interaksi yang harmonis di antara anggota keluarga. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak positif dari penerapan nilai-nilai Birrul Walidain dalam kehidupan sosial, seperti peningkatan empati, toleransi, dan kerjasama dalam masyarakat. Ketiga, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model pendidikan karakter berbasis Birrul Walidain yang dapat diterapkan di berbagai institusi pendidikan, baik formal maupun non-formal, untuk membentuk generasi muda yang memiliki etika interpersonal yang kuat.. Konsep Birrul Walidain mengajarkan nilai-nilai mulia seperti hormat, kasih sayang, dan perhatian, yang menjadi dasar untuk membangun keluarga yang harmonis.Devosi kepada orang tua melatih karakter anak-anak untuk memiliki kesabaran, toleransi, dan kerendahan hati, yang juga mempengaruhi interaksi sosial di luar keluarga.Birrul walidain tidak hanya membentuk hubungan yang baik dalam keluarga, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial.Individu yang terbiasa menghormati orang tuanya cenderung memiliki sikap empati, rendah hati, dan mudah menjalin hubungan harmonis dengan orang lain.Berkah dalam kehidupan seseorang juga terkait dengan kebahagiaan orang tua, yang mempengaruhi lancarnya hubungan sosial dan pembentukan masyarakat yang penuh nilai-nilai baik.Pemahaman tentang Birrul Walidain berdasarkan Tafsir Ibn Kathir berfungsi sebagai panduan dalam kehidupan keluarga dan prinsip dalam membangun interaksi sosial yang baik dalam masyarakat Muslim.Dengan menerapkan nilai-nilai Birrul Walidain, diharapkan dapat terbentuk lingkungan yang harmonis, penuh kasih sayang, dan berkah dalam kehidupan bermasyarakat Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah konsep Birrul Walidain sebagai dasar etika antar pribadi dalam keluarga Muslim berdasarkan perspektif Tafsir Ibn Kathir. Kerangka teoritis yang digunakan didasarkan pada etika Islam, konsep tauhid, dan nilai-nilai sosial dalam keluarga Muslim. Tinjauan pustaka mencakup studi sebelumnya tentang Birrul Walidain dari perspektif tafsir, literatur tentang etika keluarga Muslim, dan referensi dari tafsir klasik terutama Tafsir Ibn Kathir, serta pendekatan interpretasi tematik dalam studi Islam. Metode penelitian menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan interpretasi tematik (maudhui), menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas Birrul Walidain sebagaimana ditafsirkan oleh Ibn Kathir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Birrul Walidain adalah perintah mutlak yang tidak terpisahkan dari tauhid dan menjadi fondasi utama dalam membentuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-ba7cb.webp" title="JURIS - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-ba7cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-ba7cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-ba7cb.webp 1x" title="JURIS - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir" alt="JURIS - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-282b6.webp" title="JURIS - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-282b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-282b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-282b6.webp 1x" title="JURIS - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir" alt="JURIS - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-52ba7.webp" title="JURIS - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-52ba7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-52ba7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-52ba7.webp 1x" title="JURIS - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir" alt="JURIS - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63965-wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p" title="JURIS - Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir" target="_blank">Birrul Walidain sebagai Dasar Pengembangan Etika Antar Pribadi dalam Keluarga Muslim: Perspektif Tafsir Ibn Katsir</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang penerapan nilai-nilai Birrul Walidain dalam konteks keluarga modern, khususnya dalam membangun komunikasi dan interaksi yang harmonis di antara anggota keluarga. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak positif dari penerapan nilai-nilai Birrul Walidain dalam kehidupan sosial, seperti peningkatan empati, toleransi, dan kerjasama dalam masyarakat. Ketiga, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model pendidikan karakter berbasis Birrul Walidain yang dapat diterapkan di berbagai institusi pendidikan, baik formal maupun non-formal, untuk membentuk generasi muda yang memiliki etika interpersonal yang kuat..
<br>Konsep Birrul Walidain mengajarkan nilai-nilai mulia seperti hormat, kasih sayang, dan perhatian, yang menjadi dasar untuk membangun keluarga yang harmonis.Devosi kepada orang tua melatih karakter anak-anak untuk memiliki kesabaran, toleransi, dan kerendahan hati, yang juga mempengaruhi interaksi sosial di luar keluarga.Birrul walidain tidak hanya membentuk hubungan yang baik dalam keluarga, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial.Individu yang terbiasa menghormati orang tuanya cenderung memiliki sikap empati, rendah hati, dan mudah menjalin hubungan harmonis dengan orang lain.Berkah dalam kehidupan seseorang juga terkait dengan kebahagiaan orang tua, yang mempengaruhi lancarnya hubungan sosial dan pembentukan masyarakat yang penuh nilai-nilai baik.Pemahaman tentang Birrul Walidain berdasarkan Tafsir Ibn Kathir berfungsi sebagai panduan dalam kehidupan keluarga dan prinsip dalam membangun interaksi sosial yang baik dalam masyarakat Muslim.Dengan menerapkan nilai-nilai Birrul Walidain, diharapkan dapat terbentuk lingkungan yang harmonis, penuh kasih sayang, dan berkah dalam kehidupan bermasyarakat
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah konsep Birrul Walidain sebagai dasar etika antar pribadi dalam keluarga Muslim berdasarkan perspektif Tafsir Ibn Kathir. Kerangka teoritis yang digunakan didasarkan pada etika Islam, konsep tauhid, dan nilai-nilai sosial dalam keluarga Muslim. Tinjauan pustaka mencakup studi sebelumnya tentang Birrul Walidain dari perspektif tafsir, literatur tentang etika keluarga Muslim, dan referensi dari tafsir klasik terutama Tafsir Ibn Kathir, serta pendekatan interpretasi tematik dalam studi Islam. Metode penelitian menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan interpretasi tematik (maudhui), menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas Birrul Walidain sebagaimana ditafsirkan oleh Ibn Kathir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Birrul Walidain adalah perintah mutlak yang tidak terpisahkan dari tauhid dan menjadi fondasi utama dalam membentuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-282b6.webp" type="image/webp" length="128278" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-ba7cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-282b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/wacana-etika-keluarga-tafsir-ibn-kathir-kaffarat-p-thumb-52ba7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5906-walideminstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13527-sicopus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63970-kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala</link>
	<guid isPermaLink="false">46e9f70a567da58e904ebad878bfc710</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:32:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ means k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[k,means,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan interpolasi orde lebih tinggi, seperti interpolasi kubik, untuk meningkatkan akurasi estimasi tegangan di jaringan distribusi listrik. Selain itu, integrasi data real-time dari sensor IoT dapat diterapkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan interpolasi orde lebih tinggi, seperti interpolasi kubik, untuk meningkatkan akurasi estimasi tegangan di jaringan distribusi listrik. Selain itu, integrasi data real-time dari sensor IoT dapat diterapkan untuk memperbarui secara dinamis estimasi tegangan dan meminimalkan kesalahan akibat perubahan kondisi jaringan. Penelitian juga dapat membandingkan metode interpolasi dengan pendekatan machine learning, seperti neural network, untuk mengevaluasi potensi peningkatan efisiensi dan keandalan dalam prediksi kinerja jaringan distribusi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang kombinasi teknik matematika dan komputasi modern dalam manajemen sistem listrik. Selain itu, penelitian dapat fokus pada optimasi algoritma interpolasi dengan mempertimbangkan variasi beban listrik yang tidak linier, seperti pengaruh cuaca atau aktivitas industri di daerah tertentu. Pengembangan model simulasi jaringan distribusi berbasis interpolasi juga dapat dilakukan untuk memprediksi dampak perluasan jaringan atau perubahan kapasitas gardu induk. Penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi aplikasi interpolasi dalam sistem distribusi listrik berbasis energi terbarukan, seperti mengintegrasikan data dari panel surya atau turbin angin. Dengan memperluas cakupan penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan distribusi listrik di berbagai skenario nyata.. Penelitian ini berhasil menerapkan teknik interpolasi untuk memperkirakan tegangan di titik yang tidak terukur dalam jaringan distribusi listrik.Interpolasi linear memberikan cara sederhana dan efektif untuk memperkirakan tegangan di titik yang tidak terukur dengan memanfaatkan data tegangan yang diukur.Hasil interpolasi menunjukkan bahwa tegangan di titik yang tidak terukur berada dalam rentang nilai yang masuk akal dan sesuai dengan pola penurunan tegangan yang diharapkan dalam jaringan distribusi listrik.Dengan menggunakan interpolasi, operator jaringan dapat memantau kinerja distribusi listrik secara lebih komprehensif, mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian khusus, seperti titik-titik dengan tegangan terlalu rendah atau terlalu tinggi.Data interpolasi dapat mendukung keputusan dalam perawatan jaringan, memungkinkan tindakan pencegahan pada bagian jaringan yang menunjukkan degradasi kinerja.Interpolasi linear cocok untuk situasi di mana kecepatan dan kesederhanaan menjadi prioritas, serta ketika data yang dianalisis hampir linear.Interpolasi kuadratik lebih cocok untuk data yang menunjukkan kelengkungan, memberikan hasil yang lebih akurat meskipun lebih kompleks dalam perhitungan.Pemilihan metode tergantung pada kebutuhan spesifik akurasi dan kompleksitas dalam analisis data Jaringan distribusi listrik merupakan komponen penting yang mendistribusikan listrik dari gardu induk ke konsumen akhir. Pemantauan tegangan di seluruh jaringan kritis, tetapi pengukuran langsung di semua titik seringkali tidak praktis karena keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menggunakan interpolasi linear dan kuadratik untuk memperkirakan tegangan di titik yang tidak terukur. Data pengukuran tegangan di beberapa titik digunakan sebagai dasar untuk interpolasi. Dengan bantuan MATLAB, tegangan di titik yang tidak terukur dapat diperkirakan secara cepat dan akurat. Hasil interpolasi jarak pada konsumsi listrik menunjukkan bahwa konsumsi listrik berkurang seiring meningkatnya jarak. Pada jarak 5 km (Ds. Galih), konsumsi listrik tercatat 1.237,5... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-02f9a.webp" title="JURIS - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-02f9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-02f9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-02f9a.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance" alt="JURIS - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-22fa9.webp" title="JURIS - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-22fa9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-22fa9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-22fa9.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance" alt="JURIS - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-d8b29.webp" title="JURIS - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-d8b29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-d8b29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-d8b29.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance" alt="JURIS - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63970-kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala" title="JURIS - Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance" target="_blank">Analysis of the Application of Linear Interpolation and Quadratic Interpolation in Electrical Distribution Performance</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan interpolasi orde lebih tinggi, seperti interpolasi kubik, untuk meningkatkan akurasi estimasi tegangan di jaringan distribusi listrik. Selain itu, integrasi data real-time dari sensor IoT dapat diterapkan untuk memperbarui secara dinamis estimasi tegangan dan meminimalkan kesalahan akibat perubahan kondisi jaringan. Penelitian juga dapat membandingkan metode interpolasi dengan pendekatan machine learning, seperti neural network, untuk mengevaluasi potensi peningkatan efisiensi dan keandalan dalam prediksi kinerja jaringan distribusi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang kombinasi teknik matematika dan komputasi modern dalam manajemen sistem listrik. Selain itu, penelitian dapat fokus pada optimasi algoritma interpolasi dengan mempertimbangkan variasi beban listrik yang tidak linier, seperti pengaruh cuaca atau aktivitas industri di daerah tertentu. Pengembangan model simulasi jaringan distribusi berbasis interpolasi juga dapat dilakukan untuk memprediksi dampak perluasan jaringan atau perubahan kapasitas gardu induk. Penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi aplikasi interpolasi dalam sistem distribusi listrik berbasis energi terbarukan, seperti mengintegrasikan data dari panel surya atau turbin angin. Dengan memperluas cakupan penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan distribusi listrik di berbagai skenario nyata..
<br>Penelitian ini berhasil menerapkan teknik interpolasi untuk memperkirakan tegangan di titik yang tidak terukur dalam jaringan distribusi listrik.Interpolasi linear memberikan cara sederhana dan efektif untuk memperkirakan tegangan di titik yang tidak terukur dengan memanfaatkan data tegangan yang diukur.Hasil interpolasi menunjukkan bahwa tegangan di titik yang tidak terukur berada dalam rentang nilai yang masuk akal dan sesuai dengan pola penurunan tegangan yang diharapkan dalam jaringan distribusi listrik.Dengan menggunakan interpolasi, operator jaringan dapat memantau kinerja distribusi listrik secara lebih komprehensif, mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian khusus, seperti titik-titik dengan tegangan terlalu rendah atau terlalu tinggi.Data interpolasi dapat mendukung keputusan dalam perawatan jaringan, memungkinkan tindakan pencegahan pada bagian jaringan yang menunjukkan degradasi kinerja.Interpolasi linear cocok untuk situasi di mana kecepatan dan kesederhanaan menjadi prioritas, serta ketika data yang dianalisis hampir linear.Interpolasi kuadratik lebih cocok untuk data yang menunjukkan kelengkungan, memberikan hasil yang lebih akurat meskipun lebih kompleks dalam perhitungan.Pemilihan metode tergantung pada kebutuhan spesifik akurasi dan kompleksitas dalam analisis data
<br>Jaringan distribusi listrik merupakan komponen penting yang mendistribusikan listrik dari gardu induk ke konsumen akhir. Pemantauan tegangan di seluruh jaringan kritis, tetapi pengukuran langsung di semua titik seringkali tidak praktis karena keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menggunakan interpolasi linear dan kuadratik untuk memperkirakan tegangan di titik yang tidak terukur. Data pengukuran tegangan di beberapa titik digunakan sebagai dasar untuk interpolasi. Dengan bantuan MATLAB, tegangan di titik yang tidak terukur dapat diperkirakan secara cepat dan akurat. Hasil interpolasi jarak pada konsumsi listrik menunjukkan bahwa konsumsi listrik berkurang seiring meningkatnya jarak. Pada jarak 5 km (Ds. Galih), konsumsi listrik tercatat 1.237,5...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-02f9a.webp" type="image/webp" length="51712" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-02f9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-22fa9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/kualitas-distribusi-listrik-sistem-skala-tenaga-su-thumb-d8b29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-255-unriyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19066-international-journal-informatics-computation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis Telaah Risywah Ghulul Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis Telaah Risywah Ghulul Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis Telaah Risywah Ghulul Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63973-akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifik</link>
	<guid isPermaLink="false">7131b63b1725da96b12dd6a9fa103d41</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:29:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak gratifikasi digital seperti akses teknologi atau layanan eksklusif terhadap independensi pejabat publik. Selain itu, studi komparatif antara prinsip hukum Islam dan regulasi negara tentang korupsi perlu dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak gratifikasi digital seperti akses teknologi atau layanan eksklusif terhadap independensi pejabat publik. Selain itu, studi komparatif antara prinsip hukum Islam dan regulasi negara tentang korupsi perlu dikembangkan untuk memperkuat kerangka kerja etika pemerintahan. Terakhir, penelitian tentang peran sistem informasi dalam mengidentifikasi dan mencegah praktik suap yang tersembunyi dapat menjadi arah baru untuk meningkatkan transparansi birokrasi.. Risywah, ghulul, dan hadiah kepada pejabat merupakan tiga bentuk penyimpangan dalam satu spektrum yang sama, ketiganya berpotensi merusak integritas, mengaburkan batas antara hak dan batil, serta mengkhianati amanah publik.Risywah dilarang karena meluluskan yang batil, ghulul adalah pengambilan fasilitas tidak semestinya dari kekuasaan, sedangkan hadiah kepada pejabat menjadi haram ketika berkaitan dengan jabatan atau kepentingan yang sedang ditangani.Terlepas dari perbedaan istilah, hukum substantif Islam menetapkan bahwa praktik apa pun yang menguntungkan pribadi melalui kedudukan publik dan menimbulkan bias dalam pengambilan keputusan merupakan pelanggaran moral dan hukum.Hadiah tidak dapat dibenarkan hanya karena dibungkus sebagai 'atas nama', 'fasilitasi', atau 'dukungan', apabila secara substansi ia memengaruhi objektivitas pejabat atau mengarah pada penyalahgunaan wewenang Fenomena gratifikasi kepada pejabat publik saat ini sering disamarkan secara manipulatif sebagai 'hadiah' biasa, sehingga mengaburkan batasan etis dan hukum antara pemberian yang sah dengan tindakan suap. Praktik ini menimbulkan kebingungan normatif dalam administrasi publik modern karena pejabat kerap menerima fasilitas nonmoneter, imbalan terselubung, atau cendera mata yang dikemas sebagai tanda penghargaan pribadi, padahal secara substantif berkaitan dengan jabatan dan pengambilan keputusan publik. Penelitian ini bertujuan membedakan batas etis dan hukum secara tegas antara konsep risywah, ghulul, dan hadiah berdasarkan kajian teks hadis, serta mengevaluasi relevansinya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-1ee24.webp" title="JURIS - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-1ee24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-1ee24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-1ee24.webp 1x" title="JURIS - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik" alt="JURIS - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-c3d63.webp" title="JURIS - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-c3d63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-c3d63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-c3d63.webp 1x" title="JURIS - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik" alt="JURIS - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-cb535.webp" title="JURIS - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-cb535.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-cb535.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-cb535.webp 1x" title="JURIS - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik" alt="JURIS - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63973-akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifik" title="JURIS - Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik" target="_blank">Gratifikasi Dalam Perspektif Hadis: Telaah Risywah, Ghulul, Dan Hadiah Kepada Pejabat Publik</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak gratifikasi digital seperti akses teknologi atau layanan eksklusif terhadap independensi pejabat publik. Selain itu, studi komparatif antara prinsip hukum Islam dan regulasi negara tentang korupsi perlu dikembangkan untuk memperkuat kerangka kerja etika pemerintahan. Terakhir, penelitian tentang peran sistem informasi dalam mengidentifikasi dan mencegah praktik suap yang tersembunyi dapat menjadi arah baru untuk meningkatkan transparansi birokrasi..
<br>Risywah, ghulul, dan hadiah kepada pejabat merupakan tiga bentuk penyimpangan dalam satu spektrum yang sama, ketiganya berpotensi merusak integritas, mengaburkan batas antara hak dan batil, serta mengkhianati amanah publik.Risywah dilarang karena meluluskan yang batil, ghulul adalah pengambilan fasilitas tidak semestinya dari kekuasaan, sedangkan hadiah kepada pejabat menjadi haram ketika berkaitan dengan jabatan atau kepentingan yang sedang ditangani.Terlepas dari perbedaan istilah, hukum substantif Islam menetapkan bahwa praktik apa pun yang menguntungkan pribadi melalui kedudukan publik dan menimbulkan bias dalam pengambilan keputusan merupakan pelanggaran moral dan hukum.Hadiah tidak dapat dibenarkan hanya karena dibungkus sebagai 'atas nama', 'fasilitasi', atau 'dukungan', apabila secara substansi ia memengaruhi objektivitas pejabat atau mengarah pada penyalahgunaan wewenang
<br>Fenomena gratifikasi kepada pejabat publik saat ini sering disamarkan secara manipulatif sebagai 'hadiah' biasa, sehingga mengaburkan batasan etis dan hukum antara pemberian yang sah dengan tindakan suap. Praktik ini menimbulkan kebingungan normatif dalam administrasi publik modern karena pejabat kerap menerima fasilitas nonmoneter, imbalan terselubung, atau cendera mata yang dikemas sebagai tanda penghargaan pribadi, padahal secara substantif berkaitan dengan jabatan dan pengambilan keputusan publik. Penelitian ini bertujuan membedakan batas etis dan hukum secara tegas antara konsep risywah, ghulul, dan hadiah berdasarkan kajian teks hadis, serta mengevaluasi relevansinya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-cb535.webp" type="image/webp" length="75908" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-1ee24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-c3d63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/akuntabilitas-pejabat-publik-etika-gratifikasi-ris-thumb-cb535.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2108-stisdarussalam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10007-al-balad-jurnal-hukum-tata-negara-politik-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63962-latihan-model-matematika-akurasi-mod</link>
	<guid isPermaLink="false">b1828f2b6864beb2831dd94c09dec599</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:06:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ means k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[k,means,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan berbasis transformer yang lebih canggih untuk memahami terminologi medis spesifik, seperti menggunakan model yang dilatih pada dataset khusus bidang kedokteran. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan berbasis transformer yang lebih canggih untuk memahami terminologi medis spesifik, seperti menggunakan model yang dilatih pada dataset khusus bidang kedokteran. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi metode baru untuk mengidentifikasi berita palsu dengan klaim ambigu atau sensasional, dengan fokus pada analisis konteks dan pola bahasa. Terakhir, penelitian dapat menggabungkan data dari berbagai sumber kesehatan untuk memperluas cakupan dan meningkatkan akurasi model, sehingga lebih efektif dalam menghadapi tantangan misinformasi yang semakin kompleks.. Model transformer seperti BERT menunjukkan kinerja luar biasa dalam mendeteksi berita palsu di sektor kesehatan.Pelatihan model pada dataset kesehatan yang dikategorikan menunjukkan akurasi 92,5%, jauh melampaui metode tradisional.Meski demikian, model masih menghadapi tantangan dalam memahami istilah medis kompleks dan klaim sensasional.Penelitian selanjutnya perlu fokus pada peningkatan pemahaman konteks medis, pengembangan teknik untuk menangani informasi ambigu, serta ekspansi dataset untuk meningkatkan generalisasi model Meningkatnya penyebaran berita palsu di sektor kesehatan menimbulkan ancaman serius terhadap kesejahteraan publik dan komunikasi kesehatan yang akurat. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas model transformer, khususnya BERT (Bidirectional Encoder Representations from Transformers), dalam mendeteksi berita palsu terkait kesehatan. Dengan memanfaatkan pemahaman konteks yang canggih dari BERT, kami berupaya meningkatkan akurasi deteksi berita palsu di domain kritis ini. Pendekatan kami melibatkan pelatihan model BERT pada dataset artikel kesehatan yang dikurasi, diikuti dengan evaluasi ketat kemampuannya membedakan konten otentik dan menyesatkan. Hasil menunjukkan bahwa model berbasis transformer secara signifikan mengungguli... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-97e0d.webp" title="JURIS - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-97e0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-97e0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-97e0d.webp 1x" title="JURIS - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models" alt="JURIS - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-9cd12.webp" title="JURIS - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-9cd12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-9cd12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-9cd12.webp 1x" title="JURIS - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models" alt="JURIS - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-a2daa.webp" title="JURIS - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-a2daa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-a2daa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-a2daa.webp 1x" title="JURIS - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models" alt="JURIS - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63962-latihan-model-matematika-akurasi-mod" title="JURIS - The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models" target="_blank">The Fake News Detection in Health Domain Using Transformer Models</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan berbasis transformer yang lebih canggih untuk memahami terminologi medis spesifik, seperti menggunakan model yang dilatih pada dataset khusus bidang kedokteran. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi metode baru untuk mengidentifikasi berita palsu dengan klaim ambigu atau sensasional, dengan fokus pada analisis konteks dan pola bahasa. Terakhir, penelitian dapat menggabungkan data dari berbagai sumber kesehatan untuk memperluas cakupan dan meningkatkan akurasi model, sehingga lebih efektif dalam menghadapi tantangan misinformasi yang semakin kompleks..
<br>Model transformer seperti BERT menunjukkan kinerja luar biasa dalam mendeteksi berita palsu di sektor kesehatan.Pelatihan model pada dataset kesehatan yang dikategorikan menunjukkan akurasi 92,5%, jauh melampaui metode tradisional.Meski demikian, model masih menghadapi tantangan dalam memahami istilah medis kompleks dan klaim sensasional.Penelitian selanjutnya perlu fokus pada peningkatan pemahaman konteks medis, pengembangan teknik untuk menangani informasi ambigu, serta ekspansi dataset untuk meningkatkan generalisasi model
<br>Meningkatnya penyebaran berita palsu di sektor kesehatan menimbulkan ancaman serius terhadap kesejahteraan publik dan komunikasi kesehatan yang akurat. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas model transformer, khususnya BERT (Bidirectional Encoder Representations from Transformers), dalam mendeteksi berita palsu terkait kesehatan. Dengan memanfaatkan pemahaman konteks yang canggih dari BERT, kami berupaya meningkatkan akurasi deteksi berita palsu di domain kritis ini. Pendekatan kami melibatkan pelatihan model BERT pada dataset artikel kesehatan yang dikurasi, diikuti dengan evaluasi ketat kemampuannya membedakan konten otentik dan menyesatkan. Hasil menunjukkan bahwa model berbasis transformer secara signifikan mengungguli...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-a2daa.webp" type="image/webp" length="71936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-97e0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-9cd12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/latihan-model-matematika-akurasi-svm-deteksi-palsu-thumb-a2daa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-255-unriyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19066-international-journal-informatics-computation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63959-literasi-keuangan-digital-generasi-z-cera</link>
	<guid isPermaLink="false">566ff8bdf5a477d255e568ab8b52936b</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:03:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ widya astuti ]]></category>
	<category><![CDATA[ enjelin bine ]]></category>
	<category><![CDATA[ litera abdi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdi,astuti,bine,enjelin,litera,widya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak jangka panjang literasi keuangan digital terhadap perilaku keuangan Generasi Z dalam konteks perubahan teknologi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan efektivitas metode pendidikan keuangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z: 1. Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak jangka panjang literasi keuangan digital terhadap perilaku keuangan Generasi Z dalam konteks perubahan teknologi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan efektivitas metode pendidikan keuangan berbasis digital di berbagai wilayah Indonesia. 3. Penelitian dapat mengkaji peran media sosial dalam membentuk keputusan keuangan Generasi Z dan strategi pengembangan materi pendidikan keuangan yang lebih relevan dengan kebutuhan mereka.. Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang keuangan digital kepada Generasi Z, khususnya siswa SMKS Kartika XX-1 Makassar, yang menunjukkan pergeseran cara mereka berinteraksi dengan keuangan.Perubahan teknologi finansial telah membentuk perilaku, preferensi, dan kebiasaan keuangan mereka.Keuntungan penggunaan keuangan digital meliputi akses yang lebih mudah, efisiensi, dan keterlibatan fisik yang lebih rendah dalam transaksi.Literasi keuangan yang kuat membantu menghadapi perubahan ekonomi, mengoptimalkan peluang, menghindari utang berlebihan, dan membangun stabilitas keuangan jangka panjang Tujuan dari Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) adalah untuk memberi tahu Generasi Z siswa-siswi di SMAS Kartika XX-1 Makassar tentang Financial Digital dan literasi keuangan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa ceramah kepada siswa-siswi SMAS Kartika XX-1 Makassar. Ada tiga jenis metode pengabdian kepada siswa-siswi : 1. Transfer ilmu: kegiatan ini meliputi pemberian materi tentang edukasi Financial Digital dan Literasi Keuangan 2. Tanya jawab: pada bagian ini, Siswa-siswi sebagai generazi Z diminta untuk memberikan pertanyaan tentang masalah yang dihadapi terkait keuangan berbasis digital. 3. Motivasi: pemateri mendorong peserta PKM untuk melakukan pencatatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-9543c.webp" title="JURIS - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-9543c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-9543c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-9543c.webp 1x" title="JURIS - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z" alt="JURIS - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-b7606.webp" title="JURIS - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-b7606.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-b7606.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-b7606.webp 1x" title="JURIS - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z" alt="JURIS - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-fd493.webp" title="JURIS - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-fd493.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-fd493.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-fd493.webp 1x" title="JURIS - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z" alt="JURIS - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63959-literasi-keuangan-digital-generasi-z-cera" title="JURIS - Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z" target="_blank">Navigasi Financial dalam Dunia Digital terhadap Generasi Z</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak jangka panjang literasi keuangan digital terhadap perilaku keuangan Generasi Z dalam konteks perubahan teknologi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan efektivitas metode pendidikan keuangan berbasis digital di berbagai wilayah Indonesia. 3. Penelitian dapat mengkaji peran media sosial dalam membentuk keputusan keuangan Generasi Z dan strategi pengembangan materi pendidikan keuangan yang lebih relevan dengan kebutuhan mereka..
<br>Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang keuangan digital kepada Generasi Z, khususnya siswa SMKS Kartika XX-1 Makassar, yang menunjukkan pergeseran cara mereka berinteraksi dengan keuangan.Perubahan teknologi finansial telah membentuk perilaku, preferensi, dan kebiasaan keuangan mereka.Keuntungan penggunaan keuangan digital meliputi akses yang lebih mudah, efisiensi, dan keterlibatan fisik yang lebih rendah dalam transaksi.Literasi keuangan yang kuat membantu menghadapi perubahan ekonomi, mengoptimalkan peluang, menghindari utang berlebihan, dan membangun stabilitas keuangan jangka panjang
<br>Tujuan dari Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) adalah untuk memberi tahu Generasi Z siswa-siswi di SMAS Kartika XX-1 Makassar tentang Financial Digital dan literasi keuangan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa ceramah kepada siswa-siswi SMAS Kartika XX-1 Makassar. Ada tiga jenis metode pengabdian kepada siswa-siswi : 1. Transfer ilmu: kegiatan ini meliputi pemberian materi tentang edukasi Financial Digital dan Literasi Keuangan 2. Tanya jawab: pada bagian ini, Siswa-siswi sebagai generazi Z diminta untuk memberikan pertanyaan tentang masalah yang dihadapi terkait keuangan berbasis digital. 3. Motivasi: pemateri mendorong peserta PKM untuk melakukan pencatatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-9543c.webp" type="image/webp" length="77708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-9543c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-b7606.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/literasi-keuangan-digital-generasi-z-ceramah-siswa-thumb-fd493.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2901-mediazayna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12023-litera-abdi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Android Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System SIBI Using Rapid Application Development Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Android Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System SIBI Using Rapid Application Development Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Android Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System SIBI Using Rapid Application Development Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63969-aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik</link>
	<guid isPermaLink="false">e19286fb4cb4c37b9d9136faf3464ec4</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:03:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ means k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[k,means,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan aplikasi yang lebih inklusif dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti deteksi gestur yang lebih kompleks, terjemahan dua arah, dan integrasi dengan platform komunikasi populer. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan aplikasi yang lebih inklusif dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti deteksi gestur yang lebih kompleks, terjemahan dua arah, dan integrasi dengan platform komunikasi populer. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas aplikasi dalam berbagai konteks sosial dan budaya, serta mengukur dampak positifnya terhadap aksesibilitas dan inklusi orang tuli di Indonesia. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan model TensorFlow Lite agar lebih akurat dan efisien, serta mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan lainnya untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan akurasi penerjemahan.. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, aplikasi MySIBI berhasil dikembangkan menggunakan metode RAD dan bahasa pemrograman Kotlin, dengan tiga komponen utama.deteksi gestur waktu nyata, informasi SIBI, dan terjemahan Indonesia ke SIBI.Aplikasi ini dapat mendeteksi 15 kelas tanda SIBI, yang mencakup 5 vokal dan 10 kata, secara waktu nyata.Hasil pengujian kelayakan dari 30 responden mencapai 85,6%, dan Black Box Testing menunjukkan akurasi 100%, menunjukkan bahwa aplikasi ini layak dan efektif sebagai alat bantu komunikasi untuk menjembatani orang tuli dan masyarakat umum di Indonesia.Penelitian ini menunjukkan kesesuaian RAD untuk mengembangkan aplikasi deteksi SIBI waktu nyata, karena mendukung pengujian dan penyesuaian iteratif.Fleksibilitas RAD memungkinkan penyesuaian cepat terhadap model TensorFlow Lite, memastikan akurasi pengenalan tinggi sambil menjaga jadwal pengembangan yang efisien Orang tuli menghadapi tantangan komunikasi dengan masyarakat umum karena keterbatasan pendengaran mereka, yang memerlukan penggunaan bahasa isyarat. Kesenjangan pemahaman bahasa isyarat antara orang tuli dan masyarakat umum sering menghambat interaksi sosial mereka. Penelitian ini mengembangkan model deteksi objek SIBI menjadi aplikasi berbasis Android yang dapat mendeteksi dan menerjemahkan sistem bahasa isyarat Indonesia (SIBI) menjadi bahasa lisan. Pengembangan aplikasi ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), yang mencakup tahap perencanaan persyaratan, desain pengguna, konstruksi, dan penyelesaian. Aplikasi dibangun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-5c89d.webp" title="JURIS - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-5c89d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-5c89d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-5c89d.webp 1x" title="JURIS - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method" alt="JURIS - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-31035.webp" title="JURIS - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-31035.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-31035.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-31035.webp 1x" title="JURIS - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method" alt="JURIS - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-b240e.webp" title="JURIS - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-b240e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-b240e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-b240e.webp 1x" title="JURIS - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method" alt="JURIS - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63969-aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik" title="JURIS - Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method" target="_blank">Android-Based Detection Application Of Indonesian Sign Language System (SIBI) Using Rapid Application Development Method</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan aplikasi yang lebih inklusif dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti deteksi gestur yang lebih kompleks, terjemahan dua arah, dan integrasi dengan platform komunikasi populer. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas aplikasi dalam berbagai konteks sosial dan budaya, serta mengukur dampak positifnya terhadap aksesibilitas dan inklusi orang tuli di Indonesia. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan model TensorFlow Lite agar lebih akurat dan efisien, serta mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan lainnya untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan akurasi penerjemahan..
<br>Berdasarkan penelitian yang dilakukan, aplikasi MySIBI berhasil dikembangkan menggunakan metode RAD dan bahasa pemrograman Kotlin, dengan tiga komponen utama.deteksi gestur waktu nyata, informasi SIBI, dan terjemahan Indonesia ke SIBI.Aplikasi ini dapat mendeteksi 15 kelas tanda SIBI, yang mencakup 5 vokal dan 10 kata, secara waktu nyata.Hasil pengujian kelayakan dari 30 responden mencapai 85,6%, dan Black Box Testing menunjukkan akurasi 100%, menunjukkan bahwa aplikasi ini layak dan efektif sebagai alat bantu komunikasi untuk menjembatani orang tuli dan masyarakat umum di Indonesia.Penelitian ini menunjukkan kesesuaian RAD untuk mengembangkan aplikasi deteksi SIBI waktu nyata, karena mendukung pengujian dan penyesuaian iteratif.Fleksibilitas RAD memungkinkan penyesuaian cepat terhadap model TensorFlow Lite, memastikan akurasi pengenalan tinggi sambil menjaga jadwal pengembangan yang efisien
<br>Orang tuli menghadapi tantangan komunikasi dengan masyarakat umum karena keterbatasan pendengaran mereka, yang memerlukan penggunaan bahasa isyarat. Kesenjangan pemahaman bahasa isyarat antara orang tuli dan masyarakat umum sering menghambat interaksi sosial mereka. Penelitian ini mengembangkan model deteksi objek SIBI menjadi aplikasi berbasis Android yang dapat mendeteksi dan menerjemahkan sistem bahasa isyarat Indonesia (SIBI) menjadi bahasa lisan. Pengembangan aplikasi ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), yang mencakup tahap perencanaan persyaratan, desain pengguna, konstruksi, dan penyelesaian. Aplikasi dibangun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-31035.webp" type="image/webp" length="58998" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-5c89d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-31035.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/aplikasi-m-clinic-deteksi-tepi-linguistik-bahasa-l-thumb-b240e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-255-unriyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19066-international-journal-informatics-computation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition A Review of Current Approaches ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition A Review of Current Approaches ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition A Review of Current Approaches ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63967-efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji</link>
	<guid isPermaLink="false">80799409c44806a0bbafb3ff154635fd</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 06:53:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ means k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[k,means,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan sistem PBI yang lebih inklusif dan skalabel dengan memanfaatkan kemajuan dalam AI dan machine ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan sistem PBI yang lebih inklusif dan skalabel dengan memanfaatkan kemajuan dalam AI dan machine learning. Meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem PBI dengan mengintegrasikan teknik-teknik canggih seperti transformer model dan kerangka kerja pembelajaran multimodal.2. Meningkatkan terjangkau dan aksesibilitas sistem PBI dengan mengembangkan perangkat keras yang lebih ringan, terjangkau, dan nyaman untuk digunakan dalam jangka panjang. Hal ini akan memungkinkan lebih banyak individu, terlepas dari lokasi geografis atau sumber daya keuangan mereka, untuk mengakses alat-alat pembelajaran bahasa isyarat yang canggih.3. Mengembangkan sistem PBI yang peka budaya dengan melibatkan komunitas tuli dan tunarungu dalam proses desain dan pengujian. Menghormati dan mengintegrasikan bahasa isyarat dan nuansa budaya yang berbeda, memastikan bahwa kebutuhan berbagai komunitas bahasa isyarat terpenuhi. Kolaborasi interdisipliner antara ahli teknologi, ahli bahasa, pendidik, dan anggota komunitas tuli akan menjadi kunci untuk menciptakan sistem yang inklusif dan ramah pengguna.. Peninjauan ini menekankan potensi transformasional RV dan RT dalam menciptakan alat komunikasi yang dapat diakses oleh banyak orang di seluruh dunia.Meskipun integrasi RV dan RT dalam PBI telah menarik perhatian dalam beberapa tahun terakhir, banyak literatur yang ada masih berfokus pada metode PBI tradisional dan uji coba terbatas dari sistem RV/RT dalam pengaturan pendidikan niche.Penelitian tentang bagaimana RV dan RT dapat bekerja sama dengan machine learning, AI, dan pengenalan gestur untuk meningkatkan pemrosesan dan pemahaman bahasa isyarat masih berkembang.Artikel ini akan mengisi kesenjangan dengan menyintesis perkembangan saat ini dalam teknologi RV dan RT yang diterapkan secara khusus pada PBI, menawarkan wawasan tentang bagaimana teknologi ini dapat diintegrasikan secara lebih efektif.Artikel ini juga akan mengeksplorasi tantangan yang perlu diatasi untuk meng Skalakan sistem ini untuk aksesibilitas dan kegunaan yang lebih luas Artikel ini memberikan tinjauan kritis dan komprehensif tentang pendekatan saat ini dalam Pengenalan Bahasa Isyarat (PBI) menggunakan teknologi Realitas Virtual (RV) dan Realitas Tertambah (RT). Masalahnya terletak pada metode PBI tradisional yang sering kali menghadapi batasan seperti akurasi pengenalan gestur yang buruk, kurangnya pemahaman konteks, dan tantangan dalam skalabilitas. Kemajuan terbaru dalam teknologi RV dan RT, yang ditandai dengan lingkungan yang imersif dan interaktif, menunjukkan potensi menjanjikan untuk mengatasi batasan-batasan ini, menawarkan solusi yang memanfaatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-f10af.webp" title="JURIS - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-f10af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-f10af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-f10af.webp 1x" title="JURIS - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches" alt="JURIS - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-9c76b.webp" title="JURIS - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-9c76b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-9c76b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-9c76b.webp 1x" title="JURIS - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches" alt="JURIS - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-ac2ff.webp" title="JURIS - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-ac2ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-ac2ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-ac2ff.webp 1x" title="JURIS - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches" alt="JURIS - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63967-efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji" title="JURIS - Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches" target="_blank">Virtual Reality and Augmented Reality in Sign Language Recognition: A Review of Current Approaches</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan sistem PBI yang lebih inklusif dan skalabel dengan memanfaatkan kemajuan dalam AI dan machine learning. Meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem PBI dengan mengintegrasikan teknik-teknik canggih seperti transformer model dan kerangka kerja pembelajaran multimodal.2. Meningkatkan terjangkau dan aksesibilitas sistem PBI dengan mengembangkan perangkat keras yang lebih ringan, terjangkau, dan nyaman untuk digunakan dalam jangka panjang. Hal ini akan memungkinkan lebih banyak individu, terlepas dari lokasi geografis atau sumber daya keuangan mereka, untuk mengakses alat-alat pembelajaran bahasa isyarat yang canggih.3. Mengembangkan sistem PBI yang peka budaya dengan melibatkan komunitas tuli dan tunarungu dalam proses desain dan pengujian. Menghormati dan mengintegrasikan bahasa isyarat dan nuansa budaya yang berbeda, memastikan bahwa kebutuhan berbagai komunitas bahasa isyarat terpenuhi. Kolaborasi interdisipliner antara ahli teknologi, ahli bahasa, pendidik, dan anggota komunitas tuli akan menjadi kunci untuk menciptakan sistem yang inklusif dan ramah pengguna..
<br>Peninjauan ini menekankan potensi transformasional RV dan RT dalam menciptakan alat komunikasi yang dapat diakses oleh banyak orang di seluruh dunia.Meskipun integrasi RV dan RT dalam PBI telah menarik perhatian dalam beberapa tahun terakhir, banyak literatur yang ada masih berfokus pada metode PBI tradisional dan uji coba terbatas dari sistem RV/RT dalam pengaturan pendidikan niche.Penelitian tentang bagaimana RV dan RT dapat bekerja sama dengan machine learning, AI, dan pengenalan gestur untuk meningkatkan pemrosesan dan pemahaman bahasa isyarat masih berkembang.Artikel ini akan mengisi kesenjangan dengan menyintesis perkembangan saat ini dalam teknologi RV dan RT yang diterapkan secara khusus pada PBI, menawarkan wawasan tentang bagaimana teknologi ini dapat diintegrasikan secara lebih efektif.Artikel ini juga akan mengeksplorasi tantangan yang perlu diatasi untuk meng Skalakan sistem ini untuk aksesibilitas dan kegunaan yang lebih luas
<br>Artikel ini memberikan tinjauan kritis dan komprehensif tentang pendekatan saat ini dalam Pengenalan Bahasa Isyarat (PBI) menggunakan teknologi Realitas Virtual (RV) dan Realitas Tertambah (RT). Masalahnya terletak pada metode PBI tradisional yang sering kali menghadapi batasan seperti akurasi pengenalan gestur yang buruk, kurangnya pemahaman konteks, dan tantangan dalam skalabilitas. Kemajuan terbaru dalam teknologi RV dan RT, yang ditandai dengan lingkungan yang imersif dan interaktif, menunjukkan potensi menjanjikan untuk mengatasi batasan-batasan ini, menawarkan solusi yang memanfaatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-9c76b.webp" type="image/webp" length="89926" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-f10af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-9c76b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/efisiensi-sistem-rekrutmen-bahasa-isyarat-pbi-uji-thumb-ac2ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-255-unriyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19066-international-journal-informatics-computation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63955-fitur-aplikasi-ojek-e-skri</link>
	<guid isPermaLink="false">1e4014db739b6029ec7879d3b3f5db4e</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 06:48:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ widya astuti ]]></category>
	<category><![CDATA[ enjelin bine ]]></category>
	<category><![CDATA[ litera abdi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdi,astuti,bine,enjelin,litera,widya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengembangkan fitur aplikasi e-skripsi dengan integrasi teknologi terkini seperti AI untuk otomatisasi peninjauan judul skripsi. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terkait kebutuhan pengguna akhir, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengembangkan fitur aplikasi e-skripsi dengan integrasi teknologi terkini seperti AI untuk otomatisasi peninjauan judul skripsi. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terkait kebutuhan pengguna akhir, seperti mahasiswa dan dosen, untuk memastikan aplikasi tetap relevan dan mudah diakses. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengembangan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan pengguna dalam mengoperasikan sistem digital, terutama bagi kalangan yang kurang familiar dengan teknologi.. Sosialisasi penggunaan aplikasi pengajuan judul skripsi yang diselenggarakan bagi Taruna Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar berjalan dengan sangat baik dan diapresiasi oleh peserta sosialisasi, hal ini dibuktikan dengan hasil pengisian kuesioner yang menunjukan hasil rerata sangat puas pada setiap item pertanyaan.Simulasi penggunaan aplikasi e-skripsi sebagai platform yang digunakan oleh Taruna untuk mengajukan judul skripsi juga sangat mudah diikuti oleh setiap peserta secara step by step.Hal ini menunjukan bahwa sistem digitalisasi pada setiap pelayanan sangat dibutuhkan untuk efisiensi dan fleksibilitas Sosialisasi penggunaan aplikasi e-skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar merupakan perwujudan dari implementasi teknologi dalam pelayanan di perguruan tinggi. Sosialisasi ini memperkenalkan dan mensimulasikan cara penggunaan aplikasi e-skripsi sebagai platform yang dapat digunakan oleh Taruna Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar dalam pengajuan judul skripsi. Metode yang digunakan meliputi presentasi, demonstrasi, diskusi serta latihan praktis. Hasil dari sosialisasi berdasarkan kuesioner yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-a6fe7.webp" title="JURIS - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-a6fe7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-a6fe7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-a6fe7.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar" alt="JURIS - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-7e873.webp" title="JURIS - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-7e873.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-7e873.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-7e873.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar" alt="JURIS - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-0bdd9.webp" title="JURIS - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-0bdd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-0bdd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-0bdd9.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar" alt="JURIS - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63955-fitur-aplikasi-ojek-e-skri" title="JURIS - Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar" target="_blank">Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-Skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengembangkan fitur aplikasi e-skripsi dengan integrasi teknologi terkini seperti AI untuk otomatisasi peninjauan judul skripsi. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terkait kebutuhan pengguna akhir, seperti mahasiswa dan dosen, untuk memastikan aplikasi tetap relevan dan mudah diakses. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengembangan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan pengguna dalam mengoperasikan sistem digital, terutama bagi kalangan yang kurang familiar dengan teknologi..
<br>Sosialisasi penggunaan aplikasi pengajuan judul skripsi yang diselenggarakan bagi Taruna Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar berjalan dengan sangat baik dan diapresiasi oleh peserta sosialisasi, hal ini dibuktikan dengan hasil pengisian kuesioner yang menunjukan hasil rerata sangat puas pada setiap item pertanyaan.Simulasi penggunaan aplikasi e-skripsi sebagai platform yang digunakan oleh Taruna untuk mengajukan judul skripsi juga sangat mudah diikuti oleh setiap peserta secara step by step.Hal ini menunjukan bahwa sistem digitalisasi pada setiap pelayanan sangat dibutuhkan untuk efisiensi dan fleksibilitas
<br>Sosialisasi penggunaan aplikasi e-skripsi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar merupakan perwujudan dari implementasi teknologi dalam pelayanan di perguruan tinggi. Sosialisasi ini memperkenalkan dan mensimulasikan cara penggunaan aplikasi e-skripsi sebagai platform yang dapat digunakan oleh Taruna Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar dalam pengajuan judul skripsi. Metode yang digunakan meliputi presentasi, demonstrasi, diskusi serta latihan praktis. Hasil dari sosialisasi berdasarkan kuesioner yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-a6fe7.webp" type="image/webp" length="70416" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-a6fe7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-7e873.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-aplikasi-ojek-e-skripsi-sistem-judul-skripsi-thumb-0bdd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2901-mediazayna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12023-litera-abdi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 03 Sep 2026 11:59:10 +0700. 12 items. Served in: 1.854 seconds [rss] -->
