<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 07:08:04 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 07:08:04 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-04T07:08:04+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual Auditori Kinestetik VAK Pada Materi Bangun Datar Segiempat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual Auditori Kinestetik VAK Pada Materi Bangun Datar Segiempat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual Auditori Kinestetik VAK Pada Materi Bangun Datar Segiempat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33435-gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p</link>
	<guid isPermaLink="false">f01c2d24b5cb8e8cc817f535b7e1055d</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 06:31:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana penggunaan media animasi interaktif berbasis digital dapat membantu siswa visual mengenal perbedaan bangun datar segiempat secara lebih akurat, terutama dalam membedakan persegi dan belah ketupat melalui transformasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat: Pertama, perlu diteliti bagaimana penggunaan media animasi interaktif berbasis digital dapat membantu siswa visual mengenal perbedaan bangun datar segiempat secara lebih akurat, terutama dalam membedakan persegi dan belah ketupat melalui transformasi bentuk. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai efektivitas model pembelajaran berbasis diskusi kelompok dengan rekaman suara dan pemberian umpan balik lisan berulang bagi siswa auditori, untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengubah informasi lisan menjadi pemahaman konseptual yang tahan lama. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji suatu modul pembelajaran matematika dengan pendekatan kinestetik berbasis manipulasi objek fisik, seperti puzzle geometri atau alat ukur bergerak, untuk membantu siswa kinestetik memahami sifat-sifat bangun datar tanpa bergantung pada praktik langsung, sehingga mereka tetap mampu berpikir abstrak dalam bentuk gambar atau rumus. Penelitian-penelitian ini dapat dilakukan secara terpisah maupun terintegrasi untuk menguji pendekatan pembelajaran multimodal yang sesuai dengan ketiga gaya belajar sekaligus. Hasilnya diharapkan dapat membantu guru merancang strategi yang lebih inklusif dan efektif. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi bagaimana kombinasi gaya belajar dominan memengaruhi miskonsepsi, mengingat banyak siswa yang memiliki lebih dari satu gaya belajar. Analisis seperti ini dapat memperkaya pemahaman tentang keragaman kognitif siswa. Dengan demikian, pendekatan personalisasi pembelajaran dapat dikembangkan secara lebih akurat. Selain itu, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari intervensi berbasis gaya belajar terhadap pemahaman konsep geometri tingkat lanjut. Hal ini untuk memastikan bahwa perbaikan pemahaman dasar benar-benar mencegah miskonsepsi berkelanjutan.. Siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik menunjukkan berbagai bentuk miskonsepsi dalam memahami konsep bangun datar segiempat.Siswa visual cenderung menggeneralisasi semua segiempat bersisi sama sebagai persegi tanpa memahami perbedaan dengan belah ketupat.Siswa auditori kesulitan mengaitkan informasi lisan dengan representasi visual, sedangkan siswa kinestetik lebih paham melalui praktik namun kesulitan menjelaskan konsep tanpa aktivitas fisik Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di SMP Negeri 7 Sungai Raya yang menunjukkan adanya miskonsepsi dalam matematika terutama pada materi bangun datar segiempat yang menghambat pemahaman siswa dan kinerja akademik, karena sifat abstrak matematika dan gaya belajar yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi matematika pada siswa dengan gaya belajar visual, auditori, kinestetik (VAK) pada materi bangun datar segiempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 7 Sungai Raya yang diikuti oleh siswa kelas VII E sebanyak 31 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa yang memiliki gaya belajar visual dengan skor tes tertinggi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-34ef8.webp" title="JURIS - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-34ef8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-34ef8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-34ef8.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat" alt="JURIS - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-7776f.webp" title="JURIS - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-7776f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-7776f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-7776f.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat" alt="JURIS - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-3e086.webp" title="JURIS - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-3e086.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-3e086.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-3e086.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat" alt="JURIS - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33435-gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p" title="JURIS - Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat" target="_blank">Eksplorasi Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) Pada Materi Bangun Datar Segiempat</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana penggunaan media animasi interaktif berbasis digital dapat membantu siswa visual mengenal perbedaan bangun datar segiempat secara lebih akurat, terutama dalam membedakan persegi dan belah ketupat melalui transformasi bentuk. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai efektivitas model pembelajaran berbasis diskusi kelompok dengan rekaman suara dan pemberian umpan balik lisan berulang bagi siswa auditori, untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengubah informasi lisan menjadi pemahaman konseptual yang tahan lama. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji suatu modul pembelajaran matematika dengan pendekatan kinestetik berbasis manipulasi objek fisik, seperti puzzle geometri atau alat ukur bergerak, untuk membantu siswa kinestetik memahami sifat-sifat bangun datar tanpa bergantung pada praktik langsung, sehingga mereka tetap mampu berpikir abstrak dalam bentuk gambar atau rumus. Penelitian-penelitian ini dapat dilakukan secara terpisah maupun terintegrasi untuk menguji pendekatan pembelajaran multimodal yang sesuai dengan ketiga gaya belajar sekaligus. Hasilnya diharapkan dapat membantu guru merancang strategi yang lebih inklusif dan efektif. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi bagaimana kombinasi gaya belajar dominan memengaruhi miskonsepsi, mengingat banyak siswa yang memiliki lebih dari satu gaya belajar. Analisis seperti ini dapat memperkaya pemahaman tentang keragaman kognitif siswa. Dengan demikian, pendekatan personalisasi pembelajaran dapat dikembangkan secara lebih akurat. Selain itu, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari intervensi berbasis gaya belajar terhadap pemahaman konsep geometri tingkat lanjut. Hal ini untuk memastikan bahwa perbaikan pemahaman dasar benar-benar mencegah miskonsepsi berkelanjutan..
<br>Siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik menunjukkan berbagai bentuk miskonsepsi dalam memahami konsep bangun datar segiempat.Siswa visual cenderung menggeneralisasi semua segiempat bersisi sama sebagai persegi tanpa memahami perbedaan dengan belah ketupat.Siswa auditori kesulitan mengaitkan informasi lisan dengan representasi visual, sedangkan siswa kinestetik lebih paham melalui praktik namun kesulitan menjelaskan konsep tanpa aktivitas fisik
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di SMP Negeri 7 Sungai Raya yang menunjukkan adanya miskonsepsi dalam matematika terutama pada materi bangun datar segiempat yang menghambat pemahaman siswa dan kinerja akademik, karena sifat abstrak matematika dan gaya belajar yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi matematika pada siswa dengan gaya belajar visual, auditori, kinestetik (VAK) pada materi bangun datar segiempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 7 Sungai Raya yang diikuti oleh siswa kelas VII E sebanyak 31 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa yang memiliki gaya belajar visual dengan skor tes tertinggi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-7776f.webp" type="image/webp" length="96594" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-34ef8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-7776f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/gaya-belajar-felder-silverman-ajar-visual-indera-p-thumb-3e086.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-653-stkip-singkawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-653-journal-educational-review-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient AQ ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient AQ ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient AQ ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33436-adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu</link>
	<guid isPermaLink="false">f6bbb4dead55b6273d6669ee35f4c0c4</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 06:31:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara Adversity Quotient (AQ) dan kemampuan komunikasi matematis siswa, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada upaya untuk memahami mekanisme kausal dan generalisasi hasil. Pertama, akan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ): Mengingat temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara Adversity Quotient (AQ) dan kemampuan komunikasi matematis siswa, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada upaya untuk memahami mekanisme kausal dan generalisasi hasil. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan Adversity Quotient pada peserta didik, kemudian mengukur dampaknya terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis mereka. Pertanyaan penelitian bisa diajukan seperti: "Apakah program pelatihan Adversity Quotient yang terstruktur mampu secara signifikan meningkatkan kualitas teks tertulis, representasi visual, dan penggunaan ekspresi matematis siswa dalam pembelajaran Statistika?" Ini akan memberikan bukti empiris mengenai potensi intervensi pendidikan. Kedua, mengingat penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek terbatas pada satu sekolah, studi lanjutan yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cakupan sampel yang lebih luas dan representatif dari berbagai sekolah atau wilayah akan diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menguji sejauh mana temuan korelasi ini dapat digeneralisasi dan apakah ada faktor kontekstual lain yang memengaruhi hubungan tersebut. Penelitian ini bisa berfokus pada: "Bagaimana profil Adversity Quotient dan kemampuan komunikasi matematis siswa di daerah perkotaan versus pedesaan berbeda, dan apakah perbedaan ini mempengaruhi korelasi antara kedua variabel?" Terakhir, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, peneliti dapat meneliti secara spesifik dimensi Adversity Quotient (seperti Control, Ownership, Reach, Endurance) yang paling berpengaruh terhadap masing-masing indikator kemampuan komunikasi matematis (written text, drawing, dan mathematical expression) pada materi pelajaran yang berbeda. Sebagai contoh, sebuah studi dapat bertanya: "Apakah dimensi 'daya tahan' (endurance) Adversity Quotient lebih krusial dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk secara konsisten menggunakan notasi matematis yang tepat dibandingkan dimensi 'kontrol'?" Dengan demikian, riset masa depan dapat memberikan panduan yang lebih terperinci bagi pendidik dalam mengembangkan strategi pengajaran yang lebih efektif.. Penelitian ini menemukan bahwa kemampuan komunikasi matematis peserta didik bervariasi berdasarkan tingkat Adversity Quotient (AQ) mereka.Subjek dengan AQ tinggi (climber) menunjukkan kemampuan komunikasi matematis yang baik dan mampu memenuhi semua indikator komunikasi, sedangkan subjek dengan AQ sedang (camper) cukup baik namun tidak konsisten dalam ekspresi matematis.Sebaliknya, subjek dengan AQ rendah (quitter) memiliki kemampuan komunikasi matematis yang rendah, belum mampu memenuhi indikator utama, sehingga mengindikasikan bahwa tingkat AQ yang lebih tinggi berkorelasi dengan kemampuan komunikasi matematis yang lebih baik Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan pra-penelitian di SMA Negeri 5 Pontianak yang menunjukkan bahwa sebagian siswa mengalami kesulitan dalam mengomunikasikan ide-ide matematis secara tertulis pada materi Statistika. Selain itu, ditemukan pula kecenderungan peserta didik mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan matematika, sehingga mengindikasikan adanya keterkaitan dengan Adversity Quotient (AQ). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-84d1d.webp" title="JURIS - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-84d1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-84d1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-84d1d.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)" alt="JURIS - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-8070f.webp" title="JURIS - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-8070f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-8070f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-8070f.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)" alt="JURIS - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-f6055.webp" title="JURIS - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-f6055.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-f6055.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-f6055.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)" alt="JURIS - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33436-adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu" title="JURIS - Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)" target="_blank">Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Statistika Ditinjau Berdasarkan Adversity Quotient (AQ)</a>: Mengingat temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara Adversity Quotient (AQ) dan kemampuan komunikasi matematis siswa, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada upaya untuk memahami mekanisme kausal dan generalisasi hasil. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan Adversity Quotient pada peserta didik, kemudian mengukur dampaknya terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis mereka. Pertanyaan penelitian bisa diajukan seperti: "Apakah program pelatihan Adversity Quotient yang terstruktur mampu secara signifikan meningkatkan kualitas teks tertulis, representasi visual, dan penggunaan ekspresi matematis siswa dalam pembelajaran Statistika?" Ini akan memberikan bukti empiris mengenai potensi intervensi pendidikan. Kedua, mengingat penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek terbatas pada satu sekolah, studi lanjutan yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cakupan sampel yang lebih luas dan representatif dari berbagai sekolah atau wilayah akan diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menguji sejauh mana temuan korelasi ini dapat digeneralisasi dan apakah ada faktor kontekstual lain yang memengaruhi hubungan tersebut. Penelitian ini bisa berfokus pada: "Bagaimana profil Adversity Quotient dan kemampuan komunikasi matematis siswa di daerah perkotaan versus pedesaan berbeda, dan apakah perbedaan ini mempengaruhi korelasi antara kedua variabel?" Terakhir, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, peneliti dapat meneliti secara spesifik dimensi Adversity Quotient (seperti Control, Ownership, Reach, Endurance) yang paling berpengaruh terhadap masing-masing indikator kemampuan komunikasi matematis (written text, drawing, dan mathematical expression) pada materi pelajaran yang berbeda. Sebagai contoh, sebuah studi dapat bertanya: "Apakah dimensi 'daya tahan' (endurance) Adversity Quotient lebih krusial dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk secara konsisten menggunakan notasi matematis yang tepat dibandingkan dimensi 'kontrol'?" Dengan demikian, riset masa depan dapat memberikan panduan yang lebih terperinci bagi pendidik dalam mengembangkan strategi pengajaran yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa kemampuan komunikasi matematis peserta didik bervariasi berdasarkan tingkat Adversity Quotient (AQ) mereka.Subjek dengan AQ tinggi (climber) menunjukkan kemampuan komunikasi matematis yang baik dan mampu memenuhi semua indikator komunikasi, sedangkan subjek dengan AQ sedang (camper) cukup baik namun tidak konsisten dalam ekspresi matematis.Sebaliknya, subjek dengan AQ rendah (quitter) memiliki kemampuan komunikasi matematis yang rendah, belum mampu memenuhi indikator utama, sehingga mengindikasikan bahwa tingkat AQ yang lebih tinggi berkorelasi dengan kemampuan komunikasi matematis yang lebih baik
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan pra-penelitian di SMA Negeri 5 Pontianak yang menunjukkan bahwa sebagian siswa mengalami kesulitan dalam mengomunikasikan ide-ide matematis secara tertulis pada materi Statistika. Selain itu, ditemukan pula kecenderungan peserta didik mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan matematika, sehingga mengindikasikan adanya keterkaitan dengan Adversity Quotient (AQ). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-f6055.webp" type="image/webp" length="76266" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-84d1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-8070f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/adversity-quotient-aq-teknik-pengumpulan-data-komu-thumb-f6055.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-653-stkip-singkawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-653-journal-educational-review-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33448-platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak</link>
	<guid isPermaLink="false">9c1ff35fae7b7751beb44ae60d397f2d</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 00:36:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana penggunaan berbagai jenis cerita lokal atau daerah melalui TikTok memengaruhi motivasi dan penguasaan kosakata siswa dalam berbicara bahasa Inggris, karena variasi konten cerita dapat menarik minat berbeda dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok: Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana penggunaan berbagai jenis cerita lokal atau daerah melalui TikTok memengaruhi motivasi dan penguasaan kosakata siswa dalam berbicara bahasa Inggris, karena variasi konten cerita dapat menarik minat berbeda dan memperkaya ekspresi bahasa. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas umpan balik sebaya (peer feedback) dalam video bercerita di TikTok terhadap peningkatan kelancaran dan akurasi berbicara, mengingat interaksi sosial di platform ini bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran kolaboratif. Ketiga, perlu dieksplorasi penerapan model pembelajaran hibrida yang menggabungkan bercerita di TikTok dengan sesi diskusi langsung di kelas untuk melihat bagaimana keduanya saling melengkapi dalam membangun kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi siswa secara menyeluruh, terutama dalam kelas dengan jumlah siswa besar yang membutuhkan manajemen waktu dan pengawasan lebih terstruktur.. Penerapan teknik bercerita melalui TikTok berhasil meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas X.Penggunaan teknik ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, kontekstual, dan relevan, mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam berbicara serta meningkatkan pelafalan dan kelancaran.Siswa juga menjadi lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran dengan antusiasme dan partisipasi tinggi, menunjukkan bahwa TikTok dapat dimanfaatkan sebagai alat pembelajaran yang inovatif Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di kelas X.10 SMAN 3 Pontianak dengan menerapkan teknik bercerita melalui penggunaan platform TikTok. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan melibatkan 34 siswa sebagai partisipan. Studi ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan penyesuaian berdasarkan kesulitan yang ditemukan pada siklus pertama untuk mendorong penerapan dan peningkatan pada siklus kedua, sehingga memperbaiki hasil keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif terhadap kemampuan berbicara siswa setelah penerapan kegiatan bercerita melalui TikTok. Peningkatan ini tercermin... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-28789.webp" title="JURIS - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-28789.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-28789.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-28789.webp 1x" title="JURIS - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok" alt="JURIS - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-c646b.webp" title="JURIS - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-c646b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-c646b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-c646b.webp 1x" title="JURIS - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok" alt="JURIS - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-9f6f6.webp" title="JURIS - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-9f6f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-9f6f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-9f6f6.webp 1x" title="JURIS - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok" alt="JURIS - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33448-platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak" title="JURIS - Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok" target="_blank">Enhancing StudentsAo Speaking Skills Through Storytelling On Tiktok</a>: Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana penggunaan berbagai jenis cerita lokal atau daerah melalui TikTok memengaruhi motivasi dan penguasaan kosakata siswa dalam berbicara bahasa Inggris, karena variasi konten cerita dapat menarik minat berbeda dan memperkaya ekspresi bahasa. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas umpan balik sebaya (peer feedback) dalam video bercerita di TikTok terhadap peningkatan kelancaran dan akurasi berbicara, mengingat interaksi sosial di platform ini bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran kolaboratif. Ketiga, perlu dieksplorasi penerapan model pembelajaran hibrida yang menggabungkan bercerita di TikTok dengan sesi diskusi langsung di kelas untuk melihat bagaimana keduanya saling melengkapi dalam membangun kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi siswa secara menyeluruh, terutama dalam kelas dengan jumlah siswa besar yang membutuhkan manajemen waktu dan pengawasan lebih terstruktur..
<br>Penerapan teknik bercerita melalui TikTok berhasil meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas X.Penggunaan teknik ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, kontekstual, dan relevan, mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam berbicara serta meningkatkan pelafalan dan kelancaran.Siswa juga menjadi lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran dengan antusiasme dan partisipasi tinggi, menunjukkan bahwa TikTok dapat dimanfaatkan sebagai alat pembelajaran yang inovatif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di kelas X.10 SMAN 3 Pontianak dengan menerapkan teknik bercerita melalui penggunaan platform TikTok. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan melibatkan 34 siswa sebagai partisipan. Studi ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan penyesuaian berdasarkan kesulitan yang ditemukan pada siklus pertama untuk mendorong penerapan dan peningkatan pada siklus kedua, sehingga memperbaiki hasil keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif terhadap kemampuan berbicara siswa setelah penerapan kegiatan bercerita melalui TikTok. Peningkatan ini tercermin...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-c646b.webp" type="image/webp" length="88018" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-28789.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-c646b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/platform-tiktok-shop-komunikasi-siswa-subjek-kosak-thumb-9f6f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-653-stkip-singkawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-653-journal-educational-review-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33432-hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis</link>
	<guid isPermaLink="false">6f443cd36ddc2cd502cc775f90086813</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:40:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan mempertimbangkan gaya belajar individu. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar: Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan mempertimbangkan gaya belajar individu. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas Discovery Learning pada siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam mengenai peran guru sebagai fasilitator dalam model Discovery Learning, termasuk pelatihan dan pengembangan profesional yang diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi model ini di kelas. Terakhir, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan valid untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa dalam konteks pembelajaran IPA berbasis Discovery Learning, sehingga dapat memberikan umpan balik yang lebih akurat dan bermanfaat bagi guru dan siswa.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar.Model ini mendorong siswa untuk aktif mengeksplorasi, mengajukan pertanyaan, dan menemukan konsep melalui pengalaman langsung, yang terbukti meningkatkan kemampuan analisis, refleksi, dan penalaran ilmiah.Konsistensi peningkatan hasil belajar dan kesamaan indikator kemampuan berpikir kritis yang digunakan dalam studi yang ditinjau memperkuat kesimpulan ini Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan esensial dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), terutama di jenjang sekolah dasar yang menjadi fondasi bagi pengembangan nalar ilmiah siswa. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran IPA masih banyak berfokus pada hafalan dan penyampaian informasi secara langsung, sehingga kurang memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir secara mendalam dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap empat artikel hasil penelitian yang relevan, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi temuan antar studi. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-20858.webp" title="JURIS - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-20858.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-20858.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-20858.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-eb10b.webp" title="JURIS - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-eb10b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-eb10b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-eb10b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-33072.webp" title="JURIS - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-33072.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-33072.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-33072.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33432-hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis" title="JURIS - Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar" target="_blank">Penerapan Discovery Learning Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar</a>: Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan mempertimbangkan gaya belajar individu. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas Discovery Learning pada siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam mengenai peran guru sebagai fasilitator dalam model Discovery Learning, termasuk pelatihan dan pengembangan profesional yang diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi model ini di kelas. Terakhir, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan valid untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa dalam konteks pembelajaran IPA berbasis Discovery Learning, sehingga dapat memberikan umpan balik yang lebih akurat dan bermanfaat bagi guru dan siswa..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar.Model ini mendorong siswa untuk aktif mengeksplorasi, mengajukan pertanyaan, dan menemukan konsep melalui pengalaman langsung, yang terbukti meningkatkan kemampuan analisis, refleksi, dan penalaran ilmiah.Konsistensi peningkatan hasil belajar dan kesamaan indikator kemampuan berpikir kritis yang digunakan dalam studi yang ditinjau memperkuat kesimpulan ini
<br>Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan esensial dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), terutama di jenjang sekolah dasar yang menjadi fondasi bagi pengembangan nalar ilmiah siswa. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran IPA masih banyak berfokus pada hafalan dan penyampaian informasi secara langsung, sehingga kurang memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir secara mendalam dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap empat artikel hasil penelitian yang relevan, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi temuan antar studi. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-eb10b.webp" type="image/webp" length="87166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-20858.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-eb10b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/hasil-belajar-siswa-literasi-ilmiah-kritis-pola-pe-thumb-33072.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-653-stkip-singkawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-653-journal-educational-review-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33446-ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas</link>
	<guid isPermaLink="false">821eccd6e1eb1f5af7bee085f25c8264</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:39:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal rupa ]]></category>
	<category><![CDATA[ open issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[issue,jurnal,ojs,open,rupa,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh modernisasi dan teknologi bordir mesin terhadap pelestarian teknik sulaman benang emas tradisional di kalangan generasi muda Minangkabau, untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi minat mereka dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh modernisasi dan teknologi bordir mesin terhadap pelestarian teknik sulaman benang emas tradisional di kalangan generasi muda Minangkabau, untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi minat mereka dalam mempelajari keterampilan ini. Kedua, diperlukan studi komparatif antara motif sulaman benang emas di Nagari Saniangbaka dengan daerah lain di Sumatera Barat untuk mengidentifikasi keunikan desain dan kemungkinan klaim hak kekayaan intelektual atas motif tradisional tersebut. Ketiga, sebaiknya dikembangkan penelitian tentang integrasi unsur kaca dan cermin dalam sulaman benang emas dari aspek simbolisme budaya dan nilai estetika, untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap makna mendalam di balik ornamen tersebut serta membuka peluang pemanfaatan dalam desain kontemporer yang tetap menghormati budaya aslinya.. Nilai estetis pada banta gadang di Saniangbaka terletak pada bentuk motif yang dipenuhi sulaman benang emas dan hiasan kaca atau cermin, serta mengandung makna kehidupan sosial-budaya dan kelincahan dalam menghadapi kehidupan yang merepresentasikan identitas daerah di Kabupaten Solok.Desain motif sulaman benang emas pada banta gadang terdiri dari motif naturalis seperti bunga matahari dan motif dekoratif khas Minangkabau yaitu aka cino, saik galamai, serta tupai managun yang masih dilestarikan hingga kini.Pola hias dan tata letak motif menggunakan pola mengisi bidang segitiga dan segiempat yang menyesuaikan bentuk struktur banta gadang, sehingga nilai fungsi dan estetikanya tetap terjaga sebagai bagian integral dari pelaminan Minangkabau Sulaman benang emas merupakan salah satu teknik menghias kain menggunakan benang emas dengan motif dan ragam hias yang disesuaikan dengan daerah asalnya, salah satunya di wilayah Sumatera Barat. Produk hiasan dengan sulaman benang emas berfungsi sebagai dekorasi, salah satunya pada bantal pelaminan di Minangkabau yang disebut banta gadang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) nilai estetis, 2) desain motif, dan 3) nilai fungsional banta gadang dalam pelaminan Minangkabau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) nilai estetis desain motif sulaman benang emas pada banta gadang menggambarkan hubungan masyarakat dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-25ce3.webp" title="JURIS - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-25ce3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-25ce3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-25ce3.webp 1x" title="JURIS - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau" alt="JURIS - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-b53bc.webp" title="JURIS - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-b53bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-b53bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-b53bc.webp 1x" title="JURIS - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau" alt="JURIS - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-3fa55.webp" title="JURIS - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-3fa55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-3fa55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-3fa55.webp 1x" title="JURIS - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau" alt="JURIS - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33446-ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas" title="JURIS - Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau" target="_blank">Kajian Nilai Estetis Desain Motif Sulaman Benang Emas dan Nilai Fungsi Banta Gadang pada Pelaminan Minangkabau</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh modernisasi dan teknologi bordir mesin terhadap pelestarian teknik sulaman benang emas tradisional di kalangan generasi muda Minangkabau, untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi minat mereka dalam mempelajari keterampilan ini. Kedua, diperlukan studi komparatif antara motif sulaman benang emas di Nagari Saniangbaka dengan daerah lain di Sumatera Barat untuk mengidentifikasi keunikan desain dan kemungkinan klaim hak kekayaan intelektual atas motif tradisional tersebut. Ketiga, sebaiknya dikembangkan penelitian tentang integrasi unsur kaca dan cermin dalam sulaman benang emas dari aspek simbolisme budaya dan nilai estetika, untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap makna mendalam di balik ornamen tersebut serta membuka peluang pemanfaatan dalam desain kontemporer yang tetap menghormati budaya aslinya..
<br>Nilai estetis pada banta gadang di Saniangbaka terletak pada bentuk motif yang dipenuhi sulaman benang emas dan hiasan kaca atau cermin, serta mengandung makna kehidupan sosial-budaya dan kelincahan dalam menghadapi kehidupan yang merepresentasikan identitas daerah di Kabupaten Solok.Desain motif sulaman benang emas pada banta gadang terdiri dari motif naturalis seperti bunga matahari dan motif dekoratif khas Minangkabau yaitu aka cino, saik galamai, serta tupai managun yang masih dilestarikan hingga kini.Pola hias dan tata letak motif menggunakan pola mengisi bidang segitiga dan segiempat yang menyesuaikan bentuk struktur banta gadang, sehingga nilai fungsi dan estetikanya tetap terjaga sebagai bagian integral dari pelaminan Minangkabau
<br>Sulaman benang emas merupakan salah satu teknik menghias kain menggunakan benang emas dengan motif dan ragam hias yang disesuaikan dengan daerah asalnya, salah satunya di wilayah Sumatera Barat. Produk hiasan dengan sulaman benang emas berfungsi sebagai dekorasi, salah satunya pada bantal pelaminan di Minangkabau yang disebut banta gadang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) nilai estetis, 2) desain motif, dan 3) nilai fungsional banta gadang dalam pelaminan Minangkabau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) nilai estetis desain motif sulaman benang emas pada banta gadang menggambarkan hubungan masyarakat dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-25ce3.webp" type="image/webp" length="43786" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-25ce3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-b53bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/ide-desain-motif-nilai-estetis-sulaman-benang-emas-thumb-3fa55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6604-jurnal-rupa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33440-program-seni-karya-konteks-rupa-eksposis</link>
	<guid isPermaLink="false">3a55489cf99cdfdfd48d89334d6b3bf0</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:58:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal rupa ]]></category>
	<category><![CDATA[ open issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[issue,jurnal,ojs,open,rupa,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji dampak program seni penjara terhadap rehabilitasi dan resosialisasi narapidana, dengan fokus pada bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara: Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji dampak program seni penjara terhadap rehabilitasi dan resosialisasi narapidana, dengan fokus pada bagaimana seni dapat menjadi media ekspresi dan penyembuhan trauma. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan praktik seni di penjara Indonesia dengan negara lain, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang serupa. Ketiga, penelitian dapat berfokus pada peran kuratorial dan apresiasi publik terhadap karya seni dari penjara, untuk meningkatkan kesadaran dan mengurangi stigma terhadap narapidana. Penelitian-penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif yang mendalam, seperti wawancara mendalam dengan narapidana, petugas penjara, seniman, dan kurator, serta analisis visual dan tekstual terhadap karya seni yang dihasilkan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang seni penjara sebagai fenomena sosial dan budaya yang kompleks, serta potensi transformatifnya bagi individu dan masyarakat.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karya "Material Ethics" menunjukkan kecenderungan estetika postmodern dan estetika karceral.Pemanfaatan teknik bricolage dan objek sehari-hari menciptakan tafsir yang terbuka dan menjadi arsip memori penjara.Karya ini juga merepresentasikan perspektif pihak pertama mengenai penjara dan berupaya mendisrupsi narasi besar tentang institusi penjara.Penelitian, pengarsipan, dan akses terhadap seni rupa dari penjara perlu ditingkatkan melalui kolaborasi berbagai pihak Penelitian ini mengilustrasikan proses penciptaan karya seni "Material Ethics" oleh Angki Purbandono, sebuah seri yang dibuat selama masa penahanannya pada tahun 2012. Angki Purbandono adalah seniman Indonesia terkemuka yang aktif berpartisipasi dalam kancah seni kontemporer Indonesia sejak tahun 1999. Ia terkenal karena menerapkan teknik scanography dalam karya fotografinya, termasuk seri "Material Ethics". Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif interdisipliner, dalam ranah seni dan studi sosial. Kajian pustaka dan wawancara digunakan sebagai metode pengumpulan data. Penelitian ini didasarkan pada teori postmodernisme, khususnya konsep narasi Lyotard, dan teori Estetika Karceral. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa seri "Material Ethics" menunjukkan kecenderungan postmodernisme melalui implementasi teknik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-b14f4.webp" title="JURIS - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-b14f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-b14f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-b14f4.webp 1x" title="JURIS - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara" alt="JURIS - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-5e06e.webp" title="JURIS - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-5e06e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-5e06e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-5e06e.webp 1x" title="JURIS - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara" alt="JURIS - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-3fa5d.webp" title="JURIS - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-3fa5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-3fa5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-3fa5d.webp 1x" title="JURIS - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara" alt="JURIS - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33440-program-seni-karya-konteks-rupa-eksposis" title="JURIS - Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara" target="_blank">Angki Purbandono dalam Karya Material Ethics: Narasi Kecil dan Estetika Seni Penjara</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji dampak program seni penjara terhadap rehabilitasi dan resosialisasi narapidana, dengan fokus pada bagaimana seni dapat menjadi media ekspresi dan penyembuhan trauma. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan praktik seni di penjara Indonesia dengan negara lain, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang serupa. Ketiga, penelitian dapat berfokus pada peran kuratorial dan apresiasi publik terhadap karya seni dari penjara, untuk meningkatkan kesadaran dan mengurangi stigma terhadap narapidana. Penelitian-penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif yang mendalam, seperti wawancara mendalam dengan narapidana, petugas penjara, seniman, dan kurator, serta analisis visual dan tekstual terhadap karya seni yang dihasilkan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang seni penjara sebagai fenomena sosial dan budaya yang kompleks, serta potensi transformatifnya bagi individu dan masyarakat..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa karya "Material Ethics" menunjukkan kecenderungan estetika postmodern dan estetika karceral.Pemanfaatan teknik bricolage dan objek sehari-hari menciptakan tafsir yang terbuka dan menjadi arsip memori penjara.Karya ini juga merepresentasikan perspektif pihak pertama mengenai penjara dan berupaya mendisrupsi narasi besar tentang institusi penjara.Penelitian, pengarsipan, dan akses terhadap seni rupa dari penjara perlu ditingkatkan melalui kolaborasi berbagai pihak
<br>Penelitian ini mengilustrasikan proses penciptaan karya seni "Material Ethics" oleh Angki Purbandono, sebuah seri yang dibuat selama masa penahanannya pada tahun 2012. Angki Purbandono adalah seniman Indonesia terkemuka yang aktif berpartisipasi dalam kancah seni kontemporer Indonesia sejak tahun 1999. Ia terkenal karena menerapkan teknik scanography dalam karya fotografinya, termasuk seri "Material Ethics". Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif interdisipliner, dalam ranah seni dan studi sosial. Kajian pustaka dan wawancara digunakan sebagai metode pengumpulan data. Penelitian ini didasarkan pada teori postmodernisme, khususnya konsep narasi Lyotard, dan teori Estetika Karceral. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa seri "Material Ethics" menunjukkan kecenderungan postmodernisme melalui implementasi teknik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-5e06e.webp" type="image/webp" length="96302" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-b14f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-5e06e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/program-seni-karya-konteks-rupa-eksposisi-angki-pu-thumb-3fa5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6604-jurnal-rupa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33427-industri-tekstil-nilai-pengolahan</link>
	<guid isPermaLink="false">505b674905357087f3383b4b1117d540</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:55:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ heaven smile ]]></category>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal rupa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[heaven,jurnal,ojs,rupa,smile,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi variasi jenis serat alami lain selain twill gabardine, katun, dan rib knit untuk meningkatkan karakteristik lembaran wet felting, seperti kekuatan, tekstur, dan kemampuan pewarnaan. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi variasi jenis serat alami lain selain twill gabardine, katun, dan rib knit untuk meningkatkan karakteristik lembaran wet felting, seperti kekuatan, tekstur, dan kemampuan pewarnaan. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai formulasi perekat yang lebih ramah lingkungan dan memiliki daya rekat yang optimal sangat diperlukan. Terakhir, pengembangan desain produk fashion yang secara spesifik memanfaatkan karakteristik unik dari lembaran wet felting, termasuk eksplorasi teknik konstruksi dan finishing, dapat menjadi arah penelitian yang menarik untuk menciptakan produk yang inovatif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat mendorong pengembangan industri tekstil yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan menciptakan nilai tambah dari limbah tekstil.. Penelitian ini berhasil mengadaptasi visual produk brand Olah Plastic ke dalam lembaran tekstil baru melalui teknik wet felting.Pemanfaatan limbah kain twill gabardine, kain katun, dan rib knit dari industri tekstil PT.Fartextile, Gajah Textile, dan Rumah Bordir KIKA menjadi alternatif solusi pengurangan limbah.Penggunaan teknik wet felting dengan perekat latex dan PVAc menghasilkan material tekstil baru yang memiliki potensi fungsional dan estetika, serta dapat diaplikasikan dalam desain busana Industri tekstil di Indonesia merupakan penyumbang limbah yang cukup besar bagi industri fesyen. Jumlah limbah tekstil sisa produksi yang terus meningkat menjadi ancaman bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi visual dari material produk artisanal Brand Olah Plastic pada visual material produk Olah Plastic, yang menghasilkan motif marbling dan visual seperti potongan kaca, tampilan dari visual produk ini yang akan dijadikan referensi dalam pengolahan material limbah tekstil berbasis wet felting. Metode pembuatan wet felting dapat menjadi alternatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-6d379.webp" title="JURIS - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-6d379.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-6d379.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-6d379.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique" alt="JURIS - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-b130a.webp" title="JURIS - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-b130a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-b130a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-b130a.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique" alt="JURIS - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-dd7a4.webp" title="JURIS - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-dd7a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-dd7a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-dd7a4.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique" alt="JURIS - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33427-industri-tekstil-nilai-pengolahan" title="JURIS - Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique" target="_blank">Adaptasi Visual Produk Brand AoOlah PlasticAo pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi variasi jenis serat alami lain selain twill gabardine, katun, dan rib knit untuk meningkatkan karakteristik lembaran wet felting, seperti kekuatan, tekstur, dan kemampuan pewarnaan. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai formulasi perekat yang lebih ramah lingkungan dan memiliki daya rekat yang optimal sangat diperlukan. Terakhir, pengembangan desain produk fashion yang secara spesifik memanfaatkan karakteristik unik dari lembaran wet felting, termasuk eksplorasi teknik konstruksi dan finishing, dapat menjadi arah penelitian yang menarik untuk menciptakan produk yang inovatif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat mendorong pengembangan industri tekstil yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan menciptakan nilai tambah dari limbah tekstil..
<br>Penelitian ini berhasil mengadaptasi visual produk brand Olah Plastic ke dalam lembaran tekstil baru melalui teknik wet felting.Pemanfaatan limbah kain twill gabardine, kain katun, dan rib knit dari industri tekstil PT.Fartextile, Gajah Textile, dan Rumah Bordir KIKA menjadi alternatif solusi pengurangan limbah.Penggunaan teknik wet felting dengan perekat latex dan PVAc menghasilkan material tekstil baru yang memiliki potensi fungsional dan estetika, serta dapat diaplikasikan dalam desain busana
<br>Industri tekstil di Indonesia merupakan penyumbang limbah yang cukup besar bagi industri fesyen. Jumlah limbah tekstil sisa produksi yang terus meningkat menjadi ancaman bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi visual dari material produk artisanal Brand Olah Plastic pada visual material produk Olah Plastic, yang menghasilkan motif marbling dan visual seperti potongan kaca, tampilan dari visual produk ini yang akan dijadikan referensi dalam pengolahan material limbah tekstil berbasis wet felting. Metode pembuatan wet felting dapat menjadi alternatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-6d379.webp" type="image/webp" length="89746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-6d379.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-b130a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/industri-tekstil-nilai-pengolahan-limbah-pertanian-thumb-dd7a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6604-jurnal-rupa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi Siswa MTs Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA 2025 2026 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi Siswa MTs Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA 2025 2026 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi Siswa MTs Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA 2025 2026 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33434-aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa</link>
	<guid isPermaLink="false">d1b714317373ea290265d9856a7925ce</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:42:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, berikut adalah saran penelitian lanjutan: (1) Mengembangkan penelitian yang berfokus pada dampak penggunaan peta konsep dalam meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa secara lebih mendalam, termasuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, berikut adalah saran penelitian lanjutan: (1) Mengembangkan penelitian yang berfokus pada dampak penggunaan peta konsep dalam meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa secara lebih mendalam, termasuk analisis kualitatif terhadap proses berpikir siswa saat menggunakan peta konsep. (2) Menjelajahi metode-metode pembelajaran alternatif yang dapat dikombinasikan dengan peta konsep untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan kolaboratif. (3) Meneliti efektivitas penggunaan peta konsep dalam konteks-konteks pembelajaran yang berbeda, seperti di sekolah-sekolah dengan tingkat kemampuan siswa yang beragam atau di kelas-kelas dengan jumlah siswa yang lebih besar.. Penelitian tindakan ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam satu siklus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode peta konsep dalam pembelajaran menulis teks deskripsi untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas VIII MTs.Ubbadussomad DS NW Kalijaga Selatan pada tahun ajaran 2025/2026 telah terlaksana secara optimal.Hal ini terbukti dari hasil lembar observasi aktivitas pembelajaran guru dan siswa yang mencapai target maksimal (100%).Pencapaian hasil belajar peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VIII MTs.Ubbadussomad DS NW Kalijaga Selatan setelah penerapan metode peta konsep pada tahun ajaran 2025/2026 telah memenuhi target Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yakni 75 poin ke atas, yang diperoleh seluruh siswa (100%).Peningkatan hasil belajar ini menunjukkan bahwa metode peta konsep sangat efektif dalam membantu siswa menyusun dan menuliskan teks deskripsi secara sistematis dan terarah.Saran yang disampaikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah agar sekolah dapat menerapkan metode pembelajaran yang efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas pengajaran, guru mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai pendekatan pengajaran dan inovasi dalam proses pembelajaran, serta siswa dapat memanfaatkan strategi peta konsep untuk meningkatkan hasil belajar, ketertarikan, dan semangat dalam aktivitas pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VIII di MTs Ubbadusshomad DS NW Kalijaga Selatan pada tahun ajaran 2025/2026 melalui penerapan metode peta konsep. Penelitian ini menggunakan Classroom Action Research (CAR) dalam satu siklus dengan dua pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes menulis, dan dokumentasi, serta dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode peta konsep berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskripsi. Hal ini terlihat dari rata-rata skor pada akhir siklus yang mencapai 81,94, dengan tingkat penguasaan 100%, menunjukkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-b99b0.webp" title="JURIS - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-b99b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-b99b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-b99b0.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026" alt="JURIS - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-252ce.webp" title="JURIS - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-252ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-252ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-252ce.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026" alt="JURIS - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-edc0d.webp" title="JURIS - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-edc0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-edc0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-edc0d.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026" alt="JURIS - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33434-aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa" title="JURIS - Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026" target="_blank">Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi  Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, berikut adalah saran penelitian lanjutan: (1) Mengembangkan penelitian yang berfokus pada dampak penggunaan peta konsep dalam meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa secara lebih mendalam, termasuk analisis kualitatif terhadap proses berpikir siswa saat menggunakan peta konsep. (2) Menjelajahi metode-metode pembelajaran alternatif yang dapat dikombinasikan dengan peta konsep untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan kolaboratif. (3) Meneliti efektivitas penggunaan peta konsep dalam konteks-konteks pembelajaran yang berbeda, seperti di sekolah-sekolah dengan tingkat kemampuan siswa yang beragam atau di kelas-kelas dengan jumlah siswa yang lebih besar..
<br>Penelitian tindakan ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam satu siklus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode peta konsep dalam pembelajaran menulis teks deskripsi untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas VIII MTs.Ubbadussomad DS NW Kalijaga Selatan pada tahun ajaran 2025/2026 telah terlaksana secara optimal.Hal ini terbukti dari hasil lembar observasi aktivitas pembelajaran guru dan siswa yang mencapai target maksimal (100%).Pencapaian hasil belajar peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VIII MTs.Ubbadussomad DS NW Kalijaga Selatan setelah penerapan metode peta konsep pada tahun ajaran 2025/2026 telah memenuhi target Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yakni 75 poin ke atas, yang diperoleh seluruh siswa (100%).Peningkatan hasil belajar ini menunjukkan bahwa metode peta konsep sangat efektif dalam membantu siswa menyusun dan menuliskan teks deskripsi secara sistematis dan terarah.Saran yang disampaikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah agar sekolah dapat menerapkan metode pembelajaran yang efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas pengajaran, guru mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai pendekatan pengajaran dan inovasi dalam proses pembelajaran, serta siswa dapat memanfaatkan strategi peta konsep untuk meningkatkan hasil belajar, ketertarikan, dan semangat dalam aktivitas pembelajaran
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VIII di MTs Ubbadusshomad DS NW Kalijaga Selatan pada tahun ajaran 2025/2026 melalui penerapan metode peta konsep. Penelitian ini menggunakan Classroom Action Research (CAR) dalam satu siklus dengan dua pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes menulis, dan dokumentasi, serta dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode peta konsep berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskripsi. Hal ini terlihat dari rata-rata skor pada akhir siklus yang mencapai 81,94, dengan tingkat penguasaan 100%, menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-252ce.webp" type="image/webp" length="86858" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-b99b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-252ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/aplikasi-peta-konsep-hasil-belajar-siswa-mahasiswa-thumb-edc0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-653-stkip-singkawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-653-journal-educational-review-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33442-sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume</link>
	<guid isPermaLink="false">14dcef8c9f1ce2cbbc96e3f4aae68856</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:34:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ times faktor ]]></category>
	<category><![CDATA[ awalia gusti ]]></category>
	<category><![CDATA[ aidil onasis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aidil,awalia,faktor,gusti,onasis,times]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi bank sampah di Kelurahan Tabing Banda Gadang, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi bank sampah di Kelurahan Tabing Banda Gadang, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dan pengelolaan operasional bank sampah itu sendiri. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengolahan sampah organik skala rumah tangga yang lebih inovatif dan efisien, misalnya dengan memanfaatkan teknologi bioreaktor sederhana atau vermikomposting. Ketiga, penting untuk mengkaji potensi pemanfaatan sampah residu dan B3 sebagai sumber energi alternatif, seperti melalui proses pirolisis atau gasifikasi, dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Kelurahan Tabing Banda Gadang, serta dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa. Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak lagi menjadi masalah, melainkan menjadi peluang untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan sejahtera bagi masyarakat.. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa timbulan sampah organik sebesar 0,208 Kg/Org/Hr (56%), anorganik 0,128 Kg/Org/Hr (35%), dan residu serta B3 0,033 Kg/Org/Hr (9%) dengan total 0,369 Kg/Org/Hr.Hasil ini sebanding dengan standar SNI 19-3983-1995 untuk rumah permanen dengan berat 0,350-0,400 kg/org/hr.Pengelolaan sampah yang disarankan meliputi pengolahan sampah organik menggunakan komposter dan biopori, serta pemilahan sampah anorganik ke bank sampah, sehingga kelurahan disarankan untuk mendirikan bank sampah guna mengurangi timbunan sampah anorganik Sampah sisa makanan merupakan penyumbang terbesar di Indonesia yakni sekitar 40%, sampah kayu/ranting/daun sebesar 17%, plastik sebesar 16%, kertas sebesar 10%, logam sebesar 4%, kain tekstil sebesar 3%, kaca sebesar 2%, karet kulit sebesar 2% dan sampah lainnya sebesar 6%. Dari sampah yang dihasilkan tersebut 66,39% masih di timbun di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tidak terkelola sebesar 19,62%, dan yang terolah baru 14% (kompos, biogas, daur ulang bahan baku, daurulang produk kreatif, terolah bank sampah dan bahan baku, terolah lainnya).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-4b200.webp" title="JURIS - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-4b200.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-4b200.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-4b200.webp 1x" title="JURIS - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang" alt="JURIS - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-3c136.webp" title="JURIS - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-3c136.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-3c136.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-3c136.webp 1x" title="JURIS - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang" alt="JURIS - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-a5734.webp" title="JURIS - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-a5734.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-a5734.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-a5734.webp 1x" title="JURIS - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang" alt="JURIS - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33442-sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume" title="JURIS - Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang" target="_blank">Analisis Timbulan Sampah dan Pengelolaannya  di Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi bank sampah di Kelurahan Tabing Banda Gadang, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dan pengelolaan operasional bank sampah itu sendiri. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengolahan sampah organik skala rumah tangga yang lebih inovatif dan efisien, misalnya dengan memanfaatkan teknologi bioreaktor sederhana atau vermikomposting. Ketiga, penting untuk mengkaji potensi pemanfaatan sampah residu dan B3 sebagai sumber energi alternatif, seperti melalui proses pirolisis atau gasifikasi, dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Kelurahan Tabing Banda Gadang, serta dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa. Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak lagi menjadi masalah, melainkan menjadi peluang untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan sejahtera bagi masyarakat..
<br>Dari hasil penelitian didapatkan bahwa timbulan sampah organik sebesar 0,208 Kg/Org/Hr (56%), anorganik 0,128 Kg/Org/Hr (35%), dan residu serta B3 0,033 Kg/Org/Hr (9%) dengan total 0,369 Kg/Org/Hr.Hasil ini sebanding dengan standar SNI 19-3983-1995 untuk rumah permanen dengan berat 0,350-0,400 kg/org/hr.Pengelolaan sampah yang disarankan meliputi pengolahan sampah organik menggunakan komposter dan biopori, serta pemilahan sampah anorganik ke bank sampah, sehingga kelurahan disarankan untuk mendirikan bank sampah guna mengurangi timbunan sampah anorganik
<br>Sampah sisa makanan merupakan penyumbang terbesar di Indonesia yakni sekitar 40%, sampah kayu/ranting/daun sebesar 17%, plastik sebesar 16%, kertas sebesar 10%, logam sebesar 4%, kain tekstil sebesar 3%, kaca sebesar 2%, karet kulit sebesar 2% dan sampah lainnya sebesar 6%. Dari sampah yang dihasilkan tersebut 66,39% masih di timbun di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tidak terkelola sebesar 19,62%, dan yang terolah baru 14% (kompos, biogas, daur ulang bahan baku, daurulang produk kreatif, terolah bank sampah dan bahan baku, terolah lainnya)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-a5734.webp" type="image/webp" length="31304" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-4b200.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-3c136.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sampah-rumah-tangga-ukm-bank-volume-organik-pengel-thumb-a5734.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1648-poltekkes-padang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8411-jurnal-kesehatan-lingkungan-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33438-program-sekolah-penggerak-implementasi-efe</link>
	<guid isPermaLink="false">9e32092f6d32e9ddb5d85a3dd2d91c5d</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:22:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Menganalisis dampak jangka panjang Program Magang Sekolah Penggerak terhadap kompetensi dan kesiapan mahasiswa calon guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. (2) Mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Menganalisis dampak jangka panjang Program Magang Sekolah Penggerak terhadap kompetensi dan kesiapan mahasiswa calon guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. (2) Mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam mengintegrasikan Program Magang Sekolah Penggerak ke dalam Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal pengembangan keterampilan praktis dan pengalaman langsung di dunia kerja. (3) Meneliti efektivitas Program Magang Sekolah Penggerak dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, termasuk dalam hal literasi, numerasi, dan pengembangan karakter siswa.. Program Magang Sekolah Penggerak Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar LKIA Pontianak merupakan upaya positif dalam mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar.Program ini memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang didapat saat perkuliahan.Program ini terkait dengan kegiatan mengajar dan nonmengajar yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa calon guru menjadi pendidik yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka.Berdasarkan hasil penelitian, Program Magang Sekolah Penggerak memberikan pengalaman langsung pada mahasiswa dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, mengembangkan keterampilan mengajar dan soft skills, membangun relasi dengan guru profesional, serta memberikan bekal berharga untuk memasuki dunia kerja sebagai guru.Melihat manfaat yang besar, program ini diharapkan dapat dilanjutkan di masa depan Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi Program Magang Sekolah Penggerak dalam konteks Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di sebuah sekolah dasar di Pontianak. Penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan mahasiswa dari program magang tahun 2023/2024 sebagai subjek. Sumber data meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang tantangan, hambatan, dan potensi Program Magang Sekolah Penggerak dalam IKM. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar untuk merumuskan kebijakan dan strategi yang efektif dalam mendukung pencapaian tujuan IKM secara keseluruhan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-e56b1.webp" title="JURIS - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-e56b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-e56b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-e56b1.webp 1x" title="JURIS - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-c6af6.webp" title="JURIS - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-c6af6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-c6af6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-c6af6.webp 1x" title="JURIS - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-a76b6.webp" title="JURIS - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-a76b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-a76b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-a76b6.webp 1x" title="JURIS - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33438-program-sekolah-penggerak-implementasi-efe" title="JURIS - Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar" target="_blank">Keterlaksanaan Program Magang Sekolah Penggerak dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Menganalisis dampak jangka panjang Program Magang Sekolah Penggerak terhadap kompetensi dan kesiapan mahasiswa calon guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. (2) Mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam mengintegrasikan Program Magang Sekolah Penggerak ke dalam Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal pengembangan keterampilan praktis dan pengalaman langsung di dunia kerja. (3) Meneliti efektivitas Program Magang Sekolah Penggerak dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, termasuk dalam hal literasi, numerasi, dan pengembangan karakter siswa..
<br>Program Magang Sekolah Penggerak Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar LKIA Pontianak merupakan upaya positif dalam mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar.Program ini memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang didapat saat perkuliahan.Program ini terkait dengan kegiatan mengajar dan nonmengajar yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa calon guru menjadi pendidik yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka.Berdasarkan hasil penelitian, Program Magang Sekolah Penggerak memberikan pengalaman langsung pada mahasiswa dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, mengembangkan keterampilan mengajar dan soft skills, membangun relasi dengan guru profesional, serta memberikan bekal berharga untuk memasuki dunia kerja sebagai guru.Melihat manfaat yang besar, program ini diharapkan dapat dilanjutkan di masa depan
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi Program Magang Sekolah Penggerak dalam konteks Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di sebuah sekolah dasar di Pontianak. Penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan mahasiswa dari program magang tahun 2023/2024 sebagai subjek. Sumber data meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang tantangan, hambatan, dan potensi Program Magang Sekolah Penggerak dalam IKM. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar untuk merumuskan kebijakan dan strategi yang efektif dalam mendukung pencapaian tujuan IKM secara keseluruhan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-c6af6.webp" type="image/webp" length="131714" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-e56b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-c6af6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/program-sekolah-penggerak-implementasi-efektivitas-thumb-a76b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-653-stkip-singkawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-653-journal-educational-review-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33445-manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-hi</link>
	<guid isPermaLink="false">650cc437ad73ce227fb068ae47e88b09</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:19:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ times faktor ]]></category>
	<category><![CDATA[ awalia gusti ]]></category>
	<category><![CDATA[ aidil onasis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aidil,awalia,faktor,gusti,onasis,times]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji efektivitas intervensi peningkatan kualitas tidur, seperti terapi perilaku kognitif atau edukasi higiene tidur, terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji efektivitas intervensi peningkatan kualitas tidur, seperti terapi perilaku kognitif atau edukasi higiene tidur, terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai peran faktor-faktor lain seperti tingkat stres, dukungan sosial, dan aktivitas fisik dalam memoderasi hubungan antara kualitas tidur dan hipertensi pada populasi lansia. Penelitian kualitatif juga dapat dilakukan untuk menggali pengalaman subjektif lansia mengenai kualitas tidur mereka dan bagaimana hal itu memengaruhi manajemen hipertensi mereka. Dengan memahami lebih dalam kompleksitas hubungan ini, intervensi yang lebih efektif dan personal dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan lansia di masa depan. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan dengan membandingkan kualitas tidur dan kejadian hipertensi pada lansia di berbagai wilayah geografis dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang berperan dalam masalah ini.. 5%) memiliki kualitas tidur buruk, lebih dari separuh responden (56.9%) mengalami hipertensi, dan terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan kejadian hipertensi pada lansia (p-value 0.001) di Puskesmas Andalas Kota Padang tahun 2023 Seiring bertambahnya usia lansia fungsi fisiologis dapat mengalami penurunan akibat proses degeneratif (penuaan), pada lansia secara umum kualitas tidur dapat mengakibatkan hipertensi pada lansia sehingga kualitas tidur pada lansia terganggu. Tahun 2022-2023 Puskesmas Andalas Padang mencapai 14.914 orang yang mengalami hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Andalas Padang tahun 2023. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan maret-agustus 2023 pengumpulan data pada tanggal 12-21 Juni 2023. Populasi pada penelitian ini adalah semua lansia yang berobat kepuskesmas andalas padang teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sampel sebanyak 65 responden. Alat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-d2259.webp" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-d2259.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-d2259.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-d2259.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang" alt="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-c5b18.webp" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-c5b18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-c5b18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-c5b18.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang" alt="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-b74a7.webp" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-b74a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-b74a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-b74a7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang" alt="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33445-manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-hi" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang" target="_blank">Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi  pada Lansia di Puskesmas Andalas Kota Padang</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji efektivitas intervensi peningkatan kualitas tidur, seperti terapi perilaku kognitif atau edukasi higiene tidur, terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai peran faktor-faktor lain seperti tingkat stres, dukungan sosial, dan aktivitas fisik dalam memoderasi hubungan antara kualitas tidur dan hipertensi pada populasi lansia.  Penelitian kualitatif juga dapat dilakukan untuk menggali pengalaman subjektif lansia mengenai kualitas tidur mereka dan bagaimana hal itu memengaruhi manajemen hipertensi mereka.  Dengan memahami lebih dalam kompleksitas hubungan ini, intervensi yang lebih efektif dan personal dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan lansia di masa depan. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan dengan membandingkan kualitas tidur dan kejadian hipertensi pada lansia di berbagai wilayah geografis dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang berperan dalam masalah ini..
<br>5%) memiliki kualitas tidur buruk, lebih dari separuh responden (56.9%) mengalami hipertensi, dan terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan kejadian hipertensi pada lansia (p-value 0.001) di Puskesmas Andalas Kota Padang tahun 2023
<br>Seiring bertambahnya usia lansia fungsi fisiologis dapat mengalami penurunan akibat proses degeneratif (penuaan), pada lansia secara umum kualitas tidur dapat mengakibatkan hipertensi pada lansia sehingga kualitas tidur pada lansia terganggu. Tahun 2022-2023 Puskesmas Andalas Padang mencapai 14.914 orang yang mengalami hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Andalas Padang tahun 2023. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan maret-agustus 2023 pengumpulan data pada tanggal 12-21 Juni 2023. Populasi pada penelitian ini adalah semua lansia yang berobat kepuskesmas andalas padang teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sampel sebanyak 65 responden. Alat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-c5b18.webp" type="image/webp" length="79984" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-d2259.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-c5b18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/manajemen-hipertensi-lansia-integrasi-usia-populas-thumb-b74a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1648-poltekkes-padang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8411-jurnal-kesehatan-lingkungan-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Diagnostic performance of electrical cardiometry ICONA parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Diagnostic performance of electrical cardiometry ICONA parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Diagnostic performance of electrical cardiometry ICONA parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33443-elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic</link>
	<guid isPermaLink="false">d1ef87d75e4a81e978a8146f33e17ace</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:07:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abdul latief ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ line agents ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,agents,case,latief,line,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi multicenter dengan kohort yang lebih besar untuk mengeksplorasi parameter ICONA yang lebih lanjut (misalnya, konten cairan toraks) dan memvalidasi temuan ini pada populasi anak yang beragam. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Diagnostic performance of electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi multicenter dengan kohort yang lebih besar untuk mengeksplorasi parameter ICONA yang lebih lanjut (misalnya, konten cairan toraks) dan memvalidasi temuan ini pada populasi anak yang beragam. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan keakuratan ICONA dengan metode non-invasif lainnya dalam memprediksi respons cairan pada anak-anak. Terakhir, studi dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan ICONA dalam memandu manajemen cairan pada anak-anak dengan disfungsi jantung.. Elektrokardiometri (ICONA) menunjukkan perubahan yang dapat diukur pada parameter hemodinamik objektif setelah pemberian bolus cairan pada anak-anak yang kritis.Di antara parameter yang berasal dari ICON, peningkatan 5,35% pada CO menunjukkan kinerja prediktif terbaik untuk respons cairan, sedangkan ICON menunjukkan nilai diagnostik yang moderat.Temuan ini mendukung kegunaan klinis elektrokardiometri sebagai alat non-invasif untuk memandu manajemen volume dalam perawatan kritis anak Pemberian cairan resusitasi dengan jumlah yang tepat dan adekuat sangat penting dalam merawat anak-anak yang kritis, sehingga diperlukan metode pemantauan hemodinamik yang andal untuk mencegah kelebihan cairan. Indeks kontraktilitas (ICON) adalah indeks fungsi ventrikel kiri (LV) yang baru dan non-invasif, serta kontraktilitas yang terkait dengan perangkat elektrokardiometri (ICONA). ICONA menawarkan metode pemantauan hemodinamik non-invasif untuk menilai status volume, tetapi validitasnya dalam memprediksi respons cairan pada populasi anak Indonesia masih belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kinerja diagnostik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-699a8.webp" title="JURIS - Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-699a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-699a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-699a8.webp 1x" title="JURIS - Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients" alt="JURIS - Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-f1d44.webp" title="JURIS - Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-f1d44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-f1d44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-f1d44.webp 1x" title="JURIS - Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients" alt="JURIS - Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-1b1dc.webp" title="JURIS - Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-1b1dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-1b1dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-1b1dc.webp 1x" title="JURIS - Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients" alt="JURIS - Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33443-elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic" title="JURIS - Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients" target="_blank">Diagnostic performance of  electrical cardiometry (ICONA) parameters in predicting fluid responsiveness in critically ill pediatric patients</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi multicenter dengan kohort yang lebih besar untuk mengeksplorasi parameter ICONA yang lebih lanjut (misalnya, konten cairan toraks) dan memvalidasi temuan ini pada populasi anak yang beragam. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan keakuratan ICONA dengan metode non-invasif lainnya dalam memprediksi respons cairan pada anak-anak. Terakhir, studi dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan ICONA dalam memandu manajemen cairan pada anak-anak dengan disfungsi jantung..
<br>Elektrokardiometri (ICONA) menunjukkan perubahan yang dapat diukur pada parameter hemodinamik objektif setelah pemberian bolus cairan pada anak-anak yang kritis.Di antara parameter yang berasal dari ICON, peningkatan 5,35% pada CO menunjukkan kinerja prediktif terbaik untuk respons cairan, sedangkan ICON menunjukkan nilai diagnostik yang moderat.Temuan ini mendukung kegunaan klinis elektrokardiometri sebagai alat non-invasif untuk memandu manajemen volume dalam perawatan kritis anak
<br>Pemberian cairan resusitasi dengan jumlah yang tepat dan adekuat sangat penting dalam merawat anak-anak yang kritis, sehingga diperlukan metode pemantauan hemodinamik yang andal untuk mencegah kelebihan cairan. Indeks kontraktilitas (ICON) adalah indeks fungsi ventrikel kiri (LV) yang baru dan non-invasif, serta kontraktilitas yang terkait dengan perangkat elektrokardiometri (ICONA). ICONA menawarkan metode pemantauan hemodinamik non-invasif untuk menilai status volume, tetapi validitasnya dalam memprediksi respons cairan pada populasi anak Indonesia masih belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kinerja diagnostik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-699a8.webp" type="image/webp" length="104174" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-699a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-f1d44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/elektrokardiometri-respons-cairan-volume-stroke-ic-thumb-1b1dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1177-paediatricaindonesiana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4055-paediatrica-indonesiana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 04 Apr 2026 07:08:04 +0700. 12 items. Served in: 5.07 seconds [rss] -->
