<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 22 Sep 2026 22:53:58 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 22:53:58 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-22T22:53:58+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida KP3 dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida KP3 dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida KP3 dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68451-pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pesti</link>
	<guid isPermaLink="false">44a772dc1844896da1612dc96cb59cf1</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 20:43:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ uin madura ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[madura,uin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan pupuk bersubsidi, diperlukan rekonstruksi desain kelembagaan KP3 yang lebih ideal. Pertama, perlu dilakukan penguatan dasar hukum dan kewenangan KP3 melalui pelembagaan berbasis Peraturan Daerah, sehingga KP3 ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara: Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan pupuk bersubsidi, diperlukan rekonstruksi desain kelembagaan KP3 yang lebih ideal. Pertama, perlu dilakukan penguatan dasar hukum dan kewenangan KP3 melalui pelembagaan berbasis Peraturan Daerah, sehingga KP3 memiliki mandat dan otoritas hukum formal yang jelas untuk melakukan pengawasan tata niaga pupuk bersubsidi secara berkelanjutan, independen, dan objektif. Kedua, penting untuk membentuk Sekretariat Tetap yang mandiri dan fungsional di setiap tingkatan wilayah, agar KP3 memiliki pos anggaran operasional mandiri dan tidak bergantung pada dinas teknis. Ketiga, perlu dibangun sistem pelaporan nasional yang terintegrasi secara digital, sehingga laporan temuan penyelewengan di tingkat kabupaten/kota dapat langsung memicu alarm penindakan dari pusat. Keempat, KP3 harus direposisi sebagai lengan operasional pengawasan sarana produksi di bawah koordinasi strategis Badan Pangan Nasional guna menjamin ketahanan pangan nasional. Kelima, KP3 harus diintegrasikan dengan pangkalan data digital komprehensif, sehingga dapat melakukan pengawasan berbasis presisi digital dan memantau langsung pergerakan pupuk dari gudang produsen hingga ke kios pengecer resmi yang ditebus oleh petani. Keenam, KP3 perlu diberikan kewenangan audit distribusi secara mandiri dan kewenangan rekomendasi wajib ditindaklanjuti, sehingga rekomendasi KP3 menjadi keputusan administrasi yang bersifat final and binding bagi instansi penerima. Ketujuh, jika instansi teknis di daerah atau produsen sengaja lalai dan tidak menindaklanjuti rekomendasi wajib dari KP3, maka hal itu dikategorikan sebagai pelanggaran hukum administrasi dan KP3 berhak meneruskan kelalaian tersebut kepada Ombudsman Republik Indonesia atau Kementerian Dalam Negeri untuk dijatuhkan sanksi disiplin kepada pejabat daerah yang bertanggung jawab.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) merupakan forum koordinasi antarlembaga yang dibentuk untuk mendukung pengawasan terhadap pengadaan, penyaluran, dan penggunaan pupuk bersubsidi serta peredaran pestisida dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan.Dalam perspektif Hukum Tata Negara, KP3 tidak dapat dikualifikasikan sebagai lembaga negara maupun lembaga negara bantu (state auxiliary organ), melainkan sebagai forum koordinasi yang menjalankan fungsi publik melalui sinergi berbagai instansi pemerintah.Kedudukan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi pengawasan KP3 lebih berorientasi pada koordinasi antarlembaga daripada pelaksanaan kewenangan pengawasan secara langsung.Penelitian ini menemukan bahwa efektivitas pengawasan pupuk bersubsidi tidak hanya dipengaruhi oleh aspek implementasi kebijakan, tetapi juga oleh desain kelembagaan KP3 yang belum memadai.Ketidakjelasan kedudukan hukum, keterbatasan kewenangan yang bersifat koordinatif, serta belum optimalnya mekanisme akuntabilitas menyebabkan pelaksanaan fungsi pengawasan sangat bergantung pada koordinasi dan komitmen masing-masing instansi.Kondisi tersebut berdampak pada belum terwujudnya sistem pengawasan yang terintegrasi serta belum adanya pembagian jelas dalam penyelenggaraan tanggung jawab kelembagaan yang memengaruhi efektivitas pengawasan pupuk bersubsidi.Berdasarkan temuan tersebut, rekonstruksi desain kelembagaan KP3 perlu diarahkan pada penguatan kapasitas kelembagaan tanpa mengubah karakter KP3 sebagai forum koordinasi dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan.Penguatan tersebut meliputi penegasan kedudukan hukum, fungsi, dan hubungan kelembagaan dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, didukung oleh sekretariat yang permanen, penyediaan sumber daya dan anggaran operasional yang memadai, pengembangan sistem pelaporan dan pertukaran data yang terintegrasi, serta mekanisme koordinasi dan tindak lanjut rekomendasi yang lebih efektif.Rekonstruksi tersebut diharapkan mampu memperjelas pembagian kewenangan dan akuntabilitas antarlembaga sehingga pengawasan pupuk bersubsidi dapat diselenggarakan secara lebih efektif, akuntabel, dan transparan dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional Pengawasan pupuk bersubsidi merupakan instrumen penting dalam menjamin efektivitas kebijakan subsidi pemerintah guna mendukung ketahanan pangan nasional. Pemerintah telah membentuk Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) sebagai mekanisme koordinasi pengawasan, namun berbagai permasalahan seperti kelangkaan pupuk, ketidaktepatan sasaran, penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dan penyalahgunaan distribusi masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan dan desain kelembagaan KP3 dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan serta mengkaji problematika kelembagaan yang memengaruhi efektivitas pengawasan pupuk bersubsidi dalam perspektif Hukum Tata Negara. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-6b787.webp" title="JURIS - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-6b787.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-6b787.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-6b787.webp 1x" title="JURIS - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara" alt="JURIS - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-1b1f1.webp" title="JURIS - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-1b1f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-1b1f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-1b1f1.webp 1x" title="JURIS - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara" alt="JURIS - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-da937.webp" title="JURIS - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-da937.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-da937.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-da937.webp 1x" title="JURIS - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara" alt="JURIS - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68451-pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pesti" title="JURIS - Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara" target="_blank">Problematika Desain Kelembagaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam Pengawasan Pupuk Bersubsidi Perspektif Hukum Tata Negara</a>: Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan pupuk bersubsidi, diperlukan rekonstruksi desain kelembagaan KP3 yang lebih ideal. Pertama, perlu dilakukan penguatan dasar hukum dan kewenangan KP3 melalui pelembagaan berbasis Peraturan Daerah, sehingga KP3 memiliki mandat dan otoritas hukum formal yang jelas untuk melakukan pengawasan tata niaga pupuk bersubsidi secara berkelanjutan, independen, dan objektif. Kedua, penting untuk membentuk Sekretariat Tetap yang mandiri dan fungsional di setiap tingkatan wilayah, agar KP3 memiliki pos anggaran operasional mandiri dan tidak bergantung pada dinas teknis. Ketiga, perlu dibangun sistem pelaporan nasional yang terintegrasi secara digital, sehingga laporan temuan penyelewengan di tingkat kabupaten/kota dapat langsung memicu alarm penindakan dari pusat. Keempat, KP3 harus direposisi sebagai lengan operasional pengawasan sarana produksi di bawah koordinasi strategis Badan Pangan Nasional guna menjamin ketahanan pangan nasional. Kelima, KP3 harus diintegrasikan dengan pangkalan data digital komprehensif, sehingga dapat melakukan pengawasan berbasis presisi digital dan memantau langsung pergerakan pupuk dari gudang produsen hingga ke kios pengecer resmi yang ditebus oleh petani. Keenam, KP3 perlu diberikan kewenangan audit distribusi secara mandiri dan kewenangan rekomendasi wajib ditindaklanjuti, sehingga rekomendasi KP3 menjadi keputusan administrasi yang bersifat final and binding bagi instansi penerima. Ketujuh, jika instansi teknis di daerah atau produsen sengaja lalai dan tidak menindaklanjuti rekomendasi wajib dari KP3, maka hal itu dikategorikan sebagai pelanggaran hukum administrasi dan KP3 berhak meneruskan kelalaian tersebut kepada Ombudsman Republik Indonesia atau Kementerian Dalam Negeri untuk dijatuhkan sanksi disiplin kepada pejabat daerah yang bertanggung jawab..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) merupakan forum koordinasi antarlembaga yang dibentuk untuk mendukung pengawasan terhadap pengadaan, penyaluran, dan penggunaan pupuk bersubsidi serta peredaran pestisida dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan.Dalam perspektif Hukum Tata Negara, KP3 tidak dapat dikualifikasikan sebagai lembaga negara maupun lembaga negara bantu (state auxiliary organ), melainkan sebagai forum koordinasi yang menjalankan fungsi publik melalui sinergi berbagai instansi pemerintah.Kedudukan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi pengawasan KP3 lebih berorientasi pada koordinasi antarlembaga daripada pelaksanaan kewenangan pengawasan secara langsung.Penelitian ini menemukan bahwa efektivitas pengawasan pupuk bersubsidi tidak hanya dipengaruhi oleh aspek implementasi kebijakan, tetapi juga oleh desain kelembagaan KP3 yang belum memadai.Ketidakjelasan kedudukan hukum, keterbatasan kewenangan yang bersifat koordinatif, serta belum optimalnya mekanisme akuntabilitas menyebabkan pelaksanaan fungsi pengawasan sangat bergantung pada koordinasi dan komitmen masing-masing instansi.Kondisi tersebut berdampak pada belum terwujudnya sistem pengawasan yang terintegrasi serta belum adanya pembagian jelas dalam penyelenggaraan tanggung jawab kelembagaan yang memengaruhi efektivitas pengawasan pupuk bersubsidi.Berdasarkan temuan tersebut, rekonstruksi desain kelembagaan KP3 perlu diarahkan pada penguatan kapasitas kelembagaan tanpa mengubah karakter KP3 sebagai forum koordinasi dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan.Penguatan tersebut meliputi penegasan kedudukan hukum, fungsi, dan hubungan kelembagaan dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, didukung oleh sekretariat yang permanen, penyediaan sumber daya dan anggaran operasional yang memadai, pengembangan sistem pelaporan dan pertukaran data yang terintegrasi, serta mekanisme koordinasi dan tindak lanjut rekomendasi yang lebih efektif.Rekonstruksi tersebut diharapkan mampu memperjelas pembagian kewenangan dan akuntabilitas antarlembaga sehingga pengawasan pupuk bersubsidi dapat diselenggarakan secara lebih efektif, akuntabel, dan transparan dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional
<br>Pengawasan pupuk bersubsidi merupakan instrumen penting dalam menjamin efektivitas kebijakan subsidi pemerintah guna mendukung ketahanan pangan nasional. Pemerintah telah membentuk Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) sebagai mekanisme koordinasi pengawasan, namun berbagai permasalahan seperti kelangkaan pupuk, ketidaktepatan sasaran, penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dan penyalahgunaan distribusi masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan dan desain kelembagaan KP3 dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan serta mengkaji problematika kelembagaan yang memengaruhi efektivitas pengawasan pupuk bersubsidi dalam perspektif Hukum Tata Negara.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-1b1f1.webp" type="image/webp" length="64698" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-6b787.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-1b1f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/pupuk-bersubsidi-komisi-pengawasan-pestisida-desai-thumb-da937.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21151-asshahifah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68440-usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-temb</link>
	<guid isPermaLink="false">1b213c61ae3a6c258b24b54619f08714</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 20:00:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ ummu harmain ]]></category>
	<category><![CDATA[ license term ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[harmain,license,menu,term,ummu,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji faktor-faktor lain seperti biaya transportasi atau peralatan yang mungkin memengaruhi pendapatan petani. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara daerah dengan tingkat kepadatan populasi petani yang berbeda ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta: Penelitian lanjutan dapat mengkaji faktor-faktor lain seperti biaya transportasi atau peralatan yang mungkin memengaruhi pendapatan petani. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara daerah dengan tingkat kepadatan populasi petani yang berbeda untuk memahami variabel eksternal yang memengaruhi hasil penelitian. Terakhir, penelitian bisa menggali lebih dalam tentang dampak jangka panjang penggunaan pupuk tertentu terhadap produktivitas dan pendapatan usaha tani, termasuk analisis ekonomi lingkungan dari praktik pemupukan tersebut.. Biaya tenaga kerja menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani di Desa Deli Tua Kuta Kecamatan Namo Rambe.Biaya panen menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani di Desa Deli Tua Kuta Kecamatan Namo Rambe.Biaya pemupukan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani di Desa Deli Tua Kuta Kecamatan Namo Rambe Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya pemeliharaan pada kelapa sawit rakyat terhadap pendapatan usaha tani di desa Deli Tua Kuta. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 26 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan data yang dihasilkan pada penelitian diperoleh Biaya tenaga kerja menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani, Biaya panen menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani dan Biaya pemupukan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani di Desa Deli Tua Kuta Kecamatan Namo Rambe. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-0b9b4.webp" title="JURIS - Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-0b9b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-0b9b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-0b9b4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta" alt="JURIS - Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-9ea11.webp" title="JURIS - Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-9ea11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-9ea11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-9ea11.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta" alt="JURIS - Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68440-usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-temb" title="JURIS - Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta" target="_blank">Pengaruh Biaya Pemeliharaan Pada Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Usaha Tani Di Desa Deli Tua Kuta</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji faktor-faktor lain seperti biaya transportasi atau peralatan yang mungkin memengaruhi pendapatan petani. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara daerah dengan tingkat kepadatan populasi petani yang berbeda untuk memahami variabel eksternal yang memengaruhi hasil penelitian. Terakhir, penelitian bisa menggali lebih dalam tentang dampak jangka panjang penggunaan pupuk tertentu terhadap produktivitas dan pendapatan usaha tani, termasuk analisis ekonomi lingkungan dari praktik pemupukan tersebut..
<br>Biaya tenaga kerja menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani di Desa Deli Tua Kuta Kecamatan Namo Rambe.Biaya panen menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani di Desa Deli Tua Kuta Kecamatan Namo Rambe.Biaya pemupukan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani di Desa Deli Tua Kuta Kecamatan Namo Rambe
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya pemeliharaan pada kelapa sawit rakyat terhadap pendapatan usaha tani di desa Deli Tua Kuta. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 26 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan data yang dihasilkan pada penelitian diperoleh Biaya tenaga kerja menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani, Biaya panen menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani dan Biaya pemupukan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha tani di Desa Deli Tua Kuta Kecamatan Namo Rambe.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-9ea11.webp" type="image/webp" length="85924" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-0b9b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/usaha-tani-analisis-pengaruh-biaya-tembakau-pendap-thumb-9ea11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-203-usi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7395-jurnal-agrilink-kajian-agribisnis-rumpun-ilmu-sosiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68441-morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-ta</link>
	<guid isPermaLink="false">456244a805d01982418af9630ef8f7ca</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 19:36:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ ummu harmain ]]></category>
	<category><![CDATA[ license term ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[harmain,license,menu,term,ummu,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan campuran media tanam cocopeat dengan bahan organik lain untuk meningkatkan kualitas nutrisi tanaman. Selain itu, perlu diteliti pengaruh variasi sistem irigasi hidroponik terhadap efisiensi penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan campuran media tanam cocopeat dengan bahan organik lain untuk meningkatkan kualitas nutrisi tanaman. Selain itu, perlu diteliti pengaruh variasi sistem irigasi hidroponik terhadap efisiensi penggunaan air dan pertumbuhan tanaman caisim. Penelitian juga bisa fokus pada studi jangka panjang untuk mengevaluasi ketahanan tanaman caisim dalam kondisi lingkungan yang berbeda, seperti perubahan suhu atau kelembapan. Dengan memperluas parameter pengamatan, seperti kandungan vitamin atau kandungan air dalam daun, peneliti dapat memperdalam pemahaman tentang optimalisasi produksi tanaman caisim. Selain itu, penggunaan teknologi seperti sensor kelembapan atau aplikasi monitoring dapat diintegrasikan untuk mempermudah pengelolaan budidaya hidroponik. Penelitian juga dapat mengevaluasi pengaruh ukuran polybag terhadap biaya produksi dan keuntungan ekonomi petani skala rumah tangga. Studi tentang potensi penggunaan limbah pertanian sebagai alternatif media tanam juga layak dikembangkan. Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk membandingkan efektivitas cocopeat dengan media tanam lain dalam konteks budidaya hidroponik. Selain itu, pengaruh pH air dan konsentrasi pupuk terhadap pertumbuhan tanaman caisim juga bisa menjadi fokus penelitian. Penelitian juga dapat mencakup studi tentang adaptasi tanaman caisim dalam sistem hidroponik di berbagai wilayah dengan kondisi geografis yang berbeda.. Berdasarkan data hasil pengamatan tersebut bahwa ukuran polybag dengan media tanam cocopeat berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi dan jumlah daun tanaman caisim.Semakin besar ukuran polybag, maka jumlah cocopeat sebagai media tanam juga semakin banyak.Hal ini menandakan bahwa proses metabolisme yang terjadi di dalam tanaman berjalan dengan baik sehingga energi yang dihasilkan dan karbohidrat yang disuplai memenuhi untuk proses pertumbuhan tanaman.Penggunaan berbagai bentuk ukuran polybag sebagai wadah penanaman ternyata meningkatkan parameter morfologi tanaman seperti tinggi dan jumlah daun.Semakin besar ukuran polybag yang digunakan maka yang dihasilkan juga akan semakin bertumbuh secara optimal.Hal ini dikarenakan jumlah media tanaman cocopeat yang digunakan juga lebih banyak, dimana cocopeat mengandung unsur hara Kalium (K) yang sangat dibutuhkan tanaman, selain itu cocopeat juga merupakan salah satu media tanam yang memiliki kemampuan mengikat dan menyimpan air yang sangat kuat, sehingga cocok digunakan dengan sistem pananaman hidroponik Tanaman sawi caisim merupakan salah satu tanaman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia karena digunakan sebagai bahan sayuran dan obat-obatan. Oleh karena itu diperlukan budidaya yang baik untuk mampu menghasilkan produktifitas sawi caisim yang optimal. Tulisan ini mempelajari bagaimana cara budidaya tanaman caisim hidroponik pada skala rumah tangga dengan meninjau pengaruh ukuran polybag sebagai wadah media tanamnya. Media tanam yang digunakan yaitu cocopeat, karena cocopeat merupakan bahan organik yang mudah didapatkan dan bernilai ekonomis. Penelitian dilakukan dengan penanaman caisim pada polybag dengan sistem irigasi tetes. Pengamatan dilakukan terhadap morfologi tanaman caisim yaitu tinggi tanaman dan jumlah daun dengan cara pengukuran pada hari ke-10, 17, 24, dan 31. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-c49c9.webp" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-c49c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-c49c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-c49c9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA" alt="JURIS - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-6b2cc.webp" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-6b2cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-6b2cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-6b2cc.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA" alt="JURIS - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-57f90.webp" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-57f90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-57f90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-57f90.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA" alt="JURIS - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68441-morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-ta" title="JURIS - Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA" target="_blank">Pengaruh Ukuran Polybag Terhadap Tanaman Caisim Hidroponik Menggunakan Media Tanam CocopeatA</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan campuran media tanam cocopeat dengan bahan organik lain untuk meningkatkan kualitas nutrisi tanaman. Selain itu, perlu diteliti pengaruh variasi sistem irigasi hidroponik terhadap efisiensi penggunaan air dan pertumbuhan tanaman caisim. Penelitian juga bisa fokus pada studi jangka panjang untuk mengevaluasi ketahanan tanaman caisim dalam kondisi lingkungan yang berbeda, seperti perubahan suhu atau kelembapan. Dengan memperluas parameter pengamatan, seperti kandungan vitamin atau kandungan air dalam daun, peneliti dapat memperdalam pemahaman tentang optimalisasi produksi tanaman caisim. Selain itu, penggunaan teknologi seperti sensor kelembapan atau aplikasi monitoring dapat diintegrasikan untuk mempermudah pengelolaan budidaya hidroponik. Penelitian juga dapat mengevaluasi pengaruh ukuran polybag terhadap biaya produksi dan keuntungan ekonomi petani skala rumah tangga. Studi tentang potensi penggunaan limbah pertanian sebagai alternatif media tanam juga layak dikembangkan. Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk membandingkan efektivitas cocopeat dengan media tanam lain dalam konteks budidaya hidroponik. Selain itu, pengaruh pH air dan konsentrasi pupuk terhadap pertumbuhan tanaman caisim juga bisa menjadi fokus penelitian. Penelitian juga dapat mencakup studi tentang adaptasi tanaman caisim dalam sistem hidroponik di berbagai wilayah dengan kondisi geografis yang berbeda..
<br>Berdasarkan data hasil pengamatan tersebut bahwa ukuran polybag dengan media tanam cocopeat berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi dan jumlah daun tanaman caisim.Semakin besar ukuran polybag, maka jumlah cocopeat sebagai media tanam juga semakin banyak.Hal ini menandakan bahwa proses metabolisme yang terjadi di dalam tanaman berjalan dengan baik sehingga energi yang dihasilkan dan karbohidrat yang disuplai memenuhi untuk proses pertumbuhan tanaman.Penggunaan berbagai bentuk ukuran polybag sebagai wadah penanaman ternyata meningkatkan parameter morfologi tanaman seperti tinggi dan jumlah daun.Semakin besar ukuran polybag yang digunakan maka yang dihasilkan juga akan semakin bertumbuh secara optimal.Hal ini dikarenakan jumlah media tanaman cocopeat yang digunakan juga lebih banyak, dimana cocopeat mengandung unsur hara Kalium (K) yang sangat dibutuhkan tanaman, selain itu cocopeat juga merupakan salah satu media tanam yang memiliki kemampuan mengikat dan menyimpan air yang sangat kuat, sehingga cocok digunakan dengan sistem pananaman hidroponik
<br>Tanaman sawi caisim merupakan salah satu tanaman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia karena digunakan sebagai bahan sayuran dan obat-obatan. Oleh karena itu diperlukan budidaya yang baik untuk mampu menghasilkan produktifitas sawi caisim yang optimal. Tulisan ini mempelajari bagaimana cara budidaya tanaman caisim hidroponik pada skala rumah tangga dengan meninjau pengaruh ukuran polybag sebagai wadah media tanamnya. Media tanam yang digunakan yaitu cocopeat, karena cocopeat merupakan bahan organik yang mudah didapatkan dan bernilai ekonomis. Penelitian dilakukan dengan penanaman caisim pada polybag dengan sistem irigasi tetes. Pengamatan dilakukan terhadap morfologi tanaman caisim yaitu tinggi tanaman dan jumlah daun dengan cara pengukuran pada hari ke-10, 17, 24, dan 31. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-6b2cc.webp" type="image/webp" length="76202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-c49c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-6b2cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/morfologi-tanaman-sawi-caisim-layak-pertumbuhan-bu-thumb-57f90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-203-usi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7395-jurnal-agrilink-kajian-agribisnis-rumpun-ilmu-sosiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan Sustainability Reporting pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan Sustainability Reporting pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan Sustainability Reporting pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68446-gross-profit-margin-npm-margi</link>
	<guid isPermaLink="false">0c9196fa04f32a3acaed1a16fb158557</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 18:56:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jaakfe untan ]]></category>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jaakfe,paper,submit,untan,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh rasio keuangan lainnya seperti Return on Assets (ROA) terhadap pelaporan berkelanjutan. Selain itu, perlu dilakukan studi pada sektor industri yang berbeda untuk memperluas generalisasi hasil. Penelitian juga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh rasio keuangan lainnya seperti Return on Assets (ROA) terhadap pelaporan berkelanjutan. Selain itu, perlu dilakukan studi pada sektor industri yang berbeda untuk memperluas generalisasi hasil. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran corporate governance dalam memoderasi hubungan antara kinerja keuangan dan pelaporan berkelanjutan, serta menggali faktor non-keuangan yang berkontribusi pada transparansi sosial perusahaan.. Kinerja keuangan tidak memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap pelaporan berkelanjutan.Secara parsial, Gross Profit Margin berpengaruh negatif signifikan, sementara Debt to Asset Ratio dan Operating Profit Margin tidak berpengaruh signifikan.Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor keuangan tidak menjadi penentu utama dalam pelaporan berkelanjutan perusahaan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh debt to asset ratio, gross profit margin dan operating profit margin terhadap laporan berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada perusahaan logam dan kimia yang terdaftar di BEI secara simultan dan parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris yang menggunakan data sekunder yang diambil dari Bursa Efek Indonesia berupa laporan keuangan tahunan yang listing tahun 2010-2012. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik yaitu analisis regresi berganda, koefisien determinasi, uji F dan uji t. Hasil penelitian berdasarkan analisis dengan menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-c7f42.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-c7f42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-c7f42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-c7f42.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-b1c42.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-b1c42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-b1c42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-b1c42.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-08952.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-08952.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-08952.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-08952.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68446-gross-profit-margin-npm-margi" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI" target="_blank">Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pelaporan Berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada Perusahaan Logam dan Kimia yang Listing di BEI</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh rasio keuangan lainnya seperti Return on Assets (ROA) terhadap pelaporan berkelanjutan. Selain itu, perlu dilakukan studi pada sektor industri yang berbeda untuk memperluas generalisasi hasil. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran corporate governance dalam memoderasi hubungan antara kinerja keuangan dan pelaporan berkelanjutan, serta menggali faktor non-keuangan yang berkontribusi pada transparansi sosial perusahaan..
<br>Kinerja keuangan tidak memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap pelaporan berkelanjutan.Secara parsial, Gross Profit Margin berpengaruh negatif signifikan, sementara Debt to Asset Ratio dan Operating Profit Margin tidak berpengaruh signifikan.Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor keuangan tidak menjadi penentu utama dalam pelaporan berkelanjutan perusahaan
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh debt to asset ratio, gross profit margin dan operating profit margin terhadap laporan berkelanjutan (Sustainability Reporting) pada perusahaan logam dan kimia yang terdaftar di BEI secara simultan dan parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris yang menggunakan data sekunder yang diambil dari Bursa Efek Indonesia berupa laporan keuangan tahunan yang listing tahun 2010-2012. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik yaitu analisis regresi berganda, koefisien determinasi, uji F dan uji t. Hasil penelitian berdasarkan analisis dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-b1c42.webp" type="image/webp" length="38612" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-c7f42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-b1c42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/gross-profit-margin-npm-kinerja-keuangan-pelaporan-thumb-08952.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21168-jaakfe-untan-jurnal-audit-akuntansi-fakultas-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural RAG di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural RAG di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural RAG di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68449-pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa</link>
	<guid isPermaLink="false">3bbc8e1e9f455a6a5a2d3a012d8d8f29</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 18:45:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ ummu harmain ]]></category>
	<category><![CDATA[ license term ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[harmain,license,menu,term,ummu,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara dampak pendampingan penyuluh swasta dengan pendampingan penyuluh pemerintah terhadap peningkatan sumber daya petani sawit swadaya. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara dampak pendampingan penyuluh swasta dengan pendampingan penyuluh pemerintah terhadap peningkatan sumber daya petani sawit swadaya. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut inovasi-inovasi pertanian yang diterapkan oleh petani sawit swadaya setelah menerima pendampingan dari penyuluh swasta. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari pendampingan penyuluh swasta terhadap keberlanjutan pertanian sawit swadaya.. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan tentang Dampak Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Peningkatan Sumber Daya Petani Sawit Swadaya Menuju Pertanian Berkelanjutan, penyuluh swasta berdampak baik terhadap peningkatan sumber daya petani sawit swadaya dimana petani mampu untuk menerapkan pertanian organik dan mempergunakan sumber daya yang ada disekitar mereka.Aspek ekonomi, petani sawit swadaya merasa terbantu dengan pupuk organik dan tidak tergantung dengan pupuk subsidi pemerintah yang sudah terbatas Peran pendampingan penyuluh pertanian dapat menjadi sarana sosialisasi kebijakan yang efektif untuk mendorong pembangunan pertanian dalam situasi petani yang tidak mampu mencapai tujuan karena keterbatasan pengetahuan dan wawasan. Penyuluh menempati posisi yang penting sebagai agen perubahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dampak pendamping penyuluh swasta terhadap peningkatan sumber daya petani sawit swadaya menuju pertanian berkelanjutan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-35cb0.webp" title="JURIS - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-35cb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-35cb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-35cb0.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun" alt="JURIS - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-7eacf.webp" title="JURIS - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-7eacf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-7eacf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-7eacf.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun" alt="JURIS - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-92abf.webp" title="JURIS - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-92abf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-92abf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-92abf.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun" alt="JURIS - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68449-pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa" title="JURIS - Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun" target="_blank">Peran Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Sumber Daya Petani Sawit Mandiri Menuju Regeneratif Agricultural (RAG) di Nagori Pematang Kerasaan Kabupaten Simalungun</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara dampak pendampingan penyuluh swasta dengan pendampingan penyuluh pemerintah terhadap peningkatan sumber daya petani sawit swadaya. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut inovasi-inovasi pertanian yang diterapkan oleh petani sawit swadaya setelah menerima pendampingan dari penyuluh swasta. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari pendampingan penyuluh swasta terhadap keberlanjutan pertanian sawit swadaya..
<br>Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan tentang Dampak Pendamping Penyuluh Swasta Terhadap Peningkatan Sumber Daya Petani Sawit Swadaya Menuju Pertanian Berkelanjutan, penyuluh swasta berdampak baik terhadap peningkatan sumber daya petani sawit swadaya dimana petani mampu untuk menerapkan pertanian organik dan mempergunakan sumber daya yang ada disekitar mereka.Aspek ekonomi, petani sawit swadaya merasa terbantu dengan pupuk organik dan tidak tergantung dengan pupuk subsidi pemerintah yang sudah terbatas
<br>Peran pendampingan penyuluh pertanian dapat menjadi sarana sosialisasi kebijakan yang efektif untuk mendorong pembangunan pertanian dalam situasi petani yang tidak mampu mencapai tujuan karena keterbatasan pengetahuan dan wawasan. Penyuluh menempati posisi yang penting sebagai agen perubahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dampak pendamping penyuluh swasta terhadap peningkatan sumber daya petani sawit swadaya menuju pertanian berkelanjutan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-7eacf.webp" type="image/webp" length="48374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-35cb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-7eacf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/pendampingan-penyuluh-petani-sumber-daya-sawit-swa-thumb-92abf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-203-usi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7395-jurnal-agrilink-kajian-agribisnis-rumpun-ilmu-sosiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR Studi kasus Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR Studi kasus Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR Studi kasus Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68443-pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kop</link>
	<guid isPermaLink="false">8bde2d21b41264dea13de1295fc32777</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 18:29:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ ummu harmain ]]></category>
	<category><![CDATA[ license term ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[harmain,license,menu,term,ummu,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari sistem tumpangsari pada produktivitas tanah dan kesehatan ekosistem pertanian. 2. Mempelajari efektivitas penggunaan varietas tanaman sayuran tertentu (seperti cabai rawit atau jagung) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi): 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari sistem tumpangsari pada produktivitas tanah dan kesehatan ekosistem pertanian. 2. Mempelajari efektivitas penggunaan varietas tanaman sayuran tertentu (seperti cabai rawit atau jagung) dalam meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan. 3. Membandingkan hasil penelitian ini dengan daerah lain di Sumatera Utara untuk melihat apakah pola pendapatan serupa terjadi di wilayah dengan kondisi geografis dan sosial ekonomi berbeda.. Pendapatan usahatani kopi menggunakan sistem polikultur lebih besar dibandingkan dengan pendapatan usahatani kopi menggunakan sistem monokultur, dimana rata-rata pendapatan usaha tani kopi dengan sistem polikultur per rante sebesar Rp.444, sedangkan rata-rata pendapatan usaha tani kopi dengan sistem monokultur per rante sebesar Rp.Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani kopi dengan sistem polikultur dan monokultur pada taraf kepercayaan 95% adalah biaya tenaga kerja (X5) dan dummy tumpangsari (X6) Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk menganalisis perbedaan tingkat pendapatan petani pada usaha polikultur kopi dengan usaha monokultur kopi Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi. (2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani pada usaha polikultur kopi dengan usaha monokultur kopi Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yaitu di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, sementara dalam penentuan responden penelitian menggunkaan teknik (snowball sampling). Pengambilan Data dilakukan melalui wawancara langsung dengan panduan kuisoner (teknik analisis menggunakan teknik kuantitatif). Hasil penelitian ini adalah Pendapatan usahatani kopi menggunakan sistem polikultur lebih besar dibandingkan dengan pendapatan usahatani kopi menggunakan sistem monokultur dimana dapat dibuktikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-28c76.webp" title="JURIS - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-28c76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-28c76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-28c76.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)" alt="JURIS - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-89078.webp" title="JURIS - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-89078.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-89078.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-89078.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)" alt="JURIS - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-f59f0.webp" title="JURIS - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-f59f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-f59f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-f59f0.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)" alt="JURIS - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68443-pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kop" title="JURIS - ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)" target="_blank">ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KOPI DENGAN SISTEM POLA MACAM TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR (Studi kasus : Di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari sistem tumpangsari pada produktivitas tanah dan kesehatan ekosistem pertanian. 2. Mempelajari efektivitas penggunaan varietas tanaman sayuran tertentu (seperti cabai rawit atau jagung) dalam meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan. 3. Membandingkan hasil penelitian ini dengan daerah lain di Sumatera Utara untuk melihat apakah pola pendapatan serupa terjadi di wilayah dengan kondisi geografis dan sosial ekonomi berbeda..
<br>Pendapatan usahatani kopi menggunakan sistem polikultur lebih besar dibandingkan dengan pendapatan usahatani kopi menggunakan sistem monokultur, dimana rata-rata pendapatan usaha tani kopi dengan sistem polikultur per rante sebesar Rp.444, sedangkan rata-rata pendapatan usaha tani kopi dengan sistem monokultur per rante sebesar Rp.Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani kopi dengan sistem polikultur dan monokultur pada taraf kepercayaan 95% adalah biaya tenaga kerja (X5) dan dummy tumpangsari (X6)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk menganalisis perbedaan tingkat pendapatan petani pada usaha polikultur kopi dengan usaha monokultur kopi Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi. (2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani pada usaha polikultur kopi dengan usaha monokultur kopi Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yaitu di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, sementara dalam penentuan responden penelitian menggunkaan teknik (snowball sampling). Pengambilan Data dilakukan melalui wawancara langsung dengan panduan kuisoner (teknik analisis menggunakan teknik kuantitatif). Hasil penelitian ini adalah Pendapatan usahatani kopi menggunakan sistem polikultur lebih besar dibandingkan dengan pendapatan usahatani kopi menggunakan sistem monokultur dimana dapat dibuktikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-f59f0.webp" type="image/webp" length="81936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-28c76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-89078.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/pendapatan-usahatani-sistem-m-paspor-kopi-arabika-thumb-f59f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-203-usi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7395-jurnal-agrilink-kajian-agribisnis-rumpun-ilmu-sosiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68437-kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">e1114dfd91401b83ca24ae9586d4420f</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 18:29:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kawit sayoto ]]></category>
	<category><![CDATA[ mufti khakim ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi astuti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[astuti,dwi,kawit,khakim,mufti,sayoto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program SEL di Yordania, khususnya terhadap kesiapan masa depan siswa. Selain itu, penelitian tentang adaptasi kerangka SEL yang lebih inklusif untuk anak-anak migran dan refugee bisa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program SEL di Yordania, khususnya terhadap kesiapan masa depan siswa. Selain itu, penelitian tentang adaptasi kerangka SEL yang lebih inklusif untuk anak-anak migran dan refugee bisa menjadi arah penting, mengingat konteks demografi Yordania. Terakhir, studi tentang peran teknologi dalam memperkuat pembelajaran sosial dan emosional melalui platform digital atau aplikasi interaktif juga layak dieksplorasi untuk meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas program SEL.. Artikel ini menunjukkan bahwa Pembelajaran Sosial dan Emosional (SEL) memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan siswa, keberhasilan akademik, dan keterampilan hidup jangka panjang ketika diterapkan dengan pendekatan terstruktur dan sesuai konteks.Berdasarkan program global seperti Strong Start (AS), PATHS (UK), dan Strong Kids (Hong Kong), analisis mengidentifikasi komponen kritis yang dapat diadaptasi ke dalam konteks budaya dan pendidikan unik Yordania.Meskipun ada upaya dan pengakuan terhadap tantangan kesehatan mental dalam sistem pendidikan Yordania, SEL harus lebih dari sekadar ide tambahanAiia harus diintegrasikan sebagai mata pelajaran inti dalam kurikulum.Implementasi efektif memerlukan strategi bertingkat, termasuk pelatihan guru, keterlibatan orang tua, penyelarasan kurikulum, dan dukungan kebijakan Program pembelajaran sosial dan emosional (SEL) semakin diakui perannya dalam mendorong perkembangan holistik siswa. Artikel ini mengevaluasi manfaat SEL dan menjelaskan integrasinya ke dalam kurikulum sekolah Yordania, dengan menekankan kebutuhan pendekatan responsif budaya dan kontekstual. Melalui analisis perbandingan kerangka SEL terkemuka seperti CASEL, PATHS, Strong Kids, dan OECD, studi ini mengidentifikasi komponen kunci dan strategi implementasi yang telah terbukti efektif dalam berbagai konteks pendidikan. Analisis lintas konteks menunjukkan bahwa implementasi SEL yang sukses di Yordania memerlukan pendekatan multilevel yang melibatkan integrasi kurikulum,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-6d6e6.webp" title="JURIS - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-6d6e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-6d6e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-6d6e6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania" alt="JURIS - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-fc630.webp" title="JURIS - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-fc630.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-fc630.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-fc630.webp 1x" title="JURIS - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania" alt="JURIS - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-dd603.webp" title="JURIS - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-dd603.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-dd603.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-dd603.webp 1x" title="JURIS - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania" alt="JURIS - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68437-kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran" title="JURIS - Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania" target="_blank">Analisis Intervensi Multilevel untuk Implementasi Efektif Pembelajaran Sosial dan Emosional dalam Kurikulum Sekolah Yordania</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program SEL di Yordania, khususnya terhadap kesiapan masa depan siswa. Selain itu, penelitian tentang adaptasi kerangka SEL yang lebih inklusif untuk anak-anak migran dan refugee bisa menjadi arah penting, mengingat konteks demografi Yordania. Terakhir, studi tentang peran teknologi dalam memperkuat pembelajaran sosial dan emosional melalui platform digital atau aplikasi interaktif juga layak dieksplorasi untuk meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas program SEL..
<br>Artikel ini menunjukkan bahwa Pembelajaran Sosial dan Emosional (SEL) memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan siswa, keberhasilan akademik, dan keterampilan hidup jangka panjang ketika diterapkan dengan pendekatan terstruktur dan sesuai konteks.Berdasarkan program global seperti Strong Start (AS), PATHS (UK), dan Strong Kids (Hong Kong), analisis mengidentifikasi komponen kritis yang dapat diadaptasi ke dalam konteks budaya dan pendidikan unik Yordania.Meskipun ada upaya dan pengakuan terhadap tantangan kesehatan mental dalam sistem pendidikan Yordania, SEL harus lebih dari sekadar ide tambahanAiia harus diintegrasikan sebagai mata pelajaran inti dalam kurikulum.Implementasi efektif memerlukan strategi bertingkat, termasuk pelatihan guru, keterlibatan orang tua, penyelarasan kurikulum, dan dukungan kebijakan
<br>Program pembelajaran sosial dan emosional (SEL) semakin diakui perannya dalam mendorong perkembangan holistik siswa. Artikel ini mengevaluasi manfaat SEL dan menjelaskan integrasinya ke dalam kurikulum sekolah Yordania, dengan menekankan kebutuhan pendekatan responsif budaya dan kontekstual. Melalui analisis perbandingan kerangka SEL terkemuka seperti CASEL, PATHS, Strong Kids, dan OECD, studi ini mengidentifikasi komponen kunci dan strategi implementasi yang telah terbukti efektif dalam berbagai konteks pendidikan. Analisis lintas konteks menunjukkan bahwa implementasi SEL yang sukses di Yordania memerlukan pendekatan multilevel yang melibatkan integrasi kurikulum,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-6d6e6.webp" type="image/webp" length="87282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-6d6e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-fc630.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/kesehatan-mental-integrasi-kurikulum-pembelajaran-thumb-dd603.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19533-international-journal-education-insight.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU Studi Kasus di Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU Studi Kasus di Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU Studi Kasus di Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68448-usia-usaha-daya-tarik-homestay-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">7fea8ee4c273ae3ade21796c2637575f</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 18:23:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitor menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ ummu harmain ]]></category>
	<category><![CDATA[ license term ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[harmain,license,menu,term,ummu,visitor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pengelolaan homestay terhadap perekonomian masyarakat setelah 5 tahun operasional. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya tarik homestay di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba): Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pengelolaan homestay terhadap perekonomian masyarakat setelah 5 tahun operasional. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya tarik homestay di era digital. Selanjutnya, studi perbandingan antara kelayakan usaha keripik andaliman dengan produk olahan lokal lainnya di wilayah Sumatera Utara dapat memberikan wawasan untuk diversifikasi produk wisata.. Usaha homestay di Kecamatan Lumban Julu tidak layak dijalankan karena nilai R/C sebesar 0,07 yang menunjukkan kerugian.Sebaliknya, usaha keripik andaliman layak dikembangkan dengan nilai R/C sebesar 3,4 yang menunjukkan keuntungan.Faktor utama yang menyebabkan ketidaklayakan homestay adalah usia usaha yang masih muda dan kurangnya strategi pemasaran.Sementara itu, usaha keripik andaliman berhasil mencatatkan keuntungan meskipun menghadapi tantangan dalam pengelolaan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha homestay dan usaha keripik andaliman yang terdapat di daerah wisata Lumban Julu, Kabupaten Toba. Adapun penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2023 sampai dengan bulan Juni 2023 di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Adapun penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data yaitu Return Cost Ratio (R/C) dengan jumlah responden sebanyak 22 orang, yang terdiri dari 21 masyarakat pengelola homestay dan 1 masyarakat pemilik usaha keripik andaliman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha homestay di Kecamatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-cc1ac.webp" title="JURIS - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-cc1ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-cc1ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-cc1ac.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)" alt="JURIS - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-6b485.webp" title="JURIS - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-6b485.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-6b485.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-6b485.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)" alt="JURIS - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-5c9a2.webp" title="JURIS - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-5c9a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-5c9a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-5c9a2.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)" alt="JURIS - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68448-usia-usaha-daya-tarik-homestay-pe" title="JURIS - ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)" target="_blank">ANALISIS KELAYAKAN USAHA KREATIFITAS DAERAH WISATA LUMBAN JULU (Studi Kasus : di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pengelolaan homestay terhadap perekonomian masyarakat setelah 5 tahun operasional. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya tarik homestay di era digital. Selanjutnya, studi perbandingan antara kelayakan usaha keripik andaliman dengan produk olahan lokal lainnya di wilayah Sumatera Utara dapat memberikan wawasan untuk diversifikasi produk wisata..
<br>Usaha homestay di Kecamatan Lumban Julu tidak layak dijalankan karena nilai R/C sebesar 0,07 yang menunjukkan kerugian.Sebaliknya, usaha keripik andaliman layak dikembangkan dengan nilai R/C sebesar 3,4 yang menunjukkan keuntungan.Faktor utama yang menyebabkan ketidaklayakan homestay adalah usia usaha yang masih muda dan kurangnya strategi pemasaran.Sementara itu, usaha keripik andaliman berhasil mencatatkan keuntungan meskipun menghadapi tantangan dalam pengelolaan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha homestay dan usaha keripik andaliman yang terdapat di daerah wisata Lumban Julu, Kabupaten Toba. Adapun penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2023 sampai dengan bulan Juni 2023 di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Adapun penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data yaitu Return Cost Ratio (R/C) dengan jumlah responden sebanyak 22 orang, yang terdiri dari 21 masyarakat pengelola homestay dan 1 masyarakat pemilik usaha keripik andaliman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha homestay di Kecamatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-5c9a2.webp" type="image/webp" length="136586" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-cc1ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-6b485.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/usia-usaha-daya-tarik-homestay-pengembangan-strate-thumb-5c9a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-203-usi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7395-jurnal-agrilink-kajian-agribisnis-rumpun-ilmu-sosiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68428-keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-siklu</link>
	<guid isPermaLink="false">4a7a3528a2a01609686782fc74b5f6d8</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 18:12:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kawit sayoto ]]></category>
	<category><![CDATA[ mufti khakim ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi astuti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[astuti,dwi,kawit,khakim,mufti,sayoto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penerapan model problem based learning terhadap keterampilan sosial peserta didik. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh peningkatan fasilitas sekolah terhadap efektivitas pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penerapan model problem based learning terhadap keterampilan sosial peserta didik. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh peningkatan fasilitas sekolah terhadap efektivitas pembelajaran kolaboratif. Terakhir, pengembangan media pembelajaran inovatif yang lebih interaktif dapat menjadi arah penelitian untuk meningkatkan partisipasi dan keterampilan sosial peserta didik secara lebih efektif.. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan sosial peserta didik kelas VIII E SMP N 41 Semarang.Keterampilan sosial pada pra siklus sebesar 60% dengan kategori cukup dan mengalami peningkatan 11% pada siklus I yaitu keterampilan sosial sebesar 71% dengan kategori tinggi.Kemudian mengalami peningkatan 9% pada siklus II yaitu keterampilan sosial sebesar 80% dengan kategori tinggi.Selain itu, peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran model problem based learning seiring dengan peningkatan keterampilan sosial peserta didik Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial dengan menerapkan model problem based learning di kelas VIII E SMP N 41 Semarang. Metode penelitian menggunakan desains model kemmis dan me taggart selama dua siklus. Pengambilan data mengggunkan observasi pembelajaran problem based learning dan angket keterampilan sosial pra siklus, siklus I dan siklus II. Analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa angket keterampilan sosial pada pra siklus diperoleh rata Ae rata sebesar 60% dengan kategori cukup, pada siklus I diperoleh rata Ae rata sebesar 71% dengan kategori tinggi. sehingga ada peningkatan sebesar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-ff57b.webp" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-ff57b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-ff57b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-ff57b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang" alt="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-86eb5.webp" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-86eb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-86eb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-86eb5.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang" alt="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-e1fb9.webp" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-e1fb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-e1fb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-e1fb9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang" alt="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68428-keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-siklu" title="JURIS - Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang" target="_blank">Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas VIII E SMP N 41 Semarang</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penerapan model problem based learning terhadap keterampilan sosial peserta didik. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh peningkatan fasilitas sekolah terhadap efektivitas pembelajaran kolaboratif. Terakhir, pengembangan media pembelajaran inovatif yang lebih interaktif dapat menjadi arah penelitian untuk meningkatkan partisipasi dan keterampilan sosial peserta didik secara lebih efektif..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan sosial peserta didik kelas VIII E SMP N 41 Semarang.Keterampilan sosial pada pra siklus sebesar 60% dengan kategori cukup dan mengalami peningkatan 11% pada siklus I yaitu keterampilan sosial sebesar 71% dengan kategori tinggi.Kemudian mengalami peningkatan 9% pada siklus II yaitu keterampilan sosial sebesar 80% dengan kategori tinggi.Selain itu, peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran model problem based learning seiring dengan peningkatan keterampilan sosial peserta didik
<br>Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial dengan menerapkan model problem based learning di kelas VIII E SMP N 41 Semarang. Metode penelitian menggunakan desains model kemmis dan me taggart selama dua siklus. Pengambilan data mengggunkan observasi pembelajaran problem based learning dan angket keterampilan sosial pra siklus, siklus I dan siklus II. Analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa angket keterampilan sosial pada pra siklus diperoleh rata Ae rata sebesar 60% dengan kategori cukup, pada siklus I diperoleh rata Ae rata sebesar 71% dengan kategori tinggi. sehingga ada peningkatan sebesar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-ff57b.webp" type="image/webp" length="88370" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-ff57b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-86eb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/keterampilan-sosial-siklus-ii-anak-siswa-pra-probl-thumb-e1fb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19533-international-journal-education-insight.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68433-pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma</link>
	<guid isPermaLink="false">2eb6d4ce1456077f89c14e8404ae4911</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 17:43:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad yani ]]></category>
	<category><![CDATA[ o freitas ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,freitas,o,view,vol,yani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang pendidikan berbasis bahasa ibu terhadap prestasi akademik siswa. Selain itu, perlu diexplore bagaimana teknologi digital dapat meningkatkan akses pendidikan di daerah terpencil. Penelitian juga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang pendidikan berbasis bahasa ibu terhadap prestasi akademik siswa. Selain itu, perlu diexplore bagaimana teknologi digital dapat meningkatkan akses pendidikan di daerah terpencil. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran praktik budaya lokal dalam keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan inklusif, serta membandingkan efektivitas berbagai model kerja sama antara pemerintah dan komunitas dalam meningkatkan inklusi pendidikan.. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun ada komitmen kebijakan dan inisiatif positif, tantangan signifikan tetap ada karena masalah struktural, budaya, dan operasional.Faktor utama keberhasilan adalah kepemimpinan sekolah yang kuat, partisipasi komunitas, dan dukungan terus-menerus untuk guru.Rekomendasi utama meliputi peningkatan alokasi anggaran, koordinasi yang lebih baik antar pemangku kepentingan, pengembangan kapasitas pendidikan inklusif, ekspansi pendidikan multilingual berbasis bahasa ibu, pengembangan kurikulum yang responsif, peningkatan partisipasi komunitas, dan pendekatan lintas sektor Penelitian ini menganalisis tantangan dan peluang dalam pengembangan pendidikan inklusif dan transformatif di Timor Leste. Penelitian ini mengidentifikasi hambatan dalam penerapan pendidikan inklusif serta mengeksplorasi praktik inovatif oleh sekolah dan komunitas. Hasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam akses pendidikan dasar tetapi masih ada celah dalam kualitas dan inklusi kelompok rentan. Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, NGO, dan komunitas dapat menciptakan model pendidikan yang sesuai dengan konteks sosial-kultural Timor Leste. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas guru, pengembangan kurikulum kontekstual, dan penerapan kebijakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-9547d.webp" title="JURIS - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-9547d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-9547d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-9547d.webp 1x" title="JURIS - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste" alt="JURIS - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-94d77.webp" title="JURIS - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-94d77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-94d77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-94d77.webp 1x" title="JURIS - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste" alt="JURIS - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-84b48.webp" title="JURIS - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-84b48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-84b48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-84b48.webp 1x" title="JURIS - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste" alt="JURIS - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68433-pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma" title="JURIS - Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste" target="_blank">Building Inclusive and Transformative Education in Timor Leste</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang pendidikan berbasis bahasa ibu terhadap prestasi akademik siswa. Selain itu, perlu diexplore bagaimana teknologi digital dapat meningkatkan akses pendidikan di daerah terpencil. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran praktik budaya lokal dalam keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan inklusif, serta membandingkan efektivitas berbagai model kerja sama antara pemerintah dan komunitas dalam meningkatkan inklusi pendidikan..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa meskipun ada komitmen kebijakan dan inisiatif positif, tantangan signifikan tetap ada karena masalah struktural, budaya, dan operasional.Faktor utama keberhasilan adalah kepemimpinan sekolah yang kuat, partisipasi komunitas, dan dukungan terus-menerus untuk guru.Rekomendasi utama meliputi peningkatan alokasi anggaran, koordinasi yang lebih baik antar pemangku kepentingan, pengembangan kapasitas pendidikan inklusif, ekspansi pendidikan multilingual berbasis bahasa ibu, pengembangan kurikulum yang responsif, peningkatan partisipasi komunitas, dan pendekatan lintas sektor
<br>Penelitian ini menganalisis tantangan dan peluang dalam pengembangan pendidikan inklusif dan transformatif di Timor Leste. Penelitian ini mengidentifikasi hambatan dalam penerapan pendidikan inklusif serta mengeksplorasi praktik inovatif oleh sekolah dan komunitas. Hasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam akses pendidikan dasar tetapi masih ada celah dalam kualitas dan inklusi kelompok rentan. Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, NGO, dan komunitas dapat menciptakan model pendidikan yang sesuai dengan konteks sosial-kultural Timor Leste. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas guru, pengembangan kurikulum kontekstual, dan penerapan kebijakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-94d77.webp" type="image/webp" length="95940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-9547d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-94d77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pendidikan-inklusif-inclusive-education-transforma-thumb-84b48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19533-international-journal-education-insight.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Corruptors Remission Controversy A Review of Human Rights and Justice Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Corruptors Remission Controversy A Review of Human Rights and Justice Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Corruptors Remission Controversy A Review of Human Rights and Justice Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68427-integritas-sistem-ballast-efektivitas-pembe</link>
	<guid isPermaLink="false">4e644ebcf4b318ebc87816dff5c1d8ef</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 17:26:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ full article ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti barora ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[article,barora,full,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas sistem pemasyarakatan dalam memberantas korupsi, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi berikut: Pertama, perlu ada evaluasi komprehensif terhadap kebijakan remisi untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut sejalan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective: Untuk meningkatkan efektivitas sistem pemasyarakatan dalam memberantas korupsi, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi berikut: Pertama, perlu ada evaluasi komprehensif terhadap kebijakan remisi untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip keadilan substansial. Remisi tidak boleh dipandang sebagai bentuk belas kasihan tanpa mempertimbangkan dampak sosialnya. Prinsip kesetaraan di hadapan hukum memang menjamin hak yang sama, tetapi keadilan substansial menuntut perlakuan berbeda untuk kejahatan serius seperti korupsi. Hukum harus mampu membedakan, bukan menyamakan. Kedua, pengawasan ketat terhadap kebijakan remisi adalah elemen penting untuk menjaga sistem pemasyarakatan tetap sesuai dengan prinsip keadilan. Prosedur hukum memang penting untuk menjamin kepastian, tetapi tujuan akhirnya adalah manfaat sosial dan perlindungan masyarakat. Negara tidak boleh membiarkan sistem pemasyarakatan menjadi celah untuk berkompromi dengan pelaku kejahatan luar biasa. Oleh karena itu, evaluasi dan revisi kebijakan remisi bagi koruptor adalah langkah mutlak untuk memulihkan kepercayaan publik dan menjaga integritas sistem hukum Indonesia.. Kebijakan remisi bagi narapidana korupsi di sistem pemasyarakatan Indonesia menimbulkan masalah serius.Secara normatif, remisi merupakan hak narapidana yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2023 sebagai alat bimbingan dan reintegrasi sosial.Namun, dalam prakteknya, pemberian remisi kepada pelaku korupsi seringkali tidak sejalan dengan prinsip keadilan substansial.Remisi yang didasarkan pada pertimbangan administratif tanpa evaluasi mendalam tentang integritas moral dan efek jera memiliki potensi mengurangi makna hukuman.Hal ini menciptakan ketidakseimbangan antara perlindungan hak narapidana dan kepentingan publik sebagai korban korupsi.Akibatnya, kepercayaan publik terhadap sistem hukum melemah dan upaya pemberantasan korupsi kehilangan legitimasi.Kebijakan remisi bagi koruptor akhirnya merusak rasa keadilan sosial yang seharusnya menjadi dasar penegakan hukum.Oleh karena itu, perlu direformulasi kebijakan remisi agar tidak hanya mempertimbangkan prinsip non-diskriminasi dan hak asasi manusia, tetapi juga mempertimbangkan karakteristik dan dampak kejahatan yang dilakukan.Remisi bagi koruptor harus diberikan secara selektif, bersyarat, dan berdasarkan evaluasi komprehensif tentang integritas moral dan kontribusi mereka dalam pemberantasan korupsi.Dengan pendekatan ini, sistem pemasyarakatan dapat terus berfungsi sebagai alat bimbingan yang adil, sambil menjaga integritas hukum dan kepercayaan publik Pemberian remisi kepada narapidana korupsi di Indonesia telah menimbulkan kontroversi dalam konteks hak asasi dan keadilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebijakan remisi di Indonesia bagi narapidana korupsi. Metode yang digunakan adalah analisis yuridis normatif dan kualitatif, yang meninjau peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 membuka peluang bagi narapidana korupsi untuk memperoleh remisi yang tidak proporsional, sehingga mengurangi kesadaran dan kepercayaan publik terhadap sistem pidana. Karakteristik beragam pelaku korupsi - dalam hal posisi, modus operandi, kerugian negara, dan latar belakang sosio-ekonomi - agak tidak konsisten dengan pendekatan rehabilitasi dalam sistem pemasyarakatan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-f20bc.webp" title="JURIS - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-f20bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-f20bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-f20bc.webp 1x" title="JURIS - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective" alt="JURIS - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-22eb5.webp" title="JURIS - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-22eb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-22eb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-22eb5.webp 1x" title="JURIS - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective" alt="JURIS - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-78575.webp" title="JURIS - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-78575.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-78575.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-78575.webp 1x" title="JURIS - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective" alt="JURIS - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68427-integritas-sistem-ballast-efektivitas-pembe" title="JURIS - Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective" target="_blank">Corruptors Remission Controversy: A Review of Human Rights and Justice Perspective</a>: Untuk meningkatkan efektivitas sistem pemasyarakatan dalam memberantas korupsi, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi berikut: Pertama, perlu ada evaluasi komprehensif terhadap kebijakan remisi untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip keadilan substansial. Remisi tidak boleh dipandang sebagai bentuk belas kasihan tanpa mempertimbangkan dampak sosialnya. Prinsip kesetaraan di hadapan hukum memang menjamin hak yang sama, tetapi keadilan substansial menuntut perlakuan berbeda untuk kejahatan serius seperti korupsi. Hukum harus mampu membedakan, bukan menyamakan. Kedua, pengawasan ketat terhadap kebijakan remisi adalah elemen penting untuk menjaga sistem pemasyarakatan tetap sesuai dengan prinsip keadilan. Prosedur hukum memang penting untuk menjamin kepastian, tetapi tujuan akhirnya adalah manfaat sosial dan perlindungan masyarakat. Negara tidak boleh membiarkan sistem pemasyarakatan menjadi celah untuk berkompromi dengan pelaku kejahatan luar biasa. Oleh karena itu, evaluasi dan revisi kebijakan remisi bagi koruptor adalah langkah mutlak untuk memulihkan kepercayaan publik dan menjaga integritas sistem hukum Indonesia..
<br>Kebijakan remisi bagi narapidana korupsi di sistem pemasyarakatan Indonesia menimbulkan masalah serius.Secara normatif, remisi merupakan hak narapidana yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2023 sebagai alat bimbingan dan reintegrasi sosial.Namun, dalam prakteknya, pemberian remisi kepada pelaku korupsi seringkali tidak sejalan dengan prinsip keadilan substansial.Remisi yang didasarkan pada pertimbangan administratif tanpa evaluasi mendalam tentang integritas moral dan efek jera memiliki potensi mengurangi makna hukuman.Hal ini menciptakan ketidakseimbangan antara perlindungan hak narapidana dan kepentingan publik sebagai korban korupsi.Akibatnya, kepercayaan publik terhadap sistem hukum melemah dan upaya pemberantasan korupsi kehilangan legitimasi.Kebijakan remisi bagi koruptor akhirnya merusak rasa keadilan sosial yang seharusnya menjadi dasar penegakan hukum.Oleh karena itu, perlu direformulasi kebijakan remisi agar tidak hanya mempertimbangkan prinsip non-diskriminasi dan hak asasi manusia, tetapi juga mempertimbangkan karakteristik dan dampak kejahatan yang dilakukan.Remisi bagi koruptor harus diberikan secara selektif, bersyarat, dan berdasarkan evaluasi komprehensif tentang integritas moral dan kontribusi mereka dalam pemberantasan korupsi.Dengan pendekatan ini, sistem pemasyarakatan dapat terus berfungsi sebagai alat bimbingan yang adil, sambil menjaga integritas hukum dan kepercayaan publik
<br>Pemberian remisi kepada narapidana korupsi di Indonesia telah menimbulkan kontroversi dalam konteks hak asasi dan keadilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebijakan remisi di Indonesia bagi narapidana korupsi. Metode yang digunakan adalah analisis yuridis normatif dan kualitatif, yang meninjau peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 membuka peluang bagi narapidana korupsi untuk memperoleh remisi yang tidak proporsional, sehingga mengurangi kesadaran dan kepercayaan publik terhadap sistem pidana. Karakteristik beragam pelaku korupsi - dalam hal posisi, modus operandi, kerugian negara, dan latar belakang sosio-ekonomi - agak tidak konsisten dengan pendekatan rehabilitasi dalam sistem pemasyarakatan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-22eb5.webp" type="image/webp" length="100558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-f20bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-22eb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/integritas-sistem-ballast-efektivitas-pemberantasa-thumb-78575.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3622-sthb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14802-jurnal-wawasan-yuridika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fostering Students Scientific and Religious Literacy Through STREM Based Transformative Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fostering Students Scientific and Religious Literacy Through STREM Based Transformative Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fostering Students Scientific and Religious Literacy Through STREM Based Transformative Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68432-refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama</link>
	<guid isPermaLink="false">b62bdd75c7387defc5bbcbf804389576</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 17:12:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad yani ]]></category>
	<category><![CDATA[ o freitas ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,freitas,o,view,vol,yani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang pendekatan STREM dalam meningkatkan literasi sains dan agama di berbagai tingkat pendidikan. Selain itu, studi tentang adaptabilitas model STREM di berbagai disiplin ilmu dapat dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fostering Students' Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang pendekatan STREM dalam meningkatkan literasi sains dan agama di berbagai tingkat pendidikan. Selain itu, studi tentang adaptabilitas model STREM di berbagai disiplin ilmu dapat dikembangkan untuk memperluas potensi pendidikannya. Selanjutnya, penelitian juga dapat mengkaji bagaimana pendekatan ini dapat diterapkan dalam konteks pendidikan agama lainnya untuk memperkuat integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai spiritual. Saran lainnya adalah mengevaluasi efektivitas pelatihan dosen dalam menerapkan model STREM serta pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan prinsip integratif ini. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pendekatan transformatif dapat memperkuat kompetensi holistik pendidik di lingkungan pendidikan Islam.. Integrasi STREM (Sains, Teknologi, Agama, Rekayasa, dan Matematika) dalam mata kuliah Ilmu Pengetahuan Alam Dasar secara signifikan meningkatkan literasi sains dan agama mahasiswa.Data kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan dalam kedua aspek, dengan bukti statistik yang mendukung efektivitas pendekatan STREM.Analisis kualitatif menemukan bahwa mahasiswa mengalami keterlibatan yang lebih dalam, pemahaman konseptual yang lebih baik, dan kesadaran spiritual yang meningkat melalui koneksi antara konsep sains dan nilai Islam.Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis STREM memberikan pengalaman pendidikan yang bermakna dan transformatif bagi mahasiswa dalam pendidikan tinggi Islam Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pembelajaran berbasis STREM dalam meningkatkan literasi sains dan agama mahasiswa pada mata kuliah Ilmu Pengetahuan Alam Dasar. STREM, yang merujuk pada sains, teknologi, agama, rekayasa, dan matematika, digunakan untuk mengajar 30 mahasiswa semester dua program Pendidikan Islam di STIT Muhammadiyah Banjar, sekolah pendidikan guru swasta di Indonesia. Dengan pendekatan campuran, data kuantitatif dikumpulkan melalui ujian pra dan pasca, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi, dan refleksi mahasiswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi sains (skor 62,35 menjadi 78,20) dan literasi agama (skor 58,10 menjadi 74,65). Analisis tema menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STREM mampu meningkatkan pemikiran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-18279.webp" title="JURIS - Fostering Students&#039; Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-18279.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-18279.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-18279.webp 1x" title="JURIS - Fostering Students&#039; Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning" alt="JURIS - Fostering Students&#039; Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-34890.webp" title="JURIS - Fostering Students&#039; Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-34890.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-34890.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-34890.webp 1x" title="JURIS - Fostering Students&#039; Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning" alt="JURIS - Fostering Students&#039; Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-d369e.webp" title="JURIS - Fostering Students&#039; Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-d369e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-d369e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-d369e.webp 1x" title="JURIS - Fostering Students&#039; Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning" alt="JURIS - Fostering Students&#039; Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68432-refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama" title="JURIS - Fostering Students&#039; Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning" target="_blank">Fostering Students' Scientific and Religious Literacy Through STREM-Based Transformative Learning</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang pendekatan STREM dalam meningkatkan literasi sains dan agama di berbagai tingkat pendidikan. Selain itu, studi tentang adaptabilitas model STREM di berbagai disiplin ilmu dapat dikembangkan untuk memperluas potensi pendidikannya. Selanjutnya, penelitian juga dapat mengkaji bagaimana pendekatan ini dapat diterapkan dalam konteks pendidikan agama lainnya untuk memperkuat integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai spiritual. Saran lainnya adalah mengevaluasi efektivitas pelatihan dosen dalam menerapkan model STREM serta pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan prinsip integratif ini. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pendekatan transformatif dapat memperkuat kompetensi holistik pendidik di lingkungan pendidikan Islam..
<br>Integrasi STREM (Sains, Teknologi, Agama, Rekayasa, dan Matematika) dalam mata kuliah Ilmu Pengetahuan Alam Dasar secara signifikan meningkatkan literasi sains dan agama mahasiswa.Data kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan dalam kedua aspek, dengan bukti statistik yang mendukung efektivitas pendekatan STREM.Analisis kualitatif menemukan bahwa mahasiswa mengalami keterlibatan yang lebih dalam, pemahaman konseptual yang lebih baik, dan kesadaran spiritual yang meningkat melalui koneksi antara konsep sains dan nilai Islam.Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis STREM memberikan pengalaman pendidikan yang bermakna dan transformatif bagi mahasiswa dalam pendidikan tinggi Islam
<br>Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pembelajaran berbasis STREM dalam meningkatkan literasi sains dan agama mahasiswa pada mata kuliah Ilmu Pengetahuan Alam Dasar. STREM, yang merujuk pada sains, teknologi, agama, rekayasa, dan matematika, digunakan untuk mengajar 30 mahasiswa semester dua program Pendidikan Islam di STIT Muhammadiyah Banjar, sekolah pendidikan guru swasta di Indonesia. Dengan pendekatan campuran, data kuantitatif dikumpulkan melalui ujian pra dan pasca, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi, dan refleksi mahasiswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi sains (skor 62,35 menjadi 78,20) dan literasi agama (skor 58,10 menjadi 74,65). Analisis tema menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STREM mampu meningkatkan pemikiran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-18279.webp" type="image/webp" length="93230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-18279.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-34890.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/refleksi-mahasiswa-katolik-literasi-agama-sains-se-thumb-d369e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19533-international-journal-education-insight.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 22 Sep 2026 22:53:58 +0700. 12 items. Served in: 4.376 seconds [rss] -->
