<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.165-15jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.165-15jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 09:02:29 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 09:02:29 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-15T09:02:29+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54525-resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pemb</link>
	<guid isPermaLink="false">36e4d7804c31abc16ec1fd4ccb8b319a</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 06:29:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contact telp ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ badan pomjl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badan,contact,counter,flag,pomjl,telp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas pengujian BPOM dalam pengawasan kosmetik, penelitian ini mengembangkan baku pembanding dan metode analisis Resorsinol. Saran penelitian lanjutan adalah: (1) Mengembangkan metode analisis yang lebih sensitif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku: Untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas pengujian BPOM dalam pengawasan kosmetik, penelitian ini mengembangkan baku pembanding dan metode analisis Resorsinol. Saran penelitian lanjutan adalah: (1) Mengembangkan metode analisis yang lebih sensitif dan spesifik untuk mendeteksi Resorsinol dalam kosmetik, terutama dalam konsentrasi rendah. (2) Meneliti efek toksikologi Resorsinol pada kulit dan sistem tubuh lainnya, serta mengembangkan metode analisis yang dapat mengukur kadar Resorsinol dalam tubuh manusia. (3) Mengkaji lebih lanjut tentang penggunaan Resorsinol dalam sediaan kosmetik selain yang diizinkan, dan mengembangkan metode analisis untuk mendeteksi Resorsinol dalam produk-produk tersebut.. Bahan baku Resorsinol memenuhi syarat karakterisasi dan kemurnian sebagai calon baku pembanding dan dapat digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif.Karakterisasi secara spektrofotometri inframerah dan KCKT-DAD membuktikan bahwa bahan baku adalah Resorsinol.Uji kemurnian secara KLT dan KCKT menunjukkan bahan memiliki kemurnian yang tinggi.Kemurnian secara DSC sebesar 99,05% dan titik lebur 109,41AC.Bahan baku dinyatakan homogen dengan Fhitung < Ftabel yaitu sebesar 1,20 < 3,02.Kadar calon baku pembanding Resorsinol adalah 99,28% dihitung terhadap zat yang telah dikeringkan.Metode analisis penetapan kadar Resorsinol dalam bahan baku secara KCKT-DAD memenuhi syarat kriteria keberterimaan semua parameter validasi seperti selektivitas/spesifisitas, akurasi, presisi, linearitas, dan ripitabilitas.Batas deteksi dan kuantifikasi metode secara berurutan adalah 0,11 dan 0,34 AAg/mL.Metode analisis yang dikembangkan akurat, handal, dan valid sehingga dapat diaplikasikan untuk penetapan kadar Resorsinol dalam bahan baku secara KCKT-DAD Resorsinol sering disalahgunakan dalam kosmetik sebagai obat jerawat. Sesuai peraturan BPOM Resorsinol hanya diperbolehkan untuk sediaan pewarna rambut, losion rambut dan sampo. Untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas pengujian BPOM dalam rangka pengawasan post market kosmetik yang beredar di Indonesia dibutuhkan baku pembanding dan metode analisis Resorsinol. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan studi dan karakterisasi bahan baku Resorsinol sebagai calon baku pembanding dan pengembangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-8ee90.webp" title="JURIS - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-8ee90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-8ee90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-8ee90.webp 1x" title="JURIS - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku" alt="JURIS - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-a7106.webp" title="JURIS - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-a7106.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-a7106.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-a7106.webp 1x" title="JURIS - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku" alt="JURIS - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-bd1bb.webp" title="JURIS - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-bd1bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-bd1bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-bd1bb.webp 1x" title="JURIS - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku" alt="JURIS - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54525-resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pemb" title="JURIS - Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku" target="_blank">Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku</a>: Untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas pengujian BPOM dalam pengawasan kosmetik, penelitian ini mengembangkan baku pembanding dan metode analisis Resorsinol. Saran penelitian lanjutan adalah: (1) Mengembangkan metode analisis yang lebih sensitif dan spesifik untuk mendeteksi Resorsinol dalam kosmetik, terutama dalam konsentrasi rendah. (2) Meneliti efek toksikologi Resorsinol pada kulit dan sistem tubuh lainnya, serta mengembangkan metode analisis yang dapat mengukur kadar Resorsinol dalam tubuh manusia. (3) Mengkaji lebih lanjut tentang penggunaan Resorsinol dalam sediaan kosmetik selain yang diizinkan, dan mengembangkan metode analisis untuk mendeteksi Resorsinol dalam produk-produk tersebut..
<br>Bahan baku Resorsinol memenuhi syarat karakterisasi dan kemurnian sebagai calon baku pembanding dan dapat digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif.Karakterisasi secara spektrofotometri inframerah dan KCKT-DAD membuktikan bahwa bahan baku adalah Resorsinol.Uji kemurnian secara KLT dan KCKT menunjukkan bahan memiliki kemurnian yang tinggi.Kemurnian secara DSC sebesar 99,05% dan titik lebur 109,41AC.Bahan baku dinyatakan homogen dengan Fhitung < Ftabel yaitu sebesar 1,20 < 3,02.Kadar calon baku pembanding Resorsinol adalah 99,28% dihitung terhadap zat yang telah dikeringkan.Metode analisis penetapan kadar Resorsinol dalam bahan baku secara KCKT-DAD memenuhi syarat kriteria keberterimaan semua parameter validasi seperti selektivitas/spesifisitas, akurasi, presisi, linearitas, dan ripitabilitas.Batas deteksi dan kuantifikasi metode secara berurutan adalah 0,11 dan 0,34 AAg/mL.Metode analisis yang dikembangkan akurat, handal, dan valid sehingga dapat diaplikasikan untuk penetapan kadar Resorsinol dalam bahan baku secara KCKT-DAD
<br>Resorsinol sering disalahgunakan dalam kosmetik sebagai obat jerawat. Sesuai peraturan BPOM Resorsinol hanya diperbolehkan untuk sediaan pewarna rambut, losion rambut dan sampo. Untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas pengujian BPOM dalam rangka pengawasan post market kosmetik yang beredar di Indonesia dibutuhkan baku pembanding dan metode analisis Resorsinol. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan studi dan karakterisasi bahan baku Resorsinol sebagai calon baku pembanding dan pengembangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-a7106.webp" type="image/webp" length="186150" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-8ee90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-a7106.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/resorsinol-karakterisasi-penetapan-baku-pembanding-thumb-bd1bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT DAD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT DAD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT DAD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54526-uji-akurasi-hasil-validitas-model-uj</link>
	<guid isPermaLink="false">44d8b2fb3b25bcadc7513293ebe470f9</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 06:28:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contact telp ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ badan pomjl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badan,contact,counter,flag,pomjl,telp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi keefektifan metode KCKTAcDAD dengan kolom C8 pada bentuk sediaan akhir Lapatinib ditosylate, seperti tablet atau kapsul, untuk memastikan akurasi dan presisi pada matriks yang lebih kompleks. Selanjutnya, diperlukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi keefektifan metode KCKTAcDAD dengan kolom C8 pada bentuk sediaan akhir Lapatinib ditosylate, seperti tablet atau kapsul, untuk memastikan akurasi dan presisi pada matriks yang lebih kompleks. Selanjutnya, diperlukan perbandingan sistematis antara kolom C8 dan C18 dalam analisis Lapatinib ditosylate, guna menilai perbedaan waktu analisis, sensitivitas, dan biaya laboratorium, sehingga dapat dipilih kolom yang paling optimal untuk berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, studi dapat diperluas untuk menguji validitas metode ini pada inhibitor tirosin kinase lain dengan struktur kimia serupa, seperti gefitinib atau erlotinib, untuk menilai kemampuan generalisasi metode dalam analisis obat antikanker. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki pengaruh variasi komposisi fase gerak, khususnya proporsi asetonitril, terhadap batas deteksi dan kuantifikasi, guna meningkatkan sensitivitas metode bagi konsentrasi yang lebih rendah.. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa metode yang dikembangkan pada bahan baku Lapatinib memberikan performa yang cepat dengan waktu analisa yang pendek, akurat, dan memenuhi semua parameter validasi.Selain itu, pengembangan metode ini juga dapat meningkatkan kapabilitas dan kapasitas pengujian dalam rangka penguatan pengawasan obat dan makanan yang beredar di Indonesia Validasi metode penetapan kadar Lapatinib ditosylate penting dilakukan untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas pengujian dalam rangka penguatan pengawasan obat yang beredar di wilayah Indonesia. Dalam melakukan pengujian tersebut diperlukan suatu metode uji yang cepat, tepat, akurat, valid, dan efisien. Penelitian penetapan kadar Lapatinib distosylate yang telah dilakukan sebelumnya umumnya menggunakan kolom C18, namun untuk efisiensi maka perlu juga dikembangkan suatu metode uji yang mampu menggunakan sumber daya yang ada di laboratorium, dimana dalam penelitian ini menggunakan jenis kolom yang berbeda, yaitu C8. Pada penelitian ini, pengembangan metode analisis penetapan kadar dilakukan pada bahan baku Lapatinib ditosylate menggunakan sistem Kromatografi Cair Kinerja Tinggi-Detektor Array Dioda (KCKT-DAD) yang dilengkapi dengan autosampler menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-fae9a.webp" title="JURIS - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-fae9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-fae9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-fae9a.webp 1x" title="JURIS - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD" alt="JURIS - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-77674.webp" title="JURIS - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-77674.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-77674.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-77674.webp 1x" title="JURIS - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD" alt="JURIS - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-e2b53.webp" title="JURIS - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-e2b53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-e2b53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-e2b53.webp 1x" title="JURIS - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD" alt="JURIS - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54526-uji-akurasi-hasil-validitas-model-uj" title="JURIS - Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD" target="_blank">Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi keefektifan metode KCKTAcDAD dengan kolom C8 pada bentuk sediaan akhir Lapatinib ditosylate, seperti tablet atau kapsul, untuk memastikan akurasi dan presisi pada matriks yang lebih kompleks. Selanjutnya, diperlukan perbandingan sistematis antara kolom C8 dan C18 dalam analisis Lapatinib ditosylate, guna menilai perbedaan waktu analisis, sensitivitas, dan biaya laboratorium, sehingga dapat dipilih kolom yang paling optimal untuk berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, studi dapat diperluas untuk menguji validitas metode ini pada inhibitor tirosin kinase lain dengan struktur kimia serupa, seperti gefitinib atau erlotinib, untuk menilai kemampuan generalisasi metode dalam analisis obat antikanker. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki pengaruh variasi komposisi fase gerak, khususnya proporsi asetonitril, terhadap batas deteksi dan kuantifikasi, guna meningkatkan sensitivitas metode bagi konsentrasi yang lebih rendah..
<br>Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa metode yang dikembangkan pada bahan baku Lapatinib memberikan performa yang cepat dengan waktu analisa yang pendek, akurat, dan memenuhi semua parameter validasi.Selain itu, pengembangan metode ini juga dapat meningkatkan kapabilitas dan kapasitas pengujian dalam rangka penguatan pengawasan obat dan makanan yang beredar di Indonesia
<br>Validasi metode penetapan kadar Lapatinib ditosylate penting dilakukan untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas pengujian dalam rangka penguatan pengawasan obat yang beredar di wilayah Indonesia. Dalam melakukan pengujian tersebut diperlukan suatu metode uji yang cepat, tepat, akurat, valid, dan efisien. Penelitian penetapan kadar Lapatinib distosylate yang telah dilakukan sebelumnya umumnya menggunakan kolom C18, namun untuk efisiensi maka perlu juga dikembangkan suatu metode uji yang mampu menggunakan sumber daya yang ada di laboratorium, dimana dalam penelitian ini menggunakan jenis kolom yang berbeda, yaitu C8. Pada penelitian ini, pengembangan metode analisis penetapan kadar dilakukan pada bahan baku Lapatinib ditosylate menggunakan sistem Kromatografi Cair Kinerja Tinggi-Detektor Array Dioda (KCKT-DAD) yang dilengkapi dengan autosampler menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-77674.webp" type="image/webp" length="197000" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-fae9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-77674.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/uji-akurasi-hasil-validitas-model-validasi-lapatin-thumb-e2b53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54533-perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-o</link>
	<guid isPermaLink="false">19730e46937806a2e3ddaa7466f64a8b</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 06:24:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contact telp ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ dona fitria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,counter,dona,fitria,flag,telp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, dapat dilakukan studi komparatif mengenai peran industri logistik dalam keamanan peredaran obat dan makanan di negara-negara lain, khususnya di negara-negara dengan tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, dapat dilakukan studi komparatif mengenai peran industri logistik dalam keamanan peredaran obat dan makanan di negara-negara lain, khususnya di negara-negara dengan tingkat e-commerce yang tinggi. Kedua, penelitian dapat fokus pada analisis rinci mengenai modus operandi pelaku kejahatan obat dan makanan yang memanfaatkan jasa logistik, termasuk strategi pencegahan dan deteksi yang dapat diterapkan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan keamanan peredaran obat dan makanan, seperti penggunaan sistem pelacakan dan verifikasi digital untuk mengidentifikasi dan mencegah distribusi obat dan makanan ilegal.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa industri logistik berkontribusi dalam perekonomian Negara Indonesia yang ditunjukkan melalui indikator Produk Domestik Bruto (PDB) khususnya pada sektor transportasi dan pergudangan.Dalam konteks keamanan peredaran Obat dan Makanan, industri logistik berkontribusi dalam menyediakan jasa logistik dalam transaksi jual beli berbasis e-commerce atau media lainnya sehingga jasa logistik berpotensi untuk menjadi media yang dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mendistribusikan Obat dan Makanan yang tidak memenuhi ketentuan atau ilegal.Selanjutnya, berdasarkan hasil analisis data penindakan dan rawan kasus kejahatan Obat dan Makanan, diketahui bahwa peredaran Obat dan Makanan ilegal dengan modus memanfaatkan jasa logistik masih terjadi di Indonesia sehingga diperlukan adanya intensifikasi koordinasi dan kerja sama antara pemerintah dalam hal ini Badan POM dan pemangku kepentingan di bidang jasa logistik sesuai dengan ruang lingkup nota kesepakatan bersama guna mengatasi kendala yang dialami dan mencegah adanya peredaran produk Obat dan Makanan yang tidak memenuhi ketentuan atau ilegal dengan memanfaatkan jasa logistik Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, hal ini berdampak pada peningkatan kebutuhan industri logistik yang cepat dan efisien baik di dalam negeri ataupun lintas batas negara. Peningkatan pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan peredaran Obat dan Makanan ilegal di wilayah Republik Indonesia berdasarkan laporan patroli siber yang dilaksanakan oleh Badan POM. Berdasarkan hal tersebut, maka disusun analisis untuk mengetahui peran industri logistik terhadap keamanan peredaran Obat dan Makanan. Selain itu, analisis tersebut disusun untuk mengidentifikasi dan memberikan rekomendasi bentuk kerja sama yang dapat dilakukan antara Badan POM... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-46bfd.webp" title="JURIS - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-46bfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-46bfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-46bfd.webp 1x" title="JURIS - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan" alt="JURIS - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-bec8e.webp" title="JURIS - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-bec8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-bec8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-bec8e.webp 1x" title="JURIS - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan" alt="JURIS - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-cc73b.webp" title="JURIS - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-cc73b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-cc73b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-cc73b.webp 1x" title="JURIS - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan" alt="JURIS - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54533-perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-o" title="JURIS - Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan" target="_blank">Peran Industri Logistik terhadap Keamanan Peredaran Obat dan Makanan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, dapat dilakukan studi komparatif mengenai peran industri logistik dalam keamanan peredaran obat dan makanan di negara-negara lain, khususnya di negara-negara dengan tingkat e-commerce yang tinggi. Kedua, penelitian dapat fokus pada analisis rinci mengenai modus operandi pelaku kejahatan obat dan makanan yang memanfaatkan jasa logistik, termasuk strategi pencegahan dan deteksi yang dapat diterapkan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan keamanan peredaran obat dan makanan, seperti penggunaan sistem pelacakan dan verifikasi digital untuk mengidentifikasi dan mencegah distribusi obat dan makanan ilegal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa industri logistik berkontribusi dalam perekonomian Negara Indonesia yang ditunjukkan melalui indikator Produk Domestik Bruto (PDB) khususnya pada sektor transportasi dan pergudangan.Dalam konteks keamanan peredaran Obat dan Makanan, industri logistik berkontribusi dalam menyediakan jasa logistik dalam transaksi jual beli berbasis e-commerce atau media lainnya sehingga jasa logistik berpotensi untuk menjadi media yang dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mendistribusikan Obat dan Makanan yang tidak memenuhi ketentuan atau ilegal.Selanjutnya, berdasarkan hasil analisis data penindakan dan rawan kasus kejahatan Obat dan Makanan, diketahui bahwa peredaran Obat dan Makanan ilegal dengan modus memanfaatkan jasa logistik masih terjadi di Indonesia sehingga diperlukan adanya intensifikasi koordinasi dan kerja sama antara pemerintah dalam hal ini Badan POM dan pemangku kepentingan di bidang jasa logistik sesuai dengan ruang lingkup nota kesepakatan bersama guna mengatasi kendala yang dialami dan mencegah adanya peredaran produk Obat dan Makanan yang tidak memenuhi ketentuan atau ilegal dengan memanfaatkan jasa logistik
<br>Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, hal ini berdampak pada peningkatan kebutuhan industri logistik yang cepat dan efisien baik di dalam negeri ataupun lintas batas negara. Peningkatan pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan peredaran Obat dan Makanan ilegal di wilayah Republik Indonesia berdasarkan laporan patroli siber yang dilaksanakan oleh Badan POM. Berdasarkan hal tersebut, maka disusun analisis untuk mengetahui peran industri logistik terhadap keamanan peredaran Obat dan Makanan. Selain itu, analisis tersebut disusun untuk mengidentifikasi dan memberikan rekomendasi bentuk kerja sama yang dapat dilakukan antara Badan POM...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-46bfd.webp" type="image/webp" length="229528" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-46bfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-bec8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/perusahaan-jasa-logistik-badan-pom-obat-makanan-il-thumb-cc73b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54529-regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-kosmet</link>
	<guid isPermaLink="false">9dc637eea00e9deeb3107490c03d3425</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 06:19:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ border areas ]]></category>
	<category><![CDATA[ taruna ikrar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[areas,border,edition,ikrar,june,taruna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas platform digital yang menyediakan bantuan teknis bagi UMKM dalam meningkatkan kepatuhan regulasi kosmetik, misalnya dengan menguji apakah konsultasi daring dapat menurunkan tingkat pelanggaran dibandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas platform digital yang menyediakan bantuan teknis bagi UMKM dalam meningkatkan kepatuhan regulasi kosmetik, misalnya dengan menguji apakah konsultasi daring dapat menurunkan tingkat pelanggaran dibandingkan dengan bantuan konvensional. Selanjutnya, perlu dilakukan studi kuantitatif untuk mengukur dampak kampanye edukasi publik terhadap perubahan perilaku konsumen dan penurunan kasus pelanggaran, dengan membandingkan wilayah yang menerima intervensi edukasi intensif dengan wilayah kontrol. Akhirnya, penelitian baru dapat mengembangkan dan menguji sistem deteksi dini berbasis kecerdasan buatan yang memantau transaksi eAccommerce untuk mengidentifikasi produk kosmetik ilegal secara realActime, serta menilai keakuratan dan kecepatan sistem tersebut dalam membantu BPOM melakukan tindakan preventif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelanggaran regulasi utama pada sektor kosmetik Indonesia antara 2021Ae2024 meliputi distribusi tanpa izin, ketidakpatuhan terhadap pembatasan bahan, penyimpangan dari Good Manufacturing Practices (GMP), klaim menyesatkan, dan praktik pelabelan yang tidak tepat.Meskipun BPOM telah melakukan modernisasi regulasi dan penegakan yang lebih intensif dengan strategi berbasis risiko, masih terdapat celah kepatuhan signifikan, terutama pada saluran distribusi daring dan produk impor, yang dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran industri, tantangan implementasi GMP, serta celah regulasi pada kontrol bahan dan klaim iklan.Analisis ini menekankan pentingnya memperkuat sistem pemantauan digital, meningkatkan kolaborasi lintasAcnegara melalui ASEAN Cosmetic Directive, serta meningkatkan edukasi publik untuk membangun budaya kepatuhan, yang dapat mendukung kebijakan nasional berbasis risiko dan harmonisasi regulasi regional Penelitian ini memberikan analisis komprehensif mengenai regulasi produk kosmetik di Indonesia pada periode 2021Ae2024, dengan menelaah tren penegakan hukum, pola ketidakpatuhan regulasi, serta peran pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang terus berkembang. Data diperoleh dari laporan tahunan inspeksi dan penindakan BPOM, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi perubahan kepatuhan regulasi dari waktu ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelanggaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-d520e.webp" title="JURIS - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-d520e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-d520e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-d520e.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024" alt="JURIS - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-bd762.webp" title="JURIS - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-bd762.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-bd762.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-bd762.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024" alt="JURIS - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-27c32.webp" title="JURIS - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-27c32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-27c32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-27c32.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024" alt="JURIS - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54529-regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-kosmet" title="JURIS - Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024" target="_blank">Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas platform digital yang menyediakan bantuan teknis bagi UMKM dalam meningkatkan kepatuhan regulasi kosmetik, misalnya dengan menguji apakah konsultasi daring dapat menurunkan tingkat pelanggaran dibandingkan dengan bantuan konvensional. Selanjutnya, perlu dilakukan studi kuantitatif untuk mengukur dampak kampanye edukasi publik terhadap perubahan perilaku konsumen dan penurunan kasus pelanggaran, dengan membandingkan wilayah yang menerima intervensi edukasi intensif dengan wilayah kontrol. Akhirnya, penelitian baru dapat mengembangkan dan menguji sistem deteksi dini berbasis kecerdasan buatan yang memantau transaksi eAccommerce untuk mengidentifikasi produk kosmetik ilegal secara realActime, serta menilai keakuratan dan kecepatan sistem tersebut dalam membantu BPOM melakukan tindakan preventif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pelanggaran regulasi utama pada sektor kosmetik Indonesia antara 2021Ae2024 meliputi distribusi tanpa izin, ketidakpatuhan terhadap pembatasan bahan, penyimpangan dari Good Manufacturing Practices (GMP), klaim menyesatkan, dan praktik pelabelan yang tidak tepat.Meskipun BPOM telah melakukan modernisasi regulasi dan penegakan yang lebih intensif dengan strategi berbasis risiko, masih terdapat celah kepatuhan signifikan, terutama pada saluran distribusi daring dan produk impor, yang dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran industri, tantangan implementasi GMP, serta celah regulasi pada kontrol bahan dan klaim iklan.Analisis ini menekankan pentingnya memperkuat sistem pemantauan digital, meningkatkan kolaborasi lintasAcnegara melalui ASEAN Cosmetic Directive, serta meningkatkan edukasi publik untuk membangun budaya kepatuhan, yang dapat mendukung kebijakan nasional berbasis risiko dan harmonisasi regulasi regional
<br>Penelitian ini memberikan analisis komprehensif mengenai regulasi produk kosmetik di Indonesia pada periode 2021Ae2024, dengan menelaah tren penegakan hukum, pola ketidakpatuhan regulasi, serta peran pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang terus berkembang. Data diperoleh dari laporan tahunan inspeksi dan penindakan BPOM, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi perubahan kepatuhan regulasi dari waktu ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelanggaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-27c32.webp" type="image/webp" length="223684" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-d520e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-bd762.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/regulasi-kosmetik-kepatuhan-produk-halal-bpom-dari-thumb-27c32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54540-uji-stabilitas-fisik-hasil-meto</link>
	<guid isPermaLink="false">22d48df9dd1bcddf75ceff2f40f6d4ec</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 05:54:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ border areas ]]></category>
	<category><![CDATA[ taruna ikrar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[areas,border,edition,ikrar,june,taruna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek lidokain pada magic tissue terhadap kesehatan pengguna. Selain itu, penelitian tentang cara mengidentifikasi dan mengukur konsentrasi lidokain dalam magic tissue secara lebih akurat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek lidokain pada magic tissue terhadap kesehatan pengguna. Selain itu, penelitian tentang cara mengidentifikasi dan mengukur konsentrasi lidokain dalam magic tissue secara lebih akurat juga dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang dampak penggunaan magic tissue yang mengandung lidokain pada kesehatan reproduksi pria juga dapat menjadi topik menarik untuk diteliti.. The validation results of the analytical method demonstrated that the method used fulfilled the requirements for selectivity/specificity, limit of detection (LOD), stability, and robustness.Gas Chromatography Mass Spectrometry (GC-MS) met the validation criteria and can therefore be applied for the identification of lidocaine in magic tissue samples Produk tisu antiseptik untuk pembersih area sensitif pria (magic tissue) dikategorikan sebagai perbekalan kesehatan kelas I (risiko rendah). Beberapa produk di pasaran dilaporkan mengklaim manfaat sebagai pencegah ejakulasi dini, yang diduga terkait dengan penambahan senyawa lidokain tanpa pencantuman pada etiket kemasan. Lidokain merupakan anestesi lokal golongan amida yang secara farmakologis berfungsi menghambat transmisi sensasi nyeri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan lidokain dalam produk magic tissue yang beredar di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan melakukan validasi metode dan pengujian sampel. Identifikasi lidokain dilakukan menggunakan Kromatografi Gas Spektrofotometri Massa, dengan parameter validasi metode berupa uji spesifisitas, Limit of Detection (LOD),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-91e84.webp" title="JURIS - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-91e84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-91e84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-91e84.webp 1x" title="JURIS - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry" alt="JURIS - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-8f90d.webp" title="JURIS - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-8f90d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-8f90d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-8f90d.webp 1x" title="JURIS - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry" alt="JURIS - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-56b5e.webp" title="JURIS - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-56b5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-56b5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-56b5e.webp 1x" title="JURIS - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry" alt="JURIS - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54540-uji-stabilitas-fisik-hasil-meto" title="JURIS - Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry" target="_blank">Development of an Analytical Method for Identification Lidocaine in Magic Tissue using Gas Chromatography Mass Spectrophotometry</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek lidokain pada magic tissue terhadap kesehatan pengguna. Selain itu, penelitian tentang cara mengidentifikasi dan mengukur konsentrasi lidokain dalam magic tissue secara lebih akurat juga dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang dampak penggunaan magic tissue yang mengandung lidokain pada kesehatan reproduksi pria juga dapat menjadi topik menarik untuk diteliti..
<br>The validation results of the analytical method demonstrated that the method used fulfilled the requirements for selectivity/specificity, limit of detection (LOD), stability, and robustness.Gas Chromatography Mass Spectrometry (GC-MS) met the validation criteria and can therefore be applied for the identification of lidocaine in magic tissue samples
<br>Produk tisu antiseptik untuk pembersih area sensitif pria (magic tissue) dikategorikan sebagai perbekalan kesehatan kelas I (risiko rendah). Beberapa produk di pasaran dilaporkan mengklaim manfaat sebagai pencegah ejakulasi dini, yang diduga terkait dengan penambahan senyawa lidokain tanpa pencantuman pada etiket kemasan. Lidokain merupakan anestesi lokal golongan amida yang secara farmakologis berfungsi menghambat transmisi sensasi nyeri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan lidokain dalam produk magic tissue yang beredar di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan melakukan validasi metode dan pengujian sampel. Identifikasi lidokain dilakukan menggunakan Kromatografi Gas Spektrofotometri Massa, dengan parameter validasi metode berupa uji spesifisitas, Limit of Detection (LOD),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-8f90d.webp" type="image/webp" length="205590" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-91e84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-8f90d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-fisik-hasil-metode-validasi-develop-thumb-56b5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54536-administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-ne</link>
	<guid isPermaLink="false">60720459c29203952110367c18b75500</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 05:48:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contact telp ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ dona fitria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,counter,dona,fitria,flag,telp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana platform digital untuk pemberdayaan warga seperti BPOM Mobile dan CekKLIK memengaruhi tingkat kepercayaan publik serta kepatuhan terhadap standar keamanan obat, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: "Sejauh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana platform digital untuk pemberdayaan warga seperti BPOM Mobile dan CekKLIK memengaruhi tingkat kepercayaan publik serta kepatuhan terhadap standar keamanan obat, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: "Sejauh mana penggunaan platform digital meningkatkan kepercayaan dan kepatuhan masyarakat terhadap regulasi obat di Indonesia?" Selain itu, penting untuk menyelidiki dampak desentralisasi wewenang regulatori ke unit BPOM daerah dalam penerapan prinsip-prinsip NPS, sehingga pertanyaan berikut dapat dijadikan fokus: "Apakah desentralisasi otoritas regulatori meningkatkan efektivitas implementasi NPS pada tingkat daerah dibandingkan dengan model terpusat?" Selanjutnya, analisis komparatif antara pendekatan berbasis NPS dan pendekatan tradisional New Public Management (NPM) dalam penanganan Emergency Use Authorization selama pandemi dapat memberikan wawasan kritis, dengan pertanyaan: "Bagaimana kinerja BPOM dalam mengelola EUA menggunakan kerangka NPS dibandingkan dengan kerangka NPM, khususnya dalam hal kecepatan, transparansi, dan kepuasan stakeholder?" Kombinasi ketiga studi ini akan memperluas pemahaman tentang optimalisasi paradigma administrasi publik dalam konteks regulasi obat dan makanan, serta memberikan dasar empiris bagi kebijakan yang lebih responsif dan berbasis warga.. Paradigma New Public Service (NPS) sesuai untuk diimplementasikan dalam pengawasan obat dan makanan karena memberikan kritik terhadap OPA dan NPM serta memenuhi kebutuhan administrasi publik.Fokus utama NPS pada masyarakat menekankan peran citizen, sehingga edukasi BPOM melalui program seperti CekKLIK dan kampanye keamanan pangan memperkuat pemberdayaan publik.Untuk meningkatkan efektivitas, BPOM perlu meningkatkan respons terhadap interaksi warga di media sosial, yang menjadi bukti nyata penerapan citizen engagement Tata kelola pemerintahan Indonesia mengalami big-bang decentralization pada masa reformasi dengan luaran utamanya adalah Otonomi Daerah. Salah satu tindak lanjut dari UU tersebut ialah terbentuknya sejumlah Lembaga Pemerintah Non Departemen pada tahun 2001, salah satunya adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan. BPOM hadir sebagai instansi pusat yang memiliki perangkat di 33 ibukota provinsi dan 40 kabupaten/kota. Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024 menyebut bahwa Indonesia menyelenggarakan tiga paradigma administrasi publik secara paralel, mulai dari Weberian sampai dengan New Public Service. NPS hadir sebagai kritik pada Old Public Administration dan New Public Management dengan fokus utamanya adalah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menempatkan NPS pada konteks pengawasan Obat dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-0050b.webp" title="JURIS - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-0050b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-0050b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-0050b.webp 1x" title="JURIS - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan" alt="JURIS - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-1da97.webp" title="JURIS - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-1da97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-1da97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-1da97.webp 1x" title="JURIS - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan" alt="JURIS - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-96b30.webp" title="JURIS - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-96b30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-96b30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-96b30.webp 1x" title="JURIS - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan" alt="JURIS - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54536-administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-ne" title="JURIS - New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan" target="_blank">New Public Service Sebagai Paradigma Administrasi Publik Pengawasan Obat dan Makanan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana platform digital untuk pemberdayaan warga seperti BPOM Mobile dan CekKLIK memengaruhi tingkat kepercayaan publik serta kepatuhan terhadap standar keamanan obat, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: "Sejauh mana penggunaan platform digital meningkatkan kepercayaan dan kepatuhan masyarakat terhadap regulasi obat di Indonesia?" Selain itu, penting untuk menyelidiki dampak desentralisasi wewenang regulatori ke unit BPOM daerah dalam penerapan prinsip-prinsip NPS, sehingga pertanyaan berikut dapat dijadikan fokus: "Apakah desentralisasi otoritas regulatori meningkatkan efektivitas implementasi NPS pada tingkat daerah dibandingkan dengan model terpusat?" Selanjutnya, analisis komparatif antara pendekatan berbasis NPS dan pendekatan tradisional New Public Management (NPM) dalam penanganan Emergency Use Authorization selama pandemi dapat memberikan wawasan kritis, dengan pertanyaan: "Bagaimana kinerja BPOM dalam mengelola EUA menggunakan kerangka NPS dibandingkan dengan kerangka NPM, khususnya dalam hal kecepatan, transparansi, dan kepuasan stakeholder?" Kombinasi ketiga studi ini akan memperluas pemahaman tentang optimalisasi paradigma administrasi publik dalam konteks regulasi obat dan makanan, serta memberikan dasar empiris bagi kebijakan yang lebih responsif dan berbasis warga..
<br>Paradigma New Public Service (NPS) sesuai untuk diimplementasikan dalam pengawasan obat dan makanan karena memberikan kritik terhadap OPA dan NPM serta memenuhi kebutuhan administrasi publik.Fokus utama NPS pada masyarakat menekankan peran citizen, sehingga edukasi BPOM melalui program seperti CekKLIK dan kampanye keamanan pangan memperkuat pemberdayaan publik.Untuk meningkatkan efektivitas, BPOM perlu meningkatkan respons terhadap interaksi warga di media sosial, yang menjadi bukti nyata penerapan citizen engagement
<br>Tata kelola pemerintahan Indonesia mengalami big-bang decentralization pada masa reformasi dengan luaran utamanya adalah Otonomi Daerah. Salah satu tindak lanjut dari UU tersebut ialah terbentuknya sejumlah Lembaga Pemerintah Non Departemen pada tahun 2001, salah satunya adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan. BPOM hadir sebagai instansi pusat yang memiliki perangkat di 33 ibukota provinsi dan 40 kabupaten/kota. Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024 menyebut bahwa Indonesia menyelenggarakan tiga paradigma administrasi publik secara paralel, mulai dari Weberian sampai dengan New Public Service. NPS hadir sebagai kritik pada Old Public Administration dan New Public Management dengan fokus utamanya adalah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menempatkan NPS pada konteks pengawasan Obat dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-0050b.webp" type="image/webp" length="234234" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-0050b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-1da97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/administrasi-publik-tata-kelola-keuangan-public-se-thumb-96b30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54535-kualitas-produk-mutu-roti-p</link>
	<guid isPermaLink="false">4596e5edefb82a454f15707080fe8517</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 05:36:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contact telp ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ badan pomjl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badan,contact,counter,flag,pomjl,telp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi keabsahan metode KLT dan LCAcMS/MS yang telah dikembangkan untuk produk fitofarmaka pada kelas terapi lain, seperti sistem metabolik atau imun, serta menguji senyawa penanda tambahan yang relevan, guna memperluas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi keabsahan metode KLT dan LCAcMS/MS yang telah dikembangkan untuk produk fitofarmaka pada kelas terapi lain, seperti sistem metabolik atau imun, serta menguji senyawa penanda tambahan yang relevan, guna memperluas cakupan kontrol kualitas. Selain itu, studi stabilitas jangka panjang sinensetin dan apigenin dalam bentuk sediaan akhir perlu dilakukan di bawah kondisi penyimpanan yang beragam (suhu, kelembaban, cahaya) untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi degradasi serta menetapkan batas masa simpan yang aman. Terakhir, penting untuk melakukan korelasi kuantitatif antara kadar senyawa penanda dengan efek klinis dan profil keamanan pada populasi pengguna, sehingga dapat menghubungkan data analitis dengan outcome terapeutik dan mendukung penetapan standar kadar pada produk jadi.. Metode analisis yang dikembangkan terbukti valid dan dapat diandalkan untuk mengukur kadar sinensetin dan apigenin pada produk fitofarmaka kelas terapi sistem kardiovaskular, terbukti dengan nilai linieritas, presisi, dan akurasi yang memenuhi standar yang ditetapkan.Kedua metode menunjukkan sensitivitas tinggi dengan batas kuantitatif masingAcmasing 3,34 ng/g untuk sinensetin dan 6,67 AAg/g untuk apigenin.Oleh karena itu, metode ini dapat dijadikan alternatif yang efektif untuk kontrol kualitas produk fitofarmaka baik sebelum maupun selama produk beredar di pasaran Pengawasan mutu produk fitofarmaka menjadi prioritas karena telah masuk dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pengawasan dilakukan melalui penetapan kadar senyawa aktif dalam produk. Saat ini, metode yang tersedia meliputi pengujian senyawa aktif dalam simplisia atau ekstrak tanaman, dan belum ada untuk produk jadi. Produk fitofarmaka kelas terapi sistem kardiovaskular mempunyai komposisi ekstrak Apii graveolentis herba dan Orthosiphonis staminei folium. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode analisis yang bersifat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-95237.webp" title="JURIS - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-95237.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-95237.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-95237.webp 1x" title="JURIS - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class" alt="JURIS - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-2d227.webp" title="JURIS - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-2d227.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-2d227.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-2d227.webp 1x" title="JURIS - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class" alt="JURIS - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-8efcf.webp" title="JURIS - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-8efcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-8efcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-8efcf.webp 1x" title="JURIS - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class" alt="JURIS - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54535-kualitas-produk-mutu-roti-p" title="JURIS - Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class" target="_blank">Marker Analysis as Phytopharmaceutical Products Quality Control: A Case Study on Phytopharmaceutical Products of Cardiovascular Therapy Class</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi keabsahan metode KLT dan LCAcMS/MS yang telah dikembangkan untuk produk fitofarmaka pada kelas terapi lain, seperti sistem metabolik atau imun, serta menguji senyawa penanda tambahan yang relevan, guna memperluas cakupan kontrol kualitas. Selain itu, studi stabilitas jangka panjang sinensetin dan apigenin dalam bentuk sediaan akhir perlu dilakukan di bawah kondisi penyimpanan yang beragam (suhu, kelembaban, cahaya) untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi degradasi serta menetapkan batas masa simpan yang aman. Terakhir, penting untuk melakukan korelasi kuantitatif antara kadar senyawa penanda dengan efek klinis dan profil keamanan pada populasi pengguna, sehingga dapat menghubungkan data analitis dengan outcome terapeutik dan mendukung penetapan standar kadar pada produk jadi..
<br>Metode analisis yang dikembangkan terbukti valid dan dapat diandalkan untuk mengukur kadar sinensetin dan apigenin pada produk fitofarmaka kelas terapi sistem kardiovaskular, terbukti dengan nilai linieritas, presisi, dan akurasi yang memenuhi standar yang ditetapkan.Kedua metode menunjukkan sensitivitas tinggi dengan batas kuantitatif masingAcmasing 3,34 ng/g untuk sinensetin dan 6,67 AAg/g untuk apigenin.Oleh karena itu, metode ini dapat dijadikan alternatif yang efektif untuk kontrol kualitas produk fitofarmaka baik sebelum maupun selama produk beredar di pasaran
<br>Pengawasan mutu produk fitofarmaka menjadi prioritas karena telah masuk dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pengawasan dilakukan melalui penetapan kadar senyawa aktif dalam produk. Saat ini, metode yang tersedia meliputi pengujian senyawa aktif dalam simplisia atau ekstrak tanaman, dan belum ada untuk produk jadi. Produk fitofarmaka kelas terapi sistem kardiovaskular mempunyai komposisi ekstrak Apii graveolentis herba dan Orthosiphonis staminei folium. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode analisis yang bersifat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-2d227.webp" type="image/webp" length="104350" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-95237.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-2d227.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/kualitas-produk-mutu-roti-perikanan-harga-marker-a-thumb-8efcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54539-karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak</link>
	<guid isPermaLink="false">a2d329c28113ea7c6475489fb7fecb95</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 05:25:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ achmad yuhdi ]]></category>
	<category><![CDATA[ arah ritonga ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti hamidah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[achmad,arah,hamidah,ritonga,siti,yuhdi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat membandingkan analisis stilistika beberapa puisi Chairil Anwar untuk melihat apakah elemenAcelemen bahasa yang sama dapat meningkatkan pendidikan karakter secara konsisten; peneliti dapat menguji secara eksperimental bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa: Penelitian selanjutnya dapat membandingkan analisis stilistika beberapa puisi Chairil Anwar untuk melihat apakah elemenAcelemen bahasa yang sama dapat meningkatkan pendidikan karakter secara konsisten; peneliti dapat menguji secara eksperimental bagaimana penggunaan puisi AuAkuAy dalam kurikulum mempengaruhi perkembangan nilaiAcnilai karakter siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional; serta eksplorasi integrasi media digital dalam pengajaran stilistika dapat menilai efektivitas platform interaktif dalam memperkuat pemahaman puisi dan dampaknya terhadap pembentukan karakter, sehingga memberikan panduan praktis bagi guru dalam mengadaptasi pendekatan berbasis teknologi.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam analisis elemen stilistika seperti diksi, metafora, repetisi, rima dan irama, nadan dan suasana pada sebuah puisi AuAkuAy karya Chairil Anwar menunjukkan peran penting dalam membentuk makna dan pengalaman para pembaca.Melalui pendekatan ini, puisi AuAkuAy tidak hanya dipahami sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai media yang interaktif dan reflektif.Dengan memahami dan menerapkan elemen stilistika dalam pendidikan karakter ini, kita dapat lebih menghargai kekayaan karya sastra Indonesia serta memanfaatkanya untuk mengembangkan karakter dan keterampilan siswa Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian stilistika yang terdapat dalam puisi AuAkuAy karya Chairil Anwar, serta implementasinya terhadap pendidikan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan kajian stilistika. Hasil analisis menunjukkan bahwa melalui pendekatan ini, puisi AuAkuAy karya Chairil Anwar dinilai sebagai alat yang efektif untuk mengembangkan karakter siswa. Implementasi pendidikan karakter yang holistik dan kontekstual dapat membantu siswa dalam memahami keindahan karya sastra di Indonesia dan menginternalisasi nilai-nilai penting yang terkandung dalam puisi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-aacb4.webp" title="JURIS - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-aacb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-aacb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-aacb4.webp 1x" title="JURIS - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa" alt="JURIS - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-eeea9.webp" title="JURIS - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-eeea9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-eeea9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-eeea9.webp 1x" title="JURIS - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa" alt="JURIS - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-84daf.webp" title="JURIS - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-84daf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-84daf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-84daf.webp 1x" title="JURIS - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa" alt="JURIS - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54539-karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak" title="JURIS - Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa" target="_blank">Kajian Stilistika Pada Puisi AyAkuAy Karya Chairil Anwar dan Implementasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa</a>: Penelitian selanjutnya dapat membandingkan analisis stilistika beberapa puisi Chairil Anwar untuk melihat apakah elemenAcelemen bahasa yang sama dapat meningkatkan pendidikan karakter secara konsisten; peneliti dapat menguji secara eksperimental bagaimana penggunaan puisi AuAkuAy dalam kurikulum mempengaruhi perkembangan nilaiAcnilai karakter siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional; serta eksplorasi integrasi media digital dalam pengajaran stilistika dapat menilai efektivitas platform interaktif dalam memperkuat pemahaman puisi dan dampaknya terhadap pembentukan karakter, sehingga memberikan panduan praktis bagi guru dalam mengadaptasi pendekatan berbasis teknologi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam analisis elemen stilistika seperti diksi, metafora, repetisi, rima dan irama, nadan dan suasana pada sebuah puisi AuAkuAy karya Chairil Anwar menunjukkan peran penting dalam membentuk makna dan pengalaman para pembaca.Melalui pendekatan ini, puisi AuAkuAy tidak hanya dipahami sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai media yang interaktif dan reflektif.Dengan memahami dan menerapkan elemen stilistika dalam pendidikan karakter ini, kita dapat lebih menghargai kekayaan karya sastra Indonesia serta memanfaatkanya untuk mengembangkan karakter dan keterampilan siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian stilistika yang terdapat dalam puisi AuAkuAy karya Chairil Anwar, serta implementasinya terhadap pendidikan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan kajian stilistika. Hasil analisis menunjukkan bahwa melalui pendekatan ini, puisi AuAkuAy karya Chairil Anwar dinilai sebagai alat yang efektif untuk mengembangkan karakter siswa. Implementasi pendidikan karakter yang holistik dan kontekstual dapat membantu siswa dalam memahami keindahan karya sastra di Indonesia dan menginternalisasi nilai-nilai penting yang terkandung dalam puisi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-84daf.webp" type="image/webp" length="47962" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-aacb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-eeea9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/karya-sastra-puisi-chairil-anwar-anak-stilistika-a-thumb-84daf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1921-alimspublishing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9453-simpati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index CSI dan Importance Performance Analysis IPA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index CSI dan Importance Performance Analysis IPA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index CSI dan Importance Performance Analysis IPA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54528-usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi</link>
	<guid isPermaLink="false">b8e3ef5e54cac6dd8ab2302028db7c1c</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:43:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contact telp ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ badan pomjl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badan,contact,counter,flag,pomjl,telp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program coaching clinic digital bagi usaha mikro kecil (UKM) dalam meningkatkan pemahaman persyaratan pendaftaran dan kepuasan pelanggan, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA): Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program coaching clinic digital bagi usaha mikro kecil (UKM) dalam meningkatkan pemahaman persyaratan pendaftaran dan kepuasan pelanggan, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol. Selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif antara model layanan desk registrasi hybrid (offlineAconline) dan model tradisional tunggal untuk menilai dampaknya terhadap indeks kepuasan pelanggan serta efisiensi operasional unit. Terakhir, peneliti dapat mengembangkan dan menguji sistem chatbot berbasis kecerdasan buatan yang memberikan informasi status pendaftaran secara realActime, kemudian mengukur pengaruhnya terhadap persepsi kemudahan akses informasi dan tingkat kepuasan pelanggan melalui survei longitudinal.. Indeks kepuasan pelanggan registrasi pangan olahan pada tahun 2021 sebesar 77,4 dengan mutu pelayanan B (Baik).Hasil analisis menunjukkan bahwa kemudahan memperoleh informasi status pendaftaran, media pengaduan, serta transparansi pembayaran dan kompetensi petugas perlu ditingkatkan, sementara prosedur pendaftaran dan kecepatan layanan masih memerlukan perhatian manajemen.Secara keseluruhan, pelanggan menghargai transparansi, layanan yang responsif, dan sarana/prasarana yang memadai, namun inovasi pada sosialisasi dan perbaikan proses tetap diperlukan Kualitas pelayanan publik merupakan indikator utama dalam penyelenggaraan pemerintah yang baik. Sebagai salah satu unit teknis penyelenggara pelayanan publik bidang registrasi pangan olahan di Badan POM, Direktorat Registrasi Pangan Olahan (Dit.RPO) berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya dengan melakukan evaluasi kinerja pelayanan publik. Evaluasi diukur secara berkala melalui survei kepuasan pelanggan. Rekomendasi hasil survei sangat membantu unit dalam mengambil kebijakan yang tepat untuk melakukan perbaikan. Tulisan ini bertujuan menganalisis data survei kepuasan pelanggan Dit.RPO yang telah dilakukan pada tahun 2021, membandingkannya dengan hasil survei tahun 2020 dan memberikan rekomendasi kebijakan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Analisis dikaitkan dengan pelayanan registrasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-71db6.webp" title="JURIS - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-71db6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-71db6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-71db6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)" alt="JURIS - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-db858.webp" title="JURIS - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-db858.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-db858.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-db858.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)" alt="JURIS - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-fdb86.webp" title="JURIS - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-fdb86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-fdb86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-fdb86.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)" alt="JURIS - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54528-usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi" title="JURIS - Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)" target="_blank">Analisis Kepuasan Pelanggan Registrasi Pangan Olahan Menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program coaching clinic digital bagi usaha mikro kecil (UKM) dalam meningkatkan pemahaman persyaratan pendaftaran dan kepuasan pelanggan, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol. Selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif antara model layanan desk registrasi hybrid (offlineAconline) dan model tradisional tunggal untuk menilai dampaknya terhadap indeks kepuasan pelanggan serta efisiensi operasional unit. Terakhir, peneliti dapat mengembangkan dan menguji sistem chatbot berbasis kecerdasan buatan yang memberikan informasi status pendaftaran secara realActime, kemudian mengukur pengaruhnya terhadap persepsi kemudahan akses informasi dan tingkat kepuasan pelanggan melalui survei longitudinal..
<br>Indeks kepuasan pelanggan registrasi pangan olahan pada tahun 2021 sebesar 77,4 dengan mutu pelayanan B (Baik).Hasil analisis menunjukkan bahwa kemudahan memperoleh informasi status pendaftaran, media pengaduan, serta transparansi pembayaran dan kompetensi petugas perlu ditingkatkan, sementara prosedur pendaftaran dan kecepatan layanan masih memerlukan perhatian manajemen.Secara keseluruhan, pelanggan menghargai transparansi, layanan yang responsif, dan sarana/prasarana yang memadai, namun inovasi pada sosialisasi dan perbaikan proses tetap diperlukan
<br>Kualitas pelayanan publik merupakan indikator utama dalam penyelenggaraan pemerintah yang baik. Sebagai salah satu unit teknis penyelenggara pelayanan publik bidang registrasi pangan olahan di Badan POM, Direktorat Registrasi Pangan Olahan (Dit.RPO) berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya dengan melakukan evaluasi kinerja pelayanan publik. Evaluasi diukur secara berkala melalui survei kepuasan pelanggan. Rekomendasi hasil survei sangat membantu unit dalam mengambil kebijakan yang tepat untuk melakukan perbaikan. Tulisan ini bertujuan menganalisis data survei kepuasan pelanggan Dit.RPO yang telah dilakukan pada tahun 2021, membandingkannya dengan hasil survei tahun 2020 dan memberikan rekomendasi kebijakan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Analisis dikaitkan dengan pelayanan registrasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-db858.webp" type="image/webp" length="230124" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-71db6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-db858.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/usaha-pangan-organik-kepuasan-pelanggan-registrasi-thumb-fdb86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu Udang dan Ikan di Sulawesi dan Maluku ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu Udang dan Ikan di Sulawesi dan Maluku ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu Udang dan Ikan di Sulawesi dan Maluku ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54527-rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">e846e1bbdd846d88c853c26e96a1a2cb</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:14:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pepi fauziah ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact telp ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,counter,fauziah,flag,pepi,telp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara komprehensif sumber utama residu kloramfenikol pada produk madu, udang, dan ikan dengan melacak rantai pasokan menggunakan teknik molekuler atau isotop untuk mengidentifikasi titik kritis kontaminasi. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara komprehensif sumber utama residu kloramfenikol pada produk madu, udang, dan ikan dengan melacak rantai pasokan menggunakan teknik molekuler atau isotop untuk mengidentifikasi titik kritis kontaminasi. Selain itu, diperlukan studi eksperimental yang membandingkan efektivitas berbagai teknik pemrosesanAiseperti pencucian berulang, pemanasan pada suhu tertentu, atau kombinasi keduanyaAiin mengurangi kadar residu kloramfenikol dalam produk olahan, sehingga dapat memberikan rekomendasi prosedur terbaik bagi industri pangan. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi dampak program edukasi konsumen serta kebijakan pelabelan yang menampilkan asal bahan baku pada tingkat penurunan penggunaan kloramfenikol secara tidak sah, melalui survei perilaku konsumen dan analisis perubahan tingkat residu setelah intervensi, guna memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan publik yang lebih efektif.. Pengujian residu kloramfenikol pada 92 sampel produk makanan olahan madu, udang, dan ikan di wilayah Sulawesi dan Maluku menunjukkan bahwa 15 sampel madu, empat sampel udang, dan tujuh sampel ikan tidak memenuhi persyaratan (TMS), dengan kadar residu 0,01Ac0,09 ppb.Produk madu dan ikan dengan izin edar PIRT menunjukkan persentase TMS yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk yang memiliki izin MD/ML.Oleh karena itu, bahan baku madu, udang, dan ikan harus diteliti lebih lanjut untuk mengidentifikasi sumber utama residu kloramfenikol, sehingga dapat menjadi dasar kebijakan dalam menjaga kualitas produk pangan olahan tersebut Residu antibiotik dalam produk makanan dapat menimbulkan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Praktek penggunaan antibiotik pada budidaya ternak berpotensi menimbulkan residu antibiotik pada pangan berbahan dasar hewan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil pengujian residu kloramfenikol pada produk pangan olahan madu, udang, dan ikan di wilayah Sulawesi dan Maluku. Selain itu, melalui penelitian ini dapat diketahui sebaran hasil uji berdasarkan jenis izin edar. Pada akhirnya diharapkan menghasilkan suatu rekomendasi kepada stakeholder terkait untuk meminimalisir penggunaan kloramfenikol yang tidak sesuai ketentuan. Sampel penelitian berasal dari produk pangan olahan madu, udang, dan ikan yang terdistribusi di wilayah Sulawesi Tengah,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-1c75b.webp" title="JURIS - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-1c75b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-1c75b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-1c75b.webp 1x" title="JURIS - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku" alt="JURIS - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-ededd.webp" title="JURIS - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-ededd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-ededd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-ededd.webp 1x" title="JURIS - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku" alt="JURIS - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-4c118.webp" title="JURIS - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-4c118.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-4c118.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-4c118.webp 1x" title="JURIS - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku" alt="JURIS - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54527-rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-pr" title="JURIS - Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku" target="_blank">Studi Kandungan Residu Antibiotik Kloramfenikol pada Produk Pangan Olahan Madu, Udang, dan Ikan di Sulawesi dan Maluku</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara komprehensif sumber utama residu kloramfenikol pada produk madu, udang, dan ikan dengan melacak rantai pasokan menggunakan teknik molekuler atau isotop untuk mengidentifikasi titik kritis kontaminasi. Selain itu, diperlukan studi eksperimental yang membandingkan efektivitas berbagai teknik pemrosesanAiseperti pencucian berulang, pemanasan pada suhu tertentu, atau kombinasi keduanyaAiin mengurangi kadar residu kloramfenikol dalam produk olahan, sehingga dapat memberikan rekomendasi prosedur terbaik bagi industri pangan. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi dampak program edukasi konsumen serta kebijakan pelabelan yang menampilkan asal bahan baku pada tingkat penurunan penggunaan kloramfenikol secara tidak sah, melalui survei perilaku konsumen dan analisis perubahan tingkat residu setelah intervensi, guna memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan publik yang lebih efektif..
<br>Pengujian residu kloramfenikol pada 92 sampel produk makanan olahan madu, udang, dan ikan di wilayah Sulawesi dan Maluku menunjukkan bahwa 15 sampel madu, empat sampel udang, dan tujuh sampel ikan tidak memenuhi persyaratan (TMS), dengan kadar residu 0,01Ac0,09 ppb.Produk madu dan ikan dengan izin edar PIRT menunjukkan persentase TMS yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk yang memiliki izin MD/ML.Oleh karena itu, bahan baku madu, udang, dan ikan harus diteliti lebih lanjut untuk mengidentifikasi sumber utama residu kloramfenikol, sehingga dapat menjadi dasar kebijakan dalam menjaga kualitas produk pangan olahan tersebut
<br>Residu antibiotik dalam produk makanan dapat menimbulkan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Praktek penggunaan antibiotik pada budidaya ternak berpotensi menimbulkan residu antibiotik pada pangan berbahan dasar hewan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil pengujian residu kloramfenikol pada produk pangan olahan madu, udang, dan ikan di wilayah Sulawesi dan Maluku. Selain itu, melalui penelitian ini dapat diketahui sebaran hasil uji berdasarkan jenis izin edar. Pada akhirnya diharapkan menghasilkan suatu rekomendasi kepada stakeholder terkait untuk meminimalisir penggunaan kloramfenikol yang tidak sesuai ketentuan. Sampel penelitian berasal dari produk pangan olahan madu, udang, dan ikan yang terdistribusi di wilayah Sulawesi Tengah,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-4c118.webp" type="image/webp" length="97634" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-1c75b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-ededd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/rantai-pasok-madu-produk-pemasaran-olahan-ikan-pen-thumb-4c118.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54530-prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional</link>
	<guid isPermaLink="false">04b31b38fef20b60873bfca0b84faccb</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:03:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ border areas ]]></category>
	<category><![CDATA[ taruna ikrar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[areas,border,edition,ikrar,june,taruna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan survei dan wawancara langsung dengan pelaku usaha sebagai metode pengumpulan data. Hal ini akan memungkinkan untuk memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam proses registrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan survei dan wawancara langsung dengan pelaku usaha sebagai metode pengumpulan data. Hal ini akan memungkinkan untuk memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam proses registrasi produk obat tradisional. Selain itu, mengukur dampak percepatan izin pemasaran produk obat herbal untuk pencegahan stunting diperlukan untuk menilai efektivitasnya dalam mengurangi tingkat stunting sebagai bagian dari proses evaluasi. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif, seperti pelatihan dan sosialisasi yang ditargetkan, untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap persyaratan registrasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam proses registrasi dan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memfasilitasi kepatuhan dan meningkatkan efisiensi.. Penelitian ini menunjukkan peningkatan jumlah pengajuan produk obat herbal untuk pencegahan stunting di Indonesia selama periode 2021-2023, yang mencerminkan kesadaran yang meningkat di kalangan pelaku usaha akan pentingnya registrasi produk.Namun, tantangan signifikan tetap ada dalam memenuhi persyaratan dokumentasi, dengan tingkat ketidaklengkapan berkisar antara 75% hingga 80%.Tingkat ketidaklengkapan tertinggi ditemukan pada kelompok UKOT, berkisar antara 88% hingga 91%.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh pemahaman yang terbatas tentang regulasi, serta keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi.Penelitian ini menekankan bahwa memenuhi persyaratan administratif, keamanan, efektivitas, dan kualitas tetap menjadi hambatan utama dalam memperoleh izin pemasaran, terutama terkait dengan penyediaan data berkualitas tinggi.Namun, kepatuhan terhadap persyaratan ini sangat penting untuk menjamin keamanan, kualitas, dan efektivitas produk.Oleh karena itu, intervensi harus berfokus pada pendidikan praktis bagi pelaku usaha, seperti program kesadaran yang ditargetkan yang menekankan dokumentasi kualitas dan klinik bimbingan berkelanjutan.Pengembangan panduan saku yang menggambarkan prosedur dan persyaratan registrasi, dilengkapi dengan sampel dokumen, juga direkomendasikan untuk memfasilitasi kepatuhan Stunting menjadi salah satu indikator dari permasalahan sosial dan ekonomi dalam suatu negara. Dalam rangka melakukan pencegahan stunting, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemberian obat tradisional. Pada penelitian ini dilakukan kajian proses registrasi produk obat tradisional untuk pencegahan stunting yang diajukan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Indonesia selama periode 2021-2023. Sebanyak 900 produk telah didaftarkan dengan tren peningkatan tahunan, menunjukkan tingginya minat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-9556c.webp" title="JURIS - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-9556c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-9556c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-9556c.webp 1x" title="JURIS - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention" alt="JURIS - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-50237.webp" title="JURIS - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-50237.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-50237.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-50237.webp 1x" title="JURIS - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention" alt="JURIS - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-77e77.webp" title="JURIS - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-77e77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-77e77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-77e77.webp 1x" title="JURIS - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention" alt="JURIS - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54530-prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional" title="JURIS - Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention" target="_blank">Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan survei dan wawancara langsung dengan pelaku usaha sebagai metode pengumpulan data. Hal ini akan memungkinkan untuk memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam proses registrasi produk obat tradisional. Selain itu, mengukur dampak percepatan izin pemasaran produk obat herbal untuk pencegahan stunting diperlukan untuk menilai efektivitasnya dalam mengurangi tingkat stunting sebagai bagian dari proses evaluasi. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif, seperti pelatihan dan sosialisasi yang ditargetkan, untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap persyaratan registrasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam proses registrasi dan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memfasilitasi kepatuhan dan meningkatkan efisiensi..
<br>Penelitian ini menunjukkan peningkatan jumlah pengajuan produk obat herbal untuk pencegahan stunting di Indonesia selama periode 2021-2023, yang mencerminkan kesadaran yang meningkat di kalangan pelaku usaha akan pentingnya registrasi produk.Namun, tantangan signifikan tetap ada dalam memenuhi persyaratan dokumentasi, dengan tingkat ketidaklengkapan berkisar antara 75% hingga 80%.Tingkat ketidaklengkapan tertinggi ditemukan pada kelompok UKOT, berkisar antara 88% hingga 91%.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh pemahaman yang terbatas tentang regulasi, serta keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi.Penelitian ini menekankan bahwa memenuhi persyaratan administratif, keamanan, efektivitas, dan kualitas tetap menjadi hambatan utama dalam memperoleh izin pemasaran, terutama terkait dengan penyediaan data berkualitas tinggi.Namun, kepatuhan terhadap persyaratan ini sangat penting untuk menjamin keamanan, kualitas, dan efektivitas produk.Oleh karena itu, intervensi harus berfokus pada pendidikan praktis bagi pelaku usaha, seperti program kesadaran yang ditargetkan yang menekankan dokumentasi kualitas dan klinik bimbingan berkelanjutan.Pengembangan panduan saku yang menggambarkan prosedur dan persyaratan registrasi, dilengkapi dengan sampel dokumen, juga direkomendasikan untuk memfasilitasi kepatuhan
<br>Stunting menjadi salah satu indikator dari permasalahan sosial dan ekonomi dalam suatu negara. Dalam rangka melakukan pencegahan stunting, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemberian obat tradisional. Pada penelitian ini dilakukan kajian proses registrasi produk obat tradisional untuk pencegahan stunting yang diajukan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Indonesia selama periode 2021-2023. Sebanyak 900 produk telah didaftarkan dengan tren peningkatan tahunan, menunjukkan tingginya minat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-77e77.webp" type="image/webp" length="204028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-9556c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-50237.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/prosedur-registrasi-produk-obat-tradisional-saran-thumb-77e77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi Informasi dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID 19 oleh BPOM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi Informasi dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID 19 oleh BPOM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi Informasi dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID 19 oleh BPOM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54521-masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete</link>
	<guid isPermaLink="false">7de1775a031f15344e31fc451559a6d7</guid>
	<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 03:54:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contact telp ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ badan pomjl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badan,contact,counter,flag,pomjl,telp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar BPOM mengembangkan kebijakan penggunaan media sosial yang komprehensif, terutama untuk akun kantor regional, dengan fokus pada strategi meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam topik vaksin COVID-19 dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar BPOM mengembangkan kebijakan penggunaan media sosial yang komprehensif, terutama untuk akun kantor regional, dengan fokus pada strategi meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam topik vaksin COVID-19 dan inisiatif BPOM lainnya. Kebijakan ini juga harus mendorong minimisasi reposting dan prioritas pembuatan konten asli. Selain itu, perlu dilakukan klasifikasi kekayaan media yang lebih optimal dan statistik yang kuat untuk menangkap variasi kekayaan di berbagai format media. Studi ini juga menunjukkan bahwa konten asli lebih efektif dalam mendorong keterlibatan masyarakat dibandingkan konten yang direpost. Sentimen positif yang didominasi dalam komentar masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai aset untuk mengoptimalkan komunikasi, penyebaran informasi, dan edukasi melalui media sosial, khususnya Instagram.. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekayaan media dan produksi konten secara signifikan mempengaruhi keterlibatan masyarakat.Konten asli dan konten informasi mendorong masyarakat memberikan keterlibatan yang lebih.Secara umum, sentiment publik pada konten BPOM baik pusat maupun daerah cenderung positif.Studi ini juga menemukan bahwa konten jenis informasi lebih efektif dalam mendorong keterlibatan masyarakat dibandingkan konten berita.Sentimen analisis komentar yang ditujukan kepada akun @bpom_ri dan 73 akun kantor regional menunjukkan nada yang didominasi positif.Sentimen positif ini merupakan aset berharga yang dapat dimanfaatkan BPOM untuk upaya komunikasi, penyebaran informasi, dan edukasi terkait vaksin COVID-19 di masa mendatang Pandemi COVID-19 menjadi permasalahan kompleks yang dihadapi oleh dunia. Ketiadaan antivirus spesifik atau vaksin pada periode awal wabah menyebabkan pendekatan kesehatan masyarakat menjadi strategi utama untuk mencegah penyebaran COVID-19. Minimnya transparansi pada awal wabah COVID-19 juga menyebabkan misinformasi di masyarakat. WHO menyebutnya sebagai infodemi, suatu kelimpahan informasi, baik benar maupun tidak, yang menyebabkan publik sulit menentukan referensi sebenarnya. Di Indonesia, misinformasi dalam bidang kesehatan bukan merupakan permasalahan baru dan berada di peringkat teratas bersama dengan sosial politik. Pemerintah menggunakan media sosial untuk menyediakan informasi kepada masyarakat. Media sosial itu sendiri juga memegang peranan penting dalam infodemi sebagai medium penyebaran informasi, baik benar maupun tidak. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memainkan peran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-8126f.webp" title="JURIS - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-8126f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-8126f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-8126f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM" alt="JURIS - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-a1fe2.webp" title="JURIS - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-a1fe2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-a1fe2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-a1fe2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM" alt="JURIS - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-18808.webp" title="JURIS - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-18808.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-18808.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-18808.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM" alt="JURIS - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54521-masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete" title="JURIS - Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM" target="_blank">Analisis Keterlibatan Publik dalam Pemanfaatan Instagram Untuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengembangan Vaksin COVID-19 oleh BPOM</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar BPOM mengembangkan kebijakan penggunaan media sosial yang komprehensif, terutama untuk akun kantor regional, dengan fokus pada strategi meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam topik vaksin COVID-19 dan inisiatif BPOM lainnya. Kebijakan ini juga harus mendorong minimisasi reposting dan prioritas pembuatan konten asli. Selain itu, perlu dilakukan klasifikasi kekayaan media yang lebih optimal dan statistik yang kuat untuk menangkap variasi kekayaan di berbagai format media. Studi ini juga menunjukkan bahwa konten asli lebih efektif dalam mendorong keterlibatan masyarakat dibandingkan konten yang direpost. Sentimen positif yang didominasi dalam komentar masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai aset untuk mengoptimalkan komunikasi, penyebaran informasi, dan edukasi melalui media sosial, khususnya Instagram..
<br>Hasil analisis menunjukkan bahwa kekayaan media dan produksi konten secara signifikan mempengaruhi keterlibatan masyarakat.Konten asli dan konten informasi mendorong masyarakat memberikan keterlibatan yang lebih.Secara umum, sentiment publik pada konten BPOM baik pusat maupun daerah cenderung positif.Studi ini juga menemukan bahwa konten jenis informasi lebih efektif dalam mendorong keterlibatan masyarakat dibandingkan konten berita.Sentimen analisis komentar yang ditujukan kepada akun @bpom_ri dan 73 akun kantor regional menunjukkan nada yang didominasi positif.Sentimen positif ini merupakan aset berharga yang dapat dimanfaatkan BPOM untuk upaya komunikasi, penyebaran informasi, dan edukasi terkait vaksin COVID-19 di masa mendatang
<br>Pandemi COVID-19 menjadi permasalahan kompleks yang dihadapi oleh dunia. Ketiadaan antivirus spesifik atau vaksin pada periode awal wabah menyebabkan pendekatan kesehatan masyarakat menjadi strategi utama untuk mencegah penyebaran COVID-19. Minimnya transparansi pada awal wabah COVID-19 juga menyebabkan misinformasi di masyarakat. WHO menyebutnya sebagai infodemi, suatu kelimpahan informasi, baik benar maupun tidak, yang menyebabkan publik sulit menentukan referensi sebenarnya. Di Indonesia, misinformasi dalam bidang kesehatan bukan merupakan permasalahan baru dan berada di peringkat teratas bersama dengan sosial politik. Pemerintah menggunakan media sosial untuk menyediakan informasi kepada masyarakat. Media sosial itu sendiri juga memegang peranan penting dalam infodemi sebagai medium penyebaran informasi, baik benar maupun tidak. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memainkan peran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-a1fe2.webp" type="image/webp" length="96494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-8126f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-a1fe2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/masyarakat-pandemi-covid-sosial-politik-asean-kete-thumb-18808.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3059-pom.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18152-eruditio-indonesia-journal-food-drug-safety.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 15 Jul 2026 09:02:29 +0700. 12 items. Served in: 13.015 seconds [rss] -->
