<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 19 Apr 2026 13:42:18 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 13:42:18 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-19T13:42:18+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40319-fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub</link>
	<guid isPermaLink="false">33a39d9613670c543c44075fab86150c</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:57:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ leony rizati ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri lianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ hudi santoso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hudi,leony,lianti,putri,rizati,santoso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana integrasi konten edukatif dengan elemen hiburan ringan seperti komedi visual atau tren media sosial dapat meningkatkan keterlibatan generasi muda tanpa mengurangi nilai informasi yang disampaikan. Kedua, perlu dievaluasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik: Pertama, perlu dikaji bagaimana integrasi konten edukatif dengan elemen hiburan ringan seperti komedi visual atau tren media sosial dapat meningkatkan keterlibatan generasi muda tanpa mengurangi nilai informasi yang disampaikan. Kedua, perlu dievaluasi efektivitas penggunaan fitur interaktif seperti polling, kuis, dan tanya jawab langsung di Instagram untuk membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Ketiga, perlu diteliti strategi kolaborasi antara Diskominfo dengan komunitas lokal atau influencer daerah untuk memperluas jangkauan konten sekaligus meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat. Penelitian lanjutan juga dapat menguji model pelatihan literasi digital berbasis konten lokal yang dikemas secara menarik untuk mengatasi rendahnya pemahaman masyarakat terhadap informasi publik. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penggunaan Instagram Ads secara strategis dengan target demografi spesifik agar konten penting dapat menjangkau kelompok yang paling membutuhkan. Studi lebih lanjut juga bisa mengukur dampak variasi waktu dan frekuensi unggahan terhadap keterlibatan audiens di platform tersebut. Pengembangan sistem manajemen konten yang melibatkan umpan balik publik secara rutin juga patut diteliti untuk membuat strategi komunikasi lebih responsif. Selanjutnya, perlu diuji pendekatan narasi digital yang menggabungkan cerita rakyat lokal dengan informasi pemerintah untuk meningkatkan keterhubungan emosional masyarakat. Akhirnya, penting untuk menyelidiki bagaimana pengelolaan komentar negatif dan hoaks secara proaktif dapat dilakukan tanpa menghambat ruang partisipasi publik. Semua ini dapat menjadi dasar untuk membangun strategi komunikasi publik berbasis media sosial yang lebih inklusif dan efektif.. Diskominfo Provinsi Jambi telah memanfaatkan Instagram secara cukup baik untuk menyebarluaskan informasi publik melalui fitur feed, reels, dan instastory.Strategi visual dan copywriting yang digunakan telah sesuai dengan karakteristik media sosial, namun aspek hiburan dan interaksi sosial masih kurang dioptimalkan, sehingga menurunkan daya tarik terutama bagi generasi muda.Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan SDM, anggaran, rendahnya literasi digital masyarakat, serta kurangnya partisipasi audiens, yang membuat konten informatif sulit menjangkau dan menarik perhatian publik secara luas Penelitian ini berfokus pada optimalisasi konten di media sosial Instagram Diskominfo Provinsi Jambi. Media sosial merupakan wadah untuk berinteraksi secara daring, sehingga informasi dapat diperoleh melalui platform seperti Instagram. Diskominfo Provinsi Jambi secara aktif menggunakan Instagram untuk menyebarkan berita dan informasi di Provinsi Jambi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana Diskominfo Provinsi Jambi mengoptimalkan penyebaran informasi publik melalui Instagram serta menjelaskan kendala yang dihadapi dalam penyampaian informasi melalui media sosial tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo Provinsi Jambi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-6088d.webp" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-6088d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-6088d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-6088d.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik" alt="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-a4153.webp" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-a4153.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-a4153.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-a4153.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik" alt="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-5cea4.webp" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-5cea4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-5cea4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-5cea4.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik" alt="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40319-fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik" target="_blank">Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Oleh Diskominfo Provinsi Jambi Dalam Penyebaran Informasi Kepada Publik</a>: Pertama, perlu dikaji bagaimana integrasi konten edukatif dengan elemen hiburan ringan seperti komedi visual atau tren media sosial dapat meningkatkan keterlibatan generasi muda tanpa mengurangi nilai informasi yang disampaikan. Kedua, perlu dievaluasi efektivitas penggunaan fitur interaktif seperti polling, kuis, dan tanya jawab langsung di Instagram untuk membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Ketiga, perlu diteliti strategi kolaborasi antara Diskominfo dengan komunitas lokal atau influencer daerah untuk memperluas jangkauan konten sekaligus meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat. Penelitian lanjutan juga dapat menguji model pelatihan literasi digital berbasis konten lokal yang dikemas secara menarik untuk mengatasi rendahnya pemahaman masyarakat terhadap informasi publik. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penggunaan Instagram Ads secara strategis dengan target demografi spesifik agar konten penting dapat menjangkau kelompok yang paling membutuhkan. Studi lebih lanjut juga bisa mengukur dampak variasi waktu dan frekuensi unggahan terhadap keterlibatan audiens di platform tersebut. Pengembangan sistem manajemen konten yang melibatkan umpan balik publik secara rutin juga patut diteliti untuk membuat strategi komunikasi lebih responsif. Selanjutnya, perlu diuji pendekatan narasi digital yang menggabungkan cerita rakyat lokal dengan informasi pemerintah untuk meningkatkan keterhubungan emosional masyarakat. Akhirnya, penting untuk menyelidiki bagaimana pengelolaan komentar negatif dan hoaks secara proaktif dapat dilakukan tanpa menghambat ruang partisipasi publik. Semua ini dapat menjadi dasar untuk membangun strategi komunikasi publik berbasis media sosial yang lebih inklusif dan efektif..
<br>Diskominfo Provinsi Jambi telah memanfaatkan Instagram secara cukup baik untuk menyebarluaskan informasi publik melalui fitur feed, reels, dan instastory.Strategi visual dan copywriting yang digunakan telah sesuai dengan karakteristik media sosial, namun aspek hiburan dan interaksi sosial masih kurang dioptimalkan, sehingga menurunkan daya tarik terutama bagi generasi muda.Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan SDM, anggaran, rendahnya literasi digital masyarakat, serta kurangnya partisipasi audiens, yang membuat konten informatif sulit menjangkau dan menarik perhatian publik secara luas
<br>Penelitian ini berfokus pada optimalisasi konten di media sosial Instagram Diskominfo Provinsi Jambi. Media sosial merupakan wadah untuk berinteraksi secara daring, sehingga informasi dapat diperoleh melalui platform seperti Instagram. Diskominfo Provinsi Jambi secara aktif menggunakan Instagram untuk menyebarkan berita dan informasi di Provinsi Jambi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana Diskominfo Provinsi Jambi mengoptimalkan penyebaran informasi publik melalui Instagram serta menjelaskan kendala yang dihadapi dalam penyampaian informasi melalui media sosial tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo Provinsi Jambi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-a4153.webp" type="image/webp" length="216504" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-6088d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-a4153.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/fitur-interaktif-instagram-kampanye-komunikasi-pub-thumb-5cea4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40315-siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-mag</link>
	<guid isPermaLink="false">35e656b090976f0c725a45fdd28eee1f</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:51:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ leony rizati ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri lianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ hudi santoso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hudi,leony,lianti,putri,rizati,santoso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai dampak program mentoring terhadap peningkatan motivasi peserta magang, dengan fokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai dampak program mentoring terhadap peningkatan motivasi peserta magang, dengan fokus pada bagaimana kualitas interaksi antara mentor dan peserta dapat dioptimalkan. Kedua, perlu dilakukan penelitian kuantitatif untuk mengukur secara lebih akurat hubungan antara berbagai aspek lingkungan kerja (fisik, non-fisik, sosial) dengan kinerja peserta magang, serta mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan kerja yang paling dominan memengaruhi kinerja. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai strategi komunikasi internal dalam meningkatkan motivasi dan mengurangi konflik antar peserta magang, dengan mempertimbangkan perbedaan gaya komunikasi dan latar belakang peserta. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi motivasi dan kinerja peserta magang, serta menghasilkan rekomendasi yang lebih spesifik dan terarah untuk meningkatkan kualitas program magang di Ruang Belajar Aqil dan lembaga sejenis.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, lingkungan kerja sangat mempengaruhi motivasi peserta magang MSIB Batch 7 di RBA karena salah satu alasan untuk menunjang kinerja mereka seperti fasilitas yang diberikan dan budaya maupun komunikasi yang diterapkan di lingkungan RBA.Selain itu, motivasi kerja memiliki keterkaitan terhadap kinerja yang dihasilkan.Peserta magang MSIB Batch 7 di Ruang Belajar Aqil mengalami penurunan motivasi karena beban kerja yang berlebih dan kesusahan berkomunikasi dengan pengelola Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan program pemerintah yang dibuat oleh Kemendikbudristek dan pertama kali diselenggarakan pada tahun 2021 dengan tujuan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa berbasis praktik dan mencetak lulusan yang siap bekerja. Penelitian ini mengkaji pengaruh lingkungan kerja terhadap motivasi peserta magang MSIB Batch 7 di Ruang Belajar Aqil (RBA), lembaga non-profit di Kota Malang yang berfokus pada pendidikan berkualitas dan pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap peserta magang MSIB Batch 7 dengan posisi Asisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-d640b.webp" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-d640b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-d640b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-d640b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil" alt="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-8ba0e.webp" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-8ba0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-8ba0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-8ba0e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil" alt="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-56feb.webp" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-56feb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-56feb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-56feb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil" alt="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40315-siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-mag" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil" target="_blank">Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Peserta Magang Msib 7 Di Ruang Belajar Aqil</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai dampak program mentoring terhadap peningkatan motivasi peserta magang, dengan fokus pada bagaimana kualitas interaksi antara mentor dan peserta dapat dioptimalkan. Kedua, perlu dilakukan penelitian kuantitatif untuk mengukur secara lebih akurat hubungan antara berbagai aspek lingkungan kerja (fisik, non-fisik, sosial) dengan kinerja peserta magang, serta mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan kerja yang paling dominan memengaruhi kinerja. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai strategi komunikasi internal dalam meningkatkan motivasi dan mengurangi konflik antar peserta magang, dengan mempertimbangkan perbedaan gaya komunikasi dan latar belakang peserta. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi motivasi dan kinerja peserta magang, serta menghasilkan rekomendasi yang lebih spesifik dan terarah untuk meningkatkan kualitas program magang di Ruang Belajar Aqil dan lembaga sejenis..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, lingkungan kerja sangat mempengaruhi motivasi peserta magang MSIB Batch 7 di RBA karena salah satu alasan untuk menunjang kinerja mereka seperti fasilitas yang diberikan dan budaya maupun komunikasi yang diterapkan di lingkungan RBA.Selain itu, motivasi kerja memiliki keterkaitan terhadap kinerja yang dihasilkan.Peserta magang MSIB Batch 7 di Ruang Belajar Aqil mengalami penurunan motivasi karena beban kerja yang berlebih dan kesusahan berkomunikasi dengan pengelola
<br>Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan program pemerintah yang dibuat oleh Kemendikbudristek dan pertama kali diselenggarakan pada tahun 2021 dengan tujuan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa berbasis praktik dan mencetak lulusan yang siap bekerja. Penelitian ini mengkaji pengaruh lingkungan kerja terhadap motivasi peserta magang MSIB Batch 7 di Ruang Belajar Aqil (RBA), lembaga non-profit di Kota Malang yang berfokus pada pendidikan berkualitas dan pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap peserta magang MSIB Batch 7 dengan posisi Asisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-56feb.webp" type="image/webp" length="247142" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-d640b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-8ba0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/siswa-ber-motivasi-program-magang-adil-peserta-lin-thumb-56feb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak KIA Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak KIA Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak KIA Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40300-efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas</link>
	<guid isPermaLink="false">0e7692366a461b63af23050795f53c50</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:31:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tina kartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko yudianto ]]></category>
	<category><![CDATA[ jusrin kadir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,jusrin,kadir,kartika,tina,yudianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas program Kartu Identitas Anak (KIA), disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama di tingkat kecamatan dan desa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu: Untuk meningkatkan efektivitas program Kartu Identitas Anak (KIA), disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama di tingkat kecamatan dan desa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi komunikasi yang efektif untuk menjangkau masyarakat di daerah-daerah terpencil dan kurang informasi. Selain itu, penelitian juga dapat mengevaluasi dampak KIA terhadap peningkatan akses anak pada pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas program KIA, serta melindungi hak-hak anak secara lebih baik.. Implementasi kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu telah berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu Peraturan Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak (KIA).Target capaian 75% belum tercapai, hanya terealisasi 51.Kerja sama dengan sekolah-sekolah, bidan rumah sakit, dan pihak RT atau kelurahan telah dilakukan.Pelayanan dijalankan sesuai dengan standar prosedur yang berlaku, tetapi sumber daya manusia dan sarana prasarana masih kurang.Sebelum program KIA, masyarakat usia 0-17 tahun kurang sehari belum memiliki kartu identitas diri yang bisa dibawa sebagai identitas diri anak.Setelah program KIA, manfaat yang dirasakan adalah kemudahan dalam pendaftaran sekolah, pengurusan BPJS anak, dan kepentingan lainnya yang memerlukan identitas diri anak.Masyarakat merasa perlu adanya penambahan pemanfaatan KIA ke depannya dan memberikan saran untuk sosialisasi terus-menerus ke masyarakat, terutama ke kecamatan dan desa Kartu Identitas Anak (KIA) adalah program yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) sesuai dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang KIA. Pelaksanaan program ini di Disdukcapil Kota Bengkulu dimulai pada 01 Januari 2019. KIA berfungsi sebagai kartu identitas yang sama dengan KTP, diberikan kepada anak berusia 0-17 tahun sebagai bukti identitas diri. Namun, pencapaian KIA pada tahun 2023 baru mencapai 51,31% dari target nasional 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-ee3be.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-ee3be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-ee3be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-ee3be.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-1a82a.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-1a82a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-1a82a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-1a82a.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-00fb4.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-00fb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-00fb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-00fb4.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40300-efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu" target="_blank">Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu</a>: Untuk meningkatkan efektivitas program Kartu Identitas Anak (KIA), disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama di tingkat kecamatan dan desa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi komunikasi yang efektif untuk menjangkau masyarakat di daerah-daerah terpencil dan kurang informasi. Selain itu, penelitian juga dapat mengevaluasi dampak KIA terhadap peningkatan akses anak pada pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas program KIA, serta melindungi hak-hak anak secara lebih baik..
<br>Implementasi kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu telah berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu Peraturan Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak (KIA).Target capaian 75% belum tercapai, hanya terealisasi 51.Kerja sama dengan sekolah-sekolah, bidan rumah sakit, dan pihak RT atau kelurahan telah dilakukan.Pelayanan dijalankan sesuai dengan standar prosedur yang berlaku, tetapi sumber daya manusia dan sarana prasarana masih kurang.Sebelum program KIA, masyarakat usia 0-17 tahun kurang sehari belum memiliki kartu identitas diri yang bisa dibawa sebagai identitas diri anak.Setelah program KIA, manfaat yang dirasakan adalah kemudahan dalam pendaftaran sekolah, pengurusan BPJS anak, dan kepentingan lainnya yang memerlukan identitas diri anak.Masyarakat merasa perlu adanya penambahan pemanfaatan KIA ke depannya dan memberikan saran untuk sosialisasi terus-menerus ke masyarakat, terutama ke kecamatan dan desa
<br>Kartu Identitas Anak (KIA) adalah program yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) sesuai dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang KIA. Pelaksanaan program ini di Disdukcapil Kota Bengkulu dimulai pada 01 Januari 2019. KIA berfungsi sebagai kartu identitas yang sama dengan KTP, diberikan kepada anak berusia 0-17 tahun sebagai bukti identitas diri. Namun, pencapaian KIA pada tahun 2023 baru mencapai 51,31% dari target nasional 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-00fb4.webp" type="image/webp" length="232204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-ee3be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-1a82a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/efektivitas-program-identitas-anak-formasi-evaluas-thumb-00fb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40306-strategi-komunikasi-bisnis-online-deskriptif</link>
	<guid isPermaLink="false">2374ca7bd4ebd2826956ffdd07cad5e4</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:28:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tina kartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko yudianto ]]></category>
	<category><![CDATA[ jusrin kadir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,jusrin,kadir,kartika,tina,yudianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam otomatisasi produksi konten berita dan analisis data audiens untuk meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, studi tentang dampak keterlibatan komunitas lokal melalui event ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu.com: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam otomatisasi produksi konten berita dan analisis data audiens untuk meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, studi tentang dampak keterlibatan komunitas lokal melalui event media interaktif terhadap loyalitas pembaca dan peningkatan pendapatan iklan juga layak dieksplorasi. Terakhir, penelitian perbandingan strategi komunikasi bisnis antara media online lokal dan nasional dapat memberikan wawasan tentang faktor keberhasilan dalam menghadapi persaingan digital.. Penerapan teori POAC dalam mendukung operasional komunikasi bisnis Tribunbengkulu.Strategi ini diterapkan melalui komunikasi internal dan eksternal yang terstruktur, melibatkan tim redaksi dan bisnis dalam menciptakan, menyusun, dan menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens dan klien.com juga menerapkan strategi berbasis teori P.S untuk memperkuat eksistensi dan meningkatkan daya saing di tengah perkembangan media digital Persaingan antar media semakin ketat. Diperlukan strategi komunikasi bisnis yang optimal untuk bisa tumbuh dan mempertahankan eksistensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi bisnis yang diterapkan oleh Tribunbengkulu.com yang merupakan salah satu media online lokal yang ada di Provinsi Bengkulu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisa adalah teori POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Hasil penelitian menunjukkan strategi bisnis yang diterapkan Tribunbengkulu.com adalah dengan cara memperkuat tim internal dan memperluas jaringan klien dan pembaca di Provinsi Bengkulu (eksternal).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-a2b4a.webp" title="JURIS - Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu.com" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-a2b4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-a2b4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-a2b4a.webp 1x" title="JURIS - Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu.com" alt="JURIS - Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu.com" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-367f4.webp" title="JURIS - Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu.com" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-367f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-367f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-367f4.webp 1x" title="JURIS - Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu.com" alt="JURIS - Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu.com" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40306-strategi-komunikasi-bisnis-online-deskriptif" title="JURIS - Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu.com" target="_blank">Strategi Komunikasi Bisnis Media Online Tribunbengkulu.com</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam otomatisasi produksi konten berita dan analisis data audiens untuk meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, studi tentang dampak keterlibatan komunitas lokal melalui event media interaktif terhadap loyalitas pembaca dan peningkatan pendapatan iklan juga layak dieksplorasi. Terakhir, penelitian perbandingan strategi komunikasi bisnis antara media online lokal dan nasional dapat memberikan wawasan tentang faktor keberhasilan dalam menghadapi persaingan digital..
<br>Penerapan teori POAC dalam mendukung operasional komunikasi bisnis Tribunbengkulu.Strategi ini diterapkan melalui komunikasi internal dan eksternal yang terstruktur, melibatkan tim redaksi dan bisnis dalam menciptakan, menyusun, dan menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens dan klien.com juga menerapkan strategi berbasis teori P.S untuk memperkuat eksistensi dan meningkatkan daya saing di tengah perkembangan media digital
<br>Persaingan antar media semakin ketat. Diperlukan strategi komunikasi bisnis yang optimal untuk bisa tumbuh dan mempertahankan eksistensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi bisnis yang diterapkan oleh Tribunbengkulu.com yang merupakan salah satu media online lokal yang ada di Provinsi Bengkulu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisa adalah teori POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Hasil penelitian menunjukkan strategi bisnis yang diterapkan Tribunbengkulu.com adalah dengan cara memperkuat tim internal dan memperluas jaringan klien dan pembaca di Provinsi Bengkulu (eksternal)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-a2b4a.webp" type="image/webp" length="126432" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-a2b4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/strategi-komunikasi-bisnis-deskriptif-kualitatif-t-thumb-367f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40301-pelayanan-publik-layanan-motivasi</link>
	<guid isPermaLink="false">36d6613b810bb13c6ad3a653e1b83f89</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:27:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri purwanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodo sutardi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,dodo,purwanti,sutardi,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang paling signifikan memengaruhi kemampuan adaptasi birokrasi garis depan dalam menghadapi perubahan lingkungan. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dampak berbagai faktor terhadap kinerja birokrasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang efektif untuk meningkatkan kemampuan adaptasi birokrasi garis depan. Model ini dapat mencakup pelatihan keterampilan teknis, pengembangan kepemimpinan, dan peningkatan kesadaran akan isu-isu sosial dan lingkungan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam memfasilitasi adaptasi birokrasi garis depan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam penggunaan TIK untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan publik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan adaptasi birokrasi garis depan dan memastikan pelayanan publik yang berkualitas di tengah perubahan lingkungan yang dinamis.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan adaptasi aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari dalam merespon masalah penyelenggaraan layanan publik di era new normal, terlihat sudah baik, sehingga kelancaran dan efektivitas dalam penyelenggaraan layanan publik dapat tercapai.Kemampuan adaptasi aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari dalam mengatasi masalah penyelenggaraan layanan publik di era new normal, terlihat sudah baik, sehingga kelancaran dan efektivitas dalam penyelenggaraan layanan publik dapat tercapai.Tantangan yang dihadapi aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari dalam mengatasi masalah penyelenggaraan layanan publik di era new normal, terlihat dapat diatasi oleh aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari Birokrasi garis depan menjadi salah satu elemen utama dalam penyelenggaraan layanan publik dalam menangani dampak pandemi Covid-19. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk menemukenali revitalisasi peran aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Rappocini Kota Makassar dalam memberikan pelayanan administrasi pemerintahan dan pelayanan lainnya kepada masyarakat selama masa penerapan kebijakan new normal. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari sudah menunjukkan kemampuan yang baik dalam merespon dan mengatasi masalah penyelenggaraan layanan publik di era new normal serta tantangan dari aspek efisiensi, efektivitas, dan keadilan dalam penyelenggaraan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-7f766.webp" title="JURIS - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-7f766.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-7f766.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-7f766.webp 1x" title="JURIS - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar" alt="JURIS - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-a372b.webp" title="JURIS - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-a372b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-a372b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-a372b.webp 1x" title="JURIS - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar" alt="JURIS - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-df2ed.webp" title="JURIS - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-df2ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-df2ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-df2ed.webp 1x" title="JURIS - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar" alt="JURIS - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40301-pelayanan-publik-layanan-motivasi" title="JURIS - Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar" target="_blank">Revitalisasi Kemampuan Adaptasi Birokrasi Garis Depan Pada Kebiasaan Baru Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kota Makassar</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang paling signifikan memengaruhi kemampuan adaptasi birokrasi garis depan dalam menghadapi perubahan lingkungan. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dampak berbagai faktor terhadap kinerja birokrasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang efektif untuk meningkatkan kemampuan adaptasi birokrasi garis depan. Model ini dapat mencakup pelatihan keterampilan teknis, pengembangan kepemimpinan, dan peningkatan kesadaran akan isu-isu sosial dan lingkungan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam memfasilitasi adaptasi birokrasi garis depan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam penggunaan TIK untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan publik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan adaptasi birokrasi garis depan dan memastikan pelayanan publik yang berkualitas di tengah perubahan lingkungan yang dinamis..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan adaptasi aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari dalam merespon masalah penyelenggaraan layanan publik di era new normal, terlihat sudah baik, sehingga kelancaran dan efektivitas dalam penyelenggaraan layanan publik dapat tercapai.Kemampuan adaptasi aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari dalam mengatasi masalah penyelenggaraan layanan publik di era new normal, terlihat sudah baik, sehingga kelancaran dan efektivitas dalam penyelenggaraan layanan publik dapat tercapai.Tantangan yang dihadapi aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari dalam mengatasi masalah penyelenggaraan layanan publik di era new normal, terlihat dapat diatasi oleh aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari
<br>Birokrasi garis depan menjadi salah satu elemen utama dalam penyelenggaraan layanan publik dalam menangani dampak pandemi Covid-19. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk menemukenali revitalisasi peran aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Rappocini Kota Makassar dalam memberikan pelayanan administrasi pemerintahan dan pelayanan lainnya kepada masyarakat selama masa penerapan kebijakan new normal. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparat Kelurahan Ballaparang dan Kelurahan Gunung Sari sudah menunjukkan kemampuan yang baik dalam merespon dan mengatasi masalah penyelenggaraan layanan publik di era new normal serta tantangan dari aspek efisiensi, efektivitas, dan keadilan dalam penyelenggaraan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-7f766.webp" type="image/webp" length="135666" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-7f766.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-a372b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/pelayanan-publik-layanan-motivasi-transparansi-bir-thumb-df2ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40305-norma-sosial-masyarakat-rasisme-film</link>
	<guid isPermaLink="false">dd4692aab9d6ecf6e8ec185cc6cfd4ef</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:17:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tina kartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko yudianto ]]></category>
	<category><![CDATA[ jusrin kadir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,jusrin,kadir,kartika,tina,yudianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis perbandingan representasi tindakan rasis dalam film-film dari berbagai negara di Asia Tenggara, yang akan memberikan wawasan tentang perbedaan pola dan pengaruh historis dalam representasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis perbandingan representasi tindakan rasis dalam film-film dari berbagai negara di Asia Tenggara, yang akan memberikan wawasan tentang perbedaan pola dan pengaruh historis dalam representasi rasisme di layar. Selain itu, fokus pada pengaruh representasi tindakan rasis dalam film terhadap persepsi penonton muda, khususnya bagaimana film ini membentuk atau memperkuat stereotip rasial, dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Penelitian tentang strategi naratif dalam film Thailand untuk menyampaikan pesan sosial, seperti rasisme, juga dapat membantu mengungkap bagaimana elemen-elemen naratif tersebut digunakan untuk mengkritik atau merefleksikan isu-isu sosial dalam masyarakat.. Film "A Little Thing Called Love" dianalisis menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes, yang membedah makna melalui tiga tingkatan.51) menggambarkan hubungan hierarkis guru-murid secara denotatif, sementara konotasi dan mitosnya menyoroti bias warna kulit dan stereotip kecantikan di masyarakat Thailand.Hal ini berdampak pada Nam, karakter utama, yang menjadi minder akibat bullying verbal.15, adegan siswa perempuan mencela anggota klub drama mencerminkan norma sosial yang mendasarkan penghargaan pada kecantikan fisik.Denotasinya adalah interaksi sehari-hari di sekolah, sementara konotasi dan mitosnya mengungkap pengelompokan sosial dan tekanan standar kecantikan.Komentar seperti "Mereka semua jelek" menciptakan dampak psikologis, seperti rasa minder dan stres.Adegan romantis, seperti pemberian bunga dengan latar pencahayaan dramatis, merepresentasikan cinta secara konotatif dan mitos cinta ideal yang sering didiktekan media.Film ini tidak hanya mengangkat isu kecantikan, hierarki sosial, dan romansa, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang penerimaan diri.Transformasi Nam menjadi simbol perlawanan terhadap norma sosial yang mengekang, sekaligus mendorong penonton untuk mengevaluasi dampak stereotip dalam kehidupan Film adalah medium seni yang berpengaruh kuat dalam masyarakat, berperan sebagai sumber hiburan, pendidikan, dan pembentuk perspektif sosial melalui pengalaman audio-visual. *A Little Thing Called Love*, sebuah film Thailand yang disutradarai oleh Puttipong Pormsaka Na-Sakonnakorn dan Wasin Pokpong, menceritakan tentang perjuangan seorang gadis bernama Nam dalam meraih perhatian Shone, siswa populer di sekolahnya. Film ini mengangkat isu rasisme dan standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tindakan rasis yang digambarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-50c45.webp" title="JURIS - Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-50c45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-50c45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-50c45.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy" alt="JURIS - Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-b0cfd.webp" title="JURIS - Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-b0cfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-b0cfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-b0cfd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy" alt="JURIS - Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40305-norma-sosial-masyarakat-rasisme-film" title="JURIS - Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy" target="_blank">Analisis Tindakan Rasis Dalam Film Thailand AuA Little Thing Called LoveAy</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis perbandingan representasi tindakan rasis dalam film-film dari berbagai negara di Asia Tenggara, yang akan memberikan wawasan tentang perbedaan pola dan pengaruh historis dalam representasi rasisme di layar. Selain itu, fokus pada pengaruh representasi tindakan rasis dalam film terhadap persepsi penonton muda, khususnya bagaimana film ini membentuk atau memperkuat stereotip rasial, dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Penelitian tentang strategi naratif dalam film Thailand untuk menyampaikan pesan sosial, seperti rasisme, juga dapat membantu mengungkap bagaimana elemen-elemen naratif tersebut digunakan untuk mengkritik atau merefleksikan isu-isu sosial dalam masyarakat..
<br>Film "A Little Thing Called Love" dianalisis menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes, yang membedah makna melalui tiga tingkatan.51) menggambarkan hubungan hierarkis guru-murid secara denotatif, sementara konotasi dan mitosnya menyoroti bias warna kulit dan stereotip kecantikan di masyarakat Thailand.Hal ini berdampak pada Nam, karakter utama, yang menjadi minder akibat bullying verbal.15, adegan siswa perempuan mencela anggota klub drama mencerminkan norma sosial yang mendasarkan penghargaan pada kecantikan fisik.Denotasinya adalah interaksi sehari-hari di sekolah, sementara konotasi dan mitosnya mengungkap pengelompokan sosial dan tekanan standar kecantikan.Komentar seperti "Mereka semua jelek" menciptakan dampak psikologis, seperti rasa minder dan stres.Adegan romantis, seperti pemberian bunga dengan latar pencahayaan dramatis, merepresentasikan cinta secara konotatif dan mitos cinta ideal yang sering didiktekan media.Film ini tidak hanya mengangkat isu kecantikan, hierarki sosial, dan romansa, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang penerimaan diri.Transformasi Nam menjadi simbol perlawanan terhadap norma sosial yang mengekang, sekaligus mendorong penonton untuk mengevaluasi dampak stereotip dalam kehidupan
<br>Film adalah medium seni yang berpengaruh kuat dalam masyarakat, berperan sebagai sumber hiburan, pendidikan, dan pembentuk perspektif sosial melalui pengalaman audio-visual. *A Little Thing Called Love*, sebuah film Thailand yang disutradarai oleh Puttipong Pormsaka Na-Sakonnakorn dan Wasin Pokpong, menceritakan tentang perjuangan seorang gadis bernama Nam dalam meraih perhatian Shone, siswa populer di sekolahnya. Film ini mengangkat isu rasisme dan standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tindakan rasis yang digambarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-b0cfd.webp" type="image/webp" length="122900" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-50c45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/norma-sosial-masyarakat-rasisme-film-thailand-ster-thumb-b0cfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Representasi Kekerasan Dalam Drama Korea The Glory Analisis Semiotika Roland Barthes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Representasi Kekerasan Dalam Drama Korea The Glory Analisis Semiotika Roland Barthes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Representasi Kekerasan Dalam Drama Korea The Glory Analisis Semiotika Roland Barthes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40307-kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-g</link>
	<guid isPermaLink="false">34010424936dcfbf291d21b35a53a2b0</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:03:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tina kartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko yudianto ]]></category>
	<category><![CDATA[ jusrin kadir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,jusrin,kadir,kartika,tina,yudianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai dampak psikologis jangka panjang bagi korban kekerasan yang direpresentasikan dalam drama Korea, khususnya pada aspek pemulihan trauma dan pembentukan identitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Representasi Kekerasan Dalam Drama Korea The Glory (Analisis Semiotika Roland Barthes): Berdasarkan hasil penelitian ini, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai dampak psikologis jangka panjang bagi korban kekerasan yang direpresentasikan dalam drama Korea, khususnya pada aspek pemulihan trauma dan pembentukan identitas diri. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana representasi kekerasan dalam drama Korea mempengaruhi persepsi penonton terhadap isu kekerasan di kehidupan nyata, serta dampaknya terhadap norma sosial dan nilai-nilai moral. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana drama Korea menggunakan elemen budaya dan narasi untuk menyampaikan pesan tentang kekerasan, serta bagaimana pesan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan sosial yang positif.. Drama Korea The Glory menggambarkan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi dalam kehidupan seorang wanita yang ingin membalas dendam kepada para pelaku perundungan yang dialaminya semasa sekolah.Berdasarkan analisis menggunakan teori semiotika Roland Barthes, terdapat lima representasi kekerasan yang terlihat dalam drama ini, yaitu kekerasan fisik berupa pemukulan, pembunuhan, dan luka fisik lainnya yang disebabkan oleh emosi yang tidak terkontrol dan stres.kekerasan psikologis dalam bentuk ancaman dan manipulasi emosional yang dilakukan oleh Moon Dong Eun.kekerasan seksual berupa pelecehan yang dilakukan oleh seorang siswa les terhadap Moon Dong Eun.kekerasan struktural yang terlihat dalam peredaran narkoba yang dikendalikan oleh Moon Dong Eun.dan kekerasan kultural yang muncul dalam kebiasaan kekerasan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh seperti Park Yeon Jin, Lee Sara, dan Hye Jeong.Setiap bentuk kekerasan ini menunjukkan tanda-tanda makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam semiotika Barthes, di mana tindakan-tindakan kekerasan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari alur cerita, tetapi juga menggambarkan kenyataan sosial yang ada di Korea Selatan, di mana balas dendam terhadap trauma masa lalu sering kali dihubungkan dengan tindakan kekerasan Kekerasan merupakan suatu perbuatan secara individu maupun kelompok yang dapat menyebabkan korban mengalami rasa sakit secara fisik dan non fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kekerasan dalam drama Korea The Glory yang dilakukan oleh para pemeran dalam drama Korea The Glory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes dengan teori kekerasan Sanford H. Khadis. Drama Korea The Glory dapat merepresentasikan dari 5 bentuk kekerasan menurut klasifikasi Sanford H. Kadish. Dalam drama Korea The Glory mengandung kekerasan yang disajikan dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-44ddd.webp" title="JURIS - Representasi Kekerasan Dalam  Drama Korea The Glory (Analisis Semiotika Roland Barthes)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-44ddd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-44ddd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-44ddd.webp 1x" title="JURIS - Representasi Kekerasan Dalam  Drama Korea The Glory (Analisis Semiotika Roland Barthes)" alt="JURIS - Representasi Kekerasan Dalam  Drama Korea The Glory (Analisis Semiotika Roland Barthes)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-cbd1c.webp" title="JURIS - Representasi Kekerasan Dalam  Drama Korea The Glory (Analisis Semiotika Roland Barthes)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-cbd1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-cbd1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-cbd1c.webp 1x" title="JURIS - Representasi Kekerasan Dalam  Drama Korea The Glory (Analisis Semiotika Roland Barthes)" alt="JURIS - Representasi Kekerasan Dalam  Drama Korea The Glory (Analisis Semiotika Roland Barthes)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40307-kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-g" title="JURIS - Representasi Kekerasan Dalam  Drama Korea The Glory (Analisis Semiotika Roland Barthes)" target="_blank">Representasi Kekerasan Dalam  Drama Korea The Glory (Analisis Semiotika Roland Barthes)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai dampak psikologis jangka panjang bagi korban kekerasan yang direpresentasikan dalam drama Korea, khususnya pada aspek pemulihan trauma dan pembentukan identitas diri. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana representasi kekerasan dalam drama Korea mempengaruhi persepsi penonton terhadap isu kekerasan di kehidupan nyata, serta dampaknya terhadap norma sosial dan nilai-nilai moral. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana drama Korea menggunakan elemen budaya dan narasi untuk menyampaikan pesan tentang kekerasan, serta bagaimana pesan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan sosial yang positif..
<br>Drama Korea The Glory menggambarkan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi dalam kehidupan seorang wanita yang ingin membalas dendam kepada para pelaku perundungan yang dialaminya semasa sekolah.Berdasarkan analisis menggunakan teori semiotika Roland Barthes, terdapat lima representasi kekerasan yang terlihat dalam drama ini, yaitu kekerasan fisik berupa pemukulan, pembunuhan, dan luka fisik lainnya yang disebabkan oleh emosi yang tidak terkontrol dan stres.kekerasan psikologis dalam bentuk ancaman dan manipulasi emosional yang dilakukan oleh Moon Dong Eun.kekerasan seksual berupa pelecehan yang dilakukan oleh seorang siswa les terhadap Moon Dong Eun.kekerasan struktural yang terlihat dalam peredaran narkoba yang dikendalikan oleh Moon Dong Eun.dan kekerasan kultural yang muncul dalam kebiasaan kekerasan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh seperti Park Yeon Jin, Lee Sara, dan Hye Jeong.Setiap bentuk kekerasan ini menunjukkan tanda-tanda makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam semiotika Barthes, di mana tindakan-tindakan kekerasan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari alur cerita, tetapi juga menggambarkan kenyataan sosial yang ada di Korea Selatan, di mana balas dendam terhadap trauma masa lalu sering kali dihubungkan dengan tindakan kekerasan
<br>Kekerasan merupakan suatu perbuatan secara individu maupun kelompok yang dapat menyebabkan korban mengalami rasa sakit secara fisik dan non fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kekerasan dalam drama Korea The Glory yang dilakukan oleh para pemeran dalam drama Korea The Glory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes dengan teori kekerasan Sanford H. Khadis. Drama Korea The Glory dapat merepresentasikan dari 5 bentuk kekerasan menurut klasifikasi Sanford H. Kadish. Dalam drama Korea The Glory mengandung kekerasan yang disajikan dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-cbd1c.webp" type="image/webp" length="156232" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-44ddd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kekerasan-semiotika-drama-korea-representasi-glory-thumb-cbd1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik Library Research Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik Library Research Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik Library Research Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40311-sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel</link>
	<guid isPermaLink="false">92ad569717d4f288bc75afcecc21a383</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 10:20:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ leony rizati ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri lianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ hudi santoso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hudi,leony,lianti,putri,rizati,santoso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, organisasi publik perlu berfokus pada pengembangan budaya organisasi yang positif dan adaptif, dengan memberikan perhatian khusus pada peningkatan kompetensi pegawai melalui pelatihan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik (Library Research Di Indonesia): Berdasarkan hasil penelitian, organisasi publik perlu berfokus pada pengembangan budaya organisasi yang positif dan adaptif, dengan memberikan perhatian khusus pada peningkatan kompetensi pegawai melalui pelatihan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan pelayanan publik. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem insentif yang ada, untuk memastikan bahwa sistem tersebut mampu memotivasi pegawai dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam pengaruh faktor-faktor psikologis individu, seperti motivasi kerja dan kepuasan kerja, terhadap perilaku organisasi dan kualitas pelayanan publik, serta mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung efektivitas kerja pegawai dan peningkatan kualitas layanan. Studi komparatif juga dapat dilakukan untuk membandingkan praktik perilaku organisasi di berbagai lembaga publik dengan tujuan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.. Perilaku organisasi dalam suatu organisasi publik sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang menentukan kinerja individu di dalamnya.Perbedaan tingkat pendidikan dan pengalaman kerja berperan dalam membentuk kemampuan pegawai dalam menjalankan tugasnya.Selain itu, faktor lain seperti budaya organisasi, kepemimpinan, pelatihan, dan insentif juga memiliki dampak signifikan terhadap perilaku organisasi yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik.Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik perilaku organisasi yang terbentuk dalam suatu organisasi publik, semakin tinggi pula kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.Oleh karena itu, organisasi publik perlu mengoptimalkan faktor-faktor yang mendukung terbentuknya perilaku organisasi yang baik guna memastikan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat Perilaku organisasi merujuk pada tindakan dan interaksi individu dalam suatu organisasi. Perilaku organisasi yang efektif berperan penting dalam menciptakan dampak positif, khususnya di lembaga publik, dengan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada publik. Salah satu kendala utama dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan publik di lembaga pemerintah adalah rendahnya kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan. Faktor-faktor lain, seperti struktur organisasi, kinerja pegawai, budaya organisasi, dan sistem layanan, juga mempengaruhi kepuasan publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan perilaku... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-c461a.webp" title="JURIS - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-c461a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-c461a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-c461a.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)" alt="JURIS - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-88419.webp" title="JURIS - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-88419.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-88419.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-88419.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)" alt="JURIS - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-35762.webp" title="JURIS - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-35762.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-35762.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-35762.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)" alt="JURIS - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40311-sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel" title="JURIS - Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)" target="_blank">Perilaku Organisasi Dalam Pelayanan Publik  (Library Research Di Indonesia)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, organisasi publik perlu berfokus pada pengembangan budaya organisasi yang positif dan adaptif, dengan memberikan perhatian khusus pada peningkatan kompetensi pegawai melalui pelatihan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan pelayanan publik. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem insentif yang ada, untuk memastikan bahwa sistem tersebut mampu memotivasi pegawai dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam pengaruh faktor-faktor psikologis individu, seperti motivasi kerja dan kepuasan kerja, terhadap perilaku organisasi dan kualitas pelayanan publik, serta mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung efektivitas kerja pegawai dan peningkatan kualitas layanan. Studi komparatif juga dapat dilakukan untuk membandingkan praktik perilaku organisasi di berbagai lembaga publik dengan tujuan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan..
<br>Perilaku organisasi dalam suatu organisasi publik sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang menentukan kinerja individu di dalamnya.Perbedaan tingkat pendidikan dan pengalaman kerja berperan dalam membentuk kemampuan pegawai dalam menjalankan tugasnya.Selain itu, faktor lain seperti budaya organisasi, kepemimpinan, pelatihan, dan insentif juga memiliki dampak signifikan terhadap perilaku organisasi yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik.Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik perilaku organisasi yang terbentuk dalam suatu organisasi publik, semakin tinggi pula kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.Oleh karena itu, organisasi publik perlu mengoptimalkan faktor-faktor yang mendukung terbentuknya perilaku organisasi yang baik guna memastikan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat
<br>Perilaku organisasi merujuk pada tindakan dan interaksi individu dalam suatu organisasi. Perilaku organisasi yang efektif berperan penting dalam menciptakan dampak positif, khususnya di lembaga publik, dengan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada publik. Salah satu kendala utama dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan publik di lembaga pemerintah adalah rendahnya kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan. Faktor-faktor lain, seperti struktur organisasi, kinerja pegawai, budaya organisasi, dan sistem layanan, juga mempengaruhi kepuasan publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan perilaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-88419.webp" type="image/webp" length="83260" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-c461a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-88419.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sumber-daya-organisasi-layanan-publik-motivasi-pel-thumb-35762.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40318-objek-wisata-religi-strategi-komunika</link>
	<guid isPermaLink="false">943d62cad154f4d3ee81c5b55ba3cd75</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 10:10:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ leony rizati ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri lianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ hudi santoso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hudi,leony,lianti,putri,rizati,santoso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara strategi komunikasi yang diterapkan oleh Dusun Semilir dengan objek wisata buatan lainnya di Kabupaten Semarang. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah strategi komunikasi yang diterapkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara strategi komunikasi yang diterapkan oleh Dusun Semilir dengan objek wisata buatan lainnya di Kabupaten Semarang. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah strategi komunikasi yang diterapkan oleh Dusun Semilir efektif dalam mempertahankan loyalitas pengunjung dibandingkan dengan objek wisata buatan lainnya. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki faktor-faktor lain yang mempengaruhi loyalitas pengunjung, seperti kualitas wahana, pelayanan, dan fasilitas yang disediakan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi pengelola objek wisata buatan dalam mempertahankan loyalitas pengunjung.. Dusun Semilir, sebagai objek wisata yang pertama kali memperkenalkan perosotan warna-warni, menghadapi tantangan dari pesaing-pesaing baru yang mengikuti tren tersebut.Untuk menjaga loyalitas pengunjung, Dusun Semilir menerapkan konsep implementasi strategic experiential modules (SEMs).Pengelola ingin pengunjung merasakan langsung pengalaman menikmati wahana di Dusun Semilir.Selain wahana dan suasana, pelayanan dan fasilitas yang baik juga memberikan kepuasan bagi pengunjung.Pengelola menyediakan banyak sign it di setiap titik, menerapkan konsep 4S (senyum, salam, sapa, dan santun), dan memiliki tempat lost and found.Pengelola juga menyediakan saluran bagi pengunjung untuk memberikan saran dan masukan, serta menggelar berbagai event yang disukai oleh kelompok atau komunitas masyarakat.Dengan konsep One Stop Leisure, Dusun Semilir menyediakan kebutuhan masyarakat untuk bersantai dari rutinitas dengan menggelar event seperti senam, family gathering, dan komunitas seni dan hobi.Pengelola juga menerapkan relate marketing dengan bekerjasama dengan biro perjalanan wisata, sehingga menyediakan kesempatan bagi kelompok atau komunitas yang berkunjung.Pengunjung yang merasa puas dengan wahana dan pelayanan di Dusun Semilir akan kembali menikmati wahana tersebut.Untuk menjaga loyalitas, disarankan untuk memberikan member card kepada pengunjung, dengan penawaran menarik seperti diskon tambahan Perusahaan membutuhkan inovasi untuk menjual produk mereka. Selain kualitas produk, pengalaman juga diperlukan untuk membangkitkan minat masyarakat. Pengelola objek wisata membutuhkan pemasaran pengalaman sebagai cara untuk menghindari tenggelamnya pesaing baru. Perusahaan yang telah menerapkan metode pemasaran pengalaman, seperti Dusun Semilir, akan tetap menjadi objek wisata yang populer. Dusun Semilir adalah wahana pertama yang menemukan inovasi wahana baru seperti perosotan warna-warni. Dengan pertimbangan bahwa perosotan ini populer dan viral, banyak objek wisata yang mulai membangun wahana serupa. Hal ini menjadi tantangan bagi Dusun Semilir untuk mempertahankan pengunjungnya. Pemasaran pengalaman akan membantu objek wisata seperti Dusun Semilir agar pengunjung tetap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-39238.webp" title="JURIS - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-39238.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-39238.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-39238.webp 1x" title="JURIS - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan" alt="JURIS - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-32a70.webp" title="JURIS - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-32a70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-32a70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-32a70.webp 1x" title="JURIS - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan" alt="JURIS - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-f6f5f.webp" title="JURIS - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-f6f5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-f6f5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-f6f5f.webp 1x" title="JURIS - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan" alt="JURIS - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40318-objek-wisata-religi-strategi-komunika" title="JURIS - Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan" target="_blank">Strategi Komunikasi Dalam Experiential Marketing Guna Menjaga Loyalitas Pengunjung Desa Wisata Buatan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara strategi komunikasi yang diterapkan oleh Dusun Semilir dengan objek wisata buatan lainnya di Kabupaten Semarang. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah strategi komunikasi yang diterapkan oleh Dusun Semilir efektif dalam mempertahankan loyalitas pengunjung dibandingkan dengan objek wisata buatan lainnya. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki faktor-faktor lain yang mempengaruhi loyalitas pengunjung, seperti kualitas wahana, pelayanan, dan fasilitas yang disediakan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi pengelola objek wisata buatan dalam mempertahankan loyalitas pengunjung..
<br>Dusun Semilir, sebagai objek wisata yang pertama kali memperkenalkan perosotan warna-warni, menghadapi tantangan dari pesaing-pesaing baru yang mengikuti tren tersebut.Untuk menjaga loyalitas pengunjung, Dusun Semilir menerapkan konsep implementasi strategic experiential modules (SEMs).Pengelola ingin pengunjung merasakan langsung pengalaman menikmati wahana di Dusun Semilir.Selain wahana dan suasana, pelayanan dan fasilitas yang baik juga memberikan kepuasan bagi pengunjung.Pengelola menyediakan banyak sign it di setiap titik, menerapkan konsep 4S (senyum, salam, sapa, dan santun), dan memiliki tempat lost and found.Pengelola juga menyediakan saluran bagi pengunjung untuk memberikan saran dan masukan, serta menggelar berbagai event yang disukai oleh kelompok atau komunitas masyarakat.Dengan konsep One Stop Leisure, Dusun Semilir menyediakan kebutuhan masyarakat untuk bersantai dari rutinitas dengan menggelar event seperti senam, family gathering, dan komunitas seni dan hobi.Pengelola juga menerapkan relate marketing dengan bekerjasama dengan biro perjalanan wisata, sehingga menyediakan kesempatan bagi kelompok atau komunitas yang berkunjung.Pengunjung yang merasa puas dengan wahana dan pelayanan di Dusun Semilir akan kembali menikmati wahana tersebut.Untuk menjaga loyalitas, disarankan untuk memberikan member card kepada pengunjung, dengan penawaran menarik seperti diskon tambahan
<br>Perusahaan membutuhkan inovasi untuk menjual produk mereka. Selain kualitas produk, pengalaman juga diperlukan untuk membangkitkan minat masyarakat. Pengelola objek wisata membutuhkan pemasaran pengalaman sebagai cara untuk menghindari tenggelamnya pesaing baru. Perusahaan yang telah menerapkan metode pemasaran pengalaman, seperti Dusun Semilir, akan tetap menjadi objek wisata yang populer. Dusun Semilir adalah wahana pertama yang menemukan inovasi wahana baru seperti perosotan warna-warni. Dengan pertimbangan bahwa perosotan ini populer dan viral, banyak objek wisata yang mulai membangun wahana serupa. Hal ini menjadi tantangan bagi Dusun Semilir untuk mempertahankan pengunjungnya. Pemasaran pengalaman akan membantu objek wisata seperti Dusun Semilir agar pengunjung tetap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-f6f5f.webp" type="image/webp" length="141970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-39238.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-32a70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/objek-wisata-religi-strategi-komunikasi-pemasaran-thumb-f6f5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40302-masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-eva</link>
	<guid isPermaLink="false">8d65435d931ed5c4b31547e1df14f28e</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 09:55:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tina kartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko yudianto ]]></category>
	<category><![CDATA[ jusrin kadir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,jusrin,kadir,kartika,tina,yudianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak penonaktifan kepesertaan secara tiba-tiba terhadap kepercayaan masyarakat terhadap program BPJS ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak penonaktifan kepesertaan secara tiba-tiba terhadap kepercayaan masyarakat terhadap program BPJS gratis. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai peserta yang mengalami penonaktifan untuk memahami pengalaman dan persepsi mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas sistem pendaftaran online bagi masyarakat lanjut usia. Studi ini dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi lansia dalam menggunakan sistem tersebut dan merumuskan solusi untuk meningkatkan aksesibilitas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran fasilitas kesehatan pertama dalam meningkatkan kualitas pelayanan program BPJS gratis. Studi ini dapat menganalisis ketersediaan sumber daya, kapasitas tenaga kesehatan, dan efisiensi proses pelayanan di fasilitas kesehatan pertama untuk mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berharga bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program BPJS gratis di Kota Bengkulu, serta memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala oleh masalah administratif atau teknis.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program BPJS gratis di Kota Bengkulu bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat dalam bidang kesehatan, didasarkan pada Peraturan Walikota No.14 Tahun 2022 dan amanat UUD 1945 serta UU No.Pendanaan program berasal dari dana APBD yang dialokasikan dari pajak rokok.Meskipun program ini telah membantu banyak masyarakat, terdapat beberapa masalah seperti pelayanan yang lambat, penonaktifan kepesertaan mendadak, dan kesulitan akses bagi orang tua dalam pendaftaran online.Secara keseluruhan, program ini dinilai berhasil dalam meningkatkan akses kesehatan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui "Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis di Kota Bengkulu". Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari 4 orang informan kunci dan 6 orang informan pokok. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori model evaluasi menurut Wayne Parsons, ada dua macam model evaluasi kebijakan yang digunakan yaitu Evaluasi Formatif dan Evaluasi Sumatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan yakni: 1. Evaluasi Formatif: a. Tujuan program BPJS... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-448dc.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-448dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-448dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-448dc.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-d31c4.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-d31c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-d31c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-d31c4.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-f79b4.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-f79b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-f79b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-f79b4.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40302-masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-eva" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu" target="_blank">Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis Di Kota Bengkulu</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak penonaktifan kepesertaan secara tiba-tiba terhadap kepercayaan masyarakat terhadap program BPJS gratis. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai peserta yang mengalami penonaktifan untuk memahami pengalaman dan persepsi mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas sistem pendaftaran online bagi masyarakat lanjut usia. Studi ini dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi lansia dalam menggunakan sistem tersebut dan merumuskan solusi untuk meningkatkan aksesibilitas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran fasilitas kesehatan pertama dalam meningkatkan kualitas pelayanan program BPJS gratis. Studi ini dapat menganalisis ketersediaan sumber daya, kapasitas tenaga kesehatan, dan efisiensi proses pelayanan di fasilitas kesehatan pertama untuk mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berharga bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program BPJS gratis di Kota Bengkulu, serta memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala oleh masalah administratif atau teknis..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa program BPJS gratis di Kota Bengkulu bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat dalam bidang kesehatan, didasarkan pada Peraturan Walikota No.14 Tahun 2022 dan amanat UUD 1945 serta UU No.Pendanaan program berasal dari dana APBD yang dialokasikan dari pajak rokok.Meskipun program ini telah membantu banyak masyarakat, terdapat beberapa masalah seperti pelayanan yang lambat, penonaktifan kepesertaan mendadak, dan kesulitan akses bagi orang tua dalam pendaftaran online.Secara keseluruhan, program ini dinilai berhasil dalam meningkatkan akses kesehatan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui "Evaluasi Kebijakan Program BPJS Gratis di Kota Bengkulu". Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari 4 orang informan kunci dan 6 orang informan pokok. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori model evaluasi menurut Wayne Parsons, ada dua macam model evaluasi kebijakan yang digunakan yaitu Evaluasi Formatif dan Evaluasi Sumatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan yakni: 1. Evaluasi Formatif: a. Tujuan program BPJS...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-448dc.webp" type="image/webp" length="127756" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-448dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-d31c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/masyarakat-daya-manusia-kepercayaan-evaluasi-forma-thumb-f79b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40298-tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina</link>
	<guid isPermaLink="false">aac128d57ec8d7b3be2e635a4ca5ad23</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 09:35:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tina kartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko yudianto ]]></category>
	<category><![CDATA[ jusrin kadir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,jusrin,kadir,kartika,tina,yudianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, disarankan untuk mengembangkan pendekatan analisis semiotika dalam ranah penelitian berbagai media komunikasi. Analisis semiotika dapat digunakan untuk mengungkap makna di balik cerita, baik di media sosial, media massa, film, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik: Berdasarkan penelitian ini, disarankan untuk mengembangkan pendekatan analisis semiotika dalam ranah penelitian berbagai media komunikasi. Analisis semiotika dapat digunakan untuk mengungkap makna di balik cerita, baik di media sosial, media massa, film, atau bentuk komunikasi lainnya. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak fenomena flexing terhadap perilaku konsumtif dan aspirasi masyarakat, serta bagaimana hal ini mempengaruhi dinamika sosial dan ekonomi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang digunakan oleh seleb TikTok dalam konten flexing mereka, dan bagaimana strategi ini mempengaruhi interaksi antara seleb dan pengikutnya.. Berdasarkan apa yang telah dibahas dari hasil penelitian terhadap dua konten maka peneliti menyimpulkan konten TikTok bertema flexing yang diposting oleh seleb TikTok Adeline Margaret dapat diinterpretasikan sebagai bentuk komunikasi simbolik sesuai dengan teori Roland Barthes, khususnya dalam konsep denotatif, konotatif, dan mitos.Hal ini dapat dibuktika dengan hal-hal sebagai berikut.Dalam konteks denotatif, video-video Adeline Margaret yang menampilkan dirinya memamerkan kekayaan dan gaya hidup mewah secara langsung menggambarkan pesan yang jelas tentang kemewahan dan kesuksesan.Denotasi dari tindakan tersebut adalah representasi langsung dari objek yang ditampilkan, yaitu kekayaan material seperti perilaku hedonis dan pamer tas mewah.Dalam aspek konotatif, penampilan Adeline Margaret yang glamor dan penggunaan barang-barang mewah seperti tas desainer atau perilaku membuang baju yang kondisinya masih sangat baik, diinterpretasikan sebagai simbol status sosial dan popularitas.Konotasi dari tindakan tersebut melampaui makna literalnya dan merujuk pada nilai-nilai sosial yang terkait dengan kemewahan dan ketenaran.Dalam konteks mitos, konten TikTok Adeline Margaret menciptakan narasi atau cerita tentang kehidupan ideal yang diimpikan banyak orang.Melalui representasi visual dan naratifnya, Adeline Margaret membangun citra diri yang ideal dan menginspirasi para pengikutnya untuk mengejar gaya hidup serupa.Dengan demikian, konten flexing Adeline Margaret tidak hanya menyampaikan pesan secara nyata tetapi juga membawa makna-makna tambahan dalam bentuk simbol-simbol yang terkait dengan aspirasi dan impian Fenomena Flexing di seleb TikTok bukan sekedar tindakan fisik memamerkan kekayaan dan berdasarkan beberapa penelitian, flexing seleb TikTok merupakan sebuah bentuk komunikasi simbolik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui flexing yang dilakukan oleh seleb TikTok Adelina Margareta sebagai komunikasi simbolik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika model Roland Barthes yang fokus perhatiannya tertuju pada gagasan tentang signifikasi dua tahap (two order of significations), yaitu menganalisis penanda (signifier) dan petanda (signified). Berdasarkan hasil analisis terhadap 2 konten TikTok Adeline Margaret dengan pendekatan teori Roland Barthes, maka diketahui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-66db4.webp" title="JURIS - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-66db4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-66db4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-66db4.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik" alt="JURIS - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-d326c.webp" title="JURIS - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-d326c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-d326c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-d326c.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik" alt="JURIS - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-975e7.webp" title="JURIS - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-975e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-975e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-975e7.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik" alt="JURIS - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40298-tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina" title="JURIS - Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik" target="_blank">Fenomena Flexing Seleb Tiktok Adeline Margaret Sebagai Komunikasi Simbolik</a>: Berdasarkan penelitian ini, disarankan untuk mengembangkan pendekatan analisis semiotika dalam ranah penelitian berbagai media komunikasi. Analisis semiotika dapat digunakan untuk mengungkap makna di balik cerita, baik di media sosial, media massa, film, atau bentuk komunikasi lainnya. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak fenomena flexing terhadap perilaku konsumtif dan aspirasi masyarakat, serta bagaimana hal ini mempengaruhi dinamika sosial dan ekonomi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang digunakan oleh seleb TikTok dalam konten flexing mereka, dan bagaimana strategi ini mempengaruhi interaksi antara seleb dan pengikutnya..
<br>Berdasarkan apa yang telah dibahas dari hasil penelitian terhadap dua konten maka peneliti menyimpulkan konten TikTok bertema flexing yang diposting oleh seleb TikTok Adeline Margaret dapat diinterpretasikan sebagai bentuk komunikasi simbolik sesuai dengan teori Roland Barthes, khususnya dalam konsep denotatif, konotatif, dan mitos.Hal ini dapat dibuktika dengan hal-hal sebagai berikut.Dalam konteks denotatif, video-video Adeline Margaret yang menampilkan dirinya memamerkan kekayaan dan gaya hidup mewah secara langsung menggambarkan pesan yang jelas tentang kemewahan dan kesuksesan.Denotasi dari tindakan tersebut adalah representasi langsung dari objek yang ditampilkan, yaitu kekayaan material seperti perilaku hedonis dan pamer tas mewah.Dalam aspek konotatif, penampilan Adeline Margaret yang glamor dan penggunaan barang-barang mewah seperti tas desainer atau perilaku membuang baju yang kondisinya masih sangat baik, diinterpretasikan sebagai simbol status sosial dan popularitas.Konotasi dari tindakan tersebut melampaui makna literalnya dan merujuk pada nilai-nilai sosial yang terkait dengan kemewahan dan ketenaran.Dalam konteks mitos, konten TikTok Adeline Margaret menciptakan narasi atau cerita tentang kehidupan ideal yang diimpikan banyak orang.Melalui representasi visual dan naratifnya, Adeline Margaret membangun citra diri yang ideal dan menginspirasi para pengikutnya untuk mengejar gaya hidup serupa.Dengan demikian, konten flexing Adeline Margaret tidak hanya menyampaikan pesan secara nyata tetapi juga membawa makna-makna tambahan dalam bentuk simbol-simbol yang terkait dengan aspirasi dan impian
<br>Fenomena Flexing di seleb TikTok bukan sekedar tindakan fisik memamerkan kekayaan dan berdasarkan beberapa penelitian, flexing seleb TikTok merupakan sebuah bentuk komunikasi simbolik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui flexing yang dilakukan oleh seleb TikTok Adelina Margareta sebagai komunikasi simbolik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika model Roland Barthes yang fokus perhatiannya tertuju pada gagasan tentang signifikasi dua tahap (two order of significations), yaitu menganalisis penanda (signifier) dan petanda (signified). Berdasarkan hasil analisis terhadap 2 konten TikTok Adeline Margaret dengan pendekatan teori Roland Barthes, maka diketahui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-d326c.webp" type="image/webp" length="138200" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-66db4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-d326c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/tiktok-flexing-komunikasi-simbolik-adelina-margare-thumb-975e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition An AoUrf Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition An AoUrf Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition An AoUrf Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40296-budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tra</link>
	<guid isPermaLink="false">c326f0005d0aa3089093c035a55d828f</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 08:26:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilyya muhsin ]]></category>
	<category><![CDATA[ saudi arabia ]]></category>
	<category><![CDATA[ wiji nurasih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,ilyya,muhsin,nurasih,saudi,wiji]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak modernisasi terhadap tradisi merariq dalam konteks perubahan nilai sosial di Lombok. Selain itu, studi perbandingan antara praktik merariq Wetu Telu dengan tradisi pernikaran lain di daerah Sasak dapat mengungkap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak modernisasi terhadap tradisi merariq dalam konteks perubahan nilai sosial di Lombok. Selain itu, studi perbandingan antara praktik merariq Wetu Telu dengan tradisi pernikaran lain di daerah Sasak dapat mengungkap dinamika interaksi budaya dan agama yang lebih luas. Terakhir, penelitian tentang peran lembaga adat dalam menjaga harmonisasi antara hukum Islam dan norma lokal bisa memberikan wawasan tentang mekanisme adaptasi agama dalam konteks multikultural.. Merariq adalah salah satu tradisi pernikahan masyarakat Sasak Lombok, tetapi merupakan institusi sosial-budaya pernikaran utama di kalangan Wetu Telu.Tradisi ini mencerminkan beberapa bentuk dialog antara ajaran Islam dan budaya lokal, meskipun tampaknya lebih dominan mencerminkan aspek budaya daripada agama, sehingga menjadi sasaran stigma negatif atau tuduhan sebagai Islam menyimpang.Penelitian ini menemukan setidaknya lima aspek bentuk dialog di luar praktik merariq.Beberapa aspek merariq memenuhi persyaratan al-'urf al-auu sehingga dapat secara sah dianggap sebagai bagian dari praktik hukum Islam selain nuansa tradisional atau Hindu yang dianggap terdapat di dalamnya.Namun, sebagian kecil aspek merariq menunjukkan penyimpangan atau perbedaan dengan praktik Islam mainstream atau ortodoks, yang memerlukan penelitian lebih lanjut untuk merevisi ruang lingkup dan tahapan merariq, khususnya dalam konteks keberlanjutannya hingga hari ini dan asumsi kontroversial di sekitarnya Artikel ini membahas dialog antara Islam dan budaya lokal di kalangan masyarakat Wetu Telu Lombok, yang sering dituduh mengembangkan ajaran Islam yang bercampur dengan tradisi menyimpang, heterodoks, dan heretik. Diskusi difokuskan pada satu bentuk tradisi mereka yang mencerminkan dialog tersebut, yaitu merariq dalam upacara pernikahan. Dengan pendekatan kualitatif, studi ini secara khusus menggambarkan pandangan relevan masyarakat Wetu Telu yang relatif berbeda dari umat Islam ortodoks di Lombok. Berdasarkan hasil observasi partisipatif dan wawancara mendalam, temuan menunjukkan bahwa tradisi masyarakat Wetu Telu, khususnya dalam merariq, mencerminkan dialog ajaran antara Islam dan budaya lokal sehingga dapat disebut sebagai tradisi Islam. Jelas bahwa ajaran Wetu Telu sangat toleran terhadap budaya lokal, yang terbukti, antara lain,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-39624.webp" title="JURIS - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-39624.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-39624.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-39624.webp 1x" title="JURIS - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective" alt="JURIS - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-aa904.webp" title="JURIS - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-aa904.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-aa904.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-aa904.webp 1x" title="JURIS - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective" alt="JURIS - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-6329e.webp" title="JURIS - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-6329e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-6329e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-6329e.webp 1x" title="JURIS - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective" alt="JURIS - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40296-budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tra" title="JURIS - Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective" target="_blank">Dialectics Between Islam and Local Culture in Wetu Telu Lombok MuslimsAo Merariq Tradition: An AoUrf Perspective</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak modernisasi terhadap tradisi merariq dalam konteks perubahan nilai sosial di Lombok. Selain itu, studi perbandingan antara praktik merariq Wetu Telu dengan tradisi pernikaran lain di daerah Sasak dapat mengungkap dinamika interaksi budaya dan agama yang lebih luas. Terakhir, penelitian tentang peran lembaga adat dalam menjaga harmonisasi antara hukum Islam dan norma lokal bisa memberikan wawasan tentang mekanisme adaptasi agama dalam konteks multikultural..
<br>Merariq adalah salah satu tradisi pernikahan masyarakat Sasak Lombok, tetapi merupakan institusi sosial-budaya pernikaran utama di kalangan Wetu Telu.Tradisi ini mencerminkan beberapa bentuk dialog antara ajaran Islam dan budaya lokal, meskipun tampaknya lebih dominan mencerminkan aspek budaya daripada agama, sehingga menjadi sasaran stigma negatif atau tuduhan sebagai Islam menyimpang.Penelitian ini menemukan setidaknya lima aspek bentuk dialog di luar praktik merariq.Beberapa aspek merariq memenuhi persyaratan al-'urf al-auu sehingga dapat secara sah dianggap sebagai bagian dari praktik hukum Islam selain nuansa tradisional atau Hindu yang dianggap terdapat di dalamnya.Namun, sebagian kecil aspek merariq menunjukkan penyimpangan atau perbedaan dengan praktik Islam mainstream atau ortodoks, yang memerlukan penelitian lebih lanjut untuk merevisi ruang lingkup dan tahapan merariq, khususnya dalam konteks keberlanjutannya hingga hari ini dan asumsi kontroversial di sekitarnya
<br>Artikel ini membahas dialog antara Islam dan budaya lokal di kalangan masyarakat Wetu Telu Lombok, yang sering dituduh mengembangkan ajaran Islam yang bercampur dengan tradisi menyimpang, heterodoks, dan heretik. Diskusi difokuskan pada satu bentuk tradisi mereka yang mencerminkan dialog tersebut, yaitu merariq dalam upacara pernikahan. Dengan pendekatan kualitatif, studi ini secara khusus menggambarkan pandangan relevan masyarakat Wetu Telu yang relatif berbeda dari umat Islam ortodoks di Lombok. Berdasarkan hasil observasi partisipatif dan wawancara mendalam, temuan menunjukkan bahwa tradisi masyarakat Wetu Telu, khususnya dalam merariq, mencerminkan dialog ajaran antara Islam dan budaya lokal sehingga dapat disebut sebagai tradisi Islam. Jelas bahwa ajaran Wetu Telu sangat toleran terhadap budaya lokal, yang terbukti, antara lain,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-39624.webp" type="image/webp" length="77704" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-39624.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-aa904.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/budaya-lokal-angkola-ajaran-islam-tradisi-analisis-thumb-6329e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 19 Apr 2026 13:42:18 +0700. 12 items. Served in: 11.134 seconds [rss] -->
