<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 21 Jun 2026 01:58:58 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 01:58:58 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-21T01:58:58+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Maqashid Al Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Maqashid Al Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Maqashid Al Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49908-maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik</link>
	<guid isPermaLink="false">0499bd9bf249682b9782d1a70b8f99d7</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suci lestari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mytha bianka ]]></category>
	<category><![CDATA[ tiara ardita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pendidikan pranikah yang dirancang khusus berdasarkan nilaiAcnilai Maqashid alAcSyariah dalam menurunkan tingkat perceraian, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada pasangan yang akan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pendidikan pranikah yang dirancang khusus berdasarkan nilaiAcnilai Maqashid alAcSyariah dalam menurunkan tingkat perceraian, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada pasangan yang akan menikah; selanjutnya, studi longitudinal dapat mengeksplorasi pengaruh media digital terhadap harapan pernikahan dan bagaimana ekspektasi yang tidak realistis memicu perceraian, sehingga memberikan wawasan tentang intervensi kebijakan media; terakhir, penelitian kualitatif dapat menyelidiki penerapan intervensi manajemen konflik berbasis konseling Islam untuk meningkatkan komunikasi pasangan, mengidentifikasi mekanisme yang paling efektif dalam mengurangi konflik berkepanjangan, serta menilai dampaknya terhadap kepatuhan prinsipAcprinsip Maqashid dalam konteks keluarga Indonesia.. Tingginya angka perceraian di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, konflik berkepanjangan, ketidaksiapan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga, lemahnya pemahaman nilai perkawinan, serta perubahan sosial dan budaya.Analisis perspektif Maqashid alAcSyariah menunjukkan bahwa faktorAcfaktor tersebut mengancam tercapainya tujuan utama perkawinanAisakinah, mawaddah, rahmahAidan lima prinsip dasar syariat (agama, jiwa, akal, keturunan, harta).Oleh karena itu, pencegahan perceraian memerlukan pendekatan komprehensif meliputi pendidikan pranikah, internalisasi nilai perkawinan, penguatan komunikasi, manajemen konflik, dan perlindungan hak keluarga, serta perceraian hanya dijadikan ultimum remedium bila semua upaya preventif gagal Tingginya angka perceraian di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, konflik berkepanjangan, ketidaksiapan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga, lemahnya pemahaman nilai-nilai perkawinan, serta perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka yuridis-normatif, menganalisis faktor-faktor tersebut melalui perspektif Maqashid alAcSyariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut berpotensi mengancam tercapainya tujuan utama perkawinan, yakni menciptakan sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjaga lima prinsip dasar syariat: agama (uife alAcdn), jiwa (uife alAcnafs), akal (uife... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp 1x" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49908-maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" target="_blank">Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pendidikan pranikah yang dirancang khusus berdasarkan nilaiAcnilai Maqashid alAcSyariah dalam menurunkan tingkat perceraian, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada pasangan yang akan menikah; selanjutnya, studi longitudinal dapat mengeksplorasi pengaruh media digital terhadap harapan pernikahan dan bagaimana ekspektasi yang tidak realistis memicu perceraian, sehingga memberikan wawasan tentang intervensi kebijakan media; terakhir, penelitian kualitatif dapat menyelidiki penerapan intervensi manajemen konflik berbasis konseling Islam untuk meningkatkan komunikasi pasangan, mengidentifikasi mekanisme yang paling efektif dalam mengurangi konflik berkepanjangan, serta menilai dampaknya terhadap kepatuhan prinsipAcprinsip Maqashid dalam konteks keluarga Indonesia..
<br>Tingginya angka perceraian di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, konflik berkepanjangan, ketidaksiapan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga, lemahnya pemahaman nilai perkawinan, serta perubahan sosial dan budaya.Analisis perspektif Maqashid alAcSyariah menunjukkan bahwa faktorAcfaktor tersebut mengancam tercapainya tujuan utama perkawinanAisakinah, mawaddah, rahmahAidan lima prinsip dasar syariat (agama, jiwa, akal, keturunan, harta).Oleh karena itu, pencegahan perceraian memerlukan pendekatan komprehensif meliputi pendidikan pranikah, internalisasi nilai perkawinan, penguatan komunikasi, manajemen konflik, dan perlindungan hak keluarga, serta perceraian hanya dijadikan ultimum remedium bila semua upaya preventif gagal
<br>Tingginya angka perceraian di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, konflik berkepanjangan, ketidaksiapan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga, lemahnya pemahaman nilai-nilai perkawinan, serta perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka yuridis-normatif, menganalisis faktor-faktor tersebut melalui perspektif Maqashid alAcSyariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut berpotensi mengancam tercapainya tujuan utama perkawinan, yakni menciptakan sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjaga lima prinsip dasar syariat: agama (uife alAcdn), jiwa (uife alAcnafs), akal (uife...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" type="image/webp" length="180862" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca Perceraian Kajian MaqAid al SyarAoah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca Perceraian Kajian MaqAid al SyarAoah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca Perceraian Kajian MaqAid al SyarAoah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49902-peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua</link>
	<guid isPermaLink="false">a25b873e6f070cdb99c485a21c4f8863</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suci lestari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mytha bianka ]]></category>
	<category><![CDATA[ tiara ardita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat membandingkan peran ayah tunggal dengan ibu tunggal dalam konteks MaqAid alAcSharAoah untuk mengidentifikasi perbedaan strategi dan dampaknya terhadap kesejahteraan anak, mengkaji efek jangka panjang intervensi dukungan komunitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah: Penelitian selanjutnya dapat membandingkan peran ayah tunggal dengan ibu tunggal dalam konteks MaqAid alAcSharAoah untuk mengidentifikasi perbedaan strategi dan dampaknya terhadap kesejahteraan anak, mengkaji efek jangka panjang intervensi dukungan komunitas bagi ayah tunggal terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak, serta mengevaluasi peran kebijakan pemerintah dalam menyediakan fasilitas dan program pelatihan parenting bagi keluarga monopati untuk memperkuat peran pengasuh dalam mencapai tujuan MaqAid alAcSharAoah.. Studi ini menyimpulkan bahwa pola pengasuhan anak oleh ayah tunggal pasca perceraian di Kecamatan Banding Agung ditandai dengan peran ganda ayah sebagai penyedia ekonomi dan pengasuh utama.Terlepas dari tantangan struktural dan praktis, para ayah tunggal secara konsisten berupaya memenuhi kebutuhan fisik, emosional, dan spiritual anak mereka.Praktik pengasuhan ini secara implisit mencerminkan upaya melindungi tujuan inti hukum Islam.perlindungan agama, kehidupan, kecerdasan, keturunan, dan harta benda melalui pendidikan agama, kasih sayang, pendidikan formal, dukungan keluarga, dan pemenuhan kebutuhan materi Meningkatnya angka perceraian telah secara signifikan mengubah struktur keluarga, mengakibatkan anak-anak dibesarkan oleh orang tua tunggal, termasuk ayah sebagai pengasuh tunggal. Studi ini bertujuan untuk meneliti pola pengasuhan ayah tunggal terhadap anak di bawah umur setelah perceraian, dengan menggunakan kerangka analitis berdasarkan MaqAid alAcSharAoah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif empiris, menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder yang diperoleh dari literatur dan dokumen resmi yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa praktik pengasuhan ayah tunggal terutama berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, emosional, dan spiritual dasar anak. PraktikAcpraktik ini selanjutnya dianalisis dalam kaitannya dengan lima tujuan utama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp 1x" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" alt="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp 1x" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" alt="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-bc020.webp" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-bc020.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-bc020.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-bc020.webp 1x" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" alt="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49902-peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" target="_blank">Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah</a>: Penelitian selanjutnya dapat membandingkan peran ayah tunggal dengan ibu tunggal dalam konteks MaqAid alAcSharAoah untuk mengidentifikasi perbedaan strategi dan dampaknya terhadap kesejahteraan anak, mengkaji efek jangka panjang intervensi dukungan komunitas bagi ayah tunggal terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak, serta mengevaluasi peran kebijakan pemerintah dalam menyediakan fasilitas dan program pelatihan parenting bagi keluarga monopati untuk memperkuat peran pengasuh dalam mencapai tujuan MaqAid alAcSharAoah..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa pola pengasuhan anak oleh ayah tunggal pasca perceraian di Kecamatan Banding Agung ditandai dengan peran ganda ayah sebagai penyedia ekonomi dan pengasuh utama.Terlepas dari tantangan struktural dan praktis, para ayah tunggal secara konsisten berupaya memenuhi kebutuhan fisik, emosional, dan spiritual anak mereka.Praktik pengasuhan ini secara implisit mencerminkan upaya melindungi tujuan inti hukum Islam.perlindungan agama, kehidupan, kecerdasan, keturunan, dan harta benda melalui pendidikan agama, kasih sayang, pendidikan formal, dukungan keluarga, dan pemenuhan kebutuhan materi
<br>Meningkatnya angka perceraian telah secara signifikan mengubah struktur keluarga, mengakibatkan anak-anak dibesarkan oleh orang tua tunggal, termasuk ayah sebagai pengasuh tunggal. Studi ini bertujuan untuk meneliti pola pengasuhan ayah tunggal terhadap anak di bawah umur setelah perceraian, dengan menggunakan kerangka analitis berdasarkan MaqAid alAcSharAoah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif empiris, menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder yang diperoleh dari literatur dan dokumen resmi yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa praktik pengasuhan ayah tunggal terutama berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, emosional, dan spiritual dasar anak. PraktikAcpraktik ini selanjutnya dianalisis dalam kaitannya dengan lima tujuan utama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp" type="image/webp" length="85524" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-bc020.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49916-aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi</link>
	<guid isPermaLink="false">33c80d035c070ee27e9f3228fbc5a66b</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<category><![CDATA[ john kenedi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodi irawan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris dampak sosial ekonomi dari kebijakan pembatalan peraturan daerah pada tingkat komunitas, dengan meneliti perubahan tarif BPHTB dan kepatuhan wajib pajak di wilayah berbeda. Penelitian lain dapat membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris dampak sosial ekonomi dari kebijakan pembatalan peraturan daerah pada tingkat komunitas, dengan meneliti perubahan tarif BPHTB dan kepatuhan wajib pajak di wilayah berbeda. Penelitian lain dapat membandingkan mekanisme pembatalan peraturan daerah di provinsi-provinsi lain untuk menilai efektivitas prinsip hukum regional dan kesesuaian dengan sistem otonomi daerah. Sebagai tambahan, studi kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi warga mengenai keadilan dan legitimasi proses gubernur dalam membatalkan produk hukum daerah, guna mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan.. Peraturan Walikota Bengkulu Nomor 43 Tahun 2019 tentang Dasar Klarifikasi Pengerahan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah diusulkan untuk segera dicabut karena menimbulkan polarisasi di masyarakat, tinggi biaya BPHTB, dan mengganggu pelayanan publik serta aktivitas ekonomi.Barangsiapa mengkritik bahwa kebijakan tersebut menghasilkan kemudharatan lebih banyak daripada kemaslahatan, maka perlu dilakukan evaluasi kembali dengan dasar hukum yang lebih kuat dan transparan agar keadilan dan kepentingan umum terlindungi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang pembatalan suatu produk hukum serta menelaahnya dari perspektif siyasah dusturiyah, guna memperoleh deskripsi tentang harmonisasi dan sinkronisasi antar unsur pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual yuridis normatif (conceptual approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Metode pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran bahan hukum primer dan sekunder, yang kemudian diinventarisasi dan diklasifikasikan sesuai dengan permasalahan yang dibahas. Analisis data dilakukan dengan menelaah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp 1x" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" alt="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp 1x" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" alt="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp 1x" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" alt="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49916-aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" target="_blank">Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris dampak sosial ekonomi dari kebijakan pembatalan peraturan daerah pada tingkat komunitas, dengan meneliti perubahan tarif BPHTB dan kepatuhan wajib pajak di wilayah berbeda. Penelitian lain dapat membandingkan mekanisme pembatalan peraturan daerah di provinsi-provinsi lain untuk menilai efektivitas prinsip hukum regional dan kesesuaian dengan sistem otonomi daerah. Sebagai tambahan, studi kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi warga mengenai keadilan dan legitimasi proses gubernur dalam membatalkan produk hukum daerah, guna mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan..
<br>Peraturan Walikota Bengkulu Nomor 43 Tahun 2019 tentang Dasar Klarifikasi Pengerahan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah diusulkan untuk segera dicabut karena menimbulkan polarisasi di masyarakat, tinggi biaya BPHTB, dan mengganggu pelayanan publik serta aktivitas ekonomi.Barangsiapa mengkritik bahwa kebijakan tersebut menghasilkan kemudharatan lebih banyak daripada kemaslahatan, maka perlu dilakukan evaluasi kembali dengan dasar hukum yang lebih kuat dan transparan agar keadilan dan kepentingan umum terlindungi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang pembatalan suatu produk hukum serta menelaahnya dari perspektif siyasah dusturiyah, guna memperoleh deskripsi tentang harmonisasi dan sinkronisasi antar unsur pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual yuridis normatif (conceptual approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Metode pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran bahan hukum primer dan sekunder, yang kemudian diinventarisasi dan diklasifikasikan sesuai dengan permasalahan yang dibahas. Analisis data dilakukan dengan menelaah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" type="image/webp" length="86568" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49905-kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit</link>
	<guid isPermaLink="false">5af19dfb547044b106eb0d18861ac86c</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:55:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suci lestari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mytha bianka ]]></category>
	<category><![CDATA[ tiara ardita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan hukum dari penerapan wasiat wajibah dalam kasus-kasus sengketa waris lintas agama, khususnya dalam konteks masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan hukum dari penerapan wasiat wajibah dalam kasus-kasus sengketa waris lintas agama, khususnya dalam konteks masyarakat Indonesia yang plural secara agama. 2. Meneliti dan mengeksplorasi lebih dalam konsep maslahah dalam hukum Islam, termasuk bagaimana prinsip ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti dalam hubungan keluarga lintas agama, dan bagaimana hal ini dapat menjadi dasar untuk mencapai keseimbangan antara kepatuhan hukum dan keadilan sosial. 3. Melakukan studi komparatif antara praktik hukum adaptif dalam kasus ini dengan praktik hukum di negara-negara lain yang memiliki keragaman agama, untuk memahami bagaimana pendekatan hukum yang fleksibel dapat diterapkan dalam konteks yang berbeda dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan keadilan dan harmoni sosial.. Putusan Pengadilan Tinggi Agama Banten Nomor 0092/Pdt., dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip maslahah dalam sengketa waris lintas agama berperan penting untuk mencapai keadilan sosial dan menjaga keharmonisan keluarga.Hak-hak ahli waris Muslim, yakni istri dan anak kandung, tetap diprioritaskan sesuai ketentuan Pasal 171 huruf (c) KHI, sehingga prinsip kepastian hukum dan perlindungan hak dasar tetap terjaga.Di sisi lain, pemberian bagian waris kepada saudara kandung non-Muslim melalui mekanisme wasiat wajibah menunjukkan fleksibilitas hukum Islam dalam mengakomodasi kepentingan kemanusiaan, moral, dan sosial, sekaligus mencegah perselisihan berkepanjangan yang dapat merugikan seluruh pihak.Penggunaan analogi hukum (qiyas) oleh hakim untuk menyetarakan posisi ahli waris non-Muslim dengan anak angkat yang berhak memperoleh wasiat merupakan contoh penerapan ijtihad yang berorientasi pada kemaslahatan, di mana hukum bersifat adaptif terhadap kondisi sosial dan hubungan kekeluargaan.Pembagian waris secara proporsional mencerminkan upaya mencapai keseimbangan antara kepatuhan terhadap hukum formal dan pencapaian kemaslahatan sosial, sekaligus menegaskan nilai keadilan, kesetaraan, dan harmoni dalam keluarga Penelitian ini mengkaji Putusan Pengadilan Tinggi Agama Banten Nomor 0092/Pdt.G/2017/PTA.Btn. dengan konsep maslahat yang menyoroti sengketa waris lintas agama antara ahli waris Muslim dan non-Muslim. Fokus penelitian adalah konstruksi pertimbangan hakim dalam pembagian harta waris, termasuk proporsi pembagian, dasar ijtihad yang digunakan, serta implikasi yuridis bagi perlindungan hak ahli waris. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif, yang menekankan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan dokumen hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim tetap memprioritaskan hak ahli waris Muslim sesuai Pasal 171 huruf (c) KHI, sambil menerapkan wasiat wajibah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" alt="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" alt="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" alt="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49905-kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" target="_blank">Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan hukum dari penerapan wasiat wajibah dalam kasus-kasus sengketa waris lintas agama, khususnya dalam konteks masyarakat Indonesia yang plural secara agama. 2. Meneliti dan mengeksplorasi lebih dalam konsep maslahah dalam hukum Islam, termasuk bagaimana prinsip ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti dalam hubungan keluarga lintas agama, dan bagaimana hal ini dapat menjadi dasar untuk mencapai keseimbangan antara kepatuhan hukum dan keadilan sosial. 3. Melakukan studi komparatif antara praktik hukum adaptif dalam kasus ini dengan praktik hukum di negara-negara lain yang memiliki keragaman agama, untuk memahami bagaimana pendekatan hukum yang fleksibel dapat diterapkan dalam konteks yang berbeda dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan keadilan dan harmoni sosial..
<br>Putusan Pengadilan Tinggi Agama Banten Nomor 0092/Pdt., dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip maslahah dalam sengketa waris lintas agama berperan penting untuk mencapai keadilan sosial dan menjaga keharmonisan keluarga.Hak-hak ahli waris Muslim, yakni istri dan anak kandung, tetap diprioritaskan sesuai ketentuan Pasal 171 huruf (c) KHI, sehingga prinsip kepastian hukum dan perlindungan hak dasar tetap terjaga.Di sisi lain, pemberian bagian waris kepada saudara kandung non-Muslim melalui mekanisme wasiat wajibah menunjukkan fleksibilitas hukum Islam dalam mengakomodasi kepentingan kemanusiaan, moral, dan sosial, sekaligus mencegah perselisihan berkepanjangan yang dapat merugikan seluruh pihak.Penggunaan analogi hukum (qiyas) oleh hakim untuk menyetarakan posisi ahli waris non-Muslim dengan anak angkat yang berhak memperoleh wasiat merupakan contoh penerapan ijtihad yang berorientasi pada kemaslahatan, di mana hukum bersifat adaptif terhadap kondisi sosial dan hubungan kekeluargaan.Pembagian waris secara proporsional mencerminkan upaya mencapai keseimbangan antara kepatuhan terhadap hukum formal dan pencapaian kemaslahatan sosial, sekaligus menegaskan nilai keadilan, kesetaraan, dan harmoni dalam keluarga
<br>Penelitian ini mengkaji Putusan Pengadilan Tinggi Agama Banten Nomor 0092/Pdt.G/2017/PTA.Btn. dengan konsep maslahat yang menyoroti sengketa waris lintas agama antara ahli waris Muslim dan non-Muslim. Fokus penelitian adalah konstruksi pertimbangan hakim dalam pembagian harta waris, termasuk proporsi pembagian, dasar ijtihad yang digunakan, serta implikasi yuridis bagi perlindungan hak ahli waris. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif, yang menekankan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan dokumen hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim tetap memprioritaskan hak ahli waris Muslim sesuai Pasal 171 huruf (c) KHI, sambil menerapkan wasiat wajibah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" type="image/webp" length="199668" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49917-status-narapidana-korupsi-hak-merek-daga</link>
	<guid isPermaLink="false">37411f6b504749bbe219b0d4bb790366</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:44:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<category><![CDATA[ john kenedi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodi irawan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan efektivitas mekanisme pengurangan masa hukuman bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan efektivitas mekanisme pengurangan masa hukuman bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan narapidana tentang mekanisme pengurangan masa hukuman. Hal ini dapat dilakukan melalui program khusus yang ditujukan untuk membimbing narapidana dalam memahami hak-hak mereka, termasuk pengurangan masa hukuman. Kedua, penting untuk memastikan bahwa informasi tentang pengurangan masa hukuman disampaikan secara efektif kepada narapidana. Sosialisasi yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan dapat ditingkatkan dengan melibatkan narapidana secara aktif dalam proses tersebut. Ketiga, penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran Lembaga Pemasyarakatan dalam pembinaan narapidana. Untuk itu, disarankan agar Lembaga Pemasyarakatan mengembangkan program-program khusus yang ditujukan untuk membimbing narapidana dalam memperoleh hak mereka, termasuk pengurangan masa hukuman. Dengan demikian, diharapkan narapidana dapat lebih memahami dan memanfaatkan mekanisme pengurangan masa hukuman dengan lebih baik.. Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman Bagi Narapidana Korupsi Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu mendapati kesimpulan bahwa syarat dan mekanisme pengurangan masa hukuman cukup banyak, Maka keharusan petugas untuk mensosialisasikan syarat- syarat tersebut kepada narapidana agar narapidana mendapatkan hak pengurangan masa hukuman, Karena ketika sosialisasi telah dilaksanakan tetap saja ada potensi kemungkinan narapidana belum paham terhadap mekanisme pengurangan masa hukuman.Jika narapidana belum memahami mekanisme pengurangan masa hukuman maka potensi untuk kehilangan haknya yaitu pengurangan masa hukuman semakin besar.Kemudian terkait Tinjauan fiqih siyasah terhadap Mekanisme pengurangan masa hukuman bagi narapidana korupsi di lembaga pemasyarakatan kelas II A Bengkulu mendapatkan kesimpulan bahwa fiqih siyasah adalah hukum islam yang berkaitan dengan hubungan Negara dengan rakyatnya, tidak terlepas dari hak- hak mendasar rakyat terhadap kebutuhannya.Mengacu pada tingkatan hak dalam islam, maka hak untuk mendapatkan dan mengetahui pemahaman pengurangan masa hukuman merupakan hak hajy atau hak sekunder, Karena apabila narapidana tidak menerima pengetahuan dan mendapat hak pengurangan masa tahanan atau ia kesulitan mendapatkannya ia akan terganggu secara psikologis, Terganggu psikologis bisa mengakibat orang terganggu kejiwaannya, Terganggu kejiwaanya sama saja dengan mengancam hak untuk hidup yang bagian dari hak darury, Kemudian terkait mekanisme pengurangan masa hukuman di Indonesia dengan hukum islam tentu berbeda karena perbedaan ketatanegaraan, hukum Indonesia menghendaki structural birokasi terlibat dalam pengurangan masa tahanan, sementara hukum islam pemimpin secara langsung bisa untuk melakukan pengampunan Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 07 Tahun 2022 yang mengisi kekosongan hukum akibat dari judicial review Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan menjadi hal yang menarik perhatian. Karena tentu saja mekanisme pengurangan masa tahanan berkat judicial review itu berubah. Pertanyaan utamanya apakah informasi tentang mekanisme pengurangan masa hukuman yang baru ini sudah sampai kepada narapidana. Sementara secara umum diketahui bahwa mekanisme pengurangan masa hukuman itu bukan sesuatu yang sederhana untuk dipahami orang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp 1x" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" alt="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-3e1d6.webp" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-3e1d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-3e1d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-3e1d6.webp 1x" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" alt="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp 1x" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" alt="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49917-status-narapidana-korupsi-hak-merek-daga" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" target="_blank">Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan efektivitas mekanisme pengurangan masa hukuman bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan narapidana tentang mekanisme pengurangan masa hukuman. Hal ini dapat dilakukan melalui program khusus yang ditujukan untuk membimbing narapidana dalam memahami hak-hak mereka, termasuk pengurangan masa hukuman. Kedua, penting untuk memastikan bahwa informasi tentang pengurangan masa hukuman disampaikan secara efektif kepada narapidana. Sosialisasi yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan dapat ditingkatkan dengan melibatkan narapidana secara aktif dalam proses tersebut. Ketiga, penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran Lembaga Pemasyarakatan dalam pembinaan narapidana. Untuk itu, disarankan agar Lembaga Pemasyarakatan mengembangkan program-program khusus yang ditujukan untuk membimbing narapidana dalam memperoleh hak mereka, termasuk pengurangan masa hukuman. Dengan demikian, diharapkan narapidana dapat lebih memahami dan memanfaatkan mekanisme pengurangan masa hukuman dengan lebih baik..
<br>Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman Bagi Narapidana Korupsi Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu mendapati kesimpulan bahwa syarat dan mekanisme pengurangan masa hukuman cukup banyak, Maka keharusan petugas untuk mensosialisasikan syarat- syarat tersebut kepada narapidana agar narapidana mendapatkan hak pengurangan masa hukuman, Karena ketika sosialisasi telah dilaksanakan tetap saja ada potensi kemungkinan narapidana belum paham terhadap mekanisme pengurangan masa hukuman.Jika narapidana belum memahami mekanisme pengurangan masa hukuman maka potensi untuk kehilangan haknya yaitu pengurangan masa hukuman semakin besar.Kemudian terkait Tinjauan fiqih siyasah terhadap Mekanisme pengurangan masa hukuman bagi narapidana korupsi di lembaga pemasyarakatan kelas II A Bengkulu mendapatkan kesimpulan bahwa fiqih siyasah adalah hukum islam yang berkaitan dengan hubungan Negara dengan rakyatnya, tidak terlepas dari hak- hak mendasar rakyat terhadap kebutuhannya.Mengacu pada tingkatan hak dalam islam, maka hak untuk mendapatkan dan mengetahui pemahaman pengurangan masa hukuman merupakan hak hajy atau hak sekunder, Karena apabila narapidana tidak menerima pengetahuan dan mendapat hak pengurangan masa tahanan atau ia kesulitan mendapatkannya ia akan terganggu secara psikologis, Terganggu psikologis bisa mengakibat orang terganggu kejiwaannya, Terganggu kejiwaanya sama saja dengan mengancam hak untuk hidup yang bagian dari hak darury, Kemudian terkait mekanisme pengurangan masa hukuman di Indonesia dengan hukum islam tentu berbeda karena perbedaan ketatanegaraan, hukum Indonesia menghendaki structural birokasi terlibat dalam pengurangan masa tahanan, sementara hukum islam pemimpin secara langsung bisa untuk melakukan pengampunan
<br>Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 07 Tahun 2022 yang mengisi kekosongan hukum akibat dari judicial review Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan menjadi hal yang menarik perhatian. Karena tentu saja mekanisme pengurangan masa tahanan berkat judicial review itu berubah. Pertanyaan utamanya apakah informasi tentang mekanisme pengurangan masa hukuman yang baru ini sudah sampai kepada narapidana. Sementara secara umum diketahui bahwa mekanisme pengurangan masa hukuman itu bukan sesuatu yang sederhana untuk dipahami orang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp" type="image/webp" length="90000" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-3e1d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm Pain and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm Pain and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm Pain and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49912-populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug</link>
	<guid isPermaLink="false">bccbded14bd586b05403714d8116ccec</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:27:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ call editors ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[call,content,counter,editors,flag,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah durasi dan intensitas latihan genggaman tangan mempengaruhi tingkat spasme dan kebahagiaan pasien, serta mengevaluasi efek jangka panjang intervensi ini pada risiko oblitasi arteri radial. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah durasi dan intensitas latihan genggaman tangan mempengaruhi tingkat spasme dan kebahagiaan pasien, serta mengevaluasi efek jangka panjang intervensi ini pada risiko oblitasi arteri radial. Selain itu, studi lebih luas yang melibatkan populasi pasien dengan risiko hipertensi dan gangguan vaskular dapat menentukan keandalan dan generalisasi intervensi ini, sementara analisis biaya-efektivitas dapat memberi dasar bagi implementasi klinis di semua rumah sakit. Terakhir, integrasi teknologi pemantauan real-time, seperti pemantauan indeks perfusi digital, dapat diteliti untuk optimasi waktu aplikasi kompres dan latihan serta peningkatan keamanan pasien selama prosedur PCI.. Kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan secara signifikan mengurangi spasme, nyeri, dan kecemasan serta meningkatkan indeks perfusi pada pasien PCI.Hal ini menunjukkan efektivitas intervensi non-farmakologis dalam meningkatkan kenyamanan dan hasil prosedur.Rekomendasi adalah menerapkan strategi ini sebagai bagian dari perawatan keperawatan standar Latar belakang: Intervensi non-farmakologis seperti kompres hangat dan latihan genggaman tangan berpotensi meningkatkan perfusi dan mengurangi ketidaknyamanan selama prosedur PCI. Tujuan: Menentukan efek kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan pada penurunan spasme, nyeri, dan kecemasan serta peningkatan indeks perfusi pada pasien PCI. Metode: Studi kuasi-eksperimental dengan grup kontrol melibatkan 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: 15 di kelompok intervensi dan 15 di kelompok kontrol. Kelompok intervensi menerima kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan, sementara kelompok kontrol menerima perawatan standar. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengamatan spasme, alat pengukuran indeks perfusi, skala nyeri, dan kuesioner... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp 1x" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" alt="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp 1x" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" alt="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp 1x" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" alt="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49912-populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" target="_blank">The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah durasi dan intensitas latihan genggaman tangan mempengaruhi tingkat spasme dan kebahagiaan pasien, serta mengevaluasi efek jangka panjang intervensi ini pada risiko oblitasi arteri radial. Selain itu, studi lebih luas yang melibatkan populasi pasien dengan risiko hipertensi dan gangguan vaskular dapat menentukan keandalan dan generalisasi intervensi ini, sementara analisis biaya-efektivitas dapat memberi dasar bagi implementasi klinis di semua rumah sakit. Terakhir, integrasi teknologi pemantauan real-time, seperti pemantauan indeks perfusi digital, dapat diteliti untuk optimasi waktu aplikasi kompres dan latihan serta peningkatan keamanan pasien selama prosedur PCI..
<br>Kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan secara signifikan mengurangi spasme, nyeri, dan kecemasan serta meningkatkan indeks perfusi pada pasien PCI.Hal ini menunjukkan efektivitas intervensi non-farmakologis dalam meningkatkan kenyamanan dan hasil prosedur.Rekomendasi adalah menerapkan strategi ini sebagai bagian dari perawatan keperawatan standar
<br>Latar belakang: Intervensi non-farmakologis seperti kompres hangat dan latihan genggaman tangan berpotensi meningkatkan perfusi dan mengurangi ketidaknyamanan selama prosedur PCI. Tujuan: Menentukan efek kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan pada penurunan spasme, nyeri, dan kecemasan serta peningkatan indeks perfusi pada pasien PCI. Metode: Studi kuasi-eksperimental dengan grup kontrol melibatkan 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: 15 di kelompok intervensi dan 15 di kelompok kontrol. Kelompok intervensi menerima kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan, sementara kelompok kontrol menerima perawatan standar. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengamatan spasme, alat pengukuran indeks perfusi, skala nyeri, dan kuesioner...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" type="image/webp" length="108636" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-919-polsub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4495-indonesian-nursing-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif BBA yang Dihasilkan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif BBA yang Dihasilkan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif BBA yang Dihasilkan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49895-bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-pla</link>
	<guid isPermaLink="false">5b6bc33cb50763850965ad4d00544746</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:11:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal aptek ]]></category>
	<category><![CDATA[ yose rizal ]]></category>
	<category><![CDATA[ us dajjal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aptek,dajjal,jurnal,rizal,us,yose]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh jumlah kondensor pada kualitas BBA yang dihasilkan. Selain itu, studi tentang optimasi proses pirolisis dengan variasi suhu dan waktu dapat dilakukan untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh jumlah kondensor pada kualitas BBA yang dihasilkan. Selain itu, studi tentang optimasi proses pirolisis dengan variasi suhu dan waktu dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi produksi BBA. Terakhir, penelitian tentang aplikasi BBA dalam mesin dan kendaraan dapat memberikan wawasan tentang potensi penggunaan BBA sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.. Hasil pengujian karakteristik menunjukkan bahwa BBA dari pirolisis limbah plastik PP memiliki densitas 732 Kg/m3 dan viskositas 0,334 gr/sc.cm, mendekati nilai standar bahan bakar komersial untuk mesin diesel.Flash point minyak pirolisis adalah 20 AC.Pengujian tutup kran dan buka kran menunjukkan bahwa jumlah kondensor mempengaruhi jumlah BBA yang dihasilkan, dengan 1 kondensor menghasilkan lebih banyak BBA pada waktu 240 menit Limbah plastik dapat diubah menjadi minyak karena plastik berasal dari minyak bumi, sehingga limbah plastik seolah mengalami proses daur ulang. Bahan Bakar Alternatif (BBA) dari limbah plastik PP melalui proses pirolisis menunjukkan hasil yang bervariasi. Pada pengujian tutup kran, dengan 1 kondensor, dihasilkan BBA sebanyak 320 mL pada waktu 240 menit dengan suhu 513,25 AC, sedangkan pada 180 menit dengan 3 kondensor dihasilkan 170 mL dengan suhu 452,15 AC. Pada pengujian buka kran, hasilnya serupa, dengan 1 kondensor menghasilkan 325 mL pada 240 menit dan suhu 509,45 AC, serta 207,5 mL pada 180 menit dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-1b63a.webp" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-1b63a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-1b63a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-1b63a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan" alt="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-e68c4.webp" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-e68c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-e68c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-e68c4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan" alt="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-43ec8.webp" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-43ec8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-43ec8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-43ec8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan" alt="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49895-bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-pla" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan" target="_blank">Pengaruh Jumlah Kondensor pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif (BBA) yang Dihasilkan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh jumlah kondensor pada kualitas BBA yang dihasilkan. Selain itu, studi tentang optimasi proses pirolisis dengan variasi suhu dan waktu dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi produksi BBA. Terakhir, penelitian tentang aplikasi BBA dalam mesin dan kendaraan dapat memberikan wawasan tentang potensi penggunaan BBA sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan..
<br>Hasil pengujian karakteristik menunjukkan bahwa BBA dari pirolisis limbah plastik PP memiliki densitas 732 Kg/m3 dan viskositas 0,334 gr/sc.cm, mendekati nilai standar bahan bakar komersial untuk mesin diesel.Flash point minyak pirolisis adalah 20 AC.Pengujian tutup kran dan buka kran menunjukkan bahwa jumlah kondensor mempengaruhi jumlah BBA yang dihasilkan, dengan 1 kondensor menghasilkan lebih banyak BBA pada waktu 240 menit
<br>Limbah plastik dapat diubah menjadi minyak karena plastik berasal dari minyak bumi, sehingga limbah plastik seolah mengalami proses daur ulang. Bahan Bakar Alternatif (BBA) dari limbah plastik PP melalui proses pirolisis menunjukkan hasil yang bervariasi. Pada pengujian tutup kran, dengan 1 kondensor, dihasilkan BBA sebanyak 320 mL pada waktu 240 menit dengan suhu 513,25 AC, sedangkan pada 180 menit dengan 3 kondensor dihasilkan 170 mL dengan suhu 452,15 AC. Pada pengujian buka kran, hasilnya serupa, dengan 1 kondensor menghasilkan 325 mL pada 240 menit dan suhu 509,45 AC, serta 207,5 mL pada 180 menit dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-e68c4.webp" type="image/webp" length="96500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-1b63a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-e68c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/bakar-alternatif-bba-limbah-plastik-pet-ramah-ling-thumb-43ec8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-59-upp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9527-enotek-jurnal-energi-inovasi-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip prinsip PerkawinanA di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip prinsip PerkawinanA di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip prinsip PerkawinanA di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49906-pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham</link>
	<guid isPermaLink="false">94a6f36862a5170167a9172e85c111a3</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:02:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suci lestari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mytha bianka ]]></category>
	<category><![CDATA[ tiara ardita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat efektivitas batas usia 19 tahun, penelitian dapat meneliti bagaimana peraturan dispensasi kawin dapat disesuaikan dengan sistem sanksi yang lebih tegas, serta memonitor dampak hukumnya terhadap tingkat praktik perkawinan di bawah umur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia: Untuk memperkuat efektivitas batas usia 19 tahun, penelitian dapat meneliti bagaimana peraturan dispensasi kawin dapat disesuaikan dengan sistem sanksi yang lebih tegas, serta memonitor dampak hukumnya terhadap tingkat praktik perkawinan di bawah umur di berbagai daerah. Selanjutnya, kajian lintas disipliner antara ilmu sosial dan kesehatan dapat dieksplorasi untuk mengukur pengaruh usia minimal ini terhadap kesehatan reproduksi dan psikologis jangka panjang, termasuk analisis data kesehatan ibu dan anak sebelum dan sesudah implementasi UU. Penelitian lain dapat memfokuskan pada mekanisme penegakan hukum di tingkat administratif, mengevaluasi peran lembaga pengadilan agama dan pemerintah daerah dalam melaksanakan peraturan, serta mengembangkan model pelatihan bagi petugas hukum dan masyarakat guna meningkatkan literasi hukum perkawinan di kalangan masyarakat.. Penetapan batas usia minimal perkawinan menjadi 19 tahun bertujuan menjamin kesiapan fisik dan mental calon mempelai serta menyelaraskan dengan prinsipAcprinsip perkawinan di Indonesia.UndangAcUndang ini juga menegaskan kesetaraan hak dan kedudukan suami istri serta mendorong kematangan jiwa dan raga.Meski demikian, kelemahan regulasi dispensasi kawin masih menghambat perlindungan anak dan perlu penguatan penegakannya Penetapan batas usia minimum perkawinan menjadi 19 tahun bagi lakiAclaki dan perempuan melalui UndangAcUndang Nomor 16 Tahun 2019 merupakan respons negara terhadap tingginya praktik perkawinan anak yang berdampak pada kesehatan reproduksi, psikologis, dan pemenuhan hak asasi manusia. Meskipun regulasi ini telah diberlakukan, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama tingginya permohonan dispensasi kawin yang membuka peluang terjadinya perkawinan di bawah umur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum penetapan batas usia perkawinan 19 tahun serta menelaah relevansinya dengan prinsipAcprinsip perkawinan yang berlaku dalam hukum perkawinan Indonesia. Metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif digunakan melalui kajian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" alt="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-63e96.webp" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-63e96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-63e96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-63e96.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" alt="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" alt="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49906-pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" target="_blank">Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia</a>: Untuk memperkuat efektivitas batas usia 19 tahun, penelitian dapat meneliti bagaimana peraturan dispensasi kawin dapat disesuaikan dengan sistem sanksi yang lebih tegas, serta memonitor dampak hukumnya terhadap tingkat praktik perkawinan di bawah umur di berbagai daerah. Selanjutnya, kajian lintas disipliner antara ilmu sosial dan kesehatan dapat dieksplorasi untuk mengukur pengaruh usia minimal ini terhadap kesehatan reproduksi dan psikologis jangka panjang, termasuk analisis data kesehatan ibu dan anak sebelum dan sesudah implementasi UU. Penelitian lain dapat memfokuskan pada mekanisme penegakan hukum di tingkat administratif, mengevaluasi peran lembaga pengadilan agama dan pemerintah daerah dalam melaksanakan peraturan, serta mengembangkan model pelatihan bagi petugas hukum dan masyarakat guna meningkatkan literasi hukum perkawinan di kalangan masyarakat..
<br>Penetapan batas usia minimal perkawinan menjadi 19 tahun bertujuan menjamin kesiapan fisik dan mental calon mempelai serta menyelaraskan dengan prinsipAcprinsip perkawinan di Indonesia.UndangAcUndang ini juga menegaskan kesetaraan hak dan kedudukan suami istri serta mendorong kematangan jiwa dan raga.Meski demikian, kelemahan regulasi dispensasi kawin masih menghambat perlindungan anak dan perlu penguatan penegakannya
<br>Penetapan batas usia minimum perkawinan menjadi 19 tahun bagi lakiAclaki dan perempuan melalui UndangAcUndang Nomor 16 Tahun 2019 merupakan respons negara terhadap tingginya praktik perkawinan anak yang berdampak pada kesehatan reproduksi, psikologis, dan pemenuhan hak asasi manusia. Meskipun regulasi ini telah diberlakukan, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama tingginya permohonan dispensasi kawin yang membuka peluang terjadinya perkawinan di bawah umur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum penetapan batas usia perkawinan 19 tahun serta menelaah relevansinya dengan prinsipAcprinsip perkawinan yang berlaku dalam hukum perkawinan Indonesia. Metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif digunakan melalui kajian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp" type="image/webp" length="82714" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-63e96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49894-tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-saw</link>
	<guid isPermaLink="false">ed601427f35bfbae9d9f99363be65cf0</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 21:24:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal aptek ]]></category>
	<category><![CDATA[ yose rizal ]]></category>
	<category><![CDATA[ us dajjal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aptek,dajjal,jurnal,rizal,us,yose]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh komposisi bahan baku terhadap kualitas briket. Selain itu, studi tentang optimalisasi proses karbonisasi dan pengujian sifat fisik dan kimia briket dengan variasi ukuran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh komposisi bahan baku terhadap kualitas briket. Selain itu, studi tentang optimalisasi proses karbonisasi dan pengujian sifat fisik dan kimia briket dengan variasi ukuran partikel juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan demikian, dapat diperoleh briket dengan kualitas yang lebih baik dan nilai kalor yang lebih tinggi.. Nilai kalor yang didapatkan dalam pengujian ini terdapat pada sample A2B2 Cangkang mesh 20 Tankos Decanter Solid Air Tepung Tapioka dengan nilai tertinggi sebesar 30871.75 kal/gram, untuk kadar air nilai tertinggi pada A1B2 Cangkang mesh 10 Tankos Decanter Solid Air Tepung Tapioka sebesar 7,52 %, laju pembakaran nilai tertinggi pada A1B1 Cangkang mesh 20 Tankos POME Tepung tapioka sebesar 0,21 gram/menit, kandungan abu yang tertinggi A1B2 Cangkang mesh 10 Tankos Decanter Solid Air Tepung tapioka sebesar 16,6 %, dan untuk kerapatan tertinggi pada A2B3 Saringan mesh 20 Cangkang Tankos Air Tepung tapioka sebesar 0,59%.Kualitas dari biobriket dapat dikategorikan baik, hal ini dapat dilihat dari nilai kalor, kadai air, dan kerapatan yang memenuhi standar nasional Indonesia, kecuali kadar abu yang tidak yang memenuhi standar nasional Indonesia Riau merupakan wilayah dengan pemasok kelapa sawit terbesar di Indonesia. Pesatnya pertumbuhan permintaan minyak sawit berdampak terhadap peningkatan limbah kelapa sawit. Limbah dihasilkan meliputi tandan buah kosong kelapa sawit (TKSS), cangkang inti sawit, serat, batang dan pelepah yang memiliki nilai kalor yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik briket yang dibuat dari kombinasi cangkang, tandan kosong, decanter solid dan palm oil mill effluent (POME). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang diawali... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp" title="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp 1x" title="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" alt="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-07cb4.webp" title="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-07cb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-07cb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-07cb4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" alt="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49894-tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-saw" title="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" target="_blank">Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh komposisi bahan baku terhadap kualitas briket. Selain itu, studi tentang optimalisasi proses karbonisasi dan pengujian sifat fisik dan kimia briket dengan variasi ukuran partikel juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan demikian, dapat diperoleh briket dengan kualitas yang lebih baik dan nilai kalor yang lebih tinggi..
<br>Nilai kalor yang didapatkan dalam pengujian ini terdapat pada sample A2B2 Cangkang mesh 20   Tankos   Decanter Solid   Air   Tepung Tapioka dengan nilai tertinggi sebesar 30871.75 kal/gram, untuk kadar air nilai tertinggi pada A1B2 Cangkang mesh 10   Tankos   Decanter Solid   Air   Tepung Tapioka sebesar 7,52 %, laju pembakaran nilai tertinggi pada A1B1 Cangkang mesh 20   Tankos   POME   Tepung tapioka sebesar 0,21 gram/menit, kandungan abu yang tertinggi A1B2 Cangkang mesh 10   Tankos   Decanter Solid   Air   Tepung tapioka sebesar 16,6 %, dan untuk kerapatan tertinggi pada A2B3 Saringan mesh 20   Cangkang   Tankos   Air   Tepung tapioka sebesar 0,59%.Kualitas dari biobriket dapat dikategorikan baik, hal ini dapat dilihat dari nilai kalor, kadai air, dan kerapatan yang memenuhi standar nasional Indonesia, kecuali kadar abu yang tidak yang memenuhi standar nasional Indonesia
<br>Riau merupakan wilayah dengan pemasok kelapa sawit terbesar di Indonesia. Pesatnya pertumbuhan permintaan minyak sawit berdampak terhadap peningkatan limbah kelapa sawit. Limbah dihasilkan meliputi tandan buah kosong kelapa sawit (TKSS), cangkang inti sawit, serat, batang dan pelepah yang memiliki nilai kalor yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik briket yang dibuat dari kombinasi cangkang, tandan kosong, decanter solid dan palm oil mill effluent (POME). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang diawali...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp" type="image/webp" length="64550" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-07cb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-59-upp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9527-enotek-jurnal-energi-inovasi-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor 150 cc ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor 150 cc ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor 150 cc ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49900-ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-bak</link>
	<guid isPermaLink="false">1b2e3a3004d1fd3a38273eca1754653c</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 21:15:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal aptek ]]></category>
	<category><![CDATA[ yose rizal ]]></category>
	<category><![CDATA[ us dajjal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aptek,dajjal,jurnal,rizal,us,yose]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman mengenai dampak panjang jangka waktu, penelitian selanjutnya dapat memantau kinerja oil cooler secara berkelanjutan selama jangka waktu tertentu dan menilai hubungan antara penurunan suhu mesin dengan umur komponen mesin. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor 150 cc: Untuk memperdalam pemahaman mengenai dampak panjang jangka waktu, penelitian selanjutnya dapat memantau kinerja oil cooler secara berkelanjutan selama jangka waktu tertentu dan menilai hubungan antara penurunan suhu mesin dengan umur komponen mesin. Selain itu, studi komparatif antara sistem pendinginan berbasis oil cooler dengan pendinginan air dapat memberi insight tentang efisiensi energi dan biaya operasional. Penelitian lain juga dapat mengeksplorasi pengaruh bentuk dan konfigurasi penempatan lajur pendingin pada kinerja pendinginan serta dampaknya pada konsumsi bahan bakar dan emisi, sehingga dapat mengarahkan desain inovatif pada sepeda motor dengan karakteristik power dan efisiensi yang lebih baik.. Oil cooler memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan temperatur mesin sepeda motor 150 cc, dengan penurunan suhu hingga 100AC pada kecepatan tinggi.Penerapan oil cooler menghasilkan temperature mesin yang lebih stabil dan memperbaiki kondisi kerja mesin.Konsumsi bahan bakar tidak terpengaruh secara signifikan oleh penambahan oil cooler, sehingga tidak mengurangi efisiensi bahan bakar Dunia otomotif khususnya sepeda motor, berkembang pesat di masa -masi ini, mulai dari kerangka kelistrikan, kerangka pengapian, pengembangan motor, kerangka pendingin, yang mengalami pergantian peristiwa dan perubahan yang sangat besar dari tahun ke tahun. Kerangka pendingin pada sebuah mesin yang memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan temperatur motor dalam kondisi ideal, kerangka pendingin memainkan peran penting dalam sebuah mesin, jika kerangka pendingin tidak bekerja seperti yang diharapkan maka menyebabkan mesin rusak sehingga mesin tidak bekerja seperti yang diharapkan. Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan permasalahan yaitu bagaimana cara pemasangan Oil Cooler pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp" title="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" alt="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-51478.webp" title="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-51478.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-51478.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-51478.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" alt="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49900-ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-bak" title="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" target="_blank">Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc</a>: Untuk memperdalam pemahaman mengenai dampak panjang jangka waktu, penelitian selanjutnya dapat memantau kinerja oil cooler secara berkelanjutan selama jangka waktu tertentu dan menilai hubungan antara penurunan suhu mesin dengan umur komponen mesin. Selain itu, studi komparatif antara sistem pendinginan berbasis oil cooler dengan pendinginan air dapat memberi insight tentang efisiensi energi dan biaya operasional. Penelitian lain juga dapat mengeksplorasi pengaruh bentuk dan konfigurasi penempatan lajur pendingin pada kinerja pendinginan serta dampaknya pada konsumsi bahan bakar dan emisi, sehingga dapat mengarahkan desain inovatif pada sepeda motor dengan karakteristik power dan efisiensi yang lebih baik..
<br>Oil cooler memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan temperatur mesin sepeda motor 150 cc, dengan penurunan suhu hingga 100AC pada kecepatan tinggi.Penerapan oil cooler menghasilkan temperature mesin yang lebih stabil dan memperbaiki kondisi kerja mesin.Konsumsi bahan bakar tidak terpengaruh secara signifikan oleh penambahan oil cooler, sehingga tidak mengurangi efisiensi bahan bakar
<br>Dunia otomotif khususnya sepeda motor, berkembang pesat di masa -masi ini, mulai dari kerangka kelistrikan, kerangka pengapian, pengembangan motor, kerangka pendingin, yang mengalami pergantian peristiwa dan perubahan yang sangat besar dari tahun ke tahun. Kerangka pendingin pada sebuah mesin yang memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan temperatur motor dalam kondisi ideal, kerangka pendingin memainkan peran penting dalam sebuah mesin, jika kerangka pendingin tidak bekerja seperti yang diharapkan maka menyebabkan mesin rusak sehingga mesin tidak bekerja seperti yang diharapkan. Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan permasalahan yaitu bagaimana cara pemasangan Oil Cooler pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp" type="image/webp" length="98164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-51478.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-59-upp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9527-enotek-jurnal-energi-inovasi-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli Bekas Kendaraan Roda Empat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli Bekas Kendaraan Roda Empat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli Bekas Kendaraan Roda Empat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49898-limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">5d81fb9985e1bb39d087da4059e7acc7</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 21:03:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal aptek ]]></category>
	<category><![CDATA[ yose rizal ]]></category>
	<category><![CDATA[ us dajjal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aptek,dajjal,jurnal,rizal,us,yose]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh jenis-jenis oli bekas (misalnya oli industri versus oli hitam) terhadap kinerja termal dan emisi gas buang kompor, sehingga dapat diidentifikasi bahan bakar yang paling optimal dan ramah lingkungan. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli Bekas Kendaraan Roda Empat: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh jenis-jenis oli bekas (misalnya oli industri versus oli hitam) terhadap kinerja termal dan emisi gas buang kompor, sehingga dapat diidentifikasi bahan bakar yang paling optimal dan ramah lingkungan. Selanjutnya, pengembangan sistem kontrol pembakaran yang adaptif, seperti pengaturan aliran udara dan pemompaan oli secara variabel, dapat dieksplorasi untuk meningkatkan efisiensi termal serta mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi berbahaya. Terakhir, dilakukan studi lapangan jangka panjang pada rumah tangga untuk mengevaluasi daya tahan, keamanan, serta dampak lingkungan kompor oli bekas dalam kondisi operasional nyata, yang akan memberikan data praktis bagi penerapan skala luas.. Prototipe kompor berbahan bakar oli bekas yang dikembangkan berhasil menunjukkan kemampuan signifikan dalam mengolah limbah oli kendaraan roda empat menjadi sumber energi alternatif.Pengujian laboratorium dengan volume 1Aliter oli bekas dan 1Aliter air selama 5,A10, danA15Amenit menghasilkan suhu air mencapai 79,5AACAe104,25AAC serta suhu api tungku mencapai 407,5AACAe469,25AAC.Meskipun waktu didih air pada kompor oli lebih lama dibandingkan kompor LPG, warna nyala api yang merahAckejinggaan menandakan proses pembakaran yang berbeda namun tetap efektif Penelitian ini mengembangkan prototipe unit kompor berbahan bakar oli bekas kendaraan roda empat yang bertujuan untuk mengolah limbah oli bekas menjadi sumber energi alternatif. Kompor ini dirancang dengan berbagai komponen, seperti kran tangki bahan bakar berukuran 3/4 mm, tangki bahan bakar kapasitas 2 liter, kerangka penopang dengan panjang 25 cm dan ketebalan 3 mm, serta tungku pembakaran dengan diameter 10 cm dan tinggi 13 cm. Kerangka kompor terbuat dari besi hollow berukuran 40 mm x 20 mm x 1,2 mm dengan panjang 40 cm dan tinggi 25 cm. Sensor thermocouple dipasang pada dinding tungku untuk memonitor suhu, sementara blower 12 volt dengan putaran 13.000 rpm digunakan untuk mengatur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-762e3.webp" title="JURIS - Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli  Bekas Kendaraan Roda Empat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-762e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-762e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-762e3.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli  Bekas Kendaraan Roda Empat" alt="JURIS - Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli  Bekas Kendaraan Roda Empat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-ae12a.webp" title="JURIS - Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli  Bekas Kendaraan Roda Empat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-ae12a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-ae12a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-ae12a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli  Bekas Kendaraan Roda Empat" alt="JURIS - Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli  Bekas Kendaraan Roda Empat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49898-limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko" title="JURIS - Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli  Bekas Kendaraan Roda Empat" target="_blank">Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli  Bekas Kendaraan Roda Empat</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh jenis-jenis oli bekas (misalnya oli industri versus oli hitam) terhadap kinerja termal dan emisi gas buang kompor, sehingga dapat diidentifikasi bahan bakar yang paling optimal dan ramah lingkungan. Selanjutnya, pengembangan sistem kontrol pembakaran yang adaptif, seperti pengaturan aliran udara dan pemompaan oli secara variabel, dapat dieksplorasi untuk meningkatkan efisiensi termal serta mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi berbahaya. Terakhir, dilakukan studi lapangan jangka panjang pada rumah tangga untuk mengevaluasi daya tahan, keamanan, serta dampak lingkungan kompor oli bekas dalam kondisi operasional nyata, yang akan memberikan data praktis bagi penerapan skala luas..
<br>Prototipe kompor berbahan bakar oli bekas yang dikembangkan berhasil menunjukkan kemampuan signifikan dalam mengolah limbah oli kendaraan roda empat menjadi sumber energi alternatif.Pengujian laboratorium dengan volume 1Aliter oli bekas dan 1Aliter air selama 5,A10, danA15Amenit menghasilkan suhu air mencapai 79,5AACAe104,25AAC serta suhu api tungku mencapai 407,5AACAe469,25AAC.Meskipun waktu didih air pada kompor oli lebih lama dibandingkan kompor LPG, warna nyala api yang merahAckejinggaan menandakan proses pembakaran yang berbeda namun tetap efektif
<br>Penelitian ini mengembangkan prototipe unit kompor berbahan bakar oli bekas kendaraan roda empat yang bertujuan untuk mengolah limbah oli bekas menjadi sumber energi alternatif. Kompor ini dirancang dengan berbagai komponen, seperti kran tangki bahan bakar berukuran 3/4 mm, tangki bahan bakar kapasitas 2 liter, kerangka penopang dengan panjang 25 cm dan ketebalan 3 mm, serta tungku pembakaran dengan diameter 10 cm dan tinggi 13 cm. Kerangka kompor terbuat dari besi hollow berukuran 40 mm x 20 mm x 1,2 mm dengan panjang 40 cm dan tinggi 25 cm. Sensor thermocouple dipasang pada dinding tungku untuk memonitor suhu, sementara blower 12 volt dengan putaran 13.000 rpm digunakan untuk mengatur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-762e3.webp" type="image/webp" length="100766" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-762e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/limbah-oli-trafo-bakar-energi-alternatif-desain-ko-thumb-ae12a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-59-upp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9527-enotek-jurnal-energi-inovasi-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49914-illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy</link>
	<guid isPermaLink="false">6128fce88616cc399389cf9ca4c29ef4</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 20:57:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<category><![CDATA[ john kenedi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodi irawan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang bahwa ilegal fishing berakar pada ketimpangan ekonomi nelayan, saran penelitian lanjutan pertama adalah meneliti efektivitas program pelatihan ekonomi berkelanjutan bagi nelayan lokal sebagai alternatif pengganti penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah: Berdasarkan latar belakang bahwa ilegal fishing berakar pada ketimpangan ekonomi nelayan, saran penelitian lanjutan pertama adalah meneliti efektivitas program pelatihan ekonomi berkelanjutan bagi nelayan lokal sebagai alternatif pengganti penggunaan alat trawl; saran kedua adalah mengevaluasi dampak jangka panjang kebijakan koordinasi multiAcstakeholder (kepolisian, pemerintah daerah, dan lembaga perikanan) dalam mengurangi praktik illegal fishing; dan saran ketiga adalah mengkaji penerapan model integrasi teknologi digital (misalnya sistem pelacakan kapal dan data berbasis GPS) untuk memantau aktivitas nelayan secara realActime guna memperkuat upaya preventif dan penegakan hukum secara sinergis, dengan tujuan menciptakan pendekatan pencegahan yang lebih holistik dan berkelanjutan.. Upaya pencegahan illegal fishing oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Bengkulu belum dilakukan secara massif.hanya dilakukan sosialisasi hukum, patroli laut, dan penegakan hukum.Kebijakan yang dapat menyentuh akar permasalahan, seperti penguatan perekonomian masyarakat nelayan lokal, belum dilakukan secara simultan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.Oleh karena itu, disarankan agar Direktorat Kepolisian melakukan koordinasi stakeholder dengan pemerintah daerah, lembaga perikanan, dan organisasi nelayan untuk strategi pencegahan yang lebih komprehensif Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepolisian dalam pencegahan illegal fishing terhadap nelayan pengguna alat penangkapan ikan pukat hela dan pukat tarik di Bengkulu dalam pandangan siyasah dusturiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan memperoleh data deskriptif melalui wawancara dan observasi langsung pada Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Kepolisian Daerah Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pencegahan illegal fishing oleh Ditpolairud Polda Bengkulu telah dilakukan melalui berbagai pendekatan, antara lain sosialisasi hukum, patroli laut, serta penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku pelanggaran, namun optimalisasi peran kepolisian belum maksimal, terutama dalam aspek preventifAcstruktural. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-af591.webp" title="JURIS - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-af591.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-af591.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-af591.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah" alt="JURIS - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-4f4fe.webp" title="JURIS - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-4f4fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-4f4fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-4f4fe.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah" alt="JURIS - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-3b791.webp" title="JURIS - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-3b791.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-3b791.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-3b791.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah" alt="JURIS - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49914-illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy" title="JURIS - Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah" target="_blank">Peran Kepolisian dalam Pencegahan Illegal Fishing terhadap Nelayan yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik Perspektif Siyasah Dusturiyah</a>: Berdasarkan latar belakang bahwa ilegal fishing berakar pada ketimpangan ekonomi nelayan, saran penelitian lanjutan pertama adalah meneliti efektivitas program pelatihan ekonomi berkelanjutan bagi nelayan lokal sebagai alternatif pengganti penggunaan alat trawl; saran kedua adalah mengevaluasi dampak jangka panjang kebijakan koordinasi multiAcstakeholder (kepolisian, pemerintah daerah, dan lembaga perikanan) dalam mengurangi praktik illegal fishing; dan saran ketiga adalah mengkaji penerapan model integrasi teknologi digital (misalnya sistem pelacakan kapal dan data berbasis GPS) untuk memantau aktivitas nelayan secara realActime guna memperkuat upaya preventif dan penegakan hukum secara sinergis, dengan tujuan menciptakan pendekatan pencegahan yang lebih holistik dan berkelanjutan..
<br>Upaya pencegahan illegal fishing oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Bengkulu belum dilakukan secara massif.hanya dilakukan sosialisasi hukum, patroli laut, dan penegakan hukum.Kebijakan yang dapat menyentuh akar permasalahan, seperti penguatan perekonomian masyarakat nelayan lokal, belum dilakukan secara simultan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.Oleh karena itu, disarankan agar Direktorat Kepolisian melakukan koordinasi stakeholder dengan pemerintah daerah, lembaga perikanan, dan organisasi nelayan untuk strategi pencegahan yang lebih komprehensif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepolisian dalam pencegahan illegal fishing terhadap nelayan pengguna alat penangkapan ikan pukat hela dan pukat tarik di Bengkulu dalam pandangan siyasah dusturiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan memperoleh data deskriptif melalui wawancara dan observasi langsung pada Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Kepolisian Daerah Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pencegahan illegal fishing oleh Ditpolairud Polda Bengkulu telah dilakukan melalui berbagai pendekatan, antara lain sosialisasi hukum, patroli laut, serta penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku pelanggaran, namun optimalisasi peran kepolisian belum maksimal, terutama dalam aspek preventifAcstruktural.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-3b791.webp" type="image/webp" length="88498" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-af591.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-4f4fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/illegal-fishing-kepolisian-siyasah-dusturiyah-masy-thumb-3b791.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 21 Jun 2026 01:58:58 +0700. 12 items. Served in: 3.94 seconds [rss] -->
