<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 09 May 2026 18:55:41 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 18:55:41 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-09T18:55:41+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Sensory quality of cookies made from chickpea flour Phaseolus vulgaris L and mocaf as non gluten snacks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sensory quality of cookies made from chickpea flour Phaseolus vulgaris L and mocaf as non gluten snacks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sensory quality of cookies made from chickpea flour Phaseolus vulgaris L and mocaf as non gluten snacks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48366-produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-st</link>
	<guid isPermaLink="false">5808818a89119b9e749f2b6d16ea7cd2</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ west lombok ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ mocaf non ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,lombok,mocaf,non,page,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penyelidikan lebih lanjut dapat memfokuskan pada pengembangan formula kue kering dengan penambahan bahan penguat rasa ala Aubeany flavourAy sehingga tetap aman bagi konsumen yang sensitif terhadap bau buncis, sekaligus mengoptimalkan profil nutrisi dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks: Penyelidikan lebih lanjut dapat memfokuskan pada pengembangan formula kue kering dengan penambahan bahan penguat rasa ala Aubeany flavourAy sehingga tetap aman bagi konsumen yang sensitif terhadap bau buncis, sekaligus mengoptimalkan profil nutrisi dengan menambahkan serat soluble sehingga meningkatkan indeks glikemik produk. Selain itu, studi eksperimental dapat dirancang untuk mengevaluasi kestabilan sensori dan mikroba kue kering selama periode simpan 3, 6 dan 12 bulan dengan kondisi penyimpanan berbeda, guna menentukan kondisi optimal penyimpanan. Terakhir, eksperimen perbandingan produk dijadikan sebagai bagian dari model prediksi menggunakan teknik machine learning dapat dikembangkan, dengan memanfaatkan data parameter sensori, kimia, dan tekstural sebagai fitur, sehingga dapat memprediksi kepuasan konsumen pada formulasi baru tanpa perlu percobaan laboratorium berulang.. Pencampuran tepung buncis dan mocaf sebagai bahan baku kue kering memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter sensori.Semakin banyak tepung buncis dan semakin sedikit tepung mocaf, kue menjadi kurang disukai.Perawatan terbaik untuk semua parameter adalah K0 (tepung buncis 0%.Penelitian selanjutnya disarankan meneliti mutu kimia dan fisik produk serta masa simpan Kue kering merupakan makanan ringan tinggi lemak yang terbuat dari adonan lunak yang memiliki tekstur relatif renyah dan memiliki bentuk potongan yang padat. Sebagai upaya mengurangi penggunaan tepung terigu yang kurang sehat, kue kering dapat dibuat dari tepung lainnya seperti tepung buncis dan tepung mocaf (dari ubi kayu). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik sensoris produk kue kering dari formulasi dua jenis tepung yang berbeda (buncis dan mocaf). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp 1x" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" alt="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-cb8e4.webp" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-cb8e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-cb8e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-cb8e4.webp 1x" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" alt="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp 1x" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" alt="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48366-produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-st" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" target="_blank">Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks</a>: Penyelidikan lebih lanjut dapat memfokuskan pada pengembangan formula kue kering dengan penambahan bahan penguat rasa ala Aubeany flavourAy sehingga tetap aman bagi konsumen yang sensitif terhadap bau buncis, sekaligus mengoptimalkan profil nutrisi dengan menambahkan serat soluble sehingga meningkatkan indeks glikemik produk. Selain itu, studi eksperimental dapat dirancang untuk mengevaluasi kestabilan sensori dan mikroba kue kering selama periode simpan 3, 6 dan 12 bulan dengan kondisi penyimpanan berbeda, guna menentukan kondisi optimal penyimpanan. Terakhir, eksperimen perbandingan produk dijadikan sebagai bagian dari model prediksi menggunakan teknik machine learning dapat dikembangkan, dengan memanfaatkan data parameter sensori, kimia, dan tekstural sebagai fitur, sehingga dapat memprediksi kepuasan konsumen pada formulasi baru tanpa perlu percobaan laboratorium berulang..
<br>Pencampuran tepung buncis dan mocaf sebagai bahan baku kue kering memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter sensori.Semakin banyak tepung buncis dan semakin sedikit tepung mocaf, kue menjadi kurang disukai.Perawatan terbaik untuk semua parameter adalah K0 (tepung buncis 0%.Penelitian selanjutnya disarankan meneliti mutu kimia dan fisik produk serta masa simpan
<br>Kue kering merupakan makanan ringan tinggi lemak yang terbuat dari adonan lunak yang memiliki tekstur relatif renyah dan memiliki bentuk potongan yang padat. Sebagai upaya mengurangi penggunaan tepung terigu yang kurang sehat, kue kering dapat dibuat dari tepung lainnya seperti tepung buncis dan tepung mocaf (dari ubi kayu). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik sensoris produk kue kering dari formulasi dua jenis tepung yang berbeda (buncis dan mocaf). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp" type="image/webp" length="91428" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-cb8e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-477-ummat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16353-jurnal-agrotek-ummat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan antara Pengetahuan Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kalimantan Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan antara Pengetahuan Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kalimantan Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan antara Pengetahuan Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kalimantan Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48361-pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-g</link>
	<guid isPermaLink="false">945dee501cdea7bfd4f87fab2097f6b3</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berikut tiga saran penelitian lanjutan: pertama, meneliti pengaruh intervensi edukasi berbasis media sosial terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku menyikat gigi di kalangan remaja di Kelurahan Tanjung Selor Hilir; kedua, mengevaluasi hubungan antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara: Berikut tiga saran penelitian lanjutan: pertama, meneliti pengaruh intervensi edukasi berbasis media sosial terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku menyikat gigi di kalangan remaja di Kelurahan Tanjung Selor Hilir; kedua, mengevaluasi hubungan antara konsumsi gula harian dengan indeks kesehatan mulut pada penduduk usia dewasa menggunakan desain longitudinal; ketiga, memetakan faktor sosial ekonomi yang memediasi pengaruh pengetahuan terhadap perilaku penggunaan pasta gigi di wilayah pedesaan Kalimantan Utara. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mulut masyarakat serta membantu merumuskan kebijakan publik yang lebih efektif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam penggunaan pasta gigi, tetapi juga memerlukan edukasi serta upaya promotif dan preventif yang lebih komprehensif Latar Belakang: Banyak orang di masyarakat kita yang masih memiliki masalah besar dengan kesehatan gigi & mulut. Penyebab utama terjadinya masalah pada rongga mulut adalah plak. Salah satu cara mencegah pertumbuhan plak adalah dengan menyikat gigi menggunakan pasta gigi. Penggunaan pasta gigi dapat menurunkan risiko terjadinya masalah pada gigi & mulut. Tujuan: Mengetahui bagaimana pengetahuan, sikap serta perilaku masyarakat tentang memilih dan menggunakan pasta gigi berhubungan dengan kesehatan gigi & mulut masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara. Metode: Observasional analitik dengan desain studi potong lintang (cross-sectional).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-a1442.webp" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-a1442.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-a1442.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-a1442.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara" alt="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-e6432.webp" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-e6432.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-e6432.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-e6432.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara" alt="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-2591a.webp" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-2591a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-2591a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-2591a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara" alt="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48361-pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-g" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara" target="_blank">Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara</a>: Berikut tiga saran penelitian lanjutan: pertama, meneliti pengaruh intervensi edukasi berbasis media sosial terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku menyikat gigi di kalangan remaja di Kelurahan Tanjung Selor Hilir; kedua, mengevaluasi hubungan antara konsumsi gula harian dengan indeks kesehatan mulut pada penduduk usia dewasa menggunakan desain longitudinal; ketiga, memetakan faktor sosial ekonomi yang memediasi pengaruh pengetahuan terhadap perilaku penggunaan pasta gigi di wilayah pedesaan Kalimantan Utara. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mulut masyarakat serta membantu merumuskan kebijakan publik yang lebih efektif..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam penggunaan pasta gigi, tetapi juga memerlukan edukasi serta upaya promotif dan preventif yang lebih komprehensif
<br>Latar Belakang: Banyak orang di masyarakat kita yang masih memiliki masalah besar dengan kesehatan gigi & mulut. Penyebab utama terjadinya masalah pada rongga mulut adalah plak. Salah satu cara mencegah pertumbuhan plak adalah dengan menyikat gigi menggunakan pasta gigi. Penggunaan pasta gigi dapat menurunkan risiko terjadinya masalah pada gigi & mulut. Tujuan: Mengetahui bagaimana pengetahuan, sikap serta perilaku masyarakat tentang memilih dan menggunakan pasta gigi berhubungan dengan kesehatan gigi & mulut masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara. Metode: Observasional analitik dengan desain studi potong lintang (cross-sectional)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-2591a.webp" type="image/webp" length="78820" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-a1442.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-e6432.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/pasta-gigi-kesehatan-mulut-keterampilan-menyikat-t-thumb-2591a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48362-gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-keseha</link>
	<guid isPermaLink="false">104149fc9bbb48a6c945a22e794d33cf</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi jangka panjang untuk mengevaluasi apakah peningkatan pengetahuan melalui media audiovisual berdampak pada perilaku kesehatan gigi anak secara konsisten. Selain itu, peneliti dapat membandingkan efektivitas media ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi jangka panjang untuk mengevaluasi apakah peningkatan pengetahuan melalui media audiovisual berdampak pada perilaku kesehatan gigi anak secara konsisten. Selain itu, peneliti dapat membandingkan efektivitas media audiovisual dengan metode penyuluhan konvensional seperti leaflet atau ceramah untuk mengetahui pendekatan mana yang lebih efektif dalam konteks pendidikan anak. Terakhir, penelitian juga bisa menggabungkan peran orang tua dalam proses penyuluhan, misalnya dengan melibatkan mereka dalam sesi edukasi agar pengetahuan yang diperoleh anak dapat diperkuat di lingkungan rumah.. Tingkat pengetahuan tentang pencegahan karies sebelum penyuluhan dengan media audiovisual pada kelas 1 SDN 003 Palaran dikategorikan sebagai pengetahuan yang cukup.Tingkat pengetahuan tentang pencegahan karies sesudah penyuluhan dengan media audiovisual pada kelas 1 SDN 003 Palaran dikategorikan sebagai pengetahuan yang baik Masalah kesehatan gigi dan mulut khususnya karies atau gigi berlubang merupakan penyakit yang dialami hampir dari setengah populasi penduduk dunia (3,58 milyar jiwa) menurut The Global Burden of Disease Study 2016. Masyarakat khususnya anak-anak diberikan edukasi mengenai kesehatan gigi untuk meningkatkan perilaku kesehatan gigi dan mulut. Rendahnya angka menyikat gigi dengan benar terjadi karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh anak usia tersebut, sehingga pemberian informasi menggunakan berbagai media penting untuk dilakukan. Pengetahuan tentang pencegahan karies dapat ditingkatkan dengan memberikan promosi kesehatan yang mampu memberi pemahaman berupa video audiovisual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-b4ad4.webp" title="JURIS - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-b4ad4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-b4ad4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-b4ad4.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran" alt="JURIS - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-e3dc4.webp" title="JURIS - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-e3dc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-e3dc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-e3dc4.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran" alt="JURIS - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-c5fec.webp" title="JURIS - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-c5fec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-c5fec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-c5fec.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran" alt="JURIS - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48362-gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-keseha" title="JURIS - Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran" target="_blank">Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi jangka panjang untuk mengevaluasi apakah peningkatan pengetahuan melalui media audiovisual berdampak pada perilaku kesehatan gigi anak secara konsisten. Selain itu, peneliti dapat membandingkan efektivitas media audiovisual dengan metode penyuluhan konvensional seperti leaflet atau ceramah untuk mengetahui pendekatan mana yang lebih efektif dalam konteks pendidikan anak. Terakhir, penelitian juga bisa menggabungkan peran orang tua dalam proses penyuluhan, misalnya dengan melibatkan mereka dalam sesi edukasi agar pengetahuan yang diperoleh anak dapat diperkuat di lingkungan rumah..
<br>Tingkat pengetahuan tentang pencegahan karies sebelum penyuluhan dengan media audiovisual pada kelas 1 SDN 003 Palaran dikategorikan sebagai pengetahuan yang cukup.Tingkat pengetahuan tentang pencegahan karies sesudah penyuluhan dengan media audiovisual pada kelas 1 SDN 003 Palaran dikategorikan sebagai pengetahuan yang baik
<br>Masalah kesehatan gigi dan mulut khususnya karies atau gigi berlubang merupakan penyakit yang dialami hampir dari setengah populasi penduduk dunia (3,58 milyar jiwa) menurut The Global Burden of Disease Study 2016. Masyarakat khususnya anak-anak diberikan edukasi mengenai kesehatan gigi untuk meningkatkan perilaku kesehatan gigi dan mulut. Rendahnya angka menyikat gigi dengan benar terjadi karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh anak usia tersebut, sehingga pemberian informasi menggunakan berbagai media penting untuk dilakukan. Pengetahuan tentang pencegahan karies dapat ditingkatkan dengan memberikan promosi kesehatan yang mampu memberi pemahaman berupa video audiovisual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-c5fec.webp" type="image/webp" length="61616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-b4ad4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-e3dc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/gigi-anak-pencegahan-karies-penyuluhan-kesehatan-k-thumb-c5fec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root Planing Laporan Kasus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root Planing Laporan Kasus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root Planing Laporan Kasus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48364-gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika</link>
	<guid isPermaLink="false">3ae30aaec476e63bf16d4228547f5e71</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis efektivitas scaling dan root planing dalam mengurangi kolonisasi bakteri di dalam sulkus gingiva, serta memantau proses penyembuhan dan perbaikan jaringan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root Planing : Laporan Kasus: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis efektivitas scaling dan root planing dalam mengurangi kolonisasi bakteri di dalam sulkus gingiva, serta memantau proses penyembuhan dan perbaikan jaringan ikat gingiva pasca-perawatan. 2. Meneliti lebih lanjut tentang hubungan antara oral hygiene yang buruk dengan perkembangan gingivitis kronis, dan mengembangkan strategi promosi kesehatan mulut yang efektif untuk mencegah dan menangani masalah ini. 3. Mengkaji peran faktor-faktor sistemik, seperti penyakit endokrin dan penggunaan obat-obatan, dalam memicu atau memperburuk gingivitis kronis, serta mencari pendekatan terapi yang lebih holistik untuk menangani kondisi ini.. Perawatan gingivitis kronis dapat dilakukan dengan terapi inisial yaitu melakukan scaling dan root planing untuk menghilangkan etiologi utama nya yaitu plak dan kalkulus.Tanda khas dari gingivitis kronis yaitu oral hygiene buruk, papila interdental atau margin gingiva membulat dan bengkak.Terdapat penumpukan plak dan kalkulus yang sudah berlangsung lama.Setelah dilakukannya perawatan terapi inisial yaitu scaling agar terjadinya proses penyembuhan berupa hilangnya peradangan dalam jaringan ikat gingiva Gingivitis adalah peradangan jaringan lunak di sekitar gigi tanpa disertai kehilangan tulang alveolar, biasanya disebabkan oleh plak pada gigi. Etiologi utama gingivitis adalah plak mikroba yang mengandung coccobacilli aerobik gram positif atau anaerobik fakultatif. Gingivitis apabila dibiarkan tanpa dilakukan perawatan yang tepat maka akan menimbulkan kerusakan yang lebih parah seperti gingival enlargement atau pembesaran gingiva dan jika dibiarkan maka dapat menyebabkan periodontitis. Laporan kasus ini ditulis dengan tujuan menjelaskan penatalaksanaan initial therapy pada pasien gingivitis kronis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-b493a.webp" title="JURIS - Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root  Planing : Laporan Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-b493a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-b493a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-b493a.webp 1x" title="JURIS - Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root  Planing : Laporan Kasus" alt="JURIS - Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root  Planing : Laporan Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-3b5b4.webp" title="JURIS - Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root  Planing : Laporan Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-3b5b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-3b5b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-3b5b4.webp 1x" title="JURIS - Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root  Planing : Laporan Kasus" alt="JURIS - Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root  Planing : Laporan Kasus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48364-gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika" title="JURIS - Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root  Planing : Laporan Kasus" target="_blank">Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root  Planing : Laporan Kasus</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis efektivitas scaling dan root planing dalam mengurangi kolonisasi bakteri di dalam sulkus gingiva, serta memantau proses penyembuhan dan perbaikan jaringan ikat gingiva pasca-perawatan. 2. Meneliti lebih lanjut tentang hubungan antara oral hygiene yang buruk dengan perkembangan gingivitis kronis, dan mengembangkan strategi promosi kesehatan mulut yang efektif untuk mencegah dan menangani masalah ini. 3. Mengkaji peran faktor-faktor sistemik, seperti penyakit endokrin dan penggunaan obat-obatan, dalam memicu atau memperburuk gingivitis kronis, serta mencari pendekatan terapi yang lebih holistik untuk menangani kondisi ini..
<br>Perawatan gingivitis kronis dapat dilakukan dengan terapi inisial yaitu melakukan scaling dan root planing untuk menghilangkan etiologi utama nya yaitu plak dan kalkulus.Tanda khas dari gingivitis kronis yaitu oral hygiene buruk, papila interdental atau margin gingiva membulat dan bengkak.Terdapat penumpukan plak dan kalkulus yang sudah berlangsung lama.Setelah dilakukannya perawatan terapi inisial yaitu scaling agar terjadinya proses penyembuhan berupa hilangnya peradangan dalam jaringan ikat gingiva
<br>Gingivitis adalah peradangan jaringan lunak di sekitar gigi tanpa disertai kehilangan tulang alveolar, biasanya disebabkan oleh plak pada gigi. Etiologi utama gingivitis adalah plak mikroba yang mengandung coccobacilli aerobik gram positif atau anaerobik fakultatif. Gingivitis apabila dibiarkan tanpa dilakukan perawatan yang tepat maka akan menimbulkan kerusakan yang lebih parah seperti gingival enlargement atau pembesaran gingiva dan jika dibiarkan maka dapat menyebabkan periodontitis. Laporan kasus ini ditulis dengan tujuan menjelaskan penatalaksanaan initial therapy pada pasien gingivitis kronis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-3b5b4.webp" type="image/webp" length="58528" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-b493a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/gingivitis-scaling-root-planing-margin-gingiva-ika-thumb-3b5b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al Quds Samarinda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al Quds Samarinda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al Quds Samarinda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48365-pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan</link>
	<guid isPermaLink="false">35ad357bd88b2fc051fa0dcaf348f2d9</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media digital interaktif seperti aplikasi edukasi kesehatan gigi untuk meningkatkan pemahaman anak secara lebih dinamis. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang dari pendekatan promosi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media digital interaktif seperti aplikasi edukasi kesehatan gigi untuk meningkatkan pemahaman anak secara lebih dinamis. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang dari pendekatan promosi kesehatan berbasis media visual terhadap kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Terakhir, penelitian dapat membandingkan efektivitas berbagai media pembelajaran (seperti video animasi, flip chart, dan gambar 3D) pada anak usia berbeda untuk menemukan pendekatan optimal dalam peningkatan pengetahuan kesehatan gigi.. Promosi Kesehatan yang diberikan dengan 2 media yang berbeda yaitu media Video Animasi dan flipchart termasuk dalam kategori yang baik dalam menerima informasi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut Latar Belakang: Permasalahan kesehatan gigi dan mulut adalah masalah yang kerap terjadi pada anak usia sekolah. Masalah yang biasa timbul pada usia ini adalah karies gigi. Berdasarkan karakteristik usia anak yang mengalami masalah gigi dan mulut, sebesar 21,6% terjadi pada anak usia 5 hingga 9 tahun dan 20,6% terjadi pada usia 10 hingga 14 tahun. Promosi kesehatan gigi dan mulut adalah suatu cara dalam menyajikan informasi terkait kebutuhan kesehatan dalam gigi dan mulut. Tujuan: Mengetahui perbandingan promosi kesehatan menggunakan Video Animasi dan Flip Chart terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa sd Islam Al-Quds Samarinda. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan quasi experiment dengan rancangan kuisioner... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b123f.webp" title="JURIS - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b123f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b123f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b123f.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda" alt="JURIS - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b377a.webp" title="JURIS - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b377a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b377a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b377a.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda" alt="JURIS - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-26cf1.webp" title="JURIS - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-26cf1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-26cf1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-26cf1.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda" alt="JURIS - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48365-pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan" title="JURIS - Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda" target="_blank">Perbandingan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi dan Flip Chart Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Islam Al-Quds Samarinda</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media digital interaktif seperti aplikasi edukasi kesehatan gigi untuk meningkatkan pemahaman anak secara lebih dinamis. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang dari pendekatan promosi kesehatan berbasis media visual terhadap kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Terakhir, penelitian dapat membandingkan efektivitas berbagai media pembelajaran (seperti video animasi, flip chart, dan gambar 3D) pada anak usia berbeda untuk menemukan pendekatan optimal dalam peningkatan pengetahuan kesehatan gigi..
<br>Promosi Kesehatan yang diberikan dengan 2 media yang berbeda yaitu media Video Animasi dan flipchart termasuk dalam kategori yang baik dalam menerima informasi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
<br>Latar Belakang: Permasalahan kesehatan gigi dan mulut adalah masalah yang kerap terjadi pada anak usia sekolah. Masalah yang biasa timbul pada usia ini adalah karies gigi. Berdasarkan karakteristik usia anak yang mengalami masalah gigi dan mulut, sebesar 21,6% terjadi pada anak usia 5 hingga 9 tahun dan 20,6% terjadi pada usia 10 hingga 14 tahun. Promosi kesehatan gigi dan mulut adalah suatu cara dalam menyajikan informasi terkait kebutuhan kesehatan dalam gigi dan mulut. Tujuan: Mengetahui perbandingan promosi kesehatan menggunakan Video Animasi dan Flip Chart terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa sd Islam Al-Quds Samarinda. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan quasi experiment dengan rancangan kuisioner...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b123f.webp" type="image/webp" length="59396" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b123f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-b377a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/pencegahan-karies-gigi-manusia-siswa-sd-penyuluhan-thumb-26cf1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48355-sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-k</link>
	<guid isPermaLink="false">d11a96912cfe82257f4b7c7da6875e23</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:51:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana Pendidikan Agama Islam dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum sekolah untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan literasi digital etis siswa. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana Pendidikan Agama Islam dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum sekolah untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan literasi digital etis siswa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang Pendidikan Agama Islam dalam mengurangi kecenderungan FoMO pada remaja dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental dan perilaku sosial mereka. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi pembelajaran inovatif yang menggabungkan teknologi secara positif dalam Pendidikan Agama Islam, seperti penggunaan platform digital edukatif yang sejalan dengan nilai-nilai Islam, untuk memberikan pengalaman online alternatif dan konstruktif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Agama Islam memainkan peran penting dan strategis dalam mengatasi dampak Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja pengguna media sosial.Melalui integrasi nilai-nilai Islam seperti pengendalian diri (mujahadah al-nafs), rasa syukur (shukr), kesederhanaan (qanaAoah), dan ketergantungan pada Tuhan (tawakkul), siswa dapat mengembangkan kemampuan regulasi emosi yang lebih kuat dan mengurangi kecemasan yang disebabkan oleh perbandingan sosial di lingkungan digital.Nilai-nilai ini menjadi fondasi internal yang membantu remaja menggunakan media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab.Selain itu, Pendidikan Agama Islam juga berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran spiritual dan literasi digital etis siswa.Dengan menghubungkan ajaran agama dengan tantangan digital nyata, pendidik dapat mendorong pemikiran reflektif dan perilaku sadar di antara siswa.Akibatnya, remaja menjadi lebih selektif dalam keterlibatan media sosial mereka, kurang tergantung pada validasi eksternal, dan lebih terarah pada interaksi yang bermakna dan berdasarkan nilai.Penelitian ini juga menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam berfungsi sebagai pendekatan preventif dan kuratif dalam mengatasi FoMO.Secara preventif, pendidikan ini mempersenjatai siswa dengan ketahanan moral dan spiritual untuk menghindari penggunaan media sosial yang berlebihan, sedangkan secara kuratif, pendidikan ini membantu mereka yang sudah terpengaruh untuk mengelola dan mengurangi dampak negatifnya.Oleh karena itu, memperkuat implementasi Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran inovatif dan kontekstual sangat penting untuk mendukung remaja dalam menghadapi tantangan psikologis era digital Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) menjadi salah satu dampak psikologis yang banyak dialami oleh remaja pengguna media sosial. Kondisi ini ditandai dengan kecemasan berlebihan ketika individu merasa tertinggal dari aktivitas sosial orang lain di dunia maya, yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental dan perilaku sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi dampak FoMO pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran spiritual, pengendalian diri, serta nilai-nilai syukur,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-9950b.webp" title="JURIS - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-9950b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-9950b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-9950b.webp 1x" title="JURIS - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users" alt="JURIS - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-0e2f2.webp" title="JURIS - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-0e2f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-0e2f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-0e2f2.webp 1x" title="JURIS - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users" alt="JURIS - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-74619.webp" title="JURIS - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-74619.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-74619.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-74619.webp 1x" title="JURIS - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users" alt="JURIS - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48355-sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-k" title="JURIS - The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users" target="_blank">The Role of Islamic Religious Education in Addressing the Impact of FoMO Among Adolescent Social Media Users</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana Pendidikan Agama Islam dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum sekolah untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan literasi digital etis siswa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang Pendidikan Agama Islam dalam mengurangi kecenderungan FoMO pada remaja dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental dan perilaku sosial mereka. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi pembelajaran inovatif yang menggabungkan teknologi secara positif dalam Pendidikan Agama Islam, seperti penggunaan platform digital edukatif yang sejalan dengan nilai-nilai Islam, untuk memberikan pengalaman online alternatif dan konstruktif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Agama Islam memainkan peran penting dan strategis dalam mengatasi dampak Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja pengguna media sosial.Melalui integrasi nilai-nilai Islam seperti pengendalian diri (mujahadah al-nafs), rasa syukur (shukr), kesederhanaan (qanaAoah), dan ketergantungan pada Tuhan (tawakkul), siswa dapat mengembangkan kemampuan regulasi emosi yang lebih kuat dan mengurangi kecemasan yang disebabkan oleh perbandingan sosial di lingkungan digital.Nilai-nilai ini menjadi fondasi internal yang membantu remaja menggunakan media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab.Selain itu, Pendidikan Agama Islam juga berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran spiritual dan literasi digital etis siswa.Dengan menghubungkan ajaran agama dengan tantangan digital nyata, pendidik dapat mendorong pemikiran reflektif dan perilaku sadar di antara siswa.Akibatnya, remaja menjadi lebih selektif dalam keterlibatan media sosial mereka, kurang tergantung pada validasi eksternal, dan lebih terarah pada interaksi yang bermakna dan berdasarkan nilai.Penelitian ini juga menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam berfungsi sebagai pendekatan preventif dan kuratif dalam mengatasi FoMO.Secara preventif, pendidikan ini mempersenjatai siswa dengan ketahanan moral dan spiritual untuk menghindari penggunaan media sosial yang berlebihan, sedangkan secara kuratif, pendidikan ini membantu mereka yang sudah terpengaruh untuk mengelola dan mengurangi dampak negatifnya.Oleh karena itu, memperkuat implementasi Pendidikan Agama Islam melalui strategi pembelajaran inovatif dan kontekstual sangat penting untuk mendukung remaja dalam menghadapi tantangan psikologis era digital
<br>Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) menjadi salah satu dampak psikologis yang banyak dialami oleh remaja pengguna media sosial. Kondisi ini ditandai dengan kecemasan berlebihan ketika individu merasa tertinggal dari aktivitas sosial orang lain di dunia maya, yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental dan perilaku sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi dampak FoMO pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran spiritual, pengendalian diri, serta nilai-nilai syukur,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-0e2f2.webp" type="image/webp" length="79136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-9950b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-0e2f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-remaja-merek-regulasi-emosi-konteks-literas-thumb-74619.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2992-ejurnalilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12258-kitabah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of data acquisition biogas monitoring system based on IoT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of data acquisition biogas monitoring system based on IoT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of data acquisition biogas monitoring system based on IoT ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48356-tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr</link>
	<guid isPermaLink="false">9f8296ae9e2ebb0f2153e743f9b00bce</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:40:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ west lombok ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ mocaf non ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,lombok,mocaf,non,page,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan bahwa suhu dan tekanan dapat memengaruhi produksi biogas, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi difusi panas di dalam digester dengan sensor suhu tambahan pada dinding digester (satu pertanyaan riset: bagaimana distribusi suhu di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of data acquisition biogas monitoring system based on IoT: Berdasarkan temuan bahwa suhu dan tekanan dapat memengaruhi produksi biogas, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi difusi panas di dalam digester dengan sensor suhu tambahan pada dinding digester (satu pertanyaan riset: bagaimana distribusi suhu di dalam digester memengaruhi laju produksi metana?). Selanjutnya, dapat dikembangkan sistem alarm berbasis pembelajaran mesin yang memprediksi overloading sebelum terjadi, sehingga dapat bertindak preventif (pertanyaan: dapatkah model prediksi berbasis data sensor mengidentifikasi kondisi overloading 30Amenit sebelum terjadi?). Terakhir, penelitian dapat menilai dampak integrasi sensor kelembapan udara lebih dalam digester, untuk menilai hubungan kelembapan internal dengan aktivitas bakteri metanogenik (pertanyaan: apakah kelembapan internal digester berhubungan langsung dengan efisiensi produksi biogas dan bagaimana modulasi kelembapan dapat dioptimalkan?). Sistem pemantauan berbasis IoT berhasil mencatat suhu udara antara 22,9Ac37,2AAC, tekanan biogas mencapai 3,9AkPa, dan suhu bahan organik 25,5Ac27,1AAC.Semua komponen, termasuk sensor dan modul WiAcFi, berfungsi sesuai fungsinya dan data dapat diakses secara realActime melalui platform Cayenne.Hasil ini menunjukkan bahwa sistem IoT dapat mendukung efisiensi dan stabilitas produksi biogas Perkembangan teknologi mikrokontroler dan semikonduktor terus meningkat sejalan dengan tuntutan akan pengendalian dan pemantauan sistem, termasuk dalam konteks energi terbarukan. Proses pengendalian dan pemantauan ini juga diterapkan dalam produksi biogas. Pembangkit biogas konvensional yang ada di terpantau sehingga masyarakat menghadapi berbagai lapangan tantangan termasuk kekurangan bahan organik (laju pembebanan organik rendah) dan kelebihan beban (tingkat pembebanan organik yang berlebihan). Overloading memperlambat atau menghentikan proses pencernaan anaerobik dan dapat menyebabkan kerusakan sistem total. Selanjutnya, tantangan lain yang muncul dari pemantauan instalasi biogas yang tidak memadai atau tidak ada adalah produksi yang buruk karena fluktuasi suhu yang berlebihan atau kisaran suhu yang tidak tepat untuk berbagai jenis bakteri metanogenik. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-1bc5c.webp" title="JURIS - Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-1bc5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-1bc5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-1bc5c.webp 1x" title="JURIS - Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT" alt="JURIS - Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-ba725.webp" title="JURIS - Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-ba725.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-ba725.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-ba725.webp 1x" title="JURIS - Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT" alt="JURIS - Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-07b25.webp" title="JURIS - Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-07b25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-07b25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-07b25.webp 1x" title="JURIS - Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT" alt="JURIS - Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48356-tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr" title="JURIS - Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT" target="_blank">Development of data acquisition biogas  monitoring system based on IoT</a>: Berdasarkan temuan bahwa suhu dan tekanan dapat memengaruhi produksi biogas, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi difusi panas di dalam digester dengan sensor suhu tambahan pada dinding digester (satu pertanyaan riset: bagaimana distribusi suhu di dalam digester memengaruhi laju produksi metana?). Selanjutnya, dapat dikembangkan sistem alarm berbasis pembelajaran mesin yang memprediksi overloading sebelum terjadi, sehingga dapat bertindak preventif (pertanyaan: dapatkah model prediksi berbasis data sensor mengidentifikasi kondisi overloading 30Amenit sebelum terjadi?). Terakhir, penelitian dapat menilai dampak integrasi sensor kelembapan udara lebih dalam digester, untuk menilai hubungan kelembapan internal dengan aktivitas bakteri metanogenik (pertanyaan: apakah kelembapan internal digester berhubungan langsung dengan efisiensi produksi biogas dan bagaimana modulasi kelembapan dapat dioptimalkan?).
<br>Sistem pemantauan berbasis IoT berhasil mencatat suhu udara antara 22,9Ac37,2AAC, tekanan biogas mencapai 3,9AkPa, dan suhu bahan organik 25,5Ac27,1AAC.Semua komponen, termasuk sensor dan modul WiAcFi, berfungsi sesuai fungsinya dan data dapat diakses secara realActime melalui platform Cayenne.Hasil ini menunjukkan bahwa sistem IoT dapat mendukung efisiensi dan stabilitas produksi biogas
<br>Perkembangan teknologi mikrokontroler dan semikonduktor terus meningkat sejalan dengan tuntutan akan pengendalian dan pemantauan sistem, termasuk dalam konteks energi terbarukan. Proses pengendalian dan pemantauan ini juga diterapkan dalam produksi biogas. Pembangkit biogas konvensional yang ada di terpantau sehingga masyarakat menghadapi berbagai lapangan tantangan termasuk kekurangan bahan organik (laju pembebanan organik rendah) dan kelebihan beban (tingkat pembebanan organik yang berlebihan). Overloading memperlambat atau menghentikan proses pencernaan anaerobik dan dapat menyebabkan kerusakan sistem total. Selanjutnya, tantangan lain yang muncul dari pemantauan instalasi biogas yang tidak memadai atau tidak ada adalah produksi yang buruk karena fluktuasi suhu yang berlebihan atau kisaran suhu yang tidak tepat untuk berbagai jenis bakteri metanogenik. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-07b25.webp" type="image/webp" length="89434" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-1bc5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-ba725.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/tren-distribusi-suhu-sistem-energi-terbarukan-hibr-thumb-07b25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-477-ummat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16353-jurnal-agrotek-ummat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48351-peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga</link>
	<guid isPermaLink="false">0d9e735e4d1fee10a42d1f62645e8b29</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:23:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Menyelidiki efektifitas program pelatihan guru tentang penerapan nilaiAcnilai QurAoan dalam realita kelas melalui desain eksperimen terkontrol, 2) Mengkaji dampak keterbatasan waktu ajar pada pemuatan nilai karakter dengan bukti longitudinal, dan 3) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments: 1) Menyelidiki efektifitas program pelatihan guru tentang penerapan nilaiAcnilai QurAoan dalam realita kelas melalui desain eksperimen terkontrol, 2) Mengkaji dampak keterbatasan waktu ajar pada pemuatan nilai karakter dengan bukti longitudinal, dan 3) Mengembangkan kerangka kerja berbasis teknologi untuk memvisualisasikan nilai-nilai QurAoan secara interaktif sehingga siswa dapat lebih mudah menginternalisasi tautan antara teks suci dan perilaku sehari-hari.. Implementasi nilaiAcnilai pendidikan cinta damai dari Surat AlAcHujurat ayat 9Ae10 dapat diobservasi melalui praktik penyelesaian konflik, promosi saudaraAcsahabat, dan penyertaan nilai keadilan serta toleransi dalam pembelajaran.Guru memegang peran kunci dalam menerjemahkan nilai abadi QurAoan ke dalam pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.Keterbatasan utama meliputi kurangnya pelatihan berstruktur, keterbatasan waktu, dan kesulitan mengoperasionalisasikan konsep abstrak menjadi praktik konkret Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilaiAcnilai pendidikan cinta damai yang terkandung dalam AlAcQurAoan, khususnya pada Surat AlAcHujurat ayat 9Ae10, dalam lingkungan pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa di lembaga pendidikan Islam. Hasil menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut diimplementasikan melalui pembelajaran di kelas, interaksi sosial, dan pembiasaan sikap toleransi serta saling menghargai, meskipun terdapat kendala seperti kurangnya pemahaman mendalam terhadap ayat dan keterbatasan metode pembelajaran inovatif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-84e7d.webp" title="JURIS - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-84e7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-84e7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-84e7d.webp 1x" title="JURIS - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments" alt="JURIS - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-49263.webp" title="JURIS - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-49263.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-49263.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-49263.webp 1x" title="JURIS - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments" alt="JURIS - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-15eed.webp" title="JURIS - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-15eed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-15eed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-15eed.webp 1x" title="JURIS - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments" alt="JURIS - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48351-peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga" title="JURIS - The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments" target="_blank">The Implementation Of Peace Education Values In Surah AlAcHujurat Verses 9Ae10 In Islamic Educational Environments</a>: 1) Menyelidiki efektifitas program pelatihan guru tentang penerapan nilaiAcnilai QurAoan dalam realita kelas melalui desain eksperimen terkontrol, 2) Mengkaji dampak keterbatasan waktu ajar pada pemuatan nilai karakter dengan bukti longitudinal, dan 3) Mengembangkan kerangka kerja berbasis teknologi untuk memvisualisasikan nilai-nilai QurAoan secara interaktif sehingga siswa dapat lebih mudah menginternalisasi tautan antara teks suci dan perilaku sehari-hari..
<br>Implementasi nilaiAcnilai pendidikan cinta damai dari Surat AlAcHujurat ayat 9Ae10 dapat diobservasi melalui praktik penyelesaian konflik, promosi saudaraAcsahabat, dan penyertaan nilai keadilan serta toleransi dalam pembelajaran.Guru memegang peran kunci dalam menerjemahkan nilai abadi QurAoan ke dalam pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.Keterbatasan utama meliputi kurangnya pelatihan berstruktur, keterbatasan waktu, dan kesulitan mengoperasionalisasikan konsep abstrak menjadi praktik konkret
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilaiAcnilai pendidikan cinta damai yang terkandung dalam AlAcQurAoan, khususnya pada Surat AlAcHujurat ayat 9Ae10, dalam lingkungan pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa di lembaga pendidikan Islam. Hasil menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut diimplementasikan melalui pembelajaran di kelas, interaksi sosial, dan pembiasaan sikap toleransi serta saling menghargai, meskipun terdapat kendala seperti kurangnya pemahaman mendalam terhadap ayat dan keterbatasan metode pembelajaran inovatif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-84e7d.webp" type="image/webp" length="94376" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-84e7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-49263.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/peace-education-al-hujurat-islamic-schools-lembaga-thumb-15eed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2992-ejurnalilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12258-kitabah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48344-perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-parti</link>
	<guid isPermaLink="false">494540fb4d54b8649c2a32db1cefa12a</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 15:54:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Kami mengusulkan penelitian berikutnya menanyakan: Bagaimana efektivitas program pengenalan diri yang melibatkan partisipasi aktif orang tua dalam meningkatkan prestasi akademik jangka panjang siswa? Selain itu, studi lintas daerah dapat memeriksa perbedaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan: Kami mengusulkan penelitian berikutnya menanyakan: Bagaimana efektivitas program pengenalan diri yang melibatkan partisipasi aktif orang tua dalam meningkatkan prestasi akademik jangka panjang siswa? Selain itu, studi lintas daerah dapat memeriksa perbedaan peran dukungan sosial antara sekolah di daerah perkotaan dan pedesaan. Penelitian tambahan dapat mengeksplorasi hubungan antara keterlibatan dalam ekstrakurikuler dan perkembangan kompetensi sosial siswa dengan menggunakan desain eksperimental untuk mengidentifikasi sebab akibat. Dengan memahami variabel-variabel ini secara komprehensif, pendidik dapat merancang intervensi yang lebih tepat sasaran untuk memaksimalkan potensi remaja di berbagai konteks pendidikan.. Pengenalan diri berperan penting dalam mengoptimalkan potensi akademik dan sosial remaja SMP.Dukungan lingkungan pendidikan, khususnya guru dan orang tua, memengaruhi kemampuan siswa mengenali kekuatan dan kelemahan diri.Program pengenalan diri yang terstruktur dan partisipasi ekstrakurikuler menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya pengenalan diri pada remaja awal tingkat SMP dan bagaimana hal ini dapat mengoptimalkan potensi mereka dalam dunia pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 30 siswa dari tiga sekolah menengah pertama di Sidoarjo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki pemahaman yang baik tentang diri mereka cenderung lebih aktif dalam berpartisipasi dalam kegiatan kelas dan ekstrakurikuler. Selain itu, dukungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-619fd.webp" title="JURIS - Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-619fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-619fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-619fd.webp 1x" title="JURIS - Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan" alt="JURIS - Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-1c657.webp" title="JURIS - Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-1c657.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-1c657.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-1c657.webp 1x" title="JURIS - Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan" alt="JURIS - Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48344-perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-parti" title="JURIS - Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan" target="_blank">Kenali Diri pada Fase Adolescence dan Optimalkan Potensial pada Dunia Pendidikan</a>: Kami mengusulkan penelitian berikutnya menanyakan: Bagaimana efektivitas program pengenalan diri yang melibatkan partisipasi aktif orang tua dalam meningkatkan prestasi akademik jangka panjang siswa? Selain itu, studi lintas daerah dapat memeriksa perbedaan peran dukungan sosial antara sekolah di daerah perkotaan dan pedesaan. Penelitian tambahan dapat mengeksplorasi hubungan antara keterlibatan dalam ekstrakurikuler dan perkembangan kompetensi sosial siswa dengan menggunakan desain eksperimental untuk mengidentifikasi sebab akibat. Dengan memahami variabel-variabel ini secara komprehensif, pendidik dapat merancang intervensi yang lebih tepat sasaran untuk memaksimalkan potensi remaja di berbagai konteks pendidikan..
<br>Pengenalan diri berperan penting dalam mengoptimalkan potensi akademik dan sosial remaja SMP.Dukungan lingkungan pendidikan, khususnya guru dan orang tua, memengaruhi kemampuan siswa mengenali kekuatan dan kelemahan diri.Program pengenalan diri yang terstruktur dan partisipasi ekstrakurikuler menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya pengenalan diri pada remaja awal tingkat SMP dan bagaimana hal ini dapat mengoptimalkan potensi mereka dalam dunia pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 30 siswa dari tiga sekolah menengah pertama di Sidoarjo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki pemahaman yang baik tentang diri mereka cenderung lebih aktif dalam berpartisipasi dalam kegiatan kelas dan ekstrakurikuler. Selain itu, dukungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-619fd.webp" type="image/webp" length="93184" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-619fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/perilaku-belajar-siswa-kognitif-sosial-partisipasi-thumb-1c657.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2498-staisam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10803-taaodib-jurnal-pendidikan-guru-madrasah-ibtidaiyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Learning Experiences and Student Independence in AI Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Learning Experiences and Student Independence in AI Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Learning Experiences and Student Independence in AI Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48354-nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-hijaiy</link>
	<guid isPermaLink="false">6a19c499cf9b12bc701c0086f04b0e7d</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:55:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Menyelidiki efek jangka panjang penggunaan AI dalam pelajaran hijaiyah terhadap pencapaian akademik siswa dan pengulangan konsep, melalui studi longitudinal yang melibatkan penilaian kuantitatif dan kualitatif. 2) Mengkaji integrasi AI dengan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools: 1) Menyelidiki efek jangka panjang penggunaan AI dalam pelajaran hijaiyah terhadap pencapaian akademik siswa dan pengulangan konsep, melalui studi longitudinal yang melibatkan penilaian kuantitatif dan kualitatif. 2) Mengkaji integrasi AI dengan metode pengajaran tradisional, khususnya dalam konteks kurikulum Islam, untuk memahami sinergi antara teknologi dan pembelajaran berbasis nilai guna meningkatkan motivasi dan pemahaman konseptual. 3) Mengeksplorasi pengembangan AI yang disesuaikan dengan tingkat literasi digital siswa, termasuk pembuatan antarmuka yang ramah dan pelatihan guru, guna mengurangi kesenjangan akses dan memaksimalkan efektivitas aplikasi pembelajaran hijaiyah. 4) Menyelidiki peran umpan balik adaptif AI terhadap pengembangan keterampilan metakognitif siswa, seperti penyusunan tujuan belajar, pemantauan progres, dan penilaian diri, dengan tujuan memperkuat kemandirian belajar sejak usia dini. 5) Membandingkan pendekatan AI berbasis game dengan pendekatan non-game dalam meningkatkan keterlibatan siswa, menilai faktor-faktor motivasi dan retensi informasi, serta dampaknya pada kepercayaan diri pelafalan hijaiyah.. Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam latihan pelafalan huruf hijaiyah secara signifikan meningkatkan pengalaman belajar siswa di sekolah dasar, menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan.Selain itu, AI berkontribusi pada pengembangan kemandirian belajar siswa dengan memungkinkan mereka melakukan praktik secara mandiri, menyesuaikan kecepatan belajar, dan meninjau materi secara berulang.Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan akses teknologi dan kebutuhan dukungan guru, hasil implikasi pedagogis menunjukkan potensi AI untuk memperkuat proses pengajaran hijaiyah melalui pendekatan yang lebih personal dan berpusat pada siswa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman belajar dan tingkat kemandirian siswa sekolah dasar dalam latihan pelafalan huruf hijaiyah berbasis Artificial Intelligence (AI). Pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran memberikan peluang untuk menciptakan proses belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan personal sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar yang mengikuti pembelajaran pelafalan huruf hijaiyah menggunakan aplikasi berbasis AI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI meningkatkan pengalaman belajar siswa menjadi lebih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-a4f1c.webp" title="JURIS - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-a4f1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-a4f1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-a4f1c.webp 1x" title="JURIS - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools" alt="JURIS - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-99c62.webp" title="JURIS - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-99c62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-99c62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-99c62.webp 1x" title="JURIS - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools" alt="JURIS - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-4a74d.webp" title="JURIS - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-4a74d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-4a74d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-4a74d.webp 1x" title="JURIS - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools" alt="JURIS - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48354-nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-hijaiy" title="JURIS - Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools" target="_blank">Learning Experiences and Student Independence in AI-Based Hijaiyah Letter Pronunciation Practice in Elementary Schools</a>: 1) Menyelidiki efek jangka panjang penggunaan AI dalam pelajaran hijaiyah terhadap pencapaian akademik siswa dan pengulangan konsep, melalui studi longitudinal yang melibatkan penilaian kuantitatif dan kualitatif. 2) Mengkaji integrasi AI dengan metode pengajaran tradisional, khususnya dalam konteks kurikulum Islam, untuk memahami sinergi antara teknologi dan pembelajaran berbasis nilai guna meningkatkan motivasi dan pemahaman konseptual. 3) Mengeksplorasi pengembangan AI yang disesuaikan dengan tingkat literasi digital siswa, termasuk pembuatan antarmuka yang ramah dan pelatihan guru, guna mengurangi kesenjangan akses dan memaksimalkan efektivitas aplikasi pembelajaran hijaiyah. 4) Menyelidiki peran umpan balik adaptif AI terhadap pengembangan keterampilan metakognitif siswa, seperti penyusunan tujuan belajar, pemantauan progres, dan penilaian diri, dengan tujuan memperkuat kemandirian belajar sejak usia dini. 5) Membandingkan pendekatan AI berbasis game dengan pendekatan non-game dalam meningkatkan keterlibatan siswa, menilai faktor-faktor motivasi dan retensi informasi, serta dampaknya pada kepercayaan diri pelafalan hijaiyah..
<br>Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam latihan pelafalan huruf hijaiyah secara signifikan meningkatkan pengalaman belajar siswa di sekolah dasar, menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan.Selain itu, AI berkontribusi pada pengembangan kemandirian belajar siswa dengan memungkinkan mereka melakukan praktik secara mandiri, menyesuaikan kecepatan belajar, dan meninjau materi secara berulang.Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan akses teknologi dan kebutuhan dukungan guru, hasil implikasi pedagogis menunjukkan potensi AI untuk memperkuat proses pengajaran hijaiyah melalui pendekatan yang lebih personal dan berpusat pada siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman belajar dan tingkat kemandirian siswa sekolah dasar dalam latihan pelafalan huruf hijaiyah berbasis Artificial Intelligence (AI). Pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran memberikan peluang untuk menciptakan proses belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan personal sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar yang mengikuti pembelajaran pelafalan huruf hijaiyah menggunakan aplikasi berbasis AI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI meningkatkan pengalaman belajar siswa menjadi lebih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-4a74d.webp" type="image/webp" length="94290" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-a4f1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-99c62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-gu-optimum-huruf-hijaiyah-integrasi-ai-siste-thumb-4a74d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2992-ejurnalilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12258-kitabah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulation of moringa leaf powder Moringa oleifera and red ginger powder Zingiber officinale var Rubrum on the chemical characteristics of herbal drink ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulation of moringa leaf powder Moringa oleifera and red ginger powder Zingiber officinale var Rubrum on the chemical characteristics of herbal drink ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulation of moringa leaf powder Moringa oleifera and red ginger powder Zingiber officinale var Rubrum on the chemical characteristics of herbal drink ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48357-serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-m</link>
	<guid isPermaLink="false">7d0587769635d99617b951cd1511f43c</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:19:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ west lombok ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ mocaf non ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,lombok,mocaf,non,page,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proporsi serbuk daun kelor dan serbuk jahe merah dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proporsi serbuk daun kelor dan serbuk jahe merah dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti rasa, aroma, dan tekstur minuman herbal. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan bahan-bahan alami lainnya sebagai pengganti jahe merah dalam meningkatkan sensoris dan mutu kimia minuman herbal. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas minuman herbal dalam meningkatkan kesehatan, seperti kemampuan antioksidan, anti-inflamasi, dan lainnya.. Proporsi serbuk daun kelor dan serbuk jahe merah berpengaruh nyata terhadap mutu kimia minuman herbal.Semakin tinggi proporsi serbuk daun kelor dibandingkan dengan serbuk jahe merah maka kadar air menjadi semakin rendah.Hasil kadar air pada teh celup memenuhi SNI 4324-2014 (maksimal 10%) untuk semua perlakuan (4,43%-4,84%).Selain itu, untuk nilai pH juga mengalami peningkatan (semakin asam) dengan proporsi serbuk jahe merah (5,12-5,81).Nilai pH yang sesuai berdasarkan SNI 01-3553-2006 untuk air (5,0-7,5).Untuk aktifitas antioksidan, semakin tinggi proporsi serbuk daun kelor maka semakin bertambah aktivitas antioksidannya dengan nilai yaitu 56,56%-69,12%.Perlakuan terbaik dihasilkan oleh perlakuan JK5 pada proporsi serbuk daun kelor 85% dan serbuk jahe merah 15% dengan nilai kimia masing-masing yaitu kadar air 4,56%, pH 5,16 dan aktifitas antioksidan 65,96% Minuman herbal merupakan salah satu minuman yang digemari untuk dikonsumsi karena memiliki manfaat kesehatan. Minuman herbal adalah minuman yang terbuat dari tumbuhan (berbentuk kering) seperti bunga, buah, biji, batang, rimpang, daun dan sebagainya. Daun kelor adalah tumbuhan yang bagian daunnya sering diolah menjadi minuman herbal. Antioksidan yang tinggi pada daun kelor dapat meningkatkan fungsi minuman herbal, namun kekurangannya seperti aroma langu yang dihasilkan. Karena itu digunakan jahe merah untuk meningkatkan sensoris dan juga mutu kimia minuman herbal. Tujuan penelitian ini agar didapatkan proporsi terbaik dari bahan utama terhadap mutu kimia produk minuman herbal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 7 perlakuan proporsi bahan yaitu JK0 (serbuk daun kelor 0% : serbuk jahe merah 100%), JK1 (serbuk daun kelor 15% : serbuk jahe... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-07fe8.webp" title="JURIS - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-07fe8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-07fe8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-07fe8.webp 1x" title="JURIS - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink" alt="JURIS - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-f8f94.webp" title="JURIS - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-f8f94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-f8f94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-f8f94.webp 1x" title="JURIS - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink" alt="JURIS - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-2fba6.webp" title="JURIS - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-2fba6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-2fba6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-2fba6.webp 1x" title="JURIS - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink" alt="JURIS - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48357-serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-m" title="JURIS - Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink" target="_blank">Formulation of moringa leaf powder (Moringa oleifera) and red ginger powder (Zingiber officinale var. Rubrum) on the chemical characteristics of herbal drink</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proporsi serbuk daun kelor dan serbuk jahe merah dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti rasa, aroma, dan tekstur minuman herbal. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan bahan-bahan alami lainnya sebagai pengganti jahe merah dalam meningkatkan sensoris dan mutu kimia minuman herbal. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas minuman herbal dalam meningkatkan kesehatan, seperti kemampuan antioksidan, anti-inflamasi, dan lainnya..
<br>Proporsi serbuk daun kelor dan serbuk jahe merah berpengaruh nyata terhadap mutu kimia minuman herbal.Semakin tinggi proporsi serbuk daun kelor dibandingkan dengan serbuk jahe merah maka kadar air menjadi semakin rendah.Hasil kadar air pada teh celup memenuhi SNI 4324-2014 (maksimal 10%) untuk semua perlakuan (4,43%-4,84%).Selain itu, untuk nilai pH juga mengalami peningkatan (semakin asam) dengan proporsi serbuk jahe merah (5,12-5,81).Nilai pH yang sesuai berdasarkan SNI 01-3553-2006 untuk air (5,0-7,5).Untuk aktifitas antioksidan, semakin tinggi proporsi serbuk daun kelor maka semakin bertambah aktivitas antioksidannya dengan nilai yaitu 56,56%-69,12%.Perlakuan terbaik dihasilkan oleh perlakuan JK5 pada proporsi serbuk daun kelor 85% dan serbuk jahe merah 15% dengan nilai kimia masing-masing yaitu kadar air 4,56%, pH 5,16 dan aktifitas antioksidan 65,96%
<br>Minuman herbal merupakan salah satu minuman yang digemari untuk dikonsumsi karena memiliki manfaat kesehatan. Minuman herbal adalah minuman yang terbuat dari tumbuhan (berbentuk kering) seperti bunga, buah, biji, batang, rimpang, daun dan sebagainya. Daun kelor adalah tumbuhan yang bagian daunnya sering diolah menjadi minuman herbal. Antioksidan yang tinggi pada daun kelor dapat meningkatkan fungsi minuman herbal, namun kekurangannya seperti aroma langu yang dihasilkan. Karena itu digunakan jahe merah untuk meningkatkan sensoris dan juga mutu kimia minuman herbal. Tujuan penelitian ini agar didapatkan proporsi terbaik dari bahan utama terhadap mutu kimia produk minuman herbal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 7 perlakuan proporsi bahan yaitu JK0 (serbuk daun kelor 0% : serbuk jahe merah 100%), JK1 (serbuk daun kelor 15% : serbuk jahe...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-07fe8.webp" type="image/webp" length="88198" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-07fe8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-f8f94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/serbuk-jahe-kunyit-merah-kompres-minuman-herbal-ke-thumb-2fba6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-477-ummat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16353-jurnal-agrotek-ummat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit Solanum melongena L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit Solanum melongena L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit Solanum melongena L ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48347-budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-jenis-kemasan</link>
	<guid isPermaLink="false">2aaf5231db1a23e27fc13229e94898d0</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:07:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti pengaruh modifikasi atmosfer terkontrol (CA) dengan komposisi gas tertentu saat penyimpanan untuk melihat apakah dapat lebih memperlambat laju respirasi dan menekan terjadinya chilling injury pada terung ungu dibandingkan kemasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.): Pertama, perlu diteliti pengaruh modifikasi atmosfer terkontrol (CA) dengan komposisi gas tertentu saat penyimpanan untuk melihat apakah dapat lebih memperlambat laju respirasi dan menekan terjadinya chilling injury pada terung ungu dibandingkan kemasan plastik wrap. Kedua, perlu dikaji efektivitas pelapisan edible coating dari bahan alami seperti kitosan atau alginat yang dikombinasikan dengan suhu 8AC dan kemasan plastik wrap untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas fisik dan umur simpan secara lebih optimal. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang respons fisiologis dan ekspresi gen terkait pematangan serta kerusakan pada terung ungu selama penyimpanan dingin untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari perubahan tekstur dan warna, sehingga dapat dikembangkan teknik penyimpanan yang lebih tepat secara ilmiah.. Perlakuan suhu penyimpanan dan jenis kemasan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas fisik buah terung ungu selama masa penyimpanan.Suhu 8AC dengan kemasan plastik wrap merupakan perlakuan terbaik untuk mempertahankan kekerasan buah dan warna merah keunguan gelap serta menekan susut bobot selama 28 hari.Meskipun suhu 10AC menghasilkan pH tertinggi, kombinasi suhu 8AC dan plastik wrap paling efektif dalam menjaga kualitas fisik secara keseluruhan Terung ungu (Solanum melongena L.) dapat mempertahankan kualitas fisiknya hanya dalam interval waktu 3-4 hari pada suhu ruang. Sifat terung ungu yang mudah rusak (perishable) dapat dikurangi dengan perlakuan suhu dan kemasan untuk menjaga kualitasnya, terutama dalam upaya memperpanjang umur simpan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu dan pengemasan terhadap kualitas fisik buah terung ungu. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-Plot Design) faktorial dengan 2 faktor dan dilakukan dengan 2 kali ulangan. Faktor pertama adalah suhu penyimpanan yang terbagi menjadi 4 taraf meliputi S1= 4AC, S2=6AC, S3=8AC, dan S4=10AC. Faktor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-b6661.webp" title="JURIS - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-b6661.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-b6661.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-b6661.webp 1x" title="JURIS - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)" alt="JURIS - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-63e6e.webp" title="JURIS - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-63e6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-63e6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-63e6e.webp 1x" title="JURIS - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)" alt="JURIS - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-4d5f2.webp" title="JURIS - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-4d5f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-4d5f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-4d5f2.webp 1x" title="JURIS - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)" alt="JURIS - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48347-budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-jenis-kemasan" title="JURIS - The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)" target="_blank">The effect of temperature and packaging on the physical quality of purple eggplant fruit (Solanum melongena L.)</a>: Pertama, perlu diteliti pengaruh modifikasi atmosfer terkontrol (CA) dengan komposisi gas tertentu saat penyimpanan untuk melihat apakah dapat lebih memperlambat laju respirasi dan menekan terjadinya chilling injury pada terung ungu dibandingkan kemasan plastik wrap. Kedua, perlu dikaji efektivitas pelapisan edible coating dari bahan alami seperti kitosan atau alginat yang dikombinasikan dengan suhu 8AC dan kemasan plastik wrap untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas fisik dan umur simpan secara lebih optimal. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang respons fisiologis dan ekspresi gen terkait pematangan serta kerusakan pada terung ungu selama penyimpanan dingin untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari perubahan tekstur dan warna, sehingga dapat dikembangkan teknik penyimpanan yang lebih tepat secara ilmiah..
<br>Perlakuan suhu penyimpanan dan jenis kemasan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas fisik buah terung ungu selama masa penyimpanan.Suhu 8AC dengan kemasan plastik wrap merupakan perlakuan terbaik untuk mempertahankan kekerasan buah dan warna merah keunguan gelap serta menekan susut bobot selama 28 hari.Meskipun suhu 10AC menghasilkan pH tertinggi, kombinasi suhu 8AC dan plastik wrap paling efektif dalam menjaga kualitas fisik secara keseluruhan
<br>Terung ungu (Solanum melongena L.) dapat mempertahankan kualitas fisiknya hanya dalam interval waktu 3-4 hari pada suhu ruang. Sifat terung ungu yang mudah rusak (perishable) dapat dikurangi dengan perlakuan suhu dan kemasan untuk menjaga kualitasnya, terutama dalam upaya memperpanjang umur simpan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu dan pengemasan terhadap kualitas fisik buah terung ungu. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-Plot Design) faktorial dengan 2 faktor dan dilakukan dengan 2 kali ulangan. Faktor pertama adalah suhu penyimpanan yang terbagi menjadi 4 taraf meliputi S1= 4AC, S2=6AC, S3=8AC, dan S4=10AC. Faktor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-b6661.webp" type="image/webp" length="68254" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-b6661.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-63e6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/budidaya-terung-ungu-suhu-ruang-kemasan-solanum-me-thumb-4d5f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-477-ummat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16353-jurnal-agrotek-ummat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 09 May 2026 18:55:41 +0700. 12 items. Served in: 3.233 seconds [rss] -->
