<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.195-16jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.195-16jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 16 Jul 2026 14:12:38 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 14:12:38 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-16T14:12:38+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54677-persentase-lemak-tubuh-tubu</link>
	<guid isPermaLink="false">2ee78f004f6e7f08e4a7e0decb3f965d</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andi rosa 25 ]]></category>
	<category><![CDATA[ edwin destra ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul kohar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[25,abdul,andi,destra,edwin,kohar,rosa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki validitas dan akurasi pengukuran lemak subkutan dengan fat caliper dibandingkan metode bioelectrical impedance analysis (BIA) pada populasi usia produktif di wilayah perkotaan Indonesia, untuk menentukan kesesuaian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki validitas dan akurasi pengukuran lemak subkutan dengan fat caliper dibandingkan metode bioelectrical impedance analysis (BIA) pada populasi usia produktif di wilayah perkotaan Indonesia, untuk menentukan kesesuaian alat yang lebih sederhana dalam skrining massal. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang program edukasi gizi dan aktivitas fisik yang diberikan selama kegiatan pengabdian, dengan mengamati perubahan persentase lemak tubuh serta kejadian penyakit metabolik selama minimal satu tahun. Selanjutnya, penelitian multisentra dapat memperluas skrining ke daerah lain, termasuk wilayah pedesaan, serta menambahkan pengukuran lemak visceral menggunakan ultrasonografi, guna menilai perbedaan distribusi lemak dan faktor risiko terkait, serta mengidentifikasi kebutuhan intervensi yang lebih spesifik untuk masingAcmasing komunitas. Metode yang diusulkan mencakup penggunaan sampel acak stratifikasi berdasarkan usia dan jenis kelamin, serta analisis statistik multivariat untuk mengontrol variabel konfounding seperti indeks massa tubuh dan tingkat aktivitas fisik. Hasil dari penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat kebijakan kesehatan publik dalam mengimplementasikan program skrining lemak tubuh yang terjangkau dan efektif di seluruh wilayah Indonesia.. Deteksi dini akumulasi lemak tubuh sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius dan mengurangi beban sistem kesehatan.Pemeriksaan menggunakan fat caliper, khususnya pada empat titik utama (triceps, subsubscapular, suprailiac, dan abdomen) terbukti sebagai alat yang efektif, sederhana, dan murah untuk mendeteksi kelebihan lemak tubuh subkutan secara dini.Pemeriksaan ini penting untuk mencegah obesitas dan komplikasinya, mendukung upaya promotif dan preventif terhadap obesitas, serta meningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhan Obesitas dan akumulasi lemak tubuh yang berlebihan merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit metabolik dan kardiovaskular. Pengukuran ketebalan lemak subkutan menggunakan fat caliper adalah metode sederhana, efektif, dan hemat biaya untuk menilai persentase lemak tubuh pada populasi usia produktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Grogol, Jakarta Barat, dengan melibatkan 67 peserta usia produktif. Pengukuran dilakukan pada empat titik tubuh utama, yaitu biceps, triceps, suprailiac, dan subscapular, oleh tim terlatih dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Hasil skrining menunjukkan bahwa pada pemeriksaan fat caliper, persentase peserta dengan kategori tinggi hingga sangat tinggi pada area biceps, triceps, suprailiac, dan subscapular masing-masing adalah 43,28%, 31,35%, 35,82%, dan 8,95%, yang menandakan potensi risiko kelebihan lemak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-d3de5.webp" title="JURIS - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-d3de5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-d3de5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-d3de5.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol" alt="JURIS - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-a95f6.webp" title="JURIS - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-a95f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-a95f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-a95f6.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol" alt="JURIS - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-2d41f.webp" title="JURIS - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-2d41f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-2d41f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-2d41f.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol" alt="JURIS - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54677-persentase-lemak-tubuh-tubu" title="JURIS - Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol" target="_blank">Evaluasi Obesitas Melalui Skrining Fat Caliper pada Populasi Usia Produktif di Kelurahan Grogol</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki validitas dan akurasi pengukuran lemak subkutan dengan fat caliper dibandingkan metode bioelectrical impedance analysis (BIA) pada populasi usia produktif di wilayah perkotaan Indonesia, untuk menentukan kesesuaian alat yang lebih sederhana dalam skrining massal. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang program edukasi gizi dan aktivitas fisik yang diberikan selama kegiatan pengabdian, dengan mengamati perubahan persentase lemak tubuh serta kejadian penyakit metabolik selama minimal satu tahun. Selanjutnya, penelitian multisentra dapat memperluas skrining ke daerah lain, termasuk wilayah pedesaan, serta menambahkan pengukuran lemak visceral menggunakan ultrasonografi, guna menilai perbedaan distribusi lemak dan faktor risiko terkait, serta mengidentifikasi kebutuhan intervensi yang lebih spesifik untuk masingAcmasing komunitas. Metode yang diusulkan mencakup penggunaan sampel acak stratifikasi berdasarkan usia dan jenis kelamin, serta analisis statistik multivariat untuk mengontrol variabel konfounding seperti indeks massa tubuh dan tingkat aktivitas fisik. Hasil dari penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat kebijakan kesehatan publik dalam mengimplementasikan program skrining lemak tubuh yang terjangkau dan efektif di seluruh wilayah Indonesia..
<br>Deteksi dini akumulasi lemak tubuh sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius dan mengurangi beban sistem kesehatan.Pemeriksaan menggunakan fat caliper, khususnya pada empat titik utama (triceps, subsubscapular, suprailiac, dan abdomen) terbukti sebagai alat yang efektif, sederhana, dan murah untuk mendeteksi kelebihan lemak tubuh subkutan secara dini.Pemeriksaan ini penting untuk mencegah obesitas dan komplikasinya, mendukung upaya promotif dan preventif terhadap obesitas, serta meningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhan
<br>Obesitas dan akumulasi lemak tubuh yang berlebihan merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit metabolik dan kardiovaskular. Pengukuran ketebalan lemak subkutan menggunakan fat caliper adalah metode sederhana, efektif, dan hemat biaya untuk menilai persentase lemak tubuh pada populasi usia produktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Grogol, Jakarta Barat, dengan melibatkan 67 peserta usia produktif. Pengukuran dilakukan pada empat titik tubuh utama, yaitu biceps, triceps, suprailiac, dan subscapular, oleh tim terlatih dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Hasil skrining menunjukkan bahwa pada pemeriksaan fat caliper, persentase peserta dengan kategori tinggi hingga sangat tinggi pada area biceps, triceps, suprailiac, dan subscapular masing-masing adalah 43,28%, 31,35%, 35,82%, dan 8,95%, yang menandakan potensi risiko kelebihan lemak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-2d41f.webp" type="image/webp" length="46658" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-d3de5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-a95f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/persentase-lemak-tubuh-massa-bmi-indeks-imt-evalua-thumb-2d41f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2302-staisdharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10431-kusuma-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54690-inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minum</link>
	<guid isPermaLink="false">91317d74070779673d4ceea18a2bd215</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suriana laga ]]></category>
	<category><![CDATA[ tana toraja ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul halik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,halik,laga,suriana,tana,toraja]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh penambahan bahan lain, seperti rempah-rempah atau buah-buahan, terhadap kualitas minuman instan jahe putih. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode pengolahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh penambahan bahan lain, seperti rempah-rempah atau buah-buahan, terhadap kualitas minuman instan jahe putih. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode pengolahan jahe putih yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Terakhir, studi tentang penerimaan pasar dan preferensi konsumen terhadap minuman instan jahe putih dengan berbagai variasi rasa dapat menjadi arah penelitian yang menarik.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan penambahan bubuk cokelat terhadap minuman instan jahe putih menunjukkan hasil tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, cita rasa, dan warna pada perlakuan penambahan bubuk cokelat 10%.tetapi berpengaruh nyata terhadap kadar abu dan aroma pada pembuatan minuman instan jahe putih dengan penambahan bubuk cokelat.Hasil penelitian terbaik diperoleh pada penambahan bubuk cokelat 17,5% ditinjau dari kadar air (2,88%), kadar abu (5,07%), dan uji organoleptik cita rasa 3,67 (suka), warna 4 (suka), dan aroma 3,89 (suka) yang menunjukkan rata-rata kesukaan panelis pada perlakuan F4 17,5%.Kandungan kadar abu dan aroma pada produk minuman instan jahe putih dengan penambahan bubuk cokelat yang di hasilkan di dalam penelitian ini tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia 01-4320-2004.Pada saat proses pemasakan produk sebaiknya menggunakan alat masak yang memiliki timer dan temperatur kontrol agar memudahkan dalam proses pengendalian suhu pada pemasakan sehingga dapat menghasilkan produk minuman instan yang sesuai dengan SNI Jahe merupakan jenis rempah-rempah yang menjadi salah satu komoditas ekspor yang banyak di perdagangkan dalam bentuk jahe segar. Tingginya produksi jahe dapat di jadikan sebagai peluang untuk melakukan suatu inovasi produk pangan. Menurut BPS tahun 2022 produksi kakao di Indonesia mencapai 650,6 ribu ton, komoditas kakao khususnya di Sulawesi Selatan telah berhasil menyumbangkan 13,36% terhadap total keseluruhan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk cokelat terhadap kadar air, kadar abu dan uji organoleptik meliputi cita rasa, warna, dan aroma pada minuman instan jahe putih. Perlakuan penelitian yaitu dengan penambahan bubuk cokelat (10%, 12,5%, 15% dan 17,5%). Analisis data menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-80131.webp" title="JURIS - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-80131.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-80131.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-80131.webp 1x" title="JURIS - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat" alt="JURIS - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-5715e.webp" title="JURIS - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-5715e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-5715e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-5715e.webp 1x" title="JURIS - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat" alt="JURIS - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-72585.webp" title="JURIS - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-72585.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-72585.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-72585.webp 1x" title="JURIS - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat" alt="JURIS - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54690-inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minum" title="JURIS - Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat" target="_blank">Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh penambahan bahan lain, seperti rempah-rempah atau buah-buahan, terhadap kualitas minuman instan jahe putih. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode pengolahan jahe putih yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Terakhir, studi tentang penerimaan pasar dan preferensi konsumen terhadap minuman instan jahe putih dengan berbagai variasi rasa dapat menjadi arah penelitian yang menarik..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan penambahan bubuk cokelat terhadap minuman instan jahe putih menunjukkan hasil tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, cita rasa, dan warna pada perlakuan penambahan bubuk cokelat 10%.tetapi berpengaruh nyata terhadap kadar abu dan aroma pada pembuatan minuman instan jahe putih dengan penambahan bubuk cokelat.Hasil penelitian terbaik diperoleh pada penambahan bubuk cokelat 17,5% ditinjau dari kadar air (2,88%), kadar abu (5,07%), dan uji organoleptik cita rasa 3,67 (suka), warna 4 (suka), dan aroma 3,89 (suka) yang menunjukkan rata-rata kesukaan panelis pada perlakuan F4 17,5%.Kandungan kadar abu dan aroma pada produk minuman instan jahe putih dengan penambahan bubuk cokelat yang di hasilkan di dalam penelitian ini tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia 01-4320-2004.Pada saat proses pemasakan produk sebaiknya menggunakan alat masak yang memiliki timer dan temperatur kontrol agar memudahkan dalam proses pengendalian suhu pada pemasakan sehingga dapat menghasilkan produk minuman instan yang sesuai dengan SNI
<br>Jahe merupakan jenis rempah-rempah yang menjadi salah satu komoditas ekspor yang banyak di perdagangkan dalam bentuk jahe segar. Tingginya produksi jahe dapat di jadikan sebagai peluang untuk melakukan suatu inovasi produk pangan. Menurut BPS tahun 2022 produksi kakao di Indonesia mencapai 650,6 ribu ton, komoditas kakao khususnya di Sulawesi Selatan telah berhasil menyumbangkan 13,36% terhadap total keseluruhan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk cokelat terhadap kadar air, kadar abu dan uji organoleptik meliputi cita rasa, warna, dan aroma pada minuman instan jahe putih. Perlakuan penelitian yaitu dengan penambahan bubuk cokelat (10%, 12,5%, 15% dan 17,5%). Analisis data menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-5715e.webp" type="image/webp" length="79252" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-80131.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-5715e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/inovasi-produk-jahe-putih-bubuk-cokelat-minuman-in-thumb-72585.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1458-unibos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19405-pallangga-journal-agriculture-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54692-tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma</link>
	<guid isPermaLink="false">90fd75c13d0acf9e7f85670b7cdddff6</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suriana laga ]]></category>
	<category><![CDATA[ tana toraja ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul halik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,halik,laga,suriana,tana,toraja]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menganalisis lebih lanjut tentang rendemen dan waktu penyimpanan tepung aren, serta menganalisis kandungan lemak, karbohidrat, dan amilosa pada tepung aren. Selain itu, dapat dilakukan penelitian tentang pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menganalisis lebih lanjut tentang rendemen dan waktu penyimpanan tepung aren, serta menganalisis kandungan lemak, karbohidrat, dan amilosa pada tepung aren. Selain itu, dapat dilakukan penelitian tentang pengaruh lama pengendapan pati aren terhadap kualitas organoleptik tepung aren, seperti rasa dan tekstur. Penelitian ini dapat membantu dalam pengembangan agroindustri tepung aren dan meningkatkan kualitas produk.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan lama pengendapan pati aren berpengaruh nyata terhadap kadar air dan serat kasar tepung aren, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap warna, aroma, dan tekstur tepung aren.Perlakuan terbaik diperoleh pada lama pengendapan pati aren 28 jam ditinjau dari kadar air 8,01%, serat kasar 0,09%, warna 4,32, aroma 4,22, dan tekstur 4,38 tepung aren.Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menganalisis terhadap rendemen dan lama waktu penyimpanan tepung aren dan menganalisis kadar lemak, karbohidrat, dan kadar amilosa pada tepung aren Kandungan pati pada batang pohon aren yang lebih besar dapat menghasilkan pati aren rata-rata berkisar antara 74,60% - 88,96% pada batang aren yang beukuran kecil dapat menghasilkan pati aren berkisar antara 60,77% - 70,94% pada bagian batang. Tepung aren adalah tepung yang terbuat dari pati batang pohon aren, tepung aren ini adalah produk stengah jadi dan memiliki sifat yang halus sehingga digunakan sebagai bahan baku berbagai macam makan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengendapan pati aren terhadap kadar air, serat kasar, dan uji organoleptik (warna, aroma, dan tekstur) tepung aren. Perlakuan penelitian ini yaitu lama pengendapan pati aren 22 jam, 24 jam, 26 jam dan 28 jam. Analisis data dengan menggunakan Rancang Acak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-1ab59.webp" title="JURIS - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-1ab59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-1ab59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-1ab59.webp 1x" title="JURIS - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr" alt="JURIS - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-22802.webp" title="JURIS - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-22802.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-22802.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-22802.webp 1x" title="JURIS - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr" alt="JURIS - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-b567e.webp" title="JURIS - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-b567e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-b567e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-b567e.webp 1x" title="JURIS - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr" alt="JURIS - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54692-tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma" title="JURIS - Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr" target="_blank">Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menganalisis lebih lanjut tentang rendemen dan waktu penyimpanan tepung aren, serta menganalisis kandungan lemak, karbohidrat, dan amilosa pada tepung aren. Selain itu, dapat dilakukan penelitian tentang pengaruh lama pengendapan pati aren terhadap kualitas organoleptik tepung aren, seperti rasa dan tekstur. Penelitian ini dapat membantu dalam pengembangan agroindustri tepung aren dan meningkatkan kualitas produk..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan lama pengendapan pati aren berpengaruh nyata terhadap kadar air dan serat kasar tepung aren, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap warna, aroma, dan tekstur tepung aren.Perlakuan terbaik diperoleh pada lama pengendapan pati aren 28 jam ditinjau dari kadar air 8,01%, serat kasar 0,09%, warna 4,32, aroma 4,22, dan tekstur 4,38 tepung aren.Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menganalisis terhadap rendemen dan lama waktu penyimpanan tepung aren dan menganalisis kadar lemak, karbohidrat, dan kadar amilosa pada tepung aren
<br>Kandungan pati pada batang pohon aren yang lebih besar dapat menghasilkan pati aren rata-rata berkisar antara 74,60% - 88,96% pada batang aren yang beukuran kecil dapat menghasilkan pati aren berkisar antara 60,77% - 70,94% pada bagian batang. Tepung aren adalah tepung yang terbuat dari pati batang pohon aren, tepung aren ini adalah produk stengah jadi dan memiliki sifat yang halus sehingga digunakan sebagai bahan baku berbagai macam makan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengendapan pati aren terhadap kadar air, serat kasar, dan uji organoleptik (warna, aroma, dan tekstur) tepung aren. Perlakuan penelitian ini yaitu lama pengendapan pati aren 22 jam, 24 jam, 26 jam dan 28 jam. Analisis data dengan menggunakan Rancang Acak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-22802.webp" type="image/webp" length="61326" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-1ab59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-22802.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/tekstur-tepung-aren-pati-batang-aroma-arena-arenga-thumb-b567e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1458-unibos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19405-pallangga-journal-agriculture-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi dan Implementasi Zakat Infak Sedekah dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al Munawwarah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi dan Implementasi Zakat Infak Sedekah dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al Munawwarah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi dan Implementasi Zakat Infak Sedekah dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al Munawwarah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54671-program-edukasi-ctps-masjid-al-ikh</link>
	<guid isPermaLink="false">cfc6ca46e56f59baef86e4028d8b8484</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ masjid al ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,masjid,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang edukasi ZISWAF terhadap tingkat partisipasi jamaah selama satu hingga dua tahun, untuk mengetahui apakah pemahaman yang didapatkan dapat dipertahankan dan diimplementasikan secara berkelanjutan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang edukasi ZISWAF terhadap tingkat partisipasi jamaah selama satu hingga dua tahun, untuk mengetahui apakah pemahaman yang didapatkan dapat dipertahankan dan diimplementasikan secara berkelanjutan. Selanjutnya, studi perbandingan antara metode edukasi berbasis teknologi digital dan metode konvensional (tatap muka tanpa media digital) dapat mengidentifikasi keefektifan masingAcmasing pendekatan dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi peserta. Selain itu, penelitian mengenai skala replikasi program edukasi ini ke beberapa masjid di wilayah berbeda dapat membantu merumuskan model standar yang dapat diadaptasi oleh institusi keagamaan lain, dengan memperhatikan faktor budaya, tingkat literasi digital, dan dukungan institusional.. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa edukasi dan implementasi ZISWAF produktif bagi jamaAoah Masjid Al Munawwarah, yang diintegrasikan dengan teknologi digital, sangat krusial dalam mengoptimalkan potensi filantropi Islam untuk kemandirian ekonomi dan keadilan sosial.Pendekatan ini sejalan dengan rekomendasi untuk pemerintah dalam mencapai tujuan Indonesia Emas 2045, yang mencakup implementasi digitalisasi canggih dalam manajemen wakaf dan integrasi data wakaf ke dalam sistem manajemen keuangan yang kuat.Sinergi antara inovasi teknologi dan prinsip-prinsip syariah ini membuka peluang besar untuk menciptakan sistem pengelolaan ZISWAF yang transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan Tujuan dari edukasi ini adalah meningkatkan pemahaman Muslim terhadap urgensi zakat untuk bisa terlibat dalam ZISWAF, dilaksanakan di Masjid Al Munawwarah 1-30 Mei 2024 setiap pekan 1 kali dengan durasi 60 menit, dengan peserta 50 orang. Materi yang disampaikan terdiri dari 4 modul dengan model penyampaian ceramah dan interaktif serta simulasi. Hasil dari edukasi ini sebagian besar jamaah memahami akan urgensi ZISWAF dan memiliki keinginan untuk berperan aktif dalam ZISWAF. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-baffa.webp" title="JURIS - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-baffa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-baffa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-baffa.webp 1x" title="JURIS - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah" alt="JURIS - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-71dc7.webp" title="JURIS - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-71dc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-71dc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-71dc7.webp 1x" title="JURIS - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah" alt="JURIS - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-31ac1.webp" title="JURIS - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-31ac1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-31ac1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-31ac1.webp 1x" title="JURIS - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah" alt="JURIS - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54671-program-edukasi-ctps-masjid-al-ikh" title="JURIS - Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah" target="_blank">Edukasi dan Implementasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf Produktif Bagi JamaAoah Masjid Al-Munawwarah</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang edukasi ZISWAF terhadap tingkat partisipasi jamaah selama satu hingga dua tahun, untuk mengetahui apakah pemahaman yang didapatkan dapat dipertahankan dan diimplementasikan secara berkelanjutan. Selanjutnya, studi perbandingan antara metode edukasi berbasis teknologi digital dan metode konvensional (tatap muka tanpa media digital) dapat mengidentifikasi keefektifan masingAcmasing pendekatan dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi peserta. Selain itu, penelitian mengenai skala replikasi program edukasi ini ke beberapa masjid di wilayah berbeda dapat membantu merumuskan model standar yang dapat diadaptasi oleh institusi keagamaan lain, dengan memperhatikan faktor budaya, tingkat literasi digital, dan dukungan institusional..
<br>Pengabdian ini menyimpulkan bahwa edukasi dan implementasi ZISWAF produktif bagi jamaAoah Masjid Al Munawwarah, yang diintegrasikan dengan teknologi digital, sangat krusial dalam mengoptimalkan potensi filantropi Islam untuk kemandirian ekonomi dan keadilan sosial.Pendekatan ini sejalan dengan rekomendasi untuk pemerintah dalam mencapai tujuan Indonesia Emas 2045, yang mencakup implementasi digitalisasi canggih dalam manajemen wakaf dan integrasi data wakaf ke dalam sistem manajemen keuangan yang kuat.Sinergi antara inovasi teknologi dan prinsip-prinsip syariah ini membuka peluang besar untuk menciptakan sistem pengelolaan ZISWAF yang transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan
<br>Tujuan dari edukasi ini adalah meningkatkan pemahaman Muslim terhadap urgensi zakat untuk bisa terlibat dalam ZISWAF, dilaksanakan di Masjid Al Munawwarah 1-30 Mei 2024 setiap pekan 1 kali dengan durasi 60 menit, dengan peserta 50 orang. Materi yang disampaikan terdiri dari 4 modul dengan model penyampaian ceramah dan interaktif serta simulasi. Hasil dari edukasi ini sebagian besar jamaah memahami akan urgensi ZISWAF dan memiliki keinginan untuk berperan aktif dalam ZISWAF.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-31ac1.webp" type="image/webp" length="65766" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-baffa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-71dc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/program-edukasi-ctps-masjid-al-ikhlas-astu-metode-thumb-31ac1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2302-staisdharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10431-kusuma-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54678-pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh</link>
	<guid isPermaLink="false">cd6ea895399e97e4bd6f3dd77e14b0b7</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andi rosa 25 ]]></category>
	<category><![CDATA[ edwin destra ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul kohar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[25,abdul,andi,destra,edwin,kohar,rosa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi gizi berbasis digital dalam meningkatkan penurunan nilai IMT dan WHR pada populasi usia produktif, dengan desain uji coba terkontrol acak. Selain itu, studi longitudinal diperlukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi gizi berbasis digital dalam meningkatkan penurunan nilai IMT dan WHR pada populasi usia produktif, dengan desain uji coba terkontrol acak. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk meneliti hubungan antara perubahan pola aktivitas fisik setelah intervensi skrining antropometri dan penurunan kejadian stroke selama periode lima tahun. Sebagai langkah lanjutan, penelitian kualitatif dapat mengidentifikasi hambatan budaya dan sosial yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap rekomendasi gaya hidup sehat, sehingga strategi intervensi dapat disesuaikan dengan konteks lokal.. Mayoritas peserta kegiatan memiliki kategori IMT obesitas dan nilai WHR yang tinggi, menunjukkan tingginya risiko obesitas sentral yang erat kaitannya dengan peningkatan risiko stroke dan penyakit kardiometabolik lainnya.Pengukuran antropometri seperti IMT dan WHR terbukti efektif sebagai alat skrining sederhana untuk mendeteksi risiko secara dini, dan edukasi kesehatan yang menyertai skrining berperan penting dalam mendorong perubahan gaya hidup serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga status gizi dan distribusi lemak tubuh.Pendekatan ini sangat relevan untuk menurunkan angka kejadian stroke, terutama pada kelompok usia produktif, sehingga dapat mengurangi beban ekonomi dan sosial akibat disabilitas jangka panjang Stroke merupakan penyebab utama kematian dan disabilitas jangka panjang di Indonesia, dengan obesitas sentral sebagai salah satu faktor risiko utama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Grogol, Jakarta Barat, dengan skrining antropometri berupa pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Rasio Lingkar Pinggang terhadap Panggul (Waist-to-hip/WHR) pada 67 peserta usia produktif. Pengukuran dilakukan oleh tim Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara menggunakan alat ukur standar yang terkalibrasi. Hasil skrining menunjukkan bahwa 67,16% peserta mengalami obesitas berdasarkan IMT dan 73,13% memiliki WHR tinggi yang mengindikasikan obesitas sentral. Edukasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-3ba7a.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-3ba7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-3ba7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-3ba7a.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif" alt="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-76e8a.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-76e8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-76e8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-76e8a.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif" alt="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-a96f3.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-a96f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-a96f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-a96f3.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif" alt="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54678-pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh" title="JURIS - Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif" target="_blank">Optimalisasi Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Pinggang-Pinggul untuk Deteksi Dini Risiko Stroke pada Populasi Usia Produktif</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi gizi berbasis digital dalam meningkatkan penurunan nilai IMT dan WHR pada populasi usia produktif, dengan desain uji coba terkontrol acak. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk meneliti hubungan antara perubahan pola aktivitas fisik setelah intervensi skrining antropometri dan penurunan kejadian stroke selama periode lima tahun. Sebagai langkah lanjutan, penelitian kualitatif dapat mengidentifikasi hambatan budaya dan sosial yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap rekomendasi gaya hidup sehat, sehingga strategi intervensi dapat disesuaikan dengan konteks lokal..
<br>Mayoritas peserta kegiatan memiliki kategori IMT obesitas dan nilai WHR yang tinggi, menunjukkan tingginya risiko obesitas sentral yang erat kaitannya dengan peningkatan risiko stroke dan penyakit kardiometabolik lainnya.Pengukuran antropometri seperti IMT dan WHR terbukti efektif sebagai alat skrining sederhana untuk mendeteksi risiko secara dini, dan edukasi kesehatan yang menyertai skrining berperan penting dalam mendorong perubahan gaya hidup serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga status gizi dan distribusi lemak tubuh.Pendekatan ini sangat relevan untuk menurunkan angka kejadian stroke, terutama pada kelompok usia produktif, sehingga dapat mengurangi beban ekonomi dan sosial akibat disabilitas jangka panjang
<br>Stroke merupakan penyebab utama kematian dan disabilitas jangka panjang di Indonesia, dengan obesitas sentral sebagai salah satu faktor risiko utama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Grogol, Jakarta Barat, dengan skrining antropometri berupa pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Rasio Lingkar Pinggang terhadap Panggul (Waist-to-hip/WHR) pada 67 peserta usia produktif. Pengukuran dilakukan oleh tim Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara menggunakan alat ukur standar yang terkalibrasi. Hasil skrining menunjukkan bahwa 67,16% peserta mengalami obesitas berdasarkan IMT dan 73,13% memiliki WHR tinggi yang mengindikasikan obesitas sentral. Edukasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-a96f3.webp" type="image/webp" length="50794" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-3ba7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-76e8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/pencegahan-stroke-faktor-risiko-massa-tubuh-imt-ed-thumb-a96f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2302-staisdharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10431-kusuma-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberantasan Hama Tikus Potensi dan Strategi KKN di Desa Pagedangan Indramayu Jawa Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberantasan Hama Tikus Potensi dan Strategi KKN di Desa Pagedangan Indramayu Jawa Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberantasan Hama Tikus Potensi dan Strategi KKN di Desa Pagedangan Indramayu Jawa Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54669-populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian</link>
	<guid isPermaLink="false">3c60fd89af1118d351a35819eafed5c1</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ masjid al ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,masjid,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas tanaman lokal seperti sereh atau temulawak sebagai bahan repelan alami tikus pada lahan pertanian di Desa Pagedangan. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan perangkap tradisional berbahan bambu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas tanaman lokal seperti sereh atau temulawak sebagai bahan repelan alami tikus pada lahan pertanian di Desa Pagedangan. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan perangkap tradisional berbahan bambu dengan teknologi ultrasonik dapat menilai keunggulan masingAcmasing dalam mengurangi populasi hama tikus secara berkelanjutan. Penelitian juga diperlukan untuk mengidentifikasi peran predator alami, seperti burung hantu dan ular, dalam mengendalikan populasi tikus serta mengembangkan strategi pelestarian habitat predator tersebut. Selanjutnya, dapat dilakukan evaluasi jangka panjang dampak program KKN terhadap pendapatan petani dan ketahanan pangan, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah intervensi. Akhirnya, pendekatan partisipatif yang melibatkan kelompok tani dalam desain dan pemantauan teknologi pengendalian hama harus diuji untuk meningkatkan keberlanjutan dan kemandirian masyarakat. Dengan mengintegrasikan temuanActemuan tersebut, model KKN dapat dioptimalkan untuk diterapkan di wilayah agraris lain dengan tantangan hama serupa.. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pagedangan dengan fokus pemberantasan hama tikus memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani melalui pendekatan komprehensif, partisipatif, dan kolaboratif.Keberhasilan program ini dapat menjadi model bagi wilayah lain dengan permasalahan serupa, mengingat sinergi antara akademisi, mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dapat mengatasi tantangan hama secara efektif.Oleh karena itu, pelaksanaan KKN harus dipersiapkan matang, dilaksanakan sungguhAcsungguh, dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan pencapaian tujuan yang berkelanjutan Program pengabdian masyarakat, "Pemberantasan Hama Tikus di Ladang Pertanian Warga," dirancang dan dilaksanakan sebagai potensi dan fokus strategis untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Menyadari lanskap pertanian yang signifikan di wilayah tersebut dan dampak merugikan hama tikus terhadap hasil panen serta mata pencaharian petani, inisiatif KKN ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan solusi berkelanjutan. Program ini melibatkan analisis situasi yang komprehensif, lokakarya pendidikan tentang biologi tikus dan pengendalian hama terpadu, pelatihan praktis dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-1e33a.webp" title="JURIS - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-1e33a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-1e33a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-1e33a.webp 1x" title="JURIS - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat" alt="JURIS - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-36612.webp" title="JURIS - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-36612.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-36612.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-36612.webp 1x" title="JURIS - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat" alt="JURIS - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-cbb9d.webp" title="JURIS - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-cbb9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-cbb9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-cbb9d.webp 1x" title="JURIS - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat" alt="JURIS - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54669-populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian" title="JURIS - Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat" target="_blank">Pemberantasan Hama Tikus: Potensi dan Strategi KKN  di Desa Pagedangan, Indramayu, Jawa Barat</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas tanaman lokal seperti sereh atau temulawak sebagai bahan repelan alami tikus pada lahan pertanian di Desa Pagedangan. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan perangkap tradisional berbahan bambu dengan teknologi ultrasonik dapat menilai keunggulan masingAcmasing dalam mengurangi populasi hama tikus secara berkelanjutan. Penelitian juga diperlukan untuk mengidentifikasi peran predator alami, seperti burung hantu dan ular, dalam mengendalikan populasi tikus serta mengembangkan strategi pelestarian habitat predator tersebut. Selanjutnya, dapat dilakukan evaluasi jangka panjang dampak program KKN terhadap pendapatan petani dan ketahanan pangan, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah intervensi. Akhirnya, pendekatan partisipatif yang melibatkan kelompok tani dalam desain dan pemantauan teknologi pengendalian hama harus diuji untuk meningkatkan keberlanjutan dan kemandirian masyarakat. Dengan mengintegrasikan temuanActemuan tersebut, model KKN dapat dioptimalkan untuk diterapkan di wilayah agraris lain dengan tantangan hama serupa..
<br>Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pagedangan dengan fokus pemberantasan hama tikus memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani melalui pendekatan komprehensif, partisipatif, dan kolaboratif.Keberhasilan program ini dapat menjadi model bagi wilayah lain dengan permasalahan serupa, mengingat sinergi antara akademisi, mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dapat mengatasi tantangan hama secara efektif.Oleh karena itu, pelaksanaan KKN harus dipersiapkan matang, dilaksanakan sungguhAcsungguh, dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan pencapaian tujuan yang berkelanjutan
<br>Program pengabdian masyarakat, "Pemberantasan Hama Tikus di Ladang Pertanian Warga," dirancang dan dilaksanakan sebagai potensi dan fokus strategis untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Menyadari lanskap pertanian yang signifikan di wilayah tersebut dan dampak merugikan hama tikus terhadap hasil panen serta mata pencaharian petani, inisiatif KKN ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan solusi berkelanjutan. Program ini melibatkan analisis situasi yang komprehensif, lokakarya pendidikan tentang biologi tikus dan pengendalian hama terpadu, pelatihan praktis dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-cbb9d.webp" type="image/webp" length="75726" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-1e33a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-36612.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/populasi-tikus-rawan-hama-pengendalian-terpadu-pem-thumb-cbb9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2302-staisdharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10431-kusuma-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54673-ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-sy</link>
	<guid isPermaLink="false">2932eaba709fb73c0ec965d3849a7261</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ masjid al ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,masjid,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pelatihan literasi digital mempengaruhi tingkat adopsi produk fintech syariah di komunitas pedesaan, dengan membandingkan kelompok yang menerima pelatihan khusus terhadap kelompok kontrol yang hanya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pelatihan literasi digital mempengaruhi tingkat adopsi produk fintech syariah di komunitas pedesaan, dengan membandingkan kelompok yang menerima pelatihan khusus terhadap kelompok kontrol yang hanya mengikuti penyuluhan konvensional. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang program penyuluhan komprehensif terhadap perilaku keuangan masyarakat, khususnya perubahan pola tabungan, investasi, dan penggunaan layanan keuangan syariah selama setidaknya dua tahun setelah intervensi. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pedagogik, seperti pembelajaran berbasis permainan (gamifikasi) versus diskusi interaktif tradisional, dalam meningkatkan literasi ekonomi syariah dan motivasi peserta untuk menerapkan prinsipAcprinsip Islam dalam keputusan keuangan mereka. Dengan meneliti faktorAcfaktor tersebut, dapat diidentifikasi strategi optimal yang memperkuat literasi digital dan syariah, serta memperluas inklusi keuangan syariah di wilayah dengan akses terbatas. Hasil penelitian diharapkan memberikan dasar empiris bagi pembuat kebijakan dan praktisi untuk merancang program penyuluhan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.. Pemahaman terhadap akad-akad syariah, seperti murabahah, musyarakah, dan mudharabah, sangat penting bagi masyarakat untuk memastikan kesesuaian pengelolaan keuangan mereka dengan prinsip-prinsip Islam.Peningkatan literasi ini tidak hanya sebatas pada pemahaman teori, tetapi juga mencakup kemampuan praktis dalam mengidentifikasi dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan syariah yang tersedia.Pemberdayaan masyarakat melalui literasi keuangan syariah yang mendalam juga berpotensi besar untuk meningkatkan akses mereka terhadap pengelolaan keuangan syariah Tujuan penyuluhan ini adalah meningkatkan literasi kesadaran masyarakat mengenai prinsip-prinsip ekonomi syariah dan mendorong adopsi produk keuangan syariah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Bogor dengan peserta 120 orang. Penyuluhan menggunakan pendekatan diskusi interaktif dan komprhensif disetiap sesi. Materi diberikan dalam tiga fase; pendahuluan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil menunjukan bahwa 96 orang menyatakan memahami prinsip-prinsip ekonomi syariah dan siap melakukan pengelolaan keuangan dengan prinsip-prinsip Islam. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-3ae2c.webp" title="JURIS - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-3ae2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-3ae2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-3ae2c.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif" alt="JURIS - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-22c92.webp" title="JURIS - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-22c92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-22c92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-22c92.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif" alt="JURIS - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-ee058.webp" title="JURIS - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-ee058.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-ee058.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-ee058.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif" alt="JURIS - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54673-ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-sy" title="JURIS - Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif" target="_blank">Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman Ekonomi Syariah Melalui Program Penyuluhan Komprehensif</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pelatihan literasi digital mempengaruhi tingkat adopsi produk fintech syariah di komunitas pedesaan, dengan membandingkan kelompok yang menerima pelatihan khusus terhadap kelompok kontrol yang hanya mengikuti penyuluhan konvensional. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang program penyuluhan komprehensif terhadap perilaku keuangan masyarakat, khususnya perubahan pola tabungan, investasi, dan penggunaan layanan keuangan syariah selama setidaknya dua tahun setelah intervensi. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pedagogik, seperti pembelajaran berbasis permainan (gamifikasi) versus diskusi interaktif tradisional, dalam meningkatkan literasi ekonomi syariah dan motivasi peserta untuk menerapkan prinsipAcprinsip Islam dalam keputusan keuangan mereka. Dengan meneliti faktorAcfaktor tersebut, dapat diidentifikasi strategi optimal yang memperkuat literasi digital dan syariah, serta memperluas inklusi keuangan syariah di wilayah dengan akses terbatas. Hasil penelitian diharapkan memberikan dasar empiris bagi pembuat kebijakan dan praktisi untuk merancang program penyuluhan yang lebih adaptif dan berkelanjutan..
<br>Pemahaman terhadap akad-akad syariah, seperti murabahah, musyarakah, dan mudharabah, sangat penting bagi masyarakat untuk memastikan kesesuaian pengelolaan keuangan mereka dengan prinsip-prinsip Islam.Peningkatan literasi ini tidak hanya sebatas pada pemahaman teori, tetapi juga mencakup kemampuan praktis dalam mengidentifikasi dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan syariah yang tersedia.Pemberdayaan masyarakat melalui literasi keuangan syariah yang mendalam juga berpotensi besar untuk meningkatkan akses mereka terhadap pengelolaan keuangan syariah
<br>Tujuan penyuluhan ini adalah meningkatkan literasi kesadaran masyarakat mengenai prinsip-prinsip ekonomi syariah dan mendorong adopsi produk keuangan syariah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Bogor dengan peserta 120 orang. Penyuluhan menggunakan pendekatan diskusi interaktif dan komprhensif disetiap sesi. Materi diberikan dalam tiga fase; pendahuluan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil menunjukan bahwa 96 orang menyatakan memahami prinsip-prinsip ekonomi syariah dan siap melakukan pengelolaan keuangan dengan prinsip-prinsip Islam.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-22c92.webp" type="image/webp" length="65728" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-3ae2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-22c92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/ekonomi-syariah-food-fintech-model-akad-keuangan-p-thumb-ee058.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2302-staisdharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10431-kusuma-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54682-yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-ph</link>
	<guid isPermaLink="false">e668bd1664f028a028c6d9f61b920f75</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suriana laga ]]></category>
	<category><![CDATA[ tana toraja ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul halik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,halik,laga,suriana,tana,toraja]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh dosis pupuk kompos ampas kelapa dan NPK mutiara terhadap kualitas nutrisi tanaman pakcoy. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis pupuk organik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh dosis pupuk kompos ampas kelapa dan NPK mutiara terhadap kualitas nutrisi tanaman pakcoy. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis pupuk organik lain yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy. Terakhir, studi tentang pengaruh kombinasi pupuk kompos ampas kelapa dan NPK mutiara terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy di berbagai kondisi lingkungan dapat dilakukan untuk memahami respons tanaman terhadap faktor-faktor ekologis.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa respon kompos ampas kelapa dan npk mutiara berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah, akan tetapi tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman umur 14 HST.Perlakuan terbaik diperoleh dari kombinas antara ampas kelapa dan npk mutiara (K3P2).Respon utama kompos ampas kelapa terhadap semua parameter, dengan dosis kompos ampas kelapa sebanyak 500 g/tanaman (K3) sebagai perlakuan terbaik.Respon utama terhadap pupuk NPK mutiara menunjukkan perbedaan signifikan pada semua parameter pengamatan dengan dosis pupuk npk mutiara 12 g/tanaman (P2) sebagai perlakuan terbaik.Hasil penelitian, dosis perlakuan yang optimal untuk pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy adalah 500 g/tanaman (K3) dan 12 g pupuk npk muriara per tanaman (P2) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara budidaya tanaman pakcoy dan dapat mengetahui respon pertumbuhan tanaman pakcoy secara interaksi terhadap pemberian berbagai takaran pupuk ampas kelapa dan NPK mutiara. Kegunaan dari penelitian ini diharapkan mampu memperoleh keterampilan dalam membudidayakan tanaman pakcoy dan mengetahu permasalahan yang ada dan cara penanganan yang tepat dalam membudidayakan tanaman pakcoy. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-6993b.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-6993b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-6993b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-6993b.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-7660e.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-7660e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-7660e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-7660e.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54682-yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-ph" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara" target="_blank">Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh dosis pupuk kompos ampas kelapa dan NPK mutiara terhadap kualitas nutrisi tanaman pakcoy. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis pupuk organik lain yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy. Terakhir, studi tentang pengaruh kombinasi pupuk kompos ampas kelapa dan NPK mutiara terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy di berbagai kondisi lingkungan dapat dilakukan untuk memahami respons tanaman terhadap faktor-faktor ekologis..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa respon kompos ampas kelapa dan npk mutiara berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah, akan tetapi tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman umur 14 HST.Perlakuan terbaik diperoleh dari kombinas antara ampas kelapa dan npk mutiara (K3P2).Respon utama kompos ampas kelapa terhadap semua parameter, dengan dosis kompos ampas kelapa sebanyak 500 g/tanaman (K3) sebagai perlakuan terbaik.Respon utama terhadap pupuk NPK mutiara menunjukkan perbedaan signifikan pada semua parameter pengamatan dengan dosis pupuk npk mutiara 12 g/tanaman (P2) sebagai perlakuan terbaik.Hasil penelitian, dosis perlakuan yang optimal untuk pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy adalah 500 g/tanaman (K3) dan 12 g pupuk npk muriara per tanaman (P2)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara budidaya tanaman pakcoy dan dapat mengetahui respon pertumbuhan tanaman pakcoy secara interaksi terhadap pemberian berbagai takaran pupuk ampas kelapa dan NPK mutiara. Kegunaan dari penelitian ini diharapkan mampu memperoleh keterampilan dalam membudidayakan tanaman pakcoy dan mengetahu permasalahan yang ada dan cara penanganan yang tepat dalam membudidayakan tanaman pakcoy.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-6993b.webp" type="image/webp" length="123608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-6993b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/yield-pakcoy-brassica-pupuk-npk-phonska-kompos-amp-thumb-7660e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1458-unibos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19405-pallangga-journal-agriculture-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang Undang HPP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang Undang HPP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang Undang HPP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54679-pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-p</link>
	<guid isPermaLink="false">273fbe1a8062a60a0afc91ea57ed99ff</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ aisy izzatul ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali murtadho ]]></category>
	<category><![CDATA[ wildan ahmad ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,aisy,ali,izzatul,murtadho,wildan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana beban pajak yang sebenarnya dirasakan oleh UMKM fashion di berbagai marketplace setelah penerapan UU HPP, dengan menggunakan survei lapangan dan analisis data keuangan untuk mengukur tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana beban pajak yang sebenarnya dirasakan oleh UMKM fashion di berbagai marketplace setelah penerapan UU HPP, dengan menggunakan survei lapangan dan analisis data keuangan untuk mengukur tingkat beban ganda dan kepatuhan. Selanjutnya, studi komparatif antara platform marketplace utama seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada dapat dilakukan untuk menilai efektivitas mekanisme pemungutan pajak digital serta mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi secara lintas platform. Selain itu, pengembangan kerangka kerja pajak proporsional khusus untuk UMKM mikro dapat dirancang melalui simulasi model fiskal yang mempertimbangkan kapasitas ekonomi, tingkat literasi digital, dan beban administratif, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih adil dan inklusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan regulasi pajak digital yang menyeimbangkan kepastian hukum dengan keberlanjutan usaha UMKM fashion. Dengan pendekatan multidisipliner, hasilnya dapat memperkuat inklusi fiskal dan mempercepat transformasi digital sektor UMKM di Indonesia.. Penerapan prinsip keadilan pajak terhadap UMKM fashion yang beroperasi melalui marketplace masih belum proporsional dan adil, karena regulasi menetapkan marketplace sebagai pemungut PPN serta tetap mewajibkan UMKM membayar PPh Final, sehingga menimbulkan beban ganda yang tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi UMKM kecil dan mikro.Ketidaksesuaian ini menyebabkan ketidakefektifan hukum dan mendorong UMKM ke arah informalitas, yang berpotensi menghambat inklusi fiskal serta transformasi digital.Oleh karena itu, diperlukan revisi regulasi teknis serta pendekatan afirmatif dalam kebijakan pajak digital agar selaras dengan asas keadilan, kepastian hukum, dan proporsionalitas sebagaimana dijamin dalam Pasal 23A UUD 1945 Pertumbuhan UMKM fashion di Indonesia melalui platform marketplace digital memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ekspor produk kreatif. Namun, perkembangan ini juga menghadirkan tantangan baru di bidang perpajakan, terutama setelah diberlakukannya Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip keadilan pajak terhadap UMKM fashion yang beroperasi melalui marketplace, ditinjau dari pendekatan yuridis normatif. Penunjukan marketplace sebagai pemungut PPN dan tetap diberlakukannya PPh Final menimbulkan potensi beban ganda dan ketidaksesuaian terhadap prinsip keadilan vertikal dan horizontal dalam perpajakan. Hasil kajian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-b327c.webp" title="JURIS - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-b327c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-b327c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-b327c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP" alt="JURIS - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-ecdbd.webp" title="JURIS - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-ecdbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-ecdbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-ecdbd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP" alt="JURIS - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-cccd4.webp" title="JURIS - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-cccd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-cccd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-cccd4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP" alt="JURIS - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54679-pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-p" title="JURIS - Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP" target="_blank">Analisis Keadilan Pajak Terhadap UMKM Fashion di Marketplace dalam Perspektif Undang-Undang HPP</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana beban pajak yang sebenarnya dirasakan oleh UMKM fashion di berbagai marketplace setelah penerapan UU HPP, dengan menggunakan survei lapangan dan analisis data keuangan untuk mengukur tingkat beban ganda dan kepatuhan. Selanjutnya, studi komparatif antara platform marketplace utama seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada dapat dilakukan untuk menilai efektivitas mekanisme pemungutan pajak digital serta mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi secara lintas platform. Selain itu, pengembangan kerangka kerja pajak proporsional khusus untuk UMKM mikro dapat dirancang melalui simulasi model fiskal yang mempertimbangkan kapasitas ekonomi, tingkat literasi digital, dan beban administratif, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih adil dan inklusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan regulasi pajak digital yang menyeimbangkan kepastian hukum dengan keberlanjutan usaha UMKM fashion. Dengan pendekatan multidisipliner, hasilnya dapat memperkuat inklusi fiskal dan mempercepat transformasi digital sektor UMKM di Indonesia..
<br>Penerapan prinsip keadilan pajak terhadap UMKM fashion yang beroperasi melalui marketplace masih belum proporsional dan adil, karena regulasi menetapkan marketplace sebagai pemungut PPN serta tetap mewajibkan UMKM membayar PPh Final, sehingga menimbulkan beban ganda yang tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi UMKM kecil dan mikro.Ketidaksesuaian ini menyebabkan ketidakefektifan hukum dan mendorong UMKM ke arah informalitas, yang berpotensi menghambat inklusi fiskal serta transformasi digital.Oleh karena itu, diperlukan revisi regulasi teknis serta pendekatan afirmatif dalam kebijakan pajak digital agar selaras dengan asas keadilan, kepastian hukum, dan proporsionalitas sebagaimana dijamin dalam Pasal 23A UUD 1945
<br>Pertumbuhan UMKM fashion di Indonesia melalui platform marketplace digital memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ekspor produk kreatif. Namun, perkembangan ini juga menghadirkan tantangan baru di bidang perpajakan, terutama setelah diberlakukannya Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip keadilan pajak terhadap UMKM fashion yang beroperasi melalui marketplace, ditinjau dari pendekatan yuridis normatif. Penunjukan marketplace sebagai pemungut PPN dan tetap diberlakukannya PPh Final menimbulkan potensi beban ganda dan ketidaksesuaian terhadap prinsip keadilan vertikal dan horizontal dalam perpajakan. Hasil kajian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-b327c.webp" type="image/webp" length="72196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-b327c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-ecdbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/pajak-penghasilan-pasal-23-pengawasan-pemungutan-k-thumb-cccd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1394-aripafi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7988-hidayah-cendekia-pendidikan-islam-hukum-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54687-ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan</link>
	<guid isPermaLink="false">018b40c99e29273ee28873a0765f8fbe</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suriana laga ]]></category>
	<category><![CDATA[ tana toraja ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul halik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,halik,laga,suriana,tana,toraja]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh perbandingan rasio pepaya muda dan ikan cakalang yang lebih variatif untuk menemukan optimalisasi rasa dan gizi. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan alternatif bahan nabati lain sebagai pengganti ikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh perbandingan rasio pepaya muda dan ikan cakalang yang lebih variatif untuk menemukan optimalisasi rasa dan gizi. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan alternatif bahan nabati lain sebagai pengganti ikan cakalang untuk memperluas pilihan produk. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi stabilitas penyimpanan abon pepaya muda dengan berbagai perlakuan untuk menentukan masa simpan yang aman dan efisien.. Perlakuan pepaya muda dengan ikan cakalang berpengaruh nyata terhadap kadar protein, warna, aroma, rasa, dan tekstur, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air abon pepaya muda.Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan P3 (pepaya muda 70% dengan ikan cakalang 30%) ditinjau dari kadar protein 27,32%, uji organoleptik terhadap aroma 4,04 (suka), rasa 3,85 (suka), dan tekstur 3,93 (suka) Abon adalah hasil olahan berupa pengeringan bahan baku yang telah ditambahkan bumbu-bumbu kemudian disangrai dengan tujuan untuk meningkatkan citarasa dan memperpanjang masa simpan. Saat ini produk abon tidak hanya berbahan baku hewani tetapi juga dapat menggunakan bahan nabati seperti pepaya. Selama ini sebagian besar masyarakat tidak memanfaatkan pepaya muda, hanya sebagian saja yang memanfaatkannya untuk dijadikan sayur atau salad. Oleh karena itu, dengan pembuatan abon pepaya muda masyarakat dapat memanfaatkan buah pepaya secara maksimal, khususnya pepaya muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan pepaya muda dengan ikan cakalang terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-4079b.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-4079b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-4079b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-4079b.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis" alt="JURIS - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-eda7c.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-eda7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-eda7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-eda7c.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis" alt="JURIS - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-fedec.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-fedec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-fedec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-fedec.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis" alt="JURIS - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54687-ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan" title="JURIS - Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis" target="_blank">Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh perbandingan rasio pepaya muda dan ikan cakalang yang lebih variatif untuk menemukan optimalisasi rasa dan gizi. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan alternatif bahan nabati lain sebagai pengganti ikan cakalang untuk memperluas pilihan produk. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi stabilitas penyimpanan abon pepaya muda dengan berbagai perlakuan untuk menentukan masa simpan yang aman dan efisien..
<br>Perlakuan pepaya muda dengan ikan cakalang berpengaruh nyata terhadap kadar protein, warna, aroma, rasa, dan tekstur, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air abon pepaya muda.Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan P3 (pepaya muda 70% dengan ikan cakalang 30%) ditinjau dari kadar protein 27,32%, uji organoleptik terhadap aroma 4,04 (suka), rasa 3,85 (suka), dan tekstur 3,93 (suka)
<br>Abon adalah hasil olahan berupa pengeringan bahan baku yang telah ditambahkan bumbu-bumbu kemudian disangrai dengan tujuan untuk meningkatkan citarasa dan memperpanjang masa simpan. Saat ini produk abon tidak hanya berbahan baku hewani tetapi juga dapat menggunakan bahan nabati seperti pepaya. Selama ini sebagian besar masyarakat tidak memanfaatkan pepaya muda, hanya sebagian saja yang memanfaatkannya untuk dijadikan sayur atau salad. Oleh karena itu, dengan pembuatan abon pepaya muda masyarakat dapat memanfaatkan buah pepaya secara maksimal, khususnya pepaya muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan pepaya muda dengan ikan cakalang terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-4079b.webp" type="image/webp" length="85328" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-4079b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-eda7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/ekstrak-air-buah-pepaya-muda-kualitas-ikan-cakalan-thumb-fedec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1458-unibos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19405-pallangga-journal-agriculture-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54681-arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-pup</link>
	<guid isPermaLink="false">9ef0d8b04400020902cfa0d5e2dfd69e</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suriana laga ]]></category>
	<category><![CDATA[ tana toraja ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul halik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,halik,laga,suriana,tana,toraja]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kombinasi arang sekam dan pupuk kandang ayam terhadap berbagai varietas kedelai lokal untuk mengetahui apakah respons pertumbuhan dan produksi serupa pada genotipe yang berbeda, sehingga dapat diidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kombinasi arang sekam dan pupuk kandang ayam terhadap berbagai varietas kedelai lokal untuk mengetahui apakah respons pertumbuhan dan produksi serupa pada genotipe yang berbeda, sehingga dapat diidentifikasi varietas yang paling responsif terhadap pemupukan organik ini; selanjutnya, studi dapat meneliti variasi dosis dan jadwal aplikasi, misalnya membagi total dosis menjadi beberapa kali aplikasi selama fase vegetatif dan generatif, untuk menentukan strategi pemupukan yang optimal dalam meningkatkan hasil dan efisiensi penggunaan nutrisi; terakhir, penelitian dapat memperluas fokus dengan membandingkan arang sekam dengan sumber biochar lain atau pupuk organik alternatif, serta menilai dampaknya terhadap sifat fisikAckimia tanah dan komunitas mikroba, yang akan memberikan gambaran lebih komprehensif tentang kontribusi jangka panjang praktik pemupukan ini terhadap kesuburan tanah dan keberlanjutan pertanian.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan kombinasi dosis arang sekam dan pupuk kandang ayam 80 g arang sekam 80 g pupuk kandang ayam yang memberikan hasil rata- rata terbaik dengan jumlah buah paling banyak yaitu P4 dengan rata 92,3 g sedangkan rata- rata jumlah buah paling sedikit yaitu P0 (tanpa perlakuan) dengan rata- rata 32,9 g.Berdasarkan hasil berat buah tanaman kedelai, terlihat bahwa perlakuan kombinasi dosis arang sekam dan pupuk kandang ayam memberikan hasil rata-rata berat 25,7 g buah per tanaman kedelai yang paling terbesar yaitu perlakuan P4 sedangkan yang paling terkecil yaitu P0 (tanpa perlakuan) dengan rata-rata 12,7 g Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi takaran arang sekam dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan tanaman kedelai (Glycine max L.). Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Pendidikan Integrated Farming System Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, di JL. Raya Poros Sapayya, Desa Bontoramba, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Penelitian ini dimulai pada bulan Mei sampai Juli 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yaitu tanpa arang sekam dan pupuk kandang ayam sebagai kontrol, 500 g arang sekam 50 g pupuk kandang ayam, 600 g arang sekam 60 g pupuk kandang ayam, 700 g arang sekam 70 g pupuk kandang ayam dan 800 g arang sekam 80 g pupuk kandang ayam serta 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan dan produksi terbaik yaitu dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-2e230.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-2e230.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-2e230.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-2e230.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-ad562.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-ad562.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-ad562.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-ad562.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-b2a66.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-b2a66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-b2a66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-b2a66.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54681-arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-pup" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam" target="_blank">Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kombinasi arang sekam dan pupuk kandang ayam terhadap berbagai varietas kedelai lokal untuk mengetahui apakah respons pertumbuhan dan produksi serupa pada genotipe yang berbeda, sehingga dapat diidentifikasi varietas yang paling responsif terhadap pemupukan organik ini; selanjutnya, studi dapat meneliti variasi dosis dan jadwal aplikasi, misalnya membagi total dosis menjadi beberapa kali aplikasi selama fase vegetatif dan generatif, untuk menentukan strategi pemupukan yang optimal dalam meningkatkan hasil dan efisiensi penggunaan nutrisi; terakhir, penelitian dapat memperluas fokus dengan membandingkan arang sekam dengan sumber biochar lain atau pupuk organik alternatif, serta menilai dampaknya terhadap sifat fisikAckimia tanah dan komunitas mikroba, yang akan memberikan gambaran lebih komprehensif tentang kontribusi jangka panjang praktik pemupukan ini terhadap kesuburan tanah dan keberlanjutan pertanian..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan kombinasi dosis arang sekam dan pupuk kandang ayam 80 g arang sekam   80 g pupuk kandang ayam yang memberikan hasil rata- rata terbaik dengan jumlah buah paling banyak yaitu P4 dengan rata 92,3 g sedangkan rata- rata jumlah buah paling sedikit yaitu P0 (tanpa perlakuan) dengan rata- rata 32,9 g.Berdasarkan hasil berat buah tanaman kedelai, terlihat bahwa perlakuan kombinasi dosis arang sekam dan pupuk kandang ayam memberikan hasil rata-rata berat 25,7 g buah per tanaman kedelai yang paling terbesar yaitu perlakuan P4 sedangkan yang paling terkecil yaitu P0 (tanpa perlakuan) dengan rata-rata 12,7 g
<br>Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi takaran arang sekam dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan tanaman kedelai (Glycine max L.). Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Pendidikan Integrated Farming System Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, di JL. Raya Poros Sapayya, Desa Bontoramba, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Penelitian ini dimulai pada bulan Mei sampai Juli 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yaitu tanpa arang sekam dan pupuk kandang ayam sebagai kontrol, 500 g arang sekam   50 g pupuk kandang ayam, 600 g arang sekam   60 g pupuk kandang ayam, 700 g arang sekam   70 g pupuk kandang ayam dan 800 g arang sekam   80 g pupuk kandang ayam serta 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan dan produksi terbaik yaitu dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-ad562.webp" type="image/webp" length="68926" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-2e230.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-ad562.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/arang-sekam-pupuk-organik-hayati-kandang-sapi-kimi-thumb-b2a66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1458-unibos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19405-pallangga-journal-agriculture-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54680-populasi-usia-individu-dewasa-k</link>
	<guid isPermaLink="false">588d4fd1c372d0f435a8d2318a905bb6</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:57:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andi rosa 25 ]]></category>
	<category><![CDATA[ edwin destra ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul kohar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[25,abdul,andi,destra,edwin,kohar,rosa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah program intervensi fisik yang dipandu oleh hasil skrining handgrip strength dapat menurunkan tingkat penurunan kekuatan otot pada populasi usia produktif selama periode waktu satu hingga dua tahun, dengan mengukur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah program intervensi fisik yang dipandu oleh hasil skrining handgrip strength dapat menurunkan tingkat penurunan kekuatan otot pada populasi usia produktif selama periode waktu satu hingga dua tahun, dengan mengukur perubahan nilai handgrip serta indikator fungsional lainnya (Pertanyaan penelitian: Bagaimana pengaruh program latihan terstruktur yang berbasis hasil skrining terhadap progresi penurunan kekuatan otot?). Selanjutnya, studi observasional kohort dapat memperluas analisis dengan menambahkan pengukuran biomarker inflamasi dan metabolik (misalnya CRP, insulin, profil lipid) untuk mengevaluasi korelasi antara nilai handgrip strength dan status kesehatan internal, sehingga menjawab pertanyaan: Apakah nilai handgrip strength dapat menjadi prediktor nonAcinvasif bagi gangguan metabolik pada individu usia produktif? Terakhir, penelitian eksperimental dapat membandingkan efektivitas berbagai metode edukasiAiseperti poster visual tradisional versus aplikasi mobile interaktifAidalam meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku gaya hidup, dengan fokus pada pertanyaan: Metode edukasi mana yang paling efektif dalam memotivasi perubahan kebiasaan fisik dan nutrisi setelah skrining handgrip strength? Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat basis bukti mengenai utilitas skrining handgrip strength serta strategi pencegahan yang optimal.. Pemeriksaan handgrip strength pada populasi usia produktif dapat digunakan sebagai indikator fungsional awal terhadap risiko penurunan kekuatan otot yang berdampak pada produktivitas.Proporsi individu dengan nilai kekuatan genggam tangan rendah menunjukkan pentingnya deteksi dini terhadap disfungsi muskuloskeletal tersembunyi.Edukasi berbasis hasil pemeriksaan memungkinkan peningkatan kesadaran mengenai pentingnya aktivitas fisik dan gaya hidup sehat dalam menjaga performa otot Penurunan kekuatan otot merupakan faktor yang memengaruhi performa fungsional dan kapasitas kerja pada usia produktif. Handgrip strength merupakan metode praktis untuk mendeteksi penurunan tersebut secara kuantitatif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi status kekuatan otot melalui pemeriksaan handgrip strength serta menyampaikan edukasi mengenai pencegahan penurunan fungsi otot. Pemeriksaan dilakukan terhadap individu usia produktif menggunakan alat ukur handgrip digital. Data dikumpulkan dari 49 peserta, terdiri atas 25 laki-laki dan 24 perempuan. Nilai kekuatan genggam tangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-b1ea4.webp" title="JURIS - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-b1ea4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-b1ea4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-b1ea4.webp 1x" title="JURIS - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif" alt="JURIS - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-a0f0f.webp" title="JURIS - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-a0f0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-a0f0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-a0f0f.webp 1x" title="JURIS - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif" alt="JURIS - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-b89b1.webp" title="JURIS - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-b89b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-b89b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-b89b1.webp 1x" title="JURIS - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif" alt="JURIS - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54680-populasi-usia-individu-dewasa-k" title="JURIS - Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif" target="_blank">Peran Pemeriksaan Handgrip Strength sebagai Sarana Skrining Risiko Penurunan Kekuatan Otot di Usia Produktif</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah program intervensi fisik yang dipandu oleh hasil skrining handgrip strength dapat menurunkan tingkat penurunan kekuatan otot pada populasi usia produktif selama periode waktu satu hingga dua tahun, dengan mengukur perubahan nilai handgrip serta indikator fungsional lainnya (Pertanyaan penelitian: Bagaimana pengaruh program latihan terstruktur yang berbasis hasil skrining terhadap progresi penurunan kekuatan otot?). Selanjutnya, studi observasional kohort dapat memperluas analisis dengan menambahkan pengukuran biomarker inflamasi dan metabolik (misalnya CRP, insulin, profil lipid) untuk mengevaluasi korelasi antara nilai handgrip strength dan status kesehatan internal, sehingga menjawab pertanyaan: Apakah nilai handgrip strength dapat menjadi prediktor nonAcinvasif bagi gangguan metabolik pada individu usia produktif? Terakhir, penelitian eksperimental dapat membandingkan efektivitas berbagai metode edukasiAiseperti poster visual tradisional versus aplikasi mobile interaktifAidalam meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku gaya hidup, dengan fokus pada pertanyaan: Metode edukasi mana yang paling efektif dalam memotivasi perubahan kebiasaan fisik dan nutrisi setelah skrining handgrip strength? Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat basis bukti mengenai utilitas skrining handgrip strength serta strategi pencegahan yang optimal..
<br>Pemeriksaan handgrip strength pada populasi usia produktif dapat digunakan sebagai indikator fungsional awal terhadap risiko penurunan kekuatan otot yang berdampak pada produktivitas.Proporsi individu dengan nilai kekuatan genggam tangan rendah menunjukkan pentingnya deteksi dini terhadap disfungsi muskuloskeletal tersembunyi.Edukasi berbasis hasil pemeriksaan memungkinkan peningkatan kesadaran mengenai pentingnya aktivitas fisik dan gaya hidup sehat dalam menjaga performa otot
<br>Penurunan kekuatan otot merupakan faktor yang memengaruhi performa fungsional dan kapasitas kerja pada usia produktif. Handgrip strength merupakan metode praktis untuk mendeteksi penurunan tersebut secara kuantitatif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi status kekuatan otot melalui pemeriksaan handgrip strength serta menyampaikan edukasi mengenai pencegahan penurunan fungsi otot. Pemeriksaan dilakukan terhadap individu usia produktif menggunakan alat ukur handgrip digital. Data dikumpulkan dari 49 peserta, terdiri atas 25 laki-laki dan 24 perempuan. Nilai kekuatan genggam tangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-a0f0f.webp" type="image/webp" length="67310" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-b1ea4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-a0f0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/populasi-usia-individu-dewasa-kekuatan-otot-quadri-thumb-b89b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2302-staisdharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10431-kusuma-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 16 Jul 2026 14:12:38 +0700. 12 items. Served in: 4.782 seconds [rss] -->
