<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 19 Apr 2026 20:09:41 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 20:09:41 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-19T20:09:41+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40446-sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng</link>
	<guid isPermaLink="false">0a8761bb71a923aeffd01528a5f8a2f8</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 19:34:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ oky irnawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ hilda rachmi ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul jalal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,hilda,irnawati,jalal,oky,rachmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas DigiMS dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa, dengan fokus pada bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital: Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas DigiMS dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa, dengan fokus pada bagaimana aplikasi ini dapat memfasilitasi proses belajar mengajar yang lebih interaktif dan personal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi guru dan staf sekolah, termasuk pelatihan tentang analisis data dan pemanfaatan fitur-fitur aplikasi yang lebih canggih. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan melibatkan sekolah-sekolah lain yang telah mengimplementasikan sistem manajemen berbasis digital untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan tantangan umum yang dihadapi, sehingga dapat dirumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung digitalisasi pendidikan secara luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan sekolah-sekolah di Indonesia untuk menghadapi era digital.. Kegiatan PkM dalam mendampingi SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi menunjukkan bahwa survei awal dan analisis kebutuhan mengidentifikasi tantangan manajemen, seperti keterbatasan infrastruktur dan kurangnya sistem terintegrasi.Implementasi aplikasi DigiMS berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan data, administrasi, dan komunikasi internal sekolah.Pelatihan intensif kepada guru dan staf memastikan penggunaan aplikasi secara efektif Pada era digitalisasi, penerapan teknologi informasi di lingkungan sekolah sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas manajemen pendidikan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi dalam mengimplementasikan manajemen sekolah berbasis digital. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengoptimalkan sistem manajemen sekolah melalui aplikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah, yaitu DigiMS (Digitalisasi Manajemen Sekolah). DigiMS akan dibangun berbasis web yang akan dihosting dan menggunakan nama domain, serta akan dibuatkan aplikasi yang berbasis mobile yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-c06b1.webp" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-c06b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-c06b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-c06b1.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital" alt="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-2e243.webp" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-2e243.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-2e243.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-2e243.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital" alt="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-0610e.webp" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-0610e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-0610e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-0610e.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital" alt="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40446-sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital" target="_blank">Pendampingan Digitalisasi Sekolah SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi Menuju Manajemen Sekolah Berbasis Digital</a>: Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas DigiMS dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa, dengan fokus pada bagaimana aplikasi ini dapat memfasilitasi proses belajar mengajar yang lebih interaktif dan personal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi guru dan staf sekolah, termasuk pelatihan tentang analisis data dan pemanfaatan fitur-fitur aplikasi yang lebih canggih. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan melibatkan sekolah-sekolah lain yang telah mengimplementasikan sistem manajemen berbasis digital untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan tantangan umum yang dihadapi, sehingga dapat dirumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung digitalisasi pendidikan secara luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan sekolah-sekolah di Indonesia untuk menghadapi era digital..
<br>Kegiatan PkM dalam mendampingi SMPIT Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi menunjukkan bahwa survei awal dan analisis kebutuhan mengidentifikasi tantangan manajemen, seperti keterbatasan infrastruktur dan kurangnya sistem terintegrasi.Implementasi aplikasi DigiMS berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan data, administrasi, dan komunikasi internal sekolah.Pelatihan intensif kepada guru dan staf memastikan penggunaan aplikasi secara efektif
<br>Pada era digitalisasi, penerapan teknologi informasi di lingkungan sekolah sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas manajemen pendidikan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Ajimutu Global Insani Tambun Utara-Bekasi dalam mengimplementasikan manajemen sekolah berbasis digital. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengoptimalkan sistem manajemen sekolah melalui aplikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah, yaitu DigiMS (Digitalisasi Manajemen Sekolah). DigiMS akan dibangun berbasis web yang akan dihosting dan menggunakan nama domain, serta akan dibuatkan aplikasi yang berbasis mobile yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-c06b1.webp" type="image/webp" length="107720" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-c06b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-2e243.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sentra-kualitas-manajemen-fitur-aplikasi-ojek-peng-thumb-0610e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2208-nusamandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15560-jurnal-abdimas-nusa-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles Case Study At The State Electricity Company ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles Case Study At The State Electricity Company ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles Case Study At The State Electricity Company ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40449-electricity-law-protection-pln-medan-city-ca</link>
	<guid isPermaLink="false">9cb0ba5e53b0bdd6e89757c3679bc5d6</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 19:32:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the effectiveness of current dispute resolution mechanisms for conflicts arising from electricity pole installations, exploring alternative approaches like mediation or arbitration to provide more accessible and efficient ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company): Further research should investigate the effectiveness of current dispute resolution mechanisms for conflicts arising from electricity pole installations, exploring alternative approaches like mediation or arbitration to provide more accessible and efficient remedies for affected communities. Additionally, a comparative study examining legal frameworks and best practices in other regions or countries could identify innovative strategies for balancing infrastructure development with community rights and environmental sustainability. Finally, research is needed to assess the impact of limited public participation in the planning and decision-making processes related to electricity infrastructure projects, and to develop strategies for enhancing community engagement and ensuring that the voices of affected residents are adequately considered. These investigations, encompassing legal, social, and environmental dimensions, will contribute to a more comprehensive understanding of the challenges and opportunities in ensuring equitable and sustainable electricity infrastructure development in Medan City and beyond, ultimately fostering a more harmonious relationship between energy providers and the communities they serve. This research should involve a broader range of stakeholders, including local government officials, community leaders, and representatives from PLN, to gather diverse perspectives and ensure the relevance and practicality of the findings.. The study concludes that legal protection for the community regarding electricity pole installation, as regulated by Law Number 30 of 2009, is not yet optimal in Medan City.Existing regulations often deviate from field realities, leading to violations of community rights and potential conflicts.Effective legal protection requires increased public awareness, improved company socialization, and active government supervision to ensure alignment between legal provisions and practical implementation This study examines the legal protection perceived by the people of Medan City regarding the installation of electricity poles, with a focus on the company responsible for installing them, namely the State Electricity Company (PLN). The background of this research is based on the limited public knowledge of legal provisions governing both corporate and state authority, as well as the inconsistency between electricity infrastructure development and citizensAo land rights and safety guarantees. These conditions often lead to problems such... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-601d3.webp" title="JURIS - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-601d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-601d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-601d3.webp 1x" title="JURIS - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)" alt="JURIS - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-59dc2.webp" title="JURIS - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-59dc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-59dc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-59dc2.webp 1x" title="JURIS - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)" alt="JURIS - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-9b0c0.webp" title="JURIS - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-9b0c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-9b0c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-9b0c0.webp 1x" title="JURIS - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)" alt="JURIS - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40449-electricity-law-protection-pln-medan-city-ca" title="JURIS - Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)" target="_blank">Legal Protection For The Community Of Medan City Against The Installation Of Electricity Poles (Case Study At The State Electricity Company)</a>: Further research should investigate the effectiveness of current dispute resolution mechanisms for conflicts arising from electricity pole installations, exploring alternative approaches like mediation or arbitration to provide more accessible and efficient remedies for affected communities. Additionally, a comparative study examining legal frameworks and best practices in other regions or countries could identify innovative strategies for balancing infrastructure development with community rights and environmental sustainability. Finally, research is needed to assess the impact of limited public participation in the planning and decision-making processes related to electricity infrastructure projects, and to develop strategies for enhancing community engagement and ensuring that the voices of affected residents are adequately considered. These investigations, encompassing legal, social, and environmental dimensions, will contribute to a more comprehensive understanding of the challenges and opportunities in ensuring equitable and sustainable electricity infrastructure development in Medan City and beyond, ultimately fostering a more harmonious relationship between energy providers and the communities they serve. This research should involve a broader range of stakeholders, including local government officials, community leaders, and representatives from PLN, to gather diverse perspectives and ensure the relevance and practicality of the findings..
<br>The study concludes that legal protection for the community regarding electricity pole installation, as regulated by Law Number 30 of 2009, is not yet optimal in Medan City.Existing regulations often deviate from field realities, leading to violations of community rights and potential conflicts.Effective legal protection requires increased public awareness, improved company socialization, and active government supervision to ensure alignment between legal provisions and practical implementation
<br>This study examines the legal protection perceived by the people of Medan City regarding the installation of electricity poles, with a focus on the company responsible for installing them, namely the State Electricity Company (PLN). The background of this research is based on the limited public knowledge of legal provisions governing both corporate and state authority, as well as the inconsistency between electricity infrastructure development and citizensAo land rights and safety guarantees. These conditions often lead to problems such...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-9b0c0.webp" type="image/webp" length="102600" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-601d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-59dc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/electricity-law-protection-pln-medan-city-case-stu-thumb-9b0c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1086-isha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16285-brief.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani KWT Pancasona ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani KWT Pancasona ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani KWT Pancasona ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40443-konten-digital-marketing-canva-kwt</link>
	<guid isPermaLink="false">3cebb679baab41a8ae349690f2aa76cb</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 19:06:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ oky irnawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ hilda rachmi ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul jalal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,hilda,irnawati,jalal,oky,rachmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap peningkatan pendapatan KWT Pancasona, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap peningkatan pendapatan KWT Pancasona, dengan fokus pada analisis efektivitas strategi pemasaran digital yang diterapkan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi teknologi lain, seperti analisis data media sosial, untuk mengoptimalkan konten dan menjangkau audiens yang lebih luas. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam tantangan dan hambatan yang dihadapi KWT Pancasona dalam menerapkan strategi pemasaran digital, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan mereka.. Kegiatan Pengabdian Masyarakat tahun anggaran 2024 berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan.Pelatihan pembuatan konten digital menggunakan aplikasi Canva untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona sukses meningkatkan keterampilan peserta dalam pemasaran.Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap aplikasi Canva dari 61% pada pretest menjadi 92% pada posttest.Umpan balik kuesioner menunjukkan kepuasan tinggi terhadap materi, sarana, dan manfaat kegiatan.Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta serta memberikan solusi untuk masalah pemasaran Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona, yang terletak di Komplek Dephan Pondok Rajeg Asri, mengelola 5 areal demplot dan 1 greenhouse dengan fokus pada penyediaan sayuran organik. Meskipun begitu, mereka menghadapi tantangan dalam memanfaatkan media sosial secara optimal untuk mempromosikan hasil panen dan penjualan, terutama dalam hal pembuatan konten digital. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan konten digital menggunakan aplikasi Canva guna meningkatkan pemasaran produk melalui media sosial. Metode yang digunakan meliputi observasi untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi mitra, persiapan materi pelatihan yang sesuai, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-67503.webp" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-67503.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-67503.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-67503.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona" alt="JURIS - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-d91c5.webp" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-d91c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-d91c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-d91c5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona" alt="JURIS - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-528e0.webp" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-528e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-528e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-528e0.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona" alt="JURIS - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40443-konten-digital-marketing-canva-kwt" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona" target="_blank">Efektivitas Pelatihan Pembuatan Konten Digital dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap peningkatan pendapatan KWT Pancasona, dengan fokus pada analisis efektivitas strategi pemasaran digital yang diterapkan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi teknologi lain, seperti analisis data media sosial, untuk mengoptimalkan konten dan menjangkau audiens yang lebih luas. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam tantangan dan hambatan yang dihadapi KWT Pancasona dalam menerapkan strategi pemasaran digital, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan mereka..
<br>Kegiatan Pengabdian Masyarakat tahun anggaran 2024 berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan.Pelatihan pembuatan konten digital menggunakan aplikasi Canva untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona sukses meningkatkan keterampilan peserta dalam pemasaran.Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap aplikasi Canva dari 61% pada pretest menjadi 92% pada posttest.Umpan balik kuesioner menunjukkan kepuasan tinggi terhadap materi, sarana, dan manfaat kegiatan.Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta serta memberikan solusi untuk masalah pemasaran
<br>Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancasona, yang terletak di Komplek Dephan Pondok Rajeg Asri, mengelola 5 areal demplot dan 1 greenhouse dengan fokus pada penyediaan sayuran organik. Meskipun begitu, mereka menghadapi tantangan dalam memanfaatkan media sosial secara optimal untuk mempromosikan hasil panen dan penjualan, terutama dalam hal pembuatan konten digital. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan konten digital menggunakan aplikasi Canva guna meningkatkan pemasaran produk melalui media sosial. Metode yang digunakan meliputi observasi untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi mitra, persiapan materi pelatihan yang sesuai, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-67503.webp" type="image/webp" length="111192" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-67503.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-d91c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/konten-digital-marketing-canva-kwt-pemasaran-pelat-thumb-528e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2208-nusamandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15560-jurnal-abdimas-nusa-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40438-suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">5e477772840530ce25189fc40809fe84</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 18:32:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anas kholish ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedy sumardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agen toto 4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4d,agen,anas,dedy,kholish,sumardi,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian lintas budaya dapat dilakukan untuk menyelidiki variasi keterlibatan pasangan dalam mencari nafkah di berbagai kerangka sosial. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian lintas budaya dapat dilakukan untuk menyelidiki variasi keterlibatan pasangan dalam mencari nafkah di berbagai kerangka sosial. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep-konsep hukum Islam seperti malauah, Aourf, maqAid asy-SyarAoah, dan qirAAoah mubAdalah diterapkan dalam konteks pergeseran peran gender dalam keluarga. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dan sosial dari pergeseran tanggung jawab pemenuhan nafkah kepada istri pekerja migran, termasuk dampak pada keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.. Di luar semua manfaat yang mungkin terutama di bidang ekonomi, pergeseran tanggung jawab pemenuhan nafkah dari suami ke istri yang bekerja sebagai pekerja migran masih penuh tantangan.Hal ini sangat tergantung pada situasi masing-masing keluarga, apalagi pertimbangan di balik pembagian kerja spesifik tersebut dan kesiapan pihak-pihak yang terlibat, mulai dari istri, suami, anak-anak, dan anggota keluarga lainnya.Tentu saja, kualifikasi dan kemampuan istri serta legalitas biro kerja juga sangat berpengaruh.Temuan dari penelitian ini menawarkan wawasan yang signifikan tentang bagaimana pemikiran hukum Islam dapat menyesuaikan prinsip-prinsip intinya.Di daerah seperti Tulungagung dan Kediri, di mana Muslim semakin banyak yang mengambil peran sebagai pencari nafkah utama, terdapat persepsi yang fleksibel tentang bagaimana hukum Islam menunjukkan fleksibilitas dengan memungkinkan pergeseran seperti itu tanpa mengorbankan kewajiban utama suami untuk menyediakan nafkah bagi keluarga.Hal ini terutama karena tidak ada indikasi jelas dari Al-Qur'an atau hadits yang melarang wanita bekerja untuk mendapatkan uang.Oleh karena itu, meskipun mereka tidak akrab dengan sumber-sumber utama tersebut, mereka yang mengalami situasi tersebut menunjukkan bagaimana mereka percaya bahwa hukum Islam mengakui hak istri untuk berkontribusi secara finansial jika ia memiliki kemampuan dan kesempatan.Namun, mereka percaya bahwa hal ini hanya mungkin terjadi dalam pemahaman bersama dan sukarela.Secara teoritis, penelitian ini menyarankan bahwa dinamika keluarga yang berkembang di Indonesia memerlukan interpretasi berkelanjutan dari prinsip-prinsip hukum Islam untuk mengatasi tantangan kontemporer.Fenomena pergeseran peran sementara, di mana istri bekerja sementara suami mengelola rumah tangga, mencerminkan adaptasi ini yang tunduk pada evaluasi berbagai pihak mulai dari tokoh agama hingga pemerintah lokal bahkan nasional Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pergeseran tanggung jawab pemenuhan nafkah (nafaqah) kepada istri dalam konteks kontemporer dengan melihat pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits yang relevan di masyarakat Muslim. Istri yang bekerja sebagai pekerja migran cenderung menjadi pencari nafkah utama dalam menyediakan pendapatan untuk rumah tangga, termasuk dari Kediri dan Tulungagung, Jawa Timur. Pemenuhan nafkah sendiri adalah topik umum dalam diskusi hukum Islam, terutama tentang siapa yang menyediakan untuk siapa dan kriteria kuantitasnya. Berdasarkan masalah ini, kami menggambarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-98710.webp" title="JURIS - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-98710.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-98710.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-98710.webp 1x" title="JURIS - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community" alt="JURIS - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-d17fa.webp" title="JURIS - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-d17fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-d17fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-d17fa.webp 1x" title="JURIS - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community" alt="JURIS - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-84ca3.webp" title="JURIS - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-84ca3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-84ca3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-84ca3.webp 1x" title="JURIS - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community" alt="JURIS - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40438-suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pe" title="JURIS - Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community" target="_blank">Livelihood Responsibility Shifting to Migrant Worker Wives; A Reading of QurAoan and Hadith in Muslim Community</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian lintas budaya dapat dilakukan untuk menyelidiki variasi keterlibatan pasangan dalam mencari nafkah di berbagai kerangka sosial. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep-konsep hukum Islam seperti malauah, Aourf, maqAid asy-SyarAoah, dan qirAAoah mubAdalah diterapkan dalam konteks pergeseran peran gender dalam keluarga. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dan sosial dari pergeseran tanggung jawab pemenuhan nafkah kepada istri pekerja migran, termasuk dampak pada keluarga dan masyarakat secara keseluruhan..
<br>Di luar semua manfaat yang mungkin terutama di bidang ekonomi, pergeseran tanggung jawab pemenuhan nafkah dari suami ke istri yang bekerja sebagai pekerja migran masih penuh tantangan.Hal ini sangat tergantung pada situasi masing-masing keluarga, apalagi pertimbangan di balik pembagian kerja spesifik tersebut dan kesiapan pihak-pihak yang terlibat, mulai dari istri, suami, anak-anak, dan anggota keluarga lainnya.Tentu saja, kualifikasi dan kemampuan istri serta legalitas biro kerja juga sangat berpengaruh.Temuan dari penelitian ini menawarkan wawasan yang signifikan tentang bagaimana pemikiran hukum Islam dapat menyesuaikan prinsip-prinsip intinya.Di daerah seperti Tulungagung dan Kediri, di mana Muslim semakin banyak yang mengambil peran sebagai pencari nafkah utama, terdapat persepsi yang fleksibel tentang bagaimana hukum Islam menunjukkan fleksibilitas dengan memungkinkan pergeseran seperti itu tanpa mengorbankan kewajiban utama suami untuk menyediakan nafkah bagi keluarga.Hal ini terutama karena tidak ada indikasi jelas dari Al-Qur'an atau hadits yang melarang wanita bekerja untuk mendapatkan uang.Oleh karena itu, meskipun mereka tidak akrab dengan sumber-sumber utama tersebut, mereka yang mengalami situasi tersebut menunjukkan bagaimana mereka percaya bahwa hukum Islam mengakui hak istri untuk berkontribusi secara finansial jika ia memiliki kemampuan dan kesempatan.Namun, mereka percaya bahwa hal ini hanya mungkin terjadi dalam pemahaman bersama dan sukarela.Secara teoritis, penelitian ini menyarankan bahwa dinamika keluarga yang berkembang di Indonesia memerlukan interpretasi berkelanjutan dari prinsip-prinsip hukum Islam untuk mengatasi tantangan kontemporer.Fenomena pergeseran peran sementara, di mana istri bekerja sementara suami mengelola rumah tangga, mencerminkan adaptasi ini yang tunduk pada evaluasi berbagai pihak mulai dari tokoh agama hingga pemerintah lokal bahkan nasional
<br>Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pergeseran tanggung jawab pemenuhan nafkah (nafaqah) kepada istri dalam konteks kontemporer dengan melihat pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits yang relevan di masyarakat Muslim. Istri yang bekerja sebagai pekerja migran cenderung menjadi pencari nafkah utama dalam menyediakan pendapatan untuk rumah tangga, termasuk dari Kediri dan Tulungagung, Jawa Timur. Pemenuhan nafkah sendiri adalah topik umum dalam diskusi hukum Islam, terutama tentang siapa yang menyediakan untuk siapa dan kriteria kuantitasnya. Berdasarkan masalah ini, kami menggambarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-d17fa.webp" type="image/webp" length="72732" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-98710.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-d17fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/suamiistri-tokoh-agama-hak-istri-anak-pemenuhan-na-thumb-84ca3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves Anemia and Mid Upper Arm Circumference MUAC as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves Anemia and Mid Upper Arm Circumference MUAC as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves Anemia and Mid Upper Arm Circumference MUAC as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40434-anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans</link>
	<guid isPermaLink="false">513fafa63d3d421dcde2faaf64d5fa04</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 17:50:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ call paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ anemia mid ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anemia,call,content,main,mid,paper]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the synergistic effects of anemia and chronic energy deficiency on placental development and fetal growth, utilizing biomarkers such as serum ferritin, soluble transferrin receptors, and placental growth factor to gain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands: Further research should investigate the synergistic effects of anemia and chronic energy deficiency on placental development and fetal growth, utilizing biomarkers such as serum ferritin, soluble transferrin receptors, and placental growth factor to gain a more granular understanding of the underlying mechanisms. Additionally, studies are needed to evaluate the effectiveness of targeted interventions, combining iron supplementation with high-protein nutritional support, specifically tailored to the unique physiological demands of pregnant women in highland environments. Finally, future research should explore the role of cultural and dietary factors in contributing to maternal nutritional deficiencies in this region, aiming to develop culturally sensitive and sustainable strategies to improve maternal nutrition and reduce the incidence of low birth weight.. This study demonstrates that maternal anemia and chronic energy deficiency are dominant, independent predictors of low birth weight in the Bangli highlands.The findings suggest that the physiological competence of the motherAiher oxygen transport capacity and her nutritional reservesAifar outweighs the influence of traditional demographic risk factors.These results advocate for a shift in focus towards modifiable biological factors in antenatal care, emphasizing the importance of assessing and addressing anemia and CED to improve birth outcomes Low birth weight (LBW) remains a critical determinant of neonatal mortality and long-term metabolic syndrome, particularly in agrarian transition zones. While demographic factors are often studied, the specific impact of maternal oxygen transport capacity (hemoglobin) and somatic nutritional reserves (Mid-Upper Arm Circumference/MUAC) remains under-characterized in highland populations where the paradox of food security versus nutritional insecurity exists. A retrospective case-control study was conducted in the highland region of Bangli, Indonesia, covering all deliveries in 2024. To maximize statistical power within the available clinical population, a total sampling technique was employed for the case group (n=20 mothers delivering infants ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-09bdc.webp" title="JURIS - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-09bdc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-09bdc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-09bdc.webp 1x" title="JURIS - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands" alt="JURIS - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-051d7.webp" title="JURIS - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-051d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-051d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-051d7.webp 1x" title="JURIS - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands" alt="JURIS - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-3179a.webp" title="JURIS - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-3179a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-3179a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-3179a.webp 1x" title="JURIS - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands" alt="JURIS - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40434-anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans" title="JURIS - Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands" target="_blank">Maternal Oxygen Transport Capacity and Nutritional Reserves: Anemia and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) as Independent Predictors of Low Birth Weight in the Indonesian Highlands</a>: Further research should investigate the synergistic effects of anemia and chronic energy deficiency on placental development and fetal growth, utilizing biomarkers such as serum ferritin, soluble transferrin receptors, and placental growth factor to gain a more granular understanding of the underlying mechanisms. Additionally, studies are needed to evaluate the effectiveness of targeted interventions, combining iron supplementation with high-protein nutritional support, specifically tailored to the unique physiological demands of pregnant women in highland environments. Finally, future research should explore the role of cultural and dietary factors in contributing to maternal nutritional deficiencies in this region, aiming to develop culturally sensitive and sustainable strategies to improve maternal nutrition and reduce the incidence of low birth weight..
<br>This study demonstrates that maternal anemia and chronic energy deficiency are dominant, independent predictors of low birth weight in the Bangli highlands.The findings suggest that the physiological competence of the motherAiher oxygen transport capacity and her nutritional reservesAifar outweighs the influence of traditional demographic risk factors.These results advocate for a shift in focus towards modifiable biological factors in antenatal care, emphasizing the importance of assessing and addressing anemia and CED to improve birth outcomes
<br>Low birth weight (LBW) remains a critical determinant of neonatal mortality and long-term metabolic syndrome, particularly in agrarian transition zones. While demographic factors are often studied, the specific impact of maternal oxygen transport capacity (hemoglobin) and somatic nutritional reserves (Mid-Upper Arm Circumference/MUAC) remains under-characterized in highland populations where the paradox of food security versus nutritional insecurity exists. A retrospective case-control study was conducted in the highland region of Bangli, Indonesia, covering all deliveries in 2024. To maximize statistical power within the available clinical population, a total sampling technique was employed for the case group (n=20 mothers delivering infants <2,500g), matched 1:2 with randomly selected controls (n=40 mothers delivering infants Ou2,500g)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-09bdc.webp" type="image/webp" length="89494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-09bdc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-051d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/anemia-low-birth-weight-muac-maternal-oxygen-trans-thumb-3179a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6966-hmpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16893-community-medicine-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40448-etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k</link>
	<guid isPermaLink="false">acc6ab7124a82f54a771393dd5d7e4f4</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 17:47:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan etika notaris, perlu dilakukan reformasi yang berfokus pada integrasi dan koordinasi antara Majelis Pengawas, organisasi profesional, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Reformulasi ini harus menekankan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia: Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan etika notaris, perlu dilakukan reformasi yang berfokus pada integrasi dan koordinasi antara Majelis Pengawas, organisasi profesional, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Reformulasi ini harus menekankan pada pengembangan indikator evaluasi etika nasional yang kuantitatif, standar evaluasi yang sering, dan pelaporan wajib untuk memastikan konsistensi di seluruh wilayah. Selain itu, pelatihan pengawasan institusional dan teknologi pemantauan digital harus diinstitusionalisasikan untuk meningkatkan konsistensi dan efektivitas. Reformulasi ini juga harus mempertimbangkan implementasi sistem pengawasan berbasis risiko, yang memungkinkan institusi pengawas untuk memprioritaskan pengawasan terhadap aktivitas notaris yang menunjukkan tingkat kerentanan yang tinggi. Dengan demikian, pengawasan etika dapat dilakukan secara lebih adil dan efektif, sambil tetap mempertahankan konsep pengawasan seragam untuk semua notaris. Akhirnya, pengawasan etika harus dilihat sebagai alat untuk mencegah risiko hukum dan melindungi kepentingan publik, dengan mengintegrasikan pengawasan etika sebagai bagian integral dari aparatus negara dalam menjamin pelaksanaan kekuasaan jabatan publik secara bertanggung jawab.. Analisis dan argumen menunjukkan bahwa pengawasan etika notaris di Indonesia telah cukup diatur dalam Undang-Undang Jabatan Notaris, Kode Etik Notaris, dan wewenang Majelis Pengawas.Sistem ini memastikan kepatuhan notaris terhadap hukum dan etika pejabat publik.Namun, pengawasan etika notaris terutama bersifat administratif dan reaktif, gagal menilai sepenuhnya perilaku etika dan profesional notaris.Dasar teoritis pengawasan etika berbeda dengan implementasinya di lapangan.Kesimpulan selanjutnya menunjukkan bahwa kurangnya integrasi dan konsistensi dalam pengawasan etika notaris di berbagai daerah mengurangi kemampuan pengawasan untuk melindungi martabat profesi notaris.Koordinasi yang tidak memadai antara Majelis Pengawas, organisasi profesional, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia telah menyebabkan pembentukan dan implementasi kode etik yang tidak merata dan tidak berkelanjutan.Sehingga, pelanggaran administratif dan etika terus mengancam kepercayaan publik terhadap notaris.Oleh karena itu, pengawasan etika belum sepenuhnya melindungi kepentingan publik dan integritas jabatan notaris.Berdasarkan hasil ini, pengawasan etika notaris harus direformasi.Untuk membuat pengawasan menjadi integratif, preventif, dan sesuai, reformulasi harus menekankan kepatuhan administratif dan etika profesional.Restrukturisasi struktur pengawasan ini diharapkan dapat memperkuat integritas, arah, dan penegakan etika profesi notaris, serta mempertahankan martabat notaris sebagai pejabat publik yang memberikan layanan hukum Notaris berperan sebagai pejabat publik yang dipercayakan untuk membuat akta otentik yang menjadi dasar kepastian hukum dan kepercayaan publik. Meskipun demikian, pelanggaran etika dan kewajiban profesional masih terjadi dalam praktik notaris, menunjukkan bahwa skema pengawasan etika saat ini belum beroperasi secara efektif. Dalam banyak kasus, pengawasan lebih menekankan pada kepatuhan administratif dan cenderung reaktif, yang membatasi kemampuannya untuk melindungi martabat jabatan notaris. Artikel ini mengkaji kerangka hukum dan penerapan praktis pengawasan etika notaris di Indonesia... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-57622.webp" title="JURIS - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-57622.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-57622.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-57622.webp 1x" title="JURIS - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia" alt="JURIS - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-2eab9.webp" title="JURIS - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-2eab9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-2eab9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-2eab9.webp 1x" title="JURIS - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia" alt="JURIS - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-78843.webp" title="JURIS - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-78843.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-78843.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-78843.webp 1x" title="JURIS - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia" alt="JURIS - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40448-etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k" title="JURIS - Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia" target="_blank">Reformulasi Pola Pengawasan Etika Notaris dalam Upaya Mempertahankan Martabat Jabatan Notaris di Indonesia</a>: Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan etika notaris, perlu dilakukan reformasi yang berfokus pada integrasi dan koordinasi antara Majelis Pengawas, organisasi profesional, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Reformulasi ini harus menekankan pada pengembangan indikator evaluasi etika nasional yang kuantitatif, standar evaluasi yang sering, dan pelaporan wajib untuk memastikan konsistensi di seluruh wilayah. Selain itu, pelatihan pengawasan institusional dan teknologi pemantauan digital harus diinstitusionalisasikan untuk meningkatkan konsistensi dan efektivitas. Reformulasi ini juga harus mempertimbangkan implementasi sistem pengawasan berbasis risiko, yang memungkinkan institusi pengawas untuk memprioritaskan pengawasan terhadap aktivitas notaris yang menunjukkan tingkat kerentanan yang tinggi. Dengan demikian, pengawasan etika dapat dilakukan secara lebih adil dan efektif, sambil tetap mempertahankan konsep pengawasan seragam untuk semua notaris. Akhirnya, pengawasan etika harus dilihat sebagai alat untuk mencegah risiko hukum dan melindungi kepentingan publik, dengan mengintegrasikan pengawasan etika sebagai bagian integral dari aparatus negara dalam menjamin pelaksanaan kekuasaan jabatan publik secara bertanggung jawab..
<br>Analisis dan argumen menunjukkan bahwa pengawasan etika notaris di Indonesia telah cukup diatur dalam Undang-Undang Jabatan Notaris, Kode Etik Notaris, dan wewenang Majelis Pengawas.Sistem ini memastikan kepatuhan notaris terhadap hukum dan etika pejabat publik.Namun, pengawasan etika notaris terutama bersifat administratif dan reaktif, gagal menilai sepenuhnya perilaku etika dan profesional notaris.Dasar teoritis pengawasan etika berbeda dengan implementasinya di lapangan.Kesimpulan selanjutnya menunjukkan bahwa kurangnya integrasi dan konsistensi dalam pengawasan etika notaris di berbagai daerah mengurangi kemampuan pengawasan untuk melindungi martabat profesi notaris.Koordinasi yang tidak memadai antara Majelis Pengawas, organisasi profesional, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia telah menyebabkan pembentukan dan implementasi kode etik yang tidak merata dan tidak berkelanjutan.Sehingga, pelanggaran administratif dan etika terus mengancam kepercayaan publik terhadap notaris.Oleh karena itu, pengawasan etika belum sepenuhnya melindungi kepentingan publik dan integritas jabatan notaris.Berdasarkan hasil ini, pengawasan etika notaris harus direformasi.Untuk membuat pengawasan menjadi integratif, preventif, dan sesuai, reformulasi harus menekankan kepatuhan administratif dan etika profesional.Restrukturisasi struktur pengawasan ini diharapkan dapat memperkuat integritas, arah, dan penegakan etika profesi notaris, serta mempertahankan martabat notaris sebagai pejabat publik yang memberikan layanan hukum
<br>Notaris berperan sebagai pejabat publik yang dipercayakan untuk membuat akta otentik yang menjadi dasar kepastian hukum dan kepercayaan publik. Meskipun demikian, pelanggaran etika dan kewajiban profesional masih terjadi dalam praktik notaris, menunjukkan bahwa skema pengawasan etika saat ini belum beroperasi secara efektif. Dalam banyak kasus, pengawasan lebih menekankan pada kepatuhan administratif dan cenderung reaktif, yang membatasi kemampuannya untuk melindungi martabat jabatan notaris. Artikel ini mengkaji kerangka hukum dan penerapan praktis pengawasan etika notaris di Indonesia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-78843.webp" type="image/webp" length="95284" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-57622.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-2eab9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/etika-profesi-hakim-akuntabilitas-pejabat-publik-k-thumb-78843.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1086-isha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16285-brief.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT PCR ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT PCR ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT PCR ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40440-struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-ge</link>
	<guid isPermaLink="false">74950ffc0963b5837feddcd450fdc166</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 17:42:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi priyanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ alfredo kono ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal pbbmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfredo,dwi,jurnal,kono,pbbmi,priyanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan performa primer yang dirancang, modifikasi urutan primer berdasarkan perataan urutan yang lebih komprehensif dapat dipertimbangkan, mungkin dengan memasukkan isolat terbaru atau strain yang beragam secara geografis. Selain itu, penyempurnaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR: Untuk meningkatkan performa primer yang dirancang, modifikasi urutan primer berdasarkan perataan urutan yang lebih komprehensif dapat dipertimbangkan, mungkin dengan memasukkan isolat terbaru atau strain yang beragam secara geografis. Selain itu, penyempurnaan lebih lanjut dari posisi degenerate mungkin dapat menyeimbangkan inklusivitas dan spesifisitas dengan lebih efektif. Optimasi kondisi PCR juga menawarkan peluang signifikan untuk peningkatan. Evaluasi sistematis suhu annealing dapat meningkatkan spesifisitas dan mengurangi amplifikasi non-spesifik. Suhu annealing yang tidak optimal dapat menyebabkan primer mengamplifikasi sekuens selain gen target, menghasilkan pita non-spesifik. Demikian pula, optimasi jumlah siklus, konsentrasi primer, dan konsentrasi MgClCC dapat meningkatkan sensitivitas dan spesifisitas. Strategi untuk mengurangi pembentukan struktur sekunder juga dapat meningkatkan efisiensi amplifikasi. Struktur sekunder primer yang dianalisis dalam studi ini termasuk hairpin, self-dimer, dan cross-dimer. Nilai iG dan Tm mempengaruhi struktur hairpin. Nilai Tm hairpin yang rendah jauh di bawah suhu annealing dapat mencegah pembentukan struktur hairpin. Struktur hairpin dapat diuraikan jika memiliki nilai iG lebih besar dari -3 kkal/mol. Untuk struktur self-dimer dan cross-dimer, nilai iG yang diperlukan untuk pemecahan adalah lebih besar dari -6 kkal/mol. Meskipun struktur hairpin kami memiliki nilai iG yang dapat diterima, nilai iG untuk struktur self-dimer dan cross-dimer agak di bawah ambang ideal, mungkin mempengaruhi kinerja primer.. Studi ini berhasil mengembangkan primer degenerate (DenVNS3F.5'-CTGTCCAGTGAGCRYGG TCTT-3') yang menargetkan region NS3 yang konservatif dari virus dengue, menunjukkan kemampuan untuk mendeteksi virus di seluruh empat serotipe.Kesepakatan yang moderat (k = 0,60) dengan primer komersial menunjukkan potensi yang menjanjikan, meskipun masih diperlukan optimasi lebih lanjut untuk implementasi klinis Dengue fever, disebabkan oleh virus dengue, adalah hiper-endemik di Indonesia. Karena tidak ada vaksin atau pengobatan spesifik yang tersedia, diagnosis yang akurat sangat penting untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan secara dini untuk membatasi transmisi dengue dan mengurangi kerugian ekonomi. Berbagai teknik diagnostik telah dikembangkan, termasuk reverse transcriptase-polymerase chain reaction (RT-PCR) untuk mendeteksi asam nukleat virus. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-5ab03.webp" title="JURIS - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-5ab03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-5ab03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-5ab03.webp 1x" title="JURIS - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR" alt="JURIS - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-fb926.webp" title="JURIS - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-fb926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-fb926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-fb926.webp 1x" title="JURIS - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR" alt="JURIS - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-0942d.webp" title="JURIS - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-0942d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-0942d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-0942d.webp 1x" title="JURIS - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR" alt="JURIS - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40440-struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-ge" title="JURIS - Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR" target="_blank">Design and evaluation of degenerate primers targeting the NS3 gene for detection of dengue virus by RT-PCR</a>: Untuk meningkatkan performa primer yang dirancang, modifikasi urutan primer berdasarkan perataan urutan yang lebih komprehensif dapat dipertimbangkan, mungkin dengan memasukkan isolat terbaru atau strain yang beragam secara geografis. Selain itu, penyempurnaan lebih lanjut dari posisi degenerate mungkin dapat menyeimbangkan inklusivitas dan spesifisitas dengan lebih efektif. Optimasi kondisi PCR juga menawarkan peluang signifikan untuk peningkatan. Evaluasi sistematis suhu annealing dapat meningkatkan spesifisitas dan mengurangi amplifikasi non-spesifik. Suhu annealing yang tidak optimal dapat menyebabkan primer mengamplifikasi sekuens selain gen target, menghasilkan pita non-spesifik. Demikian pula, optimasi jumlah siklus, konsentrasi primer, dan konsentrasi MgClCC dapat meningkatkan sensitivitas dan spesifisitas. Strategi untuk mengurangi pembentukan struktur sekunder juga dapat meningkatkan efisiensi amplifikasi. Struktur sekunder primer yang dianalisis dalam studi ini termasuk hairpin, self-dimer, dan cross-dimer. Nilai iG dan Tm mempengaruhi struktur hairpin. Nilai Tm hairpin yang rendah jauh di bawah suhu annealing dapat mencegah pembentukan struktur hairpin. Struktur hairpin dapat diuraikan jika memiliki nilai iG lebih besar dari -3 kkal/mol. Untuk struktur self-dimer dan cross-dimer, nilai iG yang diperlukan untuk pemecahan adalah lebih besar dari -6 kkal/mol. Meskipun struktur hairpin kami memiliki nilai iG yang dapat diterima, nilai iG untuk struktur self-dimer dan cross-dimer agak di bawah ambang ideal, mungkin mempengaruhi kinerja primer..
<br>Studi ini berhasil mengembangkan primer degenerate (DenVNS3F.5'-CTGTCCAGTGAGCRYGG TCTT-3') yang menargetkan region NS3 yang konservatif dari virus dengue, menunjukkan kemampuan untuk mendeteksi virus di seluruh empat serotipe.Kesepakatan yang moderat (k = 0,60) dengan primer komersial menunjukkan potensi yang menjanjikan, meskipun masih diperlukan optimasi lebih lanjut untuk implementasi klinis
<br>Dengue fever, disebabkan oleh virus dengue, adalah hiper-endemik di Indonesia. Karena tidak ada vaksin atau pengobatan spesifik yang tersedia, diagnosis yang akurat sangat penting untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan secara dini untuk membatasi transmisi dengue dan mengurangi kerugian ekonomi. Berbagai teknik diagnostik telah dikembangkan, termasuk reverse transcriptase-polymerase chain reaction (RT-PCR) untuk mendeteksi asam nukleat virus.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-fb926.webp" type="image/webp" length="149486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-5ab03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-fb926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/struktur-sel-kayu-dengue-fever-virus-ns3-gene-prim-thumb-0942d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6967-pbbmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16895-actabioina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40445-moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-lite</link>
	<guid isPermaLink="false">5c0e8d0e430727cbc570acc60b152f42</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 17:17:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ oky irnawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ hilda rachmi ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul jalal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,hilda,irnawati,jalal,oky,rachmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan jurnalistik yang lebih adaptif terhadap berbagai karakteristik siswa, termasuk gaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan jurnalistik yang lebih adaptif terhadap berbagai karakteristik siswa, termasuk gaya belajar dan tingkat pemahaman awal. Hal ini dapat dilakukan dengan mengintegrasikan teknologi pembelajaran yang lebih interaktif dan personalisasi, sehingga pelatihan dapat lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh pelatihan jurnalistik terhadap peningkatan literasi digital siswa, khususnya dalam hal kemampuan memverifikasi informasi dan mengidentifikasi hoaks. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan sampel siswa dari berbagai sekolah dan mengukur perubahan tingkat literasi digital sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak pelatihan jurnalistik terhadap peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan jurnalistik di sekolah dan masyarakat. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap siswa yang telah mengikuti pelatihan dan mengamati partisipasi mereka dalam berbagai kegiatan jurnalistik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas pelatihan jurnalistik dalam meningkatkan kemampuan siswa dan mendorong partisipasi mereka dalam kegiatan jurnalistik yang positif dan konstruktif.. Pelatihan telah mengedukasi siswa sekolah dalam upaya memahami konsep jurnalistik dengan 3 (tiga) aspek utama penggunaan media sosial di era milenial dengan hasil evaluasi penilaian 30 siswa, yaitu.aspek kognitif 18 orang (60%), afektif 22 orang (73,3%), dan psikomotorik 21 orang (70%), sehingga dikatakan bahwa secara umum siswa telah dapat memahami penggunaan media sosial dengan baik.Pelatihan jurnalistik media sosial dengan sumber dari kitab suci memberikan beberapa harapan yang menarik kepada siswa sekolah seperti pemahaman yang lebih mendalam, perspektif beragam, kritisisme yang terarah, kreativitas dan inovasi, serta etika yang memiliki dasar yang baik dan kuat Dinamika siswa di sekolah menengah atas hingga saat ini menghadapi berbagai tantangan kuat dan unik berkaitan dengan pemahaman terhadap jurnalistik dan penggunaan sarana media sosial di era milenial. Pemanfaatan komputer merupakan aktivitas nyata Orang Muda Katolik (OMK) yang terus berdinamika. Permasalahan yang dihadapi siswa SMAK Cenderawasih dan SMA Frater dalam penggunaan media sosial adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman yang baik dan bijak, masih terdapat sifat emosi atau kurang penguasaan diri, dan belum menggunakan aplikasi medsos yang konstruktif. Praktik belajar siswa masih memerlukan usaha serius untuk meningkatkan produktivitas menjadi terarah, efektif, dan terukur. Pelatihan bertujuan untuk mengedukasi siswa sekolah dalam memahami konsep jurnalistik dengan 3 (tiga) aspek utama dalam penggunaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-196ab.webp" title="JURIS - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-196ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-196ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-196ab.webp 1x" title="JURIS - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL" alt="JURIS - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-e931a.webp" title="JURIS - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-e931a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-e931a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-e931a.webp 1x" title="JURIS - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL" alt="JURIS - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-462c8.webp" title="JURIS - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-462c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-462c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-462c8.webp 1x" title="JURIS - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL" alt="JURIS - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40445-moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-lite" title="JURIS - PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL" target="_blank">PELATIHAN JURNALISTIK BAGI SISWA SEKOLAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI ERA MILENIAL</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan jurnalistik yang lebih adaptif terhadap berbagai karakteristik siswa, termasuk gaya belajar dan tingkat pemahaman awal. Hal ini dapat dilakukan dengan mengintegrasikan teknologi pembelajaran yang lebih interaktif dan personalisasi, sehingga pelatihan dapat lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh pelatihan jurnalistik terhadap peningkatan literasi digital siswa, khususnya dalam hal kemampuan memverifikasi informasi dan mengidentifikasi hoaks. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan sampel siswa dari berbagai sekolah dan mengukur perubahan tingkat literasi digital sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak pelatihan jurnalistik terhadap peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan jurnalistik di sekolah dan masyarakat. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap siswa yang telah mengikuti pelatihan dan mengamati partisipasi mereka dalam berbagai kegiatan jurnalistik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas pelatihan jurnalistik dalam meningkatkan kemampuan siswa dan mendorong partisipasi mereka dalam kegiatan jurnalistik yang positif dan konstruktif..
<br>Pelatihan telah mengedukasi siswa sekolah dalam upaya memahami konsep jurnalistik dengan 3 (tiga) aspek utama penggunaan media sosial di era milenial dengan hasil evaluasi penilaian 30 siswa, yaitu.aspek kognitif 18 orang (60%), afektif 22 orang (73,3%), dan psikomotorik 21 orang (70%), sehingga dikatakan bahwa secara umum siswa telah dapat memahami penggunaan media sosial dengan baik.Pelatihan jurnalistik media sosial dengan sumber dari kitab suci memberikan beberapa harapan yang menarik kepada siswa sekolah seperti pemahaman yang lebih mendalam, perspektif beragam, kritisisme yang terarah, kreativitas dan inovasi, serta etika yang memiliki dasar yang baik dan kuat
<br>Dinamika siswa di sekolah menengah atas hingga saat ini menghadapi berbagai tantangan kuat dan unik berkaitan dengan pemahaman terhadap jurnalistik dan penggunaan sarana media sosial di era milenial. Pemanfaatan komputer merupakan aktivitas nyata Orang Muda Katolik (OMK) yang terus berdinamika. Permasalahan yang dihadapi siswa SMAK Cenderawasih dan SMA Frater dalam penggunaan media sosial adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman yang baik dan bijak, masih terdapat sifat emosi atau kurang penguasaan diri, dan belum menggunakan aplikasi medsos yang konstruktif. Praktik belajar siswa masih memerlukan usaha serius untuk meningkatkan produktivitas menjadi terarah, efektif, dan terukur. Pelatihan bertujuan untuk mengedukasi siswa sekolah dalam memahami konsep jurnalistik dengan 3 (tiga) aspek utama dalam penggunaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-196ab.webp" type="image/webp" length="107134" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-196ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-e931a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/moral-siswa-sekolah-sampel-v-ajar-literasi-digital-thumb-462c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2208-nusamandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15560-jurnal-abdimas-nusa-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40444-instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-baha</link>
	<guid isPermaLink="false">d6405896a35ed5d5f9d5fc3f18ca8388</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 17:01:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ oky irnawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ hilda rachmi ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul jalal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,hilda,irnawati,jalal,oky,rachmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari aplikasi bank sampah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G: Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari aplikasi bank sampah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan teknologi pengolahan sampah plastik yang lebih inovatif dan ramah lingkungan, seperti pembuatan produk daur ulang dengan nilai jual yang lebih tinggi. Ketiga, penting untuk mengkaji potensi pengembangan model bisnis bank sampah yang lebih mandiri secara finansial, misalnya melalui kerjasama dengan industri daur ulang atau pengembangan produk-produk kreatif dari sampah yang memiliki daya saing di pasar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan, serta mendukung terciptanya ekonomi hijau yang inklusif dan berkeadilan. Dengan demikian, permasalahan sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan menjadi sumber daya yang bernilai bagi masyarakat dan lingkungan.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan mitra dan masyarakat mengenai pengelolaan sampah.Sampah yang dihasilkan dapat dipilah dan dimanfaatkan secara mandiri atau ditabung melalui bank sampah.Dengan konsistensi, kegiatan ini dapat mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) dan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.Rekomendasi kegiatan selanjutnya adalah memanfaatkan kemasan plastik bekas kopi untuk dijadikan tas dan mengolah plastik rusak menjadi paving blok Garbage remains a significant issue in Greenary Permai Bojong Gede Housing, leading to an unhealthy environment, particularly when waste collection is inconsistent. In response, the 3G waste bank initiated several waste reduction activities. However, progress has been slow due to limited waste management knowledge, incomplete equipment, low community awareness, and manual record-keeping. To address these challenges, training was provided on managing organic and plastic waste, and repurposing used cooking oil into candles and soap. Financial application training was also given to improve the recording process. The goal was to enable the community and partners to adopt... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-70f62.webp" title="JURIS - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-70f62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-70f62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-70f62.webp 1x" title="JURIS - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G" alt="JURIS - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-b4654.webp" title="JURIS - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-b4654.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-b4654.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-b4654.webp 1x" title="JURIS - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G" alt="JURIS - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-7fdaf.webp" title="JURIS - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-7fdaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-7fdaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-7fdaf.webp 1x" title="JURIS - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G" alt="JURIS - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40444-instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-baha" title="JURIS - Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G" target="_blank">Green Economy Dengan Pengelolaan Limbah Berbasis Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Bank Sampah 3G</a>: Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari aplikasi bank sampah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan teknologi pengolahan sampah plastik yang lebih inovatif dan ramah lingkungan, seperti pembuatan produk daur ulang dengan nilai jual yang lebih tinggi. Ketiga, penting untuk mengkaji potensi pengembangan model bisnis bank sampah yang lebih mandiri secara finansial, misalnya melalui kerjasama dengan industri daur ulang atau pengembangan produk-produk kreatif dari sampah yang memiliki daya saing di pasar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan, serta mendukung terciptanya ekonomi hijau yang inklusif dan berkeadilan. Dengan demikian, permasalahan sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan menjadi sumber daya yang bernilai bagi masyarakat dan lingkungan..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan mitra dan masyarakat mengenai pengelolaan sampah.Sampah yang dihasilkan dapat dipilah dan dimanfaatkan secara mandiri atau ditabung melalui bank sampah.Dengan konsistensi, kegiatan ini dapat mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) dan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.Rekomendasi kegiatan selanjutnya adalah memanfaatkan kemasan plastik bekas kopi untuk dijadikan tas dan mengolah plastik rusak menjadi paving blok
<br>Garbage remains a significant issue in Greenary Permai Bojong Gede Housing, leading to an unhealthy environment, particularly when waste collection is inconsistent. In response, the 3G waste bank initiated several waste reduction activities. However, progress has been slow due to limited waste management knowledge, incomplete equipment, low community awareness, and manual record-keeping. To address these challenges, training was provided on managing organic and plastic waste, and repurposing used cooking oil into candles and soap. Financial application training was also given to improve the recording process. The goal was to enable the community and partners to adopt...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-7fdaf.webp" type="image/webp" length="104734" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-70f62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-b4654.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/instalasi-pengolahan-sampah-bank-induk-bahaya-plas-thumb-7fdaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2208-nusamandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15560-jurnal-abdimas-nusa-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40431-motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok</link>
	<guid isPermaLink="false">be109c6170f1793f451d80ad116545fd</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 16:29:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad damiri ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman sucipto ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,damiri,gacor,iman,slot,sucipto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi keputusan belanja mahasiswa, seperti kualitas produk, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi keputusan belanja mahasiswa, seperti kualitas produk, ulasan pengguna, atau kepercayaan terhadap platform. Kedua, pendekatan kualitatif atau metode campuran dapat digunakan untuk menggali lebih dalam motivasi dan persepsi konsumen terhadap promosi yang ditawarkan oleh aplikasi e-commerce. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi atau wilayah yang berbeda agar hasil penelitian lebih general dan representatif. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami perilaku konsumen di era digital dan membantu pengembangan strategi pemasaran e-commerce yang lebih efektif.. Variabel diskon secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan belanja terhadap mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta di Aplikasi Shopee, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung < ttabel sebesar 1,837 < 1,981 dan tingkat signifikansi sebesar 0,069 > 0,05.Hal ini menunjukkan bahwa HCA diterima dan HCa ditolak, yang berarti tidak terdapat pengaruh signifikan antara diskon terhadap keputusan pembelian.Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Bagus Ibrahim Mufti dan Wuryaningsih Dwi Lestari.Variabel gratis ongkos kirim secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan belanja terhadap mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta di Aplikasi Shopee, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel sebesar 6,481 > 1,981 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Nada Rafa Sabira, Desi Derina Yusda, M Renandi Ekatama, dan Prima Rini.Diskon dan Gratis Ongkos Kirim secara simultan berpengaruh terhadap keputusan belanja terhadap mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta di Aplikasi Shopee, hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung > Ftabel sebesar 72, 438 > 3,08 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 serta nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,577 atau 57,7%.Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa variabel gratis ongkos kirim (X2) memiliki pengaruh sebesar 57% terhadap keputusan belanja di aplikasi shopee (Y).Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh ShoffiAoul Auli, M Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perilaku belanja mahasiswa yang cenderung memilih aplikasi Shopee dibandingkan e-commerce lain. Hasil observasi menunjukkan beberapa faktor dominan, yaitu harga yang relatif lebih murah, jumlah toko yang lebih banyak, fasilitas gratis ongkos kirim yang lebih fleksibel, serta event diskon yang rutin diadakan sebagai strategi pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh diskon dan gratis ongkos kirim baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan belanja mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta di aplikasi Shopee. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik probability sampling sebanyak 77 responden. Analisis data dilakukan melalui uji validitas,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-706dd.webp" title="JURIS - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-706dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-706dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-706dd.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta" alt="JURIS - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-fe76b.webp" title="JURIS - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-fe76b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-fe76b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-fe76b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta" alt="JURIS - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-01371.webp" title="JURIS - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-01371.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-01371.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-01371.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta" alt="JURIS - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40431-motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok" title="JURIS - Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta" target="_blank">Pengaruh Diskon dan Gratis Ongkos Kirim Terhadap Keputusan Belanja di Aplikasi Shopee Pada Mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi keputusan belanja mahasiswa, seperti kualitas produk, ulasan pengguna, atau kepercayaan terhadap platform. Kedua, pendekatan kualitatif atau metode campuran dapat digunakan untuk menggali lebih dalam motivasi dan persepsi konsumen terhadap promosi yang ditawarkan oleh aplikasi e-commerce. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi atau wilayah yang berbeda agar hasil penelitian lebih general dan representatif. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami perilaku konsumen di era digital dan membantu pengembangan strategi pemasaran e-commerce yang lebih efektif..
<br>Variabel diskon secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan belanja terhadap mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta di Aplikasi Shopee, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung < ttabel sebesar 1,837 < 1,981 dan tingkat signifikansi sebesar 0,069 > 0,05.Hal ini menunjukkan bahwa HCA diterima dan HCa ditolak, yang berarti tidak terdapat pengaruh signifikan antara diskon terhadap keputusan pembelian.Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Bagus Ibrahim Mufti dan Wuryaningsih Dwi Lestari.Variabel gratis ongkos kirim secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan belanja terhadap mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta di Aplikasi Shopee, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel sebesar 6,481 > 1,981 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Nada Rafa Sabira, Desi Derina Yusda, M Renandi Ekatama, dan Prima Rini.Diskon dan Gratis Ongkos Kirim secara simultan berpengaruh terhadap keputusan belanja terhadap mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta di Aplikasi Shopee, hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung > Ftabel sebesar 72, 438 > 3,08 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 serta nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,577 atau 57,7%.Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa variabel gratis ongkos kirim (X2) memiliki pengaruh sebesar 57% terhadap keputusan belanja di aplikasi shopee (Y).Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh ShoffiAoul Auli, M
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perilaku belanja mahasiswa yang cenderung memilih aplikasi Shopee dibandingkan e-commerce lain. Hasil observasi menunjukkan beberapa faktor dominan, yaitu harga yang relatif lebih murah, jumlah toko yang lebih banyak, fasilitas gratis ongkos kirim yang lebih fleksibel, serta event diskon yang rutin diadakan sebagai strategi pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh diskon dan gratis ongkos kirim baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan belanja mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta di aplikasi Shopee. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik probability sampling sebanyak 77 responden. Analisis data dilakukan melalui uji validitas,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-01371.webp" type="image/webp" length="111870" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-706dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-fe76b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/motivasi-belanja-mahasiswa-aplikasi-shopee-tiktok-thumb-01371.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2072-sties-purwakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13626-jammiah-jurnal-ilmiah-mahasiswa-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al BiAoah and Green Constitution ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al BiAoah and Green Constitution ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al BiAoah and Green Constitution ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40437-aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva</link>
	<guid isPermaLink="false">dbccb9d50d9b9ccfd12d98aa557a80ab</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 16:24:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anas kholish ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedy sumardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agen toto 4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4d,agen,anas,dedy,kholish,sumardi,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut mekanisme budaya, sosial, dan agama di balik praktik konservasi Suku Bajo dan membandingkannya dengan komunitas nelayan lainnya di Indonesia. Selain itu, penting untuk mempelajari variasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut mekanisme budaya, sosial, dan agama di balik praktik konservasi Suku Bajo dan membandingkannya dengan komunitas nelayan lainnya di Indonesia. Selain itu, penting untuk mempelajari variasi praktik konservasi di antara kelompok Bajo yang berbeda. Penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana tradisi konservasi Suku Bajo dapat diakui dalam kerangka hukum Islam dan memperoleh pengakuan formal melalui konsep konstitusionalisme hijau. Dengan mayoritas Suku Bajo yang beragama Islam, menyelaraskan praktik konservasi mereka dengan hukum Islam akan meningkatkan penerimaan dan penghormatan dalam komunitas itu sendiri. Hal ini karena Islam merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka, sehingga praktik konservasi yang berakar pada nilai-nilai Islam menjadi lebih mudah dipahami dan diterapkan. Oleh karena itu, yurisprudensi lingkungan Islam dapat menjadi jembatan yang menghubungkan kebijaksanaan lokal Suku Bajo dengan sistem hukum formal, sehingga mengamankan pengakuan yang lebih luas untuk upaya konservasi mereka.. Suku Bajo, yang mayoritas beragama Islam di Indonesia, memiliki hubungan spiritual yang dalam dengan alam, melihatnya sebagai entitas hidup yang layak dihormati.Praktik konservasi mereka, seperti larangan pencemaran laut, perlindungan spesies terancam punah seperti penyu, dan penggunaan peralatan ramah lingkungan, selaras dengan etika lingkungan Islam yang menekankan kepedulian dan keseimbangan ekologis.Tindakan-tindakan ini mencerminkan prinsip-prinsip moderasi dan tanggung jawab lingkungan, memprioritaskan keberlanjutan untuk kesejahteraan manusia.Suku Bajo juga memeluk prinsip-prinsip Konstitusi Hijau, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 Indonesia, yang mempromosikan hak atas lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.Penelitian ini mengungkapkan pendekatan mereka yang berpusat pada alam, yang menyeimbangkan kemakmuran ekonomi dengan konservasi lingkungan.Namun, temuan ini spesifik untuk Suku Bajo di Torosiaje, dengan kemungkinan variasi praktik di antara kelompok Bajo lainnya.Penelitian lebih lanjut harus mengeksplorasi mekanisme budaya, sosial, dan agama di balik praktik konservasi ini dan membandingkannya dengan komunitas nelayan lainnya di Indonesia Suku Bajo, sebagai kelompok maritim tradisional, telah lama mempraktikkan konservasi lingkungan laut, seperti menghindari polusi laut dan melindungi spesies terancam punah. Namun, upaya konservasi ini sering dianggap kurang memiliki dasar hukum yang kuat dalam sistem hukum formal maupun hukum berbasis kebijaksanaan lokal Islam, sehingga upaya konservasi ini rentan diabaikan oleh pemerintah dan masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik konservasi lingkungan laut Suku Bajo dari perspektif yurisprudensi lingkungan Islam dan konsep konstitusionalisme hijau. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara dan Focus Group Discussions (FGD) dengan anggota Suku Bajo, pemimpin agama, dan pihak berkepentingan lainnya. Temuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-f46ee.webp" title="JURIS - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-f46ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-f46ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-f46ee.webp 1x" title="JURIS - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution" alt="JURIS - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-ddbcd.webp" title="JURIS - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-ddbcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-ddbcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-ddbcd.webp 1x" title="JURIS - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution" alt="JURIS - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-d9a64.webp" title="JURIS - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-d9a64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-d9a64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-d9a64.webp 1x" title="JURIS - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution" alt="JURIS - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40437-aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva" title="JURIS - Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution" target="_blank">Ecological Wisdom of The Bajo Tribe in The Perspective of Fiqh al-BiAoah and Green Constitution</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut mekanisme budaya, sosial, dan agama di balik praktik konservasi Suku Bajo dan membandingkannya dengan komunitas nelayan lainnya di Indonesia. Selain itu, penting untuk mempelajari variasi praktik konservasi di antara kelompok Bajo yang berbeda. Penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana tradisi konservasi Suku Bajo dapat diakui dalam kerangka hukum Islam dan memperoleh pengakuan formal melalui konsep konstitusionalisme hijau. Dengan mayoritas Suku Bajo yang beragama Islam, menyelaraskan praktik konservasi mereka dengan hukum Islam akan meningkatkan penerimaan dan penghormatan dalam komunitas itu sendiri. Hal ini karena Islam merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka, sehingga praktik konservasi yang berakar pada nilai-nilai Islam menjadi lebih mudah dipahami dan diterapkan. Oleh karena itu, yurisprudensi lingkungan Islam dapat menjadi jembatan yang menghubungkan kebijaksanaan lokal Suku Bajo dengan sistem hukum formal, sehingga mengamankan pengakuan yang lebih luas untuk upaya konservasi mereka..
<br>Suku Bajo, yang mayoritas beragama Islam di Indonesia, memiliki hubungan spiritual yang dalam dengan alam, melihatnya sebagai entitas hidup yang layak dihormati.Praktik konservasi mereka, seperti larangan pencemaran laut, perlindungan spesies terancam punah seperti penyu, dan penggunaan peralatan ramah lingkungan, selaras dengan etika lingkungan Islam yang menekankan kepedulian dan keseimbangan ekologis.Tindakan-tindakan ini mencerminkan prinsip-prinsip moderasi dan tanggung jawab lingkungan, memprioritaskan keberlanjutan untuk kesejahteraan manusia.Suku Bajo juga memeluk prinsip-prinsip Konstitusi Hijau, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 Indonesia, yang mempromosikan hak atas lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.Penelitian ini mengungkapkan pendekatan mereka yang berpusat pada alam, yang menyeimbangkan kemakmuran ekonomi dengan konservasi lingkungan.Namun, temuan ini spesifik untuk Suku Bajo di Torosiaje, dengan kemungkinan variasi praktik di antara kelompok Bajo lainnya.Penelitian lebih lanjut harus mengeksplorasi mekanisme budaya, sosial, dan agama di balik praktik konservasi ini dan membandingkannya dengan komunitas nelayan lainnya di Indonesia
<br>Suku Bajo, sebagai kelompok maritim tradisional, telah lama mempraktikkan konservasi lingkungan laut, seperti menghindari polusi laut dan melindungi spesies terancam punah. Namun, upaya konservasi ini sering dianggap kurang memiliki dasar hukum yang kuat dalam sistem hukum formal maupun hukum berbasis kebijaksanaan lokal Islam, sehingga upaya konservasi ini rentan diabaikan oleh pemerintah dan masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik konservasi lingkungan laut Suku Bajo dari perspektif yurisprudensi lingkungan Islam dan konsep konstitusionalisme hijau. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara dan Focus Group Discussions (FGD) dengan anggota Suku Bajo, pemimpin agama, dan pihak berkepentingan lainnya. Temuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-ddbcd.webp" type="image/webp" length="58306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-f46ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-ddbcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/aukearifan-suku-bajo-variasi-praktik-saso-konserva-thumb-d9a64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Short Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum Bay Leaf Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia A Pilot Trial in Primary Care ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Short Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum Bay Leaf Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia A Pilot Trial in Primary Care ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Short Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum Bay Leaf Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia A Pilot Trial in Primary Care ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40436-uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium</link>
	<guid isPermaLink="false">adb0af557e6177d6f441a84eff72959a</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 15:06:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ call paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ anemia mid ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anemia,call,content,main,mid,paper]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Future research should investigate the optimal duration of Syzygium polyanthum tea infusion treatment to achieve sustained serum uric acid control below 6.0 mg/dL, considering individual patient characteristics and metabolic profiles.  Further studies ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care: Future research should investigate the optimal duration of Syzygium polyanthum tea infusion treatment to achieve sustained serum uric acid control below 6.0 mg/dL, considering individual patient characteristics and metabolic profiles. Further studies are needed to explore the specific mechanisms underlying the observed diuretic effects of S. polyanthum, potentially focusing on the role of essential oils and their impact on renal hemodynamics. Finally, large-scale, randomized controlled trials are crucial to confirm the long-term safety and efficacy of standardized S. polyanthum tea infusion as a complementary therapy for hyperuricemia, and to assess its potential integration into primary healthcare systems, particularly in regions where the plant is culturally significant and readily available. These investigations should also explore the potential synergistic effects of combining S. polyanthum with dietary modifications and other lifestyle interventions to optimize patient outcomes and reduce the reliance on synthetic medications.. This pilot study demonstrates that a standardized 2.0-gram Syzygium polyanthum tea infusion, administered twice daily, effectively lowers serum uric acid levels in hyperuricemic adults over a seven-day period.The intervention operates through a combination of hepatic xanthine oxidase inhibition and enhanced renal diuresis.While the results are promising, longer treatment durations are necessary to achieve and maintain serum uric acid levels consistently below the 6.0 mg/dL threshold for optimal clinical outcomes Hyperuricemia management relies heavily on synthetic xanthine oxidase inhibitors, which possess adverse effect risks. This pilot trial evaluates the short-term clinical effects of a standardized Syzygium polyanthum (Indonesian bay leaf) tea infusion on serum uric acid levels in a primary care setting, standardizing conventional preparation methods. A quasi-experimental, pre- and post-test controlled pilot trial was conducted at a community health center on Sumatra Island, Indonesia. Twenty-four adults with hyperuricemia were purposively assigned (alternating days of presentation) to an intervention group (n=12) or a control group (n=12). The intervention comprised 2.0 grams of standardized S. polyanthum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-05eaa.webp" title="JURIS - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-05eaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-05eaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-05eaa.webp 1x" title="JURIS - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care" alt="JURIS - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-6ff13.webp" title="JURIS - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-6ff13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-6ff13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-6ff13.webp 1x" title="JURIS - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care" alt="JURIS - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-9c7c5.webp" title="JURIS - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-9c7c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-9c7c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-9c7c5.webp 1x" title="JURIS - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care" alt="JURIS - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40436-uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium" title="JURIS - Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care" target="_blank">Short-Term Clinical Effects of Standardized Syzygium polyanthum (Bay Leaf) Tea Infusion on Serum Uric Acid Modulation in Hyperuricemia: A Pilot Trial in Primary Care</a>: Future research should investigate the optimal duration of Syzygium polyanthum tea infusion treatment to achieve sustained serum uric acid control below 6.0 mg/dL, considering individual patient characteristics and metabolic profiles.  Further studies are needed to explore the specific mechanisms underlying the observed diuretic effects of S. polyanthum, potentially focusing on the role of essential oils and their impact on renal hemodynamics.  Finally, large-scale, randomized controlled trials are crucial to confirm the long-term safety and efficacy of standardized S. polyanthum tea infusion as a complementary therapy for hyperuricemia, and to assess its potential integration into primary healthcare systems, particularly in regions where the plant is culturally significant and readily available. These investigations should also explore the potential synergistic effects of combining S. polyanthum with dietary modifications and other lifestyle interventions to optimize patient outcomes and reduce the reliance on synthetic medications..
<br>This pilot study demonstrates that a standardized 2.0-gram Syzygium polyanthum tea infusion, administered twice daily, effectively lowers serum uric acid levels in hyperuricemic adults over a seven-day period.The intervention operates through a combination of hepatic xanthine oxidase inhibition and enhanced renal diuresis.While the results are promising, longer treatment durations are necessary to achieve and maintain serum uric acid levels consistently below the 6.0 mg/dL threshold for optimal clinical outcomes
<br>Hyperuricemia management relies heavily on synthetic xanthine oxidase inhibitors, which possess adverse effect risks. This pilot trial evaluates the short-term clinical effects of a standardized Syzygium polyanthum (Indonesian bay leaf) tea infusion on serum uric acid levels in a primary care setting, standardizing conventional preparation methods. A quasi-experimental, pre- and post-test controlled pilot trial was conducted at a community health center on Sumatra Island, Indonesia. Twenty-four adults with hyperuricemia were purposively assigned (alternating days of presentation) to an intervention group (n=12) or a control group (n=12). The intervention comprised 2.0 grams of standardized S. polyanthum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-9c7c5.webp" type="image/webp" length="186902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-05eaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-6ff13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/uric-acid-average-hyperuricemia-syzygium-polyanthu-thumb-9c7c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6966-hmpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16893-community-medicine-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 19 Apr 2026 20:09:41 +0700. 12 items. Served in: 3.751 seconds [rss] -->
