<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.2-27apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.2-27apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 12:23:34 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 12:23:34 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-27T12:23:34+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque Tanjung Agung Village ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque Tanjung Agung Village ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque Tanjung Agung Village ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42038-manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-manajem</link>
	<guid isPermaLink="false">82dc35123d002fb8741d6eff365bd304</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:26:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kitab kuning ]]></category>
	<category><![CDATA[ dikelola ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dikelola,flag,kitab,kuning,ojs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai platform digital yang digunakan untuk pengelolaan masjid, seperti Google Workspace, Microsoft ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai platform digital yang digunakan untuk pengelolaan masjid, seperti Google Workspace, Microsoft Office 365, atau aplikasi khusus manajemen masjid, untuk menemukan solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya yang tersedia. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan fitur-fitur tambahan pada kalender khutbah digital, seperti integrasi dengan sistem informasi geografis (SIG) untuk memetakan potensi khatib di wilayah sekitar, atau fitur pengingat otomatis untuk khatib dan pengurus. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak jangka panjang dari digitalisasi kalender khutbah terhadap peningkatan partisipasi jamaah dalam kegiatan keagamaan, serta pengaruhnya terhadap kualitas konten khutbah dan pemahaman keagamaan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya modernisasi pengelolaan masjid dan peningkatan kualitas pelayanan keagamaan di Indonesia.. Pendampingan penyusunan kalender khutbah Jumat digital di Masjid Miqotussalam Desa Tanjung Agung berjalan dengan baik.Digitalisasi penjadwalan khutbah mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan jadwal, keteraturan, serta transparansi informasi kepada jamaah.Ke depan, pengurus diharapkan dapat terus mengembangkan sistem digitalisasi administrasi masjid pada aspek lain seperti keuangan dan kegiatan ibadah harian Penjadwalan khutbah Jumat di masjid merupakan salah satu aspek penting dalam tata kelola kegiatan keagamaan. Namun, banyak masjid masih menggunakan sistem manual dalam penyusunan jadwal khutbah sehingga rawan terjadi kesalahan, keterlambatan, maupun ketidakteraturan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pengurus Masjid Miqotussalam Desa Tanjung Agung dalam menyusun kalender khutbah Jumat berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, wawancara, pelatihan, dan implementasi aplikasi kalender digital yang terintegrasi dengan perangkat smartphone maupun komputer. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyusunan kalender khutbah digital mampu meningkatkan keteraturan jadwal, memudahkan koordinasi antar pengurus, serta meningkatkan transparansi informasi kepada jamaah. Dengan adanya kalender digital, pengurus dapat memperbarui jadwal khutbah secara cepat,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-14bef.webp" title="JURIS - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-14bef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-14bef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-14bef.webp 1x" title="JURIS - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village" alt="JURIS - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-459ec.webp" title="JURIS - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-459ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-459ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-459ec.webp 1x" title="JURIS - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village" alt="JURIS - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-f6fd8.webp" title="JURIS - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-f6fd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-f6fd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-f6fd8.webp 1x" title="JURIS - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village" alt="JURIS - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42038-manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-manajem" title="JURIS - Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village" target="_blank">Assistance in Developing a Digital Friday Sermon Calendar for Miqotussalam Mosque, Tanjung Agung Village</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai platform digital yang digunakan untuk pengelolaan masjid, seperti Google Workspace, Microsoft Office 365, atau aplikasi khusus manajemen masjid, untuk menemukan solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya yang tersedia. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan fitur-fitur tambahan pada kalender khutbah digital, seperti integrasi dengan sistem informasi geografis (SIG) untuk memetakan potensi khatib di wilayah sekitar, atau fitur pengingat otomatis untuk khatib dan pengurus. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak jangka panjang dari digitalisasi kalender khutbah terhadap peningkatan partisipasi jamaah dalam kegiatan keagamaan, serta pengaruhnya terhadap kualitas konten khutbah dan pemahaman keagamaan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya modernisasi pengelolaan masjid dan peningkatan kualitas pelayanan keagamaan di Indonesia..
<br>Pendampingan penyusunan kalender khutbah Jumat digital di Masjid Miqotussalam Desa Tanjung Agung berjalan dengan baik.Digitalisasi penjadwalan khutbah mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan jadwal, keteraturan, serta transparansi informasi kepada jamaah.Ke depan, pengurus diharapkan dapat terus mengembangkan sistem digitalisasi administrasi masjid pada aspek lain seperti keuangan dan kegiatan ibadah harian
<br>Penjadwalan khutbah Jumat di masjid merupakan salah satu aspek penting dalam tata kelola kegiatan keagamaan. Namun, banyak masjid masih menggunakan sistem manual dalam penyusunan jadwal khutbah sehingga rawan terjadi kesalahan, keterlambatan, maupun ketidakteraturan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pengurus Masjid Miqotussalam Desa Tanjung Agung dalam menyusun kalender khutbah Jumat berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, wawancara, pelatihan, dan implementasi aplikasi kalender digital yang terintegrasi dengan perangkat smartphone maupun komputer. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyusunan kalender khutbah digital mampu meningkatkan keteraturan jadwal, memudahkan koordinasi antar pengurus, serta meningkatkan transparansi informasi kepada jamaah. Dengan adanya kalender digital, pengurus dapat memperbarui jadwal khutbah secara cepat,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-14bef.webp" type="image/webp" length="92086" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-14bef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-459ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/manajemen-masjid-konten-khutbah-arsitektur-digital-thumb-f6fd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7558-jurnal-abdi-dharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42035-relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-p</link>
	<guid isPermaLink="false">623969028eda6619a0f4d451180b5b70</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:16:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ nisa apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki rozalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,edition,june,kiki,nisa,rozalia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan efektivitas program pemberdayaan UMKM. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan efektivitas program pemberdayaan UMKM. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan pembukuan keuangan yang disesuaikan dengan karakteristik usaha mikro dan kecil, dengan mempertimbangkan tingkat pendidikan dan pengalaman pelaku usaha. Modul ini sebaiknya dirancang secara interaktif dan mudah dipahami, serta dilengkapi dengan contoh kasus nyata yang relevan dengan kondisi UMKM di lapangan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan keuangan UMKM, misalnya melalui pengembangan aplikasi mobile atau platform online yang sederhana dan mudah digunakan. Aplikasi ini dapat membantu pelaku usaha dalam mencatat transaksi keuangan secara real-time, menghasilkan laporan keuangan secara otomatis, dan mengakses informasi keuangan secara kapanpun dan dimanapun. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak penerapan akuntansi syariah terhadap kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha UMKM, dengan fokus pada aspek-aspek seperti peningkatan kepercayaan investor, akses terhadap pembiayaan syariah, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan kebijakan dan program pemberdayaan UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan.. Kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa pembinaan dan pelatihan tentang pencatatan keuangan yang terstruktur sesuai dengan standar PSAK dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan UMKM di Desa Plosokandang.Melalui pendampingan yang dilakukan, pelaku UMKM yang awalnya kesulitan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, kini mampu memahami dan mengimplementasikan pembukuan yang lebih sistematis, serta menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat dan transparan.Dengan penerapan pencatatan yang sesuai dengan prinsip akuntansi syariah, UMKM dapat memantau keuangan mereka dengan lebih baik, mengoptimalkan pengelolaan arus kas, dan meminimalkan kesalahan pengelolaan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan melalui pembukuan akuntansi syariah sederhana. Temuan awal menunjukkan bahwa banyak pelaku UMKM yang kesulitan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta kurang memiliki pemahaman yang memadai terkait pencatatan laporan keuangan yang baik. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang mencakup observasi lapangan, wawancara langsung, serta pelatihan dan pendampingan mengenai pembukuan keuangan syariah. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa setelah pelatihan, pelaku UMKM dapat memahami dan menerapkan pencatatan keuangan yang lebih terstruktur, yang pada gilirannya membantu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-3a989.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-3a989.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-3a989.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-3a989.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" alt="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" alt="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" alt="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42035-relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-p" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" target="_blank">Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan efektivitas program pemberdayaan UMKM. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan pembukuan keuangan yang disesuaikan dengan karakteristik usaha mikro dan kecil, dengan mempertimbangkan tingkat pendidikan dan pengalaman pelaku usaha. Modul ini sebaiknya dirancang secara interaktif dan mudah dipahami, serta dilengkapi dengan contoh kasus nyata yang relevan dengan kondisi UMKM di lapangan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan keuangan UMKM, misalnya melalui pengembangan aplikasi mobile atau platform online yang sederhana dan mudah digunakan. Aplikasi ini dapat membantu pelaku usaha dalam mencatat transaksi keuangan secara real-time, menghasilkan laporan keuangan secara otomatis, dan mengakses informasi keuangan secara kapanpun dan dimanapun. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak penerapan akuntansi syariah terhadap kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha UMKM, dengan fokus pada aspek-aspek seperti peningkatan kepercayaan investor, akses terhadap pembiayaan syariah, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan kebijakan dan program pemberdayaan UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan..
<br>Kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa pembinaan dan pelatihan tentang pencatatan keuangan yang terstruktur sesuai dengan standar PSAK dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan UMKM di Desa Plosokandang.Melalui pendampingan yang dilakukan, pelaku UMKM yang awalnya kesulitan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, kini mampu memahami dan mengimplementasikan pembukuan yang lebih sistematis, serta menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat dan transparan.Dengan penerapan pencatatan yang sesuai dengan prinsip akuntansi syariah, UMKM dapat memantau keuangan mereka dengan lebih baik, mengoptimalkan pengelolaan arus kas, dan meminimalkan kesalahan pengelolaan
<br>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan melalui pembukuan akuntansi syariah sederhana. Temuan awal menunjukkan bahwa banyak pelaku UMKM yang kesulitan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta kurang memiliki pemahaman yang memadai terkait pencatatan laporan keuangan yang baik. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang mencakup observasi lapangan, wawancara langsung, serta pelatihan dan pendampingan mengenai pembukuan keuangan syariah. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa setelah pelatihan, pelaku UMKM dapat memahami dan menerapkan pencatatan keuangan yang lebih terstruktur, yang pada gilirannya membantu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp" type="image/webp" length="52028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-3a989.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7554-jurnal-indonesia-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pekerja Asia Di Timur Tengah Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pekerja Asia Di Timur Tengah Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pekerja Asia Di Timur Tengah Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42029-refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs</link>
	<guid isPermaLink="false">b149b3a715c748ceb097781d20393429</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:14:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pekerja asia ]]></category>
	<category><![CDATA[ 27 jurnal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ leni erliana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[27,al,asia,erliana,jurnal,leni,pekerja]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana representasi pekerja Asia perempuan dalam sastra Arab modern membentuk persepsi gender dan kelas sosial di masyarakat penerima, mengingat karya-karya yang diteliti menunjukkan nuansa marginalisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana representasi pekerja Asia perempuan dalam sastra Arab modern membentuk persepsi gender dan kelas sosial di masyarakat penerima, mengingat karya-karya yang diteliti menunjukkan nuansa marginalisasi yang lebih kuat terhadap perempuan. Kedua, penting untuk mengkaji evolusi representasi pekerja migran Asia dalam sastra Arab dari masa ke masa, untuk melihat apakah ada pergeseran makna atau stereotip seiring perubahan sosial, ekonomi, dan politik di kawasan Teluk. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian komparatif antara representasi pekerja Asia dalam sastra Arab dengan karya sastra dari negara penjamu lainnya, seperti sastra Arab Melayu di Malaysia atau sastra lokal di Singapura, untuk memahami perbedaan dan persamaan dalam konstruksi identitas migran secara global. Penelitian-penelitian ini dapat membuka wawasan baru tentang bagaimana sastra berperan dalam membangun atau mengubah stigma terhadap pekerja migran. Dengan memahami dinamika representasi dalam karya sastra, masyarakat dapat lebih kritis terhadap narasi yang berkembang. Penelitian juga dapat membantu pembuat kebijakan untuk memahami dampak budaya terhadap integrasi sosial pekerja migran. Selain itu, pendekatan komparatif dapat mengungkapkan pengaruh budaya lokal terhadap narasi kemanusiaan pekerja migran. Dengan demikian, sastra tidak hanya dipahami sebagai karya seni, tetapi juga sebagai alat refleksi sosial yang kuat. Temuan dari penelitian lanjutan ini dapat digunakan untuk pengembangan kurikulum sastra yang lebih inklusif. Masyarakat pembaca juga dapat dibekali perspektif yang lebih empatik terhadap realitas pekerja migran.. Karya sastra Arab modern merepresentasikan pekerja Asia di Timur Tengah sebagai individu yang merindukan tanah air, bekerja keras, serta mengalami ketidaksetaraan sosial.Representasi ini memengaruhi cara pembaca memahami pengalaman dan perasaan pekerja migran Asia dalam konteks sosial dan budaya Timur Tengah.Analisis berdasarkan teori representasi Stuart Hall menunjukkan bahwa media dan sastra turut membentuk narasi identitas yang dipengaruhi oleh kepentingan dan kekuasaan dalam masyarakat Berdasarkan data, setiap tahun puluhan ribu imigran Asia datang ke negara-negara Timur Tengah, terutama kawasan Teluk, untuk bekerja sebagai buruh maupun karyawan. Hal ini menimbulkan stigma terhadap pekerja Asia yang memiliki sisi positif dan negatif. Representasi tersebut dapat ditemukan dalam berbagai karya sastra Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pekerja Asia di Timur Tengah dalam karya sastra Arab modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari tiga karya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp 1x" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" alt="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-9b43a.webp" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-9b43a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-9b43a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-9b43a.webp 1x" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" alt="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-579f1.webp" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-579f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-579f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-579f1.webp 1x" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" alt="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42029-refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" target="_blank">Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana representasi pekerja Asia perempuan dalam sastra Arab modern membentuk persepsi gender dan kelas sosial di masyarakat penerima, mengingat karya-karya yang diteliti menunjukkan nuansa marginalisasi yang lebih kuat terhadap perempuan. Kedua, penting untuk mengkaji evolusi representasi pekerja migran Asia dalam sastra Arab dari masa ke masa, untuk melihat apakah ada pergeseran makna atau stereotip seiring perubahan sosial, ekonomi, dan politik di kawasan Teluk. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian komparatif antara representasi pekerja Asia dalam sastra Arab dengan karya sastra dari negara penjamu lainnya, seperti sastra Arab Melayu di Malaysia atau sastra lokal di Singapura, untuk memahami perbedaan dan persamaan dalam konstruksi identitas migran secara global. Penelitian-penelitian ini dapat membuka wawasan baru tentang bagaimana sastra berperan dalam membangun atau mengubah stigma terhadap pekerja migran. Dengan memahami dinamika representasi dalam karya sastra, masyarakat dapat lebih kritis terhadap narasi yang berkembang. Penelitian juga dapat membantu pembuat kebijakan untuk memahami dampak budaya terhadap integrasi sosial pekerja migran. Selain itu, pendekatan komparatif dapat mengungkapkan pengaruh budaya lokal terhadap narasi kemanusiaan pekerja migran. Dengan demikian, sastra tidak hanya dipahami sebagai karya seni, tetapi juga sebagai alat refleksi sosial yang kuat. Temuan dari penelitian lanjutan ini dapat digunakan untuk pengembangan kurikulum sastra yang lebih inklusif. Masyarakat pembaca juga dapat dibekali perspektif yang lebih empatik terhadap realitas pekerja migran..
<br>Karya sastra Arab modern merepresentasikan pekerja Asia di Timur Tengah sebagai individu yang merindukan tanah air, bekerja keras, serta mengalami ketidaksetaraan sosial.Representasi ini memengaruhi cara pembaca memahami pengalaman dan perasaan pekerja migran Asia dalam konteks sosial dan budaya Timur Tengah.Analisis berdasarkan teori representasi Stuart Hall menunjukkan bahwa media dan sastra turut membentuk narasi identitas yang dipengaruhi oleh kepentingan dan kekuasaan dalam masyarakat
<br>Berdasarkan data, setiap tahun puluhan ribu imigran Asia datang ke negara-negara Timur Tengah, terutama kawasan Teluk, untuk bekerja sebagai buruh maupun karyawan. Hal ini menimbulkan stigma terhadap pekerja Asia yang memiliki sisi positif dan negatif. Representasi tersebut dapat ditemukan dalam berbagai karya sastra Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pekerja Asia di Timur Tengah dalam karya sastra Arab modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari tiga karya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp" type="image/webp" length="78748" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-9b43a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-579f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4845-al-imtiyaz-arabic-linguistics-international-methodology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul Studi Kasus di Desa Giritirto Kecamatan Purwosari Gunungkidul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul Studi Kasus di Desa Giritirto Kecamatan Purwosari Gunungkidul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul Studi Kasus di Desa Giritirto Kecamatan Purwosari Gunungkidul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42026-tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk</link>
	<guid isPermaLink="false">24eb17717fe23d127d564f1477047a61</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:09:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh intervensi program bantuan pangan terhadap perubahan pola konsumsi dan tingkat kerawanan pangan pada petani lahan kering. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara petani ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul): Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh intervensi program bantuan pangan terhadap perubahan pola konsumsi dan tingkat kerawanan pangan pada petani lahan kering. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara petani dengan tingkat pendidikan yang berbeda untuk memahami bagaimana pengetahuan gizi memengaruhi pilihan makanan dan asupan kalori. Pengembangan sistem informasi pertanian yang terintegrasi, termasuk data ketersediaan pangan lokal dan harga, dapat membantu petani dalam membuat keputusan yang lebih tepat terkait pengelolaan lahan dan diversifikasi tanaman untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga.. Berdasarkan penelitian, penduduk Desa Giritirto dikategorikan sangat rawan pangan.Tingkat pendapatan dan luas lahan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemenuhan gizi keluarga.Hal ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain, seperti pola konsumsi berdasarkan kebiasaan dan tingkat pendidikan yang kurang, turut berkontribusi terhadap kerawanan pangan Kabupaten Gunungkidul, dengan kondisi alam yang ekstrim dan dikategorikan sebagai lahan marjinal, menyebabkan beberapa wilayah masuk dalam kategori rawan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan pangan serta hubungan antara luas lahan, pendapatan, dan tingkat pendidikan terhadap tingkat kerawanan pangan. Metode penelitian menggunakan teknik deskriptif dengan analisis statistik data (persentase, mean, rentang data, distribusi frekuensi, tabulasi silang) dan pengukuran tingkat kerawanan pangan menggunakan perbandingan antara jumlah penduduk miskin yang mengonsumsi pangan dengan angka kecukupan gizi sebesar 2.100 kalori. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rata-rata konsumsi kalori harian individu adalah 1274,25 kalori, yang termasuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-e66fd.webp" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-e66fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-e66fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-e66fd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" alt="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" alt="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" alt="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42026-tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" target="_blank">Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh intervensi program bantuan pangan terhadap perubahan pola konsumsi dan tingkat kerawanan pangan pada petani lahan kering. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara petani dengan tingkat pendidikan yang berbeda untuk memahami bagaimana pengetahuan gizi memengaruhi pilihan makanan dan asupan kalori. Pengembangan sistem informasi pertanian yang terintegrasi, termasuk data ketersediaan pangan lokal dan harga, dapat membantu petani dalam membuat keputusan yang lebih tepat terkait pengelolaan lahan dan diversifikasi tanaman untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga..
<br>Berdasarkan penelitian, penduduk Desa Giritirto dikategorikan sangat rawan pangan.Tingkat pendapatan dan luas lahan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemenuhan gizi keluarga.Hal ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain, seperti pola konsumsi berdasarkan kebiasaan dan tingkat pendidikan yang kurang, turut berkontribusi terhadap kerawanan pangan
<br>Kabupaten Gunungkidul, dengan kondisi alam yang ekstrim dan dikategorikan sebagai lahan marjinal, menyebabkan beberapa wilayah masuk dalam kategori rawan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan pangan serta hubungan antara luas lahan, pendapatan, dan tingkat pendidikan terhadap tingkat kerawanan pangan. Metode penelitian menggunakan teknik deskriptif dengan analisis statistik data (persentase, mean, rentang data, distribusi frekuensi, tabulasi silang) dan pengukuran tingkat kerawanan pangan menggunakan perbandingan antara jumlah penduduk miskin yang mengonsumsi pangan dengan angka kecukupan gizi sebesar 2.100 kalori. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rata-rata konsumsi kalori harian individu adalah 1274,25 kalori, yang termasuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp" type="image/webp" length="87056" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-e66fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Kota Palembang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Kota Palembang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Kota Palembang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42031-rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-masya</link>
	<guid isPermaLink="false">fec4ef89e11e80a77e24c13fd274a58a</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:05:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ nisa apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki rozalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,edition,june,kiki,nisa,rozalia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti tingkat pendidikan, pendapatan, dan akses terhadap informasi kesehatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media penyuluhan yang lebih inovatif dan menarik, seperti penggunaan teknologi digital atau pendekatan interaktif, untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penyuluhan kesehatan terhadap penurunan angka kejadian DBD di wilayah penelitian, serta mengidentifikasi strategi yang paling efektif untuk mempertahankan perilaku positif masyarakat dalam jangka waktu yang lebih lama.. Pencegahan penyakit demam berdarah dengue penting untuk diketahui oleh masyarakat.Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu alternatif untuk mencapai tujuan tersebut sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit demam berdarah dengue dan juga membantu program pemerintah dalam hal pemberantasan demam berdarah dengue atau memutus mata rantai penyakit demam berdarah dengue yang dimulai dari lingkungan rumah masyarakat.Penyuluhan kesehatan yang telah dilakukan terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana dan didapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan demam berdarah dengue sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan.Diharapkan kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan rumah agar tidak menyebabkan terjadinya penyakit demam berdarah dengue Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan global dan ditularkan melalui nyamuk, Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada 2023, Sumatera Selatan mencatat 2.462 kasus, dengan Kota Palembang sebagai wilayah tertinggi (677 kasus). Di Kecamatan Seberang Ulu II, Kelurahan 16 Ulu, RW 16, RT 72, ditemukan faktor risiko seperti 20% warga membuang sampah sembarangan, 7% membakar sampah, dan lingkungan dekat rawa-rawa. Penulis melakukan penyuluhan pencegahan DBD menggunakan media leaflet. Sebelum penyuluhan, tingkat pengetahuan masyarakat tergolong rendah (64%), cukup (24%), dan tinggi (11%). Setelah penyuluhan, terjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-7a71c.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-7a71c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-7a71c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-7a71c.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42031-rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-masya" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" target="_blank">Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti tingkat pendidikan, pendapatan, dan akses terhadap informasi kesehatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media penyuluhan yang lebih inovatif dan menarik, seperti penggunaan teknologi digital atau pendekatan interaktif, untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penyuluhan kesehatan terhadap penurunan angka kejadian DBD di wilayah penelitian, serta mengidentifikasi strategi yang paling efektif untuk mempertahankan perilaku positif masyarakat dalam jangka waktu yang lebih lama..
<br>Pencegahan penyakit demam berdarah dengue penting untuk diketahui oleh masyarakat.Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu alternatif untuk mencapai tujuan tersebut sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit demam berdarah dengue dan juga membantu program pemerintah dalam hal pemberantasan demam berdarah dengue atau memutus mata rantai penyakit demam berdarah dengue yang dimulai dari lingkungan rumah masyarakat.Penyuluhan kesehatan yang telah dilakukan terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana dan didapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan demam berdarah dengue sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan.Diharapkan kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan rumah agar tidak menyebabkan terjadinya penyakit demam berdarah dengue
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan global dan ditularkan melalui nyamuk, Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada 2023, Sumatera Selatan mencatat 2.462 kasus, dengan Kota Palembang sebagai wilayah tertinggi (677 kasus). Di Kecamatan Seberang Ulu II, Kelurahan 16 Ulu, RW 16, RT 72, ditemukan faktor risiko seperti 20% warga membuang sampah sembarangan, 7% membakar sampah, dan lingkungan dekat rawa-rawa. Penulis melakukan penyuluhan pencegahan DBD menggunakan media leaflet. Sebelum penyuluhan, tingkat pengetahuan masyarakat tergolong rendah (64%), cukup (24%), dan tinggi (11%). Setelah penyuluhan, terjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp" type="image/webp" length="86346" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-7a71c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7554-jurnal-indonesia-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42021-kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas</link>
	<guid isPermaLink="false">931967d8eddb971788f90289ae1a1cd8</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:04:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan teknologi produksi modern berdampak terhadap efisiensi dan kapasitas produksi kerupuk udang oleh wanita wirausaha, mengingat mayoritas masih menggunakan teknologi sederhana dan enggan memanfaatkan mesin bantuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi: Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan teknologi produksi modern berdampak terhadap efisiensi dan kapasitas produksi kerupuk udang oleh wanita wirausaha, mengingat mayoritas masih menggunakan teknologi sederhana dan enggan memanfaatkan mesin bantuan karena beban biaya operasional. Kedua, perlu dikaji efektivitas program pembinaan yang dilakukan SKPD terhadap peningkatan keterampilan pemasaran digital, karena saat ini promosi masih bergantung pada mulut ke mulut dan akses pasar terbatas meskipun permintaan tinggi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh kepemilikan legalitas usaha seperti label IRT terhadap daya saing dan akses permodalan, sebab meskipun penting, jumlah pelaku yang mengantongi label tersebut masih sangat sedikit. Penelitian lanjutan dapat menggali strategi apa yang paling efektif dalam memfasilitasi wanita wirausaha untuk mendapatkan sertifikasi dan memanfaatkannya secara optimal. Selain itu, perlu dikaji bagaimana pembentukan wadah kolektif atau koperasi usaha dapat memperluas jangkauan pemasaran dan daya tawar dalam rantai distribusi. Studi juga perlu mengevaluasi ketersediaan dan efektivitas akses keuangan mikro yang tidak terlalu bergantung pada formalitas usaha. Riset baru dapat mengamati peran jaringan sosial dan dukungan komunitas lokal terhadap ketahanan usaha perempuan di tengah keterbatasan sumberdaya. Pengembangan sistem mentoring antar pelaku usaha juga patut dievaluasi sebagai alternatif pelatihan berkelanjutan. Terakhir, penting meneliti bagaimana integrasi antara program pemerintah dengan kebutuhan riil pelaku usaha dapat dirancang secara partisipatif agar bantuan lebih tepat sasaran dan relevan.. Karakteristik personal seperti pendidikan, latar belakang keluarga, pengalaman bisnis, dan pelatihan berpengaruh positif terhadap perilaku kewirausahaan yang meliputi motivasi, inovasi, dan kesiapan mengambil risiko.Perilaku kewirausahaan dan karakteristik personal turut memengaruhi kinerja usaha, dengan motivasi sebagai indikator paling kuat dari perilaku kewirausahaan dan pelatihan sebagai indikator terkuat dari karakteristik personal.Lingkungan internal dan eksternal juga berpengaruh positif terhadap kinerja usaha, di mana ketersediaan bahan baku menjadi faktor internal dominan, sementara kegiatan pembinaan melalui SKPD menjadi faktor eksternal dominan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik personal dengan perilaku kewirausahaan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja usaha wanita wirausaha kerupuk udang di Provinsi Jambi. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey di dua kabupaten di Provinsi Jambi. Metode analisis yang digunakan yaitu Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa i) pelatihan, pengalaman bisnis, pendidikan, dan latar belakang keluarga berpengaruh positif terhadap perilaku kewirausahaan (motivasi, inovasi dan berani mengambil risiko); ii) kinerja usaha dipengaruhi oleh karakteristik personal, kewirausahaan, lingkungan internal, dan lingkungan eksternal. Karakteristik personal wanita wirausaha pada usaha kerupuk udang di Provinsi Jambi merupakan variabel yang paling... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-817a1.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-817a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-817a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-817a1.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42021-kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" target="_blank">Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan teknologi produksi modern berdampak terhadap efisiensi dan kapasitas produksi kerupuk udang oleh wanita wirausaha, mengingat mayoritas masih menggunakan teknologi sederhana dan enggan memanfaatkan mesin bantuan karena beban biaya operasional. Kedua, perlu dikaji efektivitas program pembinaan yang dilakukan SKPD terhadap peningkatan keterampilan pemasaran digital, karena saat ini promosi masih bergantung pada mulut ke mulut dan akses pasar terbatas meskipun permintaan tinggi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh kepemilikan legalitas usaha seperti label IRT terhadap daya saing dan akses permodalan, sebab meskipun penting, jumlah pelaku yang mengantongi label tersebut masih sangat sedikit. Penelitian lanjutan dapat menggali strategi apa yang paling efektif dalam memfasilitasi wanita wirausaha untuk mendapatkan sertifikasi dan memanfaatkannya secara optimal. Selain itu, perlu dikaji bagaimana pembentukan wadah kolektif atau koperasi usaha dapat memperluas jangkauan pemasaran dan daya tawar dalam rantai distribusi. Studi juga perlu mengevaluasi ketersediaan dan efektivitas akses keuangan mikro yang tidak terlalu bergantung pada formalitas usaha. Riset baru dapat mengamati peran jaringan sosial dan dukungan komunitas lokal terhadap ketahanan usaha perempuan di tengah keterbatasan sumberdaya. Pengembangan sistem mentoring antar pelaku usaha juga patut dievaluasi sebagai alternatif pelatihan berkelanjutan. Terakhir, penting meneliti bagaimana integrasi antara program pemerintah dengan kebutuhan riil pelaku usaha dapat dirancang secara partisipatif agar bantuan lebih tepat sasaran dan relevan..
<br>Karakteristik personal seperti pendidikan, latar belakang keluarga, pengalaman bisnis, dan pelatihan berpengaruh positif terhadap perilaku kewirausahaan yang meliputi motivasi, inovasi, dan kesiapan mengambil risiko.Perilaku kewirausahaan dan karakteristik personal turut memengaruhi kinerja usaha, dengan motivasi sebagai indikator paling kuat dari perilaku kewirausahaan dan pelatihan sebagai indikator terkuat dari karakteristik personal.Lingkungan internal dan eksternal juga berpengaruh positif terhadap kinerja usaha, di mana ketersediaan bahan baku menjadi faktor internal dominan, sementara kegiatan pembinaan melalui SKPD menjadi faktor eksternal dominan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik personal dengan perilaku kewirausahaan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja usaha wanita wirausaha kerupuk udang di Provinsi Jambi. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey di dua kabupaten di Provinsi Jambi. Metode analisis yang digunakan yaitu Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa i) pelatihan, pengalaman bisnis, pendidikan, dan latar belakang keluarga berpengaruh positif terhadap perilaku kewirausahaan (motivasi, inovasi dan berani mengambil risiko); ii) kinerja usaha dipengaruhi oleh karakteristik personal, kewirausahaan, lingkungan internal, dan lingkungan eksternal. Karakteristik personal wanita wirausaha pada usaha kerupuk udang di Provinsi Jambi merupakan variabel yang paling...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp" type="image/webp" length="101622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-817a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42022-produksi-tepung-porang-pengolahan</link>
	<guid isPermaLink="false">e46ab0a1b7153ba7b1cdce1fcafe70a0</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 09:48:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh variasi metode pengeringan terhadap kualitas fisik dan kimia tepung sukun, karena metode pengeringan saat ini masih sederhana dan bisa memengaruhi daya simpan serta nilai gizi akhir produk. Kedua, perlu dikaji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh variasi metode pengeringan terhadap kualitas fisik dan kimia tepung sukun, karena metode pengeringan saat ini masih sederhana dan bisa memengaruhi daya simpan serta nilai gizi akhir produk. Kedua, perlu dikaji penerapan skala produksi lebih besar dengan mesin penepung otomatis, untuk melihat efisiensi tenaga kerja, waktu produksi, serta dampaknya terhadap keuntungan dan nilai tambah secara menyeluruh. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang penerimaan konsumen terhadap produk pangan berbasis tepung sukun di pasar perkotaan, termasuk preferensi rasa, kemasan, dan harga, guna mengevaluasi potensi ekspansi pasar dan diversifikasi produk seperti mi, roti, atau makanan instan. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memperkuat rantai nilai tepung sukun dan mendukung pengembangan agroindustri berbasis lokal secara berkelanjutan.. Usaha pengolahan sukun menjadi tepung sukun menghasilkan nilai tambah sebesar Rp5.500 per kilogram atau 45,83% dari nilai produksi.Keuntungan yang diperoleh dalam satu kali proses produksi mencapai Rp218.Hal ini menunjukkan bahwa usaha pengolahan tepung sukun layak secara ekonomi dan berpotensi meningkatkan pendapatan petani Pengolahan sukun menjadi tepung merupakan alternatif cara pengolahan yang memiliki beberapa keunggulan, yaitu meningkatkan daya simpan, memudahkan pengolahan bahan baku, dan meningkatkan harga jual; dengan kandungan gizi relatif tak berubah. Kajian ini bertujuan: i) mengetahui besarnya nilai tambah produksi tepung sukun, dan ii) menganalisis kelayakan usaha tepung sukun di Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan pencacatan. Nilai tambah dihitung dari pertambahan nilai produk yang diakibatkan proses pengolahan buah sukun menjadi tepung sukun; sedangkan kelayakan usaha dianalisis dari keuntungan dan R/C ratio. Usaha pengolahan tepung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp 1x" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" alt="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp 1x" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" alt="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42022-produksi-tepung-porang-pengolahan" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" target="_blank">Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh variasi metode pengeringan terhadap kualitas fisik dan kimia tepung sukun, karena metode pengeringan saat ini masih sederhana dan bisa memengaruhi daya simpan serta nilai gizi akhir produk. Kedua, perlu dikaji penerapan skala produksi lebih besar dengan mesin penepung otomatis, untuk melihat efisiensi tenaga kerja, waktu produksi, serta dampaknya terhadap keuntungan dan nilai tambah secara menyeluruh. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang penerimaan konsumen terhadap produk pangan berbasis tepung sukun di pasar perkotaan, termasuk preferensi rasa, kemasan, dan harga, guna mengevaluasi potensi ekspansi pasar dan diversifikasi produk seperti mi, roti, atau makanan instan. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memperkuat rantai nilai tepung sukun dan mendukung pengembangan agroindustri berbasis lokal secara berkelanjutan..
<br>Usaha pengolahan sukun menjadi tepung sukun menghasilkan nilai tambah sebesar Rp5.500 per kilogram atau 45,83% dari nilai produksi.Keuntungan yang diperoleh dalam satu kali proses produksi mencapai Rp218.Hal ini menunjukkan bahwa usaha pengolahan tepung sukun layak secara ekonomi dan berpotensi meningkatkan pendapatan petani
<br>Pengolahan sukun menjadi tepung merupakan alternatif cara pengolahan yang memiliki beberapa keunggulan, yaitu meningkatkan daya simpan, memudahkan pengolahan bahan baku, dan meningkatkan harga jual; dengan kandungan gizi relatif tak berubah. Kajian ini bertujuan: i) mengetahui besarnya nilai tambah produksi tepung sukun, dan ii) menganalisis kelayakan usaha tepung sukun di Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan pencacatan. Nilai tambah dihitung dari pertambahan nilai produk yang diakibatkan proses pengolahan buah sukun menjadi tepung sukun; sedangkan kelayakan usaha dianalisis dari keuntungan dan R/C ratio. Usaha pengolahan tepung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp" type="image/webp" length="87506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ One Day Training Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ One Day Training Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ One Day Training Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42037-pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-kurik</link>
	<guid isPermaLink="false">d0e4831510d072f8c8954dc227669101</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 09:03:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kitab kuning ]]></category>
	<category><![CDATA[ dikelola ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dikelola,flag,kitab,kuning,ojs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang yang menyoroti tantangan pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka, metode pelaksanaan yang mengandalkan praktik langsung, serta keterbatasan sumber daya digital, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - One Day Training: Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung: Berdasarkan latar belakang yang menyoroti tantangan pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka, metode pelaksanaan yang mengandalkan praktik langsung, serta keterbatasan sumber daya digital, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap efektivitas berbagai model pelatihan guru dalam meningkatkan implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah dengan mempertimbangkan konteks sumber daya yang tersedia. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam persepsi dan pengalaman guru dalam menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat proses tersebut. Ketiga, pengembangan platform digital berbasis kolaborasi yang menyediakan sumber daya perangkat ajar dan forum diskusi bagi guru madrasah dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi keterbatasan akses terhadap teknologi dan memperkuat komunitas belajar profesional. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.. Kegiatan One Day Training di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung dan pendekatan kontekstual mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka secara mandiri dan sistematis.Lebih dari sekadar peningkatan keterampilan teknis, kegiatan ini mengungkapkan pentingnya desain pelatihan yang adaptif terhadap karakteristik satuan pendidikan Islam, termasuk madrasah yang memiliki keterbatasan sumber daya.Pelatihan ini perlu dipandang sebagai model pembelajaran profesional yang berkelanjutan, bukan sebagai kegiatan insidental Kegiatan One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam memahami dan menyusun perangkat ajar yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini mencakup penyusunan tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran (ATP), modul ajar, serta asesmen diagnostik. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-697e6.webp" title="JURIS - One Day Training: Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-697e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-697e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-697e6.webp 1x" title="JURIS - One Day Training: Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung" alt="JURIS - One Day Training: Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-bcd99.webp" title="JURIS - One Day Training: Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-bcd99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-bcd99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-bcd99.webp 1x" title="JURIS - One Day Training: Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung" alt="JURIS - One Day Training: Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42037-pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-kurik" title="JURIS - One Day Training: Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung" target="_blank">One Day Training: Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung</a>: Berdasarkan latar belakang yang menyoroti tantangan pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka, metode pelaksanaan yang mengandalkan praktik langsung, serta keterbatasan sumber daya digital, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap efektivitas berbagai model pelatihan guru dalam meningkatkan implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah dengan mempertimbangkan konteks sumber daya yang tersedia. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam persepsi dan pengalaman guru dalam menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat proses tersebut. Ketiga, pengembangan platform digital berbasis kolaborasi yang menyediakan sumber daya perangkat ajar dan forum diskusi bagi guru madrasah dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi keterbatasan akses terhadap teknologi dan memperkuat komunitas belajar profesional. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia..
<br>Kegiatan One Day Training di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung dan pendekatan kontekstual mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka secara mandiri dan sistematis.Lebih dari sekadar peningkatan keterampilan teknis, kegiatan ini mengungkapkan pentingnya desain pelatihan yang adaptif terhadap karakteristik satuan pendidikan Islam, termasuk madrasah yang memiliki keterbatasan sumber daya.Pelatihan ini perlu dipandang sebagai model pembelajaran profesional yang berkelanjutan, bukan sebagai kegiatan insidental
<br>Kegiatan One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam memahami dan menyusun perangkat ajar yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini mencakup penyusunan tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran (ATP), modul ajar, serta asesmen diagnostik. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-697e6.webp" type="image/webp" length="70998" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-697e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/pengembangan-modul-ajar-prinsip-kurikulum-p5-merde-thumb-bcd99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7558-jurnal-abdi-dharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42027-klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-p</link>
	<guid isPermaLink="false">a15e247726465e95d9ca619001c1d252</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:48:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ nisa apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki rozalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,edition,june,kiki,nisa,rozalia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai kandungan aktif dalam songgak yang berperan dalam menurunkan kadar asam urat, termasuk identifikasi senyawa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai kandungan aktif dalam songgak yang berperan dalam menurunkan kadar asam urat, termasuk identifikasi senyawa kimia spesifik dan mekanisme kerjanya pada tingkat molekuler. Kedua, studi klinis terkontrol dengan kelompok kontrol dan ukuran sampel yang lebih besar perlu dilakukan untuk menguji efektivitas songgak secara lebih komprehensif dan memastikan keamanannya bagi berbagai kelompok usia dan kondisi kesehatan. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi songgak dalam kombinasi dengan terapi non-farmakologi lain, seperti modifikasi pola makan dan olahraga, untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam pengelolaan hiperurisemia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung penggunaan songgak sebagai alternatif terapi alami yang aman dan efektif bagi penderita hiperurisemia, serta berkontribusi pada upaya pengendalian penyakit tidak menular di Indonesia.. Penyuluhan dan sosialisasi ini memberikan dampak positif terhadap penurunan kadar asam urat, dimana dari 30 sasaran penderita hiperurisemia, sebanyak 25 sasaran mengalami penurunan kadar asam urat dari rata-rata 8,98 mg/dL menjadi 6,52 mg/dL.Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan hilirisasi produk sekaligus bentuk promosi penggunaan jamu herbal asli Lombok, Songgak yang tidak hanya bermanfaat namun juga dapat mengatasi masalah kesehatan, khususnya pada penyakit tidak menular sebagai prioritas penanganan Kementerian Kesehatan.Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan jamu herbal tradisional seperti songgak dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologi yang efektif dalam mengendalikan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia Skrining penyakit tidak menular (PTM) seperti hiperurisemia memerlukan partisipasi berbagai pihak. Namun, masyarakat sering enggan melakukan skrining, meski data Puskesmas Tanjung Karang tahun 2021 menunjukkan hiperurisemia sebagai salah satu dari tiga penyakit terbanyak. Masyarakat cenderung mengandalkan obat-obatan untuk terapi gout, meskipun terapi non-farmakologi juga efektif. Penelitian tahun 2021 menunjukkan herbal tradisional Sasak, songgak, dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus, dan penelitian 2022 membuktikan efektivitasnya dalam menurunkan kadar asam urat darah tikus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengendalikan kadar asam urat penderita... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-43775.webp" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-43775.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-43775.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-43775.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42027-klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-p" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" target="_blank">Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai kandungan aktif dalam songgak yang berperan dalam menurunkan kadar asam urat, termasuk identifikasi senyawa kimia spesifik dan mekanisme kerjanya pada tingkat molekuler. Kedua, studi klinis terkontrol dengan kelompok kontrol dan ukuran sampel yang lebih besar perlu dilakukan untuk menguji efektivitas songgak secara lebih komprehensif dan memastikan keamanannya bagi berbagai kelompok usia dan kondisi kesehatan. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi songgak dalam kombinasi dengan terapi non-farmakologi lain, seperti modifikasi pola makan dan olahraga, untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam pengelolaan hiperurisemia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung penggunaan songgak sebagai alternatif terapi alami yang aman dan efektif bagi penderita hiperurisemia, serta berkontribusi pada upaya pengendalian penyakit tidak menular di Indonesia..
<br>Penyuluhan dan sosialisasi ini memberikan dampak positif terhadap penurunan kadar asam urat, dimana dari 30 sasaran penderita hiperurisemia, sebanyak 25 sasaran mengalami penurunan kadar asam urat dari rata-rata 8,98 mg/dL menjadi 6,52 mg/dL.Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan hilirisasi produk sekaligus bentuk promosi penggunaan jamu herbal asli Lombok, Songgak yang tidak hanya bermanfaat namun juga dapat mengatasi masalah kesehatan, khususnya pada penyakit tidak menular sebagai prioritas penanganan Kementerian Kesehatan.Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan jamu herbal tradisional seperti songgak dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologi yang efektif dalam mengendalikan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia
<br>Skrining penyakit tidak menular (PTM) seperti hiperurisemia memerlukan partisipasi berbagai pihak. Namun, masyarakat sering enggan melakukan skrining, meski data Puskesmas Tanjung Karang tahun 2021 menunjukkan hiperurisemia sebagai salah satu dari tiga penyakit terbanyak. Masyarakat cenderung mengandalkan obat-obatan untuk terapi gout, meskipun terapi non-farmakologi juga efektif. Penelitian tahun 2021 menunjukkan herbal tradisional Sasak, songgak, dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus, dan penelitian 2022 membuktikan efektivitasnya dalam menurunkan kadar asam urat darah tikus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengendalikan kadar asam urat penderita...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp" type="image/webp" length="93286" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-43775.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7554-jurnal-indonesia-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42028-model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw</link>
	<guid isPermaLink="false">b89554ca994a7d02133a8a2009db9da4</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:45:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ buay madang ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,buay,counter,fees,flag,madang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh model kooperatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh model kooperatif learning tipe debat terhadap kemampuan menulis teks diskusi pada siswa dengan tingkat kesulitan belajar yang berbeda. Hal ini penting untuk memahami apakah model ini efektif untuk semua siswa atau hanya untuk kelompok tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi debat yang lebih relevan dengan isu-isu terkini yang dihadapi siswa, sehingga dapat meningkatkan minat dan motivasi mereka dalam berpartisipasi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi model kooperatif learning tipe debat dengan strategi pembelajaran lain, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan berbasis proyek, untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Dengan menggabungkan berbagai pendekatan, diharapkan dapat memaksimalkan potensi siswa dalam mengembangkan kemampuan menulis teks diskusi secara komprehensif.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif learning tipe debat pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong, sudah terjadi peningkatan.Hal ini dapat dilihat dari hasil pembelajaran siklus I dengan nilai rata-rata 68,59 dengan kategori cukup, dan ketuntasan klasikal 47,51.Kemudian meningkat pada siklus II dengan rata-rata 77,74 dengan kategori baik dan keuntasan klasikal 82,35.Melalui model pembelajaran kooperatif learning tipe debat memudahkan siswa menyampaikan argumen yang didukung oleh bukti/data, fakta akurat, pengalaman penulis serta referensi yang berhubungan dengan isu yang dibahas Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong dengan menggunakan model kooperatif learning tipe debat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik tes yaitu menulis teks diskusi, dan observasi kegiatan guru dan siswa ketika debat berlangsung dalam pembelajaran serta hasil menulis teks siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi yang disertai argumen dan data yang akurat. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-98b3f.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-98b3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-98b3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-98b3f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42028-model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" target="_blank">Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh model kooperatif learning tipe debat terhadap kemampuan menulis teks diskusi pada siswa dengan tingkat kesulitan belajar yang berbeda. Hal ini penting untuk memahami apakah model ini efektif untuk semua siswa atau hanya untuk kelompok tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi debat yang lebih relevan dengan isu-isu terkini yang dihadapi siswa, sehingga dapat meningkatkan minat dan motivasi mereka dalam berpartisipasi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi model kooperatif learning tipe debat dengan strategi pembelajaran lain, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan berbasis proyek, untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Dengan menggabungkan berbagai pendekatan, diharapkan dapat memaksimalkan potensi siswa dalam mengembangkan kemampuan menulis teks diskusi secara komprehensif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif learning tipe debat pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong, sudah terjadi peningkatan.Hal ini dapat dilihat dari hasil pembelajaran siklus I dengan nilai rata-rata 68,59 dengan kategori cukup, dan ketuntasan klasikal 47,51.Kemudian meningkat pada siklus II dengan rata-rata 77,74 dengan kategori baik dan keuntasan klasikal 82,35.Melalui model pembelajaran kooperatif learning tipe debat memudahkan siswa menyampaikan argumen yang didukung oleh bukti/data, fakta akurat, pengalaman penulis serta referensi yang berhubungan dengan isu yang dibahas
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong dengan menggunakan model kooperatif learning tipe debat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik tes yaitu menulis teks diskusi, dan observasi kegiatan guru dan siswa ketika debat berlangsung dalam pembelajaran serta hasil menulis teks siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi yang disertai argumen dan data yang akurat. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp" type="image/webp" length="122572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-98b3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7556-seulas-pinang-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42023-smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-bera</link>
	<guid isPermaLink="false">d03b9a99d1934b7b83bb8c47cb2f7884</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 07:37:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi konsumen terhadap harga beras organik, dengan tujuan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi konsumen terhadap harga beras organik, dengan tujuan untuk merumuskan strategi pemasaran yang efektif dalam meningkatkan daya saing produk. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator-indikator kualitas beras organik yang lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada tampilan fisik, tetapi juga mencakup aspek kandungan gizi dan keamanan pangan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau platform e-commerce, untuk meningkatkan aksesibilitas dan informasi terkait beras organik bagi konsumen, sehingga dapat mendorong peningkatan minat beli dan konsumsi.. Mayoritas konsumen beras organik berasal dari keluarga berpendapatan tetap, berpendidikan cukup tinggi, dengan ukuran keluarga yang kecil.Konsumen memberikan penilaian terhadap kualitas tampilan dan kualitas hasil tanakan beras organik dalam katagori sedang.Konsumen beras organik mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap keluarga, persepsi terhadap tingkat kemurnian yang tinggi, dan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan pertanian yang tinggi.Namun, konsumen masih mempunyai persepsi terhadap praktek pertanian organik yang dalam katagori sedang.Hasil pertanian organik masih dipersepsikan sebagai produk yang mempunyai harga yang mahal.Namun, mayoritas konsumen lebih suka beras organik dari pada beras anorganik Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi konsumen terhadap produk pertanian organik dan menjelaskan pengaruhnya terhadap minat beli konsumen. Data primer dikumpulkan dari 120 responden, selanjutnya dianalisis menggunakan regresi logit binomial. Hasil penelitian mengungkapkan konsumen beras organik berasal dari berbagai kelompok masyarakat, namun mayoritas berasal dari konsumen berpendapatan tetap, berpendidikan cukup tinggi, dengan ukuran keluarga yang kecil. Konsumen beras organik dicirikan dengan kepedulian terhadap keluarga, persepsi terhadap tingkat kemurnian dan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan pertanian yang tinggi. Namun, konsumen masih mempunyai persepsi yang termasuk dalam katagori sedang terhadap praktek pertanian organik; hasil pertanian organik masih dipersepsikan sebagai produk yang mempunyai harga mahal.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp 1x" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" alt="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f17a8.webp" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f17a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f17a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f17a8.webp 1x" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" alt="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f42b0.webp" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f42b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f42b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f42b0.webp 1x" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" alt="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42023-smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-bera" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" target="_blank">Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi konsumen terhadap harga beras organik, dengan tujuan untuk merumuskan strategi pemasaran yang efektif dalam meningkatkan daya saing produk. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator-indikator kualitas beras organik yang lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada tampilan fisik, tetapi juga mencakup aspek kandungan gizi dan keamanan pangan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau platform e-commerce, untuk meningkatkan aksesibilitas dan informasi terkait beras organik bagi konsumen, sehingga dapat mendorong peningkatan minat beli dan konsumsi..
<br>Mayoritas konsumen beras organik berasal dari keluarga berpendapatan tetap, berpendidikan cukup tinggi, dengan ukuran keluarga yang kecil.Konsumen memberikan penilaian terhadap kualitas tampilan dan kualitas hasil tanakan beras organik dalam katagori sedang.Konsumen beras organik mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap keluarga, persepsi terhadap tingkat kemurnian yang tinggi, dan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan pertanian yang tinggi.Namun, konsumen masih mempunyai persepsi terhadap praktek pertanian organik yang dalam katagori sedang.Hasil pertanian organik masih dipersepsikan sebagai produk yang mempunyai harga yang mahal.Namun, mayoritas konsumen lebih suka beras organik dari pada beras anorganik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi konsumen terhadap produk pertanian organik dan menjelaskan pengaruhnya terhadap minat beli konsumen. Data primer dikumpulkan dari 120 responden, selanjutnya dianalisis menggunakan regresi logit binomial. Hasil penelitian mengungkapkan konsumen beras organik berasal dari berbagai kelompok masyarakat, namun mayoritas berasal dari konsumen berpendapatan tetap, berpendidikan cukup tinggi, dengan ukuran keluarga yang kecil. Konsumen beras organik dicirikan dengan kepedulian terhadap keluarga, persepsi terhadap tingkat kemurnian dan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan pertanian yang tinggi. Namun, konsumen masih mempunyai persepsi yang termasuk dalam katagori sedang terhadap praktek pertanian organik; hasil pertanian organik masih dipersepsikan sebagai produk yang mempunyai harga mahal....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp" type="image/webp" length="95790" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f17a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f42b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42016-siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-b</link>
	<guid isPermaLink="false">e5646f29f7f41eea0048071825d46f6c</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 07:29:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rudi hartono ]]></category>
	<category><![CDATA[ idris sadri ]]></category>
	<category><![CDATA[ robi hendra ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hartono,hendra,idris,robi,rudi,sadri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi keluarga terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran biologi, dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi keluarga terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran biologi, dengan tujuan untuk memahami apakah terdapat korelasi antara dukungan keluarga dan tingkat ketertarikan siswa terhadap sains. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran inovatif yang menggabungkan elemen gamifikasi dan personalisasi, dengan harapan dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa dan membuat pembelajaran biologi lebih menarik. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mendalami pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran kooperatif, termasuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat partisipasi aktif dan kolaborasi yang efektif, sehingga dapat memberikan wawasan berharga bagi perbaikan praktik pembelajaran di masa depan.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan analisis selanjutnya, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penerapan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran biologi dengan peningkatan minat belajar biologi siswa kelas X-A MA Aisyiyah Binjai City.Penerapan model pembelajaran kooperatif oleh guru biologi telah berjalan dengan baik, sebagaimana tercermin dari tingkat minat belajar siswa yang memadai.Kendati demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi guru, yang mungkin disebabkan oleh tahap perkembangan siswa kelas X yang sedang memasuki masa transisi dari remaja awal menuju dewasa muda, di mana perhatian orang tua yang memadai menjadi krusial Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pembelajaran kooperatif dan minat belajar biologi siswa MA Aisyiyah Binjai City. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 siswa kelas X-A MA Aisyiyah Binjai City dan 1 guru biologi. Instrumen penelitian adalah kuesioner tentang minat belajar pada mata pelajaran biologi dan dengan guru biologi. Berdasarkan penelitian dan analisis data, persentase skor tertinggi untuk indikator dalam pernyataan kuesioner adalah 30,1% untuk perhatian terhadap mata pelajaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp 1x" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" alt="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp 1x" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" alt="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-bc8fc.webp" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-bc8fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-bc8fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-bc8fc.webp 1x" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" alt="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42016-siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-b" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" target="_blank">Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi keluarga terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran biologi, dengan tujuan untuk memahami apakah terdapat korelasi antara dukungan keluarga dan tingkat ketertarikan siswa terhadap sains. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran inovatif yang menggabungkan elemen gamifikasi dan personalisasi, dengan harapan dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa dan membuat pembelajaran biologi lebih menarik. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mendalami pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran kooperatif, termasuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat partisipasi aktif dan kolaborasi yang efektif, sehingga dapat memberikan wawasan berharga bagi perbaikan praktik pembelajaran di masa depan..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan analisis selanjutnya, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penerapan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran biologi dengan peningkatan minat belajar biologi siswa kelas X-A MA Aisyiyah Binjai City.Penerapan model pembelajaran kooperatif oleh guru biologi telah berjalan dengan baik, sebagaimana tercermin dari tingkat minat belajar siswa yang memadai.Kendati demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi guru, yang mungkin disebabkan oleh tahap perkembangan siswa kelas X yang sedang memasuki masa transisi dari remaja awal menuju dewasa muda, di mana perhatian orang tua yang memadai menjadi krusial
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pembelajaran kooperatif dan minat belajar biologi siswa MA Aisyiyah Binjai City. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 siswa kelas X-A MA Aisyiyah Binjai City dan 1 guru biologi. Instrumen penelitian adalah kuesioner tentang minat belajar pada mata pelajaran biologi dan dengan guru biologi. Berdasarkan penelitian dan analisis data, persentase skor tertinggi untuk indikator dalam pernyataan kuesioner adalah 30,1% untuk perhatian terhadap mata pelajaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp" type="image/webp" length="96178" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-bc8fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3788-iitss.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15941-jurnal-sinar-edukasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 27 Apr 2026 12:23:34 +0700. 12 items. Served in: 3.32 seconds [rss] -->
