<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 02:26:33 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 21 May 2026 02:26:33 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-21T02:26:33+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48614-aksi-sosial-netizen-ilokusi</link>
	<guid isPermaLink="false">97d6e5d6305602e299e7af8135d4cd5d</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 09:18:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muaro jambi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis bagaimana tindakan ilokusi dalam komentar media sosial dapat memengaruhi kebijakan pemerintah atau opini publik secara langsung. 3. Penelitian dapat mengkaji pengaruh budaya lokal terhadap jenis tindakan ilokusi yang muncul dalam komentar, khususnya di wilayah dengan konflik politik atau ekonomi yang kompleks seperti Yaman dan Arab Saudi.. Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan ilokusi dalam komentar media sosial mencerminkan berbagai reaksi sosial terhadap isu politik dan ekonomi.Dominasi tindakan asertif menunjukkan bahwa netizen sering menggunakan kolom komentar untuk menyampaikan pandangan dan kritik.Tindakan direktif dan komisif menunjukkan upaya mempengaruhi kebijakan dan respons emosional terhadap situasi pemerintahan.Tindakan ekspresif mencerminkan rasa terima kasih dan harapan terhadap bantuan yang diberikan Studi ini berfokus pada tindakan ilokusi netizen Yaman dan Arab Saudi di bagian komentar YouTube terkait video berjudul 'Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya'. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk, jenis, dan makna ucapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan dalam ucapan tersebut adalah 5 asertif, 4 direktif, 2 komisif, dan 4 ekspresif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48614-aksi-sosial-netizen-ilokusi" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" target="_blank">Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis bagaimana tindakan ilokusi dalam komentar media sosial dapat memengaruhi kebijakan pemerintah atau opini publik secara langsung. 3. Penelitian dapat mengkaji pengaruh budaya lokal terhadap jenis tindakan ilokusi yang muncul dalam komentar, khususnya di wilayah dengan konflik politik atau ekonomi yang kompleks seperti Yaman dan Arab Saudi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan ilokusi dalam komentar media sosial mencerminkan berbagai reaksi sosial terhadap isu politik dan ekonomi.Dominasi tindakan asertif menunjukkan bahwa netizen sering menggunakan kolom komentar untuk menyampaikan pandangan dan kritik.Tindakan direktif dan komisif menunjukkan upaya mempengaruhi kebijakan dan respons emosional terhadap situasi pemerintahan.Tindakan ekspresif mencerminkan rasa terima kasih dan harapan terhadap bantuan yang diberikan
<br>Studi ini berfokus pada tindakan ilokusi netizen Yaman dan Arab Saudi di bagian komentar YouTube terkait video berjudul 'Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya'. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk, jenis, dan makna ucapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan dalam ucapan tersebut adalah 5 asertif, 4 direktif, 2 komisif, dan 4 ekspresif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" type="image/webp" length="100224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48612-konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-ba</link>
	<guid isPermaLink="false">0fdd3a2bfa3559a1aa2d784b296660b9</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 08:46:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muaro jambi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho: Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan dalam berbagai genre film Indonesia terhadap persepsi hubungan sosial dan hierarki kelas di masyarakat. Selain itu, diperlukan kajian komparatif terhadap evolusi bentuk sapaan dalam konteks perkembangan media sosial dan dampaknya terhadap norma kesantunan verbal dalam konteks urban dan rural di Indonesia.. Film Agak Laen karya Muhadkly Acho menunjukkan berbagai bentuk sapaan yang digunakan para tokoh melalui percakapan sehari-hari.Kategori sapaan yang didapatkan berupa kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, pangkat dan gelar, dan N ku.Bentuk-bentuk sapaan tersebut menggunakan teori Kridalaksana yang fokus pada sapaan dalam bahasa Indonesia dan teori Ervin-Tripp yang membahas sapaan dalam konteks bahasa Inggris-Amerika yang relevan dengan konteks budaya Indonesia.Faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan bentuk sapaan dalam masyarakat mencakup kelas sosial, usia, dan jenis kelamin.Bentuk sapaan itu digunakan berdasarkan faktor sosial dan situasionalnya Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk sapaan dari segi sosiolinguistik yang terdapat dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Penelitian ini menggunakan teori Kridalaksana dan Ervin-Tripp untuk menganalisis data yang diperoleh dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak-catat. Hasil penelitian disajikan melalui metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sapaan dalam film ini dipengaruhi oleh beberapa unsur, seperti kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, gelar dan pangkat, N (Nominal) ku, situasi, pangkat, perangkat identitas, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48612-konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-ba" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" target="_blank">Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho</a>: Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan dalam berbagai genre film Indonesia terhadap persepsi hubungan sosial dan hierarki kelas di masyarakat. Selain itu, diperlukan kajian komparatif terhadap evolusi bentuk sapaan dalam konteks perkembangan media sosial dan dampaknya terhadap norma kesantunan verbal dalam konteks urban dan rural di Indonesia..
<br>Film Agak Laen karya Muhadkly Acho menunjukkan berbagai bentuk sapaan yang digunakan para tokoh melalui percakapan sehari-hari.Kategori sapaan yang didapatkan berupa kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, pangkat dan gelar, dan N ku.Bentuk-bentuk sapaan tersebut menggunakan teori Kridalaksana yang fokus pada sapaan dalam bahasa Indonesia dan teori Ervin-Tripp yang membahas sapaan dalam konteks bahasa Inggris-Amerika yang relevan dengan konteks budaya Indonesia.Faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan bentuk sapaan dalam masyarakat mencakup kelas sosial, usia, dan jenis kelamin.Bentuk sapaan itu digunakan berdasarkan faktor sosial dan situasionalnya
<br>Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk sapaan dari segi sosiolinguistik yang terdapat dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Penelitian ini menggunakan teori Kridalaksana dan Ervin-Tripp untuk menganalisis data yang diperoleh dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak-catat. Hasil penelitian disajikan melalui metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sapaan dalam film ini dipengaruhi oleh beberapa unsur, seperti kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, gelar dan pangkat, N (Nominal) ku, situasi, pangkat, perangkat identitas, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" type="image/webp" length="73270" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48597-eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me</link>
	<guid isPermaLink="false">1b9d4afe994dfb721cbfd0ab2e01ee8c</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:34:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pn niaga sby ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi suherman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ijiss garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembentukan lembaga eksekutor khusus dalam pelaksanaan putusan PTUN, menilai apakah lembaga tersebut dapat mempercepat pelaksanaan keputusan dan mengurangi birokrasi. Selain itu, studi empiris tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembentukan lembaga eksekutor khusus dalam pelaksanaan putusan PTUN, menilai apakah lembaga tersebut dapat mempercepat pelaksanaan keputusan dan mengurangi birokrasi. Selain itu, studi empiris tentang persepsi pihak pengadilan dan kementerian terhadap mekanisme hukuman publik, seperti pengumuman di media massa, dapat mengidentifikasi faktor penyebab kegagalan pelaksanaan keputusan. Terakhir, analisis komparatif antara pelaksanaan putusan PTUN di daerah berbeda dapat menyoroti peran daerah dalam penegakan hukum administrasi dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk harmonisasi prosedur eksekusi di tingkat nasional dan daerah.. Putusan PTUN dalam kasus ini belum dilaksanakan oleh Kementerian LHK.Meskipun keputusan memiliki kekuatan hukum tetap, pelaksanaan tidak terjadi karena kurangnya itikad baik dari kementerian.Akibatnya, pemohon merasa dirugikan dan perlunya mekanisme eksekusi yang efektif Problematika kekuatan eksekutorial pada putusan Peninjauan Kembali Nomor 78PK/TUN/2019 yang tidak dilaksanakan proses eksekusi pada pencabutan Surat Keputusan Kementerian LHK di kawasan Hutan Sekaroh di atas tanah milik pemohon. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana kekuatan eksekutorial pada putusan Mahkamah Agung dalam memaksa para pihak untuk melaksanakan perintah putusan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan pendekatan kasus yang mengkaji putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap dan pendekatan perundang-undangan. Hasil pembahasan dan penelitian dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa putusan PTUN pada kasus putusan Mahakamah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp 1x" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" alt="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp 1x" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" alt="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp 1x" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" alt="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48597-eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" target="_blank">Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembentukan lembaga eksekutor khusus dalam pelaksanaan putusan PTUN, menilai apakah lembaga tersebut dapat mempercepat pelaksanaan keputusan dan mengurangi birokrasi. Selain itu, studi empiris tentang persepsi pihak pengadilan dan kementerian terhadap mekanisme hukuman publik, seperti pengumuman di media massa, dapat mengidentifikasi faktor penyebab kegagalan pelaksanaan keputusan. Terakhir, analisis komparatif antara pelaksanaan putusan PTUN di daerah berbeda dapat menyoroti peran daerah dalam penegakan hukum administrasi dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk harmonisasi prosedur eksekusi di tingkat nasional dan daerah..
<br>Putusan PTUN dalam kasus ini belum dilaksanakan oleh Kementerian LHK.Meskipun keputusan memiliki kekuatan hukum tetap, pelaksanaan tidak terjadi karena kurangnya itikad baik dari kementerian.Akibatnya, pemohon merasa dirugikan dan perlunya mekanisme eksekusi yang efektif
<br>Problematika kekuatan eksekutorial pada putusan Peninjauan Kembali Nomor 78PK/TUN/2019 yang tidak dilaksanakan proses eksekusi pada pencabutan Surat Keputusan Kementerian LHK di kawasan Hutan Sekaroh di atas tanah milik pemohon. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana kekuatan eksekutorial pada putusan Mahkamah Agung dalam memaksa para pihak untuk melaksanakan perintah putusan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan pendekatan kasus yang mengkaji putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap dan pendekatan perundang-undangan. Hasil pembahasan dan penelitian dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa putusan PTUN pada kasus putusan Mahakamah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" type="image/webp" length="67474" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra</link>
	<guid isPermaLink="false">5f3a7cadda176869b278b4d3d19bffef</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:12:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ dirham nazwa ]]></category>
	<category><![CDATA[ dumel awiyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel: Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu adikodrati dalam masyarakat modern dapat dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang peran filsafat dalam memperkuat pemahaman teologis tentang wahyu adikodrati melalui pendekatan interdisipliner juga menjadi arah yang relevan.. Blondel menyimpulkan bahwa manusia dapat mengenal dua jenis wahyu.wahyu kodrati (umum) dan wahyu adikodrati (khusus).Wahyu kodrati diperoleh melalui dinamika kehendak manusia, sementara wahyu adikodrati disampaikan langsung oleh Allah melalui nabi-Nya.Filsafat memberikan dasar kemungkinan, tetapi kepastian wahyu adikodrati bergantung pada penerimaan iman teologis.Kritik terhadap Blondel mencampurkan filsafat dan teologi, tetapi ia menegaskan bahwa filsafat memberikan dasar rasional, sementara kepastian wahyu adalah masalah iman Perbuatan pertama kali diangkat oleh Maurice Blondel, filsuf Prancis kontemporer, sebagai masalah filosofis. Dengan perbuatan yang dilakukan dengan 'mengetahui' dan 'menginginkan' (actus humanus), kehendak manusia dapat bergerak dari realitas terbatas menuju realitas Ilahi yang tak terbatas. Blondel membedakan dua jenis kehendak, volonte voulante (kehendak yang menginginkan) dan volonte voulue (kehendak yang diinginkan). Volonte voulue adalah tindakan yang objeknya barang empiris, sedangkan volonte voulante berkaitan dengan realitas metaempiris yang sulit dicapai oleh kehendak manusia. Kontribusi Blondel terletak pada kemampuannya menjelaskan keyakinan agama bahwa iman manusia mungkin tercapai melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" target="_blank">Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel</a>: Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu adikodrati dalam masyarakat modern dapat dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang peran filsafat dalam memperkuat pemahaman teologis tentang wahyu adikodrati melalui pendekatan interdisipliner juga menjadi arah yang relevan..
<br>Blondel menyimpulkan bahwa manusia dapat mengenal dua jenis wahyu.wahyu kodrati (umum) dan wahyu adikodrati (khusus).Wahyu kodrati diperoleh melalui dinamika kehendak manusia, sementara wahyu adikodrati disampaikan langsung oleh Allah melalui nabi-Nya.Filsafat memberikan dasar kemungkinan, tetapi kepastian wahyu adikodrati bergantung pada penerimaan iman teologis.Kritik terhadap Blondel mencampurkan filsafat dan teologi, tetapi ia menegaskan bahwa filsafat memberikan dasar rasional, sementara kepastian wahyu adalah masalah iman
<br>Perbuatan pertama kali diangkat oleh Maurice Blondel, filsuf Prancis kontemporer, sebagai masalah filosofis. Dengan perbuatan yang dilakukan dengan 'mengetahui' dan 'menginginkan' (actus humanus), kehendak manusia dapat bergerak dari realitas terbatas menuju realitas Ilahi yang tak terbatas. Blondel membedakan dua jenis kehendak, volonte voulante (kehendak yang menginginkan) dan volonte voulue (kehendak yang diinginkan). Volonte voulue adalah tindakan yang objeknya barang empiris, sedangkan volonte voulante berkaitan dengan realitas metaempiris yang sulit dicapai oleh kehendak manusia. Kontribusi Blondel terletak pada kemampuannya menjelaskan keyakinan agama bahwa iman manusia mungkin tercapai melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" type="image/webp" length="107880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48613-fungsi-bahasa-ber-peran-bahas</link>
	<guid isPermaLink="false">7cc6e46821f3fafd8dbc16041d6bf660</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:08:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muaro jambi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan teoritis baru untuk menganalisis fungsi bahasa dalam konteks periklanan digital yang terus berkembang.. Berdasarkan temuan dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa iklan kecantikan mengandung tiga fungsi bahasa berdasarkan teori Roman Jakobson, yaitu fungsi konatif, emotif, dan puitik.Fungsi konatif paling dominan, dengan 14 kali penggunaan, diikuti oleh fungsi puitik (4 kali) dan fungsi emotif (2 kali).Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan fungsi bahasa dalam iklan kecantikan memiliki distribusi yang berbeda, dengan fungsi konatif yang paling sering digunakan untuk mempengaruhi persepsi audiens.Selain itu, fungsi-fungsi ini berperan dalam menyampaikan makna terkait standar kecantikan kulit putih, dengan setiap fungsi digunakan dalam konteks yang berbeda untuk menyampaikan pesan secara efektif Penelitian ini mengkaji peran bahasa dalam iklan kecantikan yang mempromosikan kulit putih sebagai standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fungsi-fungsi bahasa yang digunakan serta menjelaskan bagaimana fungsi-fungsi tersebut berkontribusi dalam pembentukan kulit putih sebagai ideal kecantikan. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana bahasa digunakan untuk memengaruhi dan membentuk persepsi audiens dalam wacana periklanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian terdiri dari 20 iklan kecantikan yang dikumpulkan dari TikTok dan YouTube, dengan fokus pada unsur verbal seperti slogan dan ungkapan persuasif. Analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48613-fungsi-bahasa-ber-peran-bahas" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" target="_blank">The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan teoritis baru untuk menganalisis fungsi bahasa dalam konteks periklanan digital yang terus berkembang..
<br>Berdasarkan temuan dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa iklan kecantikan mengandung tiga fungsi bahasa berdasarkan teori Roman Jakobson, yaitu fungsi konatif, emotif, dan puitik.Fungsi konatif paling dominan, dengan 14 kali penggunaan, diikuti oleh fungsi puitik (4 kali) dan fungsi emotif (2 kali).Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan fungsi bahasa dalam iklan kecantikan memiliki distribusi yang berbeda, dengan fungsi konatif yang paling sering digunakan untuk mempengaruhi persepsi audiens.Selain itu, fungsi-fungsi ini berperan dalam menyampaikan makna terkait standar kecantikan kulit putih, dengan setiap fungsi digunakan dalam konteks yang berbeda untuk menyampaikan pesan secara efektif
<br>Penelitian ini mengkaji peran bahasa dalam iklan kecantikan yang mempromosikan kulit putih sebagai standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fungsi-fungsi bahasa yang digunakan serta menjelaskan bagaimana fungsi-fungsi tersebut berkontribusi dalam pembentukan kulit putih sebagai ideal kecantikan. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana bahasa digunakan untuk memengaruhi dan membentuk persepsi audiens dalam wacana periklanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian terdiri dari 20 iklan kecantikan yang dikumpulkan dari TikTok dan YouTube, dengan fokus pada unsur verbal seperti slogan dan ungkapan persuasif. Analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" type="image/webp" length="95978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemikiran Al Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemikiran Al Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemikiran Al Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48607-pemikiran-islam-analisis-isi-waris-kla</link>
	<guid isPermaLink="false">3b468fa6e4dceeb39fbe5ec788a486f2</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:05:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pemikiran al ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ira suryani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,content,ira,main,pemikiran,suryani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan sifat-sifat Allah yang dijelaskan Al-Fudholi dalam konteks isu-isu modern seperti etika digital atau keadilan sosial, dengan membandingkan perspektif klasik dan kontemporer. Selain itu, studi tentang relevansi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan sifat-sifat Allah yang dijelaskan Al-Fudholi dalam konteks isu-isu modern seperti etika digital atau keadilan sosial, dengan membandingkan perspektif klasik dan kontemporer. Selain itu, studi tentang relevansi sifat-sifat Allah dalam pendidikan agama kontemporer, terutama dalam menghadapi tantangan pluralisme dan globalisasi, bisa menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian komparatif antara pemikiran Al-Fudholi dengan ulama kontemporer seperti Ibn Taymiyyah atau Rumi dapat mengungkap evolusi pemahaman tentang sifat-sifat Allah dalam tradisi Islam.. Terdapat berbagai sifat yang wajib bagi Allah, seperti wujud, qidam (tidak berpermulaan), baqo' (tidak ada akhir), mukholafah lil hawadits (berbeda dengan yang baharu), qiyamu binnafsi (berdiri sendiri), wahdaniyyah (esa), qudrat (kuasa), ilmu (pengetahuan), hayat (kehidupan), sama' (pendengaran), bashor (penglihatan), kalam (berbicara), kaunuhu qodiron (keberadaannya berkuasa), kaunuhu muriidan (keberadaannya berkehendak), kaunuhu 'aliman (keberadaannya berilmu), kaunuhu hayyan (keberadaannya hidup), kaunuhu sami'an (keberadaannya mendengar), dan kaunuhu mutakalliman (keberadaannya berbicara).Sifat-sifat ini tidak sama dengan sifat-sifat makhluk, dan mereka melibatkan karakteristik unik yang hanya dimiliki oleh Allah.Pemikiran Syekh Muhammad bin Syafi'i Al-Fudholi dalam kitabnya "Kifayatul Awam" memberikan gambaran yang cukup jelas tentang beberapa aspek pemikiran dan pandangan beliau dalam bidang teologi dan pemahaman aqidah Islam Buku "Kifayatul Awam" karya Al-Fudholi merupakan salah satu karya sastra Islam yang memiliki pengaruh signifikan dalam tradisi pemikiran agama dan hukum Islam. Kitab ini telah menjadi sumber rujukan utama dalam konteks hukum Islam di berbagai masyarakat dan telah memainkan peran penting dalam pengembangan pemikiran Islam klasik. Artikel ini bertujuan untuk melakukan telaah mendalam terhadap dua puluh sifat pemikiran Al-Fudholi yang relevan dalam Kitab "Kifayatul Awam." Melalui metode analisis teks, peneliti mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menjelaskan sifat-sifat pemikiran tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa sifat-sifat pemikiran ini mencakup berbagai aspek pemahaman agama dan hukum Islam, seperti keadilan, ibadah, muamalah,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" alt="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-2b44a.webp" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-2b44a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-2b44a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-2b44a.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" alt="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-754d3.webp" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-754d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-754d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-754d3.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" alt="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48607-pemikiran-islam-analisis-isi-waris-kla" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" target="_blank">Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan sifat-sifat Allah yang dijelaskan Al-Fudholi dalam konteks isu-isu modern seperti etika digital atau keadilan sosial, dengan membandingkan perspektif klasik dan kontemporer. Selain itu, studi tentang relevansi sifat-sifat Allah dalam pendidikan agama kontemporer, terutama dalam menghadapi tantangan pluralisme dan globalisasi, bisa menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian komparatif antara pemikiran Al-Fudholi dengan ulama kontemporer seperti Ibn Taymiyyah atau Rumi dapat mengungkap evolusi pemahaman tentang sifat-sifat Allah dalam tradisi Islam..
<br>Terdapat berbagai sifat yang wajib bagi Allah, seperti wujud, qidam (tidak berpermulaan), baqo' (tidak ada akhir), mukholafah lil hawadits (berbeda dengan yang baharu), qiyamu binnafsi (berdiri sendiri), wahdaniyyah (esa), qudrat (kuasa), ilmu (pengetahuan), hayat (kehidupan), sama' (pendengaran), bashor (penglihatan), kalam (berbicara), kaunuhu qodiron (keberadaannya berkuasa), kaunuhu muriidan (keberadaannya berkehendak), kaunuhu 'aliman (keberadaannya berilmu), kaunuhu hayyan (keberadaannya hidup), kaunuhu sami'an (keberadaannya mendengar), dan kaunuhu mutakalliman (keberadaannya berbicara).Sifat-sifat ini tidak sama dengan sifat-sifat makhluk, dan mereka melibatkan karakteristik unik yang hanya dimiliki oleh Allah.Pemikiran Syekh Muhammad bin Syafi'i Al-Fudholi dalam kitabnya "Kifayatul Awam" memberikan gambaran yang cukup jelas tentang beberapa aspek pemikiran dan pandangan beliau dalam bidang teologi dan pemahaman aqidah Islam
<br>Buku "Kifayatul Awam" karya Al-Fudholi merupakan salah satu karya sastra Islam yang memiliki pengaruh signifikan dalam tradisi pemikiran agama dan hukum Islam. Kitab ini telah menjadi sumber rujukan utama dalam konteks hukum Islam di berbagai masyarakat dan telah memainkan peran penting dalam pengembangan pemikiran Islam klasik. Artikel ini bertujuan untuk melakukan telaah mendalam terhadap dua puluh sifat pemikiran Al-Fudholi yang relevan dalam Kitab "Kifayatul Awam." Melalui metode analisis teks, peneliti mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menjelaskan sifat-sifat pemikiran tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa sifat-sifat pemikiran ini mencakup berbagai aspek pemahaman agama dan hukum Islam, seperti keadilan, ibadah, muamalah,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp" type="image/webp" length="103578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-2b44a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-754d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl</link>
	<guid isPermaLink="false">51e10da6c72995e92c16bb7a3cb96a63</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:04:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari: Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme dan lembaga pendidikan. Bagaimana integrasi ilmu dapat diterapkan dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan budaya akademik di lembaga pendidikan Islam? Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan metodologi pembelajaran yang mendorong dialog antarilmu dan kolaborasi lintas disiplin. Bagaimana metode pembelajaran dapat dirancang untuk mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum secara komprehensif? Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran lembaga pendidikan Islam dalam merekonstruksi epistemologi modern Barat, dengan mempertimbangkan tantangan epistemologis dan kultural yang dihadapi. Bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat menjadi agen perubahan dalam mereformasi sistem pendidikan yang terfragmentasi?. Pemikiran Hasan Asari tentang hakikat ilmu didasarkan pada kerangka tauhidik yang menyatukan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis secara koheren.Ilmu dipahami sebagai bagian integral dari relasi manusia dengan Tuhan, di mana kebenaran, metode perolehan, dan tujuan ilmu saling terkait dalam satu kesatuan makna.Dengan mengintegrasikan berbagai metode epistemologis, Hasan Asari menawarkan paradigma keilmuan Islam yang multidimensional, inklusif, dan kritis terhadap reduksionisme epistemologi modern Barat.Gagasan integrasi ilmu dalam pemikiran Hasan Asari muncul sebagai kritik terhadap dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan modern.Integrasi ilmu diposisikan sebagai transformasi worldview tauhidik yang memandang realitas, pengetahuan, dan manusia secara utuh.Dalam konteks praktis, multikulturalisme dan lembaga pendidikan menjadi arena strategis untuk merealisasikan integrasi tersebut.Pemikiran Hasan Asari memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan filsafat ilmu Islam kontemporer, sekaligus menawarkan alternatif konseptual dan praktis dalam merespons problem keilmuan dan peradaban modern Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi konseptual Hasan Asari dalam diskursus integrasi ilmu, dengan fokus pada pemahamannya tentang sifat ilmu dan fondasinya dalam ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi tokoh, penelitian ini menganalisis data primer dari wawancara mendalam dengan Hasan Asari, serta data sekunder dari karya-karya tulis dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasan Asari memandang ilmu sebagai pengetahuan yang divalidasi, berakar pada wahyu dan penyelidikan rasional. Ontologis, ilmu berakar pada Allah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" target="_blank">Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari</a>: Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme dan lembaga pendidikan. Bagaimana integrasi ilmu dapat diterapkan dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan budaya akademik di lembaga pendidikan Islam? Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan metodologi pembelajaran yang mendorong dialog antarilmu dan kolaborasi lintas disiplin. Bagaimana metode pembelajaran dapat dirancang untuk mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum secara komprehensif? Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran lembaga pendidikan Islam dalam merekonstruksi epistemologi modern Barat, dengan mempertimbangkan tantangan epistemologis dan kultural yang dihadapi. Bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat menjadi agen perubahan dalam mereformasi sistem pendidikan yang terfragmentasi?.
<br>Pemikiran Hasan Asari tentang hakikat ilmu didasarkan pada kerangka tauhidik yang menyatukan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis secara koheren.Ilmu dipahami sebagai bagian integral dari relasi manusia dengan Tuhan, di mana kebenaran, metode perolehan, dan tujuan ilmu saling terkait dalam satu kesatuan makna.Dengan mengintegrasikan berbagai metode epistemologis, Hasan Asari menawarkan paradigma keilmuan Islam yang multidimensional, inklusif, dan kritis terhadap reduksionisme epistemologi modern Barat.Gagasan integrasi ilmu dalam pemikiran Hasan Asari muncul sebagai kritik terhadap dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan modern.Integrasi ilmu diposisikan sebagai transformasi worldview tauhidik yang memandang realitas, pengetahuan, dan manusia secara utuh.Dalam konteks praktis, multikulturalisme dan lembaga pendidikan menjadi arena strategis untuk merealisasikan integrasi tersebut.Pemikiran Hasan Asari memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan filsafat ilmu Islam kontemporer, sekaligus menawarkan alternatif konseptual dan praktis dalam merespons problem keilmuan dan peradaban modern
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi konseptual Hasan Asari dalam diskursus integrasi ilmu, dengan fokus pada pemahamannya tentang sifat ilmu dan fondasinya dalam ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi tokoh, penelitian ini menganalisis data primer dari wawancara mendalam dengan Hasan Asari, serta data sekunder dari karya-karya tulis dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasan Asari memandang ilmu sebagai pengetahuan yang divalidasi, berakar pada wahyu dan penyelidikan rasional. Ontologis, ilmu berakar pada Allah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" type="image/webp" length="140534" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48605-perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regu</link>
	<guid isPermaLink="false">3cb3ce49fecd398ea6e8789b9163f593</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 06:46:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasan sazali ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur ayat 30 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[30,ayat,content,hasan,main,nur,sazali]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama. Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal, regulasi yang kondusif, serta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia: Untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama. Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal, regulasi yang kondusif, serta perlindungan hukum yang jelas bagi perusahaan asuransi syariah. Para ulama berperan penting dalam memberikan fatwa, membimbing masyarakat, dan memperkuat legitimasi keislaman dari produk-produk asuransi syariah. Sementara itu, akademisi dapat berkontribusi melalui riset, pengembangan kurikulum pendidikan, serta pelatihan SDM yang berkompeten dalam bidang ekonomi Islam dan keuangan syariah. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang konsep dan manfaat asuransi syariah. Kampanye edukatif secara masif melalui media, seminar, pelatihan, serta kolaborasi dengan lembaga keagamaan dan pendidikan perlu dilakukan agar literasi keuangan syariah masyarakat meningkat. Dengan demikian, potensi besar asuransi syariah dapat dioptimalkan secara berkelanjutan. Pengembangan produk asuransi syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern juga menjadi faktor kunci. Perusahaan asuransi syariah dituntut untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk yang beragam, fleksibel, mudah dipahami, dan kompetitif dari segi manfaat dan premi. Dengan adanya inovasi produk, masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan yang relevan dengan kebutuhan perlindungan mereka. Pengembangan SDM yang profesional dalam bidang asuransi syariah juga sangat krusial untuk menjamin kelangsungan dan kualitas industri ini. Dibutuhkan tenaga-tenaga yang tidak hanya ahli dalam perasuransian, tetapi juga memahami dengan baik fiqh muamalah dan prinsip-prinsip keuangan Islam. Oleh karena itu, perlu adanya program pelatihan dan sertifikasi yang spesifik bagi tenaga kerja di industri ini, baik melalui lembaga pendidikan formal maupun pelatihan berbasis industri.. Asuransi syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa dekade terakhir.Perkembangan ini dapat dilihat dari bertambahnya jumlah perusahaan asuransi syariah, baik dalam bentuk perusahaan full-fledged (berdiri sendiri) maupun unit syariah dari perusahaan asuransi konvensional.Selain itu, regulasi yang mendukung, seperti hadirnya berbagai peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), fatwa dari Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI), serta Undang-Undang No.40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, menjadi bukti bahwa pemerintah dan lembaga terkait memberikan perhatian serius terhadap pertumbuhan industri ini.Kemajuan ini mencerminkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, serta adanya peluang pasar yang besar dalam masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim.Namun, meskipun menunjukkan kemajuan, asuransi syariah di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan yang menghambat potensinya.Salah satu kendala utama adalah masih rendahnya literasi masyarakat tentang konsep dan manfaat asuransi syariah.Banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan mendasar antara asuransi syariah dan asuransi konvensional, baik dari sisi prinsip pengelolaan dana maupun sistem akad yang digunakan.Di samping itu, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar kompeten dalam bidang asuransi dan keuangan syariah juga menjadi hambatan yang signifikan.Untuk itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama dalam mendorong edukasi, pelatihan, serta penguatan kelembagaan guna mengatasi hambatan-hambatan tersebut dan mewujudkan pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan asuransi Islam (takaful) di Indonesia dari perspektif regulasi dan institusi sejak awal kemunculannya pada tahun 1994. Penelitian ini berfokus pada evolusi kerangka hukum yang mengatur asuransi Islam, trajektori pertumbuhan perusahaan asuransi Islam, dan perkembangan aset mereka selama periode waktu tertentu. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini memeriksa regulasi statuta yang relevan, fatwa, dan kebijakan institusi untuk menilai sejauh mana infrastruktur hukum telah mendukung atau membatasi kemajuan asuransi Islam di Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa meskipun asuransi Islam telah menunjukkan perkembangan yang stabil, terutama dalam hal akumulasi aset dan perluasan institusi, pertumbuhannya tetap relatif terbatas dibandingkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp 1x" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" alt="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp 1x" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" alt="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp 1x" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" alt="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48605-perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regu" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" target="_blank">Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia</a>: Untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama. Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal, regulasi yang kondusif, serta perlindungan hukum yang jelas bagi perusahaan asuransi syariah. Para ulama berperan penting dalam memberikan fatwa, membimbing masyarakat, dan memperkuat legitimasi keislaman dari produk-produk asuransi syariah. Sementara itu, akademisi dapat berkontribusi melalui riset, pengembangan kurikulum pendidikan, serta pelatihan SDM yang berkompeten dalam bidang ekonomi Islam dan keuangan syariah. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang konsep dan manfaat asuransi syariah. Kampanye edukatif secara masif melalui media, seminar, pelatihan, serta kolaborasi dengan lembaga keagamaan dan pendidikan perlu dilakukan agar literasi keuangan syariah masyarakat meningkat. Dengan demikian, potensi besar asuransi syariah dapat dioptimalkan secara berkelanjutan. Pengembangan produk asuransi syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern juga menjadi faktor kunci. Perusahaan asuransi syariah dituntut untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk yang beragam, fleksibel, mudah dipahami, dan kompetitif dari segi manfaat dan premi. Dengan adanya inovasi produk, masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan yang relevan dengan kebutuhan perlindungan mereka. Pengembangan SDM yang profesional dalam bidang asuransi syariah juga sangat krusial untuk menjamin kelangsungan dan kualitas industri ini. Dibutuhkan tenaga-tenaga yang tidak hanya ahli dalam perasuransian, tetapi juga memahami dengan baik fiqh muamalah dan prinsip-prinsip keuangan Islam. Oleh karena itu, perlu adanya program pelatihan dan sertifikasi yang spesifik bagi tenaga kerja di industri ini, baik melalui lembaga pendidikan formal maupun pelatihan berbasis industri..
<br>Asuransi syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa dekade terakhir.Perkembangan ini dapat dilihat dari bertambahnya jumlah perusahaan asuransi syariah, baik dalam bentuk perusahaan full-fledged (berdiri sendiri) maupun unit syariah dari perusahaan asuransi konvensional.Selain itu, regulasi yang mendukung, seperti hadirnya berbagai peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), fatwa dari Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI), serta Undang-Undang No.40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, menjadi bukti bahwa pemerintah dan lembaga terkait memberikan perhatian serius terhadap pertumbuhan industri ini.Kemajuan ini mencerminkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, serta adanya peluang pasar yang besar dalam masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim.Namun, meskipun menunjukkan kemajuan, asuransi syariah di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan yang menghambat potensinya.Salah satu kendala utama adalah masih rendahnya literasi masyarakat tentang konsep dan manfaat asuransi syariah.Banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan mendasar antara asuransi syariah dan asuransi konvensional, baik dari sisi prinsip pengelolaan dana maupun sistem akad yang digunakan.Di samping itu, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar kompeten dalam bidang asuransi dan keuangan syariah juga menjadi hambatan yang signifikan.Untuk itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama dalam mendorong edukasi, pelatihan, serta penguatan kelembagaan guna mengatasi hambatan-hambatan tersebut dan mewujudkan pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan
<br>Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan asuransi Islam (takaful) di Indonesia dari perspektif regulasi dan institusi sejak awal kemunculannya pada tahun 1994. Penelitian ini berfokus pada evolusi kerangka hukum yang mengatur asuransi Islam, trajektori pertumbuhan perusahaan asuransi Islam, dan perkembangan aset mereka selama periode waktu tertentu. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini memeriksa regulasi statuta yang relevan, fatwa, dan kebijakan institusi untuk menilai sejauh mana infrastruktur hukum telah mendukung atau membatasi kemajuan asuransi Islam di Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa meskipun asuransi Islam telah menunjukkan perkembangan yang stabil, terutama dalam hal akumulasi aset dan perluasan institusi, pertumbuhannya tetap relatif terbatas dibandingkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" type="image/webp" length="159632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA Studi Putusan Nomor 20 Pdt Sus Pkpu 2020 Pn Niaga Sby ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA Studi Putusan Nomor 20 Pdt Sus Pkpu 2020 Pn Niaga Sby ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA Studi Putusan Nomor 20 Pdt Sus Pkpu 2020 Pn Niaga Sby ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48594-keabsahan-akta-notaris-elektroni</link>
	<guid isPermaLink="false">36734e9bc18fb587a39ebd575f2ab846</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 06:23:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pn niaga sby ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi suherman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ijiss garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada mekanisme pemulihan status hukum notaris setelah dinyatakan pailit, khususnya dalam konteks rehabilitasi dan pemulihan reputasi. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan regulasi kepailitan antara Indonesia ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby): Penelitian lanjutan dapat fokus pada mekanisme pemulihan status hukum notaris setelah dinyatakan pailit, khususnya dalam konteks rehabilitasi dan pemulihan reputasi. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan regulasi kepailitan antara Indonesia dan negara-negara lain dalam konteks profesi notaris. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak hukum terhadap hak-hak pihak ketiga yang terlibat dalam akta notaris selama proses pailit, termasuk mekanisme perlindungan hukum yang lebih efektif.. Notaris yang diberhentikan sementara oleh MPD karena proses pailit tidak dapat menjalankan wewenangnya sebagai notaris.Tugas dan wewenangnya sementara digantikan oleh notaris lain sebagai pemegang protokol.Akta yang dibuat notaris selama masa pailit tidak sah dan dapat dinyatakan batal demi hukum.Notaris tersebut wajib menjamin penggantian biaya, ganti rugi, dan bunga atas perbuatan selama proses pailit Pasal 9 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 juncto Undang-undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Fungsi Notaris menyatakan bahwa notaris yang dinyatakan pailit atau terlambat membayar utang hanya akan diberhentikan sementara sampai ada keputusan pengadilan dengan akibat hukum tetap. Penelitian ini mengeksplorasi status hukum notaris yang diberhentikan sementara oleh Majelis Pengawas Profesional (MPD) karena proses kepailitan, serta keabsahan akta yang dibuat selama masa pailit. Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif, konseptual, dan kasus... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp 1x" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" alt="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp 1x" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" alt="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp 1x" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" alt="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48594-keabsahan-akta-notaris-elektroni" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" target="_blank">IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada mekanisme pemulihan status hukum notaris setelah dinyatakan pailit, khususnya dalam konteks rehabilitasi dan pemulihan reputasi. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan regulasi kepailitan antara Indonesia dan negara-negara lain dalam konteks profesi notaris. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak hukum terhadap hak-hak pihak ketiga yang terlibat dalam akta notaris selama proses pailit, termasuk mekanisme perlindungan hukum yang lebih efektif..
<br>Notaris yang diberhentikan sementara oleh MPD karena proses pailit tidak dapat menjalankan wewenangnya sebagai notaris.Tugas dan wewenangnya sementara digantikan oleh notaris lain sebagai pemegang protokol.Akta yang dibuat notaris selama masa pailit tidak sah dan dapat dinyatakan batal demi hukum.Notaris tersebut wajib menjamin penggantian biaya, ganti rugi, dan bunga atas perbuatan selama proses pailit
<br>Pasal 9 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 juncto Undang-undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Fungsi Notaris menyatakan bahwa notaris yang dinyatakan pailit atau terlambat membayar utang hanya akan diberhentikan sementara sampai ada keputusan pengadilan dengan akibat hukum tetap. Penelitian ini mengeksplorasi status hukum notaris yang diberhentikan sementara oleh Majelis Pengawas Profesional (MPD) karena proses kepailitan, serta keabsahan akta yang dibuat selama masa pailit. Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif, konseptual, dan kasus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" type="image/webp" length="85504" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48608-tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">bbd2f977d86c4789a4bbdabeb5f2e359</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 06:07:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ dirham nazwa ]]></category>
	<category><![CDATA[ dumel awiyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang akulturasi budaya di berbagai wilayah di Indonesia yang mengalami proses Islamisasi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana dinamika budaya dan agama berbeda di setiap wilayah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang akulturasi budaya di berbagai wilayah di Indonesia yang mengalami proses Islamisasi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana dinamika budaya dan agama berbeda di setiap wilayah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses akulturasi. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada peran pemimpin lokal dalam proses akulturasi, termasuk bagaimana mereka menyesuaikan ajaran Islam dengan tradisi lokal dan pengaruhnya terhadap masyarakat. Terakhir, studi tentang dampak akulturasi pada identitas budaya masyarakat Karo dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana identitas budaya dapat berubah dan berkembang dalam konteks globalisasi dan perubahan sosial.. Sejarah masuknya Islam ke Tanah Karo menunjukkan proses akulturasi budaya yang kompleks, melibatkan interaksi antara pedagang, ulama, dan masyarakat adat yang telah mapan.Kedatangan Islam melalui perdagangan dan dakwah memicu pertukaran budaya yang signifikan, dengan masyarakat Karo mengadaptasi elemen-elemen Islam ke dalam praktik keagamaan dan budaya lokal mereka.Proses ini mencerminkan integrasi gradual, di mana nilai-nilai Islam diserap dan disesuaikan dengan tradisi adat yang telah ada, menciptakan sintesis budaya yang unik.Akulturasi ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Karo, dari perayaan hari besar keagamaan hingga perubahan dalam seni dan arsitektur.Masyarakat Karo berhasil menjaga keseimbangan antara tradisi lokal dan ajaran Islam, membentuk identitas budaya yang pluralistik dan dinamis.Tanah Karo menjadi contoh menarik dari akulturasi budaya yang memperkaya pemahaman kita tentang evolusi budaya.Keberhasilan masyarakat Karo dalam mengintegrasikan elemen-elemen baru dengan tradisi lama menegaskan bahwa akulturasi tidak hanya tentang penggabungan, tetapi juga tentang penciptaan identitas baru yang kompleks Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kedatangan Islam terhadap budaya di Tanah Karo, yang sebelumnya didominasi oleh kepercayaan animisme dan dinamisme. Melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis perubahan dalam sistem kepercayaan, adat istiadat, pola perkawinan, pendidikan, dan dinamika sosial setelah Islam diperkenalkan di daerah tersebut. Temuan menunjukkan bahwa interaksi antara pedagang dan ulama Islam dengan masyarakat Karo asli memicu proses akulturasi yang lambat namun signifikan. Budaya Karo tradisional mengalami transformasi, mengadopsi nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perayaan keagamaan seperti Idul Fitri, serta dalam seni, arsitektur, dan bahasa. Meskipun menghadapi tantangan dalam proses akulturasi, masyarakat Karo berhasil mempertahankan keseimbangan antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" alt="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" alt="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" alt="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48608-tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" target="_blank">Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang akulturasi budaya di berbagai wilayah di Indonesia yang mengalami proses Islamisasi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana dinamika budaya dan agama berbeda di setiap wilayah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses akulturasi. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada peran pemimpin lokal dalam proses akulturasi, termasuk bagaimana mereka menyesuaikan ajaran Islam dengan tradisi lokal dan pengaruhnya terhadap masyarakat. Terakhir, studi tentang dampak akulturasi pada identitas budaya masyarakat Karo dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana identitas budaya dapat berubah dan berkembang dalam konteks globalisasi dan perubahan sosial..
<br>Sejarah masuknya Islam ke Tanah Karo menunjukkan proses akulturasi budaya yang kompleks, melibatkan interaksi antara pedagang, ulama, dan masyarakat adat yang telah mapan.Kedatangan Islam melalui perdagangan dan dakwah memicu pertukaran budaya yang signifikan, dengan masyarakat Karo mengadaptasi elemen-elemen Islam ke dalam praktik keagamaan dan budaya lokal mereka.Proses ini mencerminkan integrasi gradual, di mana nilai-nilai Islam diserap dan disesuaikan dengan tradisi adat yang telah ada, menciptakan sintesis budaya yang unik.Akulturasi ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Karo, dari perayaan hari besar keagamaan hingga perubahan dalam seni dan arsitektur.Masyarakat Karo berhasil menjaga keseimbangan antara tradisi lokal dan ajaran Islam, membentuk identitas budaya yang pluralistik dan dinamis.Tanah Karo menjadi contoh menarik dari akulturasi budaya yang memperkaya pemahaman kita tentang evolusi budaya.Keberhasilan masyarakat Karo dalam mengintegrasikan elemen-elemen baru dengan tradisi lama menegaskan bahwa akulturasi tidak hanya tentang penggabungan, tetapi juga tentang penciptaan identitas baru yang kompleks
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kedatangan Islam terhadap budaya di Tanah Karo, yang sebelumnya didominasi oleh kepercayaan animisme dan dinamisme. Melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis perubahan dalam sistem kepercayaan, adat istiadat, pola perkawinan, pendidikan, dan dinamika sosial setelah Islam diperkenalkan di daerah tersebut. Temuan menunjukkan bahwa interaksi antara pedagang dan ulama Islam dengan masyarakat Karo asli memicu proses akulturasi yang lambat namun signifikan. Budaya Karo tradisional mengalami transformasi, mengadopsi nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perayaan keagamaan seperti Idul Fitri, serta dalam seni, arsitektur, dan bahasa. Meskipun menghadapi tantangan dalam proses akulturasi, masyarakat Karo berhasil mempertahankan keseimbangan antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" type="image/webp" length="97948" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aspek Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aspek Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aspek Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48610-alokasi-dana-sma-program</link>
	<guid isPermaLink="false">e1406828f47fa7ec80f4ab2b49fbf0f9</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 05:48:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,scope,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Meneliti bagaimana kerangka kerja partisipasi masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparat desa dalam pelaksanaan program dana desa, dengan fokus pada pelatihan dan pemberdayaan lokal; 2. Memperluas studi ke desa lain di Papua dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan): 1. Meneliti bagaimana kerangka kerja partisipasi masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparat desa dalam pelaksanaan program dana desa, dengan fokus pada pelatihan dan pemberdayaan lokal; 2. Memperluas studi ke desa lain di Papua dengan karakteristik ekonomi dan sosial yang berbeda untuk membandingkan efektivitas alokasi dana desa terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan; 3. Mengkaji potensi sinergi antara program dana desa dengan inisiatif inovasi dan pariwisata berkelanjutan guna menambah sumber pendapatan masyarakat desa, termasuk analisis dampak ekonomi dan sosial jangka panjang.. Program pembangunan berkelanjutan yang dibiayai dana desa di Kampung Wamesa dan Warkomi meliputi pelbagai aspek seperti pengentasan kelaparan, peningkatan kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan bermutu, kesetaraan gender, akses air bersih dan sanitasi, energi bersih, lapangan kerja, serta pemukiman.Program-program lain seperti industri, inovasi, infrastruktur, penanganan perubahan iklim, dan keadilan tidak terjangkau dana desa.Kendala utama program adalah keterbatasan tenaga kerja terampil, pendidikan rendah, dan kurangnya pemahaman tugas aparatur desa Penelitian ini bertujuan menilai aspek-aspek pembangunan berkelanjutan dalam perencanaan dan pemanfaatan dana desa di Kampung Wamesa dan Warkomi, Manokwari Selatan. Metode purposive sampling dan wawancara dengan konsep penelitian operasional digunakan. Hasil menunjukkan bahwa program pembangunan berkelanjutan yang dibiayai dana desa meliputi pengentasan kelaparan, peningkatan kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan bermutu, kesetaraan gender, akses air bersih dan sanitasi, energi bersih, lapangan kerja, serta pemukiman. Program yang tidak diliput termasuk industri, inovasi, infrastruktur, pengelolaan kota & komunitas berkelanjutan, penanganan perubahan iklim, ekosistem laut, darat, perdamaian, keadilan, lembaga, dan kemitraan. Kendala utama adalah keterbatasan tenaga kerja terampil, pendidikan rendah, serta kurangnya pemahaman... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-40cde.webp" title="JURIS - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-40cde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-40cde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-40cde.webp 1x" title="JURIS - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)" alt="JURIS - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-33f61.webp" title="JURIS - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-33f61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-33f61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-33f61.webp 1x" title="JURIS - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)" alt="JURIS - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-72494.webp" title="JURIS - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-72494.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-72494.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-72494.webp 1x" title="JURIS - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)" alt="JURIS - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48610-alokasi-dana-sma-program" title="JURIS - Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)" target="_blank">Aspek-Aspek Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus Kampung Wamesa dan Warkomi di Distrik Manokwari Selatan)</a>: 1. Meneliti bagaimana kerangka kerja partisipasi masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparat desa dalam pelaksanaan program dana desa, dengan fokus pada pelatihan dan pemberdayaan lokal; 2. Memperluas studi ke desa lain di Papua dengan karakteristik ekonomi dan sosial yang berbeda untuk membandingkan efektivitas alokasi dana desa terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan; 3. Mengkaji potensi sinergi antara program dana desa dengan inisiatif inovasi dan pariwisata berkelanjutan guna menambah sumber pendapatan masyarakat desa, termasuk analisis dampak ekonomi dan sosial jangka panjang..
<br>Program pembangunan berkelanjutan yang dibiayai dana desa di Kampung Wamesa dan Warkomi meliputi pelbagai aspek seperti pengentasan kelaparan, peningkatan kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan bermutu, kesetaraan gender, akses air bersih dan sanitasi, energi bersih, lapangan kerja, serta pemukiman.Program-program lain seperti industri, inovasi, infrastruktur, penanganan perubahan iklim, dan keadilan tidak terjangkau dana desa.Kendala utama program adalah keterbatasan tenaga kerja terampil, pendidikan rendah, dan kurangnya pemahaman tugas aparatur desa
<br>Penelitian ini bertujuan menilai aspek-aspek pembangunan berkelanjutan dalam perencanaan dan pemanfaatan dana desa di Kampung Wamesa dan Warkomi, Manokwari Selatan. Metode purposive sampling dan wawancara dengan konsep penelitian operasional digunakan. Hasil menunjukkan bahwa program pembangunan berkelanjutan yang dibiayai dana desa meliputi pengentasan kelaparan, peningkatan kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan bermutu, kesetaraan gender, akses air bersih dan sanitasi, energi bersih, lapangan kerja, serta pemukiman. Program yang tidak diliput termasuk industri, inovasi, infrastruktur, pengelolaan kota & komunitas berkelanjutan, penanganan perubahan iklim, ekosistem laut, darat, perdamaian, keadilan, lembaga, dan kemitraan. Kendala utama adalah keterbatasan tenaga kerja terampil, pendidikan rendah, serta kurangnya pemahaman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-72494.webp" type="image/webp" length="104884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-40cde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-33f61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/alokasi-dana-sma-program-pembangunan-berkelanjutan-thumb-72494.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-485-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15519-jurnal-kehutanan-papuasia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Validation of CCAPS Indo for Indonesian High School Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Validation of CCAPS Indo for Indonesian High School Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Validation of CCAPS Indo for Indonesian High School Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48593-instrumen-penilaian-formulasi</link>
	<guid isPermaLink="false">136b91d078084a7bb71aee3b9fffe708</guid>
	<pubDate>Sun, 10 May 2026 05:46:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam wahyono ]]></category>
	<category><![CDATA[ raspan hamdi ]]></category>
	<category><![CDATA[ windy makmur ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hamdi,imam,makmur,raspan,wahyono,windy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji penambahan faktor atau modifikasi model untuk meningkatkan kesesuaian model CCAPS-Indo, terutama dalam menangani nilai AGFI yang masih rendah. Selanjutnya, pengujian alat ini di berbagai daerah di Indonesia selain Jakarta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students: Penelitian lanjutan perlu mengkaji penambahan faktor atau modifikasi model untuk meningkatkan kesesuaian model CCAPS-Indo, terutama dalam menangani nilai AGFI yang masih rendah. Selanjutnya, pengujian alat ini di berbagai daerah di Indonesia selain Jakarta sangat dibutuhkan untuk memvalidasi keserbagunaannya dan memastikan instrumen dapat digunakan secara luas. Terlebih, penelitian jangka panjang harus dilakukan untuk menilai keefektifan penggunaan CCAPS-Indo sebagai alat skrining berbasis sekolah dalam memicu intervensi yang tepat selama masa perkembangan siswa. Pengembangan pendekatan adaptasi untuk konteks sosial ekonomi beragam dan berbagai jenjang pendidikan juga penting dipelajari untuk memastikan instrumen tetap relevan. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dan konselor dalam menggunakan hasil skrining untuk merancang program bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa secara individual maupun kelompok, sehingga dapat memperkaya implementasi alat dalam sistem pendidikan Indonesia dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan mental di sekolah.. Penelitian ini menyesuaikan dan menguji sifat-sifat psikometri versi Indonesia CCAPS-Indo untuk siswa sekolah menengah.Hasil menunjukkan instrumen tersebut memiliki performa psikometri yang dapat diterima, dengan kesesuaian model, loading butir yang memuaskan, dan keandalan komposit yang baik.Meskipun beberapa dimensi menunjukkan kontribusi yang lebih lemah, secara keseluruhan CCAPS-Indo dapat digunakan sebagai alat penilaian multidimensi untuk gejala psikologis siswa sekolah menengah di Indonesia, meskipun diperlukan validasi lebih lanjut dengan sampel yang lebih luas Masalah kesehatan mental pada siswa sekolah menengah atas di Indonesia dapat mengganggu fungsi akademik, penyesuaian sosial, dan kesejahteraan secara keseluruhan, namun sekolah masih kekurangan instrumen multidimensi yang sesuai secara budaya untuk identifikasi dini. Penelitian ini bertujuan untuk menyesuaikan dan mengvalidasi versi Indonesia dari Instrumen Penilaian Gejala Psikologis Pusat Konseling (CCAPS-Indo) untuk digunakan pada siswa sekolah menengah. Data dikumpulkan dari 450 siswa di Jakarta, dan hasil menunjukkan model terpisah mempertahankan 42 butir delapan dimensi dengan performa psikometri yang dapat diterima, sehingga instrumen dapat digunakan sebagai alat skrining berbasis sekolah untuk mendukung identifikasi dan intervensi dini,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-14067.webp" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-14067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-14067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-14067.webp 1x" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" alt="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp 1x" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" alt="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp 1x" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" alt="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48593-instrumen-penilaian-formulasi" title="JURIS - Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students" target="_blank">Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji penambahan faktor atau modifikasi model untuk meningkatkan kesesuaian model CCAPS-Indo, terutama dalam menangani nilai AGFI yang masih rendah. Selanjutnya, pengujian alat ini di berbagai daerah di Indonesia selain Jakarta sangat dibutuhkan untuk memvalidasi keserbagunaannya dan memastikan instrumen dapat digunakan secara luas. Terlebih, penelitian jangka panjang harus dilakukan untuk menilai keefektifan penggunaan CCAPS-Indo sebagai alat skrining berbasis sekolah dalam memicu intervensi yang tepat selama masa perkembangan siswa. Pengembangan pendekatan adaptasi untuk konteks sosial ekonomi beragam dan berbagai jenjang pendidikan juga penting dipelajari untuk memastikan instrumen tetap relevan. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dan konselor dalam menggunakan hasil skrining untuk merancang program bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa secara individual maupun kelompok, sehingga dapat memperkaya implementasi alat dalam sistem pendidikan Indonesia dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan mental di sekolah..
<br>Penelitian ini menyesuaikan dan menguji sifat-sifat psikometri versi Indonesia CCAPS-Indo untuk siswa sekolah menengah.Hasil menunjukkan instrumen tersebut memiliki performa psikometri yang dapat diterima, dengan kesesuaian model, loading butir yang memuaskan, dan keandalan komposit yang baik.Meskipun beberapa dimensi menunjukkan kontribusi yang lebih lemah, secara keseluruhan CCAPS-Indo dapat digunakan sebagai alat penilaian multidimensi untuk gejala psikologis siswa sekolah menengah di Indonesia, meskipun diperlukan validasi lebih lanjut dengan sampel yang lebih luas
<br>Masalah kesehatan mental pada siswa sekolah menengah atas di Indonesia dapat mengganggu fungsi akademik, penyesuaian sosial, dan kesejahteraan secara keseluruhan, namun sekolah masih kekurangan instrumen multidimensi yang sesuai secara budaya untuk identifikasi dini. Penelitian ini bertujuan untuk menyesuaikan dan mengvalidasi versi Indonesia dari Instrumen Penilaian Gejala Psikologis Pusat Konseling (CCAPS-Indo) untuk digunakan pada siswa sekolah menengah. Data dikumpulkan dari 450 siswa di Jakarta, dan hasil menunjukkan model terpisah mempertahankan 42 butir delapan dimensi dengan performa psikometri yang dapat diterima, sehingga instrumen dapat digunakan sebagai alat skrining berbasis sekolah untuk mendukung identifikasi dan intervensi dini,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp" type="image/webp" length="153160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-14067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-47244.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/instrumen-penilaian-formulasi-sosial-ekonomi-siswa-thumb-78fb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4372-baleliterasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17522-journal-educational-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 21 May 2026 02:26:33 +0700. 12 items. Served in: 3.069 seconds [rss] -->
