<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 09 May 2026 15:55:28 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 15:55:28 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-09T15:55:28+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48307-format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip</link>
	<guid isPermaLink="false">03b9183facaf5dcc2a751aa8fa12b34a</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:38:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang penerapan multi akad dalam kontrak gadai di pegadaian syariah Sampang Madura. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang penerapan multi akad dalam kontrak gadai di pegadaian syariah Sampang Madura. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, serta melibatkan berbagai pihak terkait seperti pegadaian syariah, bank syariah, dan para ahli dalam bidang hukum dan keuangan syariah. Selain itu, penelitian ini juga dapat fokus pada aspek-aspek tertentu seperti analisis kesesuaian akad dengan fatwa DSN-MUI, dampak penerapan multi akad terhadap nasabah dan lembaga keuangan syariah, serta perbandingan antara penerapan multi akad di pegadaian syariah dengan bank syariah. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang penerapan multi akad dalam kontrak gadai di pegadaian syariah dan kontribusinya terhadap perkembangan keuangan syariah di Indonesia.. Berdasarkan uraian-uraian yang telah dikemukakan, maka penulis mengemukakan kesimpulan sebagai berikut.Pertama, Praktik akad qard digunakan untuk transaksi pinjam uang tanpa imbalan, di Pegadaian Syariah Sampang Madura telah sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI.Kedua, Selanjutnya akad rahn digunakan untuk transaksi penahanan jaminan nasabah berupa emas yang kemudian membutuhkan ijrah sebagai akad terahir untuk kesapakatan antara Pegadaian Sampang dan nasabah untuk kontrak kesepakatan pembayaran biaya sewa atas tempat penyimpanan barang jaminan dan pembayaran asuransi barang jaminan milik nasabah.Ketiga, Terahir penerapan akad ijarah yang digunakan untuk sebagai media untuk pembayaran sewa atas penyimpanan dan pemeliharaan barang jaminan Penelitian ini menemukan bahwa penerapan multi akad dalam proses Gadai Emas di Pegadaian Syariah Sampang melalui beberapa akad yaitu; akad qard, akad rahn, dan akad ijarah sudah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI atau sesuai dengan prinsip syariah, yaitu ada akad qard sebagai akad pemberian pinjaman murni pada nasabah, akad rahn sebagai akad yang disepakati nasabah sebagai penyerahan barang jaminan untuk disimpan oleh pegadaian dengan diikuti akad selanjutnya yaitu akad ijarah sebagai akad yang melengkapi kontrak gadai dan alternative pegadaian untuk mendapatkan ujroh yang dihitung berdasarkan krakter jaminan. Selanjutnya Gadai Emas IB Barokah di Bank Syariah Jawa Timur Sampang Madura juga menggunakan beberapa akad yaitu; akad qard, akad rahn, dan akad ijarah. yaitu ada akad qard sebagai akad pemberian pinjaman murni pada nasabah,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-26c57.webp" title="JURIS - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-26c57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-26c57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-26c57.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura" alt="JURIS - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-b605a.webp" title="JURIS - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-b605a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-b605a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-b605a.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura" alt="JURIS - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-3b7da.webp" title="JURIS - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-3b7da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-3b7da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-3b7da.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura" alt="JURIS - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48307-format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip" title="JURIS - Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura" target="_blank">Penerapan Multi Akad Dalam Kontrak Gadai Di Pegadaian Syariah Sampang Madura</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang penerapan multi akad dalam kontrak gadai di pegadaian syariah Sampang Madura. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, serta melibatkan berbagai pihak terkait seperti pegadaian syariah, bank syariah, dan para ahli dalam bidang hukum dan keuangan syariah. Selain itu, penelitian ini juga dapat fokus pada aspek-aspek tertentu seperti analisis kesesuaian akad dengan fatwa DSN-MUI, dampak penerapan multi akad terhadap nasabah dan lembaga keuangan syariah, serta perbandingan antara penerapan multi akad di pegadaian syariah dengan bank syariah. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang penerapan multi akad dalam kontrak gadai di pegadaian syariah dan kontribusinya terhadap perkembangan keuangan syariah di Indonesia..
<br>Berdasarkan uraian-uraian yang telah dikemukakan, maka penulis mengemukakan kesimpulan sebagai berikut.Pertama, Praktik akad qard digunakan untuk transaksi pinjam uang tanpa imbalan, di Pegadaian Syariah Sampang Madura telah sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI.Kedua, Selanjutnya akad rahn digunakan untuk transaksi penahanan jaminan nasabah berupa emas yang kemudian membutuhkan ijrah sebagai akad terahir untuk kesapakatan antara Pegadaian Sampang dan nasabah untuk kontrak kesepakatan pembayaran biaya sewa atas tempat penyimpanan barang jaminan dan pembayaran asuransi barang jaminan milik nasabah.Ketiga, Terahir penerapan akad ijarah yang digunakan untuk sebagai media untuk pembayaran sewa atas penyimpanan dan pemeliharaan barang jaminan
<br>Penelitian ini menemukan bahwa penerapan multi akad dalam proses Gadai Emas di Pegadaian Syariah Sampang melalui beberapa akad yaitu; akad qard, akad rahn, dan akad ijarah sudah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI atau sesuai dengan prinsip syariah, yaitu ada akad qard sebagai akad pemberian pinjaman murni pada nasabah, akad rahn sebagai akad yang disepakati nasabah sebagai penyerahan barang jaminan untuk disimpan oleh pegadaian dengan diikuti akad selanjutnya yaitu akad ijarah sebagai akad yang melengkapi kontrak gadai dan alternative pegadaian untuk mendapatkan ujroh yang dihitung berdasarkan krakter jaminan. Selanjutnya Gadai Emas IB Barokah di Bank Syariah Jawa Timur Sampang Madura juga menggunakan beberapa akad yaitu; akad qard, akad rahn, dan akad ijarah. yaitu ada akad qard sebagai akad pemberian pinjaman murni pada nasabah,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-26c57.webp" type="image/webp" length="75582" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-26c57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-b605a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/format-akad-ijarah-praktik-mudharabah-prinsip-gada-thumb-3b7da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1593-kopertais4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14976-fintech-journal-islamic-finance.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48306-praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah</link>
	<guid isPermaLink="false">b3839c7652fd9552d288e2045b627067</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:31:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara praktik sewa lahan pertanian dengan konsep ekonomi syariah di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi dari praktik sewa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara praktik sewa lahan pertanian dengan konsep ekonomi syariah di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi dari praktik sewa lahan pertanian ini, serta bagaimana penerapan konsep ekonomi syariah dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan pemilik lahan. Terakhir, penelitian tentang pengembangan model transaksi yang mengandung multi akad dalam praktik sewa lahan pertanian dapat menjadi arah studi yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut.. Praktik sewa lahan pertanian ini menggunakan akad ijarah yang digunakan sebagai media untuk pembayaran sewa atas tanah yang disewa oleh petani.Pembayaran atas sewa tanah dibayar cicil kepada pemilik tanah dengan uang muka dibayar sebelum tanah diolah oleh petani, termin yang kedua dibayar setelah petani panen, kemudian termin yang ketiga dibayar setelah panen selanjutnya.Sewa lahan pertanian ini dilakukan mayoritas dalam satu tahun.Pada akhir periode pembayaran sewa antara petani dengan pemilik tanah akan melakukan akad lagi dengan menggunakan akad hibah atau bagi hasil.Pembayaran sewa bisa menggunakan tumbuhan hasil pertanian dengan beberapa termin yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.Namun, diakhir pembayaran pada praktik sewa lahan ini adakalanya menggunakan akad hibah atau bagi hasil.Akad hibah dilakukan ketika petani rugi maka pemilik tanah memberikan hibah dengan merelakan sisa sewa lahan dan adakalanya menggunakan akad mudhrabah ketika petani mendapatkan keuntungan dari panennya maka petani membayar sisa uang sewa tanah dengan cara bagi hasil dari keuntungan tani Penerapan konsep ekonomi syariah dalam mekanisme sewa lahan pertanian bertujuan untuk mengungkap penerapan konsep ekonomi syariah dalam mekanisme sewa lahan pertanian dan mengetahui akad yang digunakan dalam mekanisme sewa lahan pertanian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi dan jawaban atas anggapan masyarakat mengenai beberapa akad yang digunakan oleh masyarakat Sampang dalam melaksanakan sewa lahan pertanian dengan menyertakan akad lain yang digunakan selain akad ijarah. Objek dalam penelitian ini adalah masyarakat Sampang yang melakukan akad sewa lahan pertanian. Peneliti menggunakan analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-6ea8c.webp" title="JURIS - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-6ea8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-6ea8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-6ea8c.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian" alt="JURIS - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-32f5c.webp" title="JURIS - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-32f5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-32f5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-32f5c.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian" alt="JURIS - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-7cdc2.webp" title="JURIS - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-7cdc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-7cdc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-7cdc2.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian" alt="JURIS - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48306-praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah" title="JURIS - Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian" target="_blank">Penerapan Konsep Ekonomi Syariah Dalam Mekanisme Sewa Lahan Pertanian</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara praktik sewa lahan pertanian dengan konsep ekonomi syariah di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi dari praktik sewa lahan pertanian ini, serta bagaimana penerapan konsep ekonomi syariah dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan pemilik lahan. Terakhir, penelitian tentang pengembangan model transaksi yang mengandung multi akad dalam praktik sewa lahan pertanian dapat menjadi arah studi yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut..
<br>Praktik sewa lahan pertanian ini menggunakan akad ijarah yang digunakan sebagai media untuk pembayaran sewa atas tanah yang disewa oleh petani.Pembayaran atas sewa tanah dibayar cicil kepada pemilik tanah dengan uang muka dibayar sebelum tanah diolah oleh petani, termin yang kedua dibayar setelah petani panen, kemudian termin yang ketiga dibayar setelah panen selanjutnya.Sewa lahan pertanian ini dilakukan mayoritas dalam satu tahun.Pada akhir periode pembayaran sewa antara petani dengan pemilik tanah akan melakukan akad lagi dengan menggunakan akad hibah atau bagi hasil.Pembayaran sewa bisa menggunakan tumbuhan hasil pertanian dengan beberapa termin yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.Namun, diakhir pembayaran pada praktik sewa lahan ini adakalanya menggunakan akad hibah atau bagi hasil.Akad hibah dilakukan ketika petani rugi maka pemilik tanah memberikan hibah dengan merelakan sisa sewa lahan dan adakalanya menggunakan akad mudhrabah ketika petani mendapatkan keuntungan dari panennya maka petani membayar sisa uang sewa tanah dengan cara bagi hasil dari keuntungan tani
<br>Penerapan konsep ekonomi syariah dalam mekanisme sewa lahan pertanian bertujuan untuk mengungkap penerapan konsep ekonomi syariah dalam mekanisme sewa lahan pertanian dan mengetahui akad yang digunakan dalam mekanisme sewa lahan pertanian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi dan jawaban atas anggapan masyarakat mengenai beberapa akad yang digunakan oleh masyarakat Sampang dalam melaksanakan sewa lahan pertanian dengan menyertakan akad lain yang digunakan selain akad ijarah. Objek dalam penelitian ini adalah masyarakat Sampang yang melakukan akad sewa lahan pertanian. Peneliti menggunakan analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-6ea8c.webp" type="image/webp" length="66470" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-6ea8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-32f5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/praktik-sewa-ganda-tanah-prinsip-akad-ijarah-alih-thumb-7cdc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1593-kopertais4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14976-fintech-journal-islamic-finance.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48315-koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem</link>
	<guid isPermaLink="false">f3fe090b9bce2276e705b89bb56aeb92</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diah permata ]]></category>
	<category><![CDATA[ akhmad ahfas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi andhika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahfas,akhmad,andhika,diah,dwi,permata]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pengembangan perangkat asistif tunanetra di masa mendatang dapat difokuskan pada tiga area utama untuk memaksimalkan manfaatnya. Pertama, riset selanjutnya dapat mengeksplorasi peningkatan sistem deteksi rintangan yang saat ini terbatas pada satu sensor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi: Pengembangan perangkat asistif tunanetra di masa mendatang dapat difokuskan pada tiga area utama untuk memaksimalkan manfaatnya. Pertama, riset selanjutnya dapat mengeksplorasi peningkatan sistem deteksi rintangan yang saat ini terbatas pada satu sensor ultrasonik. Ini bisa dilakukan dengan mengintegrasikan lebih banyak sensor ultrasonik di berbagai sudut atau memanfaatkan teknologi canggih seperti LiDAR dan kamera dengan kecerdasan buatan (AI) untuk deteksi objek 360 derajat dan identifikasi jenis rintangan, termasuk yang berada di atas kepala. Tujuannya adalah memberikan informasi lingkungan yang jauh lebih kaya dan detail kepada pengguna, melampaui sekadar deteksi keberadaan objek. Kedua, untuk mengatasi selisih akurasi GPS yang masih ada dan keterbatasan di dalam ruangan, penelitian dapat bergeser ke pengembangan sistem penentuan posisi yang lebih presisi. Ini mungkin melibatkan penggabungan GPS dengan teknologi penentuan posisi dalam ruangan (IPS) seperti Wi-Fi fingerprinting atau beacon Bluetooth, memungkinkan navigasi yang sangat akurat di lingkungan kompleks seperti gedung atau pusat perbelanjaan. Studi juga bisa dilakukan untuk mengembangkan panduan navigasi langkah demi langkah yang lebih proaktif, bukan hanya pemantauan lokasi pasif. Ketiga, aspek pengalaman pengguna dan adaptabilitas perangkat merupakan area penting untuk studi lebih lanjut. Bagaimana sistem dapat memberikan umpan balik yang lebih intuitif selain suara, misalnya melalui umpan balik haptik yang bervariasi atau audio spasial yang mengindikasikan arah rintangan? Riset dapat pula membahas personalisasi pengaturan perangkat berdasarkan kebutuhan individu dan lingkungan yang berbeda, serta bagaimana perangkat ini dapat terhubung dengan infrastruktur kota cerdas yang mendukung aksesibilitas. Ini akan menjadikan perangkat tidak hanya fungsional, tetapi juga terasa sebagai perpanjangan indera yang sangat personal bagi penyandang tunanetra, meningkatkan kemandirian dan kenyamanan mereka secara signifikan.. Perangkat asistif tunanetra berbasis IoT yang dikembangkan berhasil mengintegrasikan sensor ultrasonik untuk deteksi rintangan, modul GPS Neo-8 untuk penentuan lokasi, mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali, DFPlayer Mini untuk panduan suara, dan Telegram untuk pemantauan real-time.Pengujian sensor ultrasonik menunjukkan deteksi objek stabil pada 30-160 cm dengan respons suara cepat, sementara pengujian GPS mencatat selisih posisi 3,32-6,28 meter dari Google Maps, menunjukkan akurasi yang konsisten.Secara keseluruhan, sistem ini memiliki kinerja stabil dan berpotensi meningkatkan keselamatan, kemandirian, serta rasa aman penyandang tunanetra dalam aktivitas sehari-hari, dengan ruang untuk optimalisasi lebih lanjut Penyandang tunanetra mengalami keterbatasan dalam mobilitas dan orientasi lingkungan yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, khususnya saat beraktivitas secara mandiri. Alat bantu konvensional seperti tongkat masih memiliki keterbatasan dalam mendeteksi rintangan serta tidak mendukung pemantauan lokasi pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan perangkat asistif tunanetra berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi panduan suara dan fitur pemantauan lokasi secara real-time. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap perancangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-6b749.webp" title="JURIS - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-6b749.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-6b749.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-6b749.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi" alt="JURIS - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-d88ca.webp" title="JURIS - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-d88ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-d88ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-d88ca.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi" alt="JURIS - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-75165.webp" title="JURIS - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-75165.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-75165.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-75165.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi" alt="JURIS - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48315-koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem" title="JURIS - Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi" target="_blank">Perancangan Perangkat Asistif Tunanetra Berbasis IoT dengan Panduan Suara dan Pemantauan Lokasi</a>: Pengembangan perangkat asistif tunanetra di masa mendatang dapat difokuskan pada tiga area utama untuk memaksimalkan manfaatnya. Pertama, riset selanjutnya dapat mengeksplorasi peningkatan sistem deteksi rintangan yang saat ini terbatas pada satu sensor ultrasonik. Ini bisa dilakukan dengan mengintegrasikan lebih banyak sensor ultrasonik di berbagai sudut atau memanfaatkan teknologi canggih seperti LiDAR dan kamera dengan kecerdasan buatan (AI) untuk deteksi objek 360 derajat dan identifikasi jenis rintangan, termasuk yang berada di atas kepala. Tujuannya adalah memberikan informasi lingkungan yang jauh lebih kaya dan detail kepada pengguna, melampaui sekadar deteksi keberadaan objek. Kedua, untuk mengatasi selisih akurasi GPS yang masih ada dan keterbatasan di dalam ruangan, penelitian dapat bergeser ke pengembangan sistem penentuan posisi yang lebih presisi. Ini mungkin melibatkan penggabungan GPS dengan teknologi penentuan posisi dalam ruangan (IPS) seperti Wi-Fi fingerprinting atau beacon Bluetooth, memungkinkan navigasi yang sangat akurat di lingkungan kompleks seperti gedung atau pusat perbelanjaan. Studi juga bisa dilakukan untuk mengembangkan panduan navigasi langkah demi langkah yang lebih proaktif, bukan hanya pemantauan lokasi pasif. Ketiga, aspek pengalaman pengguna dan adaptabilitas perangkat merupakan area penting untuk studi lebih lanjut. Bagaimana sistem dapat memberikan umpan balik yang lebih intuitif selain suara, misalnya melalui umpan balik haptik yang bervariasi atau audio spasial yang mengindikasikan arah rintangan? Riset dapat pula membahas personalisasi pengaturan perangkat berdasarkan kebutuhan individu dan lingkungan yang berbeda, serta bagaimana perangkat ini dapat terhubung dengan infrastruktur kota cerdas yang mendukung aksesibilitas. Ini akan menjadikan perangkat tidak hanya fungsional, tetapi juga terasa sebagai perpanjangan indera yang sangat personal bagi penyandang tunanetra, meningkatkan kemandirian dan kenyamanan mereka secara signifikan..
<br>Perangkat asistif tunanetra berbasis IoT yang dikembangkan berhasil mengintegrasikan sensor ultrasonik untuk deteksi rintangan, modul GPS Neo-8 untuk penentuan lokasi, mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali, DFPlayer Mini untuk panduan suara, dan Telegram untuk pemantauan real-time.Pengujian sensor ultrasonik menunjukkan deteksi objek stabil pada 30-160 cm dengan respons suara cepat, sementara pengujian GPS mencatat selisih posisi 3,32-6,28 meter dari Google Maps, menunjukkan akurasi yang konsisten.Secara keseluruhan, sistem ini memiliki kinerja stabil dan berpotensi meningkatkan keselamatan, kemandirian, serta rasa aman penyandang tunanetra dalam aktivitas sehari-hari, dengan ruang untuk optimalisasi lebih lanjut
<br>Penyandang tunanetra mengalami keterbatasan dalam mobilitas dan orientasi lingkungan yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, khususnya saat beraktivitas secara mandiri. Alat bantu konvensional seperti tongkat masih memiliki keterbatasan dalam mendeteksi rintangan serta tidak mendukung pemantauan lokasi pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan perangkat asistif tunanetra berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi panduan suara dan fitur pemantauan lokasi secara real-time. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap perancangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-d88ca.webp" type="image/webp" length="129960" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-6b749.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-d88ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/koordinat-lokasi-studi-perancangan-sistem-deteksi-thumb-75165.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16350-jurnal-teknik-elektro-uniba-jte-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Pioderma di Indonesia A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Pioderma di Indonesia A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Pioderma di Indonesia A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48301-antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusia</link>
	<guid isPermaLink="false">bbeb7d7d03d479fec715f067c6666b01</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:05:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ status gizi ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gizi,header,page,stats,status,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan penanganan pioderma di Indonesia, beberapa arah penelitian lanjutan yang baru dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat adanya variasi karakteristik klinis dan terapi antar wilayah, penting untuk melakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review: Untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan penanganan pioderma di Indonesia, beberapa arah penelitian lanjutan yang baru dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat adanya variasi karakteristik klinis dan terapi antar wilayah, penting untuk melakukan studi komparatif yang mendalam. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana faktor-faktor spesifik seperti kondisi geografis, kebiasaan hidup, tingkat pendidikan masyarakat, serta akses dan kualitas fasilitas kesehatan lokal secara langsung memengaruhi jenis pioderma yang paling sering muncul dan respons pasien terhadap pengobatan di berbagai provinsi. Hasilnya dapat memberikan wawasan mengenai strategi intervensi yang disesuaikan dengan konteks lokal. Kedua, mengingat isu resistensi antibiotik yang semakin relevan dan disebutkan secara tidak langsung dalam konteks pemilihan eritromisin, studi epidemiologi molekuler sangat dibutuhkan. Penelitian ini bisa fokus pada identifikasi profil resistensi antibiotik dari bakteri penyebab pioderma utama (seperti Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes) di berbagai rumah sakit atau puskesmas di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memahami pola resistensi yang berkembang dan menginformasikan panduan terapi antibiotik yang lebih efektif dan berkelanjutan. Ketiga, karena pioderma juga ditemukan pada usia dewasa lanjut, terutama dengan kondisi penyerta, penelitian lebih lanjut dapat berfokus pada kelompok rentan ini. Studi ini bisa mengidentifikasi secara spesifik faktor risiko dermatologis dan sistemik, manifestasi klinis atipikal, serta tantangan penatalaksanaan pioderma pada pasien geriatri dengan komorbiditas di Indonesia, sehingga penanganan dapat lebih tepat sasaran dan terintegrasi.. Pioderma di Indonesia ditemukan lebih sering pada anak usia dini, namun juga pada dewasa lanjut, dengan kebersihan dan lingkungan berperan lebih penting dibandingkan jenis kelamin dalam kejadiannya.Impetigo merupakan jenis pioderma paling umum, diikuti folikulitis, furunkel, dan ektima, menunjukkan variasi klinis antar wilayah.Penatalaksanaan melibatkan terapi kombinasi antibiotik sistemik (penisilin, eritromisin) dan topikal (asam fusidat, mupirosin), yang pola kejadian dan penanganannya dipengaruhi oleh usia, kondisi kulit, higiene, dan praktik pelayanan kesehatan Pioderma merupakan infeksi kulit akibat bakteri yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, terutama dipengaruhi oleh iklim tropis, kebersihan, dan faktor sosial ekonomi. Namun, data mengenai karakteristik pasien dan pola klinis secara nasional masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik demografis, klinis, dan terapi pioderma di Indonesia. Tinjauan literatur review dilakukan pada Februari 2026 melalui Google Scholar, Pubmed, Garuda, dan ScienceDirect menggunakan kerangka PCC dan panduan PRISMA. Artikel observasional tahun 2016-2026 yang membahas karakteristik pioderma di Indonesia diseleksi. Data yang diekstraksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-a83f4.webp" title="JURIS - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-a83f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-a83f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-a83f4.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review" alt="JURIS - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-08407.webp" title="JURIS - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-08407.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-08407.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-08407.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review" alt="JURIS - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-aa5e9.webp" title="JURIS - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-aa5e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-aa5e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-aa5e9.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review" alt="JURIS - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48301-antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusia" title="JURIS - Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review" target="_blank">Karakteristik Pioderma di Indonesia: A Literature Review</a>: Untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan penanganan pioderma di Indonesia, beberapa arah penelitian lanjutan yang baru dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat adanya variasi karakteristik klinis dan terapi antar wilayah, penting untuk melakukan studi komparatif yang mendalam. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana faktor-faktor spesifik seperti kondisi geografis, kebiasaan hidup, tingkat pendidikan masyarakat, serta akses dan kualitas fasilitas kesehatan lokal secara langsung memengaruhi jenis pioderma yang paling sering muncul dan respons pasien terhadap pengobatan di berbagai provinsi. Hasilnya dapat memberikan wawasan mengenai strategi intervensi yang disesuaikan dengan konteks lokal. Kedua, mengingat isu resistensi antibiotik yang semakin relevan dan disebutkan secara tidak langsung dalam konteks pemilihan eritromisin, studi epidemiologi molekuler sangat dibutuhkan. Penelitian ini bisa fokus pada identifikasi profil resistensi antibiotik dari bakteri penyebab pioderma utama (seperti Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes) di berbagai rumah sakit atau puskesmas di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memahami pola resistensi yang berkembang dan menginformasikan panduan terapi antibiotik yang lebih efektif dan berkelanjutan. Ketiga, karena pioderma juga ditemukan pada usia dewasa lanjut, terutama dengan kondisi penyerta, penelitian lebih lanjut dapat berfokus pada kelompok rentan ini. Studi ini bisa mengidentifikasi secara spesifik faktor risiko dermatologis dan sistemik, manifestasi klinis atipikal, serta tantangan penatalaksanaan pioderma pada pasien geriatri dengan komorbiditas di Indonesia, sehingga penanganan dapat lebih tepat sasaran dan terintegrasi..
<br>Pioderma di Indonesia ditemukan lebih sering pada anak usia dini, namun juga pada dewasa lanjut, dengan kebersihan dan lingkungan berperan lebih penting dibandingkan jenis kelamin dalam kejadiannya.Impetigo merupakan jenis pioderma paling umum, diikuti folikulitis, furunkel, dan ektima, menunjukkan variasi klinis antar wilayah.Penatalaksanaan melibatkan terapi kombinasi antibiotik sistemik (penisilin, eritromisin) dan topikal (asam fusidat, mupirosin), yang pola kejadian dan penanganannya dipengaruhi oleh usia, kondisi kulit, higiene, dan praktik pelayanan kesehatan
<br>Pioderma merupakan infeksi kulit akibat bakteri yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, terutama dipengaruhi oleh iklim tropis, kebersihan, dan faktor sosial ekonomi. Namun, data mengenai karakteristik pasien dan pola klinis secara nasional masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik demografis, klinis, dan terapi pioderma di Indonesia. Tinjauan literatur review dilakukan pada Februari 2026 melalui Google Scholar, Pubmed, Garuda, dan ScienceDirect menggunakan kerangka PCC dan panduan PRISMA. Artikel observasional tahun 2016-2026 yang membahas karakteristik pioderma di Indonesia diseleksi. Data yang diekstraksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-08407.webp" type="image/webp" length="62666" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-a83f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-08407.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/antibiotik-sistem-praktik-terapi-krusial-resistens-thumb-aa5e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2046-cendekia-kudus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14400-jkm-jurnal-kesehatan-masyarakat-cendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48294-ekonomi-islam-fiqh-pri</link>
	<guid isPermaLink="false">eabcf6a4c18f31e5ce0efaaf81e41aa1</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 13:36:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang implementasi pertumbuhan ekonomi keummatan dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti kombinasi kepemilikan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang implementasi pertumbuhan ekonomi keummatan dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti kombinasi kepemilikan, sistem takaful, dan kebebasan yang dibatasi, dapat diterapkan dalam praktik ekonomi sehari-hari. Selain itu, studi komparatif antara ekonomi konvensional dan ekonomi Islam juga dapat dilakukan untuk memahami perbedaan dan kesamaan keduanya dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan adil. Terakhir, penelitian tentang dampak implementasi ekonomi Islam terhadap kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan juga dapat menjadi arah studi yang menarik.. Maqasih SyariAoah adalah maksud Allah selaku pembuat syariAoah untuk memberikan kemaslahatan kepada manusia.Tujuan dari maslahah untuk membangun dan menjaga kepentingan ummat.Terdapat lima unsur yang berkaitan dengan maslaha ad-din (agama), nafs (jiwa) nasb (keturunan) mal (harta) dan aql (akal), kemaslahatan yang akan diwujudkan itu dibagi kepada tiga tingkatan kebutuhan, yaitu daruriyat (kebuthan primer, mesti dipenuhi), hajiyat (kebutuhan sekunder, seyogyanya dipenuhi) dan tahsiniyat (kebutuhan tresier).Kebutuhan daruriyat ialah tingkatan kebutuhan yang harus ada sehingga disebut primer.Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator keberhasilan perekonomian.Perkembangan ekonomi di Indonesia dari zaman ke zaman ekonomi terdapat 2 macam yaitu pertama ilmu ekonomi konvensional dan ilmu ekonomi Islam.Ilmu ekonomi konvensional memiliki pemikiran modern, yang bisa mengakibatkan disiplin untuk menjadikan ilmu semakin berkembang maju dan canggih, dalam suatu proses pengembangan panjang selama satu abad.Ekonomi islam yang mengedapankan terhadap aspek moralitas dan aspek kualitas akhlak serta keseimbangan antara duinia dan uhkrowi.Adapun asas-asas terdapat empat asas pertumbuhan dalam ekonomi diantaranya Tauhid, Rububiyyah, Khalifah, Tazkiyah.Prinsip ekonnomi Islam di implementasikan 3 prinsip yaitu kombinasi kepemilikan (Al milkiyyah al muzdawajah), sistem takaful atas jaminan kecukupan hidup.kebebasan yang ada batasannya (al-Hurriya Al Muqayyah) Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan barang dan jasa. Dilihat dari perubahan output didalam perekonomian masyarakat. Sehingga terciptanya pertumbuhan ekonomi misalnya dari kemakmuran dan kekayaan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi paradigma implementasi pertumbuhan ekonomi Keummatan dalam perspektif ekonomi islam. Hal ini, terdapat sudut pandang yang berbeda terkait ekonomi konvensional dengan ekonomi islam. Ekonomi Islam mempunyai maksud dan tujuan (maqasid) mengedapan aspek moralitas dan aspek kualitas akhlak. Kemajuan diberbagai sektor salah satu ukuran perkembangan namun dalam ekonomi islam kemakmuran didasakan dengn empat asas, tauhid, rububiyyah, khalifah, tazkiyah. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-85b94.webp" title="JURIS - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-85b94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-85b94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-85b94.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah" alt="JURIS - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-f8b51.webp" title="JURIS - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-f8b51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-f8b51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-f8b51.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah" alt="JURIS - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-09230.webp" title="JURIS - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-09230.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-09230.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-09230.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah" alt="JURIS - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48294-ekonomi-islam-fiqh-pri" title="JURIS - Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah" target="_blank">Implementasi Pertumbuhan Ekonomi Keummatan Dalam Perspektif Maqosid SyariAoah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang implementasi pertumbuhan ekonomi keummatan dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti kombinasi kepemilikan, sistem takaful, dan kebebasan yang dibatasi, dapat diterapkan dalam praktik ekonomi sehari-hari. Selain itu, studi komparatif antara ekonomi konvensional dan ekonomi Islam juga dapat dilakukan untuk memahami perbedaan dan kesamaan keduanya dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan adil. Terakhir, penelitian tentang dampak implementasi ekonomi Islam terhadap kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan juga dapat menjadi arah studi yang menarik..
<br>Maqasih SyariAoah adalah maksud Allah selaku pembuat syariAoah untuk memberikan kemaslahatan kepada manusia.Tujuan dari maslahah untuk membangun dan menjaga kepentingan ummat.Terdapat lima unsur yang berkaitan dengan maslaha ad-din (agama), nafs (jiwa) nasb (keturunan) mal (harta) dan aql (akal), kemaslahatan yang akan diwujudkan itu dibagi kepada tiga tingkatan kebutuhan, yaitu daruriyat (kebuthan primer, mesti dipenuhi), hajiyat (kebutuhan sekunder, seyogyanya dipenuhi) dan tahsiniyat (kebutuhan tresier).Kebutuhan daruriyat ialah tingkatan kebutuhan yang harus ada sehingga disebut primer.Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator keberhasilan perekonomian.Perkembangan ekonomi di Indonesia dari zaman ke zaman ekonomi terdapat 2 macam yaitu pertama ilmu ekonomi konvensional dan ilmu ekonomi Islam.Ilmu ekonomi konvensional memiliki pemikiran modern, yang bisa mengakibatkan disiplin untuk menjadikan ilmu semakin berkembang maju dan canggih, dalam suatu proses pengembangan panjang selama satu abad.Ekonomi islam yang mengedapankan terhadap aspek moralitas dan aspek kualitas akhlak serta keseimbangan antara duinia dan uhkrowi.Adapun asas-asas terdapat empat asas pertumbuhan dalam ekonomi diantaranya Tauhid, Rububiyyah, Khalifah, Tazkiyah.Prinsip ekonnomi Islam di implementasikan 3 prinsip yaitu kombinasi kepemilikan (Al milkiyyah al muzdawajah), sistem takaful atas jaminan kecukupan hidup.kebebasan yang ada batasannya (al-Hurriya Al Muqayyah)
<br>Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan barang dan jasa. Dilihat dari perubahan output didalam perekonomian masyarakat. Sehingga terciptanya pertumbuhan ekonomi misalnya dari kemakmuran dan kekayaan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi paradigma implementasi pertumbuhan ekonomi Keummatan dalam perspektif ekonomi islam. Hal ini, terdapat sudut pandang yang berbeda terkait ekonomi konvensional dengan ekonomi islam. Ekonomi Islam mempunyai maksud dan tujuan (maqasid) mengedapan aspek moralitas dan aspek kualitas akhlak. Kemajuan diberbagai sektor salah satu ukuran perkembangan namun dalam ekonomi islam kemakmuran didasakan dengn empat asas, tauhid, rububiyyah, khalifah, tazkiyah.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-09230.webp" type="image/webp" length="62746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-85b94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-f8b51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/ekonomi-islam-fiqh-prinsip-sudut-pandang-pertumbuh-thumb-09230.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1593-kopertais4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14976-fintech-journal-islamic-finance.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48304-asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-komb</link>
	<guid isPermaLink="false">9d45b6e9e046c8ebff1e7fd57a15f58e</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 13:13:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ status gizi ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gizi,header,page,stats,status,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan menggunakan periode pencatatan asupan yang lebih panjang, pengukuran porsi yang lebih akurat, serta mempertimbangkan faktor perancu seperti stres, aktivitas fisik, dan bahan tambahan pangan. Edukasi kesehatan bagi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, disarankan menggunakan periode pencatatan asupan yang lebih panjang, pengukuran porsi yang lebih akurat, serta mempertimbangkan faktor perancu seperti stres, aktivitas fisik, dan bahan tambahan pangan. Edukasi kesehatan bagi mahasiswa sebaiknya diarahkan pada pembentukan pola makan yang konsisten dengan memasukkan pangan tinggi serat dalam menu harian, serta didukung oleh upaya kampus untuk menyediakan pilihan makanan tinggi serat yang terjangkau dan edukasi gizi yang praktis.. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa kedokteran memiliki asupan serat dan air yang belum memadai.Asupan serat berhubungan lebih konsisten dengan pola defekasi, terutama frekuensi buang air besar dan konsistensi feses.Meskipun asupan air tidak menunjukkan hubungan bermakna secara mandiri, kombinasi asupan serat dan air secara simultan berhubungan dengan pola defekasi.Temuan ini menegaskan pentingnya pemenuhan asupan serat yang disertai hidrasi cukup sebagai bagian dari upaya sederhana untuk mendukung kesehatan gastrointestinal pada mahasiswa kedokteran Asupan serat dan cairan yang rendah pada dewasa muda dapat memengaruhi pola defekasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan asupan serat dan asupan air dengan pola defekasi pada mahasiswa kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan serat berhubungan positif dengan frekuensi buang air besar dan skor konsistensi feses. Asupan air tidak berhubungan dengan frekuensi buang air besar maupun konsistensi feses. Secara simultan, asupan serat dan asupan air berhubungan dengan frekuensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-08d50.webp" title="JURIS - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-08d50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-08d50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-08d50.webp 1x" title="JURIS - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia" alt="JURIS - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-ccaa9.webp" title="JURIS - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-ccaa9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-ccaa9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-ccaa9.webp 1x" title="JURIS - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia" alt="JURIS - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-9d28d.webp" title="JURIS - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-9d28d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-9d28d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-9d28d.webp 1x" title="JURIS - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia" alt="JURIS - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48304-asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-komb" title="JURIS - Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia" target="_blank">Asupan Makanan dan Kebiasaan Buang Air Besar: Peran Serat dan Air pada Mahasiswa Kedokteran di Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan menggunakan periode pencatatan asupan yang lebih panjang, pengukuran porsi yang lebih akurat, serta mempertimbangkan faktor perancu seperti stres, aktivitas fisik, dan bahan tambahan pangan. Edukasi kesehatan bagi mahasiswa sebaiknya diarahkan pada pembentukan pola makan yang konsisten dengan memasukkan pangan tinggi serat dalam menu harian, serta didukung oleh upaya kampus untuk menyediakan pilihan makanan tinggi serat yang terjangkau dan edukasi gizi yang praktis..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa kedokteran memiliki asupan serat dan air yang belum memadai.Asupan serat berhubungan lebih konsisten dengan pola defekasi, terutama frekuensi buang air besar dan konsistensi feses.Meskipun asupan air tidak menunjukkan hubungan bermakna secara mandiri, kombinasi asupan serat dan air secara simultan berhubungan dengan pola defekasi.Temuan ini menegaskan pentingnya pemenuhan asupan serat yang disertai hidrasi cukup sebagai bagian dari upaya sederhana untuk mendukung kesehatan gastrointestinal pada mahasiswa kedokteran
<br>Asupan serat dan cairan yang rendah pada dewasa muda dapat memengaruhi pola defekasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan asupan serat dan asupan air dengan pola defekasi pada mahasiswa kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan serat berhubungan positif dengan frekuensi buang air besar dan skor konsistensi feses. Asupan air tidak berhubungan dengan frekuensi buang air besar maupun konsistensi feses. Secara simultan, asupan serat dan asupan air berhubungan dengan frekuensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-08d50.webp" type="image/webp" length="96032" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-08d50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-ccaa9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/asupan-serat-air-pola-defekasi-mandiri-kombinasi-s-thumb-9d28d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2046-cendekia-kudus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14400-jkm-jurnal-kesehatan-masyarakat-cendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fenomena Unfollow di Media Sosial Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fenomena Unfollow di Media Sosial Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fenomena Unfollow di Media Sosial Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48316-manfaat-sosial-relasi-dependen-sosia</link>
	<guid isPermaLink="false">847ebc329e21be092f784553935f8729</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 13:05:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Salah satu arah penelitian lanjutan adalah menyelidiki bagaimana persepsi nilai timbal balik memengaruhi keputusan unfollow di kalangan generasi muda, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memoderasi dampak psikologisnya. Penelitian berikutnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fenomena Unfollow di Media Sosial: Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal: Salah satu arah penelitian lanjutan adalah menyelidiki bagaimana persepsi nilai timbal balik memengaruhi keputusan unfollow di kalangan generasi muda, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memoderasi dampak psikologisnya. Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi perbedaan dalam motif unfollow antara pengguna yang aktif di platform visual dibandingkan dengan platform berbasis teks, dan apakah jenis konten yang sering diposting memengaruhi frekuensi tindakan tersebut. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan perilaku unfollow dan dampaknya terhadap kualitas hubungan sosial secara berkelanjutan, yang dapat membantu merancang strategi intervensi untuk mempromosikan komunikasi digital yang sehat dan empatik.. Fenomena unfollow mencerminkan dinamika sosial dan psikologis yang kompleks di era digital.Tindakan ini tidak hanya soal berhenti mengikuti akun, tetapi juga sarana untuk menjaga kenyamanan, mengelola identitas digital, dan melindungi diri dari tekanan emosional.Meskipun dapat berdampak positif bagi kesehatan mental, unfollow juga dapat menimbulkan konflik atau perasaan tersingkir bagi pihak yang di-unfollow.Fenomena ini menegaskan bahwa media sosial adalah ruang interaksi sosial nyata, dan tindakan seperti unfollow membawa makna simbolik yang perlu dipahami secara bijak agar tercipta hubungan digital yang sehat dan empatik Artikel ini membahas fenomena AounfollowAo di media sosial sebagai bentuk konkret penerapan teori pertukaran sosial dalam konteks komunikasi interpersonal digital. Fenomena ini tidak hanya merefleksikan perubahan perilaku pengguna media sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana prinsip dasar hubungan sosial tetap relevan dalam ruang interaksi virtual. Dengan menggunakan pendekatan teoritis yang dikaji melalui lensa teori pertukaran sosial serta metode analisis fenomenologis, artikel ini menelaah alasan dan motivasi individu dalam memutus lagi hubungan sosial secara digital, memperoleh manfaat sosial, emosional, atau psikologis yang setimpal dari hubungan tersebut. Tindakan AounfollowAo dipahami sebagai respons terhadap ketidakseimbangan terutama ketika mereka merasa tidak memperoleh balasan yang setara. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terjadi dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-ced5d.webp" title="JURIS - Fenomena Unfollow di Media Sosial: Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-ced5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-ced5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-ced5d.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Unfollow di Media Sosial: Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal" alt="JURIS - Fenomena Unfollow di Media Sosial: Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-075c7.webp" title="JURIS - Fenomena Unfollow di Media Sosial: Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-075c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-075c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-075c7.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Unfollow di Media Sosial: Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal" alt="JURIS - Fenomena Unfollow di Media Sosial: Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48316-manfaat-sosial-relasi-dependen-sosia" title="JURIS - Fenomena Unfollow di Media Sosial: Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal" target="_blank">Fenomena Unfollow di Media Sosial: Analisis Perspektif Teori Pertukaran Sosial dalam Komunikasi Interpersonal</a>: Salah satu arah penelitian lanjutan adalah menyelidiki bagaimana persepsi nilai timbal balik memengaruhi keputusan unfollow di kalangan generasi muda, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memoderasi dampak psikologisnya. Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi perbedaan dalam motif unfollow antara pengguna yang aktif di platform visual dibandingkan dengan platform berbasis teks, dan apakah jenis konten yang sering diposting memengaruhi frekuensi tindakan tersebut. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan perilaku unfollow dan dampaknya terhadap kualitas hubungan sosial secara berkelanjutan, yang dapat membantu merancang strategi intervensi untuk mempromosikan komunikasi digital yang sehat dan empatik..
<br>Fenomena unfollow mencerminkan dinamika sosial dan psikologis yang kompleks di era digital.Tindakan ini tidak hanya soal berhenti mengikuti akun, tetapi juga sarana untuk menjaga kenyamanan, mengelola identitas digital, dan melindungi diri dari tekanan emosional.Meskipun dapat berdampak positif bagi kesehatan mental, unfollow juga dapat menimbulkan konflik atau perasaan tersingkir bagi pihak yang di-unfollow.Fenomena ini menegaskan bahwa media sosial adalah ruang interaksi sosial nyata, dan tindakan seperti unfollow membawa makna simbolik yang perlu dipahami secara bijak agar tercipta hubungan digital yang sehat dan empatik
<br>Artikel ini membahas fenomena AounfollowAo di media sosial sebagai bentuk konkret penerapan teori pertukaran sosial dalam konteks komunikasi interpersonal digital. Fenomena ini tidak hanya merefleksikan perubahan perilaku pengguna media sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana prinsip dasar hubungan sosial tetap relevan dalam ruang interaksi virtual. Dengan menggunakan pendekatan teoritis yang dikaji melalui lensa teori pertukaran sosial serta metode analisis fenomenologis, artikel ini menelaah alasan dan motivasi individu dalam memutus lagi hubungan sosial secara digital, memperoleh manfaat sosial, emosional, atau psikologis yang setimpal dari hubungan tersebut. Tindakan AounfollowAo dipahami sebagai respons terhadap ketidakseimbangan terutama ketika mereka merasa tidak memperoleh balasan yang setara. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terjadi dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-ced5d.webp" type="image/webp" length="87840" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-ced5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/manfaat-sosial-relasi-dependen-masyarakat-interaks-thumb-075c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2498-staisam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10801-imtiyaz-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi Menggunakan Metode Elemen Hingga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi Menggunakan Metode Elemen Hingga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi Menggunakan Metode Elemen Hingga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48313-fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung</link>
	<guid isPermaLink="false">addf0b0c62cbd322305219e8a9152451</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 12:56:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diah permata ]]></category>
	<category><![CDATA[ akhmad ahfas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi andhika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahfas,akhmad,andhika,diah,dwi,permata]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian menanyakan apakah pengaruh radius fitting dapat lebih signifikan pada isolator tegangan tinggi yang berbeda (misalnya 33AkV dan 132AkV) sehingga dapat dievaluasi melalui simulasi FEM tambahan; sisi lain, studi eksperimental perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi Menggunakan Metode Elemen Hingga: Pertanyaan penelitian menanyakan apakah pengaruh radius fitting dapat lebih signifikan pada isolator tegangan tinggi yang berbeda (misalnya 33AkV dan 132AkV) sehingga dapat dievaluasi melalui simulasi FEM tambahan; sisi lain, studi eksperimental perlu dilakukan untuk memverifikasi efektivitas ZnO grading material pada kondisi operasi nyata, seperti pada temperatur tinggi dan paparan atmosfer pantai, guna mengukur dampak degradasi kimia; sekaligus, dapat dieksplorasi material grading alternatif berbasis semikonduktor lain yang memiliki sifat nonlinear serupa untuk mengoptimalkan distribusi medan listrik tanpa menambah berat isolator.. Peningkatan radius fitting ujung logam dari 1Amm menjadi 2Amm secara signifikan menurunkan puncak medan listrik tangensial pada isolator komposit 11AkV, dan penambahan material grading ZnO pada konfigurasi yang sama menghasilkan penurunan lebih lanjut.Kombinasi geometri fitting 2Amm dengan ZnO grading material menghasilkan distribusi medan listrik yang paling merata dan nilai puncak terendah di semua konfigurasi, sehingga mengurangi risiko korona, pelepasan muatan parsial, dan degradasi dini.Optimasi ini meningkatkan performa isolator komposit tegangan tinggi, berkontribusi pada stabilitas sistem tenaga Isolator komposit tegangan tinggi memainkan peran kritis dalam keandalan sistem transmisi dan distribusi listrik, namun distribusi medan listrik di sepanjang permukaan mereka sering menjadi sumber korona, pelepasan muatan parsial, dan degradasi dini. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi radius fitting ujung logam dan penambahan material grading seng oksida (ZnO) terhadap distribusi medan listrik pada isolator komposit 11AkV menggunakan Finite Element Method (FEM) dengan perangkat lunak COMSOL Multiphysics. Tiga konfigurasi dievaluasi: (1) radius fitting 1Amm, (2) radius fitting 2Amm, dan (3) radius fitting 2Amm dengan ZnO grading material diantara inti FRP dan selubung karet silikon. Hasil simulasi menunjukkan bahwa meningkatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-d3261.webp" title="JURIS - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-d3261.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-d3261.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-d3261.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga" alt="JURIS - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-f1047.webp" title="JURIS - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-f1047.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-f1047.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-f1047.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga" alt="JURIS - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-aa5e7.webp" title="JURIS - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-aa5e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-aa5e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-aa5e7.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga" alt="JURIS - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48313-fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung" title="JURIS - Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga" target="_blank">Optimasi Desain Isolator Komposit Tegangan Tinggi  Menggunakan Metode Elemen Hingga</a>: Pertanyaan penelitian menanyakan apakah pengaruh radius fitting dapat lebih signifikan pada isolator tegangan tinggi yang berbeda (misalnya 33AkV dan 132AkV) sehingga dapat dievaluasi melalui simulasi FEM tambahan; sisi lain, studi eksperimental perlu dilakukan untuk memverifikasi efektivitas ZnO grading material pada kondisi operasi nyata, seperti pada temperatur tinggi dan paparan atmosfer pantai, guna mengukur dampak degradasi kimia; sekaligus, dapat dieksplorasi material grading alternatif berbasis semikonduktor lain yang memiliki sifat nonlinear serupa untuk mengoptimalkan distribusi medan listrik tanpa menambah berat isolator..
<br>Peningkatan radius fitting ujung logam dari 1Amm menjadi 2Amm secara signifikan menurunkan puncak medan listrik tangensial pada isolator komposit 11AkV, dan penambahan material grading ZnO pada konfigurasi yang sama menghasilkan penurunan lebih lanjut.Kombinasi geometri fitting 2Amm dengan ZnO grading material menghasilkan distribusi medan listrik yang paling merata dan nilai puncak terendah di semua konfigurasi, sehingga mengurangi risiko korona, pelepasan muatan parsial, dan degradasi dini.Optimasi ini meningkatkan performa isolator komposit tegangan tinggi, berkontribusi pada stabilitas sistem tenaga
<br>Isolator komposit tegangan tinggi memainkan peran kritis dalam keandalan sistem transmisi dan distribusi listrik, namun distribusi medan listrik di sepanjang permukaan mereka sering menjadi sumber korona, pelepasan muatan parsial, dan degradasi dini. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi radius fitting ujung logam dan penambahan material grading seng oksida (ZnO) terhadap distribusi medan listrik pada isolator komposit 11AkV menggunakan Finite Element Method (FEM) dengan perangkat lunak COMSOL Multiphysics. Tiga konfigurasi dievaluasi: (1) radius fitting 1Amm, (2) radius fitting 2Amm, dan (3) radius fitting 2Amm dengan ZnO grading material diantara inti FRP dan selubung karet silikon. Hasil simulasi menunjukkan bahwa meningkatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-f1047.webp" type="image/webp" length="113100" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-d3261.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-f1047.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/fgm-medan-listrik-isolator-komposit-fitting-ujung-thumb-aa5e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16350-jurnal-teknik-elektro-uniba-jte-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48305-waris-islam-keluarga-modern-kewarisan</link>
	<guid isPermaLink="false">3bb91229f6900ffdad98b59a690ae068</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 12:26:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk lebih mendalami implementasi hukum kewarisan Islam di berbagai daerah di Indonesia secara empiris. Mengingat adanya perbedaan tradisi dan struktur sosial, studi komparatif bisa dilakukan untuk memahami bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam: Penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk lebih mendalami implementasi hukum kewarisan Islam di berbagai daerah di Indonesia secara empiris. Mengingat adanya perbedaan tradisi dan struktur sosial, studi komparatif bisa dilakukan untuk memahami bagaimana prinsip waris Islam diadaptasi atau diinterpretasikan dalam budaya lokal. Misalnya, membandingkan praktik di Madura yang mengedepankan maslahah dengan sistem adat di wilayah lain, untuk mencari tahu faktor-faktor pendorong modifikasi ketentuan waris. Selain itu, penting juga menganalisis dampak ekonomi riil dari pembagian waris 1:2 dalam keluarga modern. Dengan banyak perempuan kini berperan sebagai tulang punggung keluarga, perlu dievaluasi apakah rasio pembagian ini masih relevan secara ekonomi atau justru menciptakan tantangan finansial bagi ahli waris perempuan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi konsep maslahah dalam mengembangkan interpretasi hukum waris Islam yang lebih responsif terhadap isu keadilan gender kontemporer. Fokus bisa pada bagaimana maslahah dapat menjadi kerangka metodologis untuk meninjau atau memberikan solusi atas perdebatan terkait ketentuan waris di era modern, sehingga mendukung formulasi ijtihad kontemporer yang relevan dan dapat diterima masyarakat luas.. Sistem kewarisan Islam, sebagaimana diuraikan dalam Al-Qur'an, menjunjung tinggi nilai humanisme dan keadilan, meskipun penerapannya di masyarakat Indonesia masih bervariasi karena perbedaan tradisi dan budaya.Keadilan dalam hukum waris Islam diukur berdasarkan keseimbangan hak dengan tanggung jawab, seperti beban nafkah laki-laki yang lebih besar, bukan semata-mata pada pembagian yang sama rata.Meskipun terjadi perdebatan akibat perubahan sosial, hukum waris yang termaktub jelas dalam Al-QurAoan pada dasarnya bersifat adil, bijaksana, dan menjunjung tinggi kemanusiaan, yang tidak selalu identik dengan persamaan dalam pembagian Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep ekonomi waris dalam Islam. Sebagai pembuktian adanya kesetaraan kedudukan waris antara laki-laki dan perempuan dalam waris Islam, bukti bahwa kewarisan Islam tidak mendiskreditkan perempuan atau ketidakberpihakan terhadap perempuan. Ini diharapkan dapat menjadi solusi dan jawaban atas anggapan masyarakat mengenai ketidakadilan pembagian waris Islam. Objek dalam penelitian ini adalah kewarisan dalam Islam dengan melihat nilai ekonomi yang terkandung dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-dca3d.webp" title="JURIS - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-dca3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-dca3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-dca3d.webp 1x" title="JURIS - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam" alt="JURIS - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-c88b5.webp" title="JURIS - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-c88b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-c88b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-c88b5.webp 1x" title="JURIS - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam" alt="JURIS - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-2196a.webp" title="JURIS - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-2196a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-2196a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-2196a.webp 1x" title="JURIS - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam" alt="JURIS - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48305-waris-islam-keluarga-modern-kewarisan" title="JURIS - Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam" target="_blank">Nilai Ekonomi Dalam Waris Islam</a>: Penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk lebih mendalami implementasi hukum kewarisan Islam di berbagai daerah di Indonesia secara empiris. Mengingat adanya perbedaan tradisi dan struktur sosial, studi komparatif bisa dilakukan untuk memahami bagaimana prinsip waris Islam diadaptasi atau diinterpretasikan dalam budaya lokal. Misalnya, membandingkan praktik di Madura yang mengedepankan maslahah dengan sistem adat di wilayah lain, untuk mencari tahu faktor-faktor pendorong modifikasi ketentuan waris. Selain itu, penting juga menganalisis dampak ekonomi riil dari pembagian waris 1:2 dalam keluarga modern. Dengan banyak perempuan kini berperan sebagai tulang punggung keluarga, perlu dievaluasi apakah rasio pembagian ini masih relevan secara ekonomi atau justru menciptakan tantangan finansial bagi ahli waris perempuan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi konsep maslahah dalam mengembangkan interpretasi hukum waris Islam yang lebih responsif terhadap isu keadilan gender kontemporer. Fokus bisa pada bagaimana maslahah dapat menjadi kerangka metodologis untuk meninjau atau memberikan solusi atas perdebatan terkait ketentuan waris di era modern, sehingga mendukung formulasi ijtihad kontemporer yang relevan dan dapat diterima masyarakat luas..
<br>Sistem kewarisan Islam, sebagaimana diuraikan dalam Al-Qur'an, menjunjung tinggi nilai humanisme dan keadilan, meskipun penerapannya di masyarakat Indonesia masih bervariasi karena perbedaan tradisi dan budaya.Keadilan dalam hukum waris Islam diukur berdasarkan keseimbangan hak dengan tanggung jawab, seperti beban nafkah laki-laki yang lebih besar, bukan semata-mata pada pembagian yang sama rata.Meskipun terjadi perdebatan akibat perubahan sosial, hukum waris yang termaktub jelas dalam Al-QurAoan pada dasarnya bersifat adil, bijaksana, dan menjunjung tinggi kemanusiaan, yang tidak selalu identik dengan persamaan dalam pembagian
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep ekonomi waris dalam Islam. Sebagai pembuktian adanya kesetaraan kedudukan waris antara laki-laki dan perempuan dalam waris Islam, bukti bahwa kewarisan Islam tidak mendiskreditkan perempuan atau ketidakberpihakan terhadap perempuan. Ini diharapkan dapat menjadi solusi dan jawaban atas anggapan masyarakat mengenai ketidakadilan pembagian waris Islam. Objek dalam penelitian ini adalah kewarisan dalam Islam dengan melihat nilai ekonomi yang terkandung dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-c88b5.webp" type="image/webp" length="118116" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-dca3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-c88b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/waris-islam-keluarga-modern-kewarisan-sistem-ekono-thumb-2196a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1593-kopertais4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14976-fintech-journal-islamic-finance.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48300-hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-e</link>
	<guid isPermaLink="false">515c9334e51e7a27c63889844bf4e516</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 11:38:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ status gizi ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gizi,header,page,stats,status,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan intervensi kesehatan, disarankan (1) meneliti pengaruh program edukasi keluarga terhadap persepsi risiko dan sikap remaja terhadap rokok elektrik dengan mengukur perubahan sebelum dan sesudah pelaksanaan program; (2) mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi: Untuk meningkatkan intervensi kesehatan, disarankan (1) meneliti pengaruh program edukasi keluarga terhadap persepsi risiko dan sikap remaja terhadap rokok elektrik dengan mengukur perubahan sebelum dan sesudah pelaksanaan program; (2) mengeksplorasi peran media sosial dalam membentuk norma keluarga tentang merokok elektrik, dengan studi kualitatif yang menggali interaksi orang tua dan anak di platform digital; dan (3) melakukan penelitian longitudinal yang menilai dampak jangka panjang pengawasan orang tua terhadap prevalensi penggunaan rokok elektrik pada remaja, serta faktor-faktor moderasi seperti pendidikan orang tua dan akses ke produk vape.. Hasil pengujian statistik dengan metode ChiAcSquare menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara sikap orang tua dan perilaku merokok elektrik pada siswa SMP Negeri di Kota Jambi, dengan nilai p sebesar 0,011 (pA ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-fc6c2.webp" title="JURIS - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-fc6c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-fc6c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-fc6c2.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi" alt="JURIS - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-17df8.webp" title="JURIS - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-17df8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-17df8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-17df8.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi" alt="JURIS - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-432b7.webp" title="JURIS - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-432b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-432b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-432b7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi" alt="JURIS - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48300-hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-e" title="JURIS - Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi" target="_blank">Hubungan Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Elektrik Pada Siswa SMP Di Kota Jambi</a>: Untuk meningkatkan intervensi kesehatan, disarankan (1) meneliti pengaruh program edukasi keluarga terhadap persepsi risiko dan sikap remaja terhadap rokok elektrik dengan mengukur perubahan sebelum dan sesudah pelaksanaan program; (2) mengeksplorasi peran media sosial dalam membentuk norma keluarga tentang merokok elektrik, dengan studi kualitatif yang menggali interaksi orang tua dan anak di platform digital; dan (3) melakukan penelitian longitudinal yang menilai dampak jangka panjang pengawasan orang tua terhadap prevalensi penggunaan rokok elektrik pada remaja, serta faktor-faktor moderasi seperti pendidikan orang tua dan akses ke produk vape..
<br>Hasil pengujian statistik dengan metode ChiAcSquare menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara sikap orang tua dan perilaku merokok elektrik pada siswa SMP Negeri di Kota Jambi, dengan nilai p sebesar 0,011 (pA<A0,05).Temuan ini menunjukkan bahwa kecenderungan siswa dalam menggunakan rokok elektrik berkaitan dengan bentuk dukungan maupun sikap yang ditunjukkan orang tua terhadap perilaku tersebut.Oleh karena itu, peran orang tua perlu diperkuat melalui pengawasan yang berkesinambungan, komunikasi yang efektif dan terbuka, serta pemberian informasi yang memadai mengenai risiko kesehatan akibat rokok elektrik
<br>Penggunaan rokok elektrik di kalangan remaja menunjukkan tren peningkatan dan menjadi perhatian serius dalam bidang kesehatan masyarakat, khususnya pada siswa sekolah menengah pertama yang berada pada fase perkembangan rentan. Secara global, jumlah pengguna vape telah melampaui 100 juta orang, termasuk kelompok remaja yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan nikotin dan zat adiktif lainnya. Di Indonesia, data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) melaporkan bahwa sekitar 10,6% pelajar pernah menggunakan vape. Sementara itu, di Provinsi Jambi terjadi peningkatan prevalensi dari 0,8% pada tahun 2018 menjadi 1,9% pada tahun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-432b7.webp" type="image/webp" length="59186" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-fc6c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-17df8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/hasil-analisis-perangkat-peran-tua-merokok-elektri-thumb-432b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2046-cendekia-kudus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14400-jkm-jurnal-kesehatan-masyarakat-cendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48296-game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju</link>
	<guid isPermaLink="false">0f331277adbf6877a8a075128ccddb11</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 11:27:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara fitur game shopee tanam dengan fitur game shopee lainnya, seperti shopee arisan, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dari perspektif Fiqh Muamalah. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara fitur game shopee tanam dengan fitur game shopee lainnya, seperti shopee arisan, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dari perspektif Fiqh Muamalah. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi dari fitur game shopee tanam, terutama bagi pengguna yang terlibat dalam permainan ini. Terakhir, penelitian tentang strategi pemasaran dan promosi yang digunakan oleh shopee dalam menarik konsumen, khususnya melalui fitur game shopee tanam, dapat menjadi topik menarik untuk diteliti lebih lanjut.. Tinjauan Fiqh Muamalah tentang praktek penggunaan game berhadiah pada fitur shopee tanam di kalangan Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah IAIN Madura itu dapat disimpulkan sudah memenuhi rukun dan syarat akad juAoalah.Seperti adanya iltizam yaitu komitmen/janji memberikan upah dari jaAoil untuk majAoul lah jika telah mencapai natijah yang disepakati.Namun, Dalam jenis game berhadiah shopee tanam tabungan pengguna yang harus membayar terlebih dahulu termasuk ke dalam unsur maysir.Dikarenakan adanya taruhan harta atau materi yang berasal dari kedua belah pihak yang berjudi yakni untuk memainkannya pemain harus membayar terlebh dahulu.Juga dikatakan gharar karena ada unsur ketidakjelasan sifat sesuatu.Dalam konteks muAoamalah larangan gharar dalam hukum Islam adalah untuk melindungi para pihak yang bertransaksi, khususnya yang mengunakan transaksi akad JuAoalah adalah sebuah akad untuk mendapatkan materi (upah) yang diduga kuat dapat diperoleh. Jika seseorang bisa menyelesaikannya, maka ia berhak mendapatkan upah atau hadiah. Kegiatan manusia sebagai pencipta, pengembang dan pengguna teknologi informasi dan komunikasi saat ini sedang mengarah kepada sesuatu yang memudahkan pengguna itu sendiri. Salah satunya dapat dilihat dari perkembangan media internet yang sangat pesat. Internet sebagai suatu media informasi dan komunikasi eleketronik telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-d553c.webp" title="JURIS - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-d553c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-d553c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-d553c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah" alt="JURIS - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-1b9f8.webp" title="JURIS - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-1b9f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-1b9f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-1b9f8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah" alt="JURIS - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-4b4a9.webp" title="JURIS - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-4b4a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-4b4a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-4b4a9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah" alt="JURIS - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48296-game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju" title="JURIS - Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah" target="_blank">Analisis Game Berhadiah Pada Fitur Shopee Tanam Perspektif Fiqh Muamalah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara fitur game shopee tanam dengan fitur game shopee lainnya, seperti shopee arisan, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dari perspektif Fiqh Muamalah. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi dari fitur game shopee tanam, terutama bagi pengguna yang terlibat dalam permainan ini. Terakhir, penelitian tentang strategi pemasaran dan promosi yang digunakan oleh shopee dalam menarik konsumen, khususnya melalui fitur game shopee tanam, dapat menjadi topik menarik untuk diteliti lebih lanjut..
<br>Tinjauan Fiqh Muamalah tentang praktek penggunaan game berhadiah pada fitur shopee tanam di kalangan Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah IAIN Madura itu dapat disimpulkan sudah memenuhi rukun dan syarat akad juAoalah.Seperti adanya iltizam yaitu komitmen/janji memberikan upah dari jaAoil untuk majAoul lah jika telah mencapai natijah yang disepakati.Namun, Dalam jenis game berhadiah shopee tanam tabungan pengguna yang harus membayar terlebih dahulu termasuk ke dalam unsur maysir.Dikarenakan adanya taruhan harta atau materi yang berasal dari kedua belah pihak yang berjudi yakni untuk memainkannya pemain harus membayar terlebh dahulu.Juga dikatakan gharar karena ada unsur ketidakjelasan sifat sesuatu.Dalam konteks muAoamalah larangan gharar dalam hukum Islam adalah untuk melindungi para pihak yang bertransaksi, khususnya yang mengunakan transaksi akad
<br>JuAoalah adalah sebuah akad untuk mendapatkan materi (upah) yang diduga kuat dapat diperoleh. Jika seseorang bisa menyelesaikannya, maka ia berhak mendapatkan upah atau hadiah. Kegiatan manusia sebagai pencipta, pengembang dan pengguna teknologi informasi dan komunikasi saat ini sedang mengarah kepada sesuatu yang memudahkan pengguna itu sendiri. Salah satunya dapat dilihat dari perkembangan media internet yang sangat pesat. Internet sebagai suatu media informasi dan komunikasi eleketronik telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-4b4a9.webp" type="image/webp" length="57568" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-d553c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-1b9f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/game-shopee-tanam-perspektif-fiqh-muamalah-akad-ju-thumb-4b4a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1593-kopertais4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14976-fintech-journal-islamic-finance.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48295-manajemen-pemasaran-digital</link>
	<guid isPermaLink="false">6a2740073ca0c2b2bb04ec70d7863f26</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 11:19:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Salah satu arah penelitian berikutnya adalah mengevaluasi secara kuantitatif dampak penggunaan platform online terhadap volume penjualan dan loyalitas pelanggan pada distribusi keliling sayur dan lauk pauk. Penelitian juga dapat menggali persepsi konsumen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja: Salah satu arah penelitian berikutnya adalah mengevaluasi secara kuantitatif dampak penggunaan platform online terhadap volume penjualan dan loyalitas pelanggan pada distribusi keliling sayur dan lauk pauk. Penelitian juga dapat menggali persepsi konsumen terhadap kualitas produk yang disampaikan melalui rute tetap dibandingkan dengan rute fleksibel untuk menentukan model distribusi optimal di daerah terpencil. Terakhir, studi longitudinal dapat meneliti perubahan tren konsumsi dan preferensi harga, serta bagaimana strategi penyesuaian harga dinamis dapat mempengaruhi stabilitas pendapatan pedagang kecil dalam jangka panjang.. Manajemen pemasaran melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan.Pelaksanaan distribusi keliling menggunakan sepeda motor dan gerobak mempermudah akses ke daerah dengan keterbatasan.Penentuan rute tetap penting untuk konsistensi dan keterkenalan.Pemahaman kebutuhan konsumen meningkatkan efektivitas pemasaran dan pemilihan lokasi meminimalkan persaingan.Penggunaan teknologi memfasilitasi interaksi dan meningkatkan jangkauan.Pengendalian kualitas dan penetapan harga berdasarkan pasar serta umpan balik pelanggan mendorong perbaikan berkelanjutan.Semua strategi ini berkontribusi pada peningkatan layanan dan kepuasan pelanggan, seperti yang diakui oleh pelanggan Penelitian ini berfokus pada manajemen pemasaran dan pengembangan distribusi keliling sayur dan lauk pauk yang dilakukan oleh Bapak Hanafi di Desa Palengaan Daja. Dalam upayanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, Bapak Hanafi menggunakan sepeda motor dengan gerobak untuk mendistribusikan berbagai jenis sayuran dan lauk pauk secara langsung ke pemukiman warga. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dipakai untuk memahami strategi dan implementasi manajemen pemasaran serta pengembangan distribusi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemasaran meliputi perencanaan, observasi, pelaksanaan, dan pengawasan, sementara pengembangan distribusi dilakukan dengan menyesuaikan rute, waktu, dan kebutuhan konsumen. Bapak Hanafi juga menerapkan strategi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-3cb85.webp" title="JURIS - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-3cb85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-3cb85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-3cb85.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja" alt="JURIS - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-123bb.webp" title="JURIS - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-123bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-123bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-123bb.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja" alt="JURIS - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-dc80d.webp" title="JURIS - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-dc80d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-dc80d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-dc80d.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja" alt="JURIS - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48295-manajemen-pemasaran-digital" title="JURIS - Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja" target="_blank">Manajemen Pemasaran Dan Pengembangan Distribusi Keliling Sayur Dan Lauk Pauk Perspektif Bapak Hanafi Di Desa Palengaan Daja</a>: Salah satu arah penelitian berikutnya adalah mengevaluasi secara kuantitatif dampak penggunaan platform online terhadap volume penjualan dan loyalitas pelanggan pada distribusi keliling sayur dan lauk pauk. Penelitian juga dapat menggali persepsi konsumen terhadap kualitas produk yang disampaikan melalui rute tetap dibandingkan dengan rute fleksibel untuk menentukan model distribusi optimal di daerah terpencil. Terakhir, studi longitudinal dapat meneliti perubahan tren konsumsi dan preferensi harga, serta bagaimana strategi penyesuaian harga dinamis dapat mempengaruhi stabilitas pendapatan pedagang kecil dalam jangka panjang..
<br>Manajemen pemasaran melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan.Pelaksanaan distribusi keliling menggunakan sepeda motor dan gerobak mempermudah akses ke daerah dengan keterbatasan.Penentuan rute tetap penting untuk konsistensi dan keterkenalan.Pemahaman kebutuhan konsumen meningkatkan efektivitas pemasaran dan pemilihan lokasi meminimalkan persaingan.Penggunaan teknologi memfasilitasi interaksi dan meningkatkan jangkauan.Pengendalian kualitas dan penetapan harga berdasarkan pasar serta umpan balik pelanggan mendorong perbaikan berkelanjutan.Semua strategi ini berkontribusi pada peningkatan layanan dan kepuasan pelanggan, seperti yang diakui oleh pelanggan
<br>Penelitian ini berfokus pada manajemen pemasaran dan pengembangan distribusi keliling sayur dan lauk pauk yang dilakukan oleh Bapak Hanafi di Desa Palengaan Daja. Dalam upayanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, Bapak Hanafi menggunakan sepeda motor dengan gerobak untuk mendistribusikan berbagai jenis sayuran dan lauk pauk secara langsung ke pemukiman warga. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dipakai untuk memahami strategi dan implementasi manajemen pemasaran serta pengembangan distribusi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemasaran meliputi perencanaan, observasi, pelaksanaan, dan pengawasan, sementara pengembangan distribusi dilakukan dengan menyesuaikan rute, waktu, dan kebutuhan konsumen. Bapak Hanafi juga menerapkan strategi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-3cb85.webp" type="image/webp" length="58888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-3cb85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-123bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/manajemen-pemasaran-digital-distribusi-keliling-st-thumb-dc80d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1593-kopertais4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14976-fintech-journal-islamic-finance.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 09 May 2026 15:55:28 +0700. 12 items. Served in: 3.015 seconds [rss] -->
