<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.334-21aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.334-21aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 21 Aug 2026 23:53:15 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:53:15 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-21T23:53:15+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Menanamkan Nilai Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menanamkan Nilai Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menanamkan Nilai Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59878-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara</link>
	<guid isPermaLink="false">62fa23e8361eb6e95b253b9606325e21</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:40:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ m taufiq 13 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ p3m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[13,m,p3m,taufiq,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mewujudkan negara ideal, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem kenegaraan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini dapat mencakup studi tentang bagaimana sistem kenegaraan dapat mengakomodasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal: Untuk mewujudkan negara ideal, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem kenegaraan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini dapat mencakup studi tentang bagaimana sistem kenegaraan dapat mengakomodasi dan melindungi hak-hak berbagai kelompok masyarakat, termasuk kelompok minoritas, dan bagaimana sistem tersebut dapat memastikan partisipasi yang adil dan representatif dalam proses pengambilan keputusan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi konkret untuk meningkatkan toleransi dan penghormatan terhadap pluralisme dalam masyarakat, serta cara-cara untuk mengintegrasikan nilai-nilai perdamaian dalam kurikulum pendidikan dan program-program sosial. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran dan tanggung jawab pemimpin negara dalam menciptakan dan memelihara perdamaian, termasuk bagaimana mereka dapat menjadi teladan dalam menerapkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai perdamaian dalam praktik pemerintahan.. Membentuk suatu negara yang ideal bukanlah suatu yang mudah seperti telapak tangan.Dalam mewujudkan negara ideal menurut Islam harus menanamkan prinsip-prinsip, diantaranya kejujuran dan tanggung jawab (al-AoAdalah), keadilan (al-Amanah), persaudaraan (al-Ukhuwah), menghargai kemajemukan (al-TaAoaddudiyah), persamaan (al-Musawah), permusyawaratan (al-Syura), mendahulukan perdamaian (al-Silm), kontrol (Amr Bi Al-MaAoruf Nahy AoAn Munkar).Selain prinsip-prinsip tersebut, negara ideal juga harus menanamkan nilai-nilai perdamaian, yaitu menanamkan kasih sayang, jiwa toleransi, melakukan kebaikan dan menghilangkan kemungkaran, kekuasaan yang mencakup pemerintahan dan negara, dan menghilangkan kekerasan Kasus kekerasan di Indonesia berkembang sangat pesat, tidak hanya terjadi pada individu dengan individu, tetapi juga antar kelompok, hingga negara. Misalnya pengeboman pada gereja Oikumene di Samarinda. Hal ini mengakibatkan sistem perdamaian di dalam negara tidak dapat terwujud dengan baik. Oleh karena itu, dalam hidup bermasyarakat dan bernegara harus menanamkan prinsip dan nilai-nilai perdamaian. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-44b15.webp" title="JURIS - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-44b15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-44b15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-44b15.webp 1x" title="JURIS - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal" alt="JURIS - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-e248b.webp" title="JURIS - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-e248b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-e248b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-e248b.webp 1x" title="JURIS - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal" alt="JURIS - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-4aece.webp" title="JURIS - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-4aece.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-4aece.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-4aece.webp 1x" title="JURIS - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal" alt="JURIS - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59878-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara" title="JURIS - Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal" target="_blank">Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Mewujudkan Negara Ideal</a>: Untuk mewujudkan negara ideal, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem kenegaraan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini dapat mencakup studi tentang bagaimana sistem kenegaraan dapat mengakomodasi dan melindungi hak-hak berbagai kelompok masyarakat, termasuk kelompok minoritas, dan bagaimana sistem tersebut dapat memastikan partisipasi yang adil dan representatif dalam proses pengambilan keputusan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi konkret untuk meningkatkan toleransi dan penghormatan terhadap pluralisme dalam masyarakat, serta cara-cara untuk mengintegrasikan nilai-nilai perdamaian dalam kurikulum pendidikan dan program-program sosial. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran dan tanggung jawab pemimpin negara dalam menciptakan dan memelihara perdamaian, termasuk bagaimana mereka dapat menjadi teladan dalam menerapkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai perdamaian dalam praktik pemerintahan..
<br>Membentuk suatu negara yang ideal bukanlah suatu yang mudah seperti telapak tangan.Dalam mewujudkan negara ideal menurut Islam harus menanamkan prinsip-prinsip, diantaranya kejujuran dan tanggung jawab (al-AoAdalah), keadilan (al-Amanah), persaudaraan (al-Ukhuwah), menghargai kemajemukan (al-TaAoaddudiyah), persamaan (al-Musawah), permusyawaratan (al-Syura), mendahulukan perdamaian (al-Silm), kontrol (Amr Bi Al-MaAoruf Nahy AoAn Munkar).Selain prinsip-prinsip tersebut, negara ideal juga harus menanamkan nilai-nilai perdamaian, yaitu menanamkan kasih sayang, jiwa toleransi, melakukan kebaikan dan menghilangkan kemungkaran, kekuasaan yang mencakup pemerintahan dan negara, dan menghilangkan kekerasan
<br>Kasus kekerasan di Indonesia berkembang sangat pesat, tidak hanya terjadi pada individu dengan individu, tetapi juga antar kelompok, hingga negara. Misalnya pengeboman pada gereja Oikumene di Samarinda. Hal ini mengakibatkan sistem perdamaian di dalam negara tidak dapat terwujud dengan baik. Oleh karena itu, dalam hidup bermasyarakat dan bernegara harus menanamkan prinsip dan nilai-nilai perdamaian.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-44b15.webp" type="image/webp" length="28854" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-44b15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-e248b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/nilai-nilai-perdamaian-ideal-program-sosial-negara-thumb-4aece.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8359-teraju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59866-bank-sampah-perspektif-beli-hukum</link>
	<guid isPermaLink="false">256b1574f399884d28cc890fd8ae2af6</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:40:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ m taufiq 13 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ p3m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[13,m,p3m,taufiq,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada: 1) menganalisis perilaku konsumen terhadap jual beli barang bekas di bank sampah, 2) menilai dampak ekonomi jangka panjang transaksi ini bagi komunitas lokal, dan 3) membandingkan pandangan ulama Hanafoiyah dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada: 1) menganalisis perilaku konsumen terhadap jual beli barang bekas di bank sampah, 2) menilai dampak ekonomi jangka panjang transaksi ini bagi komunitas lokal, dan 3) membandingkan pandangan ulama Hanafoiyah dan Malikiyah terkait penjualan barang najis di bank sampah, guna memperkaya pemahaman hukum syariah terkait praktik ekonomi berkelanjutan.. Praktik jual beli barang bekas melalui bank sampah di Kecamatan Sajad memenuhi rukun dan syarat jual beli serta tidak menimbulkan kerugian bagi pihak.Tinjauan hukum ekonomi syariah menunjukkan transaksi tersebut sah karena barang bekas dianggap suci, dan penjualan barang najis diperbolehkan jika tidak dimakan, sesuai pandangan Hanafiyah.Kesepakatan harga juga dipenuhi, sehingga transaksi tidak merugikan dan dianggap halal Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan tentang praktik jual barang bekas melalui bank sampah. Penelitian menggambarkan dengan jelas praktik jual beli barang bekas melalui bank sampah di Kecamatan Sajad dan tinjauan hukum Islam terhadap jual beli barang bekas melalui bank sampah di Kecamatan Sajad. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa praktik jual beli barang bekas melalui bank sampah di Kecamatan scarcely sudah memenuhi rukun dan syarat jual beli dan dilakukan atas dasar suka sama suka serta tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap jual beli... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-b6cac.webp" title="JURIS - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-b6cac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-b6cac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-b6cac.webp 1x" title="JURIS - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-9d652.webp" title="JURIS - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-9d652.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-9d652.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-9d652.webp 1x" title="JURIS - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-475e4.webp" title="JURIS - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-475e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-475e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-475e4.webp 1x" title="JURIS - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59866-bank-sampah-perspektif-beli-hukum" title="JURIS - Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" target="_blank">Jual Beli Barang Bekas Melalui Bank Sampah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada: 1) menganalisis perilaku konsumen terhadap jual beli barang bekas di bank sampah, 2) menilai dampak ekonomi jangka panjang transaksi ini bagi komunitas lokal, dan 3) membandingkan pandangan ulama Hanafoiyah dan Malikiyah terkait penjualan barang najis di bank sampah, guna memperkaya pemahaman hukum syariah terkait praktik ekonomi berkelanjutan..
<br>Praktik jual beli barang bekas melalui bank sampah di Kecamatan Sajad memenuhi rukun dan syarat jual beli serta tidak menimbulkan kerugian bagi pihak.Tinjauan hukum ekonomi syariah menunjukkan transaksi tersebut sah karena barang bekas dianggap suci, dan penjualan barang najis diperbolehkan jika tidak dimakan, sesuai pandangan Hanafiyah.Kesepakatan harga juga dipenuhi, sehingga transaksi tidak merugikan dan dianggap halal
<br>Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan tentang praktik jual barang bekas melalui bank sampah. Penelitian menggambarkan dengan jelas praktik jual beli barang bekas melalui bank sampah di Kecamatan Sajad dan tinjauan hukum Islam terhadap jual beli barang bekas melalui bank sampah di Kecamatan Sajad. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa praktik jual beli barang bekas melalui bank sampah di Kecamatan scarcely sudah memenuhi rukun dan syarat jual beli dan dilakukan atas dasar suka sama suka serta tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap jual beli...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-475e4.webp" type="image/webp" length="141278" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-b6cac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-9d652.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/bank-sampah-perspektif-beli-islam-penelitian-menje-thumb-475e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8359-teraju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59880-bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi</link>
	<guid isPermaLink="false">0e6d1f6004ca30a9bae80677d3920772</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:40:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ v5i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,v5i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi promosi pariwisata yang berkelanjutan dan terintegrasi. Pertama, perlu ada upaya untuk mengintegrasikan strategi promosi pariwisata dengan kebijakan dan rencana pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi promosi pariwisata yang berkelanjutan dan terintegrasi. Pertama, perlu ada upaya untuk mengintegrasikan strategi promosi pariwisata dengan kebijakan dan rencana pengembangan pariwisata yang ada di tingkat nasional, regional, dan lokal. Hal ini akan memastikan bahwa promosi pariwisata sejalan dengan tujuan dan visi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk melibatkan komunitas lokal dalam proses promosi pariwisata. Ini dapat mencakup pelatihan dan pemberdayaan masyarakat dalam penciptaan konten digital, seperti yang diusulkan dalam penelitian ini, serta mendorong partisipasi aktif mereka dalam promosi pariwisata. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki peran dan dampak dari kemitraan strategis dalam promosi pariwisata. Ini dapat mencakup studi kasus tentang bagaimana kemitraan dengan influencer perjalanan, media, dan organisasi pariwisata dapat meningkatkan jangkauan dan kredibilitas promosi pariwisata. Dengan menggabungkan strategi promosi pariwisata yang berkelanjutan, terintegrasi, dan melibatkan komunitas, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di Pulau Sibandang.. Penelitian ini telah menggarisbawahi disparitas signifikan di Pulau Sibandang.potensi yang luar biasa sebesar 98% dalam atraksi budaya dan alam bertolak belakang tajam dengan efektivitas pemasaran hanya 8%.Kesenjangan yang substansial ini terutama disebabkan oleh upaya promosi yang sporadis, tidak terkoordinasi, dan kurangnya integrasi eksplisit dari prinsip-prinsip keberlanjutan.Meskipun menghadapi tantangan ini, pulau tersebut memiliki dukungan kebijakan yang kuat di tingkat nasional, regional, dan lokal, yang menyediakan lingkungan yang kondusif untuk intervensi strategis.Selain itu, jejak digital, meskipun tidak konsisten, mengungkapkan sentimen yang sangat positif dan kapasitas yang kuat untuk jangkauan media non-sosial, yang menunjukkan fondasi yang kuat untuk promosi yang ditingkatkan.Faktor-faktor kritis dalam mengatasi fragmentasi yang ada adalah keterlibatan dan kolaborasi aktif berbagai pemangku kepentingan, selain kekuatan inheren dari representasi budaya otentik.Namun, analisis juga menekankan kebutuhan untuk melampaui autentisitas semata dengan secara eksplisit menenun narasi keberlanjutan ke dalam semua pesan promosi.Berdasarkan analisis komprehensif, rekomendasi ilmiah berikut diusulkan untuk meningkatkan promosi pariwisata Pulau Sibandang dan memastikan keberlanjutannya dalam jangka panjang.Untuk mengatasi lanskap digital yang saat ini didorong oleh acara, pergeseran fundamental menuju kalender konten digital berkelanjutan sepanjang tahun sangatlah krusial.Pendekatan proaktif ini akan mempertahankan visibilitas dan keterlibatan yang konsisten di luar acara tertentu.Prioritas harus diberikan pada penciptaan konten video berkualitas tinggi yang kaya narasi, seperti vlog dan mini-dokumenter, secara khusus untuk platform seperti YouTube dan TikTok, mengingat efektivitas terbukti dalam menghasilkan minat publik dan sensasi.Sebuah Perjalanan Otentik" harus dikembangkan dan diterapkan secara konsisten di seluruh media digital dan tradisional.Merek ini harus mengenkapsulasi identitas unik pulau sebagai "surga tersembunyi" yang menawarkan pengalaman budaya Batak yang meresap, memastikan pesan yang seragam dan menarik.Menanamkan narasi keberlanjutan secara eksplisit ke dalam semua konten promosi sangatlah krusial.Ini melibatkan penjelasan manfaat lingkungan dan sosial dari aktivitas pariwisata, melampaui akurasi deskriptif semata.Misalnya, promosi tidak hanya harus menampilkan tenun ulos tetapi juga menjelaskan praktik berkelanjutan yang terlibat dalam produksinya.Demikian pula, aktivitas seperti kayaking harus dikaitkan dengan upaya konservasi lingkungan.Untuk lebih mengoperasionalkan hal ini, paket "Pengalaman Pariwisata Berkelanjutan" harus dikembangkan dan dipromosikan, dengan secara eksplisit menonjolkan aspek-aspek berkelanjutan ini sebagai poin penjualan kunci untuk pasar wisatawan yang semakin sadar.Ini akan mengatasi kesenjangan yang diidentifikasi dalam komunikasi keberlanjutan eksplisit dalam pesan promosi saat ini.A Membangun Promosi Berbasis Komunitas dan Kapasitas.Memanfaatkan keterlibatan komunitas yang aktif dan kebanggaan lokal yang ada, program "Program Cerita Digital Berbasis Komunitas" harus diimplementasikan.Program ini akan memberdayakan anggota komunitas lokal, terutama pemuda, dengan keterampilan yang diperlukan dalam penciptaan konten digital (misalnya, fotografi, videografi, manajemen media sosial).Dengan memungkinkan mereka menceritakan kisah mereka sendiri, program ini akan mendorong "kewirausahaan budaya lintas generasi" dan memperkuat upaya promosi dari dalam komunitas.Melengkapi hal ini, program pembangunan kapasitas komprehensif harus disediakan untuk Pokdarwis, BUMDesma, dan bisnis lokal lainnya.Program ini akan berfokus pada prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan, alat pemasaran digital, dan pengiriman layanan berkualitas, sehingga memperkuat kapasitas internal pemangku kepentingan dan memastikan implementasi strategi promosi berkelanjutan dan didorong secara lokal.Untuk memperluas jangkauan global Pulau Sibandang, kampanye hubungan masyarakat (PR) yang ditargetkan sangatlah krusial.Kampanye ini harus secara strategis memanfaatkan status Taman Bumi Global UNESCO pulau untuk menarik pasar pariwisata eko dan warisan budaya internasional, terutama di wilayah seperti Eropa dan Asia Pasifik.Selain itu, membangun kemitraan strategis dengan influencer perjalanan terkemuka dan outlet media, baik lokal maupun internasional, sangatlah krusial.Kolaborasi seperti ini akan memfasilitasi penciptaan konten autentik berkualitas tinggi dan mengamankan liputan media yang konsisten, terutama di saluran media non-sosial yang telah menunjukkan jangkauan yang unggul.Kemitraan ini akan langsung mengatasi kelayakan pemasaran yang rendah dengan memperluas paparan ke segmen sasaran dan meningkatkan kredibilitas Pulau Sibandang, bagian dari Taman Bumi Caldera Toba UNESCO, memiliki potensi budaya dan alam yang signifikan, tetapi menghadapi tantangan dalam promosi pariwisata. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kelayakan pemasaran hanya 8%, meskipun potensi budaya dan alam mencapai 98%. Ketidaksesuaian ini menunjukkan ketiadaan strategi promosi yang terarah dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang strategi promosi pariwisata berkelanjutan untuk acara budaya di Pulau Sibandang melalui lensa penelusuran apresiatif, dengan menekankan autentisitas budaya lokal dan pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel purposive dari 12 informan kunci, termasuk pejabat pemerintah lokal (n=3), pemimpin komunitas (n=4), manajer pariwisata (n=3), dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-b1654.webp" title="JURIS - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-b1654.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-b1654.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-b1654.webp 1x" title="JURIS - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island" alt="JURIS - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-467d1.webp" title="JURIS - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-467d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-467d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-467d1.webp 1x" title="JURIS - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island" alt="JURIS - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-6fe10.webp" title="JURIS - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-6fe10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-6fe10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-6fe10.webp 1x" title="JURIS - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island" alt="JURIS - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59880-bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi" title="JURIS - Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island" target="_blank">Developing a Sustainable Tourism Promotion Strategy for Cultural Events on Sibandang Island</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi promosi pariwisata yang berkelanjutan dan terintegrasi. Pertama, perlu ada upaya untuk mengintegrasikan strategi promosi pariwisata dengan kebijakan dan rencana pengembangan pariwisata yang ada di tingkat nasional, regional, dan lokal. Hal ini akan memastikan bahwa promosi pariwisata sejalan dengan tujuan dan visi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk melibatkan komunitas lokal dalam proses promosi pariwisata. Ini dapat mencakup pelatihan dan pemberdayaan masyarakat dalam penciptaan konten digital, seperti yang diusulkan dalam penelitian ini, serta mendorong partisipasi aktif mereka dalam promosi pariwisata. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki peran dan dampak dari kemitraan strategis dalam promosi pariwisata. Ini dapat mencakup studi kasus tentang bagaimana kemitraan dengan influencer perjalanan, media, dan organisasi pariwisata dapat meningkatkan jangkauan dan kredibilitas promosi pariwisata. Dengan menggabungkan strategi promosi pariwisata yang berkelanjutan, terintegrasi, dan melibatkan komunitas, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di Pulau Sibandang..
<br>Penelitian ini telah menggarisbawahi disparitas signifikan di Pulau Sibandang.potensi yang luar biasa sebesar 98% dalam atraksi budaya dan alam bertolak belakang tajam dengan efektivitas pemasaran hanya 8%.Kesenjangan yang substansial ini terutama disebabkan oleh upaya promosi yang sporadis, tidak terkoordinasi, dan kurangnya integrasi eksplisit dari prinsip-prinsip keberlanjutan.Meskipun menghadapi tantangan ini, pulau tersebut memiliki dukungan kebijakan yang kuat di tingkat nasional, regional, dan lokal, yang menyediakan lingkungan yang kondusif untuk intervensi strategis.Selain itu, jejak digital, meskipun tidak konsisten, mengungkapkan sentimen yang sangat positif dan kapasitas yang kuat untuk jangkauan media non-sosial, yang menunjukkan fondasi yang kuat untuk promosi yang ditingkatkan.Faktor-faktor kritis dalam mengatasi fragmentasi yang ada adalah keterlibatan dan kolaborasi aktif berbagai pemangku kepentingan, selain kekuatan inheren dari representasi budaya otentik.Namun, analisis juga menekankan kebutuhan untuk melampaui autentisitas semata dengan secara eksplisit menenun narasi keberlanjutan ke dalam semua pesan promosi.Berdasarkan analisis komprehensif, rekomendasi ilmiah berikut diusulkan untuk meningkatkan promosi pariwisata Pulau Sibandang dan memastikan keberlanjutannya dalam jangka panjang.Untuk mengatasi lanskap digital yang saat ini didorong oleh acara, pergeseran fundamental menuju kalender konten digital berkelanjutan sepanjang tahun sangatlah krusial.Pendekatan proaktif ini akan mempertahankan visibilitas dan keterlibatan yang konsisten di luar acara tertentu.Prioritas harus diberikan pada penciptaan konten video berkualitas tinggi yang kaya narasi, seperti vlog dan mini-dokumenter, secara khusus untuk platform seperti YouTube dan TikTok, mengingat efektivitas terbukti dalam menghasilkan minat publik dan sensasi.Sebuah Perjalanan Otentik" harus dikembangkan dan diterapkan secara konsisten di seluruh media digital dan tradisional.Merek ini harus mengenkapsulasi identitas unik pulau sebagai "surga tersembunyi" yang menawarkan pengalaman budaya Batak yang meresap, memastikan pesan yang seragam dan menarik.Menanamkan narasi keberlanjutan secara eksplisit ke dalam semua konten promosi sangatlah krusial.Ini melibatkan penjelasan manfaat lingkungan dan sosial dari aktivitas pariwisata, melampaui akurasi deskriptif semata.Misalnya, promosi tidak hanya harus menampilkan tenun ulos tetapi juga menjelaskan praktik berkelanjutan yang terlibat dalam produksinya.Demikian pula, aktivitas seperti kayaking harus dikaitkan dengan upaya konservasi lingkungan.Untuk lebih mengoperasionalkan hal ini, paket "Pengalaman Pariwisata Berkelanjutan" harus dikembangkan dan dipromosikan, dengan secara eksplisit menonjolkan aspek-aspek berkelanjutan ini sebagai poin penjualan kunci untuk pasar wisatawan yang semakin sadar.Ini akan mengatasi kesenjangan yang diidentifikasi dalam komunikasi keberlanjutan eksplisit dalam pesan promosi saat ini.A Membangun Promosi Berbasis Komunitas dan Kapasitas.Memanfaatkan keterlibatan komunitas yang aktif dan kebanggaan lokal yang ada, program "Program Cerita Digital Berbasis Komunitas" harus diimplementasikan.Program ini akan memberdayakan anggota komunitas lokal, terutama pemuda, dengan keterampilan yang diperlukan dalam penciptaan konten digital (misalnya, fotografi, videografi, manajemen media sosial).Dengan memungkinkan mereka menceritakan kisah mereka sendiri, program ini akan mendorong "kewirausahaan budaya lintas generasi" dan memperkuat upaya promosi dari dalam komunitas.Melengkapi hal ini, program pembangunan kapasitas komprehensif harus disediakan untuk Pokdarwis, BUMDesma, dan bisnis lokal lainnya.Program ini akan berfokus pada prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan, alat pemasaran digital, dan pengiriman layanan berkualitas, sehingga memperkuat kapasitas internal pemangku kepentingan dan memastikan implementasi strategi promosi berkelanjutan dan didorong secara lokal.Untuk memperluas jangkauan global Pulau Sibandang, kampanye hubungan masyarakat (PR) yang ditargetkan sangatlah krusial.Kampanye ini harus secara strategis memanfaatkan status Taman Bumi Global UNESCO pulau untuk menarik pasar pariwisata eko dan warisan budaya internasional, terutama di wilayah seperti Eropa dan Asia Pasifik.Selain itu, membangun kemitraan strategis dengan influencer perjalanan terkemuka dan outlet media, baik lokal maupun internasional, sangatlah krusial.Kolaborasi seperti ini akan memfasilitasi penciptaan konten autentik berkualitas tinggi dan mengamankan liputan media yang konsisten, terutama di saluran media non-sosial yang telah menunjukkan jangkauan yang unggul.Kemitraan ini akan langsung mengatasi kelayakan pemasaran yang rendah dengan memperluas paparan ke segmen sasaran dan meningkatkan kredibilitas
<br>Pulau Sibandang, bagian dari Taman Bumi Caldera Toba UNESCO, memiliki potensi budaya dan alam yang signifikan, tetapi menghadapi tantangan dalam promosi pariwisata. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kelayakan pemasaran hanya 8%, meskipun potensi budaya dan alam mencapai 98%. Ketidaksesuaian ini menunjukkan ketiadaan strategi promosi yang terarah dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang strategi promosi pariwisata berkelanjutan untuk acara budaya di Pulau Sibandang melalui lensa penelusuran apresiatif, dengan menekankan autentisitas budaya lokal dan pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel purposive dari 12 informan kunci, termasuk pejabat pemerintah lokal (n=3), pemimpin komunitas (n=4), manajer pariwisata (n=3), dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-6fe10.webp" type="image/webp" length="96972" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-b1654.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-467d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/bisnis-lokal-malaysia-representasi-budaya-obyek-wi-thumb-6fe10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2975-poltekpar-nhi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16892-journal-event-travel-tour-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59868-kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-hukum</link>
	<guid isPermaLink="false">5324e47a641bb8aaab1c9ee2092355c2</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:40:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ m taufiq 13 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ p3m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[13,m,p3m,taufiq,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana konsep unifikasi hukum dapat diterapkan secara efektif dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti adat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana konsep unifikasi hukum dapat diterapkan secara efektif dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti adat istiadat, nilai-nilai budaya, dan sistem hukum yang berbeda di setiap daerah. 2. Meneliti dan mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana hukum nasional dapat mengakomodasi dan menghormati hukum adat lokal, serta bagaimana kedua sistem hukum ini dapat bekerja sama secara harmonis untuk menciptakan keadilan dan pemulihan kondisi masyarakat yang rusak akibat konflik. 3. Melakukan studi komparatif tentang penyelesaian sengketa melalui pendekatan antropologi hukum di berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan untuk memahami praktik-praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam menerapkan konsep ini secara luas.. Aspek antropologi dalam lingkup penyelesaian sengketa baik secara litigasi maupun non litigasi sangat bermanfaat untuk dikaji serta dipelajari oleh para penegak hukum, sebab secara umum bahwa hukum secara nasional terbentuk begitu saja tanpa ada pengaruh dari perspektif masyarakat.Terlebih lagi bagi wilayah Indonesia yang tidak lepas dari corak adat yang masih sangat kental berlaku di wilayah masing-masing.Dengan adanya kolaborasi ini akan menambah serta membuat aspek keadilan terwujud Tujuan penulisan ini adalah untuk mencari titik temu kajian antropologi hukum secara hukum nasional yang telah berlaku di Indonesia. Masyarakat Indonesia yang majemuk membuat semakin kaya dalam hal adat yang berlaku. Tentu saja, masing-masing adat memiliki cara dan kriteria sendiri dalam menetapkan serta menyusun norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Hal ini selaku hukum Nasional sebagai pemersatu dari hukum yang berlaku di masyarakat mengupayakan untuk membuat ketentuan yang absolut dan menerapkan keadilan. Penelitian ini berupaya untuk mencari titik temu hal tersebut, sehingga kajian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif dengan mengemukakan sisi normatif dalam penyelesaian hukum yang berlaku di masyarakat. Hasil kajian ini ditemukan berupa ada titik temu kajian antropologi hukum jika dikaitkan dengan konsep hukum nasional. Upaya ini tentu saja harus dipahami... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-93cab.webp" title="JURIS - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-93cab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-93cab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-93cab.webp 1x" title="JURIS - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum" alt="JURIS - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-5eaf9.webp" title="JURIS - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-5eaf9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-5eaf9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-5eaf9.webp 1x" title="JURIS - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum" alt="JURIS - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-dc47c.webp" title="JURIS - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-dc47c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-dc47c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-dc47c.webp 1x" title="JURIS - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum" alt="JURIS - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59868-kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-hukum" title="JURIS - Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum" target="_blank">Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana konsep unifikasi hukum dapat diterapkan secara efektif dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti adat istiadat, nilai-nilai budaya, dan sistem hukum yang berbeda di setiap daerah. 2. Meneliti dan mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana hukum nasional dapat mengakomodasi dan menghormati hukum adat lokal, serta bagaimana kedua sistem hukum ini dapat bekerja sama secara harmonis untuk menciptakan keadilan dan pemulihan kondisi masyarakat yang rusak akibat konflik. 3. Melakukan studi komparatif tentang penyelesaian sengketa melalui pendekatan antropologi hukum di berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan untuk memahami praktik-praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam menerapkan konsep ini secara luas..
<br>Aspek antropologi dalam lingkup penyelesaian sengketa baik secara litigasi maupun non litigasi sangat bermanfaat untuk dikaji serta dipelajari oleh para penegak hukum, sebab secara umum bahwa hukum secara nasional terbentuk begitu saja tanpa ada pengaruh dari perspektif masyarakat.Terlebih lagi bagi wilayah Indonesia yang tidak lepas dari corak adat yang masih sangat kental berlaku di wilayah masing-masing.Dengan adanya kolaborasi ini akan menambah serta membuat aspek keadilan terwujud
<br>Tujuan penulisan ini adalah untuk mencari titik temu kajian antropologi hukum secara hukum nasional yang telah berlaku di Indonesia. Masyarakat Indonesia yang majemuk membuat semakin kaya dalam hal adat yang berlaku. Tentu saja, masing-masing adat memiliki cara dan kriteria sendiri dalam menetapkan serta menyusun norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Hal ini selaku hukum Nasional sebagai pemersatu dari hukum yang berlaku di masyarakat mengupayakan untuk membuat ketentuan yang absolut dan menerapkan keadilan. Penelitian ini berupaya untuk mencari titik temu hal tersebut, sehingga kajian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif dengan mengemukakan sisi normatif dalam penyelesaian hukum yang berlaku di masyarakat. Hasil kajian ini ditemukan berupa ada titik temu kajian antropologi hukum jika dikaitkan dengan konsep hukum nasional. Upaya ini tentu saja harus dipahami...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-dc47c.webp" type="image/webp" length="141278" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-93cab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-5eaf9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/kondisi-masyarakat-usia-sengketa-antropologi-istia-thumb-dc47c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8359-teraju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59872-sistem-manual-terkadang-pembayaran-internas</link>
	<guid isPermaLink="false">35a89c4fcf63133e419a785b4307eb62</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:40:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nina meliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ prodi sistem ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[main,meliana,menu,nina,prodi,sistem]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana efektivitas penerapan sistem pembayaran online0990 berbasis QR code pada sistem pendaftaran peserta didik baru dapat meningkatkan kecepatan proses pembayaran dan menurunkan tingkat kesalahan administratif? Apakah penerapan protokol keamanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah: Bagaimana efektivitas penerapan sistem pembayaran online0990 berbasis QR code pada sistem pendaftaran peserta didik baru dapat meningkatkan kecepatan proses pembayaran dan menurunkan tingkat kesalahan administratif? Apakah penerapan protokol keamanan data menggunakan enkripsi endActoAcend dan autentikasi dua faktor dapat mengurangi risiko kebocoran informasi pribadi calon peserta didik di platform web yang sama? Bagaimana Responsible pengembangan aplikasi mobile dengan push notification dapat meningkatkan partisipasi dan kepuasan calon peserta didik serta memfasilitasi akses realActime informasi status pendaftaran dibandingkan dengan situs web tradisional?. Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru berbasis website di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database PHPMyAdmin, dan mengimplementasikan metode waterfall.Sistem ini memudahkan pengelolaan data calon peserta didik, mempercepat proses pendaftaran, dan meningkatkan efisiensi laporan.Dengan demikian, website ini menjadi solusi efektif bagi administrasi sekolah dan calon peserta didik Teknologi dan manusia saat ini menjadi satu kesatuan dan menjadi dua hal yang tidak dapat dipisahkan dimana kedua faktor tersebut saling berkaitan dan dapat digabung menjadi sebuah sistem. Istilah populer untuk saat ini dinamakan dengan sistem informasi. Kegiatan penerimaan siswa baru merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh instansi penyelenggara pendidikan di setiap tahunnya. Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah di Jakarta Timur merupakan salah satu sekolah yang penginputan dan pengolahan data calon peserta didik baru masih menggunakan sistem manual.Tujuan pembuatan sistem informasi section pendaftaran peserta didik baru berbasis website,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-596ca.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-596ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-596ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-596ca.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah" alt="JURIS - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-dd5ac.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-dd5ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-dd5ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-dd5ac.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah" alt="JURIS - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-d3705.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-d3705.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-d3705.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-d3705.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah" alt="JURIS - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59872-sistem-manual-terkadang-pembayaran-internas" title="JURIS - Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah" target="_blank">Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Web di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah</a>: Bagaimana efektivitas penerapan sistem pembayaran online0990 berbasis QR code pada sistem pendaftaran peserta didik baru dapat meningkatkan kecepatan proses pembayaran dan menurunkan tingkat kesalahan administratif? Apakah penerapan protokol keamanan data menggunakan enkripsi endActoAcend dan autentikasi dua faktor dapat mengurangi risiko kebocoran informasi pribadi calon peserta didik di platform web yang sama? Bagaimana Responsible pengembangan aplikasi mobile dengan push notification dapat meningkatkan partisipasi dan kepuasan calon peserta didik serta memfasilitasi akses realActime informasi status pendaftaran dibandingkan dengan situs web tradisional?.
<br>Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru berbasis website di Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database PHPMyAdmin, dan mengimplementasikan metode waterfall.Sistem ini memudahkan pengelolaan data calon peserta didik, mempercepat proses pendaftaran, dan meningkatkan efisiensi laporan.Dengan demikian, website ini menjadi solusi efektif bagi administrasi sekolah dan calon peserta didik
<br>Teknologi dan manusia saat ini menjadi satu kesatuan dan menjadi dua hal yang tidak dapat dipisahkan dimana kedua faktor tersebut saling berkaitan dan dapat digabung menjadi sebuah sistem. Istilah populer untuk saat ini dinamakan dengan sistem informasi. Kegiatan penerimaan siswa baru merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh instansi penyelenggara pendidikan di setiap tahunnya. Madrasah Ibtidaiyah Al Akhyariyah di Jakarta Timur merupakan salah satu sekolah yang penginputan dan pengolahan data calon peserta didik baru masih menggunakan sistem manual.Tujuan pembuatan sistem informasi section pendaftaran peserta didik baru berbasis website,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-dd5ac.webp" type="image/webp" length="71430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-596ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-dd5ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/sistem-manual-terkadang-pembayaran-internasional-q-thumb-d3705.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-648-saintekmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-483-jurnal-visualika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tongkonan Tongkonan Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja South Sulawesi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tongkonan Tongkonan Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja South Sulawesi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tongkonan Tongkonan Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja South Sulawesi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59862-kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia</link>
	<guid isPermaLink="false">69e7510d5bdb3640a4e38560671f6c58</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:40:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ satya widya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[satya,stats,view,widya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menjaga dan mengembangkan budaya perdamaian lintas agama di Tana Toraja, penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi konkret dalam mereproduksi nilai-nilai keluarga dan tradisi Tongkonan. Bagaimana cara mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi: Untuk menjaga dan mengembangkan budaya perdamaian lintas agama di Tana Toraja, penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi konkret dalam mereproduksi nilai-nilai keluarga dan tradisi Tongkonan. Bagaimana cara mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam pendidikan formal dan informal, serta bagaimana mengkomunikasikan pentingnya nilai-nilai ini kepada generasi muda? Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pemimpin adat dan agama dalam menjaga perdamaian, serta bagaimana mereka dapat menjadi model bagi masyarakat dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dari pariwisata budaya di Tana Toraja dan bagaimana hal ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antarumat beragama.. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat lintas agama di Tana Toraja mampu hidup berdampingan dalam suasana damai melalui penerapan nilai-nilai kearifan lokal yang tercermin dalam simbol Tongkonan.Tongkonan tidak hanya berfungsi sebagai rumah adat, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan, tempat berdiskusi, dan media rekonsiliasi lintas agama.Keterlibatan aktif masyarakat dan integrasi peran pemimpin adat dan agama telah memperkuat harmoni antarumat.Namun, perubahan sosial seperti modernisasi dan pergeseran nilai berpotensi mengancam pelestarian budaya damai yang telah dibangun.Oleh karena itu, penting untuk terus mereproduksi nilai-nilai keluarga dan tradisi Tongkonan sebagai fondasi utama dalam menjaga perdamaian.Upaya ini harus didukung oleh partisipasi masyarakat yang aktif dan peran strategis elit lokal agar budaya perdamaian lintas agama di Tana Toraja dapat dipertahankan dan dikembangkan di masa depan Kajian yang mendalami proses sosial pembentukan budaya damai dalam masyarakat multireligius berbasis nilai lokal masih minim, sehingga menjadi celah penting dalam literatur studi lintas agama di Indonesia. Harmoni antarumat beragama sering dipandang sebagai kondisi statis, bukan hasil interaksi sosial yang terus dibentuk dan dirawat. Pengalaman masyarakat Tana Toraja, Sulawesi Selatan, menawarkan pendekatan berbasis kearifan lokal yang layak dikaji lebih jauh. Tujuannya adalah untuk menjelaskan kondisi struktural dan kultural yang mencakup nilai atau identitas bersama, peran elit pemuka agama, dan keterlibatan masyarakat. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-7cd42.webp" title="JURIS - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-7cd42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-7cd42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-7cd42.webp 1x" title="JURIS - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi" alt="JURIS - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ab14f.webp" title="JURIS - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ab14f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ab14f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ab14f.webp 1x" title="JURIS - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi" alt="JURIS - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ae71d.webp" title="JURIS - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ae71d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ae71d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ae71d.webp 1x" title="JURIS - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi" alt="JURIS - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59862-kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia" title="JURIS - Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi" target="_blank">Tongkonan Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi</a>: Untuk menjaga dan mengembangkan budaya perdamaian lintas agama di Tana Toraja, penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi konkret dalam mereproduksi nilai-nilai keluarga dan tradisi Tongkonan. Bagaimana cara mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam pendidikan formal dan informal, serta bagaimana mengkomunikasikan pentingnya nilai-nilai ini kepada generasi muda? Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pemimpin adat dan agama dalam menjaga perdamaian, serta bagaimana mereka dapat menjadi model bagi masyarakat dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dari pariwisata budaya di Tana Toraja dan bagaimana hal ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antarumat beragama..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat lintas agama di Tana Toraja mampu hidup berdampingan dalam suasana damai melalui penerapan nilai-nilai kearifan lokal yang tercermin dalam simbol Tongkonan.Tongkonan tidak hanya berfungsi sebagai rumah adat, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan, tempat berdiskusi, dan media rekonsiliasi lintas agama.Keterlibatan aktif masyarakat dan integrasi peran pemimpin adat dan agama telah memperkuat harmoni antarumat.Namun, perubahan sosial seperti modernisasi dan pergeseran nilai berpotensi mengancam pelestarian budaya damai yang telah dibangun.Oleh karena itu, penting untuk terus mereproduksi nilai-nilai keluarga dan tradisi Tongkonan sebagai fondasi utama dalam menjaga perdamaian.Upaya ini harus didukung oleh partisipasi masyarakat yang aktif dan peran strategis elit lokal agar budaya perdamaian lintas agama di Tana Toraja dapat dipertahankan dan dikembangkan di masa depan
<br>Kajian yang mendalami proses sosial pembentukan budaya damai dalam masyarakat multireligius berbasis nilai lokal masih minim, sehingga menjadi celah penting dalam literatur studi lintas agama di Indonesia. Harmoni antarumat beragama sering dipandang sebagai kondisi statis, bukan hasil interaksi sosial yang terus dibentuk dan dirawat. Pengalaman masyarakat Tana Toraja, Sulawesi Selatan, menawarkan pendekatan berbasis kearifan lokal yang layak dikaji lebih jauh. Tujuannya adalah untuk menjelaskan kondisi struktural dan kultural yang mencakup nilai atau identitas bersama, peran elit pemuka agama, dan keterlibatan masyarakat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ae71d.webp" type="image/webp" length="81282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-7cd42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ab14f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/kolaborasi-lintas-agama-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-ae71d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2773-iahntp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16370-satya-widya-jurnal-studi-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59875-sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gu</link>
	<guid isPermaLink="false">b758e866320bbe9bee66a80cb973a7cd</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:40:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nina meliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ prodi sistem ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[main,meliana,menu,nina,prodi,sistem]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan persediaan barang dan material, perlu ditambahkan fitur integrasi dengan sistem pembiayaan di PT. WIKA Gedung. Fitur ini akan membantu proses fasilitas bank terhadap proses persediaan barang dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk.: Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan persediaan barang dan material, perlu ditambahkan fitur integrasi dengan sistem pembiayaan di PT. WIKA Gedung. Fitur ini akan membantu proses fasilitas bank terhadap proses persediaan barang dan biaya yang akan dibayar, sehingga menjadi lebih terintegrasi. Selain itu, perlu juga ditambahkan fitur RAB (Rencana Anggaran Biaya) Biaya Langsung dan Tidak Langsung untuk material yang akan dilakukan proses pengadaan. Fitur ini akan membantu dalam perencanaan dan pengendalian biaya proyek. Terakhir, sistem perlu dilengkapi dengan fitur untuk integrasi proses perolehan proyek dari komersial dan pengadaan, agar proses pengadaan material dapat terkoordinasi dengan baik dan efisien.. Dari hasil penelitian dalam perancangan pembuatan sistem ini, maka dapat penulis simpulkan.Telah berhasil membangun Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT.Sistem telah berhasil melakukan pendataan material, supplier, Surat Permintaan Pengadaan Material, Berita Acara Penerimaan Barang, hingga menampilkan Laporan Administrasi Persediaan Gudang.Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT.telah berhasil dibangun dengan menggunakan metode prototyping.Adapun hasil pengujian dengan menggunakan Blackbox dan UAT semua modul dapat dijalankan dengan baik.Sementara pengujian keamanan sistem menggunakan Sucuri didapatkan hasil Medium Security Risk PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, investasi, konsesi, dan properti yang mengedepankan quality & safety, dalam membangun sebuah bangunan. Saat ini, PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. memiliki reputasi sebagai perusahaan konstruksi terdepan di Indonesia. Sistem persediaan barang dan material yang berjalan saat ini di proyek milik WIKA Gedung masih dilakukan secara manual dengan mencatat dan dibantu dengan Microsoft Excel untuk mengolah data persediaan barang dan materialnya. Sehingga masalah yang dihadapi saat ini adalah tidak adanya sistem yang terintegrasi untuk membantu mengelola proses persediaan barang dan material di tempat proyek. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-566fa.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-566fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-566fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-566fa.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk." alt="JURIS - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-82142.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-82142.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-82142.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-82142.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk." alt="JURIS - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-2faf1.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-2faf1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-2faf1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-2faf1.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk." alt="JURIS - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59875-sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gu" title="JURIS - Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk." target="_blank">Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk.</a>: Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan persediaan barang dan material, perlu ditambahkan fitur integrasi dengan sistem pembiayaan di PT. WIKA Gedung. Fitur ini akan membantu proses fasilitas bank terhadap proses persediaan barang dan biaya yang akan dibayar, sehingga menjadi lebih terintegrasi. Selain itu, perlu juga ditambahkan fitur RAB (Rencana Anggaran Biaya) Biaya Langsung dan Tidak Langsung untuk material yang akan dilakukan proses pengadaan. Fitur ini akan membantu dalam perencanaan dan pengendalian biaya proyek. Terakhir, sistem perlu dilengkapi dengan fitur untuk integrasi proses perolehan proyek dari komersial dan pengadaan, agar proses pengadaan material dapat terkoordinasi dengan baik dan efisien..
<br>Dari hasil penelitian dalam perancangan pembuatan sistem ini, maka dapat penulis simpulkan.Telah berhasil membangun Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT.Sistem telah berhasil melakukan pendataan material, supplier, Surat Permintaan Pengadaan Material, Berita Acara Penerimaan Barang, hingga menampilkan Laporan Administrasi Persediaan Gudang.Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT.telah berhasil dibangun dengan menggunakan metode prototyping.Adapun hasil pengujian dengan menggunakan Blackbox dan UAT semua modul dapat dijalankan dengan baik.Sementara pengujian keamanan sistem menggunakan Sucuri didapatkan hasil Medium Security Risk
<br>PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, investasi, konsesi, dan properti yang mengedepankan quality & safety, dalam membangun sebuah bangunan. Saat ini, PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. memiliki reputasi sebagai perusahaan konstruksi terdepan di Indonesia. Sistem persediaan barang dan material yang berjalan saat ini di proyek milik WIKA Gedung masih dilakukan secara manual dengan mencatat dan dibantu dengan Microsoft Excel untuk mengolah data persediaan barang dan materialnya. Sehingga masalah yang dihadapi saat ini adalah tidak adanya sistem yang terintegrasi untuk membantu mengelola proses persediaan barang dan material di tempat proyek. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-82142.webp" type="image/webp" length="69432" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-566fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-82142.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/sistem-persediaan-biaya-proyek-manajemen-gudang-to-thumb-2faf1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-648-saintekmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-483-jurnal-visualika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions Mediation Effect of Destination Image Formation Case Study in Galeri Nasional Visitors ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions Mediation Effect of Destination Image Formation Case Study in Galeri Nasional Visitors ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions Mediation Effect of Destination Image Formation Case Study in Galeri Nasional Visitors ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59884-industri-pariwisata-budaya-kualitas-informasi-medi</link>
	<guid isPermaLink="false">73d3c8be20d32c6de030297d430cc575</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:19:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ v5i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,v5i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam era saat ini, destinasi pariwisata menghadapi persaingan yang ketat, sehingga banyak organisasi pariwisata dan Destination Marketing Organizations (DMOs) mencari alat pemasaran praktis untuk menarik lebih banyak pengunjung ke daerah masing-masing ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors): Dalam era saat ini, destinasi pariwisata menghadapi persaingan yang ketat, sehingga banyak organisasi pariwisata dan Destination Marketing Organizations (DMOs) mencari alat pemasaran praktis untuk menarik lebih banyak pengunjung ke daerah masing-masing (Ma et al., 2021). Akibatnya, pemasar destinasi harus meningkatkan pemahaman mereka tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kecenderungan wisatawan untuk mengunjungi destinasi tertentu dan mempromosikannya kepada orang lain (Sharmin et al., 2021). Banyak penelitian yang sudah ada telah membahas pentingnya citra destinasi, yang dibentuk oleh berbagai informasi pariwisata, sebagai pendahulu kunci untuk pilihan destinasi, kepuasan wisatawan, dan masa depan (Enrique Bign et al., 2001; J. H. Kim, 2018). Oleh karena itu, memberikan bukti empiris tentang determinan berbagai bentuk pembentukan citra destinasi akan menawarkan perspektif manajerial yang berharga bagi pemasar destinasi pariwisata (Ruirui et al., 2024). Penelitian ini menegaskan bahwa secara keseluruhan, informasi pariwisata yang disebarkan oleh DMOs melalui saluran media sosial secara positif mempengaruhi proses pembentukan persepsi wisatawan tentang destinasi. Banyak DMOs menggunakan berbagai platform media sosial untuk menyebarkan informasi berkualitas tinggi tentang destinasi pariwisata mereka, sering kali tanpa mengonfirmasi efektivitasnya. Akhirnya, kami berpendapat bahwa wawasan yang diperoleh dari studi ini dapat diterapkan pada industri pariwisata serta sektor lainnya. Semua organisasi berusaha untuk mengembangkan dan mengawasi citra yang menarik dari penawaran mereka dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial (Hudders et al., 2021). Saat ini, media sosial diakui sebagai alat pemasaran yang kuat di berbagai industri, dengan banyak perusahaan yang mendirikan kehadiran dan berinteraksi dengan klien mereka melalui platform ini (Khanom, 2023). Memahami korelasi antara kualitas informasi yang dibagikan di platform media sosial tentang produk atau layanan tertentu dan proses pembentukan citra dapat sangat bermanfaat saat menyebarkan informasi atau merancang strategi bisnis baru yang terkait dengan media sosial.. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang kualitas informasi pariwisata yang mempengaruhi pembentukan citra destinasi di media sosial.Hasil survei demografis menunjukkan bahwa hampir 100% responden memiliki pengalaman bepergian menggunakan media sosial.Data ini menunjukkan dengan kuat bahwa wisatawan dari Generasi Y dan Z menggunakan media sosial sebagai sumber informasi pariwisata yang sangat berpengaruh dan penting.Dengan menganalisis dan mempelajari kualitas informasi pariwisata di media sosial, penulis menemukan hasil menarik bahwa jumlah informasi, kelengkapan, desain, ketertarikan, relevansi, ketepatan waktu, dan nilai tambah mempengaruhi citra destinasi, baik citra afektif maupun kognitif.Oleh karena itu, penelitian ini akan berkontribusi pada literatur tentang peran media sosial dalam industri pariwisata dan kualitas informasi.Selain itu, penelitian ini memperkuat alasan pemilik untuk dapat menciptakan desain media sosial yang lengkap untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini membuat dunia seolah tidak ada hambatan ruang dan waktu. Sebagai salah satu media untuk berkomunikasi, media sosial saat ini telah berkembang menjadi media berbagi foto dan video. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi pariwisata di media sosial dan pembentukan citra destinasi terhadap keputusan wisatawan untuk mengunjungi Galeri Nasional Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan format eksplanatif dan dibantu oleh alat statistik Partial Least Square... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-95b1c.webp" title="JURIS - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-95b1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-95b1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-95b1c.webp 1x" title="JURIS - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)" alt="JURIS - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-a0234.webp" title="JURIS - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-a0234.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-a0234.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-a0234.webp 1x" title="JURIS - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)" alt="JURIS - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-e2c69.webp" title="JURIS - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-e2c69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-e2c69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-e2c69.webp 1x" title="JURIS - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)" alt="JURIS - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59884-industri-pariwisata-budaya-kualitas-informasi-medi" title="JURIS - Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)" target="_blank">Effect of Social Media Tourism Information Quality on Travel Intentions: Mediation Effect of Destination Image Formation (Case Study in Galeri Nasional Visitors)</a>: Dalam era saat ini, destinasi pariwisata menghadapi persaingan yang ketat, sehingga banyak organisasi pariwisata dan Destination Marketing Organizations (DMOs) mencari alat pemasaran praktis untuk menarik lebih banyak pengunjung ke daerah masing-masing (Ma et al., 2021). Akibatnya, pemasar destinasi harus meningkatkan pemahaman mereka tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kecenderungan wisatawan untuk mengunjungi destinasi tertentu dan mempromosikannya kepada orang lain (Sharmin et al., 2021). Banyak penelitian yang sudah ada telah membahas pentingnya citra destinasi, yang dibentuk oleh berbagai informasi pariwisata, sebagai pendahulu kunci untuk pilihan destinasi, kepuasan wisatawan, dan masa depan (Enrique Bign et al., 2001; J. H. Kim, 2018). Oleh karena itu, memberikan bukti empiris tentang determinan berbagai bentuk pembentukan citra destinasi akan menawarkan perspektif manajerial yang berharga bagi pemasar destinasi pariwisata (Ruirui et al., 2024). Penelitian ini menegaskan bahwa secara keseluruhan, informasi pariwisata yang disebarkan oleh DMOs melalui saluran media sosial secara positif mempengaruhi proses pembentukan persepsi wisatawan tentang destinasi. Banyak DMOs menggunakan berbagai platform media sosial untuk menyebarkan informasi berkualitas tinggi tentang destinasi pariwisata mereka, sering kali tanpa mengonfirmasi efektivitasnya. Akhirnya, kami berpendapat bahwa wawasan yang diperoleh dari studi ini dapat diterapkan pada industri pariwisata serta sektor lainnya. Semua organisasi berusaha untuk mengembangkan dan mengawasi citra yang menarik dari penawaran mereka dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial (Hudders et al., 2021). Saat ini, media sosial diakui sebagai alat pemasaran yang kuat di berbagai industri, dengan banyak perusahaan yang mendirikan kehadiran dan berinteraksi dengan klien mereka melalui platform ini (Khanom, 2023). Memahami korelasi antara kualitas informasi yang dibagikan di platform media sosial tentang produk atau layanan tertentu dan proses pembentukan citra dapat sangat bermanfaat saat menyebarkan informasi atau merancang strategi bisnis baru yang terkait dengan media sosial..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang kualitas informasi pariwisata yang mempengaruhi pembentukan citra destinasi di media sosial.Hasil survei demografis menunjukkan bahwa hampir 100% responden memiliki pengalaman bepergian menggunakan media sosial.Data ini menunjukkan dengan kuat bahwa wisatawan dari Generasi Y dan Z menggunakan media sosial sebagai sumber informasi pariwisata yang sangat berpengaruh dan penting.Dengan menganalisis dan mempelajari kualitas informasi pariwisata di media sosial, penulis menemukan hasil menarik bahwa jumlah informasi, kelengkapan, desain, ketertarikan, relevansi, ketepatan waktu, dan nilai tambah mempengaruhi citra destinasi, baik citra afektif maupun kognitif.Oleh karena itu, penelitian ini akan berkontribusi pada literatur tentang peran media sosial dalam industri pariwisata dan kualitas informasi.Selain itu, penelitian ini memperkuat alasan pemilik untuk dapat menciptakan desain media sosial yang lengkap untuk meningkatkan kunjungan wisatawan
<br>Perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini membuat dunia seolah tidak ada hambatan ruang dan waktu. Sebagai salah satu media untuk berkomunikasi, media sosial saat ini telah berkembang menjadi media berbagi foto dan video. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi pariwisata di media sosial dan pembentukan citra destinasi terhadap keputusan wisatawan untuk mengunjungi Galeri Nasional Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan format eksplanatif dan dibantu oleh alat statistik Partial Least Square...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-95b1c.webp" type="image/webp" length="107124" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-95b1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-a0234.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/industri-pariwisata-budaya-kualitas-sosial-niat-pe-thumb-e2c69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2975-poltekpar-nhi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16892-journal-event-travel-tour-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59874-simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc</link>
	<guid isPermaLink="false">97ae05e5e107f0922ddf68c047ec2d99</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:19:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nina meliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ prodi sistem ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[main,meliana,menu,nina,prodi,sistem]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem informasi simpan pinjam, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan fitur-fitur tambahan. Misalnya, dapat ditambahkan fitur analisis data dan pelaporan yang lebih canggih, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web: Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem informasi simpan pinjam, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan fitur-fitur tambahan. Misalnya, dapat ditambahkan fitur analisis data dan pelaporan yang lebih canggih, sehingga dapat memberikan informasi lebih detail dan akurat kepada pengguna. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengintegrasikan sistem dengan teknologi terbaru seperti blockchain, yang dapat meningkatkan keamanan dan transparansi transaksi. Dengan demikian, sistem informasi simpan pinjam dapat terus berkembang dan memenuhi kebutuhan koperasi secara optimal.. Berdasarkan analisa dan perancangan sistem, serta pengujian sistem maka dapat disimpulkan bahwa.Langkah-langkah dalam membuat Sistem Informasi Koperasi Berbasis Web mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, pemilihan teknologi, pengembangan, uji coba, peluncuran, dan pemeliharaan.Tujuannya adalah menciptakan platform yang memfasilitasi manajemen simpan pinjam, profil anggota, dan laporan keuangan sesuai dengan kebutuhan koperasi.Proses implementasi sistem ini mencakup pembuatan front-end antarmuka pengguna yang responsif, pengembangan back-end untuk logika aplikasi dan pengelolaan data, integrasi basis data, penerapan fitur simpan pinjam, penerapan langkah-langkah keamanan, uji coba menyeluruh, peluncuran dengan sesi pelatihan, serta pemeliharaan dan peningkatan berkelanjutan.Implementasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa sistem dapat dioperasikan dengan efisien sesuai dengan kebutuhan dan harapan pengguna koperasi Berdasarkan jumlah anggota koperasi yang cukup banyak, proses transaksi simpan pinjam masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku catatan. Hal ini menyebabkan kurangnya sistematisasi dalam pencatatan anggota dan memakan waktu yang relatif lama akibat penghitungan manual. Oleh karena itu, perlu dibangun sebuah sistem informasi untuk pengelolaan data koperasi simpan pinjam. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-4203b.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-4203b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-4203b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-4203b.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web" alt="JURIS - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-c6703.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-c6703.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-c6703.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-c6703.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web" alt="JURIS - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-3f7ba.webp" title="JURIS - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-3f7ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-3f7ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-3f7ba.webp 1x" title="JURIS - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web" alt="JURIS - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59874-simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc" title="JURIS - Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web" target="_blank">Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan Kelurahan Cipinang Muara Berbasis Web</a>: Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem informasi simpan pinjam, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan fitur-fitur tambahan. Misalnya, dapat ditambahkan fitur analisis data dan pelaporan yang lebih canggih, sehingga dapat memberikan informasi lebih detail dan akurat kepada pengguna. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengintegrasikan sistem dengan teknologi terbaru seperti blockchain, yang dapat meningkatkan keamanan dan transparansi transaksi. Dengan demikian, sistem informasi simpan pinjam dapat terus berkembang dan memenuhi kebutuhan koperasi secara optimal..
<br>Berdasarkan analisa dan perancangan sistem, serta pengujian sistem maka dapat disimpulkan bahwa.Langkah-langkah dalam membuat Sistem Informasi Koperasi Berbasis Web mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, pemilihan teknologi, pengembangan, uji coba, peluncuran, dan pemeliharaan.Tujuannya adalah menciptakan platform yang memfasilitasi manajemen simpan pinjam, profil anggota, dan laporan keuangan sesuai dengan kebutuhan koperasi.Proses implementasi sistem ini mencakup pembuatan front-end antarmuka pengguna yang responsif, pengembangan back-end untuk logika aplikasi dan pengelolaan data, integrasi basis data, penerapan fitur simpan pinjam, penerapan langkah-langkah keamanan, uji coba menyeluruh, peluncuran dengan sesi pelatihan, serta pemeliharaan dan peningkatan berkelanjutan.Implementasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa sistem dapat dioperasikan dengan efisien sesuai dengan kebutuhan dan harapan pengguna koperasi
<br>Berdasarkan jumlah anggota koperasi yang cukup banyak, proses transaksi simpan pinjam masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku catatan. Hal ini menyebabkan kurangnya sistematisasi dalam pencatatan anggota dan memakan waktu yang relatif lama akibat penghitungan manual. Oleh karena itu, perlu dibangun sebuah sistem informasi untuk pengelolaan data koperasi simpan pinjam.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-3f7ba.webp" type="image/webp" length="40210" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-4203b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-c6703.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/simpan-pinjam-credit-koperasi-karyawan-pdam-peranc-thumb-3f7ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-648-saintekmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-483-jurnal-visualika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59883-replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lo</link>
	<guid isPermaLink="false">c98ddcd1083f8ced2a47e3c094b1b9e5</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:19:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ v5i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,v5i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi mendalam berbasis partisipatif di tingkat komunitas untuk mengukur efektivitas dan skalabilitas model inovasi wisata wellness dan gastronomi berbasis SLA di Pangandaran. Selain itu, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi mendalam berbasis partisipatif di tingkat komunitas untuk mengukur efektivitas dan skalabilitas model inovasi wisata wellness dan gastronomi berbasis SLA di Pangandaran. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi dampak empiris model ini terhadap pencapaian SDGs secara terpadu dan kontekstual. Penelitian juga dapat dikembangkan untuk mereplikasi model serupa di destinasi wisata pesisir lainnya di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik lokal dan potensi masing-masing kawasan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis yang signifikan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan dan inklusif di Indonesia.. Model inovasi wisata berbasis wellness dan gastronomi melalui pendekatan Sustainable Livelihood Approach (SLA) di kawasan Pantai Pangandaran membuktikan bahwa pembangunan destinasi wisata dapat diarahkan secara strategis menuju keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan.Model ini tidak hanya memperluas manfaat ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja baru dan diversifikasi pendapatan, tetapi juga memperkuat kesehatan masyarakat, pelestarian budaya lokal, serta menjaga kelestarian ekosistem pesisir.Keterlibatan aktif masyarakat lokal sebagai aktor utama menjadi kunci keberhasilan model ini, yang difasilitasi oleh kolaborasi multipihak dalam kerangka nona helix.Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap literatur pengembangan pariwisata berbasis komunitas dan memperkuat urgensi penerapan SLA dalam perencanaan dan pengelolaan destinasi.Sebagai langkah lanjutan, penelitian mendalam berbasis partisipatif di tingkat komunitas dan evaluasi dampak empiris model ini diusulkan untuk mengukur efektivitas dan skalabilitas implementasi.Model ini juga layak direplikasi di destinasi wisata pesisir lainnya di Indonesia guna mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) secara terpadu dan kontekstual Model inovasi wisata berbasis wellness dan gastronomi melalui pendekatan Sustainable Livelihood Approach (SLA) di kawasan Pantai Pangandaran dirancang sebagai strategi pembangunan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. Model ini merespons tantangan pariwisata massal seperti overkapasitas, kerusakan lingkungan, dan ketimpangan manfaat ekonomi lokal. Melalui integrasi dimensi kesehatan, budaya lokal, dan pemberdayaan masyarakat, pendekatan ini mengarahkan pariwisata sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, pelestarian lingkungan, dan transformasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif-konseptual,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-09a10.webp" title="JURIS - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-09a10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-09a10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-09a10.webp 1x" title="JURIS - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran" alt="JURIS - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-7129f.webp" title="JURIS - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-7129f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-7129f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-7129f.webp 1x" title="JURIS - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran" alt="JURIS - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-6cf18.webp" title="JURIS - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-6cf18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-6cf18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-6cf18.webp 1x" title="JURIS - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran" alt="JURIS - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59883-replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lo" title="JURIS - Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran" target="_blank">Model Inovasi Wisata Wellness dan Gastronomi Berbasis Penghidupan Lestari di Kawasan Pantai Pangandaran</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi mendalam berbasis partisipatif di tingkat komunitas untuk mengukur efektivitas dan skalabilitas model inovasi wisata wellness dan gastronomi berbasis SLA di Pangandaran. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi dampak empiris model ini terhadap pencapaian SDGs secara terpadu dan kontekstual. Penelitian juga dapat dikembangkan untuk mereplikasi model serupa di destinasi wisata pesisir lainnya di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik lokal dan potensi masing-masing kawasan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis yang signifikan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan dan inklusif di Indonesia..
<br>Model inovasi wisata berbasis wellness dan gastronomi melalui pendekatan Sustainable Livelihood Approach (SLA) di kawasan Pantai Pangandaran membuktikan bahwa pembangunan destinasi wisata dapat diarahkan secara strategis menuju keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan.Model ini tidak hanya memperluas manfaat ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja baru dan diversifikasi pendapatan, tetapi juga memperkuat kesehatan masyarakat, pelestarian budaya lokal, serta menjaga kelestarian ekosistem pesisir.Keterlibatan aktif masyarakat lokal sebagai aktor utama menjadi kunci keberhasilan model ini, yang difasilitasi oleh kolaborasi multipihak dalam kerangka nona helix.Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap literatur pengembangan pariwisata berbasis komunitas dan memperkuat urgensi penerapan SLA dalam perencanaan dan pengelolaan destinasi.Sebagai langkah lanjutan, penelitian mendalam berbasis partisipatif di tingkat komunitas dan evaluasi dampak empiris model ini diusulkan untuk mengukur efektivitas dan skalabilitas implementasi.Model ini juga layak direplikasi di destinasi wisata pesisir lainnya di Indonesia guna mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) secara terpadu dan kontekstual
<br>Model inovasi wisata berbasis wellness dan gastronomi melalui pendekatan Sustainable Livelihood Approach (SLA) di kawasan Pantai Pangandaran dirancang sebagai strategi pembangunan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. Model ini merespons tantangan pariwisata massal seperti overkapasitas, kerusakan lingkungan, dan ketimpangan manfaat ekonomi lokal. Melalui integrasi dimensi kesehatan, budaya lokal, dan pemberdayaan masyarakat, pendekatan ini mengarahkan pariwisata sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, pelestarian lingkungan, dan transformasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif-konseptual,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-6cf18.webp" type="image/webp" length="85934" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-09a10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-7129f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/replikasi-model-inovasi-traktor-identitas-lokal-ek-thumb-6cf18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2975-poltekpar-nhi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16892-journal-event-travel-tour-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DESA The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DESA The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DESA The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59871-organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-desa-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">34e1b50a8ddccec4b85fb6fa763ff5c4</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:19:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teknik sains ]]></category>
	<category><![CDATA[ tool support ]]></category>
	<category><![CDATA[ widhi dharma ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dharma,sains,support,teknik,tool,widhi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara desa-desa yang telah menerapkan organisasi pembelajaran dengan desa-desa yang belum. Studi ini dapat mengukur dampak organisasi pembelajaran terhadap kinerja pemerintah desa secara lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara desa-desa yang telah menerapkan organisasi pembelajaran dengan desa-desa yang belum. Studi ini dapat mengukur dampak organisasi pembelajaran terhadap kinerja pemerintah desa secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi organisasi pembelajaran di tingkat desa, seperti dukungan sumber daya, pelatihan, dan budaya belajar. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk meningkatkan kinerja pemerintah desa melalui organisasi pembelajaran.. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan Uji regressi secara sumultan (Uji-F) dan parsial (Uji-t), maka kelima hipotesis dalam penelitian ini diterima.Dengan diterimanya kelima hipotesis tersebut, maka dapat dinyatakan bahwa komponen organisasi pembelajaran mencakup Keahlian pribadi (X1), Model mentals (X2), Visi bersama (X3), Pembelajaran tim (X4), Berpikir sistem (X5) baik secara simultan maupun parsial berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pemerintah desa (Y).Artinya bahwa setiap komponen organisasi pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemerintah desa Di era globalisasi, hampir semua organisasi termasuk organisasi pemerintah desa harus berubah menjadi organisasi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh lima komponen organisasi pembelajaran terhadap kinerja pemerintah desa. Dalam penelitian ini digunakan metode asosiatif dan hipotesis diuji menggunakan regressi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis regresi dengan Uji-F dan Uji-t adalah signifikan pada taraf signifikansi s 0,05. Artinya, lima komponen organisasi pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemerintah desa. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-7828a.webp" title="JURIS - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-7828a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-7828a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-7828a.webp 1x" title="JURIS - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance" alt="JURIS - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-80916.webp" title="JURIS - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-80916.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-80916.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-80916.webp 1x" title="JURIS - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance" alt="JURIS - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-16e12.webp" title="JURIS - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-16e12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-16e12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-16e12.webp 1x" title="JURIS - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance" alt="JURIS - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59871-organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-desa-ko" title="JURIS - LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance" target="_blank">LEARNING ORGANIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP  KINERJA PEMERINTAH DESA: The Learning Organization and Its Impact on Village Government Performance</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara desa-desa yang telah menerapkan organisasi pembelajaran dengan desa-desa yang belum. Studi ini dapat mengukur dampak organisasi pembelajaran terhadap kinerja pemerintah desa secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi organisasi pembelajaran di tingkat desa, seperti dukungan sumber daya, pelatihan, dan budaya belajar. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk meningkatkan kinerja pemerintah desa melalui organisasi pembelajaran..
<br>Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan Uji regressi secara sumultan (Uji-F) dan parsial (Uji-t), maka kelima hipotesis dalam penelitian ini diterima.Dengan diterimanya kelima hipotesis tersebut, maka dapat dinyatakan bahwa komponen organisasi pembelajaran mencakup Keahlian pribadi (X1), Model mentals (X2), Visi bersama (X3), Pembelajaran tim (X4), Berpikir sistem (X5) baik secara simultan maupun parsial berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pemerintah desa (Y).Artinya bahwa setiap komponen organisasi pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemerintah desa
<br>Di era globalisasi, hampir semua organisasi termasuk organisasi pemerintah desa harus berubah menjadi organisasi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh lima komponen organisasi pembelajaran terhadap kinerja pemerintah desa. Dalam penelitian ini digunakan metode asosiatif dan hipotesis diuji menggunakan regressi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis regresi dengan Uji-F dan Uji-t adalah signifikan pada taraf signifikansi s 0,05. Artinya, lima komponen organisasi pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemerintah desa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-16e12.webp" type="image/webp" length="94880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-7828a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-80916.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/organisasi-pembelajaran-kinerja-pemerintah-kompone-thumb-16e12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2697-yalamqa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11333-al-aqlu-jurnal-matematika-teknik-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Auditory Gaze The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Auditory Gaze The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Auditory Gaze The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59881-festival-musik-jazz-inklusi-penafsi</link>
	<guid isPermaLink="false">913f45224bc6928ec37d51628edf49e8</guid>
	<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:19:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ v5i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,v5i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki dampak kebijakan festival dan inisiatif penyelenggara terhadap penerimaan dan penggunaan PBI. Sebuah studi dapat membandingkan festival dengan kebijakan khusus untuk aksesibilitas dan mereka yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki dampak kebijakan festival dan inisiatif penyelenggara terhadap penerimaan dan penggunaan PBI. Sebuah studi dapat membandingkan festival dengan kebijakan khusus untuk aksesibilitas dan mereka yang tidak. Hal ini melibatkan pemeriksaan apakah saluran komunikasi resmi, seperti media sosial dan situs web, secara efektif mempromosikan ketersediaan PBI dan apakah hal ini mempengaruhi persepsi peserta. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi tantangan finansial dan logistik yang dihadapi penyelenggara dalam menyediakan layanan PBI dan bagaimana tantangan tersebut dapat diatasi. Selain itu, penelitian kualitatif tentang pengalaman penonton tuli dapat memperkaya pemahaman tentang praktik aksesibilitas musik. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang penerimaan PBI di festival musik Indonesia.. Pengetahuan inklusi memainkan peran penting dalam membentuk keterbukaan penonton pendengar terhadap PBI.Penelitian ini berkontribusi pada diskursus tentang praktik festival inklusif dan memberikan implikasi praktis bagi penyelenggara festival, musisi, dan pembuat kebijakan untuk mempromosikan pengalaman hiburan yang dapat diakses.Penelitian saat ini di bidang ini kemungkinan berfokus pada studi kualitatif yang menyelami lebih dalam alasan di balik korelasi tersebut.Studi ini sering melibatkan wawancara dan kelompok fokus dengan penonton festival pendengar dan tuli untuk memahami persepsi, pengalaman, dan hambatan dalam penerimaan.Beberapa penelitian mungkin juga sedang dilakukan untuk menciptakan dan menguji intervensi pendidikan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan inklusi di antara penyelenggara dan peserta festival Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pengetahuan tentang inklusi dalam persepsi penonton pendengar terhadap penggunaan Penafsir Bahasa Isyarat (PBI) di Festival Musik Indonesia. Peningkatan penggunaan Penafsir Bahasa Isyarat (PBI) dalam acara musik global menunjukkan gerakan inklusi yang semakin berkembang. Namun, studi empiris di Indonesia khususnya mengenai bagaimana penonton pendengar memandang PBI masih terbatas. Penelitian ini memeriksa bagaimana pengetahuan tentang inklusi mempengaruhi penerimaan penonton pendengar terhadap PBI di festival musik Indonesia. Survei kuantitatif dilakukan dengan melibatkan 100 responden pendengar yang pernah menghadiri festival musik Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank. Temuan menunjukkan asosiasi yang signifikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-a4002.webp" title="JURIS - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-a4002.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-a4002.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-a4002.webp 1x" title="JURIS - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals" alt="JURIS - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-68fa4.webp" title="JURIS - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-68fa4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-68fa4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-68fa4.webp 1x" title="JURIS - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals" alt="JURIS - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-296a2.webp" title="JURIS - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-296a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-296a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-296a2.webp 1x" title="JURIS - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals" alt="JURIS - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59881-festival-musik-jazz-inklusi-penafsi" title="JURIS - The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals" target="_blank">The Auditory Gaze: The Role of Knowledge Inclusivity in Hearing Audience Reception of Sign Language Interpreters at Indonesia Music Festivals</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki dampak kebijakan festival dan inisiatif penyelenggara terhadap penerimaan dan penggunaan PBI. Sebuah studi dapat membandingkan festival dengan kebijakan khusus untuk aksesibilitas dan mereka yang tidak. Hal ini melibatkan pemeriksaan apakah saluran komunikasi resmi, seperti media sosial dan situs web, secara efektif mempromosikan ketersediaan PBI dan apakah hal ini mempengaruhi persepsi peserta. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi tantangan finansial dan logistik yang dihadapi penyelenggara dalam menyediakan layanan PBI dan bagaimana tantangan tersebut dapat diatasi. Selain itu, penelitian kualitatif tentang pengalaman penonton tuli dapat memperkaya pemahaman tentang praktik aksesibilitas musik. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang penerimaan PBI di festival musik Indonesia..
<br>Pengetahuan inklusi memainkan peran penting dalam membentuk keterbukaan penonton pendengar terhadap PBI.Penelitian ini berkontribusi pada diskursus tentang praktik festival inklusif dan memberikan implikasi praktis bagi penyelenggara festival, musisi, dan pembuat kebijakan untuk mempromosikan pengalaman hiburan yang dapat diakses.Penelitian saat ini di bidang ini kemungkinan berfokus pada studi kualitatif yang menyelami lebih dalam alasan di balik korelasi tersebut.Studi ini sering melibatkan wawancara dan kelompok fokus dengan penonton festival pendengar dan tuli untuk memahami persepsi, pengalaman, dan hambatan dalam penerimaan.Beberapa penelitian mungkin juga sedang dilakukan untuk menciptakan dan menguji intervensi pendidikan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan inklusi di antara penyelenggara dan peserta festival
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pengetahuan tentang inklusi dalam persepsi penonton pendengar terhadap penggunaan Penafsir Bahasa Isyarat (PBI) di Festival Musik Indonesia. Peningkatan penggunaan Penafsir Bahasa Isyarat (PBI) dalam acara musik global menunjukkan gerakan inklusi yang semakin berkembang. Namun, studi empiris di Indonesia khususnya mengenai bagaimana penonton pendengar memandang PBI masih terbatas. Penelitian ini memeriksa bagaimana pengetahuan tentang inklusi mempengaruhi penerimaan penonton pendengar terhadap PBI di festival musik Indonesia. Survei kuantitatif dilakukan dengan melibatkan 100 responden pendengar yang pernah menghadiri festival musik Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank. Temuan menunjukkan asosiasi yang signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-a4002.webp" type="image/webp" length="99790" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-a4002.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-68fa4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/festival-musik-jazz-inklusi-penafsir-bahasa-isyara-thumb-296a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2975-poltekpar-nhi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16892-journal-event-travel-tour-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 21 Aug 2026 23:53:15 +0700. 12 items. Served in: 2.781 seconds [rss] -->
