<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 08:26:19 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 08:26:19 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-10T08:26:19+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36951-resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-prod</link>
	<guid isPermaLink="false">d775be27fe54fc3e7d987ac7b020d0e8</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 07:01:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang desain produk alat gym yang aman dan ergonomis untuk pengguna di Indonesia. Kedua, penelitian dapat fokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang desain produk alat gym yang aman dan ergonomis untuk pengguna di Indonesia. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem pengaman dan antisipasi cedera pada alat gym, terutama untuk mengurangi risiko cedera akibat beban yang jatuh atau teknik gerakan yang salah. Ketiga, studi tentang edukasi dan pelatihan bagi olahragawan mengenai teknik penggunaan alat gym yang benar, pemanasan, dan pemulihan pasca latihan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya untuk mengurangi risiko cedera.. Hasil riset penelitian ini ditemukan ada banyak faktor olahragawan dapat mengalami cedera saat letihan angkat beban, tidak hanya sekedar faktor dari diri sendiri saja tetapi juga bisa terjadi dari luar seperti alat yang tidak sesuai ergonomi orang Indonesia, kenyamanan yang kurang dan keamanan yang tidak memadai.Untuk mengurangi resikoAeresiko cedera yang ada olahragawan memang harus benar-benar memperhatkan dan menguasai kedua faktor internal dan eksternal tersebut.Cedera yang terjadi memang tidak akan bisa untuk di hilangkan tetapi cedera yang ada sangat dapat untuk di minimalisir dengan baik.Olahraga untuk tujuan kesehatan memang sangat disarankan tetapi jika olahraga menambah penyakit lebih baik dipahami dahulu caranya, dipelajari, dan jam terbang akan sangat membantu Penelitian ini menganalisis penyebab cedera pada alat gym upperbody yang berfokus pada otot dada. Olahragawan yang berlatih di tempat gym tidak jarang mengalami cedera, bahkan tidak sedikit juga orang mengalami kematian ketika berolahraga. Studi ini berfokus pada apa yang menjadi penyebab cedera apakah hanya karena penggunanya atau juga karena alat yang kurang untuk meminimalisir hal tersebut. Data yang dikumpulkan melalui observasi produk eksisting, wawancara dan penulis sebagai pengguna lansung. Hasil menunjukkan bahwa tidak semua alat pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" alt="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-cca47.webp" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-cca47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-cca47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-cca47.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" alt="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" alt="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36951-resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-prod" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" target="_blank">Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang desain produk alat gym yang aman dan ergonomis untuk pengguna di Indonesia. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem pengaman dan antisipasi cedera pada alat gym, terutama untuk mengurangi risiko cedera akibat beban yang jatuh atau teknik gerakan yang salah. Ketiga, studi tentang edukasi dan pelatihan bagi olahragawan mengenai teknik penggunaan alat gym yang benar, pemanasan, dan pemulihan pasca latihan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya untuk mengurangi risiko cedera..
<br>Hasil riset penelitian ini ditemukan ada banyak faktor olahragawan dapat mengalami cedera saat letihan angkat beban, tidak hanya sekedar faktor dari diri sendiri saja tetapi juga bisa terjadi dari luar seperti alat yang tidak sesuai ergonomi orang Indonesia, kenyamanan yang kurang dan keamanan yang tidak memadai.Untuk mengurangi resikoAeresiko cedera yang ada olahragawan memang harus benar-benar memperhatkan dan menguasai kedua faktor internal dan eksternal tersebut.Cedera yang terjadi memang tidak akan bisa untuk di hilangkan tetapi cedera yang ada sangat dapat untuk di minimalisir dengan baik.Olahraga untuk tujuan kesehatan memang sangat disarankan tetapi jika olahraga menambah penyakit lebih baik dipahami dahulu caranya, dipelajari, dan jam terbang akan sangat membantu
<br>Penelitian ini menganalisis penyebab cedera pada alat gym upperbody yang berfokus pada otot dada. Olahragawan yang berlatih di tempat gym tidak jarang mengalami cedera, bahkan tidak sedikit juga orang mengalami kematian ketika berolahraga. Studi ini berfokus pada apa yang menjadi penyebab cedera apakah hanya karena penggunanya atau juga karena alat yang kurang untuk meminimalisir hal tersebut. Data yang dikumpulkan melalui observasi produk eksisting, wawancara dan penulis sebagai pengguna lansung. Hasil menunjukkan bahwa tidak semua alat pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp" type="image/webp" length="87826" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-cca47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36954-cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suas</link>
	<guid isPermaLink="false">703bcb6155c7a3a305e7bef0c17e1255</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 06:00:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang sejauh mana cinderamata berbasis konservasi, seperti wadah kacamata bergaya tempurung penyu, mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian penyu melalui survei respons pengunjung sebelum dan sesudah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang sejauh mana cinderamata berbasis konservasi, seperti wadah kacamata bergaya tempurung penyu, mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian penyu melalui survei respons pengunjung sebelum dan sesudah membeli produk tersebut. Kedua, bisa dikembangkan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai bentuk cinderamata edukatif dari berbagai tempat konservasi di Bali untuk mengetahui desain mana yang paling berhasil menyampaikan pesan lingkungan kepada wisatawan. Ketiga, perlu dieksplorasi penggunaan bahan ramah lingkungan yang terbuat dari daur ulang sampah laut dalam produksi cinderamata, untuk tidak hanya merepresentasikan penyu tetapi juga secara nyata berkontribusi pada pembersihan ekosistem laut yang menjadi habitatnya, serta menilai keterimaan pasar terhadap produk berkelanjutan semacam ini.. Cinderamata pariwisata merupakan objek yang menghubungkan ingatan, hayalan, dan imajinasi seseorang terhadap tempat yang pernah dikunjungi, serta harus memiliki ciri khas, nilai seni, dan daya tarik yang kuat.Survei lapangan di Shindu Dwarawati Turtle Conservation berhasil mengungkapkan informasi penting tentang tiga jenis penyu yang dilestarikan dan proses konservasi dari telur hingga pelepasan ke laut.Informasi tersebut menjadi dasar pengembangan cinderamata berupa wadah kacamata yang terinspirasi oleh tempurung penyu sebagai representasi simbolik dari upaya konservasi Membuat produk cinderamata untuk Shindu Dwarawati Turtle Conservation ini bertujuan untuk memperkenalkan tempat penangkaran penyu kepada masyarakat agar bisa mengedukasi pentingnya penyu bagi dunia dan dampak populasi penyu terancam punah. Untuk mendapatkan hasil produk cinderamata, dilakukan survey lokasi serta wawancara kepada pengelola Shindu Dwarawati Turtle Conservation terlebih dahulu. Dalam wawancara ini, peneliti menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai Shindu Dwarawati Turtle Conservation dan karakteristik penyu untuk memperoleh pengetahuan serta ciri khas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp 1x" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" alt="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-2bb88.webp" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-2bb88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-2bb88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-2bb88.webp 1x" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" alt="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-876c9.webp" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-876c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-876c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-876c9.webp 1x" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" alt="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36954-cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suas" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" target="_blank">Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang sejauh mana cinderamata berbasis konservasi, seperti wadah kacamata bergaya tempurung penyu, mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian penyu melalui survei respons pengunjung sebelum dan sesudah membeli produk tersebut. Kedua, bisa dikembangkan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai bentuk cinderamata edukatif dari berbagai tempat konservasi di Bali untuk mengetahui desain mana yang paling berhasil menyampaikan pesan lingkungan kepada wisatawan. Ketiga, perlu dieksplorasi penggunaan bahan ramah lingkungan yang terbuat dari daur ulang sampah laut dalam produksi cinderamata, untuk tidak hanya merepresentasikan penyu tetapi juga secara nyata berkontribusi pada pembersihan ekosistem laut yang menjadi habitatnya, serta menilai keterimaan pasar terhadap produk berkelanjutan semacam ini..
<br>Cinderamata pariwisata merupakan objek yang menghubungkan ingatan, hayalan, dan imajinasi seseorang terhadap tempat yang pernah dikunjungi, serta harus memiliki ciri khas, nilai seni, dan daya tarik yang kuat.Survei lapangan di Shindu Dwarawati Turtle Conservation berhasil mengungkapkan informasi penting tentang tiga jenis penyu yang dilestarikan dan proses konservasi dari telur hingga pelepasan ke laut.Informasi tersebut menjadi dasar pengembangan cinderamata berupa wadah kacamata yang terinspirasi oleh tempurung penyu sebagai representasi simbolik dari upaya konservasi
<br>Membuat produk cinderamata untuk Shindu Dwarawati Turtle Conservation ini bertujuan untuk memperkenalkan tempat penangkaran penyu kepada masyarakat agar bisa mengedukasi pentingnya penyu bagi dunia dan dampak populasi penyu terancam punah. Untuk mendapatkan hasil produk cinderamata, dilakukan survey lokasi serta wawancara kepada pengelola Shindu Dwarawati Turtle Conservation terlebih dahulu. Dalam wawancara ini, peneliti menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai Shindu Dwarawati Turtle Conservation dan karakteristik penyu untuk memperoleh pengetahuan serta ciri khas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp" type="image/webp" length="48274" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-2bb88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-876c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36937-sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan</link>
	<guid isPermaLink="false">12748a2b52be90b153630017f2528d96</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:56:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ authors fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ gema cermat ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[authors,cermat,fees,focus,gema,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa, seperti aktivitas manusia, kebijakan konservasi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa, seperti aktivitas manusia, kebijakan konservasi, dan kondisi lingkungan. Kedua, studi komparatif antara kawasan konservasi serupa di daerah lain dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang strategi pengelolaan lahan yang efektif. Ketiga, penelitian tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap kualitas air dan ekosistem di kawasan TAHURA dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam.. Perubahan tutupan lahan di kawasan Taman Hutan Raya Gunung Tumpa pada periode 2016Ae2025 menunjukkan kecenderungan perubahan positif berupa peningkatan hutan sekunder serta penurunan semak belukar dan lahan terbuka, yang mengindikasikan terjadinya pemulihan vegetasi Taman Hutan Raya (TAHURA) Gunung Tumpa memiliki peran vital sebagai kawasan konservasi dan satu-satunya area tangkapan air yang tersisa di Kota Manado. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa dalam kurun waktu 2016 hingga 2025 menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penelitian yang digunakan adalah survei yang menggabungkan analisis spasial data sekunder citra satelit Sentinel-2 dan validasi lapangan menggunakan GPS. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika perubahan pada tujuh kelas tutupan lahan. Selama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp 1x" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-943c6.webp" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-943c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-943c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-943c6.webp 1x" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp 1x" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36937-sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" target="_blank">Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa, seperti aktivitas manusia, kebijakan konservasi, dan kondisi lingkungan. Kedua, studi komparatif antara kawasan konservasi serupa di daerah lain dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang strategi pengelolaan lahan yang efektif. Ketiga, penelitian tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap kualitas air dan ekosistem di kawasan TAHURA dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam..
<br>Perubahan tutupan lahan di kawasan Taman Hutan Raya Gunung Tumpa pada periode 2016Ae2025 menunjukkan kecenderungan perubahan positif berupa peningkatan hutan sekunder serta penurunan semak belukar dan lahan terbuka, yang mengindikasikan terjadinya pemulihan vegetasi
<br>Taman Hutan Raya (TAHURA) Gunung Tumpa memiliki peran vital sebagai kawasan konservasi dan satu-satunya area tangkapan air yang tersisa di Kota Manado. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa dalam kurun waktu 2016 hingga 2025 menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penelitian yang digunakan adalah survei yang menggabungkan analisis spasial data sekunder citra satelit Sentinel-2 dan validasi lapangan menggunakan GPS. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika perubahan pada tujuh kelas tutupan lahan. Selama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp" type="image/webp" length="91688" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-943c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2713-ybli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11345-jurnal-lentera-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36936-fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding</link>
	<guid isPermaLink="false">a6d24360ec15c88bbec00cdcde580528</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:49:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ authors fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ gema cermat ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[authors,cermat,fees,focus,gema,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana mengoptimalkan sistem vertikultur dengan menggunakan teknologi hidroponik atau aeroponik untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Kedua, melakukan studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana mengoptimalkan sistem vertikultur dengan menggunakan teknologi hidroponik atau aeroponik untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Kedua, melakukan studi komparatif antara sistem vertikultur dengan sistem budidaya tradisional untuk menganalisis manfaat dan tantangan masing-masing metode. Ketiga, meneliti dampak sosial dan ekonomi dari penerapan vertikultur di perkotaan, termasuk analisis terhadap perubahan pola konsumsi sayuran dan potensi pendapatan tambahan bagi keluarga. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan pertanian perkotaan yang berkelanjutan dan berdaya guna.. Pelatihan teknik vertikultur dengan memanfaatkan limbah botol plastik bekas terbukti menjadi solusi yang efektif, praktis, dan ekonomis untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan pertanian di kawasan perkotaan seperti Kelurahan Mahakeret Timur.Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya sayuran secara mandiri.Pemanfaatan pekarangan melalui vertikultur tidak hanya berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan perbaikan gizi keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui daur ulang sampah plastik dan peningkatan nilai estetika.Diperlukan adanya pendampingan berkelanjutan agar program ini dapat terus berkembang dan diadopsi oleh lebih banyak warga, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih hijau, produktif, dan mandiri secara pangan Peningkatan jumlah penduduk di kawasan perkotaan menyebabkan alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, yang berdampak pada keterbatasan lahan untuk budidaya tanaman. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan praktik pemanfaatan lahan pekarangan yang sempit melalui teknik vertikultur, dengan fokus pada pemanfaatan limbah botol plastik air minum kemasan 1500 ml sebagai wadah tanam. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp" title="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" alt="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-b2145.webp" title="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-b2145.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-b2145.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-b2145.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" alt="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36936-fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding" title="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" target="_blank">Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana mengoptimalkan sistem vertikultur dengan menggunakan teknologi hidroponik atau aeroponik untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Kedua, melakukan studi komparatif antara sistem vertikultur dengan sistem budidaya tradisional untuk menganalisis manfaat dan tantangan masing-masing metode. Ketiga, meneliti dampak sosial dan ekonomi dari penerapan vertikultur di perkotaan, termasuk analisis terhadap perubahan pola konsumsi sayuran dan potensi pendapatan tambahan bagi keluarga. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan pertanian perkotaan yang berkelanjutan dan berdaya guna..
<br>Pelatihan teknik vertikultur dengan memanfaatkan limbah botol plastik bekas terbukti menjadi solusi yang efektif, praktis, dan ekonomis untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan pertanian di kawasan perkotaan seperti Kelurahan Mahakeret Timur.Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya sayuran secara mandiri.Pemanfaatan pekarangan melalui vertikultur tidak hanya berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan perbaikan gizi keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui daur ulang sampah plastik dan peningkatan nilai estetika.Diperlukan adanya pendampingan berkelanjutan agar program ini dapat terus berkembang dan diadopsi oleh lebih banyak warga, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih hijau, produktif, dan mandiri secara pangan
<br>Peningkatan jumlah penduduk di kawasan perkotaan menyebabkan alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, yang berdampak pada keterbatasan lahan untuk budidaya tanaman. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan praktik pemanfaatan lahan pekarangan yang sempit melalui teknik vertikultur, dengan fokus pada pemanfaatan limbah botol plastik air minum kemasan 1500 ml sebagai wadah tanam. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp" type="image/webp" length="91936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-b2145.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2713-ybli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11345-jurnal-lentera-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36942-proses-produksi-briket-arang-limbah-produks</link>
	<guid isPermaLink="false">974f8261d9935c91e95db7365e07341f</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:33:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan alat pemotong briket otomatis yang lebih efisien dan presisi, dengan mempertimbangkan aspek biaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan alat pemotong briket otomatis yang lebih efisien dan presisi, dengan mempertimbangkan aspek biaya dan kemudahan penggunaan bagi UMKM. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk menguji efektivitas alat pemotong manual yang dirancang dengan alat pemotong konvensional yang digunakan oleh UMKM lain, guna mengidentifikasi keunggulan dan kekurangan masing-masing alat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan bahan baku alternatif selain tepung kanji sebagai bahan perekat, dengan tujuan meningkatkan kualitas briket arang dan mengurangi biaya produksi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM produsen briket arang di Indonesia.. UMKM Black Charcoal, yang berdiri sejak 2022, merupakan produsen briket arang tempurung kelapa.Proses produksi briket arang melibatkan penggunaan tempurung kelapa dan tepung kanji sebagai bahan baku utama.Tantangan utama dalam produksi adalah kecepatan proses pemotongan.Penelitian ini menghasilkan rancangan alat pemotong manual yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, meskipun hasil uji coba menunjukkan masih terdapat ruang untuk perbaikan kualitas produk Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pemotong briket manual yang dapat meningkatkan hasil dan kualitas produksi briket tempurung kelapa pada UMKM Black Charcoal. Penelitian menggunakan metode *mix method* yang dianggap lebih komprehensif dibandingkan penelitian dengan satu pendekatan saja. Perancangan alat pemotong manual briket arang tempurung kelapa menggunakan pendekatan *design thinking*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan alat produksi menyebabkan kualitas produk briket tempurung kelapa kurang baik, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" alt="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" alt="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-6fdea.webp" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-6fdea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-6fdea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-6fdea.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" alt="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36942-proses-produksi-briket-arang-limbah-produks" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" target="_blank">Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan alat pemotong briket otomatis yang lebih efisien dan presisi, dengan mempertimbangkan aspek biaya dan kemudahan penggunaan bagi UMKM. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk menguji efektivitas alat pemotong manual yang dirancang dengan alat pemotong konvensional yang digunakan oleh UMKM lain, guna mengidentifikasi keunggulan dan kekurangan masing-masing alat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan bahan baku alternatif selain tepung kanji sebagai bahan perekat, dengan tujuan meningkatkan kualitas briket arang dan mengurangi biaya produksi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM produsen briket arang di Indonesia..
<br>UMKM Black Charcoal, yang berdiri sejak 2022, merupakan produsen briket arang tempurung kelapa.Proses produksi briket arang melibatkan penggunaan tempurung kelapa dan tepung kanji sebagai bahan baku utama.Tantangan utama dalam produksi adalah kecepatan proses pemotongan.Penelitian ini menghasilkan rancangan alat pemotong manual yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, meskipun hasil uji coba menunjukkan masih terdapat ruang untuk perbaikan kualitas produk
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pemotong briket manual yang dapat meningkatkan hasil dan kualitas produksi briket tempurung kelapa pada UMKM Black Charcoal. Penelitian menggunakan metode *mix method* yang dianggap lebih komprehensif dibandingkan penelitian dengan satu pendekatan saja. Perancangan alat pemotong manual briket arang tempurung kelapa menggunakan pendekatan *design thinking*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan alat produksi menyebabkan kualitas produk briket tempurung kelapa kurang baik, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp" type="image/webp" length="77720" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-6fdea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36931-stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-prod</link>
	<guid isPermaLink="false">2fc5bf20278cbced8ddb5cc02b6aa1bc</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:50:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ authors fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ gema cermat ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[authors,cermat,fees,focus,gema,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji efektivitas pupuk organik cair dari daun kelor pada berbagai jenis tanaman hortikultura selain pakchoy, seperti tomat dan cabai, untuk mengetahui apakah manfaatnya dapat direplikasi secara luas di tingkat rumah tangga pertanian. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan: Pertama, perlu dikaji efektivitas pupuk organik cair dari daun kelor pada berbagai jenis tanaman hortikultura selain pakchoy, seperti tomat dan cabai, untuk mengetahui apakah manfaatnya dapat direplikasi secara luas di tingkat rumah tangga pertanian. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang potensi pemasaran dan pengemasan pupuk organik cair daun kelor sebagai produk usaha kecil oleh kelompok PKK, termasuk analisis kelayakan ekonomi, daya simpan, dan preferensi konsumen lokal. Ketiga, sebaiknya diteliti penerapan skema pelatihan berjenjang, di mana anggota kelompok PKK yang telah terlatih menjadi pelatih bagi kelompok lain di desa tetangga, untuk menilai efektivitas difusi pengetahuan berbasis komunitas dalam skala lebih luas. Penelitian-penelitian ini dapat memperkuat keberlanjutan program, meningkatkan nilai ekonomi, dan memperluas dampak lingkungan dari pemanfaatan daun kelor sebagai alternatif pupuk anorganik.. Kelompok PKK Desa Wolaang menunjukkan partisipasi yang cukup tinggi dalam pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari daun kelor dan penerapannya pada tanaman pakchoy.Mereka memperoleh pengetahuan tentang pupuk organik serta keterampilan dalam membuat dan mengaplikasikan pupuk organik cair dari daun kelor secara efektif.Kegiatan ini juga memberi motivasi agar teknik yang dipelajari dapat diaplikasikan pada tanaman lain, termasuk tanaman hias Kelompok PKK di Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, masih bergantung pada pemakaian pupuk anorganik dalam merawat tanaman hortikultura. Penggunaan pupuk anorganik berlebih, tidak tepat waktu, dan pemberian dosis yang keliru dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Pemakaian pupuk anorganik berlebihan dapat merusak struktur tanah, menurunkan kesuburan tanah, serta mengganggu kesehatan lingkungan. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kelompok PKK Desa Wolaang mengenai pupuk organik dan keterampilan dalam membuat pupuk organik cair (POC) berbahan dasar daun kelor. Metode pelaksanaan pengabdian ini terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan, pemantauan, serta evaluasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan masyarakat memahami jenis-jenis pupuk, pupuk organik, dan bahan-bahan lokal yang dapat dimanfaatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-dfa39.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-dfa39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-dfa39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-dfa39.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-4ecc1.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-4ecc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-4ecc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-4ecc1.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-a7eff.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-a7eff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-a7eff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-a7eff.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36931-stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-prod" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan" target="_blank">Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Aplikasi pada Tanaman Pakchoy bagi Kelompok PKK Desa Wolaang Kecamatan Langowan</a>: Pertama, perlu dikaji efektivitas pupuk organik cair dari daun kelor pada berbagai jenis tanaman hortikultura selain pakchoy, seperti tomat dan cabai, untuk mengetahui apakah manfaatnya dapat direplikasi secara luas di tingkat rumah tangga pertanian. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang potensi pemasaran dan pengemasan pupuk organik cair daun kelor sebagai produk usaha kecil oleh kelompok PKK, termasuk analisis kelayakan ekonomi, daya simpan, dan preferensi konsumen lokal. Ketiga, sebaiknya diteliti penerapan skema pelatihan berjenjang, di mana anggota kelompok PKK yang telah terlatih menjadi pelatih bagi kelompok lain di desa tetangga, untuk menilai efektivitas difusi pengetahuan berbasis komunitas dalam skala lebih luas. Penelitian-penelitian ini dapat memperkuat keberlanjutan program, meningkatkan nilai ekonomi, dan memperluas dampak lingkungan dari pemanfaatan daun kelor sebagai alternatif pupuk anorganik..
<br>Kelompok PKK Desa Wolaang menunjukkan partisipasi yang cukup tinggi dalam pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari daun kelor dan penerapannya pada tanaman pakchoy.Mereka memperoleh pengetahuan tentang pupuk organik serta keterampilan dalam membuat dan mengaplikasikan pupuk organik cair dari daun kelor secara efektif.Kegiatan ini juga memberi motivasi agar teknik yang dipelajari dapat diaplikasikan pada tanaman lain, termasuk tanaman hias
<br>Kelompok PKK di Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, masih bergantung pada pemakaian pupuk anorganik dalam merawat tanaman hortikultura. Penggunaan pupuk anorganik berlebih, tidak tepat waktu, dan pemberian dosis yang keliru dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Pemakaian pupuk anorganik berlebihan dapat merusak struktur tanah, menurunkan kesuburan tanah, serta mengganggu kesehatan lingkungan. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kelompok PKK Desa Wolaang mengenai pupuk organik dan keterampilan dalam membuat pupuk organik cair (POC) berbahan dasar daun kelor. Metode pelaksanaan pengabdian ini terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan, pemantauan, serta evaluasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan masyarakat memahami jenis-jenis pupuk, pupuk organik, dan bahan-bahan lokal yang dapat dimanfaatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-4ecc1.webp" type="image/webp" length="96428" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-dfa39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-4ecc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/stik-daun-kelor-pupuk-organik-cair-produksi-thiton-thumb-a7eff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2713-ybli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11345-jurnal-lentera-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36933-teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f</link>
	<guid isPermaLink="false">53db62812ae97dd8b9c692155f0ded23</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:50:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ authors fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ gema cermat ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[authors,cermat,fees,focus,gema,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai sistem hidroponik (wick, NFT, DFT) dalam konteks pemenuhan kebutuhan gizi keluarga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai sistem hidroponik (wick, NFT, DFT) dalam konteks pemenuhan kebutuhan gizi keluarga di perkotaan, dengan mempertimbangkan faktor biaya, kemudahan implementasi, dan hasil panen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi nutrisi AB Mix yang lebih optimal untuk tanaman sayuran lokal, dengan memperhatikan ketersediaan bahan baku dan dampak lingkungan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi potensi integrasi sistem hidroponik dengan teknologi smart farming, seperti sensor kelembaban dan pH, serta sistem otomatisasi penyiraman dan pemberian nutrisi, untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja.. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang pelatihan teknik budidaya hidroponik kepada kelompok Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT telah berhasil mencapai tujuannya yaitu meningkatkan kompetensi teknis mitra dalam mengimplementasikan sistem pertanian perkotaan.Pelaksanaan pelatihan praktik langsung menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan rata-rata sebesar 50.Budidaya hidroponik sebagai solusi pangan dan lingkungan, program ini efektif memperkenalkan hidroponik sebagai solusi praktis untuk ketahanan pangan keluarga yang menghasilkan produk sayuran sehat, higienis, dan bebas pestisida kimia yang berdampak terhadap kesehatan Keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menuntut adanya solusi inovatif dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, salah satunya melalui teknik budidaya hidroponik. Budidaya hidroponik menawarkan banyak keunggulan, termasuk produksi tanaman per satuan luas yang lebih tinggi, pertumbuhan yang lebih cepat, efisiensi penggunaan air dan pupuk, kontrol optimal terhadap nutrisi dan pH, serta independensi dari kondisi iklim/cuaca. Mitra Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah kelompok Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Pertanian UNSRAT. Iptek yang diterapkan meliputi: (1) pengenalan sistem pertanian perkotaan berwawasan lingkungan dengan hidroponik; (2) pelatihan praktik langsung teknik budidaya, mencakup penggunaan alat ukur (pH meter dan TDS meter), penyiapan nutrisi AB Mix, persemaian, pindah tanam,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-ab038.webp" title="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-ab038.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-ab038.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-ab038.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" alt="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp" title="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" alt="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36933-teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f" title="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" target="_blank">Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai sistem hidroponik (wick, NFT, DFT) dalam konteks pemenuhan kebutuhan gizi keluarga di perkotaan, dengan mempertimbangkan faktor biaya, kemudahan implementasi, dan hasil panen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi nutrisi AB Mix yang lebih optimal untuk tanaman sayuran lokal, dengan memperhatikan ketersediaan bahan baku dan dampak lingkungan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi potensi integrasi sistem hidroponik dengan teknologi smart farming, seperti sensor kelembaban dan pH, serta sistem otomatisasi penyiraman dan pemberian nutrisi, untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja..
<br>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang pelatihan teknik budidaya hidroponik kepada kelompok Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT telah berhasil mencapai tujuannya yaitu meningkatkan kompetensi teknis mitra dalam mengimplementasikan sistem pertanian perkotaan.Pelaksanaan pelatihan praktik langsung menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan rata-rata sebesar 50.Budidaya hidroponik sebagai solusi pangan dan lingkungan, program ini efektif memperkenalkan hidroponik sebagai solusi praktis untuk ketahanan pangan keluarga yang menghasilkan produk sayuran sehat, higienis, dan bebas pestisida kimia yang berdampak terhadap kesehatan
<br>Keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menuntut adanya solusi inovatif dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, salah satunya melalui teknik budidaya hidroponik. Budidaya hidroponik menawarkan banyak keunggulan, termasuk produksi tanaman per satuan luas yang lebih tinggi, pertumbuhan yang lebih cepat, efisiensi penggunaan air dan pupuk, kontrol optimal terhadap nutrisi dan pH, serta independensi dari kondisi iklim/cuaca. Mitra Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah kelompok Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Pertanian UNSRAT. Iptek yang diterapkan meliputi: (1) pengenalan sistem pertanian perkotaan berwawasan lingkungan dengan hidroponik; (2) pelatihan praktik langsung teknik budidaya, mencakup penggunaan alat ukur (pH meter dan TDS meter), penyiapan nutrisi AB Mix, persemaian, pindah tanam,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp" type="image/webp" length="95878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-ab038.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2713-ybli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11345-jurnal-lentera-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36945-musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">1f54609e4f60c20708b85e84698da523</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:42:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fear missing ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fear,missing,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar otoritas pajak meningkatkan sosialisasi dan edukasi teknis terkait penerapan PPh Final jasa konstruksi serta menerapkan sanksi perpajakan secara konsisten untuk mendorong kepatuhan perusahaan. Perusahaan konstruksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar otoritas pajak meningkatkan sosialisasi dan edukasi teknis terkait penerapan PPh Final jasa konstruksi serta menerapkan sanksi perpajakan secara konsisten untuk mendorong kepatuhan perusahaan. Perusahaan konstruksi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap peraturan perpajakan melalui penguatan sistem administrasi dan kompetensi sumber daya manusia di bidang perpajakan. Studi-studi mendatang tentang kepatuhan pajak di industri konstruksi disarankan untuk memperluas cakupan objek studi dan periode waktu, memasukkan lebih banyak variabel penting, serta menggunakan berbagai metodologi penelitian.. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemahaman peraturan PPh Final, kesadaran perusahaan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi pada perusahaan konstruksi di Indonesia periode 2020 hingga 2024.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman peraturan PPh Final dan sanksi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi, namun kesadaran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan.Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi.Temuan ini menegaskan bahwa kepatuhan perpajakan perusahaan konstruksi lebih dipengaruhi oleh pemahaman regulasi dan penegakan sanksi dibandingkan faktor kesadaran internal perusahaan Penelitian ini mengkaji kepatuhan perusahaan konstruksi Indonesia terhadap Pajak Penghasilan Akhir atas Jasa Konstruksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Pajak Penghasilan, dari tahun 2020 hingga 2024. Studi ini didorong oleh tantangan kepatuhan pajak yang terus-menerus di sektor konstruksi, terlepas dari kontribusinya yang penting terhadap pembangunan ekonomi nasional. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pengetahuan pajak perusahaan, peraturan pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan Pajak Penghasilan Akhir di industri konstruksi. Studi ini menggunakan desain penelitian eksploratif dan metodologi kuantitatif. Regresi data panel digunakan untuk menganalisis data sekunder... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-97be4.webp" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-97be4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-97be4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-97be4.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" alt="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" alt="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" alt="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36945-musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" target="_blank">Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar otoritas pajak meningkatkan sosialisasi dan edukasi teknis terkait penerapan PPh Final jasa konstruksi serta menerapkan sanksi perpajakan secara konsisten untuk mendorong kepatuhan perusahaan. Perusahaan konstruksi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap peraturan perpajakan melalui penguatan sistem administrasi dan kompetensi sumber daya manusia di bidang perpajakan. Studi-studi mendatang tentang kepatuhan pajak di industri konstruksi disarankan untuk memperluas cakupan objek studi dan periode waktu, memasukkan lebih banyak variabel penting, serta menggunakan berbagai metodologi penelitian..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemahaman peraturan PPh Final, kesadaran perusahaan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi pada perusahaan konstruksi di Indonesia periode 2020 hingga 2024.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman peraturan PPh Final dan sanksi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi, namun kesadaran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan.Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi.Temuan ini menegaskan bahwa kepatuhan perpajakan perusahaan konstruksi lebih dipengaruhi oleh pemahaman regulasi dan penegakan sanksi dibandingkan faktor kesadaran internal perusahaan
<br>Penelitian ini mengkaji kepatuhan perusahaan konstruksi Indonesia terhadap Pajak Penghasilan Akhir atas Jasa Konstruksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Pajak Penghasilan, dari tahun 2020 hingga 2024. Studi ini didorong oleh tantangan kepatuhan pajak yang terus-menerus di sektor konstruksi, terlepas dari kontribusinya yang penting terhadap pembangunan ekonomi nasional. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pengetahuan pajak perusahaan, peraturan pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan Pajak Penghasilan Akhir di industri konstruksi. Studi ini menggunakan desain penelitian eksploratif dan metodologi kuantitatif. Regresi data panel digunakan untuk menganalisis data sekunder...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp" type="image/webp" length="89952" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-97be4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3040-steipress.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12503-jurnal-akuntansi-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36953-preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e</link>
	<guid isPermaLink="false">6005409b682c79da6f679c091439e4d3</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:41:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan boneka rajut dengan fitur sensorik tambahan, seperti tekstur yang berbeda atau aroma terapi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan boneka rajut dengan fitur sensorik tambahan, seperti tekstur yang berbeda atau aroma terapi, untuk meningkatkan efek relaksasi dan kenyamanan emosional. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas boneka rajut dalam mengurangi gejala kecemasan dan depresi pada kelompok usia yang berbeda, serta mengeksplorasi potensi penggunaannya sebagai alat terapi komplementer. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana desain boneka rajut, termasuk bentuk, ukuran, dan warna, dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi individu yang berbeda, serta bagaimana personalisasi boneka dapat meningkatkan rasa keterikatan dan dukungan emosional.. Saat ini isu masalah mental menjadi urgensi yang dihadapi oleh remaja, khususnya di Indonesia.Data dari Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey tahun 2022 menunjukkan bahwa jutaan remaja mengalami masalah mental, dengan sebagian besar mengalami gangguan emosional yang berawal dari emosi kesepian.Fenomena kesepian tersebut terutama meresap dalam populasi remaja, dengan sebagian besar dari mereka bahkan mengalami keinginan untuk melakukan tindakan yang berdampak buruk pada diri mereka sendiri.Tantangan ini diperparah oleh kurangnya regulasi emosi yang baik, terutama bagi individu yang memiliki kepribadian introvert.Remaja dengan karakteristik ini cenderung merasa terisolasi dalam lingkungan sosial yang ramai, sehingga rentan terhadap kesepian Masalah mental yang banyak dialami individu, salah satunya adalah gangguan emosi. Riskesdas tahun 2018 mencatat 157.695 remaja berusia 18-24 tahun rentan mengalami gangguan emosi yang disebabkan oleh kesepian dan memiliki kecenderungan self-harm dan tindakan bunuh diri. Untuk mengatasi gangguan emosi tersebut, pemberian dukungan emosional menjadi hal penting. Dukungan emosional dapat diberikan melalui kegiatan yang mendorong pelepasan hormon endorfin dan dopamine, seperti memeluk boneka rajut. Berdasarkan permasalahan tersebut, ditemukan peluang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" alt="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f986.webp" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f986.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f986.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f986.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" alt="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7d824.webp" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7d824.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7d824.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7d824.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" alt="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36953-preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" target="_blank">Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan boneka rajut dengan fitur sensorik tambahan, seperti tekstur yang berbeda atau aroma terapi, untuk meningkatkan efek relaksasi dan kenyamanan emosional. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas boneka rajut dalam mengurangi gejala kecemasan dan depresi pada kelompok usia yang berbeda, serta mengeksplorasi potensi penggunaannya sebagai alat terapi komplementer. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana desain boneka rajut, termasuk bentuk, ukuran, dan warna, dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi individu yang berbeda, serta bagaimana personalisasi boneka dapat meningkatkan rasa keterikatan dan dukungan emosional..
<br>Saat ini isu masalah mental menjadi urgensi yang dihadapi oleh remaja, khususnya di Indonesia.Data dari Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey tahun 2022 menunjukkan bahwa jutaan remaja mengalami masalah mental, dengan sebagian besar mengalami gangguan emosional yang berawal dari emosi kesepian.Fenomena kesepian tersebut terutama meresap dalam populasi remaja, dengan sebagian besar dari mereka bahkan mengalami keinginan untuk melakukan tindakan yang berdampak buruk pada diri mereka sendiri.Tantangan ini diperparah oleh kurangnya regulasi emosi yang baik, terutama bagi individu yang memiliki kepribadian introvert.Remaja dengan karakteristik ini cenderung merasa terisolasi dalam lingkungan sosial yang ramai, sehingga rentan terhadap kesepian
<br>Masalah mental yang banyak dialami individu, salah satunya adalah gangguan emosi. Riskesdas tahun 2018 mencatat 157.695 remaja berusia 18-24 tahun rentan mengalami gangguan emosi yang disebabkan oleh kesepian dan memiliki kecenderungan self-harm dan tindakan bunuh diri. Untuk mengatasi gangguan emosi tersebut, pemberian dukungan emosional menjadi hal penting. Dukungan emosional dapat diberikan melalui kegiatan yang mendorong pelepasan hormon endorfin dan dopamine, seperti memeluk boneka rajut. Berdasarkan permasalahan tersebut, ditemukan peluang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp" type="image/webp" length="86136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f986.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7d824.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Performance Annotation Analysis of Maria Callas Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizets Aria Habanera ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Performance Annotation Analysis of Maria Callas Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizets Aria Habanera ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Performance Annotation Analysis of Maria Callas Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizets Aria Habanera ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36940-teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bize</link>
	<guid isPermaLink="false">afb3cd1b33a3d14973a46be562f32e99</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:26:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gede yudarta ]]></category>
	<category><![CDATA[ wayan ardini ]]></category>
	<category><![CDATA[ biang kerok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardini,biang,gede,kerok,wayan,yudarta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: (1) Menganalisis pengaruh konteks budaya dan historis pada pilihan ornamen penyanyi, serta bagaimana perkembangan teknik vokal modern dapat mempengaruhi cara penyanyi kontemporer menafsirkan karya klasik. (2) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas' Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet's Aria Habanera: Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: (1) Menganalisis pengaruh konteks budaya dan historis pada pilihan ornamen penyanyi, serta bagaimana perkembangan teknik vokal modern dapat mempengaruhi cara penyanyi kontemporer menafsirkan karya klasik. (2) Menjelajahi hubungan antara ornamen vokal, ekspresi karakter, dan interpretasi penyanyi dalam konteks Habanera, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti dinamika, timbre, dan artikulasi. (3) Mengembangkan kerangka kerja analisis yang lebih komprehensif untuk mengeksplorasi teknik vokal dan interpretasi dalam opera, dengan fokus pada aspek-aspek seperti ekspresi emosional, teknik vokal, dan interaksi dengan musik dan karakter.. Dalam membahas teknik ornamen vokal yang digunakan oleh Maria Callas, Elna Garansa, dan Teresa Berganza dalam Habanera, kita dapat melihat perbedaan signifikan dalam cara mereka mengekspresikan karakter Carmen.Maria Callas menggunakan ornamen yang bebas dan ekspresif, dengan penerapan rubato yang besar dan trills yang panjang yang menambah ketegangan emosional dan menciptakan eksplosif ekspresif yang sesuai dengan karakter Carmen yang liar, dominan, dan penuh gairah.Di sisi lain, Elna Garansa lebih menyukai ornamen minimal yang elegan dan bersih, memberikan sensasi sensual yang lebih terkendali dan misterius, sedangkan Teresa Berganza menggunakan ornamen sederhana dan kontrol ritme yang ketat untuk menggambarkan Carmen sebagai sosok yang ringan dan alami Aria Habanera dari opera Carmen karya Georges Bizet menampilkan karakterisasi Carmen yang sensual dan bebas melalui melodi dan ritme yang khas. Meskipun karya ini telah banyak diteliti, studi khusus tentang ornamen vokal masih jarang. Ornamen memainkan peran penting dalam memperkaya interpretasi sambil menyeimbangkan kebebasan artistik dengan kesetiaan terhadap partitur. Penelitian ini bertanya: bagaimana ornamen vokal interpretatif Maria Callas dapat menjadi referensi untuk membawakan Habanera? Metode yang digunakan meliputi transkripsi ornamen vokal oleh Maria Callas, Elna Garansa, dan Teresa Berganza, diikuti dengan analisis interpretatif untuk memahami ekspresi artistik dan niatnya. Analisis komparatif dilakukan untuk menilai kecocokannya dengan partitur dan dampaknya terhadap karakterisasi ekspresif. Hasilnya adalah kerangka catatan penyanyi yang dapat digunakan oleh penyanyi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-d73b5.webp" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-d73b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-d73b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-d73b5.webp 1x" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" alt="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp 1x" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" alt="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-f7110.webp" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-f7110.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-f7110.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-f7110.webp 1x" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" alt="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36940-teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bize" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" target="_blank">Performance Annotation: Analysis of Maria Callas' Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet's Aria Habanera</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: (1) Menganalisis pengaruh konteks budaya dan historis pada pilihan ornamen penyanyi, serta bagaimana perkembangan teknik vokal modern dapat mempengaruhi cara penyanyi kontemporer menafsirkan karya klasik. (2) Menjelajahi hubungan antara ornamen vokal, ekspresi karakter, dan interpretasi penyanyi dalam konteks Habanera, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti dinamika, timbre, dan artikulasi. (3) Mengembangkan kerangka kerja analisis yang lebih komprehensif untuk mengeksplorasi teknik vokal dan interpretasi dalam opera, dengan fokus pada aspek-aspek seperti ekspresi emosional, teknik vokal, dan interaksi dengan musik dan karakter..
<br>Dalam membahas teknik ornamen vokal yang digunakan oleh Maria Callas, Elna Garansa, dan Teresa Berganza dalam Habanera, kita dapat melihat perbedaan signifikan dalam cara mereka mengekspresikan karakter Carmen.Maria Callas menggunakan ornamen yang bebas dan ekspresif, dengan penerapan rubato yang besar dan trills yang panjang yang menambah ketegangan emosional dan menciptakan eksplosif ekspresif yang sesuai dengan karakter Carmen yang liar, dominan, dan penuh gairah.Di sisi lain, Elna Garansa lebih menyukai ornamen minimal yang elegan dan bersih, memberikan sensasi sensual yang lebih terkendali dan misterius, sedangkan Teresa Berganza menggunakan ornamen sederhana dan kontrol ritme yang ketat untuk menggambarkan Carmen sebagai sosok yang ringan dan alami
<br>Aria Habanera dari opera Carmen karya Georges Bizet menampilkan karakterisasi Carmen yang sensual dan bebas melalui melodi dan ritme yang khas. Meskipun karya ini telah banyak diteliti, studi khusus tentang ornamen vokal masih jarang. Ornamen memainkan peran penting dalam memperkaya interpretasi sambil menyeimbangkan kebebasan artistik dengan kesetiaan terhadap partitur. Penelitian ini bertanya: bagaimana ornamen vokal interpretatif Maria Callas dapat menjadi referensi untuk membawakan Habanera? Metode yang digunakan meliputi transkripsi ornamen vokal oleh Maria Callas, Elna Garansa, dan Teresa Berganza, diikuti dengan analisis interpretatif untuk memahami ekspresi artistik dan niatnya. Analisis komparatif dilakukan untuk menilai kecocokannya dengan partitur dan dampaknya terhadap karakterisasi ekspresif. Hasilnya adalah kerangka catatan penyanyi yang dapat digunakan oleh penyanyi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp" type="image/webp" length="199466" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-d73b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-f7110.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11358-journal-aesthetics-creativity-art-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Art Ecosystem of Amreta ing Huma ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Art Ecosystem of Amreta ing Huma ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Art Ecosystem of Amreta ing Huma ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36948-learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma</link>
	<guid isPermaLink="false">05201316f3ef76be6b3e027e170fab95</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:12:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gede yudarta ]]></category>
	<category><![CDATA[ wayan ardini ]]></category>
	<category><![CDATA[ biang kerok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardini,biang,gede,kerok,wayan,yudarta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research could explore the potential of Amreta ing Huma as a model for community-based ecological art initiatives in other agricultural regions facing similar challenges of land conversion and cultural preservation.  Investigating the economic ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma: Further research could explore the potential of Amreta ing Huma as a model for community-based ecological art initiatives in other agricultural regions facing similar challenges of land conversion and cultural preservation. Investigating the economic viability of upcycled art materials, specifically glass and ceramics, could reveal opportunities for sustainable livelihoods and circular economy models within the Balinese art sector. Additionally, a comparative study examining the effectiveness of different art-based interventions in promoting awareness and fostering community engagement with traditional ecological knowledge systems, such as subak, would be valuable. These studies should consider the role of digital media and participatory art practices in reaching wider audiences and facilitating collaborative problem-solving. Expanding on the aesthetic analysis presented in the paper, future research could delve deeper into the specific formal elements and compositional strategies employed in Amreta ing HumaAos artworks, and how these contribute to the overall emotional and intellectual impact on viewers. Finally, exploring the potential for integrating Amreta ing HumaAos principles into educational curricula at various levels, from primary schools to universities, could cultivate a new generation of artists and citizens committed to sustainable practices and cultural heritage preservation. This integration could involve hands-on workshops, field trips to subak landscapes, and collaborative art projects that address local environmental and social issues.. The Amreta ing Huma art ecosystem began with the creation of ecological artworks based on upcycled glass and ceramics in response to the subak phenomenon.These artworks then served as a model for the artist's responsiveness to engage the public in understanding the social phenomenon, leading to interactions between stakeholders.Amreta ing Huma's artwork is defined as something that triggers aesthetic emotions based on its formal structure and fills the personal imagination of the audience.The Amreta ing Huma art ecosystem refers to the cultural system model based on the UNESCO Framework for Cultural Statistics, which has five subsystems Amreta ing Huma is an art ecosystem whose ideas sparked the subak phenomenon and its current existence. By linking culture, society, education, politics, technology, economics, and stakeholders, it can become an alternative way of thinking for Balinese society, both nationally and internationally. This paper is compiled based on the results of fieldwork through a qualitative approach, namely the implementation of interview methods accompanied by direct observation, the process of transcribing information in the form of field data, processing data to compiling... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-a636d.webp" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-a636d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-a636d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-a636d.webp 1x" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" alt="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp 1x" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" alt="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-69aff.webp" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-69aff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-69aff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-69aff.webp 1x" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" alt="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36948-learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" target="_blank">The Art Ecosystem of Amreta ing Huma</a>: Further research could explore the potential of Amreta ing Huma as a model for community-based ecological art initiatives in other agricultural regions facing similar challenges of land conversion and cultural preservation.  Investigating the economic viability of upcycled art materials, specifically glass and ceramics, could reveal opportunities for sustainable livelihoods and circular economy models within the Balinese art sector.  Additionally, a comparative study examining the effectiveness of different art-based interventions in promoting awareness and fostering community engagement with traditional ecological knowledge systems, such as subak, would be valuable.  These studies should consider the role of digital media and participatory art practices in reaching wider audiences and facilitating collaborative problem-solving.  Expanding on the aesthetic analysis presented in the paper, future research could delve deeper into the specific formal elements and compositional strategies employed in Amreta ing HumaAos artworks, and how these contribute to the overall emotional and intellectual impact on viewers.  Finally, exploring the potential for integrating Amreta ing HumaAos principles into educational curricula at various levels, from primary schools to universities, could cultivate a new generation of artists and citizens committed to sustainable practices and cultural heritage preservation.  This integration could involve hands-on workshops, field trips to subak landscapes, and collaborative art projects that address local environmental and social issues..
<br>The Amreta ing Huma art ecosystem began with the creation of ecological artworks based on upcycled glass and ceramics in response to the subak phenomenon.These artworks then served as a model for the artist's responsiveness to engage the public in understanding the social phenomenon, leading to interactions between stakeholders.Amreta ing Huma's artwork is defined as something that triggers aesthetic emotions based on its formal structure and fills the personal imagination of the audience.The Amreta ing Huma art ecosystem refers to the cultural system model based on the UNESCO Framework for Cultural Statistics, which has five subsystems
<br>Amreta ing Huma is an art ecosystem whose ideas sparked the subak phenomenon and its current existence. By linking culture, society, education, politics, technology, economics, and stakeholders, it can become an alternative way of thinking for Balinese society, both nationally and internationally. This paper is compiled based on the results of fieldwork through a qualitative approach, namely the implementation of interview methods accompanied by direct observation, the process of transcribing information in the form of field data, processing data to compiling...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp" type="image/webp" length="175500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-a636d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-69aff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11358-journal-aesthetics-creativity-art-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36935-kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-kacan</link>
	<guid isPermaLink="false">c116a1ada6d96cb5d138c84cef2a7c24</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:11:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ authors fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ gema cermat ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[authors,cermat,fees,focus,gema,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi eco enzyme terhadap kualitas tempe dari berbagai bahan baku, seperti kedelai, kacang hijau, dan kacang merah, agar dapat ditentukan formulasi optimal yang menghasilkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi eco enzyme terhadap kualitas tempe dari berbagai bahan baku, seperti kedelai, kacang hijau, dan kacang merah, agar dapat ditentukan formulasi optimal yang menghasilkan produk dengan tekstur, rasa, dan keamanan terbaik. Kedua, penting untuk mengkaji secara sistematis perbedaan parameter fermentasi Ae seperti durasi inkubasi, suhu, dan kelembapan Ae pada tempe berbahan baku non-kedelai, guna mengembangkan panduan produksi standar yang dapat diadopsi oleh pelaku usaha skala rumah tangga. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang potensi pemanfaatan limbah cair dan padat dari proses pembuatan tempe berbasis eco enzyme sebagai pupuk organik atau bahan baku biogas, sehingga dapat mendorong terciptanya sistem ekonomi sirkular di tingkat komunitas. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat aspek keberlanjutan, efisiensi, dan nilai tambah dari inovasi yang telah diperkenalkan, serta membuka jalan bagi pengembangan industri tempe yang lebih mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.. Kegiatan pelatihan pembuatan tempe dengan eco enzyme di Kelurahan Paniki Bawah telah berhasil dilaksanakan dan mencapai tujuannya.Peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai seluruh tahapan pembuatan tempe yang higienis dan efektif.Inovasi penggunaan eco enzyme serta bahan baku alternatif membuka peluang peningkatan kualitas produk dan kemandirian produksi berbasis sumber daya lokal Tempe merupakan sumber protein nabati yang sangat penting dalam pola konsumsi masyarakat Indonesia dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya pangan nasional. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan proses produksi yang berkelanjutan, inovasi yang ramah lingkungan menjadi krusial. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan tempe dengan penambahan eco enzyme kepada masyarakat di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, untuk meningkatkan kualitas fermentasi dan mengurangi dampak lingkungan. Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dan praktik langsung yang dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2025. Hasil utama dari kegiatan ini adalah terjadinya transfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai seluruh tahapan proses pembuatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-484bf.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-484bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-484bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-484bf.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-b510c.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-b510c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-b510c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-b510c.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36935-kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-kacan" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" target="_blank">Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi eco enzyme terhadap kualitas tempe dari berbagai bahan baku, seperti kedelai, kacang hijau, dan kacang merah, agar dapat ditentukan formulasi optimal yang menghasilkan produk dengan tekstur, rasa, dan keamanan terbaik. Kedua, penting untuk mengkaji secara sistematis perbedaan parameter fermentasi Ae seperti durasi inkubasi, suhu, dan kelembapan Ae pada tempe berbahan baku non-kedelai, guna mengembangkan panduan produksi standar yang dapat diadopsi oleh pelaku usaha skala rumah tangga. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang potensi pemanfaatan limbah cair dan padat dari proses pembuatan tempe berbasis eco enzyme sebagai pupuk organik atau bahan baku biogas, sehingga dapat mendorong terciptanya sistem ekonomi sirkular di tingkat komunitas. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat aspek keberlanjutan, efisiensi, dan nilai tambah dari inovasi yang telah diperkenalkan, serta membuka jalan bagi pengembangan industri tempe yang lebih mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan dalam jangka panjang..
<br>Kegiatan pelatihan pembuatan tempe dengan eco enzyme di Kelurahan Paniki Bawah telah berhasil dilaksanakan dan mencapai tujuannya.Peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai seluruh tahapan pembuatan tempe yang higienis dan efektif.Inovasi penggunaan eco enzyme serta bahan baku alternatif membuka peluang peningkatan kualitas produk dan kemandirian produksi berbasis sumber daya lokal
<br>Tempe merupakan sumber protein nabati yang sangat penting dalam pola konsumsi masyarakat Indonesia dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya pangan nasional. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan proses produksi yang berkelanjutan, inovasi yang ramah lingkungan menjadi krusial. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan tempe dengan penambahan eco enzyme kepada masyarakat di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, untuk meningkatkan kualitas fermentasi dan mengurangi dampak lingkungan. Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dan praktik langsung yang dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2025. Hasil utama dari kegiatan ini adalah terjadinya transfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai seluruh tahapan proses pembuatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp" type="image/webp" length="94812" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-484bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-b510c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2713-ybli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11345-jurnal-lentera-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 10 Apr 2026 08:26:19 +0700. 12 items. Served in: 1.21 seconds [rss] -->
