<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 05:17:38 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:17:38 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-10T05:17:38+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36874-pengelolaan-sampah-plastik-ruma</link>
	<guid isPermaLink="false">1dfa0abb2486440a900463ee1aec3747</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 03:12:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sufyan anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ itza mulyani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ulva lactuca ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,itza,lactuca,mulyani,sufyan,ulva]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan sosialisasi sanitasi total berbasis masyarakat di Kabupaten Simeulue. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi praktik sanitasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan sosialisasi sanitasi total berbasis masyarakat di Kabupaten Simeulue. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi praktik sanitasi ibu, seperti pendidikan dan akses terhadap informasi. Penelitian kualitatif mendalam juga dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman ibu dalam menerapkan praktik sanitasi yang baik. Dengan demikian, intervensi yang lebih efektif dapat dirancang untuk meningkatkan kesehatan dan kebersihan lingkungan di daerah tersebut.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan praktik kebersihan dan sanitasi pribadi ibu dapat berkontribusi secara signifikan terhadap praktik sanitasi ibu.Oleh karena itu, sosialisasi di antara ibu di Kabupaten Simeulue tentang sanitasi total berbasis masyarakat diperlukan Sanitasi Rumah Dasar adalah upaya untuk membuat rumah dan lingkungannya menjadi sehat. Rumah dengan sanitasi yang buruk akan memudahkan penyebaran penyakit menular, terutama penyakit saluran pernapasan dan pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek Pengetahuan Ibu tentang Pentingnya Sanitasi Rumah Tangga Dasar terhadap praktik sanitasi. Metode penelitian adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan memperoleh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-fbd7b.webp" title="JURIS - Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-fbd7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-fbd7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-fbd7b.webp 1x" title="JURIS - Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District" alt="JURIS - Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-51f93.webp" title="JURIS - Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-51f93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-51f93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-51f93.webp 1x" title="JURIS - Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District" alt="JURIS - Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36874-pengelolaan-sampah-plastik-ruma" title="JURIS - Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District" target="_blank">Maternal Knowledge and Practices Towards Basic House Sanitation in Simeulue District</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan sosialisasi sanitasi total berbasis masyarakat di Kabupaten Simeulue. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi praktik sanitasi ibu, seperti pendidikan dan akses terhadap informasi. Penelitian kualitatif mendalam juga dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman ibu dalam menerapkan praktik sanitasi yang baik. Dengan demikian, intervensi yang lebih efektif dapat dirancang untuk meningkatkan kesehatan dan kebersihan lingkungan di daerah tersebut..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan praktik kebersihan dan sanitasi pribadi ibu dapat berkontribusi secara signifikan terhadap praktik sanitasi ibu.Oleh karena itu, sosialisasi di antara ibu di Kabupaten Simeulue tentang sanitasi total berbasis masyarakat diperlukan
<br>Sanitasi Rumah Dasar adalah upaya untuk membuat rumah dan lingkungannya menjadi sehat. Rumah dengan sanitasi yang buruk akan memudahkan penyebaran penyakit menular, terutama penyakit saluran pernapasan dan pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek Pengetahuan Ibu tentang Pentingnya Sanitasi Rumah Tangga Dasar terhadap praktik sanitasi. Metode penelitian adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan memperoleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-fbd7b.webp" type="image/webp" length="110818" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-fbd7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pengelolaan-sampah-plastik-rumah-warga-tangga-nela-thumb-51f93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-439-utu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13333-j-kesmas-jurnal-fakultas-kesehatan-masyarakat-the-indonesian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja Kajian Sosiologi Sastra ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja Kajian Sosiologi Sastra ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja Kajian Sosiologi Sastra ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36868-pesan-moral-pendidikan-islam-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">e867ad060463f61b06fbb304365299a6</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 22:16:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ lp3mzh ]]></category>
	<category><![CDATA[ v4i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,lp3mzh,main,v4i1]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut dampak dari cyberbullying terhadap individu dan masyarakat, serta strategi-strategi yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra): Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut dampak dari cyberbullying terhadap individu dan masyarakat, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mencegah dan mengatasi masalah ini. Kedua, penelitian dapat fokus pada peran media sosial dalam membentuk opini publik dan bagaimana informasi yang tersebar di media sosial dapat mempengaruhi perilaku dan persepsi masyarakat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih dalam tentang bagaimana film-film seperti "Budi Pekerti" dapat digunakan sebagai alat pendidikan moral bagi remaja, dan bagaimana pesan-pesan moral dalam film tersebut dapat disampaikan secara efektif kepada penonton.. Di dunia sekarang ini, media sosial menjadi wadah interaksi antar manusia.Belakangan ini berbagai permasalahan sosial dan kriminalitas terjadi akibat konflik media sosial.Masalah ini membawa bukti sesungguhnya etika harus terus diperjuangkan, baik dalam realitas social ataupun dunia maya.Film AuBudi Pekerti'' ini salah satu pecapaian anak negeri ini yang patut mendapat pengakuan.Berdurasi kurang dari dua jam, film ini menampilkan prestasi membanggakan generasi muda Indonesia di kancah internasional.Film yang penuh arti yang mendalam dan menghangatkan hati para penonton film Budi Pekerti.Film ini menunjukkan kepada kita bahwa sikap tidak bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial bisa berdampak besar pada diri kita sendiri, orang terdekat, bahkan orang yang tidak kita kenal.Oleh karena itu, seluruh pengguna teknologi khususnya media sosial mempunyai kewajiban untuk bersikap bijak dan berhati-hati dalam memperhatikan urusan dan kewajiban masing-masing sehingga lahirlah perkembangan teknologi yang positif dan bermanfaat.Film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja mengandung lima nilai moral.Salah satunya adalah kejujuran, kerja keras, kreativitas, kritik, dan penghargaan terhadap lingkungan.Film ini mempunyai pesan moral yang berguna dalam kehidupan.Melalui film ini, kita dapat mengajarkan kepada remaja akan pentingnya moralitas dalam kehidupan sosialnya untuk mencegah hal-hal negatif terjadi pada dirinya di kemudian hari Film tidak hanya sekedar menghibur penontonnya, namun juga berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan yang dikandungnya. Oleh karena itu, saat ini banyak sekali perbincangan mengenai film-film produksi dalam negeri maupun internasional. Perkembangan film ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Salah satu film yang sedang hits di kalangan penonton saat ini yaitu AuBudi PekertiAy karya Wregas Bhanuteja. Film ini berkisah tentang seorang guru bimbingan dan konseling yang menggunakan teknik uniknya untuk membimbing murid-muridnya. Hingga suatu saat, guru itu tiba-tiba menjadi topik hangat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-bbc3a.webp" title="JURIS - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-bbc3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-bbc3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-bbc3a.webp 1x" title="JURIS - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)" alt="JURIS - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-a447b.webp" title="JURIS - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-a447b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-a447b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-a447b.webp 1x" title="JURIS - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)" alt="JURIS - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-4a583.webp" title="JURIS - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-4a583.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-4a583.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-4a583.webp 1x" title="JURIS - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)" alt="JURIS - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36868-pesan-moral-pendidikan-islam-nilai" title="JURIS - Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)" target="_blank">Representasi Nilai Moral Pada Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja (Kajian Sosiologi Sastra)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut dampak dari cyberbullying terhadap individu dan masyarakat, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mencegah dan mengatasi masalah ini. Kedua, penelitian dapat fokus pada peran media sosial dalam membentuk opini publik dan bagaimana informasi yang tersebar di media sosial dapat mempengaruhi perilaku dan persepsi masyarakat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih dalam tentang bagaimana film-film seperti "Budi Pekerti" dapat digunakan sebagai alat pendidikan moral bagi remaja, dan bagaimana pesan-pesan moral dalam film tersebut dapat disampaikan secara efektif kepada penonton..
<br>Di dunia sekarang ini, media sosial menjadi wadah interaksi antar manusia.Belakangan ini berbagai permasalahan sosial dan kriminalitas terjadi akibat konflik media sosial.Masalah ini membawa bukti sesungguhnya etika harus terus diperjuangkan, baik dalam realitas social ataupun dunia maya.Film AuBudi Pekerti'' ini salah satu pecapaian anak negeri ini yang patut mendapat pengakuan.Berdurasi kurang dari dua jam, film ini menampilkan prestasi membanggakan generasi muda Indonesia di kancah internasional.Film yang penuh arti yang mendalam dan menghangatkan hati para penonton film Budi Pekerti.Film ini menunjukkan kepada kita bahwa sikap tidak bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial bisa berdampak besar pada diri kita sendiri, orang terdekat, bahkan orang yang tidak kita kenal.Oleh karena itu, seluruh pengguna teknologi khususnya media sosial mempunyai kewajiban untuk bersikap bijak dan berhati-hati dalam memperhatikan urusan dan kewajiban masing-masing sehingga lahirlah perkembangan teknologi yang positif dan bermanfaat.Film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja mengandung lima nilai moral.Salah satunya adalah kejujuran, kerja keras, kreativitas, kritik, dan penghargaan terhadap lingkungan.Film ini mempunyai pesan moral yang berguna dalam kehidupan.Melalui film ini, kita dapat mengajarkan kepada remaja akan pentingnya moralitas dalam kehidupan sosialnya untuk mencegah hal-hal negatif terjadi pada dirinya di kemudian hari
<br>Film tidak hanya sekedar menghibur penontonnya, namun juga berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan yang dikandungnya. Oleh karena itu, saat ini banyak sekali perbincangan mengenai film-film produksi dalam negeri maupun internasional. Perkembangan film ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Salah satu film yang sedang hits di kalangan penonton saat ini yaitu AuBudi PekertiAy karya Wregas Bhanuteja. Film ini berkisah tentang seorang guru bimbingan dan konseling yang menggunakan teknik uniknya untuk membimbing murid-muridnya. Hingga suatu saat, guru itu tiba-tiba menjadi topik hangat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-bbc3a.webp" type="image/webp" length="55618" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-bbc3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-a447b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/pesan-moral-pendidikan-islam-nilai-masyarakat-film-thumb-4a583.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12270-asmaraloka-jurnal-pendidikan-linguistik-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Work Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts Aceh Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Work Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts Aceh Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Work Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts Aceh Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36873-work-accidents-remain-training-programs</link>
	<guid isPermaLink="false">6ff0b95c43aff81f3cf28d279f25c870</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:57:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sufyan anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ itza mulyani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ulva lactuca ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,itza,lactuca,mulyani,sufyan,ulva]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the specific types of unsafe acts most prevalent among welders in Aceh Barat, utilizing observational studies to identify patterns and contributing factors. Additionally, a qualitative study exploring the barriers to ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Work-Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts, Aceh Barat: Further research should investigate the specific types of unsafe acts most prevalent among welders in Aceh Barat, utilizing observational studies to identify patterns and contributing factors. Additionally, a qualitative study exploring the barriers to PPE usage, such as comfort, cost, or lack of training, could provide valuable insights for targeted interventions. Finally, research could focus on developing and evaluating the effectiveness of culturally tailored safety training programs that address the unique challenges faced by welders in this region, aiming to improve safety awareness and promote proactive risk management practices. These studies will contribute to a more comprehensive understanding of work-related injuries and inform the development of effective prevention strategies, ultimately enhancing the well-being and productivity of welders in Aceh Barat.. Based on the research conducted at welding workshops in Johan Pahlawan District, West Aceh Regency, involving 45 respondents, it can be concluded that there is a significant relationship between the use of Personal Protective Equipment (PPE) and unsafe acts with work accidents.001) and unsafe acts (P-value = 0.015) are significantly associated with work accidents in the area.This research highlights the importance of prioritizing safety measures and providing adequate protection for welders to mitigate the risk of work-related injuries A work accident is an unexpected event that can cause harm to the work process, resulting in human and property casualties. Prevention must be carried out by reducing hazard factors, considering unsafe actions, unsafe conditions, and safety management systems, as well as the worker's mental and physical condition. This descriptive-analytic study with a cross-sectional design involved 45 respondents, utilizing total population sampling. Logistic regression analysis using Stata 14 revealed a significant relationship between the use of PPE (P-value: 0.001, OR: 14.14, CI: 2.86Ae60.21) and unsafe acts (P-value: 0.015, OR: 5.5, CI: 1.39Ae21.71) with work accidents. The study suggests that workshop owners provide protective equipment to workers to enhance comfort, safety, and reduce hazards, and implement methods to increase worker... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-d612b.webp" title="JURIS - Work-Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts, Aceh Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-d612b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-d612b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-d612b.webp 1x" title="JURIS - Work-Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts, Aceh Barat" alt="JURIS - Work-Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts, Aceh Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-c1c01.webp" title="JURIS - Work-Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts, Aceh Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-c1c01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-c1c01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-c1c01.webp 1x" title="JURIS - Work-Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts, Aceh Barat" alt="JURIS - Work-Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts, Aceh Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36873-work-accidents-remain-training-programs" title="JURIS - Work-Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts, Aceh Barat" target="_blank">Work-Related Injury among Welders Working in Metal Workshops of Johan Pahlawan Districts, Aceh Barat</a>: Further research should investigate the specific types of unsafe acts most prevalent among welders in Aceh Barat, utilizing observational studies to identify patterns and contributing factors. Additionally, a qualitative study exploring the barriers to PPE usage, such as comfort, cost, or lack of training, could provide valuable insights for targeted interventions. Finally, research could focus on developing and evaluating the effectiveness of culturally tailored safety training programs that address the unique challenges faced by welders in this region, aiming to improve safety awareness and promote proactive risk management practices. These studies will contribute to a more comprehensive understanding of work-related injuries and inform the development of effective prevention strategies, ultimately enhancing the well-being and productivity of welders in Aceh Barat..
<br>Based on the research conducted at welding workshops in Johan Pahlawan District, West Aceh Regency, involving 45 respondents, it can be concluded that there is a significant relationship between the use of Personal Protective Equipment (PPE) and unsafe acts with work accidents.001) and unsafe acts (P-value = 0.015) are significantly associated with work accidents in the area.This research highlights the importance of prioritizing safety measures and providing adequate protection for welders to mitigate the risk of work-related injuries
<br>A work accident is an unexpected event that can cause harm to the work process, resulting in human and property casualties. Prevention must be carried out by reducing hazard factors, considering unsafe actions, unsafe conditions, and safety management systems, as well as the worker's mental and physical condition. This descriptive-analytic study with a cross-sectional design involved 45 respondents, utilizing total population sampling. Logistic regression analysis using Stata 14 revealed a significant relationship between the use of PPE (P-value: 0.001, OR: 14.14, CI: 2.86Ae60.21) and unsafe acts (P-value: 0.015, OR: 5.5, CI: 1.39Ae21.71) with work accidents. The study suggests that workshop owners provide protective equipment to workers to enhance comfort, safety, and reduce hazards, and implement methods to increase worker...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-c1c01.webp" type="image/webp" length="116500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-d612b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/work-accidents-remain-training-programs-personal-p-thumb-c1c01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-439-utu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13333-j-kesmas-jurnal-fakultas-kesehatan-masyarakat-the-indonesian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Adaptasi Skala Quiet Quiting QQS pada Karyawan di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adaptasi Skala Quiet Quiting QQS pada Karyawan di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adaptasi Skala Quiet Quiting QQS pada Karyawan di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36857-alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q</link>
	<guid isPermaLink="false">011a71c4f705f7b33e9a745c3b5aa999</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:56:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dewi daryati ]]></category>
	<category><![CDATA[ reksa alvira ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuti rahmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alvira,daryati,dewi,rahmi,reksa,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan modifikasi model dan menguji reliabilitas serta validitas kriteria. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, terutama dari berbagai sektor industri, untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan modifikasi model dan menguji reliabilitas serta validitas kriteria. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, terutama dari berbagai sektor industri, untuk memperkuat validitas dan reliabilitas skala Quiet Quitting versi Indonesia. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi quiet quitting di Indonesia, seperti budaya kerja, kepuasan kerja, dan kesejahteraan karyawan. Dengan memahami faktor-faktor ini, organisasi dapat mengembangkan strategi untuk mencegah atau mengurangi dampak negatif dari quiet quitting dan meningkatkan produktivitas serta kepuasan karyawan.. Penelitian ini menghasilkan bahwa skala Quiet Quitting versi bahasa Indonesia memiliki tingkat validitas konstruk yang cukup memadai, meskipun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut.Skala ini dapat digunakan sebagai instrumen awal untuk mengukur fenomena quiet quitting pada karyawan di Indonesia.Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah sampel yang lebih besar, melakukan modifikasi model, serta menguji reliabilitas dan validitas kriteria Pengunduran diri secara diam-diam mengacu pada fenomena di mana karyawan tidak secara formal mengundurkan diri dari pekerjaan mereka tetapi sengaja membatasi upaya kerja mereka seminimal mungkin. Studi ini bertujuan untuk mengadaptasi Skala Pengunduran Diri Secara Diam-diam yang dikembangkan oleh Galanis dkk. (2023) ke dalam konteks Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan 100 responden yang diambil dari sektor swasta dan pemerintah. Proses adaptasi meliputi penerjemahan ke depan oleh tiga ahli bahasa, sintesis versi terjemahan, dan penyesuaian budaya untuk memastikan relevansi kontekstual. Data dianalisis menggunakan Analisis Faktor Konfirmatori (CFA) berdasarkan model tiga faktor yang terdiri dari keterasingan, kurangnya inisiatif, dan kurangnya motivasi. Hasil menunjukkan bahwa versi Indonesia dari Skala Pengunduran Diri Secara Diam-diam menunjukkan validitas konstruk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-ef8d7.webp" title="JURIS - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-ef8d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-ef8d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-ef8d7.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia" alt="JURIS - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-4c79a.webp" title="JURIS - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-4c79a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-4c79a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-4c79a.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia" alt="JURIS - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-2e5d7.webp" title="JURIS - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-2e5d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-2e5d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-2e5d7.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia" alt="JURIS - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36857-alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q" title="JURIS - Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia" target="_blank">Adaptasi Skala Quiet Quiting (QQS) pada Karyawan di Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan modifikasi model dan menguji reliabilitas serta validitas kriteria. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, terutama dari berbagai sektor industri, untuk memperkuat validitas dan reliabilitas skala Quiet Quitting versi Indonesia. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi quiet quitting di Indonesia, seperti budaya kerja, kepuasan kerja, dan kesejahteraan karyawan. Dengan memahami faktor-faktor ini, organisasi dapat mengembangkan strategi untuk mencegah atau mengurangi dampak negatif dari quiet quitting dan meningkatkan produktivitas serta kepuasan karyawan..
<br>Penelitian ini menghasilkan bahwa skala Quiet Quitting versi bahasa Indonesia memiliki tingkat validitas konstruk yang cukup memadai, meskipun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut.Skala ini dapat digunakan sebagai instrumen awal untuk mengukur fenomena quiet quitting pada karyawan di Indonesia.Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah sampel yang lebih besar, melakukan modifikasi model, serta menguji reliabilitas dan validitas kriteria
<br>Pengunduran diri secara diam-diam mengacu pada fenomena di mana karyawan tidak secara formal mengundurkan diri dari pekerjaan mereka tetapi sengaja membatasi upaya kerja mereka seminimal mungkin. Studi ini bertujuan untuk mengadaptasi Skala Pengunduran Diri Secara Diam-diam yang dikembangkan oleh Galanis dkk. (2023) ke dalam konteks Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan 100 responden yang diambil dari sektor swasta dan pemerintah. Proses adaptasi meliputi penerjemahan ke depan oleh tiga ahli bahasa, sintesis versi terjemahan, dan penyesuaian budaya untuk memastikan relevansi kontekstual. Data dianalisis menggunakan Analisis Faktor Konfirmatori (CFA) berdasarkan model tiga faktor yang terdiri dari keterasingan, kurangnya inisiatif, dan kurangnya motivasi. Hasil menunjukkan bahwa versi Indonesia dari Skala Pengunduran Diri Secara Diam-diam menunjukkan validitas konstruk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-2e5d7.webp" type="image/webp" length="112680" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-ef8d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-4c79a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/alpha-analisis-faktor-qewb-versi-bahasa-fenomena-q-thumb-2e5d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1083-arikesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11573-observasi-jurnal-publikasi-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Psychological Profile of Students in South Sulawesi A Study of Self Forgiveness and Coping Self Efficacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Psychological Profile of Students in South Sulawesi A Study of Self Forgiveness and Coping Self Efficacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Psychological Profile of Students in South Sulawesi A Study of Self Forgiveness and Coping Self Efficacy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36864-kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif</link>
	<guid isPermaLink="false">53e64cd24b6893e44f414ff988d354f5</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:37:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bandar macau ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,header,macau,page,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan program bimbingan dan konseling yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan emosional siswa. Program ini dapat dirancang untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan program bimbingan dan konseling yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan emosional siswa. Program ini dapat dirancang untuk meningkatkan penerimaan diri, kesadaran emosional, dan strategi penanganan adaptif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh budaya lokal Sulawesi Selatan, seperti siri' na pacce, sipakatau, dan sipakainge, terhadap self-forgiveness dan coping self-efficacy siswa. Dengan memahami pengaruh budaya ini, program bimbingan dan konseling dapat disesuaikan dengan konteks lokal untuk meningkatkan efektivitasnya. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menyelidiki hubungan antara self-forgiveness dan coping self-efficacy dengan hasil akademik dan kesejahteraan psikologis siswa. Dengan memahami hubungan ini, intervensi dan strategi bimbingan dapat dikembangkan untuk mendukung perkembangan siswa secara holistik. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi perbedaan gender dalam strategi penanganan dan efektivitasnya. Dengan memahami perbedaan ini, program bimbingan dan konseling dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik siswa laki-laki dan perempuan. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menyelidiki pengaruh kualitas tidur dan manajemen stres pada coping self-efficacy siswa. Dengan memahami hubungan ini, intervensi yang berfokus pada peningkatan kualitas tidur dan manajemen stres dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan siswa secara keseluruhan.. Berdasarkan analisis data, tingkat self-forgiveness siswa di Sulawesi Selatan berada dalam kategori sedang.Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa cukup mampu memaafkan diri sendiri atas kesalahan atau kegagalan, meskipun beberapa masih mengalami kesulitan menerima diri sendiri dan melepaskan emosi negatif seperti rasa bersalah dan penyesalan.Tingkat sedang ini mencerminkan potensi untuk refleksi diri dan kesadaran emosional, tetapi belum sepenuhnya berkembang menjadi penerimaan diri yang konstruktif.Demikian pula, tingkat coping self-efficacy siswa juga diklasifikasikan sebagai sedang, yang berarti mereka cukup percaya diri dalam menghadapi tekanan, menyelesaikan masalah, dan mengelola stres, terutama dalam pengaturan akademik.Namun, kemampuan ini belum optimal, sehingga masih diperlukan penguatan dalam mengelola emosi negatif dan memanfaatkan dukungan sosial sebagai strategi penanganan yang efektif.Dalam hal perbedaan gender, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan dalam tingkat self-forgiveness.Keduanya umumnya berada dalam kategori sedang dalam aspek pengampunan diri, pengampunan orang lain, dan pengampunan situasi.Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk memaafkan diri sendiri dan orang lain relatif seragam antara kedua jenis kelamin, sehingga gender bukan faktor pembeda utama dalam pengembangan self-forgiveness.Dengan demikian, program bimbingan dan konseling dapat dirancang secara universal tanpa perlu pembedaan berdasarkan gender.Demikian pula, dalam hal coping self-efficacy, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan.Keduanya didominasi oleh kategori sedang di semua aspek, seperti coping yang berfokus pada masalah (PFC), menghentikan emosi/pikiran tidak menyenangkan (SUET), dan mendapatkan dukungan dari teman dan keluarga (GSFF).Hal ini menunjukkan bahwa kedua jenis kelamin memiliki kapasitas yang cukup untuk mengatasi stres dan mengelola respons terhadap situasi yang menegangkan, meskipun strategi penanganan mungkin bervariasi secara individual.Berdasarkan temuan ini, peneliti merekomendasikan agar ABKIN memberikan pelatihan kepada semua guru bimbingan dan konseling untuk merancang program bimbingan dan konseling yang komprehensif.Selain itu, sekolah perlu menyediakan layanan konseling yang lebih terstruktur dan intensif, terutama bagi siswa dengan tingkat self-forgiveness dan coping self-efficacy yang rendah Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil self-forgiveness dan coping self-efficacy remaja di Sulawesi Selatan sebagai dasar pengembangan layanan bimbingan. Konteks lokal Sulawesi Selatan, dengan budayanya siri' na pacce (rasa hormat dan solidaritas), sipakatau (pemanusiaan bersama), dan sipakainge (pengingat bersama), memiliki potensi untuk mempengaruhi cara remaja memaafkan diri sendiri dan mengatasi tekanan hidup. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan 971 siswa (berusia 12-18 tahun), terdiri dari 306 siswa laki-laki dan 665 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah Heartland Forgiveness Scale (HFS) dan Coping Self-Efficacy Scale (CSES). Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada dalam kategori sedang untuk self-forgiveness (73,56%) dan coping self-efficacy (69,55%). Kedua kemampuan ini relatif sama antara siswa laki-laki... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-f0095.webp" title="JURIS - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-f0095.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-f0095.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-f0095.webp 1x" title="JURIS - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy" alt="JURIS - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-48666.webp" title="JURIS - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-48666.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-48666.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-48666.webp 1x" title="JURIS - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy" alt="JURIS - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-9a596.webp" title="JURIS - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-9a596.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-9a596.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-9a596.webp 1x" title="JURIS - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy" alt="JURIS - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36864-kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif" title="JURIS - Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy" target="_blank">Psychological Profile of Students in South Sulawesi: A Study of Self-Forgiveness and Coping Self-Efficacy</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan program bimbingan dan konseling yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan emosional siswa. Program ini dapat dirancang untuk meningkatkan penerimaan diri, kesadaran emosional, dan strategi penanganan adaptif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh budaya lokal Sulawesi Selatan, seperti siri' na pacce, sipakatau, dan sipakainge, terhadap self-forgiveness dan coping self-efficacy siswa. Dengan memahami pengaruh budaya ini, program bimbingan dan konseling dapat disesuaikan dengan konteks lokal untuk meningkatkan efektivitasnya. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menyelidiki hubungan antara self-forgiveness dan coping self-efficacy dengan hasil akademik dan kesejahteraan psikologis siswa. Dengan memahami hubungan ini, intervensi dan strategi bimbingan dapat dikembangkan untuk mendukung perkembangan siswa secara holistik. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi perbedaan gender dalam strategi penanganan dan efektivitasnya. Dengan memahami perbedaan ini, program bimbingan dan konseling dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik siswa laki-laki dan perempuan. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menyelidiki pengaruh kualitas tidur dan manajemen stres pada coping self-efficacy siswa. Dengan memahami hubungan ini, intervensi yang berfokus pada peningkatan kualitas tidur dan manajemen stres dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan siswa secara keseluruhan..
<br>Berdasarkan analisis data, tingkat self-forgiveness siswa di Sulawesi Selatan berada dalam kategori sedang.Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa cukup mampu memaafkan diri sendiri atas kesalahan atau kegagalan, meskipun beberapa masih mengalami kesulitan menerima diri sendiri dan melepaskan emosi negatif seperti rasa bersalah dan penyesalan.Tingkat sedang ini mencerminkan potensi untuk refleksi diri dan kesadaran emosional, tetapi belum sepenuhnya berkembang menjadi penerimaan diri yang konstruktif.Demikian pula, tingkat coping self-efficacy siswa juga diklasifikasikan sebagai sedang, yang berarti mereka cukup percaya diri dalam menghadapi tekanan, menyelesaikan masalah, dan mengelola stres, terutama dalam pengaturan akademik.Namun, kemampuan ini belum optimal, sehingga masih diperlukan penguatan dalam mengelola emosi negatif dan memanfaatkan dukungan sosial sebagai strategi penanganan yang efektif.Dalam hal perbedaan gender, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan dalam tingkat self-forgiveness.Keduanya umumnya berada dalam kategori sedang dalam aspek pengampunan diri, pengampunan orang lain, dan pengampunan situasi.Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk memaafkan diri sendiri dan orang lain relatif seragam antara kedua jenis kelamin, sehingga gender bukan faktor pembeda utama dalam pengembangan self-forgiveness.Dengan demikian, program bimbingan dan konseling dapat dirancang secara universal tanpa perlu pembedaan berdasarkan gender.Demikian pula, dalam hal coping self-efficacy, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan.Keduanya didominasi oleh kategori sedang di semua aspek, seperti coping yang berfokus pada masalah (PFC), menghentikan emosi/pikiran tidak menyenangkan (SUET), dan mendapatkan dukungan dari teman dan keluarga (GSFF).Hal ini menunjukkan bahwa kedua jenis kelamin memiliki kapasitas yang cukup untuk mengatasi stres dan mengelola respons terhadap situasi yang menegangkan, meskipun strategi penanganan mungkin bervariasi secara individual.Berdasarkan temuan ini, peneliti merekomendasikan agar ABKIN memberikan pelatihan kepada semua guru bimbingan dan konseling untuk merancang program bimbingan dan konseling yang komprehensif.Selain itu, sekolah perlu menyediakan layanan konseling yang lebih terstruktur dan intensif, terutama bagi siswa dengan tingkat self-forgiveness dan coping self-efficacy yang rendah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil self-forgiveness dan coping self-efficacy remaja di Sulawesi Selatan sebagai dasar pengembangan layanan bimbingan. Konteks lokal Sulawesi Selatan, dengan budayanya siri' na pacce (rasa hormat dan solidaritas), sipakatau (pemanusiaan bersama), dan sipakainge (pengingat bersama), memiliki potensi untuk mempengaruhi cara remaja memaafkan diri sendiri dan mengatasi tekanan hidup. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan 971 siswa (berusia 12-18 tahun), terdiri dari 306 siswa laki-laki dan 665 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah Heartland Forgiveness Scale (HFS) dan Coping Self-Efficacy Scale (CSES). Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada dalam kategori sedang untuk self-forgiveness (73,56%) dan coping self-efficacy (69,55%). Kedua kemampuan ini relatif sama antara siswa laki-laki...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-48666.webp" type="image/webp" length="90206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-f0095.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-48666.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/kondisi-psikologis-siswa-emosional-inklusif-pengem-thumb-9a596.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16214-konseling-edukasi-journal-guidance-counseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36856-pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel</link>
	<guid isPermaLink="false">b3cf169f8fc17827198ea9eccc2f62f8</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:36:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ lp3mzh ]]></category>
	<category><![CDATA[ v4i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,lp3mzh,main,v4i1]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap novel ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada bagaimana representasi nilai-nilai sosial dalam novel Sisi Tergelap Surga memengaruhi persepsi pembaca terhadap realitas sosial di kalangan masyarakat pinggiran kota Jakarta. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra: Berdasarkan analisis terhadap novel ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada bagaimana representasi nilai-nilai sosial dalam novel Sisi Tergelap Surga memengaruhi persepsi pembaca terhadap realitas sosial di kalangan masyarakat pinggiran kota Jakarta. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau wawancara mendalam untuk mengumpulkan data dari berbagai kalangan pembaca. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan dengan membandingkan representasi nilai-nilai sosial dalam novel ini dengan representasi nilai-nilai sosial dalam karya sastra lain yang mengangkat tema serupa. Perbandingan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana nilai-nilai sosial direpresentasikan dalam berbagai konteks sastra. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi penggunaan novel Sisi Tergelap Surga sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kesadaran sosial dan moral siswa di sekolah menengah atas, dengan mempertimbangkan aspek pedagogis dan psikologis yang relevan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan literasi kritis dan pemahaman sosial di kalangan generasi muda.. Novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna mengandung banyak nilai sosial, termasuk kekeluargaan, tolong menolong, dan perjuangan.Novel ini mengajarkan pentingnya nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan berperilaku.Novel ini merupakan karya yang memadukan imajinasi dan pengalaman pribadi penulis, serta memberikan gambaran mengenai realita sosial dalam masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terkandung pada novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu hasil analisisnya berupa deskriptif bukan berupa angka. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara membaca berulang kali secara cermat dan mengklasifikasikan nilai-nilai sosial yang terdapat pada novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Penelitian ini berfokus pada nilai-nilai sosial yang terkandung pada novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Hasil penelitian pada novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna terkandung nilai-niali sosial, yaitu: nilai kekeluargaan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-bd893.webp" title="JURIS - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-bd893.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-bd893.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-bd893.webp 1x" title="JURIS - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra" alt="JURIS - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-02e4d.webp" title="JURIS - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-02e4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-02e4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-02e4d.webp 1x" title="JURIS - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra" alt="JURIS - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-5d802.webp" title="JURIS - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-5d802.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-5d802.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-5d802.webp 1x" title="JURIS - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra" alt="JURIS - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36856-pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel" title="JURIS - Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra" target="_blank">Representasi Nilai Sosial Pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra</a>: Berdasarkan analisis terhadap novel ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada bagaimana representasi nilai-nilai sosial dalam novel Sisi Tergelap Surga memengaruhi persepsi pembaca terhadap realitas sosial di kalangan masyarakat pinggiran kota Jakarta. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau wawancara mendalam untuk mengumpulkan data dari berbagai kalangan pembaca. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan dengan membandingkan representasi nilai-nilai sosial dalam novel ini dengan representasi nilai-nilai sosial dalam karya sastra lain yang mengangkat tema serupa. Perbandingan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana nilai-nilai sosial direpresentasikan dalam berbagai konteks sastra. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi penggunaan novel Sisi Tergelap Surga sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kesadaran sosial dan moral siswa di sekolah menengah atas, dengan mempertimbangkan aspek pedagogis dan psikologis yang relevan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan literasi kritis dan pemahaman sosial di kalangan generasi muda..
<br>Novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna mengandung banyak nilai sosial, termasuk kekeluargaan, tolong menolong, dan perjuangan.Novel ini mengajarkan pentingnya nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan berperilaku.Novel ini merupakan karya yang memadukan imajinasi dan pengalaman pribadi penulis, serta memberikan gambaran mengenai realita sosial dalam masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terkandung pada novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu hasil analisisnya berupa deskriptif bukan berupa angka. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara membaca berulang kali secara cermat dan mengklasifikasikan nilai-nilai sosial yang terdapat pada novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Penelitian ini berfokus pada nilai-nilai sosial yang terkandung pada novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Hasil penelitian pada novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna terkandung nilai-niali sosial, yaitu: nilai kekeluargaan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-bd893.webp" type="image/webp" length="63582" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-bd893.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-02e4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/pemasaran-nilai-sosial-hasil-analisis-novel-moral-thumb-5d802.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12270-asmaraloka-jurnal-pendidikan-linguistik-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36865-etnografi-komunikasi-narasi-politik-ana</link>
	<guid isPermaLink="false">90ecce49689d8c1276b2bff78524c5d0</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ lp3mzh ]]></category>
	<category><![CDATA[ v4i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,lp3mzh,main,v4i1]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas objek kajian dengan melibatkan komparasi antarprogram dari media yang berbeda, menambahkan analisis respons publik melalui media sosial, serta mengintegrasikan pendekatan multimodal untuk menangkap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas objek kajian dengan melibatkan komparasi antarprogram dari media yang berbeda, menambahkan analisis respons publik melalui media sosial, serta mengintegrasikan pendekatan multimodal untuk menangkap kompleksitas visual, gestural, dan prosodik dalam komunikasi televisi dan daring. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika komunikasi dalam wacana politik digital, termasuk pengaruhnya terhadap opini publik dan peran media dalam membentuk narasi politik.. Berdasarkan analisis tayangan "Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" menggunakan model SPEAKING Dell Hymes, komunikasi dalam dialog tersebut mencerminkan praktik wacana publik yang kompleks, multimodal, dan sarat nilai sosial-politik.Setiap elemen dalam model SPEAKING, seperti setting, participants, ends, hingga genre, berkontribusi secara signifikan dalam membentuk makna komunikasi yang berlangsung.Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi dalam tayangan bukan sekadar pertukaran informasi, melainkan praktik komunikasi strategis yang dibentuk oleh konteks, posisi sosial, tujuan politik, dan strategi linguistik.Tayangan ini menjadi representasi nyata bahwa media massa berperan sebagai arena produksi makna, di mana bahasa digunakan untuk membangun narasi, mempertahankan kredibilitas, dan memengaruhi opini publik.Model SPEAKING terbukti efektif dalam mengungkap dinamika sosial dan ideologis dalam ruang media politik Indonesia Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi verbal dalam diskusi televisi "Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" menggunakan model SPEAKING Dell Hymes dalam kerangka etnografi komunikasi. Penelitian ini menyelidiki bagaimana unsur-unsur komunikasi, seperti setting, peserta, tujuan, urutan tindakan, nada, instrumen, norma, dan genre, membentuk dinamika interaksi dalam diskursus politik digital. Pendekatan kualitatif dengan analisis wacana berbasis etnografi komunikasi digunakan. Data dikumpulkan dari siaran langsung iNews pada 29... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-ae902.webp" title="JURIS - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-ae902.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-ae902.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-ae902.webp 1x" title="JURIS - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" alt="JURIS - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-aa0b0.webp" title="JURIS - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-aa0b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-aa0b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-aa0b0.webp 1x" title="JURIS - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" alt="JURIS - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-89f76.webp" title="JURIS - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-89f76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-89f76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-89f76.webp 1x" title="JURIS - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" alt="JURIS - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36865-etnografi-komunikasi-narasi-politik-ana" title="JURIS - Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" target="_blank">Model Speaking Dell Hymes dalam Dialog Inews: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas objek kajian dengan melibatkan komparasi antarprogram dari media yang berbeda, menambahkan analisis respons publik melalui media sosial, serta mengintegrasikan pendekatan multimodal untuk menangkap kompleksitas visual, gestural, dan prosodik dalam komunikasi televisi dan daring. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika komunikasi dalam wacana politik digital, termasuk pengaruhnya terhadap opini publik dan peran media dalam membentuk narasi politik..
<br>Berdasarkan analisis tayangan "Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" menggunakan model SPEAKING Dell Hymes, komunikasi dalam dialog tersebut mencerminkan praktik wacana publik yang kompleks, multimodal, dan sarat nilai sosial-politik.Setiap elemen dalam model SPEAKING, seperti setting, participants, ends, hingga genre, berkontribusi secara signifikan dalam membentuk makna komunikasi yang berlangsung.Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi dalam tayangan bukan sekadar pertukaran informasi, melainkan praktik komunikasi strategis yang dibentuk oleh konteks, posisi sosial, tujuan politik, dan strategi linguistik.Tayangan ini menjadi representasi nyata bahwa media massa berperan sebagai arena produksi makna, di mana bahasa digunakan untuk membangun narasi, mempertahankan kredibilitas, dan memengaruhi opini publik.Model SPEAKING terbukti efektif dalam mengungkap dinamika sosial dan ideologis dalam ruang media politik Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi verbal dalam diskusi televisi "Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi" menggunakan model SPEAKING Dell Hymes dalam kerangka etnografi komunikasi. Penelitian ini menyelidiki bagaimana unsur-unsur komunikasi, seperti setting, peserta, tujuan, urutan tindakan, nada, instrumen, norma, dan genre, membentuk dinamika interaksi dalam diskursus politik digital. Pendekatan kualitatif dengan analisis wacana berbasis etnografi komunikasi digunakan. Data dikumpulkan dari siaran langsung iNews pada 29...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-aa0b0.webp" type="image/webp" length="115906" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-ae902.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-aa0b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/etnografi-komunikasi-narasi-politik-analisis-matem-thumb-89f76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12270-asmaraloka-jurnal-pendidikan-linguistik-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36855-analisis-struktural-naskah-drama-anak-naska</link>
	<guid isPermaLink="false">7736deade64a046b3f215542fcca0e48</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:19:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ lp3mzh ]]></category>
	<category><![CDATA[ v4i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,lp3mzh,main,v4i1]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut unsur-unsur struktural dalam naskah drama "Senja dengan Dua Kelelawar" dengan menggunakan pendekatan semiotik, untuk memahami simbol-simbol dan tanda-tanda yang digunakan dalam drama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo: Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut unsur-unsur struktural dalam naskah drama "Senja dengan Dua Kelelawar" dengan menggunakan pendekatan semiotik, untuk memahami simbol-simbol dan tanda-tanda yang digunakan dalam drama dan bagaimana hal itu mempengaruhi makna dan interpretasi penonton.2. Meneliti pengaruh budaya dan tradisi Jawa dalam drama, khususnya dalam hal interaksi antar karakter dan bagaimana hal itu membentuk dinamika hubungan dan konflik dalam cerita. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menganalisis unsur-unsur budaya yang ditampilkan dalam drama, seperti adat istiadat, norma sosial, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat Jawa pada masa itu.3. Melakukan studi komparatif antara naskah drama "Senja dengan Dua Kelelawar" dengan naskah drama lainnya yang memiliki tema serupa, seperti cinta, pengorbanan, dan pencarian identitas diri. Studi ini dapat membantu memahami bagaimana tema-tema tersebut diinterpretasikan dan disajikan dalam karya sastra yang berbeda, serta bagaimana unsur-unsur struktural dan estetika mempengaruhi pengalaman membaca dan menonton drama.. Drama "Senja dengan Dua Kelelawar" karya Kirdjomulyo mengangkat tema-tema yang mendalam dan kompleks, termasuk cinta yang terjalin di tepi, penyesalan atas pilihan yang diambil, serta pencarian makna hidup dan identitas.Dalam karya ini, penulis tidak hanya menggambarkan interaksi antar karakter, tetapi juga menekankan pengorbanan dan cinta sejati sebagai elemen krusial dalam membangun hubungan yang berarti.Selain itu, drama ini mencerminkan kehidupan masyarakat Jawa pada masa itu, menampilkan nilai-nilai dan budaya yang khas serta dampaknya terhadap interaksi sosial antar tokoh.Dengan delapan karakter, di mana Ismiyati, Suwarto, dan Mursiwi berperan sebagai tokoh utama, drama ini mengeksplorasi dinamika emosional di antara mereka.Alur cerita mengikuti struktur maju, memungkinkan penonton untuk mengikuti perkembangan cerita secara kronologis.Latar tempat yang digunakan mencakup stasiun kereta api, rumah Ismiyati, kantor polisi, dan kafe, yang menciptakan konteks relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat pada masa itu.Latar waktu yang diambil adalah malam dan senja, memberikan nuansa dramatis yang mendukung tema cerita.Kehadiran kaum marginal dan masyarakat pascakemerdekaan menambah kedalaman latar belakang sosial dalam drama ini.Sudut pandang orang ketiga yang serba tahu dipilih untuk memberikan wawasan menyeluruh mengenai pikiran dan perasaan setiap karakter.Dengan demikian, drama Kirdjomulyo "Senja dengan Dua Kelelawar" tidak hanya membahas makna cinta sejati dalam membangun hubungan, tetapi juga menekankan pentingnya kejujuran dan keterbukaan, belajar dari kesalahan, serta semangat untuk mengekspresikan diri dalam menghadapi berbagai tantangan hidup Dalam konteks nilai-nilai kemanusiaan, realitas sosial, kekayaan budaya sastra, pengembangan ilmu pengetahuan, serta wacana budaya dan sosial, naskah drama Kirdjomulyo memiliki peranan yang sangat signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan unsur-unsur struktural yang terdapat dalam naskah drama berjudul "Senja dengan Dua Kelelawar." Analisis struktural digunakan sebagai pendekatan untuk meneliti karya sastra dari sudut pandang intrinsik, dengan menekankan elemen-elemen yang membentuk struktur dan makna dalam karya tersebut. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, yang memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi informasi secara mendalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-91c9c.webp" title="JURIS - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-91c9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-91c9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-91c9c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo" alt="JURIS - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-eca0a.webp" title="JURIS - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-eca0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-eca0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-eca0a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo" alt="JURIS - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-ebd6f.webp" title="JURIS - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-ebd6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-ebd6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-ebd6f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo" alt="JURIS - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36855-analisis-struktural-naskah-drama-anak-naska" title="JURIS - Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo" target="_blank">Analisis Struktural Naskah Drama Berjudul Senja dengan Dua Kelelawar Karya Kridjomulyo</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut unsur-unsur struktural dalam naskah drama "Senja dengan Dua Kelelawar" dengan menggunakan pendekatan semiotik, untuk memahami simbol-simbol dan tanda-tanda yang digunakan dalam drama dan bagaimana hal itu mempengaruhi makna dan interpretasi penonton.2. Meneliti pengaruh budaya dan tradisi Jawa dalam drama, khususnya dalam hal interaksi antar karakter dan bagaimana hal itu membentuk dinamika hubungan dan konflik dalam cerita. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menganalisis unsur-unsur budaya yang ditampilkan dalam drama, seperti adat istiadat, norma sosial, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat Jawa pada masa itu.3. Melakukan studi komparatif antara naskah drama "Senja dengan Dua Kelelawar" dengan naskah drama lainnya yang memiliki tema serupa, seperti cinta, pengorbanan, dan pencarian identitas diri. Studi ini dapat membantu memahami bagaimana tema-tema tersebut diinterpretasikan dan disajikan dalam karya sastra yang berbeda, serta bagaimana unsur-unsur struktural dan estetika mempengaruhi pengalaman membaca dan menonton drama..
<br>Drama "Senja dengan Dua Kelelawar" karya Kirdjomulyo mengangkat tema-tema yang mendalam dan kompleks, termasuk cinta yang terjalin di tepi, penyesalan atas pilihan yang diambil, serta pencarian makna hidup dan identitas.Dalam karya ini, penulis tidak hanya menggambarkan interaksi antar karakter, tetapi juga menekankan pengorbanan dan cinta sejati sebagai elemen krusial dalam membangun hubungan yang berarti.Selain itu, drama ini mencerminkan kehidupan masyarakat Jawa pada masa itu, menampilkan nilai-nilai dan budaya yang khas serta dampaknya terhadap interaksi sosial antar tokoh.Dengan delapan karakter, di mana Ismiyati, Suwarto, dan Mursiwi berperan sebagai tokoh utama, drama ini mengeksplorasi dinamika emosional di antara mereka.Alur cerita mengikuti struktur maju, memungkinkan penonton untuk mengikuti perkembangan cerita secara kronologis.Latar tempat yang digunakan mencakup stasiun kereta api, rumah Ismiyati, kantor polisi, dan kafe, yang menciptakan konteks relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat pada masa itu.Latar waktu yang diambil adalah malam dan senja, memberikan nuansa dramatis yang mendukung tema cerita.Kehadiran kaum marginal dan masyarakat pascakemerdekaan menambah kedalaman latar belakang sosial dalam drama ini.Sudut pandang orang ketiga yang serba tahu dipilih untuk memberikan wawasan menyeluruh mengenai pikiran dan perasaan setiap karakter.Dengan demikian, drama Kirdjomulyo "Senja dengan Dua Kelelawar" tidak hanya membahas makna cinta sejati dalam membangun hubungan, tetapi juga menekankan pentingnya kejujuran dan keterbukaan, belajar dari kesalahan, serta semangat untuk mengekspresikan diri dalam menghadapi berbagai tantangan hidup
<br>Dalam konteks nilai-nilai kemanusiaan, realitas sosial, kekayaan budaya sastra, pengembangan ilmu pengetahuan, serta wacana budaya dan sosial, naskah drama Kirdjomulyo memiliki peranan yang sangat signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan unsur-unsur struktural yang terdapat dalam naskah drama berjudul "Senja dengan Dua Kelelawar." Analisis struktural digunakan sebagai pendekatan untuk meneliti karya sastra dari sudut pandang intrinsik, dengan menekankan elemen-elemen yang membentuk struktur dan makna dalam karya tersebut. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, yang memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi informasi secara mendalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-91c9c.webp" type="image/webp" length="68374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-91c9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-eca0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/analisis-struktural-naskah-drama-anak-pendek-pembe-thumb-ebd6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12270-asmaraloka-jurnal-pendidikan-linguistik-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36862-academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">7c96087331d58971053f57ec84fe521c</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:07:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bandar macau ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,header,macau,page,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh penerapan Islamic Self Love Habitus terhadap penurunan tingkat stres akademik pada siswa MAN IC. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh penerapan Islamic Self Love Habitus terhadap penurunan tingkat stres akademik pada siswa MAN IC. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi lain yang dapat digunakan siswa untuk mengatasi stres akademik, seperti manajemen waktu, pengembangan keterampilan sosial, dan peningkatan kepercayaan diri. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak stres akademik pada prestasi akademik siswa dan bagaimana Islamic Self Love Habitus dapat membantu siswa dalam mencapai prestasi akademik yang lebih baik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi stres akademik dan meningkatkan kesejahteraan siswa di lingkungan pendidikan Islam.. Pendidikan memiliki arti dan aspek penting bagi kehidupan dan perkembangan siswa.Melalui pendidikan, kebutuhan siswa dapat terpenuhi dan menentukan kualitas hidup mereka di masa depan.Namun, dalam prosesnya, tidak jarang siswa mengalami stres akibat ketidakmampuan untuk menyesuaikan diri dengan program sekolah.Stres yang dialami siswa di lingkungan sekolah akan menumpuk menjadi gangguan psikologis dan penyakit fisik.Stres yang sering dialami siswa adalah stres akademik, yang merupakan sumber stres yang terjadi di lingkungan sekolah.Dalam konteks akademik, stres akademik didefinisikan sebagai tekanan yang berasal dari persepsi individu terhadap rangsangan yang berkaitan dengan akademik, yang kemudian menimbulkan respons dalam bentuk pikiran negatif, perilaku, fisik, dan afeksi sebagai hasil dari tuntutan akademik.Beberapa faktor yang menyebabkan stres pada siswa adalah tuntutan akademik yang dianggap terlalu berat, hasil ujian yang buruk, menumpuknya tugas, dan lingkungan sosial.Agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.Pengajaran agama mencakup semua aspek kehidupan manusia, termasuk aspek sosial, politik, ekonomi, dan kesehatan.Islam juga mengajarkan tentang mencintai diri sendiri.Seorang Muslim wajib berlatih mencintai diri sendiri karena ini juga merupakan manifestasi cinta kepada Allah.Mencintai diri sendiri dengan baik adalah cinta yang didasarkan pada cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.Menurut Quraish Shihab, jika seseorang tidak mencintai dirinya sendiri, ada kemungkinan bahwa orang itu akan melakukan hal-hal yang dapat menyakiti atau membahayakan dirinya.Berdasarkan teori habitus yang diusulkan oleh Pierre Bourdieu, dapat disimpulkan bahwa lingkungan pendidikan Islam memiliki peran signifikan dalam membentuk perilaku, sikap, dan persepsi siswa Stres akademik adalah sejumlah tuntutan akademik yang dihadapi oleh siswa, seperti tugas, ujian, dan sebagainya, saat berada di lingkungan sekolah. Stres akademik akan menyebabkan tekanan dan mengancam individu, kemudian menimbulkan reaksi ketidaknyamanan, kekhawatiran, kecemasan, dan gelisah yang akan mempengaruhi prestasi akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab stres akademik pada siswa MAN IC dan bagaimana penerapan Islamic Self Love Habitus oleh siswa sebagai upaya mengatasi stres akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-f80cd.webp" title="JURIS - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-f80cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-f80cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-f80cd.webp 1x" title="JURIS - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students" alt="JURIS - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-75144.webp" title="JURIS - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-75144.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-75144.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-75144.webp 1x" title="JURIS - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students" alt="JURIS - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-bdb76.webp" title="JURIS - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-bdb76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-bdb76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-bdb76.webp 1x" title="JURIS - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students" alt="JURIS - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36862-academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat" title="JURIS - Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students" target="_blank">Islamic Self Love in Handling Academic Stress of MAN IC Students</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh penerapan Islamic Self Love Habitus terhadap penurunan tingkat stres akademik pada siswa MAN IC. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi lain yang dapat digunakan siswa untuk mengatasi stres akademik, seperti manajemen waktu, pengembangan keterampilan sosial, dan peningkatan kepercayaan diri. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak stres akademik pada prestasi akademik siswa dan bagaimana Islamic Self Love Habitus dapat membantu siswa dalam mencapai prestasi akademik yang lebih baik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi stres akademik dan meningkatkan kesejahteraan siswa di lingkungan pendidikan Islam..
<br>Pendidikan memiliki arti dan aspek penting bagi kehidupan dan perkembangan siswa.Melalui pendidikan, kebutuhan siswa dapat terpenuhi dan menentukan kualitas hidup mereka di masa depan.Namun, dalam prosesnya, tidak jarang siswa mengalami stres akibat ketidakmampuan untuk menyesuaikan diri dengan program sekolah.Stres yang dialami siswa di lingkungan sekolah akan menumpuk menjadi gangguan psikologis dan penyakit fisik.Stres yang sering dialami siswa adalah stres akademik, yang merupakan sumber stres yang terjadi di lingkungan sekolah.Dalam konteks akademik, stres akademik didefinisikan sebagai tekanan yang berasal dari persepsi individu terhadap rangsangan yang berkaitan dengan akademik, yang kemudian menimbulkan respons dalam bentuk pikiran negatif, perilaku, fisik, dan afeksi sebagai hasil dari tuntutan akademik.Beberapa faktor yang menyebabkan stres pada siswa adalah tuntutan akademik yang dianggap terlalu berat, hasil ujian yang buruk, menumpuknya tugas, dan lingkungan sosial.Agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.Pengajaran agama mencakup semua aspek kehidupan manusia, termasuk aspek sosial, politik, ekonomi, dan kesehatan.Islam juga mengajarkan tentang mencintai diri sendiri.Seorang Muslim wajib berlatih mencintai diri sendiri karena ini juga merupakan manifestasi cinta kepada Allah.Mencintai diri sendiri dengan baik adalah cinta yang didasarkan pada cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.Menurut Quraish Shihab, jika seseorang tidak mencintai dirinya sendiri, ada kemungkinan bahwa orang itu akan melakukan hal-hal yang dapat menyakiti atau membahayakan dirinya.Berdasarkan teori habitus yang diusulkan oleh Pierre Bourdieu, dapat disimpulkan bahwa lingkungan pendidikan Islam memiliki peran signifikan dalam membentuk perilaku, sikap, dan persepsi siswa
<br>Stres akademik adalah sejumlah tuntutan akademik yang dihadapi oleh siswa, seperti tugas, ujian, dan sebagainya, saat berada di lingkungan sekolah. Stres akademik akan menyebabkan tekanan dan mengancam individu, kemudian menimbulkan reaksi ketidaknyamanan, kekhawatiran, kecemasan, dan gelisah yang akan mempengaruhi prestasi akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab stres akademik pada siswa MAN IC dan bagaimana penerapan Islamic Self Love Habitus oleh siswa sebagai upaya mengatasi stres akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-f80cd.webp" type="image/webp" length="61258" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-f80cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-75144.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/academic-stress-sumber-stres-tua-siswa-masyarakat-thumb-bdb76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16214-konseling-edukasi-journal-guidance-counseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36870-keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kr</link>
	<guid isPermaLink="false">2a3811d262f82d0eda3e260f1b82705b</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:05:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ lp3mzh ]]></category>
	<category><![CDATA[ v4i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,lp3mzh,main,v4i1]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa, khususnya dalam konteks pemecahan masalah dunia nyata. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas pembelajaran berbasis proyek dengan model pembelajaran lain dalam meningkatkan kreativitas dan kolaborasi siswa di berbagai jenjang pendidikan. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman siswa dalam pembelajaran berbasis proyek, termasuk tantangan dan manfaat yang mereka rasakan, serta bagaimana mereka membangun pengetahuan dan keterampilan melalui kolaborasi dengan teman sebaya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang potensi pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.. Kesimpulan dari penelitian ini, kolaborasi dan kreativitas siswa melalui pembelajaran berbasis proyek SMP unggulan Zainul Hasan Genggong adalah pembelajaran proyek dengan cara berkolaborasi untuk menciptakan suatu produk yang kreatif sehingga membantu siswa kesulitan dan mempermudah siswa membuat suatu pekerjaan yang bagus.Proyek juga merupakan suatu penerapan pembelajaran yang baik digunakan agar peserta didik lebih aktif dan inovatif.Dengan demikian, pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kreativitas dan kolaborasi siswa Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kreativitas dan kolaborasi peserta didik melalui pembelajaran berbasis proyek SMP unggulan Zainul Hasan Genggong. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menggunakan data deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP unggulan Zainul Hasan Genggong. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa suatu proyek dan siswa kreatif dengan cara berkolaboratif dengan menggunakan data sekunder. Berdasarkan data yang dikumpulkan, pembelajaran proyek dengan cara berkolaborasi sangat membantu peserta didik membuat proyek secara kreatif. Sasaran pelaksanaan penelitian ini adalah siswa SMP unggulan Zainul Hasan. Analisis teknik pengumpulan data dengan mereduksi data dan penyajian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-41adb.webp" title="JURIS - Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-41adb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-41adb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-41adb.webp 1x" title="JURIS - Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan" alt="JURIS - Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-470d9.webp" title="JURIS - Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-470d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-470d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-470d9.webp 1x" title="JURIS - Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan" alt="JURIS - Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36870-keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kr" title="JURIS - Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan" target="_blank">Kreativitas Dan Kolaborasi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di SMP Unggulan Zainul Hasan</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa, khususnya dalam konteks pemecahan masalah dunia nyata. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas pembelajaran berbasis proyek dengan model pembelajaran lain dalam meningkatkan kreativitas dan kolaborasi siswa di berbagai jenjang pendidikan. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman siswa dalam pembelajaran berbasis proyek, termasuk tantangan dan manfaat yang mereka rasakan, serta bagaimana mereka membangun pengetahuan dan keterampilan melalui kolaborasi dengan teman sebaya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang potensi pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini, kolaborasi dan kreativitas siswa melalui pembelajaran berbasis proyek SMP unggulan Zainul Hasan Genggong adalah pembelajaran proyek dengan cara berkolaborasi untuk menciptakan suatu produk yang kreatif sehingga membantu siswa kesulitan dan mempermudah siswa membuat suatu pekerjaan yang bagus.Proyek juga merupakan suatu penerapan pembelajaran yang baik digunakan agar peserta didik lebih aktif dan inovatif.Dengan demikian, pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kreativitas dan kolaborasi siswa
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kreativitas dan kolaborasi peserta didik melalui pembelajaran berbasis proyek SMP unggulan Zainul Hasan Genggong. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menggunakan data deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP unggulan Zainul Hasan Genggong. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa suatu proyek dan siswa kreatif dengan cara berkolaboratif dengan menggunakan data sekunder. Berdasarkan data yang dikumpulkan, pembelajaran proyek dengan cara berkolaborasi sangat membantu peserta didik membuat proyek secara kreatif. Sasaran pelaksanaan penelitian ini adalah siswa SMP unggulan Zainul Hasan. Analisis teknik pengumpulan data dengan mereduksi data dan penyajian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-470d9.webp" type="image/webp" length="81938" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-41adb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/keterampilan-kolaborasi-siswa-kreativitas-kritis-p-thumb-470d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3003-lp3mzh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12270-asmaraloka-jurnal-pendidikan-linguistik-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Health Workers in Samarinda City An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Health Workers in Samarinda City An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Health Workers in Samarinda City An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36877-samarinda-ulu-health-workers-ownership-serv</link>
	<guid isPermaLink="false">5260064d6d57d5899405449e5d58a5eb</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:56:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sufyan anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ itza mulyani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ulva lactuca ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,itza,lactuca,mulyani,sufyan,ulva]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menyebabkan ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan di Samarinda, termasuk preferensi lokasi kerja, insentif finansial, dan ketersediaan fasilitas pendukung. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Health Workers in Samarinda City: An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menyebabkan ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan di Samarinda, termasuk preferensi lokasi kerja, insentif finansial, dan ketersediaan fasilitas pendukung. Studi kualitatif yang mendalam, seperti wawancara dengan tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan lokal, dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam meningkatkan pemerataan distribusi. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi efektivitas berbagai intervensi kebijakan, seperti program beasiswa bagi calon tenaga kesehatan yang bersedia bertugas di daerah terpencil, peningkatan fasilitas dan infrastruktur di daerah-daerah tersebut, serta pengembangan sistem monitoring dan evaluasi yang lebih baik untuk mengukur dampak dari kebijakan yang diterapkan. Penelitian ini harus mempertimbangkan konteks lokal dan karakteristik unik dari setiap sub-distrik di Samarinda untuk menghasilkan rekomendasi yang relevan dan berkelanjutan, serta memperkuat sistem kesehatan secara keseluruhan.. The distribution of health workers in Samarinda City is uneven, with disparities influenced by social, environmental, and geographical factors.The study highlights issues of overstaffing for non-professional roles and understaffing for professionals, impacting the quality of health services and creating workload imbalances.Addressing this maldistribution requires collaborative efforts from various sectors to ensure equitable access to healthcare for all residents Providers and organizers of health care in the city are health professionals. According to WHO guidelines, the number of health workers needed in Samarinda has not yet been determined. This ratio compares the number of health workers to the population. The method used in this study is a descriptive-analytical nonexperimental design (cross-sectional). Following the study's goals, research participants used secondary data from the Central Statistics Agency's report for Samarinda City in 2018/2019 in social and population data. The number of doctors in Samarinda is 1:10,249, so it does not meet the WHO minimum standard requirement of 1:2,500. The number of nurses is identical, but the standard ratio of 1:855 cannot be met. Six sub-districts failed to meet this ratio. Sungai Pinang was the most effective sub-district in achieving the nurse-population... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-304a0.webp" title="JURIS - Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-304a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-304a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-304a0.webp 1x" title="JURIS - Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues" alt="JURIS - Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-f32dd.webp" title="JURIS - Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-f32dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-f32dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-f32dd.webp 1x" title="JURIS - Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues" alt="JURIS - Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-88051.webp" title="JURIS - Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-88051.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-88051.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-88051.webp 1x" title="JURIS - Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues" alt="JURIS - Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36877-samarinda-ulu-health-workers-ownership-serv" title="JURIS - Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues" target="_blank">Health Workers in Samarinda City:  An Examination of Their Distribution Based on Strategic Issues</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menyebabkan ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan di Samarinda, termasuk preferensi lokasi kerja, insentif finansial, dan ketersediaan fasilitas pendukung. Studi kualitatif yang mendalam, seperti wawancara dengan tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan lokal, dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam meningkatkan pemerataan distribusi. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi efektivitas berbagai intervensi kebijakan, seperti program beasiswa bagi calon tenaga kesehatan yang bersedia bertugas di daerah terpencil, peningkatan fasilitas dan infrastruktur di daerah-daerah tersebut, serta pengembangan sistem monitoring dan evaluasi yang lebih baik untuk mengukur dampak dari kebijakan yang diterapkan. Penelitian ini harus mempertimbangkan konteks lokal dan karakteristik unik dari setiap sub-distrik di Samarinda untuk menghasilkan rekomendasi yang relevan dan berkelanjutan, serta memperkuat sistem kesehatan secara keseluruhan..
<br>The distribution of health workers in Samarinda City is uneven, with disparities influenced by social, environmental, and geographical factors.The study highlights issues of overstaffing for non-professional roles and understaffing for professionals, impacting the quality of health services and creating workload imbalances.Addressing this maldistribution requires collaborative efforts from various sectors to ensure equitable access to healthcare for all residents
<br>Providers and organizers of health care in the city are health professionals. According to WHO guidelines, the number of health workers needed in Samarinda has not yet been determined. This ratio compares the number of health workers to the population. The method used in this study is a descriptive-analytical nonexperimental design (cross-sectional). Following the study's goals, research participants used secondary data from the Central Statistics Agency's report for Samarinda City in 2018/2019 in social and population data. The number of doctors in Samarinda is 1:10,249, so it does not meet the WHO minimum standard requirement of 1:2,500. The number of nurses is identical, but the standard ratio of 1:855 cannot be met. Six sub-districts failed to meet this ratio. Sungai Pinang was the most effective sub-district in achieving the nurse-population...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-304a0.webp" type="image/webp" length="169912" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-304a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-f32dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/samarinda-ulu-health-workers-ownership-services-ri-thumb-88051.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-439-utu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13333-j-kesmas-jurnal-fakultas-kesehatan-masyarakat-the-indonesian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School SMA Level Compliance with Standardized Program Structure ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School SMA Level Compliance with Standardized Program Structure ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School SMA Level Compliance with Standardized Program Structure ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36860-robotics-program-design-planning-guidance</link>
	<guid isPermaLink="false">7b18d8c6acee5e63fe7f3ad97cb2610f</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:24:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bandar macau ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,header,macau,page,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Based on the findings of this study, future research could explore the impact of counselor-to-student ratios on the effectiveness of guidance and counseling programs, particularly in addressing the diverse needs of students. Furthermore, research is needed ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure: Based on the findings of this study, future research could explore the impact of counselor-to-student ratios on the effectiveness of guidance and counseling programs, particularly in addressing the diverse needs of students. Furthermore, research is needed to investigate how culturally responsive needs assessments can be integrated into program design to ensure equitable access to services for all students. Finally, studies could examine the effectiveness of different professional development models for counselors in enhancing their skills in program planning, implementation, and evaluation, with a focus on utilizing data-driven decision-making and incorporating innovative service delivery strategies. These research directions will contribute to the development of more comprehensive and impactful guidance and counseling programs that effectively support student well-being and academic success, while also addressing the unique challenges faced by counselors in diverse school settings. The combined insights from these studies will provide valuable guidance for policymakers, school administrators, and counselors in creating a more robust and equitable guidance and counseling system.. The guidance and counseling program planning plays a crucial role as a guideline for the implementation of guidance and counseling services in schools.Guidance and counseling programs developed based on needs assessments need to be clearly described to ensure they are understood by all parties.Based on the review of the guidance and counseling program designs, counselors have not yet fully conducted comprehensive needs assessments, which will influence the program designs The design of the Guidance and counseling program is one of the determinants of the success of Guidance And Counseling services in schools. The guidance and counseling program is developed through a systematic process based on needs assessment and is designed to meet the program structure. This article aims to provide an overview of the development of the GUIDANCE AND COUNSELING program based on its suitability to the program structure consisting of (1) Rationale, (2) Legal Basis, (3) Vision and Mission, (4) Description of Needs, (5) Objectives, (6) Program Components, (7) Service Areas, (8) Operational Plan, (9) Theme/Topic Development, (10) Evaluation, Reporting and Follow-up, (11) Facilities and Infrastructure, (12) Budget. This study uses a descriptive qualitative approach by studying documents (document studies) namely the guidance and... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-e927a.webp" title="JURIS - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-e927a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-e927a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-e927a.webp 1x" title="JURIS - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure" alt="JURIS - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-047c9.webp" title="JURIS - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-047c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-047c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-047c9.webp 1x" title="JURIS - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure" alt="JURIS - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-1ed9a.webp" title="JURIS - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-1ed9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-1ed9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-1ed9a.webp 1x" title="JURIS - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure" alt="JURIS - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36860-robotics-program-design-planning-guidance" title="JURIS - Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure" target="_blank">Overview of Guidance and Counseling Program Design at Senior High School (SMA) Level: Compliance with Standardized Program Structure</a>: Based on the findings of this study, future research could explore the impact of counselor-to-student ratios on the effectiveness of guidance and counseling programs, particularly in addressing the diverse needs of students. Furthermore, research is needed to investigate how culturally responsive needs assessments can be integrated into program design to ensure equitable access to services for all students. Finally, studies could examine the effectiveness of different professional development models for counselors in enhancing their skills in program planning, implementation, and evaluation, with a focus on utilizing data-driven decision-making and incorporating innovative service delivery strategies. These research directions will contribute to the development of more comprehensive and impactful guidance and counseling programs that effectively support student well-being and academic success, while also addressing the unique challenges faced by counselors in diverse school settings. The combined insights from these studies will provide valuable guidance for policymakers, school administrators, and counselors in creating a more robust and equitable guidance and counseling system..
<br>The guidance and counseling program planning plays a crucial role as a guideline for the implementation of guidance and counseling services in schools.Guidance and counseling programs developed based on needs assessments need to be clearly described to ensure they are understood by all parties.Based on the review of the guidance and counseling program designs, counselors have not yet fully conducted comprehensive needs assessments, which will influence the program designs
<br>The design of the Guidance and counseling program is one of the determinants of the success of Guidance And Counseling services in schools. The guidance and counseling program is developed through a systematic process based on needs assessment and is designed to meet the program structure. This article aims to provide an overview of the development of the GUIDANCE AND COUNSELING program based on its suitability to the program structure consisting of (1) Rationale, (2) Legal Basis, (3) Vision and Mission, (4) Description of Needs, (5) Objectives, (6) Program Components, (7) Service Areas, (8) Operational Plan, (9) Theme/Topic Development, (10) Evaluation, Reporting and Follow-up, (11) Facilities and Infrastructure, (12) Budget. This study uses a descriptive qualitative approach by studying documents (document studies) namely the guidance and...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-e927a.webp" type="image/webp" length="66744" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-e927a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-047c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/robotics-program-design-planning-guidance-counseli-thumb-1ed9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-329-iain.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16214-konseling-edukasi-journal-guidance-counseling.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 10 Apr 2026 05:17:38 +0700. 12 items. Served in: 5.271 seconds [rss] -->
