<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 25 Jul 2026 05:22:20 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 05:22:20 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-25T05:22:20+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56296-sikap-positif-ber-dukungan-kel</link>
	<guid isPermaLink="false">a8c23af78658d69d4526c52f9b16242f</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 03:40:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur syamsu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,nur,stats,syamsu,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Mengembangkan program edukasi komunitas berbasis kecamatan tentang pentingnya kunjungan nifas sebagai upaya pencegahan komplikasi, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan bidan desa untuk menyebarkan informasi secara luas. 2) Membentuk kelompok dukungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026: 1) Mengembangkan program edukasi komunitas berbasis kecamatan tentang pentingnya kunjungan nifas sebagai upaya pencegahan komplikasi, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan bidan desa untuk menyebarkan informasi secara luas. 2) Membentuk kelompok dukungan keluarga (family support group) yang berfokus pada pendidikan kesehatan ibu dan bayi, termasuk peran suami dalam memastikan kepatuhan kunjungan nifas. 3) Mengimplementasikan sistem notifikasi digital berbasis aplikasi mobile yang mengingatkan ibu nifas tentang jadwal kunjungan KF1-KF4, sekaligus menyediakan fitur konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan untuk meningkatkan keterlibatan dan kepatuhan.. Terdapat hubungan signifikan antara sikap ibu (p=0,002) dan dukungan keluarga (p=0,01) dengan kunjungan nifas, sehingga kedua faktor tersebut berperan dalam meningkatkan kepatuhan kunjungan nifas.Selain edukasi, tenaga kesehatan juga dapat mengembangkan strategi intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kepatuhan kunjungan nifas.Salah satunya adalah penguatan sistem pengingat (reminder system) melalui pesan singkat seperti SMS atau WhatsApp yang dikirim secara berkala sesuai jadwal kunjungan KF1 hingga KF4, sehingga ibu nifas tidak melewatkan jadwal pemeriksaan.Selain itu, diperlukan pendekatan kunjungan rumah (home visit) oleh tenaga kesehatan, terutama bagi ibu yang memiliki keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan Latar Belakang: Pemeriksaan postnatal care (PNC) merupakan upaya penting untuk mendeteksi dini tanda bahaya pada masa nifas. Masa nifas secara fisiologis berlangsung selama 42 hari (6 minggu) setelah persalinan, sehingga kunjungan nifas idealnya dilakukan sesuai standar pelayanan kesehatan pada periode tersebut. Cakupan kunjungan nifas di wilayah kerja Puskesmas Kombeng menunjukkan penurunan dari tahun 2024 ke 2025, yaitu dari 82,1% menjadi 71,4% (mengalami penurunan sebesar 10,7%), yang diduga berkaitan dengan sikap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-7bb53.webp" title="JURIS - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-7bb53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-7bb53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-7bb53.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026" alt="JURIS - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-7ffc0.webp" title="JURIS - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-7ffc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-7ffc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-7ffc0.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026" alt="JURIS - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-ecd10.webp" title="JURIS - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-ecd10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-ecd10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-ecd10.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026" alt="JURIS - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56296-sikap-positif-ber-dukungan-kel" title="JURIS - Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026" target="_blank">Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kunjungan Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Kombeng Tahun 2026</a>: 1) Mengembangkan program edukasi komunitas berbasis kecamatan tentang pentingnya kunjungan nifas sebagai upaya pencegahan komplikasi, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan bidan desa untuk menyebarkan informasi secara luas. 2) Membentuk kelompok dukungan keluarga (family support group) yang berfokus pada pendidikan kesehatan ibu dan bayi, termasuk peran suami dalam memastikan kepatuhan kunjungan nifas. 3) Mengimplementasikan sistem notifikasi digital berbasis aplikasi mobile yang mengingatkan ibu nifas tentang jadwal kunjungan KF1-KF4, sekaligus menyediakan fitur konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan untuk meningkatkan keterlibatan dan kepatuhan..
<br>Terdapat hubungan signifikan antara sikap ibu (p=0,002) dan dukungan keluarga (p=0,01) dengan kunjungan nifas, sehingga kedua faktor tersebut berperan dalam meningkatkan kepatuhan kunjungan nifas.Selain edukasi, tenaga kesehatan juga dapat mengembangkan strategi intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kepatuhan kunjungan nifas.Salah satunya adalah penguatan sistem pengingat (reminder system) melalui pesan singkat seperti SMS atau WhatsApp yang dikirim secara berkala sesuai jadwal kunjungan KF1 hingga KF4, sehingga ibu nifas tidak melewatkan jadwal pemeriksaan.Selain itu, diperlukan pendekatan kunjungan rumah (home visit) oleh tenaga kesehatan, terutama bagi ibu yang memiliki keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan
<br>Latar Belakang: Pemeriksaan postnatal care (PNC) merupakan upaya penting untuk mendeteksi dini tanda bahaya pada masa nifas. Masa nifas secara fisiologis berlangsung selama 42 hari (6 minggu) setelah persalinan, sehingga kunjungan nifas idealnya dilakukan sesuai standar pelayanan kesehatan pada periode tersebut. Cakupan kunjungan nifas di wilayah kerja Puskesmas Kombeng menunjukkan penurunan dari tahun 2024 ke 2025, yaitu dari 82,1% menjadi 71,4% (mengalami penurunan sebesar 10,7%), yang diduga berkaitan dengan sikap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-ecd10.webp" type="image/webp" length="78330" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-7bb53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-7ffc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/sikap-positif-ber-dukungan-keluarga-kunjungan-nifa-thumb-ecd10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1962-poltekkeskupang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9568-jkp-jurnal-kesehatan-primer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56289-pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat</link>
	<guid isPermaLink="false">509c08725b64acfe6ab7a29a08164eaa</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 22:10:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur syamsu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,nur,stats,syamsu,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepuasan pasien, disarankan agar fasilitas layanan kesehatan memperkuat pelatihan komunikasi terapeutik dan mengintegrasikan budaya patient-centered care dan compassionate care. Selain itu, perlu dilakukan audit pengalaman pasien berbasis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers: Untuk meningkatkan kepuasan pasien, disarankan agar fasilitas layanan kesehatan memperkuat pelatihan komunikasi terapeutik dan mengintegrasikan budaya patient-centered care dan compassionate care. Selain itu, perlu dilakukan audit pengalaman pasien berbasis instrumen yang valid untuk memetakan sumber ketidakpuasan secara spesifik pada dimensi interpersonal. Upaya peningkatan mutu layanan dapat diarahkan pada standardisasi komunikasi klinis dan penerapan teknik teach-back untuk memastikan pemahaman dan keterlibatan pasien. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada faktor dari tenaga kesehatan dan sistem pelayanan yang mempengaruhi kepuasan pasien.. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 36 responden diruang bedah RSUD Kota Bima, dapat disimpulkan bahwa.Komunikasi terapeutik perawat sebagian besar sedang sebanyak 45 (48.Tingkat kepuasan pasien sebagian besar kurang sebanyak 59 (64.Hasil uji korelasi Spearman rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,689 dengan nilai p-value = 0,001, menujukkan adanya hubungan positif antara komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien, artinya semakin baik komunikasi terapeutik, maka semakin baik tingkat kepuasan pasien Komunikasi terapeutik merupakan salah satu unsur penting dalam pelayanan kesehatan karena berkontribusi pada terbentuknya kepercayaan antara tenaga kesehatan dan pasien, meningkatkan pemahaman pasien, serta menciptakan pengalaman pelayanan yang lebih berkualitas. Namun, perbedaan mutu komunikasi di berbagai fasilitas kesehatan dapat berdampak pada menurunnya kepuasan pasien dan penilaian terhadap kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi terapeutik dan tingkat kepuasan pasien pada wilayah pelayanan BLUD Puskesmas Woha. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dan dilaksanakan di Puskesmas Woha.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-cf1f2.webp" title="JURIS - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-cf1f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-cf1f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-cf1f2.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers" alt="JURIS - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-fb5de.webp" title="JURIS - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-fb5de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-fb5de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-fb5de.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers" alt="JURIS - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-56f68.webp" title="JURIS - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-56f68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-56f68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-56f68.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers" alt="JURIS - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56289-pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat" title="JURIS - The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers" target="_blank">The Impact of Therapeutic Communication on Patient Satisfaction in Community Health Centers</a>: Untuk meningkatkan kepuasan pasien, disarankan agar fasilitas layanan kesehatan memperkuat pelatihan komunikasi terapeutik dan mengintegrasikan budaya patient-centered care dan compassionate care. Selain itu, perlu dilakukan audit pengalaman pasien berbasis instrumen yang valid untuk memetakan sumber ketidakpuasan secara spesifik pada dimensi interpersonal. Upaya peningkatan mutu layanan dapat diarahkan pada standardisasi komunikasi klinis dan penerapan teknik teach-back untuk memastikan pemahaman dan keterlibatan pasien. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada faktor dari tenaga kesehatan dan sistem pelayanan yang mempengaruhi kepuasan pasien..
<br>Berdasarkan hasil penelitian terhadap 36 responden diruang bedah RSUD Kota Bima, dapat disimpulkan bahwa.Komunikasi terapeutik perawat sebagian besar sedang sebanyak 45 (48.Tingkat kepuasan pasien sebagian besar kurang sebanyak 59 (64.Hasil uji korelasi Spearman rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,689 dengan nilai p-value = 0,001, menujukkan adanya hubungan positif antara komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien, artinya semakin baik komunikasi terapeutik, maka semakin baik tingkat kepuasan pasien
<br>Komunikasi terapeutik merupakan salah satu unsur penting dalam pelayanan kesehatan karena berkontribusi pada terbentuknya kepercayaan antara tenaga kesehatan dan pasien, meningkatkan pemahaman pasien, serta menciptakan pengalaman pelayanan yang lebih berkualitas. Namun, perbedaan mutu komunikasi di berbagai fasilitas kesehatan dapat berdampak pada menurunnya kepuasan pasien dan penilaian terhadap kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi terapeutik dan tingkat kepuasan pasien pada wilayah pelayanan BLUD Puskesmas Woha. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dan dilaksanakan di Puskesmas Woha....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-fb5de.webp" type="image/webp" length="82804" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-cf1f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-fb5de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pelatihan-komunikasi-terapeutik-perawat-pengalaman-thumb-56f68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1962-poltekkeskupang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9568-jkp-jurnal-kesehatan-primer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56292-efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertens</link>
	<guid isPermaLink="false">6a2e968e293310ab0f9ec08bd6360935</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 21:34:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur syamsu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,nur,stats,syamsu,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan studi yang lebih mendalam tentang efek jangka panjang dari kombinasi akupresur dan minuman herbal sederhana pada individu dengan risiko hipertensi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan studi yang lebih mendalam tentang efek jangka panjang dari kombinasi akupresur dan minuman herbal sederhana pada individu dengan risiko hipertensi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme fisiologis di balik penurunan tekanan darah yang terjadi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas terapi ini. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi pencegahan hipertensi yang lebih efektif dan terjangkau bagi masyarakat.. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada kelompok yang memperoleh terapi akupunktur, dengan hasil yang bermakna secara statistik (p < 0,001).Penurunan tersebut mengindikasikan bahwa akupunktur berpotensi memberikan kontribusi positif dalam membantu pengendalian hipertensi.Temuan ini konsisten dengan berbagai penelitian terdahulu serta meta-analisis yang melaporkan bahwa akupunktur mampu memberikan efek terapeutik terhadap tekanan darah, meskipun besarnya efek cenderung moderat.Dengan tetap memperhatikan keterbatasan penelitian yang ada, terapi akupunktur dapat dijadikan salah satu pilihan atau pendamping terapi komplementer dalam tata laksana hipertensi Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama yang berkontribusi terhadap angka kesakitan dan kematian, termasuk di Indonesia. Diperlukan strategi pencegahan yang efektif, aman, dan mudah diterapkan. Penggunaan akupresur bersama tanaman herbal alami, termasuk seledri, mentimun, dan nanas, memiliki potensi antihipertensi melalui mekanisme vasodilatasi, efek diuretik, dan keseimbangan regulasi saraf otonom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek positif dari kombinasi terapi akupresur dan konsumsi minuman herbal sederhana sebagai antihipertensi pada masyarakat dengan risiko hipertensi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-a37dd.webp" title="JURIS - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-a37dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-a37dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-a37dd.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana" alt="JURIS - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-7d270.webp" title="JURIS - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-7d270.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-7d270.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-7d270.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana" alt="JURIS - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-299d7.webp" title="JURIS - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-299d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-299d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-299d7.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana" alt="JURIS - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56292-efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertens" title="JURIS - Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana" target="_blank">Inovasi Pencegahan Hipertensi dengan Penggunaan Akupresur dan Minuman Bahan Herbal Sederhana</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan studi yang lebih mendalam tentang efek jangka panjang dari kombinasi akupresur dan minuman herbal sederhana pada individu dengan risiko hipertensi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme fisiologis di balik penurunan tekanan darah yang terjadi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas terapi ini. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi pencegahan hipertensi yang lebih efektif dan terjangkau bagi masyarakat..
<br>Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada kelompok yang memperoleh terapi akupunktur, dengan hasil yang bermakna secara statistik (p < 0,001).Penurunan tersebut mengindikasikan bahwa akupunktur berpotensi memberikan kontribusi positif dalam membantu pengendalian hipertensi.Temuan ini konsisten dengan berbagai penelitian terdahulu serta meta-analisis yang melaporkan bahwa akupunktur mampu memberikan efek terapeutik terhadap tekanan darah, meskipun besarnya efek cenderung moderat.Dengan tetap memperhatikan keterbatasan penelitian yang ada, terapi akupunktur dapat dijadikan salah satu pilihan atau pendamping terapi komplementer dalam tata laksana hipertensi
<br>Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama yang berkontribusi terhadap angka kesakitan dan kematian, termasuk di Indonesia. Diperlukan strategi pencegahan yang efektif, aman, dan mudah diterapkan. Penggunaan akupresur bersama tanaman herbal alami, termasuk seledri, mentimun, dan nanas, memiliki potensi antihipertensi melalui mekanisme vasodilatasi, efek diuretik, dan keseimbangan regulasi saraf otonom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek positif dari kombinasi terapi akupresur dan konsumsi minuman herbal sederhana sebagai antihipertensi pada masyarakat dengan risiko hipertensi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-299d7.webp" type="image/webp" length="93992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-a37dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-7d270.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/efek-terapi-akupresur-jangka-risiko-hipertensi-mem-thumb-299d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1962-poltekkeskupang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9568-jkp-jurnal-kesehatan-primer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average SARIMA Di Kabupaten Banyuwangi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average SARIMA Di Kabupaten Banyuwangi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average SARIMA Di Kabupaten Banyuwangi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56286-fluktuasi-harga-stabilisasi</link>
	<guid isPermaLink="false">30c4071170cdb534c0185764a9c98131</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 21:20:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ five forces ]]></category>
	<category><![CDATA[ irene ratri ]]></category>
	<category><![CDATA[ raya jember ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[five,forces,irene,jember,ratri,raya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap fluktuasi harga GKP dengan memasukkan data curah hujan dan suhu sebagai variabel eksternal. 2. Pengembangan model prediksi yang menggabungkan SARIMA dengan teknik machine learning, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap fluktuasi harga GKP dengan memasukkan data curah hujan dan suhu sebagai variabel eksternal. 2. Pengembangan model prediksi yang menggabungkan SARIMA dengan teknik machine learning, seperti neural networks, untuk meningkatkan akurasi peramalan jangka panjang. 3. Analisis perbandingan harga GKP antar daerah di Indonesia untuk mengidentifikasi faktor regional yang memengaruhi volatilitas harga, seperti kebijakan subsidi atau kebijakan distribusi pangan.. Harga Gabah Kering Panen (GKP) di Kabupaten Banyuwangi selama periode 2020Ae2025 menunjukkan fluktuasi dengan kecenderungan meningkat, dipengaruhi oleh faktor musiman dan dinamika pasar.Model SARIMA (2,1,1)(0,1,1)12 berhasil mengidentifikasi pola musiman dan tren harga, serta meramalkan harga GKP tahun 2026 akan tetap fluktuatif namun cenderung meningkat.Hasil peramalan ini dapat menjadi dasar bagi petani dalam merencanakan waktu penjualan dan strategi produksi, serta bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan stabilisasi harga dan perlindungan kesejahteraan petani Gabah Kering Panen (GKP) merupakan komoditas strategis yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan petani dan menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Banyuwangi. Fluktuasi harga GKP yang dipengaruhi oleh perubahan produksi, musim panen, dan kondisi pasar menuntut adanya analisis serta peramalan harga untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren harga, mengidentifikasi pola musiman, dan meramalkan harga GKP tahun 2026 menggunakan metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). Analisis dilakukan menggunakan tahapan Box-Jenkins yang meliputi uji stasioneritas, identifikasi model, estimasi parameter, uji diagnostik, pemilihan model terbaik, dan peramalan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-febbb.webp" title="JURIS - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-febbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-febbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-febbb.webp 1x" title="JURIS - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi" alt="JURIS - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-7fc9c.webp" title="JURIS - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-7fc9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-7fc9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-7fc9c.webp 1x" title="JURIS - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi" alt="JURIS - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-5f042.webp" title="JURIS - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-5f042.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-5f042.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-5f042.webp 1x" title="JURIS - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi" alt="JURIS - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56286-fluktuasi-harga-stabilisasi" title="JURIS - Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi" target="_blank">Peramalan Harga Gabah Kering Panen Menggunakan Metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Di Kabupaten Banyuwangi</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap fluktuasi harga GKP dengan memasukkan data curah hujan dan suhu sebagai variabel eksternal. 2. Pengembangan model prediksi yang menggabungkan SARIMA dengan teknik machine learning, seperti neural networks, untuk meningkatkan akurasi peramalan jangka panjang. 3. Analisis perbandingan harga GKP antar daerah di Indonesia untuk mengidentifikasi faktor regional yang memengaruhi volatilitas harga, seperti kebijakan subsidi atau kebijakan distribusi pangan..
<br>Harga Gabah Kering Panen (GKP) di Kabupaten Banyuwangi selama periode 2020Ae2025 menunjukkan fluktuasi dengan kecenderungan meningkat, dipengaruhi oleh faktor musiman dan dinamika pasar.Model SARIMA (2,1,1)(0,1,1)12 berhasil mengidentifikasi pola musiman dan tren harga, serta meramalkan harga GKP tahun 2026 akan tetap fluktuatif namun cenderung meningkat.Hasil peramalan ini dapat menjadi dasar bagi petani dalam merencanakan waktu penjualan dan strategi produksi, serta bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan stabilisasi harga dan perlindungan kesejahteraan petani
<br>Gabah Kering Panen (GKP) merupakan komoditas strategis yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan petani dan menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Banyuwangi. Fluktuasi harga GKP yang dipengaruhi oleh perubahan produksi, musim panen, dan kondisi pasar menuntut adanya analisis serta peramalan harga untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren harga, mengidentifikasi pola musiman, dan meramalkan harga GKP tahun 2026 menggunakan metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). Analisis dilakukan menggunakan tahapan Box-Jenkins yang meliputi uji stasioneritas, identifikasi model, estimasi parameter, uji diagnostik, pemilihan model terbaik, dan peramalan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-7fc9c.webp" type="image/webp" length="98130" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-febbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-7fc9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/fluktuasi-harga-stabilisasi-bayam-volatilitas-komo-thumb-5f042.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1964-poliwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9559-jurnal-javanica.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56291-sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi</link>
	<guid isPermaLink="false">d95df11180d6fda54b6f9fc2b2f10aa5</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 20:43:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur syamsu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,nur,stats,syamsu,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kombinasi akupuntur dengan terapi antihipertensi standar dalam uji coba terkontrol secara acak dengan sampel yang lebih besar untuk memperkuat bukti klinis; selain itu, diperlukan studi longitudinal yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kombinasi akupuntur dengan terapi antihipertensi standar dalam uji coba terkontrol secara acak dengan sampel yang lebih besar untuk memperkuat bukti klinis; selain itu, diperlukan studi longitudinal yang menilai dampak akupuntur selama enam bulan atau lebih terhadap tekanan darah serta outcome kardiovaskular, guna memahami manfaat jangka panjangnya; selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki variasi respons akupuntur berdasarkan titik yang digunakan, usia, dan jenis kelamin, sehingga dapat disusun protokol yang lebih terpersonalisasi dan optimal untuk berbagai subkelompok pasien hipertensi.. Berdasarkan data penelitian, akupuntur memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan nilai p < 0,001.sebagai terapi pelengkap, akupuntur terbukti potensial dalam pengendalian tekanan darah.integrasi akupuntur ke dalam layanan kesehatan dapat menjadi pendekatan alternatif yang efektif untuk meningkatkan pengelolaan hipertensi Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular utama yang meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular. Meskipun akupuntur telah digunakan dalam penatalaksanaan hipertensi, bukti ilmiah yang ada masih tidak konsisten. Tujuan: Menilai efektivitas akupuntur secara terukur dan berbasis bukti dalam menurunkan tekanan darah. Metode: Penelitian preAceksperimental dengan desain satu grup preActest dan postActest melibatkan 40 pasien hipertensi yang dipilih secara accidental sampling. Akupuntur diberikan selama 30 menit pada titik Taichong (LR3), Neiguan (PC6), Hegu (LI4), Shenmen (HT7), dan Sanyinjiao (SP6). Tekanan darah diukur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-fb5fb.webp" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-fb5fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-fb5fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-fb5fb.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi" alt="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-6b113.webp" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-6b113.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-6b113.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-6b113.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi" alt="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-3e3cb.webp" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-3e3cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-3e3cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-3e3cb.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi" alt="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56291-sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi" target="_blank">Optimalisasi Penggunaan Terapi Akupuntur dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kombinasi akupuntur dengan terapi antihipertensi standar dalam uji coba terkontrol secara acak dengan sampel yang lebih besar untuk memperkuat bukti klinis; selain itu, diperlukan studi longitudinal yang menilai dampak akupuntur selama enam bulan atau lebih terhadap tekanan darah serta outcome kardiovaskular, guna memahami manfaat jangka panjangnya; selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki variasi respons akupuntur berdasarkan titik yang digunakan, usia, dan jenis kelamin, sehingga dapat disusun protokol yang lebih terpersonalisasi dan optimal untuk berbagai subkelompok pasien hipertensi..
<br>Berdasarkan data penelitian, akupuntur memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan nilai p < 0,001.sebagai terapi pelengkap, akupuntur terbukti potensial dalam pengendalian tekanan darah.integrasi akupuntur ke dalam layanan kesehatan dapat menjadi pendekatan alternatif yang efektif untuk meningkatkan pengelolaan hipertensi
<br>Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular utama yang meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular. Meskipun akupuntur telah digunakan dalam penatalaksanaan hipertensi, bukti ilmiah yang ada masih tidak konsisten. Tujuan: Menilai efektivitas akupuntur secara terukur dan berbasis bukti dalam menurunkan tekanan darah. Metode: Penelitian preAceksperimental dengan desain satu grup preActest dan postActest melibatkan 40 pasien hipertensi yang dipilih secara accidental sampling. Akupuntur diberikan selama 30 menit pada titik Taichong (LR3), Neiguan (PC6), Hegu (LI4), Shenmen (HT7), dan Sanyinjiao (SP6). Tekanan darah diukur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-6b113.webp" type="image/webp" length="100402" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-fb5fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-6b113.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/sesi-terapi-akupuntur-ansietas-pasien-hipertensi-t-thumb-3e3cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1962-poltekkeskupang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9568-jkp-jurnal-kesehatan-primer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs An Empirical Study of Technological Literacy Internal Control and Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs An Empirical Study of Technological Literacy Internal Control and Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs An Empirical Study of Technological Literacy Internal Control and Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56285-literasi-teknologi-siswa-mahasi</link>
	<guid isPermaLink="false">3c7cd9dbe74070519b03c045ba2b4ce7</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 20:24:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,counter,flag,logo,reviewer,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengadopsi desain longitudinal untuk memantau perubahan kesiapan digitalisasi akuntansi UMKM selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dinamika adopsi teknologi secara temporal; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance: Penelitian selanjutnya dapat mengadopsi desain longitudinal untuk memantau perubahan kesiapan digitalisasi akuntansi UMKM selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dinamika adopsi teknologi secara temporal; selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji efektivitas program pelatihan terstruktur yang menggabungkan peningkatan literasi teknologi dengan penerapan kontrol internal berbasis risiko, guna menilai dampak langsung terhadap kesiapan digital dan kinerja UMKM; terakhir, penelitian komparatif antara wilayah dengan tingkat infrastruktur digital yang beragam serta kebijakan pemerintah yang berbeda dapat mengungkap peran konteks regional dan regulasi dalam mempercepat atau menghambat transformasi digital akuntansi pada UMKM, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran.. Penelitian ini menegaskan bahwa kesiapan digitalisasi akuntansi UMKM dipengaruhi signifikan oleh literasi teknologi dan pengendalian internal, dengan literasi teknologi sebagai faktor paling dominan.Kesiapan digitalisasi tersebut secara langsung meningkatkan kinerja UMKM dalam efisiensi operasional, akurasi pelaporan, dan kualitas pengambilan keputusan.Model empiris yang dikembangkan mengintegrasikan Technology Readiness and Adoption Theory dengan Accounting Information System Theory serta menekankan pentingnya pengendalian internal sebagai elemen tata kelola digital, sehingga praktiknya harus memprioritaskan peningkatan literasi teknologi aplikatif dan penguatan kontrol berbasis risiko Perkembangan teknologi digital telah merevolusi sistem akuntansi global dan mendorong transformasi pada sektor UMKM Indonesia. Meskipun berkontribusi besar terhadap PDB nasional, adopsi digitalisasi akuntansi UMKM masih rendah akibat keterbatasan literasi teknologi dan lemahnya pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model empiris kesiapan digitalisasi akuntansi UMKM melalui analisis pengaruh literasi teknologi dan efektivitas pengendalian internal terhadap kinerja usaha. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan survei terhadap 200 pelaku UMKM di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Data dianalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b12c8.webp" title="JURIS - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b12c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b12c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b12c8.webp 1x" title="JURIS - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance" alt="JURIS - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b6ecd.webp" title="JURIS - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b6ecd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b6ecd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b6ecd.webp 1x" title="JURIS - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance" alt="JURIS - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-e9cf6.webp" title="JURIS - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-e9cf6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-e9cf6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-e9cf6.webp 1x" title="JURIS - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance" alt="JURIS - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56285-literasi-teknologi-siswa-mahasi" title="JURIS - Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance" target="_blank">Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy, Internal Control, and Performance</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengadopsi desain longitudinal untuk memantau perubahan kesiapan digitalisasi akuntansi UMKM selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dinamika adopsi teknologi secara temporal; selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji efektivitas program pelatihan terstruktur yang menggabungkan peningkatan literasi teknologi dengan penerapan kontrol internal berbasis risiko, guna menilai dampak langsung terhadap kesiapan digital dan kinerja UMKM; terakhir, penelitian komparatif antara wilayah dengan tingkat infrastruktur digital yang beragam serta kebijakan pemerintah yang berbeda dapat mengungkap peran konteks regional dan regulasi dalam mempercepat atau menghambat transformasi digital akuntansi pada UMKM, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa kesiapan digitalisasi akuntansi UMKM dipengaruhi signifikan oleh literasi teknologi dan pengendalian internal, dengan literasi teknologi sebagai faktor paling dominan.Kesiapan digitalisasi tersebut secara langsung meningkatkan kinerja UMKM dalam efisiensi operasional, akurasi pelaporan, dan kualitas pengambilan keputusan.Model empiris yang dikembangkan mengintegrasikan Technology Readiness and Adoption Theory dengan Accounting Information System Theory serta menekankan pentingnya pengendalian internal sebagai elemen tata kelola digital, sehingga praktiknya harus memprioritaskan peningkatan literasi teknologi aplikatif dan penguatan kontrol berbasis risiko
<br>Perkembangan teknologi digital telah merevolusi sistem akuntansi global dan mendorong transformasi pada sektor UMKM Indonesia. Meskipun berkontribusi besar terhadap PDB nasional, adopsi digitalisasi akuntansi UMKM masih rendah akibat keterbatasan literasi teknologi dan lemahnya pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model empiris kesiapan digitalisasi akuntansi UMKM melalui analisis pengaruh literasi teknologi dan efektivitas pengendalian internal terhadap kinerja usaha. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan survei terhadap 200 pelaku UMKM di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Data dianalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b6ecd.webp" type="image/webp" length="92534" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b12c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-b6ecd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-pelaku-umkm-pen-thumb-e9cf6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1938-provisi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9507-jurnal-ilmiah-manajemen-ekonomi-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang Clitoria Ternatea Dengan Penambahan Bahan Pemanis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang Clitoria Ternatea Dengan Penambahan Bahan Pemanis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang Clitoria Ternatea Dengan Penambahan Bahan Pemanis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56284-gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang</link>
	<guid isPermaLink="false">146df1fb073b0a82feacccf244483bf5</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 20:21:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ five forces ]]></category>
	<category><![CDATA[ irene ratri ]]></category>
	<category><![CDATA[ raya jember ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[five,forces,irene,jember,ratri,raya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh variasi konsentrasi masingAcmasing pemanis (stevia, madu, gula batu) terhadap sifat fisikokimia serta preferensi sensoris untuk menentukan dosis optimal yang mempertahankan rasa dan aroma khas bunga telang; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh variasi konsentrasi masingAcmasing pemanis (stevia, madu, gula batu) terhadap sifat fisikokimia serta preferensi sensoris untuk menentukan dosis optimal yang mempertahankan rasa dan aroma khas bunga telang; selanjutnya, studi kombinasi pemanis ganda seperti stevia dicampur madu atau fruktosa dapat dilakukan untuk menilai efek sinergi pada viskositas, warna, dan profil rasa, serta mengidentifikasi kombinasi yang memberikan keseimbangan manis yang lebih natural; terakhir, penelitian tentang stabilitas produk selama penyimpanan, termasuk perubahan antioksidan, perkembangan mikroba, dan perubahan sensoris pada minuman telang dengan pemanis yang berbeda, akan memberikan wawasan penting bagi industri dalam mengembangkan minuman fungsional yang aman dan memiliki umur simpan yang lebih lama.. Nilai viskositas tertinggi (1,53 cP) tercapai dengan gula stevia, gula reduksi tertinggi (5,25%) dengan madu, serta warna keunguan muncul pada gula stevia, fruktosa, dan gula batu putih, sementara rasa dan aroma tetap terasa kecuali pada gula palem.Minuman bunga telang dapat dioptimalkan dengan penambahan gula stevia yang menghasilkan karakteristik sensoris nilai warna 2,3.rasa 2,64 serta nilai mutu hedonik warna 2,04.Diperlukan penelitian lanjutan mengenai konsentrasi pemanis untuk mencapai rasio kemanisan optimal tanpa menghilangkan aroma dan warna khas bunga telang Bunga telang (Clitoria ternatea) merupakan bunga konsumsi yang umum digunakan sebagai pewarna alami pangan. Kandungan antioksidannya yang tinggi menjadikannya berpotensi diolah menjadi minuman fungsional. Namun, minuman bunga telang cenderung hambar sehingga perlu penambahan pemanis untuk meningkatkan daya terima konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan berbagai pemanis terhadap sifat fisikokimia dan sensoris minuman bunga telang. Perlakuan meliputi gula stevia, gula palem, madu, fruktosa cair, gula batu putih, dan gula batu kuning. Rancangan acak lengkap digunakan dengan 6 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan viskositas tertinggi (1,53 cP) pada gula stevia, kadar gula reduksi tertinggi (5,25%) pada madu, serta warna keunguan (skor 2) muncul pada gula stevia, fruktosa, dan gula batu putih. Rasa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-5eac8.webp" title="JURIS - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-5eac8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-5eac8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-5eac8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis" alt="JURIS - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-67ad0.webp" title="JURIS - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-67ad0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-67ad0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-67ad0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis" alt="JURIS - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-0ffc6.webp" title="JURIS - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-0ffc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-0ffc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-0ffc6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis" alt="JURIS - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56284-gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang" title="JURIS - Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis" target="_blank">Analisis Sifat Fisikokimia dan Sensoris Minuman Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Penambahan Bahan Pemanis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh variasi konsentrasi masingAcmasing pemanis (stevia, madu, gula batu) terhadap sifat fisikokimia serta preferensi sensoris untuk menentukan dosis optimal yang mempertahankan rasa dan aroma khas bunga telang; selanjutnya, studi kombinasi pemanis ganda seperti stevia dicampur madu atau fruktosa dapat dilakukan untuk menilai efek sinergi pada viskositas, warna, dan profil rasa, serta mengidentifikasi kombinasi yang memberikan keseimbangan manis yang lebih natural; terakhir, penelitian tentang stabilitas produk selama penyimpanan, termasuk perubahan antioksidan, perkembangan mikroba, dan perubahan sensoris pada minuman telang dengan pemanis yang berbeda, akan memberikan wawasan penting bagi industri dalam mengembangkan minuman fungsional yang aman dan memiliki umur simpan yang lebih lama..
<br>Nilai viskositas tertinggi (1,53 cP) tercapai dengan gula stevia, gula reduksi tertinggi (5,25%) dengan madu, serta warna keunguan muncul pada gula stevia, fruktosa, dan gula batu putih, sementara rasa dan aroma tetap terasa kecuali pada gula palem.Minuman bunga telang dapat dioptimalkan dengan penambahan gula stevia yang menghasilkan karakteristik sensoris nilai warna 2,3.rasa 2,64 serta nilai mutu hedonik warna 2,04.Diperlukan penelitian lanjutan mengenai konsentrasi pemanis untuk mencapai rasio kemanisan optimal tanpa menghilangkan aroma dan warna khas bunga telang
<br>Bunga telang (Clitoria ternatea) merupakan bunga konsumsi yang umum digunakan sebagai pewarna alami pangan. Kandungan antioksidannya yang tinggi menjadikannya berpotensi diolah menjadi minuman fungsional. Namun, minuman bunga telang cenderung hambar sehingga perlu penambahan pemanis untuk meningkatkan daya terima konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan berbagai pemanis terhadap sifat fisikokimia dan sensoris minuman bunga telang. Perlakuan meliputi gula stevia, gula palem, madu, fruktosa cair, gula batu putih, dan gula batu kuning. Rancangan acak lengkap digunakan dengan 6 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan viskositas tertinggi (1,53 cP) pada gula stevia, kadar gula reduksi tertinggi (5,25%) pada madu, serta warna keunguan (skor 2) muncul pada gula stevia, fruktosa, dan gula batu putih. Rasa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-0ffc6.webp" type="image/webp" length="78506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-5eac8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-67ad0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/gula-reduksi-bunga-clitoria-ternatea-telang-pemani-thumb-0ffc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1964-poliwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9559-jurnal-javanica.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Storytelling as a Non pharmacological Intervention in Dementia Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Storytelling as a Non pharmacological Intervention in Dementia Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Storytelling as a Non pharmacological Intervention in Dementia Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56290-demensia-intervensi-storytelling-kunci</link>
	<guid isPermaLink="false">bc7699ac3155685da53a41487503fe28</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 20:12:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur syamsu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,nur,stats,syamsu,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana standarisasi protokol storytelling dapat meningkatkan konsistensi hasil terapeutik pada berbagai tahap demensia, misalnya dengan merancang panduan operasional yang dapat diuji melalui uji coba ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana standarisasi protokol storytelling dapat meningkatkan konsistensi hasil terapeutik pada berbagai tahap demensia, misalnya dengan merancang panduan operasional yang dapat diuji melalui uji coba terkontrol multiAcpusat; (2) peran pelatihan fasilitator dalam mempengaruhi efektivitas storytelling, dengan menguji model pelatihan berbasis teknologi virtual yang menilai peningkatan kompetensi fasilitator serta dampaknya terhadap outcome kognitif dan emosional pasien; (3) kelayakan dan efektivitas skala besar storytelling digital pada populasi lansia di komunitas, melalui studi kohort longitudinal yang mengukur perubahan kualitas hidup, beban pengasuh, dan biaya perawatan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dan keberlanjutan intervensi tersebut.. Storytelling merupakan upaya pengobatan yang bermanfaat bagi penderita demensia, pengasuh, dan lingkungan perawatan mereka, dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis pada demensia Latar belakang: Demensia merupakan sekumpulan penyakit degeneratif pada sistem saraf pusat yang terutama ditandai dengan gangguan fungsi kognitif. Storytelling berpotensi meningkatkan kognisi, komunikasi, kualitas hidup, kesejahteraan psikologis, serta aktivitas kehidupan sehari-hari pada penderita demensia. Tujuan: Artikel ini memberikan gambaran umum mengenai cara storytelling dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis bagi penderita demensia. Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan naratif dengan menggunakan kata kunci demensia, intervensi, dan storytelling yang dicari melalui basis data PubMed dan Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal internasional antara 1 Januari 2017 hingga 31 Januari 2026 serta tersedia secara fullActext daring. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-8631b.webp" title="JURIS - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-8631b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-8631b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-8631b.webp 1x" title="JURIS - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review" alt="JURIS - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-9a651.webp" title="JURIS - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-9a651.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-9a651.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-9a651.webp 1x" title="JURIS - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review" alt="JURIS - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-49e50.webp" title="JURIS - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-49e50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-49e50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-49e50.webp 1x" title="JURIS - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review" alt="JURIS - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56290-demensia-intervensi-storytelling-kunci" title="JURIS - Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review" target="_blank">Storytelling as a Non-pharmacological Intervention in Dementia: Literature Review</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana standarisasi protokol storytelling dapat meningkatkan konsistensi hasil terapeutik pada berbagai tahap demensia, misalnya dengan merancang panduan operasional yang dapat diuji melalui uji coba terkontrol multiAcpusat; (2) peran pelatihan fasilitator dalam mempengaruhi efektivitas storytelling, dengan menguji model pelatihan berbasis teknologi virtual yang menilai peningkatan kompetensi fasilitator serta dampaknya terhadap outcome kognitif dan emosional pasien; (3) kelayakan dan efektivitas skala besar storytelling digital pada populasi lansia di komunitas, melalui studi kohort longitudinal yang mengukur perubahan kualitas hidup, beban pengasuh, dan biaya perawatan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dan keberlanjutan intervensi tersebut..
<br>Storytelling merupakan upaya pengobatan yang bermanfaat bagi penderita demensia, pengasuh, dan lingkungan perawatan mereka, dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis pada demensia
<br>Latar belakang: Demensia merupakan sekumpulan penyakit degeneratif pada sistem saraf pusat yang terutama ditandai dengan gangguan fungsi kognitif. Storytelling berpotensi meningkatkan kognisi, komunikasi, kualitas hidup, kesejahteraan psikologis, serta aktivitas kehidupan sehari-hari pada penderita demensia. Tujuan: Artikel ini memberikan gambaran umum mengenai cara storytelling dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis bagi penderita demensia. Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan naratif dengan menggunakan kata kunci demensia, intervensi, dan storytelling yang dicari melalui basis data PubMed dan Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal internasional antara 1 Januari 2017 hingga 31 Januari 2026 serta tersedia secara fullActext daring. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-9a651.webp" type="image/webp" length="74028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-8631b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-9a651.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/demensia-intervensi-storytelling-kunci-non-pharmac-thumb-49e50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1962-poltekkeskupang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9568-jkp-jurnal-kesehatan-primer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56294-kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan</link>
	<guid isPermaLink="false">6d501a60d4814506f8fc1e67185da44d</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 20:00:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur syamsu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,nur,stats,syamsu,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi gizi berbasis komunitas yang mengintegrasikan pelatihan praktik memasak makanan kaya zat besi bagi wanita hamil, dengan mengukur perubahan pola makan dan kadar hemoglobin secara longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi gizi berbasis komunitas yang mengintegrasikan pelatihan praktik memasak makanan kaya zat besi bagi wanita hamil, dengan mengukur perubahan pola makan dan kadar hemoglobin secara longitudinal selama seluruh kehamilan; Selanjutnya, studi intervensi randomised controlled trial dapat meneliti dampak suplementasi kombinasi zat besi, vitamin B12, dan vitamin C yang diberikan bersama makanan berbasis nabati versus hewani pada wanita hamil trimester III, untuk menentukan strategi nutrisi paling efektif dalam menurunkan prevalensi anemia; Akhirnya, penelitian kualitatif dapat menggali faktor-faktor psikososial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi kepatuhan wanita hamil terhadap rekomendasi pola makan seimbang, sehingga kebijakan kesehatan dapat dirancang lebih sensitif terhadap konteks lokal dan meningkatkan keberlanjutan intervensi gizi.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan status anemia pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Sandaran tahun 2025 (p = 0,001).Ibu hamil dengan pola makan yang baik memiliki risiko lebih rendah mengalami anemia, sehingga pola makan berperan sebagai faktor protektif.Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pola makan dengan status anemia telah tercapai, dan perbaikan pola makan menjadi upaya penting dalam pencegahan anemia pada ibu hamil Latar belakang: Anemia pada wanita hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan berkontribusi pada peningkatan risiko persalinan prematur, bayi lahir rendah, serta morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan status anemia pada wanita hamil trimester tiga di wilayah kerja Puskesmas Sandaran pada tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-e8c7c.webp" title="JURIS - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-e8c7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-e8c7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-e8c7c.webp 1x" title="JURIS - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025" alt="JURIS - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-f9994.webp" title="JURIS - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-f9994.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-f9994.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-f9994.webp 1x" title="JURIS - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025" alt="JURIS - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-19e8a.webp" title="JURIS - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-19e8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-19e8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-19e8a.webp 1x" title="JURIS - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025" alt="JURIS - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56294-kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan" title="JURIS - Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025" target="_blank">Dietary Patterns and Anemia Status Among Third Trimester Pregnant Women in the working area of Sandaran Public Health Center in 2025</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi gizi berbasis komunitas yang mengintegrasikan pelatihan praktik memasak makanan kaya zat besi bagi wanita hamil, dengan mengukur perubahan pola makan dan kadar hemoglobin secara longitudinal selama seluruh kehamilan; Selanjutnya, studi intervensi randomised controlled trial dapat meneliti dampak suplementasi kombinasi zat besi, vitamin B12, dan vitamin C yang diberikan bersama makanan berbasis nabati versus hewani pada wanita hamil trimester III, untuk menentukan strategi nutrisi paling efektif dalam menurunkan prevalensi anemia; Akhirnya, penelitian kualitatif dapat menggali faktor-faktor psikososial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi kepatuhan wanita hamil terhadap rekomendasi pola makan seimbang, sehingga kebijakan kesehatan dapat dirancang lebih sensitif terhadap konteks lokal dan meningkatkan keberlanjutan intervensi gizi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan status anemia pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Sandaran tahun 2025 (p = 0,001).Ibu hamil dengan pola makan yang baik memiliki risiko lebih rendah mengalami anemia, sehingga pola makan berperan sebagai faktor protektif.Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pola makan dengan status anemia telah tercapai, dan perbaikan pola makan menjadi upaya penting dalam pencegahan anemia pada ibu hamil
<br>Latar belakang: Anemia pada wanita hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan berkontribusi pada peningkatan risiko persalinan prematur, bayi lahir rendah, serta morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan status anemia pada wanita hamil trimester tiga di wilayah kerja Puskesmas Sandaran pada tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-e8c7c.webp" type="image/webp" length="84162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-e8c7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-f9994.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/kuesioner-pola-asuh-anemia-working-area-pencegahan-thumb-19e8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1962-poltekkeskupang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9568-jkp-jurnal-kesehatan-primer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Machine Learning Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Machine Learning Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Machine Learning Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56287-fraud-diamond-triangle-theory-laporan</link>
	<guid isPermaLink="false">3da20c031fe5f824e6d037f7218a96e6</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 19:53:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,counter,flag,logo,reviewer,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model deteksi fraud yang lebih adaptif terhadap karakteristik lokal dan dinamika tata kelola perusahaan di Indonesia. Selain itu, perlu dipertimbangkan integrasi teori fraud triangle ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model deteksi fraud yang lebih adaptif terhadap karakteristik lokal dan dinamika tata kelola perusahaan di Indonesia. Selain itu, perlu dipertimbangkan integrasi teori fraud triangle dan fraud diamond secara lebih mendalam dalam interpretasi hasil algoritmik, serta penguatan validasi forensik dengan menggunakan indikator-indikator tambahan yang relevan dengan konteks Indonesia. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi potensi penerapan teknik-teknik machine learning yang lebih canggih, seperti deep learning, untuk meningkatkan akurasi dan kemampuan deteksi fraud. Dengan demikian, model deteksi fraud yang dikembangkan dapat semakin relevan dan efektif dalam mendukung transparansi serta tata kelola perusahaan di Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa forensic analytics berbasis machine learning dengan algoritma XGBoost merupakan model paling efektif dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan perusahaan publik di Indonesia.Model ini menunjukkan kemampuan terbaik dalam menangkap pola non-linear antara indikator keuangan dan non-keuangan, dengan leverage, profit growth, dan pergantian auditor sebagai prediktor utama risiko fraud, sementara ROA dan ukuran dewan direksi tidak terbukti signifikan.Secara teoretis, temuan ini memperkuat integrasi teori fraud triangle dan fraud diamond ke dalam pendekatan prediktif berbasis data yang bersifat interpretatif, khususnya dalam konteks negara berkembang.Secara praktis, model yang dikembangkan berfungsi sebagai early warning system berbasis risiko yang dapat mendukung auditor dan regulator dalam memprioritaskan pengawasan, tanpa menggantikan penilaian profesional dan prosedur audit forensik yang komprehensif Perkembangan teknologi digital dalam akuntansi meningkatkan efisiensi pelaporan keuangan, namun juga memperbesar risiko manipulasi data dan kecurangan laporan. Kondisi ini menuntut penerapan forensic analytics berbasis machine learning untuk memperkuat deteksi anomali secara objektif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model deteksi kecurangan laporan keuangan perusahaan publik di Indonesia dengan membandingkan efektivitas tiga algoritma utama: Logistic Regression, Random Forest, dan XGBoost. Menggunakan 240 observasi dari 40 perusahaan pada periode 2018Ae2023, data dianalisis melalui pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan SMOTE balancing dan validasi Beneish M-Score. Hasil menunjukkan bahwa XGBoost merupakan model paling unggul dengan akurasi 92,1%... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-31970.webp" title="JURIS - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-31970.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-31970.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-31970.webp 1x" title="JURIS - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud" alt="JURIS - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-05dd8.webp" title="JURIS - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-05dd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-05dd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-05dd8.webp 1x" title="JURIS - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud" alt="JURIS - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-212b6.webp" title="JURIS - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-212b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-212b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-212b6.webp 1x" title="JURIS - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud" alt="JURIS - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56287-fraud-diamond-triangle-theory-laporan" title="JURIS - Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud" target="_blank">Machine Learning-Based Forensic Analytics for the Detection of Financial Statement Fraud</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model deteksi fraud yang lebih adaptif terhadap karakteristik lokal dan dinamika tata kelola perusahaan di Indonesia. Selain itu, perlu dipertimbangkan integrasi teori fraud triangle dan fraud diamond secara lebih mendalam dalam interpretasi hasil algoritmik, serta penguatan validasi forensik dengan menggunakan indikator-indikator tambahan yang relevan dengan konteks Indonesia. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi potensi penerapan teknik-teknik machine learning yang lebih canggih, seperti deep learning, untuk meningkatkan akurasi dan kemampuan deteksi fraud. Dengan demikian, model deteksi fraud yang dikembangkan dapat semakin relevan dan efektif dalam mendukung transparansi serta tata kelola perusahaan di Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa forensic analytics berbasis machine learning dengan algoritma XGBoost merupakan model paling efektif dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan perusahaan publik di Indonesia.Model ini menunjukkan kemampuan terbaik dalam menangkap pola non-linear antara indikator keuangan dan non-keuangan, dengan leverage, profit growth, dan pergantian auditor sebagai prediktor utama risiko fraud, sementara ROA dan ukuran dewan direksi tidak terbukti signifikan.Secara teoretis, temuan ini memperkuat integrasi teori fraud triangle dan fraud diamond ke dalam pendekatan prediktif berbasis data yang bersifat interpretatif, khususnya dalam konteks negara berkembang.Secara praktis, model yang dikembangkan berfungsi sebagai early warning system berbasis risiko yang dapat mendukung auditor dan regulator dalam memprioritaskan pengawasan, tanpa menggantikan penilaian profesional dan prosedur audit forensik yang komprehensif
<br>Perkembangan teknologi digital dalam akuntansi meningkatkan efisiensi pelaporan keuangan, namun juga memperbesar risiko manipulasi data dan kecurangan laporan. Kondisi ini menuntut penerapan forensic analytics berbasis machine learning untuk memperkuat deteksi anomali secara objektif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model deteksi kecurangan laporan keuangan perusahaan publik di Indonesia dengan membandingkan efektivitas tiga algoritma utama: Logistic Regression, Random Forest, dan XGBoost. Menggunakan 240 observasi dari 40 perusahaan pada periode 2018Ae2023, data dianalisis melalui pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan SMOTE balancing dan validasi Beneish M-Score. Hasil menunjukkan bahwa XGBoost merupakan model paling unggul dengan akurasi 92,1%...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-212b6.webp" type="image/webp" length="91542" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-31970.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-05dd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/fraud-diamond-triangle-theory-laporan-keuangan-mod-thumb-212b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1938-provisi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9507-jurnal-ilmiah-manajemen-ekonomi-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56283-food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-mahas</link>
	<guid isPermaLink="false">68a33cacde858e33e9a12c3948cea123</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 19:31:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ five forces ]]></category>
	<category><![CDATA[ irene ratri ]]></category>
	<category><![CDATA[ raya jember ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[five,forces,irene,jember,ratri,raya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperluas sampel dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas dan universitas di Indonesia untuk menguji generalisasi temuan TPB pada perilaku food waste, sehingga dapat mengidentifikasi perbedaan kontekstual antar perguruan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember: Penelitian lanjutan dapat memperluas sampel dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas dan universitas di Indonesia untuk menguji generalisasi temuan TPB pada perilaku food waste, sehingga dapat mengidentifikasi perbedaan kontekstual antar perguruan tinggi. Selanjutnya, pendekatan campuran (mixedAcmethods) yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat menggali motivasi psikologis dan faktor budaya yang belum terjangkau oleh model TPB, memberikan wawasan lebih kaya tentang hambatan perilaku. Akhirnya, penelitian intervensional yang merancang program pelatihan peningkatan persepsi kontrol perilaku, misalnya melalui modul perencanaan porsi makanan dan strategi pengelolaan sisa makanan, dapat diuji secara eksperimental untuk menilai efektivitasnya dalam mengurangi food waste di kalangan mahasiswa.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua variabel dalam Theory of Planned Behavior berpengaruh signifikan terhadap perilaku food waste mahasiswa, dimana sikap tidak berpengaruh.Norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku berpengaruh signifikan, dengan persepsi kontrol perilaku menjadi faktor paling dominan.Oleh karena itu, perilaku food waste mahasiswa lebih dipengaruhi oleh faktor sosial dan kemampuan mengendalikan diri dibandingkan sikap individu Food waste merupakan isu strategis berskala global dan nasional yang menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember secara akademis memiliki pemahaman yang baik mengenai sistem pangan, namun perilaku konsumsi mereka sehari-hari belum banyak terungkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku food waste pada mahasiswa tersebut dengan menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB). Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui penyebaran kuesioner kepada 55 mahasiswa aktif. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap tidak berpengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-a26ec.webp" title="JURIS - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-a26ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-a26ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-a26ec.webp 1x" title="JURIS - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember" alt="JURIS - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-949ab.webp" title="JURIS - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-949ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-949ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-949ab.webp 1x" title="JURIS - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember" alt="JURIS - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-69311.webp" title="JURIS - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-69311.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-69311.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-69311.webp 1x" title="JURIS - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember" alt="JURIS - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56283-food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-mahas" title="JURIS - Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember" target="_blank">Determinan Perilaku Food waste Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember</a>: Penelitian lanjutan dapat memperluas sampel dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas dan universitas di Indonesia untuk menguji generalisasi temuan TPB pada perilaku food waste, sehingga dapat mengidentifikasi perbedaan kontekstual antar perguruan tinggi. Selanjutnya, pendekatan campuran (mixedAcmethods) yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat menggali motivasi psikologis dan faktor budaya yang belum terjangkau oleh model TPB, memberikan wawasan lebih kaya tentang hambatan perilaku. Akhirnya, penelitian intervensional yang merancang program pelatihan peningkatan persepsi kontrol perilaku, misalnya melalui modul perencanaan porsi makanan dan strategi pengelolaan sisa makanan, dapat diuji secara eksperimental untuk menilai efektivitasnya dalam mengurangi food waste di kalangan mahasiswa..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua variabel dalam Theory of Planned Behavior berpengaruh signifikan terhadap perilaku food waste mahasiswa, dimana sikap tidak berpengaruh.Norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku berpengaruh signifikan, dengan persepsi kontrol perilaku menjadi faktor paling dominan.Oleh karena itu, perilaku food waste mahasiswa lebih dipengaruhi oleh faktor sosial dan kemampuan mengendalikan diri dibandingkan sikap individu
<br>Food waste merupakan isu strategis berskala global dan nasional yang menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember secara akademis memiliki pemahaman yang baik mengenai sistem pangan, namun perilaku konsumsi mereka sehari-hari belum banyak terungkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku food waste pada mahasiswa tersebut dengan menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB). Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui penyebaran kuesioner kepada 55 mahasiswa aktif. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap tidak berpengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-949ab.webp" type="image/webp" length="97966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-a26ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-949ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/food-waste-fw-mahasiswa-aktif-uin-fakultas-psikolo-thumb-69311.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1964-poliwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9559-jurnal-javanica.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56282-sanitasi-kandang-ternak-sumber-ai</link>
	<guid isPermaLink="false">eb0afbcb5fe4cc29b2c523db3fe2a92f</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 19:24:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ five forces ]]></category>
	<category><![CDATA[ irene ratri ]]></category>
	<category><![CDATA[ raya jember ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[five,forces,irene,jember,ratri,raya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem pemeliharaan yang lebih optimal, terutama dalam hal penyediaan air minum, sanitasi kandang, dan pengendalian kelembaban. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan program penyuluhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem pemeliharaan yang lebih optimal, terutama dalam hal penyediaan air minum, sanitasi kandang, dan pengendalian kelembaban. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan program penyuluhan dan pendampingan teknis kepada peternak rakyat terkait manajemen pemeliharaan yang baik, terutama dalam hal sanitasi kandang, pengendalian kelembaban, dan deteksi estrus yang tepat. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan perkawinan dan produktivitas sapi perah secara berkelanjutan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor manajemen pemeliharaan yang berpengaruh signifikan terhadap kejadian repeat breeding di Kecamatan Ngablak adalah ketersediaan air minum non ad libitum (OR=2,59), tidak adanya sumber air dalam kandang (OR=22,5), kelembaban tinggi (p=0,000), dan kebersihan kandang buruk (OR=17,7), sedangkan bentuk kandang (p>0,05) dan suhu lingkungan (p=0,069) tidak terbukti berpengaruh signifikan.Dengan prevalensi repeat breeding sebesar 27,67% yang tergolong tinggi, hal ini mengindikasikan bahwa sistem pemeliharaan yang diterapkan peternak rakyat belum sepenuhnya sesuai dengan standar manajemen reproduksi dan sanitasi yang baik, sehingga perbaikan pada aspek penyediaan air minum, sanitasi kandang, dan pengendalian kelembaban merupakan implikasi utama yang perlu segera dilakukan untuk menekan angka kejadian kawin berulang dan meningkatkan efisiensi reproduksi sapi perah di wilayah tersebut Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor lingkungan terhadap repeat breeding pada sapi perah di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Survei kuantitatif melibatkan 336 sapi produktif dari 462 populasi di 15 desa yang dipilih secara purposive. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, sedangkan data sekunder dari Dinas Peternakan. Faktor risiko yang dianalisis meliputi ketersediaan air minum, bentuk kandang, sumber air, suhu, kelembaban, dan kebersihan kandang. Analisis menggunakan Chi-Square dan Odds Ratio (95% CI). Prevalensi repeat breeding mencapai 27,67%. Faktor signifikan: air minum tidak ad libitum (OR=2,59), tidak ada sumber air dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-b619b.webp" title="JURIS - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-b619b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-b619b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-b619b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah" alt="JURIS - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-faba5.webp" title="JURIS - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-faba5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-faba5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-faba5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah" alt="JURIS - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-eb46f.webp" title="JURIS - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-eb46f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-eb46f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-eb46f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah" alt="JURIS - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56282-sanitasi-kandang-ternak-sumber-ai" title="JURIS - Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah" target="_blank">Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem pemeliharaan yang lebih optimal, terutama dalam hal penyediaan air minum, sanitasi kandang, dan pengendalian kelembaban. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan program penyuluhan dan pendampingan teknis kepada peternak rakyat terkait manajemen pemeliharaan yang baik, terutama dalam hal sanitasi kandang, pengendalian kelembaban, dan deteksi estrus yang tepat. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan perkawinan dan produktivitas sapi perah secara berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor manajemen pemeliharaan yang berpengaruh signifikan terhadap kejadian repeat breeding di Kecamatan Ngablak adalah ketersediaan air minum non ad libitum (OR=2,59), tidak adanya sumber air dalam kandang (OR=22,5), kelembaban tinggi (p=0,000), dan kebersihan kandang buruk (OR=17,7), sedangkan bentuk kandang (p>0,05) dan suhu lingkungan (p=0,069) tidak terbukti berpengaruh signifikan.Dengan prevalensi repeat breeding sebesar 27,67% yang tergolong tinggi, hal ini mengindikasikan bahwa sistem pemeliharaan yang diterapkan peternak rakyat belum sepenuhnya sesuai dengan standar manajemen reproduksi dan sanitasi yang baik, sehingga perbaikan pada aspek penyediaan air minum, sanitasi kandang, dan pengendalian kelembaban merupakan implikasi utama yang perlu segera dilakukan untuk menekan angka kejadian kawin berulang dan meningkatkan efisiensi reproduksi sapi perah di wilayah tersebut
<br>Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor lingkungan terhadap repeat breeding pada sapi perah di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Survei kuantitatif melibatkan 336 sapi produktif dari 462 populasi di 15 desa yang dipilih secara purposive. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, sedangkan data sekunder dari Dinas Peternakan. Faktor risiko yang dianalisis meliputi ketersediaan air minum, bentuk kandang, sumber air, suhu, kelembaban, dan kebersihan kandang. Analisis menggunakan Chi-Square dan Odds Ratio (95% CI). Prevalensi repeat breeding mencapai 27,67%. Faktor signifikan: air minum tidak ad libitum (OR=2,59), tidak ada sumber air dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-b619b.webp" type="image/webp" length="85150" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-b619b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-faba5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/sanitasi-kandang-ternak-sumber-air-sendang-minum-p-thumb-eb46f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1964-poliwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9559-jurnal-javanica.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 25 Jul 2026 05:22:20 +0700. 12 items. Served in: 4.316 seconds [rss] -->
