<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 01 May 2026 22:15:01 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 22:15:01 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-01T22:15:01+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43965-adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha</link>
	<guid isPermaLink="false">73482deddeda4c390646d08779d4e929</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 21:48:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi coach ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ firm size ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[coach,firm,header,page,size,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan yang ditemukan, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang sudah ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO-BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan yang ditemukan, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang sudah ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai strategi pemasaran digital dalam meningkatkan adopsi aplikasi O-Bridge oleh penyedia jasa dan konsumen, dengan fokus pada segmentasi pasar dan personalisasi pesan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan fitur-fitur inovatif yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna, seperti integrasi pembayaran digital yang aman dan terpercaya, sistem rating dan ulasan yang lebih transparan, serta fitur rekomendasi jasa yang dipersonalisasi berdasarkan preferensi pengguna. Ketiga, penting untuk meneliti dampak sosial dan ekonomi dari aplikasi O-Bridge terhadap penyedia jasa kecil dan menengah, khususnya dalam hal peningkatan pendapatan, akses pasar, dan pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pengembangan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.. Pengembangan usaha berbasis Aplikasi O-Bridge diyakini dapat berkembang dan tumbuh secara cepat dengan sistem marketing yang baik dan juga SDM yang memadai.Selain itu, dengan terus berkembangnya kemajuan teknologi, aplikasi O-Bridge dapat mendukung meluasnya penggunaan aplikasi.Investasi yang dilakukan pada bisnis O-Bridge menunjukkan potensi keuntungan yang signifikan, dengan tingkat pengembalian yang tinggi dan risiko kerugian yang relatif kecil.Dengan demikian, bisnis O-Bridge memiliki prospek yang menjanjikan untuk menjadi platform terpercaya dalam menghubungkan penyedia jasa dan konsumen Artikel ini membahas rencana bisnis untuk aplikasi bernama O-Bridge yang berfungsi sebagai penghubung antara penyedia jasa dan orang yang membutuhkan layanan. Aplikasi ini diciptakan dengan misi memfasilitasi kegiatan ekonomi terkait jasa. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merencanakan bisnis serta memprediksi kelayakan finansial O-Bridge. Analisis bisnis menggunakan SWOT analysis, Business Model Canvas, dan marketing mix. Aplikasi ini dirancang agar mudah digunakan dan menawarkan fitur filter yang membantu pengguna menemukan penyedia jasa yang sesuai dengan kriteria mereka, seperti harga, rating, dan lokasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-ca871.webp" title="JURIS - RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO-BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-ca871.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-ca871.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-ca871.webp 1x" title="JURIS - RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO-BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA" alt="JURIS - RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO-BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-6fd2a.webp" title="JURIS - RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO-BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-6fd2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-6fd2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-6fd2a.webp 1x" title="JURIS - RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO-BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA" alt="JURIS - RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO-BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43965-adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha" title="JURIS - RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO-BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA" target="_blank">RENCANA BISNIS PENGEMBANGAN USAHA APLIKASI AuO-BRIDGEAy APLIKASI PENYEDIA VENDOR JASA</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan yang ditemukan, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang sudah ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai strategi pemasaran digital dalam meningkatkan adopsi aplikasi O-Bridge oleh penyedia jasa dan konsumen, dengan fokus pada segmentasi pasar dan personalisasi pesan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan fitur-fitur inovatif yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna, seperti integrasi pembayaran digital yang aman dan terpercaya, sistem rating dan ulasan yang lebih transparan, serta fitur rekomendasi jasa yang dipersonalisasi berdasarkan preferensi pengguna. Ketiga, penting untuk meneliti dampak sosial dan ekonomi dari aplikasi O-Bridge terhadap penyedia jasa kecil dan menengah, khususnya dalam hal peningkatan pendapatan, akses pasar, dan pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pengembangan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan..
<br>Pengembangan usaha berbasis Aplikasi O-Bridge diyakini dapat berkembang dan tumbuh secara cepat dengan sistem marketing yang baik dan juga SDM yang memadai.Selain itu, dengan terus berkembangnya kemajuan teknologi, aplikasi O-Bridge dapat mendukung meluasnya penggunaan aplikasi.Investasi yang dilakukan pada bisnis O-Bridge menunjukkan potensi keuntungan yang signifikan, dengan tingkat pengembalian yang tinggi dan risiko kerugian yang relatif kecil.Dengan demikian, bisnis O-Bridge memiliki prospek yang menjanjikan untuk menjadi platform terpercaya dalam menghubungkan penyedia jasa dan konsumen
<br>Artikel ini membahas rencana bisnis untuk aplikasi bernama O-Bridge yang berfungsi sebagai penghubung antara penyedia jasa dan orang yang membutuhkan layanan. Aplikasi ini diciptakan dengan misi memfasilitasi kegiatan ekonomi terkait jasa. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merencanakan bisnis serta memprediksi kelayakan finansial O-Bridge. Analisis bisnis menggunakan SWOT analysis, Business Model Canvas, dan marketing mix. Aplikasi ini dirancang agar mudah digunakan dan menawarkan fitur filter yang membantu pengguna menemukan penyedia jasa yang sesuai dengan kriteria mereka, seperti harga, rating, dan lokasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-6fd2a.webp" type="image/webp" length="90944" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-ca871.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/adopsi-aplikasi-jasa-bisnis-usaha-konsumen-bridge-thumb-6fd2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-469-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9603-journal-entrepreneurship-management-industry.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43964-bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga</link>
	<guid isPermaLink="false">906d97e7776abbbeb49c2744f5589fa6</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 21:43:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi coach ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ firm size ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[coach,firm,header,page,size,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut tentang preferensi konsumen terhadap menu bebek Blengong, terutama terkait dengan rasa dan tekstur daging. 2. Meneliti strategi pemasaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut tentang preferensi konsumen terhadap menu bebek Blengong, terutama terkait dengan rasa dan tekstur daging. 2. Meneliti strategi pemasaran yang efektif untuk menarik lebih banyak pelanggan, terutama karyawan kantor dan keluarga. 3. Mengkaji potensi pengembangan bisnis kuliner bebek Blengong di luar Jakarta, seperti di kota-kota besar lainnya di Indonesia, untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.. Bisnis kuliner warung bebek biasa ataupun bebek Blengong cukup menarik untuk dilaksanakan, dengan pertimbangan sebagai berikut.Peminat kuliner bebek di Jakarta dan kota-kota besar lainnya cukup banyak, terbukti dengan kecenderungan meningkatnya produksi bebek dari tahun ke tahun.Pelanggan kuliner bebek umumnya angkatan kerja dan keluarga.Rantai pasokan bahan baku utama dan bahan pembantu tidak sulit untuk diperoleh, sehingga dari rantai pasokan bisnis kuliner bebek cukup aman.Dari segi harga, menu kuliner bebek harganya sama dengan harga ayam kampong sehingga dapat bersaing.Memberikan tingkat pengembalian yang baik, sebagai contoh dalam rencana bisnis bebek Blengong "LNYBW" diperoleh payback period setahun, NPV positif Rp 26 Bisnis kuliner bebek Blengong "LNYBW" adalah sebuah rencana bisnis yang pernah didirikan di Wisma Bakrie, Jakarta Selatan; dengan proposisi makanan sehat dan cepat saji, serta aktivitas utamanya adalah menyediakan menu makanan bebek Blengong menggunakan gerai food truck untuk karyawan dan keluarga yang terdiri dari berbagai paket makanan yang terbuat dari bebek Blengong. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-09b2f.webp" title="JURIS - Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-09b2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-09b2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-09b2f.webp 1x" title="JURIS - Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta" alt="JURIS - Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-3a222.webp" title="JURIS - Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-3a222.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-3a222.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-3a222.webp 1x" title="JURIS - Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta" alt="JURIS - Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43964-bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga" title="JURIS - Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta" target="_blank">Rencana Bisnis Kuliner Bebek Blengong di Jakarta</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut tentang preferensi konsumen terhadap menu bebek Blengong, terutama terkait dengan rasa dan tekstur daging. 2. Meneliti strategi pemasaran yang efektif untuk menarik lebih banyak pelanggan, terutama karyawan kantor dan keluarga. 3. Mengkaji potensi pengembangan bisnis kuliner bebek Blengong di luar Jakarta, seperti di kota-kota besar lainnya di Indonesia, untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing..
<br>Bisnis kuliner warung bebek biasa ataupun bebek Blengong cukup menarik untuk dilaksanakan, dengan pertimbangan sebagai berikut.Peminat kuliner bebek di Jakarta dan kota-kota besar lainnya cukup banyak, terbukti dengan kecenderungan meningkatnya produksi bebek dari tahun ke tahun.Pelanggan kuliner bebek umumnya angkatan kerja dan keluarga.Rantai pasokan bahan baku utama dan bahan pembantu tidak sulit untuk diperoleh, sehingga dari rantai pasokan bisnis kuliner bebek cukup aman.Dari segi harga, menu kuliner bebek harganya sama dengan harga ayam kampong sehingga dapat bersaing.Memberikan tingkat pengembalian yang baik, sebagai contoh dalam rencana bisnis bebek Blengong "LNYBW" diperoleh payback period setahun, NPV positif Rp 26
<br>Bisnis kuliner bebek Blengong "LNYBW" adalah sebuah rencana bisnis yang pernah didirikan di Wisma Bakrie, Jakarta Selatan; dengan proposisi makanan sehat dan cepat saji, serta aktivitas utamanya adalah menyediakan menu makanan bebek Blengong menggunakan gerai food truck untuk karyawan dan keluarga yang terdiri dari berbagai paket makanan yang terbuat dari bebek Blengong.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-3a222.webp" type="image/webp" length="124052" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-09b2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/bebek-blengong-makanan-sehat-karyawan-keluarga-kul-thumb-3a222.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-469-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9603-journal-entrepreneurship-management-industry.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Kinerja Decision Tree C4 5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Kinerja Decision Tree C4 5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Kinerja Decision Tree C4 5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43944-prediktif-model-efisiensi-distilasi-efisiens</link>
	<guid isPermaLink="false">5f925c43190079823608f3f2f46c9806</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 21:24:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ evy priyanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulthan adly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adly,evy,priyanti,reviewer,sulthan,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi teknik seleksi fitur lainnya selain Backward Elimination, seperti Forward Selection atau metode-metode lain yang belum dieksplorasi secara mendalam. Selain itu, dapat dilakukan penelitian lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi teknik seleksi fitur lainnya selain Backward Elimination, seperti Forward Selection atau metode-metode lain yang belum dieksplorasi secara mendalam. Selain itu, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana teknik seleksi fitur ini dapat diterapkan pada algoritma-algoritma klasifikasi lainnya, seperti Support Vector Machine (SVM) atau k-Nearest Neighbor (k-NN), untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi model prediksi kredit. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menguji efektivitas teknik seleksi fitur ini pada dataset yang lebih besar dan beragam, serta menganalisis bagaimana kinerja model dapat ditingkatkan lebih lanjut dengan mengoptimalkan parameter-parameter lain dalam algoritma Decision Tree C4.5.. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian, model Decision Tree C4.5 tanpa penerapan backward elimination menghasilkan akurasi sebesar 91,90% dengan nilai area under the curve (AUC) sebesar 0,915 dalam menilai kelayakan kredit.5 yang dioptimasi menggunakan backward elimination mencapai akurasi 94,80% dengan AUC sebesar 0,973.Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan backward elimination mampu meningkatkan kinerja metode klasifikasi tersebut Penggunaan kredit telah menjadi fenomena yang meluas di masyarakat, namun di balik popularitasnya terdapat risiko signifikan berupa peningkatan kredit macet. Masalah ini sering kali berakar pada histori pengelolaan keuangan yang buruk, di mana kegagalan nasabah untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang secara langsung meningkatkan risiko kredit bagi lembaga pemberi pinjaman. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini mengimplementasikan dan membandingkan dua model klasifikasi untuk menilai kelayakan kredit yaitu algoritma Decision Tree C4.5 dan C4.5 yang dioptimasi dengan teknik seleksi fitur Backward Elimination. Menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-c6a20.webp" title="JURIS - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-c6a20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-c6a20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-c6a20.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit" alt="JURIS - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-1c496.webp" title="JURIS - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-1c496.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-1c496.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-1c496.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit" alt="JURIS - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-eb19e.webp" title="JURIS - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-eb19e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-eb19e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-eb19e.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit" alt="JURIS - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43944-prediktif-model-efisiensi-distilasi-efisiens" title="JURIS - Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit" target="_blank">Optimasi Kinerja Decision Tree C4.5 dengan Metode Backward Elimination pada Sistem Penilaian Kredit</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi teknik seleksi fitur lainnya selain Backward Elimination, seperti Forward Selection atau metode-metode lain yang belum dieksplorasi secara mendalam. Selain itu, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana teknik seleksi fitur ini dapat diterapkan pada algoritma-algoritma klasifikasi lainnya, seperti Support Vector Machine (SVM) atau k-Nearest Neighbor (k-NN), untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi model prediksi kredit. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menguji efektivitas teknik seleksi fitur ini pada dataset yang lebih besar dan beragam, serta menganalisis bagaimana kinerja model dapat ditingkatkan lebih lanjut dengan mengoptimalkan parameter-parameter lain dalam algoritma Decision Tree C4.5..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian, model Decision Tree C4.5 tanpa penerapan backward elimination menghasilkan akurasi sebesar 91,90% dengan nilai area under the curve (AUC) sebesar 0,915 dalam menilai kelayakan kredit.5 yang dioptimasi menggunakan backward elimination mencapai akurasi 94,80% dengan AUC sebesar 0,973.Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan backward elimination mampu meningkatkan kinerja metode klasifikasi tersebut
<br>Penggunaan kredit telah menjadi fenomena yang meluas di masyarakat, namun di balik popularitasnya terdapat risiko signifikan berupa peningkatan kredit macet. Masalah ini sering kali berakar pada histori pengelolaan keuangan yang buruk, di mana kegagalan nasabah untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang secara langsung meningkatkan risiko kredit bagi lembaga pemberi pinjaman. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini mengimplementasikan dan membandingkan dua model klasifikasi untuk menilai kelayakan kredit yaitu algoritma Decision Tree C4.5 dan C4.5 yang dioptimasi dengan teknik seleksi fitur Backward Elimination. Menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-1c496.webp" type="image/webp" length="92330" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-c6a20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-1c496.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/prediktif-model-efisiensi-distilasi-support-vector-thumb-eb19e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-724-bsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4791-imtechno-journal-industrial-management-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43961-corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-m</link>
	<guid isPermaLink="false">ea228d16130938e671df77cc6abe6a09</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 21:02:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rizka dahlia ]]></category>
	<category><![CDATA[ nota4d https ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dahlia,https,mahjong,nota4d,rizka,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi efek GCG terhadap kinerja keuangan dengan menggunakan teknik panel dinamis seperti System GMM untuk mengatasi masalah endogenitas dan variabel yang tidak terobservasi. Selanjutnya, studi dapat memperluas sampel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024): Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi efek GCG terhadap kinerja keuangan dengan menggunakan teknik panel dinamis seperti System GMM untuk mengatasi masalah endogenitas dan variabel yang tidak terobservasi. Selanjutnya, studi dapat memperluas sampel ke sektor komoditas lain di Indonesia, seperti industri pertambangan atau energi, guna menguji konsistensi temuan mengenai pengaruh ukuran perusahaan terhadap efektivitas GCG pada berbagai konteks industri. Peneliti juga dapat mengintegrasikan indikator GCG yang lebih komprehensif, seperti Indeks Kebijakan Tercakup Governance (CGPI), dan menambahkan variabel kontrol makroekonomi seperti pertumbuhan GDP dan inflasi, guna memahami bagaimana faktor eksternal memoderasi hubungan antara GCG, ukuran perusahaan, dan ROA.. Komite audit memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap ROA, menegaskan peran pengawasan internal.Ukuran perusahaan memoderasi pengaruh komisaris independen, memperkuat hubungannya dengan ROA pada perusahaan besar.Ukuran perusahaan tidak memoderasi pengaruh komite audit maupun kepemilikan institusional pada ROA Penelitian ini menganalisis peran moderasi ukuran perusahaan terhadap hubungan antara mekanisme Good Corporate Governance (GCG) dan Return on Assets (ROA) pada perusahaan sektor bahan baku yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) periode 2019Ae2024. GCG diukur melalui ukuran komite audit, kepemilikan komisaris independen, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional, sedangkan ukuran perusahaan diukur dengan logaritma total aset. Model Fixed Effect (FEM) dipilih berdasarkan hasil uji Chow... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-399ba.webp" title="JURIS - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-399ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-399ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-399ba.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)" alt="JURIS - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-654cc.webp" title="JURIS - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-654cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-654cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-654cc.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)" alt="JURIS - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-0dd6c.webp" title="JURIS - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-0dd6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-0dd6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-0dd6c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)" alt="JURIS - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43961-corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-m" title="JURIS - Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)" target="_blank">Pengaruh Good Corporate Governance terhadap ROA dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Mediasi : (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di BEI Periode 2019Ae2024)</a>: Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi efek GCG terhadap kinerja keuangan dengan menggunakan teknik panel dinamis seperti System GMM untuk mengatasi masalah endogenitas dan variabel yang tidak terobservasi. Selanjutnya, studi dapat memperluas sampel ke sektor komoditas lain di Indonesia, seperti industri pertambangan atau energi, guna menguji konsistensi temuan mengenai pengaruh ukuran perusahaan terhadap efektivitas GCG pada berbagai konteks industri. Peneliti juga dapat mengintegrasikan indikator GCG yang lebih komprehensif, seperti Indeks Kebijakan Tercakup Governance (CGPI), dan menambahkan variabel kontrol makroekonomi seperti pertumbuhan GDP dan inflasi, guna memahami bagaimana faktor eksternal memoderasi hubungan antara GCG, ukuran perusahaan, dan ROA..
<br>Komite audit memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap ROA, menegaskan peran pengawasan internal.Ukuran perusahaan memoderasi pengaruh komisaris independen, memperkuat hubungannya dengan ROA pada perusahaan besar.Ukuran perusahaan tidak memoderasi pengaruh komite audit maupun kepemilikan institusional pada ROA
<br>Penelitian ini menganalisis peran moderasi ukuran perusahaan terhadap hubungan antara mekanisme Good Corporate Governance (GCG) dan Return on Assets (ROA) pada perusahaan sektor bahan baku yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) periode 2019Ae2024. GCG diukur melalui ukuran komite audit, kepemilikan komisaris independen, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional, sedangkan ukuran perusahaan diukur dengan logaritma total aset. Model Fixed Effect (FEM) dipilih berdasarkan hasil uji Chow...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-0dd6c.webp" type="image/webp" length="104818" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-399ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-654cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/corporate-governance-gcg-firm-size-roa-peran-moder-thumb-0dd6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-724-bsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4792-jurnal-sistem-informasi-akuntansi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43945-data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi</link>
	<guid isPermaLink="false">8488545db0eea670b431a4b67fe7b7f2</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 21:02:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ evy priyanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulthan adly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adly,evy,priyanti,reviewer,sulthan,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem pendeteksi gempa berbasis IoT yang lebih canggih dengan menggunakan teknologi deep learning untuk meningkatkan akurasi deteksi getaran dan prediksi gempa. Selain itu, dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem pendeteksi gempa berbasis IoT yang lebih canggih dengan menggunakan teknologi deep learning untuk meningkatkan akurasi deteksi getaran dan prediksi gempa. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara sistem pendeteksi gempa berbasis IoT dengan sistem konvensional untuk menganalisis keunggulan dan keterbatasan masing-masing sistem. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan aplikasi mobile yang lebih intuitif dan mudah digunakan oleh masyarakat, serta mengintegrasikan sistem pendeteksi gempa dengan platform notifikasi yang lebih luas, seperti SMS atau pesan instan, untuk menjangkau lebih banyak pengguna.. Sistem pendeteksi gempa bumi berbasis Internet of Things (IoT) berhasil dikembangkan menggunakan sensor ADXL345, modul GPS Neo-6M, dan mikrokontroler ESP32 yang terhubung ke Firebase Realtime Database melalui protokol HTTP serta ditampilkan pada aplikasi Android Kodular.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi getaran dan mengirimkan notifikasi secara real-time dengan tingkat keberhasilan 98%.Sensor ADXL345 memiliki sensitivitas tinggi terhadap perubahan percepatan, dengan nilai rata-rata percepatan untuk gempa kecil 0,532 m/sA, gempa sedang 1,31 m/sA, dan gempa besar 2,85 m/sA, yang masing-masing berkorelasi dengan skala MMI IIAeIV.Selain itu, hasil pengujian modul GPS Neo-6M menunjukkan rata-rata kesalahan posisi sebesar 3,29 meter, yang masih berada dalam batas toleransi sistem pemantauan lokasi.Secara keseluruhan, sistem ini terbukti efektif, responsif, dan akurat dalam mendeteksi getaran serta menentukan lokasi kejadian gempa secara real-time.Dengan integrasi antara ESP32, Firebase, dan aplikasi Android, sistem ini berpotensi digunakan sebagai alat bantu peringatan dini gempa bumi yang dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana seismik di Indonesia Indonesia berada di daerah zona Cincin Api Pasifik, menjadikannya sangat rentan terhadap aktivitas seismik seperti gempa bumi. Setiap tahunnya, ribuan gempa tercatat terjadi di berbagai wilayah Indonesia, dengan dampak yang signifikan baik dari segi korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur. Dalam situasi ini, sistem peringatan dini gempa menjadi kebutuhan penting untuk mitigasi bencana secara efektif. Namun, sistem konvensional yang dikelola oleh instansi pemerintah sering kali kurang responsif dan tidak merata dalam penyebaran informasinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membangun sistem pendeteksi gempa berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memberikan peringatan dini secara cepat dan tepat. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32, ADXL345 untuk mendeteksi getaran, serta modul GPS Neo-6M... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c3d46.webp" title="JURIS - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c3d46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c3d46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c3d46.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini" alt="JURIS - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c06f4.webp" title="JURIS - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c06f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c06f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c06f4.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini" alt="JURIS - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-35509.webp" title="JURIS - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-35509.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-35509.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-35509.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini" alt="JURIS - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43945-data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi" title="JURIS - Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini" target="_blank">Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem pendeteksi gempa berbasis IoT yang lebih canggih dengan menggunakan teknologi deep learning untuk meningkatkan akurasi deteksi getaran dan prediksi gempa. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara sistem pendeteksi gempa berbasis IoT dengan sistem konvensional untuk menganalisis keunggulan dan keterbatasan masing-masing sistem. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan aplikasi mobile yang lebih intuitif dan mudah digunakan oleh masyarakat, serta mengintegrasikan sistem pendeteksi gempa dengan platform notifikasi yang lebih luas, seperti SMS atau pesan instan, untuk menjangkau lebih banyak pengguna..
<br>Sistem pendeteksi gempa bumi berbasis Internet of Things (IoT) berhasil dikembangkan menggunakan sensor ADXL345, modul GPS Neo-6M, dan mikrokontroler ESP32 yang terhubung ke Firebase Realtime Database melalui protokol HTTP serta ditampilkan pada aplikasi Android Kodular.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi getaran dan mengirimkan notifikasi secara real-time dengan tingkat keberhasilan 98%.Sensor ADXL345 memiliki sensitivitas tinggi terhadap perubahan percepatan, dengan nilai rata-rata percepatan untuk gempa kecil 0,532 m/sA, gempa sedang 1,31 m/sA, dan gempa besar 2,85 m/sA, yang masing-masing berkorelasi dengan skala MMI IIAeIV.Selain itu, hasil pengujian modul GPS Neo-6M menunjukkan rata-rata kesalahan posisi sebesar 3,29 meter, yang masih berada dalam batas toleransi sistem pemantauan lokasi.Secara keseluruhan, sistem ini terbukti efektif, responsif, dan akurat dalam mendeteksi getaran serta menentukan lokasi kejadian gempa secara real-time.Dengan integrasi antara ESP32, Firebase, dan aplikasi Android, sistem ini berpotensi digunakan sebagai alat bantu peringatan dini gempa bumi yang dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana seismik di Indonesia
<br>Indonesia berada di daerah zona Cincin Api Pasifik, menjadikannya sangat rentan terhadap aktivitas seismik seperti gempa bumi. Setiap tahunnya, ribuan gempa tercatat terjadi di berbagai wilayah Indonesia, dengan dampak yang signifikan baik dari segi korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur. Dalam situasi ini, sistem peringatan dini gempa menjadi kebutuhan penting untuk mitigasi bencana secara efektif. Namun, sistem konvensional yang dikelola oleh instansi pemerintah sering kali kurang responsif dan tidak merata dalam penyebaran informasinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membangun sistem pendeteksi gempa berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memberikan peringatan dini secara cepat dan tepat. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32, ADXL345 untuk mendeteksi getaran, serta modul GPS Neo-6M...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c06f4.webp" type="image/webp" length="116684" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c3d46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-c06f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/data-gempa-bumi-bangun-sistem-monitoring-mitigasi-thumb-35509.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-724-bsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4791-imtechno-journal-industrial-management-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43960-integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p</link>
	<guid isPermaLink="false">d449793c9f3c18e80c5a7a0c6e17e39a</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 20:53:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rizka dahlia ]]></category>
	<category><![CDATA[ nota4d https ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dahlia,https,mahjong,nota4d,rizka,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti pentingnya pemilihan software akuntansi yang tepat, serta keterbatasan yang ditemukan dalam studi ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi: Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti pentingnya pemilihan software akuntansi yang tepat, serta keterbatasan yang ditemukan dalam studi ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan metode EDAS dengan mengintegrasikan data kualitatif, seperti ulasan pengguna dan studi kasus, untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kinerja software akuntansi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model EDAS yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan bisnis dan perkembangan teknologi, misalnya dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti keamanan data dan integrasi dengan teknologi cloud. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi penerapan EDAS dalam konteks pemilihan software akuntansi untuk sektor industri tertentu, seperti UMKM atau perusahaan besar, untuk menghasilkan rekomendasi yang lebih spesifik dan relevan. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan sistem pendukung keputusan yang lebih efektif dan adaptif untuk pemilihan software akuntansi.. Penelitian ini berhasil mengimplementasikan metode EDAS (Evaluation Based on Distance from Average Solution) dalam sistem pendukung keputusan untuk pemilihan perangkat lunak akuntansi dengan mempertimbangkan lima kriteria utama, yaitu harga perangkat lunak, kemudahan penggunaan, kelengkapan fitur, integrasi sistem, dan dukungan teknis.Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan secara sistematis, diperoleh bahwa perangkat lunak Zahir memiliki nilai tertinggi, diikuti oleh Mekari Jurnal, SAP Business, Kledo, dan Accurate.Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode EDAS mampu memberikan pemisahan nilai yang jelas antar alternatif, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih diskriminatif.Untuk pengembangan penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas jumlah alternatif dan kriteria, serta mengintegrasikan metode EDAS dengan pendekatan lain guna meningkatkan sensitivitas dan akurasi hasil Memilih perangkat lunak akuntansi yang sesuai merupakan tantangan signifikan bagi organisasi karena atribut fungsional yang beragam. Pilihan yang kurang optimal dapat berdampak buruk pada efisiensi operasional dan kualitas pengelolaan keuangan. Studi ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Evaluasi Berbasis Jarak dari Solusi Rata-Rata (EDAS) untuk menentukan pilihan perangkat lunak yang optimal di antara lima alternatif: Zahir, Accurate, Mekari Jurnal, SAP Business One, dan Kledo. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 30 responden, termasuk praktisi akuntansi dan pengguna aktif. Evaluasi berfokus pada lima kriteria utama: harga perangkat lunak, kemudahan penggunaan, kelengkapan fitur, integrasi sistem, dan dukungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-27c72.webp" title="JURIS - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-27c72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-27c72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-27c72.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi" alt="JURIS - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-a0a7c.webp" title="JURIS - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-a0a7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-a0a7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-a0a7c.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi" alt="JURIS - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-78079.webp" title="JURIS - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-78079.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-78079.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-78079.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi" alt="JURIS - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43960-integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p" title="JURIS - Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi" target="_blank">Penerapan Metode EDAS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Software Akuntansi</a>: Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti pentingnya pemilihan software akuntansi yang tepat, serta keterbatasan yang ditemukan dalam studi ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan metode EDAS dengan mengintegrasikan data kualitatif, seperti ulasan pengguna dan studi kasus, untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kinerja software akuntansi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model EDAS yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan bisnis dan perkembangan teknologi, misalnya dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti keamanan data dan integrasi dengan teknologi cloud. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi penerapan EDAS dalam konteks pemilihan software akuntansi untuk sektor industri tertentu, seperti UMKM atau perusahaan besar, untuk menghasilkan rekomendasi yang lebih spesifik dan relevan. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan sistem pendukung keputusan yang lebih efektif dan adaptif untuk pemilihan software akuntansi..
<br>Penelitian ini berhasil mengimplementasikan metode EDAS (Evaluation Based on Distance from Average Solution) dalam sistem pendukung keputusan untuk pemilihan perangkat lunak akuntansi dengan mempertimbangkan lima kriteria utama, yaitu harga perangkat lunak, kemudahan penggunaan, kelengkapan fitur, integrasi sistem, dan dukungan teknis.Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan secara sistematis, diperoleh bahwa perangkat lunak Zahir memiliki nilai tertinggi, diikuti oleh Mekari Jurnal, SAP Business, Kledo, dan Accurate.Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode EDAS mampu memberikan pemisahan nilai yang jelas antar alternatif, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih diskriminatif.Untuk pengembangan penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas jumlah alternatif dan kriteria, serta mengintegrasikan metode EDAS dengan pendekatan lain guna meningkatkan sensitivitas dan akurasi hasil
<br>Memilih perangkat lunak akuntansi yang sesuai merupakan tantangan signifikan bagi organisasi karena atribut fungsional yang beragam. Pilihan yang kurang optimal dapat berdampak buruk pada efisiensi operasional dan kualitas pengelolaan keuangan. Studi ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Evaluasi Berbasis Jarak dari Solusi Rata-Rata (EDAS) untuk menentukan pilihan perangkat lunak yang optimal di antara lima alternatif: Zahir, Accurate, Mekari Jurnal, SAP Business One, dan Kledo. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 30 responden, termasuk praktisi akuntansi dan pengguna aktif. Evaluasi berfokus pada lima kriteria utama: harga perangkat lunak, kemudahan penggunaan, kelengkapan fitur, integrasi sistem, dan dukungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-27c72.webp" type="image/webp" length="101692" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-27c72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-a0a7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/integrasi-software-akuntansi-bim-perangkat-lunak-p-thumb-78079.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-724-bsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4792-jurnal-sistem-informasi-akuntansi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengukuran Quality of Service QoS berdasarkan Kecepatan Download Upload Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengukuran Quality of Service QoS berdasarkan Kecepatan Download Upload Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengukuran Quality of Service QoS berdasarkan Kecepatan Download Upload Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43952-provinsi-papua-qos-bts-latency-sula</link>
	<guid isPermaLink="false">2a58ca77060a5c5d99ea9089e5dc7eae</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 20:43:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ evy priyanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulthan adly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adly,evy,priyanti,reviewer,sulthan,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ PertamaActama, perlu diteliti efektivitas peningkatan jumlah BTS secara bertahap di daerah dengan rasio populasi tinggi namun infrastruktur masih terbatas, sehingga dapat dibandingkan pengaruhnya terhadap penurunan latensi dan peningkatan throughput. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia: PertamaActama, perlu diteliti efektivitas peningkatan jumlah BTS secara bertahap di daerah dengan rasio populasi tinggi namun infrastruktur masih terbatas, sehingga dapat dibandingkan pengaruhnya terhadap penurunan latensi dan peningkatan throughput. Kedua, dilakukan studi longitudinal mengenai dampak kebijakan Paripurna Palapa Ring terhadap skor QoS di provinsiAcprovinsi yang sebelumnya berada di kategori C, guna menilai apakah kebijakan tersebut berhasil menurunkan disparitas digital. Ketiga, eksplorasi penggunaan indikator tambahan seperti jitter dan packet loss dalam standar TIPHON akan memperluas pemahaman tentang kualitas layanan secara menyeluruh, sehingga dapat membantu perencana jaringan dalam merancang solusi multiAcparameter yang lebih komprehensif.. Kecepatan download dan upload secara signifikan mempengaruhi latensi, dan skor QoS komposit yang didasarkan pada throughput, latensi, serta jumlah BTS berhasil mengkategorikan provinsi ke dalam empat tingkat kualitas layanan.Provinsi Jakarta, Bali, dan Banten berada pada kategori A (sangat bagus), sedangkan provinsi Papua dan Sulawesi Tengah terklasifikasi kategori C (sedang).Perlu penambahan BTS dan peningkatan infrastruktur terutama di daerah dengan tinggi rasio populasi/luas wilayah agar dapat menurunkan latensi dan meningkatkan layanan jaringan Pengukuran evaluasi kinerja jaringan seluler menjadi penting dengan perkembangan teknologi informasi dan peningkatan literasi digital. Latensi, kecepatan download, upload, dan jumlah Base Transceiver Station (BTS) merupakan indikator utama dalam penilaian Quality of Service (QoS) menggunakan standar TIPHON. Hasil analisis Principal Component Analysis (PCA) dan regresi linier menunjukkan bahwa kecepatan download dan upload secara signifikan memengaruhi latensi, sementara skor QoS komposit memetakan perbandingan kualitas layanan antar provinsi di Indonesia. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-4dcc5.webp" title="JURIS - Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-4dcc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-4dcc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-4dcc5.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia" alt="JURIS - Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-d3454.webp" title="JURIS - Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-d3454.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-d3454.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-d3454.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia" alt="JURIS - Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43952-provinsi-papua-qos-bts-latency-sula" title="JURIS - Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia" target="_blank">Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia</a>: PertamaActama, perlu diteliti efektivitas peningkatan jumlah BTS secara bertahap di daerah dengan rasio populasi tinggi namun infrastruktur masih terbatas, sehingga dapat dibandingkan pengaruhnya terhadap penurunan latensi dan peningkatan throughput. Kedua, dilakukan studi longitudinal mengenai dampak kebijakan Paripurna Palapa Ring terhadap skor QoS di provinsiAcprovinsi yang sebelumnya berada di kategori C, guna menilai apakah kebijakan tersebut berhasil menurunkan disparitas digital. Ketiga, eksplorasi penggunaan indikator tambahan seperti jitter dan packet loss dalam standar TIPHON akan memperluas pemahaman tentang kualitas layanan secara menyeluruh, sehingga dapat membantu perencana jaringan dalam merancang solusi multiAcparameter yang lebih komprehensif..
<br>Kecepatan download dan upload secara signifikan mempengaruhi latensi, dan skor QoS komposit yang didasarkan pada throughput, latensi, serta jumlah BTS berhasil mengkategorikan provinsi ke dalam empat tingkat kualitas layanan.Provinsi Jakarta, Bali, dan Banten berada pada kategori A (sangat bagus), sedangkan provinsi Papua dan Sulawesi Tengah terklasifikasi kategori C (sedang).Perlu penambahan BTS dan peningkatan infrastruktur terutama di daerah dengan tinggi rasio populasi/luas wilayah agar dapat menurunkan latensi dan meningkatkan layanan jaringan
<br>Pengukuran evaluasi kinerja jaringan seluler menjadi penting dengan perkembangan teknologi informasi dan peningkatan literasi digital. Latensi, kecepatan download, upload, dan jumlah Base Transceiver Station (BTS) merupakan indikator utama dalam penilaian Quality of Service (QoS) menggunakan standar TIPHON. Hasil analisis Principal Component Analysis (PCA) dan regresi linier menunjukkan bahwa kecepatan download dan upload secara signifikan memengaruhi latensi, sementara skor QoS komposit memetakan perbandingan kualitas layanan antar provinsi di Indonesia.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-4dcc5.webp" type="image/webp" length="110998" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-4dcc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/provinsi-papua-qos-bts-latency-sulawesi-skor-kompo-thumb-d3454.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-724-bsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4791-imtechno-journal-industrial-management-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis FMEA Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis FMEA Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis FMEA Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43966-cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-produ</link>
	<guid isPermaLink="false">23c282a2038e280085f1f340ae0d02f2</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 20:29:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor lingkungan kerja, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor lingkungan kerja, seperti suhu dan kelembaban, terhadap tingkat kesalahan operator dalam proses produksi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengukur parameter lingkungan kerja secara berkala dan mengkorelasikannya dengan data tingkat cacat produk. Kedua, perusahaan dapat mengembangkan sistem pelatihan yang lebih intensif dan terstruktur untuk meningkatkan keterampilan operator dalam mengoperasikan mesin dan melakukan inspeksi kualitas. Pelatihan ini sebaiknya mencakup simulasi praktik dan evaluasi kinerja secara berkala. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara metode FMEA dengan metode pengendalian kualitas lainnya, seperti Six Sigma, untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode dalam konteks industri manufaktur. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode yang paling sesuai dengan karakteristik proses produksinya. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan kualitas produk dan efisiensi proses produksi di PT. Berdikari Metal Engineering.. Beberapa kesimpulan terkait analisis kualitas produk dengan menggunakan metode FMEA adalah (1) PT.Berdikari Metal Engineering, memiliki masalah dalam tingginya nilai kecacatan produk yaitu mencapai 7,9% jauh di atas standar yaitu 2%.Permasalahan penyebab dan solusi untuk menurunkan kecacatan adalah dengan mengitung severity, occurence, dan detection.(2) Severity tertinggi didapat nilai sebesar 10 pada proses pembolongan, berikutnya adalah nilai 9 pada proses pemotongan, sementara terrendah ada pada proses penghalusan dengan nilai 6.Berdasarkan hal tersebut perusahaan harus memfokuskan perbaikan kualitas pada proses dengan nilai severity tinggi yaitu di tahap pembolongan dan pemotongan (3) Occurance tertinggi ada pada proses pembolongan dengan nilai 8 dan terrendah ada pada ketdatangan material yang terlambat.(4) Detection pada setiap tahapan proses bernilai sama yaitu 5 artinya bahwa perusahaan sudah menyatakan bahwa semua factor penyebab memiliki tingkat keseriusan yang sama dalam proses menyumbang kecacatan produk Menetapkan penyebab ketidaksesuaian dominan pada suatu proses adalah tujuan akhir dari penelitian ini, sehingga perusahaan mampu mengambil tindakan untuk perbaikan. Penelitian dilakukan di PT. Berdikari Metal Engineering yang dengan objek penelitian produk Dies Holder Comp Element. Permasalahan utama saat ini berkenaan dengan jumlah cacat yang masih tinggi yaitu mencapai 7,9%. Pada bulan Januari s/d Juni 2018, jumlah produksi mencapai 735.395 pcs dengan jumlah produk taksesuai sebesar 52.382 pcs. Metode penelitian studi kasus dengan analisis deskriptif kuantitatif sebagai dasar analisis, dan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dipakai sebagai tools dalam penyelesaian masalah. Berdasarkan analisis lapangan menunjukan nilai RPN tertinggi ada pada proses pengecoran dengan nilai 400, sehingga perusahaan harus meningkatkan akurasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-7db89.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-7db89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-7db89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-7db89.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan" alt="JURIS - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-04c26.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-04c26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-04c26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-04c26.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan" alt="JURIS - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-6e187.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-6e187.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-6e187.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-6e187.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan" alt="JURIS - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43966-cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-produ" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan" target="_blank">Analisis Kualitas Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengidentifikasi Faktor Penyebab Dominan</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor lingkungan kerja, seperti suhu dan kelembaban, terhadap tingkat kesalahan operator dalam proses produksi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengukur parameter lingkungan kerja secara berkala dan mengkorelasikannya dengan data tingkat cacat produk. Kedua, perusahaan dapat mengembangkan sistem pelatihan yang lebih intensif dan terstruktur untuk meningkatkan keterampilan operator dalam mengoperasikan mesin dan melakukan inspeksi kualitas. Pelatihan ini sebaiknya mencakup simulasi praktik dan evaluasi kinerja secara berkala. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara metode FMEA dengan metode pengendalian kualitas lainnya, seperti Six Sigma, untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode dalam konteks industri manufaktur. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode yang paling sesuai dengan karakteristik proses produksinya. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan kualitas produk dan efisiensi proses produksi di PT. Berdikari Metal Engineering..
<br>Beberapa kesimpulan terkait analisis kualitas produk dengan menggunakan metode FMEA adalah (1) PT.Berdikari Metal Engineering, memiliki masalah dalam tingginya nilai kecacatan produk yaitu mencapai 7,9% jauh di atas standar yaitu 2%.Permasalahan penyebab dan solusi untuk menurunkan kecacatan adalah dengan mengitung severity, occurence, dan detection.(2) Severity tertinggi didapat nilai sebesar 10 pada proses pembolongan, berikutnya adalah nilai 9 pada proses pemotongan, sementara terrendah ada pada proses penghalusan dengan nilai 6.Berdasarkan hal tersebut perusahaan harus memfokuskan perbaikan kualitas pada proses dengan nilai severity tinggi yaitu di tahap pembolongan dan pemotongan (3) Occurance tertinggi ada pada proses pembolongan dengan nilai 8 dan terrendah ada pada ketdatangan material yang terlambat.(4) Detection pada setiap tahapan proses bernilai sama yaitu 5 artinya bahwa perusahaan sudah menyatakan bahwa semua factor penyebab memiliki tingkat keseriusan yang sama dalam proses menyumbang kecacatan produk
<br>Menetapkan penyebab ketidaksesuaian dominan pada suatu proses adalah tujuan akhir dari penelitian ini, sehingga perusahaan mampu mengambil tindakan untuk perbaikan. Penelitian dilakukan di PT. Berdikari Metal Engineering yang dengan objek penelitian produk Dies Holder Comp Element. Permasalahan utama saat ini berkenaan dengan jumlah cacat yang masih tinggi yaitu mencapai 7,9%. Pada bulan Januari s/d Juni 2018, jumlah produksi mencapai 735.395 pcs dengan jumlah produk taksesuai sebesar 52.382 pcs. Metode penelitian studi kasus dengan analisis deskriptif kuantitatif sebagai dasar analisis, dan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dipakai sebagai tools dalam penyelesaian masalah. Berdasarkan analisis lapangan menunjukan nilai RPN tertinggi ada pada proses pengecoran dengan nilai 400, sehingga perusahaan harus meningkatkan akurasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-7db89.webp" type="image/webp" length="147314" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-7db89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-04c26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/cacat-produk-proses-produksi-v-deteksi-galon-ecopr-thumb-6e187.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-469-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9603-journal-entrepreneurship-management-industry.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43949-umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">811197dea23b3ce788ccbd3be7823117</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 20:22:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ evy priyanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulthan adly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adly,evy,priyanti,reviewer,sulthan,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperluas pemahaman mengenai optimasi produksi pada UMKM coffee shop. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model optimasi yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperluas pemahaman mengenai optimasi produksi pada UMKM coffee shop. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model optimasi yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti preferensi konsumen, biaya penyimpanan, dan kualitas bahan baku. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi penerapan metode optimasi lain seperti Dynamic Programming atau Goal Programming untuk mengatasi ketidakpastian dalam permintaan pasar dan fluktuasi harga bahan baku. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi Machine Learning untuk memprediksi permintaan produk secara akurat dan mengoptimalkan tingkat persediaan bahan baku secara real-time. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan daya saing di pasar.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode Linear Programming dengan bantuan software POM-QM menghasilkan solusi optimal untuk produksi Coffee Suganda, dengan rekomendasi produksi 85,6 unit kopi susu gula aren, 44,4 unit kopi susu creamy, dan 14,4 unit chocolate per hari untuk mencapai keuntungan maksimal sebesar Rp433.Kendala utama dalam peningkatan keuntungan adalah ketersediaan bubuk kopi dan air, serta terdapat inefisiensi pada penggunaan stok susu UHT dan susu SKM.Oleh karena itu, disarankan untuk meningkatkan stok bahan baku utama, mengalokasikan modal secara efisien, dan memprioritaskan promosi produk yang hemat waktu produksi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) coffee shop berbasis angkringan memiliki potensi ekonomi yang besar, namun umumnya masih menghadapi permasalahan dalam pengambilan keputusan produksi akibat keterbatasan sumber daya dan belum optimalnya perencanaan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kombinasi produksi minuman pada UMKM Coffee Suganda di Kabupaten Majalengka, yang memproduksi 25 variasi produk dengan tiga produk utama, yaitu coffee susu gula aren, coffee susu creamy, dan chocolate. Metode yang digunakan adalah Linear Programming (LP) untuk memaksimalkan keuntungan dengan mempertimbangkan kendala bahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-206c0.webp" title="JURIS - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-206c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-206c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-206c0.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka" alt="JURIS - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-7b08f.webp" title="JURIS - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-7b08f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-7b08f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-7b08f.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka" alt="JURIS - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-f8e45.webp" title="JURIS - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-f8e45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-f8e45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-f8e45.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka" alt="JURIS - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43949-umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-pr" title="JURIS - Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka" target="_blank">Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperluas pemahaman mengenai optimasi produksi pada UMKM coffee shop. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model optimasi yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti preferensi konsumen, biaya penyimpanan, dan kualitas bahan baku. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi penerapan metode optimasi lain seperti Dynamic Programming atau Goal Programming untuk mengatasi ketidakpastian dalam permintaan pasar dan fluktuasi harga bahan baku. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi Machine Learning untuk memprediksi permintaan produk secara akurat dan mengoptimalkan tingkat persediaan bahan baku secara real-time. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan daya saing di pasar..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode Linear Programming dengan bantuan software POM-QM menghasilkan solusi optimal untuk produksi Coffee Suganda, dengan rekomendasi produksi 85,6 unit kopi susu gula aren, 44,4 unit kopi susu creamy, dan 14,4 unit chocolate per hari untuk mencapai keuntungan maksimal sebesar Rp433.Kendala utama dalam peningkatan keuntungan adalah ketersediaan bubuk kopi dan air, serta terdapat inefisiensi pada penggunaan stok susu UHT dan susu SKM.Oleh karena itu, disarankan untuk meningkatkan stok bahan baku utama, mengalokasikan modal secara efisien, dan memprioritaskan promosi produk yang hemat waktu produksi
<br>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) coffee shop berbasis angkringan memiliki potensi ekonomi yang besar, namun umumnya masih menghadapi permasalahan dalam pengambilan keputusan produksi akibat keterbatasan sumber daya dan belum optimalnya perencanaan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kombinasi produksi minuman pada UMKM Coffee Suganda di Kabupaten Majalengka, yang memproduksi 25 variasi produk dengan tiga produk utama, yaitu coffee susu gula aren, coffee susu creamy, dan chocolate. Metode yang digunakan adalah Linear Programming (LP) untuk memaksimalkan keuntungan dengan mempertimbangkan kendala bahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-f8e45.webp" type="image/webp" length="116936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-206c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-7b08f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/umkm-bubuk-kopi-strategi-produksi-madu-optimasi-us-thumb-f8e45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-724-bsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4791-imtechno-journal-industrial-management-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43947-manajemen-tenaga-pendidik-kompete</link>
	<guid isPermaLink="false">72b57614613a16030a90ec1b1bc57eb0</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 20:00:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ evy priyanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulthan adly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adly,evy,priyanti,reviewer,sulthan,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan sistem HRIS terintegrasi yang secara otomatis menghasilkan matriks kompetensi berdasarkan data kinerja karyawan dan kebutuhan strategis perusahaan. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan sistem HRIS terintegrasi yang secara otomatis menghasilkan matriks kompetensi berdasarkan data kinerja karyawan dan kebutuhan strategis perusahaan. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pelatihan dan pengembangan kompetensi, termasuk penggunaan teknologi virtual reality dan simulasi, dalam konteks pemeliharaan peralatan laboratorium. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kompetensi-kompetensi baru yang relevan dengan perkembangan teknologi industri 4.0 dan dampaknya terhadap kebutuhan kompetensi di divisi pemeliharaan, sehingga perusahaan dapat mempersiapkan tenaga kerja yang adaptif dan kompetitif di masa depan. Penelitian-penelitian ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing perusahaan di era digital.. Pembuatan matriks kompetensi memudahkan identifikasi kebutuhan pengembangan tenaga kerja pada bagian pemeliharaan.Hasil penelitian ini dapat diintegrasikan pada sistem monitoring sumber daya manusia (HRIS) untuk efisiensi.Metode perancangan dan pembuatan matriks kompetensi ini mudah diaplikasikan untuk membantu manajemen perusahaan dalam perencanaan pengembangan sumber daya manusia Kemampuan menghadapi persaingan dalam industri atau bisnis merupakan kunci utama dalam menjalankan bisnis saat ini, terutama di era digital. Pesatnya perkembangan teknologi informasi tidak membatasi informasi bisnis seperti cara menjalankan bisnis, mendapatkan izin usaha, meniru metode bisnis, meniru produk, memata-matai kekuatan dan kelemahan pesaing, mendapatkan peralatan khusus, dan sebagainya. Berdasarkan fakta-fakta ini, perusahaan harus memiliki kreativitas dalam menjalankan bisnisnya, baik dari sisi pengelolaan maupun dalam menciptakan produk. Salah satu kreativitas di atas adalah cara mengembangkan tenaga kerja. Dengan pengelolaan dan pengembangan tenaga kerja yang baik akan menjadi keunggulan dalam daya saing karena Tenaga kerja merupakan sumber daya input utama dalam menjalankan sebuah bisnis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-638bf.webp" title="JURIS - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-638bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-638bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-638bf.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan" alt="JURIS - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-2c5e7.webp" title="JURIS - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-2c5e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-2c5e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-2c5e7.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan" alt="JURIS - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-94d3e.webp" title="JURIS - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-94d3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-94d3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-94d3e.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan" alt="JURIS - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43947-manajemen-tenaga-pendidik-kompete" title="JURIS - Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan" target="_blank">Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Menggunakan Metode Penyusunan Matriks Kompetensi Pada Bagian Pemeliharaan</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan sistem HRIS terintegrasi yang secara otomatis menghasilkan matriks kompetensi berdasarkan data kinerja karyawan dan kebutuhan strategis perusahaan. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pelatihan dan pengembangan kompetensi, termasuk penggunaan teknologi virtual reality dan simulasi, dalam konteks pemeliharaan peralatan laboratorium. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kompetensi-kompetensi baru yang relevan dengan perkembangan teknologi industri 4.0 dan dampaknya terhadap kebutuhan kompetensi di divisi pemeliharaan, sehingga perusahaan dapat mempersiapkan tenaga kerja yang adaptif dan kompetitif di masa depan. Penelitian-penelitian ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing perusahaan di era digital..
<br>Pembuatan matriks kompetensi memudahkan identifikasi kebutuhan pengembangan tenaga kerja pada bagian pemeliharaan.Hasil penelitian ini dapat diintegrasikan pada sistem monitoring sumber daya manusia (HRIS) untuk efisiensi.Metode perancangan dan pembuatan matriks kompetensi ini mudah diaplikasikan untuk membantu manajemen perusahaan dalam perencanaan pengembangan sumber daya manusia
<br>Kemampuan menghadapi persaingan dalam industri atau bisnis merupakan kunci utama dalam menjalankan bisnis saat ini, terutama di era digital. Pesatnya perkembangan teknologi informasi tidak membatasi informasi bisnis seperti cara menjalankan bisnis, mendapatkan izin usaha, meniru metode bisnis, meniru produk, memata-matai kekuatan dan kelemahan pesaing, mendapatkan peralatan khusus, dan sebagainya. Berdasarkan fakta-fakta ini, perusahaan harus memiliki kreativitas dalam menjalankan bisnisnya, baik dari sisi pengelolaan maupun dalam menciptakan produk. Salah satu kreativitas di atas adalah cara mengembangkan tenaga kerja. Dengan pengelolaan dan pengembangan tenaga kerja yang baik akan menjadi keunggulan dalam daya saing karena Tenaga kerja merupakan sumber daya input utama dalam menjalankan sebuah bisnis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-94d3e.webp" type="image/webp" length="93720" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-638bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-2c5e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-tenaga-pendidik-kompetensi-karyawan-sumb-thumb-94d3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-724-bsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4791-imtechno-journal-industrial-management-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43951-kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era</link>
	<guid isPermaLink="false">d0b817dd5e1759a341d6a08a0da0ff97</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 19:53:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ evy priyanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulthan adly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adly,evy,priyanti,reviewer,sulthan,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi WMS dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memantau kondisi gudang secara real-time, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi WMS dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memantau kondisi gudang secara real-time, seperti suhu dan kelembaban, guna memastikan kualitas barang terjaga. Kedua, pengembangan fitur analisis prediktif untuk memprediksi permintaan barang berdasarkan data historis dan tren pasar dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan perencanaan inventaris dan mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan stok. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan antarmuka pengguna (user interface) yang lebih intuitif dan mudah digunakan, dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna dari berbagai latar belakang dan tingkat keahlian teknologi, sehingga meningkatkan adopsi dan efektivitas sistem secara keseluruhan. Integrasi IoT, analisis prediktif, dan peningkatan user interface akan berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam manajemen gudang.. Berdasarkan penelitian dan pengembangan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Warehouse Management System (WMS) berbasis web telah berhasil dikembangkan menggunakan metodologi Agile dengan kerangka kerja Scrum.Sistem ini mampu menangani fungsi inti dalam manajemen gudang, termasuk mengelola data gudang, barang dan variannya, stok, proses pengambilan barang, dan pengiriman antar gudang.Hasil pengujian fungsionalitas menggunakan metode black box menunjukkan bahwa semua modul utama yang dikembangkan berkinerja sesuai harapan dan telah berhasil melewati semua skenario pengujian.Pengembangan sistem independen (in-house) memenuhi tujuan penelitian untuk menciptakan sistem fleksibel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan internal perusahaan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada vendor eksternal.Dengan demikian, implementasi WMS berbasis web ini berhasil memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung transformasi digital dalam manajemen inventaris perusahaan Pertumbuhan pesat era digital dan Revolusi Industri 4.0 menuntut perusahaan untuk mengotomatisasi proses bisnis guna mencapai operasi yang lebih cepat, efisien, dan terintegrasi. Salah satu bentuk transformasi ini adalah adopsi sistem informasi berbasis web untuk mendukung manajemen gudang dan logistik, yang sebelumnya ditangani secara manual. Studi ini mengembangkan Warehouse Management System (WMS) berbasis web secara internal untuk mengatasi keterbatasan sistem vendor yang sering kali kurang fleksibel, sulit diintegrasikan, dan mahal untuk dipelihara. Sistem ini dirancang untuk mendukung digitalisasi gudang, meliputi manajemen barang, pengendalian stok, proses pengambilan barang, serta pengiriman antar gudang. Proses pengembangan sistem menerapkan metodologi Agile dengan kerangka kerja Scrum, sehingga memungkinkan pengembangan yang bersifat iteratif, adaptif,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-9f026.webp" title="JURIS - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-9f026.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-9f026.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-9f026.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile" alt="JURIS - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-b8525.webp" title="JURIS - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-b8525.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-b8525.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-b8525.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile" alt="JURIS - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-87c00.webp" title="JURIS - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-87c00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-87c00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-87c00.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile" alt="JURIS - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43951-kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era" title="JURIS - Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile" target="_blank">Pengembangan Warehouse Management System Berbasis Web untuk Inventaris Menggunakan Agile</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi WMS dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memantau kondisi gudang secara real-time, seperti suhu dan kelembaban, guna memastikan kualitas barang terjaga. Kedua, pengembangan fitur analisis prediktif untuk memprediksi permintaan barang berdasarkan data historis dan tren pasar dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan perencanaan inventaris dan mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan stok. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan antarmuka pengguna (user interface) yang lebih intuitif dan mudah digunakan, dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna dari berbagai latar belakang dan tingkat keahlian teknologi, sehingga meningkatkan adopsi dan efektivitas sistem secara keseluruhan. Integrasi IoT, analisis prediktif, dan peningkatan user interface akan berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam manajemen gudang..
<br>Berdasarkan penelitian dan pengembangan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Warehouse Management System (WMS) berbasis web telah berhasil dikembangkan menggunakan metodologi Agile dengan kerangka kerja Scrum.Sistem ini mampu menangani fungsi inti dalam manajemen gudang, termasuk mengelola data gudang, barang dan variannya, stok, proses pengambilan barang, dan pengiriman antar gudang.Hasil pengujian fungsionalitas menggunakan metode black box menunjukkan bahwa semua modul utama yang dikembangkan berkinerja sesuai harapan dan telah berhasil melewati semua skenario pengujian.Pengembangan sistem independen (in-house) memenuhi tujuan penelitian untuk menciptakan sistem fleksibel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan internal perusahaan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada vendor eksternal.Dengan demikian, implementasi WMS berbasis web ini berhasil memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung transformasi digital dalam manajemen inventaris perusahaan
<br>Pertumbuhan pesat era digital dan Revolusi Industri 4.0 menuntut perusahaan untuk mengotomatisasi proses bisnis guna mencapai operasi yang lebih cepat, efisien, dan terintegrasi. Salah satu bentuk transformasi ini adalah adopsi sistem informasi berbasis web untuk mendukung manajemen gudang dan logistik, yang sebelumnya ditangani secara manual. Studi ini mengembangkan Warehouse Management System (WMS) berbasis web secara internal untuk mengatasi keterbatasan sistem vendor yang sering kali kurang fleksibel, sulit diintegrasikan, dan mahal untuk dipelihara. Sistem ini dirancang untuk mendukung digitalisasi gudang, meliputi manajemen barang, pengendalian stok, proses pengambilan barang, serta pengiriman antar gudang. Proses pengembangan sistem menerapkan metodologi Agile dengan kerangka kerja Scrum, sehingga memungkinkan pengembangan yang bersifat iteratif, adaptif,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-b8525.webp" type="image/webp" length="110470" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-9f026.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-b8525.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kondisi-gudang-sistem-pengambilan-keputusan-era-di-thumb-87c00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-724-bsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4791-imtechno-journal-industrial-management-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43948-framework-laravel-sistem-pengambilan-keputu</link>
	<guid isPermaLink="false">b7727c4f6e7562732ca55bc85ccfdacc</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 18:45:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ evy priyanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulthan adly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adly,evy,priyanti,reviewer,sulthan,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa ide penelitian lanjutan yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, integrasi notifikasi real-time melalui email atau WhatsApp dapat meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa ide penelitian lanjutan yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, integrasi notifikasi real-time melalui email atau WhatsApp dapat meningkatkan responsivitas sistem dan memberikan informasi terkini kepada warga terkait status laporan mereka. Kedua, pengembangan versi mobile aplikasi Android/iOS akan memperluas jangkauan pengguna dan mempermudah akses ke sistem, terutama bagi warga yang lebih aktif menggunakan perangkat seluler. Ketiga, penambahan fitur layanan pengaduan lain, seperti pengaduan sampah, air bersih, atau keamanan lingkungan, dapat menjadikan sistem sebagai platform terpadu untuk berbagai kebutuhan masyarakat desa. Dengan demikian, sistem pelaporan infrastruktur desa tidak hanya menjadi alat pelaporan kerusakan, tetapi juga menjadi sarana komunikasi dan partisipasi aktif warga dalam membangun desa yang lebih baik.. Berdasarkan perancangan, implementasi, dan evaluasi terhadap sistem pelaporan infrastruktur desa menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), maka dapat disimpulkan.Metode Rapid Application Development (RAD) terbukti efektif dalam pengembangan sistem karena mampu mempercepat proses pembangunan dengan tahapan iteratif dan melibatkan pengguna secara langsung.Sistem pelaporan yang dikembangkan menyediakan fitur utama seperti pembuatan laporan oleh warga, verifikasi oleh admin desa, dan pencetakan rekap oleh kepala desa, yang telah diuji dan berjalan sesuai fungsinya.Hasil pengujian menggunakan Blackbox Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berfungsi sesuai dengan spesifikasi dan tidak ditemukan kesalahan yang signifikan.Evaluasi menggunakan Earned Value Management (EVM) menghasilkan nilai CPI sebesar 105,3% dan SPI sebesar 100%, yang berarti proyek berjalan efisien dan tepat waktu.Sistem ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaporan infrastruktur, mempercepat proses penanganan, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di tingkat pemerintahan desa Pelaporan infrastruktur di tingkat desa umumnya masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai kendala, antara lain keterlambatan penanganan, risiko kehilangan data, serta minimnya transparansi antara masyarakat dan pemerintah desa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang sistem pelaporan infrastruktur desa berbasis web menggunakan framework Laravel yang memudahkan warga melaporkan kerusakan fasilitas umum secara mandiri, cepat, dan terstruktur. Sistem dikembangkan dengan metode Rapid Application Development (RAD)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-07349.webp" title="JURIS - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-07349.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-07349.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-07349.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel" alt="JURIS - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-12e39.webp" title="JURIS - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-12e39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-12e39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-12e39.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel" alt="JURIS - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-13eb7.webp" title="JURIS - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-13eb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-13eb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-13eb7.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel" alt="JURIS - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43948-framework-laravel-sistem-pengambilan-keputu" title="JURIS - Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel" target="_blank">Digitalisasi Layanan Publik Melalui Platform Terintegrasi Berbasis Laravel</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa ide penelitian lanjutan yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, integrasi notifikasi real-time melalui email atau WhatsApp dapat meningkatkan responsivitas sistem dan memberikan informasi terkini kepada warga terkait status laporan mereka. Kedua, pengembangan versi mobile aplikasi Android/iOS akan memperluas jangkauan pengguna dan mempermudah akses ke sistem, terutama bagi warga yang lebih aktif menggunakan perangkat seluler. Ketiga, penambahan fitur layanan pengaduan lain, seperti pengaduan sampah, air bersih, atau keamanan lingkungan, dapat menjadikan sistem sebagai platform terpadu untuk berbagai kebutuhan masyarakat desa. Dengan demikian, sistem pelaporan infrastruktur desa tidak hanya menjadi alat pelaporan kerusakan, tetapi juga menjadi sarana komunikasi dan partisipasi aktif warga dalam membangun desa yang lebih baik..
<br>Berdasarkan perancangan, implementasi, dan evaluasi terhadap sistem pelaporan infrastruktur desa menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), maka dapat disimpulkan.Metode Rapid Application Development (RAD) terbukti efektif dalam pengembangan sistem karena mampu mempercepat proses pembangunan dengan tahapan iteratif dan melibatkan pengguna secara langsung.Sistem pelaporan yang dikembangkan menyediakan fitur utama seperti pembuatan laporan oleh warga, verifikasi oleh admin desa, dan pencetakan rekap oleh kepala desa, yang telah diuji dan berjalan sesuai fungsinya.Hasil pengujian menggunakan Blackbox Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berfungsi sesuai dengan spesifikasi dan tidak ditemukan kesalahan yang signifikan.Evaluasi menggunakan Earned Value Management (EVM) menghasilkan nilai CPI sebesar 105,3% dan SPI sebesar 100%, yang berarti proyek berjalan efisien dan tepat waktu.Sistem ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaporan infrastruktur, mempercepat proses penanganan, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di tingkat pemerintahan desa
<br>Pelaporan infrastruktur di tingkat desa umumnya masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai kendala, antara lain keterlambatan penanganan, risiko kehilangan data, serta minimnya transparansi antara masyarakat dan pemerintah desa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang sistem pelaporan infrastruktur desa berbasis web menggunakan framework Laravel yang memudahkan warga melaporkan kerusakan fasilitas umum secara mandiri, cepat, dan terstruktur. Sistem dikembangkan dengan metode Rapid Application Development (RAD)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-07349.webp" type="image/webp" length="102774" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-07349.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-12e39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/framework-laravel-sistem-pengambilan-keputusan-fit-thumb-13eb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-724-bsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4791-imtechno-journal-industrial-management-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 01 May 2026 22:15:01 +0700. 12 items. Served in: 5.393 seconds [rss] -->
