<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 23:04:51 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 23:04:51 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-14T23:04:51+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting A Retrospective Cohort Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting A Retrospective Cohort Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting A Retrospective Cohort Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38703-tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-infe</link>
	<guid isPermaLink="false">7a5e4292c49e40ed95c06cbb809f0298</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 21:44:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adah clinic ]]></category>
	<category><![CDATA[ abel girma ]]></category>
	<category><![CDATA[ cahaya ic ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abel,adah,cahaya,clinic,girma,ic]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian prospektif lintas wilayah di berbagai daerah semi-urban dan pedesaan Afrika Sub-Sahara untuk mengevaluasi ambang batas kontekstual penggunaan antiseptik tali pusat berdasarkan kondisi sanitasi rumah tangga dan akses pelayanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study: Pertama, perlu penelitian prospektif lintas wilayah di berbagai daerah semi-urban dan pedesaan Afrika Sub-Sahara untuk mengevaluasi ambang batas kontekstual penggunaan antiseptik tali pusat berdasarkan kondisi sanitasi rumah tangga dan akses pelayanan kesehatan. Kedua, diperlukan penelitian intervensi yang menguji efektivitas pendekatan pencegahan infeksi berbasis risiko, seperti pemantauan intensif bagi bayi berat lahir rendah dan ibu dengan ruptur membran lama, dibandingkan dengan pendekatan seragam untuk semua neonatus. Ketiga, studi lebih lanjut perlu mengeksplorasi bagaimana program pendampingan rumah pasca persalinan oleh tenaga kesehatan komunitas dapat meningkatkan kepatuhan terhadap perawatan tali pusat kering dan bersih, terutama di rumah tangga dengan sanitasi terbatas, serta dampaknya terhadap insiden infeksi neonatal. Penelitian-penelitian ini akan membantu mengembangkan strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran, efisien, dan adaptif terhadap kondisi setempat, tanpa mengandalkan intervensi universal yang mungkin tidak sesuai secara kontekstual. Selain itu, pendekatan holistik yang mengintegrasikan perawatan tali pusat dengan faktor perinatal dan lingkungan dapat memperkuat sistem pencegahan infeksi neonatal di tingkat primer. Dengan menilai kombinasi antara risiko biologis, paparan intrapartum, dan kondisi rumah tangga, penelitian lanjutan dapat merancang alat skrining sederhana untuk mengidentifikasi bayi dengan risiko tinggi. Intervensi berbasis rumah juga dapat dievaluasi untuk melihat sejauh mana pendidikan kesehatan dan kunjungan rutin dapat mengubah perilaku perawatan tali pusat di masyarakat. Penelitian yang melibatkan analisis mikrobiologis dari kasus infeksi juga penting untuk mengonfirmasi diagnosis klinis dan mengidentifikasi patogen dominan. Secara keseluruhan, penelitian lanjutan harus berorientasi pada konteks lokal dan sistem kesehatan yang ada agar temuannya dapat langsung diimplementasikan secara operasional.. Perawatan tali pusat terbuka tidak secara independen dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi neonatal dalam 28 hari pertama setelah persalinan di fasilitas obstetri primer di Iseyin, Nigeria, bahkan setelah penyesuaian multivariabel dan matching skor propensi.Faktor seperti berat badan lahir rendah, ruptur membran lama, dan sanitasi rumah tangga terbatas teridentifikasi sebagai prediktor independen risiko infeksi neonatal, sementara inisiasi dini pemberian ASI menunjukkan efek protektif.Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pencegahan infeksi neonatal di setting bidan primer sebaiknya berfokus pada deteksi dini risiko biologis dan perbaikan kondisi lingkungan, bukan hanya pada penggantian rutin dengan antiseptik Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara perawatan tali pusat terbuka dan infeksi neonatal dalam 28 hari pertama setelah persalinan di fasilitas bidan primer di Iseyin, Oyo State, Nigeria, serta mengidentifikasi prediktor biologis dan lingkungan independen terhadap risiko infeksi. Penelitian ini menggunakan desain kohort retrospektif terhadap 980 neonatus cukup bulan yang lahir antara Januari 2022 dan Desember 2024 di enam pusat obstetri primer terdaftar di Iseyin. Data diperoleh dari register bersalin dan catatan tindak lanjut. Analisis regresi log-binomial multivariabel dan matching skor propensi 1:1 dilakukan menggunakan STATA versi 17 untuk mengestimasi risiko relatif terkoreksi (RR) dengan selang kepercayaan 95%. Infeksi neonatal terjadi pada 8,7% kelompok perawatan tali pusat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-82676.webp" title="JURIS - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-82676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-82676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-82676.webp 1x" title="JURIS - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study" alt="JURIS - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-0c42f.webp" title="JURIS - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-0c42f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-0c42f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-0c42f.webp 1x" title="JURIS - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study" alt="JURIS - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-d76cc.webp" title="JURIS - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-d76cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-d76cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-d76cc.webp 1x" title="JURIS - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study" alt="JURIS - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38703-tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-infe" title="JURIS - Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study" target="_blank">Continuity of Open Umbilical Cord Care and Risk of Neonatal Infection in a Primary Obstetric Setting: A Retrospective Cohort Study</a>: Pertama, perlu penelitian prospektif lintas wilayah di berbagai daerah semi-urban dan pedesaan Afrika Sub-Sahara untuk mengevaluasi ambang batas kontekstual penggunaan antiseptik tali pusat berdasarkan kondisi sanitasi rumah tangga dan akses pelayanan kesehatan. Kedua, diperlukan penelitian intervensi yang menguji efektivitas pendekatan pencegahan infeksi berbasis risiko, seperti pemantauan intensif bagi bayi berat lahir rendah dan ibu dengan ruptur membran lama, dibandingkan dengan pendekatan seragam untuk semua neonatus. Ketiga, studi lebih lanjut perlu mengeksplorasi bagaimana program pendampingan rumah pasca persalinan oleh tenaga kesehatan komunitas dapat meningkatkan kepatuhan terhadap perawatan tali pusat kering dan bersih, terutama di rumah tangga dengan sanitasi terbatas, serta dampaknya terhadap insiden infeksi neonatal. Penelitian-penelitian ini akan membantu mengembangkan strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran, efisien, dan adaptif terhadap kondisi setempat, tanpa mengandalkan intervensi universal yang mungkin tidak sesuai secara kontekstual. Selain itu, pendekatan holistik yang mengintegrasikan perawatan tali pusat dengan faktor perinatal dan lingkungan dapat memperkuat sistem pencegahan infeksi neonatal di tingkat primer. Dengan menilai kombinasi antara risiko biologis, paparan intrapartum, dan kondisi rumah tangga, penelitian lanjutan dapat merancang alat skrining sederhana untuk mengidentifikasi bayi dengan risiko tinggi. Intervensi berbasis rumah juga dapat dievaluasi untuk melihat sejauh mana pendidikan kesehatan dan kunjungan rutin dapat mengubah perilaku perawatan tali pusat di masyarakat. Penelitian yang melibatkan analisis mikrobiologis dari kasus infeksi juga penting untuk mengonfirmasi diagnosis klinis dan mengidentifikasi patogen dominan. Secara keseluruhan, penelitian lanjutan harus berorientasi pada konteks lokal dan sistem kesehatan yang ada agar temuannya dapat langsung diimplementasikan secara operasional..
<br>Perawatan tali pusat terbuka tidak secara independen dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi neonatal dalam 28 hari pertama setelah persalinan di fasilitas obstetri primer di Iseyin, Nigeria, bahkan setelah penyesuaian multivariabel dan matching skor propensi.Faktor seperti berat badan lahir rendah, ruptur membran lama, dan sanitasi rumah tangga terbatas teridentifikasi sebagai prediktor independen risiko infeksi neonatal, sementara inisiasi dini pemberian ASI menunjukkan efek protektif.Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pencegahan infeksi neonatal di setting bidan primer sebaiknya berfokus pada deteksi dini risiko biologis dan perbaikan kondisi lingkungan, bukan hanya pada penggantian rutin dengan antiseptik
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara perawatan tali pusat terbuka dan infeksi neonatal dalam 28 hari pertama setelah persalinan di fasilitas bidan primer di Iseyin, Oyo State, Nigeria, serta mengidentifikasi prediktor biologis dan lingkungan independen terhadap risiko infeksi. Penelitian ini menggunakan desain kohort retrospektif terhadap 980 neonatus cukup bulan yang lahir antara Januari 2022 dan Desember 2024 di enam pusat obstetri primer terdaftar di Iseyin. Data diperoleh dari register bersalin dan catatan tindak lanjut. Analisis regresi log-binomial multivariabel dan matching skor propensi 1:1 dilakukan menggunakan STATA versi 17 untuk mengestimasi risiko relatif terkoreksi (RR) dengan selang kepercayaan 95%. Infeksi neonatal terjadi pada 8,7% kelompok perawatan tali pusat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-d76cc.webp" type="image/webp" length="109964" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-82676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-0c42f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/tali-pusat-bayi-hygiene-risiko-infeksi-manajemen-t-thumb-d76cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-759-cahaya-ic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2717-journal-health-innovation-environmental-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38708-hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-angke</link>
	<guid isPermaLink="false">ae6479e069dc81d107f84b4597e04bca</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 21:33:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan media PanTabTang dengan menambahkan fitur-fitur interaktif yang dapat meningkatkan interaksi dan partisipasi aktif anak dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri: Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan media PanTabTang dengan menambahkan fitur-fitur interaktif yang dapat meningkatkan interaksi dan partisipasi aktif anak dalam proses belajar. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan media PanTabTang terhadap sikap tanggung jawab anak, termasuk bagaimana media ini dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan sosial anak.3. Menganalisis efektivitas media PanTabTang dalam meningkatkan sikap tanggung jawab anak dari berbagai kelompok usia, terutama pada anak-anak yang lebih muda atau lebih tua dari kelompok B di TK PKK Ngadri.. Kevalidan media yang didukung oleh hasil validasi yang dilakukan oleh para ahli media terbukti valid.Hasil validasi awal mencapai skor 90% dengan kategori "sangat valid", sedangkan hasil validasi kedua mencapai skor 91,67% dengan kategori "sangat valid".Setelah dilakukan revisi produk dan uji validasi ulang, validator pertama memberikan skor 100% dengan kategori "sangat valid".Dari hasil angket respon guru, dapat diketahui bahwa media yang digunakan sangat praktis dengan skor 95,56%.Media tersebut juga terbukti efektif dalam meningkatkan sikap tanggung jawab anak, seperti yang terlihat dari perolehan skor nilai gain sebesar 0,81.Hal ini menunjukkan bahwa hasil perhitungan N-gain dapat diinterpretasikan sebagai efektif dengan nilai N-gain yang ternormalisasi lebih besar dari 0,70 Media adalah objek yang dapat dimanipulasi, diobservasi, didengarkan, dibaca, atau dibicarakan dengan menggunakan alat tertentu. Oleh karena itu, media pembelajaran adalah berbagai bentuk yang bermanfaat, baik secara fisik maupun teknis, yang dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada murid-murid. Pada lembaga pendidikan TK PKK Ngadri terutama kelompok B masih terdapat banyak anak didik yang kurang memiliki sikap tanggung jawab terutama pada diri sendiri. Setelah peneliti melakukan analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-20309.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-20309.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-20309.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-20309.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri" alt="JURIS - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-f6417.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-f6417.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-f6417.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-f6417.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri" alt="JURIS - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-f3049.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-f3049.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-f3049.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-f3049.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri" alt="JURIS - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38708-hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-angke" title="JURIS - Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri" target="_blank">Pengembangan Media Pantabtang Untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Di TK PKK Ngadri</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan media PanTabTang dengan menambahkan fitur-fitur interaktif yang dapat meningkatkan interaksi dan partisipasi aktif anak dalam proses belajar. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan media PanTabTang terhadap sikap tanggung jawab anak, termasuk bagaimana media ini dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan sosial anak.3. Menganalisis efektivitas media PanTabTang dalam meningkatkan sikap tanggung jawab anak dari berbagai kelompok usia, terutama pada anak-anak yang lebih muda atau lebih tua dari kelompok B di TK PKK Ngadri..
<br>Kevalidan media yang didukung oleh hasil validasi yang dilakukan oleh para ahli media terbukti valid.Hasil validasi awal mencapai skor 90% dengan kategori "sangat valid", sedangkan hasil validasi kedua mencapai skor 91,67% dengan kategori "sangat valid".Setelah dilakukan revisi produk dan uji validasi ulang, validator pertama memberikan skor 100% dengan kategori "sangat valid".Dari hasil angket respon guru, dapat diketahui bahwa media yang digunakan sangat praktis dengan skor 95,56%.Media tersebut juga terbukti efektif dalam meningkatkan sikap tanggung jawab anak, seperti yang terlihat dari perolehan skor nilai gain sebesar 0,81.Hal ini menunjukkan bahwa hasil perhitungan N-gain dapat diinterpretasikan sebagai efektif dengan nilai N-gain yang ternormalisasi lebih besar dari 0,70
<br>Media adalah objek yang dapat dimanipulasi, diobservasi, didengarkan, dibaca, atau dibicarakan dengan menggunakan alat tertentu. Oleh karena itu, media pembelajaran adalah berbagai bentuk yang bermanfaat, baik secara fisik maupun teknis, yang dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada murid-murid. Pada lembaga pendidikan TK PKK Ngadri terutama kelompok B masih terdapat banyak anak didik yang kurang memiliki sikap tanggung jawab terutama pada diri sendiri. Setelah peneliti melakukan analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-20309.webp" type="image/webp" length="193728" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-20309.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-f6417.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/hasil-angket-validasi-peran-aktif-anak-siswa-model-thumb-f3049.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1481-istaz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16241-thufuly-jurnal-pendidikan-islam-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life Cycle Ritual Discourse ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life Cycle Ritual Discourse ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life Cycle Ritual Discourse ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38695-teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-bud</link>
	<guid isPermaLink="false">d0de833ead6d7ce917d48144e7242d52</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 21:01:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mez salazar ]]></category>
	<category><![CDATA[ beth matugu ]]></category>
	<category><![CDATA[ cahaya ic ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beth,cahaya,ic,matugu,mez,salazar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif terhadap variasi regional dan adaptasi kontemporer dari upacara siklus hidup Sunda. Penelitian ini dapat memperluas cakupan dengan pendekatan komparatif, multimodal, dan longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif terhadap variasi regional dan adaptasi kontemporer dari upacara siklus hidup Sunda. Penelitian ini dapat memperluas cakupan dengan pendekatan komparatif, multimodal, dan longitudinal untuk memahami hubungan yang berkembang antara bahasa, kosmologi, dan hierarki sosial dalam praktik ritual. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki pergeseran semantik antargenerasi untuk mengeksplorasi bagaimana makna budaya berevolusi dalam konteks kontemporer, sehingga memperkuat pengembangan teori dalam etnolinguistik dan aplikasi praktis dalam upaya keberlanjutan budaya.. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana bentuk-bentuk linguistik dan leksikon ritual dalam upacara siklus hidup Sunda mencerminkan konsep budaya, sistem kepercayaan, dan struktur sosial dari perspektif etnolinguistik.Temuan menunjukkan bahwa leksikon ritual di seluruh fase kehamilan, kelahiran, masa kanak-kanak, pernikahan, dan kematian berfungsi sebagai representasi simbolik-budaya yang mengkodekan kosmologi, hierarki sosial, kognisi ekologis, dan sincretisme agama.Penelitian ini menawarkan pemetaan etnolinguistik komprehensif dari leksikon ritual siklus hidup Sunda dengan mengintegrasikan analisis semantik, pragmatik, dan budaya dalam satu kerangka kerja.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengetahuan dengan menunjukkan bagaimana bahasa ritual secara sistematis mengkodekan kosmologi, hierarki sosial, dan kognisi ekologis dalam konteks budaya kontemporer.Temuan ini menunjukkan potensi pengembangan leksikon ritual sebagai sumber dokumentasi budaya, pelestarian bahasa, dan integrasi pendidikan, terutama dalam kurikulum berbasis lokal dan studi etnolinguistik Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis bentuk-bentuk linguistik, leksikon ritual, dan makna budaya yang tertanam dalam upacara siklus hidup Sunda menggunakan pendekatan etnolinguistik untuk mengungkapkan bagaimana bahasa mencerminkan konsep budaya, sistem kepercayaan, dan struktur sosial. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan kerangka kerja etnolinguistik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, studi dokumentasi, rekaman audio, dan catatan lapangan. Sampel diseleksi secara purposive. Data dianalisis menggunakan klasifikasi leksikal, analisis semantik, analisis pragmatik, interpretasi budaya, dan teknik triangulasi. Temuan mengungkapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-099f4.webp" title="JURIS - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-099f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-099f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-099f4.webp 1x" title="JURIS - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse" alt="JURIS - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-3ce45.webp" title="JURIS - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-3ce45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-3ce45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-3ce45.webp 1x" title="JURIS - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse" alt="JURIS - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-89131.webp" title="JURIS - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-89131.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-89131.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-89131.webp 1x" title="JURIS - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse" alt="JURIS - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38695-teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-bud" title="JURIS - Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse" target="_blank">Ethnolinguistic Encoding of Cosmology and Social Hierarchy in Sundanese Life-Cycle Ritual Discourse</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif terhadap variasi regional dan adaptasi kontemporer dari upacara siklus hidup Sunda. Penelitian ini dapat memperluas cakupan dengan pendekatan komparatif, multimodal, dan longitudinal untuk memahami hubungan yang berkembang antara bahasa, kosmologi, dan hierarki sosial dalam praktik ritual. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki pergeseran semantik antargenerasi untuk mengeksplorasi bagaimana makna budaya berevolusi dalam konteks kontemporer, sehingga memperkuat pengembangan teori dalam etnolinguistik dan aplikasi praktis dalam upaya keberlanjutan budaya..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana bentuk-bentuk linguistik dan leksikon ritual dalam upacara siklus hidup Sunda mencerminkan konsep budaya, sistem kepercayaan, dan struktur sosial dari perspektif etnolinguistik.Temuan menunjukkan bahwa leksikon ritual di seluruh fase kehamilan, kelahiran, masa kanak-kanak, pernikahan, dan kematian berfungsi sebagai representasi simbolik-budaya yang mengkodekan kosmologi, hierarki sosial, kognisi ekologis, dan sincretisme agama.Penelitian ini menawarkan pemetaan etnolinguistik komprehensif dari leksikon ritual siklus hidup Sunda dengan mengintegrasikan analisis semantik, pragmatik, dan budaya dalam satu kerangka kerja.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengetahuan dengan menunjukkan bagaimana bahasa ritual secara sistematis mengkodekan kosmologi, hierarki sosial, dan kognisi ekologis dalam konteks budaya kontemporer.Temuan ini menunjukkan potensi pengembangan leksikon ritual sebagai sumber dokumentasi budaya, pelestarian bahasa, dan integrasi pendidikan, terutama dalam kurikulum berbasis lokal dan studi etnolinguistik
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis bentuk-bentuk linguistik, leksikon ritual, dan makna budaya yang tertanam dalam upacara siklus hidup Sunda menggunakan pendekatan etnolinguistik untuk mengungkapkan bagaimana bahasa mencerminkan konsep budaya, sistem kepercayaan, dan struktur sosial. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan kerangka kerja etnolinguistik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, studi dokumentasi, rekaman audio, dan catatan lapangan. Sampel diseleksi secara purposive. Data dianalisis menggunakan klasifikasi leksikal, analisis semantik, analisis pragmatik, interpretasi budaya, dan teknik triangulasi. Temuan mengungkapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-3ce45.webp" type="image/webp" length="114746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-099f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-3ce45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/teks-budaya-praktik-ritual-perlon-undi-konteks-cul-thumb-89131.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-759-cahaya-ic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2719-journal-language-literature-educational-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38702-students-procedural-text-procedure-silent-fil</link>
	<guid isPermaLink="false">1c146aabe601a941cfe3506af614f423</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 20:56:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ winnie pooh ]]></category>
	<category><![CDATA[ jaup zenuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ nisa jatoi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jatoi,jaup,nisa,pooh,winnie,zenuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the long-term effects of silent film integration on students' writing abilities, extending the study duration to assess sustained improvement.  Additionally, exploring the application of silent films to other text types ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang: Further research should investigate the long-term effects of silent film integration on students' writing abilities, extending the study duration to assess sustained improvement. Additionally, exploring the application of silent films to other text types beyond procedural texts could broaden the understanding of its pedagogical benefits. Finally, a comparative study contrasting silent films with other visual media, such as animated videos or static images, would provide valuable insights into the unique advantages of this specific learning tool and inform best practices for visual literacy instruction. These investigations should consider diverse student populations and learning contexts to ensure the generalizability of findings and contribute to the development of more effective and engaging language learning strategies.. The study concludes that utilizing silent film media significantly enhances the procedural text writing skills of seventh-grade students at State Junior High School 10 South Tangerang.The visual nature of silent films aids students in understanding the structure and sequence of procedural texts, leading to improved writing quality.Almost all students demonstrated improvement in key aspects of writing, confirming the effectiveness of this visual learning approach This study examines the effectiveness of silent film media in improving the procedure text writing skills of Grade VII students at State Junior High School 10 South Tangerang. The method used is a qualitative descriptive method, with 31 procedural texts written by students as the subjects. Data collection involved observation, tests, interviews, and documentation, assessing text content, story sequence, text structure, writing rules, and linguistic features. Results indicate significant improvement in structuring and elaborating procedure texts in the experimental group, with silent films enhancing comprehension and creativity.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-8459d.webp" title="JURIS - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-8459d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-8459d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-8459d.webp 1x" title="JURIS - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang" alt="JURIS - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-ea79b.webp" title="JURIS - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-ea79b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-ea79b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-ea79b.webp 1x" title="JURIS - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang" alt="JURIS - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-7b01d.webp" title="JURIS - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-7b01d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-7b01d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-7b01d.webp 1x" title="JURIS - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang" alt="JURIS - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38702-students-procedural-text-procedure-silent-fil" title="JURIS - Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang" target="_blank">Procedure Text Writing Skills Using Silent Film Media In Grade Vii Students Of State Junior High School 10 South Tangerang</a>: Further research should investigate the long-term effects of silent film integration on students' writing abilities, extending the study duration to assess sustained improvement.  Additionally, exploring the application of silent films to other text types beyond procedural texts could broaden the understanding of its pedagogical benefits.  Finally, a comparative study contrasting silent films with other visual media, such as animated videos or static images, would provide valuable insights into the unique advantages of this specific learning tool and inform best practices for visual literacy instruction. These investigations should consider diverse student populations and learning contexts to ensure the generalizability of findings and contribute to the development of more effective and engaging language learning strategies..
<br>The study concludes that utilizing silent film media significantly enhances the procedural text writing skills of seventh-grade students at State Junior High School 10 South Tangerang.The visual nature of silent films aids students in understanding the structure and sequence of procedural texts, leading to improved writing quality.Almost all students demonstrated improvement in key aspects of writing, confirming the effectiveness of this visual learning approach
<br>This study examines the effectiveness of silent film media in improving the procedure text writing skills of Grade VII students at State Junior High School 10 South Tangerang. The method used is a qualitative descriptive method, with 31 procedural texts written by students as the subjects. Data collection involved observation, tests, interviews, and documentation, assessing text content, story sequence, text structure, writing rules, and linguistic features. Results indicate significant improvement in structuring and elaborating procedure texts in the experimental group, with silent films enhancing comprehension and creativity....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-8459d.webp" type="image/webp" length="122006" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-8459d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-ea79b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/students-procedural-text-procedure-silent-film-wri-thumb-7b01d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-759-cahaya-ic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2719-journal-language-literature-educational-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng China ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng China ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng China ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38713-petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k</link>
	<guid isPermaLink="false">6c13570f29f9f6f36f86b322adc01e95</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 20:43:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ helmi sajali ]]></category>
	<category><![CDATA[ joan awingan ]]></category>
	<category><![CDATA[ chih wu 161 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[161,awingan,chih,helmi,joan,sajali,wu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan maternal di daerah pedesaan. Pertama, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan maternal di daerah pedesaan. Pertama, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman TBAs mengenai tantangan dalam menerapkan praktik persalinan yang aman, serta faktor-faktor budaya dan sosial yang memengaruhi perilaku mereka. Kedua, studi longitudinal dapat dirancang untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan TBAs, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri mereka dalam menangani komplikasi obstetri. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji model kolaborasi antara TBAs dan fasilitas kesehatan formal, dengan tujuan menciptakan sistem rujukan yang lebih efisien dan terkoordinasi. Melalui penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang cara-cara terbaik untuk mendukung TBAs dalam memberikan layanan kesehatan maternal yang berkualitas, serta meningkatkan hasil kesehatan ibu dan bayi di daerah pedesaan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas petugas persalinan tradisional di wilayah tersebut masih di bawah tingkat yang diharapkan untuk mendukung persalinan yang aman.Meskipun mereka tetap menjadi tokoh yang terpercaya di masyarakat, kesenjangan dalam area utama, khususnya praktik pencegahan infeksi dan pengambilan keputusan rujukan, teridentifikasi dengan jelas.Hasil ini menggarisbawahi perlunya inisiatif pengembangan kompetensi yang ditargetkan dan berkelanjutan yang menggabungkan simulasi praktis, evaluasi berkala, dan pengawasan yang suportif.Pembentukan jalur rujukan yang jelas dan saluran komunikasi antara petugas persalinan tradisional dan fasilitas kesehatan formal juga sama pentingnya untuk meminimalkan keterlambatan dalam mengelola keadaan darurat obstetri Penelitian ini menguji profil kompetensi petugas persalinan tradisional (TBAs) yang berfungsi sebagai penyedia perawatan maternal lini depan di komunitas minoritas etnis pedesaan di China. Studi ini berfokus pada evaluasi pemahaman mereka tentang praktik persalinan yang aman sehubungan dengan standar kesehatan maternal yang ditetapkan. Data dikumpulkan melalui alat penilaian terstruktur yang dibangun dari kerangka kerja keselamatan ibu dan perawatan obstetri esensial internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari seperempat peserta mencapai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-5fc20.webp" title="JURIS - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-5fc20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-5fc20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-5fc20.webp 1x" title="JURIS - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China" alt="JURIS - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-10c4e.webp" title="JURIS - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-10c4e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-10c4e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-10c4e.webp 1x" title="JURIS - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China" alt="JURIS - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-0e7af.webp" title="JURIS - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-0e7af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-0e7af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-0e7af.webp 1x" title="JURIS - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China" alt="JURIS - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38713-petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k" title="JURIS - Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China" target="_blank">Alignment of Traditional Birth Attendant Practices with Safe Delivery Guidelines Insights from Rural Longsheng, China</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan maternal di daerah pedesaan. Pertama, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman TBAs mengenai tantangan dalam menerapkan praktik persalinan yang aman, serta faktor-faktor budaya dan sosial yang memengaruhi perilaku mereka. Kedua, studi longitudinal dapat dirancang untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan TBAs, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri mereka dalam menangani komplikasi obstetri. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji model kolaborasi antara TBAs dan fasilitas kesehatan formal, dengan tujuan menciptakan sistem rujukan yang lebih efisien dan terkoordinasi. Melalui penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang cara-cara terbaik untuk mendukung TBAs dalam memberikan layanan kesehatan maternal yang berkualitas, serta meningkatkan hasil kesehatan ibu dan bayi di daerah pedesaan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas petugas persalinan tradisional di wilayah tersebut masih di bawah tingkat yang diharapkan untuk mendukung persalinan yang aman.Meskipun mereka tetap menjadi tokoh yang terpercaya di masyarakat, kesenjangan dalam area utama, khususnya praktik pencegahan infeksi dan pengambilan keputusan rujukan, teridentifikasi dengan jelas.Hasil ini menggarisbawahi perlunya inisiatif pengembangan kompetensi yang ditargetkan dan berkelanjutan yang menggabungkan simulasi praktis, evaluasi berkala, dan pengawasan yang suportif.Pembentukan jalur rujukan yang jelas dan saluran komunikasi antara petugas persalinan tradisional dan fasilitas kesehatan formal juga sama pentingnya untuk meminimalkan keterlambatan dalam mengelola keadaan darurat obstetri
<br>Penelitian ini menguji profil kompetensi petugas persalinan tradisional (TBAs) yang berfungsi sebagai penyedia perawatan maternal lini depan di komunitas minoritas etnis pedesaan di China. Studi ini berfokus pada evaluasi pemahaman mereka tentang praktik persalinan yang aman sehubungan dengan standar kesehatan maternal yang ditetapkan. Data dikumpulkan melalui alat penilaian terstruktur yang dibangun dari kerangka kerja keselamatan ibu dan perawatan obstetri esensial internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari seperempat peserta mencapai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-10c4e.webp" type="image/webp" length="90342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-5fc20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-10c4e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/petugas-persalinan-tradisional-kompetensi-tenaga-k-thumb-0e7af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-759-cahaya-ic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2717-journal-health-innovation-environmental-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4 5 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4 5 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4 5 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38706-al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol</link>
	<guid isPermaLink="false">31ac8b0f82d6d84e4b7fb3bf7577c0da</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:53:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan pembenahan terhadap kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran sentra bermain peran, terutama terkait ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan pembenahan terhadap kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran sentra bermain peran, terutama terkait dengan kurangnya media pembelajaran dan keterbatasan kreativitas guru. Kedua, penting untuk meningkatkan sinergi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak, dengan memastikan bahwa pola asuh yang diterapkan di sekolah dan di rumah selaras dan konsisten. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru, serta peningkatan kualitas media pembelajaran yang digunakan dalam model pembelajaran sentra bermain peran.. Pada akhirnya bisa disimpulkan KB Al Hayat telah mampu melaksanakan model pembelajaran senra dengan capaian yang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.Berikut poin poin kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan.Penerapan model pembelajaran sentra bermain peran di KB Al Hayat Jatikalang Krian yakni dengan menyusun perangkat perangkat yang sudah di tentukan sepeti tema, RPPH, Densitas, Intensitas, SOP Pembelajaran dan juga penilaian perkembnagan anak.dengan begitu merupakan cara membentuk proses pembelajaran yang optimal dan sampaipada tujuan pembelajrana yang diharapakan.Karna pembelajaran sentra bermain peran mengacu pada perkembangan sosial emosional anak usia dini maka stimulasi yang di gunakan harus sesuai dengan aspek yang akan dikembangkan.dalam sentra bermain peran terdapat dua jenis main yakni permainan mikro dan makro.Dan di KB Al Hayat menggunakan kedua jenis mainan tersebut.Seperti contoh permainan mikro adalah dengan miniature masak masakan, miniatur buah buahan.Dengan miniatur anka mampu bermain peran menjadi multifungsi atau multiperan.Dengan satu miniature anak bisa memerankkan berbagai macam peran.Peran inilah yang setiap hari di hadapi oleh anak anak, mislanya berperan menjadi ibu dan anak, dokterdan pasien lainnya.dan peranan permainan ini menggunakan dirinya sendiri dan permainana makro seperti ini tidak bisa menjadikan multiperan, namun akan terasa lebih nyata dalam bermain peran karna berinteraksi langsuh dengan orang lain.Dengan penerapan tersebut anak usia dini di KB Al Hayat terstimulasi dengan signifikan perkembangan sosial emosional nya.Yang tentunya perangkat perangkat pembeljaran harus sudah di jalankan dengan benar.Dalam semua pembelajaran barangtentu sudah menjadi hal biasa dengan adanya kendala, namun kendala kendala yang ada tidak selalu berimage negative yang terpenting adanya evaluais dan pembenahan dengan adanya kendala tersebut.Begitu pula KB Al Hayat dalam pembelajaran sentra bermain peran.Terdapat beberapa kendala yang terjadi diantara kendala yang terjadi adalah kurangnya media pembelajaran yang terkadang tidak ada meskipun tidak banyak, kurangnya skill guru yang memadai dalam pembelajaran, karna guru yang tidak inovatif cenderung tidak bisa membuat kegiatan yang menarik dan membuat anak anak tidak antusias dalam melaksanakan kegiatan ketika anak tidak antusias maka tidak dapat terstimulasi dengan baik perkembnagannya.Knedala selanjutnya adalah tidak sinkronnya pola asuh oran tua dengan ibu vuru dirumah missal nya, Ananda di sekolah di tanamkan sikap tanggung jawab, namun ketika dirumah orang tua tidak sabar untuk menyuruh anaknya membereskan nah hal hal seperti itulah yang merancukan proses pola asuh di sekolah yang sudah di bangun oleh guru disekolah Penelitian ini ingin menjawab tentang beberapa fokus permasalah yaitu Bagaimana penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini 4-5 tahun di KB Al Hayat Jatikalang Krian. Apa saja Kendala yang di hadapi pada penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini 4-5 tahun di KB Al Hayat Jatikalang. Dan bagaimana solusi untuk mengatasi kendala dalam penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini 4-5 tahun di KB Al Hayat Jatikalang. Penelitian menggunakan model kualitatfi dengan pendekatan studi kasus. Penerapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b9268.webp" title="JURIS - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b9268.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b9268.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b9268.webp 1x" title="JURIS - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun" alt="JURIS - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b27af.webp" title="JURIS - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b27af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b27af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b27af.webp 1x" title="JURIS - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun" alt="JURIS - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-879ad.webp" title="JURIS - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-879ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-879ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-879ad.webp 1x" title="JURIS - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun" alt="JURIS - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38706-al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol" title="JURIS - 9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun" target="_blank">9 Penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Dalam Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan pembenahan terhadap kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran sentra bermain peran, terutama terkait dengan kurangnya media pembelajaran dan keterbatasan kreativitas guru. Kedua, penting untuk meningkatkan sinergi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak, dengan memastikan bahwa pola asuh yang diterapkan di sekolah dan di rumah selaras dan konsisten. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru, serta peningkatan kualitas media pembelajaran yang digunakan dalam model pembelajaran sentra bermain peran..
<br>Pada akhirnya bisa disimpulkan KB Al Hayat telah mampu melaksanakan model pembelajaran senra dengan capaian yang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.Berikut poin poin kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan.Penerapan model pembelajaran sentra bermain peran di KB Al Hayat Jatikalang Krian yakni dengan menyusun perangkat perangkat yang sudah di tentukan sepeti tema, RPPH, Densitas, Intensitas, SOP Pembelajaran dan juga penilaian perkembnagan anak.dengan begitu merupakan cara membentuk proses pembelajaran yang optimal dan sampaipada tujuan pembelajrana yang diharapakan.Karna pembelajaran sentra bermain peran mengacu pada perkembangan sosial emosional anak usia dini maka stimulasi yang di gunakan harus sesuai dengan aspek yang akan dikembangkan.dalam sentra bermain peran terdapat dua jenis main yakni permainan mikro dan makro.Dan di KB Al Hayat menggunakan kedua jenis mainan tersebut.Seperti contoh permainan mikro adalah dengan miniature masak masakan, miniatur buah buahan.Dengan miniatur anka mampu bermain peran menjadi multifungsi atau multiperan.Dengan satu miniature anak bisa memerankkan berbagai macam peran.Peran inilah yang setiap hari di hadapi oleh anak anak, mislanya berperan menjadi ibu dan anak, dokterdan pasien lainnya.dan peranan permainan ini menggunakan dirinya sendiri dan permainana makro seperti ini tidak bisa menjadikan multiperan, namun akan terasa lebih nyata dalam bermain peran karna berinteraksi langsuh dengan orang lain.Dengan penerapan tersebut anak usia dini di KB Al Hayat terstimulasi dengan signifikan perkembangan sosial emosional nya.Yang tentunya perangkat perangkat pembeljaran harus sudah di jalankan dengan benar.Dalam semua pembelajaran barangtentu sudah menjadi hal biasa dengan adanya kendala, namun kendala kendala yang ada tidak selalu berimage negative yang terpenting adanya evaluais dan pembenahan dengan adanya kendala tersebut.Begitu pula KB Al Hayat dalam pembelajaran sentra bermain peran.Terdapat beberapa kendala yang terjadi diantara kendala yang terjadi adalah kurangnya media pembelajaran yang terkadang tidak ada meskipun tidak banyak, kurangnya skill guru yang memadai dalam pembelajaran, karna guru yang tidak inovatif cenderung tidak bisa membuat kegiatan yang menarik dan membuat anak anak tidak antusias dalam melaksanakan kegiatan ketika anak tidak antusias maka tidak dapat terstimulasi dengan baik perkembnagannya.Knedala selanjutnya adalah tidak sinkronnya pola asuh oran tua dengan ibu vuru dirumah missal nya, Ananda di sekolah di tanamkan sikap tanggung jawab, namun ketika dirumah orang tua tidak sabar untuk menyuruh anaknya membereskan nah hal hal seperti itulah yang merancukan proses pola asuh di sekolah yang sudah di bangun oleh guru disekolah
<br>Penelitian ini ingin menjawab tentang beberapa fokus permasalah yaitu Bagaimana penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini 4-5 tahun di KB Al Hayat Jatikalang Krian. Apa saja Kendala yang di hadapi pada penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini 4-5 tahun di KB Al Hayat Jatikalang. Dan bagaimana solusi untuk mengatasi kendala dalam penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini 4-5 tahun di KB Al Hayat Jatikalang. Penelitian menggunakan model kualitatfi dengan pendekatan studi kasus. Penerapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b9268.webp" type="image/webp" length="100360" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b9268.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-b27af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/al-hayat-dusun-pembelajaran-sentra-balok-peran-pol-thumb-879ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1481-istaz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16241-thufuly-jurnal-pendidikan-islam-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital Samarinda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital Samarinda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital Samarinda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38714-diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan</link>
	<guid isPermaLink="false">81d280703bc5cc0d99c63df042c50149</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:53:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adah clinic ]]></category>
	<category><![CDATA[ abel girma ]]></category>
	<category><![CDATA[ cahaya ic ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abel,adah,cahaya,clinic,girma,ic]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas sampel penelitian dan mencakup pengaturan multi-pusat untuk meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, penting untuk melakukan follow-up jangka panjang untuk mengevaluasi efek berkelanjutan dari ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas sampel penelitian dan mencakup pengaturan multi-pusat untuk meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, penting untuk melakukan follow-up jangka panjang untuk mengevaluasi efek berkelanjutan dari intervensi pendidikan kesehatan. Integrasi penilaian perilaku objektif juga akan memperkuat dasar bukti untuk intervensi pendidikan orang tua dalam perawatan kesehatan anak. Dengan menggabungkan strategi informatif dan psikososial dalam program pendidikan kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan hasil kesehatan anak dan mendukung perawatan yang berpusat pada keluarga di pengaturan rumah sakit.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan kesehatan yang terstruktur secara signifikan meningkatkan pengetahuan orang tua dan sekaligus mengurangi tingkat kecemasan mereka, memenuhi tujuan utama untuk menilai kedua hasil kognitif dan emosional.Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan yang jelas, berbasis rumah sakit, mempersiapkan orang tua dengan informasi yang diperlukan untuk mengelola diare secara efektif di rumah sambil mengurangi stres psikologis, yang sejalan dengan kesenjangan yang diidentifikasi dalam penelitian sebelumnya yang hanya berfokus pada pengetahuan Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efek pendidikan kesehatan pada diare anak terhadap pengetahuan dan tingkat kecemasan orang tua mengenai anak-anak mereka, dengan fokus pada peningkatan hasil kognitif dan emosional dalam pengaturan rumah sakit. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-89c0b.webp" title="JURIS - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-89c0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-89c0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-89c0b.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda" alt="JURIS - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-82fa7.webp" title="JURIS - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-82fa7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-82fa7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-82fa7.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda" alt="JURIS - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-646d5.webp" title="JURIS - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-646d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-646d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-646d5.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda" alt="JURIS - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38714-diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan" title="JURIS - The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda" target="_blank">The Effect of Health Education on Childhood Diarrhea on Knowledge and Anxiety Levels of Parents with Toddlers at Abdul Wahab Syahranie Regional Hospital, Samarinda</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas sampel penelitian dan mencakup pengaturan multi-pusat untuk meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, penting untuk melakukan follow-up jangka panjang untuk mengevaluasi efek berkelanjutan dari intervensi pendidikan kesehatan. Integrasi penilaian perilaku objektif juga akan memperkuat dasar bukti untuk intervensi pendidikan orang tua dalam perawatan kesehatan anak. Dengan menggabungkan strategi informatif dan psikososial dalam program pendidikan kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan hasil kesehatan anak dan mendukung perawatan yang berpusat pada keluarga di pengaturan rumah sakit..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan kesehatan yang terstruktur secara signifikan meningkatkan pengetahuan orang tua dan sekaligus mengurangi tingkat kecemasan mereka, memenuhi tujuan utama untuk menilai kedua hasil kognitif dan emosional.Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan yang jelas, berbasis rumah sakit, mempersiapkan orang tua dengan informasi yang diperlukan untuk mengelola diare secara efektif di rumah sambil mengurangi stres psikologis, yang sejalan dengan kesenjangan yang diidentifikasi dalam penelitian sebelumnya yang hanya berfokus pada pengetahuan
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efek pendidikan kesehatan pada diare anak terhadap pengetahuan dan tingkat kecemasan orang tua mengenai anak-anak mereka, dengan fokus pada peningkatan hasil kognitif dan emosional dalam pengaturan rumah sakit.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-89c0b.webp" type="image/webp" length="91040" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-89c0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-82fa7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/diare-anak-pendidikan-kesehatan-pengetahuan-tua-ke-thumb-646d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-759-cahaya-ic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2717-journal-health-innovation-environmental-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5 6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5 6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5 6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38709-kinestetik-anak-kecerdasan</link>
	<guid isPermaLink="false">c420a56b38a4d8c603bfce964f0cae31</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:32:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh seni tari terhadap pengembangan kecerdasan kinestetik pada anak usia dini, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh seni tari terhadap pengembangan kecerdasan kinestetik pada anak usia dini, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti jenis tari, durasi latihan, dan frekuensi latihan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran tari terhadap kecerdasan kinestetik anak, termasuk kemampuan motorik dan kognitif mereka. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek pembelajaran tari dengan metode pembelajaran lainnya dalam mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak usia dini.. Kecerdasan kinestetik dapat disimpulkan sebagai kemampuan seseorang dalam menggerakkan dan mengekspresikan ide-ide dan gerakan tubuh menggunakan seluruh potensi tubuh.Kecerdasan kinestetik juga berkaitan dengan kecerdasan jamak (multiple intelligences) yang harus dikembangkan pada anak melalui stimulasi gerakan melalui seni tari, dimana anak akan bergerak dan berkelompok serta mengikuti instruksi, hal ini akan mengembangkan kemampuan sosial emosional, kognitif, dan kinestetik anak.Seni tari terbukti dapat meningkatkan kemampuan kinestetik pada anak, hal ini juga terlihat dari hasil wawancara dengan guru di RA Khusnul Hafzhan bahwa kecerdasan kinestetik dapat ditingkatkan dengan pembelajaran tari karena dalam menari terdapat ketrampilan dasar gerakan seperti gerakan motorik yang berupa berjalan, berlari, dan melompat.Gerakan non-motorik berupa gerakan yang dilakukan di tempat seperti mengangkat satu kaki, membungkuk, jongkok, dan menggelar jari-jari tangan.Peneliti juga mengetahui bahwa di RA Khusnul Hafzhan guru-guru menciptakan banyak jenis tari dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik pada anak Kecerdasan kinestetik adalah kemampuan gerak tubuh serta memanfaatkan seluruh anggota tubuh. Kecerdasan kinestetik adalah keselarasan antara pikiran dan otak, dimana pikiran akan memanfaatkan tubuh dan tubuh dilatih untuk merespon ekspresi kekuatan dan pikiran. Kemampuan kinestetik pada anak berfungsi untuk mengendalikan serta memanfaatkan pikiran dan gerakan tubuh. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di RA Khusnul Hafzhan dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dapat dilihat bahwa seni tari di RA Khusnul... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-c1477.webp" title="JURIS - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-c1477.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-c1477.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-c1477.webp 1x" title="JURIS - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan" alt="JURIS - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-a2585.webp" title="JURIS - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-a2585.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-a2585.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-a2585.webp 1x" title="JURIS - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan" alt="JURIS - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-86b51.webp" title="JURIS - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-86b51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-86b51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-86b51.webp 1x" title="JURIS - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan" alt="JURIS - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38709-kinestetik-anak-kecerdasan" title="JURIS - Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan" target="_blank">Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Seni Tari Di RA Khusnul Hafzhan</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh seni tari terhadap pengembangan kecerdasan kinestetik pada anak usia dini, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti jenis tari, durasi latihan, dan frekuensi latihan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran tari terhadap kecerdasan kinestetik anak, termasuk kemampuan motorik dan kognitif mereka. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek pembelajaran tari dengan metode pembelajaran lainnya dalam mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak usia dini..
<br>Kecerdasan kinestetik dapat disimpulkan sebagai kemampuan seseorang dalam menggerakkan dan mengekspresikan ide-ide dan gerakan tubuh menggunakan seluruh potensi tubuh.Kecerdasan kinestetik juga berkaitan dengan kecerdasan jamak (multiple intelligences) yang harus dikembangkan pada anak melalui stimulasi gerakan melalui seni tari, dimana anak akan bergerak dan berkelompok serta mengikuti instruksi, hal ini akan mengembangkan kemampuan sosial emosional, kognitif, dan kinestetik anak.Seni tari terbukti dapat meningkatkan kemampuan kinestetik pada anak, hal ini juga terlihat dari hasil wawancara dengan guru di RA Khusnul Hafzhan bahwa kecerdasan kinestetik dapat ditingkatkan dengan pembelajaran tari karena dalam menari terdapat ketrampilan dasar gerakan seperti gerakan motorik yang berupa berjalan, berlari, dan melompat.Gerakan non-motorik berupa gerakan yang dilakukan di tempat seperti mengangkat satu kaki, membungkuk, jongkok, dan menggelar jari-jari tangan.Peneliti juga mengetahui bahwa di RA Khusnul Hafzhan guru-guru menciptakan banyak jenis tari dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik pada anak
<br>Kecerdasan kinestetik adalah kemampuan gerak tubuh serta memanfaatkan seluruh anggota tubuh. Kecerdasan kinestetik adalah keselarasan antara pikiran dan otak, dimana pikiran akan memanfaatkan tubuh dan tubuh dilatih untuk merespon ekspresi kekuatan dan pikiran. Kemampuan kinestetik pada anak berfungsi untuk mengendalikan serta memanfaatkan pikiran dan gerakan tubuh. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di RA Khusnul Hafzhan dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dapat dilihat bahwa seni tari di RA Khusnul...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-86b51.webp" type="image/webp" length="72936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-c1477.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-a2585.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/kinestetik-anak-kecerdasan-kelompok-seni-tari-daya-thumb-86b51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1481-istaz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16241-thufuly-jurnal-pendidikan-islam-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38697-animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative</link>
	<guid isPermaLink="false">70077d13e88108ef74193a39544ebceb</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:24:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yan aihua ]]></category>
	<category><![CDATA[ cahaya ic ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aihua,cahaya,ic,yan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should explore the development of animated video-based learning media incorporating diverse approaches like storybooks or augmented reality to enhance the learning experience.  Investigating the long-term effects of using animated videos ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability: Further research should explore the development of animated video-based learning media incorporating diverse approaches like storybooks or augmented reality to enhance the learning experience. Investigating the long-term effects of using animated videos on studentsAo speaking skills, self-confidence, and independent learning motivation is also crucial. Additionally, studies should adapt animated videos to different language proficiency levels and explore the integration of local cultural elements to strengthen studentsAo cultural identity while enriching their understanding of global cultures, ultimately contributing to more effective and culturally relevant language learning.. The study confirms that utilizing English animation videos significantly improves the speaking abilities of eighth-grade students at SMPN 9 South Tangerang.This method not only enhances speaking skills but also increases student engagement and interest in the learning process.Therefore, integrating multimedia technology, such as animated videos, is crucial for improving the effectiveness of language education and preparing students for future challenges This research aims to collect empirical data regarding the effectiveness of using English animated videos in improving the speaking skills of eighth grade students at SMPN 9 South Tangerang. The research method used is quantitative with a quasi-experimental approach. A total of 60 students were selected as samples and divided into two groups: experimental and control. The instrument used was an oral test given before and after treatment. Pre-test and post-test data were analyzed using the t-test. The results showed a significant... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-7157e.webp" title="JURIS - The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-7157e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-7157e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-7157e.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability" alt="JURIS - The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-4c6ed.webp" title="JURIS - The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-4c6ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-4c6ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-4c6ed.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability" alt="JURIS - The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38697-animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative" title="JURIS - The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability" target="_blank">The Effect Of Using Animation Videos On StudentsAo Speaking Ability</a>: Further research should explore the development of animated video-based learning media incorporating diverse approaches like storybooks or augmented reality to enhance the learning experience.  Investigating the long-term effects of using animated videos on studentsAo speaking skills, self-confidence, and independent learning motivation is also crucial. Additionally, studies should adapt animated videos to different language proficiency levels and explore the integration of local cultural elements to strengthen studentsAo cultural identity while enriching their understanding of global cultures, ultimately contributing to more effective and culturally relevant language learning..
<br>The study confirms that utilizing English animation videos significantly improves the speaking abilities of eighth-grade students at SMPN 9 South Tangerang.This method not only enhances speaking skills but also increases student engagement and interest in the learning process.Therefore, integrating multimedia technology, such as animated videos, is crucial for improving the effectiveness of language education and preparing students for future challenges
<br>This research aims to collect empirical data regarding the effectiveness of using English animated videos in improving the speaking skills of eighth grade students at SMPN 9 South Tangerang. The research method used is quantitative with a quasi-experimental approach. A total of 60 students were selected as samples and divided into two groups: experimental and control. The instrument used was an oral test given before and after treatment. Pre-test and post-test data were analyzed using the t-test. The results showed a significant...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-7157e.webp" type="image/webp" length="84038" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-7157e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/animation-videos-speaking-ability-efl-quantitative-thumb-4c6ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-759-cahaya-ic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2719-journal-language-literature-educational-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38704-skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-h</link>
	<guid isPermaLink="false">7312f6ffec69efd0bbbf6600b57607d8</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:18:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan permainan ular tangga aktif yang lebih interaktif dan menarik dengan memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara permainan ular tangga aktif dengan metode pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini: Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan permainan ular tangga aktif yang lebih interaktif dan menarik dengan memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara permainan ular tangga aktif dengan metode pembelajaran konvensional untuk melihat efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan kreativitas anak usia dini. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan media belajar yang mampu menstimulasi aspek perkembangan anak secara menyeluruh, bukan hanya kognitif dan kreativitas, tetapi juga aspek fisik, sosial, dan emosional.. Hasil selanjutnya, berdasarkan ahli materi memperoleh nilai dengan skor 97,7% yang terdapat kedalam kategori AuSangat BaikAy atau AuLayakAy untuk digunakan.Dan berdasarkan hasil validasi terakhir yaitu lembar instrument penelitian yang juga memperoleh 82,9 % yang terdapat pada kategori AuLayakAy untuk digunakan.Hasil validasi menunjukan ketiga produk layak untuk digunakan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan permainan ular tangga aktif untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan kreativitas anak usia dini. Subyek dalam penelitian ini adalah anak usia dini yang objeknya adalah meningkatkan kemampuan kognitif dan kreativitas pada anak usia 5-6 tahun. Dengan sampel 15 anak. Jenis penelitian ini adalah model ADDIE yang merupakan salah satu model desain pembelajaran sistematis. ADDIE merupakan singkatan dari Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (menganalisis, merancang, mengembangkan, mengimplementasikan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-66329.webp" title="JURIS - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-66329.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-66329.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-66329.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini" alt="JURIS - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-c1ee5.webp" title="JURIS - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-c1ee5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-c1ee5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-c1ee5.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini" alt="JURIS - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-8a571.webp" title="JURIS - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-8a571.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-8a571.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-8a571.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini" alt="JURIS - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38704-skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-h" title="JURIS - Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini" target="_blank">Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Kreativitas Anak Usia Dini</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan permainan ular tangga aktif yang lebih interaktif dan menarik dengan memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara permainan ular tangga aktif dengan metode pembelajaran konvensional untuk melihat efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan kreativitas anak usia dini. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan media belajar yang mampu menstimulasi aspek perkembangan anak secara menyeluruh, bukan hanya kognitif dan kreativitas, tetapi juga aspek fisik, sosial, dan emosional..
<br>Hasil selanjutnya, berdasarkan ahli materi memperoleh nilai dengan skor 97,7% yang terdapat kedalam kategori AuSangat BaikAy atau AuLayakAy untuk digunakan.Dan berdasarkan hasil validasi terakhir yaitu lembar instrument penelitian yang juga memperoleh 82,9 % yang terdapat pada kategori AuLayakAy untuk digunakan.Hasil validasi menunjukan ketiga produk layak untuk digunakan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan permainan ular tangga aktif untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan kreativitas anak usia dini. Subyek dalam penelitian ini adalah anak usia dini yang objeknya adalah meningkatkan kemampuan kognitif dan kreativitas pada anak usia 5-6 tahun. Dengan sampel 15 anak. Jenis penelitian ini adalah model ADDIE yang merupakan salah satu model desain pembelajaran sistematis. ADDIE merupakan singkatan dari Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (menganalisis, merancang, mengembangkan, mengimplementasikan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-8a571.webp" type="image/webp" length="90016" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-66329.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-c1ee5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/skor-pre-test-hasil-analisis-data-validasi-model-p-thumb-8a571.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1481-istaz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16241-thufuly-jurnal-pendidikan-islam-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38705-anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi</link>
	<guid isPermaLink="false">7a54a993030e18d47d5f1b8d4408a84b</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:13:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pilihan strategi coping pada anak usia dini, seperti pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pilihan strategi coping pada anak usia dini, seperti pengaruh lingkungan keluarga, sekolah, dan teman sebaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi yang bertujuan meningkatkan kemampuan coping anak, khususnya pada anak laki-laki yang cenderung menggunakan strategi coping agresif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana strategi coping yang digunakan anak usia dini memengaruhi perkembangan sosial dan emosional mereka di kemudian hari, serta bagaimana strategi coping tersebut dapat dimodifikasi untuk mendukung perkembangan yang lebih positif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak mampu menerapkan berbagai strategi coping untuk menghadapi masalah, termasuk mencari dukungan, pemecahan masalah, distraksi, dan menghindari masalah.Perbedaan gender terlihat dalam strategi coping, di mana anak perempuan cenderung lebih dominan dalam mencari dukungan, sementara anak laki-laki lebih sering menunjukkan respons coping yang agresif.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya memahami strategi coping anak usia dini, terutama dalam konteks perbedaan gender, untuk mendukung perkembangan sosial dan emosional mereka Interaksi anak sering kali dihadapkan berbagai masalah, dan kemampuan untuk mengatasi masalah tersebut merupakan hal yang mendasar dimiliki oleh anak. Strategi coping menjadi alat yang dapat diterapkan bagi anak untuk menghadapi beragam situasi, baik itu permasalahan eksternal maupun internal. Dalam penelitian ini, subjek terdiri dari satu orang guru, dua orang tua, dan dua orang siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif dipilih karena peneliti ingin menggali perbedaan dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-1e1e2.webp" title="JURIS - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-1e1e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-1e1e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-1e1e2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini" alt="JURIS - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-19195.webp" title="JURIS - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-19195.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-19195.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-19195.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini" alt="JURIS - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-fe7a8.webp" title="JURIS - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-fe7a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-fe7a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-fe7a8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini" alt="JURIS - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38705-anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi" title="JURIS - Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini" target="_blank">Analisis Perspektif Gender dalam Strategi Coping Anak Usia Dini</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pilihan strategi coping pada anak usia dini, seperti pengaruh lingkungan keluarga, sekolah, dan teman sebaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi yang bertujuan meningkatkan kemampuan coping anak, khususnya pada anak laki-laki yang cenderung menggunakan strategi coping agresif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana strategi coping yang digunakan anak usia dini memengaruhi perkembangan sosial dan emosional mereka di kemudian hari, serta bagaimana strategi coping tersebut dapat dimodifikasi untuk mendukung perkembangan yang lebih positif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak mampu menerapkan berbagai strategi coping untuk menghadapi masalah, termasuk mencari dukungan, pemecahan masalah, distraksi, dan menghindari masalah.Perbedaan gender terlihat dalam strategi coping, di mana anak perempuan cenderung lebih dominan dalam mencari dukungan, sementara anak laki-laki lebih sering menunjukkan respons coping yang agresif.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya memahami strategi coping anak usia dini, terutama dalam konteks perbedaan gender, untuk mendukung perkembangan sosial dan emosional mereka
<br>Interaksi anak sering kali dihadapkan berbagai masalah, dan kemampuan untuk mengatasi masalah tersebut merupakan hal yang mendasar dimiliki oleh anak. Strategi coping menjadi alat yang dapat diterapkan bagi anak untuk menghadapi beragam situasi, baik itu permasalahan eksternal maupun internal. Dalam penelitian ini, subjek terdiri dari satu orang guru, dua orang tua, dan dua orang siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif dipilih karena peneliti ingin menggali perbedaan dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-1e1e2.webp" type="image/webp" length="235694" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-1e1e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-19195.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/anak-perempuan-janda-teknik-pengumpulan-data-mandi-thumb-fe7a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1481-istaz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16241-thufuly-jurnal-pendidikan-islam-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38694-teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem</link>
	<guid isPermaLink="false">c1e0777001971e744a2d652aa365e756</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 18:21:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mez salazar ]]></category>
	<category><![CDATA[ beth matugu ]]></category>
	<category><![CDATA[ cahaya ic ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beth,cahaya,ic,matugu,mez,salazar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut representasi budaya pesugihan dalam drama Indonesia modern, dengan fokus pada bagaimana praktik ini merefleksikan nilai-nilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama: Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut representasi budaya pesugihan dalam drama Indonesia modern, dengan fokus pada bagaimana praktik ini merefleksikan nilai-nilai dan struktur sosial masyarakat kontemporer. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pesugihan berfungsi sebagai simbol moral, politik, dan ekonomi dalam masyarakat Indonesia modern.2. Menjelajahi aspek-aspek antropologi sastra dalam drama Indonesia, dengan memfokuskan pada bagaimana teks sastra merepresentasikan dan merefleksikan sistem kepercayaan, praktik ritual, dan konflik sosial dalam masyarakat. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana drama berfungsi sebagai arsip budaya yang menangkap dinamika sosial dan budaya masyarakat Indonesia.3. Mengkaji peran dan pengaruh pesugihan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia yang lebih luas. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana praktik ini terkait dengan isu-isu seperti moralitas, ekonomi, dan krisis nilai dalam masyarakat Indonesia modern. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika kepercayaan budaya dalam konteks sosial dan budaya yang spesifik.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesugihan dalam Pesugihan Nayan Tula digambarkan sebagai sistem kepercayaan budaya yang berakar pada animisme, praktik ritual, mitos, dan struktur sosial.Naskah menggambarkan sistem tradisional yang mencakup kepercayaan agama, persembahan ritual, perjanjian supranatural, dan konflik sosio-budaya yang mencerminkan penyimpangan moral dan transformasi nilai-nilai komunitas.Penelitian ini menawarkan analisis antropologi sastra yang terfokus pada pesugihan dalam drama Indonesia modern, dengan menggabungkan teori antropologi klasik dengan analisis teks sastra kontemporer.Penelitian ini mendorong studi budaya-sastra dengan mengkontekstualisasikan praktik ekonomi mistis sebagai fenomena budaya terstruktur dalam diskursus naratif drama Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki representasi budaya pesugihan dalam naskah drama Pesugihan Nayan Tula karya Afrion dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra untuk mengungkapkan nilai-nilai budaya, sistem kepercayaan, dan struktur sosio-budaya yang tercermin dalam narasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra. Sumber data primer adalah naskah drama yang diterbitkan oleh Laboratorium Sastra Medan pada tahun 2016. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan kerangka kategori budaya yang berdasarkan pada teori antropologi Koentjaraningrat dan perspektif antropologi sastra Ratna. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-16628.webp" title="JURIS - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-16628.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-16628.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-16628.webp 1x" title="JURIS - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama" alt="JURIS - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-45513.webp" title="JURIS - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-45513.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-45513.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-45513.webp 1x" title="JURIS - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama" alt="JURIS - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-2f55b.webp" title="JURIS - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-2f55b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-2f55b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-2f55b.webp 1x" title="JURIS - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama" alt="JURIS - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38694-teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem" title="JURIS - Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama" target="_blank">Pesugihan As A Cultural Belief System In Contemporary Indonesian Drama</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut representasi budaya pesugihan dalam drama Indonesia modern, dengan fokus pada bagaimana praktik ini merefleksikan nilai-nilai dan struktur sosial masyarakat kontemporer. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pesugihan berfungsi sebagai simbol moral, politik, dan ekonomi dalam masyarakat Indonesia modern.2. Menjelajahi aspek-aspek antropologi sastra dalam drama Indonesia, dengan memfokuskan pada bagaimana teks sastra merepresentasikan dan merefleksikan sistem kepercayaan, praktik ritual, dan konflik sosial dalam masyarakat. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana drama berfungsi sebagai arsip budaya yang menangkap dinamika sosial dan budaya masyarakat Indonesia.3. Mengkaji peran dan pengaruh pesugihan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia yang lebih luas. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana praktik ini terkait dengan isu-isu seperti moralitas, ekonomi, dan krisis nilai dalam masyarakat Indonesia modern. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika kepercayaan budaya dalam konteks sosial dan budaya yang spesifik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesugihan dalam Pesugihan Nayan Tula digambarkan sebagai sistem kepercayaan budaya yang berakar pada animisme, praktik ritual, mitos, dan struktur sosial.Naskah menggambarkan sistem tradisional yang mencakup kepercayaan agama, persembahan ritual, perjanjian supranatural, dan konflik sosio-budaya yang mencerminkan penyimpangan moral dan transformasi nilai-nilai komunitas.Penelitian ini menawarkan analisis antropologi sastra yang terfokus pada pesugihan dalam drama Indonesia modern, dengan menggabungkan teori antropologi klasik dengan analisis teks sastra kontemporer.Penelitian ini mendorong studi budaya-sastra dengan mengkontekstualisasikan praktik ekonomi mistis sebagai fenomena budaya terstruktur dalam diskursus naratif drama
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki representasi budaya pesugihan dalam naskah drama Pesugihan Nayan Tula karya Afrion dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra untuk mengungkapkan nilai-nilai budaya, sistem kepercayaan, dan struktur sosio-budaya yang tercermin dalam narasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra. Sumber data primer adalah naskah drama yang diterbitkan oleh Laboratorium Sastra Medan pada tahun 2016. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan kerangka kategori budaya yang berdasarkan pada teori antropologi Koentjaraningrat dan perspektif antropologi sastra Ratna.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-16628.webp" type="image/webp" length="120128" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-16628.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-45513.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/teks-sastra-ekokritik-budaya-masyarakat-karangasem-thumb-2f55b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-759-cahaya-ic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2719-journal-language-literature-educational-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 14 Apr 2026 23:04:51 +0700. 12 items. Served in: 3.343 seconds [rss] -->
