<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 12:01:16 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 12:01:16 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-23T12:01:16+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51220-minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem</link>
	<guid isPermaLink="false">9ec874480bee3ed9a8e2e43139d0c422</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 08:41:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jiki vol 4 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilfa hani 97 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jiki jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,4,97,hani,ilfa,jiki,jurnal,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji integrasi metode TOPSIS dengan teknik fuzzy untuk menangani ketidakpastian dalam penetapan bobot kriteria pada proses seleksi sekolah, sehingga hasil rekomendasi lebih adaptif terhadap variasi preferensi siswa. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji integrasi metode TOPSIS dengan teknik fuzzy untuk menangani ketidakpastian dalam penetapan bobot kriteria pada proses seleksi sekolah, sehingga hasil rekomendasi lebih adaptif terhadap variasi preferensi siswa. Selain itu, pengembangan sistem pendukung keputusan berbasis mobile yang memanfaatkan data realActime dan algoritma pembelajaran mesin dapat memberikan rekomendasi sekolah yang dipersonalisasi sesuai profil akademik, minat, dan kondisi ekonomi masingAcmasing siswa. Selanjutnya, dilakukan studi longitudinal untuk menilai dampak penggunaan sistem pendukung keputusan terhadap prestasi akademik dan hasil karier siswa selama beberapa tahun setelah pemilihan sekolah, guna mengukur efektivitas jangka panjang dari pendekatan berbasis TOPSIS dalam konteks pendidikan menengah.. Pengambilan keputusan mengenai jenjang pendidikan selanjutnya bagi siswa sangat kompleks, namun metode TOPSIS dapat mempermudah penentuan sekolah lanjutan yang optimal.Sistem pendukung keputusan ini membantu siswa dan orang tua mempertimbangkan kriteria seperti akreditasi, biaya, ekstrakurikuler, sarana, dan jurusan, sehingga pilihan sekolah (SMA, SMKN, MAN, atau swasta) dapat disesuaikan dengan kemampuan dan minat siswa.Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi referensi praktis bagi calon siswa dan orang tua dalam merencanakan pendidikan lanjutan yang tepat Sekolah menegah atas merupakan satu bentuk Satuan Pendidikan Formal tingkat menegah sebagai lanjutan dari Sekolah Menegah Pertama atau sederajat. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh para calon siswa-siswi adalah terdapat banyak pilihan sekolah menegah tingkat atas. Pemilihan sekolah lanjutan tingkat atas merupakan keputusan krusial yang berdampak pada masa depan siswa, yang seringkali membingungkan bagi siswa dan orang tua. Sehingga membingungkan calon siswa-siswi dalam memilih sekolah oleh karena itu, penulis memutuskan untuk membuat sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk mempermudah penentuan melanjutkan ke sekolah lanjutan tingkat atas yang memiliki keunggulan dan menjadi favorit calon siswa-siswi tersebut. Penelitian ini bertujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-e50c0.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-e50c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-e50c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-e50c0.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas" alt="JURIS - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-b5bd8.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-b5bd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-b5bd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-b5bd8.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas" alt="JURIS - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-9d25d.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-9d25d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-9d25d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-9d25d.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas" alt="JURIS - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51220-minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem" title="JURIS - Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas" target="_blank">Penerapan Metode Topsis pada Sistem Pengambilan Keputusan dalam Memilih Jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji integrasi metode TOPSIS dengan teknik fuzzy untuk menangani ketidakpastian dalam penetapan bobot kriteria pada proses seleksi sekolah, sehingga hasil rekomendasi lebih adaptif terhadap variasi preferensi siswa. Selain itu, pengembangan sistem pendukung keputusan berbasis mobile yang memanfaatkan data realActime dan algoritma pembelajaran mesin dapat memberikan rekomendasi sekolah yang dipersonalisasi sesuai profil akademik, minat, dan kondisi ekonomi masingAcmasing siswa. Selanjutnya, dilakukan studi longitudinal untuk menilai dampak penggunaan sistem pendukung keputusan terhadap prestasi akademik dan hasil karier siswa selama beberapa tahun setelah pemilihan sekolah, guna mengukur efektivitas jangka panjang dari pendekatan berbasis TOPSIS dalam konteks pendidikan menengah..
<br>Pengambilan keputusan mengenai jenjang pendidikan selanjutnya bagi siswa sangat kompleks, namun metode TOPSIS dapat mempermudah penentuan sekolah lanjutan yang optimal.Sistem pendukung keputusan ini membantu siswa dan orang tua mempertimbangkan kriteria seperti akreditasi, biaya, ekstrakurikuler, sarana, dan jurusan, sehingga pilihan sekolah (SMA, SMKN, MAN, atau swasta) dapat disesuaikan dengan kemampuan dan minat siswa.Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi referensi praktis bagi calon siswa dan orang tua dalam merencanakan pendidikan lanjutan yang tepat
<br>Sekolah menegah atas merupakan satu bentuk Satuan Pendidikan Formal tingkat menegah sebagai lanjutan dari Sekolah Menegah Pertama atau sederajat. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh para calon siswa-siswi adalah terdapat banyak pilihan sekolah menegah tingkat atas. Pemilihan sekolah lanjutan tingkat atas merupakan keputusan krusial yang berdampak pada masa depan siswa, yang seringkali membingungkan bagi siswa dan orang tua. Sehingga membingungkan calon siswa-siswi dalam memilih sekolah oleh karena itu, penulis memutuskan untuk membuat sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk mempermudah penentuan melanjutkan ke sekolah lanjutan tingkat atas yang memiliki keunggulan dan menjadi favorit calon siswa-siswi tersebut. Penelitian ini bertujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-9d25d.webp" type="image/webp" length="97924" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-e50c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-b5bd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/minat-siswa-karier-sma-metode-topsis-sistem-penduk-thumb-9d25d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3736-id.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16130-jurnal-ilmu-komputer-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Deiksis Dalam Film Mulan Analisis Pragmatik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deiksis Dalam Film Mulan Analisis Pragmatik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deiksis Dalam Film Mulan Analisis Pragmatik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51203-analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-fi</link>
	<guid isPermaLink="false">dbf21a02a1a09c98f1caa1fc3df44e04</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:47:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran deiksis dalam membangun karakter dan dinamika hubungan antar karakter dalam film 'Mulan'. Selain itu, dapat juga dieksplorasi bagaimana deiksis digunakan untuk menciptakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deiksis Dalam Film 'Mulan': Analisis Pragmatik: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran deiksis dalam membangun karakter dan dinamika hubungan antar karakter dalam film 'Mulan'. Selain itu, dapat juga dieksplorasi bagaimana deiksis digunakan untuk menciptakan efek dramatis dan bagaimana deiksis mempengaruhi interpretasi penonton terhadap cerita dan pesan yang disampaikan dalam film. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami penggunaan deiksis dalam film dan implikasinya dalam komunikasi dan pengalaman menonton.. Deiksis dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti membangun karakter, menciptakan suasana, menyampaikan pesan, dan menciptakan efek dramatis.Dalam film 'Mulan', deiksis digunakan secara luas untuk berbagai tujuan tersebut.Deiksis persona digunakan untuk membangun karakter Mulan sebagai sosok yang pemberani, tangguh, dan loyal.Deiksis tempat digunakan untuk menciptakan suasana latar tempat yang realistis dan dramatis.Deiksis waktu digunakan untuk membangun alur cerita yang menarik.Deiksis wacana digunakan untuk menghubungkan antar adegan, membangun alur cerita, dan menciptakan efek dramatis.Studi ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana deiksis digunakan dalam film 'Mulan' untuk membentuk makna dan mempengaruhi interpretasi penonton.Hasil analisis dapat memberikan kontribusi pada pemahaman linguistik dan pragmatik dalam konteks film, sekaligus memperkaya pemahaman terhadap elemen budaya yang disajikan dalam film tersebut Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penggunaan deiksis dalam film 'Mulan' dengan pendekatan pragmatik. Deiksis adalah fenomena linguistik di mana makna suatu ungkapan bergantung pada konteks komunikatifnya. Dalam konteks film, deiksis dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman karakter, hubungan interpersonal, dan dinamika cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis pragmatik, dengan fokus pada pengidentifikasian tipe deiksis yang muncul dalam dialog, visual, dan penggunaan ruang dalam adegan tertentu. Penelitian ini juga melibatkan analisis wacana untuk mengeksplorasi bagaimana deiksis berkontribusi pada konstruksi makna dan hubungan antar karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp 1x" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" alt="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-ba18d.webp" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-ba18d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-ba18d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-ba18d.webp 1x" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" alt="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp 1x" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" alt="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51203-analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-fi" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" target="_blank">Deiksis Dalam Film 'Mulan': Analisis Pragmatik</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran deiksis dalam membangun karakter dan dinamika hubungan antar karakter dalam film 'Mulan'. Selain itu, dapat juga dieksplorasi bagaimana deiksis digunakan untuk menciptakan efek dramatis dan bagaimana deiksis mempengaruhi interpretasi penonton terhadap cerita dan pesan yang disampaikan dalam film. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami penggunaan deiksis dalam film dan implikasinya dalam komunikasi dan pengalaman menonton..
<br>Deiksis dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti membangun karakter, menciptakan suasana, menyampaikan pesan, dan menciptakan efek dramatis.Dalam film 'Mulan', deiksis digunakan secara luas untuk berbagai tujuan tersebut.Deiksis persona digunakan untuk membangun karakter Mulan sebagai sosok yang pemberani, tangguh, dan loyal.Deiksis tempat digunakan untuk menciptakan suasana latar tempat yang realistis dan dramatis.Deiksis waktu digunakan untuk membangun alur cerita yang menarik.Deiksis wacana digunakan untuk menghubungkan antar adegan, membangun alur cerita, dan menciptakan efek dramatis.Studi ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana deiksis digunakan dalam film 'Mulan' untuk membentuk makna dan mempengaruhi interpretasi penonton.Hasil analisis dapat memberikan kontribusi pada pemahaman linguistik dan pragmatik dalam konteks film, sekaligus memperkaya pemahaman terhadap elemen budaya yang disajikan dalam film tersebut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penggunaan deiksis dalam film 'Mulan' dengan pendekatan pragmatik. Deiksis adalah fenomena linguistik di mana makna suatu ungkapan bergantung pada konteks komunikatifnya. Dalam konteks film, deiksis dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman karakter, hubungan interpersonal, dan dinamika cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis pragmatik, dengan fokus pada pengidentifikasian tipe deiksis yang muncul dalam dialog, visual, dan penggunaan ruang dalam adegan tertentu. Penelitian ini juga melibatkan analisis wacana untuk mengeksplorasi bagaimana deiksis berkontribusi pada konstruksi makna dan hubungan antar karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp" type="image/webp" length="101746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-ba18d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest Sebuah Studi Perbandingan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest Sebuah Studi Perbandingan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest Sebuah Studi Perbandingan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51202-klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-eval</link>
	<guid isPermaLink="false">5b0c3e368fafb9877362024c09a7b65a</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:41:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jiki vol 5 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ irma erviana ]]></category>
	<category><![CDATA[ jiki jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,5,erviana,irma,jiki,jurnal,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) efektivitas teknik augmentasi data berbasis teks, seperti SMOTEAcNLP atau generative adversarial networks, untuk meningkatkan jumlah sampel sentimen netral pada korpus ulasan berbahasa Indonesia, sehingga memperbaiki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) efektivitas teknik augmentasi data berbasis teks, seperti SMOTEAcNLP atau generative adversarial networks, untuk meningkatkan jumlah sampel sentimen netral pada korpus ulasan berbahasa Indonesia, sehingga memperbaiki representasi kelas minoritas dan evaluasi performa menggunakan metrik kelasAcspesifik; (2) pengembangan model hibrida yang menggabungkan representasi konteksual transformer (misalnya BERT Bahasa Indonesia) dengan classifier tradisional seperti SVM atau Random Forest, untuk memanfaatkan keunggulan fitur semantik dalam mendeteksi sentimen netral yang ambigu serta analisis error pada kelas netral; serta (3) penerapan pembelajaran transfer dari dataset sentimen berbahasa Inggris yang kaya akan contoh netral ke bahasa Indonesia, dengan melakukan fineActuning model multilingual dan membandingkan strategi oversampling tradisional, guna menilai apakah pengetahuan lintas bahasa dapat mengurangi dampak ketidakseimbangan kelas. Ketiga arah penelitian ini tidak hanya menjawab keterbatasan yang diidentifikasi dalam studi ini, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan akurasi dan keandalan sistem analisis sentimen pada aplikasi seluler di lingkungan berbahasa Indonesia.. Penelitian ini membandingkan algoritma SVM dan Random Forest untuk analisis sentimen multiAckelas pada ulasan aplikasi Indonesia, dimana SVM menunjukkan akurasi keseluruhan 86,52A% dan lebih unggul dibandingkan Random Forest.Kedua model berhasil membedakan sentimen negatif dan positif namun gagal total mengklasifikasikan sentimen netral akibat ketidakseimbangan kelas yang sangat tinggi.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengatasi ketidakseimbangan tersebut melalui teknik resampling atau pendekatan pembelajaran transfer, atau mempertimbangkan pengubahan masalah menjadi klasifikasi biner untuk memperoleh hasil yang lebih andal Pertumbuhan pesat aplikasi seluler telah menghasilkan volume besar ulasan pengguna, sehingga analisis sentimen otomatis menjadi penting untuk memahami persepsi pengguna. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa meskipun model pembelajaran mesin dapat berprestasi baik pada klasifikasi sentimen biner, mereka sering mengalami kesulitan pada pengaturan multiAckelas, khususnya dalam mengidentifikasi sentimen netral karena ambiguitas linguistik dan ketidakseimbangan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komparatif kinerja Support Vector Machine (SVM)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" alt="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-0a9a2.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-0a9a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-0a9a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-0a9a2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" alt="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" alt="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51202-klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-eval" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" target="_blank">Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) efektivitas teknik augmentasi data berbasis teks, seperti SMOTEAcNLP atau generative adversarial networks, untuk meningkatkan jumlah sampel sentimen netral pada korpus ulasan berbahasa Indonesia, sehingga memperbaiki representasi kelas minoritas dan evaluasi performa menggunakan metrik kelasAcspesifik; (2) pengembangan model hibrida yang menggabungkan representasi konteksual transformer (misalnya BERT Bahasa Indonesia) dengan classifier tradisional seperti SVM atau Random Forest, untuk memanfaatkan keunggulan fitur semantik dalam mendeteksi sentimen netral yang ambigu serta analisis error pada kelas netral; serta (3) penerapan pembelajaran transfer dari dataset sentimen berbahasa Inggris yang kaya akan contoh netral ke bahasa Indonesia, dengan melakukan fineActuning model multilingual dan membandingkan strategi oversampling tradisional, guna menilai apakah pengetahuan lintas bahasa dapat mengurangi dampak ketidakseimbangan kelas. Ketiga arah penelitian ini tidak hanya menjawab keterbatasan yang diidentifikasi dalam studi ini, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan akurasi dan keandalan sistem analisis sentimen pada aplikasi seluler di lingkungan berbahasa Indonesia..
<br>Penelitian ini membandingkan algoritma SVM dan Random Forest untuk analisis sentimen multiAckelas pada ulasan aplikasi Indonesia, dimana SVM menunjukkan akurasi keseluruhan 86,52A% dan lebih unggul dibandingkan Random Forest.Kedua model berhasil membedakan sentimen negatif dan positif namun gagal total mengklasifikasikan sentimen netral akibat ketidakseimbangan kelas yang sangat tinggi.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengatasi ketidakseimbangan tersebut melalui teknik resampling atau pendekatan pembelajaran transfer, atau mempertimbangkan pengubahan masalah menjadi klasifikasi biner untuk memperoleh hasil yang lebih andal
<br>Pertumbuhan pesat aplikasi seluler telah menghasilkan volume besar ulasan pengguna, sehingga analisis sentimen otomatis menjadi penting untuk memahami persepsi pengguna. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa meskipun model pembelajaran mesin dapat berprestasi baik pada klasifikasi sentimen biner, mereka sering mengalami kesulitan pada pengaturan multiAckelas, khususnya dalam mengidentifikasi sentimen netral karena ambiguitas linguistik dan ketidakseimbangan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komparatif kinerja Support Vector Machine (SVM)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp" type="image/webp" length="62816" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-0a9a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3736-id.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16130-jurnal-ilmu-komputer-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Content Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Content Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Content Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51218-preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng</link>
	<guid isPermaLink="false">4af65d0e8445bcd51152a621eca303bd</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:34:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jiki vol 4 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilfa hani 97 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jiki jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,4,97,hani,ilfa,jiki,jurnal,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperluas cakupan sistem rekomendasi, penelitian berikut dapat meneliti integrasi data cuaca dan kondisi pariwisata real-time sehingga rekomendasi dapat disesuaikan dengan faktor eksternal. Sementara itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang: Untuk memperluas cakupan sistem rekomendasi, penelitian berikut dapat meneliti integrasi data cuaca dan kondisi pariwisata real-time sehingga rekomendasi dapat disesuaikan dengan faktor eksternal. Sementara itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma pembelajaran mesin yang memadukan fitur-fitur ulasan dengan data perilaku pengunjung, sehingga menghasilkan rekomendasi hybrid yang lebih akurat. Penelitian selanjutnya juga dapat menguji kemampuan sistem dalam mengidentifikasi dan mempromosikan objek wisata kurang dikenal, sekaligus menilai dampaknya pada ekonomi lokal melalui analisis kuantitatif tingkat kunjungan dan pendapatan.. Sistem rekomendasi wisata berbasis web ini menggunakan metode content-based filtering dengan pendekatan TF-IDF dan cosine similarity, dirancang untuk memberikan rekomendasi objek wisata di Aceh Tamiang berdasarkan atribut ulasan Google Maps yang relevan dengan preferensi pengguna.Penelitian ini menunjukkan bahwa metode tersebut efektif dalam menghasilkan rekomendasi wisata yang relevan, dengan hasil rekomendasi seperti Pantai Raja Muda, Pantai Kupang, dan Wisata Pantai Kaloy untuk atribut "piknik", "pantai", "sungai", dan "sepi".Sistem ini berpotensi meningkatkan pengalaman wisata pengguna sekaligus mendorong promosi pariwisata lokal Pariwisata berbasis teknologi informasi menjadi semakin penting dalam era digital untuk mempermudah wisatawan menemukan destinasi yang sesuai dengan preferensi mereka. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem rekomendasi objek wisata berbasis web di Aceh Tamiang menggunakan metode content-based filtering. Sistem ini dirancang untuk menganalisis ulasan dari Google Maps agar memberikan rekomendasi relevan dengan preferensi pengguna. Data ulasan dikumpulkan melalui SerpApi, kemudian diproses melalui tahapan preprocessing, perhitungan bobot TF, IDF, dan TF-IDF, serta analisis kesamaan menggunakan cosine similarity. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-a3291.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-a3291.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-a3291.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-a3291.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang" alt="JURIS - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-88b3e.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-88b3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-88b3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-88b3e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang" alt="JURIS - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-a1e7e.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-a1e7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-a1e7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-a1e7e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang" alt="JURIS - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51218-preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng" title="JURIS - Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang" target="_blank">Penerapan Metode Content-Based Filtering dalam Sistem Rekomendasi Objek Wisata di Aceh Tamiang</a>: Untuk memperluas cakupan sistem rekomendasi, penelitian berikut dapat meneliti integrasi data cuaca dan kondisi pariwisata real-time sehingga rekomendasi dapat disesuaikan dengan faktor eksternal. Sementara itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma pembelajaran mesin yang memadukan fitur-fitur ulasan dengan data perilaku pengunjung, sehingga menghasilkan rekomendasi hybrid yang lebih akurat. Penelitian selanjutnya juga dapat menguji kemampuan sistem dalam mengidentifikasi dan mempromosikan objek wisata kurang dikenal, sekaligus menilai dampaknya pada ekonomi lokal melalui analisis kuantitatif tingkat kunjungan dan pendapatan..
<br>Sistem rekomendasi wisata berbasis web ini menggunakan metode content-based filtering dengan pendekatan TF-IDF dan cosine similarity, dirancang untuk memberikan rekomendasi objek wisata di Aceh Tamiang berdasarkan atribut ulasan Google Maps yang relevan dengan preferensi pengguna.Penelitian ini menunjukkan bahwa metode tersebut efektif dalam menghasilkan rekomendasi wisata yang relevan, dengan hasil rekomendasi seperti Pantai Raja Muda, Pantai Kupang, dan Wisata Pantai Kaloy untuk atribut "piknik", "pantai", "sungai", dan "sepi".Sistem ini berpotensi meningkatkan pengalaman wisata pengguna sekaligus mendorong promosi pariwisata lokal
<br>Pariwisata berbasis teknologi informasi menjadi semakin penting dalam era digital untuk mempermudah wisatawan menemukan destinasi yang sesuai dengan preferensi mereka. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem rekomendasi objek wisata berbasis web di Aceh Tamiang menggunakan metode content-based filtering. Sistem ini dirancang untuk menganalisis ulasan dari Google Maps agar memberikan rekomendasi relevan dengan preferensi pengguna. Data ulasan dikumpulkan melalui SerpApi, kemudian diproses melalui tahapan preprocessing, perhitungan bobot TF, IDF, dan TF-IDF, serta analisis kesamaan menggunakan cosine similarity. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-88b3e.webp" type="image/webp" length="75854" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-a3291.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-88b3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/preferensi-wisatawan-promosi-sistem-pendukung-peng-thumb-a1e7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3736-id.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16130-jurnal-ilmu-komputer-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51198-konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir</link>
	<guid isPermaLink="false">72398a65fae57b1e0da10ee456771791</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:15:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis realitas augmented (AR) untuk meningkatkan pemahaman konsep sejarah pada siswa IPS, dengan menguji apakah interaksi tiga dimensi memperdalam retensi materi dibandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis realitas augmented (AR) untuk meningkatkan pemahaman konsep sejarah pada siswa IPS, dengan menguji apakah interaksi tiga dimensi memperdalam retensi materi dibandingkan media tradisional. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti dampak penerapan media audio visual secara berkelanjutan selama satu tahun ajaran penuh terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan perilaku belajar jangka panjang. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan efektivitas media audio visual dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek (projectAcbased learning) dalam meningkatkan kolaborasi antar siswa dan kemampuan aplikasi pengetahuan sosial, untuk menentukan strategi pembelajaran hybrid yang optimal di kelas IPS.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS SMP Negeri 3 Woja kelas VIII-A.Hal ini terlihat dari peningkatan aktivitas belajar siswa dan aktivitas mengajar guru dari siklus 1 ke siklus 2.Sementara itu, ketuntasan belajar klasikal siswa mencapai 62% pada siklus I, meningkat menjadi 90% pada siklus II Pendidikan harus diterapkan secara maksimal agar berdampak positif bagi pembangunan bangsa. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan ilmu yang mempelajari kumpulan peristiwa, fakta, konsep dan generalisasi yang berkaitan dengan masalah sosial. Namun kenyataan menunjukkan bahwa pembelajaran IPS belum meningkatkan hasil belajar siswa seperti yang diharapkan. Dalam pembelajaran IPS, guru tetap menggunakan metode ceramah/tradisional dalam pembelajaran. Guru masih kurang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan teknik pengajaran. Penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus digunakan untuk penelitian ini. Lembar eksperimen dan observasi digunakan sebagai alat pengumpulan data, sedangkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b1901.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b1901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b1901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b1901.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" alt="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" alt="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-c1406.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-c1406.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-c1406.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-c1406.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" alt="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51198-konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" target="_blank">Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis realitas augmented (AR) untuk meningkatkan pemahaman konsep sejarah pada siswa IPS, dengan menguji apakah interaksi tiga dimensi memperdalam retensi materi dibandingkan media tradisional. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti dampak penerapan media audio visual secara berkelanjutan selama satu tahun ajaran penuh terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan perilaku belajar jangka panjang. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan efektivitas media audio visual dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek (projectAcbased learning) dalam meningkatkan kolaborasi antar siswa dan kemampuan aplikasi pengetahuan sosial, untuk menentukan strategi pembelajaran hybrid yang optimal di kelas IPS..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS SMP Negeri 3 Woja kelas VIII-A.Hal ini terlihat dari peningkatan aktivitas belajar siswa dan aktivitas mengajar guru dari siklus 1 ke siklus 2.Sementara itu, ketuntasan belajar klasikal siswa mencapai 62% pada siklus I, meningkat menjadi 90% pada siklus II
<br>Pendidikan harus diterapkan secara maksimal agar berdampak positif bagi pembangunan bangsa. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan ilmu yang mempelajari kumpulan peristiwa, fakta, konsep dan generalisasi yang berkaitan dengan masalah sosial. Namun kenyataan menunjukkan bahwa pembelajaran IPS belum meningkatkan hasil belajar siswa seperti yang diharapkan. Dalam pembelajaran IPS, guru tetap menggunakan metode ceramah/tradisional dalam pembelajaran. Guru masih kurang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan teknik pengajaran. Penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus digunakan untuk penelitian ini. Lembar eksperimen dan observasi digunakan sebagai alat pengumpulan data, sedangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp" type="image/webp" length="75222" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b1901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-c1406.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51199-drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi</link>
	<guid isPermaLink="false">bcb2c2615fa7718567e27b8f9457f276</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:10:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jiki vol 5 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ irma erviana ]]></category>
	<category><![CDATA[ jiki jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,5,erviana,irma,jiki,jurnal,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memanfaatkan metode pencarian bayesian atau perbaikan evolusioner untuk mengidentifikasi konfigurasi hyperparameter yang lebih optimal pada data gagal jantung, dengan tujuan meningkatkan akurasi lebih tinggi tanpa mengorbankan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction: Penelitian lanjutan dapat memanfaatkan metode pencarian bayesian atau perbaikan evolusioner untuk mengidentifikasi konfigurasi hyperparameter yang lebih optimal pada data gagal jantung, dengan tujuan meningkatkan akurasi lebih tinggi tanpa mengorbankan interpretabilitas. Selain itu, studi dapat memperluas validasi eksternal dengan mengaplikasikan model yang dioptimalkan pada dataset multiAcpusat, sehingga dapat menilai generalisasi dan ketahanan model di berbagai populasi klinis. Akhirnya, pengembangan hybrid antara Decision Tree dan metode ensemble ringan seperti Gradient Boosting dapat dieksplorasi untuk mengeksploitasi keunggulan interpretasi sekaligus menambah kekuatan prediksi, dengan fokus pada minimalisasi overhead komputasi agar cocok untuk aplikasi di perangkat mobile atau rumah sakit dengan sumber daya terbatas.. Penggunaan Random Search untuk mengoptimalkan hyperparameter Decision Tree meningkatkan akurasi dan sensitivitas prediksi risiko gagal jantung, khususnya dengan menurunkan jumlah kesalahan negatif palsu.Meskipun mencapai performa yang kompetitif dengan model ensemble yang lebih kompleks, model tunggal ini tetap mempertahankan kejelasan dan interpretabilitas.Penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan hyperparameter yang tepat dapat membuat model sederhana menjadi alat bantu keputusan klinis yang andal dan efisien Heart failure remains one of the leading causes of mortality worldwide, highlighting the need for reliable earlyAcdetection models to support clinical decisionAcmaking. This study investigates the effect of Random SearchAebased hyperparameter optimization on a Decision Tree model for heart failure risk prediction using a clinical dataset comprising 918 samples and 11 demographic and cardiovascular features. Rather than introducing a novel optimization algorithm, this work focuses on analyzing model performance sensitivity to hyperparameter tuning in a realAcworld medical dataset. The baseline Decision Tree achieved an accuracy of 0.80; after Random Search optimization, accuracy improved to 0.84, while recall for the positive class increased from 0.83 to... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-374ed.webp" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-374ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-374ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-374ed.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" alt="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" alt="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" alt="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51199-drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" target="_blank">Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction</a>: Penelitian lanjutan dapat memanfaatkan metode pencarian bayesian atau perbaikan evolusioner untuk mengidentifikasi konfigurasi hyperparameter yang lebih optimal pada data gagal jantung, dengan tujuan meningkatkan akurasi lebih tinggi tanpa mengorbankan interpretabilitas. Selain itu, studi dapat memperluas validasi eksternal dengan mengaplikasikan model yang dioptimalkan pada dataset multiAcpusat, sehingga dapat menilai generalisasi dan ketahanan model di berbagai populasi klinis. Akhirnya, pengembangan hybrid antara Decision Tree dan metode ensemble ringan seperti Gradient Boosting dapat dieksplorasi untuk mengeksploitasi keunggulan interpretasi sekaligus menambah kekuatan prediksi, dengan fokus pada minimalisasi overhead komputasi agar cocok untuk aplikasi di perangkat mobile atau rumah sakit dengan sumber daya terbatas..
<br>Penggunaan Random Search untuk mengoptimalkan hyperparameter Decision Tree meningkatkan akurasi dan sensitivitas prediksi risiko gagal jantung, khususnya dengan menurunkan jumlah kesalahan negatif palsu.Meskipun mencapai performa yang kompetitif dengan model ensemble yang lebih kompleks, model tunggal ini tetap mempertahankan kejelasan dan interpretabilitas.Penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan hyperparameter yang tepat dapat membuat model sederhana menjadi alat bantu keputusan klinis yang andal dan efisien
<br>Heart failure remains one of the leading causes of mortality worldwide, highlighting the need for reliable earlyAcdetection models to support clinical decisionAcmaking. This study investigates the effect of Random SearchAebased hyperparameter optimization on a Decision Tree model for heart failure risk prediction using a clinical dataset comprising 918 samples and 11 demographic and cardiovascular features. Rather than introducing a novel optimization algorithm, this work focuses on analyzing model performance sensitivity to hyperparameter tuning in a realAcworld medical dataset. The baseline Decision Tree achieved an accuracy of 0.80; after Random Search optimization, accuracy improved to 0.84, while recall for the positive class increased from 0.83 to...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp" type="image/webp" length="82350" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-374ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3736-id.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16130-jurnal-ilmu-komputer-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka E Learning dan Siakad ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka E Learning dan Siakad ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka E Learning dan Siakad ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51216-persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-m</link>
	<guid isPermaLink="false">db39bfec4888c67ce25497b7604e9992</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:04:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana integrasi fitur interaktif E-learning seperti kuis daring, forum diskusi, dan umpan balik otomatis memengaruhi motivasi belajar dan hasil akademik mahasiswa pada kelas tatap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana integrasi fitur interaktif E-learning seperti kuis daring, forum diskusi, dan umpan balik otomatis memengaruhi motivasi belajar dan hasil akademik mahasiswa pada kelas tatap muka di berbagai program studi? Kedua, apa dampak penggunaan fungsi lanjutan SiakadAimisalnya analitik kehadiran, pelacakan progres belajar, dan rekomendasi personalisasiAiterhadap kinerja akademik serta kemampuan regulasi diri mahasiswa di berbagai fakultas? Ketiga, bagaimana model blended learning yang menggabungkan instruksi tatap muka, sumber belajar E-learning yang kaya, dan pemantauan kehadiran realActime melalui Siakad dapat meningkatkan keterampilan kolaboratif, retensi materi, dan tingkat kelulusan dibandingkan dengan pendekatan tatap muka konvensional? Studi-studi ini diharapkan memberikan gambaran komprehensif tentang sinergi teknologi dan pembelajaran tradisional untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.. Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, responden lebih memilih pembelajaran tatap muka daripada pembelajaran daring dikarenakan materi lebih jelas saat disampaikan langsung oleh dosen serta dapat bertanya pada dosen dan teman dan dapat berkomunikasi pada kerja kelompok.Responden juga sering mengakses E-learning untuk mendownload materi.Dengan demikian, pembelajaran tatap muka dapat diselaraskan dengan penggunaan teknologi yaitu E-learning dan Siakad untuk menunjang pembelajaran Pembelajaran beralih menjadi pembelajaran tatap muka setelah pandemi Covid 19. Terdapat peralihan dari pembelajaran daring ke pembelajaran tatap muka. Pembelajaran tatap muka juga diterapkan di universitas. E-learning dan Siakad digunakan di tingkat universitas. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan persepsi mahasiswa mengenai pembelajaran tatap muka, E-learning dan Siakad. Metode penelitian ini adalah survei. Responden adalah mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah responden lebih termotivasi dengan pembelajaran tatap muka karena mendapatkan penjelasan langsung dari dosen dan responden dapat berkomunikasi langsung dengan dosen dan mahasiswa. E-learning membantu mahasiswa mengakses materi pembelajaran. Siakad membantu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-50b40.webp" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-50b40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-50b40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-50b40.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad" alt="JURIS - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-20e2c.webp" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-20e2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-20e2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-20e2c.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad" alt="JURIS - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-71a56.webp" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-71a56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-71a56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-71a56.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad" alt="JURIS - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51216-persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-m" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad" target="_blank">Persepsi Mahasiswa Mengenai Pembelajaran Tatap Muka, E-Learning, dan Siakad</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana integrasi fitur interaktif E-learning seperti kuis daring, forum diskusi, dan umpan balik otomatis memengaruhi motivasi belajar dan hasil akademik mahasiswa pada kelas tatap muka di berbagai program studi? Kedua, apa dampak penggunaan fungsi lanjutan SiakadAimisalnya analitik kehadiran, pelacakan progres belajar, dan rekomendasi personalisasiAiterhadap kinerja akademik serta kemampuan regulasi diri mahasiswa di berbagai fakultas? Ketiga, bagaimana model blended learning yang menggabungkan instruksi tatap muka, sumber belajar E-learning yang kaya, dan pemantauan kehadiran realActime melalui Siakad dapat meningkatkan keterampilan kolaboratif, retensi materi, dan tingkat kelulusan dibandingkan dengan pendekatan tatap muka konvensional? Studi-studi ini diharapkan memberikan gambaran komprehensif tentang sinergi teknologi dan pembelajaran tradisional untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, responden lebih memilih pembelajaran tatap muka daripada pembelajaran daring dikarenakan materi lebih jelas saat disampaikan langsung oleh dosen serta dapat bertanya pada dosen dan teman dan dapat berkomunikasi pada kerja kelompok.Responden juga sering mengakses E-learning untuk mendownload materi.Dengan demikian, pembelajaran tatap muka dapat diselaraskan dengan penggunaan teknologi yaitu E-learning dan Siakad untuk menunjang pembelajaran
<br>Pembelajaran beralih menjadi pembelajaran tatap muka setelah pandemi Covid 19. Terdapat peralihan dari pembelajaran daring ke pembelajaran tatap muka. Pembelajaran tatap muka juga diterapkan di universitas. E-learning dan Siakad digunakan di tingkat universitas. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan persepsi mahasiswa mengenai pembelajaran tatap muka, E-learning dan Siakad. Metode penelitian ini adalah survei. Responden adalah mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah responden lebih termotivasi dengan pembelajaran tatap muka karena mendapatkan penjelasan langsung dari dosen dan responden dapat berkomunikasi langsung dengan dosen dan mahasiswa. E-learning membantu mahasiswa mengakses materi pembelajaran. Siakad membantu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-50b40.webp" type="image/webp" length="77394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-50b40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-20e2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/persepsi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-71a56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke 20 Makna dan Tipologi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke 20 Makna dan Tipologi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke 20 Makna dan Tipologi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51210-cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam</link>
	<guid isPermaLink="false">57d2120cc80c4c856a5af4cb8307c481</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:54:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syah wardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ banda aceh ]]></category>
	<category><![CDATA[ 1 alue awe ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,aceh,alue,awe,banda,syah,wardi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi komparatif mengenai peran ulama Mandailing dalam organisasi sosioAcreligi dengan ulama dari etnis lain di Sumatera Utara, guna menilai perbedaan dan persamaan dalam struktur sosial dan pengaruh politik. Kedua, teliti dampak perjalanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi: Pertama, lakukan studi komparatif mengenai peran ulama Mandailing dalam organisasi sosioAcreligi dengan ulama dari etnis lain di Sumatera Utara, guna menilai perbedaan dan persamaan dalam struktur sosial dan pengaruh politik. Kedua, teliti dampak perjalanan ulama Mandailing ke Tanah Suci terhadap perkembangan pemikiran sufistik dan pengajaran di pesantren lokal, sehingga dapat dilihat bagaimana ajaran Sufi diintegrasikan ke dalam praktik keagamaan setempat. Ketiga, lakukan penelitian longitudinal tentang persepsi masyarakat Mandailing terhadap ulama modern, dengan fokus pada transformasi peran sosial dan keahlian ilmiah yang memadai; hal ini penting untuk merumuskan kebijakan pendidikan Islam yang relevan dan adaptif terhadap konteks kontemporer.. Penelitian ini berhasil menganalisis makna dan tipologi ulama Mandailing pada awal abad ke-20.Ulama Mandailing dipahami sebagai anggota etnis Mandailing yang menguasai ilmu Islam, khususnya aqidah dan ijtihad.Jumlah ulama Mandailing pada era tersebut sangat besar, dan mereka dapat dibagi menjadi beberapa kategori.Ulama Mandailing terkait berbagai organisasi sosio-religius seperti Al JamAoiyatul Washliyah, Nahdlatul Ulama, Al-Ittihadiyah, Persatuan Tarbiyah Islamiyah, dan Muhammadiyah, serta aktif dalam bidang pendidikan, kebudayaan, politik, dan ekonomi Penelitian ini mengkaji makna dan tipologi ulama Mandailing pada awal abad ke-20. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan sejarah, memanfaatkan model penyelidikan sejarah Kuntowijoyo. Data diperoleh dari sumber tertulis, khususnya karya ulama Mandailing di era yang dibahas. Hasilnya menunjukkan bahwa ulama Mandailing dipahami sebagai anggota kelompok etnis Mandailing yang memiliki pengetahuan agama secara mendalam. Pada awal abad ke-20, ulama Mandailing diklasifikasikan berdasarkan nasab (keluarga) dan non-nasab, tarekat dan non-tarekat, madrasah dan pesantren, serta politik dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-5177d.webp" title="JURIS - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-5177d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-5177d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-5177d.webp 1x" title="JURIS - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi" alt="JURIS - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-353b0.webp" title="JURIS - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-353b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-353b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-353b0.webp 1x" title="JURIS - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi" alt="JURIS - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-33669.webp" title="JURIS - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-33669.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-33669.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-33669.webp 1x" title="JURIS - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi" alt="JURIS - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51210-cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam" title="JURIS - Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi" target="_blank">Mandailing Ulama Dalam Awal Abad Ke-20: Makna dan Tipologi</a>: Pertama, lakukan studi komparatif mengenai peran ulama Mandailing dalam organisasi sosioAcreligi dengan ulama dari etnis lain di Sumatera Utara, guna menilai perbedaan dan persamaan dalam struktur sosial dan pengaruh politik. Kedua, teliti dampak perjalanan ulama Mandailing ke Tanah Suci terhadap perkembangan pemikiran sufistik dan pengajaran di pesantren lokal, sehingga dapat dilihat bagaimana ajaran Sufi diintegrasikan ke dalam praktik keagamaan setempat. Ketiga, lakukan penelitian longitudinal tentang persepsi masyarakat Mandailing terhadap ulama modern, dengan fokus pada transformasi peran sosial dan keahlian ilmiah yang memadai; hal ini penting untuk merumuskan kebijakan pendidikan Islam yang relevan dan adaptif terhadap konteks kontemporer..
<br>Penelitian ini berhasil menganalisis makna dan tipologi ulama Mandailing pada awal abad ke-20.Ulama Mandailing dipahami sebagai anggota etnis Mandailing yang menguasai ilmu Islam, khususnya aqidah dan ijtihad.Jumlah ulama Mandailing pada era tersebut sangat besar, dan mereka dapat dibagi menjadi beberapa kategori.Ulama Mandailing terkait berbagai organisasi sosio-religius seperti Al JamAoiyatul Washliyah, Nahdlatul Ulama, Al-Ittihadiyah, Persatuan Tarbiyah Islamiyah, dan Muhammadiyah, serta aktif dalam bidang pendidikan, kebudayaan, politik, dan ekonomi
<br>Penelitian ini mengkaji makna dan tipologi ulama Mandailing pada awal abad ke-20. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan sejarah, memanfaatkan model penyelidikan sejarah Kuntowijoyo. Data diperoleh dari sumber tertulis, khususnya karya ulama Mandailing di era yang dibahas. Hasilnya menunjukkan bahwa ulama Mandailing dipahami sebagai anggota kelompok etnis Mandailing yang memiliki pengetahuan agama secara mendalam. Pada awal abad ke-20, ulama Mandailing diklasifikasikan berdasarkan nasab (keluarga) dan non-nasab, tarekat dan non-tarekat, madrasah dan pesantren, serta politik dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-353b0.webp" type="image/webp" length="47784" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-5177d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-353b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/cabang-nahdlatul-ulama-konteks-studi-islam-peran-s-thumb-33669.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-813-iain-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3324-nahrasiyah-journal-aceh-malay-archipelago-heritage.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51212-mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-p</link>
	<guid isPermaLink="false">fb3511f042abe4345fd58edede18589c</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:43:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jiki vol 4 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilfa hani 97 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jiki jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,4,97,hani,ilfa,jiki,jurnal,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana integrasi variabel tambahan seperti minat pribadi mahasiswa, tujuan karier, dan tren teknologi terkini ke dalam model fuzzy Mamdani dapat meningkatkan akurasi rekomendasi konsentrasi, sehingga keputusan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana integrasi variabel tambahan seperti minat pribadi mahasiswa, tujuan karier, dan tren teknologi terkini ke dalam model fuzzy Mamdani dapat meningkatkan akurasi rekomendasi konsentrasi, sehingga keputusan yang dihasilkan lebih adaptif terhadap kebutuhan individu. Penelitian lain dapat membandingkan kinerja metode inferensi fuzzy Sugeno, Tsukamoto, dan pendekatan hybrid antara fuzzy dan machine learning pada dataset yang mencakup lebih banyak program studi dan institusi, untuk mengidentifikasi pendekatan yang memberikan akurasi tertinggi serta kemampuan generalisasi yang lebih baik. Sebuah studi longitudinal dapat dirancang untuk mengevaluasi dampak penggunaan sistem pendukung keputusan berbasis fuzzy Mamdani terhadap prestasi akademik dan kepuasan karier mahasiswa selama beberapa tahun, sehingga dapat menilai kontribusi jangka panjang sistem terhadap perkembangan profesional lulusan. Penelitian berikutnya dapat mengembangkan antarmuka pengguna yang interaktif dan berbasis web, memungkinkan mahasiswa memasukkan data pribadi secara realActime dan menerima rekomendasi konsentrasi secara visual, serta menguji tingkat kepuasan dan kemudahan penggunaan sistem tersebut. Dengan menggabungkan temuanActemuan tersebut, penelitian lanjutan diharapkan dapat menghasilkan model keputusan yang lebih akurat, fleksibel, dan dapat diadopsi oleh berbagai perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pemilihan konsentrasi mahasiswa secara efektif.. Sistem Inferensi Fuzzy (FIS) dengan metode Mamdani dapat diterapkan untuk menentukan konsentrasi mahasiswa dengan akurasi 73,3%, dan data yang digunakan sangat berpengaruh terhadap performa sistem.sistem ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi mahasiswa, institusi pendidikan, dan industri dengan membantu pengambilan keputusan konsentrasi.namun masih diperlukan perbaikan lebih lanjut, seperti penambahan data, variasi konsentrasi, serta pertimbangan faktor minat pribadi, tujuan karier, dan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kinerja sistem Pemilihan konsentrasi di jurusan Ilmu Komputer di Universitas Pattimura Ambon adalah langkah penting bagi mahasiswa sebelum memasuki semester 5. Mereka harus memilih antara Software Arsitektur, Machine Learning, atau Kriptografi Terapan. Pilihan ini memengaruhi akademik dan prospek karir mereka, namun banyak yang kesulitan menentukan konsentrasi yang tepat sesuai minat dan kemampuan. Penelitian ini mengusulkan metode menggunakan logika fuzzy Mamdani untuk membantu mahasiswa memilih konsentrasi yang sesuai. Data mahasiswa diolah dengan konsep logika... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-77379.webp" title="JURIS - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-77379.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-77379.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-77379.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti" alt="JURIS - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-ec1ca.webp" title="JURIS - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-ec1ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-ec1ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-ec1ca.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti" alt="JURIS - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-96f5d.webp" title="JURIS - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-96f5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-96f5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-96f5d.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti" alt="JURIS - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51212-mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-p" title="JURIS - Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti" target="_blank">Penerapan Logika Fuzzy Mamdani dalam Menentukan Konsentrasi Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komputer Unpatti</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana integrasi variabel tambahan seperti minat pribadi mahasiswa, tujuan karier, dan tren teknologi terkini ke dalam model fuzzy Mamdani dapat meningkatkan akurasi rekomendasi konsentrasi, sehingga keputusan yang dihasilkan lebih adaptif terhadap kebutuhan individu. Penelitian lain dapat membandingkan kinerja metode inferensi fuzzy Sugeno, Tsukamoto, dan pendekatan hybrid antara fuzzy dan machine learning pada dataset yang mencakup lebih banyak program studi dan institusi, untuk mengidentifikasi pendekatan yang memberikan akurasi tertinggi serta kemampuan generalisasi yang lebih baik. Sebuah studi longitudinal dapat dirancang untuk mengevaluasi dampak penggunaan sistem pendukung keputusan berbasis fuzzy Mamdani terhadap prestasi akademik dan kepuasan karier mahasiswa selama beberapa tahun, sehingga dapat menilai kontribusi jangka panjang sistem terhadap perkembangan profesional lulusan. Penelitian berikutnya dapat mengembangkan antarmuka pengguna yang interaktif dan berbasis web, memungkinkan mahasiswa memasukkan data pribadi secara realActime dan menerima rekomendasi konsentrasi secara visual, serta menguji tingkat kepuasan dan kemudahan penggunaan sistem tersebut. Dengan menggabungkan temuanActemuan tersebut, penelitian lanjutan diharapkan dapat menghasilkan model keputusan yang lebih akurat, fleksibel, dan dapat diadopsi oleh berbagai perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pemilihan konsentrasi mahasiswa secara efektif..
<br>Sistem Inferensi Fuzzy (FIS) dengan metode Mamdani dapat diterapkan untuk menentukan konsentrasi mahasiswa dengan akurasi 73,3%, dan data yang digunakan sangat berpengaruh terhadap performa sistem.sistem ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi mahasiswa, institusi pendidikan, dan industri dengan membantu pengambilan keputusan konsentrasi.namun masih diperlukan perbaikan lebih lanjut, seperti penambahan data, variasi konsentrasi, serta pertimbangan faktor minat pribadi, tujuan karier, dan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kinerja sistem
<br>Pemilihan konsentrasi di jurusan Ilmu Komputer di Universitas Pattimura Ambon adalah langkah penting bagi mahasiswa sebelum memasuki semester 5. Mereka harus memilih antara Software Arsitektur, Machine Learning, atau Kriptografi Terapan. Pilihan ini memengaruhi akademik dan prospek karir mereka, namun banyak yang kesulitan menentukan konsentrasi yang tepat sesuai minat dan kemampuan. Penelitian ini mengusulkan metode menggunakan logika fuzzy Mamdani untuk membantu mahasiswa memilih konsentrasi yang sesuai. Data mahasiswa diolah dengan konsep logika...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-77379.webp" type="image/webp" length="74848" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-77379.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-ec1ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/mahasiswa-program-studi-karbon-pribadi-pengendalia-thumb-96f5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3736-id.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16130-jurnal-ilmu-komputer-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51211-kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda</link>
	<guid isPermaLink="false">acce2ffa802a3693769b3ef290d7c0ae</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:21:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki secara empiris pengaruh kompetensi guru pendidikan agama Kristen terhadap peningkatan kecerdasan spiritual siswa dengan menggunakan desain kuantitatif, melibatkan sampel sekolah menengah dari berbagai wilayah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki secara empiris pengaruh kompetensi guru pendidikan agama Kristen terhadap peningkatan kecerdasan spiritual siswa dengan menggunakan desain kuantitatif, melibatkan sampel sekolah menengah dari berbagai wilayah, dan mengukur variabelAcvariabel seperti pengetahuan agama, kemampuan komunikasi, serta perilaku spiritual. Penelitian juga dapat merancang program pelatihan profesional bagi guru yang berlandaskan prinsip 2 Timotius 3:10, kemudian menguji efektivitas program tersebut melalui pendekatan preAcpost test untuk melihat perubahan sikap spiritual, motivasi belajar, dan prestasi akademik siswa. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi siswa tentang pengembangan kecerdasan spiritual dalam konteks budaya dan denominasi Kristen yang berbeda, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor kontekstual yang mendukung atau menghambat proses pembelajaran spiritual. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur, memberikan pedoman praktis bagi institusi pendidikan, serta memperkuat peran guru dalam membentuk karakter moral dan spiritual generasi muda.. Penelitian ini menegaskan bahwa guru pendidikan agama Kristen yang profesional sangat berperan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik melalui pemahaman doktrin, penguatan hubungan dengan Tuhan, dan pembentukan watak spiritual yang selaras dengan ajaran Alkitab.10, termasuk menjadi teladan pribadi, mengintegrasikan ajaran Alkitab dalam kelas, dan membina hubungan dekat dengan Tuhan, terbukti efektif bila guru memiliki pengetahuan agama yang komprehensif, kemampuan komunikasi yang baik, dan sikap spiritual yang menjadi contoh.Dengan demikian, pengembangan pendidikan agama Kristen secara profesional dianggap penting untuk mendukung pertumbuhan spiritual dan karakter moral siswa Penulisan ini didasarkan pada gagasan bahwa pendidikan agama Kristen berperan penting dalam membentuk karakter moral dan kehidupan spiritual siswa, dan bahwa guru pendidikan agama Kristen profesional sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Penulis memakai metode kualitatif anylisis deskriptif. Teknik ini menganalisis fenomena yang terjadi di lapangan. Fenomena yang sudah ditemukan oleh peneliti lain. Temuan dalam tulisan ini menunjukkan betapa pentingnya guru pendidikan agama Kristen yang baik untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Mereka memiliki kemampuan untuk membantu komunitas mengembangkan sikap spiritual yang selaras dengan ajaran Alkitab, hubungan yang kuat dengan Tuhan, dan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai agama Kristen. Beberapa kompetensi dan sifat guru termasuk pengetahuan agama yang komprehensif, kemampuan komunikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-e8439.webp" title="JURIS - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-e8439.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-e8439.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-e8439.webp 1x" title="JURIS - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik" alt="JURIS - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-31913.webp" title="JURIS - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-31913.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-31913.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-31913.webp 1x" title="JURIS - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik" alt="JURIS - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-968ec.webp" title="JURIS - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-968ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-968ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-968ec.webp 1x" title="JURIS - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik" alt="JURIS - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51211-kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda" title="JURIS - Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik" target="_blank">Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki secara empiris pengaruh kompetensi guru pendidikan agama Kristen terhadap peningkatan kecerdasan spiritual siswa dengan menggunakan desain kuantitatif, melibatkan sampel sekolah menengah dari berbagai wilayah, dan mengukur variabelAcvariabel seperti pengetahuan agama, kemampuan komunikasi, serta perilaku spiritual. Penelitian juga dapat merancang program pelatihan profesional bagi guru yang berlandaskan prinsip 2 Timotius 3:10, kemudian menguji efektivitas program tersebut melalui pendekatan preAcpost test untuk melihat perubahan sikap spiritual, motivasi belajar, dan prestasi akademik siswa. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi siswa tentang pengembangan kecerdasan spiritual dalam konteks budaya dan denominasi Kristen yang berbeda, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor kontekstual yang mendukung atau menghambat proses pembelajaran spiritual. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur, memberikan pedoman praktis bagi institusi pendidikan, serta memperkuat peran guru dalam membentuk karakter moral dan spiritual generasi muda..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa guru pendidikan agama Kristen yang profesional sangat berperan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik melalui pemahaman doktrin, penguatan hubungan dengan Tuhan, dan pembentukan watak spiritual yang selaras dengan ajaran Alkitab.10, termasuk menjadi teladan pribadi, mengintegrasikan ajaran Alkitab dalam kelas, dan membina hubungan dekat dengan Tuhan, terbukti efektif bila guru memiliki pengetahuan agama yang komprehensif, kemampuan komunikasi yang baik, dan sikap spiritual yang menjadi contoh.Dengan demikian, pengembangan pendidikan agama Kristen secara profesional dianggap penting untuk mendukung pertumbuhan spiritual dan karakter moral siswa
<br>Penulisan ini didasarkan pada gagasan bahwa pendidikan agama Kristen berperan penting dalam membentuk karakter moral dan kehidupan spiritual siswa, dan bahwa guru pendidikan agama Kristen profesional sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Penulis memakai metode kualitatif anylisis deskriptif. Teknik ini menganalisis fenomena yang terjadi di lapangan. Fenomena yang sudah ditemukan oleh peneliti lain. Temuan dalam tulisan ini menunjukkan betapa pentingnya guru pendidikan agama Kristen yang baik untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Mereka memiliki kemampuan untuk membantu komunitas mengembangkan sikap spiritual yang selaras dengan ajaran Alkitab, hubungan yang kuat dengan Tuhan, dan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai agama Kristen. Beberapa kompetensi dan sifat guru termasuk pengetahuan agama yang komprehensif, kemampuan komunikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-968ec.webp" type="image/webp" length="112446" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-e8439.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-31913.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kecerdasan-spiritual-kristen-generasi-muda-kompete-thumb-968ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament TGT Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament TGT Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament TGT Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51209-signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">b17159d2b58cacd37772f33c18e6b111</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 05:33:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti keberlanjutan penerapan model TGT selama satu tahun penuh dengan siklus tindakan yang terpisah secara berkala untuk menguji apakah peningkatan keaktifan siswa dapat dipertahankan secara jangka panjang. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali: Penelitian selanjutnya dapat meneliti keberlanjutan penerapan model TGT selama satu tahun penuh dengan siklus tindakan yang terpisah secara berkala untuk menguji apakah peningkatan keaktifan siswa dapat dipertahankan secara jangka panjang. Selain itu, studi komparatif antar sekolah dasar yang berbeda karakteristik sosialAcekonomi dan budaya dapat dilakukan untuk mengevaluasi generalisasi efektivitas model TGT serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi hasilnya. Selanjutnya, integrasi teknologi digital seperti platform pembelajaran daring atau aplikasi interaktif ke dalam tiap tahap TGT dapat dieksplorasi untuk melihat apakah penggunaan alat digital dapat lebih meningkatkan motivasi, partisipasi, dan keaktifan siswa dibandingkan metode konvensional.. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berhasil meningkatkan keaktifan siswa pada semua siklus, dengan pencapaian 79,31A% pada siklus I, 93,10A% pada siklus II, dan 96,55A% pada siklus III.Keaktifan siswa meningkat signifikan dari 23,68A% pada siklus I menjadi 71,05A% pada siklus II dan 86,84A% pada siklus III, melampaui target 70A%.Dengan demikian, model TGT terbukti efektif meningkatkan partisipasi dan aktivitas belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn Penelitian ini bertujuan untuk mengadakan penelitian tindakan kelas dengan judul AuUpaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Materi PPKn Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas 5 Semester 1 di SDN 2 Banjar Tengah, Jembrana, Bali. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment. Terdapat 3 variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas, variabel terikat dan variabel kontrol. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK (Classroom Action Research). Penelitian ini dilakukan oleh guru yang sekaligus sebagai peneliti di kelasnya dengan jalan merancang, melaksanakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-8a4fb.webp" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-8a4fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-8a4fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-8a4fb.webp 1x" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" alt="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp 1x" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" alt="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp 1x" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" alt="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51209-signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" target="_blank">Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti keberlanjutan penerapan model TGT selama satu tahun penuh dengan siklus tindakan yang terpisah secara berkala untuk menguji apakah peningkatan keaktifan siswa dapat dipertahankan secara jangka panjang. Selain itu, studi komparatif antar sekolah dasar yang berbeda karakteristik sosialAcekonomi dan budaya dapat dilakukan untuk mengevaluasi generalisasi efektivitas model TGT serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi hasilnya. Selanjutnya, integrasi teknologi digital seperti platform pembelajaran daring atau aplikasi interaktif ke dalam tiap tahap TGT dapat dieksplorasi untuk melihat apakah penggunaan alat digital dapat lebih meningkatkan motivasi, partisipasi, dan keaktifan siswa dibandingkan metode konvensional..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berhasil meningkatkan keaktifan siswa pada semua siklus, dengan pencapaian 79,31A% pada siklus I, 93,10A% pada siklus II, dan 96,55A% pada siklus III.Keaktifan siswa meningkat signifikan dari 23,68A% pada siklus I menjadi 71,05A% pada siklus II dan 86,84A% pada siklus III, melampaui target 70A%.Dengan demikian, model TGT terbukti efektif meningkatkan partisipasi dan aktivitas belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengadakan penelitian tindakan kelas dengan judul AuUpaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Materi PPKn Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas 5 Semester 1 di SDN 2 Banjar Tengah, Jembrana, Bali. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment. Terdapat 3 variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas, variabel terikat dan variabel kontrol. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK (Classroom Action Research). Penelitian ini dilakukan oleh guru yang sekaligus sebagai peneliti di kelasnya dengan jalan merancang, melaksanakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp" type="image/webp" length="81138" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-8a4fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Harmonizing Language Acquisition Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Harmonizing Language Acquisition Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Harmonizing Language Acquisition Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51197-pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw</link>
	<guid isPermaLink="false">4e2e59782c3281d4a3d097b3989a32be</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 05:29:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari paper ini adalah: 1. Memilih sampel yang lebih spesifik, seperti mereka yang secara aktif berusaha memahami lirik lagu Inggris, dan membandingkan efektivitas mendengarkan lagu Inggris dengan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari paper ini adalah: 1. Memilih sampel yang lebih spesifik, seperti mereka yang secara aktif berusaha memahami lirik lagu Inggris, dan membandingkan efektivitas mendengarkan lagu Inggris dengan metode lain untuk memperkaya kosakata, seperti membaca buku atau menonton film berbahasa Inggris.2. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi korelasi antara frekuensi mendengarkan lagu dan penguasaan kosakata, seperti pengalaman pendengar dengan bahasa Inggris, motivasi belajar, dan preferensi musik. 3. Menjelajahi peran teknologi dalam meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris melalui lagu, serta bagaimana teknologi dapat digunakan secara efektif dalam pengajaran kelas.. Penelitian ini menemukan bahwa frekuensi mendengarkan lagu berbahasa Inggris memiliki hubungan lemah dengan penguasaan kosakata.Hal ini menunjukkan bahwa mendengarkan lagu Inggris dapat membantu meningkatkan pemahaman kosakata, tetapi tidak cukup untuk mencapai penguasaan kosakata yang optimal.Oleh karena itu, dalam proses belajar bahasa Inggris, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi.Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan lagu sebagai bahan belajar bahasa Inggris perlu digabungkan dengan pendekatan belajar lainnya, seperti belajar formal dan praktik langsung, untuk mencapai hasil yang optimal.Selain mendengarkan lagu Inggris, penggunaan berbagai sumber belajar seperti buku teks, platform belajar daring, film, dan musik dapat membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara keseluruhan.Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam tentang bahasa Inggris, sehingga meningkatkan kemampuan berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan dalam bahasa Inggris secara keseluruhan Siswa perlu memiliki kosakata yang luas untuk dapat berkomunikasi dengan efektif. Namun, banyak siswa menghadapi masalah terkait kosakata seperti kurangnya kosakata dan kesulitan dalam mengidentifikasi arti kata. Salah satu metode yang dapat membantu meningkatkan kosakata siswa adalah dengan mendengarkan lagu-lagu bahasa Inggris secara berulang-ulang dan memperoleh kosakata melalui lirik lagu tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara frekuensi mendengarkan lagu berbahasa Inggris dan penguasaan kosakata bahasa Inggris di kalangan siswa SMAN 6 Sigi. Studi ini dilakukan di SMAN 6 Sigi dengan jumlah sampel sebanyak 90 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Peneliti mengumpulkan data menggunakan wawancara dan tes. Hasil Pearson Product... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-36426.webp" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-36426.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-36426.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-36426.webp 1x" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" alt="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp 1x" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" alt="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp 1x" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" alt="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51197-pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" target="_blank">Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari paper ini adalah: 1. Memilih sampel yang lebih spesifik, seperti mereka yang secara aktif berusaha memahami lirik lagu Inggris, dan membandingkan efektivitas mendengarkan lagu Inggris dengan metode lain untuk memperkaya kosakata, seperti membaca buku atau menonton film berbahasa Inggris.2. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi korelasi antara frekuensi mendengarkan lagu dan penguasaan kosakata, seperti pengalaman pendengar dengan bahasa Inggris, motivasi belajar, dan preferensi musik. 3. Menjelajahi peran teknologi dalam meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris melalui lagu, serta bagaimana teknologi dapat digunakan secara efektif dalam pengajaran kelas..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa frekuensi mendengarkan lagu berbahasa Inggris memiliki hubungan lemah dengan penguasaan kosakata.Hal ini menunjukkan bahwa mendengarkan lagu Inggris dapat membantu meningkatkan pemahaman kosakata, tetapi tidak cukup untuk mencapai penguasaan kosakata yang optimal.Oleh karena itu, dalam proses belajar bahasa Inggris, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi.Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan lagu sebagai bahan belajar bahasa Inggris perlu digabungkan dengan pendekatan belajar lainnya, seperti belajar formal dan praktik langsung, untuk mencapai hasil yang optimal.Selain mendengarkan lagu Inggris, penggunaan berbagai sumber belajar seperti buku teks, platform belajar daring, film, dan musik dapat membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara keseluruhan.Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam tentang bahasa Inggris, sehingga meningkatkan kemampuan berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan dalam bahasa Inggris secara keseluruhan
<br>Siswa perlu memiliki kosakata yang luas untuk dapat berkomunikasi dengan efektif. Namun, banyak siswa menghadapi masalah terkait kosakata seperti kurangnya kosakata dan kesulitan dalam mengidentifikasi arti kata. Salah satu metode yang dapat membantu meningkatkan kosakata siswa adalah dengan mendengarkan lagu-lagu bahasa Inggris secara berulang-ulang dan memperoleh kosakata melalui lirik lagu tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara frekuensi mendengarkan lagu berbahasa Inggris dan penguasaan kosakata bahasa Inggris di kalangan siswa SMAN 6 Sigi. Studi ini dilakukan di SMAN 6 Sigi dengan jumlah sampel sebanyak 90 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Peneliti mengumpulkan data menggunakan wawancara dan tes. Hasil Pearson Product...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp" type="image/webp" length="86786" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-36426.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 23 Jun 2026 12:01:16 +0700. 12 items. Served in: 4.499 seconds [rss] -->
