<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 07 Jul 2026 09:28:46 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 09:28:46 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-07T09:28:46+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi</link>
	<guid isPermaLink="false">9f12c05194b3c92c85770e61ed6eced9</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik: Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi untuk mengembangkan dan memvalidasi algoritma diagnostik yang lebih canggih, mungkin dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, yang mampu secara akurat membedakan antara selulitis orbital dan glaukoma akut. Algoritma ini harus mengintegrasikan berbagai data, mulai dari riwayat medis pasien, hasil pemeriksaan fisik dan oftalmologi, hingga data pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta biomarker inflamasi yang spesifik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan diagnosis awal dan mempercepat intervensi yang tepat, terutama ketika gejala klinis saling tumpang tindih dan waktu menjadi krusial untuk menyelamatkan penglihatan. Kedua, penting untuk melakukan penelitian kohort yang lebih besar, mungkin secara multisenter, untuk secara komparatif menilai bagaimana status imunokompromaisAimisalnya akibat diabetes melitus atau penyakit ginjal kronisAimemengaruhi presentasi klinis, respons terhadap terapi, dan risiko komplikasi jangka panjang pada pasien selulitis orbital. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor prediktif spesifik yang membuat pasien imunokompromais lebih rentan terhadap presentasi atipikal atau komplikasi serius seperti peleburan kornea, seperti yang terlihat pada kasus ini. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara status imun pasien dan perjalanan penyakit orbital cellulitis akan sangat berharga. Terakhir, perlu juga diteliti efektivitas dan implementasi protokol penatalaksanaan multidisiplin yang terstandardisasi. Mengingat kasus ini melibatkan koordinasi antara departemen oftalmologi dan penyakit dalam, penelitian dapat mengevaluasi bagaimana pendekatan terintegrasi ini dapat dioptimalkan untuk memastikan perawatan yang komprehensif dan responsif terhadap kondisi sistemik pasien yang kompleks. Ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman praktik klinis yang lebih baik untuk pasien dengan tantangan diagnostik serupa.. Kasus mata merah dengan penurunan visus dan peningkatan tekanan intraokular menunjukkan tantangan diagnostik karena gejala tumpang tindih antara glaukoma sudut tertutup dan selulitis orbital.Peningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan.manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosis difus lebih mendukung selulitis orbital.Oleh karena itu, kewaspadaan klinis tinggi dan pendekatan komprehensif sangat penting, terutama pada pasien imunokompromais dengan penyakit sistemik, untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan memastikan prognosis visual yang baik Latar Belakang: Selulitis orbital dapat menyerupai glaukoma sudut tertutup akut, terutama pada pasien imunokompromais sehingga menyulitkan diagnosis. Tujuan: Melaporkan kasus selulitis orbital dengan manifestasi yang menyerupai glaukoma akut serta menekankan pentingnya evaluasi klinis komprehensif. Metode: Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data yang diperoleh dari rekam medis, anamnesis, pemeriksaan oftalmologi, pemeriksaan laboratorium, serta observasi klinis selama perawatan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis, evaluasi diagnosis banding, dan pendekatan multidisiplin, kemudian dilakukan pemantauan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" target="_blank">Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik</a>: Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi untuk mengembangkan dan memvalidasi algoritma diagnostik yang lebih canggih, mungkin dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, yang mampu secara akurat membedakan antara selulitis orbital dan glaukoma akut. Algoritma ini harus mengintegrasikan berbagai data, mulai dari riwayat medis pasien, hasil pemeriksaan fisik dan oftalmologi, hingga data pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta biomarker inflamasi yang spesifik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan diagnosis awal dan mempercepat intervensi yang tepat, terutama ketika gejala klinis saling tumpang tindih dan waktu menjadi krusial untuk menyelamatkan penglihatan. Kedua, penting untuk melakukan penelitian kohort yang lebih besar, mungkin secara multisenter, untuk secara komparatif menilai bagaimana status imunokompromaisAimisalnya akibat diabetes melitus atau penyakit ginjal kronisAimemengaruhi presentasi klinis, respons terhadap terapi, dan risiko komplikasi jangka panjang pada pasien selulitis orbital. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor prediktif spesifik yang membuat pasien imunokompromais lebih rentan terhadap presentasi atipikal atau komplikasi serius seperti peleburan kornea, seperti yang terlihat pada kasus ini. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara status imun pasien dan perjalanan penyakit orbital cellulitis akan sangat berharga. Terakhir, perlu juga diteliti efektivitas dan implementasi protokol penatalaksanaan multidisiplin yang terstandardisasi. Mengingat kasus ini melibatkan koordinasi antara departemen oftalmologi dan penyakit dalam, penelitian dapat mengevaluasi bagaimana pendekatan terintegrasi ini dapat dioptimalkan untuk memastikan perawatan yang komprehensif dan responsif terhadap kondisi sistemik pasien yang kompleks. Ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman praktik klinis yang lebih baik untuk pasien dengan tantangan diagnostik serupa..
<br>Kasus mata merah dengan penurunan visus dan peningkatan tekanan intraokular menunjukkan tantangan diagnostik karena gejala tumpang tindih antara glaukoma sudut tertutup dan selulitis orbital.Peningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan.manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosis difus lebih mendukung selulitis orbital.Oleh karena itu, kewaspadaan klinis tinggi dan pendekatan komprehensif sangat penting, terutama pada pasien imunokompromais dengan penyakit sistemik, untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan memastikan prognosis visual yang baik
<br>Latar Belakang: Selulitis orbital dapat menyerupai glaukoma sudut tertutup akut, terutama pada pasien imunokompromais sehingga menyulitkan diagnosis. Tujuan: Melaporkan kasus selulitis orbital dengan manifestasi yang menyerupai glaukoma akut serta menekankan pentingnya evaluasi klinis komprehensif. Metode: Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data yang diperoleh dari rekam medis, anamnesis, pemeriksaan oftalmologi, pemeriksaan laboratorium, serta observasi klinis selama perawatan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis, evaluasi diagnosis banding, dan pendekatan multidisiplin, kemudian dilakukan pemantauan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" type="image/webp" length="70516" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis</link>
	<guid isPermaLink="false">eeb48ebbd6ca0bfcbf0c905922f5604f</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air: Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan dampak dari berbagai aktivitas pertanian dan penggunaan lahan di sekitarnya. Hal ini dapat melibatkan studi tentang metode filtrasi alami atau teknologi sederhana yang dapat diintegrasikan untuk menjaga air tetap bersih dan aman, tidak hanya untuk irigasi tetapi juga potensi penggunaan lain oleh masyarakat. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan embung berlapis geomembran terhadap ekosistem lokal, seperti keanekaragaman hayati mikroorganisme air atau kesehatan tanah di area sekitar. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana desain embung dapat diadaptasi untuk lebih mendukung fungsi ekologis sambil tetap efisien dalam menampung air. Terakhir, ada peluang besar untuk mengeksplorasi integrasi teknologi inovatif dan energi terbarukan, seperti pompa bertenaga surya, dalam sistem pengelolaan embung di Subak. Penelitian ini bisa mengevaluasi efisiensi operasional, kelayakan ekonomi bagi petani, serta potensi pengurangan jejak karbon, sekaligus melihat bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan distribusi air dan meminimalisir ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dengan demikian, kita bisa memastikan embung tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga model pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan untuk masa depan.. Subak Balangan dan Uma Tegal telah menghadapi krisis air berkepanjangan akibat infrastruktur irigasi yang tidak memadai dan konflik sumber air.Pembangunan embung menggunakan geomembran terbukti efektif sebagai solusi konservasi air, berhasil menampung air hujan untuk irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan masyarakat.Keberlanjutan fungsi embung sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, pemantauan kualitas air, mitigasi dampak lingkungan, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat Wilayah Subak Balangan dan Subak Uma Tegal di Desa Kuwum, Bali, mengalami krisis air yang telah berlangsung hampir dua dekade. Permasalahan utama meliputi ketergantungan terhadap air irigasi dari subak hulu yang memicu konflik pemanfaatan, kerusakan jaringan saluran irigasi, serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan air, khususnya pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan terhentinya aktivitas pertanian secara signifikan, menurunkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembangunan embung sebagai solusi konservasi air berbasis water harvesting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, focus group discussion (FGD) bersama petani, serta implementasi program... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" target="_blank">Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan dampak dari berbagai aktivitas pertanian dan penggunaan lahan di sekitarnya. Hal ini dapat melibatkan studi tentang metode filtrasi alami atau teknologi sederhana yang dapat diintegrasikan untuk menjaga air tetap bersih dan aman, tidak hanya untuk irigasi tetapi juga potensi penggunaan lain oleh masyarakat. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan embung berlapis geomembran terhadap ekosistem lokal, seperti keanekaragaman hayati mikroorganisme air atau kesehatan tanah di area sekitar. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana desain embung dapat diadaptasi untuk lebih mendukung fungsi ekologis sambil tetap efisien dalam menampung air. Terakhir, ada peluang besar untuk mengeksplorasi integrasi teknologi inovatif dan energi terbarukan, seperti pompa bertenaga surya, dalam sistem pengelolaan embung di Subak. Penelitian ini bisa mengevaluasi efisiensi operasional, kelayakan ekonomi bagi petani, serta potensi pengurangan jejak karbon, sekaligus melihat bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan distribusi air dan meminimalisir ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dengan demikian, kita bisa memastikan embung tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga model pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan untuk masa depan..
<br>Subak Balangan dan Uma Tegal telah menghadapi krisis air berkepanjangan akibat infrastruktur irigasi yang tidak memadai dan konflik sumber air.Pembangunan embung menggunakan geomembran terbukti efektif sebagai solusi konservasi air, berhasil menampung air hujan untuk irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan masyarakat.Keberlanjutan fungsi embung sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, pemantauan kualitas air, mitigasi dampak lingkungan, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat
<br>Wilayah Subak Balangan dan Subak Uma Tegal di Desa Kuwum, Bali, mengalami krisis air yang telah berlangsung hampir dua dekade. Permasalahan utama meliputi ketergantungan terhadap air irigasi dari subak hulu yang memicu konflik pemanfaatan, kerusakan jaringan saluran irigasi, serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan air, khususnya pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan terhentinya aktivitas pertanian secara signifikan, menurunkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembangunan embung sebagai solusi konservasi air berbasis water harvesting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, focus group discussion (FGD) bersama petani, serta implementasi program...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" type="image/webp" length="137516" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53464-pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi</link>
	<guid isPermaLink="false">c567e0ad9acf4a9990d50a3ef2bc10c8</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan jumlah ibu hamil yang lebih banyak, bukan hanya studi kasus, serta menerapkan desain penelitian yang lebih kuat seperti kuasi-eksperimen atau uji klinis acak terkontrol. Ini bertujuan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis: Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan jumlah ibu hamil yang lebih banyak, bukan hanya studi kasus, serta menerapkan desain penelitian yang lebih kuat seperti kuasi-eksperimen atau uji klinis acak terkontrol. Ini bertujuan untuk mengkonfirmasi efektivitas terapi rendam kaki air jahe hangat secara statistik dan memastikan bahwa hasilnya dapat digeneralisasi ke populasi ibu hamil yang lebih luas, sehingga terapi ini memiliki dasar bukti yang lebih kokoh untuk direkomendasikan secara nasional. Selain itu, menarik untuk menginvestigasi parameter optimal dari terapi ini, seperti konsentrasi jahe yang paling efektif, suhu air yang ideal, atau durasi rendaman kaki yang memberikan manfaat maksimal. Apakah ada perbedaan hasil jika jahe digunakan dalam bentuk ekstrak dibandingkan irisan segar? Penelitian juga bisa mengkaji efektivitas kombinasi terapi rendam kaki jahe hangat dengan intervensi nonfarmakologis lain seperti pijat kaki atau senam hamil, untuk melihat potensi efek sinergis dalam mengurangi edema dan meningkatkan kenyamanan ibu. Terakhir, studi mendatang dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari terapi ini terhadap kualitas hidup dan kesehatan psikologis ibu hamil hingga pascamelahirkan, tidak hanya berfokus pada penurunan edema sesaat. Memahami bagaimana terapi ini mempengaruhi kesejahteraan ibu secara menyeluruh, termasuk kualitas tidur, tingkat stres, dan kepuasan terhadap kehamilan, akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai nilai tambah intervensi sederhana ini. Ini juga bisa mencakup penelitian kualitatif untuk mendalami pengalaman pribadi ibu hamil yang menerapkan terapi ini, mengetahui persepsi, hambatan, serta faktor-faktor pendorong kepatuhan mereka.. Asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen kebidanan dan metode SOAP telah berhasil dilaksanakan pada Ny.G yang mengalami edema kaki fisiologis, diperberat oleh obesitas dan aktivitas tinggi, tanpa tanda preeklampsia.Kombinasi edukasi kesehatan dan terapi rendam kaki air jahe hangat selama 15Ae20 menit setiap sore terbukti efektif menurunkan derajat edema, mengurangi ketidaknyamanan, serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas tidur ibu.Oleh karena itu, terapi ini direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, murah, dan mudah diterapkan secara mandiri bagi ibu hamil trimester III dengan edema fisiologis Latar belakang: Kehamilan trimester III sering disertai ketidaknyamanan fisiologis, salah satunya edema pada ekstremitas bawah akibat peningkatan volume plasma, retensi cairan, dan tekanan uterus terhadap vena cava inferior. Kondisi ini dapat diperberat oleh faktor risiko seperti obesitas dan aktivitas fisik yang tinggi. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan edema kaki fisiologis melalui penerapan terapi komplementer rendam kaki air jahe hangat. Metode: Penelitian merupakan studi deskriptif dengan rancangan studi kasus pada satu responden, yaitu Ny. G, usia 34 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 34 minggu, yang mengalami edema derajat 2 pada kedua tungkai bawah disertai obesitas (IMT... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" alt="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" alt="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53464-pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" target="_blank">Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis</a>: Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan jumlah ibu hamil yang lebih banyak, bukan hanya studi kasus, serta menerapkan desain penelitian yang lebih kuat seperti kuasi-eksperimen atau uji klinis acak terkontrol. Ini bertujuan untuk mengkonfirmasi efektivitas terapi rendam kaki air jahe hangat secara statistik dan memastikan bahwa hasilnya dapat digeneralisasi ke populasi ibu hamil yang lebih luas, sehingga terapi ini memiliki dasar bukti yang lebih kokoh untuk direkomendasikan secara nasional. Selain itu, menarik untuk menginvestigasi parameter optimal dari terapi ini, seperti konsentrasi jahe yang paling efektif, suhu air yang ideal, atau durasi rendaman kaki yang memberikan manfaat maksimal. Apakah ada perbedaan hasil jika jahe digunakan dalam bentuk ekstrak dibandingkan irisan segar? Penelitian juga bisa mengkaji efektivitas kombinasi terapi rendam kaki jahe hangat dengan intervensi nonfarmakologis lain seperti pijat kaki atau senam hamil, untuk melihat potensi efek sinergis dalam mengurangi edema dan meningkatkan kenyamanan ibu. Terakhir, studi mendatang dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari terapi ini terhadap kualitas hidup dan kesehatan psikologis ibu hamil hingga pascamelahirkan, tidak hanya berfokus pada penurunan edema sesaat. Memahami bagaimana terapi ini mempengaruhi kesejahteraan ibu secara menyeluruh, termasuk kualitas tidur, tingkat stres, dan kepuasan terhadap kehamilan, akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai nilai tambah intervensi sederhana ini. Ini juga bisa mencakup penelitian kualitatif untuk mendalami pengalaman pribadi ibu hamil yang menerapkan terapi ini, mengetahui persepsi, hambatan, serta faktor-faktor pendorong kepatuhan mereka..
<br>Asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen kebidanan dan metode SOAP telah berhasil dilaksanakan pada Ny.G yang mengalami edema kaki fisiologis, diperberat oleh obesitas dan aktivitas tinggi, tanpa tanda preeklampsia.Kombinasi edukasi kesehatan dan terapi rendam kaki air jahe hangat selama 15Ae20 menit setiap sore terbukti efektif menurunkan derajat edema, mengurangi ketidaknyamanan, serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas tidur ibu.Oleh karena itu, terapi ini direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, murah, dan mudah diterapkan secara mandiri bagi ibu hamil trimester III dengan edema fisiologis
<br>Latar belakang: Kehamilan trimester III sering disertai ketidaknyamanan fisiologis, salah satunya edema pada ekstremitas bawah akibat peningkatan volume plasma, retensi cairan, dan tekanan uterus terhadap vena cava inferior. Kondisi ini dapat diperberat oleh faktor risiko seperti obesitas dan aktivitas fisik yang tinggi. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan edema kaki fisiologis melalui penerapan terapi komplementer rendam kaki air jahe hangat. Metode: Penelitian merupakan studi deskriptif dengan rancangan studi kasus pada satu responden, yaitu Ny. G, usia 34 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 34 minggu, yang mengalami edema derajat  2 pada kedua tungkai bawah disertai obesitas (IMT...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" type="image/webp" length="96034" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53452-daya-hambat-candida-albicans-biof</link>
	<guid isPermaLink="false">467b8d3bb1bb247e9e36919d60ec6227</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method: Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi minimal yang mampu menghambat pertumbuhan jamur (MIC) untuk Fluconazole dan Itraconazole. Metode seperti mikrodilusi cair akan memberikan data numerik yang lebih presisi mengenai efektivitas kedua antijamur ini, melengkapi informasi kualitatif dari penelitian saat ini. Kedua, untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan, penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan isolat klinis Candida albicans yang telah menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap obat antijamur. Menguji efektivitas Fluconazole dan Itraconazole terhadap strain yang resisten akan sangat krusial untuk mengevaluasi potensi terapi mereka di tengah meningkatnya masalah kekebalan obat. Terakhir, mengingat temuan bahwa Itraconazole memiliki daya hambat yang lebih unggul, penelitian dapat menggali lebih dalam alasan molekuler di balik perbedaan ini. Misalnya, menyelidiki interaksi obat dengan enzim target pada tingkat genetik atau protein dapat mengungkap mekanisme superioritas Itraconazole dan bagaimana jamur mengembangkan resistensi, yang pada akhirnya dapat membimbing pengembangan strategi pengobatan baru. Ide-ide ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang cara terbaik melawan infeksi jamur.. Berdasarkan hasil analisis data statistik dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa isolat uji dikonfirmasi secara valid sebagai jamur Candida albicans melalui karakteristik makroskopis (koloni cembung, putih kekuningan, berbau asam ragi) serta penampakan mikroskopis (sel ragi oval/bulat Gram-positif dengan bentukan pseudohifa).Seluruh sediaan obat antifungal Flukonazol dan Itrakonazol (baku, generik, dan paten) pada konsentrasi 800 AAg/mL memiliki efektivitas daya hambat yang masuk ke dalam kategori kuat terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 dengan rata-rata diameter zona hambat berada di atas 10 mm.Terdapat perbedaan daya hambat yang signifikan secara statistik (P-value = 0,000) antara kedua jenis antifungal, di mana Itrakonazol terbukti memiliki efek hambat yang lebih tinggi (rerata total zona hambat 15,37 mm) dibandingkan dengan Flukonazol (rerata total zona hambat 13,41 mm) karena keunggulan afinitas ikatan struktur molekulnya Latar Belakang: Infeksi jamur oportunistik yang disebabkan oleh Candida albicans masih menjadi tantangan medis global seiring meningkatnya risiko resistensi terhadap antifungal golongan azole, khususnya Flukonazol dan Itrakonazol. Pengawasan efektivitas obat secara berkala menggunakan strain acuan standar sangat krusial untuk menjamin mutu terapi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat uji serta membandingkan efektivitas hambat daya antifungal antara Flukonazol dan Itrakonazol terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231.Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini diawali dengan konfirmasi identitas isolat secara makroskopis pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53452-daya-hambat-candida-albicans-biof" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" target="_blank">Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method</a>: Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi minimal yang mampu menghambat pertumbuhan jamur (MIC) untuk Fluconazole dan Itraconazole. Metode seperti mikrodilusi cair akan memberikan data numerik yang lebih presisi mengenai efektivitas kedua antijamur ini, melengkapi informasi kualitatif dari penelitian saat ini. Kedua, untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan, penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan isolat klinis Candida albicans yang telah menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap obat antijamur. Menguji efektivitas Fluconazole dan Itraconazole terhadap strain yang resisten akan sangat krusial untuk mengevaluasi potensi terapi mereka di tengah meningkatnya masalah kekebalan obat. Terakhir, mengingat temuan bahwa Itraconazole memiliki daya hambat yang lebih unggul, penelitian dapat menggali lebih dalam alasan molekuler di balik perbedaan ini. Misalnya, menyelidiki interaksi obat dengan enzim target pada tingkat genetik atau protein dapat mengungkap mekanisme superioritas Itraconazole dan bagaimana jamur mengembangkan resistensi, yang pada akhirnya dapat membimbing pengembangan strategi pengobatan baru. Ide-ide ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang cara terbaik melawan infeksi jamur..
<br>Berdasarkan hasil analisis data statistik dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa isolat uji dikonfirmasi secara valid sebagai jamur Candida albicans melalui karakteristik makroskopis (koloni cembung, putih kekuningan, berbau asam ragi) serta penampakan mikroskopis (sel ragi oval/bulat Gram-positif dengan bentukan pseudohifa).Seluruh sediaan obat antifungal Flukonazol dan Itrakonazol (baku, generik, dan paten) pada konsentrasi 800 AAg/mL memiliki efektivitas daya hambat yang masuk ke dalam kategori kuat terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 dengan rata-rata diameter zona hambat berada di atas 10 mm.Terdapat perbedaan daya hambat yang signifikan secara statistik (P-value = 0,000) antara kedua jenis antifungal, di mana Itrakonazol terbukti memiliki efek hambat yang lebih tinggi (rerata total zona hambat 15,37 mm) dibandingkan dengan Flukonazol (rerata total zona hambat 13,41 mm) karena keunggulan afinitas ikatan struktur molekulnya
<br>Latar Belakang: Infeksi jamur oportunistik yang disebabkan oleh Candida albicans masih menjadi tantangan medis global seiring meningkatnya risiko resistensi terhadap antifungal golongan azole, khususnya Flukonazol dan Itrakonazol. Pengawasan efektivitas obat secara berkala menggunakan strain acuan standar sangat krusial untuk menjamin mutu terapi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat uji serta membandingkan efektivitas hambat daya antifungal antara Flukonazol dan Itrakonazol terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231.Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini diawali dengan konfirmasi identitas isolat secara makroskopis pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" type="image/webp" length="101602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used Cooking Oil into Eco Friendly Soap ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used Cooking Oil into Eco Friendly Soap ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used Cooking Oil into Eco Friendly Soap ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53466-minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi</link>
	<guid isPermaLink="false">7111b57c34b384572080c363c5ac8666</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kualitas dan daya tahan jangka panjang sabun yang dihasilkan dari minyak goreng bekas, dengan fokus pada karakteristik fisikAckimia, stabilitas aroma, dan potensi rancidity selama penyimpanan; selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used Cooking Oil into Eco-Friendly Soap: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kualitas dan daya tahan jangka panjang sabun yang dihasilkan dari minyak goreng bekas, dengan fokus pada karakteristik fisikAckimia, stabilitas aroma, dan potensi rancidity selama penyimpanan; selanjutnya, studi ekonomi dapat menilai kelayakan pasar dan nilai tambah ekonomi bagi komunitas bila produk sabun ramah lingkungan diproduksi secara skala mikro, termasuk analisis biaya produksi, harga jual, serta penerimaan konsumen; terakhir, penelitian dapat menguji skalabilitas model pelatihan ini pada lingkungan perkotaan lain yang memiliki karakteristik sosialAcekonomi berbeda, untuk mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan, tantangan adaptasi, dan strategi optimal dalam memperluas dampak program pemberdayaan limbah rumah tangga.. Kegiatan pelayanan masyarakat berhasil mencapai tujuan dengan mendidik dan memberdayakan warga Persada Sayang dalam mengelola limbah cair rumah tangga, khususnya minyak goreng bekas, melalui pelatihan, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri, sehingga peserta memperoleh pengetahuan baru serta keterampilan praktis dalam mengubah limbah menjadi sabun bernilai.Evaluasi pascaAcpelatihan menunjukkan seluruh peserta menganggap program bermanfaat, 80A% menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan pengolahan limbah secara berkelanjutan, dan semua peserta berkomitmen menerapkan praktik tersebut di rumah masingAcmasing, menandakan perubahan perilaku yang positif.Hasil ini membuktikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas komunitas serta menyediakan model yang dapat direplikasi untuk komunitas perkotaan lain yang ingin mengurangi dampak lingkungan melalui edukasi berbasis masyarakat Makalah ini membahas pengelolaan limbah di daerah perkotaan dengan fokus pada limbah cair rumah tangga, khususnya minyak goreng bekas. Rumah tangga merupakan kontributor terbesar limbah di Indonesia, dan kota menghasilkan lebih banyak limbah dibandingkan daerah pedesaan. Pengelolaan limbah perkotaan meliputi tahap pengumpulan, pemilahan, daur ulang, komposting, pembakaran, dan edukasi publik. Tim layanan masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Kadiri melaksanakan kegiatan edukasi dan pelatihan mengenai pengelolaan limbah cair rumah tangga di Kota Kediri, khususnya minyak goreng bekas. Aktivitas ini bertujuan memberdayakan komunitas perkotaan, khususnya warga Persada Sayang, untuk mengkonversi minyak goreng bekas menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-b9cf4.webp" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-b9cf4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-b9cf4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-b9cf4.webp 1x" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" alt="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp 1x" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" alt="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-5b91c.webp" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-5b91c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-5b91c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-5b91c.webp 1x" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" alt="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53466-minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" target="_blank">Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kualitas dan daya tahan jangka panjang sabun yang dihasilkan dari minyak goreng bekas, dengan fokus pada karakteristik fisikAckimia, stabilitas aroma, dan potensi rancidity selama penyimpanan; selanjutnya, studi ekonomi dapat menilai kelayakan pasar dan nilai tambah ekonomi bagi komunitas bila produk sabun ramah lingkungan diproduksi secara skala mikro, termasuk analisis biaya produksi, harga jual, serta penerimaan konsumen; terakhir, penelitian dapat menguji skalabilitas model pelatihan ini pada lingkungan perkotaan lain yang memiliki karakteristik sosialAcekonomi berbeda, untuk mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan, tantangan adaptasi, dan strategi optimal dalam memperluas dampak program pemberdayaan limbah rumah tangga..
<br>Kegiatan pelayanan masyarakat berhasil mencapai tujuan dengan mendidik dan memberdayakan warga Persada Sayang dalam mengelola limbah cair rumah tangga, khususnya minyak goreng bekas, melalui pelatihan, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri, sehingga peserta memperoleh pengetahuan baru serta keterampilan praktis dalam mengubah limbah menjadi sabun bernilai.Evaluasi pascaAcpelatihan menunjukkan seluruh peserta menganggap program bermanfaat, 80A% menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan pengolahan limbah secara berkelanjutan, dan semua peserta berkomitmen menerapkan praktik tersebut di rumah masingAcmasing, menandakan perubahan perilaku yang positif.Hasil ini membuktikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas komunitas serta menyediakan model yang dapat direplikasi untuk komunitas perkotaan lain yang ingin mengurangi dampak lingkungan melalui edukasi berbasis masyarakat
<br>Makalah ini membahas pengelolaan limbah di daerah perkotaan dengan fokus pada limbah cair rumah tangga, khususnya minyak goreng bekas. Rumah tangga merupakan kontributor terbesar limbah di Indonesia, dan kota menghasilkan lebih banyak limbah dibandingkan daerah pedesaan. Pengelolaan limbah perkotaan meliputi tahap pengumpulan, pemilahan, daur ulang, komposting, pembakaran, dan edukasi publik. Tim layanan masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Kadiri melaksanakan kegiatan edukasi dan pelatihan mengenai pengelolaan limbah cair rumah tangga di Kota Kediri, khususnya minyak goreng bekas. Aktivitas ini bertujuan memberdayakan komunitas perkotaan, khususnya warga Persada Sayang, untuk mengkonversi minyak goreng bekas menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp" type="image/webp" length="118304" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-b9cf4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-5b91c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Akar Wangi Vetiveria zizanioides Linn Nash Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Akar Wangi Vetiveria zizanioides Linn Nash Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Akar Wangi Vetiveria zizanioides Linn Nash Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53459-erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-margi</link>
	<guid isPermaLink="false">cbdf5097313246f30b49f060ad164c78</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun studi ini telah menunjukkan potensi besar tanaman akar wangi sebagai teknologi konservasi vegetatif, masih terdapat beberapa celah penelitian yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut guna mengoptimalkan pemanfaatannya. Salah satu arah penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering: Meskipun studi ini telah menunjukkan potensi besar tanaman akar wangi sebagai teknologi konservasi vegetatif, masih terdapat beberapa celah penelitian yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut guna mengoptimalkan pemanfaatannya. Salah satu arah penelitian yang penting adalah mengembangkan metode pengolahan pangkasan daun akar wangi. Mengingat hasil pangkasan ini saat ini kurang disukai ternak, penelitian dapat berfokus pada teknik fermentasi, ensilase, atau fortifikasi nutrisi untuk meningkatkan palatabilitas dan nilai gizinya, sehingga dapat menjadi sumber pakan alternatif yang berharga dan mendukung sistem pertanian terpadu. Selain itu, diperlukan studi evaluasi jangka panjang dan pada cakupan agroekologi yang lebih luas, mencakup berbagai jenis tanah dan kondisi iklim di lahan kering, untuk secara komprehensif menilai dampak akar wangi terhadap dinamika erosi tanah, kapasitas infiltrasi air, dan peningkatan kesuburan tanah. Penelitian ini akan membantu merumuskan rekomendasi spesifik lokasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan, mempertimbangkan juga varietas akar wangi yang belum banyak diteliti. Terakhir, untuk memastikan adopsi yang lebih luas di kalangan petani, riset dapat menyelidiki model integrasi akar wangi ke dalam beragam sistem usahatani yang sudah ada, termasuk analisis biaya-manfaat, efisiensi tenaga kerja, serta studi persepsi dan faktor-faktor yang mendorong atau menghambat adopsi teknologi konservasi ini oleh masyarakat petani. Dengan demikian, kita dapat lebih memahami potensi ekonomi dan sosial dari teknologi akar wangi dalam mewujudkan pertanian lahan kering yang lebih tangguh dan ramah lingkungan.. Tanaman akar wangi efektif mendukung berbagai tindakan konservasi tanah dan air (KTA) pada usahatani lahan kering, seperti pengembangan sebagai tanaman pagar, strip penguat teras, dan barisan tanaman kontur.Penting untuk tidak membongkar akarnya demi tujuan konservasi, melainkan memanfaatkan pangkasan daunnya secara periodik sebagai pupuk hijau atau mulsa untuk mengurangi erosi dan meningkatkan infiltrasi air.Dengan demikian, petani di lahan kering dapat secara mandiri mengadopsi akar wangi sebagai solusi konservasi dan rehabilitasi lahan untuk sistem usahatani yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan Usahatani lahan kering secara umum berada di wilayah tengah dan hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) serta mempunyai banyak permasalahan, seperti kondisi lahan marginal, rawan erosi, ketersediaan air terbatas, teknologi budidaya terbatas, dan rendahnya pendapatan usahatani. Metode teknologi konservasi vegetatif sangat direkomendasikan di dalam tindakan konservasi tanah dan air (KTA) pada usahatani lahan kering, selain menekan erosi dapat meningkatan produktivitas lahan dan mudah diterapkan petani. Keunggulan tanaman akar wangi selain dapat tumbuh di segala jenis tanah, landskap topografi, dan iklim; tetapi juga memiliki kelemahan diantaranya hasil pangkasan daun akar wangi kurang disukai ternak. Di Pulau Jawa, akar wangi banyak ditanam petani di daerah Garut, Jawa Barat yang dikenal sebagai Akar Wangi varietas Garut dan di Gunung Kidul, Daerah Istimewa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp 1x" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" alt="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-12f39.webp" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-12f39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-12f39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-12f39.webp 1x" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" alt="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-6b4f4.webp" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-6b4f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-6b4f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-6b4f4.webp 1x" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" alt="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53459-erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-margi" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" target="_blank">Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering</a>: Meskipun studi ini telah menunjukkan potensi besar tanaman akar wangi sebagai teknologi konservasi vegetatif, masih terdapat beberapa celah penelitian yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut guna mengoptimalkan pemanfaatannya. Salah satu arah penelitian yang penting adalah mengembangkan metode pengolahan pangkasan daun akar wangi. Mengingat hasil pangkasan ini saat ini kurang disukai ternak, penelitian dapat berfokus pada teknik fermentasi, ensilase, atau fortifikasi nutrisi untuk meningkatkan palatabilitas dan nilai gizinya, sehingga dapat menjadi sumber pakan alternatif yang berharga dan mendukung sistem pertanian terpadu. Selain itu, diperlukan studi evaluasi jangka panjang dan pada cakupan agroekologi yang lebih luas, mencakup berbagai jenis tanah dan kondisi iklim di lahan kering, untuk secara komprehensif menilai dampak akar wangi terhadap dinamika erosi tanah, kapasitas infiltrasi air, dan peningkatan kesuburan tanah. Penelitian ini akan membantu merumuskan rekomendasi spesifik lokasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan, mempertimbangkan juga varietas akar wangi yang belum banyak diteliti. Terakhir, untuk memastikan adopsi yang lebih luas di kalangan petani, riset dapat menyelidiki model integrasi akar wangi ke dalam beragam sistem usahatani yang sudah ada, termasuk analisis biaya-manfaat, efisiensi tenaga kerja, serta studi persepsi dan faktor-faktor yang mendorong atau menghambat adopsi teknologi konservasi ini oleh masyarakat petani. Dengan demikian, kita dapat lebih memahami potensi ekonomi dan sosial dari teknologi akar wangi dalam mewujudkan pertanian lahan kering yang lebih tangguh dan ramah lingkungan..
<br>Tanaman akar wangi efektif mendukung berbagai tindakan konservasi tanah dan air (KTA) pada usahatani lahan kering, seperti pengembangan sebagai tanaman pagar, strip penguat teras, dan barisan tanaman kontur.Penting untuk tidak membongkar akarnya demi tujuan konservasi, melainkan memanfaatkan pangkasan daunnya secara periodik sebagai pupuk hijau atau mulsa untuk mengurangi erosi dan meningkatkan infiltrasi air.Dengan demikian, petani di lahan kering dapat secara mandiri mengadopsi akar wangi sebagai solusi konservasi dan rehabilitasi lahan untuk sistem usahatani yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan
<br>Usahatani lahan kering secara umum berada di wilayah tengah dan hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) serta mempunyai banyak permasalahan, seperti kondisi lahan marginal, rawan erosi, ketersediaan air terbatas, teknologi budidaya terbatas, dan rendahnya pendapatan usahatani. Metode teknologi konservasi vegetatif sangat direkomendasikan di dalam tindakan konservasi tanah dan air (KTA) pada usahatani lahan kering, selain menekan erosi dapat meningkatan produktivitas lahan dan mudah diterapkan petani. Keunggulan tanaman akar wangi selain dapat tumbuh di segala jenis tanah, landskap topografi, dan iklim; tetapi juga memiliki kelemahan diantaranya hasil pangkasan daun akar wangi kurang disukai ternak. Di Pulau Jawa, akar wangi banyak ditanam petani di daerah Garut, Jawa Barat yang dikenal sebagai Akar Wangi varietas Garut dan di Gunung Kidul, Daerah Istimewa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp" type="image/webp" length="116240" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-12f39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-6b4f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">04a04ca68701c72f2dfae50649cb903b</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan sekolah Islam terpadu, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi, sambil tetap mempertahankan identitas keislaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan holistik, termasuk aspek spiritual, intelektual, dan moral. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat relevansi dan efektivitas pendidikan Islam di era modern.. Penelitian ini menegaskan bahwa faktor-faktor determinan Pendidikan Islam meliputi dasar pendidikan, tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, dan lembaga pendidikan yang merupakan satu kesatuan sistem filosofis yang berlandaskan paradigma tauhid.Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi saling berinteraksi dalam membentuk proses pendidikan yang mengintegrasikan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk mewujudkan insan kamil.Kontribusi utama artikel ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan keterkaitan filosofis antar faktor determinan Pendidikan Islam, sehingga memberikan perspektif yang lebih integratif dibandingkan kajian sebelumnya yang umumnya membahas setiap faktor secara terpisah.Kerangka konseptual ini menegaskan bahwa relevansi Pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada perubahan nilai-nilainya, melainkan pada kemampuan mengaktualisasikan paradigma tauhid dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan kelembagaan pendidikan sebagai respons terhadap dinamika global tanpa kehilangan identitas keislaman Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Muslim berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji konsep filosofis faktor-faktor determinan pendidikan Islam, mencakup dasar pendidikan, tujuan pendidikan, konsep pendidikan dan peserta didik, serta konsep lembaga pendidikan. Pendekatan filosofis digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan moral. Peserta didik dipandang sebagai subjek aktif yang memiliki potensi fitrah, sementara lembaga pendidikan berfungsi sebagai wadah pengembangan potensi tersebut. Pembahasan ini menyoroti pentingnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" target="_blank">Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan sekolah Islam terpadu, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi, sambil tetap mempertahankan identitas keislaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan holistik, termasuk aspek spiritual, intelektual, dan moral. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat relevansi dan efektivitas pendidikan Islam di era modern..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa faktor-faktor determinan Pendidikan Islam meliputi dasar pendidikan, tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, dan lembaga pendidikan yang merupakan satu kesatuan sistem filosofis yang berlandaskan paradigma tauhid.Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi saling berinteraksi dalam membentuk proses pendidikan yang mengintegrasikan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk mewujudkan insan kamil.Kontribusi utama artikel ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan keterkaitan filosofis antar faktor determinan Pendidikan Islam, sehingga memberikan perspektif yang lebih integratif dibandingkan kajian sebelumnya yang umumnya membahas setiap faktor secara terpisah.Kerangka konseptual ini menegaskan bahwa relevansi Pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada perubahan nilai-nilainya, melainkan pada kemampuan mengaktualisasikan paradigma tauhid dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan kelembagaan pendidikan sebagai respons terhadap dinamika global tanpa kehilangan identitas keislaman
<br>Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Muslim berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji konsep filosofis faktor-faktor determinan pendidikan Islam, mencakup dasar pendidikan, tujuan pendidikan, konsep pendidikan dan peserta didik, serta konsep lembaga pendidikan. Pendekatan filosofis digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan moral. Peserta didik dipandang sebagai subjek aktif yang memiliki potensi fitrah, sementara lembaga pendidikan berfungsi sebagai wadah pengembangan potensi tersebut. Pembahasan ini menyoroti pentingnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" type="image/webp" length="88380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53455-produksi-kambing-perah-genetik-produ</link>
	<guid isPermaLink="false">8bdecd4d65e5e46e07a0b1cb1b3b6c41</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan: Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi sistematis terhadap pengaruh *complete feed* terhadap performa pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas susu kambing secara berkelanjutan, sekaligus menganalisis potensi peningkatan pendapatan peternak dibandingkan metode pakan tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti kuat mengenai efektivitas dan kelayakan ekonominya. Selain itu, mengingat adanya tantangan terkait sistem kelembagaan Kelompok Tani Ternak yang belum sepenuhnya efektif, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi model penguatan kelembagaan yang paling tepat. Fokus penelitian ini bisa mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota, tata kelola, dan keberlanjutan operasional kelompok dalam mengadopsi dan mengembangkan inovasi peternakan. Dengan demikian, ditemukan cara terbaik untuk membangun kelompok yang mandiri dan adaptif. Terakhir, sejalan dengan cita-cita menjadikan Desa Purworejo sebagai sentra susu kambing, penelitian lebih lanjut harus diarahkan pada analisis rantai pasok dan strategi pemasaran produk susu kambing serta olahannya. Studi ini dapat mengidentifikasi peluang pasar baru, tantangan distribusi, serta pengembangan produk turunan untuk memastikan bahwa peningkatan produksi yang dihasilkan oleh peternak dapat diserap secara optimal oleh pasar, sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas.. Program bina desa berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman peternak kambing di Kelompok Tani Ternak Jaya serta Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera terhadap teknologi pakan, khususnya pembuatan *complete feed*.Peternak kini tidak hanya memiliki mesin pencampur pakan yang sesuai standar, tetapi juga mampu mengaplikasikan *complete feed* dari persiapan bahan hingga pengoperasiannya.Peningkatan pengetahuan dan penerapan *complete feed* ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing mereka Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang dilatarbelakangi oleh minat masyarakat dalam memelihara ternak kambing dengan jenis kambing perah. Kambing perah yang cukup berkembang diantaranya adalah kambing perah PE, Jawa Randu, dan Sapera. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil yakni peternak dengan membentuk perkumpulan Kelompok Tani Ternak (KTT). Program pemberdayaan desa binaan mengajak dua kelompok tani ternak yang ada di Desa Purworejo untuk menjadi mitra. Kelompok Tani Ternak yang menjadi sasaran pada kegiatan pemberdayaan desa binaan adalah Kelompok Tani Ternak Jaya dan Kelompok... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" alt="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" alt="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53455-produksi-kambing-perah-genetik-produ" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" target="_blank">Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan</a>: Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi sistematis terhadap pengaruh *complete feed* terhadap performa pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas susu kambing secara berkelanjutan, sekaligus menganalisis potensi peningkatan pendapatan peternak dibandingkan metode pakan tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti kuat mengenai efektivitas dan kelayakan ekonominya. Selain itu, mengingat adanya tantangan terkait sistem kelembagaan Kelompok Tani Ternak yang belum sepenuhnya efektif, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi model penguatan kelembagaan yang paling tepat. Fokus penelitian ini bisa mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota, tata kelola, dan keberlanjutan operasional kelompok dalam mengadopsi dan mengembangkan inovasi peternakan. Dengan demikian, ditemukan cara terbaik untuk membangun kelompok yang mandiri dan adaptif. Terakhir, sejalan dengan cita-cita menjadikan Desa Purworejo sebagai sentra susu kambing, penelitian lebih lanjut harus diarahkan pada analisis rantai pasok dan strategi pemasaran produk susu kambing serta olahannya. Studi ini dapat mengidentifikasi peluang pasar baru, tantangan distribusi, serta pengembangan produk turunan untuk memastikan bahwa peningkatan produksi yang dihasilkan oleh peternak dapat diserap secara optimal oleh pasar, sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas..
<br>Program bina desa berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman peternak kambing di Kelompok Tani Ternak Jaya serta Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera terhadap teknologi pakan, khususnya pembuatan *complete feed*.Peternak kini tidak hanya memiliki mesin pencampur pakan yang sesuai standar, tetapi juga mampu mengaplikasikan *complete feed* dari persiapan bahan hingga pengoperasiannya.Peningkatan pengetahuan dan penerapan *complete feed* ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing mereka
<br>Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang dilatarbelakangi oleh minat masyarakat dalam memelihara ternak kambing dengan jenis kambing perah. Kambing perah yang cukup berkembang diantaranya adalah kambing perah PE, Jawa Randu, dan Sapera. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil yakni peternak dengan membentuk perkumpulan Kelompok Tani Ternak (KTT). Program pemberdayaan desa binaan mengajak dua kelompok tani ternak yang ada di Desa Purworejo untuk menjadi mitra. Kelompok Tani Ternak yang menjadi sasaran pada kegiatan pemberdayaan desa binaan adalah Kelompok Tani Ternak Jaya dan Kelompok...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" type="image/webp" length="245430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti</link>
	<guid isPermaLink="false">b005b46a907a0246be19692f741c1f90</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi: Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, dan tenaga profesional. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan dan kolaborasi antar pihak, serta meningkatkan kompetensi guru BK dalam bidang asesmen kebutuhan awal siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian, proses identifikasi kebutuhan dan perencanaan layanan yang tepat bagi siswa dapat dilakukan sejak tahap penerimaan peserta didik.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru BK telah memiliki kapasitas dan peran yang cukup baik dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, namun efektivitas pelaksanaannya masih dibatasi oleh dukungan yang belum optimal dan tingginya hambatan yang dihadapi.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan manajemen BK berbasis kolaborasi yang mampu mengintegrasikan peran guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, tenaga profesional, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu sistem layanan yang terstruktur.Pengembangan model tersebut diharapkan dapat memperkuat proses identifikasi kebutuhan, koordinasi layanan, penyediaan dukungan, dan pengambilan keputusan sejak tahap SPMB sehingga penyelenggaraan pendidikan yang inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus dapat terlaksana secara lebih efektif dan berkelanjutan Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK), untuk memastikan terpenuhinya hak pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus melalui manajemen BK berbasis kolaborasi di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK tentang penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus berada pada kategori tinggi, demikian pula peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB. Dukungan yang diterima guru BK berada pada kategori sedang, sedangkan hambatan yang dihadapi berada pada kategori tinggi. Hambatan utama meliputi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" target="_blank">Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi</a>: Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, dan tenaga profesional. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan dan kolaborasi antar pihak, serta meningkatkan kompetensi guru BK dalam bidang asesmen kebutuhan awal siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian, proses identifikasi kebutuhan dan perencanaan layanan yang tepat bagi siswa dapat dilakukan sejak tahap penerimaan peserta didik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru BK telah memiliki kapasitas dan peran yang cukup baik dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, namun efektivitas pelaksanaannya masih dibatasi oleh dukungan yang belum optimal dan tingginya hambatan yang dihadapi.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan manajemen BK berbasis kolaborasi yang mampu mengintegrasikan peran guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, tenaga profesional, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu sistem layanan yang terstruktur.Pengembangan model tersebut diharapkan dapat memperkuat proses identifikasi kebutuhan, koordinasi layanan, penyediaan dukungan, dan pengambilan keputusan sejak tahap SPMB sehingga penyelenggaraan pendidikan yang inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus dapat terlaksana secara lebih efektif dan berkelanjutan
<br>Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK), untuk memastikan terpenuhinya hak pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus melalui manajemen BK berbasis kolaborasi di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK tentang penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus berada pada kategori tinggi, demikian pula peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB. Dukungan yang diterima guru BK berada pada kategori sedang, sedangkan hambatan yang dihadapi berada pada kategori tinggi. Hambatan utama meliputi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" type="image/webp" length="95846" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53457-kapasitas-produksi-susu-analisis-produks</link>
	<guid isPermaLink="false">fc6e0f717b3ec7bcd946bfccd96260c6</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi mendalam terhadap dampak intervensi yang telah dilakukan. Pertama, penting untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan umur simpan produk sambal pecel setelah penggunaan mesin peniris minyak (spinner) dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi mendalam terhadap dampak intervensi yang telah dilakukan. Pertama, penting untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan umur simpan produk sambal pecel setelah penggunaan mesin peniris minyak (spinner) dan perubahan kemasan yang lebih tebal. Ini termasuk analisis stabilitas oksidatif untuk mengetahui seberapa efektif pengurangan minyak berlebih dalam mencegah ketengikan, serta evaluasi karakteristik sensorik seperti rasa dan aroma untuk memastikan bahwa peningkatan kualitas tidak mengorbankan cita rasa khas produk. Selain itu, perlu juga dibandingkan umur simpan produk yang baru dengan produk kompetitor di pasaran untuk mengetahui posisi produk AuMbak NurAy secara lebih objektif. Kedua, studi dapat menyelidiki efektivitas jangka panjang dari strategi pemasaran digital yang telah diajarkan dan diimplementasikan. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana platform digital yang berbeda (misalnya, media sosial versus marketplace) berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan dan perluasan jangkauan pasar dalam periode waktu yang lebih panjang, serta bagaimana strategi ini dapat dioptimalkan untuk menarik segmen pelanggan yang lebih luas dan membangun loyalitas merek. Analisis biaya-manfaat dari investasi dalam pemasaran digital juga akan sangat bermanfaat. Ketiga, untuk memahami potensi replikasi program ini, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana model pendampingan UMKM yang diterapkan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy ini dapat diaplikasikan pada usaha rumahan makanan tradisional lainnya. Ini akan melibatkan identifikasi faktor-faktor keberhasilan dan tantangan dalam skala yang lebih luas, serta evaluasi dampak sosio-ekonomi yang mungkin timbul, seperti peningkatan pendapatan keluarga dan penciptaan lapangan kerja, di berbagai wilayah dengan karakteristik UMKM yang berbeda. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan dan generalisasi model pemberdayaan ini.. Pengenalan mesin peniris minyak (spinner) dan pencacah (chopper) berkapasitas lebih besar, serta pelatihan dan pendampingan tentang pengemasan dan pelabelan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy, mampu meningkatkan kapasitas produksi sambal pecel dan memperbaiki kualitas produk.Pelatihan dan pendampingan pemasaran digital juga berhasil meningkatkan jumlah penjualan dan memperluas jangkauan pasar Industri rumahan sambal pecel, yang didirikan oleh Tri Nurhayati, menjual produk sambal pecel dengan merek AuSambel Pecel Mbak NurAy. Sebagai pendatang baru, AuSambel Pecel Mbak NurAy sudah memiliki cukup banyak peminat. Namun, kapasitas produksi hanya mencapai 20 kg/bulan karena kendala peralatan. AuSambel Pecel Mbak NurAy hanya memiliki kapasitas pencacah (chopper) yang kecil, sehingga proses produksi berjalan tidak efisien. Kelebihan minyak pada produk juga menjadi masalah, menyebabkan umur simpan produk lebih pendek. Masalah lain adalah kemasan dan label yang kurang menarik, karena hanya menggunakan kantong plastik polipropilena tipis, bening, dan datar sebagai kemasan primer, serta plastik polietilena tipis, bening, dan datar sebagai kemasan sekunder, dengan informasi terbatas pada label. Masalah terakhir yang dihadapi adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp 1x" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" alt="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp 1x" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" alt="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp 1x" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" alt="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53457-kapasitas-produksi-susu-analisis-produks" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" target="_blank">Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi mendalam terhadap dampak intervensi yang telah dilakukan. Pertama, penting untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan umur simpan produk sambal pecel setelah penggunaan mesin peniris minyak (spinner) dan perubahan kemasan yang lebih tebal. Ini termasuk analisis stabilitas oksidatif untuk mengetahui seberapa efektif pengurangan minyak berlebih dalam mencegah ketengikan, serta evaluasi karakteristik sensorik seperti rasa dan aroma untuk memastikan bahwa peningkatan kualitas tidak mengorbankan cita rasa khas produk. Selain itu, perlu juga dibandingkan umur simpan produk yang baru dengan produk kompetitor di pasaran untuk mengetahui posisi produk AuMbak NurAy secara lebih objektif. Kedua, studi dapat menyelidiki efektivitas jangka panjang dari strategi pemasaran digital yang telah diajarkan dan diimplementasikan. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana platform digital yang berbeda (misalnya, media sosial versus marketplace) berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan dan perluasan jangkauan pasar dalam periode waktu yang lebih panjang, serta bagaimana strategi ini dapat dioptimalkan untuk menarik segmen pelanggan yang lebih luas dan membangun loyalitas merek. Analisis biaya-manfaat dari investasi dalam pemasaran digital juga akan sangat bermanfaat. Ketiga, untuk memahami potensi replikasi program ini, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana model pendampingan UMKM yang diterapkan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy ini dapat diaplikasikan pada usaha rumahan makanan tradisional lainnya. Ini akan melibatkan identifikasi faktor-faktor keberhasilan dan tantangan dalam skala yang lebih luas, serta evaluasi dampak sosio-ekonomi yang mungkin timbul, seperti peningkatan pendapatan keluarga dan penciptaan lapangan kerja, di berbagai wilayah dengan karakteristik UMKM yang berbeda. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan dan generalisasi model pemberdayaan ini..
<br>Pengenalan mesin peniris minyak (spinner) dan pencacah (chopper) berkapasitas lebih besar, serta pelatihan dan pendampingan tentang pengemasan dan pelabelan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy, mampu meningkatkan kapasitas produksi sambal pecel dan memperbaiki kualitas produk.Pelatihan dan pendampingan pemasaran digital juga berhasil meningkatkan jumlah penjualan dan memperluas jangkauan pasar
<br>Industri rumahan sambal pecel, yang didirikan oleh Tri Nurhayati, menjual produk sambal pecel dengan merek AuSambel Pecel Mbak NurAy. Sebagai pendatang baru, AuSambel Pecel Mbak NurAy sudah memiliki cukup banyak peminat. Namun, kapasitas produksi hanya mencapai 20 kg/bulan karena kendala peralatan. AuSambel Pecel Mbak NurAy hanya memiliki kapasitas pencacah (chopper) yang kecil, sehingga proses produksi berjalan tidak efisien. Kelebihan minyak pada produk juga menjadi masalah, menyebabkan umur simpan produk lebih pendek. Masalah lain adalah kemasan dan label yang kurang menarik, karena hanya menggunakan kantong plastik polipropilena tipis, bening, dan datar sebagai kemasan primer, serta plastik polietilena tipis, bening, dan datar sebagai kemasan sekunder, dengan informasi terbatas pada label. Masalah terakhir yang dihadapi adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" type="image/webp" length="125306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53453-nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi</link>
	<guid isPermaLink="false">50449778c501153a7358b328ebb98da3</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman yang optimal untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi fluktuasi kualitas air; (2) melakukan studi jangka panjang yang memantau parameter kualitas air, dinamika populasi mikroba, serta dampak penggunaan media organik tinggi terhadap kesehatan ekosistem, untuk menilai keberlanjutan dan mitigasi risiko penurunan performa sistem selama beberapa siklus tanam; dan (3) menilai kelayakan ekonomi dan adaptasi sosialAcbudaya penerapan model akuaponik ini di berbagai kondisi iklim dan lahan terbatas di wilayah Indonesia, dengan membandingkan biaya investasi, profitabilitas, dan penerimaan petani serta masyarakat setempat. Hasil dari ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan tentang optimalisasi media, manajemen air, dan skala penerapan, sehingga memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk mempercepat adopsi akuaponik sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga.. Penerapan akuaponik yaitu sistem budidaya ikan lele dengan padi di Bengkel Mimpi menunjukkan hasil yang baik ditandai dengan menghasilkan 30 kg gabah per unit dan budidaya lele dengan SR 85-90% menghasilkan 500kg/siklus.3) menunjukkan hasil yang baik dengan proporsi organik lebih tinggi cenderung meningkatkan anakan dan kebernasan gabah sehingga sistem ini layak direplikasi pada lahan terbatas sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga Ketergantungan pada pupuk kimia dan keterbatasan lahan pekarangan mendorong pencarian model budidaya pangan yang efisien. Sistem akuaponik padiAelele ditawarkan sebagai jawaban atas keterbatasan lahan pekarangan, variabilitas iklim, dan ketergantungan pada pupuk kimia. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan pola pertanian cerdas berbasis akuaponik untuk menjaga ketahanan pangan keluarga, meningkatkan efisiensi pemanfaatan air, serta menekan penggunaan input kimia. Program dilaksanakan pada bulan MeiAeSeptember 2025 di Bengkel Mimpi (Kepanjen, Malang) melalui sosialisasi, pelatihan, implementasi instalasi, dan pendampingan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53453-nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" target="_blank">Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman yang optimal untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi fluktuasi kualitas air; (2) melakukan studi jangka panjang yang memantau parameter kualitas air, dinamika populasi mikroba, serta dampak penggunaan media organik tinggi terhadap kesehatan ekosistem, untuk menilai keberlanjutan dan mitigasi risiko penurunan performa sistem selama beberapa siklus tanam; dan (3) menilai kelayakan ekonomi dan adaptasi sosialAcbudaya penerapan model akuaponik ini di berbagai kondisi iklim dan lahan terbatas di wilayah Indonesia, dengan membandingkan biaya investasi, profitabilitas, dan penerimaan petani serta masyarakat setempat. Hasil dari ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan tentang optimalisasi media, manajemen air, dan skala penerapan, sehingga memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk mempercepat adopsi akuaponik sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga..
<br>Penerapan akuaponik yaitu sistem budidaya ikan lele dengan padi di Bengkel Mimpi menunjukkan hasil yang baik ditandai dengan menghasilkan 30 kg gabah per unit dan budidaya lele dengan SR 85-90% menghasilkan 500kg/siklus.3) menunjukkan hasil yang baik dengan proporsi organik lebih tinggi cenderung meningkatkan anakan dan kebernasan gabah sehingga sistem ini layak direplikasi pada lahan terbatas sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga
<br>Ketergantungan pada pupuk kimia dan keterbatasan lahan pekarangan mendorong pencarian model budidaya pangan yang efisien. Sistem akuaponik padiAelele ditawarkan sebagai jawaban atas keterbatasan lahan pekarangan, variabilitas iklim, dan ketergantungan pada pupuk kimia. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan pola pertanian cerdas berbasis akuaponik untuk menjaga ketahanan pangan keluarga, meningkatkan efisiensi pemanfaatan air, serta menekan penggunaan input kimia. Program dilaksanakan pada bulan MeiAeSeptember 2025 di Bengkel Mimpi (Kepanjen, Malang) melalui sosialisasi, pelatihan, implementasi instalasi, dan pendampingan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" type="image/webp" length="123600" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53467-beras-organik-konsumsi-pertanian-org</link>
	<guid isPermaLink="false">9ffcdafe2e567a11383dd999c418cbf2</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh mana data realActime dapat meningkatkan keputusan manajerial petani; (2) apa saja faktor ekonomi, sosial, dan risiko yang mempengaruhi keberlanjutan model kemitraan closedAcloop bila diperluas ke varietas padi lain atau wilayah desa yang berbeda, sehingga dapat merumuskan strategi skala yang optimal dan kebijakan dukungan pemerintah; (3) sejauh mana praktik budidaya organik dengan input rendah yang diterapkan dalam program ini berdampak pada kesehatan tanah, keanekaragaman mikroba, dan emisi karbon dalam jangka panjang, serta bagaimana mekanisme adaptasi dapat meningkatkan ketahanan agroekosistem. Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan tersebut, penelitian dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi kebijakan pertanian berkelanjutan serta memperkuat jaringan pemasaran bagi petani kecil, meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mendukung ketahanan pangan regional.. Penyuluhan dan pelatihan dengan metode experiential learning meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam mengelola produksi beras Rojolele organik menggunakan Good Agricultural Practices.Pendampingan budidaya dan penerapan smart farming meningkatkan motivasi, sikap, dan respon positif petani terhadap teknologi pertanian modern.Fasilitasi jaringan pemasaran bersama offActaker PT WSS memperluas pasar, meningkatkan pengetahuan petani tentang manajemen pemasaran, dan memungkinkan harga beras organik Rojolele yang lebih tinggi Pengembangan padi Rojolele sering kali menghadapi permasalahan dalam kualitas dan operasionalnya. Model kemitraan closed loop menjadi salah satu solusi melalui integrasi ekosistem rantai pasok dan nilai dari hulu sampai hilir yang saling menguntungkan semua pihak termasuk kelompok tani. Program Kemitraan Masyarakat oleh Tim Pengabdian Universitas Sebelas Maret dilakukan untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi dan kemitraan petani Sanggar Rojolele Delanggu dengan menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) produk beras organik yang terstandarisasi Lembaga Sertifikasi Organik di Indonesia. Program bertujuan: (1) meningkatkan hardskills dan softskills petani dalam pengembangan padi Rojolele organik, (2) meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, serta (3) menjamin kepastian pasar dengan harga yang kompetitif. Metode pelaksanaan melalui: (1) penyuluhan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53467-beras-organik-konsumsi-pertanian-org" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" target="_blank">Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh mana data realActime dapat meningkatkan keputusan manajerial petani; (2) apa saja faktor ekonomi, sosial, dan risiko yang mempengaruhi keberlanjutan model kemitraan closedAcloop bila diperluas ke varietas padi lain atau wilayah desa yang berbeda, sehingga dapat merumuskan strategi skala yang optimal dan kebijakan dukungan pemerintah; (3) sejauh mana praktik budidaya organik dengan input rendah yang diterapkan dalam program ini berdampak pada kesehatan tanah, keanekaragaman mikroba, dan emisi karbon dalam jangka panjang, serta bagaimana mekanisme adaptasi dapat meningkatkan ketahanan agroekosistem. Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan tersebut, penelitian dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi kebijakan pertanian berkelanjutan serta memperkuat jaringan pemasaran bagi petani kecil, meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mendukung ketahanan pangan regional..
<br>Penyuluhan dan pelatihan dengan metode experiential learning meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam mengelola produksi beras Rojolele organik menggunakan Good Agricultural Practices.Pendampingan budidaya dan penerapan smart farming meningkatkan motivasi, sikap, dan respon positif petani terhadap teknologi pertanian modern.Fasilitasi jaringan pemasaran bersama offActaker PT WSS memperluas pasar, meningkatkan pengetahuan petani tentang manajemen pemasaran, dan memungkinkan harga beras organik Rojolele yang lebih tinggi
<br>Pengembangan  padi  Rojolele  sering  kali  menghadapi  permasalahan  dalam  kualitas  dan operasionalnya. Model kemitraan closed loop menjadi salah satu solusi melalui integrasi ekosistem rantai pasok dan nilai dari hulu sampai hilir yang saling menguntungkan semua pihak termasuk kelompok tani. Program Kemitraan Masyarakat oleh Tim Pengabdian Universitas Sebelas Maret dilakukan untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi dan kemitraan petani Sanggar Rojolele Delanggu dengan menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) produk beras organik yang terstandarisasi Lembaga Sertifikasi Organik di Indonesia. Program bertujuan: (1) meningkatkan hardskills dan softskills petani dalam pengembangan padi Rojolele organik, (2) meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, serta (3) menjamin kepastian pasar dengan harga yang kompetitif. Metode pelaksanaan melalui: (1) penyuluhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" type="image/webp" length="121564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 07 Jul 2026 09:28:46 +0700. 12 items. Served in: 5.48 seconds [rss] -->
