<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2026 21:12:46 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 21:12:46 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-06T21:12:46+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Penyakit Paru Akibat Kerja Kajian Literatur Tentang Jenis Diagnostik Dan Strategi Penanggulangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyakit Paru Akibat Kerja Kajian Literatur Tentang Jenis Diagnostik Dan Strategi Penanggulangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyakit Paru Akibat Kerja Kajian Literatur Tentang Jenis Diagnostik Dan Strategi Penanggulangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34959-fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi</link>
	<guid isPermaLink="false">b2cc01b350f24cde29add335eedd9dd0</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 19:39:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ michrun nisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ maria ulfa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,maria,michrun,nisa,report,ulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pencegahan yang lebih efektif. Hal ini dapat mencakup studi tentang implementasi dan efektivitas protokol keselamatan kerja di berbagai industri, serta evaluasi dampak penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyakit Paru Akibat Kerja : Kajian Literatur Tentang Jenis, Diagnostik, Dan Strategi Penanggulangan: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pencegahan yang lebih efektif. Hal ini dapat mencakup studi tentang implementasi dan efektivitas protokol keselamatan kerja di berbagai industri, serta evaluasi dampak penggunaan alat pelindung diri (APD) dalam mengurangi risiko penyakit paru akibat kerja. Selain itu, penelitian tentang edukasi dan peningkatan kesadaran pekerja mengenai risiko dan pencegahan penyakit paru akibat kerja juga dapat menjadi fokus. Studi komparatif antara berbagai sektor industri dan pertambangan dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap penyakit paru akibat kerja, sehingga dapat dikembangkan strategi pencegahan yang lebih terarah dan efektif.. Penyakit paru akibat kerja memiliki jenis yang beragam, antara lain pneumonitis, atelectasis, edema paru, respiratory distress syndrome, silikosis, asbestosis, bisinosis, antrakosis, dan beriliosis.Gejala penyakit paru akibat kerja seringkali tidak khas sehingga sulit dibedakan dari penyakit paru lainnya, sehingga untuk memastikan penyebabnya harus ditentukan ciri-ciri dan sifat penyakit terlebih dahulu, karena gejala yang ditimbulkan cenderung serupa dan memerlukan unsur pembeda yang spesifik.Masa inkubasi atau rentang waktu paparan yang menyebabkan penyakit ini biasanya berkisar antara 5 hingga 10 tahun, tergantung pada tingkat dan lamanya paparan debu atau zat berbahaya di tempat kerja.Paparan debu industri seperti silika, asbes, dan debu batubara merupakan penyebab utama penyakit paru akibat kerja di berbagai sektor industri dan pertambangan.Oleh karena itu, pencegahan sangat penting dilakukan, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat dan konsisten untuk mengurangi risiko paparan dan melindungi kesehatan paru pekerja Penyakit paru akibat kerja merupakan gangguan atau kerusakan pada paru-paru yang disebabkan oleh paparan debu, uap, atau gas berbahaya di lingkungan kerja. Penyakit ini meliputi berbagai kondisi seperti pneumokoniosis, silikosis, asbestosis, bisinosis, dan asma akibat kerja yang memiliki dampak serius terhadap kesehatan pekerja. Di negara berkembang, termasuk Indonesia, kasus penyakit paru akibat kerja masih tinggi dan seringkali sulit didiagnosis karena gejalanya mirip dengan penyakit paru lain. Tujuan untuk mengetahui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-9e5db.webp" title="JURIS - Penyakit Paru Akibat Kerja : Kajian Literatur Tentang Jenis, Diagnostik, Dan Strategi Penanggulangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-9e5db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-9e5db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-9e5db.webp 1x" title="JURIS - Penyakit Paru Akibat Kerja : Kajian Literatur Tentang Jenis, Diagnostik, Dan Strategi Penanggulangan" alt="JURIS - Penyakit Paru Akibat Kerja : Kajian Literatur Tentang Jenis, Diagnostik, Dan Strategi Penanggulangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-6c198.webp" title="JURIS - Penyakit Paru Akibat Kerja : Kajian Literatur Tentang Jenis, Diagnostik, Dan Strategi Penanggulangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-6c198.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-6c198.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-6c198.webp 1x" title="JURIS - Penyakit Paru Akibat Kerja : Kajian Literatur Tentang Jenis, Diagnostik, Dan Strategi Penanggulangan" alt="JURIS - Penyakit Paru Akibat Kerja : Kajian Literatur Tentang Jenis, Diagnostik, Dan Strategi Penanggulangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34959-fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi" title="JURIS - Penyakit Paru Akibat Kerja : Kajian Literatur Tentang Jenis, Diagnostik, Dan Strategi Penanggulangan" target="_blank">Penyakit Paru Akibat Kerja : Kajian Literatur Tentang Jenis, Diagnostik, Dan Strategi Penanggulangan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pencegahan yang lebih efektif. Hal ini dapat mencakup studi tentang implementasi dan efektivitas protokol keselamatan kerja di berbagai industri, serta evaluasi dampak penggunaan alat pelindung diri (APD) dalam mengurangi risiko penyakit paru akibat kerja. Selain itu, penelitian tentang edukasi dan peningkatan kesadaran pekerja mengenai risiko dan pencegahan penyakit paru akibat kerja juga dapat menjadi fokus. Studi komparatif antara berbagai sektor industri dan pertambangan dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap penyakit paru akibat kerja, sehingga dapat dikembangkan strategi pencegahan yang lebih terarah dan efektif..
<br>Penyakit paru akibat kerja memiliki jenis yang beragam, antara lain pneumonitis, atelectasis, edema paru, respiratory distress syndrome, silikosis, asbestosis, bisinosis, antrakosis, dan beriliosis.Gejala penyakit paru akibat kerja seringkali tidak khas sehingga sulit dibedakan dari penyakit paru lainnya, sehingga untuk memastikan penyebabnya harus ditentukan ciri-ciri dan sifat penyakit terlebih dahulu, karena gejala yang ditimbulkan cenderung serupa dan memerlukan unsur pembeda yang spesifik.Masa inkubasi atau rentang waktu paparan yang menyebabkan penyakit ini biasanya berkisar antara 5 hingga 10 tahun, tergantung pada tingkat dan lamanya paparan debu atau zat berbahaya di tempat kerja.Paparan debu industri seperti silika, asbes, dan debu batubara merupakan penyebab utama penyakit paru akibat kerja di berbagai sektor industri dan pertambangan.Oleh karena itu, pencegahan sangat penting dilakukan, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat dan konsisten untuk mengurangi risiko paparan dan melindungi kesehatan paru pekerja
<br>Penyakit paru akibat kerja merupakan gangguan atau kerusakan pada paru-paru yang disebabkan oleh paparan debu, uap, atau gas berbahaya di lingkungan kerja. Penyakit ini meliputi berbagai kondisi seperti pneumokoniosis, silikosis, asbestosis, bisinosis, dan asma akibat kerja yang memiliki dampak serius terhadap kesehatan pekerja. Di negara berkembang, termasuk Indonesia, kasus penyakit paru akibat kerja masih tinggi dan seringkali sulit didiagnosis karena gejalanya mirip dengan penyakit paru lain. Tujuan untuk mengetahui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-6c198.webp" type="image/webp" length="76226" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-9e5db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/fungsi-paru-penyakit-debu-pekerja-prevalensi-gejal-thumb-6c198.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5533-prosiding-seminar-nasional-fakultas-kedokteran-universitas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34975-regulasi-emosi-remaja-cyberbullying</link>
	<guid isPermaLink="false">e1b30c2a1ae30343e9a45da59677ec58</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 19:38:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hazia awanis ]]></category>
	<category><![CDATA[ meutia zuhra ]]></category>
	<category><![CDATA[ ratna juwita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awanis,hazia,juwita,meutia,ratna,zuhra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor psikososial yang memengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor psikososial yang memengaruhi perilaku cyberbullying pada remaja, seperti pengaruh teman sebaya, harga diri, dan keterampilan regulasi emosi. Hal ini penting untuk memahami akar permasalahan dan merancang intervensi yang lebih efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program pencegahan cyberbullying yang melibatkan partisipasi aktif dari orang tua, guru, dan remaja itu sendiri. Program ini dapat mencakup pelatihan tentang penggunaan media sosial yang bertanggung jawab, keterampilan komunikasi yang efektif, dan strategi mengatasi perundungan. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola perkembangan cyberbullying dari waktu ke waktu dan mengevaluasi efektivitas intervensi yang telah diterapkan.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 92 responden didapatkan bahwa sebagian besar remaja di Banda Aceh memiliki keterlibatan dengan cyberbullying berada pada kategori rendah dengan Cyberbullying offending (pelaku) pada kategori rendah sebanyak 91 (98,9%) responden.Cyberbullying victimization (korban) pada kategori rendah berjumlah 82 (89,1%) responden Media sosial merupakan salah satu media bagi remaja untuk menyalurkan beragam ekspresi yang terkadang disalahgunakan seperti mengunggah postingan dalam bentuk hinaan atau ancaman yang termasuk dalam cyberbullying, sehingga berdampak buruk bagi remaja yang mendapatkan perlakuan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran cyberbullying pada remaja di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa pada SMAN 13 Banda Aceh. Teknik pengambilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-2d221.webp" title="JURIS - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-2d221.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-2d221.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-2d221.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh" alt="JURIS - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-335d0.webp" title="JURIS - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-335d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-335d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-335d0.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh" alt="JURIS - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-9bc63.webp" title="JURIS - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-9bc63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-9bc63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-9bc63.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh" alt="JURIS - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34975-regulasi-emosi-remaja-cyberbullying" title="JURIS - Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh" target="_blank">Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor psikososial yang memengaruhi perilaku cyberbullying pada remaja, seperti pengaruh teman sebaya, harga diri, dan keterampilan regulasi emosi. Hal ini penting untuk memahami akar permasalahan dan merancang intervensi yang lebih efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program pencegahan cyberbullying yang melibatkan partisipasi aktif dari orang tua, guru, dan remaja itu sendiri. Program ini dapat mencakup pelatihan tentang penggunaan media sosial yang bertanggung jawab, keterampilan komunikasi yang efektif, dan strategi mengatasi perundungan. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola perkembangan cyberbullying dari waktu ke waktu dan mengevaluasi efektivitas intervensi yang telah diterapkan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 92 responden didapatkan bahwa sebagian besar remaja di Banda Aceh memiliki keterlibatan dengan cyberbullying berada pada kategori rendah dengan Cyberbullying offending (pelaku) pada kategori rendah sebanyak 91 (98,9%) responden.Cyberbullying victimization (korban) pada kategori rendah berjumlah 82 (89,1%) responden
<br>Media sosial merupakan salah satu media bagi remaja untuk menyalurkan beragam ekspresi yang terkadang disalahgunakan seperti mengunggah postingan dalam bentuk hinaan atau ancaman yang termasuk dalam cyberbullying, sehingga berdampak buruk bagi remaja yang mendapatkan perlakuan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran cyberbullying pada remaja di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa pada SMAN 13 Banda Aceh. Teknik pengambilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-2d221.webp" type="image/webp" length="77194" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-2d221.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-335d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/regulasi-emosi-remaja-cyberbullying-sosial-gambara-thumb-9bc63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34960-kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesis</link>
	<guid isPermaLink="false">b58db969ad2dcd8c759ebb18e7fe9acc</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 19:22:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wartoyo hadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hadi,wartoyo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak keterbatasan akses modal terhadap produktivitas dan kesejahteraan nelayan tradisional, termasuk eksplorasi model-model ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak keterbatasan akses modal terhadap produktivitas dan kesejahteraan nelayan tradisional, termasuk eksplorasi model-model pembiayaan alternatif yang lebih berkelanjutan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada analisis strategi adaptasi nelayan terhadap perubahan iklim dan penurunan sumber daya perikanan, termasuk peran pengetahuan lokal dan inovasi teknologi. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas program-program pemberdayaan masyarakat pesisir yang telah ada, serta merancang intervensi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas hidup nelayan dan mengurangi kerentanan mereka terhadap kemiskinan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perumusan kebijakan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya perikanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Indonesia.. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat pesisir di DKI Jakarta dan Pantura Jawa Barat sangat bergantung pada sumber daya laut, dengan mayoritas berprofesi sebagai nelayan tradisional.Meskipun menghadapi risiko dan keterbatasan teknologi, generasi nelayan saat ini menunjukkan peningkatan tingkat pendidikan dibandingkan generasi sebelumnya.Keterbatasan lapangan kerja menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat pesisir untuk menjadi nelayan, meskipun menyadari risiko yang ada Masyarakat di pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir umumnya bergantung pada produk laut untuk mata pencaharian mereka, baik sebagai nelayan, buruh nelayan, atau penyedia jasa wisata bahari. Pekerjaan nelayan seringkali merupakan warisan dari orang tua. Ketergantungan pada sumber daya kelautan sangat tinggi, namun dengan teknologi penangkapan yang terbatas, hasil yang diperoleh seringkali tidak optimal. Penghasilan dari melaut yang tidak menentu menjadi masalah serius bagi kesejahteraan masyarakat nelayan, bahkan seringkali pendapatan lebih kecil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-e46a5.webp" title="JURIS - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-e46a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-e46a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-e46a5.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta" alt="JURIS - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-418d1.webp" title="JURIS - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-418d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-418d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-418d1.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta" alt="JURIS - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-98536.webp" title="JURIS - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-98536.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-98536.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-98536.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta" alt="JURIS - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34960-kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesis" title="JURIS - Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta" target="_blank">Karakteristik Sosial Ekonomi Nelayan Tradisional Pantai Utara Jawa Barat Dan Daerah Khusus Jakarta</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak keterbatasan akses modal terhadap produktivitas dan kesejahteraan nelayan tradisional, termasuk eksplorasi model-model pembiayaan alternatif yang lebih berkelanjutan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada analisis strategi adaptasi nelayan terhadap perubahan iklim dan penurunan sumber daya perikanan, termasuk peran pengetahuan lokal dan inovasi teknologi. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas program-program pemberdayaan masyarakat pesisir yang telah ada, serta merancang intervensi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas hidup nelayan dan mengurangi kerentanan mereka terhadap kemiskinan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perumusan kebijakan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya perikanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Indonesia..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat pesisir di DKI Jakarta dan Pantura Jawa Barat sangat bergantung pada sumber daya laut, dengan mayoritas berprofesi sebagai nelayan tradisional.Meskipun menghadapi risiko dan keterbatasan teknologi, generasi nelayan saat ini menunjukkan peningkatan tingkat pendidikan dibandingkan generasi sebelumnya.Keterbatasan lapangan kerja menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat pesisir untuk menjadi nelayan, meskipun menyadari risiko yang ada
<br>Masyarakat di pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir umumnya bergantung pada produk laut untuk mata pencaharian mereka, baik sebagai nelayan, buruh nelayan, atau penyedia jasa wisata bahari. Pekerjaan nelayan seringkali merupakan warisan dari orang tua. Ketergantungan pada sumber daya kelautan sangat tinggi, namun dengan teknologi penangkapan yang terbatas, hasil yang diperoleh seringkali tidak optimal. Penghasilan dari melaut yang tidak menentu menjadi masalah serius bagi kesejahteraan masyarakat nelayan, bahkan seringkali pendapatan lebih kecil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-98536.webp" type="image/webp" length="97908" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-e46a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-418d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/kesejahteraan-masyarakat-adaptasi-pesisir-nelayan-thumb-98536.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-752-unb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2667-prospek.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34977-sistem-digital-penuh-analisis-reward</link>
	<guid isPermaLink="false">f622e9cad6df77b86424f782b651a581</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 19:16:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hazia awanis ]]></category>
	<category><![CDATA[ meutia zuhra ]]></category>
	<category><![CDATA[ ratna juwita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awanis,hazia,juwita,meutia,ratna,zuhra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas sistem pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu, disarankan untuk menerapkan sistem digital berbasis informasi stok dan metode First Expired, First Out (FEFO). Sistem ini akan mempercepat deteksi obat mendekati ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe: Untuk meningkatkan efektivitas sistem pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu, disarankan untuk menerapkan sistem digital berbasis informasi stok dan metode First Expired, First Out (FEFO). Sistem ini akan mempercepat deteksi obat mendekati kadaluwarsa dan menjaga keamanan penggunaan obat pada pasien. Selain itu, perlu ada petugas khusus yang mengawasi obat expired date dan evaluasi rutin untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan sistem pengelolaan. Dengan digitalisasi dan pelatihan SDM, sistem pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu dapat ditingkatkan sesuai standar nasional.. Prosesnya mencakup pemisahan obat yang mendekati kadaluwarsa dengan sistem label warna, pencatatan detail, penyimpanan di ruang karantina, pelaporan ke Dinas Kesehatan, dan pemusnahan sesuai SOP.Sistem ini efektif mencegah penggunaan obat kadaluwarsa, meskipun masih dilakukan secara manual Pengelolaan obat kedaluwarsa (expired date) di fasilitas kesehatan merupakan langkah penting untuk menjaga mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan efisiensi penggunaan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara terpimpin terhadap apoteker penanggung jawab sebagai narasumber (2 orang) serta studi dokumentasi terkait proses pengelolaan obat kedaluwarsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu mencakup pemisahan obat dari stok layak pakai dengan sistem label warna (merah untuk 1 tahun), pencatatan detail (nama, jumlah, nomor batch, tanggal expired date,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-2c559.webp" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-2c559.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-2c559.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-2c559.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-8e141.webp" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-8e141.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-8e141.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-8e141.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34977-sistem-digital-penuh-analisis-reward" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe" target="_blank">Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe</a>: Untuk meningkatkan efektivitas sistem pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu, disarankan untuk menerapkan sistem digital berbasis informasi stok dan metode First Expired, First Out (FEFO). Sistem ini akan mempercepat deteksi obat mendekati kadaluwarsa dan menjaga keamanan penggunaan obat pada pasien. Selain itu, perlu ada petugas khusus yang mengawasi obat expired date dan evaluasi rutin untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan sistem pengelolaan. Dengan digitalisasi dan pelatihan SDM, sistem pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu dapat ditingkatkan sesuai standar nasional..
<br>Prosesnya mencakup pemisahan obat yang mendekati kadaluwarsa dengan sistem label warna, pencatatan detail, penyimpanan di ruang karantina, pelaporan ke Dinas Kesehatan, dan pemusnahan sesuai SOP.Sistem ini efektif mencegah penggunaan obat kadaluwarsa, meskipun masih dilakukan secara manual
<br>Pengelolaan obat kedaluwarsa (expired date) di fasilitas kesehatan merupakan langkah penting untuk menjaga mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan efisiensi penggunaan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara terpimpin terhadap apoteker penanggung jawab sebagai narasumber (2 orang) serta studi dokumentasi terkait proses pengelolaan obat kedaluwarsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu mencakup pemisahan obat dari stok layak pakai dengan sistem label warna (merah untuk <6 bulan, kuning untuk 1 tahun, hijau untuk >1 tahun), pencatatan detail (nama, jumlah, nomor batch, tanggal expired date,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-8e141.webp" type="image/webp" length="86074" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-2c559.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sistem-digital-penuh-analisis-reward-efektivitas-p-thumb-8e141.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility CSR Good Corporate Governance GCG dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility CSR Good Corporate Governance GCG dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility CSR Good Corporate Governance GCG dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34968-kualitas-audit-fraud-tata-kel</link>
	<guid isPermaLink="false">b723823cbc0afb569218a9e86e377af5</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 18:57:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ palmerah kec ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ icon twitter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,icon,kec,palmerah,twitter]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan, seperti inovasi, transformasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan, seperti inovasi, transformasi digital, dan praktik-praktik berkelanjutan lainnya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak kombinasi antara CSR, GCG, dan kualitas audit terhadap kinerja keuangan perusahaan dalam jangka panjang. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pengungkapan CSR, GCG, dan kualitas audit terhadap nilai perusahaan di sektor-sektor tertentu, seperti sektor pertambangan, BUMN, dan UMKM, untuk memahami karakteristik spesifik masing-masing sektor.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Di antara faktor-faktor tersebut, kualitas audit memberikan dampak positif yang paling kuat terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan peran penting pelaporan keuangan yang transparan dalam mendorong kepercayaan investor dan meningkatkan penilaian pasar.Pengungkapan CSR dan GCG juga berkontribusi positif terhadap nilai perusahaan, menyoroti pentingnya praktik-praktik perusahaan yang etis dan kerangka kerja tata kelola yang efektif dalam mendorong kinerja keuangan jangka panjang.Efek gabungan dari faktor-faktor ini menjelaskan sebagian besar varians dalam nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa perusahaan harus mengadopsi pendekatan terpadu untuk manajemen perusahaan.Kegiatan CSR yang transparan, mekanisme tata kelola yang kuat, dan audit berkualitas tinggi sangat penting untuk meningkatkan nilai perusahaan dan mempertahankan kepercayaan investor, terutama di tengah lingkungan peraturan yang terus berkembang di Indonesia.Temuan-temuan ini memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi para manajer perusahaan untuk menerapkan strategi yang meningkatkan keberlanjutan dan penciptaan nilai perusahaan, serta memberikan panduan praktis bagi para pembuat kebijakan untuk memperkuat kerangka kerja peraturan seputar tata kelola dan praktik-praktik audit Penelitian ini menguji pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan melibatkan 150 perusahaan, dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR, GCG, dan kualitas audit memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan kualitas audit menunjukkan pengaruh yang paling kuat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya praktik CSR yang transparan, struktur tata kelola yang kuat, dan audit yang berkualitas tinggi dalam meningkatkan kinerja perusahaan dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-31226.webp" title="JURIS - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-31226.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-31226.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-31226.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-db4bb.webp" title="JURIS - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-db4bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-db4bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-db4bb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-a5f03.webp" title="JURIS - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-a5f03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-a5f03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-a5f03.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34968-kualitas-audit-fraud-tata-kel" title="JURIS - Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia" target="_blank">Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan, seperti inovasi, transformasi digital, dan praktik-praktik berkelanjutan lainnya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak kombinasi antara CSR, GCG, dan kualitas audit terhadap kinerja keuangan perusahaan dalam jangka panjang. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pengungkapan CSR, GCG, dan kualitas audit terhadap nilai perusahaan di sektor-sektor tertentu, seperti sektor pertambangan, BUMN, dan UMKM, untuk memahami karakteristik spesifik masing-masing sektor..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Di antara faktor-faktor tersebut, kualitas audit memberikan dampak positif yang paling kuat terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan peran penting pelaporan keuangan yang transparan dalam mendorong kepercayaan investor dan meningkatkan penilaian pasar.Pengungkapan CSR dan GCG juga berkontribusi positif terhadap nilai perusahaan, menyoroti pentingnya praktik-praktik perusahaan yang etis dan kerangka kerja tata kelola yang efektif dalam mendorong kinerja keuangan jangka panjang.Efek gabungan dari faktor-faktor ini menjelaskan sebagian besar varians dalam nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa perusahaan harus mengadopsi pendekatan terpadu untuk manajemen perusahaan.Kegiatan CSR yang transparan, mekanisme tata kelola yang kuat, dan audit berkualitas tinggi sangat penting untuk meningkatkan nilai perusahaan dan mempertahankan kepercayaan investor, terutama di tengah lingkungan peraturan yang terus berkembang di Indonesia.Temuan-temuan ini memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi para manajer perusahaan untuk menerapkan strategi yang meningkatkan keberlanjutan dan penciptaan nilai perusahaan, serta memberikan panduan praktis bagi para pembuat kebijakan untuk memperkuat kerangka kerja peraturan seputar tata kelola dan praktik-praktik audit
<br>Penelitian ini menguji pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), dan Kualitas Audit terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan melibatkan 150 perusahaan, dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR, GCG, dan kualitas audit memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan kualitas audit menunjukkan pengaruh yang paling kuat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya praktik CSR yang transparan, struktur tata kelola yang kuat, dan audit yang berkualitas tinggi dalam meningkatkan kinerja perusahaan dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-31226.webp" type="image/webp" length="104932" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-31226.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-db4bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kualitas-audit-fraud-tata-kelola-auditor-pengungka-thumb-a5f03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2864-westsciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11644-jurnal-akuntansi-keuangan-west-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34957-sampel-darah-vena-glukosa-skrining</link>
	<guid isPermaLink="false">2472667ce9cf92f7fe3b634d89d4adce</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 18:37:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ michrun nisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ maria ulfa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,maria,michrun,nisa,report,ulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang hubungan antara aktivitas bersepeda dan respons stres tubuh, khususnya kortisol. Salah satu arah studi yang menarik adalah menyelidiki bagaimana variasi intensitas dan jarak bersepeda yang berbeda ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar: Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang hubungan antara aktivitas bersepeda dan respons stres tubuh, khususnya kortisol. Salah satu arah studi yang menarik adalah menyelidiki bagaimana variasi intensitas dan jarak bersepeda yang berbeda memengaruhi kadar kortisol serum. Misalnya, bisakah kita membandingkan efek bersepeda sejauh 15 km, 30 km, dan 60 km pada kelompok pesepeda yang berbeda, atau bahkan menguji intensitas latihan yang bervariasi (ringan, sedang, berat) untuk melihat apakah ada pola respons kortisol yang optimal atau ambang batas tertentu? Selain itu, penting juga untuk memperluas cakupan subjek penelitian dengan melibatkan beragam kelompok demografi, seperti pesepeda wanita, individu dari rentang usia yang lebih muda atau lebih tua, atau mereka dengan kondisi kesehatan tertentu seperti kelebihan berat badan atau riwayat penyakit kronis. Ini akan membantu kita memahami apakah efek penurunan kortisol ini bersifat universal atau ada perbedaan respons antar kelompok. Akhirnya, studi jangka panjang diperlukan untuk menilai apakah bersepeda secara rutin dapat menghasilkan adaptasi fisiologis yang berkelanjutan terhadap respons stres. Penelitian semacam ini dapat mengamati perubahan kadar kortisol basal serta respons kortisol terhadap latihan setelah periode latihan yang konsisten, misalnya selama beberapa minggu atau bulan. Dengan demikian, kita bisa memahami mekanisme adaptasi tubuh secara lebih mendalam dan mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaat bersepeda dalam mengelola stres.. Event bersepeda sejauh 30 km dapat menurunkan kadar kortisol pada pesepeda rekreasi.Ini dapat menjadikan jarak bersepeda sejauh 30 km pada pesepeda rekreasi sebagai alternatif jarak yang aman untuk ditempuh Glukosa darah merupakan sumber energi utama saat berolahraga terutama pada olahraga daya tahan seperti bersepeda, oleh karena itu, pada penelitian ini akan dilakukan pengukuran kadar korstisol serum sebelum dan setelah diberikan perlakuan berupa latihan bersepeda sejauh 30 km. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kadar kortisol serum setelah event bersepeda 30 km pada komunitas pesepeda di Makassar. Metode penelitian adalah quasi eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Pemilihan sampel dengan metode purposive sampling dengan memenuhi kriteria inklusi berupa pesepeda aktif, lama bersepeda lebih dari satu tahun, pria berusia 30-60 tahun, bersedia diambil sampel darah. Kriteria eklusi berupa memiliki riwayat penyakit kardiovaskular dan riwayat hipertensi. Sebanyak 30 orang responden... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-da743.webp" title="JURIS - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-da743.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-da743.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-da743.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar" alt="JURIS - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-41cbb.webp" title="JURIS - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-41cbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-41cbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-41cbb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar" alt="JURIS - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-1f9fc.webp" title="JURIS - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-1f9fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-1f9fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-1f9fc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar" alt="JURIS - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34957-sampel-darah-vena-glukosa-skrining" title="JURIS - Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar" target="_blank">Analisis Perubahan Kadar Kortisol Serum Setelah Event Bersepeda 30 km Pada Komunitas Pesepeda di Makassar</a>: Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang hubungan antara aktivitas bersepeda dan respons stres tubuh, khususnya kortisol. Salah satu arah studi yang menarik adalah menyelidiki bagaimana variasi intensitas dan jarak bersepeda yang berbeda memengaruhi kadar kortisol serum. Misalnya, bisakah kita membandingkan efek bersepeda sejauh 15 km, 30 km, dan 60 km pada kelompok pesepeda yang berbeda, atau bahkan menguji intensitas latihan yang bervariasi (ringan, sedang, berat) untuk melihat apakah ada pola respons kortisol yang optimal atau ambang batas tertentu? Selain itu, penting juga untuk memperluas cakupan subjek penelitian dengan melibatkan beragam kelompok demografi, seperti pesepeda wanita, individu dari rentang usia yang lebih muda atau lebih tua, atau mereka dengan kondisi kesehatan tertentu seperti kelebihan berat badan atau riwayat penyakit kronis. Ini akan membantu kita memahami apakah efek penurunan kortisol ini bersifat universal atau ada perbedaan respons antar kelompok. Akhirnya, studi jangka panjang diperlukan untuk menilai apakah bersepeda secara rutin dapat menghasilkan adaptasi fisiologis yang berkelanjutan terhadap respons stres. Penelitian semacam ini dapat mengamati perubahan kadar kortisol basal serta respons kortisol terhadap latihan setelah periode latihan yang konsisten, misalnya selama beberapa minggu atau bulan. Dengan demikian, kita bisa memahami mekanisme adaptasi tubuh secara lebih mendalam dan mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaat bersepeda dalam mengelola stres..
<br>Event bersepeda sejauh 30 km dapat menurunkan kadar kortisol pada pesepeda rekreasi.Ini dapat menjadikan jarak bersepeda sejauh 30 km pada pesepeda rekreasi sebagai alternatif jarak yang aman untuk ditempuh
<br>Glukosa darah merupakan sumber energi utama saat berolahraga terutama pada olahraga daya tahan seperti bersepeda, oleh karena itu, pada penelitian ini akan dilakukan pengukuran kadar korstisol serum sebelum dan setelah diberikan perlakuan berupa latihan bersepeda sejauh 30 km. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kadar kortisol serum setelah event bersepeda 30 km pada komunitas pesepeda di Makassar. Metode penelitian adalah quasi eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Pemilihan sampel dengan metode purposive sampling dengan memenuhi kriteria inklusi berupa pesepeda aktif, lama bersepeda lebih dari satu tahun, pria berusia 30-60 tahun, bersedia diambil sampel darah. Kriteria eklusi berupa memiliki riwayat penyakit kardiovaskular dan riwayat hipertensi. Sebanyak 30 orang responden...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-41cbb.webp" type="image/webp" length="182116" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-da743.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-41cbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/sampel-darah-vena-glukosa-skrining-bersepeda-korti-thumb-1f9fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5533-prosiding-seminar-nasional-fakultas-kedokteran-universitas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34976-program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik</link>
	<guid isPermaLink="false">f1e1451a41ca41af7f1d5848fd19bb66</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 18:26:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hazia awanis ]]></category>
	<category><![CDATA[ meutia zuhra ]]></category>
	<category><![CDATA[ ratna juwita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awanis,hazia,juwita,meutia,ratna,zuhra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman ibu hamil dalam melakukan aktivitas fisik dan bagaimana hal tersebut memengaruhi kualitas tidur mereka, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perubahan kualitas tidur ibu hamil seiring dengan peningkatan usia kehamilan dan intensitas aktivitas fisik yang dilakukan, sehingga dapat mengidentifikasi pola dan faktor-faktor yang memengaruhi kualitas tidur secara dinamis. Ketiga, penelitian intervensi dengan melibatkan program senam hamil atau yoga dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program tersebut dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil dan mengurangi risiko gangguan tidur, sehingga dapat memberikan rekomendasi program yang efektif untuk diterapkan di pelayanan kesehatan.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan terhadap 83 sampel ibu hamil di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati pada 27 November sampai 10 Desember 2024 didapatkan hasil ada hubungan aktifitas fisik dengan kualitas tidur ibu hamil dengan nilai p value 0,001 (p < alpha).Diharapkan Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh dapat menyediakan layanan seperti senam hamil dan prenatal yoga untuk mendukung kesehatan fisik, mental, dan edukasi bagi ibu hamil.Kepada peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian yang lebih spesifik terkait aktivitas fisik ibu hamil seperti efektivitas prenatal yoga terhadap kualitas tidur ibu hamil Aktivitas fisik sangat diperlukan oleh ibu hamil untuk melatih pernapasan dan relaksasi ibu hamil. Namun, selama kehamilan terjadi perubahan fisik dan psikologis yang dapat menyebabkan hambatan dalam aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur ibu hamil di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan correlational study. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil di poli kandungan Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati yang berjumlah 516 orang, perhitungan sampel menggunakan rumus slovin, berjumlah 83 responden diambil secara accidental sampling,. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dimana untuk mengukur aktivitas fisik menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan untuk mengukur kualitas tidur menggunakan kuesioner... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-4c27f.webp" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-4c27f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-4c27f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-4c27f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh" alt="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-39668.webp" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-39668.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-39668.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-39668.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh" alt="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-aee16.webp" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-aee16.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-aee16.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-aee16.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh" alt="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34976-program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh" target="_blank">Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman ibu hamil dalam melakukan aktivitas fisik dan bagaimana hal tersebut memengaruhi kualitas tidur mereka, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perubahan kualitas tidur ibu hamil seiring dengan peningkatan usia kehamilan dan intensitas aktivitas fisik yang dilakukan, sehingga dapat mengidentifikasi pola dan faktor-faktor yang memengaruhi kualitas tidur secara dinamis. Ketiga, penelitian intervensi dengan melibatkan program senam hamil atau yoga dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program tersebut dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil dan mengurangi risiko gangguan tidur, sehingga dapat memberikan rekomendasi program yang efektif untuk diterapkan di pelayanan kesehatan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan terhadap 83 sampel ibu hamil di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati pada 27 November sampai 10 Desember 2024 didapatkan hasil ada hubungan aktifitas fisik dengan kualitas tidur ibu hamil dengan nilai p value 0,001 (p < alpha).Diharapkan Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh dapat menyediakan layanan seperti senam hamil dan prenatal yoga untuk mendukung kesehatan fisik, mental, dan edukasi bagi ibu hamil.Kepada peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian yang lebih spesifik terkait aktivitas fisik ibu hamil seperti efektivitas prenatal yoga terhadap kualitas tidur ibu hamil
<br>Aktivitas fisik sangat diperlukan oleh ibu hamil untuk melatih pernapasan dan relaksasi ibu hamil. Namun, selama kehamilan terjadi perubahan fisik dan psikologis yang dapat menyebabkan hambatan dalam aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur ibu hamil di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan correlational study. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil di poli kandungan Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati yang berjumlah 516 orang, perhitungan sampel menggunakan rumus slovin, berjumlah 83 responden diambil secara accidental sampling,. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dimana untuk mengukur aktivitas fisik menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan untuk mengukur kualitas tidur menggunakan kuesioner...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-aee16.webp" type="image/webp" length="84598" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-4c27f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-39668.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/program-senam-hamil-gangguan-tidur-kesehatan-fisik-thumb-aee16.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34979-mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop</link>
	<guid isPermaLink="false">33d6e97fe4f3e10516ccfa86930960f8</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 18:01:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhammad nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul rahman ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul majid ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,majid,muhammad,nur,rahman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the specific cognitive and emotional processes underlying the relationship between coping strategies and mathematics anxiety in preservice teachers, potentially utilizing qualitative methods to gain deeper insights ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers: Further research should investigate the specific cognitive and emotional processes underlying the relationship between coping strategies and mathematics anxiety in preservice teachers, potentially utilizing qualitative methods to gain deeper insights into their experiences. Additionally, studies could explore the effectiveness of interventions designed to promote Problem-Focused Coping (PFC) skills among preservice teachers, examining their impact on both anxiety levels and teaching efficacy. Finally, future research could examine the role of contextual factors, such as university culture and pedagogical training, in shaping preservice teachersAo coping mechanisms and their subsequent experiences with mathematics anxiety, aiming to identify supportive environments that foster resilience and effective stress management. These investigations, encompassing approximately 200-250 words, will contribute to a more nuanced understanding of the complex interplay between anxiety, coping, and teacher preparation, ultimately informing the development of targeted support programs and pedagogical practices.. The study concluded that most preservice mathematics teachers experienced moderate levels of mathematics anxiety and predominantly employed Emotion-Focused Coping (EFC) strategies.However, the type of coping strategy used did not significantly differentiate mathematics anxiety levels among the participants.These findings suggest that other factors may play a more substantial role in shaping mathematics anxiety within this population Although numerous studies have examined mathematics anxiety among preservice teachers, research focusing on its association with stress coping strategies remains limited. This study collected data on mathematics anxiety and stress coping from 211 preservice mathematics teachers to investigate whether differences in mathematics anxiety exist based on the coping strategies they employed. A quantitative approach with a cross-sectional design was applied. The instruments included the Revised Mathematics Anxiety Survey (R-MANX) to assess mathematics anxiety and a stress... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-47e67.webp" title="JURIS - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-47e67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-47e67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-47e67.webp 1x" title="JURIS - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers" alt="JURIS - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-7a4f1.webp" title="JURIS - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-7a4f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-7a4f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-7a4f1.webp 1x" title="JURIS - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers" alt="JURIS - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-8435f.webp" title="JURIS - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-8435f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-8435f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-8435f.webp 1x" title="JURIS - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers" alt="JURIS - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34979-mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop" title="JURIS - Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers" target="_blank">Mathematics Anxiety And Stress Coping Strategies Among Preservice Mathematics Teachers</a>: Further research should investigate the specific cognitive and emotional processes underlying the relationship between coping strategies and mathematics anxiety in preservice teachers, potentially utilizing qualitative methods to gain deeper insights into their experiences. Additionally, studies could explore the effectiveness of interventions designed to promote Problem-Focused Coping (PFC) skills among preservice teachers, examining their impact on both anxiety levels and teaching efficacy. Finally, future research could examine the role of contextual factors, such as university culture and pedagogical training, in shaping preservice teachersAo coping mechanisms and their subsequent experiences with mathematics anxiety, aiming to identify supportive environments that foster resilience and effective stress management. These investigations, encompassing approximately 200-250 words, will contribute to a more nuanced understanding of the complex interplay between anxiety, coping, and teacher preparation, ultimately informing the development of targeted support programs and pedagogical practices..
<br>The study concluded that most preservice mathematics teachers experienced moderate levels of mathematics anxiety and predominantly employed Emotion-Focused Coping (EFC) strategies.However, the type of coping strategy used did not significantly differentiate mathematics anxiety levels among the participants.These findings suggest that other factors may play a more substantial role in shaping mathematics anxiety within this population
<br>Although numerous studies have examined mathematics anxiety among preservice teachers, research focusing on its association with stress coping strategies remains limited. This study collected data on mathematics anxiety and stress coping from 211 preservice mathematics teachers to investigate whether differences in mathematics anxiety exist based on the coping strategies they employed. A quantitative approach with a cross-sectional design was applied. The instruments included the Revised Mathematics Anxiety Survey (R-MANX) to assess mathematics anxiety and a stress...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-7a4f1.webp" type="image/webp" length="120118" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-47e67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-7a4f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/mathematics-anxiety-preservice-teachers-stress-cop-thumb-8435f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1173-uiad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5771-jtmt-journal-tadris-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34962-harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-p</link>
	<guid isPermaLink="false">a1e9435a24209a225368a1d4d6ec3261</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 17:57:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wartoyo hadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hadi,wartoyo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar UMKM Barokah Bakery melakukan pencatatan biaya-biaya produksi secara terperinci, termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik. Dengan demikian, UMKM dapat memahami pengeluaran yang terjadi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar UMKM Barokah Bakery melakukan pencatatan biaya-biaya produksi secara terperinci, termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik. Dengan demikian, UMKM dapat memahami pengeluaran yang terjadi selama proses produksi hingga produk siap dijual. Selain itu, disarankan untuk melakukan analisis perbandingan harga pokok produksi dengan metode full costing dan variable costing, sehingga dapat menentukan metode yang paling optimal untuk menentukan harga jual produk. Terakhir, UMKM Barokah Bakery juga disarankan untuk melakukan analisis sensitivitas terhadap harga jual produk, agar dapat mengidentifikasi dampak perubahan harga jual terhadap laba perusahaan.. Penyusunan harga pokok produksi terbukti dapat membantu Barokah Bakery, terutama dalam memperhitungkan beban-beban produksi, untuk dapat mengkalkulasi keuntungan bersih yang didapatkan dari kegiatan produksi selama satu bulan.Namun, pada penyusunan harga pokok produksi, Barokah Bakery perlu mengidentifikasi biaya-biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan produksinya.Biaya-biaya tersebut di antaranya adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik.Diperlukan pengeluaran untuk biaya bahan baku per bulan sebesar Rp 11.500, untuk biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp 4.000, dan biaya overhead pabrik sebesar Rp 17.Dari klasifikasi dan perhitungan yang telah dilakukan maka dapat disusun laporan harga pokok produksi dengan cara menjumlahkan ketiga data biaya tersebut.Dihasilkan perhitungan harga pokok produksi selama sebulan adalah sebesar Rp 27.UMKM Barokah Bakery disarankan untuk mencatat biaya-biaya dalam menghasilkan suatu produk seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya bahan penolong, biaya overhead pabrik variabel maupun tetap agar bisa memahami pengeluaran yang terjadi selama pembuatan roti sampai produk siap dijual Harga pokok produksi yang akurat merupakan hal penting yang perlu diperhatikan dalam penentuan nilai harga jual. Dengan menyusun harga pokok produksi yang tepat, pelaku UMKM akan mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan selama masa produksi, sehingga pelaku UMKM dapat memprediksi harga produk yang optimal untuk memperoleh laba. Namun, pada kenyataannya, masih banyak pelaku UMKM yang belum memperhitungkan seluruh unsur biaya dalam menentukan harga jual produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi Barokah Bakery di Kota Bogor menggunakan metode full costing dengan mengklasifikasikan secara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-4724b.webp" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-4724b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-4724b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-4724b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor" alt="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-513cc.webp" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-513cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-513cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-513cc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor" alt="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-bd538.webp" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-bd538.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-bd538.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-bd538.webp 1x" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor" alt="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34962-harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-p" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor" target="_blank">Analisis Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing pada UMKM Barokah Bakery Kota Bogor</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar UMKM Barokah Bakery melakukan pencatatan biaya-biaya produksi secara terperinci, termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik. Dengan demikian, UMKM dapat memahami pengeluaran yang terjadi selama proses produksi hingga produk siap dijual. Selain itu, disarankan untuk melakukan analisis perbandingan harga pokok produksi dengan metode full costing dan variable costing, sehingga dapat menentukan metode yang paling optimal untuk menentukan harga jual produk. Terakhir, UMKM Barokah Bakery juga disarankan untuk melakukan analisis sensitivitas terhadap harga jual produk, agar dapat mengidentifikasi dampak perubahan harga jual terhadap laba perusahaan..
<br>Penyusunan harga pokok produksi terbukti dapat membantu Barokah Bakery, terutama dalam memperhitungkan beban-beban produksi, untuk dapat mengkalkulasi keuntungan bersih yang didapatkan dari kegiatan produksi selama satu bulan.Namun, pada penyusunan harga pokok produksi, Barokah Bakery perlu mengidentifikasi biaya-biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan produksinya.Biaya-biaya tersebut di antaranya adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik.Diperlukan pengeluaran untuk biaya bahan baku per bulan sebesar Rp 11.500, untuk biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp 4.000, dan biaya overhead pabrik sebesar Rp 17.Dari klasifikasi dan perhitungan yang telah dilakukan maka dapat disusun laporan harga pokok produksi dengan cara menjumlahkan ketiga data biaya tersebut.Dihasilkan perhitungan harga pokok produksi selama sebulan adalah sebesar Rp 27.UMKM Barokah Bakery disarankan untuk mencatat biaya-biaya dalam menghasilkan suatu produk seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya bahan penolong, biaya overhead pabrik variabel maupun tetap agar bisa memahami pengeluaran yang terjadi selama pembuatan roti sampai produk siap dijual
<br>Harga pokok produksi yang akurat merupakan hal penting yang perlu diperhatikan dalam penentuan nilai harga jual. Dengan menyusun harga pokok produksi yang tepat, pelaku UMKM akan mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan selama masa produksi, sehingga pelaku UMKM dapat memprediksi harga produk yang optimal untuk memperoleh laba. Namun, pada kenyataannya, masih banyak pelaku UMKM yang belum memperhitungkan seluruh unsur biaya dalam menentukan harga jual produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi Barokah Bakery di Kota Bogor menggunakan metode full costing dengan mengklasifikasikan secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-513cc.webp" type="image/webp" length="89530" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-4724b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-513cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/harga-pokok-mahasiswa-pelaku-umkm-pengaruh-produk-thumb-bd538.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-752-unb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2667-prospek.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Di Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Di Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Di Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34980-resep-non-racikan-steril-standar-pelayan</link>
	<guid isPermaLink="false">fc24dfa4490b36df1e55f34835201f1d</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 17:53:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hazia awanis ]]></category>
	<category><![CDATA[ meutia zuhra ]]></category>
	<category><![CDATA[ ratna juwita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awanis,hazia,juwita,meutia,ratna,zuhra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep, seperti ketersediaan obat, sistem antrean, dan sumber daya manusia. Selain itu, studi komparatif antara Puskesmas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Di Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep, seperti ketersediaan obat, sistem antrean, dan sumber daya manusia. Selain itu, studi komparatif antara Puskesmas dengan fasilitas kesehatan lainnya juga dapat dilakukan untuk membandingkan waktu tunggu dan kualitas pelayanan kefarmasian. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak waktu tunggu yang singkat terhadap kepuasan pasien dan kepatuhan berobat, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian di Puskesmas.. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe, waktu tunggu pelayanan resep sudah sesuai dengan SOP Instalasi Farmasi Puskesmas Muara Satu, yaitu waktu pelayanan resep racikan adalah 08 Menit Sesuai dengan SOP (O10 Menit) dan resep non racikan adalah 05 Menit Sesuai dengan SOP (O 5 Menit) Kementerian Kesehatan RI menetapkan standar waktu tunggu maksimal 30 menit untuk resep non-racikan dan 60 menit untuk resep racikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran waktu tunggu pelayanan resep di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe serta kesesuaiannya dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara observasi langsung pada 100 sampel resep, yang terdiri dari 73 resep non-racikan dan 27 resep racikan. Data diperoleh dengan mencatat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-67981.webp" title="JURIS - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-67981.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-67981.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-67981.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe" alt="JURIS - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-c4fd4.webp" title="JURIS - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-c4fd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-c4fd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-c4fd4.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe" alt="JURIS - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-3840e.webp" title="JURIS - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-3840e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-3840e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-3840e.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe" alt="JURIS - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34980-resep-non-racikan-steril-standar-pelayan" title="JURIS - Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe" target="_blank">Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep  Di  Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep, seperti ketersediaan obat, sistem antrean, dan sumber daya manusia. Selain itu, studi komparatif antara Puskesmas dengan fasilitas kesehatan lainnya juga dapat dilakukan untuk membandingkan waktu tunggu dan kualitas pelayanan kefarmasian. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak waktu tunggu yang singkat terhadap kepuasan pasien dan kepatuhan berobat, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian di Puskesmas..
<br>Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe, waktu tunggu pelayanan resep sudah sesuai dengan SOP Instalasi Farmasi Puskesmas Muara Satu, yaitu waktu pelayanan resep racikan adalah 08 Menit Sesuai dengan SOP (O10 Menit) dan resep non racikan adalah 05 Menit Sesuai dengan SOP (O 5 Menit)
<br>Kementerian Kesehatan RI menetapkan standar waktu tunggu maksimal 30 menit untuk resep non-racikan dan 60 menit untuk resep racikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran waktu tunggu pelayanan resep di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe serta kesesuaiannya dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara observasi langsung pada 100 sampel resep, yang terdiri dari 73 resep non-racikan dan 27 resep racikan. Data diperoleh dengan mencatat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-67981.webp" type="image/webp" length="90768" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-67981.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-c4fd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/resep-non-racikan-non-steril-standar-pelayanan-min-thumb-3840e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34969-darurat-kejang-demam-ana</link>
	<guid isPermaLink="false">990c1be55e71668fdfa0c3ce83239786</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 17:23:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hazia awanis ]]></category>
	<category><![CDATA[ meutia zuhra ]]></category>
	<category><![CDATA[ ratna juwita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awanis,hazia,juwita,meutia,ratna,zuhra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam pada anak, seperti tingkat pendidikan, pekerjaan, dan akses terhadap informasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam pada anak, seperti tingkat pendidikan, pekerjaan, dan akses terhadap informasi kesehatan. Selain itu, penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dapat dilakukan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik sosio-demografi ibu dengan tingkat pengetahuan dan tindakan yang dilakukan saat anak mengalami kejang demam. Penelitian kualitatif juga dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu dalam menangani kejang demam pada anak, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan menginformasikan pengembangan intervensi yang lebih efektif. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penanganan kejang demam, diharapkan dapat dirumuskan program edukasi yang lebih tepat sasaran dan meningkatkan kemampuan ibu dalam memberikan pertolongan pertama yang benar saat anak mengalami kejang demam.. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang upaya penanganan pertama kejang demam pada anak yaitu sebanyak 153 ibu (81,0%), berpengetahuan cukup 26 ibu (13,8%), dan berpengetahuan kurang 10 ibu (5,3%).Penelitian ini merekomendasikan kepada puskesmas setempat untuk tetap memberikan pelatihan kepada ibu mengenai penatalaksanaan kejang demam di rumah, agar ibu dapat lebih memahami tata cara yang benar dan tepat dalam menangani kondisi tersebut serta menghindari tindakan yang tidak tepat yang berpotensi memperburuk keadaan anak Pengetahuan ibu tentang upaya penanganan kejang demam pada anak sangat diperlukan, karena ibu memiliki peran utama dalam memberikan pertolongan pertama kejang demam. Kejang demam merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak, dengan potensi komplikasi serius jika tidak ditangani dengan benar. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu (usia 20-30 tahun) mengenai upaya penanganan kejang demam pada anak di kecamatan Baiturrahman Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 189 ibu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner yang telah disesuaikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-c4967.webp" title="JURIS - Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-c4967.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-c4967.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-c4967.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh" alt="JURIS - Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-5760f.webp" title="JURIS - Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-5760f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-5760f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-5760f.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh" alt="JURIS - Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34969-darurat-kejang-demam-ana" title="JURIS - Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh" target="_blank">Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh</a>: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam pada anak, seperti tingkat pendidikan, pekerjaan, dan akses terhadap informasi kesehatan. Selain itu, penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dapat dilakukan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik sosio-demografi ibu dengan tingkat pengetahuan dan tindakan yang dilakukan saat anak mengalami kejang demam.  Penelitian kualitatif juga dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu dalam menangani kejang demam pada anak, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan menginformasikan pengembangan intervensi yang lebih efektif.  Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penanganan kejang demam, diharapkan dapat dirumuskan program edukasi yang lebih tepat sasaran dan meningkatkan kemampuan ibu dalam memberikan pertolongan pertama yang benar saat anak mengalami kejang demam..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang upaya penanganan pertama kejang demam pada anak yaitu sebanyak 153 ibu (81,0%), berpengetahuan cukup 26 ibu (13,8%), dan berpengetahuan kurang 10 ibu (5,3%).Penelitian ini merekomendasikan kepada puskesmas setempat untuk tetap memberikan pelatihan kepada ibu mengenai penatalaksanaan kejang demam di rumah, agar ibu dapat lebih memahami tata cara yang benar dan tepat dalam menangani kondisi tersebut serta menghindari tindakan yang tidak tepat yang berpotensi memperburuk keadaan anak
<br>Pengetahuan ibu tentang upaya penanganan kejang demam pada anak sangat diperlukan, karena ibu memiliki peran utama dalam memberikan pertolongan pertama kejang demam. Kejang demam merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak, dengan potensi komplikasi serius jika tidak ditangani dengan benar. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu (usia 20-30 tahun) mengenai upaya penanganan kejang demam pada anak di kecamatan Baiturrahman Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 189 ibu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner yang telah disesuaikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-c4967.webp" type="image/webp" length="85696" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-c4967.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/darurat-kejang-demam-anak-peran-dokter-penanganan-thumb-5760f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran di Rumah Sakit Meuraxa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran di Rumah Sakit Meuraxa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran di Rumah Sakit Meuraxa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34974-kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-ra</link>
	<guid isPermaLink="false">3175427698161ed2a40d429f3f14ef14</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 17:22:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hazia awanis ]]></category>
	<category><![CDATA[ meutia zuhra ]]></category>
	<category><![CDATA[ ratna juwita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[awanis,hazia,juwita,meutia,ratna,zuhra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat empati petugas pendaftaran, seperti pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran di Rumah Sakit Meuraxa: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat empati petugas pendaftaran, seperti pelatihan khusus atau program mentoring. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman pasien dalam berkomunikasi dengan petugas pendaftaran, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan dan harapan pasien. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan komunikasi yang telah diterapkan, serta dampaknya terhadap kepuasan pasien dan kualitas pelayanan secara keseluruhan. Dengan menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi komunikasi efektif, memahami pengalaman pasien, dan mengevaluasi efektivitas program pelatihan, diharapkan dapat meningkatkan kualitas komunikasi antara petugas pendaftaran dan pasien, sehingga berdampak positif pada kepuasan pasien dan keberhasilan pelayanan kesehatan.. Secara umum, tingkat komunikasi efektif yang diterapkan petugas pendaftaran berada pada kategori baik, yaitu sebanyak 92,3%, secara khusus, tingkat komunikasi efektif yang diterapkan petugas pendaftaran memiliki hasil baik tertinggi pada indikator clarity yaitu sebanyak 63,8% dan hasil kurang tertinggi pada indikator audible sebanyak 92,3% dan secara keseluruhan tingkat kepuasan pasien terhadap komunikasi efektif yang diterapkan petugas pendaftaran di Rumah Sakit umum Meuraxa Kota Banda Aceh berada pada kategori baik Keberhasilan petugas pendaftaran dalam berkomunikasi dengan baik dengan pasien merupakan aspek krusial dalam proses pendaftaran. Petugas pendaftaran bertanggung jawab menyampaikan informasi penting dan memastikan pasien memahami prosedur yang harus dipatuhi. Komunikasi tersebut harus disampaikan secara ramah, aktif, ulet, serta terampil agar pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran komunikasi efektif petugas pendaftaran di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik yang digunakan adalah Quota Sampling dan angket. Penelitian dilakukan di poli rawat jalan dengan jumlah populasi sebanyak 14.542 dan besar sampel sebanyak 221 responden. Hasil penelitian menunjukkan gambaran komunikasi efektif pada kategori... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-0be7d.webp" title="JURIS - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-0be7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-0be7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-0be7d.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa" alt="JURIS - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-34631.webp" title="JURIS - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-34631.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-34631.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-34631.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa" alt="JURIS - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-28df5.webp" title="JURIS - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-28df5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-28df5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-28df5.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa" alt="JURIS - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34974-kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-ra" title="JURIS - Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa" target="_blank">Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran  di Rumah Sakit Meuraxa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat empati petugas pendaftaran, seperti pelatihan khusus atau program mentoring. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman pasien dalam berkomunikasi dengan petugas pendaftaran, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan dan harapan pasien. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan komunikasi yang telah diterapkan, serta dampaknya terhadap kepuasan pasien dan kualitas pelayanan secara keseluruhan. Dengan menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi komunikasi efektif, memahami pengalaman pasien, dan mengevaluasi efektivitas program pelatihan, diharapkan dapat meningkatkan kualitas komunikasi antara petugas pendaftaran dan pasien, sehingga berdampak positif pada kepuasan pasien dan keberhasilan pelayanan kesehatan..
<br>Secara umum, tingkat komunikasi efektif yang diterapkan petugas pendaftaran berada pada kategori baik, yaitu sebanyak 92,3%, secara khusus, tingkat komunikasi efektif yang diterapkan petugas pendaftaran memiliki hasil baik tertinggi pada indikator clarity yaitu sebanyak 63,8% dan hasil kurang tertinggi pada indikator audible sebanyak 92,3% dan secara keseluruhan tingkat kepuasan pasien terhadap komunikasi efektif yang diterapkan petugas pendaftaran di Rumah Sakit umum Meuraxa Kota Banda Aceh berada pada kategori baik
<br>Keberhasilan petugas pendaftaran dalam berkomunikasi dengan baik dengan pasien merupakan aspek krusial dalam proses pendaftaran. Petugas pendaftaran bertanggung jawab menyampaikan informasi penting dan memastikan pasien memahami prosedur yang harus dipatuhi. Komunikasi tersebut harus disampaikan secara ramah, aktif, ulet, serta terampil agar pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran komunikasi efektif petugas pendaftaran di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik yang digunakan adalah Quota Sampling dan angket. Penelitian dilakukan di poli rawat jalan dengan jumlah populasi sebanyak 14.542 dan besar sampel sebanyak 221 responden. Hasil penelitian menunjukkan gambaran komunikasi efektif pada kategori...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-0be7d.webp" type="image/webp" length="84254" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-0be7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-34631.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/kualitas-komunikasi-pelatihan-pasien-rawat-jalan-h-thumb-28df5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 06 Apr 2026 21:12:46 +0700. 12 items. Served in: 5.393 seconds [rss] -->
