<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 23 Apr 2026 14:33:29 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 14:33:29 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-23T14:33:29+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41422-john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inkl</link>
	<guid isPermaLink="false">8c677da8315adbfe69ac840aa4b73af6</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 22:03:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ulee kareng ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ chik puasa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chik,contact,kareng,puasa,ulee,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep Locke tentang pengalaman dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum pendidikan modern, khususnya dalam pengembangan metode pembelajaran berbasis proyek dan penemuan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep Locke tentang pengalaman dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum pendidikan modern, khususnya dalam pengembangan metode pembelajaran berbasis proyek dan penemuan. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pandangan Locke tentang pendidikan dengan filosofi pendidikan dari tokoh-tokoh lain, seperti Jean-Jacques Rousseau atau Maria Montessori, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam pendekatan mereka. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada relevansi konsep hak asasi manusia dalam pendidikan yang diadvokasi oleh Locke dalam konteks pendidikan inklusif dan keberagaman budaya, serta bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang adil dan setara bagi semua siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pemikiran Locke dapat terus menginspirasi dan membentuk praktik pendidikan di masa depan, serta berkontribusi pada pengembangan sistem pendidikan yang lebih relevan dan efektif.. John Locke, seorang filsuf terkemuka abad ke-17, memainkan peran sentral dalam perkembangan ilmu filsafat dan pendidikan.Pemikirannya menekankan pentingnya pengalaman sebagai landasan pembentukan pengetahuan dan karakter individu, dengan konsep 'tabula rasa' sebagai dasar pemikirannya.Pandangan Locke tentang pendidikan juga menyoroti peran penting orang tua dan guru dalam membimbing anak-anak, serta pengembangan keterampilan karakter, etika, dan nilai-nilai moral Pemikiran John Locke tentang pendidikan telah menjadi subjek penting dalam kajian ilmu pendidikan. Latar belakang masalah mengemukakan kompleksitas tuntutan masyarakat pada masa Locke dan bagaimana pemikirannya berusaha menjawab tantangan pendidikan pada zamannya. Penelitian ini bertujuan untuk merinci konsep-konsep pendidikan Locke, menganalisis landasan filosofisnya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap perkembangan sistem pendidikan. Metode penelitian melibatkan telaah pustaka intensif terhadap karya-karya asli Locke dan interpretasi para ahli. Hasil penelitian menguraikan pandangan Locke tentang peran pengalaman dan asal-usul pengetahuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" alt="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-03e95.webp" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-03e95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-03e95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-03e95.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" alt="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" alt="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41422-john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inkl" title="JURIS - Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan" target="_blank">Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep Locke tentang pengalaman dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum pendidikan modern, khususnya dalam pengembangan metode pembelajaran berbasis proyek dan penemuan. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pandangan Locke tentang pendidikan dengan filosofi pendidikan dari tokoh-tokoh lain, seperti Jean-Jacques Rousseau atau Maria Montessori, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam pendekatan mereka. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada relevansi konsep hak asasi manusia dalam pendidikan yang diadvokasi oleh Locke dalam konteks pendidikan inklusif dan keberagaman budaya, serta bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang adil dan setara bagi semua siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pemikiran Locke dapat terus menginspirasi dan membentuk praktik pendidikan di masa depan, serta berkontribusi pada pengembangan sistem pendidikan yang lebih relevan dan efektif..
<br>John Locke, seorang filsuf terkemuka abad ke-17, memainkan peran sentral dalam perkembangan ilmu filsafat dan pendidikan.Pemikirannya menekankan pentingnya pengalaman sebagai landasan pembentukan pengetahuan dan karakter individu, dengan konsep 'tabula rasa' sebagai dasar pemikirannya.Pandangan Locke tentang pendidikan juga menyoroti peran penting orang tua dan guru dalam membimbing anak-anak, serta pengembangan keterampilan karakter, etika, dan nilai-nilai moral
<br>Pemikiran John Locke tentang pendidikan telah menjadi subjek penting dalam kajian ilmu pendidikan. Latar belakang masalah mengemukakan kompleksitas tuntutan masyarakat pada masa Locke dan bagaimana pemikirannya berusaha menjawab tantangan pendidikan pada zamannya. Penelitian ini bertujuan untuk merinci konsep-konsep pendidikan Locke, menganalisis landasan filosofisnya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap perkembangan sistem pendidikan. Metode penelitian melibatkan telaah pustaka intensif terhadap karya-karya asli Locke dan interpretasi para ahli. Hasil penelitian menguraikan pandangan Locke tentang peran pengalaman dan asal-usul pengetahuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp" type="image/webp" length="64944" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-bdc75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-03e95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/john-locke-pemikiran-pendidikan-konteks-inklusif-k-thumb-62f5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3540-lakaspia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16587-jurnal-ilmiah-guru-madrasah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41421-lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi</link>
	<guid isPermaLink="false">8570b2f34f96dd1bead18e05e3dea261</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 22:00:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap lunturnya sektor pertanian di perkotaan, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mencari solusi yang lebih komprehensif. Pertama, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan model pertanian perkotaan yang berkelanjutan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan: Berdasarkan analisis terhadap lunturnya sektor pertanian di perkotaan, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mencari solusi yang lebih komprehensif. Pertama, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan model pertanian perkotaan yang berkelanjutan, seperti pertanian vertikal atau hidroponik, yang dapat memaksimalkan penggunaan lahan terbatas dan meningkatkan produktivitas pangan lokal. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas kebijakan pemerintah dalam melindungi lahan pertanian dan memberikan insentif bagi petani muda agar tertarik terjun ke sektor pertanian. Penelitian ini dapat mencakup analisis perbandingan kebijakan di negara-negara lain yang berhasil mempertahankan sektor pertaniannya di tengah urbanisasi. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk memahami dampak psikologis dan sosial dari hilangnya mata pencaharian petani akibat alih fungsi lahan, serta mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui program pelatihan keterampilan dan diversifikasi ekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan untuk menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perkotaan.. Pertumbuhan ekonomi perkotaan yang berfokus pada sektor industri menyebabkan alih fungsi lahan pertanian, yang diperparah oleh proyek pembangunan nasional dan kepentingan investor.Kondisi ini diperburuk oleh kurangnya dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian dan menurunnya minat generasi muda untuk menjadi petani.Lunturnya sektor pertanian ini mengancam ketahanan pangan dan menunjukkan ketergantungan Indonesia pada negara lain, sesuai dengan teori ketergantungan yang menjelaskan eksploitasi negara satelit oleh negara pusat Sektor pertanian merupakan sektor penting untuk ketahanan pangan di Indonesia. Namun, pemerintah hanya berfokus pada pembangunan melalui sektor industri, sehingga pertanian luntur akibat masuknya sektor modern melalui hubungan negara pusat-satelit. Hal tersebut terlihat alih fungsi lahan pertanian yang sering terjadi di perkotaan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana lunturnya sektor pertanian di perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Data didapatkan melalui sumber berita, hingga jurnal yang menjelaskan pembangunan sektor industri yang menggeser lahan pertanian. Analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman. Data diklasifikasikan sesuai dengan rumusan masalah, kemudian direduksi menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-22ce2.webp" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-22ce2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-22ce2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-22ce2.webp 1x" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" alt="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp 1x" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" alt="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-acd8e.webp" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-acd8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-acd8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-acd8e.webp 1x" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" alt="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41421-lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi" title="JURIS - Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan" target="_blank">Lunturnya Sektor Pertanian Di Perkotaan</a>: Berdasarkan analisis terhadap lunturnya sektor pertanian di perkotaan, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mencari solusi yang lebih komprehensif. Pertama, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan model pertanian perkotaan yang berkelanjutan, seperti pertanian vertikal atau hidroponik, yang dapat memaksimalkan penggunaan lahan terbatas dan meningkatkan produktivitas pangan lokal. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas kebijakan pemerintah dalam melindungi lahan pertanian dan memberikan insentif bagi petani muda agar tertarik terjun ke sektor pertanian. Penelitian ini dapat mencakup analisis perbandingan kebijakan di negara-negara lain yang berhasil mempertahankan sektor pertaniannya di tengah urbanisasi. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk memahami dampak psikologis dan sosial dari hilangnya mata pencaharian petani akibat alih fungsi lahan, serta mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui program pelatihan keterampilan dan diversifikasi ekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan untuk menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perkotaan..
<br>Pertumbuhan ekonomi perkotaan yang berfokus pada sektor industri menyebabkan alih fungsi lahan pertanian, yang diperparah oleh proyek pembangunan nasional dan kepentingan investor.Kondisi ini diperburuk oleh kurangnya dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian dan menurunnya minat generasi muda untuk menjadi petani.Lunturnya sektor pertanian ini mengancam ketahanan pangan dan menunjukkan ketergantungan Indonesia pada negara lain, sesuai dengan teori ketergantungan yang menjelaskan eksploitasi negara satelit oleh negara pusat
<br>Sektor pertanian merupakan sektor penting untuk ketahanan pangan di Indonesia. Namun, pemerintah hanya berfokus pada pembangunan melalui sektor industri, sehingga pertanian luntur akibat masuknya sektor modern melalui hubungan negara pusat-satelit. Hal tersebut terlihat alih fungsi lahan pertanian yang sering terjadi di perkotaan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana lunturnya sektor pertanian di perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Data didapatkan melalui sumber berita, hingga jurnal yang menjelaskan pembangunan sektor industri yang menggeser lahan pertanian. Analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman. Data diklasifikasikan sesuai dengan rumusan masalah, kemudian direduksi menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp" type="image/webp" length="56506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-22ce2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-7cc3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/lahan-pertanian-pertumbuhan-sektor-industri-fungsi-thumb-acd8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2535-thejournalish.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10874-journal-publishing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41402-adaptabilitas-karier-identitas-remaja-remaj</link>
	<guid isPermaLink="false">2ebb25b615d69eed786fa7a4dc5c685b</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:44:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lisensi cc 4 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ road issn ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4,cc,issn,lisensi,road,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti mengenai para remaja siswa SMA atau para remaja tingkat mahasiswa. Selain itu dalam pengambilan sampel perlu mempertimbangkan dari yayasan sekolah yang berbeda, misalkan SMK, SMA, dan swasta atau negeri. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja: Penelitian selanjutnya dapat meneliti mengenai para remaja siswa SMA atau para remaja tingkat mahasiswa. Selain itu dalam pengambilan sampel perlu mempertimbangkan dari yayasan sekolah yang berbeda, misalkan SMK, SMA, dan swasta atau negeri. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan meneliti faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi adaptabilitas karier remaja, seperti dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya, serta pengaruh media sosial terhadap pilihan karier. Lebih lanjut, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi program intervensi yang efektif untuk meningkatkan adaptabilitas karier remaja, khususnya bagi mereka yang menghadapi kesulitan dalam memilih karier.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima, yang berarti adaptabilitas karier pada remaja cenderung tinggi.Adaptabilitas karier pada remaja dalam penelitian ini dikatakan tinggi karena remaja memiliki kepedulian mengenai karier mereka, mencari informasi mengenai karier yang diminati, tidak ragu dalam pemilihan karier, dan memiliki tanggung jawab dalam menentukan karier.Dimensi kepedulian merupakan aspek yang paling tinggi dari semua aspek dimensi pada adaptabilitas karier.Jika dilihat dari dimensi kepedulian, yaitu remaja memilih sebuah jurusan karier dan remaja memilih sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran adaptabilitas karier pada remaja. Subjek pada penelitian ini melibatkan 332 orang remaja yang ada pada jenjang pendidikan SMA (Sekolah Menengah Atas) wilayah DKI Jakarta, yaitu pada kelas X, XI, dan XII. Subjek merupakan remaja yang berusia 15-18 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala adaptabilitas karier. Skala adaptabilitas karier diadaptasi dari alat ukur Career Adapt-Abilities Scale (CAAS) oleh Savickas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-515ee.webp" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-515ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-515ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-515ee.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" alt="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" alt="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-a6b93.webp" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-a6b93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-a6b93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-a6b93.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" alt="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41402-adaptabilitas-karier-identitas-remaja-remaj" title="JURIS - Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja" target="_blank">Gambaran Adaptabilitas Karier Remaja</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti mengenai para remaja siswa SMA atau para remaja tingkat mahasiswa. Selain itu dalam pengambilan sampel perlu mempertimbangkan dari yayasan sekolah yang berbeda, misalkan SMK, SMA, dan swasta atau negeri. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan meneliti faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi adaptabilitas karier remaja, seperti dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya, serta pengaruh media sosial terhadap pilihan karier. Lebih lanjut, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi program intervensi yang efektif untuk meningkatkan adaptabilitas karier remaja, khususnya bagi mereka yang menghadapi kesulitan dalam memilih karier..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima, yang berarti adaptabilitas karier pada remaja cenderung tinggi.Adaptabilitas karier pada remaja dalam penelitian ini dikatakan tinggi karena remaja memiliki kepedulian mengenai karier mereka, mencari informasi mengenai karier yang diminati, tidak ragu dalam pemilihan karier, dan memiliki tanggung jawab dalam menentukan karier.Dimensi kepedulian merupakan aspek yang paling tinggi dari semua aspek dimensi pada adaptabilitas karier.Jika dilihat dari dimensi kepedulian, yaitu remaja memilih sebuah jurusan karier dan remaja memilih sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran adaptabilitas karier pada remaja. Subjek pada penelitian ini melibatkan 332 orang remaja yang ada pada jenjang pendidikan SMA (Sekolah Menengah Atas) wilayah DKI Jakarta, yaitu pada kelas X, XI, dan XII. Subjek merupakan remaja yang berusia 15-18 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala adaptabilitas karier. Skala adaptabilitas karier diadaptasi dari alat ukur Career Adapt-Abilities Scale (CAAS) oleh Savickas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp" type="image/webp" length="95456" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-515ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-5495a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/adaptabilitas-karier-identitas-remaja-siswa-sma-sk-thumb-a6b93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4325-jurnal-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Proximate levels physical characteristics and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish Channa striata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Proximate levels physical characteristics and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish Channa striata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Proximate levels physical characteristics and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish Channa striata ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41419-ikan-gabus-salmon-olahan-daging-ik</link>
	<guid isPermaLink="false">bdefbfcc6cd4df8c430517cc1cb1709c</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:42:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan formulasi brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus agar dapat meningkatkan daya terima ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata): Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan formulasi brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus agar dapat meningkatkan daya terima konsumen, terutama dengan memperhatikan kombinasi bahan tambahan lain seperti serat atau prebiotik untuk meningkatkan kandungan gizi dan kesehatan brownies. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengolahan ikan gabus menjadi produk turunan seperti tepung atau ekstrak protein untuk meningkatkan stabilitas dan efisiensi penggunaan dalam formulasi brownies. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh metode pengolahan ikan gabus yang berbeda (misalnya, fermentasi atau ekstrusi) terhadap karakteristik fungsional dan sensori brownies mocaf, sehingga dapat menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik dan lebih beragam.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ikan gabus berpengaruh secara signifikan terhadap kadar air, kadar protein serta sifat sensoris warna, rasa, dan tekstur brownies mocaf.Brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus mempunyai kadar air 39,2%-48,7%, kadar abu 1,4-1,5%, kadar protein 7,7-17,7%, kadar lemak 32,9-35,4%, dan kadar karbohidrat 9,4-22,2%.Semakin banyak penambahan ikan gabus akan menurunkan nilai kesukaan brownies mocaf Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar proksimat, karakteristik fisik, dan karakteristik sensori brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus (Channa striata). Penelitian eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap untuk mengkaji kadar proksimat, karakteristik fisik, dan karakteristik sensori. Konsentrasi daging ikan gabus terdiri dari 4 taraf perlakuan (0 g, 60 g, 80 g, dan 100 g). Analisis statistik menggunakan uji One-Way ANOVA dan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ikan gabus berpengaruh secara signifikan terhadap kadar air, kadar protein serta sifat sensoris warna, rasa, dan tekstur brownies mocaf. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp 1x" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" alt="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-c3ddf.webp" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-c3ddf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-c3ddf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-c3ddf.webp 1x" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" alt="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp 1x" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" alt="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41419-ikan-gabus-salmon-olahan-daging-ik" title="JURIS - Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)" target="_blank">Proximate levels, physical characteristics, and sensory characteristics of mocaf brownies with the addition of snakehead fish (Channa striata)</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan formulasi brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus agar dapat meningkatkan daya terima konsumen, terutama dengan memperhatikan kombinasi bahan tambahan lain seperti serat atau prebiotik untuk meningkatkan kandungan gizi dan kesehatan brownies. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengolahan ikan gabus menjadi produk turunan seperti tepung atau ekstrak protein untuk meningkatkan stabilitas dan efisiensi penggunaan dalam formulasi brownies. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh metode pengolahan ikan gabus yang berbeda (misalnya, fermentasi atau ekstrusi) terhadap karakteristik fungsional dan sensori brownies mocaf, sehingga dapat menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik dan lebih beragam..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ikan gabus berpengaruh secara signifikan terhadap kadar air, kadar protein serta sifat sensoris warna, rasa, dan tekstur brownies mocaf.Brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus mempunyai kadar air 39,2%-48,7%, kadar abu 1,4-1,5%, kadar protein 7,7-17,7%, kadar lemak 32,9-35,4%, dan kadar karbohidrat 9,4-22,2%.Semakin banyak penambahan ikan gabus akan menurunkan nilai kesukaan brownies mocaf
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar proksimat, karakteristik fisik, dan karakteristik sensori brownies mocaf dengan penambahan ikan gabus (Channa striata). Penelitian eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap untuk mengkaji kadar proksimat, karakteristik fisik, dan karakteristik sensori. Konsentrasi daging ikan gabus terdiri dari 4 taraf perlakuan (0 g, 60 g, 80 g, dan 100 g). Analisis statistik menggunakan uji One-Way ANOVA dan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ikan gabus berpengaruh secara signifikan terhadap kadar air, kadar protein serta sifat sensoris warna, rasa, dan tekstur brownies mocaf.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp" type="image/webp" length="83216" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-bed14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-c3ddf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/ikan-gabus-salmon-olahan-daging-telur-brownies-moc-thumb-dad0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1419-almaata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7124-jurnal-gizi-dietetik-indonesia-indonesian-journal-nutrition.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy REBT untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy REBT untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy REBT untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41401-self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-est</link>
	<guid isPermaLink="false">375c8741a56ca6df9bb23a67b2623c25</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:11:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lisensi cc 4 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ road issn ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4,cc,issn,lisensi,road,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan subjek penelitian, tidak hanya pada siswa SMP, tetapi juga pada jenjang pendidikan lain seperti SMA atau perguruan tinggi, untuk melihat apakah efektivitas REBT tetap konsisten pada kelompok ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan subjek penelitian, tidak hanya pada siswa SMP, tetapi juga pada jenjang pendidikan lain seperti SMA atau perguruan tinggi, untuk melihat apakah efektivitas REBT tetap konsisten pada kelompok usia yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang dapat memoderasi efektivitas REBT, seperti jenis kelamin, latar belakang sosial ekonomi, atau tingkat keparahan bullying yang dialami, sehingga intervensi REBT dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing individu. Lebih lanjut, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan REBT dalam kombinasi dengan pendekatan terapi lain, seperti terapi kognitif perilaku (CBT) atau terapi kelompok, untuk melihat apakah kombinasi tersebut dapat menghasilkan efek sinergis yang lebih besar dalam meningkatkan self esteem dan mengatasi dampak bullying pada siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai efektivitas REBT dan membantu mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah bullying dan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa.. Pemberian REBT terbukti efektif untuk meningkatkan self esteem siswa SMP korban bullying.Lima orang subjek menunjukkan peningkatan self esteem dari kategori rendah menjadi kategori sedang setelah menerima REBT, dan self esteem mereka tetap bertahan di kategori sedang setelah 2 minggu perlakuan.REBT memberikan hasil yang lebih optimal apabila diberikan kepada subjek yang memiliki kapasitas intelektual rata-rata atas dan aktif selama sesi terapi berlangsung Rational emotive behavior therapy (REBT) adalah terapi yang berusaha mengubah pikiran irasional menjadi rasional sehingga subjek memiliki perasaan berharga, mampu, dan diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas REBT untuk meningkatkan self esteem pada siswa SMP korban bullying. Terapi berlangsung selama 10 jam yang disajikan dalam 4 sesi dan setiap sesinya berlangsung sekitar 2,5 jam. Subjek penelitian adalah sepuluh siswa SMP korban bullying secara fisik, verbal dan relasional, memiliki self esteem yang rendah, dan memiliki skor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" alt="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" alt="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-e6964.webp" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-e6964.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-e6964.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-e6964.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" alt="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41401-self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-est" title="JURIS - Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying" target="_blank">Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan subjek penelitian, tidak hanya pada siswa SMP, tetapi juga pada jenjang pendidikan lain seperti SMA atau perguruan tinggi, untuk melihat apakah efektivitas REBT tetap konsisten pada kelompok usia yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang dapat memoderasi efektivitas REBT, seperti jenis kelamin, latar belakang sosial ekonomi, atau tingkat keparahan bullying yang dialami, sehingga intervensi REBT dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing individu. Lebih lanjut, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan REBT dalam kombinasi dengan pendekatan terapi lain, seperti terapi kognitif perilaku (CBT) atau terapi kelompok, untuk melihat apakah kombinasi tersebut dapat menghasilkan efek sinergis yang lebih besar dalam meningkatkan self esteem dan mengatasi dampak bullying pada siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai efektivitas REBT dan membantu mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah bullying dan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa..
<br>Pemberian REBT terbukti efektif untuk meningkatkan self esteem siswa SMP korban bullying.Lima orang subjek menunjukkan peningkatan self esteem dari kategori rendah menjadi kategori sedang setelah menerima REBT, dan self esteem mereka tetap bertahan di kategori sedang setelah 2 minggu perlakuan.REBT memberikan hasil yang lebih optimal apabila diberikan kepada subjek yang memiliki kapasitas intelektual rata-rata atas dan aktif selama sesi terapi berlangsung
<br>Rational emotive behavior therapy (REBT) adalah terapi yang berusaha mengubah pikiran irasional menjadi rasional sehingga subjek memiliki perasaan berharga, mampu, dan diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas REBT untuk meningkatkan self esteem pada siswa SMP korban bullying. Terapi berlangsung selama 10 jam yang disajikan dalam 4 sesi dan setiap sesinya berlangsung sekitar 2,5 jam. Subjek penelitian adalah sepuluh siswa SMP korban bullying secara fisik, verbal dan relasional, memiliki self esteem yang rendah, dan memiliki skor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp" type="image/webp" length="102884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-50a22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-0696b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/self-esteem-keluarga-behavior-therap-rebt-bullying-thumb-e6964.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4325-jurnal-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response TPR untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response TPR untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response TPR untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41405-pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara</link>
	<guid isPermaLink="false">9649908a7b6101a51c2e76cd4e3873c5</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:08:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ulee kareng ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ chik puasa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chik,contact,kareng,puasa,ulee,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model pembelajaran TPR dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris daring, mengingat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model pembelajaran TPR dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris daring, mengingat perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran yang fleksibel. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi aktivitas TPR yang lebih kreatif dan kontekstual, disesuaikan dengan minat dan kebutuhan siswa, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan model TPR terhadap aspek-aspek lain dalam keterampilan berbahasa Inggris, seperti kemampuan mendengarkan, membaca, dan menulis, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak model ini terhadap pengembangan kemampuan berbahasa Inggris secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif dan relevan bagi siswa.. Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Totally Physical Response (TPR) dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa kelas VIII MTs Negeri 13 Jakarta Selatan, sebagaimana dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata dari 63.Penerapan model pembelajaran TPR setiap siklus meningkatkan efektivitas pembelajaran dan berpengaruh terhadap penguasaan kosakata siswa.Dengan demikian, model pembelajaran Totally Physical Response (TPR) terbukti berhasil meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara pada mata pelajaran bahasa Inggris siswa kelas VIII di MTsN 13 Jakarta Selatan menggunakan model pembelajaran Totally Physical Response (TPR). Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan jumlah 2 siklus dan pra siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 33 siswa. Data hasil penelitian diperoleh melalui observasi dan tes dengan beberapa tahapan dalam setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Totally Physical... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-524f2.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-524f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-524f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-524f2.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41405-pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model pembelajaran TPR dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris daring, mengingat perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran yang fleksibel. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi aktivitas TPR yang lebih kreatif dan kontekstual, disesuaikan dengan minat dan kebutuhan siswa, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan model TPR terhadap aspek-aspek lain dalam keterampilan berbahasa Inggris, seperti kemampuan mendengarkan, membaca, dan menulis, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak model ini terhadap pengembangan kemampuan berbahasa Inggris secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif dan relevan bagi siswa..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Totally Physical Response (TPR) dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa kelas VIII MTs Negeri 13 Jakarta Selatan, sebagaimana dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata dari 63.Penerapan model pembelajaran TPR setiap siklus meningkatkan efektivitas pembelajaran dan berpengaruh terhadap penguasaan kosakata siswa.Dengan demikian, model pembelajaran Totally Physical Response (TPR) terbukti berhasil meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara pada mata pelajaran bahasa Inggris siswa kelas VIII di MTsN 13 Jakarta Selatan menggunakan model pembelajaran Totally Physical Response (TPR). Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan jumlah 2 siklus dan pra siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 33 siswa. Data hasil penelitian diperoleh melalui observasi dan tes dengan beberapa tahapan dalam setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Totally Physical...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp" type="image/webp" length="72932" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-2ca7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-5d353.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/pra-siklus-physical-response-tpr-model-pembelajara-thumb-524f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3540-lakaspia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16587-jurnal-ilmiah-guru-madrasah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41400-wisata-alam-program-kewirausahaan-pengemba</link>
	<guid isPermaLink="false">17c9c8db80d088716f8829681a1ccd9a</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:05:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sungai alam ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs pkp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ojs,pkp,sungai]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program kewirausahaan ini dalam jangka panjang, dengan melacak perkembangan siswa setelah mereka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program kewirausahaan ini dalam jangka panjang, dengan melacak perkembangan siswa setelah mereka menyelesaikan sekolah dasar. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak program kewirausahaan di SDN Kebonbera dengan program serupa di sekolah lain, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kurikulum kewirausahaan yang lebih terintegrasi dan komprehensif, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah dan komunitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pendidikan kewirausahaan di Indonesia, serta membantu menciptakan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.. Program penanaman jiwa kewirausahaan di SDN Kebonbera berhasil memperkenalkan dan mengembangkan keterampilan kewirausahaan pada siswa usia dini.Implementasi program ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep dasar kewirausahaan, serta meningkatkan rasa percaya diri dan keterampilan problem-solving mereka.Kegiatan berbasis proyek dan simulasi bisnis yang diterapkan dalam program berhasil melibatkan siswa secara aktif dan membekali mereka dengan keterampilan praktis yang relevan Pendidikan kewirausahaan di usia dini memiliki potensi besar untuk membentuk karakter dan keterampilan yang diperlukan dalam dunia bisnis modern. Penelitian ini berfokus pada inisiatif penanaman jiwa kewirausahaan di SDN Kebonbera, Rumah Transisi UBJ, Sukabumi, dengan tujuan untuk mengintegrasikan konsep kewirausahaan dalam kurikulum sekolah dasar. Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar mengenai kewirausahaan, termasuk kreativitas, inovasi, dan keterampilan manajerial dasar.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-f722b.webp" title="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-f722b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-f722b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-f722b.webp 1x" title="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" alt="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp" title="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp 1x" title="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" alt="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41400-wisata-alam-program-kewirausahaan-pengemba" title="JURIS - Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi" target="_blank">Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Pada Usia Dini di SDN Kebonbera Rumah Transisi UBJ di Sukabumi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program kewirausahaan ini dalam jangka panjang, dengan melacak perkembangan siswa setelah mereka menyelesaikan sekolah dasar. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak program kewirausahaan di SDN Kebonbera dengan program serupa di sekolah lain, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kurikulum kewirausahaan yang lebih terintegrasi dan komprehensif, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah dan komunitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pendidikan kewirausahaan di Indonesia, serta membantu menciptakan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing..
<br>Program penanaman jiwa kewirausahaan di SDN Kebonbera berhasil memperkenalkan dan mengembangkan keterampilan kewirausahaan pada siswa usia dini.Implementasi program ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep dasar kewirausahaan, serta meningkatkan rasa percaya diri dan keterampilan problem-solving mereka.Kegiatan berbasis proyek dan simulasi bisnis yang diterapkan dalam program berhasil melibatkan siswa secara aktif dan membekali mereka dengan keterampilan praktis yang relevan
<br>Pendidikan kewirausahaan di usia dini memiliki potensi besar untuk membentuk karakter dan keterampilan yang diperlukan dalam dunia bisnis modern. Penelitian ini berfokus pada inisiatif penanaman jiwa kewirausahaan di SDN Kebonbera, Rumah Transisi UBJ, Sukabumi, dengan tujuan untuk mengintegrasikan konsep kewirausahaan dalam kurikulum sekolah dasar. Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar mengenai kewirausahaan, termasuk kreativitas, inovasi, dan keterampilan manajerial dasar....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp" type="image/webp" length="97912" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-f722b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/wisata-alam-program-kewirausahaan-pengembangan-efe-thumb-61164.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-901-isnjbengkalis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12145-khidmah-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Association of Antidepressant Food Scores Anemia and Physical Activity with Adolescent Depression ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Association of Antidepressant Food Scores Anemia and Physical Activity with Adolescent Depression ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Association of Antidepressant Food Scores Anemia and Physical Activity with Adolescent Depression ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41417-hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-risik</link>
	<guid isPermaLink="false">25b357d4487d46cf43dcbd7f1c4bd0ea</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 18:55:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis makanan antidepresan spesifik yang paling efektif dalam mencegah depresi pada remaja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis makanan antidepresan spesifik yang paling efektif dalam mencegah depresi pada remaja Indonesia, dengan mempertimbangkan ketersediaan dan preferensi lokal. Kedua, penting untuk meneliti lebih dalam mekanisme biologis yang menghubungkan anemia dengan peningkatan risiko depresi pada remaja, termasuk peran zat besi dan neurotransmitter. Ketiga, penelitian prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan antara aktivitas fisik dan depresi, serta untuk mengidentifikasi jenis dan intensitas aktivitas fisik yang paling bermanfaat bagi kesehatan mental remaja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan intervensi gizi dan gaya hidup yang efektif dalam mencegah dan mengatasi masalah depresi pada remaja di Indonesia.. Antidepressant Food Score dan status anemia dapat dikaitkan dengan kejadian depresi pada remaja.Aktivitas fisik dalam penelitian ini tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan kejadian depresi pada remaja.Penelitian ini mengindikasikan bahwa remaja putri dengan pola makan rendah kandungan antidepresan dan mengalami anemia memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi Latar Belakang: Satu dari tiga remaja di Indonesia memiliki masalah kesehatan mental, sementara di sisi lain permasalahan anemia pada remaja putri belum teratasi. Beberapa literatur menyatakan bahwa pola makan dan aktivitas fisik dapat menjadi strategi untuk mencegah depresi.Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antidepressant food scores, status anemia, dan aktivitas fisik dengan kejadian depresi pada remaja.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain analitik cross-sectional yang melibatkan 173 siswa perempuan. Pemilihan subyek penelitian menggunakan teknik purposive random sampling yang dipilih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp 1x" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" alt="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-764cb.webp" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-764cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-764cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-764cb.webp 1x" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" alt="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp 1x" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" alt="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41417-hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-risik" title="JURIS - Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression" target="_blank">Association of Antidepressant Food Scores, Anemia, and Physical Activity with Adolescent Depression</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis makanan antidepresan spesifik yang paling efektif dalam mencegah depresi pada remaja Indonesia, dengan mempertimbangkan ketersediaan dan preferensi lokal. Kedua, penting untuk meneliti lebih dalam mekanisme biologis yang menghubungkan anemia dengan peningkatan risiko depresi pada remaja, termasuk peran zat besi dan neurotransmitter. Ketiga, penelitian prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan antara aktivitas fisik dan depresi, serta untuk mengidentifikasi jenis dan intensitas aktivitas fisik yang paling bermanfaat bagi kesehatan mental remaja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan intervensi gizi dan gaya hidup yang efektif dalam mencegah dan mengatasi masalah depresi pada remaja di Indonesia..
<br>Antidepressant Food Score dan status anemia dapat dikaitkan dengan kejadian depresi pada remaja.Aktivitas fisik dalam penelitian ini tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan kejadian depresi pada remaja.Penelitian ini mengindikasikan bahwa remaja putri dengan pola makan rendah kandungan antidepresan dan mengalami anemia memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi
<br>Latar Belakang: Satu dari tiga remaja di Indonesia memiliki masalah kesehatan mental, sementara di sisi lain permasalahan anemia pada remaja putri belum teratasi. Beberapa literatur menyatakan bahwa pola makan dan aktivitas fisik dapat menjadi strategi untuk mencegah depresi.Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antidepressant food scores, status anemia, dan aktivitas fisik dengan kejadian depresi pada remaja.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain analitik cross-sectional yang melibatkan 173 siswa perempuan. Pemilihan subyek penelitian menggunakan teknik purposive random sampling yang dipilih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp" type="image/webp" length="89174" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-af046.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-764cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/hamil-risiko-depresi-emosional-mental-remaja-gaya-thumb-4ba97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1419-almaata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7124-jurnal-gizi-dietetik-indonesia-indonesian-journal-nutrition.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41414-peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika</link>
	<guid isPermaLink="false">59b24ba21859cc7115460ef2ec37ee8a</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 18:52:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ based e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[based,e]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana simbol-simbol dalam film AuWho Am IAy memengaruhi persepsi penonton terhadap karakter dan alur cerita. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana simbol-simbol dalam film AuWho Am IAy memengaruhi persepsi penonton terhadap karakter dan alur cerita. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis penggunaan simbol dalam film-film lain dengan tema serupa untuk mengidentifikasi pola dan perbedaan dalam representasi simbolik. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada dampak budaya dan konteks sosial terhadap interpretasi simbol-simbol dalam film, mempertimbangkan bagaimana penonton dari latar belakang yang berbeda dapat memahami makna simbol secara berbeda. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita tentang peran simbol dalam film dan bagaimana simbol tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan pesan dan makna yang kompleks kepada penonton.. Berdasarkan analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa indikasi dalam film "Who Am I" dapat dipelajari melalui metode semiotika dengan fokus pada hubungan antara representamen dan objek serta pengaruhnya terhadap interpretant.Penelitian ini mengidentifikasi tiga jenis tanda, yaitu ikon, indeks, dan simbol, dengan masing-masing lima contoh yang dianalisis.Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa teori triadik Peirce dapat digunakan untuk memahami makna tanda-tanda dalam film tersebut Penelitian ini tentang film AuWho Am IAy yang bermaksud untuk mengeksplorasi jenis tanda yang diungkapkan dan menilai makna dari tiga elemen tanda utama: ikon, indeks, dan simbol yang ditampilkan dalam film. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori semiotika yang dikemukakan oleh Peirce sebagai landasan teorinya. Sampel penelitian dikumpulkan dari film "Who Am I," menggunakan pencatatan sebagai instrumen pencarian utama. Temuan mengungkapkan bahwa peneliti secara sadar memilih beberapa tanda: ikon, indeks, dan simbol. Tiga jenis tanda yang diidentifikasi dalam film tersebut adalah lima ikon, lima indeks, dan lima simbol. Analisis ini menunjukkan bahwa makna dari ketiga unsur tanda tersebut dapat dipahami dengan menggunakan teori semiotika Peirce, khususnya hubungan antara Object, Representamen,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-7d3b8.webp" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-7d3b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-7d3b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-7d3b8.webp 1x" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" alt="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-6cd80.webp" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-6cd80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-6cd80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-6cd80.webp 1x" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" alt="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp 1x" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" alt="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41414-peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika" title="JURIS - An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar" target="_blank">An Analysis Of Literary Symbols In The Who Am I Film Directed By Baran Bo Odar</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana simbol-simbol dalam film AuWho Am IAy memengaruhi persepsi penonton terhadap karakter dan alur cerita. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis penggunaan simbol dalam film-film lain dengan tema serupa untuk mengidentifikasi pola dan perbedaan dalam representasi simbolik. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada dampak budaya dan konteks sosial terhadap interpretasi simbol-simbol dalam film, mempertimbangkan bagaimana penonton dari latar belakang yang berbeda dapat memahami makna simbol secara berbeda. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita tentang peran simbol dalam film dan bagaimana simbol tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan pesan dan makna yang kompleks kepada penonton..
<br>Berdasarkan analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa indikasi dalam film "Who Am I" dapat dipelajari melalui metode semiotika dengan fokus pada hubungan antara representamen dan objek serta pengaruhnya terhadap interpretant.Penelitian ini mengidentifikasi tiga jenis tanda, yaitu ikon, indeks, dan simbol, dengan masing-masing lima contoh yang dianalisis.Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa teori triadik Peirce dapat digunakan untuk memahami makna tanda-tanda dalam film tersebut
<br>Penelitian ini tentang film AuWho Am IAy yang bermaksud untuk mengeksplorasi jenis tanda yang diungkapkan dan menilai makna dari tiga elemen tanda utama: ikon, indeks, dan simbol yang ditampilkan dalam film. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori semiotika yang dikemukakan oleh Peirce sebagai landasan teorinya. Sampel penelitian dikumpulkan dari film "Who Am I," menggunakan pencatatan sebagai instrumen pencarian utama. Temuan mengungkapkan bahwa peneliti secara sadar memilih beberapa tanda: ikon, indeks, dan simbol. Tiga jenis tanda yang diidentifikasi dalam film tersebut adalah lima ikon, lima indeks, dan lima simbol. Analisis ini menunjukkan bahwa makna dari ketiga unsur tanda tersebut dapat dipahami dengan menggunakan teori semiotika Peirce, khususnya hubungan antara Object, Representamen,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp" type="image/webp" length="83914" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-7d3b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-6cd80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/peran-simbol-analisis-makna-tanda-semiotika-film-k-thumb-975d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16532-edukasi-kultura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Green infrastructure development challenges The case of Yogyakarta International Airport ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Green infrastructure development challenges The case of Yogyakarta International Airport ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Green infrastructure development challenges The case of Yogyakarta International Airport ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41406-lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-peng</link>
	<guid isPermaLink="false">4354191841176e142d2a3d9c9cab9875</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 18:48:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal isei ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[isei,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak pembangunan infrastruktur pada perubahan penggunaan lahan dan kualitas lingkungan di daerah lain di Indonesia. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak pembangunan infrastruktur pada perubahan penggunaan lahan dan kualitas lingkungan di daerah lain di Indonesia. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak perubahan penggunaan lahan pada ekosistem dan layanan ekosistem di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan pengelolaan lahan yang ada dan mengusulkan strategi baru untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan konservasi lingkungan.. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan dipengaruhi oleh pengemudi yang sangat kompleks dan dinamis.Perubahan penggunaan lahan dipengaruhi tidak hanya oleh faktor lokasi seperti kedekatan dengan bandara/daerah industri/pusat kota/akses jalan, faktor sosial (penduduk) dan faktor ekonomi, tetapi juga oleh kebijakan dan peran aktor dengan kepentingan di lahan.Model prediksi penggunaan lahan dalam studi ini adalah salah satu mekanisme untuk memberikan informasi tentang tingkat, pola, distribusi spasial, dan bentuk penggunaan lahan di masa depan.Proyeksi penggunaan lahan yang dihasilkan dalam studi ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur massal dan pertumbuhan ekonomi di daerah studi semakin menekan keberadaan lahan vegetasi (kebun campuran, hutan, sabuk hijau) dan lahan pertanian Pembangunan infrastruktur, seperti bandara, sering berdampak pada pertumbuhan ekonomi di sekitarnya. Di satu sisi, pertumbuhan ekonomi bandara adalah konsekuensi logis yang diinginkan. Namun, pertumbuhan ekonomi sering terjadi karena peningkatan pertambangan, industri, perkebunan, perdagangan, jasa, dan aktivitas ekonomi lainnya, yang menyebabkan perubahan penggunaan lahan yang tidak mengikuti Rencana Tata Ruang dan Wilayah. Oleh karena itu, hal ini mungkin memiliki implikasi terhadap kerusakan lingkungan. Artikel ini membuktikan perubahan penggunaan lahan di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta. Perubahan ini diamati melalui perbedaan penggunaan lahan pada tahun 2015, sebelum rencana pembangunan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-ba304.webp" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-ba304.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-ba304.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-ba304.webp 1x" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" alt="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp 1x" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" alt="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp 1x" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" alt="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41406-lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-peng" title="JURIS - Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport" target="_blank">Green infrastructure development challenges: The case of Yogyakarta International Airport</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak pembangunan infrastruktur pada perubahan penggunaan lahan dan kualitas lingkungan di daerah lain di Indonesia. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak perubahan penggunaan lahan pada ekosistem dan layanan ekosistem di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan pengelolaan lahan yang ada dan mengusulkan strategi baru untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan konservasi lingkungan..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan dipengaruhi oleh pengemudi yang sangat kompleks dan dinamis.Perubahan penggunaan lahan dipengaruhi tidak hanya oleh faktor lokasi seperti kedekatan dengan bandara/daerah industri/pusat kota/akses jalan, faktor sosial (penduduk) dan faktor ekonomi, tetapi juga oleh kebijakan dan peran aktor dengan kepentingan di lahan.Model prediksi penggunaan lahan dalam studi ini adalah salah satu mekanisme untuk memberikan informasi tentang tingkat, pola, distribusi spasial, dan bentuk penggunaan lahan di masa depan.Proyeksi penggunaan lahan yang dihasilkan dalam studi ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur massal dan pertumbuhan ekonomi di daerah studi semakin menekan keberadaan lahan vegetasi (kebun campuran, hutan, sabuk hijau) dan lahan pertanian
<br>Pembangunan infrastruktur, seperti bandara, sering berdampak pada pertumbuhan ekonomi di sekitarnya. Di satu sisi, pertumbuhan ekonomi bandara adalah konsekuensi logis yang diinginkan. Namun, pertumbuhan ekonomi sering terjadi karena peningkatan pertambangan, industri, perkebunan, perdagangan, jasa, dan aktivitas ekonomi lainnya, yang menyebabkan perubahan penggunaan lahan yang tidak mengikuti Rencana Tata Ruang dan Wilayah. Oleh karena itu, hal ini mungkin memiliki implikasi terhadap kerusakan lingkungan. Artikel ini membuktikan perubahan penggunaan lahan di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta. Perubahan ini diamati melalui perbedaan penggunaan lahan pada tahun 2015, sebelum rencana pembangunan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp" type="image/webp" length="55014" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-ba304.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-d66a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/lahan-pertanian-infrastruktur-hijau-perubahan-gree-thumb-2447e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1054-isei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15648-one-moment-please.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assessment of early and late dry age related macular degeneration with spectral domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessment of early and late dry age related macular degeneration with spectral domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessment of early and late dry age related macular degeneration with spectral domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41410-armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-sdo</link>
	<guid isPermaLink="false">ed9af1ab7c0b78f528dfa0402deb7669</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 18:29:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ baseline sub ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ditsha datta ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[baseline,content,datta,ditsha,main,sub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal yang lebih besar diperlukan untuk mengevaluasi secara lebih akurat nilai prediktif dari temuan FAF dan SDOCT dalam memprediksi perkembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal yang lebih besar diperlukan untuk mengevaluasi secara lebih akurat nilai prediktif dari temuan FAF dan SDOCT dalam memprediksi perkembangan ARMD kering menjadi bentuk yang lebih lanjut, seperti neovaskularisasi makula. Hal ini akan membantu dalam mengidentifikasi pasien yang berisiko tinggi dan memerlukan intervensi lebih awal. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme molekuler yang mendasari perubahan autofluoresensi pada ARMD kering. Memahami proses ini dapat mengarah pada pengembangan terapi target yang dapat memperlambat atau menghentikan perkembangan penyakit. Ketiga, penelitian prospektif yang mengeksplorasi peran faktor genetik dan lingkungan dalam perkembangan ARMD kering, serta interaksinya dengan temuan FAF dan SDOCT, akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang etiologi penyakit dan dapat mengidentifikasi target terapi baru.. OCT dan FAF menunjukkan korelasi yang baik dalam menilai ARMD kering dini dan lanjut, sehingga menjelaskan korelasi antara perubahan anatomi dan biokimia.Oleh karena itu, ini dapat digunakan sebagai prediktor perkembangan, ketika digunakan bersama Latar belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menilai fitur-fitur awal dan akhir dari degenerasi makula terkait usia (ARMD) kering menggunakan optical coherence tomography (SDOCT) domain spektral dan autofluoresensi fundus (FAF). Metode: Studi observasional cross-sectional dilakukan dari Januari-Desember 2022 di pusat perawatan mata tersier, India. Pasien berusia >55 tahun dan secara klinis didiagnosis ARMD kering menjalani SDOCT dan FAF. SDOCT dan FAF dinilai dan dikorelasikan dengan visual acuity terkoreksi terbaik (BCVA). Hasil: 106 mata dari 60... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp 1x" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" alt="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-acdef.webp" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-acdef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-acdef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-acdef.webp 1x" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" alt="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-13189.webp" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-13189.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-13189.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-13189.webp 1x" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" alt="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41410-armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-sdo" title="JURIS - Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence" target="_blank">Assessment of early and late dry age-related macular degeneration with spectral-domain optical coherence tomography and fundus autofluorescence</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal yang lebih besar diperlukan untuk mengevaluasi secara lebih akurat nilai prediktif dari temuan FAF dan SDOCT dalam memprediksi perkembangan ARMD kering menjadi bentuk yang lebih lanjut, seperti neovaskularisasi makula. Hal ini akan membantu dalam mengidentifikasi pasien yang berisiko tinggi dan memerlukan intervensi lebih awal. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme molekuler yang mendasari perubahan autofluoresensi pada ARMD kering. Memahami proses ini dapat mengarah pada pengembangan terapi target yang dapat memperlambat atau menghentikan perkembangan penyakit. Ketiga, penelitian prospektif yang mengeksplorasi peran faktor genetik dan lingkungan dalam perkembangan ARMD kering, serta interaksinya dengan temuan FAF dan SDOCT, akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang etiologi penyakit dan dapat mengidentifikasi target terapi baru..
<br>OCT dan FAF menunjukkan korelasi yang baik dalam menilai ARMD kering dini dan lanjut, sehingga menjelaskan korelasi antara perubahan anatomi dan biokimia.Oleh karena itu, ini dapat digunakan sebagai prediktor perkembangan, ketika digunakan bersama
<br>Latar belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menilai fitur-fitur awal dan akhir dari degenerasi makula terkait usia (ARMD) kering menggunakan optical coherence tomography (SDOCT) domain spektral dan autofluoresensi fundus (FAF). Metode: Studi observasional cross-sectional dilakukan dari Januari-Desember 2022 di pusat perawatan mata tersier, India. Pasien berusia >55 tahun dan secara klinis didiagnosis ARMD kering menjalani SDOCT dan FAF. SDOCT dan FAF dinilai dan dikorelasikan dengan visual acuity terkoreksi terbaik (BCVA). Hasil: 106 mata dari 60...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp" type="image/webp" length="91992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-cb847.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-acdef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/armd-sdoct-faf-rpe-drusen-coherence-tomography-dom-thumb-13189.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41404-pengembangan-karir-dosen-sikap</link>
	<guid isPermaLink="false">43ec35d1eea6134c60df4206c045b230</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 18:21:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lisensi cc 4 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ road issn ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4,cc,issn,lisensi,road,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi sikap terhadap pengembangan karir, seperti tingkat pendidikan, pengalaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi sikap terhadap pengembangan karir, seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, atau dukungan sosial dari keluarga dan rekan kerja. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi karyawan terhadap pengembangan karir, terutama pada perempuan yang mungkin menghadapi tantangan atau hambatan tertentu. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas program pengembangan karir yang ada di perusahaan, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan program tersebut agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan karyawan, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan kinerja mereka.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sikap terhadap pengembangan karir karyawan Perbankan berdasarkan jenis kelamin (gender) tidak berbeda secara nyata atau sama.Artinya menunjukkan bahwa berbagai indikator dalam pengembangan karir di dunia pekerjaan tidak membedakan kesempatan untuk memperolehnya baik bagi karyawan laki-laki maupun perempuan.Mereka mempunyai sikap yang sama terhadap pengembangan karir mereka Sikap terhadap pengembangan karir adalah penilaian atau evaluasi (berdasarkan kognitif, afektif dan konatif) mengenai pengembangan karir yang tercermin dalam mendukung atau tidak mendukung sebagai reaksi dari pengembangan karir yang berupa peningkatan pendidikan, sistem promosi, pelatihan, serta mutasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap terhadap pengembangan karir pada karyawan ditinjau dari gender yaitu karyawan laki-laki dan karyawan perempuan. Hasil analisa menggunakan teknik Independent Sampel T-Test diperoleh nilai t sebesar 0,186 dengan tingkat signifikansi sebesar p=0,852 (pOu0,01). Hasil ini menunjukkan bahwa sikap terhadap pengembangan karir antara karyawan laki-laki dan karyawan perempuan adalah sama. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp 1x" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" alt="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-f6534.webp" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-f6534.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-f6534.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-f6534.webp 1x" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" alt="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp 1x" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" alt="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41404-pengembangan-karir-dosen-sikap" title="JURIS - Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender" target="_blank">Sikap Terhadap Pengembangan Karir Ditinjau dari Gender</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi sikap terhadap pengembangan karir, seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, atau dukungan sosial dari keluarga dan rekan kerja. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi karyawan terhadap pengembangan karir, terutama pada perempuan yang mungkin menghadapi tantangan atau hambatan tertentu. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas program pengembangan karir yang ada di perusahaan, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan program tersebut agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan karyawan, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan kinerja mereka..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sikap terhadap pengembangan karir karyawan Perbankan berdasarkan jenis kelamin (gender) tidak berbeda secara nyata atau sama.Artinya menunjukkan bahwa berbagai indikator dalam pengembangan karir di dunia pekerjaan tidak membedakan kesempatan untuk memperolehnya baik bagi karyawan laki-laki maupun perempuan.Mereka mempunyai sikap yang sama terhadap pengembangan karir mereka
<br>Sikap terhadap pengembangan karir adalah penilaian atau evaluasi (berdasarkan kognitif, afektif dan konatif) mengenai pengembangan karir yang tercermin dalam mendukung atau tidak mendukung sebagai reaksi dari pengembangan karir yang berupa peningkatan pendidikan, sistem promosi, pelatihan, serta mutasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap terhadap pengembangan karir pada karyawan ditinjau dari gender yaitu karyawan laki-laki dan karyawan perempuan. Hasil analisa menggunakan teknik Independent Sampel T-Test diperoleh nilai t sebesar 0,186 dengan tingkat signifikansi sebesar p=0,852 (pOu0,01). Hasil ini menunjukkan bahwa sikap terhadap pengembangan karir antara karyawan laki-laki dan karyawan perempuan adalah sama.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp" type="image/webp" length="119954" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-552d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-f6534.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pengembangan-karir-dosen-sikap-gender-program-peni-thumb-d5dcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4325-jurnal-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 23 Apr 2026 14:33:29 +0700. 12 items. Served in: 4.689 seconds [rss] -->
