<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 29 Jul 2026 19:54:03 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 19:54:03 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-29T19:54:03+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57216-prostitusi-daring-praktik-tppo</link>
	<guid isPermaLink="false">40b6105178f9c8d4a7fd33d71d25598a</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 17:14:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal selat ]]></category>
	<category><![CDATA[ hak keluarga ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs umrah ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,hak,jurnal,keluarga,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan prostitusi daring di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah melakukan studi komparatif mendalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat: Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan prostitusi daring di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah melakukan studi komparatif mendalam terhadap kerangka hukum yang diterapkan oleh negara-negara lain, khususnya yang telah sukses mengimplementasikan regulasi efektif dalam menangani prostitusi online. Studi ini dapat mengidentifikasi model-model hukum yang berhasil mengkriminalisasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk pekerja seks komersial (PSK) dan pengguna jasa, serta menganalisis bagaimana mereka mengatasi tantangan yurisdiksi dan pembuktian di era digital. Selain itu, penting juga untuk melaksanakan penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif atau metode campuran guna menggali lebih dalam faktor-faktor sosio-ekonomi yang melatarbelakangi individu terlibat dalam prostitusi daring. Riset ini diharapkan mampu memberikan data riil mengenai motivasi PSK, apakah karena keterpaksaan atau pilihan sadar, serta bagaimana pandangan masyarakat terhadap mereka, yang pada gilirannya dapat menjadi dasar kuat untuk merumuskan kebijakan hukum yang lebih adil dan relevan. Terakhir, mengingat adanya kekosongan dan inkonsistensi norma dalam regulasi saat ini, penelitian dapat difokuskan pada penyusunan draf model peraturan perundang-undangan baru atau amandemen terhadap KUHP, Undang-Undang ITE, dan Undang-Undang Pornografi. Draf ini harus secara eksplisit mengatur ketentuan pidana bagi semua aktor dalam prostitusi daringAimucikari, PSK, dan penggunaAiserta memastikan adanya harmonisasi antarberbagai regulasi tersebut agar tercipta kepastian dan efektivitas hukum yang lebih baik dalam memberantas praktik prostitusi daring.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan hukum mengenai prostitusi, khususnya prostitusi daring, memerlukan penegasan dan harmonisasi dalam KUHP, Undang-Undang ITE, serta Undang-Undang Pornografi demi menciptakan kepastian hukum.Penting untuk memidanakan tidak hanya mucikari, tetapi juga Pekerja Seks Komersial (PSK) dan pengguna jasa yang secara sadar dan sengaja terlibat, karena PSK tidak selalu berkedudukan sebagai korban, melainkan juga pelaku dalam konteks hukum pidana.Kekosongan hukum yang ada saat ini menyebabkan disparitas pidana, di mana mucikari dihukum berat, PSK seringkali hanya dikenakan pidana ringan terkait penyebaran konten asusila, dan pengguna jasa cenderung luput dari sanksi, padahal prostitusi secara esensial merupakan tindakan melawan hukum yang merusak tatanan sosial Teknologi merupakan salah satu cara untuk beraktifitas guna mempermudah suatu kegiatan manusia. Hampir seluruh hal berkaitan dengan teknologi, tidak terkecuali prostitusi yang masuk ke ranah media online dengan banyaknya oknum-oknum tertangkap melakukan prostitusi melalui Michat. Akibat dari prostitusi ini banyak yang melanggar norma-norma sosial yang terdapat di masyarakat dan menjadi penyakit sosial. Adapun permasalahan yang akan penulis teliti yaitu apa sanksi bagi pelaku prostitusi online melalui aplikasi Michat serta upaya yang dapat dilakukan guna mencegah maraknya prostitusi online di Indonesia. Metode penelitian yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" alt="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" alt="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" alt="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57216-prostitusi-daring-praktik-tppo" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" target="_blank">Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat</a>: Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan prostitusi daring di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah melakukan studi komparatif mendalam terhadap kerangka hukum yang diterapkan oleh negara-negara lain, khususnya yang telah sukses mengimplementasikan regulasi efektif dalam menangani prostitusi online. Studi ini dapat mengidentifikasi model-model hukum yang berhasil mengkriminalisasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk pekerja seks komersial (PSK) dan pengguna jasa, serta menganalisis bagaimana mereka mengatasi tantangan yurisdiksi dan pembuktian di era digital. Selain itu, penting juga untuk melaksanakan penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif atau metode campuran guna menggali lebih dalam faktor-faktor sosio-ekonomi yang melatarbelakangi individu terlibat dalam prostitusi daring. Riset ini diharapkan mampu memberikan data riil mengenai motivasi PSK, apakah karena keterpaksaan atau pilihan sadar, serta bagaimana pandangan masyarakat terhadap mereka, yang pada gilirannya dapat menjadi dasar kuat untuk merumuskan kebijakan hukum yang lebih adil dan relevan. Terakhir, mengingat adanya kekosongan dan inkonsistensi norma dalam regulasi saat ini, penelitian dapat difokuskan pada penyusunan draf model peraturan perundang-undangan baru atau amandemen terhadap KUHP, Undang-Undang ITE, dan Undang-Undang Pornografi. Draf ini harus secara eksplisit mengatur ketentuan pidana bagi semua aktor dalam prostitusi daringAimucikari, PSK, dan penggunaAiserta memastikan adanya harmonisasi antarberbagai regulasi tersebut agar tercipta kepastian dan efektivitas hukum yang lebih baik dalam memberantas praktik prostitusi daring..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan hukum mengenai prostitusi, khususnya prostitusi daring, memerlukan penegasan dan harmonisasi dalam KUHP, Undang-Undang ITE, serta Undang-Undang Pornografi demi menciptakan kepastian hukum.Penting untuk memidanakan tidak hanya mucikari, tetapi juga Pekerja Seks Komersial (PSK) dan pengguna jasa yang secara sadar dan sengaja terlibat, karena PSK tidak selalu berkedudukan sebagai korban, melainkan juga pelaku dalam konteks hukum pidana.Kekosongan hukum yang ada saat ini menyebabkan disparitas pidana, di mana mucikari dihukum berat, PSK seringkali hanya dikenakan pidana ringan terkait penyebaran konten asusila, dan pengguna jasa cenderung luput dari sanksi, padahal prostitusi secara esensial merupakan tindakan melawan hukum yang merusak tatanan sosial
<br>Teknologi merupakan salah satu cara untuk beraktifitas guna mempermudah suatu kegiatan manusia. Hampir seluruh hal berkaitan dengan teknologi, tidak terkecuali prostitusi yang masuk ke ranah media online dengan banyaknya oknum-oknum tertangkap melakukan prostitusi melalui Michat. Akibat dari prostitusi ini banyak yang melanggar norma-norma sosial yang terdapat di masyarakat dan menjadi penyakit sosial. Adapun permasalahan yang akan penulis teliti yaitu apa sanksi bagi pelaku prostitusi online melalui aplikasi Michat serta upaya yang dapat dilakukan guna mencegah maraknya prostitusi online di Indonesia. Metode penelitian yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" type="image/webp" length="66668" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57219-tanah-hak-nilai-milik-warga-negara</link>
	<guid isPermaLink="false">b2890af6a45f98eebd99de72ec9eb305</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:44:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal selat ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs umrah ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ arzam arzam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,arzam,jurnal,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris yang mendalam pada perjanjian nominee yang telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi pola praktik, frekuensi sengketa, serta faktorAcfaktor yang memengaruhi keberlakuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris yang mendalam pada perjanjian nominee yang telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi pola praktik, frekuensi sengketa, serta faktorAcfaktor yang memengaruhi keberlakuan dan efektivitas perjanjian tersebut dalam konteks hukum tanah. Selain itu, diperlukan analisis komparatif terhadap sistem hukum negaraAcnegara lain yang telah mengatur nominee secara eksplisit, seperti Amerika Serikat dan Inggris, untuk merumuskan rekomendasi regulasi yang lebih terstruktur serta mengisi kekosongan norma (rechtsvacuum) yang terdapat dalam UndangAcUndang Pokok Agraria. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak ekonomi dan sosial penggunaan perjanjian nominee terhadap pasar tanah, termasuk pengaruhnya terhadap investasi asing, nilai tanah, dan kesejahteraan masyarakat lokal, guna memahami konsekuensi luas dari praktik tersebut. Sebagai tambahan, studi kualitatif mengenai persepsi notaris, pengacara, dan pihak terkait lainnya terhadap perjanjian nominee dapat memberikan insight tentang hambatan praktis dan potensi penyelesaian sengketa yang lebih efektif. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan model hukum hybrid yang mengintegrasikan prinsip kebebasan berkontrak dengan perlindungan kepentingan publik, sehingga menghasilkan kerangka legislatif yang seimbang antara kepentingan investasi dan kepemilikan tanah oleh warga negara Indonesia.. Perjanjian Nominee yang dibuat oleh sesama WNI tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku di Indonesia karena UUPA tidak mengatur adanya larangan perjanjian nominee antar sesama WNI.Perjanjian nominee yang dilakukan oleh sesame WNI dengan obyek berupa tanah secara hukum yang berlaku di Indonesia adalah sah dan mengikat bagi pihak yang terikat perjanjian di dalamnya sehingga dengan demikian kepemilikan tanah yang diperoleh berdasarkan perjanjian nominee antar sesame WNI adalah sah dan tidak bertentangan dengan hukum Perjanjian nominee yang berkaitan dengan kepemilikan tanah di Indonesia ini banyak terjadi dalam hal kepemilikan tanah hak milik oleh Warga Negara Asing. Hingga saat ini tidak ada satupun Peraturan Perundang-Undangan yang melarang adanya perjanjian nominee jika subyek hukumnya adalah sesame Warga Negara Indonesia sehingga melahirkan adanya suatu kekosongan norma (rechtsvacuum). Penelitian ini menganalisis tentang keabsahan perjanjian nominee dengan obyek tanah yang dibuat antar sesame Warga Negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perjanjian nominee yang dilakukan oleh sesame Warga Negara Indonesia dengan obyek berupa tanah secara hukum yang berlaku... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp 1x" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" alt="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp 1x" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" alt="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp 1x" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" alt="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57219-tanah-hak-nilai-milik-warga-negara" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" target="_blank">Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris yang mendalam pada perjanjian nominee yang telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi pola praktik, frekuensi sengketa, serta faktorAcfaktor yang memengaruhi keberlakuan dan efektivitas perjanjian tersebut dalam konteks hukum tanah. Selain itu, diperlukan analisis komparatif terhadap sistem hukum negaraAcnegara lain yang telah mengatur nominee secara eksplisit, seperti Amerika Serikat dan Inggris, untuk merumuskan rekomendasi regulasi yang lebih terstruktur serta mengisi kekosongan norma (rechtsvacuum) yang terdapat dalam UndangAcUndang Pokok Agraria. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak ekonomi dan sosial penggunaan perjanjian nominee terhadap pasar tanah, termasuk pengaruhnya terhadap investasi asing, nilai tanah, dan kesejahteraan masyarakat lokal, guna memahami konsekuensi luas dari praktik tersebut. Sebagai tambahan, studi kualitatif mengenai persepsi notaris, pengacara, dan pihak terkait lainnya terhadap perjanjian nominee dapat memberikan insight tentang hambatan praktis dan potensi penyelesaian sengketa yang lebih efektif. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan model hukum hybrid yang mengintegrasikan prinsip kebebasan berkontrak dengan perlindungan kepentingan publik, sehingga menghasilkan kerangka legislatif yang seimbang antara kepentingan investasi dan kepemilikan tanah oleh warga negara Indonesia..
<br>Perjanjian Nominee yang dibuat oleh sesama WNI tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku di Indonesia karena UUPA tidak mengatur adanya larangan perjanjian nominee antar sesama WNI.Perjanjian nominee yang dilakukan oleh sesame WNI dengan obyek berupa tanah secara hukum yang berlaku di Indonesia adalah sah dan mengikat bagi pihak yang terikat perjanjian di dalamnya sehingga dengan demikian kepemilikan tanah yang diperoleh berdasarkan perjanjian nominee antar sesame WNI adalah sah dan tidak bertentangan dengan hukum
<br>Perjanjian nominee yang berkaitan dengan kepemilikan tanah di Indonesia ini banyak terjadi dalam hal kepemilikan tanah hak milik oleh Warga Negara Asing. Hingga saat ini tidak ada satupun Peraturan Perundang-Undangan yang melarang adanya perjanjian nominee jika subyek hukumnya adalah sesame Warga Negara Indonesia sehingga melahirkan adanya suatu kekosongan norma (rechtsvacuum). Penelitian ini menganalisis tentang keabsahan perjanjian nominee dengan obyek tanah yang dibuat antar sesame Warga Negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perjanjian nominee yang dilakukan oleh sesame Warga Negara Indonesia dengan obyek berupa tanah secara hukum yang berlaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" type="image/webp" length="71150" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57213-kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-impl</link>
	<guid isPermaLink="false">110590cb14bec0e324f7c7fe83b12475</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:56:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, lembaga dapat melakukan lebih banyak komunikasi dua arah secara langsung dengan tenaga relawan maupun para mitra melalui penjadwalan pertemuan bersama. Anggaran untuk kegiatan sosialisasi dapat difokuskan tidak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan: Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, lembaga dapat melakukan lebih banyak komunikasi dua arah secara langsung dengan tenaga relawan maupun para mitra melalui penjadwalan pertemuan bersama. Anggaran untuk kegiatan sosialisasi dapat difokuskan tidak hanya ke tingkat SMA/SMK saja, tetapi juga ke tingkat sekolah dasar hingga SMA. Selain itu, birokrasi yang ada di lembaga dapat ditingkatkan dengan melakukan bimbingan secara berkala kepada para pegawai yang mengalami rotasi jabatan untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan mereka dalam bekerja.. Implementasi program perlindungan anak yang dilakukan oleh DP3AKB berfokus pada upaya pencegahan kekerasan dan pendampingan kasus.Komunikasi antara para implementator berjalan baik, dengan sistem koordinasi yang baik ketika adanya laporan kasus kekerasan pada anak.Keberadaan sumber daya manusia dalam program pun cukup memadai, namun sumber daya anggaran untuk pencegahan kekerasan masih kurang.Para implementator memiliki sikap yang baik dan kemampuan yang memadai.Setiap implementator memiliki tugas dan wewenang masing-masing dalam pelaksanaan program.Hubungan antara lembaga dengan organisasi, dinas, maupun mitra terkait berjalan dengan baik.Namun, tantangan yang dihadapi adalah pergantian posisi maupun mutasi, yang menyebabkan penyesuaian kembali dalam cara bekerja dan berkoordinasi Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang dapat menyebabkan gangguan pada proses pertumbuhan dan perkembangan serta kelangsungan hidup anak. Akibatnya, anak akan mengalami kerugian melalui dampak yang dirasakan baik secara fisik maupun mental. Melalui program Perlindungan Khusus Anak yang dilaksanakan oleh DP3AKB Kabupaten Majalengka, upaya-upaya dilakukan melalui kegiatan yang ditujukan agar anak terpenuhi haknya, yaitu hak untuk mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses implementasi program yang dilaksanakan oleh DP3AKB. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" alt="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" alt="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" alt="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57213-kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-impl" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" target="_blank">Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan</a>: Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, lembaga dapat melakukan lebih banyak komunikasi dua arah secara langsung dengan tenaga relawan maupun para mitra melalui penjadwalan pertemuan bersama. Anggaran untuk kegiatan sosialisasi dapat difokuskan tidak hanya ke tingkat SMA/SMK saja, tetapi juga ke tingkat sekolah dasar hingga SMA. Selain itu, birokrasi yang ada di lembaga dapat ditingkatkan dengan melakukan bimbingan secara berkala kepada para pegawai yang mengalami rotasi jabatan untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan mereka dalam bekerja..
<br>Implementasi program perlindungan anak yang dilakukan oleh DP3AKB berfokus pada upaya pencegahan kekerasan dan pendampingan kasus.Komunikasi antara para implementator berjalan baik, dengan sistem koordinasi yang baik ketika adanya laporan kasus kekerasan pada anak.Keberadaan sumber daya manusia dalam program pun cukup memadai, namun sumber daya anggaran untuk pencegahan kekerasan masih kurang.Para implementator memiliki sikap yang baik dan kemampuan yang memadai.Setiap implementator memiliki tugas dan wewenang masing-masing dalam pelaksanaan program.Hubungan antara lembaga dengan organisasi, dinas, maupun mitra terkait berjalan dengan baik.Namun, tantangan yang dihadapi adalah pergantian posisi maupun mutasi, yang menyebabkan penyesuaian kembali dalam cara bekerja dan berkoordinasi
<br>Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang dapat menyebabkan gangguan pada proses pertumbuhan dan perkembangan serta kelangsungan hidup anak. Akibatnya, anak akan mengalami kerugian melalui dampak yang dirasakan baik secara fisik maupun mental. Melalui program Perlindungan Khusus Anak yang dilaksanakan oleh DP3AKB Kabupaten Majalengka, upaya-upaya dilakukan melalui kegiatan yang ditujukan agar anak terpenuhi haknya, yaitu hak untuk mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses implementasi program yang dilaksanakan oleh DP3AKB.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" type="image/webp" length="103282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57218-wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi</link>
	<guid isPermaLink="false">7ddbf80085f55c43d2906ab15796f836</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:41:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal selat ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs umrah ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ arzam arzam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,arzam,jurnal,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, diperlukan adanya regulasi daerah yang mengatur tentang pengelolaan kawasan pesisir. Pengaturan mengenai RZWP3K sangat penting guna melindungi sumber daya dan lingkungan dengan berdasar pada daya dukung ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007: Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, diperlukan adanya regulasi daerah yang mengatur tentang pengelolaan kawasan pesisir. Pengaturan mengenai RZWP3K sangat penting guna melindungi sumber daya dan lingkungan dengan berdasar pada daya dukung lingkungan dan kearifan lokal. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta memberikan perhatian khusus pada pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah Kabupaten Lingga dapat memprioritaskan program pembangunan di sektor kelautan dan perikanan, serta meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mengelola sumber daya laut secara optimal. Dengan demikian, dapat terwujud kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, serta tercapainya tujuan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan.. 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga tidak berjalan sebagaimana mestinya, hal ini disebabkan karena belum adanya Perda RZWP3K Provinsi Kepulauan Riau yang nantinyan akan menjadi acuan dalam melaksanakan pembangunan dan pengembangan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil oleh Pemerintah Kabupaten Lingga.Pemerintah Kabupaten Lingga saat ini lebih memprioritaskan program pembangunan pertanian/agroindustri padahal pengembangan di sektor kelautan dan perikanan seharusnya lebih membutuhkan perhatian khusus karena sebagian besar masyarakat Kabupaten Lingga berprofesi sebagai nelayan dan wilayah Kabupaten Lingga sendiri termasuk kedalam katagori Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil, baik dari kondisi geografis dan kondisi sosial masyarakatnya.Kendala lain yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Lingga dalam mengelola wilayah laut dan pesisir adalah adanya pembatasan kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam hal pengelolaan laut, pesisir dan pulau pulau kecil sebagaimana diatur dalam UU Pemda, hal ini berbeda dengan pengaturan pada UU Pemda sebelumnya (UU No.32 Tahun 2004) yang masih memberi kewenangan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.Hal ini kontradiktif dengan pengaturan dalam Pasal 14 UU PWP3K yang menyebutkan bahwa Perencanaan RZWP3K merupakan kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.Selain itu dengan ditetapkannya UU CK kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota makin dibatasi dalam mengelola daerahnya termasuk dalam mengelola wilayah laut, pesisir dan pulau pulau kecil dan bergeser ke Pemerintah Pusat Kabupaten Lingga memiliki luas wilayah mencapai 45.508,66 km2 dengan luas daratan 2.235,51 km2 dan lautan 43.273,15 km2, dengan 531 buah pulau besar dan kecil. Pulau-pulau kecil tersebut masih banyak yang belum dimanfaatkan potensi sumber daya alam dan sumber daya kelautannya. Terkait dengan pengelolaan wilayah pesisir, saat ini telah diatur dalam Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 jo Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (UU PWP3K). Rumusan masalahnya adalah bagaimana implementasi UU PWP3K serta kendala yang dihadapi oleh pemerintah Kabupaten Lingga. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa implementasi UU PWP3K belum berjalan sebagaimana mestinya, karena belum adanya Peraturan daerah (Perda) Rencana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-8810f.webp" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-8810f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-8810f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-8810f.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" alt="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-7c811.webp" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-7c811.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-7c811.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-7c811.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" alt="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" alt="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57218-wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" target="_blank">Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007</a>: Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, diperlukan adanya regulasi daerah yang mengatur tentang pengelolaan kawasan pesisir. Pengaturan mengenai RZWP3K sangat penting guna melindungi sumber daya dan lingkungan dengan berdasar pada daya dukung lingkungan dan kearifan lokal. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta memberikan perhatian khusus pada pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah Kabupaten Lingga dapat memprioritaskan program pembangunan di sektor kelautan dan perikanan, serta meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mengelola sumber daya laut secara optimal. Dengan demikian, dapat terwujud kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, serta tercapainya tujuan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan..
<br>1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga tidak berjalan sebagaimana mestinya, hal ini disebabkan karena belum adanya Perda RZWP3K Provinsi Kepulauan Riau yang nantinyan akan menjadi acuan dalam melaksanakan pembangunan dan pengembangan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil oleh Pemerintah Kabupaten Lingga.Pemerintah Kabupaten Lingga saat ini lebih memprioritaskan program pembangunan pertanian/agroindustri padahal pengembangan di sektor kelautan dan perikanan seharusnya lebih membutuhkan perhatian khusus karena sebagian besar masyarakat Kabupaten Lingga berprofesi sebagai nelayan dan wilayah Kabupaten Lingga sendiri termasuk kedalam katagori Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil, baik dari kondisi geografis dan kondisi sosial masyarakatnya.Kendala lain yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Lingga dalam mengelola wilayah laut dan pesisir adalah adanya pembatasan kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam hal pengelolaan laut, pesisir dan pulau pulau kecil sebagaimana diatur dalam UU Pemda, hal ini berbeda dengan pengaturan pada UU Pemda sebelumnya (UU No.32 Tahun 2004) yang masih memberi kewenangan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.Hal ini kontradiktif dengan pengaturan dalam Pasal 14 UU PWP3K yang menyebutkan bahwa Perencanaan RZWP3K merupakan kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.Selain itu dengan ditetapkannya UU CK kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota makin dibatasi dalam mengelola daerahnya termasuk dalam mengelola wilayah laut, pesisir dan pulau pulau kecil dan bergeser ke Pemerintah Pusat
<br>Kabupaten Lingga memiliki luas wilayah mencapai 45.508,66 km2 dengan luas daratan 2.235,51 km2 dan lautan 43.273,15 km2, dengan 531 buah pulau besar dan kecil. Pulau-pulau kecil tersebut masih banyak yang belum dimanfaatkan potensi sumber daya alam dan sumber daya kelautannya. Terkait dengan pengelolaan wilayah pesisir, saat ini telah diatur dalam Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 jo  Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (UU PWP3K). Rumusan masalahnya adalah bagaimana implementasi UU PWP3K serta kendala yang dihadapi oleh pemerintah Kabupaten Lingga. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa implementasi UU PWP3K belum berjalan sebagaimana mestinya, karena belum adanya Peraturan daerah (Perda) Rencana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp" type="image/webp" length="77162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-8810f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-7c811.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57212-kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b</link>
	<guid isPermaLink="false">a5aecf6b30076fcdf4cd91f66dbd628e</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:07:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan studi mendalam terhadap beberapa jenis tanaman pangan lokal spesifik yang terbukti potensial di Gunungkidul dan Kulonprogo, seperti singkong atau ubi jalar, bukan hanya menganalisis potensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia: Penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan studi mendalam terhadap beberapa jenis tanaman pangan lokal spesifik yang terbukti potensial di Gunungkidul dan Kulonprogo, seperti singkong atau ubi jalar, bukan hanya menganalisis potensi secara umum. Fokus studi dapat mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari praktik budidaya yang berkelanjutan dalam konteks agroekologi dan tumpang sari, hingga strategi pengolahan pascapanen yang inovatif untuk meningkatkan nilai tambah produk (misalnya menjadi tepung mocaf atau produk olahan lainnya). Penting juga untuk menelusuri bagaimana saluran distribusi dan pemasaran yang efektif dapat dibangun agar produk pangan lokal ini lebih mudah diakses oleh konsumen dan memberikan keuntungan maksimal bagi petani, serta memahami faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi preferensi konsumsi masyarakat terhadap pangan lokal tersebut. Selanjutnya, mengingat pentingnya dukungan kebijakan untuk mengatasi Autriple burdenAy pangan lokal, penelitian di masa depan dapat mengevaluasi secara komprehensif implementasi dan efektivitas kebijakan pangan lokal yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah. Analisis ini harus mengidentifikasi celah dan peluang dalam regulasi yang ada, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif dan inklusif, yang dapat mendorong diversifikasi pangan secara berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Terakhir, dengan mempertimbangkan ancaman krisis pangan dan perubahan iklim, studi dapat menginvestigasi adaptasi sistem pangan lokal. Ini melibatkan penilaian bagaimana kerentanan atau ketahanan produksi pangan lokal terhadap variabilitas iklim dan kejadian ekstrem, serta mengembangkan model proyeksi untuk mengantisipasi kebutuhan pangan di masa depan dan menyusun strategi adaptasi berbasis kearifan lokal. Ini akan memastikan bahwa pangan lokal tidak hanya menjadi alternatif, tetapi juga pilar utama ketahanan pangan di DIY.. Penelitian ini menemukan bahwa Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo adalah daerah dengan potensi pangan lokal yang tinggi di DIY, meskipun desa-desa penghasil utama tidak selalu berada di zona agroekologis 'hipotetis' karena adaptasi tanaman pangan lokal pada berbagai lingkungan dan praktik tumpang sari, serta adanya korelasi antara Indeks Pangan Lokal (LFI) dan tingkat pendapatan.Pemetaan potensi pangan lokal ini diharapkan dapat menjadi alat penting untuk mengantisipasi krisis pangan yang diprediksi pada tahun 2037 dan memberikan informasi tentang pemanfaatan "potensi tersembunyi" pangan lokal untuk nutrisi, kesehatan, dan mata pencarian.Meskipun telah memberikan fondasi metodologis, studi ini memiliki keterbatasan dalam informasi indeks yang bersifat umum, fokus pada jumlah tanaman terbatas, serta analisis faktor fisik dan ekonomi saja, dengan isu kebijakan pangan lokal yang belum terjamah, membuka ruang untuk penelitian lebih lanjut Paper ini berupaya untuk menyingkap tabir Aupotensi tersembunyiAy dari pangan lokal dengan cara memetakan potensi pangan lokal berdasarkan teori Autriple burdenAy sebagaimana yang diajukan oleh Profesor Moerdijati Gardjito. Penelitian ini juga mengadopsi sebuah indeks: index of food relocalisation dan kemudian dimodifikasi dengan nama indeks pangan lokal dikarenakan alasan ketersediaan data. Pertanyaan penelitian utama dari kajian ini adalah dimanakah distribusi potensi pangan lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)? Selanjutnya, pertanyaan kunci tersebut dilengkapi dengan pertanyaan berikutnya: mengapa potensi potensi pangan lokal tersebut terkonsentrasi di tempat tersebut? Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp 1x" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" alt="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp 1x" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" alt="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp 1x" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" alt="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57212-kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" target="_blank">Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia</a>: Penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan studi mendalam terhadap beberapa jenis tanaman pangan lokal spesifik yang terbukti potensial di Gunungkidul dan Kulonprogo, seperti singkong atau ubi jalar, bukan hanya menganalisis potensi secara umum. Fokus studi dapat mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari praktik budidaya yang berkelanjutan dalam konteks agroekologi dan tumpang sari, hingga strategi pengolahan pascapanen yang inovatif untuk meningkatkan nilai tambah produk (misalnya menjadi tepung mocaf atau produk olahan lainnya). Penting juga untuk menelusuri bagaimana saluran distribusi dan pemasaran yang efektif dapat dibangun agar produk pangan lokal ini lebih mudah diakses oleh konsumen dan memberikan keuntungan maksimal bagi petani, serta memahami faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi preferensi konsumsi masyarakat terhadap pangan lokal tersebut. Selanjutnya, mengingat pentingnya dukungan kebijakan untuk mengatasi Autriple burdenAy pangan lokal, penelitian di masa depan dapat mengevaluasi secara komprehensif implementasi dan efektivitas kebijakan pangan lokal yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah. Analisis ini harus mengidentifikasi celah dan peluang dalam regulasi yang ada, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif dan inklusif, yang dapat mendorong diversifikasi pangan secara berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Terakhir, dengan mempertimbangkan ancaman krisis pangan dan perubahan iklim, studi dapat menginvestigasi adaptasi sistem pangan lokal. Ini melibatkan penilaian bagaimana kerentanan atau ketahanan produksi pangan lokal terhadap variabilitas iklim dan kejadian ekstrem, serta mengembangkan model proyeksi untuk mengantisipasi kebutuhan pangan di masa depan dan menyusun strategi adaptasi berbasis kearifan lokal. Ini akan memastikan bahwa pangan lokal tidak hanya menjadi alternatif, tetapi juga pilar utama ketahanan pangan di DIY..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo adalah daerah dengan potensi pangan lokal yang tinggi di DIY, meskipun desa-desa penghasil utama tidak selalu berada di zona agroekologis 'hipotetis' karena adaptasi tanaman pangan lokal pada berbagai lingkungan dan praktik tumpang sari, serta adanya korelasi antara Indeks Pangan Lokal (LFI) dan tingkat pendapatan.Pemetaan potensi pangan lokal ini diharapkan dapat menjadi alat penting untuk mengantisipasi krisis pangan yang diprediksi pada tahun 2037 dan memberikan informasi tentang pemanfaatan "potensi tersembunyi" pangan lokal untuk nutrisi, kesehatan, dan mata pencarian.Meskipun telah memberikan fondasi metodologis, studi ini memiliki keterbatasan dalam informasi indeks yang bersifat umum, fokus pada jumlah tanaman terbatas, serta analisis faktor fisik dan ekonomi saja, dengan isu kebijakan pangan lokal yang belum terjamah, membuka ruang untuk penelitian lebih lanjut
<br>Paper ini berupaya untuk menyingkap tabir Aupotensi tersembunyiAy dari pangan lokal dengan cara memetakan potensi pangan lokal berdasarkan teori Autriple burdenAy sebagaimana yang diajukan oleh Profesor Moerdijati Gardjito. Penelitian ini juga mengadopsi sebuah indeks: index of food relocalisation dan kemudian dimodifikasi dengan nama indeks pangan lokal dikarenakan alasan ketersediaan data. Pertanyaan penelitian utama dari kajian ini adalah dimanakah distribusi potensi pangan lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)? Selanjutnya, pertanyaan kunci tersebut dilengkapi dengan pertanyaan berikutnya: mengapa potensi potensi pangan lokal tersebut terkonsentrasi di tempat tersebut? Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" type="image/webp" length="117368" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2110-forum-geografi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara Karangcegak in Geospatial Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara Karangcegak in Geospatial Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara Karangcegak in Geospatial Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57211-paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-jala</link>
	<guid isPermaLink="false">5c6f0019b9b21ff1a33d1f3d40cfc633</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:35:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam sebelum menentukan lokasi studi lainnya di sepanjang jalan baru Pemalang-Batang yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia. Jalan ini baru dibangun pada tahun 2018, sehingga diperkirakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam sebelum menentukan lokasi studi lainnya di sepanjang jalan baru Pemalang-Batang yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia. Jalan ini baru dibangun pada tahun 2018, sehingga diperkirakan banyak hewan yang kehilangan habitatnya. Diperkirakan hewan, terutama satwa liar, akan berkeliaran saat kendaraan melewati jalan raya, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari. Penelitian diharapkan dapat mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan pemasangan jenis tanda jalan baru agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat bepergian.. Data kecelakaan hewan yang diperoleh dari April hingga Juli 2016 menunjukkan bahwa ada lokasi tertentu dari kecelakaan yang dapat diidentifikasi menggunakan GIS, yang sejalan dengan penelitian Jonsson (2017), yang menyatakan bahwa pendekatan berbasis GIS efektif dalam mengidentifikasi lokasi prioritas tinggi untuk defragmentasi di sepanjang koridor transportasi.Kecelakaan hewan yang paling banyak terjadi melibatkan tikus, diikuti oleh katak, ular, kucing, dan ayam.Berdasarkan jenis hewan, mamalia mengalami kecelakaan terbanyak, diikuti oleh amfibi, reptil, dan aves.Data juga menunjukkan adanya korelasi antara habitat hewan dan kecelakaan yang terjadi.Hewan dengan habitat yang lebih luas mengalami lebih banyak kecelakaan daripada hewan yang tidak memiliki habitat yang luas Perkembangan sistem lalu lintas mempengaruhi alam secara langsung dan tidak langsung. Jalan yang baru dibangun dapat secara langsung menghancurkan habitat hewan dan menyebabkan kecelakaan, baik kecelakaan pada hewan maupun manusia. Tabrakan hewan dan kendaraan di jalan dapat mempengaruhi struktur rantai makanan. Ini akan menjadi masalah jika kecelakaan tersebut terjadi secara teratur, karena beberapa spesies hewan yang penting bagi ekosistem akan lenyap. Catatan geospasial tentang frekuensi kecelakaan hewan dan habitat di sepanjang jalan Padamara-Karangcegak dapat digunakan untuk menganalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" alt="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" alt="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-331de.webp" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-331de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-331de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-331de.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" alt="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57211-paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-jala" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" target="_blank">Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam sebelum menentukan lokasi studi lainnya di sepanjang jalan baru Pemalang-Batang yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia. Jalan ini baru dibangun pada tahun 2018, sehingga diperkirakan banyak hewan yang kehilangan habitatnya. Diperkirakan hewan, terutama satwa liar, akan berkeliaran saat kendaraan melewati jalan raya, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari. Penelitian diharapkan dapat mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan pemasangan jenis tanda jalan baru agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat bepergian..
<br>Data kecelakaan hewan yang diperoleh dari April hingga Juli 2016 menunjukkan bahwa ada lokasi tertentu dari kecelakaan yang dapat diidentifikasi menggunakan GIS, yang sejalan dengan penelitian Jonsson (2017), yang menyatakan bahwa pendekatan berbasis GIS efektif dalam mengidentifikasi lokasi prioritas tinggi untuk defragmentasi di sepanjang koridor transportasi.Kecelakaan hewan yang paling banyak terjadi melibatkan tikus, diikuti oleh katak, ular, kucing, dan ayam.Berdasarkan jenis hewan, mamalia mengalami kecelakaan terbanyak, diikuti oleh amfibi, reptil, dan aves.Data juga menunjukkan adanya korelasi antara habitat hewan dan kecelakaan yang terjadi.Hewan dengan habitat yang lebih luas mengalami lebih banyak kecelakaan daripada hewan yang tidak memiliki habitat yang luas
<br>Perkembangan sistem lalu lintas mempengaruhi alam secara langsung dan tidak langsung. Jalan yang baru dibangun dapat secara langsung menghancurkan habitat hewan dan menyebabkan kecelakaan, baik kecelakaan pada hewan maupun manusia. Tabrakan hewan dan kendaraan di jalan dapat mempengaruhi struktur rantai makanan. Ini akan menjadi masalah jika kecelakaan tersebut terjadi secara teratur, karena beberapa spesies hewan yang penting bagi ekosistem akan lenyap. Catatan geospasial tentang frekuensi kecelakaan hewan dan habitat di sepanjang jalan Padamara-Karangcegak dapat digunakan untuk menganalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp" type="image/webp" length="111852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-331de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2110-forum-geografi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57204-token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr</link>
	<guid isPermaLink="false">732ca97907810bb92179f85781ecf5cf</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:04:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan token economy pada perkembangan kemandirian penyandang tunanetra. 2. Studi tentang adaptasi metode token economy dengan budaya lokal dan lingkungan sosial penyandang tunanetra perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan token economy pada perkembangan kemandirian penyandang tunanetra. 2. Studi tentang adaptasi metode token economy dengan budaya lokal dan lingkungan sosial penyandang tunanetra perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitasnya. 3. Pengembangan pendekatan kombinasi antara token economy dan teknik pembelajaran berbasis teknologi dapat menjadi arah penelitian baru untuk memperluas akses dan partisipasi penyandang tunanetra dalam aktivitas belajar.. Motivasi belajar merupakan dorongan internal yang mempengaruhi perilaku dan kesuksesan seseorang.Token economy efektif dalam meningkatkan motivasi belajar penyandang tunanetra melalui penguatan perilaku yang diinginkan.Penerapan metode ini memerlukan konsistensi, kontrol ketat, dan penyesuaian dengan kebutuhan individu untuk mencapai hasil optimal Tujuan artikel ini membuat motivasi belajar pada penyandang disabilitas netra muncul sedemikian rupa. Motivasi sangat berperan penting dalam mendorong, menggerakkan dan mengarahkan perilaku seseorang. Motivasi yang sudah ada lalu dibantu diinterpretasikan dengan melakukan tindakan yang dapat mendukung ke arah tujuan yang diinginkan dengan menggunakan token economy. Dalam buku Behavior Modification: What It Is and How to Do It, oleh Garry Martin dan Joseph Pear pada tahun 1992, sudah dijelaskan bahwa token economy merupakan metode penguat perilaku yang dapat bertahan lama. Penggunaan token economy ini membantu klien dalam memaksimalkan waktu luangnya dengan melakukan hal-hal yang sekiranya bermanfaat untuk mendukung ia dalam mencapai tujuannya itu. Pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-6911a.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-6911a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-6911a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-6911a.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" alt="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" alt="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" alt="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57204-token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" target="_blank">Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan token economy pada perkembangan kemandirian penyandang tunanetra. 2. Studi tentang adaptasi metode token economy dengan budaya lokal dan lingkungan sosial penyandang tunanetra perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitasnya. 3. Pengembangan pendekatan kombinasi antara token economy dan teknik pembelajaran berbasis teknologi dapat menjadi arah penelitian baru untuk memperluas akses dan partisipasi penyandang tunanetra dalam aktivitas belajar..
<br>Motivasi belajar merupakan dorongan internal yang mempengaruhi perilaku dan kesuksesan seseorang.Token economy efektif dalam meningkatkan motivasi belajar penyandang tunanetra melalui penguatan perilaku yang diinginkan.Penerapan metode ini memerlukan konsistensi, kontrol ketat, dan penyesuaian dengan kebutuhan individu untuk mencapai hasil optimal
<br>Tujuan artikel ini membuat motivasi belajar pada penyandang disabilitas netra muncul sedemikian rupa. Motivasi sangat berperan penting dalam mendorong, menggerakkan dan mengarahkan perilaku seseorang. Motivasi yang sudah ada lalu dibantu diinterpretasikan dengan melakukan tindakan yang dapat mendukung ke arah tujuan yang diinginkan dengan menggunakan token economy. Dalam buku Behavior Modification: What It Is and How to Do It, oleh Garry Martin dan Joseph Pear pada tahun 1992, sudah dijelaskan bahwa token economy merupakan metode penguat perilaku yang dapat bertahan lama. Penggunaan token economy ini membantu klien dalam memaksimalkan waktu luangnya dengan melakukan hal-hal yang sekiranya bermanfaat untuk mendukung ia dalam mencapai tujuannya itu. Pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp" type="image/webp" length="73076" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-6911a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Cogniiive Restructring Form CRF dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Cogniiive Restructring Form CRF dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Cogniiive Restructring Form CRF dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57203-dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-lingku</link>
	<guid isPermaLink="false">a0b640fbad35b6fad3aba0ef338c853c</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:50:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan teknik-teknik intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan teknik-teknik intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti terapi kognitif perilaku, pelatihan keterampilan sosial, atau program pengembangan diri yang komprehensif. Selain itu, studi lanjutan dapat menyelidiki faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kepercayaan diri remaja, seperti pengaruh lingkungan sosial, dukungan keluarga, atau pengalaman masa lalu. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat disesuaikan secara lebih spesifik untuk memenuhi kebutuhan remaja. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari intervensi kepercayaan diri pada remaja, seperti pengaruhnya terhadap prestasi akademik, hubungan sosial, dan kesejahteraan emosional. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja dan mengurangi perilaku negatif yang mungkin timbul akibat kurangnya kepercayaan diri.. Simpulan yang diperoleh dengan dilakukannya kegiatan praktikum ini adalah bahwa.Klien sudah memiliki pikiran positif yang cukup baik, tetapi masih harus didampingi agar lebih baik lagi.Klien bisa lebih tenang saat menghadapi kondisi yang membuatnya tidak nyaman Remaja merupakan suatu masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dan pada tahap ini remaja harus menjalankan tugasnya, apabila tugas perkembangan sosial ini dapat dilakukan dengan baik, remaja tidak akan mengalami kesulitan dalam kehidupan sosialnya serta akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan dalam menuntaskan tugas perkembangan untuk fase-fase berikutnya. Sebaliknya, jika remaja gagal menjalankan tugas-tugas perkembangannya akan membawa akibat negatif dalam kehidupan sosial fase-fase berikutnya, menyebabkan ketidakbahagiaan pada remaja yang bersangkutan, menimbulkan penolakan masyarakat, dan kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan tugas-tugas perkembangan berikutnya. Tetapi pada masa ini mereka sangat rentan untuk dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" alt="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" alt="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" alt="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57203-dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-lingku" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" target="_blank">Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan teknik-teknik intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti terapi kognitif perilaku, pelatihan keterampilan sosial, atau program pengembangan diri yang komprehensif. Selain itu, studi lanjutan dapat menyelidiki faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kepercayaan diri remaja, seperti pengaruh lingkungan sosial, dukungan keluarga, atau pengalaman masa lalu. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat disesuaikan secara lebih spesifik untuk memenuhi kebutuhan remaja. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari intervensi kepercayaan diri pada remaja, seperti pengaruhnya terhadap prestasi akademik, hubungan sosial, dan kesejahteraan emosional. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja dan mengurangi perilaku negatif yang mungkin timbul akibat kurangnya kepercayaan diri..
<br>Simpulan yang diperoleh dengan dilakukannya kegiatan praktikum ini adalah bahwa.Klien sudah memiliki pikiran positif yang cukup baik, tetapi masih harus didampingi agar lebih baik lagi.Klien bisa lebih tenang saat menghadapi kondisi yang membuatnya tidak nyaman
<br>Remaja merupakan suatu masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dan pada tahap ini remaja harus menjalankan tugasnya, apabila tugas perkembangan sosial ini dapat dilakukan dengan baik, remaja tidak akan mengalami kesulitan dalam kehidupan sosialnya serta akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan dalam menuntaskan tugas perkembangan untuk fase-fase berikutnya. Sebaliknya, jika remaja gagal menjalankan tugas-tugas perkembangannya akan membawa akibat negatif dalam kehidupan sosial fase-fase berikutnya, menyebabkan ketidakbahagiaan pada remaja yang bersangkutan, menimbulkan penolakan masyarakat, dan kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan tugas-tugas perkembangan berikutnya. Tetapi pada masa ini mereka sangat rentan untuk dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" type="image/webp" length="76308" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57206-reaksi-anak-remaja-konseling</link>
	<guid isPermaLink="false">4e719420f57c730160d531ceac1ee94a</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:31:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja dari perspektif psikologis, dengan fokus pada bagaimana anak remaja mengolah emosi dan mengatasi trauma akibat perceraian. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja dari perspektif psikologis, dengan fokus pada bagaimana anak remaja mengolah emosi dan mengatasi trauma akibat perceraian. 2. Melakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami pengalaman dan perspektif anak remaja yang orang tuanya bercerai, serta strategi coping yang mereka gunakan untuk mengatasi dampak perceraian. 3. Menganalisis peran pekerja sosial dalam membantu anak remaja yang orang tuanya bercerai, termasuk strategi intervensi yang efektif untuk mendukung kesejahteraan dan penyesuaian diri mereka.. Hingga saat ini dampak perceraian orang tua memang dapat memberikan dampak buruk bagi anak, baik fisik maupun psikologis anak.Sehingga perceraian memang perlu dipertimbangkan matang-matang, dan orang tua harus bisa memberikan pengertian yang baik kepada anak sehingga dapat mengurangi dan mengatasi dampak buruk pada anak pada saat perceraian terjadi.Tetapi fungsi keluarga untuk memberikan pengertian dan perhatian pada anak/remaja ternyata tidak berfungsi dalam kaitannya dengan kasus perceraian.Untuk mengatasi perlakuan salah tersebut, maka dalam praktik pekerjaan sosial, seorang pekerja sosial harus berupaya mewujudkan ketercapaian akan kesejahteraan bagi anak.Anak yang mendapatkan perlakuan salah dari keluarganya memerlukan layanan yang tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi harus juga dilakukan pada keluarganya.Berbagai upaya petolongan dapat dilakukan oleh pekerja sosial Perceraian tidak hanya berdampak bagi yang bersangkutan (suami-isteri), namun juga melibatkan anak, khususnya yang memasuki usia remaja. Perceraian merupakan beban tersendiri bagi anak sehingga berdampak pada psikis. Reaksi anak terhadap perceraian orangtuanya sangat dipengaruhi oleh cara orang tua berperilaku sebelum, selama, dan sesudah perceraian. Metode dalam penulisan artikel ini menggunakan studi literatur, yaitu data sekunder yang dilakukan dengan mencari kajian kepustakaan dari berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, atau hasil penelitian sejenis yang telah dipublikasikan mengenai dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja. Hingga saat ini, dampak perceraian orang tua memang dapat memberikan dampak buruk bagi anak, baik fisik maupun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" alt="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" alt="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" alt="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57206-reaksi-anak-remaja-konseling" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" target="_blank">Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja dari perspektif psikologis, dengan fokus pada bagaimana anak remaja mengolah emosi dan mengatasi trauma akibat perceraian. 2. Melakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami pengalaman dan perspektif anak remaja yang orang tuanya bercerai, serta strategi coping yang mereka gunakan untuk mengatasi dampak perceraian. 3. Menganalisis peran pekerja sosial dalam membantu anak remaja yang orang tuanya bercerai, termasuk strategi intervensi yang efektif untuk mendukung kesejahteraan dan penyesuaian diri mereka..
<br>Hingga saat ini dampak perceraian orang tua memang dapat memberikan dampak buruk bagi anak, baik fisik maupun psikologis anak.Sehingga perceraian memang perlu dipertimbangkan matang-matang, dan orang tua harus bisa memberikan pengertian yang baik kepada anak sehingga dapat mengurangi dan mengatasi dampak buruk pada anak pada saat perceraian terjadi.Tetapi fungsi keluarga untuk memberikan pengertian dan perhatian pada anak/remaja ternyata tidak berfungsi dalam kaitannya dengan kasus perceraian.Untuk mengatasi perlakuan salah tersebut, maka dalam praktik pekerjaan sosial, seorang pekerja sosial harus berupaya mewujudkan ketercapaian akan kesejahteraan bagi anak.Anak yang mendapatkan perlakuan salah dari keluarganya memerlukan layanan yang tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi harus juga dilakukan pada keluarganya.Berbagai upaya petolongan dapat dilakukan oleh pekerja sosial
<br>Perceraian tidak hanya berdampak bagi yang bersangkutan (suami-isteri), namun juga melibatkan anak, khususnya yang memasuki usia remaja. Perceraian merupakan beban tersendiri bagi anak sehingga berdampak pada psikis. Reaksi anak terhadap perceraian orangtuanya sangat dipengaruhi oleh cara orang tua berperilaku sebelum, selama, dan sesudah perceraian. Metode dalam penulisan artikel ini menggunakan studi literatur, yaitu data sekunder yang dilakukan dengan mencari kajian kepustakaan dari berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, atau hasil penelitian sejenis yang telah dipublikasikan mengenai dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja. Hingga saat ini, dampak perceraian orang tua memang dapat memberikan dampak buruk bagi anak, baik fisik maupun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" type="image/webp" length="71796" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57196-anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-prevalens</link>
	<guid isPermaLink="false">14247e62ad7fb6c2df73fbbe4061951c</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:24:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur husna 37 ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam fungani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat esensial untuk memperkaya pemahaman mengenai Ketuban Pecah Dini (KPD) pada ibu hamil, khususnya di wilayah Karawang. Mengingat temuan penelitian ini yang tidak menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dan KPD, namun menyoroti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini: Penelitian lanjutan sangat esensial untuk memperkaya pemahaman mengenai Ketuban Pecah Dini (KPD) pada ibu hamil, khususnya di wilayah Karawang. Mengingat temuan penelitian ini yang tidak menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dan KPD, namun menyoroti keterbatasan data pada sampel anemic, disarankan untuk melakukan studi kohort prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar dan pemantauan yang lebih intensif terhadap status anemia ibu hamil sejak trimester awal hingga persalinan. Pendekatan ini akan membantu mengidentifikasi apakah derajat keparahan anemia atau jenis anemia tertentu memiliki pengaruh yang berbeda terhadap risiko KPD, serta mengatasi potensi bias akibat periode pengumpulan data yang terbatas. Selain itu, karena penelitian ini secara konsisten menemukan hubungan signifikan antara perilaku merokok (terutama perokok pasif) dengan kejadian KPD, penelitian masa depan dapat berfokus pada mekanisme biologis di balik pengaruh paparan asap rokok pasif terhadap integritas membran ketuban, misalnya melalui studi biomarker stres oksidatif atau perubahan struktur kolagen pada sampel cairan ketuban atau selaput ketuban jika memungkinkan. Hal ini dapat dilengkapi dengan studi intervensi komparatif yang mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan yang ditargetkan untuk mengurangi paparan asap rokok pasif di kalangan keluarga ibu hamil. Terakhir, mengingat KPD seringkali merupakan kondisi multifaktorial, studi kualitatif atau mixed methods bisa dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman ibu hamil terkait faktor-faktor risiko KPD lainnya yang mungkin terlewatkan dalam pendekatan kuantitatif, seperti tingkat stres psikologis, dukungan sosial, atau paparan polutan lingkungan lain, untuk merumuskan model pencegahan yang lebih holistik dan responsif terhadap konteks lokal.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara anemia dan kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) di RSUD Karawang setelah dikontrol oleh perilaku merokok.namun, perilaku merokok (perokok pasif) menunjukkan hubungan signifikan dengan KPD.Dinas Kesehatan diharapkan dapat memanfaatkan hasil studi ini untuk memperkuat program kesehatan ibu hamil, terutama dalam upaya promosi kesehatan terkait bahaya merokok aktif bagi ibu dan janin, yang dapat diimplementasikan di berbagai fasilitas kesehatan.Untuk penelitian di masa mendatang, disarankan untuk menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method) guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif Latar Belakang: Insiden KPD di Indonesia 4,5%-6% dari seluruh kehamilan. KPD di RSUD Karawang tahun 2021 menduduki peringkat ke 2 sebanyak 35,4%. Salah satu penyebab kematian Ibu KPD adalah anemia. Anemia merupakan faktor predisposisi KPD. Prevalensi anemia kehamilan di Indonesia sebesar 12-70%. Prevalensi anemia ibu hamil di Kabupaten Karawang tahun 2023 sebesar 43,75%, jauh melampaui standar WHO ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-ee45f.webp" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-ee45f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-ee45f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-ee45f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" alt="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" alt="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" alt="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57196-anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-prevalens" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" target="_blank">Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini</a>: Penelitian lanjutan sangat esensial untuk memperkaya pemahaman mengenai Ketuban Pecah Dini (KPD) pada ibu hamil, khususnya di wilayah Karawang. Mengingat temuan penelitian ini yang tidak menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dan KPD, namun menyoroti keterbatasan data pada sampel anemic, disarankan untuk melakukan studi kohort prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar dan pemantauan yang lebih intensif terhadap status anemia ibu hamil sejak trimester awal hingga persalinan. Pendekatan ini akan membantu mengidentifikasi apakah derajat keparahan anemia atau jenis anemia tertentu memiliki pengaruh yang berbeda terhadap risiko KPD, serta mengatasi potensi bias akibat periode pengumpulan data yang terbatas. Selain itu, karena penelitian ini secara konsisten menemukan hubungan signifikan antara perilaku merokok (terutama perokok pasif) dengan kejadian KPD, penelitian masa depan dapat berfokus pada mekanisme biologis di balik pengaruh paparan asap rokok pasif terhadap integritas membran ketuban, misalnya melalui studi biomarker stres oksidatif atau perubahan struktur kolagen pada sampel cairan ketuban atau selaput ketuban jika memungkinkan. Hal ini dapat dilengkapi dengan studi intervensi komparatif yang mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan yang ditargetkan untuk mengurangi paparan asap rokok pasif di kalangan keluarga ibu hamil. Terakhir, mengingat KPD seringkali merupakan kondisi multifaktorial, studi kualitatif atau mixed methods bisa dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman ibu hamil terkait faktor-faktor risiko KPD lainnya yang mungkin terlewatkan dalam pendekatan kuantitatif, seperti tingkat stres psikologis, dukungan sosial, atau paparan polutan lingkungan lain, untuk merumuskan model pencegahan yang lebih holistik dan responsif terhadap konteks lokal..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara anemia dan kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) di RSUD Karawang setelah dikontrol oleh perilaku merokok.namun, perilaku merokok (perokok pasif) menunjukkan hubungan signifikan dengan KPD.Dinas Kesehatan diharapkan dapat memanfaatkan hasil studi ini untuk memperkuat program kesehatan ibu hamil, terutama dalam upaya promosi kesehatan terkait bahaya merokok aktif bagi ibu dan janin, yang dapat diimplementasikan di berbagai fasilitas kesehatan.Untuk penelitian di masa mendatang, disarankan untuk menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method) guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif
<br>Latar Belakang: Insiden KPD di Indonesia 4,5%-6% dari seluruh kehamilan. KPD di RSUD Karawang tahun 2021 menduduki peringkat ke 2 sebanyak 35,4%. Salah satu penyebab kematian Ibu KPD adalah anemia. Anemia merupakan faktor predisposisi KPD. Prevalensi anemia kehamilan di Indonesia sebesar 12-70%. Prevalensi anemia ibu hamil di Kabupaten Karawang tahun 2023 sebesar 43,75%, jauh melampaui standar WHO <20%. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh anemia dalam kehamilan terhadap kejadian KPD di RSUD Karawang. Metode: analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Analisis univariate, bivaritae dan multivariate dengan uji regresi logistic ganda. Populasi dan sampel penelitian ibu bersalin di RSUD Karawang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp" type="image/webp" length="80816" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-ee45f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57195-dukungan-sosial-terapi-arv-sistem</link>
	<guid isPermaLink="false">f8702832ed3f2b6ed596ed225445a561</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:17:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur husna 37 ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam fungani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah intervensi pelatihan khusus bagi teman sebaya dalam memberikan nasihat medis meningkatkan kepatuhan ARV pada ODHIV dewasa muda (penelitian eksperimental dengan kelompok kontrol). Selanjutnya, studi longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah intervensi pelatihan khusus bagi teman sebaya dalam memberikan nasihat medis meningkatkan kepatuhan ARV pada ODHIV dewasa muda (penelitian eksperimental dengan kelompok kontrol). Selanjutnya, studi longitudinal dapat menyelidiki pengaruh faktor psikologis seperti stigma internal dan kesehatan mental terhadap hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan kepatuhan terapi ARV (analisis jalur mediasi). Akhirnya, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi ODHIV mengenai jenis dukungan sosial yang paling efektif, sehingga dapat merancang program dukungan berbasis komunitas yang lebih responsif dan kontekstual.. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kepatuhan terapi ARV pada ODHIV dewasa muda di Yayasan Victory Plus Yogyakarta dengan nilai pAcvalue 0,309.Diperlukan peningkatan kualitas dukungan sosial teman sebaya, khususnya dalam pemberian nasihat atau arahan, untuk memperbaiki kepatuhan terapi ARV pada kelompok tersebut Latar belakang: Pada orang dengan HIV (ODHIV) dewasa muda, dukungan dan motivasi sangat penting untuk mempertahankan kepatuhan terhadap terapi antiretroviral (ARV). Dukungan positif yang diberikan oleh teman sebaya diyakini dapat mengurangi hambatan dan meningkatkan kepatuhan terapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan kepatuhan terapi ARV pada ODHIV dewasa muda di Yayasan Victory Plus Yogyakarta. Metode: Penelitian korelasional dengan desain crossAcsectional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-c2713.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-c2713.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-c2713.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-c2713.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-840c0.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-840c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-840c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-840c0.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57195-dukungan-sosial-terapi-arv-sistem" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" target="_blank">Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah intervensi pelatihan khusus bagi teman sebaya dalam memberikan nasihat medis meningkatkan kepatuhan ARV pada ODHIV dewasa muda (penelitian eksperimental dengan kelompok kontrol). Selanjutnya, studi longitudinal dapat menyelidiki pengaruh faktor psikologis seperti stigma internal dan kesehatan mental terhadap hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan kepatuhan terapi ARV (analisis jalur mediasi). Akhirnya, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi ODHIV mengenai jenis dukungan sosial yang paling efektif, sehingga dapat merancang program dukungan berbasis komunitas yang lebih responsif dan kontekstual..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kepatuhan terapi ARV pada ODHIV dewasa muda di Yayasan Victory Plus Yogyakarta dengan nilai pAcvalue 0,309.Diperlukan peningkatan kualitas dukungan sosial teman sebaya, khususnya dalam pemberian nasihat atau arahan, untuk memperbaiki kepatuhan terapi ARV pada kelompok tersebut
<br>Latar belakang: Pada orang dengan HIV (ODHIV) dewasa muda, dukungan dan motivasi sangat penting untuk mempertahankan kepatuhan terhadap terapi antiretroviral (ARV). Dukungan positif yang diberikan oleh teman sebaya diyakini dapat mengurangi hambatan dan meningkatkan kepatuhan terapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan kepatuhan terapi ARV pada ODHIV dewasa muda di Yayasan Victory Plus Yogyakarta. Metode: Penelitian korelasional dengan desain crossAcsectional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp" type="image/webp" length="85038" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-c2713.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-840c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva based ferning test ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva based ferning test ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva based ferning test ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57200-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-re</link>
	<guid isPermaLink="false">f8caf103434b267862fa4403f96e29fe</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:44:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur husna 37 ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam fungani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan variabel yang lebih luas dan menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi terbentuknya pola ferning, seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan variabel yang lebih luas dan menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi terbentuknya pola ferning, seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning menggunakan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, seperti ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Dengan demikian, pemeriksaan ferning berbasis saliva dapat menjadi alat bantu diagnostik yang lebih andal dan akurat dalam mendeteksi fase ovulasi pada remaja putri.. Dalam penelitian ini sekitar 70,8 % responden menunjukkan terbentuknya pola ferning.Sejalan dengan teori bahwa, peningkatan kadar estrogen memengaruhi komposisi elektrolit saliva sehingga memicu terbentuknya kristalisasi khas.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan ferning berbasis saliva sebagai salah satu alternatif dalam identifikasi fase ovulasi pada remaja putri metode tidak invasif untuk membantu mengidentifikasi fase ovulasi.Pemanfaatan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, misalnya ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM), telah terbukti mampu meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning untuk mendeteksi masa subur, sehingga berpotensi dikembangkan menjadi alat bantu diagnostik yang lebih objektif dan mengurangi bias interpretasi visual pada pemeriksaan mikroskopis di masa mendatang Latar Belakang: Masa remaja putri dimulai dengan tanda-tanda pubertas, salah satunya menstruasi. Remaja sering mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi, hal ini membuat remaja sulit mengenali fase ovulasi. Deteksi ovulasi yang lebih akurat pada remaja dapat membantu dalam identifikasi gangguan hormon atau masalah pada reproduksi.Tujuan: Untuk identifikasi fase ovulasi yang lebih nyaman, murah, dan non-invasif dan tidak mengganggu privasi remaja.Metode: Menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih secara purposive sampling. Pengolahan dan analisa data dilakukan untuk mengidentifikasi gambaran pemeriksaan ferning berbasis saliva dalam mendeteksi fase ovulasi.Hasil: Hasil menunjukkan dari total 24 responden, sebanyak 17 siswi (70,8%) menunjukkan terbentuknya pola ferning (daun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp 1x" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" alt="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp 1x" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" alt="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp 1x" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" alt="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57200-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-re" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" target="_blank">Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan variabel yang lebih luas dan menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi terbentuknya pola ferning, seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning menggunakan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, seperti ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Dengan demikian, pemeriksaan ferning berbasis saliva dapat menjadi alat bantu diagnostik yang lebih andal dan akurat dalam mendeteksi fase ovulasi pada remaja putri..
<br>Dalam penelitian ini sekitar 70,8 % responden menunjukkan terbentuknya pola ferning.Sejalan dengan teori bahwa, peningkatan kadar estrogen memengaruhi komposisi elektrolit saliva sehingga memicu terbentuknya kristalisasi khas.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan ferning berbasis saliva sebagai salah satu alternatif dalam identifikasi fase ovulasi pada remaja putri metode tidak invasif untuk membantu mengidentifikasi fase ovulasi.Pemanfaatan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, misalnya ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM), telah terbukti mampu meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning untuk mendeteksi masa subur, sehingga berpotensi dikembangkan menjadi alat bantu diagnostik yang lebih objektif dan mengurangi bias interpretasi visual pada pemeriksaan mikroskopis di masa mendatang
<br>Latar Belakang: Masa remaja putri dimulai dengan tanda-tanda pubertas, salah satunya menstruasi. Remaja sering mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi, hal ini membuat remaja sulit mengenali fase ovulasi. Deteksi ovulasi yang lebih akurat pada remaja dapat membantu dalam identifikasi gangguan hormon atau masalah pada reproduksi.Tujuan: Untuk identifikasi fase ovulasi yang lebih nyaman, murah, dan non-invasif dan tidak mengganggu privasi remaja.Metode: Menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih secara purposive sampling. Pengolahan dan analisa data dilakukan untuk mengidentifikasi gambaran pemeriksaan ferning berbasis saliva dalam mendeteksi fase ovulasi.Hasil: Hasil menunjukkan dari total 24 responden, sebanyak 17 siswi (70,8%) menunjukkan terbentuknya pola ferning (daun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" type="image/webp" length="82424" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 29 Jul 2026 19:54:03 +0700. 12 items. Served in: 3.363 seconds [rss] -->
