<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 16:32:40 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 16:32:40 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-01T16:32:40+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63420-karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapis</link>
	<guid isPermaLink="false">7df062b7b9210a30eb4b662f62fa48c1</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:46:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modal header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ponco birowo ]]></category>
	<category><![CDATA[ aria kekalih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aria,birowo,header,kekalih,modal,ponco]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang tindakan operasi pada pasien priapismus dengan fokus pada fungsi ereksi dan kualitas hidup. Selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif antara metode pengobatan konvensional dan pendekatan baru ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang tindakan operasi pada pasien priapismus dengan fokus pada fungsi ereksi dan kualitas hidup. Selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif antara metode pengobatan konvensional dan pendekatan baru untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanannya. Terakhir, penelitian tentang faktor genetik atau predisposisi khusus yang berkontribusi pada kejadian priapismus pada penderita leukemia dapat memberikan wawasan baru untuk pencegahan dini.. 1%) pasien dan priapismus non-iskemik sebanyak 3(42.9%) pasien, serta semua penatalaksanaan pada pasien priapismus dilakukan dengan tindakan operasi (100%) Tujuan: Mengetahui gambaran karakteristik pasien Priapismus.Bahan& Cara:Metode penelitian Total sampling yang dilakukan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dari bulan Januari 2023 hingga Februari 2023. Hasil: Dari 7 pasien priapismus yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi didapatkan kelompok umur terbanyak adalah kelompok usia 36-45 tahun sebanyak 3(42.9%) pasien. Riwayat penyakit pada pasien priapismus terbanyak adalah leukemia sebanyak 3(42.9%) pasien. Simpulan: Klasifikasi priapismus iskemik sebanyak 4(57.1%) pasien dan priapismus non-iskemik sebanyak 3(42.9%) pasien, serta semua penatalaksanaan pada pasien priapismus dilakukan dengan tindakan operasi (100%). Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-25ada.webp" title="JURIS - Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-25ada.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-25ada.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-25ada.webp 1x" title="JURIS - Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital" alt="JURIS - Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-d10d6.webp" title="JURIS - Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-d10d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-d10d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-d10d6.webp 1x" title="JURIS - Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital" alt="JURIS - Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63420-karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapis" title="JURIS - Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital" target="_blank">Characteristics Of Priapism Patients At Arifin Achmad Hospital</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang tindakan operasi pada pasien priapismus dengan fokus pada fungsi ereksi dan kualitas hidup. Selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif antara metode pengobatan konvensional dan pendekatan baru untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanannya. Terakhir, penelitian tentang faktor genetik atau predisposisi khusus yang berkontribusi pada kejadian priapismus pada penderita leukemia dapat memberikan wawasan baru untuk pencegahan dini..
<br>1%) pasien dan priapismus non-iskemik sebanyak 3(42.9%) pasien, serta semua penatalaksanaan pada pasien priapismus dilakukan dengan tindakan operasi (100%)
<br>Tujuan: Mengetahui gambaran karakteristik pasien Priapismus.Bahan& Cara:Metode penelitian Total sampling yang dilakukan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dari bulan Januari 2023 hingga Februari 2023. Hasil: Dari 7 pasien priapismus yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi didapatkan kelompok umur terbanyak adalah kelompok usia 36-45 tahun sebanyak 3(42.9%) pasien. Riwayat penyakit pada pasien priapismus terbanyak adalah leukemia sebanyak 3(42.9%) pasien. Simpulan: Klasifikasi priapismus iskemik sebanyak 4(57.1%) pasien dan priapismus non-iskemik sebanyak 3(42.9%) pasien, serta semua penatalaksanaan pada pasien priapismus dilakukan dengan tindakan operasi (100%).
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-25ada.webp" type="image/webp" length="118380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-25ada.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/karakteristik-pasien-faktor-genetik-priapism-leuke-thumb-d10d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2104-urologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17981-indonesian-journal-urology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63423-kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat</link>
	<guid isPermaLink="false">db6c2ae74a0cf09046b8f9525dba0c5f</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:36:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini memberikan gambaran penting tentang biaya produksi dan pendapatan petani kakao di Desa Ulunggolaka. Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani dalam mengelola ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers: Penelitian ini memberikan gambaran penting tentang biaya produksi dan pendapatan petani kakao di Desa Ulunggolaka. Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani dalam mengelola biaya. Misalnya, sebuah studi bisa menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan dan akses terhadap informasi pertanian memengaruhi efisiensi penggunaan input produksi oleh petani kakao, serta bagaimana program penyuluhan dapat dirancang untuk meningkatkan kapasitas petani dalam manajemen biaya dan adopsi inovasi. Selain itu, mempertimbangkan tantangan terkait kualitas dan pengeringan kakao saat musim hujan, penelitian masa depan dapat berfokus pada evaluasi efektivitas teknologi pascapanen sederhana, seperti penggunaan rumah pengering bertenaga surya atau metode fermentasi yang lebih baik, dalam meningkatkan mutu dan nilai jual biji kakao di tingkat petani. Ini bisa juga mencakup analisis adopsi teknologi oleh petani. Terakhir, untuk melihat gambaran yang lebih komprehensif, perlu dilakukan penelitian yang mengidentifikasi dan menganalisis seluruh rantai nilai kakao, mulai dari petani hingga konsumen akhir, untuk menemukan titik-titik optimalisasi yang dapat meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan, misalnya melalui skema harga yang adil atau kemitraan langsung dengan industri pengolahan.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani kakao di Desa Ulunggolaka, Kabupaten Kolaka, dapat disimpulkan bahwa rata-rata pendapatan petani kakao di wilayah tersebut adalah sekitar Rp 10.209 per tahun dari 5 hingga 6 kali panen.Selain itu, rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani kakao selama proses produksi adalah sebesar Rp 2 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi serta menentukan pendapatan petani kakao di Desa Ulunggolaka, Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam studi ini terdiri dari 45 petani kakao di Desa Ulunggolaka, Kabupaten Kolaka. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 31 petani kakao sebagai responden. Analisis data yang digunakan meliputi rumus penjualan, rumus biaya produksi, dan rumus pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani per tahun adalah Rp 10.986.209 per orang. Pendapatan ini diperoleh dari total penerimaan sebesar Rp 13.311.000 untuk seluruh responden. Total biaya produksi adalah Rp 2.324.791 per orang dengan harga jual Rp 29.000 per kilogram. Biaya produksi ini terdiri... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-554f3.webp" title="JURIS - Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-554f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-554f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-554f3.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers" alt="JURIS - Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-b3b65.webp" title="JURIS - Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-b3b65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-b3b65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-b3b65.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers" alt="JURIS - Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63423-kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat" title="JURIS - Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers" target="_blank">Analysis of Production Cost on Income of Chocolate Farmers</a>: Penelitian ini memberikan gambaran penting tentang biaya produksi dan pendapatan petani kakao di Desa Ulunggolaka. Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani dalam mengelola biaya. Misalnya, sebuah studi bisa menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan dan akses terhadap informasi pertanian memengaruhi efisiensi penggunaan input produksi oleh petani kakao, serta bagaimana program penyuluhan dapat dirancang untuk meningkatkan kapasitas petani dalam manajemen biaya dan adopsi inovasi. Selain itu, mempertimbangkan tantangan terkait kualitas dan pengeringan kakao saat musim hujan, penelitian masa depan dapat berfokus pada evaluasi efektivitas teknologi pascapanen sederhana, seperti penggunaan rumah pengering bertenaga surya atau metode fermentasi yang lebih baik, dalam meningkatkan mutu dan nilai jual biji kakao di tingkat petani. Ini bisa juga mencakup analisis adopsi teknologi oleh petani. Terakhir, untuk melihat gambaran yang lebih komprehensif, perlu dilakukan penelitian yang mengidentifikasi dan menganalisis seluruh rantai nilai kakao, mulai dari petani hingga konsumen akhir, untuk menemukan titik-titik optimalisasi yang dapat meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan, misalnya melalui skema harga yang adil atau kemitraan langsung dengan industri pengolahan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani kakao di Desa Ulunggolaka, Kabupaten Kolaka, dapat disimpulkan bahwa rata-rata pendapatan petani kakao di wilayah tersebut adalah sekitar Rp 10.209 per tahun dari 5 hingga 6 kali panen.Selain itu, rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani kakao selama proses produksi adalah sebesar Rp 2
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi serta menentukan pendapatan petani kakao di Desa Ulunggolaka, Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam studi ini terdiri dari 45 petani kakao di Desa Ulunggolaka, Kabupaten Kolaka. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 31 petani kakao sebagai responden. Analisis data yang digunakan meliputi rumus penjualan, rumus biaya produksi, dan rumus pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani per tahun adalah Rp 10.986.209 per orang. Pendapatan ini diperoleh dari total penerimaan sebesar Rp 13.311.000 untuk seluruh responden. Total biaya produksi adalah Rp 2.324.791 per orang dengan harga jual Rp 29.000 per kilogram. Biaya produksi ini terdiri...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-554f3.webp" type="image/webp" length="90942" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-554f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/kualitas-biji-kakao-strategi-manajemen-biaya-alat-thumb-b3b65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3643-usnsj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17983-aj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63418-produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-p</link>
	<guid isPermaLink="false">c4fbc232d2a4c5723ea4622dac391838</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:24:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abdul khalik ]]></category>
	<category><![CDATA[ dian irawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ saimi saimi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,dian,irawati,khalik,saimi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak strategi penetapan harga terhadap kepuasan pasien di rumah sakit. 2. Analisis peran komunikasi pemasaran dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat. 3. Studi tentang pengembangan profesionalisme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak strategi penetapan harga terhadap kepuasan pasien di rumah sakit. 2. Analisis peran komunikasi pemasaran dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat. 3. Studi tentang pengembangan profesionalisme sumber daya manusia sebagai faktor peningkatan efisiensi operasional rumah sakit. Saran-saran ini memperluas temuan penelitian sebelumnya dengan fokus pada aspek spesifik bauran pemasaran dan manajemen sumber daya, serta mengintegrasikan perspektif kepuasan pasien dalam strategi pengembangan layanan kesehatan.. Nilai indikator efisiensi penggunaan tempat tidur Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Temanggung tahun 2023 belum sesuai standar Barber Johnson.BOR sebesar 55,96% di bawah standar ideal, sedangkan AvLOS, TOI, dan BTO sudah sesuai standar.Titik koordinat grafik Barber Johnson berada di luar daerah efisien, menunjukkan penggunaan tempat tidur belum efisien.Strategi bauran pemasaran yang dihasilkan mencakup produk andalan, peningkatan mutu produk, strategi harga, komunikasi pemasaran, lokasi akses mudah, profesionalisme SDM, pelayanan sederhana, dan lingkungan kerja nyaman Analisis grafik Barber Johnson diharapkan dapat menjadi bahan pengambilan keputusan sebagai bahan strategi bauran pemasaran (marketing mix). Tujuan penelitian menganalisis nilai beberapa indikator diantaranya adalah efisiensi penggunaan tempat tidur, mendiskripsikan berdasarkan grafik Barber Johnson untuk meningkatkan mutu pelayanan dan penetapan strategi bauran pemasaran. Metode penelitian menggunakan mixed methods, desain sequential explanatory. Pengumpulan data dengan data primer yaitu rekapitulasi nilai sensus harian rawat inap tahun 2022 dan wawancara mendalam. Hasil penelitian bahwa nilai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-3a6a7.webp" title="JURIS - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-3a6a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-3a6a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-3a6a7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit" alt="JURIS - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-080c7.webp" title="JURIS - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-080c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-080c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-080c7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit" alt="JURIS - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-38606.webp" title="JURIS - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-38606.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-38606.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-38606.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit" alt="JURIS - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63418-produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-p" title="JURIS - Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit" target="_blank">Analisis Sistem Grafik Barber Johnson Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak strategi penetapan harga terhadap kepuasan pasien di rumah sakit. 2. Analisis peran komunikasi pemasaran dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat. 3. Studi tentang pengembangan profesionalisme sumber daya manusia sebagai faktor peningkatan efisiensi operasional rumah sakit. Saran-saran ini memperluas temuan penelitian sebelumnya dengan fokus pada aspek spesifik bauran pemasaran dan manajemen sumber daya, serta mengintegrasikan perspektif kepuasan pasien dalam strategi pengembangan layanan kesehatan..
<br>Nilai indikator efisiensi penggunaan tempat tidur Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Temanggung tahun 2023 belum sesuai standar Barber Johnson.BOR sebesar 55,96% di bawah standar ideal, sedangkan AvLOS, TOI, dan BTO sudah sesuai standar.Titik koordinat grafik Barber Johnson berada di luar daerah efisien, menunjukkan penggunaan tempat tidur belum efisien.Strategi bauran pemasaran yang dihasilkan mencakup produk andalan, peningkatan mutu produk, strategi harga, komunikasi pemasaran, lokasi akses mudah, profesionalisme SDM, pelayanan sederhana, dan lingkungan kerja nyaman
<br>Analisis grafik Barber Johnson diharapkan dapat menjadi bahan pengambilan keputusan sebagai bahan strategi bauran pemasaran (marketing mix). Tujuan penelitian menganalisis nilai beberapa indikator diantaranya adalah efisiensi penggunaan tempat tidur, mendiskripsikan berdasarkan grafik Barber Johnson untuk meningkatkan mutu pelayanan dan penetapan strategi bauran pemasaran. Metode penelitian menggunakan mixed methods, desain sequential explanatory. Pengumpulan data dengan data primer yaitu rekapitulasi nilai sensus harian rawat inap tahun 2022 dan wawancara mendalam. Hasil penelitian bahwa nilai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-38606.webp" type="image/webp" length="77900" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-3a6a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-080c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/produk-unggulan-mutu-selada-marketing-mix-barber-j-thumb-38606.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2861-stikes-yrsds.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11633-jurnal-manajemen-kesehatan-yayasan-rs-dr-soetomo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self Subsistent Rural Areas P4S Wanua Lampoko ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self Subsistent Rural Areas P4S Wanua Lampoko ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self Subsistent Rural Areas P4S Wanua Lampoko ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63429-wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4</link>
	<guid isPermaLink="false">53c10be54ab2917b8bd702f6c76ef33b</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:23:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pasar sayuran organik di wilayah sekitar P4S, karena konsumen semakin peduli terhadap kesehatan dan nutrisi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak perubahan iklim terhadap produksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pasar sayuran organik di wilayah sekitar P4S, karena konsumen semakin peduli terhadap kesehatan dan nutrisi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak perubahan iklim terhadap produksi sayuran di P4S, khususnya terkait kestabilan harga dan kualitas produk. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pelatihan digital marketing bagi petani di P4S agar mampu meningkatkan efektivitas promosi melalui media sosial dan platform online.. Berdasarkan hasil penelitian tentang strategi pemasaran sayuran di P4S Wanua Lampoko, dapat disimpulkan bahwa faktor IFAS dan EFAS menunjukkan bahwa P4S memiliki kekuatan yang cukup besar dengan skor 1.971 yang lebih rendah dari skor kelemahan 1.882 yang mendekati skor kekuatan dan lebih besar dari skor peluang 1.Faktor internal yang mempengaruhi pemasaran di P4S Wanua Lampoko meliputi penggunaan benih berkualitas, sumber daya manusia yang terampil, kerja sama dengan mitra bisnis dan layanan pertanian, sudah memiliki label atau merek, lokasi strategis dekat dengan area perkotaan, aktivitas promosi yang kurang intensif, area distribusi masih terbatas, pengiriman memerlukan waktu lama untuk mencapai konsumen, kurangnya minat jika tidak dipromosikan, dan lahan masih belum cukup luas.Faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran di P4S Wanua Lampoko meliputi pengembangan teknologi pengiriman online, permintaan produk yang masih tinggi, hubungan baik dengan berbagai konsumen, sayuran dinikmati oleh semua kelompok, penggunaan media sosial untuk promosi, harga yang tidak stabil akibat iklim dan cuaca, tidak ada jaminan kualitas produk yang mencapai konsumen, persaingan sayuran hidroponik, kurangnya minat membeli sayuran secara online, serta persaingan harga ketat dengan bisnis serupa dari luar daerah.P4S Wanua Lampoko berada di kuadran II, yang berarti meskipun menghadapi berbagai ancaman, P4S Wanua Lampoko masih memiliki kekuatan dari perspektif perusahaan internal.Strategi yang harus ditetapkan adalah menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan strategi diversifikasi.Strategi pemasaran yang direkomendasikan untuk P4S Wanua Lampoko adalah strategi ST (Strength and Threats), yaitu mengendalikan permainan harga produk untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta menggunakan benih berkualitas untuk meningkatkan produksi dan kualitas sayuran yang dijual Salah satu potensi besar di sektor pertanian adalah hortikultura yang memainkan peran penting dalam menjamin ketersediaan nutrisi yang cukup bagi masyarakat seperti sayuran, buah, bunga, tanaman hidup, dan lainnya. Wanua Lampoko Independent Agricultural and Rural Training Center (P4S) merupakan institusi pendidikan dan pelatihan pertanian yang menjadi forum pendidikan bagi petani dan praktisi pertanian serta memberikan pelatihan kepada petani dalam bidang pertanian, hortikultura, peternakan, perikanan, perkebunan, dan bidang sosial lainnya yang adil dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi Pemasaran Sayuran di P4S Wanua Lampoko. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT dengan tahapan, yaitu definisi masalah, pengumpulan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-43406.webp" title="JURIS - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-43406.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-43406.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-43406.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko" alt="JURIS - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-a98fb.webp" title="JURIS - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-a98fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-a98fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-a98fb.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko" alt="JURIS - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-4af93.webp" title="JURIS - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-4af93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-4af93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-4af93.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko" alt="JURIS - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63429-wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4" title="JURIS - Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko" target="_blank">Analysis of Vegetables Marketing Strategy at Center of Agriculture Course and Self-Subsistent Rural Areas (P4S) Wanua Lampoko</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pasar sayuran organik di wilayah sekitar P4S, karena konsumen semakin peduli terhadap kesehatan dan nutrisi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak perubahan iklim terhadap produksi sayuran di P4S, khususnya terkait kestabilan harga dan kualitas produk. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pelatihan digital marketing bagi petani di P4S agar mampu meningkatkan efektivitas promosi melalui media sosial dan platform online..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang strategi pemasaran sayuran di P4S Wanua Lampoko, dapat disimpulkan bahwa faktor IFAS dan EFAS menunjukkan bahwa P4S memiliki kekuatan yang cukup besar dengan skor 1.971 yang lebih rendah dari skor kelemahan 1.882 yang mendekati skor kekuatan dan lebih besar dari skor peluang 1.Faktor internal yang mempengaruhi pemasaran di P4S Wanua Lampoko meliputi penggunaan benih berkualitas, sumber daya manusia yang terampil, kerja sama dengan mitra bisnis dan layanan pertanian, sudah memiliki label atau merek, lokasi strategis dekat dengan area perkotaan, aktivitas promosi yang kurang intensif, area distribusi masih terbatas, pengiriman memerlukan waktu lama untuk mencapai konsumen, kurangnya minat jika tidak dipromosikan, dan lahan masih belum cukup luas.Faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran di P4S Wanua Lampoko meliputi pengembangan teknologi pengiriman online, permintaan produk yang masih tinggi, hubungan baik dengan berbagai konsumen, sayuran dinikmati oleh semua kelompok, penggunaan media sosial untuk promosi, harga yang tidak stabil akibat iklim dan cuaca, tidak ada jaminan kualitas produk yang mencapai konsumen, persaingan sayuran hidroponik, kurangnya minat membeli sayuran secara online, serta persaingan harga ketat dengan bisnis serupa dari luar daerah.P4S Wanua Lampoko berada di kuadran II, yang berarti meskipun menghadapi berbagai ancaman, P4S Wanua Lampoko masih memiliki kekuatan dari perspektif perusahaan internal.Strategi yang harus ditetapkan adalah menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan strategi diversifikasi.Strategi pemasaran yang direkomendasikan untuk P4S Wanua Lampoko adalah strategi ST (Strength and Threats), yaitu mengendalikan permainan harga produk untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta menggunakan benih berkualitas untuk meningkatkan produksi dan kualitas sayuran yang dijual
<br>Salah satu potensi besar di sektor pertanian adalah hortikultura yang memainkan peran penting dalam menjamin ketersediaan nutrisi yang cukup bagi masyarakat seperti sayuran, buah, bunga, tanaman hidup, dan lainnya. Wanua Lampoko Independent Agricultural and Rural Training Center (P4S) merupakan institusi pendidikan dan pelatihan pertanian yang menjadi forum pendidikan bagi petani dan praktisi pertanian serta memberikan pelatihan kepada petani dalam bidang pertanian, hortikultura, peternakan, perikanan, perkebunan, dan bidang sosial lainnya yang adil dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi Pemasaran Sayuran di P4S Wanua Lampoko. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT dengan tahapan, yaitu definisi masalah, pengumpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-a98fb.webp" type="image/webp" length="162842" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-43406.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-a98fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/wanua-lampoko-vegetable-marketing-swot-analysis-p4-thumb-4af93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3643-usnsj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17983-aj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63425-motivasi-belajar-persentase-respon-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">86d5dec48e1c9fff55d28bce0eed65f4</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:17:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ menari sunyi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ aisyah putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,aisyah,menari,putri,sunyi,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penggunaan media poster dengan media pembelajaran lainnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang strategi-strategi inovatif lainnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penggunaan media poster dengan media pembelajaran lainnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang strategi-strategi inovatif lainnya yang dapat diterapkan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Terakhir, penelitian tentang peran guru dalam memfasilitasi dan memanfaatkan media poster secara optimal dalam proses pembelajaran juga dapat menjadi arah studi yang menarik.. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan media poster dalam pembelajaran IPAS terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.Keterlaksanaan pembelajaran mencapai 100% dengan rata-rata skor observasi sebesar 3,88, menunjukkan bahwa seluruh tahapan pembelajaran berjalan sangat baik.Hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa dengan nilai rata-rata sebesar 0,757 atau 75,71%, yang termasuk kategori tinggi.Hal ini membuktikan bahwa media poster mampu memberikan dampak positif terhadap semangat dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran.Beberapa hambatan seperti keterbatasan waktu dan perlunya penjelasan tambahan dari guru masih ditemukan, namun tidak mengurangi efektivitas media poster secara keseluruhan.Respon siswa terhadap media poster juga sangat positif, di mana sebagian besar merasa lebih termotivasi, tertarik, dan senang saat mengikuti pembelajaran IPAS.Media poster dapat menjadi alternatif yang inovatif dan relevan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna di sekolah dasar Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran IPAS menggunakan media poster, mengetahui keefektifan media poster dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, serta mengidentifikasi hambatan dan respon siswa terhadap penggunaan media tersebut. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas IV SDN Ketintang IV/421 Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi, angket motivasi belajar, angket hambatan, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran IPAS menggunakan media poster berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata observasi sebesar 3,88 atau 100%. Uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,757 dengan kategori tinggi. Hambatan yang muncul berada pada kategori sedang, terutama terkait waktu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-52376.webp" title="JURIS - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-52376.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-52376.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-52376.webp 1x" title="JURIS - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD" alt="JURIS - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-f4e7b.webp" title="JURIS - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-f4e7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-f4e7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-f4e7b.webp 1x" title="JURIS - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD" alt="JURIS - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-c0ce4.webp" title="JURIS - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-c0ce4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-c0ce4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-c0ce4.webp 1x" title="JURIS - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD" alt="JURIS - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63425-motivasi-belajar-persentase-respon-siswa" title="JURIS - Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD" target="_blank">Keefektifan Penggunaan Media Poster Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di SD</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penggunaan media poster dengan media pembelajaran lainnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang strategi-strategi inovatif lainnya yang dapat diterapkan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Terakhir, penelitian tentang peran guru dalam memfasilitasi dan memanfaatkan media poster secara optimal dalam proses pembelajaran juga dapat menjadi arah studi yang menarik..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan media poster dalam pembelajaran IPAS terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.Keterlaksanaan pembelajaran mencapai 100% dengan rata-rata skor observasi sebesar 3,88, menunjukkan bahwa seluruh tahapan pembelajaran berjalan sangat baik.Hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa dengan nilai rata-rata sebesar 0,757 atau 75,71%, yang termasuk kategori tinggi.Hal ini membuktikan bahwa media poster mampu memberikan dampak positif terhadap semangat dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran.Beberapa hambatan seperti keterbatasan waktu dan perlunya penjelasan tambahan dari guru masih ditemukan, namun tidak mengurangi efektivitas media poster secara keseluruhan.Respon siswa terhadap media poster juga sangat positif, di mana sebagian besar merasa lebih termotivasi, tertarik, dan senang saat mengikuti pembelajaran IPAS.Media poster dapat menjadi alternatif yang inovatif dan relevan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna di sekolah dasar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran IPAS menggunakan media poster, mengetahui keefektifan media poster dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, serta mengidentifikasi hambatan dan respon siswa terhadap penggunaan media tersebut. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas IV SDN Ketintang IV/421 Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi, angket motivasi belajar, angket hambatan, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran IPAS menggunakan media poster berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata observasi sebesar 3,88 atau 100%. Uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,757 dengan kategori tinggi. Hambatan yang muncul berada pada kategori sedang, terutama terkait waktu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-52376.webp" type="image/webp" length="73338" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-52376.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-f4e7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/motivasi-belajar-persentase-respon-siswa-akademik-thumb-c0ce4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1268-hamzanwadi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6298-jurnal-didika-wahana-ilmiah-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63424-klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter</link>
	<guid isPermaLink="false">ed9183f1ecc8dc8123893b5f9e5fa3ab</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:50:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modal header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ponco birowo ]]></category>
	<category><![CDATA[ aria kekalih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aria,birowo,header,kekalih,modal,ponco]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada perbandingan metode insisi ureter yang berbeda selama prosedur Laparoscopic Ureterolithotomy (LU). Mengingat temuan bahwa penggunaan elektrokauter dapat meningkatkan risiko stenosis ureter akibat cedera termal, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada perbandingan metode insisi ureter yang berbeda selama prosedur Laparoscopic Ureterolithotomy (LU). Mengingat temuan bahwa penggunaan elektrokauter dapat meningkatkan risiko stenosis ureter akibat cedera termal, sebuah studi komparatif dapat dirancang untuk membandingkan tingkat stenosis pasca-operasi antara kelompok pasien yang menjalani insisi dengan elektrokauter monopolar, elektrokauter bipolar yang mungkin lebih terlokalisasi, atau bahkan teknik Aopisau dinginAo jika memungkinkan secara laparoskopik. Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang metode mana yang paling aman dan efektif dalam meminimalkan kerusakan jaringan jangka panjang, serta dapat mengidentifikasi apakah modifikasi alat atau teknik bedah dapat secara signifikan mengurangi komplikasi. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki secara mendalam mekanisme biologis di balik cedera termal yang menyebabkan stenosis. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana paparan panas memicu perubahan histologis yang berujung pada pembentukan jaringan parut dan penyempitan ureter secara asimptomatik, dan apakah ada intervensi farmakologis atau teknik bedah pendukung (misalnya penggunaan zat pelindung atau pendingin) yang dapat diterapkan selama operasi untuk melindungi jaringan ureter dari efek termal. Akhirnya, mengingat temuan adanya kasus stenosis yang tidak bergejala, studi kohort jangka panjang diperlukan untuk memantau evolusi klinis pasien yang mengalami stenosis asimptomatik setelah LU. Apakah kondisi ini stabil seiring waktu, memburuk secara perlahan tanpa disadari, atau justru dapat menimbulkan komplikasi serius pada ginjal di masa depan? Penelitian ini dapat membantu dalam mengembangkan protokol tindak lanjut yang lebih tepat dan menentukan apakah intervensi diperlukan bahkan pada kasus yang tidak bergejala, serta mencari penanda biokimia atau radiologis yang dapat memprediksi prognosis jangka panjang. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa prosedur LU, yang efektif untuk batu besar, juga aman dalam jangka panjang.. 3% pasien akan mengalami stenosis ureter setelah Laparoscopic Ureterolithotomy (LU).Hal ini mungkin disebabkan oleh efek tertunda cedera termal selama prosedur insisi ureter.Penggunaan pisau dingin selama LU dapat dipertimbangkan Tujuan: Mengevaluasi kemungkinan stenosis yang terjadi pada ureter akibat penggunaan elektrokauter pada prosedur sayatan ureter pada Laparoskopi ureterolitotomi (LU). Bahan& Cara: Penelitian ini dilakukan di RS Fatmawati Jakarta, kami mengumpulkan data secara retrospektif pada 22 pasien terdiagnosis batu ureter yang menjalani prosedur LU dari tahun 2014 hingga 2021, memenuhi syarat dan telah menyelesaikan protokol tindak lanjut. Pasien dievaluasi dengan menilai kondisi ginjal pasca prosedur menggunakan USG dan CT scan untuk mengevaluasi adanya stenosis ureter. Hasil: Stenosis ureter ditemukan pada 6 dari 22 pasien (27.3%). Waktu tindak lanjut rerata adalah 45 bulan (3-4 tahun). Semuanya tidak menunjukkan gejala. Simpulan: Ada kemungkinan 27.3% pasien akan mengalami... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-af07b.webp" title="JURIS - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-af07b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-af07b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-af07b.webp 1x" title="JURIS - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy" alt="JURIS - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-61072.webp" title="JURIS - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-61072.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-61072.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-61072.webp 1x" title="JURIS - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy" alt="JURIS - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-9ebd3.webp" title="JURIS - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-9ebd3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-9ebd3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-9ebd3.webp 1x" title="JURIS - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy" alt="JURIS - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63424-klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter" title="JURIS - Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy" target="_blank">Evaluation Of Stenosis After Laparoscopic Ureterolithotomy</a>: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada perbandingan metode insisi ureter yang berbeda selama prosedur Laparoscopic Ureterolithotomy (LU). Mengingat temuan bahwa penggunaan elektrokauter dapat meningkatkan risiko stenosis ureter akibat cedera termal, sebuah studi komparatif dapat dirancang untuk membandingkan tingkat stenosis pasca-operasi antara kelompok pasien yang menjalani insisi dengan elektrokauter monopolar, elektrokauter bipolar yang mungkin lebih terlokalisasi, atau bahkan teknik Aopisau dinginAo jika memungkinkan secara laparoskopik. Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang metode mana yang paling aman dan efektif dalam meminimalkan kerusakan jaringan jangka panjang, serta dapat mengidentifikasi apakah modifikasi alat atau teknik bedah dapat secara signifikan mengurangi komplikasi. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki secara mendalam mekanisme biologis di balik cedera termal yang menyebabkan stenosis. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana paparan panas memicu perubahan histologis yang berujung pada pembentukan jaringan parut dan penyempitan ureter secara asimptomatik, dan apakah ada intervensi farmakologis atau teknik bedah pendukung (misalnya penggunaan zat pelindung atau pendingin) yang dapat diterapkan selama operasi untuk melindungi jaringan ureter dari efek termal. Akhirnya, mengingat temuan adanya kasus stenosis yang tidak bergejala, studi kohort jangka panjang diperlukan untuk memantau evolusi klinis pasien yang mengalami stenosis asimptomatik setelah LU. Apakah kondisi ini stabil seiring waktu, memburuk secara perlahan tanpa disadari, atau justru dapat menimbulkan komplikasi serius pada ginjal di masa depan? Penelitian ini dapat membantu dalam mengembangkan protokol tindak lanjut yang lebih tepat dan menentukan apakah intervensi diperlukan bahkan pada kasus yang tidak bergejala, serta mencari penanda biokimia atau radiologis yang dapat memprediksi prognosis jangka panjang. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa prosedur LU, yang efektif untuk batu besar, juga aman dalam jangka panjang..
<br>3% pasien akan mengalami stenosis ureter setelah Laparoscopic Ureterolithotomy (LU).Hal ini mungkin disebabkan oleh efek tertunda cedera termal selama prosedur insisi ureter.Penggunaan pisau dingin selama LU dapat dipertimbangkan
<br>Tujuan: Mengevaluasi kemungkinan stenosis yang terjadi pada ureter akibat penggunaan elektrokauter pada prosedur sayatan ureter pada Laparoskopi ureterolitotomi (LU). Bahan& Cara: Penelitian ini dilakukan di RS Fatmawati Jakarta, kami mengumpulkan data secara retrospektif pada 22 pasien terdiagnosis batu ureter yang menjalani prosedur LU dari tahun 2014 hingga 2021, memenuhi syarat dan telah menyelesaikan protokol tindak lanjut. Pasien dievaluasi dengan menilai kondisi ginjal pasca prosedur menggunakan USG dan CT scan untuk mengevaluasi adanya stenosis ureter. Hasil: Stenosis ureter ditemukan pada 6 dari 22 pasien (27.3%). Waktu tindak lanjut rerata adalah 45 bulan (3-4 tahun). Semuanya tidak menunjukkan gejala. Simpulan: Ada kemungkinan 27.3% pasien akan mengalami...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-61072.webp" type="image/webp" length="89684" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-af07b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-61072.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/klinis-pasien-udt-elektrokauter-laparoskopi-ureter-thumb-9ebd3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2104-urologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17981-indonesian-journal-urology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63428-hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan</link>
	<guid isPermaLink="false">5490565ddda4308d7ac35f9e9bfacb75</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:27:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ menari sunyi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ aisyah putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,aisyah,menari,putri,sunyi,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini berhasil menunjukkan efektivitas media ular tangga ekosistem dalam meningkatkan hasil belajar dan karakter siswa, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memperkaya pemahaman dan aplikasi praktisnya. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik: Meskipun penelitian ini berhasil menunjukkan efektivitas media ular tangga ekosistem dalam meningkatkan hasil belajar dan karakter siswa, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memperkaya pemahaman dan aplikasi praktisnya. Pertama, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi komparatif dengan desain kuasi-eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol. Dengan demikian, peneliti dapat membandingkan secara lebih akurat dampak penggunaan media ini terhadap kelompok yang tidak menggunakannya, sehingga dapat menguatkan bukti kausalitas dan efektivitas media secara lebih meyakinkan. Ini akan membantu memastikan bahwa peningkatan yang diamati bukan semata-mata karena faktor lain atau efek Hawthorne, melainkan memang hasil langsung dari intervensi media pembelajaran. Kedua, mengingat penelitian ini dilakukan pada satu sekolah dengan jumlah siswa yang relatif kecil, studi lanjutan dapat meneliti penerapan media ular tangga ekosistem pada populasi siswa yang lebih besar dan di berbagai lokasi atau jenjang sekolah yang berbeda, seperti di daerah perkotaan atau pedesaan, serta di sekolah-sekolah dengan karakteristik yang beragam. Hal ini bertujuan untuk menguji generalisasi temuan dan melihat apakah efektivitas media tetap konsisten di lingkungan belajar yang berbeda, serta apakah ada faktor konteks yang memengaruhinya. Ketiga, meskipun hasil kuesioner menunjukkan pembentukan karakter positif, penelitian mendatang bisa menggunakan pendekatan kualitatif yang lebih mendalam, seperti wawancara atau observasi partisipan. Ini akan memungkinkan peneliti untuk memahami lebih jauh bagaimana media ular tangga ekosistem secara spesifik memengaruhi perkembangan nilai-nilai karakter seperti kerja sama, kepedulian lingkungan, dan tanggung jawab dari sudut pandang siswa dan guru, serta untuk mengidentifikasi mekanisme di balik pengaruh tersebut dan apakah dampaknya bersifat jangka panjang. Melalui eksplorasi ini, kita dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang potensi media ini.. Penggunaan media pembelajaran ular tangga ekosistem terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas V UPT SDN 263 Gresik, ditunjukkan oleh peningkatan signifikan nilai posttest dan skor N-Gain rata-rata 77 (kategori tinggi).Selain itu, media ini juga berkontribusi pada pembentukan karakter positif siswa, dengan rata-rata respon siswa mencapai 94% dalam kategori sangat kuat untuk berbagai indikator seperti kerja sama dan kepedulian lingkungan.Oleh karena itu, media pembelajaran ular tangga ekosistem dinilai sangat layak dan efektif untuk diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan penggunaan media pembelajaran ular tangga ekosistem dalam menuntaskan hasil belajar siswa Kelas V SD. Penelitian dilaksanakan pada April 2025 di UPT SDN 263 Gresik dengan menggunakan pendekatan kuantitatif pre eksperimen. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar (pretest dan posttest) serta kuesioner respon siswa. Hasil pretest menunjukkan bahwa seluruh siswa belum mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70. Nilai tertinggi hanya mencapai 55 dan nilai terendah 42, dengan persentase ketuntasan 0%. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembelajaran belum mencapai ketuntasan dan diperlukan tindakan perbaikan. Setelah diberikan pembelajaran menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-4c258.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-4c258.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-4c258.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-4c258.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik" alt="JURIS - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-526b0.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-526b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-526b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-526b0.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik" alt="JURIS - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-62185.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-62185.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-62185.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-62185.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik" alt="JURIS - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63428-hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan" title="JURIS - Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik" target="_blank">Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga Ekosistem Untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 263 Gresik</a>: Meskipun penelitian ini berhasil menunjukkan efektivitas media ular tangga ekosistem dalam meningkatkan hasil belajar dan karakter siswa, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memperkaya pemahaman dan aplikasi praktisnya. Pertama, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi komparatif dengan desain kuasi-eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol. Dengan demikian, peneliti dapat membandingkan secara lebih akurat dampak penggunaan media ini terhadap kelompok yang tidak menggunakannya, sehingga dapat menguatkan bukti kausalitas dan efektivitas media secara lebih meyakinkan. Ini akan membantu memastikan bahwa peningkatan yang diamati bukan semata-mata karena faktor lain atau efek Hawthorne, melainkan memang hasil langsung dari intervensi media pembelajaran. Kedua, mengingat penelitian ini dilakukan pada satu sekolah dengan jumlah siswa yang relatif kecil, studi lanjutan dapat meneliti penerapan media ular tangga ekosistem pada populasi siswa yang lebih besar dan di berbagai lokasi atau jenjang sekolah yang berbeda, seperti di daerah perkotaan atau pedesaan, serta di sekolah-sekolah dengan karakteristik yang beragam. Hal ini bertujuan untuk menguji generalisasi temuan dan melihat apakah efektivitas media tetap konsisten di lingkungan belajar yang berbeda, serta apakah ada faktor konteks yang memengaruhinya. Ketiga, meskipun hasil kuesioner menunjukkan pembentukan karakter positif, penelitian mendatang bisa menggunakan pendekatan kualitatif yang lebih mendalam, seperti wawancara atau observasi partisipan. Ini akan memungkinkan peneliti untuk memahami lebih jauh bagaimana media ular tangga ekosistem secara spesifik memengaruhi perkembangan nilai-nilai karakter seperti kerja sama, kepedulian lingkungan, dan tanggung jawab dari sudut pandang siswa dan guru, serta untuk mengidentifikasi mekanisme di balik pengaruh tersebut dan apakah dampaknya bersifat jangka panjang. Melalui eksplorasi ini, kita dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang potensi media ini..
<br>Penggunaan media pembelajaran ular tangga ekosistem terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas V UPT SDN 263 Gresik, ditunjukkan oleh peningkatan signifikan nilai posttest dan skor N-Gain rata-rata 77 (kategori tinggi).Selain itu, media ini juga berkontribusi pada pembentukan karakter positif siswa, dengan rata-rata respon siswa mencapai 94% dalam kategori sangat kuat untuk berbagai indikator seperti kerja sama dan kepedulian lingkungan.Oleh karena itu, media pembelajaran ular tangga ekosistem dinilai sangat layak dan efektif untuk diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan penggunaan media pembelajaran ular tangga ekosistem dalam menuntaskan hasil belajar siswa Kelas V SD. Penelitian dilaksanakan pada April 2025 di UPT SDN 263 Gresik dengan menggunakan pendekatan kuantitatif pre eksperimen. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar (pretest dan posttest) serta kuesioner respon siswa. Hasil pretest menunjukkan bahwa seluruh siswa belum mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70. Nilai tertinggi hanya mencapai 55 dan nilai terendah 42, dengan persentase ketuntasan 0%. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembelajaran belum mencapai ketuntasan dan diperlukan tindakan perbaikan. Setelah diberikan pembelajaran menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-62185.webp" type="image/webp" length="56744" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-4c258.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-526b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/hasil-posttest-ratarata-ular-tangga-permainan-angk-thumb-62185.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1268-hamzanwadi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6298-jurnal-didika-wahana-ilmiah-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63419-loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-loyalit</link>
	<guid isPermaLink="false">855892a3efa8a037d6bdf34f2cd051e3</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:21:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abdul khalik ]]></category>
	<category><![CDATA[ dian irawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ saimi saimi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,dian,irawati,khalik,saimi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat temuan penelitian ini yang menunjukkan bahwa produk, harga, dan tempat sangat berpengaruh, sementara promosi belum optimal, ada beberapa arah menarik untuk penelitian lanjutan agar Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama (RSYKL) bisa menarik lebih banyak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama: Melihat temuan penelitian ini yang menunjukkan bahwa produk, harga, dan tempat sangat berpengaruh, sementara promosi belum optimal, ada beberapa arah menarik untuk penelitian lanjutan agar Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama (RSYKL) bisa menarik lebih banyak pasien. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti lebih dalam mengapa aspek promosi saat ini kurang berdampak signifikan. Ini bisa dilakukan dengan menyelidiki strategi promosi digital dan komunikasi dari mulut ke mulut, untuk mengetahui jenis promosi apa yang paling efektif dalam menjangkau dan memotivasi calon pasien, terutama mereka yang tidak menggunakan BPJS dan lebih sensitif terhadap informasi. Apakah promosi di media sosial, iklan online yang ditargetkan, atau rekomendasi dari pasien lain memiliki daya tarik yang lebih kuat dibandingkan cara promosi tradisional? Kedua, mengingat penelitian ini fokus pada 4P, studi selanjutnya dapat memperluas fokus ke elemen bauran pemasaran lain seperti People (sumber daya manusia), Process (prosedur layanan), dan Physical Evidence (bukti fisik atau fasilitas rumah sakit). Menyelidiki sejauh mana faktor-faktor iniAiseperti keramahan dan kompetensi staf medis, kemudahan proses pendaftaran dan pelayanan, serta kenyamanan dan kebersihan lingkungan rumah sakitAiberkontribusi pada minat kunjungan pasien akan memberikan pemahaman yang lebih holistik. Interaksi antara elemen 4P yang sudah diteliti dengan elemen tambahan ini juga perlu dikaji untuk melihat gambaran yang lebih lengkap. Ketiga, untuk membangun hubungan jangka panjang dan meningkatkan kunjungan berulang, penelitian bisa difokuskan pada faktor-faktor yang mendorong loyalitas pasien. Bagaimana RSYKL dapat mengembangkan program loyalitas atau strategi pemasaran hubungan yang efektif? Misalnya, dengan mempelajari dampak komunikasi tindak lanjut pasca-perawatan, program keanggotaan, atau keterlibatan komunitas terhadap keputusan pasien untuk kembali dan merekomendasikan rumah sakit kepada orang lain. Dengan menggali aspek-aspek ini, RSYKL tidak hanya bisa menarik pasien baru, tetapi juga mempertahankan pasien lama melalui pengalaman yang memuaskan dan hubungan yang kuat.. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menemukan bahwa di antara komponen bauran pemasaran, Produk, Harga, dan Tempat memiliki efek positif yang signifikan terhadap minat kunjungan pasien di RSYKL, sedangkan Promosi tidak memiliki efek individual yang signifikan.Hasil ini menunjukkan bahwa kualitas layanan dan fasilitas kesehatan (produk), harga yang kompetitif dan transparan, serta lokasi yang strategis dan mudah diakses merupakan faktor utama yang mendorong keputusan pasien untuk mengunjungi RSYKL.Meskipun kegiatan promosi tidak menunjukkan dampak langsung dalam penelitian ini, bauran pemasaran 4P secara keseluruhan masih memberikan kontribusi yang substansial untuk menghasilkan minat pasien terhadap rumah sakit Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama menghadapi tantangan dengan jumlah kunjungan pasien yang mengalami stagnasi dan fluktuasi signifikan dalam lima tahun terakhir, menunjukkan bahwa strategi pemasaran saat ini mungkin belum optimal dalam mempertahankan pertumbuhan jumlah pasien secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana faktor bauran pemasaran berkontribusi terhadap minat kunjungan pasien di Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama. Penelitian ini menggunakan survei cross-sectional kuantitatif yang melibatkan 71 pasien yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang tervalidasi dan reliabel, dan analisis dilakukan menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-d8117.webp" title="JURIS - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-d8117.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-d8117.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-d8117.webp 1x" title="JURIS - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama" alt="JURIS - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-7af42.webp" title="JURIS - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-7af42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-7af42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-7af42.webp 1x" title="JURIS - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama" alt="JURIS - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-957d6.webp" title="JURIS - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-957d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-957d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-957d6.webp 1x" title="JURIS - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama" alt="JURIS - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63419-loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-loyalit" title="JURIS - Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama" target="_blank">Stimulasi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan ke Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama</a>: Melihat temuan penelitian ini yang menunjukkan bahwa produk, harga, dan tempat sangat berpengaruh, sementara promosi belum optimal, ada beberapa arah menarik untuk penelitian lanjutan agar Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama (RSYKL) bisa menarik lebih banyak pasien. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti lebih dalam mengapa aspek promosi saat ini kurang berdampak signifikan. Ini bisa dilakukan dengan menyelidiki strategi promosi digital dan komunikasi dari mulut ke mulut, untuk mengetahui jenis promosi apa yang paling efektif dalam menjangkau dan memotivasi calon pasien, terutama mereka yang tidak menggunakan BPJS dan lebih sensitif terhadap informasi. Apakah promosi di media sosial, iklan online yang ditargetkan, atau rekomendasi dari pasien lain memiliki daya tarik yang lebih kuat dibandingkan cara promosi tradisional? Kedua, mengingat penelitian ini fokus pada 4P, studi selanjutnya dapat memperluas fokus ke elemen bauran pemasaran lain seperti People (sumber daya manusia), Process (prosedur layanan), dan Physical Evidence (bukti fisik atau fasilitas rumah sakit). Menyelidiki sejauh mana faktor-faktor iniAiseperti keramahan dan kompetensi staf medis, kemudahan proses pendaftaran dan pelayanan, serta kenyamanan dan kebersihan lingkungan rumah sakitAiberkontribusi pada minat kunjungan pasien akan memberikan pemahaman yang lebih holistik. Interaksi antara elemen 4P yang sudah diteliti dengan elemen tambahan ini juga perlu dikaji untuk melihat gambaran yang lebih lengkap. Ketiga, untuk membangun hubungan jangka panjang dan meningkatkan kunjungan berulang, penelitian bisa difokuskan pada faktor-faktor yang mendorong loyalitas pasien. Bagaimana RSYKL dapat mengembangkan program loyalitas atau strategi pemasaran hubungan yang efektif? Misalnya, dengan mempelajari dampak komunikasi tindak lanjut pasca-perawatan, program keanggotaan, atau keterlibatan komunitas terhadap keputusan pasien untuk kembali dan merekomendasikan rumah sakit kepada orang lain. Dengan menggali aspek-aspek ini, RSYKL tidak hanya bisa menarik pasien baru, tetapi juga mempertahankan pasien lama melalui pengalaman yang memuaskan dan hubungan yang kuat..
<br>Sebagai kesimpulan, penelitian ini menemukan bahwa di antara komponen bauran pemasaran, Produk, Harga, dan Tempat memiliki efek positif yang signifikan terhadap minat kunjungan pasien di RSYKL, sedangkan Promosi tidak memiliki efek individual yang signifikan.Hasil ini menunjukkan bahwa kualitas layanan dan fasilitas kesehatan (produk), harga yang kompetitif dan transparan, serta lokasi yang strategis dan mudah diakses merupakan faktor utama yang mendorong keputusan pasien untuk mengunjungi RSYKL.Meskipun kegiatan promosi tidak menunjukkan dampak langsung dalam penelitian ini, bauran pemasaran 4P secara keseluruhan masih memberikan kontribusi yang substansial untuk menghasilkan minat pasien terhadap rumah sakit
<br>Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama menghadapi tantangan dengan jumlah kunjungan pasien yang mengalami stagnasi dan fluktuasi signifikan dalam lima tahun terakhir, menunjukkan bahwa strategi pemasaran saat ini mungkin belum optimal dalam mempertahankan pertumbuhan jumlah pasien secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana faktor bauran pemasaran berkontribusi terhadap minat kunjungan pasien di Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama. Penelitian ini menggunakan survei cross-sectional kuantitatif yang melibatkan 71 pasien yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang tervalidasi dan reliabel, dan analisis dilakukan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-7af42.webp" type="image/webp" length="69668" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-d8117.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-7af42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/loyalitas-pasien-minat-kunjungan-institusi-pemusta-thumb-957d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2861-stikes-yrsds.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11633-jurnal-manajemen-kesehatan-yayasan-rs-dr-soetomo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparison of Silkworm Farming Business Income Bombyx Mori L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparison of Silkworm Farming Business Income Bombyx Mori L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparison of Silkworm Farming Business Income Bombyx Mori L ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63422-budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertani</link>
	<guid isPermaLink="false">d64fffa287bb092baaf2993370a239f2</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:11:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek yang mempengaruhi pendapatan dari pembudidayaan ulat sutera. Pertama, kondisi iklim dan lingkungan lokal merupakan faktor penting yang mempengaruhi produksi dan kualitas sutera. Tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.): Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek yang mempengaruhi pendapatan dari pembudidayaan ulat sutera. Pertama, kondisi iklim dan lingkungan lokal merupakan faktor penting yang mempengaruhi produksi dan kualitas sutera. Tingkat kelembaban, suhu, dan ketersediaan sumber daya alami seperti daun murbei sebagai pakan ulat sutera sangat mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan ulat serta produksi sutera. Selain itu, teknologi yang digunakan dalam pembudidayaan juga berkontribusi terhadap pendapatan. Penggunaan metode pembudidayaan yang lebih efisien dan inovatif, seperti pemanfaatan teknologi canggih dalam pemantauan dan pengelolaan, dapat meningkatkan produktivitas dan berdampak positif pada pendapatan peternakan ulat sutera. Aspek manajemen juga berperan penting dalam pembudidayaan ulat sutera. Keterampilan manajemen, perencanaan yang baik, dan pemilihan strategi pemasaran yang tepat dapat meningkatkan daya saing produk sutera di pasar. Faktor sosial dan ekonomi, seperti tingkat keterampilan petani, akses pasar, dan kebijakan pemerintah terkait sektor pertanian, juga berperan dalam menentukan tingkat pendapatan pembudidayaan ulat sutera. Oleh karena itu, pemahaman holistik terhadap faktor-faktor ini sangat penting untuk mengoptimalkan pendapatan dan meningkatkan keberlanjutan pembudidayaan ulat sutera.. Berdasarkan hasil diskusi, dapat disimpulkan bahwa pendapatan dari pembudidayaan ulat sutera bervariasi, dengan pendapatan terendah tercatat di Desa Salojampu, Kabupaten Wajo, yaitu sebesar Rp.667, sedangkan pendapatan tertinggi tercatat di Desa Pising, Kabupaten Soppeng, yaitu mencapai Rp.Total pendapatan kedua kelompok petani tersebut adalah Rp.000, dengan rata-rata total pendapatan sebesar Rp.Pembudidayaan ulat sutera yang memberikan pendapatan besar terletak pada kelompok petani di Desa Pising, Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan masih menjadi produsen sutera alami terbesar di Indonesia, meskipun pengolahannya masih konvensional. Hal ini menjadi pusat perdagangan penting dan sumber daya produk hutan non-kayu yang penting. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan data primer dan sekunder sebagai sumber data, dengan populasi petani pembudidaya ulat sutera di Desa Salojampu, Kabupaten Wajo dan Desa Pising, Kabupaten Soppeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembudidayaan ulat sutera di Desa Salojampu, Kabupaten Wajo, memiliki pendapatan terkecil sebesar Rp 183.667 per siklus produksi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-6d092.webp" title="JURIS - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-6d092.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-6d092.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-6d092.webp 1x" title="JURIS - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)" alt="JURIS - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-95ea1.webp" title="JURIS - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-95ea1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-95ea1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-95ea1.webp 1x" title="JURIS - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)" alt="JURIS - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-56cbb.webp" title="JURIS - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-56cbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-56cbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-56cbb.webp 1x" title="JURIS - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)" alt="JURIS - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63422-budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertani" title="JURIS - Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)" target="_blank">Comparison of Silkworm Farming Business Income (Bombyx Mori L.)</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek yang mempengaruhi pendapatan dari pembudidayaan ulat sutera. Pertama, kondisi iklim dan lingkungan lokal merupakan faktor penting yang mempengaruhi produksi dan kualitas sutera. Tingkat kelembaban, suhu, dan ketersediaan sumber daya alami seperti daun murbei sebagai pakan ulat sutera sangat mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan ulat serta produksi sutera. Selain itu, teknologi yang digunakan dalam pembudidayaan juga berkontribusi terhadap pendapatan. Penggunaan metode pembudidayaan yang lebih efisien dan inovatif, seperti pemanfaatan teknologi canggih dalam pemantauan dan pengelolaan, dapat meningkatkan produktivitas dan berdampak positif pada pendapatan peternakan ulat sutera. Aspek manajemen juga berperan penting dalam pembudidayaan ulat sutera. Keterampilan manajemen, perencanaan yang baik, dan pemilihan strategi pemasaran yang tepat dapat meningkatkan daya saing produk sutera di pasar. Faktor sosial dan ekonomi, seperti tingkat keterampilan petani, akses pasar, dan kebijakan pemerintah terkait sektor pertanian, juga berperan dalam menentukan tingkat pendapatan pembudidayaan ulat sutera. Oleh karena itu, pemahaman holistik terhadap faktor-faktor ini sangat penting untuk mengoptimalkan pendapatan dan meningkatkan keberlanjutan pembudidayaan ulat sutera..
<br>Berdasarkan hasil diskusi, dapat disimpulkan bahwa pendapatan dari pembudidayaan ulat sutera bervariasi, dengan pendapatan terendah tercatat di Desa Salojampu, Kabupaten Wajo, yaitu sebesar Rp.667, sedangkan pendapatan tertinggi tercatat di Desa Pising, Kabupaten Soppeng, yaitu mencapai Rp.Total pendapatan kedua kelompok petani tersebut adalah Rp.000, dengan rata-rata total pendapatan sebesar Rp.Pembudidayaan ulat sutera yang memberikan pendapatan besar terletak pada kelompok petani di Desa Pising, Kabupaten Soppeng
<br>Sulawesi Selatan masih menjadi produsen sutera alami terbesar di Indonesia, meskipun pengolahannya masih konvensional. Hal ini menjadi pusat perdagangan penting dan sumber daya produk hutan non-kayu yang penting. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan data primer dan sekunder sebagai sumber data, dengan populasi petani pembudidaya ulat sutera di Desa Salojampu, Kabupaten Wajo dan Desa Pising, Kabupaten Soppeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembudidayaan ulat sutera di Desa Salojampu, Kabupaten Wajo, memiliki pendapatan terkecil sebesar Rp 183.667 per siklus produksi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-6d092.webp" type="image/webp" length="79044" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-6d092.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-95ea1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/budidaya-ulat-sutra-sutera-pendapatan-pertanian-pr-thumb-56cbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3643-usnsj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17983-aj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63413-pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode</link>
	<guid isPermaLink="false">9e44453e9377a3c9dcaf9a2a33acc2d0</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:07:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yun amalia 1 ]]></category>
	<category><![CDATA[ base logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ home page ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,amalia,base,home,logo,page,yun]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi metode edukasi dengan teknologi digital, seperti aplikasi mobile, dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi metode edukasi dengan teknologi digital, seperti aplikasi mobile, dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Kedua, perlu dilakukan studi lanjutan untuk menilai dampak jangka panjang dari program edukasi dan simulasi ini terhadap tingkat kematian ibu dan bayi di wilayah yang lebih luas. Ketiga, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pendidikan berbasis komunitas yang lebih inklusif, termasuk partisipasi keluarga dan lembaga lokal dalam proses penanganan kegawatdaruratan maternal neonatal. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas cakupan manfaat penelitian dan meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat medis.. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Pasean wilayah kerja Puskesmas Pasean berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari masyarakat.Edukasi dan simulasi penanganan awal kegawatdaruratan maternal neonatal terbukti mampu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan ibu hamil dan kader kesehatan dalam mengenali tanda bahaya maternal neonatal, melakukan tindakan awal sederhana, serta memahami prosedur rujukan cepat.Metode simulasi yang digunakan memberikan pengalaman praktik secara langsung sehingga peserta menjadi lebih aktif dan percaya diri dalam menghadapi kondisi darurat maternal neonatal.Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan mendukung upaya pencegahan keterlambatan penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi di lingkungan masyarakat Kegawatdaruratan maternal neonatal masih menjadi penyebab utama tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai tanda bahaya kehamilan, persalinan, dan kondisi neonatal menyebabkan keterlambatan penanganan dan rujukan. Upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan simulasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kondisi kegawatdaruratan maternal neonatal. Permasalahan utama yang ditemukan adalah kurangnya pemahaman kader dan ibu hamil mengenai deteksi dini kegawatdaruratan maternal neonatal. Target kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penanganan awal kegawatdaruratan. Luaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-ce5e0.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-ce5e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-ce5e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-ce5e0.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-c2744.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-c2744.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-c2744.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-c2744.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63413-pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi" target="_blank">Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Melalui Edukasi Dan Simulasi</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi metode edukasi dengan teknologi digital, seperti aplikasi mobile, dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Kedua, perlu dilakukan studi lanjutan untuk menilai dampak jangka panjang dari program edukasi dan simulasi ini terhadap tingkat kematian ibu dan bayi di wilayah yang lebih luas. Ketiga, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pendidikan berbasis komunitas yang lebih inklusif, termasuk partisipasi keluarga dan lembaga lokal dalam proses penanganan kegawatdaruratan maternal neonatal. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas cakupan manfaat penelitian dan meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat medis..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Pasean wilayah kerja Puskesmas Pasean berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari masyarakat.Edukasi dan simulasi penanganan awal kegawatdaruratan maternal neonatal terbukti mampu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan ibu hamil dan kader kesehatan dalam mengenali tanda bahaya maternal neonatal, melakukan tindakan awal sederhana, serta memahami prosedur rujukan cepat.Metode simulasi yang digunakan memberikan pengalaman praktik secara langsung sehingga peserta menjadi lebih aktif dan percaya diri dalam menghadapi kondisi darurat maternal neonatal.Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan mendukung upaya pencegahan keterlambatan penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi di lingkungan masyarakat
<br>Kegawatdaruratan maternal neonatal masih menjadi penyebab utama tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai tanda bahaya kehamilan, persalinan, dan kondisi neonatal menyebabkan keterlambatan penanganan dan rujukan. Upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan simulasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kondisi kegawatdaruratan maternal neonatal. Permasalahan utama yang ditemukan adalah kurangnya pemahaman kader dan ibu hamil mengenai deteksi dini kegawatdaruratan maternal neonatal. Target kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penanganan awal kegawatdaruratan. Luaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-ce5e0.webp" type="image/webp" length="111022" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-ce5e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/pengabdian-masyarakat-kesiapan-metode-simulasi-res-thumb-c2744.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1257-itskesicme.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6269-jurnal-abdi-medika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Program Kapsul Buita Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas Sehat dan Bahagia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Program Kapsul Buita Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas Sehat dan Bahagia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Program Kapsul Buita Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas Sehat dan Bahagia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63411-generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo</link>
	<guid isPermaLink="false">85f88b653f4f78628762292fbf963920</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 12:51:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yun amalia 1 ]]></category>
	<category><![CDATA[ base logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ home page ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,amalia,base,home,logo,page,yun]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian dapat mengembangkan metode edukasi berbasis teknologi untuk meningkatkan akses ibu menyusui di daerah terpencil. Kedua, studi lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program Kapsul Buita terhadap kesehatan anak dan kesejahteraan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia): Pertama, penelitian dapat mengembangkan metode edukasi berbasis teknologi untuk meningkatkan akses ibu menyusui di daerah terpencil. Kedua, studi lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program Kapsul Buita terhadap kesehatan anak dan kesejahteraan keluarga. Ketiga, penelitian perlu mempelajari peran faktor budaya lokal dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif, dengan mengembangkan strategi adaptasi yang lebih tepat sesuai konteks masyarakat setempat.. Kegitan pengabdian ini menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan ibu balita dalam pentingnya pemberian asi eksklusif, cara menyusui yang benar, upaya peningkatan produksi asi dengan membuat dan mengkonsumsi puding daun kelor dan pentingya dukungan keluarga dalam keberhasilan pemberian ASI ekasklusif yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal menghasilkan generasi emas yang cerdas dan berkualitas ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan cairan lain baik susu formula, air putih, air jeruk, atau makanan tambahan lain sebelum bayi mencapai usia enam bulan. Manfaat pemberian ASI bagi ibu dapat mencegah perdarahan pasca persalinan, mempercepat inovulasi uterus, mengurangi risiko anemia, mengurangi risiko kanker ovarium dan payudara, memperkuat ikatan batin antara ibu dan bayi yang dilahirkan. Program Kapsul Buita merupakan inovasi team pengabdian masyarakat sebagai solusi pemecahan masalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang manfaat ASI eksklusif. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan edukasi, demontrasi dan brain storming dengan peserta, kegiatan ini dilakukan pada bulan Januari 2025 sesuai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-46e94.webp" title="JURIS - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-46e94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-46e94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-46e94.webp 1x" title="JURIS - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)" alt="JURIS - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-8aa47.webp" title="JURIS - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-8aa47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-8aa47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-8aa47.webp 1x" title="JURIS - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)" alt="JURIS - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-5f7c1.webp" title="JURIS - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-5f7c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-5f7c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-5f7c1.webp 1x" title="JURIS - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)" alt="JURIS - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63411-generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo" title="JURIS - Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)" target="_blank">Program Kapsul Buita (Kelas Ibu Plus Balita Keluarga Cerdas, Sehat dan Bahagia)</a>: Pertama, penelitian dapat mengembangkan metode edukasi berbasis teknologi untuk meningkatkan akses ibu menyusui di daerah terpencil. Kedua, studi lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program Kapsul Buita terhadap kesehatan anak dan kesejahteraan keluarga. Ketiga, penelitian perlu mempelajari peran faktor budaya lokal dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif, dengan mengembangkan strategi adaptasi yang lebih tepat sesuai konteks masyarakat setempat..
<br>Kegitan pengabdian ini menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan ibu balita dalam pentingnya pemberian asi eksklusif, cara menyusui yang benar, upaya peningkatan produksi asi dengan membuat dan mengkonsumsi puding daun kelor dan pentingya dukungan keluarga dalam keberhasilan pemberian ASI ekasklusif yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal menghasilkan generasi emas yang cerdas dan berkualitas
<br>ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan cairan lain baik susu formula, air putih, air jeruk, atau makanan tambahan lain sebelum bayi mencapai usia enam bulan. Manfaat pemberian ASI bagi ibu dapat mencegah perdarahan pasca persalinan, mempercepat inovulasi uterus, mengurangi risiko anemia, mengurangi risiko kanker ovarium dan payudara, memperkuat ikatan batin antara ibu dan bayi yang dilahirkan. Program Kapsul Buita merupakan inovasi team pengabdian masyarakat sebagai solusi pemecahan masalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang manfaat ASI eksklusif. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan edukasi, demontrasi dan brain storming dengan peserta, kegiatan ini dilakukan pada bulan Januari 2025 sesuai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-8aa47.webp" type="image/webp" length="90596" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-46e94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-8aa47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/generasi-emas-2045-edukasi-kesehatan-mental-eksplo-thumb-5f7c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1257-itskesicme.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6269-jurnal-abdi-medika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63407-kemampuan-berpikir-kreatif-matema</link>
	<guid isPermaLink="false">9d895b081722543f3242129c867212a3</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 12:49:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dadan dasari ]]></category>
	<category><![CDATA[ didi suryadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ fahri fahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dadan,dasari,didi,fahri,suryadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam potensi teknologi dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif matematis secara individual. Pertama, bagaimana platform seperti Google Sites dapat diintegrasikan dengan alat visualisasi yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites: Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam potensi teknologi dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif matematis secara individual. Pertama, bagaimana platform seperti Google Sites dapat diintegrasikan dengan alat visualisasi yang lebih interaktif dan manipulatif, seperti GeoGebra atau simulasi kustom, agar siswa dapat secara aktif menjelajahi dan memanipulasi konsep-konsep kalkulus integral yang abstrak, alih-alih hanya menonton video? Pendekatan ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan pemahaman konseptual, kelancaran, dan fleksibilitas siswa dalam menemukan berbagai solusi. Kedua, perlu diteliti pengembangan sistem pembelajaran adaptif, mungkin melalui kuis bertahap dengan umpan balik otomatis yang terintegrasi di Google Sites. Sistem ini dapat mengidentifikasi pola kesalahan konseptual, prosedural, dan teknis pada setiap siswa, lalu menyediakan latihan yang ditargetkan dan bimbingan yang disesuaikan untuk mengatasi hambatan belajar individu. Dengan demikian, kemampuan orisinalitas dan elaborasi dalam penyelesaian masalah dapat terpupuk secara lebih efektif. Ketiga, mengingat temuan bahwa sikap kreatif tidak selalu berkorelasi langsung dengan kemampuan berpikir kreatif matematis, penelitian lanjutan bisa berfokus pada strategi pedagogis yang secara eksplisit menjembatani aspek afektif dan kognitif. Misalnya, investigasi tentang bagaimana intervensi yang menumbuhkan pola pikir berkembang (growth mindset) atau aktivitas pemecahan masalah kreatif yang didampingi secara terstruktur dapat mengubah sikap kreatif menjadi kinerja kreatif yang terukur dalam konteks kalkulus integral. Dengan mempertimbangkan saran-saran ini, diharapkan pengembangan pembelajaran kalkulus integral berbasis teknologi dapat lebih optimal dalam membentuk kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa secara komprehensif, tidak hanya pada tingkat kolaboratif tetapi juga pada penguasaan individu.. Keterampilan berpikir kreatif matematis mahasiswa dalam kalkulus integral menggunakan Google Sites melalui PBL belum berkembang optimal, ditandai dominasi kesalahan konseptual, prosedural, dan teknis, meskipun sikap kreatif berfungsi sebagai modal afektif yang memerlukan dukungan pemahaman konseptual.Pembelajaran berbantuan Google Sites dan PBL berhasil memfasilitasi proses berpikir kreatif di tingkat kelompok, namun belum mendorong internalisasi pemahaman pada tingkat individual.Secara teoretis, sikap kreatif tidak selalu berkorelasi langsung dengan kemampuan berpikir kreatif matematis, sehingga secara praktis disarankan untuk mengembangkan pembelajaran integral berbasis Google Sites dan PBL yang mengutamakan penguatan pemahaman konseptual, aktivitas interaktif, evaluasi individual, serta fokus pada kolaborasi dan pengembangan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa Mahasiswa perlu mengembangkan keterampilan berpikir kreatif matematis karena keterampilan ini mendukung keberhasilan akademik dan terkait dengan sikap kreatif, yaitu aspek afektif yang mendorong munculnya ide-ide baru. Kenyataannya, mahasiswa kesulitan dalam menghasilkan ide-ide baru saat memecahkan masalah karena mereka terpaku pada contoh-contoh yang diberikan. Oleh karena itu, pembelajaran yang mengintegrasikan dukungan teknologi menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi keterampilan berpikir kreatif matematis dalam kalkulus integral menggunakan Google Sites. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh dari mahasiswa yang mengikuti mata kuliah kalkulus integral melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan sikap kreatif tinggi dan sedang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-654d8.webp" title="JURIS - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-654d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-654d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-654d8.webp 1x" title="JURIS - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites" alt="JURIS - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-610c9.webp" title="JURIS - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-610c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-610c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-610c9.webp 1x" title="JURIS - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites" alt="JURIS - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-8272f.webp" title="JURIS - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-8272f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-8272f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-8272f.webp 1x" title="JURIS - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites" alt="JURIS - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63407-kemampuan-berpikir-kreatif-matema" title="JURIS - Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites" target="_blank">Investigating StudentsAo Mathematical Creative Thinking Skills in Integral Calculus Using Google Sites</a>: Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam potensi teknologi dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif matematis secara individual. Pertama, bagaimana platform seperti Google Sites dapat diintegrasikan dengan alat visualisasi yang lebih interaktif dan manipulatif, seperti GeoGebra atau simulasi kustom, agar siswa dapat secara aktif menjelajahi dan memanipulasi konsep-konsep kalkulus integral yang abstrak, alih-alih hanya menonton video? Pendekatan ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan pemahaman konseptual, kelancaran, dan fleksibilitas siswa dalam menemukan berbagai solusi. Kedua, perlu diteliti pengembangan sistem pembelajaran adaptif, mungkin melalui kuis bertahap dengan umpan balik otomatis yang terintegrasi di Google Sites. Sistem ini dapat mengidentifikasi pola kesalahan konseptual, prosedural, dan teknis pada setiap siswa, lalu menyediakan latihan yang ditargetkan dan bimbingan yang disesuaikan untuk mengatasi hambatan belajar individu. Dengan demikian, kemampuan orisinalitas dan elaborasi dalam penyelesaian masalah dapat terpupuk secara lebih efektif. Ketiga, mengingat temuan bahwa sikap kreatif tidak selalu berkorelasi langsung dengan kemampuan berpikir kreatif matematis, penelitian lanjutan bisa berfokus pada strategi pedagogis yang secara eksplisit menjembatani aspek afektif dan kognitif. Misalnya, investigasi tentang bagaimana intervensi yang menumbuhkan pola pikir berkembang (growth mindset) atau aktivitas pemecahan masalah kreatif yang didampingi secara terstruktur dapat mengubah sikap kreatif menjadi kinerja kreatif yang terukur dalam konteks kalkulus integral. Dengan mempertimbangkan saran-saran ini, diharapkan pengembangan pembelajaran kalkulus integral berbasis teknologi dapat lebih optimal dalam membentuk kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa secara komprehensif, tidak hanya pada tingkat kolaboratif tetapi juga pada penguasaan individu..
<br>Keterampilan berpikir kreatif matematis mahasiswa dalam kalkulus integral menggunakan Google Sites melalui PBL belum berkembang optimal, ditandai dominasi kesalahan konseptual, prosedural, dan teknis, meskipun sikap kreatif berfungsi sebagai modal afektif yang memerlukan dukungan pemahaman konseptual.Pembelajaran berbantuan Google Sites dan PBL berhasil memfasilitasi proses berpikir kreatif di tingkat kelompok, namun belum mendorong internalisasi pemahaman pada tingkat individual.Secara teoretis, sikap kreatif tidak selalu berkorelasi langsung dengan kemampuan berpikir kreatif matematis, sehingga secara praktis disarankan untuk mengembangkan pembelajaran integral berbasis Google Sites dan PBL yang mengutamakan penguatan pemahaman konseptual, aktivitas interaktif, evaluasi individual, serta fokus pada kolaborasi dan pengembangan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa
<br>Mahasiswa perlu mengembangkan keterampilan berpikir kreatif matematis karena keterampilan ini mendukung keberhasilan akademik dan terkait dengan sikap kreatif, yaitu aspek afektif yang mendorong munculnya ide-ide baru. Kenyataannya, mahasiswa kesulitan dalam menghasilkan ide-ide baru saat memecahkan masalah karena mereka terpaku pada contoh-contoh yang diberikan. Oleh karena itu, pembelajaran yang mengintegrasikan dukungan teknologi menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi keterampilan berpikir kreatif matematis dalam kalkulus integral menggunakan Google Sites. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh dari mahasiswa yang mengikuti mata kuliah kalkulus integral melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan sikap kreatif tinggi dan sedang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-8272f.webp" type="image/webp" length="80280" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-654d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-610c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/kemampuan-berpikir-kreatif-matematis-kognitif-maha-thumb-8272f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1268-hamzanwadi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6295-jurnal-elemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 01 Sep 2026 16:32:40 +0700. 12 items. Served in: 6.789 seconds [rss] -->
