<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 01:22:48 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 01:22:48 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-05T01:22:48+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura Tantangan Strategi Penguatan dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura Tantangan Strategi Penguatan dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura Tantangan Strategi Penguatan dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45875-keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-sy</link>
	<guid isPermaLink="false">cfcf53282b16634ec1d34e1de839cc6e</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 23:06:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pub nuris ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,focus,header,nuris,page,pub,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, melakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai strategi regulasi dan inovasi keuangan syariah di Arab Saudi dan Singapura, dengan fokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia.: Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, melakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai strategi regulasi dan inovasi keuangan syariah di Arab Saudi dan Singapura, dengan fokus pada aspek-aspek seperti harmonisasi standar syariah, pengembangan sumber daya manusia, dan manajemen risiko. Kedua, menganalisis lebih lanjut implikasi dari model kelembagaan ekonomi Islam yang berbeda ini terhadap pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia, serta mengidentifikasi strategi-strategi spesifik yang dapat diadopsi untuk memperkuat kelembagaan ekonomi Islam di Indonesia. Ketiga, meneliti lebih lanjut mengenai peran teknologi dan digitalisasi dalam mendukung inovasi produk dan transparansi di sektor keuangan syariah, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan secara efektif di Indonesia.. Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan, pertama, kondisi geografis mempengaruhi arah pembangunan ekonomi, di mana Arab Saudi memanfaatkan sumber daya alam dan posisi strategis energi untuk mendorong diversifikasi ekonomi, sementara Singapura mengoptimalkan posisi strategis di jalur perdagangan global untuk membangun ekonomi berbasis jasa, logistik, dan teknologi tinggi.Kedua, kelembagaan ekonomi Islam di Arab Saudi sangat terintegrasi dengan legitimasi agama dan otoritas fatwa pusat, sehingga kepatuhan syariah konsisten dan mendukung skala pasar domestik yang besar, sedangkan Singapura menekankan fleksibilitas, efisiensi, dan inovasi, sehingga ekonomi Islam berkembang sebagai segmen global yang adaptif.Ketiga, kedua negara menghadapi tantangan serupa dalam manajemen risiko, likuiditas, harmonisasi standar syariah, serta pengembangan SDM kompeten, meski skala dan konteksnya berbeda.Keempat, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi menjadi pilar penting untuk mendukung inovasi produk, transparansi, dan inklusi keuangan Islam di kedua negara Penelitian ini bertujuan membandingkan dinamika kelembagaan ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura untuk memahami tantangan, strategi penguatan, serta implikasinya bagi pengembangan ekonomi Islam di Indonesia. Ruang lingkup kajian mencakup kondisi geografis, karakteristik perekonomian, model kelembagaan, serta strategi regulasi dan inovasi keuangan syariah di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arab Saudi mengembangkan kelembagaan ekonomi Islam berbasis legitimasi syariah dan integrasi nasional, sementara Singapura mengadopsi model fleksibel yang berorientasi pada pasar global dan inovasi. Perbedaan pendekatan tersebut menghasilkan kekuatan dan keterbatasan masing-masing. Penelitian menyimpulkan bahwa Indonesia dapat mengadopsi kombinasi model Saudi dan Singapura melalui penguatan regulasi, harmonisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-96241.webp" title="JURIS - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-96241.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-96241.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-96241.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia." alt="JURIS - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-3010d.webp" title="JURIS - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-3010d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-3010d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-3010d.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia." alt="JURIS - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-1b1ec.webp" title="JURIS - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-1b1ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-1b1ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-1b1ec.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia." alt="JURIS - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45875-keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-sy" title="JURIS - Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia." target="_blank">Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia.</a>: Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, melakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai strategi regulasi dan inovasi keuangan syariah di Arab Saudi dan Singapura, dengan fokus pada aspek-aspek seperti harmonisasi standar syariah, pengembangan sumber daya manusia, dan manajemen risiko. Kedua, menganalisis lebih lanjut implikasi dari model kelembagaan ekonomi Islam yang berbeda ini terhadap pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia, serta mengidentifikasi strategi-strategi spesifik yang dapat diadopsi untuk memperkuat kelembagaan ekonomi Islam di Indonesia. Ketiga, meneliti lebih lanjut mengenai peran teknologi dan digitalisasi dalam mendukung inovasi produk dan transparansi di sektor keuangan syariah, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan secara efektif di Indonesia..
<br>Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan, pertama, kondisi geografis mempengaruhi arah pembangunan ekonomi, di mana Arab Saudi memanfaatkan sumber daya alam dan posisi strategis energi untuk mendorong diversifikasi ekonomi, sementara Singapura mengoptimalkan posisi strategis di jalur perdagangan global untuk membangun ekonomi berbasis jasa, logistik, dan teknologi tinggi.Kedua, kelembagaan ekonomi Islam di Arab Saudi sangat terintegrasi dengan legitimasi agama dan otoritas fatwa pusat, sehingga kepatuhan syariah konsisten dan mendukung skala pasar domestik yang besar, sedangkan Singapura menekankan fleksibilitas, efisiensi, dan inovasi, sehingga ekonomi Islam berkembang sebagai segmen global yang adaptif.Ketiga, kedua negara menghadapi tantangan serupa dalam manajemen risiko, likuiditas, harmonisasi standar syariah, serta pengembangan SDM kompeten, meski skala dan konteksnya berbeda.Keempat, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi menjadi pilar penting untuk mendukung inovasi produk, transparansi, dan inklusi keuangan Islam di kedua negara
<br>Penelitian ini bertujuan membandingkan dinamika kelembagaan ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura untuk memahami tantangan, strategi penguatan, serta implikasinya bagi pengembangan ekonomi Islam di Indonesia. Ruang lingkup kajian mencakup kondisi geografis, karakteristik perekonomian, model kelembagaan, serta strategi regulasi dan inovasi keuangan syariah di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arab Saudi mengembangkan kelembagaan ekonomi Islam berbasis legitimasi syariah dan integrasi nasional, sementara Singapura mengadopsi model fleksibel yang berorientasi pada pasar global dan inovasi. Perbedaan pendekatan tersebut menghasilkan kekuatan dan keterbatasan masing-masing. Penelitian menyimpulkan bahwa Indonesia dapat mengadopsi kombinasi model Saudi dan Singapura melalui penguatan regulasi, harmonisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-1b1ec.webp" type="image/webp" length="65740" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-96241.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-3010d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/keuangan-syariah-inovasi-digital-gikd-kepatuhan-li-thumb-1b1ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2494-nuris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10849-journal-sharia-economics-banking-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eco Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eco Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eco Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45879-iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perub</link>
	<guid isPermaLink="false">a3c22608f5cc0b646532949548c41588</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 22:53:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pub nuris ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ cited paper ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,cited,focus,nuris,paper,pub,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk memahami perkembangan eco-anxiety pada Gen Z seiring dengan perubahan iklim yang semakin nyata dan dampaknya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk memahami perkembangan eco-anxiety pada Gen Z seiring dengan perubahan iklim yang semakin nyata dan dampaknya yang semakin terasa. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memprediksi tingkat kecemasan dan strategi coping yang efektif. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif Gen Z dalam menghadapi eco-anxiety, termasuk bagaimana mereka memaknai perubahan iklim dan bagaimana hal itu memengaruhi identitas, nilai-nilai, dan harapan mereka terhadap masa depan. Ketiga, penelitian intervensi perlu dikembangkan untuk menguji efektivitas program-program yang bertujuan untuk meningkatkan resiliensi psikologis dan mendorong perilaku pro-lingkungan pada Gen Z, seperti pelatihan coping adaptif, kelompok dukungan sebaya, dan kampanye edukasi yang memberdayakan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang eco-anxiety pada Gen Z dan memberikan dasar bagi pengembangan strategi pencegahan dan intervensi yang efektif untuk melindungi kesehatan mental generasi muda di tengah krisis iklim.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eco-anxiety merupakan respons psikologis signifikan pada Generasi Z dalam konteks perubahan iklim dan bencana alam.Generasi Z menunjukkan tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya, diperkuat oleh paparan media digital dan pengalaman bencana.Eco-anxiety dapat meningkatkan risiko distress psikologis, namun juga berpotensi mendorong keterlibatan pro-lingkungan dengan dukungan yang tepat Eco-anxiety merupakan respons emosional berupa kekhawatiran kronis terhadap perubahan iklim yang semakin menonjol pada remaja, khususnya Generasi Z (Gen Z). Sebagai generasi yang tumbuh di era digital dan krisis lingkungan global, Gen Z memiliki paparan informasi iklim yang intens melalui media sosial, sehingga meningkatkan kesadaran sekaligus kerentanan psikologis. Studi lintas negara oleh Caroline Hickman menunjukkan bahwa mayoritas remaja dan dewasa muda melaporkan kekhawatiran tinggi terhadap krisis iklim serta dampaknya terhadap masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-61a37.webp" title="JURIS - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-61a37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-61a37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-61a37.webp 1x" title="JURIS - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental" alt="JURIS - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-762f0.webp" title="JURIS - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-762f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-762f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-762f0.webp 1x" title="JURIS - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental" alt="JURIS - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-02fee.webp" title="JURIS - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-02fee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-02fee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-02fee.webp 1x" title="JURIS - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental" alt="JURIS - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45879-iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perub" title="JURIS - Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental" target="_blank">Eco-Anxiety pada Gen Z dan implikasinya pada Kesehatan Mental</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk memahami perkembangan eco-anxiety pada Gen Z seiring dengan perubahan iklim yang semakin nyata dan dampaknya yang semakin terasa. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memprediksi tingkat kecemasan dan strategi coping yang efektif. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif Gen Z dalam menghadapi eco-anxiety, termasuk bagaimana mereka memaknai perubahan iklim dan bagaimana hal itu memengaruhi identitas, nilai-nilai, dan harapan mereka terhadap masa depan. Ketiga, penelitian intervensi perlu dikembangkan untuk menguji efektivitas program-program yang bertujuan untuk meningkatkan resiliensi psikologis dan mendorong perilaku pro-lingkungan pada Gen Z, seperti pelatihan coping adaptif, kelompok dukungan sebaya, dan kampanye edukasi yang memberdayakan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang eco-anxiety pada Gen Z dan memberikan dasar bagi pengembangan strategi pencegahan dan intervensi yang efektif untuk melindungi kesehatan mental generasi muda di tengah krisis iklim..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa eco-anxiety merupakan respons psikologis signifikan pada Generasi Z dalam konteks perubahan iklim dan bencana alam.Generasi Z menunjukkan tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya, diperkuat oleh paparan media digital dan pengalaman bencana.Eco-anxiety dapat meningkatkan risiko distress psikologis, namun juga berpotensi mendorong keterlibatan pro-lingkungan dengan dukungan yang tepat
<br>Eco-anxiety merupakan respons emosional berupa kekhawatiran kronis terhadap perubahan iklim yang semakin menonjol pada remaja, khususnya Generasi Z (Gen Z). Sebagai generasi yang tumbuh di era digital dan krisis lingkungan global, Gen Z memiliki paparan informasi iklim yang intens melalui media sosial, sehingga meningkatkan kesadaran sekaligus kerentanan psikologis. Studi lintas negara oleh Caroline Hickman menunjukkan bahwa mayoritas remaja dan dewasa muda melaporkan kekhawatiran tinggi terhadap krisis iklim serta dampaknya terhadap masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-61a37.webp" type="image/webp" length="64336" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-61a37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-762f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/iklim-global-asia-buruk-krisis-edukasi-perubahan-e-thumb-02fee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2494-nuris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10850-journal-linguistics-social-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning pada Klasifikasi Jenis Kendaraan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning pada Klasifikasi Jenis Kendaraan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning pada Klasifikasi Jenis Kendaraan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45865-metode-model-v-neural-data-latih-validasi</link>
	<guid isPermaLink="false">7b698843f30b1bab6695d770bb9d8e78</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 22:33:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta side ]]></category>
	<category><![CDATA[ satpol pp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,pp,satpol,side,sinta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai penyesuaian arsitektur VGG16 agar lebih fokus pada karakteristik kendaraan yang relevan, yang berpotensi meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning pada Klasifikasi Jenis Kendaraan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai penyesuaian arsitektur VGG16 agar lebih fokus pada karakteristik kendaraan yang relevan, yang berpotensi meningkatkan akurasi klasifikasi. Kedua, penting untuk menerapkan teknik-teknik seperti dropout atau regularisasi untuk mengatasi potensi overfitting, terutama pada dataset yang memiliki perbedaan yang sangat jelas antar jenis kendaraan. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada inisialisasi bobot secara acak pada model CNN atau VGG16, yang memungkinkan model untuk lebih disesuaikan dengan tugas klasifikasi jenis kendaraan, serta menguji metode transfer learning dengan dataset yang lebih besar untuk meningkatkan generalisasi model.. Penelitian ini menunjukkan bahwa model VGG16 memiliki efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan Convolutional Neural Network (CNN) dan ResNet50 dalam klasifikasi jenis kendaraan.Hasil ini mengindikasikan bahwa arsitektur VGG16 lebih mampu menangkap fitur-fitur penting dari gambar kendaraan.Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan sistem transportasi cerdas dengan memanfaatkan teknologi deep learning.Lebih lanjut, peningkatan kualitas kamera dapat berkontribusi pada peningkatan akurasi sistem klasifikasi kendaraan Pengenalan kendaraan memiliki kompleksitas yang tinggi, permasalahan yang dihadapi saat melakukan penelitian kendaraan seperti variasi jenis kendaraan, kondisi pencahayaan, perspektif, resolusi, kualitas gambar serta warna dan tekstur menjadi faktor utama. Permasalahan ini memerlukan pendekatan multidisiplin ilmu dengan kombinasi teknologi pengolahan citra, machine learning, dan pengenalan pola. Pendekatan inovatif dan penelitian secara konsisten penting untuk meningkatkan kinerja sistem serta mencoba segala model arsitektur deep learning yang telah dikembangkan.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Model Neural Network untuk klasifikasi kendaraan kelas 1 hingga kelas 5 berdasarkan jenis klasifikasi pada jalan tol. Model yang dibandingkan dalam penelitian ini adalah Convolutional Neural Network,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-94ed3.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-94ed3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-94ed3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-94ed3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45865-metode-model-v-neural-data-latih-validasi" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" target="_blank">Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai penyesuaian arsitektur VGG16 agar lebih fokus pada karakteristik kendaraan yang relevan, yang berpotensi meningkatkan akurasi klasifikasi. Kedua, penting untuk menerapkan teknik-teknik seperti dropout atau regularisasi untuk mengatasi potensi overfitting, terutama pada dataset yang memiliki perbedaan yang sangat jelas antar jenis kendaraan. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada inisialisasi bobot secara acak pada model CNN atau VGG16, yang memungkinkan model untuk lebih disesuaikan dengan tugas klasifikasi jenis kendaraan, serta menguji metode transfer learning dengan dataset yang lebih besar untuk meningkatkan generalisasi model..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa model VGG16 memiliki efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan Convolutional Neural Network (CNN) dan ResNet50 dalam klasifikasi jenis kendaraan.Hasil ini mengindikasikan bahwa arsitektur VGG16 lebih mampu menangkap fitur-fitur penting dari gambar kendaraan.Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan sistem transportasi cerdas dengan memanfaatkan teknologi deep learning.Lebih lanjut, peningkatan kualitas kamera dapat berkontribusi pada peningkatan akurasi sistem klasifikasi kendaraan
<br>Pengenalan kendaraan memiliki kompleksitas yang tinggi, permasalahan yang dihadapi saat melakukan penelitian kendaraan seperti variasi jenis kendaraan, kondisi pencahayaan, perspektif, resolusi, kualitas gambar serta warna dan tekstur menjadi faktor utama. Permasalahan ini memerlukan pendekatan multidisiplin ilmu dengan kombinasi teknologi pengolahan citra, machine learning, dan pengenalan pola. Pendekatan inovatif dan penelitian secara konsisten penting untuk meningkatkan kinerja sistem serta mencoba segala model arsitektur deep learning yang telah dikembangkan.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Model Neural Network untuk klasifikasi kendaraan kelas 1 hingga kelas 5 berdasarkan jenis klasifikasi pada jalan tol. Model yang dibandingkan dalam penelitian ini adalah Convolutional Neural Network,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp" type="image/webp" length="91632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-94ed3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F B di Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F B di Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F B di Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45876-manipulasi-arus-kas-perputaran-k</link>
	<guid isPermaLink="false">efcfba10e4e1f8c4a5e5579aaad2c74c</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 22:25:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pub nuris ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,focus,header,nuris,page,pub,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak adopsi platform fintech tambahan di sektor UMKM F&B, menanyakan bagaimana pelaku usaha menyesuaikan strategi pembiayaan mereka ketika akses modal digital lebih meluas. Kedua, studi berikutnya dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&B di Surabaya: Pertama, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak adopsi platform fintech tambahan di sektor UMKM F&B, menanyakan bagaimana pelaku usaha menyesuaikan strategi pembiayaan mereka ketika akses modal digital lebih meluas. Kedua, studi berikutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara tingkat literasi digital dan kapasitas pelaporan keuangan, dengan merumuskan pertanyaan apakah pelatihan literasi digital secara langsung meningkatkan akurasi laporan keuangan. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada efektivitas program pendampingan pemerintah untuk meningkatkan keamanan data, dengan menggali bagaimana pelatihan tentang privasi dan proteksi data dapat mengurangi kekhawatiran pelaku usaha dan mendorong adopsi teknologi digital secara lebih menyeluruh.. Digitalisasi keuangan pada UMKM F&B di Surabaya secara signifikan meningkatkan efisiensi arus kas, akurasi pencatatan, dan transparansi laporan keuangan, mendukung hipotesis bahwa penerapan sistem pembayaran digital (QRIS) mempercepat perputaran kas dan mengurangi kebocoran serta kesalahan pencatatan manual.Penggunaan aplikasi keuangan terintegrasi juga meningkatkan pengendalian biaya dan perencanaan modal kerja secara real-time.Namun, kendala literasi keuangan dan keamanan data tetap menjadi penghambat signifikan.Transformasi digital UMKM F&B memerlukan intervensi terpadu berupa pendampingan intensif, peningkatan literasi keuangan dan digital agar hasil positif dapat direalisasikan secara berkelanjutan Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak digitalisasi terhadap pengelolaan keuangan UMKM F&B di Surabaya. Tujuan utama adalah menilai bagaimana adopsi teknologi digital QRIS, aplikasi keuangan, dan pencatatan digital mempengaruhi efisiensi arus kas, akurasi pelaporan, serta kendali biaya, serta hambatan implementasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap tiga pelaku UMKM yang berbeda. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara tematik, dengan melakukan triangulasi sumber untuk memastikan validitas dan reliabilitas temuan penelitian. Hasil menunjukkan digitalisasi mempercepat arus kas, memperlancar transaksi, dan meningkatkan akurasi serta transparansi laporan keuangan. QRIS dan aplikasi keuangan mempercepat arus kas, mengurangi kehilangan kas, serta memudahkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-2ee06.webp" title="JURIS - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&amp;B di Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-2ee06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-2ee06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-2ee06.webp 1x" title="JURIS - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&amp;B di Surabaya" alt="JURIS - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&amp;B di Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-d9961.webp" title="JURIS - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&amp;B di Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-d9961.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-d9961.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-d9961.webp 1x" title="JURIS - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&amp;B di Surabaya" alt="JURIS - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&amp;B di Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-f4895.webp" title="JURIS - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&amp;B di Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-f4895.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-f4895.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-f4895.webp 1x" title="JURIS - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&amp;B di Surabaya" alt="JURIS - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&amp;B di Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45876-manipulasi-arus-kas-perputaran-k" title="JURIS - Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&amp;B di Surabaya" target="_blank">Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&B di Surabaya</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak adopsi platform fintech tambahan di sektor UMKM F&B, menanyakan bagaimana pelaku usaha menyesuaikan strategi pembiayaan mereka ketika akses modal digital lebih meluas. Kedua, studi berikutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara tingkat literasi digital dan kapasitas pelaporan keuangan, dengan merumuskan pertanyaan apakah pelatihan literasi digital secara langsung meningkatkan akurasi laporan keuangan. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada efektivitas program pendampingan pemerintah untuk meningkatkan keamanan data, dengan menggali bagaimana pelatihan tentang privasi dan proteksi data dapat mengurangi kekhawatiran pelaku usaha dan mendorong adopsi teknologi digital secara lebih menyeluruh..
<br>Digitalisasi keuangan pada UMKM F&B di Surabaya secara signifikan meningkatkan efisiensi arus kas, akurasi pencatatan, dan transparansi laporan keuangan, mendukung hipotesis bahwa penerapan sistem pembayaran digital (QRIS) mempercepat perputaran kas dan mengurangi kebocoran serta kesalahan pencatatan manual.Penggunaan aplikasi keuangan terintegrasi juga meningkatkan pengendalian biaya dan perencanaan modal kerja secara real-time.Namun, kendala literasi keuangan dan keamanan data tetap menjadi penghambat signifikan.Transformasi digital UMKM F&B memerlukan intervensi terpadu berupa pendampingan intensif, peningkatan literasi keuangan dan digital agar hasil positif dapat direalisasikan secara berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak digitalisasi terhadap pengelolaan keuangan UMKM F&B di Surabaya. Tujuan utama adalah menilai bagaimana adopsi teknologi digital QRIS, aplikasi keuangan, dan pencatatan digital mempengaruhi efisiensi arus kas, akurasi pelaporan, serta kendali biaya, serta hambatan implementasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap tiga pelaku UMKM yang berbeda. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara tematik, dengan melakukan triangulasi sumber untuk memastikan validitas dan reliabilitas temuan penelitian. Hasil menunjukkan digitalisasi mempercepat arus kas, memperlancar transaksi, dan meningkatkan akurasi serta transparansi laporan keuangan. QRIS dan aplikasi keuangan mempercepat arus kas, mengurangi kehilangan kas, serta memudahkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-2ee06.webp" type="image/webp" length="91926" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-2ee06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-d9961.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/manipulasi-arus-kas-perputaran-operasi-aliran-digi-thumb-f4895.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2494-nuris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10849-journal-sharia-economics-banking-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45859-algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte</link>
	<guid isPermaLink="false">160031d747d20c26af4b141b1be9fada</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 21:58:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ budi santosa ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ prism model ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,counter,flag,model,prism,santosa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji algoritma ini pada lingkungan sistem nyata seperti platform cloud atau edge untuk menilai performa operasionalnya; menggunakan model pembelajaran mesin prediktif dapat meningkatkan adaptivitas terhadap pola akses yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem: Penelitian lanjutan dapat menguji algoritma ini pada lingkungan sistem nyata seperti platform cloud atau edge untuk menilai performa operasionalnya; menggunakan model pembelajaran mesin prediktif dapat meningkatkan adaptivitas terhadap pola akses yang semakin kompleks; serta mengkaji metrik tambahan seperti throughput, efisiensi energi, dan toleransi kesalahan untuk memperluas pemahaman komprehensif tentang kelebihan dan keterbatasan algoritma di skala besar.. Algoritma caching adaptif yang menggabungkan konteks semantik dan waktu akses berhasil meningkatkan cache hit rate hingga 83Ae84A%, menurunkan latensi rataAcrata menjadi 60Ae62Ams, dan mempertahankan penggunaan sumber daya moderat (sekitar 43A%).Sistem ini menunjukkan adaptasi unggul terhadap pola akses dinamis, mempertahankan dan bahkan meningkatkan hit rate seiring waktu.Sensitivitas terhadap bobot semantik mengonfirmasi peran utama informasi kontekstual sebagai pendorong efisiensi caching Dalam sistem komputasi modern, caching merupakan teknik penting untuk meningkatkan efisiensi akses data. Namun, algoritma caching tradisional seperti LRU dan LFU memiliki keterbatasan dalam menangani dinamika data yang kompleks. Penelitian ini mengusulkan algoritma caching adaptif yang mengintegrasikan konteks semantik dan profil waktu akses untuk meningkatkan kinerja sistem. Pendekatan ini memanfaatkan model embedding semantik berbasis SentenceAcBERT dan analisis temporal pola akses pengguna. Pengujian melalui simulasi menggunakan dataset nyata dan sintetis menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan mampu meningkatkan cache hit rate hingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-a7fd4.webp" title="JURIS - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-a7fd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-a7fd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-a7fd4.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem" alt="JURIS - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-1e507.webp" title="JURIS - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-1e507.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-1e507.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-1e507.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem" alt="JURIS - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-fd523.webp" title="JURIS - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-fd523.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-fd523.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-fd523.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem" alt="JURIS - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45859-algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte" title="JURIS - Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem" target="_blank">Integrasi Konteks Semantik dan Waktu Akses dalam Algoritma Caching Adaptif untuk Optimalisasi Kinerja Sistem</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji algoritma ini pada lingkungan sistem nyata seperti platform cloud atau edge untuk menilai performa operasionalnya; menggunakan model pembelajaran mesin prediktif dapat meningkatkan adaptivitas terhadap pola akses yang semakin kompleks; serta mengkaji metrik tambahan seperti throughput, efisiensi energi, dan toleransi kesalahan untuk memperluas pemahaman komprehensif tentang kelebihan dan keterbatasan algoritma di skala besar..
<br>Algoritma caching adaptif yang menggabungkan konteks semantik dan waktu akses berhasil meningkatkan cache hit rate hingga 83Ae84A%, menurunkan latensi rataAcrata menjadi 60Ae62Ams, dan mempertahankan penggunaan sumber daya moderat (sekitar 43A%).Sistem ini menunjukkan adaptasi unggul terhadap pola akses dinamis, mempertahankan dan bahkan meningkatkan hit rate seiring waktu.Sensitivitas terhadap bobot semantik mengonfirmasi peran utama informasi kontekstual sebagai pendorong efisiensi caching
<br>Dalam sistem komputasi modern, caching merupakan teknik penting untuk meningkatkan efisiensi akses data. Namun, algoritma caching tradisional seperti LRU dan LFU memiliki keterbatasan dalam menangani dinamika data yang kompleks. Penelitian ini mengusulkan algoritma caching adaptif yang mengintegrasikan konteks semantik dan profil waktu akses untuk meningkatkan kinerja sistem. Pendekatan ini memanfaatkan model embedding semantik berbasis SentenceAcBERT dan analisis temporal pola akses pengguna. Pengujian melalui simulasi menggunakan dataset nyata dan sintetis menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan mampu meningkatkan cache hit rate hingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-a7fd4.webp" type="image/webp" length="109550" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-a7fd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-1e507.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/algoritma-pembelajaran-mesin-caching-adaptif-konte-thumb-fd523.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Satpol PP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Satpol PP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Satpol PP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45862-pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-r</link>
	<guid isPermaLink="false">1e72f3f0f3ae03e116df076d78e7e99b</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 21:38:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta side ]]></category>
	<category><![CDATA[ satpol pp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,pp,satpol,side,sinta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan dengan mengeksplorasi metode penelitian yang berbeda untuk merancang rompi multifungsi yang lebih inovatif. Pengembangan spesifikasi desain rompi yang dihasilkan, analisis kepuasan pengguna, dan evaluasi performa rompi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - (Satpol PP): Penelitian lanjutan perlu dilakukan dengan mengeksplorasi metode penelitian yang berbeda untuk merancang rompi multifungsi yang lebih inovatif. Pengembangan spesifikasi desain rompi yang dihasilkan, analisis kepuasan pengguna, dan evaluasi performa rompi dalam situasi lapangan juga penting untuk dilakukan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada integrasi teknologi wearable dalam rompi, seperti sensor untuk memantau kondisi fisik petugas atau sistem komunikasi terintegrasi. Pengembangan material rompi yang lebih ringan, tahan lama, dan memiliki kemampuan perlindungan yang lebih tinggi juga menjadi area penelitian yang menjanjikan. Terakhir, studi komparatif dengan rompi yang digunakan oleh lembaga penegak hukum lainnya dapat memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan desain dan fungsionalitas rompi Satpol PP.. Penelitian ini berhasil merancang ulang rompi untuk petugas Satpol PP dengan mempertimbangkan kebutuhan fungsional dan estetika.Rompi ini memberikan perlindungan optimal, kenyamanan, dan fleksibilitas penggunaan, serta memperkuat identitas petugas di lapangan.Desain rompi yang dihasilkan memenuhi kebutuhan perlindungan dari senjata tajam, penggunaan dalam berbagai kegiatan lapangan, dan representasi identitas petugas melalui warna yang sesuai.Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan keselamatan petugas Satpol PP dalam menjalankan tugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bertugas menegakkan peraturan daerah, menjaga ketertiban umum, dan melindungi masyarakat. Petugas sering menghadapi risiko di lapangan, seperti penertiban pasar dan lahan yang berisiko terjadi bentrokan dengan penjual dan preman. Rompi keselamatan diperlukan karena dapat melindungi titik vital dari bahaya pemukulan atau serangan benda tajam. Fungsi lain dapat digunakan sebagai penunjuk identitas Satpol PP agar lebih dikenal masyarakat. Penelitian ini bertujuan meredesain rompi keselamatan yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi tugas lapangan. Metode penelitian menggunakan metode gabungan atau mixed method, yaitu dengan menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-e0402.webp" title="JURIS - (Satpol PP)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-e0402.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-e0402.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-e0402.webp 1x" title="JURIS - (Satpol PP)" alt="JURIS - (Satpol PP)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a2093.webp" title="JURIS - (Satpol PP)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a2093.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a2093.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a2093.webp 1x" title="JURIS - (Satpol PP)" alt="JURIS - (Satpol PP)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a94e5.webp" title="JURIS - (Satpol PP)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a94e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a94e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a94e5.webp 1x" title="JURIS - (Satpol PP)" alt="JURIS - (Satpol PP)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45862-pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-r" title="JURIS - (Satpol PP)" target="_blank">(Satpol PP)</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan dengan mengeksplorasi metode penelitian yang berbeda untuk merancang rompi multifungsi yang lebih inovatif. Pengembangan spesifikasi desain rompi yang dihasilkan, analisis kepuasan pengguna, dan evaluasi performa rompi dalam situasi lapangan juga penting untuk dilakukan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada integrasi teknologi wearable dalam rompi, seperti sensor untuk memantau kondisi fisik petugas atau sistem komunikasi terintegrasi. Pengembangan material rompi yang lebih ringan, tahan lama, dan memiliki kemampuan perlindungan yang lebih tinggi juga menjadi area penelitian yang menjanjikan. Terakhir, studi komparatif dengan rompi yang digunakan oleh lembaga penegak hukum lainnya dapat memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan desain dan fungsionalitas rompi Satpol PP..
<br>Penelitian ini berhasil merancang ulang rompi untuk petugas Satpol PP dengan mempertimbangkan kebutuhan fungsional dan estetika.Rompi ini memberikan perlindungan optimal, kenyamanan, dan fleksibilitas penggunaan, serta memperkuat identitas petugas di lapangan.Desain rompi yang dihasilkan memenuhi kebutuhan perlindungan dari senjata tajam, penggunaan dalam berbagai kegiatan lapangan, dan representasi identitas petugas melalui warna yang sesuai.Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan keselamatan petugas Satpol PP dalam menjalankan tugas
<br>Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bertugas menegakkan peraturan daerah, menjaga ketertiban umum, dan melindungi masyarakat. Petugas sering menghadapi risiko di lapangan, seperti penertiban pasar dan lahan yang berisiko terjadi bentrokan dengan penjual dan preman. Rompi keselamatan diperlukan karena dapat melindungi titik vital dari bahaya pemukulan atau serangan benda tajam. Fungsi lain dapat digunakan sebagai penunjuk identitas Satpol PP agar lebih dikenal masyarakat. Penelitian ini bertujuan meredesain rompi keselamatan yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi tugas lapangan. Metode penelitian menggunakan metode gabungan atau mixed method, yaitu dengan menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a94e5.webp" type="image/webp" length="61490" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-e0402.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a2093.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/pegawai-satpol-pp-multifungsi-redesain-rompi-pamon-thumb-a94e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45882-sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial</link>
	<guid isPermaLink="false">18e350f1b522078645edce11d6984dec</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 21:01:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pub nuris ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ cited paper ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,cited,focus,nuris,paper,pub,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai kurikulum dan metode pengajaran di Sekolah Rakyat dengan sekolah-sekolah lain pada masa yang sama, untuk memahami perbedaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai kurikulum dan metode pengajaran di Sekolah Rakyat dengan sekolah-sekolah lain pada masa yang sama, untuk memahami perbedaan dan pengaruhnya terhadap kualitas pendidikan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali peran serta masyarakat lokal dalam pendirian dan pengelolaan Sekolah Rakyat, termasuk bentuk-bentuk partisipasi dan kontribusi mereka. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang Sekolah Rakyat terhadap perkembangan pendidikan dan sosial-budaya di berbagai daerah di Indonesia, serta bagaimana warisan Sekolah Rakyat dapat diintegrasikan dalam sistem pendidikan modern. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang sejarah pendidikan di Indonesia dan memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih baik di masa depan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian integral dari sejarah pendidikan di Indonesia, yang lahir dari ambisi kolonial Belanda namun juga dimanfaatkan oleh masyarakat pribumi.Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi sarana bagi Belanda untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga membuka akses pendidikan bagi masyarakat Indonesia, meskipun dengan kurikulum yang terbatas.Transformasi Sekolah Rakyat menjadi Sekolah Dasar setelah kemerdekaan menandai langkah penting dalam pembangunan sistem pendidikan nasional yang lebih inklusif dan berorientasi pada kepentingan bangsa Awal mula pendidikan di Indonesia berawal dari Sekolah Rakyat yang didirikan oleh Belanda pada masa penjajahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelusuri sejarah terbentuknya Sekolah Dasar yang berakar dari Sekolah Rakyat. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan sumber data primer berupa sejarah Sekolah Rakyat, serta sumber data sekunder dari berbagai literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah Sekolah Rakyat terkait erat dengan politik etis dan ambisi Belanda untuk meningkatkan kekayaan di Indonesia. Sekolah Rakyat didirikan pada tahun 1907 di setiap wilayah yang berhasil dikuasai Belanda, melalui swadaya masyarakat dalam hal biaya pembangunan dan penyediaan guru. Awalnya, pendidikan berlangsung selama 3 tahun, namun mengalami perubahan menjadi 6... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-84766.webp" title="JURIS - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-84766.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-84766.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-84766.webp 1x" title="JURIS - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial" alt="JURIS - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-2f0c1.webp" title="JURIS - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-2f0c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-2f0c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-2f0c1.webp 1x" title="JURIS - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial" alt="JURIS - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-11b59.webp" title="JURIS - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-11b59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-11b59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-11b59.webp 1x" title="JURIS - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial" alt="JURIS - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45882-sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial" title="JURIS - Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial" target="_blank">Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai kurikulum dan metode pengajaran di Sekolah Rakyat dengan sekolah-sekolah lain pada masa yang sama, untuk memahami perbedaan dan pengaruhnya terhadap kualitas pendidikan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali peran serta masyarakat lokal dalam pendirian dan pengelolaan Sekolah Rakyat, termasuk bentuk-bentuk partisipasi dan kontribusi mereka. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang Sekolah Rakyat terhadap perkembangan pendidikan dan sosial-budaya di berbagai daerah di Indonesia, serta bagaimana warisan Sekolah Rakyat dapat diintegrasikan dalam sistem pendidikan modern. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang sejarah pendidikan di Indonesia dan memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih baik di masa depan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian integral dari sejarah pendidikan di Indonesia, yang lahir dari ambisi kolonial Belanda namun juga dimanfaatkan oleh masyarakat pribumi.Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi sarana bagi Belanda untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga membuka akses pendidikan bagi masyarakat Indonesia, meskipun dengan kurikulum yang terbatas.Transformasi Sekolah Rakyat menjadi Sekolah Dasar setelah kemerdekaan menandai langkah penting dalam pembangunan sistem pendidikan nasional yang lebih inklusif dan berorientasi pada kepentingan bangsa
<br>Awal mula pendidikan di Indonesia berawal dari Sekolah Rakyat yang didirikan oleh Belanda pada masa penjajahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelusuri sejarah terbentuknya Sekolah Dasar yang berakar dari Sekolah Rakyat. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan sumber data primer berupa sejarah Sekolah Rakyat, serta sumber data sekunder dari berbagai literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah Sekolah Rakyat terkait erat dengan politik etis dan ambisi Belanda untuk meningkatkan kekayaan di Indonesia. Sekolah Rakyat didirikan pada tahun 1907 di setiap wilayah yang berhasil dikuasai Belanda, melalui swadaya masyarakat dalam hal biaya pembangunan dan penyediaan guru. Awalnya, pendidikan berlangsung selama 3 tahun, namun mengalami perubahan menjadi 6...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-11b59.webp" type="image/webp" length="60876" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-84766.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-2f0c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/sekolah-rakyat-alternatif-pendidikan-kolonial-kont-thumb-11b59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2494-nuris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10850-journal-linguistics-social-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan Konoha 1 Yos Suprapto Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan Konoha 1 Yos Suprapto Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan Konoha 1 Yos Suprapto Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45869-karya-seni-lokal-konteks-musik-kon</link>
	<guid isPermaLink="false">fadf93bc21c3f88d37ace3dc22d72cc5</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 20:45:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yos suprapto ]]></category>
	<category><![CDATA[ mujib ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mujib,ridwan,suprapto,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak visualisasi kekuasaan terhadap persepsi publik dalam konteks media digital, misalnya dengan survei online berbasis gambar lukisan Konoha 1 untuk memahami bagaimana simbolisme memengaruhi penilaian kebijakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan 'Konoha 1' Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia": Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak visualisasi kekuasaan terhadap persepsi publik dalam konteks media digital, misalnya dengan survei online berbasis gambar lukisan Konoha 1 untuk memahami bagaimana simbolisme memengaruhi penilaian kebijakan pemerintah. Selanjutnya, studi komparatif dapat membandingkan karya Yos Suprapto dengan lukisan kritis lain di Asia Tenggara guna mengidentifikasi pola simbolis yang melintasi batas budaya dan menilai bagaimana seni memperkuat atau melemahkan narasi otoritarian. Akhirnya, penelitian dapat meneliti interaksi antara penulis, kurator, dan pengamat seni dalam proses kuratorial di galeri nasional, guna mengembangkan model kerjasama yang transparan tentang kebijakan publik seni sekaligus menjaga kebebasan berekspresi.. Lukisan Konoha 1 memvisualisasikan penguasa yang menindas rakyat kecil, mencerminkan otoritarianisme, dominasi militer, dan ketidaksetaraan struktural di masyarakat.Studi ini menegaskan bahwa seni kontemporer tidak sekadar objek estetis, melainkan aktor politik yang memfasilitasi diskursus publik dan mendorong perubahan sosial.Dengan menempatkan Konoha 1 dalam konteks seni kritis Indonesia, karya seni ini menjadi alat perlawanan terhadap struktur kekuasaan otoriter dan memperkaya wacana akademik mengenai hubungan seni dan politik di era demokrasi kontemporer Artikel ini bertujuan menganalisis simbol dalam lukisan Konoha 1 karya Yos Suprapto, yang menggambarkan ketimpangan kekuasaan dan ketidakadilan sosial di Indonesia setelah pameran karya ini dibatalkan oleh Galeri Nasional Indonesia pada Desember 2024 karena dianggap kontroversial. Penelitian ini mengeksplorasi tiga permasalahan utama: 1) bagaimana simbolisme visual dalam Konoha 1 menunjukkan hierarki kekuasaan; 2) pesan sosial-politik yang terkandung dalam simbolisme tersebut; dan 3) bagaimana analisis wacana kritis Norman Fairclough dapat mengungkap hubungan antara seni dan kekuasaan dalam konteks sosiopolitik Indonesia. Metode penelitian menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-ed859.webp" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-ed859.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-ed859.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-ed859.webp 1x" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" alt="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" alt="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" alt="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45869-karya-seni-lokal-konteks-musik-kon" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" target="_blank">Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan 'Konoha 1' Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia"</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak visualisasi kekuasaan terhadap persepsi publik dalam konteks media digital, misalnya dengan survei online berbasis gambar lukisan Konoha 1 untuk memahami bagaimana simbolisme memengaruhi penilaian kebijakan pemerintah. Selanjutnya, studi komparatif dapat membandingkan karya Yos Suprapto dengan lukisan kritis lain di Asia Tenggara guna mengidentifikasi pola simbolis yang melintasi batas budaya dan menilai bagaimana seni memperkuat atau melemahkan narasi otoritarian. Akhirnya, penelitian dapat meneliti interaksi antara penulis, kurator, dan pengamat seni dalam proses kuratorial di galeri nasional, guna mengembangkan model kerjasama yang transparan tentang kebijakan publik seni sekaligus menjaga kebebasan berekspresi..
<br>Lukisan Konoha 1 memvisualisasikan penguasa yang menindas rakyat kecil, mencerminkan otoritarianisme, dominasi militer, dan ketidaksetaraan struktural di masyarakat.Studi ini menegaskan bahwa seni kontemporer tidak sekadar objek estetis, melainkan aktor politik yang memfasilitasi diskursus publik dan mendorong perubahan sosial.Dengan menempatkan Konoha 1 dalam konteks seni kritis Indonesia, karya seni ini menjadi alat perlawanan terhadap struktur kekuasaan otoriter dan memperkaya wacana akademik mengenai hubungan seni dan politik di era demokrasi kontemporer
<br>Artikel ini bertujuan menganalisis simbol dalam lukisan Konoha 1 karya Yos Suprapto, yang menggambarkan ketimpangan kekuasaan dan ketidakadilan sosial di Indonesia setelah pameran karya ini dibatalkan oleh Galeri Nasional Indonesia pada Desember 2024 karena dianggap kontroversial. Penelitian ini mengeksplorasi tiga permasalahan utama: 1) bagaimana simbolisme visual dalam Konoha 1 menunjukkan hierarki kekuasaan; 2) pesan sosial-politik yang terkandung dalam simbolisme tersebut; dan 3) bagaimana analisis wacana kritis Norman Fairclough dapat mengungkap hubungan antara seni dan kekuasaan dalam konteks sosiopolitik Indonesia. Metode penelitian menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp" type="image/webp" length="102328" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-ed859.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sustaining Plurilingual Meaning Making in Digital Music Ecologies A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sustaining Plurilingual Meaning Making in Digital Music Ecologies A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sustaining Plurilingual Meaning Making in Digital Music Ecologies A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45878-praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo</link>
	<guid isPermaLink="false">9142b3fdcaf7225f8e9f8a4da002474c</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 20:44:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pub nuris ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ cited paper ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,cited,focus,nuris,paper,pub,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana algoritma platform secara spesifik memengaruhi pola interaksi multibahasa, dengan fokus pada bagaimana rekomendasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices: Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana algoritma platform secara spesifik memengaruhi pola interaksi multibahasa, dengan fokus pada bagaimana rekomendasi konten dan visibilitas komentar dapat memperkuat atau membatasi ekspresi linguistik tertentu. Kedua, penelitian dapat menyelidiki bagaimana praktik translanguaging dalam ekologi musik digital berkontribusi pada pembentukan identitas budaya dan afiliasi komunitas, khususnya di antara generasi muda yang tumbuh dalam lingkungan digital. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana prinsip-prinsip ekologi bahasa dapat diterapkan untuk merancang ruang pembelajaran multibahasa yang lebih inklusif dan adaptif, yang memanfaatkan potensi sumber daya multimodal dan interaksi partisipatif untuk mempromosikan kompetensi plurilingual dan mediasi antarbudaya. Dengan menggabungkan wawasan dari studi ini dengan penelitian lebih lanjut, kita dapat lebih memahami bagaimana ekologi musik digital membentuk praktik komunikasi multibahasa dan berkontribusi pada dialog antarbudaya yang berkelanjutan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekologi musik digital berfungsi tidak hanya sebagai ruang interaksi tetapi juga sebagai lingkungan yang secara aktif membentuk kompetensi plurilingual.Peserta mengembangkan strategi komunikasi adaptif yang dipengaruhi oleh kemampuan platform, visibilitas audiens transnasional, dan praktik semiotik multimodal.Pembentukan makna plurilingual tidak terjadi melalui batas bahasa yang tetap, melainkan melalui repertoir komunikasi yang fleksibel yang menggabungkan hibriditas linguistik, simbolisme visual, dan pertunjukan afektif.Temuan ini menunjukkan bahwa kompetensi plurilingual dalam ruang musik digital beroperasi sebagai praktik relasional yang berkelanjutan melalui jaringan peserta, sumber daya semiotik, dan arsitektur platform Studi ini menyelidiki bagaimana pembentukan makna plurilingual dipertahankan dan dibentuk kembali dalam ekologi musik digital melalui praktik wacana multimodal. Berdasarkan perspektif ekologi bahasa dan Analisis Wacana Multimodal Kritis (CMDA), penelitian ini memeriksa interaksi multibahasa di YouTube dan Instagram, dengan fokus pada keterangan, komentar, simbolisme visual, dan kemampuan platform. Temuan mengungkapkan bahwa kompetensi plurilingual muncul sebagai proses ekologis adaptif di mana sumber daya linguistik, visual, dan afektif beroperasi secara kolaboratif untuk memfasilitasi mediasi antarbudaya. Daripada mengandalkan batas bahasa yang tetap, peserta terlibat dalam translanguaging, perataan simbolik, dan negosiasi multimodal untuk membangun interpretasi bersama di seluruh latar belakang budaya yang beragam.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-7d673.webp" title="JURIS - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-7d673.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-7d673.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-7d673.webp 1x" title="JURIS - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices" alt="JURIS - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-bee5d.webp" title="JURIS - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-bee5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-bee5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-bee5d.webp 1x" title="JURIS - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices" alt="JURIS - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-3eb4f.webp" title="JURIS - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-3eb4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-3eb4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-3eb4f.webp 1x" title="JURIS - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices" alt="JURIS - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45878-praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo" title="JURIS - Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices" target="_blank">Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis of Intercultural Communication Practices</a>: Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana algoritma platform secara spesifik memengaruhi pola interaksi multibahasa, dengan fokus pada bagaimana rekomendasi konten dan visibilitas komentar dapat memperkuat atau membatasi ekspresi linguistik tertentu. Kedua, penelitian dapat menyelidiki bagaimana praktik translanguaging dalam ekologi musik digital berkontribusi pada pembentukan identitas budaya dan afiliasi komunitas, khususnya di antara generasi muda yang tumbuh dalam lingkungan digital. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana prinsip-prinsip ekologi bahasa dapat diterapkan untuk merancang ruang pembelajaran multibahasa yang lebih inklusif dan adaptif, yang memanfaatkan potensi sumber daya multimodal dan interaksi partisipatif untuk mempromosikan kompetensi plurilingual dan mediasi antarbudaya. Dengan menggabungkan wawasan dari studi ini dengan penelitian lebih lanjut, kita dapat lebih memahami bagaimana ekologi musik digital membentuk praktik komunikasi multibahasa dan berkontribusi pada dialog antarbudaya yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa ekologi musik digital berfungsi tidak hanya sebagai ruang interaksi tetapi juga sebagai lingkungan yang secara aktif membentuk kompetensi plurilingual.Peserta mengembangkan strategi komunikasi adaptif yang dipengaruhi oleh kemampuan platform, visibilitas audiens transnasional, dan praktik semiotik multimodal.Pembentukan makna plurilingual tidak terjadi melalui batas bahasa yang tetap, melainkan melalui repertoir komunikasi yang fleksibel yang menggabungkan hibriditas linguistik, simbolisme visual, dan pertunjukan afektif.Temuan ini menunjukkan bahwa kompetensi plurilingual dalam ruang musik digital beroperasi sebagai praktik relasional yang berkelanjutan melalui jaringan peserta, sumber daya semiotik, dan arsitektur platform
<br>Studi ini menyelidiki bagaimana pembentukan makna plurilingual dipertahankan dan dibentuk kembali dalam ekologi musik digital melalui praktik wacana multimodal. Berdasarkan perspektif ekologi bahasa dan Analisis Wacana Multimodal Kritis (CMDA), penelitian ini memeriksa interaksi multibahasa di YouTube dan Instagram, dengan fokus pada keterangan, komentar, simbolisme visual, dan kemampuan platform. Temuan mengungkapkan bahwa kompetensi plurilingual muncul sebagai proses ekologis adaptif di mana sumber daya linguistik, visual, dan afektif beroperasi secara kolaboratif untuk memfasilitasi mediasi antarbudaya. Daripada mengandalkan batas bahasa yang tetap, peserta terlibat dalam translanguaging, perataan simbolik, dan negosiasi multimodal untuk membangun interpretasi bersama di seluruh latar belakang budaya yang beragam....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-3eb4f.webp" type="image/webp" length="74046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-7d673.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-bee5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/praktik-komunikasi-plurilingualisme-wacana-multimo-thumb-3eb4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2494-nuris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10850-journal-linguistics-social-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45871-pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi</link>
	<guid isPermaLink="false">f55be105da01b2bdf190c8af86356214</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 20:27:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yos suprapto ]]></category>
	<category><![CDATA[ mujib ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mujib,ridwan,suprapto,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru dapat menggali lebih dalam pengaruh desain karakter terhadap persepsi moral pemain. Pertama, studi ini dapat diperluas dengan menganalisis karakter dari berbagai jenis gim, bukan hanya RPG fantasi seperti BaldurAos ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3: Saran penelitian lanjutan yang baru dapat menggali lebih dalam pengaruh desain karakter terhadap persepsi moral pemain. Pertama, studi ini dapat diperluas dengan menganalisis karakter dari berbagai jenis gim, bukan hanya RPG fantasi seperti BaldurAos Gate 3, atau bahkan karakter non-manusia dan abstrak. Ini akan membantu memahami apakah pola impresi moral serupa juga muncul di luar konteks gim yang spesifik ini, misalnya pada gim simulasi atau strategi yang mungkin memiliki estetika karakter yang berbeda. Pertanyaan kuncinya adalah: Apakah prinsip-prinsip desain yang memengaruhi moralitas karakter tetap konsisten di berbagai genre dan jenis karakter? Kedua, karena penelitian saat ini menggunakan gambar karakter statis dua dimensi, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana elemen visual yang dinamis, seperti animasi, ekspresi wajah bergerak, atau interaksi karakter dalam dialog, memengaruhi persepsi moral pemain. Bagaimana kesan moral pemain berubah ketika mereka melihat karakter beraksi dan berbicara dalam konteks narasi gim yang sebenarnya? Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang bagaimana moralitas dipersepsikan secara real-time. Ketiga, untuk memberikan panduan yang lebih spesifik bagi desainer gim, penelitian mendatang bisa fokus pada pengidentifikasian dan kuantifikasi kontribusi masing-masing elemen visualAiseperti warna kostum, bentuk aksesori, atau detail ekspresiAiterhadap fondasi moral tertentu. Dengan menguji secara terpisah pengaruh setiap elemen visual, kita dapat mengetahui elemen mana yang paling kuat membentuk persepsi keadilan, kesetiaan, atau otoritas. Pemahaman ini sangat penting untuk menciptakan karakter yang secara sengaja dan efektif menyampaikan pesan moral yang diinginkan kepada pemain.. Penelitian ini menunjukkan bahwa fondasi moral Authority/Subversion dan Fairness/Cheating paling dominan memengaruhi impresi awal dan penilaian akhir pemain terhadap estetika karakter dalam gim BaldurAos Gate 3.Desain visual karakter yang kuat, terutama pada Astarion, Karlach, Gale, dan Wyll, secara konsisten memunculkan asosiasi moral yang seragam di kalangan responden terkait hierarki, keadilan, dan kejujuran.Hal ini membuktikan efektivitas Moral Foundations Theory (MFT) dalam mengklasifikasikan impresi moral dari desain karakter, memberikan wawasan strategis untuk pengembangan karakter dan narasi gim digital yang lebih bermakna Karakter dalam gim berperan penting dalam meningkatkan daya tarik bermain, seperti pada BaldurAos Gate 3, gim Role-Playing Game (RPG) yang memungkinkan pemain membentuk arah cerita melalui pilihan moral. Setiap karakter memiliki latar unik dalam dunia fantasi, dan moralitas pemain tercermin dari keputusan yang mereka ambil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi impresi moral pemain terhadap estetika desain karakter menggunakan Moral Foundation Theory (MFT). Metode yang digunakan adalah kuesioner dengan 52 responden pemain gim, yang diberikan stimulus visual berupa gambar dua dimensi karakter. Responden diminta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-6f147.webp" title="JURIS - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-6f147.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-6f147.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-6f147.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3" alt="JURIS - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-afeaf.webp" title="JURIS - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-afeaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-afeaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-afeaf.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3" alt="JURIS - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-d624b.webp" title="JURIS - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-d624b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-d624b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-d624b.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3" alt="JURIS - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45871-pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi" title="JURIS - Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3" target="_blank">Evaluasi Moralitas Berdasarkan Estetika Desain Karakter pada Gim BaldurAos Gate 3</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru dapat menggali lebih dalam pengaruh desain karakter terhadap persepsi moral pemain. Pertama, studi ini dapat diperluas dengan menganalisis karakter dari berbagai jenis gim, bukan hanya RPG fantasi seperti BaldurAos Gate 3, atau bahkan karakter non-manusia dan abstrak. Ini akan membantu memahami apakah pola impresi moral serupa juga muncul di luar konteks gim yang spesifik ini, misalnya pada gim simulasi atau strategi yang mungkin memiliki estetika karakter yang berbeda. Pertanyaan kuncinya adalah: Apakah prinsip-prinsip desain yang memengaruhi moralitas karakter tetap konsisten di berbagai genre dan jenis karakter? Kedua, karena penelitian saat ini menggunakan gambar karakter statis dua dimensi, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana elemen visual yang dinamis, seperti animasi, ekspresi wajah bergerak, atau interaksi karakter dalam dialog, memengaruhi persepsi moral pemain. Bagaimana kesan moral pemain berubah ketika mereka melihat karakter beraksi dan berbicara dalam konteks narasi gim yang sebenarnya? Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang bagaimana moralitas dipersepsikan secara real-time. Ketiga, untuk memberikan panduan yang lebih spesifik bagi desainer gim, penelitian mendatang bisa fokus pada pengidentifikasian dan kuantifikasi kontribusi masing-masing elemen visualAiseperti warna kostum, bentuk aksesori, atau detail ekspresiAiterhadap fondasi moral tertentu. Dengan menguji secara terpisah pengaruh setiap elemen visual, kita dapat mengetahui elemen mana yang paling kuat membentuk persepsi keadilan, kesetiaan, atau otoritas. Pemahaman ini sangat penting untuk menciptakan karakter yang secara sengaja dan efektif menyampaikan pesan moral yang diinginkan kepada pemain..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa fondasi moral Authority/Subversion dan Fairness/Cheating paling dominan memengaruhi impresi awal dan penilaian akhir pemain terhadap estetika karakter dalam gim BaldurAos Gate 3.Desain visual karakter yang kuat, terutama pada Astarion, Karlach, Gale, dan Wyll, secara konsisten memunculkan asosiasi moral yang seragam di kalangan responden terkait hierarki, keadilan, dan kejujuran.Hal ini membuktikan efektivitas Moral Foundations Theory (MFT) dalam mengklasifikasikan impresi moral dari desain karakter, memberikan wawasan strategis untuk pengembangan karakter dan narasi gim digital yang lebih bermakna
<br>Karakter dalam gim berperan penting dalam meningkatkan daya tarik bermain, seperti pada BaldurAos Gate 3, gim Role-Playing Game (RPG) yang memungkinkan pemain membentuk arah cerita melalui pilihan moral. Setiap karakter memiliki latar unik dalam dunia fantasi, dan moralitas pemain tercermin dari keputusan yang mereka ambil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi impresi moral pemain terhadap estetika desain karakter menggunakan Moral Foundation Theory (MFT). Metode yang digunakan adalah kuesioner dengan 52 responden pemain gim, yang diberikan stimulus visual berupa gambar dua dimensi karakter. Responden diminta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-6f147.webp" type="image/webp" length="107912" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-6f147.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-afeaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/pesan-moral-film-desain-karakter-moralitas-impresi-thumb-d624b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen Studi Kasus Kemasan Mie Instan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen Studi Kasus Kemasan Mie Instan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen Studi Kasus Kemasan Mie Instan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45870-produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan</link>
	<guid isPermaLink="false">e079ef71bda7c58c05fb64ee598258a3</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 20:21:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yos suprapto ]]></category>
	<category><![CDATA[ mujib ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mujib,ridwan,suprapto,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan sosial terhadap preferensi desain kemasan pada produk mie instan, mengingat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan sosial terhadap preferensi desain kemasan pada produk mie instan, mengingat keragaman budaya di Indonesia. Hal ini penting untuk memahami bagaimana nilai-nilai budaya memengaruhi persepsi konsumen terhadap kemasan dan dampaknya terhadap keputusan pembelian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model desain kemasan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti penggunaan bahan daur ulang dan pengurangan limbah kemasan. Peningkatan kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan mendorong permintaan akan produk yang ramah lingkungan, sehingga desain kemasan yang berkelanjutan dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi produsen. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran teknologi dalam meningkatkan interaksi konsumen dengan kemasan produk, misalnya melalui penggunaan kode QR yang terhubung ke informasi produk, resep masakan, atau promosi khusus. Integrasi teknologi dalam kemasan dapat meningkatkan pengalaman konsumen dan memperkuat hubungan antara merek dan konsumen. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi industri mie instan di Indonesia.. Penelitian ini mengungkapkan bahwa elemen desain grafis dan atribut kemasan secara bersamaan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen.Elemen desain grafis, seperti warna, tipografi, gambar, dan bentuk, berperan dalam menarik perhatian konsumen dan membentuk kesan awal yang memengaruhi keputusan pembelian.Sementara itu, atribut kemasan, termasuk merek, logo MUI, dan label, meningkatkan kepercayaan konsumen dan memberikan informasi penting tentang produk.Dengan demikian, perusahaan perlu memperhatikan sinergi antara elemen desain grafis dan atribut kemasan dalam strategi pemasaran mereka untuk meningkatkan daya tarik produk dan loyalitas konsumen Desain grafis pada kemasan produk memainkan peran penting dalam membentuk persepsi konsumen dan memengaruhi keputusan pembelian, terutama pada produk kebutuhan sehari-hari seperti mie instan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen desain grafis (warna, tipografi, gambar, bentuk) dan atribut kemasan (brand, logo MUI, label) terhadap minat beli konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model MDLC (Multimedia Development Life Cycle) untuk merancang instrumen dan proses penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 110 ibu rumah tangga di Kota Batam sebagai responden utama.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-6805e.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-6805e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-6805e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-6805e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45870-produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" target="_blank">Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan sosial terhadap preferensi desain kemasan pada produk mie instan, mengingat keragaman budaya di Indonesia. Hal ini penting untuk memahami bagaimana nilai-nilai budaya memengaruhi persepsi konsumen terhadap kemasan dan dampaknya terhadap keputusan pembelian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model desain kemasan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti penggunaan bahan daur ulang dan pengurangan limbah kemasan. Peningkatan kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan mendorong permintaan akan produk yang ramah lingkungan, sehingga desain kemasan yang berkelanjutan dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi produsen. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran teknologi dalam meningkatkan interaksi konsumen dengan kemasan produk, misalnya melalui penggunaan kode QR yang terhubung ke informasi produk, resep masakan, atau promosi khusus. Integrasi teknologi dalam kemasan dapat meningkatkan pengalaman konsumen dan memperkuat hubungan antara merek dan konsumen. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi industri mie instan di Indonesia..
<br>Penelitian ini mengungkapkan bahwa elemen desain grafis dan atribut kemasan secara bersamaan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen.Elemen desain grafis, seperti warna, tipografi, gambar, dan bentuk, berperan dalam menarik perhatian konsumen dan membentuk kesan awal yang memengaruhi keputusan pembelian.Sementara itu, atribut kemasan, termasuk merek, logo MUI, dan label, meningkatkan kepercayaan konsumen dan memberikan informasi penting tentang produk.Dengan demikian, perusahaan perlu memperhatikan sinergi antara elemen desain grafis dan atribut kemasan dalam strategi pemasaran mereka untuk meningkatkan daya tarik produk dan loyalitas konsumen
<br>Desain grafis pada kemasan produk memainkan peran penting dalam membentuk persepsi konsumen dan memengaruhi keputusan pembelian, terutama pada produk kebutuhan sehari-hari seperti mie instan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen desain grafis (warna, tipografi, gambar, bentuk) dan atribut kemasan (brand, logo MUI, label) terhadap minat beli konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model MDLC (Multimedia Development Life Cycle) untuk merancang instrumen dan proses penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 110 ibu rumah tangga di Kota Batam sebagai responden utama....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp" type="image/webp" length="84936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-6805e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45873-praktik-ritual-model-teori-analisis-prakti</link>
	<guid isPermaLink="false">44b44e343ae88284df34c54cbcd13692</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 20:17:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yos suprapto ]]></category>
	<category><![CDATA[ mujib ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mujib,ridwan,suprapto,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat fenomena ritual gacha yang menarik ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman kita. Pertama, studi longitudinal penting untuk mengamati bagaimana praktik ritual gacha, yang dipicu oleh karakter seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact: Melihat fenomena ritual gacha yang menarik ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman kita. Pertama, studi longitudinal penting untuk mengamati bagaimana praktik ritual gacha, yang dipicu oleh karakter seperti Arlecchino, berkembang dan berubah seiring waktu, serta bagaimana evolusi ini berkorelasi dengan loyalitas pemain, pola pengeluaran, dan retensi pengguna, memberikan pemahaman tentang dampak jangka panjang pada pengalaman dan ekonomi game. Kedua, potensi besar terletak pada penyelidikan sejauh mana interaksi antara pengembang game dan komunitas pemain secara aktif membentuk serta mengarahkan evolusi ritual gacha; pertanyaan penelitian dapat berfokus pada bagaimana komunikasi resmi atau partisipasi pengembang memengaruhi cara pemain menciptakan dan menyebarkan praktik ritual baru, menawarkan wawasan tentang dinamika budaya partisipatif dari sudut pandang intervensi pengembang. Ketiga, untuk memahami lebih dalam keyakinan pemain terhadap ritual ini, penelitian dapat mengeksplorasi dasar psikologis dan kognitif yang melatarbelakangi efektivitas ritual gacha. Meskipun sistem gacha bersifat acak, pemain sering kali percaya kuat pada 'keberuntungan' yang dibawa ritual mereka; studi lebih lanjut dapat menganalisis bias kognitif, peran emosi, atau respons neurobiologis yang terlibat, menjelaskan mengapa keyakinan ini terbentuk dan dipertahankan. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperkaya kajian tentang hubungan desain game, perilaku pemain, dan budaya digital.. Penelitian ini mengungkap bahwa desain karakter virtual seperti Arlecchino secara signifikan memengaruhi perilaku pemain dalam membentuk praktik ritual gacha yang terstruktur, bukan hanya spontan, di dalam budaya digital.Ritual-ritual ini diklasifikasikan ke dalam tahapan separation, liminality, dan incorporation, serta dilakukan secara individual maupun kolektif dalam konteks offline, online, dan hybrid.Temuan ini menyoroti bagaimana pemain tidak hanya mengonsumsi tetapi juga memodifikasi konten pengembang, menciptakan budaya partisipatif yang kaya, dan memberikan wawasan penting bagi pengembang game serta studi interaksi pemain dalam ekosistem digital Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi bagaimana karakter Arlecchino dalam permainan Genshin Impact memengaruhi pemain untuk menghasilkan dan menyebarkan konten ritual gacha pada platform digital. Metode yang digunakan adalah etnografi virtual serta analisis konten dengan pengumpulan data visual, naratif, dan praktik ritual dari media sosial seperti X/Twitter, Facebook, TikTok, YouTube, dll. Analisis praktik ritual menggunakan teori praktik performatif Victor Turner (1969) untuk mengklasifikasikan tahapan ritual dan bentuk ritual. Hasil penelitian ini adalah visual dan narasi karakter Arlecchino memainkan peran penting dalam membangun motivasi pemain untuk melakukan ritual Gacha. Temuan selanjutnya memunculkan banyak pemaknaan dan simbolisme terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" alt="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-09498.webp" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-09498.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-09498.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-09498.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" alt="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" alt="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45873-praktik-ritual-model-teori-analisis-prakti" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" target="_blank">Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact</a>: Melihat fenomena ritual gacha yang menarik ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman kita. Pertama, studi longitudinal penting untuk mengamati bagaimana praktik ritual gacha, yang dipicu oleh karakter seperti Arlecchino, berkembang dan berubah seiring waktu, serta bagaimana evolusi ini berkorelasi dengan loyalitas pemain, pola pengeluaran, dan retensi pengguna, memberikan pemahaman tentang dampak jangka panjang pada pengalaman dan ekonomi game. Kedua, potensi besar terletak pada penyelidikan sejauh mana interaksi antara pengembang game dan komunitas pemain secara aktif membentuk serta mengarahkan evolusi ritual gacha; pertanyaan penelitian dapat berfokus pada bagaimana komunikasi resmi atau partisipasi pengembang memengaruhi cara pemain menciptakan dan menyebarkan praktik ritual baru, menawarkan wawasan tentang dinamika budaya partisipatif dari sudut pandang intervensi pengembang. Ketiga, untuk memahami lebih dalam keyakinan pemain terhadap ritual ini, penelitian dapat mengeksplorasi dasar psikologis dan kognitif yang melatarbelakangi efektivitas ritual gacha. Meskipun sistem gacha bersifat acak, pemain sering kali percaya kuat pada 'keberuntungan' yang dibawa ritual mereka; studi lebih lanjut dapat menganalisis bias kognitif, peran emosi, atau respons neurobiologis yang terlibat, menjelaskan mengapa keyakinan ini terbentuk dan dipertahankan. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperkaya kajian tentang hubungan desain game, perilaku pemain, dan budaya digital..
<br>Penelitian ini mengungkap bahwa desain karakter virtual seperti Arlecchino secara signifikan memengaruhi perilaku pemain dalam membentuk praktik ritual gacha yang terstruktur, bukan hanya spontan, di dalam budaya digital.Ritual-ritual ini diklasifikasikan ke dalam tahapan separation, liminality, dan incorporation, serta dilakukan secara individual maupun kolektif dalam konteks offline, online, dan hybrid.Temuan ini menyoroti bagaimana pemain tidak hanya mengonsumsi tetapi juga memodifikasi konten pengembang, menciptakan budaya partisipatif yang kaya, dan memberikan wawasan penting bagi pengembang game serta studi interaksi pemain dalam ekosistem digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi bagaimana karakter Arlecchino dalam permainan Genshin Impact memengaruhi pemain untuk menghasilkan dan menyebarkan konten ritual gacha pada platform digital. Metode yang digunakan adalah etnografi virtual serta analisis konten dengan pengumpulan data visual, naratif, dan praktik ritual dari media sosial seperti X/Twitter, Facebook, TikTok, YouTube, dll. Analisis praktik ritual menggunakan teori praktik performatif Victor Turner (1969) untuk mengklasifikasikan tahapan ritual dan bentuk ritual. Hasil penelitian ini adalah visual dan narasi karakter Arlecchino memainkan peran penting dalam membangun motivasi pemain untuk melakukan ritual Gacha. Temuan selanjutnya memunculkan banyak pemaknaan dan simbolisme terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp" type="image/webp" length="92570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-09498.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 05 May 2026 01:22:48 +0700. 12 items. Served in: 4.617 seconds [rss] -->
