<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 07:28:13 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:28:13 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-06T07:28:13+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun Di Tk Tunas Jaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun Di Tk Tunas Jaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun Di Tk Tunas Jaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64512-motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampi</link>
	<guid isPermaLink="false">14e5606600213f496146523689f3c58e</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:01:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pembelajaran coding tertulis pada perkembangan kognitif anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode unplugged dan digital untuk mengevaluasi efektivitasnya di berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pembelajaran coding tertulis pada perkembangan kognitif anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode unplugged dan digital untuk mengevaluasi efektivitasnya di berbagai daerah. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan coding yang terintegrasi dengan nilai lokal untuk meningkatkan relevansi dan minat belajar anak.. Pembelajaran coding sederhana tertulis efektif dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini di daerah pedesaan meskipun dengan keterbatasan sarana.Pendekatan fleksibel dan metode unplugged membantu anak memahami konsep berpikir komputasional seperti urutan dan pemecahan masalah.Pembelajaran ini juga mempersiapkan anak untuk masa depan yang terhubung dengan teknologi, menjamin kesetaraan dalam pengembangan Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran coding sederhana tertulis dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun melalui penelitian kualitatif. Pembelajaran coding sederhana tertulis, yang mencakup penggunaan simbol dan instruksi dasar dalam bentuk tulisan, dipilih buat merangsang kepandaian logis, pemecahan masalah serta kreativitas anak pada tahap perkembangan usia dini. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dengan guru atau pendidik, analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64512-motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampi" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" target="_blank">Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pembelajaran coding tertulis pada perkembangan kognitif anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode unplugged dan digital untuk mengevaluasi efektivitasnya di berbagai daerah. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan coding yang terintegrasi dengan nilai lokal untuk meningkatkan relevansi dan minat belajar anak..
<br>Pembelajaran coding sederhana tertulis efektif dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini di daerah pedesaan meskipun dengan keterbatasan sarana.Pendekatan fleksibel dan metode unplugged membantu anak memahami konsep berpikir komputasional seperti urutan dan pemecahan masalah.Pembelajaran ini juga mempersiapkan anak untuk masa depan yang terhubung dengan teknologi, menjamin kesetaraan dalam pengembangan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran coding sederhana tertulis dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun melalui penelitian kualitatif. Pembelajaran coding sederhana tertulis, yang mencakup penggunaan simbol dan instruksi dasar dalam bentuk tulisan, dipilih buat merangsang kepandaian logis, pemecahan masalah serta kreativitas anak pada tahap perkembangan usia dini. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dengan guru atau pendidik, analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" type="image/webp" length="79728" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional Studi di SMA Al Muslim ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional Studi di SMA Al Muslim ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional Studi di SMA Al Muslim ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64514-spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi</link>
	<guid isPermaLink="false">ddc508e892034d42c28b15e755f5cbbc</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:01:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 tk ulil al ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi sma al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,al,sma,studi,tk,ulil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru PAI dalam mengintegrasikan literasi digital ke dalam pembelajaran. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru PAI dalam mengintegrasikan literasi digital ke dalam pembelajaran. Kedua, penting untuk mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam mengembangkan kurikulum PAI yang lebih komprehensif dan relevan dengan era digital. Ketiga, penelitian tentang peran orang tua dan siswa dalam memperkuat literasi digital dapat memberikan wawasan tentang kolaborasi yang efektif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital siswa. Keempat, penelitian tentang penggunaan konten yang relevan dan kontekstual dalam pembelajaran literasi digital dapat membantu dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang interaktif dan memotivasi, sehingga dapat meningkatkan literasi digital siswa secara signifikan.. Perkembangan literasi digital sangat penting di era digital ini.Kemahiran literasi digital adalah suatu jenis kemampuan untuk memperoleh, memahami dan memanfaatkan data mulai dari berbagai sumber dalam struktur tingkat lanjut.Literasi digital harus mencakup lebih dari sekedar kapasitas untuk memanfaatkan berbagai sumber daya digital secara efisien.sebaliknya, hal ini juga harus mencakup cara berpikir tertentu yang didasarkan pada literasi informasi dan literasi digital.Peran guru dalam literasi digital sangat penting dan dibutuhkan.Mereka bertanggung jawab untuk mendidik siswa tentang penggunaan yang aman, etis, dan produktif dari teknologi digital.Guru juga harus mengajarkan keterampilan kritis seperti mengevaluasi sumber informasi online, mengidentifikasi hoaks, dan melindungi privasi online.Selain itu, guru juga harus menjadi contoh yang baik dengan mempraktikkan perilaku digital yang positif dan bertanggung jawab.Dalam penelitian ini, peran guru PAI dalam literasi digital di SMA AL-Muslim sudah sangat baik, yaitu terdapat guru yang melakukan kegiatan literasi digital yang berkaitan dengan pembelajaran PAI.Pembelajaran PAI literasi digital dikaitkan dengan nilai keagamaan secara digital.Pembelajaran tidak hanya mendidik siswa menjadi siswa yang baik saja, melainkan juga yang cerdas dan berkarakter serta menyiapkan menjadi masyarakat yang religious Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilakukan oleh guru profesional di SMA Al-Muslim. Literasi digital menjadi keterampilan penting di era modern, khususnya dalam pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru profesional di SMA Al-Muslim secara aktif mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran PAI. Beberapa strategi yang digunakan meliputi penggunaan media sosial, aplikasi pembelajaran daring, dan sumber daya digital lainnya untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Selain itu, pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru turut berperan dalam meningkatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" alt="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-14a3e.webp" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-14a3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-14a3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-14a3e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" alt="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" alt="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64514-spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi" title="JURIS - Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim" target="_blank">Pengembangan Literasi Digital di Pembelajaran PAI oleh Guru Profesional: Studi di SMA Al-Muslim</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru PAI dalam mengintegrasikan literasi digital ke dalam pembelajaran. Kedua, penting untuk mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam mengembangkan kurikulum PAI yang lebih komprehensif dan relevan dengan era digital. Ketiga, penelitian tentang peran orang tua dan siswa dalam memperkuat literasi digital dapat memberikan wawasan tentang kolaborasi yang efektif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital siswa. Keempat, penelitian tentang penggunaan konten yang relevan dan kontekstual dalam pembelajaran literasi digital dapat membantu dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang interaktif dan memotivasi, sehingga dapat meningkatkan literasi digital siswa secara signifikan..
<br>Perkembangan literasi digital sangat penting di era digital ini.Kemahiran literasi digital adalah suatu jenis kemampuan untuk memperoleh, memahami dan memanfaatkan data mulai dari berbagai sumber dalam struktur tingkat lanjut.Literasi digital harus mencakup lebih dari sekedar kapasitas untuk memanfaatkan berbagai sumber daya digital secara efisien.sebaliknya, hal ini juga harus mencakup cara berpikir tertentu yang didasarkan pada literasi informasi dan literasi digital.Peran guru dalam literasi digital sangat penting dan dibutuhkan.Mereka bertanggung jawab untuk mendidik siswa tentang penggunaan yang aman, etis, dan produktif dari teknologi digital.Guru juga harus mengajarkan keterampilan kritis seperti mengevaluasi sumber informasi online, mengidentifikasi hoaks, dan melindungi privasi online.Selain itu, guru juga harus menjadi contoh yang baik dengan mempraktikkan perilaku digital yang positif dan bertanggung jawab.Dalam penelitian ini, peran guru PAI dalam literasi digital di SMA AL-Muslim sudah sangat baik, yaitu terdapat guru yang melakukan kegiatan literasi digital yang berkaitan dengan pembelajaran PAI.Pembelajaran PAI literasi digital dikaitkan dengan nilai keagamaan secara digital.Pembelajaran tidak hanya mendidik siswa menjadi siswa yang baik saja, melainkan juga yang cerdas dan berkarakter serta menyiapkan menjadi masyarakat yang religious
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilakukan oleh guru profesional di SMA Al-Muslim. Literasi digital menjadi keterampilan penting di era modern, khususnya dalam pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru profesional di SMA Al-Muslim secara aktif mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran PAI. Beberapa strategi yang digunakan meliputi penggunaan media sosial, aplikasi pembelajaran daring, dan sumber daya digital lainnya untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Selain itu, pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru turut berperan dalam meningkatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp" type="image/webp" length="79196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-cadce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-14a3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/spiritual-kurikulum-pai-siswa-sumber-daya-strategi-thumb-93c49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64518-motivasi-siswa-kompetensi-partisipa</link>
	<guid isPermaLink="false">22eee5e1b576be0534964ec98154b736</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media video terhadap keterampilan kritis dan kolaboratif siswa. Saran lainnya adalah mengembangkan model pembelajaran berbasis video yang disesuaikan dengan karakteristik kelas dan lingkungan sekolah, serta mengkaji potensi video dalam mendukung pembelajaran berbasis proyek. Penelitian juga perlu mempertimbangkan faktor motivasi siswa dan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Studi lanjutan dapat menggali bagaimana teknologi video dapat diintegrasikan dengan metode pembelajaran lain untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis. Selain itu, diperlukan analisis tentang tantangan praktis dalam penerapan media video, seperti akses teknologi dan keterampilan guru. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kriteria evaluasi yang lebih holistik untuk menilai kualitas video sebagai media pembelajaran. Akhirnya, penelitian perlu mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meminimalkan kelemahan yang muncul dari ketergantungan berlebihan pada media video.. Pentingnya kapasitas instruktur untuk memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan media video dalam pembelajaran tematik terpadu.Pembelajaran bermakna yang menekankan pada pemberian pengalaman langsung kepada anak, kegiatan pembelajaran yang menarik, media yang bervariasi, dan kemampuan menjadi pelaku utama dalam proses pembelajaran (student center).Oleh karena itu, penting bagi pengajar untuk memahami materi yang diajarkan.Penggunaan media pembelajaran, termasuk media video, tentu mempunyai manfaat tersendiri.Bila menggunakan media video, pemutaran film dapat diputar ulang atau dijeda sehingga guru dapat memperbolehkan siswa mendiskusikan isi, substansi, dan pesan dari video yang sedang mereka lihat Pembelajaran tematik ini menekankan pada partisipasi aktif peserta didik sesuai dengan tujuan kurikulum yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi dan menunjukkan minat dalam memahami konten yang disampaikan oleh instruktur. Artikel ini disusun dengan melakukan penilaian menyeluruh terhadap temuan penelitian yang dipublikasikan di jurnal nasional ternama. Metode inilah yang digunakan dalam perencanaan esai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64518-motivasi-siswa-kompetensi-partisipa" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" target="_blank">Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media video terhadap keterampilan kritis dan kolaboratif siswa. Saran lainnya adalah mengembangkan model pembelajaran berbasis video yang disesuaikan dengan karakteristik kelas dan lingkungan sekolah, serta mengkaji potensi video dalam mendukung pembelajaran berbasis proyek. Penelitian juga perlu mempertimbangkan faktor motivasi siswa dan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Studi lanjutan dapat menggali bagaimana teknologi video dapat diintegrasikan dengan metode pembelajaran lain untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis. Selain itu, diperlukan analisis tentang tantangan praktis dalam penerapan media video, seperti akses teknologi dan keterampilan guru. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kriteria evaluasi yang lebih holistik untuk menilai kualitas video sebagai media pembelajaran. Akhirnya, penelitian perlu mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meminimalkan kelemahan yang muncul dari ketergantungan berlebihan pada media video..
<br>Pentingnya kapasitas instruktur untuk memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan media video dalam pembelajaran tematik terpadu.Pembelajaran bermakna yang menekankan pada pemberian pengalaman langsung kepada anak, kegiatan pembelajaran yang menarik, media yang bervariasi, dan kemampuan menjadi pelaku utama dalam proses pembelajaran (student center).Oleh karena itu, penting bagi pengajar untuk memahami materi yang diajarkan.Penggunaan media pembelajaran, termasuk media video, tentu mempunyai manfaat tersendiri.Bila menggunakan media video, pemutaran film dapat diputar ulang atau dijeda sehingga guru dapat memperbolehkan siswa mendiskusikan isi, substansi, dan pesan dari video yang sedang mereka lihat
<br>Pembelajaran tematik ini menekankan pada partisipasi aktif peserta didik sesuai dengan tujuan kurikulum yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi dan menunjukkan minat dalam memahami konten yang disampaikan oleh instruktur. Artikel ini disusun dengan melakukan penilaian menyeluruh terhadap temuan penelitian yang dipublikasikan di jurnal nasional ternama. Metode inilah yang digunakan dalam perencanaan esai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" type="image/webp" length="79710" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64509-kurikulum-tematik-integrasi-part</link>
	<guid isPermaLink="false">0555d80285689bfeb5a65715183eacde</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah mengulas dampak positif penggunaan media video dalam pembelajaran tematik terpadu, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah dengan melakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI: Penelitian ini telah mengulas dampak positif penggunaan media video dalam pembelajaran tematik terpadu, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah dengan melakukan studi empiris langsung di berbagai sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah untuk mengukur secara kuantitatif dan kualitatif seberapa besar peningkatan hasil belajar siswaAibaik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorikAiketika media video diimplementasikan dalam pembelajaran tematik. Ini akan memberikan data konkret mengenai efektivitas sebenarnya dibandingkan dengan metode pengajaran tradisional. Selanjutnya, mengingat tantangan yang dihadapi guru dalam mengadopsi metode baru, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi kendala-kendala spesifik yang dihadapi para pendidik saat mengintegrasikan media video ke dalam kurikulum tematik terpadu di lingkungan sekolah yang beragam, termasuk mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur dan dukungan pelatihan. Mengembangkan dan mengevaluasi model pelatihan guru yang inovatif, yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam membuat dan memanfaatkan media video secara efektif, akan menjadi kontribusi besar. Terakhir, untuk optimasi penggunaan media video, studi lanjutan dapat meneliti karakteristik video yang paling efektifAiseperti durasi ideal, jenis konten (animasi, dokumenter singkat, demonstrasi praktis), tingkat interaktivitas, atau kualitas produksiAiuntuk topik tematik yang berbeda dan kelompok usia siswa SD/MI yang bervariasi. Hal ini penting agar penggunaan video tidak hanya menarik tetapi juga secara pedagogis relevan dan memaksimalkan potensi pembelajaran siswa.. Untuk berhasil dalam pembelajaran tematik terpadu, instruktur perlu mentransformasikan kelas menjadi lingkungan yang bermakna, dengan pengalaman langsung dan kegiatan menarik.Penggunaan media video secara khusus terbukti meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa, karena sifatnya yang bervariasi dan memungkinkan pemahaman yang lebih konkret.Media video juga memfasilitasi diskusi mendalam tentang materi dengan fitur putar ulang atau jeda, menekankan pentingnya pemahaman guru terhadap konten Dalam proses pembelajaran tematik ini berpusat pada partisipasi aktif peserta didik yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi dan menunjukkan minat dalam memahami konten yang disampaikan oleh instruktur. Artikel ini disusun dengan melakukan penilaian menyeluruh terhadap temuan penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp 1x" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp 1x" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp 1x" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64509-kurikulum-tematik-integrasi-part" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" target="_blank">A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI</a>: Penelitian ini telah mengulas dampak positif penggunaan media video dalam pembelajaran tematik terpadu, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah dengan melakukan studi empiris langsung di berbagai sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah untuk mengukur secara kuantitatif dan kualitatif seberapa besar peningkatan hasil belajar siswaAibaik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorikAiketika media video diimplementasikan dalam pembelajaran tematik. Ini akan memberikan data konkret mengenai efektivitas sebenarnya dibandingkan dengan metode pengajaran tradisional. Selanjutnya, mengingat tantangan yang dihadapi guru dalam mengadopsi metode baru, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi kendala-kendala spesifik yang dihadapi para pendidik saat mengintegrasikan media video ke dalam kurikulum tematik terpadu di lingkungan sekolah yang beragam, termasuk mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur dan dukungan pelatihan. Mengembangkan dan mengevaluasi model pelatihan guru yang inovatif, yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam membuat dan memanfaatkan media video secara efektif, akan menjadi kontribusi besar. Terakhir, untuk optimasi penggunaan media video, studi lanjutan dapat meneliti karakteristik video yang paling efektifAiseperti durasi ideal, jenis konten (animasi, dokumenter singkat, demonstrasi praktis), tingkat interaktivitas, atau kualitas produksiAiuntuk topik tematik yang berbeda dan kelompok usia siswa SD/MI yang bervariasi. Hal ini penting agar penggunaan video tidak hanya menarik tetapi juga secara pedagogis relevan dan memaksimalkan potensi pembelajaran siswa..
<br>Untuk berhasil dalam pembelajaran tematik terpadu, instruktur perlu mentransformasikan kelas menjadi lingkungan yang bermakna, dengan pengalaman langsung dan kegiatan menarik.Penggunaan media video secara khusus terbukti meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa, karena sifatnya yang bervariasi dan memungkinkan pemahaman yang lebih konkret.Media video juga memfasilitasi diskusi mendalam tentang materi dengan fitur putar ulang atau jeda, menekankan pentingnya pemahaman guru terhadap konten
<br>Dalam proses pembelajaran tematik ini berpusat pada partisipasi aktif peserta didik yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi dan menunjukkan minat dalam memahami konten yang disampaikan oleh instruktur. Artikel ini disusun dengan melakukan penilaian menyeluruh terhadap temuan penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" type="image/webp" length="89102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ From Digitalization to Normalization A Netnography of Everyday Indonesian Muslims Polygamous Marriages on YouTube ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ From Digitalization to Normalization A Netnography of Everyday Indonesian Muslims Polygamous Marriages on YouTube ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ From Digitalization to Normalization A Netnography of Everyday Indonesian Muslims Polygamous Marriages on YouTube ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64520-gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi</link>
	<guid isPermaLink="false">67e1403827efe282b94ebe0d30fecb08</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ editor chief ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti ropiah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,counter,editor,flag,ropiah,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menyoroti peran penting kanal YouTube dalam menormalisasi praktik poligami di kalangan Muslim Indonesia, namun ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi guna memperdalam pemahaman kita tentang fenomena ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims' Polygamous Marriages on YouTube: Penelitian ini telah menyoroti peran penting kanal YouTube dalam menormalisasi praktik poligami di kalangan Muslim Indonesia, namun ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi guna memperdalam pemahaman kita tentang fenomena kompleks ini. Pertama, penting untuk melakukan studi empiris yang lebih mendalam mengenai bagaimana audiens, khususnya para istri dan anak-anak dalam keluarga poligami, menginternalisasi narasi yang disajikan di platform digital tersebut. Studi ini dapat mengkaji dampak psikologis dan sosial jangka panjang dari paparan konten semacam itu, meneliti apakah narasi 'harmonis' yang ditampilkan berkorelasi dengan pengalaman riil mereka, atau justru menciptakan disonansi kognitif yang memengaruhi kesejahteraan emosional dan stabilitas keluarga. Kedua, ada kebutuhan mendesak untuk menganalisis respons dari kerangka kerja regulasi agama dan gender terhadap munculnya otoritas interpretasi digital ini. Bagaimana lembaga keagamaan formal dan organisasi hak-hak perempuan merespons klaim-klaim otoritas yang berbasis pengalaman pribadi dan karisma di media sosial, dan apakah ada upaya sistematis untuk mengembangkan kerangka interpretatif alternatif yang lebih inklusif, adil, dan berlandaskan pada etika kesetaraan gender yang lebih luas, sesuai dengan maqAid Al-Qur'an? Penelitian dapat mengeksplorasi strategi yang efektif dalam mengembangkan dan menyebarluaskan narasi tandingan yang mampu membongkar simbol-simbol religius yang menormalisasi ketidaksetaraan, serta mengedukasi publik tentang interpretasi yang lebih kontekstual dan kritis terhadap teks-teagamaan terkait poligami. Ketiga, studi di masa depan dapat memperluas fokus dari YouTube ke platform media sosial lainnya seperti TikTok, Instagram, atau Facebook, untuk memahami strategi komunikasi yang berbeda dan bagaimana audiens yang lebih beragam berinteraksi dengan konten poligami. Analisis komparatif lintas platform dan studi longitudinal dapat mengungkapkan bagaimana agen perempuan menegosiasikan atau bahkan menantang narasi patriarkal yang dominan, serta melihat evolusi diskursus normalisasi dari waktu ke waktu. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika ruang digital sebagai arena kontestasi dan reproduksi nilai-nilai sosial dan keagamaan di Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tiga kanal YouTube yang diteliti menormalisasi praktik poligami melalui diskursus digital religius, membingkainya sebagai ketaatan kepada Tuhan dan kepemimpinan laki-laki yang saleh, serta sunah yang sakral, sehingga melanggengkan ideologi patriarkal.Kanal-kanal ini secara konsisten menampilkan narasi maskulinitas religius di mana laki-laki adalah pemimpin dan pengendali hasrat, sementara perempuan diposisikan sebagai pendukung moral dan spiritual yang tunduk, sabar, dan murah hati, yang secara halus menutupi ketidakseimbangan kekuasaan dan menormalisasi subordinasi perempuan.Normalisasi ini didukung oleh interpretasi selektif ayat-ayat Al-Qur'an dan klaim otoritas interpretatif pribadi, yang menciptakan otoritas keagamaan terdesentralisasi yang melegitimasi dinamika kekuasaan gender yang tidak setara, sehingga membutuhkan dekonstruksi simbol-simbol religius yang menormalisasi ketidaksetaraan demi kerangka interpretatif yang berlandaskan maqAid Al-Qur'an dan etika kesetaraan gender Penelitian mengenai tema interseksionalitas dalam ruang digital, representasi gender, dan keluarga poligami dalam komunitas Muslim telah memperoleh perhatian akademik yang semakin besar dalam beberapa dekade terakhir. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji peran penting media digital dalam mereproduksi praktik dan menormalisasi poligami masih belum banyak dilakukan. Artikel ini mengkaji normalisasi poligami dalam lanskap digital Indonesia dengan berfokus pada tiga kanal YouTube yang dikelola oleh Muslim yang menjalankan poligami, termasuk kanal dengan jumlah penonton terbanyak yang menampilkan kehidupan sehari-hari keluarga poligami di Indonesia. Penelitian ini berargumen bahwa representasi kehidupan sehari-hari keluarga poligami di ruang digital berkontribusi terhadap normalisasi poligami, memperkuat struktur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-40d89.webp" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-40d89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-40d89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-40d89.webp 1x" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" alt="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-055db.webp" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-055db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-055db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-055db.webp 1x" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" alt="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp 1x" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" alt="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64520-gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" target="_blank">From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims' Polygamous Marriages on YouTube</a>: Penelitian ini telah menyoroti peran penting kanal YouTube dalam menormalisasi praktik poligami di kalangan Muslim Indonesia, namun ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi guna memperdalam pemahaman kita tentang fenomena kompleks ini. Pertama, penting untuk melakukan studi empiris yang lebih mendalam mengenai bagaimana audiens, khususnya para istri dan anak-anak dalam keluarga poligami, menginternalisasi narasi yang disajikan di platform digital tersebut. Studi ini dapat mengkaji dampak psikologis dan sosial jangka panjang dari paparan konten semacam itu, meneliti apakah narasi 'harmonis' yang ditampilkan berkorelasi dengan pengalaman riil mereka, atau justru menciptakan disonansi kognitif yang memengaruhi kesejahteraan emosional dan stabilitas keluarga. Kedua, ada kebutuhan mendesak untuk menganalisis respons dari kerangka kerja regulasi agama dan gender terhadap munculnya otoritas interpretasi digital ini. Bagaimana lembaga keagamaan formal dan organisasi hak-hak perempuan merespons klaim-klaim otoritas yang berbasis pengalaman pribadi dan karisma di media sosial, dan apakah ada upaya sistematis untuk mengembangkan kerangka interpretatif alternatif yang lebih inklusif, adil, dan berlandaskan pada etika kesetaraan gender yang lebih luas, sesuai dengan maqAid Al-Qur'an? Penelitian dapat mengeksplorasi strategi yang efektif dalam mengembangkan dan menyebarluaskan narasi tandingan yang mampu membongkar simbol-simbol religius yang menormalisasi ketidaksetaraan, serta mengedukasi publik tentang interpretasi yang lebih kontekstual dan kritis terhadap teks-teagamaan terkait poligami. Ketiga, studi di masa depan dapat memperluas fokus dari YouTube ke platform media sosial lainnya seperti TikTok, Instagram, atau Facebook, untuk memahami strategi komunikasi yang berbeda dan bagaimana audiens yang lebih beragam berinteraksi dengan konten poligami. Analisis komparatif lintas platform dan studi longitudinal dapat mengungkapkan bagaimana agen perempuan menegosiasikan atau bahkan menantang narasi patriarkal yang dominan, serta melihat evolusi diskursus normalisasi dari waktu ke waktu. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika ruang digital sebagai arena kontestasi dan reproduksi nilai-nilai sosial dan keagamaan di Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tiga kanal YouTube yang diteliti menormalisasi praktik poligami melalui diskursus digital religius, membingkainya sebagai ketaatan kepada Tuhan dan kepemimpinan laki-laki yang saleh, serta sunah yang sakral, sehingga melanggengkan ideologi patriarkal.Kanal-kanal ini secara konsisten menampilkan narasi maskulinitas religius di mana laki-laki adalah pemimpin dan pengendali hasrat, sementara perempuan diposisikan sebagai pendukung moral dan spiritual yang tunduk, sabar, dan murah hati, yang secara halus menutupi ketidakseimbangan kekuasaan dan menormalisasi subordinasi perempuan.Normalisasi ini didukung oleh interpretasi selektif ayat-ayat Al-Qur'an dan klaim otoritas interpretatif pribadi, yang menciptakan otoritas keagamaan terdesentralisasi yang melegitimasi dinamika kekuasaan gender yang tidak setara, sehingga membutuhkan dekonstruksi simbol-simbol religius yang menormalisasi ketidaksetaraan demi kerangka interpretatif yang berlandaskan maqAid Al-Qur'an dan etika kesetaraan gender
<br>Penelitian mengenai tema interseksionalitas dalam ruang digital, representasi gender, dan keluarga poligami dalam komunitas Muslim telah memperoleh perhatian akademik yang semakin besar dalam beberapa dekade terakhir. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji peran penting media digital dalam mereproduksi praktik dan menormalisasi poligami masih belum banyak dilakukan. Artikel ini mengkaji normalisasi poligami dalam lanskap digital Indonesia dengan berfokus pada tiga kanal YouTube yang dikelola oleh Muslim yang menjalankan poligami, termasuk kanal dengan jumlah penonton terbanyak yang menampilkan kehidupan sehari-hari keluarga poligami di Indonesia. Penelitian ini berargumen bahwa representasi kehidupan sehari-hari keluarga poligami di ruang digital berkontribusi terhadap normalisasi poligami, memperkuat struktur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp" type="image/webp" length="100852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-40d89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-055db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-812-iain-langsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3313-al-qadha-jurnal-hukum-islam-perundang-undangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Religious Norms and Social Realities Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Religious Norms and Social Realities Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Religious Norms and Social Realities Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64521-warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera</link>
	<guid isPermaLink="false">0a1535eaa1e57c47ec87305cb6afbd70</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ editor chief ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti ropiah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,counter,editor,flag,ropiah,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran gender dalam negosiasi waris di tingkat keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran gender dalam negosiasi waris di tingkat keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan peran sosial dan ekonomi perempuan memengaruhi dinamika negosiasi waris dan bagaimana konsep keadilan dalam distribusi warisan berkembang di masyarakat Muslim kontemporer. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh pendidikan dan pemahaman agama terhadap praktik distribusi warisan di masyarakat Muslim. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana tingkat pendidikan dan pemahaman agama individu berkontribusi terhadap pemahaman mereka tentang hukum waris Islam dan bagaimana hal itu mempengaruhi praktik distribusi warisan yang mereka terapkan dalam keluarga. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana praktik deliberasi keluarga dalam distribusi warisan dapat meningkatkan keadilan dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana deliberasi keluarga dapat menjadi mekanisme yang efektif untuk mencapai kesepakatan yang adil dan memuaskan bagi semua ahli waris, serta bagaimana hal itu dapat berkontribusi pada pemeliharaan keharmonisan keluarga dan solidaritas sosial dalam masyarakat Muslim.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan hukum waris Islam di masyarakat Muslim menunjukkan bahwa faraid tidak diterapkan secara mekanis sebagai aturan kaku, tetapi melalui proses sosial yang melibatkan deliberasi, negosiasi, dan kesepakatan keluarga.Meskipun faraid tetap diakui sebagai pedoman normatif utama, praktik distribusi warisan lebih dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi, kebutuhan ahli waris, dan hubungan sosial dalam keluarga.Temuan ini menunjukkan bahwa hukum waris Islam berfungsi sebagai sistem nilai hidup dalam masyarakat dan berinteraksi dengan realitas sosial yang berkembang.Penelitian juga menemukan bahwa konstruksi gender dan faktor sosioekonomi secara signifikan mempengaruhi proses pengambilan keputusan waris.Partisipasi ekonomi perempuan yang meningkat dalam keluarga telah mengubah hubungan gender dari pola hierarkis menjadi lebih negotiable.Perempuan dengan kontribusi ekonomi yang signifikan cenderung memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam deliberasi keluarga dan, dalam beberapa kasus, menerima bagian warisan yang sama atau lebih besar.Selain itu, kondisi ekonomi keluarga, tingkat pendidikan, dan pemahaman agama berkontribusi terhadap variasi praktik distribusi warisan yang berkembang dalam masyarakat.Hubungan antara norma hukum Islam dan praktik sosial menghasilkan bentuk otoritas hukum waris yang pluralistik, adaptif, dan kontekstual.Faraid tetap menjadi sumber legitimasi normatif, tetapi otoritasnya untuk implementasi tidak hanya berasal dari teks hukum, tetapi juga dari konteks sosial yang terbentuk melalui deliberasi keluarga.Praktik waris di masyarakat Muslim kontemporer mencerminkan karakter hidup hukum, yang terus diperbarui untuk mencerminkan dinamika gender, perubahan ekonomi, dan kebutuhan sosial, tanpa kehilangan prinsip-prinsip fundamental hukum Islam Penelitian ini menganalisis hubungan antara hukum waris Islam (faraid), praktik sosial, dan konstruksi gender dalam masyarakat Muslim Indonesia kontemporer. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji bagaimana hukum waris Islam diimplementasikan dalam konteks sosial yang dinamis serta bagaimana gender memengaruhi proses distribusi harta warisan dalam keluarga. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum Islam. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian juga menemukan bahwa perubahan peran sosial dan ekonomi perempuan memengaruhi cara keluarga memahami keadilan dalam distribusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp 1x" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" alt="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp 1x" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" alt="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp 1x" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" alt="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64521-warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" target="_blank">Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran gender dalam negosiasi waris di tingkat keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan peran sosial dan ekonomi perempuan memengaruhi dinamika negosiasi waris dan bagaimana konsep keadilan dalam distribusi warisan berkembang di masyarakat Muslim kontemporer. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh pendidikan dan pemahaman agama terhadap praktik distribusi warisan di masyarakat Muslim. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana tingkat pendidikan dan pemahaman agama individu berkontribusi terhadap pemahaman mereka tentang hukum waris Islam dan bagaimana hal itu mempengaruhi praktik distribusi warisan yang mereka terapkan dalam keluarga. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana praktik deliberasi keluarga dalam distribusi warisan dapat meningkatkan keadilan dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana deliberasi keluarga dapat menjadi mekanisme yang efektif untuk mencapai kesepakatan yang adil dan memuaskan bagi semua ahli waris, serta bagaimana hal itu dapat berkontribusi pada pemeliharaan keharmonisan keluarga dan solidaritas sosial dalam masyarakat Muslim..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan hukum waris Islam di masyarakat Muslim menunjukkan bahwa faraid tidak diterapkan secara mekanis sebagai aturan kaku, tetapi melalui proses sosial yang melibatkan deliberasi, negosiasi, dan kesepakatan keluarga.Meskipun faraid tetap diakui sebagai pedoman normatif utama, praktik distribusi warisan lebih dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi, kebutuhan ahli waris, dan hubungan sosial dalam keluarga.Temuan ini menunjukkan bahwa hukum waris Islam berfungsi sebagai sistem nilai hidup dalam masyarakat dan berinteraksi dengan realitas sosial yang berkembang.Penelitian juga menemukan bahwa konstruksi gender dan faktor sosioekonomi secara signifikan mempengaruhi proses pengambilan keputusan waris.Partisipasi ekonomi perempuan yang meningkat dalam keluarga telah mengubah hubungan gender dari pola hierarkis menjadi lebih negotiable.Perempuan dengan kontribusi ekonomi yang signifikan cenderung memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam deliberasi keluarga dan, dalam beberapa kasus, menerima bagian warisan yang sama atau lebih besar.Selain itu, kondisi ekonomi keluarga, tingkat pendidikan, dan pemahaman agama berkontribusi terhadap variasi praktik distribusi warisan yang berkembang dalam masyarakat.Hubungan antara norma hukum Islam dan praktik sosial menghasilkan bentuk otoritas hukum waris yang pluralistik, adaptif, dan kontekstual.Faraid tetap menjadi sumber legitimasi normatif, tetapi otoritasnya untuk implementasi tidak hanya berasal dari teks hukum, tetapi juga dari konteks sosial yang terbentuk melalui deliberasi keluarga.Praktik waris di masyarakat Muslim kontemporer mencerminkan karakter hidup hukum, yang terus diperbarui untuk mencerminkan dinamika gender, perubahan ekonomi, dan kebutuhan sosial, tanpa kehilangan prinsip-prinsip fundamental hukum Islam
<br>Penelitian ini menganalisis hubungan antara hukum waris Islam (faraid), praktik sosial, dan konstruksi gender dalam masyarakat Muslim Indonesia kontemporer. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji bagaimana hukum waris Islam diimplementasikan dalam konteks sosial yang dinamis serta bagaimana gender memengaruhi proses distribusi harta warisan dalam keluarga. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum Islam. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian juga menemukan bahwa perubahan peran sosial dan ekonomi perempuan memengaruhi cara keluarga memahami keadilan dalam distribusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" type="image/webp" length="116362" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-812-iain-langsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3313-al-qadha-jurnal-hukum-islam-perundang-undangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64503-spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-b</link>
	<guid isPermaLink="false">20b9434b8cb0cf747656dffcbc2c82e9</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 16:45:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan kuantitas media audio visual terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengelolaan dana yang lebih efisien dapat meningkatkan aksesibilitas media pembelajaran. Terakhir, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan kuantitas media audio visual terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengelolaan dana yang lebih efisien dapat meningkatkan aksesibilitas media pembelajaran. Terakhir, studi tentang strategi mengatasi keterbatasan konsentrasi siswa dalam pembelajaran berbasis media audio visual juga diperlukan untuk mengoptimalkan efektivitas metode ini.. Penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPS di SDN 01 Simpang Tiga efektif meningkatkan keterlibatan siswa.Pembelajaran menjadi lebih menarik dan siswa lebih fokus pada materi.Namun, masih terdapat keterbatasan seperti kuantitas media yang terbatas dan variasi metode pengajaran yang perlu ditingkatkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPS di SD Negeri 01 Simpang Tiga. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan model penelitian kualitatif. Sedangkan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi. Sedangkan teknik penjamin keabsahan dara penelitian ini, yaitu triangulasi sumber, teknik dan waktu. Kemudian untuk analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa efektivitas penerapan media audio visual dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-63560.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-63560.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-63560.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-63560.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" alt="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-fcf9b.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-fcf9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-fcf9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-fcf9b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" alt="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" alt="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64503-spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-b" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" target="_blank">Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan kuantitas media audio visual terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengelolaan dana yang lebih efisien dapat meningkatkan aksesibilitas media pembelajaran. Terakhir, studi tentang strategi mengatasi keterbatasan konsentrasi siswa dalam pembelajaran berbasis media audio visual juga diperlukan untuk mengoptimalkan efektivitas metode ini..
<br>Penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPS di SDN 01 Simpang Tiga efektif meningkatkan keterlibatan siswa.Pembelajaran menjadi lebih menarik dan siswa lebih fokus pada materi.Namun, masih terdapat keterbatasan seperti kuantitas media yang terbatas dan variasi metode pengajaran yang perlu ditingkatkan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPS di SD Negeri 01 Simpang Tiga. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan model penelitian kualitatif. Sedangkan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi. Sedangkan teknik penjamin keabsahan dara penelitian ini, yaitu triangulasi sumber, teknik dan waktu. Kemudian untuk analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa efektivitas penerapan media audio visual dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp" type="image/webp" length="91496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-63560.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-fcf9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD MI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD MI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD MI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64506-partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b</link>
	<guid isPermaLink="false">27f733dd26987dfa25fbef54f908ceb7</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 16:21:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik. Bahan ajar yang interaktif dapat membantu siswa dalam memahami konsep bilangan cacah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD/MI: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik. Bahan ajar yang interaktif dapat membantu siswa dalam memahami konsep bilangan cacah dengan lebih mudah dan menyenangkan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi metode-metode pengajaran yang inovatif, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan pembelajaran kooperatif, untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam belajar matematika. Dengan demikian, diharapkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI dapat ditingkatkan secara signifikan.. Pembelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran di sekolah dasar yang berisi muatan pola keteraturan, struktur terorganisir dalam suatu bidang kehidupan yang mempelajari hakikat pengembangan terhadap perubahan yang terjadi pada dunia nyata dalam pemikiran manusia.Pengembangan bahan ajar yaitu pada pelajaran matematika, matematika merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan pada semua jenjang pendidikan karena dipandang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Salah satu materi matematika yang dipelajari di sekolah dasar kelas II ialah materi bilangan cacah.Bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat yang nilainya tidak negatif yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5,.Anggota bilangan ini didefinisikan sebagai himpunan bilangan asli yaitu 1, 2, 3, 4, 5,.Dalam bilangan cacah untuk membandingkan dua bilangan, digunakan lambang Au>Ay dibaca lebih dari, Au ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" alt="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" alt="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" alt="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64506-partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" target="_blank">Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI</a>: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik. Bahan ajar yang interaktif dapat membantu siswa dalam memahami konsep bilangan cacah dengan lebih mudah dan menyenangkan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi metode-metode pengajaran yang inovatif, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan pembelajaran kooperatif, untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam belajar matematika. Dengan demikian, diharapkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI dapat ditingkatkan secara signifikan..
<br>Pembelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran di sekolah dasar yang berisi muatan pola keteraturan, struktur terorganisir dalam suatu bidang kehidupan yang mempelajari hakikat pengembangan terhadap perubahan yang terjadi pada dunia nyata dalam pemikiran manusia.Pengembangan bahan ajar yaitu pada pelajaran matematika, matematika merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan pada semua jenjang pendidikan karena dipandang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Salah satu materi matematika yang dipelajari di sekolah dasar kelas II ialah materi bilangan cacah.Bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat yang nilainya tidak negatif yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5,.Anggota bilangan ini didefinisikan sebagai himpunan bilangan asli yaitu 1, 2, 3, 4, 5,.Dalam bilangan cacah untuk membandingkan dua bilangan, digunakan lambang Au>Ay dibaca lebih dari, Au<Ay dibaca kurang dari, dan Au=Ay dibaca sama dengan.Operasi bilangan cacah ialah penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.Yang mana materi ini dapat berguna bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.Bilangan cacah dapat mudah dipahami dengan bahan ajar dan metode yang digunakan oleh pendidik dalam proses belajar mengajar sehingga materi yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik
<br>Pendidikan matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses pengembangan yang dilakukan, perlu memperhatikan bahan ajar. Bahan ajar merupakan kegiatan akademik yang dapat dilakukan sendiri oleh para guru. Tugas utama guru adalah menyampaikan bahan pelajaran kepada siswa dengan harapan siswa dapat menerima dan memahami bahan pelajaran dengan mudah. Salah satu permasalahan yang terjadi adalah adanya ketertinggalan pemahaman siswa pada materi bilangan cacah. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan siswa memahami materi bilangan cacah berupa bahan ajar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" type="image/webp" length="77668" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64515-data-nilai-hasil-positif-formalin</link>
	<guid isPermaLink="false">9cb173bad79fa62fe8fa3e6a84119c98</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 16:11:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 tk ulil al ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi sma al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,al,sma,studi,tk,ulil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Contextual Teaching and Learning (CTL) sangat berhasil dalam meningkatkan nilai dan pemahaman siswa di kelas 5 SD. Untuk masa depan, akan sangat menarik jika penelitian selanjutnya bisa melihat bagaimana efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya: Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Contextual Teaching and Learning (CTL) sangat berhasil dalam meningkatkan nilai dan pemahaman siswa di kelas 5 SD. Untuk masa depan, akan sangat menarik jika penelitian selanjutnya bisa melihat bagaimana efektivitas metode CTL ini dibandingkan dengan cara mengajar lain yang juga modern. Misalnya, apakah CTL lebih baik atau setara dengan metode berbasis proyek atau pembelajaran kolaboratif dalam pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar? Selain itu, karena penelitian ini dilakukan di satu sekolah, penting untuk mengetahui apakah hasil positif ini juga bisa terjadi di sekolah lain dengan latar belakang yang berbeda, atau bahkan untuk mata pelajaran lain di luar Bahasa Indonesia. Ini akan membantu kita memahami seberapa luas manfaat CTL. Terakhir, sangat berguna jika peneliti bisa mendalami bagian mana dari CTL yang paling berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa, atau bagaimana CTL bisa membantu siswa tidak hanya sekadar lulus KKM, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mereka dalam jangka panjang. Menjelajahi pertanyaan-pertanyaan ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang bagaimana kita bisa terus membuat proses belajar menjadi lebih baik dan menarik bagi anak-anak di Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berdampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDS Madang Jaya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.Peningkatan signifikan terlihat dari pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 95%.Hal ini menegaskan efektivitas model CTL dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa secara keseluruhan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan hasil belajar siswa kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya. Jenis penelitian karya ilmiah ini adalah Tindakan kelas dengan metode pengambilan data melalui pengambilan dokumen (dokumntasi) melakukan pengamatan (Observasi) melakukan ulangan (post tes). Hasil data penelitian memunjukkan bahwa terdapat peningkatan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDS Madang Jaya. Peningkatan ini terlihat dari signifikan nilai hasil belajar siswa yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" alt="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" alt="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-e81b2.webp" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-e81b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-e81b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-e81b2.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" alt="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64515-data-nilai-hasil-positif-formalin" title="JURIS - Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya" target="_blank">Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya</a>: Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Contextual Teaching and Learning (CTL) sangat berhasil dalam meningkatkan nilai dan pemahaman siswa di kelas 5 SD. Untuk masa depan, akan sangat menarik jika penelitian selanjutnya bisa melihat bagaimana efektivitas metode CTL ini dibandingkan dengan cara mengajar lain yang juga modern. Misalnya, apakah CTL lebih baik atau setara dengan metode berbasis proyek atau pembelajaran kolaboratif dalam pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar? Selain itu, karena penelitian ini dilakukan di satu sekolah, penting untuk mengetahui apakah hasil positif ini juga bisa terjadi di sekolah lain dengan latar belakang yang berbeda, atau bahkan untuk mata pelajaran lain di luar Bahasa Indonesia. Ini akan membantu kita memahami seberapa luas manfaat CTL. Terakhir, sangat berguna jika peneliti bisa mendalami bagian mana dari CTL yang paling berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa, atau bagaimana CTL bisa membantu siswa tidak hanya sekadar lulus KKM, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mereka dalam jangka panjang. Menjelajahi pertanyaan-pertanyaan ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang bagaimana kita bisa terus membuat proses belajar menjadi lebih baik dan menarik bagi anak-anak di Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berdampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDS Madang Jaya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.Peningkatan signifikan terlihat dari pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 95%.Hal ini menegaskan efektivitas model CTL dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa secara keseluruhan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan hasil belajar siswa kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Contekstual Teaching and Learning di SDS Madang Jaya. Jenis penelitian karya ilmiah ini adalah Tindakan kelas dengan metode pengambilan data melalui pengambilan dokumen (dokumntasi) melakukan pengamatan (Observasi) melakukan ulangan (post tes). Hasil data penelitian memunjukkan bahwa terdapat peningkatan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDS Madang Jaya. Peningkatan ini terlihat dari signifikan nilai hasil belajar siswa yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp" type="image/webp" length="101008" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-db38a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-522a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/data-nilai-hasil-positif-formalin-model-ctl-belaja-thumb-e81b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Factors associated with anemia among hemodialysis patients A cross sectional study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Factors associated with anemia among hemodialysis patients A cross sectional study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Factors associated with anemia among hemodialysis patients A cross sectional study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64517-rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-p</link>
	<guid isPermaLink="false">061da11c277eac845bb0efb5748be2e7</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:53:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect nurse ]]></category>
	<category><![CDATA[ led services ]]></category>
	<category><![CDATA[ user account ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[account,effect,led,nurse,services,user]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menunjukkan bahwa jenis kelamin perempuan adalah faktor penting yang berhubungan dengan anemia berat pada pasien yang menjalani hemodialisis. Namun, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai mengapa hal ini terjadi dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study: Penelitian ini telah menunjukkan bahwa jenis kelamin perempuan adalah faktor penting yang berhubungan dengan anemia berat pada pasien yang menjalani hemodialisis. Namun, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai mengapa hal ini terjadi dan bagaimana kita bisa mengatasinya secara lebih efektif. Untuk penelitian selanjutnya, akan sangat bermanfaat jika kita bisa memahami lebih dalam mengenai perbedaan biologis spesifik antara laki-laki dan perempuan yang memengaruhi produksi sel darah merah. Misalnya, sebuah studi bisa menyelidiki bagaimana kadar hormon tertentu, seperti estrogen atau androgen, secara langsung memengaruhi cara tubuh pasien hemodialisis membuat sel darah merah atau mengelola zat besi. Dengan mengetahui mekanisme detail ini, kita mungkin bisa mengembangkan pengobatan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, mengingat pentingnya nutrisi yang disebutkan dalam pembahasan, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi efektivitas program gizi yang dirancang khusus untuk pasien hemodialisis perempuan, yang berfokus pada asupan zat besi dan vitamin penting lainnya, untuk melihat apakah ini dapat secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin mereka. Terakhir, karena faktor praktis juga berperan dalam kesehatan pasien, akan menarik untuk meneliti bagaimana tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan anemia mereka, serta faktor psikologis seperti tingkat stres atau dukungan sosial, dapat memengaruhi keparahan anemia. Apakah intervensi yang meningkatkan kepatuhan atau memberikan dukungan psikologis dapat membantu pasien, khususnya perempuan, mencapai kadar hemoglobin yang lebih baik? Studi-studi semacam ini akan membantu mengembangkan strategi manajemen anemia yang lebih komprehensif dan personal.. Penelitian ini mengidentifikasi jenis kelamin perempuan sebagai satu-satunya prediktor independen anemia berat pada pasien hemodialisis pemeliharaan, berbeda dengan usia, durasi hemodialisis, dan saturasi oksigen pra-dialisis yang tidak menunjukkan asosiasi signifikan.Temuan ini menegaskan pengaruh mendalam jalur fisiologis dan metabolik spesifik jenis kelamin terhadap kapasitas eritropoietik pada penyakit ginjal stadium akhir, menunjukkan bahwa metrik demografi dan prosedural konvensional tidak memadai untuk penilaian risiko anemia yang komprehensif.Oleh karena itu, protokol manajemen klinis harus mengintegrasikan pengawasan berbasis jenis kelamin dan strategi terapeutik individual, termasuk pemantauan indeks zat besi dan dosis agen perangsang eritropoiesis yang disesuaikan, serta studi longitudinal multisentris lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi mekanisme hormonal, inflamasi, dan nutrisi yang mendasari disparitas ini Anemia secara substansial meningkatkan morbiditas, mortalitas, dan beban perawatan kesehatan pada pasien hemodialisis (HD) pemeliharaan, sehingga memerlukan stratifikasi risiko yang tepat untuk manajemen klinis yang optimal. Penelitian ini mengevaluasi parameter demografi dan klinis yang mudah diakses sebagai prediktor independen anemia berat pada kohort HD di Indonesia. Desain studi potong lintang digunakan, melibatkan 168 pasien HD pemeliharaan di Rumah Sakit Al Huda di Banyuwangi melalui pengambilan sampel purposif. Anemia... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-6c89b.webp" title="JURIS - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-6c89b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-6c89b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-6c89b.webp 1x" title="JURIS - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study" alt="JURIS - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7421c.webp" title="JURIS - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7421c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7421c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7421c.webp 1x" title="JURIS - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study" alt="JURIS - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7bbfb.webp" title="JURIS - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7bbfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7bbfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7bbfb.webp 1x" title="JURIS - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study" alt="JURIS - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64517-rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-p" title="JURIS - Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study" target="_blank">Factors associated with anemia among hemodialysis patients: A cross-sectional study</a>: Penelitian ini telah menunjukkan bahwa jenis kelamin perempuan adalah faktor penting yang berhubungan dengan anemia berat pada pasien yang menjalani hemodialisis. Namun, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai mengapa hal ini terjadi dan bagaimana kita bisa mengatasinya secara lebih efektif. Untuk penelitian selanjutnya, akan sangat bermanfaat jika kita bisa memahami lebih dalam mengenai perbedaan biologis spesifik antara laki-laki dan perempuan yang memengaruhi produksi sel darah merah. Misalnya, sebuah studi bisa menyelidiki bagaimana kadar hormon tertentu, seperti estrogen atau androgen, secara langsung memengaruhi cara tubuh pasien hemodialisis membuat sel darah merah atau mengelola zat besi. Dengan mengetahui mekanisme detail ini, kita mungkin bisa mengembangkan pengobatan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, mengingat pentingnya nutrisi yang disebutkan dalam pembahasan, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi efektivitas program gizi yang dirancang khusus untuk pasien hemodialisis perempuan, yang berfokus pada asupan zat besi dan vitamin penting lainnya, untuk melihat apakah ini dapat secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin mereka. Terakhir, karena faktor praktis juga berperan dalam kesehatan pasien, akan menarik untuk meneliti bagaimana tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan anemia mereka, serta faktor psikologis seperti tingkat stres atau dukungan sosial, dapat memengaruhi keparahan anemia. Apakah intervensi yang meningkatkan kepatuhan atau memberikan dukungan psikologis dapat membantu pasien, khususnya perempuan, mencapai kadar hemoglobin yang lebih baik? Studi-studi semacam ini akan membantu mengembangkan strategi manajemen anemia yang lebih komprehensif dan personal..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi jenis kelamin perempuan sebagai satu-satunya prediktor independen anemia berat pada pasien hemodialisis pemeliharaan, berbeda dengan usia, durasi hemodialisis, dan saturasi oksigen pra-dialisis yang tidak menunjukkan asosiasi signifikan.Temuan ini menegaskan pengaruh mendalam jalur fisiologis dan metabolik spesifik jenis kelamin terhadap kapasitas eritropoietik pada penyakit ginjal stadium akhir, menunjukkan bahwa metrik demografi dan prosedural konvensional tidak memadai untuk penilaian risiko anemia yang komprehensif.Oleh karena itu, protokol manajemen klinis harus mengintegrasikan pengawasan berbasis jenis kelamin dan strategi terapeutik individual, termasuk pemantauan indeks zat besi dan dosis agen perangsang eritropoiesis yang disesuaikan, serta studi longitudinal multisentris lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi mekanisme hormonal, inflamasi, dan nutrisi yang mendasari disparitas ini
<br>Anemia secara substansial meningkatkan morbiditas, mortalitas, dan beban perawatan kesehatan pada pasien hemodialisis (HD) pemeliharaan, sehingga memerlukan stratifikasi risiko yang tepat untuk manajemen klinis yang optimal. Penelitian ini mengevaluasi parameter demografi dan klinis yang mudah diakses sebagai prediktor independen anemia berat pada kohort HD di Indonesia. Desain studi potong lintang digunakan, melibatkan 168 pasien HD pemeliharaan di Rumah Sakit Al Huda di Banyuwangi melalui pengambilan sampel purposif. Anemia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7421c.webp" type="image/webp" length="161686" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-6c89b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7421c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/rumah-sakit-pasien-hasil-saturasi-oksigen-prevalen-thumb-7bbfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6852-nhs-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16547-nursing-health-sciences-journal-nhsj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64502-metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat</link>
	<guid isPermaLink="false">264ddaded27717f654c5e6fd6449a396</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:52:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan alat AI dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, studi tentang peran pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan alat AI dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, studi tentang peran pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam strategi pembelajaran berbasis 4C dapat menjadi arah baru. Terakhir, penelitian perlu mengkaji dampak jangka panjang metode pembelajaran kolaboratif terhadap keterampilan berkomunikasi dan kerja sama siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang efektivitas strategi pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan pendidikan abad 21. Selain itu, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana perbedaan kemampuan siswa memengaruhi hasil pembelajaran berbasis 4C. Akhirnya, penelitian perlu mengembangkan model evaluasi yang lebih inovatif untuk mengukur perkembangan keterampilan abad 21 secara holistik.. Metode pembelajaran seperti Project-Based Learning (PBL), cooperative learning, dan discovery learning yang diterapkan guru SMP di Bandung efektif mendukung pengembangan keterampilan abad 21 yaitu 4C.Strategi pembelajaran seperti diskusi kelompok, praktik kolaboratif, dan pemecahan masalah mencerminkan siswa belajar melalui pengalaman langsung dan interaksi dengan lingkungannya.Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis pengalaman dan teknologi, sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan era digital Penelitian yang menggunakan metode penelitian kualitatif jenis wawancara ini mgeksplorasi efektivitas metode pembelajaran seperti Project-Based Learning (PBL), cooperative learning, dan discovery learning dalam mendukung pengembangan keterampilan abad 21, yakni critical thinking, creativity, communication, dan collaboration (4C), di SMP Negeri Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang melibatkan diskusi kelompok, praktik kolaboratif, dan pemecahan masalah, yang mencerminkan pembelajaran berbasis pengalaman dan interaksi dengan lingkungan, efektif dalam meningkatkan keterampilan tersebut. Implementasi strategi ini sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka, mampu meningkatkan keterlibatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-dce14.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-dce14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-dce14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-dce14.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" alt="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" alt="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" alt="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64502-metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" target="_blank">Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan alat AI dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, studi tentang peran pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam strategi pembelajaran berbasis 4C dapat menjadi arah baru. Terakhir, penelitian perlu mengkaji dampak jangka panjang metode pembelajaran kolaboratif terhadap keterampilan berkomunikasi dan kerja sama siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang efektivitas strategi pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan pendidikan abad 21. Selain itu, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana perbedaan kemampuan siswa memengaruhi hasil pembelajaran berbasis 4C. Akhirnya, penelitian perlu mengembangkan model evaluasi yang lebih inovatif untuk mengukur perkembangan keterampilan abad 21 secara holistik..
<br>Metode pembelajaran seperti Project-Based Learning (PBL), cooperative learning, dan discovery learning yang diterapkan guru SMP di Bandung efektif mendukung pengembangan keterampilan abad 21 yaitu 4C.Strategi pembelajaran seperti diskusi kelompok, praktik kolaboratif, dan pemecahan masalah mencerminkan siswa belajar melalui pengalaman langsung dan interaksi dengan lingkungannya.Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis pengalaman dan teknologi, sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan era digital
<br>Penelitian yang menggunakan metode penelitian kualitatif jenis wawancara ini mgeksplorasi efektivitas metode pembelajaran seperti Project-Based Learning (PBL), cooperative learning, dan discovery learning dalam mendukung pengembangan keterampilan abad 21, yakni critical thinking, creativity, communication, dan collaboration (4C), di SMP Negeri Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang melibatkan diskusi kelompok, praktik kolaboratif, dan pemecahan masalah, yang mencerminkan pembelajaran berbasis pengalaman dan interaksi dengan lingkungan, efektif dalam meningkatkan keterampilan tersebut. Implementasi strategi ini sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka, mampu meningkatkan keterlibatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp" type="image/webp" length="86744" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-dce14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64513-learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem</link>
	<guid isPermaLink="false">f81e81fbb5b3684e3361f9a19c8d9680</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:40:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih variatif dan menarik untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. 2. Meneliti pengaruh model ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih variatif dan menarik untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. 2. Meneliti pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, seperti kualitas guru, keterlibatan siswa, dan lingkungan belajar. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan cara-cara untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa secara optimal.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan adanya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada tema 7 subtema 1 dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada kelas 5 di SDN Gading.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dengan diterapkannya model pembelajaran ini dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap adanya kenaikan hasil belajar kognitif siswa dengan didasarkan hasil belajar kognitif siswa pada kegiatan pra tindakan jumlah siswa tunts pada kegiatan pra tindakan yaitu 4 orang siswa, dan pada siklus 1 siwa tuntas belajar yaitu 14 orang siswa dan pada siklus kedua siswa tuntas belajar yaitu 17 siswa.Berdasarkan data diatas diketahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 17%.Untuk keterlaksanaan aktivitas guru dan siswa Pada siklus 1, keterlaksanaan aktivitas guru adalah 88 % dan pada siklus 2 telah mencapai 100%.Pada siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan sebanyak 12 % Model Kooperatif adalah model pembelajaran yang menggunakan kelompok kecil yang berjumlah empat sampai enam orang siswa. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa di SDN Gading. Hasil belajar kognitif yang digunakan pada skripsi ini adalah C2, C3, C4, C5 dan C6. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model kooperatif learning tipe jigsaw. Subjek peneltian ini adalah siswa kelas 5 SDN Gading yang berjumlah 22 siswa. Penelitian ini dilakukan dua siklus yang tiap siklus berjumlah satu kali pertemuan. Setiap siklus dilakukan tahap perencanaan, tindakan, pengamatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" alt="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" alt="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" alt="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64513-learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" target="_blank">Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih variatif dan menarik untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. 2. Meneliti pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, seperti kualitas guru, keterlibatan siswa, dan lingkungan belajar. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan cara-cara untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa secara optimal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan adanya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada tema 7 subtema 1 dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada kelas 5 di SDN Gading.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dengan diterapkannya model pembelajaran ini dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap adanya kenaikan hasil belajar kognitif siswa dengan didasarkan hasil belajar kognitif siswa pada kegiatan pra tindakan jumlah siswa tunts pada kegiatan pra tindakan yaitu 4 orang siswa, dan pada siklus 1 siwa tuntas belajar yaitu 14 orang siswa dan pada siklus kedua siswa tuntas belajar yaitu 17 siswa.Berdasarkan data diatas diketahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 17%.Untuk keterlaksanaan aktivitas guru dan siswa Pada siklus 1, keterlaksanaan aktivitas guru adalah 88 % dan pada siklus 2 telah mencapai 100%.Pada siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan sebanyak 12 %
<br>Model Kooperatif adalah model pembelajaran yang menggunakan kelompok kecil yang berjumlah empat sampai enam orang siswa. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa di SDN Gading. Hasil belajar kognitif yang digunakan pada skripsi ini adalah C2, C3, C4, C5 dan C6. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model kooperatif learning tipe jigsaw. Subjek peneltian ini adalah siswa kelas 5 SDN Gading yang berjumlah 22 siswa. Penelitian ini dilakukan dua siklus yang tiap siklus berjumlah satu kali pertemuan. Setiap siklus dilakukan tahap perencanaan, tindakan, pengamatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" type="image/webp" length="47154" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 06 Sep 2026 07:28:13 +0700. 12 items. Served in: 6.063 seconds [rss] -->
