<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 02 May 2026 22:58:49 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 22:58:49 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-02T22:58:49+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial TBIS Sebuah Studi Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial TBIS Sebuah Studi Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial TBIS Sebuah Studi Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44593-implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor</link>
	<guid isPermaLink="false">5b1c8196fe17cbc1698632b9f7c07261</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 21:05:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ logo scholar ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,logo,scholar,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, pertama, perlu dikaji secara mendalam bagaimana kebijakan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) diimplementasikan di tingkat kabupaten dan kota, mengingat baru 42% provinsi yang memiliki kebijakan, sehingga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur: Untuk penelitian lanjutan, pertama, perlu dikaji secara mendalam bagaimana kebijakan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) diimplementasikan di tingkat kabupaten dan kota, mengingat baru 42% provinsi yang memiliki kebijakan, sehingga penting untuk mengetahui apakah kabupaten/kota di luar cakupan tersebut juga menerapkan program tanpa dasar regulasi formal. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan keterampilan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi pemustaka, khususnya dengan mengukur perubahan pendapatan jangka panjang peserta pelatihan di berbagai daerah. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang strategi inklusi bagi kelompok difabel dan masyarakat terpinggirkan lainnya dalam program TBIS, mengingat masih terbatasnya akses dan partisipasi mereka meskipun program bertujuan inklusif, serta bagaimana perpustakaan dapat menjadi ruang akses yang benar-benar terbuka bagi semua lapisan masyarakat.. Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) diimplementasikan di perpustakaan umum pada tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan unit pelaksana teknis (UPT) perpustakaan nasional dengan dukungan kebijakan dari pemerintah pusat dan daerah.Tanggung jawab pemerintah terwujud dalam bentuk peraturan kepala perpustakaan nasional dan peraturan atau keputusan gubernur, meskipun baru sekitar 42% provinsi di Indonesia yang telah memiliki kebijakan terkait TBIS.Implementasi program ini mencakup pelatihan keterampilan, peningkatan layanan informasi, dan pelibatan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan pengguna perpustakaan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) dan dukungan dalam bentuk tanggung jawab pemerintah pusat beserta pemerintah daerah provinsi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi literatur. Dipilih tiga artikel jurnal bereputasi yang membahas tentang implementasi program TBIS di lapangan dan menelusur bentuk tanggung jawab pemerintah dalam bentuk produk hukum berupa peraturan melalui Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum (JDIH) Perpustakaan Nasional. Penelitian ini membahas jenis implementasi program TBIS di berbagai tingkat daerah, mengidentifikasi bentuk tanggung jawab pemerintah, dan merangkum artikel terpilih.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3eae9.webp" title="JURIS - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3eae9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3eae9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3eae9.webp 1x" title="JURIS - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur" alt="JURIS - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3d15e.webp" title="JURIS - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3d15e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3d15e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3d15e.webp 1x" title="JURIS - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur" alt="JURIS - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-18bf9.webp" title="JURIS - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-18bf9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-18bf9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-18bf9.webp 1x" title="JURIS - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur" alt="JURIS - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44593-implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor" title="JURIS - Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur" target="_blank">Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) Sebuah Studi Literatur</a>: Untuk penelitian lanjutan, pertama, perlu dikaji secara mendalam bagaimana kebijakan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TBIS) diimplementasikan di tingkat kabupaten dan kota, mengingat baru 42% provinsi yang memiliki kebijakan, sehingga penting untuk mengetahui apakah kabupaten/kota di luar cakupan tersebut juga menerapkan program tanpa dasar regulasi formal. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan keterampilan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi pemustaka, khususnya dengan mengukur perubahan pendapatan jangka panjang peserta pelatihan di berbagai daerah. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang strategi inklusi bagi kelompok difabel dan masyarakat terpinggirkan lainnya dalam program TBIS, mengingat masih terbatasnya akses dan partisipasi mereka meskipun program bertujuan inklusif, serta bagaimana perpustakaan dapat menjadi ruang akses yang benar-benar terbuka bagi semua lapisan masyarakat..
<br>Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) diimplementasikan di perpustakaan umum pada tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan unit pelaksana teknis (UPT) perpustakaan nasional dengan dukungan kebijakan dari pemerintah pusat dan daerah.Tanggung jawab pemerintah terwujud dalam bentuk peraturan kepala perpustakaan nasional dan peraturan atau keputusan gubernur, meskipun baru sekitar 42% provinsi di Indonesia yang telah memiliki kebijakan terkait TBIS.Implementasi program ini mencakup pelatihan keterampilan, peningkatan layanan informasi, dan pelibatan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan pengguna perpustakaan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) dan dukungan dalam bentuk tanggung jawab pemerintah pusat beserta pemerintah daerah provinsi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi literatur. Dipilih tiga artikel jurnal bereputasi yang membahas tentang implementasi program TBIS di lapangan dan menelusur bentuk tanggung jawab pemerintah dalam bentuk produk hukum berupa peraturan melalui Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum (JDIH) Perpustakaan Nasional. Penelitian ini membahas jenis implementasi program TBIS di berbagai tingkat daerah, mengidentifikasi bentuk tanggung jawab pemerintah, dan merangkum artikel terpilih....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3d15e.webp" type="image/webp" length="71556" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3eae9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-3d15e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-program-bantuan-sosial-kualitas-lapor-thumb-18bf9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2572-information-science-library.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan Ekonomi Sosial Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan Ekonomi Sosial Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan Ekonomi Sosial Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44606-hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident</link>
	<guid isPermaLink="false">33d86a91724dfc11cc512da8ac6e6bd3</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:59:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak alih fungsi lahan terhadap ketahanan pangan lokal, dengan fokus pada identifikasi jenis-jenis tanaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak alih fungsi lahan terhadap ketahanan pangan lokal, dengan fokus pada identifikasi jenis-jenis tanaman pangan yang paling terdampak dan strategi adaptasi yang dapat dilakukan oleh petani. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut mengenai perubahan sosial yang terjadi di masyarakat Pringapus, khususnya terkait dengan mobilitas penduduk dan perubahan gaya hidup, serta dampaknya terhadap identitas budaya lokal. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program-program pemerintah dalam mengurangi dampak negatif alih fungsi lahan, seperti program relokasi petani atau pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan di sektor pertanian, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.. Kecamatan Pringapus mengalami perubahan penggunaan lahan pada tahun 2014 - 2024.Perubahan ekonomi di Kecamatan Pringapus setelah mengalami perubahan alih fungsi lahan mengalami peningkatan dengan total skor rata Ae rata 254 yang mengindikasikan interval kelas meningkat.Perubahan lingkungan di kecamatan Pringapus setelah adanya alih fungsi lahan tidak mengalami perubahan dengan total skor Rata-rata 191,8 yang mengindikasikan interval kelas tetap Kecamatan Pringapus, terletak di Kabupaten Semarang, mengalami perubahan signifikan akibat alih fungsi lahan dari pertanian menjadi kawasan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari perubahan tersebut dan menggunakan metode analisis kuantitatif dan spasial untuk memberikan gambaran yang jelas tentang perubahan yang terjadi. Hasil menunjukkan bahwa dengan adanya alih fungsi lahan ini berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Pringapus. Yaitu peningkatan komersial, yang dimanfaatkan warga untuk membuka usaha perdagangan dan jasa di sekitar kawasan industri. Serta dampak positif dari keberadaan industri adalah terciptanya lapangan kerja baru yang meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan beralihnya fungsi lahan di Kecamatan Pringapus ini memberikan perubahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-30695.webp" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-30695.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-30695.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-30695.webp 1x" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" alt="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp 1x" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" alt="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp 1x" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" alt="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44606-hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" target="_blank">Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak alih fungsi lahan terhadap ketahanan pangan lokal, dengan fokus pada identifikasi jenis-jenis tanaman pangan yang paling terdampak dan strategi adaptasi yang dapat dilakukan oleh petani. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut mengenai perubahan sosial yang terjadi di masyarakat Pringapus, khususnya terkait dengan mobilitas penduduk dan perubahan gaya hidup, serta dampaknya terhadap identitas budaya lokal. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program-program pemerintah dalam mengurangi dampak negatif alih fungsi lahan, seperti program relokasi petani atau pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan di sektor pertanian, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan..
<br>Kecamatan Pringapus mengalami perubahan penggunaan lahan pada tahun 2014 - 2024.Perubahan ekonomi di Kecamatan Pringapus setelah mengalami perubahan alih fungsi lahan mengalami peningkatan dengan total skor rata Ae rata 254 yang mengindikasikan interval kelas meningkat.Perubahan lingkungan di kecamatan Pringapus setelah adanya alih fungsi lahan tidak mengalami perubahan dengan total skor Rata-rata 191,8 yang mengindikasikan interval kelas tetap
<br>Kecamatan Pringapus, terletak di Kabupaten Semarang, mengalami perubahan signifikan akibat alih fungsi lahan dari pertanian menjadi kawasan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari perubahan tersebut dan menggunakan metode analisis kuantitatif dan spasial untuk memberikan gambaran yang jelas tentang perubahan yang terjadi. Hasil menunjukkan bahwa dengan adanya alih fungsi lahan ini berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Pringapus. Yaitu peningkatan komersial, yang dimanfaatkan warga untuk membuka usaha perdagangan dan jasa di sekitar kawasan industri. Serta dampak positif dari keberadaan industri adalah terciptanya lapangan kerja baru yang meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan beralihnya fungsi lahan di Kecamatan Pringapus ini memberikan perubahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp" type="image/webp" length="112664" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-30695.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Training Aspek Peran Dan Strategi E Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Training Aspek Peran Dan Strategi E Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Training Aspek Peran Dan Strategi E Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44588-siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku</link>
	<guid isPermaLink="false">70902b3e4f7490cbcb07c77ff51f7c4f</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:53:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ afis pratama ]]></category>
	<category><![CDATA[ badroe zaman ]]></category>
	<category><![CDATA[ dian triyani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afis,badroe,dian,pratama,triyani,zaman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pelatihan digitalisasi terhadap peningkatan pendapatan dan daya saing UMKM di Desa Jragung. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan data pendapatan sebelum dan sesudah pelatihan, serta menganalisis faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi perubahan tersebut. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh pelaku UMKM dalam menerapkan strategi pemasaran digital, serta mengidentifikasi solusi yang paling efektif untuk mengatasi hambatan tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan digitalisasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan spesifik dari UMKM di berbagai daerah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, akses internet, dan ketersediaan sumber daya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan UMKM di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital.. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah diuraikan sebelumnya dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Dengan adanya penyuluhan dan pelatihan tentang Strategi e- commmers melalui beberapa Media Digital Online.Pendampingan dalam pembuatan dan penggunaan tentang Strategi e-commmers melalui beberapa Media Digital Online Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada kelompok Forum UMKM di Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak dengan tema Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. Berdasarkan hasil analisis situasi maka permasalahan yang dihadapi oleh mitra dapat diidentifikasi sebagai berikut kurangnya pengetahuan dan pemahaman dari kelompok Forum UMKM terhadap teknologi digitalisasi Marketing online termasuk tentang E-Commers dalam menentukan Strategi Promosi sehingga masih dinilai belum cukup maksimal serta belum ada pendampingan UMKM. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan bagaimana penerapan tentang konsep pemasaran produk melalui E-Commers bagi pelaku... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-cfd33.webp" title="JURIS - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-cfd33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-cfd33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-cfd33.webp 1x" title="JURIS - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak" alt="JURIS - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-2fdff.webp" title="JURIS - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-2fdff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-2fdff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-2fdff.webp 1x" title="JURIS - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak" alt="JURIS - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-5f583.webp" title="JURIS - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-5f583.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-5f583.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-5f583.webp 1x" title="JURIS - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak" alt="JURIS - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44588-siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku" title="JURIS - Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak" target="_blank">Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk MeningkatkanA Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pelatihan digitalisasi terhadap peningkatan pendapatan dan daya saing UMKM di Desa Jragung. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan data pendapatan sebelum dan sesudah pelatihan, serta menganalisis faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi perubahan tersebut. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh pelaku UMKM dalam menerapkan strategi pemasaran digital, serta mengidentifikasi solusi yang paling efektif untuk mengatasi hambatan tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan digitalisasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan spesifik dari UMKM di berbagai daerah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, akses internet, dan ketersediaan sumber daya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan UMKM di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital..
<br>Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah diuraikan sebelumnya dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Dengan adanya penyuluhan dan pelatihan tentang Strategi e- commmers melalui beberapa Media Digital Online.Pendampingan dalam pembuatan dan penggunaan tentang Strategi e-commmers melalui beberapa Media Digital Online
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada kelompok Forum UMKM di Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak dengan tema Training Aspek Peran Dan Strategi E-Commers Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Pada Peserta Forum UMKM Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. Berdasarkan hasil analisis situasi maka permasalahan yang dihadapi oleh mitra dapat diidentifikasi sebagai berikut kurangnya pengetahuan dan pemahaman dari kelompok Forum UMKM terhadap teknologi digitalisasi Marketing online termasuk tentang E-Commers dalam menentukan Strategi Promosi sehingga masih dinilai belum cukup maksimal serta belum ada pendampingan UMKM. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan bagaimana penerapan tentang konsep pemasaran produk melalui E-Commers bagi pelaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-5f583.webp" type="image/webp" length="89162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-cfd33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-2fdff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/siklus-bisnis-umkm-saing-budidaya-pelaku-pendampin-thumb-5f583.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2568-tematik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44598-struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur</link>
	<guid isPermaLink="false">08ac3861d13f57a84b47ff5691d8bd4b</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:49:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian mengenai bagaimana integrasi budaya lokal dalam desain arsitektur dapat mendukung keberlanjutan ekonomi di kawasan perdagangan modern, khususnya di sepanjang Jalan Pemuda dan Simpang Lima. Kedua, penting untuk mengkaji model ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah: Pertama, perlu penelitian mengenai bagaimana integrasi budaya lokal dalam desain arsitektur dapat mendukung keberlanjutan ekonomi di kawasan perdagangan modern, khususnya di sepanjang Jalan Pemuda dan Simpang Lima. Kedua, penting untuk mengkaji model transportasi umum berbasis ramah lingkungan yang mampu mengurangi kemacetan dan mendukung aksesibilitas wisatawan ke kawasan heritage seperti Lawang Sewu dan Kampung Pecinan. Ketiga, diperlukan studi tentang pengaruh revitalisasi RTH dan sempadan sungai terhadap kenyamanan iklim mikro perkotaan dan daya tarik ekowisata di pusat kota, dengan pengembangan indikator spasial berbasis partisipasi masyarakat.. Kondisi permukiman dan ketersediaan sarana serta prasarana di Kecamatan Semarang Tengah mayoritas sudah cukup memadai dengan kualitas yang baik dan akses mudah.Kawasan ini diarahkan sebagai Kawasan Ekonomi Berbasis Perdagangan dan UMKM serta Kawasan Strategis Ekonomi Berbasis Pariwisata.Arahan lokasi mencakup kawasan strategis ekonomi berbasis perdagangan-UMKM di sepanjang jalan utama dan kawasan strategis berbasis pariwisata di Lawang Sewu dan Kampung Pecinan sebagai zona inti, pendukung, dan terkait Kecamatan Semarang Tengah merupakan salah satu dari enam belas kecamatan yang ada di Kota Semarang dan membentuk kawasan segitiga emas Kota Semarang. Penciptaan kawasan ekonomi terpadu merupakan kebijakan yang dilakukan pemerintah dengan bertujuan untuk mengurangi kesenjangan pembangunan. Kawasan Ekonomi Terpadu berperan sebagai mesin pembangunan (main engine) di sekitar kawasan melalui ketersediaan wilayah pertumbuhan ekonomi yang menyertainya dengan menyediakan fasilitas yang dapat menciptakan peluang bagi dunia usaha. Kawasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-ae62f.webp" title="JURIS - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-ae62f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-ae62f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-ae62f.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah" alt="JURIS - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-7a482.webp" title="JURIS - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-7a482.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-7a482.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-7a482.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah" alt="JURIS - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-45f58.webp" title="JURIS - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-45f58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-45f58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-45f58.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah" alt="JURIS - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44598-struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur" title="JURIS - Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah" target="_blank">Perencanaan Struktur Ruang dan Pola Ruang Kawasan Ekonomi Terpadu Terhadap Arsitektur Kota Di Kecamatan Semarang Tengah</a>: Pertama, perlu penelitian mengenai bagaimana integrasi budaya lokal dalam desain arsitektur dapat mendukung keberlanjutan ekonomi di kawasan perdagangan modern, khususnya di sepanjang Jalan Pemuda dan Simpang Lima. Kedua, penting untuk mengkaji model transportasi umum berbasis ramah lingkungan yang mampu mengurangi kemacetan dan mendukung aksesibilitas wisatawan ke kawasan heritage seperti Lawang Sewu dan Kampung Pecinan. Ketiga, diperlukan studi tentang pengaruh revitalisasi RTH dan sempadan sungai terhadap kenyamanan iklim mikro perkotaan dan daya tarik ekowisata di pusat kota, dengan pengembangan indikator spasial berbasis partisipasi masyarakat..
<br>Kondisi permukiman dan ketersediaan sarana serta prasarana di Kecamatan Semarang Tengah mayoritas sudah cukup memadai dengan kualitas yang baik dan akses mudah.Kawasan ini diarahkan sebagai Kawasan Ekonomi Berbasis Perdagangan dan UMKM serta Kawasan Strategis Ekonomi Berbasis Pariwisata.Arahan lokasi mencakup kawasan strategis ekonomi berbasis perdagangan-UMKM di sepanjang jalan utama dan kawasan strategis berbasis pariwisata di Lawang Sewu dan Kampung Pecinan sebagai zona inti, pendukung, dan terkait
<br>Kecamatan Semarang Tengah merupakan salah satu dari enam belas kecamatan yang ada di Kota Semarang dan membentuk kawasan segitiga emas Kota Semarang. Penciptaan kawasan ekonomi terpadu merupakan kebijakan yang dilakukan pemerintah dengan bertujuan untuk mengurangi kesenjangan pembangunan. Kawasan Ekonomi Terpadu berperan sebagai mesin pembangunan (main engine) di sekitar kawasan melalui ketersediaan wilayah pertumbuhan ekonomi yang menyertainya dengan menyediakan fasilitas yang dapat menciptakan peluang bagi dunia usaha. Kawasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-7a482.webp" type="image/webp" length="94232" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-ae62f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-7a482.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/struktur-ruang-kawasan-ekonomi-terpadu-arsitektur-thumb-45f58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting Urban Rural Comparison In Sleman Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting Urban Rural Comparison In Sleman Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting Urban Rural Comparison In Sleman Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44596-kontrol-perilaku-subjektif-strate</link>
	<guid isPermaLink="false">48aa3ac8f14f85230f3c73c675353834</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:09:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pemilahan sampah, penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana variabel sosial ekonomi seperti pendapatan dan pendidikan menmoderasi hubungan antara motivasi internal dan akses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency: Untuk memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pemilahan sampah, penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana variabel sosial ekonomi seperti pendapatan dan pendidikan menmoderasi hubungan antara motivasi internal dan akses infrastruktur di daerah pedesaan. Selain itu, studi longitudinal dapat diimplementasikan untuk memetakan perubahan perilaku dan efektivitas kebijakan seiring dengan peningkatan infrastruktur di wilayah perkotaan dan pedesaan. Akhirnya, penelitian validasi dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital (misalnya, aplikasi pengingat pemilahan) dapat memperkuat pengaruh norma subyektif di lingkungan perkotaan, sekaligus memitigasi keterbatasan infrastruktur di daerah pedesaan.. Intensi untuk memilah sampah rumah tangga dipengaruhi secara signifikan oleh sikap, norma subyektif, dan kontrol perilaku persepsi, dengan dinamika berbeda antara daerah perkotaan dan pedesaan.Infrastruktur berperan sebagai moderator kritis di daerah pedesaan, memperkuat hubungan antara kontrol perilaku persepsi dan niat, sedangkan di daerah perkotaan efek moderasi tidak signifikan.Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan yang disesuaikan dengan konteks lokal dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan manajemen limbah Manajemen limbah tetap menjadi tantangan lingkungan kritis, khususnya di daerah dengan disparitas urban-rural yang signifikan. Penelitian ini menyelidiki perilaku pemisahan sampah rumah tangga di Kabupaten Sleman, Indonesia, dengan menerapkan Theory of Planned Behavior (TPB). Tujuannya adalah memeriksa pengaruh sikap, norma subyektif, dan kontrol perilaku persepsi terhadap niat memisahkan sampah, serta menganalisis efek moderasi infrastruktur pada hubungan tersebut di daerah perkotaan dan pedesaan. Metode kuantitatif menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan data 796 rumah tangga (399 perkotaan, 397 pedesaan). Hasil menunjukkan bahwa sikap, norma... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-03194.webp" title="JURIS - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-03194.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-03194.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-03194.webp 1x" title="JURIS - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency" alt="JURIS - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-2a34f.webp" title="JURIS - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-2a34f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-2a34f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-2a34f.webp 1x" title="JURIS - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency" alt="JURIS - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-818f0.webp" title="JURIS - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-818f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-818f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-818f0.webp 1x" title="JURIS - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency" alt="JURIS - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44596-kontrol-perilaku-subjektif-strate" title="JURIS - Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency" target="_blank">Behavioral Factors And Infrastructure Moderation In Household Waste Sorting: Urban-Rural Comparison In Sleman Regency</a>: Untuk memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pemilahan sampah, penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana variabel sosial ekonomi seperti pendapatan dan pendidikan menmoderasi hubungan antara motivasi internal dan akses infrastruktur di daerah pedesaan. Selain itu, studi longitudinal dapat diimplementasikan untuk memetakan perubahan perilaku dan efektivitas kebijakan seiring dengan peningkatan infrastruktur di wilayah perkotaan dan pedesaan. Akhirnya, penelitian validasi dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital (misalnya, aplikasi pengingat pemilahan) dapat memperkuat pengaruh norma subyektif di lingkungan perkotaan, sekaligus memitigasi keterbatasan infrastruktur di daerah pedesaan..
<br>Intensi untuk memilah sampah rumah tangga dipengaruhi secara signifikan oleh sikap, norma subyektif, dan kontrol perilaku persepsi, dengan dinamika berbeda antara daerah perkotaan dan pedesaan.Infrastruktur berperan sebagai moderator kritis di daerah pedesaan, memperkuat hubungan antara kontrol perilaku persepsi dan niat, sedangkan di daerah perkotaan efek moderasi tidak signifikan.Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan yang disesuaikan dengan konteks lokal dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan manajemen limbah
<br>Manajemen limbah tetap menjadi tantangan lingkungan kritis, khususnya di daerah dengan disparitas urban-rural yang signifikan. Penelitian ini menyelidiki perilaku pemisahan sampah rumah tangga di Kabupaten Sleman, Indonesia, dengan menerapkan Theory of Planned Behavior (TPB). Tujuannya adalah memeriksa pengaruh sikap, norma subyektif, dan kontrol perilaku persepsi terhadap niat memisahkan sampah, serta menganalisis efek moderasi infrastruktur pada hubungan tersebut di daerah perkotaan dan pedesaan. Metode kuantitatif menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan data 796 rumah tangga (399 perkotaan, 397 pedesaan). Hasil menunjukkan bahwa sikap, norma...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-03194.webp" type="image/webp" length="86348" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-03194.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-2a34f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kontrol-perilaku-subjektif-strategi-manajemen-daer-thumb-818f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44605-elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-ter</link>
	<guid isPermaLink="false">896fc421a98488f01d6cac6c23524b42</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:06:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak visual dari parkir liar dan aktivitas PKL terhadap kenyamanan pejalan kaki dan estetika kawasan, serta mencari solusi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak visual dari parkir liar dan aktivitas PKL terhadap kenyamanan pejalan kaki dan estetika kawasan, serta mencari solusi penataan yang lebih efektif. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan strategi desain signages yang lebih informatif, mudah dibaca, dan terintegrasi dengan karakter historis Alun-Alun Kauman, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memberikan informasi tambahan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kualitas visual Alun-Alun Kauman dengan alun-alun lain di kota-kota bersejarah di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam revitalisasi ruang publik dan pelestarian warisan budaya, serta merumuskan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan Alun-Alun Kauman di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas ruang publik dan pelestarian identitas kota Semarang.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kawasan Alun-Alun Kauman Semarang menunjukkan kualitas visual yang baik secara keseluruhan, dengan separuh elemen dinilai baik dan separuh lainnya cukup.Elemen Tata Guna Lahan dan Bentuk Massa Bangunan dinilai baik karena keragaman fungsi dan harmoni arsitektur heritage dan modern.Namun, elemen Sirkulasi dan Parkir, Ruang Terbuka, Signages, dan Jalur Pejalan Kaki memerlukan perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsionalitas Pertumbuhan jumlah penduduk mendorong perkembangan pusat kegiatan yang merefleksikan identitas dan keragaman suatu kawasan. Dalam hal ini, perancangan kota menjadi bagian penting dari proses perencanaan fisik yang berorientasi pada kualitas estetika dan fungsional ruang kota. Mengacu pada teori Hamid Shirvani (1985) dalam The Urban Design Process, terdapat delapan elemen pembentuk fisik kota: land use, building form and mass, circulation and parking, open space, signages, pedestrian ways, support activity, dan preservation. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas visual elemen perancangan kota pada Kawasan Alun-Alun Kauman Semarang sebagai ruang publik hasil revitalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada pengunjung dan pedagang kaki lima (PKL). Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-8cc7e.webp" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-8cc7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-8cc7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-8cc7e.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" alt="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" alt="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-67a70.webp" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-67a70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-67a70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-67a70.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" alt="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44605-elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-ter" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" target="_blank">Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak visual dari parkir liar dan aktivitas PKL terhadap kenyamanan pejalan kaki dan estetika kawasan, serta mencari solusi penataan yang lebih efektif. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan strategi desain signages yang lebih informatif, mudah dibaca, dan terintegrasi dengan karakter historis Alun-Alun Kauman, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memberikan informasi tambahan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kualitas visual Alun-Alun Kauman dengan alun-alun lain di kota-kota bersejarah di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam revitalisasi ruang publik dan pelestarian warisan budaya, serta merumuskan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan Alun-Alun Kauman di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas ruang publik dan pelestarian identitas kota Semarang..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kawasan Alun-Alun Kauman Semarang menunjukkan kualitas visual yang baik secara keseluruhan, dengan separuh elemen dinilai baik dan separuh lainnya cukup.Elemen Tata Guna Lahan dan Bentuk Massa Bangunan dinilai baik karena keragaman fungsi dan harmoni arsitektur heritage dan modern.Namun, elemen Sirkulasi dan Parkir, Ruang Terbuka, Signages, dan Jalur Pejalan Kaki memerlukan perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsionalitas
<br>Pertumbuhan jumlah penduduk mendorong perkembangan pusat kegiatan yang merefleksikan identitas dan keragaman suatu kawasan. Dalam hal ini, perancangan kota menjadi bagian penting dari proses perencanaan fisik yang berorientasi pada kualitas estetika dan fungsional ruang kota. Mengacu pada teori Hamid Shirvani (1985) dalam The Urban Design Process, terdapat delapan elemen pembentuk fisik kota: land use, building form and mass, circulation and parking, open space, signages, pedestrian ways, support activity, dan preservation. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas visual elemen perancangan kota pada Kawasan Alun-Alun Kauman Semarang sebagai ruang publik hasil revitalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada pengunjung dan pedagang kaki lima (PKL). Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp" type="image/webp" length="120466" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-8cc7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-67a70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima PKL Pada Koridor Jalan Mt Haryono Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima PKL Pada Koridor Jalan Mt Haryono Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima PKL Pada Koridor Jalan Mt Haryono Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44599-lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteris</link>
	<guid isPermaLink="false">02eba57aea1ed44f6c63ef82efd455fd</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:04:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak keberadaan PKL terhadap perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat sekitar, dengan mempertimbangkan aspek sosial dan budaya. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak keberadaan PKL terhadap perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat sekitar, dengan mempertimbangkan aspek sosial dan budaya. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai model penataan PKL, seperti zona khusus atau sistem perizinan yang terintegrasi, perlu dilakukan untuk menemukan solusi yang berkelanjutan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pemberdayaan PKL melalui pelatihan keterampilan, akses permodalan, dan pendampingan usaha, agar mereka dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan serta bersaing secara sehat dalam pasar ekonomi.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lokasi strategis di Koridor Jalan MT.Haryono menjadi daya tarik utama bagi pedagang kaki lima.Karakteristik PKL di area ini sangat dipengaruhi oleh waktu berdagang yang menyesuaikan dengan keramaian, serta sarana perdagangan yang fleksibel dan mudah dipindahkan.Pola penyebaran PKL cenderung mengelompok dan memanjang sepanjang koridor jalan, yang memerlukan penataan lebih lanjut untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban Kemudahan aksesibilitas pada Koridor Jalan MT. Haryono Semarang menyebabkan munculnya aktivitas baru di sepanjang jalan, seperti pola persebaran pedagang kaki lima yang menggunakan jalur pedestrian sebagai lokasi dagang, parkir di bahu jalan, dan sirkulasi kendaraan yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipologi PKL (pedagang di trotoar, bahu jalan, dan berpindah-pindah) dan karakteristik PKL. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan observasi langsung, kajian literatur, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik PKL di koridor jalan MT. Haryono dipengaruhi oleh lokasi strategis, waktu berdagang yang menyesuaikan keramaian, sarana fisik perdagangan, jenis dagangan yang tidak permanen, dan pola penyebaran yang mengelompok dan linear. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-bc1b9.webp" title="JURIS - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-bc1b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-bc1b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-bc1b9.webp 1x" title="JURIS - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang" alt="JURIS - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-37518.webp" title="JURIS - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-37518.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-37518.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-37518.webp 1x" title="JURIS - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang" alt="JURIS - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-4d617.webp" title="JURIS - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-4d617.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-4d617.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-4d617.webp 1x" title="JURIS - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang" alt="JURIS - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44599-lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteris" title="JURIS - Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang" target="_blank">Kajian Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Koridor Jalan Mt. Haryono Kota Semarang</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak keberadaan PKL terhadap perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat sekitar, dengan mempertimbangkan aspek sosial dan budaya. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai model penataan PKL, seperti zona khusus atau sistem perizinan yang terintegrasi, perlu dilakukan untuk menemukan solusi yang berkelanjutan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pemberdayaan PKL melalui pelatihan keterampilan, akses permodalan, dan pendampingan usaha, agar mereka dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan serta bersaing secara sehat dalam pasar ekonomi..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa lokasi strategis di Koridor Jalan MT.Haryono menjadi daya tarik utama bagi pedagang kaki lima.Karakteristik PKL di area ini sangat dipengaruhi oleh waktu berdagang yang menyesuaikan dengan keramaian, serta sarana perdagangan yang fleksibel dan mudah dipindahkan.Pola penyebaran PKL cenderung mengelompok dan memanjang sepanjang koridor jalan, yang memerlukan penataan lebih lanjut untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban
<br>Kemudahan aksesibilitas pada Koridor Jalan MT. Haryono Semarang menyebabkan munculnya aktivitas baru di sepanjang jalan, seperti pola persebaran pedagang kaki lima yang menggunakan jalur pedestrian sebagai lokasi dagang, parkir di bahu jalan, dan sirkulasi kendaraan yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipologi PKL (pedagang di trotoar, bahu jalan, dan berpindah-pindah) dan karakteristik PKL. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan observasi langsung, kajian literatur, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik PKL di koridor jalan MT. Haryono dipengaruhi oleh lokasi strategis, waktu berdagang yang menyesuaikan keramaian, sarana fisik perdagangan, jenis dagangan yang tidak permanen, dan pola penyebaran yang mengelompok dan linear.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-4d617.webp" type="image/webp" length="103950" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-bc1b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-37518.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/lebar-bahu-jalan-pedagang-kaki-pkl-karakteristik-p-thumb-4d617.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44604-pemodelan-perubahan-lahan-tutupan</link>
	<guid isPermaLink="false">6ae15fa2ecb2d9d2b5232e7942d803be</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:49:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Kendal. Selain itu, studi komparatif tentang perubahan tutupan lahan di daerah lain dengan karakteristik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Kendal. Selain itu, studi komparatif tentang perubahan tutupan lahan di daerah lain dengan karakteristik serupa juga dapat dilakukan untuk memahami pola dan tren perubahan lahan secara lebih luas. Terakhir, penelitian dapat dikembangkan untuk mengeksplorasi strategi mitigasi dan adaptasi yang dapat diterapkan untuk mengelola perubahan tutupan lahan secara berkelanjutan dan mengurangi dampak negatifnya.. Analisis identifikasi tutupan lahan pada tahun 2007, 2012, 2017, dan 2022 menunjukkan perubahan pada jenis tutupan lahan seperti badan air, kawasan terbangun, tambak, rumput, tanah terbuka, vegetasi, dan sawah.Luas perubahan tutupan lahan terbanyak terjadi pada kawasan terbangun dan vegetasi.Kawasan terbangun semakin bertambah, yang menyebabkan alih fungsi lahan dari non terbangun.Jenis tutupan lahan vegetasi paling banyak berkurang atau berubah menjadi kawasan terbangun.Penggunaan sistem computer berbasis cloud seperti Google Earth Engine dengan metode Random Forest sangat bermanfaat dan efisien untuk analisis spasial dan temporal, dengan nilai uji akurasi di atas 85% Sistem computer berbasis cloud telah berkembang pesat dan sangat memudahkan untuk melakukan berbagai analisis spasial dalam bidang perencanaan wilayah dan kota. Google Earth Engine (GEE) adalah sebuah sistem berbasis cloud yang sangat sesuai digunakan untuk melakukan analisis dengan pendekatan ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan yang ada di Kabupaten Kendal dengan menggunakan GEE dengan pendekatan secara spatial dan temporal. Metode penelitian yang digunakan adalah Diskriptif Kuantitatif, dengan membandingkan hasil citra landsat 7 dan 8 pada tahun 2009, 2014, 2019, dan 2024. Identifikasi tutupan lahan menemukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-4f3b7.webp" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-4f3b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-4f3b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-4f3b7.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" alt="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" alt="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" alt="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44604-pemodelan-perubahan-lahan-tutupan" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" target="_blank">Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Kendal. Selain itu, studi komparatif tentang perubahan tutupan lahan di daerah lain dengan karakteristik serupa juga dapat dilakukan untuk memahami pola dan tren perubahan lahan secara lebih luas. Terakhir, penelitian dapat dikembangkan untuk mengeksplorasi strategi mitigasi dan adaptasi yang dapat diterapkan untuk mengelola perubahan tutupan lahan secara berkelanjutan dan mengurangi dampak negatifnya..
<br>Analisis identifikasi tutupan lahan pada tahun 2007, 2012, 2017, dan 2022 menunjukkan perubahan pada jenis tutupan lahan seperti badan air, kawasan terbangun, tambak, rumput, tanah terbuka, vegetasi, dan sawah.Luas perubahan tutupan lahan terbanyak terjadi pada kawasan terbangun dan vegetasi.Kawasan terbangun semakin bertambah, yang menyebabkan alih fungsi lahan dari non terbangun.Jenis tutupan lahan vegetasi paling banyak berkurang atau berubah menjadi kawasan terbangun.Penggunaan sistem computer berbasis cloud seperti Google Earth Engine dengan metode Random Forest sangat bermanfaat dan efisien untuk analisis spasial dan temporal, dengan nilai uji akurasi di atas 85%
<br>Sistem computer berbasis cloud telah berkembang pesat dan sangat memudahkan untuk melakukan berbagai analisis spasial dalam bidang perencanaan wilayah dan kota. Google Earth Engine (GEE) adalah sebuah sistem berbasis cloud yang sangat sesuai digunakan untuk melakukan analisis dengan pendekatan ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan yang ada di Kabupaten Kendal dengan menggunakan GEE dengan pendekatan secara spatial dan temporal. Metode penelitian yang digunakan adalah Diskriptif Kuantitatif, dengan membandingkan hasil citra landsat 7 dan 8 pada tahun 2009, 2014, 2019, dan 2024. Identifikasi tutupan lahan menemukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp" type="image/webp" length="92180" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-4f3b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44609-koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan</link>
	<guid isPermaLink="false">b3380f66b9311854fe9cb862c653c6f5</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:47:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai walkability dan peningkatan kualitas ruang publik di Kota Semarang. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai walkability dan peningkatan kualitas ruang publik di Kota Semarang. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap preferensi pejalan kaki terhadap fasilitas pedestrian, termasuk bagaimana tingkat pendapatan dan pekerjaan memengaruhi kebutuhan dan harapan mereka. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan walkability di koridor Jalan Gajahmada dengan koridor jalan lainnya di Kota Semarang yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang unik di masing-masing lokasi. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan walkability di Jalan Gajahmada setelah implementasi rekomendasi perbaikan, serta untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut terhadap perilaku pejalan kaki dan kualitas hidup masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan perencanaan kota yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pejalan kaki.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas jalur pedestrian di Jalan Gajahmada, Kota Semarang, secara umum berada dalam kondisi baik berdasarkan hasil evaluasi menggunakan Global Walkability Index dan Customer Satisfaction Index.Dengan demikian, dapat dikatakan koridor Jalan Gajahmada memiliki potensi besar sebagai kawasan yang walkable di kota Semarang.Meskipun demikian, masih terdapat aspek-aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama peningkatan fasilitas pendukung dan penanganan hambatan fisik Koridor Jalan Gajahmada merupakan salah satu jalur utama yang memiliki peran strategis dalam struktur ruang Kota Semarang. Kawasan ini berfungsi sebagai pusat kegiatan perdagangan, jasa, dan perkantoran, serta menjadi penghubung antara titik-titik penting kota seperti Simpang Lima dan Jalan Pandanaran. Aktivitas pengguna koridor sangat beragam, mencakup penduduk lokal, pekerja formal dan informal, pengunjung pusat perbelanjaan, dan tamu hotel. Keragaman ini memicu tingginya intensitas aktivitas berjalan kaki dalam kawasan tersebut. Oleh karena itu, penyediaan fasilitas pejalan kaki yang memadai menjadi aspek krusial untuk meningkatkan walkability kawasan. Artikel ini bertujuan untuk menilai indeks walkability di koridor Jalan Gajahmada dan menilai persepsi pengguna terhadap fasilitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-188bb.webp" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-188bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-188bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-188bb.webp 1x" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" alt="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp 1x" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" alt="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp 1x" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" alt="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44609-koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" target="_blank">Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai walkability dan peningkatan kualitas ruang publik di Kota Semarang. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap preferensi pejalan kaki terhadap fasilitas pedestrian, termasuk bagaimana tingkat pendapatan dan pekerjaan memengaruhi kebutuhan dan harapan mereka. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan walkability di koridor Jalan Gajahmada dengan koridor jalan lainnya di Kota Semarang yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang unik di masing-masing lokasi. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan walkability di Jalan Gajahmada setelah implementasi rekomendasi perbaikan, serta untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut terhadap perilaku pejalan kaki dan kualitas hidup masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan perencanaan kota yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pejalan kaki..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas jalur pedestrian di Jalan Gajahmada, Kota Semarang, secara umum berada dalam kondisi baik berdasarkan hasil evaluasi menggunakan Global Walkability Index dan Customer Satisfaction Index.Dengan demikian, dapat dikatakan koridor Jalan Gajahmada memiliki potensi besar sebagai kawasan yang walkable di kota Semarang.Meskipun demikian, masih terdapat aspek-aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama peningkatan fasilitas pendukung dan penanganan hambatan fisik
<br>Koridor Jalan Gajahmada merupakan salah satu jalur utama yang memiliki peran strategis dalam struktur ruang Kota Semarang. Kawasan ini berfungsi sebagai pusat kegiatan perdagangan, jasa, dan perkantoran, serta menjadi penghubung antara titik-titik penting kota seperti Simpang Lima dan Jalan Pandanaran. Aktivitas pengguna koridor sangat beragam, mencakup penduduk lokal, pekerja formal dan informal, pengunjung pusat perbelanjaan, dan tamu hotel. Keragaman ini memicu tingginya intensitas aktivitas berjalan kaki dalam kawasan tersebut. Oleh karena itu, penyediaan fasilitas pejalan kaki yang memadai menjadi aspek krusial untuk meningkatkan walkability kawasan. Artikel ini bertujuan untuk menilai indeks walkability di koridor Jalan Gajahmada dan menilai persepsi pengguna terhadap fasilitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp" type="image/webp" length="112050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-188bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sustainable Urban Development in Jakarta Penta Helix and Public Perception Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sustainable Urban Development in Jakarta Penta Helix and Public Perception Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sustainable Urban Development in Jakarta Penta Helix and Public Perception Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44601-provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono</link>
	<guid isPermaLink="false">2911983f82a03e07866c202854a1e481</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:38:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis secara mendalam peran teknologi dan inovasi dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi di Jakarta. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis secara mendalam peran teknologi dan inovasi dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi di Jakarta. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan partisipasi publik, meningkatkan aksesibilitas transportasi, dan meningkatkan kualitas lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan wawasan tentang cara-cara inovatif untuk mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi di kota.2. Melakukan studi komparatif dengan kota-kota lain di Indonesia atau di negara berkembang lainnya untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi. Studi komparatif ini akan membantu mengidentifikasi strategi dan kebijakan yang efektif dalam mempromosikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan membandingkan Jakarta dengan kota-kota lain, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih terarah dan spesifik.3. Melakukan penelitian longitudinal untuk melacak perubahan dan dampak kebijakan dalam jangka panjang. Penelitian ini akan memungkinkan pemantauan perkembangan Jakarta dalam mengatasi tantangan urbanisasi dan disparitas sosio-ekonomi. Dengan mengumpulkan data secara berkala, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika perubahan dan efektivitas intervensi kebijakan. Hasil penelitian longitudinal ini dapat menjadi dasar untuk merancang strategi dan kebijakan yang lebih efektif dalam jangka panjang.. Penelitian ini secara komprehensif menganalisis hubungan kompleks antara urbanisasi dan disparitas sosio-ekonomi di Jakarta, serta implikasinya terhadap keberlanjutan kota.Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, studi ini berhasil mengintegrasikan wawasan mendalam dari pemangku kepentingan Penta-Helix dengan data kuantitatif perwakilan dari masyarakat umum.Temuan kunci menegaskan bahwa Jakarta telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan infrastruktur perkotaan, seperti transportasi umum.Namun, tantangan fundamental masih tersisa, seperti kebijakan perencanaan spasial yang belum sepenuhnya inklusif, pengelolaan lingkungan yang masih membutuhkan perbaikan menyeluruh, dan krisis perumahan terjangkau yang akut.Persepsi publik, terutama terkait perumahan terjangkau dan partisipasi publik, menunjukkan kesenjangan serius antara tujuan kebijakan dan implementasi di lapangan.Hal ini diperkuat oleh perspektif pemangku kepentingan yang menekankan masalah koordinasi, kurangnya kemauan politik, dan partisipasi tokenistik.Kontribusi penelitian ini sangat signifikan secara teoritis dan praktis.Secara teoritis, studi ini memperkaya literatur tentang perencanaan perkotaan, pengembangan perkotaan berkelanjutan, dan penerapan model Penta-Helix dalam konteks kota megapolitan berkembang.Pendekatan metode campuran yang komprehensif, dengan validasi silang antara pandangan ahli dan persepsi publik yang luas, mewakili inovasi metodologis yang memberikan kedalaman dan validitas tinggi pada temuan.Penelitian ini menawarkan kerangka analisis yang dapat diterapkan pada studi serupa di kota lain yang menghadapi tantangan disparitas sosio-ekonomi.Secara praktis, temuan berbasis bukti ini memberikan wawasan penting bagi Pemerintah Provinsi Jakarta, akademisi, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan media untuk mengidentifikasi area prioritas yang membutuhkan intervensi segera.Rekomendasi seperti memperkuat tata kelola kolaboratif, kebijakan perencanaan spasial, dan meningkatkan kualitas dan akses terhadap layanan dasar diharapkan menjadi panduan strategis untuk mewujudkan Jakarta yang lebih adil, layak huni, dan tangguh di masa depan Studi ini menganalisis secara kritis hubungan antara urbanisasi, disparitas sosio-ekonomi spasial, dan efektivitas tata kelola Penta-Helix di Jakarta, serta implikasinya terhadap keberlanjutan perkotaan. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran (sequential exploratory), data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan Penta-Helix, sementara data kuantitatif dikumpulkan dari survei terhadap 400 responden. Studi ini mengevaluasi lima variabel kunci: kebijakan perencanaan spasial inklusif, aksesibilitas transportasi umum, pengelolaan lingkungan perkotaan, ketersediaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ec760.webp" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ec760.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ec760.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ec760.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" alt="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" alt="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" alt="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44601-provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" target="_blank">Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis secara mendalam peran teknologi dan inovasi dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi di Jakarta. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan partisipasi publik, meningkatkan aksesibilitas transportasi, dan meningkatkan kualitas lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan wawasan tentang cara-cara inovatif untuk mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi di kota.2. Melakukan studi komparatif dengan kota-kota lain di Indonesia atau di negara berkembang lainnya untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi. Studi komparatif ini akan membantu mengidentifikasi strategi dan kebijakan yang efektif dalam mempromosikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan membandingkan Jakarta dengan kota-kota lain, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih terarah dan spesifik.3. Melakukan penelitian longitudinal untuk melacak perubahan dan dampak kebijakan dalam jangka panjang. Penelitian ini akan memungkinkan pemantauan perkembangan Jakarta dalam mengatasi tantangan urbanisasi dan disparitas sosio-ekonomi. Dengan mengumpulkan data secara berkala, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika perubahan dan efektivitas intervensi kebijakan. Hasil penelitian longitudinal ini dapat menjadi dasar untuk merancang strategi dan kebijakan yang lebih efektif dalam jangka panjang..
<br>Penelitian ini secara komprehensif menganalisis hubungan kompleks antara urbanisasi dan disparitas sosio-ekonomi di Jakarta, serta implikasinya terhadap keberlanjutan kota.Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, studi ini berhasil mengintegrasikan wawasan mendalam dari pemangku kepentingan Penta-Helix dengan data kuantitatif perwakilan dari masyarakat umum.Temuan kunci menegaskan bahwa Jakarta telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan infrastruktur perkotaan, seperti transportasi umum.Namun, tantangan fundamental masih tersisa, seperti kebijakan perencanaan spasial yang belum sepenuhnya inklusif, pengelolaan lingkungan yang masih membutuhkan perbaikan menyeluruh, dan krisis perumahan terjangkau yang akut.Persepsi publik, terutama terkait perumahan terjangkau dan partisipasi publik, menunjukkan kesenjangan serius antara tujuan kebijakan dan implementasi di lapangan.Hal ini diperkuat oleh perspektif pemangku kepentingan yang menekankan masalah koordinasi, kurangnya kemauan politik, dan partisipasi tokenistik.Kontribusi penelitian ini sangat signifikan secara teoritis dan praktis.Secara teoritis, studi ini memperkaya literatur tentang perencanaan perkotaan, pengembangan perkotaan berkelanjutan, dan penerapan model Penta-Helix dalam konteks kota megapolitan berkembang.Pendekatan metode campuran yang komprehensif, dengan validasi silang antara pandangan ahli dan persepsi publik yang luas, mewakili inovasi metodologis yang memberikan kedalaman dan validitas tinggi pada temuan.Penelitian ini menawarkan kerangka analisis yang dapat diterapkan pada studi serupa di kota lain yang menghadapi tantangan disparitas sosio-ekonomi.Secara praktis, temuan berbasis bukti ini memberikan wawasan penting bagi Pemerintah Provinsi Jakarta, akademisi, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan media untuk mengidentifikasi area prioritas yang membutuhkan intervensi segera.Rekomendasi seperti memperkuat tata kelola kolaboratif, kebijakan perencanaan spasial, dan meningkatkan kualitas dan akses terhadap layanan dasar diharapkan menjadi panduan strategis untuk mewujudkan Jakarta yang lebih adil, layak huni, dan tangguh di masa depan
<br>Studi ini menganalisis secara kritis hubungan antara urbanisasi, disparitas sosio-ekonomi spasial, dan efektivitas tata kelola Penta-Helix di Jakarta, serta implikasinya terhadap keberlanjutan perkotaan. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran (sequential exploratory), data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan Penta-Helix, sementara data kuantitatif dikumpulkan dari survei terhadap 400 responden. Studi ini mengevaluasi lima variabel kunci: kebijakan perencanaan spasial inklusif, aksesibilitas transportasi umum, pengelolaan lingkungan perkotaan, ketersediaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp" type="image/webp" length="114206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ec760.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44586-kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-motiva</link>
	<guid isPermaLink="false">c2b05ffd3b2c9dafb9f6eb733ce7ceb8</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:26:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ afis pratama ]]></category>
	<category><![CDATA[ badroe zaman ]]></category>
	<category><![CDATA[ dian triyani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afis,badroe,dian,pratama,triyani,zaman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan model coaching clinic bagi guru di daerah terpencil mempengaruhi tingkat publikasi ilmiah, sehingga dapat diuji lewat studi perbandingan antara wilayah dengan akses internet terbatas dan wilayah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan model coaching clinic bagi guru di daerah terpencil mempengaruhi tingkat publikasi ilmiah, sehingga dapat diuji lewat studi perbandingan antara wilayah dengan akses internet terbatas dan wilayah dengan akses penuh. Selanjutnya, mengkaji pengaruh integrasi nilai SDGs dalam kegiatan penulisan ilmiah terhadap motivasi guru menulis dapat membantu merancang modul pelatihan yang lebih responsif terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan. Terakhir, studi longitudinal tentang keberlanjutan komunitas menulis guru yang dibentuk dalam program ini akan memberi insight tentang faktor-faktor yang menunjang pertumbuhan dan interaksi komunitas penulis secara jangka panjang.. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kompetensi penulisan ilmiah guru MA NU 11 Peron Kendal secara signifikan.skor preActest 45 menjadi 85 pada postActest, dua kali lipat.Enam naskah siap submit, melebihi target, dan terbentuk komunitas menulis aktif di sekolah mitra.Pelatihan terstruktur, pendampingan intensif, dan integrasi nilai keberlanjutan berhasil menciptakan ekosistem pendidikan yang produktif dan inovatif Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi penulisan Scientific Research Manuscript guru MA NU 11 Peron Kendal melalui workshop, coaching clinic, dan simulasi submit OJS. Survei awal menunjukkan 70% guru belum pernah menulis artikel dan 60% kesulitan memahami struktur jurnal; skor pre-test rataAcrata 45/100. Setelah pelatihan, skor post-test meningkat menjadi 85/100 dan enam artikel siap submit. Kegiatan ini juga membentuk komunitas menulis aktif di sekolah mitra, menegaskan efektivitas pelatihan berbasis praktik dan pendampingan intensif dalam meningkatkan ilmiah sekaligus menumbuhkan budaya keterampilan menulis akademik berkelanjutan. Integrasi nilai SDGs TujuanA4 mendorong guru mengaitkan inovasi pembelajaran dengan dampak sosial yang lebih luas. Program ini memberikan dampak terukur terhadap kesiapan publikasi dan penguatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-6fc22.webp" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-6fc22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-6fc22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-6fc22.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs" alt="JURIS - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-57a59.webp" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-57a59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-57a59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-57a59.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs" alt="JURIS - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-d16bd.webp" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-d16bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-d16bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-d16bd.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs" alt="JURIS - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44586-kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-motiva" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs" target="_blank">Penguatan Kompetensi Penulisan Scientific Research Manuscript Guru MA NU 11 Peron Kendal dalam mendukung SDGs</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan model coaching clinic bagi guru di daerah terpencil mempengaruhi tingkat publikasi ilmiah, sehingga dapat diuji lewat studi perbandingan antara wilayah dengan akses internet terbatas dan wilayah dengan akses penuh. Selanjutnya, mengkaji pengaruh integrasi nilai SDGs dalam kegiatan penulisan ilmiah terhadap motivasi guru menulis dapat membantu merancang modul pelatihan yang lebih responsif terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan. Terakhir, studi longitudinal tentang keberlanjutan komunitas menulis guru yang dibentuk dalam program ini akan memberi insight tentang faktor-faktor yang menunjang pertumbuhan dan interaksi komunitas penulis secara jangka panjang..
<br>Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kompetensi penulisan ilmiah guru MA NU 11 Peron Kendal secara signifikan.skor preActest 45 menjadi 85 pada postActest, dua kali lipat.Enam naskah siap submit, melebihi target, dan terbentuk komunitas menulis aktif di sekolah mitra.Pelatihan terstruktur, pendampingan intensif, dan integrasi nilai keberlanjutan berhasil menciptakan ekosistem pendidikan yang produktif dan inovatif
<br>Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi penulisan Scientific Research Manuscript guru MA NU 11 Peron Kendal melalui workshop, coaching clinic, dan simulasi submit OJS. Survei awal menunjukkan 70% guru belum pernah menulis artikel dan 60% kesulitan memahami struktur jurnal; skor pre-test rataAcrata 45/100. Setelah pelatihan, skor post-test meningkat menjadi 85/100 dan enam artikel siap submit. Kegiatan ini juga membentuk komunitas menulis aktif di sekolah mitra, menegaskan efektivitas pelatihan berbasis praktik dan pendampingan intensif dalam meningkatkan ilmiah sekaligus menumbuhkan budaya keterampilan menulis akademik berkelanjutan. Integrasi nilai SDGs TujuanA4 mendorong guru mengaitkan inovasi pembelajaran dengan dampak sosial yang lebih luas. Program ini memberikan dampak terukur terhadap kesiapan publikasi dan penguatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-d16bd.webp" type="image/webp" length="50496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-6fc22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-57a59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kompetensi-guru-ma-antusiasme-motivasi-penulisan-i-thumb-d16bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2568-tematik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44597-bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir</link>
	<guid isPermaLink="false">fee069255b3fc2c1c84e5e99c85ef171</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 18:52:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kerawanan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model prediksi yang lebih akurat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kerawanan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model prediksi yang lebih akurat untuk memetakan daerah rawan longsor. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi mitigasi dan pencegahan longsor, termasuk peran masyarakat lokal dalam upaya pencegahan dan tanggap darurat.. Berdasarkan hasil identifikasi daerah rawan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara, dapat disimpulkan bahwa Kabupaten Lampung Utara merupakan wilayah yang memiliki karakteristik cukup rawan bencana tanah longsor.Tingkat kerawanan longsor yang digunakan adalah rawan, cukup rawan dan tidak rawan.Identifikasi daerah rawan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara adalah.kerentanan tidak rawan sebesar 7,58% dengan luas daerah 206,6 km2.Untuk kelas kerentanan cukup rawan sebesar 74,48% dengan luas daerah 2030,05 km2.Dan untuk kelas kerentanan rawan sebesar 17,94% dengan luas daerah 488,98 km2 Longsor merupakan pergerakan massa batuan atau tanah di lereng yang disebabkan oleh gaya gravitasi. Ancaman longsor dapat terjadi di daerah yang memiliki kondisi geologi relatif labil, yang ditinjau dari komposisi batuan penyusun hingga dekatnya area tersebut dengan zona sesar serta kawasan yang vegetasi alamnya terganggu. Kabupaten Lampung Utara adalah salah satu wilayah di Provinsi Lampung yang cukup rawan terkena bencana tanah longsor. Sehingga, untuk mengantisipasi terjadinya korban dan kerugian yang lebih banyak, maka perlu dilakukan suatu penelitian untuk mengidentifikasi daerah rawan longsor di Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-3e7e0.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-3e7e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-3e7e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-3e7e0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG" alt="JURIS - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-2b71c.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-2b71c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-2b71c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-2b71c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG" alt="JURIS - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-9ca47.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-9ca47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-9ca47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-9ca47.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG" alt="JURIS - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44597-bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir" title="JURIS - Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG" target="_blank">Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kerawanan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model prediksi yang lebih akurat untuk memetakan daerah rawan longsor. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi mitigasi dan pencegahan longsor, termasuk peran masyarakat lokal dalam upaya pencegahan dan tanggap darurat..
<br>Berdasarkan hasil identifikasi daerah rawan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara, dapat disimpulkan bahwa Kabupaten Lampung Utara merupakan wilayah yang memiliki karakteristik cukup rawan bencana tanah longsor.Tingkat kerawanan longsor yang digunakan adalah rawan, cukup rawan dan tidak rawan.Identifikasi daerah rawan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara adalah.kerentanan tidak rawan sebesar 7,58% dengan luas daerah 206,6 km2.Untuk kelas kerentanan cukup rawan sebesar 74,48% dengan luas daerah 2030,05 km2.Dan untuk kelas kerentanan rawan sebesar 17,94% dengan luas daerah 488,98 km2
<br>Longsor merupakan pergerakan massa batuan atau tanah di lereng yang disebabkan oleh gaya gravitasi. Ancaman longsor dapat terjadi di daerah yang memiliki kondisi geologi relatif labil, yang ditinjau dari komposisi batuan penyusun hingga dekatnya area tersebut dengan zona sesar serta kawasan yang vegetasi alamnya terganggu. Kabupaten Lampung Utara adalah salah satu wilayah di Provinsi Lampung yang cukup rawan terkena bencana tanah longsor. Sehingga, untuk mengantisipasi terjadinya korban dan kerugian yang lebih banyak, maka perlu dilakukan suatu penelitian untuk mengidentifikasi daerah rawan longsor di Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-3e7e0.webp" type="image/webp" length="102364" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-3e7e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-2b71c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/bawaslu-provinsi-lampung-laut-tanah-longsor-banjir-thumb-9ca47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 02 May 2026 22:58:49 +0700. 12 items. Served in: 8.623 seconds [rss] -->
