<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 11:19:33 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 11:19:33 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-09T11:19:33+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36397-sosial-identitas-budaya-realitas-sein-reali</link>
	<guid isPermaLink="false">3b3e5837a477ba50558a15d81d517c2b</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:50:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad aridho ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,aridho,counter,deli,flag,serdang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana model pendidikan kewarganegaraan berbasis keluarga dapat dikembangkan di Kampung Lapua untuk membekali pasangan antarbudaya dalam mengelola perbedaan budaya secara setara dan inklusif. Kedua, penting untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua: Pertama, perlu diteliti bagaimana model pendidikan kewarganegaraan berbasis keluarga dapat dikembangkan di Kampung Lapua untuk membekali pasangan antarbudaya dalam mengelola perbedaan budaya secara setara dan inklusif. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran gereja lebih jauh sebagai lembaga pendidikan nilai dalam membentuk karakter anak dari keluarga campur agar tumbuh dengan identitas nasional yang kuat tanpa menekan identitas budayanya. Ketiga, perlu dikaji dampak praktik 'perkawinan timbal balik' terhadap hak anak dan kesetaraan gender dalam konteks pernikahan antarbudaya, serta bagaimana hukum adat dan hukum negara bisa diselaraskan untuk melindungi keluarga rentan. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan fokus pada aspek pendidikan, perlindungan anak, dan harmonisasi hukum yang belum dibahas secara mendalam. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi program intervensi yang lebih holistik di tingkat komunitas. Dengan pendekatan penelitian yang melibatkan keluarga, lembaga keagamaan, dan tokoh adat, diharapkan terbentuk ekosistem sosial yang mendukung keberlangsungan perkawinan antarbudaya. Selain itu, temuan ini bisa menjadi referensi bagi komunitas serupa di wilayah lain di Indonesia. Penelitian lanjutan harus melibatkan suara anak-anak dari keluarga antarbudaya yang sering kali terabaikan. Dengan demikian, kebijakan dan program yang dihasilkan benar-benar berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Semua ini penting untuk memastikan bahwa keberagaman tidak hanya diterima, tetapi benar-benar dirayakan dalam kehidupan berbangsa.. Perkawinan antarbudaya di Kampung Lapua menjadi ruang pembelajaran hidup bersama dalam perbedaan dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila, khususnya Persatuan Indonesia.Gereja berperan penting sebagai agen pendampingan moral dan spiritual yang membentuk warga negara yang toleran dan beradab.Namun, tantangan seperti tribalisme dan dominasi budaya dalam rumah tangga perlu diatasi melalui pendidikan kewarganegaraan sejak dini di keluarga untuk membangun harmoni dan identitas nasional yang kuat Pasangan lintas budaya di kampung Lapua menghadapi perbedaan nilai, tradisi, serta tekanan sosial, dan bagaimana hal ini berdampak pada pembentukan karakter warga negara yang toleran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menggali data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap pasangan antarbudaya, tokoh adat, dan peran gereja setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan antarbudaya berpotensi memperkuat integrasi sosial dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila, terutama sila Persatuan Indonesia. Namun, dinamika tribalisme dan dominasi budaya dalam rumah tangga dapat melemahkan harmoni jika tidak dikelola dengan bijak. Gereja terbukti memainkan peran strategis sebagai agen transformasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-14c14.webp" title="JURIS - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-14c14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-14c14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-14c14.webp 1x" title="JURIS - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua" alt="JURIS - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-3ea04.webp" title="JURIS - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-3ea04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-3ea04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-3ea04.webp 1x" title="JURIS - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua" alt="JURIS - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-b9f0c.webp" title="JURIS - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-b9f0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-b9f0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-b9f0c.webp 1x" title="JURIS - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua" alt="JURIS - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36397-sosial-identitas-budaya-realitas-sein-reali" title="JURIS - Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua" target="_blank">Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana model pendidikan kewarganegaraan berbasis keluarga dapat dikembangkan di Kampung Lapua untuk membekali pasangan antarbudaya dalam mengelola perbedaan budaya secara setara dan inklusif. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran gereja lebih jauh sebagai lembaga pendidikan nilai dalam membentuk karakter anak dari keluarga campur agar tumbuh dengan identitas nasional yang kuat tanpa menekan identitas budayanya. Ketiga, perlu dikaji dampak praktik 'perkawinan timbal balik' terhadap hak anak dan kesetaraan gender dalam konteks pernikahan antarbudaya, serta bagaimana hukum adat dan hukum negara bisa diselaraskan untuk melindungi keluarga rentan. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan fokus pada aspek pendidikan, perlindungan anak, dan harmonisasi hukum yang belum dibahas secara mendalam. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi program intervensi yang lebih holistik di tingkat komunitas. Dengan pendekatan penelitian yang melibatkan keluarga, lembaga keagamaan, dan tokoh adat, diharapkan terbentuk ekosistem sosial yang mendukung keberlangsungan perkawinan antarbudaya. Selain itu, temuan ini bisa menjadi referensi bagi komunitas serupa di wilayah lain di Indonesia. Penelitian lanjutan harus melibatkan suara anak-anak dari keluarga antarbudaya yang sering kali terabaikan. Dengan demikian, kebijakan dan program yang dihasilkan benar-benar berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Semua ini penting untuk memastikan bahwa keberagaman tidak hanya diterima, tetapi benar-benar dirayakan dalam kehidupan berbangsa..
<br>Perkawinan antarbudaya di Kampung Lapua menjadi ruang pembelajaran hidup bersama dalam perbedaan dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila, khususnya Persatuan Indonesia.Gereja berperan penting sebagai agen pendampingan moral dan spiritual yang membentuk warga negara yang toleran dan beradab.Namun, tantangan seperti tribalisme dan dominasi budaya dalam rumah tangga perlu diatasi melalui pendidikan kewarganegaraan sejak dini di keluarga untuk membangun harmoni dan identitas nasional yang kuat
<br>Pasangan lintas budaya di kampung Lapua menghadapi perbedaan nilai, tradisi, serta tekanan sosial, dan bagaimana hal ini berdampak pada pembentukan karakter warga negara yang toleran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menggali data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap pasangan antarbudaya, tokoh adat, dan peran gereja setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan antarbudaya berpotensi memperkuat integrasi sosial dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila, terutama sila Persatuan Indonesia. Namun, dinamika tribalisme dan dominasi budaya dalam rumah tangga dapat melemahkan harmoni jika tidak dikelola dengan bijak. Gereja terbukti memainkan peran strategis sebagai agen transformasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-3ea04.webp" type="image/webp" length="92746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-14c14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-3ea04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-identitas-budaya-realitas-sein-program-inte-thumb-b9f0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8557-civics-education-social-science-journal-cessj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya Perspektif Hukum Nasional dan HAM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya Perspektif Hukum Nasional dan HAM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya Perspektif Hukum Nasional dan HAM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36400-asasi-manusia-ham-perdagangan-hukum-nasional</link>
	<guid isPermaLink="false">db5ea21ed49fa53a0820286b061e7726</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:46:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad aridho ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,aridho,counter,deli,flag,serdang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas program rehabilitasi korban perdagangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas program rehabilitasi korban perdagangan orang, dengan fokus pada pemulihan psikologis dan reintegrasi sosial. Kedua, studi komparatif mengenai strategi penanggulangan TPPO di berbagai negara dapat memberikan wawasan baru dan praktik terbaik yang dapat diadopsi di Indonesia. Ketiga, penelitian tentang peran teknologi digital dalam memfasilitasi perdagangan orang, termasuk penggunaan media sosial dan platform daring, perlu dilakukan untuk mengembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya melindungi korban, menindak pelaku, dan mencegah terjadinya perdagangan orang di masa depan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika kejahatan ini, diharapkan kebijakan dan program penanggulangan yang lebih efektif dan berkelanjutan dapat dirumuskan dan diimplementasikan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tindak pidana perdagangan orang merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia yang memerlukan penanganan komprehensif.Meskipun Indonesia telah memiliki regulasi yang memadai, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan seperti lemahnya penegakan hukum dan kurangnya koordinasi antarlembaga.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berbasis HAM yang mengutamakan perlindungan korban dan pencegahan kejahatan ini melalui peningkatan kapasitas aparat, edukasi publik, serta kerja sama internasional yang lebih erat Perdagangan orang merupakan salah satu bentuk kejahatan transnasional terorganisir yang paling serius dan kompleks di abad ke-21. Kejahatan ini melibatkan praktik eksploitasi yang melanggar hak asasi manusia (HAM) secara sistemik, termasuk eksploitasi seksual, kerja paksa, perbudakan modern, hingga perdagangan organ tubuh. Sebagai negara yang memiliki posisi strategis secara geografis, Indonesia menjadi salah satu negara sumber, transit, dan tujuan dalam jaringan perdagangan orang. Negara telah merespons fenomena ini dengan menerbitkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, serta membentuk gugus tugas nasional untuk mengoordinasikan upaya pencegahan dan penanganan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak pidana perdagangan orang serta menganalisis strategi penanggulangannya dari perspektif hukum nasional dan HAM, guna menilai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-c342c.webp" title="JURIS - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-c342c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-c342c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-c342c.webp 1x" title="JURIS - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM" alt="JURIS - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-adba6.webp" title="JURIS - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-adba6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-adba6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-adba6.webp 1x" title="JURIS - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM" alt="JURIS - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-869fc.webp" title="JURIS - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-869fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-869fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-869fc.webp 1x" title="JURIS - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM" alt="JURIS - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36400-asasi-manusia-ham-perdagangan-hukum-nasional" title="JURIS - Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM" target="_blank">Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas program rehabilitasi korban perdagangan orang, dengan fokus pada pemulihan psikologis dan reintegrasi sosial. Kedua, studi komparatif mengenai strategi penanggulangan TPPO di berbagai negara dapat memberikan wawasan baru dan praktik terbaik yang dapat diadopsi di Indonesia. Ketiga, penelitian tentang peran teknologi digital dalam memfasilitasi perdagangan orang, termasuk penggunaan media sosial dan platform daring, perlu dilakukan untuk mengembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya melindungi korban, menindak pelaku, dan mencegah terjadinya perdagangan orang di masa depan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika kejahatan ini, diharapkan kebijakan dan program penanggulangan yang lebih efektif dan berkelanjutan dapat dirumuskan dan diimplementasikan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tindak pidana perdagangan orang merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia yang memerlukan penanganan komprehensif.Meskipun Indonesia telah memiliki regulasi yang memadai, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan seperti lemahnya penegakan hukum dan kurangnya koordinasi antarlembaga.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berbasis HAM yang mengutamakan perlindungan korban dan pencegahan kejahatan ini melalui peningkatan kapasitas aparat, edukasi publik, serta kerja sama internasional yang lebih erat
<br>Perdagangan orang merupakan salah satu bentuk kejahatan transnasional terorganisir yang paling serius dan kompleks di abad ke-21. Kejahatan ini melibatkan praktik eksploitasi yang melanggar hak asasi manusia (HAM) secara sistemik, termasuk eksploitasi seksual, kerja paksa, perbudakan modern, hingga perdagangan organ tubuh. Sebagai negara yang memiliki posisi strategis secara geografis, Indonesia menjadi salah satu negara sumber, transit, dan tujuan dalam jaringan perdagangan orang. Negara telah merespons fenomena ini dengan menerbitkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, serta membentuk gugus tugas nasional untuk mengoordinasikan upaya pencegahan dan penanganan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak pidana perdagangan orang serta menganalisis strategi penanggulangannya dari perspektif hukum nasional dan HAM, guna menilai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-869fc.webp" type="image/webp" length="83336" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-c342c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-adba6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/asasi-manusia-ham-perdagangan-nasional-hak-strateg-thumb-869fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8557-civics-education-social-science-journal-cessj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36383-mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-pro</link>
	<guid isPermaLink="false">9671ab5799d2f0b04afdc297cd3ebe40</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:23:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ultisol land ]]></category>
	<category><![CDATA[ oryza sativa ]]></category>
	<category><![CDATA[ melysa putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[land,melysa,oryza,putri,sativa,ultisol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efek kombinasi limbah baglog jamur tiram putih dan kompos biochar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efek kombinasi limbah baglog jamur tiram putih dan kompos biochar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan limbah baglog jamur tiram putih sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik granul, serta menguji pengaruh pemberian pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi dengan menggunakan biochar sebagai media tanam.. Terdapat interaksi yang signifikan antara perlakuan limbah baglog jamur tiram putih dan kompos biochar terhadap parameter tinggi tanaman (14Ae35 HST), jumlah daun (14Ae35 HST), bobot segar dan kering akar, serta bobot segar dan kering tanaman.Kombinasi perlakuan paling optimal diperoleh pada tanpa pemberian limbah baglog jamur tiram putih dengan penambahan kompos biochar sebanyak 1,25 kg.Perlakuan limbah baglog jamur tiram putih secara tunggal menunjukkan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan, di mana hasil terbaik tercapai tanpa aplikasi limbah tersebut.Sementara itu, aplikasi kompos biochar memberikan pengaruh signifikan terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil, dengan dosis terbaik yaitu 1,25 kg Produktifitas pakcoy mengalami penurunan setiap tahunnya yang disebabkan oleh penggunaan tanah sebagai media tanam dengan kualitas yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui uji pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) dengan pemanfaatan limbah baglog jamur tiram putih dan kompos biochar sebagai media tanam. Penelitian ini menggunakan dua faktor perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, sehingga terdapat total 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara limbah baglog jamur tiram putih dan kompos biochar terhadap parameter tinggi tanaman (14Ae35 HST), jumlah daun (14Ae35 HST), bobot segar dan kering akar, serta bobot... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-6c94c.webp" title="JURIS - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-6c94c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-6c94c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-6c94c.webp 1x" title="JURIS - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM" alt="JURIS - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-a07d4.webp" title="JURIS - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-a07d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-a07d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-a07d4.webp 1x" title="JURIS - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM" alt="JURIS - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-3b2b7.webp" title="JURIS - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-3b2b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-3b2b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-3b2b7.webp 1x" title="JURIS - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM" alt="JURIS - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36383-mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-pro" title="JURIS - UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM" target="_blank">UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN KOMPOS BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efek kombinasi limbah baglog jamur tiram putih dan kompos biochar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan limbah baglog jamur tiram putih sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik granul, serta menguji pengaruh pemberian pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi dengan menggunakan biochar sebagai media tanam..
<br>Terdapat interaksi yang signifikan antara perlakuan limbah baglog jamur tiram putih dan kompos biochar terhadap parameter tinggi tanaman (14Ae35 HST), jumlah daun (14Ae35 HST), bobot segar dan kering akar, serta bobot segar dan kering tanaman.Kombinasi perlakuan paling optimal diperoleh pada tanpa pemberian limbah baglog jamur tiram putih dengan penambahan kompos biochar sebanyak 1,25 kg.Perlakuan limbah baglog jamur tiram putih secara tunggal menunjukkan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan, di mana hasil terbaik tercapai tanpa aplikasi limbah tersebut.Sementara itu, aplikasi kompos biochar memberikan pengaruh signifikan terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil, dengan dosis terbaik yaitu 1,25 kg
<br>Produktifitas pakcoy mengalami penurunan setiap tahunnya yang disebabkan oleh penggunaan tanah sebagai media tanam dengan kualitas yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui uji pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) dengan pemanfaatan limbah baglog jamur tiram putih dan kompos biochar sebagai media tanam. Penelitian ini menggunakan dua faktor perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, sehingga terdapat total 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara limbah baglog jamur tiram putih dan kompos biochar terhadap parameter tinggi tanaman (14Ae35 HST), jumlah daun (14Ae35 HST), bobot segar dan kering akar, serta bobot...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-3b2b7.webp" type="image/webp" length="101572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-6c94c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-a07d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/mushrooms-baglog-waste-jamur-tiram-program-hasil-p-thumb-3b2b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8552-agrisaintifika-jurnal-ilmu-ilmu-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36401-sosial-program-jalan-latihan-preferensi</link>
	<guid isPermaLink="false">dade270dd447b07b8d9c5d33dad4371b</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:18:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ chori elsera ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chori,elsera,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis latihan, seperti latihan aerobik, latihan kekuatan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis latihan, seperti latihan aerobik, latihan kekuatan, dan latihan fleksibilitas, dalam meningkatkan fungsi fisik dan kualitas hidup pasien kanker dengan metastasis tulang. Penelitian ini dapat menggunakan desain randomized controlled trial (RCT) dengan ukuran sampel yang lebih besar untuk memastikan hasil yang lebih akurat dan dapat digeneralisasikan. Kedua, penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pasien terhadap program latihan, seperti motivasi, dukungan sosial, dan hambatan fisik. Penelitian kualitatif dapat digunakan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi pasien terkait dengan partisipasi dalam program latihan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu pasien, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stadium penyakit, komorbiditas, dan tingkat kebugaran awal. Pendekatan personalisasi ini dapat meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program latihan.. Dalam literatur yang ada exercise atau latihan pada orang dengan metastasis tulang, exercise /latihan tampaknya aman dan layak, ketika itu mencakup elemen instruksi latihan yang diawasi dan disampaikan oleh para profesional latihan yang berkualifikasi.Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami besarnya efek yang dapat dicapai untuk exercise/latihan pada pasien kanker dengan metastasis tulang.Pada akhirnya, risiko komplikasi pada tulang dengan pasien kanker yang stadium lanjut harus dipertimbangkan terhadap potensi manfaat kesehatan berdasarkan hasil feedback dari pasien yang dilakukan intervensi latihan, tim perawatan, dan tenaga profesional latihan fisik Pelestarian fungsi fisik adalah tujuan utama rehabilitasi kanker pada pasien dengan kanker stadium lanjut. Adanya metastasis tulang dapat menyebabkan penurunan fungsi fisik, penurunan kualitas hidup dan pilihan pengobatan yang lebih sedikit. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk meringkas dan menilai keamanan dan keefektifan latihan pada pasien dengan metastasis tulang. Metode yang digunakan adalah literatur review melalui penelusuran artikel beberapa jurnal basis data yang digunakan seperti Google Scholar, ProQuest, ScienceDirect, Scopus, ClinicalKey Nursing, dan Pubmed. Hasil review terhadap empat artikel terkait intervensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-b6966.webp" title="JURIS - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-b6966.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-b6966.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-b6966.webp 1x" title="JURIS - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review" alt="JURIS - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-ca0fd.webp" title="JURIS - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-ca0fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-ca0fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-ca0fd.webp 1x" title="JURIS - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review" alt="JURIS - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-06871.webp" title="JURIS - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-06871.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-06871.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-06871.webp 1x" title="JURIS - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review" alt="JURIS - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36401-sosial-program-jalan-latihan-preferensi" title="JURIS - Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review" target="_blank">Pelestarian Fungsi Fisik untuk Pasien Kanker dengan Metastasis Tulang : Literature Review</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis latihan, seperti latihan aerobik, latihan kekuatan, dan latihan fleksibilitas, dalam meningkatkan fungsi fisik dan kualitas hidup pasien kanker dengan metastasis tulang. Penelitian ini dapat menggunakan desain randomized controlled trial (RCT) dengan ukuran sampel yang lebih besar untuk memastikan hasil yang lebih akurat dan dapat digeneralisasikan. Kedua, penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pasien terhadap program latihan, seperti motivasi, dukungan sosial, dan hambatan fisik. Penelitian kualitatif dapat digunakan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi pasien terkait dengan partisipasi dalam program latihan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu pasien, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stadium penyakit, komorbiditas, dan tingkat kebugaran awal. Pendekatan personalisasi ini dapat meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program latihan..
<br>Dalam literatur yang ada exercise atau latihan pada orang dengan metastasis tulang, exercise /latihan tampaknya aman dan layak, ketika itu mencakup elemen instruksi latihan yang diawasi dan disampaikan oleh para profesional latihan yang berkualifikasi.Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami besarnya efek yang dapat dicapai untuk exercise/latihan pada pasien kanker dengan metastasis tulang.Pada akhirnya, risiko komplikasi pada tulang dengan pasien kanker yang stadium lanjut harus dipertimbangkan terhadap potensi manfaat kesehatan berdasarkan hasil feedback dari pasien yang dilakukan intervensi latihan, tim perawatan, dan tenaga profesional latihan fisik
<br>Pelestarian fungsi fisik adalah tujuan utama rehabilitasi kanker pada pasien dengan kanker stadium lanjut. Adanya metastasis tulang dapat menyebabkan penurunan fungsi fisik, penurunan kualitas hidup dan pilihan pengobatan yang lebih sedikit. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk meringkas dan menilai keamanan dan keefektifan latihan pada pasien dengan metastasis tulang. Metode yang digunakan adalah literatur review melalui penelusuran artikel beberapa jurnal basis data yang digunakan seperti Google Scholar, ProQuest, ScienceDirect, Scopus, ClinicalKey Nursing, dan Pubmed. Hasil review terhadap empat artikel terkait intervensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-06871.webp" type="image/webp" length="115052" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-b6966.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-ca0fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/sosial-program-jalan-latihan-preferensi-individu-p-thumb-06871.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3174-umkla.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13035-triage-jurnal-ilmu-keperawatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE Jasminum sambac AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE Jasminum sambac AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE Jasminum sambac AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36381-melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesi</link>
	<guid isPermaLink="false">a419f6d168604838b4fc18d7601ed9c2</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:15:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ultisol land ]]></category>
	<category><![CDATA[ oryza sativa ]]></category>
	<category><![CDATA[ melysa putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[land,melysa,oryza,putri,sativa,ultisol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengoptimalkan komposisi media kultur jaringan untuk meningkatkan produksi metabolit sekunder secara lebih efisien. 2. Mempelajari lebih lanjut pengaruh varietas tanaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengoptimalkan komposisi media kultur jaringan untuk meningkatkan produksi metabolit sekunder secara lebih efisien. 2. Mempelajari lebih lanjut pengaruh varietas tanaman melati terhadap produksi metabolit sekunder, terutama dalam hal variasi genetik dan karakteristik pertumbuhan. 3. Meneliti lebih dalam tentang peran fruktosa dalam sintesis metabolit sekunder, termasuk mekanisme dan jalur metabolisme yang terlibat. Dengan menggabungkan pengetahuan ini, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan teknik kultur jaringan yang lebih efektif untuk meningkatkan produksi metabolit sekunder pada tanaman melati, sekaligus memberikan kontribusi pada pemahaman ilmiah tentang peran nutrisi dan variasi genetik dalam sintesis metabolit sekunder.. Hasil dari kuantitas dan kualitas kalus menunjukan pertumbuhan terbaik pada perlakuan melati varietas Jasminum officinale dengan penambahan konsentrasi fruktosa 20 g, sedangakan kandungan metabolit sekunder tertinggi pada perlakuan Melati Varietas Jasminum officinale dengan penambahan konsetrasi fruktosa 30 g, hal ini menunjukan konsentrasi tersebut berpengaruh terhadap produksi metabolit sekunder tetapi tidak pada pertumbuhan kalus Melati (Jasminum sambac) merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan dikenal memiliki nilai ekonomi serta manfaat dalam berbagai sektor, seperti industri parfum, farmasi, dan Kesehatan. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui efisiensi yang tepat pada konsentrasi penambahan fruktosa pada kalus dua varietas Melati terhadap kandungan metabolit sukender. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) berfaktorial, diulang 4 kali dan masing-masing ulangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-c5334.webp" title="JURIS - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-c5334.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-c5334.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-c5334.webp 1x" title="JURIS - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO" alt="JURIS - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-2f2e2.webp" title="JURIS - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-2f2e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-2f2e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-2f2e2.webp 1x" title="JURIS - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO" alt="JURIS - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-f9ccc.webp" title="JURIS - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-f9ccc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-f9ccc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-f9ccc.webp 1x" title="JURIS - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO" alt="JURIS - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36381-melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesi" title="JURIS - TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO" target="_blank">TEST OF TWO VARIETIES OF JASMINE (Jasminum sambac) AND FRUCTOSE CONCENTRATION IN Nagata and Takebe MEDIA ON SECONDARY METABOLITES CONTENT IN VITRO</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengoptimalkan komposisi media kultur jaringan untuk meningkatkan produksi metabolit sekunder secara lebih efisien. 2. Mempelajari lebih lanjut pengaruh varietas tanaman melati terhadap produksi metabolit sekunder, terutama dalam hal variasi genetik dan karakteristik pertumbuhan. 3. Meneliti lebih dalam tentang peran fruktosa dalam sintesis metabolit sekunder, termasuk mekanisme dan jalur metabolisme yang terlibat. Dengan menggabungkan pengetahuan ini, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan teknik kultur jaringan yang lebih efektif untuk meningkatkan produksi metabolit sekunder pada tanaman melati, sekaligus memberikan kontribusi pada pemahaman ilmiah tentang peran nutrisi dan variasi genetik dalam sintesis metabolit sekunder..
<br>Hasil dari kuantitas dan kualitas kalus menunjukan pertumbuhan terbaik pada perlakuan melati varietas Jasminum officinale dengan penambahan konsentrasi fruktosa 20 g, sedangakan kandungan metabolit sekunder tertinggi pada perlakuan Melati Varietas Jasminum officinale dengan penambahan konsetrasi fruktosa 30 g, hal ini menunjukan konsentrasi tersebut berpengaruh terhadap produksi metabolit sekunder tetapi tidak pada pertumbuhan kalus
<br>Melati (Jasminum sambac) merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan dikenal memiliki nilai ekonomi serta manfaat dalam berbagai sektor, seperti industri parfum, farmasi, dan Kesehatan. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui efisiensi yang tepat pada konsentrasi penambahan fruktosa pada kalus dua varietas Melati terhadap kandungan metabolit sukender. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) berfaktorial, diulang 4 kali dan masing-masing ulangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-f9ccc.webp" type="image/webp" length="114460" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-c5334.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-2f2e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/melati-nagata-takebe-fruktosa-sintesis-metabolit-v-thumb-f9ccc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8552-agrisaintifika-jurnal-ilmu-ilmu-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36382-hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-fak</link>
	<guid isPermaLink="false">f26d469830b98377b37e82c8aa4b1ca1</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 08:29:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ultisol land ]]></category>
	<category><![CDATA[ oryza sativa ]]></category>
	<category><![CDATA[ melysa putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[land,melysa,oryza,putri,sativa,ultisol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika pendapatan petani padi di Singgaran Pati, pertama-tama lakukan studi longitudinal yang meneliti perubahan pendapatan dan faktor terkait selama 5Ae10 tahun guna memeriksa tren jangka panjang dan dampak kebijakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu: Untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika pendapatan petani padi di Singgaran Pati, pertama-tama lakukan studi longitudinal yang meneliti perubahan pendapatan dan faktor terkait selama 5Ae10 tahun guna memeriksa tren jangka panjang dan dampak kebijakan pemerintah. Kedua, gunakan pendekatan mixed-methods dengan menambahkan wawancara mendalam kepada petani tentang persepsi dan strategi pengelolaan risiko (misalnya fluktuasi harga dan cuaca) sehingga dapat menilai apakah faktor sosial dan psikologis berperan dalam keputusan produksi dan pemasaran. Ketiga, rancang eksperimen terkontrol di mana kelompok petani diberi akses ke teknologi pertanian modern (seperti pupuk organik terstandarisasi, sistem irigasi tetes, dan aplikasi mobile agribisnis) dan bandingkan efektivitasnya terhadap kelompok kontrol tradisional untuk memetakan peningkatan produktivitas dan pendapatan secara kuantitatif, sekaligus memeriksa adopsi jangka panjang teknologi tersebut.. Petani di Kecamatan Singgaran Pati memperoleh pendapatan rataAcrata Rp 6.753 per musim tanam, dan analisis regresi linier berganda mengidentifikasi umur, jumlah tanggungan keluarga, serta luas lahan garapan sebagai faktor yang signifikan memengaruhi pendapatan.Sementara tingkat pendidikan dan pengalaman bertani tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.Konservasi dan pengelolaan lahan, serta penguatan dukungan kebijakan terkait subsidi dan stabilisasi harga gabah menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut Kecamatan Singgaran Pati di Kota Bengkulu merupakan salah satu wilayah penghasil padi terbesar, namun luas lahan pertanian terus menurun setiap tahunnya yang berdampak pada produksi dan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis besarnya pendapatan usahatani padi dan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Dari 75 petani padi yang diambil sampelnya, hasil rataAcrata pendapatan per musim tanam mencapai Rp 6.833.753... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bbdf5.webp" title="JURIS - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bbdf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bbdf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bbdf5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu" alt="JURIS - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-36625.webp" title="JURIS - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-36625.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-36625.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-36625.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu" alt="JURIS - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bd9fb.webp" title="JURIS - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bd9fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bd9fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bd9fb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu" alt="JURIS - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36382-hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-fak" title="JURIS - Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu" target="_blank">Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu</a>: Untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika pendapatan petani padi di Singgaran Pati, pertama-tama lakukan studi longitudinal yang meneliti perubahan pendapatan dan faktor terkait selama 5Ae10 tahun guna memeriksa tren jangka panjang dan dampak kebijakan pemerintah. Kedua, gunakan pendekatan mixed-methods dengan menambahkan wawancara mendalam kepada petani tentang persepsi dan strategi pengelolaan risiko (misalnya fluktuasi harga dan cuaca) sehingga dapat menilai apakah faktor sosial dan psikologis berperan dalam keputusan produksi dan pemasaran. Ketiga, rancang eksperimen terkontrol di mana kelompok petani diberi akses ke teknologi pertanian modern (seperti pupuk organik terstandarisasi, sistem irigasi tetes, dan aplikasi mobile agribisnis) dan bandingkan efektivitasnya terhadap kelompok kontrol tradisional untuk memetakan peningkatan produktivitas dan pendapatan secara kuantitatif, sekaligus memeriksa adopsi jangka panjang teknologi tersebut..
<br>Petani di Kecamatan Singgaran Pati memperoleh pendapatan rataAcrata Rp 6.753 per musim tanam, dan analisis regresi linier berganda mengidentifikasi umur, jumlah tanggungan keluarga, serta luas lahan garapan sebagai faktor yang signifikan memengaruhi pendapatan.Sementara tingkat pendidikan dan pengalaman bertani tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.Konservasi dan pengelolaan lahan, serta penguatan dukungan kebijakan terkait subsidi dan stabilisasi harga gabah menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut
<br>Kecamatan Singgaran Pati di Kota Bengkulu merupakan salah satu wilayah penghasil padi terbesar, namun luas lahan pertanian terus menurun setiap tahunnya yang berdampak pada produksi dan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis besarnya pendapatan usahatani padi dan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Dari 75 petani padi yang diambil sampelnya, hasil rataAcrata pendapatan per musim tanam mencapai Rp 6.833.753...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bbdf5.webp" type="image/webp" length="110912" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bbdf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-36625.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/hasil-padi-sawah-petani-pendapatan-faktor-ratarata-thumb-bd9fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8552-agrisaintifika-jurnal-ilmu-ilmu-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec Sunggal Kabupaten Deli Serdang 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec Sunggal Kabupaten Deli Serdang 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec Sunggal Kabupaten Deli Serdang 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36396-program-sosial-politik-perilaku-proses-pol</link>
	<guid isPermaLink="false">1da13366073b405ee05e37a159d0f66a</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 08:12:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad aridho ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,aridho,counter,deli,flag,serdang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode penelitian, hasil penelitian, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:Pertama, penelitian selanjutnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode penelitian, hasil penelitian, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam efektivitas berbagai metode sosialisasi yang diterapkan oleh KPU dalam meningkatkan pemahaman politik pemilih pemula. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada pemilih pemula sebelum dan sesudah program sosialisasi untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan dan kesadaran politik mereka. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang lebih rinci mengenai metode sosialisasi mana yang paling efektif dalam menjangkau dan mempengaruhi pemilih pemula.Kedua, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media sosial dalam membentuk opini dan perilaku politik pemilih pemula. Penelitian ini dapat menggunakan metode analisis konten untuk menganalisis bagaimana isu-isu politik dan kandidat dipresentasikan di berbagai platform media sosial yang populer di kalangan pemilih pemula. Selain itu, penelitian ini juga dapat menggunakan survei untuk mengukur sejauh mana pemilih pemula terpapar informasi politik melalui media sosial dan bagaimana informasi tersebut mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga mengenai bagaimana KPU dapat memanfaatkan media sosial secara lebih efektif untuk menjangkau dan mempengaruhi pemilih pemula.Ketiga, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang mempengaruhi partisipasi politik pemilih pemula. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada pemilih pemula dari berbagai latar belakang sosio-ekonomi dan budaya untuk memahami motivasi, hambatan, dan nilai-nilai yang mempengaruhi partisipasi politik mereka. Hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik pemilih pemula, sehingga KPU dapat merancang strategi yang lebih tepat sasaran dan relevan dengan konteks sosial-budaya setempat.. Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kabupaten deli Serdang memainkan peran yang sangat penting dalam mengatasi fenomena golput (golongan putih) di kalangan pemilih pemula dalam Pilkada.Beberapa faktor penyebab golput di kalangan pemilih pemula, seperti kurangnya pengetahuan politik, minimnya kesadaran akan hak pilih, serta rasa apatisme terhadap proses politik, memerlukan strategi yang komprehensif dari KPU.Beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh KPU untuk mengurangi tingkat golput pada pemilih pemula antara lain.Edukasi dan Sosialisasi yang Intensif, Penyederhanaan Proses Pemilu, Penggunaan Teknologi Digital, Melibatkan Organisasi Pemuda dan Lembaga Pendidikan, Peningkatan Aksesibilitas Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kecamatan Sunggal, Desa Sei Mencirim kurang berhasil dalam menekan angka golput pada pemilihan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menjadi perhatian publik untuk membuat strategi untuk menurunkan angka golput pada tahapan pemutakhiran daftar pemilih dan sosialisasi pemilihan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisa strategi dan penerapan strategi KPU Desa Sei Mencirim pada tahapan pemutakhiran daftar pemilih dalam mengurangi angka golput, (2) menganalisa strategi dan penerapan strategi KPU Desa Sei Mencirim pada tahapan sosialisasi pemilihan dalam mengurangi angka golput. Tipe penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data berupa hasil wawancara dengan informan baik dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-48eb5.webp" title="JURIS - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-48eb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-48eb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-48eb5.webp 1x" title="JURIS - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024" alt="JURIS - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-19a12.webp" title="JURIS - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-19a12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-19a12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-19a12.webp 1x" title="JURIS - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024" alt="JURIS - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-da759.webp" title="JURIS - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-da759.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-da759.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-da759.webp 1x" title="JURIS - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024" alt="JURIS - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36396-program-sosial-politik-perilaku-proses-pol" title="JURIS - Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024" target="_blank">Strategi KPU Dalam Mengatasi Tindakan Golput Pada Perilaku Pemilih Pemula Dalam Pilkada Di Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal. Kabupaten Deli Serdang 2024</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode penelitian, hasil penelitian, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam efektivitas berbagai metode sosialisasi yang diterapkan oleh KPU dalam meningkatkan pemahaman politik pemilih pemula. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada pemilih pemula sebelum dan sesudah program sosialisasi untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan dan kesadaran politik mereka. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang lebih rinci mengenai metode sosialisasi mana yang paling efektif dalam menjangkau dan mempengaruhi pemilih pemula.Kedua, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media sosial dalam membentuk opini dan perilaku politik pemilih pemula. Penelitian ini dapat menggunakan metode analisis konten untuk menganalisis bagaimana isu-isu politik dan kandidat dipresentasikan di berbagai platform media sosial yang populer di kalangan pemilih pemula. Selain itu, penelitian ini juga dapat menggunakan survei untuk mengukur sejauh mana pemilih pemula terpapar informasi politik melalui media sosial dan bagaimana informasi tersebut mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga mengenai bagaimana KPU dapat memanfaatkan media sosial secara lebih efektif untuk menjangkau dan mempengaruhi pemilih pemula.Ketiga, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang mempengaruhi partisipasi politik pemilih pemula. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada pemilih pemula dari berbagai latar belakang sosio-ekonomi dan budaya untuk memahami motivasi, hambatan, dan nilai-nilai yang mempengaruhi partisipasi politik mereka. Hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik pemilih pemula, sehingga KPU dapat merancang strategi yang lebih tepat sasaran dan relevan dengan konteks sosial-budaya setempat..
<br>Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kabupaten deli Serdang memainkan peran yang sangat penting dalam mengatasi fenomena golput (golongan putih) di kalangan pemilih pemula dalam Pilkada.Beberapa faktor penyebab golput di kalangan pemilih pemula, seperti kurangnya pengetahuan politik, minimnya kesadaran akan hak pilih, serta rasa apatisme terhadap proses politik, memerlukan strategi yang komprehensif dari KPU.Beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh KPU untuk mengurangi tingkat golput pada pemilih pemula antara lain.Edukasi dan Sosialisasi yang Intensif, Penyederhanaan Proses Pemilu, Penggunaan Teknologi Digital, Melibatkan Organisasi Pemuda dan Lembaga Pendidikan, Peningkatan Aksesibilitas Pemilu
<br>Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kecamatan Sunggal, Desa Sei Mencirim kurang berhasil dalam menekan angka golput pada pemilihan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menjadi perhatian publik untuk membuat strategi untuk menurunkan angka golput pada tahapan pemutakhiran daftar pemilih dan sosialisasi pemilihan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisa strategi dan penerapan strategi KPU Desa Sei Mencirim pada tahapan pemutakhiran daftar pemilih dalam mengurangi angka golput, (2) menganalisa strategi dan penerapan strategi KPU Desa Sei Mencirim pada tahapan sosialisasi pemilihan dalam mengurangi angka golput. Tipe penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data berupa hasil wawancara dengan informan baik dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-19a12.webp" type="image/webp" length="89672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-48eb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-19a12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/program-sosial-politik-perilaku-proses-ii-golput-p-thumb-da759.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8557-civics-education-social-science-journal-cessj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36399-didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl</link>
	<guid isPermaLink="false">4c786b0d576d68e93daa2eceb6bb6638</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 07:55:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad aridho ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,aridho,counter,deli,flag,serdang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas penggunaan media smart box yang dikombinasikan dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti tipe Think-Pair-Share, untuk melihat apakah peningkatan hasil belajar juga terjadi pada model-model berbeda. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila: Pertama, perlu diteliti efektivitas penggunaan media smart box yang dikombinasikan dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti tipe Think-Pair-Share, untuk melihat apakah peningkatan hasil belajar juga terjadi pada model-model berbeda. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari penggunaan model jigsaw dan media smart box terhadap pemahaman konsep Pancasila dan perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya berdasarkan nilai tes. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji keefektifan versi digital atau hybrid dari media smart box yang dapat digunakan baik dalam pembelajaran daring maupun luring, agar model ini lebih mudah diadopsi di berbagai kondisi sekolah dengan keterbatasan sumber daya fisik. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam pemahaman tentang inovasi pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan.. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media smart box berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III B di SD 1 Barongan.Persentase ketuntasan hasil belajar meningkat dari 12,5% pada prasiklus menjadi 66% pada siklus I dan 84% pada siklus II.Peningkatan tersebut menunjukkan efektivitas kombinasi model dan media pembelajaran dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media smart box untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III B SD 1 Barongan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dalam dua siklus pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Adapun tahapan penelitian: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data kuantitatif. Data kuantitatif berasal dari hasil post test, pilihan ganda pada setiap akhir siklus yang diperoleh dari hasil tes yang diberikan guru kepada peserta didik untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar peserta didik. Data hasil belajar diukur melalui ketuntasan klasikal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pada kondisi awal atau sebelum diberi tindakan terdapat 28 siswa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-f7191.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-f7191.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-f7191.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-f7191.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-49901.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-49901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-49901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-49901.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-c0d1c.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-c0d1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-c0d1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-c0d1c.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36399-didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Smart Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas penggunaan media smart box yang dikombinasikan dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti tipe Think-Pair-Share, untuk melihat apakah peningkatan hasil belajar juga terjadi pada model-model berbeda. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari penggunaan model jigsaw dan media smart box terhadap pemahaman konsep Pancasila dan perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya berdasarkan nilai tes. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji keefektifan versi digital atau hybrid dari media smart box yang dapat digunakan baik dalam pembelajaran daring maupun luring, agar model ini lebih mudah diadopsi di berbagai kondisi sekolah dengan keterbatasan sumber daya fisik. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam pemahaman tentang inovasi pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan..
<br>Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media smart box berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III B di SD 1 Barongan.Persentase ketuntasan hasil belajar meningkat dari 12,5% pada prasiklus menjadi 66% pada siklus I dan 84% pada siklus II.Peningkatan tersebut menunjukkan efektivitas kombinasi model dan media pembelajaran dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media smart box untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III B SD 1 Barongan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dalam dua siklus pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Adapun tahapan penelitian: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data kuantitatif. Data kuantitatif berasal dari hasil post test, pilihan ganda pada setiap akhir siklus yang diperoleh dari hasil tes yang diberikan guru kepada peserta didik untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar peserta didik. Data hasil belajar diukur melalui ketuntasan klasikal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pada kondisi awal atau sebelum diberi tindakan terdapat 28 siswa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-f7191.webp" type="image/webp" length="95102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-f7191.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-49901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/didik-kelas-xiia-peserta-kombinasi-model-pbl-buku-thumb-c0d1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8557-civics-education-social-science-journal-cessj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36379-desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik</link>
	<guid isPermaLink="false">5d9991da809d6628041dcd5d48e96308</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 07:52:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rika riyanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ hikmah rusdi ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,hikmah,rika,riyanti,rusdi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas model SIRI dan GI terhadap pemahaman konsep yang lebih kompleks dalam materi biologi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas model SIRI dan GI terhadap pemahaman konsep yang lebih kompleks dalam materi biologi, dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan materi dan karakteristik peserta didik yang berbeda. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi kombinasi model SIRI dan GI dalam satu pembelajaran, dengan tujuan untuk menggabungkan keunggulan masing-masing model dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Ketiga, penelitian lanjutan dapat meneliti pengaruh penerapan model SIRI dan GI terhadap keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik, dengan menggunakan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan melibatkan tugas-tugas yang menantang.. Penggunaan model SIRI dan GI terbukti memberikan perbedaan signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem pencernaan kelas XI SMA Negeri 2 Jeneponto.Hal ini terlihat dari perolehan rata-rata nilai kelas eksperimen 1 (XI C) yang diajar menggunakan model SIRI sebesar 88,30 sedangkan pada kelas eksperimen 2 (XI D) yang diajar dengan menggunakan model GI sebesar 72,05.Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan dalam penggunaan model SIRI dan GI terhadap hasil belajar peserta didik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model SIRI (Stimulation, Investigation, Review, and Inference) dan GI (Group Investigation) terhadap hasil belajar peserta didik materi sistem pencernaan kelas XI SMA Negeri 2 Jeneponto. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasy eksperimental) dengan non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 40 peserta didik yang dibagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen 1 (XI C) dan kelas eksperimen 2 (XI D). Instrumen penelitian berupa 30 butir soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor hasil belajar 88,30 pada kelas eksperimen 1 dan 72,05 pada kelas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-1f549.webp" title="JURIS - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-1f549.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-1f549.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-1f549.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan" alt="JURIS - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-b65be.webp" title="JURIS - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-b65be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-b65be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-b65be.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan" alt="JURIS - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-9a6bc.webp" title="JURIS - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-9a6bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-9a6bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-9a6bc.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan" alt="JURIS - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36379-desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik" title="JURIS - Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan" target="_blank">Perbandingan Model Pembelajaran Siri dan GI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas model SIRI dan GI terhadap pemahaman konsep yang lebih kompleks dalam materi biologi, dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan materi dan karakteristik peserta didik yang berbeda. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi kombinasi model SIRI dan GI dalam satu pembelajaran, dengan tujuan untuk menggabungkan keunggulan masing-masing model dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Ketiga, penelitian lanjutan dapat meneliti pengaruh penerapan model SIRI dan GI terhadap keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik, dengan menggunakan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan melibatkan tugas-tugas yang menantang..
<br>Penggunaan model SIRI dan GI terbukti memberikan perbedaan signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem pencernaan kelas XI SMA Negeri 2 Jeneponto.Hal ini terlihat dari perolehan rata-rata nilai kelas eksperimen 1 (XI C) yang diajar menggunakan model SIRI sebesar 88,30 sedangkan pada kelas eksperimen 2 (XI D) yang diajar dengan menggunakan model GI sebesar 72,05.Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan dalam penggunaan model SIRI dan GI terhadap hasil belajar peserta didik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model SIRI (Stimulation, Investigation, Review, and Inference) dan GI (Group Investigation) terhadap hasil belajar peserta didik materi sistem pencernaan kelas XI SMA Negeri 2 Jeneponto. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasy eksperimental) dengan non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 40 peserta didik yang dibagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen 1 (XI C) dan kelas eksperimen 2 (XI D). Instrumen penelitian berupa 30 butir soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor hasil belajar 88,30 pada kelas eksperimen 1 dan 72,05 pada kelas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-9a6bc.webp" type="image/webp" length="101446" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-1f549.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-b65be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/desain-eksperimen-fisika-hasil-analisis-statistik-thumb-9a6bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2283-umma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10368-jurnal-binomial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36394-instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-sa</link>
	<guid isPermaLink="false">fbd4ab8bf62d6e11a603ec333ede2174</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 07:29:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode pengolahan sampah organik, seperti vermikomposting atau biogys, untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode pengolahan sampah organik, seperti vermikomposting atau biogys, untuk melihat potensi peningkatan nilai tambah dari sampah pasar. Kedua, penting untuk mengkaji secara mendalam perilaku dan kesadaran masyarakat, khususnya pedagang dan konsumen, dalam memilah sampah di sumber, serta merancang program edukasi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi mereka. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk pengelolaan sampah pasar, dengan melibatkan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah daerah, pengelola pasar, pedagang, dan masyarakat, serta mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.. Timbulan sampah berdasarkan berat adalah 3,75 kg/pedagang/hari dan volume sampah adalah 33,67 liter/pedagang/hari.Komposisi sampah berdasarkan berat adalah sampah basah sebesar 62,18% dan sampah kering sebesar 37,82%, sedangkan komposisi sampah berdasarkan volume adalah sampah basah sebesar 37,76% dan sampah kering sebesar 62,24%.Sistem pengelolaan sampah pasar Higienis dimulai dari pewadahan membutuhkan wadah sebanyak 1008 dengan tiap pedagang mempunyai 2 buah wadah sanmpah yang terpisah antara sampah basah dan sampah kering Salah satu fasilitas yang sangat penting bagi masyarakat adalah pasar tradisional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal pangan. Pasar Higienis berada di Kawasan reklamasi Pantai Tapak 1 kelurahan Gamalama. Pasar Higienis memiliki luas lahan sebesar 10.210 m2. Tujuan pada penelitian ini adalah menghitung timbulan dan komposisi sampah yang dihasilkan dari pasar Higienis dan untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah di Pasar Higienis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif dengan tujuan untuk mendapatkan data-data dengan mengukur langsung timbulan dan komposisi sampah dari sumber. Teknik pengukuran dan pengambilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-67075.webp" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-67075.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-67075.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-67075.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate" alt="JURIS - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-cfc11.webp" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-cfc11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-cfc11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-cfc11.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate" alt="JURIS - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-62a76.webp" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-62a76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-62a76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-62a76.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate" alt="JURIS - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36394-instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-sa" title="JURIS - Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate" target="_blank">Sistem Pengelolaan Sampah Pasar di Pasar Tradisional Higienis Bahari Berkesan Kota Ternate</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode pengolahan sampah organik, seperti vermikomposting atau biogys, untuk melihat potensi peningkatan nilai tambah dari sampah pasar. Kedua, penting untuk mengkaji secara mendalam perilaku dan kesadaran masyarakat, khususnya pedagang dan konsumen, dalam memilah sampah di sumber, serta merancang program edukasi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi mereka. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk pengelolaan sampah pasar, dengan melibatkan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah daerah, pengelola pasar, pedagang, dan masyarakat, serta mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan..
<br>Timbulan sampah berdasarkan berat adalah 3,75 kg/pedagang/hari dan volume sampah adalah 33,67 liter/pedagang/hari.Komposisi sampah berdasarkan berat adalah sampah basah sebesar 62,18% dan sampah kering sebesar 37,82%, sedangkan komposisi sampah berdasarkan volume adalah sampah basah sebesar 37,76% dan sampah kering sebesar 62,24%.Sistem pengelolaan sampah pasar Higienis dimulai dari pewadahan membutuhkan wadah sebanyak 1008 dengan tiap pedagang mempunyai 2 buah wadah sanmpah yang terpisah antara sampah basah dan sampah kering
<br>Salah satu fasilitas yang sangat penting bagi masyarakat adalah pasar tradisional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal pangan. Pasar Higienis berada di Kawasan reklamasi Pantai Tapak 1 kelurahan Gamalama. Pasar Higienis memiliki luas lahan sebesar 10.210 m2. Tujuan pada penelitian ini adalah menghitung timbulan dan komposisi sampah yang dihasilkan dari pasar Higienis dan untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah di Pasar Higienis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif dengan tujuan untuk mendapatkan data-data dengan mengukur langsung timbulan dan komposisi sampah dari sumber. Teknik pengukuran dan pengambilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-67075.webp" type="image/webp" length="91826" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-67075.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-cfc11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/instalasi-pengolahan-sampah-pengangkutan-organik-a-thumb-62a76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10179-jurnal-mahasiswa-enviro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36380-timor-leste-tanaman-pangan-budidaya</link>
	<guid isPermaLink="false">fda3e52a0b105651337cd4f5d1db9f74</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 07:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ultisol land ]]></category>
	<category><![CDATA[ oryza sativa ]]></category>
	<category><![CDATA[ melysa putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[land,melysa,oryza,putri,sativa,ultisol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan produksi tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara, perlu dilakukan pendampingan dan pelatihan bagi petani tradisional. Pendampingan ini dapat mencakup akses informasi, kemampuan teknis, dan pengelolaan modal usahatani. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara: Untuk meningkatkan produksi tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara, perlu dilakukan pendampingan dan pelatihan bagi petani tradisional. Pendampingan ini dapat mencakup akses informasi, kemampuan teknis, dan pengelolaan modal usahatani. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pengelolaan dana desa yang dapat meningkatkan pemberdayaan petani di daerah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste. Dengan demikian, petani dapat memiliki sumber daya dan pengetahuan yang cukup untuk beradaptasi dengan perubahan cuaca dan meningkatkan produktivitas pertanian.. Luas tanam merupakan faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan produksi tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara.Petani tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara merupakan petani tradisional dengan tingkat kemampuan adaptasi yang rendah.Kemandirian dan pengetahuan petani tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara belum cukup memberi dampak yang positif terhadap kemampuan adaptasi petani.Dibutuhkan pendampingan dan pelatihan terhadap petani tanaman pangan baik dalam mengakses informasi dan kemampuan teknis untuk menghadapi perubahan cuaca yang terjadi Kemampuan adaptasi petani tanaman pangan merupakan kunci menuju ketahanan pangan. Kabupaten Timor Tengah Utara yang menjadi salah satu sentra tanaman pangan di daerah perbatasan Indonesia-Republik Demokrat Timor Leste mengalami penurunan produksi tanaman pangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor produksi tanaman pangan dan kemampuan adaptasi petani tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan analisis Ordinary Least Square (OLS) menggunakan pendekatan Cobb Douglass dan regresi logistik multinominal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas tanam berpengaruh terhadap produksi tanaman pangan. Petani... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-eb4f9.webp" title="JURIS - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-eb4f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-eb4f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-eb4f9.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara" alt="JURIS - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-3c10f.webp" title="JURIS - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-3c10f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-3c10f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-3c10f.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara" alt="JURIS - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-d6331.webp" title="JURIS - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-d6331.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-d6331.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-d6331.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara" alt="JURIS - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36380-timor-leste-tanaman-pangan-budidaya" title="JURIS - Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara" target="_blank">Kemampuan Adaptasi Petani Tanaman Pangan Terhadap Perubahan Cuaca Di Kabupaten Timor Tengah Utara</a>: Untuk meningkatkan produksi tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara, perlu dilakukan pendampingan dan pelatihan bagi petani tradisional. Pendampingan ini dapat mencakup akses informasi, kemampuan teknis, dan pengelolaan modal usahatani. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pengelolaan dana desa yang dapat meningkatkan pemberdayaan petani di daerah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste. Dengan demikian, petani dapat memiliki sumber daya dan pengetahuan yang cukup untuk beradaptasi dengan perubahan cuaca dan meningkatkan produktivitas pertanian..
<br>Luas tanam merupakan faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan produksi tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara.Petani tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara merupakan petani tradisional dengan tingkat kemampuan adaptasi yang rendah.Kemandirian dan pengetahuan petani tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara belum cukup memberi dampak yang positif terhadap kemampuan adaptasi petani.Dibutuhkan pendampingan dan pelatihan terhadap petani tanaman pangan baik dalam mengakses informasi dan kemampuan teknis untuk menghadapi perubahan cuaca yang terjadi
<br>Kemampuan adaptasi petani tanaman pangan merupakan kunci menuju ketahanan pangan. Kabupaten Timor Tengah Utara yang menjadi salah satu sentra tanaman pangan di daerah perbatasan Indonesia-Republik Demokrat Timor Leste mengalami penurunan produksi tanaman pangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor produksi tanaman pangan dan kemampuan adaptasi petani tanaman pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan analisis Ordinary Least Square (OLS) menggunakan pendekatan Cobb Douglass dan regresi logistik multinominal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas tanam berpengaruh terhadap produksi tanaman pangan. Petani...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-3c10f.webp" type="image/webp" length="65320" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-eb4f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-3c10f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/timor-leste-tanaman-pangan-budidaya-adaptasi-perub-thumb-d6331.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8552-agrisaintifika-jurnal-ilmu-ilmu-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36378-pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-g</link>
	<guid isPermaLink="false">bfbf701d19cbbcdd189974b41b79fc7e</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 06:36:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rika riyanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ hikmah rusdi ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,hikmah,rika,riyanti,rusdi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengkaji lebih dalam mengenai interaksi antara spesies Pteridophyta yang ditemukan dengan faktor lingkungan abiotik seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya, guna memahami adaptasi dan distribusi mereka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengkaji lebih dalam mengenai interaksi antara spesies Pteridophyta yang ditemukan dengan faktor lingkungan abiotik seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya, guna memahami adaptasi dan distribusi mereka di Bukik Baka. Selain itu, studi tentang potensi pemanfaatan Pteridophyta sebagai tanaman obat tradisional atau tanaman hias oleh masyarakat lokal perlu dilakukan, termasuk identifikasi senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya. Terakhir, penelitian mengenai dampak aktivitas pariwisata terhadap keanekaragaman Pteridophyta di Bukik Baka perlu dilakukan untuk merumuskan strategi pengelolaan kawasan yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara konservasi keanekaragaman hayati dan pengembangan potensi wisata.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 19 spesies Pteridophyta di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam, yang tergolong ke dalam 2 kelas, 3 ordo, dan 11 famili.Ordo Polypodiales merupakan ordo yang paling dominan di lokasi penelitian.Temuan ini memberikan informasi penting mengenai keanekaragaman tumbuhan paku di wilayah tersebut dan dapat menjadi dasar bagi upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati Tumbuhan paku (Pteridophyta) merupakan salah satu kelompok flora yang berkontribusi signifikan terhadap kekayaan hayati Indonesia. Terdapat hampir 10.000 spesies tumbuhan paku di dunia, dan lebih dari 1.300 spesies di antaranya ditemukan di hutan Indonesia. Sumatera Barat memiliki potensi keanekaragaman Pteridophyta yang tinggi karena kondisi alamnya yang mendukung, salah satunya di Bukik Baka, Jorong Guguak Rang Pisang, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam. Kawasan ini merupakan objek wisata pegunungan dengan udara bersih dan lingkungan yang mendukung pertumbuhan Pteridophyta. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode survei melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-35df3.webp" title="JURIS - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-35df3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-35df3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-35df3.webp 1x" title="JURIS - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam" alt="JURIS - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-0dc53.webp" title="JURIS - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-0dc53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-0dc53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-0dc53.webp 1x" title="JURIS - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam" alt="JURIS - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-25761.webp" title="JURIS - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-25761.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-25761.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-25761.webp 1x" title="JURIS - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam" alt="JURIS - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36378-pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-g" title="JURIS - Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam" target="_blank">Pteridophyta Yang Ditemukan Di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengkaji lebih dalam mengenai interaksi antara spesies Pteridophyta yang ditemukan dengan faktor lingkungan abiotik seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya, guna memahami adaptasi dan distribusi mereka di Bukik Baka. Selain itu, studi tentang potensi pemanfaatan Pteridophyta sebagai tanaman obat tradisional atau tanaman hias oleh masyarakat lokal perlu dilakukan, termasuk identifikasi senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya. Terakhir, penelitian mengenai dampak aktivitas pariwisata terhadap keanekaragaman Pteridophyta di Bukik Baka perlu dilakukan untuk merumuskan strategi pengelolaan kawasan yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara konservasi keanekaragaman hayati dan pengembangan potensi wisata..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 19 spesies Pteridophyta di Bukik Baka Kamang Magek Kabupaten Agam, yang tergolong ke dalam 2 kelas, 3 ordo, dan 11 famili.Ordo Polypodiales merupakan ordo yang paling dominan di lokasi penelitian.Temuan ini memberikan informasi penting mengenai keanekaragaman tumbuhan paku di wilayah tersebut dan dapat menjadi dasar bagi upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati
<br>Tumbuhan paku (Pteridophyta) merupakan salah satu kelompok flora yang berkontribusi signifikan terhadap kekayaan hayati Indonesia. Terdapat hampir 10.000 spesies tumbuhan paku di dunia, dan lebih dari 1.300 spesies di antaranya ditemukan di hutan Indonesia. Sumatera Barat memiliki potensi keanekaragaman Pteridophyta yang tinggi karena kondisi alamnya yang mendukung, salah satunya di Bukik Baka, Jorong Guguak Rang Pisang, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam. Kawasan ini merupakan objek wisata pegunungan dengan udara bersih dan lingkungan yang mendukung pertumbuhan Pteridophyta. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode survei melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-25761.webp" type="image/webp" length="98764" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-35df3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-0dc53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pteridophyta-identifikasi-bukit-baka-jorong-guguak-thumb-25761.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2283-umma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10368-jurnal-binomial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 09 Apr 2026 11:19:33 +0700. 12 items. Served in: 3.521 seconds [rss] -->
