<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 18:18:30 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 18:18:30 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-24T18:18:30+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Integrated Islamic School Management Leaders Policies and Stakeholders Responses ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrated Islamic School Management Leaders Policies and Stakeholders Responses ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrated Islamic School Management Leaders Policies and Stakeholders Responses ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41580-wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti</link>
	<guid isPermaLink="false">c7636794245d8b3b114d152e7d7d699b</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 14:44:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas strategi pembelajaran berbasis fitrah dalam meningkatkan kemampuan kritis siswa di sekolah menengah pertama. Selain itu, studi longitudinal dapat memeriksa dampak lingkungan belajar yang mendukung kreativitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrated Islamic School Management: Leaders' Policies and Stakeholders' Responses: Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas strategi pembelajaran berbasis fitrah dalam meningkatkan kemampuan kritis siswa di sekolah menengah pertama. Selain itu, studi longitudinal dapat memeriksa dampak lingkungan belajar yang mendukung kreativitas terhadap perkembangan karakter moral siswa selama masa pendidikan dasar. Akhirnya, penelitian kuantitatif dapat mengukur hubungan antara kepemimpinan guru sebagai fasilitator dan peningkatan motivasi belajar serta partisipasi aktif siswa dalam konteks pendidikan Islam di daerah terpencil.. Pengembangan pendidikan Islam harus holistik, mengoptimalkan potensi intelektual, spiritual, emosional, dan moral siswa, serta menghormati martabat serta keunikan individu.Guru berperan sebagai fasilitator yang menyesuaikan metode pembelajaran untuk memaksimalkan potensi siswa.Lingkungan belajar yang aman, nyaman, kreatif, dan saling menghormati menjadi kunci untuk menciptakan siswa unggul dan berkarakter Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif Islam tentang martabat dan potensi manusia serta implikasinya terhadap praktik pendidikan. Dalam Islam, manusia dianugerahi dengan status yang mulia dan dilengkapi dengan potensi intelektual, spiritual, emosional, dan moral yang harus dikembangkan melalui pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi literatur dan analisis dokumen yang berkaitan dengan konsep martabat dan potensi manusia dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam harus bersifat holistik, berpusat pada siswa, dan menghormati martabat serta keunikan individu. Guru berperan sebagai fasilitator yang mengakomodasi beragam gaya belajar dan kebutuhan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-4d9cf.webp" title="JURIS - Integrated Islamic School Management: Leaders&#039; Policies and Stakeholders&#039; Responses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-4d9cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-4d9cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-4d9cf.webp 1x" title="JURIS - Integrated Islamic School Management: Leaders&#039; Policies and Stakeholders&#039; Responses" alt="JURIS - Integrated Islamic School Management: Leaders&#039; Policies and Stakeholders&#039; Responses" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-fe108.webp" title="JURIS - Integrated Islamic School Management: Leaders&#039; Policies and Stakeholders&#039; Responses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-fe108.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-fe108.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-fe108.webp 1x" title="JURIS - Integrated Islamic School Management: Leaders&#039; Policies and Stakeholders&#039; Responses" alt="JURIS - Integrated Islamic School Management: Leaders&#039; Policies and Stakeholders&#039; Responses" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-88318.webp" title="JURIS - Integrated Islamic School Management: Leaders&#039; Policies and Stakeholders&#039; Responses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-88318.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-88318.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-88318.webp 1x" title="JURIS - Integrated Islamic School Management: Leaders&#039; Policies and Stakeholders&#039; Responses" alt="JURIS - Integrated Islamic School Management: Leaders&#039; Policies and Stakeholders&#039; Responses" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41580-wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti" title="JURIS - Integrated Islamic School Management: Leaders&#039; Policies and Stakeholders&#039; Responses" target="_blank">Integrated Islamic School Management: Leaders' Policies and Stakeholders' Responses</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas strategi pembelajaran berbasis fitrah dalam meningkatkan kemampuan kritis siswa di sekolah menengah pertama. Selain itu, studi longitudinal dapat memeriksa dampak lingkungan belajar yang mendukung kreativitas terhadap perkembangan karakter moral siswa selama masa pendidikan dasar. Akhirnya, penelitian kuantitatif dapat mengukur hubungan antara kepemimpinan guru sebagai fasilitator dan peningkatan motivasi belajar serta partisipasi aktif siswa dalam konteks pendidikan Islam di daerah terpencil..
<br>Pengembangan pendidikan Islam harus holistik, mengoptimalkan potensi intelektual, spiritual, emosional, dan moral siswa, serta menghormati martabat serta keunikan individu.Guru berperan sebagai fasilitator yang menyesuaikan metode pembelajaran untuk memaksimalkan potensi siswa.Lingkungan belajar yang aman, nyaman, kreatif, dan saling menghormati menjadi kunci untuk menciptakan siswa unggul dan berkarakter
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif Islam tentang martabat dan potensi manusia serta implikasinya terhadap praktik pendidikan. Dalam Islam, manusia dianugerahi dengan status yang mulia dan dilengkapi dengan potensi intelektual, spiritual, emosional, dan moral yang harus dikembangkan melalui pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi literatur dan analisis dokumen yang berkaitan dengan konsep martabat dan potensi manusia dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam harus bersifat holistik, berpusat pada siswa, dan menghormati martabat serta keunikan individu. Guru berperan sebagai fasilitator yang mengakomodasi beragam gaya belajar dan kebutuhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-88318.webp" type="image/webp" length="87898" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-4d9cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-fe108.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/wildan-islamic-school-sosial-moral-siswa-perspekti-thumb-88318.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-695-letiges.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1619-social-criticism-islamic-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41574-cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir</link>
	<guid isPermaLink="false">b56deb07f130e939b03c7417a8a5cb50</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 14:44:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss1 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,logo,rss1,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam CoP industri souvenir, termasuk pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam CoP industri souvenir, termasuk pengembangan platform digital yang dapat memfasilitasi komunikasi, kolaborasi, dan pertukaran pengetahuan antar anggota komunitas. Kedua, penting untuk mengidentifikasi dan mengembangkan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas sumber daya manusia di industri souvenir, dengan fokus pada pengembangan kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana CoP dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan produk souvenir yang lebih unik, berkualitas, dan berkelanjutan, dengan memperhatikan nilai-nilai budaya lokal dan tren pasar global. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan industri souvenir di Mojokerto dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian lokal dan pelestarian budaya.. Mengimplementasikan konsep Community of Practice (CoP) dalam industri souvenir di Mojokerto berarti menekankan kolaborasi antara pemangku kepentingan, pembentukan kelompok, fasilitasi interaksi, dan dukungan pembelajaran untuk meningkatkan kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan, dengan memanfaatkan pemberdayaan dalam aspek teknologi, manusia, fisik, keuangan, informasi, dan pengetahuan.Tur edukasi di Mojokerto juga merupakan bagian dari strategi CoP, yang tidak mengurangi konsep CoP, melainkan menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk mengembangkan industri souvenir di wilayah tersebut.Penelitian ini juga memberikan pandangan tentang upaya pemerintah dan masyarakat dalam memfasilitasi pertumbuhan industri souvenir sebagai bagian dari pengembangan ekonomi lokal Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana fasilitasi dilakukan dalam komunitas praktik (CoP) di industri souvenir di Mojokerto. Melalui pendekatan kualitatif, praktik dan pengalaman diamati dan dicatat di industri souvenir. Fasilitasi seperti teknologi, pengetahuan, dan jaringan sosial diintegrasikan dalam CoP. Penelitian ini menggabungkan data primer dari wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan dan data sekunder dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini mampu menyoroti kesenjangan dalam pemahaman konteks fasilitasi dan menunjukkan bahwa implementasi CoP di industri souvenir Mojokerto menekankan kolaborasi antara kepentingan, kelompok, dan pembelajaran dengan pemanfaatan alat teknologi, interaksi manusia, fasilitas fisik, informasi keuangan, dan pengetahuan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-93cfe.webp" title="JURIS - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-93cfe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-93cfe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-93cfe.webp 1x" title="JURIS - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices" alt="JURIS - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-08c7e.webp" title="JURIS - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-08c7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-08c7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-08c7e.webp 1x" title="JURIS - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices" alt="JURIS - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-cfd6e.webp" title="JURIS - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-cfd6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-cfd6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-cfd6e.webp 1x" title="JURIS - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices" alt="JURIS - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41574-cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir" title="JURIS - Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices" target="_blank">Facilitation of Local and Cultural Community Industry Practices</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam CoP industri souvenir, termasuk pengembangan platform digital yang dapat memfasilitasi komunikasi, kolaborasi, dan pertukaran pengetahuan antar anggota komunitas. Kedua, penting untuk mengidentifikasi dan mengembangkan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas sumber daya manusia di industri souvenir, dengan fokus pada pengembangan kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana CoP dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan produk souvenir yang lebih unik, berkualitas, dan berkelanjutan, dengan memperhatikan nilai-nilai budaya lokal dan tren pasar global. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan industri souvenir di Mojokerto dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian lokal dan pelestarian budaya..
<br>Mengimplementasikan konsep Community of Practice (CoP) dalam industri souvenir di Mojokerto berarti menekankan kolaborasi antara pemangku kepentingan, pembentukan kelompok, fasilitasi interaksi, dan dukungan pembelajaran untuk meningkatkan kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan, dengan memanfaatkan pemberdayaan dalam aspek teknologi, manusia, fisik, keuangan, informasi, dan pengetahuan.Tur edukasi di Mojokerto juga merupakan bagian dari strategi CoP, yang tidak mengurangi konsep CoP, melainkan menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk mengembangkan industri souvenir di wilayah tersebut.Penelitian ini juga memberikan pandangan tentang upaya pemerintah dan masyarakat dalam memfasilitasi pertumbuhan industri souvenir sebagai bagian dari pengembangan ekonomi lokal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana fasilitasi dilakukan dalam komunitas praktik (CoP) di industri souvenir di Mojokerto. Melalui pendekatan kualitatif, praktik dan pengalaman diamati dan dicatat di industri souvenir. Fasilitasi seperti teknologi, pengetahuan, dan jaringan sosial diintegrasikan dalam CoP. Penelitian ini menggabungkan data primer dari wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan dan data sekunder dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini mampu menyoroti kesenjangan dalam pemahaman konteks fasilitasi dan menunjukkan bahwa implementasi CoP di industri souvenir Mojokerto menekankan kolaborasi antara kepentingan, kelompok, dan pembelajaran dengan pemanfaatan alat teknologi, interaksi manusia, fasilitas fisik, informasi keuangan, dan pengetahuan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-93cfe.webp" type="image/webp" length="101946" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-93cfe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-08c7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/cop-fasilitasi-industri-komunitas-lokal-souvenir-m-thumb-cfd6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11326-international-journal-religious-cultural-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by suppression of extracellular signal regulated kinase ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by suppression of extracellular signal regulated kinase ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by suppression of extracellular signal regulated kinase ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41584-kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin</link>
	<guid isPermaLink="false">d5ef003be9e75785057e0704704d205d</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 13:53:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ call papers ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali baziad ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,baziad,call,content,main,papers]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai mekanisme kerja kurkumin dalam menghambat sinyal transduksi di upstream ERK. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi kurkumin sebagai agen antifertilitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by suppression of extracellular signal regulated kinase: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai mekanisme kerja kurkumin dalam menghambat sinyal transduksi di upstream ERK. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi kurkumin sebagai agen antifertilitas dengan aksi anti-implantasi melalui penghambatan produksi P4. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menyelidiki efek kurkumin pada parameter-parameter seperti aktivitas adenilat siklas, ekspresi PKA, dan ekspresi faktor transkripsi.. Kurkumin menghambat fosforilasi ERK pada kultur sel luteal dengan cara menekan sinyal transduksi di up stream ERK Senyawa kurkumin dapat menghambat steroidogenesis kultur sel luteal dengan cara menghambat sekresi progesteron. Letak kerja kurkumin pada steroidogenesis kultur sel luteal belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pemberian kurkumin terhadap sinyal fosforilasi extracellular regulated kinase (ERK) pada steroidogenesis kultur sel luteal. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-c2f2b.webp" title="JURIS - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-c2f2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-c2f2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-c2f2b.webp 1x" title="JURIS - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase" alt="JURIS - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-a6299.webp" title="JURIS - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-a6299.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-a6299.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-a6299.webp 1x" title="JURIS - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase" alt="JURIS - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-56e62.webp" title="JURIS - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-56e62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-56e62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-56e62.webp 1x" title="JURIS - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase" alt="JURIS - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41584-kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin" title="JURIS - Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase" target="_blank">Curcumin inhibits luteal cell steroidogenesis by  suppression of extracellular signal regulated kinase</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai mekanisme kerja kurkumin dalam menghambat sinyal transduksi di upstream ERK. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi kurkumin sebagai agen antifertilitas dengan aksi anti-implantasi melalui penghambatan produksi P4. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menyelidiki efek kurkumin pada parameter-parameter seperti aktivitas adenilat siklas, ekspresi PKA, dan ekspresi faktor transkripsi..
<br>Kurkumin menghambat fosforilasi ERK pada kultur sel luteal dengan cara menekan sinyal transduksi di up stream ERK
<br>Senyawa kurkumin dapat menghambat steroidogenesis kultur sel luteal dengan cara menghambat sekresi progesteron. Letak kerja kurkumin pada steroidogenesis kultur sel luteal belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pemberian kurkumin terhadap sinyal fosforilasi extracellular regulated kinase (ERK) pada steroidogenesis kultur sel luteal.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-a6299.webp" type="image/webp" length="99668" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-c2f2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-a6299.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kurkumin-sinyal-transduksi-forskolin-regulated-kin-thumb-56e62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Diving deep into the screen The Realities of Online Transport Tariff Disputes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Diving deep into the screen The Realities of Online Transport Tariff Disputes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Diving deep into the screen The Realities of Online Transport Tariff Disputes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41572-realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika</link>
	<guid isPermaLink="false">4c77064c80ab3bf55d22fbb17ede4eb4</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 11:43:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss1 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,logo,rss1,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian tak lanjut dapat menilai secara kuantitatif perbedaan pendapatan driver sebelum dan sesudah intervensi kebijakan, memantau dampak mekanisme penetapan tarif terhadap kesejahteraan dan kepuasan kerja driver, serta mengeksplorasi model kemitraan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes: Penelitian tak lanjut dapat menilai secara kuantitatif perbedaan pendapatan driver sebelum dan sesudah intervensi kebijakan, memantau dampak mekanisme penetapan tarif terhadap kesejahteraan dan kepuasan kerja driver, serta mengeksplorasi model kemitraan yang lebih adil dengan memperhatikan kerangka kerja perpesanan keuangan berbasis komunitas lokal.A. Penelitian ini menggunakan pendekatan netnografi hidup untuk menguraikan realitas AobiayaAo dalam sektor transportasi online.Analisis menunjukkan bahwa AobiayaAo bukan istilah ekonomi netral melainkan mekanisme sosial yang memperburuk ketergantungan dan ketidaksetaraan kekuasaan.Driver mengartikan biaya sebagai beban yang menjerat, sering diungkapkan dengan istilahAcistilah budaya seperti AotagihanAo, AodepositAo dan Aoperbudakan modernAo, bukan pendapatan adil atau kemitraan.Konflik timbul karena platform (pemberi aplikasi) berada di puncak rantai nilai, menentukan aturan dan mengekstrak nilai berlebih, sementara driver, meski diberi label AopartnerAo, menanggung sebagian besar biaya dan risiko.Penelitian ini berkontribusi pada literatur akuntansi kritis dengan menunjukkan bagaimana terminologi akuntansi dapat menutupi relasi kekuasaan dan mendukung praktik eksploitatif Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap realitas biaya transportasi online, sumber konflik utama, dan meneliti struktur sosial serta pola budaya yang membentuk biaya tersebut. Metode netnografi dipakai untuk mengungkap realitas sosial yang dilintasi tarif. Temuan menunjukkan bahwa driver memandang AobiayaAo bukan sekadar penghasilan melainkan beban yang memunculkan ketergantungan. Penelitian menyoroti struktur sosial dan budaya yang muncul dari sistem biaya ini dan mengusulkan pendekatan transformatif yang berakar pada nilai lokal guna memecahkan konflik serta meningkatkan kesejahteraan driver. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-3f0d6.webp" title="JURIS - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-3f0d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-3f0d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-3f0d6.webp 1x" title="JURIS - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes" alt="JURIS - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-c886a.webp" title="JURIS - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-c886a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-c886a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-c886a.webp 1x" title="JURIS - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes" alt="JURIS - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-1f56b.webp" title="JURIS - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-1f56b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-1f56b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-1f56b.webp 1x" title="JURIS - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes" alt="JURIS - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41572-realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika" title="JURIS - Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes" target="_blank">Diving deep into the screen: The Realities of Online Transport Tariff Disputes</a>: Penelitian tak lanjut dapat menilai secara kuantitatif perbedaan pendapatan driver sebelum dan sesudah intervensi kebijakan, memantau dampak mekanisme penetapan tarif terhadap kesejahteraan dan kepuasan kerja driver, serta mengeksplorasi model kemitraan yang lebih adil dengan memperhatikan kerangka kerja perpesanan keuangan berbasis komunitas lokal.A.
<br>Penelitian ini menggunakan pendekatan netnografi hidup untuk menguraikan realitas AobiayaAo dalam sektor transportasi online.Analisis menunjukkan bahwa AobiayaAo bukan istilah ekonomi netral melainkan mekanisme sosial yang memperburuk ketergantungan dan ketidaksetaraan kekuasaan.Driver mengartikan biaya sebagai beban yang menjerat, sering diungkapkan dengan istilahAcistilah budaya seperti AotagihanAo, AodepositAo dan Aoperbudakan modernAo, bukan pendapatan adil atau kemitraan.Konflik timbul karena platform (pemberi aplikasi) berada di puncak rantai nilai, menentukan aturan dan mengekstrak nilai berlebih, sementara driver, meski diberi label AopartnerAo, menanggung sebagian besar biaya dan risiko.Penelitian ini berkontribusi pada literatur akuntansi kritis dengan menunjukkan bagaimana terminologi akuntansi dapat menutupi relasi kekuasaan dan mendukung praktik eksploitatif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap realitas biaya transportasi online, sumber konflik utama, dan meneliti struktur sosial serta pola budaya yang membentuk biaya tersebut. Metode netnografi dipakai untuk mengungkap realitas sosial yang dilintasi tarif. Temuan menunjukkan bahwa driver memandang AobiayaAo bukan sekadar penghasilan melainkan beban yang memunculkan ketergantungan. Penelitian menyoroti struktur sosial dan budaya yang muncul dari sistem biaya ini dan mengusulkan pendekatan transformatif yang berakar pada nilai lokal guna memecahkan konflik serta meningkatkan kesejahteraan driver.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-1f56b.webp" type="image/webp" length="167028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-3f0d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-c886a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/realitas-sosial-pesantren-struktur-dinamika-biaya-thumb-1f56b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11326-international-journal-religious-cultural-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Quranic Borrowings in the Maqams by Al Zamakhshari and Their Functional Load ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Quranic Borrowings in the Maqams by Al Zamakhshari and Their Functional Load ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Quranic Borrowings in the Maqams by Al Zamakhshari and Their Functional Load ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41576-teks-genre-sastra-patibrata-karya-al</link>
	<guid isPermaLink="false">fd33077b4f79b90b33dd708b8604f48f</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 11:34:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana elemen Al-Qur'an dalam karya sastra abad pertengahan memengaruhi perkembangan genre sastra modern. Selain itu, studi tentang peran maqam dalam mempertahankan ajaran Al-Qur'an di berbagai wilayah dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and Their Functional Load: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana elemen Al-Qur'an dalam karya sastra abad pertengahan memengaruhi perkembangan genre sastra modern. Selain itu, studi tentang peran maqam dalam mempertahankan ajaran Al-Qur'an di berbagai wilayah dapat memberikan wawasan baru tentang penyebaran nilai-nilai keagamaan. Terakhir, analisis perbandingan antara karya al-Zamakhshari dengan sastrawan lain dari periode yang sama dapat mengungkap variasi dalam penggunaan citra dan motif Al-Qur'an, serta dampaknya terhadap estetika sastra. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang hubungan antara Al-Qur'an dan sastra, sekaligus mengidentifikasi pola baru dalam penggunaan tekstual dan retoris dalam karya sastra.. Kesimpulan menegaskan bahwa karya-karya maqam al-Zamakhsyari penuh dengan semangat Al-Qur'an, seperti yang dinyatakan dalam surah Al Araf ayat 199, yang mendorong pengampunan, kebaikan, dan menjauhi kebodohan.Pengaruh ayat dan surah Al-Qur'an secara mendalam memengaruhi maqamnya, memperkaya karya tersebut dengan semangat agama dan puisi.Karya-karyanya menjadi bukti akan pemahaman mendalam al-Zamakhsyari terhadap Al-Qur'an, sekaligus panduan bagi umat Muslim, terutama generasi muda, dalam pendidikan moral dan etika.Maqamnya mencerminkan pengalaman hidupnya dan pencarian pencerahan spiritual dari perintah Al-Qur'an, menjadikannya sumber inspirasi dan bimbingan yang berharga.Warisan sastranya tetap dipelajari dan dinikmati karena keterkaitannya yang mendalam dengan ajaran Al-Qur'an serta relevansinya dalam diskursus moral dan etika Artikel ini mengkaji motif dan citra Al-Qur'an dalam karya-karya Abul-Qasim Mahmud al-Zamakhsyari, seorang filolog, penulis, dan filsuf terkenal dari Khwarezm abad pertengahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Al-Qur'an terhadap karya sastra al-Zamakhsyari, dengan fokus pada penggunaan kenangan Al-Qur'an dan citra dengan makna yang beragam. Al-Zamakhsyari dikenal sebagai seorang sarjana dan penafsir Al-Qur'an yang brilian melalui karya monumentalnya, Al-Kashshaf, di mana ia tidak hanya mengulas kitab suci umat Islam dari aspek ajaran agama, tetapi juga sebagai seorang filolog. Dia adalah salah satu tokoh awal yang menaruh perhatian besar pada keindahan gaya bahasa, kekayaan leksikal,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-ff365.webp" title="JURIS - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-ff365.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-ff365.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-ff365.webp 1x" title="JURIS - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load" alt="JURIS - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-91a88.webp" title="JURIS - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-91a88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-91a88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-91a88.webp 1x" title="JURIS - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load" alt="JURIS - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-e4f28.webp" title="JURIS - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-e4f28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-e4f28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-e4f28.webp 1x" title="JURIS - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load" alt="JURIS - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41576-teks-genre-sastra-patibrata-karya-al" title="JURIS - Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load" target="_blank">Quranic Borrowings in the Maqams by Al-Zamakhshari and  Their Functional Load</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana elemen Al-Qur'an dalam karya sastra abad pertengahan memengaruhi perkembangan genre sastra modern. Selain itu, studi tentang peran maqam dalam mempertahankan ajaran Al-Qur'an di berbagai wilayah dapat memberikan wawasan baru tentang penyebaran nilai-nilai keagamaan. Terakhir, analisis perbandingan antara karya al-Zamakhshari dengan sastrawan lain dari periode yang sama dapat mengungkap variasi dalam penggunaan citra dan motif Al-Qur'an, serta dampaknya terhadap estetika sastra. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang hubungan antara Al-Qur'an dan sastra, sekaligus mengidentifikasi pola baru dalam penggunaan tekstual dan retoris dalam karya sastra..
<br>Kesimpulan menegaskan bahwa karya-karya maqam al-Zamakhsyari penuh dengan semangat Al-Qur'an, seperti yang dinyatakan dalam surah Al Araf ayat 199, yang mendorong pengampunan, kebaikan, dan menjauhi kebodohan.Pengaruh ayat dan surah Al-Qur'an secara mendalam memengaruhi maqamnya, memperkaya karya tersebut dengan semangat agama dan puisi.Karya-karyanya menjadi bukti akan pemahaman mendalam al-Zamakhsyari terhadap Al-Qur'an, sekaligus panduan bagi umat Muslim, terutama generasi muda, dalam pendidikan moral dan etika.Maqamnya mencerminkan pengalaman hidupnya dan pencarian pencerahan spiritual dari perintah Al-Qur'an, menjadikannya sumber inspirasi dan bimbingan yang berharga.Warisan sastranya tetap dipelajari dan dinikmati karena keterkaitannya yang mendalam dengan ajaran Al-Qur'an serta relevansinya dalam diskursus moral dan etika
<br>Artikel ini mengkaji motif dan citra Al-Qur'an dalam karya-karya Abul-Qasim Mahmud al-Zamakhsyari, seorang filolog, penulis, dan filsuf terkenal dari Khwarezm abad pertengahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Al-Qur'an terhadap karya sastra al-Zamakhsyari, dengan fokus pada penggunaan kenangan Al-Qur'an dan citra dengan makna yang beragam. Al-Zamakhsyari dikenal sebagai seorang sarjana dan penafsir Al-Qur'an yang brilian melalui karya monumentalnya, Al-Kashshaf, di mana ia tidak hanya mengulas kitab suci umat Islam dari aspek ajaran agama, tetapi juga sebagai seorang filolog. Dia adalah salah satu tokoh awal yang menaruh perhatian besar pada keindahan gaya bahasa, kekayaan leksikal,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-ff365.webp" type="image/webp" length="90230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-ff365.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-91a88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/teks-genre-sastra-patibrata-karya-al-misbah-alam-l-thumb-e4f28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-695-letiges.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1619-social-criticism-islamic-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41566-konversi-lahan-sawah-sumber-daya-la</link>
	<guid isPermaLink="false">55ea84ca415963c4c0a906476534f61a</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 10:31:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lean 6 sigma ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijes index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijes email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[6,email,gijes,index,lean,sigma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti integrasi data multi-temporal dan multi-sumber, seperti radar dan LiDAR, untuk memperkaya informasi spasial dan mengurangi dampak awan yang masih mengganggu akurasi model. Selain itu, eksplorasi teknik deteksi awan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring: Penelitian selanjutnya dapat meneliti integrasi data multi-temporal dan multi-sumber, seperti radar dan LiDAR, untuk memperkaya informasi spasial dan mengurangi dampak awan yang masih mengganggu akurasi model. Selain itu, eksplorasi teknik deteksi awan yang lebih canggih, misalnya dengan model generatif atau penyaringan adaptif, dapat meningkatkan kehandalan citra yang digunakan. Terakhir, penerapan skenario realActime menggunakan data satelit berfrekuensi tinggi dapat membuka jalan bagi monitoring kontinu perubahan wilayah perkotaan, sehingga membantu pengambil kebijakan membuat keputusan yang lebih responsif dan berbasis data.. Model CNN yang dikembangkan mampu secara akurat mendeteksi dan memantau perubahan penggunaan lahan, khususnya ekspansi urban dan deforestasi, dengan akurasi keseluruhan 92A% dan 90A% pada deteksi perubahan.Metode ini menunjukkan keunggulan dibandingkan metode tradisional, menyoroti potensi deep learning dalam aplikasi remote sensing.Pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan ketahanan terhadap awan dan resolusi citra Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode deteksi objek menggunakan citra satelit untuk memantau perubahan penggunaan lahan dari tahun 2010 hingga 2025. Metode yang digunakan adalah Convolutional Neural Networks (CNN), sebuah teknik deep learning, untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan, termasuk ekspansi urban, konversi lahan pertanian, dan deforestasi. Data citra satelit dari program SentinelAc2 dan Landsat diproses melalui koreksi geometrik dan radiometrik, penghilangan awan, serta normalisasi citra untuk meningkatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-3f2e5.webp" title="JURIS - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-3f2e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-3f2e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-3f2e5.webp 1x" title="JURIS - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring" alt="JURIS - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-d9da4.webp" title="JURIS - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-d9da4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-d9da4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-d9da4.webp 1x" title="JURIS - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring" alt="JURIS - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-f8295.webp" title="JURIS - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-f8295.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-f8295.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-f8295.webp 1x" title="JURIS - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring" alt="JURIS - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41566-konversi-lahan-sawah-sumber-daya-la" title="JURIS - Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring" target="_blank">Object Detection in Satellite Imagery for Land Change Monitoring</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti integrasi data multi-temporal dan multi-sumber, seperti radar dan LiDAR, untuk memperkaya informasi spasial dan mengurangi dampak awan yang masih mengganggu akurasi model. Selain itu, eksplorasi teknik deteksi awan yang lebih canggih, misalnya dengan model generatif atau penyaringan adaptif, dapat meningkatkan kehandalan citra yang digunakan. Terakhir, penerapan skenario realActime menggunakan data satelit berfrekuensi tinggi dapat membuka jalan bagi monitoring kontinu perubahan wilayah perkotaan, sehingga membantu pengambil kebijakan membuat keputusan yang lebih responsif dan berbasis data..
<br>Model CNN yang dikembangkan mampu secara akurat mendeteksi dan memantau perubahan penggunaan lahan, khususnya ekspansi urban dan deforestasi, dengan akurasi keseluruhan 92A% dan 90A% pada deteksi perubahan.Metode ini menunjukkan keunggulan dibandingkan metode tradisional, menyoroti potensi deep learning dalam aplikasi remote sensing.Pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan ketahanan terhadap awan dan resolusi citra
<br>Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode deteksi objek menggunakan citra satelit untuk memantau perubahan penggunaan lahan dari tahun 2010 hingga 2025. Metode yang digunakan adalah Convolutional Neural Networks (CNN), sebuah teknik deep learning, untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan, termasuk ekspansi urban, konversi lahan pertanian, dan deforestasi. Data citra satelit dari program SentinelAc2 dan Landsat diproses melalui koreksi geometrik dan radiometrik, penghilangan awan, serta normalisasi citra untuk meningkatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-d9da4.webp" type="image/webp" length="57516" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-3f2e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-d9da4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/konversi-lahan-sawah-sumber-daya-akurasi-model-alt-thumb-f8295.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1421-greenation-international-journal-engineering-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41567-product-placement-era-future-research-data-mining</link>
	<guid isPermaLink="false">ad0686b657f117a12a57bd87bd6abfa6</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 10:14:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lean 6 sigma ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijes index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijes email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[6,email,gijes,index,lean,sigma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Future research should expand the scope of this study by incorporating data from multiple Indomaret locations and a longer timeframe to achieve more generalized and robust findings regarding customer purchasing patterns.  Furthermore, investigating the ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket: Future research should expand the scope of this study by incorporating data from multiple Indomaret locations and a longer timeframe to achieve more generalized and robust findings regarding customer purchasing patterns. Furthermore, investigating the influence of external factors such as promotional activities, seasonal trends, and pricing strategies on product associations could provide a more comprehensive understanding of consumer behavior. Finally, exploring the integration of other data mining techniques, such as clustering or classification, alongside the Apriori algorithm could enable more refined customer segmentation and personalized product recommendations, ultimately leading to more effective store layout optimization and targeted marketing campaigns. These advancements will contribute to a deeper understanding of retail dynamics and empower retailers to make data-driven decisions that enhance customer satisfaction and maximize profitability.. This research successfully implemented the Apriori algorithm to identify frequent product combinations purchased together at Indomaret Perjuangan Bekasi.Based on the analysis, recommendations were made to strategically arrange products on shelves to enhance customer convenience and potentially increase sales.The study demonstrates the practical benefits of applying data mining techniques, specifically the Apriori algorithm, to optimize retail operations and improve customer shopping experiences This research aims to implement the Apriori algorithm to analyze customer purchase patterns and provide recommendations for product placement in Indomaret Perjuangan Bekasi. Data mining techniques, specifically the Apriori algorithm, are applied to transaction data collected from the store between March 1 and April 1, 2025. The primary objective is to identify frequent itemsets and generate association rules that reveal which products are frequently purchased together, providing insights into customer purchasing behavior. The research begins by preprocessing the data into a format suitable for analysis using Weka, a data mining tool. The Apriori algorithm is then applied to uncover product combinations that occur frequently in transactions. Based on the association rules generated, the... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-5c8ff.webp" title="JURIS - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-5c8ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-5c8ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-5c8ff.webp 1x" title="JURIS - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket" alt="JURIS - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-90c20.webp" title="JURIS - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-90c20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-90c20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-90c20.webp 1x" title="JURIS - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket" alt="JURIS - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-64625.webp" title="JURIS - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-64625.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-64625.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-64625.webp 1x" title="JURIS - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket" alt="JURIS - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41567-product-placement-era-future-research-data-mining" title="JURIS - Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket" target="_blank">Implementation of the Apriori Algorithm for Product Arrangement in a Minimarket</a>: Future research should expand the scope of this study by incorporating data from multiple Indomaret locations and a longer timeframe to achieve more generalized and robust findings regarding customer purchasing patterns.  Furthermore, investigating the influence of external factors such as promotional activities, seasonal trends, and pricing strategies on product associations could provide a more comprehensive understanding of consumer behavior.  Finally, exploring the integration of other data mining techniques, such as clustering or classification, alongside the Apriori algorithm could enable more refined customer segmentation and personalized product recommendations, ultimately leading to more effective store layout optimization and targeted marketing campaigns. These advancements will contribute to a deeper understanding of retail dynamics and empower retailers to make data-driven decisions that enhance customer satisfaction and maximize profitability..
<br>This research successfully implemented the Apriori algorithm to identify frequent product combinations purchased together at Indomaret Perjuangan Bekasi.Based on the analysis, recommendations were made to strategically arrange products on shelves to enhance customer convenience and potentially increase sales.The study demonstrates the practical benefits of applying data mining techniques, specifically the Apriori algorithm, to optimize retail operations and improve customer shopping experiences
<br>This research aims to implement the Apriori algorithm to analyze customer purchase patterns and provide recommendations for product placement in Indomaret Perjuangan Bekasi. Data mining techniques, specifically the Apriori algorithm, are applied to transaction data collected from the store between March 1 and April 1, 2025. The primary objective is to identify frequent itemsets and generate association rules that reveal which products are frequently purchased together, providing insights into customer purchasing behavior. The research begins by preprocessing the data into a format suitable for analysis using Weka, a data mining tool. The Apriori algorithm is then applied to uncover product combinations that occur frequently in transactions. Based on the association rules generated, the...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-5c8ff.webp" type="image/webp" length="102974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-5c8ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-90c20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/product-placement-era-future-research-data-mining-thumb-64625.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1421-greenation-international-journal-engineering-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ From Jakarta to Madura Culture Shock and Social Adaptation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ From Jakarta to Madura Culture Shock and Social Adaptation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ From Jakarta to Madura Culture Shock and Social Adaptation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41563-kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi</link>
	<guid isPermaLink="false">802fa0ec0c9225ea884817ac13c2c489</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 10:06:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss1 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,logo,rss1,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana kualitas jaringan sosial mempengaruhi adaptasi sosial mahasiswa. Studi ini dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana kualitas jaringan sosial mempengaruhi adaptasi sosial mahasiswa. Studi ini dapat berfokus pada bagaimana dukungan sosial yang kuat dapat membantu mahasiswa mengatasi budaya shock dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi adaptasi sosial yang digunakan oleh mahasiswa dari Jakarta yang belajar di Madura. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana mahasiswa berinteraksi dengan komunitas lokal dan membangun hubungan baru, serta bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman mereka secara keseluruhan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak budaya shock pada prestasi akademik mahasiswa. Studi ini dapat menyelidiki apakah budaya shock mempengaruhi motivasi belajar, kinerja akademik, dan hasil pendidikan mahasiswa.. Dalam konteks migrasi pendidikan mahasiswa dari Jakarta, budaya shock muncul karena perbedaan budaya yang signifikan.Kontras ini dapat menimbulkan perasaan tidak familiar, yang menyebabkan stres psikologis, termasuk kecemasan, ketakutan, dan ketidaknyamanan.Namun, mahasiswa beradaptasi dengan mempelajari budaya baru, yang dapat memfasilitasi penyesuaian mereka terhadap kondisi budaya yang berbeda.Hal ini terutama relevan bagi mahasiswa yang pindah ke lingkungan baru untuk tujuan pendidikan, sering kali dipengaruhi oleh keputusan orang tua mereka.Temuan penelitian ini relevan tidak hanya untuk pengembangan dukungan psikososial dalam lingkungan kampus, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap literatur yang lebih luas tentang migrasi dan adaptasi budaya.Dengan memperluas konsep rasionalitas migrasi ke konteks pendidikan lintas budaya, penelitian ini menawarkan kerangka kerja baru untuk memahami motivasi dan tantangan yang dihadapi mahasiswa saat membuat keputusan migrasi yang melibatkan jarak budaya yang signifikan.Selain itu, hasil penelitian ini menekankan pentingnya menyediakan dukungan sosial yang kuat untuk membantu mahasiswa menavigasi pengalaman budaya baru mereka dengan efektif Artikel ini membahas tentang fenomena budaya dan adaptasi sosial yang dialami oleh mahasiswa dari Jakarta yang belajar di Universitas Trunojoyo di Madura. Penelitian ini menawarkan perspektif baru tentang keputusan untuk bermigrasi dari lingkungan perkotaan ke pedesaan, yang sering diabaikan dalam literatur sebelumnya. Menggunakan pendekatan fenomenologis, artikel ini menjelaskan budaya shock sebagai akibat langsung dari perbedaan budaya antara Jakarta dan Madura, serta strategi adaptasi sosial yang digunakan oleh mahasiswa. Selain itu, artikel ini juga menyelidiki bagaimana kualitas jaringan sosial mempengaruhi kesuksesan adaptasi mereka. Temuan menunjukkan bahwa hambatan bahasa dan stereotip Madura yang meluas dianggap sebagai sumber stres, ketakutan, kekecewaan, kekhawatiran, dan kesepian di antara mahasiswa tersebut. Strategi adaptasi mereka terutama melibatkan interaksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-eb345.webp" title="JURIS - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-eb345.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-eb345.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-eb345.webp 1x" title="JURIS - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation" alt="JURIS - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-27b8a.webp" title="JURIS - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-27b8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-27b8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-27b8a.webp 1x" title="JURIS - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation" alt="JURIS - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-9ab4c.webp" title="JURIS - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-9ab4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-9ab4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-9ab4c.webp 1x" title="JURIS - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation" alt="JURIS - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41563-kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi" title="JURIS - From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation" target="_blank">From Jakarta to Madura: Culture Shock and Social Adaptation</a>: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana kualitas jaringan sosial mempengaruhi adaptasi sosial mahasiswa. Studi ini dapat berfokus pada bagaimana dukungan sosial yang kuat dapat membantu mahasiswa mengatasi budaya shock dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi adaptasi sosial yang digunakan oleh mahasiswa dari Jakarta yang belajar di Madura. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana mahasiswa berinteraksi dengan komunitas lokal dan membangun hubungan baru, serta bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman mereka secara keseluruhan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak budaya shock pada prestasi akademik mahasiswa. Studi ini dapat menyelidiki apakah budaya shock mempengaruhi motivasi belajar, kinerja akademik, dan hasil pendidikan mahasiswa..
<br>Dalam konteks migrasi pendidikan mahasiswa dari Jakarta, budaya shock muncul karena perbedaan budaya yang signifikan.Kontras ini dapat menimbulkan perasaan tidak familiar, yang menyebabkan stres psikologis, termasuk kecemasan, ketakutan, dan ketidaknyamanan.Namun, mahasiswa beradaptasi dengan mempelajari budaya baru, yang dapat memfasilitasi penyesuaian mereka terhadap kondisi budaya yang berbeda.Hal ini terutama relevan bagi mahasiswa yang pindah ke lingkungan baru untuk tujuan pendidikan, sering kali dipengaruhi oleh keputusan orang tua mereka.Temuan penelitian ini relevan tidak hanya untuk pengembangan dukungan psikososial dalam lingkungan kampus, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap literatur yang lebih luas tentang migrasi dan adaptasi budaya.Dengan memperluas konsep rasionalitas migrasi ke konteks pendidikan lintas budaya, penelitian ini menawarkan kerangka kerja baru untuk memahami motivasi dan tantangan yang dihadapi mahasiswa saat membuat keputusan migrasi yang melibatkan jarak budaya yang signifikan.Selain itu, hasil penelitian ini menekankan pentingnya menyediakan dukungan sosial yang kuat untuk membantu mahasiswa menavigasi pengalaman budaya baru mereka dengan efektif
<br>Artikel ini membahas tentang fenomena budaya dan adaptasi sosial yang dialami oleh mahasiswa dari Jakarta yang belajar di Universitas Trunojoyo di Madura. Penelitian ini menawarkan perspektif baru tentang keputusan untuk bermigrasi dari lingkungan perkotaan ke pedesaan, yang sering diabaikan dalam literatur sebelumnya. Menggunakan pendekatan fenomenologis, artikel ini menjelaskan budaya shock sebagai akibat langsung dari perbedaan budaya antara Jakarta dan Madura, serta strategi adaptasi sosial yang digunakan oleh mahasiswa. Selain itu, artikel ini juga menyelidiki bagaimana kualitas jaringan sosial mempengaruhi kesuksesan adaptasi mereka. Temuan menunjukkan bahwa hambatan bahasa dan stereotip Madura yang meluas dianggap sebagai sumber stres, ketakutan, kekecewaan, kekhawatiran, dan kesepian di antara mahasiswa tersebut. Strategi adaptasi mereka terutama melibatkan interaksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-9ab4c.webp" type="image/webp" length="116192" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-eb345.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-27b8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/kompetensi-akademik-mahasiswa-sosial-bpi-jaringan-thumb-9ab4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11326-international-journal-religious-cultural-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41568-fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt</link>
	<guid isPermaLink="false">005aad8dc514c53dc004d6a0912350f7</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 10:03:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lean 6 sigma ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijes index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijes email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[6,email,gijes,index,lean,sigma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari algoritma TikTok terhadap perilaku konsumtif, khususnya pada generasi muda. Pertanyaan penelitian yang menarik adalah bagaimana paparan konten yang dipersonalisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari algoritma TikTok terhadap perilaku konsumtif, khususnya pada generasi muda. Pertanyaan penelitian yang menarik adalah bagaimana paparan konten yang dipersonalisasi secara terus-menerus memengaruhi nilai-nilai dan preferensi konsumen. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas strategi pemasaran di TikTok dengan platform media sosial lainnya dalam industri kecantikan. Penelitian ini dapat menggali perbedaan dalam tingkat keterlibatan, konversi, dan loyalitas merek. Terakhir, eksplorasi mendalam mengenai peran etika dalam penggunaan algoritma TikTok untuk pemasaran kecantikan sangat penting. Penelitian ini dapat berfokus pada potensi bias algoritmik, representasi yang beragam, dan dampak psikologis dari standar kecantikan yang dipromosikan di platform tersebut. Dengan memahami aspek-aspek ini, kita dapat mengembangkan praktik pemasaran yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di era digital.. This literature review concludes that the TikTok algorithm and visual content strategy are crucial in shaping the consumptive behavior of the digital generation towards fast beauty products.TikTokAos algorithm personalizes content based on user interactions, effectively reaching the right audience and influencing purchasing decisions.Furthermore, content strategies leveraging storytelling, trends, and micro-influencer collaborations enhance engagement and brand awareness.Ultimately, the combination of algorithmic personalization and compelling visual content on TikTok significantly impacts purchase decisions, particularly among Gen Z and Millennials In the ever-evolving digital landscape, TikTok has become a strategic platform for brands in marketing products, particularly in the fast beauty industry which is heavily influenced by trends and visualization. This article is a literature review that aims to study the role of the TikTok algorithm and content strategy in shaping the consumptive behavior of the digital generation towards fast beauty products. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this research filters various relevant academic studies to build... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-0eeff.webp" title="JURIS - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-0eeff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-0eeff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-0eeff.webp 1x" title="JURIS - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation" alt="JURIS - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-2411a.webp" title="JURIS - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-2411a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-2411a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-2411a.webp 1x" title="JURIS - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation" alt="JURIS - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-8d364.webp" title="JURIS - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-8d364.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-8d364.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-8d364.webp 1x" title="JURIS - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation" alt="JURIS - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41568-fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt" title="JURIS - TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation" target="_blank">TikTok Algorithm in Fast Beauty Product Marketing: Influencing Consumer Behavior of the Digital Generation</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari algoritma TikTok terhadap perilaku konsumtif, khususnya pada generasi muda. Pertanyaan penelitian yang menarik adalah bagaimana paparan konten yang dipersonalisasi secara terus-menerus memengaruhi nilai-nilai dan preferensi konsumen. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas strategi pemasaran di TikTok dengan platform media sosial lainnya dalam industri kecantikan. Penelitian ini dapat menggali perbedaan dalam tingkat keterlibatan, konversi, dan loyalitas merek. Terakhir, eksplorasi mendalam mengenai peran etika dalam penggunaan algoritma TikTok untuk pemasaran kecantikan sangat penting. Penelitian ini dapat berfokus pada potensi bias algoritmik, representasi yang beragam, dan dampak psikologis dari standar kecantikan yang dipromosikan di platform tersebut. Dengan memahami aspek-aspek ini, kita dapat mengembangkan praktik pemasaran yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di era digital..
<br>This literature review concludes that the TikTok algorithm and visual content strategy are crucial in shaping the consumptive behavior of the digital generation towards fast beauty products.TikTokAos algorithm personalizes content based on user interactions, effectively reaching the right audience and influencing purchasing decisions.Furthermore, content strategies leveraging storytelling, trends, and micro-influencer collaborations enhance engagement and brand awareness.Ultimately, the combination of algorithmic personalization and compelling visual content on TikTok significantly impacts purchase decisions, particularly among Gen Z and Millennials
<br>In the ever-evolving digital landscape, TikTok has become a strategic platform for brands in marketing products, particularly in the fast beauty industry which is heavily influenced by trends and visualization. This article is a literature review that aims to study the role of the TikTok algorithm and content strategy in shaping the consumptive behavior of the digital generation towards fast beauty products. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this research filters various relevant academic studies to build...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-2411a.webp" type="image/webp" length="104656" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-0eeff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-2411a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/fast-beauty-cosmetic-products-fitur-algoritma-tikt-thumb-8d364.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1421-greenation-international-journal-engineering-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing Operational Excellence Through use TQM Lean and 6 Sigma ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing Operational Excellence Through use TQM Lean and 6 Sigma ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing Operational Excellence Through use TQM Lean and 6 Sigma ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41565-kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-kuali</link>
	<guid isPermaLink="false">fab4d1d47ebee0026b1ce2d739e8689d</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 09:38:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lean 6 sigma ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijes index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijes email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[6,email,gijes,index,lean,sigma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru:1.  **Pengembangan Model Integratif TQM, Lean, dan Six Sigma:** Penelitian lebih lanjut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma: Berdasarkan analisis latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru:1. **Pengembangan Model Integratif TQM, Lean, dan Six Sigma:** Penelitian lebih lanjut dapat berfokus pada pengembangan model integratif yang menggabungkan prinsip-prinsip TQM, Lean, dan Six Sigma. Model ini dapat memberikan panduan praktis bagi organisasi dalam menerapkan pendekatan holistik untuk peningkatan kualitas dan keunggulan operasional, dengan mempertimbangkan konteks spesifik industri dan ukuran perusahaan.2. **Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Implementasi Alat Kualitas:** Penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana budaya organisasi memengaruhi keberhasilan implementasi alat-alat kualitas seperti TQM, Lean, dan Six Sigma. Identifikasi faktor-faktor budaya yang mendukung atau menghambat implementasi, serta pengembangan strategi untuk membangun budaya yang kondusif bagi peningkatan berkelanjutan, akan memberikan wawasan berharga bagi para pemimpin organisasi.3. **Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Peningkatan Kualitas:** Dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, penelitian dapat menyelidiki bagaimana teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), pembelajaran mesin (machine learning), dan Internet of Things (IoT) dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas alat-alat kualitas. Studi ini dapat mengeksplorasi potensi teknologi digital dalam mengotomatiskan proses, menganalisis data secara real-time, dan memberikan wawasan yang lebih mendalam untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.. Penelitian ini menyajikan wawasan komprehensif tentang Keunggulan Operasional (OE/OpEx) dan perlunya rekomendasi dalam lanskap industri saat ini yang terus berubah.Dengan mempelajari secara cermat alat-alat kualitas modern seperti 6 Sigma, LEAN, CI, TQM, penelitian ini merekomendasikan organisasi untuk berupaya meningkatkan kualitas dan mengoptimalkan proses.Penelitian ini menyoroti pentingnya keterlibatan karyawan dalam inisiatif peningkatan kualitas dan memberikan panduan untuk mengatasi tantangan umum yang dihadapi organisasi dalam menerapkan alat-alat kualitas.Pada akhirnya, penelitian ini bertujuan untuk mendorong organisasi untuk mencapai keunggulan operasional dan pertumbuhan berkelanjutan Organisasi menggunakan berbagai cara, termasuk keunggulan operasional (OpEx atau OE) untuk meningkatkan proses, meningkatkan efisiensi operasional, dan menghasilkan produk dan layanan dengan tingkat kualitas tertinggi bagi pelanggan. Penelitian ini membahas penggunaan Alat Kualitas untuk mencapai hal tersebut. Penelitian ini juga membahas cara alat-alat kualitas ini digunakan secara efektif untuk memberikan perubahan tingkat kualitas di perusahaan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa di luar alat-alat kualitas, ada pendekatan sistematis untuk meningkatkan kualitas dengan mengadopsi alat-alat berkelompok seperti Manajemen Kualitas Total (TQM), Six Sigma, Lean Six Sigma, Pemeliharaan Produktif Total (TPM), dan sampai batas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-fa7ed.webp" title="JURIS - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-fa7ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-fa7ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-fa7ed.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma" alt="JURIS - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-4953b.webp" title="JURIS - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-4953b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-4953b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-4953b.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma" alt="JURIS - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-a9283.webp" title="JURIS - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-a9283.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-a9283.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-a9283.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma" alt="JURIS - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41565-kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-kuali" title="JURIS - Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma" target="_blank">Enhancing Operational Excellence: Through use TQM, Lean and 6 Sigma</a>: Berdasarkan analisis latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru:1.  **Pengembangan Model Integratif TQM, Lean, dan Six Sigma:** Penelitian lebih lanjut dapat berfokus pada pengembangan model integratif yang menggabungkan prinsip-prinsip TQM, Lean, dan Six Sigma. Model ini dapat memberikan panduan praktis bagi organisasi dalam menerapkan pendekatan holistik untuk peningkatan kualitas dan keunggulan operasional, dengan mempertimbangkan konteks spesifik industri dan ukuran perusahaan.2.  **Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Implementasi Alat Kualitas:** Penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana budaya organisasi memengaruhi keberhasilan implementasi alat-alat kualitas seperti TQM, Lean, dan Six Sigma. Identifikasi faktor-faktor budaya yang mendukung atau menghambat implementasi, serta pengembangan strategi untuk membangun budaya yang kondusif bagi peningkatan berkelanjutan, akan memberikan wawasan berharga bagi para pemimpin organisasi.3.  **Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Peningkatan Kualitas:** Dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, penelitian dapat menyelidiki bagaimana teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), pembelajaran mesin (machine learning), dan Internet of Things (IoT) dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas alat-alat kualitas. Studi ini dapat mengeksplorasi potensi teknologi digital dalam mengotomatiskan proses, menganalisis data secara real-time, dan memberikan wawasan yang lebih mendalam untuk pengambilan keputusan yang lebih baik..
<br>Penelitian ini menyajikan wawasan komprehensif tentang Keunggulan Operasional (OE/OpEx) dan perlunya rekomendasi dalam lanskap industri saat ini yang terus berubah.Dengan mempelajari secara cermat alat-alat kualitas modern seperti 6 Sigma, LEAN, CI, TQM, penelitian ini merekomendasikan organisasi untuk berupaya meningkatkan kualitas dan mengoptimalkan proses.Penelitian ini menyoroti pentingnya keterlibatan karyawan dalam inisiatif peningkatan kualitas dan memberikan panduan untuk mengatasi tantangan umum yang dihadapi organisasi dalam menerapkan alat-alat kualitas.Pada akhirnya, penelitian ini bertujuan untuk mendorong organisasi untuk mencapai keunggulan operasional dan pertumbuhan berkelanjutan
<br>Organisasi menggunakan berbagai cara, termasuk keunggulan operasional (OpEx atau OE) untuk meningkatkan proses, meningkatkan efisiensi operasional, dan menghasilkan produk dan layanan dengan tingkat kualitas tertinggi bagi pelanggan. Penelitian ini membahas penggunaan Alat Kualitas untuk mencapai hal tersebut. Penelitian ini juga membahas cara alat-alat kualitas ini digunakan secara efektif untuk memberikan perubahan tingkat kualitas di perusahaan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa di luar alat-alat kualitas, ada pendekatan sistematis untuk meningkatkan kualitas dengan mengadopsi alat-alat berkelompok seperti Manajemen Kualitas Total (TQM), Six Sigma, Lean Six Sigma, Pemeliharaan Produktif Total (TPM), dan sampai batas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-a9283.webp" type="image/webp" length="97754" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-fa7ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-4953b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kualitas-operasional-tqm-lean-six-sigma-alat-moder-thumb-a9283.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1421-greenation-international-journal-engineering-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Ethical Implications of AI in English Language Instruction A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Ethical Implications of AI in English Language Instruction A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Ethical Implications of AI in English Language Instruction A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41571-nilai-pedagogis-kristen-domain-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">19a2a995a83cdfc2cab2b833a126c75d</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 08:58:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss1 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,logo,rss1,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana desain kebijakan perlindungan data dapat diadaptasi secara dinamika pada sistem AI pembelajaran bahasa sehingga tetap menjaga integritas akademik sekaligus mendorong personalisasi? Apa mekanisme audit berbasis algoritme yang dapat mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities: Bagaimana desain kebijakan perlindungan data dapat diadaptasi secara dinamika pada sistem AI pembelajaran bahasa sehingga tetap menjaga integritas akademik sekaligus mendorong personalisasi? Apa mekanisme audit berbasis algoritme yang dapat mengidentifikasi dan mengurangi bias dalam model AI yang digunakan di kelas bahasa, dan bagaimana efektivitasnya dibandingkan dengan intervensi manusia? Bagaimana prosedur pelatihan pendidik berbasis simulasi dapat mempersiapkan guru untuk menyeimbangkan penerapan AI dan interaksi manusia, serta bagaimana prosedur ini dapat dievaluasi dalam jangka panjang untuk memastikan kepatuhan etika dan peningkatan hasil belajar?. Pengiriman sistematis menunjukkan bahwa AI dalam pengajaran bahasa Inggris menawarkan peningkatan personalisasi dan umpan balik instan namun juga menimbulkan tantangan besar terkait integritas akademik, privasi data, dan bias algoritmik.Para pendidik menekankan perlunya rangkaian kebijakan etis dan pelatihan profesional yang ketat untuk memastikan AI melengkapi, bukan menggantikan, interaksi manusia.Integrasi AI yang efektif mengharuskan pendekatan terukur yang menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai pedagogis dan prinsip etika, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang adil dan berkelanjutan Tinjauan sistematik ini meneliti implikasi etika integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam pengajaran bahasa Inggris, dengan fokus pada tantangan serta peluang saat ini. Melalui analisis menyeluruh terhadap 10 studi peerAcreview yang diterbitkan antara 2019Ac2024, diambil dari database Google Scholar dan Scopus, penelitian ini menyelidiki masalah etika, perspektif pendidik, dan keseimbangan antara manfaat serta risiko implementasi AI. Temuan menunjukkan keberadaan kekhawatiran signifikan terkait integritas akademik, privasi data, dan bias algoritmik dalam instruksi yang ditingkatkan AI. Pendegara mengungkapkan perspektif kompleks, mengakui potensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-60be0.webp" title="JURIS - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-60be0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-60be0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-60be0.webp 1x" title="JURIS - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities" alt="JURIS - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-10528.webp" title="JURIS - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-10528.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-10528.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-10528.webp 1x" title="JURIS - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities" alt="JURIS - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-28b43.webp" title="JURIS - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-28b43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-28b43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-28b43.webp 1x" title="JURIS - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities" alt="JURIS - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41571-nilai-pedagogis-kristen-domain-sis" title="JURIS - The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities" target="_blank">The Ethical Implications of AI in English Language Instruction: A Systematic Review of Current Challenges and Opportunities</a>: Bagaimana desain kebijakan perlindungan data dapat diadaptasi secara dinamika pada sistem AI pembelajaran bahasa sehingga tetap menjaga integritas akademik sekaligus mendorong personalisasi? Apa mekanisme audit berbasis algoritme yang dapat mengidentifikasi dan mengurangi bias dalam model AI yang digunakan di kelas bahasa, dan bagaimana efektivitasnya dibandingkan dengan intervensi manusia? Bagaimana prosedur pelatihan pendidik berbasis simulasi dapat mempersiapkan guru untuk menyeimbangkan penerapan AI dan interaksi manusia, serta bagaimana prosedur ini dapat dievaluasi dalam jangka panjang untuk memastikan kepatuhan etika dan peningkatan hasil belajar?.
<br>Pengiriman sistematis menunjukkan bahwa AI dalam pengajaran bahasa Inggris menawarkan peningkatan personalisasi dan umpan balik instan namun juga menimbulkan tantangan besar terkait integritas akademik, privasi data, dan bias algoritmik.Para pendidik menekankan perlunya rangkaian kebijakan etis dan pelatihan profesional yang ketat untuk memastikan AI melengkapi, bukan menggantikan, interaksi manusia.Integrasi AI yang efektif mengharuskan pendekatan terukur yang menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai pedagogis dan prinsip etika, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang adil dan berkelanjutan
<br>Tinjauan sistematik ini meneliti implikasi etika integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam pengajaran bahasa Inggris, dengan fokus pada tantangan serta peluang saat ini. Melalui analisis menyeluruh terhadap 10 studi peerAcreview yang diterbitkan antara 2019Ac2024, diambil dari database Google Scholar dan Scopus, penelitian ini menyelidiki masalah etika, perspektif pendidik, dan keseimbangan antara manfaat serta risiko implementasi AI. Temuan menunjukkan keberadaan kekhawatiran signifikan terkait integritas akademik, privasi data, dan bias algoritmik dalam instruksi yang ditingkatkan AI. Pendegara mengungkapkan perspektif kompleks, mengakui potensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-10528.webp" type="image/webp" length="78972" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-60be0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-10528.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/nilai-pedagogis-kristen-domain-sistem-ai-integrasi-thumb-28b43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2694-oneresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11326-international-journal-religious-cultural-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41564-teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engage</link>
	<guid isPermaLink="false">8ee2f2d36eaa3b646cc9fcbf7692175e</guid>
	<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 08:47:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lean 6 sigma ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijes index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijes email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[6,email,gijes,index,lean,sigma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian pertama harus meneliti bagaimana algoritme prediktif AI dapat disesuaikan dengan konteks budaya lokal untuk meningkatkan relevansi rekomendasi di pasar berkembang, sehingga menguji apakah adaptasi algoritme dapat memperkecil kesenjangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms: Pertanyaan penelitian pertama harus meneliti bagaimana algoritme prediktif AI dapat disesuaikan dengan konteks budaya lokal untuk meningkatkan relevansi rekomendasi di pasar berkembang, sehingga menguji apakah adaptasi algoritme dapat memperkecil kesenjangan kepuasan antar segmen demografis. Penelitian kedua dapat memfokuskan pada efek jangka panjang penggunaan AI dalam retensi pelanggan OTT, dengan menerapkan studi longitudinal yang mengukur perubahan perilaku pengguna seiring evolusi teknologi, sekaligus memantau dampak ekonomi dan sosial. Sebagai penunjang, saran ketiga mengusulkan penelitian eksperimental yang membandingkan algoritme AI tradisional dengan model machine learning generatif untuk menilai efektivitas dan potensi bias, serta menilai persepsi etis pengguna terkait privasi data dalam proses personalisasi konten.. Penelitian ini menunjukkan bahwa personalisasi konten berbasis AI secara signifikan meningkatkan kepuasan pengguna OTT, namun waktu keterlibatan berbeda menurut gender.Perbedaan reaksi terhadap rekomendasi AI juga muncul antara kelompok usia, menandakan pengaruh demografis pada efektivitas personalisasi.Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya meliputi perluasan sampel ke wilayah lain, evaluasi teknologi AI tertentu, dan eksplorasi implikasi etis terkait privasi serta bias algoritmik Penelitian ini menyelidiki dampak Kecerdasan Buatan (AI) terhadap pengalaman pengguna dan keterlibatan di platform Over-the-Top (OTT), dengan fokus pada Ahmedabad, India. Metode kuantitatif dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang diisi oleh 101 responden, yang kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil utama menunjukkan bahwa rekomendasi konten berbasis AI secara signifikan meningkatkan kepuasan pengguna, dengan variasi keterlibatan yang tercatat pada kelompok usia berbeda, sementara preferensi konten dan respons terhadap rekomendasi tetap konsisten antar gender. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-1e94e.webp" title="JURIS - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-1e94e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-1e94e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-1e94e.webp 1x" title="JURIS - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms" alt="JURIS - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-c467f.webp" title="JURIS - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-c467f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-c467f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-c467f.webp 1x" title="JURIS - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms" alt="JURIS - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-d5cc9.webp" title="JURIS - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-d5cc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-d5cc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-d5cc9.webp 1x" title="JURIS - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms" alt="JURIS - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41564-teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engage" title="JURIS - The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms" target="_blank">The Role of Artificial Intelligence in Enhancing User Experience on OTT Platforms</a>: Pertanyaan penelitian pertama harus meneliti bagaimana algoritme prediktif AI dapat disesuaikan dengan konteks budaya lokal untuk meningkatkan relevansi rekomendasi di pasar berkembang, sehingga menguji apakah adaptasi algoritme dapat memperkecil kesenjangan kepuasan antar segmen demografis. Penelitian kedua dapat memfokuskan pada efek jangka panjang penggunaan AI dalam retensi pelanggan OTT, dengan menerapkan studi longitudinal yang mengukur perubahan perilaku pengguna seiring evolusi teknologi, sekaligus memantau dampak ekonomi dan sosial. Sebagai penunjang, saran ketiga mengusulkan penelitian eksperimental yang membandingkan algoritme AI tradisional dengan model machine learning generatif untuk menilai efektivitas dan potensi bias, serta menilai persepsi etis pengguna terkait privasi data dalam proses personalisasi konten..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa personalisasi konten berbasis AI secara signifikan meningkatkan kepuasan pengguna OTT, namun waktu keterlibatan berbeda menurut gender.Perbedaan reaksi terhadap rekomendasi AI juga muncul antara kelompok usia, menandakan pengaruh demografis pada efektivitas personalisasi.Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya meliputi perluasan sampel ke wilayah lain, evaluasi teknologi AI tertentu, dan eksplorasi implikasi etis terkait privasi serta bias algoritmik
<br>Penelitian ini menyelidiki dampak Kecerdasan Buatan (AI) terhadap pengalaman pengguna dan keterlibatan di platform Over-the-Top (OTT), dengan fokus pada Ahmedabad, India. Metode kuantitatif dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang diisi oleh 101 responden, yang kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil utama menunjukkan bahwa rekomendasi konten berbasis AI secara signifikan meningkatkan kepuasan pengguna, dengan variasi keterlibatan yang tercatat pada kelompok usia berbeda, sementara preferensi konten dan respons terhadap rekomendasi tetap konsisten antar gender.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-1e94e.webp" type="image/webp" length="96076" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-1e94e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-c467f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/teknologi-ai-jt-personalisation-ott-user-engagemen-thumb-d5cc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1421-greenation-international-journal-engineering-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 24 Apr 2026 18:18:30 +0700. 12 items. Served in: 2.704 seconds [rss] -->
