<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 08 Apr 2026 11:00:18 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 11:00:18 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-08T11:00:18+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35758-promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-ekspl</link>
	<guid isPermaLink="false">b0caa72bebf2312954cf80d2a4c62efb</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 09:35:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sari wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ green beans ]]></category>
	<category><![CDATA[ nesi novita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beans,green,nesi,novita,sari,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas kebijakan cuti melahirkan dan dukungan perusahaan terhadap praktik pemberian ASI eksklusif bagi ibu bekerja di sektor formal maupun informal, untuk menilai sejauh mana fasilitas dan regulasi di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center: Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas kebijakan cuti melahirkan dan dukungan perusahaan terhadap praktik pemberian ASI eksklusif bagi ibu bekerja di sektor formal maupun informal, untuk menilai sejauh mana fasilitas dan regulasi di tempat kerja mendukung atau menghambat keberlangsungan menyusui. Kedua, perlu dikaji bagaimana pengaruh intervensi edukatif berbasis komunitas, seperti penyuluhan rutin oleh kader kesehatan atau pertemuan kelompok ibu menyusui, terhadap peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri ibu dalam memberikan ASI eksklusif, khususnya di wilayah dengan akses informasi terbatas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi model pendukung menyusui jarak jauh, seperti penyediaan fasilitas pompa ASI, ruang laktasi, dan sistem penyimpanan ASI di tempat kerja atau pusat layanan publik, guna membantu ibu bekerja mempertahankan pemberian ASI secara eksklusif meskipun tidak dapat menyusui langsung setiap saat. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan rekomendasi konkret bagi kebijakan kesehatan ibu dan anak yang lebih responsif terhadap dinamika sosial dan ekonomi yang dihadapi ibu modern.. Terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas L.Sidoharjo, Kecamatan Tugumulyo, tahun 2024, dengan nilai p=0,000.Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pemberian ASI eksklusif dengan praktiknya, dengan nilai p=0,006.Dengan demikian, baik status pekerjaan maupun tingkat pengetahuan ibu secara statistik berpengaruh terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif Pemberian ASI eksklusif merupakan upaya penting untuk meningkatkan kesehatan dan perkembangan bayi, yang didukung oleh berbagai organisasi kesehatan di seluruh dunia. Namun, angka pemberian ASI eksklusif masih bervariasi secara signifikan di berbagai wilayah, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pekerjaan ibu dan pengetahuan dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2024 di wilayah kerja Puskesmas L. Sidoharjo dengan populasi sebanyak 152 ibu yang memiliki bayi berusia 7Ae12 bulan dan sampel sebanyak 35 ibu. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa ibu yang bekerja tidak memberikan ASI eksklusif (87,5%)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-48768.webp" title="JURIS - The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-48768.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-48768.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-48768.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center" alt="JURIS - The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-1335e.webp" title="JURIS - The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-1335e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-1335e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-1335e.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center" alt="JURIS - The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35758-promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-ekspl" title="JURIS - The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center" target="_blank">The Relationship between Work and Maternal Knowledge with Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Health Center</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas kebijakan cuti melahirkan dan dukungan perusahaan terhadap praktik pemberian ASI eksklusif bagi ibu bekerja di sektor formal maupun informal, untuk menilai sejauh mana fasilitas dan regulasi di tempat kerja mendukung atau menghambat keberlangsungan menyusui. Kedua, perlu dikaji bagaimana pengaruh intervensi edukatif berbasis komunitas, seperti penyuluhan rutin oleh kader kesehatan atau pertemuan kelompok ibu menyusui, terhadap peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri ibu dalam memberikan ASI eksklusif, khususnya di wilayah dengan akses informasi terbatas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi model pendukung menyusui jarak jauh, seperti penyediaan fasilitas pompa ASI, ruang laktasi, dan sistem penyimpanan ASI di tempat kerja atau pusat layanan publik, guna membantu ibu bekerja mempertahankan pemberian ASI secara eksklusif meskipun tidak dapat menyusui langsung setiap saat. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan rekomendasi konkret bagi kebijakan kesehatan ibu dan anak yang lebih responsif terhadap dinamika sosial dan ekonomi yang dihadapi ibu modern..
<br>Terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas L.Sidoharjo, Kecamatan Tugumulyo, tahun 2024, dengan nilai p=0,000.Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pemberian ASI eksklusif dengan praktiknya, dengan nilai p=0,006.Dengan demikian, baik status pekerjaan maupun tingkat pengetahuan ibu secara statistik berpengaruh terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif
<br>Pemberian ASI eksklusif merupakan upaya penting untuk meningkatkan kesehatan dan perkembangan bayi, yang didukung oleh berbagai organisasi kesehatan di seluruh dunia. Namun, angka pemberian ASI eksklusif masih bervariasi secara signifikan di berbagai wilayah, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pekerjaan ibu dan pengetahuan dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2024 di wilayah kerja Puskesmas L. Sidoharjo dengan populasi sebanyak 152 ibu yang memiliki bayi berusia 7Ae12 bulan dan sampel sebanyak 35 ibu. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa ibu yang bekerja tidak memberikan ASI eksklusif (87,5%)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-1335e.webp" type="image/webp" length="50808" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-48768.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/promosi-asi-eksklusif-quran-eksplorasi-model-pola-thumb-1335e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies Corn Green Beans Tempeh on the Nutritional Status of Toddlers ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies Corn Green Beans Tempeh on the Nutritional Status of Toddlers ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies Corn Green Beans Tempeh on the Nutritional Status of Toddlers ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35755-cookies-nutritional-status-toddler-program-interve</link>
	<guid isPermaLink="false">6952b6a3de146814e3ff822cc9e540dc</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 09:34:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sari wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ green beans ]]></category>
	<category><![CDATA[ nesi novita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beans,green,nesi,novita,sari,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas intervensi makanan lokal dalam mengatasi masalah gizi pada balita. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas intervensi makanan lokal dalam mengatasi masalah gizi pada balita. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan desain studi yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial (RCT), untuk memastikan bahwa peningkatan status gizi yang diamati benar-benar disebabkan oleh pemberian Cokkies JAKATE dan bukan faktor lain. Kedua, penelitian perlu memperluas cakupan intervensi dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi status gizi balita, seperti praktik pemberian makan, sanitasi lingkungan, dan akses terhadap layanan kesehatan. Ketiga, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman ibu-ibu balita mengenai Cokkies JAKATE, termasuk preferensi rasa, kemudahan pembuatan, dan dampak sosial-ekonominya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan program intervensi gizi yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi pada balita dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga generasi muda Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.. The study concluded that providing JAKATE cookies (corn, green beans, and tempeh) for 14 days significantly improved the nutritional status of toddlers.Local foods like tempeh, corn, and green beans, rich in protein, carbohydrates, vitamins, and minerals, can effectively enhance toddler health.Therefore, nutrient-rich supplementary foods such as JAKATE cookies can serve as a local food-based nutritional intervention strategy, supported by health cadres and village governments, to reduce malnutrition rates and improve the quality of toddler growth and development in areas with high nutritional problems In Indonesia, the problem of nutrition in toddlers is still a public health problem, especially in areas with low levels of nutrition. The purpose of this study was to see how Cokkies JAKATE (corn, green beans, and tempeh) given as additional food affects the health of toddlers aged 24 to 59 months who are malnourished. In Ngrundul Village, Kebonarum District, Klaten Regency, there were 50 toddlers involved in this study, which was conducted using a quantitative approach with a single-group pretest-posttest design. Data were collected through anthropometric measurements before and after the intervention, and the Wilcoxon statistical test was used to analyze... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-3ffb0.webp" title="JURIS - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-3ffb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-3ffb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-3ffb0.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers" alt="JURIS - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-c2ee1.webp" title="JURIS - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-c2ee1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-c2ee1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-c2ee1.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers" alt="JURIS - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-b7ea9.webp" title="JURIS - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-b7ea9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-b7ea9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-b7ea9.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers" alt="JURIS - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35755-cookies-nutritional-status-toddler-program-interve" title="JURIS - The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers" target="_blank">The Effect of Consumption of JAKATE Cokkies (Corn, Green Beans, Tempeh) on the Nutritional Status of Toddlers</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas intervensi makanan lokal dalam mengatasi masalah gizi pada balita. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan desain studi yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial (RCT), untuk memastikan bahwa peningkatan status gizi yang diamati benar-benar disebabkan oleh pemberian Cokkies JAKATE dan bukan faktor lain. Kedua, penelitian perlu memperluas cakupan intervensi dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi status gizi balita, seperti praktik pemberian makan, sanitasi lingkungan, dan akses terhadap layanan kesehatan. Ketiga, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman ibu-ibu balita mengenai Cokkies JAKATE, termasuk preferensi rasa, kemudahan pembuatan, dan dampak sosial-ekonominya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan program intervensi gizi yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi pada balita dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga generasi muda Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal..
<br>The study concluded that providing JAKATE cookies (corn, green beans, and tempeh) for 14 days significantly improved the nutritional status of toddlers.Local foods like tempeh, corn, and green beans, rich in protein, carbohydrates, vitamins, and minerals, can effectively enhance toddler health.Therefore, nutrient-rich supplementary foods such as JAKATE cookies can serve as a local food-based nutritional intervention strategy, supported by health cadres and village governments, to reduce malnutrition rates and improve the quality of toddler growth and development in areas with high nutritional problems
<br>In Indonesia, the problem of nutrition in toddlers is still a public health problem, especially in areas with low levels of nutrition. The purpose of this study was to see how Cokkies JAKATE (corn, green beans, and tempeh) given as additional food affects the health of toddlers aged 24 to 59 months who are malnourished. In Ngrundul Village, Kebonarum District, Klaten Regency, there were 50 toddlers involved in this study, which was conducted using a quantitative approach with a single-group pretest-posttest design. Data were collected through anthropometric measurements before and after the intervention, and the Wilcoxon statistical test was used to analyze...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-3ffb0.webp" type="image/webp" length="88606" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-3ffb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-c2ee1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/cookies-nutritional-status-toddler-program-interve-thumb-b7ea9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4 6 At Rumah Belajar Ceria ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4 6 At Rumah Belajar Ceria ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4 6 At Rumah Belajar Ceria ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35760-sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-peril</link>
	<guid isPermaLink="false">a9aabec746bb5dccac554c2337acba8b</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 09:33:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sari wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ green beans ]]></category>
	<category><![CDATA[ nesi novita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beans,green,nesi,novita,sari,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas hypnoteaching dalam konteks sekolah formal dibandingkan dengan lingkungan belajar nonformal seperti Rumah Belajar Ceria, untuk melihat apakah hasilnya konsisten di berbagai setting pendidikan. Kedua, penting untuk mengkaji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4-6 At Rumah Belajar Ceria: Pertama, perlu diteliti efektivitas hypnoteaching dalam konteks sekolah formal dibandingkan dengan lingkungan belajar nonformal seperti Rumah Belajar Ceria, untuk melihat apakah hasilnya konsisten di berbagai setting pendidikan. Kedua, penting untuk mengkaji durasi dan frekuensi sesi hypnoteaching yang paling optimal dalam mengubah perilaku berbicara kasar, mengingat dalam penelitian ini intervensi dilakukan dalam periode tertentu namun tanpa penjelasan rinci mengenai frekuensi mingguan atau durasi tiap sesi. Ketiga, perlu dieksplorasi dampak jangka panjang dari hypnoteaching terhadap perilaku sosial anak, termasuk apakah perubahan kebiasaan berkata kasar bertahan setelah beberapa bulan pasca intervensi, serta pengaruhnya terhadap hubungan sosial dan kesehatan mental anak secara keseluruhan. Penelitian lanjutan dapat merancang studi longitudinal untuk menilai keberlanjutan efek hypnoteaching, membandingkan protokol intervensi yang lebih intensif dan kurang intensif, serta menguji implementasi metode ini di berbagai jenis lembaga pendidikan. Dengan demikian, dapat dikembangkan pedoman baku yang adaptif dan berbasis bukti tentang penerapan hypnoteaching dalam konteks pencegahan bullying verbal di kalangan anak usia sekolah.. Terdapat pengaruh signifikan dari penerapan hypnoteaching terhadap kebiasaan menggunakan kata-kata kasar pada anak SD kelas 4-6 di Rumah Belajar Ceria tahun 2024.Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, yang berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima.Metode hypnoteaching terbukti lebih efektif dibandingkan metode ceramah dalam menurunkan kebiasaan berkata kasar pada anak Pada masa usia sekolah terjadi pergolakan emosi yang tidak terlepas dari berbagai pengaruh lingkungan. Anak juga mengalami pertumbuhan dan perkembangan secara emosional, fisik, dan sosial. Perkembangan yang terhambat dapat menyebabkan perilaku anak dengan reaksi kemarahan secara verbal, seperti berkata kasar. Jika kebiasaan ini dibiarkan, dapat berkembang menjadi bullying verbal. Hypnoteaching merupakan salah satu teknik hipnoterapi yang menekankan pemberian sugesti secara berulang untuk membentuk keyakinan pada anak bahwa mereka adalah anak yang baik, sehingga mampu meninggalkan kebiasaan buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hypnoteaching terhadap kebiasaan menggunakan kata-kata kasar pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-8f60c.webp" title="JURIS - The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4-6 At Rumah Belajar Ceria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-8f60c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-8f60c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-8f60c.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4-6 At Rumah Belajar Ceria" alt="JURIS - The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4-6 At Rumah Belajar Ceria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-d9166.webp" title="JURIS - The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4-6 At Rumah Belajar Ceria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-d9166.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-d9166.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-d9166.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4-6 At Rumah Belajar Ceria" alt="JURIS - The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4-6 At Rumah Belajar Ceria" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35760-sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-peril" title="JURIS - The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4-6 At Rumah Belajar Ceria" target="_blank">The Effect Of Hypnoteaching On The Habit Of Using Harsh Language In Elementary School Grades 4-6 At Rumah Belajar Ceria</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas hypnoteaching dalam konteks sekolah formal dibandingkan dengan lingkungan belajar nonformal seperti Rumah Belajar Ceria, untuk melihat apakah hasilnya konsisten di berbagai setting pendidikan. Kedua, penting untuk mengkaji durasi dan frekuensi sesi hypnoteaching yang paling optimal dalam mengubah perilaku berbicara kasar, mengingat dalam penelitian ini intervensi dilakukan dalam periode tertentu namun tanpa penjelasan rinci mengenai frekuensi mingguan atau durasi tiap sesi. Ketiga, perlu dieksplorasi dampak jangka panjang dari hypnoteaching terhadap perilaku sosial anak, termasuk apakah perubahan kebiasaan berkata kasar bertahan setelah beberapa bulan pasca intervensi, serta pengaruhnya terhadap hubungan sosial dan kesehatan mental anak secara keseluruhan. Penelitian lanjutan dapat merancang studi longitudinal untuk menilai keberlanjutan efek hypnoteaching, membandingkan protokol intervensi yang lebih intensif dan kurang intensif, serta menguji implementasi metode ini di berbagai jenis lembaga pendidikan. Dengan demikian, dapat dikembangkan pedoman baku yang adaptif dan berbasis bukti tentang penerapan hypnoteaching dalam konteks pencegahan bullying verbal di kalangan anak usia sekolah..
<br>Terdapat pengaruh signifikan dari penerapan hypnoteaching terhadap kebiasaan menggunakan kata-kata kasar pada anak SD kelas 4-6 di Rumah Belajar Ceria tahun 2024.Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, yang berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima.Metode hypnoteaching terbukti lebih efektif dibandingkan metode ceramah dalam menurunkan kebiasaan berkata kasar pada anak
<br>Pada masa usia sekolah terjadi pergolakan emosi yang tidak terlepas dari berbagai pengaruh lingkungan. Anak juga mengalami pertumbuhan dan perkembangan secara emosional, fisik, dan sosial. Perkembangan yang terhambat dapat menyebabkan perilaku anak dengan reaksi kemarahan secara verbal, seperti berkata kasar. Jika kebiasaan ini dibiarkan, dapat berkembang menjadi bullying verbal. Hypnoteaching merupakan salah satu teknik hipnoterapi yang menekankan pemberian sugesti secara berulang untuk membentuk keyakinan pada anak bahwa mereka adalah anak yang baik, sehingga mampu meninggalkan kebiasaan buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hypnoteaching terhadap kebiasaan menggunakan kata-kata kasar pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-8f60c.webp" type="image/webp" length="74830" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-8f60c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/sosial-anak-lksa-akademik-perilaku-pola-sd-karakte-thumb-d9166.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship Of Mothers Knowledge And Husbands Support With Pregnant Womens Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship Of Mothers Knowledge And Husbands Support With Pregnant Womens Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship Of Mothers Knowledge And Husbands Support With Pregnant Womens Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35762-anxiety-pregnant-women-pengetahuan</link>
	<guid isPermaLink="false">d967b2087662a2db00a08a9563038a04</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 09:32:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sari wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ wilma wilma ]]></category>
	<category><![CDATA[ jmchs email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,jmchs,sari,wahyuni,wilma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi partisipasi ibu hamil dalam kelas ibu hamil, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship Of Mother's Knowledge And Husband's Support With Pregnant Women's Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi partisipasi ibu hamil dalam kelas ibu hamil, seperti tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, dan akses terhadap informasi kesehatan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil dan suami terkait manfaat dan hambatan dalam mengikuti kelas ibu hamil. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan dukungan suami terhadap partisipasi ibu hamil dalam kelas ibu hamil, dengan fokus pada pendekatan yang melibatkan suami sebagai bagian integral dari proses kehamilan dan persalinan.. Teerdapat hubungan bermakna antara pengetahuan ibu dengan keikutsertaan kelas ibu hamil dii Wilayah Keirja Puskeismas Peitanang Kota Lubukliinggau Tahun 2024 deingan i A valuei 0,024 < (0,05).Pada variabel dukungan suami hasil penelitian meinunjukkang bahwa dukungangsuamii sangathbeirpeingaruh teirhadapokeiiikutseirtaan keilas ibulhamiil, yaiitukdiibuktiikan deingan A valuei 0,000 ( ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-70463.webp" title="JURIS - The Relationship Of Mother&#039;s Knowledge And Husband&#039;s Support With Pregnant Women&#039;s Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-70463.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-70463.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-70463.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Of Mother&#039;s Knowledge And Husband&#039;s Support With Pregnant Women&#039;s Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024" alt="JURIS - The Relationship Of Mother&#039;s Knowledge And Husband&#039;s Support With Pregnant Women&#039;s Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-b46b3.webp" title="JURIS - The Relationship Of Mother&#039;s Knowledge And Husband&#039;s Support With Pregnant Women&#039;s Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-b46b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-b46b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-b46b3.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Of Mother&#039;s Knowledge And Husband&#039;s Support With Pregnant Women&#039;s Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024" alt="JURIS - The Relationship Of Mother&#039;s Knowledge And Husband&#039;s Support With Pregnant Women&#039;s Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35762-anxiety-pregnant-women-pengetahuan" title="JURIS - The Relationship Of Mother&#039;s Knowledge And Husband&#039;s Support With Pregnant Women&#039;s Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024" target="_blank">The Relationship Of Mother's Knowledge And Husband's Support With Pregnant Women's Class Participation In The Working Area In The Petanang Health Center Area Lubuklinggau City In 2024</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi partisipasi ibu hamil dalam kelas ibu hamil, seperti tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, dan akses terhadap informasi kesehatan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil dan suami terkait manfaat dan hambatan dalam mengikuti kelas ibu hamil. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan dukungan suami terhadap partisipasi ibu hamil dalam kelas ibu hamil, dengan fokus pada pendekatan yang melibatkan suami sebagai bagian integral dari proses kehamilan dan persalinan..
<br>Teerdapat hubungan bermakna antara pengetahuan ibu dengan keikutsertaan kelas ibu hamil dii Wilayah Keirja Puskeismas Peitanang Kota Lubukliinggau Tahun 2024 deingan i A valuei 0,024 <  (0,05).Pada variabel dukungan suami hasil penelitian meinunjukkang bahwa dukungangsuamii sangathbeirpeingaruh teirhadapokeiiikutseirtaan keilas ibulhamiil, yaiitukdiibuktiikan deingan A valuei 0,000  (<0,05) yangobeirartii adakhubungan dukunganusuamii deingan keiiikutseirtaan keilas iibu hamiil dii Wiilayah Keirja Puskeismas Peitanang Kota Lubuk liinggau tahun 2024.Perlunya sosialisasi yang harus dilakukan agar ibu hamil dan suami dapat memahami manfat dari kelas ibu hamil serta melakukan evaluasi untuk mengetahui bagaimana keberhasilan kelas ibu hamil khususnya di wilayah kerja Puskesmas Petanang Kota Lubuklinggau
<br>Pregnant women's classes are an effort to reduce maternal mortality through examination activities and providing materials such as danger signs for pregnant women. However, many pregnant women do not participate in this activity, because they do not know about the class for pregnant women and their husbands do not support it. To find out the relationship between motherAos knowledge and husbandAos support with pregnant womenAos class participation in the working area in the Petanang Health Center Area Lubuklinggau City in 2024. This study uses an analytical survey with a cross sectional research design. The sampling technique used accidental sampling with a sample of 44 respondents. The statistical test used in support, pregnant womenAos class this study is the Chi-Square test and the significance...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-b46b3.webp" type="image/webp" length="98608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-70463.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/anxiety-pregnant-women-pengetahuan-dukungan-suami-thumb-b46b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35759-lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-u</link>
	<guid isPermaLink="false">4f8084dc9e68a1df8b8899809da20fce</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 09:23:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sari wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ green beans ]]></category>
	<category><![CDATA[ nesi novita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beans,green,nesi,novita,sari,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil terkait faktor-faktor yang memengaruhi berat badan lahir ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil terkait faktor-faktor yang memengaruhi berat badan lahir bayi, terutama pada ibu dengan usia berisiko. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola pertumbuhan janin selama kehamilan dan faktor-faktor yang memprediksi berat badan lahir rendah, dengan mempertimbangkan interaksi antara berbagai faktor risiko. Ketiga, penelitian intervensi yang melibatkan edukasi gizi dan pemantauan kehamilan secara berkala dapat dievaluasi efektivitasnya dalam mengurangi kejadian berat badan lahir rendah, dengan fokus pada peningkatan akses layanan kesehatan bagi ibu hamil di daerah dengan angka kejadian BBLR yang tinggi. Kombinasi penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi berat badan lahir bayi dan berkontribusi pada pengembangan strategi pencegahan yang lebih efektif.. Terdapat hubungan antara usia ibu, paritas, usia kehamilan, status anemia dan kejadian berat badan lahir rendah (LBW), serta tidak terdapat hubungan antara preeklamsia dan kejadian berat badan lahir rendah (LBW).Penelitian selanjutnya perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian berat badan lahir rendah, serta mengeksplorasi interaksi antara faktor-faktor tersebut.Selain itu, penelitian longitudinal dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perkembangan berat badan janin selama kehamilan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya Berat badan lahir rendah merujuk pada berat badan lahir kurang dari 2500 gram ( ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-3f835.webp" title="JURIS - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-3f835.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-3f835.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-3f835.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023" alt="JURIS - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-d3bbd.webp" title="JURIS - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-d3bbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-d3bbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-d3bbd.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023" alt="JURIS - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-fe103.webp" title="JURIS - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-fe103.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-fe103.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-fe103.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023" alt="JURIS - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35759-lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-u" title="JURIS - Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023" target="_blank">Faktor-faktor Terkait dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Tahun 2023</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil terkait faktor-faktor yang memengaruhi berat badan lahir bayi, terutama pada ibu dengan usia berisiko. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola pertumbuhan janin selama kehamilan dan faktor-faktor yang memprediksi berat badan lahir rendah, dengan mempertimbangkan interaksi antara berbagai faktor risiko. Ketiga, penelitian intervensi yang melibatkan edukasi gizi dan pemantauan kehamilan secara berkala dapat dievaluasi efektivitasnya dalam mengurangi kejadian berat badan lahir rendah, dengan fokus pada peningkatan akses layanan kesehatan bagi ibu hamil di daerah dengan angka kejadian BBLR yang tinggi. Kombinasi penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi berat badan lahir bayi dan berkontribusi pada pengembangan strategi pencegahan yang lebih efektif..
<br>Terdapat hubungan antara usia ibu, paritas, usia kehamilan, status anemia dan kejadian berat badan lahir rendah (LBW), serta tidak terdapat hubungan antara preeklamsia dan kejadian berat badan lahir rendah (LBW).Penelitian selanjutnya perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian berat badan lahir rendah, serta mengeksplorasi interaksi antara faktor-faktor tersebut.Selain itu, penelitian longitudinal dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perkembangan berat badan janin selama kehamilan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya
<br>Berat badan lahir rendah merujuk pada berat badan lahir kurang dari 2500 gram (<5,5 lbs), tanpa memperhitungkan usia kehamilan. Risiko berat badan lahir rendah meningkat seiring dengan kelahiran prematur, pertumbuhan janin terhambat, atau keduanya, malnutrisi ibu (anemia, dll.), masalah kesehatan ibu, karakteristik ibu (usia ibu tinggi/rendah, paritas, jarak kehamilan yang buruk). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah (LBW) di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang pada tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional terhadap 275 responden yang diambil menggunakan teknik systematic random sampling. Analisis data menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-fe103.webp" type="image/webp" length="94310" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-3f835.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-d3bbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/lahir-rendah-lbw-badan-apgar-faktor-risiko-usia-ba-thumb-fe103.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Students Competence To Determine The Uterine Fundal Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Students Competence To Determine The Uterine Fundal Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Students Competence To Determine The Uterine Fundal Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35767-mahasiswa-semester-iii-tujuh-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">9bf8ffd6ab9a4fa8aa812700c42a3e7a</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 09:23:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nesi novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade rachmat ]]></category>
	<category><![CDATA[ jmchs email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,email,jmchs,nesi,novita,rachmat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang efektivitas penggunaan phantom burtas yang dimodifikasi dengan variasi kondisi klinis seperti subinvolusio uteri atau atonia uteri untuk melatih mahasiswa dalam mengenali kasus-kasus komplikasi secara lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Students Competence To Determine The Uterine Fundal Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom: Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang efektivitas penggunaan phantom burtas yang dimodifikasi dengan variasi kondisi klinis seperti subinvolusio uteri atau atonia uteri untuk melatih mahasiswa dalam mengenali kasus-kasus komplikasi secara lebih akurat di laboratorium. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif antara penggunaan phantom burtas dengan simulasi berbasis virtual atau augmented reality untuk menilai mana yang lebih efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, terutama dalam aspek keterampilan motorik dan pengambilan keputusan klinis. Ketiga, disarankan adanya penelitian longitudinal yang mengevaluasi dampak pelatihan berkelanjutan menggunakan phantom burtas terhadap kinerja mahasiswa selama praktik klinik di rumah sakit, termasuk kemampuan mereka dalam mendeteksi dini perdarahan postpartum dibandingkan dengan kelompok yang tidak menggunakan phantom burtas secara intensif. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai integrasi alat peraga berbasis simulasi dalam kurikulum kebidanan dan membantu pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan lapangan kerja. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi dasar pengembangan standar kompetensi nasional dalam pelatihan keterampilan kebidanan yang berbasis pada simulasi dengan tingkat fidelitas yang sesuai. Dengan pendekatan penelitian yang lebih luas dan mendalam, diharapkan dapat diperoleh bukti kuat untuk mendorong adopsi phantom burtas atau inovasi sejenis secara lebih luas di institusi pendidikan kebidanan di seluruh Indonesia. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor seperti kepercayaan diri, frekuensi latihan, dan umpan balik instruktur memengaruhi efektivitas pembelajaran menggunakan phantom. Selain itu, penting untuk menilai aspek ekonomi dan keberlanjutan penggunaan phantom burtas dibandingkan dengan manekin komersial yang mahal. Temuan dari penelitian seperti ini dapat mendukung kebijakan pengadaan alat praktikum yang lebih terjangkau, efektif, dan ramah lingkungan. Dengan demikian, pendidikan kebidanan dapat menjadi lebih inklusif dan berkualitas tanpa bergantung pada sumber daya yang mahal.. Tingkat pencapaian kompetensi penilaian tinggi fundus uteri menggunakan Phantom Burtas mencapai 75,8%.Mahasiswa lebih kompeten dalam melakukan pemeriksaan tinggi fundus uteri dengan menggunakan phantom burtas dibandingkan phantom silikon.Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan phantom yang dapat menilai kontraksi uterus guna meningkatkan deteksi dini perdarahan postpartum Perdarahan postpartum merupakan penyebab paling umum kematian ibu. Sekitar 23-24% disebabkan oleh sisa plasenta. Kejadian sisa plasenta dapat dicurigai dengan palpasi abdomen untuk memantau kontraksi dan tinggi fundus uteri. Penilaian tinggi fundus uteri pada ibu postpartum merupakan salah satu kompetensi yang harus dicapai oleh lulusan Diploma III Kebidanan. Penelitian ini merupakan studi cross sectional dengan teknik pengumpulan data melalui observasi untuk membandingkan kompetensi mahasiswa dalam menentukan tinggi fundus uteri antara penggunaan phantom abdomen silikon dan phantom burtas. Subjek penelitian adalah seluruh 95 mahasiswa semester III Program Studi Diploma III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palembang. Instrumen penelitian meliputi phantom abdomen silikon, phantom... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-549cc.webp" title="JURIS - Students Competence To Determine The Uterine Fundal  Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-549cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-549cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-549cc.webp 1x" title="JURIS - Students Competence To Determine The Uterine Fundal  Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom" alt="JURIS - Students Competence To Determine The Uterine Fundal  Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-08184.webp" title="JURIS - Students Competence To Determine The Uterine Fundal  Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-08184.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-08184.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-08184.webp 1x" title="JURIS - Students Competence To Determine The Uterine Fundal  Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom" alt="JURIS - Students Competence To Determine The Uterine Fundal  Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35767-mahasiswa-semester-iii-tujuh-ma" title="JURIS - Students Competence To Determine The Uterine Fundal  Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom" target="_blank">Students Competence To Determine The Uterine Fundal  Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And The Burtas Phantoom</a>: Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang efektivitas penggunaan phantom burtas yang dimodifikasi dengan variasi kondisi klinis seperti subinvolusio uteri atau atonia uteri untuk melatih mahasiswa dalam mengenali kasus-kasus komplikasi secara lebih akurat di laboratorium. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif antara penggunaan phantom burtas dengan simulasi berbasis virtual atau augmented reality untuk menilai mana yang lebih efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, terutama dalam aspek keterampilan motorik dan pengambilan keputusan klinis. Ketiga, disarankan adanya penelitian longitudinal yang mengevaluasi dampak pelatihan berkelanjutan menggunakan phantom burtas terhadap kinerja mahasiswa selama praktik klinik di rumah sakit, termasuk kemampuan mereka dalam mendeteksi dini perdarahan postpartum dibandingkan dengan kelompok yang tidak menggunakan phantom burtas secara intensif. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai integrasi alat peraga berbasis simulasi dalam kurikulum kebidanan dan membantu pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan lapangan kerja. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi dasar pengembangan standar kompetensi nasional dalam pelatihan keterampilan kebidanan yang berbasis pada simulasi dengan tingkat fidelitas yang sesuai. Dengan pendekatan penelitian yang lebih luas dan mendalam, diharapkan dapat diperoleh bukti kuat untuk mendorong adopsi phantom burtas atau inovasi sejenis secara lebih luas di institusi pendidikan kebidanan di seluruh Indonesia. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor seperti kepercayaan diri, frekuensi latihan, dan umpan balik instruktur memengaruhi efektivitas pembelajaran menggunakan phantom. Selain itu, penting untuk menilai aspek ekonomi dan keberlanjutan penggunaan phantom burtas dibandingkan dengan manekin komersial yang mahal. Temuan dari penelitian seperti ini dapat mendukung kebijakan pengadaan alat praktikum yang lebih terjangkau, efektif, dan ramah lingkungan. Dengan demikian, pendidikan kebidanan dapat menjadi lebih inklusif dan berkualitas tanpa bergantung pada sumber daya yang mahal..
<br>Tingkat pencapaian kompetensi penilaian tinggi fundus uteri menggunakan Phantom Burtas mencapai 75,8%.Mahasiswa lebih kompeten dalam melakukan pemeriksaan tinggi fundus uteri dengan menggunakan phantom burtas dibandingkan phantom silikon.Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan phantom yang dapat menilai kontraksi uterus guna meningkatkan deteksi dini perdarahan postpartum
<br>Perdarahan postpartum merupakan penyebab paling umum kematian ibu. Sekitar 23-24% disebabkan oleh sisa plasenta. Kejadian sisa plasenta dapat dicurigai dengan palpasi abdomen untuk memantau kontraksi dan tinggi fundus uteri. Penilaian tinggi fundus uteri pada ibu postpartum merupakan salah satu kompetensi yang harus dicapai oleh lulusan Diploma III Kebidanan. Penelitian ini merupakan studi cross sectional dengan teknik pengumpulan data melalui observasi untuk membandingkan kompetensi mahasiswa dalam menentukan tinggi fundus uteri antara penggunaan phantom abdomen silikon dan phantom burtas. Subjek penelitian adalah seluruh 95 mahasiswa semester III Program Studi Diploma III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palembang. Instrumen penelitian meliputi phantom abdomen silikon, phantom...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-549cc.webp" type="image/webp" length="69216" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-549cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/mahasiswa-semester-iii-tujuh-program-studi-kompete-thumb-08184.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35771-edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik</link>
	<guid isPermaLink="false">3691a29b00684b5816d9ccf07b5d342a</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 09:16:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nesi novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade rachmat ]]></category>
	<category><![CDATA[ jmchs email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,email,jmchs,nesi,novita,rachmat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi edukasi yang sistematis dan berkelanjutan bagi ibu-ibu, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keyakinan mereka tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi edukasi yang sistematis dan berkelanjutan bagi ibu-ibu, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keyakinan mereka tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif. Selain itu, perlu juga dilakukan penelitian yang mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi praktik ASI eksklusif, seperti dukungan sosial dan kebijakan di tempat kerja, agar pemahaman tentang pencegahan stunting menjadi lebih menyeluruh. Terakhir, penelitian mendatang dapat mempertimbangkan pendekatan Health Belief Model dalam kegiatan promosi dan edukasi ASI eksklusif, serta melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar untuk mengurangi hambatan yang dirasakan ibu dalam menerapkan praktik ini.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi ibu yang dibangun berdasarkan kerangka Health Belief Model (HBM) memiliki pengaruh yang bermakna terhadap praktik pemberian ASI eksklusif sebagai salah satu upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kampung Baru, Kota Medan.Dimensi persepsi ibu yang meliputi kerentanan, tingkat keparahan, serta manfaat terbukti berhubungan secara signifikan secara statistik dengan pelaksanaan ASI eksklusif (p < 0,05).Ibu yang memiliki persepsi kerentanan pada tingkat sedang cenderung lebih konsisten dalam menerapkan pemberian ASI eksklusif.Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pemahaman dan pembentukan keyakinan ibu melalui edukasi kesehatan yang sistematis dan berkelanjutan berperan penting dalam meningkatkan cakupan ASI eksklusif serta mendukung pencegahan stunting Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor dua adalah menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif bebas dari kelaparan. Data SDGs Angka Kematian Anak menurut pembangunan berkelanjutan (SDGs), Balita stunting mengalami penurunan dari 24,4% pada tahun 2021 menjadi 21,6% tahun 2022 namun, terdapat kesenjangan diberbagai provinsi dan belumnya tercapainya target yang ditetapkan. Stunting ditandai dengan nilai Z-score kurang dari -2 SD (sedang) dan kurang dari -3 SD (berat), penghambat terjadinya tujuan tersebut disebabkan rata-rata balita mengalami kurang gizi yang menjadi faktor penyebab stunting [1]. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi ibu menggunakan Health Belief Model (HBM) mengenai pemberian ASI eksklusif dalam pencegahan stunting. Metode penelitian adalah analitik, menggunakan desain cross-sectional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-79bbc.webp" title="JURIS - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-79bbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-79bbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-79bbc.webp 1x" title="JURIS - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention" alt="JURIS - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-948b2.webp" title="JURIS - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-948b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-948b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-948b2.webp 1x" title="JURIS - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention" alt="JURIS - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-7564e.webp" title="JURIS - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-7564e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-7564e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-7564e.webp 1x" title="JURIS - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention" alt="JURIS - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35771-edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik" title="JURIS - MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention" target="_blank">MothersAo Perceptions Based on the Health Belief Model Regarding Exclusive Breastfeeding and Stunting Prevention</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi edukasi yang sistematis dan berkelanjutan bagi ibu-ibu, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keyakinan mereka tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif. Selain itu, perlu juga dilakukan penelitian yang mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi praktik ASI eksklusif, seperti dukungan sosial dan kebijakan di tempat kerja, agar pemahaman tentang pencegahan stunting menjadi lebih menyeluruh. Terakhir, penelitian mendatang dapat mempertimbangkan pendekatan Health Belief Model dalam kegiatan promosi dan edukasi ASI eksklusif, serta melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar untuk mengurangi hambatan yang dirasakan ibu dalam menerapkan praktik ini..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi ibu yang dibangun berdasarkan kerangka Health Belief Model (HBM) memiliki pengaruh yang bermakna terhadap praktik pemberian ASI eksklusif sebagai salah satu upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kampung Baru, Kota Medan.Dimensi persepsi ibu yang meliputi kerentanan, tingkat keparahan, serta manfaat terbukti berhubungan secara signifikan secara statistik dengan pelaksanaan ASI eksklusif (p < 0,05).Ibu yang memiliki persepsi kerentanan pada tingkat sedang cenderung lebih konsisten dalam menerapkan pemberian ASI eksklusif.Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pemahaman dan pembentukan keyakinan ibu melalui edukasi kesehatan yang sistematis dan berkelanjutan berperan penting dalam meningkatkan cakupan ASI eksklusif serta mendukung pencegahan stunting
<br>Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor dua adalah menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif bebas dari kelaparan. Data SDGs Angka Kematian Anak menurut pembangunan berkelanjutan (SDGs), Balita stunting mengalami penurunan dari 24,4% pada tahun 2021 menjadi 21,6% tahun 2022 namun, terdapat kesenjangan diberbagai provinsi dan belumnya tercapainya target yang ditetapkan. Stunting ditandai dengan nilai Z-score kurang dari -2 SD (sedang) dan kurang dari -3 SD (berat), penghambat terjadinya tujuan tersebut disebabkan rata-rata balita mengalami kurang gizi yang menjadi faktor penyebab stunting [1]. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi ibu menggunakan Health Belief Model (HBM) mengenai pemberian ASI eksklusif dalam pencegahan stunting. Metode penelitian adalah analitik, menggunakan desain cross-sectional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-948b2.webp" type="image/webp" length="97090" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-79bbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-948b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/edukasi-kesehatan-mental-eksplorasi-faktor-genetik-thumb-7564e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs M In The 3rd Trimester ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs M In The 3rd Trimester ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs M In The 3rd Trimester ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35761-ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-pregnan</link>
	<guid isPermaLink="false">88b9f63fb602964bd04e31d23fef1882</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 08:59:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sari wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ wilma wilma ]]></category>
	<category><![CDATA[ jmchs email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,jmchs,sari,wahyuni,wilma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas terapi kombinasi ankle pump dan elevasi kaki pada ibu hamil. Pertama, penelitian dengan desain studi yang lebih luas, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. "M" In The 3rd Trimester: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas terapi kombinasi ankle pump dan elevasi kaki pada ibu hamil. Pertama, penelitian dengan desain studi yang lebih luas, seperti randomized controlled trial (RCT), perlu dilakukan untuk menguji efektivitas terapi ini pada populasi yang lebih besar dan beragam, sehingga hasilnya dapat digeneralisasikan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh terapi kombinasi ini terhadap parameter fisiologis lainnya, seperti tekanan darah, volume cairan, dan sirkulasi darah, untuk memahami mekanisme kerjanya secara lebih komprehensif. Ketiga, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi ibu hamil terhadap terapi ini, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan dan keberhasilan terapi, sehingga intervensi dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu dan meningkatkan kepuasan pasien. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat untuk mendukung penerapan terapi kombinasi ankle pump dan elevasi kaki sebagai bagian dari perawatan komprehensif pada ibu hamil dengan oedema.. The study concluded that the combination of ankle pump exercises and leg elevation is effective in reducing lower limb oedema in a third-trimester pregnant woman.This non-pharmacological intervention, implemented consistently over one week, resulted in a noticeable reduction in oedema and improved the patient's comfort.Therefore, this approach can be utilized to manage oedema and enhance well-being during the third trimester of pregnancy Pregnancy causes a lot of changes and adjustments in women that cause discomfort. Discomfort is an unpleasant feeling for the physical or mental condition of pregnant women. Discomfort that appears in pregnant women in the third trimester is an increase in the frequency of urination, constipation, oedema, lower abdominal pain, haemorrhoids, and varicose veins. Oedema in the lower limbs is caused because blood flow is inhibited, so nonpharmacological therapy is carried out with ankle pumps and leg elevation positions. This therapy is beneficial for controlling swelling and can help pump blood to the heart through muscle contractions. The purpose of the study... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-acbc9.webp" title="JURIS - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. &quot;M&quot; In The 3rd Trimester" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-acbc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-acbc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-acbc9.webp 1x" title="JURIS - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. &quot;M&quot; In The 3rd Trimester" alt="JURIS - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. &quot;M&quot; In The 3rd Trimester" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-56acb.webp" title="JURIS - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. &quot;M&quot; In The 3rd Trimester" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-56acb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-56acb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-56acb.webp 1x" title="JURIS - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. &quot;M&quot; In The 3rd Trimester" alt="JURIS - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. &quot;M&quot; In The 3rd Trimester" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-17354.webp" title="JURIS - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. &quot;M&quot; In The 3rd Trimester" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-17354.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-17354.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-17354.webp 1x" title="JURIS - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. &quot;M&quot; In The 3rd Trimester" alt="JURIS - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. &quot;M&quot; In The 3rd Trimester" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35761-ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-pregnan" title="JURIS - The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. &quot;M&quot; In The 3rd Trimester" target="_blank">The Effectivity Of Angkle Pump Combination Therapy And Leg Elevation Position Against Lower Limb Oedema Mrs. "M" In The 3rd Trimester</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas terapi kombinasi ankle pump dan elevasi kaki pada ibu hamil. Pertama, penelitian dengan desain studi yang lebih luas, seperti randomized controlled trial (RCT), perlu dilakukan untuk menguji efektivitas terapi ini pada populasi yang lebih besar dan beragam, sehingga hasilnya dapat digeneralisasikan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh terapi kombinasi ini terhadap parameter fisiologis lainnya, seperti tekanan darah, volume cairan, dan sirkulasi darah, untuk memahami mekanisme kerjanya secara lebih komprehensif. Ketiga, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi ibu hamil terhadap terapi ini, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan dan keberhasilan terapi, sehingga intervensi dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu dan meningkatkan kepuasan pasien. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat untuk mendukung penerapan terapi kombinasi ankle pump dan elevasi kaki sebagai bagian dari perawatan komprehensif pada ibu hamil dengan oedema..
<br>The study concluded that the combination of ankle pump exercises and leg elevation is effective in reducing lower limb oedema in a third-trimester pregnant woman.This non-pharmacological intervention, implemented consistently over one week, resulted in a noticeable reduction in oedema and improved the patient's comfort.Therefore, this approach can be utilized to manage oedema and enhance well-being during the third trimester of pregnancy
<br>Pregnancy causes a lot of changes and adjustments in women that cause discomfort. Discomfort is an unpleasant feeling for the physical or mental condition of pregnant women. Discomfort that appears in pregnant women in the third trimester is an increase in the frequency of urination, constipation, oedema, lower abdominal pain, haemorrhoids, and varicose veins. Oedema in the lower limbs is caused because blood flow is inhibited, so nonpharmacological therapy is carried out with ankle pumps and leg elevation positions. This therapy is beneficial for controlling swelling and can help pump blood to the heart through muscle contractions. The purpose of the study...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-acbc9.webp" type="image/webp" length="101422" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-acbc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-56acb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/ankle-pump-exercise-anxiety-pregnant-women-oedema-thumb-17354.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship between Mothers Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship between Mothers Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship between Mothers Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35768-sikap-positif-pembentukan-ber</link>
	<guid isPermaLink="false">188e6d41c999feeecd6eb1f596987b9c</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 08:58:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nesi novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade rachmat ]]></category>
	<category><![CDATA[ jmchs email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,email,jmchs,nesi,novita,rachmat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan penggunaan IUD, diperlukan intervensi edukasi yang menyeluruh dan pendekatan konseling yang efektif. Perlu fokus pada peningkatan literasi KB dan pembentukan sikap positif melalui penyuluhan yang melibatkan suami, keluarga, dan tenaga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship between Mothers' Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025: Untuk meningkatkan penggunaan IUD, diperlukan intervensi edukasi yang menyeluruh dan pendekatan konseling yang efektif. Perlu fokus pada peningkatan literasi KB dan pembentukan sikap positif melalui penyuluhan yang melibatkan suami, keluarga, dan tenaga kesehatan. Penguatan peran petugas kesehatan dalam konseling dan pelayanan pemasangan IUD sangat penting. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi penggunaan IUD, seperti kekhawatiran efek samping, persepsi mitos, dan stigma sosial, serta kendala akses layanan. Studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam alasan ibu memilih atau tidak memilih IUD.. Mayoritas ibu usia subur di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lumpatan berpendidikan menengah dan bekerja sebagai karyawan.Sebagian besar memiliki pengetahuan baik tentang kontrasepsi IUD dan sikap positif terhadap penggunaannya.Penggunaan kontrasepsi IUD mencapai 50% dari sampel.Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dan penggunaan kontrasepsi IUD (p=0.Ibu dengan pengetahuan kurang dan sikap negatif berisiko lebih besar tidak menggunakan IUD.Terdapat hubungan antara sikap dalam penggunaan kontrasepsi IUD (p=0.Ibu yang bersikap negatif beresiko lebih tinggi tidak menggunakan IUD dibandingkan ibu yang memiliki sikap positif Penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) sebagai metode keluarga berencana jangka panjang masih rendah di Indonesia, meskipun efektif dan tahan lama. Pengetahuan dan sikap ibu sangat mempengaruhi keputusan memilih IUD. Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan penggunaan IUD di wilayah kerja Puskesmas UPTD Lumpatan tahun 2025. Penelitian survei analitik dengan desain case-control menggunakan purposive sampling dengan 80 responden (40 pengguna IUD dan 40 non-pengguna).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-480c5.webp" title="JURIS - The Relationship between Mothers&#039; Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-480c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-480c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-480c5.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Mothers&#039; Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025" alt="JURIS - The Relationship between Mothers&#039; Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-c9795.webp" title="JURIS - The Relationship between Mothers&#039; Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-c9795.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-c9795.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-c9795.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Mothers&#039; Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025" alt="JURIS - The Relationship between Mothers&#039; Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-3fbe4.webp" title="JURIS - The Relationship between Mothers&#039; Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-3fbe4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-3fbe4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-3fbe4.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Mothers&#039; Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025" alt="JURIS - The Relationship between Mothers&#039; Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35768-sikap-positif-pembentukan-ber" title="JURIS - The Relationship between Mothers&#039; Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025" target="_blank">The Relationship between Mothers' Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the Work Area of the Lumpatan Community Health Center UPTD in 2025</a>: Untuk meningkatkan penggunaan IUD, diperlukan intervensi edukasi yang menyeluruh dan pendekatan konseling yang efektif. Perlu fokus pada peningkatan literasi KB dan pembentukan sikap positif melalui penyuluhan yang melibatkan suami, keluarga, dan tenaga kesehatan. Penguatan peran petugas kesehatan dalam konseling dan pelayanan pemasangan IUD sangat penting. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi penggunaan IUD, seperti kekhawatiran efek samping, persepsi mitos, dan stigma sosial, serta kendala akses layanan. Studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam alasan ibu memilih atau tidak memilih IUD..
<br>Mayoritas ibu usia subur di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lumpatan berpendidikan menengah dan bekerja sebagai karyawan.Sebagian besar memiliki pengetahuan baik tentang kontrasepsi IUD dan sikap positif terhadap penggunaannya.Penggunaan kontrasepsi IUD mencapai 50% dari sampel.Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dan penggunaan kontrasepsi IUD (p=0.Ibu dengan pengetahuan kurang dan sikap negatif berisiko lebih besar tidak menggunakan IUD.Terdapat hubungan antara sikap dalam penggunaan kontrasepsi IUD (p=0.Ibu yang bersikap negatif beresiko lebih tinggi tidak menggunakan IUD dibandingkan ibu yang memiliki sikap positif
<br>Penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) sebagai metode keluarga berencana jangka panjang masih rendah di Indonesia, meskipun efektif dan tahan lama. Pengetahuan dan sikap ibu sangat mempengaruhi keputusan memilih IUD. Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan penggunaan IUD di wilayah kerja Puskesmas UPTD Lumpatan tahun 2025. Penelitian survei analitik dengan desain case-control menggunakan purposive sampling dengan 80 responden (40 pengguna IUD dan 40 non-pengguna)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-480c5.webp" type="image/webp" length="88136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-480c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-c9795.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/sikap-positif-pembentukan-ber-pengetahuan-kontrase-thumb-3fbe4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35746-pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran</link>
	<guid isPermaLink="false">633483d077d1b145560bdf0a00d38039</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 08:30:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yufen widodo ]]></category>
	<category><![CDATA[ hema awaliah ]]></category>
	<category><![CDATA[ maya apriani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,awaliah,hema,maya,widodo,yufen]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi kandungan zat aktif spesifik dalam tulang ikan patin yang berkontribusi terhadap efek angiogenesis. Studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas ekstrak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi kandungan zat aktif spesifik dalam tulang ikan patin yang berkontribusi terhadap efek angiogenesis. Studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas ekstrak tulang ikan patin dengan biomaterial lain yang umum digunakan dalam penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi, seperti membran kolagen atau material berbasis platelet-rich plasma (PRP). Selain itu, penelitian klinis pada manusia diperlukan untuk menguji keamanan dan efektivitas ekstrak tulang ikan patin dalam mempercepat penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi pada populasi manusia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, kondisi kesehatan umum, dan teknik pencabutan gigi yang berbeda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai potensi penggunaan ekstrak tulang ikan patin sebagai terapi tambahan dalam praktik kedokteran gigi.. Ekstrak tulang ikan patin memiliki efek angiogenesis sehingga berpotensi dalam mempercepat proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi.Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tulang ikan patin dapat meningkatkan pembentukan pembuluh darah baru pada soket ekstraksi gigi tikus Wistar.Oleh karena itu, ekstrak tulang ikan patin dapat menjadi alternatif bahan alami untuk mempercepat penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi Latar Belakang: Ekstraksi gigi adalah prosedur bedah yang umum dilakukan. Proses penyembuhan soket ekstraksi terdiri dari beberapa tahap yang dapat dipercepat oleh zat aktif dari bahan alam. Tulang ikan patin (Pangasius pangasius) mengandung kolagen dan arginin, yang dilaporkan dapat meningkatkan pembuluh darah baru dalam proses penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek angiogenesis dari ekstrak tulang ikan patin pada luka ekstraksi gigi di tikus Wistar.Metode: Penelitian ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-0e640.webp" title="JURIS - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-0e640.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-0e640.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-0e640.webp 1x" title="JURIS - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar" alt="JURIS - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-b0d9f.webp" title="JURIS - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-b0d9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-b0d9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-b0d9f.webp 1x" title="JURIS - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar" alt="JURIS - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-590ce.webp" title="JURIS - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-590ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-590ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-590ce.webp 1x" title="JURIS - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar" alt="JURIS - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35746-pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran" title="JURIS - Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar" target="_blank">Efek Angiogenesis Ekstrak Tulang Ikan Patin Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi kandungan zat aktif spesifik dalam tulang ikan patin yang berkontribusi terhadap efek angiogenesis. Studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas ekstrak tulang ikan patin dengan biomaterial lain yang umum digunakan dalam penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi, seperti membran kolagen atau material berbasis platelet-rich plasma (PRP). Selain itu, penelitian klinis pada manusia diperlukan untuk menguji keamanan dan efektivitas ekstrak tulang ikan patin dalam mempercepat penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi pada populasi manusia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, kondisi kesehatan umum, dan teknik pencabutan gigi yang berbeda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai potensi penggunaan ekstrak tulang ikan patin sebagai terapi tambahan dalam praktik kedokteran gigi..
<br>Ekstrak tulang ikan patin memiliki efek angiogenesis sehingga berpotensi dalam mempercepat proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi.Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tulang ikan patin dapat meningkatkan pembentukan pembuluh darah baru pada soket ekstraksi gigi tikus Wistar.Oleh karena itu, ekstrak tulang ikan patin dapat menjadi alternatif bahan alami untuk mempercepat penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi
<br>Latar Belakang: Ekstraksi gigi adalah prosedur bedah yang umum dilakukan. Proses penyembuhan soket ekstraksi terdiri dari beberapa tahap yang dapat dipercepat oleh zat aktif dari bahan alam. Tulang ikan patin (Pangasius pangasius) mengandung kolagen dan arginin, yang dilaporkan dapat meningkatkan pembuluh darah baru dalam proses penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek angiogenesis dari ekstrak tulang ikan patin pada luka ekstraksi gigi di tikus Wistar.Metode: Penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-0e640.webp" type="image/webp" length="63332" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-0e640.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-b0d9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/pencabutan-gigi-mahasiswa-profesi-kedokteran-tepun-thumb-590ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10503-jurnal-kesehatan-gigi-mulut-jkgm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In The Third Trimester Based The KIA Book at Mentok Public Health Center 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In The Third Trimester Based The KIA Book at Mentok Public Health Center 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In The Third Trimester Based The KIA Book at Mentok Public Health Center 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35766-anxiety-pregnant-women-third-pregna</link>
	<guid isPermaLink="false">f2d83c2d19910a076ee0b07a77fcd1bb</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 07:55:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nesi novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade rachmat ]]></category>
	<category><![CDATA[ jmchs email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,email,jmchs,nesi,novita,rachmat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kesiapan ibu hamil dalam mempersiapkan calon pendonor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In The Third Trimester Based The KIA Book at Mentok Public Health Center 2025: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kesiapan ibu hamil dalam mempersiapkan calon pendonor darah, termasuk persepsi, pengetahuan, dan akses terhadap informasi mengenai donor darah. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan tantangan yang dihadapi ibu hamil dalam mempersiapkan persalinan, khususnya terkait dengan keterbatasan finansial, dukungan sosial, dan akses terhadap fasilitas kesehatan. Ketiga, penelitian intervensi perlu dirancang dan diimplementasikan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku ibu hamil dalam mempersiapkan persalinan yang aman dan sehat, dengan fokus pada penyediaan informasi yang komprehensif, pelatihan keterampilan, dan pendampingan oleh tenaga kesehatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal di Indonesia.. The study found that most pregnant women in the third trimester were aged 20-35 years, had a low to moderate education level, and were not employed.The majority of respondents had already planned for the delivery process, including knowing the estimated date of delivery and having a birth companion.However, a significant proportion had not yet prepared a blood donor or posted a P4K sticker at their homes.Therefore, it is crucial to enhance preparation for childbirth among pregnant women, particularly regarding blood donor preparedness and P4K sticker placement, to reduce maternal mortality risks The unpreparedness of pregnant women in facing childbirth is one of the factors causing the maternal mortality rate. Supporting efforts to improve the quality of maternal health service to reduce maternal mortality rate, the government is empowering families with a program for ownership and utilization of KIA books. The KIA book details for birth preparedness including estimated birth date, birth companion, place and assistant of delivery, savings and emergency cost for childbirth, vehicle preparation, blood donation, mother and baby equipment, important document, and plans to contraception method. Birth preparedness for pregnant women in the third trimester based on the KIA book is still low. The main aim of the study was to compare the description of birth preparedness for pregnant women in the third... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-ed047.webp" title="JURIS - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-ed047.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-ed047.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-ed047.webp 1x" title="JURIS - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025" alt="JURIS - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-155ba.webp" title="JURIS - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-155ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-155ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-155ba.webp 1x" title="JURIS - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025" alt="JURIS - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-cdff9.webp" title="JURIS - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-cdff9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-cdff9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-cdff9.webp 1x" title="JURIS - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025" alt="JURIS - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35766-anxiety-pregnant-women-third-pregna" title="JURIS - The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025" target="_blank">The Description Of Birth Preparedness For Pregnant Women In  The Third Trimester Based The KIA Book at  Mentok Public Health Center  2025</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kesiapan ibu hamil dalam mempersiapkan calon pendonor darah, termasuk persepsi, pengetahuan, dan akses terhadap informasi mengenai donor darah. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan tantangan yang dihadapi ibu hamil dalam mempersiapkan persalinan, khususnya terkait dengan keterbatasan finansial, dukungan sosial, dan akses terhadap fasilitas kesehatan. Ketiga, penelitian intervensi perlu dirancang dan diimplementasikan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku ibu hamil dalam mempersiapkan persalinan yang aman dan sehat, dengan fokus pada penyediaan informasi yang komprehensif, pelatihan keterampilan, dan pendampingan oleh tenaga kesehatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal di Indonesia..
<br>The study found that most pregnant women in the third trimester were aged 20-35 years, had a low to moderate education level, and were not employed.The majority of respondents had already planned for the delivery process, including knowing the estimated date of delivery and having a birth companion.However, a significant proportion had not yet prepared a blood donor or posted a P4K sticker at their homes.Therefore, it is crucial to enhance preparation for childbirth among pregnant women, particularly regarding blood donor preparedness and P4K sticker placement, to reduce maternal mortality risks
<br>The unpreparedness of pregnant women in facing childbirth is one of the factors causing the maternal mortality rate. Supporting efforts to improve the quality of maternal health service to reduce maternal mortality rate, the government is empowering families with a program for ownership and utilization of KIA books. The KIA book details for birth preparedness including estimated birth date, birth companion, place and assistant of delivery, savings and emergency cost for childbirth, vehicle preparation, blood donation, mother and baby equipment, important document, and plans to contraception method. Birth preparedness for pregnant women in the third trimester based on the KIA book is still low. The main aim of the study was to compare the description of birth preparedness for pregnant women in the third...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-155ba.webp" type="image/webp" length="93456" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-ed047.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-155ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/anxiety-pregnant-women-third-woman-trimester-descr-thumb-cdff9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35765-literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr</link>
	<guid isPermaLink="false">32b1c9cd5b6626dd34010f4ffe9702f1</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 07:10:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sari wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ wilma wilma ]]></category>
	<category><![CDATA[ jmchs email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,jmchs,sari,wahyuni,wilma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji efektivitas teknik relaksasi napas dalam terhadap tingkat kecemasan dan nyeri punggung secara lebih luas dengan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan bervariasi berdasarkan usia, paritas, dan status sosioekonomi ibu hamil. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women: Pertama, perlu dikaji efektivitas teknik relaksasi napas dalam terhadap tingkat kecemasan dan nyeri punggung secara lebih luas dengan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan bervariasi berdasarkan usia, paritas, dan status sosioekonomi ibu hamil. Kedua, penting untuk mengevaluasi perbandingan antara teknik relaksasi napas dalam dengan metode relaksasi lain seperti meditasi atau pijat prenatal, untuk mengetahui metode mana yang paling efektif dalam mengurangi keluhan tersebut. Ketiga, diperlukan penelitian lanjutan yang mengamati dampak jangka panjang dari penerapan teknik ini terhadap kualitas persalinan, termasuk durasi kala persalinan, kebutuhan intervensi medis, serta kesejahteraan emosional ibu pasca melahirkan, sehingga dapat dirancang program pendukung yang terintegrasi dalam layanan antenatal secara rutin dan berkelanjutan.. Teknik relaksasi napas dalam efektif digunakan untuk mengatasi kecemasan dan nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga.Intervensi ini dapat diterapkan tenaga kesehatan, khususnya bidan, sebagai terapi nonfarmakologis.Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel yang lebih besar untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal Kecemasan dan nyeri punggung pada trimester ketiga kehamilan merupakan keluhan umum yang dialami ibu hamil. Hal ini terjadi karena perubahan fisiologis dan psikologis pada ibu hamil menjelang proses persalinan yang dapat mengganggu keseharian dan berdampak negatif terhadap ibu dan janin. Upaya untuk mengurangi kecemasan dan nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga adalah dengan menggunakan teknik relaksasi napas dalam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik deskriptif dengan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-712f7.webp" title="JURIS - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-712f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-712f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-712f7.webp 1x" title="JURIS - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women" alt="JURIS - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-a58c8.webp" title="JURIS - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-a58c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-a58c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-a58c8.webp 1x" title="JURIS - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women" alt="JURIS - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-62aa1.webp" title="JURIS - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-62aa1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-62aa1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-62aa1.webp 1x" title="JURIS - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women" alt="JURIS - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35765-literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr" title="JURIS - Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women" target="_blank">Deep Breathing Relaxation Technique reduces Anxiety and Back Pain in third trimester pregnant women</a>: Pertama, perlu dikaji efektivitas teknik relaksasi napas dalam terhadap tingkat kecemasan dan nyeri punggung secara lebih luas dengan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan bervariasi berdasarkan usia, paritas, dan status sosioekonomi ibu hamil. Kedua, penting untuk mengevaluasi perbandingan antara teknik relaksasi napas dalam dengan metode relaksasi lain seperti meditasi atau pijat prenatal, untuk mengetahui metode mana yang paling efektif dalam mengurangi keluhan tersebut. Ketiga, diperlukan penelitian lanjutan yang mengamati dampak jangka panjang dari penerapan teknik ini terhadap kualitas persalinan, termasuk durasi kala persalinan, kebutuhan intervensi medis, serta kesejahteraan emosional ibu pasca melahirkan, sehingga dapat dirancang program pendukung yang terintegrasi dalam layanan antenatal secara rutin dan berkelanjutan..
<br>Teknik relaksasi napas dalam efektif digunakan untuk mengatasi kecemasan dan nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga.Intervensi ini dapat diterapkan tenaga kesehatan, khususnya bidan, sebagai terapi nonfarmakologis.Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel yang lebih besar untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal
<br>Kecemasan dan nyeri punggung pada trimester ketiga kehamilan merupakan keluhan umum yang dialami ibu hamil. Hal ini terjadi karena perubahan fisiologis dan psikologis pada ibu hamil menjelang proses persalinan yang dapat mengganggu keseharian dan berdampak negatif terhadap ibu dan janin. Upaya untuk mengurangi kecemasan dan nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga adalah dengan menggunakan teknik relaksasi napas dalam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik deskriptif dengan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-712f7.webp" type="image/webp" length="93520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-712f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-a58c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/literatur-teknik-relaksasi-nyeri-punggung-hamil-tr-thumb-62aa1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2042-poltekkes-palembang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10505-journal-maternal-child-health-sciences-jmchs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 08 Apr 2026 11:00:18 +0700. 12 items. Served in: 5.199 seconds [rss] -->
