<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.57-25jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.57-25jun2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 25 Jun 2026 12:07:16 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 12:07:16 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-25T12:07:16+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Spiritual Emotional Freedom Technique SEFT Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Spiritual Emotional Freedom Technique SEFT Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Spiritual Emotional Freedom Technique SEFT Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51424-freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan</link>
	<guid isPermaLink="false">6c71e2476479bedbcecedcf9900d88ae</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 11:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1google ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[e2a1garuda,e2a1google,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas SEFT dalam menurunkan frekuensi pernafasan pada pasien asma. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme kerja SEFT dalam mengurangi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas SEFT dalam menurunkan frekuensi pernafasan pada pasien asma. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme kerja SEFT dalam mengurangi hiperaktivitas bronkus dan mengoptimalkan fungsi paru. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas SEFT dengan intervensi keperawatan lainnya dalam asuhan pasien asma.. Ada sebanyak 94 responden yang nilai frekuensi pernafasan Sesudah SEFT lebih kecil daripada frekuensi pernafasan Sebelum SEFT, sebanyak 2 responden nilai frekuensi pernafasan Sesudah SEFT lebih besar daripada nilai frekuensi pernafasan Sebelum SEFT dan 4 responden yang nilainya sama sebelum dan sesudah SEFT.Hasil uji statistik didapatkan p < (0,05) berarti ada perbedaan yang signifikan frekuensi pernafasan sebelum dan sesudah di lakukan SEFT.Dengan rutin melakukan SEFT dapat menurunkan sesak nafas dan mengoptimalkan frekuensi pernafasan Asma adalah penyakit inflamasi kronis pada saluran napas yang menyebabkan gangguan aliran udara intermiten dan reversibel sehingga terjadi hiperaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan yang ditandai dengan gejala episodik berulang berupa wheezing, batuk, rasa berat di dada dan sesak napas. Sesak napas ditandai dengan meningkatnya frekuensi pernafasan. Intervensi utama keperawatan pada masalah sesak nafas adalah manajemen jalan napas dan pemantauan frekuensi pernafasan dengan mengupayakan fungsi paru senormal mungkin serta mempertahankannya dan mencegah obstruksi jalan napas yaitu salah satu dengan cara melakukan SEFT. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan penurunan frekuensi pernafasan sebelum dan sesudah dilakukan SEFT. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan pendekatan desain randomized one... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-77ced.webp" title="JURIS - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-77ced.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-77ced.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-77ced.webp 1x" title="JURIS - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma" alt="JURIS - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-b838d.webp" title="JURIS - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-b838d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-b838d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-b838d.webp 1x" title="JURIS - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma" alt="JURIS - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-db0dd.webp" title="JURIS - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-db0dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-db0dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-db0dd.webp 1x" title="JURIS - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma" alt="JURIS - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51424-freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan" title="JURIS - Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma" target="_blank">Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas SEFT dalam menurunkan frekuensi pernafasan pada pasien asma. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme kerja SEFT dalam mengurangi hiperaktivitas bronkus dan mengoptimalkan fungsi paru. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas SEFT dengan intervensi keperawatan lainnya dalam asuhan pasien asma..
<br>Ada sebanyak 94 responden yang nilai frekuensi pernafasan Sesudah SEFT lebih kecil daripada frekuensi pernafasan Sebelum SEFT, sebanyak 2 responden nilai frekuensi pernafasan Sesudah SEFT lebih besar daripada nilai frekuensi pernafasan Sebelum SEFT dan 4 responden yang nilainya sama sebelum dan sesudah SEFT.Hasil uji statistik didapatkan p < (0,05) berarti ada perbedaan yang signifikan frekuensi pernafasan sebelum dan sesudah di lakukan SEFT.Dengan rutin melakukan SEFT dapat menurunkan sesak nafas dan mengoptimalkan frekuensi pernafasan
<br>Asma adalah penyakit inflamasi kronis pada saluran napas yang menyebabkan gangguan aliran udara intermiten dan reversibel sehingga terjadi hiperaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan yang ditandai dengan gejala episodik berulang berupa wheezing, batuk, rasa berat di dada dan sesak napas. Sesak napas ditandai dengan meningkatnya frekuensi pernafasan. Intervensi utama keperawatan pada masalah sesak nafas adalah manajemen jalan napas dan pemantauan frekuensi pernafasan dengan mengupayakan fungsi paru senormal mungkin serta mempertahankannya dan mencegah obstruksi jalan napas yaitu salah satu dengan cara melakukan SEFT. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan penurunan frekuensi pernafasan sebelum dan sesudah dilakukan SEFT. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan pendekatan desain randomized one...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-77ced.webp" type="image/webp" length="302142" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-77ced.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-b838d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/freedom-technique-seft-frekuensi-pernafasan-asma-s-thumb-db0dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4276-jurnal-kesehatan-pasak-bumi-kalimantan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Relationship between Selection Factors Food Acceptability and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relationship between Selection Factors Food Acceptability and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relationship between Selection Factors Food Acceptability and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51406-faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-fakt</link>
	<guid isPermaLink="false">c05b2e8b8437d029eef10f5d102ea0cf</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 11:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1google ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[e2a1garuda,e2a1google,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan makanan dan daya terima makanan pada anak panti asuhan. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti pendidikan gizi, akses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan makanan dan daya terima makanan pada anak panti asuhan. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti pendidikan gizi, akses terhadap informasi gizi, dan intervensi perilaku untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya nutrisi seimbang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan di panti asuhan untuk meningkatkan asupan nutrisi anak-anak, seperti menyediakan makanan yang lebih bervariasi dan seimbang, serta melibatkan anak-anak dalam proses pemilihan dan persiapan makanan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi-intervensi ini dalam meningkatkan status gizi anak-anak panti asuhan.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor masalah etika dengan status gizi.Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor suasana hati, faktor kenyamanan, faktor sensorik, faktor kandungan alami dalam pangan, faktor harga, faktor pengendalian berat badan, dan faktor familiaritas dengan status gizi pada anak panti asuhan di Jakarta Selatan.Pada faktor kesehatan, data yang diperoleh homogen sehingga tidak dapat diuji secara statistik.Selain itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara daya terima makanan dengan status gizi pada anak panti asuhan di Jakarta Selatan.Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan status gizi, tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein, asupan lemak, dan asupan karbohidrat dengan status gizi pada anak panti asuhan di Jakarta Selatan Latar belakang: Pemilihan makanan dan daya terima makanan dapat mempengaruhi kebiasaan makan dan asupan nutrisi. Kebiasaan makan yang negatif dan asupan yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh dapat menyebabkan masalah pada status gizi. Hal ini termasuk anak-anak di panti asuhan yang memiliki keterbatasan dalam penyediaan makanan sehingga kurang mampu menyediakan makanan sesuai standar kebutuhan. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara faktor pemilihan makanan, daya terima makanan, dan asupan dengan status gizi pada anak panti asuhan di Jakarta Selatan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-40663.webp" title="JURIS - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-40663.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-40663.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-40663.webp 1x" title="JURIS - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta" alt="JURIS - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-4f326.webp" title="JURIS - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-4f326.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-4f326.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-4f326.webp 1x" title="JURIS - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta" alt="JURIS - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-b1cfd.webp" title="JURIS - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-b1cfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-b1cfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-b1cfd.webp 1x" title="JURIS - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta" alt="JURIS - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51406-faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-fakt" title="JURIS - Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta" target="_blank">Relationship between Selection Factors, Food Acceptability, and Intake with Nutritional Status in Orphanage Children in South Jakarta</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan makanan dan daya terima makanan pada anak panti asuhan. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti pendidikan gizi, akses terhadap informasi gizi, dan intervensi perilaku untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya nutrisi seimbang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan di panti asuhan untuk meningkatkan asupan nutrisi anak-anak, seperti menyediakan makanan yang lebih bervariasi dan seimbang, serta melibatkan anak-anak dalam proses pemilihan dan persiapan makanan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi-intervensi ini dalam meningkatkan status gizi anak-anak panti asuhan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor masalah etika dengan status gizi.Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor suasana hati, faktor kenyamanan, faktor sensorik, faktor kandungan alami dalam pangan, faktor harga, faktor pengendalian berat badan, dan faktor familiaritas dengan status gizi pada anak panti asuhan di Jakarta Selatan.Pada faktor kesehatan, data yang diperoleh homogen sehingga tidak dapat diuji secara statistik.Selain itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara daya terima makanan dengan status gizi pada anak panti asuhan di Jakarta Selatan.Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan status gizi, tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein, asupan lemak, dan asupan karbohidrat dengan status gizi pada anak panti asuhan di Jakarta Selatan
<br>Latar belakang: Pemilihan makanan dan daya terima makanan dapat mempengaruhi kebiasaan makan dan asupan nutrisi. Kebiasaan makan yang negatif dan asupan yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh dapat menyebabkan masalah pada status gizi. Hal ini termasuk anak-anak di panti asuhan yang memiliki keterbatasan dalam penyediaan makanan sehingga kurang mampu menyediakan makanan sesuai standar kebutuhan. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara faktor pemilihan makanan, daya terima makanan, dan asupan dengan status gizi pada anak panti asuhan di Jakarta Selatan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-40663.webp" type="image/webp" length="286604" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-40663.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-4f326.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/faktor-harga-lokasi-panti-asuhan-al-mubarokah-rema-thumb-b1cfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4276-jurnal-kesehatan-pasak-bumi-kalimantan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Application of Boiling Water from Salam Leaves Synzigium Polyanthum And Cinnamon Cinnamomun Burmanii on Hypertension Patients ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Application of Boiling Water from Salam Leaves Synzigium Polyanthum And Cinnamon Cinnamomun Burmanii on Hypertension Patients ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Application of Boiling Water from Salam Leaves Synzigium Polyanthum And Cinnamon Cinnamomun Burmanii on Hypertension Patients ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51420-rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom</link>
	<guid isPermaLink="false">4815b1b241695c79432fdf1612d65e1e</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 11:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1google ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[e2a1garuda,e2a1google,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) apakah efek penurunan tekanan darah yang diamati pada air rebusan daun salam (S. polyanthum) dan kayu manis (C. burmannii) tetap konsisten pada populasi yang lebih besar dengan variasi usia, jenis kelamin, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) apakah efek penurunan tekanan darah yang diamati pada air rebusan daun salam (S. polyanthum) dan kayu manis (C. burmannii) tetap konsisten pada populasi yang lebih besar dengan variasi usia, jenis kelamin, dan tingkat keparahan hipertensi; (2) bagaimana perbandingan efektivitas dan keamanan terapi herbal ini dengan terapi antihipertensi konvensional dalam uji klinis terkontrol acak; serta (3) apa mekanisme molekuler spesifik dari flavonoid dan senyawa aktif lain dalam daun salam serta kayu manis yang berkontribusi pada penurunan tekanan darah, termasuk pengaruhnya terhadap sistem reninAcangiotensin dan aktivitas antiAcoksidan. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat untuk penggunaan terapi herbal sebagai alternatif atau pelengkap dalam manajemen hipertensi.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa air rebusan yang diinfus daun salam (S.burmannii) dapat memengaruhi variasi tekanan darah pada penderita hipertensi.Penggunaan ramuan tersebut dapat menurunkan tekanan sistolik dan diastolik secara signifikan.Dengan demikian, terapi air rebusan herbal dapat dijadikan alternatif nonAcfarmakologis bagi pasien hipertensi Pendahuluan: Hipertensi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah tinggi berapa pada Ou140/90 mmHg. Hipertensi mempunnyai penatalaksanaan berupa terapi herbal. Terapi herbal yang dapat diterapkan yaitu dengan mengkonsumsi air rebusan daun salam (S. polyanthum) dan air rebusan kayu manis (C. burmannii). Kandungan yang terdapat dalam daun salam (S. polyanthum) dan kayu manis (C. burmannii) memiliki manfaat bagi penderita hipertensi yaitu dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Tujuan: Mengetahui gambaran sebelum dan sesudah penerapan air rebusan daun salam (S. polyanthum) dan kayu manis (C. burmanii) pada pasen hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada bulan Juli 2023 dengan dua responden dengan hipertensi grade 2 di wilayah Puskesmas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-1d409.webp" title="JURIS - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-1d409.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-1d409.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-1d409.webp 1x" title="JURIS - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients" alt="JURIS - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-c13c0.webp" title="JURIS - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-c13c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-c13c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-c13c0.webp 1x" title="JURIS - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients" alt="JURIS - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-f7eb9.webp" title="JURIS - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-f7eb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-f7eb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-f7eb9.webp 1x" title="JURIS - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients" alt="JURIS - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51420-rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom" title="JURIS - Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients" target="_blank">Application of Boiling Water from Salam Leaves (Synzigium Polyanthum) And Cinnamon (Cinnamomun Burmanii) on Hypertension Patients</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) apakah efek penurunan tekanan darah yang diamati pada air rebusan daun salam (S. polyanthum) dan kayu manis (C. burmannii) tetap konsisten pada populasi yang lebih besar dengan variasi usia, jenis kelamin, dan tingkat keparahan hipertensi; (2) bagaimana perbandingan efektivitas dan keamanan terapi herbal ini dengan terapi antihipertensi konvensional dalam uji klinis terkontrol acak; serta (3) apa mekanisme molekuler spesifik dari flavonoid dan senyawa aktif lain dalam daun salam serta kayu manis yang berkontribusi pada penurunan tekanan darah, termasuk pengaruhnya terhadap sistem reninAcangiotensin dan aktivitas antiAcoksidan. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat untuk penggunaan terapi herbal sebagai alternatif atau pelengkap dalam manajemen hipertensi..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa air rebusan yang diinfus daun salam (S.burmannii) dapat memengaruhi variasi tekanan darah pada penderita hipertensi.Penggunaan ramuan tersebut dapat menurunkan tekanan sistolik dan diastolik secara signifikan.Dengan demikian, terapi air rebusan herbal dapat dijadikan alternatif nonAcfarmakologis bagi pasien hipertensi
<br>Pendahuluan: Hipertensi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah tinggi berapa pada Ou140/90 mmHg. Hipertensi mempunnyai penatalaksanaan berupa terapi herbal. Terapi herbal yang dapat diterapkan yaitu dengan mengkonsumsi air rebusan daun salam (S. polyanthum) dan air rebusan kayu manis (C. burmannii). Kandungan yang terdapat dalam daun salam (S. polyanthum) dan kayu manis (C. burmannii) memiliki manfaat bagi penderita hipertensi yaitu dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Tujuan: Mengetahui gambaran sebelum dan sesudah penerapan air rebusan daun salam (S. polyanthum) dan kayu manis (C. burmanii) pada pasen hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada bulan Juli 2023 dengan dua responden dengan hipertensi grade 2 di wilayah Puskesmas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-f7eb9.webp" type="image/webp" length="313952" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-1d409.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-c13c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/rebusan-daun-sop-tekanan-darah-kayu-manis-cinnamom-thumb-f7eb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4276-jurnal-kesehatan-pasak-bumi-kalimantan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men MSM in Indonesia A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men MSM in Indonesia A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men MSM in Indonesia A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51412-infeksi-menular-seksual-perilaku</link>
	<guid isPermaLink="false">6e7f2c25e475c90ea6602741793abf5f</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 11:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1google ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[e2a1garuda,e2a1google,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh teknologi, khususnya internet, terhadap perilaku seksual berisiko pada LSL. Selain itu, penelitian tentang determinan perilaku LSL dari segi genetik juga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh teknologi, khususnya internet, terhadap perilaku seksual berisiko pada LSL. Selain itu, penelitian tentang determinan perilaku LSL dari segi genetik juga dapat menjadi arah studi yang menarik. Terakhir, penting untuk mengkaji lebih dalam tentang peran orang tua dalam membentuk perilaku seksual berisiko pada LSL, termasuk pengaruh pola asuh dan komunikasi dalam keluarga.. Perilaku seksual berisiko yang dilakukan LSL adalah melakukan seks anal, tidak menggunakan kondom, tidak melakukan VCT, dan posisi berhubungan seksual sebagai reseptif (bottom) yang mana lebih berisiko terhadap penularan virus (termasuk HIV).Sementara determinan perilaku LSL di Indonesia antara lain faktor lingkungan, psikologis, ekonomi, perilaku, dan orang tua.Faktor yang paling dominan dalam literatur ini adalah faktor orang tua Latar belakang: Lelaki Seks Lelaki (LSL) merupakan fenomena dimana laki-laki berhubungan seksual dengan sesama laki-laki. Perilaku LSL berisiko pada IMS atau HIV/AIDS. Secara global, gay dan LSL menyumbang sekitar 17% kasus baru infeksi HIV, termasuk 30% di Asia dan Pasifik. Sedangkan menurut Kemenkes, kelompok populasi LSL menjadi kelompok penyumbang HIV tertinggi pada tahun 2021 (triwulan 1). Tujuan: Literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku seksual yang berisiko menyebabkan Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/AIDS pada LSL di Indonesia. Metode: Studi ini menggunakan metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-a78d8.webp" title="JURIS - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-a78d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-a78d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-a78d8.webp 1x" title="JURIS - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review" alt="JURIS - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-c385a.webp" title="JURIS - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-c385a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-c385a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-c385a.webp 1x" title="JURIS - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review" alt="JURIS - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-0dfea.webp" title="JURIS - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-0dfea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-0dfea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-0dfea.webp 1x" title="JURIS - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review" alt="JURIS - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51412-infeksi-menular-seksual-perilaku" title="JURIS - Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review" target="_blank">Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh teknologi, khususnya internet, terhadap perilaku seksual berisiko pada LSL. Selain itu, penelitian tentang determinan perilaku LSL dari segi genetik juga dapat menjadi arah studi yang menarik. Terakhir, penting untuk mengkaji lebih dalam tentang peran orang tua dalam membentuk perilaku seksual berisiko pada LSL, termasuk pengaruh pola asuh dan komunikasi dalam keluarga..
<br>Perilaku seksual berisiko yang dilakukan LSL adalah melakukan seks anal, tidak menggunakan kondom, tidak melakukan VCT, dan posisi berhubungan seksual sebagai reseptif (bottom) yang mana lebih berisiko terhadap penularan virus (termasuk HIV).Sementara determinan perilaku LSL di Indonesia antara lain faktor lingkungan, psikologis, ekonomi, perilaku, dan orang tua.Faktor yang paling dominan dalam literatur ini adalah faktor orang tua
<br>Latar belakang: Lelaki Seks Lelaki (LSL) merupakan fenomena dimana laki-laki berhubungan seksual dengan sesama laki-laki. Perilaku LSL berisiko pada IMS atau HIV/AIDS. Secara global, gay dan LSL menyumbang sekitar 17% kasus baru infeksi HIV, termasuk 30% di Asia dan Pasifik. Sedangkan menurut Kemenkes, kelompok populasi LSL menjadi kelompok penyumbang HIV tertinggi pada tahun 2021 (triwulan 1). Tujuan: Literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku seksual yang berisiko menyebabkan Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/AIDS pada LSL di Indonesia. Metode: Studi ini menggunakan metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-0dfea.webp" type="image/webp" length="94156" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-a78d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-c385a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/infeksi-menular-seksual-perilaku-pranikah-berisiko-thumb-0dfea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4276-jurnal-kesehatan-pasak-bumi-kalimantan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center Samarinda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center Samarinda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center Samarinda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51419-diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-hi</link>
	<guid isPermaLink="false">e76545e4622c58305ea4cdaa69e0f5d9</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 11:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1google ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[e2a1garuda,e2a1google,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang DM di kalangan masyarakat, terutama di wilayah dengan prevalensi DM yang tinggi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center, Samarinda: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang DM di kalangan masyarakat, terutama di wilayah dengan prevalensi DM yang tinggi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan program edukasi yang efektif untuk meningkatkan gaya hidup sehat pada penderita DM, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang dapat diterapkan di tempat kerja untuk mendukung gaya hidup sehat pada pekerja dengan DM.. Tingkat pengetahuan mempengaruhi gaya hidup secara signifikan, meskipun tingkat pengetahuan tentang DM pada penderita juga memiliki kecenderungan memiliki gaya hidup yang baik.Tingkat pengetahuan tergantung pada kemampuan pendidikan, informasi, usia lanjut, dan kebiasaan hidup sehat sebelum masa pensiun Diabetes mellitus merupakan kondisi kronis karena pankreas tidak mampu produksi insulin secara efektif. Peningkatan kasus DM dapat disebabkan oleh gaya hidup, kurangnya pengetahuan dan ketidakmampuan dalam deteksi dini, kurangnya aktivitas fisik dan pengaturan komposisi makanan yang tidak sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan dengan gaya hidup pada penderita DM. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Populasi penelitian berjumlah 260 orang, berdasarkan teknik purposive sampling sesuai kriteria... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-cbf3c.webp" title="JURIS - The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center, Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-cbf3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-cbf3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-cbf3c.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center, Samarinda" alt="JURIS - The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center, Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-74fc9.webp" title="JURIS - The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center, Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-74fc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-74fc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-74fc9.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center, Samarinda" alt="JURIS - The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center, Samarinda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51419-diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-hi" title="JURIS - The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center, Samarinda" target="_blank">The Influence of Knowledge on The Lifestyle of Diabetes Mellitus Patients at The Workplace of The Bengkuring Community Health Center, Samarinda</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang DM di kalangan masyarakat, terutama di wilayah dengan prevalensi DM yang tinggi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan program edukasi yang efektif untuk meningkatkan gaya hidup sehat pada penderita DM, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang dapat diterapkan di tempat kerja untuk mendukung gaya hidup sehat pada pekerja dengan DM..
<br>Tingkat pengetahuan mempengaruhi gaya hidup secara signifikan, meskipun tingkat pengetahuan tentang DM pada penderita juga memiliki kecenderungan memiliki gaya hidup yang baik.Tingkat pengetahuan tergantung pada kemampuan pendidikan, informasi, usia lanjut, dan kebiasaan hidup sehat sebelum masa pensiun
<br>Diabetes mellitus merupakan kondisi kronis karena pankreas tidak mampu produksi insulin secara efektif. Peningkatan kasus DM dapat disebabkan oleh gaya hidup, kurangnya pengetahuan dan ketidakmampuan dalam deteksi dini, kurangnya aktivitas fisik dan pengaturan komposisi makanan yang tidak sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan dengan gaya hidup pada penderita DM. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Populasi penelitian berjumlah 260 orang, berdasarkan teknik purposive sampling sesuai kriteria...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-74fc9.webp" type="image/webp" length="218538" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-cbf3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/diabetes-mellitus-dm-majalah-g-gaya-hidup-ceria-se-thumb-74fc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4276-jurnal-kesehatan-pasak-bumi-kalimantan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Paradoks Kelimpahan Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Paradoks Kelimpahan Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Paradoks Kelimpahan Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51421-pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r</link>
	<guid isPermaLink="false">96792ef3435c1af2861da6086fe73d47</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 11:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view profile ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ buhar hamja ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[buhar,counter,flag,hamja,profile,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana realokasi PNBP ke sektor kesehatan di wilayah penambangan memengaruhi indikator kesehatan masyarakat, seperti penurunan angka stunting, dibandingkan dengan wilayah yang tidak menerima alokasi tersebut. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana realokasi PNBP ke sektor kesehatan di wilayah penambangan memengaruhi indikator kesehatan masyarakat, seperti penurunan angka stunting, dibandingkan dengan wilayah yang tidak menerima alokasi tersebut. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan antara model pengelolaan tambang yang melibatkan komunitas adat dengan model perusahaan konvensional dalam hal pencapaian kesejahteraan ekonomi dan sosial lokal, guna menemukan pendekatan yang lebih adil dan berkelanjutan. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi efektivitas audit konstitusional yang melibatkan partisipasi masyarakat sipil dalam menilai kontribusi perusahaan tambang terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan implikasinya terhadap proses perpanjangan izin operasional. Penelitian ini juga dapat mengembangkan kerangka kerja indikator garis kemiskinan yang lebih kontekstual, menyesuaikan biaya hidup di daerah penambangan, dan menguji penerapannya dalam kebijakan regional. Akhirnya, pendekatan mixedAcmethods yang menggabungkan data sekunder regulasi dengan survei lapangan dapat memperkuat pemahaman tentang hambatan fungsi beheersdaad dan bestuurszorg serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.. Pengelolaan sumber daya tambang di Indonesia masih berfokus pada penerimaan fiskal tanpa memastikan distribusi kesejahteraan yang riil, sehingga fungsi beheersdaad dan bestuurszorg belum optimal.Meskipun PNBP mencapai Rp300,3 triliun, realokasinya belum diarahkan untuk memperkuat jaminan sosial, pendidikan, dan kesehatan yang fundamental, sehingga paradoks legalistik tetap terjadi.Oleh karena itu, diperlukan revisi standar garis kemiskinan, regulasi realokasi PNBP untuk pembiayaan layanan publik, dan audit konstitusional berkala terhadap kontribusi tambang terhadap indeks pembangunan manusia Penelitian ini mengkaji paradoks pengelolaan sumber daya alam tambang di Indonesia, di mana lonjakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor Energi dan Mineral yang mencapai IDR 300,3 triliun pada tahun 2023 tidak berbanding lurus dengan penurunan kemiskinan yang signifikan. Masalah utama yang diangkat adalah sejauh mana pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 mengenai AuHak Menguasai NegaraAy (HMN) telah mewujudkan kesejahteraan rakyat secara adil. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif serta pendekatan legislatif dan konseptual, hasil studi menunjukkan adanya hambatan pada fungsi bestuurszorg (pelayanan publik) negara. Meskipun fungsi regulasi efektif dalam mengumpulkan devisa, fungsi pengelolaan (beheersdaad) masih didominasi oleh kepentingan korporasi, sehingga memicu fenomena kutukan sumber daya alam (resource... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-bdaf1.webp" title="JURIS - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-bdaf1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-bdaf1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-bdaf1.webp 1x" title="JURIS - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat" alt="JURIS - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-851e9.webp" title="JURIS - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-851e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-851e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-851e9.webp 1x" title="JURIS - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat" alt="JURIS - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-9b376.webp" title="JURIS - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-9b376.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-9b376.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-9b376.webp 1x" title="JURIS - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat" alt="JURIS - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51421-pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r" title="JURIS - Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat" target="_blank">Paradoks Kelimpahan: Evaluasi Yuridis Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pengelolaan Tambang bagi Kesejahteraan Rakyat</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana realokasi PNBP ke sektor kesehatan di wilayah penambangan memengaruhi indikator kesehatan masyarakat, seperti penurunan angka stunting, dibandingkan dengan wilayah yang tidak menerima alokasi tersebut. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan antara model pengelolaan tambang yang melibatkan komunitas adat dengan model perusahaan konvensional dalam hal pencapaian kesejahteraan ekonomi dan sosial lokal, guna menemukan pendekatan yang lebih adil dan berkelanjutan. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi efektivitas audit konstitusional yang melibatkan partisipasi masyarakat sipil dalam menilai kontribusi perusahaan tambang terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan implikasinya terhadap proses perpanjangan izin operasional. Penelitian ini juga dapat mengembangkan kerangka kerja indikator garis kemiskinan yang lebih kontekstual, menyesuaikan biaya hidup di daerah penambangan, dan menguji penerapannya dalam kebijakan regional. Akhirnya, pendekatan mixedAcmethods yang menggabungkan data sekunder regulasi dengan survei lapangan dapat memperkuat pemahaman tentang hambatan fungsi beheersdaad dan bestuurszorg serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat..
<br>Pengelolaan sumber daya tambang di Indonesia masih berfokus pada penerimaan fiskal tanpa memastikan distribusi kesejahteraan yang riil, sehingga fungsi beheersdaad dan bestuurszorg belum optimal.Meskipun PNBP mencapai Rp300,3 triliun, realokasinya belum diarahkan untuk memperkuat jaminan sosial, pendidikan, dan kesehatan yang fundamental, sehingga paradoks legalistik tetap terjadi.Oleh karena itu, diperlukan revisi standar garis kemiskinan, regulasi realokasi PNBP untuk pembiayaan layanan publik, dan audit konstitusional berkala terhadap kontribusi tambang terhadap indeks pembangunan manusia
<br>Penelitian ini mengkaji paradoks pengelolaan sumber daya alam tambang di Indonesia, di mana lonjakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor Energi dan Mineral yang mencapai IDR 300,3 triliun pada tahun 2023 tidak berbanding lurus dengan penurunan kemiskinan yang signifikan. Masalah utama yang diangkat adalah sejauh mana pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 mengenai AuHak Menguasai NegaraAy (HMN) telah mewujudkan kesejahteraan rakyat secara adil. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif serta pendekatan legislatif dan konseptual, hasil studi menunjukkan adanya hambatan pada fungsi bestuurszorg (pelayanan publik) negara. Meskipun fungsi regulasi efektif dalam mengumpulkan devisa, fungsi pengelolaan (beheersdaad) masih didominasi oleh kepentingan korporasi, sehingga memicu fenomena kutukan sumber daya alam (resource...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-9b376.webp" type="image/webp" length="110092" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-bdaf1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-851e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/pengelolaan-tambang-pasal-33-uud-1945-kemiskinan-r-thumb-9b376.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3038-lldikti12.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12482-kamboti-jurnal-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village Samarinda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village Samarinda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village Samarinda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51426-motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-k</link>
	<guid isPermaLink="false">fc76f638e781c8cdf1e1a58d485e7226</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 11:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1google ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[e2a1garuda,e2a1google,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang berfokus pada efek aktivitas fisik yang teratur terhadap fungsi kognitif lansia. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi hubungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village, Samarinda: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang berfokus pada efek aktivitas fisik yang teratur terhadap fungsi kognitif lansia. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi hubungan antara aktivitas fisik dan fungsi kognitif, seperti jenis aktivitas fisik yang dilakukan, intensitas, dan durasi. Studi komparatif antara lansia yang aktif secara fisik dengan lansia yang kurang aktif juga dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang manfaat aktivitas fisik terhadap fungsi kognitif. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan terarah untuk meningkatkan fungsi kognitif pada lansia melalui aktivitas fisik yang terstruktur dan efektif.. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia.Kegiatan aktivitas fisik dapat dimodifikasi untuk mencegah atau menunda timbulnya gangguan kognitif pada lansia.Karena efek aktivitas fisik dapat dianggap sebagai kegiatan untuk menstimulus aktivitas otak dan fungsi kognitif di usia tua, dan dapat diakomodasi dalam intervensi terkait proses penuaan Fungsi kognitif mengacu pada kemampuan mental yang berbeda. Peningkatan penurunan kognitif terkait usia telah menjadi beban kesehatan, sehingga mendesak untuk mengidentifikasi strategi efektif berbasis gaya hidup yang dapat dimodifikasi untuk menguranginya, termasuk dengan melakukan aktivitas fisik yang teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan fungsi kognitif lansia, dimana hasil penelitian ini akan membantu menghasilkan gambaran yang berfokus pada pengurangan risiko perkembangan gangguan kognitif, sehubungan dengan aktivitas fisik pada lansia. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-0a1b8.webp" title="JURIS - The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village, Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-0a1b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-0a1b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-0a1b8.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village, Samarinda" alt="JURIS - The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village, Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-1963d.webp" title="JURIS - The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village, Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-1963d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-1963d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-1963d.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village, Samarinda" alt="JURIS - The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village, Samarinda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51426-motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-k" title="JURIS - The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village, Samarinda" target="_blank">The Relationship between Physical Activity and Cognitive Function of the Elderly in Lempake Village, Samarinda</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang berfokus pada efek aktivitas fisik yang teratur terhadap fungsi kognitif lansia. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi hubungan antara aktivitas fisik dan fungsi kognitif, seperti jenis aktivitas fisik yang dilakukan, intensitas, dan durasi. Studi komparatif antara lansia yang aktif secara fisik dengan lansia yang kurang aktif juga dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang manfaat aktivitas fisik terhadap fungsi kognitif. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan terarah untuk meningkatkan fungsi kognitif pada lansia melalui aktivitas fisik yang terstruktur dan efektif..
<br>Temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia.Kegiatan aktivitas fisik dapat dimodifikasi untuk mencegah atau menunda timbulnya gangguan kognitif pada lansia.Karena efek aktivitas fisik dapat dianggap sebagai kegiatan untuk menstimulus aktivitas otak dan fungsi kognitif di usia tua, dan dapat diakomodasi dalam intervensi terkait proses penuaan
<br>Fungsi kognitif mengacu pada kemampuan mental yang berbeda. Peningkatan penurunan kognitif terkait usia telah menjadi beban kesehatan, sehingga mendesak untuk mengidentifikasi strategi efektif berbasis gaya hidup yang dapat dimodifikasi untuk menguranginya, termasuk dengan melakukan aktivitas fisik yang teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan fungsi kognitif lansia, dimana hasil penelitian ini akan membantu menghasilkan gambaran yang berfokus pada pengurangan risiko perkembangan gangguan kognitif, sehubungan dengan aktivitas fisik pada lansia.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-0a1b8.webp" type="image/webp" length="273754" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-0a1b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/motorik-kognitif-lansia-gangguan-fungsi-emosi-rela-thumb-1963d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4276-jurnal-kesehatan-pasak-bumi-kalimantan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51407-daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-invest</link>
	<guid isPermaLink="false">5c4832cffb35700eb45c5848095513c3</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 11:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view profile ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ buhar hamja ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[buhar,counter,flag,hamja,profile,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada analisis dampak investasi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana investasi UMKM berkontribusi pada efek pengganda ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM: Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada analisis dampak investasi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana investasi UMKM berkontribusi pada efek pengganda dan penciptaan lapangan kerja di tingkat lokal. Selain itu, penelitian juga dapat mengkaji peran investasi UMKM dalam mendorong inovasi dan daya saing regional, serta bagaimana investasi ini dapat meningkatkan akses pasar dan jaringan distribusi UMKM. Dengan demikian, studi lanjutan ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika pertumbuhan UMKM dan implikasinya terhadap pembangunan ekonomi daerah.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh pertanyaan penelitian telah terjawab dengan baik, hipotesis yang diajukan terbukti, dan tujuan penelitian telah tercapai.Secara empiris, kepastian hukum bisnis terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap investasi serta pertumbuhan UMKM, baik secara parsial maupun simultan.Selain itu, investasi berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara kepastian hukum bisnis dan pertumbuhan UMKM Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar fundamental perekonomian nasional dengan peran strategis dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. UMKM tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha kecil, tetapi sebagai entitas produktif yang berkontribusi signifikan terhadap PDB, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi berbasis kerakyatan. Selain itu, UMKM terbukti memiliki daya tahan tinggi terhadap krisis ekonomi karena sifatnya yang fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada pasar lokal. Secara empiris, UMKM menyumbang lebih dari 60% PDB dan menyerap lebih dari 90% tenaga kerja, sehingga menjadi tulang punggung ekonomi nasional sekaligus instrumen pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-2155b.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-2155b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-2155b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-2155b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM" alt="JURIS - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-c69d1.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-c69d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-c69d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-c69d1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM" alt="JURIS - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-a451e.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-a451e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-a451e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-a451e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM" alt="JURIS - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51407-daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-invest" title="JURIS - Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM" target="_blank">Pengaruh Kepastian Hukum Bisnis dan Investasi terhadap Pertumbuhan UMKM</a>: Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada analisis dampak investasi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana investasi UMKM berkontribusi pada efek pengganda dan penciptaan lapangan kerja di tingkat lokal. Selain itu, penelitian juga dapat mengkaji peran investasi UMKM dalam mendorong inovasi dan daya saing regional, serta bagaimana investasi ini dapat meningkatkan akses pasar dan jaringan distribusi UMKM. Dengan demikian, studi lanjutan ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika pertumbuhan UMKM dan implikasinya terhadap pembangunan ekonomi daerah..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh pertanyaan penelitian telah terjawab dengan baik, hipotesis yang diajukan terbukti, dan tujuan penelitian telah tercapai.Secara empiris, kepastian hukum bisnis terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap investasi serta pertumbuhan UMKM, baik secara parsial maupun simultan.Selain itu, investasi berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara kepastian hukum bisnis dan pertumbuhan UMKM
<br>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar fundamental perekonomian nasional dengan peran strategis dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. UMKM tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha kecil, tetapi sebagai entitas produktif yang berkontribusi signifikan terhadap PDB, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi berbasis kerakyatan. Selain itu, UMKM terbukti memiliki daya tahan tinggi terhadap krisis ekonomi karena sifatnya yang fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada pasar lokal. Secara empiris, UMKM menyumbang lebih dari 60% PDB dan menyerap lebih dari 90% tenaga kerja, sehingga menjadi tulang punggung ekonomi nasional sekaligus instrumen pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-c69d1.webp" type="image/webp" length="109164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-2155b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-c69d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/daya-tahan-umkm-pertumbuhan-saing-investasi-makana-thumb-a451e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3038-lldikti12.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12482-kamboti-jurnal-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship Between Knowledge Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6 24 months in The Segiri Health Centre Area Samarinda City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship Between Knowledge Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6 24 months in The Segiri Health Centre Area Samarinda City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship Between Knowledge Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6 24 months in The Segiri Health Centre Area Samarinda City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51427-alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-ana</link>
	<guid isPermaLink="false">e829ec11b641138291ad91432bca85d2</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 11:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1google ]]></category>
	<category><![CDATA[ e2a1garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[e2a1garuda,e2a1google,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program edukasi gizi yang diberikan secara terstruktur di lingkungan Puskesmas Segiri dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pemberian MPASI pada ibu-ibu muda. Penelitian ini dapat dirancang sebagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City: Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program edukasi gizi yang diberikan secara terstruktur di lingkungan Puskesmas Segiri dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pemberian MPASI pada ibu-ibu muda. Penelitian ini dapat dirancang sebagai uji coba terkontrol dengan kelompok intervensi yang menerima modul pelatihan dan kelompok kontrol yang hanya mendapatkan layanan rutin. Selain itu, penting untuk menyelidiki faktor-faktor sosioAcekonomi seperti tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, dan status pekerjaan ibu yang berhubungan dengan kepatuhan terhadap MPASI yang tepat, sehingga dapat diidentifikasi hambatan utama yang perlu diatasi. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau dampak kualitas pemberian MPASI terhadap pertumbuhan anak selama 1000 hari pertama kehidupan, dengan mengukur indikator berat badan dan tinggi badan secara periodik. Ketiga pertanyaan penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih komprehensif untuk memperbaiki kebijakan dan program kesehatan anak di wilayah ini.. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu dalam memberikan MPASI pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Segiri Samarinda dengan nilai A-value 0,033 (0,05) Latar belakang: Pemberian MPASI dilakukan untuk menopang tumbuh kembang anak melalui kebutuhan gizi yang tercukupi, kebutuhan stimulasi baik dari motorik kasar maupun motorik halus, serta kebutuhan emosi dan kasih sayang yang tercukupi. Seorang ibu harus mampu mengenalkan asupan sampingan yang dikenal dengan sebutan MPASI atau Makanan Pendamping Air Susu Ibu yang tepat sejak anak berumur 6 sampai 24 bulan. Tujuan: memperoleh hasil penelitian berupa Analisa Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu dalam pemberian MPASI pada anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Segiri Kota Samarinda. Metode: Desain penelitian yang digunakan ini adalah Dekskriptif Korelasi dengan rancangan penelitian Crossectional Study. Informasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-ed65f.webp" title="JURIS - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-ed65f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-ed65f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-ed65f.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City" alt="JURIS - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-2e256.webp" title="JURIS - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-2e256.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-2e256.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-2e256.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City" alt="JURIS - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-1a45f.webp" title="JURIS - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-1a45f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-1a45f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-1a45f.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City" alt="JURIS - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51427-alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-ana" title="JURIS - The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City" target="_blank">The Relationship Between Knowledge, Attitudes and Actions of Mothers in Feeding Children Aged 6-24 months in The Segiri Health Centre Area, Samarinda City</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program edukasi gizi yang diberikan secara terstruktur di lingkungan Puskesmas Segiri dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pemberian MPASI pada ibu-ibu muda. Penelitian ini dapat dirancang sebagai uji coba terkontrol dengan kelompok intervensi yang menerima modul pelatihan dan kelompok kontrol yang hanya mendapatkan layanan rutin. Selain itu, penting untuk menyelidiki faktor-faktor sosioAcekonomi seperti tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, dan status pekerjaan ibu yang berhubungan dengan kepatuhan terhadap MPASI yang tepat, sehingga dapat diidentifikasi hambatan utama yang perlu diatasi. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau dampak kualitas pemberian MPASI terhadap pertumbuhan anak selama 1000 hari pertama kehidupan, dengan mengukur indikator berat badan dan tinggi badan secara periodik. Ketiga pertanyaan penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih komprehensif untuk memperbaiki kebijakan dan program kesehatan anak di wilayah ini..
<br>Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu dalam memberikan MPASI pada anak usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Segiri Samarinda dengan nilai A-value 0,033 (0,05)
<br>Latar belakang: Pemberian MPASI dilakukan untuk menopang tumbuh kembang anak melalui kebutuhan gizi yang tercukupi, kebutuhan stimulasi baik dari motorik kasar maupun motorik halus, serta kebutuhan emosi dan kasih sayang yang tercukupi. Seorang ibu harus mampu mengenalkan asupan sampingan yang dikenal dengan sebutan MPASI atau Makanan Pendamping Air Susu Ibu yang tepat sejak anak berumur 6 sampai 24 bulan. Tujuan: memperoleh hasil penelitian berupa Analisa Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu dalam pemberian MPASI pada anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Segiri Kota Samarinda. Metode: Desain penelitian yang digunakan ini adalah Dekskriptif Korelasi dengan rancangan penelitian Crossectional Study. Informasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-1a45f.webp" type="image/webp" length="334056" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-ed65f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-2e256.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/alquran-anak-usia-kembang-sdidtka-motorik-kasar-ke-thumb-1a45f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4276-jurnal-kesehatan-pasak-bumi-kalimantan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51428-program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan</link>
	<guid isPermaLink="false">349111d99cc777045fbe0387ccecb433</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 07:38:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah kombinasi program edukasi gizi sehat dengan senam lansia menghasilkan penurunan tekanan darah dan kadar gula darah yang lebih signifikan dibandingkan senam saja, sehingga dapat dijadikan model intervensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah kombinasi program edukasi gizi sehat dengan senam lansia menghasilkan penurunan tekanan darah dan kadar gula darah yang lebih signifikan dibandingkan senam saja, sehingga dapat dijadikan model intervensi terpadu untuk populasi lansia. Selain itu, diperlukan studi longitudinal dengan periode pemantauan minimal satu tahun untuk menilai tingkat kepatuhan peserta terhadap program senam lansia serta dampaknya terhadap kejadian hipertensi, diabetes, dan komplikasi kardiovaskular lainnya, sehingga dapat memberikan bukti kuat tentang keberlanjutan manfaat kesehatan jangka panjang. Selanjutnya, pendekatan kualitatif dapat diterapkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghalang dan pendukung partisipasi berkelanjutan dalam senam lansia di daerah pedesaan, melibatkan wawancara mendalam dan focus group discussion dengan lansia, keluarga, serta tenaga kesehatan, guna merumuskan strategi penyuluhan dan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan komunitas.. Senam lansia memberikan pengaruh signifikan dalam menurunkan dan menstabilkan tekanan darah serta kadar gula darah pada lansia di Desa Kalitengah.Analisis menunjukkan perbedaan yang bermakna antara pengukuran sebelum dan sesudah intervensi, menegaskan efektivitas senam sebagai aktivitas fisik untuk mengontrol kedua indikator kesehatan.Temuan juga mengonfirmasi hubungan kuat antara partisipasi rutin dalam senam dengan peningkatan kondisi kesehatan lansia secara keseluruhan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kadar gula darah yang tidak terkontrol pada kelompok lanjut usia, khususnya di Desa Kalitengah, Kabupaten Blitar. Lansia merupakan kelompok rentan terhadap gangguan kesehatan akibat penurunan fungsi fisiologis yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas senam lansia dengan kadar tekanan darah dan gula... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-bf145.webp" title="JURIS - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-bf145.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-bf145.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-bf145.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar" alt="JURIS - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-73ade.webp" title="JURIS - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-73ade.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-73ade.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-73ade.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar" alt="JURIS - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-17142.webp" title="JURIS - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-17142.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-17142.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-17142.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar" alt="JURIS - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51428-program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan" title="JURIS - Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar" target="_blank">Hubungan Senam Lansia pada Tekanan Darah dan Gula Darah Lansia Desa Kalitengah Blitar</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah kombinasi program edukasi gizi sehat dengan senam lansia menghasilkan penurunan tekanan darah dan kadar gula darah yang lebih signifikan dibandingkan senam saja, sehingga dapat dijadikan model intervensi terpadu untuk populasi lansia. Selain itu, diperlukan studi longitudinal dengan periode pemantauan minimal satu tahun untuk menilai tingkat kepatuhan peserta terhadap program senam lansia serta dampaknya terhadap kejadian hipertensi, diabetes, dan komplikasi kardiovaskular lainnya, sehingga dapat memberikan bukti kuat tentang keberlanjutan manfaat kesehatan jangka panjang. Selanjutnya, pendekatan kualitatif dapat diterapkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghalang dan pendukung partisipasi berkelanjutan dalam senam lansia di daerah pedesaan, melibatkan wawancara mendalam dan focus group discussion dengan lansia, keluarga, serta tenaga kesehatan, guna merumuskan strategi penyuluhan dan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan komunitas..
<br>Senam lansia memberikan pengaruh signifikan dalam menurunkan dan menstabilkan tekanan darah serta kadar gula darah pada lansia di Desa Kalitengah.Analisis menunjukkan perbedaan yang bermakna antara pengukuran sebelum dan sesudah intervensi, menegaskan efektivitas senam sebagai aktivitas fisik untuk mengontrol kedua indikator kesehatan.Temuan juga mengonfirmasi hubungan kuat antara partisipasi rutin dalam senam dengan peningkatan kondisi kesehatan lansia secara keseluruhan
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kadar gula darah yang tidak terkontrol pada kelompok lanjut usia, khususnya di Desa Kalitengah, Kabupaten Blitar. Lansia merupakan kelompok rentan terhadap gangguan kesehatan akibat penurunan fungsi fisiologis yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas senam lansia dengan kadar tekanan darah dan gula...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-17142.webp" type="image/webp" length="78118" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-bf145.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-73ade.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/program-senam-sehat-kesehatan-lansia-signifikan-in-thumb-17142.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-948-prin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4722-jurnal-riset-rumpun-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51429-wanita-hamil-prematur-kekurangan-ener</link>
	<guid isPermaLink="false">defbec3ce0f27bbf360483b5e0dd8e91</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 07:05:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana kelas kesiapan ayah yang disesuaikan dengan jadwal kerja fleksibel meningkatkan partisipasi suami dalam pemantauan gizi ibu hamil, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada beberapa puskesmas di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi: Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana kelas kesiapan ayah yang disesuaikan dengan jadwal kerja fleksibel meningkatkan partisipasi suami dalam pemantauan gizi ibu hamil, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada beberapa puskesmas di wilayah serupa. Selanjutnya, studi kualitatif dapat menyelidiki bagaimana modul edukasi gizi berbasis media digital yang menekankan manfaat emosional dan praktis bagi suami mempengaruhi pengetahuan dan sikap mereka terhadap Kekurangan Energi Kronis, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memudahkan atau menghambat adopsi teknologi tersebut di rumah tangga berpenghasilan rendah. Akhirnya, penelitian komparatif dapat membandingkan efek intervensi komunitas yang melibatkan tokoh agama atau pemimpin lokal untuk meredam norma patriarki tradisional dengan intervensi standar, sehingga dapat menilai perubahan perilaku suami dalam mendukung asupan nutrisi istri selama kehamilan.. Studi ini menemukan bahwa peran suami sangat penting dalam strategi pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil, sehingga pendidikan dan konseling harus menekankan kontribusi suami dalam pemenuhan kebutuhan gizi istri.Ketersediaan kelas kesiapan ayah serta konseling keluarga di pusat kesehatan perlu dijadwalkan secara fleksibel agar suami dapat berpartisipasi, dan tenaga kesehatan harus mengembangkan komunikasi inklusif dengan pasangan.Dukungan emosional suami, selain bantuan finansial, terbukti menjadi faktor krusial yang memperkuat kepatuhan ibu hamil terhadap pola makan sehat dan mengurangi risiko KEK Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan tantangan gizi utama di Indonesia, termasuk di Bukittinggi. Meskipun pemanfaatan layanan kesehatan yang tepat, beban KEK relatif tinggi dan memiliki komponen non-ekonomi yang mencakup dukungan sosial budaya dan keluarga. Pengaruh suami terhadap status gizi ibu hamil sering diabaikan oleh strategi pencegahan dan pengendalian. Penelitian ini berupaya menyelidiki pemikiran dan peran suami dalam pencegahan KEK pada ibu hamil di Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-1dc01.webp" title="JURIS - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-1dc01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-1dc01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-1dc01.webp 1x" title="JURIS - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi" alt="JURIS - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-14cc6.webp" title="JURIS - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-14cc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-14cc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-14cc6.webp 1x" title="JURIS - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi" alt="JURIS - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-8895a.webp" title="JURIS - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-8895a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-8895a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-8895a.webp 1x" title="JURIS - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi" alt="JURIS - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51429-wanita-hamil-prematur-kekurangan-ener" title="JURIS - Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi" target="_blank">Persepsi dan Peran Suami dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Bukittinggi</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana kelas kesiapan ayah yang disesuaikan dengan jadwal kerja fleksibel meningkatkan partisipasi suami dalam pemantauan gizi ibu hamil, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada beberapa puskesmas di wilayah serupa. Selanjutnya, studi kualitatif dapat menyelidiki bagaimana modul edukasi gizi berbasis media digital yang menekankan manfaat emosional dan praktis bagi suami mempengaruhi pengetahuan dan sikap mereka terhadap Kekurangan Energi Kronis, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memudahkan atau menghambat adopsi teknologi tersebut di rumah tangga berpenghasilan rendah. Akhirnya, penelitian komparatif dapat membandingkan efek intervensi komunitas yang melibatkan tokoh agama atau pemimpin lokal untuk meredam norma patriarki tradisional dengan intervensi standar, sehingga dapat menilai perubahan perilaku suami dalam mendukung asupan nutrisi istri selama kehamilan..
<br>Studi ini menemukan bahwa peran suami sangat penting dalam strategi pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil, sehingga pendidikan dan konseling harus menekankan kontribusi suami dalam pemenuhan kebutuhan gizi istri.Ketersediaan kelas kesiapan ayah serta konseling keluarga di pusat kesehatan perlu dijadwalkan secara fleksibel agar suami dapat berpartisipasi, dan tenaga kesehatan harus mengembangkan komunikasi inklusif dengan pasangan.Dukungan emosional suami, selain bantuan finansial, terbukti menjadi faktor krusial yang memperkuat kepatuhan ibu hamil terhadap pola makan sehat dan mengurangi risiko KEK
<br>Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan tantangan gizi utama di Indonesia, termasuk di Bukittinggi. Meskipun pemanfaatan layanan kesehatan yang tepat, beban KEK relatif tinggi dan memiliki komponen non-ekonomi yang mencakup dukungan sosial budaya dan keluarga. Pengaruh suami terhadap status gizi ibu hamil sering diabaikan oleh strategi pencegahan dan pengendalian. Penelitian ini berupaya menyelidiki pemikiran dan peran suami dalam pencegahan KEK pada ibu hamil di Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-8895a.webp" type="image/webp" length="69436" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-1dc01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-14cc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/wanita-hamil-prematur-kekurangan-energi-kronis-per-thumb-8895a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-948-prin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4722-jurnal-riset-rumpun-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51416-penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang</link>
	<guid isPermaLink="false">93860b54fe4eae32b9c70a61e47a407a</guid>
	<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 05:30:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan penyimpanan obat di Puskesmas, disarankan untuk melakukan evaluasi berkala terhadap sistem penyimpanan dan penataan obat. Penerapan sistem monitoring berbasis teknologi, seperti Internet of Things (IoT), dapat menjadi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus: Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan penyimpanan obat di Puskesmas, disarankan untuk melakukan evaluasi berkala terhadap sistem penyimpanan dan penataan obat. Penerapan sistem monitoring berbasis teknologi, seperti Internet of Things (IoT), dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan obat. Selain itu, pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kefarmasian juga sangat penting untuk memastikan pelayanan yang optimal dan aman. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem penyimpanan obat yang lebih canggih dan terintegrasi, serta mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan keamanan dan efektivitas penyimpanan obat di fasilitas kesehatan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian standar penyimpanan obat di ruang penyimpanan Puskesmas Siring Betik dan Puskesmas Wonosobo masing-masing mencapai 100% dengan 19 poin sesuai standar.Pada kategori penataan obat, Puskesmas Siring Betik memperoleh 7 poin dengan tingkat kesesuaian 87%, sementara Puskesmas Wonosobo mencapai 100% dengan 8 poin sesuai standar.Untuk persyaratan gudang obat, kedua puskesmas memperoleh hasil yang sama, yaitu 6 poin dengan tingkat kesesuaian 85%.Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian penyimpanan obat, penataan obat, dan persyaratan gudang obat di Puskesmas Siring Betik mencapai 94% dengan total 32 poin, sedangkan Puskesmas Wonosobo mencapai 97% dengan total 33 poin.Hasil ini menunjukkan bahwa kedua puskesmas telah menerapkan pengelolaan penyimpanan obat yang baik sesuai dengan standar yang digunakan, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan untuk mencapai kesempurnaan Penyimpanan obat dan bahan medis habis pakai merupakan proses pengelolaan untuk memastikan obat yang diterima tetap aman, terhindar dari kerusakan fisik maupun kimia, serta mutunya tetap terjaga. Kerusakan obat tidak hanya berdampak negatif pada pasien, tetapi juga memengaruhi efisiensi fasilitas pelayanan kesehatan. Fasilitas pelayanan kesehatan merupakan tempat untuk melaksanakan berbagai upaya kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, atau masyarakat. Puskesmas, sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-9fdf5.webp" title="JURIS - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-9fdf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-9fdf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-9fdf5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus" alt="JURIS - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-13aec.webp" title="JURIS - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-13aec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-13aec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-13aec.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus" alt="JURIS - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-f8cbb.webp" title="JURIS - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-f8cbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-f8cbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-f8cbb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus" alt="JURIS - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51416-penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang" title="JURIS - Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus" target="_blank">Analisis Kesesuaian Penyimpanan Obat di Puskesmas Wonosobo dan Siring Betik Kabupaten Tanggamus</a>: Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan penyimpanan obat di Puskesmas, disarankan untuk melakukan evaluasi berkala terhadap sistem penyimpanan dan penataan obat. Penerapan sistem monitoring berbasis teknologi, seperti Internet of Things (IoT), dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan obat. Selain itu, pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kefarmasian juga sangat penting untuk memastikan pelayanan yang optimal dan aman. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem penyimpanan obat yang lebih canggih dan terintegrasi, serta mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan keamanan dan efektivitas penyimpanan obat di fasilitas kesehatan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian standar penyimpanan obat di ruang penyimpanan Puskesmas Siring Betik dan Puskesmas Wonosobo masing-masing mencapai 100% dengan 19 poin sesuai standar.Pada kategori penataan obat, Puskesmas Siring Betik memperoleh 7 poin dengan tingkat kesesuaian 87%, sementara Puskesmas Wonosobo mencapai 100% dengan 8 poin sesuai standar.Untuk persyaratan gudang obat, kedua puskesmas memperoleh hasil yang sama, yaitu 6 poin dengan tingkat kesesuaian 85%.Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian penyimpanan obat, penataan obat, dan persyaratan gudang obat di Puskesmas Siring Betik mencapai 94% dengan total 32 poin, sedangkan Puskesmas Wonosobo mencapai 97% dengan total 33 poin.Hasil ini menunjukkan bahwa kedua puskesmas telah menerapkan pengelolaan penyimpanan obat yang baik sesuai dengan standar yang digunakan, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan untuk mencapai kesempurnaan
<br>Penyimpanan obat dan bahan medis habis pakai merupakan proses pengelolaan untuk memastikan obat yang diterima tetap aman, terhindar dari kerusakan fisik maupun kimia, serta mutunya tetap terjaga. Kerusakan obat tidak hanya berdampak negatif pada pasien, tetapi juga memengaruhi efisiensi fasilitas pelayanan kesehatan. Fasilitas pelayanan kesehatan merupakan tempat untuk melaksanakan berbagai upaya kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, atau masyarakat. Puskesmas, sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-13aec.webp" type="image/webp" length="69164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-9fdf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-13aec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/penyimpanan-obat-penataan-persyaratan-gudang-puske-thumb-f8cbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-948-prin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4722-jurnal-riset-rumpun-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 25 Jun 2026 12:07:16 +0700. 12 items. Served in: 2.983 seconds [rss] -->
