<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 09 May 2026 21:57:05 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 21:57:05 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-09T21:57:05+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Integratif Postur Kerja Beban Fisik dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Integratif Postur Kerja Beban Fisik dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Integratif Postur Kerja Beban Fisik dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48452-energi-beban-fisik-postur</link>
	<guid isPermaLink="false">488e2dace962c2e337812a00e98bd54c</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 20:13:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ xyz karawang ]]></category>
	<category><![CDATA[ beban fisik ]]></category>
	<category><![CDATA[ roza marmay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beban,fisik,karawang,marmay,roza,xyz]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan menggunakan desain longitudinal dan pengukuran berbasis sensor digital untuk memantau kelelahan secara real-time. Selain itu, eksplorasi faktor lingkungan kerja seperti suhu, kebisingan, dan getaran dapat memperkaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya: Untuk penelitian lanjutan, disarankan menggunakan desain longitudinal dan pengukuran berbasis sensor digital untuk memantau kelelahan secara real-time. Selain itu, eksplorasi faktor lingkungan kerja seperti suhu, kebisingan, dan getaran dapat memperkaya pemahaman terhadap determinan kelelahan kerja. Penerapan hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem kerja yang lebih manusiawi, efisien, dan berkelanjutan dalam kerangka pembangunan industri nasional yang berorientasi pada keselamatan dan kesehatan kerja.. Penelitian ini secara empiris menunjukkan bahwa kelelahan kerja pada pekerja industri kerupuk PD Jangkar merupakan hasil dari interaksi antara faktor postural (CMDQ) dan fisiologis (CVL), yang secara simultan memengaruhi subjektif pekerja (SSRT).Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan dan positif antara postur kerja dengan kelelahan (r = 0,68.p < 0,05), serta hubungan yang sangat kuat antara beban kerja fisik dengan kelelahan (r = 0,81.Hal ini menegaskan bahwa kelelahan tidak hanya dipengaruhi oleh posisi tubuh saat bekerja, tetapi juga oleh tingkat beban kardiovaskular yang dialami pekerja selama aktivitas produksi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara postur kerja, beban kerja fisik, dan kelelahan kerja pada pekerja industri padat karya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain observasional cross-sectional terhadap 30 pekerja di enam stasiun kerja PD Jangkar. Postur kerja dinilai menggunakan Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire (CMDQ), beban kerja fisik diukur melalui Cardiovascular Load (CVL), dan kelelahan kerja dievaluasi menggunakan Subjective Self Rating Test (SSRT). Hasil menunjukkan keluhan muskuloskeletal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-d8a85.webp" title="JURIS - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-d8a85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-d8a85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-d8a85.webp 1x" title="JURIS - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya" alt="JURIS - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-087fa.webp" title="JURIS - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-087fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-087fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-087fa.webp 1x" title="JURIS - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya" alt="JURIS - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-3fd3c.webp" title="JURIS - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-3fd3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-3fd3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-3fd3c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya" alt="JURIS - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48452-energi-beban-fisik-postur" title="JURIS - Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya" target="_blank">Analisis Integratif Postur Kerja, Beban Fisik, dan Kelelahan Pekerja Industri Padat Karya</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan menggunakan desain longitudinal dan pengukuran berbasis sensor digital untuk memantau kelelahan secara real-time. Selain itu, eksplorasi faktor lingkungan kerja seperti suhu, kebisingan, dan getaran dapat memperkaya pemahaman terhadap determinan kelelahan kerja. Penerapan hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem kerja yang lebih manusiawi, efisien, dan berkelanjutan dalam kerangka pembangunan industri nasional yang berorientasi pada keselamatan dan kesehatan kerja..
<br>Penelitian ini secara empiris menunjukkan bahwa kelelahan kerja pada pekerja industri kerupuk PD Jangkar merupakan hasil dari interaksi antara faktor postural (CMDQ) dan fisiologis (CVL), yang secara simultan memengaruhi subjektif pekerja (SSRT).Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan dan positif antara postur kerja dengan kelelahan (r = 0,68.p < 0,05), serta hubungan yang sangat kuat antara beban kerja fisik dengan kelelahan (r = 0,81.Hal ini menegaskan bahwa kelelahan tidak hanya dipengaruhi oleh posisi tubuh saat bekerja, tetapi juga oleh tingkat beban kardiovaskular yang dialami pekerja selama aktivitas produksi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara postur kerja, beban kerja fisik, dan kelelahan kerja pada pekerja industri padat karya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain observasional cross-sectional terhadap 30 pekerja di enam stasiun kerja PD Jangkar. Postur kerja dinilai menggunakan Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire (CMDQ), beban kerja fisik diukur melalui Cardiovascular Load (CVL), dan kelelahan kerja dievaluasi menggunakan Subjective Self Rating Test (SSRT). Hasil menunjukkan keluhan muskuloskeletal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-d8a85.webp" type="image/webp" length="96360" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-d8a85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-087fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/energi-beban-fisik-postur-kelelahan-cmdq-kuat-indu-thumb-3fd3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-124-umg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5114-matrik-jurnal-manajemen-teknik-industri-produksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough Cut Capacity Planning RCCP Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor Studi Kasus PT XYZ Karawang Jawa Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough Cut Capacity Planning RCCP Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor Studi Kasus PT XYZ Karawang Jawa Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough Cut Capacity Planning RCCP Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor Studi Kasus PT XYZ Karawang Jawa Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48460-kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch</link>
	<guid isPermaLink="false">4a5ac467866f301e77fa14ba9c5d2548</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 19:52:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ xyz karawang ]]></category>
	<category><![CDATA[ beban fisik ]]></category>
	<category><![CDATA[ roza marmay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beban,fisik,karawang,marmay,roza,xyz]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi keterlambatan pengiriman, disarankan untuk menerapkan strategi perencanaan kapasitas yang lebih responsif. Hal ini dapat dilakukan dengan mengoptimalkan kapasitas produksi melalui penambahan shift kerja, mengurangi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat): Untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi keterlambatan pengiriman, disarankan untuk menerapkan strategi perencanaan kapasitas yang lebih responsif. Hal ini dapat dilakukan dengan mengoptimalkan kapasitas produksi melalui penambahan shift kerja, mengurangi downtime mesin dengan pemeliharaan terjadwal, dan menerapkan strategi hari kerja yang lebih fleksibel. Selain itu, redistribusi tenaga kerja dan pelatihan operator dapat mengurangi bottleneck dan meningkatkan produktivitas. Perlu juga mempertimbangkan penyesuaian Master Production Schedule (MPS) agar lebih selaras dengan permintaan aktual, meskipun memerlukan investasi awal. Dengan demikian, dapat meningkatkan efisiensi, menghilangkan keterlambatan pengiriman, dan mengoptimalkan sumber daya.. Kapasitas tersedia tidak cukup untuk memenuhi MPS pada sebagian besar bulan (November 2023AeJuni 2024), kecuali pada JuliAeOktober 2023.Variasi hari kerja dengan hari kerja rendah memperburuk ketidaksesuaian, terutama pada bulan dengan hari kerja terbatas.RCCP menunjukkan bahwa kapasitas produksi tidak sepenuhnya sesuai dengan MPS pada periode puncak dan bulan dengan hari kerja terbatas Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana kapasitas produksi tensioner assy di PT XYZ Karawang Jawa Barat, sehingga mampu memenuhi permintaan konsumen sesuai jadwal. Data koleksi selama periode Juli 2023 hingga Juni 2024, berfokus pada dampak fluktuasi permintaan, kecukupan kapasitas terhadap Master Production Schedule (MPS), dan keterbatasan sumber daya utama. Sebelum perbaikan, terjadi pemborosan berupa keterlambatan pengiriman sebesar 10% yang disebabkan oleh fluktuasi permintaan, ketidaksesuaian antara kapasitas produksi tersedia dan kebutuhan MPS, serta keterbatasan sumber daya utama (downtime mesin, bottleneck pada stasiun pengelasan, dan variasi hari kerja). Perbaikan menggunakan metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) efektif berhasil mengurangi pemborosan dengan cara menggunakan teknik peramalan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-6c55b.webp" title="JURIS - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-6c55b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-6c55b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-6c55b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)" alt="JURIS - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-f7451.webp" title="JURIS - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-f7451.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-f7451.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-f7451.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)" alt="JURIS - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-4abdc.webp" title="JURIS - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-4abdc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-4abdc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-4abdc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)" alt="JURIS - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48460-kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch" title="JURIS - Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)" target="_blank">Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) Pada Pembuatan Produk Tensioner Assy Sepeda Motor (Studi Kasus: PT XYZ Karawang, Jawa Barat)</a>: Untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi keterlambatan pengiriman, disarankan untuk menerapkan strategi perencanaan kapasitas yang lebih responsif. Hal ini dapat dilakukan dengan mengoptimalkan kapasitas produksi melalui penambahan shift kerja, mengurangi downtime mesin dengan pemeliharaan terjadwal, dan menerapkan strategi hari kerja yang lebih fleksibel. Selain itu, redistribusi tenaga kerja dan pelatihan operator dapat mengurangi bottleneck dan meningkatkan produktivitas. Perlu juga mempertimbangkan penyesuaian Master Production Schedule (MPS) agar lebih selaras dengan permintaan aktual, meskipun memerlukan investasi awal. Dengan demikian, dapat meningkatkan efisiensi, menghilangkan keterlambatan pengiriman, dan mengoptimalkan sumber daya..
<br>Kapasitas tersedia tidak cukup untuk memenuhi MPS pada sebagian besar bulan (November 2023AeJuni 2024), kecuali pada JuliAeOktober 2023.Variasi hari kerja dengan hari kerja rendah memperburuk ketidaksesuaian, terutama pada bulan dengan hari kerja terbatas.RCCP menunjukkan bahwa kapasitas produksi tidak sepenuhnya sesuai dengan MPS pada periode puncak dan bulan dengan hari kerja terbatas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana kapasitas produksi tensioner assy di PT XYZ Karawang Jawa Barat, sehingga mampu memenuhi permintaan konsumen sesuai jadwal. Data koleksi selama periode Juli 2023 hingga Juni 2024, berfokus pada dampak fluktuasi permintaan, kecukupan kapasitas terhadap Master Production Schedule (MPS), dan keterbatasan sumber daya utama. Sebelum perbaikan, terjadi pemborosan berupa keterlambatan pengiriman sebesar 10% yang disebabkan oleh fluktuasi permintaan, ketidaksesuaian antara kapasitas produksi tersedia dan kebutuhan MPS, serta keterbatasan sumber daya utama (downtime mesin, bottleneck pada stasiun pengelasan, dan variasi hari kerja). Perbaikan menggunakan metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) efektif berhasil mengurangi pemborosan dengan cara menggunakan teknik peramalan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-6c55b.webp" type="image/webp" length="108260" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-6c55b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-f7451.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kapasitas-produksi-mps-overcapacity-production-sch-thumb-4abdc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-124-umg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5114-matrik-jurnal-manajemen-teknik-industri-produksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48463-rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi</link>
	<guid isPermaLink="false">303b6f73eca48164f8648889ca6f0a2e</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 19:48:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ editor chief ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizky fauzi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,editor,fauzi,rizky,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat identitas dan karakter bangsa di tengah tantangan modernisasi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan pendidikan karakter yang mengintegrasikan kearifan lokal Dayak secara kontekstual. Selain itu, diperlukan kebijakan yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak: Untuk memperkuat identitas dan karakter bangsa di tengah tantangan modernisasi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan pendidikan karakter yang mengintegrasikan kearifan lokal Dayak secara kontekstual. Selain itu, diperlukan kebijakan yang lebih berpihak pada perlindungan masyarakat adat dan wilayah adat sebagai bagian dari pelestarian identitas nasional. Penelitian empiris atau studi lapangan yang lebih mendalam juga dapat dilakukan untuk memperkaya perspektif mengenai hubungan antara kearifan lokal dan ideologi Pancasila, serta strategi-strategi konkret dalam mengimplementasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan karakter generasi muda.. Kajian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Dayak, seperti spiritualitas yang berorientasi pada keseimbangan alam, musyawarah adat, gotong royong, serta mekanisme keadilan berbasis pemulihan sosial, memiliki kesesuaian yang kuat dengan nilai-nilai Pancasila.Kesesuaian tersebut dapat dipahami melalui dimensi filosofis, historis, dan yuridis, sehingga memperlihatkan bahwa Pancasila dapat dipandang tidak terlepas dari nilai-nilai lokal Nusantara yang telah hidup dan berkembang dalam praktik sosial masyarakat adat.Secara teoritis, kajian ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman mengenai Pancasila dengan menempatkan kearifan lokal Dayak sebagai sumber nilai yang relevan dalam pembentukan identitas dan karakter bangsa.Temuan ini menujukkan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar normatif negara, tetapi juga sebagai ideologi yang hidup dan kontekstual, yang tercermin dalam nilai-nilai yang dipraktikkan oleh masyarakat adat.Dari sisi praktis, hasil kajian ini menegaskan pentingnya integrasi kearifan lokal ke dalam pendidikan karakter serta kebijakan pelestarian budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika modernisasi Ideologi negara Pancasila memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan identitas nasional. Namun, dalam konteks modernisasi, pemaknaan nilai-nilai Pancasila kerap bersifat normatif dan belum sepenuhnya dikaitkan dengan kearifan lokal masyarakat adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal masyarakat Dayak dalam membentuk identitas dan karakter nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang membahas budaya Dayak, struktur sosial, ritual, serta keterkaitannya dengan lima sila... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-3a093.webp" title="JURIS - Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-3a093.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-3a093.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-3a093.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak" alt="JURIS - Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-cb69e.webp" title="JURIS - Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-cb69e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-cb69e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-cb69e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak" alt="JURIS - Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48463-rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi" title="JURIS - Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak" target="_blank">Hubungan Kearifan Lokal dengan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Identitas dan Karakter Bangsa di Suku Dayak</a>: Untuk memperkuat identitas dan karakter bangsa di tengah tantangan modernisasi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan pendidikan karakter yang mengintegrasikan kearifan lokal Dayak secara kontekstual. Selain itu, diperlukan kebijakan yang lebih berpihak pada perlindungan masyarakat adat dan wilayah adat sebagai bagian dari pelestarian identitas nasional. Penelitian empiris atau studi lapangan yang lebih mendalam juga dapat dilakukan untuk memperkaya perspektif mengenai hubungan antara kearifan lokal dan ideologi Pancasila, serta strategi-strategi konkret dalam mengimplementasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan karakter generasi muda..
<br>Kajian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Dayak, seperti spiritualitas yang berorientasi pada keseimbangan alam, musyawarah adat, gotong royong, serta mekanisme keadilan berbasis pemulihan sosial, memiliki kesesuaian yang kuat dengan nilai-nilai Pancasila.Kesesuaian tersebut dapat dipahami melalui dimensi filosofis, historis, dan yuridis, sehingga memperlihatkan bahwa Pancasila dapat dipandang tidak terlepas dari nilai-nilai lokal Nusantara yang telah hidup dan berkembang dalam praktik sosial masyarakat adat.Secara teoritis, kajian ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman mengenai Pancasila dengan menempatkan kearifan lokal Dayak sebagai sumber nilai yang relevan dalam pembentukan identitas dan karakter bangsa.Temuan ini menujukkan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar normatif negara, tetapi juga sebagai ideologi yang hidup dan kontekstual, yang tercermin dalam nilai-nilai yang dipraktikkan oleh masyarakat adat.Dari sisi praktis, hasil kajian ini menegaskan pentingnya integrasi kearifan lokal ke dalam pendidikan karakter serta kebijakan pelestarian budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika modernisasi
<br>Ideologi negara Pancasila memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan identitas nasional. Namun, dalam konteks modernisasi, pemaknaan nilai-nilai Pancasila kerap bersifat normatif dan belum sepenuhnya dikaitkan dengan kearifan lokal masyarakat adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal masyarakat Dayak dalam membentuk identitas dan karakter nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang membahas budaya Dayak, struktur sosial, ritual, serta keterkaitannya dengan lima sila...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-3a093.webp" type="image/webp" length="100220" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-3a093.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/rempah-lokal-nusantara-suku-dayak-bumi-konsep-nega-thumb-cb69e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-549-undiksha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18000-ganesha-civic-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Nilai Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Nilai Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Nilai Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48461-organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-nila</link>
	<guid isPermaLink="false">bfeb7c6cc49951850495cb338e34c3cd</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 19:44:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ editor chief ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizky fauzi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,editor,fauzi,rizky,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu fokus pada dampak penggunaan media digital terhadap pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam konteks budaya global. Selain itu, perlu dikembangkan metode pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada: Penelitian lanjutan perlu fokus pada dampak penggunaan media digital terhadap pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam konteks budaya global. Selain itu, perlu dikembangkan metode pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan teknologi dan nilai-nilai lokal untuk meningkatkan partisipasi siswa. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila di lingkungan rumah, terutama dalam menghadapi tantangan modernisasi dan pengaruh eksternal. Dengan pendekatan ini, diharapkan muncul strategi yang lebih efektif dalam membentuk karakter siswa yang konsisten dengan prinsip Pancasila.. Proses internalisasi nilai-nilai Pancasila sejatinya adalah medan spektrum dialektika peperangan ideologis jangka panjang yang terus dituntut bergerak beradaptasi secara progresif dan dinamis dalam usaha kolektif meredam gempuran daya destruksi dari arus lalu lintas deras degradasi moral kemerosotan zaman.Kurikulum tidak terlihat harus dirawat agar akarnya mampu menembus dan mencengkeram kuat memeluk kelembapan tanah yang berupa iklim psikologis aman sekolah, berinteraksi dan tumbuh dari dalam jantung rutinitas habituasi operasional lembaga pendidikan itu sendiri.Syarat mutlak bagi keberhasilan reduksi risiko ini hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen otoritas sekolah menunjukan determinasi keberanian untuk merekonstruksi ulang dan mengadopsi ekosistem arsitektur rekayasa metode pembelajaran konstruktivisme sosial, yang diejawantahkan secara berani melalui model kolaboratif inklusif berbasis proyek penyelidikan masalah lapangan (PjBL) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Sukasada, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya, serta menjelaskan solusi yang dilakukan sekolah dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila, dan siswa kelas X A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diimplementasikan melalui kegiatan pembelajaran di kelas, pembiasaan religius seperti doa bersama dan Tri Sandya, kegiatan sosial, ekstrakurikuler, serta organisasi siswa. Implementasi lima sila tercermin dalam sikap religius, toleransi, kerja sama, musyawarah, dan tanggung jawab... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-b6fc4.webp" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-b6fc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-b6fc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-b6fc4.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada" alt="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-4d2fb.webp" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-4d2fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-4d2fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-4d2fb.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada" alt="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-91391.webp" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-91391.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-91391.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-91391.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada" alt="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48461-organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-nila" title="JURIS - Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada" target="_blank">Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas X A Sma Negeri 1 Sukasada</a>: Penelitian lanjutan perlu fokus pada dampak penggunaan media digital terhadap pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam konteks budaya global. Selain itu, perlu dikembangkan metode pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan teknologi dan nilai-nilai lokal untuk meningkatkan partisipasi siswa. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila di lingkungan rumah, terutama dalam menghadapi tantangan modernisasi dan pengaruh eksternal. Dengan pendekatan ini, diharapkan muncul strategi yang lebih efektif dalam membentuk karakter siswa yang konsisten dengan prinsip Pancasila..
<br>Proses internalisasi nilai-nilai Pancasila sejatinya adalah medan spektrum dialektika peperangan ideologis jangka panjang yang terus dituntut bergerak beradaptasi secara progresif dan dinamis dalam usaha kolektif meredam gempuran daya destruksi dari arus lalu lintas deras degradasi moral kemerosotan zaman.Kurikulum tidak terlihat harus dirawat agar akarnya mampu menembus dan mencengkeram kuat memeluk kelembapan tanah yang berupa iklim psikologis aman sekolah, berinteraksi dan tumbuh dari dalam jantung rutinitas habituasi operasional lembaga pendidikan itu sendiri.Syarat mutlak bagi keberhasilan reduksi risiko ini hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen otoritas sekolah menunjukan determinasi keberanian untuk merekonstruksi ulang dan mengadopsi ekosistem arsitektur rekayasa metode pembelajaran konstruktivisme sosial, yang diejawantahkan secara berani melalui model kolaboratif inklusif berbasis proyek penyelidikan masalah lapangan (PjBL)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Sukasada, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya, serta menjelaskan solusi yang dilakukan sekolah dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila, dan siswa kelas X A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diimplementasikan melalui kegiatan pembelajaran di kelas, pembiasaan religius seperti doa bersama dan Tri Sandya, kegiatan sosial, ekstrakurikuler, serta organisasi siswa. Implementasi lima sila tercermin dalam sikap religius, toleransi, kerja sama, musyawarah, dan tanggung jawab...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-91391.webp" type="image/webp" length="112752" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-b6fc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-4d2fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/organisasi-siswa-intra-nilai-pancasila-sistem-buda-thumb-91391.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-549-undiksha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18000-ganesha-civic-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2 Through The Looking Glass Movie ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2 Through The Looking Glass Movie ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2 Through The Looking Glass Movie ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48445-analisis-makna-konotatif-ilokusi-ge</link>
	<guid isPermaLink="false">cfc0cd91cd5ff2945d44d0a97b9e11d3</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 19:43:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ani fiani 68 ]]></category>
	<category><![CDATA[ sastika seli ]]></category>
	<category><![CDATA[ edulia email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[68,ani,edulia,email,fiani,sastika,seli]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sesuai hasil, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh konteks situasional terhadap persepsi makna polisem di media film, menanyakan: "Bagaimana kalimat konteks memengaruhi pemahaman polisem pada kata kunci tertentu di film?". Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie: Sesuai hasil, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh konteks situasional terhadap persepsi makna polisem di media film, menanyakan: "Bagaimana kalimat konteks memengaruhi pemahaman polisem pada kata kunci tertentu di film?". Selain itu, penelitian dapat memperluas analisis ke genre film lain untuk membandingkan distribusi hubungan rasa, menggali pertanyaan: "Apakah genre berbeda mengubah dominasi sinonim, hiponim, dan antonim?". Terakhir, penting mengkaji dampak penggunaan hubunganyang muncul pada pemahaman bahasa penonton, bertanya: "Bagaimana hubungan rasa memengaruhi kemampuan penonton Indonesia dalam memahami nuansa makna dalam dialog film?". Hasil analisis menunjukkan semua jenis hubungan rasa (sinonim, polisem, homonim, hiponim, dan antonim) muncul dalam film "Alice in Wonderland 2.Through the Looking Glass", dengan sinonim sebagai jenis dominan.Hiponim dan antonim menjadi jenis kedua dan ketiga sesuai jumlah kata.Polisem dan homonim muncul hampir tidak teramati.Pada tingkat makna, mayoritas bersifat linguistik, sedangkan makna pembicara muncul hanya pada beberapa kata ambigu Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jenis, penggunaan dominan, dan makna hubungan rasa (sense relations) yang digunakan dalam film "Alice in Wonderland 2: Through the Looking Glass". Metodologi kualitatif deskriptif digunakan untuk mengklasifikasikan dan menganalisis data berdasarkan langkah identifikasi, klasifikasi, pengurangan, deskripsi, dan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa hubungan rasa yang paling banyak ditemukan adalah sinonimi (52%), diikuti oleh hiponimi (23%) dan antonimi (22%). Polisema dan homonimi muncul secara minim (1% dan 2%). Analisis makna memisahkan antara makna pembicara (speaker sense) dan makna linguistik (linguistic sense), di mana hampir semua makna bersifat linguistik. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-f65cb.webp" title="JURIS - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-f65cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-f65cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-f65cb.webp 1x" title="JURIS - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie" alt="JURIS - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-8ce97.webp" title="JURIS - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-8ce97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-8ce97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-8ce97.webp 1x" title="JURIS - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie" alt="JURIS - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-b7c6e.webp" title="JURIS - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-b7c6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-b7c6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-b7c6e.webp 1x" title="JURIS - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie" alt="JURIS - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48445-analisis-makna-konotatif-ilokusi-ge" title="JURIS - An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie" target="_blank">An Analysis Of Sense Relations In Alice In Wonderland 2: Through The Looking Glass Movie</a>: Sesuai hasil, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh konteks situasional terhadap persepsi makna polisem di media film, menanyakan: "Bagaimana kalimat konteks memengaruhi pemahaman polisem pada kata kunci tertentu di film?". Selain itu, penelitian dapat memperluas analisis ke genre film lain untuk membandingkan distribusi hubungan rasa, menggali pertanyaan: "Apakah genre berbeda mengubah dominasi sinonim, hiponim, dan antonim?". Terakhir, penting mengkaji dampak penggunaan hubunganyang muncul pada pemahaman bahasa penonton, bertanya: "Bagaimana hubungan rasa memengaruhi kemampuan penonton Indonesia dalam memahami nuansa makna dalam dialog film?".
<br>Hasil analisis menunjukkan semua jenis hubungan rasa (sinonim, polisem, homonim, hiponim, dan antonim) muncul dalam film "Alice in Wonderland 2.Through the Looking Glass", dengan sinonim sebagai jenis dominan.Hiponim dan antonim menjadi jenis kedua dan ketiga sesuai jumlah kata.Polisem dan homonim muncul hampir tidak teramati.Pada tingkat makna, mayoritas bersifat linguistik, sedangkan makna pembicara muncul hanya pada beberapa kata ambigu
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jenis, penggunaan dominan, dan makna hubungan rasa (sense relations) yang digunakan dalam film "Alice in Wonderland 2: Through the Looking Glass". Metodologi kualitatif deskriptif digunakan untuk mengklasifikasikan dan menganalisis data berdasarkan langkah identifikasi, klasifikasi, pengurangan, deskripsi, dan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa hubungan rasa yang paling banyak ditemukan adalah sinonimi (52%), diikuti oleh hiponimi (23%) dan antonimi (22%). Polisema dan homonimi muncul secara minim (1% dan 2%). Analisis makna memisahkan antara makna pembicara (speaker sense) dan makna linguistik (linguistic sense), di mana hampir semua makna bersifat linguistik.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-8ce97.webp" type="image/webp" length="92146" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-f65cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-8ce97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-makna-konotatif-ilokusi-genre-film-fantas-thumb-b7c6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1095-ipm2kpe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18001-edulia-english-education-linguistic-art-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48462-identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru</link>
	<guid isPermaLink="false">21284374e423e9cefec2f9eb67bbc2d8</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 19:29:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ editor chief ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizky fauzi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,editor,fauzi,rizky,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana perbandingan motivasi dan saham partisipasi generasi muda antara tradisi Mekotek di Desa Adat Munggu dengan tradisi sejenis di daerah lain di Bali, dan faktor apa saja yang memengaruhi perbedaan tersebut? 2. Sejauh mana integrasi tradisi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community: 1. Bagaimana perbandingan motivasi dan saham partisipasi generasi muda antara tradisi Mekotek di Desa Adat Munggu dengan tradisi sejenis di daerah lain di Bali, dan faktor apa saja yang memengaruhi perbedaan tersebut? 2. Sejauh mana integrasi tradisi Mekotek ke dalam kurikulum pendidikan formal dapat meningkatkan rasa kebanggaan budaya serta pengetahuan sejarah lokal di kalangan pelajar, dan strategi apa yang paling efektif dalam mengimplementasikannya? 3. Bagaimana dampak penggunaan media digital, seperti media sosial dan platform interaktif, terhadap persepsi, partisipasi, dan keautentikan praktik Mekotek di kalangan generasi milenial, serta strategi apa yang dapat meminimalkan potensi komersialisasi tradisi tersebut?. Tradisi Mekotek merupakan wujud kebijaksanaan lokal dengan nilai sosial dan humanistik tinggi, termasuk religiusitas, gotong royong, demokrasi, toleransi, dan kesadaran sosial.Tradisi ini berfungsi sebagai simbol perlindungan anti kejahatan serta memperkuat struktur sosial yang harmonis dan inklusif di generasi.Kepentingan tradisi ini tetap relevan melalui pendidikan budaya, digitalisasi, dan penguatan lembaga tradisional Tradisi merupakan bagian dari warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi identitas sosial serta bentuk kebijaksanaan lokal suatu komunitas. Tradisi Mekotek, yang masih dilestarikan hari ini oleh masyarakat Desa Adat Munggu di Badung, Bali, berfungsi sebagai wujud kearifan lokal dalam memelihara nilai sosial dan humanistik. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan tradisi Mekotek, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, serta upaya pelestariannya oleh masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang dianalisis secara kualitatif.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-a779a.webp" title="JURIS - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-a779a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-a779a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-a779a.webp 1x" title="JURIS - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community" alt="JURIS - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-38db1.webp" title="JURIS - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-38db1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-38db1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-38db1.webp 1x" title="JURIS - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community" alt="JURIS - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-fe5c1.webp" title="JURIS - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-fe5c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-fe5c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-fe5c1.webp 1x" title="JURIS - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community" alt="JURIS - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48462-identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru" title="JURIS - Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community" target="_blank">Mekotek Tradition As An Illustration Of Social Values And Humanities In The Life Of The Munggu Village Community</a>: 1. Bagaimana perbandingan motivasi dan saham partisipasi generasi muda antara tradisi Mekotek di Desa Adat Munggu dengan tradisi sejenis di daerah lain di Bali, dan faktor apa saja yang memengaruhi perbedaan tersebut? 2. Sejauh mana integrasi tradisi Mekotek ke dalam kurikulum pendidikan formal dapat meningkatkan rasa kebanggaan budaya serta pengetahuan sejarah lokal di kalangan pelajar, dan strategi apa yang paling efektif dalam mengimplementasikannya? 3. Bagaimana dampak penggunaan media digital, seperti media sosial dan platform interaktif, terhadap persepsi, partisipasi, dan keautentikan praktik Mekotek di kalangan generasi milenial, serta strategi apa yang dapat meminimalkan potensi komersialisasi tradisi tersebut?.
<br>Tradisi Mekotek merupakan wujud kebijaksanaan lokal dengan nilai sosial dan humanistik tinggi, termasuk religiusitas, gotong royong, demokrasi, toleransi, dan kesadaran sosial.Tradisi ini berfungsi sebagai simbol perlindungan anti kejahatan serta memperkuat struktur sosial yang harmonis dan inklusif di generasi.Kepentingan tradisi ini tetap relevan melalui pendidikan budaya, digitalisasi, dan penguatan lembaga tradisional
<br>Tradisi merupakan bagian dari warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi identitas sosial serta bentuk kebijaksanaan lokal suatu komunitas. Tradisi Mekotek, yang masih dilestarikan hari ini oleh masyarakat Desa Adat Munggu di Badung, Bali, berfungsi sebagai wujud kearifan lokal dalam memelihara nilai sosial dan humanistik. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan tradisi Mekotek, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, serta upaya pelestariannya oleh masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang dianalisis secara kualitatif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-fe5c1.webp" type="image/webp" length="109680" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-a779a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-38db1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/identitas-sosial-perempuan-alat-tradisi-lisan-stru-thumb-fe5c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-549-undiksha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18000-ganesha-civic-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48455-kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten</link>
	<guid isPermaLink="false">5be7c6f303b6d0034e43e4424e52b659</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 18:54:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ editor chief ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizky fauzi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,editor,fauzi,rizky,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih dalam tentang pengaruh penggunaan smartphone terhadap perilaku prokrastinasi akademik dan strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih dalam tentang pengaruh penggunaan smartphone terhadap perilaku prokrastinasi akademik dan strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasinya. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan metode-metode intervensi yang efektif untuk mengurangi dampak negatif prokrastinasi pada prestasi belajar mahasiswa.2. Meneliti lebih lanjut tentang hubungan antara penggunaan smartphone dan kualitas tidur mahasiswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana penggunaan smartphone yang berlebihan dapat mempengaruhi pola tidur mahasiswa, dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental mereka.3. Menganalisis dampak penggunaan smartphone pada kesejahteraan mental mahasiswa, khususnya dalam hal pengelolaan stres dan kecemasan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana smartphone dapat menjadi alat bantu atau penghalang dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan mental mereka.Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pengaruh penggunaan smartphone pada berbagai aspek kehidupan mahasiswa, dan mengembangkan strategi-strategi yang efektif untuk memaksimalkan manfaat positif serta mengurangi dampak negatifnya.. Penelitian ini mengungkap sebuah paradoks menarik di balik kekhawatiran masyarakat yang kerap melabeli smartphone sebagai biang keladi anjloknya prestasi mahasiswa.Berdasarkan observasi lapangan dan tinjauan literatur terkini, gawai pintar yang telah berevolusi menjadi pusat komputasi saku ini memang membawa dampak negatif yang tak bisa disangkal.Secara nyata, penggunaan gawai yang berlebihan merusak tatanan manajemen waktu mahasiswa, memicu kebiasaan menunda-nunda tugas akademik (prokrastinasi kronis), dan mengacaukan siklus jam tidur mereka.Namun, alih-alih berujung pada kebangkrutan nilai seperti yang ditakutkan publik, temuan ini justru memperlihatkan bahwa mahasiswa memiliki mekanisme adaptasi yang tangguh.penurunan kedisiplinan tersebut secara statistik tidak terbukti merusak angka Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mereka.Di sinilah letak anomali sekaligus kekuatan utamanya.di tangan yang tepat, smartphone justru menjelma menjadi "senjata" penyelamat yang menopang kelangsungan akademik.Perangkat ini membuka portal tanpa batas menuju literatur global, repositori riset, serta ruang kolaborasi virtual yang mempercepat dan mempermudah penyelesaian proyek kampus.Gawai bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan instrumen analitis yang mendongkrak efisiensi belajar dan literasi digital secara tajam.Lebih dari sekadar urusan nilai, ekosistem virtual di dalam genggaman ini juga secara holistik membantu mahasiswa mengakses pedoman keagamaan, memperkuat identitas kewarganegaraan digital, serta menjaga kesejahteraan mental mereka di tengah kerasnya masa transisi menuju kedewasaan Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat, khususnya pada kalangan mahasiswa sebagai pengguna aktif smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan smartphone terhadap prestasi belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada 94 mahasiswa sebagai responden. Data dianalisis untuk mengetahui hubungan antara frekuensi penggunaan smartphone dan capaian akademik mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone memiliki dua sisi pengaruh, yaitu positif dan negatif. Dari sisi positif, smartphone mempermudah mahasiswa dalam mengakses sumber belajar, jurnal ilmiah, media pembelajaran daring, serta memfasilitasi komunikasi akademik dengan dosen dan sesama mahasiswa.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-a03b8.webp" title="JURIS - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-a03b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-a03b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-a03b8.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI" alt="JURIS - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-24404.webp" title="JURIS - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-24404.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-24404.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-24404.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI" alt="JURIS - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-73670.webp" title="JURIS - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-73670.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-73670.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-73670.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI" alt="JURIS - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48455-kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten" title="JURIS - PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI" target="_blank">PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih dalam tentang pengaruh penggunaan smartphone terhadap perilaku prokrastinasi akademik dan strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasinya. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan metode-metode intervensi yang efektif untuk mengurangi dampak negatif prokrastinasi pada prestasi belajar mahasiswa.2. Meneliti lebih lanjut tentang hubungan antara penggunaan smartphone dan kualitas tidur mahasiswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana penggunaan smartphone yang berlebihan dapat mempengaruhi pola tidur mahasiswa, dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental mereka.3. Menganalisis dampak penggunaan smartphone pada kesejahteraan mental mahasiswa, khususnya dalam hal pengelolaan stres dan kecemasan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana smartphone dapat menjadi alat bantu atau penghalang dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan mental mereka.Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pengaruh penggunaan smartphone pada berbagai aspek kehidupan mahasiswa, dan mengembangkan strategi-strategi yang efektif untuk memaksimalkan manfaat positif serta mengurangi dampak negatifnya..
<br>Penelitian ini mengungkap sebuah paradoks menarik di balik kekhawatiran masyarakat yang kerap melabeli smartphone sebagai biang keladi anjloknya prestasi mahasiswa.Berdasarkan observasi lapangan dan tinjauan literatur terkini, gawai pintar yang telah berevolusi menjadi pusat komputasi saku ini memang membawa dampak negatif yang tak bisa disangkal.Secara nyata, penggunaan gawai yang berlebihan merusak tatanan manajemen waktu mahasiswa, memicu kebiasaan menunda-nunda tugas akademik (prokrastinasi kronis), dan mengacaukan siklus jam tidur mereka.Namun, alih-alih berujung pada kebangkrutan nilai seperti yang ditakutkan publik, temuan ini justru memperlihatkan bahwa mahasiswa memiliki mekanisme adaptasi yang tangguh.penurunan kedisiplinan tersebut secara statistik tidak terbukti merusak angka Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mereka.Di sinilah letak anomali sekaligus kekuatan utamanya.di tangan yang tepat, smartphone justru menjelma menjadi "senjata" penyelamat yang menopang kelangsungan akademik.Perangkat ini membuka portal tanpa batas menuju literatur global, repositori riset, serta ruang kolaborasi virtual yang mempercepat dan mempermudah penyelesaian proyek kampus.Gawai bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan instrumen analitis yang mendongkrak efisiensi belajar dan literasi digital secara tajam.Lebih dari sekadar urusan nilai, ekosistem virtual di dalam genggaman ini juga secara holistik membantu mahasiswa mengakses pedoman keagamaan, memperkuat identitas kewarganegaraan digital, serta menjaga kesejahteraan mental mereka di tengah kerasnya masa transisi menuju kedewasaan
<br>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat, khususnya pada kalangan mahasiswa sebagai pengguna aktif smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan smartphone terhadap prestasi belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada 94 mahasiswa sebagai responden. Data dianalisis untuk mengetahui hubungan antara frekuensi penggunaan smartphone dan capaian akademik mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone memiliki dua sisi pengaruh, yaitu positif dan negatif. Dari sisi positif, smartphone mempermudah mahasiswa dalam mengakses sumber belajar, jurnal ilmiah, media pembelajaran daring, serta memfasilitasi komunikasi akademik dengan dosen dan sesama mahasiswa....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-a03b8.webp" type="image/webp" length="107598" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-a03b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-24404.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/kualitas-tidur-mahasiswa-prestasi-belajar-kompeten-thumb-73670.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-549-undiksha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18000-ganesha-civic-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48458-hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al</link>
	<guid isPermaLink="false">4501d22bb50ac718f1ebe43134fe2397</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 18:35:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ editor chief ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizky fauzi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,editor,fauzi,rizky,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan mentorship terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dalam program penelitian. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam memfasilitasi keterampilan penelitian siswa secara mandiri. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan mentorship terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dalam program penelitian. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam memfasilitasi keterampilan penelitian siswa secara mandiri. Terakhir, penelitian lebih lanjut perlu mempelajari pengaruh lingkungan sekolah berasrama terhadap dinamika motivasi akademik siswa.. Program One Man One Research di SMA Negeri Bali Mandara dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan sebagai bagian integral dari proses pendidikan.Program ini berangkat dari filosofi pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif pembelajaran dan menekankan pentingnya pengalaman belajar autentik melalui kegiatan penelitian.Secara filosofis dan sosiologis, program ini merefleksikan upaya sekolah dalam membangun budaya akademik yang kuat serta membentuk peserta didik sebagai pembelajar mandiri yang kritis, reflektif, dan bertanggung jawab.Implementasi Program One Man One Research terbukti memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa.Kewajiban setiap siswa untuk menghasilkan satu karya penelitian sebagai syarat kelulusan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.Kebebasan dalam menentukan topik penelitian sesuai minat dan ketertarikan siswa mampu menumbuhkan motivasi intrinsik, rasa ingin tahu, serta semangat belajar yang berkelanjutan.Proses pendampingan yang dilakukan oleh guru pembimbing turut memperkuat motivasi belajar siswa, karena guru berperan tidak hanya sebagai evaluator, tetapi juga sebagai fasilitator dan mitra akademik dalam proses penelitian.Selain meningkatkan motivasi belajar, Program One Man One Research juga berkontribusi dalam membentuk kemandirian belajar, tanggung jawab akademik, serta sikap ilmiah siswa.Melalui tahapan penelitian yang harus dilalui secara mandiri dan bertahap, siswa dilatih untuk mengelola waktu, mencari sumber belajar, memecahkan masalah, serta mempertanggungjawabkan hasil karyanya secara akademik.Meskipun dalam pelaksanaannya masih ditemukan hambatan, seperti keterbatasan pemahaman awal siswa terhadap metodologi penelitian dan kecenderungan prokrastinasi akademik, hambatan tersebut bersifat situasional dan dapat diminimalkan melalui pendampingan yang konsisten dan penguatan motivasi secara berkelanjutan.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Program One Man One Research di SMA Negeri Bali Mandara merupakan strategi pembelajaran berbasis penelitian yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan membangun karakter akademik siswa Rendahnya motivasi belajar siswa, khususnya dalam kegiatan penelitian ilmiah, menjadi salah satu permasalahan yang masih ditemukan dalam dunia Pendidikan. Kondisi ini menuntut adanya program sekolah yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa serta menumbuhkan budaya akademik yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar filosofis dan sosiologis Program One Man One Research, mendeskripsikan penerapannya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di SMA Negeri... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-172c9.webp" title="JURIS - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-172c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-172c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-172c9.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara" alt="JURIS - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-ddb27.webp" title="JURIS - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-ddb27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-ddb27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-ddb27.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara" alt="JURIS - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-b1dc3.webp" title="JURIS - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-b1dc3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-b1dc3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-b1dc3.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara" alt="JURIS - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48458-hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al" title="JURIS - Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara" target="_blank">Implementasi Program One Man One Research Sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Di SmA Negeri Bali Mandara</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan mentorship terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dalam program penelitian. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam memfasilitasi keterampilan penelitian siswa secara mandiri. Terakhir, penelitian lebih lanjut perlu mempelajari pengaruh lingkungan sekolah berasrama terhadap dinamika motivasi akademik siswa..
<br>Program One Man One Research di SMA Negeri Bali Mandara dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan sebagai bagian integral dari proses pendidikan.Program ini berangkat dari filosofi pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif pembelajaran dan menekankan pentingnya pengalaman belajar autentik melalui kegiatan penelitian.Secara filosofis dan sosiologis, program ini merefleksikan upaya sekolah dalam membangun budaya akademik yang kuat serta membentuk peserta didik sebagai pembelajar mandiri yang kritis, reflektif, dan bertanggung jawab.Implementasi Program One Man One Research terbukti memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa.Kewajiban setiap siswa untuk menghasilkan satu karya penelitian sebagai syarat kelulusan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.Kebebasan dalam menentukan topik penelitian sesuai minat dan ketertarikan siswa mampu menumbuhkan motivasi intrinsik, rasa ingin tahu, serta semangat belajar yang berkelanjutan.Proses pendampingan yang dilakukan oleh guru pembimbing turut memperkuat motivasi belajar siswa, karena guru berperan tidak hanya sebagai evaluator, tetapi juga sebagai fasilitator dan mitra akademik dalam proses penelitian.Selain meningkatkan motivasi belajar, Program One Man One Research juga berkontribusi dalam membentuk kemandirian belajar, tanggung jawab akademik, serta sikap ilmiah siswa.Melalui tahapan penelitian yang harus dilalui secara mandiri dan bertahap, siswa dilatih untuk mengelola waktu, mencari sumber belajar, memecahkan masalah, serta mempertanggungjawabkan hasil karyanya secara akademik.Meskipun dalam pelaksanaannya masih ditemukan hambatan, seperti keterbatasan pemahaman awal siswa terhadap metodologi penelitian dan kecenderungan prokrastinasi akademik, hambatan tersebut bersifat situasional dan dapat diminimalkan melalui pendampingan yang konsisten dan penguatan motivasi secara berkelanjutan.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Program One Man One Research di SMA Negeri Bali Mandara merupakan strategi pembelajaran berbasis penelitian yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan membangun karakter akademik siswa
<br>Rendahnya motivasi belajar siswa, khususnya dalam kegiatan penelitian ilmiah, menjadi salah satu permasalahan yang masih ditemukan dalam dunia Pendidikan. Kondisi ini menuntut adanya program sekolah yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa serta menumbuhkan budaya akademik yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar filosofis dan sosiologis Program One Man One Research, mendeskripsikan penerapannya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di SMA Negeri...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-172c9.webp" type="image/webp" length="117552" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-172c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-ddb27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/hasil-karya-manusia-implementasi-program-wisata-al-thumb-b1dc3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-549-undiksha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18000-ganesha-civic-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48459-kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo</link>
	<guid isPermaLink="false">5189f05d9d466fb24a1461483476cfe4</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 18:14:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ xyz karawang ]]></category>
	<category><![CDATA[ beban fisik ]]></category>
	<category><![CDATA[ roza marmay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beban,fisik,karawang,marmay,roza,xyz]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas implementasi sistem digital pencatatan real-time bagi bank sampah melalui pertanyaan: Bagaimana sistem digital mempengaruhi akurasi data dan partisipasi masyarakat? Selanjutnya, dapat diterapkan studi eksperimental ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas implementasi sistem digital pencatatan real-time bagi bank sampah melalui pertanyaan: Bagaimana sistem digital mempengaruhi akurasi data dan partisipasi masyarakat? Selanjutnya, dapat diterapkan studi eksperimental mengenai keberlanjutan ekonomi bank sampah dengan mengajukan: Apakah penerapan model ekonomi sirkular meningkatkan pendapatan komunitas dan menurunkan volume sampah? Akhirnya, perlu diteliti dampak kebijakan pemerintah terhadap koordinasi lintas lembaga dengan menanyakan: Bagaimana kebijakan Dinas Lingkungan Hidup dapat memperkuat kerjasama antara bank sampah, pengepul, dan industri daur ulang untuk mencapai tujuan keberlanjutan jangka panjang?. Penelitian menunjukkan bahwa bank sampah Kota Madiun masih menghadapi hambatan kelistrikan, koordinasi, kesadaran masyarakat, dan sistem manajemen terintegrasi.Menggunakan SSM berhasil mengidentifikasi masalah dan menghasilkan model konseptual yang lebih efisien dan berkelanjutan, dengan fokus pada partisipasi masyarakat, dukungan lingkungan hidup, dan kolaborasi strategis.Pengembangan model konseptual menekankan peran aktif masyarakat, dukungan berkelanjutan Dinas Lingkungan Hidup, dan kolaborasi strategis dengan pengepul serta industri daur ulang Pengelolaan sampah di Kota Madiun menghadapi peningkatan volume harian akibat pertumbuhan populasi, sehingga diperlukan sistem pengelolaan yang terstruktur dan efektif. Penelitian ini mengadopsi Metode Soft Systems (SSM) untuk mengembangkan model kolaboratif bank sampah berkelanjutan. Melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen di beberapa bank sampah di tiga kecamatan, ditemukan bahwa partisipasi aktif masyarakat, dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup, serta kerja sama dengan pengepul dan industri daur ulang menjadi faktor kunci keberhasilan. Untuk memastikan konsistensi pengelolaan, disarankan pelatihan berkelanjutan, digitalisasi pencatatan, pembuatan SOP pemilahan, dan evaluasi rutin. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-452f9.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-452f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-452f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-452f9.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-98d9f.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-98d9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-98d9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-98d9f.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-56e96.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-56e96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-56e96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-56e96.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48459-kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology" target="_blank">Pengembangan Sistem Kolaboratif Bank Sampah Kota Madiun dengan Soft Systems Methodology</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas implementasi sistem digital pencatatan real-time bagi bank sampah melalui pertanyaan: Bagaimana sistem digital mempengaruhi akurasi data dan partisipasi masyarakat? Selanjutnya, dapat diterapkan studi eksperimental mengenai keberlanjutan ekonomi bank sampah dengan mengajukan: Apakah penerapan model ekonomi sirkular meningkatkan pendapatan komunitas dan menurunkan volume sampah? Akhirnya, perlu diteliti dampak kebijakan pemerintah terhadap koordinasi lintas lembaga dengan menanyakan: Bagaimana kebijakan Dinas Lingkungan Hidup dapat memperkuat kerjasama antara bank sampah, pengepul, dan industri daur ulang untuk mencapai tujuan keberlanjutan jangka panjang?.
<br>Penelitian menunjukkan bahwa bank sampah Kota Madiun masih menghadapi hambatan kelistrikan, koordinasi, kesadaran masyarakat, dan sistem manajemen terintegrasi.Menggunakan SSM berhasil mengidentifikasi masalah dan menghasilkan model konseptual yang lebih efisien dan berkelanjutan, dengan fokus pada partisipasi masyarakat, dukungan lingkungan hidup, dan kolaborasi strategis.Pengembangan model konseptual menekankan peran aktif masyarakat, dukungan berkelanjutan Dinas Lingkungan Hidup, dan kolaborasi strategis dengan pengepul serta industri daur ulang
<br>Pengelolaan sampah di Kota Madiun menghadapi peningkatan volume harian akibat pertumbuhan populasi, sehingga diperlukan sistem pengelolaan yang terstruktur dan efektif. Penelitian ini mengadopsi Metode Soft Systems (SSM) untuk mengembangkan model kolaboratif bank sampah berkelanjutan. Melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen di beberapa bank sampah di tiga kecamatan, ditemukan bahwa partisipasi aktif masyarakat, dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup, serta kerja sama dengan pengepul dan industri daur ulang menjadi faktor kunci keberhasilan. Untuk memastikan konsistensi pengelolaan, disarankan pelatihan berkelanjutan, digitalisasi pencatatan, pembuatan SOP pemilahan, dan evaluasi rutin.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-452f9.webp" type="image/webp" length="98396" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-452f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-98d9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/kesadaran-masyarakat-volume-sampah-organik-pengelo-thumb-56e96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-124-umg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5114-matrik-jurnal-manajemen-teknik-industri-produksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48441-pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-inggr</link>
	<guid isPermaLink="false">ff3427ab269cef503c90e693a376f254</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 18:11:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ani fiani 68 ]]></category>
	<category><![CDATA[ sastika seli ]]></category>
	<category><![CDATA[ edulia email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[68,ani,edulia,email,fiani,sastika,seli]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbedaan kompetensi pragmatik ekspresi antara penutur bahasa Col dan penutur bahasa daerah lain untuk menentukan apakah perbedaan budaya memengaruhi pemilihan ungkapan. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbedaan kompetensi pragmatik ekspresi antara penutur bahasa Col dan penutur bahasa daerah lain untuk menentukan apakah perbedaan budaya memengaruhi pemilihan ungkapan. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan gaya formal dan informal memengaruhi persepsi pendengar terhadap kesopanan dan keefektifan komunikasi. Terakhir, penelitian dapat memperdalam hubungan antara bahasa pertama (Col) dan bahasa kedua (Inglis) dalam memengaruhi pemilihan ekspresi, menggunakan analisis interaksi bahasa dan model lapisan pragmatik.. Penutur bahasa Col menerapkan strategi yang hampir serupa dalam mengekspresikan aksi ekspresi baik dalam situasi formal maupun informal.Mereka dapat membedakan ucapan yang tepat untuk situasi tertentu, meskipun terkadang gagal menggunakan ucapan yang tepat, terutama dalam situasi formal.Hal tersebut membuktikan bahwa kompetensi pragmatik penutur bahasa Col memengaruhi pemahaman aksi ekspresi Bahasa Inggris, meskipun pengaruhnya tidak signifikan Penelitian ini bertujuan menjelaskan kompetensi pragmatik penutur bahasa Col yang tinggal di Lubuklinggau yang belajar atau telah belajar Bahasa Inggris setidaknya enam bulan. Subjek penelitian adalah 20 penutur bahasa Col yang belajar atau telah belajar Bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui tes diskurs, wawancara, dan observasi non-partisipatif. Hasil menunjukkan mayoritas informan menggunakan strategi yang serupa dalam merespons situasi yang diberikan. Dalam beberapa aksi, mereka mengerti cara menggunakan ekspresi secara tepat namun gagal memahami ekspresi yang lebih tepat dalam situasi formal. Penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pragmatik penutur bahasa Col memengaruhi pemahaman ekspresi Bahasa Inggris, meskipun pengaruhnya tidak signifikan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-fc6f0.webp" title="JURIS - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-fc6f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-fc6f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-fc6f0.webp 1x" title="JURIS - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau" alt="JURIS - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-4aa28.webp" title="JURIS - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-4aa28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-4aa28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-4aa28.webp 1x" title="JURIS - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau" alt="JURIS - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-8767c.webp" title="JURIS - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-8767c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-8767c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-8767c.webp 1x" title="JURIS - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau" alt="JURIS - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48441-pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-inggr" title="JURIS - A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau" target="_blank">A Pragmatic Competence Analysis of English Expressive Acts by Col Language Speakers in Lubuklinggau</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbedaan kompetensi pragmatik ekspresi antara penutur bahasa Col dan penutur bahasa daerah lain untuk menentukan apakah perbedaan budaya memengaruhi pemilihan ungkapan. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan gaya formal dan informal memengaruhi persepsi pendengar terhadap kesopanan dan keefektifan komunikasi. Terakhir, penelitian dapat memperdalam hubungan antara bahasa pertama (Col) dan bahasa kedua (Inglis) dalam memengaruhi pemilihan ekspresi, menggunakan analisis interaksi bahasa dan model lapisan pragmatik..
<br>Penutur bahasa Col menerapkan strategi yang hampir serupa dalam mengekspresikan aksi ekspresi baik dalam situasi formal maupun informal.Mereka dapat membedakan ucapan yang tepat untuk situasi tertentu, meskipun terkadang gagal menggunakan ucapan yang tepat, terutama dalam situasi formal.Hal tersebut membuktikan bahwa kompetensi pragmatik penutur bahasa Col memengaruhi pemahaman aksi ekspresi Bahasa Inggris, meskipun pengaruhnya tidak signifikan
<br>Penelitian ini bertujuan menjelaskan kompetensi pragmatik penutur bahasa Col yang tinggal di Lubuklinggau yang belajar atau telah belajar Bahasa Inggris setidaknya enam bulan. Subjek penelitian adalah 20 penutur bahasa Col yang belajar atau telah belajar Bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui tes diskurs, wawancara, dan observasi non-partisipatif. Hasil menunjukkan mayoritas informan menggunakan strategi yang serupa dalam merespons situasi yang diberikan. Dalam beberapa aksi, mereka mengerti cara menggunakan ekspresi secara tepat namun gagal memahami ekspresi yang lebih tepat dalam situasi formal. Penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pragmatik penutur bahasa Col memengaruhi pemahaman ekspresi Bahasa Inggris, meskipun pengaruhnya tidak signifikan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-fc6f0.webp" type="image/webp" length="60148" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-fc6f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-4aa28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/pembelajaran-bahasa-inggris-buku-teks-maritim-voka-thumb-8767c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1095-ipm2kpe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18001-edulia-english-education-linguistic-art-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48446-teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai</link>
	<guid isPermaLink="false">f50ff4e93bbe1a5d8f5178c5f8845ccc</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 18:10:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ editor chief ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizky fauzi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,editor,fauzi,rizky,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan interaktif, dengan melibatkan siswa secara aktif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan interaktif, dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilakukan melalui penggunaan media audio visual yang menarik dan interaktif, seperti video, animasi, atau presentasi interaktif, serta mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) atau Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry).2. Melakukan pelatihan dan pengembangan kompetensi guru dalam merancang dan memanfaatkan media audio visual secara efektif. Guru perlu memahami prinsip-prinsip desain instruksional dan strategi-strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Selain itu, guru juga perlu memiliki keterampilan literasi digital yang memadai untuk memanfaatkan teknologi secara optimal dalam pembelajaran.3. Menyesuaikan media audio visual dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa. Setiap kelas memiliki karakteristik siswa yang berbeda, sehingga penting untuk menyesuaikan media dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan siswa. Hal ini dapat dilakukan melalui analisis kebutuhan siswa dan pengumpulan umpan balik dari siswa mengenai pengalaman belajar mereka. Dengan demikian, media audio visual dapat digunakan secara lebih efektif dan relevan dengan tujuan pembelajaran.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 7 Singaraja, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IX memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa.Penggunaan video, animasi, dan presentasi interaktif mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan tidak monoton, sehingga siswa menjadi lebih fokus, antusias, serta berani berpartisipasi dalam diskusi.Proses pembelajaran yang dirancang melalui tahapan pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, aksi, serta refleksi dan evaluasi membantu siswa memahami materi secara lebih konkret dan bermakna.Media audio visual tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu penyampaian materi, tetapi juga sebagai strategi pedagogis yang mendukung pembelajaran kontekstual dan partisipatif sesuai dengan karakter Pendidikan Pancasila.Namun demikian, implementasi media audio visual masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari segi keterbatasan sarana dan prasarana, kendala teknis, kesiapan pedagogis guru, maupun perbedaan karakteristik dan gaya belajar siswa.Oleh karena itu, disarankan agar sekolah meningkatkan dukungan fasilitas dan kebijakan terhadap inovasi pembelajaran berbasis teknologi.Guru juga perlu terus mengembangkan kompetensi dalam merancang dan memanfaatkan media secara efektif agar tetap berorientasi pada tujuan pembelajaran.Selain itu, siswa diharapkan mampu berperan aktif dan reflektif dalam setiap kegiatan pembelajaran, sehingga penggunaan media audio visual benar-benar dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar secara berkelanjutan Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan media audio visual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 7 Singaraja, mengidentifikasi hambatan atau tantangan yang dihadapi, serta merumuskan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman yang mencakup tahap pengumpulan data,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-5d78f.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-5d78f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-5d78f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-5d78f.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja" alt="JURIS - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-967a7.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-967a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-967a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-967a7.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja" alt="JURIS - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-1b9e2.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-1b9e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-1b9e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-1b9e2.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja" alt="JURIS - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48446-teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai" title="JURIS - Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja" target="_blank">Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 7 Singaraja</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan interaktif, dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilakukan melalui penggunaan media audio visual yang menarik dan interaktif, seperti video, animasi, atau presentasi interaktif, serta mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) atau Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry).2. Melakukan pelatihan dan pengembangan kompetensi guru dalam merancang dan memanfaatkan media audio visual secara efektif. Guru perlu memahami prinsip-prinsip desain instruksional dan strategi-strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Selain itu, guru juga perlu memiliki keterampilan literasi digital yang memadai untuk memanfaatkan teknologi secara optimal dalam pembelajaran.3. Menyesuaikan media audio visual dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa. Setiap kelas memiliki karakteristik siswa yang berbeda, sehingga penting untuk menyesuaikan media dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan siswa. Hal ini dapat dilakukan melalui analisis kebutuhan siswa dan pengumpulan umpan balik dari siswa mengenai pengalaman belajar mereka. Dengan demikian, media audio visual dapat digunakan secara lebih efektif dan relevan dengan tujuan pembelajaran..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 7 Singaraja, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IX memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa.Penggunaan video, animasi, dan presentasi interaktif mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan tidak monoton, sehingga siswa menjadi lebih fokus, antusias, serta berani berpartisipasi dalam diskusi.Proses pembelajaran yang dirancang melalui tahapan pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, aksi, serta refleksi dan evaluasi membantu siswa memahami materi secara lebih konkret dan bermakna.Media audio visual tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu penyampaian materi, tetapi juga sebagai strategi pedagogis yang mendukung pembelajaran kontekstual dan partisipatif sesuai dengan karakter Pendidikan Pancasila.Namun demikian, implementasi media audio visual masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari segi keterbatasan sarana dan prasarana, kendala teknis, kesiapan pedagogis guru, maupun perbedaan karakteristik dan gaya belajar siswa.Oleh karena itu, disarankan agar sekolah meningkatkan dukungan fasilitas dan kebijakan terhadap inovasi pembelajaran berbasis teknologi.Guru juga perlu terus mengembangkan kompetensi dalam merancang dan memanfaatkan media secara efektif agar tetap berorientasi pada tujuan pembelajaran.Selain itu, siswa diharapkan mampu berperan aktif dan reflektif dalam setiap kegiatan pembelajaran, sehingga penggunaan media audio visual benar-benar dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar secara berkelanjutan
<br>Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan media audio visual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 7 Singaraja, mengidentifikasi hambatan atau tantangan yang dihadapi, serta merumuskan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman yang mencakup tahap pengumpulan data,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-5d78f.webp" type="image/webp" length="100388" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-5d78f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-967a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/teknik-pengumpulan-data-audio-visual-prinsip-desai-thumb-1b9e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-549-undiksha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18000-ganesha-civic-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang Undang Kesehatan Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang Undang Kesehatan Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang Undang Kesehatan Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48447-perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-kosme</link>
	<guid isPermaLink="false">56836f6387c2b13c8c9e78d962fea3df</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:46:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ editor chief ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizky fauzi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,editor,fauzi,rizky,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi peredaran kosmetik ilegal, penelitian lanjutan perlu fokus pada tiga aspek utama. Pertama, studi tentang dampak penjualan kosmetik ilegal melalui platform digital terhadap perlindungan konsumen, khususnya dalam konteks kebijakan regulasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang-Undang Kesehatan Di Indonesia: Untuk mengatasi peredaran kosmetik ilegal, penelitian lanjutan perlu fokus pada tiga aspek utama. Pertama, studi tentang dampak penjualan kosmetik ilegal melalui platform digital terhadap perlindungan konsumen, khususnya dalam konteks kebijakan regulasi e-commerce. Kedua, pengembangan program edukasi hukum yang lebih inovatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya izin BPOM, termasuk melalui media sosial atau kampanye kreatif. Ketiga, evaluasi efektivitas sanksi administratif dan pidana yang diberikan kepada pelaku usaha, dengan mempertimbangkan kemungkinan penggunaan teknologi untuk mempercepat proses penegakan hukum. Ketiga saran ini bertujuan untuk mengisi celah regulasi, memperkuat kesadaran masyarakat, dan meningkatkan efisiensi penegakan hukum dalam perlindungan konsumen.. Penjualan kosmetik krim wajah tanpa izin edar merupakan tindakan melanggar hukum yang berdampak buruk pada kesehatan konsumen dan hak perlindungan konsumen.Pelaku usaha dapat dikenai sanksi pidana, perdata, atau administratif sesuai dengan ketentuan hukum.Meskipun kerangka hukum sudah memadai, implementasinya masih menghadapi kendala seperti lemahnya pengawasan, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya kesadaran masyarakat.Diperlukan kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan pemahaman hukum, serta menegakkan sanksi secara tegas agar peredaran kosmetik ilegal dapat dikurangi Peredaran kosmetik berupa krim wajah tanpa izin edar di Indonesia masih menjadi permasalahan serius yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan keselamatan konsumen. Produk kosmetik yang tidak memiliki izin edar dari instansi berwenang, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sering kali mengandung bahan berbahaya yang tidak memenuhi standar keamanan, mutu, dan manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku yang mengedarkan kosmetik krim wajah tanpa izin edar serta mengkaji efektivitas penegakan hukum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-83ef0.webp" title="JURIS - Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang-Undang Kesehatan Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-83ef0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-83ef0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-83ef0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang-Undang Kesehatan Di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang-Undang Kesehatan Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-c8d24.webp" title="JURIS - Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang-Undang Kesehatan Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-c8d24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-c8d24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-c8d24.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang-Undang Kesehatan Di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang-Undang Kesehatan Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48447-perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-kosme" title="JURIS - Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang-Undang Kesehatan Di Indonesia" target="_blank">Analisis Pertanggung Jawaban Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Krim Wajah Tanpa Izin Edar Menurut Undang-Undang Kesehatan Di Indonesia</a>: Untuk mengatasi peredaran kosmetik ilegal, penelitian lanjutan perlu fokus pada tiga aspek utama. Pertama, studi tentang dampak penjualan kosmetik ilegal melalui platform digital terhadap perlindungan konsumen, khususnya dalam konteks kebijakan regulasi e-commerce. Kedua, pengembangan program edukasi hukum yang lebih inovatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya izin BPOM, termasuk melalui media sosial atau kampanye kreatif. Ketiga, evaluasi efektivitas sanksi administratif dan pidana yang diberikan kepada pelaku usaha, dengan mempertimbangkan kemungkinan penggunaan teknologi untuk mempercepat proses penegakan hukum. Ketiga saran ini bertujuan untuk mengisi celah regulasi, memperkuat kesadaran masyarakat, dan meningkatkan efisiensi penegakan hukum dalam perlindungan konsumen..
<br>Penjualan kosmetik krim wajah tanpa izin edar merupakan tindakan melanggar hukum yang berdampak buruk pada kesehatan konsumen dan hak perlindungan konsumen.Pelaku usaha dapat dikenai sanksi pidana, perdata, atau administratif sesuai dengan ketentuan hukum.Meskipun kerangka hukum sudah memadai, implementasinya masih menghadapi kendala seperti lemahnya pengawasan, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya kesadaran masyarakat.Diperlukan kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan pemahaman hukum, serta menegakkan sanksi secara tegas agar peredaran kosmetik ilegal dapat dikurangi
<br>Peredaran kosmetik berupa krim wajah tanpa izin edar di Indonesia masih menjadi permasalahan serius yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan keselamatan konsumen. Produk kosmetik yang tidak memiliki izin edar dari instansi berwenang, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sering kali mengandung bahan berbahaya yang tidak memenuhi standar keamanan, mutu, dan manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku yang mengedarkan kosmetik krim wajah tanpa izin edar serta mengkaji efektivitas penegakan hukum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-c8d24.webp" type="image/webp" length="48046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-83ef0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/perlindungan-konsumen-produk-kosmetik-halal-ilegal-thumb-c8d24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-549-undiksha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18000-ganesha-civic-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 09 May 2026 21:57:05 +0700. 12 items. Served in: 4.116 seconds [rss] -->
