<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 10:56:46 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 10:56:46 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-07T10:56:46+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kadar Protein Serat Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kadar Protein Serat Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kadar Protein Serat Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35120-emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-pro</link>
	<guid isPermaLink="false">2810e02dbdf087f23075dc79b961b4e8</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:53:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penambahan tepung sorgum dalam es krim dengan tujuan meningkatkan kandungan serat tanpa mengurangi daya terima organoleptik. Studi lebih mendalam mengenai jenis tepung sorgum yang berbeda dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penambahan tepung sorgum dalam es krim dengan tujuan meningkatkan kandungan serat tanpa mengurangi daya terima organoleptik. Studi lebih mendalam mengenai jenis tepung sorgum yang berbeda dan proses pengolahan yang tepat dapat dilakukan untuk memaksimalkan kandungan serat dan protein yang ditambahkan. Selain itu, penelitian mengenai pengaruh penambahan tepung sorgum terhadap profil nutrisi es krim secara keseluruhan, termasuk kandungan lemak dan karbohidrat, perlu dilakukan untuk memahami dampak kesehatan dari konsumsi es krim yang diperkaya dengan tepung sorgum. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan kombinasi tepung sorgum dengan sumber serat lain, seperti buah-buahan atau sayuran, untuk menciptakan produk es krim yang lebih sehat dan bernutrisi, serta mengkaji stabilitas dan umur simpan es krim dengan penambahan tepung sorgum selama penyimpanan.. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan tepung sorgum berpengaruh terhadap warna, rasa, dan kesukaan es krim.Analisis zat gizi menunjukkan adanya perbedaan kadar protein dan serat kasar pada es krim dengan penambahan tepung sorgum dibandingkan tanpa penambahan.Formulasi dengan penambahan tepung sorgum 25 gram (F3) memiliki kadar protein tertinggi, namun tidak secara signifikan mempengaruhi tekstur dan aroma es krim Es krim merupakan salah satu makanan yang digemari masyarakat dengan kandungan gizi yang cukup lengkap namun tidak mengandung serat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan kadar serat adalah dengan menambahkan tepung sorgum yang memiliki kandungan serat dan protein yang tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 4 perlakuan dan 2 ulangan, formulasi F0 (0 gram), F1 (15 gram), F2 (20 gram), dan F3 (25 gram). Uji organoleptik dilakukan oleh panelis tidak terlatih dengan jumlah 30 orang. Data organoleptik dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner penelitian, kemudian dianalisis dengan uji Kruskal Wallis Paket Statistik Ilmu Sosial (SPSS... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" alt="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-80372.webp" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-80372.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-80372.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-80372.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" alt="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-77e65.webp" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-77e65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-77e65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-77e65.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" alt="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35120-emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-pro" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" target="_blank">Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penambahan tepung sorgum dalam es krim dengan tujuan meningkatkan kandungan serat tanpa mengurangi daya terima organoleptik. Studi lebih mendalam mengenai jenis tepung sorgum yang berbeda dan proses pengolahan yang tepat dapat dilakukan untuk memaksimalkan kandungan serat dan protein yang ditambahkan. Selain itu, penelitian mengenai pengaruh penambahan tepung sorgum terhadap profil nutrisi es krim secara keseluruhan, termasuk kandungan lemak dan karbohidrat, perlu dilakukan untuk memahami dampak kesehatan dari konsumsi es krim yang diperkaya dengan tepung sorgum. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan kombinasi tepung sorgum dengan sumber serat lain, seperti buah-buahan atau sayuran, untuk menciptakan produk es krim yang lebih sehat dan bernutrisi, serta mengkaji stabilitas dan umur simpan es krim dengan penambahan tepung sorgum selama penyimpanan..
<br>Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan tepung sorgum berpengaruh terhadap warna, rasa, dan kesukaan es krim.Analisis zat gizi menunjukkan adanya perbedaan kadar protein dan serat kasar pada es krim dengan penambahan tepung sorgum dibandingkan tanpa penambahan.Formulasi dengan penambahan tepung sorgum 25 gram (F3) memiliki kadar protein tertinggi, namun tidak secara signifikan mempengaruhi tekstur dan aroma es krim
<br>Es krim merupakan salah satu makanan yang digemari masyarakat dengan kandungan gizi yang cukup lengkap namun tidak mengandung serat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan kadar serat adalah dengan menambahkan tepung sorgum yang memiliki kandungan serat dan protein yang tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 4 perlakuan dan 2 ulangan, formulasi F0 (0 gram), F1 (15 gram), F2 (20 gram), dan F3 (25 gram). Uji organoleptik dilakukan oleh panelis tidak terlatih dengan jumlah 30 orang. Data organoleptik dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner penelitian, kemudian dianalisis dengan uji Kruskal Wallis Paket Statistik Ilmu Sosial (SPSS...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp" type="image/webp" length="109276" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-80372.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-77e65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1524-umitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7702-jurnal-ilmu-gizi-indonesia-jigzi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development Of Self Regulated Learning In The Project Based Hybrid Learning Model To Improve Self Regulated Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development Of Self Regulated Learning In The Project Based Hybrid Learning Model To Improve Self Regulated Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development Of Self Regulated Learning In The Project Based Hybrid Learning Model To Improve Self Regulated Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35111-self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-maha</link>
	<guid isPermaLink="false">6fb326cd5d152713ca0f3a25fb0d0ebd</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:13:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran hibrida berbasis proyek dengan SPADA terhadap motivasi belajar mahasiswa. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran hibrida berbasis proyek dengan SPADA terhadap motivasi belajar mahasiswa. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif untuk membandingkan efektivitas model ini dengan model pembelajaran lainnya, seperti pembelajaran berbasis masalah atau pembelajaran kooperatif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan bagi dosen untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi SPADA dalam mendukung pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam mengembangkan kemampuan pengaturan diri mahasiswa agar mampu belajar secara mandiri dan efektif di era digital.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran hibrida berbasis proyek dengan aplikasi SPADA sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pengaturan diri mahasiswa Universitas Wijaya Putra.Peningkatan signifikan terlihat pada indikator-indikator penting seperti penetapan tujuan, lingkungan belajar, strategi tugas, manajemen waktu, pencarian bantuan, dan evaluasi diri.Temuan ini memperkuat pentingnya pengetahuan dan keterampilan pengaturan diri dalam mendukung model dan proses pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital Pada kurikulum merdeka belajar kampus merdeka saat ini pembelajaran pada Perguruan Tinggi telah bergeser berbasis digitalisasi internet. SPADA yang akan dikembangkan merupakan aplikasi yang dimiliki oleh Universitas Wijaya Putra yang beralamatkan pada spada.uwp.ac.id. Perpaduan antara project based learning yang menerapkan hybrid learning. Rumusan masalah, bagaimanakah kelayakan pengembangan model project based hybrid learning berbasis aplikasi SPADA untuk pembelajaran mahasiswa?; dan bagaimanakah model project based hybrid learning berbasis aplikasi SPADA dapat meningkatkan kemampuan self regulated learning mahasiswa?. Tujuan dari penelitian ini adalah: Menghasilkan kelayakan pengembangan model project based hybrid learning berbasis aplikasi SPADA terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp 1x" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" alt="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-86563.webp" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-86563.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-86563.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-86563.webp 1x" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" alt="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp 1x" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" alt="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35111-self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-maha" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" target="_blank">Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran hibrida berbasis proyek dengan SPADA terhadap motivasi belajar mahasiswa. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif untuk membandingkan efektivitas model ini dengan model pembelajaran lainnya, seperti pembelajaran berbasis masalah atau pembelajaran kooperatif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan bagi dosen untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi SPADA dalam mendukung pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam mengembangkan kemampuan pengaturan diri mahasiswa agar mampu belajar secara mandiri dan efektif di era digital..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran hibrida berbasis proyek dengan aplikasi SPADA sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pengaturan diri mahasiswa Universitas Wijaya Putra.Peningkatan signifikan terlihat pada indikator-indikator penting seperti penetapan tujuan, lingkungan belajar, strategi tugas, manajemen waktu, pencarian bantuan, dan evaluasi diri.Temuan ini memperkuat pentingnya pengetahuan dan keterampilan pengaturan diri dalam mendukung model dan proses pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital
<br>Pada kurikulum merdeka belajar kampus merdeka saat ini pembelajaran pada Perguruan Tinggi telah bergeser berbasis digitalisasi internet. SPADA yang akan dikembangkan merupakan aplikasi yang dimiliki oleh Universitas Wijaya Putra yang beralamatkan pada spada.uwp.ac.id. Perpaduan antara project based learning yang menerapkan hybrid learning. Rumusan masalah, bagaimanakah kelayakan pengembangan model project based hybrid learning berbasis aplikasi SPADA untuk pembelajaran mahasiswa?; dan bagaimanakah model project based hybrid learning berbasis aplikasi SPADA dapat meningkatkan kemampuan self regulated learning mahasiswa?. Tujuan dari penelitian ini adalah: Menghasilkan kelayakan pengembangan model project based hybrid learning berbasis aplikasi SPADA terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp" type="image/webp" length="90604" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-86563.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3631-jurnal-konfiks.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35118-label-gizi-intervensi-literasi</link>
	<guid isPermaLink="false">cbc67c0ba4cd4664cd9599047eddd28f</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:03:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai jenis media informasi yang paling efektif dalam meningkatkan kebiasaan membaca label gizi pada remaja, misalnya dengan membandingkan efektivitas informasi dari media sosial, video ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai jenis media informasi yang paling efektif dalam meningkatkan kebiasaan membaca label gizi pada remaja, misalnya dengan membandingkan efektivitas informasi dari media sosial, video edukasi, atau kampanye kesehatan di sekolah. Selain itu, perlu diteliti bagaimana tingkat literasi gizi dan pemahaman terhadap informasi pada label gizi memengaruhi perilaku membaca label tersebut, sehingga intervensi dapat dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menginterpretasikan label gizi secara tepat. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi atau platform digital interaktif yang menyediakan informasi gizi yang mudah dipahami dan menarik bagi remaja, serta mendorong mereka untuk lebih aktif dalam memilih makanan yang sehat berdasarkan informasi label gizi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kebiasaan membaca label gizi pada remaja dan membantu merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat di kalangan generasi muda.. Terdapat hubungan yang bermakna antara paparan media informasi dengan kebiasaan membaca label gizi.Hubungan ini terjadi karena informasi gizi dapat meningkatkan kesadaran, minat, pengetahuan, dan membentuk sikap positif terhadap label gizi.Perilaku positif yang dilakukan secara terus-menerus dapat menjadi kebiasaan baik dalam membaca label gizi Kepedulian terhadap label gizi di Indonesia masih tergolong rendah, rekomendasi untuk membaca label gizi tercantum dalam sepuluh pedoman gizi seimbang yang wajib diterapkan untuk mencegah dampak buruk bagi kesehatan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kebiasaan membaca label gizi adalah paparan media informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan keterpaparan informasi media dengan kebiasaan membaca label gizi produk di SMA Widya Nusantara Bekasi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2022, teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 121 subjek. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp" title="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" alt="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp" title="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" alt="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35118-label-gizi-intervensi-literasi" title="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" target="_blank">Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai jenis media informasi yang paling efektif dalam meningkatkan kebiasaan membaca label gizi pada remaja, misalnya dengan membandingkan efektivitas informasi dari media sosial, video edukasi, atau kampanye kesehatan di sekolah. Selain itu, perlu diteliti bagaimana tingkat literasi gizi dan pemahaman terhadap informasi pada label gizi memengaruhi perilaku membaca label tersebut, sehingga intervensi dapat dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menginterpretasikan label gizi secara tepat. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi atau platform digital interaktif yang menyediakan informasi gizi yang mudah dipahami dan menarik bagi remaja, serta mendorong mereka untuk lebih aktif dalam memilih makanan yang sehat berdasarkan informasi label gizi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kebiasaan membaca label gizi pada remaja dan membantu merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat di kalangan generasi muda..
<br>Terdapat hubungan yang bermakna antara paparan media informasi dengan kebiasaan membaca label gizi.Hubungan ini terjadi karena informasi gizi dapat meningkatkan kesadaran, minat, pengetahuan, dan membentuk sikap positif terhadap label gizi.Perilaku positif yang dilakukan secara terus-menerus dapat menjadi kebiasaan baik dalam membaca label gizi
<br>Kepedulian terhadap label gizi di Indonesia masih tergolong rendah, rekomendasi untuk membaca label gizi tercantum dalam sepuluh pedoman gizi seimbang yang wajib diterapkan untuk mencegah dampak buruk bagi kesehatan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kebiasaan membaca label gizi adalah paparan media informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan keterpaparan informasi media dengan kebiasaan membaca label gizi produk di SMA Widya Nusantara Bekasi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2022, teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 121 subjek. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square (p<0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 60,9% subjek pernah terpapar media informasi dengan kebiasaan selalu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp" type="image/webp" length="98226" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1524-umitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7702-jurnal-ilmu-gizi-indonesia-jigzi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35105-pernikahan-usia-anak-pertumbuhan</link>
	<guid isPermaLink="false">3cdc4725772d69a94e2fdf2009bdf552</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:51:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eva wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti hajar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eva,hajar,siti,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dan mengembangkan lebih lanjut hubungan antara kecerdasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dan mengembangkan lebih lanjut hubungan antara kecerdasan linguistik dan kecerdasan berpikir anak. Kedua, penting untuk menyelidiki metode-metode alternatif yang dapat digunakan untuk merangsang minat membaca dan menulis anak sejak dini, seperti penggunaan lingkungan yang kaya akan sumber bacaan yang relevan dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode cerita dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak, terutama dalam hal meningkatkan kosakata, melatih konsentrasi, dan mengembangkan imajinasi serta pemikiran konseptual anak.. Prasekolah usia anak adalah individu yang menjalani proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat fundamental untuk kehidupan di masa depan.Oleh karena itu, masa kanak-kanak adalah waktu yang tepat untuk memaksimalkan semua potensi dan kecerdasan mereka.Salah satunya adalah pengembangan kecerdasan bahasa yang harus dirangsang secepat mungkin.Bahasa adalah modal utama manusia dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan mengembangkan peradaban sepanjang hidupnya.Melalui bahasa, manusia dapat menciptakan berbagai interaksi simbolik untuk mengekspresikan perasaan yang sedang dialami, pengalaman yang telah dilewati, dan nilai-nilai yang dipegang.Seperti yang dinyatakan oleh Vigotsky dan Mursid, ada hubungan yang cukup erat antara perkembangan bahasa anak dan kemampuan kognitif.Semakin banyak dan lebih baik bahasa anak, semakin tinggi tingkat kognitifnya.Cerita adalah salah satu metode yang tepat dalam mengembangkan bahasa anak usia dini.Metode cerita adalah metode yang menyenangkan, mampu meningkatkan kosakata anak, melatih konsentrasi, dan mengembangkan imajinasi serta membangun pemikiran konseptual anak.Dari berbagai pernyataan dan hasil penelitian di atas, metode cerita penting untuk diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini Anak-anak mulai berkembang yang meniru kata atau kalimat kebencian atau dalam istilah lain ujaran kebencian. Kata-kata atau kalimat yang mereka dapatkan dari lingkungan sekitar dan media sosial tidak baik tanpa batasan dan pendampingan orang tua. Hal ini berupa tutur kata yang tidak sopan, meniru perilaku kekerasan, dan perilaku orang dewasa yang sangat tidak pantas bagi anak-anak. Jika setiap hari anak mendengar bahasa yang buruk, maka akan berdampak pada anak tersebut hingga ia dewasa. Padahal media dan lingkungan sekitar merupakan bagian dari objek yang mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini. Perkembangan yang berpengaruh besar adalah perkembangan bahasa anak, dimana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp 1x" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" alt="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp 1x" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" alt="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-d21a4.webp" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-d21a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-d21a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-d21a4.webp 1x" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" alt="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35105-pernikahan-usia-anak-pertumbuhan" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" target="_blank">Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dan mengembangkan lebih lanjut hubungan antara kecerdasan linguistik dan kecerdasan berpikir anak. Kedua, penting untuk menyelidiki metode-metode alternatif yang dapat digunakan untuk merangsang minat membaca dan menulis anak sejak dini, seperti penggunaan lingkungan yang kaya akan sumber bacaan yang relevan dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode cerita dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak, terutama dalam hal meningkatkan kosakata, melatih konsentrasi, dan mengembangkan imajinasi serta pemikiran konseptual anak..
<br>Prasekolah usia anak adalah individu yang menjalani proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat fundamental untuk kehidupan di masa depan.Oleh karena itu, masa kanak-kanak adalah waktu yang tepat untuk memaksimalkan semua potensi dan kecerdasan mereka.Salah satunya adalah pengembangan kecerdasan bahasa yang harus dirangsang secepat mungkin.Bahasa adalah modal utama manusia dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan mengembangkan peradaban sepanjang hidupnya.Melalui bahasa, manusia dapat menciptakan berbagai interaksi simbolik untuk mengekspresikan perasaan yang sedang dialami, pengalaman yang telah dilewati, dan nilai-nilai yang dipegang.Seperti yang dinyatakan oleh Vigotsky dan Mursid, ada hubungan yang cukup erat antara perkembangan bahasa anak dan kemampuan kognitif.Semakin banyak dan lebih baik bahasa anak, semakin tinggi tingkat kognitifnya.Cerita adalah salah satu metode yang tepat dalam mengembangkan bahasa anak usia dini.Metode cerita adalah metode yang menyenangkan, mampu meningkatkan kosakata anak, melatih konsentrasi, dan mengembangkan imajinasi serta membangun pemikiran konseptual anak.Dari berbagai pernyataan dan hasil penelitian di atas, metode cerita penting untuk diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini
<br>Anak-anak mulai berkembang yang meniru kata atau kalimat kebencian atau dalam istilah lain ujaran kebencian. Kata-kata atau kalimat yang mereka dapatkan dari lingkungan sekitar dan media sosial tidak baik tanpa batasan dan pendampingan orang tua. Hal ini berupa tutur kata yang tidak sopan, meniru perilaku kekerasan, dan perilaku orang dewasa yang sangat tidak pantas bagi anak-anak. Jika setiap hari anak mendengar bahasa yang buruk, maka akan berdampak pada anak tersebut hingga ia dewasa. Padahal media dan lingkungan sekitar merupakan bagian dari objek yang mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini. Perkembangan yang berpengaruh besar adalah perkembangan bahasa anak, dimana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp" type="image/webp" length="90270" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-d21a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3779-stit-al-ittihadiyahlabura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15879-jurnal-yatalattof.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Asupan Energi Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Asupan Energi Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Asupan Energi Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35121-psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv</link>
	<guid isPermaLink="false">b215009f500b8470e1f75d84791411f5</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:35:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian longitudinal untuk melihat hubungan kausal antara asupan energi, aktivitas fisik, kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian longitudinal untuk melihat hubungan kausal antara asupan energi, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan status gizi pada santri putri dalam jangka waktu yang lebih panjang. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap perubahan status gizi. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan variabel dengan memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi status gizi, seperti kondisi sosial ekonomi, tingkat stres, dan pengetahuan tentang gizi. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai determinan status gizi pada santri putri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai pondok pesantren untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Selain itu, penelitian dapat menggunakan metode pengukuran yang lebih akurat, seperti analisis komposisi tubuh, untuk mendapatkan data status gizi yang lebih valid. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan informasi yang lebih bermanfaat bagi pengembangan program intervensi gizi yang efektif di pondok pesantren.. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi, aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap status gizi pada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang.Disarankan kepada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang untuk lebih peduli menjaga pola hidup sehat seperti dapat menjaga asupan makanan dan aktivitas fisik untuk mempertahankan status gizi normal dan mencegah risiko kesehatan.Menjaga pola tidur supaya badan lebih sehat dan bugar sehingga lebih berkonsentrasi untuk belajar Masalah gizi dan kesehatan pada usia dewasa dapat terjadi pada setiap individu, tanpa terkecuali dewasa muda yang bertempat tinggal di pondok pesantren. Usia dewasa muda perlu mendapat perhatian yang serius akan masalah gizi karena pada masa tersebut terjadi perubahan pola hidup yang signifikan sehingga rawan terhadap perubahan pola konsumsi yang menyebabkan ketidakseimbangan energi dalam tubuh. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan asupan energi, aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-cc8c4.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-cc8c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-cc8c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-cc8c4.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" alt="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-d2074.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-d2074.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-d2074.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-d2074.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" alt="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" alt="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35121-psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" target="_blank">Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian longitudinal untuk melihat hubungan kausal antara asupan energi, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan status gizi pada santri putri dalam jangka waktu yang lebih panjang. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap perubahan status gizi. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan variabel dengan memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi status gizi, seperti kondisi sosial ekonomi, tingkat stres, dan pengetahuan tentang gizi. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai determinan status gizi pada santri putri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai pondok pesantren untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Selain itu, penelitian dapat menggunakan metode pengukuran yang lebih akurat, seperti analisis komposisi tubuh, untuk mendapatkan data status gizi yang lebih valid. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan informasi yang lebih bermanfaat bagi pengembangan program intervensi gizi yang efektif di pondok pesantren..
<br>Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi, aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap status gizi pada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang.Disarankan kepada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang untuk lebih peduli menjaga pola hidup sehat seperti dapat menjaga asupan makanan dan aktivitas fisik untuk mempertahankan status gizi normal dan mencegah risiko kesehatan.Menjaga pola tidur supaya badan lebih sehat dan bugar sehingga lebih berkonsentrasi untuk belajar
<br>Masalah gizi dan kesehatan pada usia dewasa dapat terjadi pada setiap individu, tanpa terkecuali dewasa muda yang bertempat tinggal di pondok pesantren. Usia dewasa muda perlu mendapat perhatian yang serius akan masalah gizi karena pada masa tersebut terjadi perubahan pola hidup yang signifikan sehingga rawan terhadap perubahan pola konsumsi yang menyebabkan ketidakseimbangan energi dalam tubuh. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan asupan energi, aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp" type="image/webp" length="97836" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-cc8c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-d2074.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1524-umitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7702-jurnal-ilmu-gizi-indonesia-jigzi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35114-pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi</link>
	<guid isPermaLink="false">9d6fda1bbf4cbcc143ccab8c38cb31c5</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:33:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus triyani ]]></category>
	<category><![CDATA[ right issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ harga saham ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,harga,issue,right,saham,triyani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar UMKM mampu menerapkan akuntansi berbasis SAK EMKM. Pengenalan manfaat laporan keuangan dapat meningkatkan motivasi pelaku UMKM. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel baru seperti pengalaman dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan): Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar UMKM mampu menerapkan akuntansi berbasis SAK EMKM. Pengenalan manfaat laporan keuangan dapat meningkatkan motivasi pelaku UMKM. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel baru seperti pengalaman dan pengetahuan akuntansi yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan UMKM.. Berdasarkan hasil pembahasan, kesimpulan yang dapat diambil adalah penerapan akuntansi berbasis SAK EMKM tidak diterapkan oleh UMKM air minum isi ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan.Kendala yang dihadapi antara lain persepsi bahwa tidak membutuhkan akuntansi dan pelaporan keuangan, akuntansi dianggap sulit, penghasilan kecil, dan belum adanya pengenalan SAK EMKM.Pertumbuhan usaha air minum isi ulang tidak dimonitor dengan baik karena tidak ada pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha.Acuan utama mereka adalah perbedaan musim kemarau dan penghujan yang mempengaruhi permintaan pelanggan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik penerapan akuntansi yang berbasis SAK EMKM oleh pelaku UMKM air minum isi ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan, mengetahui kendala dalam penerapannya, serta mengetahui pertumbuhan usaha tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil 45 pelaku usaha air minum isi ulang di Kecamatan Gabus sebagai informan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan wawancara terstruktur. Teori pendukung yang digunakan adalah teori pragmatis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" alt="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-ed768.webp" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-ed768.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-ed768.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-ed768.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" alt="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" alt="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35114-pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" target="_blank">Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar UMKM mampu menerapkan akuntansi berbasis SAK EMKM. Pengenalan manfaat laporan keuangan dapat meningkatkan motivasi pelaku UMKM. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel baru seperti pengalaman dan pengetahuan akuntansi yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan UMKM..
<br>Berdasarkan hasil pembahasan, kesimpulan yang dapat diambil adalah penerapan akuntansi berbasis SAK EMKM tidak diterapkan oleh UMKM air minum isi ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan.Kendala yang dihadapi antara lain persepsi bahwa tidak membutuhkan akuntansi dan pelaporan keuangan, akuntansi dianggap sulit, penghasilan kecil, dan belum adanya pengenalan SAK EMKM.Pertumbuhan usaha air minum isi ulang tidak dimonitor dengan baik karena tidak ada pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha.Acuan utama mereka adalah perbedaan musim kemarau dan penghujan yang mempengaruhi permintaan pelanggan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik penerapan akuntansi yang berbasis SAK EMKM oleh pelaku UMKM air minum isi ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan, mengetahui kendala dalam penerapannya, serta mengetahui pertumbuhan usaha tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil 45 pelaku usaha air minum isi ulang di Kecamatan Gabus sebagai informan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan wawancara terstruktur. Teori pendukung yang digunakan adalah teori pragmatis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp" type="image/webp" length="58230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-ed768.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5460-konferensi-nasional-ekonomi-bisnis-studi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pentingnya Rasa Malu Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pentingnya Rasa Malu Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pentingnya Rasa Malu Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35112-akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste</link>
	<guid isPermaLink="false">8b90d7a9254bb5f119cf309a80ae1be3</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:19:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ iri hati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,gacor,hati,iri,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan kepemimpinan Kristen yang secara khusus menekankan pentingnya kesadaran rasa malu dan dampaknya terhadap pengambilan keputusan etis. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia: Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan kepemimpinan Kristen yang secara khusus menekankan pentingnya kesadaran rasa malu dan dampaknya terhadap pengambilan keputusan etis. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai budaya Indonesia memengaruhi persepsi dan pengalaman rasa malu di kalangan pejabat publik Kristen. Lebih lanjut, studi komparatif dapat membandingkan efektivitas berbagai pendekatan untuk menumbuhkan integritas moral di kalangan pemimpin Kristen di berbagai konteks budaya dan politik. Terakhir, penelitian longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang dari program pelatihan dan intervensi yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran rasa malu dan akuntabilitas di kalangan pejabat publik Kristen.. Kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa menawarkan beberapa poin penting yang dapat dipelajari yang relevan dengan pejabat publik Kristen di Indonesia.Ketiga, kejatuhan Adam dan Hawa juga mengingatkan setiap individu bahwa pejabat publik, sebagai manusia, tidak luput dari kesalahan dan dosa.Dengan mengintegrasikan perilaku moral dan spiritual, keterlibatan keluarga dan umat Allah, serta membiasakan rasa bersyukur atas jabatan yang dimiliki, pejabat publik Kristen Indonesia dapat bertumbuh selaras perintah Allah melalui iman Kristen mereka Tulisan ini mengeksplorasi konsep kesadaran akan rasa malu sebagai komponen penting dalam mencegah skandal dalam kepemimpinan Kristen di Indonesia. Melalui analisis pustaka tulisan ini meneliti implikasi dari kejatuhan Adam dan Hawa dan rasa malu yang diakibatkannya terhadap konteks kekristenan kontemporer. Tulisan ini berargumen bahwa menumbuhkan kesadaran akan rasa malu di antara para pejabat publik Kristen dapat menumbuhkan tanggung jawab, ketaatan, mampu melawan godaan kekuasaan, ambisi pribadi, dan kesadaran akan dosa, sehingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" alt="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-4a0c7.webp" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-4a0c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-4a0c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-4a0c7.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" alt="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" alt="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35112-akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" target="_blank">Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia</a>: Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan kepemimpinan Kristen yang secara khusus menekankan pentingnya kesadaran rasa malu dan dampaknya terhadap pengambilan keputusan etis. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai budaya Indonesia memengaruhi persepsi dan pengalaman rasa malu di kalangan pejabat publik Kristen. Lebih lanjut, studi komparatif dapat membandingkan efektivitas berbagai pendekatan untuk menumbuhkan integritas moral di kalangan pemimpin Kristen di berbagai konteks budaya dan politik. Terakhir, penelitian longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang dari program pelatihan dan intervensi yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran rasa malu dan akuntabilitas di kalangan pejabat publik Kristen..
<br>Kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa menawarkan beberapa poin penting yang dapat dipelajari yang relevan dengan pejabat publik Kristen di Indonesia.Ketiga, kejatuhan Adam dan Hawa juga mengingatkan setiap individu bahwa pejabat publik, sebagai manusia, tidak luput dari kesalahan dan dosa.Dengan mengintegrasikan perilaku moral dan spiritual, keterlibatan keluarga dan umat Allah, serta membiasakan rasa bersyukur atas jabatan yang dimiliki, pejabat publik Kristen Indonesia dapat bertumbuh selaras perintah Allah melalui iman Kristen mereka
<br>Tulisan ini mengeksplorasi konsep kesadaran akan rasa malu sebagai komponen penting dalam mencegah skandal dalam kepemimpinan Kristen di Indonesia. Melalui analisis pustaka tulisan ini meneliti implikasi dari kejatuhan Adam dan Hawa dan rasa malu yang diakibatkannya terhadap konteks kekristenan kontemporer. Tulisan ini berargumen bahwa menumbuhkan kesadaran akan rasa malu di antara para pejabat publik Kristen dapat menumbuhkan tanggung jawab, ketaatan, mampu melawan godaan kekuasaan, ambisi pribadi, dan kesadaran akan dosa, sehingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp" type="image/webp" length="92856" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-4a0c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3863-stt-gke.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14073-jurnal-teologi-pambelum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Virtual University For Enhancing Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Virtual University For Enhancing Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Virtual University For Enhancing Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35108-model-virtual-universitas-pembelajaran-vir</link>
	<guid isPermaLink="false">67125949aa9f1ef36191a07266b69978</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:08:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eva wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti hajar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eva,hajar,siti,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran aktif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Virtual University For Enhancing Learning: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran aktif dan kolaboratif di kelas. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan dan implementasi strategi pembelajaran yang memanfaatkan sumber daya internet untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kaya media. Kedua, penting untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam menciptakan lingkungan belajar virtual yang efektif dan menarik. Penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model-model virtual university yang inovatif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti interaktivitas, kolaborasi, dan aksesibilitas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak dan efektivitas pembelajaran virtual terhadap hasil belajar siswa. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana pembelajaran virtual dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, dan transfer pengetahuan ke konteks lain.. So, summarizing all above, virtual universitiesAo specialists need to worry about the standards for virtual education, appropriate interactive technologies, public awareness, etc.It must be stressed that despite the all existing obstacles and problems, the future dictates in favor of distance and virtual education.The kinds of virtual learning in universities is process of e-learning.The concepts of E-learning is not meant to create symmetry as its tools reach out to a dispersed community, whose individuals are asked to move along according to their own personal time frame as in acquisition.E-learning is likely to produce asymmetrical learning conditions, as individuals may at a "same time" have reached completely different stages even if along a common learning trajectory.The very same concept of collaboration needs to be therefore radically reinterpreted.Symmetrical collaboration in a group may only happen when each member of the group has reached a certain level of acquisition at a "common time", so that expertise required is considered to be part of a common background, and different roles and tasks may be assigned to various participants present.E-learning technologies provide users with opportunities to e-collaborate, which means to pass information and advice from their own experience, which is packaged and transported out of each individual's context.Context shifts and time and space variables are very likely to affect interaction, so that we need to think of "group-ware" as an e-collaborative tool, which cannot resemble a classroom interaction where real time practice and feedback are on, all the time.Finally, this system is designed for those who want to make education their lifelong learning business.Furthermore, this system is designed to transform your life experience and practical skills into academic credits and achieve your goal faster, easier and better Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pembelajaran virtual, khususnya virtual university (VU). Permasalahannya adalah betapa pentingnya virtual learning bagi universitas kita untuk mengelola dan meningkatkan proses pembelajaran. Karena itu, dalam beberapa tahun terakhir komputasi multimedia telah berkembang dari area penelitian menjadi bidang studi yang diajarkan di universitas. Menjadi penting bagi siswa untuk mempelajari pengembangan dan penerapan teknologi ini di bidang pendidikan dan banyak lainnya, dan pada saat yang sama peneliti terus menawarkan solusi dan perbaikan. Artikel ini menyajikan kumpulan temuan penelitian terbaru di bidang pendidikan virtual di universitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-39c10.webp" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-39c10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-39c10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-39c10.webp 1x" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" alt="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp 1x" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" alt="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp 1x" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" alt="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35108-model-virtual-universitas-pembelajaran-vir" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" target="_blank">Virtual University For Enhancing Learning</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran aktif dan kolaboratif di kelas. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan dan implementasi strategi pembelajaran yang memanfaatkan sumber daya internet untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kaya media. Kedua, penting untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam menciptakan lingkungan belajar virtual yang efektif dan menarik. Penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model-model virtual university yang inovatif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti interaktivitas, kolaborasi, dan aksesibilitas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak dan efektivitas pembelajaran virtual terhadap hasil belajar siswa. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana pembelajaran virtual dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, dan transfer pengetahuan ke konteks lain..
<br>So, summarizing all above, virtual universitiesAo specialists need to worry about the standards for virtual education, appropriate interactive technologies, public awareness, etc.It must be stressed that despite the all existing obstacles and problems, the future dictates in favor of distance and virtual education.The kinds of virtual learning in universities is process of e-learning.The concepts of E-learning is not meant to create symmetry as its tools reach out to a dispersed community, whose individuals are asked to move along according to their own personal time frame as in acquisition.E-learning is likely to produce asymmetrical learning conditions, as individuals may at a "same time" have reached completely different stages even if along a common learning trajectory.The very same concept of collaboration needs to be therefore radically reinterpreted.Symmetrical collaboration in a group may only happen when each member of the group has reached a certain level of acquisition at a "common time", so that expertise required is considered to be part of a common background, and different roles and tasks may be assigned to various participants present.E-learning technologies provide users with opportunities to e-collaborate, which means to pass information and advice from their own experience, which is packaged and transported out of each individual's context.Context shifts and time and space variables are very likely to affect interaction, so that we need to think of "group-ware" as an e-collaborative tool, which cannot resemble a classroom interaction where real time practice and feedback are on, all the time.Finally, this system is designed for those who want to make education their lifelong learning business.Furthermore, this system is designed to transform your life experience and practical skills into academic credits and achieve your goal faster, easier and better
<br>Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pembelajaran virtual, khususnya virtual university (VU). Permasalahannya adalah betapa pentingnya virtual learning bagi universitas kita untuk mengelola dan meningkatkan proses pembelajaran. Karena itu, dalam beberapa tahun terakhir komputasi multimedia telah berkembang dari area penelitian menjadi bidang studi yang diajarkan di universitas. Menjadi penting bagi siswa untuk mempelajari pengembangan dan penerapan teknologi ini di bidang pendidikan dan banyak lainnya, dan pada saat yang sama peneliti terus menawarkan solusi dan perbaikan. Artikel ini menyajikan kumpulan temuan penelitian terbaru di bidang pendidikan virtual di universitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp" type="image/webp" length="86554" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-39c10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3779-stit-al-ittihadiyahlabura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15879-jurnal-yatalattof.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24 59 Bulan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24 59 Bulan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24 59 Bulan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35119-partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting</link>
	<guid isPermaLink="false">8e848eab21ce88806d1c8146b122c7ef</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 04:54:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi prevalensi stunting, disarankan untuk meningkatkan peran lintas sektor dan lintas program secara komprehensif. Hal ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat, serta peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan: Untuk mengurangi prevalensi stunting, disarankan untuk meningkatkan peran lintas sektor dan lintas program secara komprehensif. Hal ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat, serta peningkatan pendapatan keluarga balita. Selain itu, penting untuk fokus pada dampak pandemi Covid-19 terhadap stunting dan mencari solusi untuk meningkatkan akses dan kualitas gizi, sanitasi lingkungan, dan sumber air bersih. Dengan demikian, dapat diharapkan penurunan prevalensi stunting secara efektif dan efisien.. Prevalensi stunting ditemukan sebanyak 29,7%, ada hubungan antara status gizi ibu balita nya KEK (OR=4,276), BBLR (OR=3,962),ASI Ekslusif (OR=4,608), dan pendapatan keluarga (OR=3,306) dengan kejadian stunting.Sedangkan tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan orang tua dengan kejadian stunting (p value=0,145).Determinan kejadian stunting secara bersama-sama disebabkan oleh perilaku ASI Ekslusif ibu balita, status gizi ibu hamil KEK, dan tingkat pendapatan keluarga Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan, kecerdasan, lebih rentan penyakit, dan di masa depan dapat menurunnya produktifitas. Prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi yakni 27,67%. Studi pendahuluan di Kelurahan Keteguhan tahun 2019 tercatat 28,82% balita stunting. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan faktoryang berhubungan dengan kejadian Stunting pada balita usia 24-59 bulan di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung Tahun 2021. Jenis penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp 1x" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" alt="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp 1x" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" alt="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0bf3f.webp" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0bf3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0bf3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0bf3f.webp 1x" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" alt="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35119-partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" target="_blank">ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan</a>: Untuk mengurangi prevalensi stunting, disarankan untuk meningkatkan peran lintas sektor dan lintas program secara komprehensif. Hal ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat, serta peningkatan pendapatan keluarga balita. Selain itu, penting untuk fokus pada dampak pandemi Covid-19 terhadap stunting dan mencari solusi untuk meningkatkan akses dan kualitas gizi, sanitasi lingkungan, dan sumber air bersih. Dengan demikian, dapat diharapkan penurunan prevalensi stunting secara efektif dan efisien..
<br>Prevalensi stunting ditemukan sebanyak 29,7%, ada hubungan antara status gizi ibu balita nya KEK (OR=4,276), BBLR (OR=3,962),ASI Ekslusif (OR=4,608), dan pendapatan keluarga (OR=3,306) dengan kejadian stunting.Sedangkan tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan orang tua dengan kejadian stunting (p value=0,145).Determinan kejadian stunting secara bersama-sama disebabkan oleh perilaku ASI Ekslusif ibu balita, status gizi ibu hamil KEK, dan tingkat pendapatan keluarga
<br>Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan, kecerdasan, lebih rentan penyakit, dan di masa depan dapat menurunnya produktifitas. Prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi yakni 27,67%. Studi pendahuluan di Kelurahan Keteguhan tahun 2019 tercatat 28,82% balita stunting. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan faktoryang berhubungan dengan kejadian Stunting pada balita usia 24-59 bulan di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung Tahun 2021. Jenis penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp" type="image/webp" length="98030" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0bf3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1524-umitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7702-jurnal-ilmu-gizi-indonesia-jigzi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35122-masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan</link>
	<guid isPermaLink="false">03337c54a852b2bbc6a4624aa4ce37fe</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 04:40:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ iri hati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,gacor,hati,iri,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan teologis dari Ngitus Bali dalam konteks masyarakat Dayak MaAoanyan di Desa Murutuwu. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan teologis dari Ngitus Bali dalam konteks masyarakat Dayak MaAoanyan di Desa Murutuwu. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana Ngitus Bali berfungsi sebagai agen pengendalian sosial dan menjaga keseimbangan kosmos dalam komunitas, serta implikasi teologisnya dalam masyarakat Kristen di Desa Murutuwu.2. Mengeksplorasi integrasi hukum adat dengan sistem hukum formal di Indonesia. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana hukum adat, seperti Ngitus Bali, dapat diadaptasi dalam sistem hukum negara untuk menciptakan sistem hukum yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal. Hal ini dapat mencakup studi tentang tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan hukum adat dengan hukum negara.3. Meneliti persepsi dan praktik hukum adat di kalangan generasi muda masyarakat adat. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana generasi muda memandang dan mempraktikkan hukum adat, serta tantangan yang mereka hadapi dalam mempertahankan kearifan lokal di tengah pengaruh globalisasi dan modernitas. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan dan relevansi hukum adat di masa depan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa Ngitus Bali, sebagai hukum adat yang diterapkan oleh masyarakat Dayak MaAoanyan di Desa Murutuwu, berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang efektif dalam menjaga perdamaian dan keteraturan dalam komunitas.Meskipun pengaruh modernitas dan sistem hukum negara semakin kuat, Ngitus Bali tetap dipraktikkan dan dihormati oleh masyarakat sebagai bagian integral dari kehidupan sosial mereka.Hukum adat ini tidak hanya berperan dalam menyelesaikan sengketa, tetapi juga menjaga keseimbangan kosmos yang dianggap penting dalam pandangan masyarakat.Secara sosiologis, Ngitus Bali berfungsi untuk memperkuat solidaritas sosial dan mencegah terjadinya disintegrasi sosial dalam masyarakat.Hukum adat ini memainkan peran penting dalam menciptakan keteraturan sosial dan menjaga hubungan yang harmonis antar anggota komunitas.Hal ini sejalan dengan teori kontrol sosial yang dikemukakan oleh Durkheim (2008), yang menjelaskan bahwa sistem hukum adat, meskipun informal, dapat berfungsi sebagai agen pengendalian sosial yang sangat penting dalam masyarakat yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai kolektifnya.Namun, penerapan Ngitus Bali di tengah sistem hukum formal yang berlaku menunjukkan adanya tantangan dalam mengintegrasikan hukum adat dengan hukum negara.Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengakuan terhadap hukum adat dalam kerangka hukum nasional untuk menciptakan sistem hukum yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal Penelitian ini mengkaji peran hukum adat Ngitus Bali di Desa Murutuwu, Kalimantan Tengah, sebagai mekanisme kontrol sosial yang tetap dipertahankan meskipun ada pengaruh modernitas dan hukum positif. Hukum adat Ngitus Bali, yang melibatkan tokoh adat seperti Pangulu dan Mantir, digunakan untuk menyelesaikan berbagai sengketa sosial, mulai dari masalah rumah tangga hingga sengketa tanah, dengan sanksi dan upacara pendamaian sebagai bagian dari praktik tersebut. Meskipun hukum formal telah diterapkan di desa ini, masyarakat masih mengandalkan penyelesaian sengketa melalui sidang adat, yang dianggap lebih relevan dan efektif untuk menjaga harmoni... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp 1x" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" alt="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-e3eea.webp" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-e3eea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-e3eea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-e3eea.webp 1x" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" alt="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp 1x" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" alt="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35122-masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" target="_blank">Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan teologis dari Ngitus Bali dalam konteks masyarakat Dayak MaAoanyan di Desa Murutuwu. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana Ngitus Bali berfungsi sebagai agen pengendalian sosial dan menjaga keseimbangan kosmos dalam komunitas, serta implikasi teologisnya dalam masyarakat Kristen di Desa Murutuwu.2. Mengeksplorasi integrasi hukum adat dengan sistem hukum formal di Indonesia. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana hukum adat, seperti Ngitus Bali, dapat diadaptasi dalam sistem hukum negara untuk menciptakan sistem hukum yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal. Hal ini dapat mencakup studi tentang tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan hukum adat dengan hukum negara.3. Meneliti persepsi dan praktik hukum adat di kalangan generasi muda masyarakat adat. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana generasi muda memandang dan mempraktikkan hukum adat, serta tantangan yang mereka hadapi dalam mempertahankan kearifan lokal di tengah pengaruh globalisasi dan modernitas. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan dan relevansi hukum adat di masa depan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa Ngitus Bali, sebagai hukum adat yang diterapkan oleh masyarakat Dayak MaAoanyan di Desa Murutuwu, berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang efektif dalam menjaga perdamaian dan keteraturan dalam komunitas.Meskipun pengaruh modernitas dan sistem hukum negara semakin kuat, Ngitus Bali tetap dipraktikkan dan dihormati oleh masyarakat sebagai bagian integral dari kehidupan sosial mereka.Hukum adat ini tidak hanya berperan dalam menyelesaikan sengketa, tetapi juga menjaga keseimbangan kosmos yang dianggap penting dalam pandangan masyarakat.Secara sosiologis, Ngitus Bali berfungsi untuk memperkuat solidaritas sosial dan mencegah terjadinya disintegrasi sosial dalam masyarakat.Hukum adat ini memainkan peran penting dalam menciptakan keteraturan sosial dan menjaga hubungan yang harmonis antar anggota komunitas.Hal ini sejalan dengan teori kontrol sosial yang dikemukakan oleh Durkheim (2008), yang menjelaskan bahwa sistem hukum adat, meskipun informal, dapat berfungsi sebagai agen pengendalian sosial yang sangat penting dalam masyarakat yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai kolektifnya.Namun, penerapan Ngitus Bali di tengah sistem hukum formal yang berlaku menunjukkan adanya tantangan dalam mengintegrasikan hukum adat dengan hukum negara.Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengakuan terhadap hukum adat dalam kerangka hukum nasional untuk menciptakan sistem hukum yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal
<br>Penelitian ini mengkaji peran hukum adat Ngitus Bali di Desa Murutuwu, Kalimantan Tengah, sebagai mekanisme kontrol sosial yang tetap dipertahankan meskipun ada pengaruh modernitas dan hukum positif. Hukum adat Ngitus Bali, yang melibatkan tokoh adat seperti Pangulu dan Mantir, digunakan untuk menyelesaikan berbagai sengketa sosial, mulai dari masalah rumah tangga hingga sengketa tanah, dengan sanksi dan upacara pendamaian sebagai bagian dari praktik tersebut. Meskipun hukum formal telah diterapkan di desa ini, masyarakat masih mengandalkan penyelesaian sengketa melalui sidang adat, yang dianggap lebih relevan dan efektif untuk menjaga harmoni...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp" type="image/webp" length="85244" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-e3eea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3863-stt-gke.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14073-jurnal-teologi-pambelum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35113-alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-frans</link>
	<guid isPermaLink="false">f521b83a7f34ce6cf3db5383b419e62b</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 04:09:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suang manik ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[manik,suang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, melakukan penelitian hermeneutika dan eksegesis yang lebih mendalam tentang berpikir kritis dalam Alkitab, untuk memahami konsep dan ruang lingkup berpikir kritis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, melakukan penelitian hermeneutika dan eksegesis yang lebih mendalam tentang berpikir kritis dalam Alkitab, untuk memahami konsep dan ruang lingkup berpikir kritis secara lebih komprehensif. Kedua, mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana berpikir kritis dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti politik, ekonomi, dan agama, untuk menghadapi tantangan masa kini. Ketiga, meneliti bagaimana berpikir kritis dapat dikembangkan dalam konteks pendidikan, terutama dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial, agar peserta didik dapat menjadi individu yang mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.. Berpikir kritis adalah proses berpikir dalam memahami, mengevaluasi, dan merumuskan argumen dalam meresponi sesuatu yang dianggap menyimpang dari yang seharusnya.Dalam berpikir kritis, seseorang sedang mempersiapkan diri dalam membentuk pemikiran yang mandiri, disiplin, evaluasi, koreksi, dan responsif terhadap isu atau keadaan sekitar.Lewat kemampuan berpikir kritis, seseorang sedang dalam proses menjadi manusia yang siap berkontribusi dalam pemecahan masalah dan menemukan jalan baru yang sesuai dengan harapan dalam suatu isu atau masalah.Alkitab tidak menentang cara berpikir kritis, tetapi memberikan ruang bagi proses berpikir kritis.Berpikir kritis perlu diasah secara matang, dan Alkitab adalah landasan yang kuat dalam proses berpikir kritis.Dalam berpikir kritis, Tuhan adalah Sumber hikmat, pengetahuan, dan pengertian, sehingga manusia dengan kerendahan hati menundukkan pikirannya dalam pimpinan Ilahi agar kebenaran dapat disingkapkan Dalam kehidupan dewasa ini, manusia menghadapi berbagai tantangan. Cara berpikir yang matang sangat diperlukan. Berpikir kritis adalah proses menganalisis, memeriksa, dan merumuskan penilaian berdasarkan pemikiran yang mendalam dalam menyikapi hal-hal yang perlu disingkapkan. Dalam penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui pendekatan library research. Hasilnya, ditemukan bahwa tujuan berpikir kritis adalah menyingkap kebenaran dengan menyerang dan menyingkirkan segala yang salah. Dalam membangun pikiran yang kritis, manusia memerlukan landasan yang tepat, baik dari sisi pengetahuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-dde8e.webp" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-dde8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-dde8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-dde8e.webp 1x" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" alt="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp 1x" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" alt="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp 1x" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" alt="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35113-alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-frans" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" target="_blank">Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, melakukan penelitian hermeneutika dan eksegesis yang lebih mendalam tentang berpikir kritis dalam Alkitab, untuk memahami konsep dan ruang lingkup berpikir kritis secara lebih komprehensif. Kedua, mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana berpikir kritis dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti politik, ekonomi, dan agama, untuk menghadapi tantangan masa kini. Ketiga, meneliti bagaimana berpikir kritis dapat dikembangkan dalam konteks pendidikan, terutama dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial, agar peserta didik dapat menjadi individu yang mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat..
<br>Berpikir kritis adalah proses berpikir dalam memahami, mengevaluasi, dan merumuskan argumen dalam meresponi sesuatu yang dianggap menyimpang dari yang seharusnya.Dalam berpikir kritis, seseorang sedang mempersiapkan diri dalam membentuk pemikiran yang mandiri, disiplin, evaluasi, koreksi, dan responsif terhadap isu atau keadaan sekitar.Lewat kemampuan berpikir kritis, seseorang sedang dalam proses menjadi manusia yang siap berkontribusi dalam pemecahan masalah dan menemukan jalan baru yang sesuai dengan harapan dalam suatu isu atau masalah.Alkitab tidak menentang cara berpikir kritis, tetapi memberikan ruang bagi proses berpikir kritis.Berpikir kritis perlu diasah secara matang, dan Alkitab adalah landasan yang kuat dalam proses berpikir kritis.Dalam berpikir kritis, Tuhan adalah Sumber hikmat, pengetahuan, dan pengertian, sehingga manusia dengan kerendahan hati menundukkan pikirannya dalam pimpinan Ilahi agar kebenaran dapat disingkapkan
<br>Dalam kehidupan dewasa ini, manusia menghadapi berbagai tantangan. Cara berpikir yang matang sangat diperlukan. Berpikir kritis adalah proses menganalisis, memeriksa, dan merumuskan penilaian berdasarkan pemikiran yang mendalam dalam menyikapi hal-hal yang perlu disingkapkan. Dalam penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui pendekatan library research. Hasilnya, ditemukan bahwa tujuan berpikir kritis adalah menyingkap kebenaran dengan menyerang dan menyingkirkan segala yang salah. Dalam membangun pikiran yang kritis, manusia memerlukan landasan yang tepat, baik dari sisi pengetahuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp" type="image/webp" length="77852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-dde8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3641-stipas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15132-sepakat-jurnal-pastoral-kateketik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch 1 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch 1 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch 1 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35103-mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learnin</link>
	<guid isPermaLink="false">ab3ea4971a7522d8cedba7da67d67115</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 03:50:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suang manik ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[manik,suang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pembelajaran berbasis PBL yang lebih terstruktur dan efektif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai tantangan implementasi PBL dalam konteks PAK, khususnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pembelajaran berbasis PBL yang lebih terstruktur dan efektif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai tantangan implementasi PBL dalam konteks PAK, khususnya dalam hal penggunaan sumber daya dan integrasi dengan materi PAK. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan PBL terhadap kemampuan analisis dan berpikir kritis mahasiswa, serta mengukur keberlanjutan manfaat yang diperoleh dari metode ini. Dengan demikian, upaya peningkatan kemampuan analisis mahasiswa PPG dalam jabatan terhadap materi PAK dapat terus ditingkatkan dan disempurnakan.. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode Problem-Based Learning (PBL) memberikan dampak yang sangat positif terhadap perkembangan berbagai aspek kemampuan mahasiswa, khususnya dalam hal kemampuan analisis dan berpikir kritis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasakan manfaat signifikan dari penerapan PBL dalam proses pembelajaran, yang tercermin dalam beberapa aspek.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa metode PBL tidak hanya efektif dalam meningkatkan keterampilan analisis dan berpikir kritis, tetapi juga meningkatkan pemahaman, aplikasi praktis, dan rasa percaya diri mahasiswa dalam pembelajaran.Metode ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan sebaiknya diterapkan secara luas dalam berbagai konteks akademik Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan analisis dan berpikir kritis mahasiswa. Data diperoleh dari 230 responden yang terdiri dari mahasiswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL memiliki dampak yang sangat positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa. Lebih dari 90% responden setuju bahwa PBL membantu mereka berpikir secara mendalam dan analitis. Diskusi kelompok dalam PBL juga terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi, dengan sebagian besar responden merasakan manfaatnya. PBL... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-60cdf.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-60cdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-60cdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-60cdf.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" alt="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" alt="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-be03c.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-be03c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-be03c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-be03c.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" alt="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35103-mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learnin" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" target="_blank">Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pembelajaran berbasis PBL yang lebih terstruktur dan efektif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai tantangan implementasi PBL dalam konteks PAK, khususnya dalam hal penggunaan sumber daya dan integrasi dengan materi PAK. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan PBL terhadap kemampuan analisis dan berpikir kritis mahasiswa, serta mengukur keberlanjutan manfaat yang diperoleh dari metode ini. Dengan demikian, upaya peningkatan kemampuan analisis mahasiswa PPG dalam jabatan terhadap materi PAK dapat terus ditingkatkan dan disempurnakan..
<br>Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode Problem-Based Learning (PBL) memberikan dampak yang sangat positif terhadap perkembangan berbagai aspek kemampuan mahasiswa, khususnya dalam hal kemampuan analisis dan berpikir kritis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasakan manfaat signifikan dari penerapan PBL dalam proses pembelajaran, yang tercermin dalam beberapa aspek.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa metode PBL tidak hanya efektif dalam meningkatkan keterampilan analisis dan berpikir kritis, tetapi juga meningkatkan pemahaman, aplikasi praktis, dan rasa percaya diri mahasiswa dalam pembelajaran.Metode ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan sebaiknya diterapkan secara luas dalam berbagai konteks akademik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan analisis dan berpikir kritis mahasiswa. Data diperoleh dari 230 responden yang terdiri dari mahasiswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL memiliki dampak yang sangat positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa. Lebih dari 90% responden setuju bahwa PBL membantu mereka berpikir secara mendalam dan analitis. Diskusi kelompok dalam PBL juga terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi, dengan sebagian besar responden merasakan manfaatnya. PBL...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp" type="image/webp" length="102738" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-60cdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-be03c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3641-stipas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15132-sepakat-jurnal-pastoral-kateketik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 07 Apr 2026 10:56:46 +0700. 12 items. Served in: 2.613 seconds [rss] -->
