<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 21 Jun 2026 05:55:55 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 05:55:55 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-21T05:55:55+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child Friendly Science Learning di Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child Friendly Science Learning di Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child Friendly Science Learning di Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49928-prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p</link>
	<guid isPermaLink="false">4284264f1644ccfe607bdeb5993cc7be</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect child ]]></category>
	<category><![CDATA[ cikarang sel ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko handoyo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[child,cikarang,effect,eko,handoyo,sel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi nilai perlindungan hak anak dalam childAcfriendly science learning dapat diimplementasikan secara simultan di beberapa sekolah dasar dengan konteks sosialAcekonomi yang berbeda, sehingga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi nilai perlindungan hak anak dalam childAcfriendly science learning dapat diimplementasikan secara simultan di beberapa sekolah dasar dengan konteks sosialAcekonomi yang berbeda, sehingga dapat menguji keberlanjutan dan generalisasi temuan awal. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki peran teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring dan simulasi virtual, dalam memperkuat perlindungan hak anak serta meningkatkan motivasi dan keterampilan abad keAc21, dengan membandingkan kelompok yang menggunakan teknologi versus kelompok tradisional. Penelitian longitudinal selama tiga hingga lima tahun dapat mengamati dampak jangka panjang dari pendekatan ini terhadap kesejahteraan psikologis siswa, tingkat partisipasi, dan prestasi akademik, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan implementasi. Selain itu, studi kualitatif yang melibatkan guru, orang tua, dan pihak manajemen sekolah dapat menggali persepsi mereka terhadap tantangan praktis, seperti keterbatasan fasilitas, pelatihan guru, dan kebijakan sekolah, untuk merumuskan pedoman operasional yang lebih realistis. Akhirnya, penelitian aksi yang menggabungkan intervensi berbasis STEAM dengan program antiAcbullying dapat menilai apakah kombinasi tersebut menghasilkan lingkungan belajar yang lebih aman, inklusif, dan mendukung hak anak secara menyeluruh.. Implementasi integrasi nilai perlindungan hak anak dalam childAcfriendly science learning pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar dapat diwujudkan melalui pembelajaran berpusat pada siswa, lingkungan belajar yang aman dan inklusif, serta komunikasi positif yang memberikan ruang partisipasi luas bagi peserta didik.Pendekatan seperti projectAcbased learning, inquiry learning, dan integrasi STEAM tidak hanya meningkatkan literasi sains, tetapi juga memperkuat motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kesejahteraan psikologis, serta nilai empati dan antiAcdiskriminasi.Oleh karena itu, childAcfriendly science learning menjadi strategi inovatif untuk menciptakan pendidikan dasar yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada perlindungan hak anak Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi integrasi nilai perlindungan hak anak dalam child-friendly science learning pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan partisipan kepala sekolah, guru, dan siswa di salah satu sekolah dasar yang menerapkan program sekolah ramah anak. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi child-friendly science learning... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-0deca.webp" title="JURIS - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-0deca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-0deca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-0deca.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-0ce57.webp" title="JURIS - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-0ce57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-0ce57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-0ce57.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-60a03.webp" title="JURIS - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-60a03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-60a03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-60a03.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49928-prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p" title="JURIS - Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar" target="_blank">Integrasi Nilai Perlindungan Hak Anak dalam Child-Friendly Science Learning di Sekolah Dasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi nilai perlindungan hak anak dalam childAcfriendly science learning dapat diimplementasikan secara simultan di beberapa sekolah dasar dengan konteks sosialAcekonomi yang berbeda, sehingga dapat menguji keberlanjutan dan generalisasi temuan awal. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki peran teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring dan simulasi virtual, dalam memperkuat perlindungan hak anak serta meningkatkan motivasi dan keterampilan abad keAc21, dengan membandingkan kelompok yang menggunakan teknologi versus kelompok tradisional. Penelitian longitudinal selama tiga hingga lima tahun dapat mengamati dampak jangka panjang dari pendekatan ini terhadap kesejahteraan psikologis siswa, tingkat partisipasi, dan prestasi akademik, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan implementasi. Selain itu, studi kualitatif yang melibatkan guru, orang tua, dan pihak manajemen sekolah dapat menggali persepsi mereka terhadap tantangan praktis, seperti keterbatasan fasilitas, pelatihan guru, dan kebijakan sekolah, untuk merumuskan pedoman operasional yang lebih realistis. Akhirnya, penelitian aksi yang menggabungkan intervensi berbasis STEAM dengan program antiAcbullying dapat menilai apakah kombinasi tersebut menghasilkan lingkungan belajar yang lebih aman, inklusif, dan mendukung hak anak secara menyeluruh..
<br>Implementasi integrasi nilai perlindungan hak anak dalam childAcfriendly science learning pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar dapat diwujudkan melalui pembelajaran berpusat pada siswa, lingkungan belajar yang aman dan inklusif, serta komunikasi positif yang memberikan ruang partisipasi luas bagi peserta didik.Pendekatan seperti projectAcbased learning, inquiry learning, dan integrasi STEAM tidak hanya meningkatkan literasi sains, tetapi juga memperkuat motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kesejahteraan psikologis, serta nilai empati dan antiAcdiskriminasi.Oleh karena itu, childAcfriendly science learning menjadi strategi inovatif untuk menciptakan pendidikan dasar yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada perlindungan hak anak
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi integrasi nilai perlindungan hak anak dalam child-friendly science learning pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan partisipan kepala sekolah, guru, dan siswa di salah satu sekolah dasar yang menerapkan program sekolah ramah anak. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi child-friendly science learning...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-60a03.webp" type="image/webp" length="84240" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-0deca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-0ce57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/prestasi-akademik-siswa-pemenuhan-hak-pendidikan-p-thumb-60a03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1760-pelitabangsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16527-dikoda-jurnal-pendidikan-sekolah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49936-mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad</link>
	<guid isPermaLink="false">ae0a63165052a64d870919693b81b391</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tiara ardita ]]></category>
	<category><![CDATA[ hana pertiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,hana,loa,pertiwi,request,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media sosial lokal dalam memediasi persepsi mahasiswa terhadap cyberbullying, menanyakan: AuBagaimana platform media sosial yang paling sering digunakan oleh mahasiswa memengaruhi persepsi dan reaksi mereka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media sosial lokal dalam memediasi persepsi mahasiswa terhadap cyberbullying, menanyakan: AuBagaimana platform media sosial yang paling sering digunakan oleh mahasiswa memengaruhi persepsi dan reaksi mereka terhadap perundungan digital?Ay Selain itu, studi longitudinal dapat menganalisis perubahan perilaku dan dampak psikologis mahasiswa seiring waktu setelah intervensi berbasis nilai maqAid al-syarAoah, dengan menanyakan: AuApakah program edukasi berbasis nilai Islam dapat mengurangi tingkat cyberbullying dan dampak negatifnya pada kesehatan mental mahasiswa?Ay Akhirnya, penelitian komparatif dapat membandingkan efektivitas pendekatan normatif tradisional dan pendekatan teknologi digital (misalnya filter dan algoritma moderasi) dalam mengurangi kasus cyberbullying, menanyakan: AuApakah kombinasi intervensi normatif dan teknologi lebih efektif dalam mengurangi insiden cyberbullying dibandingkan masingAcmasing?Ay. Cyberbullying merupakan fenomena serius di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, dengan hampir separuh responden (48%) mengaku pernah mengalaminya dan 80% pernah menyaksikannya.Bentuk yang paling dominan adalah body shamming online dan flaming, dengan penyebab utama berupa lingkungan yang menormalisasi bullying serta pelampiasan masalah pribadi, dan tujuan utamanya adalah untuk merasa berkuasa dan mencari perhatian.Dampak cyberbullying mencakup gangguan kesehatan mental, penurunan prestasi akademik, kehilangan kepercayaan diri, dan penarikan diri sosial.Dalam perspektif maqAid al-syarAoah, cyberbullying terbukti bertentangan dengan lima tujuan utama syariah, sehingga diperlukan upaya preventif dan edukatif berbasis nilai maqAid al-syarAoah untuk membangun kesadaran etika digital di kalangan mahasiswa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena cyberbullying di kalangan mahasiswa serta mengkaji dampaknya dalam perspektif maqAid al-syarAoah. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Fatah Palembang, serta pendekatan kualitatif melalui analisis normatif terhadap literatur Islam. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48% responden pernah menjadi korban cyberbullying, 80% pernah menyaksikan, dan 32% mengaku pernah menjadi pelaku. Bentuk yang paling dominan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-3c94d.webp" title="JURIS - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-3c94d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-3c94d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-3c94d.webp 1x" title="JURIS - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah" alt="JURIS - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-ab6d9.webp" title="JURIS - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-ab6d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-ab6d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-ab6d9.webp 1x" title="JURIS - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah" alt="JURIS - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-9b1f2.webp" title="JURIS - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-9b1f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-9b1f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-9b1f2.webp 1x" title="JURIS - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah" alt="JURIS - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49936-mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad" title="JURIS - Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah" target="_blank">Dampak Cyberbullying di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Maqasid Syariah</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media sosial lokal dalam memediasi persepsi mahasiswa terhadap cyberbullying, menanyakan: AuBagaimana platform media sosial yang paling sering digunakan oleh mahasiswa memengaruhi persepsi dan reaksi mereka terhadap perundungan digital?Ay Selain itu, studi longitudinal dapat menganalisis perubahan perilaku dan dampak psikologis mahasiswa seiring waktu setelah intervensi berbasis nilai maqAid al-syarAoah, dengan menanyakan: AuApakah program edukasi berbasis nilai Islam dapat mengurangi tingkat cyberbullying dan dampak negatifnya pada kesehatan mental mahasiswa?Ay Akhirnya, penelitian komparatif dapat membandingkan efektivitas pendekatan normatif tradisional dan pendekatan teknologi digital (misalnya filter dan algoritma moderasi) dalam mengurangi kasus cyberbullying, menanyakan: AuApakah kombinasi intervensi normatif dan teknologi lebih efektif dalam mengurangi insiden cyberbullying dibandingkan masingAcmasing?Ay.
<br>Cyberbullying merupakan fenomena serius di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, dengan hampir separuh responden (48%) mengaku pernah mengalaminya dan 80% pernah menyaksikannya.Bentuk yang paling dominan adalah body shamming online dan flaming, dengan penyebab utama berupa lingkungan yang menormalisasi bullying serta pelampiasan masalah pribadi, dan tujuan utamanya adalah untuk merasa berkuasa dan mencari perhatian.Dampak cyberbullying mencakup gangguan kesehatan mental, penurunan prestasi akademik, kehilangan kepercayaan diri, dan penarikan diri sosial.Dalam perspektif maqAid al-syarAoah, cyberbullying terbukti bertentangan dengan lima tujuan utama syariah, sehingga diperlukan upaya preventif dan edukatif berbasis nilai maqAid al-syarAoah untuk membangun kesadaran etika digital di kalangan mahasiswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena cyberbullying di kalangan mahasiswa serta mengkaji dampaknya dalam perspektif maqAid al-syarAoah. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Fatah Palembang, serta pendekatan kualitatif melalui analisis normatif terhadap literatur Islam. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48% responden pernah menjadi korban cyberbullying, 80% pernah menyaksikan, dan 32% mengaku pernah menjadi pelaku. Bentuk yang paling dominan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-3c94d.webp" type="image/webp" length="95134" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-3c94d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-ab6d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-prestasi-akad-thumb-9b1f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49927-polisi-lintas-pelanggaran-fiqh</link>
	<guid isPermaLink="false">dd72cb70ae5d63c4cb5172c7ab84d0c9</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ riko ripardo ]]></category>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,loa,request,riko,ripardo,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru dapat difokuskan pada bagaimana teknologi digital, seperti aplikasi pelaporan pelanggaran lalu lintas berbasis smartphone, dapat meningkatkan partisipasi pelajar dan orang tua dalam upaya preventif serta mempercepat respons ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah: Pertanyaan penelitian baru dapat difokuskan pada bagaimana teknologi digital, seperti aplikasi pelaporan pelanggaran lalu lintas berbasis smartphone, dapat meningkatkan partisipasi pelajar dan orang tua dalam upaya preventif serta mempercepat respons polisi, dengan memetakan pola pelanggaran dan mengidentifikasi zona tinggi risiko di wilayah Polres Kepahiang. Selanjutnya, perlu diteliti dampak kebijakan pendidikan multipel yang melibatkan guru, psikolog, dan tokoh agama dalam kurikulum sekolah mengenai perubahan perilaku bersepeda motor pada pelajar, serta evaluasi efektivitas program mentoring oleh mantan pelajar yang pernah mengalami restrukturasi perilaku lalu lintas. Akhirnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur perubahan tingkat kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar seiring waktu setelah penerapan kebijakan pelaporan digital, intervensi pendidikan bertahap, dan kolaborasi lintas sektor, guna menilai keberlanjutan dan skalabilitas model penertiban lalu lintas berbasis Fiqh Siyasah di wilayah lain di Indonesia.. Peran Polisi Lalu Lintas Resor Kepahiang di kalangan pelajar menggabungkan upaya preventif seperti sosialisasi dan edukasi, serta upaya represif berupa teguran, tilang, dan nasehat.Penegakan hukum ini didasarkan pada prinsip-prinsip Fiqh Siyasah, yaitu kemaslahatan, keadilan, pencegahan, dan kewenangan pemerintah.Dengan demikian, penertiban ini bertujuan meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di kalangan pelajar Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Polisi Lalu Lintas Resor Kepahiang dalam menertibkan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar dalam perspektif Fiqh Siyasah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, di mana data diperoleh melalui observasi dan wawancara untuk menghasilkan deskripsi mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Polisi Lalu Lintas Resor Kepahiang dalam menertibkan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar dilakukan melalui dua upaya, yaitu: (a) upaya preventif, berupa pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi, serta (b) upaya represif, berupa teguran, tilang, dan nasehat kepada pelanggar. Selain itu, masyarakat juga berkontribusi dalam pencegahan pelanggaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-623e7.webp" title="JURIS - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-623e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-623e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-623e7.webp 1x" title="JURIS - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah" alt="JURIS - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-5ccb9.webp" title="JURIS - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-5ccb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-5ccb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-5ccb9.webp 1x" title="JURIS - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah" alt="JURIS - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-acc57.webp" title="JURIS - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-acc57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-acc57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-acc57.webp 1x" title="JURIS - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah" alt="JURIS - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49927-polisi-lintas-pelanggaran-fiqh" title="JURIS - Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah" target="_blank">Peran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepahiang dalam Menertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar Perspektif Fiqh Siyasah</a>: Pertanyaan penelitian baru dapat difokuskan pada bagaimana teknologi digital, seperti aplikasi pelaporan pelanggaran lalu lintas berbasis smartphone, dapat meningkatkan partisipasi pelajar dan orang tua dalam upaya preventif serta mempercepat respons polisi, dengan memetakan pola pelanggaran dan mengidentifikasi zona tinggi risiko di wilayah Polres Kepahiang. Selanjutnya, perlu diteliti dampak kebijakan pendidikan multipel yang melibatkan guru, psikolog, dan tokoh agama dalam kurikulum sekolah mengenai perubahan perilaku bersepeda motor pada pelajar, serta evaluasi efektivitas program mentoring oleh mantan pelajar yang pernah mengalami restrukturasi perilaku lalu lintas. Akhirnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur perubahan tingkat kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar seiring waktu setelah penerapan kebijakan pelaporan digital, intervensi pendidikan bertahap, dan kolaborasi lintas sektor, guna menilai keberlanjutan dan skalabilitas model penertiban lalu lintas berbasis Fiqh Siyasah di wilayah lain di Indonesia..
<br>Peran Polisi Lalu Lintas Resor Kepahiang di kalangan pelajar menggabungkan upaya preventif seperti sosialisasi dan edukasi, serta upaya represif berupa teguran, tilang, dan nasehat.Penegakan hukum ini didasarkan pada prinsip-prinsip Fiqh Siyasah, yaitu kemaslahatan, keadilan, pencegahan, dan kewenangan pemerintah.Dengan demikian, penertiban ini bertujuan meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di kalangan pelajar
<br>Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Polisi Lalu Lintas Resor Kepahiang dalam menertibkan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar dalam perspektif Fiqh Siyasah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, di mana data diperoleh melalui observasi dan wawancara untuk menghasilkan deskripsi mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Polisi Lalu Lintas Resor Kepahiang dalam menertibkan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar dilakukan melalui dua upaya, yaitu: (a) upaya preventif, berupa pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi, serta (b) upaya represif, berupa teguran, tilang, dan nasehat kepada pelanggar. Selain itu, masyarakat juga berkontribusi dalam pencegahan pelanggaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-623e7.webp" type="image/webp" length="88546" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-623e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-5ccb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/polisi-lintas-pelanggaran-fiqh-siyasah-resor-kepah-thumb-acc57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49922-jamaah-haji-hukum-ekonomi-syariah-umrah-wanpr</link>
	<guid isPermaLink="false">72bf9d2b40a290d42a7ea92ba82d875c</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ riko ripardo ]]></category>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,loa,request,riko,ripardo,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai biro perjalanan haji dan umrah dalam menangani penundaan keberangkatan akibat force majeure. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan praktik terbaik yang diterapkan oleh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai biro perjalanan haji dan umrah dalam menangani penundaan keberangkatan akibat force majeure. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan praktik terbaik yang diterapkan oleh biro-biro perjalanan dalam memberikan solusi kepada jamaah yang terdampak. Selain itu, penelitian juga dapat menganalisis dampak ekonomi dan sosial dari penundaan tersebut, serta bagaimana biro perjalanan dapat meminimalkan kerugian dan menjaga kepercayaan jamaah. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada aspek komunikasi dan transparansi dalam menangani penundaan keberangkatan, termasuk bagaimana biro perjalanan dapat memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada jamaah, serta menjaga hubungan baik dengan mereka selama masa penundaan. Penelitian ini dapat memberikan saran praktis bagi biro perjalanan dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan risiko dalam situasi force majeure.. Tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah yang tertunda karena covid yaitu termasuk kedalam force majeure atau wanprestasi.Tanggung jawab yang diberikan yaitu melakukan negosiasi terhadap jamaah dan melakukan reschedule ulang keberangkatan sampai dengan waktu yang memungkinkan serta melakukan komunikasi dan transparansi kepada jamah.Dan Jamaah AFI Tour menerima keputusan yang telah diberikan AFI Tour dengan cara menunjukkan pemahaman kesabaran dan kepasrahan terhadap penundaan keberangkatan umrah akibat wabah Internasional/Covid.Dalam tinjauan hukum ekonomi syariah tentang tanggung jawab pihak AFI Tour terhadap jamaah yang tertunda karena covid yaitu sudah benar dan sesuai karena dengan musyawarah membuat akad baru dan sudah memenuhi isi akad Serta bersifat adil dan tidak merugikan satu sama lain Pelaksanaan ibadah haji dan umrah saat covid melanda beberapa tahun lalu, menyebabkan penundaan dan pembatalan yang menimbulkan masalah hukum dan ekonomi. Pokok dalam penilitian ini adalah bagaimana bentuk tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah haji yang tertunda dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah tentang tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah haji yang tertunda. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah haji yang tertunda dan untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-3aaa2.webp" title="JURIS - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-3aaa2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-3aaa2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-3aaa2.webp 1x" title="JURIS - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-4c0a8.webp" title="JURIS - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-4c0a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-4c0a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-4c0a8.webp 1x" title="JURIS - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-86da2.webp" title="JURIS - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-86da2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-86da2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-86da2.webp 1x" title="JURIS - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49922-jamaah-haji-hukum-ekonomi-syariah-umrah-wanpr" title="JURIS - Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah" target="_blank">Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum Ekonomi Syariah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai biro perjalanan haji dan umrah dalam menangani penundaan keberangkatan akibat force majeure. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan praktik terbaik yang diterapkan oleh biro-biro perjalanan dalam memberikan solusi kepada jamaah yang terdampak. Selain itu, penelitian juga dapat menganalisis dampak ekonomi dan sosial dari penundaan tersebut, serta bagaimana biro perjalanan dapat meminimalkan kerugian dan menjaga kepercayaan jamaah. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada aspek komunikasi dan transparansi dalam menangani penundaan keberangkatan, termasuk bagaimana biro perjalanan dapat memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada jamaah, serta menjaga hubungan baik dengan mereka selama masa penundaan. Penelitian ini dapat memberikan saran praktis bagi biro perjalanan dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan risiko dalam situasi force majeure..
<br>Tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah yang tertunda karena covid yaitu termasuk kedalam force majeure atau wanprestasi.Tanggung jawab yang diberikan yaitu melakukan negosiasi terhadap jamaah dan melakukan reschedule ulang keberangkatan sampai dengan waktu yang memungkinkan serta melakukan komunikasi dan transparansi kepada jamah.Dan Jamaah AFI Tour menerima keputusan yang telah diberikan AFI Tour dengan cara menunjukkan pemahaman kesabaran dan kepasrahan terhadap penundaan keberangkatan umrah akibat wabah Internasional/Covid.Dalam tinjauan hukum ekonomi syariah tentang tanggung jawab pihak AFI Tour terhadap jamaah yang tertunda karena covid yaitu sudah benar dan sesuai karena dengan musyawarah membuat akad baru dan sudah memenuhi isi akad Serta bersifat adil dan tidak merugikan satu sama lain
<br>Pelaksanaan ibadah haji dan umrah saat covid melanda beberapa tahun lalu, menyebabkan penundaan dan pembatalan yang menimbulkan masalah hukum dan ekonomi. Pokok dalam penilitian ini adalah bagaimana bentuk tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah haji yang tertunda dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah tentang tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah haji yang tertunda. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah haji yang tertunda dan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-86da2.webp" type="image/webp" length="226758" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-3aaa2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-4c0a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/jamaah-haji-ekonomi-syariah-umrah-wanprestasi-tour-thumb-86da2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar Intervensi dan Strategi Berkelanjutan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar Intervensi dan Strategi Berkelanjutan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar Intervensi dan Strategi Berkelanjutan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49930-anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan</link>
	<guid isPermaLink="false">8d9fc224194a333198ac123a76fbdf2c</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect child ]]></category>
	<category><![CDATA[ cikarang sel ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko handoyo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[child,cikarang,effect,eko,handoyo,sel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi kuasiAceksperimental dengan sampel yang lebih luas di berbagai wilayah untuk mengukur efektivitas model intervensi empat komponen dalam menurunkan tingkat bullying, mengurangi gejala trauma, dan meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi kuasiAceksperimental dengan sampel yang lebih luas di berbagai wilayah untuk mengukur efektivitas model intervensi empat komponen dalam menurunkan tingkat bullying, mengurangi gejala trauma, dan meningkatkan prestasi akademik siswa; selanjutnya, penting untuk mengembangkan dan menguji sebuah aplikasi seluler yang memungkinkan guru, siswa, dan orang tua melaporkan tandaActanda awal perundungan siber atau pengabaian secara realActime, sehingga dapat mempercepat respons dan intervensi; terakhir, peneliti dapat menyelidiki peran tokoh masyarakat dan pemuka agama dalam program perlindungan anak di sekolah, mengevaluasi bagaimana keterlibatan mereka dapat meningkatkan penerimaan budaya serta keberlanjutan intervensi, dengan menggunakan pendekatan mixedAcmethods untuk menilai dampak sosial dan psikologisnya.. Penelitian ini mengungkap bahwa problematika perlindungan anak di sekolah dasar bersifat multidimensi, mencakup kelemahan sistemik pada tingkat institusi dan kebijakan, sehingga memerlukan pendekatan sistemik kontekstual yang mengintegrasikan pencegahan proaktif, deteksi dini, penanganan responsif, dan program pemulihan terukur.Secara praktis, model intervensi yang diusulkan menawarkan strategi terintegrasi berupa penguatan kurikulum berbasis hak anak, pelatihan rutin bagi guru, serta kolaborasi multisektor untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas model ini secara kuantitatif dengan sampel yang lebih besar serta melakukan studi longitudinal guna menilai dampak jangka panjang Peningkatan kasus kekerasan dan pelanggaran hak anak di sekolah dasar terjadi baik secara global maupun nasional, meliputi perundungan, kekerasan fisik dan verbal, pengabaian, hingga kekerasan digital. Walaupun kebijakan perlindungan anak telah tersedia, implementasinya di lapangan masih menunjukkan kesenjangan yang signifikan. Dampaknya bersifat luas, seperti trauma psikologis, penurunan prestasi akademik, dan isolasi sosial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematika utama, faktor penyebab, praktik yang berjalan, serta merumuskan model intervensi berkelanjutan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-9b59e.webp" title="JURIS - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-9b59e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-9b59e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-9b59e.webp 1x" title="JURIS - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan" alt="JURIS - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-44c6e.webp" title="JURIS - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-44c6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-44c6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-44c6e.webp 1x" title="JURIS - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan" alt="JURIS - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-74b56.webp" title="JURIS - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-74b56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-74b56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-74b56.webp 1x" title="JURIS - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan" alt="JURIS - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49930-anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan" title="JURIS - Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan" target="_blank">Problematika dan Solusi Perlindungan Anak di Sekolah Dasar: Intervensi dan Strategi Berkelanjutan</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi kuasiAceksperimental dengan sampel yang lebih luas di berbagai wilayah untuk mengukur efektivitas model intervensi empat komponen dalam menurunkan tingkat bullying, mengurangi gejala trauma, dan meningkatkan prestasi akademik siswa; selanjutnya, penting untuk mengembangkan dan menguji sebuah aplikasi seluler yang memungkinkan guru, siswa, dan orang tua melaporkan tandaActanda awal perundungan siber atau pengabaian secara realActime, sehingga dapat mempercepat respons dan intervensi; terakhir, peneliti dapat menyelidiki peran tokoh masyarakat dan pemuka agama dalam program perlindungan anak di sekolah, mengevaluasi bagaimana keterlibatan mereka dapat meningkatkan penerimaan budaya serta keberlanjutan intervensi, dengan menggunakan pendekatan mixedAcmethods untuk menilai dampak sosial dan psikologisnya..
<br>Penelitian ini mengungkap bahwa problematika perlindungan anak di sekolah dasar bersifat multidimensi, mencakup kelemahan sistemik pada tingkat institusi dan kebijakan, sehingga memerlukan pendekatan sistemik kontekstual yang mengintegrasikan pencegahan proaktif, deteksi dini, penanganan responsif, dan program pemulihan terukur.Secara praktis, model intervensi yang diusulkan menawarkan strategi terintegrasi berupa penguatan kurikulum berbasis hak anak, pelatihan rutin bagi guru, serta kolaborasi multisektor untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas model ini secara kuantitatif dengan sampel yang lebih besar serta melakukan studi longitudinal guna menilai dampak jangka panjang
<br>Peningkatan kasus kekerasan dan pelanggaran hak anak di sekolah dasar terjadi baik secara global maupun nasional, meliputi perundungan, kekerasan fisik dan verbal, pengabaian, hingga kekerasan digital. Walaupun kebijakan perlindungan anak telah tersedia, implementasinya di lapangan masih menunjukkan kesenjangan yang signifikan. Dampaknya bersifat luas, seperti trauma psikologis, penurunan prestasi akademik, dan isolasi sosial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematika utama, faktor penyebab, praktik yang berjalan, serta merumuskan model intervensi berkelanjutan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-74b56.webp" type="image/webp" length="89990" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-9b59e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-44c6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/anak-tokoh-masyarakat-kebijakan-perlindungan-konve-thumb-74b56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1760-pelitabangsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16527-dikoda-jurnal-pendidikan-sekolah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Etika QurAoani dan Fiqh al BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Etika QurAoani dan Fiqh al BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Etika QurAoani dan Fiqh al BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49938-pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija</link>
	<guid isPermaLink="false">8cea261495a3d889f90217aa992fc024</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tiara ardita ]]></category>
	<category><![CDATA[ hana pertiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,hana,loa,pertiwi,request,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperluas aplikasi temuan, peneliti dapat mengeksplorasi bagaimana pemanfaatan teknologi digital berbasis kuantum dapat memantau kontaminasi merkuri secara realActime di komunitas ASGM; selanjutnya, studi longitudinal dapat mengukur dampak jangka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal: Untuk memperluas aplikasi temuan, peneliti dapat mengeksplorasi bagaimana pemanfaatan teknologi digital berbasis kuantum dapat memantau kontaminasi merkuri secara realActime di komunitas ASGM; selanjutnya, studi longitudinal dapat mengukur dampak jangka panjang dari program edukasi dakwah berbasis maqashid alAcsyariAoah terhadap perilaku masyarakat terhadap praktik pertambangan; akhirnya, penelitian kebijakan dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas fatwa lokal yang mengintegrasikan prinsip syariah dengan regulasi teknis, guna menghasilkan rekomendasi optimal bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa.. Penelitian ini menegaskan bahwa etika QurAoani, fiqh alAcbiAoah, dan maqashid alAcsyariAoah menjadi dasar normatif kuat untuk menolak praktik ekologis merusak di Madina.Bukti empiris menunjukkan pencemaran merkuri, degradasi habitat pesisir, dan celah implementasi kebijakan nasional NAPAcASGM.Oleh karena itu, solusi integratif yang menggabungkan legitimasi normatif, intervensi teknis, transisi ekonomi, dan tata kelola partisipatif dibutuhkan untuk mencapai keberlanjutan lingkungan Penelitian ini menelaah landasan normatif alAcQurAoan, fiqh alAcbiAoah, dan maqashid alAcsyariAoah sebagai dasar untuk mencegah praktikAcpraktik destruktif di MandailingANatal (Madina) serta mengevaluasi keterpaduan norma Islam dengan kebijakan teknis dan tindakan remediasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan hermeneutik dan fiqhiyyah, melalui pembacaan alAcQurAoan dan tafsir, serta analisis prinsip fiqh alAcbiAoah dan maqashid alAcsyariAoah. Sumber data meliputi literatur ilmiah, peraturan, fatwa MUI, laporan lapangan, dan arsip media yang dianalisis secara kualitatifAcdeskriptif dan ditriangulasi dengan bukti empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa argumentasi tekstual QurAoani dan fiqhiyyah menegaskan kewajiban normatif untuk memelihara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-031f7.webp" title="JURIS - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-031f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-031f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-031f7.webp 1x" title="JURIS - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal" alt="JURIS - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-78f04.webp" title="JURIS - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-78f04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-78f04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-78f04.webp 1x" title="JURIS - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal" alt="JURIS - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-77452.webp" title="JURIS - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-77452.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-77452.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-77452.webp 1x" title="JURIS - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal" alt="JURIS - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49938-pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija" title="JURIS - Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal" target="_blank">Etika QurAoani dan Fiqh al-BiAoah sebagai Landasan Kebijakan Ekologis: Pendekatan Normatif untuk Memperkuat Kesadaran Masyarakat Mandailing Natal</a>: Untuk memperluas aplikasi temuan, peneliti dapat mengeksplorasi bagaimana pemanfaatan teknologi digital berbasis kuantum dapat memantau kontaminasi merkuri secara realActime di komunitas ASGM; selanjutnya, studi longitudinal dapat mengukur dampak jangka panjang dari program edukasi dakwah berbasis maqashid alAcsyariAoah terhadap perilaku masyarakat terhadap praktik pertambangan; akhirnya, penelitian kebijakan dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas fatwa lokal yang mengintegrasikan prinsip syariah dengan regulasi teknis, guna menghasilkan rekomendasi optimal bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa etika QurAoani, fiqh alAcbiAoah, dan maqashid alAcsyariAoah menjadi dasar normatif kuat untuk menolak praktik ekologis merusak di Madina.Bukti empiris menunjukkan pencemaran merkuri, degradasi habitat pesisir, dan celah implementasi kebijakan nasional NAPAcASGM.Oleh karena itu, solusi integratif yang menggabungkan legitimasi normatif, intervensi teknis, transisi ekonomi, dan tata kelola partisipatif dibutuhkan untuk mencapai keberlanjutan lingkungan
<br>Penelitian ini menelaah landasan normatif alAcQurAoan, fiqh alAcbiAoah, dan maqashid alAcsyariAoah sebagai dasar untuk mencegah praktikAcpraktik destruktif di MandailingANatal (Madina) serta mengevaluasi keterpaduan norma Islam dengan kebijakan teknis dan tindakan remediasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan hermeneutik dan fiqhiyyah, melalui pembacaan alAcQurAoan dan tafsir, serta analisis prinsip fiqh alAcbiAoah dan maqashid alAcsyariAoah. Sumber data meliputi literatur ilmiah, peraturan, fatwa MUI, laporan lapangan, dan arsip media yang dianalisis secara kualitatifAcdeskriptif dan ditriangulasi dengan bukti empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa argumentasi tekstual QurAoani dan fiqhiyyah menegaskan kewajiban normatif untuk memelihara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-031f7.webp" type="image/webp" length="120120" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-031f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-78f04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pendekatan-normatif-quraoani-fiqh-al-biaoah-kebija-thumb-77452.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga Kajian Hukum Keluarga Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga Kajian Hukum Keluarga Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga Kajian Hukum Keluarga Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49918-mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif</link>
	<guid isPermaLink="false">0fe4d425815cdf0837330d34dab87721</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<category><![CDATA[ john kenedi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodi irawan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program edukasi agama berbasis masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang syaratAcsyarat rujuk setelah talak tiga di wilayah Ilir Barat II, sehingga mengurangi praktik rujuk yang melanggar hukum Islam; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam: Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program edukasi agama berbasis masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang syaratAcsyarat rujuk setelah talak tiga di wilayah Ilir Barat II, sehingga mengurangi praktik rujuk yang melanggar hukum Islam; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor sosiAckultural yang mempengaruhi keputusan pasangan untuk melakukan rujuk tanpa pernikahan baru di berbagai kecamatan di Palembang, guna memahami perbedaan konteks lokal dan mengembangkan intervensi yang lebih tepat; terakhir, penelitian intervensi hukum dapat mengevaluasi dampak pemberian konseling hukum dan mediasi pada tingkat kepatuhan pasangan terhadap prosedur talak tiga yang sah, termasuk pengaruhnya terhadap penurunan kasus rujuk ilegal dan peningkatan persepsi keadilan di kalangan umat Islam.. Penyebab kembalinya suami istri pasca talak tiga di Kecamatan Ilir Barat II adalah kurangnya pemahaman agama serta keinginan memilih jalan cepat tanpa proses yang rumit.Menurut hukum Islam, rujuk setelah talak tiga tanpa melalui pernikahan baru merupakan tindakan haram dan dapat dianggap zina.Hal ini terjadi karena pasangan kembali bersatu tanpa menunggu mantan istri menikah dengan lakiAclaki lain dan tanpa melaksanakan akad pernikahan yang baru Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pada Masyarakat Kecamatan Ilir Barat II Palembang yang melakukan rujuk dengan pasangannya setelah talak tiga dalam perspektif hukum Islam. Rujuk tersebut dilakukan tanpa mengindahkan aturan termuat hukum keluarga Islam yang mengharuskan mantan istri menikah dengan lakiAclaki lain terlebih dahulu tanpa ada rekayasa dan bercerai secara murni, barulah mantan suami yang pertama bisa menikahi mantan istrinya kembali. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris, dengan menggunakan data kualitatif dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif kualitatif, kemudian akan disimpulkan terjadinya penyimpangan hubungan pasca talak tiga di Kecamatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49918-mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" target="_blank">Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program edukasi agama berbasis masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang syaratAcsyarat rujuk setelah talak tiga di wilayah Ilir Barat II, sehingga mengurangi praktik rujuk yang melanggar hukum Islam; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor sosiAckultural yang mempengaruhi keputusan pasangan untuk melakukan rujuk tanpa pernikahan baru di berbagai kecamatan di Palembang, guna memahami perbedaan konteks lokal dan mengembangkan intervensi yang lebih tepat; terakhir, penelitian intervensi hukum dapat mengevaluasi dampak pemberian konseling hukum dan mediasi pada tingkat kepatuhan pasangan terhadap prosedur talak tiga yang sah, termasuk pengaruhnya terhadap penurunan kasus rujuk ilegal dan peningkatan persepsi keadilan di kalangan umat Islam..
<br>Penyebab kembalinya suami istri pasca talak tiga di Kecamatan Ilir Barat II adalah kurangnya pemahaman agama serta keinginan memilih jalan cepat tanpa proses yang rumit.Menurut hukum Islam, rujuk setelah talak tiga tanpa melalui pernikahan baru merupakan tindakan haram dan dapat dianggap zina.Hal ini terjadi karena pasangan kembali bersatu tanpa menunggu mantan istri menikah dengan lakiAclaki lain dan tanpa melaksanakan akad pernikahan yang baru
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pada Masyarakat Kecamatan Ilir Barat II Palembang yang melakukan rujuk dengan pasangannya setelah talak tiga dalam perspektif hukum Islam. Rujuk tersebut dilakukan tanpa mengindahkan aturan termuat hukum keluarga Islam yang mengharuskan mantan istri menikah dengan lakiAclaki lain terlebih dahulu tanpa ada rekayasa dan bercerai secara murni, barulah mantan suami yang pertama bisa menikahi mantan istrinya kembali. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris, dengan menggunakan data kualitatif dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif kualitatif, kemudian akan disimpulkan terjadinya penyimpangan hubungan pasca talak tiga di Kecamatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" type="image/webp" length="77634" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49925-struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kon</link>
	<guid isPermaLink="false">13ee5af67fe275c7d4320db90f7a3ccc</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ riko ripardo ]]></category>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,loa,request,riko,ripardo,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara praktik akad ijarah di rumah susun dengan akad ijarah dalam konteks lain, seperti sewa menyewa lahan pertanian atau properti komersial. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara praktik akad ijarah di rumah susun dengan akad ijarah dalam konteks lain, seperti sewa menyewa lahan pertanian atau properti komersial. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek spesifik dalam akad ijarah, seperti mekanisme penyelesaian sengketa, tanggung jawab pemilik dalam menyediakan hunian yang layak, dan peran pemerintah dalam memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam praktik sewa menyewa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih mendalam dalam memahami dan mengembangkan praktik akad ijarah yang sesuai dengan hukum ekonomi syariah.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pelaksanaan akad ijarah di Rumah Susun 26 Ilir Kota Palembang yang tidak layak huni, dapat disimpulkan beberapa hal.Pertama, pelaksanaan akad ijarah dilakukan secara sederhana dengan harga sewa yang sangat murah, namun kurang disertai transparansi mengenai kondisi fisik rumah susun.Penyewa menerima kondisi tersebut karena keterbatasan finansial, meskipun menghadapi masalah seperti atap bocor, dinding retak, dan fasilitas yang tidak memadai.Pemilik rumah susun mengakui keterbatasan dana untuk melakukan perbaikan besar, sehingga perbaikan hanya dilakukan secara bertahap.Kedua, dari perspektif hukum ekonomi syariah, akad ijarah ini belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan, tanggung jawab, dan maslahah.Pemilik memiliki kewajiban untuk menyediakan objek ijarah yang layak huni, karena ketidaklayakan rumah dapat dianggap cacat tersembunyi yang mengurangi manfaat objek akad.Selain itu, penyelesaian sengketa antara pemilik dan penyewa belum memiliki mekanisme yang jelas, sehingga dibutuhkan mediasi untuk mencapai solusi yang adil.Ketiga, kondisi rumah susun yang tidak layak berdampak pada kualitas hidup penyewa, termasuk masalah kesehatan dan kenyamanan.Oleh karena itu, intervensi dari pemerintah atau pihak ketiga diperlukan untuk memperbaiki infrastruktur rumah susun dan memastikan standar kelayakan huni terpenuhi, sehingga akad ijarah dapat berjalan sesuai prinsip syariah sekaligus memberikan manfaat yang adil bagi semua pihak Kelayakan suatu bangunan tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik bangunannya, tetapi juga lingkungan tempat bangunan tersebut berdiri. Salah satu contohnya adalah Rumah Susun 26 Ilir yang pada awalnya digadang-gadang menjadi kawasan modern di Kota Palembang. Namun, kondisi saat ini justru berbanding terbalik, di mana rumah susun tersebut berubah menjadi kawasan kumuh dan dinilai tidak layak huni. Akan tetapi, rumah susun ini masih tetap disewakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan akad ijarah pada Rumah Susun 26 Ilir Kota Palembang serta menganalisisnya dari perspektif hukum ekonomi syariah dalam konteks rumah tidak layak huni. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak terkait, baik pemilik maupun penyewa rumah susun. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-58885.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-58885.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-58885.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-58885.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-97a48.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-97a48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-97a48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-97a48.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-d2fa2.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-d2fa2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-d2fa2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-d2fa2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49925-struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kon" title="JURIS - Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" target="_blank">Analisis Penerapan Akad Ijarah pada Rumah Susun dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara praktik akad ijarah di rumah susun dengan akad ijarah dalam konteks lain, seperti sewa menyewa lahan pertanian atau properti komersial. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek spesifik dalam akad ijarah, seperti mekanisme penyelesaian sengketa, tanggung jawab pemilik dalam menyediakan hunian yang layak, dan peran pemerintah dalam memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam praktik sewa menyewa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih mendalam dalam memahami dan mengembangkan praktik akad ijarah yang sesuai dengan hukum ekonomi syariah..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pelaksanaan akad ijarah di Rumah Susun 26 Ilir Kota Palembang yang tidak layak huni, dapat disimpulkan beberapa hal.Pertama, pelaksanaan akad ijarah dilakukan secara sederhana dengan harga sewa yang sangat murah, namun kurang disertai transparansi mengenai kondisi fisik rumah susun.Penyewa menerima kondisi tersebut karena keterbatasan finansial, meskipun menghadapi masalah seperti atap bocor, dinding retak, dan fasilitas yang tidak memadai.Pemilik rumah susun mengakui keterbatasan dana untuk melakukan perbaikan besar, sehingga perbaikan hanya dilakukan secara bertahap.Kedua, dari perspektif hukum ekonomi syariah, akad ijarah ini belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan, tanggung jawab, dan maslahah.Pemilik memiliki kewajiban untuk menyediakan objek ijarah yang layak huni, karena ketidaklayakan rumah dapat dianggap cacat tersembunyi yang mengurangi manfaat objek akad.Selain itu, penyelesaian sengketa antara pemilik dan penyewa belum memiliki mekanisme yang jelas, sehingga dibutuhkan mediasi untuk mencapai solusi yang adil.Ketiga, kondisi rumah susun yang tidak layak berdampak pada kualitas hidup penyewa, termasuk masalah kesehatan dan kenyamanan.Oleh karena itu, intervensi dari pemerintah atau pihak ketiga diperlukan untuk memperbaiki infrastruktur rumah susun dan memastikan standar kelayakan huni terpenuhi, sehingga akad ijarah dapat berjalan sesuai prinsip syariah sekaligus memberikan manfaat yang adil bagi semua pihak
<br>Kelayakan suatu bangunan tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik bangunannya, tetapi juga lingkungan tempat bangunan tersebut berdiri. Salah satu contohnya adalah Rumah Susun 26 Ilir yang pada awalnya digadang-gadang menjadi kawasan modern di Kota Palembang. Namun, kondisi saat ini justru berbanding terbalik, di mana rumah susun tersebut berubah menjadi kawasan kumuh dan dinilai tidak layak huni. Akan tetapi, rumah susun ini masih tetap disewakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan akad ijarah pada Rumah Susun 26 Ilir Kota Palembang serta menganalisisnya dari perspektif hukum ekonomi syariah dalam konteks rumah tidak layak huni. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak terkait, baik pemilik maupun penyewa rumah susun. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-97a48.webp" type="image/webp" length="93370" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-58885.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-97a48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/struktur-rumah-saka-layak-huni-rtlh-kondisi-fisik-thumb-d2fa2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49921-skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi</link>
	<guid isPermaLink="false">0576bc177822e8afe69f55bfa4b8dd9d</guid>
	<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 00:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<category><![CDATA[ john kenedi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodi irawan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana penerapan undang-undang kepailitan khusus untuk perusahaan asuransi di Indonesia dapat meningkatkan perlindungan konsumen, dengan mengukur dampaknya terhadap penyelesaian klaim dan kepastian hukum. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana penerapan undang-undang kepailitan khusus untuk perusahaan asuransi di Indonesia dapat meningkatkan perlindungan konsumen, dengan mengukur dampaknya terhadap penyelesaian klaim dan kepastian hukum. Selain itu, studi komparatif mengenai peran Otoritas Jasa Keuangan dalam mencegah kegagalan keuangan perusahaan asuransi BUMN dapat memberikan wawasan tentang praktik pengawasan yang efektif, dengan membandingkan kerangka regulasi Indonesia dengan negara lain yang memiliki sistem serupa. Terakhir, pengembangan model restrukturisasi partisipatif yang melibatkan perwakilan kreditor, khususnya pemegang polis, dapat dievaluasi untuk menilai apakah pendekatan tersebut meningkatkan keadilan prosedural dan memperkuat kepercayaan publik terhadap proses kepailitan non-yudisial.. Penanganan kasus PT Asuransi Jiwasraya melalui jalur non-yudisial menimbulkan masalah serius terkait kepastian hukum dan perlindungan hak kreditor, khususnya pemegang polis yang berstatus sebagai kreditor konkuren.Karena tidak melibatkan pengadilan niaga, proses restrukturisasi mengabaikan prinsip due process, equal treatment, serta asas keadilan, sehingga kreditor berada dalam posisi lemah tanpa partisipasi yang memadai.Oleh karena itu diperlukan reformulasi regulasi yang jelas mengenai posisi hukum kreditor dan batas intervensi negara dalam penyelesaian kepailitan BUMN untuk mencegah terulangnya kasus serupa dan menjaga kepercayaan publik Kepailitan perusahaan asuransi merupakan isu kompleks yang melibatkan kepentingan konsumen sebagai pemegang polis dan kreditor yang menuntut kepastian hukum. Studi ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan kepailitan dalam industri asuransi di Indonesia melalui studi kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero), dengan fokus pada perlindungan hukum bagi konsumen serta jaminan kepastian hukum bagi kreditor. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-55b49.webp" title="JURIS - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-55b49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-55b49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-55b49.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor" alt="JURIS - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-0599e.webp" title="JURIS - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-0599e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-0599e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-0599e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor" alt="JURIS - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-27a77.webp" title="JURIS - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-27a77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-27a77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-27a77.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor" alt="JURIS - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49921-skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi" title="JURIS - Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor" target="_blank">Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana penerapan undang-undang kepailitan khusus untuk perusahaan asuransi di Indonesia dapat meningkatkan perlindungan konsumen, dengan mengukur dampaknya terhadap penyelesaian klaim dan kepastian hukum. Selain itu, studi komparatif mengenai peran Otoritas Jasa Keuangan dalam mencegah kegagalan keuangan perusahaan asuransi BUMN dapat memberikan wawasan tentang praktik pengawasan yang efektif, dengan membandingkan kerangka regulasi Indonesia dengan negara lain yang memiliki sistem serupa. Terakhir, pengembangan model restrukturisasi partisipatif yang melibatkan perwakilan kreditor, khususnya pemegang polis, dapat dievaluasi untuk menilai apakah pendekatan tersebut meningkatkan keadilan prosedural dan memperkuat kepercayaan publik terhadap proses kepailitan non-yudisial..
<br>Penanganan kasus PT Asuransi Jiwasraya melalui jalur non-yudisial menimbulkan masalah serius terkait kepastian hukum dan perlindungan hak kreditor, khususnya pemegang polis yang berstatus sebagai kreditor konkuren.Karena tidak melibatkan pengadilan niaga, proses restrukturisasi mengabaikan prinsip due process, equal treatment, serta asas keadilan, sehingga kreditor berada dalam posisi lemah tanpa partisipasi yang memadai.Oleh karena itu diperlukan reformulasi regulasi yang jelas mengenai posisi hukum kreditor dan batas intervensi negara dalam penyelesaian kepailitan BUMN untuk mencegah terulangnya kasus serupa dan menjaga kepercayaan publik
<br>Kepailitan perusahaan asuransi merupakan isu kompleks yang melibatkan kepentingan konsumen sebagai pemegang polis dan kreditor yang menuntut kepastian hukum. Studi ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan kepailitan dalam industri asuransi di Indonesia melalui studi kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero), dengan fokus pada perlindungan hukum bagi konsumen serta jaminan kepastian hukum bagi kreditor. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-27a77.webp" type="image/webp" length="98390" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-55b49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-0599e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/skandal-asuransi-jiwasraya-hak-kreditor-akuisisi-j-thumb-27a77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Metacrime and Online Deviance Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Metacrime and Online Deviance Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Metacrime and Online Deviance Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49935-metacrime-online-deviance-penegakan-hukum-era-meta</link>
	<guid isPermaLink="false">c32df9dd18824149c396bf7deb7a868a</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 23:20:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tiara ardita ]]></category>
	<category><![CDATA[ hana pertiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ request loa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,hana,loa,pertiwi,request,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi kompleksitas penegakan hukum di era metaverse, diperlukan kerangka regulasi yang adaptif dan responsif yang mempertimbangkan karakteristik imersif, anonim, dan lintas yurisdiksi interaksi virtual. Regulasi perlu memperluas definisi objek ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era: Untuk mengatasi kompleksitas penegakan hukum di era metaverse, diperlukan kerangka regulasi yang adaptif dan responsif yang mempertimbangkan karakteristik imersif, anonim, dan lintas yurisdiksi interaksi virtual. Regulasi perlu memperluas definisi objek hukum untuk mencakup kekerasan simbolis, pelecehan berbasis avatar, dan eksploitasi aset dan data digital sebagai bentuk pelanggaran yang memiliki konsekuensi nyata. Kolaborasi antara negara, penyedia platform, dan komunitas pengguna sangat penting untuk mendirikan mekanisme penegakan hukum yang transparan dan akuntabel di era metaverse. Pendekatan safety-by-design juga harus diintegrasikan melalui perlindungan privasi, pembatasan interaksi berisiko tinggi, dan sistem pelaporan yang efektif untuk korban. Dengan demikian, tata kelola metaverse harus diarahkan menuju model regulasi kolaboratif yang tidak hanya bereaksi terhadap pelanggaran, tetapi juga preventif dalam membentuk ekosistem digital yang aman, etis, dan berkelanjutan.. Dalam era metaverse, kejahatan dan perilaku menyimpang daring telah mengalami transformasi imersif yang secara bersamaan mempengaruhi konsepsi pelaku dan korban.Karakteristik kejahatan yang muncul di arena metaverse tidak hanya terendam secara simbolis, tetapi juga menghasilkan dampak psikologis, reputasi, dan ekonomi yang nyata pada pengguna.Interaksi yang dimediasi melalui perwakilan metaverse semakin kabur batas antara pengalaman simbolis dan konsekuensi sosial yang nyata.Selain itu, praktik menyimpang daring memiliki potensi yang signifikan untuk terjadi karena ambigu identitas dan absennya batas geografis yang jelas, yang mempersulit pelacakan dan akuntabilitas hukum.Kondisi anonim dan kehadiran normatif yang terbatas lebih memperluas peluang untuk manipulasi, eksploitasi, dan agresivitas simbolis di ruang virtual.Perkembangan kejahatan dan perilaku menyimpang ini tidak hanya menunjukkan adaptasi perilaku menyimpang terhadap inovasi teknologi, tetapi juga menimbulkan tantangan serius bagi pendirian sistem pencegahan kejahatan dan penegakan hukum yang proporsional dan efektif Penegakan hukum di era metaverse telah menempatkan otoritas dan pembuat kebijakan dalam tantangan pencegahan dan penegakan yang semakin kompleks. Meskipun studi yang ada menawarkan wawasan yang berharga, mereka tetap terbatas dalam mengatasi dinamika kejahatan yang muncul dalam lingkungan digital konvensional. Selain mengatasi keterbatasan studi yang ada, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik kejahatan daring dan perilaku menyimpang di Metaverse dan implikasinya bagi praktik penegakan hukum. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif yang berbasis pada etnografi multimodal untuk menjelaskan pola, modus operandi, dan bentuk dampak yang muncul dalam lingkungan imersif. Temuan kunci menunjukkan bahwa kejahatan di Metaverse tidak hanya melampaui karakteristik pelanggaran konvensional, tetapi juga menghasilkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-38f9f.webp" title="JURIS - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-38f9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-38f9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-38f9f.webp 1x" title="JURIS - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era" alt="JURIS - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-126cf.webp" title="JURIS - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-126cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-126cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-126cf.webp 1x" title="JURIS - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era" alt="JURIS - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-8a569.webp" title="JURIS - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-8a569.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-8a569.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-8a569.webp 1x" title="JURIS - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era" alt="JURIS - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49935-metacrime-online-deviance-penegakan-hukum-era-meta" title="JURIS - Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era" target="_blank">Metacrime and Online Deviance: Law Enforcement Complexities in the Metaverse Era</a>: Untuk mengatasi kompleksitas penegakan hukum di era metaverse, diperlukan kerangka regulasi yang adaptif dan responsif yang mempertimbangkan karakteristik imersif, anonim, dan lintas yurisdiksi interaksi virtual. Regulasi perlu memperluas definisi objek hukum untuk mencakup kekerasan simbolis, pelecehan berbasis avatar, dan eksploitasi aset dan data digital sebagai bentuk pelanggaran yang memiliki konsekuensi nyata. Kolaborasi antara negara, penyedia platform, dan komunitas pengguna sangat penting untuk mendirikan mekanisme penegakan hukum yang transparan dan akuntabel di era metaverse. Pendekatan safety-by-design juga harus diintegrasikan melalui perlindungan privasi, pembatasan interaksi berisiko tinggi, dan sistem pelaporan yang efektif untuk korban. Dengan demikian, tata kelola metaverse harus diarahkan menuju model regulasi kolaboratif yang tidak hanya bereaksi terhadap pelanggaran, tetapi juga preventif dalam membentuk ekosistem digital yang aman, etis, dan berkelanjutan..
<br>Dalam era metaverse, kejahatan dan perilaku menyimpang daring telah mengalami transformasi imersif yang secara bersamaan mempengaruhi konsepsi pelaku dan korban.Karakteristik kejahatan yang muncul di arena metaverse tidak hanya terendam secara simbolis, tetapi juga menghasilkan dampak psikologis, reputasi, dan ekonomi yang nyata pada pengguna.Interaksi yang dimediasi melalui perwakilan metaverse semakin kabur batas antara pengalaman simbolis dan konsekuensi sosial yang nyata.Selain itu, praktik menyimpang daring memiliki potensi yang signifikan untuk terjadi karena ambigu identitas dan absennya batas geografis yang jelas, yang mempersulit pelacakan dan akuntabilitas hukum.Kondisi anonim dan kehadiran normatif yang terbatas lebih memperluas peluang untuk manipulasi, eksploitasi, dan agresivitas simbolis di ruang virtual.Perkembangan kejahatan dan perilaku menyimpang ini tidak hanya menunjukkan adaptasi perilaku menyimpang terhadap inovasi teknologi, tetapi juga menimbulkan tantangan serius bagi pendirian sistem pencegahan kejahatan dan penegakan hukum yang proporsional dan efektif
<br>Penegakan hukum di era metaverse telah menempatkan otoritas dan pembuat kebijakan dalam tantangan pencegahan dan penegakan yang semakin kompleks. Meskipun studi yang ada menawarkan wawasan yang berharga, mereka tetap terbatas dalam mengatasi dinamika kejahatan yang muncul dalam lingkungan digital konvensional. Selain mengatasi keterbatasan studi yang ada, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik kejahatan daring dan perilaku menyimpang di Metaverse dan implikasinya bagi praktik penegakan hukum. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif yang berbasis pada etnografi multimodal untuk menjelaskan pola, modus operandi, dan bentuk dampak yang muncul dalam lingkungan imersif. Temuan kunci menunjukkan bahwa kejahatan di Metaverse tidak hanya melampaui karakteristik pelanggaran konvensional, tetapi juga menghasilkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-8a569.webp" type="image/webp" length="91280" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-38f9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-126cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/metacrime-deviance-penegakan-era-metaverse-devianc-thumb-8a569.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Child Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Child Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Child Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49933-partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah</link>
	<guid isPermaLink="false">2e84a04647dba1f9fcb8a752416ddce5</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:18:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect child ]]></category>
	<category><![CDATA[ cikarang sel ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko handoyo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[child,cikarang,effect,eko,handoyo,sel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pembelajaran Problem Based Learning berbasis ramah anak pada mata pelajaran lain, seperti matematika atau bahasa Indonesia, untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan belajar serupa dapat dicapai di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pembelajaran Problem Based Learning berbasis ramah anak pada mata pelajaran lain, seperti matematika atau bahasa Indonesia, untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan belajar serupa dapat dicapai di bidang studi yang berbeda. Selain itu, studi komparatif antara model pembelajaran ramah anak dengan model pembelajaran aktif lainnya, seperti Project Based Learning atau STEM, dapat memberikan wawasan tentang keunggulan relatif masingAcmasing pendekatan dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Terakhir, melakukan penelitian longitudinal yang melacak perkembangan kemampuan belajar siswa selama beberapa tahun setelah penerapan model ini akan membantu menilai keberlanjutan dampak positif serta faktor-faktor yang mempengaruhi retensi pengetahuan jangka panjang.. Implementasi pembelajaran Problem Based Learning berbasis ramah anak memberikan efek positif dan signifikan terhadap kemampuan belajar IPAS siswa sekolah dasar, terbukti dari peningkatan rataAcrata skor dari 64,8 (pretest) menjadi 85,6 (posttest).Peningkatan tersebut disebabkan oleh keterlibatan aktif siswa dalam aktivitas pemecahan masalah, diskusi kelompok, pencarian informasi, dan presentasi hasil, serta terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif efektif untuk meningkatkan kemampuan belajar ilmu pengetahuan dan sosial di sekolah dasar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan belajar IPAS siswa sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta kurangnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Problem Based Learning berbasis ramah anak terhadap kemampuan belajar IPAS siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 15 peserta didik kelas V sekolah dasar yang dipilih menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-44354.webp" title="JURIS - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-44354.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-44354.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-44354.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students" alt="JURIS - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-c99e6.webp" title="JURIS - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-c99e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-c99e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-c99e6.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students" alt="JURIS - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-570a4.webp" title="JURIS - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-570a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-570a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-570a4.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students" alt="JURIS - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49933-partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah" title="JURIS - The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students" target="_blank">The Effect of Child-Friendly Problem Based Learning on the Science Learning Ability of Elementary School Students</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pembelajaran Problem Based Learning berbasis ramah anak pada mata pelajaran lain, seperti matematika atau bahasa Indonesia, untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan belajar serupa dapat dicapai di bidang studi yang berbeda. Selain itu, studi komparatif antara model pembelajaran ramah anak dengan model pembelajaran aktif lainnya, seperti Project Based Learning atau STEM, dapat memberikan wawasan tentang keunggulan relatif masingAcmasing pendekatan dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Terakhir, melakukan penelitian longitudinal yang melacak perkembangan kemampuan belajar siswa selama beberapa tahun setelah penerapan model ini akan membantu menilai keberlanjutan dampak positif serta faktor-faktor yang mempengaruhi retensi pengetahuan jangka panjang..
<br>Implementasi pembelajaran Problem Based Learning berbasis ramah anak memberikan efek positif dan signifikan terhadap kemampuan belajar IPAS siswa sekolah dasar, terbukti dari peningkatan rataAcrata skor dari 64,8 (pretest) menjadi 85,6 (posttest).Peningkatan tersebut disebabkan oleh keterlibatan aktif siswa dalam aktivitas pemecahan masalah, diskusi kelompok, pencarian informasi, dan presentasi hasil, serta terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif efektif untuk meningkatkan kemampuan belajar ilmu pengetahuan dan sosial di sekolah dasar
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan belajar IPAS siswa sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta kurangnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Problem Based Learning berbasis ramah anak terhadap kemampuan belajar IPAS siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 15 peserta didik kelas V sekolah dasar yang dipilih menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-c99e6.webp" type="image/webp" length="82696" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-44354.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-c99e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/partisipasi-aktif-siswa-moral-sekolah-kelas-v-ajar-thumb-570a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1760-pelitabangsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16527-dikoda-jurnal-pendidikan-sekolah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49931-metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualit</link>
	<guid isPermaLink="false">ca57962ea6d0b3730eb87c07c619530c</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 21:40:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect child ]]></category>
	<category><![CDATA[ cikarang sel ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko handoyo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[child,cikarang,effect,eko,handoyo,sel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar melibatkan konteks sekolah yang lebih beragam, mengembangkan jumlah peserta, dan menggabungkan pendekatan kualitatif dengan pendekatan lain. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar melibatkan konteks sekolah yang lebih beragam, mengembangkan jumlah peserta, dan menggabungkan pendekatan kualitatif dengan pendekatan lain. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang peran komunikasi guru dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode komunikasi guru yang efektif untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi dalam menerapkan komunikasi guru sebagai metode pedagogis. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan praktik komunikasi guru yang efektif dan mendukung perkembangan sosial siswa di sekolah dasar.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membentuk keterampilan sosial siswa, seperti bekerja sama, menghargai pendapat orang lain, dan berkomunikasi secara santun dalam interaksi pembelajaran, melalui komunikasi yang dialogis, empatik, dan konsisten, baik secara verbal maupun nonverbal.Penelitian ini memberikan pemahaman kontekstual bahwa pengembangan keterampilan sosial siswa dapat diintegrasikan secara alami ke dalam praktik komunikasi guru sehari-hari, bukan intervensi terpisah.Penelitian ini mendukung pandangan pedagogis yang menganggap komunikasi guru sebagai elemen penting dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana peran komunikasi guru dalam membangun keterampilan sosial siswa di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN 4 Sigong, Cirebon, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara guru berkomunikasi secara signifikan mempengaruhi peningkatan keterampilan sosial siswa, seperti bekerja sama, menghargai pendapat orang lain, dan berkomunikasi secara santun. Interaksi guru yang humanis juga menciptakan lingkungan kelas yang baik untuk perkembangan sosial siswa. Menurut penelitian ini, komunikasi guru tidak hanya berfungsi sebagai cara untuk berkomunikasi tetapi juga sebagai metode pedagogis untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-4ba54.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-4ba54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-4ba54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-4ba54.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-e5f0a.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-e5f0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-e5f0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-e5f0a.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-ecea0.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-ecea0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-ecea0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-ecea0.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49931-metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualit" title="JURIS - Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar" target="_blank">Peran Komunikasi Guru dalam Membangun Keterampilan Sosial Siswa di Sekolah Dasar</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar melibatkan konteks sekolah yang lebih beragam, mengembangkan jumlah peserta, dan menggabungkan pendekatan kualitatif dengan pendekatan lain. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang peran komunikasi guru dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode komunikasi guru yang efektif untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi dalam menerapkan komunikasi guru sebagai metode pedagogis. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan praktik komunikasi guru yang efektif dan mendukung perkembangan sosial siswa di sekolah dasar..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membentuk keterampilan sosial siswa, seperti bekerja sama, menghargai pendapat orang lain, dan berkomunikasi secara santun dalam interaksi pembelajaran, melalui komunikasi yang dialogis, empatik, dan konsisten, baik secara verbal maupun nonverbal.Penelitian ini memberikan pemahaman kontekstual bahwa pengembangan keterampilan sosial siswa dapat diintegrasikan secara alami ke dalam praktik komunikasi guru sehari-hari, bukan intervensi terpisah.Penelitian ini mendukung pandangan pedagogis yang menganggap komunikasi guru sebagai elemen penting dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana peran komunikasi guru dalam membangun keterampilan sosial siswa di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN 4 Sigong, Cirebon, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara guru berkomunikasi secara signifikan mempengaruhi peningkatan keterampilan sosial siswa, seperti bekerja sama, menghargai pendapat orang lain, dan berkomunikasi secara santun. Interaksi guru yang humanis juga menciptakan lingkungan kelas yang baik untuk perkembangan sosial siswa. Menurut penelitian ini, komunikasi guru tidak hanya berfungsi sebagai cara untuk berkomunikasi tetapi juga sebagai metode pedagogis untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-ecea0.webp" type="image/webp" length="73894" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-4ba54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-e5f0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/metode-komunikasi-sbar-gaya-guru-kualitas-interaks-thumb-ecea0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1760-pelitabangsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16527-dikoda-jurnal-pendidikan-sekolah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 21 Jun 2026 05:55:55 +0700. 12 items. Served in: 6.061 seconds [rss] -->
