<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.219-17jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.219-17jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 17 Jul 2026 13:34:35 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:34:35 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-17T13:34:35+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54727-integrasi-sistem-amarta-rancang</link>
	<guid isPermaLink="false">50f2583e9a5f104e2f6b1c1c6660faf4</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:22:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ledy octavia ]]></category>
	<category><![CDATA[ noormala dwi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,dwi,ledy,main,noormala,octavia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna serta kegunaan sistem informasi izin kerja yang telah diterapkan di Pengadilan Negeri Ciamis, dengan menggunakan instrumen survei dan analisis statistik untuk mengetahui faktorAcfaktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna serta kegunaan sistem informasi izin kerja yang telah diterapkan di Pengadilan Negeri Ciamis, dengan menggunakan instrumen survei dan analisis statistik untuk mengetahui faktorAcfaktor yang mempengaruhi adopsi teknologi oleh pegawai. Penelitian lain dapat memperluas penerapan sistem ini ke lembaga peradilan atau institusi pemerintah lain, sehingga dapat menguji skalabilitas dan adaptabilitas model prototipe dalam konteks organisasi yang berbeda serta mengidentifikasi kebutuhan penyesuaian fungsional. Selanjutnya, dapat dikembangkan integrasi sistem dengan aplikasi mobile dan teknologi verifikasi biometrik, seperti sidik jari atau pengenalan wajah, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan proses izin, serta menilai dampaknya terhadap efisiensi operasional dan kepatuhan regulasi. Semua penelitian tersebut akan memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas layanan administratif dan mendukung transformasi digital sektor publik.. Sistem informasi izin kerja mempermudah proses pengajuan izin serta mencegah terjadinya kesalahan input, sehingga data menjadi lebih akurat.Selain itu, sistem ini memudahkan pimpinan dan manajemen Sub.Staffing Organization dalam memantau izin pegawai dan mengelola data permohonan izin.Dengan adanya sistem informasi ini, pegawai dapat mengajukan izin masuk dan keluar tanpa harus mengisi formulir kertas, sehingga proses dapat diselesaikan secara digital Pengadilan Negeri merupakan institusi peradilan yang berada dalam lingkungan Pengadilan Umum dan berlokasi di ibu kota kabupaten atau kota. Pengajuan izin masuk dan keluar kerja secara manual dianggap kurang efektif dalam mengendalikan aktivitas pegawai, terutama dalam memastikan kepatuhan terhadap tugas kerja selama jam kerja untuk kepentingan pribadi atau lainnya. Metode pengajuan yang hanya memberikan laporan secara lisan kepada Sub Personnel dan Ortala, tanpa adanya dokumen tertulis yang harus diketahui oleh kepala lembaga untuk menerapkan SOP yang berlaku, menimbulkan kelemahan. Observasi dilakukan dengan mengunjungi dan mengamati langsung lokasi penelitian untuk melihat proses yang sedang berjalan. Wawancara dilakukan dengan salah satu pegawai Pengadilan Negeri Ciamis dengan mengajukan beberapa pertanyaan untuk menentukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-3d87b.webp" title="JURIS - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-3d87b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-3d87b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-3d87b.webp 1x" title="JURIS - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court" alt="JURIS - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-a8ef4.webp" title="JURIS - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-a8ef4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-a8ef4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-a8ef4.webp 1x" title="JURIS - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court" alt="JURIS - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-6ac24.webp" title="JURIS - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-6ac24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-6ac24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-6ac24.webp 1x" title="JURIS - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court" alt="JURIS - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54727-integrasi-sistem-amarta-rancang" title="JURIS - Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court" target="_blank">Information System for Work Exit Permit at Ciamis State Court</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna serta kegunaan sistem informasi izin kerja yang telah diterapkan di Pengadilan Negeri Ciamis, dengan menggunakan instrumen survei dan analisis statistik untuk mengetahui faktorAcfaktor yang mempengaruhi adopsi teknologi oleh pegawai. Penelitian lain dapat memperluas penerapan sistem ini ke lembaga peradilan atau institusi pemerintah lain, sehingga dapat menguji skalabilitas dan adaptabilitas model prototipe dalam konteks organisasi yang berbeda serta mengidentifikasi kebutuhan penyesuaian fungsional. Selanjutnya, dapat dikembangkan integrasi sistem dengan aplikasi mobile dan teknologi verifikasi biometrik, seperti sidik jari atau pengenalan wajah, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan proses izin, serta menilai dampaknya terhadap efisiensi operasional dan kepatuhan regulasi. Semua penelitian tersebut akan memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas layanan administratif dan mendukung transformasi digital sektor publik..
<br>Sistem informasi izin kerja mempermudah proses pengajuan izin serta mencegah terjadinya kesalahan input, sehingga data menjadi lebih akurat.Selain itu, sistem ini memudahkan pimpinan dan manajemen Sub.Staffing Organization dalam memantau izin pegawai dan mengelola data permohonan izin.Dengan adanya sistem informasi ini, pegawai dapat mengajukan izin masuk dan keluar tanpa harus mengisi formulir kertas, sehingga proses dapat diselesaikan secara digital
<br>Pengadilan Negeri merupakan institusi peradilan yang berada dalam lingkungan Pengadilan Umum dan berlokasi di ibu kota kabupaten atau kota. Pengajuan izin masuk dan keluar kerja secara manual dianggap kurang efektif dalam mengendalikan aktivitas pegawai, terutama dalam memastikan kepatuhan terhadap tugas kerja selama jam kerja untuk kepentingan pribadi atau lainnya. Metode pengajuan yang hanya memberikan laporan secara lisan kepada Sub Personnel dan Ortala, tanpa adanya dokumen tertulis yang harus diketahui oleh kepala lembaga untuk menerapkan SOP yang berlaku, menimbulkan kelemahan. Observasi dilakukan dengan mengunjungi dan mengamati langsung lokasi penelitian untuk melihat proses yang sedang berjalan. Wawancara dilakukan dengan salah satu pegawai Pengadilan Negeri Ciamis dengan mengajukan beberapa pertanyaan untuk menentukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-6ac24.webp" type="image/webp" length="89440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-3d87b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-a8ef4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/integrasi-sistem-amarta-rancang-studi-literatur-pe-thumb-6ac24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-534-unpri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9247-jurnal-sistem-informasi-ilmu-komputer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable Evidence from MSMEs in Denpasar Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable Evidence from MSMEs in Denpasar Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable Evidence from MSMEs in Denpasar Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54724-adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er</link>
	<guid isPermaLink="false">ebf5dfe173237cf6e8e7dc7484a2fc5f</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:22:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ case study e ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ toto slot ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,e,gacor,slot,study,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah pengaruh penggunaan QRIS terhadap akuntabilitas pencatatan keuangan serupa pada sektor ekonomi lain atau wilayah geografis yang berbeda, misalnya pada UMKM di kawasan perkotaan lain di Indonesia, untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable: Evidence from MSMEs in Denpasar, Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah pengaruh penggunaan QRIS terhadap akuntabilitas pencatatan keuangan serupa pada sektor ekonomi lain atau wilayah geografis yang berbeda, misalnya pada UMKM di kawasan perkotaan lain di Indonesia, untuk menguji generalisasi temuan. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang melacak perubahan akuntabilitas keuangan dan literasi keuangan selama jangka waktu yang lebih panjang, guna menilai keberlanjutan dampak QRIS serta faktor-faktor yang memoderasi hubungan tersebut seiring waktu. Selanjutnya, penelitian intervensi yang merancang program pelatihan literasi keuangan berbasis digital dapat diuji efektivitasnya dalam meningkatkan manfaat penggunaan QRIS, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah bagi pemerintah dan lembaga keuangan dalam mendukung transformasi digital UMKM.. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti empiris yang kuat bahwa QRIS tidak hanya meningkatkan efisiensi transaksi, tetapi juga berfungsi sebagai katalisator untuk meningkatkan literasi keuangan dan akuntabilitas keuangan pada UMKM.Hubungan tersebut bersifat kompleks dan dimediasi sebagian oleh literasi keuangan.Oleh karena itu, upaya meningkatkan manajemen keuangan UMKM di era digital memerlukan strategi ganda.mempercepat adopsi teknologi sekaligus memperkuat kompetensi keuangan para pelaku bisnis secara simultan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) terhadap akuntabilitas pencatatan keuangan dengan literasi keuangan sebagai variabel mediasi. Berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM), penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEMAcPLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 UMKM di Denpasar dengan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan QRIS memiliki efek langsung yang positif dan signifikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-89cc9.webp" title="JURIS - The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable: Evidence from MSMEs in Denpasar, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-89cc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-89cc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-89cc9.webp 1x" title="JURIS - The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable: Evidence from MSMEs in Denpasar, Indonesia" alt="JURIS - The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable: Evidence from MSMEs in Denpasar, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-307ce.webp" title="JURIS - The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable: Evidence from MSMEs in Denpasar, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-307ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-307ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-307ce.webp 1x" title="JURIS - The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable: Evidence from MSMEs in Denpasar, Indonesia" alt="JURIS - The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable: Evidence from MSMEs in Denpasar, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54724-adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er" title="JURIS - The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable: Evidence from MSMEs in Denpasar, Indonesia" target="_blank">The Influence of QRIS Usage on Financial Recording Accountability with Financial Literacy as a Mediation Variable: Evidence from MSMEs in Denpasar, Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah pengaruh penggunaan QRIS terhadap akuntabilitas pencatatan keuangan serupa pada sektor ekonomi lain atau wilayah geografis yang berbeda, misalnya pada UMKM di kawasan perkotaan lain di Indonesia, untuk menguji generalisasi temuan. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang melacak perubahan akuntabilitas keuangan dan literasi keuangan selama jangka waktu yang lebih panjang, guna menilai keberlanjutan dampak QRIS serta faktor-faktor yang memoderasi hubungan tersebut seiring waktu. Selanjutnya, penelitian intervensi yang merancang program pelatihan literasi keuangan berbasis digital dapat diuji efektivitasnya dalam meningkatkan manfaat penggunaan QRIS, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah bagi pemerintah dan lembaga keuangan dalam mendukung transformasi digital UMKM..
<br>Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti empiris yang kuat bahwa QRIS tidak hanya meningkatkan efisiensi transaksi, tetapi juga berfungsi sebagai katalisator untuk meningkatkan literasi keuangan dan akuntabilitas keuangan pada UMKM.Hubungan tersebut bersifat kompleks dan dimediasi sebagian oleh literasi keuangan.Oleh karena itu, upaya meningkatkan manajemen keuangan UMKM di era digital memerlukan strategi ganda.mempercepat adopsi teknologi sekaligus memperkuat kompetensi keuangan para pelaku bisnis secara simultan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) terhadap akuntabilitas pencatatan keuangan dengan literasi keuangan sebagai variabel mediasi. Berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM), penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEMAcPLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 UMKM di Denpasar dengan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan QRIS memiliki efek langsung yang positif dan signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-89cc9.webp" type="image/webp" length="86400" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-89cc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/adopsi-teknologi-qris-literasi-keuangan-digital-er-thumb-307ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7157-stiepemuda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18141-international-journal-global-accounting-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54730-domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknolo</link>
	<guid isPermaLink="false">34cfe10902bccecaebfa1c76cb7561d0</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:22:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect test ]]></category>
	<category><![CDATA[ mulikat l ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[effect,l,mulikat,test]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan studi kasus yang telah dilakukan, misalnya dengan membandingkan dampak Kecerdasan Buatan terhadap kepemimpinan pendidikan di berbagai jenis institusi, seperti sekolah dasar, menengah, dan perguruan tinggi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation: Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan studi kasus yang telah dilakukan, misalnya dengan membandingkan dampak Kecerdasan Buatan terhadap kepemimpinan pendidikan di berbagai jenis institusi, seperti sekolah dasar, menengah, dan perguruan tinggi, serta di wilayah geografis yang berbeda, termasuk negara berkembang yang mungkin memiliki tantangan infrastruktur teknologi unik. Hal ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik dan strategi adaptasi yang lebih relevan untuk konteks spesifik tersebut, menjawab pertanyaan bagaimana AI dapat diimplementasikan secara inklusif dan efektif di tengah keragaman sistem pendidikan. Selain itu, mengingat pesatnya perkembangan teknologi AI, studi di masa depan perlu menyelidiki dampak jangka panjang dari integrasi AI terhadap perubahan peran guru, struktur organisasi sekolah, dan budaya belajar di lingkungan pendidikan, serta menganalisis bagaimana kerangka kerja kepemimpinan pendidikan harus terus beradaptasi untuk memastikan keberlanjutan dan relevansi pendidikan. Penting juga untuk mendalami bagaimana prinsip-prinsip etika, seperti privasi data siswa dan keadilan algoritma dalam sistem AI, dapat diimplementasikan secara konkret melalui kebijakan dan panduan praktis yang mudah diikuti oleh pemimpin sekolah dan guru, guna memastikan pemanfaatan AI yang bertanggung jawab dan berpusat pada manusia demi menciptakan lingkungan belajar yang adil dan mendukung semua pelajar.. Integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam kepemimpinan pendidikan menunjukkan potensi besar, dengan studi kasus yang memperlihatkan aplikasi praktis AI untuk meningkatkan pengambilan keputusan, keterlibatan siswa, dan pengalaman belajar personal.Penelitian ini menekankan pentingnya pertimbangan etis dalam implementasi AI, termasuk privasi data, kesetaraan, dan bias algoritmik, serta memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi para pemimpin pendidikan.Meskipun demikian, studi ini memiliki keterbatasan pada jumlah studi kasus yang kecil dan sifat teknologi AI yang cepat berubah, sehingga memerlukan penelitian lanjutan yang lebih beragam dan berfokus pada dampak jangka panjang serta adaptasi berkelanjutan Integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam kepemimpinan pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, yang mendorong kebutuhan akan pemahaman komprehensif mengenai implikasinya. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana teknologi AI dapat meningkatkan pengambilan keputusan, memperbaiki hasil belajar siswa, dan mengatasi pertimbangan etis dalam pengaturan pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini menguji contoh-contoh spesifik implementasi AI di berbagai institusi pendidikan, termasuk Georgia State University dan San Diego Unified School District. Pengumpulan data melibatkan analisis dokumen dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-6c9b2.webp" title="JURIS - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-6c9b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-6c9b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-6c9b2.webp 1x" title="JURIS - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation" alt="JURIS - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-440cb.webp" title="JURIS - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-440cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-440cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-440cb.webp 1x" title="JURIS - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation" alt="JURIS - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-8a6c3.webp" title="JURIS - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-8a6c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-8a6c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-8a6c3.webp 1x" title="JURIS - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation" alt="JURIS - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54730-domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknolo" title="JURIS - The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation" target="_blank">The Impact Of Artificial Intelligence On Educational Leadership: Theoretical Frameworks For Measurement And Evaluation</a>: Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan studi kasus yang telah dilakukan, misalnya dengan membandingkan dampak Kecerdasan Buatan terhadap kepemimpinan pendidikan di berbagai jenis institusi, seperti sekolah dasar, menengah, dan perguruan tinggi, serta di wilayah geografis yang berbeda, termasuk negara berkembang yang mungkin memiliki tantangan infrastruktur teknologi unik. Hal ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik dan strategi adaptasi yang lebih relevan untuk konteks spesifik tersebut, menjawab pertanyaan bagaimana AI dapat diimplementasikan secara inklusif dan efektif di tengah keragaman sistem pendidikan. Selain itu, mengingat pesatnya perkembangan teknologi AI, studi di masa depan perlu menyelidiki dampak jangka panjang dari integrasi AI terhadap perubahan peran guru, struktur organisasi sekolah, dan budaya belajar di lingkungan pendidikan, serta menganalisis bagaimana kerangka kerja kepemimpinan pendidikan harus terus beradaptasi untuk memastikan keberlanjutan dan relevansi pendidikan. Penting juga untuk mendalami bagaimana prinsip-prinsip etika, seperti privasi data siswa dan keadilan algoritma dalam sistem AI, dapat diimplementasikan secara konkret melalui kebijakan dan panduan praktis yang mudah diikuti oleh pemimpin sekolah dan guru, guna memastikan pemanfaatan AI yang bertanggung jawab dan berpusat pada manusia demi menciptakan lingkungan belajar yang adil dan mendukung semua pelajar..
<br>Integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam kepemimpinan pendidikan menunjukkan potensi besar, dengan studi kasus yang memperlihatkan aplikasi praktis AI untuk meningkatkan pengambilan keputusan, keterlibatan siswa, dan pengalaman belajar personal.Penelitian ini menekankan pentingnya pertimbangan etis dalam implementasi AI, termasuk privasi data, kesetaraan, dan bias algoritmik, serta memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi para pemimpin pendidikan.Meskipun demikian, studi ini memiliki keterbatasan pada jumlah studi kasus yang kecil dan sifat teknologi AI yang cepat berubah, sehingga memerlukan penelitian lanjutan yang lebih beragam dan berfokus pada dampak jangka panjang serta adaptasi berkelanjutan
<br>Integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam kepemimpinan pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, yang mendorong kebutuhan akan pemahaman komprehensif mengenai implikasinya. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana teknologi AI dapat meningkatkan pengambilan keputusan, memperbaiki hasil belajar siswa, dan mengatasi pertimbangan etis dalam pengaturan pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini menguji contoh-contoh spesifik implementasi AI di berbagai institusi pendidikan, termasuk Georgia State University dan San Diego Unified School District. Pengumpulan data melibatkan analisis dokumen dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-440cb.webp" type="image/webp" length="117228" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-6c9b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-440cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/domain-sistem-ai-akuisisi-alat-evaluasi-teknologi-thumb-8a6c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3490-faperta-unras.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13337-jurnal-saintifik-multi-science-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ KH M S Educational Concept Hasyim Asyaris Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KH M S Educational Concept Hasyim Asyaris Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KH M S Educational Concept Hasyim Asyaris Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54729-evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb</link>
	<guid isPermaLink="false">e6d6e713a8baa50de7057537b046c550</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:22:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah mengungkap bagaimana konsep pendidikan KH. Hasyim Asy'ari yang berlandaskan jihad Ibnu Qayyim al-Jawziyyah menawarkan kerangka holistik untuk pengembangan individu. Namun, agar pemahaman ini semakin relevan dan aplikatif di masa kini, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - KH.M.'S Educational Concept Hasyim Asy'ari's Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah: Penelitian ini telah mengungkap bagaimana konsep pendidikan KH. Hasyim Asy'ari yang berlandaskan jihad Ibnu Qayyim al-Jawziyyah menawarkan kerangka holistik untuk pengembangan individu. Namun, agar pemahaman ini semakin relevan dan aplikatif di masa kini, ada beberapa arah studi lanjutan yang patut dieksplorasi. Pertama, menarik untuk mengkaji secara empiris bagaimana prinsip-prinsip pendidikan holistik yang mengintegrasikan aspek spiritual, intelektual, fisik, dan sosial, serta selaras dengan konsep jihad, diterapkan dan dievaluasi secara konkret di pesantren-pesantren modern di seluruh Indonesia. Studi ini dapat menggali tantangan praktis dan keberhasilan yang dicapai dalam membentuk karakter santri di tengah dinamika sosial kontemporer. Kedua, mengingat pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dalam pendidikan Islam yang juga disinggung dalam penelitian ini, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana platform pembelajaran digital dan kecerdasan buatan (AI) dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam kurikulum pendidikan yang berorientasi jihad. Fokusnya adalah tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman keilmuan, tetapi juga untuk memperkuat aspek spiritual serta mendorong kontribusi sosial yang konstruktif, sekaligus membentengi peserta didik dari dampak negatif dunia digital yang masif. Ketiga, sebuah studi komparatif bisa dilakukan untuk menganalisis relevansi konsep pendidikan jihad KH. Hasyim Asy'ari dalam membina generasi muda untuk menghadapi tantangan kontemporer seperti radikalisme, polarisasi sosial, dan krisis moral di era globalisasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penekanan pada 'jihad sosial' dan 'jihad ilmu' dapat menjadi solusi praktis untuk membangun masyarakat yang harmonis dan berpengetahuan luas, serta membandingkannya dengan pendekatan pendidikan lain di Indonesia.. Hasyim Asy'ari sangat selaras dengan konsep jihad Ibn Qayyim al-Jawziyyah, menawarkan kerangka komprehensif untuk menilai kemajuan siswa melalui empat aspek evaluasi.Evaluasi ini mencerminkan dimensi internal dan eksternal jihad, dengan fokus pada pertumbuhan spiritual pribadi, penguasaan ilmu, kesiapan fisik, dan kontribusi sosial.Dengan demikian, model pendidikan ini bertujuan membentuk individu yang seimbang dan siap berjuang di jalan Allah, mendorong perbaikan diri berkelanjutan dan pengembangan holistik Penelitian ini mengkaji evaluasi pendidikan KH. Hasyim Asy'ari dalam konteks jihad, sebagaimana dikonseptualisasikan oleh Ibn Qayyim al-Jawziyyah. Penelitian ini berfokus pada empat aspek utama evaluasi: spiritual, intelektual, fisik, dan sosial, dengan menguji bagaimana aspek-aspek ini selaras dengan konsep jihad yang lebih luas. Pendekatan pendidikan holistik KH. Hasyim Asy'ari menekankan integrasi pengembangan spiritual, intelektual, fisik, dan sosial untuk menghasilkan individu yang seimbang, yang dapat berkontribusi pada masyarakat dan mempraktikkan prinsip-prinsip Islam. Evaluasi spiritual berfokus pada penyucian diri dan kedekatan dengan Allah, evaluasi intelektual menekankan penguasaan ilmu pengetahuan, evaluasi fisik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-7cc76.webp" title="JURIS - KH.M.&#039;S Educational Concept Hasyim Asy&#039;ari&#039;s Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-7cc76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-7cc76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-7cc76.webp 1x" title="JURIS - KH.M.&#039;S Educational Concept Hasyim Asy&#039;ari&#039;s Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah" alt="JURIS - KH.M.&#039;S Educational Concept Hasyim Asy&#039;ari&#039;s Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-3832d.webp" title="JURIS - KH.M.&#039;S Educational Concept Hasyim Asy&#039;ari&#039;s Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-3832d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-3832d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-3832d.webp 1x" title="JURIS - KH.M.&#039;S Educational Concept Hasyim Asy&#039;ari&#039;s Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah" alt="JURIS - KH.M.&#039;S Educational Concept Hasyim Asy&#039;ari&#039;s Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-37a48.webp" title="JURIS - KH.M.&#039;S Educational Concept Hasyim Asy&#039;ari&#039;s Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-37a48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-37a48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-37a48.webp 1x" title="JURIS - KH.M.&#039;S Educational Concept Hasyim Asy&#039;ari&#039;s Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah" alt="JURIS - KH.M.&#039;S Educational Concept Hasyim Asy&#039;ari&#039;s Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54729-evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb" title="JURIS - KH.M.&#039;S Educational Concept Hasyim Asy&#039;ari&#039;s Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah" target="_blank">KH.M.'S Educational Concept Hasyim Asy'ari's Perspective on the Jihad of Ibn Qoyyim Al Jauziyyah</a>: Penelitian ini telah mengungkap bagaimana konsep pendidikan KH. Hasyim Asy'ari yang berlandaskan jihad Ibnu Qayyim al-Jawziyyah menawarkan kerangka holistik untuk pengembangan individu. Namun, agar pemahaman ini semakin relevan dan aplikatif di masa kini, ada beberapa arah studi lanjutan yang patut dieksplorasi. Pertama, menarik untuk mengkaji secara empiris bagaimana prinsip-prinsip pendidikan holistik yang mengintegrasikan aspek spiritual, intelektual, fisik, dan sosial, serta selaras dengan konsep jihad, diterapkan dan dievaluasi secara konkret di pesantren-pesantren modern di seluruh Indonesia. Studi ini dapat menggali tantangan praktis dan keberhasilan yang dicapai dalam membentuk karakter santri di tengah dinamika sosial kontemporer. Kedua, mengingat pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dalam pendidikan Islam yang juga disinggung dalam penelitian ini, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana platform pembelajaran digital dan kecerdasan buatan (AI) dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam kurikulum pendidikan yang berorientasi jihad. Fokusnya adalah tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman keilmuan, tetapi juga untuk memperkuat aspek spiritual serta mendorong kontribusi sosial yang konstruktif, sekaligus membentengi peserta didik dari dampak negatif dunia digital yang masif. Ketiga, sebuah studi komparatif bisa dilakukan untuk menganalisis relevansi konsep pendidikan jihad KH. Hasyim Asy'ari dalam membina generasi muda untuk menghadapi tantangan kontemporer seperti radikalisme, polarisasi sosial, dan krisis moral di era globalisasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penekanan pada 'jihad sosial' dan 'jihad ilmu' dapat menjadi solusi praktis untuk membangun masyarakat yang harmonis dan berpengetahuan luas, serta membandingkannya dengan pendekatan pendidikan lain di Indonesia..
<br>Hasyim Asy'ari sangat selaras dengan konsep jihad Ibn Qayyim al-Jawziyyah, menawarkan kerangka komprehensif untuk menilai kemajuan siswa melalui empat aspek evaluasi.Evaluasi ini mencerminkan dimensi internal dan eksternal jihad, dengan fokus pada pertumbuhan spiritual pribadi, penguasaan ilmu, kesiapan fisik, dan kontribusi sosial.Dengan demikian, model pendidikan ini bertujuan membentuk individu yang seimbang dan siap berjuang di jalan Allah, mendorong perbaikan diri berkelanjutan dan pengembangan holistik
<br>Penelitian ini mengkaji evaluasi pendidikan KH. Hasyim Asy'ari dalam konteks jihad, sebagaimana dikonseptualisasikan oleh Ibn Qayyim al-Jawziyyah. Penelitian ini berfokus pada empat aspek utama evaluasi: spiritual, intelektual, fisik, dan sosial, dengan menguji bagaimana aspek-aspek ini selaras dengan konsep jihad yang lebih luas. Pendekatan pendidikan holistik KH. Hasyim Asy'ari menekankan integrasi pengembangan spiritual, intelektual, fisik, dan sosial untuk menghasilkan individu yang seimbang, yang dapat berkontribusi pada masyarakat dan mempraktikkan prinsip-prinsip Islam. Evaluasi spiritual berfokus pada penyucian diri dan kedekatan dengan Allah, evaluasi intelektual menekankan penguasaan ilmu pengetahuan, evaluasi fisik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-37a48.webp" type="image/webp" length="88678" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-7cc76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-3832d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/evaluasi-pendidikan-program-kontribusi-sosial-pemb-thumb-37a48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1187-formosapublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19394-asian-journal-philosophy-religion.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of Quizizz Based Test Questions on Production Cost Calculation Material ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of Quizizz Based Test Questions on Production Cost Calculation Material ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of Quizizz Based Test Questions on Production Cost Calculation Material ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54720-hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hi</link>
	<guid isPermaLink="false">f50b64042923bba9a8ea3639ba386bc1</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:22:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan alat evaluasi berbasis aplikasi Android untuk berbagai mata pelajaran di sekolah dasar dan menengah, dengan fokus pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan alat evaluasi berbasis aplikasi Android untuk berbagai mata pelajaran di sekolah dasar dan menengah, dengan fokus pada peningkatan interaktivitas dan kepraktisan dalam proses evaluasi.2. Meneliti lebih lanjut tentang penggunaan aplikasi Quizizz dalam evaluasi pembelajaran matematika, khususnya dalam hal meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.3. Menganalisis dampak penggunaan teknologi dalam evaluasi pembelajaran, termasuk dalam hal peningkatan kualitas pendidikan, dukungan inovasi, dan kesetaraan akses. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan teknologi dalam evaluasi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanyaan tes berbasis Quizizz memperoleh skor persentase akhir uji validitas oleh ahli materi sebesar 87% dan ahli media sebesar 88%, sehingga pertanyaan tes termasuk dalam kategori "Sangat Valid".Selain itu, tes kepraktisan memperoleh skor persentase akhir sebesar 89%, yang termasuk dalam kategori "Sangat Praktis".Berdasarkan hasil pretest dan posttest yang dilakukan, dapat dilihat perbedaan yang signifikan setelah menggunakan pertanyaan tes berbasis Quizizz, dan dari perhitungan n-gain diperoleh hasil akhir sebesar 0.61 yang termasuk dalam kriteria sedang, hal ini menunjukkan bahwa produk memiliki potensi efek untuk meningkatkan hasil belajar siswa Penelitian ini dikembangkan untuk membantu guru dalam melakukan evaluasi dan menjadikan proses evaluasi menjadi menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan validitas, kepraktisan, dan potensi tes terhadap hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan di SMK Bina Sriwijaya Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D), yang digabungkan dengan model pengembangan Sugiyono. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, pengangkatan, dan pertanyaan tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tes berbasis Quizizz pada materi perhitungan biaya produksi memperoleh skor validitas 87% dari ahli materi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-f3029.webp" title="JURIS - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-f3029.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-f3029.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-f3029.webp 1x" title="JURIS - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material" alt="JURIS - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-80dde.webp" title="JURIS - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-80dde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-80dde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-80dde.webp 1x" title="JURIS - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material" alt="JURIS - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-8029d.webp" title="JURIS - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-8029d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-8029d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-8029d.webp 1x" title="JURIS - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material" alt="JURIS - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54720-hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hi" title="JURIS - Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material" target="_blank">Development of Quizizz-Based Test Questions on Production Cost Calculation Material</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan alat evaluasi berbasis aplikasi Android untuk berbagai mata pelajaran di sekolah dasar dan menengah, dengan fokus pada peningkatan interaktivitas dan kepraktisan dalam proses evaluasi.2. Meneliti lebih lanjut tentang penggunaan aplikasi Quizizz dalam evaluasi pembelajaran matematika, khususnya dalam hal meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.3. Menganalisis dampak penggunaan teknologi dalam evaluasi pembelajaran, termasuk dalam hal peningkatan kualitas pendidikan, dukungan inovasi, dan kesetaraan akses. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan teknologi dalam evaluasi..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanyaan tes berbasis Quizizz memperoleh skor persentase akhir uji validitas oleh ahli materi sebesar 87% dan ahli media sebesar 88%, sehingga pertanyaan tes termasuk dalam kategori "Sangat Valid".Selain itu, tes kepraktisan memperoleh skor persentase akhir sebesar 89%, yang termasuk dalam kategori "Sangat Praktis".Berdasarkan hasil pretest dan posttest yang dilakukan, dapat dilihat perbedaan yang signifikan setelah menggunakan pertanyaan tes berbasis Quizizz, dan dari perhitungan n-gain diperoleh hasil akhir sebesar 0.61 yang termasuk dalam kriteria sedang, hal ini menunjukkan bahwa produk memiliki potensi efek untuk meningkatkan hasil belajar siswa
<br>Penelitian ini dikembangkan untuk membantu guru dalam melakukan evaluasi dan menjadikan proses evaluasi menjadi menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan validitas, kepraktisan, dan potensi tes terhadap hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan di SMK Bina Sriwijaya Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D), yang digabungkan dengan model pengembangan Sugiyono. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, pengangkatan, dan pertanyaan tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tes berbasis Quizizz pada materi perhitungan biaya produksi memperoleh skor validitas 87% dari ahli materi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-8029d.webp" type="image/webp" length="52054" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-f3029.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-80dde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/hasil-analis-faktor-belajar-aqidah-akhlak-hiperten-thumb-8029d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7157-stiepemuda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18141-international-journal-global-accounting-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54726-brand-image-pendidikan-komunikasi-digital-ti</link>
	<guid isPermaLink="false">f7164a0e1da73227c1205f1f2d38880c</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:22:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ umi kulsum ]]></category>
	<category><![CDATA[ izin bang ]]></category>
	<category><![CDATA[ toto slot ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bang,izin,kulsum,slot,toto,umi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dinamika branding di sekolah dasar negeri dan di daerah pedesaan, dimana faktor seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital: Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dinamika branding di sekolah dasar negeri dan di daerah pedesaan, dimana faktor seperti keterjangkauan dan kedekatan geografis mungkin lebih dominan daripada citra yang dikurasi. Kedua, penelitian longitudinal yang mengukur dampak strategi branding terhadap outcome pendidikan seperti hasil belajar siswa dan kesejahteraan psikososial menjadi bidang kajian yang sangat penting dan belum terjamah. Ketiga, penelitian eksperimen atau action research untuk menguji efektivitas model integratif yang diusulkan juga akan memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ilmu manajemen pendidikan.. Berdasarkan tinjauan pustaka sistematis terhadap sepuluh artikel jurnal terindeks SINTA, dapat disimpulkan bahwa penguatan brand image lembaga pendidikan dasar di era digital merupakan proses strategis yang bersifat multidimensi dan integratif.Proses ini tidak lagi bertumpu pada komunikasi satu arah atau keunggulan akademik semata, melainkan pada sinergi yang otentik antara kehadiran digital yang terkelola dengan kinerja serta pengalaman nyata di lingkungan sekolah.Inti dari pembangunan citra terletak pada kemampuan sekolah dalam menciptakan dan memelihara komunitas yang terlibat aktif meliputi orang tua, siswa, dan alumni yang secara organik berperan sebagai duta merek dan co-creator nilai sekolah.Secara spesifik, strategi yang efektif bersifat hibrid, menggabungkan komunikasi digital terintegrasi seperti konten edukatif di media sosial dan situs web sebagai pusat informasi dengan penguatan pengalaman relasional langsung, seperti interaksi guru-siswa dan program pelibatan orang tua.citra merek yang kuat dan berkelanjutan dibangun melalui transformasi komunitas sekolah menjadi ekosistem yang berbagi nilai, dimana testimoni dan partisipasi orang tua atau alumni menjadi fondasi utama dalam membentuk persepsi publik.Diferensiasi dicapai melalui nilai unik, seperti prestasi non-akademik atau program khusus, yang menjadi pembeda kompetitif di benak masyarakat.Sementara itu, manajemen reputasi yang proaktif dan responsif termasuk kesiapan menghadapi krisis komunikasi penting untuk mempertahankan ekuitas merek dan loyalitas jangka panjang Artikel ini menyajikan tinjauan pustaka sistematis untuk menganalisis strategi penguatan brand image lembaga pendidikan dasar di era digital. Latar belakang penelitian didasari oleh persaingan antarlembaga yang semakin ketat dan pergeseran perilaku orang tua sebagai konsumen pendidikan yang lebih kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengonsolidasi temuan dari berbagai kajian empiris guna merumuskan sintesis strategi yang efektif. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan protokol PRISMA, di mana sepuluh artikel jurnal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-3a75c.webp" title="JURIS - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-3a75c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-3a75c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-3a75c.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital" alt="JURIS - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-0df9b.webp" title="JURIS - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-0df9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-0df9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-0df9b.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital" alt="JURIS - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-22589.webp" title="JURIS - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-22589.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-22589.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-22589.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital" alt="JURIS - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54726-brand-image-pendidikan-komunikasi-digital-ti" title="JURIS - Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital" target="_blank">Strategi Penguatan Brand Image untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Dasar di Era Digital</a>: Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dinamika branding di sekolah dasar negeri dan di daerah pedesaan, dimana faktor seperti keterjangkauan dan kedekatan geografis mungkin lebih dominan daripada citra yang dikurasi. Kedua, penelitian longitudinal yang mengukur dampak strategi branding terhadap outcome pendidikan seperti hasil belajar siswa dan kesejahteraan psikososial menjadi bidang kajian yang sangat penting dan belum terjamah. Ketiga, penelitian eksperimen atau action research untuk menguji efektivitas model integratif yang diusulkan juga akan memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ilmu manajemen pendidikan..
<br>Berdasarkan tinjauan pustaka sistematis terhadap sepuluh artikel jurnal terindeks SINTA, dapat disimpulkan bahwa penguatan brand image lembaga pendidikan dasar di era digital merupakan proses strategis yang bersifat multidimensi dan integratif.Proses ini tidak lagi bertumpu pada komunikasi satu arah atau keunggulan akademik semata, melainkan pada sinergi yang otentik antara kehadiran digital yang terkelola dengan kinerja serta pengalaman nyata di lingkungan sekolah.Inti dari pembangunan citra terletak pada kemampuan sekolah dalam menciptakan dan memelihara komunitas yang terlibat aktif meliputi orang tua, siswa, dan alumni yang secara organik berperan sebagai duta merek dan co-creator nilai sekolah.Secara spesifik, strategi yang efektif bersifat hibrid, menggabungkan komunikasi digital terintegrasi seperti konten edukatif di media sosial dan situs web sebagai pusat informasi dengan penguatan pengalaman relasional langsung, seperti interaksi guru-siswa dan program pelibatan orang tua.citra merek yang kuat dan berkelanjutan dibangun melalui transformasi komunitas sekolah menjadi ekosistem yang berbagi nilai, dimana testimoni dan partisipasi orang tua atau alumni menjadi fondasi utama dalam membentuk persepsi publik.Diferensiasi dicapai melalui nilai unik, seperti prestasi non-akademik atau program khusus, yang menjadi pembeda kompetitif di benak masyarakat.Sementara itu, manajemen reputasi yang proaktif dan responsif termasuk kesiapan menghadapi krisis komunikasi penting untuk mempertahankan ekuitas merek dan loyalitas jangka panjang
<br>Artikel ini menyajikan tinjauan pustaka sistematis untuk menganalisis strategi penguatan brand image lembaga pendidikan dasar di era digital. Latar belakang penelitian didasari oleh persaingan antarlembaga yang semakin ketat dan pergeseran perilaku orang tua sebagai konsumen pendidikan yang lebih kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengonsolidasi temuan dari berbagai kajian empiris guna merumuskan sintesis strategi yang efektif. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan protokol PRISMA, di mana sepuluh artikel jurnal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-22589.webp" type="image/webp" length="100976" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-3a75c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-0df9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/brand-pendidikan-komunikasi-digital-tinjauan-pusta-thumb-22589.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2712-staimnglawak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19392-iera-islamic-education-research-academy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Organizational Culture on Students Time Discipline ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Organizational Culture on Students Time Discipline ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Organizational Culture on Students Time Discipline ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54723-suara-kelompok-mahasiswa-motiva</link>
	<guid isPermaLink="false">faa364ac205b31e693a92736340ab054</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:22:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana perbedaan gender memoderasi pengaruh budaya organisasi dan iklim organisasi terhadap disiplin waktu mahasiswa, dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan teknik multigroup analysis. Selain itu, dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Organizational Culture on Students' Time Discipline: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana perbedaan gender memoderasi pengaruh budaya organisasi dan iklim organisasi terhadap disiplin waktu mahasiswa, dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan teknik multigroup analysis. Selain itu, dapat dieksplorasi pengaruh faktor eksternal seperti beban studi dan kegiatan ekstrakurikuler terhadap disiplin waktu, sehingga model regresi dapat memperhitungkan variabel mediasi. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perubahan disiplin waktu mahasiswa selama satu tahun akademik, guna mengevaluasi keefektifan intervensi kepemimpinan yang diterapkan.. Budaya organisasi dan iklim organisasi berpengaruh positif serta signifikan terhadap disiplin waktu mahasiswa di STIE YAPAN SURABAYA.Kedua variabel independen tersebut memperkuat perilaku dan motivasi mahasiswa melalui peran kepemimpinan yang memengaruhi pola perilaku dan perspektif anggota.Dengan peningkatan disiplin melalui kesadaran, kemampuan, dan kontrol kepemimpinan, kelompok mahasiswa dapat mencapai tingkat disiplin yang lebih tinggi Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis regresi berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, serta sebelum penyebaran kuesioner dilakukan uji validitas dan reliabilitas menggunakan aplikasi SPSS. Populasi penelitian terdiri dari 41 mahasiswa. Setelah data terkumpul, dilakukan uji asumsi klasik. Hasil analisis menunjukkan koefisien determinasi (RA) sebesar 0,901 atau 90,1%, yang berarti variabel budaya organisasi dan iklim organisasi bersamaAcsama menjelaskan variabel disiplin waktu sebesar 90,1%, sementara sisanya 9,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar cakupan penelitian. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi serta iklim organisasi terhadap disiplin waktu mahasiswa, sehingga semakin aktif mahasiswa berpartisipasi dalam organisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-9f5bf.webp" title="JURIS - The Influence of Organizational Culture on Students&#039; Time Discipline" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-9f5bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-9f5bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-9f5bf.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Organizational Culture on Students&#039; Time Discipline" alt="JURIS - The Influence of Organizational Culture on Students&#039; Time Discipline" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-b3a21.webp" title="JURIS - The Influence of Organizational Culture on Students&#039; Time Discipline" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-b3a21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-b3a21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-b3a21.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Organizational Culture on Students&#039; Time Discipline" alt="JURIS - The Influence of Organizational Culture on Students&#039; Time Discipline" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-63ec9.webp" title="JURIS - The Influence of Organizational Culture on Students&#039; Time Discipline" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-63ec9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-63ec9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-63ec9.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Organizational Culture on Students&#039; Time Discipline" alt="JURIS - The Influence of Organizational Culture on Students&#039; Time Discipline" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54723-suara-kelompok-mahasiswa-motiva" title="JURIS - The Influence of Organizational Culture on Students&#039; Time Discipline" target="_blank">The Influence of Organizational Culture on Students' Time Discipline</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana perbedaan gender memoderasi pengaruh budaya organisasi dan iklim organisasi terhadap disiplin waktu mahasiswa, dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan teknik multigroup analysis. Selain itu, dapat dieksplorasi pengaruh faktor eksternal seperti beban studi dan kegiatan ekstrakurikuler terhadap disiplin waktu, sehingga model regresi dapat memperhitungkan variabel mediasi. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perubahan disiplin waktu mahasiswa selama satu tahun akademik, guna mengevaluasi keefektifan intervensi kepemimpinan yang diterapkan..
<br>Budaya organisasi dan iklim organisasi berpengaruh positif serta signifikan terhadap disiplin waktu mahasiswa di STIE YAPAN SURABAYA.Kedua variabel independen tersebut memperkuat perilaku dan motivasi mahasiswa melalui peran kepemimpinan yang memengaruhi pola perilaku dan perspektif anggota.Dengan peningkatan disiplin melalui kesadaran, kemampuan, dan kontrol kepemimpinan, kelompok mahasiswa dapat mencapai tingkat disiplin yang lebih tinggi
<br>Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis regresi berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, serta sebelum penyebaran kuesioner dilakukan uji validitas dan reliabilitas menggunakan aplikasi SPSS. Populasi penelitian terdiri dari 41 mahasiswa. Setelah data terkumpul, dilakukan uji asumsi klasik. Hasil analisis menunjukkan koefisien determinasi (RA) sebesar 0,901 atau 90,1%, yang berarti variabel budaya organisasi dan iklim organisasi bersamaAcsama menjelaskan variabel disiplin waktu sebesar 90,1%, sementara sisanya 9,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar cakupan penelitian. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi serta iklim organisasi terhadap disiplin waktu mahasiswa, sehingga semakin aktif mahasiswa berpartisipasi dalam organisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-63ec9.webp" type="image/webp" length="112546" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-9f5bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-b3a21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/suara-kelompok-mahasiswa-motivasi-konselor-sumber-thumb-63ec9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7157-stiepemuda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18141-international-journal-global-accounting-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Relationship of job level burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relationship of job level burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relationship of job level burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54736-job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi</link>
	<guid isPermaLink="false">6bcd92bfe053a1692d58f2aa935b1db1</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:22:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ firm value ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur laily ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[firm,laily,nur,value,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel ke berbagai lembaga pemerintah guna memvalidasi temuan. Desain longitudinal akan mengungkap dinamika perubahan tingkat jabatan dan burnout seiring waktu. Penelitian bisa menelaah peran dukungan organisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions: Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel ke berbagai lembaga pemerintah guna memvalidasi temuan. Desain longitudinal akan mengungkap dinamika perubahan tingkat jabatan dan burnout seiring waktu. Penelitian bisa menelaah peran dukungan organisasi sebagai mediator antara burnout dan kepuasan kerja. Variabel tambahan seperti kepuasan kerja keluarga dapat memperkaya pemahaman dampak burnout. Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dapat mengidentifikasi faktor budaya yang mempengaruhi. Eksperimen intervensi pelatihan manajemen stres dapat menilai efektivitas program pencegahan. Perbandingan antar negara dengan struktur birokrasi berbeda dapat mengevaluasi perbedaan kontekstual. Penelitian berikutnya dapat memasukkan analisis media sosial untuk mengukur persepsi karyawan. Metode campuran (mixedAcmethods) dapat menggabungkan data kuantitatif dan k u. Hasil penelitian dapat digunakan untuk merancang kebijakan kesejahteraan di sektor publik.. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat jabatan memiliki hubungan positif dengan kepuasan kerja, sementara kelelahan berhubungan negatif dengan tingkat jabatan, kepuasan kerja, dan kinerja tugas.Keahlian kelelahan juga menurunkan kinerja tugas, namun tingkat jabatan tidak signifikan mempengaruhi kinerja karyawan.Temuan ini membantu praktisi memahami dinamika kelelahan dan kepuasan di kalangan pejabat fungsional UKPBJ Kelelahan Emosi, frustasi maupun emosional atau yang disebut burnout merupakan penyebab sikap kerja yang buruk, konsentrasi yang tidak fokus serta penilaian yang negatif pada karyawan, dalam dunia kerja banyak sekali hal hal yang mempengaruhi seorang pekerja dalam mencapai kepuasan kerja, faktor yang mengakibatkan pimpinan dan pekerja itu sendiri tidak puas akan hasil pekerjaan yang sudah diselesaikan akibat kelelahan, emosi, frustasi. Pada studi ini peneliti menggunakan sample 166 pegawai Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa dengan jabatan fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia. Studi kami menemukan bahwa tingkat pekerjaan memiliki hubungan positif dengan kepuasan kerja, dan kelelahan memiliki hubungan positif dengan tingkat pekerjaan, kepuasan kerja, dan kinerja tugas. Sedangkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-ed50b.webp" title="JURIS - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-ed50b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-ed50b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-ed50b.webp 1x" title="JURIS - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions" alt="JURIS - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-eb26e.webp" title="JURIS - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-eb26e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-eb26e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-eb26e.webp 1x" title="JURIS - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions" alt="JURIS - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-3782b.webp" title="JURIS - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-3782b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-3782b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-3782b.webp 1x" title="JURIS - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions" alt="JURIS - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54736-job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi" title="JURIS - Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions" target="_blank">Relationship of job level, burnout to job satisfaction and task performance in functional officers managing goods and services procurement in government institutions</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel ke berbagai lembaga pemerintah guna memvalidasi temuan. Desain longitudinal akan mengungkap dinamika perubahan tingkat jabatan dan burnout seiring waktu. Penelitian bisa menelaah peran dukungan organisasi sebagai mediator antara burnout dan kepuasan kerja. Variabel tambahan seperti kepuasan kerja keluarga dapat memperkaya pemahaman dampak burnout. Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dapat mengidentifikasi faktor budaya yang mempengaruhi. Eksperimen intervensi pelatihan manajemen stres dapat menilai efektivitas program pencegahan. Perbandingan antar negara dengan struktur birokrasi berbeda dapat mengevaluasi perbedaan kontekstual. Penelitian berikutnya dapat memasukkan analisis media sosial untuk mengukur persepsi karyawan. Metode campuran (mixedAcmethods) dapat menggabungkan data kuantitatif dan k u. Hasil penelitian dapat digunakan untuk merancang kebijakan kesejahteraan di sektor publik..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat jabatan memiliki hubungan positif dengan kepuasan kerja, sementara kelelahan berhubungan negatif dengan tingkat jabatan, kepuasan kerja, dan kinerja tugas.Keahlian kelelahan juga menurunkan kinerja tugas, namun tingkat jabatan tidak signifikan mempengaruhi kinerja karyawan.Temuan ini membantu praktisi memahami dinamika kelelahan dan kepuasan di kalangan pejabat fungsional UKPBJ
<br>Kelelahan Emosi, frustasi maupun emosional atau yang disebut burnout merupakan penyebab sikap kerja yang buruk, konsentrasi yang tidak fokus serta penilaian yang negatif pada karyawan, dalam dunia kerja banyak sekali hal hal yang mempengaruhi seorang pekerja dalam mencapai kepuasan kerja, faktor yang mengakibatkan pimpinan dan pekerja itu sendiri tidak puas akan hasil pekerjaan yang sudah diselesaikan akibat kelelahan, emosi, frustasi. Pada studi ini peneliti menggunakan sample 166 pegawai Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa dengan jabatan fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia. Studi kami menemukan bahwa tingkat pekerjaan memiliki hubungan positif dengan kepuasan kerja, dan kelelahan memiliki hubungan positif dengan tingkat pekerjaan, kepuasan kerja, dan kinerja tugas. Sedangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-3782b.webp" type="image/webp" length="77666" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-ed50b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-eb26e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/job-burnout-satisfaction-emosi-frustasi-relationsh-thumb-3782b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-843-jurnal-ekonomi-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Self Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Self Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Self Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54722-sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa</link>
	<guid isPermaLink="false">c3b65da54b4420954452fda297907346</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:39:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya Sonia dapat meneliti bagaimana gaya kepemimpinan memediasi hubunganyter budaya organisasi dan disiplin waktu. Peneliti lain dapat mengevaluasi pengaruh penggunaan alat komunikasi digital terhadap pengasahan budaya organisasi dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills: Penelitian selanjutnya Sonia dapat meneliti bagaimana gaya kepemimpinan memediasi hubunganyter budaya organisasi dan disiplin waktu. Peneliti lain dapat mengevaluasi pengaruh penggunaan alat komunikasi digital terhadap pengasahan budaya organisasi dan dampaknya pada disiplin waktu mahasiswa. Selain itu, studi longitudinal dapat memonitor perubahan disiplin waktu mahasiswa seiring berjalannya semester dan perubahan iklim organisasi. Kombinasi ketiga studi ini akan memperkaya pemahaman tentang mekanisme adaptasi mahasiswa terhadap lingkungan institusi dan membantu pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih efektif.. Budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin waktu mahasiswa.Iklim organisasi juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin waktu.Kombinasi kedua faktor ini secara bersama-sama menjelaskan sebagian besar variasi disiplin waktu mahasiswa Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan analisis regresi berganda untuk menggali pengaruh budaya organisasi dan iklim organisasi terhadap disiplin waktu mahasiswa. Metode pengumpulan data melibatkan kuesioner dan dokumentasi, setelah itu dilakukan uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autocorrelation. Hasil analisis menunjukkan koefisien determinasi RA sebesar 0,901 (90,1A%) yang menandakan bahwa budaya organisasi dan iklim organisasi secara signifikan memprediksi tingkat disiplin waktu mahasiswa. Nilai koefisien regresi positif untuk kedua variabel menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Secara keseluruhan, penelitian mengkonfirmasi bahwa peningkatan budaya organisasi dan iklim organisasi berkontribusi pada peningkatan disiplin waktu mahasiswa. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-29f59.webp" title="JURIS - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-29f59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-29f59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-29f59.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills" alt="JURIS - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-b2262.webp" title="JURIS - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-b2262.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-b2262.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-b2262.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills" alt="JURIS - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-7e76e.webp" title="JURIS - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-7e76e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-7e76e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-7e76e.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills" alt="JURIS - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54722-sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa" title="JURIS - The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills" target="_blank">The Influence of Self-Confidence and Activeness in Student Organizations on Public Speaking Skills</a>: Penelitian selanjutnya Sonia dapat meneliti bagaimana gaya kepemimpinan memediasi hubunganyter budaya organisasi dan disiplin waktu. Peneliti lain dapat mengevaluasi pengaruh penggunaan alat komunikasi digital terhadap pengasahan budaya organisasi dan dampaknya pada disiplin waktu mahasiswa. Selain itu, studi longitudinal dapat memonitor perubahan disiplin waktu mahasiswa seiring berjalannya semester dan perubahan iklim organisasi. Kombinasi ketiga studi ini akan memperkaya pemahaman tentang mekanisme adaptasi mahasiswa terhadap lingkungan institusi dan membantu pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih efektif..
<br>Budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin waktu mahasiswa.Iklim organisasi juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin waktu.Kombinasi kedua faktor ini secara bersama-sama menjelaskan sebagian besar variasi disiplin waktu mahasiswa
<br>Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan analisis regresi berganda untuk menggali pengaruh budaya organisasi dan iklim organisasi terhadap disiplin waktu mahasiswa. Metode pengumpulan data melibatkan kuesioner dan dokumentasi, setelah itu dilakukan uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autocorrelation. Hasil analisis menunjukkan koefisien determinasi RA sebesar 0,901 (90,1A%) yang menandakan bahwa budaya organisasi dan iklim organisasi secara signifikan memprediksi tingkat disiplin waktu mahasiswa. Nilai koefisien regresi positif untuk kedua variabel menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Secara keseluruhan, penelitian mengkonfirmasi bahwa peningkatan budaya organisasi dan iklim organisasi berkontribusi pada peningkatan disiplin waktu mahasiswa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-b2262.webp" type="image/webp" length="55418" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-29f59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-b2262.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/sumber-daya-organisasi-proses-adaptasi-mahasiswa-i-thumb-7e76e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7157-stiepemuda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18141-international-journal-global-accounting-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Non Violent Muslim Extremism Reflections on Indonesia and Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Non Violent Muslim Extremism Reflections on Indonesia and Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Non Violent Muslim Extremism Reflections on Indonesia and Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54716-ekstremisme-non-kekerasan-islam-indonesia-m</link>
	<guid isPermaLink="false">af44281eabd653c7ee7214698c593fc0</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:39:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ covid social ]]></category>
	<category><![CDATA[ book review ]]></category>
	<category><![CDATA[ iwan amir 2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,amir,book,covid,iwan,review,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi ekstremisme non-kekerasan, penting bagi pembuat kebijakan dan lembaga keamanan untuk bekerja sama dengan teolog Muslim (ulama) dalam mempromosikan Islam moderat melalui konseling sebagai bentuk kontra-terorisme. Selain itu, perlu ada upaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia: Untuk mengatasi ekstremisme non-kekerasan, penting bagi pembuat kebijakan dan lembaga keamanan untuk bekerja sama dengan teolog Muslim (ulama) dalam mempromosikan Islam moderat melalui konseling sebagai bentuk kontra-terorisme. Selain itu, perlu ada upaya untuk memahami akar penyebab terorisme, yang tidak terbatas pada lembaga keamanan, think tank, dan institusi akademik, tetapi juga melibatkan ulama. Studi kasus dari Indonesia dan Malaysia menunjukkan bahwa sumber protes massa dapat berasal dari pandangan teologis yang menggambarkan kebijakan tertentu sebagai tidak sesuai dengan Islam. Namun, kelompok-kelompok yang secara politik termarginalkan dapat menggalang kelompok-kelompok yang secara ekonomi tertantang untuk memprotes politikus populer atau kebijakan mulia, seperti yang terjadi dalam kontroversi Ahok di Indonesia. Dalam contoh lain, kelompok dominan dapat merasa terancam secara politik oleh kelompok oposisi, dan kelompok pertama dapat menuduh yang terakhir menyebarkan ide-ide sesat untuk mengurangi basis pendukungnya atau bahkan menggunakan cara-cara hukum untuk mencapai tujuan ini. Masyarakat mungkin tidak tertarik pada motivasi politik elit di balik pidato mereka, tetapi terpengaruh oleh mereka ketika argumen tersebut dikemas sebagai teologi. Singkatnya, mereka diyakinkan bahwa pandangan elit mewakili perspektif Islam. Hal ini terjadi, dan terus terjadi, pada komunitas Syiah dan Ahmadiyah di Indonesia dan Malaysia. Setelah tiga puluh tahun sejak kebangkitan Islam kembali ke Asia Tenggara, ekstremis non-kekerasan yang menghambat penyebab mulia yang disepakati oleh badan internasional, menggambarkan dunia dalam istilah dichotomous, menyangkal hak minoritas agama, dan sekarang menjadi penggerak kunci dalam birokrasi Islam, think tank, institusi penelitian, institusi pendidikan tinggi, dan lembaga pemerintah. Penempatan mereka di institusi-institusi ini bahkan lebih signifikan daripada penempatan mereka yang mencari perubahan melalui cara-cara politik atau demokratis, karena mereka berada dalam posisi kekuasaan yang besar dan memiliki kemampuan untuk menentukan arah kebijakan, buku-buku yang akan dicetak, dan program yang perlu disensor. Fatwa yang disahkan juga tergantung pada orientasi orang-orang dalam komite fatwa.. Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya minat terhadap ekstremisme non-kekerasan di kalangan akademisi dan pembuat kebijakan disebabkan oleh potensinya untuk mengarah pada kekerasan atau terorisme (ekstremisme kekerasan).Fitur kunci ekstremisme adalah mendichotomize dunia dalam hal agama versus sekuler, Islam versus heretik, diperbolehkan versus non-diperbolehkan.Kenyataan adalah bahwa kehidupan sosial dan komunitas terlalu kompleks untuk dikategorikan dalam istilah biner.Dampak ekstremisme tidak langsung menyebabkan kekerasan atau hilangnya nyawa, tetapi mungkin secara tidak langsung memicu mereka.Hal ini berdampak pada masyarakat di tingkat diskursif.sehingga teroris menerapkan retorika eksklusif atau ide-ide intoleransi untuk mengumpulkan dukungan dan simpatisan untuk penyebab mereka.Massa mungkin tidak langsung terlibat dalam aktivitas teroris, tetapi diam atau kurangnya dukungan mereka untuk memerangi mereka adalah bukti dukungan mereka.Selain itu, meskipun ekstremisme non-kekerasan tidak langsung mengarah pada terorisme, tetapi dapat memiliki efek mempolarisasi pada masyarakat, menyebabkan gangguan politik, sosial, dan ekonomi pada kehidupan orang.melalui protes massa, pembalikan kebijakan yang mendukung penyebab hak asasi manusia, dan menimbulkan trauma pada minoritas agama Berbagai penelitian telah membahas masalah terorisme dan radikalisme di Asia Tenggara, dan studi keamanan dibanjiri dengan karya yang mencakup asal usul, fungsi, dan dampak terorisme. Namun, artikel ini berpendapat bahwa perhatian yang sama harus diberikan pada ekstremisme non-kekerasan dan dampaknya pada masyarakat di tingkat diskursif. Dengan mempelajari studi kasus dari Indonesia dan Malaysia, dua negara mayoritas Muslim, artikel ini berpendapat bahwa pertanyaan bukan apakah ekstremisme non-kekerasan secara langsung atau tidak langsung mengarah pada terorisme, tetapi bagaimana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-6c37a.webp" title="JURIS - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-6c37a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-6c37a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-6c37a.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-864ec.webp" title="JURIS - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-864ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-864ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-864ec.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-ede58.webp" title="JURIS - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-ede58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-ede58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-ede58.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54716-ekstremisme-non-kekerasan-islam-indonesia-m" title="JURIS - The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia" target="_blank">The Impact of Non-Violent Muslim Extremism: Reflections on Indonesia and Malaysia</a>: Untuk mengatasi ekstremisme non-kekerasan, penting bagi pembuat kebijakan dan lembaga keamanan untuk bekerja sama dengan teolog Muslim (ulama) dalam mempromosikan Islam moderat melalui konseling sebagai bentuk kontra-terorisme. Selain itu, perlu ada upaya untuk memahami akar penyebab terorisme, yang tidak terbatas pada lembaga keamanan, think tank, dan institusi akademik, tetapi juga melibatkan ulama. Studi kasus dari Indonesia dan Malaysia menunjukkan bahwa sumber protes massa dapat berasal dari pandangan teologis yang menggambarkan kebijakan tertentu sebagai tidak sesuai dengan Islam. Namun, kelompok-kelompok yang secara politik termarginalkan dapat menggalang kelompok-kelompok yang secara ekonomi tertantang untuk memprotes politikus populer atau kebijakan mulia, seperti yang terjadi dalam kontroversi Ahok di Indonesia. Dalam contoh lain, kelompok dominan dapat merasa terancam secara politik oleh kelompok oposisi, dan kelompok pertama dapat menuduh yang terakhir menyebarkan ide-ide sesat untuk mengurangi basis pendukungnya atau bahkan menggunakan cara-cara hukum untuk mencapai tujuan ini. Masyarakat mungkin tidak tertarik pada motivasi politik elit di balik pidato mereka, tetapi terpengaruh oleh mereka ketika argumen tersebut dikemas sebagai teologi. Singkatnya, mereka diyakinkan bahwa pandangan elit mewakili perspektif Islam. Hal ini terjadi, dan terus terjadi, pada komunitas Syiah dan Ahmadiyah di Indonesia dan Malaysia. Setelah tiga puluh tahun sejak kebangkitan Islam kembali ke Asia Tenggara, ekstremis non-kekerasan yang menghambat penyebab mulia yang disepakati oleh badan internasional, menggambarkan dunia dalam istilah dichotomous, menyangkal hak minoritas agama, dan sekarang menjadi penggerak kunci dalam birokrasi Islam, think tank, institusi penelitian, institusi pendidikan tinggi, dan lembaga pemerintah. Penempatan mereka di institusi-institusi ini bahkan lebih signifikan daripada penempatan mereka yang mencari perubahan melalui cara-cara politik atau demokratis, karena mereka berada dalam posisi kekuasaan yang besar dan memiliki kemampuan untuk menentukan arah kebijakan, buku-buku yang akan dicetak, dan program yang perlu disensor. Fatwa yang disahkan juga tergantung pada orientasi orang-orang dalam komite fatwa..
<br>Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya minat terhadap ekstremisme non-kekerasan di kalangan akademisi dan pembuat kebijakan disebabkan oleh potensinya untuk mengarah pada kekerasan atau terorisme (ekstremisme kekerasan).Fitur kunci ekstremisme adalah mendichotomize dunia dalam hal agama versus sekuler, Islam versus heretik, diperbolehkan versus non-diperbolehkan.Kenyataan adalah bahwa kehidupan sosial dan komunitas terlalu kompleks untuk dikategorikan dalam istilah biner.Dampak ekstremisme tidak langsung menyebabkan kekerasan atau hilangnya nyawa, tetapi mungkin secara tidak langsung memicu mereka.Hal ini berdampak pada masyarakat di tingkat diskursif.sehingga teroris menerapkan retorika eksklusif atau ide-ide intoleransi untuk mengumpulkan dukungan dan simpatisan untuk penyebab mereka.Massa mungkin tidak langsung terlibat dalam aktivitas teroris, tetapi diam atau kurangnya dukungan mereka untuk memerangi mereka adalah bukti dukungan mereka.Selain itu, meskipun ekstremisme non-kekerasan tidak langsung mengarah pada terorisme, tetapi dapat memiliki efek mempolarisasi pada masyarakat, menyebabkan gangguan politik, sosial, dan ekonomi pada kehidupan orang.melalui protes massa, pembalikan kebijakan yang mendukung penyebab hak asasi manusia, dan menimbulkan trauma pada minoritas agama
<br>Berbagai penelitian telah membahas masalah terorisme dan radikalisme di Asia Tenggara, dan studi keamanan dibanjiri dengan karya yang mencakup asal usul, fungsi, dan dampak terorisme. Namun, artikel ini berpendapat bahwa perhatian yang sama harus diberikan pada ekstremisme non-kekerasan dan dampaknya pada masyarakat di tingkat diskursif. Dengan mempelajari studi kasus dari Indonesia dan Malaysia, dua negara mayoritas Muslim, artikel ini berpendapat bahwa pertanyaan bukan apakah ekstremisme non-kekerasan secara langsung atau tidak langsung mengarah pada terorisme, tetapi bagaimana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-6c37a.webp" type="image/webp" length="74352" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-6c37a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-864ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/ekstremisme-non-kekerasan-islam-malaysia-syiah-ahm-thumb-ede58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-972-uiii.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13200-muslim-politics-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54737-motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-motiv</link>
	<guid isPermaLink="false">351604a62588e442457c711e6047845b</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 23:19:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ film plan 75 ]]></category>
	<category><![CDATA[ chen chen ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[75,chen,film,kirim,naskah,plan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pengaruh teori motivasi lain seperti teori harapan terhadap perkembangan tokoh Ashito Aoi dalam konteks animasi Ao Ashi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi perbedaan motivasi antara Ashito Aoi dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi: Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pengaruh teori motivasi lain seperti teori harapan terhadap perkembangan tokoh Ashito Aoi dalam konteks animasi Ao Ashi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi perbedaan motivasi antara Ashito Aoi dan karakter lain dalam anime Ao Ashi yang dijelaskan melalui teori ERG. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi dinamika kerja sama tim di akademi sepak bola Esperion Youth sebagai faktor yang memengaruhi perkembangan motivasi Ashito Aoi selama masa latihannya.. Setelah menelaah Anime Ao Ashi, penulis dapat menarik kesimpulan dari unsur Intrinsik yaitu, tokoh utama dalam Anime ini adalah Ashito Aoi dia memiliki sifat temperamental, individual, percaya diri dan pekerja keras.Hasil analisis motivasi dari karakter utama Ao Ashi yaitu Ashito Aoi menggunakan teori ERG dari Clayton Aldefer ada 3 hal yang memotivasi Ashito yaitu Exitence, Relatedness dan Growth.Kebutuhan Excitence bersumber dari keinginan psikologi Ashito yaitu mengisi waktu luangnya dengan latihan.Kebutuhan Relatedness didapatkan dari orang-orang yang dekat dengannya yaitu Fukuda Tatsuya yang membuat Ashito Aoi bergabung dalam club sepakbola Esperion Tokyo.Growth didapatkan dari pengalam dalam latihan dan pertandingan sepakbola, yang awalnya selalu melakukan kesalahan karena individualisnya yang tinggi tanpa peduli dengan pemain yang lain, setelah banyaknya latihan dan pertandingan Ashito menjadi mengerti alur pemainan sepakbolanya dan berjuan lebih keras Penelitian ini fokus pada analisis tokoh utama, Ashito Aoi, menggunakan Teori Motivasi ERG. Tujuan penelitian adalah mengungkap motivasi Ashito Aoi yang dianalisis menggunakan Teori Motivasi ERG yang dikemukakan oleh Clayton Alderfer. Penulis menggunakan metode analisis deskriptif yang ditemukan dalam animasi Ao Ashi serta pengumpulan data dari sumber tepercaya. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa Ashito memiliki 3 motivasi: keinginan untuk diakui, pengembangan bertahap, dan hubungan antar karakter. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-8fff6.webp" title="JURIS - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-8fff6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-8fff6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-8fff6.webp 1x" title="JURIS - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi" alt="JURIS - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-5ef75.webp" title="JURIS - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-5ef75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-5ef75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-5ef75.webp 1x" title="JURIS - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi" alt="JURIS - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-1f72a.webp" title="JURIS - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-1f72a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-1f72a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-1f72a.webp 1x" title="JURIS - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi" alt="JURIS - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54737-motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-motiv" title="JURIS - Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi" target="_blank">Motivasi Tokoh Ashito Aoi Untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Terhebat Dalam Animasi Ao Ashi Karya Yugo Kobayashi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pengaruh teori motivasi lain seperti teori harapan terhadap perkembangan tokoh Ashito Aoi dalam konteks animasi Ao Ashi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi perbedaan motivasi antara Ashito Aoi dan karakter lain dalam anime Ao Ashi yang dijelaskan melalui teori ERG. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi dinamika kerja sama tim di akademi sepak bola Esperion Youth sebagai faktor yang memengaruhi perkembangan motivasi Ashito Aoi selama masa latihannya..
<br>Setelah menelaah Anime Ao Ashi, penulis dapat menarik kesimpulan dari unsur Intrinsik yaitu, tokoh utama dalam Anime ini adalah Ashito Aoi dia memiliki sifat temperamental, individual, percaya diri dan pekerja keras.Hasil analisis motivasi dari karakter utama Ao Ashi yaitu Ashito Aoi menggunakan teori ERG dari Clayton Aldefer ada 3 hal yang memotivasi Ashito yaitu Exitence, Relatedness dan Growth.Kebutuhan Excitence bersumber dari keinginan psikologi Ashito yaitu mengisi waktu luangnya dengan latihan.Kebutuhan Relatedness didapatkan dari orang-orang yang dekat dengannya yaitu Fukuda Tatsuya yang membuat Ashito Aoi bergabung dalam club sepakbola Esperion Tokyo.Growth didapatkan dari pengalam dalam latihan dan pertandingan sepakbola, yang awalnya selalu melakukan kesalahan karena individualisnya yang tinggi tanpa peduli dengan pemain yang lain, setelah banyaknya latihan dan pertandingan Ashito menjadi mengerti alur pemainan sepakbolanya dan berjuan lebih keras
<br>Penelitian ini fokus pada analisis tokoh utama, Ashito Aoi, menggunakan Teori Motivasi ERG. Tujuan penelitian adalah mengungkap motivasi Ashito Aoi yang dianalisis menggunakan Teori Motivasi ERG yang dikemukakan oleh Clayton Alderfer. Penulis menggunakan metode analisis deskriptif yang ditemukan dalam animasi Ao Ashi serta pengumpulan data dari sumber tepercaya. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa Ashito memiliki 3 motivasi: keinginan untuk diakui, pengembangan bertahap, dan hubungan antar karakter.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-5ef75.webp" type="image/webp" length="209760" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-8fff6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-5ef75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/motivasi-animasi-pengembangan-hasil-analisis-tokoh-thumb-1f72a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-135-unsada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13026-jurnal-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dilema Strategi Politik Identitas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dilema Strategi Politik Identitas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dilema Strategi Politik Identitas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54728-strategi-komunikasi-politik-narasi-poli</link>
	<guid isPermaLink="false">cb81e2fef7f7b63b6f1a6d773fc312d9</guid>
	<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 15:06:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat bagaimana politik identitas dapat menimbulkan dilema serius dalam masyarakat yang beragam seperti Indonesia, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu diselidiki lebih dalam bagaimana kelompok-kelompok ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dilema Strategi Politik Identitas: Melihat bagaimana politik identitas dapat menimbulkan dilema serius dalam masyarakat yang beragam seperti Indonesia, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu diselidiki lebih dalam bagaimana kelompok-kelompok minoritas non-Muslim di Indonesia merasakan dan terpengaruh oleh strategi politik identitas yang secara eksplisit mengedepankan identitas agama tertentu. Apakah mereka mengalami peningkatan rasa keterasingan atau justru memicu respons serupa untuk memperkuat identitas kelompok mereka sendiri? Penelitian ini bisa menggunakan wawancara mendalam dan survei untuk menangkap pengalaman subjektif mereka. Kedua, dengan pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, penting untuk menganalisis bagaimana platform digital digunakan oleh partai atau gerakan berbasis identitas untuk memobilisasi pengikut, menyebarkan narasi, dan membentuk opini publik. Bagaimana dinamika ini memperkuat atau justru melemahkan dilema strategi politik identitas yang diuraikan dalam penelitian ini? Apakah ada perbedaan signifikan dalam dampak politik identitas yang disuarakan secara offline versus online? Terakhir, mengingat potensi perpecahan yang ditimbulkan, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model kebijakan atau strategi komunikasi publik yang efektif untuk mempromosikan inklusivitas dan persatuan. Bagaimana pemerintah, organisasi masyarakat sipil, atau tokoh agama dapat merumuskan pesan yang kuat untuk melawan narasi politik identitas yang eksklusif, tanpa membatasi kebebasan berpendapat, dan sekaligus mendorong dialog antar kelompok identitas secara konstruktif? Tiga pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena politik identitas dan membantu masyarakat menemukan jalan ke depan yang lebih harmonis.. Berdasarkan teori Gerakan Sosial Baru, politik identitas menggunakan identitas kolektif untuk memobilisasi gerakan sosial, namun dalam konteks Indonesia yang multikultural, strategi ini kontradiktif dan berpotensi mengancam persatuan bangsa.identitas yang menjadi dasar mobilisasi justru dapat memicu penindasan dan perpecahan, khususnya ketika berlandaskan agama dan menggaungkan "jihad politik" dari masjid.Pendekatan esensialisme identitas ini tidak efektif mengatasi ketidakadilan, bahkan memaksa adopsi identitas yang tidak diinginkan dan bertentangan dengan upaya perubahan ekonomi yang berkelanjutan Artikel ini bertujuan untuk menyoroti secara kritis afirmasi narasi politik identitas di Indonesia. Untuk maksud tersebut teks pidato politik Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi dipakai sebagai objek sorotan. Butir-butir analisis-kritis teori Gerakan Sosial Baru (New Social Movement) atau NSM terhadap politik identitas dipakai untuk menyoroti pidato politik Ridho Rahmadi tersebut. Identitas kolektif termasuk yang bernama politik identitas memang diperlukan untuk memobilisasi gerakan sosial. Dalam hal ini ekspresi identitas dipakai sebagai strategi politik, sehingga pada akhirnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-fe07a.webp" title="JURIS - Dilema Strategi Politik Identitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-fe07a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-fe07a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-fe07a.webp 1x" title="JURIS - Dilema Strategi Politik Identitas" alt="JURIS - Dilema Strategi Politik Identitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-909c8.webp" title="JURIS - Dilema Strategi Politik Identitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-909c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-909c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-909c8.webp 1x" title="JURIS - Dilema Strategi Politik Identitas" alt="JURIS - Dilema Strategi Politik Identitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-32887.webp" title="JURIS - Dilema Strategi Politik Identitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-32887.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-32887.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-32887.webp 1x" title="JURIS - Dilema Strategi Politik Identitas" alt="JURIS - Dilema Strategi Politik Identitas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54728-strategi-komunikasi-politik-narasi-poli" title="JURIS - Dilema Strategi Politik Identitas" target="_blank">Dilema Strategi Politik Identitas</a>: Melihat bagaimana politik identitas dapat menimbulkan dilema serius dalam masyarakat yang beragam seperti Indonesia, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu diselidiki lebih dalam bagaimana kelompok-kelompok minoritas non-Muslim di Indonesia merasakan dan terpengaruh oleh strategi politik identitas yang secara eksplisit mengedepankan identitas agama tertentu. Apakah mereka mengalami peningkatan rasa keterasingan atau justru memicu respons serupa untuk memperkuat identitas kelompok mereka sendiri? Penelitian ini bisa menggunakan wawancara mendalam dan survei untuk menangkap pengalaman subjektif mereka. Kedua, dengan pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, penting untuk menganalisis bagaimana platform digital digunakan oleh partai atau gerakan berbasis identitas untuk memobilisasi pengikut, menyebarkan narasi, dan membentuk opini publik. Bagaimana dinamika ini memperkuat atau justru melemahkan dilema strategi politik identitas yang diuraikan dalam penelitian ini? Apakah ada perbedaan signifikan dalam dampak politik identitas yang disuarakan secara offline versus online? Terakhir, mengingat potensi perpecahan yang ditimbulkan, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model kebijakan atau strategi komunikasi publik yang efektif untuk mempromosikan inklusivitas dan persatuan. Bagaimana pemerintah, organisasi masyarakat sipil, atau tokoh agama dapat merumuskan pesan yang kuat untuk melawan narasi politik identitas yang eksklusif, tanpa membatasi kebebasan berpendapat, dan sekaligus mendorong dialog antar kelompok identitas secara konstruktif? Tiga pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena politik identitas dan membantu masyarakat menemukan jalan ke depan yang lebih harmonis..
<br>Berdasarkan teori Gerakan Sosial Baru, politik identitas menggunakan identitas kolektif untuk memobilisasi gerakan sosial, namun dalam konteks Indonesia yang multikultural, strategi ini kontradiktif dan berpotensi mengancam persatuan bangsa.identitas yang menjadi dasar mobilisasi justru dapat memicu penindasan dan perpecahan, khususnya ketika berlandaskan agama dan menggaungkan "jihad politik" dari masjid.Pendekatan esensialisme identitas ini tidak efektif mengatasi ketidakadilan, bahkan memaksa adopsi identitas yang tidak diinginkan dan bertentangan dengan upaya perubahan ekonomi yang berkelanjutan
<br>Artikel ini bertujuan untuk menyoroti secara kritis afirmasi narasi politik identitas di Indonesia. Untuk maksud tersebut teks pidato politik Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi dipakai sebagai objek sorotan. Butir-butir analisis-kritis teori Gerakan Sosial Baru (New Social Movement) atau NSM terhadap politik identitas dipakai untuk menyoroti pidato politik Ridho Rahmadi tersebut. Identitas kolektif termasuk yang bernama politik identitas memang diperlukan untuk memobilisasi gerakan sosial. Dalam hal ini ekspresi identitas dipakai sebagai strategi politik, sehingga pada akhirnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-909c8.webp" type="image/webp" length="95148" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-fe07a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-909c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/strategi-komunikasi-politik-narasi-religius-geraka-thumb-32887.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1187-formosapublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19394-asian-journal-philosophy-religion.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 17 Jul 2026 13:34:35 +0700. 12 items. Served in: 7.178 seconds [rss] -->
