<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 03 May 2026 20:11:16 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 20:11:16 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-03T20:11:16+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45138-siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-sm</link>
	<guid isPermaLink="false">4ffb57fe7c526b1364fcbea4e04c8c37</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 19:14:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot maxwin ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot dana ]]></category>
	<category><![CDATA[ dana toto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dana,maxwin,slot,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertimbangkan untuk menerapkan program intervensi pengembangan selfAcesteem pada siswa berprestasi rendah sebelum penerapan pembelajaran discovery learning, sehingga peningkatan afektif dapat mendukung pemahaman konsep matematika. Selanjutnya, lakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem: Pertimbangkan untuk menerapkan program intervensi pengembangan selfAcesteem pada siswa berprestasi rendah sebelum penerapan pembelajaran discovery learning, sehingga peningkatan afektif dapat mendukung pemahaman konsep matematika. Selanjutnya, lakukan studi komparatif pada jenjang SMA/SMK untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain selain selfAcesteem yang memengaruhi penalaran matematis, serta menilai keberlanjutan metode discovery learning di konteks pembelajaran yang lebih kompleks. Akhirnya, uji efektivitas pelatihan guru yang dirancang khusus untuk mengintegrasikan pendekatan afektif ke dalam strategi pembelajaran, sehingga guru dapat secara konsisten menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan penalaran matematis siswa.. Siswa dengan selfAcesteem tinggi dapat memenuhi semua lima indikator penalaran matematis dan berhasil menyelesaikan masalah penalaran.Siswa dengan selfAcesteem sedang mampu memenuhi 3Ac4 indikator dan juga berhasil, sementara siswa dengan selfAcesteem rendah hanya memenuhi satu indikator dan tidak berhasil menyelesaikan masalah penalaran Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis siswa SMP melalui pembelajaran discovery learning ditinjau dari selfAcesteem. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa yang dibagi keempat kategori selfAcesteem (tinggi, sedang, rendah). Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui angket, tes tulis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan selfAcesteem tinggi mampu memenuhi kelima indikator penalaran matematis, siswa dengan selfAcesteem sedang mampu memenuhi empat indikator,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-9d524.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-9d524.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-9d524.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-9d524.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-f316e.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-f316e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-f316e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-f316e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-5f1c2.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-5f1c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-5f1c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-5f1c2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45138-siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-sm" title="JURIS - Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem" target="_blank">Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Discovery Learning Ditinjau Dari Self Esteem</a>: Pertimbangkan untuk menerapkan program intervensi pengembangan selfAcesteem pada siswa berprestasi rendah sebelum penerapan pembelajaran discovery learning, sehingga peningkatan afektif dapat mendukung pemahaman konsep matematika. Selanjutnya, lakukan studi komparatif pada jenjang SMA/SMK untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain selain selfAcesteem yang memengaruhi penalaran matematis, serta menilai keberlanjutan metode discovery learning di konteks pembelajaran yang lebih kompleks. Akhirnya, uji efektivitas pelatihan guru yang dirancang khusus untuk mengintegrasikan pendekatan afektif ke dalam strategi pembelajaran, sehingga guru dapat secara konsisten menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan penalaran matematis siswa..
<br>Siswa dengan selfAcesteem tinggi dapat memenuhi semua lima indikator penalaran matematis dan berhasil menyelesaikan masalah penalaran.Siswa dengan selfAcesteem sedang mampu memenuhi 3Ac4 indikator dan juga berhasil, sementara siswa dengan selfAcesteem rendah hanya memenuhi satu indikator dan tidak berhasil menyelesaikan masalah penalaran
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis siswa SMP melalui pembelajaran discovery learning ditinjau dari selfAcesteem. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa yang dibagi keempat kategori selfAcesteem (tinggi, sedang, rendah). Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui angket, tes tulis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan selfAcesteem tinggi mampu memenuhi kelima indikator penalaran matematis, siswa dengan selfAcesteem sedang mampu memenuhi empat indikator,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-9d524.webp" type="image/webp" length="83404" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-9d524.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-f316e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/siswa-smp-swasta-faktor-berprestasi-literasi-matem-thumb-5f1c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4558-faktorial-jurnal-inovasi-pendidikan-pembelajaran-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45157-tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik</link>
	<guid isPermaLink="false">111451d647f363a0db37a00e5b97478a</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 19:14:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sosial novel ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida sukowati ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,novel,sosial,sukowati,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan media Games Wordwall terhadap motivasi belajar siswa, mengingat motivasi merupakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan media Games Wordwall terhadap motivasi belajar siswa, mengingat motivasi merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas media Games Wordwall dengan metode pembelajaran tradisional atau media pembelajaran lainnya untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing pendekatan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi konten peribahasa dalam media Games Wordwall, misalnya dengan menambahkan fitur kuis interaktif, animasi, atau video pendek yang relevan, untuk meningkatkan daya tarik dan pemahaman siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar. Dengan demikian, siswa dapat lebih termotivasi, terlibat aktif, dan berhasil dalam memahami serta mengaplikasikan peribahasa dalam kehidupan sehari-hari.. Pengembangan media Games Wordwall dengan pendekatan CTL terbukti valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran peribahasa kelas VI SD.Validasi ahli dan uji lapangan menunjukkan kualitas teknis dan konten media yang baik.Penggunaan media ini efektif meningkatkan keterampilan membaca siswa, meskipun peningkatannya masih dalam kategori sedang Media pembelajaran merupakan alat bantu atau perantara pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Media pembelajaran mempunyai beberapa jenis, yaitu media visual, audio dan audiovisual. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan R&D (Research and Development). Prosedur penyusunan produk media games wordwall melalui enam tahap yaitu (1) analisis produk yang dikembangkan, (2) mengembangkan produk awal, (3) validasi produk, (4) revisi desain, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk, (6) uji coba skala luas dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-3842b.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-3842b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-3842b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-3842b.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-d1095.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-d1095.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-d1095.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-d1095.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-96fb7.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-96fb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-96fb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-96fb7.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45157-tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" target="_blank">Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AuGames WordwallAy Dengan Pendekatan CTL Untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan media Games Wordwall terhadap motivasi belajar siswa, mengingat motivasi merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas media Games Wordwall dengan metode pembelajaran tradisional atau media pembelajaran lainnya untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing pendekatan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi konten peribahasa dalam media Games Wordwall, misalnya dengan menambahkan fitur kuis interaktif, animasi, atau video pendek yang relevan, untuk meningkatkan daya tarik dan pemahaman siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar. Dengan demikian, siswa dapat lebih termotivasi, terlibat aktif, dan berhasil dalam memahami serta mengaplikasikan peribahasa dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Pengembangan media Games Wordwall dengan pendekatan CTL terbukti valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran peribahasa kelas VI SD.Validasi ahli dan uji lapangan menunjukkan kualitas teknis dan konten media yang baik.Penggunaan media ini efektif meningkatkan keterampilan membaca siswa, meskipun peningkatannya masih dalam kategori sedang
<br>Media pembelajaran merupakan alat bantu atau perantara pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Media pembelajaran mempunyai beberapa jenis, yaitu media visual, audio dan audiovisual. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan R&D (Research and Development). Prosedur penyusunan produk media games wordwall melalui enam tahap yaitu (1) analisis produk yang dikembangkan, (2) mengembangkan produk awal, (3) validasi produk, (4) revisi desain, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk, (6) uji coba skala luas dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-3842b.webp" type="image/webp" length="58424" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-3842b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-d1095.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-daya-tarik-thumb-96fb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4557-listra-jurnal-linguistik-sastra-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45146-tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swas</link>
	<guid isPermaLink="false">196885f78e762f0d90dd16e0db019c06</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 18:55:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot maxwin ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot dana ]]></category>
	<category><![CDATA[ dana toto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dana,maxwin,slot,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan perbandingan intervensi pembelajaran metakognitif antara siswa tipe guardian dan idealist, menilai apakah pendekatan yang disesuaikan dapat meningkatkan indikator comparing dan contemplating pada siswa idealist. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan perbandingan intervensi pembelajaran metakognitif antara siswa tipe guardian dan idealist, menilai apakah pendekatan yang disesuaikan dapat meningkatkan indikator comparing dan contemplating pada siswa idealist. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pengembangan kemampuan reflektif pada siswa matematik, sekaligus meninjau peran guru dalam memfasilitasi proses berpikir kritis. Terakhir, pendekatan kuantitatif dapat mengukur keberhasilan strategi pembelajaran metakognitif dengan skala reflektivitas, sehingga memudahkan penerapan praktik di kelas secara lebih luas.. Siswa dengan tipe kepribadian guardian, artisan, dan rational dapat memenuhi tiga indikator berpikir reflektif.Sementara siswa bertipe idealist hanya memenuhi indikator reacting, menunjukkan tingkat reflektivitas yang lebih rendah.Tipe kepribadian menjadi faktor penting dalam perkembangan proses berpikir reflektif siswa dalam konteks pendekatan metakognitif Penelitian ini bertujuan mengetahui proses berpikir reflektif siswa dalam menyelesaikan masalah bangun datar berbasis pendekatan metakognitif, dengan mempertimbangkan tipe kepribadian Keirsey (guardian, artisan, rational, idealist). Metode kualitatif deskriptif digunakan pada 8 siswa kelas VII-D SMPN 1 Sumberrejo. Hasil menunjukkan siswa bertipe guardian, artisan, dan rational menunjukkan kemampuan reflektif yang baik, sementara siswa bertipe idealist hanya memenuhi indikator reacting. Kesimpulannya tipe kepribadian memengaruhi tingkat reflektivitas siswa dalam merancang solusi matematika. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-c96c0.webp" title="JURIS - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-c96c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-c96c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-c96c0.webp 1x" title="JURIS - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey" alt="JURIS - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-956f3.webp" title="JURIS - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-956f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-956f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-956f3.webp 1x" title="JURIS - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey" alt="JURIS - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-8362e.webp" title="JURIS - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-8362e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-8362e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-8362e.webp 1x" title="JURIS - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey" alt="JURIS - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45146-tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swas" title="JURIS - Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey" target="_blank">Proses Berpikir Reflektif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan perbandingan intervensi pembelajaran metakognitif antara siswa tipe guardian dan idealist, menilai apakah pendekatan yang disesuaikan dapat meningkatkan indikator comparing dan contemplating pada siswa idealist. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pengembangan kemampuan reflektif pada siswa matematik, sekaligus meninjau peran guru dalam memfasilitasi proses berpikir kritis. Terakhir, pendekatan kuantitatif dapat mengukur keberhasilan strategi pembelajaran metakognitif dengan skala reflektivitas, sehingga memudahkan penerapan praktik di kelas secara lebih luas..
<br>Siswa dengan tipe kepribadian guardian, artisan, dan rational dapat memenuhi tiga indikator berpikir reflektif.Sementara siswa bertipe idealist hanya memenuhi indikator reacting, menunjukkan tingkat reflektivitas yang lebih rendah.Tipe kepribadian menjadi faktor penting dalam perkembangan proses berpikir reflektif siswa dalam konteks pendekatan metakognitif
<br>Penelitian ini bertujuan mengetahui proses berpikir reflektif siswa dalam menyelesaikan masalah bangun datar berbasis pendekatan metakognitif, dengan mempertimbangkan tipe kepribadian Keirsey (guardian, artisan, rational, idealist). Metode kualitatif deskriptif digunakan pada 8 siswa kelas VII-D SMPN 1 Sumberrejo. Hasil menunjukkan siswa bertipe guardian, artisan, dan rational menunjukkan kemampuan reflektif yang baik, sementara siswa bertipe idealist hanya memenuhi indikator reacting. Kesimpulannya tipe kepribadian memengaruhi tingkat reflektivitas siswa dalam merancang solusi matematika.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-956f3.webp" type="image/webp" length="94412" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-c96c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-956f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-smp-swasta-ma-thumb-8362e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4558-faktorial-jurnal-inovasi-pendidikan-pembelajaran-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45150-kapasitas-beban-alat-kolom-beton-m</link>
	<guid isPermaLink="false">cb76762309761888820439647e33ad3d</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 18:55:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ krisik kakap ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,kakap,krisik,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model analitis yang lebih akurat untuk memprediksi perilaku struktur beton di bawah beban siklik, terutama untuk kolom beton bertulang dengan pengekangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model analitis yang lebih akurat untuk memprediksi perilaku struktur beton di bawah beban siklik, terutama untuk kolom beton bertulang dengan pengekangan eksternal FRP. 2. Melakukan studi komparatif antara berbagai jenis FRP, seperti GFRP dan CFRP, untuk menentukan pengaruhnya terhadap peningkatan kekuatan dan daktilitas struktur. 3. Meneliti pengaruh jumlah lapisan FRP dan tingkat beban aksial pada efektivitas pengekangan, serta mengoptimalkan desain pengekangan FRP untuk meningkatkan kapasitas beban aksial dan perpindahan lateral kolom.. Dari hasil analisa untuk penelitian ini dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu.Terjadi peningkatan Pn dan Mn pada kolom pengekangan eksternal GFRP 1 lapis, masing-masing sebesar 116,03% dan 15,19% dibandingkan kolom original.Untuk kolom pengekangan eksternal CFRP 1 lapis peningkatan Pn dan Mn adalah 134,66% dan 20,54% terhadap original kolom.Prosentase peningkatan Pn dan Mn kolom C-1C terhadap C-1G adalah 8,62% dan 4,65%.Hubungan tegangan-regangan puncak memberikan data peningkatan fAocc dan AAocc pada kolom C-1C masing-masing adalah 8,55% dan 18,95% yang mengindikasikan bahwa kolom dengan jenis pengekangan serat Carbon memberikan peningkatan kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kolom pengekangan eksternal dengan jenis serat Glass.FRP memberikan pengaruh pengekangan efektif yang dibandingkan kolom original dimana efektifitas pengekangan meningkat sebesar 1,45 dan 1,58 masing-masing untuk specimen C-1G dan C-1C.Dari hasil analisa diperoleh beban aksial konstan yang sama pada semua spesimen sebesar 960 KN.Besarnya beban siklik yang diwakili dengan PH adalah bervariasi yaitu pada kolom original C-1 Makalah ini meneliti mengenai peningkatan kekuatan dengan adanya beban siklik yang bekerja pada elemen struktur kolom beton bertulang yang telah diberi pengekangan FRP. Dengan adanya pergeseran peta gempa Indonesia maka perlu dilakukan antisipasi struktur yang telah berdiri terhadap bahaya gempa. Beban siklik merupakan penyederhanaan dari beban gempa. Dengan berkembangnya teknologi material maka dilakukan inovasi pengekangan struktur dengan memanfaatkan fiber. Dalam penelitian ini akan digunakana dua jenis fiber yaitu Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) dan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP). Ada tiga benda uji yang akan dibandingkan yaitu C-1, C-1G dan C-1C. Dari hasil analisis diperoleh bahwa terjadi peningkatan fAocc dan AAocc pada C-1C sebesar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-41dc2.webp" title="JURIS - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-41dc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-41dc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-41dc2.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP" alt="JURIS - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-b6e46.webp" title="JURIS - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-b6e46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-b6e46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-b6e46.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP" alt="JURIS - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-61ff0.webp" title="JURIS - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-61ff0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-61ff0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-61ff0.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP" alt="JURIS - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45150-kapasitas-beban-alat-kolom-beton-m" title="JURIS - Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP" target="_blank">Peningkatan Kekuatan Akibat Beban Siklik pada Kolom Beton Bertulang Persegi dengan Pengekangan Eksternal FRP</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model analitis yang lebih akurat untuk memprediksi perilaku struktur beton di bawah beban siklik, terutama untuk kolom beton bertulang dengan pengekangan eksternal FRP. 2. Melakukan studi komparatif antara berbagai jenis FRP, seperti GFRP dan CFRP, untuk menentukan pengaruhnya terhadap peningkatan kekuatan dan daktilitas struktur. 3. Meneliti pengaruh jumlah lapisan FRP dan tingkat beban aksial pada efektivitas pengekangan, serta mengoptimalkan desain pengekangan FRP untuk meningkatkan kapasitas beban aksial dan perpindahan lateral kolom..
<br>Dari hasil analisa untuk penelitian ini dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu.Terjadi peningkatan Pn dan Mn pada kolom pengekangan eksternal GFRP 1 lapis, masing-masing sebesar 116,03% dan 15,19% dibandingkan kolom original.Untuk kolom pengekangan eksternal CFRP 1 lapis peningkatan Pn dan Mn adalah 134,66% dan 20,54% terhadap original kolom.Prosentase peningkatan Pn dan Mn kolom C-1C terhadap C-1G adalah 8,62% dan 4,65%.Hubungan tegangan-regangan puncak memberikan data peningkatan fAocc dan AAocc pada kolom C-1C masing-masing adalah 8,55% dan 18,95% yang mengindikasikan bahwa kolom dengan jenis pengekangan serat Carbon memberikan peningkatan kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kolom pengekangan eksternal dengan jenis serat Glass.FRP memberikan pengaruh pengekangan efektif yang dibandingkan kolom original dimana efektifitas pengekangan meningkat sebesar 1,45 dan 1,58 masing-masing untuk specimen C-1G dan C-1C.Dari hasil analisa diperoleh beban aksial konstan yang sama pada semua spesimen sebesar 960 KN.Besarnya beban siklik yang diwakili dengan PH adalah bervariasi yaitu pada kolom original C-1
<br>Makalah ini meneliti mengenai peningkatan kekuatan dengan adanya beban siklik yang bekerja pada elemen struktur kolom beton bertulang yang telah diberi pengekangan FRP. Dengan adanya pergeseran peta gempa Indonesia maka perlu dilakukan antisipasi struktur yang telah berdiri terhadap bahaya gempa. Beban siklik merupakan penyederhanaan dari beban gempa. Dengan berkembangnya teknologi material maka dilakukan inovasi pengekangan struktur dengan memanfaatkan fiber. Dalam penelitian ini akan digunakana dua jenis fiber yaitu Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) dan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP). Ada tiga benda uji yang akan dibandingkan yaitu C-1, C-1G dan C-1C. Dari hasil analisis diperoleh bahwa terjadi peningkatan fAocc dan AAocc pada C-1C sebesar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-b6e46.webp" type="image/webp" length="97296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-41dc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-b6e46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/kapasitas-beban-alat-kolom-beton-murni-gempa-frp-k-thumb-61ff0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1657-poltekba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18267-jip-jurnal-ilmiah-politeknik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45144-tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif</link>
	<guid isPermaLink="false">7f23ecc8e06c18f5423a7d9d1bd6c1e1</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 18:50:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ida sukowati ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,sukowati,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan media Games Wordwall dengan pendekatan CTL terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca peribahasa siswa Kelas VI SD. Proses pengembangan yang sistematis melalui tujuh tahapAimulai dari studi pendahuluan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar: Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan media Games Wordwall dengan pendekatan CTL terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca peribahasa siswa Kelas VI SD. Proses pengembangan yang sistematis melalui tujuh tahapAimulai dari studi pendahuluan hingga diseminasiAimemastikan bahwa produk yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan pembelajaran dan teruji secara empiris. Integrasi pendekatan kontekstual dalam media Games Wordwall memfasilitasi siswa untuk mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata, sehingga memperkuat pemahaman dan motivasi siswa dalam memaknai arti peribahasa dalam kehidupan sehari-hari. Respon siswa yang mencapai 97,00% dengan kriteria positif menunjukkan bahwa media ini diterima dengan baik secara psikologis dan pedagogis. Hal ini sejalan dengan prinsip pendekatan CTL yang menekankan pembelajaran bermakna melalui media interaktif, sehingga siswa merasa terlibat aktif dalam proses belajar. Selain itu, peningkatan keterampilan menulis teks narasi dengan rata-rata N-gain 0,55 (kategori sedang) mengindikasikan bahwa Games Wordwall tidak hanya menarik, tetapi juga mampu menstimulasi kemampuan berpikir logis dan kreatif siswa. Meskipun peningkatan belum mencapai kategori tinggi, hasil ini tetap signifikan mengingat kompleksitas membaca peribahasa yang memerlukan penguasaan struktur, kosakata, dan pemahaman arti. Keberhasilan ini juga didukung oleh validasi ahli dan uji lapangan yang memperkuat kualitas teknis dan konten media. Namun, keterbatasan pada kategori N-gain "sedang" dapat disebabkan oleh faktor eksternal seperti waktu pembelajaran yang terbatas atau variasi kemampuan awal siswa. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan mengeksplorasi pengayaan fitur interaktif dalam Media Gameswordwall atau kombinasi dengan metode lain guna meningkatkan efektivitas. Secara praktis, temuan ini merekomendasikan penggunaan media berbasis pendekatan kontekstual seperti Gameswordwall sebagai solusi inovatif dalam pembelajaran menulis di tingkat dasar, khususnya untuk mengakomodasi gaya belajar visual dan kontekstual siswa.. Proses pengembangan media pembelajaran games wordwall dengan alur sebagai berikut.(1) melakukan analisis prodak yang dikembangkan, (2) mengembangkan produk awal, (3) validasi produk, (4) revisi desain, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk (6) uji coba skala luas dan produk akhir.Media Pembelajaran Games Wordwall dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran peribahasa kelas VI SD.Hasil uji validitas berdasarkan validasi dari validator media pembelajaran dengan skor 4,93 dengan kategori baik, validator ahli media dengan skor 4,96 dengan kategori baik.Kemudian didukung oleh respon guru terhadap penggunaan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh rata-rata 5 dengan kategori sangat baik.Sedangkan respon siswa terhadap penggunaan multimedia pembelajaran interaktif pada uji coba terbatas diperoleh presentase 97,00% dengan kategori positif.Penggunaan multimedia pembelajaran interaktif hasil pengembangan yang telah dilakukan efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia.Hal ini dapat dilihat dari hasil perolehan rata-rata N-gain pada kelas eksperimen yaitu 0,55 dengan kategori sedang dan dari hasil observasi guru dan siswa semua aktivitas tampak Media pembelajaran merupakan alat bantu atau perantara pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Media pembelajaran mempunyai beberapa jenis, yaitu media visual, audio dan audiovisual. Visual media adalah media yang dapat diamati melalui indera penglihatan, seperti gambar, grafik, foto, poster dan sebagainya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan R&D (Research and Development). Prosedur penyusunan produk media games wordwall melalui enam tahap, yaitu (1) analisis produk yang dikembangkan, (2) mengembangkan produk awal, (3) validasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-987e9.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-987e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-987e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-987e9.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-18ee8.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-18ee8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-18ee8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-18ee8.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-ac88e.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-ac88e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-ac88e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-ac88e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45144-tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar" target="_blank">Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Games Wordwall dengan Pendekatan CTL untuk Pembelajaran Membaca Peribahasa Siswa Kelas VI Sekolah Dasar</a>: Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan media Games Wordwall dengan pendekatan CTL terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca peribahasa siswa Kelas VI SD. Proses pengembangan yang sistematis melalui tujuh tahapAimulai dari studi pendahuluan hingga diseminasiAimemastikan bahwa produk yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan pembelajaran dan teruji secara empiris. Integrasi pendekatan kontekstual dalam media Games Wordwall memfasilitasi siswa untuk mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata, sehingga memperkuat pemahaman dan motivasi siswa dalam memaknai arti peribahasa dalam kehidupan sehari-hari. Respon siswa yang mencapai 97,00% dengan kriteria positif menunjukkan bahwa media ini diterima dengan baik secara psikologis dan pedagogis. Hal ini sejalan dengan prinsip pendekatan CTL yang menekankan pembelajaran bermakna melalui media interaktif, sehingga siswa merasa terlibat aktif dalam proses belajar. Selain itu, peningkatan keterampilan menulis teks narasi dengan rata-rata N-gain 0,55 (kategori sedang) mengindikasikan bahwa Games Wordwall tidak hanya menarik, tetapi juga mampu menstimulasi kemampuan berpikir logis dan kreatif siswa. Meskipun peningkatan belum mencapai kategori tinggi, hasil ini tetap signifikan mengingat kompleksitas membaca peribahasa yang memerlukan penguasaan struktur, kosakata, dan pemahaman arti. Keberhasilan ini juga didukung oleh validasi ahli dan uji lapangan yang memperkuat kualitas teknis dan konten media. Namun, keterbatasan pada kategori N-gain "sedang" dapat disebabkan oleh faktor eksternal seperti waktu pembelajaran yang terbatas atau variasi kemampuan awal siswa. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan mengeksplorasi pengayaan fitur interaktif dalam Media Gameswordwall atau kombinasi dengan metode lain guna meningkatkan efektivitas. Secara praktis, temuan ini merekomendasikan penggunaan media berbasis pendekatan kontekstual seperti Gameswordwall sebagai solusi inovatif dalam pembelajaran menulis di tingkat dasar, khususnya untuk mengakomodasi gaya belajar visual dan kontekstual siswa..
<br>Proses pengembangan media pembelajaran games wordwall dengan alur sebagai berikut.(1) melakukan analisis prodak yang dikembangkan, (2) mengembangkan produk awal, (3) validasi produk, (4) revisi desain, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk (6) uji coba skala luas dan produk akhir.Media Pembelajaran Games Wordwall dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran peribahasa kelas VI SD.Hasil uji validitas berdasarkan validasi dari validator media pembelajaran dengan skor 4,93 dengan kategori baik, validator ahli media dengan skor 4,96 dengan kategori baik.Kemudian didukung oleh respon guru terhadap penggunaan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh rata-rata 5 dengan kategori sangat baik.Sedangkan respon siswa terhadap penggunaan multimedia pembelajaran interaktif pada uji coba terbatas diperoleh presentase 97,00% dengan kategori positif.Penggunaan multimedia pembelajaran interaktif hasil pengembangan yang telah dilakukan efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia.Hal ini dapat dilihat dari hasil perolehan rata-rata N-gain pada kelas eksperimen yaitu 0,55 dengan kategori sedang dan dari hasil observasi guru dan siswa semua aktivitas tampak
<br>Media pembelajaran merupakan alat bantu atau perantara pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Media pembelajaran mempunyai beberapa jenis, yaitu media visual, audio dan audiovisual. Visual media adalah media yang dapat diamati melalui indera penglihatan, seperti gambar, grafik, foto, poster dan sebagainya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan R&D (Research and Development). Prosedur penyusunan produk media games wordwall melalui enam tahap, yaitu (1) analisis produk yang dikembangkan, (2) mengembangkan produk awal, (3) validasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-987e9.webp" type="image/webp" length="71380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-987e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-18ee8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/tata-bahasa-siswa-validasi-produk-kursi-kreatif-pa-thumb-ac88e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4557-listra-jurnal-linguistik-sastra-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45135-holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi</link>
	<guid isPermaLink="false">f5fd044964d123f0fce8ddc26c50bfe0</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 18:36:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ida sukowati ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,sukowati,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan media digital interaktif (seperti video dan aplikasi storytelling) terhadap motivasi dan kepercayaan diri siswa, serta membandingkan efektivitas metode storytelling dengan metode berbasis permainan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan media digital interaktif (seperti video dan aplikasi storytelling) terhadap motivasi dan kepercayaan diri siswa, serta membandingkan efektivitas metode storytelling dengan metode berbasis permainan bahasa dalam memfasilitasi pengembangan kemampuan berbicara; dilakukan penelitian kuasiAceksperimental dengan kelompok kontrol yang melibatkan lebih banyak kelas dan pelatihan guru; serta terapkan strategi refleksi siswa secara berkelanjutan untuk menilai perbaikan kompetensi verbal yang lebih bernuansa kritis dan kreatif.. Metode storytelling terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri Kandangrejo, dengan peningkatan nilai preActest menjadi postActest dari rataAcrata 64 menjadi 86.Selain peningkatan keterampilan berbicara, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi, kepercayaan diri, serta kolaborasi dalam diskusi kelompok.Hasil penelitian ini mendukung penggunaan storytelling sebagai strategi inovatif untuk pengembangan keterampilan berbicara di sekolah dasar Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan metode storytelling dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri Kandangrejo. Masalah utama meliputi rendahnya hasil keterampilan berbicara disebabkan kurangnya aktivitas siswa dan model pembelajaran yang tidak tepat. Metode storytelling dipilih karena pusat siswa, melibatkan konteks nyata, dan mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta kolaborasi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan observasi, wawancara, angket, dan tes menulis teks deskripsi. Subjek terdiri dari 18 siswa. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan storytelling efektif meningkatkan keterampilan berbicara, serta memperbaiki... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-37f15.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-37f15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-37f15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-37f15.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-2fd87.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-2fd87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-2fd87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-2fd87.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-f8724.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-f8724.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-f8724.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-f8724.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45135-holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD" target="_blank">Penerapan Pembelajaran Keterampilan Berbicara Dengan Metode Storytelling Di Kelas IV SD</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan media digital interaktif (seperti video dan aplikasi storytelling) terhadap motivasi dan kepercayaan diri siswa, serta membandingkan efektivitas metode storytelling dengan metode berbasis permainan bahasa dalam memfasilitasi pengembangan kemampuan berbicara; dilakukan penelitian kuasiAceksperimental dengan kelompok kontrol yang melibatkan lebih banyak kelas dan pelatihan guru; serta terapkan strategi refleksi siswa secara berkelanjutan untuk menilai perbaikan kompetensi verbal yang lebih bernuansa kritis dan kreatif..
<br>Metode storytelling terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri Kandangrejo, dengan peningkatan nilai preActest menjadi postActest dari rataAcrata 64 menjadi 86.Selain peningkatan keterampilan berbicara, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi, kepercayaan diri, serta kolaborasi dalam diskusi kelompok.Hasil penelitian ini mendukung penggunaan storytelling sebagai strategi inovatif untuk pengembangan keterampilan berbicara di sekolah dasar
<br>Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan metode storytelling dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri Kandangrejo. Masalah utama meliputi rendahnya hasil keterampilan berbicara disebabkan kurangnya aktivitas siswa dan model pembelajaran yang tidak tepat. Metode storytelling dipilih karena pusat siswa, melibatkan konteks nyata, dan mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta kolaborasi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan observasi, wawancara, angket, dan tes menulis teks deskripsi. Subjek terdiri dari 18 siswa. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan storytelling efektif meningkatkan keterampilan berbicara, serta memperbaiki...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-2fd87.webp" type="image/webp" length="192816" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-37f15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-2fd87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/holland-aktivitas-siswa-observasi-refleksi-kelas-b-thumb-f8724.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4557-listra-jurnal-linguistik-sastra-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45134-teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku</link>
	<guid isPermaLink="false">dc70df674c43cb546256bd61129309ad</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 18:15:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ida sukowati ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,sukowati,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru dapat mengkaji bagaimana integrasi media Pop Up dengan teknologi interaktif, seperti augmented reality, mempengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa dalam menulis narasi. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar: Pertanyaan penelitian baru dapat mengkaji bagaimana integrasi media Pop Up dengan teknologi interaktif, seperti augmented reality, mempengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa dalam menulis narasi. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan media Pop Up terhadap kemampuan menulis kreatif siswa dari kelas IV hingga kelas V. Selain itu, penelitian eksploratif perlu menguji penerapan media Pop Up pada topik pembelajaran lain, seperti penulisan teks prosedur, untuk mengetahui seberapa luas dan fleksibel media tersebut dapat digunakan dalam kurikulum dasar.. Media Pop Up dikembangkan melalui tahapan identifikasi, perencanaan, dan produksi, serta dilengkapi dengan pendekatan kontekstual untuk mencerminkan profil pelajar Pancasila.Validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa media ini memenuhi standar kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas dalam pembelajaran menulis teks narasi.Pengembangan lebih lanjut disarankan agar media Pop Up dapat diterapkan pada berbagai pendekatan kontekstual lain dan digunakan untuk keterampilan pembelajaran yang lebih luas Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pop Up dengan pendekatan kontekstual dalam materi menulis teks narasi untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall, melibatkan sepuluh tahap mulai dari penelitian awal hingga diseminasi produk akhir. Hasil validasi menunjukkan tingkat kevalidan media Pop Up sangat baik, dengan skor 97% dari ahli materi dan 98% dari ahli media. Kepraktisan media diuji melalui angket respon siswa dengan skor 81%, menunjukkan bahwa media ini praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Keefektifan media Pop Up dalam meningkatkan keterampilan menulis teks narasi siswa ditunjukkan melalui peningkatan rata-rata pretest... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-5d82e.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-5d82e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-5d82e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-5d82e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-921bf.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-921bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-921bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-921bf.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-1990d.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-1990d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-1990d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-1990d.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45134-teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku" title="JURIS - Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" target="_blank">Pengembangan Media Pop Up Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar</a>: Pertanyaan penelitian baru dapat mengkaji bagaimana integrasi media Pop Up dengan teknologi interaktif, seperti augmented reality, mempengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa dalam menulis narasi. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan media Pop Up terhadap kemampuan menulis kreatif siswa dari kelas IV hingga kelas V. Selain itu, penelitian eksploratif perlu menguji penerapan media Pop Up pada topik pembelajaran lain, seperti penulisan teks prosedur, untuk mengetahui seberapa luas dan fleksibel media tersebut dapat digunakan dalam kurikulum dasar..
<br>Media Pop Up dikembangkan melalui tahapan identifikasi, perencanaan, dan produksi, serta dilengkapi dengan pendekatan kontekstual untuk mencerminkan profil pelajar Pancasila.Validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa media ini memenuhi standar kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas dalam pembelajaran menulis teks narasi.Pengembangan lebih lanjut disarankan agar media Pop Up dapat diterapkan pada berbagai pendekatan kontekstual lain dan digunakan untuk keterampilan pembelajaran yang lebih luas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pop Up dengan pendekatan kontekstual dalam materi menulis teks narasi untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall, melibatkan sepuluh tahap mulai dari penelitian awal hingga diseminasi produk akhir. Hasil validasi menunjukkan tingkat kevalidan media Pop Up sangat baik, dengan skor 97% dari ahli materi dan 98% dari ahli media. Kepraktisan media diuji melalui angket respon siswa dengan skor 81%, menunjukkan bahwa media ini praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Keefektifan media Pop Up dalam meningkatkan keterampilan menulis teks narasi siswa ditunjukkan melalui peningkatan rata-rata pretest...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-921bf.webp" type="image/webp" length="101728" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-5d82e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-921bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/teks-prosedur-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-1990d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4557-listra-jurnal-linguistik-sastra-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah Kajian Sosiopragmatik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah Kajian Sosiopragmatik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah Kajian Sosiopragmatik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45136-gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral</link>
	<guid isPermaLink="false">99da81ddca01ab01949f0b18a87d40bc</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 18:08:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ida sukowati ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,sukowati,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: 1. Menganalisis pengaruh media sosial dan teknologi terhadap variasi register dalam percakapan sehari-hari siswa sekolah dasar. 2. Meneliti bagaimana faktor latar belakang keluarga dan budaya penggunaan bahasa daerah memengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik: Saran penelitian lanjutan: 1. Menganalisis pengaruh media sosial dan teknologi terhadap variasi register dalam percakapan sehari-hari siswa sekolah dasar. 2. Meneliti bagaimana faktor latar belakang keluarga dan budaya penggunaan bahasa daerah memengaruhi register gaya bicara siswa dalam percakapan dengan guru dan teman sebaya. 3. Mengkaji pengaruh lingkungan sosial dan budaya sekolah terhadap penggunaan register formal dan informal oleh siswa dalam berbagai konteks komunikasi.. Register yang digunakan siswa dalam percakapan dengan guru cenderung bersifat formal, sopan, dan terstruktur.Siswa menggunakan pilihan kata baku, nada bicara lebih tenang, serta kalimat yang mengikuti norma kebahasaan.Penggunaan bahasa ini dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan budaya sekolah, di mana norma dan aturan mendorong siswa untuk menunjukkan sikap hormat kepada tenaga pendidik.Selain itu, faktor latar belakang keluarga juga berperan, karena siswa yang terbiasa dengan bahasa formal di rumah lebih mudah menyesuaikan diri dalam komunikasi akademik.Dalam beberapa kasus, siswa juga menggunakan bahasa Jawa halus sebagai bentuk penghormatan kepada guru, terutama di sekolah yang memiliki budaya penggunaan bahasa daerah yang kuat.Berbeda dengan interaksi bersama guru, gaya bicara siswa dalam percakapan antar teman lebih santai, informal, dan fleksibel.Siswa sering menggunakan bahasa sehari-hari, campuran bahasa daerah (seperti bahasa Jawa ngoko) dan bahasa gaul, serta struktur kalimat yang lebih pendek dan spontan.Nada bicara mereka juga lebih ekspresif, sering kali disertai humor dan emosi spontan.Faktor yang memengaruhi register ini antara lain kedekatan hubungan sosial antar teman, situasi komunikasi, serta paparan media dan teknologi, di mana istilah dari media sosial, game, dan tontonan digital sering muncul dalam percakapan mereka Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan register gaya bicara yang digunakan oleh siswa sekolah dasar dalam percakapan dengan guru, serta mendeskripsikan register gaya bicara siswa dalam percakapan antar teman di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket. Analisis data dilakukan dengan pendekatan sosiopragmatik untuk memahami pengaruh faktor sosial terhadap penggunaan bahasa siswa dalam komunikasi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam komunikasi dengan guru, siswa cenderung menggunakan register formal dengan pilihan kata baku, nada bicara tenang,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-20f7b.webp" title="JURIS - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-20f7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-20f7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-20f7b.webp 1x" title="JURIS - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik" alt="JURIS - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-62951.webp" title="JURIS - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-62951.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-62951.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-62951.webp 1x" title="JURIS - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik" alt="JURIS - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-c2d87.webp" title="JURIS - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-c2d87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-c2d87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-c2d87.webp 1x" title="JURIS - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik" alt="JURIS - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45136-gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral" title="JURIS - Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik" target="_blank">Register Gaya Bicara Siswa Sekolah Dasar pada Konteks Percakapan di Sekolah: Kajian Sosiopragmatik</a>: Saran penelitian lanjutan: 1. Menganalisis pengaruh media sosial dan teknologi terhadap variasi register dalam percakapan sehari-hari siswa sekolah dasar. 2. Meneliti bagaimana faktor latar belakang keluarga dan budaya penggunaan bahasa daerah memengaruhi register gaya bicara siswa dalam percakapan dengan guru dan teman sebaya. 3. Mengkaji pengaruh lingkungan sosial dan budaya sekolah terhadap penggunaan register formal dan informal oleh siswa dalam berbagai konteks komunikasi..
<br>Register yang digunakan siswa dalam percakapan dengan guru cenderung bersifat formal, sopan, dan terstruktur.Siswa menggunakan pilihan kata baku, nada bicara lebih tenang, serta kalimat yang mengikuti norma kebahasaan.Penggunaan bahasa ini dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan budaya sekolah, di mana norma dan aturan mendorong siswa untuk menunjukkan sikap hormat kepada tenaga pendidik.Selain itu, faktor latar belakang keluarga juga berperan, karena siswa yang terbiasa dengan bahasa formal di rumah lebih mudah menyesuaikan diri dalam komunikasi akademik.Dalam beberapa kasus, siswa juga menggunakan bahasa Jawa halus sebagai bentuk penghormatan kepada guru, terutama di sekolah yang memiliki budaya penggunaan bahasa daerah yang kuat.Berbeda dengan interaksi bersama guru, gaya bicara siswa dalam percakapan antar teman lebih santai, informal, dan fleksibel.Siswa sering menggunakan bahasa sehari-hari, campuran bahasa daerah (seperti bahasa Jawa ngoko) dan bahasa gaul, serta struktur kalimat yang lebih pendek dan spontan.Nada bicara mereka juga lebih ekspresif, sering kali disertai humor dan emosi spontan.Faktor yang memengaruhi register ini antara lain kedekatan hubungan sosial antar teman, situasi komunikasi, serta paparan media dan teknologi, di mana istilah dari media sosial, game, dan tontonan digital sering muncul dalam percakapan mereka
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan register gaya bicara yang digunakan oleh siswa sekolah dasar dalam percakapan dengan guru, serta mendeskripsikan register gaya bicara siswa dalam percakapan antar teman di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket. Analisis data dilakukan dengan pendekatan sosiopragmatik untuk memahami pengaruh faktor sosial terhadap penggunaan bahasa siswa dalam komunikasi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam komunikasi dengan guru, siswa cenderung menggunakan register formal dengan pilihan kata baku, nada bicara tenang,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-20f7b.webp" type="image/webp" length="97710" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-20f7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-62951.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/gaya-bicara-bahasa-gaul-daerah-moral-siswa-sekolah-thumb-c2d87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4557-listra-jurnal-linguistik-sastra-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45141-bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-b</link>
	<guid isPermaLink="false">df5f3a3f1e29c3408262dbebef5eb7ce</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 17:40:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ida sukowati ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,sukowati,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat meninjau efektivitas media gambar seri dalam konteks mata pelajaran lain, seperti bahasa Inggris atau matematika, untuk mengetahui apakah pendekatan PBL dapat diterapkan secara interdisipliner. Kedua, studi lebih lanjut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD: Pertama, penelitian lanjutan dapat meninjau efektivitas media gambar seri dalam konteks mata pelajaran lain, seperti bahasa Inggris atau matematika, untuk mengetahui apakah pendekatan PBL dapat diterapkan secara interdisipliner. Kedua, studi lebih lanjut dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan media gambar seri pada motivasi belajar dan kebiasaan menulis siswa, termasuk mengukur perubahan kebiasaan membaca cerita sebelum dan setelah intervensi. Ketiga, pengembangan teknologi digital dapat dieksplorasi dengan mengintegrasikan aplikasi pembuat gambar seri interaktif sehingga siswa dapat membuat media sendiri, sehingga menumbuhkan kreativitas serta meningkatkan keterampilan literasi visuoAcverbal secara bersamaan.. Pengembangan media gambar seri melalui model 4D membuat pembelajaran menyenangkan bagi siswa kelas V SD Negeri Sumberejo.Validasi media dan materi menunjukkan keduanya sangat layak, dan respon pendidik juga sangat positif.Nilai rataAcrata gain menulis teks narasi siswa meningkat signifikan dari 51,2 menjadi 80,1 setelah penerapan media gambar seri dengan pendekatan PBL Permasalahan nilai bahasa Indonesia pada kompetensi menulis khususnya menulis teks narasi mengalami penurunan jika dilihat dari hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R&D (Research and Development) dengan metode 4D (defineAcdesignAcdevelopAcdisseminate) yang bertujuan mengembangkan gambar seri sebagai media pembelajaran menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL). Hasil penelitian menunjukkan validasi media dan materi memperoleh skor sangat layak, sedangkan rataAcrata nilai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-8a1d9.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-8a1d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-8a1d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-8a1d9.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD" alt="JURIS - Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-e6e84.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-e6e84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-e6e84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-e6e84.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD" alt="JURIS - Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45141-bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-b" title="JURIS - Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD" target="_blank">Pengembangan Media Gambar Seri Dengan Pendekatan Problem Based Learning Untuk Pembelajaran Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V SD</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat meninjau efektivitas media gambar seri dalam konteks mata pelajaran lain, seperti bahasa Inggris atau matematika, untuk mengetahui apakah pendekatan PBL dapat diterapkan secara interdisipliner. Kedua, studi lebih lanjut dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan media gambar seri pada motivasi belajar dan kebiasaan menulis siswa, termasuk mengukur perubahan kebiasaan membaca cerita sebelum dan setelah intervensi. Ketiga, pengembangan teknologi digital dapat dieksplorasi dengan mengintegrasikan aplikasi pembuat gambar seri interaktif sehingga siswa dapat membuat media sendiri, sehingga menumbuhkan kreativitas serta meningkatkan keterampilan literasi visuoAcverbal secara bersamaan..
<br>Pengembangan media gambar seri melalui model 4D membuat pembelajaran menyenangkan bagi siswa kelas V SD Negeri Sumberejo.Validasi media dan materi menunjukkan keduanya sangat layak, dan respon pendidik juga sangat positif.Nilai rataAcrata gain menulis teks narasi siswa meningkat signifikan dari 51,2 menjadi 80,1 setelah penerapan media gambar seri dengan pendekatan PBL
<br>Permasalahan nilai bahasa Indonesia pada kompetensi menulis khususnya menulis teks narasi mengalami penurunan jika dilihat dari hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R&D (Research and Development) dengan metode 4D (defineAcdesignAcdevelopAcdisseminate) yang bertujuan mengembangkan gambar seri sebagai media pembelajaran menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL). Hasil penelitian menunjukkan validasi media dan materi memperoleh skor sangat layak, sedangkan rataAcrata nilai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-e6e84.webp" type="image/webp" length="97782" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-8a1d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/bahasa-inggris-siswa-kelas-busana-perilaku-belajar-thumb-e6e84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4557-listra-jurnal-linguistik-sastra-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Algoritma Bellman Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Algoritma Bellman Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Algoritma Bellman Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45149-preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-wi</link>
	<guid isPermaLink="false">489b24165e1f5bf9492322c958b6297f</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 17:38:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 19 varian e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[19,e,varian]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi mobile yang mengintegrasikan algoritma Bellman-Ford untuk memberikan rekomendasi rute terpendek secara real-time kepada wisatawan, mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi mobile yang mengintegrasikan algoritma Bellman-Ford untuk memberikan rekomendasi rute terpendek secara real-time kepada wisatawan, mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja algoritma Bellman-Ford dengan algoritma pencarian rute terpendek lainnya, seperti Dijkstra atau A*, dalam konteks jaringan transportasi wisata di Kabupaten Lamongan, untuk mengidentifikasi algoritma yang paling efisien dan akurat. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi preferensi wisatawan, seperti biaya perjalanan, ketersediaan fasilitas, dan tingkat kesulitan rute, untuk menghasilkan rekomendasi rute yang lebih personal dan optimal.. Berdasarkan hasil pembahasan, algoritma Bellman-Ford dapat digunakan untuk mencari rute terpendek dari satu titik ke titik lainnya.Dari 17 lokasi objek wisata dikelompokkan menjadi 2 model graf, dihasilkan 9 lintasan terpendek pada objek wisata di Kabupaten Lamongan pada bagian utara dan 6 lintasan terpendek pada bagian Selatan yang dapat digunakan sebagai rekomendasi pencarian rute terpendek dalam objek wisata di Kabupaten Lamongan Dalam melakukan sebuah perjalanan, rute terpendek selalu menjadi prioritas agar perjalanan lebih efisien baik dari segi waktu maupun biaya. Pada bidang Teori Graf, ada beberapa algoritma yang bisa diterapkan untuk mendapatkan rute terpendek, salah satunya adalah algoritma Bellman-Ford. Penelitian ini menerapkan Algoritma Bellman-Ford untuk mencari rute terpendek pada objek wisata di Kabupaten Lamongan. Destinasi objek wisata yang diteliti sebanyak 17 dan dibagi menjadi dua kelompok wilayah utara dan selatan. Dari dua pengelompokan tersebut diperoleh dua model graf berbobot dan berarah dengan rute terpendek. Keduanya bisa digunakan sebagai rekomendasi rute terpendek bagi wisatawan yang akan mengunjungi objek wisata di Kabupaten Lamongan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-ba4ac.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-ba4ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-ba4ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-ba4ac.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-123af.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-123af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-123af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-123af.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-067d0.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-067d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-067d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-067d0.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45149-preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-wi" title="JURIS - Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan" target="_blank">Penerapan Algoritma Bellman-Ford untuk Penentuan Rute Terpendek Objek Wisata di Kabupaten Lamongan</a>: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi mobile yang mengintegrasikan algoritma Bellman-Ford untuk memberikan rekomendasi rute terpendek secara real-time kepada wisatawan, mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja algoritma Bellman-Ford dengan algoritma pencarian rute terpendek lainnya, seperti Dijkstra atau A*, dalam konteks jaringan transportasi wisata di Kabupaten Lamongan, untuk mengidentifikasi algoritma yang paling efisien dan akurat. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi preferensi wisatawan, seperti biaya perjalanan, ketersediaan fasilitas, dan tingkat kesulitan rute, untuk menghasilkan rekomendasi rute yang lebih personal dan optimal..
<br>Berdasarkan hasil pembahasan, algoritma Bellman-Ford dapat digunakan untuk mencari rute terpendek dari satu titik ke titik lainnya.Dari 17 lokasi objek wisata dikelompokkan menjadi 2 model graf, dihasilkan 9 lintasan terpendek pada objek wisata di Kabupaten Lamongan pada bagian utara dan 6 lintasan terpendek pada bagian Selatan yang dapat digunakan sebagai rekomendasi pencarian rute terpendek dalam objek wisata di Kabupaten Lamongan
<br>Dalam melakukan sebuah perjalanan, rute terpendek selalu menjadi prioritas agar perjalanan lebih efisien baik dari segi waktu maupun biaya. Pada bidang Teori Graf, ada beberapa algoritma yang bisa diterapkan untuk mendapatkan rute terpendek, salah satunya adalah algoritma Bellman-Ford. Penelitian ini menerapkan Algoritma Bellman-Ford untuk mencari rute terpendek pada objek wisata di Kabupaten Lamongan. Destinasi objek wisata yang diteliti sebanyak 17 dan dibagi menjadi dua kelompok wilayah utara dan selatan. Dari dua pengelompokan tersebut diperoleh dua model graf berbobot dan berarah dengan rute terpendek. Keduanya bisa digunakan sebagai rekomendasi rute terpendek bagi wisatawan yang akan mengunjungi objek wisata di Kabupaten Lamongan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-123af.webp" type="image/webp" length="50160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-ba4ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-123af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/preferensi-wisatawan-promosi-objek-wisata-religi-b-thumb-067d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4560-mathscience-jurnal-matematika-ilmu-komputer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45139-analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-anali</link>
	<guid isPermaLink="false">1501f016ebea3e58953726b23607533a</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 17:02:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ida sukowati ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,sukowati,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas pembelajaran berdiferensiasi pada materi ajar lain selain teks cerita sederhana, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas pembelajaran berdiferensiasi pada materi ajar lain selain teks cerita sederhana, seperti matematika atau sains, untuk melihat apakah pendekatan ini memberikan hasil yang serupa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang lebih komprehensif untuk mengukur pemahaman siswa secara mendalam, tidak hanya berdasarkan hasil tes, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh pengalaman guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, termasuk tantangan yang dihadapi dan strategi yang digunakan untuk mengatasinya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang implementasi pembelajaran berdiferensiasi dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan di sekolah dasar.. Berdasarkan penelitian di atas, penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran memahami informasi teks cerita sederhana di kelas 5 SD menunjukkan hasil yang cukup positif meskipun menghadapi beberapa tantangan.Aktivitas siswa yang mencakup tes diagnostik gaya belajar, diferensiasi isi, proses, dan produk, serta pengelolaan waktu dan fokus, mencapai pencapaian sebesar 86,67%.Di SDN 1 Balun Turi, Lamongan, penerapan pembelajaran berdiferensiasi terlaksana dengan sangat baik, mencapai skor 93,57% dari skor maksimal.Pembagian kelompok berdasarkan gaya belajarAivisual, auditori, dan kinestetikAimembantu siswa memahami materi lebih baik sesuai dengan cara belajar mereka.Guru menggunakan asesmen diagnostik untuk mengidentifikasi gaya belajar siswa, menyampaikan materi sesuai kebutuhan mereka, serta menerapkan asesmen formatif dan sumatif guna memantau perkembangan pemahaman siswa.Berbagai strategi diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa, misalnya membuat mind map bagi siswa visual atau menceritakan kembali isi cerita bagi siswa auditori.Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi berdampak positif terhadap hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai 72,78, meskipun masih ada beberapa siswa yang memerlukan perhatian lebih dalam mencapai pemahaman yang lebih mendalam Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran memahami teks cerita sederhana di kelas 5 sekolah dasar ditinjau dari aktivitas siswa; 2) aktivitas guru; dan 3) hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilakukan di SDN 1 Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Dengan subjek Penelitian siswa kelas V dan guru kelas V. Jumlah siswa 9 anak, dengan rincian 7 siswa laki laki dan 2 siswa perempuan. Teknik pengambilan data melibatkan observasi terhadap aktivitas guru dan siswa dan tes untuk mengumpulkan data hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan berupa rubrik observasi mengamati aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi hasil belajar siswa. Penganalisisan data dilakukan dengan identifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-56ad0.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-56ad0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-56ad0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-56ad0.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-57ac9.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-57ac9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-57ac9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-57ac9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-2679b.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-2679b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-2679b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-2679b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45139-analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-anali" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar" target="_blank">Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Memahami Informasi Teks Sederhana di Kelas 5 Sekolah Dasar</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas pembelajaran berdiferensiasi pada materi ajar lain selain teks cerita sederhana, seperti matematika atau sains, untuk melihat apakah pendekatan ini memberikan hasil yang serupa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang lebih komprehensif untuk mengukur pemahaman siswa secara mendalam, tidak hanya berdasarkan hasil tes, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh pengalaman guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, termasuk tantangan yang dihadapi dan strategi yang digunakan untuk mengatasinya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang implementasi pembelajaran berdiferensiasi dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan di sekolah dasar..
<br>Berdasarkan penelitian di atas, penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran memahami informasi teks cerita sederhana di kelas 5 SD menunjukkan hasil yang cukup positif meskipun menghadapi beberapa tantangan.Aktivitas siswa yang mencakup tes diagnostik gaya belajar, diferensiasi isi, proses, dan produk, serta pengelolaan waktu dan fokus, mencapai pencapaian sebesar 86,67%.Di SDN 1 Balun Turi, Lamongan, penerapan pembelajaran berdiferensiasi terlaksana dengan sangat baik, mencapai skor 93,57% dari skor maksimal.Pembagian kelompok berdasarkan gaya belajarAivisual, auditori, dan kinestetikAimembantu siswa memahami materi lebih baik sesuai dengan cara belajar mereka.Guru menggunakan asesmen diagnostik untuk mengidentifikasi gaya belajar siswa, menyampaikan materi sesuai kebutuhan mereka, serta menerapkan asesmen formatif dan sumatif guna memantau perkembangan pemahaman siswa.Berbagai strategi diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa, misalnya membuat mind map bagi siswa visual atau menceritakan kembali isi cerita bagi siswa auditori.Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi berdampak positif terhadap hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai 72,78, meskipun masih ada beberapa siswa yang memerlukan perhatian lebih dalam mencapai pemahaman yang lebih mendalam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran memahami teks cerita sederhana di kelas 5 sekolah dasar ditinjau dari aktivitas siswa; 2) aktivitas guru; dan 3) hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilakukan di SDN 1 Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Dengan subjek Penelitian siswa kelas V dan guru kelas V. Jumlah siswa 9 anak, dengan rincian 7 siswa laki laki dan 2 siswa perempuan. Teknik pengambilan data melibatkan observasi terhadap aktivitas guru dan siswa dan tes untuk mengumpulkan data hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan berupa rubrik observasi mengamati aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi hasil belajar siswa. Penganalisisan data dilakukan dengan identifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-56ad0.webp" type="image/webp" length="105494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-56ad0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-57ac9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-aktivitas-guru-data-hasil-wawancara-asesm-thumb-2679b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4557-listra-jurnal-linguistik-sastra-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45140-hasil-pembelajaran-afektif-komp</link>
	<guid isPermaLink="false">d4140924e467ef9e4182bcaabef347d3</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 16:26:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ida sukowati ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ida,sukowati,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pendekatan kontekstual bermedia visual ketika diterapkan pada kelas dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda, untuk melihat apakah hasil yang diperoleh bersifat konsisten di berbagai konteks sekolah. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pendekatan kontekstual bermedia visual ketika diterapkan pada kelas dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda, untuk melihat apakah hasil yang diperoleh bersifat konsisten di berbagai konteks sekolah. Kedua, penting untuk mengembangkan penelitian yang mengeksplorasi pengaruh jenis media visual tertentuAiseperti animasi, infografis, atau video pendekAiterhadap kreativitas dan struktur cerita siswa, agar guru dapat memilih media yang paling sesuai untuk tujuan pembelajaran tertentu. Ketiga, perlu dilakukan studi lanjutan yang mengamati dampak jangka panjang dari penerapan pendekatan ini terhadap kemampuan menulis siswa, termasuk apakah peningkatan yang terjadi berkelanjutan setelah pembelajaran selesai atau hanya bersifat sementara. Penelitian seperti ini dapat mengungkap stabilitas hasil pembelajaran dan memberikan dasar untuk integrasi model ini dalam kurikulum berkelanjutan. Selain itu, eksplorasi terhadap hambatan psikologis siswa, seperti rasa percaya diri saat membaca karya tulis di depan kelas, juga perlu diteliti lebih dalam agar pendekatan kontekstual dapat dikembangkan secara lebih inklusif bagi seluruh siswa.. Pembelajaran menulis cerita pendek dengan pendekatan kontekstual bermedia visual memberikan efek positif terhadap keaktifan, kemampuan menulis, serta motivasi siswa.Siswa menerapkan sebagian besar aktivitas pembelajaran yang dirancang sesuai pendekatan kontekstual dan penggunaan media visual.Peningkatan nilai dan antusiasme siswa menunjukkan efektivitas metode tersebut dalam pembelajaran menulis cerita pendek Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan kemampuan literasi siswa. Dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar, menulis cerita pendek menjadi salah satu bentuk latihan yang dapat membantu siswa mengasah kemampuan berpikir kreatif, mengorganisasi ide, serta menyampaikan gagasan dengan bahasa yang runtut dan menarik. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa menghadapi kesulitan dalam menulis cerita pendek. Tantangan utama yang sering muncul adalah minimnya ide, kurangnya kreativitas, serta kesulitan dalam mengorganisasi cerita... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-96966.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-96966.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-96966.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-96966.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-f9f0a.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-f9f0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-f9f0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-f9f0a.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-6eb8b.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-6eb8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-6eb8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-6eb8b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45140-hasil-pembelajaran-afektif-komp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar" target="_blank">Penerapan Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Dengan Pendekatan Kontekstual Bermedia Visual Di Kelas Vi Sekolah Dasar</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pendekatan kontekstual bermedia visual ketika diterapkan pada kelas dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda, untuk melihat apakah hasil yang diperoleh bersifat konsisten di berbagai konteks sekolah. Kedua, penting untuk mengembangkan penelitian yang mengeksplorasi pengaruh jenis media visual tertentuAiseperti animasi, infografis, atau video pendekAiterhadap kreativitas dan struktur cerita siswa, agar guru dapat memilih media yang paling sesuai untuk tujuan pembelajaran tertentu. Ketiga, perlu dilakukan studi lanjutan yang mengamati dampak jangka panjang dari penerapan pendekatan ini terhadap kemampuan menulis siswa, termasuk apakah peningkatan yang terjadi berkelanjutan setelah pembelajaran selesai atau hanya bersifat sementara. Penelitian seperti ini dapat mengungkap stabilitas hasil pembelajaran dan memberikan dasar untuk integrasi model ini dalam kurikulum berkelanjutan. Selain itu, eksplorasi terhadap hambatan psikologis siswa, seperti rasa percaya diri saat membaca karya tulis di depan kelas, juga perlu diteliti lebih dalam agar pendekatan kontekstual dapat dikembangkan secara lebih inklusif bagi seluruh siswa..
<br>Pembelajaran menulis cerita pendek dengan pendekatan kontekstual bermedia visual memberikan efek positif terhadap keaktifan, kemampuan menulis, serta motivasi siswa.Siswa menerapkan sebagian besar aktivitas pembelajaran yang dirancang sesuai pendekatan kontekstual dan penggunaan media visual.Peningkatan nilai dan antusiasme siswa menunjukkan efektivitas metode tersebut dalam pembelajaran menulis cerita pendek
<br>Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan kemampuan literasi siswa. Dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar, menulis cerita pendek menjadi salah satu bentuk latihan yang dapat membantu siswa mengasah kemampuan berpikir kreatif, mengorganisasi ide, serta menyampaikan gagasan dengan bahasa yang runtut dan menarik. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa menghadapi kesulitan dalam menulis cerita pendek. Tantangan utama yang sering muncul adalah minimnya ide, kurangnya kreativitas, serta kesulitan dalam mengorganisasi cerita...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-6eb8b.webp" type="image/webp" length="223484" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-96966.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-f9f0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/hasil-pembelajaran-afektif-kompetensi-literasi-sis-thumb-6eb8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-411-unisda.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4557-listra-jurnal-linguistik-sastra-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 03 May 2026 20:11:16 +0700. 12 items. Served in: 4.966 seconds [rss] -->
