<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 29 Jun 2026 05:01:52 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 05:01:52 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-29T05:01:52+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52090-tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa</link>
	<guid isPermaLink="false">7d203458657e1aee1e34d3a517c4e397</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi mekanisme aksi bioaktif spesifik dalam ramuan tradisional dengan melakukan isolasi dan identifikasi senyawa aktif menggunakan teknik kromatografi serta uji inAcvitro pada sel beta pankreas, sehingga dapat dipahami ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi mekanisme aksi bioaktif spesifik dalam ramuan tradisional dengan melakukan isolasi dan identifikasi senyawa aktif menggunakan teknik kromatografi serta uji inAcvitro pada sel beta pankreas, sehingga dapat dipahami jalur molekuler yang terlibat dalam penurunan glukosa darah. Selanjutnya, penting untuk melakukan uji dosisAcrespons yang lebih terperinci, meliputi variasi volume dosis yang lebih halus (misalnya 0,05AmL, 0,12AmL, 0,25AmL) serta memperpanjang periode perlakuan hingga 14 atau 21 hari untuk menilai efek jangka panjang dan potensi toksisitas. Terakhir, penelitian dapat diperluas ke model diabetes tipeA2 yang diinduksi dengan diet tinggi lemak atau streptozotocin pada hewan percobaan, dan pada tahap berikutnya melakukan uji klinis faseAI pada sukarelawan manusia untuk menilai keamanan, tolerabilitas, serta efektivitas terapeutik ramuan tradisional dalam mengontrol kadar glukosa darah.. Ramuan tradisional terbukti dapat menurunkan kadar glukosa darah pada tikus jantan yang diinduksi aloksan berdasarkan uji statistik ANOVA dua arah.Pemberian ramuan tradisional dengan volume 0,15AmL menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang lebih baik dibandingkan pembanding glibenklamid Tanaman bawang putih, jahe merah dan lemon merupakan tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional, salah satunya sebagai obat diabetes melitus, dan juga cuka apel yang merupakan hasil fermentasi apel juga terbukti dapat menurunkan kadar gula darah. Penggunaan di masyarakat banyak menggunakan campuran bahan tersebut dalam bentuk ramuan yang sudah diolah sebagai pengobatan pada penyakit degenerative. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan pengaruh pemberian ramuan tradisional pada tikus yang diinduksi aloksan untuk mengetahui dosis efektif dari ramuan tradisional yang dapat menurunkan kadar glukosa darah pada tikus hiperglikemia. Jenis penelitian adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp 1x" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-d69ad.webp" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-d69ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-d69ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-d69ad.webp 1x" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp 1x" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52090-tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" target="_blank">Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi mekanisme aksi bioaktif spesifik dalam ramuan tradisional dengan melakukan isolasi dan identifikasi senyawa aktif menggunakan teknik kromatografi serta uji inAcvitro pada sel beta pankreas, sehingga dapat dipahami jalur molekuler yang terlibat dalam penurunan glukosa darah. Selanjutnya, penting untuk melakukan uji dosisAcrespons yang lebih terperinci, meliputi variasi volume dosis yang lebih halus (misalnya 0,05AmL, 0,12AmL, 0,25AmL) serta memperpanjang periode perlakuan hingga 14 atau 21 hari untuk menilai efek jangka panjang dan potensi toksisitas. Terakhir, penelitian dapat diperluas ke model diabetes tipeA2 yang diinduksi dengan diet tinggi lemak atau streptozotocin pada hewan percobaan, dan pada tahap berikutnya melakukan uji klinis faseAI pada sukarelawan manusia untuk menilai keamanan, tolerabilitas, serta efektivitas terapeutik ramuan tradisional dalam mengontrol kadar glukosa darah..
<br>Ramuan tradisional terbukti dapat menurunkan kadar glukosa darah pada tikus jantan yang diinduksi aloksan berdasarkan uji statistik ANOVA dua arah.Pemberian ramuan tradisional dengan volume 0,15AmL menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang lebih baik dibandingkan pembanding glibenklamid
<br>Tanaman bawang putih, jahe merah dan lemon merupakan tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional, salah satunya sebagai obat diabetes melitus, dan juga cuka apel yang merupakan hasil fermentasi apel juga terbukti dapat menurunkan kadar gula darah. Penggunaan di masyarakat banyak menggunakan campuran bahan tersebut dalam bentuk ramuan yang sudah diolah sebagai pengobatan pada penyakit degenerative. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan pengaruh pemberian ramuan tradisional pada tikus yang diinduksi aloksan untuk mengetahui dosis efektif dari ramuan tradisional yang dapat menurunkan kadar glukosa darah pada tikus hiperglikemia. Jenis penelitian adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp" type="image/webp" length="95850" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-d69ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52084-pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me</link>
	<guid isPermaLink="false">3975fb5443d29d7f5fceccefe305b48c</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal yang membandingkan efek dukungan sosial dari keluarga inti dengan dukungan profesional tenaga kesehatan terhadap keyakinan ibu, kepuasan bayi, dan tingkat kelangsungan ASI eksklusif selama enam bulan pertama dapat mengidentifikasi faktor mediasi yang paling berpengaruh. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat mengeksplorasi persepsi ibu mengenai hambatan psikologis, budaya, dan norma sosial yang mempengaruhi keputusan menyusui eksklusif, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal. Selain itu, uji coba intervensi berbasis komunitas yang melibatkan pelatihan peerAccounseling oleh ibu menyusui berpengalaman dapat dievaluasi untuk melihat peningkatan selfAcefficacy dan penurunan tingkat kegagalan ASI eksklusif pada kelompok kontrol. Terakhir, analisis faktor ekonomi seperti pendapatan keluarga dan biaya kesempatan kerja ibu dapat diteliti secara multivariat untuk memahami kontribusinya terhadap keberlanjutan ASI eksklusif dan merumuskan strategi kebijakan yang inklusif.. Terdapat hubungan erat antara efikasi diri ibu menyusui dengan pemberian ASI eksklusif yang dibuktikan dengan analisis statistik p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52084-pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" target="_blank">Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal yang membandingkan efek dukungan sosial dari keluarga inti dengan dukungan profesional tenaga kesehatan terhadap keyakinan ibu, kepuasan bayi, dan tingkat kelangsungan ASI eksklusif selama enam bulan pertama dapat mengidentifikasi faktor mediasi yang paling berpengaruh. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat mengeksplorasi persepsi ibu mengenai hambatan psikologis, budaya, dan norma sosial yang mempengaruhi keputusan menyusui eksklusif, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal. Selain itu, uji coba intervensi berbasis komunitas yang melibatkan pelatihan peerAccounseling oleh ibu menyusui berpengalaman dapat dievaluasi untuk melihat peningkatan selfAcefficacy dan penurunan tingkat kegagalan ASI eksklusif pada kelompok kontrol. Terakhir, analisis faktor ekonomi seperti pendapatan keluarga dan biaya kesempatan kerja ibu dapat diteliti secara multivariat untuk memahami kontribusinya terhadap keberlanjutan ASI eksklusif dan merumuskan strategi kebijakan yang inklusif..
<br>Terdapat hubungan erat antara efikasi diri ibu menyusui dengan pemberian ASI eksklusif yang dibuktikan dengan analisis statistik p<0,05 yang membandingkan ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif (kelompok kasus) dengan ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif (kelompok kontrol).Direkomendasikan pentingnya program edukasi berkelanjutan kepada ibu menyusui dapat meningkatkan keyakinan ibu menyusui sehingga program ASI eksklusif dapat ditingkatkan
<br>Kegagalan pemberian ASI eksklusif dapat disebabkan oleh banyak faktor. Rendahnya keyakinan diri ibu menyusui menjadi salah satu faktor yang penting untuk digali kaitannya dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keyakinan ibu menyusui dengan ASI eksklusif. Desain penelitian adalah case control, dengan kelompok kasus adalah ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif sementara kelompok control adalah ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui yang memiliki anak usia 0-24 bulan di wilayah kerja Puskemas Belimbing, Puskesmas KPIK, Puskesmas Andalas, Puskesmas Kuranji, dan Puskesmas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" type="image/webp" length="99570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Correlation of Prior Experience and Self Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Correlation of Prior Experience and Self Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Correlation of Prior Experience and Self Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52105-asing-korelasi-negatif-darah-positif-prio</link>
	<guid isPermaLink="false">f0f5f704efc8242600ffab79e22d1559</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ south africa ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudi hamarno ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[africa,hamarno,mahjong,rudi,slot,south]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan berbasis pengalaman positif yang dirancang khusus untuk pengelola pesantren, dengan mengukur perubahan pada selfAcefficacy dan perilaku pencegahan skabies secara longitudinal. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan berbasis pengalaman positif yang dirancang khusus untuk pengelola pesantren, dengan mengukur perubahan pada selfAcefficacy dan perilaku pencegahan skabies secara longitudinal. Selain itu, studi eksperimen yang membandingkan pendekatan edukasi digital versus tatap muka dalam meningkatkan selfAcefficacy di antara santri dapat memberikan wawasan mengenai metode paling efisien untuk memperluas pengetahuan dan praktik kebersihan. Terakhir, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi faktor budaya dan religius yang memengaruhi adopsi perilaku pencegahan skabies di lingkungan pesantren dapat membantu mengembangkan intervensi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.. Pengalaman sebelumnya dan selfAcefficacy memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kesadaran tindakan pencegahan skabies di kalangan pengelola pesantren Islam.Analisis menunjukkan bahwa pengalaman negatif berhubungan dengan rendahnya kesadaran tindakan, sedangkan selfAcefficacy yang tinggi berkaitan erat dengan peningkatan kesadaran dan tindakan pencegahan yang lebih baik.Oleh karena itu, diperlukan pengalaman positif serta peningkatan perilaku proaktif untuk memperkuat pencegahan skabies Bentuk pencegahan skabies menghadapi tantangan perilaku yang signifikan, dimana selfAcefficacy dan pengalaman sebelumnya memainkan peran penting dalam memengaruhi kesadaran individu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi korelasi antara pengalaman sebelumnya dan selfAcefficacy dengan kesadaran tindakan pencegahan skabies di sekolah pesantren Islam. Penelitian ini menggunakan desain korelasional crossAcsectional dengan populasi 213 pengelola pesantren Islam dari delapan pesantren di Kabupaten Malang. Sebanyak 140 responden dipilih dengan teknik sampling acak proporsional untuk memastikan representasi proporsional. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik SomersAo d dan Gamma. Hasil menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-77150.webp" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-77150.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-77150.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-77150.webp 1x" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" alt="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp 1x" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" alt="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-5a0aa.webp" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-5a0aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-5a0aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-5a0aa.webp 1x" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" alt="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52105-asing-korelasi-negatif-darah-positif-prio" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" target="_blank">Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan berbasis pengalaman positif yang dirancang khusus untuk pengelola pesantren, dengan mengukur perubahan pada selfAcefficacy dan perilaku pencegahan skabies secara longitudinal. Selain itu, studi eksperimen yang membandingkan pendekatan edukasi digital versus tatap muka dalam meningkatkan selfAcefficacy di antara santri dapat memberikan wawasan mengenai metode paling efisien untuk memperluas pengetahuan dan praktik kebersihan. Terakhir, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi faktor budaya dan religius yang memengaruhi adopsi perilaku pencegahan skabies di lingkungan pesantren dapat membantu mengembangkan intervensi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan..
<br>Pengalaman sebelumnya dan selfAcefficacy memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kesadaran tindakan pencegahan skabies di kalangan pengelola pesantren Islam.Analisis menunjukkan bahwa pengalaman negatif berhubungan dengan rendahnya kesadaran tindakan, sedangkan selfAcefficacy yang tinggi berkaitan erat dengan peningkatan kesadaran dan tindakan pencegahan yang lebih baik.Oleh karena itu, diperlukan pengalaman positif serta peningkatan perilaku proaktif untuk memperkuat pencegahan skabies
<br>Bentuk pencegahan skabies menghadapi tantangan perilaku yang signifikan, dimana selfAcefficacy dan pengalaman sebelumnya memainkan peran penting dalam memengaruhi kesadaran individu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi korelasi antara pengalaman sebelumnya dan selfAcefficacy dengan kesadaran tindakan pencegahan skabies di sekolah pesantren Islam. Penelitian ini menggunakan desain korelasional crossAcsectional dengan populasi 213 pengelola pesantren Islam dari delapan pesantren di Kabupaten Malang. Sebanyak 140 responden dipilih dengan teknik sampling acak proporsional untuk memastikan representasi proporsional. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik SomersAo d dan Gamma. Hasil menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp" type="image/webp" length="81888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-77150.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-5a0aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3202-phb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12873-jurnal-ners-kebidanan-journal-ners-midwifery.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52095-mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-penge</link>
	<guid isPermaLink="false">0f2f8c50571ac819edcf725b972eeaf9</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas dan keamanan ekstrak Asam Kandis pada model hewan yang berbeda, seperti tikus SpragueAcDawley atau kelinci, serta melakukan uji klinis fase I pada sukarelawan manusia untuk menentukan dosis terapeutik yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas dan keamanan ekstrak Asam Kandis pada model hewan yang berbeda, seperti tikus SpragueAcDawley atau kelinci, serta melakukan uji klinis fase I pada sukarelawan manusia untuk menentukan dosis terapeutik yang optimal, mengidentifikasi efek samping potensial, menilai keberlanjutan penurunan glukosa darah dalam jangka waktu yang lebih lama, dan mengamati perubahan metabolik lain seperti profil lipid dan tekanan darah; selanjutnya, studi terfokus pada isolasi senyawa bioaktif utama, misalnya Garcinisidone A, dapat dilakukan dengan teknik kromatografi tinggi (HPLC) dan spektrometri massa, diikuti dengan pengujian inAvitro terhadap enzim Acglukosidase dan Acamilase untuk mengungkap mekanisme penghambatan, serta evaluasi farmakokinetik dan farmakodinamika senyawa tersebut dalam tubuh, termasuk studi toksisitas akut dan kronis pada organ hati dan ginjal; selain itu, penelitian dapat mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak Asam Kandis secara kronis terhadap regenerasi sel pankreas, ekspresi gen insulin, serta jalur sinyal PI3K/Akt pada tikus diabetes, yang akan memberikan wawasan tentang potensi terapeutik jangka panjang, membantu mengembangkan strategi pengobatan kombinasi yang lebih efektif untuk pasien diabetes tipeA2, serta menguji efek sinergi bila dikombinasikan dengan obat standar seperti metformin.. Pemberian ekstrak etil asetat buah Asam kandis (Garcinia parvifolia) pada hewan coba tikus jantan (Rattus norvegicus) galur wistar yang telah diinduksi aloksan mampu menurunkan kadar glukosa darah Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronis akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penggunaan bahan alami sebagai alternatif pengobatan diabetes semakin menarik perhatian, salah satunya adalah ekstrak etil asetat buah asam kandis Garcinia parvifolia (Miq.) Miq), yang diketahui memiliki kandungan bioaktif dengan potensi antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pemberian ekstrak Asam Kandis terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus yang diinduksi aloksan. Dalam penelitian ini, tikus jantan Wistar dibagi menjadi lima kelompok: kelompok kontrol negatif (pemberian pakan standar), kontrol positif (diabetes yang diinduksi aloksan tanpa perlakuan), dan tiga kelompok perlakuan yang menerima... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52095-mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-penge" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" target="_blank">Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas dan keamanan ekstrak Asam Kandis pada model hewan yang berbeda, seperti tikus SpragueAcDawley atau kelinci, serta melakukan uji klinis fase I pada sukarelawan manusia untuk menentukan dosis terapeutik yang optimal, mengidentifikasi efek samping potensial, menilai keberlanjutan penurunan glukosa darah dalam jangka waktu yang lebih lama, dan mengamati perubahan metabolik lain seperti profil lipid dan tekanan darah; selanjutnya, studi terfokus pada isolasi senyawa bioaktif utama, misalnya Garcinisidone A, dapat dilakukan dengan teknik kromatografi tinggi (HPLC) dan spektrometri massa, diikuti dengan pengujian inAvitro terhadap enzim Acglukosidase dan Acamilase untuk mengungkap mekanisme penghambatan, serta evaluasi farmakokinetik dan farmakodinamika senyawa tersebut dalam tubuh, termasuk studi toksisitas akut dan kronis pada organ hati dan ginjal; selain itu, penelitian dapat mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak Asam Kandis secara kronis terhadap regenerasi sel  pankreas, ekspresi gen insulin, serta jalur sinyal PI3K/Akt pada tikus diabetes, yang akan memberikan wawasan tentang potensi terapeutik jangka panjang, membantu mengembangkan strategi pengobatan kombinasi yang lebih efektif untuk pasien diabetes tipeA2, serta menguji efek sinergi bila dikombinasikan dengan obat standar seperti metformin..
<br>Pemberian ekstrak etil asetat buah Asam kandis (Garcinia parvifolia) pada hewan coba tikus jantan (Rattus norvegicus) galur wistar yang telah diinduksi aloksan mampu menurunkan kadar glukosa darah
<br>Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronis akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penggunaan bahan alami sebagai alternatif pengobatan diabetes semakin menarik perhatian, salah satunya adalah ekstrak etil asetat buah asam kandis Garcinia parvifolia (Miq.) Miq), yang diketahui memiliki kandungan bioaktif dengan potensi antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pemberian ekstrak Asam Kandis terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus yang diinduksi aloksan. Dalam penelitian ini, tikus jantan Wistar dibagi menjadi lima kelompok: kelompok kontrol negatif (pemberian pakan standar), kontrol positif (diabetes yang diinduksi aloksan tanpa perlakuan), dan tiga kelompok perlakuan yang menerima...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" type="image/webp" length="99742" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingn Jumlah Eritrosit Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingn Jumlah Eritrosit Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingn Jumlah Eritrosit Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52083-sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-samp</link>
	<guid isPermaLink="false">8918937790ed395b14e90a8aaf314022</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hitung sel antara mode whole blood dan prediluted. Sebuah arah studi yang menarik adalah untuk secara sistematis membandingkan dampak penggunaan berbagai jenis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hitung sel antara mode whole blood dan prediluted. Sebuah arah studi yang menarik adalah untuk secara sistematis membandingkan dampak penggunaan berbagai jenis material wadah pencampur dan protokol pengenceran pada integritas sel darah, terutama eritrosit dan trombosit. Misalnya, penelitian dapat menginvestigasi apakah penggunaan tabung reaksi berlapis silikon atau mikrotube plastik, sebagaimana direkomendasikan oleh produsen alat, secara signifikan dapat mengurangi tingkat hemolisis dan agregasi trombosit pada sampel prediluted, sehingga menghasilkan hitungan sel yang lebih akurat dan konsisten dengan mode whole blood. Selain itu, penting juga untuk memperluas cakupan penelitian ini ke populasi pasien yang lebih beragam. Studi dapat dilakukan pada kelompok usia dan kondisi klinis yang berbeda, seperti pasien pediatri, geriatri, atau mereka dengan kondisi hematologi tertentu yang memerlukan volume sampel minimal, guna memastikan bahwa kesimpulan mengenai tidak adanya dampak signifikan terhadap interpretasi hasil tetap valid secara luas. Lebih lanjut, investigasi mengenai kinerja mode prediluted pada berbagai merek dan model hematology analyzer yang berbeda juga akan memberikan pemahaman komprehensif tentang generalisasi temuan. Ini termasuk evaluasi terhadap parameter hematologi lainnya seperti hitung jenis leukosit dan indeks eritrosit, untuk mengidentifikasi apakah ada perbedaan bermakna yang mungkin timbul pada parameter-parameter tersebut dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi diagnosis atau pemantauan kondisi pasien.. Terdapat perbedaan yang bermakna antara mode whole blood dan prediluted akan tetapi mode predluted tetap dapat dijadikan alternatif untuk pemeriksaan karena tidak mempengaruhi interpretasi hasil Pemeriksaan laboratorium yang sering digunakan dalam menunjang diagnosis salah satunya pemerkxaan eritrosit dan trombosit. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan dengan metode otomatis hematology analyzer. Alat ini memiliki 2 mode yaitu whole blood dan prediluted. Mode whole blood digunakan ketika sampel darah yang digunakan minimal 1 mL dan mode prediluted digunakan minimal sampel 20 AAL (kesulitan dalam pengambilan sampel). Tujuan penelitian untuk membandingkan jumlah eritrosit, trombosit mode whole blood dan prediluted menggunakan hematology analyzer. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu pasien yang melakukan pemeriksaan darah lengkap di Puskesmas Pengasih II. Sampel dilakukan pemeriksaan menggunakan kedua mode, kemudian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp" title="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp 1x" title="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" alt="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp" title="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp 1x" title="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" alt="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52083-sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-samp" title="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" target="_blank">Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hitung sel antara mode whole blood dan prediluted. Sebuah arah studi yang menarik adalah untuk secara sistematis membandingkan dampak penggunaan berbagai jenis material wadah pencampur dan protokol pengenceran pada integritas sel darah, terutama eritrosit dan trombosit. Misalnya, penelitian dapat menginvestigasi apakah penggunaan tabung reaksi berlapis silikon atau mikrotube plastik, sebagaimana direkomendasikan oleh produsen alat, secara signifikan dapat mengurangi tingkat hemolisis dan agregasi trombosit pada sampel prediluted, sehingga menghasilkan hitungan sel yang lebih akurat dan konsisten dengan mode whole blood. Selain itu, penting juga untuk memperluas cakupan penelitian ini ke populasi pasien yang lebih beragam. Studi dapat dilakukan pada kelompok usia dan kondisi klinis yang berbeda, seperti pasien pediatri, geriatri, atau mereka dengan kondisi hematologi tertentu yang memerlukan volume sampel minimal, guna memastikan bahwa kesimpulan mengenai tidak adanya dampak signifikan terhadap interpretasi hasil tetap valid secara luas. Lebih lanjut, investigasi mengenai kinerja mode prediluted pada berbagai merek dan model hematology analyzer yang berbeda juga akan memberikan pemahaman komprehensif tentang generalisasi temuan. Ini termasuk evaluasi terhadap parameter hematologi lainnya seperti hitung jenis leukosit dan indeks eritrosit, untuk mengidentifikasi apakah ada perbedaan bermakna yang mungkin timbul pada parameter-parameter tersebut dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi diagnosis atau pemantauan kondisi pasien..
<br>Terdapat perbedaan yang bermakna antara mode whole blood dan prediluted akan tetapi mode predluted tetap dapat dijadikan alternatif untuk pemeriksaan karena tidak mempengaruhi interpretasi hasil
<br>Pemeriksaan laboratorium yang sering digunakan dalam menunjang diagnosis salah satunya pemerkxaan eritrosit dan trombosit. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan dengan metode otomatis hematology analyzer. Alat ini memiliki 2 mode yaitu whole blood dan prediluted. Mode whole blood digunakan ketika sampel darah yang digunakan minimal 1 mL dan mode prediluted digunakan minimal sampel 20 AAL (kesulitan dalam pengambilan sampel). Tujuan penelitian untuk membandingkan jumlah eritrosit, trombosit mode whole blood dan prediluted menggunakan hematology analyzer. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu pasien yang melakukan pemeriksaan darah lengkap di Puskesmas Pengasih II. Sampel dilakukan pemeriksaan menggunakan kedua mode, kemudian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp" type="image/webp" length="103280" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52086-analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-pij</link>
	<guid isPermaLink="false">fb064a91f1b26fc5e559d1f805d02f12</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari: Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu. Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.. Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.Pijat oksitoksin dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas.Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan.Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu.Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara.Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya. Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone. Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang. Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52086-analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-pij" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" target="_blank">Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu. Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat..
<br>Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.Pijat oksitoksin dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas.Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan.Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu.Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara.Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas
<br>Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya. Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone. Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang. Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" type="image/webp" length="107664" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52102-mata-kuliah-bahasa-tata-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">8591b409d40039862f2639d6b0fc2aec</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ analysis pre ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,header,page,pre,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan eksplisit tentang penggunaan partikel Jepang memengaruhi pengurangan kesalahan interferensi pada penerjemahan klausa relatif, dengan menguji kelompok mahasiswa yang menerima instruksi khusus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan eksplisit tentang penggunaan partikel Jepang memengaruhi pengurangan kesalahan interferensi pada penerjemahan klausa relatif, dengan menguji kelompok mahasiswa yang menerima instruksi khusus dibandingkan dengan kelompok kontrol; selanjutnya, studi dapat menginvestigasi peran konteks visual komik (misalnya panel gambar) dalam membantu mahasiswa menentukan struktur klausa relatif, menggunakan teknik pelacakan mata untuk mengukur fokus perhatian dan hubungannya dengan akurasi terjemahan; terakhir, pengembangan korpus komik Jepang berbahasa Indonesia yang teranotasi klausa relatif dapat diuji pada model terjemahan mesin untuk menilai kemampuan otomatis dalam menangani interferensi bahasa serta memberikan rekomendasi perbaikan bagi sistem terjemahan berbasis AI.. Analisis menunjukkan bahwa kesalahan terjemahan utama yang muncul pada responden bersifat grammatical, berupa interferensi morfologis pada pembentukan kata, termasuk kesalahan penerjemahan verba, adverbia, pronomina pribadi, pronomina penghubung, nomina, serta penanda waktu.Interferensi partikel juga terlihat, sedangkan interferensi fonologis dan leksikal tidak terdeteksi.dari total 56 terjemahan, 30 tergolong Global Error dan 26 Local Error.Berdasarkan kuesioner, kesulitan utama terletak pada penentuan bagian yang mengalami generalisasi, urutan bagian terjemahan, serta penerjemahan partikel penghubung, sementara strategi paling umum yang digunakan mahasiswa adalah memanfaatkan Google Translate dengan pengecekan ulang, disertai penggunaan gambar sebagai referensi dan penandaan SAcPAcOAcK sebelum menerjemahkan Komunikasi dwibahasa, seperti penerjemahan, menghasilkan peristiwa linguistik akibat interaksi dua bahasa atau lebih. Interferensi bahasa adalah salah satu konsekuensi kontak bahasa. Penelitian ini meneliti dampak tata bahasa Indonesia terhadap penerjemahan klausa relatif dalam komik Jepang untuk mengidentifikasi jenisAcjenis kesalahan gramatikal. Penelitian juga menganalisis interferensi morfologis dan sintaksis pada tingkat frasa sebagai hasil terjemahan responden serta menyelidiki penyebabnya, kesulitan, dan strategi yang digunakan selama proses penerjemahan, khususnya pada klausa relatif dalam komik Jepang. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui perekaman dan analisis hasil ujian tengah semester penerjemahan komik bagi 56 mahasiswa yang mengikuti mata kuliah penerjemahan dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp 1x" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" alt="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp 1x" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" alt="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp 1x" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" alt="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52102-mata-kuliah-bahasa-tata-siswa" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" target="_blank">Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan eksplisit tentang penggunaan partikel Jepang memengaruhi pengurangan kesalahan interferensi pada penerjemahan klausa relatif, dengan menguji kelompok mahasiswa yang menerima instruksi khusus dibandingkan dengan kelompok kontrol; selanjutnya, studi dapat menginvestigasi peran konteks visual komik (misalnya panel gambar) dalam membantu mahasiswa menentukan struktur klausa relatif, menggunakan teknik pelacakan mata untuk mengukur fokus perhatian dan hubungannya dengan akurasi terjemahan; terakhir, pengembangan korpus komik Jepang berbahasa Indonesia yang teranotasi klausa relatif dapat diuji pada model terjemahan mesin untuk menilai kemampuan otomatis dalam menangani interferensi bahasa serta memberikan rekomendasi perbaikan bagi sistem terjemahan berbasis AI..
<br>Analisis menunjukkan bahwa kesalahan terjemahan utama yang muncul pada responden bersifat grammatical, berupa interferensi morfologis pada pembentukan kata, termasuk kesalahan penerjemahan verba, adverbia, pronomina pribadi, pronomina penghubung, nomina, serta penanda waktu.Interferensi partikel juga terlihat, sedangkan interferensi fonologis dan leksikal tidak terdeteksi.dari total 56 terjemahan, 30 tergolong Global Error dan 26 Local Error.Berdasarkan kuesioner, kesulitan utama terletak pada penentuan bagian yang mengalami generalisasi, urutan bagian terjemahan, serta penerjemahan partikel penghubung, sementara strategi paling umum yang digunakan mahasiswa adalah memanfaatkan Google Translate dengan pengecekan ulang, disertai penggunaan gambar sebagai referensi dan penandaan SAcPAcOAcK sebelum menerjemahkan
<br>Komunikasi dwibahasa, seperti penerjemahan, menghasilkan peristiwa linguistik akibat interaksi dua bahasa atau lebih. Interferensi bahasa adalah salah satu konsekuensi kontak bahasa. Penelitian ini meneliti dampak tata bahasa Indonesia terhadap penerjemahan klausa relatif dalam komik Jepang untuk mengidentifikasi jenisAcjenis kesalahan gramatikal. Penelitian juga menganalisis interferensi morfologis dan sintaksis pada tingkat frasa sebagai hasil terjemahan responden serta menyelidiki penyebabnya, kesulitan, dan strategi yang digunakan selama proses penerjemahan, khususnya pada klausa relatif dalam komik Jepang. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui perekaman dan analisis hasil ujian tengah semester penerjemahan komik bagi 56 mahasiswa yang mengikuti mata kuliah penerjemahan dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" type="image/webp" length="114752" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District Kulon Progo Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District Kulon Progo Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District Kulon Progo Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52098-penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi</link>
	<guid isPermaLink="false">599d74e8300daf45be5c2b11ad385255</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muaro jambi ]]></category>
	<category><![CDATA[ cc license ]]></category>
	<category><![CDATA[ join us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cc,jambi,join,license,muaro,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana media digital (misalnya platform media sosial dan aplikasi pertanian) meningkatkan penyebaran pengetahuan tentang jajar legowo di kalangan petani, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme difusi informasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana media digital (misalnya platform media sosial dan aplikasi pertanian) meningkatkan penyebaran pengetahuan tentang jajar legowo di kalangan petani, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme difusi informasi yang lebih efektif; selanjutnya, studi komparatif antara variasi rasio jarak tanam jajar legowo (misalnya 2:1, 4:1, dan 8:1) diperlukan untuk menilai dampaknya terhadap hasil produksi, efisiensi tenaga kerja, dan penggunaan input pertanian, yang dapat memberikan pedoman praktis bagi petani dalam memilih rasio optimal; terakhir, penelitian longitudinal dengan mengikuti petani selama beberapa musim tanam dapat mengamati dinamika adopsi jajar legowo dalam konteks perubahan iklim dan variabilitas cuaca, sehingga dapat menilai ketahanan sistem tanam ini serta mengidentifikasi faktor-faktor adaptif yang diperlukan untuk mempertahankan produktivitas padi di masa depan.. Penelitian menunjukkan bahwa petani di Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, sudah memiliki tingkat adopsi inovasi jajar legowo yang tinggi.Analisis indikator mengungkap bahwa konsistensi penerapan, pengolahan lahan, penanaman, pengairan, penyiangan, serta pengelolaan hama berada pada kategori rendah, sedangkan pembuatan baris tanaman dan pemupukan berada pada kategori tinggi.Variabel kosmopolitan, pengetahuan tentang jajar legowo, persepsi sifat inovasi, intensitas penyuluhan, dan jumlah sumber informasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi inovasi tersebut Produksi padi Indonesia pada tahun 2022 menurut data BPS yaitu sebesar 54,65 juta ton, sedangkan target produksi padi oleh Kementerian Pertanian sebesar 55,20 juta ton. Terdapat kesenjangan antara target dengan hasil produksi di lapangan sebesar 0,45 juta ton. Produktivitas padi menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yaitu minimal 80 kuintal/ha, namun kenyataannya produktivitas padi tahun 2022 hanya sebesar 52,38 kuintal/ha. Peningkatan produksi dan produktivitas padi ini belum mencapai target produksi dan potensi produktivitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-88b66.webp" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-88b66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-88b66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-88b66.webp 1x" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" alt="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp 1x" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" alt="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp 1x" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" alt="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52098-penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" target="_blank">Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana media digital (misalnya platform media sosial dan aplikasi pertanian) meningkatkan penyebaran pengetahuan tentang jajar legowo di kalangan petani, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme difusi informasi yang lebih efektif; selanjutnya, studi komparatif antara variasi rasio jarak tanam jajar legowo (misalnya 2:1, 4:1, dan 8:1) diperlukan untuk menilai dampaknya terhadap hasil produksi, efisiensi tenaga kerja, dan penggunaan input pertanian, yang dapat memberikan pedoman praktis bagi petani dalam memilih rasio optimal; terakhir, penelitian longitudinal dengan mengikuti petani selama beberapa musim tanam dapat mengamati dinamika adopsi jajar legowo dalam konteks perubahan iklim dan variabilitas cuaca, sehingga dapat menilai ketahanan sistem tanam ini serta mengidentifikasi faktor-faktor adaptif yang diperlukan untuk mempertahankan produktivitas padi di masa depan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa petani di Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, sudah memiliki tingkat adopsi inovasi jajar legowo yang tinggi.Analisis indikator mengungkap bahwa konsistensi penerapan, pengolahan lahan, penanaman, pengairan, penyiangan, serta pengelolaan hama berada pada kategori rendah, sedangkan pembuatan baris tanaman dan pemupukan berada pada kategori tinggi.Variabel kosmopolitan, pengetahuan tentang jajar legowo, persepsi sifat inovasi, intensitas penyuluhan, dan jumlah sumber informasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi inovasi tersebut
<br>Produksi padi Indonesia pada tahun 2022 menurut data BPS yaitu sebesar 54,65 juta ton, sedangkan target produksi padi oleh Kementerian Pertanian sebesar 55,20 juta ton. Terdapat kesenjangan antara target dengan hasil produksi di lapangan sebesar 0,45 juta ton. Produktivitas padi menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yaitu minimal 80 kuintal/ha, namun kenyataannya produktivitas padi tahun 2022 hanya sebesar 52,38 kuintal/ha. Peningkatan produksi dan produktivitas padi ini belum mencapai target produksi dan potensi produktivitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp" type="image/webp" length="120662" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-88b66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6126-bapeltanjambi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15244-agrihumanis-journal-agriculture-human-resource-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52100-desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber</link>
	<guid isPermaLink="false">91fbdeeb818fc6e2ed7bf375784c06ea</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 23:06:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ analysis pre ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,header,page,pre,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners: Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa minoritas dan regional, dan menyederhanakan bahasa Jepang untuk memastikan kejelasan bagi penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas kognitif. Selain itu, meningkatkan aksesibilitas bagi orang-orang dengan disabilitas dengan mematuhi Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) melalui fitur seperti text-to-speech, ukuran teks yang dapat disesuaikan, dan kompatibilitas pembaca layar adalah hal yang penting. Manfaatkan layanan terjemahan berbasis AI dan pemrosesan bahasa alami untuk menyediakan terjemahan real-time yang akurat dan membantu membuat konten yang lebih mudah dipahami. Pemantauan rutin penggunaan halaman web, keterlibatan pengguna, dan umpan balik akan memastikan efektivitas dan menyoroti area perbaikan. Libatkan umpan balik komunitas dari penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas untuk memandu penciptaan konten yang lebih inklusif. Menyediakan akses multimodal melalui berbagai format seperti video dengan teks dan deskripsi audio dapat mengakomodasi gaya belajar yang berbeda, meningkatkan pemahaman dan aksesibilitas. Melatih pengembang konten web dalam praktik terbaik untuk desain web yang multilingual dan dapat diakses juga vital. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa halaman yang dianggap sebagai bahasa Jepang yang mudah oleh penutur asli memang mudah bagi penutur non-pribumi. Strategi ini secara kolektif bertujuan untuk membuat halaman web pemerintah prefektur lebih dapat digunakan dan inklusif, memastikan bahwa informasi yang penting dapat diakses dan dipahami oleh semua pengguna, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas.. Mengenai multilingualisasi halaman web, ditemukan bahwa informasi di halaman web diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa yang lebih luas dan bahwa jumlah prefektur yang menerjemahkan halaman web ke dalam bahasa Jepang yang mudah dan informasi dalam bahasa Jepang yang mudah telah meningkat.Meskipun informasi multilingual yang disurvei dalam penelitian ini tampaknya ditujukan terutama untuk penduduk asing, hal ini dianggap terkait dengan bidang pendidikan anak.Misalnya, NHK NEWS WEB EASY ditulis dalam bahasa Jepang yang mudah.Ini adalah pertama kalinya di Jepang bahwa berita disediakan oleh "yasashii nihongo" (Tanaka, Mino, Ochi, & Shibata, 2013).Menurut deskripsi situs, "NHK NEWS WEB EASY menyampaikan berita dalam bahasa yang mudah dipahami untuk penduduk asing dan siswa sekolah dasar dan menengah pertama".Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, kelas kebutuhan khusus telah menjadi tempat bagi siswa sekolah dasar dan menengah pertama dengan akar asing yang tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang yang memadai dan tidak dapat mengikuti kelas bahasa Jepang karena alasan seperti "kekurangan instruktur" (Nikkei Shimbun, 2021).Telah dilaporkan bahwa di kelas kebutuhan khusus, anak-anak asing berjumlah "satu dari 15", dua kali lipat lebih banyak daripada anak-anak Jepang (NHK, 2022).Menanggapi situasi ini, instruktur bahasa Jepang dikirim ke sekolah pendidikan wajib publik untuk memberikan instruksi dalam bahasa Jepang dan staf pendukung bahasa asli untuk membantu dalam bahasa asli, dan sistem penerimaan sekolah untuk anak-anak asing sedang didirikan (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi, 2021).Secara khusus, bahasa Jepang yang mudah efektif untuk anak-anak dengan disabilitas intelektual (Nakajima, 2021) dan untuk anak-anak dengan disabilitas pendengaran karena ekspresi yang disederhanakan (Kawauchi, 2021), karena guru sekolah dan staf sekolah termasuk dalam kelompok sasaran pelatihan bahasa Jepang yang mudah (Kementerian Kehakiman, 2022).Oleh karena itu, dengan jumlah "siswa sekolah dasar dan menengah pertama yang mungkin memiliki disabilitas perkembangan dan membutuhkan dukungan khusus" yang terdaftar di kelas reguler meningkat menjadi 8,8% dan peningkatan dukungan menjadi masalah (NHK, 2022), bahasa Jepang yang mudah dapat digunakan secara efektif dalam pendidikan anak-anak dengan disabilitas.Gottlieb (2001) berpendapat bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi.itu adalah pintu masuk ke inklusi, pemberdayaan, dan perkembangan kognitif.Selain itu, bahasa Jepang yang disederhanakan dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti dalam surat kabar untuk anak-anak.Misalnya, orang dengan kosa kata terbatas mungkin memilih bahasa Jepang yang mudah dari tab bahasa di halaman web yang disurvei di sini, dan menggunakan halaman bahasa Jepang yang mudah untuk memahami informasi dan gambaran umum informasi.Dengan demikian, diyakini bahwa berbagai bahasa, terutama bahasa Jepang yang mudah, dapat digunakan sebagai dukungan informasi yang efektif dalam pendidikan dukungan khusus.Namun, berdasarkan hasil penelitian ini, masih ada ruang untuk perbaikan dalam multilingualisasi halaman web yang berfungsi sebagai jendela informasi.Misalnya, halaman web NHK World Japan memiliki 18 bahasa yang dapat dipilih untuk diterjemahkan dari tab "Language Selection" (NHK World Japan, n.), yang lebih banyak daripada jumlah maksimum bahasa yang diterjemahkan sebanyak 16 dalam penelitian ini.Selain itu, halaman web bahasa Jepang yang mudah NHK World Japan, misalnya, menyatakan, "Ini adalah pelajaran bahasa Jepang tingkat pemula untuk mereka yang mempelajari bahasa Jepang untuk pertama kalinya.Seperti yang dinyatakan di bagian "Kanji (Inggris)" dari situs web, informasi disediakan dalam bentuk kalimat dalam bahasa Jepang dan Inggris.Mengintegrasikan berbagai bahasa ke dalam kurikulum sekolah, kita tidak hanya mendorong inklusi tetapi juga memberdayakan mereka dengan disabilitas untuk menavigasi dunia dengan lebih efektif, seperti yang dicatat oleh Maher dan Nakayama (2003).Dengan mempertimbangkan hal ini, kami menyebutkan bahwa ada prospek untuk meningkatkan jumlah bahasa yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa melalui terjemahan dalam bahasa Jepang yang mudah tidak cukup, tetapi kami percaya bahwa kami dapat menyediakan informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dengan menulis berbagai bahasa bersama dalam format kalimat ketika bahasa Jepang yang mudah ditulis dalam gaya bersama.Namun, diyakini bahwa informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dapat disediakan dengan menggabungkan berbagai bahasa dalam format kalimat ketika menggambarkan bahasa Jepang yang mudah secara ringkas.Di masa depan, penting untuk mengevaluasi fungsi sebenarnya dari bahasa Jepang yang mudah.Ini termasuk menilai apakah itu menyederhanakan akses informasi sesuai dengan yang dimaksudkan dan apakah itu memenuhi kebutuhan audiens sasaran.Standarisasi bahasa Jepang yang mudah di seluruh prefektur dapat membantu membuat konten web dapat dipahami secara universal dan lebih ramah pengguna.Melaksanakan perbaikan ini akan memastikan bahwa situs web pemerintah prefektur secara efektif melayani populasi yang beragam, memfasilitasi akses yang lebih baik ke informasi dan layanan yang penting bagi semua orang, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas Peningkatan jumlah penduduk asing di Jepang, yang disebut seikatsusha, telah mendorong kebutuhan untuk menerjemahkan halaman web agar informasi dapat diperoleh. Dalam penelitian ini, kami melakukan survei untuk mengetahui status saat ini dari deskripsi bahasa, termasuk bahasa Jepang yang mudah, di halaman web pemerintah prefektur. Metode survei adalah dengan mencatat tab bahasa di setiap halaman web pemerintah prefektur dan menyelidiki jumlah prefektur yang memiliki tab untuk bahasa Jepang yang mudah dalam tab bahasa mereka. Ada 47 halaman web pemerintah prefektur di Jepang yang diamati berdasarkan ketersediaan pilihan bahasa. Sebagai hasilnya, kami menemukan bahwa 6 halaman web pemerintah prefektur memiliki halaman bahasa Jepang yang mudah. Enam halaman web tersebut adalah Prefektur Tochigi, Pemerintah Metropolitan Tokyo, Prefektur Yamanashi, Prefektur Hyogo,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52100-desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" target="_blank">Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners</a>: Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa minoritas dan regional, dan menyederhanakan bahasa Jepang untuk memastikan kejelasan bagi penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas kognitif. Selain itu, meningkatkan aksesibilitas bagi orang-orang dengan disabilitas dengan mematuhi Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) melalui fitur seperti text-to-speech, ukuran teks yang dapat disesuaikan, dan kompatibilitas pembaca layar adalah hal yang penting. Manfaatkan layanan terjemahan berbasis AI dan pemrosesan bahasa alami untuk menyediakan terjemahan real-time yang akurat dan membantu membuat konten yang lebih mudah dipahami. Pemantauan rutin penggunaan halaman web, keterlibatan pengguna, dan umpan balik akan memastikan efektivitas dan menyoroti area perbaikan. Libatkan umpan balik komunitas dari penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas untuk memandu penciptaan konten yang lebih inklusif. Menyediakan akses multimodal melalui berbagai format seperti video dengan teks dan deskripsi audio dapat mengakomodasi gaya belajar yang berbeda, meningkatkan pemahaman dan aksesibilitas. Melatih pengembang konten web dalam praktik terbaik untuk desain web yang multilingual dan dapat diakses juga vital. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa halaman yang dianggap sebagai bahasa Jepang yang mudah oleh penutur asli memang mudah bagi penutur non-pribumi. Strategi ini secara kolektif bertujuan untuk membuat halaman web pemerintah prefektur lebih dapat digunakan dan inklusif, memastikan bahwa informasi yang penting dapat diakses dan dipahami oleh semua pengguna, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas..
<br>Mengenai multilingualisasi halaman web, ditemukan bahwa informasi di halaman web diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa yang lebih luas dan bahwa jumlah prefektur yang menerjemahkan halaman web ke dalam bahasa Jepang yang mudah dan informasi dalam bahasa Jepang yang mudah telah meningkat.Meskipun informasi multilingual yang disurvei dalam penelitian ini tampaknya ditujukan terutama untuk penduduk asing, hal ini dianggap terkait dengan bidang pendidikan anak.Misalnya, NHK NEWS WEB EASY ditulis dalam bahasa Jepang yang mudah.Ini adalah pertama kalinya di Jepang bahwa berita disediakan oleh "yasashii nihongo" (Tanaka, Mino, Ochi, & Shibata, 2013).Menurut deskripsi situs, "NHK NEWS WEB EASY menyampaikan berita dalam bahasa yang mudah dipahami untuk penduduk asing dan siswa sekolah dasar dan menengah pertama".Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, kelas kebutuhan khusus telah menjadi tempat bagi siswa sekolah dasar dan menengah pertama dengan akar asing yang tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang yang memadai dan tidak dapat mengikuti kelas bahasa Jepang karena alasan seperti "kekurangan instruktur" (Nikkei Shimbun, 2021).Telah dilaporkan bahwa di kelas kebutuhan khusus, anak-anak asing berjumlah "satu dari 15", dua kali lipat lebih banyak daripada anak-anak Jepang (NHK, 2022).Menanggapi situasi ini, instruktur bahasa Jepang dikirim ke sekolah pendidikan wajib publik untuk memberikan instruksi dalam bahasa Jepang dan staf pendukung bahasa asli untuk membantu dalam bahasa asli, dan sistem penerimaan sekolah untuk anak-anak asing sedang didirikan (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi, 2021).Secara khusus, bahasa Jepang yang mudah efektif untuk anak-anak dengan disabilitas intelektual (Nakajima, 2021) dan untuk anak-anak dengan disabilitas pendengaran karena ekspresi yang disederhanakan (Kawauchi, 2021), karena guru sekolah dan staf sekolah termasuk dalam kelompok sasaran pelatihan bahasa Jepang yang mudah (Kementerian Kehakiman, 2022).Oleh karena itu, dengan jumlah "siswa sekolah dasar dan menengah pertama yang mungkin memiliki disabilitas perkembangan dan membutuhkan dukungan khusus" yang terdaftar di kelas reguler meningkat menjadi 8,8% dan peningkatan dukungan menjadi masalah (NHK, 2022), bahasa Jepang yang mudah dapat digunakan secara efektif dalam pendidikan anak-anak dengan disabilitas.Gottlieb (2001) berpendapat bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi.itu adalah pintu masuk ke inklusi, pemberdayaan, dan perkembangan kognitif.Selain itu, bahasa Jepang yang disederhanakan dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti dalam surat kabar untuk anak-anak.Misalnya, orang dengan kosa kata terbatas mungkin memilih bahasa Jepang yang mudah dari tab bahasa di halaman web yang disurvei di sini, dan menggunakan halaman bahasa Jepang yang mudah untuk memahami informasi dan gambaran umum informasi.Dengan demikian, diyakini bahwa berbagai bahasa, terutama bahasa Jepang yang mudah, dapat digunakan sebagai dukungan informasi yang efektif dalam pendidikan dukungan khusus.Namun, berdasarkan hasil penelitian ini, masih ada ruang untuk perbaikan dalam multilingualisasi halaman web yang berfungsi sebagai jendela informasi.Misalnya, halaman web NHK World Japan memiliki 18 bahasa yang dapat dipilih untuk diterjemahkan dari tab "Language Selection" (NHK World Japan, n.), yang lebih banyak daripada jumlah maksimum bahasa yang diterjemahkan sebanyak 16 dalam penelitian ini.Selain itu, halaman web bahasa Jepang yang mudah NHK World Japan, misalnya, menyatakan, "Ini adalah pelajaran bahasa Jepang tingkat pemula untuk mereka yang mempelajari bahasa Jepang untuk pertama kalinya.Seperti yang dinyatakan di bagian "Kanji (Inggris)" dari situs web, informasi disediakan dalam bentuk kalimat dalam bahasa Jepang dan Inggris.Mengintegrasikan berbagai bahasa ke dalam kurikulum sekolah, kita tidak hanya mendorong inklusi tetapi juga memberdayakan mereka dengan disabilitas untuk menavigasi dunia dengan lebih efektif, seperti yang dicatat oleh Maher dan Nakayama (2003).Dengan mempertimbangkan hal ini, kami menyebutkan bahwa ada prospek untuk meningkatkan jumlah bahasa yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa melalui terjemahan dalam bahasa Jepang yang mudah tidak cukup, tetapi kami percaya bahwa kami dapat menyediakan informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dengan menulis berbagai bahasa bersama dalam format kalimat ketika bahasa Jepang yang mudah ditulis dalam gaya bersama.Namun, diyakini bahwa informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dapat disediakan dengan menggabungkan berbagai bahasa dalam format kalimat ketika menggambarkan bahasa Jepang yang mudah secara ringkas.Di masa depan, penting untuk mengevaluasi fungsi sebenarnya dari bahasa Jepang yang mudah.Ini termasuk menilai apakah itu menyederhanakan akses informasi sesuai dengan yang dimaksudkan dan apakah itu memenuhi kebutuhan audiens sasaran.Standarisasi bahasa Jepang yang mudah di seluruh prefektur dapat membantu membuat konten web dapat dipahami secara universal dan lebih ramah pengguna.Melaksanakan perbaikan ini akan memastikan bahwa situs web pemerintah prefektur secara efektif melayani populasi yang beragam, memfasilitasi akses yang lebih baik ke informasi dan layanan yang penting bagi semua orang, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas
<br>Peningkatan jumlah penduduk asing di Jepang, yang disebut seikatsusha, telah mendorong kebutuhan untuk menerjemahkan halaman web agar informasi dapat diperoleh. Dalam penelitian ini, kami melakukan survei untuk mengetahui status saat ini dari deskripsi bahasa, termasuk bahasa Jepang yang mudah, di halaman web pemerintah prefektur. Metode survei adalah dengan mencatat tab bahasa di setiap halaman web pemerintah prefektur dan menyelidiki jumlah prefektur yang memiliki tab untuk bahasa Jepang yang mudah dalam tab bahasa mereka. Ada 47 halaman web pemerintah prefektur di Jepang yang diamati berdasarkan ketersediaan pilihan bahasa. Sebagai hasilnya, kami menemukan bahwa 6 halaman web pemerintah prefektur memiliki halaman bahasa Jepang yang mudah. Enam halaman web tersebut adalah Prefektur Tochigi, Pemerintah Metropolitan Tokyo, Prefektur Yamanashi, Prefektur Hyogo,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" type="image/webp" length="107166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ MADRASAH DI INDONESIA Pertumbuhan dan Perkembangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ MADRASAH DI INDONESIA Pertumbuhan dan Perkembangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ MADRASAH DI INDONESIA Pertumbuhan dan Perkembangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52091-peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hind</link>
	<guid isPermaLink="false">34dd4549984c10ffd0e291511788fc74</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 22:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ site stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,site,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana peran madrasah dalam membentuk karakter dan identitas keagamaan generasi muda di Indonesia?2. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan): Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana peran madrasah dalam membentuk karakter dan identitas keagamaan generasi muda di Indonesia?2. Apakah ada perbedaan signifikan dalam prestasi akademik antara siswa madrasah dan sekolah umum?3. Bagaimana madrasah dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi siswa dalam menghadapi tantangan modernitas?. Dalam sejarah pertumbuhan dan perkembangan madrasah di Indonesia, ada dua momentum yang sangat menentukan eksistensi madrasah.pertama, SKB 3 Menteri 1975 yang menjadi pintu masuk pengakuan madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang setara dengan sekolah umum.kedua, UU Sisdiknas Nomor 2/1989 yang menjadikan madrasah bukan saja sebagai lembaga pendidikan yang setara dengan sekolah umum, lebih dari itu madrasah diakui sebagai sekolah umum berciri khas agama Islam.Dengan kata lain, sejak UU Sisdiknas Nomor 2/1989 diberlakukan, madrasah dapat dikatakan sebagai Ausekolah umum plusAy.Nampaknya, pengakuan dan kesetaraan ini masih terus diuji di lapangan, apakah pengelola madrasah mampu mengemban tugas ganda, sebagai sekolah umum plus sebagai lembaga pendidikan Islam Kebijakan diskriminatif pemerintah Hindia Belanda terhadap umat Islam dalam hal pendidikan, memunculkan sikap penolakan umat Islam dengan wujud beragam, defensif dan progresif. Corak defensif ditunjukkan, terutama oleh ulama tradisional, dengan cara menghindari sejauh mungkin pengaruh politik Belanda terhadap sistem pendidikan Islam. Sikap ini terlihat pada sistem pendidikan tradisional pesantren yang mengambil tempat di daerah-daerah pedalaman untuk menghindar dari pengaruh dan pantauan Belanda. Pendekatan progresif dilakukan, terutama dipelopori sejumlah ulama pembaharu, dengan AumeniruAy pola pendidikan modern ala Belanda tapi berbasis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp 1x" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" alt="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-6549c.webp" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-6549c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-6549c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-6549c.webp 1x" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" alt="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp 1x" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" alt="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52091-peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hind" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" target="_blank">MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana peran madrasah dalam membentuk karakter dan identitas keagamaan generasi muda di Indonesia?2. Apakah ada perbedaan signifikan dalam prestasi akademik antara siswa madrasah dan sekolah umum?3. Bagaimana madrasah dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi siswa dalam menghadapi tantangan modernitas?.
<br>Dalam sejarah pertumbuhan dan perkembangan madrasah di Indonesia, ada dua momentum yang sangat menentukan eksistensi madrasah.pertama, SKB 3 Menteri 1975 yang menjadi pintu masuk pengakuan madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang setara dengan sekolah umum.kedua, UU Sisdiknas Nomor 2/1989 yang menjadikan madrasah bukan saja sebagai lembaga pendidikan yang setara dengan sekolah umum, lebih dari itu madrasah diakui sebagai sekolah umum berciri khas agama Islam.Dengan kata lain, sejak UU Sisdiknas Nomor 2/1989 diberlakukan, madrasah dapat dikatakan sebagai Ausekolah umum plusAy.Nampaknya, pengakuan dan kesetaraan ini masih terus diuji di lapangan, apakah pengelola madrasah mampu mengemban tugas ganda, sebagai sekolah umum plus sebagai lembaga pendidikan Islam
<br>Kebijakan diskriminatif pemerintah Hindia Belanda terhadap umat Islam dalam hal pendidikan, memunculkan sikap penolakan umat Islam dengan wujud beragam, defensif dan progresif. Corak defensif ditunjukkan, terutama oleh ulama tradisional, dengan cara menghindari sejauh mungkin pengaruh politik Belanda terhadap sistem pendidikan Islam. Sikap ini terlihat pada sistem pendidikan tradisional pesantren yang mengambil tempat di daerah-daerah pedalaman untuk menghindar dari pengaruh dan pantauan Belanda. Pendekatan progresif dilakukan, terutama dipelopori sejumlah ulama pembaharu, dengan AumeniruAy pola pendidikan modern ala Belanda tapi berbasis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp" type="image/webp" length="50836" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-6549c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11962-jurnal-pendidikan-islam-tadris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52096-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-rem</link>
	<guid isPermaLink="false">1f269641982cf2f7940be71fd4eec285</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 20:56:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi gangguan menstruasi pada remaja. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kesehatan mental ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi gangguan menstruasi pada remaja. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kesehatan mental dan siklus menstruasi remaja selama periode waktu yang lebih lama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental dan berbagai aspek kesehatan reproduksi remaja, termasuk gangguan menstruasi lainnya seperti amenore dan hipermenorea. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara kesehatan mental dan kesehatan reproduksi pada remaja, serta membantu mengembangkan strategi intervensi yang komprehensif untuk mendukung kesehatan mental dan reproduksi remaja.. Terdapat hubungan yang signifikan antara kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi.Remaja dengan keterampilan koping yang baik dan manajemen stres yang efektif cenderung mengalami siklus menstruasi yang lebih normal.Hubungan antara kesehatan mental dan gangguan menstruasi telah menjadi subjek penelitian yang semakin menarik perhatian, terutama di kalangan remaja.Penelitian menunjukkan bahwa masalah stres, kecemasan, dan depresi dapat mempengaruhi siklus menstruasi, menyebabkan berbagai gangguan, seperti dismenore, oligomenore (menstruasi tidak teratur), dan amenore (tidak mengalami menstruasi).Stres psikologis dapat menyebabkan perubahan hormon yang memengaruhi keseimbangan hormonal yang penting untuk siklus menstruasi yang normal.Kecemasan dan depresi juga dapat meningkatkan risiko gangguan menstruasi.Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan kebiasaan sehat untuk mendukung kesehatan mental dan fisik remaja Permasalahan yang terjadi saat ini adalah terkait dengan kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi. Terdapat 90% remaja Gen Z mengalami permasalahan kesehatan mental (gangguan kecemasan, stres, depresi, dll) yang berdampak pada gangguan siklus menstruasi (dismenore, menorrhagia, metorrargia, dll). Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan kesehatan mental dengan gangguan siklus menstruasi Remaja Gen Z di SMAN 1 Rancaekek. Studi ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 69 remaja putri yang dipilih proporsionat random sampling. Identifikasi terhadap kesehatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp 1x" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" alt="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp 1x" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" alt="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp 1x" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" alt="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52096-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-rem" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" target="_blank">Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi gangguan menstruasi pada remaja. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kesehatan mental dan siklus menstruasi remaja selama periode waktu yang lebih lama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental dan berbagai aspek kesehatan reproduksi remaja, termasuk gangguan menstruasi lainnya seperti amenore dan hipermenorea. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara kesehatan mental dan kesehatan reproduksi pada remaja, serta membantu mengembangkan strategi intervensi yang komprehensif untuk mendukung kesehatan mental dan reproduksi remaja..
<br>Terdapat hubungan yang signifikan antara kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi.Remaja dengan keterampilan koping yang baik dan manajemen stres yang efektif cenderung mengalami siklus menstruasi yang lebih normal.Hubungan antara kesehatan mental dan gangguan menstruasi telah menjadi subjek penelitian yang semakin menarik perhatian, terutama di kalangan remaja.Penelitian menunjukkan bahwa masalah stres, kecemasan, dan depresi dapat mempengaruhi siklus menstruasi, menyebabkan berbagai gangguan, seperti dismenore, oligomenore (menstruasi tidak teratur), dan amenore (tidak mengalami menstruasi).Stres psikologis dapat menyebabkan perubahan hormon yang memengaruhi keseimbangan hormonal yang penting untuk siklus menstruasi yang normal.Kecemasan dan depresi juga dapat meningkatkan risiko gangguan menstruasi.Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan kebiasaan sehat untuk mendukung kesehatan mental dan fisik remaja
<br>Permasalahan yang terjadi saat ini adalah terkait dengan kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi. Terdapat 90% remaja Gen Z mengalami permasalahan kesehatan mental (gangguan kecemasan, stres, depresi, dll) yang berdampak pada gangguan siklus menstruasi (dismenore, menorrhagia, metorrargia, dll). Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan kesehatan mental dengan gangguan siklus menstruasi Remaja Gen Z di SMAN 1 Rancaekek. Studi ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 69 remaja putri yang dipilih proporsionat random sampling. Identifikasi terhadap kesehatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" type="image/webp" length="100918" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Developing Childrens Sprituality Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Developing Childrens Sprituality Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Developing Childrens Sprituality Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52092-karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritua</link>
	<guid isPermaLink="false">0f0e6ec16c54110fa590e6566d3ca740</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 20:15:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ site stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,site,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas praktikAcpraktik yang diusulkan dalam mengembangkan Kecerdasan Spiritual (SQ) anak melalui desain eksperimental dengan kelompok kontrol, sehingga dapat diketahui seberapa besar peningkatan SQ yang dicapai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Developing Children's Sprituality Education: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas praktikAcpraktik yang diusulkan dalam mengembangkan Kecerdasan Spiritual (SQ) anak melalui desain eksperimental dengan kelompok kontrol, sehingga dapat diketahui seberapa besar peningkatan SQ yang dicapai dibandingkan dengan pendekatan tradisional. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk menelusuri dampak jangka panjang penerapan pendidikan spiritual pada anak, termasuk pengaruhnya terhadap prestasi akademik, kesejahteraan emosional, dan perilaku sosial selama periode pertumbuhan dari usia dini hingga remaja. Selanjutnya, penelitian komparatif antarAckeluarga dengan tingkat literasi spiritual orang tua yang berbeda dapat menggali hubungan antara kemampuan orang tua dalam menyampaikan nilaiAcnilai spiritual dan keberhasilan implementasi program SQ, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor kontekstual yang memoderasi efektivitasnya. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk menyempurnakan model pendidikan spiritual anak serta menawarkan panduan praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan.. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern tidak boleh mengikis nilaiAcnilai etika.orang tua seharusnya tidak menekankan secara berlebihan pada pengembangan IQ anak sementara mengabaikan EQ dan khususnya SQ.Pendidikan yang seimbang harus memberikan perhatian yang setara pada ketiga kecerdasan tersebut.Dengan menumbuhkan kecerdasan spiritual, anak dapat terhindar dari pengaruh negatif arus materialistik dan sekuler yang semakin kuat Seorang anak yang cerdas, pandai dan terampil merupakan dambaan setiap orang tua, karena itu tidak sedikit para orang tua yang melakukan berbagai upaya agar anak-anaknya dapat menjadi cerdas sesuai dengan harapan mereka. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap betapa besarnya syahwat orang tua untuk menjadikan anak-anaknya seperti yang diinginkan, tidak jarang mengalami beberapa kesalahan orientasi fundamental yang justru menghancurkan masa depan anak-anaknya sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa potensi anak yang hanya difokuskan pada aspek Intelegence Quatient saja akan melahirkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-cae9c.webp" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-cae9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-cae9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-cae9c.webp 1x" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" alt="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp 1x" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" alt="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-c561d.webp" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-c561d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-c561d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-c561d.webp 1x" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" alt="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52092-karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritua" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" target="_blank">Developing Children's Sprituality Education</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas praktikAcpraktik yang diusulkan dalam mengembangkan Kecerdasan Spiritual (SQ) anak melalui desain eksperimental dengan kelompok kontrol, sehingga dapat diketahui seberapa besar peningkatan SQ yang dicapai dibandingkan dengan pendekatan tradisional. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk menelusuri dampak jangka panjang penerapan pendidikan spiritual pada anak, termasuk pengaruhnya terhadap prestasi akademik, kesejahteraan emosional, dan perilaku sosial selama periode pertumbuhan dari usia dini hingga remaja. Selanjutnya, penelitian komparatif antarAckeluarga dengan tingkat literasi spiritual orang tua yang berbeda dapat menggali hubungan antara kemampuan orang tua dalam menyampaikan nilaiAcnilai spiritual dan keberhasilan implementasi program SQ, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor kontekstual yang memoderasi efektivitasnya. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk menyempurnakan model pendidikan spiritual anak serta menawarkan panduan praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan..
<br>Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern tidak boleh mengikis nilaiAcnilai etika.orang tua seharusnya tidak menekankan secara berlebihan pada pengembangan IQ anak sementara mengabaikan EQ dan khususnya SQ.Pendidikan yang seimbang harus memberikan perhatian yang setara pada ketiga kecerdasan tersebut.Dengan menumbuhkan kecerdasan spiritual, anak dapat terhindar dari pengaruh negatif arus materialistik dan sekuler yang semakin kuat
<br>Seorang anak yang cerdas, pandai dan terampil merupakan dambaan setiap orang tua, karena itu tidak sedikit para orang tua yang melakukan berbagai upaya agar anak-anaknya dapat menjadi cerdas sesuai dengan harapan mereka. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap betapa besarnya syahwat orang tua untuk menjadikan anak-anaknya seperti yang diinginkan, tidak jarang mengalami beberapa kesalahan orientasi fundamental yang justru menghancurkan masa depan anak-anaknya sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa potensi anak yang hanya difokuskan pada aspek Intelegence Quatient saja akan melahirkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp" type="image/webp" length="72814" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-cae9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-c561d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11962-jurnal-pendidikan-islam-tadris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 29 Jun 2026 05:01:52 +0700. 12 items. Served in: 3.646 seconds [rss] -->
