<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 23:37:25 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 23:37:25 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-06T23:37:25+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti</link>
	<guid isPermaLink="false">c8e2e705f5956a0e361f52df11cd12fd</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi: Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, dan tenaga profesional. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan dan kolaborasi antar pihak, serta meningkatkan kompetensi guru BK dalam bidang asesmen kebutuhan awal siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian, proses identifikasi kebutuhan dan perencanaan layanan yang tepat bagi siswa dapat dilakukan sejak tahap penerimaan peserta didik.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru BK telah memiliki kapasitas dan peran yang cukup baik dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, namun efektivitas pelaksanaannya masih dibatasi oleh dukungan yang belum optimal dan tingginya hambatan yang dihadapi.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan manajemen BK berbasis kolaborasi yang mampu mengintegrasikan peran guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, tenaga profesional, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu sistem layanan yang terstruktur.Pengembangan model tersebut diharapkan dapat memperkuat proses identifikasi kebutuhan, koordinasi layanan, penyediaan dukungan, dan pengambilan keputusan sejak tahap SPMB sehingga penyelenggaraan pendidikan yang inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus dapat terlaksana secara lebih efektif dan berkelanjutan Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK), untuk memastikan terpenuhinya hak pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus melalui manajemen BK berbasis kolaborasi di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK tentang penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus berada pada kategori tinggi, demikian pula peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB. Dukungan yang diterima guru BK berada pada kategori sedang, sedangkan hambatan yang dihadapi berada pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" target="_blank">Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi</a>: Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, dan tenaga profesional. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan dan kolaborasi antar pihak, serta meningkatkan kompetensi guru BK dalam bidang asesmen kebutuhan awal siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian, proses identifikasi kebutuhan dan perencanaan layanan yang tepat bagi siswa dapat dilakukan sejak tahap penerimaan peserta didik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru BK telah memiliki kapasitas dan peran yang cukup baik dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, namun efektivitas pelaksanaannya masih dibatasi oleh dukungan yang belum optimal dan tingginya hambatan yang dihadapi.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan manajemen BK berbasis kolaborasi yang mampu mengintegrasikan peran guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, tenaga profesional, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu sistem layanan yang terstruktur.Pengembangan model tersebut diharapkan dapat memperkuat proses identifikasi kebutuhan, koordinasi layanan, penyediaan dukungan, dan pengambilan keputusan sejak tahap SPMB sehingga penyelenggaraan pendidikan yang inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus dapat terlaksana secara lebih efektif dan berkelanjutan
<br>Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK), untuk memastikan terpenuhinya hak pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus melalui manajemen BK berbasis kolaborasi di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK tentang penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus berada pada kategori tinggi, demikian pula peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB. Dukungan yang diterima guru BK berada pada kategori sedang, sedangkan hambatan yang dihadapi berada pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" type="image/webp" length="82670" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53456-sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-b</link>
	<guid isPermaLink="false">982530884f41c8e351fd410e559ebdeb</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai tanaman konservasi dan sumber pendapatan petani. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengendalian erosi yang efektif dan terintegrasi dengan budidaya jeruk Malang.. Introduksi jeruk Malang terbukti menjadi solusi tepat bagi petani di Desa Setren.Kesesuaian lahan yang ideal, nilai ekonomi yang tinggi dan stabil, serta peran jeruk sebagai tanaman konservasi menjadikannya komoditas unggulan di lahan miring.Budidaya ini berkelanjutan karena mampu berproduksi bertahun-tahun dan berpotensi dikembangkan menjadi agrowisata AuPetik JerukAy yang menarik.Keberhasilan program ini bergantung pada kesabaran, ketekunan, dan kerja sama petani dalam perawatan tanaman.Diharapkan, penerapan budidaya jeruk Malang dapat meningkatkan pendapatan, menekan erosi, dan menjadikan Desa Setren sebagai sentra jeruk baru di Wonogiri sekaligus destinasi agrowisata di lereng Lawu Selatan Petani di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, yang terletak di lereng Gunung Lawu, menghadapi dua masalah utama, yakni tingginya erosi lahan pada lahan miring dan pendapatan yang tidak stabil akibat fluktuasi harga sayuran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksi budidaya jeruk Malang sebagai solusi ganda untuk konservasi lahan yang adaptif dan vegetatif terhadap lahan miring, sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan petani. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis budidaya jeruk berbasis konservasi. Materi menekankan kesesuaian lahan yang terbukti sangat cocok (ketinggian 900-1.400 mdpl, suhu 18-20AC, tanah Andosols), pengenalan tiga varietas unggul adaptif (Siam Madu, Baby Pacitan, dan Keprok Batu 55)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" alt="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" alt="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53456-sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-b" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" target="_blank">Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai tanaman konservasi dan sumber pendapatan petani. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengendalian erosi yang efektif dan terintegrasi dengan budidaya jeruk Malang..
<br>Introduksi jeruk Malang terbukti menjadi solusi tepat bagi petani di Desa Setren.Kesesuaian lahan yang ideal, nilai ekonomi yang tinggi dan stabil, serta peran jeruk sebagai tanaman konservasi menjadikannya komoditas unggulan di lahan miring.Budidaya ini berkelanjutan karena mampu berproduksi bertahun-tahun dan berpotensi dikembangkan menjadi agrowisata AuPetik JerukAy yang menarik.Keberhasilan program ini bergantung pada kesabaran, ketekunan, dan kerja sama petani dalam perawatan tanaman.Diharapkan, penerapan budidaya jeruk Malang dapat meningkatkan pendapatan, menekan erosi, dan menjadikan Desa Setren sebagai sentra jeruk baru di Wonogiri sekaligus destinasi agrowisata di lereng Lawu Selatan
<br>Petani di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, yang terletak di lereng Gunung Lawu, menghadapi dua masalah utama, yakni tingginya erosi lahan pada lahan miring dan pendapatan yang tidak stabil akibat fluktuasi harga sayuran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksi budidaya jeruk Malang sebagai solusi ganda untuk konservasi lahan yang adaptif dan vegetatif terhadap lahan miring, sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan petani. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis budidaya jeruk berbasis konservasi. Materi menekankan kesesuaian lahan yang terbukti sangat cocok (ketinggian 900-1.400 mdpl, suhu 18-20AC, tanah Andosols), pengenalan tiga varietas unggul adaptif (Siam Madu, Baby Pacitan, dan Keprok Batu 55)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" type="image/webp" length="128638" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53452-daya-hambat-candida-albicans-biof</link>
	<guid isPermaLink="false">467b8d3bb1bb247e9e36919d60ec6227</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method: Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi minimal yang mampu menghambat pertumbuhan jamur (MIC) untuk Fluconazole dan Itraconazole. Metode seperti mikrodilusi cair akan memberikan data numerik yang lebih presisi mengenai efektivitas kedua antijamur ini, melengkapi informasi kualitatif dari penelitian saat ini. Kedua, untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan, penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan isolat klinis Candida albicans yang telah menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap obat antijamur. Menguji efektivitas Fluconazole dan Itraconazole terhadap strain yang resisten akan sangat krusial untuk mengevaluasi potensi terapi mereka di tengah meningkatnya masalah kekebalan obat. Terakhir, mengingat temuan bahwa Itraconazole memiliki daya hambat yang lebih unggul, penelitian dapat menggali lebih dalam alasan molekuler di balik perbedaan ini. Misalnya, menyelidiki interaksi obat dengan enzim target pada tingkat genetik atau protein dapat mengungkap mekanisme superioritas Itraconazole dan bagaimana jamur mengembangkan resistensi, yang pada akhirnya dapat membimbing pengembangan strategi pengobatan baru. Ide-ide ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang cara terbaik melawan infeksi jamur.. Berdasarkan hasil analisis data statistik dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa isolat uji dikonfirmasi secara valid sebagai jamur Candida albicans melalui karakteristik makroskopis (koloni cembung, putih kekuningan, berbau asam ragi) serta penampakan mikroskopis (sel ragi oval/bulat Gram-positif dengan bentukan pseudohifa).Seluruh sediaan obat antifungal Flukonazol dan Itrakonazol (baku, generik, dan paten) pada konsentrasi 800 AAg/mL memiliki efektivitas daya hambat yang masuk ke dalam kategori kuat terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 dengan rata-rata diameter zona hambat berada di atas 10 mm.Terdapat perbedaan daya hambat yang signifikan secara statistik (P-value = 0,000) antara kedua jenis antifungal, di mana Itrakonazol terbukti memiliki efek hambat yang lebih tinggi (rerata total zona hambat 15,37 mm) dibandingkan dengan Flukonazol (rerata total zona hambat 13,41 mm) karena keunggulan afinitas ikatan struktur molekulnya Latar Belakang: Infeksi jamur oportunistik yang disebabkan oleh Candida albicans masih menjadi tantangan medis global seiring meningkatnya risiko resistensi terhadap antifungal golongan azole, khususnya Flukonazol dan Itrakonazol. Pengawasan efektivitas obat secara berkala menggunakan strain acuan standar sangat krusial untuk menjamin mutu terapi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat uji serta membandingkan efektivitas hambat daya antifungal antara Flukonazol dan Itrakonazol terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231.Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini diawali dengan konfirmasi identitas isolat secara makroskopis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53452-daya-hambat-candida-albicans-biof" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" target="_blank">Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method</a>: Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi minimal yang mampu menghambat pertumbuhan jamur (MIC) untuk Fluconazole dan Itraconazole. Metode seperti mikrodilusi cair akan memberikan data numerik yang lebih presisi mengenai efektivitas kedua antijamur ini, melengkapi informasi kualitatif dari penelitian saat ini. Kedua, untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan, penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan isolat klinis Candida albicans yang telah menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap obat antijamur. Menguji efektivitas Fluconazole dan Itraconazole terhadap strain yang resisten akan sangat krusial untuk mengevaluasi potensi terapi mereka di tengah meningkatnya masalah kekebalan obat. Terakhir, mengingat temuan bahwa Itraconazole memiliki daya hambat yang lebih unggul, penelitian dapat menggali lebih dalam alasan molekuler di balik perbedaan ini. Misalnya, menyelidiki interaksi obat dengan enzim target pada tingkat genetik atau protein dapat mengungkap mekanisme superioritas Itraconazole dan bagaimana jamur mengembangkan resistensi, yang pada akhirnya dapat membimbing pengembangan strategi pengobatan baru. Ide-ide ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang cara terbaik melawan infeksi jamur..
<br>Berdasarkan hasil analisis data statistik dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa isolat uji dikonfirmasi secara valid sebagai jamur Candida albicans melalui karakteristik makroskopis (koloni cembung, putih kekuningan, berbau asam ragi) serta penampakan mikroskopis (sel ragi oval/bulat Gram-positif dengan bentukan pseudohifa).Seluruh sediaan obat antifungal Flukonazol dan Itrakonazol (baku, generik, dan paten) pada konsentrasi 800 AAg/mL memiliki efektivitas daya hambat yang masuk ke dalam kategori kuat terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 dengan rata-rata diameter zona hambat berada di atas 10 mm.Terdapat perbedaan daya hambat yang signifikan secara statistik (P-value = 0,000) antara kedua jenis antifungal, di mana Itrakonazol terbukti memiliki efek hambat yang lebih tinggi (rerata total zona hambat 15,37 mm) dibandingkan dengan Flukonazol (rerata total zona hambat 13,41 mm) karena keunggulan afinitas ikatan struktur molekulnya
<br>Latar Belakang: Infeksi jamur oportunistik yang disebabkan oleh Candida albicans masih menjadi tantangan medis global seiring meningkatnya risiko resistensi terhadap antifungal golongan azole, khususnya Flukonazol dan Itrakonazol. Pengawasan efektivitas obat secara berkala menggunakan strain acuan standar sangat krusial untuk menjamin mutu terapi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat uji serta membandingkan efektivitas hambat daya antifungal antara Flukonazol dan Itrakonazol terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231.Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini diawali dengan konfirmasi identitas isolat secara makroskopis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" type="image/webp" length="101602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga IRT Rambak Eco Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga IRT Rambak Eco Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga IRT Rambak Eco Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53465-produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-p</link>
	<guid isPermaLink="false">6f4376db897f1cd4d87bba8a740c481d</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari introduksi teknologi tepat guna, seperti alat perajang kerupuk semi otomatis, terhadap peningkatan kapasitas produksi dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) "Rambak Eco" Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari introduksi teknologi tepat guna, seperti alat perajang kerupuk semi otomatis, terhadap peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi proses di IRT "Rambak Eco". 2. Melakukan studi komparatif antara kemasan plastik PE yang digunakan sebelumnya dengan kemasan pouch yang diperkenalkan, untuk mengevaluasi perbedaan kualitas produk dan umur simpan kerupuk rambak. 3. Mengembangkan pelatihan CPPB-IRT yang lebih komprehensif, dengan fokus pada penerapan standar mutu dan keamanan pangan, serta mengukur dampak pelatihan tersebut terhadap kualitas produk dan kepercayaan konsumen.. Introduksi alat perajang kerupuk lontongan elektrik semi otomatis dan pelatihan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) untuk IRT, serta introduksi pengemas dan labeling terbukti mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh IRT "Rambak Eco".Efisiensi produksi meningkat dengan waktu perajangan dan pengeringan yang lebih pendek.Waktu perajangan berkurang tiga kali lipat, dari 30 menit menjadi 10 menit per Kg adonan.Waktu pengeringan berkurang 2,25 kali, dari 9 jam menjadi 4 jam.Peningkatan mutu produk ditunjukkan dengan ukuran dan bentuk kerupuk yang seragam, serta dikemas dengan menggunakan plastik pouch dengan klip segel kuat dilengkapi dengan labeling informatif sesuai standar pelabelan pangan olahan Industri Rumah Tangga (IRT) "Rambak Eco" memproduksi kerupuk rambak mentah dan digoreng. IRT "Rambak Eco" memiliki kapasitas produksi terbatas, yaitu 10 kg tepung per hari, sehingga belum mampu memenuhi permintaan pasar. Rendahnya efisiensi proses produksi, terutama proses pengirisan kerupuk yang masih manual, menjadi penyebabnya. Selain itu, IRT "Rambak Eco" juga mengalami masalah terkait mutu produk yang tidak konsisten. Kegitan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan IRT "Rambak Eco" melalui introduksi alat perajang kerupuk semi otomatis, pelatihan Cara Produksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-1efc7.webp" title="JURIS - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) &quot;Rambak Eco&quot; Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-1efc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-1efc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-1efc7.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) &quot;Rambak Eco&quot; Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk" alt="JURIS - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) &quot;Rambak Eco&quot; Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-ca9c4.webp" title="JURIS - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) &quot;Rambak Eco&quot; Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-ca9c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-ca9c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-ca9c4.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) &quot;Rambak Eco&quot; Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk" alt="JURIS - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) &quot;Rambak Eco&quot; Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-729da.webp" title="JURIS - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) &quot;Rambak Eco&quot; Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-729da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-729da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-729da.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) &quot;Rambak Eco&quot; Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk" alt="JURIS - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) &quot;Rambak Eco&quot; Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53465-produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-p" title="JURIS - Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) &quot;Rambak Eco&quot; Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk" target="_blank">Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) "Rambak Eco" Surakarta untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi dan Kualitas Produk</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari introduksi teknologi tepat guna, seperti alat perajang kerupuk semi otomatis, terhadap peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi proses di IRT "Rambak Eco". 2. Melakukan studi komparatif antara kemasan plastik PE yang digunakan sebelumnya dengan kemasan pouch yang diperkenalkan, untuk mengevaluasi perbedaan kualitas produk dan umur simpan kerupuk rambak. 3. Mengembangkan pelatihan CPPB-IRT yang lebih komprehensif, dengan fokus pada penerapan standar mutu dan keamanan pangan, serta mengukur dampak pelatihan tersebut terhadap kualitas produk dan kepercayaan konsumen..
<br>Introduksi alat perajang kerupuk lontongan elektrik semi otomatis dan pelatihan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) untuk IRT, serta introduksi pengemas dan labeling terbukti mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh IRT "Rambak Eco".Efisiensi produksi meningkat dengan waktu perajangan dan pengeringan yang lebih pendek.Waktu perajangan berkurang tiga kali lipat, dari 30 menit menjadi 10 menit per Kg adonan.Waktu pengeringan berkurang 2,25 kali, dari 9 jam menjadi 4 jam.Peningkatan mutu produk ditunjukkan dengan ukuran dan bentuk kerupuk yang seragam, serta dikemas dengan menggunakan plastik pouch dengan klip segel kuat dilengkapi dengan labeling informatif sesuai standar pelabelan pangan olahan
<br>Industri Rumah Tangga (IRT) "Rambak Eco" memproduksi kerupuk rambak mentah dan digoreng. IRT "Rambak Eco" memiliki kapasitas produksi terbatas, yaitu 10 kg tepung per hari, sehingga belum mampu memenuhi permintaan pasar. Rendahnya efisiensi proses produksi, terutama proses pengirisan kerupuk yang masih manual, menjadi penyebabnya. Selain itu, IRT "Rambak Eco" juga mengalami masalah terkait mutu produk yang tidak konsisten. Kegitan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan IRT "Rambak Eco" melalui introduksi alat perajang kerupuk semi otomatis, pelatihan Cara Produksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-1efc7.webp" type="image/webp" length="121718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-1efc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-ca9c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/produk-kerupuk-bungkil-ra-mesin-kapasitas-produksi-thumb-729da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53469-kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian</link>
	<guid isPermaLink="false">fde119c11e6d716b59b7b2b0ed577f67</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha hidroponik atau vertikultur, termasuk mengukur seberapa besar peningkatan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Selain itu, mengingat pertanian perkotaan seringkali melibatkan banyak orang, menarik untuk meneliti bagaimana kegiatan ini memengaruhi hubungan sosial dan rasa kebersamaan di dalam komunitas. Kita bisa mencari tahu apakah program semacam ini efektif dalam meningkatkan modal sosial dan mengurangi masalah pengangguran di kalangan pemuda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada manfaat lingkungan yang lebih spesifik dari daur ulang limbah rumah tangga untuk pertanian. Ini bisa meliputi studi tentang seberapa banyak sampah yang berhasil dikurangi dan dampaknya terhadap lingkungan kota secara keseluruhan, serta membandingkan efektivitas berbagai jenis limbah sebagai media tanam atau pupuk alami. Dengan demikian, kita akan mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang potensi pertanian perkotaan di berbagai aspek.. Program pengabdian masyarakat kemitraan ini disambut antusias oleh kelompok organisasi kesejahteraan dan pemberdayaan keluarga di Kecamatan Pontianak Tenggara, ditandai dengan partisipasi dan keterlibatan tinggi.Kegiatan ini berhasil memberdayakan rumah tangga, khususnya anggota PKK, untuk memanfaatkan lahan terbatas guna budidaya hortikultura sistem hidroponik, mendaur ulang limbah plastik sebagai media tanam, serta mengubah sampah organik dapur menjadi pupuk cair bernilai ekonomis.Keberlanjutan program akan berfokus pada pelatihan strategi pemasaran produk hidroponik untuk mengonversi upaya skala rumah tangga menjadi usaha ekonomi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga dengan optimalisasi lahan dan bahan tak terpakai Pertanian perkotaan telah muncul sebagai strategi yang layak untuk mengatasi keterbatasan lahan, kerawanan pangan, dan kerentanan ekonomi di daerah perkotaan. Di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, kepadatan penduduk yang tinggi dan ruang hijau yang terbatas menjadi hambatan signifikan bagi inisiatif pertanian berbasis masyarakat. Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola praktik pertanian di lahan skala kecil. Program ini memberdayakan 48... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp 1x" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" alt="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp 1x" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" alt="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53469-kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" target="_blank">Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha hidroponik atau vertikultur, termasuk mengukur seberapa besar peningkatan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Selain itu, mengingat pertanian perkotaan seringkali melibatkan banyak orang, menarik untuk meneliti bagaimana kegiatan ini memengaruhi hubungan sosial dan rasa kebersamaan di dalam komunitas. Kita bisa mencari tahu apakah program semacam ini efektif dalam meningkatkan modal sosial dan mengurangi masalah pengangguran di kalangan pemuda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada manfaat lingkungan yang lebih spesifik dari daur ulang limbah rumah tangga untuk pertanian. Ini bisa meliputi studi tentang seberapa banyak sampah yang berhasil dikurangi dan dampaknya terhadap lingkungan kota secara keseluruhan, serta membandingkan efektivitas berbagai jenis limbah sebagai media tanam atau pupuk alami. Dengan demikian, kita akan mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang potensi pertanian perkotaan di berbagai aspek..
<br>Program pengabdian masyarakat kemitraan ini disambut antusias oleh kelompok organisasi kesejahteraan dan pemberdayaan keluarga di Kecamatan Pontianak Tenggara, ditandai dengan partisipasi dan keterlibatan tinggi.Kegiatan ini berhasil memberdayakan rumah tangga, khususnya anggota PKK, untuk memanfaatkan lahan terbatas guna budidaya hortikultura sistem hidroponik, mendaur ulang limbah plastik sebagai media tanam, serta mengubah sampah organik dapur menjadi pupuk cair bernilai ekonomis.Keberlanjutan program akan berfokus pada pelatihan strategi pemasaran produk hidroponik untuk mengonversi upaya skala rumah tangga menjadi usaha ekonomi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga dengan optimalisasi lahan dan bahan tak terpakai
<br>Pertanian perkotaan telah muncul sebagai strategi yang layak untuk mengatasi keterbatasan lahan, kerawanan pangan, dan kerentanan ekonomi di daerah perkotaan. Di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, kepadatan penduduk yang tinggi dan ruang hijau yang terbatas menjadi hambatan signifikan bagi inisiatif pertanian berbasis masyarakat. Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola praktik pertanian di lahan skala kecil. Program ini memberdayakan 48...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" type="image/webp" length="139412" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53455-produksi-kambing-perah-genetik-produ</link>
	<guid isPermaLink="false">8bdecd4d65e5e46e07a0b1cb1b3b6c41</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan: Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi sistematis terhadap pengaruh *complete feed* terhadap performa pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas susu kambing secara berkelanjutan, sekaligus menganalisis potensi peningkatan pendapatan peternak dibandingkan metode pakan tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti kuat mengenai efektivitas dan kelayakan ekonominya. Selain itu, mengingat adanya tantangan terkait sistem kelembagaan Kelompok Tani Ternak yang belum sepenuhnya efektif, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi model penguatan kelembagaan yang paling tepat. Fokus penelitian ini bisa mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota, tata kelola, dan keberlanjutan operasional kelompok dalam mengadopsi dan mengembangkan inovasi peternakan. Dengan demikian, ditemukan cara terbaik untuk membangun kelompok yang mandiri dan adaptif. Terakhir, sejalan dengan cita-cita menjadikan Desa Purworejo sebagai sentra susu kambing, penelitian lebih lanjut harus diarahkan pada analisis rantai pasok dan strategi pemasaran produk susu kambing serta olahannya. Studi ini dapat mengidentifikasi peluang pasar baru, tantangan distribusi, serta pengembangan produk turunan untuk memastikan bahwa peningkatan produksi yang dihasilkan oleh peternak dapat diserap secara optimal oleh pasar, sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas.. Program bina desa berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman peternak kambing di Kelompok Tani Ternak Jaya serta Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera terhadap teknologi pakan, khususnya pembuatan *complete feed*.Peternak kini tidak hanya memiliki mesin pencampur pakan yang sesuai standar, tetapi juga mampu mengaplikasikan *complete feed* dari persiapan bahan hingga pengoperasiannya.Peningkatan pengetahuan dan penerapan *complete feed* ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing mereka Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang dilatarbelakangi oleh minat masyarakat dalam memelihara ternak kambing dengan jenis kambing perah. Kambing perah yang cukup berkembang diantaranya adalah kambing perah PE, Jawa Randu, dan Sapera. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil yakni peternak dengan membentuk perkumpulan Kelompok Tani Ternak (KTT). Program pemberdayaan desa binaan mengajak dua kelompok tani ternak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" alt="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" alt="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53455-produksi-kambing-perah-genetik-produ" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" target="_blank">Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan</a>: Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi sistematis terhadap pengaruh *complete feed* terhadap performa pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas susu kambing secara berkelanjutan, sekaligus menganalisis potensi peningkatan pendapatan peternak dibandingkan metode pakan tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti kuat mengenai efektivitas dan kelayakan ekonominya. Selain itu, mengingat adanya tantangan terkait sistem kelembagaan Kelompok Tani Ternak yang belum sepenuhnya efektif, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi model penguatan kelembagaan yang paling tepat. Fokus penelitian ini bisa mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota, tata kelola, dan keberlanjutan operasional kelompok dalam mengadopsi dan mengembangkan inovasi peternakan. Dengan demikian, ditemukan cara terbaik untuk membangun kelompok yang mandiri dan adaptif. Terakhir, sejalan dengan cita-cita menjadikan Desa Purworejo sebagai sentra susu kambing, penelitian lebih lanjut harus diarahkan pada analisis rantai pasok dan strategi pemasaran produk susu kambing serta olahannya. Studi ini dapat mengidentifikasi peluang pasar baru, tantangan distribusi, serta pengembangan produk turunan untuk memastikan bahwa peningkatan produksi yang dihasilkan oleh peternak dapat diserap secara optimal oleh pasar, sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas..
<br>Program bina desa berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman peternak kambing di Kelompok Tani Ternak Jaya serta Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera terhadap teknologi pakan, khususnya pembuatan *complete feed*.Peternak kini tidak hanya memiliki mesin pencampur pakan yang sesuai standar, tetapi juga mampu mengaplikasikan *complete feed* dari persiapan bahan hingga pengoperasiannya.Peningkatan pengetahuan dan penerapan *complete feed* ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing mereka
<br>Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang dilatarbelakangi oleh minat masyarakat dalam memelihara ternak kambing dengan jenis kambing perah. Kambing perah yang cukup berkembang diantaranya adalah kambing perah PE, Jawa Randu, dan Sapera. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil yakni peternak dengan membentuk perkumpulan Kelompok Tani Ternak (KTT). Program pemberdayaan desa binaan mengajak dua kelompok tani ternak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" type="image/webp" length="245430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53462-pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-globa</link>
	<guid isPermaLink="false">ff73258b39fce37be881c27d19924ed8</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan keterampilan petani yang diperoleh melalui OFiS mempengaruhi produktivitas dan kualitas cabe jamu organik mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode OFiS dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian organik yang sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP). Studi ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana OFiS membantu petani memahami dan menerapkan standar organik secara efektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dari penerapan praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat menyelidiki apakah petani yang telah mengikuti program OFiS mengalami peningkatan pendapatan dan apakah cabe jamu organik mereka dapat bersaing di pasar global dengan lebih baik.. Sertifikasi organik untuk cabe jamu sangat penting untuk mematuhi standar pasar global dan memperkuat kredibilitas produk.Wonogiri Regency adalah pusat utama untuk budidaya cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas unik ini dibudidayakan selama berabad-abad.Potensi pasar yang signifikan ini memerlukan kepatuhan terhadap standar global, termasuk sertifikasi organik.Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pengetahuan dan meningkatkan metode pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik.Temuan menunjukkan bahwa petani memperoleh pengetahuan yang signifikan dan sekarang dapat secara mandiri melaksanakan budidaya cabe jamu organik.Metode OFiS dapat menutup kesenjangan pengetahuan petani dan meningkatkan pemahaman mereka tentang persiapan, budidaya, penanaman, dan panen sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).OFiS berfungsi sebagai solusi efektif untuk meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, membantu petani dalam memproduksi cabe jamu organik berkualitas tinggi yang memenuhi standar global.Disarankan agar program OFiS terus fokus pada pengelolaan produk panen sesuai dengan Good Handling Practices (GHP) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi cabe jamu yang memenuhi standar Sertifikasi organik sangat diperlukan untuk cabe jamu agar memenuhi standar pasar global dan meningkatkan kredibilitas produk. Kabupaten Wonogiri adalah pusat terbesar untuk produksi cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas biopharmaceutical ini dibudidayakan selama berabad-abad. Potensi pasar yang menjanjikan ini memerlukan pemenuhan standar global, termasuk sertifikasi organik. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan praktik pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan kelas untuk menilai pengetahuan petani dan mentransfer pengetahuan melalui sosialisasi dan kegiatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53462-pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-globa" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" target="_blank">Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan keterampilan petani yang diperoleh melalui OFiS mempengaruhi produktivitas dan kualitas cabe jamu organik mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode OFiS dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian organik yang sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP). Studi ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana OFiS membantu petani memahami dan menerapkan standar organik secara efektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dari penerapan praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat menyelidiki apakah petani yang telah mengikuti program OFiS mengalami peningkatan pendapatan dan apakah cabe jamu organik mereka dapat bersaing di pasar global dengan lebih baik..
<br>Sertifikasi organik untuk cabe jamu sangat penting untuk mematuhi standar pasar global dan memperkuat kredibilitas produk.Wonogiri Regency adalah pusat utama untuk budidaya cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas unik ini dibudidayakan selama berabad-abad.Potensi pasar yang signifikan ini memerlukan kepatuhan terhadap standar global, termasuk sertifikasi organik.Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pengetahuan dan meningkatkan metode pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik.Temuan menunjukkan bahwa petani memperoleh pengetahuan yang signifikan dan sekarang dapat secara mandiri melaksanakan budidaya cabe jamu organik.Metode OFiS dapat menutup kesenjangan pengetahuan petani dan meningkatkan pemahaman mereka tentang persiapan, budidaya, penanaman, dan panen sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).OFiS berfungsi sebagai solusi efektif untuk meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, membantu petani dalam memproduksi cabe jamu organik berkualitas tinggi yang memenuhi standar global.Disarankan agar program OFiS terus fokus pada pengelolaan produk panen sesuai dengan Good Handling Practices (GHP) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi cabe jamu yang memenuhi standar
<br>Sertifikasi organik sangat diperlukan untuk cabe jamu agar memenuhi standar pasar global dan meningkatkan kredibilitas produk. Kabupaten Wonogiri adalah pusat terbesar untuk produksi cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas biopharmaceutical ini dibudidayakan selama berabad-abad. Potensi pasar yang menjanjikan ini memerlukan pemenuhan standar global, termasuk sertifikasi organik. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan praktik pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan kelas untuk menilai pengetahuan petani dan mentransfer pengetahuan melalui sosialisasi dan kegiatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" type="image/webp" length="139592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah Tinjauan Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah Tinjauan Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah Tinjauan Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53463-masyarakat-global-sistem-pedagogi-respo</link>
	<guid isPermaLink="false">a618426ddd113168435f2f5ce38b37f9</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terpadu. Pertama, penting untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya dalam program promosi kesehatan mental. Masyarakat lahan basah memiliki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur: Untuk meningkatkan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terpadu. Pertama, penting untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya dalam program promosi kesehatan mental. Masyarakat lahan basah memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat identitas dan rasa memiliki anak-anak. Kedua, penguatan resiliensi harus menjadi fokus utama. Penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dapat dikembangkan melalui dukungan keluarga, keterlibatan komunitas, dan kesempatan untuk membangun kompetensi. Ketiga, strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan sosial-emosional dan menumbuhkan rasa percaya diri. Pendekatan berbasis seni dan partisipatif juga dapat menjadi alternatif yang menjanjikan dalam mempromosikan kesehatan mental anak. Dengan menggabungkan kekuatan keluarga, sekolah, dan komunitas, serta memanfaatkan sumber daya lokal dan budaya, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah.. Promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah harus dipahami sebagai proses ekologis multidimensi yang melibatkan anak-anak, keluarga, sekolah, budaya, dan sistem masyarakat.Program ke depan harus mengintegrasikan kearifan lokal, penguatan resiliensi, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya.Keluarga, sekolah, dan komunitas memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan mental anak.Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis sekolah, pendekatan responsif budaya, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat meningkatkan kesejahteraan mental anak.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami cara-cara terbaik dalam mempromosikan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah Kesehatan mental anak merupakan prioritas kesehatan masyarakat global. Masyarakat di daerah lahan basah (wetland) menghadapi tantangan lingkungan, sosial, dan kesehatan yang unik yang dapat memengaruhi kesejahteraan anak. Untuk meninjau bukti-bukti tentang promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah dan komunitas rentan lainnya yang sebanding, tinjauan literatur naratif dilakukan dengan menggunakan artikel yang ditelaah sejawat (peer-reviewed), tinjauan sistematis, dan laporan internasional yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2026. Literatur diperoleh dari PubMed, ScienceDirect, Google Scholar,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53463-masyarakat-global-sistem-pedagogi-respo" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" target="_blank">Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur</a>: Untuk meningkatkan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terpadu. Pertama, penting untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya dalam program promosi kesehatan mental. Masyarakat lahan basah memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat identitas dan rasa memiliki anak-anak. Kedua, penguatan resiliensi harus menjadi fokus utama. Penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dapat dikembangkan melalui dukungan keluarga, keterlibatan komunitas, dan kesempatan untuk membangun kompetensi. Ketiga, strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan sosial-emosional dan menumbuhkan rasa percaya diri. Pendekatan berbasis seni dan partisipatif juga dapat menjadi alternatif yang menjanjikan dalam mempromosikan kesehatan mental anak. Dengan menggabungkan kekuatan keluarga, sekolah, dan komunitas, serta memanfaatkan sumber daya lokal dan budaya, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah..
<br>Promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah harus dipahami sebagai proses ekologis multidimensi yang melibatkan anak-anak, keluarga, sekolah, budaya, dan sistem masyarakat.Program ke depan harus mengintegrasikan kearifan lokal, penguatan resiliensi, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya.Keluarga, sekolah, dan komunitas memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan mental anak.Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis sekolah, pendekatan responsif budaya, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat meningkatkan kesejahteraan mental anak.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami cara-cara terbaik dalam mempromosikan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah
<br>Kesehatan mental anak merupakan prioritas kesehatan masyarakat global. Masyarakat di daerah lahan basah (wetland) menghadapi tantangan lingkungan, sosial, dan kesehatan yang unik yang dapat memengaruhi kesejahteraan anak. Untuk meninjau bukti-bukti tentang promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah dan komunitas rentan lainnya yang sebanding, tinjauan literatur naratif dilakukan dengan menggunakan artikel yang ditelaah sejawat (peer-reviewed), tinjauan sistematis, dan laporan internasional yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2026. Literatur diperoleh dari PubMed, ScienceDirect, Google Scholar,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" type="image/webp" length="86712" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi</link>
	<guid isPermaLink="false">9f12c05194b3c92c85770e61ed6eced9</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik: Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi untuk mengembangkan dan memvalidasi algoritma diagnostik yang lebih canggih, mungkin dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, yang mampu secara akurat membedakan antara selulitis orbital dan glaukoma akut. Algoritma ini harus mengintegrasikan berbagai data, mulai dari riwayat medis pasien, hasil pemeriksaan fisik dan oftalmologi, hingga data pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta biomarker inflamasi yang spesifik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan diagnosis awal dan mempercepat intervensi yang tepat, terutama ketika gejala klinis saling tumpang tindih dan waktu menjadi krusial untuk menyelamatkan penglihatan. Kedua, penting untuk melakukan penelitian kohort yang lebih besar, mungkin secara multisenter, untuk secara komparatif menilai bagaimana status imunokompromaisAimisalnya akibat diabetes melitus atau penyakit ginjal kronisAimemengaruhi presentasi klinis, respons terhadap terapi, dan risiko komplikasi jangka panjang pada pasien selulitis orbital. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor prediktif spesifik yang membuat pasien imunokompromais lebih rentan terhadap presentasi atipikal atau komplikasi serius seperti peleburan kornea, seperti yang terlihat pada kasus ini. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara status imun pasien dan perjalanan penyakit orbital cellulitis akan sangat berharga. Terakhir, perlu juga diteliti efektivitas dan implementasi protokol penatalaksanaan multidisiplin yang terstandardisasi. Mengingat kasus ini melibatkan koordinasi antara departemen oftalmologi dan penyakit dalam, penelitian dapat mengevaluasi bagaimana pendekatan terintegrasi ini dapat dioptimalkan untuk memastikan perawatan yang komprehensif dan responsif terhadap kondisi sistemik pasien yang kompleks. Ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman praktik klinis yang lebih baik untuk pasien dengan tantangan diagnostik serupa.. Kasus mata merah dengan penurunan visus dan peningkatan tekanan intraokular menunjukkan tantangan diagnostik karena gejala tumpang tindih antara glaukoma sudut tertutup dan selulitis orbital.Peningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan.manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosis difus lebih mendukung selulitis orbital.Oleh karena itu, kewaspadaan klinis tinggi dan pendekatan komprehensif sangat penting, terutama pada pasien imunokompromais dengan penyakit sistemik, untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan memastikan prognosis visual yang baik Latar Belakang: Selulitis orbital dapat menyerupai glaukoma sudut tertutup akut, terutama pada pasien imunokompromais sehingga menyulitkan diagnosis. Tujuan: Melaporkan kasus selulitis orbital dengan manifestasi yang menyerupai glaukoma akut serta menekankan pentingnya evaluasi klinis komprehensif. Metode: Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data yang diperoleh dari rekam medis, anamnesis, pemeriksaan oftalmologi, pemeriksaan laboratorium, serta observasi klinis selama perawatan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis, evaluasi diagnosis banding, dan pendekatan multidisiplin, kemudian dilakukan pemantauan serial terhadap respons terapi antibiotik. Hasil: Perempuan 60 tahun dengan diabetes melitus dan penyakit ginjal kronik menjalani hemodialisis datang dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" target="_blank">Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik</a>: Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi untuk mengembangkan dan memvalidasi algoritma diagnostik yang lebih canggih, mungkin dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, yang mampu secara akurat membedakan antara selulitis orbital dan glaukoma akut. Algoritma ini harus mengintegrasikan berbagai data, mulai dari riwayat medis pasien, hasil pemeriksaan fisik dan oftalmologi, hingga data pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta biomarker inflamasi yang spesifik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan diagnosis awal dan mempercepat intervensi yang tepat, terutama ketika gejala klinis saling tumpang tindih dan waktu menjadi krusial untuk menyelamatkan penglihatan. Kedua, penting untuk melakukan penelitian kohort yang lebih besar, mungkin secara multisenter, untuk secara komparatif menilai bagaimana status imunokompromaisAimisalnya akibat diabetes melitus atau penyakit ginjal kronisAimemengaruhi presentasi klinis, respons terhadap terapi, dan risiko komplikasi jangka panjang pada pasien selulitis orbital. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor prediktif spesifik yang membuat pasien imunokompromais lebih rentan terhadap presentasi atipikal atau komplikasi serius seperti peleburan kornea, seperti yang terlihat pada kasus ini. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara status imun pasien dan perjalanan penyakit orbital cellulitis akan sangat berharga. Terakhir, perlu juga diteliti efektivitas dan implementasi protokol penatalaksanaan multidisiplin yang terstandardisasi. Mengingat kasus ini melibatkan koordinasi antara departemen oftalmologi dan penyakit dalam, penelitian dapat mengevaluasi bagaimana pendekatan terintegrasi ini dapat dioptimalkan untuk memastikan perawatan yang komprehensif dan responsif terhadap kondisi sistemik pasien yang kompleks. Ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman praktik klinis yang lebih baik untuk pasien dengan tantangan diagnostik serupa..
<br>Kasus mata merah dengan penurunan visus dan peningkatan tekanan intraokular menunjukkan tantangan diagnostik karena gejala tumpang tindih antara glaukoma sudut tertutup dan selulitis orbital.Peningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan.manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosis difus lebih mendukung selulitis orbital.Oleh karena itu, kewaspadaan klinis tinggi dan pendekatan komprehensif sangat penting, terutama pada pasien imunokompromais dengan penyakit sistemik, untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan memastikan prognosis visual yang baik
<br>Latar Belakang: Selulitis orbital dapat menyerupai glaukoma sudut tertutup akut, terutama pada pasien imunokompromais sehingga menyulitkan diagnosis. Tujuan: Melaporkan kasus selulitis orbital dengan manifestasi yang menyerupai glaukoma akut serta menekankan pentingnya evaluasi klinis komprehensif. Metode: Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data yang diperoleh dari rekam medis, anamnesis, pemeriksaan oftalmologi, pemeriksaan laboratorium, serta observasi klinis selama perawatan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis, evaluasi diagnosis banding, dan pendekatan multidisiplin, kemudian dilakukan pemantauan serial terhadap respons terapi antibiotik. Hasil: Perempuan 60 tahun dengan diabetes melitus dan penyakit ginjal kronik menjalani hemodialisis datang dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" type="image/webp" length="76084" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used Cooking Oil into Eco Friendly Soap ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used Cooking Oil into Eco Friendly Soap ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used Cooking Oil into Eco Friendly Soap ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53466-minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi</link>
	<guid isPermaLink="false">7111b57c34b384572080c363c5ac8666</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kualitas dan daya tahan jangka panjang sabun yang dihasilkan dari minyak goreng bekas, dengan fokus pada karakteristik fisikAckimia, stabilitas aroma, dan potensi rancidity selama penyimpanan; selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used Cooking Oil into Eco-Friendly Soap: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kualitas dan daya tahan jangka panjang sabun yang dihasilkan dari minyak goreng bekas, dengan fokus pada karakteristik fisikAckimia, stabilitas aroma, dan potensi rancidity selama penyimpanan; selanjutnya, studi ekonomi dapat menilai kelayakan pasar dan nilai tambah ekonomi bagi komunitas bila produk sabun ramah lingkungan diproduksi secara skala mikro, termasuk analisis biaya produksi, harga jual, serta penerimaan konsumen; terakhir, penelitian dapat menguji skalabilitas model pelatihan ini pada lingkungan perkotaan lain yang memiliki karakteristik sosialAcekonomi berbeda, untuk mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan, tantangan adaptasi, dan strategi optimal dalam memperluas dampak program pemberdayaan limbah rumah tangga.. Kegiatan pelayanan masyarakat berhasil mencapai tujuan dengan mendidik dan memberdayakan warga Persada Sayang dalam mengelola limbah cair rumah tangga, khususnya minyak goreng bekas, melalui pelatihan, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri, sehingga peserta memperoleh pengetahuan baru serta keterampilan praktis dalam mengubah limbah menjadi sabun bernilai.Evaluasi pascaAcpelatihan menunjukkan seluruh peserta menganggap program bermanfaat, 80A% menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan pengolahan limbah secara berkelanjutan, dan semua peserta berkomitmen menerapkan praktik tersebut di rumah masingAcmasing, menandakan perubahan perilaku yang positif.Hasil ini membuktikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas komunitas serta menyediakan model yang dapat direplikasi untuk komunitas perkotaan lain yang ingin mengurangi dampak lingkungan melalui edukasi berbasis masyarakat Makalah ini membahas pengelolaan limbah di daerah perkotaan dengan fokus pada limbah cair rumah tangga, khususnya minyak goreng bekas. Rumah tangga merupakan kontributor terbesar limbah di Indonesia, dan kota menghasilkan lebih banyak limbah dibandingkan daerah pedesaan. Pengelolaan limbah perkotaan meliputi tahap pengumpulan, pemilahan, daur ulang, komposting, pembakaran, dan edukasi publik. Tim layanan masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Kadiri melaksanakan kegiatan edukasi dan pelatihan mengenai pengelolaan limbah cair rumah tangga di Kota Kediri, khususnya minyak goreng bekas. Aktivitas ini bertujuan memberdayakan komunitas perkotaan, khususnya warga Persada Sayang, untuk mengkonversi minyak goreng... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-b9cf4.webp" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-b9cf4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-b9cf4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-b9cf4.webp 1x" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" alt="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp 1x" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" alt="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-5b91c.webp" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-5b91c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-5b91c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-5b91c.webp 1x" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" alt="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53466-minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi" title="JURIS - Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap" target="_blank">Empowering Urban Community in Kediri through Training to Convert Used  Cooking Oil into Eco-Friendly Soap</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kualitas dan daya tahan jangka panjang sabun yang dihasilkan dari minyak goreng bekas, dengan fokus pada karakteristik fisikAckimia, stabilitas aroma, dan potensi rancidity selama penyimpanan; selanjutnya, studi ekonomi dapat menilai kelayakan pasar dan nilai tambah ekonomi bagi komunitas bila produk sabun ramah lingkungan diproduksi secara skala mikro, termasuk analisis biaya produksi, harga jual, serta penerimaan konsumen; terakhir, penelitian dapat menguji skalabilitas model pelatihan ini pada lingkungan perkotaan lain yang memiliki karakteristik sosialAcekonomi berbeda, untuk mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan, tantangan adaptasi, dan strategi optimal dalam memperluas dampak program pemberdayaan limbah rumah tangga..
<br>Kegiatan pelayanan masyarakat berhasil mencapai tujuan dengan mendidik dan memberdayakan warga Persada Sayang dalam mengelola limbah cair rumah tangga, khususnya minyak goreng bekas, melalui pelatihan, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri, sehingga peserta memperoleh pengetahuan baru serta keterampilan praktis dalam mengubah limbah menjadi sabun bernilai.Evaluasi pascaAcpelatihan menunjukkan seluruh peserta menganggap program bermanfaat, 80A% menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan pengolahan limbah secara berkelanjutan, dan semua peserta berkomitmen menerapkan praktik tersebut di rumah masingAcmasing, menandakan perubahan perilaku yang positif.Hasil ini membuktikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas komunitas serta menyediakan model yang dapat direplikasi untuk komunitas perkotaan lain yang ingin mengurangi dampak lingkungan melalui edukasi berbasis masyarakat
<br>Makalah ini membahas pengelolaan limbah di daerah perkotaan dengan fokus pada limbah cair rumah tangga, khususnya minyak goreng bekas. Rumah tangga merupakan kontributor terbesar limbah di Indonesia, dan kota menghasilkan lebih banyak limbah dibandingkan daerah pedesaan. Pengelolaan limbah perkotaan meliputi tahap pengumpulan, pemilahan, daur ulang, komposting, pembakaran, dan edukasi publik. Tim layanan masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Kadiri melaksanakan kegiatan edukasi dan pelatihan mengenai pengelolaan limbah cair rumah tangga di Kota Kediri, khususnya minyak goreng bekas. Aktivitas ini bertujuan memberdayakan komunitas perkotaan, khususnya warga Persada Sayang, untuk mengkonversi minyak goreng...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp" type="image/webp" length="115944" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-b9cf4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-3d665.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/minyak-goreng-bekas-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawi-thumb-5b91c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53471-organik-ekstraksi-minyak-sereh-mi</link>
	<guid isPermaLink="false">aab39b71bddf30d89c23d531fab1c24e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia: Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan optimasi parameter proses ultrasonikasi. Studi lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi durasi sonikasi, kekuatan gelombang, frekuensi, atau suhu memengaruhi tidak hanya rendemen, tetapi juga profil kimia dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Ini penting untuk menemukan kondisi optimal yang menghasilkan rendemen tertinggi tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, meskipun peningkatan rendemen telah terbukti, evaluasi mendalam terhadap kualitas minyak atsiri pasca-ultrasonikasi masih diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis canggih seperti kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) untuk membandingkan komposisi senyawa aktif, seperti geraniol dan citronellol, serta memantau stabilitas dan potensi degradasi minyak seiring waktu. Hal ini akan memastikan bahwa metode baru ini tidak hanya efisien secara kuantitas tetapi juga mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk akhir. Ketiga, untuk menguji generalisasi metode ini, penelitian dapat diperluas untuk mengaplikasikannya pada jenis tanaman atsiri lain yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti rosemary, akar wangi, atau mint. Mengidentifikasi apakah efek positif ultrasonikasi konsisten di berbagai spesies tanaman akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak atsiri yang lebih luas dan adaptif.. Dari hasil pengabdian di RAI dapat disimpulkan bahwa efektifitas destilasi minyak atsiri dapat ditingkatkan melalui maserasi awal dengan metode ultrasonikasi.Untuk destilasi sereh wangi, perlakuan maserasi awal dengan metode ultrasonikasi bisa meningkatkan rendemen minyak sereh wangi 2,2 kali lebih banyak dibandingkan teknik konvensional tanpa maserasi.Hasil ini direkomendasikan terhadap mitra di RAI untuk diterapkembangkan dan penggunaan teknik ultrasonikasi dikenalkan terhadap pengunjung RAI untuk mengedukasi masyarakat Metode ekstraksi minyak atsiri yang paling umum digunakan adalah destilasi uap. Pada umumnya, metode destilasi uap banyak digunakan oleh industri kecil termasuk di Rumah Atsiri Indonesia (RAI), karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya pengoperasian yang mudah serta peralatan yang sederhana. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil produksi yang kurang optimal. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan proses destilasi minyak atsiri yang didahului maserasi dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" alt="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" alt="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53471-organik-ekstraksi-minyak-sereh-mi" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" target="_blank">Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia</a>: Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan optimasi parameter proses ultrasonikasi. Studi lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi durasi sonikasi, kekuatan gelombang, frekuensi, atau suhu memengaruhi tidak hanya rendemen, tetapi juga profil kimia dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Ini penting untuk menemukan kondisi optimal yang menghasilkan rendemen tertinggi tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, meskipun peningkatan rendemen telah terbukti, evaluasi mendalam terhadap kualitas minyak atsiri pasca-ultrasonikasi masih diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis canggih seperti kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) untuk membandingkan komposisi senyawa aktif, seperti geraniol dan citronellol, serta memantau stabilitas dan potensi degradasi minyak seiring waktu. Hal ini akan memastikan bahwa metode baru ini tidak hanya efisien secara kuantitas tetapi juga mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk akhir. Ketiga, untuk menguji generalisasi metode ini, penelitian dapat diperluas untuk mengaplikasikannya pada jenis tanaman atsiri lain yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti rosemary, akar wangi, atau mint. Mengidentifikasi apakah efek positif ultrasonikasi konsisten di berbagai spesies tanaman akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak atsiri yang lebih luas dan adaptif..
<br>Dari hasil pengabdian di RAI dapat disimpulkan bahwa efektifitas destilasi minyak atsiri dapat ditingkatkan melalui maserasi awal dengan metode ultrasonikasi.Untuk destilasi sereh wangi, perlakuan maserasi awal dengan metode ultrasonikasi bisa meningkatkan rendemen minyak sereh wangi 2,2 kali lebih banyak dibandingkan teknik konvensional tanpa maserasi.Hasil ini direkomendasikan terhadap mitra di RAI untuk diterapkembangkan dan penggunaan teknik ultrasonikasi dikenalkan terhadap pengunjung RAI untuk mengedukasi masyarakat
<br>Metode ekstraksi minyak atsiri yang paling umum digunakan adalah destilasi uap. Pada umumnya, metode destilasi uap banyak digunakan oleh industri kecil termasuk di Rumah Atsiri Indonesia (RAI), karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya pengoperasian yang mudah serta peralatan yang sederhana. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil produksi yang kurang optimal. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan proses destilasi minyak atsiri yang didahului maserasi dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" type="image/webp" length="130122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional Analisis Self Disclosure Trust dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional Analisis Self Disclosure Trust dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional Analisis Self Disclosure Trust dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53450-unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data</link>
	<guid isPermaLink="false">84bedacb8dd404cb799a3c18bfe6cd45</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai preferensi siswa terhadap teknologi AI dalam dukungan emosional serta menguatkan relevansi layanan bimbingan dan konseling. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif: Saran penelitian lanjutan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai preferensi siswa terhadap teknologi AI dalam dukungan emosional serta menguatkan relevansi layanan bimbingan dan konseling. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif mendalam yang secara langsung membandingkan tingkat psychological safety dan trust yang dirasakan siswa saat self-disclosure kepada ChatGPT versus kepada konselor atau guru BK. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang membentuk persepsi keamanan dan kepercayaan di setiap medium, memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan kualitas interaksi interpersonal dalam layanan BK. Kedua, mengingat model penelitian saat ini hanya menjelaskan sebagian variasi self-disclosure, studi mendatang harus mengidentifikasi dan menguji faktor-faktor eksternal lain seperti karakteristik demografi siswa, literasi digital, atau pengalaman konseling sebelumnya yang mungkin memengaruhi keterbukaan diri terhadap AI. Pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam dapat mengungkap narasi unik siswa, melengkapi pemahaman yang lebih holistik. Terakhir, dengan adanya kebutuhan untuk memperluas kolaborasi bimbingan dan konseling agar melibatkan teknologi, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model integrasi ChatGPT atau AI sejenis sebagai bagian dari sistem pendukung di sekolah. Hal ini mencakup bagaimana AI dapat menjadi co-facilitator awal untuk self-disclosure siswa, serta strategi etis pemanfaatan data dan pelatihan konselor agar mahir dalam mengintegrasikan AI tanpa mengorbankan esensi hubungan humanis. Studi ini diharapkan mampu mengevaluasi efektivitas pendekatan hibrida dalam memenuhi kebutuhan dukungan emosional siswa secara komprehensif.. Tingkat self-disclosure, trust, dan psychological safety siswa terhadap penggunaan ChatGPT sebagai dukungan emosional tergolong tinggi, dengan psychological safety menjadi faktor paling dominan dalam mendorong keterbukaan diri.Korelasi positif signifikan antar ketiga variabel menegaskan interaksi mereka dalam membentuk preferensi siswa, di mana psychological safety dan trust secara kolektif menjelaskan sebagian besar variasi self-disclosure.Meskipun siswa cenderung menggunakan ChatGPT untuk dukungan emosional, peran konselor manusia tetap vital karena keterbatasan AI dalam kedalaman pemahaman emosional, menantang layanan Bimbingan dan Konseling Kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang setara atau lebih baik daripada media digital Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi siswa dalam menggunakan ChatGPT sebagai media dukungan emosional ditinjau dari aspek self-disclosure, trust, dan psychological safety, serta implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling Kolaboratif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 60 siswa sekolah menengah atas. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur ketiga variabel utama. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological safety memiliki nilai rata-rata tertinggi (M = 4,12), diikuti self-disclosure (M = 3,98) dan trust (M = 3,85), yang seluruhnya berada pada kategori tinggi. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara psychological safety dan self-disclosure... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" alt="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" alt="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" alt="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53450-unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" target="_blank">Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif</a>: Saran penelitian lanjutan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai preferensi siswa terhadap teknologi AI dalam dukungan emosional serta menguatkan relevansi layanan bimbingan dan konseling. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif mendalam yang secara langsung membandingkan tingkat psychological safety dan trust yang dirasakan siswa saat self-disclosure kepada ChatGPT versus kepada konselor atau guru BK. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang membentuk persepsi keamanan dan kepercayaan di setiap medium, memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan kualitas interaksi interpersonal dalam layanan BK. Kedua, mengingat model penelitian saat ini hanya menjelaskan sebagian variasi self-disclosure, studi mendatang harus mengidentifikasi dan menguji faktor-faktor eksternal lain seperti karakteristik demografi siswa, literasi digital, atau pengalaman konseling sebelumnya yang mungkin memengaruhi keterbukaan diri terhadap AI. Pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam dapat mengungkap narasi unik siswa, melengkapi pemahaman yang lebih holistik. Terakhir, dengan adanya kebutuhan untuk memperluas kolaborasi bimbingan dan konseling agar melibatkan teknologi, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model integrasi ChatGPT atau AI sejenis sebagai bagian dari sistem pendukung di sekolah. Hal ini mencakup bagaimana AI dapat menjadi co-facilitator awal untuk self-disclosure siswa, serta strategi etis pemanfaatan data dan pelatihan konselor agar mahir dalam mengintegrasikan AI tanpa mengorbankan esensi hubungan humanis. Studi ini diharapkan mampu mengevaluasi efektivitas pendekatan hibrida dalam memenuhi kebutuhan dukungan emosional siswa secara komprehensif..
<br>Tingkat self-disclosure, trust, dan psychological safety siswa terhadap penggunaan ChatGPT sebagai dukungan emosional tergolong tinggi, dengan psychological safety menjadi faktor paling dominan dalam mendorong keterbukaan diri.Korelasi positif signifikan antar ketiga variabel menegaskan interaksi mereka dalam membentuk preferensi siswa, di mana psychological safety dan trust secara kolektif menjelaskan sebagian besar variasi self-disclosure.Meskipun siswa cenderung menggunakan ChatGPT untuk dukungan emosional, peran konselor manusia tetap vital karena keterbatasan AI dalam kedalaman pemahaman emosional, menantang layanan Bimbingan dan Konseling Kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang setara atau lebih baik daripada media digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi siswa dalam menggunakan ChatGPT sebagai media dukungan emosional ditinjau dari aspek self-disclosure, trust, dan psychological safety, serta implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling Kolaboratif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 60 siswa sekolah menengah atas. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur ketiga variabel utama. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological safety memiliki nilai rata-rata tertinggi (M = 4,12), diikuti self-disclosure (M = 3,98) dan trust (M = 3,85), yang seluruhnya berada pada kategori tinggi. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara psychological safety dan self-disclosure...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" type="image/webp" length="97274" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 06 Jul 2026 23:37:25 +0700. 12 items. Served in: 5.465 seconds [rss] -->
