<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2026 01:53:04 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 01:53:04 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-08T01:53:04+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64827-dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-un</link>
	<guid isPermaLink="false">56195154838e8078db9579b2f0984b52</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 23:13:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh jenis usaha terhadap entrepreneurial self-efficacy dengan memperluas sampel ke berbagai bidang usaha selain kuliner dan fashion. 2. Perlu dilakukan studi longitudinal untuk memantau perkembangan entrepreneurial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh jenis usaha terhadap entrepreneurial self-efficacy dengan memperluas sampel ke berbagai bidang usaha selain kuliner dan fashion. 2. Perlu dilakukan studi longitudinal untuk memantau perkembangan entrepreneurial self-efficacy mahasiswa berwirausaha sepanjang masa usaha mereka. 3. Kombinasikan pendekatan kuantitatif dengan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam, untuk memahami dinamika dukungan sosial yang paling efektif dalam meningkatkan keyakinan diri wirausaha.. Penelitian ini membuktikan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan entrepreneurial self-efficacy pada mahasiswa berwirausaha.Semakin tinggi dukungan sosial, semakin tinggi pula entrepreneurial self-efficacy mereka.Mahasiswa berwirausaha dalam penelitian ini memiliki tingkat dukungan sosial dan entrepreneurial self-efficacy yang tinggi.Penelitian ini menunjukkan pentingnya dukungan sosial dalam meningkatkan keyakinan diri mahasiswa berwirausaha untuk menghadapi tantangan kewirausahaan Tingginya pengangguran di Indonesia mayoritas berasal dari lulusan perguruan tinggi. Hal ini membuat pemerintah mencari solusi dalam menurunkan tingkat pengangguran dengan mengarahkan mahasiswa untuk dapat memiliki pekerjaan, salah satunya seperti berwirausaha. Ketika mahasiswa mengelola usahanya, akan muncul berbagai masalah terkait aktivitas kewirausahaannya. Maka dari itu, mahasiswa yang berwirausaha membutuhkan keyakinan dalam dirinya dan dukungan dari lingkungan sekitarnya untuk dapat meningkatkan kemampuannya dalam berwirausaha. Fenomena ini membuat peneliti tertarik untuk melihat hubungan antara dukungan sosial dengan entrepreneurial self-efficacy pada mahasiswa yang berwirausaha.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-6b61a.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-6b61a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-6b61a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-6b61a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha" alt="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-bea6a.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-bea6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-bea6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-bea6a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha" alt="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-ef279.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-ef279.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-ef279.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-ef279.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha" alt="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64827-dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-un" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha" target="_blank">Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Entrepreneurial Self-Efficacy Pada Mahasiswa Yang Berwirausaha</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh jenis usaha terhadap entrepreneurial self-efficacy dengan memperluas sampel ke berbagai bidang usaha selain kuliner dan fashion. 2. Perlu dilakukan studi longitudinal untuk memantau perkembangan entrepreneurial self-efficacy mahasiswa berwirausaha sepanjang masa usaha mereka. 3. Kombinasikan pendekatan kuantitatif dengan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam, untuk memahami dinamika dukungan sosial yang paling efektif dalam meningkatkan keyakinan diri wirausaha..
<br>Penelitian ini membuktikan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan entrepreneurial self-efficacy pada mahasiswa berwirausaha.Semakin tinggi dukungan sosial, semakin tinggi pula entrepreneurial self-efficacy mereka.Mahasiswa berwirausaha dalam penelitian ini memiliki tingkat dukungan sosial dan entrepreneurial self-efficacy yang tinggi.Penelitian ini menunjukkan pentingnya dukungan sosial dalam meningkatkan keyakinan diri mahasiswa berwirausaha untuk menghadapi tantangan kewirausahaan
<br>Tingginya pengangguran di Indonesia mayoritas berasal dari lulusan perguruan tinggi. Hal ini membuat pemerintah mencari solusi dalam menurunkan tingkat pengangguran dengan mengarahkan mahasiswa untuk dapat memiliki pekerjaan, salah satunya seperti berwirausaha. Ketika mahasiswa mengelola usahanya, akan muncul berbagai masalah terkait aktivitas kewirausahaannya. Maka dari itu, mahasiswa yang berwirausaha membutuhkan keyakinan dalam dirinya dan dukungan dari lingkungan sekitarnya untuk dapat meningkatkan kemampuannya dalam berwirausaha. Fenomena ini membuat peneliti tertarik untuk melihat hubungan antara dukungan sosial dengan entrepreneurial self-efficacy pada mahasiswa yang berwirausaha....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-bea6a.webp" type="image/webp" length="98520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-6b61a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-bea6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/dukungan-sosial-suami-etika-mahasiswa-universitas-thumb-ef279.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-476-ubm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18159-psibernetika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada Era Kenormalan Baru Covid 19 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada Era Kenormalan Baru Covid 19 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada Era Kenormalan Baru Covid 19 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64832-standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres</link>
	<guid isPermaLink="false">50c84fe32ed3153e412fa120be84a342</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 17:14:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran regulasi emosi kognitif dalam konteks budaya yang berbeda untuk memahami variasi respons psikologis. Selain itu, studi dapat mengkaji efektivitas strategi positive refocusing pada kelompok usia yang berbeda ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada Era Kenormalan Baru Covid-19: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran regulasi emosi kognitif dalam konteks budaya yang berbeda untuk memahami variasi respons psikologis. Selain itu, studi dapat mengkaji efektivitas strategi positive refocusing pada kelompok usia yang berbeda untuk mengoptimalkan intervensi. Terakhir, pengembangan model integratif yang menggabungkan regulasi kognitif dengan pendekatan manajemen stres berbasis teori baru dapat meningkatkan kualitas penelitian dalam bidang ini.. Regulasi emosi kognitif memiliki peran signifikan dalam mengurangi stres pada era kenormalan baru COVID-19, dengan positive refocusing sebagai dimensi utama.Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi regulasi emosi kognitif dapat menjadi alat penting untuk mengelola stres.Namun, keterbatasan seperti jumlah item yang kurang representatif dan teori stres yang terbatas perlu diperbaiki dalam penelitian lanjutan Era kenormalan baru ditandai dengan peralihan mobilitas dimana individu kembali mulai beraktivitas di luar rumah dengan menerapkan protokol kesehatan 3M, dimana perubahan tersebut dapat memicu berbagai respon psikologis, salah satunya adalah stres. Individu lalu diharapkan dapat melakukan koping untuk meredakan dampak stres yang jika berlangsung lebih lama dapat mengakibatkan masalah psikologis yang lebih serius. Regulasi emosi kognitif sebagai salah satu koping yang dapat dilakukan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran regulasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-993ce.webp" title="JURIS - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-993ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-993ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-993ce.webp 1x" title="JURIS - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19" alt="JURIS - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-813b9.webp" title="JURIS - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-813b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-813b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-813b9.webp 1x" title="JURIS - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19" alt="JURIS - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-d5fa4.webp" title="JURIS - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-d5fa4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-d5fa4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-d5fa4.webp 1x" title="JURIS - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19" alt="JURIS - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64832-standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres" title="JURIS - Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19" target="_blank">Regulasi Emosi Kognitif dan Stres pada  Era Kenormalan Baru Covid-19</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran regulasi emosi kognitif dalam konteks budaya yang berbeda untuk memahami variasi respons psikologis. Selain itu, studi dapat mengkaji efektivitas strategi positive refocusing pada kelompok usia yang berbeda untuk mengoptimalkan intervensi. Terakhir, pengembangan model integratif yang menggabungkan regulasi kognitif dengan pendekatan manajemen stres berbasis teori baru dapat meningkatkan kualitas penelitian dalam bidang ini..
<br>Regulasi emosi kognitif memiliki peran signifikan dalam mengurangi stres pada era kenormalan baru COVID-19, dengan positive refocusing sebagai dimensi utama.Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi regulasi emosi kognitif dapat menjadi alat penting untuk mengelola stres.Namun, keterbatasan seperti jumlah item yang kurang representatif dan teori stres yang terbatas perlu diperbaiki dalam penelitian lanjutan
<br>Era kenormalan baru ditandai dengan peralihan mobilitas dimana individu kembali mulai beraktivitas di luar rumah dengan menerapkan protokol kesehatan 3M, dimana perubahan tersebut dapat memicu berbagai respon psikologis, salah satunya adalah stres. Individu lalu diharapkan dapat melakukan koping untuk meredakan dampak stres yang jika berlangsung lebih lama dapat mengakibatkan masalah psikologis yang lebih serius. Regulasi emosi kognitif sebagai salah satu koping yang dapat dilakukan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran regulasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-d5fa4.webp" type="image/webp" length="91738" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-993ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-813b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/standar-strategi-regulasi-ratarata-skor-stres-mana-thumb-d5fa4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-476-ubm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18159-psibernetika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys MACD RSI and SO JII30 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys MACD RSI and SO JII30 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys MACD RSI and SO JII30 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64845-penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha</link>
	<guid isPermaLink="false">d26111b1cc2b0fbe6cd6e4d3e0c17638</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 17:05:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ amin wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ aksin wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus purnomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,aksin,amin,purnomo,wahyudi,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi indikator teknis lain seperti Bollinger Bands atau Fibonacci Retracement untuk meningkatkan akurasi prediksi harga saham. Selain itu, integrasi analisis fundamental (seperti laporan keuangan perusahaan) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi indikator teknis lain seperti Bollinger Bands atau Fibonacci Retracement untuk meningkatkan akurasi prediksi harga saham. Selain itu, integrasi analisis fundamental (seperti laporan keuangan perusahaan) dengan indikator teknis bisa diuji untuk mengurangi risiko gharar dalam transaksi. Penelitian juga bisa fokus pada dampak berita ekonomi global terhadap efektivitas indikator teknis seperti MACD, RSI, dan SO dalam pasar syariah.. Berdasarkan kesimpulan penelitian, teknik analisis teknis menggunakan indikator Stochastic Oscillator (SO) menunjukkan tiga sinyal beli, lima sinyal jual untuk PT Aneka Tambang Tbk, dan tiga sinyal jual untuk PT Indofood Sukses Makmur Tbk.Terdapat tiga sinyal beli dan lima sinyal jual untuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk.Hal ini menunjukkan bahwa sinyal SO lebih sensitif terhadap pergerakan harga saham, sehingga dapat memberikan respons cepat terhadap perubahan jangka pendek.Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa setiap metode analisis teknis memiliki keterbatasan dalam memberikan sinyal harga saham.Beberapa indikator seperti RSI dan SO jarang memberikan sinyal yang konsisten, yang berisiko membuat investor melewatkan peluang beli atau jual.Peneliti menggabungkan tiga analisis teknis untuk mendapatkan sinyal beli atau jual yang komprehensif.Hal ini dianggap lebih efektif dalam memberikan sinyal akurat kepada investor untuk menentukan waktu optimal masuk atau keluar pasar Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan literasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi investasi syariah agar terhindar dari penipuan serta dapat meminimalisir kerugian dalam perdagangan saham. Seiring dengan kemajuan teknologi global, aktivitas perdagangan kini menjadi lebih efektif dan efisien, menuntut setiap individu untuk cerdas dalam mengelola keuangan. Salah satu bentuk pengelolaan keuangan produktif adalah investasi pada pasar modal syariah, yang memungkinkan dana berkembang tanpa melanggar prinsip syariah seperti gharar dan maisir. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-13008.webp" title="JURIS - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-13008.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-13008.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-13008.webp 1x" title="JURIS - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025" alt="JURIS - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-9f4c2.webp" title="JURIS - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-9f4c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-9f4c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-9f4c2.webp 1x" title="JURIS - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025" alt="JURIS - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-467c6.webp" title="JURIS - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-467c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-467c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-467c6.webp 1x" title="JURIS - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025" alt="JURIS - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64845-penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha" title="JURIS - Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025" target="_blank">Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi indikator teknis lain seperti Bollinger Bands atau Fibonacci Retracement untuk meningkatkan akurasi prediksi harga saham. Selain itu, integrasi analisis fundamental (seperti laporan keuangan perusahaan) dengan indikator teknis bisa diuji untuk mengurangi risiko gharar dalam transaksi. Penelitian juga bisa fokus pada dampak berita ekonomi global terhadap efektivitas indikator teknis seperti MACD, RSI, dan SO dalam pasar syariah..
<br>Berdasarkan kesimpulan penelitian, teknik analisis teknis menggunakan indikator Stochastic Oscillator (SO) menunjukkan tiga sinyal beli, lima sinyal jual untuk PT Aneka Tambang Tbk, dan tiga sinyal jual untuk PT Indofood Sukses Makmur Tbk.Terdapat tiga sinyal beli dan lima sinyal jual untuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk.Hal ini menunjukkan bahwa sinyal SO lebih sensitif terhadap pergerakan harga saham, sehingga dapat memberikan respons cepat terhadap perubahan jangka pendek.Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa setiap metode analisis teknis memiliki keterbatasan dalam memberikan sinyal harga saham.Beberapa indikator seperti RSI dan SO jarang memberikan sinyal yang konsisten, yang berisiko membuat investor melewatkan peluang beli atau jual.Peneliti menggabungkan tiga analisis teknis untuk mendapatkan sinyal beli atau jual yang komprehensif.Hal ini dianggap lebih efektif dalam memberikan sinyal akurat kepada investor untuk menentukan waktu optimal masuk atau keluar pasar
<br>Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan literasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi investasi syariah agar terhindar dari penipuan serta dapat meminimalisir kerugian dalam perdagangan saham. Seiring dengan kemajuan teknologi global, aktivitas perdagangan kini menjadi lebih efektif dan efisien, menuntut setiap individu untuk cerdas dalam mengelola keuangan. Salah satu bentuk pengelolaan keuangan produktif adalah investasi pada pasar modal syariah, yang memungkinkan dana berkembang tanpa melanggar prinsip syariah seperti gharar dan maisir. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-9f4c2.webp" type="image/webp" length="42496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-13008.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-9f4c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/penyajian-laporan-keuangan-syariah-portofolio-saha-thumb-467c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20381-journal-economics-law-humanities.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64834-kualitas-jasa-joss-pendidikan-analis</link>
	<guid isPermaLink="false">0caa066e35d9070cf4026e49b2e34950</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 16:58:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas cakupan responden dengan mempertimbangkan heterogenitas yang lebih beragam. Hal ini dapat membantu dalam meningkatkan validitas dan generalisasi hasil penelitian. Selain itu, perlu dipertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas cakupan responden dengan mempertimbangkan heterogenitas yang lebih beragam. Hal ini dapat membantu dalam meningkatkan validitas dan generalisasi hasil penelitian. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan durasi waktu penelitian agar peneliti memiliki kesempatan yang lebih luas dalam mendalami instrumen dan mengumpulkan data dengan lebih komprehensif. Dengan demikian, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan temuan yang lebih akurat dan berkualitas.. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh melalui software SPSS dengan beberapa jenis uji hipotesis yang dilakukan, maka kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut.Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan (X1) berpengaruh lemah terhadap motivasi kerja.Kualitas jasa (X2) berpengaruh lemah terhadap motivasi kerja (Y).Adapun keterbatasan dalam penelitian ini adalah dari heterogenitas dan jumlah responden yang masih bersifat parametrik.Selain itu, faktor durasi waktu untuk peneliti mendalami instrumen dan pengumpulan data juga masih perlu ditingkatkan.Oleh karena itu, bagi peneliti selanjutnya yang memiliki ketertarikan yang sama dalam bidang yang hendak diteliti dapat lebih baik dalam memperhitungkan waktu, menyiapkan instrumen dengan saksama, dan keluasan heterogenitas responden sehingga dapat mendukung penelitian menjadi lebih baik lagi kedepannya Guru merupakan pendidik profesional yang memiliki peran penting dalam organisasi sekolah. Tugas utama guru menurut UU Republik Indonesia No.14 Tahun 2005 adalah untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi para peserta didik di jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar, dan juga pendidikan menengah. Melalui motivasi, guru dapat memaksimalkan kualitas diri melalui penguasaan kompetensi yang dibutuhkan serta meningkatkan produktifitas kinerja untuk menjadi sumber inspirasi bagi peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif. Motivasi dibagi menjadi 2 (dua) tipe yaitu: 1) Motivasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-e3632.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-e3632.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-e3632.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-e3632.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-db4db.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-db4db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-db4db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-db4db.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64834-kualitas-jasa-joss-pendidikan-analis" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ" target="_blank">Pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Motivasi Guru pada Sekolah XYZ</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas cakupan responden dengan mempertimbangkan heterogenitas yang lebih beragam. Hal ini dapat membantu dalam meningkatkan validitas dan generalisasi hasil penelitian. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan durasi waktu penelitian agar peneliti memiliki kesempatan yang lebih luas dalam mendalami instrumen dan mengumpulkan data dengan lebih komprehensif. Dengan demikian, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan temuan yang lebih akurat dan berkualitas..
<br>Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh melalui software SPSS dengan beberapa jenis uji hipotesis yang dilakukan, maka kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut.Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan (X1) berpengaruh lemah terhadap motivasi kerja.Kualitas jasa (X2) berpengaruh lemah terhadap motivasi kerja (Y).Adapun keterbatasan dalam penelitian ini adalah dari heterogenitas dan jumlah responden yang masih bersifat parametrik.Selain itu, faktor durasi waktu untuk peneliti mendalami instrumen dan pengumpulan data juga masih perlu ditingkatkan.Oleh karena itu, bagi peneliti selanjutnya yang memiliki ketertarikan yang sama dalam bidang yang hendak diteliti dapat lebih baik dalam memperhitungkan waktu, menyiapkan instrumen dengan saksama, dan keluasan heterogenitas responden sehingga dapat mendukung penelitian menjadi lebih baik lagi kedepannya
<br>Guru merupakan pendidik profesional yang memiliki peran penting dalam organisasi sekolah. Tugas utama guru menurut UU Republik Indonesia No.14 Tahun 2005 adalah untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi para peserta didik di jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar, dan juga pendidikan menengah. Melalui motivasi, guru dapat memaksimalkan kualitas diri melalui penguasaan kompetensi yang dibutuhkan serta meningkatkan produktifitas kinerja untuk menjadi sumber inspirasi bagi peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif. Motivasi dibagi menjadi 2 (dua) tipe yaitu: 1) Motivasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-db4db.webp" type="image/webp" length="109204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-e3632.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/kualitas-jasa-joss-pendidikan-analisis-pemasaran-p-thumb-db4db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-476-ubm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18159-psibernetika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64844-subjektif-anak-identitas-religius-gizi-h</link>
	<guid isPermaLink="false">173b002c30cb8f6d8f2fc8ca49a5f8d5</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 16:50:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ amin wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ aksin wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus purnomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,aksin,amin,purnomo,wahyudi,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang faktor lingkungan terhadap identitas religius anak melalui studi longitudinal. Selain itu, perlu dilakukan analisis mendalam tentang peran otoritas ayah dalam membentuk keputusan agama anak, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang faktor lingkungan terhadap identitas religius anak melalui studi longitudinal. Selain itu, perlu dilakukan analisis mendalam tentang peran otoritas ayah dalam membentuk keputusan agama anak, khususnya di lingkungan yang memiliki norma ketat. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan komparatif untuk membandingkan peran ibu dalam berbagai komunitas keagamaan, dengan fokus pada bagaimana kasih sayang dan pendidikan moral ibu memengaruhi pilihan agama anak secara berbeda.. Pola pemilihan agama anak dalam keluarga beda agama merupakan proses sosial dan spiritual kompleks yang melibatkan interaksi antara lingkungan, figur orang tua, dan pengalaman pribadi anak.Tiga pola utama yang ditemukan adalah faktor lingkungan, faktor ayah, dan faktor ibu.Faktor lingkungan berperan melalui pergaulan dan solidaritas teman sebaya, faktor ayah muncul melalui kedisiplinan dan otoritas religius, sedangkan faktor ibu tampil sebagai sumber kasih sayang dan pengajar moral utama.Pemilihan agama oleh anak merupakan hasil kesadaran reflektif yang dibentuk oleh pengalaman hidup, bukan sekadar warisan dogmatis.Keputusan anak dalam memilih agama tidak hanya menjadi persoalan keyakinan pribadi, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme untuk menjaga keseimbangan, integrasi, dan stabilitas dalam sistem keluarga dan masyarakat plural Penelitian ini mengkaji pola pemilihan agama anak dalam keluarga beda agama di Desa Klepu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo. Fenomena pernikahan beda agama sering menimbulkan persoalan identitas keagamaan pada anak, terutama ketika mereka mencapai usia dewasa dan mulai menentukan keyakinannya sendiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk pola pemilihan agama yang muncul serta menelusuri implikasinya terhadap kehidupan pribadi, sosial, dan hukum anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Edmund Husserl untuk memahami pengalaman subjektif anak dalam konteks sosial dan religius. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap anak-anak hasil pernikahan beda agama, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen dan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola utama pemilihan agama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b7201.webp" title="JURIS - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b7201.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b7201.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b7201.webp 1x" title="JURIS - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama" alt="JURIS - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b1c15.webp" title="JURIS - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b1c15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b1c15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b1c15.webp 1x" title="JURIS - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama" alt="JURIS - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-d7751.webp" title="JURIS - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-d7751.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-d7751.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-d7751.webp 1x" title="JURIS - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama" alt="JURIS - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64844-subjektif-anak-identitas-religius-gizi-h" title="JURIS - Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama" target="_blank">Pola Pemilihan Agama Anak dalam Pernikahan Beda Agama</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang faktor lingkungan terhadap identitas religius anak melalui studi longitudinal. Selain itu, perlu dilakukan analisis mendalam tentang peran otoritas ayah dalam membentuk keputusan agama anak, khususnya di lingkungan yang memiliki norma ketat. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan komparatif untuk membandingkan peran ibu dalam berbagai komunitas keagamaan, dengan fokus pada bagaimana kasih sayang dan pendidikan moral ibu memengaruhi pilihan agama anak secara berbeda..
<br>Pola pemilihan agama anak dalam keluarga beda agama merupakan proses sosial dan spiritual kompleks yang melibatkan interaksi antara lingkungan, figur orang tua, dan pengalaman pribadi anak.Tiga pola utama yang ditemukan adalah faktor lingkungan, faktor ayah, dan faktor ibu.Faktor lingkungan berperan melalui pergaulan dan solidaritas teman sebaya, faktor ayah muncul melalui kedisiplinan dan otoritas religius, sedangkan faktor ibu tampil sebagai sumber kasih sayang dan pengajar moral utama.Pemilihan agama oleh anak merupakan hasil kesadaran reflektif yang dibentuk oleh pengalaman hidup, bukan sekadar warisan dogmatis.Keputusan anak dalam memilih agama tidak hanya menjadi persoalan keyakinan pribadi, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme untuk menjaga keseimbangan, integrasi, dan stabilitas dalam sistem keluarga dan masyarakat plural
<br>Penelitian ini mengkaji pola pemilihan agama anak dalam keluarga beda agama di Desa Klepu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo. Fenomena pernikahan beda agama sering menimbulkan persoalan identitas keagamaan pada anak, terutama ketika mereka mencapai usia dewasa dan mulai menentukan keyakinannya sendiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk pola pemilihan agama yang muncul serta menelusuri implikasinya terhadap kehidupan pribadi, sosial, dan hukum anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Edmund Husserl untuk memahami pengalaman subjektif anak dalam konteks sosial dan religius. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap anak-anak hasil pernikahan beda agama, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen dan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola utama pemilihan agama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b7201.webp" type="image/webp" length="97056" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b7201.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-b1c15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/subjektif-anak-identitas-religius-gizi-hasil-fakto-thumb-d7751.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20381-journal-economics-law-humanities.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid 19 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid 19 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid 19 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64833-avoidant-coping-emotion-focused-work-family</link>
	<guid isPermaLink="false">d9cd22d5f6417c12d394aa380ebb5451</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 16:31:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran budaya dalam memengaruhi efektivitas strategi coping selama pandemi. Selain itu, studi longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan coping berbeda terhadap kesejahteraan kerja-keluarga. Terakhir, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran budaya dalam memengaruhi efektivitas strategi coping selama pandemi. Selain itu, studi longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan coping berbeda terhadap kesejahteraan kerja-keluarga. Terakhir, penelitian tentang dukungan organisasi dalam membangun kemampuan coping karyawan dapat menjadi arah baru untuk meningkatkan produktivitas dan kesehatan mental.. Problem-focused coping mendukung terwujudnya workAefamily enrichment dari kedua arah, sementara avoidant coping juga berkontribusi positif karena kondisi work from home.Emotion-focused coping tidak mendukung F-WE karena tidak memengaruhi pengayaan di lingkungan keluarga.Kedua strategi coping ini memiliki peran berbeda dalam memengaruhi keseimbangan kerja-keluarga Selama work from home di masa pandemi, karyawan mendapat kesempatan berkumpul bersama keluarga. Pengalaman positif bersama keluarga dapat meningkatkan kualitas pengalaman kerja, begitu pula sebaliknya (workAefamily enrichment). Work-family enrichment (WFE) memiliki dua arah, yaitu work-to-family enrichment (W-FE) yang berfokus pada aspek pengembangan, afek, dan modal; sedangkan family-to-work enrichment (F-WE) berfokus pada pengembangan, afek, dan efisiensi. W-FE akan terjadi apabila peran individu dalam pekerjaan dapat menguntungkan perannya sebagai anggota keluarga, begitu pula dengan F-WE, peran individu dalam keluarga dapat menguntungkan perannya sebagai pekerja. Akan tetapi, dalam kenyataan karyawan perlu memiliki kemampuan coping yang baik dalam menghadapi stresor agar memperoleh pengalaman positif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-84a20.webp" title="JURIS - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-84a20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-84a20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-84a20.webp 1x" title="JURIS - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19" alt="JURIS - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-8e22b.webp" title="JURIS - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-8e22b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-8e22b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-8e22b.webp 1x" title="JURIS - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19" alt="JURIS - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-5add4.webp" title="JURIS - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-5add4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-5add4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-5add4.webp 1x" title="JURIS - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19" alt="JURIS - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64833-avoidant-coping-emotion-focused-work-family" title="JURIS - Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19" target="_blank">Coping terbaik untuk mendapatkan workAefamily enrichment di masa pandemi Covid-19</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran budaya dalam memengaruhi efektivitas strategi coping selama pandemi. Selain itu, studi longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan coping berbeda terhadap kesejahteraan kerja-keluarga. Terakhir, penelitian tentang dukungan organisasi dalam membangun kemampuan coping karyawan dapat menjadi arah baru untuk meningkatkan produktivitas dan kesehatan mental..
<br>Problem-focused coping mendukung terwujudnya workAefamily enrichment dari kedua arah, sementara avoidant coping juga berkontribusi positif karena kondisi work from home.Emotion-focused coping tidak mendukung F-WE karena tidak memengaruhi pengayaan di lingkungan keluarga.Kedua strategi coping ini memiliki peran berbeda dalam memengaruhi keseimbangan kerja-keluarga
<br>Selama work from home di masa pandemi, karyawan mendapat kesempatan berkumpul bersama keluarga. Pengalaman positif bersama keluarga dapat meningkatkan kualitas pengalaman kerja, begitu pula sebaliknya (workAefamily enrichment). Work-family enrichment (WFE) memiliki dua arah, yaitu work-to-family enrichment (W-FE) yang berfokus pada aspek pengembangan, afek, dan modal; sedangkan family-to-work enrichment (F-WE) berfokus pada pengembangan, afek, dan efisiensi. W-FE akan terjadi apabila peran individu dalam pekerjaan dapat menguntungkan perannya sebagai anggota keluarga, begitu pula dengan F-WE, peran individu dalam keluarga dapat menguntungkan perannya sebagai pekerja. Akan tetapi, dalam kenyataan karyawan perlu memiliki kemampuan coping yang baik dalam menghadapi stresor agar memperoleh pengalaman positif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-8e22b.webp" type="image/webp" length="104206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-84a20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-8e22b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/avoidant-coping-emotion-focused-work-family-enrich-thumb-5add4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-476-ubm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18159-psibernetika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki Laki ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki Laki ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki Laki ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64825-father-involvement-praktik-seksual-pra-nik</link>
	<guid isPermaLink="false">585faad21c185bea69e78b92516e0ec7</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 16:29:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku seksual pranikah, seperti pengaruh teman sebaya atau paparan media. Selain itu, penelitian bisa mencakup remaja perempuan untuk membandingkan perbedaan respons terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku seksual pranikah, seperti pengaruh teman sebaya atau paparan media. Selain itu, penelitian bisa mencakup remaja perempuan untuk membandingkan perbedaan respons terhadap keterlibatan ayah. Penelitian juga dapat memperluas sampel ke wilayah lain di Indonesia agar hasil lebih representatif. Dengan menambah variabel seperti komunikasi orang tua dan kebijakan sekolah, penelitian bisa memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi pencegahan perilaku seksual pranikah. Studi tentang peran ibu dalam pengasuhan juga bisa menjadi fokus penelitian lanjutan. Peneliti juga dapat mengevaluasi efektivitas program pendidikan seksual formal dan informal di sekolah. Penggunaan metode kualitatif seperti wawancara mendalam bisa memberikan pemahaman lebih tentang motivasi dan pengalaman remaja dalam menghadapi tekanan seksual. Penelitian juga bisa mempertimbangkan dampak teknologi digital terhadap perilaku seksual pranikah. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana budaya lokal memengaruhi persepsi dan praktik seksual remaja. Dengan pendekatan multidimensi ini, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih komprehensif untuk mengurangi risiko perilaku seksual pranikah.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara persepsi father involvement dengan perilaku seksual pranikah pada remaja akhir laki-laki.Hal ini berarti semakin tinggi persepsi father involvement yang dirasakan oleh remaja akhir laki-laki, maka akan semakin rendah perilaku seksual pranikah pada remaja laki-laki.Begitupun sebaliknya, semakin rendah persepsi father involvement yang dirasakan oleh remaja akhir laki-laki, maka akan semakin tinggi perilaku seksual pranikah pada remaja akhir laki-laki.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan antara father involvement dan perilaku seksual pranikah pada penelitian ini berada dalam kategori sedang Perilaku seksual pranikah pada remaja akhir laki-laki di Indonesia cenderung meningkat dan menyebabkan berbagai dampak buruk. Salah satu cara untuk menghindari perilaku seksual pranikah adalah dengan adanya persepsi father involvement yang baik. Hal ini untuk melihat keterlibatan sosok ayah pada pola pengasuhan yang dapat memberikan gambaran tentang seksualitas pada remaja laki-laki tentang pentingnya pengetahuan seksual. Menjadi menarik juga, karena remaja laki-laki akan lebih banyak mencontoh sosok ayah sebagai orang yang akan dijadikan panutan untuk kehidupan pra-nikah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi father involvement dengan perilaku seksual pranikah pada remaja... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-06eab.webp" title="JURIS - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-06eab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-06eab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-06eab.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki" alt="JURIS - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-56913.webp" title="JURIS - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-56913.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-56913.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-56913.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki" alt="JURIS - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-177b7.webp" title="JURIS - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-177b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-177b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-177b7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki" alt="JURIS - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64825-father-involvement-praktik-seksual-pra-nik" title="JURIS - Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki" target="_blank">Hubungan Persepsi Father Involvement Dan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Laki-Laki</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku seksual pranikah, seperti pengaruh teman sebaya atau paparan media. Selain itu, penelitian bisa mencakup remaja perempuan untuk membandingkan perbedaan respons terhadap keterlibatan ayah. Penelitian juga dapat memperluas sampel ke wilayah lain di Indonesia agar hasil lebih representatif. Dengan menambah variabel seperti komunikasi orang tua dan kebijakan sekolah, penelitian bisa memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi pencegahan perilaku seksual pranikah. Studi tentang peran ibu dalam pengasuhan juga bisa menjadi fokus penelitian lanjutan. Peneliti juga dapat mengevaluasi efektivitas program pendidikan seksual formal dan informal di sekolah. Penggunaan metode kualitatif seperti wawancara mendalam bisa memberikan pemahaman lebih tentang motivasi dan pengalaman remaja dalam menghadapi tekanan seksual. Penelitian juga bisa mempertimbangkan dampak teknologi digital terhadap perilaku seksual pranikah. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana budaya lokal memengaruhi persepsi dan praktik seksual remaja. Dengan pendekatan multidimensi ini, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih komprehensif untuk mengurangi risiko perilaku seksual pranikah..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara persepsi father involvement dengan perilaku seksual pranikah pada remaja akhir laki-laki.Hal ini berarti semakin tinggi persepsi father involvement yang dirasakan oleh remaja akhir laki-laki, maka akan semakin rendah perilaku seksual pranikah pada remaja laki-laki.Begitupun sebaliknya, semakin rendah persepsi father involvement yang dirasakan oleh remaja akhir laki-laki, maka akan semakin tinggi perilaku seksual pranikah pada remaja akhir laki-laki.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan antara father involvement dan perilaku seksual pranikah pada penelitian ini berada dalam kategori sedang
<br>Perilaku seksual pranikah pada remaja akhir laki-laki di Indonesia cenderung meningkat dan menyebabkan berbagai dampak buruk. Salah satu cara untuk menghindari perilaku seksual pranikah adalah dengan adanya persepsi father involvement yang baik. Hal ini untuk melihat keterlibatan sosok ayah pada pola pengasuhan yang dapat memberikan gambaran tentang seksualitas pada remaja laki-laki tentang pentingnya pengetahuan seksual. Menjadi menarik juga, karena remaja laki-laki akan lebih banyak mencontoh sosok ayah sebagai orang yang akan dijadikan panutan untuk kehidupan pra-nikah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi father involvement dengan perilaku seksual pranikah pada remaja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-56913.webp" type="image/webp" length="102482" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-06eab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-56913.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/father-involvement-praktik-seksual-pra-nikah-peril-thumb-177b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-476-ubm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18159-psibernetika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64839-berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-kreat</link>
	<guid isPermaLink="false">4c65ed6649daffd16147cf2bc26f7933</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 16:10:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sman 2 poso ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,header,page,poso,sman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas pendampingan guru dalam mengembangkan keterampilan menyusun asesmen tes diagnostik. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang strategi pembelajaran yang melibatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas pendampingan guru dalam mengembangkan keterampilan menyusun asesmen tes diagnostik. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang strategi pembelajaran yang melibatkan pemikiran tingkat tinggi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Terakhir, penelitian tentang peran guru dalam mengoptimalkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan kecakapan hidup mereka juga dapat menjadi arah studi yang menarik.. Hasil dan luaran dalam kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa tujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun asesmen tes diagnostik telah tercapai.Hal ini terbukti dari antusiasme guru dalam mengikuti kegiatan dan adanya komunikasi aktif antara guru, kepala sekolah, dan tim pelaksana.Diharapkan agar kepala sekolah lebih sering memfasilitasi dan mendorong guru-guru untuk mengikuti pelatihan serupa dalam meningkatkan kompetensi pedagogik mereka Asesmen diagnostik adalah penilaian yang bertujuan untuk mengukur aspek kognitif yang memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan pada domain kognitif, sehingga dapat diketahui sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi. Asesmen ini sangat tepat untuk diterapkan dalam mengukur keterampilan berpikir siswa. Keterampilan berpikir merupakan kemampuan untuk menggabungkan antara sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang, salah satu contohnya adalah keterampilan berpikir kreatif. Keterampilan berpikir kreatif sangat penting untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1ddf.webp" title="JURIS - Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1ddf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1ddf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1ddf.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa" alt="JURIS - Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1221.webp" title="JURIS - Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1221.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1221.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1221.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa" alt="JURIS - Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64839-berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-kreat" title="JURIS - Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa" target="_blank">Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Menyusun Asesmen Tes Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas pendampingan guru dalam mengembangkan keterampilan menyusun asesmen tes diagnostik. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang strategi pembelajaran yang melibatkan pemikiran tingkat tinggi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Terakhir, penelitian tentang peran guru dalam mengoptimalkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan kecakapan hidup mereka juga dapat menjadi arah studi yang menarik..
<br>Hasil dan luaran dalam kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa tujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun asesmen tes diagnostik telah tercapai.Hal ini terbukti dari antusiasme guru dalam mengikuti kegiatan dan adanya komunikasi aktif antara guru, kepala sekolah, dan tim pelaksana.Diharapkan agar kepala sekolah lebih sering memfasilitasi dan mendorong guru-guru untuk mengikuti pelatihan serupa dalam meningkatkan kompetensi pedagogik mereka
<br>Asesmen diagnostik adalah penilaian yang bertujuan untuk mengukur aspek kognitif yang memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan pada domain kognitif, sehingga dapat diketahui sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi. Asesmen ini sangat tepat untuk diterapkan dalam mengukur keterampilan berpikir siswa. Keterampilan berpikir merupakan kemampuan untuk menggabungkan antara sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang, salah satu contohnya adalah keterampilan berpikir kreatif. Keterampilan berpikir kreatif sangat penting untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1221.webp" type="image/webp" length="100492" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1ddf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/berpikir-kreatif-asesmen-diagnostik-formatif-siswa-thumb-c1221.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-294-unsimar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13205-mosintuwu-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64842-kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-l</link>
	<guid isPermaLink="false">7f02d2f83ff109fe1859c5c6d428e3aa</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 16:08:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sman 2 poso ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,header,page,poso,sman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pelatihan berbasis proyek dalam meningkatkan keterampilan analisis data kualitatif mahasiswa. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang pelatihan ini terhadap kualitas skripsi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pelatihan berbasis proyek dalam meningkatkan keterampilan analisis data kualitatif mahasiswa. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang pelatihan ini terhadap kualitas skripsi dan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik program studi pendidikan biologi, termasuk integrasi teknologi digital dalam proses analisis data.. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Sintuwu Maroso dalam menyusun skripsi khususnya analisis data secara kualitatif.Peserta aktif bertanya dan mendengarkan berbagai hal tentang materi yang telah diberikan sampai kegiatan pelatihan.Diperlukan pelatihan yang terjadwal dan terus menerus pada mahasiswa semester akhir untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menggunakan analisis kualitatif dalam penyusunan Skripsi Permasalahan kemampuan pengolahan dan analisis data kualitatif seringkali menghambat mahasiswa dalam menghasilkan karya penelitian, terkait dengan permasalahan yang ada maka diadakan kegiatan PKM bagi mahasiswa semester akhir program studi Pendidikan biologi. Tujuan kegiatan ini untuk menguatkan konsep dasar statistika, menambah pemahaman pemilihan teknik analisis statistika dengan tepat dan menambah keterampilan pengolahan data penelitian. Adapun metode pelatihan ini adalah penyampaian materi dan diskusi. Pelaksanan pelatihan dilakukan pada tanggal 05 Desember 2023 dengan melibatkan mahasiswa tingkat akhir berjumlah 12 orang, Program studi pendidikan biologi FKIP Universitas Sintuwu Maroso. Hasil dari penelitian ini adalah membantu menambah pemahaman mahasiswa terhadap metodologi penelitian serta analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-8b651.webp" title="JURIS - Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-8b651.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-8b651.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-8b651.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso" alt="JURIS - Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-a9ece.webp" title="JURIS - Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-a9ece.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-a9ece.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-a9ece.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso" alt="JURIS - Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64842-kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-l" title="JURIS - Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso" target="_blank">Pelatihan Analisis Data Kualitatif bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sintuwu Maroso</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pelatihan berbasis proyek dalam meningkatkan keterampilan analisis data kualitatif mahasiswa. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang pelatihan ini terhadap kualitas skripsi dan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik program studi pendidikan biologi, termasuk integrasi teknologi digital dalam proses analisis data..
<br>Peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Sintuwu Maroso dalam menyusun skripsi khususnya analisis data secara kualitatif.Peserta aktif bertanya dan mendengarkan berbagai hal tentang materi yang telah diberikan sampai kegiatan pelatihan.Diperlukan pelatihan yang terjadwal dan terus menerus pada mahasiswa semester akhir untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menggunakan analisis kualitatif dalam penyusunan Skripsi
<br>Permasalahan kemampuan pengolahan dan analisis data kualitatif seringkali menghambat mahasiswa dalam menghasilkan karya penelitian, terkait dengan permasalahan yang ada maka diadakan kegiatan PKM bagi mahasiswa semester akhir program studi Pendidikan biologi. Tujuan kegiatan ini untuk menguatkan konsep dasar statistika, menambah pemahaman pemilihan teknik analisis statistika dengan tepat dan menambah keterampilan pengolahan data penelitian. Adapun metode pelatihan ini adalah penyampaian materi dan diskusi. Pelaksanan pelatihan dilakukan pada tanggal 05 Desember 2023 dengan melibatkan mahasiswa tingkat akhir berjumlah 12 orang, Program studi pendidikan biologi FKIP Universitas Sintuwu Maroso. Hasil dari penelitian ini adalah membantu menambah pemahaman mahasiswa terhadap metodologi penelitian serta analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-8b651.webp" type="image/webp" length="132668" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-8b651.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/kualitas-skripsi-mahasiswa-semester-ii-loyalitas-p-thumb-a9ece.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-294-unsimar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13205-mosintuwu-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Self Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Self Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Self Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64824-pasien-teknik-total-rehab-narkoba-relapse</link>
	<guid isPermaLink="false">04e6f39719a8e15bb46759428e42651c</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 15:41:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Future research could explore the role of family support in enhancing self-efficacy among drug rehabilitation patients. Another direction might involve studying the impact of cultural factors on relapse tendencies in different regions of Indonesia. Additionally, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat: Future research could explore the role of family support in enhancing self-efficacy among drug rehabilitation patients. Another direction might involve studying the impact of cultural factors on relapse tendencies in different regions of Indonesia. Additionally, longitudinal studies could examine how self-efficacy changes over time and its long-term effects on relapse prevention.. Penelitian ini menemukan bahwa self-efficacy secara signifikan memengaruhi relapse tendency pasien rehabilitasi narkoba BNN di Sumatera Barat.Pengaruhnya sebesar 34,5% dengan arah negatif, artinya semakin tinggi self-efficacy, semakin rendah relapse tendency.Hasil penelitian menunjukkan bahwa relapse tendency berada pada kategori rendah, sementara self-efficacy pasien berada pada kategori tinggi Permasalahan yang sering ditemui pada pasien rehabilitasi narkoba yaitu kecenderungan kambuh yang cukup tinggi, yang nantinya mereka akan kembali mengonsumsi narkoba setelah direhabilitasi atau disebut dengan relapse. Beragamnya pemicu dari kekambuhan narkoba tersebut meski telah dilakukan rehabilitasi, dibutuhkan upaya dari dalam diri pecandu itu sendiri yaitu dengan menumbuhkan keyakinan diri yang kuat untuk dapat pulih dan bersih dari narkoba. Mengatasi persoalan ini, dibutuhkan upaya dari dalam diri pecandu salah satunya yaitu self-efficacy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self-efficacy terhadap relapse tendency pada pasien rehabilitasi narkoba BNN di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-3aafb.webp" title="JURIS - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-3aafb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-3aafb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-3aafb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat" alt="JURIS - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-1b1d5.webp" title="JURIS - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-1b1d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-1b1d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-1b1d5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat" alt="JURIS - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-d718b.webp" title="JURIS - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-d718b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-d718b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-d718b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat" alt="JURIS - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64824-pasien-teknik-total-rehab-narkoba-relapse" title="JURIS - Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat" target="_blank">Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat</a>: Future research could explore the role of family support in enhancing self-efficacy among drug rehabilitation patients. Another direction might involve studying the impact of cultural factors on relapse tendencies in different regions of Indonesia. Additionally, longitudinal studies could examine how self-efficacy changes over time and its long-term effects on relapse prevention..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa self-efficacy secara signifikan memengaruhi relapse tendency pasien rehabilitasi narkoba BNN di Sumatera Barat.Pengaruhnya sebesar 34,5% dengan arah negatif, artinya semakin tinggi self-efficacy, semakin rendah relapse tendency.Hasil penelitian menunjukkan bahwa relapse tendency berada pada kategori rendah, sementara self-efficacy pasien berada pada kategori tinggi
<br>Permasalahan yang sering ditemui pada pasien rehabilitasi narkoba yaitu kecenderungan kambuh yang cukup tinggi, yang nantinya mereka akan kembali mengonsumsi narkoba setelah direhabilitasi atau disebut dengan relapse. Beragamnya pemicu dari kekambuhan narkoba tersebut meski telah dilakukan rehabilitasi, dibutuhkan upaya dari dalam diri pecandu itu sendiri yaitu dengan menumbuhkan keyakinan diri yang kuat untuk dapat pulih dan bersih dari narkoba. Mengatasi persoalan ini, dibutuhkan upaya dari dalam diri pecandu salah satunya yaitu self-efficacy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self-efficacy terhadap relapse tendency pada pasien rehabilitasi narkoba BNN di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-1b1d5.webp" type="image/webp" length="99430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-3aafb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-1b1d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/pasien-teknik-total-rehab-relapse-self-efficacy-te-thumb-d718b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-476-ubm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18159-psibernetika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64830-resiliensi-individu-connor-davidson-str</link>
	<guid isPermaLink="false">f05d43967774cac3d5f366a40f242036</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 15:31:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang memengaruhi stres kerja tenaga kesehatan di desa, seperti komitmen dalam organisasi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang memengaruhi stres kerja tenaga kesehatan di desa, seperti komitmen dalam organisasi, kepuasan kerja, motivasi, dan budaya organisasi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas program pelatihan kerja yang spesifik dan fleksibel dalam mendukung kesejahteraan psikologis tenaga kesehatan di desa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi koping yang efektif bagi tenaga kesehatan di desa dalam menghadapi stres kerja dan meningkatkan resiliensi mereka.. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh negatif resilience terhadap job stress tenaga kesehatan di desa.Hal ini dapat diartikan bahwa tingkat job stress dapat diatasi oleh tenaga kesehatan dengan resilience yang mereka miliki.Sehingga, semakin tinggi resilience yang dimiliki maka semakin rendah stress kerja pada tenaga kesehatan yang ada di desa Tenaga kesehatan merupakan pekerjaan dengan resiko stress yang tinggi. Stres kerja ini harus bisa ditangani oleh tenaga kesehatan agar tidak mengganggu performa kerjanya. Tenaga kesehatan harus bisa mengetahui bagaimana cara untuk mengenali dan mencegah stresnya. Salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan resiliensi. Resiliensi ini merupakan hal yang penting bagi seseorang untuk bangkit dan mengatasi kegagalan. Persepsi sebagai respon ini nantinya dapat memengaruhi bagaimana level resiliensi individu terhadap stres yang mereka hadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-eae2f.webp" title="JURIS - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-eae2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-eae2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-eae2f.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA" alt="JURIS - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-65eba.webp" title="JURIS - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-65eba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-65eba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-65eba.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA" alt="JURIS - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-f7d19.webp" title="JURIS - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-f7d19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-f7d19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-f7d19.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA" alt="JURIS - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64830-resiliensi-individu-connor-davidson-str" title="JURIS - PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA" target="_blank">PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang memengaruhi stres kerja tenaga kesehatan di desa, seperti komitmen dalam organisasi, kepuasan kerja, motivasi, dan budaya organisasi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas program pelatihan kerja yang spesifik dan fleksibel dalam mendukung kesejahteraan psikologis tenaga kesehatan di desa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi koping yang efektif bagi tenaga kesehatan di desa dalam menghadapi stres kerja dan meningkatkan resiliensi mereka..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh negatif resilience terhadap job stress tenaga kesehatan di desa.Hal ini dapat diartikan bahwa tingkat job stress dapat diatasi oleh tenaga kesehatan dengan resilience yang mereka miliki.Sehingga, semakin tinggi resilience yang dimiliki maka semakin rendah stress kerja pada tenaga kesehatan yang ada di desa
<br>Tenaga kesehatan merupakan pekerjaan dengan resiko stress yang tinggi. Stres kerja ini harus bisa ditangani oleh tenaga kesehatan agar tidak mengganggu performa kerjanya. Tenaga kesehatan harus bisa mengetahui bagaimana cara untuk mengenali dan mencegah stresnya. Salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan resiliensi. Resiliensi ini merupakan hal yang penting bagi seseorang untuk bangkit dan mengatasi kegagalan. Persepsi sebagai respon ini nantinya dapat memengaruhi bagaimana level resiliensi individu terhadap stres yang mereka hadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-65eba.webp" type="image/webp" length="93226" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-eae2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-65eba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/resiliensi-individu-connor-davidson-stress-scale-d-thumb-f7d19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-476-ubm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18159-psibernetika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well Being pada Pengangguran Terdidik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well Being pada Pengangguran Terdidik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well Being pada Pengangguran Terdidik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64822-dukungan-sosial-suami-hubungan-sos</link>
	<guid isPermaLink="false">a38fbf005eda5d2ec2828d8866c8b463</guid>
	<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 15:23:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran berbagai jenis dukungan sosial, seperti dukungan emosional dan informasional, terhadap kesejahteraan psikologis pengangguran terdidik. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran berbagai jenis dukungan sosial, seperti dukungan emosional dan informasional, terhadap kesejahteraan psikologis pengangguran terdidik. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dukungan sosial pada kelompok ini. Terakhir, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor budaya terhadap hubungan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis, dengan memperluas sampel ke wilayah lain untuk memperkaya perspektif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap psychological well-being pada pengangguran terdidik, dengan arah yang positif.Dengan demikian, semakin tinggi dukungan sosial yang diperoleh pengangguran terdidik, maka semakin tinggi yang psychological well-being yang dimilikinya.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pengangguran terdidik yang menjadi subjek penelitian memiliki psychological well-being dan dukungan sosial dalam kategori sedang Persentase pengangguran terdidik di Indonesia meningkat secara signifikan sehingga memunculkan berbagai reaksi emosional. Pengangguran terdidik memerlukan dukungan dan bantuan dari orang-orang di lingkungan sekitarnya. Akan tetapi, belum ada ditemukan penelitian yang mengkaji terkait pengaruh dukungan sosial terhadap psychological Well-Being pada pengangguran terdidik. Psychological Well-Being pengangguran menjadi salah satu aspek yang membutuhkan dukungan sosial dari lingkungan dan orang sekitar dimana individu berusaha menemukan karir atau pekerjaan yang tepat. Peneliti ingin melihat hubungan sosial yang positif menjadi salah satu bagian dukungan yang bisa diterima pengangguran, tentang kebermaknaan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dukungan sosial terhadap psychological... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-97872.webp" title="JURIS - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-97872.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-97872.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-97872.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik" alt="JURIS - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-c8c37.webp" title="JURIS - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-c8c37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-c8c37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-c8c37.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik" alt="JURIS - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-ede8a.webp" title="JURIS - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-ede8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-ede8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-ede8a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik" alt="JURIS - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64822-dukungan-sosial-suami-hubungan-sos" title="JURIS - Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik" target="_blank">Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran berbagai jenis dukungan sosial, seperti dukungan emosional dan informasional, terhadap kesejahteraan psikologis pengangguran terdidik. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dukungan sosial pada kelompok ini. Terakhir, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor budaya terhadap hubungan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis, dengan memperluas sampel ke wilayah lain untuk memperkaya perspektif..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap psychological well-being pada pengangguran terdidik, dengan arah yang positif.Dengan demikian, semakin tinggi dukungan sosial yang diperoleh pengangguran terdidik, maka semakin tinggi yang psychological well-being yang dimilikinya.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pengangguran terdidik yang menjadi subjek penelitian memiliki psychological well-being dan dukungan sosial dalam kategori sedang
<br>Persentase pengangguran terdidik di Indonesia meningkat secara signifikan sehingga memunculkan berbagai reaksi emosional. Pengangguran terdidik memerlukan dukungan dan bantuan dari orang-orang di lingkungan sekitarnya. Akan tetapi, belum ada ditemukan penelitian yang mengkaji terkait pengaruh dukungan sosial terhadap psychological Well-Being pada pengangguran terdidik. Psychological Well-Being pengangguran menjadi salah satu aspek yang membutuhkan dukungan sosial dari lingkungan dan orang sekitar dimana individu berusaha menemukan karir atau pekerjaan yang tepat. Peneliti ingin melihat hubungan sosial yang positif menjadi salah satu bagian dukungan yang bisa diterima pengangguran, tentang kebermaknaan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dukungan sosial terhadap psychological...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-ede8a.webp" type="image/webp" length="103048" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-97872.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-c8c37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/dukungan-sosial-suami-hubungan-faktor-budaya-psych-thumb-ede8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-476-ubm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18159-psibernetika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 08 Sep 2026 01:53:04 +0700. 12 items. Served in: 4.349 seconds [rss] -->
