<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 25 Aug 2026 18:27:02 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 18:27:02 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-25T18:27:02+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60717-masyarakat-madura-respon-transfo</link>
	<guid isPermaLink="false">73327ed38dcbf95d2a29cb0215dd9b29</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 17:44:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ study madura ]]></category>
	<category><![CDATA[ saudi arabia ]]></category>
	<category><![CDATA[ rifda nabila ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,madura,nabila,rifda,saudi,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara daerah Madura dengan daerah lain di Indonesia untuk melihat perbedaan dampak inklusi keuangan digital terhadap transformasi ekonomi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada analisis lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara daerah Madura dengan daerah lain di Indonesia untuk melihat perbedaan dampak inklusi keuangan digital terhadap transformasi ekonomi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada analisis lebih mendalam mengenai peran teknologi dalam meningkatkan akses keuangan dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh Bank Umum Syariah untuk meningkatkan inklusi keuangan digital dan mendorong transformasi ekonomi yang lebih inklusif di daerah Madura.. Islamic Commercial Banks memiliki kontribusi yang signifikan dalam mendorong transformasi ekonomi di Madura di era digitalisasi yang semakin cepat.Jumlah rekening di Islamic Commercial Banks memiliki dampak positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang mencerminkan transformasi ekonomi di Madura.Kepemilikan rekening yang semakin masif di area Madura menunjukkan bahwa masyarakat Madura semakin dekat dengan institusi keuangan formal, khususnya Islamic Commercial Banks.Pembiayaan yang disalurkan oleh BUS juga memiliki dampak positif dan signifikan serta mampu mendorong transformasi ekonomi.Sementara itu, jumlah kantor BUS tidak memiliki efek yang signifikan terhadap Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto.Kondisi ini menjelaskan bahwa di era digitalisasi, kantor fisik tidak lagi menjadi penggerak utama dalam transformasi ekonomi di Madura Urgensi inklusi keuangan telah diakui secara luas dan bahkan menjadi salah satu fokus pemerintah di beberapa Negara di dunia termasuk Indonesia. Di era akselerasi digital yang semakin pesat akibat pandemic, inklusi keuangan oleh perbankan yang berfokus pada digitalisasi mengambil peran cukup besar dalam mewujudkan transformasi ekonomi yang lebih baik melalui layanan keuangan digital, Laku Pandai, kepemilikan rekening digital, serta kemudahan pembiayaan lainnya. Bank Umum Syariah masih menjadi motor penggerak bagi layanan keuangan di berbagai daerah di Indonesia termasuk Madura, hal ini dikarenakan perbankan memiliki lingkup yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-0bd6e.webp" title="JURIS - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-0bd6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-0bd6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-0bd6e.webp 1x" title="JURIS - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?" alt="JURIS - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-b5d0f.webp" title="JURIS - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-b5d0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-b5d0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-b5d0f.webp 1x" title="JURIS - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?" alt="JURIS - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-5b6e9.webp" title="JURIS - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-5b6e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-5b6e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-5b6e9.webp 1x" title="JURIS - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?" alt="JURIS - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60717-masyarakat-madura-respon-transfo" title="JURIS - Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?" target="_blank">Does Digital Financial Inclusion in Sharia Commercial Banks Drive Economic Transformation in Madura?</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara daerah Madura dengan daerah lain di Indonesia untuk melihat perbedaan dampak inklusi keuangan digital terhadap transformasi ekonomi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada analisis lebih mendalam mengenai peran teknologi dalam meningkatkan akses keuangan dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh Bank Umum Syariah untuk meningkatkan inklusi keuangan digital dan mendorong transformasi ekonomi yang lebih inklusif di daerah Madura..
<br>Islamic Commercial Banks memiliki kontribusi yang signifikan dalam mendorong transformasi ekonomi di Madura di era digitalisasi yang semakin cepat.Jumlah rekening di Islamic Commercial Banks memiliki dampak positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang mencerminkan transformasi ekonomi di Madura.Kepemilikan rekening yang semakin masif di area Madura menunjukkan bahwa masyarakat Madura semakin dekat dengan institusi keuangan formal, khususnya Islamic Commercial Banks.Pembiayaan yang disalurkan oleh BUS juga memiliki dampak positif dan signifikan serta mampu mendorong transformasi ekonomi.Sementara itu, jumlah kantor BUS tidak memiliki efek yang signifikan terhadap Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto.Kondisi ini menjelaskan bahwa di era digitalisasi, kantor fisik tidak lagi menjadi penggerak utama dalam transformasi ekonomi di Madura
<br>Urgensi inklusi keuangan telah diakui secara luas dan bahkan menjadi salah satu fokus pemerintah di beberapa Negara di dunia termasuk Indonesia. Di era akselerasi digital yang semakin pesat akibat pandemic, inklusi keuangan oleh perbankan yang berfokus pada digitalisasi mengambil peran cukup besar dalam mewujudkan transformasi ekonomi yang lebih baik melalui layanan keuangan digital, Laku Pandai, kepemilikan rekening digital, serta kemudahan pembiayaan lainnya. Bank Umum Syariah masih menjadi motor penggerak bagi layanan keuangan di berbagai daerah di Indonesia termasuk Madura, hal ini dikarenakan perbankan memiliki lingkup yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-0bd6e.webp" type="image/webp" length="99982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-0bd6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-b5d0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-madura-respon-transformasi-ekonomi-bank-thumb-5b6e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11967-iqtishadia-jurnal-ekonomi-perbankan-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60718-rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah</link>
	<guid isPermaLink="false">dfe574793e037d035a599c532afcdbff</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 17:44:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yayuk basuki ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur syamsu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[basuki,nur,syamsu,view,vol,yayuk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dikembangkan dengan menguji perbedaan kinerja keuangan Bank NTB Syariah melalui pendekatan yang berbeda antara sebelum dan sesudah konversi. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat membandingkan kinerja keuangan Bank ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dikembangkan dengan menguji perbedaan kinerja keuangan Bank NTB Syariah melalui pendekatan yang berbeda antara sebelum dan sesudah konversi. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat membandingkan kinerja keuangan Bank NTB Syariah dengan bank komersial syariah yang memiliki karakteristik serupa, yaitu bank komersial syariah hasil konversi dari Bank Pembangunan Daerah.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio likuiditas Bank NTB Syariah pada variabel FDR sebelum dan sesudah konversi, sedangkan variabel NPF terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah konversi.Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio solvabilitas Bank NTB Syariah pada variabel DER sebelum dan sesudah konversi, sedangkan rasio CAR memiliki perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah konversi.Terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio profitabilitas Bank NTB Syariah pada variabel ROA, ROE, BOPO dan NOM antara sebelum dan sesudah konversi.Berdasarkan hasil penelitian, Bank NTB Syariah diharapkan tetap konsisten dalam mengevaluasi kinerja keuangan secara berkala dan mengembangkan strategi efektif untuk mengelola perusahaan Bank NTB Syariah resmi melakukan konversi pada tanggal 28 September 2018. Konversi tersebut memberikan dampak positif, akan tetapi tidak menjamin meningkatkan performa keuangan bank sesudah konversi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi perbedaan kinerja rasio keuangan likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas Bank NTB Syariah sebelum dan sesudah konversi. Data sekunder diambil dari laporan keuangan triwulanan Bank NTB Syariah sebelum dan sesudah konversi. Periode sebelum konversi digunakan rasio keuangan Triwulan III tahun 2014 sampai Triwulan II tahun 2018, sedangkan periode sesudah konversi digunakan rasio keuangan Triwulan III tahun 2018 sampai Triwulan II tahun 2022. Uji beda Wilcoxon Signed Rank Test digunakan untuk mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-e725b.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-e725b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-e725b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-e725b.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion" alt="JURIS - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-c275f.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-c275f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-c275f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-c275f.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion" alt="JURIS - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-0965d.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-0965d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-0965d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-0965d.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion" alt="JURIS - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60718-rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah" title="JURIS - Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion" target="_blank">Comparative Analysis of the Financial Performance of Bank NTB Syariah Before and After Conversion</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dikembangkan dengan menguji perbedaan kinerja keuangan Bank NTB Syariah melalui pendekatan yang berbeda antara sebelum dan sesudah konversi. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat membandingkan kinerja keuangan Bank NTB Syariah dengan bank komersial syariah yang memiliki karakteristik serupa, yaitu bank komersial syariah hasil konversi dari Bank Pembangunan Daerah..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio likuiditas Bank NTB Syariah pada variabel FDR sebelum dan sesudah konversi, sedangkan variabel NPF terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah konversi.Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio solvabilitas Bank NTB Syariah pada variabel DER sebelum dan sesudah konversi, sedangkan rasio CAR memiliki perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah konversi.Terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio profitabilitas Bank NTB Syariah pada variabel ROA, ROE, BOPO dan NOM antara sebelum dan sesudah konversi.Berdasarkan hasil penelitian, Bank NTB Syariah diharapkan tetap konsisten dalam mengevaluasi kinerja keuangan secara berkala dan mengembangkan strategi efektif untuk mengelola perusahaan
<br>Bank NTB Syariah resmi melakukan konversi pada tanggal 28 September 2018. Konversi tersebut memberikan dampak positif, akan tetapi tidak menjamin meningkatkan performa keuangan bank sesudah konversi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi perbedaan kinerja rasio keuangan likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas Bank NTB Syariah sebelum dan sesudah konversi. Data sekunder diambil dari laporan keuangan triwulanan Bank NTB Syariah sebelum dan sesudah konversi. Periode sebelum konversi digunakan rasio keuangan Triwulan III tahun 2014 sampai Triwulan II tahun 2018, sedangkan periode sesudah konversi digunakan rasio keuangan Triwulan III tahun 2018 sampai Triwulan II tahun 2022. Uji beda Wilcoxon Signed Rank Test digunakan untuk mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-0965d.webp" type="image/webp" length="80270" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-e725b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-c275f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/rasio-car-suara-hasil-konversi-maqaid-al-syariah-a-thumb-0965d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11967-iqtishadia-jurnal-ekonomi-perbankan-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mosque Transformation for Community Economic Empowerment Integrating Islamic Social Finance Digitalization and Pentahelix Collaboration ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mosque Transformation for Community Economic Empowerment Integrating Islamic Social Finance Digitalization and Pentahelix Collaboration ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mosque Transformation for Community Economic Empowerment Integrating Islamic Social Finance Digitalization and Pentahelix Collaboration ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60731-masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-mod</link>
	<guid isPermaLink="false">84ca9f008a44169767539165e294884d</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 17:44:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ umarul faruq ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi sukardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ishfaq ahmed ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmed,budi,faruq,ishfaq,sukardi,umarul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini membuka jalan bagi banyak pertanyaan menarik tentang bagaimana masjid dapat benar-benar menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu arah penelitian yang penting adalah melakukan pengujian langsung atau validasi empiris terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration: Penelitian ini membuka jalan bagi banyak pertanyaan menarik tentang bagaimana masjid dapat benar-benar menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu arah penelitian yang penting adalah melakukan pengujian langsung atau validasi empiris terhadap model konseptual yang sudah diajukan. Kita perlu mencari tahu secara mendalam: bagaimana sebenarnya model pemberdayaan ekonomi berbasis masjid yang menggabungkan keuangan sosial Islam, teknologi digital, dan kerjasama Pentahelix ini bekerja di lapangan? Studi bisa dilakukan di berbagai jenis masjid, mulai dari yang besar di kota hingga yang sederhana di pelosok desa, untuk melihat dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkelanjutan, serta penggunaan teknologi dalam pengelolaan masjid, sehingga kita bisa memahami faktor-faktor kunci keberhasilan di setiap konteks. Selanjutnya, penting juga untuk menggali lebih jauh tentang dinamika kerjasama antar berbagai pihak dalam kerangka Pentahelix. Pertanyaan yang muncul adalah: bagaimana akademisi, pelaku bisnis, pemerintah, masyarakat, dan media dapat bersinergi secara paling efektif untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat di sekitar masjid? Ini termasuk meneliti model koordinasi terbaik dan peran spesifik yang bisa dimainkan oleh setiap pemangku kepentingan untuk mendukung program-program ekonomi masjid. Terakhir, mengingat pentingnya digitalisasi, penelitian lanjutan bisa berfokus pada strategi peningkatan kapasitas pengelola masjid. Kita perlu tahu: pelatihan dan pendampingan seperti apa yang paling efektif untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan literasi digital para pengurus masjid, agar mereka bisa memanfaatkan aplikasi ZISWAF dan teknologi keuangan (fintech) untuk mengelola dana secara transparan dan mengembangkan bisnis jamaah secara maksimal? Hasil penelitian ini akan sangat bermanfaat untuk menciptakan panduan praktis dan kebijakan yang mendukung peran masjid sebagai agen perubahan ekonomi di era digital.. Masjid memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan melalui optimalisasi keuangan sosial Islam (ZISWAF), pemanfaatan teknologi digital, dan sinergi Pentahelix (akademisi, bisnis, pemerintah, masyarakat, dan media).Model konseptual yang diusulkan dalam penelitian ini bersifat adaptif, dapat diterapkan, dan direplikasi, dengan indikator keberhasilan meliputi aspek keuangan, sosial-ekonomi (peningkatan pendapatan dan keberlanjutan UMKM), dan teknologi (digitalisasi serta transparansi manajemen).Meskipun demikian, penelitian ini masih bersifat konseptual dan menyarankan validasi empiris di berbagai konteks regional, peningkatan kapasitas manajerial dan digital pengelola masjid, serta dukungan regulasi dan insentif dari pemerintah untuk memaksimalkan dampak sosial-ekonomi berkelanjutan Masjid memiliki sejarah panjang sebagai pusat peradaban Islam, termasuk dalam kegiatan ekonomi. Namun, peran strategis mereka telah direduksi menjadi sekadar tempat ibadah ritual. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan model konseptual terintegrasi pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, yang menggabungkan keuangan sosial Islam, transformasi digital, dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan (pentahelix). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan analisis konseptual. Temuan menunjukkan bahwa masjid memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan ekonomi melalui optimalisasi instrumen ZISWAF, teknologi digital seperti fintech dan aplikasi manajemen masjid, serta sinergi antara akademisi, bisnis, pemerintah, masyarakat, dan media. Studi kasus dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-9c260.webp" title="JURIS - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-9c260.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-9c260.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-9c260.webp 1x" title="JURIS - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration" alt="JURIS - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-a5dae.webp" title="JURIS - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-a5dae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-a5dae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-a5dae.webp 1x" title="JURIS - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration" alt="JURIS - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-c6078.webp" title="JURIS - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-c6078.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-c6078.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-c6078.webp 1x" title="JURIS - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration" alt="JURIS - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60731-masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-mod" title="JURIS - Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration" target="_blank">Mosque Transformation for Community Economic Empowerment: Integrating Islamic Social Finance, Digitalization, and Pentahelix Collaboration</a>: Penelitian ini membuka jalan bagi banyak pertanyaan menarik tentang bagaimana masjid dapat benar-benar menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu arah penelitian yang penting adalah melakukan pengujian langsung atau validasi empiris terhadap model konseptual yang sudah diajukan. Kita perlu mencari tahu secara mendalam: bagaimana sebenarnya model pemberdayaan ekonomi berbasis masjid yang menggabungkan keuangan sosial Islam, teknologi digital, dan kerjasama Pentahelix ini bekerja di lapangan? Studi bisa dilakukan di berbagai jenis masjid, mulai dari yang besar di kota hingga yang sederhana di pelosok desa, untuk melihat dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkelanjutan, serta penggunaan teknologi dalam pengelolaan masjid, sehingga kita bisa memahami faktor-faktor kunci keberhasilan di setiap konteks. Selanjutnya, penting juga untuk menggali lebih jauh tentang dinamika kerjasama antar berbagai pihak dalam kerangka Pentahelix. Pertanyaan yang muncul adalah: bagaimana akademisi, pelaku bisnis, pemerintah, masyarakat, dan media dapat bersinergi secara paling efektif untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat di sekitar masjid? Ini termasuk meneliti model koordinasi terbaik dan peran spesifik yang bisa dimainkan oleh setiap pemangku kepentingan untuk mendukung program-program ekonomi masjid. Terakhir, mengingat pentingnya digitalisasi, penelitian lanjutan bisa berfokus pada strategi peningkatan kapasitas pengelola masjid. Kita perlu tahu: pelatihan dan pendampingan seperti apa yang paling efektif untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan literasi digital para pengurus masjid, agar mereka bisa memanfaatkan aplikasi ZISWAF dan teknologi keuangan (fintech) untuk mengelola dana secara transparan dan mengembangkan bisnis jamaah secara maksimal? Hasil penelitian ini akan sangat bermanfaat untuk menciptakan panduan praktis dan kebijakan yang mendukung peran masjid sebagai agen perubahan ekonomi di era digital..
<br>Masjid memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan melalui optimalisasi keuangan sosial Islam (ZISWAF), pemanfaatan teknologi digital, dan sinergi Pentahelix (akademisi, bisnis, pemerintah, masyarakat, dan media).Model konseptual yang diusulkan dalam penelitian ini bersifat adaptif, dapat diterapkan, dan direplikasi, dengan indikator keberhasilan meliputi aspek keuangan, sosial-ekonomi (peningkatan pendapatan dan keberlanjutan UMKM), dan teknologi (digitalisasi serta transparansi manajemen).Meskipun demikian, penelitian ini masih bersifat konseptual dan menyarankan validasi empiris di berbagai konteks regional, peningkatan kapasitas manajerial dan digital pengelola masjid, serta dukungan regulasi dan insentif dari pemerintah untuk memaksimalkan dampak sosial-ekonomi berkelanjutan
<br>Masjid memiliki sejarah panjang sebagai pusat peradaban Islam, termasuk dalam kegiatan ekonomi. Namun, peran strategis mereka telah direduksi menjadi sekadar tempat ibadah ritual. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan model konseptual terintegrasi pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, yang menggabungkan keuangan sosial Islam, transformasi digital, dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan (pentahelix). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan analisis konseptual. Temuan menunjukkan bahwa masjid memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan ekonomi melalui optimalisasi instrumen ZISWAF, teknologi digital seperti fintech dan aplikasi manajemen masjid, serta sinergi antara akademisi, bisnis, pemerintah, masyarakat, dan media. Studi kasus dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-9c260.webp" type="image/webp" length="81660" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-9c260.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-a5dae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/masjid-jogokariyan-arsitektur-manajemen-model-koor-thumb-c6078.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11967-iqtishadia-jurnal-ekonomi-perbankan-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ CEISE Model Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ CEISE Model Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ CEISE Model Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60738-bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan</link>
	<guid isPermaLink="false">f891757e707a03b111490bbed7fe95db</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 17:02:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ umarul faruq ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi sukardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ishfaq ahmed ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmed,budi,faruq,ishfaq,sukardi,umarul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak integrasi nilai-nilai Islam dalam layanan BMT terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana nilai-nilai keadilan, kepercayaan, keunggulan, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak integrasi nilai-nilai Islam dalam layanan BMT terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana nilai-nilai keadilan, kepercayaan, keunggulan, dan kepentingan umum yang diintegrasikan dalam setiap transaksi hubungan mempengaruhi perilaku dan persepsi pelanggan. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh BMT untuk meningkatkan keterlibatan komunitas dan memperkuat dimensi spiritual dalam layanan mereka. Penelitian ini dapat menganalisis dampak dari berbagai inisiatif, seperti program-program komunitas, konsultasi keagamaan, dan penciptaan kenyamanan spiritual, terhadap loyalitas pelanggan dan keberlanjutan operasi BMT. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan skalabilitas yang dihadapi oleh BMT dalam menerapkan pendekatan layanan yang personal dan berbasis hubungan. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi inovatif untuk mengatasi masalah ini, seperti penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas layanan, atau mengembangkan model bisnis yang lebih terstruktur dan terukur. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan kerangka kerja untuk menilai dampak sosial dan ekonomi dari layanan BMT yang berbasis nilai-nilai Islam dan keterlibatan komunitas. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana layanan BMT yang inovatif dan berbasis nilai-nilai Islam dapat berkontribusi pada inklusi keuangan, pemberdayaan komunitas, dan pertumbuhan ekonomi lokal.. Penelitian ini berhasil mengisi kesenjangan penting dalam akademia mengenai bagaimana nilai-nilai Islam dan kedekatan komunitas mempengaruhi kualitas layanan, pengalaman pelanggan, dan loyalitas di lembaga keuangan mikro Islam seperti BMT.Menariknya, BMT NU Cabang Pasongsongan beroperasi dengan metode yang sangat berbeda dari bank konvensional, sehingga memerlukan pendekatan manajemen yang disesuaikan dengan karakteristiknya yang unik.Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa model kualitas layanan yang biasa digunakan untuk mengukur kinerja bank konvensional tidak cocok untuk diterapkan pada lembaga keuangan berbasis budaya dan agama seperti BMT.Dari perspektif praktis, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang metode inovatif yang diterapkan oleh BMT dalam melayani pelanggan, seperti layanan pintu ke pintu, fleksibilitas waktu layanan, dan pendekatan manajemen berbasis kedekatan komunitas.Temuan ini berharga sebagai contoh konkret yang dapat ditiru oleh BMT lainnya yang ingin meningkatkan kualitas layanan mereka.Untuk manajer BMT, penelitian ini menawarkan panduan strategis tentang cara membedakan layanan mereka dari pesaing, terutama melalui keterlibatan komunitas yang aktif dan dimensi spiritual yang tidak dimiliki oleh bank konvensional.Meskipun memberikan wawasan yang berharga, beberapa tantangan perlu diperhatikan.Pendekatan layanan inovatif seperti yang diterapkan oleh BMT Pasongsongan mungkin tidak selalu menguntungkan secara finansial jika tidak dikelola dengan hati-hati melalui analisis biaya-manfaat sistematis.Selain itu, keunggulan BMT melalui kedekatan komunitas dan keselarasan nilai mungkin berkurang seiring waktu ketika bank konvensional mulai mengembangkan layanan perbankan Islam dan meningkatkan strategi keterlibatan komunitas mereka.Tantangan penting lainnya adalah masalah skalabilitas, di mana pendekatan personal dan berbasis hubungan yang menciptakan loyalitas tinggi mungkin sebenarnya membatasi pertumbuhan dan efisiensi BMT yang diperlukan untuk mencapai tujuan inklusi keuangan yang lebih luas Baitul Mal wa Tamwil (BMT) sebagai lembaga keuangan mikro Islam menghadapi tantangan dalam menciptakan diferensiasi layanan berkelanjutan di tengah persaingan sektor keuangan yang semakin intensif. Penelitian ini mengembangkan Model Community-Embedded Islamic Service Excellence (CEISE) sebagai kerangka teoritis untuk memahami bagaimana integrasi nilai-nilai Islam dan keterlibatan komunitas menciptakan keunggulan kompetitif dalam operasi BMT. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif di BMT NU Cabang Pasongsongan Jawa Timur, penelitian melibatkan wawancara mendalam dengan 10 staf dan 15 pelanggan, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan kerangka analisis tematik Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-d6d1c.webp" title="JURIS - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-d6d1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-d6d1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-d6d1c.webp 1x" title="JURIS - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil" alt="JURIS - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-820f0.webp" title="JURIS - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-820f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-820f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-820f0.webp 1x" title="JURIS - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil" alt="JURIS - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-95b86.webp" title="JURIS - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-95b86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-95b86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-95b86.webp 1x" title="JURIS - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil" alt="JURIS - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60738-bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan" title="JURIS - CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil" target="_blank">CEISE Model: Integrating Islamic Values and Community Engagement for Service Excellence in Baitul Mal Wa Tamwil</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak integrasi nilai-nilai Islam dalam layanan BMT terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana nilai-nilai keadilan, kepercayaan, keunggulan, dan kepentingan umum yang diintegrasikan dalam setiap transaksi hubungan mempengaruhi perilaku dan persepsi pelanggan. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh BMT untuk meningkatkan keterlibatan komunitas dan memperkuat dimensi spiritual dalam layanan mereka. Penelitian ini dapat menganalisis dampak dari berbagai inisiatif, seperti program-program komunitas, konsultasi keagamaan, dan penciptaan kenyamanan spiritual, terhadap loyalitas pelanggan dan keberlanjutan operasi BMT. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan skalabilitas yang dihadapi oleh BMT dalam menerapkan pendekatan layanan yang personal dan berbasis hubungan. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi inovatif untuk mengatasi masalah ini, seperti penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas layanan, atau mengembangkan model bisnis yang lebih terstruktur dan terukur. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan kerangka kerja untuk menilai dampak sosial dan ekonomi dari layanan BMT yang berbasis nilai-nilai Islam dan keterlibatan komunitas. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana layanan BMT yang inovatif dan berbasis nilai-nilai Islam dapat berkontribusi pada inklusi keuangan, pemberdayaan komunitas, dan pertumbuhan ekonomi lokal..
<br>Penelitian ini berhasil mengisi kesenjangan penting dalam akademia mengenai bagaimana nilai-nilai Islam dan kedekatan komunitas mempengaruhi kualitas layanan, pengalaman pelanggan, dan loyalitas di lembaga keuangan mikro Islam seperti BMT.Menariknya, BMT NU Cabang Pasongsongan beroperasi dengan metode yang sangat berbeda dari bank konvensional, sehingga memerlukan pendekatan manajemen yang disesuaikan dengan karakteristiknya yang unik.Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa model kualitas layanan yang biasa digunakan untuk mengukur kinerja bank konvensional tidak cocok untuk diterapkan pada lembaga keuangan berbasis budaya dan agama seperti BMT.Dari perspektif praktis, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang metode inovatif yang diterapkan oleh BMT dalam melayani pelanggan, seperti layanan pintu ke pintu, fleksibilitas waktu layanan, dan pendekatan manajemen berbasis kedekatan komunitas.Temuan ini berharga sebagai contoh konkret yang dapat ditiru oleh BMT lainnya yang ingin meningkatkan kualitas layanan mereka.Untuk manajer BMT, penelitian ini menawarkan panduan strategis tentang cara membedakan layanan mereka dari pesaing, terutama melalui keterlibatan komunitas yang aktif dan dimensi spiritual yang tidak dimiliki oleh bank konvensional.Meskipun memberikan wawasan yang berharga, beberapa tantangan perlu diperhatikan.Pendekatan layanan inovatif seperti yang diterapkan oleh BMT Pasongsongan mungkin tidak selalu menguntungkan secara finansial jika tidak dikelola dengan hati-hati melalui analisis biaya-manfaat sistematis.Selain itu, keunggulan BMT melalui kedekatan komunitas dan keselarasan nilai mungkin berkurang seiring waktu ketika bank konvensional mulai mengembangkan layanan perbankan Islam dan meningkatkan strategi keterlibatan komunitas mereka.Tantangan penting lainnya adalah masalah skalabilitas, di mana pendekatan personal dan berbasis hubungan yang menciptakan loyalitas tinggi mungkin sebenarnya membatasi pertumbuhan dan efisiensi BMT yang diperlukan untuk mencapai tujuan inklusi keuangan yang lebih luas
<br>Baitul Mal wa Tamwil (BMT) sebagai lembaga keuangan mikro Islam menghadapi tantangan dalam menciptakan diferensiasi layanan berkelanjutan di tengah persaingan sektor keuangan yang semakin intensif. Penelitian ini mengembangkan Model Community-Embedded Islamic Service Excellence (CEISE) sebagai kerangka teoritis untuk memahami bagaimana integrasi nilai-nilai Islam dan keterlibatan komunitas menciptakan keunggulan kompetitif dalam operasi BMT. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif di BMT NU Cabang Pasongsongan Jawa Timur, penelitian melibatkan wawancara mendalam dengan 10 staf dan 15 pelanggan, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan kerangka analisis tematik Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-820f0.webp" type="image/webp" length="79542" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-d6d1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-820f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/bmt-nu-east-sekolah-nilai-islam-perbankan-pertumbu-thumb-95b86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11967-iqtishadia-jurnal-ekonomi-perbankan-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60727-sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-sist</link>
	<guid isPermaLink="false">a7df20195496f685d243ef9d91c72970</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 16:38:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,main,menu,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian di masa mendatang, sangat direkomendasikan untuk melakukan eksplorasi yang lebih mendalam mengenai perbandingan kinerja antara metode ELECTRE yang telah diimplementasikan dalam penelitian ini dengan metode pengambilan keputusan multikriteria ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur: Untuk penelitian di masa mendatang, sangat direkomendasikan untuk melakukan eksplorasi yang lebih mendalam mengenai perbandingan kinerja antara metode ELECTRE yang telah diimplementasikan dalam penelitian ini dengan metode pengambilan keputusan multikriteria lainnya, seperti TOPSIS, SAW, atau AHP. Perbandingan ini dapat difokuskan pada analisis akurasi, efisiensi komputasi, dan kemudahan interpretasi hasil dalam konteks penentuan prioritas calon debitur, guna mengidentifikasi metode mana yang paling optimal untuk berbagai skenario bisnis PT. NSC Finance. Selanjutnya, pengembangan sistem dapat diarahkan pada penambahan kriteria yang lebih holistik dan dinamis. Ini termasuk integrasi data riwayat kredit dari lembaga eksternal, analisis rasio utang terhadap pendapatan, serta faktor stabilitas pekerjaan jangka panjang calon debitur, yang semuanya dapat memberikan gambaran risiko yang lebih akurat. Selain itu, bagaimana sistem dapat dirancang agar secara otomatis mampu menyesuaikan bobot kriteria berdasarkan perubahan kondisi ekonomi makro atau kebijakan internal perusahaan, sehingga keputusan yang dihasilkan senantiasa relevan dan adaptif terhadap dinamika pasar? Terakhir, penting untuk mengevaluasi dampak nyata dari implementasi sistem ini pada operasional perusahaan. Sebuah studi pasca-implementasi dapat mengukur efektivitas sistem dalam meningkatkan kecepatan proses persetujuan pinjaman, mengurangi angka kredit bermasalah, serta menganalisis tingkat kepuasan dan adopsi oleh para pengguna akhir, seperti admin atau Credit Marketing Supervisor. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melibatkan survei, wawancara, dan perbandingan metrik kinerja sebelum dan sesudah penerapan sistem, untuk memastikan bahwa sistem tidak hanya berfungsi secara teknis tetapi juga memberikan nilai tambah strategis yang signifikan bagi perusahaan.. Sistem penunjang keputusan menggunakan metode ELECTRE dapat membantu menentukan kelayakan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh perusahaan.Sistem ini juga dapat membantu pengguna dalam mengambil keputusan untuk menentukan prioritas pinjaman dana tunai kepada calon nasabah yang tepat, sehingga dapat meminimalkan risiko kredit Pinjaman dana tunai adalah fasilitas yang disediakan oleh PT. NSC Finance untuk konsumen melakukan pinjaman dengan jaminan BPKB Motor. Proses pengolahan pinjaman dana tunai di proses bagian marketing, survei, dan administrasi. Data yang dikelola adalah berkas pengajuan, surat perjanjian pinjaman dana tunai, motor diasuransikan, hasil survei, jumlah pinjaman, angsuran pinjaman dan pembayaran angsuran. Laporan yang diproses dalam pinjaman dana tunai adalah laporan berkas pengajuan, laporan angsuran konsumen,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d4be4.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d4be4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d4be4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d4be4.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-3ff97.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-3ff97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-3ff97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-3ff97.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d136b.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d136b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d136b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d136b.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60727-sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-sist" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur" target="_blank">Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Electre Dalam Menentukan Prioritas Calon Debitur</a>: Untuk penelitian di masa mendatang, sangat direkomendasikan untuk melakukan eksplorasi yang lebih mendalam mengenai perbandingan kinerja antara metode ELECTRE yang telah diimplementasikan dalam penelitian ini dengan metode pengambilan keputusan multikriteria lainnya, seperti TOPSIS, SAW, atau AHP. Perbandingan ini dapat difokuskan pada analisis akurasi, efisiensi komputasi, dan kemudahan interpretasi hasil dalam konteks penentuan prioritas calon debitur, guna mengidentifikasi metode mana yang paling optimal untuk berbagai skenario bisnis PT. NSC Finance. Selanjutnya, pengembangan sistem dapat diarahkan pada penambahan kriteria yang lebih holistik dan dinamis. Ini termasuk integrasi data riwayat kredit dari lembaga eksternal, analisis rasio utang terhadap pendapatan, serta faktor stabilitas pekerjaan jangka panjang calon debitur, yang semuanya dapat memberikan gambaran risiko yang lebih akurat. Selain itu, bagaimana sistem dapat dirancang agar secara otomatis mampu menyesuaikan bobot kriteria berdasarkan perubahan kondisi ekonomi makro atau kebijakan internal perusahaan, sehingga keputusan yang dihasilkan senantiasa relevan dan adaptif terhadap dinamika pasar? Terakhir, penting untuk mengevaluasi dampak nyata dari implementasi sistem ini pada operasional perusahaan. Sebuah studi pasca-implementasi dapat mengukur efektivitas sistem dalam meningkatkan kecepatan proses persetujuan pinjaman, mengurangi angka kredit bermasalah, serta menganalisis tingkat kepuasan dan adopsi oleh para pengguna akhir, seperti admin atau Credit Marketing Supervisor. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melibatkan survei, wawancara, dan perbandingan metrik kinerja sebelum dan sesudah penerapan sistem, untuk memastikan bahwa sistem tidak hanya berfungsi secara teknis tetapi juga memberikan nilai tambah strategis yang signifikan bagi perusahaan..
<br>Sistem penunjang keputusan menggunakan metode ELECTRE dapat membantu menentukan kelayakan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh perusahaan.Sistem ini juga dapat membantu pengguna dalam mengambil keputusan untuk menentukan prioritas pinjaman dana tunai kepada calon nasabah yang tepat, sehingga dapat meminimalkan risiko kredit
<br>Pinjaman dana tunai adalah fasilitas yang disediakan oleh PT. NSC Finance untuk konsumen melakukan pinjaman dengan jaminan BPKB Motor. Proses pengolahan pinjaman dana tunai di proses bagian marketing, survei, dan administrasi. Data yang dikelola adalah berkas pengajuan, surat perjanjian pinjaman dana tunai, motor diasuransikan, hasil survei, jumlah pinjaman, angsuran pinjaman dan pembayaran angsuran. Laporan yang diproses dalam pinjaman dana tunai adalah laporan berkas pengajuan, laporan angsuran konsumen,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d4be4.webp" type="image/webp" length="59704" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d4be4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-3ff97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-penunjang-keputusan-efektivitas-pendukung-k-thumb-d136b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-32-unisba-blitar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8845-antivirus-jurnal-ilmiah-teknik-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pinpointing the Determinants of Financial Literacy Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pinpointing the Determinants of Financial Literacy Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pinpointing the Determinants of Financial Literacy Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60719-variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone</link>
	<guid isPermaLink="false">5c651fbb6c8bd04acd73e6d9dc0f1eb9</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 16:33:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yayuk basuki ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur syamsu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[basuki,nur,syamsu,view,vol,yayuk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model SEM untuk menguji hubungan kausal antara variabel yang ditemukan. Selain itu, analisis regresi multivariat dapat dilakukan untuk mengevaluasi kontribusi masing-masing faktor terhadap tingkat literasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model SEM untuk menguji hubungan kausal antara variabel yang ditemukan. Selain itu, analisis regresi multivariat dapat dilakukan untuk mengevaluasi kontribusi masing-masing faktor terhadap tingkat literasi keuangan. Penelitian juga perlu memperluas sampel ke daerah lain di Malaysia dan menggabungkan data kualitatif untuk memahami konteks sosial dan budaya yang memengaruhi literasi keuangan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak pandemi terhadap perubahan perilaku keuangan jangka panjang pekerja Indonesia di luar Malaysia.. Berdasarkan temuan, terdapat 7 variabel yang dianggap sebagai literasi keuangan yang dapat dianalisis dalam studi lanjutan, yaitu literasi keuangan (13,93%), perencanaan keuangan (11,28%), kontrol keuangan (9,86%), kesadaran nilai tukar (9,52%), sikap keuangan (9,07%), norma subjektif keuangan (8,76%), dan kesadaran keuangan (6,93%).Secara bersamaan, semua variabel memiliki persentase komutatif sebesar 69,38%.Namun, keterbatasan studi ini terletak pada analisis faktor yang hanya mengeksplorasi dan mengelompokkan variabel.Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk menginvestigasi setiap variabel yang muncul, misalnya melalui SEM, analisis regresi, atau One Way ANOVA.Selain itu, penelitian dengan sampel dan objek yang lebih luas juga disarankan Penelitian ini mengkaji variabel determinan literasi keuangan melalui Exploratory Factor Analysis pada pekerja Indonesia yang bekerja di Malaysia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan 117 responden. Data dari responden dikumpulkan melalui kuesioner pada skala Likert lima poin. Analisis data menggunakan EFA (Exploratory Factor Analysis) yang mereduksi faktor menjadi variabel yang diharapkan. Studi ini menemukan bahwa ada 7 faktor yang muncul berdasarkan analisis data yaitu, literasi keuangan berkontribusi dengan persentase faktor yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-7757c.webp" title="JURIS - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-7757c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-7757c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-7757c.webp 1x" title="JURIS - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia" alt="JURIS - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-34f5e.webp" title="JURIS - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-34f5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-34f5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-34f5e.webp 1x" title="JURIS - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia" alt="JURIS - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-12889.webp" title="JURIS - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-12889.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-12889.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-12889.webp 1x" title="JURIS - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia" alt="JURIS - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60719-variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone" title="JURIS - Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia" target="_blank">Pinpointing the Determinants of Financial Literacy: Empirical Evidence of Indonesian Employees in Malaysia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model SEM untuk menguji hubungan kausal antara variabel yang ditemukan. Selain itu, analisis regresi multivariat dapat dilakukan untuk mengevaluasi kontribusi masing-masing faktor terhadap tingkat literasi keuangan. Penelitian juga perlu memperluas sampel ke daerah lain di Malaysia dan menggabungkan data kualitatif untuk memahami konteks sosial dan budaya yang memengaruhi literasi keuangan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak pandemi terhadap perubahan perilaku keuangan jangka panjang pekerja Indonesia di luar Malaysia..
<br>Berdasarkan temuan, terdapat 7 variabel yang dianggap sebagai literasi keuangan yang dapat dianalisis dalam studi lanjutan, yaitu literasi keuangan (13,93%), perencanaan keuangan (11,28%), kontrol keuangan (9,86%), kesadaran nilai tukar (9,52%), sikap keuangan (9,07%), norma subjektif keuangan (8,76%), dan kesadaran keuangan (6,93%).Secara bersamaan, semua variabel memiliki persentase komutatif sebesar 69,38%.Namun, keterbatasan studi ini terletak pada analisis faktor yang hanya mengeksplorasi dan mengelompokkan variabel.Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk menginvestigasi setiap variabel yang muncul, misalnya melalui SEM, analisis regresi, atau One Way ANOVA.Selain itu, penelitian dengan sampel dan objek yang lebih luas juga disarankan
<br>Penelitian ini mengkaji variabel determinan literasi keuangan melalui Exploratory Factor Analysis pada pekerja Indonesia yang bekerja di Malaysia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan 117 responden. Data dari responden dikumpulkan melalui kuesioner pada skala Likert lima poin. Analisis data menggunakan EFA (Exploratory Factor Analysis) yang mereduksi faktor menjadi variabel yang diharapkan. Studi ini menemukan bahwa ada 7 faktor yang muncul berdasarkan analisis data yaitu, literasi keuangan berkontribusi dengan persentase faktor yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-34f5e.webp" type="image/webp" length="102002" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-7757c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-34f5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/variabel-norma-subjektif-financial-literacy-indone-thumb-12889.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11967-iqtishadia-jurnal-ekonomi-perbankan-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60735-mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-k</link>
	<guid isPermaLink="false">7fdb42e1947414807276cefbd92ca66c</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 16:14:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ hanik amaria ]]></category>
	<category><![CDATA[ author index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amaria,author,common,crawl,hanik,index]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengembangan model pembiayaan alternatif seperti fintech untuk UMKM. Selain itu, studi tentang dampak literasi keuangan terhadap kemudahan akses modal perlu dilakukan. Terakhir, evaluasi efektivitas program pemerintah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM): Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengembangan model pembiayaan alternatif seperti fintech untuk UMKM. Selain itu, studi tentang dampak literasi keuangan terhadap kemudahan akses modal perlu dilakukan. Terakhir, evaluasi efektivitas program pemerintah seperti KUR dalam mendukung UMKM juga menjadi arah penelitian yang relevan.. Pelaku UMKM umumnya memanfaatkan modal dari kantong pribadi atau gabungan mitra.Sumber pembiayaan eksternal UMKM terbatas, baik dari penawaran maupun permintaan.Permodalan UMKM mencakup modal awal, perluasan, dan operasional.Kendala akses kredit perbankan terlihat dari permintaan dan penawaran.Upaya meningkatkan akses perbankan serta penguatan manajemen keuangan dan kemitraan menjadi strategi penting Seiring dengan perkembangannya, diperlukan berbagai faktor diantaranya dari segi permodalan yang harus terus di penuhi demi tetap berlangsungnya kegiatan distribusi dari produsen kepada konsumennya. Kemudahan akses permodalan bagi UMKM meliputi dari kemudahan persyaratan dalam pengajuan pembiayaan formal agar para pelaku usaha tidak memilih pinjaman pribadi atau non formal yang bisa dibilang ketersediaan modalnya kurang stabil. Persyratan yang mudah bahkan di barengi jasa pembiayaan yang ringan ini sangat memacu para pelaku... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-946de.webp" title="JURIS - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-946de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-946de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-946de.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" alt="JURIS - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-4598d.webp" title="JURIS - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-4598d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-4598d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-4598d.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" alt="JURIS - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-f4c78.webp" title="JURIS - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-f4c78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-f4c78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-f4c78.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" alt="JURIS - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60735-mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-k" title="JURIS - Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" target="_blank">Peningkatan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengembangan model pembiayaan alternatif seperti fintech untuk UMKM. Selain itu, studi tentang dampak literasi keuangan terhadap kemudahan akses modal perlu dilakukan. Terakhir, evaluasi efektivitas program pemerintah seperti KUR dalam mendukung UMKM juga menjadi arah penelitian yang relevan..
<br>Pelaku UMKM umumnya memanfaatkan modal dari kantong pribadi atau gabungan mitra.Sumber pembiayaan eksternal UMKM terbatas, baik dari penawaran maupun permintaan.Permodalan UMKM mencakup modal awal, perluasan, dan operasional.Kendala akses kredit perbankan terlihat dari permintaan dan penawaran.Upaya meningkatkan akses perbankan serta penguatan manajemen keuangan dan kemitraan menjadi strategi penting
<br>Seiring dengan perkembangannya, diperlukan berbagai faktor diantaranya dari segi permodalan yang harus terus di penuhi demi tetap berlangsungnya kegiatan distribusi dari produsen kepada konsumennya. Kemudahan akses permodalan bagi UMKM meliputi dari kemudahan persyaratan dalam pengajuan pembiayaan formal agar para pelaku usaha tidak memilih pinjaman pribadi atau non formal yang bisa dibilang ketersediaan modalnya kurang stabil. Persyratan yang mudah bahkan di barengi jasa pembiayaan yang ringan ini sangat memacu para pelaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-4598d.webp" type="image/webp" length="107500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-946de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-4598d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/mahasiswa-pelaku-umkm-modal-usaha-x1-akses-keperca-thumb-f4c78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-32-unisba-blitar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8850-transgenera-jurnal-ilmu-sosial-politik-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60734-pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-dose</link>
	<guid isPermaLink="false">efef1490a8f4e888ee37c9040b773e5c</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 16:06:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,main,menu,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem ini dengan membandingkan metode Profile Matching dengan metode lain seperti AHP atau SAW untuk meningkatkan akurasi penilaian. Selain itu, perlu dilakukan penelitian untuk memperluas data penilaian dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem ini dengan membandingkan metode Profile Matching dengan metode lain seperti AHP atau SAW untuk meningkatkan akurasi penilaian. Selain itu, perlu dilakukan penelitian untuk memperluas data penilaian dengan mengakomodasi lebih dari satu mahasiswa agar hasil perankingan lebih objektif. Terakhir, aplikasi ini dapat dikembangkan untuk digunakan oleh fakultas atau program studi lain dengan menyesuaikan kriteria penilaian sesuai kebutuhan spesifik masing-masing institusi.. Sistem Pendukung Keputusan dirancang untuk menentukan dosen favorit pilihan mahasiswa dengan hasil akhir perankingan yang bisa dijadikan alternatif bagi kampus untuk membantu dan mempermudah dalam proses pengambilan keputusan pemilihan dosen favorit.Aplikasi system pendukung keputusan ini dapat digunakan universitas, khususnya prodi Teknik Informatika, untuk mengetahui seberapa besar penilaian mahasiswa terhadap dosen dilihat dari perankingan yang dibuat.Aplikasi ini dapat difungsikan sesuai perancangan dan desain yang telah dibuat, dimana kriteria (aspek) serta sub criteria yang digunakan mengacu pada ketentuan DIKTI.Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan diatas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa perangkingan dengan menggunakan metode Profile Matching mampu menghasilkan keputusan yang proposional sesuai dengan kriteria (aspek), sub kriteria, bobot nilai ideal dan presentase kriteria (aspek) yang ditentukan Tenaga pendidik atau kependidikan pada perguruan tinggi yang khusus diangkat dengan tugas utama mengajar adalah Dosen (PP. No.60 /1999). Dosen merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan proses pendidikan. Menurut UU No.14 Pasal 14 /2005, dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian, dosen diharapkan mampu melaksanakan kinerjanya dengan baik dan tepat. Kinerja dosen pada suatu universitas dapat diketahui salah satunya melalui penilaian angket... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-fb981.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-fb981.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-fb981.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-fb981.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa" alt="JURIS - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-3f349.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-3f349.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-3f349.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-3f349.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa" alt="JURIS - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-462bb.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-462bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-462bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-462bb.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa" alt="JURIS - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60734-pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-dose" title="JURIS - Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa" target="_blank">Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode Profile Matching Sebagai Alternatif Penentuan Dosen Favorit Pilihan Mahasiswa</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem ini dengan membandingkan metode Profile Matching dengan metode lain seperti AHP atau SAW untuk meningkatkan akurasi penilaian. Selain itu, perlu dilakukan penelitian untuk memperluas data penilaian dengan mengakomodasi lebih dari satu mahasiswa agar hasil perankingan lebih objektif. Terakhir, aplikasi ini dapat dikembangkan untuk digunakan oleh fakultas atau program studi lain dengan menyesuaikan kriteria penilaian sesuai kebutuhan spesifik masing-masing institusi..
<br>Sistem Pendukung Keputusan dirancang untuk menentukan dosen favorit pilihan mahasiswa dengan hasil akhir perankingan yang bisa dijadikan alternatif bagi kampus untuk membantu dan mempermudah dalam proses pengambilan keputusan pemilihan dosen favorit.Aplikasi system pendukung keputusan ini dapat digunakan universitas, khususnya prodi Teknik Informatika, untuk mengetahui seberapa besar penilaian mahasiswa terhadap dosen dilihat dari perankingan yang dibuat.Aplikasi ini dapat difungsikan sesuai perancangan dan desain yang telah dibuat, dimana kriteria (aspek) serta sub criteria yang digunakan mengacu pada ketentuan DIKTI.Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan diatas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa perangkingan dengan menggunakan metode Profile Matching mampu menghasilkan keputusan yang proposional sesuai dengan kriteria (aspek), sub kriteria, bobot nilai ideal dan presentase kriteria (aspek) yang ditentukan
<br>Tenaga pendidik atau kependidikan pada perguruan tinggi yang khusus diangkat dengan tugas utama mengajar adalah Dosen (PP. No.60 /1999). Dosen merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan proses pendidikan. Menurut UU No.14 Pasal 14 /2005, dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian, dosen diharapkan mampu melaksanakan kinerjanya dengan baik dan tepat. Kinerja dosen pada suatu universitas dapat diketahui salah satunya melalui penilaian angket...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-fb981.webp" type="image/webp" length="72066" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-fb981.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-3f349.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pemilihan-dosen-kinerja-aplikasi-sistem-program-st-thumb-462bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-32-unisba-blitar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8845-antivirus-jurnal-ilmiah-teknik-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Construction of Waqf Ahli Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Construction of Waqf Ahli Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Construction of Waqf Ahli Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60726-wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi</link>
	<guid isPermaLink="false">960720492c21968ca0df8feeaea5a17b</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 15:53:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ umarul faruq ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi sukardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ishfaq ahmed ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmed,budi,faruq,ishfaq,sukardi,umarul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana model pengelolaan wakaf ahli berbasis keluarga seperti yang dilakukan Roumah Wakaf Surabaya dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia yang memiliki karakteristik ekonomi dan sosial berbeda? Penting juga untuk meneliti bagaimana kerangka peraturan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya: Bagaimana model pengelolaan wakaf ahli berbasis keluarga seperti yang dilakukan Roumah Wakaf Surabaya dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia yang memiliki karakteristik ekonomi dan sosial berbeda? Penting juga untuk meneliti bagaimana kerangka peraturan yang ada bisa disesuaikan atau dikembangkan untuk mendukung transformasi wakaf ahli menjadi instrumen ekonomi produktif yang lebih luas, sehingga tidak hanya terbatas pada satu lembaga atau wilayah. Penelitian mendatang bisa fokus pada cara mengukur dampak nyata dari program wakaf ini terhadap kemandirian ekonomi keluarga penerima dalam jangka panjang. Ini termasuk melihat bagaimana wakaf ahli berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup lintas generasi, misalnya dalam aspek pendidikan anak-anak, kesehatan keluarga, atau kemampuan keluarga untuk keluar dari lingkaran ketergantungan. Mengingat tantangan dalam meningkatkan keterampilan manajerial bagi penerima wakaf, riset selanjutnya dapat mengeksplorasi model pendampingan bisnis yang paling efektif. Ini bisa melibatkan pengembangan modul pelatihan yang mudah diakses dan penggunaan teknologi digital untuk memantau serta mendukung perkembangan usaha mikro yang didanai dari wakaf. Studi ini juga bisa membandingkan keberhasilan model ini dengan praktik serupa di negara lain untuk menemukan inovasi terbaik.. Studi ini menyimpulkan bahwa waqf ahli yang dikelola Roumah Wakaf Surabaya secara strategis memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui model manajemen wakaf tunai terpadu dan inovatif.Model hibrida ini, yang menggabungkan wakaf produktif dengan prinsip kewirausahaan sosial, berhasil menyalurkan dana wakaf tunai sebagai modal bergulir bagi usaha mikro keluarga, meningkatkan stabilitas pendapatan dan mengurangi kerentanan ekonomi mustahik.Secara teoretis, penelitian ini memperkaya keuangan sosial Islam dengan merekonstruksi konsep wakaf ahli menjadi model berbasis keluarga yang selaras dengan maqasid al-shari'ah, sekaligus menunjukkan peran penting lembaga wakaf dalam membangun ekosistem finansial inklusif dan kemandirian keluarga Studi ini menganalisis kontribusi wakif ahli dalam mengelola wakaf tunai untuk ketahanan ekonomi keluarga mikro dan mengembangkan model pemanfaatan wakaf tunai berbasis kemandirian ekonomi berkelanjutan. Wakaf tunai dimanfaatkan untuk kepentingan publik, namun pada kenyataannya, manfaat pengelolaan wakaf tunai belum dirasakan oleh keluarga dan wakif ahli. Akibatnya, wakaf tunai tidak memberikan kemandirian ekonomi bagi mauquf alaih. Oleh karena itu, melalui pendekatan studi kasus kualitatif-analitis dengan wawancara kepada kepala eksekutif dan kepala distribusi di Roumah Wakaf Surabaya, ditemukan bahwa Roumah Wakaf Surabaya menerapkan model pengelolaan hibrida yang mengintegrasikan wakaf produktif dengan prinsip kewirausahaan sosial, di mana dana wakaf tunai disalurkan sebagai modal bergulir untuk usaha mikro keluarga. Pendekatan ini meningkatkan stabilitas pendapatan dan mengurangi kerentanan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-9e6d5.webp" title="JURIS - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-9e6d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-9e6d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-9e6d5.webp 1x" title="JURIS - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya" alt="JURIS - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-8713c.webp" title="JURIS - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-8713c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-8713c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-8713c.webp 1x" title="JURIS - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya" alt="JURIS - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-47fa5.webp" title="JURIS - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-47fa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-47fa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-47fa5.webp 1x" title="JURIS - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya" alt="JURIS - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60726-wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi" title="JURIS - Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya" target="_blank">Construction of Waqf Ahli: Cash Waqf Management Based on Family Economic Sustainability Based at Roumah Wakaf Surabaya</a>: Bagaimana model pengelolaan wakaf ahli berbasis keluarga seperti yang dilakukan Roumah Wakaf Surabaya dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia yang memiliki karakteristik ekonomi dan sosial berbeda? Penting juga untuk meneliti bagaimana kerangka peraturan yang ada bisa disesuaikan atau dikembangkan untuk mendukung transformasi wakaf ahli menjadi instrumen ekonomi produktif yang lebih luas, sehingga tidak hanya terbatas pada satu lembaga atau wilayah. Penelitian mendatang bisa fokus pada cara mengukur dampak nyata dari program wakaf ini terhadap kemandirian ekonomi keluarga penerima dalam jangka panjang. Ini termasuk melihat bagaimana wakaf ahli berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup lintas generasi, misalnya dalam aspek pendidikan anak-anak, kesehatan keluarga, atau kemampuan keluarga untuk keluar dari lingkaran ketergantungan. Mengingat tantangan dalam meningkatkan keterampilan manajerial bagi penerima wakaf, riset selanjutnya dapat mengeksplorasi model pendampingan bisnis yang paling efektif. Ini bisa melibatkan pengembangan modul pelatihan yang mudah diakses dan penggunaan teknologi digital untuk memantau serta mendukung perkembangan usaha mikro yang didanai dari wakaf. Studi ini juga bisa membandingkan keberhasilan model ini dengan praktik serupa di negara lain untuk menemukan inovasi terbaik..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa waqf ahli yang dikelola Roumah Wakaf Surabaya secara strategis memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui model manajemen wakaf tunai terpadu dan inovatif.Model hibrida ini, yang menggabungkan wakaf produktif dengan prinsip kewirausahaan sosial, berhasil menyalurkan dana wakaf tunai sebagai modal bergulir bagi usaha mikro keluarga, meningkatkan stabilitas pendapatan dan mengurangi kerentanan ekonomi mustahik.Secara teoretis, penelitian ini memperkaya keuangan sosial Islam dengan merekonstruksi konsep wakaf ahli menjadi model berbasis keluarga yang selaras dengan maqasid al-shari'ah, sekaligus menunjukkan peran penting lembaga wakaf dalam membangun ekosistem finansial inklusif dan kemandirian keluarga
<br>Studi ini menganalisis kontribusi wakif ahli dalam mengelola wakaf tunai untuk ketahanan ekonomi keluarga mikro dan mengembangkan model pemanfaatan wakaf tunai berbasis kemandirian ekonomi berkelanjutan. Wakaf tunai dimanfaatkan untuk kepentingan publik, namun pada kenyataannya, manfaat pengelolaan wakaf tunai belum dirasakan oleh keluarga dan wakif ahli. Akibatnya, wakaf tunai tidak memberikan kemandirian ekonomi bagi mauquf alaih. Oleh karena itu, melalui pendekatan studi kasus kualitatif-analitis dengan wawancara kepada kepala eksekutif dan kepala distribusi di Roumah Wakaf Surabaya, ditemukan bahwa Roumah Wakaf Surabaya menerapkan model pengelolaan hibrida yang mengintegrasikan wakaf produktif dengan prinsip kewirausahaan sosial, di mana dana wakaf tunai disalurkan sebagai modal bergulir untuk usaha mikro keluarga. Pendekatan ini meningkatkan stabilitas pendapatan dan mengurangi kerentanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-47fa5.webp" type="image/webp" length="107164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-9e6d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-8713c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/wakaf-produktif-nahdlatul-ekonomi-lembaga-varier-k-thumb-47fa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11967-iqtishadia-jurnal-ekonomi-perbankan-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking Navigating Market Pressures Ensuring Shariah Compliance and Advancing the Objectives of Maqasid al Shariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking Navigating Market Pressures Ensuring Shariah Compliance and Advancing the Objectives of Maqasid al Shariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking Navigating Market Pressures Ensuring Shariah Compliance and Advancing the Objectives of Maqasid al Shariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60733-maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks</link>
	<guid isPermaLink="false">d6fc403b1cfe286537154beace80948e</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 15:23:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ umarul faruq ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi sukardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ishfaq ahmed ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmed,budi,faruq,ishfaq,sukardi,umarul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis, disarankan untuk mengembangkan strategi inovasi yang berorientasi pada nilai-nilai maqasid al-Shariah, dengan fokus pada tiga dimensi kunci: tuntutan pasar, kepatuhan syariah, dan pencapaian maqashid. Untuk mencapai hal ini, diperlukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah: Berdasarkan analisis, disarankan untuk mengembangkan strategi inovasi yang berorientasi pada nilai-nilai maqasid al-Shariah, dengan fokus pada tiga dimensi kunci: tuntutan pasar, kepatuhan syariah, dan pencapaian maqashid. Untuk mencapai hal ini, diperlukan reformasi regulasi yang terintegrasi, keterlibatan aktif Dewan Pengawas Syariah sejak awal proses inovasi, dan peningkatan sumber daya manusia dengan keahlian dalam fiqh al-muamalat dan teknologi keuangan. Selain itu, pemanfaatan teknologi emerging seperti kecerdasan buatan (AI), big data, dan blockchain sangat penting untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam layanan digital seperti zakat, waqf, dan mikro-pembiayaan. Langkah-langkah strategis ini dipandang sebagai langkah menuju realisasi substansial maqasid al-Shariah, bukan hanya kepatuhan formalistik.. Penelitian ini menegaskan bahwa inovasi produk perbankan Islam bukan hanya pilihan strategis, tetapi kebutuhan mendesak dalam merespons dinamika pasar keuangan yang cepat berubah dan kemajuan teknologi.Namun, temuan menunjukkan bahwa banyak inovasi produk masih berfokus sempit pada kepatuhan syariah formal-legal dan kompetitif pasar, sementara dimensi etis, keadilan distribusi, dan nilai-nilai sosial - pilar-pilar utama maqasid al-Shariah - belum sepenuhnya tertanam sebagai elemen dasar dalam proses pengembangan produk.Dengan menggunakan Model Evaluasi Inovasi Berbasis Maqashid (MBIEM), penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan antara praktik inovasi saat ini dan nilai-nilai maqasid yang ideal.Produk yang berhasil menggabungkan tiga dimensi kunci - tuntutan pasar, kepatuhan syariah, dan pencapaian maqashid - menunjukkan dampak yang lebih luas dan inklusif, seperti skema mikro-pembiayaan qardhul hasan dan platform zakat digital.Oleh karena itu, diperlukan strategi inovasi yang berorientasi nilai, di mana pengembangan produk melampaui pertimbangan keuntungan dan legalitas kontrak, dan instead menempatkan maqasid al-Shariah sebagai kerangka evaluatif dan normatif.Inovasi perbankan Islam yang ideal harus berfungsi sebagai sarana untuk mewujudkan sistem keuangan Islam yang adil, inklusif, dan berkelanjutan secara etis dan sosial Artikel ini menyajikan evaluasi kritis terhadap inovasi produk perbankan Islam, dengan fokus pada ketidakseimbangan antara tuntutan pasar, kepatuhan syariah, dan realisasi maqashid al-shariah. Penelitian ini bertujuan menilai sejauh mana inovasi perbankan Islam dapat mempertahankan integrasi yang seimbang antara tujuan komersial, kepatuhan formal-hukum, dan nilai-nilai substansial maqashid. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus beberapa bank Islam di Indonesia, penelitian ini mengumpulkan data dari laporan tahunan dan publikasi strategis. Analisis dilakukan menggunakan Model Evaluasi Inovasi Berbasis Maqashid (MBIEM), yang mencakup tiga dimensi inti: orientasi pasar, kepatuhan syariah,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-f0484.webp" title="JURIS - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-f0484.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-f0484.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-f0484.webp 1x" title="JURIS - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah" alt="JURIS - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-c5ac9.webp" title="JURIS - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-c5ac9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-c5ac9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-c5ac9.webp 1x" title="JURIS - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah" alt="JURIS - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-d6860.webp" title="JURIS - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-d6860.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-d6860.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-d6860.webp 1x" title="JURIS - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah" alt="JURIS - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60733-maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks" title="JURIS - A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah" target="_blank">A Critical Appraisal of Product Innovation in Islamic Banking: Navigating Market Pressures, Ensuring Shariah Compliance, and Advancing the Objectives of Maqasid al-Shariah</a>: Berdasarkan analisis, disarankan untuk mengembangkan strategi inovasi yang berorientasi pada nilai-nilai maqasid al-Shariah, dengan fokus pada tiga dimensi kunci: tuntutan pasar, kepatuhan syariah, dan pencapaian maqashid. Untuk mencapai hal ini, diperlukan reformasi regulasi yang terintegrasi, keterlibatan aktif Dewan Pengawas Syariah sejak awal proses inovasi, dan peningkatan sumber daya manusia dengan keahlian dalam fiqh al-muamalat dan teknologi keuangan. Selain itu, pemanfaatan teknologi emerging seperti kecerdasan buatan (AI), big data, dan blockchain sangat penting untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam layanan digital seperti zakat, waqf, dan mikro-pembiayaan. Langkah-langkah strategis ini dipandang sebagai langkah menuju realisasi substansial maqasid al-Shariah, bukan hanya kepatuhan formalistik..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa inovasi produk perbankan Islam bukan hanya pilihan strategis, tetapi kebutuhan mendesak dalam merespons dinamika pasar keuangan yang cepat berubah dan kemajuan teknologi.Namun, temuan menunjukkan bahwa banyak inovasi produk masih berfokus sempit pada kepatuhan syariah formal-legal dan kompetitif pasar, sementara dimensi etis, keadilan distribusi, dan nilai-nilai sosial - pilar-pilar utama maqasid al-Shariah - belum sepenuhnya tertanam sebagai elemen dasar dalam proses pengembangan produk.Dengan menggunakan Model Evaluasi Inovasi Berbasis Maqashid (MBIEM), penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan antara praktik inovasi saat ini dan nilai-nilai maqasid yang ideal.Produk yang berhasil menggabungkan tiga dimensi kunci - tuntutan pasar, kepatuhan syariah, dan pencapaian maqashid - menunjukkan dampak yang lebih luas dan inklusif, seperti skema mikro-pembiayaan qardhul hasan dan platform zakat digital.Oleh karena itu, diperlukan strategi inovasi yang berorientasi nilai, di mana pengembangan produk melampaui pertimbangan keuntungan dan legalitas kontrak, dan instead menempatkan maqasid al-Shariah sebagai kerangka evaluatif dan normatif.Inovasi perbankan Islam yang ideal harus berfungsi sebagai sarana untuk mewujudkan sistem keuangan Islam yang adil, inklusif, dan berkelanjutan secara etis dan sosial
<br>Artikel ini menyajikan evaluasi kritis terhadap inovasi produk perbankan Islam, dengan fokus pada ketidakseimbangan antara tuntutan pasar, kepatuhan syariah, dan realisasi maqashid al-shariah. Penelitian ini bertujuan menilai sejauh mana inovasi perbankan Islam dapat mempertahankan integrasi yang seimbang antara tujuan komersial, kepatuhan formal-hukum, dan nilai-nilai substansial maqashid. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus beberapa bank Islam di Indonesia, penelitian ini mengumpulkan data dari laporan tahunan dan publikasi strategis. Analisis dilakukan menggunakan Model Evaluasi Inovasi Berbasis Maqashid (MBIEM), yang mencakup tiga dimensi inti: orientasi pasar, kepatuhan syariah,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-c5ac9.webp" type="image/webp" length="99474" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-f0484.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-c5ac9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/maqashid-al-shariah-dewan-pengawas-syariah-indeks-thumb-d6860.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11967-iqtishadia-jurnal-ekonomi-perbankan-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrating Maqashid Sharia Index MSI Into ESG Performance in the Post Crisis Era Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrating Maqashid Sharia Index MSI Into ESG Performance in the Post Crisis Era Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrating Maqashid Sharia Index MSI Into ESG Performance in the Post Crisis Era Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60739-manajemen-bank-mini-santri-muamalat</link>
	<guid isPermaLink="false">9973aa7b7413b6160e950c53a794c409</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 14:12:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ umarul faruq ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi sukardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ishfaq ahmed ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmed,budi,faruq,ishfaq,sukardi,umarul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi adaptasi dan validitas kerangka MSI-ESG dalam konteks negara-negara dengan tingkat perkembangan ekonomi dan sistem regulasi keuangan syariah yang beragam, misalnya di kawasan Timur Tengah atau Eropa, menggunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi adaptasi dan validitas kerangka MSI-ESG dalam konteks negara-negara dengan tingkat perkembangan ekonomi dan sistem regulasi keuangan syariah yang beragam, misalnya di kawasan Timur Tengah atau Eropa, menggunakan pendekatan kualitatif-komparatif. Tujuannya adalah untuk memahami secara mendalam persepsi pemangku kepentingan utama, seperti regulator, investor, dan manajemen bank, mengenai relevansi dan tantangan implementasi MSI-ESG di lingkungan yang berbeda. Pendekatan ini akan memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana konteks budaya dan regulasi lokal memengaruhi interpretasi dan aplikasi prinsip-prinsip maqashid dalam praktik perbankan global, melengkapi analisis kuantitatif yang ada. Selain itu, sangat krusial untuk fokus pada pengembangan standar operasionalisasi indikator maqashid al-shariah yang lebih rinci dan terukur, terutama untuk dimensi moral dan spiritual seperti 'Tahdzb al-Fard' dan 'Falah', yang saat ini masih menghadapi tantangan dalam kuantifikasi yang objektif. Hal ini dapat dicapai melalui studi Delphi yang melibatkan panel ahli globalAiakademisi, praktisi industri keuangan syariah, dan ulamaAiuntuk membangun konsensus mengenai metrik yang dapat diaudit secara independen dan adaptif terhadap berbagai yurisdiksi. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana mekanisme audit independen yang efektif dapat dikembangkan untuk memverifikasi kepatuhan terhadap indikator non-finansial tersebut, sehingga mengurangi bias pelaporan dan meningkatkan komparabilitas. Terakhir, investigasi empiris mendalam diperlukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari kinerja MSI-ESG yang tinggi terhadap daya tarik investasi, baik dari investor syariah maupun konvensional, serta pada stabilitas keuangan bank dan loyalitas nasabah, khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi global. Studi ini dapat memanfaatkan model ekonometrik panel yang lebih canggih untuk mengidentifikasi hubungan kausal antara peningkatan skor MSI-ESG dengan metrik keberlanjutan bisnis dan nilai perusahaan. Peneliti dapat menanyakan apakah investasi strategis dalam inisiatif MSI-ESG secara signifikan berkorelasi dengan peningkatan ketahanan bank terhadap guncangan pasar di masa depan dan bagaimana transparansi pelaporan memediasi hubungan ini. Ini akan memberikan bukti lebih lanjut mengenai materialitas finansial dari kepatuhan maqashid.. Studi ini menunjukkan bahwa integrasi Indeks Maqashid Syariah (MSI) dengan kerangka Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) menghasilkan pengukuran kinerja bank yang lebih holistik, meliputi kepatuhan Syariah, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan lingkungan, serta memberikan alternatif yang lebih adil dibandingkan rasio keuangan konvensional.Analisis menemukan perbedaan signifikan dalam peringkat kinerja antara bank syariah dan konvensional di Indonesia dan Malaysia, menegaskan bahwa kerangka MSI-ESG memberikan wawasan baru bagi evaluasi industri perbankan global.Kebaruan penelitian ini terletak pada upaya sistematisnya mengintegrasikan MSI ke dalam ESG, dan penelitian mendatang disarankan untuk memperluas cakupan data lintas negara serta mengembangkan indikator kuantitatif yang lebih tepat untuk dimensi moral dan spiritual guna meningkatkan penerapan kerangka ini Pengukuran kinerja bank telah lama mengandalkan rasio keuangan (ROA, ROE, CAR) yang bersifat parsial dan tidak memadai untuk menangkap aspek keberlanjutan dan kepatuhan Syariah. Studi ini mengintegrasikan Indeks Maqashid Syariah (MSI), yang mengoperasionalkan maqashid al-shariah, ke dalam kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG) yang kompatibel untuk membangun metrik kinerja MSIAeESG yang holistik. Kami menggunakan desain komparatif kuantitatif lintas negara dengan data panel semi-seimbang (2019Ae2024) dari bank syariah dan bank konvensional di Indonesia dan Malaysia, yang dipilih melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-d87a7.webp" title="JURIS - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-d87a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-d87a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-d87a7.webp 1x" title="JURIS - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia" alt="JURIS - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-14ca8.webp" title="JURIS - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-14ca8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-14ca8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-14ca8.webp 1x" title="JURIS - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia" alt="JURIS - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-fbfb9.webp" title="JURIS - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-fbfb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-fbfb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-fbfb9.webp 1x" title="JURIS - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia" alt="JURIS - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60739-manajemen-bank-mini-santri-muamalat" title="JURIS - Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia" target="_blank">Integrating Maqashid Sharia Index (MSI) Into ESG Performance in the Post-Crisis Era: Comparative Evidence From Islamic And Conventional Banks in Indonesia And Malaysia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi adaptasi dan validitas kerangka MSI-ESG dalam konteks negara-negara dengan tingkat perkembangan ekonomi dan sistem regulasi keuangan syariah yang beragam, misalnya di kawasan Timur Tengah atau Eropa, menggunakan pendekatan kualitatif-komparatif. Tujuannya adalah untuk memahami secara mendalam persepsi pemangku kepentingan utama, seperti regulator, investor, dan manajemen bank, mengenai relevansi dan tantangan implementasi MSI-ESG di lingkungan yang berbeda. Pendekatan ini akan memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana konteks budaya dan regulasi lokal memengaruhi interpretasi dan aplikasi prinsip-prinsip maqashid dalam praktik perbankan global, melengkapi analisis kuantitatif yang ada. Selain itu, sangat krusial untuk fokus pada pengembangan standar operasionalisasi indikator maqashid al-shariah yang lebih rinci dan terukur, terutama untuk dimensi moral dan spiritual seperti 'Tahdzb al-Fard' dan 'Falah', yang saat ini masih menghadapi tantangan dalam kuantifikasi yang objektif. Hal ini dapat dicapai melalui studi Delphi yang melibatkan panel ahli globalAiakademisi, praktisi industri keuangan syariah, dan ulamaAiuntuk membangun konsensus mengenai metrik yang dapat diaudit secara independen dan adaptif terhadap berbagai yurisdiksi. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana mekanisme audit independen yang efektif dapat dikembangkan untuk memverifikasi kepatuhan terhadap indikator non-finansial tersebut, sehingga mengurangi bias pelaporan dan meningkatkan komparabilitas. Terakhir, investigasi empiris mendalam diperlukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari kinerja MSI-ESG yang tinggi terhadap daya tarik investasi, baik dari investor syariah maupun konvensional, serta pada stabilitas keuangan bank dan loyalitas nasabah, khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi global. Studi ini dapat memanfaatkan model ekonometrik panel yang lebih canggih untuk mengidentifikasi hubungan kausal antara peningkatan skor MSI-ESG dengan metrik keberlanjutan bisnis dan nilai perusahaan. Peneliti dapat menanyakan apakah investasi strategis dalam inisiatif MSI-ESG secara signifikan berkorelasi dengan peningkatan ketahanan bank terhadap guncangan pasar di masa depan dan bagaimana transparansi pelaporan memediasi hubungan ini. Ini akan memberikan bukti lebih lanjut mengenai materialitas finansial dari kepatuhan maqashid..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa integrasi Indeks Maqashid Syariah (MSI) dengan kerangka Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) menghasilkan pengukuran kinerja bank yang lebih holistik, meliputi kepatuhan Syariah, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan lingkungan, serta memberikan alternatif yang lebih adil dibandingkan rasio keuangan konvensional.Analisis menemukan perbedaan signifikan dalam peringkat kinerja antara bank syariah dan konvensional di Indonesia dan Malaysia, menegaskan bahwa kerangka MSI-ESG memberikan wawasan baru bagi evaluasi industri perbankan global.Kebaruan penelitian ini terletak pada upaya sistematisnya mengintegrasikan MSI ke dalam ESG, dan penelitian mendatang disarankan untuk memperluas cakupan data lintas negara serta mengembangkan indikator kuantitatif yang lebih tepat untuk dimensi moral dan spiritual guna meningkatkan penerapan kerangka ini
<br>Pengukuran kinerja bank telah lama mengandalkan rasio keuangan (ROA, ROE, CAR) yang bersifat parsial dan tidak memadai untuk menangkap aspek keberlanjutan dan kepatuhan Syariah. Studi ini mengintegrasikan Indeks Maqashid Syariah (MSI), yang mengoperasionalkan maqashid al-shariah, ke dalam kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG) yang kompatibel untuk membangun metrik kinerja MSIAeESG yang holistik. Kami menggunakan desain komparatif kuantitatif lintas negara dengan data panel semi-seimbang (2019Ae2024) dari bank syariah dan bank konvensional di Indonesia dan Malaysia, yang dipilih melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-d87a7.webp" type="image/webp" length="110480" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-d87a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-14ca8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/manajemen-bank-mini-santri-muamalat-kinerja-tata-k-thumb-fbfb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11967-iqtishadia-jurnal-ekonomi-perbankan-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60723-jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi</link>
	<guid isPermaLink="false">014c1aef8004d18aa8f85c3fa76ecafc</guid>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 14:08:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yayuk basuki ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur syamsu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[basuki,nur,syamsu,view,vol,yayuk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan modal sosial pada usaha kecil di daerah lain dengan konteks budaya yang berbeda. 2. Studi tentang peran teknologi informasi dalam memperkuat jaringan sosial dan kepercayaan antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan modal sosial pada usaha kecil di daerah lain dengan konteks budaya yang berbeda. 2. Studi tentang peran teknologi informasi dalam memperkuat jaringan sosial dan kepercayaan antara pelaku usaha dan konsumen dapat menjadi arah baru. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas model pemberdayaan berbasis modal sosial dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah yang kurang terakses.. Penerapan modal sosial dalam pemberdayaan usaha Aisyah Batik Ecoprint menunjukkan dampak positif terhadap perkembangan usaha.Jaringan, kepercayaan, dan norma menjadi elemen kunci yang mendukung keberhasilan usaha.Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial meningkatkan partisipasi masyarakat dan kualitas produk, serta memperkuat hubungan sosial yang saling menguntungkan Modal sosial merupakan sumber daya manusia dalam memiliki jaringan sosial. Istilah modal sosial menunjuk pada kapasitas dari individu untuk mendapatkan suatu yang bernilai serta simbol dari hubungan-hubungan sosial kepada keanggotaan kelompok. Bentuk modal sosial muncul dari hubungan-hubungan secara individu, keluarga, kelompok, dan komunitas yang merupakan akses yang memperoleh keuntungan bernilai dari sumberdaya. Berdasarkan hal tersebut, terdapat dua pembahasan yang menjadi fokus dalam penelitian ini, yaitu: Pertama, Bagaimana modal sosial pada usaha Aisyah batik ecoprint Binaan MCI Pamekasan; Kedua, Bagaimana penerapan modal sosial dalam pemberdayaan usaha Aisyah Batik Ekoprint. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif atau analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dari penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-e2580.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-e2580.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-e2580.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-e2580.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan" alt="JURIS - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-70cee.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-70cee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-70cee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-70cee.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan" alt="JURIS - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-fc706.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-fc706.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-fc706.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-fc706.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan" alt="JURIS - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60723-jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi" title="JURIS - Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan" target="_blank">Pemberdayaan Usaha Melalui Modal Sosial Di Kabupaten Pamekasan</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan modal sosial pada usaha kecil di daerah lain dengan konteks budaya yang berbeda. 2. Studi tentang peran teknologi informasi dalam memperkuat jaringan sosial dan kepercayaan antara pelaku usaha dan konsumen dapat menjadi arah baru. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas model pemberdayaan berbasis modal sosial dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah yang kurang terakses..
<br>Penerapan modal sosial dalam pemberdayaan usaha Aisyah Batik Ecoprint menunjukkan dampak positif terhadap perkembangan usaha.Jaringan, kepercayaan, dan norma menjadi elemen kunci yang mendukung keberhasilan usaha.Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial meningkatkan partisipasi masyarakat dan kualitas produk, serta memperkuat hubungan sosial yang saling menguntungkan
<br>Modal sosial merupakan sumber daya manusia dalam memiliki jaringan sosial. Istilah modal sosial menunjuk pada kapasitas dari individu untuk mendapatkan suatu yang bernilai serta simbol dari hubungan-hubungan sosial kepada keanggotaan kelompok. Bentuk modal sosial muncul dari hubungan-hubungan secara individu, keluarga, kelompok, dan komunitas yang merupakan akses yang memperoleh keuntungan bernilai dari sumberdaya. Berdasarkan hal tersebut, terdapat dua pembahasan yang menjadi fokus dalam penelitian ini, yaitu: Pertama, Bagaimana modal sosial pada usaha Aisyah batik ecoprint Binaan MCI Pamekasan; Kedua, Bagaimana penerapan modal sosial dalam pemberdayaan usaha Aisyah Batik Ekoprint. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif atau analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dari penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-70cee.webp" type="image/webp" length="89568" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-e2580.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-70cee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/jaringan-sosial-keberhasilan-usaha-ekonomi-masyara-thumb-fc706.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11967-iqtishadia-jurnal-ekonomi-perbankan-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 25 Aug 2026 18:27:02 +0700. 12 items. Served in: 5.452 seconds [rss] -->
