<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 14:25:03 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 14:25:03 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-09T14:25:03+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot Hermetia Illucens Menggunakan Model Sir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot Hermetia Illucens Menggunakan Model Sir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot Hermetia Illucens Menggunakan Model Sir ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36501-faktor-risiko-wabah-relevansi-model-g</link>
	<guid isPermaLink="false">e1fb602143a28c65baa9c68222c6dce1</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 12:56:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ sir model ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,menu,model,sidebar,sir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, validasi parameter model SIR dengan data empiris dari lapangan sangat penting untuk meningkatkan akurasi prediksi dan relevansi model terhadap kondisi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, validasi parameter model SIR dengan data empiris dari lapangan sangat penting untuk meningkatkan akurasi prediksi dan relevansi model terhadap kondisi budidaya magot yang sesungguhnya. Kedua, pengembangan model yang lebih kompleks, seperti model SEIR yang mempertimbangkan tahap paparan (exposed) atau model multi-patogen yang mengakomodasi berbagai jenis penyakit, dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika epidemi pada koloni magot. Ketiga, studi tentang pengaruh faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, dan kualitas media terhadap laju penularan dan pemulihan penyakit perlu dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pengendalian yang lebih efektif dan adaptif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik biosafety yang optimal pada industri budidaya magot, sehingga dapat meminimalkan risiko wabah dan menjamin keberlanjutan produksi biomassa bernilai ekonomi.. Penelitian ini memodelkan penyebaran penyakit pada koloni magot (Hermetia illucens) menggunakan model SIR dan menunjukkan bahwa variasi parameter penularan () dan pemulihan/isolasi () berpengaruh signifikan terhadap dinamika wabah.Kondisi tanpa kontrol menghasilkan RCA sekitar 3,50, wabah menyebar cepat dengan puncak infeksi sekitar 40% populasi.Penerapan sanitasi menurunkan sehingga RCA menjadi 2,00 dan puncak infeksi turun hingga A15% populasi.Karantina cepat meningkatkan sehingga RCA mendekati ambang 1 (OO1,40), menghasilkan puncak infeksi sekitar A10% populasi dan percepatan peredaan wabah Hermetia illucens atau magot Black Soldier Fly (BSF) merupakan serangga yang banyak dibudidayakan karena kemampuannya mengonversi limbah organik menjadi biomassa bernilai ekonomi, namun kepadatan koloni yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika infeksi pada koloni magot melalui pendekatan pemodelan matematika menggunakan model epidemiologi SusceptibleAeInfectedAeRemoved (SIR). Sistem persamaan diferensial disusun dengan memasukkan parameter laju penularan (), laju pemulihan atau isolasi (), dan laju mortalitas (). Simulasi dilakukan pada populasi awal 10.000 larva... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-d1031.webp" title="JURIS - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-d1031.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-d1031.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-d1031.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir" alt="JURIS - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-a252f.webp" title="JURIS - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-a252f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-a252f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-a252f.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir" alt="JURIS - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-2a05d.webp" title="JURIS - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-2a05d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-2a05d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-2a05d.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir" alt="JURIS - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36501-faktor-risiko-wabah-relevansi-model-g" title="JURIS - Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir" target="_blank">Pemodelan Risiko Epidemi Pada Budidaya Massal Magot (Hermetia Illucens) Menggunakan Model Sir</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, validasi parameter model SIR dengan data empiris dari lapangan sangat penting untuk meningkatkan akurasi prediksi dan relevansi model terhadap kondisi budidaya magot yang sesungguhnya. Kedua, pengembangan model yang lebih kompleks, seperti model SEIR yang mempertimbangkan tahap paparan (exposed) atau model multi-patogen yang mengakomodasi berbagai jenis penyakit, dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika epidemi pada koloni magot. Ketiga, studi tentang pengaruh faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, dan kualitas media terhadap laju penularan dan pemulihan penyakit perlu dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pengendalian yang lebih efektif dan adaptif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik biosafety yang optimal pada industri budidaya magot, sehingga dapat meminimalkan risiko wabah dan menjamin keberlanjutan produksi biomassa bernilai ekonomi..
<br>Penelitian ini memodelkan penyebaran penyakit pada koloni magot (Hermetia illucens) menggunakan model SIR dan menunjukkan bahwa variasi parameter penularan () dan pemulihan/isolasi () berpengaruh signifikan terhadap dinamika wabah.Kondisi tanpa kontrol menghasilkan RCA sekitar 3,50, wabah menyebar cepat dengan puncak infeksi sekitar 40% populasi.Penerapan sanitasi menurunkan  sehingga RCA menjadi 2,00 dan puncak infeksi turun hingga A15% populasi.Karantina cepat meningkatkan  sehingga RCA mendekati ambang 1 (OO1,40), menghasilkan puncak infeksi sekitar A10% populasi dan percepatan peredaan wabah
<br>Hermetia illucens atau magot Black Soldier Fly (BSF) merupakan serangga yang banyak dibudidayakan karena kemampuannya mengonversi limbah organik menjadi biomassa bernilai ekonomi, namun kepadatan koloni yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika infeksi pada koloni magot melalui pendekatan pemodelan matematika menggunakan model epidemiologi SusceptibleAeInfectedAeRemoved (SIR). Sistem persamaan diferensial disusun dengan memasukkan parameter laju penularan (), laju pemulihan atau isolasi (), dan laju mortalitas (). Simulasi dilakukan pada populasi awal 10.000 larva...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-d1031.webp" type="image/webp" length="71070" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-d1031.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-a252f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/faktor-risiko-wabah-relevansi-model-game-parameter-thumb-2a05d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-296-um-surabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8262-journal-mathematics-education-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36485-mahasiswa-semester-iii-laki-te</link>
	<guid isPermaLink="false">5fbf09dfce075faf03fb0ceb0a660578</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 12:35:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,menu,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah, seperti gaya belajar, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah, seperti gaya belajar, motivasi belajar, atau tingkat kecerdasan emosional. Hal ini dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada mahasiswa, khususnya dalam materi statistik. Metode pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar mahasiswa dapat membantu mereka memahami konsep-konsep dasar dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan teknologi dalam pembelajaran statistik terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Pemanfaatan perangkat lunak statistik atau aplikasi pembelajaran interaktif dapat membantu mahasiswa memvisualisasikan data, melakukan analisis, dan menginterpretasikan hasil secara lebih efektif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran statistik dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di dunia kerja.. Berdasarkan hasil tes dan wawancara kemampuan pemecahan masalah dengan tahapan Polya berdasarkan gender diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan dengan kategori tinggi mahasiswi perempuan lebih baik dari pada mahasiswa laki-laki.Sebaliknya, untuk kategori sedang mahasiswa laki-laki lebih baik dari mahasiswi perempuan.Sementara itu, untuk kategori rendah tidak ada perbedaan signifikan antara mahasiswi perempuan dan mahasiswa laki-laki.Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa mahasiswa belum sepenuhnya memahami konsep dasar dari materi ukuran pemusatan data statistik.Oleh karena itu, dengan memaksimalkan pembelajaran dengan metode yang tepat dan latihan soal secara berulang, kemampuan pemecahan masalah mahasiswa laki-laki maupun perempuan khususnya dalam materi ukuran pemusatan data statistik dapat menunjukkan hasil yang maksimal Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis kemampuan pemecahan masalah mahasiswa berdasarkan gender dengan tahapan Polya. Subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Teknik Informatika Semester III sebanyak 30 orang yang terdiri dari 15 mahasiswa (laki-laki) dan 15 mahasiswi (perempuan). Instrumen data yang digunakan yaitu tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan dengan kategori tinggi mahasiswi perempuan lebih baik dari pada mahasiswa laki-laki. Sebaliknya, untuk kategori sedang mahasiswa laki-laki lebih baik dari mahasiswi perempuan. Sementara itu, untuk kategori rendah tidak ada perbedaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-8fc88.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-8fc88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-8fc88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-8fc88.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-79413.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-79413.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-79413.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-79413.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-5414f.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-5414f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-5414f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-5414f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36485-mahasiswa-semester-iii-laki-te" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik" target="_blank">Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Gender Pada Mahasiswa Kelas Statistik</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah, seperti gaya belajar, motivasi belajar, atau tingkat kecerdasan emosional. Hal ini dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada mahasiswa, khususnya dalam materi statistik. Metode pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar mahasiswa dapat membantu mereka memahami konsep-konsep dasar dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan teknologi dalam pembelajaran statistik terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Pemanfaatan perangkat lunak statistik atau aplikasi pembelajaran interaktif dapat membantu mahasiswa memvisualisasikan data, melakukan analisis, dan menginterpretasikan hasil secara lebih efektif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran statistik dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di dunia kerja..
<br>Berdasarkan hasil tes dan wawancara kemampuan pemecahan masalah dengan tahapan Polya berdasarkan gender diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan dengan kategori tinggi mahasiswi perempuan lebih baik dari pada mahasiswa laki-laki.Sebaliknya, untuk kategori sedang mahasiswa laki-laki lebih baik dari mahasiswi perempuan.Sementara itu, untuk kategori rendah tidak ada perbedaan signifikan antara mahasiswi perempuan dan mahasiswa laki-laki.Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa mahasiswa belum sepenuhnya memahami konsep dasar dari materi ukuran pemusatan data statistik.Oleh karena itu, dengan memaksimalkan pembelajaran dengan metode yang tepat dan latihan soal secara berulang, kemampuan pemecahan masalah mahasiswa laki-laki maupun perempuan khususnya dalam materi ukuran pemusatan data statistik dapat menunjukkan hasil yang maksimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis kemampuan pemecahan masalah mahasiswa berdasarkan gender dengan tahapan Polya. Subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Teknik Informatika Semester III sebanyak 30 orang yang terdiri dari 15 mahasiswa (laki-laki) dan 15 mahasiswi (perempuan). Instrumen data yang digunakan yaitu tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan dengan kategori tinggi mahasiswi perempuan lebih baik dari pada mahasiswa laki-laki. Sebaliknya, untuk kategori sedang mahasiswa laki-laki lebih baik dari mahasiswi perempuan. Sementara itu, untuk kategori rendah tidak ada perbedaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-8fc88.webp" type="image/webp" length="95106" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-8fc88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-79413.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/mahasiswa-semester-iii-laki-teknik-sipil-pemecahan-thumb-5414f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-296-um-surabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8262-journal-mathematics-education-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity GARCH ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity GARCH ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity GARCH ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36483-model-garch-hasil-saham-pertambangan-m</link>
	<guid isPermaLink="false">a665179970cce4f5649b4c8daa71a0eb</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 12:11:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji apakah model GARCH (2,1) tetap optimal jika diterapkan pada perusahaan pertambangan lain di Indonesia dengan karakteristik harga saham yang berbeda, untuk mengetahui sejauh mana generalisasi model ini dapat diandalkan. Kedua, penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH): Pertama, perlu dikaji apakah model GARCH (2,1) tetap optimal jika diterapkan pada perusahaan pertambangan lain di Indonesia dengan karakteristik harga saham yang berbeda, untuk mengetahui sejauh mana generalisasi model ini dapat diandalkan. Kedua, penting untuk meneliti dampak variabel makroekonomi seperti harga komoditas global, inflasi, dan nilai tukar terhadap volatilitas saham perusahaan tambang dalam kerangka model GARCH, agar prediksi menjadi lebih kontekstual dan akurat. Ketiga, perlu dikembangkan perbandingan kinerja antara model GARCH dengan pendekatan machine learning seperti LSTM atau hybrid GARCH-ANN menggunakan data saham pertambangan, untuk mengeksplorasi apakah integrasi metode tradisional dan modern dapat meningkatkan akurasi prediksi volatilitas jangka panjang.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan time series pada data nilai saham PT.X dengan model terbaik GARCH (2,1) merupakan model dengan MAPE sebesar 15,5195% yang dapat dikategorikan sebagai prediksi baik.Prediksi menggunakan model terbaik ini dapat memberikan rekomendasi dan evaluasi bagi pemerintah serta pelaku kegiatan ekonomi.Rekomendasi tersebut dapat digunakan untuk menyusun perencanaan ekonomi yang lebih baik dalam upaya memperbaiki ekonomi nasional Indonesia masih menghadapi tantangan untuk mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Peranan pasar modal dianggap penting dalam pembangunan perekonomian sebagai media investasi. Untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita Indonesia perlu diadakan pengoptimalan kegiatan sektor yang bergerak pada bidang pertambangan salah satunya pada saham PT. X yang merupakan salah satu perusahaan pertambangan. Pergerakan naik turun saham dikenal dengan volatilitas harga saham. Volatilitas disebabkan karena kondisi data yang bersifat heteroskedastisitas yang berarti variansi dari residual dapat berubah-ubah dan tergantung waktu. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan heteroskedastisitas tersebut adalah dengan menggunakan pendekatan analisis Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH). Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-543ac.webp" title="JURIS - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-543ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-543ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-543ac.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)" alt="JURIS - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-36ab6.webp" title="JURIS - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-36ab6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-36ab6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-36ab6.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)" alt="JURIS - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-b769c.webp" title="JURIS - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-b769c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-b769c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-b769c.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)" alt="JURIS - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36483-model-garch-hasil-saham-pertambangan-m" title="JURIS - Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)" target="_blank">Pemodelan Nilai Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Berdasarkan Metode Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)</a>: Pertama, perlu dikaji apakah model GARCH (2,1) tetap optimal jika diterapkan pada perusahaan pertambangan lain di Indonesia dengan karakteristik harga saham yang berbeda, untuk mengetahui sejauh mana generalisasi model ini dapat diandalkan. Kedua, penting untuk meneliti dampak variabel makroekonomi seperti harga komoditas global, inflasi, dan nilai tukar terhadap volatilitas saham perusahaan tambang dalam kerangka model GARCH, agar prediksi menjadi lebih kontekstual dan akurat. Ketiga, perlu dikembangkan perbandingan kinerja antara model GARCH dengan pendekatan machine learning seperti LSTM atau hybrid GARCH-ANN menggunakan data saham pertambangan, untuk mengeksplorasi apakah integrasi metode tradisional dan modern dapat meningkatkan akurasi prediksi volatilitas jangka panjang..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan time series pada data nilai saham PT.X dengan model terbaik GARCH (2,1) merupakan model dengan MAPE sebesar 15,5195% yang dapat dikategorikan sebagai prediksi baik.Prediksi menggunakan model terbaik ini dapat memberikan rekomendasi dan evaluasi bagi pemerintah serta pelaku kegiatan ekonomi.Rekomendasi tersebut dapat digunakan untuk menyusun perencanaan ekonomi yang lebih baik dalam upaya memperbaiki ekonomi nasional
<br>Indonesia masih menghadapi tantangan untuk mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Peranan pasar modal dianggap penting dalam pembangunan perekonomian sebagai media investasi. Untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita Indonesia perlu diadakan pengoptimalan kegiatan sektor yang bergerak pada bidang pertambangan salah satunya pada saham PT. X yang merupakan salah satu perusahaan pertambangan. Pergerakan naik turun saham dikenal dengan volatilitas harga saham. Volatilitas disebabkan karena kondisi data yang bersifat heteroskedastisitas yang berarti variansi dari residual dapat berubah-ubah dan tergantung waktu. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan heteroskedastisitas tersebut adalah dengan menggunakan pendekatan analisis Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH). Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-543ac.webp" type="image/webp" length="76894" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-543ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-36ab6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/model-garch-hasil-saham-pertambangan-regresi-machi-thumb-b769c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-296-um-surabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8262-journal-mathematics-education-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Augmentasi Gpt 4O Dan Fine Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Augmentasi Gpt 4O Dan Fine Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Augmentasi Gpt 4O Dan Fine Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36499-persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-pers</link>
	<guid isPermaLink="false">df812858f7fd374efbbbdb5f6e912981</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 12:07:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ sir model ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,menu,model,sidebar,sir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti apakah augmentasi data menggunakan model bahasa besar lainnya, seperti LLaMA atau Qwen, dapat memberikan hasil yang lebih beragam atau stabil dibanding GPT-4o dalam konteks bahasa Indonesia yang sangat dinamis. Kedua, penting untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan: Pertama, perlu diteliti apakah augmentasi data menggunakan model bahasa besar lainnya, seperti LLaMA atau Qwen, dapat memberikan hasil yang lebih beragam atau stabil dibanding GPT-4o dalam konteks bahasa Indonesia yang sangat dinamis. Kedua, penting untuk mengembangkan penelitian yang mengevaluasi efektivitas augmentasi GPT-4o pada isu publik yang berbeda, seperti kebijakan pendidikan atau kesehatan, untuk melihat sejauh mana pendekatan ini dapat digeneralisasi. Ketiga, perlu dikaji bagaimana cara mengintegrasikan deteksi otentisitas emosi dalam analisis sentimen, terutama untuk membedakan antara opini organik dengan sentimen yang dihasilkan oleh kampanye terkoordinasi atau bot, sehingga hasil analisis lebih akurat mencerminkan opini masyarakat sebenarnya. Penggabungan ketiga arah penelitian ini dapat membuka jalan bagi sistem analisis opini publik yang lebih cerdas, adaptif, dan tahan terhadap manipulasi digital. Dengan pendekatan yang lebih komprehensif, hasil analisis dapat memberikan gambaran yang lebih valid tentang persepsi masyarakat, yang sangat penting bagi pemerintah dan lembaga terkait dalam pengambilan keputusan strategis. Selain itu, pengembangan model yang mampu mengenali ironi dan sarkasme secara lebih akurat juga perlu dieksplorasi lebih lanjut. Keberhasilan pendekatan augmentasi harus terus dievaluasi dalam konteks isu-isu sensitif dan berkembang cepat. Penelitian lanjutan juga harus mempertimbangkan aspek etis dari penggunaan model generatif untuk manipulasi data opini publik. Sistem yang andal harus tidak hanya akurat, tetapi juga transparan dan bertanggung jawab terhadap potensi penyalahgunaannya. Oleh karena itu, integrasi aspek teknis dan etika menjadi kunci dalam pengembangan analisis sentimen generasi berikutnya.. Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa masalah ketidakseimbangan data dalam analisis sentimen di media sosial X terkait isu reshuffle Menteri Keuangan dapat diatasi melalui augmentasi teks menggunakan GPT-4o.Pendekatan ini mampu menyeimbangkan proporsi kelas sekaligus menjaga kebaruan dan keragaman data sintesis, sehingga menghasilkan model IndoBERT dengan performa klasifikasi yang andal.Integrasi model generatif dan transformer terbukti efektif dalam mengurangi bias model dan memperkuat analisis sentimen sebagai alat untuk memahami persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah Reshuffle Menteri Keuangan pada tahun 2025 memicu perhatian publik luas dan menghasilkan dinamika opini di media sosial, khususnya X. Opini publik yang terekam dalam bentuk teks bersifat masif, real-time, dan tidak terstruktur, sehingga menghadirkan tantangan analisis karena penggunaan bahasa informal serta distribusi kelas sentimen yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sentimen publik terkait reshuffle Menteri Keuangan dengan memanfaatkan integrasi GPT-4o dan IndoBERT. GPT-4o digunakan sebagai instrumen augmentasi data untuk memperkaya kelas minoritas, sedangkan IndoBERT berperan sebagai model klasifikasi sentimen yang dioptimalkan untuk bahasa Indonesia.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-ef87e.webp" title="JURIS - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-ef87e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-ef87e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-ef87e.webp 1x" title="JURIS - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan" alt="JURIS - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-e62b4.webp" title="JURIS - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-e62b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-e62b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-e62b4.webp 1x" title="JURIS - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan" alt="JURIS - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-eabfd.webp" title="JURIS - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-eabfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-eabfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-eabfd.webp 1x" title="JURIS - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan" alt="JURIS - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36499-persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-pers" title="JURIS - Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan" target="_blank">Augmentasi Gpt-4O Dan Fine-Tuning Indobert Untuk Analisis Sentimen Publik Pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan</a>: Pertama, perlu diteliti apakah augmentasi data menggunakan model bahasa besar lainnya, seperti LLaMA atau Qwen, dapat memberikan hasil yang lebih beragam atau stabil dibanding GPT-4o dalam konteks bahasa Indonesia yang sangat dinamis. Kedua, penting untuk mengembangkan penelitian yang mengevaluasi efektivitas augmentasi GPT-4o pada isu publik yang berbeda, seperti kebijakan pendidikan atau kesehatan, untuk melihat sejauh mana pendekatan ini dapat digeneralisasi. Ketiga, perlu dikaji bagaimana cara mengintegrasikan deteksi otentisitas emosi dalam analisis sentimen, terutama untuk membedakan antara opini organik dengan sentimen yang dihasilkan oleh kampanye terkoordinasi atau bot, sehingga hasil analisis lebih akurat mencerminkan opini masyarakat sebenarnya. Penggabungan ketiga arah penelitian ini dapat membuka jalan bagi sistem analisis opini publik yang lebih cerdas, adaptif, dan tahan terhadap manipulasi digital. Dengan pendekatan yang lebih komprehensif, hasil analisis dapat memberikan gambaran yang lebih valid tentang persepsi masyarakat, yang sangat penting bagi pemerintah dan lembaga terkait dalam pengambilan keputusan strategis. Selain itu, pengembangan model yang mampu mengenali ironi dan sarkasme secara lebih akurat juga perlu dieksplorasi lebih lanjut. Keberhasilan pendekatan augmentasi harus terus dievaluasi dalam konteks isu-isu sensitif dan berkembang cepat. Penelitian lanjutan juga harus mempertimbangkan aspek etis dari penggunaan model generatif untuk manipulasi data opini publik. Sistem yang andal harus tidak hanya akurat, tetapi juga transparan dan bertanggung jawab terhadap potensi penyalahgunaannya. Oleh karena itu, integrasi aspek teknis dan etika menjadi kunci dalam pengembangan analisis sentimen generasi berikutnya..
<br>Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa masalah ketidakseimbangan data dalam analisis sentimen di media sosial X terkait isu reshuffle Menteri Keuangan dapat diatasi melalui augmentasi teks menggunakan GPT-4o.Pendekatan ini mampu menyeimbangkan proporsi kelas sekaligus menjaga kebaruan dan keragaman data sintesis, sehingga menghasilkan model IndoBERT dengan performa klasifikasi yang andal.Integrasi model generatif dan transformer terbukti efektif dalam mengurangi bias model dan memperkuat analisis sentimen sebagai alat untuk memahami persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah
<br>Reshuffle Menteri Keuangan pada tahun 2025 memicu perhatian publik luas dan menghasilkan dinamika opini di media sosial, khususnya X. Opini publik yang terekam dalam bentuk teks bersifat masif, real-time, dan tidak terstruktur, sehingga menghadirkan tantangan analisis karena penggunaan bahasa informal serta distribusi kelas sentimen yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sentimen publik terkait reshuffle Menteri Keuangan dengan memanfaatkan integrasi GPT-4o dan IndoBERT. GPT-4o digunakan sebagai instrumen augmentasi data untuk memperkaya kelas minoritas, sedangkan IndoBERT berperan sebagai model klasifikasi sentimen yang dioptimalkan untuk bahasa Indonesia....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-eabfd.webp" type="image/webp" length="74048" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-ef87e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-e62b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/persepsi-publik-integrasi-model-simulasi-ahli-opin-thumb-eabfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-296-um-surabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8262-journal-mathematics-education-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Systematic Literatur Review Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Systematic Literatur Review Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Systematic Literatur Review Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36492-literasi-matematis-kritis-siswa-materi-g</link>
	<guid isPermaLink="false">1cfb7b67967a8e9a720f5443f6a0ff89</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 11:35:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,menu,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan soal-soal literasi matematis yang sesuai dengan jenjang pendidikan SD dan SMP. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi model ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry: Untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan soal-soal literasi matematis yang sesuai dengan jenjang pendidikan SD dan SMP. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi model pembelajaran lain yang dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran berbasis masalah. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa di Indonesia.. Kemampuan literasi matematis adalah salah satu kompetensi yang dibutuhkan dan ditekankan dalam OECD.Kelemahan kemampuan literasi matematis siswa ada pada level 3 Ae 6.Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis adalah model structured inquiry.Beberapa materi yang dapat digunakan untuk memaksimalkan hasil pembelajaran siswa dengan model structured inquiry diantaranya adalah materi geometri, aritmatika, dan perhitungan.Bimbingan guru dalam menerapkan model pembelajaran structured inquiry akan sangat menentukan hasil pembelajaran siswa terutama dalam meningkatkan kemampuan literasi matematisnya.Pembelajaran structured inquiry lebih maksimal diterapkan pada jenjang SD dan SMP.Perlu untuk mengembangkan soal-soal literasi matematis agar dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa.Diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti lebih mendalam model pembelajaran lain yang dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat modern, peserta didik dituntut untuk memiliki beberapa kompetensi, salah satunya Kemampuan Literasi Matematis. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa adalah dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis Structured Inquiry. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki komponen-komponen dalam pembelajaran Structured Inquiry yang dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literatur Review (SLR) dari 30 artikel yang sudah difilterisasi. Artikel yang dikaji bersumber dari artikel terindeks Sinta 1 - Sinta 3, Scopus peringkat Q1 - Q3, dan beberapa sumber dari kemendikbud. Hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran Structured Inquiry dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-f473b.webp" title="JURIS - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-f473b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-f473b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-f473b.webp 1x" title="JURIS - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry" alt="JURIS - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-e3d3a.webp" title="JURIS - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-e3d3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-e3d3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-e3d3a.webp 1x" title="JURIS - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry" alt="JURIS - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-e05de.webp" title="JURIS - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-e05de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-e05de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-e05de.webp 1x" title="JURIS - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry" alt="JURIS - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36492-literasi-matematis-kritis-siswa-materi-g" title="JURIS - Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry" target="_blank">Systematic Literatur Review: Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis dengan Model Pembelajaran Structured Inquiry</a>: Untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan soal-soal literasi matematis yang sesuai dengan jenjang pendidikan SD dan SMP. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi model pembelajaran lain yang dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran berbasis masalah. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa di Indonesia..
<br>Kemampuan literasi matematis adalah salah satu kompetensi yang dibutuhkan dan ditekankan dalam OECD.Kelemahan kemampuan literasi matematis siswa ada pada level 3 Ae 6.Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis adalah model structured inquiry.Beberapa materi yang dapat digunakan untuk memaksimalkan hasil pembelajaran siswa dengan model structured inquiry diantaranya adalah materi geometri, aritmatika, dan perhitungan.Bimbingan guru dalam menerapkan model pembelajaran structured inquiry akan sangat menentukan hasil pembelajaran siswa terutama dalam meningkatkan kemampuan literasi matematisnya.Pembelajaran structured inquiry lebih maksimal diterapkan pada jenjang SD dan SMP.Perlu untuk mengembangkan soal-soal literasi matematis agar dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa.Diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti lebih mendalam model pembelajaran lain yang dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa
<br>Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat modern, peserta didik dituntut untuk memiliki beberapa kompetensi, salah satunya Kemampuan Literasi Matematis. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa adalah dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis Structured Inquiry. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki komponen-komponen dalam pembelajaran Structured Inquiry yang dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literatur Review (SLR) dari 30 artikel yang sudah difilterisasi. Artikel yang dikaji bersumber dari artikel terindeks Sinta 1 - Sinta 3, Scopus peringkat Q1 - Q3, dan beberapa sumber dari kemendikbud. Hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran Structured Inquiry dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-f473b.webp" type="image/webp" length="60056" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-f473b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-e3d3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/literasi-matematis-kritis-siswa-materi-geometri-ke-thumb-e05de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-296-um-surabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8262-journal-mathematics-education-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan K Means dan K Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan K Means dan K Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan K Means dan K Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36504-komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil</link>
	<guid isPermaLink="false">414e95e79be67c7c3cce3f518624552a</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 11:30:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ sir model ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,menu,model,sidebar,sir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis data ekspor komoditas industri, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja klaster komoditas ekspor, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia: Berdasarkan analisis data ekspor komoditas industri, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja klaster komoditas ekspor, seperti kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi global, dan inovasi teknologi. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika ekspor dan membantu merumuskan strategi kebijakan yang lebih efektif. Kedua, penelitian dapat mengembangkan model prediksi nilai ekspor komoditas berdasarkan pola clustering yang telah diidentifikasi. Model ini dapat membantu para pemangku kepentingan dalam merencanakan strategi ekspor dan mengelola risiko pasar. Ketiga, penelitian dapat mengintegrasikan data ekspor dengan data non-ekspor, seperti data investasi dan data sumber daya manusia, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kinerja sektor industri. Integrasi data ini dapat membantu mengidentifikasi peluang investasi dan meningkatkan daya saing ekspor.. Berdasarkan hasil eksplorasi tren nilai ekspor komoditas industri Indonesia periode 2022Ae2025 menunjukkan bahwa ekspor industri masih didominasi oleh minyak kelapa sawit, sementara sebagian besar komoditas lain cenderung memiliki nilai ekspor yang relatif rendah dan stabil.Pengelompokkan komoditas dengan pendekatan jarak DTW diperoleh 3 klaster optimal yang diinterpretasikan sebagai kelompok komoditas dengan nilai ekspor tinggi, menengah, dan rendah.K-Medoids memberikan performa terbaik dengan memperoleh Silhouette Score sebesar 0.1577 dan DBI sebesar 0.17990 menghasilkan kualitas pengelompokkan optimal dan nilai lebih baik dibandingkan K-Means.Hasil ini menegaskan bahwa K-Medoids lebih robust terhadap outlier dan lebih mampu menghasilkan klaster yang kompak serta terpisah dengan baik Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tren nilai ekspor komoditas industri dan membandingkan performa metode clustering dalam mengelompokkan komoditas berdasarkan pola nilainya. Data penelitian berupa nilai ekspor bulanan tahun 2022 hingga pertengahan tahun 2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis mencakup eksplorasi tren dan analisis klaster dengan K-Means dan K-Medoids menggunakan jarak Dynamic Time Warping (DTW). Hasil eksplorasi tren nilai ekspor menunjukkan bahwa komoditas minyak kelapa sawit mendominasi nilai ekspor hasil industri, sedangkan komoditas lain cenderung memiliki pola yang stabil pada nilai menengah hingga rendah. Evaluasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-17088.webp" title="JURIS - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-17088.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-17088.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-17088.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia" alt="JURIS - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-51de4.webp" title="JURIS - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-51de4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-51de4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-51de4.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia" alt="JURIS - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-6a4b0.webp" title="JURIS - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-6a4b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-6a4b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-6a4b0.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia" alt="JURIS - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36504-komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil" title="JURIS - Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia" target="_blank">Perbandingan K-Means dan K-Medoids dalam Pengelompokkan Komoditas Ekspor Industri di Indonesia</a>: Berdasarkan analisis data ekspor komoditas industri, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja klaster komoditas ekspor, seperti kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi global, dan inovasi teknologi. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika ekspor dan membantu merumuskan strategi kebijakan yang lebih efektif. Kedua, penelitian dapat mengembangkan model prediksi nilai ekspor komoditas berdasarkan pola clustering yang telah diidentifikasi. Model ini dapat membantu para pemangku kepentingan dalam merencanakan strategi ekspor dan mengelola risiko pasar. Ketiga, penelitian dapat mengintegrasikan data ekspor dengan data non-ekspor, seperti data investasi dan data sumber daya manusia, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kinerja sektor industri. Integrasi data ini dapat membantu mengidentifikasi peluang investasi dan meningkatkan daya saing ekspor..
<br>Berdasarkan hasil eksplorasi tren nilai ekspor komoditas industri Indonesia periode 2022Ae2025 menunjukkan bahwa ekspor industri masih didominasi oleh minyak kelapa sawit, sementara sebagian besar komoditas lain cenderung memiliki nilai ekspor yang relatif rendah dan stabil.Pengelompokkan komoditas dengan pendekatan jarak DTW diperoleh 3 klaster optimal yang diinterpretasikan sebagai kelompok komoditas dengan nilai ekspor tinggi, menengah, dan rendah.K-Medoids memberikan performa terbaik dengan memperoleh Silhouette Score sebesar 0.1577 dan  DBI  sebesar 0.17990 menghasilkan kualitas pengelompokkan optimal dan nilai lebih baik dibandingkan K-Means.Hasil ini menegaskan bahwa K-Medoids lebih robust terhadap outlier dan lebih mampu menghasilkan klaster yang kompak serta terpisah dengan baik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tren nilai ekspor komoditas industri dan membandingkan performa metode clustering dalam mengelompokkan komoditas berdasarkan pola nilainya. Data penelitian berupa nilai ekspor bulanan tahun 2022 hingga pertengahan tahun 2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis mencakup eksplorasi tren dan analisis klaster dengan K-Means dan K-Medoids menggunakan jarak Dynamic Time Warping (DTW). Hasil eksplorasi tren nilai ekspor menunjukkan bahwa komoditas minyak kelapa sawit mendominasi nilai ekspor hasil industri, sedangkan komoditas lain cenderung memiliki pola yang stabil pada nilai menengah hingga rendah. Evaluasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-6a4b0.webp" type="image/webp" length="72284" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-17088.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-51de4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/komoditas-ekspor-impor-strategi-udang-hasil-eksplo-thumb-6a4b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-296-um-surabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8262-journal-mathematics-education-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36482-fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembela</link>
	<guid isPermaLink="false">74a4c2ab48794419ea7a2545720d2081</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 10:56:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agung suhadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ibrahim aji ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul haris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,agung,aji,haris,ibrahim,suhadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengeksplorasi metode-metode pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif dan interaktif lainnya, seperti penggunaan teknologi atau media digital, untuk meningkatkan keterlibatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengeksplorasi metode-metode pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif dan interaktif lainnya, seperti penggunaan teknologi atau media digital, untuk meningkatkan keterlibatan dan minat belajar anak-anak. Kedua, meneliti efektivitas penggunaan drama dalam pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan pendidikan formal, seperti sekolah dasar atau menengah, untuk melihat apakah metode ini dapat diterapkan secara lebih luas. Ketiga, melakukan studi komparatif antara metode pembelajaran tradisional dan metode berbasis drama, untuk menganalisis manfaat dan tantangan masing-masing pendekatan dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Yayasan Panti Asuhan Tunas Harapan Jitra menunjukkan bahwa pembelajaran kosakata bahasa Inggris melalui pendekatan interaktif dan berbasis aktivitas efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata serta kepercayaan diri siswa.Penerapan metode Total Physical Response (TPR), mini drama, serta pemanfaatan media visual-audio terbukti mampu meningkatkan keterlibatan aktif dan pemahaman siswa terhadap berbagai tema kosakata, meliputi animals, fruits, colors, body parts, dan daily activities.Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan berbahasa Inggris siswa dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif di lingkungan pendidikan informal Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran penting yang perlu diperkenalkan sejak dini, termasuk bagi siswa sekolah dasar. Dalam pembelajaran bahasa Inggris, aspek speaking memerlukan perhatian khusus karena kosa kata merupakan unsur utama yang menentukan kemampuan berbicara. Penguasaan kosakata yang memadai sangat diperlukan untuk keberhasilan penggunaan bahasa kedua (L2); tanpa hal tersebut, siswa tidak dapat menggunakan struktur dan fungsi bahasa dengan efektif dalam komunikasi. Oleh karena itu, diperlukan teknik pembelajaran yang tepat untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membantu anak-anak belajar tanpa rasa takut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-c9af5.webp" title="JURIS - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-c9af5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-c9af5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-c9af5.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra" alt="JURIS - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-59bd5.webp" title="JURIS - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-59bd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-59bd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-59bd5.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra" alt="JURIS - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-7409e.webp" title="JURIS - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-7409e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-7409e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-7409e.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra" alt="JURIS - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36482-fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembela" title="JURIS - Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra" target="_blank">Penggunaan Drama untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Harapan Jitra</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengeksplorasi metode-metode pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif dan interaktif lainnya, seperti penggunaan teknologi atau media digital, untuk meningkatkan keterlibatan dan minat belajar anak-anak. Kedua, meneliti efektivitas penggunaan drama dalam pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan pendidikan formal, seperti sekolah dasar atau menengah, untuk melihat apakah metode ini dapat diterapkan secara lebih luas. Ketiga, melakukan studi komparatif antara metode pembelajaran tradisional dan metode berbasis drama, untuk menganalisis manfaat dan tantangan masing-masing pendekatan dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Yayasan Panti Asuhan Tunas Harapan Jitra menunjukkan bahwa pembelajaran kosakata bahasa Inggris melalui pendekatan interaktif dan berbasis aktivitas efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata serta kepercayaan diri siswa.Penerapan metode Total Physical Response (TPR), mini drama, serta pemanfaatan media visual-audio terbukti mampu meningkatkan keterlibatan aktif dan pemahaman siswa terhadap berbagai tema kosakata, meliputi animals, fruits, colors, body parts, dan daily activities.Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan berbahasa Inggris siswa dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif di lingkungan pendidikan informal
<br>Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran penting yang perlu diperkenalkan sejak dini, termasuk bagi siswa sekolah dasar. Dalam pembelajaran bahasa Inggris, aspek speaking memerlukan perhatian khusus karena kosa kata merupakan unsur utama yang menentukan kemampuan berbicara. Penguasaan kosakata yang memadai sangat diperlukan untuk keberhasilan penggunaan bahasa kedua (L2); tanpa hal tersebut, siswa tidak dapat menggunakan struktur dan fungsi bahasa dengan efektif dalam komunikasi. Oleh karena itu, diperlukan teknik pembelajaran yang tepat untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membantu anak-anak belajar tanpa rasa takut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-59bd5.webp" type="image/webp" length="91970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-c9af5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-59bd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/fungsi-bahasa-quran-kosakata-jepang-pembelajaran-p-thumb-7409e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2578-ananpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11073-abdi-dalem-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36507-belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-k</link>
	<guid isPermaLink="false">7f55774487809625bce6dec3839fc79a</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 10:48:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mumu komaro ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,komaro,main,menu,mumu,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akurasi dan keadilan dalam penyaluran bantuan sosial, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode tambahan yang dapat mengintegrasikan lebih banyak variabel dan faktor yang relevan dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakat. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW: Untuk meningkatkan akurasi dan keadilan dalam penyaluran bantuan sosial, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode tambahan yang dapat mengintegrasikan lebih banyak variabel dan faktor yang relevan dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Selain itu, studi komparatif antara metode AHP-SAW dengan metode lain dalam konteks penentuan kelayakan penerima bantuan sosial dapat dilakukan untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak desa atau wilayah, serta mempertimbangkan faktor-faktor budaya dan sosial yang spesifik dalam setiap komunitas.. Implementasi metode kombinasi AHP Ae SAW dimana AHP dimanfaatkan sebagai pembobotan yaitu sampai proses pengujian konsistensi dan SAW dimanfaatkan sebagai perangkingan akhir.Serta pengujian menggunakan confusion matrix didapatkan nilai akurasi sebesar 92,11% menunjukan bahwa metode kombinasi AHP-SAW sangat efektif dalam sistem pendukung keputusan kelayakan penerima bantuan sosial di Desa Purwuagung, dengan nilai akurasi sebesar itu mengidentifikasi bahwa metode sangat dapat diandalkan dan sangat efisisen digunakan dalam kasus penyaluran bantuan sosial Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengukur akurasi metode gabungan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) dalam pengambilan keputusan pemberian bantuan sosial di Desa Purwoagung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian terapan yang fokus pada pemecahan masalah nyata secara praktis dengan memanfaatkan data yang diperoleh dari pemerintah desa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi guna memastikan validitas dan kelengkapan informasi. Dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-1bff8.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-1bff8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-1bff8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-1bff8.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-f0bc0.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-f0bc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-f0bc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-f0bc0.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-2659e.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-2659e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-2659e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-2659e.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36507-belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-k" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW" target="_blank">Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Sosial di Desa Purwoagung Menggunakan Kombinasi Metode AHP Ae SAW</a>: Untuk meningkatkan akurasi dan keadilan dalam penyaluran bantuan sosial, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode tambahan yang dapat mengintegrasikan lebih banyak variabel dan faktor yang relevan dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Selain itu, studi komparatif antara metode AHP-SAW dengan metode lain dalam konteks penentuan kelayakan penerima bantuan sosial dapat dilakukan untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak desa atau wilayah, serta mempertimbangkan faktor-faktor budaya dan sosial yang spesifik dalam setiap komunitas..
<br>Implementasi metode kombinasi AHP Ae SAW dimana AHP dimanfaatkan sebagai pembobotan yaitu sampai proses pengujian konsistensi dan SAW dimanfaatkan sebagai perangkingan akhir.Serta pengujian menggunakan confusion matrix didapatkan nilai akurasi sebesar 92,11% menunjukan bahwa metode kombinasi AHP-SAW sangat efektif dalam sistem pendukung keputusan kelayakan penerima bantuan sosial di Desa Purwuagung, dengan nilai akurasi sebesar itu mengidentifikasi bahwa metode sangat dapat diandalkan dan sangat efisisen digunakan dalam kasus penyaluran bantuan sosial
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengukur akurasi metode gabungan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) dalam pengambilan keputusan pemberian bantuan sosial di Desa Purwoagung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian terapan yang fokus pada pemecahan masalah nyata secara praktis dengan memanfaatkan data yang diperoleh dari pemerintah desa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi guna memastikan validitas dan kelengkapan informasi. Dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-2659e.webp" type="image/webp" length="66614" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-1bff8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-f0bc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/belanja-bantuan-sosial-ekonomi-masyarakat-kondisi-thumb-2659e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-296-um-surabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8262-journal-mathematics-education-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36500-kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-matem</link>
	<guid isPermaLink="false">2af103657c169364cda177bdd0a945cb</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 10:29:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ sir model ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,menu,model,sidebar,sir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran yang secara spesifik menargetkan peningkatan keterampilan berpikir kritis matematis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran yang secara spesifik menargetkan peningkatan keterampilan berpikir kritis matematis pada siswa dengan kemampuan awal yang berbeda. Model ini perlu mempertimbangkan tahapan perkembangan kognitif dan kebutuhan belajar masing-masing kelompok siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang lebih valid dan reliabel untuk mengukur keterampilan berpikir kritis matematis, khususnya pada topik statistika. Instrumen ini harus mampu membedakan tingkat penguasaan keterampilan berpikir kritis siswa secara akurat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti gaya belajar, motivasi, dan lingkungan belajar, terhadap perkembangan keterampilan berpikir kritis matematis siswa. Pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor ini akan membantu dalam merancang intervensi pembelajaran yang lebih efektif dan personal.. Penelitian ini mengungkap pola keterampilan berpikir kritis matematis siswa berdasarkan tingkat kemampuan awal mereka.Siswa dengan kemampuan awal rendah cenderung hanya mampu melakukan interpretasi, sementara siswa dengan kemampuan awal sedang mampu melakukan interpretasi, analisis, dan evaluasi, meskipun belum sepenuhnya.Siswa dengan kemampuan awal tinggi menunjukkan penguasaan keempat indikator berpikir kritis secara komprehensif.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran dan asesmen dengan mempertimbangkan kemampuan awal siswa untuk mengoptimalkan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis matematis ditinjau dari kemampuan awal pada topik statistika. Kajian ini penting dilakukan karena topik statistika menuntut kemampuan menginterpretasi data, menganalisis hubungan antarinformasi, mengevaluasi strategi penyelesaian, dan menarik inferensi, sehingga kemampuan awal berperan besar dalam membentuk kualitas proses berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain intrinsic case study untuk menggali secara mendalam karakteristik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-844cd.webp" title="JURIS - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-844cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-844cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-844cd.webp 1x" title="JURIS - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic" alt="JURIS - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-b23f8.webp" title="JURIS - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-b23f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-b23f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-b23f8.webp 1x" title="JURIS - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic" alt="JURIS - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-79626.webp" title="JURIS - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-79626.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-79626.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-79626.webp 1x" title="JURIS - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic" alt="JURIS - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36500-kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-matem" title="JURIS - Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic" target="_blank">Mathematical Critical Thinking Viewed by Initial Skill on Statistics Topic</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran yang secara spesifik menargetkan peningkatan keterampilan berpikir kritis matematis pada siswa dengan kemampuan awal yang berbeda. Model ini perlu mempertimbangkan tahapan perkembangan kognitif dan kebutuhan belajar masing-masing kelompok siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang lebih valid dan reliabel untuk mengukur keterampilan berpikir kritis matematis, khususnya pada topik statistika. Instrumen ini harus mampu membedakan tingkat penguasaan keterampilan berpikir kritis siswa secara akurat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti gaya belajar, motivasi, dan lingkungan belajar, terhadap perkembangan keterampilan berpikir kritis matematis siswa. Pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor ini akan membantu dalam merancang intervensi pembelajaran yang lebih efektif dan personal..
<br>Penelitian ini mengungkap pola keterampilan berpikir kritis matematis siswa berdasarkan tingkat kemampuan awal mereka.Siswa dengan kemampuan awal rendah cenderung hanya mampu melakukan interpretasi, sementara siswa dengan kemampuan awal sedang mampu melakukan interpretasi, analisis, dan evaluasi, meskipun belum sepenuhnya.Siswa dengan kemampuan awal tinggi menunjukkan penguasaan keempat indikator berpikir kritis secara komprehensif.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran dan asesmen dengan mempertimbangkan kemampuan awal siswa untuk mengoptimalkan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis matematis ditinjau dari kemampuan awal pada topik statistika. Kajian ini penting dilakukan karena topik statistika menuntut kemampuan menginterpretasi data, menganalisis hubungan antarinformasi, mengevaluasi strategi penyelesaian, dan menarik inferensi, sehingga kemampuan awal berperan besar dalam membentuk kualitas proses berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain intrinsic case study untuk menggali secara mendalam karakteristik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-844cd.webp" type="image/webp" length="65972" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-844cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-b23f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/kritis-matematis-siswa-enam-pgsd-logis-pola-peneli-thumb-79626.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-296-um-surabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8262-journal-mathematics-education-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm Neural Networks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm Neural Networks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm Neural Networks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36493-feedforward-neural-network-convolutional-ne</link>
	<guid isPermaLink="false">0781cd7d87caef1221818fbd482f05dc</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 10:18:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,menu,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan model yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor-faktor kualitatif selain kuantitatif, seperti kualitas konten, autentisitas, dan keahlian niche influencer. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm & Neural Networks: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan model yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor-faktor kualitatif selain kuantitatif, seperti kualitas konten, autentisitas, dan keahlian niche influencer. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak tren emerging seperti perubahan algoritma, munculnya micro- dan nano-influencers, serta pentingnya konten video pendek dalam industri influencer marketing. Dengan demikian, model yang lebih adaptif dapat dikembangkan untuk merefleksikan perubahan real-time dalam industri tersebut.. Penelitian ini mengembangkan model prediksi berbasis pembelajaran mesin yang menggabungkan Regresi Linier dengan polinomial second degree dan neural network untuk meningkatkan akurasi tarif influencer.Evaluasi model menggunakan Mean Absolute Error (MAE) menunjukkan bahwa Neural Network Keras memberikan hasil terbaik dengan MAE terendah, yaitu 7,952.Hal ini menunjukkan kemampuan superior neural network dalam menangkap hubungan data yang kompleks.Model ini menawarkan kerangka kerja yang lebih andal untuk penetapan tarif influencer di lingkungan media sosial yang dinamis Meningkatnya penggunaan media sosial telah menjadikan influencer sebagai pedoman utama dalam promosi produk, dengan tarif yang biasanya ditentukan berdasarkan faktor seperti jumlah pengikut dan engagement. Namun, kurangnya metode standar untuk penetapan tarif dapat menimbulkan risiko finansial bagi baik influencer maupun klien. Penelitian ini mengembangkan model prediksi berbasis pembelajaran mesin yang menggabungkan Regresi Linier dengan polinomial second degree dan neural network untuk meningkatkan akurasi tarif. Evaluasi model menggunakan Mean Absolute Error (MAE) menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-1c9fa.webp" title="JURIS - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm &amp; Neural Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-1c9fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-1c9fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-1c9fa.webp 1x" title="JURIS - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm &amp; Neural Networks" alt="JURIS - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm &amp; Neural Networks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-07fea.webp" title="JURIS - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm &amp; Neural Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-07fea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-07fea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-07fea.webp 1x" title="JURIS - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm &amp; Neural Networks" alt="JURIS - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm &amp; Neural Networks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-4400e.webp" title="JURIS - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm &amp; Neural Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-4400e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-4400e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-4400e.webp 1x" title="JURIS - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm &amp; Neural Networks" alt="JURIS - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm &amp; Neural Networks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36493-feedforward-neural-network-convolutional-ne" title="JURIS - Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm &amp; Neural Networks" target="_blank">Influencer Pricing Prognostication on Social Media Dynamics: An Advanced Examination of the Linear Regression 2 Polynomial Degree Algorithm & Neural Networks</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan model yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor-faktor kualitatif selain kuantitatif, seperti kualitas konten, autentisitas, dan keahlian niche influencer. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak tren emerging seperti perubahan algoritma, munculnya micro- dan nano-influencers, serta pentingnya konten video pendek dalam industri influencer marketing. Dengan demikian, model yang lebih adaptif dapat dikembangkan untuk merefleksikan perubahan real-time dalam industri tersebut..
<br>Penelitian ini mengembangkan model prediksi berbasis pembelajaran mesin yang menggabungkan Regresi Linier dengan polinomial second degree dan neural network untuk meningkatkan akurasi tarif influencer.Evaluasi model menggunakan Mean Absolute Error (MAE) menunjukkan bahwa Neural Network Keras memberikan hasil terbaik dengan MAE terendah, yaitu 7,952.Hal ini menunjukkan kemampuan superior neural network dalam menangkap hubungan data yang kompleks.Model ini menawarkan kerangka kerja yang lebih andal untuk penetapan tarif influencer di lingkungan media sosial yang dinamis
<br>Meningkatnya penggunaan media sosial telah menjadikan influencer sebagai pedoman utama dalam promosi produk, dengan tarif yang biasanya ditentukan berdasarkan faktor seperti jumlah pengikut dan engagement. Namun, kurangnya metode standar untuk penetapan tarif dapat menimbulkan risiko finansial bagi baik influencer maupun klien. Penelitian ini mengembangkan model prediksi berbasis pembelajaran mesin yang menggabungkan Regresi Linier dengan polinomial second degree dan neural network untuk meningkatkan akurasi tarif. Evaluasi model menggunakan Mean Absolute Error (MAE) menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-1c9fa.webp" type="image/webp" length="66478" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-1c9fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-07fea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/feedforward-neural-network-convolutional-cnn-evalu-thumb-4400e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-296-um-surabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8262-journal-mathematics-education-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36502-psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game</link>
	<guid isPermaLink="false">5c3d3e57960a492f78b49bb5b79f8d07</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 10:08:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewan editor ]]></category>
	<category><![CDATA[ stat counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dewan,editor,flag,stat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas tidur remaja, seperti penggunaan media sosial dan kebiasaan tidur. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari kecanduan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas tidur remaja, seperti penggunaan media sosial dan kebiasaan tidur. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari kecanduan game online terhadap kesehatan mental dan fisik remaja. Terakhir, studi komparatif antara remaja yang kecanduan game online dan yang tidak dapat dilakukan untuk memahami perbedaan kualitas tidur dan strategi coping yang mereka gunakan.. Berdasarkan dari hasil penelitian tentang hubungan kecanduan game online dengan kualitas tidur pada siswa SMA di Tanjungpinang yang mengunakan 236 responden maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar kecanduan game online rendah dengan persentase 84,7 %, Sebagian besar kualitas tidur buruk dengan persentase 97,9 %, Tidak ada hubungan antara hubungan kecanduaan game online dengan kualitas tidur pada siswa SMA di Tanjungpinang Permainan daring yang terhubung melalui internet dikenal sebagai game online. Pasar permainan daring yang terus berkembang membuat fitur dan teknologi lebih mudah dibawa ke mana-mana, sehingga orang dapat bermain permainan kapan saja dan di mana saja. Kualitas tidur didefinisikan sebagai kondisi tidur saat seseorang terbangun dengan perasaan segar dan bugar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas tidur pada remaja siswa SMA Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan desain studi Correlation dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah 236 sampel. Hasil analisa bivariat memakai uji Spearman, didapatkan nilai p = 0,767. Yang berarti tidak ada hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas tidur pada remaja siswa SMA Tanjungpinang. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-0b461.webp" title="JURIS - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-0b461.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-0b461.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-0b461.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang" alt="JURIS - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-c9643.webp" title="JURIS - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-c9643.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-c9643.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-c9643.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang" alt="JURIS - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-b7852.webp" title="JURIS - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-b7852.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-b7852.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-b7852.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang" alt="JURIS - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36502-psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game" title="JURIS - Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang" target="_blank">Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Di Tanjung Pinang</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas tidur remaja, seperti penggunaan media sosial dan kebiasaan tidur. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari kecanduan game online terhadap kesehatan mental dan fisik remaja. Terakhir, studi komparatif antara remaja yang kecanduan game online dan yang tidak dapat dilakukan untuk memahami perbedaan kualitas tidur dan strategi coping yang mereka gunakan..
<br>Berdasarkan dari hasil penelitian tentang hubungan kecanduan game online dengan kualitas tidur pada siswa SMA di Tanjungpinang yang mengunakan 236 responden maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar kecanduan game online rendah dengan persentase 84,7 %, Sebagian besar kualitas tidur buruk dengan persentase 97,9 %, Tidak ada hubungan antara hubungan kecanduaan game online dengan kualitas tidur pada siswa SMA di Tanjungpinang
<br>Permainan daring yang terhubung melalui internet dikenal sebagai game online. Pasar permainan daring yang terus berkembang membuat fitur dan teknologi lebih mudah dibawa ke mana-mana, sehingga orang dapat bermain permainan kapan saja dan di mana saja. Kualitas tidur didefinisikan sebagai kondisi tidur saat seseorang terbangun dengan perasaan segar dan bugar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas tidur pada remaja siswa SMA Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan desain studi Correlation dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah 236 sampel. Hasil analisa bivariat memakai uji Spearman, didapatkan nilai p = 0,767. Yang berarti tidak ada hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas tidur pada remaja siswa SMA Tanjungpinang.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-b7852.webp" type="image/webp" length="79394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-0b461.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-c9643.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/psqi-kualitas-tidur-kecanduan-game-remaja-siswa-sm-thumb-b7852.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2590-stikesht-tpi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11076-jurnal-keperawatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36484-sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel</link>
	<guid isPermaLink="false">bf61b9f6f60d8efce23f7d1290b2fba2</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:46:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sidebar menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,menu,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji kinerja sensor DHT22 dan LM35 dalam kondisi lingkungan yang lebih ekstrem, seperti variasi kelembapan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji kinerja sensor DHT22 dan LM35 dalam kondisi lingkungan yang lebih ekstrem, seperti variasi kelembapan yang signifikan atau fluktuasi suhu yang cepat, untuk memahami batas kemampuan dan keandalannya. Kedua, studi komparatif dapat diperluas dengan melibatkan jenis sensor suhu dan kelembapan lainnya, seperti BME280 atau SHT31, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pilihan sensor yang paling sesuai untuk aplikasi pemantauan ruang server. Ketiga, pengembangan sistem pemantauan ruang server berbasis IoT yang terintegrasi dengan sensor DHT22 dan LM35 dapat dilakukan, dengan menambahkan fitur-fitur seperti notifikasi otomatis ketika suhu melebihi ambang batas tertentu, pencatatan data historis untuk analisis tren suhu, dan kendali otomatis sistem pendingin ruangan untuk menjaga suhu tetap optimal. Integrasi ini akan memberikan solusi pemantauan yang lebih cerdas dan responsif, membantu administrator server dalam mencegah potensi masalah yang disebabkan oleh suhu yang tidak terkendali.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sensor DHT22 memiliki tingkat akurasi 94,69%, sementara sensor LM35 memiliki tingkat akurasi 71,80%.Dengan demikian, pembacaan suhu dari sensor DHT22 lebih akurat dan stabil dibandingkan dengan sensor LM35.Oleh karena itu, sensor DHT22 lebih disarankan untuk digunakan dalam sistem pemantauan suhu di ruang server yang memerlukan pengukuran suhu yang presisi dan real-time guna menghindari risiko overheat yang dapat menyebabkan gangguan operasional Ruang server adalah ruang untuk menyimpan server dan perangkat jaringan dengan standar keamanan tertentu, termasuk pengaturan suhu. Suhu adalah faktor krusial karena pengaruhnya terhadap kinerja perangkat, terutama perangkat elektronik. Pengaruh tersebut antara lain, pada kinerja komponen, baik semikonduktor maupun kapasitor, umur peralatan yaitu keausan komponen, keandalan sistem baik fisik maupun termal dan performa baterai. Sehingga menjaga suhu yang optimal dan stabil sangat penting untuk menjaga kinerja dari perlatan elektronik. Analisis kinerja sensor DHT22 dan LM35 diperlukan untuk memantau suhu dan kelembapan ruang server, memastikan kinerja optimal perangkat, serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-69bfa.webp" title="JURIS - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-69bfa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-69bfa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-69bfa.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server" alt="JURIS - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-ba1c9.webp" title="JURIS - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-ba1c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-ba1c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-ba1c9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server" alt="JURIS - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-9fa47.webp" title="JURIS - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-9fa47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-9fa47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-9fa47.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server" alt="JURIS - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36484-sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel" title="JURIS - Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server" target="_blank">Analisis Kinerja Sensor DHT22 Dan Sensor LM35 Pada Suhu Ruangan Server</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji kinerja sensor DHT22 dan LM35 dalam kondisi lingkungan yang lebih ekstrem, seperti variasi kelembapan yang signifikan atau fluktuasi suhu yang cepat, untuk memahami batas kemampuan dan keandalannya. Kedua, studi komparatif dapat diperluas dengan melibatkan jenis sensor suhu dan kelembapan lainnya, seperti BME280 atau SHT31, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pilihan sensor yang paling sesuai untuk aplikasi pemantauan ruang server. Ketiga, pengembangan sistem pemantauan ruang server berbasis IoT yang terintegrasi dengan sensor DHT22 dan LM35 dapat dilakukan, dengan menambahkan fitur-fitur seperti notifikasi otomatis ketika suhu melebihi ambang batas tertentu, pencatatan data historis untuk analisis tren suhu, dan kendali otomatis sistem pendingin ruangan untuk menjaga suhu tetap optimal. Integrasi ini akan memberikan solusi pemantauan yang lebih cerdas dan responsif, membantu administrator server dalam mencegah potensi masalah yang disebabkan oleh suhu yang tidak terkendali..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa sensor DHT22 memiliki tingkat akurasi 94,69%, sementara sensor LM35 memiliki tingkat akurasi 71,80%.Dengan demikian, pembacaan suhu dari sensor DHT22 lebih akurat dan stabil dibandingkan dengan sensor LM35.Oleh karena itu, sensor DHT22 lebih disarankan untuk digunakan dalam sistem pemantauan suhu di ruang server yang memerlukan pengukuran suhu yang presisi dan real-time guna menghindari risiko overheat yang dapat menyebabkan gangguan operasional
<br>Ruang server adalah ruang untuk menyimpan server dan perangkat jaringan dengan standar keamanan tertentu, termasuk pengaturan suhu. Suhu adalah faktor krusial karena pengaruhnya terhadap kinerja perangkat, terutama perangkat elektronik. Pengaruh tersebut antara lain, pada kinerja komponen, baik semikonduktor maupun kapasitor, umur peralatan yaitu keausan komponen, keandalan sistem baik fisik maupun termal dan performa baterai. Sehingga menjaga suhu yang optimal dan stabil sangat penting untuk menjaga kinerja dari perlatan elektronik. Analisis kinerja sensor DHT22 dan LM35 diperlukan untuk memantau suhu dan kelembapan ruang server, memastikan kinerja optimal perangkat, serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-ba1c9.webp" type="image/webp" length="47708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-69bfa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-ba1c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/sensor-lm35-dht11-suhu-ruang-nirkabel-analisis-dht-thumb-9fa47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-296-um-surabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8262-journal-mathematics-education-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 09 Apr 2026 14:25:03 +0700. 12 items. Served in: 2.444 seconds [rss] -->
