<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 29 Jun 2026 01:33:55 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 01:33:55 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-29T01:33:55+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising Benefits Drawbacks and Global Implications ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising Benefits Drawbacks and Global Implications ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising Benefits Drawbacks and Global Implications ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52099-filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet</link>
	<guid isPermaLink="false">687129ed94ac70335a572cf87e2d5928</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ web stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dengan iklan di negara-negara lain yang juga menggunakan kata serapan bahasa Inggris. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dengan iklan di negara-negara lain yang juga menggunakan kata serapan bahasa Inggris. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang berbeda atau serupa dengan negara-negara lain, dan bagaimana hal itu mempengaruhi penerimaan dan persepsi konsumen terhadap merek Jepang di pasar global. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan gairaigo terhadap bahasa Jepang itu sendiri, termasuk analisis tentang bagaimana gairaigo mempengaruhi perkembangan bahasa Jepang modern dan apakah ada risiko hilangnya identitas budaya Jepang. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki bagaimana gairaigo mempengaruhi komunikasi lintas budaya dan apakah ada strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pemahaman dan penerimaan gairaigo oleh audiens non-Jepang.. Penelitian ini telah mengeksplorasi penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dan manfaat, kekurangan, serta implikasinya secara global.Penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang telah menjadi praktik yang umum dalam beberapa tahun terakhir, karena menawarkan beberapa manfaat seperti meningkatkan daya tarik produk bagi generasi muda, memungkinkan komunikasi yang lebih efektif dengan audiens internasional, dan meningkatkan citra global merek Jepang.Namun, penggunaan berlebihan gairaigo juga dapat menyebabkan keterbatasan aksesibilitas bagi penutur non-Inggris, potensi erosi bahasa dan hilangnya identitas budaya, serta dampak negatif pada bisnis tradisional Jepang.Selain itu, implikasi global gairaigo dalam iklan Jepang juga signifikan, dengan pengaruh iklan Jepang pada tren pemasaran global dan pertukaran budaya serta komunikasi lintas bahasa.Secara keseluruhan, meskipun penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dapat membawa banyak manfaat, penting untuk mempertimbangkan dengan cermat kekurangan dan implikasi budaya potensialnya bagi audiens domestik dan global.Dengan mengenali dampak gairaigo pada iklan Jepang, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi kompleks antara bahasa, budaya, dan pemasaran dalam konteks global.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk terus mengeksplorasi dampak dan implikasi gairaigo dalam iklan Jepang Gairaigo, atau kata serapan yang dipinjam dari bahasa asing, telah menjadi fitur yang umum dalam bahasa Jepang, dengan bahasa Inggris sebagai pengaruh terbesar. Penggunaan kata serapan bahasa Inggris dalam iklan Jepang semakin umum, dengan banyak iklan dan materi promosi lainnya yang mengintegrasikan gairaigo dalam pesan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prevalensi dan signifikansi gairaigo yang berasal dari bahasa Inggris dalam iklan Jepang, dengan memeriksa manfaat dan kekurangannya, serta implikasinya secara global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Data diperoleh secara daring melalui berbagai basis data akademik, yaitu 19 buku dan 26 artikel ilmiah, dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-10de8.webp" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-10de8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-10de8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-10de8.webp 1x" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" alt="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp 1x" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" alt="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp 1x" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" alt="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52099-filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" target="_blank">Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dengan iklan di negara-negara lain yang juga menggunakan kata serapan bahasa Inggris. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang berbeda atau serupa dengan negara-negara lain, dan bagaimana hal itu mempengaruhi penerimaan dan persepsi konsumen terhadap merek Jepang di pasar global. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan gairaigo terhadap bahasa Jepang itu sendiri, termasuk analisis tentang bagaimana gairaigo mempengaruhi perkembangan bahasa Jepang modern dan apakah ada risiko hilangnya identitas budaya Jepang. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki bagaimana gairaigo mempengaruhi komunikasi lintas budaya dan apakah ada strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pemahaman dan penerimaan gairaigo oleh audiens non-Jepang..
<br>Penelitian ini telah mengeksplorasi penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dan manfaat, kekurangan, serta implikasinya secara global.Penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang telah menjadi praktik yang umum dalam beberapa tahun terakhir, karena menawarkan beberapa manfaat seperti meningkatkan daya tarik produk bagi generasi muda, memungkinkan komunikasi yang lebih efektif dengan audiens internasional, dan meningkatkan citra global merek Jepang.Namun, penggunaan berlebihan gairaigo juga dapat menyebabkan keterbatasan aksesibilitas bagi penutur non-Inggris, potensi erosi bahasa dan hilangnya identitas budaya, serta dampak negatif pada bisnis tradisional Jepang.Selain itu, implikasi global gairaigo dalam iklan Jepang juga signifikan, dengan pengaruh iklan Jepang pada tren pemasaran global dan pertukaran budaya serta komunikasi lintas bahasa.Secara keseluruhan, meskipun penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dapat membawa banyak manfaat, penting untuk mempertimbangkan dengan cermat kekurangan dan implikasi budaya potensialnya bagi audiens domestik dan global.Dengan mengenali dampak gairaigo pada iklan Jepang, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi kompleks antara bahasa, budaya, dan pemasaran dalam konteks global.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk terus mengeksplorasi dampak dan implikasi gairaigo dalam iklan Jepang
<br>Gairaigo, atau kata serapan yang dipinjam dari bahasa asing, telah menjadi fitur yang umum dalam bahasa Jepang, dengan bahasa Inggris sebagai pengaruh terbesar. Penggunaan kata serapan bahasa Inggris dalam iklan Jepang semakin umum, dengan banyak iklan dan materi promosi lainnya yang mengintegrasikan gairaigo dalam pesan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prevalensi dan signifikansi gairaigo yang berasal dari bahasa Inggris dalam iklan Jepang, dengan memeriksa manfaat dan kekurangannya, serta implikasinya secara global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Data diperoleh secara daring melalui berbagai basis data akademik, yaitu 19 buku dan 26 artikel ilmiah, dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp" type="image/webp" length="123802" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-10de8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52084-pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me</link>
	<guid isPermaLink="false">3975fb5443d29d7f5fceccefe305b48c</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal yang membandingkan efek dukungan sosial dari keluarga inti dengan dukungan profesional tenaga kesehatan terhadap keyakinan ibu, kepuasan bayi, dan tingkat kelangsungan ASI eksklusif selama enam bulan pertama dapat mengidentifikasi faktor mediasi yang paling berpengaruh. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat mengeksplorasi persepsi ibu mengenai hambatan psikologis, budaya, dan norma sosial yang mempengaruhi keputusan menyusui eksklusif, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal. Selain itu, uji coba intervensi berbasis komunitas yang melibatkan pelatihan peerAccounseling oleh ibu menyusui berpengalaman dapat dievaluasi untuk melihat peningkatan selfAcefficacy dan penurunan tingkat kegagalan ASI eksklusif pada kelompok kontrol. Terakhir, analisis faktor ekonomi seperti pendapatan keluarga dan biaya kesempatan kerja ibu dapat diteliti secara multivariat untuk memahami kontribusinya terhadap keberlanjutan ASI eksklusif dan merumuskan strategi kebijakan yang inklusif.. Terdapat hubungan erat antara efikasi diri ibu menyusui dengan pemberian ASI eksklusif yang dibuktikan dengan analisis statistik p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52084-pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" target="_blank">Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal yang membandingkan efek dukungan sosial dari keluarga inti dengan dukungan profesional tenaga kesehatan terhadap keyakinan ibu, kepuasan bayi, dan tingkat kelangsungan ASI eksklusif selama enam bulan pertama dapat mengidentifikasi faktor mediasi yang paling berpengaruh. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat mengeksplorasi persepsi ibu mengenai hambatan psikologis, budaya, dan norma sosial yang mempengaruhi keputusan menyusui eksklusif, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal. Selain itu, uji coba intervensi berbasis komunitas yang melibatkan pelatihan peerAccounseling oleh ibu menyusui berpengalaman dapat dievaluasi untuk melihat peningkatan selfAcefficacy dan penurunan tingkat kegagalan ASI eksklusif pada kelompok kontrol. Terakhir, analisis faktor ekonomi seperti pendapatan keluarga dan biaya kesempatan kerja ibu dapat diteliti secara multivariat untuk memahami kontribusinya terhadap keberlanjutan ASI eksklusif dan merumuskan strategi kebijakan yang inklusif..
<br>Terdapat hubungan erat antara efikasi diri ibu menyusui dengan pemberian ASI eksklusif yang dibuktikan dengan analisis statistik p<0,05 yang membandingkan ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif (kelompok kasus) dengan ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif (kelompok kontrol).Direkomendasikan pentingnya program edukasi berkelanjutan kepada ibu menyusui dapat meningkatkan keyakinan ibu menyusui sehingga program ASI eksklusif dapat ditingkatkan
<br>Kegagalan pemberian ASI eksklusif dapat disebabkan oleh banyak faktor. Rendahnya keyakinan diri ibu menyusui menjadi salah satu faktor yang penting untuk digali kaitannya dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keyakinan ibu menyusui dengan ASI eksklusif. Desain penelitian adalah case control, dengan kelompok kasus adalah ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif sementara kelompok control adalah ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui yang memiliki anak usia 0-24 bulan di wilayah kerja Puskemas Belimbing, Puskesmas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" type="image/webp" length="113930" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language Origins Process Similarities and Differences ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language Origins Process Similarities and Differences ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language Origins Process Similarities and Differences ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52104-linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan</link>
	<guid isPermaLink="false">7da16a32602366263fa0793c4e9af1a4</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ web stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis singkatan slang dalam bahasa lisan atau karakteristik kata pinjaman (gairaigo) atau singkatan (toujigo). ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis singkatan slang dalam bahasa lisan atau karakteristik kata pinjaman (gairaigo) atau singkatan (toujigo). Kedua, penelitian dapat berfokus pada singkatan slang yang terjadi dalam media sosial, seperti Instagram atau Twitter, untuk memahami pola dan tren singkatan slang dalam konteks komunikasi daring. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh singkatan slang pada pemahaman dan penggunaan bahasa oleh penutur asli dan non-penutur asli, serta implikasinya dalam pendidikan bahasa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang singkatan slang dalam bahasa Jepang dan Indonesia, serta kontribusinya terhadap komunikasi dan interaksi sosial.. Penelitian ini membandingkan singkatan slang Jepang dan Indonesia dengan menjelajahi asal usul, proses, perbedaan, dan kesamaan.Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa Jepang dan Indonesia memiliki tiga proses singkatan yang serupa, yaitu singkatan (toujigo), singkatan yang diambil dari bahasa lain, dan singkatan di akhir kata.Karena sistem penulisan Indonesia dan Jepang berbeda, objek yang melalui proses singkatan berbeda dalam masing-masing bahasa.Singkatan Jepang lebih terstruktur karena terjadi di awal, tengah, atau akhir kata, sedangkan singkatan Indonesia terjadi secara acak dan lebih fokus pada pengelompokan proses singkatan kata atau kata majemuk atau frase.Dari sumber data, singkatan 'perubahan bentuk' dapat ditemukan hanya dalam sumber Jepang, sedangkan kecenderungan menggunakan bahasa asing dapat ditemukan hanya dalam sumber Indonesia Slang adalah salah satu gaya bahasa yang digunakan oleh kaum muda, yang disebut Wakamono Kotoba dalam bahasa Jepang dan Bahasa Gaul dalam bahasa Indonesia. Salah satu karakteristik yang sama dalam wakamono kotoba (slang Jepang) dan bahasa gaul (slang Indonesia) adalah singkatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan singkatan slang Jepang dan Indonesia dengan menjelaskan asal usul, proses, perbedaan, dan kesamaan. Penelitian ini mengumpulkan data berdasarkan bahasa tulis dari situs Pergikuliner dan Taberogu dari Maret hingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp 1x" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" alt="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7ee9e.webp" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7ee9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7ee9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7ee9e.webp 1x" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" alt="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp 1x" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" alt="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52104-linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" target="_blank">Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences</a>: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis singkatan slang dalam bahasa lisan atau karakteristik kata pinjaman (gairaigo) atau singkatan (toujigo). Kedua, penelitian dapat berfokus pada singkatan slang yang terjadi dalam media sosial, seperti Instagram atau Twitter, untuk memahami pola dan tren singkatan slang dalam konteks komunikasi daring. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh singkatan slang pada pemahaman dan penggunaan bahasa oleh penutur asli dan non-penutur asli, serta implikasinya dalam pendidikan bahasa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang singkatan slang dalam bahasa Jepang dan Indonesia, serta kontribusinya terhadap komunikasi dan interaksi sosial..
<br>Penelitian ini membandingkan singkatan slang Jepang dan Indonesia dengan menjelajahi asal usul, proses, perbedaan, dan kesamaan.Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa Jepang dan Indonesia memiliki tiga proses singkatan yang serupa, yaitu singkatan (toujigo), singkatan yang diambil dari bahasa lain, dan singkatan di akhir kata.Karena sistem penulisan Indonesia dan Jepang berbeda, objek yang melalui proses singkatan berbeda dalam masing-masing bahasa.Singkatan Jepang lebih terstruktur karena terjadi di awal, tengah, atau akhir kata, sedangkan singkatan Indonesia terjadi secara acak dan lebih fokus pada pengelompokan proses singkatan kata atau kata majemuk atau frase.Dari sumber data, singkatan 'perubahan bentuk' dapat ditemukan hanya dalam sumber Jepang, sedangkan kecenderungan menggunakan bahasa asing dapat ditemukan hanya dalam sumber Indonesia
<br>Slang adalah salah satu gaya bahasa yang digunakan oleh kaum muda, yang disebut Wakamono Kotoba dalam bahasa Jepang dan Bahasa Gaul dalam bahasa Indonesia. Salah satu karakteristik yang sama dalam wakamono kotoba (slang Jepang) dan bahasa gaul (slang Indonesia) adalah singkatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan singkatan slang Jepang dan Indonesia dengan menjelaskan asal usul, proses, perbedaan, dan kesamaan. Penelitian ini mengumpulkan data berdasarkan bahasa tulis dari situs Pergikuliner dan Taberogu dari Maret hingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp" type="image/webp" length="119904" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7ee9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District Kulon Progo Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District Kulon Progo Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District Kulon Progo Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52098-penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi</link>
	<guid isPermaLink="false">a6f3ae251e139ef4f574365ef3a7b961</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muaro jambi ]]></category>
	<category><![CDATA[ cc license ]]></category>
	<category><![CDATA[ join us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cc,jambi,join,license,muaro,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana media digital (misalnya platform media sosial dan aplikasi pertanian) meningkatkan penyebaran pengetahuan tentang jajar legowo di kalangan petani, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme difusi informasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana media digital (misalnya platform media sosial dan aplikasi pertanian) meningkatkan penyebaran pengetahuan tentang jajar legowo di kalangan petani, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme difusi informasi yang lebih efektif; selanjutnya, studi komparatif antara variasi rasio jarak tanam jajar legowo (misalnya 2:1, 4:1, dan 8:1) diperlukan untuk menilai dampaknya terhadap hasil produksi, efisiensi tenaga kerja, dan penggunaan input pertanian, yang dapat memberikan pedoman praktis bagi petani dalam memilih rasio optimal; terakhir, penelitian longitudinal dengan mengikuti petani selama beberapa musim tanam dapat mengamati dinamika adopsi jajar legowo dalam konteks perubahan iklim dan variabilitas cuaca, sehingga dapat menilai ketahanan sistem tanam ini serta mengidentifikasi faktor-faktor adaptif yang diperlukan untuk mempertahankan produktivitas padi di masa depan.. Penelitian menunjukkan bahwa petani di Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, sudah memiliki tingkat adopsi inovasi jajar legowo yang tinggi.Analisis indikator mengungkap bahwa konsistensi penerapan, pengolahan lahan, penanaman, pengairan, penyiangan, serta pengelolaan hama berada pada kategori rendah, sedangkan pembuatan baris tanaman dan pemupukan berada pada kategori tinggi.Variabel kosmopolitan, pengetahuan tentang jajar legowo, persepsi sifat inovasi, intensitas penyuluhan, dan jumlah sumber informasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi inovasi tersebut Produksi padi Indonesia pada tahun 2022 menurut data BPS yaitu sebesar 54,65 juta ton, sedangkan target produksi padi oleh Kementerian Pertanian sebesar 55,20 juta ton. Terdapat kesenjangan antara target dengan hasil produksi di lapangan sebesar 0,45 juta ton. Produktivitas padi menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yaitu minimal 80 kuintal/ha, namun kenyataannya produktivitas padi tahun 2022 hanya sebesar 52,38 kuintal/ha. Peningkatan produksi dan produktivitas padi ini belum mencapai target produksi dan potensi produktivitas padi per hektar. Penerapan sistem tanam jajar legowo menjadi salah satu strategi dalam upaya peningkatan produksi padi. Tujuan penelitian yaitu untuk: (1) menganalisis sejauh mana inovasi jajar legowo diterima dan digunakan (2) menganalisis dampak dari faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-88b66.webp" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-88b66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-88b66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-88b66.webp 1x" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" alt="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp 1x" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" alt="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp 1x" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" alt="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52098-penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi" title="JURIS - Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency" target="_blank">Factors Affecting the Level of Adoption of Jajar Legowo Innovations in Wates District, Kulon Progo Regency</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana media digital (misalnya platform media sosial dan aplikasi pertanian) meningkatkan penyebaran pengetahuan tentang jajar legowo di kalangan petani, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme difusi informasi yang lebih efektif; selanjutnya, studi komparatif antara variasi rasio jarak tanam jajar legowo (misalnya 2:1, 4:1, dan 8:1) diperlukan untuk menilai dampaknya terhadap hasil produksi, efisiensi tenaga kerja, dan penggunaan input pertanian, yang dapat memberikan pedoman praktis bagi petani dalam memilih rasio optimal; terakhir, penelitian longitudinal dengan mengikuti petani selama beberapa musim tanam dapat mengamati dinamika adopsi jajar legowo dalam konteks perubahan iklim dan variabilitas cuaca, sehingga dapat menilai ketahanan sistem tanam ini serta mengidentifikasi faktor-faktor adaptif yang diperlukan untuk mempertahankan produktivitas padi di masa depan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa petani di Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, sudah memiliki tingkat adopsi inovasi jajar legowo yang tinggi.Analisis indikator mengungkap bahwa konsistensi penerapan, pengolahan lahan, penanaman, pengairan, penyiangan, serta pengelolaan hama berada pada kategori rendah, sedangkan pembuatan baris tanaman dan pemupukan berada pada kategori tinggi.Variabel kosmopolitan, pengetahuan tentang jajar legowo, persepsi sifat inovasi, intensitas penyuluhan, dan jumlah sumber informasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi inovasi tersebut
<br>Produksi padi Indonesia pada tahun 2022 menurut data BPS yaitu sebesar 54,65 juta ton, sedangkan target produksi padi oleh Kementerian Pertanian sebesar 55,20 juta ton. Terdapat kesenjangan antara target dengan hasil produksi di lapangan sebesar 0,45 juta ton. Produktivitas padi menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yaitu minimal 80 kuintal/ha, namun kenyataannya produktivitas padi tahun 2022 hanya sebesar 52,38 kuintal/ha. Peningkatan produksi dan produktivitas padi ini belum mencapai target produksi dan potensi produktivitas padi per hektar. Penerapan sistem tanam jajar legowo menjadi salah satu strategi dalam upaya peningkatan produksi padi. Tujuan penelitian yaitu untuk: (1) menganalisis sejauh mana inovasi jajar legowo diterima dan digunakan (2) menganalisis dampak dari faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp" type="image/webp" length="128106" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-88b66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-579e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/penerapan-inovasi-reproduksi-produktivitas-padi-si-thumb-2e1dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6126-bapeltanjambi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15244-agrihumanis-journal-agriculture-human-resource-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52082-pemberian-makan-palsu-pola-y</link>
	<guid isPermaLink="false">ebe59a0334cb91a80c9c5077bf3424e0</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 00:48:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya pola makan yang tepat dan seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya pola makan yang tepat dan seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian stunting, seperti akses terhadap makanan bergizi dan peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kebiasaan makan yang tepat pada balita, serta mengevaluasi dampak intervensi tersebut terhadap penurunan angka stunting.. Terdapat hubungan kebiasaan pemberian makan dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun.Balita yang memiliki kebiasaan makan yang tepat dapat menurunkan angka kejadian stunting Stunting masih menjadi permasalahan dalam gizi anak, walaupun angka kejadian sudah menurun akan tetapi masih menjadi prioritas masalah dikarenakan pemerintah menetapkan target angka stunting ini sebesar 14% di tahun 2024. Salah satu faktor dari ibu adalah perilaku atau kebiasaan pemberian makan yang kurang baik dimana ibu belum memberikan asupan gizi yang baik dan cukup. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis kebiasaan makan pada anak pada balita stunting. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian case kontrol. Pada penelitian ini variabel independen adalah pola konsumsi makanan, sedangkan variabel dependen stunting. Penelitian ini lakukan di Posyandu wilayah kerja Kecamatan Grogol pada bulan Februari 2024 dengan jumlah responden sebanyak 30 balita stunting dan 30 balita normal. Instrument... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp 1x" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp 1x" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52082-pemberian-makan-palsu-pola-y" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" target="_blank">Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya pola makan yang tepat dan seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian stunting, seperti akses terhadap makanan bergizi dan peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kebiasaan makan yang tepat pada balita, serta mengevaluasi dampak intervensi tersebut terhadap penurunan angka stunting..
<br>Terdapat hubungan kebiasaan pemberian makan dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun.Balita yang memiliki kebiasaan makan yang tepat dapat menurunkan angka kejadian stunting
<br>Stunting masih menjadi permasalahan dalam gizi anak, walaupun angka kejadian sudah menurun akan tetapi masih menjadi prioritas masalah dikarenakan pemerintah menetapkan target angka stunting ini sebesar 14% di tahun 2024. Salah satu faktor dari ibu adalah perilaku atau kebiasaan pemberian makan yang kurang baik dimana ibu belum memberikan asupan gizi yang baik dan cukup. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis kebiasaan makan pada anak pada balita stunting. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian case kontrol. Pada penelitian ini variabel independen adalah pola konsumsi makanan, sedangkan variabel dependen stunting. Penelitian ini lakukan di Posyandu wilayah kerja Kecamatan Grogol pada bulan Februari 2024 dengan jumlah responden sebanyak 30 balita stunting dan 30 balita normal. Instrument...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" type="image/webp" length="105690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52100-desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber</link>
	<guid isPermaLink="false">8f95703ba70f0b3a14b903efd5b6e873</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 23:06:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ analysis pre ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,header,page,pre,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners: Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa minoritas dan regional, dan menyederhanakan bahasa Jepang untuk memastikan kejelasan bagi penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas kognitif. Selain itu, meningkatkan aksesibilitas bagi orang-orang dengan disabilitas dengan mematuhi Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) melalui fitur seperti text-to-speech, ukuran teks yang dapat disesuaikan, dan kompatibilitas pembaca layar adalah hal yang penting. Manfaatkan layanan terjemahan berbasis AI dan pemrosesan bahasa alami untuk menyediakan terjemahan real-time yang akurat dan membantu membuat konten yang lebih mudah dipahami. Pemantauan rutin penggunaan halaman web, keterlibatan pengguna, dan umpan balik akan memastikan efektivitas dan menyoroti area perbaikan. Libatkan umpan balik komunitas dari penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas untuk memandu penciptaan konten yang lebih inklusif. Menyediakan akses multimodal melalui berbagai format seperti video dengan teks dan deskripsi audio dapat mengakomodasi gaya belajar yang berbeda, meningkatkan pemahaman dan aksesibilitas. Melatih pengembang konten web dalam praktik terbaik untuk desain web yang multilingual dan dapat diakses juga vital. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa halaman yang dianggap sebagai bahasa Jepang yang mudah oleh penutur asli memang mudah bagi penutur non-pribumi. Strategi ini secara kolektif bertujuan untuk membuat halaman web pemerintah prefektur lebih dapat digunakan dan inklusif, memastikan bahwa informasi yang penting dapat diakses dan dipahami oleh semua pengguna, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas.. Mengenai multilingualisasi halaman web, ditemukan bahwa informasi di halaman web diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa yang lebih luas dan bahwa jumlah prefektur yang menerjemahkan halaman web ke dalam bahasa Jepang yang mudah dan informasi dalam bahasa Jepang yang mudah telah meningkat.Meskipun informasi multilingual yang disurvei dalam penelitian ini tampaknya ditujukan terutama untuk penduduk asing, hal ini dianggap terkait dengan bidang pendidikan anak.Misalnya, NHK NEWS WEB EASY ditulis dalam bahasa Jepang yang mudah.Ini adalah pertama kalinya di Jepang bahwa berita disediakan oleh "yasashii nihongo" (Tanaka, Mino, Ochi, & Shibata, 2013).Menurut deskripsi situs, "NHK NEWS WEB EASY menyampaikan berita dalam bahasa yang mudah dipahami untuk penduduk asing dan siswa sekolah dasar dan menengah pertama".Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, kelas kebutuhan khusus telah menjadi tempat bagi siswa sekolah dasar dan menengah pertama dengan akar asing yang tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang yang memadai dan tidak dapat mengikuti kelas bahasa Jepang karena alasan seperti "kekurangan instruktur" (Nikkei Shimbun, 2021).Telah dilaporkan bahwa di kelas kebutuhan khusus, anak-anak asing berjumlah "satu dari 15", dua kali lipat lebih banyak daripada anak-anak Jepang (NHK, 2022).Menanggapi situasi ini, instruktur bahasa Jepang dikirim ke sekolah pendidikan wajib publik untuk memberikan instruksi dalam bahasa Jepang dan staf pendukung bahasa asli untuk membantu dalam bahasa asli, dan sistem penerimaan sekolah untuk anak-anak asing sedang didirikan (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi, 2021).Secara khusus, bahasa Jepang yang mudah efektif untuk anak-anak dengan disabilitas intelektual (Nakajima, 2021) dan untuk anak-anak dengan disabilitas pendengaran karena ekspresi yang disederhanakan (Kawauchi, 2021), karena guru sekolah dan staf sekolah termasuk dalam kelompok sasaran pelatihan bahasa Jepang yang mudah (Kementerian Kehakiman, 2022).Oleh karena itu, dengan jumlah "siswa sekolah dasar dan menengah pertama yang mungkin memiliki disabilitas perkembangan dan membutuhkan dukungan khusus" yang terdaftar di kelas reguler meningkat menjadi 8,8% dan peningkatan dukungan menjadi masalah (NHK, 2022), bahasa Jepang yang mudah dapat digunakan secara efektif dalam pendidikan anak-anak dengan disabilitas.Gottlieb (2001) berpendapat bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi.itu adalah pintu masuk ke inklusi, pemberdayaan, dan perkembangan kognitif.Selain itu, bahasa Jepang yang disederhanakan dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti dalam surat kabar untuk anak-anak.Misalnya, orang dengan kosa kata terbatas mungkin memilih bahasa Jepang yang mudah dari tab bahasa di halaman web yang disurvei di sini, dan menggunakan halaman bahasa Jepang yang mudah untuk memahami informasi dan gambaran umum informasi.Dengan demikian, diyakini bahwa berbagai bahasa, terutama bahasa Jepang yang mudah, dapat digunakan sebagai dukungan informasi yang efektif dalam pendidikan dukungan khusus.Namun, berdasarkan hasil penelitian ini, masih ada ruang untuk perbaikan dalam multilingualisasi halaman web yang berfungsi sebagai jendela informasi.Misalnya, halaman web NHK World Japan memiliki 18 bahasa yang dapat dipilih untuk diterjemahkan dari tab "Language Selection" (NHK World Japan, n.), yang lebih banyak daripada jumlah maksimum bahasa yang diterjemahkan sebanyak 16 dalam penelitian ini.Selain itu, halaman web bahasa Jepang yang mudah NHK World Japan, misalnya, menyatakan, "Ini adalah pelajaran bahasa Jepang tingkat pemula untuk mereka yang mempelajari bahasa Jepang untuk pertama kalinya.Seperti yang dinyatakan di bagian "Kanji (Inggris)" dari situs web, informasi disediakan dalam bentuk kalimat dalam bahasa Jepang dan Inggris.Mengintegrasikan berbagai bahasa ke dalam kurikulum sekolah, kita tidak hanya mendorong inklusi tetapi juga memberdayakan mereka dengan disabilitas untuk menavigasi dunia dengan lebih efektif, seperti yang dicatat oleh Maher dan Nakayama (2003).Dengan mempertimbangkan hal ini, kami menyebutkan bahwa ada prospek untuk meningkatkan jumlah bahasa yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa melalui terjemahan dalam bahasa Jepang yang mudah tidak cukup, tetapi kami percaya bahwa kami dapat menyediakan informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dengan menulis berbagai bahasa bersama dalam format kalimat ketika bahasa Jepang yang mudah ditulis dalam gaya bersama.Namun, diyakini bahwa informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dapat disediakan dengan menggabungkan berbagai bahasa dalam format kalimat ketika menggambarkan bahasa Jepang yang mudah secara ringkas.Di masa depan, penting untuk mengevaluasi fungsi sebenarnya dari bahasa Jepang yang mudah.Ini termasuk menilai apakah itu menyederhanakan akses informasi sesuai dengan yang dimaksudkan dan apakah itu memenuhi kebutuhan audiens sasaran.Standarisasi bahasa Jepang yang mudah di seluruh prefektur dapat membantu membuat konten web dapat dipahami secara universal dan lebih ramah pengguna.Melaksanakan perbaikan ini akan memastikan bahwa situs web pemerintah prefektur secara efektif melayani populasi yang beragam, memfasilitasi akses yang lebih baik ke informasi dan layanan yang penting bagi semua orang, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas Peningkatan jumlah penduduk asing di Jepang, yang disebut seikatsusha, telah mendorong kebutuhan untuk menerjemahkan halaman web agar informasi dapat diperoleh. Dalam penelitian ini, kami melakukan survei untuk mengetahui status saat ini dari deskripsi bahasa, termasuk bahasa Jepang yang mudah, di halaman web pemerintah prefektur. Metode survei adalah dengan mencatat tab bahasa di setiap halaman web pemerintah prefektur dan menyelidiki jumlah prefektur yang memiliki tab untuk bahasa Jepang yang mudah dalam tab bahasa mereka. Ada 47 halaman web pemerintah prefektur di Jepang yang diamati berdasarkan ketersediaan pilihan bahasa. Sebagai hasilnya, kami menemukan bahwa 6 halaman... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52100-desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" target="_blank">Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners</a>: Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa minoritas dan regional, dan menyederhanakan bahasa Jepang untuk memastikan kejelasan bagi penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas kognitif. Selain itu, meningkatkan aksesibilitas bagi orang-orang dengan disabilitas dengan mematuhi Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) melalui fitur seperti text-to-speech, ukuran teks yang dapat disesuaikan, dan kompatibilitas pembaca layar adalah hal yang penting. Manfaatkan layanan terjemahan berbasis AI dan pemrosesan bahasa alami untuk menyediakan terjemahan real-time yang akurat dan membantu membuat konten yang lebih mudah dipahami. Pemantauan rutin penggunaan halaman web, keterlibatan pengguna, dan umpan balik akan memastikan efektivitas dan menyoroti area perbaikan. Libatkan umpan balik komunitas dari penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas untuk memandu penciptaan konten yang lebih inklusif. Menyediakan akses multimodal melalui berbagai format seperti video dengan teks dan deskripsi audio dapat mengakomodasi gaya belajar yang berbeda, meningkatkan pemahaman dan aksesibilitas. Melatih pengembang konten web dalam praktik terbaik untuk desain web yang multilingual dan dapat diakses juga vital. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa halaman yang dianggap sebagai bahasa Jepang yang mudah oleh penutur asli memang mudah bagi penutur non-pribumi. Strategi ini secara kolektif bertujuan untuk membuat halaman web pemerintah prefektur lebih dapat digunakan dan inklusif, memastikan bahwa informasi yang penting dapat diakses dan dipahami oleh semua pengguna, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas..
<br>Mengenai multilingualisasi halaman web, ditemukan bahwa informasi di halaman web diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa yang lebih luas dan bahwa jumlah prefektur yang menerjemahkan halaman web ke dalam bahasa Jepang yang mudah dan informasi dalam bahasa Jepang yang mudah telah meningkat.Meskipun informasi multilingual yang disurvei dalam penelitian ini tampaknya ditujukan terutama untuk penduduk asing, hal ini dianggap terkait dengan bidang pendidikan anak.Misalnya, NHK NEWS WEB EASY ditulis dalam bahasa Jepang yang mudah.Ini adalah pertama kalinya di Jepang bahwa berita disediakan oleh "yasashii nihongo" (Tanaka, Mino, Ochi, & Shibata, 2013).Menurut deskripsi situs, "NHK NEWS WEB EASY menyampaikan berita dalam bahasa yang mudah dipahami untuk penduduk asing dan siswa sekolah dasar dan menengah pertama".Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, kelas kebutuhan khusus telah menjadi tempat bagi siswa sekolah dasar dan menengah pertama dengan akar asing yang tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang yang memadai dan tidak dapat mengikuti kelas bahasa Jepang karena alasan seperti "kekurangan instruktur" (Nikkei Shimbun, 2021).Telah dilaporkan bahwa di kelas kebutuhan khusus, anak-anak asing berjumlah "satu dari 15", dua kali lipat lebih banyak daripada anak-anak Jepang (NHK, 2022).Menanggapi situasi ini, instruktur bahasa Jepang dikirim ke sekolah pendidikan wajib publik untuk memberikan instruksi dalam bahasa Jepang dan staf pendukung bahasa asli untuk membantu dalam bahasa asli, dan sistem penerimaan sekolah untuk anak-anak asing sedang didirikan (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi, 2021).Secara khusus, bahasa Jepang yang mudah efektif untuk anak-anak dengan disabilitas intelektual (Nakajima, 2021) dan untuk anak-anak dengan disabilitas pendengaran karena ekspresi yang disederhanakan (Kawauchi, 2021), karena guru sekolah dan staf sekolah termasuk dalam kelompok sasaran pelatihan bahasa Jepang yang mudah (Kementerian Kehakiman, 2022).Oleh karena itu, dengan jumlah "siswa sekolah dasar dan menengah pertama yang mungkin memiliki disabilitas perkembangan dan membutuhkan dukungan khusus" yang terdaftar di kelas reguler meningkat menjadi 8,8% dan peningkatan dukungan menjadi masalah (NHK, 2022), bahasa Jepang yang mudah dapat digunakan secara efektif dalam pendidikan anak-anak dengan disabilitas.Gottlieb (2001) berpendapat bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi.itu adalah pintu masuk ke inklusi, pemberdayaan, dan perkembangan kognitif.Selain itu, bahasa Jepang yang disederhanakan dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti dalam surat kabar untuk anak-anak.Misalnya, orang dengan kosa kata terbatas mungkin memilih bahasa Jepang yang mudah dari tab bahasa di halaman web yang disurvei di sini, dan menggunakan halaman bahasa Jepang yang mudah untuk memahami informasi dan gambaran umum informasi.Dengan demikian, diyakini bahwa berbagai bahasa, terutama bahasa Jepang yang mudah, dapat digunakan sebagai dukungan informasi yang efektif dalam pendidikan dukungan khusus.Namun, berdasarkan hasil penelitian ini, masih ada ruang untuk perbaikan dalam multilingualisasi halaman web yang berfungsi sebagai jendela informasi.Misalnya, halaman web NHK World Japan memiliki 18 bahasa yang dapat dipilih untuk diterjemahkan dari tab "Language Selection" (NHK World Japan, n.), yang lebih banyak daripada jumlah maksimum bahasa yang diterjemahkan sebanyak 16 dalam penelitian ini.Selain itu, halaman web bahasa Jepang yang mudah NHK World Japan, misalnya, menyatakan, "Ini adalah pelajaran bahasa Jepang tingkat pemula untuk mereka yang mempelajari bahasa Jepang untuk pertama kalinya.Seperti yang dinyatakan di bagian "Kanji (Inggris)" dari situs web, informasi disediakan dalam bentuk kalimat dalam bahasa Jepang dan Inggris.Mengintegrasikan berbagai bahasa ke dalam kurikulum sekolah, kita tidak hanya mendorong inklusi tetapi juga memberdayakan mereka dengan disabilitas untuk menavigasi dunia dengan lebih efektif, seperti yang dicatat oleh Maher dan Nakayama (2003).Dengan mempertimbangkan hal ini, kami menyebutkan bahwa ada prospek untuk meningkatkan jumlah bahasa yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa melalui terjemahan dalam bahasa Jepang yang mudah tidak cukup, tetapi kami percaya bahwa kami dapat menyediakan informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dengan menulis berbagai bahasa bersama dalam format kalimat ketika bahasa Jepang yang mudah ditulis dalam gaya bersama.Namun, diyakini bahwa informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dapat disediakan dengan menggabungkan berbagai bahasa dalam format kalimat ketika menggambarkan bahasa Jepang yang mudah secara ringkas.Di masa depan, penting untuk mengevaluasi fungsi sebenarnya dari bahasa Jepang yang mudah.Ini termasuk menilai apakah itu menyederhanakan akses informasi sesuai dengan yang dimaksudkan dan apakah itu memenuhi kebutuhan audiens sasaran.Standarisasi bahasa Jepang yang mudah di seluruh prefektur dapat membantu membuat konten web dapat dipahami secara universal dan lebih ramah pengguna.Melaksanakan perbaikan ini akan memastikan bahwa situs web pemerintah prefektur secara efektif melayani populasi yang beragam, memfasilitasi akses yang lebih baik ke informasi dan layanan yang penting bagi semua orang, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas
<br>Peningkatan jumlah penduduk asing di Jepang, yang disebut seikatsusha, telah mendorong kebutuhan untuk menerjemahkan halaman web agar informasi dapat diperoleh. Dalam penelitian ini, kami melakukan survei untuk mengetahui status saat ini dari deskripsi bahasa, termasuk bahasa Jepang yang mudah, di halaman web pemerintah prefektur. Metode survei adalah dengan mencatat tab bahasa di setiap halaman web pemerintah prefektur dan menyelidiki jumlah prefektur yang memiliki tab untuk bahasa Jepang yang mudah dalam tab bahasa mereka. Ada 47 halaman web pemerintah prefektur di Jepang yang diamati berdasarkan ketersediaan pilihan bahasa. Sebagai hasilnya, kami menemukan bahwa 6 halaman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" type="image/webp" length="98156" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52101-stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabe</link>
	<guid isPermaLink="false">60f8016bc8e6dc2d5c40462eb46d0c38</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 23:00:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ south africa ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudi hamarno ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[africa,hamarno,mahjong,rudi,slot,south]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada intervensi berbasis bukti yang ditujukan untuk mengelola stres pada pasien dengan tingkat stres sedang dan overload. Program manajemen stres yang ditargetkan, seperti psychoeducation, teknik relaksasi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada intervensi berbasis bukti yang ditujukan untuk mengelola stres pada pasien dengan tingkat stres sedang dan overload. Program manajemen stres yang ditargetkan, seperti psychoeducation, teknik relaksasi, dan pelatihan keterampilan coping, dapat diintegrasikan ke dalam perawatan diabetes rutin untuk meningkatkan kesejahteraan emosional dan mencegah eskalasi stres. Selain itu, penting untuk memperkuat pemahaman pasien tentang kondisi mereka dan mendorong pemantauan diri yang konsisten. Dukungan sosial dan lingkungan yang mendukung juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan hasil pengobatan. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi hubungan antara stres dan kontrol glikemik, serta peran neuroendokrin dalam mengatur stres dan hiperglikemia.. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat stres pada individu dengan diabetes mellitus dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait.Stres psikologis sering muncul akibat penyakit yang berkepanjangan, rutinitas pengobatan yang tidak teratur, dan ketakutan menghadapi kondisi kesehatan.Kehadiran komorbiditas seperti penyakit ginjal kronis, penyakit arteri koroner, dan hipertensi juga berkontribusi pada beban emosional, terutama ketika pengobatan tidak dikelola secara konsisten.Usia juga memainkan peran signifikan dalam munculnya stres, terutama pada lansia yang mengalami penurunan fungsi fisik alami dan perubahan hormonal yang dapat meningkatkan sensitivitas emosional.Perbedaan gender, terutama pada wanita yang mengalami menopause, juga tampaknya mempengaruhi kerentanan terhadap komplikasi diabetes.Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya perawatan medis rutin, kepatuhan terhadap pengobatan, dan manajemen gaya hidup dalam mengurangi stres dan mencegah komplikasi pada pasien dengan diabetes.Memperkuat pemahaman pasien tentang kondisinya, mendorong pemantauan diri yang konsisten, dan menciptakan lingkungan yang mendukung dapat membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis dan hasil pengobatan Diabetes mellitus yang tidak terkontrol akan menyebabkan komplikasi jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat stres pada pasien diabetes mellitus yang mengalami hiperglikemia. Desain penelitian menggunakan studi deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling purposive dengan kriteria inklusi kadar gula darah Ou250 mg/dL disertai penyakit komorbid seperti stroke, penyakit ginjal kronis (CKD), atau sindrom koroner akut dengan jumlah sampel 39. Instrumen yang digunakan adalah Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48,72% responden mengalami stres sedang, 33,33% stres ringan, 12,82% stres berlebihan, dan 5,13% stres normal. Temuan ini menunjukkan bahwa stres sedang adalah tingkat stres dominan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" alt="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" alt="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" alt="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52101-stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabe" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" target="_blank">Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada intervensi berbasis bukti yang ditujukan untuk mengelola stres pada pasien dengan tingkat stres sedang dan overload. Program manajemen stres yang ditargetkan, seperti psychoeducation, teknik relaksasi, dan pelatihan keterampilan coping, dapat diintegrasikan ke dalam perawatan diabetes rutin untuk meningkatkan kesejahteraan emosional dan mencegah eskalasi stres. Selain itu, penting untuk memperkuat pemahaman pasien tentang kondisi mereka dan mendorong pemantauan diri yang konsisten. Dukungan sosial dan lingkungan yang mendukung juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan hasil pengobatan. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi hubungan antara stres dan kontrol glikemik, serta peran neuroendokrin dalam mengatur stres dan hiperglikemia..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat stres pada individu dengan diabetes mellitus dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait.Stres psikologis sering muncul akibat penyakit yang berkepanjangan, rutinitas pengobatan yang tidak teratur, dan ketakutan menghadapi kondisi kesehatan.Kehadiran komorbiditas seperti penyakit ginjal kronis, penyakit arteri koroner, dan hipertensi juga berkontribusi pada beban emosional, terutama ketika pengobatan tidak dikelola secara konsisten.Usia juga memainkan peran signifikan dalam munculnya stres, terutama pada lansia yang mengalami penurunan fungsi fisik alami dan perubahan hormonal yang dapat meningkatkan sensitivitas emosional.Perbedaan gender, terutama pada wanita yang mengalami menopause, juga tampaknya mempengaruhi kerentanan terhadap komplikasi diabetes.Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya perawatan medis rutin, kepatuhan terhadap pengobatan, dan manajemen gaya hidup dalam mengurangi stres dan mencegah komplikasi pada pasien dengan diabetes.Memperkuat pemahaman pasien tentang kondisinya, mendorong pemantauan diri yang konsisten, dan menciptakan lingkungan yang mendukung dapat membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis dan hasil pengobatan
<br>Diabetes mellitus yang tidak terkontrol akan menyebabkan komplikasi jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat stres pada pasien diabetes mellitus yang mengalami hiperglikemia. Desain penelitian menggunakan studi deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling purposive dengan kriteria inklusi kadar gula darah Ou250 mg/dL disertai penyakit komorbid seperti stroke, penyakit ginjal kronis (CKD), atau sindrom koroner akut dengan jumlah sampel 39. Instrumen yang digunakan adalah Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48,72% responden mengalami stres sedang, 33,33% stres ringan, 12,82% stres berlebihan, dan 5,13% stres normal. Temuan ini menunjukkan bahwa stres sedang adalah tingkat stres dominan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" type="image/webp" length="97150" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3202-phb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12873-jurnal-ners-kebidanan-journal-ners-midwifery.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Isolasi Karakterisasi dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang Sebagai Kandidat Probiotik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Isolasi Karakterisasi dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang Sebagai Kandidat Probiotik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Isolasi Karakterisasi dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang Sebagai Kandidat Probiotik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52088-asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak</link>
	<guid isPermaLink="false">97d1785ce9edd8d2a2ddf2ae29285f41</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 21:58:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan metode isolasi dan karakterisasi bakteri asam laktat dari biji kakao sisa pencernaan musang yang lebih efisien dan akurat, (2) Melakukan studi lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang Sebagai Kandidat Probiotik: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan metode isolasi dan karakterisasi bakteri asam laktat dari biji kakao sisa pencernaan musang yang lebih efisien dan akurat, (2) Melakukan studi lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi strain-strain bakteri asam laktat yang berbeda dari biji kakao sisa pencernaan musang, dan (3) Meneliti potensi aplikasi bakteri asam laktat dari biji kakao sisa pencernaan musang dalam bidang pangan atau kesehatan, seperti dalam produksi cokelat luwak atau sebagai probiotik alami.. Bakteri Asam Laktat (BAL) yang didapatkan sebanyak 8 isolat, karakterisasi bakteri asam laktat bersifat Gram positif dan katalase negatif, Diameter zona hambat isolat M8 dan M13 menujukkan untuk kategori kuat dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli Bakteri Asam Laktat (BAL) berperan dalam menyeimbangkan mikrobiota usus dalam sistem pencernaan sehingga berperan sebagai probiotik. Salah satu sumber BAL alami adalah dari biji kakao sisa pencernaan musang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengetahui karakterisasi dari bakteri asam laktat (BAL) dari biji kakao sisa pencernaan musang sehingga dapat diketahui potensinya sebagai kandidat probiotik alami untuk diaplikasikan dalam bidang pangan atau kesehatan. Metode yang digunakan adalah studi eksploratif, dengan bahan yang digunakan adalah sisa pencernaan dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-73ba0.webp" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-73ba0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-73ba0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-73ba0.webp 1x" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" alt="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-911ae.webp" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-911ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-911ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-911ae.webp 1x" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" alt="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp 1x" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" alt="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52088-asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" target="_blank">Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan metode isolasi dan karakterisasi bakteri asam laktat dari biji kakao sisa pencernaan musang yang lebih efisien dan akurat, (2) Melakukan studi lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi strain-strain bakteri asam laktat yang berbeda dari biji kakao sisa pencernaan musang, dan (3) Meneliti potensi aplikasi bakteri asam laktat dari biji kakao sisa pencernaan musang dalam bidang pangan atau kesehatan, seperti dalam produksi cokelat luwak atau sebagai probiotik alami..
<br>Bakteri Asam Laktat (BAL) yang didapatkan sebanyak 8 isolat, karakterisasi bakteri asam laktat bersifat Gram positif dan katalase negatif, Diameter zona hambat isolat M8 dan M13 menujukkan untuk kategori kuat dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli
<br>Bakteri Asam Laktat (BAL) berperan dalam menyeimbangkan mikrobiota usus dalam sistem pencernaan sehingga berperan sebagai probiotik. Salah satu sumber BAL alami adalah dari biji kakao sisa pencernaan musang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengetahui karakterisasi dari bakteri asam laktat (BAL) dari biji kakao sisa pencernaan musang sehingga dapat diketahui potensinya sebagai kandidat probiotik alami untuk diaplikasikan dalam bidang pangan atau kesehatan. Metode yang digunakan adalah studi eksploratif, dengan bahan yang digunakan adalah sisa pencernaan dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp" type="image/webp" length="82260" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-73ba0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-911ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Comparative Analysis of Japanese English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems Google Translate vs Systran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Comparative Analysis of Japanese English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems Google Translate vs Systran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Comparative Analysis of Japanese English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems Google Translate vs Systran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52097-terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa</link>
	<guid isPermaLink="false">1f391bb4bb55c67efac72f7580a252c8</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 21:36:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ analysis pre ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,header,page,pre,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model Neural Machine Translation yang adaptif terhadap domain ekonomi dan musik, sehingga meningkatkan ketepatan istilah khusus dalam teks JepangAcInggris; selanjutnya, studi dapat menyelidiki pengaruh penambahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model Neural Machine Translation yang adaptif terhadap domain ekonomi dan musik, sehingga meningkatkan ketepatan istilah khusus dalam teks JepangAcInggris; selanjutnya, studi dapat menyelidiki pengaruh penambahan kesadaran terhadap penanda wacana (seperti kata AusoshiteAy) pada sistem NMT untuk memperbaiki penerjemahan konektor dan alur kalimat; terakhir, evaluasi efektivitas alur kerja hybrid Machine Translation PostAcEditing yang menggabungkan deteksi kesalahan otomatis dengan intervensi manusia dapat memberikan wawasan tentang pengurangan kesalahan sintaksis dan semantik secara signifikan, sehingga menghasilkan terjemahan yang lebih akurat dan dapat dipakai dalam konteks akademik dan profesional.. Kualitas terjemahan mesin untuk pasangan bahasa JepangAcInggris masih menjadi perhatian utama, karena meskipun teknologi MT seperti Google Translate dan Systran telah berkembang, tantangan signifikan dalam menghasilkan terjemahan yang akurat dan kontekstual tetap ada.Pendekatan MachineAcAided Human Translation (MAHT) yang menggabungkan kecepatan MT dengan keahlian manusia dianggap penting untuk mengatasi nuansa linguistik dan budaya.Oleh karena itu, pengembangan dan penyempurnaan berkelanjutan sistem MT, serta integrasi dengan intervensi manusia, diperlukan untuk meningkatkan akurasi, keandalan, dan kualitas terjemahan demi memperkuat komunikasi lintas budaya Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas dan akurasi Google Translate serta Systran dalam menerjemahkan bahasa Jepang ke bahasa Inggris, dengan fokus pada pola kesalahan sintaksis dan semantik. Penelitian ini mengevaluasi kualitas terjemahan teks uAEIEEyAUAUOoEEaAyoAaOAAo AuOngaku no tenpo ga keizaiteki ishi kettei ni oyobosu eikyouAy (Pengaruh Tempo Musik terhadap Pengambilan Keputusan Ekonomi) karya Kobayashi, Fujikawa, dan Foo (2012). Metodologi yang digunakan merupakan pendekatan kualitatif, dengan mengkategorikan kesalahan berdasarkan kriteria sintaksis dan semantik. Meskipun terdapat kemajuan dalam Neural Machine Translation (NMT), tantangan tetap ada dalam mencapai terjemahan yang akurat dan kontekstual, khususnya untuk pasangan bahasa yang kompleks seperti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-cc60f.webp" title="JURIS - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-cc60f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-cc60f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-cc60f.webp 1x" title="JURIS - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran" alt="JURIS - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-bb03e.webp" title="JURIS - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-bb03e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-bb03e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-bb03e.webp 1x" title="JURIS - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran" alt="JURIS - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-03d6a.webp" title="JURIS - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-03d6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-03d6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-03d6a.webp 1x" title="JURIS - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran" alt="JURIS - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52097-terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa" title="JURIS - A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran" target="_blank">A Comparative Analysis of Japanese-English Machine Translation Outputs Using Neural and Statistical Systems: Google Translate vs. Systran</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model Neural Machine Translation yang adaptif terhadap domain ekonomi dan musik, sehingga meningkatkan ketepatan istilah khusus dalam teks JepangAcInggris; selanjutnya, studi dapat menyelidiki pengaruh penambahan kesadaran terhadap penanda wacana (seperti kata AusoshiteAy) pada sistem NMT untuk memperbaiki penerjemahan konektor dan alur kalimat; terakhir, evaluasi efektivitas alur kerja hybrid Machine Translation PostAcEditing yang menggabungkan deteksi kesalahan otomatis dengan intervensi manusia dapat memberikan wawasan tentang pengurangan kesalahan sintaksis dan semantik secara signifikan, sehingga menghasilkan terjemahan yang lebih akurat dan dapat dipakai dalam konteks akademik dan profesional..
<br>Kualitas terjemahan mesin untuk pasangan bahasa JepangAcInggris masih menjadi perhatian utama, karena meskipun teknologi MT seperti Google Translate dan Systran telah berkembang, tantangan signifikan dalam menghasilkan terjemahan yang akurat dan kontekstual tetap ada.Pendekatan MachineAcAided Human Translation (MAHT) yang menggabungkan kecepatan MT dengan keahlian manusia dianggap penting untuk mengatasi nuansa linguistik dan budaya.Oleh karena itu, pengembangan dan penyempurnaan berkelanjutan sistem MT, serta integrasi dengan intervensi manusia, diperlukan untuk meningkatkan akurasi, keandalan, dan kualitas terjemahan demi memperkuat komunikasi lintas budaya
<br>Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas dan akurasi Google Translate serta Systran dalam menerjemahkan bahasa Jepang ke bahasa Inggris, dengan fokus pada pola kesalahan sintaksis dan semantik. Penelitian ini mengevaluasi kualitas terjemahan teks uAEIEEyAUAUOoEEaAyoAaOAAo AuOngaku no tenpo ga keizaiteki ishi kettei ni oyobosu eikyouAy (Pengaruh Tempo Musik terhadap Pengambilan Keputusan Ekonomi) karya Kobayashi, Fujikawa, dan Foo (2012). Metodologi yang digunakan merupakan pendekatan kualitatif, dengan mengkategorikan kesalahan berdasarkan kriteria sintaksis dan semantik. Meskipun terdapat kemajuan dalam Neural Machine Translation (NMT), tantangan tetap ada dalam mencapai terjemahan yang akurat dan kontekstual, khususnya untuk pasangan bahasa yang kompleks seperti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-03d6a.webp" type="image/webp" length="106588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-cc60f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-bb03e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/terjemahan-mesin-neural-machine-translation-bahasa-thumb-03d6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52096-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-rem</link>
	<guid isPermaLink="false">47ae64548ac774e69b92db1a57257379</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 20:56:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi gangguan menstruasi pada remaja. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kesehatan mental ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi gangguan menstruasi pada remaja. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kesehatan mental dan siklus menstruasi remaja selama periode waktu yang lebih lama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental dan berbagai aspek kesehatan reproduksi remaja, termasuk gangguan menstruasi lainnya seperti amenore dan hipermenorea. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara kesehatan mental dan kesehatan reproduksi pada remaja, serta membantu mengembangkan strategi intervensi yang komprehensif untuk mendukung kesehatan mental dan reproduksi remaja.. Terdapat hubungan yang signifikan antara kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi.Remaja dengan keterampilan koping yang baik dan manajemen stres yang efektif cenderung mengalami siklus menstruasi yang lebih normal.Hubungan antara kesehatan mental dan gangguan menstruasi telah menjadi subjek penelitian yang semakin menarik perhatian, terutama di kalangan remaja.Penelitian menunjukkan bahwa masalah stres, kecemasan, dan depresi dapat mempengaruhi siklus menstruasi, menyebabkan berbagai gangguan, seperti dismenore, oligomenore (menstruasi tidak teratur), dan amenore (tidak mengalami menstruasi).Stres psikologis dapat menyebabkan perubahan hormon yang memengaruhi keseimbangan hormonal yang penting untuk siklus menstruasi yang normal.Kecemasan dan depresi juga dapat meningkatkan risiko gangguan menstruasi.Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan kebiasaan sehat untuk mendukung kesehatan mental dan fisik remaja Permasalahan yang terjadi saat ini adalah terkait dengan kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi. Terdapat 90% remaja Gen Z mengalami permasalahan kesehatan mental (gangguan kecemasan, stres, depresi, dll) yang berdampak pada gangguan siklus menstruasi (dismenore, menorrhagia, metorrargia, dll). Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan kesehatan mental dengan gangguan siklus menstruasi Remaja Gen Z di SMAN 1 Rancaekek. Studi ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 69 remaja putri yang dipilih proporsionat random sampling. Identifikasi terhadap kesehatan mental remaja menggunakan instrument... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp 1x" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" alt="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp 1x" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" alt="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp 1x" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" alt="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52096-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-rem" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" target="_blank">Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi gangguan menstruasi pada remaja. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kesehatan mental dan siklus menstruasi remaja selama periode waktu yang lebih lama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental dan berbagai aspek kesehatan reproduksi remaja, termasuk gangguan menstruasi lainnya seperti amenore dan hipermenorea. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara kesehatan mental dan kesehatan reproduksi pada remaja, serta membantu mengembangkan strategi intervensi yang komprehensif untuk mendukung kesehatan mental dan reproduksi remaja..
<br>Terdapat hubungan yang signifikan antara kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi.Remaja dengan keterampilan koping yang baik dan manajemen stres yang efektif cenderung mengalami siklus menstruasi yang lebih normal.Hubungan antara kesehatan mental dan gangguan menstruasi telah menjadi subjek penelitian yang semakin menarik perhatian, terutama di kalangan remaja.Penelitian menunjukkan bahwa masalah stres, kecemasan, dan depresi dapat mempengaruhi siklus menstruasi, menyebabkan berbagai gangguan, seperti dismenore, oligomenore (menstruasi tidak teratur), dan amenore (tidak mengalami menstruasi).Stres psikologis dapat menyebabkan perubahan hormon yang memengaruhi keseimbangan hormonal yang penting untuk siklus menstruasi yang normal.Kecemasan dan depresi juga dapat meningkatkan risiko gangguan menstruasi.Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan kebiasaan sehat untuk mendukung kesehatan mental dan fisik remaja
<br>Permasalahan yang terjadi saat ini adalah terkait dengan kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi. Terdapat 90% remaja Gen Z mengalami permasalahan kesehatan mental (gangguan kecemasan, stres, depresi, dll) yang berdampak pada gangguan siklus menstruasi (dismenore, menorrhagia, metorrargia, dll). Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan kesehatan mental dengan gangguan siklus menstruasi Remaja Gen Z di SMAN 1 Rancaekek. Studi ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 69 remaja putri yang dipilih proporsionat random sampling. Identifikasi terhadap kesehatan mental remaja menggunakan instrument...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" type="image/webp" length="109834" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia Hemsley A Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia Hemsley A Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia Hemsley A Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52087-kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambilo</link>
	<guid isPermaLink="false">6820bc98244759b72d1802cb3f1082f5</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 20:53:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas kombinasi ekstrak Tithonia diversifolia dengan bahan antiAcinflamasi alami lain dalam meningkatkan perlindungan kulit terhadap radiasi UV, sehingga dapat menghasilkan formula serum dengan manfaat ganda ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas kombinasi ekstrak Tithonia diversifolia dengan bahan antiAcinflamasi alami lain dalam meningkatkan perlindungan kulit terhadap radiasi UV, sehingga dapat menghasilkan formula serum dengan manfaat ganda antiAcoksidan dan antiAcinflamasi; Selanjutnya, studi in vivo pada sukarelawan manusia perlu dilakukan untuk mengevaluasi keamanan jangka panjang, toleransi iritasi, dan kenyamanan penggunaan serum sunscreen berbasis ekstrak bunga kembang bulan, khususnya pada kulit sensitif yang rentan terhadap alergi; Akhirnya, pengembangan teknologi nanoAcenkapsulasi untuk melindungi senyawa aktif ekstrak dari degradasi cahaya dan meningkatkan stabilitas serta penetrasi kulit dapat menjadi arah penelitian baru yang dapat meningkatkan efikasi SPF dan memperpanjang umur simpan produk.. F1 adalah basis serum, F2 formula serum dengan kadar ekstrak 1,29 gram dan F3 formula serum dengan kadar ekstrak 2,58 gram.Ketiga formula serum sunscreen mempunyai sifat fisik yang memenuhi persyaratan sediaan topikal yaitu homogen, pH 5, daya sebar 5-7 cm viskositas 1000-7000 cps nilai SPF ketiga sediaan berturut-turut adalah F1 17, F2 21 dan F3 31 masuk dalam kategori perlindungan ultra Salah satu kosmetik yang dapat digunakan untuk melindungi kulit wajah adalah serum. Serum merupakan sediaan cair konsentrat tinggi dengan kemampuan penetrasi lebih dalam menghantarkan bahan aktif ke dalam kulit. Tujuan penelitian ini adalah membuat formula serum wajah dari ekstrak bunga kembang bulan sebagai antioksidan dan tabir surya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Ekstraksi bunga kembang bulan (Tihthonia diversifolia (Hemsley) A. Gray) mengunakan etanol 70% dan dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Ekstrak kental dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dan penentuan nilai Sun Protection Faktor (SPF) menggunakan metode spektrofotometer UV VIS. Nilai SPF dihitung menggunakan metode Mansur. Formula basis serum dilakukan optimasi penggunaan Tween 80 dan Span 80 untuk mendapatkan formula basis terbaik selanjutnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-c7bf5.webp" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-c7bf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-c7bf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-c7bf5.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen" alt="JURIS - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-bd04d.webp" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-bd04d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-bd04d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-bd04d.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen" alt="JURIS - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-ea89d.webp" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-ea89d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-ea89d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-ea89d.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen" alt="JURIS - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52087-kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambilo" title="JURIS - Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen" target="_blank">Formulasi Ekstrak Bunga Kembang Bulan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A. Gray Dalam Sediaan Serum Sunscreen</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas kombinasi ekstrak Tithonia diversifolia dengan bahan antiAcinflamasi alami lain dalam meningkatkan perlindungan kulit terhadap radiasi UV, sehingga dapat menghasilkan formula serum dengan manfaat ganda antiAcoksidan dan antiAcinflamasi; Selanjutnya, studi in vivo pada sukarelawan manusia perlu dilakukan untuk mengevaluasi keamanan jangka panjang, toleransi iritasi, dan kenyamanan penggunaan serum sunscreen berbasis ekstrak bunga kembang bulan, khususnya pada kulit sensitif yang rentan terhadap alergi; Akhirnya, pengembangan teknologi nanoAcenkapsulasi untuk melindungi senyawa aktif ekstrak dari degradasi cahaya dan meningkatkan stabilitas serta penetrasi kulit dapat menjadi arah penelitian baru yang dapat meningkatkan efikasi SPF dan memperpanjang umur simpan produk..
<br>F1  adalah basis serum, F2 formula serum dengan kadar ekstrak 1,29 gram dan F3 formula serum dengan kadar ekstrak 2,58 gram.Ketiga formula serum sunscreen mempunyai sifat fisik yang memenuhi persyaratan sediaan topikal yaitu homogen, pH 5, daya sebar 5-7 cm viskositas 1000-7000 cps nilai SPF ketiga sediaan berturut-turut adalah F1 17, F2 21 dan F3 31 masuk dalam kategori perlindungan ultra
<br>Salah satu kosmetik yang dapat digunakan untuk melindungi kulit wajah adalah serum. Serum merupakan  sediaan  cair  konsentrat  tinggi  dengan  kemampuan  penetrasi  lebih  dalam menghantarkan  bahan  aktif  ke  dalam  kulit.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  membuat  formula serum wajah dari ekstrak bunga kembang bulan sebagai antioksidan dan tabir surya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Ekstraksi bunga kembang bulan (Tihthonia diversifolia (Hemsley) A. Gray) mengunakan etanol 70% dan dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Ekstrak kental dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dan penentuan nilai Sun Protection Faktor (SPF) menggunakan metode spektrofotometer UV VIS. Nilai SPF dihitung menggunakan metode Mansur. Formula basis serum dilakukan optimasi penggunaan Tween 80 dan Span 80 untuk mendapatkan formula basis terbaik selanjutnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-c7bf5.webp" type="image/webp" length="112908" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-c7bf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-bd04d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/kombinasi-ekstrak-floret-formulasi-sambiloto-ic50-thumb-ea89d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Developing Childrens Sprituality Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Developing Childrens Sprituality Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Developing Childrens Sprituality Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52092-karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritua</link>
	<guid isPermaLink="false">0f0e6ec16c54110fa590e6566d3ca740</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 20:15:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ site stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,site,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas praktikAcpraktik yang diusulkan dalam mengembangkan Kecerdasan Spiritual (SQ) anak melalui desain eksperimental dengan kelompok kontrol, sehingga dapat diketahui seberapa besar peningkatan SQ yang dicapai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Developing Children's Sprituality Education: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas praktikAcpraktik yang diusulkan dalam mengembangkan Kecerdasan Spiritual (SQ) anak melalui desain eksperimental dengan kelompok kontrol, sehingga dapat diketahui seberapa besar peningkatan SQ yang dicapai dibandingkan dengan pendekatan tradisional. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk menelusuri dampak jangka panjang penerapan pendidikan spiritual pada anak, termasuk pengaruhnya terhadap prestasi akademik, kesejahteraan emosional, dan perilaku sosial selama periode pertumbuhan dari usia dini hingga remaja. Selanjutnya, penelitian komparatif antarAckeluarga dengan tingkat literasi spiritual orang tua yang berbeda dapat menggali hubungan antara kemampuan orang tua dalam menyampaikan nilaiAcnilai spiritual dan keberhasilan implementasi program SQ, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor kontekstual yang memoderasi efektivitasnya. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk menyempurnakan model pendidikan spiritual anak serta menawarkan panduan praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan.. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern tidak boleh mengikis nilaiAcnilai etika.orang tua seharusnya tidak menekankan secara berlebihan pada pengembangan IQ anak sementara mengabaikan EQ dan khususnya SQ.Pendidikan yang seimbang harus memberikan perhatian yang setara pada ketiga kecerdasan tersebut.Dengan menumbuhkan kecerdasan spiritual, anak dapat terhindar dari pengaruh negatif arus materialistik dan sekuler yang semakin kuat Seorang anak yang cerdas, pandai dan terampil merupakan dambaan setiap orang tua, karena itu tidak sedikit para orang tua yang melakukan berbagai upaya agar anak-anaknya dapat menjadi cerdas sesuai dengan harapan mereka. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap betapa besarnya syahwat orang tua untuk menjadikan anak-anaknya seperti yang diinginkan, tidak jarang mengalami beberapa kesalahan orientasi fundamental yang justru menghancurkan masa depan anak-anaknya sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa potensi anak yang hanya difokuskan pada aspek Intelegence Quatient saja akan melahirkan kepribadian anak yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-cae9c.webp" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-cae9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-cae9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-cae9c.webp 1x" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" alt="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp 1x" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" alt="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-c561d.webp" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-c561d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-c561d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-c561d.webp 1x" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" alt="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52092-karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritua" title="JURIS - Developing Children&#039;s Sprituality Education" target="_blank">Developing Children's Sprituality Education</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas praktikAcpraktik yang diusulkan dalam mengembangkan Kecerdasan Spiritual (SQ) anak melalui desain eksperimental dengan kelompok kontrol, sehingga dapat diketahui seberapa besar peningkatan SQ yang dicapai dibandingkan dengan pendekatan tradisional. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk menelusuri dampak jangka panjang penerapan pendidikan spiritual pada anak, termasuk pengaruhnya terhadap prestasi akademik, kesejahteraan emosional, dan perilaku sosial selama periode pertumbuhan dari usia dini hingga remaja. Selanjutnya, penelitian komparatif antarAckeluarga dengan tingkat literasi spiritual orang tua yang berbeda dapat menggali hubungan antara kemampuan orang tua dalam menyampaikan nilaiAcnilai spiritual dan keberhasilan implementasi program SQ, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor kontekstual yang memoderasi efektivitasnya. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk menyempurnakan model pendidikan spiritual anak serta menawarkan panduan praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan..
<br>Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern tidak boleh mengikis nilaiAcnilai etika.orang tua seharusnya tidak menekankan secara berlebihan pada pengembangan IQ anak sementara mengabaikan EQ dan khususnya SQ.Pendidikan yang seimbang harus memberikan perhatian yang setara pada ketiga kecerdasan tersebut.Dengan menumbuhkan kecerdasan spiritual, anak dapat terhindar dari pengaruh negatif arus materialistik dan sekuler yang semakin kuat
<br>Seorang anak yang cerdas, pandai dan terampil merupakan dambaan setiap orang tua, karena itu tidak sedikit para orang tua yang melakukan berbagai upaya agar anak-anaknya dapat menjadi cerdas sesuai dengan harapan mereka. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap betapa besarnya syahwat orang tua untuk menjadikan anak-anaknya seperti yang diinginkan, tidak jarang mengalami beberapa kesalahan orientasi fundamental yang justru menghancurkan masa depan anak-anaknya sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa potensi anak yang hanya difokuskan pada aspek Intelegence Quatient saja akan melahirkan kepribadian anak yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp" type="image/webp" length="72814" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-cae9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-a9ef9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/karakter-spiritual-anak-teknologi-ar-spiritualitas-thumb-c561d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11962-jurnal-pendidikan-islam-tadris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 29 Jun 2026 01:33:55 +0700. 12 items. Served in: 3.104 seconds [rss] -->
