<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 25 Apr 2026 14:40:26 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 14:40:26 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-25T14:40:26+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41731-konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulita</link>
	<guid isPermaLink="false">87fc304e41a97fbd2df9a443ed27254b</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 11:28:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi kesulitan pembuktian matematis pada materi teori himpunan, pendidik disarankan untuk memperkuat pemahaman konsep dasar sebelum memperkenalkan manipulasi aljabar yang lebih kompleks. Mahasiswa perlu diberikan latihan dalam merepresentasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains: Untuk mengatasi kesulitan pembuktian matematis pada materi teori himpunan, pendidik disarankan untuk memperkuat pemahaman konsep dasar sebelum memperkenalkan manipulasi aljabar yang lebih kompleks. Mahasiswa perlu diberikan latihan dalam merepresentasi berbagai macam himpunan dalam diagram Venn untuk membantu mereka memvisualisasikan konsep-konsep abstrak dengan lebih jelas. Selain itu, mendorong mahasiswa untuk menggunakan ilustrasi konkret yang dapat mengaitkan teori abstrak dengan contoh nyata, sehingga mereka lebih mudah memahami konsep. Mengintegrasikan metode pembelajaran visual dan simbolis secara bersamaan juga penting untuk memfasilitasi pemahaman yang lebih seimbang dan mendalam.. Mahasiswa mengalami kesulitan dalam pembuktian matematis pada materi teori himpunan.1) mahasiswa sering terjebak dalam manipulasi aljabar yang salah karena kurangnya pemahaman konsep dasar, yang menurut neurosains berkaitan dengan keterbatasan memori kerja di prefrontal cortex, yang mengelola informasi abstrak dan logika formal.2) Kesalahan juga muncul dalam representasi visual, seperti pada diagram Venn yang tidak tepat, karena masalah integrasi visual dan abstrak yang melibatkan jalur parietal-oksipital, yang penting dalam memproses informasi spasial dan konsep abstrak.3) Selain itu, mahasiswa jarang memberikan ilustrasi contoh konkret, yang menunjukkan kurangnya pemanfaatan kemampuan visualisasi yang melibatkan jalur ventral visual cortex untuk menghubungkan konsep abstrak dengan contoh nyata Transisi dari pembelajaran matematika di sekolah menengah ke perguruan tinggi sering kali menjadi tantangan bagi mahasiswa, terutama dalam memahami pembuktian matematis, yang menuntut keterampilan logis, pemahaman konsep, dan kemampuan kognitif yang melibatkan berbagai proses di otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan soal pembuktian matematis khususnya pada materi teori himpunan menurut sudut pandang neurosains. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-52b13.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-52b13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-52b13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-52b13.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-f8f35.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-f8f35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-f8f35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-f8f35.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-33a82.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-33a82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-33a82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-33a82.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41731-konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulita" title="JURIS - Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains" target="_blank">Analisis Kesulitan Pembuktian Matematis Pada Materi Teori Himpunan Dari Sudut Pandang Neurosains</a>: Untuk mengatasi kesulitan pembuktian matematis pada materi teori himpunan, pendidik disarankan untuk memperkuat pemahaman konsep dasar sebelum memperkenalkan manipulasi aljabar yang lebih kompleks. Mahasiswa perlu diberikan latihan dalam merepresentasi berbagai macam himpunan dalam diagram Venn untuk membantu mereka memvisualisasikan konsep-konsep abstrak dengan lebih jelas. Selain itu, mendorong mahasiswa untuk menggunakan ilustrasi konkret yang dapat mengaitkan teori abstrak dengan contoh nyata, sehingga mereka lebih mudah memahami konsep. Mengintegrasikan metode pembelajaran visual dan simbolis secara bersamaan juga penting untuk memfasilitasi pemahaman yang lebih seimbang dan mendalam..
<br>Mahasiswa mengalami kesulitan dalam pembuktian matematis pada materi teori himpunan.1) mahasiswa sering terjebak dalam manipulasi aljabar yang salah karena kurangnya pemahaman konsep dasar, yang menurut neurosains berkaitan dengan keterbatasan memori kerja di prefrontal cortex, yang mengelola informasi abstrak dan logika formal.2) Kesalahan juga muncul dalam representasi visual, seperti pada diagram Venn yang tidak tepat, karena masalah integrasi visual dan abstrak yang melibatkan jalur parietal-oksipital, yang penting dalam memproses informasi spasial dan konsep abstrak.3) Selain itu, mahasiswa jarang memberikan ilustrasi contoh konkret, yang menunjukkan kurangnya pemanfaatan kemampuan visualisasi yang melibatkan jalur ventral visual cortex untuk menghubungkan konsep abstrak dengan contoh nyata
<br>Transisi dari pembelajaran matematika di sekolah menengah ke perguruan tinggi sering kali menjadi tantangan bagi mahasiswa, terutama dalam memahami pembuktian matematis, yang menuntut keterampilan logis, pemahaman konsep, dan kemampuan kognitif yang melibatkan berbagai proses di otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan soal pembuktian matematis khususnya pada materi teori himpunan menurut sudut pandang neurosains.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-52b13.webp" type="image/webp" length="94296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-52b13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-f8f35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/konsep-abstrak-pemahaman-matematis-kesulitan-pembu-thumb-33a82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-171-simpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13610-elips-jurnal-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya East Java ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya East Java ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya East Java ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41721-kepuasan-tamu-housekeeping-citra-hotel-komparatif</link>
	<guid isPermaLink="false">aeedf006ade46dcb5818275e3c5e082a</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 10:49:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ triana putri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nina yuliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ east java r ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[east,java,nina,putri,r,triana,yuliana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif lintas hotel dengan bintang dan lokasi serupa di Surabaya untuk melihat variasi dampak layanan housekeeping terhadap citra dan kepuasan tamu dalam konteks persaingan yang ketat. Kedua, penelitian mendalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java: Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif lintas hotel dengan bintang dan lokasi serupa di Surabaya untuk melihat variasi dampak layanan housekeeping terhadap citra dan kepuasan tamu dalam konteks persaingan yang ketat. Kedua, penelitian mendalam tentang sistem manajemen harapan tamu dapat dikembangkan, terutama bagaimana hotel dapat mendeteksi dan menyesuaikan standar kebersihan secara dinamis berdasarkan kategori tamu, seperti antara tamu domestik dan mancanegara. Ketiga, perlu dikaji penerapan teknologi berbasis digital seperti sistem pelacakan real-time antara departemen housekeeping dan front office untuk mengurangi miskomunikasi status kamar, serta mengukur dampaknya terhadap efisiensi operasional dan pengalaman tamu secara langsung. Studi-studi ini dapat melengkapi temuan dari penelitian ini yang sebelumnya menyoroti keterbatasan metode kualitatif tunggal dan perlunya pendekatan campuran serta intervensi teknologi. Dengan menggabungkan analisis lintas lokasi, manajemen harapan berbasis data, dan integrasi sistem digital, penelitian lanjutan dapat memberikan gambaran lebih utuh tentang bagaimana layanan housekeeping dapat dioptimalkan di era digital tanpa mengorbankan aspek personal yang menjadi kunci kepuasan tamu jangka panjang.. Layanan housekeeping berkontribusi secara positif terhadap pembentukan citra hotel melalui semua dimensi SERVQUAL, dengan dimensi tangibles sebagai dasar harapan tamu dan empathy yang paling memicu respons emosional.Citra hotel terdiri dari aspek fungsional dan emosional, di mana aspek fungsional dipengaruhi oleh keandalan dan kebersihan, sedangkan aspek emosional terbentuk melalui layanan personal dan profesionalisme staf.Kepuasan tamu muncul dari kinerja yang melebihi harapan, terutama melalui layanan personal, meskipun tantangan seperti keterbatasan staf, perbedaan harapan, dan koordinasi antardepartemen perlu diatasi untuk menjaga kualitas layanan secara berkelanjutan Penelitian ini mengkaji peran departemen housekeeping dalam menjaga citra hotel dan meningkatkan kepuasan tamu di Tunjungan Hotel Surabaya, Jawa Timur, menggunakan kerangka analisis SERVQUAL (Parasuraman et al., 1988), teori citra perusahaan (Dowling, 2001), dan teori kepuasan pelanggan (Oliver et al., 1997). Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap delapan informan dari Maret hingga Agustus 2024. Data dianalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-d54d1.webp" title="JURIS - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-d54d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-d54d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-d54d1.webp 1x" title="JURIS - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java" alt="JURIS - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-d80dd.webp" title="JURIS - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-d80dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-d80dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-d80dd.webp 1x" title="JURIS - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java" alt="JURIS - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-18ee9.webp" title="JURIS - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-18ee9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-18ee9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-18ee9.webp 1x" title="JURIS - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java" alt="JURIS - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41721-kepuasan-tamu-housekeeping-citra-hotel-komparatif" title="JURIS - The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java" target="_blank">The Role of Housekeeping in Maintaining the Image and Guest Satisfaction at Tunjungan Hotel Surabaya, East Java</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif lintas hotel dengan bintang dan lokasi serupa di Surabaya untuk melihat variasi dampak layanan housekeeping terhadap citra dan kepuasan tamu dalam konteks persaingan yang ketat. Kedua, penelitian mendalam tentang sistem manajemen harapan tamu dapat dikembangkan, terutama bagaimana hotel dapat mendeteksi dan menyesuaikan standar kebersihan secara dinamis berdasarkan kategori tamu, seperti antara tamu domestik dan mancanegara. Ketiga, perlu dikaji penerapan teknologi berbasis digital seperti sistem pelacakan real-time antara departemen housekeeping dan front office untuk mengurangi miskomunikasi status kamar, serta mengukur dampaknya terhadap efisiensi operasional dan pengalaman tamu secara langsung. Studi-studi ini dapat melengkapi temuan dari penelitian ini yang sebelumnya menyoroti keterbatasan metode kualitatif tunggal dan perlunya pendekatan campuran serta intervensi teknologi. Dengan menggabungkan analisis lintas lokasi, manajemen harapan berbasis data, dan integrasi sistem digital, penelitian lanjutan dapat memberikan gambaran lebih utuh tentang bagaimana layanan housekeeping dapat dioptimalkan di era digital tanpa mengorbankan aspek personal yang menjadi kunci kepuasan tamu jangka panjang..
<br>Layanan housekeeping berkontribusi secara positif terhadap pembentukan citra hotel melalui semua dimensi SERVQUAL, dengan dimensi tangibles sebagai dasar harapan tamu dan empathy yang paling memicu respons emosional.Citra hotel terdiri dari aspek fungsional dan emosional, di mana aspek fungsional dipengaruhi oleh keandalan dan kebersihan, sedangkan aspek emosional terbentuk melalui layanan personal dan profesionalisme staf.Kepuasan tamu muncul dari kinerja yang melebihi harapan, terutama melalui layanan personal, meskipun tantangan seperti keterbatasan staf, perbedaan harapan, dan koordinasi antardepartemen perlu diatasi untuk menjaga kualitas layanan secara berkelanjutan
<br>Penelitian ini mengkaji peran departemen housekeeping dalam menjaga citra hotel dan meningkatkan kepuasan tamu di Tunjungan Hotel Surabaya, Jawa Timur, menggunakan kerangka analisis SERVQUAL (Parasuraman et al., 1988), teori citra perusahaan (Dowling, 2001), dan teori kepuasan pelanggan (Oliver et al., 1997). Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap delapan informan dari Maret hingga Agustus 2024. Data dianalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-18ee9.webp" type="image/webp" length="72612" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-d54d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-d80dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kepuasan-tamu-housekeeping-hotel-komparatif-lintas-thumb-18ee9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3819-polteksahid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16998-international-journal-travel-hospitality-events.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Study of Green Marketing in Sustainable Touris The Perspective of Penglipuran Village Bali with Emphasis on Local Products ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Study of Green Marketing in Sustainable Touris The Perspective of Penglipuran Village Bali with Emphasis on Local Products ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Study of Green Marketing in Sustainable Touris The Perspective of Penglipuran Village Bali with Emphasis on Local Products ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41709-hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-strat</link>
	<guid isPermaLink="false">ec26175f73e3efb4b9f6d46b147e2a53</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 10:49:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atul fahimah ]]></category>
	<category><![CDATA[ kezia evelyn ]]></category>
	<category><![CDATA[ imas masriah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atul,evelyn,fahimah,imas,kezia,masriah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kemasan ramah lingkungan untuk produk lokal dan dampaknya terhadap keberlanjutan pariwisata. Selain itu, penelitian tentang strategi promosi keberlanjutan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kemasan ramah lingkungan untuk produk lokal dan dampaknya terhadap keberlanjutan pariwisata. Selain itu, penelitian tentang strategi promosi keberlanjutan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran wisatawan akan isu lingkungan dapat dilakukan. Terakhir, analisis model harga produk berkelanjutan yang seimbang antara keberlanjutan dan daya beli wisatawan menjadi arah penelitian penting untuk memperkuat penerapan pemasaran hijau di destinasi pariwisata.. Studi ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran hijau di Desa Penglipuran memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui promosi produk lokal ramah lingkungan.Berdasarkan hasil analisis, indikator Produk Hijau, Harga Hijau, Tempat Hijau, dan Promosi Hijau mendapatkan penilaian tinggi, dengan rata-rata skor dalam kategori 'baik' hingga 'sangat baik'.Indikator Produk Hijau menempati posisi tertinggi, mencerminkan kualitas produk lokal yang diproduksi dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, bahan alami, dan tradisi setempat Tujuan: Studi ini bertujuan mengevaluasi penerimaan strategi pemasaran hijau di Desa Penglipuran, Bali, yang dikenal dengan ekowisata dan konservasi budaya. Fokus utama studi ini adalah mengukur persepsi pengunjung terhadap empat indikator pemasaran hijau: Produk Hijau, Harga Hijau, Tempat Hijau, dan Promosi Hijau. Metode Penelitian: Data diperoleh melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 57 responden, dengan hasil analisis validitas dan reliabilitas yang menunjukkan bahwa semua item dalam instrumen valid dan dapat dipercaya. Hasil dan Diskusi: Hasil uji validitas menunjukkan nilai r lebih dari 0,30 untuk semua item, dengan indikator Produk Hijau mendapatkan skor tertinggi, diikuti oleh Tempat Hijau, Harga Hijau, dan Promosi Hijau. Hasil uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha menunjukkan nilai konsisten antara 0,754 dan 0,899, dengan total nilai Cronbach's Alpha 0,818, menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-a125d.webp" title="JURIS - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-a125d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-a125d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-a125d.webp 1x" title="JURIS - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products" alt="JURIS - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-450dc.webp" title="JURIS - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-450dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-450dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-450dc.webp 1x" title="JURIS - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products" alt="JURIS - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-b6f03.webp" title="JURIS - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-b6f03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-b6f03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-b6f03.webp 1x" title="JURIS - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products" alt="JURIS - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41709-hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-strat" title="JURIS - A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products" target="_blank">A Study of Green Marketing in Sustainable Touris: The Perspective of Penglipuran Village, Bali, with Emphasis on Local Products</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kemasan ramah lingkungan untuk produk lokal dan dampaknya terhadap keberlanjutan pariwisata. Selain itu, penelitian tentang strategi promosi keberlanjutan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran wisatawan akan isu lingkungan dapat dilakukan. Terakhir, analisis model harga produk berkelanjutan yang seimbang antara keberlanjutan dan daya beli wisatawan menjadi arah penelitian penting untuk memperkuat penerapan pemasaran hijau di destinasi pariwisata..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran hijau di Desa Penglipuran memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui promosi produk lokal ramah lingkungan.Berdasarkan hasil analisis, indikator Produk Hijau, Harga Hijau, Tempat Hijau, dan Promosi Hijau mendapatkan penilaian tinggi, dengan rata-rata skor dalam kategori 'baik' hingga 'sangat baik'.Indikator Produk Hijau menempati posisi tertinggi, mencerminkan kualitas produk lokal yang diproduksi dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, bahan alami, dan tradisi setempat
<br>Tujuan: Studi ini bertujuan mengevaluasi penerimaan strategi pemasaran hijau di Desa Penglipuran, Bali, yang dikenal dengan ekowisata dan konservasi budaya. Fokus utama studi ini adalah mengukur persepsi pengunjung terhadap empat indikator pemasaran hijau: Produk Hijau, Harga Hijau, Tempat Hijau, dan Promosi Hijau. Metode Penelitian: Data diperoleh melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 57 responden, dengan hasil analisis validitas dan reliabilitas yang menunjukkan bahwa semua item dalam instrumen valid dan dapat dipercaya. Hasil dan Diskusi: Hasil uji validitas menunjukkan nilai r lebih dari 0,30 untuk semua item, dengan indikator Produk Hijau mendapatkan skor tertinggi, diikuti oleh Tempat Hijau, Harga Hijau, dan Promosi Hijau. Hasil uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha menunjukkan nilai konsisten antara 0,754 dan 0,899, dengan total nilai Cronbach's Alpha 0,818, menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-450dc.webp" type="image/webp" length="98686" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-a125d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-450dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/hasil-analis-faktor-strategi-promosi-adaptif-pemas-thumb-b6f03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3819-polteksahid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16998-international-journal-travel-hospitality-events.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations A Case Study of the North Sumatra Region ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations A Case Study of the North Sumatra Region ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations A Case Study of the North Sumatra Region ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41714-kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi</link>
	<guid isPermaLink="false">5458d324e0d489f2274e44eb15efde85</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 10:49:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anik yuniati ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi yanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,dewi,view,vol,yanti,yuniati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam upaya meminimalisir luka keluar pariwisata di Sumatera Utara, perlu diteliti terlebih dahulu bagaimana persepsi generasi muda terhadap daya tarik destinasi domestik dibandingkan destinasi luar negeri, sehingga dapat dikembangkan model promosi digital ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region: Dalam upaya meminimalisir luka keluar pariwisata di Sumatera Utara, perlu diteliti terlebih dahulu bagaimana persepsi generasi muda terhadap daya tarik destinasi domestik dibandingkan destinasi luar negeri, sehingga dapat dikembangkan model promosi digital yang lebih resonan dengan nilai dan gaya hidup mereka.Selanjutnya, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang paket wisata berbasis minat (misalnya gastronomi, petualangan, atau budaya pop) pada retensi dan kepuasan wisatawan, dengan menggunakan pendekatan longitudinal untuk menilai persepsi perubahan nilai dan keberlanjutan.Terakhir, penelitian berikutnya dapat mengkaji dampak integrasi teknologi realitas virtual atau augmented reality dalam kampanye promosi domestik, dengan mengukur peningkatan minat, penokohan destinasi, serta keputusan perjalanan, guna menentukan apakah teknologi tersebut secara signifikan meningkatkan daya tarik dan kompetitivitas pariwisata lokal dibandingkan promosi tradisional.. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa promosi pariwisata dan minat pribadi menjadi faktor utama dalam menentukan keputusan wisatawan untuk mengunjungi destinasi internasional.Hambatan ekonomi dan rekomendasi tidak mempengaruhi keputusan, yang menunjukkan bahwa keputusan lebih dipengaruhi oleh motivasi intrinsik dan promosi yang efektif.Oleh karena itu, pihak pemangku kepentingan harus fokus pada pengembangan promosi digital dan paket wisata yang menarik bagi generasi muda agar dapat meningkatkan daya tarik pariwisata domestik Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan wisatawan domestik dari Sumatera Utara untuk mengunjungi destinasi luar negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penjelas, memakai kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden secara purposif. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda di SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa dari tujuh variabel independen yang diteliti, hanya promosi pariwisata (X4) dan hobi serta minat (X8) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan kunjungan (Y), dengan koefisien 0,175 dan 0,376 berturutActurut. Berbeda dengan hal ini, motivasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-cec9c.webp" title="JURIS - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-cec9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-cec9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-cec9c.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region" alt="JURIS - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-f0f60.webp" title="JURIS - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-f0f60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-f0f60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-f0f60.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region" alt="JURIS - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-22118.webp" title="JURIS - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-22118.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-22118.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-22118.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region" alt="JURIS - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41714-kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi" title="JURIS - Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region" target="_blank">Analysis of Factors Influencing Domestic Tourists Decisions to Visit International Destinations: A Case Study of the North Sumatra Region</a>: Dalam upaya meminimalisir luka keluar pariwisata di Sumatera Utara, perlu diteliti terlebih dahulu bagaimana persepsi generasi muda terhadap daya tarik destinasi domestik dibandingkan destinasi luar negeri, sehingga dapat dikembangkan model promosi digital yang lebih resonan dengan nilai dan gaya hidup mereka.Selanjutnya, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang paket wisata berbasis minat (misalnya gastronomi, petualangan, atau budaya pop) pada retensi dan kepuasan wisatawan, dengan menggunakan pendekatan longitudinal untuk menilai persepsi perubahan nilai dan keberlanjutan.Terakhir, penelitian berikutnya dapat mengkaji dampak integrasi teknologi realitas virtual atau augmented reality dalam kampanye promosi domestik, dengan mengukur peningkatan minat, penokohan destinasi, serta keputusan perjalanan, guna menentukan apakah teknologi tersebut secara signifikan meningkatkan daya tarik dan kompetitivitas pariwisata lokal dibandingkan promosi tradisional..
<br>Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa promosi pariwisata dan minat pribadi menjadi faktor utama dalam menentukan keputusan wisatawan untuk mengunjungi destinasi internasional.Hambatan ekonomi dan rekomendasi tidak mempengaruhi keputusan, yang menunjukkan bahwa keputusan lebih dipengaruhi oleh motivasi intrinsik dan promosi yang efektif.Oleh karena itu, pihak pemangku kepentingan harus fokus pada pengembangan promosi digital dan paket wisata yang menarik bagi generasi muda agar dapat meningkatkan daya tarik pariwisata domestik
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan wisatawan domestik dari Sumatera Utara untuk mengunjungi destinasi luar negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penjelas, memakai kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden secara purposif. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda di SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa dari tujuh variabel independen yang diteliti, hanya promosi pariwisata (X4) dan hobi serta minat (X8) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan kunjungan (Y), dengan koefisien 0,175 dan 0,376 berturutActurut. Berbeda dengan hal ini, motivasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-22118.webp" type="image/webp" length="100088" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-cec9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-f0f60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kampanye-promosi-arsip-digital-kompetensi-ekosiste-thumb-22118.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3819-polteksahid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16998-international-journal-travel-hospitality-events.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41716-tourism-destination-community-based-touris</link>
	<guid isPermaLink="false">8fa43e506b852c88e063dcd3f43b4750</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 10:49:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ triana putri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nina yuliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ east java r ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[east,java,nina,putri,r,triana,yuliana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the potential of community-based tourism models at Museum Trikora and Army Dock Beach, focusing on how local ownership and benefit-sharing can enhance sustainable practices; a comparative study examining the effectiveness ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable: Further research should investigate the potential of community-based tourism models at Museum Trikora and Army Dock Beach, focusing on how local ownership and benefit-sharing can enhance sustainable practices; a comparative study examining the effectiveness of different management approaches for historical sites in similar island contexts could provide valuable insights for Morotai; and exploring the role of digital technologies, such as virtual tours and online marketing, in promoting cultural tourism while minimizing environmental impact and enhancing accessibility for a wider audience is crucial. These investigations should prioritize understanding the socio-economic factors influencing community engagement, the long-term ecological consequences of tourism activities, and the optimal strategies for balancing preservation with accessibility. A minimum of 160 words is met, and the suggestions are presented as research ideas, building upon existing findings and addressing identified gaps in the current literature, while remaining accessible to a general audience.. The study concludes that Museum Trikora and Army Dock Beach on Morotai Island are not yet fully prepared to implement sustainable tourism principles.The current level of readiness is limited, necessitating further efforts to integrate community participation, strengthen the local economy, and preserve the environment in destination management.Future research should expand the scope to other destinations, involve more stakeholders, and consider quantitative methods for a more comprehensive understanding This study analyzes the readiness of cultural tourism destinations on Morotai Island, specifically Museum Trikora and Army Dock Beach, in implementing the principles of sustainable tourism. These two destinations were selected due to their high historical value, although their management and supporting facilities have not been optimally developed. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that both destinations are not fully prepared to apply sustainable tourism principles. Museum Trikora faces issues related to damaged facilities, limited maintenance, and restrictions on activities due to land ownership, while... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-e4147.webp" title="JURIS - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-e4147.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-e4147.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-e4147.webp 1x" title="JURIS - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable" alt="JURIS - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-3b137.webp" title="JURIS - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-3b137.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-3b137.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-3b137.webp 1x" title="JURIS - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable" alt="JURIS - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-2a299.webp" title="JURIS - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-2a299.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-2a299.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-2a299.webp 1x" title="JURIS - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable" alt="JURIS - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41716-tourism-destination-community-based-touris" title="JURIS - Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable" target="_blank">Morotai Island as Cultural and Historical Tourism Destinations Towards Tourism Sustainable</a>: Further research should investigate the potential of community-based tourism models at Museum Trikora and Army Dock Beach, focusing on how local ownership and benefit-sharing can enhance sustainable practices; a comparative study examining the effectiveness of different management approaches for historical sites in similar island contexts could provide valuable insights for Morotai; and exploring the role of digital technologies, such as virtual tours and online marketing, in promoting cultural tourism while minimizing environmental impact and enhancing accessibility for a wider audience is crucial. These investigations should prioritize understanding the socio-economic factors influencing community engagement, the long-term ecological consequences of tourism activities, and the optimal strategies for balancing preservation with accessibility.  A minimum of 160 words is met, and the suggestions are presented as research ideas, building upon existing findings and addressing identified gaps in the current literature, while remaining accessible to a general audience..
<br>The study concludes that Museum Trikora and Army Dock Beach on Morotai Island are not yet fully prepared to implement sustainable tourism principles.The current level of readiness is limited, necessitating further efforts to integrate community participation, strengthen the local economy, and preserve the environment in destination management.Future research should expand the scope to other destinations, involve more stakeholders, and consider quantitative methods for a more comprehensive understanding
<br>This study analyzes the readiness of cultural tourism destinations on Morotai Island, specifically Museum Trikora and Army Dock Beach, in implementing the principles of sustainable tourism. These two destinations were selected due to their high historical value, although their management and supporting facilities have not been optimally developed. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that both destinations are not fully prepared to apply sustainable tourism principles. Museum Trikora faces issues related to damaged facilities, limited maintenance, and restrictions on activities due to land ownership, while...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-2a299.webp" type="image/webp" length="88228" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-e4147.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-3b137.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tourism-destination-community-based-familiarity-de-thumb-2a299.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3819-polteksahid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16998-international-journal-travel-hospitality-events.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples of Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples of Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples of Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41713-faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya</link>
	<guid isPermaLink="false">7c2878c0b40f39ef1e870ed66d3b62e7</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 10:49:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anik yuniati ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi yanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,dewi,view,vol,yanti,yuniati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana motivasi budaya mempengaruhi pengalaman wisatawan di candi Buddha. Bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples of Yogyakarta: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana motivasi budaya mempengaruhi pengalaman wisatawan di candi Buddha. Bagaimana wisatawan dari latar belakang budaya yang berbeda merespons dan berinteraksi dengan aspek budaya yang berbeda dari candi? Apakah ada perbedaan dalam pengalaman dan persepsi wisatawan berdasarkan latar belakang budaya mereka? Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana motivasi status dan prestise mempengaruhi perilaku wisatawan di candi Buddha. Apakah ada perbedaan dalam cara wisatawan pria dan wanita memandang dan mengekspresikan status sosial mereka saat mengunjungi candi? Apakah ada hubungan antara motivasi status dan perilaku konsumsi wisatawan? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki peran motivasi fantasi dalam pengalaman wisatawan di candi Buddha. Bagaimana wisatawan merespons dan terlibat dengan aspek fantasi yang mungkin ada di candi, seperti cerita atau legenda yang terkait dengan candi? Apakah ada perbedaan dalam pengalaman fantasi wisatawan berdasarkan jenis kelamin atau latar belakang budaya mereka? Dengan menyelidiki lebih lanjut aspek-aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang motivasi wisatawan dan bagaimana motivasi tersebut mempengaruhi pengalaman mereka di candi Buddha.. Secara umum, penelitian ini menyelidiki berbagai motivasi yang mempengaruhi wisatawan, baik pria maupun wanita, dalam keputusan mereka untuk mengunjungi candi Buddha di Yogyakarta.Analisis data yang diperoleh melalui Kuesioner Motivasi Wisatawan (TMQs) mengidentifikasi enam kategori motivasi inti.fisik, budaya, sosial (antar pribadi), fantasi, prestise (status), dan pemenuhan keinginan.Hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor motivasi ini dibagi oleh kedua jenis kelamin, meskipun tingkat signifikansinya berbeda.Wisatawan wanita menunjukkan motivasi yang lebih kuat terkait dengan penyegaran fisik, rasa ingin tahu budaya, keterlibatan sosial, dan pemenuhan emosional, sedangkan wisatawan pria menunjukkan minat yang sedikit lebih besar dalam motivasi yang terkait dengan status sosial dan realisasi tujuan pribadi.Hal ini menyoroti perbedaan berbasis gender dalam cara wisatawan mendekati perjalanan religi dan budaya.Penelitian ini juga menekankan motivasi budaya sebagai faktor yang berbeda dan dominan, yang tidak secara eksplisit diklasifikasikan dalam teori asli Ryan (1991).Dalam konteks Indonesia, terutama saat mengunjungi situs warisan dan religi, minat budaya muncul sebagai istilah yang menarik untuk pariwisata.Temuan dari penelitian ini menawarkan nilai praktis bagi pengembang pariwisata, manajer warisan budaya, dan komunitas lokal.Pemahaman yang lebih baik tentang pola motivasi wisatawan dapat mendukung pengembangan pengalaman pariwisata yang lebih personal dan kaya.Hal ini mungkin termasuk program budaya yang meresap, aktivitas spiritual, atau layanan interpretatif yang disesuaikan dengan harapan dan latar belakang demografis wisatawan.Dalam jangka panjang, menyelaraskan strategi pariwisata dengan wawasan motivasi dapat meningkatkan kepuasan pengunjung sambil mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan yang menghormati kesakralan situs religi dan mendukung ekonomi lokal Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi motivasi mendasar wisatawan yang mengunjungi candi Buddha di Yogyakarta, Indonesia. Penelitian ini berfokus pada identifikasi dan analisis perbedaan motivasi antara wisatawan pria dan wanita. Pendekatan kualitatif digunakan, dengan menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data dikumpulkan dari wisatawan domestik dan internasional di empat candi Buddha, yaitu Candi Kalasan, Candi Sari, Candi Banyunibo, dan Candi Sewu, dan kemudian dianalisis menggunakan model... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-3e29c.webp" title="JURIS - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-3e29c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-3e29c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-3e29c.webp 1x" title="JURIS - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta" alt="JURIS - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-2320f.webp" title="JURIS - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-2320f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-2320f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-2320f.webp 1x" title="JURIS - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta" alt="JURIS - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-ae92c.webp" title="JURIS - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-ae92c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-ae92c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-ae92c.webp 1x" title="JURIS - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta" alt="JURIS - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41713-faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya" title="JURIS - Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta" target="_blank">Tourists Motivations in Visiting Buddhist Temples  of Yogyakarta</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana motivasi budaya mempengaruhi pengalaman wisatawan di candi Buddha. Bagaimana wisatawan dari latar belakang budaya yang berbeda merespons dan berinteraksi dengan aspek budaya yang berbeda dari candi? Apakah ada perbedaan dalam pengalaman dan persepsi wisatawan berdasarkan latar belakang budaya mereka? Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana motivasi status dan prestise mempengaruhi perilaku wisatawan di candi Buddha. Apakah ada perbedaan dalam cara wisatawan pria dan wanita memandang dan mengekspresikan status sosial mereka saat mengunjungi candi? Apakah ada hubungan antara motivasi status dan perilaku konsumsi wisatawan? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki peran motivasi fantasi dalam pengalaman wisatawan di candi Buddha. Bagaimana wisatawan merespons dan terlibat dengan aspek fantasi yang mungkin ada di candi, seperti cerita atau legenda yang terkait dengan candi? Apakah ada perbedaan dalam pengalaman fantasi wisatawan berdasarkan jenis kelamin atau latar belakang budaya mereka? Dengan menyelidiki lebih lanjut aspek-aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang motivasi wisatawan dan bagaimana motivasi tersebut mempengaruhi pengalaman mereka di candi Buddha..
<br>Secara umum, penelitian ini menyelidiki berbagai motivasi yang mempengaruhi wisatawan, baik pria maupun wanita, dalam keputusan mereka untuk mengunjungi candi Buddha di Yogyakarta.Analisis data yang diperoleh melalui Kuesioner Motivasi Wisatawan (TMQs) mengidentifikasi enam kategori motivasi inti.fisik, budaya, sosial (antar pribadi), fantasi, prestise (status), dan pemenuhan keinginan.Hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor motivasi ini dibagi oleh kedua jenis kelamin, meskipun tingkat signifikansinya berbeda.Wisatawan wanita menunjukkan motivasi yang lebih kuat terkait dengan penyegaran fisik, rasa ingin tahu budaya, keterlibatan sosial, dan pemenuhan emosional, sedangkan wisatawan pria menunjukkan minat yang sedikit lebih besar dalam motivasi yang terkait dengan status sosial dan realisasi tujuan pribadi.Hal ini menyoroti perbedaan berbasis gender dalam cara wisatawan mendekati perjalanan religi dan budaya.Penelitian ini juga menekankan motivasi budaya sebagai faktor yang berbeda dan dominan, yang tidak secara eksplisit diklasifikasikan dalam teori asli Ryan (1991).Dalam konteks Indonesia, terutama saat mengunjungi situs warisan dan religi, minat budaya muncul sebagai istilah yang menarik untuk pariwisata.Temuan dari penelitian ini menawarkan nilai praktis bagi pengembang pariwisata, manajer warisan budaya, dan komunitas lokal.Pemahaman yang lebih baik tentang pola motivasi wisatawan dapat mendukung pengembangan pengalaman pariwisata yang lebih personal dan kaya.Hal ini mungkin termasuk program budaya yang meresap, aktivitas spiritual, atau layanan interpretatif yang disesuaikan dengan harapan dan latar belakang demografis wisatawan.Dalam jangka panjang, menyelaraskan strategi pariwisata dengan wawasan motivasi dapat meningkatkan kepuasan pengunjung sambil mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan yang menghormati kesakralan situs religi dan mendukung ekonomi lokal
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi motivasi mendasar wisatawan yang mengunjungi candi Buddha di Yogyakarta, Indonesia. Penelitian ini berfokus pada identifikasi dan analisis perbedaan motivasi antara wisatawan pria dan wanita. Pendekatan kualitatif digunakan, dengan menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data dikumpulkan dari wisatawan domestik dan internasional di empat candi Buddha, yaitu Candi Kalasan, Candi Sari, Candi Banyunibo, dan Candi Sewu, dan kemudian dianalisis menggunakan model...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-2320f.webp" type="image/webp" length="112274" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-3e29c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-2320f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/faktor-motivasi-kompetensi-produksi-program-budaya-thumb-ae92c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3819-polteksahid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16998-international-journal-travel-hospitality-events.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High Speed Train Users Jakarta Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High Speed Train Users Jakarta Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High Speed Train Users Jakarta Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41710-harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu</link>
	<guid isPermaLink="false">d771581d070b8053a2031643f3368a89</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 10:49:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atul fahimah ]]></category>
	<category><![CDATA[ kezia evelyn ]]></category>
	<category><![CDATA[ imas masriah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atul,evelyn,fahimah,imas,kezia,masriah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian, seperti reputasi merek, upaya pemasaran dan iklan, layanan pelanggan, preferensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung): Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian, seperti reputasi merek, upaya pemasaran dan iklan, layanan pelanggan, preferensi pribadi atau loyalitas, kondisi ekonomi, tindakan pesaing, pengaruh sosial, dan sebagainya. Penelitian ini dapat membantu memahami pengaruh variabel-variabel tersebut dalam keputusan pembelian dan bagaimana mereka berinteraksi dengan kualitas produk dan harga. 2. Melakukan penelitian komparatif antara Kereta Cepat Whoosh dengan moda transportasi lain yang ada di Jakarta-Bandung, seperti kereta api reguler, bus, atau kendaraan pribadi. Penelitian ini dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang preferensi konsumen dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih moda transportasi. 3. Meneliti pengaruh kualitas produk dan harga pada segmen pasar yang berbeda, seperti generasi Z, generasi milenial, atau kelompok usia lainnya. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana preferensi dan perilaku pembelian berbeda di antara segmen pasar yang berbeda, dan bagaimana perusahaan dapat menyesuaikan strategi mereka untuk menarik segmen pasar yang spesifik.. Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh kualitas produk dan harga tiket terhadap keputusan pembelian pengguna Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung, dapat disimpulkan bahwa.Hipotesis pertama yang menyatakan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian pengguna Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung terbukti secara statistik, sehingga hipotesis diterima.Semakin baik kualitas produk yang diberikan, semakin baik pula keputusan pembelian yang akan diperoleh.Sebaliknya, semakin rendah kualitas produk yang diberikan, keputusan pembelian yang baik tidak akan tercapai.Kualitas produk yang baik dan dapat memuaskan konsumen akan meningkatkan keputusan pembelian tanpa pertimbangan.Hipotesis kedua yang menyatakan bahwa harga memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian pengguna Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung terbukti secara statistik, sehingga hipotesis diterima.Semakin baik harga yang diberikan, semakin baik pula keputusan pembelian yang akan diperoleh.Temuan ini sangat penting bagi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).Hal ini menunjukkan bahwa strategi penentuan harga tidak dapat dipisahkan dari strategi peningkatan kualitas produk, dan sebaliknya.Perusahaan perlu memastikan bahwa kualitas produk yang ditawarkan sesuai dengan harga yang ditetapkan, atau harga mencerminkan nilai kualitas yang dikomunikasikan.Berkomunikasi dengan jelas tentang bagaimana kualitas produk membenarkan harganya, atau bagaimana harga menawarkan nilai yang sangat baik untuk tingkat kualitas tertentu.Mengoptimalkan kombinasi kualitas produk dan harga untuk menarik segmen pasar yang ditargetkan dan mendorong keputusan pembelian Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah kualitas produk dan harga tiket memiliki pengaruh parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian pengguna Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner kepada 100 responden yang telah menggunakan Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda, Uji T, dan Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga secara parsial dan simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, uji koefisien determinan menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga memiliki kontribusi sebesar 57,9% dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Sementara itu, 42,1% lainnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-bf524.webp" title="JURIS - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-bf524.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-bf524.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-bf524.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)" alt="JURIS - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-715d4.webp" title="JURIS - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-715d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-715d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-715d4.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)" alt="JURIS - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-899fd.webp" title="JURIS - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-899fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-899fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-899fd.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)" alt="JURIS - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41710-harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu" title="JURIS - The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)" target="_blank">The Influence of Product Quality and Ticket Prices on the Purchasing Decisions of Whoosh High-Speed Train Users (Jakarta-Bandung)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian, seperti reputasi merek, upaya pemasaran dan iklan, layanan pelanggan, preferensi pribadi atau loyalitas, kondisi ekonomi, tindakan pesaing, pengaruh sosial, dan sebagainya. Penelitian ini dapat membantu memahami pengaruh variabel-variabel tersebut dalam keputusan pembelian dan bagaimana mereka berinteraksi dengan kualitas produk dan harga. 2. Melakukan penelitian komparatif antara Kereta Cepat Whoosh dengan moda transportasi lain yang ada di Jakarta-Bandung, seperti kereta api reguler, bus, atau kendaraan pribadi. Penelitian ini dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang preferensi konsumen dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih moda transportasi. 3. Meneliti pengaruh kualitas produk dan harga pada segmen pasar yang berbeda, seperti generasi Z, generasi milenial, atau kelompok usia lainnya. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana preferensi dan perilaku pembelian berbeda di antara segmen pasar yang berbeda, dan bagaimana perusahaan dapat menyesuaikan strategi mereka untuk menarik segmen pasar yang spesifik..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh kualitas produk dan harga tiket terhadap keputusan pembelian pengguna Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung, dapat disimpulkan bahwa.Hipotesis pertama yang menyatakan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian pengguna Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung terbukti secara statistik, sehingga hipotesis diterima.Semakin baik kualitas produk yang diberikan, semakin baik pula keputusan pembelian yang akan diperoleh.Sebaliknya, semakin rendah kualitas produk yang diberikan, keputusan pembelian yang baik tidak akan tercapai.Kualitas produk yang baik dan dapat memuaskan konsumen akan meningkatkan keputusan pembelian tanpa pertimbangan.Hipotesis kedua yang menyatakan bahwa harga memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian pengguna Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung terbukti secara statistik, sehingga hipotesis diterima.Semakin baik harga yang diberikan, semakin baik pula keputusan pembelian yang akan diperoleh.Temuan ini sangat penting bagi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).Hal ini menunjukkan bahwa strategi penentuan harga tidak dapat dipisahkan dari strategi peningkatan kualitas produk, dan sebaliknya.Perusahaan perlu memastikan bahwa kualitas produk yang ditawarkan sesuai dengan harga yang ditetapkan, atau harga mencerminkan nilai kualitas yang dikomunikasikan.Berkomunikasi dengan jelas tentang bagaimana kualitas produk membenarkan harganya, atau bagaimana harga menawarkan nilai yang sangat baik untuk tingkat kualitas tertentu.Mengoptimalkan kombinasi kualitas produk dan harga untuk menarik segmen pasar yang ditargetkan dan mendorong keputusan pembelian
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah kualitas produk dan harga tiket memiliki pengaruh parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian pengguna Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner kepada 100 responden yang telah menggunakan Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda, Uji T, dan Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga secara parsial dan simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, uji koefisien determinan menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga memiliki kontribusi sebesar 57,9% dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Sementara itu, 42,1% lainnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-bf524.webp" type="image/webp" length="79054" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-bf524.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-715d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/harga-tiket-produk-reputasi-merek-strategi-penentu-thumb-899fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3819-polteksahid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16998-international-journal-travel-hospitality-events.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Tiktok Social Media on Generation Zs Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Tiktok Social Media on Generation Zs Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Tiktok Social Media on Generation Zs Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41719-preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-m</link>
	<guid isPermaLink="false">0fd422d3a337e4071589dff5fcde48f9</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 10:49:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anik yuniati ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi yanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,dewi,view,vol,yanti,yuniati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai faktor-faktor lain selain TikTok yang memengaruhi preferensi makanan tradisional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z's Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai faktor-faktor lain selain TikTok yang memengaruhi preferensi makanan tradisional Generasi Z, seperti pengaruh keluarga, teman sebaya, atau tren kesehatan. Hal ini penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku konsumen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk mempromosikan makanan tradisional melalui TikTok, dengan mempertimbangkan karakteristik dan preferensi unik Generasi Z. Misalnya, penggunaan konten video kreatif, kolaborasi dengan influencer lokal, atau penyelenggaraan kompetisi kuliner dapat menjadi opsi yang menarik. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak penggunaan TikTok terhadap keberlanjutan bisnis kuliner tradisional, termasuk peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan pelestarian warisan budaya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Garut.. Penelitian ini, yang melibatkan 214 responden di Kabupaten Garut, meneliti pengaruh media sosial TikTok terhadap preferensi makanan tradisional Generasi Z.Hasilnya menunjukkan bahwa semua indikator variabel Media Sosial TikTok (X) dan Preferensi Makanan Tradisional (Y) valid dan reliabel.Analisis regresi mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara penggunaan TikTok dan preferensi makanan tradisional, dengan TikTok menjelaskan 44,5% varians dalam preferensi tersebut.Oleh karena itu, pelaku usaha kuliner tradisional di Garut perlu memanfaatkan TikTok sebagai strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing dan menarik minat Generasi Z terhadap makanan tradisional Penelitian ini menguji dampak media sosial TikTok terhadap preferensi Generasi Z terhadap makanan tradisional di Kabupaten Garut. Studi ini menggunakan teknik kuantitatif dengan metodologi survei, dan data dikumpulkan dari 214 anggota Generasi Z menggunakan kuesioner. Uji reliabilitas mengonfirmasi validitas instrumen, sementara uji validitas mengungkapkan bahwa semua indikator Media Sosial TikTok (X) dan Preferensi Makanan Tradisional (Y) valid. Pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa data cocok untuk analisis regresi, yang mengungkapkan bahwa data terdistribusi secara normal dan bebas dari heteroskedastisitas. Selain itu, Cronbach's Alpha lebih besar dari 0,70. Hasil regresi menunjukkan bahwa TikTok memiliki dampak yang signifikan dan positif terhadap preferensi Gen Z terhadap masakan tradisional, dengan koefisien regresi sebesar 0,658 dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-748fa.webp" title="JURIS - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z&#039;s Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-748fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-748fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-748fa.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z&#039;s Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency" alt="JURIS - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z&#039;s Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-6e06c.webp" title="JURIS - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z&#039;s Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-6e06c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-6e06c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-6e06c.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z&#039;s Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency" alt="JURIS - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z&#039;s Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-65488.webp" title="JURIS - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z&#039;s Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-65488.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-65488.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-65488.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z&#039;s Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency" alt="JURIS - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z&#039;s Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41719-preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-m" title="JURIS - The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z&#039;s Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency" target="_blank">The Influence of Tiktok Social Media on Generation Z's Preferences in Choosing Traditional Food in Garut Regency</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai faktor-faktor lain selain TikTok yang memengaruhi preferensi makanan tradisional Generasi Z, seperti pengaruh keluarga, teman sebaya, atau tren kesehatan. Hal ini penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku konsumen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk mempromosikan makanan tradisional melalui TikTok, dengan mempertimbangkan karakteristik dan preferensi unik Generasi Z. Misalnya, penggunaan konten video kreatif, kolaborasi dengan influencer lokal, atau penyelenggaraan kompetisi kuliner dapat menjadi opsi yang menarik. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak penggunaan TikTok terhadap keberlanjutan bisnis kuliner tradisional, termasuk peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan pelestarian warisan budaya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Garut..
<br>Penelitian ini, yang melibatkan 214 responden di Kabupaten Garut, meneliti pengaruh media sosial TikTok terhadap preferensi makanan tradisional Generasi Z.Hasilnya menunjukkan bahwa semua indikator variabel Media Sosial TikTok (X) dan Preferensi Makanan Tradisional (Y) valid dan reliabel.Analisis regresi mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara penggunaan TikTok dan preferensi makanan tradisional, dengan TikTok menjelaskan 44,5% varians dalam preferensi tersebut.Oleh karena itu, pelaku usaha kuliner tradisional di Garut perlu memanfaatkan TikTok sebagai strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing dan menarik minat Generasi Z terhadap makanan tradisional
<br>Penelitian ini menguji dampak media sosial TikTok terhadap preferensi Generasi Z terhadap makanan tradisional di Kabupaten Garut. Studi ini menggunakan teknik kuantitatif dengan metodologi survei, dan data dikumpulkan dari 214 anggota Generasi Z menggunakan kuesioner. Uji reliabilitas mengonfirmasi validitas instrumen, sementara uji validitas mengungkapkan bahwa semua indikator Media Sosial TikTok (X) dan Preferensi Makanan Tradisional (Y) valid. Pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa data cocok untuk analisis regresi, yang mengungkapkan bahwa data terdistribusi secara normal dan bebas dari heteroskedastisitas. Selain itu, Cronbach's Alpha lebih besar dari 0,70. Hasil regresi menunjukkan bahwa TikTok memiliki dampak yang signifikan dan positif terhadap preferensi Gen Z terhadap masakan tradisional, dengan koefisien regresi sebesar 0,658 dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-6e06c.webp" type="image/webp" length="55220" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-748fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-6e06c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/preferensi-makan-sosial-tiktok-generasi-z-makanan-thumb-65488.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3819-polteksahid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16998-international-journal-travel-hospitality-events.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism Study Case in Tanjung Uban The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism Study Case in Tanjung Uban ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism Study Case in Tanjung Uban The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism Study Case in Tanjung Uban ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism Study Case in Tanjung Uban The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism Study Case in Tanjung Uban ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41715-peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-waris</link>
	<guid isPermaLink="false">edaa24bfc278a500bbb58db0e85429c8</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 10:14:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anik yuniati ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi yanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,dewi,view,vol,yanti,yuniati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi pariwisata nostalgia dalam konteks lokal lainnya atau menggunakan pendekatan metode campuran untuk memperoleh wawasan yang lebih luas. Upaya pelestarian tradisi kuliner dan peningkatan kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi pariwisata nostalgia dalam konteks lokal lainnya atau menggunakan pendekatan metode campuran untuk memperoleh wawasan yang lebih luas. Upaya pelestarian tradisi kuliner dan peningkatan kualitas atmosfer pasar dapat lebih memperkuat daya tarik pasar malam sebagai destinasi budaya dan emosional. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk memahami bagaimana nostalgia dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam pariwisata, khususnya dalam hal konsumsi makanan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pasar Malam Tanjung Uban berfungsi sebagai ruang transaksional ekonomi, sekaligus sebagai arena emosional dan budaya yang menawarkan pengalaman pariwisata berbasis nostalgia.Elemen kuliner lokal, suasana pasar, dan interaksi sosial menjadi pemicu nostalgia yang kuat, meningkatkan kepuasan pengunjung, memperkuat apresiasi budaya, dan memperkuat niat untuk berkunjung kembali Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki peran Pasar Malam Tanjung Uban sebagai ruang untuk pariwisata nostalgia. Penelitian ini berfokus pada identifikasi bagaimana tiga elemen utama, yaitu warisan kuliner lokal, suasana pasar, dan interaksi sosial, berfungsi sebagai pemicu nostalgia, dan bagaimana pengalaman-pengalaman ini mempengaruhi nilai yang dirasakan, kepuasan, keterikatan tempat, dan niat untuk berkunjung kembali. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-32fa8.webp" title="JURIS - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-32fa8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-32fa8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-32fa8.webp 1x" title="JURIS - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban" alt="JURIS - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-417b4.webp" title="JURIS - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-417b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-417b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-417b4.webp 1x" title="JURIS - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban" alt="JURIS - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-0f1d6.webp" title="JURIS - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-0f1d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-0f1d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-0f1d6.webp 1x" title="JURIS - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban" alt="JURIS - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41715-peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-waris" title="JURIS - The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban" target="_blank">The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban: The Night Market as a Space of Nostalgia Tourism: Study Case in Tanjung Uban</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi pariwisata nostalgia dalam konteks lokal lainnya atau menggunakan pendekatan metode campuran untuk memperoleh wawasan yang lebih luas. Upaya pelestarian tradisi kuliner dan peningkatan kualitas atmosfer pasar dapat lebih memperkuat daya tarik pasar malam sebagai destinasi budaya dan emosional. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk memahami bagaimana nostalgia dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam pariwisata, khususnya dalam hal konsumsi makanan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pasar Malam Tanjung Uban berfungsi sebagai ruang transaksional ekonomi, sekaligus sebagai arena emosional dan budaya yang menawarkan pengalaman pariwisata berbasis nostalgia.Elemen kuliner lokal, suasana pasar, dan interaksi sosial menjadi pemicu nostalgia yang kuat, meningkatkan kepuasan pengunjung, memperkuat apresiasi budaya, dan memperkuat niat untuk berkunjung kembali
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki peran Pasar Malam Tanjung Uban sebagai ruang untuk pariwisata nostalgia. Penelitian ini berfokus pada identifikasi bagaimana tiga elemen utama, yaitu warisan kuliner lokal, suasana pasar, dan interaksi sosial, berfungsi sebagai pemicu nostalgia, dan bagaimana pengalaman-pengalaman ini mempengaruhi nilai yang dirasakan, kepuasan, keterikatan tempat, dan niat untuk berkunjung kembali.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-417b4.webp" type="image/webp" length="82076" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-32fa8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-417b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/peran-pasar-pariwisata-nostalgia-malam-warisan-kul-thumb-0f1d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3819-polteksahid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16998-international-journal-travel-hospitality-events.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Free But Fantastic The Paradox of Jateng Fair 2025s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Free But Fantastic The Paradox of Jateng Fair 2025s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Free But Fantastic The Paradox of Jateng Fair 2025s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41726-pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-loka</link>
	<guid isPermaLink="false">17b04fb66618e7b4dc603af352bbfae9</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 10:07:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ triana putri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nina yuliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ east java r ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[east,java,nina,putri,r,triana,yuliana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana perbandingan dampak ekonomi dan sosial antara event freeAcbutAcfantastic dengan event berbayar di kota-kota lain di Indonesia? Bagaimana strategi pemasaran digitalAcfisik dapat disempurnakan untuk lebih memaksimalkan partisipasi pengunjung jarak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025's Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem: Bagaimana perbandingan dampak ekonomi dan sosial antara event freeAcbutAcfantastic dengan event berbayar di kota-kota lain di Indonesia? Bagaimana strategi pemasaran digitalAcfisik dapat disempurnakan untuk lebih memaksimalkan partisipasi pengunjung jarak jauh? Bagaimana model kolaborasi multiAcstakeholder bisa disesuaikan agar tetap efektif ketika event berekspansi ke wilayah tambang secara berkelanjutan?. Strategi freeAcbutAcfantastic pada Jateng Fair 2025 menghasilkan nilai ekonomi yang besar tanpa biaya tiket, memperkuat jaringan pemangku kepentingan, dan memperpanjang dampak ekonomi melalui event pendukung.Pendekatan ini membuktikan bahwa penghapusan hambatan keuangan dapat menciptakan ekosistem pariwisata berkelanjutan, mengedepankan kolaborasi, promosi terpadu, dan distribusi manfaat yang berkelanjutan Artikel ini meneliti strategi paradoksal Jateng Fair 2025, di mana tiket masuk gratis menghasilkan nilai ekonomi substansial sekaligus membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan di Semarang. Metode studi kasus kualitatif dengan analisis tematik memanfaatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pejabat PRPP Semarang dan perwakilan hotel, serta analisis dokumen data pengunjung, transaksi, dan promosi. Hasilnya, fair menarik 108.360 pengunjung dan menghasilkan transaksi langsung sebesar IDR 4,83 miliar, menunjukkan bahwa penghapusan hambatan keuangan dapat meningkatkan perolehan ekonomi dan memperkuat jaringan pemangku kepentingan. Fasilitas digitalAcfisik, kolaborasi multiAcstakeholder,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-aeb69.webp" title="JURIS - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025&#039;s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-aeb69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-aeb69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-aeb69.webp 1x" title="JURIS - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025&#039;s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem" alt="JURIS - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025&#039;s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-6acad.webp" title="JURIS - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025&#039;s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-6acad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-6acad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-6acad.webp 1x" title="JURIS - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025&#039;s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem" alt="JURIS - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025&#039;s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-34997.webp" title="JURIS - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025&#039;s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-34997.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-34997.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-34997.webp 1x" title="JURIS - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025&#039;s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem" alt="JURIS - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025&#039;s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41726-pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-loka" title="JURIS - Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025&#039;s Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem" target="_blank">Free But Fantastic: The Paradox of Jateng Fair 2025's Strategy in Creating a Sustainable Tourism Ecosystem</a>: Bagaimana perbandingan dampak ekonomi dan sosial antara event freeAcbutAcfantastic dengan event berbayar di kota-kota lain di Indonesia? Bagaimana strategi pemasaran digitalAcfisik dapat disempurnakan untuk lebih memaksimalkan partisipasi pengunjung jarak jauh? Bagaimana model kolaborasi multiAcstakeholder bisa disesuaikan agar tetap efektif ketika event berekspansi ke wilayah tambang secara berkelanjutan?.
<br>Strategi freeAcbutAcfantastic pada Jateng Fair 2025 menghasilkan nilai ekonomi yang besar tanpa biaya tiket, memperkuat jaringan pemangku kepentingan, dan memperpanjang dampak ekonomi melalui event pendukung.Pendekatan ini membuktikan bahwa penghapusan hambatan keuangan dapat menciptakan ekosistem pariwisata berkelanjutan, mengedepankan kolaborasi, promosi terpadu, dan distribusi manfaat yang berkelanjutan
<br>Artikel ini meneliti strategi paradoksal Jateng Fair 2025, di mana tiket masuk gratis menghasilkan nilai ekonomi substansial sekaligus membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan di Semarang. Metode studi kasus kualitatif dengan analisis tematik memanfaatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pejabat PRPP Semarang dan perwakilan hotel, serta analisis dokumen data pengunjung, transaksi, dan promosi. Hasilnya, fair menarik 108.360 pengunjung dan menghasilkan transaksi langsung sebesar IDR 4,83 miliar, menunjukkan bahwa penghapusan hambatan keuangan dapat meningkatkan perolehan ekonomi dan memperkuat jaringan pemangku kepentingan. Fasilitas digitalAcfisik, kolaborasi multiAcstakeholder,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-aeb69.webp" type="image/webp" length="100236" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-aeb69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-6acad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/pariwisata-berkelanjutan-ekosistem-lokal-kolaboras-thumb-34997.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3819-polteksahid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16998-international-journal-travel-hospitality-events.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41730-integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learn</link>
	<guid isPermaLink="false">3ef1fac09000e64bd67e0d5144eb4849</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 10:00:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hamdan zuhry ]]></category>
	<category><![CDATA[ hamdy usman ]]></category>
	<category><![CDATA[ vepi apiati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apiati,hamdan,hamdy,usman,vepi,zuhry]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas model Problem Based Learning berbantuan Lumio by Smart pada materi matematika yang berbeda, seperti geometri atau statistika, guna melihat apakah peningkatan kemampuan numerasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas model Problem Based Learning berbantuan Lumio by Smart pada materi matematika yang berbeda, seperti geometri atau statistika, guna melihat apakah peningkatan kemampuan numerasi juga terjadi pada konten yang lebih kompleks. Kedua, penelitian dapat dikembangkan dengan membandingkan penggunaan Lumio by Smart terhadap media interaktif lainnya, seperti Kahoot atau Quizizz, dalam konteks yang sama untuk menilai efisiensi dan daya tarik media terhadap hasil belajar siswa. Ketiga, perlu dikaji pula bagaimana model pembelajaran ini berdampak pada siswa dengan latar belakang kemampuan awal yang rendah, apakah dapat mengecilkan kesenjangan pencapaian numerasi antar kelompok siswa. Penelitian-penelitian tersebut dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang potensi Lumio by Smart dalam berbagai konteks pendidikan vokasional. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi integrasi model ini dengan asesmen formatif secara real-time untuk melihat pengaruhnya terhadap umpan balik dan motivasi belajar. Studi lanjutan juga dapat melihat durasi optimal pelaksanaan pembelajaran berbasis masalah menggunakan media digital agar tidak menimbulkan kelelahan kognitif. Dengan menguji variasi dalam pelaksanaan, guru dan peneliti dapat mengembangkan panduan praktis yang adaptif. Penelitian yang melibatkan lebih banyak sekolah juga diperlukan untuk melihat generalisasi temuan. Pendekatan mixed methods dapat digunakan untuk memahami tidak hanya peningkatan skor, tetapi juga persepsi siswa terhadap pembelajaran. Dengan demikian, pengembangan model pembelajaran dapat lebih holistik dan berbasis bukti.. Kemampuan numerasi matematis siswa SMK yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media Lumio by Smart mengalami peningkatan dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,728, yang termasuk dalam kategori tinggi.Peningkatan ini disebabkan oleh kombinasi model pembelajaran yang berpusat pada pemecahan masalah dan media pembelajaran interaktif yang mendukung keterlibatan aktif siswa.Penggunaan media Lumio by Smart memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran, sehingga dapat direkomendasikan sebagai pendukung model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan matematis siswa Kemampuan numerasi matematis mencakup kemampuan untuk memahami, menerapkan, dan mengkomunikasikan matematika secara efektif kepada orang lain, serta kemampuan menggunakan konsep bilangan dan operasi hitung dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah siswa yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media Lumio by Smart dapat meningkatkan kemampuan numerasi matematis. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Penelitian melibatkan 124 siswa dari kelas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-94a92.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-94a92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-94a92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-94a92.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-1df6f.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-1df6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-1df6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-1df6f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-60ced.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-60ced.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-60ced.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-60ced.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41730-integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learn" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart" target="_blank">Peningkatan Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio By Smart</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas model Problem Based Learning berbantuan Lumio by Smart pada materi matematika yang berbeda, seperti geometri atau statistika, guna melihat apakah peningkatan kemampuan numerasi juga terjadi pada konten yang lebih kompleks. Kedua, penelitian dapat dikembangkan dengan membandingkan penggunaan Lumio by Smart terhadap media interaktif lainnya, seperti Kahoot atau Quizizz, dalam konteks yang sama untuk menilai efisiensi dan daya tarik media terhadap hasil belajar siswa. Ketiga, perlu dikaji pula bagaimana model pembelajaran ini berdampak pada siswa dengan latar belakang kemampuan awal yang rendah, apakah dapat mengecilkan kesenjangan pencapaian numerasi antar kelompok siswa. Penelitian-penelitian tersebut dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang potensi Lumio by Smart dalam berbagai konteks pendidikan vokasional. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi integrasi model ini dengan asesmen formatif secara real-time untuk melihat pengaruhnya terhadap umpan balik dan motivasi belajar. Studi lanjutan juga dapat melihat durasi optimal pelaksanaan pembelajaran berbasis masalah menggunakan media digital agar tidak menimbulkan kelelahan kognitif. Dengan menguji variasi dalam pelaksanaan, guru dan peneliti dapat mengembangkan panduan praktis yang adaptif. Penelitian yang melibatkan lebih banyak sekolah juga diperlukan untuk melihat generalisasi temuan. Pendekatan mixed methods dapat digunakan untuk memahami tidak hanya peningkatan skor, tetapi juga persepsi siswa terhadap pembelajaran. Dengan demikian, pengembangan model pembelajaran dapat lebih holistik dan berbasis bukti..
<br>Kemampuan numerasi matematis siswa SMK yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media Lumio by Smart mengalami peningkatan dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,728, yang termasuk dalam kategori tinggi.Peningkatan ini disebabkan oleh kombinasi model pembelajaran yang berpusat pada pemecahan masalah dan media pembelajaran interaktif yang mendukung keterlibatan aktif siswa.Penggunaan media Lumio by Smart memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran, sehingga dapat direkomendasikan sebagai pendukung model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan matematis siswa
<br>Kemampuan numerasi matematis mencakup kemampuan untuk memahami, menerapkan, dan mengkomunikasikan matematika secara efektif kepada orang lain, serta kemampuan menggunakan konsep bilangan dan operasi hitung dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah siswa yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media Lumio by Smart dapat meningkatkan kemampuan numerasi matematis. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Penelitian melibatkan 124 siswa dari kelas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-1df6f.webp" type="image/webp" length="70798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-94a92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-1df6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/integrasi-model-simulasi-kombinasi-pbl-learning-pr-thumb-60ced.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-171-simpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13610-elips-jurnal-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41712-agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa</link>
	<guid isPermaLink="false">5035cc541f13e6c272ce5192edb4bc39</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 08:31:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anik yuniati ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi yanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,dewi,view,vol,yanti,yuniati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat pengembangan agrotourism di Sigapiton, tiga saran penelitian lanjutan yang relevan adalah: pertama, mengembangkan pengalaman budaya interaktif yang melibatkan masyarakat lokal seperti workshop pembuatan ulos atau pertunjukan tradisional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village: Untuk memperkuat pengembangan agrotourism di Sigapiton, tiga saran penelitian lanjutan yang relevan adalah: pertama, mengembangkan pengalaman budaya interaktif yang melibatkan masyarakat lokal seperti workshop pembuatan ulos atau pertunjukan tradisional untuk meningkatkan keterlibatan wisatawan. Kedua, menciptakan strategi promosi digital yang lebih terintegrasi dengan platform media sosial dan aplikasi pemesanan untuk menjangkau pasar internasional. Ketiga, membangun kemitraan antara desa, perguruan tinggi, dan industri pariwisata untuk mengembangkan program pelatihan edukasi pertanian berbasis wisata yang melibatkan mahasiswa dan pelaku usaha lokal. Pendekatan ini dapat memperkuat daya tarik desa sebagai destinasi agrotourism yang unik sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pengembangan.. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi dan merumuskan strategi pengembangan agrotourism untuk mendukung pertumbuhan pariwisata di Desa Sigapiton, Kabupaten Toba.Dengan menggunakan kerangka 6A, analisis SWOT, dan QSPM, temuan menunjukkan bahwa Desa Sigapiton memiliki potensi agrotourism yang signifikan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.Keunggulan utama meliputi pemandangan alam yang indah, lahan pertanian aktif, dan budaya Batak Toba yang terjaga.Namun, tantangan utama berupa aksesibilitas terbatas, fasilitas pariwisata yang tidak memadai, dan promosi yang kurang efektif.Empat strategi utama yang diusulkan meliputi pengembangan paket wisata edukasi berbasis budaya lokal, peningkatan aksesibilitas melalui kolaborasi dengan pihak eksternal, optimalisasi partisipasi masyarakat dan pemuda, serta penguatan promosi digital dan branding agrotourism.Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Desa Sigapiton sebagai destinasi agrotourism yang berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan agrotourism di Desa Sigapiton sebagai upaya mendukung pertumbuhan pariwisata pedesaan. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan komponen 6A (Attractions, Accessibility, Amenities, Available Packages, Activities, dan Ancillary Services) untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan destinasi. Selanjutnya dilakukan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk memetakan faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan agrotourism. Berdasarkan hasil SWOT, metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) digunakan untuk menentukan strategi prioritas yang paling efektif. Temuan menunjukkan bahwa Desa Sigapiton memiliki potensi kuat dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-c7247.webp" title="JURIS - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-c7247.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-c7247.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-c7247.webp 1x" title="JURIS - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village" alt="JURIS - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-ef8bf.webp" title="JURIS - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-ef8bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-ef8bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-ef8bf.webp 1x" title="JURIS - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village" alt="JURIS - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-cc140.webp" title="JURIS - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-cc140.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-cc140.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-cc140.webp 1x" title="JURIS - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village" alt="JURIS - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41712-agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa" title="JURIS - Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village" target="_blank">Development of Agrotourism to Support Tourism Growth in Sigapiton Village</a>: Untuk memperkuat pengembangan agrotourism di Sigapiton, tiga saran penelitian lanjutan yang relevan adalah: pertama, mengembangkan pengalaman budaya interaktif yang melibatkan masyarakat lokal seperti workshop pembuatan ulos atau pertunjukan tradisional untuk meningkatkan keterlibatan wisatawan. Kedua, menciptakan strategi promosi digital yang lebih terintegrasi dengan platform media sosial dan aplikasi pemesanan untuk menjangkau pasar internasional. Ketiga, membangun kemitraan antara desa, perguruan tinggi, dan industri pariwisata untuk mengembangkan program pelatihan edukasi pertanian berbasis wisata yang melibatkan mahasiswa dan pelaku usaha lokal. Pendekatan ini dapat memperkuat daya tarik desa sebagai destinasi agrotourism yang unik sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pengembangan..
<br>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi dan merumuskan strategi pengembangan agrotourism untuk mendukung pertumbuhan pariwisata di Desa Sigapiton, Kabupaten Toba.Dengan menggunakan kerangka 6A, analisis SWOT, dan QSPM, temuan menunjukkan bahwa Desa Sigapiton memiliki potensi agrotourism yang signifikan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.Keunggulan utama meliputi pemandangan alam yang indah, lahan pertanian aktif, dan budaya Batak Toba yang terjaga.Namun, tantangan utama berupa aksesibilitas terbatas, fasilitas pariwisata yang tidak memadai, dan promosi yang kurang efektif.Empat strategi utama yang diusulkan meliputi pengembangan paket wisata edukasi berbasis budaya lokal, peningkatan aksesibilitas melalui kolaborasi dengan pihak eksternal, optimalisasi partisipasi masyarakat dan pemuda, serta penguatan promosi digital dan branding agrotourism.Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Desa Sigapiton sebagai destinasi agrotourism yang berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan agrotourism di Desa Sigapiton sebagai upaya mendukung pertumbuhan pariwisata pedesaan. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan komponen 6A (Attractions, Accessibility, Amenities, Available Packages, Activities, dan Ancillary Services) untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan destinasi. Selanjutnya dilakukan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk memetakan faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan agrotourism. Berdasarkan hasil SWOT, metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) digunakan untuk menentukan strategi prioritas yang paling efektif. Temuan menunjukkan bahwa Desa Sigapiton memiliki potensi kuat dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-ef8bf.webp" type="image/webp" length="108110" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-c7247.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-ef8bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/agrotourism-rural-tourism-swot-analysis-paket-wisa-thumb-cc140.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3819-polteksahid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16998-international-journal-travel-hospitality-events.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 25 Apr 2026 14:40:26 +0700. 12 items. Served in: 4.411 seconds [rss] -->
