<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 07 Jul 2026 22:44:59 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 22:44:59 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-07T22:44:59+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53453-nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi</link>
	<guid isPermaLink="false">50449778c501153a7358b328ebb98da3</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman yang optimal untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi fluktuasi kualitas air; (2) melakukan studi jangka panjang yang memantau parameter kualitas air, dinamika populasi mikroba, serta dampak penggunaan media organik tinggi terhadap kesehatan ekosistem, untuk menilai keberlanjutan dan mitigasi risiko penurunan performa sistem selama beberapa siklus tanam; dan (3) menilai kelayakan ekonomi dan adaptasi sosialAcbudaya penerapan model akuaponik ini di berbagai kondisi iklim dan lahan terbatas di wilayah Indonesia, dengan membandingkan biaya investasi, profitabilitas, dan penerimaan petani serta masyarakat setempat. Hasil dari ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan tentang optimalisasi media, manajemen air, dan skala penerapan, sehingga memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk mempercepat adopsi akuaponik sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga.. Penerapan akuaponik yaitu sistem budidaya ikan lele dengan padi di Bengkel Mimpi menunjukkan hasil yang baik ditandai dengan menghasilkan 30 kg gabah per unit dan budidaya lele dengan SR 85-90% menghasilkan 500kg/siklus.3) menunjukkan hasil yang baik dengan proporsi organik lebih tinggi cenderung meningkatkan anakan dan kebernasan gabah sehingga sistem ini layak direplikasi pada lahan terbatas sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga Ketergantungan pada pupuk kimia dan keterbatasan lahan pekarangan mendorong pencarian model budidaya pangan yang efisien. Sistem akuaponik padiAelele ditawarkan sebagai jawaban atas keterbatasan lahan pekarangan, variabilitas iklim, dan ketergantungan pada pupuk kimia. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan pola pertanian cerdas berbasis akuaponik untuk menjaga ketahanan pangan keluarga, meningkatkan efisiensi pemanfaatan air, serta menekan penggunaan input kimia. Program dilaksanakan pada bulan MeiAeSeptember 2025 di Bengkel Mimpi (Kepanjen, Malang) melalui sosialisasi, pelatihan, implementasi instalasi, dan pendampingan. Sistem menggunakan pipa PVC (jarak tanam 25y25 cm) dengan netpot bersumbu kain di atas kolam terpal berisi 5.000 benih lele; dua formulasi media diuji, yakni sekam:pupuk kandang (1:1) dan arang sekam:bubuk organik (1:3). Varietas padi IR64 dipanen pada 80Ae90 hari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53453-nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" target="_blank">Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman yang optimal untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi fluktuasi kualitas air; (2) melakukan studi jangka panjang yang memantau parameter kualitas air, dinamika populasi mikroba, serta dampak penggunaan media organik tinggi terhadap kesehatan ekosistem, untuk menilai keberlanjutan dan mitigasi risiko penurunan performa sistem selama beberapa siklus tanam; dan (3) menilai kelayakan ekonomi dan adaptasi sosialAcbudaya penerapan model akuaponik ini di berbagai kondisi iklim dan lahan terbatas di wilayah Indonesia, dengan membandingkan biaya investasi, profitabilitas, dan penerimaan petani serta masyarakat setempat. Hasil dari ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan tentang optimalisasi media, manajemen air, dan skala penerapan, sehingga memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk mempercepat adopsi akuaponik sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga..
<br>Penerapan akuaponik yaitu sistem budidaya ikan lele dengan padi di Bengkel Mimpi menunjukkan hasil yang baik ditandai dengan menghasilkan 30 kg gabah per unit dan budidaya lele dengan SR 85-90% menghasilkan 500kg/siklus.3) menunjukkan hasil yang baik dengan proporsi organik lebih tinggi cenderung meningkatkan anakan dan kebernasan gabah sehingga sistem ini layak direplikasi pada lahan terbatas sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga
<br>Ketergantungan pada pupuk kimia dan keterbatasan lahan pekarangan mendorong pencarian model budidaya pangan yang efisien. Sistem akuaponik padiAelele ditawarkan sebagai jawaban atas keterbatasan lahan pekarangan, variabilitas iklim, dan ketergantungan pada pupuk kimia. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan pola pertanian cerdas berbasis akuaponik untuk menjaga ketahanan pangan keluarga, meningkatkan efisiensi pemanfaatan air, serta menekan penggunaan input kimia. Program dilaksanakan pada bulan MeiAeSeptember 2025 di Bengkel Mimpi (Kepanjen, Malang) melalui sosialisasi, pelatihan, implementasi instalasi, dan pendampingan. Sistem menggunakan pipa PVC (jarak tanam 25y25 cm) dengan netpot bersumbu kain di atas kolam terpal berisi 5.000 benih lele; dua formulasi media diuji, yakni sekam:pupuk kandang (1:1) dan arang sekam:bubuk organik (1:3). Varietas padi IR64 dipanen pada 80Ae90 hari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" type="image/webp" length="119372" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah Tinjauan Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah Tinjauan Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah Tinjauan Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53463-masyarakat-global-sistem-pedagogi-respo</link>
	<guid isPermaLink="false">7139ca86dcd5943f31ce46f8db1e6139</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terpadu. Pertama, penting untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya dalam program promosi kesehatan mental. Masyarakat lahan basah memiliki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur: Untuk meningkatkan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terpadu. Pertama, penting untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya dalam program promosi kesehatan mental. Masyarakat lahan basah memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat identitas dan rasa memiliki anak-anak. Kedua, penguatan resiliensi harus menjadi fokus utama. Penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dapat dikembangkan melalui dukungan keluarga, keterlibatan komunitas, dan kesempatan untuk membangun kompetensi. Ketiga, strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan sosial-emosional dan menumbuhkan rasa percaya diri. Pendekatan berbasis seni dan partisipatif juga dapat menjadi alternatif yang menjanjikan dalam mempromosikan kesehatan mental anak. Dengan menggabungkan kekuatan keluarga, sekolah, dan komunitas, serta memanfaatkan sumber daya lokal dan budaya, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah.. Promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah harus dipahami sebagai proses ekologis multidimensi yang melibatkan anak-anak, keluarga, sekolah, budaya, dan sistem masyarakat.Program ke depan harus mengintegrasikan kearifan lokal, penguatan resiliensi, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya.Keluarga, sekolah, dan komunitas memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan mental anak.Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis sekolah, pendekatan responsif budaya, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat meningkatkan kesejahteraan mental anak.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami cara-cara terbaik dalam mempromosikan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah Kesehatan mental anak merupakan prioritas kesehatan masyarakat global. Masyarakat di daerah lahan basah (wetland) menghadapi tantangan lingkungan, sosial, dan kesehatan yang unik yang dapat memengaruhi kesejahteraan anak. Untuk meninjau bukti-bukti tentang promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah dan komunitas rentan lainnya yang sebanding, tinjauan literatur naratif dilakukan dengan menggunakan artikel yang ditelaah sejawat (peer-reviewed), tinjauan sistematis, dan laporan internasional yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2026. Literatur diperoleh dari PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, serta publikasi institusional dari Organisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53463-masyarakat-global-sistem-pedagogi-respo" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" target="_blank">Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur</a>: Untuk meningkatkan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terpadu. Pertama, penting untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya dalam program promosi kesehatan mental. Masyarakat lahan basah memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat identitas dan rasa memiliki anak-anak. Kedua, penguatan resiliensi harus menjadi fokus utama. Penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dapat dikembangkan melalui dukungan keluarga, keterlibatan komunitas, dan kesempatan untuk membangun kompetensi. Ketiga, strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan sosial-emosional dan menumbuhkan rasa percaya diri. Pendekatan berbasis seni dan partisipatif juga dapat menjadi alternatif yang menjanjikan dalam mempromosikan kesehatan mental anak. Dengan menggabungkan kekuatan keluarga, sekolah, dan komunitas, serta memanfaatkan sumber daya lokal dan budaya, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah..
<br>Promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah harus dipahami sebagai proses ekologis multidimensi yang melibatkan anak-anak, keluarga, sekolah, budaya, dan sistem masyarakat.Program ke depan harus mengintegrasikan kearifan lokal, penguatan resiliensi, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya.Keluarga, sekolah, dan komunitas memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan mental anak.Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis sekolah, pendekatan responsif budaya, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat meningkatkan kesejahteraan mental anak.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami cara-cara terbaik dalam mempromosikan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah
<br>Kesehatan mental anak merupakan prioritas kesehatan masyarakat global. Masyarakat di daerah lahan basah (wetland) menghadapi tantangan lingkungan, sosial, dan kesehatan yang unik yang dapat memengaruhi kesejahteraan anak. Untuk meninjau bukti-bukti tentang promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah dan komunitas rentan lainnya yang sebanding, tinjauan literatur naratif dilakukan dengan menggunakan artikel yang ditelaah sejawat (peer-reviewed), tinjauan sistematis, dan laporan internasional yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2026. Literatur diperoleh dari PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, serta publikasi institusional dari Organisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" type="image/webp" length="96370" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53454-aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">ce65c1eeefe846d66e649cfb28042231</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi fermentasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah pertanian yang beragam sebagai bahan baku pakan fermentasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dan sosial dari penggunaan pakan fermentasi pada peternakan sapi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap pendapatan petani.. Tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada mitra tentang jenis-jenis limbah pertanian untuk pakan.Pengetahuan mitra meningkat dari 40% menjadi 80%.Pakan fermentasi yang dihasilkan mengalami peningkatan nutrisi (protein) dari 6,7% menjadi 16,45%.Selain itu, petani juga sudah mampu membuat pakan fermentasi yang memiliki umur simpan yang lebih lama (hingga 6 bulan).Teknologi fermentasi untuk pakan sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan berat badan Sapi Bali Gumantar adalah salah satu desa di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan komoditas utama seperti padi, jagung, kacang, kopi, kakao, kelapa, pisang, dan tanaman hortikultura lainnya. Masalah yang sering ditemui adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan banyak peternak menjual ternaknya dengan harga rendah pada musim kemarau. Masalah lain adalah pengetahuan petani yang rendah tentang teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan sebagai pakan pada musim kemarau. Pada musim hujan, pakan yang tersedia cukup berlimpah. Oleh karena itu, perlu diberikan pelatihan mengenai teknologi penyimpanan dan pengawetan pakan ternak. Salah satu metode yang banyak dan mudah dilakukan adalah pembuatan pakan fermentasi. Fermentasi adalah proses penguraian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53454-aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" target="_blank">Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi fermentasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah pertanian yang beragam sebagai bahan baku pakan fermentasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dan sosial dari penggunaan pakan fermentasi pada peternakan sapi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap pendapatan petani..
<br>Tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada mitra tentang jenis-jenis limbah pertanian untuk pakan.Pengetahuan mitra meningkat dari 40% menjadi 80%.Pakan fermentasi yang dihasilkan mengalami peningkatan nutrisi (protein) dari 6,7% menjadi 16,45%.Selain itu, petani juga sudah mampu membuat pakan fermentasi yang memiliki umur simpan yang lebih lama (hingga 6 bulan).Teknologi fermentasi untuk pakan sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan berat badan Sapi Bali
<br>Gumantar adalah salah satu desa di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan komoditas utama seperti padi, jagung, kacang, kopi, kakao, kelapa, pisang, dan tanaman hortikultura lainnya. Masalah yang sering ditemui adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan banyak peternak menjual ternaknya dengan harga rendah pada musim kemarau. Masalah lain adalah pengetahuan petani yang rendah tentang teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan sebagai pakan pada musim kemarau. Pada musim hujan, pakan yang tersedia cukup berlimpah. Oleh karena itu, perlu diberikan pelatihan mengenai teknologi penyimpanan dan pengawetan pakan ternak. Salah satu metode yang banyak dan mudah dilakukan adalah pembuatan pakan fermentasi. Fermentasi adalah proses penguraian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" type="image/webp" length="126790" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53467-beras-organik-konsumsi-pertanian-org</link>
	<guid isPermaLink="false">9ffcdafe2e567a11383dd999c418cbf2</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh mana data realActime dapat meningkatkan keputusan manajerial petani; (2) apa saja faktor ekonomi, sosial, dan risiko yang mempengaruhi keberlanjutan model kemitraan closedAcloop bila diperluas ke varietas padi lain atau wilayah desa yang berbeda, sehingga dapat merumuskan strategi skala yang optimal dan kebijakan dukungan pemerintah; (3) sejauh mana praktik budidaya organik dengan input rendah yang diterapkan dalam program ini berdampak pada kesehatan tanah, keanekaragaman mikroba, dan emisi karbon dalam jangka panjang, serta bagaimana mekanisme adaptasi dapat meningkatkan ketahanan agroekosistem. Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan tersebut, penelitian dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi kebijakan pertanian berkelanjutan serta memperkuat jaringan pemasaran bagi petani kecil, meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mendukung ketahanan pangan regional.. Penyuluhan dan pelatihan dengan metode experiential learning meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam mengelola produksi beras Rojolele organik menggunakan Good Agricultural Practices.Pendampingan budidaya dan penerapan smart farming meningkatkan motivasi, sikap, dan respon positif petani terhadap teknologi pertanian modern.Fasilitasi jaringan pemasaran bersama offActaker PT WSS memperluas pasar, meningkatkan pengetahuan petani tentang manajemen pemasaran, dan memungkinkan harga beras organik Rojolele yang lebih tinggi Pengembangan padi Rojolele sering kali menghadapi permasalahan dalam kualitas dan operasionalnya. Model kemitraan closed loop menjadi salah satu solusi melalui integrasi ekosistem rantai pasok dan nilai dari hulu sampai hilir yang saling menguntungkan semua pihak termasuk kelompok tani. Program Kemitraan Masyarakat oleh Tim Pengabdian Universitas Sebelas Maret dilakukan untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi dan kemitraan petani Sanggar Rojolele Delanggu dengan menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) produk beras organik yang terstandarisasi Lembaga Sertifikasi Organik di Indonesia. Program bertujuan: (1) meningkatkan hardskills dan softskills petani dalam pengembangan padi Rojolele organik, (2) meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53467-beras-organik-konsumsi-pertanian-org" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" target="_blank">Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh mana data realActime dapat meningkatkan keputusan manajerial petani; (2) apa saja faktor ekonomi, sosial, dan risiko yang mempengaruhi keberlanjutan model kemitraan closedAcloop bila diperluas ke varietas padi lain atau wilayah desa yang berbeda, sehingga dapat merumuskan strategi skala yang optimal dan kebijakan dukungan pemerintah; (3) sejauh mana praktik budidaya organik dengan input rendah yang diterapkan dalam program ini berdampak pada kesehatan tanah, keanekaragaman mikroba, dan emisi karbon dalam jangka panjang, serta bagaimana mekanisme adaptasi dapat meningkatkan ketahanan agroekosistem. Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan tersebut, penelitian dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi kebijakan pertanian berkelanjutan serta memperkuat jaringan pemasaran bagi petani kecil, meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mendukung ketahanan pangan regional..
<br>Penyuluhan dan pelatihan dengan metode experiential learning meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam mengelola produksi beras Rojolele organik menggunakan Good Agricultural Practices.Pendampingan budidaya dan penerapan smart farming meningkatkan motivasi, sikap, dan respon positif petani terhadap teknologi pertanian modern.Fasilitasi jaringan pemasaran bersama offActaker PT WSS memperluas pasar, meningkatkan pengetahuan petani tentang manajemen pemasaran, dan memungkinkan harga beras organik Rojolele yang lebih tinggi
<br>Pengembangan  padi  Rojolele  sering  kali  menghadapi  permasalahan  dalam  kualitas  dan operasionalnya. Model kemitraan closed loop menjadi salah satu solusi melalui integrasi ekosistem rantai pasok dan nilai dari hulu sampai hilir yang saling menguntungkan semua pihak termasuk kelompok tani. Program Kemitraan Masyarakat oleh Tim Pengabdian Universitas Sebelas Maret dilakukan untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi dan kemitraan petani Sanggar Rojolele Delanggu dengan menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) produk beras organik yang terstandarisasi Lembaga Sertifikasi Organik di Indonesia. Program bertujuan: (1) meningkatkan hardskills dan softskills petani dalam pengembangan padi Rojolele organik, (2) meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" type="image/webp" length="141186" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53455-produksi-kambing-perah-genetik-produ</link>
	<guid isPermaLink="false">03164afd656463ef9158739d51ba7fb8</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan: Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi sistematis terhadap pengaruh *complete feed* terhadap performa pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas susu kambing secara berkelanjutan, sekaligus menganalisis potensi peningkatan pendapatan peternak dibandingkan metode pakan tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti kuat mengenai efektivitas dan kelayakan ekonominya. Selain itu, mengingat adanya tantangan terkait sistem kelembagaan Kelompok Tani Ternak yang belum sepenuhnya efektif, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi model penguatan kelembagaan yang paling tepat. Fokus penelitian ini bisa mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota, tata kelola, dan keberlanjutan operasional kelompok dalam mengadopsi dan mengembangkan inovasi peternakan. Dengan demikian, ditemukan cara terbaik untuk membangun kelompok yang mandiri dan adaptif. Terakhir, sejalan dengan cita-cita menjadikan Desa Purworejo sebagai sentra susu kambing, penelitian lebih lanjut harus diarahkan pada analisis rantai pasok dan strategi pemasaran produk susu kambing serta olahannya. Studi ini dapat mengidentifikasi peluang pasar baru, tantangan distribusi, serta pengembangan produk turunan untuk memastikan bahwa peningkatan produksi yang dihasilkan oleh peternak dapat diserap secara optimal oleh pasar, sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas.. Program bina desa berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman peternak kambing di Kelompok Tani Ternak Jaya serta Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera terhadap teknologi pakan, khususnya pembuatan *complete feed*.Peternak kini tidak hanya memiliki mesin pencampur pakan yang sesuai standar, tetapi juga mampu mengaplikasikan *complete feed* dari persiapan bahan hingga pengoperasiannya.Peningkatan pengetahuan dan penerapan *complete feed* ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing mereka Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang dilatarbelakangi oleh minat masyarakat dalam memelihara ternak kambing dengan jenis kambing perah. Kambing perah yang cukup berkembang diantaranya adalah kambing perah PE, Jawa Randu, dan Sapera. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil yakni peternak dengan membentuk perkumpulan Kelompok Tani Ternak (KTT). Program pemberdayaan desa binaan mengajak dua kelompok tani ternak yang ada di Desa Purworejo untuk menjadi mitra. Kelompok Tani Ternak yang menjadi sasaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" alt="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" alt="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53455-produksi-kambing-perah-genetik-produ" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" target="_blank">Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan</a>: Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi sistematis terhadap pengaruh *complete feed* terhadap performa pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas susu kambing secara berkelanjutan, sekaligus menganalisis potensi peningkatan pendapatan peternak dibandingkan metode pakan tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti kuat mengenai efektivitas dan kelayakan ekonominya. Selain itu, mengingat adanya tantangan terkait sistem kelembagaan Kelompok Tani Ternak yang belum sepenuhnya efektif, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi model penguatan kelembagaan yang paling tepat. Fokus penelitian ini bisa mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota, tata kelola, dan keberlanjutan operasional kelompok dalam mengadopsi dan mengembangkan inovasi peternakan. Dengan demikian, ditemukan cara terbaik untuk membangun kelompok yang mandiri dan adaptif. Terakhir, sejalan dengan cita-cita menjadikan Desa Purworejo sebagai sentra susu kambing, penelitian lebih lanjut harus diarahkan pada analisis rantai pasok dan strategi pemasaran produk susu kambing serta olahannya. Studi ini dapat mengidentifikasi peluang pasar baru, tantangan distribusi, serta pengembangan produk turunan untuk memastikan bahwa peningkatan produksi yang dihasilkan oleh peternak dapat diserap secara optimal oleh pasar, sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas..
<br>Program bina desa berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman peternak kambing di Kelompok Tani Ternak Jaya serta Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera terhadap teknologi pakan, khususnya pembuatan *complete feed*.Peternak kini tidak hanya memiliki mesin pencampur pakan yang sesuai standar, tetapi juga mampu mengaplikasikan *complete feed* dari persiapan bahan hingga pengoperasiannya.Peningkatan pengetahuan dan penerapan *complete feed* ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing mereka
<br>Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang dilatarbelakangi oleh minat masyarakat dalam memelihara ternak kambing dengan jenis kambing perah. Kambing perah yang cukup berkembang diantaranya adalah kambing perah PE, Jawa Randu, dan Sapera. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil yakni peternak dengan membentuk perkumpulan Kelompok Tani Ternak (KTT). Program pemberdayaan desa binaan mengajak dua kelompok tani ternak yang ada di Desa Purworejo untuk menjadi mitra. Kelompok Tani Ternak yang menjadi sasaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" type="image/webp" length="245430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti</link>
	<guid isPermaLink="false">b005b46a907a0246be19692f741c1f90</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi: Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, dan tenaga profesional. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan dan kolaborasi antar pihak, serta meningkatkan kompetensi guru BK dalam bidang asesmen kebutuhan awal siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian, proses identifikasi kebutuhan dan perencanaan layanan yang tepat bagi siswa dapat dilakukan sejak tahap penerimaan peserta didik.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru BK telah memiliki kapasitas dan peran yang cukup baik dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, namun efektivitas pelaksanaannya masih dibatasi oleh dukungan yang belum optimal dan tingginya hambatan yang dihadapi.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan manajemen BK berbasis kolaborasi yang mampu mengintegrasikan peran guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, tenaga profesional, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu sistem layanan yang terstruktur.Pengembangan model tersebut diharapkan dapat memperkuat proses identifikasi kebutuhan, koordinasi layanan, penyediaan dukungan, dan pengambilan keputusan sejak tahap SPMB sehingga penyelenggaraan pendidikan yang inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus dapat terlaksana secara lebih efektif dan berkelanjutan Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK), untuk memastikan terpenuhinya hak pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus melalui manajemen BK berbasis kolaborasi di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK tentang penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus berada pada kategori tinggi, demikian pula peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB. Dukungan yang diterima guru BK berada pada kategori sedang, sedangkan hambatan yang dihadapi berada pada kategori tinggi. Hambatan utama meliputi keterbatasan kompetensi terkait siswa berkebutuhan khusus, kurangnya informasi awal calon peserta didik, keterbatasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" target="_blank">Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi</a>: Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, dan tenaga profesional. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan dan kolaborasi antar pihak, serta meningkatkan kompetensi guru BK dalam bidang asesmen kebutuhan awal siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian, proses identifikasi kebutuhan dan perencanaan layanan yang tepat bagi siswa dapat dilakukan sejak tahap penerimaan peserta didik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru BK telah memiliki kapasitas dan peran yang cukup baik dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, namun efektivitas pelaksanaannya masih dibatasi oleh dukungan yang belum optimal dan tingginya hambatan yang dihadapi.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan manajemen BK berbasis kolaborasi yang mampu mengintegrasikan peran guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, tenaga profesional, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu sistem layanan yang terstruktur.Pengembangan model tersebut diharapkan dapat memperkuat proses identifikasi kebutuhan, koordinasi layanan, penyediaan dukungan, dan pengambilan keputusan sejak tahap SPMB sehingga penyelenggaraan pendidikan yang inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus dapat terlaksana secara lebih efektif dan berkelanjutan
<br>Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK), untuk memastikan terpenuhinya hak pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus melalui manajemen BK berbasis kolaborasi di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK tentang penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus berada pada kategori tinggi, demikian pula peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB. Dukungan yang diterima guru BK berada pada kategori sedang, sedangkan hambatan yang dihadapi berada pada kategori tinggi. Hambatan utama meliputi keterbatasan kompetensi terkait siswa berkebutuhan khusus, kurangnya informasi awal calon peserta didik, keterbatasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" type="image/webp" length="95846" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53470-biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-p</link>
	<guid isPermaLink="false">c6153daeded4aa7ba0f681666fe88283</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang: Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran digital dan offline yang paling efektif dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk olahan rumput laut ini, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional, sekaligus menganalisis potensi ekspor dan preferensi konsumen dari berbagai segmen pasar. Penelitian ini juga bisa mengkaji secara komprehensif kelayakan ekonomi jangka panjang dari diversifikasi produk olahan rumput laut yang telah dikembangkan, termasuk evaluasi biaya produksi, harga jual optimal, dan proyeksi keuntungan, untuk memastikan keberlanjutan finansial KWT. Kedua, pengembangan produk tidak boleh berhenti pada tiga jenis olahan yang ada; perlu dieksplorasi formulasi produk rumput laut yang lebih inovatif, misalnya produk snack fungsional dengan nilai gizi tinggi atau bahan tambahan pangan alami. Studi ini dapat menguji bahan baku rumput laut jenis lain atau varian rasa baru yang menarik, sambil mencari solusi teknologi yang efisien untuk mengatasi tantangan produksi seperti proses pengeringan dodol yang memakan waktu lama, mungkin dengan menguji metode pengeringan alternatif yang lebih cepat dan higienis. Terakhir, sangat penting untuk menganalisis potensi replikasi model pendampingan dan pemberdayaan ini di komunitas petani rumput laut lain, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memiliki potensi serupa. Penelitian ini harus mengevaluasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan hambatan dalam skala yang lebih luas, serta mengukur dampak sosial-ekonomi dari perluasan program semacam ini terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir secara keseluruhan, sambil memastikan aspek keberlanjutan lingkungan dari peningkatan budidaya rumput laut.. Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh hasil yang baik sesuai dengan tujuan kegiatan antara lain melalui sosialisasi dan penyuluhan KWT Rasa Saling Sayang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai jenis olahan yang bisa dibuat dari bahan baku rumput laut dengan ketercapaian peningkatan 99,94% dan melalui pendampingan operasional mesin penepung dan mesin pengaduk dodol, KWT Rasa Saling Sayang dapat mengoperasikan mesin produksi berskala UMKM, melalui kegiatan praktik pengolahan dodol dan jelly drink dari tepung rumput laut dapat meningkatkan nilai jual rumput laut segar.Dengan serangkaian kegiatan pengabdian ini KWT Rasa Saling Sayang dapat melakukan uji produksi mandiri mengolah pangan turunan rumput laut dan diharapkan dapat berkelanjutan.Pada kegiatan selanjutnya kelompok wanita tani akan didampingi untuk melakukan pengemasan produk, pemotretan produk, dan pemasaran secara offline dan online melalui akun instagram KWT Rasa Saling Sayang Rumput laut merupakan salah satu hasil laut yang sangat berpotensi untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan radioaktif yang sangat bermanfaat. Komoditas ini banyak dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun produk olahan. Selain dimanfaatkan untuk konsumsi, rumput laut dapat digunakan sebagai produk kosmestik, produk farmasi, pakan, pupuk dan lain-lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) olahan pangan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang juga membudidayakan rumput laut di Pantai Serenting. Keterbatasan keterampilan anggota kelompok dalam mengolah rumput laut, kelompok tani terhambat untuk dapat mengembangkan usaha olahan dibidang rumput laut sendiri sehingga membutuhkan kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam membuat olahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53470-biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-p" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" target="_blank">Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang</a>: Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran digital dan offline yang paling efektif dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk olahan rumput laut ini, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional, sekaligus menganalisis potensi ekspor dan preferensi konsumen dari berbagai segmen pasar. Penelitian ini juga bisa mengkaji secara komprehensif kelayakan ekonomi jangka panjang dari diversifikasi produk olahan rumput laut yang telah dikembangkan, termasuk evaluasi biaya produksi, harga jual optimal, dan proyeksi keuntungan, untuk memastikan keberlanjutan finansial KWT. Kedua, pengembangan produk tidak boleh berhenti pada tiga jenis olahan yang ada; perlu dieksplorasi formulasi produk rumput laut yang lebih inovatif, misalnya produk snack fungsional dengan nilai gizi tinggi atau bahan tambahan pangan alami. Studi ini dapat menguji bahan baku rumput laut jenis lain atau varian rasa baru yang menarik, sambil mencari solusi teknologi yang efisien untuk mengatasi tantangan produksi seperti proses pengeringan dodol yang memakan waktu lama, mungkin dengan menguji metode pengeringan alternatif yang lebih cepat dan higienis. Terakhir, sangat penting untuk menganalisis potensi replikasi model pendampingan dan pemberdayaan ini di komunitas petani rumput laut lain, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memiliki potensi serupa. Penelitian ini harus mengevaluasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan hambatan dalam skala yang lebih luas, serta mengukur dampak sosial-ekonomi dari perluasan program semacam ini terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir secara keseluruhan, sambil memastikan aspek keberlanjutan lingkungan dari peningkatan budidaya rumput laut..
<br>Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh hasil yang baik sesuai dengan tujuan kegiatan antara lain melalui sosialisasi dan penyuluhan KWT Rasa Saling Sayang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai jenis olahan yang bisa dibuat dari bahan baku rumput laut dengan ketercapaian peningkatan 99,94% dan melalui pendampingan operasional mesin penepung dan mesin pengaduk dodol, KWT Rasa Saling Sayang dapat mengoperasikan mesin produksi berskala UMKM, melalui kegiatan praktik pengolahan dodol dan jelly drink dari tepung rumput laut dapat meningkatkan nilai jual rumput laut segar.Dengan serangkaian kegiatan pengabdian ini KWT Rasa Saling Sayang dapat melakukan uji produksi mandiri mengolah pangan turunan rumput laut dan diharapkan dapat berkelanjutan.Pada kegiatan selanjutnya kelompok wanita tani akan didampingi untuk melakukan pengemasan produk, pemotretan produk, dan pemasaran secara offline dan online melalui akun instagram KWT Rasa Saling Sayang
<br>Rumput laut merupakan salah satu hasil laut yang sangat berpotensi untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan radioaktif yang sangat bermanfaat. Komoditas ini banyak dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun produk olahan. Selain dimanfaatkan untuk konsumsi, rumput laut dapat digunakan sebagai produk kosmestik, produk farmasi, pakan, pupuk dan lain-lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) olahan pangan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang juga membudidayakan rumput laut di Pantai Serenting. Keterbatasan keterampilan anggota kelompok dalam mengolah rumput laut, kelompok tani terhambat untuk dapat mengembangkan usaha olahan dibidang rumput laut sendiri sehingga membutuhkan kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam membuat olahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" type="image/webp" length="130052" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">84f4db0bd017024154a00b106b90acc7</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan sekolah Islam terpadu, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi, sambil tetap mempertahankan identitas keislaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan holistik, termasuk aspek spiritual, intelektual, dan moral. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat relevansi dan efektivitas pendidikan Islam di era modern.. Penelitian ini menegaskan bahwa faktor-faktor determinan Pendidikan Islam meliputi dasar pendidikan, tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, dan lembaga pendidikan yang merupakan satu kesatuan sistem filosofis yang berlandaskan paradigma tauhid.Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi saling berinteraksi dalam membentuk proses pendidikan yang mengintegrasikan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk mewujudkan insan kamil.Kontribusi utama artikel ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan keterkaitan filosofis antar faktor determinan Pendidikan Islam, sehingga memberikan perspektif yang lebih integratif dibandingkan kajian sebelumnya yang umumnya membahas setiap faktor secara terpisah.Kerangka konseptual ini menegaskan bahwa relevansi Pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada perubahan nilai-nilainya, melainkan pada kemampuan mengaktualisasikan paradigma tauhid dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan kelembagaan pendidikan sebagai respons terhadap dinamika global tanpa kehilangan identitas keislaman Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Muslim berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji konsep filosofis faktor-faktor determinan pendidikan Islam, mencakup dasar pendidikan, tujuan pendidikan, konsep pendidikan dan peserta didik, serta konsep lembaga pendidikan. Pendekatan filosofis digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan moral. Peserta didik dipandang sebagai subjek aktif yang memiliki potensi fitrah, sementara lembaga pendidikan berfungsi sebagai wadah pengembangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" target="_blank">Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan sekolah Islam terpadu, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi, sambil tetap mempertahankan identitas keislaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan holistik, termasuk aspek spiritual, intelektual, dan moral. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat relevansi dan efektivitas pendidikan Islam di era modern..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa faktor-faktor determinan Pendidikan Islam meliputi dasar pendidikan, tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, dan lembaga pendidikan yang merupakan satu kesatuan sistem filosofis yang berlandaskan paradigma tauhid.Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi saling berinteraksi dalam membentuk proses pendidikan yang mengintegrasikan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk mewujudkan insan kamil.Kontribusi utama artikel ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan keterkaitan filosofis antar faktor determinan Pendidikan Islam, sehingga memberikan perspektif yang lebih integratif dibandingkan kajian sebelumnya yang umumnya membahas setiap faktor secara terpisah.Kerangka konseptual ini menegaskan bahwa relevansi Pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada perubahan nilai-nilainya, melainkan pada kemampuan mengaktualisasikan paradigma tauhid dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan kelembagaan pendidikan sebagai respons terhadap dinamika global tanpa kehilangan identitas keislaman
<br>Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Muslim berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji konsep filosofis faktor-faktor determinan pendidikan Islam, mencakup dasar pendidikan, tujuan pendidikan, konsep pendidikan dan peserta didik, serta konsep lembaga pendidikan. Pendekatan filosofis digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan moral. Peserta didik dipandang sebagai subjek aktif yang memiliki potensi fitrah, sementara lembaga pendidikan berfungsi sebagai wadah pengembangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" type="image/webp" length="92746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53452-daya-hambat-candida-albicans-biof</link>
	<guid isPermaLink="false">dd422978b2e054d707f2420c0be53098</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method: Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi minimal yang mampu menghambat pertumbuhan jamur (MIC) untuk Fluconazole dan Itraconazole. Metode seperti mikrodilusi cair akan memberikan data numerik yang lebih presisi mengenai efektivitas kedua antijamur ini, melengkapi informasi kualitatif dari penelitian saat ini. Kedua, untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan, penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan isolat klinis Candida albicans yang telah menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap obat antijamur. Menguji efektivitas Fluconazole dan Itraconazole terhadap strain yang resisten akan sangat krusial untuk mengevaluasi potensi terapi mereka di tengah meningkatnya masalah kekebalan obat. Terakhir, mengingat temuan bahwa Itraconazole memiliki daya hambat yang lebih unggul, penelitian dapat menggali lebih dalam alasan molekuler di balik perbedaan ini. Misalnya, menyelidiki interaksi obat dengan enzim target pada tingkat genetik atau protein dapat mengungkap mekanisme superioritas Itraconazole dan bagaimana jamur mengembangkan resistensi, yang pada akhirnya dapat membimbing pengembangan strategi pengobatan baru. Ide-ide ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang cara terbaik melawan infeksi jamur.. Berdasarkan hasil analisis data statistik dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa isolat uji dikonfirmasi secara valid sebagai jamur Candida albicans melalui karakteristik makroskopis (koloni cembung, putih kekuningan, berbau asam ragi) serta penampakan mikroskopis (sel ragi oval/bulat Gram-positif dengan bentukan pseudohifa).Seluruh sediaan obat antifungal Flukonazol dan Itrakonazol (baku, generik, dan paten) pada konsentrasi 800 AAg/mL memiliki efektivitas daya hambat yang masuk ke dalam kategori kuat terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 dengan rata-rata diameter zona hambat berada di atas 10 mm.Terdapat perbedaan daya hambat yang signifikan secara statistik (P-value = 0,000) antara kedua jenis antifungal, di mana Itrakonazol terbukti memiliki efek hambat yang lebih tinggi (rerata total zona hambat 15,37 mm) dibandingkan dengan Flukonazol (rerata total zona hambat 13,41 mm) karena keunggulan afinitas ikatan struktur molekulnya Latar Belakang: Infeksi jamur oportunistik yang disebabkan oleh Candida albicans masih menjadi tantangan medis global seiring meningkatnya risiko resistensi terhadap antifungal golongan azole, khususnya Flukonazol dan Itrakonazol. Pengawasan efektivitas obat secara berkala menggunakan strain acuan standar sangat krusial untuk menjamin mutu terapi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat uji serta membandingkan efektivitas hambat daya antifungal antara Flukonazol dan Itrakonazol terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231.Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini diawali dengan konfirmasi identitas isolat secara makroskopis pada media Potato Dextrose Agar (PDA) dan mikroskopis dengan KOH 10%. Uji aktivitas antifungal dilakukan menggunakan metode difusi cakram (disc diffusion method) terhadap delapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53452-daya-hambat-candida-albicans-biof" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" target="_blank">Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method</a>: Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi minimal yang mampu menghambat pertumbuhan jamur (MIC) untuk Fluconazole dan Itraconazole. Metode seperti mikrodilusi cair akan memberikan data numerik yang lebih presisi mengenai efektivitas kedua antijamur ini, melengkapi informasi kualitatif dari penelitian saat ini. Kedua, untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan, penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan isolat klinis Candida albicans yang telah menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap obat antijamur. Menguji efektivitas Fluconazole dan Itraconazole terhadap strain yang resisten akan sangat krusial untuk mengevaluasi potensi terapi mereka di tengah meningkatnya masalah kekebalan obat. Terakhir, mengingat temuan bahwa Itraconazole memiliki daya hambat yang lebih unggul, penelitian dapat menggali lebih dalam alasan molekuler di balik perbedaan ini. Misalnya, menyelidiki interaksi obat dengan enzim target pada tingkat genetik atau protein dapat mengungkap mekanisme superioritas Itraconazole dan bagaimana jamur mengembangkan resistensi, yang pada akhirnya dapat membimbing pengembangan strategi pengobatan baru. Ide-ide ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang cara terbaik melawan infeksi jamur..
<br>Berdasarkan hasil analisis data statistik dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa isolat uji dikonfirmasi secara valid sebagai jamur Candida albicans melalui karakteristik makroskopis (koloni cembung, putih kekuningan, berbau asam ragi) serta penampakan mikroskopis (sel ragi oval/bulat Gram-positif dengan bentukan pseudohifa).Seluruh sediaan obat antifungal Flukonazol dan Itrakonazol (baku, generik, dan paten) pada konsentrasi 800 AAg/mL memiliki efektivitas daya hambat yang masuk ke dalam kategori kuat terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 dengan rata-rata diameter zona hambat berada di atas 10 mm.Terdapat perbedaan daya hambat yang signifikan secara statistik (P-value = 0,000) antara kedua jenis antifungal, di mana Itrakonazol terbukti memiliki efek hambat yang lebih tinggi (rerata total zona hambat 15,37 mm) dibandingkan dengan Flukonazol (rerata total zona hambat 13,41 mm) karena keunggulan afinitas ikatan struktur molekulnya
<br>Latar Belakang: Infeksi jamur oportunistik yang disebabkan oleh Candida albicans masih menjadi tantangan medis global seiring meningkatnya risiko resistensi terhadap antifungal golongan azole, khususnya Flukonazol dan Itrakonazol. Pengawasan efektivitas obat secara berkala menggunakan strain acuan standar sangat krusial untuk menjamin mutu terapi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat uji serta membandingkan efektivitas hambat daya antifungal antara Flukonazol dan Itrakonazol terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231.Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini diawali dengan konfirmasi identitas isolat secara makroskopis pada media Potato Dextrose Agar (PDA) dan mikroskopis dengan KOH 10%. Uji aktivitas antifungal dilakukan menggunakan metode difusi cakram (disc diffusion method) terhadap delapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" type="image/webp" length="101602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53460-gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik</link>
	<guid isPermaLink="false">9d33c4969e9f484e96f6777d7a18de0e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai manajemen budidaya ikan patin yang berkelanjutan, khususnya terkait isu sedimentasi. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah untuk menguji secara lebih mendalam bagaimana perbedaan strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit: Penelitian ini membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai manajemen budidaya ikan patin yang berkelanjutan, khususnya terkait isu sedimentasi. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah untuk menguji secara lebih mendalam bagaimana perbedaan strategi pemberian pakan Ae baik dari segi formulasi, frekuensi, maupun metode aplikasinya Ae secara kuantitatif mempengaruhi laju akumulasi sedimen dan fluktuasi parameter kualitas air esensial seperti suhu, pH, dan Total Dissolved Solid (TDS) di kolam tanah. Studi ini dapat mengidentifikasi praktik pemberian pakan paling efisien yang mampu meminimalkan pembentukan sedimen tanpa mengorbankan pertumbuhan ikan. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari berbagai tingkat akumulasi sedimen terhadap kesehatan ikan patin, resistensi terhadap penyakit, dan secara keseluruhan produktivitas kolam dalam beberapa siklus budidaya. Pemahaman tentang efek kumulatif ini dapat memberikan panduan bagi pembudidaya dalam merencanakan siklus panen dan pemeliharaan kolam yang optimal. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian desain sediment trap yang lebih inovatif atau material yang lebih efektif. Hal ini termasuk eksplorasi potensi integrasi sediment trap dengan metode daur ulang sedimen menjadi pupuk organik, atau pemanfaatan jenis tanaman air tertentu, untuk menciptakan sistem manajemen kolam yang terpadu dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi komprehensif untuk menjaga kualitas air dan meminimalkan dampak lingkungan dari budidaya ikan patin di masa mendatang.. Pemanfaatan sediment trap di kolam budidaya ikan patin di Rumbai Bukit berhasil mengukur laju sedimentasi (71,85 ml/l di kolam satu, 16 ml/l di kolam dua) dan memantau parameter kualitas air seperti suhu, TDS, dan pH.Kegiatan ini meningkatkan antusiasme pembudidaya melalui pendampingan mahasiswa Kukerta dalam pemantauan kualitas air.Disarankan pembudidaya membuat dan menggunakan sediment trap secara mandiri untuk pemantauan rutin, mengelola pakan, serta perlunya pelatihan dan pendampingan lanjutan untuk menjaga kualitas air dan mencegah penumpukan sedimen Kelurahan Rumbai Bukit, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, memiliki potensi perikanan yang dihidupkan oleh kelompok budidaya ikan (pokdakan) mina usaha dengan budidaya ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) di kolam tanah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pemantauan mutu kolam ikan patin menggunakan alat sediment trap yang dilakukan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau selama 40 hari. Sepuluh mahasiswa melakukan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas kolam dengan memantau mutu kolam melalui pengukuran laju sedimentasi, suhu, Total Dissolved Solid (TDS), dan pH yang dilanjutkan dengan pembinaan dan pemantauan kualitas air serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" alt="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" alt="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" alt="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53460-gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" target="_blank">Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit</a>: Penelitian ini membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai manajemen budidaya ikan patin yang berkelanjutan, khususnya terkait isu sedimentasi. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah untuk menguji secara lebih mendalam bagaimana perbedaan strategi pemberian pakan Ae baik dari segi formulasi, frekuensi, maupun metode aplikasinya Ae secara kuantitatif mempengaruhi laju akumulasi sedimen dan fluktuasi parameter kualitas air esensial seperti suhu, pH, dan Total Dissolved Solid (TDS) di kolam tanah. Studi ini dapat mengidentifikasi praktik pemberian pakan paling efisien yang mampu meminimalkan pembentukan sedimen tanpa mengorbankan pertumbuhan ikan. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari berbagai tingkat akumulasi sedimen terhadap kesehatan ikan patin, resistensi terhadap penyakit, dan secara keseluruhan produktivitas kolam dalam beberapa siklus budidaya. Pemahaman tentang efek kumulatif ini dapat memberikan panduan bagi pembudidaya dalam merencanakan siklus panen dan pemeliharaan kolam yang optimal. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian desain sediment trap yang lebih inovatif atau material yang lebih efektif. Hal ini termasuk eksplorasi potensi integrasi sediment trap dengan metode daur ulang sedimen menjadi pupuk organik, atau pemanfaatan jenis tanaman air tertentu, untuk menciptakan sistem manajemen kolam yang terpadu dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi komprehensif untuk menjaga kualitas air dan meminimalkan dampak lingkungan dari budidaya ikan patin di masa mendatang..
<br>Pemanfaatan sediment trap di kolam budidaya ikan patin di Rumbai Bukit berhasil mengukur laju sedimentasi (71,85 ml/l di kolam satu, 16 ml/l di kolam dua) dan memantau parameter kualitas air seperti suhu, TDS, dan pH.Kegiatan ini meningkatkan antusiasme pembudidaya melalui pendampingan mahasiswa Kukerta dalam pemantauan kualitas air.Disarankan pembudidaya membuat dan menggunakan sediment trap secara mandiri untuk pemantauan rutin, mengelola pakan, serta perlunya pelatihan dan pendampingan lanjutan untuk menjaga kualitas air dan mencegah penumpukan sedimen
<br>Kelurahan Rumbai Bukit, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, memiliki potensi perikanan yang dihidupkan oleh kelompok budidaya ikan (pokdakan) mina usaha dengan budidaya ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) di kolam tanah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pemantauan mutu kolam ikan patin menggunakan alat sediment trap yang dilakukan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau selama 40 hari. Sepuluh mahasiswa melakukan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas kolam dengan memantau mutu kolam melalui pengukuran laju sedimentasi, suhu, Total Dissolved Solid (TDS), dan pH yang dilanjutkan dengan pembinaan dan pemantauan kualitas air serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" type="image/webp" length="118528" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53457-kapasitas-produksi-susu-analisis-produks</link>
	<guid isPermaLink="false">5b271e129517aa1387b976522666fe7e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi mendalam terhadap dampak intervensi yang telah dilakukan. Pertama, penting untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan umur simpan produk sambal pecel setelah penggunaan mesin peniris minyak (spinner) dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi mendalam terhadap dampak intervensi yang telah dilakukan. Pertama, penting untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan umur simpan produk sambal pecel setelah penggunaan mesin peniris minyak (spinner) dan perubahan kemasan yang lebih tebal. Ini termasuk analisis stabilitas oksidatif untuk mengetahui seberapa efektif pengurangan minyak berlebih dalam mencegah ketengikan, serta evaluasi karakteristik sensorik seperti rasa dan aroma untuk memastikan bahwa peningkatan kualitas tidak mengorbankan cita rasa khas produk. Selain itu, perlu juga dibandingkan umur simpan produk yang baru dengan produk kompetitor di pasaran untuk mengetahui posisi produk AuMbak NurAy secara lebih objektif. Kedua, studi dapat menyelidiki efektivitas jangka panjang dari strategi pemasaran digital yang telah diajarkan dan diimplementasikan. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana platform digital yang berbeda (misalnya, media sosial versus marketplace) berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan dan perluasan jangkauan pasar dalam periode waktu yang lebih panjang, serta bagaimana strategi ini dapat dioptimalkan untuk menarik segmen pelanggan yang lebih luas dan membangun loyalitas merek. Analisis biaya-manfaat dari investasi dalam pemasaran digital juga akan sangat bermanfaat. Ketiga, untuk memahami potensi replikasi program ini, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana model pendampingan UMKM yang diterapkan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy ini dapat diaplikasikan pada usaha rumahan makanan tradisional lainnya. Ini akan melibatkan identifikasi faktor-faktor keberhasilan dan tantangan dalam skala yang lebih luas, serta evaluasi dampak sosio-ekonomi yang mungkin timbul, seperti peningkatan pendapatan keluarga dan penciptaan lapangan kerja, di berbagai wilayah dengan karakteristik UMKM yang berbeda. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan dan generalisasi model pemberdayaan ini.. Pengenalan mesin peniris minyak (spinner) dan pencacah (chopper) berkapasitas lebih besar, serta pelatihan dan pendampingan tentang pengemasan dan pelabelan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy, mampu meningkatkan kapasitas produksi sambal pecel dan memperbaiki kualitas produk.Pelatihan dan pendampingan pemasaran digital juga berhasil meningkatkan jumlah penjualan dan memperluas jangkauan pasar Industri rumahan sambal pecel, yang didirikan oleh Tri Nurhayati, menjual produk sambal pecel dengan merek AuSambel Pecel Mbak NurAy. Sebagai pendatang baru, AuSambel Pecel Mbak NurAy sudah memiliki cukup banyak peminat. Namun, kapasitas produksi hanya mencapai 20 kg/bulan karena kendala peralatan. AuSambel Pecel Mbak NurAy hanya memiliki kapasitas pencacah (chopper) yang kecil, sehingga proses produksi berjalan tidak efisien. Kelebihan minyak pada produk juga menjadi masalah, menyebabkan umur simpan produk lebih pendek. Masalah lain adalah kemasan dan label yang kurang menarik, karena hanya menggunakan kantong... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp 1x" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" alt="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp 1x" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" alt="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp 1x" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" alt="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53457-kapasitas-produksi-susu-analisis-produks" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" target="_blank">Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi mendalam terhadap dampak intervensi yang telah dilakukan. Pertama, penting untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan umur simpan produk sambal pecel setelah penggunaan mesin peniris minyak (spinner) dan perubahan kemasan yang lebih tebal. Ini termasuk analisis stabilitas oksidatif untuk mengetahui seberapa efektif pengurangan minyak berlebih dalam mencegah ketengikan, serta evaluasi karakteristik sensorik seperti rasa dan aroma untuk memastikan bahwa peningkatan kualitas tidak mengorbankan cita rasa khas produk. Selain itu, perlu juga dibandingkan umur simpan produk yang baru dengan produk kompetitor di pasaran untuk mengetahui posisi produk AuMbak NurAy secara lebih objektif. Kedua, studi dapat menyelidiki efektivitas jangka panjang dari strategi pemasaran digital yang telah diajarkan dan diimplementasikan. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana platform digital yang berbeda (misalnya, media sosial versus marketplace) berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan dan perluasan jangkauan pasar dalam periode waktu yang lebih panjang, serta bagaimana strategi ini dapat dioptimalkan untuk menarik segmen pelanggan yang lebih luas dan membangun loyalitas merek. Analisis biaya-manfaat dari investasi dalam pemasaran digital juga akan sangat bermanfaat. Ketiga, untuk memahami potensi replikasi program ini, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana model pendampingan UMKM yang diterapkan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy ini dapat diaplikasikan pada usaha rumahan makanan tradisional lainnya. Ini akan melibatkan identifikasi faktor-faktor keberhasilan dan tantangan dalam skala yang lebih luas, serta evaluasi dampak sosio-ekonomi yang mungkin timbul, seperti peningkatan pendapatan keluarga dan penciptaan lapangan kerja, di berbagai wilayah dengan karakteristik UMKM yang berbeda. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan dan generalisasi model pemberdayaan ini..
<br>Pengenalan mesin peniris minyak (spinner) dan pencacah (chopper) berkapasitas lebih besar, serta pelatihan dan pendampingan tentang pengemasan dan pelabelan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy, mampu meningkatkan kapasitas produksi sambal pecel dan memperbaiki kualitas produk.Pelatihan dan pendampingan pemasaran digital juga berhasil meningkatkan jumlah penjualan dan memperluas jangkauan pasar
<br>Industri rumahan sambal pecel, yang didirikan oleh Tri Nurhayati, menjual produk sambal pecel dengan merek AuSambel Pecel Mbak NurAy. Sebagai pendatang baru, AuSambel Pecel Mbak NurAy sudah memiliki cukup banyak peminat. Namun, kapasitas produksi hanya mencapai 20 kg/bulan karena kendala peralatan. AuSambel Pecel Mbak NurAy hanya memiliki kapasitas pencacah (chopper) yang kecil, sehingga proses produksi berjalan tidak efisien. Kelebihan minyak pada produk juga menjadi masalah, menyebabkan umur simpan produk lebih pendek. Masalah lain adalah kemasan dan label yang kurang menarik, karena hanya menggunakan kantong...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" type="image/webp" length="104032" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi</link>
	<guid isPermaLink="false">a344369759338d0e3241b6bf28fad2df</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik: Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi untuk mengembangkan dan memvalidasi algoritma diagnostik yang lebih canggih, mungkin dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, yang mampu secara akurat membedakan antara selulitis orbital dan glaukoma akut. Algoritma ini harus mengintegrasikan berbagai data, mulai dari riwayat medis pasien, hasil pemeriksaan fisik dan oftalmologi, hingga data pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta biomarker inflamasi yang spesifik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan diagnosis awal dan mempercepat intervensi yang tepat, terutama ketika gejala klinis saling tumpang tindih dan waktu menjadi krusial untuk menyelamatkan penglihatan. Kedua, penting untuk melakukan penelitian kohort yang lebih besar, mungkin secara multisenter, untuk secara komparatif menilai bagaimana status imunokompromaisAimisalnya akibat diabetes melitus atau penyakit ginjal kronisAimemengaruhi presentasi klinis, respons terhadap terapi, dan risiko komplikasi jangka panjang pada pasien selulitis orbital. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor prediktif spesifik yang membuat pasien imunokompromais lebih rentan terhadap presentasi atipikal atau komplikasi serius seperti peleburan kornea, seperti yang terlihat pada kasus ini. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara status imun pasien dan perjalanan penyakit orbital cellulitis akan sangat berharga. Terakhir, perlu juga diteliti efektivitas dan implementasi protokol penatalaksanaan multidisiplin yang terstandardisasi. Mengingat kasus ini melibatkan koordinasi antara departemen oftalmologi dan penyakit dalam, penelitian dapat mengevaluasi bagaimana pendekatan terintegrasi ini dapat dioptimalkan untuk memastikan perawatan yang komprehensif dan responsif terhadap kondisi sistemik pasien yang kompleks. Ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman praktik klinis yang lebih baik untuk pasien dengan tantangan diagnostik serupa.. Kasus mata merah dengan penurunan visus dan peningkatan tekanan intraokular menunjukkan tantangan diagnostik karena gejala tumpang tindih antara glaukoma sudut tertutup dan selulitis orbital.Peningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan.manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosis difus lebih mendukung selulitis orbital.Oleh karena itu, kewaspadaan klinis tinggi dan pendekatan komprehensif sangat penting, terutama pada pasien imunokompromais dengan penyakit sistemik, untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan memastikan prognosis visual yang baik Latar Belakang: Selulitis orbital dapat menyerupai glaukoma sudut tertutup akut, terutama pada pasien imunokompromais sehingga menyulitkan diagnosis. Tujuan: Melaporkan kasus selulitis orbital dengan manifestasi yang menyerupai glaukoma akut serta menekankan pentingnya evaluasi klinis komprehensif. Metode: Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data yang diperoleh dari rekam medis, anamnesis, pemeriksaan oftalmologi, pemeriksaan laboratorium, serta observasi klinis selama perawatan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis, evaluasi diagnosis banding, dan pendekatan multidisiplin, kemudian dilakukan pemantauan serial terhadap respons terapi antibiotik. Hasil: Perempuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" target="_blank">Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik</a>: Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi untuk mengembangkan dan memvalidasi algoritma diagnostik yang lebih canggih, mungkin dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, yang mampu secara akurat membedakan antara selulitis orbital dan glaukoma akut. Algoritma ini harus mengintegrasikan berbagai data, mulai dari riwayat medis pasien, hasil pemeriksaan fisik dan oftalmologi, hingga data pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta biomarker inflamasi yang spesifik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan diagnosis awal dan mempercepat intervensi yang tepat, terutama ketika gejala klinis saling tumpang tindih dan waktu menjadi krusial untuk menyelamatkan penglihatan. Kedua, penting untuk melakukan penelitian kohort yang lebih besar, mungkin secara multisenter, untuk secara komparatif menilai bagaimana status imunokompromaisAimisalnya akibat diabetes melitus atau penyakit ginjal kronisAimemengaruhi presentasi klinis, respons terhadap terapi, dan risiko komplikasi jangka panjang pada pasien selulitis orbital. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor prediktif spesifik yang membuat pasien imunokompromais lebih rentan terhadap presentasi atipikal atau komplikasi serius seperti peleburan kornea, seperti yang terlihat pada kasus ini. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara status imun pasien dan perjalanan penyakit orbital cellulitis akan sangat berharga. Terakhir, perlu juga diteliti efektivitas dan implementasi protokol penatalaksanaan multidisiplin yang terstandardisasi. Mengingat kasus ini melibatkan koordinasi antara departemen oftalmologi dan penyakit dalam, penelitian dapat mengevaluasi bagaimana pendekatan terintegrasi ini dapat dioptimalkan untuk memastikan perawatan yang komprehensif dan responsif terhadap kondisi sistemik pasien yang kompleks. Ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman praktik klinis yang lebih baik untuk pasien dengan tantangan diagnostik serupa..
<br>Kasus mata merah dengan penurunan visus dan peningkatan tekanan intraokular menunjukkan tantangan diagnostik karena gejala tumpang tindih antara glaukoma sudut tertutup dan selulitis orbital.Peningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan.manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosis difus lebih mendukung selulitis orbital.Oleh karena itu, kewaspadaan klinis tinggi dan pendekatan komprehensif sangat penting, terutama pada pasien imunokompromais dengan penyakit sistemik, untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan memastikan prognosis visual yang baik
<br>Latar Belakang: Selulitis orbital dapat menyerupai glaukoma sudut tertutup akut, terutama pada pasien imunokompromais sehingga menyulitkan diagnosis. Tujuan: Melaporkan kasus selulitis orbital dengan manifestasi yang menyerupai glaukoma akut serta menekankan pentingnya evaluasi klinis komprehensif. Metode: Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data yang diperoleh dari rekam medis, anamnesis, pemeriksaan oftalmologi, pemeriksaan laboratorium, serta observasi klinis selama perawatan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis, evaluasi diagnosis banding, dan pendekatan multidisiplin, kemudian dilakukan pemantauan serial terhadap respons terapi antibiotik. Hasil: Perempuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" type="image/webp" length="70516" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 07 Jul 2026 22:44:59 +0700. 12 items. Served in: 6.938 seconds [rss] -->
