<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 13:29:34 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:29:34 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-08T13:29:34+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53456-sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-b</link>
	<guid isPermaLink="false">216dbedacf6862619197cebb82999dfb</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai tanaman konservasi dan sumber pendapatan petani. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengendalian erosi yang efektif dan terintegrasi dengan budidaya jeruk Malang.. Introduksi jeruk Malang terbukti menjadi solusi tepat bagi petani di Desa Setren.Kesesuaian lahan yang ideal, nilai ekonomi yang tinggi dan stabil, serta peran jeruk sebagai tanaman konservasi menjadikannya komoditas unggulan di lahan miring.Budidaya ini berkelanjutan karena mampu berproduksi bertahun-tahun dan berpotensi dikembangkan menjadi agrowisata AuPetik JerukAy yang menarik.Keberhasilan program ini bergantung pada kesabaran, ketekunan, dan kerja sama petani dalam perawatan tanaman.Diharapkan, penerapan budidaya jeruk Malang dapat meningkatkan pendapatan, menekan erosi, dan menjadikan Desa Setren sebagai sentra jeruk baru di Wonogiri sekaligus destinasi agrowisata di lereng Lawu Selatan Petani di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, yang terletak di lereng Gunung Lawu, menghadapi dua masalah utama, yakni tingginya erosi lahan pada lahan miring dan pendapatan yang tidak stabil akibat fluktuasi harga sayuran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksi budidaya jeruk Malang sebagai solusi ganda untuk konservasi lahan yang adaptif dan vegetatif terhadap lahan miring, sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan petani. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis budidaya jeruk berbasis konservasi. Materi menekankan kesesuaian lahan yang terbukti sangat cocok (ketinggian 900-1.400 mdpl, suhu 18-20AC, tanah Andosols), pengenalan tiga varietas unggul adaptif (Siam Madu, Baby Pacitan, dan Keprok Batu 55) pada lahan miring,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" alt="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" alt="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53456-sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-b" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" target="_blank">Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai tanaman konservasi dan sumber pendapatan petani. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengendalian erosi yang efektif dan terintegrasi dengan budidaya jeruk Malang..
<br>Introduksi jeruk Malang terbukti menjadi solusi tepat bagi petani di Desa Setren.Kesesuaian lahan yang ideal, nilai ekonomi yang tinggi dan stabil, serta peran jeruk sebagai tanaman konservasi menjadikannya komoditas unggulan di lahan miring.Budidaya ini berkelanjutan karena mampu berproduksi bertahun-tahun dan berpotensi dikembangkan menjadi agrowisata AuPetik JerukAy yang menarik.Keberhasilan program ini bergantung pada kesabaran, ketekunan, dan kerja sama petani dalam perawatan tanaman.Diharapkan, penerapan budidaya jeruk Malang dapat meningkatkan pendapatan, menekan erosi, dan menjadikan Desa Setren sebagai sentra jeruk baru di Wonogiri sekaligus destinasi agrowisata di lereng Lawu Selatan
<br>Petani di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, yang terletak di lereng Gunung Lawu, menghadapi dua masalah utama, yakni tingginya erosi lahan pada lahan miring dan pendapatan yang tidak stabil akibat fluktuasi harga sayuran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksi budidaya jeruk Malang sebagai solusi ganda untuk konservasi lahan yang adaptif dan vegetatif terhadap lahan miring, sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan petani. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis budidaya jeruk berbasis konservasi. Materi menekankan kesesuaian lahan yang terbukti sangat cocok (ketinggian 900-1.400 mdpl, suhu 18-20AC, tanah Andosols), pengenalan tiga varietas unggul adaptif (Siam Madu, Baby Pacitan, dan Keprok Batu 55) pada lahan miring,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" type="image/webp" length="128638" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53454-aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">ce65c1eeefe846d66e649cfb28042231</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi fermentasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah pertanian yang beragam sebagai bahan baku pakan fermentasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dan sosial dari penggunaan pakan fermentasi pada peternakan sapi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap pendapatan petani.. Tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada mitra tentang jenis-jenis limbah pertanian untuk pakan.Pengetahuan mitra meningkat dari 40% menjadi 80%.Pakan fermentasi yang dihasilkan mengalami peningkatan nutrisi (protein) dari 6,7% menjadi 16,45%.Selain itu, petani juga sudah mampu membuat pakan fermentasi yang memiliki umur simpan yang lebih lama (hingga 6 bulan).Teknologi fermentasi untuk pakan sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan berat badan Sapi Bali Gumantar adalah salah satu desa di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan komoditas utama seperti padi, jagung, kacang, kopi, kakao, kelapa, pisang, dan tanaman hortikultura lainnya. Masalah yang sering ditemui adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan banyak peternak menjual ternaknya dengan harga rendah pada musim kemarau. Masalah lain adalah pengetahuan petani yang rendah tentang teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan sebagai pakan pada musim kemarau. Pada musim hujan, pakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53454-aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" target="_blank">Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi fermentasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah pertanian yang beragam sebagai bahan baku pakan fermentasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dan sosial dari penggunaan pakan fermentasi pada peternakan sapi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap pendapatan petani..
<br>Tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada mitra tentang jenis-jenis limbah pertanian untuk pakan.Pengetahuan mitra meningkat dari 40% menjadi 80%.Pakan fermentasi yang dihasilkan mengalami peningkatan nutrisi (protein) dari 6,7% menjadi 16,45%.Selain itu, petani juga sudah mampu membuat pakan fermentasi yang memiliki umur simpan yang lebih lama (hingga 6 bulan).Teknologi fermentasi untuk pakan sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan berat badan Sapi Bali
<br>Gumantar adalah salah satu desa di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan komoditas utama seperti padi, jagung, kacang, kopi, kakao, kelapa, pisang, dan tanaman hortikultura lainnya. Masalah yang sering ditemui adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan banyak peternak menjual ternaknya dengan harga rendah pada musim kemarau. Masalah lain adalah pengetahuan petani yang rendah tentang teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan sebagai pakan pada musim kemarau. Pada musim hujan, pakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" type="image/webp" length="149094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices GAP di Kabupaten Garut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices GAP di Kabupaten Garut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices GAP di Kabupaten Garut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53461-kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budid</link>
	<guid isPermaLink="false">4e3cc32ff98cfb6fe6e7f83fef2ab6fb</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana skema mikrokrydit yang terarah dapat meningkatkan adopsi GAP di kalangan petani kopi kecil di Garut, dengan menguji dampak pemberian pinjaman modal usaha terhadap tingkat kepatuhan GAP. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana skema mikrokrydit yang terarah dapat meningkatkan adopsi GAP di kalangan petani kopi kecil di Garut, dengan menguji dampak pemberian pinjaman modal usaha terhadap tingkat kepatuhan GAP. Selain itu, studi mengenai penggunaan alat perantara digital, seperti aplikasi seluler untuk penyuluhan pertanian, dapat menilai efektivitas teknologi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait praktik GAP. Selanjutnya, penelitian komparatif tentang dampak lingkungan antara kebun kopi yang menerapkan GAP dan yang tidak, khususnya pada kualitas tanah dan keanekaragaman hayati, dapat memberikan bukti ilmiah terkait manfaat keberlanjutan GAP dalam konteks agrikultur lokal.. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 75% petani kopi di Kabupaten Garut telah mengimplementasikan GAP on Coffee, terutama pada aspek pemupukan, penanaman, pembibitan, penggunaan bibit unggul, penanaman penaung, kesesuaian dan pemilihan lahan, serta panen dan pengendalian hama terpadu.Namun, aspek persiapan lahan, pengelolaan penaung, dan pemangkasan masih kurang sesuai, dipengaruhi oleh keterbatasan modal, pengetahuan, dan keterampilan petani.Oleh karena itu, diperlukan program bantuan pupuk, fasilitasi permodalan, serta pelatihan teknis, dan penelitian lanjutan mengenai perilaku dan persepsi petani terhadap GAP on Coffee Good Agriculture Practices on Coffee atau bisa disingkat dengan GAP on Coffee merupakan pedoman pelaksanaan budidaya kopi yang baik dan berkelanjutan. Telah dilakukan analisis pertanian kopi di Kabupaten Garut dilakukan dengan menggunakan GAP on Coffee. Tujuan analisis untuk mengetahui kesesuaian pertanian dengan GAP on Coffee. Ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik wawancara dan observasi dalam pengumpulan data. Analisis dijalankan pada 11 aspek budidaya kopi yang baik, yaitu pemilihan, kesesuaian, persiapan lahan, penamaman penaung, penggunaan bahan tanam unggul, pembibitan, penanaman, pemupukan, pemangkasan, pengelolaan penaung, pengendalian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" alt="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" alt="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" alt="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53461-kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budid" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" target="_blank">Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana skema mikrokrydit yang terarah dapat meningkatkan adopsi GAP di kalangan petani kopi kecil di Garut, dengan menguji dampak pemberian pinjaman modal usaha terhadap tingkat kepatuhan GAP. Selain itu, studi mengenai penggunaan alat perantara digital, seperti aplikasi seluler untuk penyuluhan pertanian, dapat menilai efektivitas teknologi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait praktik GAP. Selanjutnya, penelitian komparatif tentang dampak lingkungan antara kebun kopi yang menerapkan GAP dan yang tidak, khususnya pada kualitas tanah dan keanekaragaman hayati, dapat memberikan bukti ilmiah terkait manfaat keberlanjutan GAP dalam konteks agrikultur lokal..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 75% petani kopi di Kabupaten Garut telah mengimplementasikan GAP on Coffee, terutama pada aspek pemupukan, penanaman, pembibitan, penggunaan bibit unggul, penanaman penaung, kesesuaian dan pemilihan lahan, serta panen dan pengendalian hama terpadu.Namun, aspek persiapan lahan, pengelolaan penaung, dan pemangkasan masih kurang sesuai, dipengaruhi oleh keterbatasan modal, pengetahuan, dan keterampilan petani.Oleh karena itu, diperlukan program bantuan pupuk, fasilitasi permodalan, serta pelatihan teknis, dan penelitian lanjutan mengenai perilaku dan persepsi petani terhadap GAP on Coffee
<br>Good Agriculture Practices on Coffee atau bisa disingkat dengan GAP on Coffee merupakan pedoman pelaksanaan budidaya kopi yang baik dan berkelanjutan. Telah dilakukan analisis pertanian kopi di Kabupaten Garut dilakukan dengan menggunakan GAP on Coffee. Tujuan analisis untuk mengetahui kesesuaian pertanian dengan GAP on Coffee. Ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik wawancara dan observasi dalam pengumpulan data. Analisis dijalankan pada 11 aspek budidaya kopi yang baik, yaitu pemilihan, kesesuaian, persiapan lahan, penamaman penaung, penggunaan bahan tanam unggul, pembibitan, penanaman, pemupukan, pemangkasan, pengelolaan penaung, pengendalian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" type="image/webp" length="127114" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53453-nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi</link>
	<guid isPermaLink="false">50449778c501153a7358b328ebb98da3</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman yang optimal untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi fluktuasi kualitas air; (2) melakukan studi jangka panjang yang memantau parameter kualitas air, dinamika populasi mikroba, serta dampak penggunaan media organik tinggi terhadap kesehatan ekosistem, untuk menilai keberlanjutan dan mitigasi risiko penurunan performa sistem selama beberapa siklus tanam; dan (3) menilai kelayakan ekonomi dan adaptasi sosialAcbudaya penerapan model akuaponik ini di berbagai kondisi iklim dan lahan terbatas di wilayah Indonesia, dengan membandingkan biaya investasi, profitabilitas, dan penerimaan petani serta masyarakat setempat. Hasil dari ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan tentang optimalisasi media, manajemen air, dan skala penerapan, sehingga memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk mempercepat adopsi akuaponik sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga.. Penerapan akuaponik yaitu sistem budidaya ikan lele dengan padi di Bengkel Mimpi menunjukkan hasil yang baik ditandai dengan menghasilkan 30 kg gabah per unit dan budidaya lele dengan SR 85-90% menghasilkan 500kg/siklus.3) menunjukkan hasil yang baik dengan proporsi organik lebih tinggi cenderung meningkatkan anakan dan kebernasan gabah sehingga sistem ini layak direplikasi pada lahan terbatas sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga Ketergantungan pada pupuk kimia dan keterbatasan lahan pekarangan mendorong pencarian model budidaya pangan yang efisien. Sistem akuaponik padiAelele ditawarkan sebagai jawaban atas keterbatasan lahan pekarangan, variabilitas iklim, dan ketergantungan pada pupuk kimia. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan pola pertanian cerdas berbasis akuaponik untuk menjaga ketahanan pangan keluarga, meningkatkan efisiensi pemanfaatan air, serta menekan penggunaan input kimia. Program dilaksanakan pada bulan MeiAeSeptember... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53453-nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" target="_blank">Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman yang optimal untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi fluktuasi kualitas air; (2) melakukan studi jangka panjang yang memantau parameter kualitas air, dinamika populasi mikroba, serta dampak penggunaan media organik tinggi terhadap kesehatan ekosistem, untuk menilai keberlanjutan dan mitigasi risiko penurunan performa sistem selama beberapa siklus tanam; dan (3) menilai kelayakan ekonomi dan adaptasi sosialAcbudaya penerapan model akuaponik ini di berbagai kondisi iklim dan lahan terbatas di wilayah Indonesia, dengan membandingkan biaya investasi, profitabilitas, dan penerimaan petani serta masyarakat setempat. Hasil dari ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan tentang optimalisasi media, manajemen air, dan skala penerapan, sehingga memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk mempercepat adopsi akuaponik sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga..
<br>Penerapan akuaponik yaitu sistem budidaya ikan lele dengan padi di Bengkel Mimpi menunjukkan hasil yang baik ditandai dengan menghasilkan 30 kg gabah per unit dan budidaya lele dengan SR 85-90% menghasilkan 500kg/siklus.3) menunjukkan hasil yang baik dengan proporsi organik lebih tinggi cenderung meningkatkan anakan dan kebernasan gabah sehingga sistem ini layak direplikasi pada lahan terbatas sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga
<br>Ketergantungan pada pupuk kimia dan keterbatasan lahan pekarangan mendorong pencarian model budidaya pangan yang efisien. Sistem akuaponik padiAelele ditawarkan sebagai jawaban atas keterbatasan lahan pekarangan, variabilitas iklim, dan ketergantungan pada pupuk kimia. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan pola pertanian cerdas berbasis akuaponik untuk menjaga ketahanan pangan keluarga, meningkatkan efisiensi pemanfaatan air, serta menekan penggunaan input kimia. Program dilaksanakan pada bulan MeiAeSeptember...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" type="image/webp" length="114014" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis</link>
	<guid isPermaLink="false">217f814da15a26c6cddbf48f9b426de4</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air: Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan dampak dari berbagai aktivitas pertanian dan penggunaan lahan di sekitarnya. Hal ini dapat melibatkan studi tentang metode filtrasi alami atau teknologi sederhana yang dapat diintegrasikan untuk menjaga air tetap bersih dan aman, tidak hanya untuk irigasi tetapi juga potensi penggunaan lain oleh masyarakat. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan embung berlapis geomembran terhadap ekosistem lokal, seperti keanekaragaman hayati mikroorganisme air atau kesehatan tanah di area sekitar. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana desain embung dapat diadaptasi untuk lebih mendukung fungsi ekologis sambil tetap efisien dalam menampung air. Terakhir, ada peluang besar untuk mengeksplorasi integrasi teknologi inovatif dan energi terbarukan, seperti pompa bertenaga surya, dalam sistem pengelolaan embung di Subak. Penelitian ini bisa mengevaluasi efisiensi operasional, kelayakan ekonomi bagi petani, serta potensi pengurangan jejak karbon, sekaligus melihat bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan distribusi air dan meminimalisir ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dengan demikian, kita bisa memastikan embung tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga model pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan untuk masa depan.. Subak Balangan dan Uma Tegal telah menghadapi krisis air berkepanjangan akibat infrastruktur irigasi yang tidak memadai dan konflik sumber air.Pembangunan embung menggunakan geomembran terbukti efektif sebagai solusi konservasi air, berhasil menampung air hujan untuk irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan masyarakat.Keberlanjutan fungsi embung sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, pemantauan kualitas air, mitigasi dampak lingkungan, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat Wilayah Subak Balangan dan Subak Uma Tegal di Desa Kuwum, Bali, mengalami krisis air yang telah berlangsung hampir dua dekade. Permasalahan utama meliputi ketergantungan terhadap air irigasi dari subak hulu yang memicu konflik pemanfaatan, kerusakan jaringan saluran irigasi, serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan air, khususnya pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan terhentinya aktivitas pertanian secara signifikan, menurunkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembangunan embung sebagai solusi konservasi air berbasis water harvesting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" target="_blank">Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan dampak dari berbagai aktivitas pertanian dan penggunaan lahan di sekitarnya. Hal ini dapat melibatkan studi tentang metode filtrasi alami atau teknologi sederhana yang dapat diintegrasikan untuk menjaga air tetap bersih dan aman, tidak hanya untuk irigasi tetapi juga potensi penggunaan lain oleh masyarakat. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan embung berlapis geomembran terhadap ekosistem lokal, seperti keanekaragaman hayati mikroorganisme air atau kesehatan tanah di area sekitar. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana desain embung dapat diadaptasi untuk lebih mendukung fungsi ekologis sambil tetap efisien dalam menampung air. Terakhir, ada peluang besar untuk mengeksplorasi integrasi teknologi inovatif dan energi terbarukan, seperti pompa bertenaga surya, dalam sistem pengelolaan embung di Subak. Penelitian ini bisa mengevaluasi efisiensi operasional, kelayakan ekonomi bagi petani, serta potensi pengurangan jejak karbon, sekaligus melihat bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan distribusi air dan meminimalisir ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dengan demikian, kita bisa memastikan embung tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga model pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan untuk masa depan..
<br>Subak Balangan dan Uma Tegal telah menghadapi krisis air berkepanjangan akibat infrastruktur irigasi yang tidak memadai dan konflik sumber air.Pembangunan embung menggunakan geomembran terbukti efektif sebagai solusi konservasi air, berhasil menampung air hujan untuk irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan masyarakat.Keberlanjutan fungsi embung sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, pemantauan kualitas air, mitigasi dampak lingkungan, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat
<br>Wilayah Subak Balangan dan Subak Uma Tegal di Desa Kuwum, Bali, mengalami krisis air yang telah berlangsung hampir dua dekade. Permasalahan utama meliputi ketergantungan terhadap air irigasi dari subak hulu yang memicu konflik pemanfaatan, kerusakan jaringan saluran irigasi, serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan air, khususnya pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan terhentinya aktivitas pertanian secara signifikan, menurunkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembangunan embung sebagai solusi konservasi air berbasis water harvesting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" type="image/webp" length="137516" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53468-nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">37fe5dd83de23ecd73e81c85ff4c7b34</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat: Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat menilai komposisi gizi, kandungan protein, vitamin, serta keamanan mikrobiologis cocktail nataAcdeAcwheyAcsalak yang dihasilkan, dengan membandingkan hasil uji laboratorium terhadap standar pangan nasional. Selain itu, studi kualitatifAckuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur penerimaan konsumen, preferensi rasa, dan nilai ekonomi produk nata de whey dalam konteks pasar lokal maupun regional, termasuk potensi pendapatan bagi petani dan UMKM. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi diversifikasi produk berbasis whey, misalnya pembuatan snack kering, minuman fungsional, atau bahan baku bioplastik, serta menguji keberlanjutan lingkungan dari tiap inovasi. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk memperluas penggunaan limbah whey secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.. Program pengabdian ini berhasil memanfaatkan limbah whey dari PT.Mazaraat Lokanatura Indonesia melalui inovasi produk cocktail nata Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh PT Mazaraat Lokanatura Indonesia adalah limbah cair keju/whey yang melimpah. Pembuangan whey tanpa pengelolaan akan menimbulkan permasalahan lingkungan. Whey masih banyak mengandung nutrien susu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai substrat untuk produksi nata de whey. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan ini adalah mengolah dan memanfaatkan whey menjadi nata de whey yang disajikan sebagai cocktail nata-salak. Kegiatan ini melibatkan 2 mitra yaitu PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan masyarakat Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Kegiatan dilaksanakan secara terintegrasi dengan KKN MBKM Prodi Biologi FMIPA UNS di Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Tahapan kegiatan yaitu: sosialisasi, pembekalan mahasiswa KKN, pelatihan pembuatan nata dan coctail,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53468-nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-ma" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" target="_blank">Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat</a>: Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat menilai komposisi gizi, kandungan protein, vitamin, serta keamanan mikrobiologis cocktail nataAcdeAcwheyAcsalak yang dihasilkan, dengan membandingkan hasil uji laboratorium terhadap standar pangan nasional. Selain itu, studi kualitatifAckuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur penerimaan konsumen, preferensi rasa, dan nilai ekonomi produk nata de whey dalam konteks pasar lokal maupun regional, termasuk potensi pendapatan bagi petani dan UMKM. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi diversifikasi produk berbasis whey, misalnya pembuatan snack kering, minuman fungsional, atau bahan baku bioplastik, serta menguji keberlanjutan lingkungan dari tiap inovasi. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk memperluas penggunaan limbah whey secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat..
<br>Program pengabdian ini berhasil memanfaatkan limbah whey dari PT.Mazaraat Lokanatura Indonesia melalui inovasi produk cocktail nata
<br>Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh PT Mazaraat Lokanatura Indonesia adalah limbah cair keju/whey yang melimpah. Pembuangan whey tanpa pengelolaan akan menimbulkan permasalahan lingkungan. Whey masih banyak mengandung nutrien susu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai substrat untuk produksi nata de whey. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan ini adalah mengolah dan memanfaatkan whey menjadi nata de whey yang disajikan sebagai cocktail nata-salak. Kegiatan ini melibatkan 2 mitra yaitu PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan masyarakat Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Kegiatan dilaksanakan secara terintegrasi dengan KKN MBKM Prodi Biologi FMIPA UNS di Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Tahapan kegiatan yaitu: sosialisasi, pembekalan mahasiswa KKN, pelatihan pembuatan nata dan coctail,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" type="image/webp" length="125760" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53455-produksi-kambing-perah-genetik-produ</link>
	<guid isPermaLink="false">03164afd656463ef9158739d51ba7fb8</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan: Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi sistematis terhadap pengaruh *complete feed* terhadap performa pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas susu kambing secara berkelanjutan, sekaligus menganalisis potensi peningkatan pendapatan peternak dibandingkan metode pakan tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti kuat mengenai efektivitas dan kelayakan ekonominya. Selain itu, mengingat adanya tantangan terkait sistem kelembagaan Kelompok Tani Ternak yang belum sepenuhnya efektif, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi model penguatan kelembagaan yang paling tepat. Fokus penelitian ini bisa mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota, tata kelola, dan keberlanjutan operasional kelompok dalam mengadopsi dan mengembangkan inovasi peternakan. Dengan demikian, ditemukan cara terbaik untuk membangun kelompok yang mandiri dan adaptif. Terakhir, sejalan dengan cita-cita menjadikan Desa Purworejo sebagai sentra susu kambing, penelitian lebih lanjut harus diarahkan pada analisis rantai pasok dan strategi pemasaran produk susu kambing serta olahannya. Studi ini dapat mengidentifikasi peluang pasar baru, tantangan distribusi, serta pengembangan produk turunan untuk memastikan bahwa peningkatan produksi yang dihasilkan oleh peternak dapat diserap secara optimal oleh pasar, sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas.. Program bina desa berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman peternak kambing di Kelompok Tani Ternak Jaya serta Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera terhadap teknologi pakan, khususnya pembuatan *complete feed*.Peternak kini tidak hanya memiliki mesin pencampur pakan yang sesuai standar, tetapi juga mampu mengaplikasikan *complete feed* dari persiapan bahan hingga pengoperasiannya.Peningkatan pengetahuan dan penerapan *complete feed* ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing mereka Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang dilatarbelakangi oleh minat masyarakat dalam memelihara ternak kambing dengan jenis kambing perah. Kambing perah yang cukup berkembang diantaranya adalah kambing perah PE, Jawa Randu, dan Sapera. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil yakni peternak dengan membentuk perkumpulan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" alt="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" alt="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53455-produksi-kambing-perah-genetik-produ" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" target="_blank">Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan</a>: Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi sistematis terhadap pengaruh *complete feed* terhadap performa pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas susu kambing secara berkelanjutan, sekaligus menganalisis potensi peningkatan pendapatan peternak dibandingkan metode pakan tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti kuat mengenai efektivitas dan kelayakan ekonominya. Selain itu, mengingat adanya tantangan terkait sistem kelembagaan Kelompok Tani Ternak yang belum sepenuhnya efektif, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi model penguatan kelembagaan yang paling tepat. Fokus penelitian ini bisa mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota, tata kelola, dan keberlanjutan operasional kelompok dalam mengadopsi dan mengembangkan inovasi peternakan. Dengan demikian, ditemukan cara terbaik untuk membangun kelompok yang mandiri dan adaptif. Terakhir, sejalan dengan cita-cita menjadikan Desa Purworejo sebagai sentra susu kambing, penelitian lebih lanjut harus diarahkan pada analisis rantai pasok dan strategi pemasaran produk susu kambing serta olahannya. Studi ini dapat mengidentifikasi peluang pasar baru, tantangan distribusi, serta pengembangan produk turunan untuk memastikan bahwa peningkatan produksi yang dihasilkan oleh peternak dapat diserap secara optimal oleh pasar, sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas..
<br>Program bina desa berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman peternak kambing di Kelompok Tani Ternak Jaya serta Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera terhadap teknologi pakan, khususnya pembuatan *complete feed*.Peternak kini tidak hanya memiliki mesin pencampur pakan yang sesuai standar, tetapi juga mampu mengaplikasikan *complete feed* dari persiapan bahan hingga pengoperasiannya.Peningkatan pengetahuan dan penerapan *complete feed* ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing mereka
<br>Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang dilatarbelakangi oleh minat masyarakat dalam memelihara ternak kambing dengan jenis kambing perah. Kambing perah yang cukup berkembang diantaranya adalah kambing perah PE, Jawa Randu, dan Sapera. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil yakni peternak dengan membentuk perkumpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" type="image/webp" length="116326" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53462-pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-globa</link>
	<guid isPermaLink="false">5f63a0fdbb3164dc111ce21930ca67fc</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan keterampilan petani yang diperoleh melalui OFiS mempengaruhi produktivitas dan kualitas cabe jamu organik mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode OFiS dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian organik yang sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP). Studi ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana OFiS membantu petani memahami dan menerapkan standar organik secara efektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dari penerapan praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat menyelidiki apakah petani yang telah mengikuti program OFiS mengalami peningkatan pendapatan dan apakah cabe jamu organik mereka dapat bersaing di pasar global dengan lebih baik.. Sertifikasi organik untuk cabe jamu sangat penting untuk mematuhi standar pasar global dan memperkuat kredibilitas produk.Wonogiri Regency adalah pusat utama untuk budidaya cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas unik ini dibudidayakan selama berabad-abad.Potensi pasar yang signifikan ini memerlukan kepatuhan terhadap standar global, termasuk sertifikasi organik.Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pengetahuan dan meningkatkan metode pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik.Temuan menunjukkan bahwa petani memperoleh pengetahuan yang signifikan dan sekarang dapat secara mandiri melaksanakan budidaya cabe jamu organik.Metode OFiS dapat menutup kesenjangan pengetahuan petani dan meningkatkan pemahaman mereka tentang persiapan, budidaya, penanaman, dan panen sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).OFiS berfungsi sebagai solusi efektif untuk meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, membantu petani dalam memproduksi cabe jamu organik berkualitas tinggi yang memenuhi standar global.Disarankan agar program OFiS terus fokus pada pengelolaan produk panen sesuai dengan Good Handling Practices (GHP) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi cabe jamu yang memenuhi standar Sertifikasi organik sangat diperlukan untuk cabe jamu agar memenuhi standar pasar global dan meningkatkan kredibilitas produk. Kabupaten Wonogiri adalah pusat terbesar untuk produksi cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas biopharmaceutical ini dibudidayakan selama berabad-abad. Potensi pasar yang menjanjikan ini memerlukan pemenuhan standar global, termasuk sertifikasi organik. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan praktik pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan kelas untuk menilai pengetahuan petani dan mentransfer pengetahuan melalui sosialisasi dan kegiatan lapangan di lahan percontohan, dimulai dengan identifikasi prioritas pelatihan petani.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53462-pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-globa" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" target="_blank">Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan keterampilan petani yang diperoleh melalui OFiS mempengaruhi produktivitas dan kualitas cabe jamu organik mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode OFiS dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian organik yang sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP). Studi ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana OFiS membantu petani memahami dan menerapkan standar organik secara efektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dari penerapan praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat menyelidiki apakah petani yang telah mengikuti program OFiS mengalami peningkatan pendapatan dan apakah cabe jamu organik mereka dapat bersaing di pasar global dengan lebih baik..
<br>Sertifikasi organik untuk cabe jamu sangat penting untuk mematuhi standar pasar global dan memperkuat kredibilitas produk.Wonogiri Regency adalah pusat utama untuk budidaya cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas unik ini dibudidayakan selama berabad-abad.Potensi pasar yang signifikan ini memerlukan kepatuhan terhadap standar global, termasuk sertifikasi organik.Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pengetahuan dan meningkatkan metode pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik.Temuan menunjukkan bahwa petani memperoleh pengetahuan yang signifikan dan sekarang dapat secara mandiri melaksanakan budidaya cabe jamu organik.Metode OFiS dapat menutup kesenjangan pengetahuan petani dan meningkatkan pemahaman mereka tentang persiapan, budidaya, penanaman, dan panen sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).OFiS berfungsi sebagai solusi efektif untuk meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, membantu petani dalam memproduksi cabe jamu organik berkualitas tinggi yang memenuhi standar global.Disarankan agar program OFiS terus fokus pada pengelolaan produk panen sesuai dengan Good Handling Practices (GHP) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi cabe jamu yang memenuhi standar
<br>Sertifikasi organik sangat diperlukan untuk cabe jamu agar memenuhi standar pasar global dan meningkatkan kredibilitas produk. Kabupaten Wonogiri adalah pusat terbesar untuk produksi cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas biopharmaceutical ini dibudidayakan selama berabad-abad. Potensi pasar yang menjanjikan ini memerlukan pemenuhan standar global, termasuk sertifikasi organik. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan praktik pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan kelas untuk menilai pengetahuan petani dan mentransfer pengetahuan melalui sosialisasi dan kegiatan lapangan di lahan percontohan, dimulai dengan identifikasi prioritas pelatihan petani....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" type="image/webp" length="139592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53471-organik-ekstraksi-minyak-sereh-mi</link>
	<guid isPermaLink="false">c9679f395c6406c4bd19a16d41e6240e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia: Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan optimasi parameter proses ultrasonikasi. Studi lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi durasi sonikasi, kekuatan gelombang, frekuensi, atau suhu memengaruhi tidak hanya rendemen, tetapi juga profil kimia dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Ini penting untuk menemukan kondisi optimal yang menghasilkan rendemen tertinggi tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, meskipun peningkatan rendemen telah terbukti, evaluasi mendalam terhadap kualitas minyak atsiri pasca-ultrasonikasi masih diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis canggih seperti kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) untuk membandingkan komposisi senyawa aktif, seperti geraniol dan citronellol, serta memantau stabilitas dan potensi degradasi minyak seiring waktu. Hal ini akan memastikan bahwa metode baru ini tidak hanya efisien secara kuantitas tetapi juga mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk akhir. Ketiga, untuk menguji generalisasi metode ini, penelitian dapat diperluas untuk mengaplikasikannya pada jenis tanaman atsiri lain yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti rosemary, akar wangi, atau mint. Mengidentifikasi apakah efek positif ultrasonikasi konsisten di berbagai spesies tanaman akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak atsiri yang lebih luas dan adaptif.. Dari hasil pengabdian di RAI dapat disimpulkan bahwa efektifitas destilasi minyak atsiri dapat ditingkatkan melalui maserasi awal dengan metode ultrasonikasi.Untuk destilasi sereh wangi, perlakuan maserasi awal dengan metode ultrasonikasi bisa meningkatkan rendemen minyak sereh wangi 2,2 kali lebih banyak dibandingkan teknik konvensional tanpa maserasi.Hasil ini direkomendasikan terhadap mitra di RAI untuk diterapkembangkan dan penggunaan teknik ultrasonikasi dikenalkan terhadap pengunjung RAI untuk mengedukasi masyarakat Metode ekstraksi minyak atsiri yang paling umum digunakan adalah destilasi uap. Pada umumnya, metode destilasi uap banyak digunakan oleh industri kecil termasuk di Rumah Atsiri Indonesia (RAI), karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya pengoperasian yang mudah serta peralatan yang sederhana. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil produksi yang kurang optimal. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan proses destilasi minyak atsiri yang didahului maserasi dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" alt="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" alt="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53471-organik-ekstraksi-minyak-sereh-mi" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" target="_blank">Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia</a>: Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan optimasi parameter proses ultrasonikasi. Studi lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi durasi sonikasi, kekuatan gelombang, frekuensi, atau suhu memengaruhi tidak hanya rendemen, tetapi juga profil kimia dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Ini penting untuk menemukan kondisi optimal yang menghasilkan rendemen tertinggi tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, meskipun peningkatan rendemen telah terbukti, evaluasi mendalam terhadap kualitas minyak atsiri pasca-ultrasonikasi masih diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis canggih seperti kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) untuk membandingkan komposisi senyawa aktif, seperti geraniol dan citronellol, serta memantau stabilitas dan potensi degradasi minyak seiring waktu. Hal ini akan memastikan bahwa metode baru ini tidak hanya efisien secara kuantitas tetapi juga mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk akhir. Ketiga, untuk menguji generalisasi metode ini, penelitian dapat diperluas untuk mengaplikasikannya pada jenis tanaman atsiri lain yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti rosemary, akar wangi, atau mint. Mengidentifikasi apakah efek positif ultrasonikasi konsisten di berbagai spesies tanaman akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak atsiri yang lebih luas dan adaptif..
<br>Dari hasil pengabdian di RAI dapat disimpulkan bahwa efektifitas destilasi minyak atsiri dapat ditingkatkan melalui maserasi awal dengan metode ultrasonikasi.Untuk destilasi sereh wangi, perlakuan maserasi awal dengan metode ultrasonikasi bisa meningkatkan rendemen minyak sereh wangi 2,2 kali lebih banyak dibandingkan teknik konvensional tanpa maserasi.Hasil ini direkomendasikan terhadap mitra di RAI untuk diterapkembangkan dan penggunaan teknik ultrasonikasi dikenalkan terhadap pengunjung RAI untuk mengedukasi masyarakat
<br>Metode ekstraksi minyak atsiri yang paling umum digunakan adalah destilasi uap. Pada umumnya, metode destilasi uap banyak digunakan oleh industri kecil termasuk di Rumah Atsiri Indonesia (RAI), karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya pengoperasian yang mudah serta peralatan yang sederhana. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil produksi yang kurang optimal. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan proses destilasi minyak atsiri yang didahului maserasi dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" type="image/webp" length="122248" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53470-biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-p</link>
	<guid isPermaLink="false">b1b9f4f9dd303168e12cab6c90dd1db6</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang: Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran digital dan offline yang paling efektif dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk olahan rumput laut ini, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional, sekaligus menganalisis potensi ekspor dan preferensi konsumen dari berbagai segmen pasar. Penelitian ini juga bisa mengkaji secara komprehensif kelayakan ekonomi jangka panjang dari diversifikasi produk olahan rumput laut yang telah dikembangkan, termasuk evaluasi biaya produksi, harga jual optimal, dan proyeksi keuntungan, untuk memastikan keberlanjutan finansial KWT. Kedua, pengembangan produk tidak boleh berhenti pada tiga jenis olahan yang ada; perlu dieksplorasi formulasi produk rumput laut yang lebih inovatif, misalnya produk snack fungsional dengan nilai gizi tinggi atau bahan tambahan pangan alami. Studi ini dapat menguji bahan baku rumput laut jenis lain atau varian rasa baru yang menarik, sambil mencari solusi teknologi yang efisien untuk mengatasi tantangan produksi seperti proses pengeringan dodol yang memakan waktu lama, mungkin dengan menguji metode pengeringan alternatif yang lebih cepat dan higienis. Terakhir, sangat penting untuk menganalisis potensi replikasi model pendampingan dan pemberdayaan ini di komunitas petani rumput laut lain, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memiliki potensi serupa. Penelitian ini harus mengevaluasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan hambatan dalam skala yang lebih luas, serta mengukur dampak sosial-ekonomi dari perluasan program semacam ini terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir secara keseluruhan, sambil memastikan aspek keberlanjutan lingkungan dari peningkatan budidaya rumput laut.. Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh hasil yang baik sesuai dengan tujuan kegiatan antara lain melalui sosialisasi dan penyuluhan KWT Rasa Saling Sayang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai jenis olahan yang bisa dibuat dari bahan baku rumput laut dengan ketercapaian peningkatan 99,94% dan melalui pendampingan operasional mesin penepung dan mesin pengaduk dodol, KWT Rasa Saling Sayang dapat mengoperasikan mesin produksi berskala UMKM, melalui kegiatan praktik pengolahan dodol dan jelly drink dari tepung rumput laut dapat meningkatkan nilai jual rumput laut segar.Dengan serangkaian kegiatan pengabdian ini KWT Rasa Saling Sayang dapat melakukan uji produksi mandiri mengolah pangan turunan rumput laut dan diharapkan dapat berkelanjutan.Pada kegiatan selanjutnya kelompok wanita tani akan didampingi untuk melakukan pengemasan produk, pemotretan produk, dan pemasaran secara offline dan online melalui akun instagram KWT Rasa Saling Sayang Rumput laut merupakan salah satu hasil laut yang sangat berpotensi untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan radioaktif yang sangat bermanfaat. Komoditas ini banyak dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun produk olahan. Selain dimanfaatkan untuk konsumsi, rumput laut dapat digunakan sebagai produk kosmestik, produk farmasi, pakan, pupuk dan lain-lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) olahan pangan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang juga membudidayakan rumput laut di Pantai Serenting. Keterbatasan keterampilan anggota kelompok dalam mengolah rumput laut, kelompok tani terhambat untuk dapat mengembangkan usaha olahan dibidang rumput laut sendiri sehingga membutuhkan kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam membuat olahan yang berbahan baku rumput laut.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53470-biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-p" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" target="_blank">Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang</a>: Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran digital dan offline yang paling efektif dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk olahan rumput laut ini, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional, sekaligus menganalisis potensi ekspor dan preferensi konsumen dari berbagai segmen pasar. Penelitian ini juga bisa mengkaji secara komprehensif kelayakan ekonomi jangka panjang dari diversifikasi produk olahan rumput laut yang telah dikembangkan, termasuk evaluasi biaya produksi, harga jual optimal, dan proyeksi keuntungan, untuk memastikan keberlanjutan finansial KWT. Kedua, pengembangan produk tidak boleh berhenti pada tiga jenis olahan yang ada; perlu dieksplorasi formulasi produk rumput laut yang lebih inovatif, misalnya produk snack fungsional dengan nilai gizi tinggi atau bahan tambahan pangan alami. Studi ini dapat menguji bahan baku rumput laut jenis lain atau varian rasa baru yang menarik, sambil mencari solusi teknologi yang efisien untuk mengatasi tantangan produksi seperti proses pengeringan dodol yang memakan waktu lama, mungkin dengan menguji metode pengeringan alternatif yang lebih cepat dan higienis. Terakhir, sangat penting untuk menganalisis potensi replikasi model pendampingan dan pemberdayaan ini di komunitas petani rumput laut lain, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memiliki potensi serupa. Penelitian ini harus mengevaluasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan hambatan dalam skala yang lebih luas, serta mengukur dampak sosial-ekonomi dari perluasan program semacam ini terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir secara keseluruhan, sambil memastikan aspek keberlanjutan lingkungan dari peningkatan budidaya rumput laut..
<br>Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh hasil yang baik sesuai dengan tujuan kegiatan antara lain melalui sosialisasi dan penyuluhan KWT Rasa Saling Sayang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai jenis olahan yang bisa dibuat dari bahan baku rumput laut dengan ketercapaian peningkatan 99,94% dan melalui pendampingan operasional mesin penepung dan mesin pengaduk dodol, KWT Rasa Saling Sayang dapat mengoperasikan mesin produksi berskala UMKM, melalui kegiatan praktik pengolahan dodol dan jelly drink dari tepung rumput laut dapat meningkatkan nilai jual rumput laut segar.Dengan serangkaian kegiatan pengabdian ini KWT Rasa Saling Sayang dapat melakukan uji produksi mandiri mengolah pangan turunan rumput laut dan diharapkan dapat berkelanjutan.Pada kegiatan selanjutnya kelompok wanita tani akan didampingi untuk melakukan pengemasan produk, pemotretan produk, dan pemasaran secara offline dan online melalui akun instagram KWT Rasa Saling Sayang
<br>Rumput laut merupakan salah satu hasil laut yang sangat berpotensi untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan radioaktif yang sangat bermanfaat. Komoditas ini banyak dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun produk olahan. Selain dimanfaatkan untuk konsumsi, rumput laut dapat digunakan sebagai produk kosmestik, produk farmasi, pakan, pupuk dan lain-lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) olahan pangan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang juga membudidayakan rumput laut di Pantai Serenting. Keterbatasan keterampilan anggota kelompok dalam mengolah rumput laut, kelompok tani terhambat untuk dapat mengembangkan usaha olahan dibidang rumput laut sendiri sehingga membutuhkan kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam membuat olahan yang berbahan baku rumput laut....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" type="image/webp" length="130052" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53457-kapasitas-produksi-susu-analisis-produks</link>
	<guid isPermaLink="false">5b271e129517aa1387b976522666fe7e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi mendalam terhadap dampak intervensi yang telah dilakukan. Pertama, penting untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan umur simpan produk sambal pecel setelah penggunaan mesin peniris minyak (spinner) dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi mendalam terhadap dampak intervensi yang telah dilakukan. Pertama, penting untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan umur simpan produk sambal pecel setelah penggunaan mesin peniris minyak (spinner) dan perubahan kemasan yang lebih tebal. Ini termasuk analisis stabilitas oksidatif untuk mengetahui seberapa efektif pengurangan minyak berlebih dalam mencegah ketengikan, serta evaluasi karakteristik sensorik seperti rasa dan aroma untuk memastikan bahwa peningkatan kualitas tidak mengorbankan cita rasa khas produk. Selain itu, perlu juga dibandingkan umur simpan produk yang baru dengan produk kompetitor di pasaran untuk mengetahui posisi produk AuMbak NurAy secara lebih objektif. Kedua, studi dapat menyelidiki efektivitas jangka panjang dari strategi pemasaran digital yang telah diajarkan dan diimplementasikan. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana platform digital yang berbeda (misalnya, media sosial versus marketplace) berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan dan perluasan jangkauan pasar dalam periode waktu yang lebih panjang, serta bagaimana strategi ini dapat dioptimalkan untuk menarik segmen pelanggan yang lebih luas dan membangun loyalitas merek. Analisis biaya-manfaat dari investasi dalam pemasaran digital juga akan sangat bermanfaat. Ketiga, untuk memahami potensi replikasi program ini, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana model pendampingan UMKM yang diterapkan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy ini dapat diaplikasikan pada usaha rumahan makanan tradisional lainnya. Ini akan melibatkan identifikasi faktor-faktor keberhasilan dan tantangan dalam skala yang lebih luas, serta evaluasi dampak sosio-ekonomi yang mungkin timbul, seperti peningkatan pendapatan keluarga dan penciptaan lapangan kerja, di berbagai wilayah dengan karakteristik UMKM yang berbeda. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan dan generalisasi model pemberdayaan ini.. Pengenalan mesin peniris minyak (spinner) dan pencacah (chopper) berkapasitas lebih besar, serta pelatihan dan pendampingan tentang pengemasan dan pelabelan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy, mampu meningkatkan kapasitas produksi sambal pecel dan memperbaiki kualitas produk.Pelatihan dan pendampingan pemasaran digital juga berhasil meningkatkan jumlah penjualan dan memperluas jangkauan pasar Industri rumahan sambal pecel, yang didirikan oleh Tri Nurhayati, menjual produk sambal pecel dengan merek AuSambel Pecel Mbak NurAy. Sebagai pendatang baru, AuSambel Pecel Mbak NurAy sudah memiliki cukup banyak peminat. Namun, kapasitas produksi hanya mencapai 20 kg/bulan karena kendala peralatan. AuSambel Pecel Mbak NurAy hanya memiliki kapasitas pencacah (chopper) yang kecil, sehingga proses produksi berjalan tidak efisien. Kelebihan minyak pada produk juga menjadi masalah, menyebabkan umur simpan produk lebih pendek. Masalah lain adalah kemasan dan label yang kurang menarik, karena hanya menggunakan kantong plastik polipropilena tipis, bening, dan datar sebagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp 1x" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" alt="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp 1x" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" alt="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp 1x" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" alt="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53457-kapasitas-produksi-susu-analisis-produks" title="JURIS - Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality" target="_blank">Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity And Product Quality</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi mendalam terhadap dampak intervensi yang telah dilakukan. Pertama, penting untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan umur simpan produk sambal pecel setelah penggunaan mesin peniris minyak (spinner) dan perubahan kemasan yang lebih tebal. Ini termasuk analisis stabilitas oksidatif untuk mengetahui seberapa efektif pengurangan minyak berlebih dalam mencegah ketengikan, serta evaluasi karakteristik sensorik seperti rasa dan aroma untuk memastikan bahwa peningkatan kualitas tidak mengorbankan cita rasa khas produk. Selain itu, perlu juga dibandingkan umur simpan produk yang baru dengan produk kompetitor di pasaran untuk mengetahui posisi produk AuMbak NurAy secara lebih objektif. Kedua, studi dapat menyelidiki efektivitas jangka panjang dari strategi pemasaran digital yang telah diajarkan dan diimplementasikan. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana platform digital yang berbeda (misalnya, media sosial versus marketplace) berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan dan perluasan jangkauan pasar dalam periode waktu yang lebih panjang, serta bagaimana strategi ini dapat dioptimalkan untuk menarik segmen pelanggan yang lebih luas dan membangun loyalitas merek. Analisis biaya-manfaat dari investasi dalam pemasaran digital juga akan sangat bermanfaat. Ketiga, untuk memahami potensi replikasi program ini, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana model pendampingan UMKM yang diterapkan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy ini dapat diaplikasikan pada usaha rumahan makanan tradisional lainnya. Ini akan melibatkan identifikasi faktor-faktor keberhasilan dan tantangan dalam skala yang lebih luas, serta evaluasi dampak sosio-ekonomi yang mungkin timbul, seperti peningkatan pendapatan keluarga dan penciptaan lapangan kerja, di berbagai wilayah dengan karakteristik UMKM yang berbeda. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan dan generalisasi model pemberdayaan ini..
<br>Pengenalan mesin peniris minyak (spinner) dan pencacah (chopper) berkapasitas lebih besar, serta pelatihan dan pendampingan tentang pengemasan dan pelabelan pada AuSambel Pecel Mbak NurAy, mampu meningkatkan kapasitas produksi sambal pecel dan memperbaiki kualitas produk.Pelatihan dan pendampingan pemasaran digital juga berhasil meningkatkan jumlah penjualan dan memperluas jangkauan pasar
<br>Industri rumahan sambal pecel, yang didirikan oleh Tri Nurhayati, menjual produk sambal pecel dengan merek AuSambel Pecel Mbak NurAy. Sebagai pendatang baru, AuSambel Pecel Mbak NurAy sudah memiliki cukup banyak peminat. Namun, kapasitas produksi hanya mencapai 20 kg/bulan karena kendala peralatan. AuSambel Pecel Mbak NurAy hanya memiliki kapasitas pencacah (chopper) yang kecil, sehingga proses produksi berjalan tidak efisien. Kelebihan minyak pada produk juga menjadi masalah, menyebabkan umur simpan produk lebih pendek. Masalah lain adalah kemasan dan label yang kurang menarik, karena hanya menggunakan kantong plastik polipropilena tipis, bening, dan datar sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" type="image/webp" length="125306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-d63f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-a0226.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/kapasitas-produksi-susu-analisis-sambal-pecel-khas-thumb-cce5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53464-pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi</link>
	<guid isPermaLink="false">81d70ed235f9c3da67be4bbd07a9dc1b</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan jumlah ibu hamil yang lebih banyak, bukan hanya studi kasus, serta menerapkan desain penelitian yang lebih kuat seperti kuasi-eksperimen atau uji klinis acak terkontrol. Ini bertujuan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis: Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan jumlah ibu hamil yang lebih banyak, bukan hanya studi kasus, serta menerapkan desain penelitian yang lebih kuat seperti kuasi-eksperimen atau uji klinis acak terkontrol. Ini bertujuan untuk mengkonfirmasi efektivitas terapi rendam kaki air jahe hangat secara statistik dan memastikan bahwa hasilnya dapat digeneralisasi ke populasi ibu hamil yang lebih luas, sehingga terapi ini memiliki dasar bukti yang lebih kokoh untuk direkomendasikan secara nasional. Selain itu, menarik untuk menginvestigasi parameter optimal dari terapi ini, seperti konsentrasi jahe yang paling efektif, suhu air yang ideal, atau durasi rendaman kaki yang memberikan manfaat maksimal. Apakah ada perbedaan hasil jika jahe digunakan dalam bentuk ekstrak dibandingkan irisan segar? Penelitian juga bisa mengkaji efektivitas kombinasi terapi rendam kaki jahe hangat dengan intervensi nonfarmakologis lain seperti pijat kaki atau senam hamil, untuk melihat potensi efek sinergis dalam mengurangi edema dan meningkatkan kenyamanan ibu. Terakhir, studi mendatang dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari terapi ini terhadap kualitas hidup dan kesehatan psikologis ibu hamil hingga pascamelahirkan, tidak hanya berfokus pada penurunan edema sesaat. Memahami bagaimana terapi ini mempengaruhi kesejahteraan ibu secara menyeluruh, termasuk kualitas tidur, tingkat stres, dan kepuasan terhadap kehamilan, akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai nilai tambah intervensi sederhana ini. Ini juga bisa mencakup penelitian kualitatif untuk mendalami pengalaman pribadi ibu hamil yang menerapkan terapi ini, mengetahui persepsi, hambatan, serta faktor-faktor pendorong kepatuhan mereka.. Asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen kebidanan dan metode SOAP telah berhasil dilaksanakan pada Ny.G yang mengalami edema kaki fisiologis, diperberat oleh obesitas dan aktivitas tinggi, tanpa tanda preeklampsia.Kombinasi edukasi kesehatan dan terapi rendam kaki air jahe hangat selama 15Ae20 menit setiap sore terbukti efektif menurunkan derajat edema, mengurangi ketidaknyamanan, serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas tidur ibu.Oleh karena itu, terapi ini direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, murah, dan mudah diterapkan secara mandiri bagi ibu hamil trimester III dengan edema fisiologis Latar belakang: Kehamilan trimester III sering disertai ketidaknyamanan fisiologis, salah satunya edema pada ekstremitas bawah akibat peningkatan volume plasma, retensi cairan, dan tekanan uterus terhadap vena cava inferior. Kondisi ini dapat diperberat oleh faktor risiko seperti obesitas dan aktivitas fisik yang tinggi. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan edema kaki fisiologis melalui penerapan terapi komplementer rendam kaki air jahe hangat. Metode: Penelitian merupakan studi deskriptif dengan rancangan studi kasus pada satu responden, yaitu Ny. G, usia 34 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 34 minggu, yang mengalami edema derajat 2 pada kedua tungkai bawah disertai obesitas (IMT 30,4 kg/mA). Data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" alt="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" alt="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53464-pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" target="_blank">Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis</a>: Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan jumlah ibu hamil yang lebih banyak, bukan hanya studi kasus, serta menerapkan desain penelitian yang lebih kuat seperti kuasi-eksperimen atau uji klinis acak terkontrol. Ini bertujuan untuk mengkonfirmasi efektivitas terapi rendam kaki air jahe hangat secara statistik dan memastikan bahwa hasilnya dapat digeneralisasi ke populasi ibu hamil yang lebih luas, sehingga terapi ini memiliki dasar bukti yang lebih kokoh untuk direkomendasikan secara nasional. Selain itu, menarik untuk menginvestigasi parameter optimal dari terapi ini, seperti konsentrasi jahe yang paling efektif, suhu air yang ideal, atau durasi rendaman kaki yang memberikan manfaat maksimal. Apakah ada perbedaan hasil jika jahe digunakan dalam bentuk ekstrak dibandingkan irisan segar? Penelitian juga bisa mengkaji efektivitas kombinasi terapi rendam kaki jahe hangat dengan intervensi nonfarmakologis lain seperti pijat kaki atau senam hamil, untuk melihat potensi efek sinergis dalam mengurangi edema dan meningkatkan kenyamanan ibu. Terakhir, studi mendatang dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari terapi ini terhadap kualitas hidup dan kesehatan psikologis ibu hamil hingga pascamelahirkan, tidak hanya berfokus pada penurunan edema sesaat. Memahami bagaimana terapi ini mempengaruhi kesejahteraan ibu secara menyeluruh, termasuk kualitas tidur, tingkat stres, dan kepuasan terhadap kehamilan, akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai nilai tambah intervensi sederhana ini. Ini juga bisa mencakup penelitian kualitatif untuk mendalami pengalaman pribadi ibu hamil yang menerapkan terapi ini, mengetahui persepsi, hambatan, serta faktor-faktor pendorong kepatuhan mereka..
<br>Asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen kebidanan dan metode SOAP telah berhasil dilaksanakan pada Ny.G yang mengalami edema kaki fisiologis, diperberat oleh obesitas dan aktivitas tinggi, tanpa tanda preeklampsia.Kombinasi edukasi kesehatan dan terapi rendam kaki air jahe hangat selama 15Ae20 menit setiap sore terbukti efektif menurunkan derajat edema, mengurangi ketidaknyamanan, serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas tidur ibu.Oleh karena itu, terapi ini direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, murah, dan mudah diterapkan secara mandiri bagi ibu hamil trimester III dengan edema fisiologis
<br>Latar belakang: Kehamilan trimester III sering disertai ketidaknyamanan fisiologis, salah satunya edema pada ekstremitas bawah akibat peningkatan volume plasma, retensi cairan, dan tekanan uterus terhadap vena cava inferior. Kondisi ini dapat diperberat oleh faktor risiko seperti obesitas dan aktivitas fisik yang tinggi. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan edema kaki fisiologis melalui penerapan terapi komplementer rendam kaki air jahe hangat. Metode: Penelitian merupakan studi deskriptif dengan rancangan studi kasus pada satu responden, yaitu Ny. G, usia 34 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 34 minggu, yang mengalami edema derajat  2 pada kedua tungkai bawah disertai obesitas (IMT 30,4 kg/mA). Data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" type="image/webp" length="96034" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 08 Jul 2026 13:29:34 +0700. 12 items. Served in: 2.647 seconds [rss] -->
