<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2026 11:58:56 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 11:58:56 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-01T11:58:56+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52467-implementasi-kurikulum-spiritual-pai-gur</link>
	<guid isPermaLink="false">0355448b7df8a01790c8e119dcd26982</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 08:04:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eha suhayati ]]></category>
	<category><![CDATA[ bojong kab ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bojong,eha,kab,stats,suhayati,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam, perlu dipertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara kurikulum PAI dengan kurikulum pendidikan agama lainnya untuk mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL: Untuk meningkatkan efektivitas pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam, perlu dipertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara kurikulum PAI dengan kurikulum pendidikan agama lainnya untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif siswa dan guru tentang implementasi kurikulum PAI, termasuk tantangan dan peluang yang mereka hadapi. Ketiga, penelitian kolaboratif antara ahli kurikulum, psikolog pendidikan, dan ahli sosial budaya dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi inovatif dalam merancang kurikulum PAI yang lebih relevan dan efektif dalam konteks sosial budaya saat ini.. Kurikulum, merupakan bidang inovasi pedagogis yang mampu membawa perubahan yang berdampak pada konsep dan implementasinya, harus dirancang sesuai dengan sifat teori belajar-mengajar untuk mencapai kinerja yang diharapkan.Strategi yang efektif dalam implementasi kurikulum adalah dengan melibatkan guru sebagai pengembang kurikulum dengan kemampuan analitis untuk mengembangkan kurikulum yang disesuaikan dengan tujuan pengembangan.Dalam proses pelaksanaan kurikulum, guru harus mengembangkan perangkat pengajaran untuk memandu kegiatan dalam mengajar.Strategi guru dalam mengimplementasikan kurikulum dapat mempengaruhi strategi belajar siswa.Siswa harus diberi kesempatan untuk menentukan strategi belajar mereka sendiri sehingga mereka dapat dengan mudah mencapai tujuan mereka Pengembangan Kurikulum ini mendeskripsikan secara terperinci tentang konsep pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangannya. Kurikulum yang dikembangkan dapat digunakan sebagai pedoman untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil kegiatan pembelajaran. Keberhasilan pengembangan kurikulum tidak terlepas dari peran guru sebagai pelaksana implementasi kurikulum, karena guru bukan saja sebagai pengajar, tapi dituntut mampu merencanakan pembelajaran dengan baik agar dapat tercipta proses belajar dan mengajar berjalan efektif dan efisien, sesuai dengan tujuan dalam pengembangan kurikulum. Terdapat tiga konsep tentang kurikulum, kurikulum sebagai substansi, sebagai sistem, dan sebagai bidang studi. Konsep pengembangan kurikulum dapat diklasifikasikan atas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-8905f.webp" title="JURIS - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-8905f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-8905f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-8905f.webp 1x" title="JURIS - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL" alt="JURIS - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-6a351.webp" title="JURIS - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-6a351.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-6a351.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-6a351.webp 1x" title="JURIS - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL" alt="JURIS - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-5c031.webp" title="JURIS - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-5c031.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-5c031.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-5c031.webp 1x" title="JURIS - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL" alt="JURIS - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52467-implementasi-kurikulum-spiritual-pai-gur" title="JURIS - PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL" target="_blank">PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL</a>: Untuk meningkatkan efektivitas pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam, perlu dipertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara kurikulum PAI dengan kurikulum pendidikan agama lainnya untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif siswa dan guru tentang implementasi kurikulum PAI, termasuk tantangan dan peluang yang mereka hadapi. Ketiga, penelitian kolaboratif antara ahli kurikulum, psikolog pendidikan, dan ahli sosial budaya dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi inovatif dalam merancang kurikulum PAI yang lebih relevan dan efektif dalam konteks sosial budaya saat ini..
<br>Kurikulum, merupakan bidang inovasi pedagogis yang mampu membawa perubahan yang berdampak pada konsep dan implementasinya, harus dirancang sesuai dengan sifat teori belajar-mengajar untuk mencapai kinerja yang diharapkan.Strategi yang efektif dalam implementasi kurikulum adalah dengan melibatkan guru sebagai pengembang kurikulum dengan kemampuan analitis untuk mengembangkan kurikulum yang disesuaikan dengan tujuan pengembangan.Dalam proses pelaksanaan kurikulum, guru harus mengembangkan perangkat pengajaran untuk memandu kegiatan dalam mengajar.Strategi guru dalam mengimplementasikan kurikulum dapat mempengaruhi strategi belajar siswa.Siswa harus diberi kesempatan untuk menentukan strategi belajar mereka sendiri sehingga mereka dapat dengan mudah mencapai tujuan mereka
<br>Pengembangan Kurikulum ini mendeskripsikan secara terperinci tentang konsep pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangannya. Kurikulum yang dikembangkan dapat digunakan sebagai pedoman untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil kegiatan pembelajaran. Keberhasilan pengembangan kurikulum tidak terlepas dari peran guru sebagai pelaksana implementasi kurikulum, karena guru bukan saja sebagai pengajar, tapi dituntut mampu merencanakan pembelajaran dengan baik agar dapat tercipta proses belajar dan mengajar berjalan efektif dan efisien, sesuai dengan tujuan dalam pengembangan kurikulum. Terdapat tiga konsep tentang kurikulum, kurikulum sebagai substansi, sebagai sistem, dan sebagai bidang studi. Konsep pengembangan kurikulum dapat diklasifikasikan atas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-8905f.webp" type="image/webp" length="78594" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-8905f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-6a351.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/implementasi-kurikulum-spiritual-pai-guru-pendidik-thumb-5c031.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-210-unma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7529-kaffah-jurnal-pendidikan-sosio-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prinsip prinsip Penerapan al Tsawab Reward dan al AoIqab Punishment dalam Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prinsip prinsip Penerapan al Tsawab Reward dan al AoIqab Punishment dalam Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prinsip prinsip Penerapan al Tsawab Reward dan al AoIqab Punishment dalam Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52468-prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw</link>
	<guid isPermaLink="false">ad3edd9abf94565b602f9179ce5ff022</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 08:00:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adi putra 34 ]]></category>
	<category><![CDATA[ euis latipah ]]></category>
	<category><![CDATA[ saepul bahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[34,adi,bahri,euis,latipah,putra,saepul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas berbagai jenis reward terhadap motivasi belajar siswa dalam konteks pendidikan Islam dengan menggunakan desain eksperimental untuk mengidentifikasi jenis penghargaan yang paling berpengaruh. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas berbagai jenis reward terhadap motivasi belajar siswa dalam konteks pendidikan Islam dengan menggunakan desain eksperimental untuk mengidentifikasi jenis penghargaan yang paling berpengaruh. Selain itu, perlu dilakukan kajian kualitatif mengenai persepsi guru terhadap penerapan alActsawab dan alAciqab di berbagai lingkungan sekolah, sehingga dapat dipetakan faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan atau kegagalan strategi tersebut. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat dieksplorasi untuk menilai dampak jangka panjang dari strategi kombinasi rewardAcpunishment yang seimbang terhadap perilaku siswa dan pencapaian akademik, mengukur apakah pendekatan ini dapat meningkatkan disiplin serta hasil belajar secara berkelanjutan.. Pemberian tsawab harus memuliakan peserta didik atas perilaku baik dan menjadi motivasi untuk mempertahankan serta meningkatkan prestasi.Pemberian iqab bertujuan menumbuhkan kesadaran akan kesalahan dan mencegah pengulangan, namun harus dilaksanakan dengan pertimbangan matang.Proses pemberian hukuman harus mengikuti tahapan yang tepat, dimulai dengan pendekatan, peringatan, dan tindakan selanjutnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prinsip-prinsip dalam penerapan alActsawab (reward) dan alAciqab (punishment) dalam pendidikan Islam. Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode studi riset kepustakaan (library research), kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis) yakni berupa deskriptifAcanalitik dengan sumber-sumber yang terdiri dari artikel, jurnal, dan buku-buku yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah bahwa dalam menggunakan metode alActsawab (reward) dan alAciqab (punishment) haruslah mengikuti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-18a57.webp" title="JURIS - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-18a57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-18a57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-18a57.webp 1x" title="JURIS - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam" alt="JURIS - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-cd78a.webp" title="JURIS - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-cd78a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-cd78a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-cd78a.webp 1x" title="JURIS - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam" alt="JURIS - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-b8943.webp" title="JURIS - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-b8943.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-b8943.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-b8943.webp 1x" title="JURIS - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam" alt="JURIS - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52468-prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw" title="JURIS - Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam" target="_blank">Prinsip-prinsip Penerapan al-Tsawab (Reward) dan al-AoIqab (Punishment) dalam Pendidikan Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas berbagai jenis reward terhadap motivasi belajar siswa dalam konteks pendidikan Islam dengan menggunakan desain eksperimental untuk mengidentifikasi jenis penghargaan yang paling berpengaruh. Selain itu, perlu dilakukan kajian kualitatif mengenai persepsi guru terhadap penerapan alActsawab dan alAciqab di berbagai lingkungan sekolah, sehingga dapat dipetakan faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan atau kegagalan strategi tersebut. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat dieksplorasi untuk menilai dampak jangka panjang dari strategi kombinasi rewardAcpunishment yang seimbang terhadap perilaku siswa dan pencapaian akademik, mengukur apakah pendekatan ini dapat meningkatkan disiplin serta hasil belajar secara berkelanjutan..
<br>Pemberian tsawab harus memuliakan peserta didik atas perilaku baik dan menjadi motivasi untuk mempertahankan serta meningkatkan prestasi.Pemberian iqab bertujuan menumbuhkan kesadaran akan kesalahan dan mencegah pengulangan, namun harus dilaksanakan dengan pertimbangan matang.Proses pemberian hukuman harus mengikuti tahapan yang tepat, dimulai dengan pendekatan, peringatan, dan tindakan selanjutnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prinsip-prinsip dalam penerapan alActsawab (reward) dan alAciqab (punishment) dalam pendidikan Islam. Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode studi riset kepustakaan (library research), kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis) yakni berupa deskriptifAcanalitik dengan sumber-sumber yang terdiri dari artikel, jurnal, dan buku-buku yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah bahwa dalam menggunakan metode alActsawab (reward) dan alAciqab (punishment) haruslah mengikuti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-cd78a.webp" type="image/webp" length="85398" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-18a57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-cd78a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/prinsip-reward-punishment-pendidikan-islam-al-tsaw-thumb-b8943.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-210-unma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7529-kaffah-jurnal-pendidikan-sosio-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52454-analisis-data-film-lintas-budaya-proses</link>
	<guid isPermaLink="false">457b044aba42bdabebdad9a0688a5673</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 06:44:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berapa kemiringan, peneliti dapat menyelidiki CI dalam sinema Lintas Budaya untuk menilai perbedaan interaksi antar karakter di dunia yang beraneka konteks; selanjutnya, eksplorasi CI dalam komentar media sosial dapat menilai bagaimana pesan tersembunyi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier: Berapa kemiringan, peneliti dapat menyelidiki CI dalam sinema Lintas Budaya untuk menilai perbedaan interaksi antar karakter di dunia yang beraneka konteks; selanjutnya, eksplorasi CI dalam komentar media sosial dapat menilai bagaimana pesan tersembunyi mereproduksi norma sosial; dan analisis iklan digital dapat memperluas pemahaman tentang CI dalam konteks persuasif yang berorientasi komersial.. Penelitian ini menemukan bahwa film Bird Box mengandung 15 ujaran CI, dengan 7 berupa CI umum dan 8 berupa CI khusus.Karakter Malorie menunjukkan dominasi CI khusus, sedangkan Tom dan Jessica lebih cenderung menggunakan CI umum.Pemahaman CI ini dapat memperkaya interpretasi naratif film dan meminimalisir salah tafsir pesan yang disampaikan Penelitian ini bertujuan menunjukkan jenis-jenis konversasional implicature (CI) di kalangan karakter utama dalam film Bird Box serta makna kontekstualnya. Untuk menentukan CI bersifat umum dan khusus, peneliti memakai pendekatan kualitatif dan analisis data berdasarkan teori Grice. Film diobservasi berulang kali dan setiap ujaran yang memuat CI direkam dan dikategorikan menjadi 15 data, di mana 7 data memiliki CI umum (GCI) dan 8 data memiliki CI khusus (PCI). Hasilnya menunjukkan peran Malorie yang sering menggunakan CI khusus, sementara Tom dan Jessica lebih sering menggunakan CI umum. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-568d2.webp" title="JURIS - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-568d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-568d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-568d2.webp 1x" title="JURIS - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier" alt="JURIS - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-57670.webp" title="JURIS - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-57670.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-57670.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-57670.webp 1x" title="JURIS - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier" alt="JURIS - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-8de47.webp" title="JURIS - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-8de47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-8de47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-8de47.webp 1x" title="JURIS - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier" alt="JURIS - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52454-analisis-data-film-lintas-budaya-proses" title="JURIS - A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier" target="_blank">A Conversational Implicature Analysis in the Movie AuBird BoxAy Directed by Susanne Bier</a>: Berapa kemiringan, peneliti dapat menyelidiki CI dalam sinema Lintas Budaya untuk menilai perbedaan interaksi antar karakter di dunia yang beraneka konteks; selanjutnya, eksplorasi CI dalam komentar media sosial dapat menilai bagaimana pesan tersembunyi mereproduksi norma sosial; dan analisis iklan digital dapat memperluas pemahaman tentang CI dalam konteks persuasif yang berorientasi komersial..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa film Bird Box mengandung 15 ujaran CI, dengan 7 berupa CI umum dan 8 berupa CI khusus.Karakter Malorie menunjukkan dominasi CI khusus, sedangkan Tom dan Jessica lebih cenderung menggunakan CI umum.Pemahaman CI ini dapat memperkaya interpretasi naratif film dan meminimalisir salah tafsir pesan yang disampaikan
<br>Penelitian ini bertujuan menunjukkan jenis-jenis konversasional implicature (CI) di kalangan karakter utama dalam film Bird Box serta makna kontekstualnya. Untuk menentukan CI bersifat umum dan khusus, peneliti memakai pendekatan kualitatif dan analisis data berdasarkan teori Grice. Film diobservasi berulang kali dan setiap ujaran yang memuat CI direkam dan dikategorikan menjadi 15 data, di mana 7 data memiliki CI umum (GCI) dan 8 data memiliki CI khusus (PCI). Hasilnya menunjukkan peran Malorie yang sering menggunakan CI khusus, sementara Tom dan Jessica lebih sering menggunakan CI umum.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-568d2.webp" type="image/webp" length="85974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-568d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-57670.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/analisis-data-film-lintas-budaya-proses-conversati-thumb-8de47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1229-stibaiec-jakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14827-jell-journal-english-language-literature-stiba-iec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52446-faktor-internal-eksternal</link>
	<guid isPermaLink="false">bc66df33158c26b618d144d7fceba93f</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 05:39:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana faktor-faktor eksternal lainnya, seperti keluarga dan hubungan pribadi, mempengaruhi perkembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana faktor-faktor eksternal lainnya, seperti keluarga dan hubungan pribadi, mempengaruhi perkembangan kepribadian individu dalam konteks industri mode. 2. Meneliti bagaimana nilai-nilai moral yang diadopsi dari lingkungan kerja dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian individu dalam industri mode, dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada produktivitas dan kinerja mereka di tempat kerja. 3. Mengkaji dampak perubahan penampilan dan karakter pada individu dalam industri mode, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi persepsi diri dan hubungan sosial mereka. Saran-saran ini dapat membantu memperluas pemahaman tentang bagaimana faktor-faktor eksternal dan nilai-nilai moral mempengaruhi perkembangan kepribadian individu dalam industri mode, dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada kehidupan pribadi dan profesional mereka.. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kepribadian Andrea Sachs meliputi determinan internal dan eksternal.Temuan menunjukkan bahwa yang eksternal lebih krusial.Determinan eksternal yang ditemukan sebagai faktor perkembangan kepribadian Andrea adalah penentu fisik, sosial, dan aspirasi atau pencapaian.Determinan fisik menyebabkan Andrea menjadi sadar akan mode.Sementara itu, determinan sosial menyebabkan Andrea menghargai industri mode secara positif.Terakhir, determinan aspirasi menyebabkan Andrea menjadi ambisius untuk bekerja lebih keras di Runway.Nilai-nilai moral yang diadopsi Andrea dari lingkungan kerja industri mode mempengaruhi perubahan signifikan dari kepribadian awal Andrea yang resisten terhadap mode, skeptis terhadap etos kerja di industri mode, dan acuh tak acuh terhadap industri mode menjadi sadar akan mode, menghargai mode secara positif, dan ambisius untuk bekerja keras di Runway.Nilai-nilai moral yang mempengaruhi perubahan kepribadian, sifat, dan perilaku Andrea diadopsi dari lingkungan kerja yang dianggap sebagai penyebab utama perubahan kepribadian Andrea Penelitian ini berfokus pada perkembangan kepribadian yang seringkali berfokus pada cara seorang individu menyesuaikan atau mengubah tindakan dan perilaku mereka berdasarkan berbagai faktor sebagai manusia. Perkembangan ini seringkali diwakili melalui sastra, yang merefleksikan kondisi kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perkembangan kepribadian dan hubungannya dengan nilai-nilai moral yang diwakili oleh karakter utama dalam film The Devil Wears Prada (2006). Penulis menggunakan metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-4bf20.webp" title="JURIS - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-4bf20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-4bf20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-4bf20.webp 1x" title="JURIS - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development" alt="JURIS - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-25fcc.webp" title="JURIS - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-25fcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-25fcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-25fcc.webp 1x" title="JURIS - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development" alt="JURIS - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-bce7b.webp" title="JURIS - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-bce7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-bce7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-bce7b.webp 1x" title="JURIS - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development" alt="JURIS - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52446-faktor-internal-eksternal" title="JURIS - The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development" target="_blank">The External Factors of Andrea SachsAo Personality Development</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana faktor-faktor eksternal lainnya, seperti keluarga dan hubungan pribadi, mempengaruhi perkembangan kepribadian individu dalam konteks industri mode. 2. Meneliti bagaimana nilai-nilai moral yang diadopsi dari lingkungan kerja dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian individu dalam industri mode, dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada produktivitas dan kinerja mereka di tempat kerja. 3. Mengkaji dampak perubahan penampilan dan karakter pada individu dalam industri mode, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi persepsi diri dan hubungan sosial mereka. Saran-saran ini dapat membantu memperluas pemahaman tentang bagaimana faktor-faktor eksternal dan nilai-nilai moral mempengaruhi perkembangan kepribadian individu dalam industri mode, dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada kehidupan pribadi dan profesional mereka..
<br>Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kepribadian Andrea Sachs meliputi determinan internal dan eksternal.Temuan menunjukkan bahwa yang eksternal lebih krusial.Determinan eksternal yang ditemukan sebagai faktor perkembangan kepribadian Andrea adalah penentu fisik, sosial, dan aspirasi atau pencapaian.Determinan fisik menyebabkan Andrea menjadi sadar akan mode.Sementara itu, determinan sosial menyebabkan Andrea menghargai industri mode secara positif.Terakhir, determinan aspirasi menyebabkan Andrea menjadi ambisius untuk bekerja lebih keras di Runway.Nilai-nilai moral yang diadopsi Andrea dari lingkungan kerja industri mode mempengaruhi perubahan signifikan dari kepribadian awal Andrea yang resisten terhadap mode, skeptis terhadap etos kerja di industri mode, dan acuh tak acuh terhadap industri mode menjadi sadar akan mode, menghargai mode secara positif, dan ambisius untuk bekerja keras di Runway.Nilai-nilai moral yang mempengaruhi perubahan kepribadian, sifat, dan perilaku Andrea diadopsi dari lingkungan kerja yang dianggap sebagai penyebab utama perubahan kepribadian Andrea
<br>Penelitian ini berfokus pada perkembangan kepribadian yang seringkali berfokus pada cara seorang individu menyesuaikan atau mengubah tindakan dan perilaku mereka berdasarkan berbagai faktor sebagai manusia. Perkembangan ini seringkali diwakili melalui sastra, yang merefleksikan kondisi kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perkembangan kepribadian dan hubungannya dengan nilai-nilai moral yang diwakili oleh karakter utama dalam film The Devil Wears Prada (2006). Penulis menggunakan metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-bce7b.webp" type="image/webp" length="90670" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-4bf20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-25fcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/faktor-internal-eksternal-anak-kepribadian-nilai-n-thumb-bce7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1229-stibaiec-jakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14827-jell-journal-english-language-literature-stiba-iec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52450-lady-christian-nimmo-hierarki-maslow</link>
	<guid isPermaLink="false">33e489c9de8a37b23eb27331713129b3</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 05:36:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis ini, penelitian lanjutan dapat mengusulkan studi komparatif antara karakter Lady Christian dan karakter lain dalam novel yang menggunakan teori Hierarki Kebutuhan Maslow untuk mengeksplorasi bagaimana pemenuhan kebutuhan mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs: Berdasarkan analisis ini, penelitian lanjutan dapat mengusulkan studi komparatif antara karakter Lady Christian dan karakter lain dalam novel yang menggunakan teori Hierarki Kebutuhan Maslow untuk mengeksplorasi bagaimana pemenuhan kebutuhan mempengaruhi perkembangan karakter dan dinamika cerita. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana hubungan antara kebutuhan dan motivasi karakter mempengaruhi keputusan dan tindakan mereka, serta bagaimana karakter bereaksi terhadap pemenuhan atau ketidakpenuuhan kebutuhan mereka. Penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana kebutuhan karakter yang tidak terpenuhi mempengaruhi perkembangan karakter dan bagaimana karakter berusaha memenuhi kebutuhan tersebut. Terakhir, penelitian dapat menganalisis bagaimana pemenuhan kebutuhan karakter mempengaruhi hubungan mereka dengan karakter lain dalam cerita dan bagaimana karakter tersebut mempengaruhi dinamika cerita secara keseluruhan.. Setiap orang memiliki tujuan dan motivasi yang menggerakkan pilihan perilaku mereka.Pemenuhan kebutuhan mereka terkait dengan hal ini.Dalam novel The Maiden, Lady Christian, tokoh utama wanita, mengalami hal ini.Menggunakan teori Hierarki Kebutuhan Maslow, Lady Christian memiliki kebutuhan yang paling dipenuhi dan kurang dipenuhi.Lima tingkat Hierarki Kebutuhan Maslow adalah kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan keamanan, kebutuhan akan cinta dan rasa memiliki, kebutuhan akan harga diri, dan aktualisasi diri.Dalam cerita, kebutuhan dasar Lady Christian, yaitu kebutuhan fisiologis, tidak sepenuhnya terpenuhi karena keinginannya untuk memiliki keintiman dengan suaminya tidak terpenuhi karena suaminya sering pergi dan menghindari aktivitas seksual.Namun, tingkat kedua paling dipenuhi karena dia mendapatkan stabilitas finansial, keamanan dari chaperone, dan melindungi diri dari bahaya James.Selain itu, dalam kategori kebutuhan keamanan, ada perbandingan yang menunjukkan upaya untuk memperoleh keamanan, yaitu fight or flight, di mana Lady Christian memilih untuk melawan untuk mendapatkan keamanan.Sementara itu, dalam novel The Hate U Give karya Angie Thomas, Starr dan Khalil harus melarikan diri atau 'flight' untuk mendapatkan keamanan.Pada tingkat ketiga, kebutuhannya akan cinta dan rasa memiliki kurang terpenuhi karena dia tidak mendapatkan penerimaan dari suaminya.Hal ini mempengaruhi tingkat kebutuhan berikutnya, yaitu harga diri, yang muncul menyebabkan kebutuhannya tidak terpenuhi.Dia kehilangan kepercayaan diri karena penolakan suaminya dan memiliki hubungan rahasia dengan James juga mendapatkan skandal dari tindakannya.Akibatnya, dia tidak dapat mencapai aktualisasi diri karena kurang memenuhi kebutuhan sebelumnya.Kebutuhan ini juga merangsang karakternya yang mulia, intim, bebas, berani, penuh pertimbangan, dan rentan.Munculnya karakter positif dan negatif tergantung pada pemenuhan kebutuhan Lady Christian Penelitian ini menggunakan Hierarki Kebutuhan Maslow untuk menganalisis karakteristik Lady Christian Nimmo dalam novel Kate Foster The Maiden untuk mengidentifikasi tingkat dalam piramida Maslow yang paling dan paling sedikit dipenuhi oleh tokoh utama, serta bagaimana pemenuhan tersebut mempengaruhi karakteristik tokoh utama yang bulat. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini, dan hasilnya diperoleh dengan menerapkan pembacaan yang cermat. Menurut penelitian ini, perkembangan karakter tokoh utama wanita juga dipengaruhi oleh hubungan antara lima tingkat Hierarki Kebutuhan Maslow. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kebutuhan akan keamanan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-97240.webp" title="JURIS - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-97240.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-97240.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-97240.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs" alt="JURIS - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-19ffe.webp" title="JURIS - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-19ffe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-19ffe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-19ffe.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs" alt="JURIS - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-73d1a.webp" title="JURIS - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-73d1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-73d1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-73d1a.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs" alt="JURIS - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52450-lady-christian-nimmo-hierarki-maslow" title="JURIS - An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs" target="_blank">An Analysis of Lady Christian NimmoAos Characteristics in Kate FosterAos The Maiden through MaslowAos Hierarchy of Needs</a>: Berdasarkan analisis ini, penelitian lanjutan dapat mengusulkan studi komparatif antara karakter Lady Christian dan karakter lain dalam novel yang menggunakan teori Hierarki Kebutuhan Maslow untuk mengeksplorasi bagaimana pemenuhan kebutuhan mempengaruhi perkembangan karakter dan dinamika cerita. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana hubungan antara kebutuhan dan motivasi karakter mempengaruhi keputusan dan tindakan mereka, serta bagaimana karakter bereaksi terhadap pemenuhan atau ketidakpenuuhan kebutuhan mereka. Penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana kebutuhan karakter yang tidak terpenuhi mempengaruhi perkembangan karakter dan bagaimana karakter berusaha memenuhi kebutuhan tersebut. Terakhir, penelitian dapat menganalisis bagaimana pemenuhan kebutuhan karakter mempengaruhi hubungan mereka dengan karakter lain dalam cerita dan bagaimana karakter tersebut mempengaruhi dinamika cerita secara keseluruhan..
<br>Setiap orang memiliki tujuan dan motivasi yang menggerakkan pilihan perilaku mereka.Pemenuhan kebutuhan mereka terkait dengan hal ini.Dalam novel The Maiden, Lady Christian, tokoh utama wanita, mengalami hal ini.Menggunakan teori Hierarki Kebutuhan Maslow, Lady Christian memiliki kebutuhan yang paling dipenuhi dan kurang dipenuhi.Lima tingkat Hierarki Kebutuhan Maslow adalah kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan keamanan, kebutuhan akan cinta dan rasa memiliki, kebutuhan akan harga diri, dan aktualisasi diri.Dalam cerita, kebutuhan dasar Lady Christian, yaitu kebutuhan fisiologis, tidak sepenuhnya terpenuhi karena keinginannya untuk memiliki keintiman dengan suaminya tidak terpenuhi karena suaminya sering pergi dan menghindari aktivitas seksual.Namun, tingkat kedua paling dipenuhi karena dia mendapatkan stabilitas finansial, keamanan dari chaperone, dan melindungi diri dari bahaya James.Selain itu, dalam kategori kebutuhan keamanan, ada perbandingan yang menunjukkan upaya untuk memperoleh keamanan, yaitu fight or flight, di mana Lady Christian memilih untuk melawan untuk mendapatkan keamanan.Sementara itu, dalam novel The Hate U Give karya Angie Thomas, Starr dan Khalil harus melarikan diri atau 'flight' untuk mendapatkan keamanan.Pada tingkat ketiga, kebutuhannya akan cinta dan rasa memiliki kurang terpenuhi karena dia tidak mendapatkan penerimaan dari suaminya.Hal ini mempengaruhi tingkat kebutuhan berikutnya, yaitu harga diri, yang muncul menyebabkan kebutuhannya tidak terpenuhi.Dia kehilangan kepercayaan diri karena penolakan suaminya dan memiliki hubungan rahasia dengan James juga mendapatkan skandal dari tindakannya.Akibatnya, dia tidak dapat mencapai aktualisasi diri karena kurang memenuhi kebutuhan sebelumnya.Kebutuhan ini juga merangsang karakternya yang mulia, intim, bebas, berani, penuh pertimbangan, dan rentan.Munculnya karakter positif dan negatif tergantung pada pemenuhan kebutuhan Lady Christian
<br>Penelitian ini menggunakan Hierarki Kebutuhan Maslow untuk menganalisis karakteristik Lady Christian Nimmo dalam novel Kate Foster The Maiden untuk mengidentifikasi tingkat dalam piramida Maslow yang paling dan paling sedikit dipenuhi oleh tokoh utama, serta bagaimana pemenuhan tersebut mempengaruhi karakteristik tokoh utama yang bulat. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini, dan hasilnya diperoleh dengan menerapkan pembacaan yang cermat. Menurut penelitian ini, perkembangan karakter tokoh utama wanita juga dipengaruhi oleh hubungan antara lima tingkat Hierarki Kebutuhan Maslow. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kebutuhan akan keamanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-19ffe.webp" type="image/webp" length="123294" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-97240.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-19ffe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/lady-christian-nimmo-hierarki-maslow-karakter-toko-thumb-73d1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1229-stibaiec-jakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14827-jell-journal-english-language-literature-stiba-iec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52460-jasmani-atlet-basket-pencak-silat-rema</link>
	<guid isPermaLink="false">734d46f495fe3dcf4c8c7d56490798ee</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 05:34:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ filli azandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ menu appkoi ]]></category>
	<category><![CDATA[ template e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[appkoi,azandi,e,filli,menu,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan atlet pencak silat remaja dari beberapa desa atau provinsi untuk menguji apakah hasil yang serupa dapat dipertahankan pada populasi yang lebih luas, sehingga meningkatkan generalisasi temuan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat: Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan atlet pencak silat remaja dari beberapa desa atau provinsi untuk menguji apakah hasil yang serupa dapat dipertahankan pada populasi yang lebih luas, sehingga meningkatkan generalisasi temuan. Selain itu, sebuah studi komparatif antara circuit training dan metode latihan lain, seperti interval training atau latihan beban tradisional, dapat menggali perbedaan efektivitas masingAcmasing metode terhadap kebugaran jasmani dan kemampuan teknis atlet, memberikan panduan latihan yang lebih tepat. Selanjutnya, penelitian jangka panjang selama enam bulan atau lebih dapat mengevaluasi dampak berkelanjutan dari circuit training pada performa kompetitif atlet, termasuk pengukuran stamina, kecepatan, dan tingkat cedera, untuk menilai manfaat jangka panjang serta potensi penyesuaian program latihan.. Penelitian menunjukkan bahwa metode circuit training memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani atlet pencak silat remaja di Desa Sidomulyo.Peningkatan kebugaran sebesar 36,22% tercapai setelah program latihan, yang terbukti secara statistik dengan nilai tAchitung 2,14 lebih besar dari tActabel 1,83 (pA ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-8f0f3.webp" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-8f0f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-8f0f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-8f0f3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat" alt="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-915bd.webp" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-915bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-915bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-915bd.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat" alt="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-3f9c9.webp" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-3f9c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-3f9c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-3f9c9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat" alt="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52460-jasmani-atlet-basket-pencak-silat-rema" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat" target="_blank">Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan atlet pencak silat remaja dari beberapa desa atau provinsi untuk menguji apakah hasil yang serupa dapat dipertahankan pada populasi yang lebih luas, sehingga meningkatkan generalisasi temuan. Selain itu, sebuah studi komparatif antara circuit training dan metode latihan lain, seperti interval training atau latihan beban tradisional, dapat menggali perbedaan efektivitas masingAcmasing metode terhadap kebugaran jasmani dan kemampuan teknis atlet, memberikan panduan latihan yang lebih tepat. Selanjutnya, penelitian jangka panjang selama enam bulan atau lebih dapat mengevaluasi dampak berkelanjutan dari circuit training pada performa kompetitif atlet, termasuk pengukuran stamina, kecepatan, dan tingkat cedera, untuk menilai manfaat jangka panjang serta potensi penyesuaian program latihan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa metode circuit training memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani atlet pencak silat remaja di Desa Sidomulyo.Peningkatan kebugaran sebesar 36,22% tercapai setelah program latihan, yang terbukti secara statistik dengan nilai tAchitung 2,14 lebih besar dari tActabel 1,83 (pA<A0,05).Oleh karena itu, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, menegaskan efektivitas circuit training dalam meningkatkan kebugaran atlet
<br>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode circuit training terhadap kebugaran jasmani pada atlet remaja di pelatihan pencak silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2022 selama enam minggu. Sampel penelitian ini yaitu atlet pencak silat remaja umur 12 sampai 15 tahun sebanyak 10 orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis data yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian latihan fisik menggunakan metode circuit training terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada atlet remaja pelatihan pencak silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat, dengan analisis hipotesis dari data pre-test dan post-test hasil kebugaran jasmani...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-915bd.webp" type="image/webp" length="85502" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-8f0f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-915bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/jasmani-atlet-basket-pencak-silat-remaja-circuit-t-thumb-3f9c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17735-jurnal-prestasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52457-enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perila</link>
	<guid isPermaLink="false">8d0a7525fae0db6813418b9a47f59474</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 05:23:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ filli azandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ menu appkoi ]]></category>
	<category><![CDATA[ template e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[appkoi,azandi,e,filli,menu,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas metode pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan keterampilan gerak siswa dalam olahraga bola voli. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas metode pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan keterampilan gerak siswa dalam olahraga bola voli. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak modifikasi alat dalam pembelajaran olahraga, khususnya dalam meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan pembelajaran passing bawah bola voli, seperti jumlah bola dan perasaan takut yang dialami siswa.. Berdasarkan dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa melalui metode pembelajaran inkuiri dan modifikasi alat dapat memperbaiki proses belajar siswa pada materi passing bawah bola voli di kelas VIII MTS Al Washliyah Medan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses belajar passing bawah bola voli melalui metode pembelajaran inkuiri dan modifikasi alat. Penelitian dilaksanakan di MTs Swasta Al-Washliyah Medan. Sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII dengan jumlah 25 orang. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Instrument penelitian yang digunakan yaitu penilaian teknik dasar passing bawah bola voli. Data yang terkumpul dilakukan analisis sehingga diperoleh hasil bahwa di siklus I terdiri dari 13 orang siswa (52%) tuntas, sedangkan 12 orang siswa (48%) belum tuntas. Persentase nilai rata-rata 60.67%. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa belum memenuhi kriteria ketuntasan minimum secara klasikal yaitu 85%. Siklus II diperoleh hasil 22 orang siswa (88%) tuntas dan 3 orang siswa (12%) belum tuntas. Persentase nilai rata-rata... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-f50a8.webp" title="JURIS - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-f50a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-f50a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-f50a8.webp 1x" title="JURIS - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat" alt="JURIS - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-0bf11.webp" title="JURIS - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-0bf11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-0bf11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-0bf11.webp 1x" title="JURIS - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat" alt="JURIS - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-988fc.webp" title="JURIS - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-988fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-988fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-988fc.webp 1x" title="JURIS - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat" alt="JURIS - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52457-enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perila" title="JURIS - Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat" target="_blank">Perbaikan Proses Belajar Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Inkuiri dan Modifikasi Alat</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas metode pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan keterampilan gerak siswa dalam olahraga bola voli. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak modifikasi alat dalam pembelajaran olahraga, khususnya dalam meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan pembelajaran passing bawah bola voli, seperti jumlah bola dan perasaan takut yang dialami siswa..
<br>Berdasarkan dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa melalui metode pembelajaran inkuiri dan modifikasi alat dapat memperbaiki proses belajar siswa pada materi passing bawah bola voli di kelas VIII MTS Al Washliyah Medan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses belajar passing bawah bola voli melalui metode pembelajaran inkuiri dan modifikasi alat. Penelitian dilaksanakan di MTs Swasta Al-Washliyah Medan. Sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII dengan jumlah 25 orang. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Instrument penelitian yang digunakan yaitu penilaian teknik dasar passing bawah bola voli. Data yang terkumpul dilakukan analisis sehingga diperoleh hasil bahwa di siklus I terdiri dari 13 orang siswa (52%) tuntas, sedangkan 12 orang siswa (48%) belum tuntas. Persentase nilai rata-rata 60.67%. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa belum memenuhi kriteria ketuntasan minimum secara klasikal yaitu 85%. Siklus II diperoleh hasil 22 orang siswa (88%) tuntas dan 3 orang siswa (12%) belum tuntas. Persentase nilai rata-rata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-f50a8.webp" type="image/webp" length="71188" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-f50a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-0bf11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/enthusiast-bola-voli-siswa-mts-al-perilaku-belajar-thumb-988fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17735-jurnal-prestasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022 2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022 2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022 2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52458-adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet</link>
	<guid isPermaLink="false">4299f048958955a1483135f1a1b5a162</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 05:17:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ filli azandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ menu appkoi ]]></category>
	<category><![CDATA[ template e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[appkoi,azandi,e,filli,menu,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah integrasi fitur augmented reality dalam aplikasi dapat meningkatkan pemahaman gerakan aerobic gymnastic pada atlet pemula (pertanyaan: bagaimana pengaruh AR terhadap pembelajaran teknik). Penelitian juga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah integrasi fitur augmented reality dalam aplikasi dapat meningkatkan pemahaman gerakan aerobic gymnastic pada atlet pemula (pertanyaan: bagaimana pengaruh AR terhadap pembelajaran teknik). Penelitian juga dapat meneliti adaptasi aplikasi untuk disiplin senam lain seperti artistic dan rhythmic, serta menguji efektivitasnya dalam konteks pelatihan lintas disiplin (pertanyaan: apakah aplikasi multidisiplin meningkatkan kepuasan pelatih dan atlet). Akhirnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak penggunaan aplikasi terhadap peningkatan skor kompetisi atlet selama satu siklus kompetisi (pertanyaan: sejauh mana penggunaan aplikasi berkontribusi pada perbaikan performa kompetitif).. Produk aplikasi code of point aerobic gymnastic 2022Ae2024 yang dikembangkan melalui tahapan ADDIE terbukti layak dipakai oleh atlet, pelatih, dan wasit karena memudahkan pembelajaran peraturan dan gerakan dengan skor keseluruhan 91,2A% yang termasuk sangat baik.Meskipun demikian, aplikasi ini masih terbatas pada cabang aerobic gymnastic dan hanya menyajikan modul asli FIG, sehingga belum mencakup disiplin senam lainnya atau fitur interaktif yang lebih mendalam.Oleh karena karena itu, diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk memperluas jangkauan disiplin, menambah konten interaktif, serta mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan aplikasi terhadap peningkatan performa atlet Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa aplikasi seluler code of point aerobic gymnastic 2022 Ae 2024. Latar belakang permasalahan pada penelitian ini adalah code of point melakukan perombakan ulang yang masih belum diketahui oleh atlet serta pelatih yang disebabkan kurangnya informasi sehingga dalam latihan mengalami hambatan dalam mengupgrade gerakan serta dibutuhkannya suatu terobosan untuk membantu atlet serta pelatih dalam mempelajari gerakan, teknik, serta peraturan terbaru yang lebih praktis dan mudah digunakan. Penelitian ini dilakukan di PERSANI Provinsi Jambi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-05ac2.webp" title="JURIS - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-05ac2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-05ac2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-05ac2.webp 1x" title="JURIS - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI" alt="JURIS - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-f98a5.webp" title="JURIS - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-f98a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-f98a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-f98a5.webp 1x" title="JURIS - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI" alt="JURIS - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-87e2b.webp" title="JURIS - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-87e2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-87e2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-87e2b.webp 1x" title="JURIS - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI" alt="JURIS - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52458-adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet" title="JURIS - PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI" target="_blank">PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID CODE of POINT AEROBIC GYMNASTIC 2022-2024 TERHADAP ATLET PERSANI JAMBI</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah integrasi fitur augmented reality dalam aplikasi dapat meningkatkan pemahaman gerakan aerobic gymnastic pada atlet pemula (pertanyaan: bagaimana pengaruh AR terhadap pembelajaran teknik). Penelitian juga dapat meneliti adaptasi aplikasi untuk disiplin senam lain seperti artistic dan rhythmic, serta menguji efektivitasnya dalam konteks pelatihan lintas disiplin (pertanyaan: apakah aplikasi multidisiplin meningkatkan kepuasan pelatih dan atlet). Akhirnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak penggunaan aplikasi terhadap peningkatan skor kompetisi atlet selama satu siklus kompetisi (pertanyaan: sejauh mana penggunaan aplikasi berkontribusi pada perbaikan performa kompetitif)..
<br>Produk aplikasi code of point aerobic gymnastic 2022Ae2024 yang dikembangkan melalui tahapan ADDIE terbukti layak dipakai oleh atlet, pelatih, dan wasit karena memudahkan pembelajaran peraturan dan gerakan dengan skor keseluruhan 91,2A% yang termasuk sangat baik.Meskipun demikian, aplikasi ini masih terbatas pada cabang aerobic gymnastic dan hanya menyajikan modul asli FIG, sehingga belum mencakup disiplin senam lainnya atau fitur interaktif yang lebih mendalam.Oleh karena karena itu, diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk memperluas jangkauan disiplin, menambah konten interaktif, serta mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan aplikasi terhadap peningkatan performa atlet
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa aplikasi seluler code of point aerobic gymnastic 2022 Ae 2024. Latar belakang permasalahan pada penelitian ini adalah code of point melakukan perombakan ulang yang masih belum diketahui oleh atlet serta pelatih yang disebabkan kurangnya informasi sehingga dalam latihan mengalami hambatan dalam mengupgrade gerakan serta dibutuhkannya suatu terobosan untuk membantu atlet serta pelatih dalam mempelajari gerakan, teknik, serta peraturan terbaru yang lebih praktis dan mudah digunakan. Penelitian ini dilakukan di PERSANI Provinsi Jambi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-87e2b.webp" type="image/webp" length="91524" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-05ac2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-f98a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/adaptasi-aplikasi-workfit-performa-atlet-pencak-ca-thumb-87e2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17735-jurnal-prestasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52459-circuit-training-performa-atlet-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">195e2078a3205d38d7793f3d189214aa</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 05:03:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ filli azandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ menu appkoi ]]></category>
	<category><![CDATA[ template e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[appkoi,azandi,e,filli,menu,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efek jangka panjang dari circuit training terhadap speed world record atlet FPTI Tanjung Jabung Timur. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efek jangka panjang dari circuit training terhadap speed world record atlet FPTI Tanjung Jabung Timur. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efek circuit training dengan metode latihan lainnya dalam meningkatkan kecepatan memanjat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi kecepatan memanjat, seperti teknik, strategi, dan kondisi fisik atlet.. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode circuit training terhadap speed world record atlet FPTI Tanjung Jabung Timur.Adapun beberapa saran peneliti terkait hasil penelitian ini antara lain.(1) latihan fisik dengan menggunakan metode circuit training menjadi bahan informasi ilmiah terkait dengan circuit training yang dilakukan untuk mencapai waktu tempuh yang diharapkan bidang olahraga panjat tebing kategori Speed World Record.Selain itu juga, penelitian ini dapat dikembangkan menjadi bahan acuan untuk penelitian selanjutnya untuk meningkatkan performa atlet FPTI.(2) Program circuit training dapat direkomendasikan dan digunakan untuk meningkatkan waktu tempuh panjat atlet agar maksimal.Peneliti juga dapat menggunakan hasil penelitian ini untuk memperkaya referensi penelitian terkait olahraga panjat tebing Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan metode circuit training terhadap speed world record atlet panjat tebing FPTI di Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2022. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni teknik sampel jenuh. Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 8 orang. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh bahwa dari data tes awal di dapat L hitung 0.1328 < L tabel 0.3132, sedangkan untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-aeac9.webp" title="JURIS - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-aeac9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-aeac9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-aeac9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur" alt="JURIS - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-08c97.webp" title="JURIS - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-08c97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-08c97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-08c97.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur" alt="JURIS - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-64c00.webp" title="JURIS - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-64c00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-64c00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-64c00.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur" alt="JURIS - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52459-circuit-training-performa-atlet-pen" title="JURIS - Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur" target="_blank">Pengaruh Circuit Training Terhadap Speed World Record Atlet FPTI Tanjung Jabung Timur</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efek jangka panjang dari circuit training terhadap speed world record atlet FPTI Tanjung Jabung Timur. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efek circuit training dengan metode latihan lainnya dalam meningkatkan kecepatan memanjat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi kecepatan memanjat, seperti teknik, strategi, dan kondisi fisik atlet..
<br>Berdasarkan pembahasan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode circuit training terhadap speed world record atlet FPTI Tanjung Jabung Timur.Adapun beberapa saran peneliti terkait hasil penelitian ini antara lain.(1) latihan fisik dengan menggunakan metode circuit training menjadi bahan informasi ilmiah terkait dengan circuit training yang dilakukan untuk mencapai waktu tempuh yang diharapkan bidang olahraga panjat tebing kategori Speed World Record.Selain itu juga, penelitian ini dapat dikembangkan menjadi bahan acuan untuk penelitian selanjutnya untuk meningkatkan performa atlet FPTI.(2) Program circuit training dapat direkomendasikan dan digunakan untuk meningkatkan waktu tempuh panjat atlet agar maksimal.Peneliti juga dapat menggunakan hasil penelitian ini untuk memperkaya referensi penelitian terkait olahraga panjat tebing
<br>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan metode circuit training terhadap speed world record atlet panjat tebing FPTI di Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2022. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni teknik sampel jenuh. Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 8 orang. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh bahwa dari data tes awal di dapat L hitung 0.1328 < L tabel 0.3132, sedangkan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-aeac9.webp" type="image/webp" length="42556" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-aeac9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-08c97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/circuit-training-performa-atlet-pencak-data-tes-fi-thumb-64c00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17735-jurnal-prestasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52461-performa-atlet-otot-lengan-pencak-p</link>
	<guid isPermaLink="false">aa31d9f5acf9d54f9f11e49e4a76642c</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 04:47:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ menu appkoi ]]></category>
	<category><![CDATA[ template e ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[appkoi,e,menu,stats,template,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana pengaruh latihan teknik koordinasi motorik terhadap peningkatan ketepatan shooting petanque pada atlet usia muda?Apa dampak konsentrasi mental yang didukung oleh latihan pernapasan terhadap stabilitas performa saat melempar jarak 6 meter?Bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi: Bagaimana pengaruh latihan teknik koordinasi motorik terhadap peningkatan ketepatan shooting petanque pada atlet usia muda?Apa dampak konsentrasi mental yang didukung oleh latihan pernapasan terhadap stabilitas performa saat melempar jarak 6 meter?Bagaimana sinergi antara kebugaran fisik ringan, seperti push-up, dengan latihan teknik visual-motor untuk memaksimalkan akurasi pada setiap lemparan petanque?. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,518 dengan signifikansi (Sig.Nilai tersebut mengindikasikan adanya hubungan positif sedang antara kekuatan otot lengan dan ketepatan shooting, artinya semakin tinggi kekuatan otot lengan seorang atlet maka cenderung semakin baik pula ketepatan shooting yang dicapai.Akan tetapi, karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik.Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi ketepatan shooting, melainkan terdapat variabel lain yang juga berperan, seperti teknik melempar, konsentrasi, pengalaman, serta koordinasi gerak.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan ketepatan shooting dalam olahraga petanque tidak cukup hanya melalui penguatan otot lengan, tetapi juga harus didukung oleh latihan teknik, konsentrasi, dan aspek koordinatif agar performa atlet lebih optimal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot lengan terhadap ketepatan shooting petanque jarak 6 meter pada atlet etanque Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 10 orang atlet yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari tes push up 1 menit untuk mengukur kekuatan otot lengan dan tes shooting jarak 6 meter untuk mengukur ketepatan shooting, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-10969.webp" title="JURIS - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-10969.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-10969.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-10969.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi" alt="JURIS - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-7bdd2.webp" title="JURIS - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-7bdd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-7bdd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-7bdd2.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi" alt="JURIS - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-644fa.webp" title="JURIS - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-644fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-644fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-644fa.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi" alt="JURIS - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52461-performa-atlet-otot-lengan-pencak-p" title="JURIS - Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi" target="_blank">Kontribusi Otot Lengan Terhadap Ketepatan Shooting Petanque Jarak 6 Meter Pada Atlet Jambi</a>: Bagaimana pengaruh latihan teknik koordinasi motorik terhadap peningkatan ketepatan shooting petanque pada atlet usia muda?Apa dampak konsentrasi mental yang didukung oleh latihan pernapasan terhadap stabilitas performa saat melempar jarak 6 meter?Bagaimana sinergi antara kebugaran fisik ringan, seperti push-up, dengan latihan teknik visual-motor untuk memaksimalkan akurasi pada setiap lemparan petanque?.
<br>Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,518 dengan signifikansi (Sig.Nilai tersebut mengindikasikan adanya hubungan positif sedang antara kekuatan otot lengan dan ketepatan shooting, artinya semakin tinggi kekuatan otot lengan seorang atlet maka cenderung semakin baik pula ketepatan shooting yang dicapai.Akan tetapi, karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik.Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi ketepatan shooting, melainkan terdapat variabel lain yang juga berperan, seperti teknik melempar, konsentrasi, pengalaman, serta koordinasi gerak.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan ketepatan shooting dalam olahraga petanque tidak cukup hanya melalui penguatan otot lengan, tetapi juga harus didukung oleh latihan teknik, konsentrasi, dan aspek koordinatif agar performa atlet lebih optimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot lengan terhadap ketepatan shooting petanque jarak 6 meter pada atlet etanque Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 10 orang atlet yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari tes push up 1 menit untuk mengukur kekuatan otot lengan dan tes shooting jarak 6 meter untuk mengukur ketepatan shooting, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-644fa.webp" type="image/webp" length="97686" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-10969.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-7bdd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/performa-atlet-otot-lengan-pencak-prestasi-usia-ke-thumb-644fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17735-jurnal-prestasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Membangun Ketangguhan Mental Atlet Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Membangun Ketangguhan Mental Atlet Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Membangun Ketangguhan Mental Atlet Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52462-mental-atlet-bulu-ketangguhan</link>
	<guid isPermaLink="false">3df8357fbb6446a610e0aab6bb6abb77</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 04:42:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ menu appkoi ]]></category>
	<category><![CDATA[ template e ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[appkoi,e,menu,stats,template,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Salah satu saran penelitian lanjutan adalah menilai efektivitas pelatihan keterampilan psikologis secara longitudinal dengan mengikuti atlet selama satu siklus PON penuh, memeriksa keawetan perubahan ketangguhan mental; saran lain adalah mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif: Salah satu saran penelitian lanjutan adalah menilai efektivitas pelatihan keterampilan psikologis secara longitudinal dengan mengikuti atlet selama satu siklus PON penuh, memeriksa keawetan perubahan ketangguhan mental; saran lain adalah mengeksplorasi peran dukungan sosial dan lingkungan fisik (misalnya fasilitas pelatihan) dalam memperkuat efek pelatihan, serta membandingkan antara atlet di wilayah dengan akses sumber daya terbatas dan wilayah dengan akses yang lebih baik; terakhir, meneliti interaksi antara pelatihan psikologis dan strategi kebugaran fisik melalui desain eksperimen terkontrol yang mempelajari sinergi antara kesiapan fisik dan mental dalam mempengaruhi performa kompetitif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan psikologis secara signifikan meningkatkan ketangguhan mental atlet Papua Selatan, khususnya dalam kontrol diri, optimisme, komitmen, dan kemampuan mengatasi tekanan.Peningkatan ini berhubungan positif dengan usia dan pengalaman bertanding, menegaskan pentingnya intervensi psikologis sebagai komponen kunci dalam persiapan kompetisi nasional Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas program pelatihan keterampilan psikologis dalam meningkatkan ketangguhan mental atlet Provinsi Papua Selatan yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI AcehAeSumatra 2024. Metode campuran (mixed methods) digunakan, menggabungkan pengukuran kuantitatif ketangguhan mental sebelum dan sesudah pelatihan dengan analisis tematik wawancara, diskusi kelompok, dan observasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada dimensi kontrol diri, optimisme, komitmen, dan kemampuan mengatasi tekanan, serta korelasi positif antara peningkatan ketangguhan mental dengan usia dan pengalaman bertanding. Temuan menegaskan bahwa pelatihan keterampilan psikologis berperan penting dalam memperkuat kesiapan mental dan mendukung performa optimal atlet di kompetisi tingkat nasional. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-2fdec.webp" title="JURIS - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-2fdec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-2fdec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-2fdec.webp 1x" title="JURIS - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif" alt="JURIS - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-c196c.webp" title="JURIS - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-c196c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-c196c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-c196c.webp 1x" title="JURIS - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif" alt="JURIS - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-92f37.webp" title="JURIS - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-92f37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-92f37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-92f37.webp 1x" title="JURIS - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif" alt="JURIS - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52462-mental-atlet-bulu-ketangguhan" title="JURIS - Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif" target="_blank">Membangun Ketangguhan Mental Atlet: Eksplorasi Pelatihan Keterampilan Psikologis dalam Olahraga Kompetitif</a>: Salah satu saran penelitian lanjutan adalah menilai efektivitas pelatihan keterampilan psikologis secara longitudinal dengan mengikuti atlet selama satu siklus PON penuh, memeriksa keawetan perubahan ketangguhan mental; saran lain adalah mengeksplorasi peran dukungan sosial dan lingkungan fisik (misalnya fasilitas pelatihan) dalam memperkuat efek pelatihan, serta membandingkan antara atlet di wilayah dengan akses sumber daya terbatas dan wilayah dengan akses yang lebih baik; terakhir, meneliti interaksi antara pelatihan psikologis dan strategi kebugaran fisik melalui desain eksperimen terkontrol yang mempelajari sinergi antara kesiapan fisik dan mental dalam mempengaruhi performa kompetitif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan psikologis secara signifikan meningkatkan ketangguhan mental atlet Papua Selatan, khususnya dalam kontrol diri, optimisme, komitmen, dan kemampuan mengatasi tekanan.Peningkatan ini berhubungan positif dengan usia dan pengalaman bertanding, menegaskan pentingnya intervensi psikologis sebagai komponen kunci dalam persiapan kompetisi nasional
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas program pelatihan keterampilan psikologis dalam meningkatkan ketangguhan mental atlet Provinsi Papua Selatan yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI AcehAeSumatra 2024. Metode campuran (mixed methods) digunakan, menggabungkan pengukuran kuantitatif ketangguhan mental sebelum dan sesudah pelatihan dengan analisis tematik wawancara, diskusi kelompok, dan observasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada dimensi kontrol diri, optimisme, komitmen, dan kemampuan mengatasi tekanan, serta korelasi positif antara peningkatan ketangguhan mental dengan usia dan pengalaman bertanding. Temuan menegaskan bahwa pelatihan keterampilan psikologis berperan penting dalam memperkuat kesiapan mental dan mendukung performa optimal atlet di kompetisi tingkat nasional.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-c196c.webp" type="image/webp" length="106376" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-2fdec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-c196c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/mental-atlet-bulu-ketangguhan-keterampilan-psikolo-thumb-92f37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17735-jurnal-prestasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76 IX Mendalo Darat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76 IX Mendalo Darat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76 IX Mendalo Darat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52455-enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">71d8686b380225ac24f1111a8a026dbe</guid>
	<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 04:38:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ filli azandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ menu appkoi ]]></category>
	<category><![CDATA[ template e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[appkoi,azandi,e,filli,menu,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meneliti pengaruh video pembelajaran terhadap pemberdayaan siswa dalam memvisualisasikan teknik passing bawah dibandingkan dengan metode tatap muka tradisional. Menilai seberapa efektif penayangan video interaktif dengan umpan balik realActime meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat: Meneliti pengaruh video pembelajaran terhadap pemberdayaan siswa dalam memvisualisasikan teknik passing bawah dibandingkan dengan metode tatap muka tradisional. Menilai seberapa efektif penayangan video interaktif dengan umpan balik realActime meningkatkan kestabilan gerakan bola voli pada siswa. Mengkaji dampak penggunaan video jangka panjang terhadap retensi pengetahuan dan keterampilan motorik siswa. Membandingkan persepsi siswa dan guru tentang kualitas audio, visual, dan kejelasan instruksi dalam video. Menilai peran elemen musik dan narasi dalam memotivasi partisipasi aktif siswa selama pelajaran. Memfasilitasi evaluasi umpan balik siswa melalui kuis digital terintegrasi setelah menonton video. Menganalisis perbedaan hasil belajar antara siswa kelas V sekolah berlokasi perkotaan dan pedesaan. Menjelajahi integrasi platform eAclearning untuk menyajikan video secara modular dan interaktif. Meneliti potensi adaptasi video untuk pelajaran olahraga lain, seperti lanjutan dan blok. Mengembangkan protokol pelatihan guru agar dapat menciptakan video berbasis konteks lokal dengan efisien.. Dengan adanya media video pembelajaran, teknik dasar passing bawah bola voli dapat lebih mudah dipahami.Hal ini mempermudah guru mengajarkan teknik dasar passing bawah bagi siswa sekolah dasar.Hasil pengembangan media video menunjukkan kategori AuSangat BaikAy berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan respon siswa Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan video pembelajaran passing bawah bola voli serta melihat kelayakan media video pembelajaran passing bawah bola voli. Penggunaan media video pembelajaran passing bawah bola voli siswa diharapkan dapat membantu siswa memahami materi dengan baik serta siswa dapat lebih aktif dalam belajar tentang pembelajaran bola voli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R and D) yakni metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan sebuah produk tertentu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-962e5.webp" title="JURIS - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-962e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-962e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-962e5.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat" alt="JURIS - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-e1955.webp" title="JURIS - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-e1955.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-e1955.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-e1955.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat" alt="JURIS - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-501bb.webp" title="JURIS - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-501bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-501bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-501bb.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat" alt="JURIS - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52455-enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa" title="JURIS - Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat" target="_blank">Pengembangan Video Pembelajaran Materi Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat</a>: Meneliti pengaruh video pembelajaran terhadap pemberdayaan siswa dalam memvisualisasikan teknik passing bawah dibandingkan dengan metode tatap muka tradisional. Menilai seberapa efektif penayangan video interaktif dengan umpan balik realActime meningkatkan kestabilan gerakan bola voli pada siswa. Mengkaji dampak penggunaan video jangka panjang terhadap retensi pengetahuan dan keterampilan motorik siswa. Membandingkan persepsi siswa dan guru tentang kualitas audio, visual, dan kejelasan instruksi dalam video. Menilai peran elemen musik dan narasi dalam memotivasi partisipasi aktif siswa selama pelajaran. Memfasilitasi evaluasi umpan balik siswa melalui kuis digital terintegrasi setelah menonton video. Menganalisis perbedaan hasil belajar antara siswa kelas V sekolah berlokasi perkotaan dan pedesaan. Menjelajahi integrasi platform eAclearning untuk menyajikan video secara modular dan interaktif. Meneliti potensi adaptasi video untuk pelajaran olahraga lain, seperti lanjutan dan blok. Mengembangkan protokol pelatihan guru agar dapat menciptakan video berbasis konteks lokal dengan efisien..
<br>Dengan adanya media video pembelajaran, teknik dasar passing bawah bola voli dapat lebih mudah dipahami.Hal ini mempermudah guru mengajarkan teknik dasar passing bawah bagi siswa sekolah dasar.Hasil pengembangan media video menunjukkan kategori AuSangat BaikAy berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan respon siswa
<br>Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan video pembelajaran passing bawah bola voli serta melihat kelayakan media video pembelajaran passing bawah bola voli. Penggunaan media video pembelajaran passing bawah bola voli siswa diharapkan dapat membantu siswa memahami materi dengan baik serta siswa dapat lebih aktif dalam belajar tentang pembelajaran bola voli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R and D) yakni metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan sebuah produk tertentu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-e1955.webp" type="image/webp" length="101780" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-962e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-e1955.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/enthusiast-bola-voli-persentase-respon-siswa-koord-thumb-501bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17735-jurnal-prestasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 01 Jul 2026 11:58:56 +0700. 12 items. Served in: 6.44 seconds [rss] -->
