<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.73-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.73-28jun2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 28 Jun 2026 02:45:26 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 02:45:26 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-28T02:45:26+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern Islamic Theologys Approach to Facing Modern Social Problems ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern Islamic Theologys Approach to Facing Modern Social Problems ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern Islamic Theologys Approach to Facing Modern Social Problems ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51994-psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam</link>
	<guid isPermaLink="false">8029e230934da68fbc08f2035e4a7a32</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 01:49:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi andayani ]]></category>
	<category><![CDATA[ peran nilai ]]></category>
	<category><![CDATA[ nizar ayubi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andayani,ayubi,dwi,nilai,nizar,peran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lapangan yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi penerapan nyata nilai-nilai teologi Islam dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, perlu dilakukan dialog lintas budaya dan agama untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology's Approach to Facing Modern Social Problems: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lapangan yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi penerapan nyata nilai-nilai teologi Islam dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, perlu dilakukan dialog lintas budaya dan agama untuk memastikan penerimaan nilai-nilai teologi Islam dalam masyarakat multikultural tanpa menimbulkan resistensi. Pembentukan lembaga pengawasan independen yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dalam kebijakan sosial juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dalam implementasi nilai-nilai Islam, seperti melalui aplikasi pengelolaan zakat atau platform dialog sosial. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam menerapkan nilai-nilai teologi Islam secara praktis dan relevan dalam masyarakat modern.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan teologi Islam dengan prinsip-prinsip utamanya, seperti keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan, memiliki relevansi signifikan dalam menjawab tantangan sosial modern.Nilai-nilai dasar dalam Islam berfungsi sebagai landasan etis individu dan panduan bagi pembentukan kebijakan publik dan program sosial yang lebih berkeadilan.Prinsip-prinsip ini mendukung terciptanya masyarakat yang fokus pada kesejahteraan bersama dan mengatasi ketimpangan sosial.Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai ini dalam kebijakan sosial dan pendidikan untuk menciptakan generasi yang lebih peduli dan beretika tinggi, sehingga terbentuk lingkungan sosial yang stabil dan kohesif Di era modern, masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, seperti ketimpangan ekonomi yang semakin tajam, degradasi moral yang mengancam tatanan sosial, serta krisis identitas yang mempengaruhi stabilitas individu dan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi dan penerapan nilai-nilai teologi Islam dalam merespons isu-isu sosial kontemporer. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa nilai-nilai fundamental dalam Islam, seperti keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan, memiliki peran krusial dalam merancang kebijakan publik dan program sosial. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam menegakkan keadilan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan menciptakan sistem layanan yang inklusif dan berbasis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" alt="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" alt="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" alt="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51994-psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" target="_blank">Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology's Approach to Facing Modern Social Problems</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lapangan yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi penerapan nyata nilai-nilai teologi Islam dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, perlu dilakukan dialog lintas budaya dan agama untuk memastikan penerimaan nilai-nilai teologi Islam dalam masyarakat multikultural tanpa menimbulkan resistensi. Pembentukan lembaga pengawasan independen yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dalam kebijakan sosial juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dalam implementasi nilai-nilai Islam, seperti melalui aplikasi pengelolaan zakat atau platform dialog sosial. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam menerapkan nilai-nilai teologi Islam secara praktis dan relevan dalam masyarakat modern..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan teologi Islam dengan prinsip-prinsip utamanya, seperti keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan, memiliki relevansi signifikan dalam menjawab tantangan sosial modern.Nilai-nilai dasar dalam Islam berfungsi sebagai landasan etis individu dan panduan bagi pembentukan kebijakan publik dan program sosial yang lebih berkeadilan.Prinsip-prinsip ini mendukung terciptanya masyarakat yang fokus pada kesejahteraan bersama dan mengatasi ketimpangan sosial.Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai ini dalam kebijakan sosial dan pendidikan untuk menciptakan generasi yang lebih peduli dan beretika tinggi, sehingga terbentuk lingkungan sosial yang stabil dan kohesif
<br>Di era modern, masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, seperti ketimpangan ekonomi yang semakin tajam, degradasi moral yang mengancam tatanan sosial, serta krisis identitas yang mempengaruhi stabilitas individu dan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi dan penerapan nilai-nilai teologi Islam dalam merespons isu-isu sosial kontemporer. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa nilai-nilai fundamental dalam Islam, seperti keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan, memiliki peran krusial dalam merancang kebijakan publik dan program sosial. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam menegakkan keadilan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan menciptakan sistem layanan yang inklusif dan berbasis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" type="image/webp" length="98896" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At Taaqwa Kabupaten Nganjuk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At Taaqwa Kabupaten Nganjuk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At Taaqwa Kabupaten Nganjuk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51988-lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kese</link>
	<guid isPermaLink="false">233fd7cb9ad0b2c54662153d785f81ef</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 01:49:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fitri marisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fitri,marisa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah kombinasi strain probiotik yang berbeda, seperti penambahan Bacillus subtilis atau Streptococcus spp., dapat meningkatkan pertumbuhan, imunitas, dan tingkat kelangsungan hidup ikan lele Sangkuriang dibandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk: Penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah kombinasi strain probiotik yang berbeda, seperti penambahan Bacillus subtilis atau Streptococcus spp., dapat meningkatkan pertumbuhan, imunitas, dan tingkat kelangsungan hidup ikan lele Sangkuriang dibandingkan dengan formula yang hanya mengandung Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus acidophilus, dan Bacillus subtilis pada dosis standar. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan probiotik terhadap kualitas air kolam, termasuk perubahan parameter kimia (amoniak, nitrit) dan dinamika komunitas mikroba, guna memastikan keberlanjutan ekosistem budidaya pada periode lebih dari satu siklus produksi. Penelitian juga dapat mengkaji efektivitas produksi probiotik berbasis bahan lokal di tingkat komunitas, dengan melakukan analisis biaya-manfaat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi skalabilitas dan adopsi teknologi oleh petani lele di wilayah berbeda. Selain itu, dapat dilakukan studi perbandingan antara pemberian probiotik melalui pakan dan melalui aplikasi langsung ke air kolam untuk menentukan metode yang paling efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan ikan. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variasi dosis probiotik (misalnya 0,5Ac2,0Aml/g pakan) terhadap performa produksi, sehingga dapat menemukan dosis optimal yang menyeimbangkan hasil pertumbuhan dan biaya produksi. Akhirnya, integrasi teknologi sensor IoT untuk memantau suhu, pH, dan kualitas air secara realActime dapat dikombinasikan dengan strategi probiotik, sehingga memberikan data yang lebih akurat untuk mengoptimalkan manajemen budidaya lele secara berkelanjutan.. Berdasarkan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan probiotik, pemberian probiotik pada pakan ikan lele Sangkuriang secara signifikan meningkatkan pertumbuhan panjang, berat, dan tingkat kelangsungan hidup, dengan dosis optimal 1,5Aml/g pakan menghasilkan panjang 14,88Acm, berat 26,60Ag, dan survival rate 94A%.Selama percobaan, suhu dan pH lingkungan tetap berada pada kondisi optimal (27AAC dan pHA7), yang mendukung pertumbuhan lele.Selain meningkatkan pencernaan pakan, probiotik juga memperbaiki kualitas air budidaya, sehingga kesehatan dan daya tahan ikan meningkat, dan sangat direkomendasikan untuk budidaya lele Sangkuriang Budidaya ikan lele Sangkuriang di Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa (Pomosda), Desa Tanjunganom, Nganjuk, menyimpan potensi besar yang belum sepenuhnya tergali. Selama ini, para pembudidaya menghadapi tantangan serius penggunaan pestisida secara masif telah mengganggu keseimbangan mikrobiota air kolam, meruntuhkan populasi bakteri pengurai, dan pada akhirnya merenggut nyawa ikan-ikan yang seharusnya bisa tumbuh optimal. Melihat kondisi ini, tim pengabdian masyarakat hadir bukan sekadar membawa ilmu, melainkan membawa harapan yang dapat diolah dengan tangan sendiri. Solusi yang ditawarkan sederhana namun berdampak luar biasa, probiotik berbahan lokal. Dengan memanfaatkan molase dan kultur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-90432.webp" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-90432.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-90432.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-90432.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-20543.webp" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-20543.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-20543.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-20543.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51988-lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kese" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" target="_blank">Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah kombinasi strain probiotik yang berbeda, seperti penambahan Bacillus subtilis atau Streptococcus spp., dapat meningkatkan pertumbuhan, imunitas, dan tingkat kelangsungan hidup ikan lele Sangkuriang dibandingkan dengan formula yang hanya mengandung Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus acidophilus, dan Bacillus subtilis pada dosis standar. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan probiotik terhadap kualitas air kolam, termasuk perubahan parameter kimia (amoniak, nitrit) dan dinamika komunitas mikroba, guna memastikan keberlanjutan ekosistem budidaya pada periode lebih dari satu siklus produksi. Penelitian juga dapat mengkaji efektivitas produksi probiotik berbasis bahan lokal di tingkat komunitas, dengan melakukan analisis biaya-manfaat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi skalabilitas dan adopsi teknologi oleh petani lele di wilayah berbeda. Selain itu, dapat dilakukan studi perbandingan antara pemberian probiotik melalui pakan dan melalui aplikasi langsung ke air kolam untuk menentukan metode yang paling efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan ikan. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variasi dosis probiotik (misalnya 0,5Ac2,0Aml/g pakan) terhadap performa produksi, sehingga dapat menemukan dosis optimal yang menyeimbangkan hasil pertumbuhan dan biaya produksi. Akhirnya, integrasi teknologi sensor IoT untuk memantau suhu, pH, dan kualitas air secara realActime dapat dikombinasikan dengan strategi probiotik, sehingga memberikan data yang lebih akurat untuk mengoptimalkan manajemen budidaya lele secara berkelanjutan..
<br>Berdasarkan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan probiotik, pemberian probiotik pada pakan ikan lele Sangkuriang secara signifikan meningkatkan pertumbuhan panjang, berat, dan tingkat kelangsungan hidup, dengan dosis optimal 1,5Aml/g pakan menghasilkan panjang 14,88Acm, berat 26,60Ag, dan survival rate 94A%.Selama percobaan, suhu dan pH lingkungan tetap berada pada kondisi optimal (27AAC dan pHA7), yang mendukung pertumbuhan lele.Selain meningkatkan pencernaan pakan, probiotik juga memperbaiki kualitas air budidaya, sehingga kesehatan dan daya tahan ikan meningkat, dan sangat direkomendasikan untuk budidaya lele Sangkuriang
<br>Budidaya  ikan  lele  Sangkuriang  di  Pondok  Modern  Sumber Daya  At-Taqwa  (Pomosda),  Desa  Tanjunganom,  Nganjuk,  menyimpan  potensi  besar  yang  belum  sepenuhnya  tergali. Selama ini, para pembudidaya menghadapi tantangan serius penggunaan pestisida secara masif telah mengganggu keseimbangan mikrobiota air kolam, meruntuhkan populasi bakteri pengurai, dan pada akhirnya merenggut nyawa ikan-ikan yang seharusnya bisa tumbuh optimal. Melihat kondisi ini, tim pengabdian masyarakat hadir bukan sekadar membawa ilmu, melainkan membawa harapan yang dapat diolah dengan tangan sendiri. Solusi yang ditawarkan sederhana namun berdampak luar biasa, probiotik berbahan lokal. Dengan memanfaatkan molase dan kultur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp" type="image/webp" length="83092" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-90432.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-20543.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-148-unmerpas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16711-jmm-jurnal-masyarakat-merdeka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sayid Sheikh Al Hadi Theologian Scholar of Kalam And IslamicAReformer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sayid Sheikh Al Hadi Theologian Scholar of Kalam And IslamicAReformer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sayid Sheikh Al Hadi Theologian Scholar of Kalam And IslamicAReformer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52002-islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-isl</link>
	<guid isPermaLink="false">685dbb6826c860279cd59d015a41c008</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 01:49:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi jaka k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan tentang bagaimana gagasan reformis Sayid Sheikh al-Hadi dibandingkan dengan gerakan reformasi Islam kontemporer di Asia Tenggara, khususnya dalam konteks dinamika sosialAcpolitikal modern. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer: Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan tentang bagaimana gagasan reformis Sayid Sheikh al-Hadi dibandingkan dengan gerakan reformasi Islam kontemporer di Asia Tenggara, khususnya dalam konteks dinamika sosialAcpolitikal modern. Selain itu, penting untuk meneliti dampak publikasi al-Hadi terhadap emansipasi perempuan Melayu dengan menggabungkan analisis arsip periodik dan wawancara lisan dari keturunan atau komunitas yang terpengaruh, guna mengukur kontribusi literaturnya terhadap perubahan peran gender. Selanjutnya, studi komparatif mengenai peran madrasah yang didirikan al-Hadi dalam pembentukan kurikulum Islam modern dapat memberikan model pendidikan yang relevan bagi reformasi kurikulum Islam saat ini, dengan menilai konten, metodologi pengajaran, dan hasil sosialAcekonomi lulusan madrasah tersebut.. Dari perbincangan tentang gagasan pembaharuan Sayid Sheikh al-Hadi, penulis berhasil menyingkap aspirasi dan tujuan perjuangan yang memobilisasi Kaum Muda di Malaya.Pemikiran strategis al-Hadi berhasil melampaui taklid, memajukan pemikiran al-Manar, dan menegakkan semangat islah.Oleh karena itu, idealisme al-Hadi harus dilanjutkan untuk memperkuat gerakan intelektual, memperbaharui nilai peradaban berlandaskan prinsip Islam, dan menyelaraskan nilaiAcnilai global yang humanistik serta progresif Artikel ini membahas pemikiran Sayid Syekh al-Hadi (1867-1934), seorang aktivis dan tokoh pembaharu Islam, serta penganjur paham modernisasi yang terinspirasi dari pengaruh Pan-Islamisme Jamal al-Din al-Afghani. Artikel ini meneliti aspek-aspek pembaharuan yang dikembangkannya terkait dengan tradisi dan pengaruh ortodoksi terhadap paham dogmatis, praktik ritual, kesadaran modern, penggunaan akal dan ijtihad, keterbelakangan sosial-politik umat, serta pembebasan perempuan. Kajian ini bersifat kualitatif berdasarkan penelitian pustaka dan dokumentasi. Temuan kajian menunjukkan bahwa Sayid Syekh al-Hadi meninggalkan paham dan aspirasi modern yang berpengaruh dalam konteks pemurnian Islam dan pemikiran pembaharuan yang terkait dengan doktrin kalam dan ideologi hukum, prinsip maqasid, filsafat moral, serta kemajuan sosial-politik, etika,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-24a5c.webp" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-24a5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-24a5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-24a5c.webp 1x" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" alt="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp 1x" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" alt="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp 1x" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" alt="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52002-islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-isl" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" target="_blank">Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan tentang bagaimana gagasan reformis Sayid Sheikh al-Hadi dibandingkan dengan gerakan reformasi Islam kontemporer di Asia Tenggara, khususnya dalam konteks dinamika sosialAcpolitikal modern. Selain itu, penting untuk meneliti dampak publikasi al-Hadi terhadap emansipasi perempuan Melayu dengan menggabungkan analisis arsip periodik dan wawancara lisan dari keturunan atau komunitas yang terpengaruh, guna mengukur kontribusi literaturnya terhadap perubahan peran gender. Selanjutnya, studi komparatif mengenai peran madrasah yang didirikan al-Hadi dalam pembentukan kurikulum Islam modern dapat memberikan model pendidikan yang relevan bagi reformasi kurikulum Islam saat ini, dengan menilai konten, metodologi pengajaran, dan hasil sosialAcekonomi lulusan madrasah tersebut..
<br>Dari perbincangan tentang gagasan pembaharuan Sayid Sheikh al-Hadi, penulis berhasil menyingkap aspirasi dan tujuan perjuangan yang memobilisasi Kaum Muda di Malaya.Pemikiran strategis al-Hadi berhasil melampaui taklid, memajukan pemikiran al-Manar, dan menegakkan semangat islah.Oleh karena itu, idealisme al-Hadi harus dilanjutkan untuk memperkuat gerakan intelektual, memperbaharui nilai peradaban berlandaskan prinsip Islam, dan menyelaraskan nilaiAcnilai global yang humanistik serta progresif
<br>Artikel ini membahas pemikiran Sayid Syekh al-Hadi (1867-1934), seorang aktivis dan tokoh pembaharu Islam, serta penganjur paham modernisasi yang terinspirasi dari pengaruh Pan-Islamisme Jamal al-Din al-Afghani. Artikel ini meneliti aspek-aspek pembaharuan yang dikembangkannya terkait dengan tradisi dan pengaruh ortodoksi terhadap paham dogmatis, praktik ritual, kesadaran modern, penggunaan akal dan ijtihad, keterbelakangan sosial-politik umat, serta pembebasan perempuan. Kajian ini bersifat kualitatif berdasarkan penelitian pustaka dan dokumentasi. Temuan kajian menunjukkan bahwa Sayid Syekh al-Hadi meninggalkan paham dan aspirasi modern yang berpengaruh dalam konteks pemurnian Islam dan pemikiran pembaharuan yang terkait dengan doktrin kalam dan ideologi hukum, prinsip maqasid, filsafat moral, serta kemajuan sosial-politik, etika,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp" type="image/webp" length="163238" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-24a5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Nilai Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Nilai Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Nilai Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51993-teori-etika-digital-literasi-l</link>
	<guid isPermaLink="false">0cc4f45e0ebe90e92514e12620e6fd6b</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 01:49:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi andayani ]]></category>
	<category><![CDATA[ peran nilai ]]></category>
	<category><![CDATA[ nizar ayubi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andayani,ayubi,dwi,nilai,nizar,peran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai Islam memengaruhi tingkat literasi digital di kalangan siswa SMA, misalnya dengan menguji hipotesis bahwa penerapan prinsip kejujuran dan tanggung jawab meningkatkan kemampuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai Islam memengaruhi tingkat literasi digital di kalangan siswa SMA, misalnya dengan menguji hipotesis bahwa penerapan prinsip kejujuran dan tanggung jawab meningkatkan kemampuan verifikasi informasi. Selain itu, studi komparatif yang membandingkan kerangka etika yang berasal dari Islam, Kristen, dan humanisme sekuler dalam upaya moderasi ujaran kebencian daring dapat memberikan wawasan tentang efektivitas masingAcmasing pendekatan lintas budaya. Terakhir, pengembangan dan evaluasi platform berbasis kecerdasan buatan yang menyematkan prinsipAcprinsip etika Islam untuk mendeteksi serta memitigasi penyebaran disinformasi di media sosial dapat menjadi kontribusi praktis yang menguji penerapan teori etika digital dalam konteks teknologi modern.. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, keadilan, dan rasa hormat berperan penting dalam membentuk perilaku sosial yang harmonis dan bertanggung jawab dalam era teknologi digital.Untuk memperluas penerapan nilai tersebut, diperlukan regulasi etika berbasis Islam, kampanye literasi digital, serta pengembangan kurikulum dan forum komunitas yang mendukung etika digital.Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan metode campuran dengan sampel yang lebih besar dan membandingkan nilai Islam dengan perspektif agama atau filosofi lain guna memperkaya pemahaman etika digital universal Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk cara manusia berinteraksi dan membentuk nilai-nilai. Namun, perubahan ini juga menghadirkan tantangan etis dan sosial, seperti penyebaran disinformasi dan perilaku negatif di ruang digital. Dalam konteks ini, nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati, dapat menjadi panduan etika yang mampu mendorong perilaku positif di dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan sosial di era teknologi digital dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, studi pustaka, dan observasi partisipatif pada komunitas daring yang menerapkan prinsip-prinsip Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam memiliki peran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp 1x" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" alt="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp 1x" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" alt="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-b0d55.webp" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-b0d55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-b0d55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-b0d55.webp 1x" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" alt="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51993-teori-etika-digital-literasi-l" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" target="_blank">Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai Islam memengaruhi tingkat literasi digital di kalangan siswa SMA, misalnya dengan menguji hipotesis bahwa penerapan prinsip kejujuran dan tanggung jawab meningkatkan kemampuan verifikasi informasi. Selain itu, studi komparatif yang membandingkan kerangka etika yang berasal dari Islam, Kristen, dan humanisme sekuler dalam upaya moderasi ujaran kebencian daring dapat memberikan wawasan tentang efektivitas masingAcmasing pendekatan lintas budaya. Terakhir, pengembangan dan evaluasi platform berbasis kecerdasan buatan yang menyematkan prinsipAcprinsip etika Islam untuk mendeteksi serta memitigasi penyebaran disinformasi di media sosial dapat menjadi kontribusi praktis yang menguji penerapan teori etika digital dalam konteks teknologi modern..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, keadilan, dan rasa hormat berperan penting dalam membentuk perilaku sosial yang harmonis dan bertanggung jawab dalam era teknologi digital.Untuk memperluas penerapan nilai tersebut, diperlukan regulasi etika berbasis Islam, kampanye literasi digital, serta pengembangan kurikulum dan forum komunitas yang mendukung etika digital.Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan metode campuran dengan sampel yang lebih besar dan membandingkan nilai Islam dengan perspektif agama atau filosofi lain guna memperkaya pemahaman etika digital universal
<br>Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk cara manusia berinteraksi dan membentuk nilai-nilai. Namun, perubahan ini juga menghadirkan tantangan etis dan sosial, seperti penyebaran disinformasi dan perilaku negatif di ruang digital. Dalam konteks ini, nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati, dapat menjadi panduan etika yang mampu mendorong perilaku positif di dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan sosial di era teknologi digital dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, studi pustaka, dan observasi partisipatif pada komunitas daring yang menerapkan prinsip-prinsip Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam memiliki peran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp" type="image/webp" length="91400" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-b0d55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51990-guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keteramp</link>
	<guid isPermaLink="false">6b049993d4836401c2ccb9ff58ea2a14</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 01:49:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fitri marisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fitri,marisa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk pengembangan lebih lanjut dari inisiatif pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan vokasional, beberapa arah penelitian baru dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk meneliti secara mendalam bagaimana durasi pelatihan yang lebih panjang dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang: Untuk pengembangan lebih lanjut dari inisiatif pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan vokasional, beberapa arah penelitian baru dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk meneliti secara mendalam bagaimana durasi pelatihan yang lebih panjang dan program pendampingan yang berkelanjutan dapat memengaruhi tingkat adopsi teknologi GenAI oleh guru dalam jangka panjang, serta dampaknya terhadap inovasi bahan ajar dan capaian belajar siswa. Studi ini dapat mengidentifikasi model pendampingan paling efektif yang tidak hanya meningkatkan keterampilan awal tetapi juga menjamin keberlanjutan praktik penggunaan AI di kelas. Kedua, meskipun program ini menunjukkan keberhasilan di SMK Widyagama Malang, penting untuk memahami apakah efektivitas penggunaan GenAI untuk pengembangan bahan pembelajaran juga konsisten di berbagai program keahlian vokasional lainnya, seperti bidang pariwisata, pertanian, atau kesehatan. Penelitian komparatif dapat mengungkap perbedaan tantangan dan peluang dalam adaptasi GenAI di beragam konteks kejuruan, sehingga rekomendasi pengembangan bahan ajar dapat lebih spesifik dan relevan. Ketiga, mengingat keterbatasan infrastruktur dan kebijakan yang masih menjadi kendala, sebuah studi dapat menginvestigasi bagaimana ketersediaan sarana digital yang memadaiAiseperti akses internet stabil dan perangkat keras yang canggihAibersama dengan implementasi kebijakan sekolah yang mendukung penggunaan AI, secara signifikan memengaruhi kesiapan guru dan keberhasilan integrasi GenAI dalam kurikulum. Penelitian ini dapat memberikan panduan bagi pembuat kebijakan pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi inovasi teknologi.. Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Generative AI (GenAI) untuk guru SMK Widyagama Malang menunjukkan hasil sangat positif dengan tingkat kepuasan 86%, berhasil meningkatkan kompetensi dan motivasi guru dalam mengembangkan bahan ajar.Keberhasilan program ini didukung oleh kesesuaian materi, kejelasan penyampaian, dan pendampingan efektif, meskipun durasi pelatihan yang lebih panjang disarankan untuk pendalaman materi optimal.Mengingat dampak positifnya, program serupa direkomendasikan untuk diperluas ke sekolah lain, dengan perbaikan pada metode pelatihan, pembaruan materi, serta pendampingan berkelanjutan untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SMK Widyagama Malang dalam memanfaatkan kecerdasan buatan, khususnya Generative AI (GenAI), untuk pengembangan bahan ajar vokasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, workshop interaktif, dan pendampingan selama 2Ae3 minggu. Pelatihan mencakup penggunaan tools seperti ChatGPT, Canva AI, Diffit, dan MagicSchool. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan peserta sebesar 86% serta peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan GenAI ke dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam mendorong peningkatan kompetensi digital guru, meskipun diperlukan durasi pelatihan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-8b57b.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-8b57b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-8b57b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-8b57b.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" alt="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" alt="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" alt="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51990-guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keteramp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" target="_blank">Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang</a>: Untuk pengembangan lebih lanjut dari inisiatif pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan vokasional, beberapa arah penelitian baru dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk meneliti secara mendalam bagaimana durasi pelatihan yang lebih panjang dan program pendampingan yang berkelanjutan dapat memengaruhi tingkat adopsi teknologi GenAI oleh guru dalam jangka panjang, serta dampaknya terhadap inovasi bahan ajar dan capaian belajar siswa. Studi ini dapat mengidentifikasi model pendampingan paling efektif yang tidak hanya meningkatkan keterampilan awal tetapi juga menjamin keberlanjutan praktik penggunaan AI di kelas. Kedua, meskipun program ini menunjukkan keberhasilan di SMK Widyagama Malang, penting untuk memahami apakah efektivitas penggunaan GenAI untuk pengembangan bahan pembelajaran juga konsisten di berbagai program keahlian vokasional lainnya, seperti bidang pariwisata, pertanian, atau kesehatan. Penelitian komparatif dapat mengungkap perbedaan tantangan dan peluang dalam adaptasi GenAI di beragam konteks kejuruan, sehingga rekomendasi pengembangan bahan ajar dapat lebih spesifik dan relevan. Ketiga, mengingat keterbatasan infrastruktur dan kebijakan yang masih menjadi kendala, sebuah studi dapat menginvestigasi bagaimana ketersediaan sarana digital yang memadaiAiseperti akses internet stabil dan perangkat keras yang canggihAibersama dengan implementasi kebijakan sekolah yang mendukung penggunaan AI, secara signifikan memengaruhi kesiapan guru dan keberhasilan integrasi GenAI dalam kurikulum. Penelitian ini dapat memberikan panduan bagi pembuat kebijakan pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi inovasi teknologi..
<br>Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Generative AI (GenAI) untuk guru SMK Widyagama Malang menunjukkan hasil sangat positif dengan tingkat kepuasan 86%, berhasil meningkatkan kompetensi dan motivasi guru dalam mengembangkan bahan ajar.Keberhasilan program ini didukung oleh kesesuaian materi, kejelasan penyampaian, dan pendampingan efektif, meskipun durasi pelatihan yang lebih panjang disarankan untuk pendalaman materi optimal.Mengingat dampak positifnya, program serupa direkomendasikan untuk diperluas ke sekolah lain, dengan perbaikan pada metode pelatihan, pembaruan materi, serta pendampingan berkelanjutan untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi
<br>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SMK Widyagama Malang dalam memanfaatkan kecerdasan buatan, khususnya Generative AI (GenAI), untuk pengembangan bahan ajar vokasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, workshop interaktif, dan pendampingan selama 2Ae3 minggu. Pelatihan mencakup penggunaan tools seperti ChatGPT, Canva AI, Diffit, dan MagicSchool. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan peserta sebesar 86% serta peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan GenAI ke dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam mendorong peningkatan kompetensi digital guru, meskipun diperlukan durasi pelatihan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp" type="image/webp" length="71216" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-8b57b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-148-unmerpas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16711-jmm-jurnal-masyarakat-merdeka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents Social Media and Digital Parenting as a Solution ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents Social Media and Digital Parenting as a Solution ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents Social Media and Digital Parenting as a Solution ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51999-perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-rema</link>
	<guid isPermaLink="false">649df90c4e522104e77b68aae035f18c</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 01:49:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi jaka k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang lebih mendalam mengenai dampak media sosial terhadap perilaku remaja sekolah dasar dalam hal hubungan asmara. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif atau kuantitatif, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang lebih mendalam mengenai dampak media sosial terhadap perilaku remaja sekolah dasar dalam hal hubungan asmara. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif atau kuantitatif, tergantung pada tujuan dan fokus penelitian. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada peran digital parenting dalam mengarahkan perilaku remaja sekolah dasar dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengkaji efektivitas digital parenting dalam mencegah dampak negatif media sosial dan mempromosikan penggunaan media sosial yang positif. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi pendidikan dan intervensi yang dapat diterapkan oleh guru dan orang tua untuk mencegah perilaku pacaran di kalangan remaja sekolah dasar dan mempromosikan interaksi sosial yang sehat dan positif.. Seiring berkembangnya teknologi, internet pun juga berkembang pesat.Salah satu bagian dari internet yakni media sosial juga ikut melaju kencang yang menyebabkan para remaja sangat kecanduan dengan media sosial.Mereka begitu asyik dengan HP ketika di luar jam sekolah dan menjadi manusia super sibuk yang tidak bisa mengalihkan pandangan nya dari layar HP.Ditambah lagi, akses ke media sosial seperti tik tok, instagram, atau yang lainnya sudah sangat mudah dan cepat dan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.Begitu cepatnya mereka bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena dampak negatif yang cukup besar terutama dalam interaksi sosial dengan lawan jenis yaitu munculnya fenomena pacaran.Hal tersebut diakibatkan faktor percepatan pubertas pada anak usia Sekolah Dasar.Peran guru dan orang tua untuk menangani masalah yang terjadi pada fenomena pacaran remaja SD tersebut agar dapat menggunakan media sosial dengan bijak sangatlah penting.Digital parenting hadir sebagai salah satu solusi untuk permasalahan ini.Dengan menerapkan digital parenting secara maksimal baik di sekolah atau di rumah, harapannya nanti bisa mengajarkan pada anak-anak dan remaja untuk menggunakan HP dan sosial media secara bijak dan bertanggung jawab Saat ini, kita berada di era globalisasi, di mana perkembangan teknologi melaju pesat dan semakin canggih. Internet, sebagai bagian dari globalisasi, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap semua kalangan, termasuk remaja dan anak-anak. Media sosial, sebagai bagian dari internet, telah menjadi virus mematikan bagi remaja, yang menggerogoti mereka dan membuat mereka mengkonsumsinya seperti makanan pokok. Dampak dari media sosial ini adalah demoralisasi dalam perilaku sosial terkait hubungan asmara di kalangan remaja sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif atau negatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-efe99.webp" title="JURIS - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-efe99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-efe99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-efe99.webp 1x" title="JURIS - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution" alt="JURIS - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-ff659.webp" title="JURIS - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-ff659.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-ff659.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-ff659.webp 1x" title="JURIS - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution" alt="JURIS - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-b7179.webp" title="JURIS - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-b7179.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-b7179.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-b7179.webp 1x" title="JURIS - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution" alt="JURIS - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51999-perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-rema" title="JURIS - The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution" target="_blank">The Dynamics of Romantic Relationships Among Elementary SchoolAAdolescents, Social Media, and Digital Parenting as a Solution</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang lebih mendalam mengenai dampak media sosial terhadap perilaku remaja sekolah dasar dalam hal hubungan asmara. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif atau kuantitatif, tergantung pada tujuan dan fokus penelitian. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada peran digital parenting dalam mengarahkan perilaku remaja sekolah dasar dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengkaji efektivitas digital parenting dalam mencegah dampak negatif media sosial dan mempromosikan penggunaan media sosial yang positif. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi pendidikan dan intervensi yang dapat diterapkan oleh guru dan orang tua untuk mencegah perilaku pacaran di kalangan remaja sekolah dasar dan mempromosikan interaksi sosial yang sehat dan positif..
<br>Seiring berkembangnya teknologi, internet pun juga berkembang pesat.Salah satu bagian dari internet yakni media sosial juga ikut melaju kencang yang menyebabkan para remaja sangat kecanduan dengan media sosial.Mereka begitu asyik dengan HP ketika di luar jam sekolah dan menjadi manusia super sibuk yang tidak bisa mengalihkan pandangan nya dari layar HP.Ditambah lagi, akses ke media sosial seperti tik tok, instagram, atau yang lainnya sudah sangat mudah dan cepat dan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.Begitu cepatnya mereka bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena dampak negatif yang cukup besar terutama dalam interaksi sosial dengan lawan jenis yaitu munculnya fenomena pacaran.Hal tersebut diakibatkan faktor percepatan pubertas pada anak usia Sekolah Dasar.Peran guru dan orang tua untuk menangani masalah yang terjadi pada fenomena pacaran remaja SD tersebut agar dapat menggunakan media sosial dengan bijak sangatlah penting.Digital parenting hadir sebagai salah satu solusi untuk permasalahan ini.Dengan menerapkan digital parenting secara maksimal baik di sekolah atau di rumah, harapannya nanti bisa mengajarkan pada anak-anak dan remaja untuk menggunakan HP dan sosial media secara bijak dan bertanggung jawab
<br>Saat ini, kita berada di era globalisasi, di mana perkembangan teknologi melaju pesat dan semakin canggih. Internet, sebagai bagian dari globalisasi, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap semua kalangan, termasuk remaja dan anak-anak. Media sosial, sebagai bagian dari internet, telah menjadi virus mematikan bagi remaja, yang menggerogoti mereka dan membuat mereka mengkonsumsinya seperti makanan pokok. Dampak dari media sosial ini adalah demoralisasi dalam perilaku sosial terkait hubungan asmara di kalangan remaja sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif atau negatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-b7179.webp" type="image/webp" length="89218" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-efe99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-ff659.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/perilaku-remaja-tingkah-laku-anak-usia-sikap-sekol-thumb-b7179.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51986-literasi-digital-al-ayah-asi-dig</link>
	<guid isPermaLink="false">869ac6e0e4d1026bff1fb91a20a533b1</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 01:49:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ print issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,issn,page,print,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi literasi digital dan teologi inkarnasional dapat diimplementasikan secara empiris dalam kelas PAK, misalnya dengan menguji dampaknya terhadap kompetensi digital dan pertumbuhan spiritual ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi literasi digital dan teologi inkarnasional dapat diimplementasikan secara empiris dalam kelas PAK, misalnya dengan menguji dampaknya terhadap kompetensi digital dan pertumbuhan spiritual siswa. Selain itu, diperlukan pengembangan kurikulum berbasis literasi digital teologis yang memadukan bahan ajar digital interaktif dengan prinsip inkarnasional, serta evaluasi efektivitasnya melalui studi kasus di beberapa sekolah teologis. Akhirnya, sebuah studi perbandingan antara konteks budaya digital di Indonesia dan negara lain dapat memperluas pemahaman tentang adaptasi teologi inkarnasional dalam ruang digital yang beragam, sehingga menghasilkan pedoman global yang kontekstual dan relevan.. Integrasi literasi digital dan teologi termasuk dalam budaya digital.Melalui integrasi literasi digital dan pendekatan inkarnasional, proses pembelajaran PAK tidak hanya berfokus pada penyampaian pengetahuan teologis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik Perkembangan teknologi digital kerap kali menciptakan disparitas antara keterampilan teknis dan tingkat kedewasaan rohani yang berdampak pada degradasi moral di ruang siber. Maka, kebutuhan akan literasi digital yang bersifat teologis menjadi sangat krusial. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk mengkaji sintesis antara literasi digital dengan prinsip teologis dalam kerangka inkarnasi Kristus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi inkarnasional memberi fondasi teologis dan praktis kepada Pendidikan Kristen secara kontekstual untuk hadir dalam budaya masyarakat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51986-literasi-digital-al-ayah-asi-dig" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" target="_blank">Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi literasi digital dan teologi inkarnasional dapat diimplementasikan secara empiris dalam kelas PAK, misalnya dengan menguji dampaknya terhadap kompetensi digital dan pertumbuhan spiritual siswa. Selain itu, diperlukan pengembangan kurikulum berbasis literasi digital teologis yang memadukan bahan ajar digital interaktif dengan prinsip inkarnasional, serta evaluasi efektivitasnya melalui studi kasus di beberapa sekolah teologis. Akhirnya, sebuah studi perbandingan antara konteks budaya digital di Indonesia dan negara lain dapat memperluas pemahaman tentang adaptasi teologi inkarnasional dalam ruang digital yang beragam, sehingga menghasilkan pedoman global yang kontekstual dan relevan..
<br>Integrasi literasi digital dan teologi termasuk dalam budaya digital.Melalui integrasi literasi digital dan pendekatan inkarnasional, proses pembelajaran PAK tidak hanya berfokus pada penyampaian pengetahuan teologis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik
<br>Perkembangan teknologi digital kerap kali menciptakan disparitas antara keterampilan teknis dan tingkat kedewasaan rohani yang berdampak pada degradasi moral di ruang siber. Maka, kebutuhan akan literasi digital yang bersifat teologis menjadi sangat krusial. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk mengkaji sintesis antara literasi digital dengan prinsip teologis dalam kerangka inkarnasi Kristus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi inkarnasional memberi fondasi teologis dan praktis kepada Pendidikan Kristen secara kontekstual untuk hadir dalam budaya masyarakat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" type="image/webp" length="199420" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1864-sttintheos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17688-dunamis-jurnal-teologi-pendidikan-kristiani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Liturgi Yang Hidup Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Liturgi Yang Hidup Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Liturgi Yang Hidup Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51983-liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-litu</link>
	<guid isPermaLink="false">746087ac7c952c164e2fa06ba48c1233</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 01:49:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ print issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,issn,page,print,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini memberikan landasan historis dan teologis yang kuat mengenai pemaknaan liturgi yang melampaui ritual semata, menjadikannya praksis hidup yang melibatkan etika sosial dan partisipasi umat. Untuk melengkapi temuan ini, saran penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya: Penelitian ini memberikan landasan historis dan teologis yang kuat mengenai pemaknaan liturgi yang melampaui ritual semata, menjadikannya praksis hidup yang melibatkan etika sosial dan partisipasi umat. Untuk melengkapi temuan ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek implementasi dan dampak nyata. Pertama, studi empiris yang mendalam diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana gereja-gereja Kristen kontemporer di berbagai konteks budaya di Indonesia mengintegrasikan prinsip "liturgi yang hidup" ke dalam praktik ibadah dan pelayanan sehari-hari mereka. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan studi kasus atau etnografi untuk mengidentifikasi inovasi, tantangan, dan keberhasilan dalam mewujudkan liturgi yang peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Kedua, penting untuk menganalisis sejauh mana praktik "liturgi yang hidup" tersebut berkontribusi secara konkret dalam mengatasi masalah-masalah sosial-ekonomi seperti kemiskinan, kesenjangan, atau kerusakan lingkungan di komunitas sekitar gereja. Hal ini akan memberikan bukti nyata tentang relevansi liturgi di tengah tantangan dunia modern. Terakhir, penelitian juga dapat menyelidiki peran pendidikan teologi dan program pembinaan jemaat dalam membentuk pemahaman dan praksis liturgi yang lebih inklusif dan transformatif. Studi ini bisa mengkaji efektivitas kurikulum dan metode pengajaran yang ada, serta merumuskan model pendidikan baru yang mendorong pemimpin dan jemaat untuk menghidupi liturgi sebagai tindakan pengabdian kepada Allah dan pelayanan kepada sesama serta seluruh ciptaan.. Liturgi yang hidup kembali pada makna aslinya sebagai pengabdian kepada Allah yang terwujud dalam relasi sosial dan praksis kehidupan bersama.Reduksi liturgi menjadi ritual formal telah menghilangkan dimensi etika dan partisipasi umat.Oleh karena itu, pemulihan liturgi menuntut gereja untuk membuka ruang partisipasi, berbagi, dan pelayanan sosial, menjadikan liturgi sebagai sarana teologi yang membumi dalam seluruh aspek kehidupan manusia Liturgi sering dipahami sebagai ibadah yang berlangsung di ruang-ruang sakral, bahkan terbatas di dalamnya. Namun, dalam asal-usul historisnya, liturgi memiliki makna yang luas dan dapat memberikan makna yang hidup bagi ibadah dan kehidupan Kristen. Menggunakan metode pustaka dengan pendekatan analistis-kritis, tulisan ini menelusuri makna awal liturgi dan jejak perubahannya serta bagaimana liturgi dimaknai saat ini. Pada akhirnya, disadari bahwa liturgi mencakup seluruh kehidupan; tidak terbatas pada ruang-ruang suci, apalagi busana klerikal, melainkan membuka seluruh kehidupan bergereja bagi semua orang. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-64ea0.webp" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-64ea0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-64ea0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-64ea0.webp 1x" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" alt="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp 1x" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" alt="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp 1x" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" alt="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51983-liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-litu" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" target="_blank">Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya</a>: Penelitian ini memberikan landasan historis dan teologis yang kuat mengenai pemaknaan liturgi yang melampaui ritual semata, menjadikannya praksis hidup yang melibatkan etika sosial dan partisipasi umat. Untuk melengkapi temuan ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek implementasi dan dampak nyata. Pertama, studi empiris yang mendalam diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana gereja-gereja Kristen kontemporer di berbagai konteks budaya di Indonesia mengintegrasikan prinsip "liturgi yang hidup" ke dalam praktik ibadah dan pelayanan sehari-hari mereka. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan studi kasus atau etnografi untuk mengidentifikasi inovasi, tantangan, dan keberhasilan dalam mewujudkan liturgi yang peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Kedua, penting untuk menganalisis sejauh mana praktik "liturgi yang hidup" tersebut berkontribusi secara konkret dalam mengatasi masalah-masalah sosial-ekonomi seperti kemiskinan, kesenjangan, atau kerusakan lingkungan di komunitas sekitar gereja. Hal ini akan memberikan bukti nyata tentang relevansi liturgi di tengah tantangan dunia modern. Terakhir, penelitian juga dapat menyelidiki peran pendidikan teologi dan program pembinaan jemaat dalam membentuk pemahaman dan praksis liturgi yang lebih inklusif dan transformatif. Studi ini bisa mengkaji efektivitas kurikulum dan metode pengajaran yang ada, serta merumuskan model pendidikan baru yang mendorong pemimpin dan jemaat untuk menghidupi liturgi sebagai tindakan pengabdian kepada Allah dan pelayanan kepada sesama serta seluruh ciptaan..
<br>Liturgi yang hidup kembali pada makna aslinya sebagai pengabdian kepada Allah yang terwujud dalam relasi sosial dan praksis kehidupan bersama.Reduksi liturgi menjadi ritual formal telah menghilangkan dimensi etika dan partisipasi umat.Oleh karena itu, pemulihan liturgi menuntut gereja untuk membuka ruang partisipasi, berbagi, dan pelayanan sosial, menjadikan liturgi sebagai sarana teologi yang membumi dalam seluruh aspek kehidupan manusia
<br>Liturgi sering dipahami sebagai ibadah yang berlangsung di ruang-ruang sakral, bahkan terbatas di dalamnya. Namun, dalam asal-usul historisnya, liturgi memiliki makna yang luas dan dapat memberikan makna yang hidup bagi ibadah dan kehidupan Kristen. Menggunakan metode pustaka dengan pendekatan analistis-kritis, tulisan ini menelusuri makna awal liturgi dan jejak perubahannya serta bagaimana liturgi dimaknai saat ini. Pada akhirnya, disadari bahwa liturgi mencakup seluruh kehidupan; tidak terbatas pada ruang-ruang suci, apalagi busana klerikal, melainkan membuka seluruh kehidupan bergereja bagi semua orang.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp" type="image/webp" length="186676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-64ea0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1864-sttintheos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17688-dunamis-jurnal-teologi-pendidikan-kristiani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51984-yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-isk</link>
	<guid isPermaLink="false">eeb2df49728e547759955ff3176471e7</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 01:49:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ print issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,issn,page,print,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana praktik pelayanan gereja dapat memfasilitasi ruang pengampunan bagi orang yang dianggap Aotidak layakAo di dalam konteks modern? Sejauh mana pendekatan hermeneutika pengampunan dapat diadaptasi ke dalam program pastoral rehabilitasi bagi mantan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen: Bagaimana praktik pelayanan gereja dapat memfasilitasi ruang pengampunan bagi orang yang dianggap Aotidak layakAo di dalam konteks modern? Sejauh mana pendekatan hermeneutika pengampunan dapat diadaptasi ke dalam program pastoral rehabilitasi bagi mantan pelaku kejahatan? Apakah model inklusif mengenai Yudas Iskariot dapat dijadikan kerangka evaluasi ulang kepentingan etika keadilan sosial dalam jaringan gereja saat ini?. Penelitian ini menunjukkan bahwa kasih Allah tidak terbatas oleh kegagalan manusia, bahkan atas pengkhianatan Yudas Iskariot.Meski Yudas Ditafsirkan sebagai simbol penolakan, narasi Alkitab mengundang ruang pengampunan melalui narasi pemulihan.Dengan membuka ruang teologis untuk Yudas, artikel membuka ruang pastoral bagi mereka yang tidak layak, menegaskan bahwa kasih karunia Allah tidak hilang Tokoh Yudas Iskariot secara historis telah dilabel sebagai simbol kegagalan, pengkhianatan, dan kebinasaan kekal. Dalam banyak tradisi Kristen, narasi tentang Yudas Iskariot berujung pada finalitas hukuman, tanpa ruang untuk pemulihan atau pengampunan. Artikel ini berupaya menantang pemahaman tersebut melalui pendekatan naratif dan hermeneutika pengampunan, dengan menelaah kembali kisah Yudas Iskariot secara teologis, etis, dan pastoral, serta membandingkan respons penyesalan Yudas Iskariot dan Petrus dan mengeksplorasi pemikiran teolog seperti Karl Barth, David Bentley, dan Miroslav... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp 1x" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" alt="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp 1x" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" alt="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp 1x" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" alt="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51984-yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-isk" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" target="_blank">Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen</a>: Bagaimana praktik pelayanan gereja dapat memfasilitasi ruang pengampunan bagi orang yang dianggap Aotidak layakAo di dalam konteks modern? Sejauh mana pendekatan hermeneutika pengampunan dapat diadaptasi ke dalam program pastoral rehabilitasi bagi mantan pelaku kejahatan? Apakah model inklusif mengenai Yudas Iskariot dapat dijadikan kerangka evaluasi ulang kepentingan etika keadilan sosial dalam jaringan gereja saat ini?.
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kasih Allah tidak terbatas oleh kegagalan manusia, bahkan atas pengkhianatan Yudas Iskariot.Meski Yudas Ditafsirkan sebagai simbol penolakan, narasi Alkitab mengundang ruang pengampunan melalui narasi pemulihan.Dengan membuka ruang teologis untuk Yudas, artikel membuka ruang pastoral bagi mereka yang tidak layak, menegaskan bahwa kasih karunia Allah tidak hilang
<br>Tokoh Yudas Iskariot secara historis telah dilabel sebagai simbol kegagalan, pengkhianatan, dan kebinasaan kekal. Dalam banyak tradisi Kristen, narasi tentang Yudas Iskariot berujung pada finalitas hukuman, tanpa ruang untuk pemulihan atau pengampunan. Artikel ini berupaya menantang pemahaman tersebut melalui pendekatan naratif dan hermeneutika pengampunan, dengan menelaah kembali kisah Yudas Iskariot secara teologis, etis, dan pastoral, serta membandingkan respons penyesalan Yudas Iskariot dan Petrus dan mengeksplorasi pemikiran teolog seperti Karl Barth, David Bentley, dan Miroslav...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" type="image/webp" length="178878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1864-sttintheos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17688-dunamis-jurnal-teologi-pendidikan-kristiani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rausyan Fikr The Ideal Human Model in Ali Shariatis Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rausyan Fikr The Ideal Human Model in Ali Shariatis Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rausyan Fikr The Ideal Human Model in Ali Shariatis Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51996-keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fi</link>
	<guid isPermaLink="false">a127ad517bd073297761f532d2f9a1ec</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 21:51:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi jaka k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana konsep rausyan fikr dapat dioperasionalkan dalam kurikulum pendidikan modern untuk menumbuhkan perkembangan intelektual dan spiritual pada mahasiswa, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari'ati's Perspective: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana konsep rausyan fikr dapat dioperasionalkan dalam kurikulum pendidikan modern untuk menumbuhkan perkembangan intelektual dan spiritual pada mahasiswa, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Selanjutnya, studi empiris dapat menilai dampak penerapan prinsip-prinsip rausyan fikr dalam program pemberdayaan komunitas di wilayah yang mengalami penindasan politik, dengan mengukur perubahan indikator keadilan sosial, partisipasi warga, dan rasa kepemilikan terhadap perubahan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran dualitas fisikAcspiritual manusia dalam strategi aktivisme digital yang terinspirasi oleh pemikiran Ali Shari'ati, khususnya bagaimana keseimbangan antara aspek material dan spiritual memengaruhi efektivitas kampanye online dalam memobilisasi dukungan publik terhadap isuAcisu keadilan sosial.. Manusia memiliki dualitas fisik dan spiritual yang menjadi dasar bagi pembentukan masyarakat yang adil dan makmur.Ali Shari'ati menekankan bahwa manusia memiliki kehendak bebas, sehingga dapat mendekatkan diri kepada Tuhan atau menjauh, serta memperkenalkan konsep rausyan fikr sebagai model manusia ideal yang menggabungkan kesadaran sosial dan tanggung jawab kemajuan masyarakat.Pemahaman menyeluruh tentang kemanusiaan, baik aspek fisik maupun spiritual, menjadi kunci pembentukan masyarakat yang berkeadilan dan berperadaban Penelitian ini mengeksplorasi konsep rausyan fikr dalam pemikiran Ali Syari'ati, seorang intelektual Muslim asal Iran yang gagasannya mempengaruhi banyak aktivis dan akademisi di dunia Islam. Syari'ati memperkenalkan rausyan fikr sebagai model manusia ideal yang menggabungkan intelektualitas dengan komitmen moral untuk perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur primer dan sekunder yang relevan, termasuk karya Syari'ati dan studi tentang pemikirannya. Penelitian ini mengkaji relevansi konsep... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp 1x" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" alt="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-767d7.webp" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-767d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-767d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-767d7.webp 1x" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" alt="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp 1x" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" alt="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51996-keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fi" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" target="_blank">Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari'ati's Perspective</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana konsep rausyan fikr dapat dioperasionalkan dalam kurikulum pendidikan modern untuk menumbuhkan perkembangan intelektual dan spiritual pada mahasiswa, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Selanjutnya, studi empiris dapat menilai dampak penerapan prinsip-prinsip rausyan fikr dalam program pemberdayaan komunitas di wilayah yang mengalami penindasan politik, dengan mengukur perubahan indikator keadilan sosial, partisipasi warga, dan rasa kepemilikan terhadap perubahan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran dualitas fisikAcspiritual manusia dalam strategi aktivisme digital yang terinspirasi oleh pemikiran Ali Shari'ati, khususnya bagaimana keseimbangan antara aspek material dan spiritual memengaruhi efektivitas kampanye online dalam memobilisasi dukungan publik terhadap isuAcisu keadilan sosial..
<br>Manusia memiliki dualitas fisik dan spiritual yang menjadi dasar bagi pembentukan masyarakat yang adil dan makmur.Ali Shari'ati menekankan bahwa manusia memiliki kehendak bebas, sehingga dapat mendekatkan diri kepada Tuhan atau menjauh, serta memperkenalkan konsep rausyan fikr sebagai model manusia ideal yang menggabungkan kesadaran sosial dan tanggung jawab kemajuan masyarakat.Pemahaman menyeluruh tentang kemanusiaan, baik aspek fisik maupun spiritual, menjadi kunci pembentukan masyarakat yang berkeadilan dan berperadaban
<br>Penelitian ini mengeksplorasi konsep rausyan fikr dalam pemikiran Ali Syari'ati, seorang intelektual Muslim asal Iran yang gagasannya mempengaruhi banyak aktivis dan akademisi di dunia Islam. Syari'ati memperkenalkan rausyan fikr sebagai model manusia ideal yang menggabungkan intelektualitas dengan komitmen moral untuk perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur primer dan sekunder yang relevan, termasuk karya Syari'ati dan studi tentang pemikirannya. Penelitian ini mengkaji relevansi konsep...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp" type="image/webp" length="166918" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-767d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran Surah Al Araf ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran Surah Al Araf ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran Surah Al Araf ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52000-bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-qur-ki</link>
	<guid isPermaLink="false">d9b5bb4c5809171dc758eba1a8242d30</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 21:19:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi jaka k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara nilai-nilai karakter dalam kisah Nabi Musa dan Bani Israil dengan nilai-nilai karakter dalam kisah-kisah nabi lainnya dalam Al-Qur'an. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A'raf: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara nilai-nilai karakter dalam kisah Nabi Musa dan Bani Israil dengan nilai-nilai karakter dalam kisah-kisah nabi lainnya dalam Al-Qur'an. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak metode bercerita dalam pendidikan karakter, khususnya pada anak-anak usia dini, dan bagaimana metode ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitasnya. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai karakter dalam kisah-kisah Al-Qur'an dapat diterapkan dalam konteks modern, khususnya dalam pendidikan karakter di sekolah-sekolah.. Kisah Bani Israil dalam Al-Qur'an, khususnya dalam Surah Al-A'raf ayat 103 hingga 170, mengandung berbagai nilai karakter, termasuk kesabaran, ketaatan, keteguhan, pengetahuan, dan kerendahan hati.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kisah-kisah Al-Qur'an dapat menjadi sumber inspirasi dan pelajaran dalam pendidikan karakter, terutama ketika menggunakan metode bercerita yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai akhlak pada anak-anak Kisah-kisah dalam Al-Qur'an memiliki makna dan pelajaran yang banyak. Kisah-kisah ini bertujuan memberikan nasehat dan pelajaran, karena Al-Qur'an diturunkan oleh Allah sebagai peringatan, sumber petunjuk, dan pelajaran. Memahami kisah-kisah Al-Qur'an untuk kepentingan pendidikan karakter sangat penting, mengingat pendidikan karakter menjadi kebijakan pendidikan nasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam kisah Nabi Musa dan Bani Israil dalam Al-Qur'an. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp 1x" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" alt="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-f79c6.webp" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-f79c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-f79c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-f79c6.webp 1x" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" alt="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-ba505.webp" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-ba505.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-ba505.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-ba505.webp 1x" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" alt="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52000-bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-qur-ki" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" target="_blank">The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A'raf</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara nilai-nilai karakter dalam kisah Nabi Musa dan Bani Israil dengan nilai-nilai karakter dalam kisah-kisah nabi lainnya dalam Al-Qur'an. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak metode bercerita dalam pendidikan karakter, khususnya pada anak-anak usia dini, dan bagaimana metode ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitasnya. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai karakter dalam kisah-kisah Al-Qur'an dapat diterapkan dalam konteks modern, khususnya dalam pendidikan karakter di sekolah-sekolah..
<br>Kisah Bani Israil dalam Al-Qur'an, khususnya dalam Surah Al-A'raf ayat 103 hingga 170, mengandung berbagai nilai karakter, termasuk kesabaran, ketaatan, keteguhan, pengetahuan, dan kerendahan hati.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kisah-kisah Al-Qur'an dapat menjadi sumber inspirasi dan pelajaran dalam pendidikan karakter, terutama ketika menggunakan metode bercerita yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai akhlak pada anak-anak
<br>Kisah-kisah dalam Al-Qur'an memiliki makna dan pelajaran yang banyak. Kisah-kisah ini bertujuan memberikan nasehat dan pelajaran, karena Al-Qur'an diturunkan oleh Allah sebagai peringatan, sumber petunjuk, dan pelajaran. Memahami kisah-kisah Al-Qur'an untuk kepentingan pendidikan karakter sangat penting, mengingat pendidikan karakter menjadi kebijakan pendidikan nasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam kisah Nabi Musa dan Bani Israil dalam Al-Qur'an.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp" type="image/webp" length="82484" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-f79c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-ba505.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ From Falak to Fiqh Muamalah Deconstructing the Socio Economic Movement of KH Sholeh Darat as a Counter Hegemony Strategy Against Colonialism ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ From Falak to Fiqh Muamalah Deconstructing the Socio Economic Movement of KH Sholeh Darat as a Counter Hegemony Strategy Against Colonialism ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ From Falak to Fiqh Muamalah Deconstructing the Socio Economic Movement of KH Sholeh Darat as a Counter Hegemony Strategy Against Colonialism ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52004-muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks</link>
	<guid isPermaLink="false">499ead31111362997364be1f7eaa7cca</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 21:01:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi jaka k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat diarahkan pada kajian komparatif antara KH. Sholeh Darat dan ulama Nusantara lainnya, atau pada analisis resepsi pemikiran fikih dan etika ekonominya dalam tradisi pesantren dan komunitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat diarahkan pada kajian komparatif antara KH. Sholeh Darat dan ulama Nusantara lainnya, atau pada analisis resepsi pemikiran fikih dan etika ekonominya dalam tradisi pesantren dan komunitas Muslim kontemporer. Hal ini menjadi semakin urgen mengingat pesantren modern saat ini masih menghadapi tantangan dominasi keilmuan Barat yang berpotensi mengikis identitas budaya dan keilmuan lokal. Warisan intelektual Sholeh Darat tentang kontekstualisasi fikih, rasionalisasi ekonomi, dan politik bahasa dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan kurikulum pesantren yang lebih berakar pada tradisi lokal namun tetap responsif terhadap dinamika global. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih lanjut dampak langsung pemikiran Sholeh Darat terhadap praktik ekonomi masyarakat Jawa secara luas, serta menganalisis bagaimana strategi counter-hegemony yang dikembangkan Sholeh Darat dapat diterapkan atau disesuaikan dalam konteks sosial-ekonomi kontemporer.. Sholeh Darat tidak hanya berperan sebagai ulama dan pendidik keagamaan, tetapi juga sebagai aktor sosial yang secara sadar merumuskan strategi counter-hegemony terhadap kolonialisme Belanda melalui pendekatan sosio-ekonomi yang terintegrasi.Dengan mengkaji karya-karya utamanya, terutama Majmu'at al-Shari'ah al-Kafiyah li al-'Awam dan Faid al-Rahman, penelitian ini menemukan bahwa pemikiran Sholeh Darat bekerja secara simultan pada tiga ranah utama.kontekstualisasi fikih muamalah, rasionalisasi etika ekonomi umat, dan penguatan identitas budaya berbasis bahasa lokal.Pertama, kontekstualisasi fikih muamalah memperlihatkan bagaimana hukum Islam digunakan sebagai instrumen pemberdayaan sosial-ekonomi.Dengan menerjemahkan norma fikih ke dalam bahasa dan ukuran lokal, Sholeh Darat mendemokratisasi akses umat terhadap hukum Islam sekaligus membangun etika ekonomi berbasis keadilan dan solidaritas sosial.Kedua, kritik terhadap praktik ekonomi ritualistik yang tidak produktif menunjukkan upaya rasionalisasi internal masyarakat Muslim, di mana tradisi tidak ditolak secara total, tetapi diseleksi berdasarkan kemaslahatan sosial dan daya tahan ekonomi umat.Ketiga, penggunaan bahasa Jawa dan aksara Pegon sebagai medium transmisi keilmuan berfungsi sebagai strategi kultural untuk membangun kemandirian mental dan epistemik umat di tengah hegemoni kolonial.Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi Islam Nusantara dan gerakan sosial Islam dengan menunjukkan bahwa resistensi kolonial tidak selalu termanifestasi dalam bentuk perlawanan politik terbuka.Sebaliknya, melalui reformulasi fikih, etika ekonomi, dan politik budaya, KH.Sholeh Darat menawarkan model counter-hegemony berbasis pengetahuan dan moralitas yang bekerja di tingkat akar rumput.Temuan ini memperluas pemahaman tentang peran ulama sebagai agen transformasi sosial-ekonomi yang aktif dan reflektif terhadap struktur kekuasaan Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi gerakan sosial-ekonomi oleh KH. Sholeh Darat (1820-1903), seorang ulama Jawa dan tokoh anti-kolonial, dengan menganalisis pendekatan integratifnya dalam menggabungkan teologi Islam, fikih kontekstual, dan politik budaya sebagai bentuk counter-hegemony terhadap penetrasi ekonomi dan budaya kolonial Belanda. Menggunakan pendekatan historis-filosofis kualitatif, penelitian ini menganalisis data primer dari karya-karya KH. Sholeh Darat, terutama Majmu'at al-Shari'ah al-Kafiyah li al-'Awam dan Faid al-Rahman, melalui analisis isi dan hermeneutika kritis. Temuan mengungkapkan bahwa KH. Sholeh Darat mengembangkan strategi pemberdayaan tiga lapis: (1) mengkontekstualisasikan hukum ekonomi Islam (misalnya zakat dengan ukuran lokal Jawa) agar dapat diakses dan memberdayakan masyarakat awam; (2) mengkritik praktik ekonomi yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp 1x" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" alt="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp 1x" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" alt="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-9350f.webp" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-9350f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-9350f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-9350f.webp 1x" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" alt="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52004-muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" target="_blank">From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat diarahkan pada kajian komparatif antara KH. Sholeh Darat dan ulama Nusantara lainnya, atau pada analisis resepsi pemikiran fikih dan etika ekonominya dalam tradisi pesantren dan komunitas Muslim kontemporer. Hal ini menjadi semakin urgen mengingat pesantren modern saat ini masih menghadapi tantangan dominasi keilmuan Barat yang berpotensi mengikis identitas budaya dan keilmuan lokal. Warisan intelektual Sholeh Darat tentang kontekstualisasi fikih, rasionalisasi ekonomi, dan politik bahasa dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan kurikulum pesantren yang lebih berakar pada tradisi lokal namun tetap responsif terhadap dinamika global. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih lanjut dampak langsung pemikiran Sholeh Darat terhadap praktik ekonomi masyarakat Jawa secara luas, serta menganalisis bagaimana strategi counter-hegemony yang dikembangkan Sholeh Darat dapat diterapkan atau disesuaikan dalam konteks sosial-ekonomi kontemporer..
<br>Sholeh Darat tidak hanya berperan sebagai ulama dan pendidik keagamaan, tetapi juga sebagai aktor sosial yang secara sadar merumuskan strategi counter-hegemony terhadap kolonialisme Belanda melalui pendekatan sosio-ekonomi yang terintegrasi.Dengan mengkaji karya-karya utamanya, terutama Majmu'at al-Shari'ah al-Kafiyah li al-'Awam dan Faid al-Rahman, penelitian ini menemukan bahwa pemikiran Sholeh Darat bekerja secara simultan pada tiga ranah utama.kontekstualisasi fikih muamalah, rasionalisasi etika ekonomi umat, dan penguatan identitas budaya berbasis bahasa lokal.Pertama, kontekstualisasi fikih muamalah memperlihatkan bagaimana hukum Islam digunakan sebagai instrumen pemberdayaan sosial-ekonomi.Dengan menerjemahkan norma fikih ke dalam bahasa dan ukuran lokal, Sholeh Darat mendemokratisasi akses umat terhadap hukum Islam sekaligus membangun etika ekonomi berbasis keadilan dan solidaritas sosial.Kedua, kritik terhadap praktik ekonomi ritualistik yang tidak produktif menunjukkan upaya rasionalisasi internal masyarakat Muslim, di mana tradisi tidak ditolak secara total, tetapi diseleksi berdasarkan kemaslahatan sosial dan daya tahan ekonomi umat.Ketiga, penggunaan bahasa Jawa dan aksara Pegon sebagai medium transmisi keilmuan berfungsi sebagai strategi kultural untuk membangun kemandirian mental dan epistemik umat di tengah hegemoni kolonial.Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi Islam Nusantara dan gerakan sosial Islam dengan menunjukkan bahwa resistensi kolonial tidak selalu termanifestasi dalam bentuk perlawanan politik terbuka.Sebaliknya, melalui reformulasi fikih, etika ekonomi, dan politik budaya, KH.Sholeh Darat menawarkan model counter-hegemony berbasis pengetahuan dan moralitas yang bekerja di tingkat akar rumput.Temuan ini memperluas pemahaman tentang peran ulama sebagai agen transformasi sosial-ekonomi yang aktif dan reflektif terhadap struktur kekuasaan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi gerakan sosial-ekonomi oleh KH. Sholeh Darat (1820-1903), seorang ulama Jawa dan tokoh anti-kolonial, dengan menganalisis pendekatan integratifnya dalam menggabungkan teologi Islam, fikih kontekstual, dan politik budaya sebagai bentuk counter-hegemony terhadap penetrasi ekonomi dan budaya kolonial Belanda. Menggunakan pendekatan historis-filosofis kualitatif, penelitian ini menganalisis data primer dari karya-karya KH. Sholeh Darat, terutama Majmu'at al-Shari'ah al-Kafiyah li al-'Awam dan Faid al-Rahman, melalui analisis isi dan hermeneutika kritis. Temuan mengungkapkan bahwa KH. Sholeh Darat mengembangkan strategi pemberdayaan tiga lapis: (1) mengkontekstualisasikan hukum ekonomi Islam (misalnya zakat dengan ukuran lokal Jawa) agar dapat diakses dan memberdayakan masyarakat awam; (2) mengkritik praktik ekonomi yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp" type="image/webp" length="78960" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-9350f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 28 Jun 2026 02:45:26 +0700. 12 items. Served in: 4.277 seconds [rss] -->
