<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.156-13jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.156-13jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 14 Jul 2026 11:00:43 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 11:00:43 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-14T11:00:43+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54305-rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling</link>
	<guid isPermaLink="false">7321716a2f02aefaf815498e2a4302b9</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 07:33:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ azis sahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ akhmad rifa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilham armi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas intervensi konseling berbasis agama bagi pasangan yang dikepakai melalui perjodohan, untuk mengetahui apakah pendekatan yang menekankan nilai-nilai Islam meningkatkan kesepakatan dan mengurangi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas intervensi konseling berbasis agama bagi pasangan yang dikepakai melalui perjodohan, untuk mengetahui apakah pendekatan yang menekankan nilai-nilai Islam meningkatkan kesepakatan dan mengurangi KDRT. Sebagai langkah lain, studi longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang perjodohan terhadap kesejahteraan psikologis anak setelah lima tahun, sehingga dapat disusun panduan dukungan psikososial keluarga. Penelitian kualitatif eksploratif tentang persepsi masyarakat terkait hak perempuan dalam perjodohan juga penting untuk mengidentifikasi norma budaya yang perlu diubah agar hak perempuan terjaga. Semua pendekatan ini dapat dikombinasikan dalam program interdisipliner yang melibatkan tenaga konselor, penasihat agama, C Aoempowerment, dan lembaga hukum untuk menciptakan kebijakan yang holistik dan berkelanjutan.. Perjodohan yang dilakukan tanpa persetujuan dan pengenalan dapat memicu KDRT.Dampak KDRT menimbulkan kerusakan psikologis dan sosial serta merusak hubungan rumah tangga.Konseling keluarga, khususnya melalui pendekatan psikoanalisis dan terapi perilaku, dapat memperbaiki komunikasi, mencegah terulangnya konflik, dan memulihkan keharmonisan rumah tangga Perjodohan merupakan praktik yang memiliki preAcsejarah dalam Islam dan sering dipraktikkan masyarakat untuk menikahkan anak kepada orang yang dianggap dikenal. Praktik ini dapat berujung pada dampak negatif berupa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), karena kesulitan menyesuaikan diri dengan pasangan yang belum dikenal secara pribadi. Teori konseling menjadi fokus utama dalam usaha memahami dan menanggapi masalah tersebut. Dengan memanfaatkancI pendekatan konseling, artikel ini menyelidiki hubungan antara ketidaksetujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" alt="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" alt="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" alt="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54305-rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" target="_blank">Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas intervensi konseling berbasis agama bagi pasangan yang dikepakai melalui perjodohan, untuk mengetahui apakah pendekatan yang menekankan nilai-nilai Islam meningkatkan kesepakatan dan mengurangi KDRT. Sebagai langkah lain, studi longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang perjodohan terhadap kesejahteraan psikologis anak setelah lima tahun, sehingga dapat disusun panduan dukungan psikososial keluarga. Penelitian kualitatif eksploratif tentang persepsi masyarakat terkait hak perempuan dalam perjodohan juga penting untuk mengidentifikasi norma budaya yang perlu diubah agar hak perempuan terjaga. Semua pendekatan ini dapat dikombinasikan dalam program interdisipliner yang melibatkan tenaga konselor, penasihat agama, C Aoempowerment, dan lembaga hukum untuk menciptakan kebijakan yang holistik dan berkelanjutan..
<br>Perjodohan yang dilakukan tanpa persetujuan dan pengenalan dapat memicu KDRT.Dampak KDRT menimbulkan kerusakan psikologis dan sosial serta merusak hubungan rumah tangga.Konseling keluarga, khususnya melalui pendekatan psikoanalisis dan terapi perilaku, dapat memperbaiki komunikasi, mencegah terulangnya konflik, dan memulihkan keharmonisan rumah tangga
<br>Perjodohan merupakan praktik yang memiliki preAcsejarah dalam Islam dan sering dipraktikkan masyarakat untuk menikahkan anak kepada orang yang dianggap dikenal. Praktik ini dapat berujung pada dampak negatif berupa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), karena kesulitan menyesuaikan diri dengan pasangan yang belum dikenal secara pribadi. Teori konseling menjadi fokus utama dalam usaha memahami dan menanggapi masalah tersebut. Dengan memanfaatkancI pendekatan konseling, artikel ini menyelidiki hubungan antara ketidaksetujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" type="image/webp" length="87536" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora 2021 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora 2021 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora 2021 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54287-pernikahan-perempuan-faktor-kunci-lati</link>
	<guid isPermaLink="false">b9566a4e991f71493b8dd35531387135</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 07:22:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kradenan kab ]]></category>
	<category><![CDATA[ blora luk ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas program intervensi berbasis masyarakat dalam menurunkan tingkat pernikahan dini di daerah pedesaan seperti Banjarejo, dengan mengukur perubahan perilaku dan persepsi warga setelah pelaksanaan program. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas program intervensi berbasis masyarakat dalam menurunkan tingkat pernikahan dini di daerah pedesaan seperti Banjarejo, dengan mengukur perubahan perilaku dan persepsi warga setelah pelaksanaan program. Selanjutnya, studi dapat meneliti pengaruh peningkatan tingkat pendidikan dan program retensi sekolah terhadap penundaan pernikahan pada remaja perempuan di Kabupaten Blora, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memotivasi keputusan menikah pada usia muda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak inisiatif pemberdayaan ekonomi bagi keluarga, seperti program mikrofinansial atau usaha produktif, terhadap pengurangan tekanan ekonomi yang menjadi pemicu pernikahan dini, dengan membandingkan wilayah yang menerima intervensi dan yang tidak.. Penelitian ini menemukan bahwa pernikahan dini di Kecamatan Banjarejo disebabkan oleh faktor perjodohan, pendidikan, ekonomi, pergaulan, dan kehamilan di luar nikah.Dampak pernikahan dini bagi perempuan meliputi kehilangan masa remaja, peningkatan perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, serta ketidakharmonisan keluarga.Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu mempertimbangkan semua faktor penyebab serta konsekuensi yang ditimbulkan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab pernikahan dini dan dampaknya bagi perempuan di KUA Kecamatan Banjarejo Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Masalah yang dianalisis meliputi faktor penyebab pernikahan dini serta dampaknya bagi kalangan perempuan. Berdasarkan penelitian penulis, faktor penyebab meliputi perjodohan, pendidikan, ekonomi, pergaulan, dan kehamilan di luar nikah, sedangkan dampaknya berupa kehilangan masa remaja, perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, dan ketidakharmonian keluarga. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-8d1d6.webp" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-8d1d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-8d1d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-8d1d6.webp 1x" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" alt="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp 1x" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" alt="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-7a894.webp" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-7a894.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-7a894.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-7a894.webp 1x" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" alt="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54287-pernikahan-perempuan-faktor-kunci-lati" title="JURIS - Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021" target="_blank">Penyebab Pernikahan Dini Dan Dampaknya Bagi Kalangan Perempuan (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Banjarejo) Kabupaten Blora 2021</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas program intervensi berbasis masyarakat dalam menurunkan tingkat pernikahan dini di daerah pedesaan seperti Banjarejo, dengan mengukur perubahan perilaku dan persepsi warga setelah pelaksanaan program. Selanjutnya, studi dapat meneliti pengaruh peningkatan tingkat pendidikan dan program retensi sekolah terhadap penundaan pernikahan pada remaja perempuan di Kabupaten Blora, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memotivasi keputusan menikah pada usia muda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak inisiatif pemberdayaan ekonomi bagi keluarga, seperti program mikrofinansial atau usaha produktif, terhadap pengurangan tekanan ekonomi yang menjadi pemicu pernikahan dini, dengan membandingkan wilayah yang menerima intervensi dan yang tidak..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa pernikahan dini di Kecamatan Banjarejo disebabkan oleh faktor perjodohan, pendidikan, ekonomi, pergaulan, dan kehamilan di luar nikah.Dampak pernikahan dini bagi perempuan meliputi kehilangan masa remaja, peningkatan perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, serta ketidakharmonisan keluarga.Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu mempertimbangkan semua faktor penyebab serta konsekuensi yang ditimbulkan
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab pernikahan dini dan dampaknya bagi perempuan di KUA Kecamatan Banjarejo Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Masalah yang dianalisis meliputi faktor penyebab pernikahan dini serta dampaknya bagi kalangan perempuan. Berdasarkan penelitian penulis, faktor penyebab meliputi perjodohan, pendidikan, ekonomi, pergaulan, dan kehamilan di luar nikah, sedangkan dampaknya berupa kehilangan masa remaja, perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, dan ketidakharmonian keluarga.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp" type="image/webp" length="74908" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-8d1d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-9b31d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/pernikahan-perempuan-faktor-kunci-penyebab-bagi-st-thumb-7a894.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL QURAoAN Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS Al AAorAf 7 204 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL QURAoAN Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS Al AAorAf 7 204 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL QURAoAN Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS Al AAorAf 7 204 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54306-saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-trad</link>
	<guid isPermaLink="false">4c9eaf0a7cd6119c5c8cec403cafd731</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 06:31:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ azis sahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ akhmad rifa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilham armi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Apakah persepsi masyarakat beragam kelompok umur terhadap praktik saweranurlar? 2. Bagaimana pengaruh saweran terhadap kedalaman penghayatan spiritual qAriAo? 3. Bisa tidak disusun strategi komunitas religius dewasa untuk mengganti saweran dengan bentuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204: 1. Apakah persepsi masyarakat beragam kelompok umur terhadap praktik saweranurlar? 2. Bagaimana pengaruh saweran terhadap kedalaman penghayatan spiritual qAriAo? 3. Bisa tidak disusun strategi komunitas religius dewasa untuk mengganti saweran dengan bentuk penghormatan lain yang menekankan nilai kesabaran dan kehatiActenangan?. Metode Tafsir MaqAid yang digagas oleh Abdul Mustaqim merupakan salah satu pendekatan kontemporer dalam dunia kemaslahatanUeU.204 secara Tafsir MaqAid menolak saweran uang terhadap qAriAo alAcQurAoAn, dan menekankan pentingnya memuliakan kitab sucioEO dan pembacanya dengan cara yang baik dan sopan.Tradisi saweran qAriAo alAcQurAoAn berpotensi merendahkan alAcQurAoAn, menistakan keagungan, dan memicu flexing serta tindakan kekerasan seksual Artikel ini mengkaji tentang tradisi saweran uang terhadap qAriAo alAcQurAoAn dengan menggunakan pendekatan Tafsir MaqAid yang digagas oleh Abdul Mustaqim. Tradisi saweran terhadap qAriAo alAcQurAoAn biasanya dilakukan dengan cara dilempari, bahkan diselipkan dengan uang kepada pakaian seorang qAriAo yang sedang melantunkan ayat suci alAcQurAoAn oleh penonton atau jamaAoah. Hal ini banyak ditemukan dalam suatu acara peringatan hari besar Islam. Dalam QS. alAcA'rAf [7]: Battalion. . . . Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-df0a9.webp" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-df0a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-df0a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-df0a9.webp 1x" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" alt="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp 1x" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" alt="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp 1x" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" alt="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54306-saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-trad" title="JURIS - TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204" target="_blank">TRADISI SAWERAN TERHADAP QARIAo AL-QURAoAN: Studi Analisis Tafsir MaqAid Pada QS. Al-AAorAf [7]: 204</a>: 1. Apakah persepsi masyarakat beragam kelompok umur terhadap praktik saweranurlar? 2. Bagaimana pengaruh saweran terhadap kedalaman penghayatan spiritual qAriAo? 3. Bisa tidak disusun strategi komunitas religius dewasa untuk mengganti saweran dengan bentuk penghormatan lain yang menekankan nilai kesabaran dan kehatiActenangan?.
<br>Metode Tafsir MaqAid yang digagas oleh Abdul Mustaqim merupakan salah satu pendekatan kontemporer dalam dunia kemaslahatanUeU.204 secara Tafsir MaqAid menolak saweran uang terhadap qAriAo alAcQurAoAn, dan menekankan pentingnya memuliakan kitab sucioEO dan pembacanya dengan cara yang baik dan sopan.Tradisi saweran qAriAo alAcQurAoAn berpotensi merendahkan alAcQurAoAn, menistakan keagungan, dan memicu flexing serta tindakan kekerasan seksual
<br>Artikel ini mengkaji tentang tradisi saweran uang terhadap qAriAo alAcQurAoAn dengan menggunakan pendekatan Tafsir MaqAid yang digagas oleh Abdul Mustaqim. Tradisi saweran terhadap qAriAo alAcQurAoAn biasanya dilakukan dengan cara dilempari, bahkan diselipkan dengan uang kepada pakaian seorang qAriAo yang sedang melantunkan ayat suci alAcQurAoAn oleh penonton atau jamaAoah. Hal ini banyak ditemukan dalam suatu acara peringatan hari besar Islam. Dalam QS. alAcA'rAf [7]: Battalion. . . .
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp" type="image/webp" length="77380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-df0a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-1dcc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/saweran-penafsiran-tafsir-maqaid-tradisi-uang-qri-thumb-b3999.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54291-hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian</link>
	<guid isPermaLink="false">bd0f33608a959e52394ff3e16d3c6858</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 06:11:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kradenan kab ]]></category>
	<category><![CDATA[ blora luk ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang lebih dinamis dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang lebih dinamis dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari model pembelajaran ini terhadap prestasi akademik dan perilaku siswa. 3. Meneliti efektivitas model ini dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan berbagai latar belakang dan kemampuan belajar yang berbeda.. Dari hasil penelitian melalui berbagai metode dan pengamatan mulai dari siswa, guru dan pimpinan sekolah dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang diterjemahkan menjadi sebuah produk berupa buku pegangan guru terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora.Kurangnya motivasi belajar matematika pada siswa, salah satunya dipengaruhi oleh model pembelajaran yang monoton.Lewat pegembangan yang dilakukan oleh peneliti dan produk yang telah dibuat terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa Motivasi belajar sangatlah penting bagi siswa, tidak terkecuali dalam mata pelajaran matematika. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi akan berimplikasi pada hasil belajar yang baik dan memuaskan. Salah satu model pembelajaran yang dinilai paling efektif untuk mendorong siswa agar lebih semangat belajar adalah berupa reward dan punishment. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini yakni: 1) Bagaimana pengembangan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora? 2) Bagaimana hipotetis model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment. 3) Bagaimana model teruji pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment. Tujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" alt="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" alt="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" alt="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54291-hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" target="_blank">Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang lebih dinamis dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari model pembelajaran ini terhadap prestasi akademik dan perilaku siswa. 3. Meneliti efektivitas model ini dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan berbagai latar belakang dan kemampuan belajar yang berbeda..
<br>Dari hasil penelitian melalui berbagai metode dan pengamatan mulai dari siswa, guru dan pimpinan sekolah dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang diterjemahkan menjadi sebuah produk berupa buku pegangan guru terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora.Kurangnya motivasi belajar matematika pada siswa, salah satunya dipengaruhi oleh model pembelajaran yang monoton.Lewat pegembangan yang dilakukan oleh peneliti dan produk yang telah dibuat terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa
<br>Motivasi belajar sangatlah penting bagi siswa, tidak terkecuali dalam mata pelajaran matematika. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi akan berimplikasi pada hasil belajar yang baik dan memuaskan. Salah satu model pembelajaran yang dinilai paling efektif untuk mendorong siswa agar lebih semangat belajar adalah berupa reward dan punishment. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini yakni: 1) Bagaimana pengembangan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora? 2) Bagaimana hipotetis model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment. 3) Bagaimana model teruji pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment. Tujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" type="image/webp" length="68240" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54297-rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pema</link>
	<guid isPermaLink="false">280562f45c66b748c1d5dc8520efc3c1</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 06:11:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesimpulan bahwa cicak yang dimaksud dalam hadis Nabi Saw bukanlah cicak yang kita temui saat ini, melainkan cicak jenis purba atau tokek besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa cicak tersebut dapat menimbulkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesimpulan bahwa cicak yang dimaksud dalam hadis Nabi Saw bukanlah cicak yang kita temui saat ini, melainkan cicak jenis purba atau tokek besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa cicak tersebut dapat menimbulkan penyakit berbahaya bagi manusia, baik di masa lalu maupun sekarang. Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang jenis-jenis cicak dan tokek, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkannya terhadap kesehatan manusia. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan memahami lebih lanjut tentang parasit yang terdapat pada cicak dan tokek, serta cara-cara pencegahan dan penanganan penyakit yang mungkin timbul akibatnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami hadis dan relevansinya dengan kehidupan modern.. Akan tetapi cicak atau wazagh yang dimaksud dalam redaksi hadis tersebut merupakan jenis tokek besar.Adapun latar belakang diriwayatkannya hadis tersebut karena wazagh disini menyebabkan banyak madharat bagi kehidupan manusia pada zaman Nabi Saw.salah satunya yaitu dapat menyebabkan penyakit kusta pada zaman itu.Jika dikorelasikan pada zaman sekarang cicak berjenis tokek besar tersebut mengandung parasit yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.Hal ini membuktikan bahwa ketika Nabi Saw menganjurkan untuk melakukan sesuatu tidak sewenang-wenang, artinya terdapat tujuan atau maksud tertentu yang dapat menjauhkan umat manusia dari bahaya Rasulullah Saw merupakan seorang nabi dan rasul yang patut dijadikan suri teladan oleh manusia atas perilakunya. Rasulullah Saw mempunyai pribadi yang sangat terpuji, salah satunya dikarenakan beliau memiliki sifat penyayang kepada semua makhluk Allah Swt termasuk kepada binatang. Akan tetapi ada sebuah hadis yang berisi anjuran untuk membunuh binatang yaitu cicak. Cicak dikatakan sebagai hewan fuwaisiq dan dianjurkan untuk membunuhnya bahkan mendapatkan pahala jika membunuhnya dengan satu, dua, hingga tiga kali pukulan. Sebagaimana dalam riwayat Muslim, Abu Dawud dan Ahmad. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna yang terkandung pada hadis anjuran membunuh cicak. Hadis anjuran membunuh cicak merupakan salah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" alt="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" alt="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" alt="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54297-rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pema" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" target="_blank">Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesimpulan bahwa cicak yang dimaksud dalam hadis Nabi Saw bukanlah cicak yang kita temui saat ini, melainkan cicak jenis purba atau tokek besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa cicak tersebut dapat menimbulkan penyakit berbahaya bagi manusia, baik di masa lalu maupun sekarang. Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang jenis-jenis cicak dan tokek, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkannya terhadap kesehatan manusia. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan memahami lebih lanjut tentang parasit yang terdapat pada cicak dan tokek, serta cara-cara pencegahan dan penanganan penyakit yang mungkin timbul akibatnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami hadis dan relevansinya dengan kehidupan modern..
<br>Akan tetapi cicak atau wazagh yang dimaksud dalam redaksi hadis tersebut merupakan jenis tokek besar.Adapun latar belakang diriwayatkannya hadis tersebut karena wazagh disini menyebabkan banyak madharat bagi kehidupan manusia pada zaman Nabi Saw.salah satunya yaitu dapat menyebabkan penyakit kusta pada zaman itu.Jika dikorelasikan pada zaman sekarang cicak berjenis tokek besar tersebut mengandung parasit yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.Hal ini membuktikan bahwa ketika Nabi Saw menganjurkan untuk melakukan sesuatu tidak sewenang-wenang, artinya terdapat tujuan atau maksud tertentu yang dapat menjauhkan umat manusia dari bahaya
<br>Rasulullah Saw merupakan seorang nabi dan rasul yang patut dijadikan suri teladan oleh manusia atas perilakunya. Rasulullah Saw mempunyai pribadi yang sangat terpuji, salah satunya dikarenakan beliau memiliki sifat penyayang kepada semua makhluk Allah Swt termasuk kepada binatang. Akan tetapi ada sebuah hadis yang berisi anjuran untuk membunuh binatang yaitu cicak. Cicak dikatakan sebagai hewan fuwaisiq dan dianjurkan untuk membunuhnya bahkan mendapatkan pahala jika membunuhnya dengan satu, dua, hingga tiga kali pukulan. Sebagaimana dalam riwayat Muslim, Abu Dawud dan Ahmad. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna yang terkandung pada hadis anjuran membunuh cicak. Hadis anjuran membunuh cicak merupakan salah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" type="image/webp" length="63932" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model PCM Pada Konten Kuantitas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model PCM Pada Konten Kuantitas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model PCM Pada Konten Kuantitas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54300-konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid</link>
	<guid isPermaLink="false">4132324e9a51d73106aaeeade4eb3b4f</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 06:08:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kradenan kab ]]></category>
	<category><![CDATA[ blora luk ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana model penskoran parcial credit model (PCM) berpengaruh terhadap pengukuran kemampuan literasi matematika pada konten lain seperti geometri atau statistik di tingkat SMP? Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas: Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana model penskoran parcial credit model (PCM) berpengaruh terhadap pengukuran kemampuan literasi matematika pada konten lain seperti geometri atau statistik di tingkat SMP? Kedua, apakah penggunaan PCM menghasilkan tingkat keandalan dan validitas yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan penilaian tradisional berbasis skor biner pada tes literasi matematika? Ketiga, sejauh mana kemampuan literasi matematika yang diukur dengan PCM berhubungan dengan kemampuan siswa dalam menerapkan 4Cs (berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas) dalam situasi problem solving dunia nyata. Ketiga pertanyaan penelitian ini dapat dijawab melalui desain survei kuantitatif dengan sampel yang lebih besar dan variasi konten, serta analisis statistik yang melibatkan teknik IRT dan korelasi multivariat, sehingga memberikan gambaran lebih komprehensif tentang keefektifan PCM dalam konteks pendidikan matematika. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan literasi matematika siswa selama beberapa tahun ajaran dapat mengungkap dinamika perubahan kemampuan serta faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan skor PCM, sehingga memberikan dasar kebijakan bagi guru dan pembuat kurikulum.. Hasil penelitian ini mneunjukkan bahwa pengukuran kemampuan literasi berdasarkan tiga aspek yang dilakukan dengan tes kemampuan literasi SMP kelas 7th di SMP Negeri 1 Tempel yaitu merumuskan, menggunakan serta menafsirkan.Instrumen kemampuan literasi matematika dikatakan valid dan reliable untuk digunakan dalam mengestiasi kemampuan literasi mateamtikas siswa SMP kelas 7th.Analisis kemampuan literasi mateamtika siswa SMP Negeri 1 Tempel kelas 7th pada konten kuantitas terletak pada rentang -1,77 sampai 0 Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan literasi matematika siswa di SMP N 1 Tempel. Penelitian ini menggunakan metode desain survey kuantitaif. Populasi dari semua siswa kelas 7th SMP N 1 tempel dengan pengambilan sampel secara acak yang terdiri dari 63 siswa dengan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan tes yang terdiri dari 10 butir soal tentang literasi matematika pada konten kuantitas. Model penskoran yang digunakan dalam penelitian ini adalah parcial kredit model (PCM) dengan 3 kategori yaitu 0,1,2. Analisis data yang digunakan antara lain validitas kontruk, validitas conten, tingkat kesulitan,reliabilitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp 1x" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" alt="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp 1x" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" alt="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp 1x" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" alt="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54300-konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" target="_blank">Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas</a>: Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana model penskoran parcial credit model (PCM) berpengaruh terhadap pengukuran kemampuan literasi matematika pada konten lain seperti geometri atau statistik di tingkat SMP? Kedua, apakah penggunaan PCM menghasilkan tingkat keandalan dan validitas yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan penilaian tradisional berbasis skor biner pada tes literasi matematika? Ketiga, sejauh mana kemampuan literasi matematika yang diukur dengan PCM berhubungan dengan kemampuan siswa dalam menerapkan 4Cs (berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas) dalam situasi problem solving dunia nyata. Ketiga pertanyaan penelitian ini dapat dijawab melalui desain survei kuantitatif dengan sampel yang lebih besar dan variasi konten, serta analisis statistik yang melibatkan teknik IRT dan korelasi multivariat, sehingga memberikan gambaran lebih komprehensif tentang keefektifan PCM dalam konteks pendidikan matematika. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan literasi matematika siswa selama beberapa tahun ajaran dapat mengungkap dinamika perubahan kemampuan serta faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan skor PCM, sehingga memberikan dasar kebijakan bagi guru dan pembuat kurikulum..
<br>Hasil penelitian ini mneunjukkan bahwa pengukuran kemampuan literasi berdasarkan tiga aspek yang dilakukan dengan tes kemampuan literasi SMP kelas 7th di SMP Negeri 1 Tempel yaitu merumuskan, menggunakan serta menafsirkan.Instrumen kemampuan literasi matematika dikatakan valid dan reliable untuk digunakan dalam mengestiasi kemampuan literasi mateamtikas siswa SMP kelas 7th.Analisis kemampuan literasi mateamtika siswa SMP Negeri 1 Tempel kelas 7th pada konten kuantitas terletak pada rentang -1,77 sampai  0
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan literasi matematika siswa di SMP N 1 Tempel. Penelitian ini menggunakan metode desain survey kuantitaif. Populasi dari semua siswa kelas 7th SMP N 1 tempel dengan pengambilan sampel secara acak yang terdiri dari 63 siswa dengan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan tes yang terdiri dari 10 butir soal tentang literasi matematika pada konten kuantitas. Model penskoran yang digunakan dalam penelitian ini adalah parcial kredit model (PCM) dengan 3 kategori yaitu 0,1,2. Analisis data yang digunakan antara lain validitas kontruk, validitas conten, tingkat kesulitan,reliabilitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" type="image/webp" length="64076" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV Indonesia 100 Publishing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV Indonesia 100 Publishing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV Indonesia 100 Publishing ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54299-motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawa</link>
	<guid isPermaLink="false">e981021c8edbd5675017b14717a70531</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 06:06:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kradenan kab ]]></category>
	<category><![CDATA[ blora luk ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana kepemimpinan islami dapat diterapkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana kepemimpinan islami dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan karyawan, seperti cara berteman di perusahaan, berkehidupan sesuai syariah Islam, dan berkehidupan bernegara. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana kepemimpinan islami dapat mempengaruhi motivasi kerja dan kinerja karyawan secara spesifik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih mendalam dalam memahami hubungan antara kepemimpinan islami, motivasi kerja, dan kinerja karyawan.. Berdasarkan hasil penelitian tentang Analisis motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan pada CV.Disimpulkan Bahwa Motivasi dimulai dengan anda sebagai seorang manajer.Apakah anda melihat peran anda sebagai mengambil gaya manajemen yang memuaskan untuk semua kebutuhan karyawan dan sekaligus sasaran perubahan.Implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan merupakan pelaksanaan dalam bentuk kegiatanya.Selama proses pelaksanaan seorang manajer mempunyai tugas penting untuk menggerakkan para karyawanya.Pada tahap pelaksanaan manajer mengamati dan memonitor kinerja karyawan, memuji kemajuan dan mengarahkan ulang apabila diperlukan.Sasaran kinerja karyawan merupakan suatu pernyataan spesifik yang menjelaskan hasil yang harus dicapai, kapan dan oleh siapa sasaran yang ingin dicapai tersebut diselesaikan.Untuk standar kinerja menjelaskan apa yang diharapkan manajer dari pekerja sehingga harus dipahami para karyawan.Standar kinerja merupakan tolak ukur terhadap mana kinerja diukur agar efektif Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing. Tujuan penelitian ini adalah, Pertama untuk mengetahui motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. Kedua, untuk mengetahui kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Ketiga, untuk mengetahui Motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dengan hasil penelitian Motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan jika didukung oleh beberapa kondisi: Pertama, Memahami proses dasar motivasi, model kebutuhan, sasaran tindakan serta pengaruh pengalaman dan harapan. Kedua, Mengetahui faktor-faktor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" alt="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" alt="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" alt="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54299-motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawa" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" target="_blank">Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana kepemimpinan islami dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan karyawan, seperti cara berteman di perusahaan, berkehidupan sesuai syariah Islam, dan berkehidupan bernegara. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana kepemimpinan islami dapat mempengaruhi motivasi kerja dan kinerja karyawan secara spesifik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih mendalam dalam memahami hubungan antara kepemimpinan islami, motivasi kerja, dan kinerja karyawan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang Analisis motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan pada CV.Disimpulkan Bahwa Motivasi dimulai dengan anda sebagai seorang manajer.Apakah anda melihat peran anda sebagai mengambil gaya manajemen yang memuaskan untuk semua kebutuhan karyawan dan sekaligus sasaran perubahan.Implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan merupakan pelaksanaan dalam bentuk kegiatanya.Selama proses pelaksanaan seorang manajer mempunyai tugas penting untuk menggerakkan para karyawanya.Pada tahap pelaksanaan manajer mengamati dan memonitor kinerja karyawan, memuji kemajuan dan mengarahkan ulang apabila diperlukan.Sasaran kinerja karyawan merupakan suatu pernyataan spesifik yang menjelaskan hasil yang harus dicapai, kapan dan oleh siapa sasaran yang ingin dicapai tersebut diselesaikan.Untuk standar kinerja menjelaskan apa yang diharapkan manajer dari pekerja sehingga harus dipahami para karyawan.Standar kinerja merupakan tolak ukur terhadap mana kinerja diukur agar efektif
<br>Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing. Tujuan penelitian ini adalah, Pertama untuk mengetahui motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. Kedua, untuk mengetahui kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Ketiga, untuk mengetahui Motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dengan hasil penelitian Motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan jika didukung oleh beberapa kondisi: Pertama, Memahami proses dasar motivasi, model kebutuhan, sasaran tindakan serta pengaruh pengalaman dan harapan. Kedua, Mengetahui faktor-faktor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" type="image/webp" length="86104" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54302-akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip</link>
	<guid isPermaLink="false">73b3c92a5ce4c853fcfdedd155031a46</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 05:24:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ azis sahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ akhmad rifa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilham armi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memajukan penelitian interdisipliner dalam studi Islam, diperlukan kolaborasi yang efektif antara para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian interdisipliner dapat menjadi bagian penting dari upaya ilmiah untuk memahami, menjelaskan, dan menemukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam: Untuk memajukan penelitian interdisipliner dalam studi Islam, diperlukan kolaborasi yang efektif antara para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian interdisipliner dapat menjadi bagian penting dari upaya ilmiah untuk memahami, menjelaskan, dan menemukan solusi terhadap permasalahan yang kompleks dan multidimensional. Penting untuk menjaga konsistensi dengan prinsip-prinsip Islam dan memahami agama dari berbagai sudut pandang. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengatasi hambatan kognitif dan intelektualisme yang muncul dalam penelitian interdisipliner. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metodologi yang tepat untuk menggabungkan berbagai perspektif keilmuan dalam studi Islam. Dengan demikian, studi Islam dapat memberikan kontribusi wacana dalam memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat secara praktis. Selain itu, penelitian interdisipliner juga dapat membantu dalam memahami dan menanggapi tantangan zaman, terutama dalam menghadapi kompleksitas masalah kontemporer.. Mengingat kompleksitas masalah dan tantangan modern, pendekatan interdisipliner dalam studi Islam menjadi semakin relevan.Penelitian ini mengamati bahwa penelitian interdisipliner telah berkembang di Barat dan di dunia Muslim, terutama di Indonesia.Sebagai contoh, studi keislaman di Indonesia semakin mengeksplorasi berbagai masalah sosial kemasyarakatan dengan menggunakan metode ilmu sosial.Agar tetap konsisten dengan prinsip-prinsip Islam dan tidak melenceng ke arah yang tidak sesuai, penelitian interdisipliner dalam konteks studi Islam membutuhkan pendekatan yang hati-hati.Untuk menangani tantangan zaman, penting untuk memahami bahwa Islam sebagai agama yang inklusif dan komprehensif harus dipelajari dari berbagai sudut pandang, meskipun ada pro dan kontra terhadap pendekatan ini.Tetapi kemajuan penelitian interdisipliner dapat terhambat oleh tantangan kognitif dan intelektualisme.Tantangan kognitif termasuk kesulitan untuk memahami dan mengintegrasikan berbagai perspektif, sedangkan tantangan intelektualisme berupa ideologi termasuk perbedaan metodologi dan perbedaan pendapat antarpeneliti.Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan peningkatan kesadaran akan pentingnya kerja sama antara peneliti dari berbagai disiplin ilmu.Selain itu, diperlukan perubahan pada struktur akademis yang mendukung pendekatan interdisipliner.Penelitian interdisipliner dalam studi Islam diharapkan akan sangat bermanfaat untuk memahami Islam secara menyeluruh dan relevan dengan dinamika masyarakat modern Penelitian interdisipliner menjadi fokus utama dalam ilmu pengetahuan dan kebijakan akademik. Dalam Studi Islam telah mengadopsi pendekatan ini, terutama dalam menangani masalah sosial seperti gender, lingkungan, dan kemajemukan. Meskipun kontroversial, penelitian interdisipliner di studi Islam dianggap penting untuk memahami kompleksitas kehidupan dan menyelesaikan masalah zaman ini. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang mendeskripsikan dinamika pendekatan interdisipliner dalam studi Islam, termasuk hambatan dan proyeksinya.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp 1x" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" alt="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp 1x" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" alt="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp 1x" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" alt="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54302-akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" target="_blank">DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam</a>: Untuk memajukan penelitian interdisipliner dalam studi Islam, diperlukan kolaborasi yang efektif antara para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian interdisipliner dapat menjadi bagian penting dari upaya ilmiah untuk memahami, menjelaskan, dan menemukan solusi terhadap permasalahan yang kompleks dan multidimensional. Penting untuk menjaga konsistensi dengan prinsip-prinsip Islam dan memahami agama dari berbagai sudut pandang. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengatasi hambatan kognitif dan intelektualisme yang muncul dalam penelitian interdisipliner. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metodologi yang tepat untuk menggabungkan berbagai perspektif keilmuan dalam studi Islam. Dengan demikian, studi Islam dapat memberikan kontribusi wacana dalam memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat secara praktis. Selain itu, penelitian interdisipliner juga dapat membantu dalam memahami dan menanggapi tantangan zaman, terutama dalam menghadapi kompleksitas masalah kontemporer..
<br>Mengingat kompleksitas masalah dan tantangan modern, pendekatan interdisipliner dalam studi Islam menjadi semakin relevan.Penelitian ini mengamati bahwa penelitian interdisipliner telah berkembang di Barat dan di dunia Muslim, terutama di Indonesia.Sebagai contoh, studi keislaman di Indonesia semakin mengeksplorasi berbagai masalah sosial kemasyarakatan dengan menggunakan metode ilmu sosial.Agar tetap konsisten dengan prinsip-prinsip Islam dan tidak melenceng ke arah yang tidak sesuai, penelitian interdisipliner dalam konteks studi Islam membutuhkan pendekatan yang hati-hati.Untuk menangani tantangan zaman, penting untuk memahami bahwa Islam sebagai agama yang inklusif dan komprehensif harus dipelajari dari berbagai sudut pandang, meskipun ada pro dan kontra terhadap pendekatan ini.Tetapi kemajuan penelitian interdisipliner dapat terhambat oleh tantangan kognitif dan intelektualisme.Tantangan kognitif termasuk kesulitan untuk memahami dan mengintegrasikan berbagai perspektif, sedangkan tantangan intelektualisme berupa ideologi termasuk perbedaan metodologi dan perbedaan pendapat antarpeneliti.Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan peningkatan kesadaran akan pentingnya kerja sama antara peneliti dari berbagai disiplin ilmu.Selain itu, diperlukan perubahan pada struktur akademis yang mendukung pendekatan interdisipliner.Penelitian interdisipliner dalam studi Islam diharapkan akan sangat bermanfaat untuk memahami Islam secara menyeluruh dan relevan dengan dinamika masyarakat modern
<br>Penelitian interdisipliner menjadi fokus utama dalam ilmu pengetahuan dan kebijakan akademik. Dalam Studi Islam telah mengadopsi pendekatan ini, terutama dalam menangani masalah sosial seperti gender, lingkungan, dan kemajemukan. Meskipun kontroversial, penelitian interdisipliner di studi Islam dianggap penting untuk memahami kompleksitas kehidupan dan menyelesaikan masalah zaman ini. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang mendeskripsikan dinamika pendekatan interdisipliner dalam studi Islam, termasuk hambatan dan proyeksinya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" type="image/webp" length="63702" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ SHARIA COMPLIANCE Analytical Study of Mudharabah Agreements in BMT UM Sarolangun District ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ SHARIA COMPLIANCE Analytical Study of Mudharabah Agreements in BMT UM Sarolangun District ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ SHARIA COMPLIANCE Analytical Study of Mudharabah Agreements in BMT UM Sarolangun District ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54307-hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k</link>
	<guid isPermaLink="false">7b5fa125652b1a4997f89f3c80a14d2e</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 05:15:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ azis sahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ akhmad rifa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilham armi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan nasabah memengaruhi pemahaman mereka terhadap kontrak mudharabah di BMT, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan program edukasi yang tepat. Selanjutnya, diperlukan perbandingan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah Agreements in BMT UM Sarolangun District: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan nasabah memengaruhi pemahaman mereka terhadap kontrak mudharabah di BMT, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan program edukasi yang tepat. Selanjutnya, diperlukan perbandingan metodologi penilaian kepatuhan syariah antar BMT yang berbeda untuk mengembangkan kerangka kerja standar yang dapat diterapkan secara luas dalam evaluasi kepatuhan. Terakhir, evaluasi praktik manajemen risiko pada BMT, khususnya terkait pembiayaan mudharabah bagi UMKM, dapat memberikan insight tentang efektivitas mekanisme mitigasi risiko dan kontribusinya terhadap keberlanjutan institusi keuangan syariah.. Implementasi produk akad Mudharabah di BMT UM Sarolangun sesuai standar sharia compliance berdasarkan analisis KHES pasal 248 dan opini Dewan Pengawas Syariah.Distribusi hasil juga sejalan dengan ketentuan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, khususnya pasal 236 tentang persentase pembagian hasil usaha.Risiko kerugian ditanggung mudharib, sehingga BMT UM Sarolangun tetap memenuhi prinsip sharia compliance sebagaimana dijelaskan dalam pasal 249 Penelitian ini membahas tentang kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah (sharia complience) yang merupakan syarat mutlak yang harus dilaksanakan oleh lembaga keuangan yang menerapkan prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan produk akad Mudharabah pada BMT UM Kabupaten Sarolangun dikatakan telah sesuai dengan standar kepatuhan syariah, mengingat hasil analisis mengenai pelaksanaan pada BMT UM Kabupaten Sarolangun dalam KHES pasal 248 tentang akad. pelaksanaannya dan dikuatkan dengan pendapat dewan pengawas syariah bahwa penerapan dalam akad Mudharabah di BMT UM Kabupaten Sarolangun sudah sesuai dengan kepatuhan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp 1x" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" alt="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp 1x" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" alt="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp 1x" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" alt="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54307-hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" target="_blank">SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan nasabah memengaruhi pemahaman mereka terhadap kontrak mudharabah di BMT, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan program edukasi yang tepat. Selanjutnya, diperlukan perbandingan metodologi penilaian kepatuhan syariah antar BMT yang berbeda untuk mengembangkan kerangka kerja standar yang dapat diterapkan secara luas dalam evaluasi kepatuhan. Terakhir, evaluasi praktik manajemen risiko pada BMT, khususnya terkait pembiayaan mudharabah bagi UMKM, dapat memberikan insight tentang efektivitas mekanisme mitigasi risiko dan kontribusinya terhadap keberlanjutan institusi keuangan syariah..
<br>Implementasi produk akad Mudharabah di BMT UM Sarolangun sesuai standar sharia compliance berdasarkan analisis KHES pasal 248 dan opini Dewan Pengawas Syariah.Distribusi hasil juga sejalan dengan ketentuan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, khususnya pasal 236 tentang persentase pembagian hasil usaha.Risiko kerugian ditanggung mudharib, sehingga BMT UM Sarolangun tetap memenuhi prinsip sharia compliance sebagaimana dijelaskan dalam pasal 249
<br>Penelitian ini membahas tentang kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah (sharia complience) yang merupakan syarat mutlak yang harus dilaksanakan oleh lembaga keuangan yang menerapkan prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan produk akad Mudharabah pada BMT UM Kabupaten Sarolangun dikatakan telah sesuai dengan standar kepatuhan syariah, mengingat hasil analisis mengenai pelaksanaan pada BMT UM Kabupaten Sarolangun dalam KHES pasal 248 tentang akad. pelaksanaannya dan dikuatkan dengan pendapat dewan pengawas syariah bahwa penerapan dalam akad Mudharabah di BMT UM Kabupaten Sarolangun sudah sesuai dengan kepatuhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" type="image/webp" length="76690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54293-data-instrumen-uji-validitas-p</link>
	<guid isPermaLink="false">660045102e581970d9ed2bbdcc185f3d</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 05:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan studi longitudinal yang melacak perubahan validitas dan reliabilitas instrumen seiring waktu, sehingga dapat diketahui apakah konstr  tetap konsisten ketika digunakan dalam konteks pembelajaran yang berbeda. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus: Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan studi longitudinal yang melacak perubahan validitas dan reliabilitas instrumen seiring waktu, sehingga dapat diketahui apakah konstr tetap konsisten ketika digunakan dalam konteks pembelajaran yang berbeda. Penelitian lain dapat memanfaatkan instrumen ini pada tingkat sekolah menengah pertama atau pada program non-IPA untuk mengevaluiscipersistent dan memeriksa apakah parameter model politomus tetap berlaku pada populasi yang lebih heterogen. Selanjutnya, penelitian komparatif antara instrumen penskoran politomus dengan metode penilaian konvensional dapat menilai keunggulan dan keterbatasan masing-masing dalam mendeteksi kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, studi kuasi-eksperimen dapat diimplementasikan untuk menguji efektivitas penggunaan instrumen ini dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Uji validitas konstruk melalui teknik bifactor atau IRT extended dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang struktur dimensi yang terlibat. Penelitian meta-analisis pada data instrumen serupa dapat mengidentifikasi faktor pengaruh variabel kontekstual. Terakhir, pengembangan aplikasi berbasis web dapat memfasilitasi penerapan instrumen secara realitas dan menyediakan feedback real-time kepada guru. Penelitian ini akan memperkuat bukti empiris dan memfasilitasi penerapan praktis di sekolah. Pengumpulan data melalui platform online dapat memperleluan sampling luas dan mengurangi bias. Ke drauyen pelatihan guru terkait interpretasi skor politomus juga perlu diteliti agar implementasi instrumen menjadi lebih efektif.. Penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian matematika berbasis problem solving dengan penskoran politomus valid dan reliabel, sesuai evaluasi expert judgement dan asumsi IRT.Instrumen ini secara klasik memiliki Alpha Cronbach 0,82 dan secara modern menunjukkan informasi reliabel pada kisaran -1,8 hingga 1,8.Oleh karena itu, instrumen tersebut dapat diterapkan untuk menggali tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA kelas XI IPA Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen penilaian berbasis penskoran politomus pada pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengungkapkan validitas isi, validitas empiris, dan reliabilitas instrumen penilaian berbasis penskoran politomus yang telah disusun sebelumnya. Instrumen yang telah dikembangkan berupa instrumen tes uraian. Analisis validitas isi dari instrumen tes dianalisis dengan menggunakan CVI (Content Validity Index) oleh Aiken. Validitas empiris reliabilitas instrumen tes diestimasi dengan IRT (Historical Item Theory). Reliabilitas instrumen tes dilihat dari klasik menggunakan Alpha Cronbach dan secara moderndiscard menggunakan fungsi informasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Instrumen penilaian terbukti valid dengan koefisien V Aiken 0,86 dengan grafik ICC yang Excellent. (2) Instrumen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-e0eb9.webp" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-e0eb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-e0eb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-e0eb9.webp 1x" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" alt="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp 1x" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" alt="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp 1x" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" alt="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54293-data-instrumen-uji-validitas-p" title="JURIS - Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus" target="_blank">Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan  Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus</a>: Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan studi longitudinal yang melacak perubahan validitas dan reliabilitas instrumen seiring waktu, sehingga dapat diketahui apakah konstr  tetap konsisten ketika digunakan dalam konteks pembelajaran yang berbeda. Penelitian lain dapat memanfaatkan instrumen ini pada tingkat sekolah menengah pertama atau pada program non-IPA untuk mengevaluiscipersistent dan memeriksa apakah parameter model politomus tetap berlaku pada populasi yang lebih heterogen. Selanjutnya, penelitian komparatif antara instrumen penskoran politomus dengan metode penilaian konvensional dapat menilai keunggulan dan keterbatasan masing-masing dalam mendeteksi kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, studi kuasi-eksperimen dapat diimplementasikan untuk menguji efektivitas penggunaan instrumen ini dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Uji validitas konstruk melalui teknik bifactor atau IRT extended dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang struktur dimensi yang terlibat. Penelitian meta-analisis pada data instrumen serupa dapat mengidentifikasi faktor pengaruh variabel kontekstual. Terakhir, pengembangan aplikasi berbasis web dapat memfasilitasi penerapan instrumen secara realitas dan menyediakan feedback real-time kepada guru. Penelitian ini akan memperkuat bukti empiris dan memfasilitasi penerapan praktis di sekolah. Pengumpulan data melalui platform online dapat memperleluan sampling luas dan mengurangi bias. Ke drauyen pelatihan guru terkait interpretasi skor politomus juga perlu diteliti agar implementasi instrumen menjadi lebih efektif..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian matematika berbasis problem solving dengan penskoran politomus valid dan reliabel, sesuai evaluasi expert judgement dan asumsi IRT.Instrumen ini secara klasik memiliki Alpha Cronbach 0,82 dan secara modern menunjukkan informasi reliabel pada kisaran -1,8 hingga 1,8.Oleh karena itu, instrumen tersebut dapat diterapkan untuk menggali tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA kelas XI IPA
<br>Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen penilaian berbasis penskoran politomus pada pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengungkapkan validitas isi, validitas empiris, dan reliabilitas instrumen penilaian berbasis penskoran politomus yang telah disusun sebelumnya. Instrumen yang telah dikembangkan berupa instrumen tes uraian. Analisis validitas isi dari instrumen tes dianalisis dengan menggunakan CVI (Content Validity Index) oleh Aiken. Validitas empiris reliabilitas instrumen tes diestimasi dengan IRT (Historical Item Theory). Reliabilitas instrumen tes dilihat dari klasik menggunakan Alpha Cronbach dan secara moderndiscard menggunakan fungsi informasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Instrumen penilaian terbukti valid dengan koefisien V Aiken 0,86 dengan grafik ICC yang Excellent. (2) Instrumen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp" type="image/webp" length="73244" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-e0eb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-3ffb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/data-instrumen-uji-validitas-penilaian-formulasi-t-thumb-b3e42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Application Of Instructional Media In Teaching English To Young Learners ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Application Of Instructional Media In Teaching English To Young Learners ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Application Of Instructional Media In Teaching English To Young Learners ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54296-tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-b</link>
	<guid isPermaLink="false">8b707248c5771f02e3f96a185f345949</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 05:03:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji (1) sejauh mana efektivitas penggunaan media digital interaktif, seperti aplikasi mobile atau platform eAclearning, terhadap motivasi dan pencapaian kosakata pada pelajar muda usia 9Ac10 tahun di sekolah dasar. (2) Peneliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Application Of Instructional Media In Teaching English To Young Learners: Penelitian lanjutan dapat mengkaji (1) sejauh mana efektivitas penggunaan media digital interaktif, seperti aplikasi mobile atau platform eAclearning, terhadap motivasi dan pencapaian kosakata pada pelajar muda usia 9Ac10 tahun di sekolah dasar. (2) Peneliti dapat menyelidiki dampak kebijakan akses media sekolah, termasuk penyediaan listrik dan ruang penyimpanan, terhadap frekuensi dan variasi penggunaan media oleh guru, dengan pendekatan survei lintas sekolah. (3) Studi eksperimental dapat membandingkan hasil belajar antara penggunaan media buatan guru dengan biaya rendah dan media komersial berbiaya tinggi, untuk menentukan apakah kualitas media memengaruhi peningkatan kemampuan mendengarkan dan menulis bahasa Inggris. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang mendukung perbaikan kebijakan sekolah, pengembangan media pembelajaran yang terjangkau, serta strategi pengajaran yang lebih adaptif terhadap karakteristik pelajar muda. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi peran pelatihan guru dalam meningkatkan kompetensi penggunaan media, sehingga menghasilkan implementasi yang lebih konsisten dan inovatif di kelas. Hasil temuan dari studiAcstudi tersebut dapat menjadi dasar bagi pembuat kebijakan dan pihak sekolah untuk merancang program dukungan yang menyeluruh, mencakup penyediaan sarana, anggaran, dan pelatihan yang berkelanjutan.. Guru di sekolah tersebut telah memanfaatkan berbagai media pembelajaran seperti flashcard, puzzle, lembar kerja, buku teks, dan audio untuk mendukung proses pengajaran bahasa Inggris kepada siswa banyak.Namun, kebijakan sekolah yang membatasi akses media serta keterbatasan fasilitas, seperti listrik dan penyimpanan, mengurangi potensi optimal penggunaan media tersebut.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan infrastruktur dan kebijakan yang mempermudah guru memperoleh serta menggunakan media pembelajaran secara efektif Di Indonesia, bahasa Inggris adalah bahasa asing, sehingga tidak mudah untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada pelajar muda di Indonesia, oleh karena itu, perlu sesuatu yang menarik untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada pelajar muda, salah satunya menggunakan media pembelajaran. Media pembelajaran sebagai alat bantu yang dibutuhkan untuk memudahkan guru dalam menyajikan materi, namun banyak guru bahasa Inggris di Indonesia yang kesulitan menggunakan media pembelajaran di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) bagaimana guru menerapkan media pembelajaran di kelas. (2) menyelidiki masalah yang dihadapi guru, dan (3) menguraikan strategi guru dalam memecahkan masalah dengan menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-c40a4.webp" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-c40a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-c40a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-c40a4.webp 1x" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" alt="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp 1x" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" alt="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp 1x" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" alt="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54296-tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-b" title="JURIS - The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners" target="_blank">The Application Of Instructional Media In Teaching English To  Young Learners</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji (1) sejauh mana efektivitas penggunaan media digital interaktif, seperti aplikasi mobile atau platform eAclearning, terhadap motivasi dan pencapaian kosakata pada pelajar muda usia 9Ac10 tahun di sekolah dasar. (2) Peneliti dapat menyelidiki dampak kebijakan akses media sekolah, termasuk penyediaan listrik dan ruang penyimpanan, terhadap frekuensi dan variasi penggunaan media oleh guru, dengan pendekatan survei lintas sekolah. (3) Studi eksperimental dapat membandingkan hasil belajar antara penggunaan media buatan guru dengan biaya rendah dan media komersial berbiaya tinggi, untuk menentukan apakah kualitas media memengaruhi peningkatan kemampuan mendengarkan dan menulis bahasa Inggris. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang mendukung perbaikan kebijakan sekolah, pengembangan media pembelajaran yang terjangkau, serta strategi pengajaran yang lebih adaptif terhadap karakteristik pelajar muda. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi peran pelatihan guru dalam meningkatkan kompetensi penggunaan media, sehingga menghasilkan implementasi yang lebih konsisten dan inovatif di kelas. Hasil temuan dari studiAcstudi tersebut dapat menjadi dasar bagi pembuat kebijakan dan pihak sekolah untuk merancang program dukungan yang menyeluruh, mencakup penyediaan sarana, anggaran, dan pelatihan yang berkelanjutan..
<br>Guru di sekolah tersebut telah memanfaatkan berbagai media pembelajaran seperti flashcard, puzzle, lembar kerja, buku teks, dan audio untuk mendukung proses pengajaran bahasa Inggris kepada siswa banyak.Namun, kebijakan sekolah yang membatasi akses media serta keterbatasan fasilitas, seperti listrik dan penyimpanan, mengurangi potensi optimal penggunaan media tersebut.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan infrastruktur dan kebijakan yang mempermudah guru memperoleh serta menggunakan media pembelajaran secara efektif
<br>Di Indonesia, bahasa Inggris adalah bahasa asing, sehingga tidak mudah untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada pelajar muda di Indonesia, oleh karena itu, perlu sesuatu yang menarik untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada pelajar muda, salah satunya menggunakan media pembelajaran. Media pembelajaran sebagai alat bantu yang dibutuhkan untuk memudahkan guru dalam menyajikan materi, namun banyak guru bahasa Inggris di Indonesia yang kesulitan menggunakan media pembelajaran di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) bagaimana guru menerapkan media pembelajaran di kelas. (2) menyelidiki masalah yang dihadapi guru, dan (3) menguraikan strategi guru dalam memecahkan masalah dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp" type="image/webp" length="80708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-c40a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-622c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tes-buatan-guru-analisis-strategi-kecemasan-bahasa-thumb-dd233.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54301-hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali</link>
	<guid isPermaLink="false">2c851f5fc51201685d5989ed6af9847d</guid>
	<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 04:42:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ azis sahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ akhmad rifa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilham armi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam, terutama dalam konteks moralitas dan kepemimpinan bangsa. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam, terutama dalam konteks moralitas dan kepemimpinan bangsa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh pemikiran Seyyed Huseen Nasr terhadap pemahaman hakikat manusia dan relevansinya dengan moralitas kepemimpinan bangsa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang hubungan antara spiritualitas dan moralitas dalam konteks kepemimpinan bangsa, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam praktik pemerintahan dan kebijakan publik.. Secara tidak langsung konsep hakikat manusia dalam relevansinya moralitas Kepemimpinan Bangsa yakni sejatinya manusia memiliki keterkaitan dengan sifat ketuhanan dan memberikan pengarahan kepada moralitas dengan intuisinya mampu menerima pesan illahi karena itulah akan timbul wujud bersikap kemanusiaan dan beradab sesuai pengamalan pancasila sebagai ideologi Bangsa sehingga terwujud pelaksanaan dalam penyelenggaraan negara berasas negara hukum bukan berdasarkan negara kuasa Ontologi menerangkan hakikat dari segala yang ada. Dalam kajian ontologi manusia bukan hanya memahami secara manusia aktual saja namun dari segi esensi/hakikat manusia merupakan dari makhluk Monodualisme dimana terdiri dari dua unsur namun didalamnya satu kesatuan. Nasr dengan pendekatan tradisionalnya berusaha menjelaskan hakikat manusia dengan memberikan kritik terhadap ideologi dunia modern yang sekarang sedang melingkupi kehidupan umat manusia. Menurutnya, ideologi dunia modern menjauhkan manusia dari pusat eksistensinya yang menurut Nasr adalah spiritualitas, sehingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp 1x" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" alt="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp 1x" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" alt="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp 1x" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" alt="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54301-hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" target="_blank">Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam, terutama dalam konteks moralitas dan kepemimpinan bangsa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh pemikiran Seyyed Huseen Nasr terhadap pemahaman hakikat manusia dan relevansinya dengan moralitas kepemimpinan bangsa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang hubungan antara spiritualitas dan moralitas dalam konteks kepemimpinan bangsa, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam praktik pemerintahan dan kebijakan publik..
<br>Secara tidak langsung konsep hakikat manusia dalam relevansinya moralitas Kepemimpinan Bangsa yakni sejatinya manusia memiliki keterkaitan dengan sifat ketuhanan dan memberikan pengarahan kepada moralitas dengan intuisinya mampu menerima pesan illahi karena itulah akan timbul wujud bersikap kemanusiaan dan beradab sesuai pengamalan pancasila sebagai ideologi Bangsa sehingga terwujud pelaksanaan dalam penyelenggaraan negara berasas negara hukum bukan berdasarkan negara kuasa
<br>Ontologi menerangkan hakikat dari segala yang ada. Dalam kajian ontologi manusia bukan hanya memahami secara manusia aktual saja namun dari segi esensi/hakikat manusia merupakan dari makhluk Monodualisme dimana terdiri dari dua unsur namun didalamnya satu kesatuan. Nasr dengan pendekatan tradisionalnya berusaha menjelaskan hakikat manusia dengan memberikan kritik terhadap ideologi dunia modern yang sekarang sedang melingkupi kehidupan umat manusia. Menurutnya, ideologi dunia modern menjauhkan manusia dari pusat eksistensinya yang menurut Nasr adalah spiritualitas, sehingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" type="image/webp" length="90582" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 14 Jul 2026 11:00:43 +0700. 12 items. Served in: 3.315 seconds [rss] -->
