<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 16 Sep 2026 15:25:33 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 15:25:33 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-16T15:25:33+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66612-efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot</link>
	<guid isPermaLink="false">9bfd35a42bab0fa41e414ddd1b170d87</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 14:49:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan teknologi pengolahan tahu yang lebih inovatif untuk meningkatkan kualitas produk. Selain itu, studi tentang strategi pemasaran berbasis digital untuk menjangkau pasar baru dapat dilakukan. Terakhir, analisis dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan teknologi pengolahan tahu yang lebih inovatif untuk meningkatkan kualitas produk. Selain itu, studi tentang strategi pemasaran berbasis digital untuk menjangkau pasar baru dapat dilakukan. Terakhir, analisis dampak perubahan iklim terhadap pasokan bahan baku tahu di wilayah Semarang menjadi topik penelitian yang relevan.. Penerapan Iptek yang kami transfer kepada kedua usaha tahu adalah alat pengepres tahu untuk Usaha Tahu Purwokerto serta alat pencetak tahu dan wajan untuk Usaha Tahu Sumedang.Proses produksi dari kedua usaha tahu tersebut masih tradisional.Kedua usaha tahu juga membutuhkan penerapan aspek manajemen khususnya pemasaran untuk menghadapi persaingan.Hasil penerapan iptek mencakup perluasan pasar dan peningkatan efisiensi produksi melalui perangkat modern Tahu merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa tahu ini mengandung protein yang tinggi. Bagi sebagian besar masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan akan protein ini mereka memilih untuk mengonsumsi tahu. Saat ini di wilayah kampung Kradenan ini ada dua pengusaha tahu, yaitu: Tahu Sumedang dan Tahu Purwokerto. Kedua usaha tahu ini memilih lokasi di Kampung Karadenan karena lokasinya dekat dengan Sungai Kaligarang sehingga kebutuhan air sumur tercukupi, pasokan bahan baku juga mudah diperoleh. Untuk tenaga kerja, mereka mengambil dari wilayah masing-masing. Adapun proses produksi dari kedua usaha... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-274c7.webp" title="JURIS - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-274c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-274c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-274c7.webp 1x" title="JURIS - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang" alt="JURIS - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-4d95b.webp" title="JURIS - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-4d95b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-4d95b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-4d95b.webp 1x" title="JURIS - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang" alt="JURIS - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-02b41.webp" title="JURIS - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-02b41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-02b41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-02b41.webp 1x" title="JURIS - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang" alt="JURIS - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66612-efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot" title="JURIS - Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang" target="_blank">Application of Iptek for Tahu Business Groups in Semarang</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan teknologi pengolahan tahu yang lebih inovatif untuk meningkatkan kualitas produk. Selain itu, studi tentang strategi pemasaran berbasis digital untuk menjangkau pasar baru dapat dilakukan. Terakhir, analisis dampak perubahan iklim terhadap pasokan bahan baku tahu di wilayah Semarang menjadi topik penelitian yang relevan..
<br>Penerapan Iptek yang kami transfer kepada kedua usaha tahu adalah alat pengepres tahu untuk Usaha Tahu Purwokerto serta alat pencetak tahu dan wajan untuk Usaha Tahu Sumedang.Proses produksi dari kedua usaha tahu tersebut masih tradisional.Kedua usaha tahu juga membutuhkan penerapan aspek manajemen khususnya pemasaran untuk menghadapi persaingan.Hasil penerapan iptek mencakup perluasan pasar dan peningkatan efisiensi produksi melalui perangkat modern
<br>Tahu merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa tahu ini mengandung protein yang tinggi. Bagi sebagian besar masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan akan protein ini mereka memilih untuk mengonsumsi tahu. Saat ini di wilayah kampung Kradenan ini ada dua pengusaha tahu, yaitu: Tahu Sumedang dan Tahu Purwokerto. Kedua usaha tahu ini memilih lokasi di Kampung Karadenan karena lokasinya dekat dengan Sungai Kaligarang sehingga kebutuhan air sumur tercukupi, pasokan bahan baku juga mudah diperoleh. Untuk tenaga kerja, mereka mengambil dari wilayah masing-masing. Adapun proses produksi dari kedua usaha...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-02b41.webp" type="image/webp" length="71676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-274c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-4d95b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/efisiensi-produksi-selulosa-proses-maskot-transfer-thumb-02b41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16305-jurnal-abdimas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66614-ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-sangkuri</link>
	<guid isPermaLink="false">d3cd32323688bf2e23666a241cf67042</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 14:49:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, mengeksplorasi dampak berbagai konfigurasi kolam pemijahan terhadap tingkat kelangsungan hidup benih lele sangkuriang; kedua, meneliti efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, mengeksplorasi dampak berbagai konfigurasi kolam pemijahan terhadap tingkat kelangsungan hidup benih lele sangkuriang; kedua, meneliti efektivitas jenis pakan berbeda dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup anakan lele; ketiga, mengkaji kelayakan ekspansi program pemijahan ke komunitas lain dengan kondisi lingkungan serupa. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan usaha pemijahan dan membantu memperluas penerapan model bisnis ini di wilayah lain.. Revenue Cost (R/C) Ratio sebesar 1,6 artinya setiap penambahan biaya sebesar Rp 1.000,- akan memperoleh penerimaan sebesar Rp 1.Dengan melihat angka RC ratio ini, dapat disimpulkan bahwa usaha pembenihan lele sangkuriang tersebut layak diusahakan atau diteruskan sebagai ladang bisnis Abstrak. Mayoritas mata pencaharian penduduk Desa Bugel adalah Buruh Harian Lepas dan Karyawan Swasta baru kemudian diikuti oleh Wiraswasta (A22%). Banyaknya warga desa Bugel yang menjadi Buruh harian lepas kemungkinan karena banyak warga Desa Bugel yang hanya menempuh pendidikan sampai Sekolah Dasar (SD/Sederajat) sehingga mengakibatkan mereka kesulitan untuk mencari kerja. Dari permasalahan yang ada diatas maka perlu melakukan pelatihan dan pendampingan dengan baik dan benar sehingga hasilnya bisa digunakan untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-f52a5.webp" title="JURIS - Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-f52a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-f52a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-f52a5.webp 1x" title="JURIS - Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga" alt="JURIS - Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-0bb85.webp" title="JURIS - Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-0bb85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-0bb85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-0bb85.webp 1x" title="JURIS - Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga" alt="JURIS - Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66614-ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-sangkuri" title="JURIS - Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga" target="_blank">Kewirausahaan Pemijahan Lele Sangkuriang Di Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, mengeksplorasi dampak berbagai konfigurasi kolam pemijahan terhadap tingkat kelangsungan hidup benih lele sangkuriang; kedua, meneliti efektivitas jenis pakan berbeda dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup anakan lele; ketiga, mengkaji kelayakan ekspansi program pemijahan ke komunitas lain dengan kondisi lingkungan serupa. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan usaha pemijahan dan membantu memperluas penerapan model bisnis ini di wilayah lain..
<br>Revenue Cost (R/C) Ratio sebesar 1,6 artinya setiap penambahan biaya sebesar Rp 1.000,- akan memperoleh penerimaan sebesar Rp 1.Dengan melihat angka RC ratio ini, dapat disimpulkan bahwa usaha pembenihan lele sangkuriang tersebut layak diusahakan atau diteruskan sebagai ladang bisnis
<br>Abstrak. Mayoritas mata pencaharian penduduk Desa Bugel adalah Buruh Harian Lepas dan Karyawan Swasta baru kemudian diikuti oleh Wiraswasta (A22%). Banyaknya warga desa Bugel yang menjadi Buruh harian lepas kemungkinan karena banyak warga Desa Bugel yang hanya menempuh pendidikan sampai Sekolah Dasar (SD/Sederajat) sehingga mengakibatkan mereka kesulitan untuk mencari kerja. Dari permasalahan yang ada diatas maka perlu melakukan pelatihan dan pendampingan dengan baik dan benar sehingga hasilnya bisa digunakan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-0bb85.webp" type="image/webp" length="100510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-f52a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/ikan-lele-sangkuriang-analisis-usaha-pemijahan-pel-thumb-0bb85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16305-jurnal-abdimas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66613-unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan</link>
	<guid isPermaLink="false">b98aad9f1bee881f96d9216a61644985</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 14:49:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang dampak jangka panjang penggunaan Cloth Book Edukatif terhadap perkembangan kognitif dan motorik halus anak PAUD. Kedua, eksplorasi penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru-Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang dampak jangka panjang penggunaan Cloth Book Edukatif terhadap perkembangan kognitif dan motorik halus anak PAUD. Kedua, eksplorasi penggunaan bahan daur ulang atau material lokal alternatif untuk pembuatan Cloth Book Edukatif di daerah lain dengan kondisi ekonomi berbeda. Ketiga, studi evaluasi efektivitas program pelatihan guru dalam meningkatkan kreativitas pengembangan alat peraga edukatif berbasis lingkungan. Penelitian-penelitian ini dapat memperkaya pendekatan pembelajaran di PAUD serta memberikan kerangka kerja untuk inovasi alat peraga yang lebih berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan lokal.. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini sangat bermanfaat bagi khalayak sasaran dalam hal ini guru guru PAUD UPTD Kecamatan Gajahmungkur.Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa guru guru PAUD UPTD Kecamatan Gajahmungkur memperoleh pemahaman tentang pengenalan bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat cloth book educatif, dan pentingnya penggunaan media pembelajaran cloth book educatif dalam proses pembelajaran.Disamping memperoleh pengetahuan, para guru juga mendapatkan keterampilan menciptakan cloth book educatif serta terampil menggunakan media tersebut dalam pembelajaran.Media tersebut bisa meningkatkan bahasa anak dalam menceritakan tema yang ada di cloth book educatif.Dengan demikian pembelajaran berpusat pada siswa, siswa menjadi berani berbicara, presentasi, kreatif akan terwujud.Pembelajaran di kelas dapat berjalan dengan menyenangkan sesuai karakter anak PAUD sehingga mereka dapat belajar dengan semangat Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan guru-guru PAUD tentang bahan yang dapat digunakan untuk membuat cloth book educatif, dan untuk meningkatkan keterampilan tentang pembuatan alat peraga cloth book educatif. Cloth Book Educatif yaitu buku yang terbuat dari kain lembut dan diisi dengan serat polyester yang empuk seperti bantal yang dapat digunakan sebagai alat peraga edukatif di PAUD. Cloth Book Edukatif disertai dengan gambar-gambar lucu-lucu disesuaikan dengan tema yang dipelajari, dengan cerita sederhana, sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi identifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-7dd5a.webp" title="JURIS - Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru-Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-7dd5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-7dd5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-7dd5a.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru-Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang" alt="JURIS - Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru-Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-bb7fd.webp" title="JURIS - Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru-Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-bb7fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-bb7fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-bb7fd.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru-Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang" alt="JURIS - Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru-Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66613-unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan" title="JURIS - Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru-Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang" target="_blank">Pelatihan Menciptakan Cloth Book Edukatif Bagi Guru-Guru PAUD Dinas Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang dampak jangka panjang penggunaan Cloth Book Edukatif terhadap perkembangan kognitif dan motorik halus anak PAUD. Kedua, eksplorasi penggunaan bahan daur ulang atau material lokal alternatif untuk pembuatan Cloth Book Edukatif di daerah lain dengan kondisi ekonomi berbeda. Ketiga, studi evaluasi efektivitas program pelatihan guru dalam meningkatkan kreativitas pengembangan alat peraga edukatif berbasis lingkungan. Penelitian-penelitian ini dapat memperkaya pendekatan pembelajaran di PAUD serta memberikan kerangka kerja untuk inovasi alat peraga yang lebih berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan lokal..
<br>Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini sangat bermanfaat bagi khalayak sasaran dalam hal ini guru guru PAUD UPTD Kecamatan Gajahmungkur.Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa guru guru PAUD UPTD Kecamatan Gajahmungkur memperoleh pemahaman tentang pengenalan bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat cloth book educatif, dan pentingnya penggunaan media pembelajaran cloth book educatif dalam proses pembelajaran.Disamping memperoleh pengetahuan, para guru juga mendapatkan keterampilan menciptakan cloth book educatif serta terampil menggunakan media tersebut dalam pembelajaran.Media tersebut bisa meningkatkan bahasa anak dalam menceritakan tema yang ada di cloth book educatif.Dengan demikian pembelajaran berpusat pada siswa, siswa menjadi berani berbicara, presentasi, kreatif akan terwujud.Pembelajaran di kelas dapat berjalan dengan menyenangkan sesuai karakter anak PAUD sehingga mereka dapat belajar dengan semangat
<br>Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan guru-guru PAUD tentang bahan yang dapat digunakan untuk membuat cloth book educatif, dan untuk meningkatkan keterampilan tentang pembuatan alat peraga cloth book educatif. Cloth Book Educatif yaitu buku yang terbuat dari kain lembut dan diisi dengan serat polyester yang empuk seperti bantal yang dapat digunakan sebagai alat peraga edukatif di PAUD. Cloth Book Edukatif disertai dengan gambar-gambar lucu-lucu disesuaikan dengan tema yang dipelajari, dengan cerita sederhana, sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi identifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-7dd5a.webp" type="image/webp" length="74886" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-7dd5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/unik-guru-paud-alat-peraga-pernapasan-inovasi-pela-thumb-bb7fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16305-jurnal-abdimas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66608-pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limba</link>
	<guid isPermaLink="false">5dc9800a27c9242a35727c15e3d84e01</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 14:49:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak kualitas kompos terhadap pertumbuhan tanaman berdasarkan perbandingan rasio bahan organik yang berbeda. 2. Studi tentang keberlanjutan ekonomi program kompos untuk pengepul sampah dalam jangka panjang, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang: 1. Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak kualitas kompos terhadap pertumbuhan tanaman berdasarkan perbandingan rasio bahan organik yang berbeda. 2. Studi tentang keberlanjutan ekonomi program kompos untuk pengepul sampah dalam jangka panjang, termasuk analisis keuntungan dan pengelolaan keuangan. 3. Pengembangan model pengelolaan sampah berbasis komunitas yang mengintegrasikan kompos dengan sistem pengelolaan sampah lainnya di kawasan perkotaan.. Kegiatan pengelolaan sampah organik di Pasar Pedurungan berhasil dilaksanakan melalui pengolahan sampah menjadi kompos, pelatihan pengepul sampah, dan pemasaran produk.Hasil menunjukkan peningkatan ekonomi pengepul serta pengurangan timbunan sampah.Tim manajemen usaha yang terbentuk mampu mengelola produksi dan pemasaran kompos secara efektif Sampah merupakan problem yang belum terpecahkan di kota-kota besar termasuk kota Semarang. Penanggulangan untuk mencegah timbunan sampah dan melakukan pengolahan sampah secara tepat perlu dilakukan. Salah satu cara untuk menangani sampah khususnya sampah organik adalah menerapkan teknologi, dengan mengolah sampah menjadi kompos. Dengan bantuan mesin pengolah sampah, pembuatan sampah organik menjadi kompos dapat dilakukan dalam jumlah yang besar yang tidak saja bermanfaat bagi tanaman tetapi juga dapat dijual untuk menambah ekonomi masyarakat. Metode dalam kegiatan Ipteks bagi Masyarakat ini adalah penerapan alat pencacah sampah untuk membantu dalam mencacah sampah organik di pasar Pedurungan dalam kaitannya dengan pengelolaan sampah organik pasar menjadi kompos. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-0b186.webp" title="JURIS - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-0b186.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-0b186.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-0b186.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang" alt="JURIS - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-8b30d.webp" title="JURIS - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-8b30d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-8b30d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-8b30d.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang" alt="JURIS - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-9f951.webp" title="JURIS - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-9f951.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-9f951.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-9f951.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang" alt="JURIS - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66608-pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limba" title="JURIS - Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang" target="_blank">Pengelolaan Sampah Organik Pada Pasar Pedurungan Kota Semarang</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak kualitas kompos terhadap pertumbuhan tanaman berdasarkan perbandingan rasio bahan organik yang berbeda. 2. Studi tentang keberlanjutan ekonomi program kompos untuk pengepul sampah dalam jangka panjang, termasuk analisis keuntungan dan pengelolaan keuangan. 3. Pengembangan model pengelolaan sampah berbasis komunitas yang mengintegrasikan kompos dengan sistem pengelolaan sampah lainnya di kawasan perkotaan..
<br>Kegiatan pengelolaan sampah organik di Pasar Pedurungan berhasil dilaksanakan melalui pengolahan sampah menjadi kompos, pelatihan pengepul sampah, dan pemasaran produk.Hasil menunjukkan peningkatan ekonomi pengepul serta pengurangan timbunan sampah.Tim manajemen usaha yang terbentuk mampu mengelola produksi dan pemasaran kompos secara efektif
<br>Sampah merupakan problem yang belum terpecahkan di kota-kota besar termasuk kota Semarang. Penanggulangan untuk mencegah timbunan sampah dan melakukan pengolahan sampah secara tepat perlu dilakukan. Salah satu cara untuk menangani sampah khususnya sampah organik adalah menerapkan teknologi, dengan mengolah sampah menjadi kompos. Dengan bantuan mesin pengolah sampah, pembuatan sampah organik menjadi kompos dapat dilakukan dalam jumlah yang besar yang tidak saja bermanfaat bagi tanaman tetapi juga dapat dijual untuk menambah ekonomi masyarakat. Metode dalam kegiatan Ipteks bagi Masyarakat ini adalah penerapan alat pencacah sampah untuk membantu dalam mencacah sampah organik di pasar Pedurungan dalam kaitannya dengan pengelolaan sampah organik pasar menjadi kompos. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-8b30d.webp" type="image/webp" length="88222" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-0b186.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-8b30d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/pengolahan-sampah-pengelolaan-plastik-limbah-non-o-thumb-9f951.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16305-jurnal-abdimas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66616-fenetik-varietas-pisang-produk-program-peng</link>
	<guid isPermaLink="false">93d5ac7ebab6fbb727819dbb4932161d</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 11:23:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kelas tensi ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,kelas,page,tensi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi penggunaan varietas pisang lain untuk mengembangkan produk olahan yang lebih beragam. Selain itu, penelitian perlu dilakukan untuk mengoptimalkan teknik pemberian aroma butter agar meningkatkan daya terima konsumen. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang: Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi penggunaan varietas pisang lain untuk mengembangkan produk olahan yang lebih beragam. Selain itu, penelitian perlu dilakukan untuk mengoptimalkan teknik pemberian aroma butter agar meningkatkan daya terima konsumen. Selanjutnya, studi tentang pengemasan yang lebih efektif untuk menjaga kualitas produk dan memperluas pasar. Penelitian ini juga dapat menggali strategi pemasaran yang lebih inovatif untuk memperkuat posisi produk pisang sale cokelat aroma butter di pasar lokal maupun nasional. Peneliti dapat mengeksplorasi kombinasi bahan alami lain untuk meningkatkan nilai gizi produk. Terakhir, studi tentang dampak ekonomi jangka panjang dari program pemberdayaan ini terhadap keluarga dan masyarakat setempat.. Program PKM yang dilakukan di desa Talabangi berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra ibu-ibu rumah tangga dalam melakukan diversifikasi olahan pisang.Adanya keterlibatan dan jangkauan perguruan tinggi dalam upaya transfer pengetahuan dan keterampilan melalui program pengabdian kepada masyarakat, terutama yang terkait dengan upaya diversifikasi pangan olahan berbasis pisang.Telah terjadi peningkatan adopsi pemanfaatan hasil kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi masyarakat luas Masyarakat khususnya ibu rumah tangga dapat dilibatkan pada program ketahanan pangan dengan memanfaatkan pangan lokal yang tersedia. Potensi pisang di desa Talabangi Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian keluarga dikarenakan produksi buah pisang dapat mencapai 508.914 kuintal/tahun atau sebesar 52,48% dari seluruh produksi buah. Salah satu produk diversifikasi pisang yang berpotensi dikembangkan oleh ibu rumah tangga adalah pisang sale cokelat aroma butter. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) Memanfaatkan potensi buah pisang yang melimpah, (2) Memberikan pemahaman mengenai diversifikasi buah pisang menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-1b7c0.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-1b7c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-1b7c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-1b7c0.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang" alt="JURIS - Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-2b503.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-2b503.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-2b503.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-2b503.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang" alt="JURIS - Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66616-fenetik-varietas-pisang-produk-program-peng" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang" target="_blank">Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Talabangi Melalui Kegiatan Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Pisang</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi penggunaan varietas pisang lain untuk mengembangkan produk olahan yang lebih beragam. Selain itu, penelitian perlu dilakukan untuk mengoptimalkan teknik pemberian aroma butter agar meningkatkan daya terima konsumen. Selanjutnya, studi tentang pengemasan yang lebih efektif untuk menjaga kualitas produk dan memperluas pasar. Penelitian ini juga dapat menggali strategi pemasaran yang lebih inovatif untuk memperkuat posisi produk pisang sale cokelat aroma butter di pasar lokal maupun nasional. Peneliti dapat mengeksplorasi kombinasi bahan alami lain untuk meningkatkan nilai gizi produk. Terakhir, studi tentang dampak ekonomi jangka panjang dari program pemberdayaan ini terhadap keluarga dan masyarakat setempat..
<br>Program PKM yang dilakukan di desa Talabangi berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra ibu-ibu rumah tangga dalam melakukan diversifikasi olahan pisang.Adanya keterlibatan dan jangkauan perguruan tinggi dalam upaya transfer pengetahuan dan keterampilan melalui program pengabdian kepada masyarakat, terutama yang terkait dengan upaya diversifikasi pangan olahan berbasis pisang.Telah terjadi peningkatan adopsi pemanfaatan hasil kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi masyarakat luas
<br>Masyarakat khususnya ibu rumah tangga dapat dilibatkan pada program ketahanan pangan dengan memanfaatkan pangan lokal yang tersedia. Potensi pisang di desa Talabangi Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian keluarga dikarenakan produksi buah pisang dapat mencapai 508.914 kuintal/tahun atau sebesar 52,48% dari seluruh produksi buah. Salah satu produk diversifikasi pisang yang berpotensi dikembangkan oleh ibu rumah tangga adalah pisang sale cokelat aroma butter. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) Memanfaatkan potensi buah pisang yang melimpah, (2) Memberikan pemahaman mengenai diversifikasi buah pisang menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-2b503.webp" type="image/webp" length="91752" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-1b7c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/fenetik-varietas-pisang-produk-program-pengabdian-thumb-2b503.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16305-jurnal-abdimas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture Case Study Young Generation In Tinada District Pakpak Bharat Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture Case Study Young Generation In Tinada District Pakpak Bharat Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture Case Study Young Generation In Tinada District Pakpak Bharat Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66622-sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha</link>
	<guid isPermaLink="false">2ca6a668aabaeb959f5ae322abf51bb5</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 11:09:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ciputat tim ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ciputat,counter,flag,focus,scope,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kebijakan pemerintah terhadap minat wirausaha pertanian di daerah lain yang belum diteliti. Selain itu, perlu dilakukan analisis perbandingan antara efektivitas program pelatihan wirausaha di area perkotaan dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency): Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kebijakan pemerintah terhadap minat wirausaha pertanian di daerah lain yang belum diteliti. Selain itu, perlu dilakukan analisis perbandingan antara efektivitas program pelatihan wirausaha di area perkotaan dan pedesaan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan produktivitas pertanian bagi generasi muda, khususnya dalam mengatasi tantangan akses pasar dan sumber daya.. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha di sektor pertanian adalah lingkungan keluarga (X1), harapan pendapatan (X2), dan tingkat pendidikan (X3).Semua variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap minat generasi muda berwirausaha di sektor pertanian di Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat.Aspek harapan pendapatan memiliki pengaruh positif terhadap minat generasi muda menjadi wirausaha Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha generasi muda di sektor pertanian di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah generasi muda di Kecamatan Tinada dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik proporsional stratified random sampling. Skala pengukuran kuesioner menggunakan skala likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t yang dilakukan membuktikan: 1) adanya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-f3a33.webp" title="JURIS - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-f3a33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-f3a33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-f3a33.webp 1x" title="JURIS - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)" alt="JURIS - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-56898.webp" title="JURIS - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-56898.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-56898.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-56898.webp 1x" title="JURIS - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)" alt="JURIS - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-452ed.webp" title="JURIS - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-452ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-452ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-452ed.webp 1x" title="JURIS - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)" alt="JURIS - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66622-sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha" title="JURIS - Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)" target="_blank">Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kebijakan pemerintah terhadap minat wirausaha pertanian di daerah lain yang belum diteliti. Selain itu, perlu dilakukan analisis perbandingan antara efektivitas program pelatihan wirausaha di area perkotaan dan pedesaan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan produktivitas pertanian bagi generasi muda, khususnya dalam mengatasi tantangan akses pasar dan sumber daya..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha di sektor pertanian adalah lingkungan keluarga (X1), harapan pendapatan (X2), dan tingkat pendidikan (X3).Semua variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap minat generasi muda berwirausaha di sektor pertanian di Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat.Aspek harapan pendapatan memiliki pengaruh positif terhadap minat generasi muda menjadi wirausaha
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha generasi muda di sektor pertanian di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah generasi muda di Kecamatan Tinada dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik proporsional stratified random sampling. Skala pengukuran kuesioner menggunakan skala likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t yang dilakukan membuktikan: 1) adanya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-f3a33.webp" type="image/webp" length="60536" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-f3a33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-56898.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/sektor-pertanian-determinan-minat-wirausaha-berwir-thumb-452ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20709-sharia-agribusiness-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau Lactuca Sativa L di T G F Co Ltd Nagasaki Jepang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau Lactuca Sativa L di T G F Co Ltd Nagasaki Jepang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau Lactuca Sativa L di T G F Co Ltd Nagasaki Jepang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66621-mitigasi-risiko-produksi-te</link>
	<guid isPermaLink="false">049b3a894c11bad2621d77fc1a6306c5</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 10:58:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ciputat tim ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ciputat,counter,flag,focus,scope,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. T.G.F Co., Ltd perlu melakukan tindak lanjut terhadap penyebab risiko yang terjadi pada setiap proses produksi, dengan fokus pada penyebab risiko ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. T.G.F Co., Ltd perlu melakukan tindak lanjut terhadap penyebab risiko yang terjadi pada setiap proses produksi, dengan fokus pada penyebab risiko prioritas. 2. T.G.F Co., Ltd dapat menerapkan strategi mitigasi risiko yang direkomendasikan berdasarkan hasil penelitian, yaitu: (1) Proses penyemaian: menggunakan matras pemanas di musim dingin untuk menjaga stabilitas suhu nampan semai. (2) Proses penanaman: memasang lebih banyak perangkap ultrasonik dengan visual burung hantu untuk mengusir hama. (3) Proses pemeliharaan: menetapkan jadwal aplikasi pestisida rutin dan teratur. (4) Proses pemanenan: memaksimalkan pemeliharaan selama proses pertumbuhan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas dan dampak dari strategi mitigasi yang diterapkan, serta mengeksplorasi inovasi teknologi dan praktik terbaik dalam industri pertanian untuk mengurangi risiko produksi selada hijau.. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa identifikasi kejadian dan risiko dilakukan pada setiap proses produksi selada hijau di T., Ltd, yaitu penyemaian, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan, dengan hasil 18 kejadian risiko (2 pada penyemaian, 3 pada penanaman, 8 pada pemeliharaan, dan 5 pada pemanenan) dan 22 penyebab risiko (4 pada penyemaian, 3 pada penanaman, 9 pada pemeliharaan, dan 6 pada pemanenan).Pengukuran risiko pada proses produksi selada hijau di T., Ltd dilakukan menggunakan model HOR fase 1 yang menghasilkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) dari yang terbesar hingga terkecil untuk menentukan urutan penyebab risiko yang harus diprioritaskan.Penyebab risiko dengan penilaian ARP tertinggi pada setiap proses produksi adalah suhu terlalu rendah (A4) pada proses penyemaian, benih dimakan hama (burung dan tikus) (A5) pada proses penanaman, banyak gulma (A11) pada proses pemeliharaan, dan tanaman diserang hama dan penyakit (A18) pada proses pemanenan.Pemetaan risiko dilakukan untuk menentukan penyebab risiko yang menjadi prioritas untuk tindakan preventif atau mitigasi.Hasil pemetaan risiko pada proses produksi selada hijau di T., Ltd menunjukkan total 9 penyebab risiko yang diprioritaskan (2 pada penyemaian, 1 pada penanaman, 4 pada pemeliharaan, dan 2 pada pemanenan).Berdasarkan hasil identifikasi strategi mitigasi dan perhitungan HOR fase 2, diperoleh 19 aksi preventif (PA) atau strategi mitigasi pada seluruh proses produksi selada hijau di T Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi kejadian dan penyebab risiko; (2) Mengetahui tingkat risiko; (3) Memetakan risiko; dan (4) Merekomendasikan strategi preventif yang dapat diterapkan dalam mengendalikan risiko yang tepat pada proses produksi selada hijau di T.G.F Co., Ltd. Analisis data dilakukan menggunakan metode HOR fase 1, Diagram Pareto, dan HOR fase 2. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pengisian kuesioner, dan studi pustaka. Narasumber pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-6e962.webp" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-6e962.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-6e962.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-6e962.webp 1x" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang" alt="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-eb984.webp" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-eb984.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-eb984.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-eb984.webp 1x" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang" alt="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-fd85a.webp" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-fd85a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-fd85a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-fd85a.webp 1x" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang" alt="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66621-mitigasi-risiko-produksi-te" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang" target="_blank">Mitigasi Risiko Produksi Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di T.G.F Co., Ltd, Nagasaki, Jepang</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. T.G.F Co., Ltd perlu melakukan tindak lanjut terhadap penyebab risiko yang terjadi pada setiap proses produksi, dengan fokus pada penyebab risiko prioritas. 2. T.G.F Co., Ltd dapat menerapkan strategi mitigasi risiko yang direkomendasikan berdasarkan hasil penelitian, yaitu: (1) Proses penyemaian: menggunakan matras pemanas di musim dingin untuk menjaga stabilitas suhu nampan semai. (2) Proses penanaman: memasang lebih banyak perangkap ultrasonik dengan visual burung hantu untuk mengusir hama. (3) Proses pemeliharaan: menetapkan jadwal aplikasi pestisida rutin dan teratur. (4) Proses pemanenan: memaksimalkan pemeliharaan selama proses pertumbuhan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas dan dampak dari strategi mitigasi yang diterapkan, serta mengeksplorasi inovasi teknologi dan praktik terbaik dalam industri pertanian untuk mengurangi risiko produksi selada hijau..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa identifikasi kejadian dan risiko dilakukan pada setiap proses produksi selada hijau di T., Ltd, yaitu penyemaian, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan, dengan hasil 18 kejadian risiko (2 pada penyemaian, 3 pada penanaman, 8 pada pemeliharaan, dan 5 pada pemanenan) dan 22 penyebab risiko (4 pada penyemaian, 3 pada penanaman, 9 pada pemeliharaan, dan 6 pada pemanenan).Pengukuran risiko pada proses produksi selada hijau di T., Ltd dilakukan menggunakan model HOR fase 1 yang menghasilkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) dari yang terbesar hingga terkecil untuk menentukan urutan penyebab risiko yang harus diprioritaskan.Penyebab risiko dengan penilaian ARP tertinggi pada setiap proses produksi adalah suhu terlalu rendah (A4) pada proses penyemaian, benih dimakan hama (burung dan tikus) (A5) pada proses penanaman, banyak gulma (A11) pada proses pemeliharaan, dan tanaman diserang hama dan penyakit (A18) pada proses pemanenan.Pemetaan risiko dilakukan untuk menentukan penyebab risiko yang menjadi prioritas untuk tindakan preventif atau mitigasi.Hasil pemetaan risiko pada proses produksi selada hijau di T., Ltd menunjukkan total 9 penyebab risiko yang diprioritaskan (2 pada penyemaian, 1 pada penanaman, 4 pada pemeliharaan, dan 2 pada pemanenan).Berdasarkan hasil identifikasi strategi mitigasi dan perhitungan HOR fase 2, diperoleh 19 aksi preventif (PA) atau strategi mitigasi pada seluruh proses produksi selada hijau di T
<br>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi kejadian dan penyebab risiko; (2) Mengetahui tingkat risiko; (3) Memetakan risiko; dan (4) Merekomendasikan strategi preventif yang dapat diterapkan dalam mengendalikan risiko yang tepat pada proses produksi selada hijau di T.G.F Co., Ltd. Analisis data dilakukan menggunakan metode HOR fase 1, Diagram Pareto, dan HOR fase 2. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pengisian kuesioner, dan studi pustaka. Narasumber pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-eb984.webp" type="image/webp" length="46860" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-6e962.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-eb984.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/mitigasi-risiko-produksi-terorisme-hasil-analis-fa-thumb-fd85a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20709-sharia-agribusiness-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rice Demand and Local Food Substitutability A Household Level Analysis in East Nusa Tenggara Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rice Demand and Local Food Substitutability A Household Level Analysis in East Nusa Tenggara Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rice Demand and Local Food Substitutability A Household Level Analysis in East Nusa Tenggara Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66626-subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub</link>
	<guid isPermaLink="false">22cb76b2163ac31945454a7e50252b28</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 10:41:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect price ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ciputat tim ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ciputat,counter,effect,flag,price,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas program pangan lokal berbasis ubi kayu dalam mengurangi ketergantungan pada beras impor. Selain itu, penting untuk mengkaji dampak perubahan iklim terhadap produktivitas ubi kayu di NTT sebagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas program pangan lokal berbasis ubi kayu dalam mengurangi ketergantungan pada beras impor. Selain itu, penting untuk mengkaji dampak perubahan iklim terhadap produktivitas ubi kayu di NTT sebagai alternatif pangan. Penelitian juga bisa mengeksplorasi preferensi konsumen terhadap makanan lokal lainnya seperti singkong atau kentang dalam konteks substitusi beras. Dengan memahami dinamika ini, kebijakan pangan daerah dapat lebih adaptif dan berkelanjutan.. Studi ini mengeksplorasi permintaan beras di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sambil menganalisis potensi substitusi makanan pokok berbasis karbohidrat sebagai upaya memperkuat keamanan pangan provinsi.Studi bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras.Data penelitian menggunakan data sekunder, yaitu data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2024.Data penelitian mencakup data konsumsi dan pengeluaran pangan, data pengeluaran non-pangan, total pengeluaran rumah tangga, serta data demografi sosial, yaitu pendapatan dan jumlah anggota rumah tangga.Analisis data menggunakan pendekatan model regresi linier berganda.Hasil analisis data menunjukkan bahwa model permintaan beras signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 62,6%.Harga beras sangat signifikan terhadap permintaan beras.Ini berarti kenaikan harga beras secara signifikan mempengaruhi permintaan beras.Koefisien regresi harga beras positif, berarti kenaikan harga beras meningkatkan permintaan beras.Ubi kayu adalah makanan pengganti beras di NTT, ditunjukkan oleh tanda koefisien regresi positif dan signifikan pada tingkat kepercayaan 10%.Ini berarti kenaikan harga beras meningkatkan permintaan ubi kayu.Dari perspektif demografi sosial, pendapatan dan ukuran rumah tangga secara signifikan dan positif memengaruhi permintaan beras.Studi ini menekankan pentingnya beras sebagai makanan pokok bagi rumah tangga di provinsi NTT.Selain itu, dukungan diversifikasi ubi kayu sebagai pengganti beras sangat penting untuk memperkuat keamanan pangan di NTT.Perspektif demografi sosial pendapatan di bawah satu mengonfirmasi bahwa beras adalah barang 'normal' yang tak tergantikan.Oleh karena itu, masyarakat NTT masih dalam fase transisi pangan di mana 'makan beras' dianggap sebagai simbol peningkatan status sosial dan standar hidup yang lebih baik Kenaikan harga mengurangi permintaan dan kesejahteraan. Di sisi lain, jika ketersediaan pangan rendah, potensi substitusi pangan perlu dioptimalkan. Studi ini bertujuan menganalisis permintaan beras sebagai makanan pokok bagi rumah tangga. Studi menggunakan data sekunder, yaitu SUSENAS 2024. Ukuran sampel penelitian adalah 6.933 rumah tangga. Pendekatan model permintaan menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan model permintaan beras di NTT sangat signifikan dengan koefisien determinasi (RA) 0,626. Harga beras memiliki pengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-57dbe.webp" title="JURIS - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-57dbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-57dbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-57dbe.webp 1x" title="JURIS - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia" alt="JURIS - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-12e90.webp" title="JURIS - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-12e90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-12e90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-12e90.webp 1x" title="JURIS - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia" alt="JURIS - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-9c2f8.webp" title="JURIS - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-9c2f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-9c2f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-9c2f8.webp 1x" title="JURIS - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia" alt="JURIS - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66626-subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub" title="JURIS - Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia" target="_blank">Rice Demand and Local Food Substitutability: A Household-Level Analysis in East Nusa Tenggara, Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas program pangan lokal berbasis ubi kayu dalam mengurangi ketergantungan pada beras impor. Selain itu, penting untuk mengkaji dampak perubahan iklim terhadap produktivitas ubi kayu di NTT sebagai alternatif pangan. Penelitian juga bisa mengeksplorasi preferensi konsumen terhadap makanan lokal lainnya seperti singkong atau kentang dalam konteks substitusi beras. Dengan memahami dinamika ini, kebijakan pangan daerah dapat lebih adaptif dan berkelanjutan..
<br>Studi ini mengeksplorasi permintaan beras di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sambil menganalisis potensi substitusi makanan pokok berbasis karbohidrat sebagai upaya memperkuat keamanan pangan provinsi.Studi bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras.Data penelitian menggunakan data sekunder, yaitu data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2024.Data penelitian mencakup data konsumsi dan pengeluaran pangan, data pengeluaran non-pangan, total pengeluaran rumah tangga, serta data demografi sosial, yaitu pendapatan dan jumlah anggota rumah tangga.Analisis data menggunakan pendekatan model regresi linier berganda.Hasil analisis data menunjukkan bahwa model permintaan beras signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 62,6%.Harga beras sangat signifikan terhadap permintaan beras.Ini berarti kenaikan harga beras secara signifikan mempengaruhi permintaan beras.Koefisien regresi harga beras positif, berarti kenaikan harga beras meningkatkan permintaan beras.Ubi kayu adalah makanan pengganti beras di NTT, ditunjukkan oleh tanda koefisien regresi positif dan signifikan pada tingkat kepercayaan 10%.Ini berarti kenaikan harga beras meningkatkan permintaan ubi kayu.Dari perspektif demografi sosial, pendapatan dan ukuran rumah tangga secara signifikan dan positif memengaruhi permintaan beras.Studi ini menekankan pentingnya beras sebagai makanan pokok bagi rumah tangga di provinsi NTT.Selain itu, dukungan diversifikasi ubi kayu sebagai pengganti beras sangat penting untuk memperkuat keamanan pangan di NTT.Perspektif demografi sosial pendapatan di bawah satu mengonfirmasi bahwa beras adalah barang 'normal' yang tak tergantikan.Oleh karena itu, masyarakat NTT masih dalam fase transisi pangan di mana 'makan beras' dianggap sebagai simbol peningkatan status sosial dan standar hidup yang lebih baik
<br>Kenaikan harga mengurangi permintaan dan kesejahteraan. Di sisi lain, jika ketersediaan pangan rendah, potensi substitusi pangan perlu dioptimalkan. Studi ini bertujuan menganalisis permintaan beras sebagai makanan pokok bagi rumah tangga. Studi menggunakan data sekunder, yaitu SUSENAS 2024. Ukuran sampel penelitian adalah 6.933 rumah tangga. Pendekatan model permintaan menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan model permintaan beras di NTT sangat signifikan dengan koefisien determinasi (RA) 0,626. Harga beras memiliki pengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-12e90.webp" type="image/webp" length="130264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-57dbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-12e90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/subsididi-provinsi-ntt-sosialisasi-pengembangan-ub-thumb-9c2f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20709-sharia-agribusiness-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna Philippines ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna Philippines ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna Philippines ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66629-model-bisnis-kanvas-bmc-sustai</link>
	<guid isPermaLink="false">ab72aa336f4a2e6ef44c3011b67d566c</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 10:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diba lestari ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ciputat tim ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ciputat,counter,diba,flag,lestari,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar petani membentuk klaster jika mereka ingin memanfaatkan model B2B. Petani dengan lahan lebih dari 1,2 ha dapat memanfaatkan model B2B untuk menuntut harga yang lebih tinggi untuk produk mereka. Selain itu, diversifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar petani membentuk klaster jika mereka ingin memanfaatkan model B2B. Petani dengan lahan lebih dari 1,2 ha dapat memanfaatkan model B2B untuk menuntut harga yang lebih tinggi untuk produk mereka. Selain itu, diversifikasi aliran pendapatan akan membantu petani meningkatkan keuntungan mereka melalui kegiatan pertanian pengalaman sederhana seperti pilih dan bayar, pertanian tanpa limbah, dan pelatihan produksi organik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Laguna, pemilik pertanian organik lebih muda dan berpendidikan daripada petani konvensional.Dapat dicatat juga bahwa pemilik petani menghargai produksi pertanian organik yang aman dengan mendorong anggota keluarga mereka untuk mempraktikkan OA.Ada dua model bisnis yang hadir di area penelitian - B2C yang umum dan B2B yang terutama menjual kepada pedagang.Model B2C menguntungkan bagi usaha tani dengan area lahan yang lebih kecil (kurang dari 1,29 ha) karena mereka dapat memperoleh keuntungan lebih besar daripada menjual kepada pedagang dalam model B2B karena daya tawar mereka yang rendah, namun jika mereka membentuk klaster, mereka akan dapat memperoleh keuntungan yang lebih baik karena mereka dapat meningkatkan daya tawar mereka.Di sisi lain, BMC terdiri dari mereka yang memiliki lahan yang lebih besar (lebih dari 1,29 ha) dan memanfaatkan kedua model B2C dan B2B, memperoleh keuntungan lebih banyak karena memanfaatkan pariwisata pertanian sebagai aliran pendapatan tambahan Dengan pentingnya pertanian organik (OA) dalam menyediakan makanan yang lebih aman bagi konsumen, produksi yang andal dan tidak berbahaya bagi petani dan lingkungan, diperlukan lebih banyak pengadopsi. Di Filipina, pemerintah menyediakan dan menerapkan berbagai program untuk meyakinkan petani agar mengadopsi OA. Namun, sebagian besar petani yang telah mengadopsi OA lebih fokus pada manfaat kesehatan dan lingkungan, mengabaikan manfaat keuntungannya. Keuntungan harus dieksplorasi dan disajikan dengan fokus pada model bisnis yang paling menguntungkan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kanvas model bisnis pertanian organik di Laguna, Filipina, dan membantu petani untuk menilai dengan mudah dan efisien bagaimana mereka dapat memperoleh keuntungan sambil memenuhi kebutuhan dan memberikan nilai kepada pelanggan mereka,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-4f34d.webp" title="JURIS - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-4f34d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-4f34d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-4f34d.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines" alt="JURIS - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-8b3c3.webp" title="JURIS - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-8b3c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-8b3c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-8b3c3.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines" alt="JURIS - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-d010d.webp" title="JURIS - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-d010d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-d010d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-d010d.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines" alt="JURIS - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66629-model-bisnis-kanvas-bmc-sustai" title="JURIS - Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines" target="_blank">Evaluating Organic FarmsAo Business Models for Profit Maximization in Laguna, Philippines</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar petani membentuk klaster jika mereka ingin memanfaatkan model B2B. Petani dengan lahan lebih dari 1,2 ha dapat memanfaatkan model B2B untuk menuntut harga yang lebih tinggi untuk produk mereka. Selain itu, diversifikasi aliran pendapatan akan membantu petani meningkatkan keuntungan mereka melalui kegiatan pertanian pengalaman sederhana seperti pilih dan bayar, pertanian tanpa limbah, dan pelatihan produksi organik..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Laguna, pemilik pertanian organik lebih muda dan berpendidikan daripada petani konvensional.Dapat dicatat juga bahwa pemilik petani menghargai produksi pertanian organik yang aman dengan mendorong anggota keluarga mereka untuk mempraktikkan OA.Ada dua model bisnis yang hadir di area penelitian - B2C yang umum dan B2B yang terutama menjual kepada pedagang.Model B2C menguntungkan bagi usaha tani dengan area lahan yang lebih kecil (kurang dari 1,29 ha) karena mereka dapat memperoleh keuntungan lebih besar daripada menjual kepada pedagang dalam model B2B karena daya tawar mereka yang rendah, namun jika mereka membentuk klaster, mereka akan dapat memperoleh keuntungan yang lebih baik karena mereka dapat meningkatkan daya tawar mereka.Di sisi lain, BMC terdiri dari mereka yang memiliki lahan yang lebih besar (lebih dari 1,29 ha) dan memanfaatkan kedua model B2C dan B2B, memperoleh keuntungan lebih banyak karena memanfaatkan pariwisata pertanian sebagai aliran pendapatan tambahan
<br>Dengan pentingnya pertanian organik (OA) dalam menyediakan makanan yang lebih aman bagi konsumen, produksi yang andal dan tidak berbahaya bagi petani dan lingkungan, diperlukan lebih banyak pengadopsi. Di Filipina, pemerintah menyediakan dan menerapkan berbagai program untuk meyakinkan petani agar mengadopsi OA. Namun, sebagian besar petani yang telah mengadopsi OA lebih fokus pada manfaat kesehatan dan lingkungan, mengabaikan manfaat keuntungannya. Keuntungan harus dieksplorasi dan disajikan dengan fokus pada model bisnis yang paling menguntungkan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kanvas model bisnis pertanian organik di Laguna, Filipina, dan membantu petani untuk menilai dengan mudah dan efisien bagaimana mereka dapat memperoleh keuntungan sambil memenuhi kebutuhan dan memberikan nilai kepada pelanggan mereka,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-8b3c3.webp" type="image/webp" length="58092" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-4f34d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-8b3c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/model-bisnis-kanvas-bmc-sustainable-business-berke-thumb-d010d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20709-sharia-agribusiness-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66617-hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-class</link>
	<guid isPermaLink="false">10cd6cf5d164896be475b7f905f39883</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 09:35:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ vinsensius m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[m,vinsensius]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan program pelatihan guru dalam penggunaan teknologi digital seperti Google Classroom agar mampu merancang RPP yang efektif dan menciptakan lingkungan belajar kolaboratif. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan program pelatihan guru dalam penggunaan teknologi digital seperti Google Classroom agar mampu merancang RPP yang efektif dan menciptakan lingkungan belajar kolaboratif. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang model pembelajaran hibrida yang menggabungkan pembelajaran daring dan luring untuk mengatasi kesenjangan pemahaman siswa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan platform digital terhadap keterlibatan siswa dan kualitas hasil belajar mereka dalam konteks pendidikan agama.. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Google Classroom sebagai platform pembelajaran telah memberikan dampak positif terhadap pencapaian akademik siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik.Melalui pendekatan riset tindakan kelas yang diaktualisasikan dalam dua siklus, terjadi peningkatan signifikan dalam prestasi belajar siswa.Google Classroom juga mampu memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran jarak jauh, memfasilitasi akses materi pembelajaran, memberikan tugas atau latihan kepada siswa, dan memberikan ruang bagi interaksi antara guru dan siswa Studi ini berfokus pada peningkatan hasil belajar siswa kelas XII jurusan IPS 2 di SMA Negeri 1 Tarakan dengan memanfaatkan Google Classroom sebagai media pembelajaran. Metodologi yang digunakan mencakup observasi, implementasi tindakan, dan pengarsipan data melibatkan empat siswa selama proses penelitian. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pencapaian akademik, yaitu kenaikan 75% pada siklus pertama dan 100% pada siklus kedua. Namun, meskipun hasil positif ini dicapai, masih ada kesenjangan pada beberapa siswa yang belum mencapai tingkat pencapaian yang diharapkan. Akhirnya, implikasi dari studi ini mengonfirmasi bahwa ada efektivitas dalam penggunaan media Google Classroom dalam mendukung pembelajaran jarak jauh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-74bfe.webp" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-74bfe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-74bfe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-74bfe.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom" alt="JURIS - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-2603f.webp" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-2603f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-2603f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-2603f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom" alt="JURIS - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-7f3e6.webp" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-7f3e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-7f3e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-7f3e6.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom" alt="JURIS - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66617-hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-class" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom" target="_blank">Peningkatan Pemahaman Gereja dalam Pendidikan Agama Katolik dengan Google Classroom</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan program pelatihan guru dalam penggunaan teknologi digital seperti Google Classroom agar mampu merancang RPP yang efektif dan menciptakan lingkungan belajar kolaboratif. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang model pembelajaran hibrida yang menggabungkan pembelajaran daring dan luring untuk mengatasi kesenjangan pemahaman siswa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan platform digital terhadap keterlibatan siswa dan kualitas hasil belajar mereka dalam konteks pendidikan agama..
<br>Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Google Classroom sebagai platform pembelajaran telah memberikan dampak positif terhadap pencapaian akademik siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik.Melalui pendekatan riset tindakan kelas yang diaktualisasikan dalam dua siklus, terjadi peningkatan signifikan dalam prestasi belajar siswa.Google Classroom juga mampu memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran jarak jauh, memfasilitasi akses materi pembelajaran, memberikan tugas atau latihan kepada siswa, dan memberikan ruang bagi interaksi antara guru dan siswa
<br>Studi ini berfokus pada peningkatan hasil belajar siswa kelas XII jurusan IPS 2 di SMA Negeri 1 Tarakan dengan memanfaatkan Google Classroom sebagai media pembelajaran. Metodologi yang digunakan mencakup observasi, implementasi tindakan, dan pengarsipan data melibatkan empat siswa selama proses penelitian. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pencapaian akademik, yaitu kenaikan 75% pada siklus pertama dan 100% pada siklus kedua. Namun, meskipun hasil positif ini dicapai, masih ada kesenjangan pada beberapa siswa yang belum mencapai tingkat pencapaian yang diharapkan. Akhirnya, implikasi dari studi ini mengonfirmasi bahwa ada efektivitas dalam penggunaan media Google Classroom dalam mendukung pembelajaran jarak jauh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-7f3e6.webp" type="image/webp" length="83560" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-74bfe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-2603f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/hasil-penelitian-kualitas-puisi-google-classroom-f-thumb-7f3e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2017-widyayuwana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9772-jpak-jurnal-pendidikan-agama-katolik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66609-siswa-siswi-smas-guru-sekolah-pa</link>
	<guid isPermaLink="false">1e2bc63be0a9ad378cd5c0e9353abbdc</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 09:33:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kelas tensi ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,kelas,page,tensi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mencegah bullying di kalangan peserta didik sekolah dasar, diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, praktisi pendidikan, dan masyarakat di lingkungan anak-anak SD. Konsep kegiatan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga: Untuk mencegah bullying di kalangan peserta didik sekolah dasar, diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, praktisi pendidikan, dan masyarakat di lingkungan anak-anak SD. Konsep kegiatan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan dapat menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini. Dengan menambahkan sedikit kreativitas dan pertimbangan dalam melakukan kegiatan bagi anak-anak pada jenjang SD, mereka akan lebih bersemangat dan antusias. Investasi karakter melalui penanaman nilai-nilai luhur sejak dini merupakan kunci untuk membentuk masa depan manusia yang bermartabat.. Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dengan Mengajarkan Nilai AoStop BullyingAo melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga, didapati hal-hal positif seperti telah dilakukanyallah pembelajaran yang menarik bagi siswa siswi SD kelas 1.Sementara itu, siswa siswi SD kelas 1 belajar nilai kasih dan Aostop bullyingAo dengan baik dan menunjukkan ketertarikannya pada proses pembelajaran dengan metode srotytelling berbasis TPR melalui respon respon fisik yang diberikan.Siswa dengan lantang menyimpulkan nilai moral dari kisah yang disajikan dengan tepat.Nilai kasih, persahabatan dan anti kekerasan perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dan berterima.Melalui kegiatan-kegiatan yang menumbuhan rasa tertarik dan ingin tahu serta memberi kesempatan siswa siswi untuk terlibat melalui respon-respon fisik dapat membuat nilai yang hendak ditamankan, pembelajaran yang telah dilakukan diterima dengan baik dan memungkinkan ha-hal itu untuk tetap diingat dalam waktu yang cenderung lebih lama Media massa telah memberitakan berbagai info mengenai kasus kekerasan pada anak-anak terkhusus pada jenjang sekolah dasar. Kekerasan yang terjadi tidak hanya terbatas pada kekerasan fisik yang menimbulkan luka yang nampak namun juga terdapat kekerasan batin yang menimbulkan ketidaknyamanan secara kejiwaan bahkan sampai terganggunya proses pembelajaran anak yang menjadi objek kekerasan. Hal-hal tersebut, dewasa ini, dikenal dengan istilah bullying. Siswa sekolah dasar merupakan siswa jenjang anak-kanak yang dinilai sudah memiliki kesiapan dalam melakukan kegiatan interaksi antar pribadi (interpersonal). Dalam proses pembelajaran pun mereka melakukan kegiatan yang mendukung pengembangan kecerdasan interpersonalnya.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-2f18a.webp" title="JURIS - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-2f18a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-2f18a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-2f18a.webp 1x" title="JURIS - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga" alt="JURIS - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-83198.webp" title="JURIS - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-83198.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-83198.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-83198.webp 1x" title="JURIS - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga" alt="JURIS - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-b255e.webp" title="JURIS - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-b255e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-b255e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-b255e.webp 1x" title="JURIS - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga" alt="JURIS - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66609-siswa-siswi-smas-guru-sekolah-pa" title="JURIS - Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga" target="_blank">Mengajarkan Nilai yCuStop BullyingyCE Melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response Di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga</a>: Untuk mencegah bullying di kalangan peserta didik sekolah dasar, diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, praktisi pendidikan, dan masyarakat di lingkungan anak-anak SD. Konsep kegiatan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan dapat menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini. Dengan menambahkan sedikit kreativitas dan pertimbangan dalam melakukan kegiatan bagi anak-anak pada jenjang SD, mereka akan lebih bersemangat dan antusias. Investasi karakter melalui penanaman nilai-nilai luhur sejak dini merupakan kunci untuk membentuk masa depan manusia yang bermartabat..
<br>Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dengan Mengajarkan Nilai AoStop BullyingAo melalui Storytelling Berbasis Total Physical Response di Kalangan Peserta Didik Sekolah Dasar Kristen Satya Wacana Salatiga, didapati hal-hal positif seperti telah dilakukanyallah pembelajaran yang menarik bagi siswa siswi SD kelas 1.Sementara itu, siswa siswi SD kelas 1 belajar nilai kasih dan Aostop bullyingAo dengan baik dan menunjukkan ketertarikannya pada proses pembelajaran dengan metode srotytelling berbasis TPR melalui respon respon fisik yang diberikan.Siswa dengan lantang menyimpulkan nilai moral dari kisah yang disajikan dengan tepat.Nilai kasih, persahabatan dan anti kekerasan perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dan berterima.Melalui kegiatan-kegiatan yang menumbuhan rasa tertarik dan ingin tahu serta memberi kesempatan siswa siswi untuk terlibat melalui respon-respon fisik dapat membuat nilai yang hendak ditamankan, pembelajaran yang telah dilakukan diterima dengan baik dan memungkinkan ha-hal itu untuk tetap diingat dalam waktu yang cenderung lebih lama
<br>Media massa telah memberitakan berbagai info mengenai kasus kekerasan pada anak-anak terkhusus pada jenjang sekolah dasar. Kekerasan yang terjadi tidak hanya terbatas pada kekerasan fisik yang menimbulkan luka yang nampak namun juga terdapat kekerasan batin yang menimbulkan ketidaknyamanan secara kejiwaan bahkan sampai terganggunya proses pembelajaran anak yang menjadi objek kekerasan. Hal-hal tersebut, dewasa ini, dikenal dengan istilah bullying. Siswa sekolah dasar merupakan siswa jenjang anak-kanak yang dinilai sudah memiliki kesiapan dalam melakukan kegiatan interaksi antar pribadi (interpersonal). Dalam proses pembelajaran pun mereka melakukan kegiatan yang mendukung pengembangan kecerdasan interpersonalnya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-b255e.webp" type="image/webp" length="99250" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-2f18a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-83198.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/siswa-siswi-smas-guru-sekolah-partisipasi-aktif-in-thumb-b255e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16305-jurnal-abdimas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan Grafting di Arga Urban Farming Jakarta Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan Grafting di Arga Urban Farming Jakarta Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan Grafting di Arga Urban Farming Jakarta Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-66624-urban-farming-smart-sistem-pengendal</link>
	<guid isPermaLink="false">bee95a9555391b5a55d6e5f1b0d47269</guid>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 09:08:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect price ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ciputat tim ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ciputat,counter,effect,flag,price,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik grafting yang lebih efektif untuk mengurangi risiko kegagalan produksi bibit anggur. Selain itu, studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap proses pemeliharaan bibit anggur di Arga Urban Farming ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik grafting yang lebih efektif untuk mengurangi risiko kegagalan produksi bibit anggur. Selain itu, studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap proses pemeliharaan bibit anggur di Arga Urban Farming juga relevan untuk diperdalam. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital dalam sistem manajemen risiko pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi identifikasi serta mitigasi risiko.. Identifikasi kejadian risiko dan penyebab risiko yang dilakukan pada seluruh proses produksi bibit anggur di Arga Urban Farming adalah sebagai berikut.terdapat 21 kejadian risiko dan 26 penyebab risiko pada seluruh rangkaian proses produksi bibit anggur.Penyebab risiko dengan nilai ARP tertinggi pada proses penyambungan adalah sambungan tidak sesuai prosedur, pada proses pemeliharaan adalah cuaca tidak konsisten, pada proses sortasi adalah pekerja yang melakukan sortasi terlalu sedikit, dan pada proses pengemasan adalah bibit yang berukuran terlalu besar lolos sortasi.Pemetaan risiko menghasilkan 10 penyebab risiko prioritas yang terdiri dari 2 pada proses penyambungan, 5 pada proses pemeliharaan, 1 pada proses sortasi, dan 2 pada proses pengemasan.Terdapat 20 mitigasi yang direkomendasikan untuk mengurangi risiko produksi bibit anggur di Arga Urban Farming Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi risiko pada aktivitas produksi bibit anggur dengan Teknik penyambungan (grafting) di Arga Urban Farming, (2) Mengukur Tingkat risiko pada aktivitas produksi bibit anggur dengan Teknik penyambungan (grafting) di Arga Urban Farming, (3) Memetakan risiko produksi bibit anggur dengan teknik penyambungan (grafting) di Arga Urban Farming, dan (4) Merekomendasikan mitigasi risiko serta prioritas yang dapat diterapkan untuk mengendalikan risiko pada aktivitas produksi bibit anggur dengan teknik penyambungan (grafting) di Arga Urban Farming. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-28861.webp" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-28861.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-28861.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-28861.webp 1x" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan" alt="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-82635.webp" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-82635.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-82635.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-82635.webp 1x" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan" alt="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-90ac2.webp" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-90ac2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-90ac2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-90ac2.webp 1x" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan" alt="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66624-urban-farming-smart-sistem-pengendal" title="JURIS - Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan" target="_blank">Mitigasi Risiko Produksi Bibit Anggur dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Arga Urban Farming Jakarta Selatan</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik grafting yang lebih efektif untuk mengurangi risiko kegagalan produksi bibit anggur. Selain itu, studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap proses pemeliharaan bibit anggur di Arga Urban Farming juga relevan untuk diperdalam. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital dalam sistem manajemen risiko pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi identifikasi serta mitigasi risiko..
<br>Identifikasi kejadian risiko dan penyebab risiko yang dilakukan pada seluruh proses produksi bibit anggur di Arga Urban Farming adalah sebagai berikut.terdapat 21 kejadian risiko dan 26 penyebab risiko pada seluruh rangkaian proses produksi bibit anggur.Penyebab risiko dengan nilai ARP tertinggi pada proses penyambungan adalah sambungan tidak sesuai prosedur, pada proses pemeliharaan adalah cuaca tidak konsisten, pada proses sortasi adalah pekerja yang melakukan sortasi terlalu sedikit, dan pada proses pengemasan adalah bibit yang berukuran terlalu besar lolos sortasi.Pemetaan risiko menghasilkan 10 penyebab risiko prioritas yang terdiri dari 2 pada proses penyambungan, 5 pada proses pemeliharaan, 1 pada proses sortasi, dan 2 pada proses pengemasan.Terdapat 20 mitigasi yang direkomendasikan untuk mengurangi risiko produksi bibit anggur di Arga Urban Farming
<br>Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi risiko pada aktivitas produksi bibit anggur dengan Teknik penyambungan (grafting) di Arga Urban Farming, (2) Mengukur Tingkat risiko pada aktivitas produksi bibit anggur dengan Teknik penyambungan (grafting) di Arga Urban Farming, (3) Memetakan risiko produksi bibit anggur dengan teknik penyambungan (grafting) di Arga Urban Farming, dan (4) Merekomendasikan mitigasi risiko serta prioritas yang dapat diterapkan untuk mengendalikan risiko pada aktivitas produksi bibit anggur dengan teknik penyambungan (grafting) di Arga Urban Farming. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-28861.webp" type="image/webp" length="70154" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-28861.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-82635.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/urban-farming-smart-sistem-pengendalian-internal-m-thumb-90ac2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20709-sharia-agribusiness-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 16 Sep 2026 15:25:33 +0700. 12 items. Served in: 7.089 seconds [rss] -->
