<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 28 Jul 2026 18:12:54 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 18:12:54 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-28T18:12:54+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56977-pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem</link>
	<guid isPermaLink="false">ff55e4f9cf318dfcd25638314375c109</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 16:23:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adi harmanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ amri abdulah ]]></category>
	<category><![CDATA[ yadi heryadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdulah,adi,amri,harmanda,heryadi,yadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Satu arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi adalah bagaimana variasi posisi penempatan baterai serta penyesuaian kekakuan suspensi mempengaruhi respons getaran dan kenyamanan berkendara pada berbagai kondisi jalan, sehingga dapat ditentukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik: Satu arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi adalah bagaimana variasi posisi penempatan baterai serta penyesuaian kekakuan suspensi mempengaruhi respons getaran dan kenyamanan berkendara pada berbagai kondisi jalan, sehingga dapat ditentukan konfigurasi optimal bagi motor listrik. Kedua, studi eksperimental yang melibatkan model getaran berdampingan dengan elemen redaman serta kontrol aktif pada suspensi dapat mengungkap potensi peningkatan stabilitas dinamis ketika beban penumpang berubah-ubah, misalnya pada beban 50Akg hingga 100Akg atau pada kecepatan tinggi. Ketiga, perbandingan performa dinamis antara motor listrik hasil konversi dengan motor listrik yang dirancang khusus sejak awal, mencakup analisis pada berbagai tipe rangka, ukuran roda, dan sistem kontrol, akan memberikan wawasan tentang keuntungan atau keterbatasan konversi konvensional versus desain asli. Selain itu, integrasi sensor getaran realActime untuk sistem kontrol adaptif dapat menjadi fokus studi untuk meningkatkan respons dinamis secara otomatis.. Penelitian ini menunjukkan bahwa konversi sepeda motor bensin menjadi listrik menyebabkan pergeseran titik berat ke posisi yang lebih maju dan sedikit lebih rendah (xA=A577Amm, yA=A133Amm) serta penurunan total beban kendaraan.Analisis getaran mengindikasikan peningkatan marginal frekuensi alami pertama (OO3,12Acps) dengan frekuensi sekunder tetap stabil, menandakan peningkatan kekakuan sistem suspensi tanpa menimbulkan getaran berlebih.Perubahan distribusi beban suspensi serta stabilitas dinamis menunjukkan bahwa konversi tidak mengurangi kenyamanan berkendara, namun penempatan baterai dan penyesuaian kekakuan suspensi tetap perlu dioptimalkan Solusi potensial untuk mengurangi emisi gas buang dan polusi udara adalah dengan mengonversi sepeda motor konvensional menjadi sepeda motor listrik. Studi ini melakukan konversi sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi sepeda motor listrik dan menganalisis perubahan karakteristik dinamisnya melalui pengukuran pusat gravitasi, distribusi beban suspensi, dan respons getaran dua derajat kebebasan. Metodologi yang digunakan adalah menentukan pusat gravitasi sepeda motor sebelum dan sesudah konversi menggunakan pendekatan momen gaya dan melakukan analisis getaran dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-81df7.webp" title="JURIS - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-81df7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-81df7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-81df7.webp 1x" title="JURIS - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik" alt="JURIS - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-8a527.webp" title="JURIS - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-8a527.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-8a527.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-8a527.webp 1x" title="JURIS - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik" alt="JURIS - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-67505.webp" title="JURIS - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-67505.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-67505.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-67505.webp 1x" title="JURIS - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik" alt="JURIS - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56977-pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem" title="JURIS - Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik" target="_blank">Studi Komparatif Getaran Pada Sepeda Motor Saat Kondisi Standar Dan Hasil Konversi Ke Motor Listrik</a>: Satu arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi adalah bagaimana variasi posisi penempatan baterai serta penyesuaian kekakuan suspensi mempengaruhi respons getaran dan kenyamanan berkendara pada berbagai kondisi jalan, sehingga dapat ditentukan konfigurasi optimal bagi motor listrik. Kedua, studi eksperimental yang melibatkan model getaran berdampingan dengan elemen redaman serta kontrol aktif pada suspensi dapat mengungkap potensi peningkatan stabilitas dinamis ketika beban penumpang berubah-ubah, misalnya pada beban 50Akg hingga 100Akg atau pada kecepatan tinggi. Ketiga, perbandingan performa dinamis antara motor listrik hasil konversi dengan motor listrik yang dirancang khusus sejak awal, mencakup analisis pada berbagai tipe rangka, ukuran roda, dan sistem kontrol, akan memberikan wawasan tentang keuntungan atau keterbatasan konversi konvensional versus desain asli. Selain itu, integrasi sensor getaran realActime untuk sistem kontrol adaptif dapat menjadi fokus studi untuk meningkatkan respons dinamis secara otomatis..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa konversi sepeda motor bensin menjadi listrik menyebabkan pergeseran titik berat ke posisi yang lebih maju dan sedikit lebih rendah (xA=A577Amm, yA=A133Amm) serta penurunan total beban kendaraan.Analisis getaran mengindikasikan peningkatan marginal frekuensi alami pertama (OO3,12Acps) dengan frekuensi sekunder tetap stabil, menandakan peningkatan kekakuan sistem suspensi tanpa menimbulkan getaran berlebih.Perubahan distribusi beban suspensi serta stabilitas dinamis menunjukkan bahwa konversi tidak mengurangi kenyamanan berkendara, namun penempatan baterai dan penyesuaian kekakuan suspensi tetap perlu dioptimalkan
<br>Solusi potensial untuk mengurangi emisi gas buang dan polusi udara adalah dengan mengonversi sepeda motor konvensional menjadi sepeda motor listrik. Studi ini melakukan konversi sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi sepeda motor listrik dan menganalisis perubahan karakteristik dinamisnya melalui pengukuran pusat gravitasi, distribusi beban suspensi, dan respons getaran dua derajat kebebasan. Metodologi yang digunakan adalah menentukan pusat gravitasi sepeda motor sebelum dan sesudah konversi menggunakan pendekatan momen gaya dan melakukan analisis getaran dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-8a527.webp" type="image/webp" length="65270" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-81df7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-8a527.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/pencurian-sepeda-motor-suara-hasil-konversi-sistem-thumb-67505.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2487-wastukancana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17512-jurnal-teknologika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa Chenopodium Quinoa Willd Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa Chenopodium Quinoa Willd Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa Chenopodium Quinoa Willd Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56964-asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quin</link>
	<guid isPermaLink="false">78adf7e0b9ea6f1c311f143aa34df190</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:39:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kemiri bakar ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva kholifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ baha udin 92 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[92,baha,bakar,eva,kemiri,kholifah,udin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi variasi rasio asam dan basa serta penggunaan eksipien alternatif untuk meningkatkan kekerasan tablet tanpa mengurangi aktivitas antioksidan; studi stabilitas dipercepat dengan kondisi kelembaban dan suhu yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi variasi rasio asam dan basa serta penggunaan eksipien alternatif untuk meningkatkan kekerasan tablet tanpa mengurangi aktivitas antioksidan; studi stabilitas dipercepat dengan kondisi kelembaban dan suhu yang berbeda dapat memberikan insight tentang daya simpan flavonoid dan perubahan sifat fisik tablet selama penyimpanan; serta uji farmakokinetik dan efektivitas antioksidan in vivo pada model hewan dapat menilai bioavailabilitas serta potensi terapeutik tablet effervescent quinoa sebagai suplemen antioksidan.. Penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak quinoa dapat diformulasikan menjadi tablet effervescent dengan aktivitas antioksidan yang kuat, namun beberapa parameter fisik seperti kekerasan tablet masih berada di bawah standar farmakope.Formula F6 menunjukkan karakteristik terbaik secara keseluruhan, namun diperlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan kekerasan tanpa mengurangi aktivitas antioksidan.Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan formula, meningkatkan mutu fisik tablet, serta mengevaluasi stabilitas dan efektivitas biologis sediaan secara lebih mendalam Quinoa mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami, namun karakter organoleptik ekstraknya kurang dapat diterima sehingga diperlukan pengembangan sediaan yang lebih sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimum tablet effervescent ekstrak quinoa berdasarkan variasi perbandingan asam sitrat, asam tartat, dan natrium bikarbonat serta mengevaluasi aktivitas antioksidannya. Penelitian menggunakan metode true experimental dengan enam formula tablet effervescent berbobot 2 g/tablet. Variasi komponen asam dan basa digunakan pada konsentrasi 45% (F1), 50% (F2), 55% (F3), 60% (F4), 65% (F5), dan 70% (F6) dengan perbandingan asam sitrat, asam tartat, dan natrium bikarbonat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-81beb.webp" title="JURIS - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-81beb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-81beb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-81beb.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan" alt="JURIS - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-4e0a2.webp" title="JURIS - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-4e0a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-4e0a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-4e0a2.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan" alt="JURIS - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-5a521.webp" title="JURIS - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-5a521.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-5a521.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-5a521.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan" alt="JURIS - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56964-asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quin" title="JURIS - Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan" target="_blank">Formulasi Tablet Effervescen Dari Ekstrak Quinoa (Chenopodium Quinoa Willd.): Evaluasi Sifat Fisik Dan Antioxidan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi variasi rasio asam dan basa serta penggunaan eksipien alternatif untuk meningkatkan kekerasan tablet tanpa mengurangi aktivitas antioksidan; studi stabilitas dipercepat dengan kondisi kelembaban dan suhu yang berbeda dapat memberikan insight tentang daya simpan flavonoid dan perubahan sifat fisik tablet selama penyimpanan; serta uji farmakokinetik dan efektivitas antioksidan in vivo pada model hewan dapat menilai bioavailabilitas serta potensi terapeutik tablet effervescent quinoa sebagai suplemen antioksidan..
<br>Penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak quinoa dapat diformulasikan menjadi tablet effervescent dengan aktivitas antioksidan yang kuat, namun beberapa parameter fisik seperti kekerasan tablet masih berada di bawah standar farmakope.Formula F6 menunjukkan karakteristik terbaik secara keseluruhan, namun diperlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan kekerasan tanpa mengurangi aktivitas antioksidan.Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan formula, meningkatkan mutu fisik tablet, serta mengevaluasi stabilitas dan efektivitas biologis sediaan secara lebih mendalam
<br>Quinoa mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami, namun karakter organoleptik ekstraknya kurang dapat diterima sehingga diperlukan pengembangan sediaan yang lebih sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimum tablet effervescent ekstrak quinoa berdasarkan variasi perbandingan asam sitrat, asam tartat, dan natrium bikarbonat serta mengevaluasi aktivitas antioksidannya. Penelitian menggunakan metode true experimental dengan enam formula tablet effervescent berbobot 2 g/tablet. Variasi komponen asam dan basa digunakan pada konsentrasi 45% (F1), 50% (F2), 55% (F3), 60% (F4), 65% (F5), dan 70% (F6) dengan perbandingan asam sitrat, asam tartat, dan natrium bikarbonat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-5a521.webp" type="image/webp" length="73366" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-81beb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-4e0a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/asam-sitrat-pva-mutu-fisik-tablet-quinoa-antioksid-thumb-5a521.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1521-ubp-karawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15010-pharma-xplore-jurnal-sains-ilmu-farmasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari Maret 2026 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari Maret 2026 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari Maret 2026 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56970-kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssen</link>
	<guid isPermaLink="false">ba0987ea115d58faa052efa8826093cd</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:17:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kemiri bakar ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva kholifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ baha udin 92 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[92,baha,bakar,eva,kemiri,kholifah,udin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbandingan efektivitas program antimicrobial stewardship berbasis elektronik dengan pendekatan manual dalam menurunkan tingkat penggunaan antibiotik tidak rasional pada pasien ISPA anak di rumah sakit tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbandingan efektivitas program antimicrobial stewardship berbasis elektronik dengan pendekatan manual dalam menurunkan tingkat penggunaan antibiotik tidak rasional pada pasien ISPA anak di rumah sakit tingkat pertama, dengan mengukur perubahan DDD/100 patientAcdays serta prevalensi kategori Gyssens yang tidak rasional selama periode enam bulan. Selain itu, studi kohort prospektif yang melibatkan sampel multisentra di berbagai rumah sakit wilayah Jawa Barat dapat menguji hubungan antara pola resistensi bakteri lokal yang diidentifikasi melalui kultur sputum dan pilihan antibiotik pertamaAclinenya, serta menilai apakah penerapan algoritma penyesuaian dosis berbasis berat badan dapat meningkatkan persentase terapi yang masuk kategori rasional (kategori 0) menurut metode Gyssens. Sebagai langkah lanjutan, penelitian kualitatif dengan metodologi mixedAcmethods dapat mengeksplorasi faktor-faktor perilaku klinisi dan pengetahuan farmasi yang mempengaruhi keputusan pemberian antibiotik pada kasus bronkopneumonia, serta menguji intervensi edukasi terstruktur yang disesuaikan dengan pedoman klinis nasional untuk meningkatkan kepatuhan terhadap panduan terapi antibiotik pada populasi anak usia 0Ac18 tahun yang signifikan.. Kelebihan penelitian ini adalah penggunaan kombinasi dua metode evaluasi (Gyssens dan ATC/DDD) yang memberikan gambaran menyeluruh dari aspek kualitatif maupun kuantitatif.Keterbatasannya meliputi desain retrospektif dengan ketergantungan pada kelengkapan rekam medis, periode pengamatan singkat (3 bulan), dan tidak adanya data kultur bakteri untuk menilai ketepatan pemilihan antibiotik secara akurat.Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel lebih besar, memperpanjang periode pengamatan, mengintegrasikan data resistensi bakteri lokal, serta mengembangkan sistem monitoring penggunaan antibiotik berbasis elektronik dalam program antimicrobial stewardship Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dikaitkan dengan penggunaan antibiotik tidak rasional dan berisiko menimbulkan resistensi antimikroba. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pola, jumlah, dan rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien ISPA anak rawat inap di RSUD Karawang. Penelitian menggunakan desain deskriptif-analitik dengan pendekatan cross-sectional retrospektif pada 101 pasien usia 0Ae18 tahun periode JanuariAeMaret 2026. Analisis dilakukan menggunakan metode Gyssens dan ATC/DDD. Hasil penelitian menunjukkan total konsumsi antibiotik sebesar 29,86 DDD/100 patient-days, dengan penggunaan tertinggi cefixime (10,34) dan cefotaxime (10,01). Berdasarkan metode Gyssens, hanya 19% penggunaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-fbcd1.webp" title="JURIS - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-fbcd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-fbcd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-fbcd1.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026" alt="JURIS - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-3bd81.webp" title="JURIS - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-3bd81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-3bd81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-3bd81.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026" alt="JURIS - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-d25db.webp" title="JURIS - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-d25db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-d25db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-d25db.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026" alt="JURIS - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56970-kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssen" title="JURIS - Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026" target="_blank">Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut di RSUD Karawang Periode Januari-Maret 2026</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbandingan efektivitas program antimicrobial stewardship berbasis elektronik dengan pendekatan manual dalam menurunkan tingkat penggunaan antibiotik tidak rasional pada pasien ISPA anak di rumah sakit tingkat pertama, dengan mengukur perubahan DDD/100 patientAcdays serta prevalensi kategori Gyssens yang tidak rasional selama periode enam bulan. Selain itu, studi kohort prospektif yang melibatkan sampel multisentra di berbagai rumah sakit wilayah Jawa Barat dapat menguji hubungan antara pola resistensi bakteri lokal yang diidentifikasi melalui kultur sputum dan pilihan antibiotik pertamaAclinenya, serta menilai apakah penerapan algoritma penyesuaian dosis berbasis berat badan dapat meningkatkan persentase terapi yang masuk kategori rasional (kategori 0) menurut metode Gyssens. Sebagai langkah lanjutan, penelitian kualitatif dengan metodologi mixedAcmethods dapat mengeksplorasi faktor-faktor perilaku klinisi dan pengetahuan farmasi yang mempengaruhi keputusan pemberian antibiotik pada kasus bronkopneumonia, serta menguji intervensi edukasi terstruktur yang disesuaikan dengan pedoman klinis nasional untuk meningkatkan kepatuhan terhadap panduan terapi antibiotik pada populasi anak usia 0Ac18 tahun yang signifikan..
<br>Kelebihan penelitian ini adalah penggunaan kombinasi dua metode evaluasi (Gyssens dan ATC/DDD) yang memberikan gambaran menyeluruh dari aspek kualitatif maupun kuantitatif.Keterbatasannya meliputi desain retrospektif dengan ketergantungan pada kelengkapan rekam medis, periode pengamatan singkat (3 bulan), dan tidak adanya data kultur bakteri untuk menilai ketepatan pemilihan antibiotik secara akurat.Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel lebih besar, memperpanjang periode pengamatan, mengintegrasikan data resistensi bakteri lokal, serta mengembangkan sistem monitoring penggunaan antibiotik berbasis elektronik dalam program antimicrobial stewardship
<br>Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dikaitkan dengan penggunaan antibiotik tidak rasional dan berisiko menimbulkan resistensi antimikroba. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pola, jumlah, dan rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien ISPA anak rawat inap di RSUD Karawang. Penelitian menggunakan desain deskriptif-analitik dengan pendekatan cross-sectional retrospektif pada 101 pasien usia 0Ae18 tahun periode JanuariAeMaret 2026. Analisis dilakukan menggunakan metode Gyssens dan ATC/DDD. Hasil penelitian menunjukkan total konsumsi antibiotik sebesar 29,86 DDD/100 patient-days, dengan penggunaan tertinggi cefixime (10,34) dan cefotaxime (10,01). Berdasarkan metode Gyssens, hanya 19% penggunaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-3bd81.webp" type="image/webp" length="73522" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-fbcd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-3bd81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/kombinasi-terapi-antibiotik-ispa-gyssens-total-kon-thumb-d25db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1521-ubp-karawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15010-pharma-xplore-jurnal-sains-ilmu-farmasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56952-al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guar</link>
	<guid isPermaLink="false">3c3be196d2f2cdc5087eeab67ba94b40</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:47:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ sijal index ]]></category>
	<category><![CDATA[ sijal email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,email,index,sijal,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan Undang-Undang Coast Guard setelah diundangkan, dengan menilai perubahan koordinasi lintas lembaga dan dampaknya terhadap penegakan hukum maritim; selanjutnya, studi dapat merancang dan menguji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan Undang-Undang Coast Guard setelah diundangkan, dengan menilai perubahan koordinasi lintas lembaga dan dampaknya terhadap penegakan hukum maritim; selanjutnya, studi dapat merancang dan menguji sistem deteksi dini terintegrasi yang menggabungkan data satelit, sensor laut, dan platform digital, serta mengukur kontribusinya dalam mempercepat respons terhadap pelanggaran hukum di perairan Indonesia; terakhir, diperlukan penelitian mengenai model koordinasi interAcinstitusi yang optimal, meliputi analisis faktor-faktor penghambat dan pendukung, serta penyusunan kerangka kerja kolaboratif yang dapat diadopsi oleh BAKAMLA, POLRI, dan TNI AL untuk meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan maritim. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi reformasi kebijakan, memperkuat kapasitas institusional, dan mendukung terciptanya sistem penegakan hukum maritim yang lebih efisien dan terintegrasi.. Kesimpulannya, peran BAKAMLA sebagai Coast Guard sangat penting untuk melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia, namun efektivitasnya terhambat oleh tumpang tindih regulasi dan wewenang antar lembaga.Harmonisasi sistem hukum maritim melalui pembentukan satu Undang-Undang Coast Guard diperlukan untuk menyatukan regulasi yang tumpang tindih.Dengan Undang-Undang tersebut, BAKAMLA dapat berfungsi sebagai koordinator utama penegakan hukum di perairan Indonesia, meningkatkan koordinasi antarAcinstansi, integrasi sistem deteksi dini, dan memperkuat kedaulatan maritim Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, menghadapi tantangan kompleks dalam penegakan hukum maritim. Pembentukan Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) sebagai embrio Coast Guard Indonesia bertujuan memenuhi kebutuhan institusional untuk menjamin keamanan dan keselamatan di perairan nasional. Penelitian ini menganalisis peran esensial BAKAMLA dalam penegakan hukum maritim serta mengidentifikasi tantangan regulasi yang dihadapi. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menelaah berbagai kerangka hukum terkait institusi dan wewenang maritim. Temuan menunjukkan adanya tumpang tindih regulasi dan wewenang antar lembaga seperti TNI AL, POLRI, KKP, dan lainnya yang secara signifikan menghambat efektivitas BAKAMLA. Oleh karena itu, harmonisasi sistem hukum dan regulasi maritim sangat diperlukan. Disarankan untuk mengesahkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8210f.webp" title="JURIS - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8210f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8210f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8210f.webp 1x" title="JURIS - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement" alt="JURIS - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8f123.webp" title="JURIS - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8f123.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8f123.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8f123.webp 1x" title="JURIS - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement" alt="JURIS - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-a35e0.webp" title="JURIS - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-a35e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-a35e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-a35e0.webp 1x" title="JURIS - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement" alt="JURIS - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56952-al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guar" title="JURIS - Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement" target="_blank">Coast Guard Plays a Role in Maritime Law Enforcement</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan Undang-Undang Coast Guard setelah diundangkan, dengan menilai perubahan koordinasi lintas lembaga dan dampaknya terhadap penegakan hukum maritim; selanjutnya, studi dapat merancang dan menguji sistem deteksi dini terintegrasi yang menggabungkan data satelit, sensor laut, dan platform digital, serta mengukur kontribusinya dalam mempercepat respons terhadap pelanggaran hukum di perairan Indonesia; terakhir, diperlukan penelitian mengenai model koordinasi interAcinstitusi yang optimal, meliputi analisis faktor-faktor penghambat dan pendukung, serta penyusunan kerangka kerja kolaboratif yang dapat diadopsi oleh BAKAMLA, POLRI, dan TNI AL untuk meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan maritim. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi reformasi kebijakan, memperkuat kapasitas institusional, dan mendukung terciptanya sistem penegakan hukum maritim yang lebih efisien dan terintegrasi..
<br>Kesimpulannya, peran BAKAMLA sebagai Coast Guard sangat penting untuk melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia, namun efektivitasnya terhambat oleh tumpang tindih regulasi dan wewenang antar lembaga.Harmonisasi sistem hukum maritim melalui pembentukan satu Undang-Undang Coast Guard diperlukan untuk menyatukan regulasi yang tumpang tindih.Dengan Undang-Undang tersebut, BAKAMLA dapat berfungsi sebagai koordinator utama penegakan hukum di perairan Indonesia, meningkatkan koordinasi antarAcinstansi, integrasi sistem deteksi dini, dan memperkuat kedaulatan maritim
<br>Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, menghadapi tantangan kompleks dalam penegakan hukum maritim. Pembentukan Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) sebagai embrio Coast Guard Indonesia bertujuan memenuhi kebutuhan institusional untuk menjamin keamanan dan keselamatan di perairan nasional. Penelitian ini menganalisis peran esensial BAKAMLA dalam penegakan hukum maritim serta mengidentifikasi tantangan regulasi yang dihadapi. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menelaah berbagai kerangka hukum terkait institusi dan wewenang maritim. Temuan menunjukkan adanya tumpang tindih regulasi dan wewenang antar lembaga seperti TNI AL, POLRI, KKP, dan lainnya yang secara signifikan menghambat efektivitas BAKAMLA. Oleh karena itu, harmonisasi sistem hukum dan regulasi maritim sangat diperlukan. Disarankan untuk mengesahkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8210f.webp" type="image/webp" length="108964" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8210f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-8f123.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/al-bakamla-law-keamanan-maritim-coast-guard-penega-thumb-a35e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-699-e-siber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1629-siber-international-journal-advanced-law-sijal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96 Daun Jambu Biji Kristal Psidium guajava L Dan Kemiri Bakar Aleurites moluccanus L Willd ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96 Daun Jambu Biji Kristal Psidium guajava L Dan Kemiri Bakar Aleurites moluccanus L Willd ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96 Daun Jambu Biji Kristal Psidium guajava L Dan Kemiri Bakar Aleurites moluccanus L Willd ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56968-jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ</link>
	<guid isPermaLink="false">0d3b0fafbfcd865795a2c1780d89dcc2</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:27:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kemiri bakar ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva kholifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ baha udin 92 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[92,baha,bakar,eva,kemiri,kholifah,udin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) melakukan uji klinis terkontrol untuk menilai efektivitas hair tonic berbasis ekstrak daun jambu biji kristal dan minyak kemiri bakar terhadap pertumbuhan rambut serta reduksi kerontokan pada sukarelawan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd): Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) melakukan uji klinis terkontrol untuk menilai efektivitas hair tonic berbasis ekstrak daun jambu biji kristal dan minyak kemiri bakar terhadap pertumbuhan rambut serta reduksi kerontokan pada sukarelawan, sehingga dapat memvalidasi klaim terapeutik secara klinis; (2) menyelidiki aktivitas antiAcoksidan dan antimikroba dari formulasi ini melalui uji inAvitro serta mengidentifikasi senyawa bioaktif utama dengan teknik kromatografiAcmassa, guna memperkuat dasar ilmiah manfaatnya bagi kesehatan kulit kepala; (3) mengembangkan studi stabilitas jangka panjang dengan variabel suhu, cahaya, dan pH untuk menentukan umur simpan optimal serta mengkaji pengaruh penambahan pengawet alami terhadap kualitas fisik dan kimia sediaan, yang dapat menghasilkan produk yang lebih aman dan tahan lama. (4) melakukan penelitian eksperimental untuk menguji sinergi antara ekstrak jambu biji kristal dengan bahan alami lain seperti lidah buaya atau minyak kelapa, sehingga dapat meningkatkan profil kimiawi dan sensori produk; dan (5) melakukan survei persepsi konsumen serta analisis biaya produksi guna menilai kelayakan komersialisasi di pasar lokal. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat melengkapi temuan awal, memperluas pemahaman tentang mekanisme kerja, serta menghasilkan produk hair tonic yang lebih efektif dan dapat dipasarkan secara luas.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ekstrak etanol 96% daun jambu biji kristal dan minyak kemiri bakar berhasil diformulasikan menjadi sediaan hair tonic dan memiliki karakteristik fisik yang memenuhi parameter dasar sediaan kosmetik cair, meliputi organoleptik, pH, homogenitas, dan viskositas, sehingga berpotensi sebagai alternatif perawatan rambut alami Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengkarakterisasi sediaan hair tonic berbahan dasar ekstrak etanol 96% daun jambu biji kristal (Psidium guajava L.) dan minyak kemiri (Aleurites moluccanus (L.) Willd) bakar sebagai alternatif perawatan rambut alami. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan tahapan meliputi ekstraksi daun jambu biji menggunakan maserasi, pembuatan minyak kemiri bakar, formulasi sediaan hair tonic, serta evaluasi sifat fisik meliputi uji organoleptik, pH, homogenitas, dan viskositas. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-64714.webp" title="JURIS - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-64714.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-64714.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-64714.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)" alt="JURIS - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-ba722.webp" title="JURIS - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-ba722.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-ba722.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-ba722.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)" alt="JURIS - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-1d32e.webp" title="JURIS - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-1d32e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-1d32e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-1d32e.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)" alt="JURIS - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56968-jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ" title="JURIS - Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)" target="_blank">Karakterisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Etanol 96% Daun Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L.) Dan Kemiri Bakar (Aleurites moluccanus (L.) Willd)</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) melakukan uji klinis terkontrol untuk menilai efektivitas hair tonic berbasis ekstrak daun jambu biji kristal dan minyak kemiri bakar terhadap pertumbuhan rambut serta reduksi kerontokan pada sukarelawan, sehingga dapat memvalidasi klaim terapeutik secara klinis; (2) menyelidiki aktivitas antiAcoksidan dan antimikroba dari formulasi ini melalui uji inAvitro serta mengidentifikasi senyawa bioaktif utama dengan teknik kromatografiAcmassa, guna memperkuat dasar ilmiah manfaatnya bagi kesehatan kulit kepala; (3) mengembangkan studi stabilitas jangka panjang dengan variabel suhu, cahaya, dan pH untuk menentukan umur simpan optimal serta mengkaji pengaruh penambahan pengawet alami terhadap kualitas fisik dan kimia sediaan, yang dapat menghasilkan produk yang lebih aman dan tahan lama. (4) melakukan penelitian eksperimental untuk menguji sinergi antara ekstrak jambu biji kristal dengan bahan alami lain seperti lidah buaya atau minyak kelapa, sehingga dapat meningkatkan profil kimiawi dan sensori produk; dan (5) melakukan survei persepsi konsumen serta analisis biaya produksi guna menilai kelayakan komersialisasi di pasar lokal. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat melengkapi temuan awal, memperluas pemahaman tentang mekanisme kerja, serta menghasilkan produk hair tonic yang lebih efektif dan dapat dipasarkan secara luas..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ekstrak etanol 96% daun jambu biji kristal dan minyak kemiri bakar berhasil diformulasikan menjadi sediaan hair tonic dan memiliki karakteristik fisik yang memenuhi parameter dasar sediaan kosmetik cair, meliputi organoleptik, pH, homogenitas, dan viskositas, sehingga berpotensi sebagai alternatif perawatan rambut alami
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengkarakterisasi sediaan hair tonic berbahan dasar ekstrak etanol 96% daun jambu biji kristal (Psidium guajava L.) dan minyak kemiri (Aleurites moluccanus (L.) Willd) bakar sebagai alternatif perawatan rambut alami. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan tahapan meliputi ekstraksi daun jambu biji menggunakan maserasi, pembuatan minyak kemiri bakar, formulasi sediaan hair tonic, serta evaluasi sifat fisik meliputi uji organoleptik, pH, homogenitas, dan viskositas. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-ba722.webp" type="image/webp" length="71212" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-64714.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-ba722.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/jus-jambu-biji-merah-senyawa-bioaktif-minyak-produ-thumb-1d32e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1521-ubp-karawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15010-pharma-xplore-jurnal-sains-ilmu-farmasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat Persea americana Mill Pada Tikus Sprague Dawley ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat Persea americana Mill Pada Tikus Sprague Dawley ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat Persea americana Mill Pada Tikus Sprague Dawley ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56960-purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-eta</link>
	<guid isPermaLink="false">46b5021d9fd544f192f7f8dbe6fc52ac</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:26:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kemiri bakar ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva kholifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ baha udin 92 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[92,baha,bakar,eva,kemiri,kholifah,udin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari temuan ini meliputi beberapa arah penting. Pertama, setelah berhasil mengidentifikasi fraksi aktif heksan dari daun alpukat sebagai diuretik potensial dengan dosis 300 mg/kgbb, langkah berikutnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari temuan ini meliputi beberapa arah penting. Pertama, setelah berhasil mengidentifikasi fraksi aktif heksan dari daun alpukat sebagai diuretik potensial dengan dosis 300 mg/kgbb, langkah berikutnya adalah melakukan penelitian mendalam untuk menentukan dosis optimal secara lebih presisi dan mengevaluasi profil keamanannya. Hal ini termasuk studi toksisitas jangka panjang dan perbandingan efikasi serta potensi efek sampingnya terhadap diuretik standar yang sudah ada di pasaran, untuk memastikan bahwa penggunaannya aman dan berkelanjutan bagi manusia. Kedua, meskipun penelitian ini menunjukkan kandungan flavonoid dan tanin berperan, mekanisme aksi spesifik dari fraksi aktif heksan masih perlu diuraikan secara lebih rinci. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada isolasi dan identifikasi senyawa aktif tunggal dalam fraksi heksan yang bertanggung jawab atas efek diuretik, serta penyelidikan mekanisme molekuler di tingkat ginjal. Misalnya, apakah senyawa tersebut berinteraksi dengan transporter natrium atau saluran ion tertentu, yang akan memberikan pemahaman fundamental tentang cara kerjanya. Ketiga, untuk memperluas pemanfaatan dan relevansi klinis, akan sangat bermanfaat untuk membandingkan potensi diuretik fraksi aktif daun alpukat ini dengan ekstrak tanaman lain yang juga dikenal memiliki khasiat serupa dalam pengobatan tradisional. Selain itu, studi mengenai potensi penggunaannya dalam penanganan kondisi spesifik seperti edema atau hipertensi ringan dapat dilakukan, serta eksplorasi kombinasi dengan bahan alami lain untuk mencapai efek sinergis yang lebih baik.. Penapisan fitokimia terhadap fraksi aktif heksan dan etil asetat ekstrak etanol daun Alpukat mengandung flavonoid dan tanin.Aktivitas urinasi terbaik ditunjukkan oleh kelompok perlakuan fraksi aktif heksana dosis 300 mg/kbb dengan volume diatas kontrol positif.Pemberian ekstrak mempengaruhi sedikit asam pada kelompok semua perlakuan Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelarut berbeda polaritas terhadap ekstrak etanol daun alpukat sehingga diperoleh fraksi aktif etil asetat dan heksan selanjutnya dilakukan uji aktivitas urinasi. Penelitian menggunakan hewan percobaan tikus putih jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok dengan perlakuan normal aquades, kontrol positif furosemide, fraksi aktif etil asetat 100mg/kgbb dan 300 mg/kgbb serta kelompok fraksi aktif heksan dosis aktif 100mg/kgbb dan 300 mg/kgbb. Hasil penelitian menunjukkan volume urinasi tertinggi ditunjukkan oleh kelompok fraksi aktif heksan dosis 300mg/kgbb. Peningkatan volume urinasi dipengaruhi oleh adanya metabolit sekunder flavonoid dan tanin. Perubahan pH terjadi pada kelompok fraksi aktif heksana yang cenderung sedikit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-69ed2.webp" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-69ed2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-69ed2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-69ed2.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley" alt="JURIS - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-56fb9.webp" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-56fb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-56fb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-56fb9.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley" alt="JURIS - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-87e5a.webp" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-87e5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-87e5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-87e5a.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley" alt="JURIS - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56960-purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-eta" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley" target="_blank">Perbandingan Aktivitas Diuresis Fraksi Aktif Berdasarkan Polaritas Pelarut Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Sprague-Dawley</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari temuan ini meliputi beberapa arah penting. Pertama, setelah berhasil mengidentifikasi fraksi aktif heksan dari daun alpukat sebagai diuretik potensial dengan dosis 300 mg/kgbb, langkah berikutnya adalah melakukan penelitian mendalam untuk menentukan dosis optimal secara lebih presisi dan mengevaluasi profil keamanannya. Hal ini termasuk studi toksisitas jangka panjang dan perbandingan efikasi serta potensi efek sampingnya terhadap diuretik standar yang sudah ada di pasaran, untuk memastikan bahwa penggunaannya aman dan berkelanjutan bagi manusia. Kedua, meskipun penelitian ini menunjukkan kandungan flavonoid dan tanin berperan, mekanisme aksi spesifik dari fraksi aktif heksan masih perlu diuraikan secara lebih rinci. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada isolasi dan identifikasi senyawa aktif tunggal dalam fraksi heksan yang bertanggung jawab atas efek diuretik, serta penyelidikan mekanisme molekuler di tingkat ginjal. Misalnya, apakah senyawa tersebut berinteraksi dengan transporter natrium atau saluran ion tertentu, yang akan memberikan pemahaman fundamental tentang cara kerjanya. Ketiga, untuk memperluas pemanfaatan dan relevansi klinis, akan sangat bermanfaat untuk membandingkan potensi diuretik fraksi aktif daun alpukat ini dengan ekstrak tanaman lain yang juga dikenal memiliki khasiat serupa dalam pengobatan tradisional. Selain itu, studi mengenai potensi penggunaannya dalam penanganan kondisi spesifik seperti edema atau hipertensi ringan dapat dilakukan, serta eksplorasi kombinasi dengan bahan alami lain untuk mencapai efek sinergis yang lebih baik..
<br>Penapisan fitokimia terhadap fraksi aktif heksan dan etil asetat ekstrak etanol daun Alpukat mengandung flavonoid dan tanin.Aktivitas urinasi terbaik ditunjukkan oleh kelompok perlakuan fraksi aktif heksana dosis 300 mg/kbb dengan volume diatas kontrol positif.Pemberian ekstrak mempengaruhi sedikit asam pada kelompok semua perlakuan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelarut berbeda polaritas terhadap ekstrak etanol daun alpukat sehingga diperoleh fraksi aktif etil asetat dan heksan selanjutnya dilakukan uji aktivitas urinasi. Penelitian menggunakan hewan percobaan tikus putih jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok dengan perlakuan normal aquades, kontrol positif furosemide, fraksi aktif etil asetat 100mg/kgbb dan 300 mg/kgbb serta kelompok fraksi aktif heksan dosis aktif 100mg/kgbb dan 300 mg/kgbb. Hasil penelitian menunjukkan volume urinasi tertinggi ditunjukkan oleh kelompok fraksi aktif heksan dosis 300mg/kgbb. Peningkatan volume urinasi dipengaruhi oleh adanya metabolit sekunder flavonoid dan tanin. Perubahan pH terjadi pada kelompok fraksi aktif heksana yang cenderung sedikit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-87e5a.webp" type="image/webp" length="66188" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-69ed2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-56fb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/purifikasi-senyawa-aktif-ekstrak-etanol-fraksi-dau-thumb-87e5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1521-ubp-karawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15010-pharma-xplore-jurnal-sains-ilmu-farmasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56954-desertion-tni-prevention-against-ins</link>
	<guid isPermaLink="false">239390ec22157186f4a77b78c2aa005c</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:15:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ sijal index ]]></category>
	<category><![CDATA[ sijal email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,email,index,sijal,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana integrasi faktor psikososial dan ekonomi sebagai faktor meringankan dalam penetapan hukuman desersi memengaruhi tingkat recidivisme di kalangan anggota TNI, dengan pendekatan kuantitatif longitudinal. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana integrasi faktor psikososial dan ekonomi sebagai faktor meringankan dalam penetapan hukuman desersi memengaruhi tingkat recidivisme di kalangan anggota TNI, dengan pendekatan kuantitatif longitudinal. Selanjutnya, dilakukan evaluasi terhadap dampak program kesejahteraan dan kesehatan mental yang komprehensif terhadap penurunan insiden desersi pada Angkatan Laut Indonesia, menggunakan desain eksperimen terkontrol selama beberapa tahun. Terakhir, penelitian dapat menilai efektivitas proses rekrutmen dan seleksi yang ditingkatkan, termasuk tes psikologis dan ideologis, dalam memprediksi potensi desersi pada calon prajurit baru, melalui analisis prediktif berbasis data historis dan survei awal.. Penegakan hukum desertion di Indonesia merupakan suatu kesatuan yang komprehensif, dimulai dari Kitab UndangAcUndang Hukum Pidana Militer (KUHPM) sebagai inti kejahatan, didukung oleh UndangAcUndang TNI sebagai landasan institusional, serta dilengkapi dengan berbagai peraturan pelaksana yang mengatur prosedur dan administratif.FaktorAcfaktor pemicu desertion sangat beragam, meliputi masalah internal seperti kesulitan ekonomi, masalah keluarga, dan tekanan psikologis, serta faktor eksternal seperti kepemimpinan yang kurang efektif, kesejahteraan yang tidak memadai, dan proses rekrutmen yang tidak selektif.Oleh karena itu, upaya pencegahan harus menekankan langkahAclangkah preventif dan repressive yang konsisten serta transparan, dengan kolaborasi lintas sektor mulai dari kepemimpinan Angkatan Laut, unit pengembangan mental dan psikologis, hingga keluarga prajurit Disiplin merupakan prinsip fundamental dalam militer, terutama bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pelanggaran disiplin yang serius seperti desersi, yaitu tindakan meninggalkan tugas tanpa izin, tetap menjadi masalah utama dalam TNI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penerapan hukum terhadap tindak pidana desersi dalam TNI, faktorAcfaktor yang memengaruhi, serta mengkaji langkahAclangkah preventif yang efektif untuk mengurangi jumlah desersi di Angkatan Laut Indonesia... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-5e2a2.webp" title="JURIS - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-5e2a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-5e2a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-5e2a2.webp 1x" title="JURIS - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts" alt="JURIS - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-48c07.webp" title="JURIS - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-48c07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-48c07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-48c07.webp 1x" title="JURIS - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts" alt="JURIS - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-64084.webp" title="JURIS - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-64084.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-64084.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-64084.webp 1x" title="JURIS - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts" alt="JURIS - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56954-desertion-tni-prevention-against-ins" title="JURIS - The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts" target="_blank">The Criminal Act of Desertion Against TNI Members Reviewed from Influencer Background and Prevention Efforts</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana integrasi faktor psikososial dan ekonomi sebagai faktor meringankan dalam penetapan hukuman desersi memengaruhi tingkat recidivisme di kalangan anggota TNI, dengan pendekatan kuantitatif longitudinal. Selanjutnya, dilakukan evaluasi terhadap dampak program kesejahteraan dan kesehatan mental yang komprehensif terhadap penurunan insiden desersi pada Angkatan Laut Indonesia, menggunakan desain eksperimen terkontrol selama beberapa tahun. Terakhir, penelitian dapat menilai efektivitas proses rekrutmen dan seleksi yang ditingkatkan, termasuk tes psikologis dan ideologis, dalam memprediksi potensi desersi pada calon prajurit baru, melalui analisis prediktif berbasis data historis dan survei awal..
<br>Penegakan hukum desertion di Indonesia merupakan suatu kesatuan yang komprehensif, dimulai dari Kitab UndangAcUndang Hukum Pidana Militer (KUHPM) sebagai inti kejahatan, didukung oleh UndangAcUndang TNI sebagai landasan institusional, serta dilengkapi dengan berbagai peraturan pelaksana yang mengatur prosedur dan administratif.FaktorAcfaktor pemicu desertion sangat beragam, meliputi masalah internal seperti kesulitan ekonomi, masalah keluarga, dan tekanan psikologis, serta faktor eksternal seperti kepemimpinan yang kurang efektif, kesejahteraan yang tidak memadai, dan proses rekrutmen yang tidak selektif.Oleh karena itu, upaya pencegahan harus menekankan langkahAclangkah preventif dan repressive yang konsisten serta transparan, dengan kolaborasi lintas sektor mulai dari kepemimpinan Angkatan Laut, unit pengembangan mental dan psikologis, hingga keluarga prajurit
<br>Disiplin merupakan prinsip fundamental dalam militer, terutama bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pelanggaran disiplin yang serius seperti desersi, yaitu tindakan meninggalkan tugas tanpa izin, tetap menjadi masalah utama dalam TNI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penerapan hukum terhadap tindak pidana desersi dalam TNI, faktorAcfaktor yang memengaruhi, serta mengkaji langkahAclangkah preventif yang efektif untuk mengurangi jumlah desersi di Angkatan Laut Indonesia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-64084.webp" type="image/webp" length="72182" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-5e2a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-48c07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/desertion-tni-prevention-against-insiden-desersi-c-thumb-64084.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-699-e-siber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1629-siber-international-journal-advanced-law-sijal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56963-peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun</link>
	<guid isPermaLink="false">d93afdf522974a250067df6b98392581</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:01:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kemiri bakar ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva kholifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ baha udin 92 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[92,baha,bakar,eva,kemiri,kholifah,udin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan validasi empiris melalui uji in vitro dan in vivo untuk memastikan efikasi dan keamanannya secara nyata. Selain itu, pengembangan sistem penghantaran obat (drug delivery system) dapat dipertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan validasi empiris melalui uji in vitro dan in vivo untuk memastikan efikasi dan keamanannya secara nyata. Selain itu, pengembangan sistem penghantaran obat (drug delivery system) dapat dipertimbangkan guna mengatasi kendala rendahnya daya absorpsi usus dari kedua senyawa tersebut. Terakhir, studi lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme interaksi molekuler spesifik dari kedua senyawa ini sebagai antikanker, serta potensi kombinasi keduanya dalam terapi kanker.. Penelitian in silico ini mengindikasikan bahwa senyawa Patuloside A (daun sirih cina) dan Quercetin-3-O-glucoside (daun kelor) berpotensi sebagai kandidat antikanker karena terdapat interaksi yang baik dengan reseptor EGFR dan Caspase-9, serta prediksi profil keamanan yang lebih unggul dibanding doksurubisin Kanker merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan agen terapi baru yang lebih aman. Daun sirih cina (Peperomia pellucida) dan kelor (Moringa oleifera L.) secara empiris memiliki aktivitas antiproliferatif, namun mekanisme interaksi molekuler spesifiknya sebagai antikanker masih perlu dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil komponen bioaktif ekstrak etanol daun sirih cina dan kelor, serta mengevaluasi potensinya sebagai kandidat obat antikanker secara in silico terhadap reseptor EGFR dan Caspase-9. Simplisia diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Profil senyawa aktif dianalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-4a199.webp" title="JURIS - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-4a199.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-4a199.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-4a199.webp 1x" title="JURIS - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa" alt="JURIS - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-60847.webp" title="JURIS - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-60847.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-60847.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-60847.webp 1x" title="JURIS - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa" alt="JURIS - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-9ea84.webp" title="JURIS - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-9ea84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-9ea84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-9ea84.webp 1x" title="JURIS - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa" alt="JURIS - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56963-peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun" title="JURIS - Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa" target="_blank">Kajian In Siliko Senyawa Ekstrak Daun Sirih Cina dan Kelor sebagai Obat Anti Kanker pada Sel T47D dan HeLa</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan validasi empiris melalui uji in vitro dan in vivo untuk memastikan efikasi dan keamanannya secara nyata. Selain itu, pengembangan sistem penghantaran obat (drug delivery system) dapat dipertimbangkan guna mengatasi kendala rendahnya daya absorpsi usus dari kedua senyawa tersebut. Terakhir, studi lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme interaksi molekuler spesifik dari kedua senyawa ini sebagai antikanker, serta potensi kombinasi keduanya dalam terapi kanker..
<br>Penelitian in silico ini mengindikasikan bahwa senyawa Patuloside A (daun sirih cina) dan Quercetin-3-O-glucoside (daun kelor) berpotensi sebagai kandidat antikanker karena terdapat interaksi yang baik dengan reseptor EGFR dan Caspase-9, serta prediksi profil keamanan yang lebih unggul dibanding doksurubisin
<br>Kanker merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan agen terapi baru yang lebih aman. Daun sirih cina (Peperomia pellucida) dan kelor (Moringa oleifera L.) secara empiris memiliki aktivitas antiproliferatif, namun mekanisme interaksi molekuler spesifiknya sebagai antikanker masih perlu dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil komponen bioaktif ekstrak etanol daun sirih cina dan kelor, serta mengevaluasi potensinya sebagai kandidat obat antikanker secara in silico terhadap reseptor EGFR dan Caspase-9. Simplisia diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Profil senyawa aktif dianalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-4a199.webp" type="image/webp" length="160684" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-4a199.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-60847.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/peran-senyawa-quercetin-ekstrak-etanol-daun-sirih-thumb-9ea84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1521-ubp-karawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15010-pharma-xplore-jurnal-sains-ilmu-farmasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perspektif Keuangan Pelanggan Proses Bisnis Internal Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perspektif Keuangan Pelanggan Proses Bisnis Internal Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perspektif Keuangan Pelanggan Proses Bisnis Internal Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56966-koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced</link>
	<guid isPermaLink="false">4f6de1f61c6f1f84c8180852822a9001</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 13:58:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini telah memberikan pemahaman awal tentang pengaruh perspektif keuangan dan proses bisnis internal terhadap kinerja koperasi, ada beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat memperkaya wawasan kita secara lebih mendalam dan komprehensif. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced: Meskipun penelitian ini telah memberikan pemahaman awal tentang pengaruh perspektif keuangan dan proses bisnis internal terhadap kinerja koperasi, ada beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat memperkaya wawasan kita secara lebih mendalam dan komprehensif. Pertama, penting untuk memperluas cakupan studi tidak hanya pada satu koperasi, melainkan ke berbagai jenis koperasi atau koperasi di wilayah geografis yang beragam, misalnya koperasi di sektor jasa, produksi, atau simpan pinjam di berbagai daerah, untuk menguji apakah pola pengaruh Balanced Scorecard ini bersifat universal atau sangat bergantung pada karakteristik dan lingkungan spesifik koperasi. Ini akan membantu menjawab pertanyaan krusial mengenai generalisasi temuan. Kedua, mengingat data saat ini bersifat potret waktu (cross-sectional), studi mendatang akan sangat diuntungkan dengan menggunakan pendekatan longitudinal. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk melacak dinamika perubahan serta dampak jangka panjang dari setiap perspektif, khususnya perspektif pelanggan dan pembelajaran dan pertumbuhan yang seringkali menunjukkan efek tertunda terhadap kinerja keuangan. Hal ini penting untuk memahami bagaimana investasi jangka panjang pada SDM dan kepuasan anggota pada akhirnya berkontribusi terhadap keuangan koperasi. Ketiga, untuk mendapatkan model yang lebih holistik, penelitian selanjutnya dapat mencoba menambahkan variabel-variabel di luar Balanced Scorecard yang relevan, seperti kualitas tata kelola koperasi, gaya kepemimpinan pengurus, atau tingkat partisipasi aktif anggota dalam manajemen. Faktor-faktor ini berpotensi menjelaskan sisa variasi kinerja yang belum terangkum, sekaligus mengidentifikasi pendorong keberhasilan koperasi yang lebih multifaset. Dengan menerapkan saran-saran ini, diharapkan penelitian selanjutnya dapat menghasilkan pemahaman yang lebih kaya dan mendalam untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan kinerja koperasi di masa depan.. Penelitian ini menganalisis pengaruh perspektif Balanced Scorecard terhadap kinerja keuangan Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta.Hasilnya menunjukkan bahwa perspektif keuangan dan proses bisnis internal signifikan mempengaruhi kinerja keuangan, sementara perspektif pelanggan serta pembelajaran dan pertumbuhan tidak signifikan.Ini mengindikasikan bahwa pengelolaan keuangan dan efektivitas proses bisnis internal sangat penting untuk kinerja koperasi, dan evaluasi kinerja perlu mempertimbangkan aspek operasional selain indikator keuangan Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh empat perspektif Balanced Scorecard terhadap kinerja keuangan Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampel sebanyak 87 anggota koperasi yang dipilih menggunakan rumus Slovin, sedangkan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif keuangan dan perspektif proses bisnis internal berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan koperasi, sedangkan perspektif pelanggan serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Model penelitian mampu menjelaskan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-5299d.webp" title="JURIS - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-5299d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-5299d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-5299d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced" alt="JURIS - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-11dac.webp" title="JURIS - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-11dac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-11dac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-11dac.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced" alt="JURIS - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-e18be.webp" title="JURIS - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-e18be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-e18be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-e18be.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced" alt="JURIS - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56966-koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced" title="JURIS - Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced" target="_blank">Analisis Perspektif Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal, Pembelajaran dan Pertumbuhan Terhadap Kinerja Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta dengan Menggunakan Pendekatan Balanced</a>: Meskipun penelitian ini telah memberikan pemahaman awal tentang pengaruh perspektif keuangan dan proses bisnis internal terhadap kinerja koperasi, ada beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat memperkaya wawasan kita secara lebih mendalam dan komprehensif. Pertama, penting untuk memperluas cakupan studi tidak hanya pada satu koperasi, melainkan ke berbagai jenis koperasi atau koperasi di wilayah geografis yang beragam, misalnya koperasi di sektor jasa, produksi, atau simpan pinjam di berbagai daerah, untuk menguji apakah pola pengaruh Balanced Scorecard ini bersifat universal atau sangat bergantung pada karakteristik dan lingkungan spesifik koperasi. Ini akan membantu menjawab pertanyaan krusial mengenai generalisasi temuan. Kedua, mengingat data saat ini bersifat potret waktu (cross-sectional), studi mendatang akan sangat diuntungkan dengan menggunakan pendekatan longitudinal. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk melacak dinamika perubahan serta dampak jangka panjang dari setiap perspektif, khususnya perspektif pelanggan dan pembelajaran dan pertumbuhan yang seringkali menunjukkan efek tertunda terhadap kinerja keuangan. Hal ini penting untuk memahami bagaimana investasi jangka panjang pada SDM dan kepuasan anggota pada akhirnya berkontribusi terhadap keuangan koperasi. Ketiga, untuk mendapatkan model yang lebih holistik, penelitian selanjutnya dapat mencoba menambahkan variabel-variabel di luar Balanced Scorecard yang relevan, seperti kualitas tata kelola koperasi, gaya kepemimpinan pengurus, atau tingkat partisipasi aktif anggota dalam manajemen. Faktor-faktor ini berpotensi menjelaskan sisa variasi kinerja yang belum terangkum, sekaligus mengidentifikasi pendorong keberhasilan koperasi yang lebih multifaset. Dengan menerapkan saran-saran ini, diharapkan penelitian selanjutnya dapat menghasilkan pemahaman yang lebih kaya dan mendalam untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan kinerja koperasi di masa depan..
<br>Penelitian ini menganalisis pengaruh perspektif Balanced Scorecard terhadap kinerja keuangan Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta.Hasilnya menunjukkan bahwa perspektif keuangan dan proses bisnis internal signifikan mempengaruhi kinerja keuangan, sementara perspektif pelanggan serta pembelajaran dan pertumbuhan tidak signifikan.Ini mengindikasikan bahwa pengelolaan keuangan dan efektivitas proses bisnis internal sangat penting untuk kinerja koperasi, dan evaluasi kinerja perlu mempertimbangkan aspek operasional selain indikator keuangan
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh empat perspektif Balanced Scorecard terhadap kinerja keuangan Koperasi Konsumen Karyawan RS Kasih Ibu Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampel sebanyak 87 anggota koperasi yang dipilih menggunakan rumus Slovin, sedangkan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif keuangan dan perspektif proses bisnis internal berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan koperasi, sedangkan perspektif pelanggan serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Model penelitian mampu menjelaskan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-e18be.webp" type="image/webp" length="93676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-5299d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-11dac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/koperasi-konsumen-setia-keuangan-balanced-scorecar-thumb-e18be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3137-jiemap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12730-jurnal-ilmiah-keuangan-akuntansi-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tax avoidance and firm value Unveiling the role of earnings management ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tax avoidance and firm value Unveiling the role of earnings management ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tax avoidance and firm value Unveiling the role of earnings management ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56958-relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-paja</link>
	<guid isPermaLink="false">1c391b9a6e120f50aac102e645ba6462</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 13:41:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ beverage sub ]]></category>
	<category><![CDATA[ gs citation ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beverage,citation,gs,kirim,naskah,sub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji apakah pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan tetap positif ketika diterapkan pada sektor lain, seperti industri manufaktur atau jasa, untuk menilai konsistensi temuan lintas sektoral; selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management: Penelitian lanjutan dapat menguji apakah pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan tetap positif ketika diterapkan pada sektor lain, seperti industri manufaktur atau jasa, untuk menilai konsistensi temuan lintas sektoral; selanjutnya, studi dapat menggunakan ukuran penghindaran pajak alternatif, misalnya perbedaan antara tarif pajak buku dan efektif atau indeks agresivitas pajak, guna mengevaluasi apakah metode pengukuran memengaruhi signifikansi hubungan dengan nilai perusahaan; terakhir, penelitian dapat meneliti peran variabel moderasi lain seperti tata kelola perusahaan, transparansi keuangan, atau kepemilikan institusional dalam memperkuat atau melemahkan pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan, sehingga memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memediasi hubungan tersebut.. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan pada sektor barang konsumsi Indonesia, khususnya subsektor makanan dan minuman, serta mengevaluasi apakah manajemen laba memperkuat hubungan tersebut.Hasil menunjukkan bahwa penghindaran pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa investor menilai praktik penghematan pajak secara positif karena efek peningkatan profitabilitas.Namun, manajemen laba tidak secara signifikan memengaruhi cara penghindaran pajak memengaruhi nilai perusahaan, menandakan peran terbatasnya dalam membentuk persepsi investor Penelitian nilai perusahaan tetap menjadi bidang penting dalam kajian akademik karena nilai perusahaan menjadi indikator utama posisi perusahaan di pasar modal. Penelitian ini menguji pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan dengan manajemen laba sebagai variabel moderasi. Data keuangan perusahaan subAcsektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020Ac2022 digunakan, dengan 57 observasi yang diperoleh melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghindaran pajak berpengaruh positif terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-64fd6.webp" title="JURIS - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-64fd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-64fd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-64fd6.webp 1x" title="JURIS - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management" alt="JURIS - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-6eb05.webp" title="JURIS - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-6eb05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-6eb05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-6eb05.webp 1x" title="JURIS - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management" alt="JURIS - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-e58e1.webp" title="JURIS - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-e58e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-e58e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-e58e1.webp 1x" title="JURIS - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management" alt="JURIS - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56958-relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-paja" title="JURIS - Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management" target="_blank">Tax avoidance and firm value: Unveiling the role of earnings management</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji apakah pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan tetap positif ketika diterapkan pada sektor lain, seperti industri manufaktur atau jasa, untuk menilai konsistensi temuan lintas sektoral; selanjutnya, studi dapat menggunakan ukuran penghindaran pajak alternatif, misalnya perbedaan antara tarif pajak buku dan efektif atau indeks agresivitas pajak, guna mengevaluasi apakah metode pengukuran memengaruhi signifikansi hubungan dengan nilai perusahaan; terakhir, penelitian dapat meneliti peran variabel moderasi lain seperti tata kelola perusahaan, transparansi keuangan, atau kepemilikan institusional dalam memperkuat atau melemahkan pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan, sehingga memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memediasi hubungan tersebut..
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan pada sektor barang konsumsi Indonesia, khususnya subsektor makanan dan minuman, serta mengevaluasi apakah manajemen laba memperkuat hubungan tersebut.Hasil menunjukkan bahwa penghindaran pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa investor menilai praktik penghematan pajak secara positif karena efek peningkatan profitabilitas.Namun, manajemen laba tidak secara signifikan memengaruhi cara penghindaran pajak memengaruhi nilai perusahaan, menandakan peran terbatasnya dalam membentuk persepsi investor
<br>Penelitian nilai perusahaan tetap menjadi bidang penting dalam kajian akademik karena nilai perusahaan menjadi indikator utama posisi perusahaan di pasar modal. Penelitian ini menguji pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan dengan manajemen laba sebagai variabel moderasi. Data keuangan perusahaan subAcsektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020Ac2022 digunakan, dengan 57 observasi yang diperoleh melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghindaran pajak berpengaruh positif terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-6eb05.webp" type="image/webp" length="103224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-64fd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-6eb05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/relaksasi-tarif-pajak-tata-kelola-penghindaran-akr-thumb-e58e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3612-jurnalku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18004-educoretax.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung Crinum asiaticum Pada Tikus Model Diabetes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung Crinum asiaticum Pada Tikus Model Diabetes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung Crinum asiaticum Pada Tikus Model Diabetes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56973-mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka</link>
	<guid isPermaLink="false">a41780c1ab3167de2dfabd25006e2f85</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 13:41:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kemiri bakar ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva kholifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ baha udin 92 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[92,baha,bakar,eva,kemiri,kholifah,udin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk benar-benar memahami mekanisme penyembuhan luka oleh daun bakung, penelitian lanjutan sangat disarankan untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik. Misalnya, penggunaan teknologi canggih seperti LC-MS atau GC-MS dapat membantu mengisolasi dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes: Untuk benar-benar memahami mekanisme penyembuhan luka oleh daun bakung, penelitian lanjutan sangat disarankan untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik. Misalnya, penggunaan teknologi canggih seperti LC-MS atau GC-MS dapat membantu mengisolasi dan menganalisis flavonoid, alkaloid, atau senyawa lain yang paling berperan. Dengan demikian, kita akan mengetahui zat paling ampuh serta cara kerjanya pada tingkat molekuler, bukan hanya efek keseluruhannya. Selanjutnya, penting juga untuk menyelidiki proses penyembuhan luka di dalam tubuh secara lebih mendalam pada tingkat seluler. Penelitian dapat difokuskan pada perubahan biomarker molekuler yang terkait inflamasi atau regenerasi jaringan, seperti TNF-, IL-6, VEGF, atau ekspresi kolagen. Ini akan memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai dampak ekstrak pada sel, jaringan, dan jalur molekuler yang diaktifkan selama penyembuhan. Selain efektivitas, aspek keamanan penggunaan jangka panjang ekstrak gel ini juga krusial. Uji toksisitas menyeluruh pada tikus dalam periode yang lebih lama perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada efek samping merugikan. Apabila data pendukung kuat dan menjanjikan, langkah selanjutnya adalah mengembangkan ekstrak ini menjadi produk fitofarmaka terstandar yang siap untuk uji klinis pada manusia. Proses ini akan menjamin ekstrak daun bakung aman dan efektif, sehingga dapat menjadi alternatif pengobatan luka diabetes yang alami dan terjangkau bagi masyarakat luas.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gel ekstrak etanol daun bakung (Crinum asiaticum L.) secara efektif mempercepat penyembuhan luka pada tikus model diabetes.Konsentrasi 5% (F1) dan 10% (F2) menunjukkan aktivitas penyembuhan luka yang setara dengan kontrol positif (BioplacentonA) pada hari ke-14, dengan F2 memberikan hasil epitelisasi dan pembentukan kolagen terbaik secara histopatologis.Aktivitas ini diduga kuat karena kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, dan steroid yang bekerja sinergis sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba, sehingga mendukung regenerasi jaringan luka diabetik Diabetes merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh hiperglikemia, sering disertai luka kronis. Luka terjadi karena adanya infeksi yang muncul di kulit. Daun bakung sudah digunakan masyarakat menjadi obat, yang biasanya untuk menyembuhkan luka memar, sakit pinggang, patah tulang, dan antidiabetes. Daun bakung mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid. Formula gel akan dibuat dalam 3 formula dengan konsetrasi ekstrak daun bakung 5% (F1), ekstrak daun bakung 10% (F2),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-d128f.webp" title="JURIS - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-d128f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-d128f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-d128f.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes" alt="JURIS - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-e2008.webp" title="JURIS - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-e2008.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-e2008.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-e2008.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes" alt="JURIS - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-02190.webp" title="JURIS - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-02190.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-02190.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-02190.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes" alt="JURIS - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56973-mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka" title="JURIS - Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes" target="_blank">Aktivitas Penyembuhan Luka Ekstrak Gel Etanol Daun Bakung (Crinum asiaticum) Pada Tikus Model Diabetes</a>: Untuk benar-benar memahami mekanisme penyembuhan luka oleh daun bakung, penelitian lanjutan sangat disarankan untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik. Misalnya, penggunaan teknologi canggih seperti LC-MS atau GC-MS dapat membantu mengisolasi dan menganalisis flavonoid, alkaloid, atau senyawa lain yang paling berperan. Dengan demikian, kita akan mengetahui zat paling ampuh serta cara kerjanya pada tingkat molekuler, bukan hanya efek keseluruhannya. Selanjutnya, penting juga untuk menyelidiki proses penyembuhan luka di dalam tubuh secara lebih mendalam pada tingkat seluler. Penelitian dapat difokuskan pada perubahan biomarker molekuler yang terkait inflamasi atau regenerasi jaringan, seperti TNF-, IL-6, VEGF, atau ekspresi kolagen. Ini akan memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai dampak ekstrak pada sel, jaringan, dan jalur molekuler yang diaktifkan selama penyembuhan. Selain efektivitas, aspek keamanan penggunaan jangka panjang ekstrak gel ini juga krusial. Uji toksisitas menyeluruh pada tikus dalam periode yang lebih lama perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada efek samping merugikan. Apabila data pendukung kuat dan menjanjikan, langkah selanjutnya adalah mengembangkan ekstrak ini menjadi produk fitofarmaka terstandar yang siap untuk uji klinis pada manusia. Proses ini akan menjamin ekstrak daun bakung aman dan efektif, sehingga dapat menjadi alternatif pengobatan luka diabetes yang alami dan terjangkau bagi masyarakat luas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa gel ekstrak etanol daun bakung (Crinum asiaticum L.) secara efektif mempercepat penyembuhan luka pada tikus model diabetes.Konsentrasi 5% (F1) dan 10% (F2) menunjukkan aktivitas penyembuhan luka yang setara dengan kontrol positif (BioplacentonA) pada hari ke-14, dengan F2 memberikan hasil epitelisasi dan pembentukan kolagen terbaik secara histopatologis.Aktivitas ini diduga kuat karena kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, dan steroid yang bekerja sinergis sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba, sehingga mendukung regenerasi jaringan luka diabetik
<br>Diabetes merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh hiperglikemia, sering disertai luka kronis. Luka terjadi karena adanya infeksi yang muncul di kulit. Daun bakung sudah digunakan masyarakat menjadi obat, yang biasanya untuk menyembuhkan luka memar, sakit pinggang, patah tulang, dan antidiabetes. Daun bakung mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid. Formula gel akan dibuat dalam 3 formula dengan konsetrasi ekstrak daun bakung 5% (F1), ekstrak daun bakung 10% (F2),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-02190.webp" type="image/webp" length="70786" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-d128f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-e2008.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/mapk-tikus-jantan-penyembuhan-luka-diabetik-perine-thumb-02190.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1521-ubp-karawang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15010-pharma-xplore-jurnal-sains-ilmu-farmasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kreditur paling mendahulu di mata hakim ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kreditur paling mendahulu di mata hakim ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kreditur paling mendahulu di mata hakim ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56959-hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-uta</link>
	<guid isPermaLink="false">3f8abd1d27007591708684385cc8ff62</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 12:35:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ beverage sub ]]></category>
	<category><![CDATA[ gs citation ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[beverage,citation,gs,kirim,naskah,sub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi perbedaan pendapat yang masih terjadi di antara para kreditur pemegang hak mendahulu, harmonisasi antar undang-undang di bidang Perpajakan, Jaminan Kebendaan, dan Ketenagakerjaan terkait hak mendahulu atas boedel pailit sangat mendesak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kreditur paling mendahulu di mata hakim: Untuk mengatasi perbedaan pendapat yang masih terjadi di antara para kreditur pemegang hak mendahulu, harmonisasi antar undang-undang di bidang Perpajakan, Jaminan Kebendaan, dan Ketenagakerjaan terkait hak mendahulu atas boedel pailit sangat mendesak untuk dilakukan. Harmonisasi ini bertujuan untuk menciptakan keseragaman dan kepastian hukum dalam menentukan urutan hak mendahulu di antara para kreditur. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan norma baru terkait urutan hak mendahulu yang lebih komprehensif dan mengakomodasi kepentingan semua pihak, termasuk Otoritas Pajak, Kreditur Separatis, dan Buruh. Norma baru ini dapat menjadi pedoman bagi para hakim dalam memutus sengketa hak mendahulu, sehingga dapat mengurangi perbedaan pendapat dan menciptakan keadilan dalam pembagian boedel pailit.. Dari pembahasan yang didasarkan pada perbandingan atas 25 (dua puluh lima) putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) di atas, diperoleh kesimpulkan bahwa para hakim belum memiliki kesamaan pandangan (masih berbeda-beda) dalam memutus sengketa hak mendahulu antara Otoritas Pajak, Kreditur Separatis, dan Buruh, dalam pembagian boedel pailit.Ada yang mendahulukan Otoritas Pajak, ada yang mendahulukan Kreditur Separatis, dan ada pula yang membagi boedel pailit secara proporsional (pari passu prorata parte).Ada pula Hakim yang menolak Bantahan, Kasasi, atau Peninjauan Kembali karena keterlambatan dalam mengajukan tagihan kepada Kurator, terlambat mengajukan PK, atau karena daluwarsa utang pajak.Secara umum, pertimbangan hukum (ratio decidendi) Hakim yang mendahulukan Otoritas Pajak atas kreditur separatis, mendasarkan pertimbangannya pada Pasal 21 UU KUP jo.Pasal 19 UU Penagihan Pajak serta prinsip dimana tuntutan Negara yang bersifat public (bodemrecht/hak-hak mendasar) memiliki kedudukan yang paling mendahulu.Sementara Hakim yang mendahulukan Kreditur Separatis, mendasarkan pertimbangannya pada prinsip dimana esensi dari Kreditur Separatis adalah merupakan pemilik semu atau pseudo eigenaar atas barang yang dijaminkan.Adapun Hakim yang membagi secara pari passu prorata parte, mendasarkan pertimbangannya pada asas keadilan dan asas keseimbangan sebagaimana tertuang dalam Penjelasan Umum UU Kepailitan dan PKPU Salah satu persoalan klasik yang dihadapi oleh Kurator dalam pembagian harta debitur pailit (boedel pailit) adalah menentukan kreditur paling mendahulu antara Otoritas Pajak, Kreditur Separatis, dan Buruh. Hal ini mengingat bahwa ketiga jenis kreditur tersebut sama-sama memiliki hak mendahulu berdasarkan undang-undang yang mengatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat para Hakim atas sengketa hak mendahulu di antara para kreditur pemegang hak mendahulu tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian doktrinal (doctrinal legal research) dengan menggunakan pendekatan perbandingan hukum deskriptif (descriptive comparative law) atas 25 Putusan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-b578e.webp" title="JURIS - Kreditur paling mendahulu di mata hakim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-b578e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-b578e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-b578e.webp 1x" title="JURIS - Kreditur paling mendahulu di mata hakim" alt="JURIS - Kreditur paling mendahulu di mata hakim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-9bd75.webp" title="JURIS - Kreditur paling mendahulu di mata hakim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-9bd75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-9bd75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-9bd75.webp 1x" title="JURIS - Kreditur paling mendahulu di mata hakim" alt="JURIS - Kreditur paling mendahulu di mata hakim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-45158.webp" title="JURIS - Kreditur paling mendahulu di mata hakim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-45158.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-45158.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-45158.webp 1x" title="JURIS - Kreditur paling mendahulu di mata hakim" alt="JURIS - Kreditur paling mendahulu di mata hakim" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56959-hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-uta" title="JURIS - Kreditur paling mendahulu di mata hakim" target="_blank">Kreditur paling mendahulu di mata hakim</a>: Untuk mengatasi perbedaan pendapat yang masih terjadi di antara para kreditur pemegang hak mendahulu, harmonisasi antar undang-undang di bidang Perpajakan, Jaminan Kebendaan, dan Ketenagakerjaan terkait hak mendahulu atas boedel pailit sangat mendesak untuk dilakukan. Harmonisasi ini bertujuan untuk menciptakan keseragaman dan kepastian hukum dalam menentukan urutan hak mendahulu di antara para kreditur. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan norma baru terkait urutan hak mendahulu yang lebih komprehensif dan mengakomodasi kepentingan semua pihak, termasuk Otoritas Pajak, Kreditur Separatis, dan Buruh. Norma baru ini dapat menjadi pedoman bagi para hakim dalam memutus sengketa hak mendahulu, sehingga dapat mengurangi perbedaan pendapat dan menciptakan keadilan dalam pembagian boedel pailit..
<br>Dari pembahasan yang didasarkan pada perbandingan atas 25 (dua puluh lima) putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) di atas, diperoleh kesimpulkan bahwa para hakim belum memiliki kesamaan pandangan (masih berbeda-beda) dalam memutus sengketa hak mendahulu antara Otoritas Pajak, Kreditur Separatis, dan Buruh, dalam pembagian boedel pailit.Ada yang mendahulukan Otoritas Pajak, ada yang mendahulukan Kreditur Separatis, dan ada pula yang membagi boedel pailit secara proporsional (pari passu prorata parte).Ada pula Hakim yang menolak Bantahan, Kasasi, atau Peninjauan Kembali karena keterlambatan dalam mengajukan tagihan kepada Kurator, terlambat mengajukan PK, atau karena daluwarsa utang pajak.Secara umum, pertimbangan hukum (ratio decidendi) Hakim yang mendahulukan Otoritas Pajak atas kreditur separatis, mendasarkan pertimbangannya pada Pasal 21 UU KUP jo.Pasal 19 UU Penagihan Pajak serta prinsip dimana tuntutan Negara yang bersifat public (bodemrecht/hak-hak mendasar) memiliki kedudukan yang paling mendahulu.Sementara Hakim yang mendahulukan Kreditur Separatis, mendasarkan pertimbangannya pada prinsip dimana esensi dari Kreditur Separatis adalah merupakan pemilik semu atau pseudo eigenaar atas barang yang dijaminkan.Adapun Hakim yang membagi secara pari passu prorata parte, mendasarkan pertimbangannya pada asas keadilan dan asas keseimbangan sebagaimana tertuang dalam Penjelasan Umum UU Kepailitan dan PKPU
<br>Salah satu persoalan klasik yang dihadapi oleh Kurator dalam pembagian harta debitur pailit (boedel pailit) adalah menentukan kreditur paling mendahulu antara Otoritas Pajak, Kreditur Separatis, dan Buruh. Hal ini mengingat bahwa ketiga jenis kreditur tersebut sama-sama memiliki hak mendahulu berdasarkan undang-undang yang mengatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat para Hakim atas sengketa hak mendahulu di antara para kreditur pemegang hak mendahulu tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian doktrinal (doctrinal legal research) dengan menggunakan pendekatan perbandingan hukum deskriptif (descriptive comparative law) atas 25 Putusan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-b578e.webp" type="image/webp" length="82708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-b578e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-9bd75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/hak-mendahulu-debitur-pailit-bphtb-utang-pajak-pen-thumb-45158.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3612-jurnalku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18004-educoretax.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 28 Jul 2026 18:12:54 +0700. 12 items. Served in: 4.202 seconds [rss] -->
