<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 01 May 2026 07:42:26 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 07:42:26 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-01T07:42:26+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43487-teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infr</link>
	<guid isPermaLink="false">7a4bb44ffaf8375d06ee94611e09fd01</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 07:27:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang adopsi teknologi digital terhadap dinamika ekonomi pedesaan, dengan mempertimbangkan variasi musim tanam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang adopsi teknologi digital terhadap dinamika ekonomi pedesaan, dengan mempertimbangkan variasi musim tanam dan siklus pertanian. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran social fabric masyarakat Karo dalam mempercepat difusi inovasi digital, khususnya pada kelompok marjinal seperti petani gurem dan perempuan pedesaan yang belum terwakili secara optimal. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis digital yang adaptif terhadap kondisi lokal, dengan mempertimbangkan potensi ekonomi kreatif berbasis digital dan integrasi dengan sektor pertanian tradisional.. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa adopsi teknologi digital di pedesaan Kabupaten Karo berkorelasi signifikan dengan peningkatan pendapatan dan perluasan kesempatan kerja, meskipun dampaknya bersifat heterogen dan bergantung pada faktor moderasi.Hasil analisis menunjukkan peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 18,7% pada rumah tangga pertanian yang mengadopsi aplikasi digital, sementara UMKM yang terintegrasi platform e-commerce mengalami pertumbuhan omset 31,4%.Namun, disparitas spasial terlihat jelas antara wilayah dengan infrastruktur memadai seperti Kabanjahe (65% kepemilikan smartphone) dan daerah terpencil seperti Tiga Panah (23%), mengindikasikan bahwa manfaat teknologi tidak terdistribusi merata tanpa intervensi terstruktur.Temuan krusial lain menyoroti peran infrastruktur digital (=0,38) dan literasi teknologi (=0,24) sebagai variabel kritis yang memoderasi hubungan antara adopsi teknologi dengan outcome ekonomi Tujuan riset mengeksplorasi adopsi teknologi digital terhadap pendapatan dan kesempatan kerja. Penelitian ini menganalisis dampak adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Menggunakan desain mixed-methods dengan pendekatan explanatory sequential design, data dikumpulkan melalui survei kuantitatif (N=400 responden) dan wawancara mendalam (N=15 informan). Hasil analisis Structural Equation Modeling (SEM) menunjukkan bahwa intensitas penggunaan teknologi digital berkorelasi positif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-715f1.webp" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-715f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-715f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-715f1.webp 1x" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" alt="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-c0e45.webp" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-c0e45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-c0e45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-c0e45.webp 1x" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" alt="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp 1x" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" alt="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43487-teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infr" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" target="_blank">Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan</a>: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang adopsi teknologi digital terhadap dinamika ekonomi pedesaan, dengan mempertimbangkan variasi musim tanam dan siklus pertanian. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran social fabric masyarakat Karo dalam mempercepat difusi inovasi digital, khususnya pada kelompok marjinal seperti petani gurem dan perempuan pedesaan yang belum terwakili secara optimal. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis digital yang adaptif terhadap kondisi lokal, dengan mempertimbangkan potensi ekonomi kreatif berbasis digital dan integrasi dengan sektor pertanian tradisional..
<br>Penelitian ini mengonfirmasi bahwa adopsi teknologi digital di pedesaan Kabupaten Karo berkorelasi signifikan dengan peningkatan pendapatan dan perluasan kesempatan kerja, meskipun dampaknya bersifat heterogen dan bergantung pada faktor moderasi.Hasil analisis menunjukkan peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 18,7% pada rumah tangga pertanian yang mengadopsi aplikasi digital, sementara UMKM yang terintegrasi platform e-commerce mengalami pertumbuhan omset 31,4%.Namun, disparitas spasial terlihat jelas antara wilayah dengan infrastruktur memadai seperti Kabanjahe (65% kepemilikan smartphone) dan daerah terpencil seperti Tiga Panah (23%), mengindikasikan bahwa manfaat teknologi tidak terdistribusi merata tanpa intervensi terstruktur.Temuan krusial lain menyoroti peran infrastruktur digital (=0,38) dan literasi teknologi (=0,24) sebagai variabel kritis yang memoderasi hubungan antara adopsi teknologi dengan outcome ekonomi
<br>Tujuan riset mengeksplorasi adopsi teknologi digital terhadap pendapatan dan kesempatan kerja. Penelitian ini menganalisis dampak adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Menggunakan desain mixed-methods dengan pendekatan explanatory sequential design, data dikumpulkan melalui survei kuantitatif (N=400 responden) dan wawancara mendalam (N=15 informan). Hasil analisis Structural Equation Modeling (SEM) menunjukkan bahwa intensitas penggunaan teknologi digital berkorelasi positif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp" type="image/webp" length="104092" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-715f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-c0e45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Social Life in Willa CatherAos One of Ours ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Social Life in Willa CatherAos One of Ours ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Social Life in Willa CatherAos One of Ours ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43501-kondisi-sosial-anak-kehidupan-sosia</link>
	<guid isPermaLink="false">04af88244c300caa772be892764c753c</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:23:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ anwar balfas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dadi mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,balfas,common,crawl,dadi,mulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana representasi kehidupan sosial di pedesaan Amerika pada awal abad ke-20, sebagaimana digambarkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Social Life in Willa CatherAos One of Ours: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana representasi kehidupan sosial di pedesaan Amerika pada awal abad ke-20, sebagaimana digambarkan dalam novel, memengaruhi pembentukan identitas dan nilai-nilai individu. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan representasi tersebut dengan catatan sejarah dan pengalaman pribadi pada masa itu. Kedua, penelitian dapat menyelidiki lebih dalam tentang dampak psikologis dari perang dan wabah penyakit terhadap karakter utama dan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini dapat menggunakan teori psikologi sosial untuk menganalisis mekanisme koping dan perubahan perilaku yang terjadi akibat trauma kolektif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana tema-tema sosial yang diangkat dalam novel, seperti alienasi, disilusi, dan pencarian makna, masih relevan dalam konteks sosial kontemporer. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan komparatif untuk membandingkan representasi tema-tema tersebut dalam novel dengan isu-isu sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, seperti isolasi sosial, krisis identitas, dan ketidakpastian masa depan. Dengan menggabungkan ketiga arah penelitian ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas kehidupan sosial dan bagaimana sastra dapat menjadi cermin yang merefleksikan pengalaman manusia.. Novel 'One of Ours' karya Willa Cather menyajikan kisah yang kaya akan isu-isu sosial.Kehidupan sosial yang digambarkan melalui karakter utama, Claude Wheeler, mencakup berbagai aspek seperti kehidupan di pertanian, agama, romansa, pernikahan, wabah penyakit, perang, dan kehidupan di universitas.Analisis ini memberikan wawasan berharga tentang kompleksitas kehidupan sosial dan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi pembaca dalam memahami dinamika sosial di sekitar mereka.Penelitian lebih lanjut mengenai konsep kekecewaan dalam berbagai bentuk dari karya sastra sangat diharapkan Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan kutipan dalam novel One of Ours karya Willa Cather, dengan fokus pada situasi dan kondisi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena data dikumpulkan dalam bentuk kata-kata, kutipan dari novel, dan beberapa sumber yang mendukung penelitian. Analisis berfokus pada situasi sosial dalam novel itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan interpretasi kehidupan sosial di pertanian dan peternakan; kehidupan sosial dalam agama atau spiritual; kehidupan sosial termasuk romansa dan pernikahan; kehidupan sosial selama wabah influenza; kehidupan sosial selama perang; dan penulis menambahkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp 1x" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" alt="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp 1x" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" alt="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-d2689.webp" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-d2689.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-d2689.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-d2689.webp 1x" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" alt="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43501-kondisi-sosial-anak-kehidupan-sosia" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" target="_blank">Social Life in Willa CatherAos One of Ours</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana representasi kehidupan sosial di pedesaan Amerika pada awal abad ke-20, sebagaimana digambarkan dalam novel, memengaruhi pembentukan identitas dan nilai-nilai individu. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan representasi tersebut dengan catatan sejarah dan pengalaman pribadi pada masa itu. Kedua, penelitian dapat menyelidiki lebih dalam tentang dampak psikologis dari perang dan wabah penyakit terhadap karakter utama dan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini dapat menggunakan teori psikologi sosial untuk menganalisis mekanisme koping dan perubahan perilaku yang terjadi akibat trauma kolektif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana tema-tema sosial yang diangkat dalam novel, seperti alienasi, disilusi, dan pencarian makna, masih relevan dalam konteks sosial kontemporer. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan komparatif untuk membandingkan representasi tema-tema tersebut dalam novel dengan isu-isu sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, seperti isolasi sosial, krisis identitas, dan ketidakpastian masa depan. Dengan menggabungkan ketiga arah penelitian ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas kehidupan sosial dan bagaimana sastra dapat menjadi cermin yang merefleksikan pengalaman manusia..
<br>Novel 'One of Ours' karya Willa Cather menyajikan kisah yang kaya akan isu-isu sosial.Kehidupan sosial yang digambarkan melalui karakter utama, Claude Wheeler, mencakup berbagai aspek seperti kehidupan di pertanian, agama, romansa, pernikahan, wabah penyakit, perang, dan kehidupan di universitas.Analisis ini memberikan wawasan berharga tentang kompleksitas kehidupan sosial dan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi pembaca dalam memahami dinamika sosial di sekitar mereka.Penelitian lebih lanjut mengenai konsep kekecewaan dalam berbagai bentuk dari karya sastra sangat diharapkan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan kutipan dalam novel One of Ours karya Willa Cather, dengan fokus pada situasi dan kondisi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena data dikumpulkan dalam bentuk kata-kata, kutipan dari novel, dan beberapa sumber yang mendukung penelitian. Analisis berfokus pada situasi sosial dalam novel itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan interpretasi kehidupan sosial di pertanian dan peternakan; kehidupan sosial dalam agama atau spiritual; kehidupan sosial termasuk romansa dan pernikahan; kehidupan sosial selama wabah influenza; kehidupan sosial selama perang; dan penulis menambahkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp" type="image/webp" length="112598" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-d2689.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17107-adjektiva-educational-languages-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43507-principles-ite-law-program-sosial-politik</link>
	<guid isPermaLink="false">0c5cb4ae05f72ec5246437c62fdc44bc</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:08:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ reza zulaifi ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,reza,view,vol,zulaifi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pengembangan penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) evaluasi efektivitas program sosialisasi UU ITE yang telah dijalankan di beberapa kota besar di Indonesia, guna menilai dampak peningkatan literasi hukum digital terhadap perilaku pengguna media ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media: Pengembangan penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) evaluasi efektivitas program sosialisasi UU ITE yang telah dijalankan di beberapa kota besar di Indonesia, guna menilai dampak peningkatan literasi hukum digital terhadap perilaku pengguna media sosial; (2) analisis tentang persepsi masyarakat terhadap batasan hukum dalam ekspresi di media sosial, dengan meneliti faktor-faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhi persepsi tersebut; dan (3) penyusunan model regulasi lanjutan yang mengintegrasikan prinsip kebebasan berekspresi dan perlindungan siber, yang dapat diadopsi sebagai pedoman kebijakan publik di era postAcCOVIDAc19 yang menekankan digitalisasi layanan publik. Penyusunan model regulasi ini dapat dilakukan melalui kerja sama lintas disiplin antara ahli hukum, sosiologi, dan teknologi informasi, sehingga menghasilkan kebijakan yang seimbang antara hak asasi manusia dan keamanan siber. Semuanya dapat saling mendukung untuk menciptakan ruang digital yang aman namun tetap bebas bagi semua lapisan masyarakat.. Pengendalian sosial di Indonesia harus mengedepankan pendekatan preventif dan persuasif untuk mengatasi pelanggaran UU ITE.Pemerintah diharapkan meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai batasanAcbatasan kebebasan berekspresi melalui media sosial, sehingga masyarakat dapat menggunakan platform tersebut secara bertanggung jawab.Pelibatan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan figur publik penting untuk memfasilitasi pemahaman dan penerapan norma hukum dalam ruang publik digital Di era digital saat ini, masyarakat memiliki kemudahan untuk menyampaikan opini, berbagi pengalaman, atau menyatakan pendapat melalui media sosial. Namun, kebebasan berekspresi ini juga sering kali disertai dengan pelanggaran terkait UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang membuat banyak orang merasa takut untuk mengungkapkan diri di media sosial karena kurangnya pemahaman tentang UU tersebut. UU ITE dipandang oleh sebagian orang secara positif, tetapi ada juga yang melihatnya dari sisi negatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kepustakaan, mengumpulkan bahan hukum melalui studi pustaka yang mengacu pada bahan hukum primer... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" alt="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-e6052.webp" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-e6052.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-e6052.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-e6052.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" alt="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-61639.webp" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-61639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-61639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-61639.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" alt="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43507-principles-ite-law-program-sosial-politik" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" target="_blank">PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media</a>: Pengembangan penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) evaluasi efektivitas program sosialisasi UU ITE yang telah dijalankan di beberapa kota besar di Indonesia, guna menilai dampak peningkatan literasi hukum digital terhadap perilaku pengguna media sosial; (2) analisis tentang persepsi masyarakat terhadap batasan hukum dalam ekspresi di media sosial, dengan meneliti faktor-faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhi persepsi tersebut; dan (3) penyusunan model regulasi lanjutan yang mengintegrasikan prinsip kebebasan berekspresi dan perlindungan siber, yang dapat diadopsi sebagai pedoman kebijakan publik di era postAcCOVIDAc19 yang menekankan digitalisasi layanan publik. Penyusunan model regulasi ini dapat dilakukan melalui kerja sama lintas disiplin antara ahli hukum, sosiologi, dan teknologi informasi, sehingga menghasilkan kebijakan yang seimbang antara hak asasi manusia dan keamanan siber. Semuanya dapat saling mendukung untuk menciptakan ruang digital yang aman namun tetap bebas bagi semua lapisan masyarakat..
<br>Pengendalian sosial di Indonesia harus mengedepankan pendekatan preventif dan persuasif untuk mengatasi pelanggaran UU ITE.Pemerintah diharapkan meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai batasanAcbatasan kebebasan berekspresi melalui media sosial, sehingga masyarakat dapat menggunakan platform tersebut secara bertanggung jawab.Pelibatan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan figur publik penting untuk memfasilitasi pemahaman dan penerapan norma hukum dalam ruang publik digital
<br>Di era digital saat ini, masyarakat memiliki kemudahan untuk menyampaikan opini, berbagi pengalaman, atau menyatakan pendapat melalui media sosial. Namun, kebebasan berekspresi ini juga sering kali disertai dengan pelanggaran terkait UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang membuat banyak orang merasa takut untuk mengungkapkan diri di media sosial karena kurangnya pemahaman tentang UU tersebut. UU ITE dipandang oleh sebagian orang secara positif, tetapi ada juga yang melihatnya dari sisi negatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kepustakaan, mengumpulkan bahan hukum melalui studi pustaka yang mengacu pada bahan hukum primer...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp" type="image/webp" length="157934" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-e6052.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-61639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2697-yalamqa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11337-pesolah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43500-perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">e83773e75f3b40d73ab55e387413db31</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bar android ]]></category>
	<category><![CDATA[ side menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[android,bar,menu,side,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan model interaktif perangkat lunak berbasis pembelajaran adaptive yang menyesuaikan tingkat kesalahan siswa pada setiap tahapan Newmann untuk mempersonalisasi latihan; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan model interaktif perangkat lunak berbasis pembelajaran adaptive yang menyesuaikan tingkat kesalahan siswa pada setiap tahapan Newmann untuk mempersonalisasi latihan; meneliti efektivitas penyediaan contoh soal eksplisit yang menegaskan proses transformasi teks menjadi persamaan sebagai strategi mencegah kesalahan transformasi; serta menganalisis dampak intervensi pelatihan guru dalam memahami pola kesalahan siswa terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel.. Kesalahan yang paling sering diuji siswa adalah kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding error) sebesar 41%.Kesalahan lain yang cukup signifikan meliputi kesalahan pemahaman (9%) dan transformasi (15%).Kesimpulannya, guru perlu memperkuat pemahaman konsep variabel, menekankan proses pengubahan kalimat soal menjadi model matematika, serta menekankan pentingnya pemeriksaan ulang jawaban akhir Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah tentang persamaan linier dan pertidaksamaan linier. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dengan 30 siswa kelas VII F SMP Negeri 13 Pekalongan. Dari hasil tes, siswa dibagi ke dalam tiga kategori (tinggi, sedang, rendah) dan tiga siswa dari masing-masing kategori dipilih untuk wawancara. Kesalahan siswa diklasifikasikan berdasarkan Analisis Kesalahan Newman, meliputi kesalahan membaca, pemahaman, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Hasil analisis menunjukkan persentase kesalahan: 0% (reading), 9% (comprehension),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" alt="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-073f4.webp" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-073f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-073f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-073f4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" alt="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" alt="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43500-perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-sis" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" target="_blank">Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan model interaktif perangkat lunak berbasis pembelajaran adaptive yang menyesuaikan tingkat kesalahan siswa pada setiap tahapan Newmann untuk mempersonalisasi latihan; meneliti efektivitas penyediaan contoh soal eksplisit yang menegaskan proses transformasi teks menjadi persamaan sebagai strategi mencegah kesalahan transformasi; serta menganalisis dampak intervensi pelatihan guru dalam memahami pola kesalahan siswa terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel..
<br>Kesalahan yang paling sering diuji siswa adalah kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding error) sebesar 41%.Kesalahan lain yang cukup signifikan meliputi kesalahan pemahaman (9%) dan transformasi (15%).Kesimpulannya, guru perlu memperkuat pemahaman konsep variabel, menekankan proses pengubahan kalimat soal menjadi model matematika, serta menekankan pentingnya pemeriksaan ulang jawaban akhir
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah tentang persamaan linier dan pertidaksamaan linier. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dengan 30 siswa kelas VII F SMP Negeri 13 Pekalongan. Dari hasil tes, siswa dibagi ke dalam tiga kategori (tinggi, sedang, rendah) dan tiga siswa dari masing-masing kategori dipilih untuk wawancara. Kesalahan siswa diklasifikasikan berdasarkan Analisis Kesalahan Newman, meliputi kesalahan membaca, pemahaman, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Hasil analisis menunjukkan persentase kesalahan: 0% (reading), 9% (comprehension),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp" type="image/webp" length="89134" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-073f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8551-absis-mathematics-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43498-reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-kimi</link>
	<guid isPermaLink="false">46f41eb311186fe519db1e984d8762c3</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 21:48:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ see mou ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mou,see,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas flipbook 3D-assisted dalam pembelajaran kimia. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penggunaan flipbook ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas flipbook 3D-assisted dalam pembelajaran kimia. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penggunaan flipbook ini terhadap pemahaman konsep kimia yang lebih kompleks, seperti ikatan kimia dan reaksi kimia. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan flipbook dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada topik-topik tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan flipbook 3D-assisted yang disesuaikan dengan gaya belajar yang berbeda. Dengan mempertimbangkan preferensi belajar visual, auditori, dan kinestetik, flipbook dapat dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan efektif. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki pengaruh penggunaan flipbook 3D-assisted terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran kimia. Dengan mengukur tingkat minat, keaktifan, dan kepuasan siswa, peneliti dapat memperoleh wawasan tentang bagaimana media ini dapat digunakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan memotivasi.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan flipbook 3D-assisted pada geometri molekul telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas sebagai media pembelajaran.Validasi ahli menunjukkan bahwa flipbook dikategorikan sangat valid dalam hal konten, desain, dan kejelasan.Tanggapan siswa lebih lanjut menunjukkan evaluasi yang sangat positif, dengan skor kepraktisan keseluruhan melebihi 90%, yang menunjukkan bahwa flipbook mudah digunakan, menarik, dan mendukung pembelajaran mandiri.Dalam hal efektivitas, penggunaan flipbook menyebabkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, seperti yang dibuktikan dengan peningkatan skor pre-test ke post-test dengan rata-rata N-Gain 0,75 untuk kompetensi dan 0,80 untuk kemampuan spasial, keduanya dalam kategori tinggi.Hasil ini menunjukkan bahwa flipbook tidak hanya memfasilitasi penguasaan mahasiswa terhadap konsep geometri molekul tetapi juga meningkatkan keterampilan visual-spasial mereka, yang penting dalam memahami struktur kimia abstrak.Berdasarkan temuan ini, flipbook yang dibantu 3D dapat dianggap sebagai alternatif yang efektif untuk metode pengajaran konvensional dalam pembelajaran kimia Mahasiswa menghadapi tantangan dalam memahami konsep kimia abstrak seperti geometri molekul karena keterbatasan keterampilan visualisasi spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan flipbook interaktif yang dibantu animasi 3D untuk meningkatkan visualisasi spasial dan pemahaman mahasiswa tentang geometri molekul. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE dan melibatkan 32 mahasiswa kelas sebelas yang dipilih secara purposif di SMA Negeri 7 Surabaya. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi, kuesioner tanggapan siswa, pre-test dan post-test, dan lembar observasi, dengan keandalan instrumen dikonfirmasi oleh penilaian ahli dan CronbachAos Alpha. Hasil validasi menunjukkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18bd2.webp" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18bd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18bd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18bd2.webp 1x" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" alt="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18986.webp" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18986.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18986.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18986.webp 1x" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" alt="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp 1x" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" alt="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43498-reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-kimi" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" target="_blank">Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas flipbook 3D-assisted dalam pembelajaran kimia. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penggunaan flipbook ini terhadap pemahaman konsep kimia yang lebih kompleks, seperti ikatan kimia dan reaksi kimia. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan flipbook dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada topik-topik tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan flipbook 3D-assisted yang disesuaikan dengan gaya belajar yang berbeda. Dengan mempertimbangkan preferensi belajar visual, auditori, dan kinestetik, flipbook dapat dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan efektif. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki pengaruh penggunaan flipbook 3D-assisted terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran kimia. Dengan mengukur tingkat minat, keaktifan, dan kepuasan siswa, peneliti dapat memperoleh wawasan tentang bagaimana media ini dapat digunakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan memotivasi..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan flipbook 3D-assisted pada geometri molekul telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas sebagai media pembelajaran.Validasi ahli menunjukkan bahwa flipbook dikategorikan sangat valid dalam hal konten, desain, dan kejelasan.Tanggapan siswa lebih lanjut menunjukkan evaluasi yang sangat positif, dengan skor kepraktisan keseluruhan melebihi 90%, yang menunjukkan bahwa flipbook mudah digunakan, menarik, dan mendukung pembelajaran mandiri.Dalam hal efektivitas, penggunaan flipbook menyebabkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, seperti yang dibuktikan dengan peningkatan skor pre-test ke post-test dengan rata-rata N-Gain 0,75 untuk kompetensi dan 0,80 untuk kemampuan spasial, keduanya dalam kategori tinggi.Hasil ini menunjukkan bahwa flipbook tidak hanya memfasilitasi penguasaan mahasiswa terhadap konsep geometri molekul tetapi juga meningkatkan keterampilan visual-spasial mereka, yang penting dalam memahami struktur kimia abstrak.Berdasarkan temuan ini, flipbook yang dibantu 3D dapat dianggap sebagai alternatif yang efektif untuk metode pengajaran konvensional dalam pembelajaran kimia
<br>Mahasiswa menghadapi tantangan dalam memahami konsep kimia abstrak seperti geometri molekul karena keterbatasan keterampilan visualisasi spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan flipbook interaktif yang dibantu animasi 3D untuk meningkatkan visualisasi spasial dan pemahaman mahasiswa tentang geometri molekul. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE dan melibatkan 32 mahasiswa kelas sebelas yang dipilih secara purposif di SMA Negeri 7 Surabaya. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi, kuesioner tanggapan siswa, pre-test dan post-test, dan lembar observasi, dengan keandalan instrumen dikonfirmasi oleh penilaian ahli dan CronbachAos Alpha. Hasil validasi menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp" type="image/webp" length="116454" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18bd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18986.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-702-mahadewa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1658-indonesian-journal-educational-development-ijed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN PERATURAN PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN PERATURAN PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN PERATURAN PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43506-kepala-daerah-studi-tata-kelola-daer</link>
	<guid isPermaLink="false">13d872a2bf447672a1417913ebd73ba7</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:52:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ reza zulaifi ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,reza,view,vol,zulaifi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas implementasi UU No. 3 Tahun 2024 tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas implementasi UU No. 3 Tahun 2024 tentang Desa, khususnya terkait dampak perpanjangan masa jabatan kepala desa terhadap kualitas pelayanan publik dan akuntabilitas pemerintahan desa. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada perbandingan sistem pemilihan kepala desa dan kepala daerah, termasuk analisis terhadap potensi konflik kepentingan dan dinamika politik lokal yang mungkin timbul. Ketiga, studi komparatif mengenai pengaturan masa jabatan kepala desa dan kepala daerah di negara-negara lain dengan sistem pemerintahan yang serupa dapat memberikan wawasan baru dan alternatif solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan regulasi yang lebih baik di bidang pemerintahan desa dan daerah, serta memperkuat prinsip-prinsip demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.. Peraturan masa jabatan kepala desa di Indonesia telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, dimulai dari UU No.3 Tahun 2024 yang mengatur masa jabatan 8 tahun dengan maksimal 2 periode.Masa jabatan kepala daerah diatur oleh UU No.10 Tahun 2016, yaitu 5 tahun dengan maksimal 2 periode, namun terdapat pengecualian bagi kepala daerah hasil Pilkada 2020 berdasarkan putusan MK.Harmonisasi hukum dan pengkajian khusus terhadap masa jabatan kepala desa dan kepala daerah diperlukan untuk menciptakan regulasi yang lebih baik Masa jabatan kepala desa dan kepala daerah tentunya berbeda karena dua-duanya sudah ada peraturannya masing-masing didalam undang-undang, yang tertulis tentang peraturan desa mencakup Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 adalah tentang Pemerintahan Desa lalu di digantikan dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa dan setelah itu dirubah menjadi UU No. 3 Tahun 2024 yang mengatur masa jabatan kepala desa adalah 8 tahun dan maksimal 2 periode. Sementara Pasal 162 Ayat (1) dan (2) UU yang sama mengatur, kepala daerah menjabat selama lima tahun. Sedangkan Pasal 201 Ayat (7) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada menyatakan, kepala daerah hasil Pilkada 2020 menjabat hingga tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b9ab3.webp" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b9ab3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b9ab3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b9ab3.webp 1x" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" alt="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp 1x" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" alt="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp 1x" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" alt="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43506-kepala-daerah-studi-tata-kelola-daer" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" target="_blank">TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas implementasi UU No. 3 Tahun 2024 tentang Desa, khususnya terkait dampak perpanjangan masa jabatan kepala desa terhadap kualitas pelayanan publik dan akuntabilitas pemerintahan desa. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada perbandingan sistem pemilihan kepala desa dan kepala daerah, termasuk analisis terhadap potensi konflik kepentingan dan dinamika politik lokal yang mungkin timbul. Ketiga, studi komparatif mengenai pengaturan masa jabatan kepala desa dan kepala daerah di negara-negara lain dengan sistem pemerintahan yang serupa dapat memberikan wawasan baru dan alternatif solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan regulasi yang lebih baik di bidang pemerintahan desa dan daerah, serta memperkuat prinsip-prinsip demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik..
<br>Peraturan masa jabatan kepala desa di Indonesia telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, dimulai dari UU No.3 Tahun 2024 yang mengatur masa jabatan 8 tahun dengan maksimal 2 periode.Masa jabatan kepala daerah diatur oleh UU No.10 Tahun 2016, yaitu 5 tahun dengan maksimal 2 periode, namun terdapat pengecualian bagi kepala daerah hasil Pilkada 2020 berdasarkan putusan MK.Harmonisasi hukum dan pengkajian khusus terhadap masa jabatan kepala desa dan kepala daerah diperlukan untuk menciptakan regulasi yang lebih baik
<br>Masa jabatan kepala desa dan kepala daerah tentunya berbeda karena dua-duanya sudah ada peraturannya masing-masing didalam undang-undang, yang tertulis tentang peraturan desa mencakup Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 adalah tentang Pemerintahan Desa lalu di digantikan dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa dan setelah itu dirubah menjadi UU No. 3 Tahun 2024 yang mengatur masa jabatan kepala desa adalah 8 tahun dan maksimal 2 periode. Sementara Pasal 162 Ayat (1) dan (2) UU yang sama mengatur, kepala daerah menjabat selama lima tahun. Sedangkan Pasal 201 Ayat (7) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada menyatakan, kepala daerah hasil Pilkada 2020 menjabat hingga tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp" type="image/webp" length="98878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b9ab3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2697-yalamqa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11337-pesolah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43508-kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-kuriku</link>
	<guid isPermaLink="false">33417dfcbbe8c2910febf571dd5e2213</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:46:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ anwar balfas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dadi mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,balfas,common,crawl,dadi,mulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas asesmen dalam Kurikulum Merdeka, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengatasi hambatan dalam penerapan asesmen. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP: Untuk meningkatkan kualitas asesmen dalam Kurikulum Merdeka, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengatasi hambatan dalam penerapan asesmen. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan modul ajar yang lebih komprehensif, termasuk perangkat asesmen yang lengkap dan terintegrasi dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi guru dalam menerapkan asesmen secara individual dan personal, serta bagaimana mereka mengatasi keterbatasan waktu dan pengalaman dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis dan inovatif untuk meningkatkan efektivitas asesmen dalam Kurikulum Merdeka.. Berdasarkan paparan terhadap temuan di lapangan, penelitian sebelumnya, dan pendapat pakar dapat disimpulkan bahwa strategi pelaksanaan asesmen sebagai berikut.Pertama, perencanaan asesmen adalah proses bagi guru untuk memahami kaidah dasar dan menentukan jenis asesmen.Dalam tahap ini guru menyusun kriteria asesmen yang sesuai dengan kebutuhan.Kedua, perencanaan asesmen dilakukan dengan menyusun perangkat asesmen yang termuat dalam modul ajar.Ketiga, kendala dalam asesmen berupa kurangnya panduan, alokasi waktu, dan pengalaman melaksanakan asesmen Kurikulum Merdeka yang terbatas menyebabkan proses asesmen tidak maksimal.Penelitian yang dilakukan, berimplikasi pada proses asesmen yang berlangsung secara garis besar telah mencakup tiga jenis yang direkomendasikan oleh Kurikulum Merdeka.Namun, proses asesmen yang berlangsung pada subjek penelitian belum dapat berjalan dengan dengan optimal.Asesmen yang disusun masih memerlukan banyak evaluasi dan perbaikan Strategi pelaksanaan asesmen dalam Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum yang baru saja diterapkan memiliki implikasi pada strategi guru dalam melaksanakan asesmen dalam pembelajaran. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa asesmen Kurikulum Merdeka masih belum sesuai dengan ideal. Pengalaman dan referensi guru dalam menyusun perencanaan dan melaksanakan asesmen masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan hambatan dalam penerapan asesmen pada Kurikulum Merdeka. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp 1x" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" alt="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-3d0b8.webp" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-3d0b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-3d0b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-3d0b8.webp 1x" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" alt="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-06710.webp" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-06710.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-06710.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-06710.webp 1x" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" alt="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43508-kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-kuriku" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" target="_blank">Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP</a>: Untuk meningkatkan kualitas asesmen dalam Kurikulum Merdeka, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengatasi hambatan dalam penerapan asesmen. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan modul ajar yang lebih komprehensif, termasuk perangkat asesmen yang lengkap dan terintegrasi dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi guru dalam menerapkan asesmen secara individual dan personal, serta bagaimana mereka mengatasi keterbatasan waktu dan pengalaman dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis dan inovatif untuk meningkatkan efektivitas asesmen dalam Kurikulum Merdeka..
<br>Berdasarkan paparan terhadap temuan di lapangan, penelitian sebelumnya, dan pendapat pakar dapat disimpulkan bahwa strategi pelaksanaan asesmen sebagai berikut.Pertama, perencanaan asesmen adalah proses bagi guru untuk memahami kaidah dasar dan menentukan jenis asesmen.Dalam tahap ini guru menyusun kriteria asesmen yang sesuai dengan kebutuhan.Kedua, perencanaan asesmen dilakukan dengan menyusun perangkat asesmen yang termuat dalam modul ajar.Ketiga, kendala dalam asesmen berupa kurangnya panduan, alokasi waktu, dan pengalaman melaksanakan asesmen Kurikulum Merdeka yang terbatas menyebabkan proses asesmen tidak maksimal.Penelitian yang dilakukan, berimplikasi pada proses asesmen yang berlangsung secara garis besar telah mencakup tiga jenis yang direkomendasikan oleh Kurikulum Merdeka.Namun, proses asesmen yang berlangsung pada subjek penelitian belum dapat berjalan dengan dengan optimal.Asesmen yang disusun masih memerlukan banyak evaluasi dan perbaikan
<br>Strategi pelaksanaan asesmen dalam Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum yang baru saja diterapkan memiliki implikasi pada strategi guru dalam melaksanakan asesmen dalam pembelajaran. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa asesmen Kurikulum Merdeka masih belum sesuai dengan ideal. Pengalaman dan referensi guru dalam menyusun perencanaan dan melaksanakan asesmen masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan hambatan dalam penerapan asesmen pada Kurikulum Merdeka.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp" type="image/webp" length="95750" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-3d0b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-06710.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17107-adjektiva-educational-languages-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6 7 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6 7 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6 7 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43502-anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sos</link>
	<guid isPermaLink="false">4238da8152cd2a5c6c561cd79946e62b</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:46:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ anwar balfas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dadi mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,balfas,common,crawl,dadi,mulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemerolehan afiks pada anak usia 6-7 tahun dengan anak usia yang lebih muda atau lebih tua. Penelitian ini dapat membantu memahami perkembangan kemampuan bahasa anak secara lebih mendalam. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemerolehan afiks pada anak usia 6-7 tahun dengan anak usia yang lebih muda atau lebih tua. Penelitian ini dapat membantu memahami perkembangan kemampuan bahasa anak secara lebih mendalam. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh lingkungan dan interaksi sosial terhadap pemerolehan afiks pada anak, termasuk pengaruh teknologi dan media massa. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa anak dan bagaimana cara mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal.. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan anak usia 6-7 tahun sudah dapat menguasai beragam jenis afiks.Jenis afiks yang dikuasai anak yaitu prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks.(4) Konfiks [di- - in}, {di- -kan}, {ke- -an}, {per- -an}.Anak usia 6-7 tahun sudah menguasai berbagai jenis afiks yang diperolehnya, tetapi anak usia 6-7 tahun memiliki jangkauan makna yang terbatas dalam menggunakan afiks.Reprsentasi pada anak usia 6-7 tahun dalam menggunakan afiks dipengaruhi oleh ucapan orang dewasa sehingga anak mengikuti dan mampu menggunakan afiks dengan varian bentuk yang benar dalam berkomunikasi Masalah dalam penelitian ini adalah ujaran afiks yang diperoleh anak usia 6-7 tahun, dan bagaimana proses afiksasi pada anak usia 6-7 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat, observasi, wawancara, serta teknik rekam. Sumber data penelitian ini adalah ujaran anak usia 6-7 tahun. Sedangkan analisis data yang digunakan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa afiks yang diperoleh anak usia 6-7 tahun ada 4 jenis yaitu, prefiks, infiks,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-9e5e2.webp" title="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-9e5e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-9e5e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-9e5e2.webp 1x" title="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" alt="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp" title="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp 1x" title="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" alt="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43502-anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sos" title="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" target="_blank">Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemerolehan afiks pada anak usia 6-7 tahun dengan anak usia yang lebih muda atau lebih tua. Penelitian ini dapat membantu memahami perkembangan kemampuan bahasa anak secara lebih mendalam. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh lingkungan dan interaksi sosial terhadap pemerolehan afiks pada anak, termasuk pengaruh teknologi dan media massa. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa anak dan bagaimana cara mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal..
<br>Berdasarkan pembahasan yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan anak usia 6-7 tahun sudah dapat menguasai beragam jenis afiks.Jenis afiks yang dikuasai anak yaitu prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks.(4) Konfiks [di- - in}, {di- -kan}, {ke- -an}, {per- -an}.Anak usia 6-7 tahun sudah menguasai berbagai jenis afiks yang diperolehnya, tetapi anak usia 6-7 tahun memiliki jangkauan makna yang terbatas dalam menggunakan afiks.Reprsentasi pada anak usia 6-7 tahun dalam menggunakan afiks dipengaruhi oleh ucapan orang dewasa sehingga anak mengikuti dan mampu menggunakan afiks dengan varian bentuk yang benar dalam berkomunikasi
<br>Masalah dalam penelitian ini adalah ujaran afiks yang diperoleh anak usia 6-7 tahun, dan bagaimana proses afiksasi pada anak usia 6-7 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat, observasi, wawancara, serta teknik rekam. Sumber data penelitian ini adalah ujaran anak usia 6-7 tahun. Sedangkan analisis data yang digunakan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa afiks yang diperoleh anak usia 6-7 tahun ada 4 jenis yaitu, prefiks, infiks,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp" type="image/webp" length="78264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-9e5e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17107-adjektiva-educational-languages-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah SEHATI sertifikasi halal gratis studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah SEHATI sertifikasi halal gratis studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah SEHATI sertifikasi halal gratis studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43488-sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-li</link>
	<guid isPermaLink="false">cd8a944922b835d92870473abfe75b47</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:34:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana cara pemerintah dapat mempermudah proses administrasi sertifikasi halal dengan menerapkan sistem digital yang terintegrasi dan mudah diakses oleh UMKM, sehingga menurunkan beban biaya dan waktu. Kedua, kajian lebih lanjut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur): Pertama, perlu diteliti bagaimana cara pemerintah dapat mempermudah proses administrasi sertifikasi halal dengan menerapkan sistem digital yang terintegrasi dan mudah diakses oleh UMKM, sehingga menurunkan beban biaya dan waktu. Kedua, kajian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan program edukasi dan sosialisasi yang disesuaikan dengan tingkat literasi UMKM di daerah terpencil, untuk meningkatkan pemahaman tentang manfaat dan prosedur sertifikasi halal. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh dukungan teknis dan pendanaan mikro terhadap keterlibatan UMKM dalam program SEHATI, serta bagaimana kolaborasi antara lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, dan sektor swasta dapat memperkuat implementasi program sertifikasi halal gratis.. Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM di Kabupaten Ngawi terhadap program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) sangat dipengaruhi oleh kendala administratif, kurangnya informasi dan sosialisasi, serta keterbatasan pengetahuan mengenai prosedur sertifikasi halal.Faktor-faktor tersebut menjadi hambatan utama bagi UMKM untuk berpartisipasi secara aktif dalam program.Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut agar program SEHATI dapat berjalan lebih efektif Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) studi kasus di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus diterapkan pada pengusaha UMKM di wilayah tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dan tindakan pengusaha UMKM diukur melalui tiga komponen: kognitif, afektif, dan konatif. Namun, jawaban informan masih terbatas. Kesimpulannya, persepsi dan tindakan UMKM sangat dipengaruhi oleh kendala administratif, kurangnya informasi, serta keterbatasan pengetahuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-936f2.webp" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-936f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-936f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-936f2.webp 1x" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" alt="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp 1x" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" alt="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp 1x" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" alt="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43488-sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-li" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" target="_blank">Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana cara pemerintah dapat mempermudah proses administrasi sertifikasi halal dengan menerapkan sistem digital yang terintegrasi dan mudah diakses oleh UMKM, sehingga menurunkan beban biaya dan waktu. Kedua, kajian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan program edukasi dan sosialisasi yang disesuaikan dengan tingkat literasi UMKM di daerah terpencil, untuk meningkatkan pemahaman tentang manfaat dan prosedur sertifikasi halal. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh dukungan teknis dan pendanaan mikro terhadap keterlibatan UMKM dalam program SEHATI, serta bagaimana kolaborasi antara lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, dan sektor swasta dapat memperkuat implementasi program sertifikasi halal gratis..
<br>Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM di Kabupaten Ngawi terhadap program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) sangat dipengaruhi oleh kendala administratif, kurangnya informasi dan sosialisasi, serta keterbatasan pengetahuan mengenai prosedur sertifikasi halal.Faktor-faktor tersebut menjadi hambatan utama bagi UMKM untuk berpartisipasi secara aktif dalam program.Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut agar program SEHATI dapat berjalan lebih efektif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) studi kasus di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus diterapkan pada pengusaha UMKM di wilayah tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dan tindakan pengusaha UMKM diukur melalui tiga komponen: kognitif, afektif, dan konatif. Namun, jawaban informan masih terbatas. Kesimpulannya, persepsi dan tindakan UMKM sangat dipengaruhi oleh kendala administratif, kurangnya informasi, serta keterbatasan pengetahuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp" type="image/webp" length="122690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-936f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA Students Initial Perception Regarding Mathematics Courses ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA Students Initial Perception Regarding Mathematics Courses ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA Students Initial Perception Regarding Mathematics Courses ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43505-mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika</link>
	<guid isPermaLink="false">749a54af3278ccf944ce0bf6f2ae1087</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:31:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ reza zulaifi ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,reza,view,vol,zulaifi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan persepsi positif mahasiswa terhadap mata kuliah ini. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students' Initial Perception Regarding Mathematics Courses: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan persepsi positif mahasiswa terhadap mata kuliah ini. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa tentang matematika, seperti pengalaman belajar sebelumnya, metode pengajaran, dan dukungan dari dosen atau tutor. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar mereka dalam mata kuliah matematika.. Persepsi awal mahasiswa program studi ilmu pemerintahan terkait mata kuliah matematika dominan menyatakan bahwa matematika itu tidak mudah atau sulit dengan persentase sebesar 49, 58%.Persespi awal yang menyatakan sangat tidak mudah atau sangat sulit sebanyak 30,83%.Sedangkan tidak ada yang memiliki persespi awal bahwa matematika itu sangat mudah.Hanya 5,42% yang memiliki persespi bahwa matematika itu mudah dan 14,17% memiliki persepsi menyatakan tingkat kemudahan mata kuliah matematika itu tergolong sedang Mata kuliah matematika menjadi salah satu mata kuliah yang identik dengan angka atau perhitungan, sehingga menjadi perhatian bagi mahasiswa ilmu pemerintahan yang backgroundnya ilmu sosial humaniora. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan terkait mata kuliah matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis data menggunaka statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa persepsi awal mahasiswa program studi ilmu pemerintahan terkait mata kuliah matematika dominan menyatakan bahwa matematika itu tidak mudah atau sulit dengan persentase sebesar 49, 58%. Persespi awal yang menyatakan sangat tidak mudah atau sangat sulit sebanyak 30,83%. Sedangkan tidak ada yang memiliki persespi awal bahwa matematika itu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp 1x" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" alt="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp 1x" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" alt="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-f0c7f.webp" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-f0c7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-f0c7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-f0c7f.webp 1x" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" alt="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43505-mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" target="_blank">PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students' Initial Perception Regarding Mathematics Courses</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan persepsi positif mahasiswa terhadap mata kuliah ini. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa tentang matematika, seperti pengalaman belajar sebelumnya, metode pengajaran, dan dukungan dari dosen atau tutor. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar mereka dalam mata kuliah matematika..
<br>Persepsi awal mahasiswa program studi ilmu pemerintahan terkait mata kuliah matematika dominan menyatakan bahwa matematika itu tidak mudah atau sulit dengan persentase sebesar 49, 58%.Persespi awal yang menyatakan sangat tidak mudah atau sangat sulit sebanyak 30,83%.Sedangkan tidak ada yang memiliki persespi awal bahwa matematika itu sangat mudah.Hanya 5,42% yang memiliki persespi bahwa matematika itu mudah dan 14,17% memiliki persepsi menyatakan tingkat kemudahan mata kuliah matematika itu tergolong sedang
<br>Mata kuliah matematika menjadi salah satu mata kuliah yang identik dengan angka atau perhitungan, sehingga menjadi perhatian bagi mahasiswa ilmu pemerintahan yang backgroundnya ilmu sosial humaniora. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan terkait mata kuliah matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis data menggunaka statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa persepsi awal mahasiswa program studi ilmu pemerintahan terkait mata kuliah matematika dominan menyatakan bahwa matematika itu tidak mudah atau sulit dengan persentase sebesar 49, 58%. Persespi awal yang menyatakan sangat tidak mudah atau sangat sulit sebanyak 30,83%. Sedangkan tidak ada yang memiliki persespi awal bahwa matematika itu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp" type="image/webp" length="306508" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-f0c7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2697-yalamqa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11337-pesolah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment Education Or Training NEET di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment Education Or Training NEET di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment Education Or Training NEET di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43490-kehamilan-usia-muda-neet-k-means-cluster</link>
	<guid isPermaLink="false">19092d96ba5aef3bb9d4aebb3dcab3e4</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:28:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi masalah NEET pada usia muda, diperlukan sinergi yang kuat secara menyeluruh. Pemerintah dapat mengembangkan program prioritas penurunan jumlah NEET pada usia muda dengan memberikan program pelatihan, magang, maupun pembuatan inkubator ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia: Untuk mengatasi masalah NEET pada usia muda, diperlukan sinergi yang kuat secara menyeluruh. Pemerintah dapat mengembangkan program prioritas penurunan jumlah NEET pada usia muda dengan memberikan program pelatihan, magang, maupun pembuatan inkubator bisnis secara merata hingga pelosok daerah. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi kualitas pendidikan dan akses ke pendidikan yang berkualitas sebagai faktor yang berpengaruh, tidak hanya tingkat pendidikan formal, sehingga dapat memberikan pemahaman lebih lengkap mengenai keterkaitan pendidikan dan NEET. Penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh, seperti kondisi ekonomi keluarga, akses terhadap lapangan kerja, atau faktor sosial budaya lain, untuk memahami penyebab spesifik di setiap provinsi secara detail.. Faktor yang berperan menaikkan angka persentase penduduk usia muda dengan kategori NEET berdasarkan hasil studi literatur ditemukan yakni faktor gender dan pendidikan.Stereotip terhadap gender perempuan bahwa mereka memiliki peran sebagai pengasuh ataupun pekerja informal, mengakibatkan NEET perempuan tidak sebanding dengan kaum laki-laki sebab NEET perempuan lebih tinggi.Mereka yang masuk dalam kategori NEET, juga disebabkan karena tingkat pendidikan yang rendah.Pendidikan yang rendah ini lebih sering terjadi pada penduduk usia muda yang orang tuanya menempuh pendidikan yang rendah juga.Hasil klasterisasi terbagi menjadi 3 yakni klaster 1 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET tertinggi, klaster 2 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET tertinggi selanjutnya, dan klaster 3 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET terendah.Hasil tersebut divisualisasikan dalam peta sebaran usia muda NEET tahun 2021-2024 di Indonesia Potensi dan produktivitas usia muda berkontribusi sebagai penggerak pembangunan ekonomi. Perhatian terhadap penduduk usia muda, terutama kategori NEET, menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi NEET di Indonesia melalui studi literatur dan pemetaan dengan metode K-means clustering dan divisualisasikan secara spasial dengan alat bantu ArcGIS 10.8. Data yang digunakan untuk menganalisis ialah data dari Badan Pusat Statistik (BPS), terkait data penduduk usia muda kategori NEET tahun 2021-2024 pada 38 provinsi Indonesia. Faktor yang memberikan pengaruh terhadap jumlah NEET usia muda salah satunya adalah stereotip pada gender perempuan yang sering dianggap memegang peranan utama sebagai pengasuh dan pekerja di sektor informal. Pendidikan rendah juga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp 1x" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" alt="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp 1x" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" alt="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-d7a0d.webp" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-d7a0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-d7a0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-d7a0d.webp 1x" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" alt="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43490-kehamilan-usia-muda-neet-k-means-cluster" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" target="_blank">Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia</a>: Untuk mengatasi masalah NEET pada usia muda, diperlukan sinergi yang kuat secara menyeluruh. Pemerintah dapat mengembangkan program prioritas penurunan jumlah NEET pada usia muda dengan memberikan program pelatihan, magang, maupun pembuatan inkubator bisnis secara merata hingga pelosok daerah. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi kualitas pendidikan dan akses ke pendidikan yang berkualitas sebagai faktor yang berpengaruh, tidak hanya tingkat pendidikan formal, sehingga dapat memberikan pemahaman lebih lengkap mengenai keterkaitan pendidikan dan NEET. Penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh, seperti kondisi ekonomi keluarga, akses terhadap lapangan kerja, atau faktor sosial budaya lain, untuk memahami penyebab spesifik di setiap provinsi secara detail..
<br>Faktor yang berperan menaikkan angka persentase penduduk usia muda dengan kategori NEET berdasarkan hasil studi literatur ditemukan yakni faktor gender dan pendidikan.Stereotip terhadap gender perempuan bahwa mereka memiliki peran sebagai pengasuh ataupun pekerja informal, mengakibatkan NEET perempuan tidak sebanding dengan kaum laki-laki sebab NEET perempuan lebih tinggi.Mereka yang masuk dalam kategori NEET, juga disebabkan karena tingkat pendidikan yang rendah.Pendidikan yang rendah ini lebih sering terjadi pada penduduk usia muda yang orang tuanya menempuh pendidikan yang rendah juga.Hasil klasterisasi terbagi menjadi 3 yakni klaster 1 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET tertinggi, klaster 2 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET tertinggi selanjutnya, dan klaster 3 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET terendah.Hasil tersebut divisualisasikan dalam peta sebaran usia muda NEET tahun 2021-2024 di Indonesia
<br>Potensi dan produktivitas usia muda berkontribusi sebagai penggerak pembangunan ekonomi. Perhatian terhadap penduduk usia muda, terutama kategori NEET, menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi NEET di Indonesia melalui studi literatur dan pemetaan dengan metode K-means clustering dan divisualisasikan secara spasial dengan alat bantu ArcGIS 10.8. Data yang digunakan untuk menganalisis ialah data dari Badan Pusat Statistik (BPS), terkait data penduduk usia muda kategori NEET tahun 2021-2024 pada 38 provinsi Indonesia. Faktor yang memberikan pengaruh terhadap jumlah NEET usia muda salah satunya adalah stereotip pada gender perempuan yang sering dianggap memegang peranan utama sebagai pengasuh dan pekerja di sektor informal. Pendidikan rendah juga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp" type="image/webp" length="72134" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-d7a0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43489-mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena</link>
	<guid isPermaLink="false">fbf62963a59279398ec3f5b7132fae9f</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 19:23:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa KIP Kuliah, seperti pengaruh teman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa KIP Kuliah, seperti pengaruh teman sebaya, paparan iklan, atau tingkat kepercayaan diri. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan dan perilaku keuangan yang bertanggung jawab pada mahasiswa KIP Kuliah, misalnya melalui pelatihan manajemen keuangan atau program mentoring. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan perilaku konsumtif mahasiswa KIP Kuliah dengan mahasiswa dari latar belakang ekonomi yang berbeda untuk memahami peran beasiswa dalam membentuk pola konsumsi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang dinamika perilaku keuangan mahasiswa dan membantu merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan finansial mereka.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup mahasiswa penerima KIP Kuliah di Universitas Pancasakti Tegal berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif.Artinya, semakin baik kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan, justru semakin tinggi kecenderungan mereka dalam melakukan perilaku konsumtif.Selain itu, gaya hidup juga terbukti memengaruhi secara signifikan perilaku konsumtif mahasiswa.Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Menganalisis sejauh mana pengaruh Kemampuan Manajemen Keuangan dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Konsumtif pada mahasiswa penerima program KIP Kuliah di Universitas Pancasakti Tegal merupakan tujuan dari penelitian ini. Berpendekatan kuantitatif metode asosiatif, sampel dalam penelitian ini ditentukan melalui teknik simple random sampling dari populasi sejumlah 124 mahasiswa, diperoleh 95 responden. Pengumpulan data menggunakan angket tertutup. Selanjutnya, data dianalisis melalui statistik deskriptif, regresi linear sederhana, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara individu, variabel Kemampuan Manajemen Keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-e8864.webp" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-e8864.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-e8864.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-e8864.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" alt="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-836d0.webp" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-836d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-836d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-836d0.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" alt="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" alt="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43489-mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" target="_blank">Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa KIP Kuliah, seperti pengaruh teman sebaya, paparan iklan, atau tingkat kepercayaan diri. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan dan perilaku keuangan yang bertanggung jawab pada mahasiswa KIP Kuliah, misalnya melalui pelatihan manajemen keuangan atau program mentoring. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan perilaku konsumtif mahasiswa KIP Kuliah dengan mahasiswa dari latar belakang ekonomi yang berbeda untuk memahami peran beasiswa dalam membentuk pola konsumsi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang dinamika perilaku keuangan mahasiswa dan membantu merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan finansial mereka..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup mahasiswa penerima KIP Kuliah di Universitas Pancasakti Tegal berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif.Artinya, semakin baik kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan, justru semakin tinggi kecenderungan mereka dalam melakukan perilaku konsumtif.Selain itu, gaya hidup juga terbukti memengaruhi secara signifikan perilaku konsumtif mahasiswa.Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa
<br>Menganalisis sejauh mana pengaruh Kemampuan Manajemen Keuangan dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Konsumtif pada mahasiswa penerima program KIP Kuliah di Universitas Pancasakti Tegal merupakan tujuan dari penelitian ini. Berpendekatan kuantitatif metode asosiatif, sampel dalam penelitian ini ditentukan melalui teknik simple random sampling dari populasi sejumlah 124 mahasiswa, diperoleh 95 responden. Pengumpulan data menggunakan angket tertutup. Selanjutnya, data dianalisis melalui statistik deskriptif, regresi linear sederhana, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara individu, variabel Kemampuan Manajemen Keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp" type="image/webp" length="108214" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-e8864.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-836d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 01 May 2026 07:42:26 +0700. 12 items. Served in: 3.688 seconds [rss] -->
