<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.275-18aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.275-18aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 18 Aug 2026 23:16:25 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 23:16:25 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-18T23:16:25+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID 19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID 19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID 19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59404-asean-analisis-wacana-kritis-anali</link>
	<guid isPermaLink="false">15c422f549321fd3db0588e1c0a06f87</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan identifikasi objek material dan sumber data yang lebih menyeluruh dalam pendekatan analisis wacana kritis Theo van Leeuwen. Selain itu, pemberitaan tindak kejahatan dapat dijadikan tema alternatif untuk mengungkap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan identifikasi objek material dan sumber data yang lebih menyeluruh dalam pendekatan analisis wacana kritis Theo van Leeuwen. Selain itu, pemberitaan tindak kejahatan dapat dijadikan tema alternatif untuk mengungkap ciri ideologi tersembunyi dengan menggunakan model analisis wacana kritis lainnya.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri ideologi eksklusi pemberitaan Covid-19 dalam media daring SINDOnews.id berupa strategi wacana pasivasi dan nominalisasi terhadap aktor-aktor sosial yang dihilangkan dalam teks berita.Sementara itu, ciri ideologi inklusi dalam media daring SINDOnews.id berupa penggunaan strategi wacana objektivasi, nominasi, dan individualisasi terhadap aktor-aktor sosial yang direpresentasikan secara apa adanya.Perbedaan strategi eksklusi dan inklusi antara kedua media tersebut adalah media daring Fajar.id lebih mengarah pada penggunaan strategi wacana objektivasi dan aktor-aktor sosial yang direpresentasikan secara apa adanya, sedangkan media daring SINDOnews.com lebih mengarah pada strategi wacana terhadap aktor-aktor sosial yang direpresentasikan melalui maksud atau makna tertentu Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ciri ideologi eksklusi dan inklusi pemberitaan Covid-19 mengenai tindak kejahatan dalam media daring SINDOnews.com dan Fajar.co.id model Theo van Leeuwen, serta mengidentifikasi perbedaan strategi eksklusi dan inklusi pada kedua media tersebut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp 1x" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" alt="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp 1x" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" alt="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-b2dcd.webp" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-b2dcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-b2dcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-b2dcd.webp 1x" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" alt="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59404-asean-analisis-wacana-kritis-anali" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" target="_blank">MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan identifikasi objek material dan sumber data yang lebih menyeluruh dalam pendekatan analisis wacana kritis Theo van Leeuwen. Selain itu, pemberitaan tindak kejahatan dapat dijadikan tema alternatif untuk mengungkap ciri ideologi tersembunyi dengan menggunakan model analisis wacana kritis lainnya..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri ideologi eksklusi pemberitaan Covid-19 dalam media daring SINDOnews.id berupa strategi wacana pasivasi dan nominalisasi terhadap aktor-aktor sosial yang dihilangkan dalam teks berita.Sementara itu, ciri ideologi inklusi dalam media daring SINDOnews.id berupa penggunaan strategi wacana objektivasi, nominasi, dan individualisasi terhadap aktor-aktor sosial yang direpresentasikan secara apa adanya.Perbedaan strategi eksklusi dan inklusi antara kedua media tersebut adalah media daring Fajar.id lebih mengarah pada penggunaan strategi wacana objektivasi dan aktor-aktor sosial yang direpresentasikan secara apa adanya, sedangkan media daring SINDOnews.com lebih mengarah pada strategi wacana terhadap aktor-aktor sosial yang direpresentasikan melalui maksud atau makna tertentu
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ciri ideologi eksklusi dan inklusi pemberitaan Covid-19 mengenai tindak kejahatan dalam media daring SINDOnews.com dan Fajar.co.id model Theo van Leeuwen, serta mengidentifikasi perbedaan strategi eksklusi dan inklusi pada kedua media tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp" type="image/webp" length="98824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-b2dcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020 SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020 SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020 SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59397-simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufe</link>
	<guid isPermaLink="false">711754cf39bc65df54b30a3aaefae0f7</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa bentuk pertarungan simbolik pada aspek eufemisasi yang tidak disebutkan oleh Pierre Bourdieu dalam teorinya. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk eufemisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa bentuk pertarungan simbolik pada aspek eufemisasi yang tidak disebutkan oleh Pierre Bourdieu dalam teorinya. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk eufemisasi dan sensorisasi yang muncul dalam slogan pilkada di daerah-daerah lain di Indonesia, serta bagaimana pengaruhnya terhadap pemilih. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana bahasa dan ideologi digunakan dalam pertarungan simbolik untuk memengaruhi opini publik dan keputusan pemilih. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana habitus, modal, dan arena mempengaruhi penggunaan bahasa dan strategi komunikasi dalam kampanye politik, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil pemilihan kepala daerah.. Hasil dalam penelitian ini ditemukan bentuk pertarungan simbolik dalam slogan pilkada Sulawesi-Selatan Tahun 2020.Bentuk pertarungan simbolik aspek eufemisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020 terdiri atas bentuk perubahan, kebangkitan, keren, harapan, lanjutkan, kesediaan, kebersamaan, persatuan, kesejahteraan, kebaruan, identitas sosial, dan merakyat.Bentuk pertarungan simbolik aspek sensorisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020 terdiri atas bentuk sindiran, kesantunan, dan kejujuran Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan bentuk-bentuk pertarungan simbolik aspek eufemisasi dan aspek sensorisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020. Fokus penelitian ini yaitu slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020. Jenis penelitian deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, dan kalimat yang memuat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp 1x" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" alt="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-83f9f.webp" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-83f9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-83f9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-83f9f.webp 1x" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" alt="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp 1x" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" alt="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59397-simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufe" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" target="_blank">PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa bentuk pertarungan simbolik pada aspek eufemisasi yang tidak disebutkan oleh Pierre Bourdieu dalam teorinya. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk eufemisasi dan sensorisasi yang muncul dalam slogan pilkada di daerah-daerah lain di Indonesia, serta bagaimana pengaruhnya terhadap pemilih. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana bahasa dan ideologi digunakan dalam pertarungan simbolik untuk memengaruhi opini publik dan keputusan pemilih. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana habitus, modal, dan arena mempengaruhi penggunaan bahasa dan strategi komunikasi dalam kampanye politik, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil pemilihan kepala daerah..
<br>Hasil dalam penelitian ini ditemukan bentuk pertarungan simbolik dalam slogan pilkada Sulawesi-Selatan Tahun 2020.Bentuk pertarungan simbolik aspek eufemisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020 terdiri atas bentuk perubahan, kebangkitan, keren, harapan, lanjutkan, kesediaan, kebersamaan, persatuan, kesejahteraan, kebaruan, identitas sosial, dan merakyat.Bentuk pertarungan simbolik aspek sensorisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020 terdiri atas bentuk sindiran, kesantunan, dan kejujuran
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan bentuk-bentuk pertarungan simbolik aspek eufemisasi dan aspek sensorisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020. Fokus penelitian ini yaitu slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020. Jenis penelitian deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, dan kalimat yang memuat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp" type="image/webp" length="101026" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-83f9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kasus Hoaks Pandemi Covid 19 Suatu Tinjauan Linguistik Forensik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kasus Hoaks Pandemi Covid 19 Suatu Tinjauan Linguistik Forensik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kasus Hoaks Pandemi Covid 19 Suatu Tinjauan Linguistik Forensik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59399-covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-c</link>
	<guid isPermaLink="false">d24eb180f1374db173b06978bf9a51eb</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak sosial dan psikologis dari penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19. Kedua, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak sosial dan psikologis dari penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19. Kedua, penelitian tentang strategi komunikasi yang efektif untuk melawan penyebaran hoaks dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya hoaks. Ketiga, penelitian tentang peran media sosial dalam penyebaran hoaks dan cara-cara untuk mengatasinya. Dengan melakukan penelitian-penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19.. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini terdapat dua kategori kasus hoaks mengenai pandemi Covid-19 yang banyak beredar di sosial media, yakni kasus hoaks berjenis misinformasi dan kasus hoaks berjenis disinformasi.Adapun dasar hukum untuk pengkategorian kasus hoaks di atas dan yang dapat menjerat para pelaku penyebar kategori kasus hoaks tersebut berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1945 tentang peraturan hukum pidana, berita bohong (hoaks) diatur dalanm pasal 14 dan 15, dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27.Selain itu dalam penelitian ini ditemukan beberapa analisis fitur linguistik yang menjadi penanda kebohongan 1) penggunaan diksi kosa-kata menggunakan ragam bahasa santai yang bersifat verba, nomina dan adjektiva.2) Bentuk kalimat pada teks kasus hoaks mengenai pandemi Covid-19 banyak menggunakan deklaratif (pernyataan), lalu imperatif (perintah) dan interogatif (pernyataan), tentu pemilihan bentuk kalimat ini menunjukkan jejak ideologis penulisnya.3) Menganalisis berdasarkan konteks, seorang kosumen terus terpacu teks mengonfirmasi kebenaran isi teks yang dibacanya Penelitian ini berfokus pada kajian linguistik forensik yang membahas mengenai Kasus Hoaks Pandemi Covid-19 yang beredar di media sosial. Adapun tujuan penelitian ini mendeskripsikan kategori kasus hoaks Covid-19 dan menganalisis karakteristik kebahasaan pada kasus kejahatan berbahasa yakni kasus hoaks dimasa pandemi Covid-19. Data dalam penelitian ini didapatkan melalui laman resmi kementrian komunikasi dan informatika (kemenkominfo). Teknik pengumpulan data teknik catat. Proses analisis data dalam dilakukan dengan mendeskripsikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-727cf.webp" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-727cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-727cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-727cf.webp 1x" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" alt="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp 1x" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" alt="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-a98d4.webp" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-a98d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-a98d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-a98d4.webp 1x" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" alt="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59399-covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-c" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" target="_blank">Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak sosial dan psikologis dari penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19. Kedua, penelitian tentang strategi komunikasi yang efektif untuk melawan penyebaran hoaks dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya hoaks. Ketiga, penelitian tentang peran media sosial dalam penyebaran hoaks dan cara-cara untuk mengatasinya. Dengan melakukan penelitian-penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19..
<br>Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini terdapat dua kategori kasus hoaks mengenai pandemi Covid-19 yang banyak beredar di sosial media, yakni kasus hoaks berjenis misinformasi dan kasus hoaks berjenis disinformasi.Adapun dasar hukum untuk pengkategorian kasus hoaks di atas dan yang dapat menjerat para pelaku penyebar kategori kasus hoaks tersebut berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1945 tentang peraturan hukum pidana, berita bohong (hoaks) diatur dalanm pasal 14 dan 15, dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27.Selain itu dalam penelitian ini ditemukan beberapa analisis fitur linguistik yang menjadi penanda kebohongan 1) penggunaan diksi kosa-kata menggunakan ragam bahasa santai yang bersifat verba, nomina dan adjektiva.2) Bentuk kalimat pada teks kasus hoaks mengenai pandemi Covid-19 banyak menggunakan deklaratif (pernyataan), lalu imperatif (perintah) dan interogatif (pernyataan), tentu pemilihan bentuk kalimat ini menunjukkan jejak ideologis penulisnya.3) Menganalisis berdasarkan konteks, seorang kosumen terus terpacu teks mengonfirmasi kebenaran isi teks yang dibacanya
<br>Penelitian ini berfokus pada kajian linguistik forensik yang membahas mengenai Kasus Hoaks Pandemi Covid-19 yang beredar di media sosial. Adapun tujuan penelitian ini mendeskripsikan kategori kasus hoaks Covid-19 dan menganalisis karakteristik kebahasaan pada kasus kejahatan berbahasa yakni kasus hoaks dimasa pandemi Covid-19. Data dalam penelitian ini didapatkan melalui laman resmi kementrian komunikasi dan informatika (kemenkominfo). Teknik pengumpulan data teknik catat. Proses analisis data dalam dilakukan dengan mendeskripsikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp" type="image/webp" length="97330" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-727cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-a98d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59407-kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok</link>
	<guid isPermaLink="false">f5a106cc03bfdd31fbddec67112581a0</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, mengukur dampak jangka panjang program pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku seksual remaja secara terukur. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, mengukur dampak jangka panjang program pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku seksual remaja secara terukur. Kedua, mengembangkan modul khusus tentang literasi digital seksual untuk remaja panti asuhan, mengingat tingginya paparan konten seksual melalui media sosial dan internet. Ketiga, mengkaji potensi kolaborasi lintas disiplin, seperti komunikasi, kesehatan, psikologi, dan hukum, untuk memperkuat mekanisme pelaporan dan perlindungan korban kekerasan seksual di lingkungan panti asuhan.. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi bagi remaja panti asuhan menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis komunikasi partisipatif (ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan permainan edukatif) dapat diterima dengan baik.Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai perubahan tubuh, perilaku seksual berisiko, kekerasan seksual, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menghormati batas tubuh.Program ini juga berkontribusi pada penguatan diri remaja, terutama keberanian bertanya, menyampaikan pendapat, dan menolak ajakan yang tidak diinginkan secara asertif.Rekomendasi untuk ditindaklanjuti adalah penguatan program berkelanjutan di panti asuhan, pengembangan modul tambahan terkait literasi digital seksual, dan kolaborasi lintas disiplin Pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi merupakan kebutuhan penting bagi remaja, terutama yang tinggal di panti asuhan dengan akses informasi dan pendampingan orang tua yang terbatas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja panti asuhan mengenai kesehatan reproduksi melalui program penyuluhan berbasis komunikasi. Metode yang digunakan memadukan ceramah, tanya jawab, dan permainan partisipatif untuk mendorong keterbukaan dan keaktifan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai perubahan tubuh, perilaku seksual berisiko, kekerasan seksual, serta jalur pelaporan dan bantuan. Kegiatan ini menawarkan model praktis komunikasi kesehatan partisipatif untuk pendidikan kesehatan reproduksi remaja di panti asuhan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" alt="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-dfe7e.webp" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-dfe7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-dfe7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-dfe7e.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" alt="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" alt="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59407-kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" target="_blank">Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, mengukur dampak jangka panjang program pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku seksual remaja secara terukur. Kedua, mengembangkan modul khusus tentang literasi digital seksual untuk remaja panti asuhan, mengingat tingginya paparan konten seksual melalui media sosial dan internet. Ketiga, mengkaji potensi kolaborasi lintas disiplin, seperti komunikasi, kesehatan, psikologi, dan hukum, untuk memperkuat mekanisme pelaporan dan perlindungan korban kekerasan seksual di lingkungan panti asuhan..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi bagi remaja panti asuhan menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis komunikasi partisipatif (ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan permainan edukatif) dapat diterima dengan baik.Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai perubahan tubuh, perilaku seksual berisiko, kekerasan seksual, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menghormati batas tubuh.Program ini juga berkontribusi pada penguatan diri remaja, terutama keberanian bertanya, menyampaikan pendapat, dan menolak ajakan yang tidak diinginkan secara asertif.Rekomendasi untuk ditindaklanjuti adalah penguatan program berkelanjutan di panti asuhan, pengembangan modul tambahan terkait literasi digital seksual, dan kolaborasi lintas disiplin
<br>Pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi merupakan kebutuhan penting bagi remaja, terutama yang tinggal di panti asuhan dengan akses informasi dan pendampingan orang tua yang terbatas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja panti asuhan mengenai kesehatan reproduksi melalui program penyuluhan berbasis komunikasi. Metode yang digunakan memadukan ceramah, tanya jawab, dan permainan partisipatif untuk mendorong keterbukaan dan keaktifan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai perubahan tubuh, perilaku seksual berisiko, kekerasan seksual, serta jalur pelaporan dan bantuan. Kegiatan ini menawarkan model praktis komunikasi kesehatan partisipatif untuk pendidikan kesehatan reproduksi remaja di panti asuhan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp" type="image/webp" length="110818" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-dfe7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA SMK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA SMK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA SMK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59408-kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-m</link>
	<guid isPermaLink="false">37a176c8ec10b76d7b92ca1943ac57b1</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan model pelatihan teknologi terapan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Model ini dapat mencakup modul-modul tambahan seperti pengembangan aplikasi mobile, strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan model pelatihan teknologi terapan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Model ini dapat mencakup modul-modul tambahan seperti pengembangan aplikasi mobile, strategi pemasaran digital, dan manajemen proyek teknologi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap karier dan kewirausahaan siswa. Apakah pelatihan ini benar-benar meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan mendorong semangat technopreneurship? Bagaimana pelatihan ini mempengaruhi keputusan karier siswa dan apakah mereka berhasil menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam proyek-proyek nyata? Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah menengah, dan industri lokal untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan teknologi yang berkelanjutan di wilayah Karawang.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil menjawab kebutuhan siswa SMA/SMK dalam memahami dan menerapkan konsep teknologi bisnis secara praktis.Melalui pendekatan hands-on workshop, siswa mampu meningkatkan kompetensinya dalam pemetaan proses bisnis, perancangan solusi web, dan analisis sistem yang aplikatif.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman serta antusiasme tinggi terhadap teknologi dan kewirausahaan digital.Dampak positif juga dirasakan oleh sekolah mitra yang mendapatkan inspirasi pengembangan kurikulum praktis berbasis industri.Selain sebagai upaya transfer pengetahuan, kegiatan ini menjadi sarana membangun kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah untuk mendukung program literasi digital nasional.Dengan keberhasilan pelaksanaan ini, diharapkan kegiatan serupa dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain di wilayah Karawang dan sekitarnya Kemajuan teknologi dan perkembangan ekosistem digital menuntut generasi muda untuk memiliki kompetensi praktis dalam merancang solusi berbasis teknologi informasi. Namun, siswa tingkat SMA/SMK sering kali mengalami kesenjangan antara pembelajaran teoretis di sekolah dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia industri dan startup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan praktis melalui workshop bertema AuOptimizing Business Efficiency: Practical Approaches to Business Process Management and Web SolutionsAy kepada siswa SMAN 1 Telagasari dan SMK Wirasaba di Kabupaten Karawang. Upskill difokuskan pada tiga kompetensi utama: pemetaan proses bisnis menggunakan pendekatan Business Process Management (BPM), perancangan solusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-4bca9.webp" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-4bca9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-4bca9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-4bca9.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" alt="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-ce930.webp" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-ce930.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-ce930.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-ce930.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" alt="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" alt="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59408-kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-m" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" target="_blank">Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan model pelatihan teknologi terapan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Model ini dapat mencakup modul-modul tambahan seperti pengembangan aplikasi mobile, strategi pemasaran digital, dan manajemen proyek teknologi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap karier dan kewirausahaan siswa. Apakah pelatihan ini benar-benar meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan mendorong semangat technopreneurship? Bagaimana pelatihan ini mempengaruhi keputusan karier siswa dan apakah mereka berhasil menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam proyek-proyek nyata? Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah menengah, dan industri lokal untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan teknologi yang berkelanjutan di wilayah Karawang..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil menjawab kebutuhan siswa SMA/SMK dalam memahami dan menerapkan konsep teknologi bisnis secara praktis.Melalui pendekatan hands-on workshop, siswa mampu meningkatkan kompetensinya dalam pemetaan proses bisnis, perancangan solusi web, dan analisis sistem yang aplikatif.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman serta antusiasme tinggi terhadap teknologi dan kewirausahaan digital.Dampak positif juga dirasakan oleh sekolah mitra yang mendapatkan inspirasi pengembangan kurikulum praktis berbasis industri.Selain sebagai upaya transfer pengetahuan, kegiatan ini menjadi sarana membangun kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah untuk mendukung program literasi digital nasional.Dengan keberhasilan pelaksanaan ini, diharapkan kegiatan serupa dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain di wilayah Karawang dan sekitarnya
<br>Kemajuan teknologi dan perkembangan ekosistem digital menuntut generasi muda untuk memiliki kompetensi praktis dalam merancang solusi berbasis teknologi informasi. Namun, siswa tingkat SMA/SMK sering kali mengalami kesenjangan antara pembelajaran teoretis di sekolah dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia industri dan startup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan praktis melalui workshop bertema AuOptimizing Business Efficiency: Practical Approaches to Business Process Management and Web SolutionsAy kepada siswa SMAN 1 Telagasari dan SMK Wirasaba di Kabupaten Karawang. Upskill difokuskan pada tiga kompetensi utama: pemetaan proses bisnis menggunakan pendekatan Business Process Management (BPM), perancangan solusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp" type="image/webp" length="114634" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-4bca9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-ce930.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59396-hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengu</link>
	<guid isPermaLink="false">dab37709fec269a7bf5e56cb4f1ada5e</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih mendalam tentang ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih mendalam tentang ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji lebih lanjut tentang pengaruh budaya Bali dalam novel Tarian Bumi, terutama dalam hal penggunaan simbol-simbol budaya Bali yang ada dalam novel tersebut. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis karakter-karakter dalam novel Tarian Bumi, terutama karakter Luh Sekar, Telaga, dan Sagra, serta bagaimana mereka merepresentasikan ikon, indeks, dan simbol dalam novel tersebut.. Hasil dalam penelitian ini ditemukan bentuk ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika C.Ikon yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yaitu tokoh Luh Sekar sebagai ikon perempuan ambisius karena begitu banyak keinginannya yang harus terwujud apapun sanksinya.Tokoh Telaga sebagai ikon perempuan keras tergambar jelas dalam novel ketika prempuan itu sudah dewasa dia sangat membenci proses yang terjadi pada tubuh dan kehidupannya karena begitu banyak aturan-aturan yang harus dipatuhi sebagai wanita yang yang berdarah bangsawan.Tokoh Sagra sebagai ikon perempuan yang tegas karena perempuan tua itu merupakan putri bangsawan kaya, perempuan yang sangat mengagungkan nilai-nilai kebangsawanan.Indeks yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yaitu indeks penderitaan tokoh Sekar dan indeks malangnya nasib tokoh Telaga.Tokoh Sekar disebabkan dia menikah bersama lelaki yang berasal dari kasta Brahmana atau keturunan bangsawan.Indeks malangnya nasib tokoh Telaga tergambar setelah Telaga menikah bersama lelaki yang tidak sekasta yaitu laki-laki yang berasal dari kasta Sudra.Simbol yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini adalah simbol budaya Bali.Simbol budaya Bali yang begitu banyak digunakan oleh pengarang dalam novel ini.Novel yang mengisahkan tentang kehidupan budaya Bali sehingga banyak menyuguhkan istilah-istilah masyarakat Bali, misalnya dari segi penggunaan bahasa sehari-hari, tempat, kata ganti orang, maupun perlengkapan upacara.Simbol tersebut memiliki makna tersendiri sehingga dapat menjadi pedoman hidup bagi masyarakat Bali Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk deskripsi yang dianalisis dengan cara pandang teori Semiotika Charles Sanders Peirce. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data-data yang dimaksud tersebut berupa kata, frasa, atau klausa yang mengandung ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Fokus dalam penelitian ini adalah analisis novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika melalui deskripsi makna ikon, indeks, dan simbol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data yang akan dilakukan pada penelitian ini mengikuti tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp 1x" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" alt="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-346b3.webp" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-346b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-346b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-346b3.webp 1x" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" alt="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-ee867.webp" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-ee867.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-ee867.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-ee867.webp 1x" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" alt="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59396-hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengu" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" target="_blank">Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih mendalam tentang ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji lebih lanjut tentang pengaruh budaya Bali dalam novel Tarian Bumi, terutama dalam hal penggunaan simbol-simbol budaya Bali yang ada dalam novel tersebut. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis karakter-karakter dalam novel Tarian Bumi, terutama karakter Luh Sekar, Telaga, dan Sagra, serta bagaimana mereka merepresentasikan ikon, indeks, dan simbol dalam novel tersebut..
<br>Hasil dalam penelitian ini ditemukan bentuk ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika C.Ikon yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yaitu tokoh Luh Sekar sebagai ikon perempuan ambisius karena begitu banyak keinginannya yang harus terwujud apapun sanksinya.Tokoh Telaga sebagai ikon perempuan keras tergambar jelas dalam novel ketika prempuan itu sudah dewasa dia sangat membenci proses yang terjadi pada tubuh dan kehidupannya karena begitu banyak aturan-aturan yang harus dipatuhi sebagai wanita yang yang berdarah bangsawan.Tokoh Sagra sebagai ikon perempuan yang tegas karena perempuan tua itu merupakan putri bangsawan kaya, perempuan yang sangat mengagungkan nilai-nilai kebangsawanan.Indeks yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yaitu indeks penderitaan tokoh Sekar dan indeks malangnya nasib tokoh Telaga.Tokoh Sekar disebabkan dia menikah bersama lelaki yang berasal dari kasta Brahmana atau keturunan bangsawan.Indeks malangnya nasib tokoh Telaga tergambar setelah Telaga menikah bersama lelaki yang tidak sekasta yaitu laki-laki yang berasal dari kasta Sudra.Simbol yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini adalah simbol budaya Bali.Simbol budaya Bali yang begitu banyak digunakan oleh pengarang dalam novel ini.Novel yang mengisahkan tentang kehidupan budaya Bali sehingga banyak menyuguhkan istilah-istilah masyarakat Bali, misalnya dari segi penggunaan bahasa sehari-hari, tempat, kata ganti orang, maupun perlengkapan upacara.Simbol tersebut memiliki makna tersendiri sehingga dapat menjadi pedoman hidup bagi masyarakat Bali
<br>Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk deskripsi yang dianalisis dengan cara pandang teori Semiotika Charles Sanders Peirce. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data-data yang dimaksud tersebut berupa kata, frasa, atau klausa yang mengandung ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Fokus dalam penelitian ini adalah analisis novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika melalui deskripsi makna ikon, indeks, dan simbol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data yang akan dilakukan pada penelitian ini mengikuti tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp" type="image/webp" length="97478" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-346b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-ee867.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media Linguistik Forensik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media Linguistik Forensik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media Linguistik Forensik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59398-fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki</link>
	<guid isPermaLink="false">33c281c722b76e7cd960968702f6bbea</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang dampak kejahatan berbahasa di media sosial terhadap masyarakat, khususnya dalam konteks politik dan pemilihan kepala daerah. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik): Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang dampak kejahatan berbahasa di media sosial terhadap masyarakat, khususnya dalam konteks politik dan pemilihan kepala daerah. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada analisis linguistik forensik yang lebih mendalam, termasuk analisis semantik dan pragmatik, untuk memahami cara-cara dan strategi yang digunakan dalam kejahatan berbahasa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran dan tanggung jawab platform media sosial dalam mencegah dan menangani kejahatan berbahasa, serta strategi edukasi dan pencegahan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif dari kejahatan berbahasa di media sosial.. Ditemukan kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian.Pertama, Bentuk-bentuk ilokusi penghinaan yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif penghinaan yaitu omong kosong, omong doang, pakai otak,bohong, iqnya rendah, mempermalukan diri sendiri, otak kosong, tong kosong nyaring bunyinya, banyak ballena, ular berkepala dua, dan seribu wajah.Kedua, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif fitnah yaitu, tidak ada sekali sama sekali kinerja yang diberikan, melakukan korupsi, melakukan kecuangan, calon koruptor, menjadi provokator, melakukan kelicikan, dan mendapatkan bantuan.Ketiga, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif makian yaitu, telaso, sundala, tidak punya rasa malu, munafik, calon ahli neraka, balao, rakus harta, bau tanah, mulut comberan, kongkong, dan tolo-tolo Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian. Ditemukan dalam penelitian berupa kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian. Pertama, Bentuk-bentuk ilokusi penghinaan yang dilakukan oleh pengguna media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif penghinaan yaitu omong kosong, omong doang, pakai otak, bohong, iqnya rendah, mempermalukan diri sendiri, otak kosong, tong kosong nyaring bunyinya, banyak ballena, ular berkepala dua, dan seribu wajah. Kedua, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-0d11d.webp" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-0d11d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-0d11d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-0d11d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" alt="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" alt="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-f3482.webp" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-f3482.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-f3482.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-f3482.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" alt="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59398-fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" target="_blank">Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang dampak kejahatan berbahasa di media sosial terhadap masyarakat, khususnya dalam konteks politik dan pemilihan kepala daerah. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada analisis linguistik forensik yang lebih mendalam, termasuk analisis semantik dan pragmatik, untuk memahami cara-cara dan strategi yang digunakan dalam kejahatan berbahasa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran dan tanggung jawab platform media sosial dalam mencegah dan menangani kejahatan berbahasa, serta strategi edukasi dan pencegahan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif dari kejahatan berbahasa di media sosial..
<br>Ditemukan kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian.Pertama, Bentuk-bentuk ilokusi penghinaan yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif penghinaan yaitu omong kosong, omong doang, pakai otak,bohong, iqnya rendah, mempermalukan diri sendiri, otak kosong, tong kosong nyaring bunyinya, banyak ballena, ular berkepala dua, dan seribu wajah.Kedua, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif fitnah yaitu, tidak ada sekali sama sekali kinerja yang diberikan, melakukan korupsi, melakukan kecuangan, calon koruptor, menjadi provokator, melakukan kelicikan, dan mendapatkan bantuan.Ketiga, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif makian yaitu, telaso, sundala, tidak punya rasa malu, munafik, calon ahli neraka, balao, rakus harta, bau tanah, mulut comberan, kongkong, dan tolo-tolo
<br>Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian. Ditemukan dalam penelitian berupa kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian. Pertama, Bentuk-bentuk ilokusi penghinaan yang dilakukan oleh pengguna media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif penghinaan yaitu omong kosong, omong doang, pakai otak, bohong, iqnya rendah, mempermalukan diri sendiri, otak kosong, tong kosong nyaring bunyinya, banyak ballena, ular berkepala dua, dan seribu wajah. Kedua, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp" type="image/webp" length="98982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-0d11d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-f3482.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59395-kritik-sastra-feminis-pengaruh-struk</link>
	<guid isPermaLink="false">46e9d9d815c7063d0c2f007b6dbb832c</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari penelitian ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh struktur produksi pada masa Orba terhadap corak produksi sastra dan ideologi kepengarangan, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi ideologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari penelitian ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh struktur produksi pada masa Orba terhadap corak produksi sastra dan ideologi kepengarangan, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi ideologi estetik dalam karya sastra. 2. Meneliti lebih dalam tentang strategi kritik sastra yang digunakan oleh Seno Gumira Ajidarma dalam cerpen AuTelingaAy, khususnya dalam hal penggunaan simbol-simbol dan narasi satire sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim Orba. 3. Melakukan studi komparatif antara karya-karya Seno Gumira Ajidarma dengan penulis-penulis lain yang juga menggunakan kritik sastra materialistis Terry Eagleton, untuk melihat perbedaan dan kesamaan strategi kritik yang digunakan dalam karya-karya mereka.. Berdasarkan hasil analisis terhadap cerpen AuTelingaAy karya SGA dengan pendekatan kritik sastra materialistis Terry Eagleton, penelitian ini sampai pada kesimpulan sebagai berikut.Pertama, cerpen AuTelingaAy hadir melalui proses yang cukup kompleks di lingkaran Orba.Dalam hal ini, cerpen AuTelingaAy perlu melalui atau menerobos struktur produksi pada masa Orba.Pada masa Orba, corak produksi umum (CPU) didominasi oleh penguasa.Segala bentuk produksi diatur oleh pemerintah sehingga muncul ideologi umum (IU) represif yang berada dalam naungan ideologi Pancasila.Hal tersebut juga memengaruhi corak produksi sastra (CPS) yang dituntut pro-pemerintah sehingga karya-karya sastra yang muncul berada dalam jalur tematik tertentu, seperti karya sastra bertemakan cinta.Hal ini justru mengungkung pemikiran sastrawan yang tidak secara bebas dapat bersuara karena dominasi IU.Namun, justru dari hal tersebut, SGA hadir sebagai bentuk resistensi kepada pemerintah sehingga ideologi estetik (IE) dalam karya SGA, khususnya cerpen AuTelingaAy, berbentuk kontradiksi dengan IU pada masa Orba.Kedua, elemen internal (ideologi teks) cerpen AuTelingaAy hadir melalui teks yang merupakan artikulasi dari kebijakan otoriter pada masa Orba.Pemanfaatan ideologi teks dalam cerpen AuTelingaAy juga berusaha menampilkan fakta realitas yang terjadi pada masa Orba.Oleh karena itu, ideologi teks yang muncul menghasilkan cerpen AuTelingaAy sebagai media kritik dan menghadirkan semangat resistensi untuk mencapai keadilan.Hal tersebut dihadirkan melalui simbol-simbol yang secara estetik muncul di dalam teks.Pada akhirnya, melalui ruang estetik, ideologi teks cerpen AuTelingaAy berhasil menghadirkan sebuah kritik untuk menyampaikan fakta realitas yang tidak tersampaikan pada masa Orba, sekaligus memantik resistensi terhadap rezim Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi kritik cerpen AuTelingaAy karya Seno Gumira Ajidarma (SGA) terhadap rezim Orde Baru (Orba) Indonesia. Hal tersebut akan dijelaskan dengan cara meninjau struktur produksi dan ideologi teks cerpen AuTelingaAy karya SGA. Untuk menjelaskannya, penelitian ini menggunakan teori kritik sastra materialistis Terry Eagleton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode dialektika. Metode ini memungkinkan peneliti untuk menjelaskan ideologi teks sebagai produk pengolahan estetik atas struktur produksi pada masa Orba. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" alt="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" alt="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" alt="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59395-kritik-sastra-feminis-pengaruh-struk" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" target="_blank">STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari penelitian ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh struktur produksi pada masa Orba terhadap corak produksi sastra dan ideologi kepengarangan, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi ideologi estetik dalam karya sastra. 2. Meneliti lebih dalam tentang strategi kritik sastra yang digunakan oleh Seno Gumira Ajidarma dalam cerpen AuTelingaAy, khususnya dalam hal penggunaan simbol-simbol dan narasi satire sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim Orba. 3. Melakukan studi komparatif antara karya-karya Seno Gumira Ajidarma dengan penulis-penulis lain yang juga menggunakan kritik sastra materialistis Terry Eagleton, untuk melihat perbedaan dan kesamaan strategi kritik yang digunakan dalam karya-karya mereka..
<br>Berdasarkan hasil analisis terhadap cerpen AuTelingaAy karya SGA dengan pendekatan kritik sastra materialistis Terry Eagleton, penelitian ini sampai pada kesimpulan sebagai berikut.Pertama, cerpen AuTelingaAy hadir melalui proses yang cukup kompleks di lingkaran Orba.Dalam hal ini, cerpen AuTelingaAy perlu melalui atau menerobos struktur produksi pada masa Orba.Pada masa Orba, corak produksi umum (CPU) didominasi oleh penguasa.Segala bentuk produksi diatur oleh pemerintah sehingga muncul ideologi umum (IU) represif yang berada dalam naungan ideologi Pancasila.Hal tersebut juga memengaruhi corak produksi sastra (CPS) yang dituntut pro-pemerintah sehingga karya-karya sastra yang muncul berada dalam jalur tematik tertentu, seperti karya sastra bertemakan cinta.Hal ini justru mengungkung pemikiran sastrawan yang tidak secara bebas dapat bersuara karena dominasi IU.Namun, justru dari hal tersebut, SGA hadir sebagai bentuk resistensi kepada pemerintah sehingga ideologi estetik (IE) dalam karya SGA, khususnya cerpen AuTelingaAy, berbentuk kontradiksi dengan IU pada masa Orba.Kedua, elemen internal (ideologi teks) cerpen AuTelingaAy hadir melalui teks yang merupakan artikulasi dari kebijakan otoriter pada masa Orba.Pemanfaatan ideologi teks dalam cerpen AuTelingaAy juga berusaha menampilkan fakta realitas yang terjadi pada masa Orba.Oleh karena itu, ideologi teks yang muncul menghasilkan cerpen AuTelingaAy sebagai media kritik dan menghadirkan semangat resistensi untuk mencapai keadilan.Hal tersebut dihadirkan melalui simbol-simbol yang secara estetik muncul di dalam teks.Pada akhirnya, melalui ruang estetik, ideologi teks cerpen AuTelingaAy berhasil menghadirkan sebuah kritik untuk menyampaikan fakta realitas yang tidak tersampaikan pada masa Orba, sekaligus memantik resistensi terhadap rezim
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi kritik cerpen AuTelingaAy karya Seno Gumira Ajidarma (SGA) terhadap rezim Orde Baru (Orba) Indonesia. Hal tersebut akan dijelaskan dengan cara meninjau struktur produksi dan ideologi teks cerpen AuTelingaAy karya SGA. Untuk menjelaskannya, penelitian ini menggunakan teori kritik sastra materialistis Terry Eagleton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode dialektika. Metode ini memungkinkan peneliti untuk menjelaskan ideologi teks sebagai produk pengolahan estetik atas struktur produksi pada masa Orba. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" type="image/webp" length="109336" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59403-hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa</link>
	<guid isPermaLink="false">62fca86b4a526a68da60d9e0c5cdfc33</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, teknik pembelajaran menulis berbasis In Stages Guidance efektif digunakan untuk menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas teknik ini dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance: Berdasarkan hasil penelitian, teknik pembelajaran menulis berbasis In Stages Guidance efektif digunakan untuk menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas teknik ini dalam konteks yang lebih luas. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam pembelajaran menulis akademik, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan kolaboratif, agar dapat meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa secara lebih efektif dan menarik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Menulis Akademik dengan Teknik in Stages Guidance sangat efektif digunakan.Teori tentang hakikat menulis dan hakikat pembelajaran menulis sangat baik dijadikan pijakan dalam pembelajaran menulis akademik.Melalui tulisan ini, penulis merekomendasikan kepada orang-orang yang berkepentingan untuk mengkaji lebih lanjut pembelejaran menulis akademik ini agar menjadi khasanah ilmu yang bermanfaat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik pembelajaran in Stage Guidance dalam menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Dalam menguji keefetifan teknik pembelajaran tersebut, dikaji dengan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Rsearch & Development) pada mahasiswa semester lima di Universitas Siliwangi tahu akademik 2018/2019. Prosedur penelitian yang ditempuh melalui tahapan (1) pemmbentukan model awal/konseptual, (2) pengujan lapangan model awal, (3) revisi model awal, (4) Pengujian lapangan model hasil revisi, (5) validasi model, (6) diseminasi model baik melalui forum ilmiah seperti seminar, maupun melalui publikasi ilmiah. Melalui tahapan tersebut diketahui bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-8b408.webp" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-8b408.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-8b408.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-8b408.webp 1x" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" alt="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-161a7.webp" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-161a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-161a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-161a7.webp 1x" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" alt="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp 1x" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" alt="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59403-hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" target="_blank">Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance</a>: Berdasarkan hasil penelitian, teknik pembelajaran menulis berbasis In Stages Guidance efektif digunakan untuk menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas teknik ini dalam konteks yang lebih luas. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam pembelajaran menulis akademik, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan kolaboratif, agar dapat meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa secara lebih efektif dan menarik..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Menulis Akademik dengan Teknik in Stages Guidance sangat efektif digunakan.Teori tentang hakikat menulis dan hakikat pembelajaran menulis sangat baik dijadikan pijakan dalam pembelajaran menulis akademik.Melalui tulisan ini, penulis merekomendasikan kepada orang-orang yang berkepentingan untuk mengkaji lebih lanjut pembelejaran menulis akademik ini agar menjadi khasanah ilmu yang bermanfaat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik pembelajaran in Stage Guidance dalam menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Dalam menguji keefetifan teknik pembelajaran tersebut, dikaji dengan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Rsearch & Development) pada mahasiswa semester lima di Universitas Siliwangi tahu akademik 2018/2019. Prosedur penelitian yang ditempuh melalui tahapan (1) pemmbentukan model awal/konseptual, (2) pengujan lapangan model awal, (3) revisi model awal, (4) Pengujian lapangan model hasil revisi, (5) validasi model, (6) diseminasi model baik melalui forum ilmiah seperti seminar, maupun melalui publikasi ilmiah. Melalui tahapan tersebut diketahui bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp" type="image/webp" length="75684" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-8b408.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-161a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Ibu Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Ibu Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Ibu Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59400-organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar</link>
	<guid isPermaLink="false">4e9936f11a2335ff7aca15b964caa3cb</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan dampak program pengabdian masyarakat ini, perlu dipertimbangkan pengembangan berkelanjutan yang berfokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, perluasan jangkauan program ke RT-RW lain di Kelurahan Kalisegoro, guna meningkatkan kesadaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang: Untuk meningkatkan dampak program pengabdian masyarakat ini, perlu dipertimbangkan pengembangan berkelanjutan yang berfokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, perluasan jangkauan program ke RT-RW lain di Kelurahan Kalisegoro, guna meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam praktik urban farming. Kedua, penguatan kapasitas ibu-ibu PKK dalam pengelolaan sampah organik, termasuk pelatihan lanjutan tentang pembuatan pupuk organik dan pestisida nabati. Ketiga, mendorong kolaborasi antara ibu-ibu PKK dengan petani lokal atau kelompok pertanian perkotaan untuk menciptakan pasar dan jaringan distribusi yang berkelanjutan bagi produk pertanian organik mereka. Dengan demikian, program ini dapat berkontribusi lebih luas terhadap ketahanan pangan lokal, pengelolaan sampah organik, dan pembangunan komunitas yang berkelanjutan.. Dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat membuka wawasan peserta tentang budidaya sayuran organik terutama dalam pembuatan pupuk organik yang dapat digunakan dalam budidaya sayuran bebas bahan kimia sehingga meningkatan gizi sayuran dan dan praktik urban farming di perkotaan.Disarankan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam pembuatan kompos padat agar di bolak balik untuk mempersepat proses fermentasi serta peserta dalam kegiatan ini harus tetap konsisten dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan melaui pendampingan berkelanjutan Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu anggota PKK di RT 03/RW 05, pada pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga. Pelatihan ini dilakukan guna mendorong peningkatan pemahaman serta keterampilan ibu-ibu PKK dalam pembuatan pupuk organik berkualitas secara mandiri. Selain itu program ini bertujuan dalam mendorong praktik urban farming di lingkungan perkotaan, yang berkontribusi pada ketahanan pangan lokal, pengelolaan sampah organik yang lebih baik, dan menciptakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" alt="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" alt="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-d4e92.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-d4e92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-d4e92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-d4e92.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" alt="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59400-organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" target="_blank">Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang</a>: Untuk meningkatkan dampak program pengabdian masyarakat ini, perlu dipertimbangkan pengembangan berkelanjutan yang berfokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, perluasan jangkauan program ke RT-RW lain di Kelurahan Kalisegoro, guna meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam praktik urban farming. Kedua, penguatan kapasitas ibu-ibu PKK dalam pengelolaan sampah organik, termasuk pelatihan lanjutan tentang pembuatan pupuk organik dan pestisida nabati. Ketiga, mendorong kolaborasi antara ibu-ibu PKK dengan petani lokal atau kelompok pertanian perkotaan untuk menciptakan pasar dan jaringan distribusi yang berkelanjutan bagi produk pertanian organik mereka. Dengan demikian, program ini dapat berkontribusi lebih luas terhadap ketahanan pangan lokal, pengelolaan sampah organik, dan pembangunan komunitas yang berkelanjutan..
<br>Dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat membuka wawasan peserta tentang budidaya sayuran organik terutama dalam pembuatan pupuk organik yang dapat digunakan dalam budidaya sayuran bebas bahan kimia sehingga meningkatan gizi sayuran dan dan praktik urban farming di perkotaan.Disarankan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam pembuatan kompos padat agar di bolak balik untuk mempersepat proses fermentasi serta peserta dalam kegiatan ini harus tetap konsisten dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan melaui pendampingan berkelanjutan
<br>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu anggota PKK di RT 03/RW 05, pada pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga. Pelatihan ini dilakukan guna mendorong peningkatan pemahaman serta keterampilan ibu-ibu PKK dalam pembuatan pupuk organik berkualitas secara mandiri. Selain itu program ini bertujuan dalam mendorong praktik urban farming di lingkungan perkotaan, yang berkontribusi pada ketahanan pangan lokal, pengelolaan sampah organik yang lebih baik, dan menciptakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp" type="image/webp" length="186920" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-d4e92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59413-interaksi-sosial-siswa-aksi-sosia</link>
	<guid isPermaLink="false">7c9cb02853b97349f54b582425279c52</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 21:35:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fee ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fee,flag,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak penggunaan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat keterlibatan siswa, kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak penggunaan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat keterlibatan siswa, kualitas diskusi, dan perkembangan keterampilan sosial secara keseluruhan. 2. Meneliti efektivitas strategi pembelajaran yang melibatkan kerja bakti dalam mengembangkan keterampilan sosial, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap perilaku dan sikap siswa. 3. Mengembangkan model pembelajaran inovatif yang menggabungkan aspek-aspek dari model inkuiri dan kooperatif, dengan tujuan meningkatkan keterampilan sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa secara simultan.. Keterampilan sosial merupakan kapasitas untuk membina hubungan yang positif, menyelesaikan konflik yang muncul dari interaksi sosial dengan lingkungan, dan dapat menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku.Kemampuan keterampilan sosial membimbing anak-anak untuk lebih berani menyuarakan pendapat, mengajukan diri, dan mengungkapkan perasaan dengan lebih berani.Keterampilan sosial berfungsi sebagai alat untuk menerima umpan balik yang positif selama berinteraksi dengan orang lain.Upaya yang perlu dilakukan oleh guru IPS dalam meningkatkan atau mengembangkan keterampilan sosial pada peserta didik melibatkan penggunaan metode pembelajaran yang sesuai, serta melibatkan diskusi untuk menyelesaikan masalah atau konflik, mengajak peserta didik berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti, dan tindakan lainnya.Dalam konteks peningkatan keterampilan sosial, guru dapat memanfaatkan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif Keterampilan sosial mencakup kemampuan untuk membina hubungan yang positif, menyelesaikan konflik hasil dari interaksi sosial dengan lingkungan, dan beradaptasi dengan norma yang berlaku. Penguasaan keterampilan ini dapat membantu anak-anak menjadi lebih berani dalam menyampaikan pendapat, mengajukan diri, serta mengungkapkan perasaan mereka. Guru IPS berupaya meningkatkan keterampilan sosial peserta didik dengan menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai, seperti melibatkan diskusi dalam menangani permasalahan yang muncul, mengajak peserta didik untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp 1x" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" alt="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-f31b8.webp" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-f31b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-f31b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-f31b8.webp 1x" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" alt="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-e812d.webp" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-e812d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-e812d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-e812d.webp 1x" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" alt="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59413-interaksi-sosial-siswa-aksi-sosia" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" target="_blank">Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak penggunaan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat keterlibatan siswa, kualitas diskusi, dan perkembangan keterampilan sosial secara keseluruhan. 2. Meneliti efektivitas strategi pembelajaran yang melibatkan kerja bakti dalam mengembangkan keterampilan sosial, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap perilaku dan sikap siswa. 3. Mengembangkan model pembelajaran inovatif yang menggabungkan aspek-aspek dari model inkuiri dan kooperatif, dengan tujuan meningkatkan keterampilan sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa secara simultan..
<br>Keterampilan sosial merupakan kapasitas untuk membina hubungan yang positif, menyelesaikan konflik yang muncul dari interaksi sosial dengan lingkungan, dan dapat menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku.Kemampuan keterampilan sosial membimbing anak-anak untuk lebih berani menyuarakan pendapat, mengajukan diri, dan mengungkapkan perasaan dengan lebih berani.Keterampilan sosial berfungsi sebagai alat untuk menerima umpan balik yang positif selama berinteraksi dengan orang lain.Upaya yang perlu dilakukan oleh guru IPS dalam meningkatkan atau mengembangkan keterampilan sosial pada peserta didik melibatkan penggunaan metode pembelajaran yang sesuai, serta melibatkan diskusi untuk menyelesaikan masalah atau konflik, mengajak peserta didik berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti, dan tindakan lainnya.Dalam konteks peningkatan keterampilan sosial, guru dapat memanfaatkan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif
<br>Keterampilan sosial mencakup kemampuan untuk membina hubungan yang positif, menyelesaikan konflik hasil dari interaksi sosial dengan lingkungan, dan beradaptasi dengan norma yang berlaku. Penguasaan keterampilan ini dapat membantu anak-anak menjadi lebih berani dalam menyampaikan pendapat, mengajukan diri, serta mengungkapkan perasaan mereka. Guru IPS berupaya meningkatkan keterampilan sosial peserta didik dengan menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai, seperti melibatkan diskusi dalam menangani permasalahan yang muncul, mengajak peserta didik untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp" type="image/webp" length="84520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-f31b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-e812d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15614-jiipsi-jurnal-ilmiah-ilmu-pengetahuan-sosial-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59411-mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten</link>
	<guid isPermaLink="false">2162619fb69cb4811442526706a3720c</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 21:35:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ think hacker ]]></category>
	<category><![CDATA[ act defender ]]></category>
	<category><![CDATA[ martinus hia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[act,defender,hacker,hia,martinus,think]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program, disarankan agar tim pengabdian selanjutnya melakukan pendampingan lanjutan secara intensif kepada pelaku UMKM. Pendampingan ini dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan lanjutan atau mentoring individu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA: Untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program, disarankan agar tim pengabdian selanjutnya melakukan pendampingan lanjutan secara intensif kepada pelaku UMKM. Pendampingan ini dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan lanjutan atau mentoring individu, dengan fokus pada pengembangan kemampuan praktis dalam produksi konten dan strategi pemasaran digital. Selain itu, pemerintah daerah juga dapat berperan aktif dalam mendukung UMKM dengan menyediakan akses pendanaan dan memperluas pasar digital, terutama bagi UMKM yang telah memiliki literasi konten yang baik. Dengan demikian, UMKM dapat terus meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka di pasar global, serta menjaga keberlangsungan usaha di ekosistem digital yang berkelanjutan.. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dicapai, disarankan beberapa hal sebagai berikut.Diharapkan dapat menjaga konsistensi praktik produksi konten secara rutin agar visibilitas produk di mesin pencari (SEO) tetap terjaga secara organik.Perlu adanya dukungan berkelanjutan dalam memfasilitasi akses pendanaan dan perluasan pasar digital bagi UMKM yang telah memiliki literasi konten yang baik.Perlu dilakukan pendampingan lanjutan secara intensif (bukan hanya satu kali pelatihan) untuk memantau perkembangan efektivitas konten pemasaran yang dibuat oleh mitra dalam meningkatkan volume penjualan Kehadiran teknologi digital membuka peluang sekaligus tantangan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyaratak (PKM) internasional ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara tiga universitas, yaitu Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta, Kalbis University, dan Universiti Malaysia Kelantan (UMK). Program ini bertujuan membantu UMKM di Belitung Timur dalam mengatasi kendala pengelolaan konten dan memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional dengan pemasaran digital. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2025. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan secara daring yang mencakup materi membangun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" alt="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" alt="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-38466.webp" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-38466.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-38466.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-38466.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" alt="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59411-mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" target="_blank">Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA</a>: Untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program, disarankan agar tim pengabdian selanjutnya melakukan pendampingan lanjutan secara intensif kepada pelaku UMKM. Pendampingan ini dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan lanjutan atau mentoring individu, dengan fokus pada pengembangan kemampuan praktis dalam produksi konten dan strategi pemasaran digital. Selain itu, pemerintah daerah juga dapat berperan aktif dalam mendukung UMKM dengan menyediakan akses pendanaan dan memperluas pasar digital, terutama bagi UMKM yang telah memiliki literasi konten yang baik. Dengan demikian, UMKM dapat terus meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka di pasar global, serta menjaga keberlangsungan usaha di ekosistem digital yang berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dicapai, disarankan beberapa hal sebagai berikut.Diharapkan dapat menjaga konsistensi praktik produksi konten secara rutin agar visibilitas produk di mesin pencari (SEO) tetap terjaga secara organik.Perlu adanya dukungan berkelanjutan dalam memfasilitasi akses pendanaan dan perluasan pasar digital bagi UMKM yang telah memiliki literasi konten yang baik.Perlu dilakukan pendampingan lanjutan secara intensif (bukan hanya satu kali pelatihan) untuk memantau perkembangan efektivitas konten pemasaran yang dibuat oleh mitra dalam meningkatkan volume penjualan
<br>Kehadiran teknologi digital membuka peluang sekaligus tantangan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyaratak (PKM) internasional ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara tiga universitas, yaitu Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta, Kalbis University, dan Universiti Malaysia Kelantan (UMK). Program ini bertujuan membantu UMKM di Belitung Timur dalam mengatasi kendala pengelolaan konten dan memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional dengan pemasaran digital. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2025. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan secara daring yang mencakup materi membangun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp" type="image/webp" length="215966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-38466.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 18 Aug 2026 23:16:25 +0700. 12 items. Served in: 8.647 seconds [rss] -->
