<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 05:49:12 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 05:49:12 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-08T05:49:12+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53469-kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian</link>
	<guid isPermaLink="false">c16e8da357f0458309033b9c22efac59</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha hidroponik atau vertikultur, termasuk mengukur seberapa besar peningkatan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Selain itu, mengingat pertanian perkotaan seringkali melibatkan banyak orang, menarik untuk meneliti bagaimana kegiatan ini memengaruhi hubungan sosial dan rasa kebersamaan di dalam komunitas. Kita bisa mencari tahu apakah program semacam ini efektif dalam meningkatkan modal sosial dan mengurangi masalah pengangguran di kalangan pemuda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada manfaat lingkungan yang lebih spesifik dari daur ulang limbah rumah tangga untuk pertanian. Ini bisa meliputi studi tentang seberapa banyak sampah yang berhasil dikurangi dan dampaknya terhadap lingkungan kota secara keseluruhan, serta membandingkan efektivitas berbagai jenis limbah sebagai media tanam atau pupuk alami. Dengan demikian, kita akan mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang potensi pertanian perkotaan di berbagai aspek.. Program pengabdian masyarakat kemitraan ini disambut antusias oleh kelompok organisasi kesejahteraan dan pemberdayaan keluarga di Kecamatan Pontianak Tenggara, ditandai dengan partisipasi dan keterlibatan tinggi.Kegiatan ini berhasil memberdayakan rumah tangga, khususnya anggota PKK, untuk memanfaatkan lahan terbatas guna budidaya hortikultura sistem hidroponik, mendaur ulang limbah plastik sebagai media tanam, serta mengubah sampah organik dapur menjadi pupuk cair bernilai ekonomis.Keberlanjutan program akan berfokus pada pelatihan strategi pemasaran produk hidroponik untuk mengonversi upaya skala rumah tangga menjadi usaha ekonomi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga dengan optimalisasi lahan dan bahan tak terpakai Pertanian perkotaan telah muncul sebagai strategi yang layak untuk mengatasi keterbatasan lahan, kerawanan pangan, dan kerentanan ekonomi di daerah perkotaan. Di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, kepadatan penduduk yang tinggi dan ruang hijau yang terbatas menjadi hambatan signifikan bagi inisiatif pertanian berbasis masyarakat. Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola praktik pertanian di lahan skala kecil. Program ini memberdayakan 48 warga setempat, terutama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp 1x" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" alt="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp 1x" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" alt="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53469-kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" target="_blank">Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha hidroponik atau vertikultur, termasuk mengukur seberapa besar peningkatan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Selain itu, mengingat pertanian perkotaan seringkali melibatkan banyak orang, menarik untuk meneliti bagaimana kegiatan ini memengaruhi hubungan sosial dan rasa kebersamaan di dalam komunitas. Kita bisa mencari tahu apakah program semacam ini efektif dalam meningkatkan modal sosial dan mengurangi masalah pengangguran di kalangan pemuda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada manfaat lingkungan yang lebih spesifik dari daur ulang limbah rumah tangga untuk pertanian. Ini bisa meliputi studi tentang seberapa banyak sampah yang berhasil dikurangi dan dampaknya terhadap lingkungan kota secara keseluruhan, serta membandingkan efektivitas berbagai jenis limbah sebagai media tanam atau pupuk alami. Dengan demikian, kita akan mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang potensi pertanian perkotaan di berbagai aspek..
<br>Program pengabdian masyarakat kemitraan ini disambut antusias oleh kelompok organisasi kesejahteraan dan pemberdayaan keluarga di Kecamatan Pontianak Tenggara, ditandai dengan partisipasi dan keterlibatan tinggi.Kegiatan ini berhasil memberdayakan rumah tangga, khususnya anggota PKK, untuk memanfaatkan lahan terbatas guna budidaya hortikultura sistem hidroponik, mendaur ulang limbah plastik sebagai media tanam, serta mengubah sampah organik dapur menjadi pupuk cair bernilai ekonomis.Keberlanjutan program akan berfokus pada pelatihan strategi pemasaran produk hidroponik untuk mengonversi upaya skala rumah tangga menjadi usaha ekonomi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga dengan optimalisasi lahan dan bahan tak terpakai
<br>Pertanian perkotaan telah muncul sebagai strategi yang layak untuk mengatasi keterbatasan lahan, kerawanan pangan, dan kerentanan ekonomi di daerah perkotaan. Di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, kepadatan penduduk yang tinggi dan ruang hijau yang terbatas menjadi hambatan signifikan bagi inisiatif pertanian berbasis masyarakat. Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola praktik pertanian di lahan skala kecil. Program ini memberdayakan 48 warga setempat, terutama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" type="image/webp" length="139412" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi</link>
	<guid isPermaLink="false">a344369759338d0e3241b6bf28fad2df</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik: Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi untuk mengembangkan dan memvalidasi algoritma diagnostik yang lebih canggih, mungkin dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, yang mampu secara akurat membedakan antara selulitis orbital dan glaukoma akut. Algoritma ini harus mengintegrasikan berbagai data, mulai dari riwayat medis pasien, hasil pemeriksaan fisik dan oftalmologi, hingga data pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta biomarker inflamasi yang spesifik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan diagnosis awal dan mempercepat intervensi yang tepat, terutama ketika gejala klinis saling tumpang tindih dan waktu menjadi krusial untuk menyelamatkan penglihatan. Kedua, penting untuk melakukan penelitian kohort yang lebih besar, mungkin secara multisenter, untuk secara komparatif menilai bagaimana status imunokompromaisAimisalnya akibat diabetes melitus atau penyakit ginjal kronisAimemengaruhi presentasi klinis, respons terhadap terapi, dan risiko komplikasi jangka panjang pada pasien selulitis orbital. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor prediktif spesifik yang membuat pasien imunokompromais lebih rentan terhadap presentasi atipikal atau komplikasi serius seperti peleburan kornea, seperti yang terlihat pada kasus ini. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara status imun pasien dan perjalanan penyakit orbital cellulitis akan sangat berharga. Terakhir, perlu juga diteliti efektivitas dan implementasi protokol penatalaksanaan multidisiplin yang terstandardisasi. Mengingat kasus ini melibatkan koordinasi antara departemen oftalmologi dan penyakit dalam, penelitian dapat mengevaluasi bagaimana pendekatan terintegrasi ini dapat dioptimalkan untuk memastikan perawatan yang komprehensif dan responsif terhadap kondisi sistemik pasien yang kompleks. Ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman praktik klinis yang lebih baik untuk pasien dengan tantangan diagnostik serupa.. Kasus mata merah dengan penurunan visus dan peningkatan tekanan intraokular menunjukkan tantangan diagnostik karena gejala tumpang tindih antara glaukoma sudut tertutup dan selulitis orbital.Peningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan.manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosis difus lebih mendukung selulitis orbital.Oleh karena itu, kewaspadaan klinis tinggi dan pendekatan komprehensif sangat penting, terutama pada pasien imunokompromais dengan penyakit sistemik, untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan memastikan prognosis visual yang baik Latar Belakang: Selulitis orbital dapat menyerupai glaukoma sudut tertutup akut, terutama pada pasien imunokompromais sehingga menyulitkan diagnosis. Tujuan: Melaporkan kasus selulitis orbital dengan manifestasi yang menyerupai glaukoma akut serta menekankan pentingnya evaluasi klinis komprehensif. Metode: Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data yang diperoleh dari rekam medis, anamnesis, pemeriksaan oftalmologi, pemeriksaan laboratorium, serta observasi klinis selama perawatan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis, evaluasi diagnosis banding, dan pendekatan multidisiplin, kemudian dilakukan pemantauan serial terhadap respons terapi antibiotik.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" target="_blank">Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik</a>: Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi untuk mengembangkan dan memvalidasi algoritma diagnostik yang lebih canggih, mungkin dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, yang mampu secara akurat membedakan antara selulitis orbital dan glaukoma akut. Algoritma ini harus mengintegrasikan berbagai data, mulai dari riwayat medis pasien, hasil pemeriksaan fisik dan oftalmologi, hingga data pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta biomarker inflamasi yang spesifik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan diagnosis awal dan mempercepat intervensi yang tepat, terutama ketika gejala klinis saling tumpang tindih dan waktu menjadi krusial untuk menyelamatkan penglihatan. Kedua, penting untuk melakukan penelitian kohort yang lebih besar, mungkin secara multisenter, untuk secara komparatif menilai bagaimana status imunokompromaisAimisalnya akibat diabetes melitus atau penyakit ginjal kronisAimemengaruhi presentasi klinis, respons terhadap terapi, dan risiko komplikasi jangka panjang pada pasien selulitis orbital. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor prediktif spesifik yang membuat pasien imunokompromais lebih rentan terhadap presentasi atipikal atau komplikasi serius seperti peleburan kornea, seperti yang terlihat pada kasus ini. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara status imun pasien dan perjalanan penyakit orbital cellulitis akan sangat berharga. Terakhir, perlu juga diteliti efektivitas dan implementasi protokol penatalaksanaan multidisiplin yang terstandardisasi. Mengingat kasus ini melibatkan koordinasi antara departemen oftalmologi dan penyakit dalam, penelitian dapat mengevaluasi bagaimana pendekatan terintegrasi ini dapat dioptimalkan untuk memastikan perawatan yang komprehensif dan responsif terhadap kondisi sistemik pasien yang kompleks. Ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman praktik klinis yang lebih baik untuk pasien dengan tantangan diagnostik serupa..
<br>Kasus mata merah dengan penurunan visus dan peningkatan tekanan intraokular menunjukkan tantangan diagnostik karena gejala tumpang tindih antara glaukoma sudut tertutup dan selulitis orbital.Peningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan.manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosis difus lebih mendukung selulitis orbital.Oleh karena itu, kewaspadaan klinis tinggi dan pendekatan komprehensif sangat penting, terutama pada pasien imunokompromais dengan penyakit sistemik, untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan memastikan prognosis visual yang baik
<br>Latar Belakang: Selulitis orbital dapat menyerupai glaukoma sudut tertutup akut, terutama pada pasien imunokompromais sehingga menyulitkan diagnosis. Tujuan: Melaporkan kasus selulitis orbital dengan manifestasi yang menyerupai glaukoma akut serta menekankan pentingnya evaluasi klinis komprehensif. Metode: Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data yang diperoleh dari rekam medis, anamnesis, pemeriksaan oftalmologi, pemeriksaan laboratorium, serta observasi klinis selama perawatan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis, evaluasi diagnosis banding, dan pendekatan multidisiplin, kemudian dilakukan pemantauan serial terhadap respons terapi antibiotik....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" type="image/webp" length="76084" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">04a04ca68701c72f2dfae50649cb903b</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan sekolah Islam terpadu, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi, sambil tetap mempertahankan identitas keislaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan holistik, termasuk aspek spiritual, intelektual, dan moral. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat relevansi dan efektivitas pendidikan Islam di era modern.. Penelitian ini menegaskan bahwa faktor-faktor determinan Pendidikan Islam meliputi dasar pendidikan, tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, dan lembaga pendidikan yang merupakan satu kesatuan sistem filosofis yang berlandaskan paradigma tauhid.Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi saling berinteraksi dalam membentuk proses pendidikan yang mengintegrasikan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk mewujudkan insan kamil.Kontribusi utama artikel ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan keterkaitan filosofis antar faktor determinan Pendidikan Islam, sehingga memberikan perspektif yang lebih integratif dibandingkan kajian sebelumnya yang umumnya membahas setiap faktor secara terpisah.Kerangka konseptual ini menegaskan bahwa relevansi Pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada perubahan nilai-nilainya, melainkan pada kemampuan mengaktualisasikan paradigma tauhid dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan kelembagaan pendidikan sebagai respons terhadap dinamika global tanpa kehilangan identitas keislaman Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Muslim berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji konsep filosofis faktor-faktor determinan pendidikan Islam, mencakup dasar pendidikan, tujuan pendidikan, konsep pendidikan dan peserta didik, serta konsep lembaga pendidikan. Pendekatan filosofis digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan moral. Peserta didik dipandang sebagai subjek aktif yang memiliki potensi fitrah, sementara lembaga pendidikan berfungsi sebagai wadah pengembangan potensi tersebut. Pembahasan ini menyoroti pentingnya integrasi nilai Islam dalam setiap aspek pendidikan untuk menciptakan generasi yang seimbang. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan konseptual melalui analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" target="_blank">Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan sekolah Islam terpadu, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi, sambil tetap mempertahankan identitas keislaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan holistik, termasuk aspek spiritual, intelektual, dan moral. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat relevansi dan efektivitas pendidikan Islam di era modern..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa faktor-faktor determinan Pendidikan Islam meliputi dasar pendidikan, tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, dan lembaga pendidikan yang merupakan satu kesatuan sistem filosofis yang berlandaskan paradigma tauhid.Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi saling berinteraksi dalam membentuk proses pendidikan yang mengintegrasikan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk mewujudkan insan kamil.Kontribusi utama artikel ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan keterkaitan filosofis antar faktor determinan Pendidikan Islam, sehingga memberikan perspektif yang lebih integratif dibandingkan kajian sebelumnya yang umumnya membahas setiap faktor secara terpisah.Kerangka konseptual ini menegaskan bahwa relevansi Pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada perubahan nilai-nilainya, melainkan pada kemampuan mengaktualisasikan paradigma tauhid dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan kelembagaan pendidikan sebagai respons terhadap dinamika global tanpa kehilangan identitas keislaman
<br>Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Muslim berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji konsep filosofis faktor-faktor determinan pendidikan Islam, mencakup dasar pendidikan, tujuan pendidikan, konsep pendidikan dan peserta didik, serta konsep lembaga pendidikan. Pendekatan filosofis digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan moral. Peserta didik dipandang sebagai subjek aktif yang memiliki potensi fitrah, sementara lembaga pendidikan berfungsi sebagai wadah pengembangan potensi tersebut. Pembahasan ini menyoroti pentingnya integrasi nilai Islam dalam setiap aspek pendidikan untuk menciptakan generasi yang seimbang. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan konseptual melalui analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" type="image/webp" length="88380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices GAP di Kabupaten Garut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices GAP di Kabupaten Garut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices GAP di Kabupaten Garut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53461-kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budid</link>
	<guid isPermaLink="false">d908ab847c20ef31cfb120a0b7e84a3e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana skema mikrokrydit yang terarah dapat meningkatkan adopsi GAP di kalangan petani kopi kecil di Garut, dengan menguji dampak pemberian pinjaman modal usaha terhadap tingkat kepatuhan GAP. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana skema mikrokrydit yang terarah dapat meningkatkan adopsi GAP di kalangan petani kopi kecil di Garut, dengan menguji dampak pemberian pinjaman modal usaha terhadap tingkat kepatuhan GAP. Selain itu, studi mengenai penggunaan alat perantara digital, seperti aplikasi seluler untuk penyuluhan pertanian, dapat menilai efektivitas teknologi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait praktik GAP. Selanjutnya, penelitian komparatif tentang dampak lingkungan antara kebun kopi yang menerapkan GAP dan yang tidak, khususnya pada kualitas tanah dan keanekaragaman hayati, dapat memberikan bukti ilmiah terkait manfaat keberlanjutan GAP dalam konteks agrikultur lokal.. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 75% petani kopi di Kabupaten Garut telah mengimplementasikan GAP on Coffee, terutama pada aspek pemupukan, penanaman, pembibitan, penggunaan bibit unggul, penanaman penaung, kesesuaian dan pemilihan lahan, serta panen dan pengendalian hama terpadu.Namun, aspek persiapan lahan, pengelolaan penaung, dan pemangkasan masih kurang sesuai, dipengaruhi oleh keterbatasan modal, pengetahuan, dan keterampilan petani.Oleh karena itu, diperlukan program bantuan pupuk, fasilitasi permodalan, serta pelatihan teknis, dan penelitian lanjutan mengenai perilaku dan persepsi petani terhadap GAP on Coffee Good Agriculture Practices on Coffee atau bisa disingkat dengan GAP on Coffee merupakan pedoman pelaksanaan budidaya kopi yang baik dan berkelanjutan. Telah dilakukan analisis pertanian kopi di Kabupaten Garut dilakukan dengan menggunakan GAP on Coffee. Tujuan analisis untuk mengetahui kesesuaian pertanian dengan GAP on Coffee. Ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik wawancara dan observasi dalam pengumpulan data. Analisis dijalankan pada 11 aspek budidaya kopi yang baik, yaitu pemilihan, kesesuaian, persiapan lahan, penamaman penaung, penggunaan bahan tanam unggul, pembibitan, penanaman, pemupukan, pemangkasan, pengelolaan penaung, pengendalian hama terpadu, dan pemanenan. Pada aspek panen yang terdiri atas panen dan penanganan pascapanen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani kopi Garut telah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" alt="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" alt="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" alt="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53461-kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budid" title="JURIS - Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut" target="_blank">Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) di Kabupaten Garut</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana skema mikrokrydit yang terarah dapat meningkatkan adopsi GAP di kalangan petani kopi kecil di Garut, dengan menguji dampak pemberian pinjaman modal usaha terhadap tingkat kepatuhan GAP. Selain itu, studi mengenai penggunaan alat perantara digital, seperti aplikasi seluler untuk penyuluhan pertanian, dapat menilai efektivitas teknologi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait praktik GAP. Selanjutnya, penelitian komparatif tentang dampak lingkungan antara kebun kopi yang menerapkan GAP dan yang tidak, khususnya pada kualitas tanah dan keanekaragaman hayati, dapat memberikan bukti ilmiah terkait manfaat keberlanjutan GAP dalam konteks agrikultur lokal..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 75% petani kopi di Kabupaten Garut telah mengimplementasikan GAP on Coffee, terutama pada aspek pemupukan, penanaman, pembibitan, penggunaan bibit unggul, penanaman penaung, kesesuaian dan pemilihan lahan, serta panen dan pengendalian hama terpadu.Namun, aspek persiapan lahan, pengelolaan penaung, dan pemangkasan masih kurang sesuai, dipengaruhi oleh keterbatasan modal, pengetahuan, dan keterampilan petani.Oleh karena itu, diperlukan program bantuan pupuk, fasilitasi permodalan, serta pelatihan teknis, dan penelitian lanjutan mengenai perilaku dan persepsi petani terhadap GAP on Coffee
<br>Good Agriculture Practices on Coffee atau bisa disingkat dengan GAP on Coffee merupakan pedoman pelaksanaan budidaya kopi yang baik dan berkelanjutan. Telah dilakukan analisis pertanian kopi di Kabupaten Garut dilakukan dengan menggunakan GAP on Coffee. Tujuan analisis untuk mengetahui kesesuaian pertanian dengan GAP on Coffee. Ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik wawancara dan observasi dalam pengumpulan data. Analisis dijalankan pada 11 aspek budidaya kopi yang baik, yaitu pemilihan, kesesuaian, persiapan lahan, penamaman penaung, penggunaan bahan tanam unggul, pembibitan, penanaman, pemupukan, pemangkasan, pengelolaan penaung, pengendalian hama terpadu, dan pemanenan. Pada aspek panen yang terdiri atas panen dan penanganan pascapanen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani kopi Garut telah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" type="image/webp" length="107740" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-f715e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-1310a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kesesuaian-lahan-petani-kopi-gap-budidaya-garut-go-thumb-c2eb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53455-produksi-kambing-perah-genetik-produ</link>
	<guid isPermaLink="false">03164afd656463ef9158739d51ba7fb8</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan: Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi sistematis terhadap pengaruh *complete feed* terhadap performa pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas susu kambing secara berkelanjutan, sekaligus menganalisis potensi peningkatan pendapatan peternak dibandingkan metode pakan tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti kuat mengenai efektivitas dan kelayakan ekonominya. Selain itu, mengingat adanya tantangan terkait sistem kelembagaan Kelompok Tani Ternak yang belum sepenuhnya efektif, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi model penguatan kelembagaan yang paling tepat. Fokus penelitian ini bisa mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota, tata kelola, dan keberlanjutan operasional kelompok dalam mengadopsi dan mengembangkan inovasi peternakan. Dengan demikian, ditemukan cara terbaik untuk membangun kelompok yang mandiri dan adaptif. Terakhir, sejalan dengan cita-cita menjadikan Desa Purworejo sebagai sentra susu kambing, penelitian lebih lanjut harus diarahkan pada analisis rantai pasok dan strategi pemasaran produk susu kambing serta olahannya. Studi ini dapat mengidentifikasi peluang pasar baru, tantangan distribusi, serta pengembangan produk turunan untuk memastikan bahwa peningkatan produksi yang dihasilkan oleh peternak dapat diserap secara optimal oleh pasar, sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas.. Program bina desa berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman peternak kambing di Kelompok Tani Ternak Jaya serta Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera terhadap teknologi pakan, khususnya pembuatan *complete feed*.Peternak kini tidak hanya memiliki mesin pencampur pakan yang sesuai standar, tetapi juga mampu mengaplikasikan *complete feed* dari persiapan bahan hingga pengoperasiannya.Peningkatan pengetahuan dan penerapan *complete feed* ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing mereka Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang dilatarbelakangi oleh minat masyarakat dalam memelihara ternak kambing dengan jenis kambing perah. Kambing perah yang cukup berkembang diantaranya adalah kambing perah PE, Jawa Randu, dan Sapera. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil yakni peternak dengan membentuk perkumpulan Kelompok Tani Ternak (KTT). Program pemberdayaan desa binaan mengajak dua kelompok tani ternak yang ada di Desa Purworejo untuk menjadi mitra. Kelompok Tani Ternak yang menjadi sasaran pada kegiatan pemberdayaan desa binaan adalah Kelompok Tani Ternak Jaya dan Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera. Permasalahan yang muncul di peternak ialah berkaitan dengan produksi susu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" alt="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" alt="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53455-produksi-kambing-perah-genetik-produ" title="JURIS - Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan" target="_blank">Pemberdayaan Peternak KTT Jaya dan KTT MBS di Desa Purworejo Melalui Pelatihan Pembuatan Complete Feed Pengabdian Program Desa Binaan</a>: Program pemberdayaan di Desa Purworejo telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan peternak dan produksi susu kambing melalui penerapan *complete feed*. Untuk memperdalam pemahaman dan memastikan dampak jangka panjang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi sistematis terhadap pengaruh *complete feed* terhadap performa pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas susu kambing secara berkelanjutan, sekaligus menganalisis potensi peningkatan pendapatan peternak dibandingkan metode pakan tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti kuat mengenai efektivitas dan kelayakan ekonominya. Selain itu, mengingat adanya tantangan terkait sistem kelembagaan Kelompok Tani Ternak yang belum sepenuhnya efektif, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi model penguatan kelembagaan yang paling tepat. Fokus penelitian ini bisa mencakup analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi anggota, tata kelola, dan keberlanjutan operasional kelompok dalam mengadopsi dan mengembangkan inovasi peternakan. Dengan demikian, ditemukan cara terbaik untuk membangun kelompok yang mandiri dan adaptif. Terakhir, sejalan dengan cita-cita menjadikan Desa Purworejo sebagai sentra susu kambing, penelitian lebih lanjut harus diarahkan pada analisis rantai pasok dan strategi pemasaran produk susu kambing serta olahannya. Studi ini dapat mengidentifikasi peluang pasar baru, tantangan distribusi, serta pengembangan produk turunan untuk memastikan bahwa peningkatan produksi yang dihasilkan oleh peternak dapat diserap secara optimal oleh pasar, sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas..
<br>Program bina desa berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman peternak kambing di Kelompok Tani Ternak Jaya serta Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera terhadap teknologi pakan, khususnya pembuatan *complete feed*.Peternak kini tidak hanya memiliki mesin pencampur pakan yang sesuai standar, tetapi juga mampu mengaplikasikan *complete feed* dari persiapan bahan hingga pengoperasiannya.Peningkatan pengetahuan dan penerapan *complete feed* ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing mereka
<br>Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang dilatarbelakangi oleh minat masyarakat dalam memelihara ternak kambing dengan jenis kambing perah. Kambing perah yang cukup berkembang diantaranya adalah kambing perah PE, Jawa Randu, dan Sapera. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil yakni peternak dengan membentuk perkumpulan Kelompok Tani Ternak (KTT). Program pemberdayaan desa binaan mengajak dua kelompok tani ternak yang ada di Desa Purworejo untuk menjadi mitra. Kelompok Tani Ternak yang menjadi sasaran pada kegiatan pemberdayaan desa binaan adalah Kelompok Tani Ternak Jaya dan Kelompok Tani Ternak Muda Bakti Sejahtera. Permasalahan yang muncul di peternak ialah berkaitan dengan produksi susu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" type="image/webp" length="245430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-23676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/produksi-kambing-perah-genetik-susu-peternak-progr-thumb-b06eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53462-pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-globa</link>
	<guid isPermaLink="false">1a57fcb0e88982631bf74bee5a2d576d</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan keterampilan petani yang diperoleh melalui OFiS mempengaruhi produktivitas dan kualitas cabe jamu organik mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode OFiS dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian organik yang sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP). Studi ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana OFiS membantu petani memahami dan menerapkan standar organik secara efektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dari penerapan praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat menyelidiki apakah petani yang telah mengikuti program OFiS mengalami peningkatan pendapatan dan apakah cabe jamu organik mereka dapat bersaing di pasar global dengan lebih baik.. Sertifikasi organik untuk cabe jamu sangat penting untuk mematuhi standar pasar global dan memperkuat kredibilitas produk.Wonogiri Regency adalah pusat utama untuk budidaya cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas unik ini dibudidayakan selama berabad-abad.Potensi pasar yang signifikan ini memerlukan kepatuhan terhadap standar global, termasuk sertifikasi organik.Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pengetahuan dan meningkatkan metode pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik.Temuan menunjukkan bahwa petani memperoleh pengetahuan yang signifikan dan sekarang dapat secara mandiri melaksanakan budidaya cabe jamu organik.Metode OFiS dapat menutup kesenjangan pengetahuan petani dan meningkatkan pemahaman mereka tentang persiapan, budidaya, penanaman, dan panen sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).OFiS berfungsi sebagai solusi efektif untuk meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, membantu petani dalam memproduksi cabe jamu organik berkualitas tinggi yang memenuhi standar global.Disarankan agar program OFiS terus fokus pada pengelolaan produk panen sesuai dengan Good Handling Practices (GHP) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi cabe jamu yang memenuhi standar Sertifikasi organik sangat diperlukan untuk cabe jamu agar memenuhi standar pasar global dan meningkatkan kredibilitas produk. Kabupaten Wonogiri adalah pusat terbesar untuk produksi cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas biopharmaceutical ini dibudidayakan selama berabad-abad. Potensi pasar yang menjanjikan ini memerlukan pemenuhan standar global, termasuk sertifikasi organik. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan praktik pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53462-pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-globa" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" target="_blank">Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan keterampilan petani yang diperoleh melalui OFiS mempengaruhi produktivitas dan kualitas cabe jamu organik mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode OFiS dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian organik yang sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP). Studi ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana OFiS membantu petani memahami dan menerapkan standar organik secara efektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dari penerapan praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat menyelidiki apakah petani yang telah mengikuti program OFiS mengalami peningkatan pendapatan dan apakah cabe jamu organik mereka dapat bersaing di pasar global dengan lebih baik..
<br>Sertifikasi organik untuk cabe jamu sangat penting untuk mematuhi standar pasar global dan memperkuat kredibilitas produk.Wonogiri Regency adalah pusat utama untuk budidaya cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas unik ini dibudidayakan selama berabad-abad.Potensi pasar yang signifikan ini memerlukan kepatuhan terhadap standar global, termasuk sertifikasi organik.Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pengetahuan dan meningkatkan metode pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik.Temuan menunjukkan bahwa petani memperoleh pengetahuan yang signifikan dan sekarang dapat secara mandiri melaksanakan budidaya cabe jamu organik.Metode OFiS dapat menutup kesenjangan pengetahuan petani dan meningkatkan pemahaman mereka tentang persiapan, budidaya, penanaman, dan panen sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).OFiS berfungsi sebagai solusi efektif untuk meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, membantu petani dalam memproduksi cabe jamu organik berkualitas tinggi yang memenuhi standar global.Disarankan agar program OFiS terus fokus pada pengelolaan produk panen sesuai dengan Good Handling Practices (GHP) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi cabe jamu yang memenuhi standar
<br>Sertifikasi organik sangat diperlukan untuk cabe jamu agar memenuhi standar pasar global dan meningkatkan kredibilitas produk. Kabupaten Wonogiri adalah pusat terbesar untuk produksi cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas biopharmaceutical ini dibudidayakan selama berabad-abad. Potensi pasar yang menjanjikan ini memerlukan pemenuhan standar global, termasuk sertifikasi organik. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan praktik pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" type="image/webp" length="105132" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53471-organik-ekstraksi-minyak-sereh-mi</link>
	<guid isPermaLink="false">c9679f395c6406c4bd19a16d41e6240e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia: Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan optimasi parameter proses ultrasonikasi. Studi lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi durasi sonikasi, kekuatan gelombang, frekuensi, atau suhu memengaruhi tidak hanya rendemen, tetapi juga profil kimia dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Ini penting untuk menemukan kondisi optimal yang menghasilkan rendemen tertinggi tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, meskipun peningkatan rendemen telah terbukti, evaluasi mendalam terhadap kualitas minyak atsiri pasca-ultrasonikasi masih diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis canggih seperti kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) untuk membandingkan komposisi senyawa aktif, seperti geraniol dan citronellol, serta memantau stabilitas dan potensi degradasi minyak seiring waktu. Hal ini akan memastikan bahwa metode baru ini tidak hanya efisien secara kuantitas tetapi juga mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk akhir. Ketiga, untuk menguji generalisasi metode ini, penelitian dapat diperluas untuk mengaplikasikannya pada jenis tanaman atsiri lain yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti rosemary, akar wangi, atau mint. Mengidentifikasi apakah efek positif ultrasonikasi konsisten di berbagai spesies tanaman akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak atsiri yang lebih luas dan adaptif.. Dari hasil pengabdian di RAI dapat disimpulkan bahwa efektifitas destilasi minyak atsiri dapat ditingkatkan melalui maserasi awal dengan metode ultrasonikasi.Untuk destilasi sereh wangi, perlakuan maserasi awal dengan metode ultrasonikasi bisa meningkatkan rendemen minyak sereh wangi 2,2 kali lebih banyak dibandingkan teknik konvensional tanpa maserasi.Hasil ini direkomendasikan terhadap mitra di RAI untuk diterapkembangkan dan penggunaan teknik ultrasonikasi dikenalkan terhadap pengunjung RAI untuk mengedukasi masyarakat Metode ekstraksi minyak atsiri yang paling umum digunakan adalah destilasi uap. Pada umumnya, metode destilasi uap banyak digunakan oleh industri kecil termasuk di Rumah Atsiri Indonesia (RAI), karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya pengoperasian yang mudah serta peralatan yang sederhana. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil produksi yang kurang optimal. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan proses destilasi minyak atsiri yang didahului... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" alt="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" alt="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53471-organik-ekstraksi-minyak-sereh-mi" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" target="_blank">Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia</a>: Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan optimasi parameter proses ultrasonikasi. Studi lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi durasi sonikasi, kekuatan gelombang, frekuensi, atau suhu memengaruhi tidak hanya rendemen, tetapi juga profil kimia dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Ini penting untuk menemukan kondisi optimal yang menghasilkan rendemen tertinggi tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, meskipun peningkatan rendemen telah terbukti, evaluasi mendalam terhadap kualitas minyak atsiri pasca-ultrasonikasi masih diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis canggih seperti kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) untuk membandingkan komposisi senyawa aktif, seperti geraniol dan citronellol, serta memantau stabilitas dan potensi degradasi minyak seiring waktu. Hal ini akan memastikan bahwa metode baru ini tidak hanya efisien secara kuantitas tetapi juga mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk akhir. Ketiga, untuk menguji generalisasi metode ini, penelitian dapat diperluas untuk mengaplikasikannya pada jenis tanaman atsiri lain yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti rosemary, akar wangi, atau mint. Mengidentifikasi apakah efek positif ultrasonikasi konsisten di berbagai spesies tanaman akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak atsiri yang lebih luas dan adaptif..
<br>Dari hasil pengabdian di RAI dapat disimpulkan bahwa efektifitas destilasi minyak atsiri dapat ditingkatkan melalui maserasi awal dengan metode ultrasonikasi.Untuk destilasi sereh wangi, perlakuan maserasi awal dengan metode ultrasonikasi bisa meningkatkan rendemen minyak sereh wangi 2,2 kali lebih banyak dibandingkan teknik konvensional tanpa maserasi.Hasil ini direkomendasikan terhadap mitra di RAI untuk diterapkembangkan dan penggunaan teknik ultrasonikasi dikenalkan terhadap pengunjung RAI untuk mengedukasi masyarakat
<br>Metode ekstraksi minyak atsiri yang paling umum digunakan adalah destilasi uap. Pada umumnya, metode destilasi uap banyak digunakan oleh industri kecil termasuk di Rumah Atsiri Indonesia (RAI), karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya pengoperasian yang mudah serta peralatan yang sederhana. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil produksi yang kurang optimal. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan proses destilasi minyak atsiri yang didahului...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" type="image/webp" length="122248" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53468-nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">d22c58bccb611e1e2cb312ecaee618be</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat: Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat menilai komposisi gizi, kandungan protein, vitamin, serta keamanan mikrobiologis cocktail nataAcdeAcwheyAcsalak yang dihasilkan, dengan membandingkan hasil uji laboratorium terhadap standar pangan nasional. Selain itu, studi kualitatifAckuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur penerimaan konsumen, preferensi rasa, dan nilai ekonomi produk nata de whey dalam konteks pasar lokal maupun regional, termasuk potensi pendapatan bagi petani dan UMKM. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi diversifikasi produk berbasis whey, misalnya pembuatan snack kering, minuman fungsional, atau bahan baku bioplastik, serta menguji keberlanjutan lingkungan dari tiap inovasi. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk memperluas penggunaan limbah whey secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.. Program pengabdian ini berhasil memanfaatkan limbah whey dari PT.Mazaraat Lokanatura Indonesia melalui inovasi produk cocktail nata Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh PT Mazaraat Lokanatura Indonesia adalah limbah cair keju/whey yang melimpah. Pembuangan whey tanpa pengelolaan akan menimbulkan permasalahan lingkungan. Whey masih banyak mengandung nutrien susu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai substrat untuk produksi nata de whey. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan ini adalah mengolah dan memanfaatkan whey menjadi nata de whey yang disajikan sebagai cocktail nata-salak. Kegiatan ini melibatkan 2 mitra yaitu PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan masyarakat Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Kegiatan dilaksanakan secara terintegrasi dengan KKN MBKM Prodi Biologi FMIPA UNS di Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Tahapan kegiatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53468-nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-ma" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" target="_blank">Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat</a>: Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat menilai komposisi gizi, kandungan protein, vitamin, serta keamanan mikrobiologis cocktail nataAcdeAcwheyAcsalak yang dihasilkan, dengan membandingkan hasil uji laboratorium terhadap standar pangan nasional. Selain itu, studi kualitatifAckuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur penerimaan konsumen, preferensi rasa, dan nilai ekonomi produk nata de whey dalam konteks pasar lokal maupun regional, termasuk potensi pendapatan bagi petani dan UMKM. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi diversifikasi produk berbasis whey, misalnya pembuatan snack kering, minuman fungsional, atau bahan baku bioplastik, serta menguji keberlanjutan lingkungan dari tiap inovasi. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk memperluas penggunaan limbah whey secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat..
<br>Program pengabdian ini berhasil memanfaatkan limbah whey dari PT.Mazaraat Lokanatura Indonesia melalui inovasi produk cocktail nata
<br>Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh PT Mazaraat Lokanatura Indonesia adalah limbah cair keju/whey yang melimpah. Pembuangan whey tanpa pengelolaan akan menimbulkan permasalahan lingkungan. Whey masih banyak mengandung nutrien susu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai substrat untuk produksi nata de whey. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan ini adalah mengolah dan memanfaatkan whey menjadi nata de whey yang disajikan sebagai cocktail nata-salak. Kegiatan ini melibatkan 2 mitra yaitu PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan masyarakat Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Kegiatan dilaksanakan secara terintegrasi dengan KKN MBKM Prodi Biologi FMIPA UNS di Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Tahapan kegiatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" type="image/webp" length="125760" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53454-aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">d202649d9c7bfdfe1210007df54faf07</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi fermentasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah pertanian yang beragam sebagai bahan baku pakan fermentasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dan sosial dari penggunaan pakan fermentasi pada peternakan sapi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap pendapatan petani.. Tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada mitra tentang jenis-jenis limbah pertanian untuk pakan.Pengetahuan mitra meningkat dari 40% menjadi 80%.Pakan fermentasi yang dihasilkan mengalami peningkatan nutrisi (protein) dari 6,7% menjadi 16,45%.Selain itu, petani juga sudah mampu membuat pakan fermentasi yang memiliki umur simpan yang lebih lama (hingga 6 bulan).Teknologi fermentasi untuk pakan sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan berat badan Sapi Bali Gumantar adalah salah satu desa di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan komoditas utama seperti padi, jagung, kacang, kopi, kakao, kelapa, pisang, dan tanaman hortikultura lainnya. Masalah yang sering ditemui adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan banyak peternak menjual ternaknya dengan harga rendah pada musim kemarau. Masalah lain adalah pengetahuan petani yang rendah tentang teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan sebagai pakan pada musim kemarau. Pada musim hujan, pakan yang tersedia cukup berlimpah. Oleh karena itu, perlu diberikan pelatihan mengenai teknologi penyimpanan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53454-aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" target="_blank">Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi fermentasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah pertanian yang beragam sebagai bahan baku pakan fermentasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dan sosial dari penggunaan pakan fermentasi pada peternakan sapi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap pendapatan petani..
<br>Tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada mitra tentang jenis-jenis limbah pertanian untuk pakan.Pengetahuan mitra meningkat dari 40% menjadi 80%.Pakan fermentasi yang dihasilkan mengalami peningkatan nutrisi (protein) dari 6,7% menjadi 16,45%.Selain itu, petani juga sudah mampu membuat pakan fermentasi yang memiliki umur simpan yang lebih lama (hingga 6 bulan).Teknologi fermentasi untuk pakan sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan berat badan Sapi Bali
<br>Gumantar adalah salah satu desa di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan komoditas utama seperti padi, jagung, kacang, kopi, kakao, kelapa, pisang, dan tanaman hortikultura lainnya. Masalah yang sering ditemui adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan banyak peternak menjual ternaknya dengan harga rendah pada musim kemarau. Masalah lain adalah pengetahuan petani yang rendah tentang teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan sebagai pakan pada musim kemarau. Pada musim hujan, pakan yang tersedia cukup berlimpah. Oleh karena itu, perlu diberikan pelatihan mengenai teknologi penyimpanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" type="image/webp" length="126790" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53456-sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-b</link>
	<guid isPermaLink="false">216dbedacf6862619197cebb82999dfb</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai tanaman konservasi dan sumber pendapatan petani. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengendalian erosi yang efektif dan terintegrasi dengan budidaya jeruk Malang.. Introduksi jeruk Malang terbukti menjadi solusi tepat bagi petani di Desa Setren.Kesesuaian lahan yang ideal, nilai ekonomi yang tinggi dan stabil, serta peran jeruk sebagai tanaman konservasi menjadikannya komoditas unggulan di lahan miring.Budidaya ini berkelanjutan karena mampu berproduksi bertahun-tahun dan berpotensi dikembangkan menjadi agrowisata AuPetik JerukAy yang menarik.Keberhasilan program ini bergantung pada kesabaran, ketekunan, dan kerja sama petani dalam perawatan tanaman.Diharapkan, penerapan budidaya jeruk Malang dapat meningkatkan pendapatan, menekan erosi, dan menjadikan Desa Setren sebagai sentra jeruk baru di Wonogiri sekaligus destinasi agrowisata di lereng Lawu Selatan Petani di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, yang terletak di lereng Gunung Lawu, menghadapi dua masalah utama, yakni tingginya erosi lahan pada lahan miring dan pendapatan yang tidak stabil akibat fluktuasi harga sayuran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksi budidaya jeruk Malang sebagai solusi ganda untuk konservasi lahan yang adaptif dan vegetatif terhadap lahan miring, sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan petani. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis budidaya jeruk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" alt="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp 1x" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" alt="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53456-sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-b" title="JURIS - Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri" target="_blank">Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata "Petik Jeruk" dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai tanaman konservasi dan sumber pendapatan petani. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengendalian erosi yang efektif dan terintegrasi dengan budidaya jeruk Malang..
<br>Introduksi jeruk Malang terbukti menjadi solusi tepat bagi petani di Desa Setren.Kesesuaian lahan yang ideal, nilai ekonomi yang tinggi dan stabil, serta peran jeruk sebagai tanaman konservasi menjadikannya komoditas unggulan di lahan miring.Budidaya ini berkelanjutan karena mampu berproduksi bertahun-tahun dan berpotensi dikembangkan menjadi agrowisata AuPetik JerukAy yang menarik.Keberhasilan program ini bergantung pada kesabaran, ketekunan, dan kerja sama petani dalam perawatan tanaman.Diharapkan, penerapan budidaya jeruk Malang dapat meningkatkan pendapatan, menekan erosi, dan menjadikan Desa Setren sebagai sentra jeruk baru di Wonogiri sekaligus destinasi agrowisata di lereng Lawu Selatan
<br>Petani di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, yang terletak di lereng Gunung Lawu, menghadapi dua masalah utama, yakni tingginya erosi lahan pada lahan miring dan pendapatan yang tidak stabil akibat fluktuasi harga sayuran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksi budidaya jeruk Malang sebagai solusi ganda untuk konservasi lahan yang adaptif dan vegetatif terhadap lahan miring, sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan petani. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis budidaya jeruk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" type="image/webp" length="124384" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-412f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sampah-erosi-lahan-teknik-budidaya-jagung-kesesuai-thumb-c812c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53467-beras-organik-konsumsi-pertanian-org</link>
	<guid isPermaLink="false">6d24f5b8d3e39800add26ccb84a6e846</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh mana data realActime dapat meningkatkan keputusan manajerial petani; (2) apa saja faktor ekonomi, sosial, dan risiko yang mempengaruhi keberlanjutan model kemitraan closedAcloop bila diperluas ke varietas padi lain atau wilayah desa yang berbeda, sehingga dapat merumuskan strategi skala yang optimal dan kebijakan dukungan pemerintah; (3) sejauh mana praktik budidaya organik dengan input rendah yang diterapkan dalam program ini berdampak pada kesehatan tanah, keanekaragaman mikroba, dan emisi karbon dalam jangka panjang, serta bagaimana mekanisme adaptasi dapat meningkatkan ketahanan agroekosistem. Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan tersebut, penelitian dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi kebijakan pertanian berkelanjutan serta memperkuat jaringan pemasaran bagi petani kecil, meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mendukung ketahanan pangan regional.. Penyuluhan dan pelatihan dengan metode experiential learning meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam mengelola produksi beras Rojolele organik menggunakan Good Agricultural Practices.Pendampingan budidaya dan penerapan smart farming meningkatkan motivasi, sikap, dan respon positif petani terhadap teknologi pertanian modern.Fasilitasi jaringan pemasaran bersama offActaker PT WSS memperluas pasar, meningkatkan pengetahuan petani tentang manajemen pemasaran, dan memungkinkan harga beras organik Rojolele yang lebih tinggi Pengembangan padi Rojolele sering kali menghadapi permasalahan dalam kualitas dan operasionalnya. Model kemitraan closed loop menjadi salah satu solusi melalui integrasi ekosistem rantai pasok dan nilai dari hulu sampai hilir yang saling menguntungkan semua pihak termasuk kelompok tani. Program Kemitraan Masyarakat oleh Tim Pengabdian Universitas Sebelas Maret dilakukan untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi dan kemitraan petani Sanggar Rojolele Delanggu dengan menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) produk beras organik yang terstandarisasi Lembaga Sertifikasi Organik di Indonesia.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53467-beras-organik-konsumsi-pertanian-org" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" target="_blank">Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh mana data realActime dapat meningkatkan keputusan manajerial petani; (2) apa saja faktor ekonomi, sosial, dan risiko yang mempengaruhi keberlanjutan model kemitraan closedAcloop bila diperluas ke varietas padi lain atau wilayah desa yang berbeda, sehingga dapat merumuskan strategi skala yang optimal dan kebijakan dukungan pemerintah; (3) sejauh mana praktik budidaya organik dengan input rendah yang diterapkan dalam program ini berdampak pada kesehatan tanah, keanekaragaman mikroba, dan emisi karbon dalam jangka panjang, serta bagaimana mekanisme adaptasi dapat meningkatkan ketahanan agroekosistem. Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan tersebut, penelitian dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi kebijakan pertanian berkelanjutan serta memperkuat jaringan pemasaran bagi petani kecil, meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mendukung ketahanan pangan regional..
<br>Penyuluhan dan pelatihan dengan metode experiential learning meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam mengelola produksi beras Rojolele organik menggunakan Good Agricultural Practices.Pendampingan budidaya dan penerapan smart farming meningkatkan motivasi, sikap, dan respon positif petani terhadap teknologi pertanian modern.Fasilitasi jaringan pemasaran bersama offActaker PT WSS memperluas pasar, meningkatkan pengetahuan petani tentang manajemen pemasaran, dan memungkinkan harga beras organik Rojolele yang lebih tinggi
<br>Pengembangan  padi  Rojolele  sering  kali  menghadapi  permasalahan  dalam  kualitas  dan operasionalnya. Model kemitraan closed loop menjadi salah satu solusi melalui integrasi ekosistem rantai pasok dan nilai dari hulu sampai hilir yang saling menguntungkan semua pihak termasuk kelompok tani. Program Kemitraan Masyarakat oleh Tim Pengabdian Universitas Sebelas Maret dilakukan untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi dan kemitraan petani Sanggar Rojolele Delanggu dengan menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) produk beras organik yang terstandarisasi Lembaga Sertifikasi Organik di Indonesia....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" type="image/webp" length="117990" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis</link>
	<guid isPermaLink="false">eeb48ebbd6ca0bfcbf0c905922f5604f</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air: Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan dampak dari berbagai aktivitas pertanian dan penggunaan lahan di sekitarnya. Hal ini dapat melibatkan studi tentang metode filtrasi alami atau teknologi sederhana yang dapat diintegrasikan untuk menjaga air tetap bersih dan aman, tidak hanya untuk irigasi tetapi juga potensi penggunaan lain oleh masyarakat. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan embung berlapis geomembran terhadap ekosistem lokal, seperti keanekaragaman hayati mikroorganisme air atau kesehatan tanah di area sekitar. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana desain embung dapat diadaptasi untuk lebih mendukung fungsi ekologis sambil tetap efisien dalam menampung air. Terakhir, ada peluang besar untuk mengeksplorasi integrasi teknologi inovatif dan energi terbarukan, seperti pompa bertenaga surya, dalam sistem pengelolaan embung di Subak. Penelitian ini bisa mengevaluasi efisiensi operasional, kelayakan ekonomi bagi petani, serta potensi pengurangan jejak karbon, sekaligus melihat bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan distribusi air dan meminimalisir ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dengan demikian, kita bisa memastikan embung tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga model pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan untuk masa depan.. Subak Balangan dan Uma Tegal telah menghadapi krisis air berkepanjangan akibat infrastruktur irigasi yang tidak memadai dan konflik sumber air.Pembangunan embung menggunakan geomembran terbukti efektif sebagai solusi konservasi air, berhasil menampung air hujan untuk irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan masyarakat.Keberlanjutan fungsi embung sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, pemantauan kualitas air, mitigasi dampak lingkungan, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat Wilayah Subak Balangan dan Subak Uma Tegal di Desa Kuwum, Bali, mengalami krisis air yang telah berlangsung hampir dua dekade. Permasalahan utama meliputi ketergantungan terhadap air irigasi dari subak hulu yang memicu konflik pemanfaatan, kerusakan jaringan saluran irigasi, serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan air, khususnya pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan terhentinya aktivitas pertanian secara signifikan, menurunkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembangunan embung sebagai solusi konservasi air berbasis water harvesting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, focus group discussion (FGD) bersama petani, serta implementasi program pembangunan embung kecil dengan sistem geomembran yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" target="_blank">Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan dampak dari berbagai aktivitas pertanian dan penggunaan lahan di sekitarnya. Hal ini dapat melibatkan studi tentang metode filtrasi alami atau teknologi sederhana yang dapat diintegrasikan untuk menjaga air tetap bersih dan aman, tidak hanya untuk irigasi tetapi juga potensi penggunaan lain oleh masyarakat. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan embung berlapis geomembran terhadap ekosistem lokal, seperti keanekaragaman hayati mikroorganisme air atau kesehatan tanah di area sekitar. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana desain embung dapat diadaptasi untuk lebih mendukung fungsi ekologis sambil tetap efisien dalam menampung air. Terakhir, ada peluang besar untuk mengeksplorasi integrasi teknologi inovatif dan energi terbarukan, seperti pompa bertenaga surya, dalam sistem pengelolaan embung di Subak. Penelitian ini bisa mengevaluasi efisiensi operasional, kelayakan ekonomi bagi petani, serta potensi pengurangan jejak karbon, sekaligus melihat bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan distribusi air dan meminimalisir ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dengan demikian, kita bisa memastikan embung tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga model pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan untuk masa depan..
<br>Subak Balangan dan Uma Tegal telah menghadapi krisis air berkepanjangan akibat infrastruktur irigasi yang tidak memadai dan konflik sumber air.Pembangunan embung menggunakan geomembran terbukti efektif sebagai solusi konservasi air, berhasil menampung air hujan untuk irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan masyarakat.Keberlanjutan fungsi embung sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, pemantauan kualitas air, mitigasi dampak lingkungan, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat
<br>Wilayah Subak Balangan dan Subak Uma Tegal di Desa Kuwum, Bali, mengalami krisis air yang telah berlangsung hampir dua dekade. Permasalahan utama meliputi ketergantungan terhadap air irigasi dari subak hulu yang memicu konflik pemanfaatan, kerusakan jaringan saluran irigasi, serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan air, khususnya pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan terhentinya aktivitas pertanian secara signifikan, menurunkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembangunan embung sebagai solusi konservasi air berbasis water harvesting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, focus group discussion (FGD) bersama petani, serta implementasi program pembangunan embung kecil dengan sistem geomembran yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" type="image/webp" length="122970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 08 Jul 2026 05:49:12 +0700. 12 items. Served in: 5.568 seconds [rss] -->
