<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 16:58:05 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 16:58:05 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-18T16:58:05+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01 3840 1995 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01 3840 1995 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01 3840 1995 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39933-kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagun</link>
	<guid isPermaLink="false">b7df5b671c32f7cad3b9fcf5695e7faa</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 15:11:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfian putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ f fachraniah ]]></category>
	<category><![CDATA[ irwan nurdin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfian,f,fachraniah,irwan,nurdin,putra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan alternatif pemanis alami seperti madu atau stevia untuk membandingkan efeknya terhadap kadar gula darah. Selain itu, eksplorasi kombinasi tepung lain seperti tepung singkong atau tepung beras ketan mungkin ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan alternatif pemanis alami seperti madu atau stevia untuk membandingkan efeknya terhadap kadar gula darah. Selain itu, eksplorasi kombinasi tepung lain seperti tepung singkong atau tepung beras ketan mungkin menghasilkan roti dengan sifat nutrisi yang berbeda. Terakhir, studi jangka panjang tentang dampak konsumsi rutin roti ini terhadap kontrol gula darah pasien diabetes akan memberikan wawasan lebih dalam tentang keamanannya sebagai pilihan makanan harian.. Penambahan gula kelapa secara signifikan mempengaruhi kadar air roti, meskipun efeknya bervariasi tergantung jenis tepung yang digunakan.Tepung TG-50 mencatat kadar air tertinggi pada 20 gram gula kelapa (50,24%), sedangkan tepung TG-100 mencapai kadar air maksimum 59,32% pada 20 gram gula kelapa.Tepung TG-150 dan TJ menunjukkan kadar air tertinggi tidak selalu terjadi pada jumlah gula kelapa lebih tinggi.Kadar abu tepung tidak konsisten memengaruhi kadar gula dalam roti.Uji organoleptik menunjukkan bahwa sampel A-10 memiliki kualitas sensorik terbaik dengan skor rata-rata 84,7 untuk warna, aroma, tekstur, dan rasa Roti manis untuk diabetes merupakan roti gandum utuh yang kaya serat, vitamin B, dan fitokimia. Kandungan tepung gandum utuh dan tepung jagung memiliki indeks glikemik lebih rendah, yang membantu mengelola kadar gula darah. Produksi roti manis melibatkan variasi gula kelapa dalam jumlah 10, 20, 30, 40, dan 50 gram, serta variasi tepung gandum utuh dan tepung jagung. Uji untuk memastikan roti layak dikonsumsi meliputi uji kadar air, abu, kontaminasi mikroba, dan uji organoleptik. Dari hasil uji, kadar air pada sampel 7 dengan tepung gandum utuh dan 10 gram gula kelapa adalah 27,18%, sedangkan sampel 16 dengan tepung jagung dan 5 gram gula kelapa memiliki kadar air 28,80%. Hasil abu terbaik ditemukan pada sampel 7 dengan tepung gandum utuh dan 10 gram gula kelapa (0,40%) dan sampel 16 dengan tepung jagung dan 5 gram gula kelapa (0,20%). Hasil uji organoleptik memuaskan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-52896.webp" title="JURIS - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-52896.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-52896.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-52896.webp 1x" title="JURIS - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995" alt="JURIS - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-db155.webp" title="JURIS - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-db155.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-db155.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-db155.webp 1x" title="JURIS - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995" alt="JURIS - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-fe8ad.webp" title="JURIS - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-fe8ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-fe8ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-fe8ad.webp 1x" title="JURIS - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995" alt="JURIS - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39933-kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagun" title="JURIS - The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995" target="_blank">The Production of Sweet Bread Safe for Diabetics Referring to Sni 01-3840-1995</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan alternatif pemanis alami seperti madu atau stevia untuk membandingkan efeknya terhadap kadar gula darah. Selain itu, eksplorasi kombinasi tepung lain seperti tepung singkong atau tepung beras ketan mungkin menghasilkan roti dengan sifat nutrisi yang berbeda. Terakhir, studi jangka panjang tentang dampak konsumsi rutin roti ini terhadap kontrol gula darah pasien diabetes akan memberikan wawasan lebih dalam tentang keamanannya sebagai pilihan makanan harian..
<br>Penambahan gula kelapa secara signifikan mempengaruhi kadar air roti, meskipun efeknya bervariasi tergantung jenis tepung yang digunakan.Tepung TG-50 mencatat kadar air tertinggi pada 20 gram gula kelapa (50,24%), sedangkan tepung TG-100 mencapai kadar air maksimum 59,32% pada 20 gram gula kelapa.Tepung TG-150 dan TJ menunjukkan kadar air tertinggi tidak selalu terjadi pada jumlah gula kelapa lebih tinggi.Kadar abu tepung tidak konsisten memengaruhi kadar gula dalam roti.Uji organoleptik menunjukkan bahwa sampel A-10 memiliki kualitas sensorik terbaik dengan skor rata-rata 84,7 untuk warna, aroma, tekstur, dan rasa
<br>Roti manis untuk diabetes merupakan roti gandum utuh yang kaya serat, vitamin B, dan fitokimia. Kandungan tepung gandum utuh dan tepung jagung memiliki indeks glikemik lebih rendah, yang membantu mengelola kadar gula darah. Produksi roti manis melibatkan variasi gula kelapa dalam jumlah 10, 20, 30, 40, dan 50 gram, serta variasi tepung gandum utuh dan tepung jagung. Uji untuk memastikan roti layak dikonsumsi meliputi uji kadar air, abu, kontaminasi mikroba, dan uji organoleptik. Dari hasil uji, kadar air pada sampel 7 dengan tepung gandum utuh dan 10 gram gula kelapa adalah 27,18%, sedangkan sampel 16 dengan tepung jagung dan 5 gram gula kelapa memiliki kadar air 28,80%. Hasil abu terbaik ditemukan pada sampel 7 dengan tepung gandum utuh dan 10 gram gula kelapa (0,40%) dan sampel 16 dengan tepung jagung dan 5 gram gula kelapa (0,20%). Hasil uji organoleptik memuaskan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-52896.webp" type="image/webp" length="75726" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-52896.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-db155.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kombinasi-tepung-kacang-produksi-roti-jagung-gula-thumb-fe8ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15612-jurnal-sains-teknologi-reaksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39932-penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan</link>
	<guid isPermaLink="false">ff093775cb8b37eb4c1e5591ee3670db</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 14:32:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ joko kusnoto ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal pdgi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[joko,jurnal,kusnoto,pdgi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan umum kesehatan gigi yang baik dan persepsi kebutuhan perawatan ortodonti di kalangan siswa SD, serta perbedaan pandangan antara siswa dan profesional. Mengembangkan temuan ini, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students' Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment: Penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan umum kesehatan gigi yang baik dan persepsi kebutuhan perawatan ortodonti di kalangan siswa SD, serta perbedaan pandangan antara siswa dan profesional. Mengembangkan temuan ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang membentuk persepsi tersebut. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah studi longitudinal yang melacak bagaimana persepsi siswa terhadap maloklusi dan kebutuhan perawatan ortodonti berkembang seiring bertambahnya usia, sambil secara sistematis mengintegrasikan penggunaan Dental Health Component (DHC) dari IOTN untuk menilai keparahan klinis dan Aesthetic Component (AC) untuk evaluasi estetika. Studi ini juga bisa menggunakan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam atau diskusi kelompok terfokus, guna menggali alasan psikososial dan motivasi tersembunyi di balik keputusan siswa untuk mencari atau menolak perawatan ortodonti. Selain itu, mengingat potensi pengaruh faktor sosial ekonomi dan budaya yang disinggung dalam pembahasan, penelitian komparatif lintas kelompok sosial ekonomi atau budaya di berbagai wilayah di Indonesia akan sangat bermanfaat. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana konteks sosial dan budaya mempengaruhi kesadaran, penerimaan, dan kemauan orang tua serta siswa dalam menjalani perawatan ortodonti. Terakhir, karena ditemukan pengetahuan siswa tentang maloklusi masih kurang baik, perlu dirancang dan dievaluasi program pendidikan kesehatan gigi di sekolah yang lebih spesifik, difokuskan pada pemahaman maloklusi dan dampaknya terhadap kesehatan dan psikososial. Penelitian ini akan mengukur efektivitas intervensi tersebut dalam meningkatkan persepsi diri siswa terhadap kebutuhan perawatan ortodonti. Melalui pendekatan multidimensional ini, kita dapat menciptakan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan akses terhadap perawatan ortodonti di Indonesia.. Siswa-siswi SDN Bumi Agung Kalianda, Lampung menunjukkan pengetahuan yang sangat baik (90%) tentang kesehatan gigi dan mulut.Namun, hanya 42% pelajar yang merasa memerlukan perawatan ortodonti, sedangkan 58% lainnya merasa tidak perlu, dan terdapat perbedaan signifikan antara persepsi pelajar dan residen ortodonti terkait kebutuhan perawatan ortodonti berdasarkan AC IOTN.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengamati variabel lain serta menggunakan Dental Health Component untuk persepsi kebutuhan perawatan yang terkait dengan faktor psiko-sosial remaja di Indonesia Pendahuluan: Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RisKesDas) tahun 2018, diketahui bahwa sejumlah 47% masyarakat Lampung mengalami kerusakan gigi dan hanya 51% diantaranya yang rutin ke dokter gigi. Kebutuhan akan perawatan ortodonti cukup tinggi di kalangan pelajar. Studi epidemiologi di Jepang menemukan 40 % remaja usia 15-18 tahun membutuhkan perawatan ortodonti, 27%-36% di Inggris dengan usia 10-15 tahun sedangkan di Jakarta Selatan (2004) sebanyak 48,5%. Brook dan Shaw memperkenalkan Index of Orthodontic Treatment Need (IOTN), untuk menilai kebutuhan perawatan ortodonti di Inggris. IOTN telah diaplikasikan oleh Agusni untuk mengukur kebutuhan perawatan anak perkotaan dan pedesaan di Surabaya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-faa1c.webp" title="JURIS - Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students&#039; Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-faa1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-faa1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-faa1c.webp 1x" title="JURIS - Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students&#039; Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment" alt="JURIS - Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students&#039; Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-27609.webp" title="JURIS - Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students&#039; Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-27609.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-27609.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-27609.webp 1x" title="JURIS - Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students&#039; Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment" alt="JURIS - Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students&#039; Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39932-penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan" title="JURIS - Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students&#039; Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment" target="_blank">Public Elementary School Bumi Agung Lampung Students' Perceptions About Maloclusions and The Need for Orthodontic Treatment</a>: Penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan umum kesehatan gigi yang baik dan persepsi kebutuhan perawatan ortodonti di kalangan siswa SD, serta perbedaan pandangan antara siswa dan profesional. Mengembangkan temuan ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang membentuk persepsi tersebut. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah studi longitudinal yang melacak bagaimana persepsi siswa terhadap maloklusi dan kebutuhan perawatan ortodonti berkembang seiring bertambahnya usia, sambil secara sistematis mengintegrasikan penggunaan Dental Health Component (DHC) dari IOTN untuk menilai keparahan klinis dan Aesthetic Component (AC) untuk evaluasi estetika. Studi ini juga bisa menggunakan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam atau diskusi kelompok terfokus, guna menggali alasan psikososial dan motivasi tersembunyi di balik keputusan siswa untuk mencari atau menolak perawatan ortodonti. Selain itu, mengingat potensi pengaruh faktor sosial ekonomi dan budaya yang disinggung dalam pembahasan, penelitian komparatif lintas kelompok sosial ekonomi atau budaya di berbagai wilayah di Indonesia akan sangat bermanfaat. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana konteks sosial dan budaya mempengaruhi kesadaran, penerimaan, dan kemauan orang tua serta siswa dalam menjalani perawatan ortodonti. Terakhir, karena ditemukan pengetahuan siswa tentang maloklusi masih kurang baik, perlu dirancang dan dievaluasi program pendidikan kesehatan gigi di sekolah yang lebih spesifik, difokuskan pada pemahaman maloklusi dan dampaknya terhadap kesehatan dan psikososial. Penelitian ini akan mengukur efektivitas intervensi tersebut dalam meningkatkan persepsi diri siswa terhadap kebutuhan perawatan ortodonti. Melalui pendekatan multidimensional ini, kita dapat menciptakan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan akses terhadap perawatan ortodonti di Indonesia..
<br>Siswa-siswi SDN Bumi Agung Kalianda, Lampung menunjukkan pengetahuan yang sangat baik (90%) tentang kesehatan gigi dan mulut.Namun, hanya 42% pelajar yang merasa memerlukan perawatan ortodonti, sedangkan 58% lainnya merasa tidak perlu, dan terdapat perbedaan signifikan antara persepsi pelajar dan residen ortodonti terkait kebutuhan perawatan ortodonti berdasarkan AC IOTN.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengamati variabel lain serta menggunakan Dental Health Component untuk persepsi kebutuhan perawatan yang terkait dengan faktor psiko-sosial remaja di Indonesia
<br>Pendahuluan: Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RisKesDas) tahun 2018, diketahui bahwa sejumlah 47% masyarakat Lampung mengalami kerusakan gigi dan hanya 51% diantaranya yang rutin ke dokter gigi. Kebutuhan akan perawatan ortodonti cukup tinggi di kalangan pelajar. Studi epidemiologi di Jepang menemukan 40 % remaja usia 15-18 tahun membutuhkan perawatan ortodonti, 27%-36% di Inggris dengan usia 10-15 tahun sedangkan di Jakarta Selatan (2004) sebanyak 48,5%. Brook dan Shaw memperkenalkan Index of Orthodontic Treatment Need (IOTN), untuk menilai kebutuhan perawatan ortodonti di Inggris. IOTN telah diaplikasikan oleh Agusni untuk mengukur kebutuhan perawatan anak perkotaan dan pedesaan di Surabaya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-faa1c.webp" type="image/webp" length="250224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-faa1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/penyuluhan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-do-thumb-27609.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-636-pdgi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-77-journal-indonesian-dental-association.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things Iot ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things Iot ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things Iot ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39915-biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod</link>
	<guid isPermaLink="false">e8b70ee494e47c5aa5364d9579f2f756</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 14:24:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ satria nanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ alfian putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ f fachraniah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfian,f,fachraniah,nanda,putra,satria]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the impact of thermophilic temperatures (above 45AC) on biogas production, comparing mesophilic and thermophilic conditions.  To enhance the system's precision, future development should incorporate gas pressure and ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot): Further research should investigate the impact of thermophilic temperatures (above 45AC) on biogas production, comparing mesophilic and thermophilic conditions. To enhance the system's precision, future development should incorporate gas pressure and pH sensors for more comprehensive monitoring and control of the fermentation process. Additionally, exploring the integration of different organic waste mixtures, beyond cow manure, could broaden the applicability and efficiency of the IoT-based anaerobic digester, potentially leading to a more sustainable and versatile renewable energy solution. These advancements will contribute to optimizing biogas production and promoting its wider adoption as a clean energy source.. This research successfully designed and built an IoT-based anaerobic digester system capable of monitoring and controlling fermentation temperature in real-time to support optimal biogas production.The highest biogas volume was achieved at a fermentation temperature of 35AC, demonstrating that this is the optimal temperature for increasing biogas production.These findings highlight the importance of temperature control in maximizing biogas production efficiency The continuously increasing energy demand drives the utilization of renewable energy, one of which is biogas from cow dung. Biogas production is generally not optimal because fermentation is conducted at room temperature, which is less suitable for methanogenic bacteria. This research designs an Internet of Things (IoT) based anaerobic digester that can monitor and control temperature in real time, while also examining the effect of fermentation temperature on biogas volume and Chemical Oxygen Demand (COD). The temperature of 25AC produced the lowest volume (0.3 L) and COD (9600 mg/L). The optimal fermentation condition is found at a temperature of 35AC. The research results indicate that temperature significantly affects the fermentation process. A temperature... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-a44c2.webp" title="JURIS - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-a44c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-a44c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-a44c2.webp 1x" title="JURIS - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)" alt="JURIS - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-ef4a3.webp" title="JURIS - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-ef4a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-ef4a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-ef4a3.webp 1x" title="JURIS - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)" alt="JURIS - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-fd1df.webp" title="JURIS - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-fd1df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-fd1df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-fd1df.webp 1x" title="JURIS - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)" alt="JURIS - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39915-biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod" title="JURIS - Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)" target="_blank">Design Of An Anaerobic Digester For Biogas Production From Cow Manure Based On The Internet Of Things (Iot)</a>: Further research should investigate the impact of thermophilic temperatures (above 45AC) on biogas production, comparing mesophilic and thermophilic conditions.  To enhance the system's precision, future development should incorporate gas pressure and pH sensors for more comprehensive monitoring and control of the fermentation process.  Additionally, exploring the integration of different organic waste mixtures, beyond cow manure, could broaden the applicability and efficiency of the IoT-based anaerobic digester, potentially leading to a more sustainable and versatile renewable energy solution. These advancements will contribute to optimizing biogas production and promoting its wider adoption as a clean energy source..
<br>This research successfully designed and built an IoT-based anaerobic digester system capable of monitoring and controlling fermentation temperature in real-time to support optimal biogas production.The highest biogas volume was achieved at a fermentation temperature of 35AC, demonstrating that this is the optimal temperature for increasing biogas production.These findings highlight the importance of temperature control in maximizing biogas production efficiency
<br>The continuously increasing energy demand drives the utilization of renewable energy, one of which is biogas from cow dung. Biogas production is generally not optimal because fermentation is conducted at room temperature, which is less suitable for methanogenic bacteria. This research designs an Internet of Things (IoT) based anaerobic digester that can monitor and control temperature in real time, while also examining the effect of fermentation temperature on biogas volume and Chemical Oxygen Demand (COD). The temperature of 25AC produced the lowest volume (0.3 L) and COD (9600 mg/L). The optimal fermentation condition is found at a temperature of 35AC. The research results indicate that temperature significantly affects the fermentation process. A temperature...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-a44c2.webp" type="image/webp" length="119374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-a44c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-ef4a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/biogas-anaerobic-digester-internet-things-cod-cont-thumb-fd1df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15612-jurnal-sains-teknologi-reaksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE coffea arabica AS AN ADDITIVE IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES scanted candle USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW MATERIALS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE coffea arabica AS AN ADDITIVE IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES scanted candle USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW MATERIALS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE coffea arabica AS AN ADDITIVE IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES scanted candle USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW MATERIALS ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39930-produk-lilin-ampas-kopi-pasar</link>
	<guid isPermaLink="false">4943f3eb4e5d80e71dee3368feb1da80</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 13:59:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfian putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ f fachraniah ]]></category>
	<category><![CDATA[ irwan nurdin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfian,f,fachraniah,irwan,nurdin,putra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efek kesehatan jangka panjang dari inhalasi uap lilin aromaterapi berbahan ampas kopi, terutama terkait kandungan partikulat dan potensi iritasi pernapasan. Kedua, studi bisa dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW MATERIALS: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efek kesehatan jangka panjang dari inhalasi uap lilin aromaterapi berbahan ampas kopi, terutama terkait kandungan partikulat dan potensi iritasi pernapasan. Kedua, studi bisa dikembangkan untuk menguji variasi jenis minyak atsiri alami yang dipadukan dengan ampas kopi, guna mengetahui kombinasi terbaik dalam meningkatkan efek terapeutik seperti relaksasi atau peningkatan fokus. Ketiga, diperlukan penelitian tentang daya tahan aroma dan efisiensi pembakaran pada berbagai rasio parafin, asam stearat, dan ampas kopi dalam kondisi ruangan yang berbeda, seperti kelembapan dan sirkulasi udara, agar diperoleh formula yang lebih stabil dan efektif secara lingkungan. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi pengembangan produk lilin aromaterapi berkelanjutan yang tidak hanya memanfaatkan limbah, tetapi juga optimal dari segi kesehatan, kenyamanan, dan kinerja. Selain itu, pendekatan ilmiah terhadap kualitas udara dalam ruangan pascapenggunaan lilin sangat penting untuk menjamin keamanan pengguna. Eksplorasi terhadap sumber minyak atsiri lokal juga dapat mendukung keberlanjutan dan nilai ekonomi lokal. Dengan formula yang tepat, lilin aromaterapi berbasis limbah kopi dapat menjadi solusi inovatif bagi masalah limbah sekaligus produk kesehatan rumahan. Studi lebih lanjut dapat melibatkan uji klinis sederhana terhadap respons subyek terhadap aroma campuran ini. Dengan pendekatan multidisiplin, penelitian ini bisa berkembang menjadi solusi nyata untuk ekonomi sirkular di sektor rumah tangga. Fokus pada parameter kuantitatif akan memperkuat validitas temuan sebelumnya.. Aditif kopi memiliki pengaruh signifikan terhadap titik leleh dan aroma dalam produksi lilin aromaterapi.Semakin tinggi titik leleh, semakin kuat aroma yang dihasilkan, dan semakin banyak ampas kopi yang digunakan, semakin intens aroma yang dihasilkan.Komposisi rasio asam stearat dan parafin juga memengaruhi ketinggian dan ukuran nyala api.Ketinggian nyala api yang berlebihan tidak baik karena dapat menghasilkan asap yang berbahaya bagi kesehatan, sehingga penting untuk mengatur komposisi dan kondisi pembakaran agar lilin aromaterapi berfungsi secara optimal dan aman Lilin aromaterapi merupakan alternatif penerapan aromaterapi melalui inhalasi, menghasilkan aroma yang memberikan efek terapeutik saat dibakar. Lilin ini berfungsi sebagai obat alternatif, hiasan, dan pewangi ruangan. Tujuan pembuatan lilin aromaterapi adalah untuk meningkatkan dekorasi rumah sekaligus mendukung aroma lingkungan hidup yang sehat melalui proses terapeutik. Penelitian ini dilakukan untuk merumuskan dan menguji sifat fisik lilin aromaterapi menggunakan kombinasi asam stearat dan aditif (kopi). Bahan alami yang dapat digunakan dalam pembuatan lilin aromaterapi antara lain ampas kopi. Pengujian sifat fisik meliputi uji organoleptik, uji lama pembakaran, uji ketinggian nyala api, dan uji titik leleh. Hasil terbaik untuk asam stearat diperoleh pada 6 gram di sampel 1 dengan 30 gram ampas kopi. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-fd3b6.webp" title="JURIS - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-fd3b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-fd3b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-fd3b6.webp 1x" title="JURIS - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS" alt="JURIS - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-889b4.webp" title="JURIS - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-889b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-889b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-889b4.webp 1x" title="JURIS - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS" alt="JURIS - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-ce900.webp" title="JURIS - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-ce900.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-ce900.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-ce900.webp 1x" title="JURIS - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS" alt="JURIS - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39930-produk-lilin-ampas-kopi-pasar" title="JURIS - UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS" target="_blank">UTILIZATION OF ARABICA COFFEE WASTE (coffea arabica) AS AN ADDITIVE  IN THE PRODUCTION OF AROMATHERAPY CANDLES   (scanted candle) USING PARAFFIN AND STEARIC ACID AS RAW  MATERIALS</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efek kesehatan jangka panjang dari inhalasi uap lilin aromaterapi berbahan ampas kopi, terutama terkait kandungan partikulat dan potensi iritasi pernapasan. Kedua, studi bisa dikembangkan untuk menguji variasi jenis minyak atsiri alami yang dipadukan dengan ampas kopi, guna mengetahui kombinasi terbaik dalam meningkatkan efek terapeutik seperti relaksasi atau peningkatan fokus. Ketiga, diperlukan penelitian tentang daya tahan aroma dan efisiensi pembakaran pada berbagai rasio parafin, asam stearat, dan ampas kopi dalam kondisi ruangan yang berbeda, seperti kelembapan dan sirkulasi udara, agar diperoleh formula yang lebih stabil dan efektif secara lingkungan. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi pengembangan produk lilin aromaterapi berkelanjutan yang tidak hanya memanfaatkan limbah, tetapi juga optimal dari segi kesehatan, kenyamanan, dan kinerja. Selain itu, pendekatan ilmiah terhadap kualitas udara dalam ruangan pascapenggunaan lilin sangat penting untuk menjamin keamanan pengguna. Eksplorasi terhadap sumber minyak atsiri lokal juga dapat mendukung keberlanjutan dan nilai ekonomi lokal. Dengan formula yang tepat, lilin aromaterapi berbasis limbah kopi dapat menjadi solusi inovatif bagi masalah limbah sekaligus produk kesehatan rumahan. Studi lebih lanjut dapat melibatkan uji klinis sederhana terhadap respons subyek terhadap aroma campuran ini. Dengan pendekatan multidisiplin, penelitian ini bisa berkembang menjadi solusi nyata untuk ekonomi sirkular di sektor rumah tangga. Fokus pada parameter kuantitatif akan memperkuat validitas temuan sebelumnya..
<br>Aditif kopi memiliki pengaruh signifikan terhadap titik leleh dan aroma dalam produksi lilin aromaterapi.Semakin tinggi titik leleh, semakin kuat aroma yang dihasilkan, dan semakin banyak ampas kopi yang digunakan, semakin intens aroma yang dihasilkan.Komposisi rasio asam stearat dan parafin juga memengaruhi ketinggian dan ukuran nyala api.Ketinggian nyala api yang berlebihan tidak baik karena dapat menghasilkan asap yang berbahaya bagi kesehatan, sehingga penting untuk mengatur komposisi dan kondisi pembakaran agar lilin aromaterapi berfungsi secara optimal dan aman
<br>Lilin aromaterapi merupakan alternatif penerapan aromaterapi melalui inhalasi, menghasilkan aroma yang memberikan efek terapeutik saat dibakar. Lilin ini berfungsi sebagai obat alternatif, hiasan, dan pewangi ruangan. Tujuan pembuatan lilin aromaterapi adalah untuk meningkatkan dekorasi rumah sekaligus mendukung aroma lingkungan hidup yang sehat melalui proses terapeutik. Penelitian ini dilakukan untuk merumuskan dan menguji sifat fisik lilin aromaterapi menggunakan kombinasi asam stearat dan aditif (kopi). Bahan alami yang dapat digunakan dalam pembuatan lilin aromaterapi antara lain ampas kopi. Pengujian sifat fisik meliputi uji organoleptik, uji lama pembakaran, uji ketinggian nyala api, dan uji titik leleh. Hasil terbaik untuk asam stearat diperoleh pada 6 gram di sampel 1 dengan 30 gram ampas kopi. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-ce900.webp" type="image/webp" length="101250" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-fd3b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-889b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/produk-lilin-ampas-kopi-pasar-aroma-terapi-aromate-thumb-ce900.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15612-jurnal-sains-teknologi-reaksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39928-butter-minyak-atsiri-konsentrasi-ats</link>
	<guid isPermaLink="false">f0f14ad06d0dcf95ed4adcda736ddace</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 13:49:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfian putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ f fachraniah ]]></category>
	<category><![CDATA[ irwan nurdin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfian,f,fachraniah,irwan,nurdin,putra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan formulasi parfum padat dengan variasi bahan baku dan konsentrasi yang lebih luas. Selain itu, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai stabilitas fisik parfum padat dalam jangka waktu yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan formulasi parfum padat dengan variasi bahan baku dan konsentrasi yang lebih luas. Selain itu, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai stabilitas fisik parfum padat dalam jangka waktu yang lebih lama. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi minyak atsiri lainnya sebagai bahan baku parfum padat, serta mengoptimalkan proses produksi parfum padat agar lebih efisien dan ramah lingkungan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa konsentrasi lilin lebah berbanding lurus dengan titik leleh.Semakin tinggi konsentrasi lilin lebah, semakin tinggi nilai titik leleh parfum padat yang dihasilkan.Semakin tinggi konsentrasi minyak sereh, semakin kecil nilai titik leleh yang dihasilkan.Parfum padat yang dihasilkan memiliki kelompok fungsional yang sama dengan campuran bahan baku yang dibuat.Hal ini menunjukkan bahwa tidak terbentuk senyawa baru.Pada uji organoleptik yang meliputi tekstur, aroma, dan warna, secara berurutan kode B4, B5, dan A4 yang paling disukai adalah pada komposisi lilin lebah 40% Ketersediaan potensi minyak atsiri yang melimpah di Indonesia sangat menguntungkan bagi masyarakat. Salah satu minyak atsiri yang dapat dimanfaatkan potensinya adalah minyak sereh. Minyak sereh dapat diformulasikan menjadi parfum padat sebagai inovasi pengganti parfum cair. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengkarakterisasi parfum padat dari berbagai variasi konsentrasi lilin lebah (30%, 40%, 50%), minyak sereh (1%, 3%, 5%) dan beberapa note parfum. Parfum padat dikarakterisasi dengan mengamati nilai kerapatan, nilai titik didih, uji organoleptik dan uji kelompok... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-ac503.webp" title="JURIS - FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-ac503.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-ac503.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-ac503.webp 1x" title="JURIS - FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL" alt="JURIS - FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-b951d.webp" title="JURIS - FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-b951d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-b951d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-b951d.webp 1x" title="JURIS - FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL" alt="JURIS - FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39928-butter-minyak-atsiri-konsentrasi-ats" title="JURIS - FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL" target="_blank">FORMULATION AND CHARACTERISTICS OF SOLID PERFUME FROM LEMONGRASS OIL WITH VARIATION BEESWAX AND ESSENTIAL OIL</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan formulasi parfum padat dengan variasi bahan baku dan konsentrasi yang lebih luas. Selain itu, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai stabilitas fisik parfum padat dalam jangka waktu yang lebih lama. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi minyak atsiri lainnya sebagai bahan baku parfum padat, serta mengoptimalkan proses produksi parfum padat agar lebih efisien dan ramah lingkungan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa konsentrasi lilin lebah berbanding lurus dengan titik leleh.Semakin tinggi konsentrasi lilin lebah, semakin tinggi nilai titik leleh parfum padat yang dihasilkan.Semakin tinggi konsentrasi minyak sereh, semakin kecil nilai titik leleh yang dihasilkan.Parfum padat yang dihasilkan memiliki kelompok fungsional yang sama dengan campuran bahan baku yang dibuat.Hal ini menunjukkan bahwa tidak terbentuk senyawa baru.Pada uji organoleptik yang meliputi tekstur, aroma, dan warna, secara berurutan kode B4, B5, dan A4 yang paling disukai adalah pada komposisi lilin lebah 40%
<br>Ketersediaan potensi minyak atsiri yang melimpah di Indonesia sangat menguntungkan bagi masyarakat. Salah satu minyak atsiri yang dapat dimanfaatkan potensinya adalah minyak sereh. Minyak sereh dapat diformulasikan menjadi parfum padat sebagai inovasi pengganti parfum cair. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengkarakterisasi parfum padat dari berbagai variasi konsentrasi lilin lebah (30%, 40%, 50%), minyak sereh (1%, 3%, 5%) dan beberapa note parfum. Parfum padat dikarakterisasi dengan mengamati nilai kerapatan, nilai titik didih, uji organoleptik dan uji kelompok...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-b951d.webp" type="image/webp" length="101536" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-ac503.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/butter-minyak-atsiri-konsentrasi-parfum-padat-sere-thumb-b951d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15612-jurnal-sains-teknologi-reaksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil Aleurites Moluccanus L and Stearic Acid ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil Aleurites Moluccanus L and Stearic Acid ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil Aleurites Moluccanus L and Stearic Acid ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39921-minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat</link>
	<guid isPermaLink="false">bb3baef1b410316b0387bc704abd264c</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 12:55:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ satria nanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ alfian putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ f fachraniah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfian,f,fachraniah,nanda,putra,satria]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan mengenai formulasi shampo batangan dengan minyak kemiri dan asam stearat ini memiliki beberapa potensi pengembangan yang menarik. Pertama, sangat disarankan untuk melakukan studi stabilitas jangka panjang yang lebih komprehensif, tidak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid: Penelitian lanjutan mengenai formulasi shampo batangan dengan minyak kemiri dan asam stearat ini memiliki beberapa potensi pengembangan yang menarik. Pertama, sangat disarankan untuk melakukan studi stabilitas jangka panjang yang lebih komprehensif, tidak hanya mengamati perubahan pH, tekstur, dan aroma, tetapi juga melibatkan analisis degradasi komponen aktif, profil mikrobiologi, serta stabilitas fisikokimia lainnya seperti viskositas atau kekerasan produk di bawah berbagai kondisi penyimpanan ekstrem (suhu, kelembapan, dan paparan cahaya). Hal ini penting untuk memastikan umur simpan produk yang optimal dan keamanan bagi konsumen. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk menginvestigasi efektivitas penggunaan minyak kemiri yang bersumber dari varietas tanaman yang berbeda atau dihasilkan melalui metode ekstraksi yang bervariasi, guna memahami dampak karakteristik minyak terhadap sifat fungsional shampo batangan, termasuk potensi peningkatan aktivitas antibakteri atau nutrisi rambut yang lebih spesifik. Ini akan memberikan wawasan lebih mendalam tentang standarisasi bahan baku. Terakhir, untuk melengkapi data objektif, perlu dilakukan uji kinerja pada rambut manusia. Ini bisa berupa uji efektivitas pembersihan, kemampuan kondisioning, serta potensi iritasi kulit kepala atau alergi, yang dilakukan pada kelompok subjek yang lebih besar dan beragam, untuk memvalidasi klaim produk secara klinis dan memahami preferensi pengguna di dunia nyata.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa rasio minyak kemiri dan asam stearat memengaruhi karakteristik fisikokimia sampo batangan, meliputi pH, stabilitas busa, kadar air, dan aktivitas antibakteri.Formulasi terbaik diperoleh pada rasio minyak kemiri.30% dengan suhu pencampuran 70EE, yang memenuhi standar SNI dan diterima baik oleh panelis dalam uji organoleptik Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh rasio minyak kemiri (Aleurites moluccanus L) dan asam stearat, beserta suhu pencampuran, terhadap kualitas sampo batangan. Sebanyak 25 formulasi disiapkan menggunakan lima rasio minyak kemiri terhadap asam stearat (6:30%, 11:25%, 16:20%, 21:15%, dan 26:10%) dan lima suhu pencampuran (70 oC, 75 oC, 80 oC, 85 oC, dan 90 oC). Bahan-bahan konstan meliputi natrium kokoyl isetionat 41%, metil ester sulfonat 13%, setil alkohol 5%, cocoa butter 1,9%, minyak esensial... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-8dc64.webp" title="JURIS - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-8dc64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-8dc64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-8dc64.webp 1x" title="JURIS - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid" alt="JURIS - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-9b965.webp" title="JURIS - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-9b965.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-9b965.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-9b965.webp 1x" title="JURIS - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid" alt="JURIS - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-f9cb3.webp" title="JURIS - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-f9cb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-f9cb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-f9cb3.webp 1x" title="JURIS - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid" alt="JURIS - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39921-minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat" title="JURIS - Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid" target="_blank">Formulation of Shampoo Bar Using Active Ingredients of Candlenut Oil (Aleurites Moluccanus L.) and Stearic Acid</a>: Penelitian lanjutan mengenai formulasi shampo batangan dengan minyak kemiri dan asam stearat ini memiliki beberapa potensi pengembangan yang menarik. Pertama, sangat disarankan untuk melakukan studi stabilitas jangka panjang yang lebih komprehensif, tidak hanya mengamati perubahan pH, tekstur, dan aroma, tetapi juga melibatkan analisis degradasi komponen aktif, profil mikrobiologi, serta stabilitas fisikokimia lainnya seperti viskositas atau kekerasan produk di bawah berbagai kondisi penyimpanan ekstrem (suhu, kelembapan, dan paparan cahaya). Hal ini penting untuk memastikan umur simpan produk yang optimal dan keamanan bagi konsumen. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk menginvestigasi efektivitas penggunaan minyak kemiri yang bersumber dari varietas tanaman yang berbeda atau dihasilkan melalui metode ekstraksi yang bervariasi, guna memahami dampak karakteristik minyak terhadap sifat fungsional shampo batangan, termasuk potensi peningkatan aktivitas antibakteri atau nutrisi rambut yang lebih spesifik. Ini akan memberikan wawasan lebih mendalam tentang standarisasi bahan baku. Terakhir, untuk melengkapi data objektif, perlu dilakukan uji kinerja pada rambut manusia. Ini bisa berupa uji efektivitas pembersihan, kemampuan kondisioning, serta potensi iritasi kulit kepala atau alergi, yang dilakukan pada kelompok subjek yang lebih besar dan beragam, untuk memvalidasi klaim produk secara klinis dan memahami preferensi pengguna di dunia nyata..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa rasio minyak kemiri dan asam stearat memengaruhi karakteristik fisikokimia sampo batangan, meliputi pH, stabilitas busa, kadar air, dan aktivitas antibakteri.Formulasi terbaik diperoleh pada rasio minyak kemiri.30% dengan suhu pencampuran 70EE, yang memenuhi standar SNI dan diterima baik oleh panelis dalam uji organoleptik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh rasio minyak kemiri (Aleurites moluccanus L) dan asam stearat, beserta suhu pencampuran, terhadap kualitas sampo batangan. Sebanyak 25 formulasi disiapkan menggunakan lima rasio minyak kemiri terhadap asam stearat (6:30%, 11:25%, 16:20%, 21:15%, dan 26:10%) dan lima suhu pencampuran (70 oC, 75 oC, 80 oC, 85 oC, dan 90 oC). Bahan-bahan konstan meliputi natrium kokoyl isetionat 41%, metil ester sulfonat 13%, setil alkohol 5%, cocoa butter 1,9%, minyak esensial...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-9b965.webp" type="image/webp" length="118922" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-8dc64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-9b965.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/minyak-esensial-daun-eucalyptus-asam-sitrat-pva-sh-thumb-f9cb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15612-jurnal-sains-teknologi-reaksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ APPLICATION OF KAOLIN ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ APPLICATION OF KAOLIN ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ APPLICATION OF KAOLIN ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39920-goreng-bekas-uco-produsen-minyak-gor</link>
	<guid isPermaLink="false">3e618ce5121a7a893dd2e17e6f8a0641</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 12:44:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ satria nanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ alfian putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ f fachraniah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfian,f,fachraniah,nanda,putra,satria]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk pengembangan teknologi membran kaolin-zeolit lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh ukuran partikel kaolin dan zeolit ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - APPLICATION OF KAOLIN-ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk pengembangan teknologi membran kaolin-zeolit lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh ukuran partikel kaolin dan zeolit terhadap struktur pori dan kinerja filtrasi membran. Hal ini penting untuk mengoptimalkan distribusi pori dan meningkatkan efisiensi pemisahan kontaminan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada modifikasi permukaan membran dengan menambahkan material lain seperti nanopartikel atau polimer untuk meningkatkan sifat adsorpsi dan selektivitas membran terhadap senyawa polar tertentu dalam minyak goreng bekas. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara membran kaolin-zeolit dengan teknologi pemurnian minyak goreng bekas lainnya, seperti adsorpsi karbon aktif atau distilasi, untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode dalam hal efisiensi, biaya, dan dampak lingkungan.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa analisis pengaruh variasi kaolin terhadap kualitas membran filter keramik kaolin-zeolit menunjukkan bahwa peningkatan kaolin dalam komposisi yang lebih tinggi menghasilkan densitas membran yang lebih tinggi.Komposisi 50% kaolin menghasilkan densitas optimum sebesar 1,32 g/cmA, yang mengindikasikan kekuatan mekanik yang baik untuk mendukung stabilitas struktur membran.Selanjutnya, analisis pengaruh variasi zeolit terhadap kualitas membran filter keramik kaolin-zeolit menunjukkan bahwa penambahan zeolit meningkatkan porositas dan kapasitas adsorpsi membran.50% zeolit menghasilkan porositas sebesar 56,00% dan mendukung kinerja filtrasi yang tinggi dalam proses pemurnian minyak goreng bekas.Terakhir, analisis pengaruh waktu sintering terhadap karakteristik membran porositas menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pembentukan pori.Waktu sintering 3 jam memberikan hasil terbaik dengan fluks 143,93 L/mA.jam dan mampu melepaskan Asam Lemak Bebas (ALB) hingga 70,6%, mengurangi kandungan ALB dari 4,56% menjadi 1,34% sesuai dengan standar SNI untuk minyak goreng Beberapa material membran terus dikembangkan untuk menghasilkan media filtrasi yang efisien dan ramah lingkungan. Studi ini menguji penerapan membran filter keramik berbahan dasar kaolin-zeolit dalam proses pemurnian minyak goreng bekas menjadi minyak yang dapat digunakan kembali. Bahan utama yang digunakan adalah kaolin, zeolit, dan PVA sebagai pengikat. Variasi komposisi kaolin:zeolit yang digunakan adalah 50%:50%, 60%:40%, 70%:30%, 80%:20%, dan 100%:0% dengan waktu sintering 1, 2, dan 3 jam pada suhu 1000AC. Karakterisasi membran meliputi densitas, porositas, fluks, uji morfologi menggunakan Mikroskop Elektron Pemindaian (SEM), serta pelepasan Asam Lemak Bebas (ALB) dalam minyak goreng bekas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi 50% kaolin dan 50% zeolit dengan waktu sintering 3 jam menghasilkan kinerja terbaik dengan densitas 1,32 g/cmA, porositas 56,00%, fluks 143,93 L/mA.jam,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-cc7d8.webp" title="JURIS - APPLICATION OF KAOLIN-ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-cc7d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-cc7d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-cc7d8.webp 1x" title="JURIS - APPLICATION OF KAOLIN-ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL" alt="JURIS - APPLICATION OF KAOLIN-ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-56d4c.webp" title="JURIS - APPLICATION OF KAOLIN-ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-56d4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-56d4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-56d4c.webp 1x" title="JURIS - APPLICATION OF KAOLIN-ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL" alt="JURIS - APPLICATION OF KAOLIN-ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39920-goreng-bekas-uco-produsen-minyak-gor" title="JURIS - APPLICATION OF KAOLIN-ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL" target="_blank">APPLICATION OF KAOLIN-ZEOLITE CERAMIC FILTER MEMBRANE IN RECOVERING WASTE OIL INTO USABLE OIL</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk pengembangan teknologi membran kaolin-zeolit lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh ukuran partikel kaolin dan zeolit terhadap struktur pori dan kinerja filtrasi membran. Hal ini penting untuk mengoptimalkan distribusi pori dan meningkatkan efisiensi pemisahan kontaminan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada modifikasi permukaan membran dengan menambahkan material lain seperti nanopartikel atau polimer untuk meningkatkan sifat adsorpsi dan selektivitas membran terhadap senyawa polar tertentu dalam minyak goreng bekas. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara membran kaolin-zeolit dengan teknologi pemurnian minyak goreng bekas lainnya, seperti adsorpsi karbon aktif atau distilasi, untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode dalam hal efisiensi, biaya, dan dampak lingkungan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa analisis pengaruh variasi kaolin terhadap kualitas membran filter keramik kaolin-zeolit menunjukkan bahwa peningkatan kaolin dalam komposisi yang lebih tinggi menghasilkan densitas membran yang lebih tinggi.Komposisi 50% kaolin menghasilkan densitas optimum sebesar 1,32 g/cmA, yang mengindikasikan kekuatan mekanik yang baik untuk mendukung stabilitas struktur membran.Selanjutnya, analisis pengaruh variasi zeolit terhadap kualitas membran filter keramik kaolin-zeolit menunjukkan bahwa penambahan zeolit meningkatkan porositas dan kapasitas adsorpsi membran.50% zeolit menghasilkan porositas sebesar 56,00% dan mendukung kinerja filtrasi yang tinggi dalam proses pemurnian minyak goreng bekas.Terakhir, analisis pengaruh waktu sintering terhadap karakteristik membran porositas menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pembentukan pori.Waktu sintering 3 jam memberikan hasil terbaik dengan fluks 143,93 L/mA.jam dan mampu melepaskan Asam Lemak Bebas (ALB) hingga 70,6%, mengurangi kandungan ALB dari 4,56% menjadi 1,34% sesuai dengan standar SNI untuk minyak goreng
<br>Beberapa material membran terus dikembangkan untuk menghasilkan media filtrasi yang efisien dan ramah lingkungan. Studi ini menguji penerapan membran filter keramik berbahan dasar kaolin-zeolit dalam proses pemurnian minyak goreng bekas menjadi minyak yang dapat digunakan kembali. Bahan utama yang digunakan adalah kaolin, zeolit, dan PVA sebagai pengikat. Variasi komposisi kaolin:zeolit yang digunakan adalah 50%:50%, 60%:40%, 70%:30%, 80%:20%, dan 100%:0% dengan waktu sintering 1, 2, dan 3 jam pada suhu 1000AC. Karakterisasi membran meliputi densitas, porositas, fluks, uji morfologi menggunakan Mikroskop Elektron Pemindaian (SEM), serta pelepasan Asam Lemak Bebas (ALB) dalam minyak goreng bekas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi 50% kaolin dan 50% zeolit dengan waktu sintering 3 jam menghasilkan kinerja terbaik dengan densitas 1,32 g/cmA, porositas 56,00%, fluks 143,93 L/mA.jam,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-cc7d8.webp" type="image/webp" length="88028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-cc7d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/goreng-bekas-uco-produsen-minyak-filtrasi-membran-thumb-56d4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1556-pnl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15612-jurnal-sains-teknologi-reaksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39908-perkawinan-adat-maqashid-syariah-anonymous-ejourna</link>
	<guid isPermaLink="false">0430d78d950574256079ec5329296bb8</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 11:32:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ p3m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[p3m,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang pertama adalah meneliti lebih lanjut tentang dampak larangan perkawinan bulan tuwun terhadap kemashalatan umat dan bagaimana cara mengatasi dampak negatif tersebut. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif antara adat istiadat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah: Saran penelitian lanjutan yang pertama adalah meneliti lebih lanjut tentang dampak larangan perkawinan bulan tuwun terhadap kemashalatan umat dan bagaimana cara mengatasi dampak negatif tersebut. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif antara adat istiadat di desa Sibiruang dengan hukum Islam terkait larangan perkawinan, untuk melihat seberapa jauh kesesuaian dan perbedaan antara keduanya. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengikuti aturan adat, khususnya terkait larangan perkawinan bulan tuwun, agar dapat menjaga harmoni dan kemashalatan umat.. Tinjaun Maqashid Syariah sangat diperlukan dalam adat istiadat yang ada di masyarakat, karena supaya hukum Islam bisa memberikan hukum terhadap adat yang selalu mengalami perkembangan.Mengenai larangan perkawinan ketika bulan tuwun, tentu ini bertentangan dengan apa yang diharapkan oleh agama Islam, yaitu menjaga keturunan.Larangan perkawinan bisa memberikan dampak negatif, sehingga ketika dilarang sesuatu yang agama, maka tidak dikhawatirkan pasangan yang akan menikah melakukan sesuatu yang dilarang oleh agama, yaitu perzinaan Di desa Sibiruang, ada adat istiadat yang masih ditaati hingga saat ini, yaitu larangan perkawinan ketika bulan tuwun. Penelitian ini bertujuan untuk memahami larangan perkawinan ketika bulan tuwun dari sudut pandang Maqashid Syariah. Adat istiadat sangat menarik untuk diteliti karena akan selalu mengalami perkembangan atau perubahan seiring berjalannya waktu. Tulisan ini berusaha mencari pandangan Maqashid Syariah terhadap larangan perkawinan ketika bulan tuwun, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa Islam bertujuan untuk menjaga keturunan (Hifdz Nasab) dan cara menjaganya adalah dengan perkawinan. Adanya larangan perkawinan ketika bulan tuwun membuat waktu yang diperbolehkan untuk menikah menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-fad51.webp" title="JURIS - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-fad51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-fad51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-fad51.webp 1x" title="JURIS - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah" alt="JURIS - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-05aa1.webp" title="JURIS - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-05aa1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-05aa1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-05aa1.webp 1x" title="JURIS - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah" alt="JURIS - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-acb32.webp" title="JURIS - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-acb32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-acb32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-acb32.webp 1x" title="JURIS - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah" alt="JURIS - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39908-perkawinan-adat-maqashid-syariah-anonymous-ejourna" title="JURIS - Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah" target="_blank">Larangan Perkawinan Bulan Tuwun Ditinjau Menurut Maqashid Syariah</a>: Saran penelitian lanjutan yang pertama adalah meneliti lebih lanjut tentang dampak larangan perkawinan bulan tuwun terhadap kemashalatan umat dan bagaimana cara mengatasi dampak negatif tersebut. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif antara adat istiadat di desa Sibiruang dengan hukum Islam terkait larangan perkawinan, untuk melihat seberapa jauh kesesuaian dan perbedaan antara keduanya. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengikuti aturan adat, khususnya terkait larangan perkawinan bulan tuwun, agar dapat menjaga harmoni dan kemashalatan umat..
<br>Tinjaun Maqashid Syariah sangat diperlukan dalam adat istiadat yang ada di masyarakat, karena supaya hukum Islam bisa memberikan hukum terhadap adat yang selalu mengalami perkembangan.Mengenai larangan perkawinan ketika bulan tuwun, tentu ini bertentangan dengan apa yang diharapkan oleh agama Islam, yaitu menjaga keturunan.Larangan perkawinan bisa memberikan dampak negatif, sehingga ketika dilarang sesuatu yang agama, maka tidak dikhawatirkan pasangan yang akan menikah melakukan sesuatu yang dilarang oleh agama, yaitu perzinaan
<br>Di desa Sibiruang, ada adat istiadat yang masih ditaati hingga saat ini, yaitu larangan perkawinan ketika bulan tuwun. Penelitian ini bertujuan untuk memahami larangan perkawinan ketika bulan tuwun dari sudut pandang Maqashid Syariah. Adat istiadat sangat menarik untuk diteliti karena akan selalu mengalami perkembangan atau perubahan seiring berjalannya waktu. Tulisan ini berusaha mencari pandangan Maqashid Syariah terhadap larangan perkawinan ketika bulan tuwun, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa Islam bertujuan untuk menjaga keturunan (Hifdz Nasab) dan cara menjaganya adalah dengan perkawinan. Adanya larangan perkawinan ketika bulan tuwun membuat waktu yang diperbolehkan untuk menikah menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-acb32.webp" type="image/webp" length="94626" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-fad51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-05aa1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/perkawinan-adat-maqashid-syariah-sibiruang-istiada-thumb-acb32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8359-teraju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39910-hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor</link>
	<guid isPermaLink="false">8715d535682836e4f32e923b1f8fedc0</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 11:30:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ p3m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[p3m,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sistem bagi hasil Partelon dengan akad Muzara'ah di Desa Potoan Daja dengan sistem bagi hasil yang diterapkan di desa-desa lain di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sistem bagi hasil Partelon dengan akad Muzara'ah di Desa Potoan Daja dengan sistem bagi hasil yang diterapkan di desa-desa lain di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi dari sistem bagi hasil Partelon terhadap masyarakat Desa Potoan Daja, terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi. Terakhir, penelitian tentang peran dan tanggung jawab pemerintah dalam mendukung dan mengatur sistem bagi hasil Partelon dengan akad Muzara'ah di Desa Potoan Daja dapat menjadi topik menarik untuk diteliti lebih lanjut.. Kerjasama dengan sistem akad Muzara'ah sudah lama diterapkan di Desa Potoan Daja, Palengaan, Kabupaten Pamekasan.Dalam penerapannya, transaksi bersifat personal atau privat, hanya melibatkan pemilik lahan dan penggarap dengan pembagian hasil yang ditentukan oleh penggarap.Pemilik lahan biasanya mendatangi penggarap untuk menawarkan lahan untuk digarap karena ada beberapa pemilik lahan yang tidak mampu menggarap sendiri.Transaksi penyerahan lahan kepada penggarap yang sudah dipercaya dan pandai dalam mengurus lahan dengan menggunakan akad Muzara'ah, di mana bibit dari pemilik lahan sedangkan penggarap hanya bekerja, merawat sampai panen.Jangka waktu kerjasama tergantung dari keinginan kedua belah pihak untuk berhenti atau lanjut karena sebelumnya tidak ada ketentuan di antara mereka.Ketentuan bagi hasil panen, pemilik lahan memasrahkan sepenuhnya kepada penggarap.Hukum Islam terhadap bagi hasil sistem Partelon dengan akad Muzara'ah di Desa Potoan Daja adalah mubah karena sistem prakteknya sudah sesuai dengan rukun dan syarat bagi hasil dengan sistem Muzara'ah.Pelaksanaan kerjasama bagi hasil tersebut dilakukan atas dasar sama-sama rela dan saling tolong menolong sesuai dengan syariat Islam Muzara'ah adalah kerjasama antara pemilik lahan dan penggarap, di mana benih pertanian ditanggung oleh pemilik lahan dan penggarap sebagai penerima jasa kerja. Pelaksanaan bagi hasil pertanian atau Muzara'ah adalah kerjasama dalam bidang pertanian antara penggarap dan pemilik lahan dengan perjanjian bagi hasil Partelon tanpa batasan waktu. Pembagian hasil sistem Partelon yang dilaksanakan oleh kedua belah pihak tidak sama dengan pembagian hasil yang seharusnya dilakukan oleh mayoritas masyarakat di desa tersebut,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-5e6ba.webp" title="JURIS - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-5e6ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-5e6ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-5e6ba.webp 1x" title="JURIS - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-670b2.webp" title="JURIS - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-670b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-670b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-670b2.webp 1x" title="JURIS - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-8a6fe.webp" title="JURIS - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-8a6fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-8a6fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-8a6fe.webp 1x" title="JURIS - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39910-hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor" title="JURIS - Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah" target="_blank">Sistem Bagi Hasil Partelon Petani Padi Di Palengaan Kabupaten Pamekasan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sistem bagi hasil Partelon dengan akad Muzara'ah di Desa Potoan Daja dengan sistem bagi hasil yang diterapkan di desa-desa lain di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi dari sistem bagi hasil Partelon terhadap masyarakat Desa Potoan Daja, terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi. Terakhir, penelitian tentang peran dan tanggung jawab pemerintah dalam mendukung dan mengatur sistem bagi hasil Partelon dengan akad Muzara'ah di Desa Potoan Daja dapat menjadi topik menarik untuk diteliti lebih lanjut..
<br>Kerjasama dengan sistem akad Muzara'ah sudah lama diterapkan di Desa Potoan Daja, Palengaan, Kabupaten Pamekasan.Dalam penerapannya, transaksi bersifat personal atau privat, hanya melibatkan pemilik lahan dan penggarap dengan pembagian hasil yang ditentukan oleh penggarap.Pemilik lahan biasanya mendatangi penggarap untuk menawarkan lahan untuk digarap karena ada beberapa pemilik lahan yang tidak mampu menggarap sendiri.Transaksi penyerahan lahan kepada penggarap yang sudah dipercaya dan pandai dalam mengurus lahan dengan menggunakan akad Muzara'ah, di mana bibit dari pemilik lahan sedangkan penggarap hanya bekerja, merawat sampai panen.Jangka waktu kerjasama tergantung dari keinginan kedua belah pihak untuk berhenti atau lanjut karena sebelumnya tidak ada ketentuan di antara mereka.Ketentuan bagi hasil panen, pemilik lahan memasrahkan sepenuhnya kepada penggarap.Hukum Islam terhadap bagi hasil sistem Partelon dengan akad Muzara'ah di Desa Potoan Daja adalah mubah karena sistem prakteknya sudah sesuai dengan rukun dan syarat bagi hasil dengan sistem Muzara'ah.Pelaksanaan kerjasama bagi hasil tersebut dilakukan atas dasar sama-sama rela dan saling tolong menolong sesuai dengan syariat Islam
<br>Muzara'ah adalah kerjasama antara pemilik lahan dan penggarap, di mana benih pertanian ditanggung oleh pemilik lahan dan penggarap sebagai penerima jasa kerja. Pelaksanaan bagi hasil pertanian atau Muzara'ah adalah kerjasama dalam bidang pertanian antara penggarap dan pemilik lahan dengan perjanjian bagi hasil Partelon tanpa batasan waktu. Pembagian hasil sistem Partelon yang dilaksanakan oleh kedua belah pihak tidak sama dengan pembagian hasil yang seharusnya dilakukan oleh mayoritas masyarakat di desa tersebut,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-5e6ba.webp" type="image/webp" length="30722" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-5e6ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-670b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/hasil-panen-tabulampot-sistem-pra-m-paspor-pembagi-thumb-8a6fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8359-teraju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39912-islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">b0cc8c326444f763889a2b7e0d771943</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 11:12:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ p3m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[p3m,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan kajian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai dampak psikologis terhadap anak-anak yang tumbuh dalam keluarga dengan orang tua bekerja, khususnya pada usia dini. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam: Berdasarkan kajian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai dampak psikologis terhadap anak-anak yang tumbuh dalam keluarga dengan orang tua bekerja, khususnya pada usia dini. Kedua, perlu adanya studi komparatif mengenai peran isteri dalam keluarga di berbagai budaya dan agama untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan peran dan kebahagiaan keluarga. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam mengenai pengalaman isteri yang berkarir dalam menghadapi tantangan dan peluang dalam menyeimbangkan peran sebagai ibu, istri, dan profesional, serta strategi yang mereka gunakan untuk mengatasi konflik dan mencapai keseimbangan. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran isteri dalam keluarga modern dan memberikan rekomendasi kebijakan yang mendukung kesejahteraan keluarga.. Berdasarkan pemaparan penulis di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa sejarah sebelum Islam memang sangat memarginalkan seorang wanita.Hal ini berlangsung sebentar, baru kemudian Islam datang untuk meluruskan ajaran tersebut.Awal-awal Islam pun peran wanita tidak kemudian berubah total dari sejarah sebelumnya, karena kondisi sosial pun masih kurang mendukung.Peran isteri modern ini cenderung tidak hanya sebagai ibu rumah tangga dikarenakan konteks di Indonesia masa kini memang mendukung karir isteri.Isteri yang berkarir, tidak dilarang di dalam Islam.Isteri yang memilih berkarir harus tetap selalu berkomunikasi dengan keluarga terutama suami dalam segala hal.Isteri harus tetap taat kepada suami selagi suami tidak bermaksud untuk menjajah isteri Artikel ini menelaah peran isteri sesuai dengan sejarah sosial pemikiran hukum Islam, memahami konteks peran isteri dan meneladani motivasi pada setiap tahap sejarah, akan membantu mengaplikasikan peran seorang isteri sesuai dengan tujuan dan maksud yang dicita-citakan untuk masa kini bahkan yang akan datang. Penulis menggunakan Teori teks dan Konteks oleh Ali SyariAoati yang digunakan oleh penulis menelaah permasalahan yang ada sehingga diharapkan dapat menelaah pergeseran peran isteri dari masa ke masa. Hal ini bertujuan agar keutuhan keluarga tetap tercipta hingga kapanpun sesuai dengan ajaran Islam. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-9366c.webp" title="JURIS - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-9366c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-9366c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-9366c.webp 1x" title="JURIS - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam" alt="JURIS - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-c5093.webp" title="JURIS - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-c5093.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-c5093.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-c5093.webp 1x" title="JURIS - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam" alt="JURIS - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-fced8.webp" title="JURIS - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-fced8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-fced8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-fced8.webp 1x" title="JURIS - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam" alt="JURIS - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39912-islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran" title="JURIS - Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam" target="_blank">Peran Isteri Dalam Keluarga Masa Kini Telaah Sejarah Sosial Pemikiran Hukum Islam</a>: Berdasarkan kajian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai dampak psikologis terhadap anak-anak yang tumbuh dalam keluarga dengan orang tua bekerja, khususnya pada usia dini. Kedua, perlu adanya studi komparatif mengenai peran isteri dalam keluarga di berbagai budaya dan agama untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan peran dan kebahagiaan keluarga. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam mengenai pengalaman isteri yang berkarir dalam menghadapi tantangan dan peluang dalam menyeimbangkan peran sebagai ibu, istri, dan profesional, serta strategi yang mereka gunakan untuk mengatasi konflik dan mencapai keseimbangan. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran isteri dalam keluarga modern dan memberikan rekomendasi kebijakan yang mendukung kesejahteraan keluarga..
<br>Berdasarkan pemaparan penulis di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa sejarah sebelum Islam memang sangat memarginalkan seorang wanita.Hal ini berlangsung sebentar, baru kemudian Islam datang untuk meluruskan ajaran tersebut.Awal-awal Islam pun peran wanita tidak kemudian berubah total dari sejarah sebelumnya, karena kondisi sosial pun masih kurang mendukung.Peran isteri modern ini cenderung tidak hanya sebagai ibu rumah tangga dikarenakan konteks di Indonesia masa kini memang mendukung karir isteri.Isteri yang berkarir, tidak dilarang di dalam Islam.Isteri yang memilih berkarir harus tetap selalu berkomunikasi dengan keluarga terutama suami dalam segala hal.Isteri harus tetap taat kepada suami selagi suami tidak bermaksud untuk menjajah isteri
<br>Artikel ini menelaah peran isteri sesuai dengan sejarah sosial pemikiran hukum Islam, memahami konteks peran isteri dan meneladani motivasi pada setiap tahap sejarah, akan membantu mengaplikasikan peran seorang isteri sesuai dengan tujuan dan maksud yang dicita-citakan untuk masa kini bahkan yang akan datang. Penulis menggunakan Teori teks dan Konteks oleh Ali SyariAoati yang digunakan oleh penulis menelaah permasalahan yang ada sehingga diharapkan dapat menelaah pergeseran peran isteri dari masa ke masa. Hal ini bertujuan agar keutuhan keluarga tetap tercipta hingga kapanpun sesuai dengan ajaran Islam.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-fced8.webp" type="image/webp" length="132442" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-9366c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-c5093.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/islam-keluarga-modern-konteks-peran-wanita-ajaran-thumb-fced8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8359-teraju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39914-pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi</link>
	<guid isPermaLink="false">5113634ffa719e51ae2d2a1d7f37c8c2</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 11:03:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gs citation ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade hidayat ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,citation,gacor,gs,hidayat,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka di SMK dalam meningkatkan keselarasan antara keterampilan lulusan dan kebutuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran: Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka di SMK dalam meningkatkan keselarasan antara keterampilan lulusan dan kebutuhan industri. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan vokasi yang lebih fleksibel dan responsif terhadap perubahan kebutuhan pasar kerja, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan pembelajaran jarak jauh. Ketiga, penting untuk mengkaji peran dan efektivitas kerjasama antara SMK dan dunia industri dalam menyediakan kesempatan magang dan penempatan kerja bagi lulusan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan terukur untuk meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia, serta memastikan bahwa lulusan SMK memiliki keterampilan dan kompetensi yang relevan untuk bersaing di pasar kerja global.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan kejuruan, khususnya SMK, memiliki peran penting dalam mempersiapkan lulusan untuk dunia kerja di Indonesia.Namun, tingginya tingkat pengangguran di kalangan lulusan SMK menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kurikulum sekolah dan kebutuhan industri.Oleh karena itu, peningkatan kualitas kurikulum, pelatihan praktis yang lebih banyak, penguatan program kewirausahaan, dan peningkatan program Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi solusi strategis untuk mengatasi masalah ini Artikel kajian ini mengkaji korelasi antara pendidikan vokasi dan tingginya angka pengangguran di Indonesia, menekankan solusi prospektif bagi lulusan sekolah menengah kejuruan dan merumuskan strategi untuk mengurangi tingginya angka pengangguran di negara ini. Angka pengangguran di Indonesia tergolong tinggi, dan sekolah menengah kejuruan yang dimaksudkan untuk menyiapkan siswa untuk dunia kerja dan mengurangi pengangguran tidak sejalan dengan tujuan yang diinginkan. Kajian ini menggunakan metodologi penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-f7fa5.webp" title="JURIS - Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran: Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-f7fa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-f7fa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-f7fa5.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran: Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia" alt="JURIS - Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran: Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-9052b.webp" title="JURIS - Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran: Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-9052b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-9052b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-9052b.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran: Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia" alt="JURIS - Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran: Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39914-pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi" title="JURIS - Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran: Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia" target="_blank">Pendidikan Kejuruan dan Realita Pengangguran: Solusi untuk Masa Depan Lulusan SMK di Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka di SMK dalam meningkatkan keselarasan antara keterampilan lulusan dan kebutuhan industri. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan vokasi yang lebih fleksibel dan responsif terhadap perubahan kebutuhan pasar kerja, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan pembelajaran jarak jauh. Ketiga, penting untuk mengkaji peran dan efektivitas kerjasama antara SMK dan dunia industri dalam menyediakan kesempatan magang dan penempatan kerja bagi lulusan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan terukur untuk meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia, serta memastikan bahwa lulusan SMK memiliki keterampilan dan kompetensi yang relevan untuk bersaing di pasar kerja global..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan kejuruan, khususnya SMK, memiliki peran penting dalam mempersiapkan lulusan untuk dunia kerja di Indonesia.Namun, tingginya tingkat pengangguran di kalangan lulusan SMK menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kurikulum sekolah dan kebutuhan industri.Oleh karena itu, peningkatan kualitas kurikulum, pelatihan praktis yang lebih banyak, penguatan program kewirausahaan, dan peningkatan program Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi solusi strategis untuk mengatasi masalah ini
<br>Artikel kajian ini mengkaji korelasi antara pendidikan vokasi dan tingginya angka pengangguran di Indonesia, menekankan solusi prospektif bagi lulusan sekolah menengah kejuruan dan merumuskan strategi untuk mengurangi tingginya angka pengangguran di negara ini. Angka pengangguran di Indonesia tergolong tinggi, dan sekolah menengah kejuruan yang dimaksudkan untuk menyiapkan siswa untuk dunia kerja dan mengurangi pengangguran tidak sejalan dengan tujuan yang diinginkan. Kajian ini menggunakan metodologi penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-f7fa5.webp" type="image/webp" length="93520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-f7fa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/pendidikan-vokasi-smk-pengangguran-realita-solusi-thumb-9052b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2794-polraf.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11638-jurnal-pendidikan-vokasi-raflesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah TPA Kabupaten Tana Tidung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah TPA Kabupaten Tana Tidung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah TPA Kabupaten Tana Tidung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39913-instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat</link>
	<guid isPermaLink="false">ce4c04fc566fb4957401d595380895fc</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 09:40:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hms software ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ capitata l ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[capitata,header,hms,l,page,software]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk mendukung pengelolaan sampah dan peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Tana Tidung. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk mendukung pengelolaan sampah dan peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Tana Tidung. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode pengomposan, seperti pengomposan aerobik dan anaerobik, untuk menentukan metode yang paling sesuai dengan kondisi lingkungan dan karakteristik sampah di Kabupaten Tana Tidung. Hal ini penting untuk memastikan kualitas kompos yang dihasilkan optimal dan dapat memenuhi kebutuhan pupuk petani. Kedua, penelitian tentang pengaruh kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lokal di Kabupaten Tana Tidung sangat diperlukan. Dengan mengetahui jenis tanaman yang paling responsif terhadap penggunaan kompos, petani dapat mengoptimalkan pemanfaatan kompos untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Ketiga, penelitian mengenai potensi pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku kompos juga perlu dilakukan. Dengan memanfaatkan limbah pertanian, tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan pupuk organik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Tana Tidung.. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa jumlah dan volume timbunan sampah terus meningkat selama lima tahun terakhir.Pada tahun 2022, total volume sampah di Kabupaten Tana Tidung adalah 24.825 liter, dengan timbunan sampah yang sesuai sebesar 24.Pengolahan sampah menjadi kompos pada tahun 2022, menurut skenario pesimis, menghasilkan nol ton, sedangkan skenario moderat menghasilkan 17.273 ton, dan skenario optimis menghasilkan 19.Kompos yang cukup dapat digunakan oleh petani untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman Kabupaten Tana Tidung merupakan daerah pertanian yang didominasi, dengan sekitar 61,51 persen dari luas total wilayah kabupaten dialokasikan untuk tujuan pertanian, yang berjumlah 297.028,7 hektar. Meskipun memiliki FDS (Tempat Penampungan Akhir) yang membentang kurang lebih empat hektar dan dikelola melalui sistem sanitary landfill, daerah ini masih menggunakan sistem pembuangan sampah terbuka. Limbah organik yang ditemukan di FDS dapat diubah menjadi kompos, yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani di Kabupaten Tana Tidung. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan potensi produksi kompos di Kabupaten Tana Tidung. Penelitian dilakukan dari Mei 2022 hingga Januari 2023, hanya mengandalkan data sekunder. Data sekunder yang digunakan adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-eb0ef.webp" title="JURIS - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-eb0ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-eb0ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-eb0ef.webp 1x" title="JURIS - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung" alt="JURIS - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-51276.webp" title="JURIS - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-51276.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-51276.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-51276.webp 1x" title="JURIS - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung" alt="JURIS - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-c7bc4.webp" title="JURIS - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-c7bc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-c7bc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-c7bc4.webp 1x" title="JURIS - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung" alt="JURIS - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39913-instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat" title="JURIS - Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung" target="_blank">Potensi Produksi Kompos dari Limbah di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPA) Kabupaten Tana Tidung</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk mendukung pengelolaan sampah dan peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Tana Tidung. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode pengomposan, seperti pengomposan aerobik dan anaerobik, untuk menentukan metode yang paling sesuai dengan kondisi lingkungan dan karakteristik sampah di Kabupaten Tana Tidung. Hal ini penting untuk memastikan kualitas kompos yang dihasilkan optimal dan dapat memenuhi kebutuhan pupuk petani. Kedua, penelitian tentang pengaruh kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lokal di Kabupaten Tana Tidung sangat diperlukan. Dengan mengetahui jenis tanaman yang paling responsif terhadap penggunaan kompos, petani dapat mengoptimalkan pemanfaatan kompos untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Ketiga, penelitian mengenai potensi pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku kompos juga perlu dilakukan. Dengan memanfaatkan limbah pertanian, tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan pupuk organik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Tana Tidung..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa jumlah dan volume timbunan sampah terus meningkat selama lima tahun terakhir.Pada tahun 2022, total volume sampah di Kabupaten Tana Tidung adalah 24.825 liter, dengan timbunan sampah yang sesuai sebesar 24.Pengolahan sampah menjadi kompos pada tahun 2022, menurut skenario pesimis, menghasilkan nol ton, sedangkan skenario moderat menghasilkan 17.273 ton, dan skenario optimis menghasilkan 19.Kompos yang cukup dapat digunakan oleh petani untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman
<br>Kabupaten Tana Tidung merupakan daerah pertanian yang didominasi, dengan sekitar 61,51 persen dari luas total wilayah kabupaten dialokasikan untuk tujuan pertanian, yang berjumlah 297.028,7 hektar. Meskipun memiliki FDS (Tempat Penampungan Akhir) yang membentang kurang lebih empat hektar dan dikelola melalui sistem sanitary landfill, daerah ini masih menggunakan sistem pembuangan sampah terbuka. Limbah organik yang ditemukan di FDS dapat diubah menjadi kompos, yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani di Kabupaten Tana Tidung. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan potensi produksi kompos di Kabupaten Tana Tidung. Penelitian dilakukan dari Mei 2022 hingga Januari 2023, hanya mengandalkan data sekunder. Data sekunder yang digunakan adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-eb0ef.webp" type="image/webp" length="101562" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-eb0ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-51276.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/instalasi-pengolahan-sampah-data-sekunder-agregat-thumb-c7bc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10573-j-pen-borneo-jurnal-ilmu-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 18 Apr 2026 16:58:05 +0700. 12 items. Served in: 7.952 seconds [rss] -->
