<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 03 May 2026 05:54:10 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 05:54:10 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-03T05:54:10+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Inclusive Learning Freedom of Learning for Young Learner ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inclusive Learning Freedom of Learning for Young Learner ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inclusive Learning Freedom of Learning for Young Learner ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44644-guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-g</link>
	<guid isPermaLink="false">a26168f9b5c0bbbcab91b2eb7acb7aec</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:51:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jane doe ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[doe,header,jane,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas model pelatihan kompetensi guru diferensiasi melalui program pelatihan berbasis teknologi yang melibatkan guru TIK dan pakar inklusi, sehingga dapat diukur peningkatan pengetahuan dan praktik di kelas. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas model pelatihan kompetensi guru diferensiasi melalui program pelatihan berbasis teknologi yang melibatkan guru TIK dan pakar inklusi, sehingga dapat diukur peningkatan pengetahuan dan praktik di kelas. Selanjutnya, studi longitudinal dapat mengkaji dampak jangka panjang pengalaman belajar bagi anak berkebutuhan khusus, termasuk perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan akademik, dengan membandingkan kelompok yang menerima PPI berbasis skrining sistematis dan kelompok yang tidak. Akhirnya, penelitian dapat meninjau peran media sosial dan aplikasi komunikasi dalam meningkatkan kolaborasi antara guru, GPK, orang tua, dan profesional kesehatan, sehingga memperkuat jaringan dukungan dan mitigasi resistensi orang tua terhadap hasil asesmen.. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di lingkungan PAUD inklusif dapat berhasil bila didukung oleh proses skrining dan asesmen yang sistematis, perencanaan pembelajaran individual (PPI), serta keterlibatan guru pendamping khusus (GPK).Model ini menempatkan perhatian pada kebutuhan, kekuatan, dan kondisi setiap anak, sehingga memperkuat partisipasi dan integrasi sosial antara peserta didik reguler dan yang berkebutuhan khusus.Tantangan utama terletak pada keterbatasan kompetensi guru, kurangnya pelatihan komprehensif, dan resistensi orang tua, yang perlu diatasi melalui peningkatan kapasitas profesional dan komunikasi yang lebih intensif Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) inklusif melalui studi kasus di TK Budi Mulia Dua Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Empat responden dilibatkan, yaitu kepala sekolah, dua guru kelas, dan satu guru pendamping khusus (GPK). Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, serta analisis dokumen rencana pembelajaran dan program pembelajaran individual (PPI). Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, kategorisasi, dan triangulasi untuk memastikan validitas dan ketepatan interpretasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi diawali dengan skrining dan asesmen perkembangan anak yang dilakukan secara sistematis, kemudian digunakan sebagai dasar penyusunan PPI yang dirancang sesuai kebutuhan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-f49f2.webp" title="JURIS - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-f49f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-f49f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-f49f2.webp 1x" title="JURIS - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner" alt="JURIS - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-645f4.webp" title="JURIS - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-645f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-645f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-645f4.webp 1x" title="JURIS - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner" alt="JURIS - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-2ab65.webp" title="JURIS - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-2ab65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-2ab65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-2ab65.webp 1x" title="JURIS - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner" alt="JURIS - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44644-guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-g" title="JURIS - Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner" target="_blank">Inclusive Learning: Freedom of Learning for Young Learner</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas model pelatihan kompetensi guru diferensiasi melalui program pelatihan berbasis teknologi yang melibatkan guru TIK dan pakar inklusi, sehingga dapat diukur peningkatan pengetahuan dan praktik di kelas. Selanjutnya, studi longitudinal dapat mengkaji dampak jangka panjang pengalaman belajar bagi anak berkebutuhan khusus, termasuk perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan akademik, dengan membandingkan kelompok yang menerima PPI berbasis skrining sistematis dan kelompok yang tidak. Akhirnya, penelitian dapat meninjau peran media sosial dan aplikasi komunikasi dalam meningkatkan kolaborasi antara guru, GPK, orang tua, dan profesional kesehatan, sehingga memperkuat jaringan dukungan dan mitigasi resistensi orang tua terhadap hasil asesmen..
<br>Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di lingkungan PAUD inklusif dapat berhasil bila didukung oleh proses skrining dan asesmen yang sistematis, perencanaan pembelajaran individual (PPI), serta keterlibatan guru pendamping khusus (GPK).Model ini menempatkan perhatian pada kebutuhan, kekuatan, dan kondisi setiap anak, sehingga memperkuat partisipasi dan integrasi sosial antara peserta didik reguler dan yang berkebutuhan khusus.Tantangan utama terletak pada keterbatasan kompetensi guru, kurangnya pelatihan komprehensif, dan resistensi orang tua, yang perlu diatasi melalui peningkatan kapasitas profesional dan komunikasi yang lebih intensif
<br>Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) inklusif melalui studi kasus di TK Budi Mulia Dua Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Empat responden dilibatkan, yaitu kepala sekolah, dua guru kelas, dan satu guru pendamping khusus (GPK). Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, serta analisis dokumen rencana pembelajaran dan program pembelajaran individual (PPI). Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, kategorisasi, dan triangulasi untuk memastikan validitas dan ketepatan interpretasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi diawali dengan skrining dan asesmen perkembangan anak yang dilakukan secara sistematis, kemudian digunakan sebagai dasar penyusunan PPI yang dirancang sesuai kebutuhan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-645f4.webp" type="image/webp" length="98130" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-f49f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-645f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/guru-kelas-mata-peran-pendamping-kompetensi-ipa-ke-thumb-2ab65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6170-jurnal-anak-usia-holistik-integratif-audhi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44652-fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa</link>
	<guid isPermaLink="false">b780345a82c5c320510cc6416226d3fb</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:51:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaan media pembelajaran digital yang berbeda, seperti aplikasi berbasis augmented reality ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaan media pembelajaran digital yang berbeda, seperti aplikasi berbasis augmented reality atau virtual reality, untuk meningkatkan literasi bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran blended learning yang mengkombinasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring berbasis teknologi, untuk memaksimalkan potensi pembelajaran siswa. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari program English Day terhadap motivasi belajar dan prestasi akademik siswa dalam mata pelajaran bahasa Inggris, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan program ini di sekolah-sekolah lain. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif dan inovatif bagi siswa sekolah dasar di Indonesia.. Kegiatan English Day berbasis media interaktif Genially dan Quizizz di SD Muhammadiyah 1 Banjarmasin berhasil menjawab permasalahan rendahnya literasi bahasa Inggris siswa sekolah dasar.Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan komunikatif, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan pada aspek kosakata deskriptif dan tata bahasa sederhana.Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif sebagai model pembelajaran yang dapat mendukung peningkatan literasi bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar Permasalahan literasi bahasa Inggris di sekolah dasar masih menjadi tantangan, termasuk di SD Muhammadiyah 1 Banjarmasin, di mana siswa mengalami kesulitan dalam penguasaan kosakata, pemahaman tata bahasa sederhana, serta kurangnya kesempatan praktik berbahasa. Program PKM ini menawarkan solusi melalui pelatihan media pembelajaran inovatif bagi guru serta penerapan kegiatan English Day berbasis teknologi untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa. Program dilaksanakan dengan memanfaatkan media digital seperti Genially dan Quizizz yang diintegrasikan dalam aktivitas English Day dengan pendampingan guru. Kegiatan diikuti oleh 10 guru dan 32 siswa kelas V dan VI. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi kegiatan English Day berbasis media digital, pendampingan, serta evaluasi menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-1b9c4.webp" title="JURIS - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-1b9c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-1b9c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-1b9c4.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif" alt="JURIS - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-2309d.webp" title="JURIS - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-2309d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-2309d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-2309d.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif" alt="JURIS - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-fa60a.webp" title="JURIS - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-fa60a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-fa60a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-fa60a.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif" alt="JURIS - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44652-fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa" title="JURIS - Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif" target="_blank">Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan English Day berbasis Media Pembelajaran Inovatif</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaan media pembelajaran digital yang berbeda, seperti aplikasi berbasis augmented reality atau virtual reality, untuk meningkatkan literasi bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran blended learning yang mengkombinasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring berbasis teknologi, untuk memaksimalkan potensi pembelajaran siswa. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari program English Day terhadap motivasi belajar dan prestasi akademik siswa dalam mata pelajaran bahasa Inggris, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan program ini di sekolah-sekolah lain. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif dan inovatif bagi siswa sekolah dasar di Indonesia..
<br>Kegiatan English Day berbasis media interaktif Genially dan Quizizz di SD Muhammadiyah 1 Banjarmasin berhasil menjawab permasalahan rendahnya literasi bahasa Inggris siswa sekolah dasar.Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan komunikatif, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan pada aspek kosakata deskriptif dan tata bahasa sederhana.Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif sebagai model pembelajaran yang dapat mendukung peningkatan literasi bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar
<br>Permasalahan literasi bahasa Inggris di sekolah dasar masih menjadi tantangan, termasuk di SD Muhammadiyah 1 Banjarmasin, di mana siswa mengalami kesulitan dalam penguasaan kosakata, pemahaman tata bahasa sederhana, serta kurangnya kesempatan praktik berbahasa. Program PKM ini menawarkan solusi melalui pelatihan media pembelajaran inovatif bagi guru serta penerapan kegiatan English Day berbasis teknologi untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa. Program dilaksanakan dengan memanfaatkan media digital seperti Genially dan Quizizz yang diintegrasikan dalam aktivitas English Day dengan pendampingan guru. Kegiatan diikuti oleh 10 guru dan 32 siswa kelas V dan VI. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi kegiatan English Day berbasis media digital, pendampingan, serta evaluasi menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-fa60a.webp" type="image/webp" length="116624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-1b9c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-2309d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/fun-english-day-problematika-pembelajaran-bahasa-a-thumb-fa60a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6173-jurnal-pemberdayaan-masyarakat-universitas-al-azhar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44651-problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan</link>
	<guid isPermaLink="false">b7073e404de6c68caf6583d8183d0066</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:51:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berbagai penelitian selanjutnya dapat menerapkan pendekatan deep learning ke dalam mata pelajaran lain selain Bahasa Indonesia, misalnya matematika dan ilmu pengetahuan alam, untuk mengkaji dampaknya terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning: Berbagai penelitian selanjutnya dapat menerapkan pendekatan deep learning ke dalam mata pelajaran lain selain Bahasa Indonesia, misalnya matematika dan ilmu pengetahuan alam, untuk mengkaji dampaknya terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian juga dapat memperluas cakupan pelatihan dengan menambahkan modul tentang penggunaan alat digital interaktif (misalnya aplikasi pembelajaran berbasis AI) agar guru dapat merancang perangkat pembelajaran yang lebih adaptif dan menarik. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang program pelatihan ini, baik dalam peningkatan kompetensi guru maupun perubahan hasil belajar siswa, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan penerapan deep learning di lingkungan sekolah.. Program pengabdian kepada masyarakat berhasil memberikan pelatihan intensif kepada guru Bahasa Indonesia SMP di Kota Yogyakarta mengenai penerapan pendekatan deep learning.Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi pedagogik dan profesional guru, dengan 87,2A% dari peserta menjawab benar seluruh soal.Evaluasi program mengonfirmasi bahwa 78A% guru sangat setuju pelatihan ini meningkatkan kesiapan mereka untuk menerapkan perangkat pembelajaran berbasis deep learning di sekolah Implementasi pendekatan deep learning pada saat ini menjadi pelengkap pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Namun, penerapan deep learning di SMP Kota Yogyakarta masih menghadapi beberapa permasalahan yang perlu diatasi agar dapat diterapkan secara optimal. Berdasarkan analisis terhadap berbagai kendala tersebut, terlihat bahwa kurangnya kesiapan guru, belum optimalnya penyusunan modul ajar, dan terbatasnya bahan bacaan yang mendorong pemecahan masalah menjadi hambatan utama. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan pelatihan dan pendampingan intensif bagi guru Bahasa Indonesia SMP di Kota Yogyakarta. Pelatihan dan pendampingan guru ini mencakup pemahaman terkait strategi meaningful,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-70a70.webp" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-70a70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-70a70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-70a70.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning" alt="JURIS - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-f2ff8.webp" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-f2ff8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-f2ff8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-f2ff8.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning" alt="JURIS - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-b7d15.webp" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-b7d15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-b7d15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-b7d15.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning" alt="JURIS - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44651-problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan" title="JURIS - Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning" target="_blank">Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta  dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning</a>: Berbagai penelitian selanjutnya dapat menerapkan pendekatan deep learning ke dalam mata pelajaran lain selain Bahasa Indonesia, misalnya matematika dan ilmu pengetahuan alam, untuk mengkaji dampaknya terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian juga dapat memperluas cakupan pelatihan dengan menambahkan modul tentang penggunaan alat digital interaktif (misalnya aplikasi pembelajaran berbasis AI) agar guru dapat merancang perangkat pembelajaran yang lebih adaptif dan menarik. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang program pelatihan ini, baik dalam peningkatan kompetensi guru maupun perubahan hasil belajar siswa, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan penerapan deep learning di lingkungan sekolah..
<br>Program pengabdian kepada masyarakat berhasil memberikan pelatihan intensif kepada guru Bahasa Indonesia SMP di Kota Yogyakarta mengenai penerapan pendekatan deep learning.Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi pedagogik dan profesional guru, dengan 87,2A% dari peserta menjawab benar seluruh soal.Evaluasi program mengonfirmasi bahwa 78A% guru sangat setuju pelatihan ini meningkatkan kesiapan mereka untuk menerapkan perangkat pembelajaran berbasis deep learning di sekolah
<br>Implementasi pendekatan deep learning pada saat ini menjadi pelengkap pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Namun, penerapan deep learning di SMP Kota Yogyakarta masih menghadapi beberapa permasalahan yang perlu diatasi agar dapat diterapkan secara optimal. Berdasarkan analisis terhadap berbagai kendala tersebut, terlihat bahwa kurangnya kesiapan guru, belum optimalnya penyusunan modul ajar, dan terbatasnya bahan bacaan yang mendorong pemecahan masalah menjadi hambatan utama. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan pelatihan dan pendampingan intensif bagi guru Bahasa Indonesia SMP di Kota Yogyakarta. Pelatihan dan pendampingan guru ini mencakup pemahaman terkait strategi meaningful,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-f2ff8.webp" type="image/webp" length="107378" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-70a70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-f2ff8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-pengembangan-thumb-b7d15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6173-jurnal-pemberdayaan-masyarakat-universitas-al-azhar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen Analisis Wacana Kritis Teun A Van Dijk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen Analisis Wacana Kritis Teun A Van Dijk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen Analisis Wacana Kritis Teun A Van Dijk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44661-struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-wa</link>
	<guid isPermaLink="false">11903ac0bb58038c94c0957b262f919f</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:51:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ van dijk ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dijk,header,page,stats,van,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperluas kontribusi penelitian ini, pertama, lakukan studi komparatif tentang bagaimana lirik Rajieen mempengaruhi persepsi audiens di Timur Tengah dan Eropa, menggali perbedaan persepsi akibat konteks budaya dan media yang berbeda. Kedua, teliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk: Untuk memperluas kontribusi penelitian ini, pertama, lakukan studi komparatif tentang bagaimana lirik Rajieen mempengaruhi persepsi audiens di Timur Tengah dan Eropa, menggali perbedaan persepsi akibat konteks budaya dan media yang berbeda. Kedua, teliti interaksi antara lirik dan visualisasi musik video, menilai bagaimana elemen visual menambah atau mengubah makna wacana dan dampaknya terhadap emosi pendengar. Ketiga, evaluasi persepsi media lokal dan internasional terhadap lagu ini melalui analisis retorika dan bias, serta memetakan bagaimana lagu berfungsi sebagai alat resistensi digital dalam konteks kebijakan publik dan kebijakan asing yang mempengaruhi narasi konflik PalestinaAcIsrael.. Wacana genosida dalam lirik lagu Rajieen diungkap sebagai instrumen perlawanan struktural terhadap narasi global yang bias terhadap Palestina.Analisis wacana kritis menunjukkan bahwa lirik secara eksplisit menandai tindakan agresi sebagai upaya pemusnahan sistematis warga sipil, serta mengangkat solidaritas panAcArab untuk menantang standar ganda kemanusiaan.Lagu berfungsi sebagai kontraAcwacana yang menyeimbangkan ketimpangan kekuasaan informasi dan menjadi advokasi digital yang memperkuat kesadaran kolektif.Penelitian selanjutnya diusulkan untuk membandingkan dampak lirik terhadap audiens di berbagai wilayah guna memahami efektivitas seni dalam memodifikasi persepsi kognitif tentang konflik PalestinaAcIsrael Penelitian ini bermotivasi oleh eskalasi kekerasan pascaAcserangan Oktober 2023 yang memicu krisis kemanusiaan di Palestina dan mengekspresikan solidaritas melalui musik. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, lirik lagu Rajieen dianalisis melalui kerangka analisis wacana kritis Teun A. VanADijk, yang mencakup struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasilnya menunjukkan struktur makro lagu menekankan penderitaan dan ancaman pemusnahan massal, lirik kritik standar ganda kemanusiaan global, dan fungsi lagu sebagai kontraAcwacana terhadap narasi media dominan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-ded81.webp" title="JURIS - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-ded81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-ded81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-ded81.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk" alt="JURIS - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-62d0c.webp" title="JURIS - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-62d0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-62d0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-62d0c.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk" alt="JURIS - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-b5bb9.webp" title="JURIS - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-b5bb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-b5bb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-b5bb9.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk" alt="JURIS - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44661-struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-wa" title="JURIS - Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk" target="_blank">Konstruksi Wacana Genosida dalam Lirik Lagu Rajieen: Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk</a>: Untuk memperluas kontribusi penelitian ini, pertama, lakukan studi komparatif tentang bagaimana lirik Rajieen mempengaruhi persepsi audiens di Timur Tengah dan Eropa, menggali perbedaan persepsi akibat konteks budaya dan media yang berbeda. Kedua, teliti interaksi antara lirik dan visualisasi musik video, menilai bagaimana elemen visual menambah atau mengubah makna wacana dan dampaknya terhadap emosi pendengar. Ketiga, evaluasi persepsi media lokal dan internasional terhadap lagu ini melalui analisis retorika dan bias, serta memetakan bagaimana lagu berfungsi sebagai alat resistensi digital dalam konteks kebijakan publik dan kebijakan asing yang mempengaruhi narasi konflik PalestinaAcIsrael..
<br>Wacana genosida dalam lirik lagu Rajieen diungkap sebagai instrumen perlawanan struktural terhadap narasi global yang bias terhadap Palestina.Analisis wacana kritis menunjukkan bahwa lirik secara eksplisit menandai tindakan agresi sebagai upaya pemusnahan sistematis warga sipil, serta mengangkat solidaritas panAcArab untuk menantang standar ganda kemanusiaan.Lagu berfungsi sebagai kontraAcwacana yang menyeimbangkan ketimpangan kekuasaan informasi dan menjadi advokasi digital yang memperkuat kesadaran kolektif.Penelitian selanjutnya diusulkan untuk membandingkan dampak lirik terhadap audiens di berbagai wilayah guna memahami efektivitas seni dalam memodifikasi persepsi kognitif tentang konflik PalestinaAcIsrael
<br>Penelitian ini bermotivasi oleh eskalasi kekerasan pascaAcserangan Oktober 2023 yang memicu krisis kemanusiaan di Palestina dan mengekspresikan solidaritas melalui musik. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, lirik lagu Rajieen dianalisis melalui kerangka analisis wacana kritis Teun A. VanADijk, yang mencakup struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasilnya menunjukkan struktur makro lagu menekankan penderitaan dan ancaman pemusnahan massal, lirik kritik standar ganda kemanusiaan global, dan fungsi lagu sebagai kontraAcwacana terhadap narasi media dominan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-62d0c.webp" type="image/webp" length="109304" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-ded81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-62d0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/struktur-teks-lagu-konstruksi-wacana-politik-kriti-thumb-b5bb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6172-jurnal-al-azhar-indonesia-seri-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka teki Rumah Aneh Henna Ie ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka teki Rumah Aneh Henna Ie ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka teki Rumah Aneh Henna Ie ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44663-struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-r</link>
	<guid isPermaLink="false">27f2c7cbaa7a47e9dd5943ea293c74b7</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:26:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ van dijk ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dijk,header,page,stats,van,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis representasi arsitektur domestik sebagai perangkat ideologis dalam karya sastra Jepang kontemporer lainnya, untuk memahami lebih jauh relasi antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie): Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis representasi arsitektur domestik sebagai perangkat ideologis dalam karya sastra Jepang kontemporer lainnya, untuk memahami lebih jauh relasi antara ruang, genealogis, dan reproduksi kuasa dalam narasi populer. (2) Menelaah bagaimana transformasi sosial dan ekonomi di Jepang sejak akhir abad ke-20 hingga awal abad ke-21 telah mengubah relasi kerja, pernikahan, dan kehidupan keluarga, sehingga menciptakan dinamika baru dalam hubungan antar generasi dalam keluarga. (3) Mengkaji bagaimana sistem ie, meskipun telah melemah secara legal, nilai kesinambungan keluarga tetap bertahan dalam praktik simbolik, termasuk dalam pengelolaan properti dan ruang domestik, serta bagaimana hal ini merefleksikan ketegangan antara modernitas dan tradisi dalam masyarakat Jepang kontemporer.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie) karya Uketsu, konflik keluarga tidak dikonstruksi melalui pertentangan dialogis yang eksplisit, melainkan melalui struktur relasi kuasa yang dilembagakan dalam institusi domestik.Konflik orang tua anak hadir sebagai ketegangan struktural yang dimaterialkan melalui isolasi ruang, pengendalian visibilitas, pencabutan legitimasi genealogis, serta tekanan suksesi yang menempatkan individu sebagai fungsi dalam kesinambungan garis keturunan.Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa denah rumah berfungsi sebagai simbol ideologis sekaligus mekanisme reproduksi kuasa.Keberadaan ruang tanpa jendela, kamar yang disamarkan, tata letak yang diwariskan, serta kewajiban membangun rumah sesuai desain keluarga menegaskan bahwa arsitektur tidak netral, melainkan menjadi medium konkret yang mengatur mobilitas, menentukan visibilitas, dan menegaskan hierarki generasional.Dengan demikian, konflik tidak hanya direpresentasikan secara naratif, tetapi dipetakan dan dilembagakan dalam struktur ruang itu sendiri Penelitian ini mengkaji representasi konflik keluarga dalam Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie) karya Uketsu. Berbeda dari kajian sebelumnya yang cenderung menekankan konflik psikologis, penelitian ini memfokuskan pada konflik sebagai relasi kuasa generasional yang dimaterialkan melalui konfigurasi ruang domestik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana relasi kuasa dalam hubungan orang tuaAeanak bekerja melalui integrasi pendekatan sosiologi sastra, teori simbol dan kajian ruang. Penelitian ini menggunakan Metode Analisis Tekstual Kualitatif terhadap deskripsi naratif, konfigurasi ruang, dan wacana genealogis dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik keluarga tidak terutama diekspresikan melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-bf929.webp" title="JURIS - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-bf929.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-bf929.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-bf929.webp 1x" title="JURIS - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)" alt="JURIS - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-88941.webp" title="JURIS - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-88941.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-88941.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-88941.webp 1x" title="JURIS - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)" alt="JURIS - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-2d3bf.webp" title="JURIS - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-2d3bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-2d3bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-2d3bf.webp 1x" title="JURIS - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)" alt="JURIS - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44663-struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-r" title="JURIS - Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)" target="_blank">Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie)</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis representasi arsitektur domestik sebagai perangkat ideologis dalam karya sastra Jepang kontemporer lainnya, untuk memahami lebih jauh relasi antara ruang, genealogis, dan reproduksi kuasa dalam narasi populer. (2) Menelaah bagaimana transformasi sosial dan ekonomi di Jepang sejak akhir abad ke-20 hingga awal abad ke-21 telah mengubah relasi kerja, pernikahan, dan kehidupan keluarga, sehingga menciptakan dinamika baru dalam hubungan antar generasi dalam keluarga. (3) Mengkaji bagaimana sistem ie, meskipun telah melemah secara legal, nilai kesinambungan keluarga tetap bertahan dalam praktik simbolik, termasuk dalam pengelolaan properti dan ruang domestik, serta bagaimana hal ini merefleksikan ketegangan antara modernitas dan tradisi dalam masyarakat Jepang kontemporer..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie) karya Uketsu, konflik keluarga tidak dikonstruksi melalui pertentangan dialogis yang eksplisit, melainkan melalui struktur relasi kuasa yang dilembagakan dalam institusi domestik.Konflik orang tua anak hadir sebagai ketegangan struktural yang dimaterialkan melalui isolasi ruang, pengendalian visibilitas, pencabutan legitimasi genealogis, serta tekanan suksesi yang menempatkan individu sebagai fungsi dalam kesinambungan garis keturunan.Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa denah rumah berfungsi sebagai simbol ideologis sekaligus mekanisme reproduksi kuasa.Keberadaan ruang tanpa jendela, kamar yang disamarkan, tata letak yang diwariskan, serta kewajiban membangun rumah sesuai desain keluarga menegaskan bahwa arsitektur tidak netral, melainkan menjadi medium konkret yang mengatur mobilitas, menentukan visibilitas, dan menegaskan hierarki generasional.Dengan demikian, konflik tidak hanya direpresentasikan secara naratif, tetapi dipetakan dan dilembagakan dalam struktur ruang itu sendiri
<br>Penelitian ini mengkaji representasi konflik keluarga dalam Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie) karya Uketsu. Berbeda dari kajian sebelumnya yang cenderung menekankan konflik psikologis, penelitian ini memfokuskan pada konflik sebagai relasi kuasa generasional yang dimaterialkan melalui konfigurasi ruang domestik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana relasi kuasa dalam hubungan orang tuaAeanak bekerja melalui integrasi pendekatan sosiologi sastra, teori simbol dan kajian ruang. Penelitian ini menggunakan Metode Analisis Tekstual Kualitatif terhadap deskripsi naratif, konfigurasi ruang, dan wacana genealogis dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik keluarga tidak terutama diekspresikan melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-bf929.webp" type="image/webp" length="113204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-bf929.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-88941.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/struktur-ruang-hasil-konflik-psikologis-domestik-k-thumb-2d3bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6172-jurnal-al-azhar-indonesia-seri-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Usia Masa Kerja Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Usia Masa Kerja Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Usia Masa Kerja Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44658-inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa</link>
	<guid isPermaLink="false">09662e439af1546289bf2a9b001cadbc</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:26:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ van dijk ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dijk,header,page,stats,van,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan penelitian ke seluruh OPD di Pemda DIY untuk meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan penelitian ke seluruh OPD di Pemda DIY untuk meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kerja inovatif dari perspektif pegawai. Lebih lanjut, penelitian dapat menginvestigasi peran kepemimpinan transformasional dalam memediasi hubungan antara komunikasi organisasi, budaya organisasi, dan perilaku kerja inovatif. Penelitian ini dapat membantu organisasi dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk mendorong inovasi dan meningkatkan kinerja pelayanan publik. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan kerja yang lebih adaptif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi organisasi dan budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku kerja inovatif pegawai di Pemda DIY, sementara usia dan masa kerja tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Komunikasi yang efektif menciptakan ruang bagi pertukaran ide dan kolaborasi, sementara budaya organisasi yang adaptif mendorong kreativitas dan inovasi.Penguatan komunikasi dan budaya organisasi menjadi kunci dalam meningkatkan perilaku inovatif di sektor publik Inovasi berperan dalam meningkatkan kinerja organisasi, namun implementasinya sering terdapat resistensi dalam sistem birokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, masa kerja, komunikasi organisasi dan budaya organisasi terhadap perilaku kerja inovatif pegawai di Pemda DIY. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan Metode Analisis Uji Chi Square. Penelitian melibatkan 80 responden dari dua OPD yaitu Dinas Sosial DIY dan Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY dengan teknik random sampling. Hasil menunjukkan bahwa usia (p =... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-0facb.webp" title="JURIS - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-0facb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-0facb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-0facb.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY" alt="JURIS - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-e057a.webp" title="JURIS - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-e057a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-e057a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-e057a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY" alt="JURIS - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-eb497.webp" title="JURIS - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-eb497.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-eb497.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-eb497.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY" alt="JURIS - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44658-inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa" title="JURIS - Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY" target="_blank">Hubungan Usia, Masa Kerja, Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi dengan Perilaku Kerja Inovatif Pegawai Pemerintah Daerah DIY</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan penelitian ke seluruh OPD di Pemda DIY untuk meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kerja inovatif dari perspektif pegawai. Lebih lanjut, penelitian dapat menginvestigasi peran kepemimpinan transformasional dalam memediasi hubungan antara komunikasi organisasi, budaya organisasi, dan perilaku kerja inovatif. Penelitian ini dapat membantu organisasi dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk mendorong inovasi dan meningkatkan kinerja pelayanan publik. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan kerja yang lebih adaptif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi organisasi dan budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku kerja inovatif pegawai di Pemda DIY, sementara usia dan masa kerja tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Komunikasi yang efektif menciptakan ruang bagi pertukaran ide dan kolaborasi, sementara budaya organisasi yang adaptif mendorong kreativitas dan inovasi.Penguatan komunikasi dan budaya organisasi menjadi kunci dalam meningkatkan perilaku inovatif di sektor publik
<br>Inovasi berperan dalam meningkatkan kinerja organisasi, namun implementasinya sering terdapat resistensi dalam sistem birokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, masa kerja, komunikasi organisasi dan budaya organisasi terhadap perilaku kerja inovatif pegawai di Pemda DIY. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan Metode Analisis Uji Chi Square. Penelitian melibatkan 80 responden dari dua OPD yaitu Dinas Sosial DIY dan Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY dengan teknik random sampling. Hasil menunjukkan bahwa usia (p =...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-e057a.webp" type="image/webp" length="102046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-0facb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-e057a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/inovatif-pegawai-peran-kualitas-komunikasi-kerjasa-thumb-eb497.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6172-jurnal-al-azhar-indonesia-seri-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes The Case of The Adventure of Rinjani ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes The Case of The Adventure of Rinjani ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes The Case of The Adventure of Rinjani ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44655-hasil-pembelajaran-afektif-eval</link>
	<guid isPermaLink="false">2345d52667cb1f55cdf6a4e60b8c4271</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:26:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Evaluasi Empiris: Melakukan penelitian empiris yang menyeluruh untuk menguji efektivitas Adventure ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Evaluasi Empiris: Melakukan penelitian empiris yang menyeluruh untuk menguji efektivitas Adventure of Rinjani dalam meningkatkan hasil pembelajaran siswa, termasuk literasi sains, kreativitas, motivasi prestasi, dan sikap ilmiah. Penelitian ini dapat menggunakan desain eksperimental atau quasi-eksperimental untuk membandingkan hasil antara kelompok yang menggunakan Adventure of Rinjani dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini akan memberikan bukti empiris tentang manfaat dan dampak media pembelajaran berbasis game dalam konteks kelas yang nyata.2. Adaptasi Kurikulum: Menjelajahi cara-cara untuk mengadaptasi Adventure of Rinjani agar sesuai dengan kurikulum sains di berbagai negara atau wilayah. Penelitian ini dapat melibatkan analisis mendalam tentang bagaimana game dapat disesuaikan dengan standar kurikulum yang berbeda, baik dalam hal topik yang ditutupi maupun dalam hal pendekatan pembelajaran yang digunakan. Dengan demikian, game dapat menjadi alat yang fleksibel dan relevan untuk mendukung pembelajaran sains di berbagai konteks pendidikan.3. Pengaruh pada Motivasi dan Sikap: Memfokuskan penelitian pada pengaruh Adventure of Rinjani terhadap motivasi dan sikap ilmiah siswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana game dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar sains, mendorong mereka untuk terlibat secara aktif, dan mengembangkan sikap ilmiah yang positif. Selain itu, penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana game dapat memfasilitasi refleksi dan pemikiran kritis tentang isu-isu lingkungan, sehingga memperkuat pemahaman siswa tentang hubungan antara sains dan dunia nyata.. Penelitian ini memperkenalkan Adventure of Rinjani sebagai media pembelajaran sains yang dirancang dengan cermat, berbasis game, dan kontekstual, yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran Dick dan Carey dan dikombinasikan dengan pendekatan pembelajaran REACT.Adventure of Rinjani mengintegrasikan narasi, eksplorasi lingkungan, pemecahan masalah, dan refleksi penyelidikan dengan cara yang selaras dengan tujuan instruksional dan praktik terbaik yang muncul dalam pendidikan sains digital.Sebelum melaporkan hasil implementasi, artikel ini menyajikan kerangka konseptual yang menyeluruh yang memetakan elemen permainan ke empat variabel hasil pembelajaran kunci.literasi sains, kreativitas, motivasi prestasi, dan sikap ilmiah.Didukung oleh literatur penelitian terkini, mind map yang disajikan dalam artikel ini menggambarkan bagaimana mekanisme permainan tertentu, termasuk progresi level, panduan karakter, kuis, dan koleksi ensiklopedia flora dan fauna, dapat memupuk pemahaman kognitif, keterlibatan afektif, dan perkembangan perilaku dalam pembelajaran sains.Mind map berfungsi sebagai sintesis konseptual dan panduan instruksional untuk merancang lingkungan pembelajaran sains berbasis game.Mind map yang dihasilkan bukan hanya ringkasan visual, tetapi kerangka teoritis yang dapat memandu implementasi, evaluasi, dan penyempurnaan di masa mendatang.Mind map menyediakan alat praktis bagi pendidik dan perancang pembelajaran untuk menyelaraskan pengalaman pembelajaran berbasis game dengan berbagai tujuan pembelajaran.Penelitian ini berkontribusi pada diskusi yang lebih luas tentang inovasi pendidikan yang bermakna, di mana gamifikasi dan pembelajaran yang dikontekstualkan dapat diselaraskan untuk mendukung pemikiran interdisipliner dan keterampilan belajar seumur hidup.Di masa depan, diperlukan studi empiris untuk menguji efektivitas kerangka dalam konteks kelas, mengevaluasi hasil pembelajaran siswa, dan menyempurnakan Adventure of Rinjani berdasarkan umpan balik pengguna.Ketika pendidikan lingkungan dan pedagogi digital semakin terjalin, alat seperti Adventure of Rinjani memiliki potensi tidak hanya untuk mengajarkan sains, tetapi juga untuk menginspirasi rasa ingin tahu, tanggung jawab, dan kreativitas di antara siswa Artikel ini menyelidiki potensi pedagogis dari Adventure of Rinjani. Media pembelajaran sains yang dikontekstualkan dan digamifikasi ini sengaja diciptakan untuk mendukung pengembangan literasi sains, kreativitas, motivasi prestasi, dan sikap ilmiah siswa. Menanggapi permintaan yang semakin tinggi akan pendidikan sains yang bermakna dan menarik, artikel ini menyajikan kerangka yang dikembangkan melalui tinjauan literatur yang komprehensif dan proses desain instruksional yang dipandu oleh model Dick dan Carey, yang menginformasikan penciptaan permainan. Permainan Adventure of Rinjani mengadopsi model pembelajaran kontekstual, dengan memanfaatkan pendekatan REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring) dalam gameplay-nya. Permainan ini memiliki tujuh level, masing-masing... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-661a3.webp" title="JURIS - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-661a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-661a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-661a3.webp 1x" title="JURIS - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani" alt="JURIS - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-b6805.webp" title="JURIS - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-b6805.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-b6805.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-b6805.webp 1x" title="JURIS - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani" alt="JURIS - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-c4330.webp" title="JURIS - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-c4330.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-c4330.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-c4330.webp 1x" title="JURIS - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani" alt="JURIS - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44655-hasil-pembelajaran-afektif-eval" title="JURIS - Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani" target="_blank">Connecting Gamified Contextual Learning with Educational Outcomes: The Case of The Adventure of Rinjani</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Evaluasi Empiris: Melakukan penelitian empiris yang menyeluruh untuk menguji efektivitas Adventure of Rinjani dalam meningkatkan hasil pembelajaran siswa, termasuk literasi sains, kreativitas, motivasi prestasi, dan sikap ilmiah. Penelitian ini dapat menggunakan desain eksperimental atau quasi-eksperimental untuk membandingkan hasil antara kelompok yang menggunakan Adventure of Rinjani dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini akan memberikan bukti empiris tentang manfaat dan dampak media pembelajaran berbasis game dalam konteks kelas yang nyata.2. Adaptasi Kurikulum: Menjelajahi cara-cara untuk mengadaptasi Adventure of Rinjani agar sesuai dengan kurikulum sains di berbagai negara atau wilayah. Penelitian ini dapat melibatkan analisis mendalam tentang bagaimana game dapat disesuaikan dengan standar kurikulum yang berbeda, baik dalam hal topik yang ditutupi maupun dalam hal pendekatan pembelajaran yang digunakan. Dengan demikian, game dapat menjadi alat yang fleksibel dan relevan untuk mendukung pembelajaran sains di berbagai konteks pendidikan.3. Pengaruh pada Motivasi dan Sikap: Memfokuskan penelitian pada pengaruh Adventure of Rinjani terhadap motivasi dan sikap ilmiah siswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana game dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar sains, mendorong mereka untuk terlibat secara aktif, dan mengembangkan sikap ilmiah yang positif. Selain itu, penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana game dapat memfasilitasi refleksi dan pemikiran kritis tentang isu-isu lingkungan, sehingga memperkuat pemahaman siswa tentang hubungan antara sains dan dunia nyata..
<br>Penelitian ini memperkenalkan Adventure of Rinjani sebagai media pembelajaran sains yang dirancang dengan cermat, berbasis game, dan kontekstual, yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran Dick dan Carey dan dikombinasikan dengan pendekatan pembelajaran REACT.Adventure of Rinjani mengintegrasikan narasi, eksplorasi lingkungan, pemecahan masalah, dan refleksi penyelidikan dengan cara yang selaras dengan tujuan instruksional dan praktik terbaik yang muncul dalam pendidikan sains digital.Sebelum melaporkan hasil implementasi, artikel ini menyajikan kerangka konseptual yang menyeluruh yang memetakan elemen permainan ke empat variabel hasil pembelajaran kunci.literasi sains, kreativitas, motivasi prestasi, dan sikap ilmiah.Didukung oleh literatur penelitian terkini, mind map yang disajikan dalam artikel ini menggambarkan bagaimana mekanisme permainan tertentu, termasuk progresi level, panduan karakter, kuis, dan koleksi ensiklopedia flora dan fauna, dapat memupuk pemahaman kognitif, keterlibatan afektif, dan perkembangan perilaku dalam pembelajaran sains.Mind map berfungsi sebagai sintesis konseptual dan panduan instruksional untuk merancang lingkungan pembelajaran sains berbasis game.Mind map yang dihasilkan bukan hanya ringkasan visual, tetapi kerangka teoritis yang dapat memandu implementasi, evaluasi, dan penyempurnaan di masa mendatang.Mind map menyediakan alat praktis bagi pendidik dan perancang pembelajaran untuk menyelaraskan pengalaman pembelajaran berbasis game dengan berbagai tujuan pembelajaran.Penelitian ini berkontribusi pada diskusi yang lebih luas tentang inovasi pendidikan yang bermakna, di mana gamifikasi dan pembelajaran yang dikontekstualkan dapat diselaraskan untuk mendukung pemikiran interdisipliner dan keterampilan belajar seumur hidup.Di masa depan, diperlukan studi empiris untuk menguji efektivitas kerangka dalam konteks kelas, mengevaluasi hasil pembelajaran siswa, dan menyempurnakan Adventure of Rinjani berdasarkan umpan balik pengguna.Ketika pendidikan lingkungan dan pedagogi digital semakin terjalin, alat seperti Adventure of Rinjani memiliki potensi tidak hanya untuk mengajarkan sains, tetapi juga untuk menginspirasi rasa ingin tahu, tanggung jawab, dan kreativitas di antara siswa
<br>Artikel ini menyelidiki potensi pedagogis dari Adventure of Rinjani. Media pembelajaran sains yang dikontekstualkan dan digamifikasi ini sengaja diciptakan untuk mendukung pengembangan literasi sains, kreativitas, motivasi prestasi, dan sikap ilmiah siswa. Menanggapi permintaan yang semakin tinggi akan pendidikan sains yang bermakna dan menarik, artikel ini menyajikan kerangka yang dikembangkan melalui tinjauan literatur yang komprehensif dan proses desain instruksional yang dipandu oleh model Dick dan Carey, yang menginformasikan penciptaan permainan. Permainan Adventure of Rinjani mengadopsi model pembelajaran kontekstual, dengan memanfaatkan pendekatan REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring) dalam gameplay-nya. Permainan ini memiliki tujuh level, masing-masing...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-c4330.webp" type="image/webp" length="99788" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-661a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-b6805.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/hasil-pembelajaran-afektif-evaluasi-erd-penelitian-thumb-c4330.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1109-publication-center.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5497-indonesian-journal-teacher-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As Samra karya Nizar Qabbani Kajian Ilmu Bayan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As Samra karya Nizar Qabbani Kajian Ilmu Bayan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As Samra karya Nizar Qabbani Kajian Ilmu Bayan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44665-makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih</link>
	<guid isPermaLink="false">efdb529df132d731bde4d8ce3c116b2a</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:26:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ van dijk ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dijk,header,page,stats,van,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah penelitian yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan tasybih dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani: Kajian Ilmu Bayan: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah penelitian yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan tasybih dalam Diwan Qaalat Lii as-Samra berkontribusi pada pembentukan identitas dan ekspresi emosi penyair, dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya pada masa itu. Kedua, penelitian dapat memperluas analisis dengan mengkaji interaksi antara tasybih dengan gaya bahasa lain, seperti majaz dan kinayah, untuk memahami bagaimana elemen-elemen tersebut saling melengkapi dalam menciptakan makna puisi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan penggunaan tasybih dalam karya Nizar Qabbani dengan penyair Arab modern lainnya, guna mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dalam gaya bahasa dan pendekatan artistik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran tasybih dalam puisi Arab modern, serta kontribusinya terhadap perkembangan kajian balaghah dan sastra Arab.. Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani menunjukkan pemanfaatan gaya bahasa tasybih secara konsisten sebagai sarana pengungkapan makna.Berbagai bentuk tasybih yang variatif ditemukan, baik dari segi struktur maupun fungsinya.Jenis tasybih yang digunakan meliputi tasybih mursal, tasybih mufashshal, tasybih muAoakkad, tasybih baligh dan tasybih dhimni.Tujuan penggunaan tasybih dalam diwan tersebut tidak terbatas pada aspek estetis semata, melainkan berfungsi untuk menjelaskan keadaan Musyabbah, menegaskan intensitas makna atau menjelaskan kemungkinan terjadinya, serta memperindah atau memperburuk Musyabbah sesuai dengan konteks yang diungkapkan Qabbani.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian balaghah dan sastra Arab, khususnya dalam memahami fungsi stilistika atau gaya bahasa dalam puisi Arab modern Tasybih sebagai salah satu perangkat retorika utama dalam balaghah Arab memiliki peran penting dalam menciptakan keindahan bahasa serta memperjelas makna dalam karya sastra Arab, khususnya puisi. Diwan ini dipilih sebagai objek penelitian karena merupakan salah satu kumpulan puisi awal karya Qabbani yang kaya akan ungkapan figuratif, namun belum banyak dikaji secara khusus dari perspektif tasybih dengan pendekatan Ilm al-Bayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis dan fungsi tasybih dalam Diwan Qaalat Lii as-SamraAo karya Nizar Qabbani berdasarkan kerangka Ilm al-Bayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan retorika (balaghah). Data penelitian berupa bait-bait puisi yang mengandung tasybih dalam diwan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan pencatatan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-c4812.webp" title="JURIS - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-c4812.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-c4812.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-c4812.webp 1x" title="JURIS - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan" alt="JURIS - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-5780f.webp" title="JURIS - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-5780f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-5780f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-5780f.webp 1x" title="JURIS - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan" alt="JURIS - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-fd89f.webp" title="JURIS - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-fd89f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-fd89f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-fd89f.webp 1x" title="JURIS - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan" alt="JURIS - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44665-makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih" title="JURIS - Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan" target="_blank">Tasybih sebagai Retorika Representasi Imajinatif pada Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani:  Kajian Ilmu Bayan</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah penelitian yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan tasybih dalam Diwan Qaalat Lii as-Samra berkontribusi pada pembentukan identitas dan ekspresi emosi penyair, dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya pada masa itu. Kedua, penelitian dapat memperluas analisis dengan mengkaji interaksi antara tasybih dengan gaya bahasa lain, seperti majaz dan kinayah, untuk memahami bagaimana elemen-elemen tersebut saling melengkapi dalam menciptakan makna puisi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan penggunaan tasybih dalam karya Nizar Qabbani dengan penyair Arab modern lainnya, guna mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dalam gaya bahasa dan pendekatan artistik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran tasybih dalam puisi Arab modern, serta kontribusinya terhadap perkembangan kajian balaghah dan sastra Arab..
<br>Diwan Qaalat Lii As-Samra karya Nizar Qabbani menunjukkan pemanfaatan gaya bahasa tasybih secara konsisten sebagai sarana pengungkapan makna.Berbagai bentuk tasybih yang variatif ditemukan, baik dari segi struktur maupun fungsinya.Jenis tasybih yang digunakan meliputi tasybih mursal, tasybih mufashshal, tasybih muAoakkad, tasybih baligh dan tasybih dhimni.Tujuan penggunaan tasybih dalam diwan tersebut tidak terbatas pada aspek estetis semata, melainkan berfungsi untuk menjelaskan keadaan Musyabbah, menegaskan intensitas makna atau menjelaskan kemungkinan terjadinya, serta memperindah atau memperburuk Musyabbah sesuai dengan konteks yang diungkapkan Qabbani.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian balaghah dan sastra Arab, khususnya dalam memahami fungsi stilistika atau gaya bahasa dalam puisi Arab modern
<br>Tasybih sebagai salah satu perangkat retorika utama dalam balaghah Arab memiliki peran penting dalam menciptakan keindahan bahasa serta memperjelas makna dalam karya sastra Arab, khususnya puisi. Diwan ini dipilih sebagai objek penelitian karena merupakan salah satu kumpulan puisi awal karya Qabbani yang kaya akan ungkapan figuratif, namun belum banyak dikaji secara khusus dari perspektif tasybih dengan pendekatan Ilm al-Bayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis dan fungsi tasybih dalam Diwan Qaalat Lii as-SamraAo karya Nizar Qabbani berdasarkan kerangka Ilm al-Bayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan retorika (balaghah). Data penelitian berupa bait-bait puisi yang mengandung tasybih dalam diwan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan pencatatan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-5780f.webp" type="image/webp" length="108546" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-c4812.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-5780f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/makna-puisi-teori-sastra-arab-tasybih-ilm-al-bayan-thumb-fd89f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6172-jurnal-al-azhar-indonesia-seri-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Interaksi Orang tua Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11 15 tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Interaksi Orang tua Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11 15 tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Interaksi Orang tua Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11 15 tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44657-pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial</link>
	<guid isPermaLink="false">c5629800a72b390af84407f0f4406597</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:26:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ van dijk ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dijk,header,page,stats,van,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana interaksi digital antara orang tua dan anak memengaruhi perkembangan keterampilan sosial di usia 11Ac15Atahun, mengembangkan model intervensi berbasis teknologi yang mendukung komunikasi terbuka dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana interaksi digital antara orang tua dan anak memengaruhi perkembangan keterampilan sosial di usia 11Ac15Atahun, mengembangkan model intervensi berbasis teknologi yang mendukung komunikasi terbuka dan partisipatif; meneliti efek jangka panjang pola asuh autoritatif yang terintegrasi dengan nilai keagamaan dalam konteks keluarga muslim di Indonesia, serta membandingkan dampak pola asuh otoriter dan permisif terhadap adaptasi sosial anak dalam situasi pandemi dan era digital.. Interaksi orang tuaAcanak secara langsung memengaruhi pembentukan perilaku sosial anak usia 11Ac15Atahun.Komunikasi terbuka dan partisipatif mendorong anak menjadi lebih percaya diri, empatik, dan adaptif, sedangkan pola asuh otoriter menghasilkan anak patuh namun tertutup, dan pola permisif lemah menambah kurang struktur.Keterlibatan emosional yang kuat memperkuat keterampilan sosial, sementara minimnya dukungan afektif melemahkan ekspresi diri dan hubungan sosial Interaksi orang tuaAcanak berperan penting dalam membentuk keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika interaksi orang tuaAeanak dan dampaknya terhadap pembentukan perilaku sosial anak usia 11Ae15 tahun. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan pada tiga keluarga di Karawang, Madura dan Boyolali, melibatkan sembilan partisipan (ayah, ibu, anak) yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semiActerstruktur dan observasi terbatas dengan validitas dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan member checking. Analisis tematik berdasarkan model Miles & Huberman menghasilkan lima tema utama: (1) hubungan emosional orang tuaAcanak; (2) aktivitas harian dan kebersamaan; (3) pengambilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-e1414.webp" title="JURIS - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-e1414.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-e1414.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-e1414.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun" alt="JURIS - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-cec79.webp" title="JURIS - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-cec79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-cec79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-cec79.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun" alt="JURIS - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-474b4.webp" title="JURIS - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-474b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-474b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-474b4.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun" alt="JURIS - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44657-pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial" title="JURIS - Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun" target="_blank">Dinamika Interaksi Orang tua-Anak dan Dampaknya dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak Usia 11-15 tahun</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana interaksi digital antara orang tua dan anak memengaruhi perkembangan keterampilan sosial di usia 11Ac15Atahun, mengembangkan model intervensi berbasis teknologi yang mendukung komunikasi terbuka dan partisipatif; meneliti efek jangka panjang pola asuh autoritatif yang terintegrasi dengan nilai keagamaan dalam konteks keluarga muslim di Indonesia, serta membandingkan dampak pola asuh otoriter dan permisif terhadap adaptasi sosial anak dalam situasi pandemi dan era digital..
<br>Interaksi orang tuaAcanak secara langsung memengaruhi pembentukan perilaku sosial anak usia 11Ac15Atahun.Komunikasi terbuka dan partisipatif mendorong anak menjadi lebih percaya diri, empatik, dan adaptif, sedangkan pola asuh otoriter menghasilkan anak patuh namun tertutup, dan pola permisif lemah menambah kurang struktur.Keterlibatan emosional yang kuat memperkuat keterampilan sosial, sementara minimnya dukungan afektif melemahkan ekspresi diri dan hubungan sosial
<br>Interaksi orang tuaAcanak berperan penting dalam membentuk keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika interaksi orang tuaAeanak dan dampaknya terhadap pembentukan perilaku sosial anak usia 11Ae15 tahun. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan pada tiga keluarga di Karawang, Madura dan Boyolali, melibatkan sembilan partisipan (ayah, ibu, anak) yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semiActerstruktur dan observasi terbatas dengan validitas dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan member checking. Analisis tematik berdasarkan model Miles & Huberman menghasilkan lima tema utama: (1) hubungan emosional orang tuaAcanak; (2) aktivitas harian dan kebersamaan; (3) pengambilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-cec79.webp" type="image/webp" length="121612" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-e1414.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-cec79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/pola-asuh-nilai-adaptasi-sosial-anak-lksa-era-digi-thumb-474b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6172-jurnal-al-azhar-indonesia-seri-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44649-antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi</link>
	<guid isPermaLink="false">02d1b23005f031e29d874f08740c1d48</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:26:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan media AR berbasis budaya lokal lainnya yang terintegrasi ke dalam kurikulum nasional PAUD, agar dapat digunakan secara luas dan sistematis di berbagai daerah. Kedua, perlu dikaji efektivitas pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini: Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan media AR berbasis budaya lokal lainnya yang terintegrasi ke dalam kurikulum nasional PAUD, agar dapat digunakan secara luas dan sistematis di berbagai daerah. Kedua, perlu dikaji efektivitas pendekatan mentoring atau coaching jangka panjang dalam mempertahankan dan meningkatkan keterampilan guru setelah pelatihan, untuk memastikan keberlanjutan implementasi media AR di kelas. Ketiga, penting untuk meneliti kesiapan infrastruktur teknologi dan kebutuhan pelatihan guru di daerah 3T, agar strategi transformasi digital pendidikan anak usia dini dapat diterapkan secara merata dan inklusif. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperluas cakupan konten budaya, memperkuat pendampingan profesional, dan memastikan aksesibilitas teknologi bagi semua guru di seluruh wilayah Indonesia.. Pelatihan pemanfaatan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) yang terintegrasi dengan nilai budaya lokal berhasil meningkatkan kompetensi digital guru PAUD secara signifikan, terlihat dari peningkatan kemampuan memahami konsep AR, mengoperasikan media, dan mengimplementasikannya dalam pembelajaran.Kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi guru untuk mengembangkan media pembelajaran secara mandiri, serta mendorong proses belajar yang lebih interaktif dan partisipatif.Selain itu, penggunaan media AR mendukung penguatan identitas budaya anak sejak usia dini melalui pengenalan budaya lokal suku Kaili Meningkatnya kebutuhan transformasi digital dalam pendidikan anak usia dini menuntut guru memiliki literasi teknologi yang memadai. Namun, kondisi di TK Putra Kaili Permata Bangsa menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih mengandalkan media pembelajaran konvensional dan belum memiliki pengetahuan serta keterampilan dalam memanfaatkan teknologi inovatif seperti Augmented Reality (AR). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memahami, merancang, dan mengimplementasikan media pembelajaran berbasis AR yang terintegrasi dengan budaya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui empat tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, pelatihan dasar, diseminasi produk riset, serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-8952e.webp" title="JURIS - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-8952e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-8952e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-8952e.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini" alt="JURIS - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-ee9c6.webp" title="JURIS - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-ee9c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-ee9c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-ee9c6.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini" alt="JURIS - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-031eb.webp" title="JURIS - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-031eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-031eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-031eb.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini" alt="JURIS - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44649-antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi" title="JURIS - Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini" target="_blank">Pelatihan Guru PAUD dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan media AR berbasis budaya lokal lainnya yang terintegrasi ke dalam kurikulum nasional PAUD, agar dapat digunakan secara luas dan sistematis di berbagai daerah. Kedua, perlu dikaji efektivitas pendekatan mentoring atau coaching jangka panjang dalam mempertahankan dan meningkatkan keterampilan guru setelah pelatihan, untuk memastikan keberlanjutan implementasi media AR di kelas. Ketiga, penting untuk meneliti kesiapan infrastruktur teknologi dan kebutuhan pelatihan guru di daerah 3T, agar strategi transformasi digital pendidikan anak usia dini dapat diterapkan secara merata dan inklusif. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperluas cakupan konten budaya, memperkuat pendampingan profesional, dan memastikan aksesibilitas teknologi bagi semua guru di seluruh wilayah Indonesia..
<br>Pelatihan pemanfaatan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) yang terintegrasi dengan nilai budaya lokal berhasil meningkatkan kompetensi digital guru PAUD secara signifikan, terlihat dari peningkatan kemampuan memahami konsep AR, mengoperasikan media, dan mengimplementasikannya dalam pembelajaran.Kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi guru untuk mengembangkan media pembelajaran secara mandiri, serta mendorong proses belajar yang lebih interaktif dan partisipatif.Selain itu, penggunaan media AR mendukung penguatan identitas budaya anak sejak usia dini melalui pengenalan budaya lokal suku Kaili
<br>Meningkatnya kebutuhan transformasi digital dalam pendidikan anak usia dini menuntut guru memiliki literasi teknologi yang memadai. Namun, kondisi di TK Putra Kaili Permata Bangsa menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih mengandalkan media pembelajaran konvensional dan belum memiliki pengetahuan serta keterampilan dalam memanfaatkan teknologi inovatif seperti Augmented Reality (AR). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memahami, merancang, dan mengimplementasikan media pembelajaran berbasis AR yang terintegrasi dengan budaya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui empat tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, pelatihan dasar, diseminasi produk riset, serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-8952e.webp" type="image/webp" length="109186" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-8952e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-ee9c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/antusiasme-motivasi-guru-kasar-anak-usia-literasi-thumb-031eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6173-jurnal-pemberdayaan-masyarakat-universitas-al-azhar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44646-marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-saki</link>
	<guid isPermaLink="false">d7bd2528a15a6f424f7692c02626dc77</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:26:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ sighat ta ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,sighat,stats,ta,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini dapat digali lebih lanjut dengan meneliti efektivitas program pelaporan digital yang terintegrasi antara rumah sakit dan lembaga penegak hukum, sehingga korban dapat melaporkan kejadian tanpa takut identitas terungkap. Selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung: Penelitian ini dapat digali lebih lanjut dengan meneliti efektivitas program pelaporan digital yang terintegrasi antara rumah sakit dan lembaga penegak hukum, sehingga korban dapat melaporkan kejadian tanpa takut identitas terungkap. Selanjutnya, studi komparatif antara rumah sakit swasta dan pemerintah di berbagai provinsi dapat mengidentifikasi perbedaan implementasi kebijakan toleransi nol, sehingga dapat disusun pedoman nasional yang adaptif. Terakhir, evaluasi jangka panjang terhadap dampak kebijakan etika baru pada budaya kerja rumah sakit perlu dilakukan melalui survei longitudinal, guna memastikan bahwa perubahan struktural tidak hanya bersifat formal namun juga menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan profesional terhadap hak korban.. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa meski Indonesia memiliki landasan hukum dan etika yang kuat melalui UU TPKS, regulasi kesehatan, dan kode etik, pelaksanaan perlindungan korban di rumah sakit belum optimal karena kurangnya pengawasan internal, rendahnya pelaporan, dan budaya hierarki.Kebutuhan akan kebijakan toleransi nol, sistem pelaporan aman, dan integrasi sanksi pidana, administratif, dan etik ditegaskan sebagai langkah kunci.Peningkatan kapasitas rumah sakit dalam menerapkan kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadikan fasilitas kesehatan sebagai lingkungan yang aman dan menghormati hak asasi manusia Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji keefektifan perlindungan hukum bagi korban kekerasan seksual di lingkungan fasilitas kesehatan, dengan menggunakan studi kasus di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, pada tahun 2025. Pendekatan yang diterapkan adalah metode hukum normatif melalui perspektif yudisial, konseptual, dan komparatif guna menelaah penerapan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 mengenai Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Mengacu pada Laporan Tahunan 2024 dari Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan, yang mencatat 1.830 insiden kekerasan seksual di ruang publikAitermasuk tiga kejadian di fasilitas kesehatanAiterlihat adanya perbedaan mencolok antara ketentuan hukum dan praktik di lapangan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa walaupun peraturan perundang-undangan telah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-3f424.webp" title="JURIS - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-3f424.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-3f424.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-3f424.webp 1x" title="JURIS - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung" alt="JURIS - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-bb4fe.webp" title="JURIS - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-bb4fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-bb4fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-bb4fe.webp 1x" title="JURIS - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung" alt="JURIS - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-2ea91.webp" title="JURIS - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-2ea91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-2ea91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-2ea91.webp 1x" title="JURIS - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung" alt="JURIS - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44646-marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-saki" title="JURIS - Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung" target="_blank">Analisis Normatif Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung</a>: Penelitian ini dapat digali lebih lanjut dengan meneliti efektivitas program pelaporan digital yang terintegrasi antara rumah sakit dan lembaga penegak hukum, sehingga korban dapat melaporkan kejadian tanpa takut identitas terungkap. Selanjutnya, studi komparatif antara rumah sakit swasta dan pemerintah di berbagai provinsi dapat mengidentifikasi perbedaan implementasi kebijakan toleransi nol, sehingga dapat disusun pedoman nasional yang adaptif. Terakhir, evaluasi jangka panjang terhadap dampak kebijakan etika baru pada budaya kerja rumah sakit perlu dilakukan melalui survei longitudinal, guna memastikan bahwa perubahan struktural tidak hanya bersifat formal namun juga menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan profesional terhadap hak korban..
<br>Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa meski Indonesia memiliki landasan hukum dan etika yang kuat melalui UU TPKS, regulasi kesehatan, dan kode etik, pelaksanaan perlindungan korban di rumah sakit belum optimal karena kurangnya pengawasan internal, rendahnya pelaporan, dan budaya hierarki.Kebutuhan akan kebijakan toleransi nol, sistem pelaporan aman, dan integrasi sanksi pidana, administratif, dan etik ditegaskan sebagai langkah kunci.Peningkatan kapasitas rumah sakit dalam menerapkan kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadikan fasilitas kesehatan sebagai lingkungan yang aman dan menghormati hak asasi manusia
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji keefektifan perlindungan hukum bagi korban kekerasan seksual di lingkungan fasilitas kesehatan, dengan menggunakan studi kasus di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, pada tahun 2025. Pendekatan yang diterapkan adalah metode hukum normatif melalui perspektif yudisial, konseptual, dan komparatif guna menelaah penerapan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 mengenai Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Mengacu pada Laporan Tahunan 2024 dari Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan, yang mencatat 1.830 insiden kekerasan seksual di ruang publikAitermasuk tiga kejadian di fasilitas kesehatanAiterlihat adanya perbedaan mencolok antara ketentuan hukum dan praktik di lapangan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa walaupun peraturan perundang-undangan telah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-bb4fe.webp" type="image/webp" length="98574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-3f424.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-bb4fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/marketing-rumah-sakit-kekerasan-seksual-pasien-kin-thumb-2ea91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6171-jurnal-al-azhar-indonesia-seri-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44653-saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-p</link>
	<guid isPermaLink="false">d03f875f86090d3bd851acf8c66559e6</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 23:07:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas UMKM, perlu dilakukan transfer teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan mudah digunakan. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran higienitas pada mitra dan menerapkan prinsip sanitasi dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang: Untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas UMKM, perlu dilakukan transfer teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan mudah digunakan. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran higienitas pada mitra dan menerapkan prinsip sanitasi dalam proses produksi. Dalam penelitian lanjutan, dapat dieksplorasi lebih lanjut tentang dampak penerapan teknologi tepat guna terhadap peningkatan pendapatan UMKM dan bagaimana teknologi ini dapat diadopsi oleh usaha kecil lainnya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta strategi pemasaran yang efektif untuk produk kipang kacang.. Penerapan teknologi pada kegiatan pengabdian telah dilaksanakan oleh tim pelaksana yaitu dengan diserahkannya alat pencacah kacang tanah otomatis, alat sangrai kacang tanah otomatis, alat cetakan kipang kacang beserta alat penekan adonan kacang (roller), serta meja produksi.Penerapan Teknologi Tepat Guna ini sangat bermanfaat bagi mitra karena dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk kipang kacang yang dihasilkan oleh mitra.Hal ini dapat dilihat dari kualitas produk yang dihasilkan menjadi lebih baik, produk yang dihasilkan relatif lebih seragam dari segi warna dan ukuran, serta higienis.Sedangkan peningkatan kuantitas dapat diukur dari peningkatan jumlah produk yang dihasilkan Kipang kacang banyak dihasilkan oleh industri rumah tangga di Aceh, salah satunya mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu AuUMKM Kranciis SnackAy yang berlokasi di Desa Lam Reh, Aceh Besar. Produksi kipang kacang dilakukan mitra secara sederhana dengan peralatan seadanya menyebabkan proses produksi berjalan kurang efektif dan efisien, produk yang dihasilkan tidak optimal baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kipang kacang melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) pada proses produksi sehingga dapat meningkatkan tingkat pendapatan dan taraf hidup mitra. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-13ea2.webp" title="JURIS - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-13ea2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-13ea2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-13ea2.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang" alt="JURIS - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-a5a8c.webp" title="JURIS - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-a5a8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-a5a8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-a5a8c.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang" alt="JURIS - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-17aa0.webp" title="JURIS - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-17aa0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-17aa0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-17aa0.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang" alt="JURIS - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44653-saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-p" title="JURIS - Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang" target="_blank">Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Kipang Kacang</a>: Untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas UMKM, perlu dilakukan transfer teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan mudah digunakan. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran higienitas pada mitra dan menerapkan prinsip sanitasi dalam proses produksi. Dalam penelitian lanjutan, dapat dieksplorasi lebih lanjut tentang dampak penerapan teknologi tepat guna terhadap peningkatan pendapatan UMKM dan bagaimana teknologi ini dapat diadopsi oleh usaha kecil lainnya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta strategi pemasaran yang efektif untuk produk kipang kacang..
<br>Penerapan teknologi pada kegiatan pengabdian telah dilaksanakan oleh tim pelaksana yaitu dengan diserahkannya alat pencacah kacang tanah otomatis, alat sangrai kacang tanah otomatis, alat cetakan kipang kacang beserta alat penekan adonan kacang (roller), serta meja produksi.Penerapan Teknologi Tepat Guna ini sangat bermanfaat bagi mitra karena dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk kipang kacang yang dihasilkan oleh mitra.Hal ini dapat dilihat dari kualitas produk yang dihasilkan menjadi lebih baik, produk yang dihasilkan relatif lebih seragam dari segi warna dan ukuran, serta higienis.Sedangkan peningkatan kuantitas dapat diukur dari peningkatan jumlah produk yang dihasilkan
<br>Kipang kacang banyak dihasilkan oleh industri rumah tangga di Aceh, salah satunya mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu AuUMKM Kranciis SnackAy yang berlokasi di Desa Lam Reh, Aceh Besar. Produksi kipang kacang dilakukan mitra secara sederhana dengan peralatan seadanya menyebabkan proses produksi berjalan kurang efektif dan efisien, produk yang dihasilkan tidak optimal baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kipang kacang melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) pada proses produksi sehingga dapat meningkatkan tingkat pendapatan dan taraf hidup mitra.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-13ea2.webp" type="image/webp" length="107768" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-13ea2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-a5a8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/saing-kacang-tanah-kulit-ari-proses-produksi-v-pen-thumb-17aa0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1048-uai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6173-jurnal-pemberdayaan-masyarakat-universitas-al-azhar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 03 May 2026 05:54:10 +0700. 12 items. Served in: 6.962 seconds [rss] -->
