<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 16:27:54 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 16:27:54 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-22T16:27:54+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila Ftup ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila Ftup ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila Ftup ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41328-ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning</link>
	<guid isPermaLink="false">370c11e34fca93536f703ad2c410181e</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 13:46:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 pk bahasa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ana komari ]]></category>
	<category><![CDATA[ david ross ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,ana,bahasa,david,komari,pk,ross]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara mahasiswa teknik di universitas negeri dan swasta untuk mengidentifikasi perbedaan dalam tingkat adopsi teknologi dan dampaknya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring & Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup): Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara mahasiswa teknik di universitas negeri dan swasta untuk mengidentifikasi perbedaan dalam tingkat adopsi teknologi dan dampaknya terhadap kepuasan belajar daring. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat menggali lebih dalam mengenai jenis-jenis interaksi daring yang paling efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana desain platform pembelajaran daring yang inklusif dan mudah diakses dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam program green campus, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti aksesibilitas, antarmuka pengguna, dan fitur-fitur kolaborasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai optimalisasi pembelajaran daring dan implementasi green campus di lingkungan perguruan tinggi.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi teknologi pembelajaran daring di FTUP menunjukkan hasil yang positif, namun tidak sepenuhnya menggantikan kebutuhan akan pembelajaran luring.Tingkat adopsi teknologi mahasiswa berpengaruh terhadap kepuasan belajar daring, yang pada gilirannya meningkatkan partisipasi dalam program green campus.Perlu adanya strategi pembelajaran daring yang seimbang dan berkelanjutan untuk mengoptimalkan manfaat teknologi sekaligus memenuhi kebutuhan mahasiswa Penyebaran virus COVID-19 menyebabkan perkuliahan bertransformasi dari luring menjadi daring, menjadikan adopsi teknologi pada platform pembelajaran daring sebagai kunci keberhasilan pembelajaran online. Sistem pembelajaran daring mendukung kampus dalam mengimplementasikan program ramah lingkungan sebagai bagian dari green campus, menekan penggunaan energi. Namun, perubahan sistem yang tiba-tiba membuat mahasiswa tidak siap dari segi psikologis, fisik, dan fasilitas, terutama di fakultas teknik dengan kurikulum praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek adopsi teknologi terhadap tingkat kepuasan belajar dan efektivitasnya dalam mendukung implementasi green campus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform belajar daring membantu, tetapi mahasiswa juga ingin kuliah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-ca1e8.webp" title="JURIS - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring &amp; Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-ca1e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-ca1e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-ca1e8.webp 1x" title="JURIS - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring &amp; Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)" alt="JURIS - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring &amp; Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-1fe16.webp" title="JURIS - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring &amp; Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-1fe16.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-1fe16.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-1fe16.webp 1x" title="JURIS - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring &amp; Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)" alt="JURIS - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring &amp; Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-222e0.webp" title="JURIS - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring &amp; Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-222e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-222e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-222e0.webp 1x" title="JURIS - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring &amp; Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)" alt="JURIS - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring &amp; Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41328-ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning" title="JURIS - Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring &amp; Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)" target="_blank">Efek Adopsi Teknologi Digital Terhadap Kepuasan Belajar Daring & Partisipasi Green Campus Di Fakultas Teknik Universitas Pancasila (Ftup)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara mahasiswa teknik di universitas negeri dan swasta untuk mengidentifikasi perbedaan dalam tingkat adopsi teknologi dan dampaknya terhadap kepuasan belajar daring. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat menggali lebih dalam mengenai jenis-jenis interaksi daring yang paling efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana desain platform pembelajaran daring yang inklusif dan mudah diakses dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam program green campus, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti aksesibilitas, antarmuka pengguna, dan fitur-fitur kolaborasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai optimalisasi pembelajaran daring dan implementasi green campus di lingkungan perguruan tinggi..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi teknologi pembelajaran daring di FTUP menunjukkan hasil yang positif, namun tidak sepenuhnya menggantikan kebutuhan akan pembelajaran luring.Tingkat adopsi teknologi mahasiswa berpengaruh terhadap kepuasan belajar daring, yang pada gilirannya meningkatkan partisipasi dalam program green campus.Perlu adanya strategi pembelajaran daring yang seimbang dan berkelanjutan untuk mengoptimalkan manfaat teknologi sekaligus memenuhi kebutuhan mahasiswa
<br>Penyebaran virus COVID-19 menyebabkan perkuliahan bertransformasi dari luring menjadi daring, menjadikan adopsi teknologi pada platform pembelajaran daring sebagai kunci keberhasilan pembelajaran online. Sistem pembelajaran daring mendukung kampus dalam mengimplementasikan program ramah lingkungan sebagai bagian dari green campus, menekan penggunaan energi. Namun, perubahan sistem yang tiba-tiba membuat mahasiswa tidak siap dari segi psikologis, fisik, dan fasilitas, terutama di fakultas teknik dengan kurikulum praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek adopsi teknologi terhadap tingkat kepuasan belajar dan efektivitasnya dalam mendukung implementasi green campus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform belajar daring membantu, tetapi mahasiswa juga ingin kuliah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-1fe16.webp" type="image/webp" length="110164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-ca1e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-1fe16.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/ut-green-campus-adopsi-teknologi-digital-learning-thumb-222e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41330-material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-su</link>
	<guid isPermaLink="false">513b04f1e5c2dae13969e98adba6ab2c</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 13:39:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 pk bahasa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ana komari ]]></category>
	<category><![CDATA[ david ross ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,ana,bahasa,david,komari,pk,ross]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi parameter proses roll bending, seperti kecepatan roll, gaya penekanan, dan radius bending, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi parameter proses roll bending, seperti kecepatan roll, gaya penekanan, dan radius bending, terhadap karakteristik surface defect yang terjadi. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan menguji material pipa yang berbeda-beda, termasuk material dengan kekuatan dan daktilitas yang bervariasi, untuk memahami bagaimana sifat material mempengaruhi pembentukan surface defect. Ketiga, pengembangan metode analisis yang lebih otomatis dan akurat, misalnya dengan memanfaatkan teknik machine learning atau deep learning untuk mendeteksi dan mengukur surface defect secara real-time, dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme pembentukan surface defect pada proses roll bending pipa kotak, sehingga dapat diupayakan strategi pengendalian dan pencegahan yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas produk.. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis surface defect pada produk curved hasil proses 3 roll bending pipa kotak dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi ImageJ.Hasil analisis berupa pengukuran luas area surface defect yang terjadi.Teknik pengukuran yang digunakan dapat menggunakan metode selection brush tool dan wand (tracing) tool dimana hasil pengukuran yang diperoleh hampir sama.Pembuatan batas area yang detail sangat berpengaruh terhadap proses identifikasi objek dan hasil pengukuran, serta kualitas warna gambar penting untuk metode wand (tracing) tool Produk pipa lengkung merupakan produk yang dibuat melalui proses roll bending. Deformasi dalam bentuk kelengkungan tersebut dihasilkan oleh gaya bending yang diberikan pada material pipa. Karakteristik sifat mampu bentuk pada proses bending ditentukan oleh kemampuan deformasi plastis yang terjadi dan kekuatan material. Pada saat gaya bending yang diberikan melebihi batas kemampuan material maka terjadi kegagalan produk dimana salah satunya adalah surface defect pada proses roll bending pipa kotak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar luasan surface defect yang terjadi pada proses roll bending pipa kotak. Metode yang digunakan adalah menghitung luasan surface defect dengan aplikasi ImageJ. Tahapan yang dilakukan adalah setting skala, penentuan batas area surface defect,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-6bbd3.webp" title="JURIS - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-6bbd3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-6bbd3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-6bbd3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak" alt="JURIS - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-d8405.webp" title="JURIS - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-d8405.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-d8405.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-d8405.webp 1x" title="JURIS - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak" alt="JURIS - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-ec09d.webp" title="JURIS - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-ec09d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-ec09d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-ec09d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak" alt="JURIS - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41330-material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-su" title="JURIS - Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak" target="_blank">Analisis Surface Defect Menggunakan ImageJ Pada Produk Hasil Proses Roll Bending Pipa Kotak</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi parameter proses roll bending, seperti kecepatan roll, gaya penekanan, dan radius bending, terhadap karakteristik surface defect yang terjadi. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan menguji material pipa yang berbeda-beda, termasuk material dengan kekuatan dan daktilitas yang bervariasi, untuk memahami bagaimana sifat material mempengaruhi pembentukan surface defect. Ketiga, pengembangan metode analisis yang lebih otomatis dan akurat, misalnya dengan memanfaatkan teknik machine learning atau deep learning untuk mendeteksi dan mengukur surface defect secara real-time, dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme pembentukan surface defect pada proses roll bending pipa kotak, sehingga dapat diupayakan strategi pengendalian dan pencegahan yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas produk..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis surface defect pada produk curved hasil proses 3 roll bending pipa kotak dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi ImageJ.Hasil analisis berupa pengukuran luas area surface defect yang terjadi.Teknik pengukuran yang digunakan dapat menggunakan metode selection brush tool dan wand (tracing) tool dimana hasil pengukuran yang diperoleh hampir sama.Pembuatan batas area yang detail sangat berpengaruh terhadap proses identifikasi objek dan hasil pengukuran, serta kualitas warna gambar penting untuk metode wand (tracing) tool
<br>Produk pipa lengkung merupakan produk yang dibuat melalui proses roll bending. Deformasi dalam bentuk kelengkungan tersebut dihasilkan oleh gaya bending yang diberikan pada material pipa. Karakteristik sifat mampu bentuk pada proses bending ditentukan oleh kemampuan deformasi plastis yang terjadi dan kekuatan material. Pada saat gaya bending yang diberikan melebihi batas kemampuan material maka terjadi kegagalan produk dimana salah satunya adalah surface defect pada proses roll bending pipa kotak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar luasan surface defect yang terjadi pada proses roll bending pipa kotak. Metode yang digunakan adalah menghitung luasan surface defect dengan aplikasi ImageJ. Tahapan yang dilakukan adalah setting skala, penentuan batas area surface defect,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-ec09d.webp" type="image/webp" length="101310" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-6bbd3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-d8405.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/material-pipa-hidraulik-roll-bending-kotak-surface-thumb-ec09d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41320-variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-variabe</link>
	<guid isPermaLink="false">ba9e5ba0c2da09b829f672ce26fec7fe</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 12:27:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sibro malisi ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi rosano ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,malisi,rosano,sibro,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor ergonomis spesifik di tempat kerja yang berkontribusi terhadap LBP, seperti desain kursi, penataan meja, dan pencahayaan. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan LBP dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko jangka panjang yang terkait dengan kondisi ini. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi karyawan tentang LBP, serta faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi pengelolaan nyeri mereka. Dengan menggabungkan temuan dari penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat dikembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mencegah dan mengurangi LBP pada karyawan PT. JIEP, sehingga meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas kerja mereka.. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan durasi kerja terhadap keluhan LBP pada karyawan PT.Faktor-faktor lain yang paling berpengaruh terhadap timbulnya keluhan LBP adalah postur tubuh saat bekerja.Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk lebih mengetahui seberapa besar pengaruh postur tubuh saat bekerja terhadap keluhan LBP pada karyawan yang berusia 22-30 tahun Pekerja kantoran memiliki risiko tinggi mengalami gangguan musculoskeletal disorders (MSDs). Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu masalah MSDs yang umum terjadi, banyak pekerja mengalami gejala nyeri punggung bawah selama bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relasi usia dan lama kerja terhadap keluhan LBP pada karyawan PT. JIEP dengan menggunakan Regresi Linear Berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel usia (X1) tidak memiliki relasi parsial terhadap keluhan LBP (Y). Pada variabel lama kerja (X2) juga tidak terdapat relasi parsial terhadap variabel Y. Secara simultan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-9ed0c.webp" title="JURIS - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-9ed0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-9ed0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-9ed0c.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung" alt="JURIS - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-16e82.webp" title="JURIS - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-16e82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-16e82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-16e82.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung" alt="JURIS - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-d982e.webp" title="JURIS - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-d982e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-d982e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-d982e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung" alt="JURIS - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41320-variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-variabe" title="JURIS - Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung" target="_blank">Hubungan Usia dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor ergonomis spesifik di tempat kerja yang berkontribusi terhadap LBP, seperti desain kursi, penataan meja, dan pencahayaan. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan LBP dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko jangka panjang yang terkait dengan kondisi ini. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi karyawan tentang LBP, serta faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi pengelolaan nyeri mereka. Dengan menggabungkan temuan dari penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat dikembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mencegah dan mengurangi LBP pada karyawan PT. JIEP, sehingga meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas kerja mereka..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan durasi kerja terhadap keluhan LBP pada karyawan PT.Faktor-faktor lain yang paling berpengaruh terhadap timbulnya keluhan LBP adalah postur tubuh saat bekerja.Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk lebih mengetahui seberapa besar pengaruh postur tubuh saat bekerja terhadap keluhan LBP pada karyawan yang berusia 22-30 tahun
<br>Pekerja kantoran memiliki risiko tinggi mengalami gangguan musculoskeletal disorders (MSDs). Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu masalah MSDs yang umum terjadi, banyak pekerja mengalami gejala nyeri punggung bawah selama bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relasi usia dan lama kerja terhadap keluhan LBP pada karyawan PT. JIEP dengan menggunakan Regresi Linear Berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel usia (X1) tidak memiliki relasi parsial terhadap keluhan LBP (Y). Pada variabel lama kerja (X2) juga tidak terdapat relasi parsial terhadap variabel Y. Secara simultan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-d982e.webp" type="image/webp" length="98662" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-9ed0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-16e82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/variabel-x1-back-pain-lbp-x-modal-low-usia-postur-thumb-d982e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41309-ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual</link>
	<guid isPermaLink="false">73b375cb18909a369671c96e7a1b9ead</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:40:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kimin kimin ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kimin,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk pengembangan penelitian ini ke depan, disarankan beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya manfaat alat pemarut kelapa manual ini. Pertama, perlu dilakukan analisis antropometri yang lebih mendalam dan ekstensif, tidak hanya terbatas pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri: Untuk pengembangan penelitian ini ke depan, disarankan beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya manfaat alat pemarut kelapa manual ini. Pertama, perlu dilakukan analisis antropometri yang lebih mendalam dan ekstensif, tidak hanya terbatas pada satu dusun, tetapi mencakup variasi demografi pengguna (misalnya, rentang usia, jenis kelamin, dan kondisi fisik) di berbagai daerah pedesaan yang terisolir. Penelitian ini dapat mengeksplorasi dan membandingkan desain penggerak manual alternatif, seperti sistem engkol tangan atau tuas, untuk mengidentifikasi konfigurasi yang paling ergonomis dan minim kelelahan untuk penggunaan jangka panjang, serta mempertimbangkan adaptasinya untuk fungsi pemeras santan yang juga disebutkan. Kedua, penting untuk melakukan studi komprehensif mengenai optimasi sistem terintegrasi antara alat pemarut dan pemeras santan, fokus pada peningkatan efisiensi hasil perasan dan kualitas santan yang dihasilkan, termasuk analisis kandungan nutrisi dan potensi daya simpannya. Hal ini akan memastikan alat tidak hanya efisien dalam memarut, tetapi juga menghasilkan produk akhir yang berkualitas tinggi dan bernilai ekonomis. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada eksplorasi material alternatif yang lebih tahan lama, mudah diperoleh secara lokal, dan berbiaya rendah, dengan mempertimbangkan ketahanan terhadap korosi dan keausan akibat penggunaan berkelanjutan dengan kelapa. Aspek ini krusial untuk memfasilitasi produksi alat secara mandiri di tingkat komunitas dan memastikan keberlanjutan alat dalam jangka panjang dengan pemeliharaan yang sederhana, sehingga masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pengolahan kelapa.. Dari tahap perencanaan sampai pada proses dan selesainya pembuatan alat ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan putaran pedal 5,235 rad/s atau 0,83 kali putaran per sekonnya yang dipakai dalam mengoperasian alat, akan menghasilkan putaran yang tinggi pada poros pisau parut yaitu 114 rad/s atau 18,143 kali putaran per sekonnya dengan kecepatan potong 0,358 m/s, sehingga daya atau energi yang dikeluarkan manusia jauh lebih kecil dan efisien dalam melakukan kegiatan proses produksi.Dengan tinggi sadel hingga pengayuh adalah 70 cm dan lebar 35 cm Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis rancangan pemarut kelapa dengan sistem manual yang akan digunakan petani kelapa di dusun Air Pepaya Negeri Haruru Maluku Tengah yang daerahnya belum teraliri listrik dan terisolir. Proses produksi minyak kelapa di daerah pedesaan masih dilakukan dengan cara tradisional, yaitu diparut kemudian diperas, berikutnya proses itu masih dilakukan dengan alat dan cara yang relatif masih lambat dan tidak efisien. Pemilihan ini tentunya didasarkan karena ketersediaan alat dan menghindarkan penggunaan motor bensin yang dirasa cukup mahal dalam biaya operasionalnya. Proses produksi alat pemarut kelapa dilakukan tanpa melapas batok dengan menggunakan penggerak manual, sehingga waktu dan tenaga yang dibutuhkan manusia lebih singkat, selain... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-ab438.webp" title="JURIS - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-ab438.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-ab438.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-ab438.webp 1x" title="JURIS - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri" alt="JURIS - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-6ff9b.webp" title="JURIS - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-6ff9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-6ff9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-6ff9b.webp 1x" title="JURIS - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri" alt="JURIS - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-1a7a0.webp" title="JURIS - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-1a7a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-1a7a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-1a7a0.webp 1x" title="JURIS - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri" alt="JURIS - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41309-ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual" title="JURIS - Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri" target="_blank">Rancangan Alat Pemarut Kelapa Menggunakan Penggerak Manual Dengan Mempertimbangkan Efisiensi Waktu Dan Antropometri</a>: Untuk pengembangan penelitian ini ke depan, disarankan beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya manfaat alat pemarut kelapa manual ini. Pertama, perlu dilakukan analisis antropometri yang lebih mendalam dan ekstensif, tidak hanya terbatas pada satu dusun, tetapi mencakup variasi demografi pengguna (misalnya, rentang usia, jenis kelamin, dan kondisi fisik) di berbagai daerah pedesaan yang terisolir. Penelitian ini dapat mengeksplorasi dan membandingkan desain penggerak manual alternatif, seperti sistem engkol tangan atau tuas, untuk mengidentifikasi konfigurasi yang paling ergonomis dan minim kelelahan untuk penggunaan jangka panjang, serta mempertimbangkan adaptasinya untuk fungsi pemeras santan yang juga disebutkan. Kedua, penting untuk melakukan studi komprehensif mengenai optimasi sistem terintegrasi antara alat pemarut dan pemeras santan, fokus pada peningkatan efisiensi hasil perasan dan kualitas santan yang dihasilkan, termasuk analisis kandungan nutrisi dan potensi daya simpannya. Hal ini akan memastikan alat tidak hanya efisien dalam memarut, tetapi juga menghasilkan produk akhir yang berkualitas tinggi dan bernilai ekonomis. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada eksplorasi material alternatif yang lebih tahan lama, mudah diperoleh secara lokal, dan berbiaya rendah, dengan mempertimbangkan ketahanan terhadap korosi dan keausan akibat penggunaan berkelanjutan dengan kelapa. Aspek ini krusial untuk memfasilitasi produksi alat secara mandiri di tingkat komunitas dan memastikan keberlanjutan alat dalam jangka panjang dengan pemeliharaan yang sederhana, sehingga masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pengolahan kelapa..
<br>Dari tahap perencanaan sampai pada proses dan selesainya pembuatan alat ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan putaran pedal 5,235 rad/s atau 0,83 kali putaran per sekonnya yang dipakai dalam mengoperasian alat, akan menghasilkan putaran yang tinggi pada poros pisau parut yaitu 114 rad/s atau 18,143 kali putaran per sekonnya dengan kecepatan potong 0,358 m/s, sehingga daya atau energi yang dikeluarkan manusia jauh lebih kecil dan efisien dalam melakukan kegiatan proses produksi.Dengan tinggi sadel hingga pengayuh adalah 70 cm dan lebar 35 cm
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis rancangan pemarut kelapa dengan sistem manual yang akan digunakan petani kelapa di dusun Air Pepaya Negeri Haruru Maluku Tengah yang daerahnya belum teraliri listrik dan terisolir. Proses produksi minyak kelapa di daerah pedesaan masih dilakukan dengan cara tradisional, yaitu diparut kemudian diperas, berikutnya proses itu masih dilakukan dengan alat dan cara yang relatif masih lambat dan tidak efisien. Pemilihan ini tentunya didasarkan karena ketersediaan alat dan menghindarkan penggunaan motor bensin yang dirasa cukup mahal dalam biaya operasionalnya. Proses produksi alat pemarut kelapa dilakukan tanpa melapas batok dengan menggunakan penggerak manual, sehingga waktu dan tenaga yang dibutuhkan manusia lebih singkat, selain...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-ab438.webp" type="image/webp" length="95388" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-ab438.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-6ff9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/ketersediaan-alat-pemarut-kelapa-penggerak-manual-thumb-1a7a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41319-optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-le</link>
	<guid isPermaLink="false">dd6b91c9137403841e1690187952268b</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:31:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 pk bahasa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ana komari ]]></category>
	<category><![CDATA[ david ross ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,ana,bahasa,david,komari,pk,ross]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan analisis sensitivitas terhadap perubahan biaya transportasi antar lokasi untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan analisis sensitivitas terhadap perubahan biaya transportasi antar lokasi untuk memahami dampak fluktuasi biaya terhadap solusi optimal. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kapasitas truk, kondisi jalan, dan waktu tempuh untuk menghasilkan model optimasi yang lebih realistis. Ketiga, pengembangan model optimasi yang dapat mengintegrasikan data permintaan yang dinamis, misalnya dengan menggunakan metode peramalan permintaan, dapat membantu perusahaan dalam merespons perubahan pasar secara lebih efektif dan efisien.. Penelitian ini menghasilkan biaya transportasi yang diminimumkan sejumlah Rp48.Biaya transportasi dengan pembagian sopir 1 mengirim ke Blitar ponggok, Tulungagung selatan dan Blitar Perbatasan Malang masing-masing dengan biaya sebesar Rp7.Biaya transportasi dengan pembagian sopir 2 mengirim ke Tulungagung Selatan dan Malang Balekambang masing - masing dengan biaya sebesar Rp7.Sedangkan biaya transportasi dengan pembagian sopir 3 mengirim ke Nganjuk dan Malang Balekambang masing - masing dengan biaya sebesar Rp9.Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode North West Corner efektif dalam meminimalkan biaya distribusi air minum Kegiatan distribusi air minum (gallon) setiap waktu dibutuhkan. Perusahaan X sebagai penyuplai memiliki sopir yang setiap harinya melakukan distribusi. Pendistribusian menghabiskan biaya transportasi yang selalu melebihi batas realisasi. Kendala perusahaan harus segera diberikan solusi, guna mengurangi biaya Ae biaya yang seharusnya tidak perlu dianggarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya optimal dalam bentuk minimum biaya menggunakan metode North West Corner. Tahap awal yaitu mendata jumlah sopir, jumlah pasokan tiap tujuan dan jumlah biaya yang digunakan. Metode yang digunakan adalah North West Corner dengan menilai solusi awal. Hasil penelitian ini menyatakan biaya minimum terdiri dari biaya sopir 1 menuju Blitar Ponggok sejumlah Rp7.200.000.000, menuju Tulungagung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-a5497.webp" title="JURIS - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-a5497.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-a5497.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-a5497.webp 1x" title="JURIS - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER" alt="JURIS - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-46e23.webp" title="JURIS - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-46e23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-46e23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-46e23.webp 1x" title="JURIS - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER" alt="JURIS - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-00cda.webp" title="JURIS - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-00cda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-00cda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-00cda.webp 1x" title="JURIS - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER" alt="JURIS - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41319-optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-le" title="JURIS - OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER" target="_blank">OPTIMASI BIAYA TRANSPORTASI PADA JASA DISTRIBUSI AIR MINUM MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan analisis sensitivitas terhadap perubahan biaya transportasi antar lokasi untuk memahami dampak fluktuasi biaya terhadap solusi optimal. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kapasitas truk, kondisi jalan, dan waktu tempuh untuk menghasilkan model optimasi yang lebih realistis. Ketiga, pengembangan model optimasi yang dapat mengintegrasikan data permintaan yang dinamis, misalnya dengan menggunakan metode peramalan permintaan, dapat membantu perusahaan dalam merespons perubahan pasar secara lebih efektif dan efisien..
<br>Penelitian ini menghasilkan biaya transportasi yang diminimumkan sejumlah Rp48.Biaya transportasi dengan pembagian sopir 1 mengirim ke Blitar ponggok, Tulungagung selatan dan Blitar Perbatasan Malang masing-masing dengan biaya sebesar Rp7.Biaya transportasi dengan pembagian sopir 2 mengirim ke Tulungagung Selatan dan Malang Balekambang masing - masing dengan biaya sebesar Rp7.Sedangkan biaya transportasi dengan pembagian sopir 3 mengirim ke Nganjuk dan Malang Balekambang masing - masing dengan biaya sebesar Rp9.Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode North West Corner efektif dalam meminimalkan biaya distribusi air minum
<br>Kegiatan distribusi air minum (gallon) setiap waktu dibutuhkan. Perusahaan X sebagai penyuplai memiliki sopir yang setiap harinya melakukan distribusi. Pendistribusian menghabiskan biaya transportasi yang selalu melebihi batas realisasi. Kendala perusahaan harus segera diberikan solusi, guna mengurangi biaya Ae biaya yang seharusnya tidak perlu dianggarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya optimal dalam bentuk minimum biaya menggunakan metode North West Corner. Tahap awal yaitu mendata jumlah sopir, jumlah pasokan tiap tujuan dan jumlah biaya yang digunakan. Metode yang digunakan adalah North West Corner dengan menilai solusi awal. Hasil penelitian ini menyatakan biaya minimum terdiri dari biaya sopir 1 menuju Blitar Ponggok sejumlah Rp7.200.000.000, menuju Tulungagung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-46e23.webp" type="image/webp" length="87950" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-a5497.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-46e23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/optimasi-biaya-distribusi-efisiensi-lembur-fluktua-thumb-00cda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Quality Of Service Qos Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Quality Of Service Qos Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Quality Of Service Qos Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41314-kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos</link>
	<guid isPermaLink="false">4cf5341769dadf6687d4a15d06176436</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:27:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kimin kimin ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kimin,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan kualitas jaringan provider lain di wilayah yang sama untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai ketersediaan layanan internet. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan kualitas jaringan provider lain di wilayah yang sama untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai ketersediaan layanan internet. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sinyal, seperti kepadatan penduduk, kondisi geografis, dan interferensi dari jaringan lain, perlu dilakukan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan solusi untuk meningkatkan kualitas jaringan 3G yang masih menjadi andalan utama di wilayah tersebut, misalnya dengan optimasi parameter jaringan atau penambahan BTS baru, sehingga dapat mendukung kegiatan pembelajaran daring secara lebih optimal bagi masyarakat di Desa Cibodas dan sekitarnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi provider telekomunikasi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur jaringan dan kualitas layanan internet di wilayah tersebut, sehingga dapat mendukung kegiatan pendidikan dan aktivitas masyarakat lainnya.. Berdasarkan uji coba yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa belum tersedianya jaringan 4G LTE di Desa Cibodas Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta.Kecepatan internet yang didapatkan dari provider Tri tidak layak untuk kegiatan belajar daring karena latency dan jitter yang tinggi.Hasil pengukuran drive test menunjukkan kualitas sinyal yang buruk dengan rata-rata RSRP/RSSI sebesar -120dBm dan hanya tersedia sinyal 3G Dengan berubahnya sektor pendidikan yang kini secara penuh dilaksanakan secara daring akibat pandemi SARS-CoV-2 telah memunculkan berbagai masalah di antara pelajar maupun tenaga pendidik seperti guru dan dosen. Masalah yang sering muncul ialah kendala sinyal atau hilangnya sinyal ketika sedang melakukan kegiatan pembelajaran secara daring. Penulis melakukan penelitian untuk menguji seberapa baik jaringan dari provider Tri (PT.Hutchison 3 Indonesia) di Desa Cibodas Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta menggunakan metode drive test dengan software Net Monitor Lite. Hasil analisis kami menunjukkan sebanyak 61,1% dari 18 responden mengeluhkan koneksi internet yang lambat pada provider yang digunakan. Analisis kami juga menunjukkan bahwa provider Tri di Desa Cibodas Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta hanya tersedia jaringan 3G dan memiliki rata-rata kecepatan download... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-62ed0.webp" title="JURIS - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-62ed0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-62ed0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-62ed0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta" alt="JURIS - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-f4b2a.webp" title="JURIS - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-f4b2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-f4b2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-f4b2a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta" alt="JURIS - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-11d3a.webp" title="JURIS - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-11d3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-11d3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-11d3a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta" alt="JURIS - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41314-kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos" title="JURIS - Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta" target="_blank">Analisis Quality Of Service (Qos) Jaringan Provider Tri Melalui Drive Test Di Purwakarta</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan kualitas jaringan provider lain di wilayah yang sama untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai ketersediaan layanan internet. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sinyal, seperti kepadatan penduduk, kondisi geografis, dan interferensi dari jaringan lain, perlu dilakukan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan solusi untuk meningkatkan kualitas jaringan 3G yang masih menjadi andalan utama di wilayah tersebut, misalnya dengan optimasi parameter jaringan atau penambahan BTS baru, sehingga dapat mendukung kegiatan pembelajaran daring secara lebih optimal bagi masyarakat di Desa Cibodas dan sekitarnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi provider telekomunikasi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur jaringan dan kualitas layanan internet di wilayah tersebut, sehingga dapat mendukung kegiatan pendidikan dan aktivitas masyarakat lainnya..
<br>Berdasarkan uji coba yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa belum tersedianya jaringan 4G LTE di Desa Cibodas Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta.Kecepatan internet yang didapatkan dari provider Tri tidak layak untuk kegiatan belajar daring karena latency dan jitter yang tinggi.Hasil pengukuran drive test menunjukkan kualitas sinyal yang buruk dengan rata-rata RSRP/RSSI sebesar -120dBm dan hanya tersedia sinyal 3G
<br>Dengan berubahnya sektor pendidikan yang kini secara penuh dilaksanakan secara daring akibat pandemi SARS-CoV-2 telah memunculkan berbagai masalah di antara pelajar maupun tenaga pendidik seperti guru dan dosen. Masalah yang sering muncul ialah kendala sinyal atau hilangnya sinyal ketika sedang melakukan kegiatan pembelajaran secara daring. Penulis melakukan penelitian untuk menguji seberapa baik jaringan dari provider Tri (PT.Hutchison 3 Indonesia) di Desa Cibodas Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta menggunakan metode drive test dengan software Net Monitor Lite. Hasil analisis kami menunjukkan sebanyak 61,1% dari 18 responden mengeluhkan koneksi internet yang lambat pada provider yang digunakan. Analisis kami juga menunjukkan bahwa provider Tri di Desa Cibodas Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta hanya tersedia jaringan 3G dan memiliki rata-rata kecepatan download...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-62ed0.webp" type="image/webp" length="107204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-62ed0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-f4b2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/kualitas-sinyal-4g-drive-test-jaringan-tri-lte-qos-thumb-11d3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q Blade ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q Blade ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q Blade ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41327-conversi-energi-angin-turbin-baterai</link>
	<guid isPermaLink="false">c53cc9ca85243245d5ae8c8e9a36c13d</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:26:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 pk bahasa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ana komari ]]></category>
	<category><![CDATA[ david ross ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,ana,bahasa,david,komari,pk,ross]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara turbin angin sumbu horizontal dan vertikal, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti efisiensi, biaya, dan dampak lingkungan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara turbin angin sumbu horizontal dan vertikal, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti efisiensi, biaya, dan dampak lingkungan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain bilah turbin angin dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti bentuk, ukuran, dan material. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan sistem kontrol dan regulasi turbin angin yang lebih canggih dan efisien, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kecepatan angin, arah angin, dan beban listrik.. Hasil perancangan bilah jenis taperless memiliki panjang jari-jari 0,8 m dan nilai twist optimasi yang digunakan setiap bilah NACA 4412.Kemudian hasil simulasi Qblade didapatkan nilai coefficient performance (Cp) yaitu 53% pada TSR 4,5-5 untuk 4 variasi airfoil bilah.Dari hasil simulasi daya dan torsi terhadap rpm pada kecepatan angin 12 m/s daya tertinggi dihasilkan di antara 1130,91-1141,22 watt pada kecepatan putar 600-650 rpm dengan torsi 16-17Nm.Hasil simulasi dan analisis performa 4 variasi airfoil bilah didapatkan airfoil NACA 4412 dan NACA 4415 yang menghasilkan performa lebih baik dari NACA 6412 dan NACA 6415 Energi angin menjadi salah satu energi baru terbarukan yang berkembang pesat di dunia saat ini. Indonesia memiliki potensi angin yang cocok digunakan untuk pembangkit listrik dengan daya keluaran antara 100-500 watt. Turbin angin mengalami kemajuan yang sangat baik sebagai sumber energi yang lebih handal dan ramah lingkungan. Untuk mengoptimalkan energi angin diperlukan rancangan bilah dan pemilihan airfoil yang dapat menghasilkan performa turbin angin yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode simulasi menggunakan Qblade dan Microsoft Excel. Adapun metode ini dibagi dalam 3 tahap yaitu tahap pertama adalah tahap perancangan untuk menentukan jari-jari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-f3a40.webp" title="JURIS - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-f3a40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-f3a40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-f3a40.webp 1x" title="JURIS - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade" alt="JURIS - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-602c7.webp" title="JURIS - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-602c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-602c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-602c7.webp 1x" title="JURIS - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade" alt="JURIS - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-c96a5.webp" title="JURIS - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-c96a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-c96a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-c96a5.webp 1x" title="JURIS - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade" alt="JURIS - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41327-conversi-energi-angin-turbin-baterai" title="JURIS - Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade" target="_blank">Analisis 4 Airfoil Bilah Taperless Terhadap Performa Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Software Q-Blade</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara turbin angin sumbu horizontal dan vertikal, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti efisiensi, biaya, dan dampak lingkungan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain bilah turbin angin dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti bentuk, ukuran, dan material. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan sistem kontrol dan regulasi turbin angin yang lebih canggih dan efisien, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kecepatan angin, arah angin, dan beban listrik..
<br>Hasil perancangan bilah jenis taperless memiliki panjang jari-jari 0,8 m dan nilai twist optimasi yang digunakan setiap bilah NACA 4412.Kemudian hasil simulasi Qblade didapatkan nilai coefficient performance (Cp) yaitu 53% pada TSR 4,5-5 untuk 4 variasi airfoil bilah.Dari hasil simulasi daya dan torsi terhadap rpm pada kecepatan angin 12 m/s daya tertinggi dihasilkan di antara 1130,91-1141,22 watt pada kecepatan putar 600-650 rpm dengan torsi 16-17Nm.Hasil simulasi dan analisis performa 4 variasi airfoil bilah didapatkan airfoil NACA 4412 dan NACA 4415 yang menghasilkan performa lebih baik dari NACA 6412 dan NACA 6415
<br>Energi angin menjadi salah satu energi baru terbarukan yang berkembang pesat di dunia saat ini. Indonesia memiliki potensi angin yang cocok digunakan untuk pembangkit listrik dengan daya keluaran antara 100-500 watt. Turbin angin mengalami kemajuan yang sangat baik sebagai sumber energi yang lebih handal dan ramah lingkungan. Untuk mengoptimalkan energi angin diperlukan rancangan bilah dan pemilihan airfoil yang dapat menghasilkan performa turbin angin yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode simulasi menggunakan Qblade dan Microsoft Excel. Adapun metode ini dibagi dalam 3 tahap yaitu tahap pertama adalah tahap perancangan untuk menentukan jari-jari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-f3a40.webp" type="image/webp" length="127452" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-f3a40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-602c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/conversi-energi-angin-turbin-baterai-kecepatan-air-thumb-c96a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan Perancangan Alat Micro Bubble Generator MBG ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan Perancangan Alat Micro Bubble Generator MBG ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan Perancangan Alat Micro Bubble Generator MBG ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41311-budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan</link>
	<guid isPermaLink="false">5b6e5a28ecf2133f8b2d44211aa6d9a3</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:24:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kimin kimin ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kimin,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi ukuran dan jenis material micro bubble terhadap efisiensi aerasi dan pertumbuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG): Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi ukuran dan jenis material micro bubble terhadap efisiensi aerasi dan pertumbuhan ikan. Hal ini penting untuk mengoptimalkan kinerja alat dan menyesuaikannya dengan berbagai jenis ikan dan kondisi lingkungan. Kedua, pengembangan sistem kontrol otomatis untuk mengatur debit udara dan intensitas cahaya matahari yang masuk ke panel surya dapat meningkatkan efisiensi energi dan menjaga kualitas air secara optimal. Sistem ini dapat dilengkapi dengan sensor untuk memantau parameter air seperti suhu, pH, dan kadar oksigen terlarut, sehingga dapat memberikan informasi yang akurat kepada pengguna. Ketiga, penelitian mengenai integrasi alat micro bubble dengan sistem budidaya ikan lainnya, seperti sistem resirkulasi air (RAS) atau aquaponik, dapat menghasilkan sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan. Integrasi ini dapat mengurangi penggunaan air dan pupuk, serta meningkatkan produktivitas ikan dan tanaman secara bersamaan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan teknologi budidaya ikan yang ramah lingkungan dan ekonomis.. Alat micro bubble merupakan alat yang berfungsi untuk menghasilkan oksigen didalam kolam dengan tujuan supaya ikan yang berada dikolam tidak kekurangan oksigen sehingga mempercepat berkembangnya ikan tersebut.Alat yang dirancang menggunakan solar cell sebagai alat untuk menghasilkan daya listrik yang disimpan kedalam baterai.Kapasitas baterai yang digunakan sebesar 60 watt dengan menggunakan solar cell 50 wp.Daya pada solar cell didapat dari hasil perhitungan dan pengujian yang menghasilkan efisiensi sebesar 5,89 % Dalam meningkatkan kualitas pertumbuhan ikan pada saat ini, peternak ikan baik itu di negeri banyak sekali memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mengembangkan usahanya, sebagai contohnya yaitu pemanfaatan teknologi alternatif. Adapun alat yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan yaitu menggunakan alat micro bubble, dimana alat ini berfungsi untuk membuat permukaan air bergelombang sehingga ikan bisa bergerak lebih cepat yang mengakibatkan pertumbuhan ikan lebih baik. Micro bubble dapat mengisolasi pengaruh lingkungan yang buruk terhadap pemeliharaan ikan dengan sistem yang baik, sebenarnya alat micro bubble ini sendiri sudah banyak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-78e82.webp" title="JURIS - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-78e82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-78e82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-78e82.webp 1x" title="JURIS - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)" alt="JURIS - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-68a97.webp" title="JURIS - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-68a97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-68a97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-68a97.webp 1x" title="JURIS - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)" alt="JURIS - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-88fb9.webp" title="JURIS - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-88fb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-88fb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-88fb9.webp 1x" title="JURIS - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)" alt="JURIS - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41311-budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan" title="JURIS - Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)" target="_blank">Dengan Memanfaatkan Energi Listrik dari Panel Surya sebagai Energi Terbarukan: Perancangan Alat Micro-Bubble Generator (MBG)</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi ukuran dan jenis material micro bubble terhadap efisiensi aerasi dan pertumbuhan ikan. Hal ini penting untuk mengoptimalkan kinerja alat dan menyesuaikannya dengan berbagai jenis ikan dan kondisi lingkungan. Kedua, pengembangan sistem kontrol otomatis untuk mengatur debit udara dan intensitas cahaya matahari yang masuk ke panel surya dapat meningkatkan efisiensi energi dan menjaga kualitas air secara optimal. Sistem ini dapat dilengkapi dengan sensor untuk memantau parameter air seperti suhu, pH, dan kadar oksigen terlarut, sehingga dapat memberikan informasi yang akurat kepada pengguna. Ketiga, penelitian mengenai integrasi alat micro bubble dengan sistem budidaya ikan lainnya, seperti sistem resirkulasi air (RAS) atau aquaponik, dapat menghasilkan sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan. Integrasi ini dapat mengurangi penggunaan air dan pupuk, serta meningkatkan produktivitas ikan dan tanaman secara bersamaan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan teknologi budidaya ikan yang ramah lingkungan dan ekonomis..
<br>Alat micro bubble merupakan alat yang berfungsi untuk menghasilkan oksigen didalam kolam dengan tujuan supaya ikan yang berada dikolam tidak kekurangan oksigen sehingga mempercepat berkembangnya ikan tersebut.Alat yang dirancang menggunakan solar cell sebagai alat untuk menghasilkan daya listrik yang disimpan kedalam baterai.Kapasitas baterai yang digunakan sebesar 60 watt dengan menggunakan solar cell 50 wp.Daya pada solar cell didapat dari hasil perhitungan dan pengujian yang menghasilkan efisiensi sebesar 5,89 %
<br>Dalam meningkatkan kualitas pertumbuhan ikan pada saat ini, peternak ikan baik itu di negeri banyak sekali memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mengembangkan usahanya, sebagai contohnya yaitu pemanfaatan teknologi alternatif. Adapun alat yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan yaitu menggunakan alat micro bubble, dimana alat ini berfungsi untuk membuat permukaan air bergelombang sehingga ikan bisa bergerak lebih cepat yang mengakibatkan pertumbuhan ikan lebih baik. Micro bubble dapat mengisolasi pengaruh lingkungan yang buruk terhadap pemeliharaan ikan dengan sistem yang baik, sebenarnya alat micro bubble ini sendiri sudah banyak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-78e82.webp" type="image/webp" length="126762" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-78e82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-68a97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/budidaya-ikan-hasil-laut-pertumbuhan-limbah-peranc-thumb-88fb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41324-simulasi-proses-data-hasil</link>
	<guid isPermaLink="false">e894c9bf03a9322055e2fcb3f0a3b8b0</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:22:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alwan khoiri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alwan,khoiri,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mempertimbangkan material arm rear brake yang berbeda untuk menganalisis pengaruhnya terhadap tegangan dan deformasi selama proses bending. Selain itu, studi tentang pengaruh variasi geometri desain arm rear ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mempertimbangkan material arm rear brake yang berbeda untuk menganalisis pengaruhnya terhadap tegangan dan deformasi selama proses bending. Selain itu, studi tentang pengaruh variasi geometri desain arm rear brake, seperti ketebalan dan radius bending, dapat memberikan wawasan tentang optimasi desain untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan produk. Terakhir, penelitian yang menggabungkan simulasi dengan pengujian eksperimental dapat dilakukan untuk memvalidasi hasil simulasi dan meningkatkan akurasi prediksi perilaku material selama proses bending, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi yang lebih terpercaya bagi industri manufaktur arm rear brake.. Berdasarkan hasil simulasi proses bending 1 arm rear brake jenis KWBA dengan variasi kecepatan pembebanan menggunakan ANSYS, dapat disimpulkan bahwa kecepatan pembebanan yang terbaik adalah 20 m/s.Kecepatan 15 m/s menghasilkan tegangan material yang lebih rendah, namun secara visual part masih terbentuk.Sementara itu, kecepatan 25 m/s menghasilkan tegangan material yang lebih tinggi dan berpotensi menyebabkan kegagalan pada produk Proses pembuatan arm rear brake atau tuas rem belakang motor masih banyak ditemukan produk yang tidak sesuai dengan standar mutu. Kegagalan sering terjadi pada proses produksi bending 1. Faktor kegagalan proses Bending 1 disebabkan oleh kecepatan pembebanan material yang tidak sesuai atau pressure pembebanan yang terlalu besar. Simulasi analisis ini bertujuan untuk menentukan kecepatan pembebanan bending 1 pada arm rear brake jenis KWBA agar tidak mengalami tegangan lebih dan kerusakan material. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi dengan tahapan studi literatur, studi lapangan, pembuatan desain, simulasi dan kesimpulan. Hasil simulasi menunjukan dari variasi kecepatan pembebanan 15, 20, dan 25 m/s pada proses Bending 1 didapatkan kecepatan pembebanan yang terbaik adalah 20 m/s dengan perbandingan maximum tegangan (stress) material dan tampilan visual material... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-a82f1.webp" title="JURIS - Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-a82f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-a82f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-a82f1.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys" alt="JURIS - Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-f4260.webp" title="JURIS - Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-f4260.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-f4260.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-f4260.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys" alt="JURIS - Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41324-simulasi-proses-data-hasil" title="JURIS - Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys" target="_blank">Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake Dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mempertimbangkan material arm rear brake yang berbeda untuk menganalisis pengaruhnya terhadap tegangan dan deformasi selama proses bending. Selain itu, studi tentang pengaruh variasi geometri desain arm rear brake, seperti ketebalan dan radius bending, dapat memberikan wawasan tentang optimasi desain untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan produk. Terakhir, penelitian yang menggabungkan simulasi dengan pengujian eksperimental dapat dilakukan untuk memvalidasi hasil simulasi dan meningkatkan akurasi prediksi perilaku material selama proses bending, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi yang lebih terpercaya bagi industri manufaktur arm rear brake..
<br>Berdasarkan hasil simulasi proses bending 1 arm rear brake jenis KWBA dengan variasi kecepatan pembebanan menggunakan ANSYS, dapat disimpulkan bahwa kecepatan pembebanan yang terbaik adalah 20 m/s.Kecepatan 15 m/s menghasilkan tegangan material yang lebih rendah, namun secara visual part masih terbentuk.Sementara itu, kecepatan 25 m/s menghasilkan tegangan material yang lebih tinggi dan berpotensi menyebabkan kegagalan pada produk
<br>Proses pembuatan arm rear brake atau tuas rem belakang motor masih banyak ditemukan produk yang tidak sesuai dengan standar mutu. Kegagalan sering terjadi pada proses produksi bending 1. Faktor kegagalan proses Bending 1 disebabkan oleh kecepatan pembebanan material yang tidak sesuai atau pressure pembebanan yang terlalu besar. Simulasi analisis ini bertujuan untuk menentukan kecepatan pembebanan bending 1 pada arm rear brake jenis KWBA agar tidak mengalami tegangan lebih dan kerusakan material. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi dengan tahapan studi literatur, studi lapangan, pembuatan desain, simulasi dan kesimpulan. Hasil simulasi menunjukan dari variasi kecepatan pembebanan 15, 20, dan 25 m/s pada proses Bending 1 didapatkan kecepatan pembebanan yang terbaik adalah 20 m/s dengan perbandingan maximum tegangan (stress) material dan tampilan visual material...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-a82f1.webp" type="image/webp" length="132188" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-a82f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/simulasi-proses-data-hasil-bending-arm-rear-brake-thumb-f4260.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41323-metilen-biru-degradasi-massa-adsorben</link>
	<guid isPermaLink="false">db1bc840362f3afbd6c561ee837c19e0</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:17:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alwan khoiri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alwan,khoiri,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memodifikasi lempung alam dan kulit pisang menggunakan metode aktivasi kimia atau fisik untuk meningkatkan luas permukaan dan porositasnya, sehingga meningkatkan kapasitas adsorpsi metilen biru. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memodifikasi lempung alam dan kulit pisang menggunakan metode aktivasi kimia atau fisik untuk meningkatkan luas permukaan dan porositasnya, sehingga meningkatkan kapasitas adsorpsi metilen biru. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan untuk menguji efektivitas komposit lempung alam-kulit pisang dengan adsorben lain yang umum digunakan, seperti karbon aktif, untuk menentukan keunggulan dan kekurangannya. Terakhir, penelitian mengenai optimasi rasio campuran lempung alam dan kulit pisang dalam komposit perlu dilakukan untuk mendapatkan material dengan performa adsorpsi yang paling optimal dan biaya produksi yang efisien.. Lempung alam dan kulit pisang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan komposit untuk adsorpsi metilen biru.Hal tersebut dikarenakan performa lempung alam dan kulit pisang dalam adsorpsi metilen biru cukup baik.Proses adsorpsi metilen biru optimum tercapai pada massa adsorben lempung alam dan kulit pisang optimum sebesar 0,20 gram Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa lempung alam dan kulit pisang sebagai bahan dasar pembuatan komposit untuk adsorpsi metilen biru. Preparasi adsorben lempung alam dan kulit pisang dilakukan dengan cara yang sederhana. Lempung alam dan kulit pisang yang telah dipreparasi selanjutnya digunakan sebagai adsorben untuk adsorpsi zat warna metilen biru. Pengujian adsorpsi metilen biru pada material lempung alam dan kulit pisang dilakukan pada variasi massa adsorben 0,05; 0,10; 0,15; 0,20 dan 0,25 gram serta variasi waktu kontak 10, 20, 30, 40 dan 50 menit. Adsorbat yang digunakan pada proses adsorpsi adalah metilen biru 20 ppm sebanyak 20 mL. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-f9d17.webp" title="JURIS - Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-f9d17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-f9d17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-f9d17.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru" alt="JURIS - Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-580cc.webp" title="JURIS - Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-580cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-580cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-580cc.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru" alt="JURIS - Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41323-metilen-biru-degradasi-massa-adsorben" title="JURIS - Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru" target="_blank">Efektivitas Lempung Alam Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Komposit Untuk Adsorpsi Metilen Biru</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memodifikasi lempung alam dan kulit pisang menggunakan metode aktivasi kimia atau fisik untuk meningkatkan luas permukaan dan porositasnya, sehingga meningkatkan kapasitas adsorpsi metilen biru. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan untuk menguji efektivitas komposit lempung alam-kulit pisang dengan adsorben lain yang umum digunakan, seperti karbon aktif, untuk menentukan keunggulan dan kekurangannya. Terakhir, penelitian mengenai optimasi rasio campuran lempung alam dan kulit pisang dalam komposit perlu dilakukan untuk mendapatkan material dengan performa adsorpsi yang paling optimal dan biaya produksi yang efisien..
<br>Lempung alam dan kulit pisang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan komposit untuk adsorpsi metilen biru.Hal tersebut dikarenakan performa lempung alam dan kulit pisang dalam adsorpsi metilen biru cukup baik.Proses adsorpsi metilen biru optimum tercapai pada massa adsorben lempung alam dan kulit pisang optimum sebesar 0,20 gram
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa lempung alam dan kulit pisang sebagai bahan dasar pembuatan komposit untuk adsorpsi metilen biru. Preparasi adsorben lempung alam dan kulit pisang dilakukan dengan cara yang sederhana. Lempung alam dan kulit pisang yang telah dipreparasi selanjutnya digunakan sebagai adsorben untuk adsorpsi zat warna metilen biru. Pengujian adsorpsi metilen biru pada material lempung alam dan kulit pisang dilakukan pada variasi massa adsorben 0,05; 0,10; 0,15; 0,20 dan 0,25 gram serta variasi waktu kontak 10, 20, 30, 40 dan 50 menit. Adsorbat yang digunakan pada proses adsorpsi adalah metilen biru 20 ppm sebanyak 20 mL. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-580cc.webp" type="image/webp" length="110218" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-f9d17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/metilen-biru-degradasi-massa-adsorben-cangkang-kar-thumb-580cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS Studi Kasus Home Industry Bapak Ojid ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS Studi Kasus Home Industry Bapak Ojid ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS Studi Kasus Home Industry Bapak Ojid ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41316-proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-pro</link>
	<guid isPermaLink="false">56f6441c5088367f8c48df5bc8cd4fb7</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:07:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas produk gentong secara menyeluruh, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada perbaikan lingkungan kerja dan pembangunan sistem manajemen di home industry gentong tanah liat. Dengan menganalisis lingkungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid): Untuk meningkatkan kualitas produk gentong secara menyeluruh, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada perbaikan lingkungan kerja dan pembangunan sistem manajemen di home industry gentong tanah liat. Dengan menganalisis lingkungan kerja secara lebih detail menggunakan metode perbaikan lingkungan kerja yang ada, diharapkan dapat mencegah kecacatan produk di masa mendatang. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam meningkatkan kualitas produk gentong, seperti pengembangan desain produk yang lebih menarik dan fungsional, atau penerapan teknologi baru dalam proses produksi. Dengan demikian, home industry gentong tanah liat dapat menjadi lebih kompetitif dan siap menghadapi perkembangan perekonomian serta persaingan pasar yang semakin ketat.. Berdasarkan analisis dari hasil pengolahan data menggunakan seven tools, didapatkan kesimpulan bahwa terdapat tiga jenis proses pada pembuatan gentong tanah liat yang sering menghasilkan produk cacat yaitu proses pengeringan, proses penyimpanan, dan proses pembakaran.Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan selama sepuluh hari menunjukkan proses pembakaran menghasilkan cacat produk paling banyak yaitu sebanyak 16 cacat produk atau sebanyak 50% dari total cacat, kemudian proses pengeringan sebanyak 7 produk dengan persentase 22%, dan proses penyimpanan menghasilkan cacat produk sebanyak 9 produk dengan persentase 29%.Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat empat faktor yang menyebabkan cacat produk gentong sering terjadi, antara lain faktor manusia, mesin, material, dan metode.Perbaikan terhadap faktor manusia dilakukan dengan cara menambah jumlah pekerja yang sebelumnya sudah diberikan pelatihan dan motivasi untuk melakukan pekerjaan pembuatan gentong tersebut.Sedangkan perbaikan terhadap faktor mesin adalah berupa pengadaan mesin cetak gentong sehingga mempercepat waktu produksi, mengurangi kemungkinan cacat produk, dan meningkatkan jumlah produksi gentong.Selain itu, perbaikan terhadap faktor material dilakukan dengan cara memilih bahan baku yang berkualitas dan memberikan tempat penyimpanan yang layak guna mencegah kerusakan/penurunan kualitas bahan baku.Kemudian, perbaikan terhadap metode kerja dilakukan dengan cara mengatur komposisi bahan agar proporsional, melakukan latihan kerja, dan memperbaiki gerakan kerja pada saat memindahkan produk Kualitas merupakan karakteristik atau nilai yang melekat pada suatu produk, kualitas menjadi faktor utama yang diperhatikan oleh konsumen yang mengonsumsi produk tersebut. Pengendalian kualitas dalam sebuah home industry sangat perlu untuk dilakukan mengingat persaingan kualitas produk sangat ketat pada saat ini, dengan meningkatkan kualitas produk home industry, diharapkan dapat bertahan dan terus meningkatkan posisinya di dalam pasar. Upaya pengendalian kualitas dapat dimulai dengan memperbaiki sistem kerja yang sudah ada menjadi lebih baik lagi. Analisis sistem kerja dapat dilakukan dengan metode seven tools,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-312ca.webp" title="JURIS - PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-312ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-312ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-312ca.webp 1x" title="JURIS - PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid)" alt="JURIS - PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-0df78.webp" title="JURIS - PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-0df78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-0df78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-0df78.webp 1x" title="JURIS - PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid)" alt="JURIS - PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41316-proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-pro" title="JURIS - PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid)" target="_blank">PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid)</a>: Untuk meningkatkan kualitas produk gentong secara menyeluruh, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada perbaikan lingkungan kerja dan pembangunan sistem manajemen di home industry gentong tanah liat. Dengan menganalisis lingkungan kerja secara lebih detail menggunakan metode perbaikan lingkungan kerja yang ada, diharapkan dapat mencegah kecacatan produk di masa mendatang. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam meningkatkan kualitas produk gentong, seperti pengembangan desain produk yang lebih menarik dan fungsional, atau penerapan teknologi baru dalam proses produksi. Dengan demikian, home industry gentong tanah liat dapat menjadi lebih kompetitif dan siap menghadapi perkembangan perekonomian serta persaingan pasar yang semakin ketat..
<br>Berdasarkan analisis dari hasil pengolahan data menggunakan seven tools, didapatkan kesimpulan bahwa terdapat tiga jenis proses pada pembuatan gentong tanah liat yang sering menghasilkan produk cacat yaitu proses pengeringan, proses penyimpanan, dan proses pembakaran.Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan selama sepuluh hari menunjukkan proses pembakaran menghasilkan cacat produk paling banyak yaitu sebanyak 16 cacat produk atau sebanyak 50% dari total cacat, kemudian proses pengeringan sebanyak 7 produk dengan persentase 22%, dan proses penyimpanan menghasilkan cacat produk sebanyak 9 produk dengan persentase 29%.Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat empat faktor yang menyebabkan cacat produk gentong sering terjadi, antara lain faktor manusia, mesin, material, dan metode.Perbaikan terhadap faktor manusia dilakukan dengan cara menambah jumlah pekerja yang sebelumnya sudah diberikan pelatihan dan motivasi untuk melakukan pekerjaan pembuatan gentong tersebut.Sedangkan perbaikan terhadap faktor mesin adalah berupa pengadaan mesin cetak gentong sehingga mempercepat waktu produksi, mengurangi kemungkinan cacat produk, dan meningkatkan jumlah produksi gentong.Selain itu, perbaikan terhadap faktor material dilakukan dengan cara memilih bahan baku yang berkualitas dan memberikan tempat penyimpanan yang layak guna mencegah kerusakan/penurunan kualitas bahan baku.Kemudian, perbaikan terhadap metode kerja dilakukan dengan cara mengatur komposisi bahan agar proporsional, melakukan latihan kerja, dan memperbaiki gerakan kerja pada saat memindahkan produk
<br>Kualitas merupakan karakteristik atau nilai yang melekat pada suatu produk, kualitas menjadi faktor utama yang diperhatikan oleh konsumen yang mengonsumsi produk tersebut. Pengendalian kualitas dalam sebuah home industry sangat perlu untuk dilakukan mengingat persaingan kualitas produk sangat ketat pada saat ini, dengan meningkatkan kualitas produk home industry, diharapkan dapat bertahan dan terus meningkatkan posisinya di dalam pasar. Upaya pengendalian kualitas dapat dimulai dengan memperbaiki sistem kerja yang sudah ada menjadi lebih baik lagi. Analisis sistem kerja dapat dilakukan dengan metode seven tools,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-312ca.webp" type="image/webp" length="109406" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-312ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/proses-produksi-alat-cacat-produk-galon-desain-val-thumb-0df78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41321-adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida</link>
	<guid isPermaLink="false">73efd77c854bb56fa6a2601a124a9091</guid>
	<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 10:50:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sibro malisi ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi rosano ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,malisi,rosano,sibro,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh berbagai jenis tanaman pada atap terhadap penyerapan CO2, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh berbagai jenis tanaman pada atap terhadap penyerapan CO2, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis tanaman, kepadatan, dan kondisi lingkungan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk memprediksi tingkat CO2 di area atap berdasarkan data historis dan faktor-faktor eksternal seperti cuaca dan aktivitas lalu lintas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi sistem IoT dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengoptimalkan pengelolaan atap taman, misalnya dengan menyesuaikan sistem irigasi dan pemupukan berdasarkan data sensor kualitas udara.. Penelitian ini mengintegrasikan teknologi IoT dan sensor CO2 untuk memahami kualitas udara di area atap gedung di Kota DKI Jakarta.Dari hasil analisis, area atap dengan taman menunjukkan tingkat rata-rata CO2 yang lebih rendah (295 PPM) dibandingkan atap biasa (360 PPM), menunjukkan potensi desain atap berkebun dalam mengurangi konsentrasi CO2.Meskipun demikian, penelitian memiliki keterbatasan dalam jenis atap.Rekomendasi penelitian mendatang termasuk meningkatkan frekuensi pengumpulan data dan mempertimbangkan faktor tambahan untuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang kualitas udara perkotaan Penelitian ini bertujuan memahami kualitas udara di area atap gedung di Kota DKI Jakarta, yang dikenal dengan kepadatan penduduk tinggi dan perkembangan infrastruktur pesat. Konsentrasi karbon dioksida (CO2) di area atap menjadi fokus utama, sebagai indikator kualitas udara yang dipengaruhi oleh polusi udara, aktivitas industri, dan transportasi padat. Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) dan sensor CO2 diungkapkan sebagai solusi efektif untuk memantau konsentrasi CO2 secara real-time. Penelitian ini penting untuk langkah-langkah pengendalian polusi udara, memberikan pemahaman terhadap dampak taman atap dalam mengurangi emisi CO2, dan menjadi inspirasi bagi penelitian masa depan di bidang kualitas udara dan teknologi IoT. Melalui literatur terdahulu, tiga penelitian signifikan menggarisbawahi dampak industri dan teknologi pemantauan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-1789f.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-1789f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-1789f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-1789f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung" alt="JURIS - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-c7ef3.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-c7ef3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-c7ef3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-c7ef3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung" alt="JURIS - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-6d8fa.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-6d8fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-6d8fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-6d8fa.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung" alt="JURIS - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41321-adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida" title="JURIS - Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung" target="_blank">Analisis Kualitas Udara Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Konsentrasi CO2 di Area Atap Gedung</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh berbagai jenis tanaman pada atap terhadap penyerapan CO2, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis tanaman, kepadatan, dan kondisi lingkungan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk memprediksi tingkat CO2 di area atap berdasarkan data historis dan faktor-faktor eksternal seperti cuaca dan aktivitas lalu lintas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi sistem IoT dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengoptimalkan pengelolaan atap taman, misalnya dengan menyesuaikan sistem irigasi dan pemupukan berdasarkan data sensor kualitas udara..
<br>Penelitian ini mengintegrasikan teknologi IoT dan sensor CO2 untuk memahami kualitas udara di area atap gedung di Kota DKI Jakarta.Dari hasil analisis, area atap dengan taman menunjukkan tingkat rata-rata CO2 yang lebih rendah (295 PPM) dibandingkan atap biasa (360 PPM), menunjukkan potensi desain atap berkebun dalam mengurangi konsentrasi CO2.Meskipun demikian, penelitian memiliki keterbatasan dalam jenis atap.Rekomendasi penelitian mendatang termasuk meningkatkan frekuensi pengumpulan data dan mempertimbangkan faktor tambahan untuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang kualitas udara perkotaan
<br>Penelitian ini bertujuan memahami kualitas udara di area atap gedung di Kota DKI Jakarta, yang dikenal dengan kepadatan penduduk tinggi dan perkembangan infrastruktur pesat. Konsentrasi karbon dioksida (CO2) di area atap menjadi fokus utama, sebagai indikator kualitas udara yang dipengaruhi oleh polusi udara, aktivitas industri, dan transportasi padat. Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) dan sensor CO2 diungkapkan sebagai solusi efektif untuk memantau konsentrasi CO2 secara real-time. Penelitian ini penting untuk langkah-langkah pengendalian polusi udara, memberikan pemahaman terhadap dampak taman atap dalam mengurangi emisi CO2, dan menjadi inspirasi bagi penelitian masa depan di bidang kualitas udara dan teknologi IoT. Melalui literatur terdahulu, tiga penelitian signifikan menggarisbawahi dampak industri dan teknologi pemantauan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-c7ef3.webp" type="image/webp" length="96800" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-1789f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-c7ef3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/adaptasi-desain-atap-polusi-udara-karbon-dioksida-thumb-6d8fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9915-barometer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 22 Apr 2026 16:27:54 +0700. 12 items. Served in: 2.967 seconds [rss] -->
