<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 28 Jul 2026 21:17:33 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 21:17:33 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-28T21:17:33+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren Studi Etnografi Perspektif James Spradley ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren Studi Etnografi Perspektif James Spradley ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren Studi Etnografi Perspektif James Spradley ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57028-dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-relas</link>
	<guid isPermaLink="false">35a2bbe57fb1f2a5e1998726d6c0ecef</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 18:52:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hak sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ harari al ]]></category>
	<category><![CDATA[ kaukab al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hak,harari,kaukab,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperluas pemahaman tentang makna sosial hadis, penelitian selanjutnya dapat membandingkan interpretasi hadis di beberapa pesantren yang terletak di wilayah geografis berbeda, seperti Jawa Barat, Sumatera, dan Sulawesi, guna mengidentifikasi variasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley): Untuk memperluas pemahaman tentang makna sosial hadis, penelitian selanjutnya dapat membandingkan interpretasi hadis di beberapa pesantren yang terletak di wilayah geografis berbeda, seperti Jawa Barat, Sumatera, dan Sulawesi, guna mengidentifikasi variasi budaya lokal yang memengaruhi internalisasi hadis (Penelitian 1). Selain itu, kajian campuran kuantitatifAckualitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak internalisasi hadis terhadap perilaku sosial dan prestasi akademik santri, dengan menggunakan survei, observasi, dan analisis statistik untuk menilai korelasi antara nilaiAcnilai hadis dan outcome sosial (Penelitian 2). Selanjutnya, penelitian longitudinal yang melacak perubahan makna sosial hadis selama periode lima hingga sepuluh tahun, khususnya dalam konteks adopsi teknologi digital dan media sosial di pesantren, dapat mengungkap dinamika evolusi interpretasi dan praktik hadis seiring perubahan zaman (Penelitian 3).. Penelitian etnografi dengan perspektif James Spradley mengungkap bahwa hadis di pesantren tidak hanya berfungsi sebagai sumber normatif, tetapi juga menjadi dasar pembentukan tatanan sosial, nilai, dan perilaku kolektif santri.Pemaknaan hadis bersifat kontekstual dan terintegrasi dalam budaya lokal, terlihat melalui internalisasi dalam adab, kedisiplinan, relasi sosial, serta proses pengambilan keputusan yang membentuk karakter dan identitas kolektif komunitas pesantren.Implementasi praktis hadis seperti taAodzim kepada guru, hidup sederhana, gotongAcroyong, kedisiplinan waktu, dan kebersihan lingkungan menegaskan bahwa hadis dijalankan sebagai praktik budaya dan sosial yang hidup, bukan sekadar teori Penelitian ini mengeksplorasi dimensi sosial dari pemaknaan hadis dalam kehidupan pesantren melalui pendekatan etnografi berdasarkan kerangka pemikiran James Spradley. Tujuannya adalah menelusuri cara komunitas pesantren memahami, menghayati, dan menerapkan hadis dalam keseharian mereka. Dengan metode etnografi Spradley yang mencakup analisis domain, taksonomi, komponen, dan tema budaya, penelitian ini menelusuri makna simbolis, nilai-nilai, serta pola interaksi sosial yang terbentuk dari pemahaman terhadap hadis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi di sebuah pesantren modern di wilayah Kabupaten Tangerang. Temuan menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-0a07f.webp" title="JURIS - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-0a07f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-0a07f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-0a07f.webp 1x" title="JURIS - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)" alt="JURIS - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-9970d.webp" title="JURIS - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-9970d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-9970d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-9970d.webp 1x" title="JURIS - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)" alt="JURIS - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-5b1b0.webp" title="JURIS - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-5b1b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-5b1b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-5b1b0.webp 1x" title="JURIS - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)" alt="JURIS - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57028-dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-relas" title="JURIS - Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)" target="_blank">Makna Sosial Hadis Dalam Lingkungan Pesantren (Studi Etnografi Perspektif James Spradley)</a>: Untuk memperluas pemahaman tentang makna sosial hadis, penelitian selanjutnya dapat membandingkan interpretasi hadis di beberapa pesantren yang terletak di wilayah geografis berbeda, seperti Jawa Barat, Sumatera, dan Sulawesi, guna mengidentifikasi variasi budaya lokal yang memengaruhi internalisasi hadis (Penelitian 1). Selain itu, kajian campuran kuantitatifAckualitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak internalisasi hadis terhadap perilaku sosial dan prestasi akademik santri, dengan menggunakan survei, observasi, dan analisis statistik untuk menilai korelasi antara nilaiAcnilai hadis dan outcome sosial (Penelitian 2). Selanjutnya, penelitian longitudinal yang melacak perubahan makna sosial hadis selama periode lima hingga sepuluh tahun, khususnya dalam konteks adopsi teknologi digital dan media sosial di pesantren, dapat mengungkap dinamika evolusi interpretasi dan praktik hadis seiring perubahan zaman (Penelitian 3)..
<br>Penelitian etnografi dengan perspektif James Spradley mengungkap bahwa hadis di pesantren tidak hanya berfungsi sebagai sumber normatif, tetapi juga menjadi dasar pembentukan tatanan sosial, nilai, dan perilaku kolektif santri.Pemaknaan hadis bersifat kontekstual dan terintegrasi dalam budaya lokal, terlihat melalui internalisasi dalam adab, kedisiplinan, relasi sosial, serta proses pengambilan keputusan yang membentuk karakter dan identitas kolektif komunitas pesantren.Implementasi praktis hadis seperti taAodzim kepada guru, hidup sederhana, gotongAcroyong, kedisiplinan waktu, dan kebersihan lingkungan menegaskan bahwa hadis dijalankan sebagai praktik budaya dan sosial yang hidup, bukan sekadar teori
<br>Penelitian ini mengeksplorasi dimensi sosial dari pemaknaan hadis dalam kehidupan pesantren melalui pendekatan etnografi berdasarkan kerangka pemikiran James Spradley. Tujuannya adalah menelusuri cara komunitas pesantren memahami, menghayati, dan menerapkan hadis dalam keseharian mereka. Dengan metode etnografi Spradley yang mencakup analisis domain, taksonomi, komponen, dan tema budaya, penelitian ini menelusuri makna simbolis, nilai-nilai, serta pola interaksi sosial yang terbentuk dari pemahaman terhadap hadis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi di sebuah pesantren modern di wilayah Kabupaten Tangerang. Temuan menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-5b1b0.webp" type="image/webp" length="80606" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-0a07f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-9970d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/dimensi-sosial-ayat-relasi-masyarakat-dependen-aks-thumb-5b1b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1172-idaqu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17549-al-isnad-journal-indonesian-hadith-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Unsur Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Unsur Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Unsur Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57032-sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periway</link>
	<guid isPermaLink="false">f05102c79c931a67ae753351ae349ccb</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 18:24:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hak sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ harari al ]]></category>
	<category><![CDATA[ kaukab al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hak,harari,kaukab,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan metode digital yang memanfaatkan basis data biografi untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah rawi mubham secara sistematis, sehingga mempermudah verifikasi keabsahan sanad. Selanjutnya, diperlukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan metode digital yang memanfaatkan basis data biografi untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah rawi mubham secara sistematis, sehingga mempermudah verifikasi keabsahan sanad. Selanjutnya, diperlukan analisis kuantitatif terhadap pengaruh jumlah rawi terhadap tingkat otentisitas hadis dengan membandingkan data dari berbagai kitab hadis utama, guna memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang kontribusi kuantitas rawi terhadap kualitas sanad. Terakhir, disarankan dibuat sebuah alat komputasi yang memetakan hubungan sigat (guruAcmurid) antar rawi, sehingga dapat menilai kesinambungan rantai periwayatan secara otomatis dan memberikan rekomendasi tentang keandalan sanad berdasarkan kedekatan historis antar perawi.. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis mata rantai periwayatan sangat penting dalam menentukan kualitas sanad hadis.Untuk memperoleh hasil yang mendalam, setiap unsur sanadAinama rawi, sigat, dan jumlah rawiAiharus ditelusuri secara menyeluruh melalui berbagai kitab rijal dan sumber terkait.Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan pengembangan lebih lanjut studi ini oleh akademisi bidang hadis Penelitian ini bertujuan membahas analisis mata rantai periwayatan pada penentuan kualitas hadis. Metode penelitian ini adalah penelitian library research, yakni penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data melalui buku, serta mengumpulkan beberapa data dari kitab-kitab hadis yang mempunyai relevansi pada tema tulisan. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan adanya analisis mata rantai periwayatan pada penentuan kualitas sanad hadis. Setelah melakukan analisis pada unsur-unsur sanad hadis seperti nama rawi, sigat, dan jumlah bilangan rawi penulis melihat bahwa setiap dari unsur tersebut perlu penelusuran ke berbagai kitab-kitab untuk membuka lebih dalam analisis terkait keadaan sanad hadis. Analisis pada nama rawi hendaknya dilakukan dengan membuka banyak kitab-kitab rijal, begitu pula dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-8dc81.webp" title="JURIS - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-8dc81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-8dc81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-8dc81.webp 1x" title="JURIS - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis" alt="JURIS - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-dc29c.webp" title="JURIS - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-dc29c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-dc29c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-dc29c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis" alt="JURIS - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-2be27.webp" title="JURIS - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-2be27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-2be27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-2be27.webp 1x" title="JURIS - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis" alt="JURIS - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57032-sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periway" title="JURIS - Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis" target="_blank">Analisis Unsur-Unsur Sanad Dalam Penentuan Kualitas Hadis</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan metode digital yang memanfaatkan basis data biografi untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah rawi mubham secara sistematis, sehingga mempermudah verifikasi keabsahan sanad. Selanjutnya, diperlukan analisis kuantitatif terhadap pengaruh jumlah rawi terhadap tingkat otentisitas hadis dengan membandingkan data dari berbagai kitab hadis utama, guna memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang kontribusi kuantitas rawi terhadap kualitas sanad. Terakhir, disarankan dibuat sebuah alat komputasi yang memetakan hubungan sigat (guruAcmurid) antar rawi, sehingga dapat menilai kesinambungan rantai periwayatan secara otomatis dan memberikan rekomendasi tentang keandalan sanad berdasarkan kedekatan historis antar perawi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis mata rantai periwayatan sangat penting dalam menentukan kualitas sanad hadis.Untuk memperoleh hasil yang mendalam, setiap unsur sanadAinama rawi, sigat, dan jumlah rawiAiharus ditelusuri secara menyeluruh melalui berbagai kitab rijal dan sumber terkait.Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan pengembangan lebih lanjut studi ini oleh akademisi bidang hadis
<br>Penelitian ini bertujuan membahas analisis mata rantai periwayatan pada penentuan kualitas hadis. Metode penelitian ini adalah penelitian library research, yakni penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data melalui buku, serta mengumpulkan beberapa data dari kitab-kitab hadis yang mempunyai relevansi pada tema tulisan. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan adanya analisis mata rantai periwayatan pada penentuan kualitas sanad hadis. Setelah melakukan analisis pada unsur-unsur sanad hadis seperti nama rawi, sigat, dan jumlah bilangan rawi penulis melihat bahwa setiap dari unsur tersebut perlu penelusuran ke berbagai kitab-kitab untuk membuka lebih dalam analisis terkait keadaan sanad hadis. Analisis pada nama rawi hendaknya dilakukan dengan membuka banyak kitab-kitab rijal, begitu pula dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-dc29c.webp" type="image/webp" length="98312" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-8dc81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-dc29c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/sanad-hadis-analisis-kualitas-rantai-periwayatan-k-thumb-2be27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1172-idaqu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17549-al-isnad-journal-indonesian-hadith-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ibn Arabis Hadith Perspective in His Work Mishkat Al Anwar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ibn Arabis Hadith Perspective in His Work Mishkat Al Anwar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ibn Arabis Hadith Perspective in His Work Mishkat Al Anwar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57029-ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-qur</link>
	<guid isPermaLink="false">212d609f048b9ac5e0c852519a89b878</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 18:23:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hak sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ harari al ]]></category>
	<category><![CDATA[ kaukab al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hak,harari,kaukab,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru: Bagaimana cara terbaik untuk mengintegrasikan pemahaman hadis qudsi dalam Mishkat al-Anwar dengan tradisi sufistik dan ortodoks, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam praktik spiritual kontemporer? Apakah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ibn 'Arabi's Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar: Saran penelitian lanjutan yang baru: Bagaimana cara terbaik untuk mengintegrasikan pemahaman hadis qudsi dalam Mishkat al-Anwar dengan tradisi sufistik dan ortodoks, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam praktik spiritual kontemporer? Apakah ada cara untuk lebih memahami dan menerapkan makna simbolis dan mistik dalam hadis qudsi, dan apakah ini dapat membantu dalam pengembangan spiritual individu? Bagaimana hadis qudsi dalam Mishkat al-Anwar dapat digunakan untuk memandu dan menginspirasi generasi muda dalam mencari pemahaman yang lebih dalam tentang agama dan spiritualitas?. Dari pembahasan singkat tentang Mishkat al-Anwar, dapat disimpulkan bahwa Ibn 'Arabi menyajikan pendekatan yang otoritatif dan universal terhadap tradisi hadis, dengan menekankan inti moral dan etika yang disuling dari makna yang lebih luas dari teks-teks nabi.Karya ini berdiri sebagai sumber klasik yang mengumpulkan seleksi kaya dari hadis qudsi bersama implikasi hukum yang ringkas, semua dikaitkan dengan para guru Sufi besar (mashayikh) dan cendekiawan hadis terkemuka pada zamannya.Kekuatan naratif dan ketegasan metodologisnya - mencakup baik riwayah (transmisi) dan dirayah (analisis kritis) - diakui secara luas.Ibn 'Arabi menekankan rantai kontinu dari para penyalur yang akhirnya terhubung kembali ke Tuhan, sehingga menunjukkan keaslian dan keandalan hadis qudsi yang ia catat.Di tangannya, perkataan-perkataan ini menjadi hidup sebagai harta karun vital dari tradisi hadis qudsi, jelas dibedakan dari Al-Qur'an sambil tetap mencakup kesucian metafisika yang dalam dan otoritas ilahi Artikel ini mengkaji sebuah karya penting yang disusun oleh Syekh al-Akbar Muhyiddin Ibn 'Arabi (1165-1240) berjudul Mishkat al-Anwar fima Ruwiya 'an Allah min al-Akhbar (Relung Cahaya Terkait Sebagian Riwayat dari Tuhan). Tujuan kajian ini adalah menyoroti pemahaman mendalam dari 101 hadis qudsi yang dihimpun dalam kitab tersebut, yang mencakup beragam tema keagamaan seperti prinsip ibadah, ajaran akhlak, nilai spiritual, konsep keimanan, ideologi hukum, pandangan metafisik, dasar eskatologis, dan lain-lain. Naskah ini dikenal sebagai salah satu kumpulan hadis bernilai yang dihasilkan oleh sang mistikus Islam pada abad ke-13 M, dan merupakan satu-satunya karyanya yang menyebar luas. Penelitian ini bersifat kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-cb092.webp" title="JURIS - Ibn &#039;Arabi&#039;s Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-cb092.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-cb092.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-cb092.webp 1x" title="JURIS - Ibn &#039;Arabi&#039;s Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar" alt="JURIS - Ibn &#039;Arabi&#039;s Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-09aa0.webp" title="JURIS - Ibn &#039;Arabi&#039;s Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-09aa0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-09aa0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-09aa0.webp 1x" title="JURIS - Ibn &#039;Arabi&#039;s Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar" alt="JURIS - Ibn &#039;Arabi&#039;s Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-69b62.webp" title="JURIS - Ibn &#039;Arabi&#039;s Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-69b62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-69b62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-69b62.webp 1x" title="JURIS - Ibn &#039;Arabi&#039;s Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar" alt="JURIS - Ibn &#039;Arabi&#039;s Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57029-ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-qur" title="JURIS - Ibn &#039;Arabi&#039;s Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar" target="_blank">Ibn 'Arabi's Hadith Perspective in His Work Mishkat Al-Anwar</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru: Bagaimana cara terbaik untuk mengintegrasikan pemahaman hadis qudsi dalam Mishkat al-Anwar dengan tradisi sufistik dan ortodoks, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam praktik spiritual kontemporer? Apakah ada cara untuk lebih memahami dan menerapkan makna simbolis dan mistik dalam hadis qudsi, dan apakah ini dapat membantu dalam pengembangan spiritual individu? Bagaimana hadis qudsi dalam Mishkat al-Anwar dapat digunakan untuk memandu dan menginspirasi generasi muda dalam mencari pemahaman yang lebih dalam tentang agama dan spiritualitas?.
<br>Dari pembahasan singkat tentang Mishkat al-Anwar, dapat disimpulkan bahwa Ibn 'Arabi menyajikan pendekatan yang otoritatif dan universal terhadap tradisi hadis, dengan menekankan inti moral dan etika yang disuling dari makna yang lebih luas dari teks-teks nabi.Karya ini berdiri sebagai sumber klasik yang mengumpulkan seleksi kaya dari hadis qudsi bersama implikasi hukum yang ringkas, semua dikaitkan dengan para guru Sufi besar (mashayikh) dan cendekiawan hadis terkemuka pada zamannya.Kekuatan naratif dan ketegasan metodologisnya - mencakup baik riwayah (transmisi) dan dirayah (analisis kritis) - diakui secara luas.Ibn 'Arabi menekankan rantai kontinu dari para penyalur yang akhirnya terhubung kembali ke Tuhan, sehingga menunjukkan keaslian dan keandalan hadis qudsi yang ia catat.Di tangannya, perkataan-perkataan ini menjadi hidup sebagai harta karun vital dari tradisi hadis qudsi, jelas dibedakan dari Al-Qur'an sambil tetap mencakup kesucian metafisika yang dalam dan otoritas ilahi
<br>Artikel ini mengkaji sebuah karya penting yang disusun oleh Syekh al-Akbar Muhyiddin Ibn 'Arabi (1165-1240) berjudul Mishkat al-Anwar fima Ruwiya 'an Allah min al-Akhbar (Relung Cahaya Terkait Sebagian Riwayat dari Tuhan). Tujuan kajian ini adalah menyoroti pemahaman mendalam dari 101 hadis qudsi yang dihimpun dalam kitab tersebut, yang mencakup beragam tema keagamaan seperti prinsip ibadah, ajaran akhlak, nilai spiritual, konsep keimanan, ideologi hukum, pandangan metafisik, dasar eskatologis, dan lain-lain. Naskah ini dikenal sebagai salah satu kumpulan hadis bernilai yang dihasilkan oleh sang mistikus Islam pada abad ke-13 M, dan merupakan satu-satunya karyanya yang menyebar luas. Penelitian ini bersifat kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-cb092.webp" type="image/webp" length="102194" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-cb092.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-09aa0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/ibn-arabi-mishkat-al-anwar-hadis-qudsi-al-quran-ta-thumb-69b62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1172-idaqu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17549-al-isnad-journal-indonesian-hadith-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perempuan dalam Perspektif Hadis Keseimbangan Antara Ibadah Akhlak dan Hak Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perempuan dalam Perspektif Hadis Keseimbangan Antara Ibadah Akhlak dan Hak Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perempuan dalam Perspektif Hadis Keseimbangan Antara Ibadah Akhlak dan Hak Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57026-dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim</link>
	<guid isPermaLink="false">5913f24e04d997df837783d696873e19</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 18:21:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hak sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ harari al ]]></category>
	<category><![CDATA[ kaukab al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hak,harari,kaukab,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang hak-hak tetangga (uuqq al-jAr) dalam konteks masyarakat modern, khususnya dalam hal interaksi digital ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang hak-hak tetangga (uuqq al-jAr) dalam konteks masyarakat modern, khususnya dalam hal interaksi digital dan media sosial. Bagaimana peran perempuan dalam menjaga etika dan akhlak dalam ruang digital, dan bagaimana dampak positifnya terhadap lingkungan sosial? Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis peran perempuan sebagai agen moral dan etika sosial dalam komunitas urban. Bagaimana perempuan dapat menjadi katalisator dalam membangun harmoni sosial dan solidaritas di lingkungan perumahan atau apartemen? Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang kontribusi perempuan dalam pendidikan akhlak dan etika sosial di lingkungan keluarga dan masyarakat. Bagaimana perempuan dapat menjadi model dan pendidik dalam menerapkan nilai-nilai kemanusiaan dan empati dalam kehidupan sehari-hari?. Berdasarkan hasil kajian terhadap hadits yang membandingkan dua perempuan dengan karakter ibadah dan perilaku sosial yang berbeda, serta melalui pendekatan kritik matan, syaru, dan analisis sosial-gender, penelitian ini menegaskan bahwa ibadah ritual seperti salat, puasa, dan sedekah tidak secara otomatis menjamin keselamatan akhirat jika tidak disertai akhlak sosial yang baik.Hadits tersebut menunjukkan bahwa ibadah yang tampak besar dan mencolok dapat menjadi tidak bernilai apabila diiringi perilaku yang menyakiti orang lain, khususnya tetangga, melalui lisan atau sikap.Dalam hal ini, hadits memuat kritik terhadap pemaknaan kesalehan yang semata-mata bersifat simbolik dan ritualistik, menegaskan bahwa tolok ukur kesalehan sejati terletak pada kualitas etika sosial, bukan kuantitas amal.Sosok perempuan pertama mencerminkan kesalehan formalistik yang kosong dari empati, sedangkan perempuan kedua merepresentasikan kesalehan substantif yang dibangun atas dasar ketulusan dan tidak menyakiti sesama.Selain itu, hadits ini mengafirmasi bahwa perempuan adalah subjek moral dan etika sosial yang dinilai berdasarkan kontribusinya dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.Kesalehan perempuan tidak hanya diukur dari intensitas ibadah, tetapi juga dari dampak positif perilaku sosialnya terhadap lingkungan, baik dalam interaksi langsung maupun di ruang digital.Pesan moral ini tetap relevan dalam konteks Muslimah kontemporer yang hidup di era interaksi urban dan dunia maya, di mana hak-hak tetangga (uuqq al-jAr) mencakup hubungan fisik dan virtual.Dengan demikian, hadits ini menawarkan paradigma baru kesalehan perempuan yang menempatkan kesalehan sosial sebagai tolok ukur utama, sekaligus menjadi kritik terhadap konstruksi patriarkal yang membatasi peran keagamaan perempuan hanya pada ruang domestik dan ritualistik Kajian ini menganalisis sebuah hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, mengenai dua perempuan dengan kondisi ibadah dan perilaku sosial yang kontras. Hadis ini menjadi pijakan penting dalam memahami keterkaitan antara ibadah ritual dan akhlak sosial, khususnya dalam konteks hak-hak tetangga (uuqq al-jAr) dan etika perempuan dalam masyarakat Islam. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner yang mencakup kritik matan, syaru hadis, dan analisis sosial-gender berbasis TA11, penelitian ini menemukan bahwa kesalehan dalam Islam tidak hanya diukur berdasarkan kuantitas ibadah ritual, tetapi lebih ditentukan oleh kualitas akhlak dalam kehidupan sosial. Hadis tersebut menyatakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-d8719.webp" title="JURIS - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-d8719.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-d8719.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-d8719.webp 1x" title="JURIS - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial" alt="JURIS - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-e7075.webp" title="JURIS - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-e7075.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-e7075.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-e7075.webp 1x" title="JURIS - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial" alt="JURIS - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-9096e.webp" title="JURIS - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-9096e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-9096e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-9096e.webp 1x" title="JURIS - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial" alt="JURIS - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57026-dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim" title="JURIS - Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial" target="_blank">Perempuan dalam Perspektif Hadis: Keseimbangan Antara Ibadah, Akhlak, dan Hak Sosial</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang hak-hak tetangga (uuqq al-jAr) dalam konteks masyarakat modern, khususnya dalam hal interaksi digital dan media sosial. Bagaimana peran perempuan dalam menjaga etika dan akhlak dalam ruang digital, dan bagaimana dampak positifnya terhadap lingkungan sosial? Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis peran perempuan sebagai agen moral dan etika sosial dalam komunitas urban. Bagaimana perempuan dapat menjadi katalisator dalam membangun harmoni sosial dan solidaritas di lingkungan perumahan atau apartemen? Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang kontribusi perempuan dalam pendidikan akhlak dan etika sosial di lingkungan keluarga dan masyarakat. Bagaimana perempuan dapat menjadi model dan pendidik dalam menerapkan nilai-nilai kemanusiaan dan empati dalam kehidupan sehari-hari?.
<br>Berdasarkan hasil kajian terhadap hadits yang membandingkan dua perempuan dengan karakter ibadah dan perilaku sosial yang berbeda, serta melalui pendekatan kritik matan, syaru, dan analisis sosial-gender, penelitian ini menegaskan bahwa ibadah ritual seperti salat, puasa, dan sedekah tidak secara otomatis menjamin keselamatan akhirat jika tidak disertai akhlak sosial yang baik.Hadits tersebut menunjukkan bahwa ibadah yang tampak besar dan mencolok dapat menjadi tidak bernilai apabila diiringi perilaku yang menyakiti orang lain, khususnya tetangga, melalui lisan atau sikap.Dalam hal ini, hadits memuat kritik terhadap pemaknaan kesalehan yang semata-mata bersifat simbolik dan ritualistik, menegaskan bahwa tolok ukur kesalehan sejati terletak pada kualitas etika sosial, bukan kuantitas amal.Sosok perempuan pertama mencerminkan kesalehan formalistik yang kosong dari empati, sedangkan perempuan kedua merepresentasikan kesalehan substantif yang dibangun atas dasar ketulusan dan tidak menyakiti sesama.Selain itu, hadits ini mengafirmasi bahwa perempuan adalah subjek moral dan etika sosial yang dinilai berdasarkan kontribusinya dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.Kesalehan perempuan tidak hanya diukur dari intensitas ibadah, tetapi juga dari dampak positif perilaku sosialnya terhadap lingkungan, baik dalam interaksi langsung maupun di ruang digital.Pesan moral ini tetap relevan dalam konteks Muslimah kontemporer yang hidup di era interaksi urban dan dunia maya, di mana hak-hak tetangga (uuqq al-jAr) mencakup hubungan fisik dan virtual.Dengan demikian, hadits ini menawarkan paradigma baru kesalehan perempuan yang menempatkan kesalehan sosial sebagai tolok ukur utama, sekaligus menjadi kritik terhadap konstruksi patriarkal yang membatasi peran keagamaan perempuan hanya pada ruang domestik dan ritualistik
<br>Kajian ini menganalisis sebuah hadis Nabi Muhammad  yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, mengenai dua perempuan dengan kondisi ibadah dan perilaku sosial yang kontras. Hadis ini menjadi pijakan penting dalam memahami keterkaitan antara ibadah ritual dan akhlak sosial, khususnya dalam konteks hak-hak tetangga (uuqq al-jAr) dan etika perempuan dalam masyarakat Islam. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner yang mencakup kritik matan, syaru hadis, dan analisis sosial-gender berbasis TA11, penelitian ini menemukan bahwa kesalehan dalam Islam tidak hanya diukur berdasarkan kuantitas ibadah ritual, tetapi lebih ditentukan oleh kualitas akhlak dalam kehidupan sosial. Hadis tersebut menyatakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-d8719.webp" type="image/webp" length="86616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-d8719.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-e7075.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/dukungan-lingkungan-sosial-perempuan-muslim-etika-thumb-9096e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1172-idaqu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17549-al-isnad-journal-indonesian-hadith-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT Pupuk Kujang Cikampek ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT Pupuk Kujang Cikampek ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT Pupuk Kujang Cikampek ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57014-strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska</link>
	<guid isPermaLink="false">d9f68a052762f33fedc908e552826a8b</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 18:13:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iwan susanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ mila yuliani ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmala mala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[iwan,mala,mila,nurmala,susanto,yuliani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada peramalan permintaan pupuk NPK subsidi menggunakan metode yang lebih canggih dan akurat, seperti menggunakan algoritma machine learning atau deep learning. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada peramalan permintaan pupuk NPK subsidi menggunakan metode yang lebih canggih dan akurat, seperti menggunakan algoritma machine learning atau deep learning. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan persediaan bahan baku dengan mempertimbangkan variabel-variabel lain, seperti harga bahan baku, waktu pengiriman, dan kualitas bahan baku. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih efisien dalam mengelola persediaan dan mengurangi biaya yang tidak perlu. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas strategi make to stock yang digunakan oleh perusahaan dalam menjaga ketersediaan barang. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menganalisis data penjualan dan produksi dalam jangka waktu yang lebih panjang, serta mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti cuaca dan musim tanam. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih memahami pola permintaan konsumen dan menyesuaikan strategi produksi dengan lebih baik.. Kesimpulan yang didapat dari hasil pengolahan data adalah sebagai berikut.Pupuk Kujang Cikampek menggunakan level strategy karena strategi yang digunakan yaitu make to stock dengan tenaga kerja 105 orang dan biaya sebesar Rp 43,551,179,421.Dengan diketahui hasil perencanaan produksi sebanyak 128.147 ton, yang selanjutnya di implementasikan ke dalam master production schedule atau jadwal induk produksi.Bahan baku yang diperlukan untuk produksi NPK subsidi periode Oktober 2023 - September 2024 yaitu Urea 26 PT. Pupuk Kujang Ciampek memproduksi salah satu pupuk, yaitu pupuk NPK subsidi. Pupuk NPK terdiri dari beberapa bahan baku, yakni UREA, KCL, DAP, dan CLAY. Dalam memproduksi pupuk ini, perusahaan menggunakan strategi make to stock untuk menjaga ketersediaan barang. Dalam pemenuhan kebutuhan yang fluktuatif, terjadi ketidakseimbangan antara produksi pupuk NPK dengan penjualan ke konsumen. Hal ini dapat menimbulkan kerugian karena adanya biaya simpan yang ditanggung perusahaan. Jika bahan baku kurang, perusahaan tidak akan bisa memenuhi kebutuhan konsumen, begitu pula jika bahan baku berlebihan dan disimpan terlalu lama, maka akan timbul biaya-biaya lain. Untuk menghindari kerugian, perencanaan dan pengendalian produksi yang akan datang harus direncanakan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan perencanaan ulang produksi dengan melihat pola data peramalan menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-6a175.webp" title="JURIS - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-6a175.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-6a175.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-6a175.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek" alt="JURIS - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-58c61.webp" title="JURIS - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-58c61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-58c61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-58c61.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek" alt="JURIS - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-ddb5d.webp" title="JURIS - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-ddb5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-ddb5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-ddb5d.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek" alt="JURIS - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57014-strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska" title="JURIS - Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek" target="_blank">Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pupuk NPK Subsidi di PT. Pupuk Kujang Cikampek</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada peramalan permintaan pupuk NPK subsidi menggunakan metode yang lebih canggih dan akurat, seperti menggunakan algoritma machine learning atau deep learning. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan persediaan bahan baku dengan mempertimbangkan variabel-variabel lain, seperti harga bahan baku, waktu pengiriman, dan kualitas bahan baku. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih efisien dalam mengelola persediaan dan mengurangi biaya yang tidak perlu. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas strategi make to stock yang digunakan oleh perusahaan dalam menjaga ketersediaan barang. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menganalisis data penjualan dan produksi dalam jangka waktu yang lebih panjang, serta mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti cuaca dan musim tanam. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih memahami pola permintaan konsumen dan menyesuaikan strategi produksi dengan lebih baik..
<br>Kesimpulan yang didapat dari hasil pengolahan data adalah sebagai berikut.Pupuk Kujang Cikampek menggunakan level strategy karena strategi yang digunakan yaitu make to stock dengan tenaga kerja 105 orang dan biaya sebesar Rp 43,551,179,421.Dengan diketahui hasil perencanaan produksi sebanyak 128.147 ton, yang selanjutnya di implementasikan ke dalam master production schedule atau jadwal induk produksi.Bahan baku yang diperlukan untuk produksi NPK subsidi periode Oktober 2023 - September 2024 yaitu Urea 26
<br>PT. Pupuk Kujang Ciampek memproduksi salah satu pupuk, yaitu pupuk NPK subsidi. Pupuk NPK terdiri dari beberapa bahan baku, yakni UREA, KCL, DAP, dan CLAY. Dalam memproduksi pupuk ini, perusahaan menggunakan strategi make to stock untuk menjaga ketersediaan barang. Dalam pemenuhan kebutuhan yang fluktuatif, terjadi ketidakseimbangan antara produksi pupuk NPK dengan penjualan ke konsumen. Hal ini dapat menimbulkan kerugian karena adanya biaya simpan yang ditanggung perusahaan. Jika bahan baku kurang, perusahaan tidak akan bisa memenuhi kebutuhan konsumen, begitu pula jika bahan baku berlebihan dan disimpan terlalu lama, maka akan timbul biaya-biaya lain. Untuk menghindari kerugian, perencanaan dan pengendalian produksi yang akan datang harus direncanakan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan perencanaan ulang produksi dengan melihat pola data peramalan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-6a175.webp" type="image/webp" length="113102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-6a175.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-58c61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/strategi-produksi-madu-pupuk-npk-phonska-kujang-ci-thumb-ddb5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2487-wastukancana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17512-jurnal-teknologika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV Dwiputra Ihwa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV Dwiputra Ihwa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV Dwiputra Ihwa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57016-standar-produksi-ekstrak-proses-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">4dff7c3f6ddd5ba5b173eb6b85b02912</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 17:51:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iwan susanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ mila yuliani ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmala mala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[iwan,mala,mila,nurmala,susanto,yuliani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi penerapan metode penentuan waktu standar pada perusahaan UMKM lain yang memiliki variasi proses produksi sablon, untuk menguji generalisasi hasil dan mengidentifikasi faktor-faktor spesifik industri yang memengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi penerapan metode penentuan waktu standar pada perusahaan UMKM lain yang memiliki variasi proses produksi sablon, untuk menguji generalisasi hasil dan mengidentifikasi faktor-faktor spesifik industri yang memengaruhi standar waktu. Selanjutnya, studi komparatif antara proses sablon manual dan sablon otomatis dengan menggunakan pendekatan yang sama dapat memberikan insight mengenai potensi peningkatan efisiensi dan pengurangan waktu siklus, serta implikasi ekonomi bagi perusahaan. Terakhir, pengembangan model waktu standar dinamis yang mempertimbangkan variabilitas permintaan dan kompleksitas desain dapat membantu perusahaan dalam perencanaan produksi yang lebih adaptif, khususnya dalam lingkungan makeActoAcorder, sehingga meningkatkan responsibilitas terhadap fluktuasi pasar.. Waktu standar yang dibutuhkan pekerja secara wajar untuk menyelesaikan suatu elemen kerja yaitu pada tahap mixing warna sebesar 55,69 detik, tahap pembersihan meja sablon sebesar 24,59 detik, tahap pemasangan baju sebesar 31,18 detik, tahap penyablonan sebesar 9,11 detik, tahap pengeringan sebesar 12,73 detik dan tahap pressing sebesar 48,08 detik.Total keseluruhan waktu standar yang telah dihitung sebesar 181,38 detik atau 3,023 menit untuk menyelesaikan sebuah kaos sablon dalam satu siklus dengan jam kerja 9 jam atau 540 menit sehari Analisis waktu standar produksi adalah metode kuantitatif yang penting untuk mengukur durasi proses produksi. Tujuan utama dari analisis ini adalah untuk menetapkan waktu standar yang akan dijadikan acuan dalam perencanaan sebelum produksi dimulai. Dengan adanya waktu standar, perusahaan dapat memastikan bahwa waktu produksi sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Proses analisis ini dimulai dengan pengukuran waktu kerja menggunakan stopwatch pada enam elemen kerja yang berbeda. Pengukuran ini dilakukan untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Setelah pengukuran, langkah berikutnya adalah melakukan uji kecukupan data untuk memastikan bahwa data yang diperoleh cukup dan layak untuk dianalisis. Selain itu, uji keseragaman juga dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-55c50.webp" title="JURIS - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-55c50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-55c50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-55c50.webp 1x" title="JURIS - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa" alt="JURIS - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-4bf45.webp" title="JURIS - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-4bf45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-4bf45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-4bf45.webp 1x" title="JURIS - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa" alt="JURIS - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-75b13.webp" title="JURIS - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-75b13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-75b13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-75b13.webp 1x" title="JURIS - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa" alt="JURIS - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57016-standar-produksi-ekstrak-proses-pr" title="JURIS - Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa" target="_blank">Menentukan Waktu Standar Pada Aktivitas Kerja Produksi Sablon Manual Di CV. Dwiputra Ihwa</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi penerapan metode penentuan waktu standar pada perusahaan UMKM lain yang memiliki variasi proses produksi sablon, untuk menguji generalisasi hasil dan mengidentifikasi faktor-faktor spesifik industri yang memengaruhi standar waktu. Selanjutnya, studi komparatif antara proses sablon manual dan sablon otomatis dengan menggunakan pendekatan yang sama dapat memberikan insight mengenai potensi peningkatan efisiensi dan pengurangan waktu siklus, serta implikasi ekonomi bagi perusahaan. Terakhir, pengembangan model waktu standar dinamis yang mempertimbangkan variabilitas permintaan dan kompleksitas desain dapat membantu perusahaan dalam perencanaan produksi yang lebih adaptif, khususnya dalam lingkungan makeActoAcorder, sehingga meningkatkan responsibilitas terhadap fluktuasi pasar..
<br>Waktu standar yang dibutuhkan pekerja secara wajar untuk menyelesaikan suatu elemen kerja yaitu pada tahap mixing warna sebesar 55,69 detik, tahap pembersihan meja sablon sebesar 24,59 detik, tahap pemasangan baju sebesar 31,18 detik, tahap penyablonan sebesar 9,11 detik, tahap pengeringan sebesar 12,73 detik dan tahap pressing sebesar 48,08 detik.Total keseluruhan waktu standar yang telah dihitung sebesar 181,38 detik atau 3,023 menit untuk menyelesaikan sebuah kaos sablon dalam satu siklus dengan jam kerja 9 jam atau 540 menit sehari
<br>Analisis waktu standar produksi adalah metode kuantitatif yang penting untuk mengukur durasi proses produksi. Tujuan utama dari analisis ini adalah untuk menetapkan waktu standar yang akan dijadikan acuan dalam perencanaan sebelum produksi dimulai. Dengan adanya waktu standar, perusahaan dapat memastikan bahwa waktu produksi sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Proses analisis ini dimulai dengan pengukuran waktu kerja menggunakan stopwatch pada enam elemen kerja yang berbeda. Pengukuran ini dilakukan untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Setelah pengukuran, langkah berikutnya adalah melakukan uji kecukupan data untuk memastikan bahwa data yang diperoleh cukup dan layak untuk dianalisis. Selain itu, uji keseragaman juga dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-75b13.webp" type="image/webp" length="55884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-55c50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-4bf45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/standar-produksi-ekstrak-proses-asbuton-sablon-man-thumb-75b13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2487-wastukancana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17512-jurnal-teknologika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Makna Sabar Dalam Hadis Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Makna Sabar Dalam Hadis Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Makna Sabar Dalam Hadis Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57027-peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda</link>
	<guid isPermaLink="false">f79ad0dff281c7c0f332bf843b752107</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 17:44:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hak sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ harari al ]]></category>
	<category><![CDATA[ kaukab al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hak,harari,kaukab,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis lebih lanjut hadis-hadis yang berkaitan dengan sabar dalam menghadapi berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory): Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis lebih lanjut hadis-hadis yang berkaitan dengan sabar dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, seperti ujian, musibah, dan kesulitan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji lebih dalam tentang peran sabar dalam membentuk kepribadian dan ketahanan spiritual seorang Muslim, serta bagaimana sabar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model atau teori tentang sabar yang lebih komprehensif dan aplikatif, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti emosi, keteguhan hati, dan hubungan dengan Allah. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang sabar dalam perspektif Islam dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.. Berdasarkan hasil penelitian dari jurnal ini, bisa disimpulkan bahwa sabar adalah salah satu kekuatan terbesar yang kita butuhkan untuk menjalani hidup.Sabar itu bukan cuma soal nahan marah atau emosi, tapi juga kemampuan untuk tetap tenang, berpikir jernih, dan terus berusaha meskipun keadaan nggak selalu sesuai yang kita mau.Dalam ajaran Islam, sabar itu punya posisi penting banget karena termasuk bagian dari iman.Orang yang sabar akan mendapat banyak kebaikan, seperti hati yang lebih tenang, pikiran yang lebih sehat, dan jadi lebih kuat saat menghadapi cobaan hidup.Bahkan Allah menjanjikan pahala yang besar untuk orang-orang yang sabar, karena dengan sabar, kita bisa jadi pribadi yang lebih tangguh dan makin dekat dengan Allah.Bagi kita sebagai pelajar atau anak muda, sabar itu penting banget dalam kehidupan sehari-hari.Misalnya, saat gagal ujian, ada masalah sama teman, atau capek karena mengejar cita-cita, sabar bisa jadi kekuatan supaya kita nggak gampang menyerah.Sabar itu bukan berarti kita pasrah atau diam saja, tapi tetap berusaha sambil yakin kalau setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya.Dengan sabar, kita bisa jadi lebih bijak saat mengambil keputusan, nggak gampang terbawa arus hal-hal buruk, dan tetap fokus sama tujuan hidup kita.Jadi, yuk biasakan diri untuk sabar dalam setiap keadaan, karena dengan sabar, hidup kita bisa jadi lebih tenang, lebih bermakna, dan penuh harapan Penelitian ini membahas makna sabar dalam hadis Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan pendekatan tematik yang dikombinasikan dengan metode Grounded Theory yang dikembangkan oleh Strauss dan Glaser. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali dan menemukan makna sabar secara lebih mendalam sebagaimana dijelaskan dalam hadis-hadis Nabi. Dalam prosesnya, pendekatan tematik digunakan untuk mengelompokkan hadis-hadis yang berkaitan dengan sabar ke dalam beberapa tema utama. Setelah tema-tema tersebut terbentuk, metode Grounded Theory diterapkan dengan tahapan analisis berupa coding terbuka, coding... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-f7877.webp" title="JURIS - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-f7877.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-f7877.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-f7877.webp 1x" title="JURIS - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)" alt="JURIS - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-6f159.webp" title="JURIS - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-6f159.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-6f159.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-6f159.webp 1x" title="JURIS - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)" alt="JURIS - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-05ec1.webp" title="JURIS - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-05ec1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-05ec1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-05ec1.webp 1x" title="JURIS - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)" alt="JURIS - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57027-peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda" title="JURIS - Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)" target="_blank">Makna Sabar Dalam Hadis (Studi Tematik dengan Pendekatan Grounded Theory)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis lebih lanjut hadis-hadis yang berkaitan dengan sabar dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, seperti ujian, musibah, dan kesulitan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji lebih dalam tentang peran sabar dalam membentuk kepribadian dan ketahanan spiritual seorang Muslim, serta bagaimana sabar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model atau teori tentang sabar yang lebih komprehensif dan aplikatif, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti emosi, keteguhan hati, dan hubungan dengan Allah. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang sabar dalam perspektif Islam dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dari jurnal ini, bisa disimpulkan bahwa sabar adalah salah satu kekuatan terbesar yang kita butuhkan untuk menjalani hidup.Sabar itu bukan cuma soal nahan marah atau emosi, tapi juga kemampuan untuk tetap tenang, berpikir jernih, dan terus berusaha meskipun keadaan nggak selalu sesuai yang kita mau.Dalam ajaran Islam, sabar itu punya posisi penting banget karena termasuk bagian dari iman.Orang yang sabar akan mendapat banyak kebaikan, seperti hati yang lebih tenang, pikiran yang lebih sehat, dan jadi lebih kuat saat menghadapi cobaan hidup.Bahkan Allah menjanjikan pahala yang besar untuk orang-orang yang sabar, karena dengan sabar, kita bisa jadi pribadi yang lebih tangguh dan makin dekat dengan Allah.Bagi kita sebagai pelajar atau anak muda, sabar itu penting banget dalam kehidupan sehari-hari.Misalnya, saat gagal ujian, ada masalah sama teman, atau capek karena mengejar cita-cita, sabar bisa jadi kekuatan supaya kita nggak gampang menyerah.Sabar itu bukan berarti kita pasrah atau diam saja, tapi tetap berusaha sambil yakin kalau setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya.Dengan sabar, kita bisa jadi lebih bijak saat mengambil keputusan, nggak gampang terbawa arus hal-hal buruk, dan tetap fokus sama tujuan hidup kita.Jadi, yuk biasakan diri untuk sabar dalam setiap keadaan, karena dengan sabar, hidup kita bisa jadi lebih tenang, lebih bermakna, dan penuh harapan
<br>Penelitian ini membahas makna sabar dalam hadis Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan pendekatan tematik yang dikombinasikan dengan metode Grounded Theory yang dikembangkan oleh Strauss dan Glaser. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali dan menemukan makna sabar secara lebih mendalam sebagaimana dijelaskan dalam hadis-hadis Nabi. Dalam prosesnya, pendekatan tematik digunakan untuk mengelompokkan hadis-hadis yang berkaitan dengan sabar ke dalam beberapa tema utama. Setelah tema-tema tersebut terbentuk, metode Grounded Theory diterapkan dengan tahapan analisis berupa coding terbuka, coding...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-f7877.webp" type="image/webp" length="92082" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-f7877.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-6f159.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/peran-sabar-hadis-grounded-theory-anak-muda-makna-thumb-05ec1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1172-idaqu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17549-al-isnad-journal-indonesian-hadith-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57035-gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-g</link>
	<guid isPermaLink="false">55d28f4e8a836552c45d27b325e301d4</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 17:19:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fusvita m ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur aini ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aini,fusvita,m,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas demonstrasi langsung teknik menyikat gigi pada balita menggunakan model gigi edukatif dibandingkan hanya ceramah interaktif, dengan mengukur perubahan perilaku menyikat gigi dua kali sehari serta peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas demonstrasi langsung teknik menyikat gigi pada balita menggunakan model gigi edukatif dibandingkan hanya ceramah interaktif, dengan mengukur perubahan perilaku menyikat gigi dua kali sehari serta peningkatan kebersihan mulut melalui pemeriksaan klinis selama tiga bulan setelah intervensi, dan membandingkan hasilnya antar kelompok usia balita. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti pengaruh video edukasi audiovisual singkat yang menampilkan prosedur menyikat gigi dan tips nutrisi terhadap pengetahuan dan praktik kebiasaan pemberian susu botol pada malam hari, serta mengidentifikasi apakah kampanye "Bebas Dot di Malam Hari" dapat secara signifikan menurunkan prevalensi karies pada anak usia dua hingga lima tahun melalui survei tahunan dan analisis faktor risiko. Selanjutnya, penelitian multiAcsitus dapat membandingkan hasil penyuluhan di berbagai posyandu dengan sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis dan sosialAckultural, untuk menilai keberlanjutan perubahan pengetahuan menjadi perilaku praktis, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberhasilan program, termasuk peran kader kesehatan, dukungan keluarga, dan akses media edukasi.. Penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua, khususnya ibu balita, tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai pencegahan karies sejak usia dini.Peningkatan skor pengetahuan signifikan, dengan rata-rata pre-test 77,53 A 21,93 menjadi 89,47 A 13,85.Temuan sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa ceramah interaktif dan media visual dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita secara bermakna Karies gigi merupakan penyakit tidak menular paling umum secara global dan banyak dialami oleh anak usia dini. Berdasarkan survei awal di wilayah Puskesmas Jalan Kutai, ditemukan tingginya angka karies pada balita yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan orangtua, kebiasaan menyikat gigi yang kurang tepat, serta tingginya konsumsi gula. Kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orangtua mengenai kesehatan gigi dan mulut sebagai upaya pencegahan karies pada balita melalui penyuluhan terstruktur di Posyandu Flamboyan. Metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-2f7d7.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-2f7d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-2f7d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-2f7d7.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-3f73d.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-3f73d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-3f73d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-3f73d.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-b5ec9.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-b5ec9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-b5ec9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-b5ec9.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57035-gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-g" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan" target="_blank">Penyuluhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Upaya Pencegahan Karies Balita Di Posyandu Flamboyan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas demonstrasi langsung teknik menyikat gigi pada balita menggunakan model gigi edukatif dibandingkan hanya ceramah interaktif, dengan mengukur perubahan perilaku menyikat gigi dua kali sehari serta peningkatan kebersihan mulut melalui pemeriksaan klinis selama tiga bulan setelah intervensi, dan membandingkan hasilnya antar kelompok usia balita. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti pengaruh video edukasi audiovisual singkat yang menampilkan prosedur menyikat gigi dan tips nutrisi terhadap pengetahuan dan praktik kebiasaan pemberian susu botol pada malam hari, serta mengidentifikasi apakah kampanye "Bebas Dot di Malam Hari" dapat secara signifikan menurunkan prevalensi karies pada anak usia dua hingga lima tahun melalui survei tahunan dan analisis faktor risiko. Selanjutnya, penelitian multiAcsitus dapat membandingkan hasil penyuluhan di berbagai posyandu dengan sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis dan sosialAckultural, untuk menilai keberlanjutan perubahan pengetahuan menjadi perilaku praktis, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberhasilan program, termasuk peran kader kesehatan, dukungan keluarga, dan akses media edukasi..
<br>Penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua, khususnya ibu balita, tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai pencegahan karies sejak usia dini.Peningkatan skor pengetahuan signifikan, dengan rata-rata pre-test 77,53 A 21,93 menjadi 89,47 A 13,85.Temuan sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa ceramah interaktif dan media visual dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita secara bermakna
<br>Karies gigi merupakan penyakit tidak menular paling umum secara global dan banyak dialami oleh anak usia dini. Berdasarkan survei awal di wilayah Puskesmas Jalan Kutai, ditemukan tingginya angka karies pada balita yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan orangtua, kebiasaan menyikat gigi yang kurang tepat, serta tingginya konsumsi gula. Kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orangtua mengenai kesehatan gigi dan mulut sebagai upaya pencegahan karies pada balita melalui penyuluhan terstruktur di Posyandu Flamboyan. Metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-2f7d7.webp" type="image/webp" length="83492" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-2f7d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-3f73d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/gigi-anak-usia-balita-keterampilan-menyikat-tindak-thumb-b5ec9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3048-stikesmitrakeluarga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17212-jurnal-mitra-masyarakat-jmm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK AgNP DENGAN ANTIBAKTERI BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS CITRUS AURANTIFOLIA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK AgNP DENGAN ANTIBAKTERI BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS CITRUS AURANTIFOLIA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK AgNP DENGAN ANTIBAKTERI BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS CITRUS AURANTIFOLIA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57015-nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil</link>
	<guid isPermaLink="false">cc13ed57ec6bd6e6c7521ca8b18c20d4</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 16:24:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iwan susanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ mila yuliani ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmala mala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[iwan,mala,mila,nurmala,susanto,yuliani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) evaluasi kuantitatif pengaruh variasi konsentrasi nanopartikel perak (AgNP) yang terintegrasi dalam tekstil terhadap aktivitas antibakteri terhadap strain bakteri klinis seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA): Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) evaluasi kuantitatif pengaruh variasi konsentrasi nanopartikel perak (AgNP) yang terintegrasi dalam tekstil terhadap aktivitas antibakteri terhadap strain bakteri klinis seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, dengan menggunakan metode uji zona hambatan dan MIC untuk menentukan dosis optimal yang aman dan efektif. (2) Selanjutnya, perlu diselidiki apakah penggantian polietilena glikol (PEGAc6000) dengan agen penstabil lain yang memiliki berat molekul berbeda, seperti PEGAc2000 atau surfaktan bioAcbased, dapat menghasilkan ukuran partikel yang lebih seragam dan meningkatkan stabilitas jangka panjang AgNP pada kondisi penyimpanan yang beragam. (3) Selain itu, studi komparatif antara ekstrak ampas jeruk nipis dan ekstrak tanaman lain yang mengandung senyawa flavonoid tinggi, misalnya ekstrak daun sambiloto atau daun belimbing wuluh, dapat dilakukan untuk mengidentifikasi bioreduktor yang memberikan efisiensi reduksi tertinggi serta sifat antibakteri intrinsik yang lebih kuat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme sintesis hijau, mengoptimalkan formulasi AgNP untuk aplikasi tekstil antibakteri, serta memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan produk ramah lingkungan dengan performa antibakteri yang superior. Selain itu, penilaian dampak lingkungan dari limbah proses sintesis dan daur ulang AgNP juga perlu dipertimbangkan.. Ekstrak ampas jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dapat berfungsi sebagai bioreduktor efektif dalam sintesis nanopartikel perak (AgNP) dengan kondisi optimum pH 11, menghasilkan larutan berwarna merah kecoklatan dan puncak absorbansi pada 420 nm.Konsentrasi AgNO3 memengaruhi ukuran partikel, dimana rasio optimum AgNO3.0,1AmM serta penambahan bioreduktor 3AmL/50AmL pada pH 11 menghasilkan nanopartikel berukuran sekitar 67Anm yang stabil.Uji kestabilan selama empat hari menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada panjang gelombang maksimum, intensitas, maupun lebar puncak absorbansi, menandakan stabilitas AgNP yang baik Nanopartikel perak telah banyak dibuat dengan beberapa metode dan kondisi yang berbeda diantaranya metode reduksi kimia, foto kimia, sonokimia. Sintesis nanopartikel perak (AgNP) pada penelitian ini menggunakan metode reduksi kimia karena metode ini mudah dilakukan, sederhana, ramah lingkungan dan menghasilkan nanopartikel perak (AgNP) yang cukup baik. Pada proses sintesis nanopartikel perak (AgNP) ini digunakan bioreduktor ekstrak ampas kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai bahan pereduksi dan polietilena glikol (PEG) 6000 sebagai stabilisator. Pada prinsipnya nanopartikel perak (AgNP) dengan metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-5c4cd.webp" title="JURIS - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-5c4cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-5c4cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-5c4cd.webp 1x" title="JURIS - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)" alt="JURIS - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-0dda0.webp" title="JURIS - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-0dda0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-0dda0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-0dda0.webp 1x" title="JURIS - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)" alt="JURIS - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-187ae.webp" title="JURIS - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-187ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-187ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-187ae.webp 1x" title="JURIS - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)" alt="JURIS - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57015-nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil" title="JURIS - PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)" target="_blank">PEMBUATAN NANOPARTIKEL PERAK (AgNP) DENGAN ANTIBAKTERI  BIOREDUKTOR EKSTRAK AMPAS JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) evaluasi kuantitatif pengaruh variasi konsentrasi nanopartikel perak (AgNP) yang terintegrasi dalam tekstil terhadap aktivitas antibakteri terhadap strain bakteri klinis seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, dengan menggunakan metode uji zona hambatan dan MIC untuk menentukan dosis optimal yang aman dan efektif. (2) Selanjutnya, perlu diselidiki apakah penggantian polietilena glikol (PEGAc6000) dengan agen penstabil lain yang memiliki berat molekul berbeda, seperti PEGAc2000 atau surfaktan bioAcbased, dapat menghasilkan ukuran partikel yang lebih seragam dan meningkatkan stabilitas jangka panjang AgNP pada kondisi penyimpanan yang beragam. (3) Selain itu, studi komparatif antara ekstrak ampas jeruk nipis dan ekstrak tanaman lain yang mengandung senyawa flavonoid tinggi, misalnya ekstrak daun sambiloto atau daun belimbing wuluh, dapat dilakukan untuk mengidentifikasi bioreduktor yang memberikan efisiensi reduksi tertinggi serta sifat antibakteri intrinsik yang lebih kuat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme sintesis hijau, mengoptimalkan formulasi AgNP untuk aplikasi tekstil antibakteri, serta memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan produk ramah lingkungan dengan performa antibakteri yang superior. Selain itu, penilaian dampak lingkungan dari limbah proses sintesis dan daur ulang AgNP juga perlu dipertimbangkan..
<br>Ekstrak ampas jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dapat berfungsi sebagai bioreduktor efektif dalam sintesis nanopartikel perak (AgNP) dengan kondisi optimum pH 11, menghasilkan larutan berwarna merah kecoklatan dan puncak absorbansi pada 420 nm.Konsentrasi AgNO3 memengaruhi ukuran partikel, dimana rasio optimum AgNO3.0,1AmM serta penambahan bioreduktor 3AmL/50AmL pada pH 11 menghasilkan nanopartikel berukuran sekitar 67Anm yang stabil.Uji kestabilan selama empat hari menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada panjang gelombang maksimum, intensitas, maupun lebar puncak absorbansi, menandakan stabilitas AgNP yang baik
<br>Nanopartikel perak telah banyak dibuat dengan beberapa metode dan kondisi yang berbeda diantaranya metode reduksi kimia, foto kimia, sonokimia. Sintesis nanopartikel perak (AgNP) pada penelitian ini menggunakan metode reduksi kimia karena metode ini mudah dilakukan, sederhana, ramah lingkungan dan menghasilkan nanopartikel perak (AgNP) yang cukup baik. Pada proses sintesis nanopartikel perak (AgNP) ini digunakan bioreduktor ekstrak ampas kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai bahan pereduksi dan polietilena glikol (PEG) 6000 sebagai stabilisator. Pada prinsipnya nanopartikel perak (AgNP) dengan metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-187ae.webp" type="image/webp" length="108432" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-5c4cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-0dda0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/nanopartikel-perak-agnp-ekstrak-jeruk-nipis-stabil-thumb-187ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2487-wastukancana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17512-jurnal-teknologika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW Simple Additive Weighting dan WP Weight Product di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1 Kabupat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW Simple Additive Weighting dan WP Weight Product di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1 Kabupat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW Simple Additive Weighting dan WP Weight Product di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1 Kabupat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57022-faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cai</link>
	<guid isPermaLink="false">964eb62d7c16bfa08c8095dfb6670430</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 16:10:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ayu sitanini ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ayu,sitanini]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi metode multiAccriteria decision making lainnya, seperti TOPSIS atau fuzzy AHP, dengan SAW dan WP untuk menilai apakah kombinasi tersebut meningkatkan akurasi keputusan promosi; selanjutnya, studi dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product) di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1 (Kabupat: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi metode multiAccriteria decision making lainnya, seperti TOPSIS atau fuzzy AHP, dengan SAW dan WP untuk menilai apakah kombinasi tersebut meningkatkan akurasi keputusan promosi; selanjutnya, studi dapat meneliti dampak penyesuaian dinamis bobot kriteria seiring waktu, misalnya dengan mempertimbangkan perubahan kebutuhan operasional atau tren kinerja, untuk melihat apakah fleksibilitas bobot meningkatkan keadilan dan relevansi hasil promosi; terakhir, penelitian dapat memperluas penerapan model DSS ini ke konteks perkebunan lain atau tingkat jabatan yang berbeda, seperti supervisor atau manajer, guna menguji generalisasi metodologi dan menilai adaptabilitasnya dalam lingkungan kerja yang beragam, dengan fokus pada faktor-faktor spesifik industri dan budaya organisasi.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode SAW dan WP dalam sistem pendukung keputusan promosi jabatan Asisten Kebun di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1 menghasilkan rekomendasi konsisten, dengan alternatif 4 (Jumadi Asri) memperoleh skor tertinggi (0,90 SAW, 0,1250 WP).Hasil tersebut membuktikan bahwa kedua metode dapat menilai secara objektif kriteria masa kerja, produktivitas, perilaku, dan kepemimpinan, menghasilkan keputusan yang adil dan transparan.Oleh karena itu, SAW dan WP dapat dijadikan instrumen yang mendukung pengelolaan sumber daya manusia serta meningkatkan efektivitas promosi jabatan, produktivitas, dan keberlanjutan operasional perusahaan Pengambilan keputusan pada promosi jabatan merupakan aspek strategis dalam manajemen sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit, yang secara langsung memengaruhi efektivitas operasional dan target produktivitas. Penelitian ini membandingkan dua metode Decision Support System (DSS), yaitu Simple Additive Weighting (SAW) dan Weighted Product (WP), dalam menentukan promosi Asisten Kebun di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1. Empat kriteria yang ditetapkan perusahaan digunakan, yaitu masa kerja (10%), produktivitas kerja (40%), perilaku kerja (20%), dan kepemimpinan (30%). Sebanyak sembilan kandidat promosi dari Divisi 1Ae9 dievaluasi. Kedua metode menghasilkan temuan yang sama, di mana Alternatif 4 (Jumadi Asri Ae Asisten Divisi 4) memperoleh skor tertinggi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa metode SAW dan WP dapat diterapkan secara efektif dalam pengambilan keputusan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-e55be.webp" title="JURIS - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-e55be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-e55be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-e55be.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat" alt="JURIS - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-44431.webp" title="JURIS - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-44431.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-44431.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-44431.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat" alt="JURIS - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-c878f.webp" title="JURIS - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-c878f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-c878f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-c878f.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat" alt="JURIS - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57022-faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cai" title="JURIS - Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat" target="_blank">Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Asisten Kebun Menggunakan Metode SAW  (Simple Additive Weighting) dan WP (Weight Product)  di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1  (Kabupat</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi metode multiAccriteria decision making lainnya, seperti TOPSIS atau fuzzy AHP, dengan SAW dan WP untuk menilai apakah kombinasi tersebut meningkatkan akurasi keputusan promosi; selanjutnya, studi dapat meneliti dampak penyesuaian dinamis bobot kriteria seiring waktu, misalnya dengan mempertimbangkan perubahan kebutuhan operasional atau tren kinerja, untuk melihat apakah fleksibilitas bobot meningkatkan keadilan dan relevansi hasil promosi; terakhir, penelitian dapat memperluas penerapan model DSS ini ke konteks perkebunan lain atau tingkat jabatan yang berbeda, seperti supervisor atau manajer, guna menguji generalisasi metodologi dan menilai adaptabilitasnya dalam lingkungan kerja yang beragam, dengan fokus pada faktor-faktor spesifik industri dan budaya organisasi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode SAW dan WP dalam sistem pendukung keputusan promosi jabatan Asisten Kebun di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1 menghasilkan rekomendasi konsisten, dengan alternatif 4 (Jumadi Asri) memperoleh skor tertinggi (0,90 SAW, 0,1250 WP).Hasil tersebut membuktikan bahwa kedua metode dapat menilai secara objektif kriteria masa kerja, produktivitas, perilaku, dan kepemimpinan, menghasilkan keputusan yang adil dan transparan.Oleh karena itu, SAW dan WP dapat dijadikan instrumen yang mendukung pengelolaan sumber daya manusia serta meningkatkan efektivitas promosi jabatan, produktivitas, dan keberlanjutan operasional perusahaan
<br>Pengambilan keputusan pada promosi jabatan merupakan aspek strategis dalam manajemen sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit, yang secara langsung memengaruhi efektivitas operasional dan target produktivitas. Penelitian ini membandingkan dua metode Decision Support System (DSS), yaitu Simple Additive Weighting (SAW) dan Weighted Product (WP), dalam menentukan promosi Asisten Kebun di PT Agrinas Palma Nusantara Kebun Ledo 1. Empat kriteria yang ditetapkan perusahaan digunakan, yaitu masa kerja (10%), produktivitas kerja (40%), perilaku kerja (20%), dan kepemimpinan (30%). Sebanyak sembilan kandidat promosi dari Divisi 1Ae9 dievaluasi. Kedua metode menghasilkan temuan yang sama, di mana Alternatif 4 (Jumadi Asri Ae Asisten Divisi 4) memperoleh skor tertinggi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa metode SAW dan WP dapat diterapkan secara efektif dalam pengambilan keputusan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-44431.webp" type="image/webp" length="90570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-e55be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-44431.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/faktor-spesifik-promosi-jabatan-limbah-cair-pabrik-thumb-c878f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-229-instiper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17571-agrifitia-journal-agribusiness-plantation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari Kabupaten Purbalingga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari Kabupaten Purbalingga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari Kabupaten Purbalingga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57021-keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko</link>
	<guid isPermaLink="false">a919b2077b70fb7ccc06b3a9e6b151e8</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:47:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ayu sitanini ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ayu,sitanini]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi dan mempertahankan posisi yang ada, UPTD BBIAT Kutasari dapat fokus pada pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara lebih efektif, menjaga stabilitas operasional, serta melakukan perbaikan berkelanjutan. Hal ini dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari Kabupaten Purbalingga: Untuk meningkatkan efisiensi dan mempertahankan posisi yang ada, UPTD BBIAT Kutasari dapat fokus pada pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara lebih efektif, menjaga stabilitas operasional, serta melakukan perbaikan berkelanjutan. Hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat sistem pencatatan administrasi dan produksi secara digital, meningkatkan dan merawat fasilitas pembenihan, menerapkan protokol kesehatan ikan, serta mengoptimalkan pemasaran berbasis digital. Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Purbalingga dapat memberikan dukungan dalam bentuk program pelatihan teknis, penyediaan bantuan sarana, dan pendampingan pemasaran digital bagi lembaga maupun mitra pembenih. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengkaji aspek finansial dan kelayakan ekonomi usaha pembenihan ikan nila, serta mengembangkan model kemitraan antara UPTD dengan pembudidaya swasta agar hasil penelitian lebih komprehensif dan aplikatif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa UPTD BBIAT Kutasari memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha pembenihan ikan nila, dengan kekuatan utama berupa ketersediaan sumber air, dukungan pemerintah, dan kualitas teknisi, namun juga menghadapi kelemahan seperti keterbatasan sarana prasarana dan sistem administrasi yang belum optimal.Dari sisi eksternal, peluang yang signifikan adalah tingginya permintaan pasar dan dukungan kebijakan pemerintah, sementara ancaman utama adalah fluktuasi harga pakan, perubahan iklim, serta persaingan antar pembenih.Hasil analisis Matriks IFE (2,92) dan EFE (2,88) menempatkan UPTD BBIAT Kutasari pada Sel V Matriks IE, yaitu strategi Hold and Maintain.Formulasi strategi SWOT menghasilkan alternatif SO, ST, WO, dan WT.Berdasarkan analisis QSPM, strategi prioritas yang terpilih adalah Strategi B (gabungan WO dan WT) dengan nilai TAS 6,91, yang menekankan pada perbaikan manajemen internal dan mitigasi ancaman eksternal.Dengan demikian, strategi pengembangan yang paling relevan adalah peningkatan sistem administrasi, perbaikan fasilitas, penerapan protokol kesehatan ikan, serta penguatan pemasaran berbasis digital untuk memperkuat daya saing UPTD BBIAT Kutasari UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) Kutasari, sebagai unit pelaksana teknis DKPP Kabupaten Purbalingga, memiliki peran penting dalam penyediaan benih ikan nila berkualitas. Namun, operasionalnya masih menghadapi sejumlah kendala sehingga diperlukan strategi pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal usaha pembenihan ikan nila, merumuskan strategi alternatif melalui analisis SWOT, dan menentukan strategi prioritas menggunakan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan adanya 7 indikator kekuatan dan 6 indikator kelemahan, serta masing-masing 5 indikator peluang dan ancaman. Skor Matriks IFE (2,92) dan EFE (2,88) menempatkan BBIAT Kutasari pada Sel V Matriks IE dengan strategi "Hold and Maintain". Analisis SWOT menghasilkan strategi SO, ST, WO, dan WT. Berdasarkan QSPM, strategi prioritas adalah strategi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-eb940.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-eb940.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-eb940.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-eb940.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-42f36.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-42f36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-42f36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-42f36.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-9ee01.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-9ee01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-9ee01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-9ee01.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57021-keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga" target="_blank">Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila  Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari  Kabupaten Purbalingga</a>: Untuk meningkatkan efisiensi dan mempertahankan posisi yang ada, UPTD BBIAT Kutasari dapat fokus pada pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara lebih efektif, menjaga stabilitas operasional, serta melakukan perbaikan berkelanjutan. Hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat sistem pencatatan administrasi dan produksi secara digital, meningkatkan dan merawat fasilitas pembenihan, menerapkan protokol kesehatan ikan, serta mengoptimalkan pemasaran berbasis digital. Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Purbalingga dapat memberikan dukungan dalam bentuk program pelatihan teknis, penyediaan bantuan sarana, dan pendampingan pemasaran digital bagi lembaga maupun mitra pembenih. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengkaji aspek finansial dan kelayakan ekonomi usaha pembenihan ikan nila, serta mengembangkan model kemitraan antara UPTD dengan pembudidaya swasta agar hasil penelitian lebih komprehensif dan aplikatif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa UPTD BBIAT Kutasari memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha pembenihan ikan nila, dengan kekuatan utama berupa ketersediaan sumber air, dukungan pemerintah, dan kualitas teknisi, namun juga menghadapi kelemahan seperti keterbatasan sarana prasarana dan sistem administrasi yang belum optimal.Dari sisi eksternal, peluang yang signifikan adalah tingginya permintaan pasar dan dukungan kebijakan pemerintah, sementara ancaman utama adalah fluktuasi harga pakan, perubahan iklim, serta persaingan antar pembenih.Hasil analisis Matriks IFE (2,92) dan EFE (2,88) menempatkan UPTD BBIAT Kutasari pada Sel V Matriks IE, yaitu strategi Hold and Maintain.Formulasi strategi SWOT menghasilkan alternatif SO, ST, WO, dan WT.Berdasarkan analisis QSPM, strategi prioritas yang terpilih adalah Strategi B (gabungan WO dan WT) dengan nilai TAS 6,91, yang menekankan pada perbaikan manajemen internal dan mitigasi ancaman eksternal.Dengan demikian, strategi pengembangan yang paling relevan adalah peningkatan sistem administrasi, perbaikan fasilitas, penerapan protokol kesehatan ikan, serta penguatan pemasaran berbasis digital untuk memperkuat daya saing UPTD BBIAT Kutasari
<br>UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) Kutasari, sebagai unit pelaksana teknis DKPP Kabupaten Purbalingga, memiliki peran penting dalam penyediaan benih ikan nila berkualitas. Namun, operasionalnya masih menghadapi sejumlah kendala sehingga diperlukan strategi pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal usaha pembenihan ikan nila, merumuskan strategi alternatif melalui analisis SWOT, dan menentukan strategi prioritas menggunakan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan adanya 7 indikator kekuatan dan 6 indikator kelemahan, serta masing-masing 5 indikator peluang dan ancaman. Skor Matriks IFE (2,92) dan EFE (2,88) menempatkan BBIAT Kutasari pada Sel V Matriks IE dengan strategi "Hold and Maintain". Analisis SWOT menghasilkan strategi SO, ST, WO, dan WT. Berdasarkan QSPM, strategi prioritas adalah strategi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-eb940.webp" type="image/webp" length="80702" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-eb940.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-42f36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/keberlanjutan-usaha-pendidikan-perubahan-iklim-eko-thumb-9ee01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-229-instiper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17571-agrifitia-journal-agribusiness-plantation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Total Productive Maintenance TPM Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT IJK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Total Productive Maintenance TPM Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT IJK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Total Productive Maintenance TPM Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT IJK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57013-komponen-mesin-diesel-perawatan-mes</link>
	<guid isPermaLink="false">a32efdb31242889010de7f2f5bdfd7a5</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:44:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iwan susanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ mila yuliani ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmala mala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[iwan,mala,mila,nurmala,susanto,yuliani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas mesin dan mencapai target produksi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem perawatan mesin yang lebih komprehensif. Hal ini dapat mencakup implementasi sistem pemantauan dan analisis real-time untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK.: Untuk meningkatkan efektivitas mesin dan mencapai target produksi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem perawatan mesin yang lebih komprehensif. Hal ini dapat mencakup implementasi sistem pemantauan dan analisis real-time untuk mendeteksi masalah secara dini, serta pengembangan prosedur perawatan preventif yang lebih efektif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pelatihan dan pengawasan operator yang lebih terstruktur, termasuk pelatihan khusus untuk meningkatkan keterampilan dan kesadaran akan pentingnya perawatan mesin. Dengan demikian, perusahaan dapat mencapai kinerja mesin yang lebih optimal dan mengurangi downtime secara signifikan.. Setelah dilakukan pembahasan-pembahasan sebelumnya pada penelitian ini, dapat diambil suatu kesimpulan, yaitu.Perawatan hanya dilakukan dengan cara corrective maintenance.Besarnya rata-rata nilai OEE (Overall Equipment Effectiveness) mesin drayer untuk periode September 2023 - Februari 2024 yaitu sebesar 76,36 %.Sehingga dari hasil tersebut dapat dimasukkan dalam kategori sedang.Oleh karena itu, perlu adanya suatu upaya perbaikan agar meningkatnya nilai OEE.Jenis Six Big Losses yang dominan pada mesin drayer yaitu Reduced speed losses.Persentase terhadap losses lain yaitu sebesar 18,17 %.Sedangkan reduced speed losses memiliki nilai sebesar 75,49 % dari nilai komulatif seluruh losses yang ada.Usulan perbaikan yang dapat dilakukan dengan pendekatan 5w 1H dalam upaya menekan tingkat downtime mesin.Dengan cara Melakukan pelatihan/training operator secara bersekala tidak hanya pada saat awal masuk kerja sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan operator, dilakukan pengawasan oleh SPV terhadap operator dan mesin untuk memastikan setingan mesin selalu sesuai SOP, operator harus selalu membersihkan plat drayer setiap finish lot agar suhu yang tersampaikan ke filamen bersirkulasi secara maksimal, membuat jadwal untuk operator supaya selalu membersihkan area mesin setiap pergantian shift/setiap hari agar kondisi lingkungan kerja selalu bersih dan rapi, operator harus selalu memastikan setingan mesin setiap start lot, agar setingan selalu dalam standar setingan mesin, membuat checksheet baru inspeksi maintenance yang di dalamnya tercantum kategori berdasarkan komponen kritis mesin drayer, membuat SOP untuk memastikan pengecekan setiap komponen mesin untuk mempermudah mekanik dan operator dalam melakukan perawatan mesin PT.IJK. telah menerapkan Total Productive Maintenance guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan manufaktur secara menyeluruh. Namun dalam pelaksanaannya masih belum optimal yang dilihat dari tingginya kejadian kerusakan mesin dan nilai downtime mesin. Adanya persoalan breakdown time tentunya mengurangi nilai availability mesin pada saat proses produksi. Hal ini menyebabkan tingginya tingkat menganggur mesin yang menjadi penghambat perusahaan dalam mencapai target produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai efektivitas peralatan, mencari akar penyebab masalah pada mesin dan memberikan usulan perbaikan guna meningkatkan tingkat keefektivan mesin sehingga perusahaan mampu memenuhi permintaan konsumen sesuai dengan target produksi. Penelitian dilakukan pada mesin drayer yang selama ini memiliki tingkat breakdown yang tertinggi. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-b2d57.webp" title="JURIS - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-b2d57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-b2d57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-b2d57.webp 1x" title="JURIS - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK." alt="JURIS - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-41cb9.webp" title="JURIS - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-41cb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-41cb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-41cb9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK." alt="JURIS - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-60503.webp" title="JURIS - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-60503.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-60503.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-60503.webp 1x" title="JURIS - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK." alt="JURIS - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57013-komponen-mesin-diesel-perawatan-mes" title="JURIS - Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK." target="_blank">Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Drayer Di PT. IJK.</a>: Untuk meningkatkan efektivitas mesin dan mencapai target produksi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem perawatan mesin yang lebih komprehensif. Hal ini dapat mencakup implementasi sistem pemantauan dan analisis real-time untuk mendeteksi masalah secara dini, serta pengembangan prosedur perawatan preventif yang lebih efektif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pelatihan dan pengawasan operator yang lebih terstruktur, termasuk pelatihan khusus untuk meningkatkan keterampilan dan kesadaran akan pentingnya perawatan mesin. Dengan demikian, perusahaan dapat mencapai kinerja mesin yang lebih optimal dan mengurangi downtime secara signifikan..
<br>Setelah dilakukan pembahasan-pembahasan sebelumnya pada penelitian ini, dapat diambil suatu kesimpulan, yaitu.Perawatan hanya dilakukan dengan cara corrective maintenance.Besarnya rata-rata nilai OEE (Overall Equipment Effectiveness) mesin drayer untuk periode September 2023 - Februari 2024 yaitu sebesar 76,36 %.Sehingga dari hasil tersebut dapat dimasukkan dalam kategori sedang.Oleh karena itu, perlu adanya suatu upaya perbaikan agar meningkatnya nilai OEE.Jenis Six Big Losses yang dominan pada mesin drayer yaitu Reduced speed losses.Persentase terhadap losses lain yaitu sebesar 18,17 %.Sedangkan reduced speed losses memiliki nilai sebesar 75,49 % dari nilai komulatif seluruh losses yang ada.Usulan perbaikan yang dapat dilakukan dengan pendekatan 5w 1H dalam upaya menekan tingkat downtime mesin.Dengan cara Melakukan pelatihan/training operator secara bersekala tidak hanya pada saat awal masuk kerja sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan operator, dilakukan pengawasan oleh SPV terhadap operator dan mesin untuk memastikan setingan mesin selalu sesuai SOP, operator harus selalu membersihkan plat drayer setiap finish lot agar suhu yang tersampaikan ke filamen bersirkulasi secara maksimal, membuat jadwal untuk operator supaya selalu membersihkan area mesin setiap pergantian shift/setiap hari agar kondisi lingkungan kerja selalu bersih dan rapi, operator harus selalu memastikan setingan mesin setiap start lot, agar setingan selalu dalam standar setingan mesin, membuat checksheet baru inspeksi maintenance yang di dalamnya tercantum kategori berdasarkan komponen kritis mesin drayer, membuat SOP untuk memastikan pengecekan setiap komponen mesin untuk mempermudah mekanik dan operator dalam melakukan perawatan mesin
<br>PT.IJK. telah menerapkan Total Productive Maintenance guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan manufaktur secara menyeluruh. Namun dalam pelaksanaannya masih belum optimal yang dilihat dari tingginya kejadian kerusakan mesin dan nilai downtime mesin. Adanya persoalan breakdown time tentunya mengurangi nilai availability mesin pada saat proses produksi. Hal ini menyebabkan tingginya tingkat menganggur mesin yang menjadi penghambat perusahaan dalam mencapai target produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai efektivitas peralatan, mencari akar penyebab masalah pada mesin dan memberikan usulan perbaikan guna meningkatkan tingkat keefektivan mesin sehingga perusahaan mampu memenuhi permintaan konsumen sesuai dengan target produksi. Penelitian dilakukan pada mesin drayer yang selama ini memiliki tingkat breakdown yang tertinggi. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-b2d57.webp" type="image/webp" length="122310" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-b2d57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-41cb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/komponen-mesin-diesel-perawatan-tpm-oee-six-big-lo-thumb-60503.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2487-wastukancana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17512-jurnal-teknologika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 28 Jul 2026 21:17:33 +0700. 12 items. Served in: 3.701 seconds [rss] -->
