<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.116-8jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.116-8jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 20:23:06 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 20:23:06 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-08T20:23:06+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53512-signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes</link>
	<guid isPermaLink="false">c6f816a6aaa93bf1bc02eae83f0991ad</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cimahi city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ mega4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cimahi,city,mega4d,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana keterampilan lari jarak pendek yang diperoleh melalui pendekatan bermain dapat dipertahankan setelah jangka waktu tertentu, misalnya tiga atau enam bulan setelah intervensi, untuk mengevaluasi efek jangka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar: Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana keterampilan lari jarak pendek yang diperoleh melalui pendekatan bermain dapat dipertahankan setelah jangka waktu tertentu, misalnya tiga atau enam bulan setelah intervensi, untuk mengevaluasi efek jangka panjangnya. Selanjutnya, studi komparatif antara pendekatan bermain lari bola keranjang dengan metode pembelajaran tradisional dapat dilakukan pada kelompok usia yang berbeda, seperti siswa kelas IV atau kelas V, guna menentukan apakah efektivitas pendekatan bermain bersifat universal atau khusus untuk kelas III. Terakhir, integrasi teknologi seperti video rekaman atau aplikasi pelacakan gerakan ke dalam pendekatan bermain dapat dieksplorasi untuk melihat apakah umpan balik visual mempercepat peningkatan kemampuan teknik lari dan motivasi belajar siswa.. Penerapan pembelajaran lari jarak pendek melalui pendekatan bermain lari bola keranjang meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa, terlihat dari peningkatan persentase tiap siklus.Hasil tes dan evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata serta ketuntasan belajar dari siklus I hingga siklus III.Analisis angket mengindikasikan bahwa pendekatan bermain meningkatkan semangat, motivasi, dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lari jarak pendek melalui pendekatan bermain lari bola keranjang. Penilaian ini melibatkan seluruh siswa kelas III di SD Negeri 05 Karangtengah, yang hadir dalam penelitian yaitu berjumlah 25 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes lari jarak pendek. Penelitian ini dilaksanakan selama tujuh minggu dengan satu kali pertemuan untuk melaksanakan tes kondisi awal (pra siklus), enam kali pertemuan dengan dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus I, dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus II, dan dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus III.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-57d93.webp" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-57d93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-57d93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-57d93.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53512-signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" target="_blank">Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana keterampilan lari jarak pendek yang diperoleh melalui pendekatan bermain dapat dipertahankan setelah jangka waktu tertentu, misalnya tiga atau enam bulan setelah intervensi, untuk mengevaluasi efek jangka panjangnya. Selanjutnya, studi komparatif antara pendekatan bermain lari bola keranjang dengan metode pembelajaran tradisional dapat dilakukan pada kelompok usia yang berbeda, seperti siswa kelas IV atau kelas V, guna menentukan apakah efektivitas pendekatan bermain bersifat universal atau khusus untuk kelas III. Terakhir, integrasi teknologi seperti video rekaman atau aplikasi pelacakan gerakan ke dalam pendekatan bermain dapat dieksplorasi untuk melihat apakah umpan balik visual mempercepat peningkatan kemampuan teknik lari dan motivasi belajar siswa..
<br>Penerapan pembelajaran lari jarak pendek melalui pendekatan bermain lari bola keranjang meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa, terlihat dari peningkatan persentase tiap siklus.Hasil tes dan evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata serta ketuntasan belajar dari siklus I hingga siklus III.Analisis angket mengindikasikan bahwa pendekatan bermain meningkatkan semangat, motivasi, dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lari jarak pendek melalui pendekatan bermain lari bola keranjang. Penilaian ini melibatkan seluruh siswa kelas III di SD Negeri 05 Karangtengah, yang hadir dalam penelitian yaitu berjumlah 25 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes lari jarak pendek. Penelitian ini dilaksanakan selama tujuh minggu dengan satu kali pertemuan untuk melaksanakan tes kondisi awal (pra siklus), enam kali pertemuan dengan dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus I, dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus II, dan dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus III....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp" type="image/webp" length="87608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-57d93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2390-stkip-pasundan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13790-jurnal-master-penjas-olahraga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53515-servis-pendek-koordinasi-mata-tangan</link>
	<guid isPermaLink="false">6eb7a50c3e3eecd9553c704b22e52a6b</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cimahi city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ mega4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cimahi,city,mega4d,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah program latihan terstruktur yang menargetkan peningkatan fleksibilitas pergelangan tangan dan koordinasi mataActangan dapat memperbaiki akurasi servis pendek secara signifikan pada pemain bulutangkis sekolah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah program latihan terstruktur yang menargetkan peningkatan fleksibilitas pergelangan tangan dan koordinasi mataActangan dapat memperbaiki akurasi servis pendek secara signifikan pada pemain bulutangkis sekolah menengah, dengan membandingkan kelompok intervensi dan kontrol selama minimal enam minggu. Selain itu, studi selanjutnya dapat menyelidiki kontribusi faktor fisik lainnya, seperti kekuatan otot inti, kelincahan kaki, dan keseimbangan, terhadap ketepatan servis pendek, sehingga dapat menentukan variabel mana yang paling berpengaruh bila digabungkan dengan fleksibilitas dan koordinasi. Selanjutnya, penelitian komparatif dapat dilakukan pada berbagai kelompok usia dan tingkat keahlian (misalnya pemula, menengah, dan elite) untuk mengetahui apakah hubungan antara fleksibilitas, koordinasi mataActangan, dan akurasi servis pendek tetap konsisten atau berubah seiring pengalaman dan maturitas atlet. Pendekatan metodologis yang dapat dipakai meliputi desain eksperimental dengan preActest/postActest serta analisis regresi berganda untuk mengkuantifikasi kontribusi masingAcmasing faktor.. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara fleksibilitas pergelangan tangan dengan ketepatan servis pendek pada pemain bulutangkis ekstrakurikuler MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi.Selain itu, koordinasi mata tangan juga berhubungan signifikan dengan ketepatan servis pendek, dan kombinasi kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 85,9A% terhadap variasi ketepatan servis pendek.Hasil analisis korelasi ganda menghasilkan nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,927, menegaskan kekuatan hubungan yang tinggi antara variabelAcvariabel independen dan variabel dependen Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fleksibilitas pergelangan tangan dan koodinasi mata tangan terhadap ketepatan servis pendek ekstrakurikuler bulutangkis di MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel peneitian adalah perserta ekstrakurikuler di MTs negeri 3 Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 15 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1). Tes Fleksibilitas (2). Tes Koordinasi mata tangan (3). Tes ketepatan servis pendek. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1). Ada hubungan yang signifikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" alt="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-8aaf9.webp" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-8aaf9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-8aaf9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-8aaf9.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" alt="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" alt="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53515-servis-pendek-koordinasi-mata-tangan" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" target="_blank">Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah program latihan terstruktur yang menargetkan peningkatan fleksibilitas pergelangan tangan dan koordinasi mataActangan dapat memperbaiki akurasi servis pendek secara signifikan pada pemain bulutangkis sekolah menengah, dengan membandingkan kelompok intervensi dan kontrol selama minimal enam minggu. Selain itu, studi selanjutnya dapat menyelidiki kontribusi faktor fisik lainnya, seperti kekuatan otot inti, kelincahan kaki, dan keseimbangan, terhadap ketepatan servis pendek, sehingga dapat menentukan variabel mana yang paling berpengaruh bila digabungkan dengan fleksibilitas dan koordinasi. Selanjutnya, penelitian komparatif dapat dilakukan pada berbagai kelompok usia dan tingkat keahlian (misalnya pemula, menengah, dan elite) untuk mengetahui apakah hubungan antara fleksibilitas, koordinasi mataActangan, dan akurasi servis pendek tetap konsisten atau berubah seiring pengalaman dan maturitas atlet. Pendekatan metodologis yang dapat dipakai meliputi desain eksperimental dengan preActest/postActest serta analisis regresi berganda untuk mengkuantifikasi kontribusi masingAcmasing faktor..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara fleksibilitas pergelangan tangan dengan ketepatan servis pendek pada pemain bulutangkis ekstrakurikuler MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi.Selain itu, koordinasi mata tangan juga berhubungan signifikan dengan ketepatan servis pendek, dan kombinasi kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 85,9A% terhadap variasi ketepatan servis pendek.Hasil analisis korelasi ganda menghasilkan nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,927, menegaskan kekuatan hubungan yang tinggi antara variabelAcvariabel independen dan variabel dependen
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fleksibilitas pergelangan tangan dan koodinasi mata tangan terhadap ketepatan servis pendek ekstrakurikuler bulutangkis di MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel peneitian adalah perserta ekstrakurikuler di MTs negeri 3 Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 15 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1). Tes Fleksibilitas (2). Tes Koordinasi mata tangan (3). Tes ketepatan servis pendek. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1). Ada hubungan yang signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp" type="image/webp" length="86096" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-8aaf9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2390-stkip-pasundan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13790-jurnal-master-penjas-olahraga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53498-aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek</link>
	<guid isPermaLink="false">8cefd0632660bd6f946fb095ec3cdebe</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:35:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abas wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal cbis ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abas,cbis,full,issue,jurnal,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan untuk menambahkan fitur evaluasi berbasis analitik untuk memantau perkembangan belajar pengguna, serta memperluas cakupan materi hingga IqroAo jilid berikutnya guna meningkatkan kontinuitas dan efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan untuk menambahkan fitur evaluasi berbasis analitik untuk memantau perkembangan belajar pengguna, serta memperluas cakupan materi hingga IqroAo jilid berikutnya guna meningkatkan kontinuitas dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi aplikasi ini dalam meningkatkan keterampilan literasi digital anak, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam literatur teknologi pendidikan Islam dan mendukung literasi Al-QurAoan sejak usia dini.. Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi game edukatif IqroAo berbasis Construct 2 sebagai media pembelajaran interaktif untuk anak kelas 1 SD IT Al-Jauharotunnaqiyah Ciajeng.Aplikasi ini memenuhi kebutuhan fungsional utama seperti penyajian materi huruf Hijaiyah secara interaktif, pelafalan audio, kuis edukatif, dan umpan balik langsung secara visual dan audio.Selain itu, kebutuhan non-fungsional seperti antarmuka ramah anak, kemampuan berjalan offline, dan dukungan lintas platform (Android dan web HTML5) juga terpenuhi.Implementasi fitur disusun berdasarkan use case dan activity diagram untuk memastikan alur interaksi yang sesuai dengan kemampuan pengguna sasaran.Hasil pengujian dengan metode black box testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi berjalan sesuai ekspektasi tanpa ditemukan kesalahan.Uji lapangan terhadap 10 siswa juga menunjukkan respons positif, dengan mayoritas siswa merasa aplikasi mudah digunakan dan mendorong minat belajar huruf Hijaiyah.Dengan demikian, aplikasi ini layak digunakan sebagai media bantu dalam proses belajar membaca IqroAo, dan dapat mendukung pembelajaran mandiri anak secara menyenangkan dan efektif Belajar membaca Al-QurAoan merupakan fondasi penting dalam pendidikan anak Muslim sejak usia dini. Metode IqroAo yang sistematis dan mudah dipahami menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan di Indonesia. Namun, implementasi konvensional seringkali kurang menarik dan interaktif, sehingga mengurangi minat belajar anak. Dalam era digital, anak-anak semakin akrab dengan perangkat digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi game IqroAo menggunakan Construct 2 sebagai media pembelajaran interaktif untuk siswa kelas 1 SD. Aplikasi ini menampilkan materi IqroAo Volume 1 secara interaktif, termasuk audio pelafalan, kuis, simulasi menulis, dan umpan balik visual dan audio. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi memenuhi kebutuhan fungsional dan non-fungsional, serta berhasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-f6d23.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-f6d23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-f6d23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-f6d23.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-8e996.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-8e996.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-8e996.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-8e996.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53498-aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" target="_blank">Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan untuk menambahkan fitur evaluasi berbasis analitik untuk memantau perkembangan belajar pengguna, serta memperluas cakupan materi hingga IqroAo jilid berikutnya guna meningkatkan kontinuitas dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi aplikasi ini dalam meningkatkan keterampilan literasi digital anak, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam literatur teknologi pendidikan Islam dan mendukung literasi Al-QurAoan sejak usia dini..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi game edukatif IqroAo berbasis Construct 2 sebagai media pembelajaran interaktif untuk anak kelas 1 SD IT Al-Jauharotunnaqiyah Ciajeng.Aplikasi ini memenuhi kebutuhan fungsional utama seperti penyajian materi huruf Hijaiyah secara interaktif, pelafalan audio, kuis edukatif, dan umpan balik langsung secara visual dan audio.Selain itu, kebutuhan non-fungsional seperti antarmuka ramah anak, kemampuan berjalan offline, dan dukungan lintas platform (Android dan web HTML5) juga terpenuhi.Implementasi fitur disusun berdasarkan use case dan activity diagram untuk memastikan alur interaksi yang sesuai dengan kemampuan pengguna sasaran.Hasil pengujian dengan metode black box testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi berjalan sesuai ekspektasi tanpa ditemukan kesalahan.Uji lapangan terhadap 10 siswa juga menunjukkan respons positif, dengan mayoritas siswa merasa aplikasi mudah digunakan dan mendorong minat belajar huruf Hijaiyah.Dengan demikian, aplikasi ini layak digunakan sebagai media bantu dalam proses belajar membaca IqroAo, dan dapat mendukung pembelajaran mandiri anak secara menyenangkan dan efektif
<br>Belajar membaca Al-QurAoan merupakan fondasi penting dalam pendidikan anak Muslim sejak usia dini. Metode IqroAo yang sistematis dan mudah dipahami menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan di Indonesia. Namun, implementasi konvensional seringkali kurang menarik dan interaktif, sehingga mengurangi minat belajar anak. Dalam era digital, anak-anak semakin akrab dengan perangkat digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi game IqroAo menggunakan Construct 2 sebagai media pembelajaran interaktif untuk siswa kelas 1 SD. Aplikasi ini menampilkan materi IqroAo Volume 1 secara interaktif, termasuk audio pelafalan, kuis, simulasi menulis, dan umpan balik visual dan audio. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi memenuhi kebutuhan fungsional dan non-fungsional, serta berhasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp" type="image/webp" length="110326" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-f6d23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-8e996.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-38-upb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16189-computer-based-information-system-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53500-peran-aktif-hakim-putusan-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">8aba77517f489a570f3f268367ecfe68</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:51:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat sistem peradilan pidana di Indonesia, diperlukan pendekatan multidimensional yang mencakup reformasi struktural, pembinaan etik, dan peran aktif masyarakat serta akademisi. Reformasi struktural dapat dilakukan melalui revisi KUHAP untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia: Untuk memperkuat sistem peradilan pidana di Indonesia, diperlukan pendekatan multidimensional yang mencakup reformasi struktural, pembinaan etik, dan peran aktif masyarakat serta akademisi. Reformasi struktural dapat dilakukan melalui revisi KUHAP untuk mengintegrasikan prinsip due process secara eksplisit, termasuk batasan waktu penahanan, perlindungan saksi dan korban, serta penggunaan bukti elektronik yang sah. Pembinaan etik dan profesionalisme hakim dapat dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan yang menekankan independensi, imparsialitas, dan integritas. Peran masyarakat dan akademisi dapat difasilitasi melalui publikasi ilmiah, kajian kritis, dan diskursus publik untuk mendorong budaya yudisial yang bebas dan objektif. Dengan demikian, sistem peradilan pidana yang adil, transparan, dan berintegritas dapat terwujud secara nyata.. Berdasarkan hasil telaah terhadap praktik yudisial di Indonesia, dapat disimpulkan bahwa implementasi prinsip due process of law masih bersifat fluktuatif.Di satu sisi, terdapat putusan-putusan hakim yang mencerminkan komitmen kuat terhadap perlindungan hak terdakwa dan asas peradilan yang adil.Namun di sisi lain, masih terdapat kasus-kasus yang menunjukkan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip dasar due process, seperti penahanan tanpa dasar hukum yang kuat, pembatasan hak atas bantuan hukum, hingga tekanan terhadap independensi hakim dalam proses pengambilan keputusan.Hal ini menandakan bahwa perwujudan due process of law tidak hanya bergantung pada kualitas norma hukum, tetapi juga sangat ditentukan oleh integritas dan kapasitas profesional para hakim sebagai aktor utama dalam proses peradilan Penegakan prinsip due process of law merupakan pilar utama sistem peradilan pidana yang adil. Di Indonesia, hakim berperan penting menjamin proses peradilan berjalan sesuai prinsip hukum yang melindungi hak terdakwa. Penelitian ini mengkaji peran hakim dalam mewujudkan due process melalui tiga aspek: (1) hakikat dan urgensinya, (2) independensi dan imparsialitas hakim sebagai prasyarat, serta (3) praktik yudisial di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan studi kepustakaan. Hasilnya menunjukkan bahwa prinsip ini telah diadopsi dalam hukum nasional melalui berbagai instrumen normatif seperti UU Kekuasaan Kehakiman dan KUHAP. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada imparsialitas hakim. Meskipun ada kemajuan, tantangan tetap ada, seperti tekanan eksternal,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp 1x" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" alt="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-f008f.webp" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-f008f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-f008f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-f008f.webp 1x" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" alt="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-d5059.webp" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-d5059.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-d5059.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-d5059.webp 1x" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" alt="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53500-peran-aktif-hakim-putusan-pr" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" target="_blank">Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia</a>: Untuk memperkuat sistem peradilan pidana di Indonesia, diperlukan pendekatan multidimensional yang mencakup reformasi struktural, pembinaan etik, dan peran aktif masyarakat serta akademisi. Reformasi struktural dapat dilakukan melalui revisi KUHAP untuk mengintegrasikan prinsip due process secara eksplisit, termasuk batasan waktu penahanan, perlindungan saksi dan korban, serta penggunaan bukti elektronik yang sah. Pembinaan etik dan profesionalisme hakim dapat dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan yang menekankan independensi, imparsialitas, dan integritas. Peran masyarakat dan akademisi dapat difasilitasi melalui publikasi ilmiah, kajian kritis, dan diskursus publik untuk mendorong budaya yudisial yang bebas dan objektif. Dengan demikian, sistem peradilan pidana yang adil, transparan, dan berintegritas dapat terwujud secara nyata..
<br>Berdasarkan hasil telaah terhadap praktik yudisial di Indonesia, dapat disimpulkan bahwa implementasi prinsip due process of law masih bersifat fluktuatif.Di satu sisi, terdapat putusan-putusan hakim yang mencerminkan komitmen kuat terhadap perlindungan hak terdakwa dan asas peradilan yang adil.Namun di sisi lain, masih terdapat kasus-kasus yang menunjukkan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip dasar due process, seperti penahanan tanpa dasar hukum yang kuat, pembatasan hak atas bantuan hukum, hingga tekanan terhadap independensi hakim dalam proses pengambilan keputusan.Hal ini menandakan bahwa perwujudan due process of law tidak hanya bergantung pada kualitas norma hukum, tetapi juga sangat ditentukan oleh integritas dan kapasitas profesional para hakim sebagai aktor utama dalam proses peradilan
<br>Penegakan prinsip due process of law merupakan pilar utama sistem peradilan pidana yang adil. Di Indonesia, hakim berperan penting menjamin proses peradilan berjalan sesuai prinsip hukum yang melindungi hak terdakwa. Penelitian ini mengkaji peran hakim dalam mewujudkan due process melalui tiga aspek: (1) hakikat dan urgensinya, (2) independensi dan imparsialitas hakim sebagai prasyarat, serta (3) praktik yudisial di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan studi kepustakaan. Hasilnya menunjukkan bahwa prinsip ini telah diadopsi dalam hukum nasional melalui berbagai instrumen normatif seperti UU Kekuasaan Kehakiman dan KUHAP. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada imparsialitas hakim. Meskipun ada kemajuan, tantangan tetap ada, seperti tekanan eksternal,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp" type="image/webp" length="88112" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-f008f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-d5059.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1934-locusmedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9503-locus-jurnal-konsep-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53516-intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat</link>
	<guid isPermaLink="false">3c9e9a9fce9dacb8e22f044968202868</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 16:09:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka harsanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali harokan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,arie,eka,harokan,harsanto,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi kohort longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan representatif secara geografis untuk mengevaluasi perubahan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes tipeA2 ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi kohort longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan representatif secara geografis untuk mengevaluasi perubahan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes tipeA2 selama periode satu hingga tiga tahun, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor dinamis yang memengaruhi kepatuhan. Kedua, dilakukan uji coba terkontrol (randomized controlled trial) yang menilai efektivitas program intervensi motivasi berbasis teknologi, seperti aplikasi pengingat minum obat dan pemberian pesan motivasi personal, dalam meningkatkan tingkat kepatuhan dibandingkan dengan standar pelayanan Puskesmas. Ketiga, dilakukan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali persepsi, hambatan, dan kebutuhan pasien serta keluarganya terkait dukungan sosial, pengetahuan kesehatan, dan peran petugas kesehatan, sehingga dapat merancang strategi edukasi dan pemberdayaan yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang determinan kepatuhan dan memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) yang lebih efektif.. Kesimpulan ada hubungan motivasi dan peran petugas.Tidak ada hubungan umur, jenis, pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 Diabetes melitus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya komplikasi jika tidak diberikan pengobatan yang tepat. Masih tinggi kasus diabetes melitus, dimana terjadinya peningkatan kasus diabetes melitus dari tahun ketahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah 710 pasien diabetes melitus yang berkunjung di Puskesmas pada tahun 2023, dengan jumlah sampel dalam penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-411b1.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-411b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-411b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-411b1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-4d497.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-4d497.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-4d497.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-4d497.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53516-intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" target="_blank">Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi kohort longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan representatif secara geografis untuk mengevaluasi perubahan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes tipeA2 selama periode satu hingga tiga tahun, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor dinamis yang memengaruhi kepatuhan. Kedua, dilakukan uji coba terkontrol (randomized controlled trial) yang menilai efektivitas program intervensi motivasi berbasis teknologi, seperti aplikasi pengingat minum obat dan pemberian pesan motivasi personal, dalam meningkatkan tingkat kepatuhan dibandingkan dengan standar pelayanan Puskesmas. Ketiga, dilakukan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali persepsi, hambatan, dan kebutuhan pasien serta keluarganya terkait dukungan sosial, pengetahuan kesehatan, dan peran petugas kesehatan, sehingga dapat merancang strategi edukasi dan pemberdayaan yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang determinan kepatuhan dan memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) yang lebih efektif..
<br>Kesimpulan ada hubungan motivasi dan peran petugas.Tidak ada hubungan umur, jenis, pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024
<br>Diabetes melitus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya komplikasi jika tidak diberikan pengobatan yang tepat. Masih tinggi kasus diabetes melitus, dimana terjadinya peningkatan kasus diabetes melitus dari tahun ketahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah 710 pasien diabetes melitus yang berkunjung di Puskesmas pada tahun 2023, dengan jumlah sampel dalam penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp" type="image/webp" length="116502" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-411b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-4d497.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1985-stikesalmaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14394-cendekia-medika-jurnal-stikes-al-ma-arif-baturaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation of the Use of Structural Gamification Based Applications by Users in Makassar City Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of the Use of Structural Gamification Based Applications by Users in Makassar City Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of the Use of Structural Gamification Based Applications by Users in Makassar City Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53511-aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik</link>
	<guid isPermaLink="false">98586de90188edcac5769641dbafef9b</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 16:06:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade putrawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ firdi athaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,athaya,firdi,front,matter,putrawan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi elemen antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang secara khusus meningkatkan preferensi pengguna terhadap aplikasi kesehatan berbasis structural gamification, misalnya dengan menguji variasi warna, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi elemen antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang secara khusus meningkatkan preferensi pengguna terhadap aplikasi kesehatan berbasis structural gamification, misalnya dengan menguji variasi warna, ikon, dan tata letak dalam studi eksperimental. Selain itu, diperlukan studi yang menilai efektivitas teknik pengoptimalan konsumsi baterai, seperti penggunaan algoritma hemat energi atau mode offline, terhadap tingkat kepuasan dan frekuensi penggunaan aplikasi oleh pengguna yang sebelumnya mengeluhkan konsumsi daya tinggi. Penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan beragam secara demografis dapat mengukur dampak jangka panjang penggunaan aplikasi tersebut terhadap perubahan perilaku kesehatan, termasuk peningkatan aktivitas fisik, penurunan berat badan, dan kepatuhan terhadap pola makan seimbang. Selanjutnya, sebuah studi kualitatif dapat menggali persepsi pengguna mengenai kebutuhan fitur tambahan yang belum terpenuhi, seperti integrasi data dengan perangkat wearable atau personalisasi tujuan, untuk memperkaya fungsi aplikasi. Dengan menggabungkan temuan dari keempat arah penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan aplikasi kesehatan berbasis structural gamification yang efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan populasi.. Penelitian ini mengidentifikasi empat aspek aplikasi kesehatan berbasis structural gamification, yaitu aspek yang paling disukai, aspek yang kurang disukai, kegunaan, dan efektivitasnya menurut pengguna.Hasil menunjukkan bahwa aspek yang paling disukai adalah kemudahan akses dan tampilan menarik, sedangkan aspek yang kurang disukai utama adalah konsumsi baterai tinggi dan kebutuhan akses internet.Mayoritas responden menilai kegunaan aplikasi pada skor 7Ae8 dan efektivitas pada skor 8Ae9, yang menandakan aplikasi tersebut dianggap cukup bermanfaat dan praktis dalam mempromosikan gaya hidup sehat Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi berbasis Structural Gamification pada Pengguna di Kota Makassar, Indonesia. Structural gamification merupakan konsep aplikasi yang sedang tren saat ini, konsep ini memanfaatkan berbagai elemen dan fitur yang terdapat pada desain game untuk konteks aplikasi non-game. Konsep berbasis structural gamification semakin umum ditemukan dalam berbagai aplikasi kesehatan saat ini, seperti yang ada pada aplikasi Lose It!, Fat Secret, Google Fit. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan aplikasi kesehatan berbasis structural gamification terhadap pengguna. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang dilakukan pada Juli Ae September 2023... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" alt="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-9f369.webp" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-9f369.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-9f369.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-9f369.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" alt="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" alt="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53511-aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" target="_blank">Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi elemen antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang secara khusus meningkatkan preferensi pengguna terhadap aplikasi kesehatan berbasis structural gamification, misalnya dengan menguji variasi warna, ikon, dan tata letak dalam studi eksperimental. Selain itu, diperlukan studi yang menilai efektivitas teknik pengoptimalan konsumsi baterai, seperti penggunaan algoritma hemat energi atau mode offline, terhadap tingkat kepuasan dan frekuensi penggunaan aplikasi oleh pengguna yang sebelumnya mengeluhkan konsumsi daya tinggi. Penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan beragam secara demografis dapat mengukur dampak jangka panjang penggunaan aplikasi tersebut terhadap perubahan perilaku kesehatan, termasuk peningkatan aktivitas fisik, penurunan berat badan, dan kepatuhan terhadap pola makan seimbang. Selanjutnya, sebuah studi kualitatif dapat menggali persepsi pengguna mengenai kebutuhan fitur tambahan yang belum terpenuhi, seperti integrasi data dengan perangkat wearable atau personalisasi tujuan, untuk memperkaya fungsi aplikasi. Dengan menggabungkan temuan dari keempat arah penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan aplikasi kesehatan berbasis structural gamification yang efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan populasi..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi empat aspek aplikasi kesehatan berbasis structural gamification, yaitu aspek yang paling disukai, aspek yang kurang disukai, kegunaan, dan efektivitasnya menurut pengguna.Hasil menunjukkan bahwa aspek yang paling disukai adalah kemudahan akses dan tampilan menarik, sedangkan aspek yang kurang disukai utama adalah konsumsi baterai tinggi dan kebutuhan akses internet.Mayoritas responden menilai kegunaan aplikasi pada skor 7Ae8 dan efektivitas pada skor 8Ae9, yang menandakan aplikasi tersebut dianggap cukup bermanfaat dan praktis dalam mempromosikan gaya hidup sehat
<br>Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi berbasis Structural Gamification pada Pengguna di Kota Makassar, Indonesia. Structural gamification merupakan konsep aplikasi yang sedang tren saat ini, konsep ini memanfaatkan berbagai elemen dan fitur yang terdapat pada desain game untuk konteks aplikasi non-game. Konsep berbasis structural gamification semakin umum ditemukan dalam berbagai aplikasi kesehatan saat ini, seperti yang ada pada aplikasi Lose It!, Fat Secret, Google Fit. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan aplikasi kesehatan berbasis structural gamification terhadap pengguna. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang dilakukan pada Juli Ae September 2023...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp" type="image/webp" length="104472" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-9f369.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-328-ceric.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3212-jurnal-keperawatan-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53521-gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi</link>
	<guid isPermaLink="false">ffb0d35bfce60ed977dc670c7e806fa1</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:25:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi santosa ]]></category>
	<category><![CDATA[ lia mulyanti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,front,lia,matter,mulyanti,santosa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, mengevaluasi efektivitas Terapi Tari Seni Tradisional (Taats) di daerahAcdaerah lain di Indonesia dengan budaya lokal. Kedua, membandingkan TTA dengan metode relaksasi lain seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, mengevaluasi efektivitas Terapi Tari Seni Tradisional (Taats) di daerahAcdaerah lain di Indonesia dengan budaya lokal. Kedua, membandingkan TTA dengan metode relaksasi lain seperti latihan pernapasan dalam atau relaksasi otot progresif untuk mengetahui keunggulan relatifnya. Ketiga, meneliti efek jangka panjang TTA terhadap prestasi akademik, kesejahteraan psikologis, serta hubungan sosial siswa setelah program rutin. Setiapczas studi dapat memanfaatkan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan menggunakan sampel siswa sekolah dasar beragam usia serta latar belakang. Metode pengumpulan data dapat melibatkan skala stres, tes penilaian akademik, serta kuesioner kesenangan sosial. Dengan penelitian ini, akan terbuka pemahaman lebih luas tentang secara praktis mengimplementasikan TTA di lingkungan sekolah. Selain itu, hasilnya dapat mendukung kebijakan pendidikan tentang integrasi seni sebagai media pengelolaan stres. Akhirnya, penelitian semacam ini dapat melengkapi studi sebelumnya dan memperkuat validitas eksternal intervensi. Penelitian ini juga dapat melibatkan observasi langsung selama sesi intervensi untuk menilai dinamika bergerak siswa. Selain itu, kolaborasi antara dosen, guru, dan praktisi seni dapat memperkuat implementasi program. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi pengembangan kurikulum sekolah yang menekankan kesejahteraan mental siswa.. The new learning systems applied in the new normal era after the COVIDAc19 pandemic have triggered stress among elementary school students who had to adapt to learn within limited space for movement.In this research, TATA was developed to reduce the stress level of elementary school students during their adaptation to the new learning systems.Future studies are encouraged to conduct deeper research on the implementation of TATA for pathological patients Terapi Tari Seni Tradisional (TATA) untuk Mengurangi Tingkat Stress pada Siswa Sekolah Dasar. Pandemi COVIDAc19 telah mempercepat pengembangan sistem pembelajaran baru yang lebih berpusat pada siswa. Sayangnya, siswa sekolah dasar mengalami stres dan kesulitan dalam beradaptasi dari sistem pembelajaran tatap muka ke sistem pembelajaran online. Lingkungan belajar online kurang mengakomod:true kegiatan di luar ruangan yang penting bagi anakAcanak. Beberapa teknik dapat diterapkan untuk mengurangi stres, termasuk menari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Terapi Tari Seni Tradisional (TATA) untuk siswa sekolah dasar dalam mengurangi stres. Penelitian ini merupakan penelitian quasiAcexperimental dengan desain pretestAeposttest satu kelompok tanpa control grup. Delapan sA puluh empat siswa di salah satu sekolah dasar di Yogyakarta, Indonesia, berpartisipasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-b316a.webp" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-b316a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-b316a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-b316a.webp 1x" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" alt="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp 1x" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" alt="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp 1x" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" alt="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53521-gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" target="_blank">Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, mengevaluasi efektivitas Terapi Tari Seni Tradisional (Taats) di daerahAcdaerah lain di Indonesia dengan budaya lokal. Kedua, membandingkan TTA dengan metode relaksasi lain seperti latihan pernapasan dalam atau relaksasi otot progresif untuk mengetahui keunggulan relatifnya. Ketiga, meneliti efek jangka panjang TTA terhadap prestasi akademik, kesejahteraan psikologis, serta hubungan sosial siswa setelah program rutin. Setiapczas studi dapat memanfaatkan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan menggunakan sampel siswa sekolah dasar beragam usia serta latar belakang. Metode pengumpulan data dapat melibatkan skala stres, tes penilaian akademik, serta kuesioner kesenangan sosial. Dengan penelitian ini, akan terbuka pemahaman lebih luas tentang secara praktis mengimplementasikan TTA di lingkungan sekolah. Selain itu, hasilnya dapat mendukung kebijakan pendidikan tentang integrasi seni sebagai media pengelolaan stres. Akhirnya, penelitian semacam ini dapat melengkapi studi sebelumnya dan memperkuat validitas eksternal intervensi. Penelitian ini juga dapat melibatkan observasi langsung selama sesi intervensi untuk menilai dinamika bergerak siswa. Selain itu, kolaborasi antara dosen, guru, dan praktisi seni dapat memperkuat implementasi program. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi pengembangan kurikulum sekolah yang menekankan kesejahteraan mental siswa..
<br>The new learning systems applied in the new normal era after the COVIDAc19 pandemic have triggered stress among elementary school students who had to adapt to learn within limited space for movement.In this research, TATA was developed to reduce the stress level of elementary school students during their adaptation to the new learning systems.Future studies are encouraged to conduct deeper research on the implementation of TATA for pathological patients
<br>Terapi Tari Seni Tradisional (TATA) untuk Mengurangi Tingkat Stress pada Siswa Sekolah Dasar. Pandemi COVIDAc19 telah mempercepat pengembangan sistem pembelajaran baru yang lebih berpusat pada siswa. Sayangnya, siswa sekolah dasar mengalami stres dan kesulitan dalam beradaptasi dari sistem pembelajaran tatap muka ke sistem pembelajaran online. Lingkungan belajar online kurang mengakomod:true kegiatan di luar ruangan yang penting bagi anakAcanak. Beberapa teknik dapat diterapkan untuk mengurangi stres, termasuk menari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Terapi Tari Seni Tradisional (TATA) untuk siswa sekolah dasar dalam mengurangi stres. Penelitian ini merupakan penelitian quasiAcexperimental dengan desain pretestAeposttest satu kelompok tanpa control grup. Delapan sA puluh empat siswa di salah satu sekolah dasar di Yogyakarta, Indonesia, berpartisipasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp" type="image/webp" length="79264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-b316a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-328-ceric.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3212-jurnal-keperawatan-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53510-stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-hipe</link>
	<guid isPermaLink="false">7cb5c3c898a8e8812de748494c4a4f14</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:12:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka harsanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali harokan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,arie,eka,harokan,harsanto,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program motivasi berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk lansia hipertensi, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan obat selama enam bulan. Selain itu, studi intervensi teknologi informasi seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program motivasi berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk lansia hipertensi, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan obat selama enam bulan. Selain itu, studi intervensi teknologi informasi seperti pengingat digital melalui ponsel dapat dibandingkan dengan pendekatan konvensional untuk menilai peningkatan kepatuhan pada populasi serupa. Penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa puskesmas di wilayah Ogan Ilir dapat menggali pengaruh pelatihan intensif bagi petugas kesehatan terhadap perubahan perilaku pasien selama setahun. Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pasien dan tenaga medis dapat mengidentifikasi hambatan budaya atau persepsi yang belum terdeteksi dalam studi kuantitatif sebelumnya. Dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di wilayah pedesaan. Penelitian juga dapat menilai peran dukungan keluarga secara terstruktur, misalnya dengan melibatkan anggota keluarga dalam sesi edukasi bersama, untuk melihat apakah keterlibatan mereka meningkatkan kepatuhan pasien. Akhirnya, evaluasi biaya-efektivitas dari berbagai strategi intervensi akan memberikan gambaran nilai ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan kesehatan daerah.. Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah.Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024.Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan crossectional.Populasi penelitian ini adalah 1788 lansia yang hipertensi berkunjung di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023, dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 95 responden.Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling.Kriteria sampel yaitu bersedia menjadi responden dan tidak dalam keadaan sakit.Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 07-24 Februari 2024.Pelaksanaan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara pada responden dengan menggunakan alat bantu kuisioner.Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat regresi logistik.Berdasarkan analisis bivariat diketahui ada hubungan jenis kelamin (p value 0,022) , motivasi (p value 0,031) dan peran petugas (p value 0,024).Faktor yang paling dominan dengan dengan kepatuhan minum obat hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024, yaitu jenis kelamin (p value 0,00) (OR 45,2).Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan jenis, motivasi dan peran petugas.Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program motivasi berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk lansia hipertensi, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan obat selama enam bulan.Selain itu, studi intervensi teknologi informasi seperti pengingat digital melalui ponsel dapat dibandingkan dengan pendekatan konvensional untuk menilai peningkatan kepatuhan pada populasi serupa.Penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa puskesmas di wilayah Ogan Ilir dapat menggali pengaruh pelatihan intensif bagi petugas kesehatan terhadap perubahan perilaku pasien selama setahun.Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pasien dan tenaga medis dapat mengidentifikasi hambatan budaya atau persepsi yang belum terdeteksi dalam studi kuantitatif sebelumnya.Dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di wilayah pedesaan.Penelitian juga dapat menilai peran dukungan keluarga secara terstruktur, misalnya dengan melibatkan anggota keluarga dalam sesi edukasi bersama, untuk melihat apakah keterlibatan mereka meningkatkan kepatuhan pasien.Akhirnya, evaluasi biaya-efektivitas dari berbagai strategi intervensi akan memberikan gambaran nilai ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan kesehatan daerah.ANALYSIS OF ADHERENCE TO TAKING HYPERTENSION MEDICATION OGAN ILIR REGENCY IN 2024.Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah.Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024.Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan crossectional.Populasi penelitian ini adalah 1788 lansia yang hipertensi berkunjung di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023, dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 95 responden.Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling.Kriteria sampel yaitu bersedia menjadi responden dan tidak dalam keadaan sakit.Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 07-24 Februari 2024.Pelaksanaan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara pada responden dengan menggunakan alat bantu kuisioner.Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat regresi logistik.Berdasarkan analisis bivariat diketahui ada hubungan jenis kelamin (p value 0,022) , motivasi (p value 0,031) dan peran petugas (p value 0,024).Faktor yang paling dominan dengan dengan kepatuhan minum obat hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024, yaitu jenis kelamin (p value 0,00) (OR 45,2).Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan jenis, motivasi dan peran petugas Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah. Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024. Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian ini adalah 1788 lansia... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-c1449.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-c1449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-c1449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-c1449.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53510-stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-hipe" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" target="_blank">Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program motivasi berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk lansia hipertensi, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan obat selama enam bulan. Selain itu, studi intervensi teknologi informasi seperti pengingat digital melalui ponsel dapat dibandingkan dengan pendekatan konvensional untuk menilai peningkatan kepatuhan pada populasi serupa. Penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa puskesmas di wilayah Ogan Ilir dapat menggali pengaruh pelatihan intensif bagi petugas kesehatan terhadap perubahan perilaku pasien selama setahun. Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pasien dan tenaga medis dapat mengidentifikasi hambatan budaya atau persepsi yang belum terdeteksi dalam studi kuantitatif sebelumnya. Dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di wilayah pedesaan. Penelitian juga dapat menilai peran dukungan keluarga secara terstruktur, misalnya dengan melibatkan anggota keluarga dalam sesi edukasi bersama, untuk melihat apakah keterlibatan mereka meningkatkan kepatuhan pasien. Akhirnya, evaluasi biaya-efektivitas dari berbagai strategi intervensi akan memberikan gambaran nilai ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan kesehatan daerah..
<br>Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah.Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024.Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan crossectional.Populasi penelitian ini adalah 1788 lansia yang hipertensi berkunjung di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023, dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 95 responden.Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling.Kriteria sampel yaitu bersedia menjadi responden dan tidak dalam keadaan sakit.Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 07-24 Februari 2024.Pelaksanaan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara pada responden dengan menggunakan alat bantu kuisioner.Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat regresi logistik.Berdasarkan analisis bivariat diketahui ada hubungan jenis kelamin (p value 0,022) , motivasi (p value 0,031) dan peran petugas (p value 0,024).Faktor yang paling dominan dengan dengan kepatuhan minum obat hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024, yaitu jenis kelamin (p value 0,00) (OR 45,2).Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan jenis, motivasi dan peran petugas.Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program motivasi berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk lansia hipertensi, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan obat selama enam bulan.Selain itu, studi intervensi teknologi informasi seperti pengingat digital melalui ponsel dapat dibandingkan dengan pendekatan konvensional untuk menilai peningkatan kepatuhan pada populasi serupa.Penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa puskesmas di wilayah Ogan Ilir dapat menggali pengaruh pelatihan intensif bagi petugas kesehatan terhadap perubahan perilaku pasien selama setahun.Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pasien dan tenaga medis dapat mengidentifikasi hambatan budaya atau persepsi yang belum terdeteksi dalam studi kuantitatif sebelumnya.Dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di wilayah pedesaan.Penelitian juga dapat menilai peran dukungan keluarga secara terstruktur, misalnya dengan melibatkan anggota keluarga dalam sesi edukasi bersama, untuk melihat apakah keterlibatan mereka meningkatkan kepatuhan pasien.Akhirnya, evaluasi biaya-efektivitas dari berbagai strategi intervensi akan memberikan gambaran nilai ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan kesehatan daerah.ANALYSIS OF ADHERENCE TO TAKING HYPERTENSION MEDICATION OGAN ILIR REGENCY IN 2024.Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah.Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024.Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan crossectional.Populasi penelitian ini adalah 1788 lansia yang hipertensi berkunjung di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023, dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 95 responden.Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling.Kriteria sampel yaitu bersedia menjadi responden dan tidak dalam keadaan sakit.Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 07-24 Februari 2024.Pelaksanaan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara pada responden dengan menggunakan alat bantu kuisioner.Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat regresi logistik.Berdasarkan analisis bivariat diketahui ada hubungan jenis kelamin (p value 0,022) , motivasi (p value 0,031) dan peran petugas (p value 0,024).Faktor yang paling dominan dengan dengan kepatuhan minum obat hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024, yaitu jenis kelamin (p value 0,00) (OR 45,2).Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan jenis, motivasi dan peran petugas
<br>Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah. Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024. Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian ini adalah 1788 lansia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp" type="image/webp" length="61706" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-c1449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1985-stikesalmaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14394-cendekia-medika-jurnal-stikes-al-ma-arif-baturaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Grieving to Heal Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart 2021 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Grieving to Heal Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart 2021 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Grieving to Heal Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart 2021 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53507-crying-h-mart-2021-tahap-berkabung-dukacit</link>
	<guid isPermaLink="false">223469733a0de9fd90155ddd5537a460</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:08:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suicide note ]]></category>
	<category><![CDATA[ nuralfi lail ]]></category>
	<category><![CDATA[ hotma berutu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[berutu,hotma,lail,note,nuralfi,suicide]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Menganalisis bagaimana pembaca dari berbagai kelompok usia bereaksi terhadap dukacita dalam karya sastra. Usia dapat dianggap sebagai aspek yang mempengaruhi cara orang mendekati ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021): Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Menganalisis bagaimana pembaca dari berbagai kelompok usia bereaksi terhadap dukacita dalam karya sastra. Usia dapat dianggap sebagai aspek yang mempengaruhi cara orang mendekati dan mengelola dukacita mereka. Membandingkan sikap pembaca yang lebih muda dan lebih tua terhadap dukacita dapat mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana dukacita dipahami dalam masyarakat modern saat ini. (2) Memeriksa bagaimana penerimaan memoar dapat dianggap sebagai refleksi sikap masyarakat terhadap berkabung. Studi masa depan tentang topik ini dapat mengeksplorasi bagaimana pembaca menyambut terus-menerus 'memoar yang menyedihkan' dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi cara dukacita ditangani dalam masyarakat. (3) Meneliti bagaimana sastra dapat memberikan ruang untuk menggambarkan cara-cara yang tepat untuk menangani dukacita dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap dukacita.. Penampilan tokoh utama dalam memoar Crying in H Mart (2021) telah menunjukkan kesesuaian dengan lima tahap berkabung.Tahap-tahap ini mengidentifikasi pengalaman setelah kehilangan menjadi (1) penolakan, (2) kemarahan, (3) tawar-menawar, (4) depresi, dan (5) penerimaan (Kybler-Ross & Kessler, 2014).Setelah kematian ibunya, Zauner menghadapi duka yang tak terelakkan dan harus menavigasi hidupnya dalam perubahan drastis.Semua tahap yang disebutkan dapat ditemukan dalam cara dia menghadapi situasi baru.bagaimanapun, mereka tidak terjadi dalam garis waktu tertentu.Selain itu, ada tahap-tahap tertentu yang lebih menonjol dalam memoar daripada yang lain, yaitu pengalaman depresi, kemarahan, dan penerimaan Duka adalah pengalaman manusia yang universal yang telah menjadi tema berulang dalam berbagai genre sastra, terutama dalam memoar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dukacita digambarkan dalam memoar kontemporer. Menggunakan teori lima tahap berkabung Kybler-Ross dan Kessler (2014), penelitian kualitatif ini memeriksa perwujudan dukacita yang diekspresikan oleh tokoh utama, Michelle, dalam memoar Crying in H Mart (2021). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang dukacita dan dampaknya pada individu dan masyarakat modern. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp 1x" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" alt="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp 1x" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" alt="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp 1x" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" alt="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53507-crying-h-mart-2021-tahap-berkabung-dukacit" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" target="_blank">Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Menganalisis bagaimana pembaca dari berbagai kelompok usia bereaksi terhadap dukacita dalam karya sastra. Usia dapat dianggap sebagai aspek yang mempengaruhi cara orang mendekati dan mengelola dukacita mereka. Membandingkan sikap pembaca yang lebih muda dan lebih tua terhadap dukacita dapat mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana dukacita dipahami dalam masyarakat modern saat ini. (2) Memeriksa bagaimana penerimaan memoar dapat dianggap sebagai refleksi sikap masyarakat terhadap berkabung. Studi masa depan tentang topik ini dapat mengeksplorasi bagaimana pembaca menyambut terus-menerus 'memoar yang menyedihkan' dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi cara dukacita ditangani dalam masyarakat. (3) Meneliti bagaimana sastra dapat memberikan ruang untuk menggambarkan cara-cara yang tepat untuk menangani dukacita dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap dukacita..
<br>Penampilan tokoh utama dalam memoar Crying in H Mart (2021) telah menunjukkan kesesuaian dengan lima tahap berkabung.Tahap-tahap ini mengidentifikasi pengalaman setelah kehilangan menjadi (1) penolakan, (2) kemarahan, (3) tawar-menawar, (4) depresi, dan (5) penerimaan (Kybler-Ross & Kessler, 2014).Setelah kematian ibunya, Zauner menghadapi duka yang tak terelakkan dan harus menavigasi hidupnya dalam perubahan drastis.Semua tahap yang disebutkan dapat ditemukan dalam cara dia menghadapi situasi baru.bagaimanapun, mereka tidak terjadi dalam garis waktu tertentu.Selain itu, ada tahap-tahap tertentu yang lebih menonjol dalam memoar daripada yang lain, yaitu pengalaman depresi, kemarahan, dan penerimaan
<br>Duka adalah pengalaman manusia yang universal yang telah menjadi tema berulang dalam berbagai genre sastra, terutama dalam memoar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dukacita digambarkan dalam memoar kontemporer. Menggunakan teori lima tahap berkabung Kybler-Ross dan Kessler (2014), penelitian kualitatif ini memeriksa perwujudan dukacita yang diekspresikan oleh tokoh utama, Michelle, dalam memoar Crying in H Mart (2021). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang dukacita dan dampaknya pada individu dan masyarakat modern.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" type="image/webp" length="90096" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11051-humanitatis-journal-language-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh Towards the Integration of Zakat and Taxation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh Towards the Integration of Zakat and Taxation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh Towards the Integration of Zakat and Taxation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53502-baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj</link>
	<guid isPermaLink="false">2b9c26ed4b780f1fe228fa46f6982cc5</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:05:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi dampak penerapan sistem platform digital terintegrasi antara Baitul Mal dan Direktorat Jenderal Pajak terhadap kepatuhan wajib zakat dan pajak, serta analisis variabel penyumbang peningkatan partisipasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi dampak penerapan sistem platform digital terintegrasi antara Baitul Mal dan Direktorat Jenderal Pajak terhadap kepatuhan wajib zakat dan pajak, serta analisis variabel penyumbang peningkatan partisipasi muzaki. Selain itu, studi komparatif antara Aceh dan wilayah otonomi khusus lainnya dapat menilai efektivitas kebijakan serupa, mengident comunicayyo gaps dan best practice yang dapat diadaptasi. Terakhir, pengembangan model kebijakan fiskal berbasis data real-time yang menggabungkan indikator ekonomi mikro daerah dan data zakat dapat membantu pembuat kebijakan merancang insentif fiskal yang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap dinamika sosial ekonomi lokal.. Integrasi zakat dan pajak di Aceh menunjukkan kemajuan signifikan, namun implementasinya masih menghadapi hambatan hukum, kelembagaan, dan teknis.Perlunya harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah masih menjadi tantangan utama agar zakat dapat berfungsi secara sah sebagai komponen pendapatan daerah.Selain itu, tantangan administratif, sosial-politik, dan keuangan yang kompleks menuntut pendekatan terkoordinasi untuk memastikan integrasi yang efektif dan berkelanjutan Artikel ini meneliti potensi integrasi zakat dan pajak dalam sistem fiskal Syariah unik di Aceh. Dengan otonomi khusus Aceh dan penerapan hukum Syariah, terdapat peluang signifikan untuk mensinergikan zakat dan pajak sebagai bagian dari sistem fiskal yang lebih inklusif, adil, dan mandiri. Integrasi ini dipandang sebagai solusi potensial untuk menanggulangi tantangan fiskal, mengurangi ketergantungan pada transfer pemerintah pusat, serta mempromosikan ketahanan ekonomi daerah. Penelitian ini mengkaji kerangka... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-293b8.webp" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-293b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-293b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-293b8.webp 1x" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" alt="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp 1x" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" alt="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp 1x" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" alt="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53502-baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" target="_blank">Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi dampak penerapan sistem platform digital terintegrasi antara Baitul Mal dan Direktorat Jenderal Pajak terhadap kepatuhan wajib zakat dan pajak, serta analisis variabel penyumbang peningkatan partisipasi muzaki. Selain itu, studi komparatif antara Aceh dan wilayah otonomi khusus lainnya dapat menilai efektivitas kebijakan serupa, mengident comunicayyo gaps dan best practice yang dapat diadaptasi. Terakhir, pengembangan model kebijakan fiskal berbasis data real-time yang menggabungkan indikator ekonomi mikro daerah dan data zakat dapat membantu pembuat kebijakan merancang insentif fiskal yang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap dinamika sosial ekonomi lokal..
<br>Integrasi zakat dan pajak di Aceh menunjukkan kemajuan signifikan, namun implementasinya masih menghadapi hambatan hukum, kelembagaan, dan teknis.Perlunya harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah masih menjadi tantangan utama agar zakat dapat berfungsi secara sah sebagai komponen pendapatan daerah.Selain itu, tantangan administratif, sosial-politik, dan keuangan yang kompleks menuntut pendekatan terkoordinasi untuk memastikan integrasi yang efektif dan berkelanjutan
<br>Artikel ini meneliti potensi integrasi zakat dan pajak dalam sistem fiskal Syariah unik di Aceh. Dengan otonomi khusus Aceh dan penerapan hukum Syariah, terdapat peluang signifikan untuk mensinergikan zakat dan pajak sebagai bagian dari sistem fiskal yang lebih inklusif, adil, dan mandiri. Integrasi ini dipandang sebagai solusi potensial untuk menanggulangi tantangan fiskal, mengurangi ketergantungan pada transfer pemerintah pusat, serta mempromosikan ketahanan ekonomi daerah. Penelitian ini mengkaji kerangka...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp" type="image/webp" length="173164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-293b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1934-locusmedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9503-locus-jurnal-konsep-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners A Case Study at English Literature Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners A Case Study at English Literature Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners A Case Study at English Literature Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53508-tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguis</link>
	<guid isPermaLink="false">4b5c8a2b43bb2926deb0daeb6dc06e9e</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:52:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suicide note ]]></category>
	<category><![CDATA[ nuralfi lail ]]></category>
	<category><![CDATA[ hotma berutu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[berutu,hotma,lail,note,nuralfi,suicide]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan tata bahasa yang umum terjadi pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan tata bahasa yang umum terjadi pada pembelajar Sasak. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan spesifik pembelajar Sasak, dengan mempertimbangkan pengaruh bahasa pertama mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran umpan balik dalam mengurangi kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana umpan balik yang diberikan oleh guru atau rekan sebaya dapat membantu pembelajar Sasak dalam memperbaiki kesalahan mereka dan meningkatkan ketepatan tata bahasa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh lingkungan pembelajaran dan paparan bahasa Inggris pada kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana konteks pembelajaran dan paparan bahasa Inggris yang berbeda dapat mempengaruhi perkembangan tata bahasa pembelajar Sasak.. Analisis menunjukkan bahwa kesalahan tata bahasa yang dibuat oleh pembelajar Sasak sangat dipengaruhi oleh campur tangan bahasa pertama mereka dan tantangan bawaan dalam mempelajari bahasa kedua.Persistensi kesalahan, terutama dalam kategori penghilangan dan penambahan, menunjukkan kompleksitas pembicara Sasak dalam menyesuaikan diri dengan struktur tata bahasa Inggris yang berbeda dari bahasa ibu mereka.Peningkatan kesalahan tertentu dari siklus 1 ke siklus 2, seperti kesesuaian subjek-predikat dan penghilangan atau penambahan artikel, menekankan kebutuhan akan strategi instruksional yang ditargetkan.Hal ini harus fokus pada area kesulitan yang signifikan, yang tampaknya dipengaruhi oleh transfer struktur linguistik dari Sasak ke bahasa Inggris, dan upaya pembelajar untuk menggeneralisasi aturan bahasa Inggris berdasarkan pemahaman bahasa pertama mereka.Selain itu, kesalahan yang relatif stabil atau sedikit meningkat dalam kategori lainnya menunjukkan bahwa dengan umpan balik dan metode pengajaran yang tepat, pembelajar dapat menyesuaikan dan meningkatkan ketepatan tata bahasa Inggris mereka.Hal ini implikasinya bahwa baik pengaruh bahasa pertama maupun proses pembelajaran berkontribusi terhadap kesalahan, dengan campur tangan bahasa pertama sebagai faktor yang signifikan, tetapi tidak tak tertahankan.Dengan mengenali pola kesalahan dan asal usul potensialnya, pendidik dapat menyesuaikan pendekatan pengajaran mereka untuk lebih memenuhi kebutuhan pembicara Sasak yang belajar bahasa Inggris, pada akhirnya memfasilitasi proses akuisisi bahasa yang lebih efektif Kebutuhan belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing meningkat seiring dengan keterhubungan dunia saat ini, di mana bahasa Inggris menjadi bahasa universal dalam akademis, bisnis, hiburan, dan budaya. Hal ini telah meningkatkan minat dalam pendekatan otomatis untuk mengevaluasi kompetensi bahasa lisan. Dalam hal ini, belajar tata bahasa adalah salah satu komponen terpenting dari kompetensi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan tata bahasa dalam berbicara yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Bumigora tahun kedua yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing dalam kursus Speaking 3. Metode penelitian melibatkan desain penelitian kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp 1x" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" alt="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp 1x" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" alt="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp 1x" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" alt="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53508-tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguis" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" target="_blank">The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan tata bahasa yang umum terjadi pada pembelajar Sasak. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan spesifik pembelajar Sasak, dengan mempertimbangkan pengaruh bahasa pertama mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran umpan balik dalam mengurangi kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana umpan balik yang diberikan oleh guru atau rekan sebaya dapat membantu pembelajar Sasak dalam memperbaiki kesalahan mereka dan meningkatkan ketepatan tata bahasa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh lingkungan pembelajaran dan paparan bahasa Inggris pada kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana konteks pembelajaran dan paparan bahasa Inggris yang berbeda dapat mempengaruhi perkembangan tata bahasa pembelajar Sasak..
<br>Analisis menunjukkan bahwa kesalahan tata bahasa yang dibuat oleh pembelajar Sasak sangat dipengaruhi oleh campur tangan bahasa pertama mereka dan tantangan bawaan dalam mempelajari bahasa kedua.Persistensi kesalahan, terutama dalam kategori penghilangan dan penambahan, menunjukkan kompleksitas pembicara Sasak dalam menyesuaikan diri dengan struktur tata bahasa Inggris yang berbeda dari bahasa ibu mereka.Peningkatan kesalahan tertentu dari siklus 1 ke siklus 2, seperti kesesuaian subjek-predikat dan penghilangan atau penambahan artikel, menekankan kebutuhan akan strategi instruksional yang ditargetkan.Hal ini harus fokus pada area kesulitan yang signifikan, yang tampaknya dipengaruhi oleh transfer struktur linguistik dari Sasak ke bahasa Inggris, dan upaya pembelajar untuk menggeneralisasi aturan bahasa Inggris berdasarkan pemahaman bahasa pertama mereka.Selain itu, kesalahan yang relatif stabil atau sedikit meningkat dalam kategori lainnya menunjukkan bahwa dengan umpan balik dan metode pengajaran yang tepat, pembelajar dapat menyesuaikan dan meningkatkan ketepatan tata bahasa Inggris mereka.Hal ini implikasinya bahwa baik pengaruh bahasa pertama maupun proses pembelajaran berkontribusi terhadap kesalahan, dengan campur tangan bahasa pertama sebagai faktor yang signifikan, tetapi tidak tak tertahankan.Dengan mengenali pola kesalahan dan asal usul potensialnya, pendidik dapat menyesuaikan pendekatan pengajaran mereka untuk lebih memenuhi kebutuhan pembicara Sasak yang belajar bahasa Inggris, pada akhirnya memfasilitasi proses akuisisi bahasa yang lebih efektif
<br>Kebutuhan belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing meningkat seiring dengan keterhubungan dunia saat ini, di mana bahasa Inggris menjadi bahasa universal dalam akademis, bisnis, hiburan, dan budaya. Hal ini telah meningkatkan minat dalam pendekatan otomatis untuk mengevaluasi kompetensi bahasa lisan. Dalam hal ini, belajar tata bahasa adalah salah satu komponen terpenting dari kompetensi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan tata bahasa dalam berbicara yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Bumigora tahun kedua yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing dalam kursus Speaking 3. Metode penelitian melibatkan desain penelitian kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" type="image/webp" length="85498" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11051-humanitatis-journal-language-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir Organised Crime ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir Organised Crime ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir Organised Crime ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53499-regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan</link>
	<guid isPermaLink="false">e2cf37b2b33cd444e25fe8168b6ac906</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 12:01:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat kerangka hukum dalam memberantas pendanaan terorisme, perlu dilakukan harmonisasi regulasi antara lembaga-lembaga terkait, seperti PPATK, OJK, dan Bank Indonesia. Harmonisasi ini dapat mencakup penyelarasan peraturan dengan kriteria dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime): Untuk memperkuat kerangka hukum dalam memberantas pendanaan terorisme, perlu dilakukan harmonisasi regulasi antara lembaga-lembaga terkait, seperti PPATK, OJK, dan Bank Indonesia. Harmonisasi ini dapat mencakup penyelarasan peraturan dengan kriteria dan tolak ukur internasional yang ditetapkan oleh Financial Action Task Force (FATF). Selain itu, penting untuk memperkuat teknologi analisis data dan pemantauan transaksi yang mencurigakan. Pendidikan dan pelatihan bagi penegak hukum, pejabat bank, dan sektor swasta juga diperlukan agar pemahaman dan pelaksanaan regulasi dapat dilakukan dengan baik. Terakhir, kolaborasi internasional sangat penting dalam menangani pendanaan terorisme sebagai masalah global. Indonesia dapat memperkuat keamanan nasional dan mendukung upaya global dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dengan menggunakan pendekatan komprehensif, koordinasi antar lembaga, penguatan kerangka hukum, dan kolaborasi internasional.. Pendanaan terorisme sebagai bagian dari kejahatan terorganisir merupakan tindakan agresif yang memiliki daya rusak tinggi.Terorisme tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan serius di bidang politik, ekonomi, pariwisata, dan sosial.Aksi teror umumnya difasilitasi melalui pendanaan kompleks dari sumber-sumber yang sulit dilacak dan sering disamarkan melalui praktik pencucian uang.Untuk menghindari penyelidikan aparat penegak hukum, pelaku teror kerap menyamarkan transaksi keuangan agar tampak legal.Indonesia sendiri telah menjadi korban teror, seperti dalam peristiwa Bom Bali, yang mendorong pemerintah menerbitkan Perppu No.1 Tahun 2002 sebagai langkah awal penanggulangan.Selanjutnya, penguatan hukum dilakukan melalui pengesahan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme, yang terus disempurnakan, termasuk melalui pengaturan dalam KUHP baru yang akan berlaku pada 2026.Terorisme yang bersifat sporadis, tidak terduga, dan berdampak luas menuntut negara untuk memiliki sistem hukum yang kuat dan responsif.Lembaga seperti PPATK, OJK, dan Bank Indonesia memiliki peran sentral dalam memastikan stabilitas sistem keuangan bebas dari infiltrasi dana terorisme.Meski banyak regulasi telah dibentuk, tumpang tindih aturan dan lemahnya pengawasan menjadi persoalan yang perlu dibenahi.Supremasi hukum menuntut konsistensi, efektivitas, dan harmonisasi regulasi yang mampu memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman terorisme Tindak pidana terorisme merupakan ancaman serius terhadap kedaulatan negara, yang diperkuat oleh sistem pendanaan yang besar, terstruktur, dan sulit dilacak. Indonesia pernah mengalami dampak tragis aksi teror, seperti bom Bali 2002 dan 2005, saat regulasi terorisme belum memadai dan pengawasan masih lemah. Oleh karena itu, penguatan regulasi dan pengawasan terhadap aliran dana teror menjadi sangat penting untuk menjamin keamanan nasional. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan kajian dokumen untuk menilai efektivitas regulasi dalam mencegah dan memberantas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" alt="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" alt="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-1d75a.webp" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-1d75a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-1d75a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-1d75a.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" alt="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53499-regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" target="_blank">Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)</a>: Untuk memperkuat kerangka hukum dalam memberantas pendanaan terorisme, perlu dilakukan harmonisasi regulasi antara lembaga-lembaga terkait, seperti PPATK, OJK, dan Bank Indonesia. Harmonisasi ini dapat mencakup penyelarasan peraturan dengan kriteria dan tolak ukur internasional yang ditetapkan oleh Financial Action Task Force (FATF). Selain itu, penting untuk memperkuat teknologi analisis data dan pemantauan transaksi yang mencurigakan. Pendidikan dan pelatihan bagi penegak hukum, pejabat bank, dan sektor swasta juga diperlukan agar pemahaman dan pelaksanaan regulasi dapat dilakukan dengan baik. Terakhir, kolaborasi internasional sangat penting dalam menangani pendanaan terorisme sebagai masalah global. Indonesia dapat memperkuat keamanan nasional dan mendukung upaya global dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dengan menggunakan pendekatan komprehensif, koordinasi antar lembaga, penguatan kerangka hukum, dan kolaborasi internasional..
<br>Pendanaan terorisme sebagai bagian dari kejahatan terorganisir merupakan tindakan agresif yang memiliki daya rusak tinggi.Terorisme tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan serius di bidang politik, ekonomi, pariwisata, dan sosial.Aksi teror umumnya difasilitasi melalui pendanaan kompleks dari sumber-sumber yang sulit dilacak dan sering disamarkan melalui praktik pencucian uang.Untuk menghindari penyelidikan aparat penegak hukum, pelaku teror kerap menyamarkan transaksi keuangan agar tampak legal.Indonesia sendiri telah menjadi korban teror, seperti dalam peristiwa Bom Bali, yang mendorong pemerintah menerbitkan Perppu No.1 Tahun 2002 sebagai langkah awal penanggulangan.Selanjutnya, penguatan hukum dilakukan melalui pengesahan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme, yang terus disempurnakan, termasuk melalui pengaturan dalam KUHP baru yang akan berlaku pada 2026.Terorisme yang bersifat sporadis, tidak terduga, dan berdampak luas menuntut negara untuk memiliki sistem hukum yang kuat dan responsif.Lembaga seperti PPATK, OJK, dan Bank Indonesia memiliki peran sentral dalam memastikan stabilitas sistem keuangan bebas dari infiltrasi dana terorisme.Meski banyak regulasi telah dibentuk, tumpang tindih aturan dan lemahnya pengawasan menjadi persoalan yang perlu dibenahi.Supremasi hukum menuntut konsistensi, efektivitas, dan harmonisasi regulasi yang mampu memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman terorisme
<br>Tindak pidana terorisme merupakan ancaman serius terhadap kedaulatan negara, yang diperkuat oleh sistem pendanaan yang besar, terstruktur, dan sulit dilacak. Indonesia pernah mengalami dampak tragis aksi teror, seperti bom Bali 2002 dan 2005, saat regulasi terorisme belum memadai dan pengawasan masih lemah. Oleh karena itu, penguatan regulasi dan pengawasan terhadap aliran dana teror menjadi sangat penting untuk menjamin keamanan nasional. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan kajian dokumen untuk menilai efektivitas regulasi dalam mencegah dan memberantas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp" type="image/webp" length="130392" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-1d75a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1934-locusmedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9503-locus-jurnal-konsep-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 08 Jul 2026 20:23:06 +0700. 12 items. Served in: 4.447 seconds [rss] -->
