<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2026 15:03:49 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 15:03:49 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-22T15:03:49+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50873-hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut</link>
	<guid isPermaLink="false">1f5f6f49ce3fd1fb1f056402eadae8f2</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 14:13:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cemapa putih ]]></category>
	<category><![CDATA[ qomariyah rs ]]></category>
	<category><![CDATA[ rafly rafly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cemapa,putih,qomariyah,rafly,rs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat memeriksa efektivitas Skor Alvarado pada populasi pediatrik dan dewasa dengan analisis subkelompok untuk menilai perbedaan sensitivitas dan spesifitas antar usia, sehingga dapat menentukan cutoff optimal untuk setiap kelompok ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut: 1. Penelitian lanjutan dapat memeriksa efektivitas Skor Alvarado pada populasi pediatrik dan dewasa dengan analisis subkelompok untuk menilai perbedaan sensitivitas dan spesifitas antar usia, sehingga dapat menentukan cutoff optimal untuk setiap kelompok umur.2. Sebuah studi longitudinal dapat dirancang untuk membandingkan hasil Skor Alvarado dengan algoritma klinis berbasis kecerdasan buatan (AI) guna memvalidasi model prediksi yang lebih canggih dan meningkatkan akurasi diagnostik apendisitis akut.3. Penelitian terpadu dapat menilai dampak penggunaan Skor Alvarado pada praktik klinis, seperti waktu tunggu, jumlah operasi negatif, dan biaya kesehatan, dengan membandingkan unit rumah sakit yang menerapkan Skor Alvarado secara rutin dengan yang tidak, sehingga dapat menilai nilai ekonomi dan kualitas perawatan.. Skor Alvarado terbukti akurat dalam menegakkan diagnosis apendisitis akut di Rumah Sakit Dr.Bratanata Jambi, dengan sensitivitas 83%, spesifitas 100%, PPV 100%, NPV 38%, dan akurasi 85%.Keberhasilan ini menegaskan bahwa Skor Alvarado dapat menjadi alat diagnostik yang andal dan nonAcinvasif untuk mengidentifikasi apendisitis akut secara dini, sehingga dapat mengurangi operasi negatif dan komplikasi Penelitian ini menilai keakuratan Skor Alvarado dalam menegakkan diagnosis apendisitis akut dengan membandingkannya terhadap temuan intraoperatif pada pasien di Rumah Sakit Dr. Bratanata Jambi. Metode observasional analitik menggunakan data rekam medis 52 pasien. Hasil menunjukkan sensitivitas 83%, spesifitas 100%, nilai prediksi positif 100%, nilai prediksi negatif 38%, dan akurasi 85%, dengan nilai signifikan pada uji chiAcsquare (p=0.001). Kesimpulan bahwa Skor Alvarado mudah, sederhana, dan nonAcinvasif sehingga dapat membantu mengurangi operasi negatif dan komplikasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-fbaae.webp" title="JURIS - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-fbaae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-fbaae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-fbaae.webp 1x" title="JURIS - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut" alt="JURIS - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-837fa.webp" title="JURIS - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-837fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-837fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-837fa.webp 1x" title="JURIS - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut" alt="JURIS - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-3e170.webp" title="JURIS - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-3e170.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-3e170.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-3e170.webp 1x" title="JURIS - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut" alt="JURIS - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50873-hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut" title="JURIS - Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut" target="_blank">Akurasi Skoring Alvarado terhadap Temuan Intraoperatif Kasus Apendisitis Akut</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat memeriksa efektivitas Skor Alvarado pada populasi pediatrik dan dewasa dengan analisis subkelompok untuk menilai perbedaan sensitivitas dan spesifitas antar usia, sehingga dapat menentukan cutoff optimal untuk setiap kelompok umur.2. Sebuah studi longitudinal dapat dirancang untuk membandingkan hasil Skor Alvarado dengan algoritma klinis berbasis kecerdasan buatan (AI) guna memvalidasi model prediksi yang lebih canggih dan meningkatkan akurasi diagnostik apendisitis akut.3. Penelitian terpadu dapat menilai dampak penggunaan Skor Alvarado pada praktik klinis, seperti waktu tunggu, jumlah operasi negatif, dan biaya kesehatan, dengan membandingkan unit rumah sakit yang menerapkan Skor Alvarado secara rutin dengan yang tidak, sehingga dapat menilai nilai ekonomi dan kualitas perawatan..
<br>Skor Alvarado terbukti akurat dalam menegakkan diagnosis apendisitis akut di Rumah Sakit Dr.Bratanata Jambi, dengan sensitivitas 83%, spesifitas 100%, PPV 100%, NPV 38%, dan akurasi 85%.Keberhasilan ini menegaskan bahwa Skor Alvarado dapat menjadi alat diagnostik yang andal dan nonAcinvasif untuk mengidentifikasi apendisitis akut secara dini, sehingga dapat mengurangi operasi negatif dan komplikasi
<br>Penelitian ini menilai keakuratan Skor Alvarado dalam menegakkan diagnosis apendisitis akut dengan membandingkannya terhadap temuan intraoperatif pada pasien di Rumah Sakit Dr. Bratanata Jambi. Metode observasional analitik menggunakan data rekam medis 52 pasien. Hasil menunjukkan sensitivitas 83%, spesifitas 100%, nilai prediksi positif 100%, nilai prediksi negatif 38%, dan akurasi 85%, dengan nilai signifikan pada uji chiAcsquare (p=0.001). Kesimpulan bahwa Skor Alvarado mudah, sederhana, dan nonAcinvasif sehingga dapat membantu mengurangi operasi negatif dan komplikasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-fbaae.webp" type="image/webp" length="79094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-fbaae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-837fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/hasil-skor-alvarado-apendisitis-akut-diagnostik-ak-thumb-3e170.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Vaksin Covid 19 bivalen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Vaksin Covid 19 bivalen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Vaksin Covid 19 bivalen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50865-fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi</link>
	<guid isPermaLink="false">cd2d532d232460d5ac87140a3d2182e4</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 14:12:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ vaksin covid ]]></category>
	<category><![CDATA[ nota4dprofit ]]></category>
	<category><![CDATA[ angkanota4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[angkanota4d,covid,nota4dprofit,vaksin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat potensi vaksin COVID-19 bivalen sebagai terobosan baru, penting bagi Indonesia untuk melakukan penelitian lanjutan agar implementasinya tepat sasaran. Salah satu arah penelitian yang mendesak adalah mengkaji secara langsung bagaimana efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Vaksin Covid-19 bivalen: Melihat potensi vaksin COVID-19 bivalen sebagai terobosan baru, penting bagi Indonesia untuk melakukan penelitian lanjutan agar implementasinya tepat sasaran. Salah satu arah penelitian yang mendesak adalah mengkaji secara langsung bagaimana efektivitas dan keamanan vaksin bivalen ini bekerja pada masyarakat Indonesia. Studi dapat dilakukan untuk membandingkan respons imun dan tingkat perlindungan terhadap infeksi maupun keparahan penyakit di antara kelompok yang mendapatkan vaksin bivalen dibandingkan dengan vaksin monovalen sebelumnya, dengan mempertimbangkan variasi genetik virus lokal serta kondisi kesehatan penduduk Indonesia. Selain itu, diperlukan juga penelitian untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi bivalen ini. Pertanyaan seperti 'Mengapa sebagian masyarakat enggan atau berminat tinggi terhadap booster bivalen?' serta 'Bagaimana cara terbaik untuk mengkomunikasikan manfaat dan risikonya kepada berbagai kelompok usia dan latar belakang?' perlu dijawab untuk merancang strategi sosialisasi yang efektif. Terakhir, penelitian juga bisa difokuskan pada dampak jangka panjang dari penggunaan vaksin bivalen terhadap dinamika pandemi di Indonesia. Ini mencakup pemantauan evolusi varian virus SARS-CoV-2 pasca-introduksi vaksin bivalen, serta analisis beban biaya dan manfaat kesehatan masyarakat secara keseluruhan untuk memastikan keputusan kebijakan yang berbasis bukti, membantu pemerintah merencanakan langkah pencegahan dan pengendalian pandemi di masa depan dengan lebih baik.. Akan baik kalau Indonesia juga mempertimbangkan penggunaan vaksin COVID-19 bi-valen ini untuk lebih melindungi anak bangsa kita Pandemi COVID-19 masih berlanjut dengan varian Omicron mendominasi, sementara cakupan vaksinasi booster di Indonesia masih rendah. Vaksin COVID-19 yang ada saat ini belum sepenuhnya dirancang untuk varian Omicron. Oleh karena itu, berbagai produsen mulai memodifikasi vaksin menjadi jenis bivalen, yang mampu memberikan proteksi terhadap varian Omicron (termasuk BA.1, BA.4, BA.5) dan juga strain awal COVID-19. Beberapa negara seperti Inggris dan Amerika Serikat telah menyetujui penggunaan vaksin bivalen dari Moderna dan Pfizer-BioNTech sebagai dosis booster. Vaksin bivalen ini dianggap sebagai terobosan baru dalam pengendalian pandemi dan diharapkan dapat meningkatkan perlindungan populasi terhadap varian virus yang terus berevolusi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-8e769.webp" title="JURIS - Vaksin Covid-19 bivalen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-8e769.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-8e769.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-8e769.webp 1x" title="JURIS - Vaksin Covid-19 bivalen" alt="JURIS - Vaksin Covid-19 bivalen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-858b2.webp" title="JURIS - Vaksin Covid-19 bivalen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-858b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-858b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-858b2.webp 1x" title="JURIS - Vaksin Covid-19 bivalen" alt="JURIS - Vaksin Covid-19 bivalen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50865-fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi" title="JURIS - Vaksin Covid-19 bivalen" target="_blank">Vaksin Covid-19 bivalen</a>: Melihat potensi vaksin COVID-19 bivalen sebagai terobosan baru, penting bagi Indonesia untuk melakukan penelitian lanjutan agar implementasinya tepat sasaran. Salah satu arah penelitian yang mendesak adalah mengkaji secara langsung bagaimana efektivitas dan keamanan vaksin bivalen ini bekerja pada masyarakat Indonesia. Studi dapat dilakukan untuk membandingkan respons imun dan tingkat perlindungan terhadap infeksi maupun keparahan penyakit di antara kelompok yang mendapatkan vaksin bivalen dibandingkan dengan vaksin monovalen sebelumnya, dengan mempertimbangkan variasi genetik virus lokal serta kondisi kesehatan penduduk Indonesia. Selain itu, diperlukan juga penelitian untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi bivalen ini. Pertanyaan seperti 'Mengapa sebagian masyarakat enggan atau berminat tinggi terhadap booster bivalen?' serta 'Bagaimana cara terbaik untuk mengkomunikasikan manfaat dan risikonya kepada berbagai kelompok usia dan latar belakang?' perlu dijawab untuk merancang strategi sosialisasi yang efektif. Terakhir, penelitian juga bisa difokuskan pada dampak jangka panjang dari penggunaan vaksin bivalen terhadap dinamika pandemi di Indonesia. Ini mencakup pemantauan evolusi varian virus SARS-CoV-2 pasca-introduksi vaksin bivalen, serta analisis beban biaya dan manfaat kesehatan masyarakat secara keseluruhan untuk memastikan keputusan kebijakan yang berbasis bukti, membantu pemerintah merencanakan langkah pencegahan dan pengendalian pandemi di masa depan dengan lebih baik..
<br>Akan baik kalau Indonesia juga mempertimbangkan penggunaan vaksin COVID-19 bi-valen ini untuk lebih melindungi anak bangsa kita
<br>Pandemi COVID-19 masih berlanjut dengan varian Omicron mendominasi, sementara cakupan vaksinasi booster di Indonesia masih rendah. Vaksin COVID-19 yang ada saat ini belum sepenuhnya dirancang untuk varian Omicron. Oleh karena itu, berbagai produsen mulai memodifikasi vaksin menjadi jenis bivalen, yang mampu memberikan proteksi terhadap varian Omicron (termasuk BA.1, BA.4, BA.5) dan juga strain awal COVID-19. Beberapa negara seperti Inggris dan Amerika Serikat telah menyetujui penggunaan vaksin bivalen dari Moderna dan Pfizer-BioNTech sebagai dosis booster. Vaksin bivalen ini dianggap sebagai terobosan baru dalam pengendalian pandemi dan diharapkan dapat meningkatkan perlindungan populasi terhadap varian virus yang terus berevolusi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-858b2.webp" type="image/webp" length="85050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-8e769.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-covid-19-biv-thumb-858b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6108-jurnal-kedokteran-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50885-biogas-sampah-organik-rumah</link>
	<guid isPermaLink="false">c443260bee06928ee6b374df601f9d2b</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 13:21:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fahrul islam ]]></category>
	<category><![CDATA[ fajar akbar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akbar,fahrul,fajar,islam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efek variasi suhu komposting pada komposter takakura, dengan mengkaji apakah peningkatan suhu maksimum 35AAC dapat mempercepat pengomposan atau menurunkan kualitas kompos. Selanjutnya, studi mengenai penggunaan bioaktivator ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik: Penelitian lanjutan dapat meneliti efek variasi suhu komposting pada komposter takakura, dengan mengkaji apakah peningkatan suhu maksimum 35AAC dapat mempercepat pengomposan atau menurunkan kualitas kompos. Selanjutnya, studi mengenai penggunaan bioaktivator (misalnya EM4) pada komposter sederhana dapat dievaluasi untuk mempercepat proses fermentasi dan meningkatkan kandungan nutrisi kompos. Terakhir, penelitian perbandingan antara komposter takakura dan komposter sederhana dalam skala rumah tangga di berbagai daerah dengan karakteristik sampah yang berbeda dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan dan adaptabilitas metode komposting tersebut di tingkat masyarakat.. Komposter Takakura menghasilkan kompos lebih cepat dibandingkan komposter sederhana, dengan waktu pengomposan 22 hari dibanding 28 hari.Karakteristik akhir kompos pada komposter Takakura menunjukkan warna coklat kehitaman, bau tanah, pH 7,5, suhu 29AAC, dan kadar air 49,3Ae34A%.Sedangkan komposter sederhana memerlukan 28 hari dan menghasilkan kompos dengan karakteristik serupa namun kadar air lebih rendah.Oleh karena itu, komposter Takakura lebih efisien dalam waktu pengomposan dan kualitas akhir kompos Sampah merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama di daerah perkotaan. Sampah apabila tidak ditangani secara baik dan benar dari sumber, maka akan menimbulkan masalah terhadap kesehatan, sosial, ekonomi, dan keindahan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas komposter takakura dan komposter sederhana dalam pembuatan kompos dari sampah organik. Penelitian ini dilakukan di Workshop Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Mamuju. Jenis penelitian adalah eksperimen untuk menilai efektivitas komposter takakura dan komposter sederhana dalam pembuatan kompos sampah organik. Data yang diperoleh dari hasil analisa lapangan diolah dan disajikan dalam bentuk tabel, kemudian diolah secara deskriptif sehingga dapat ditarik kesimpulan dan saran. Hasil: komposter takakura memiliki waktu pengomposan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-d2092.webp" title="JURIS - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-d2092.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-d2092.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-d2092.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik" alt="JURIS - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-c2ce4.webp" title="JURIS - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-c2ce4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-c2ce4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-c2ce4.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik" alt="JURIS - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-ccd62.webp" title="JURIS - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-ccd62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-ccd62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-ccd62.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik" alt="JURIS - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50885-biogas-sampah-organik-rumah" title="JURIS - Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik" target="_blank">Efektivitas Komposter Takakura dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti efek variasi suhu komposting pada komposter takakura, dengan mengkaji apakah peningkatan suhu maksimum 35AAC dapat mempercepat pengomposan atau menurunkan kualitas kompos. Selanjutnya, studi mengenai penggunaan bioaktivator (misalnya EM4) pada komposter sederhana dapat dievaluasi untuk mempercepat proses fermentasi dan meningkatkan kandungan nutrisi kompos. Terakhir, penelitian perbandingan antara komposter takakura dan komposter sederhana dalam skala rumah tangga di berbagai daerah dengan karakteristik sampah yang berbeda dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan dan adaptabilitas metode komposting tersebut di tingkat masyarakat..
<br>Komposter Takakura menghasilkan kompos lebih cepat dibandingkan komposter sederhana, dengan waktu pengomposan 22 hari dibanding 28 hari.Karakteristik akhir kompos pada komposter Takakura menunjukkan warna coklat kehitaman, bau tanah, pH 7,5, suhu 29AAC, dan kadar air 49,3Ae34A%.Sedangkan komposter sederhana memerlukan 28 hari dan menghasilkan kompos dengan karakteristik serupa namun kadar air lebih rendah.Oleh karena itu, komposter Takakura lebih efisien dalam waktu pengomposan dan kualitas akhir kompos
<br>Sampah merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama di daerah perkotaan. Sampah apabila tidak ditangani secara baik dan benar dari sumber, maka akan menimbulkan masalah terhadap kesehatan, sosial, ekonomi, dan keindahan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas komposter takakura dan komposter sederhana dalam pembuatan kompos dari sampah organik. Penelitian ini dilakukan di Workshop Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Mamuju. Jenis penelitian adalah eksperimen untuk menilai efektivitas komposter takakura dan komposter sederhana dalam pembuatan kompos sampah organik. Data yang diperoleh dari hasil analisa lapangan diolah dan disajikan dalam bentuk tabel, kemudian diolah secara deskriptif sehingga dapat ditarik kesimpulan dan saran. Hasil: komposter takakura memiliki waktu pengomposan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-d2092.webp" type="image/webp" length="89126" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-d2092.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-c2ce4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/biogas-sampah-organik-rumah-tangga-komposter-takak-thumb-ccd62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2615-poltekkesbengkulu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11141-jurnal-sanitasi-profesional-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan Tinjauannya dalam Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan Tinjauannya dalam Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan Tinjauannya dalam Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50874-mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino</link>
	<guid isPermaLink="false">c286692aad963842fc59b5598cfb0fe0</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 13:17:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cemapa putih ]]></category>
	<category><![CDATA[ qomariyah rs ]]></category>
	<category><![CDATA[ rafly rafly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cemapa,putih,qomariyah,rafly,rs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intravitreal antiAcVEGF pada populasi yang lebih besar dan beragam untuk mengevaluasi perbedaan signifikan antara Ranibizumab dan Brolucizumab secara statistik; studi ini juga dapat menambahkan analisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan Tinjauannya dalam Islam: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intravitreal antiAcVEGF pada populasi yang lebih besar dan beragam untuk mengevaluasi perbedaan signifikan antara Ranibizumab dan Brolucizumab secara statistik; studi ini juga dapat menambahkan analisis subkelompok berdasarkan tingkat keparahan retinopati (NPDR vs PDR) guna menentukan apakah tingkat keparahan mempengaruhi respons terapi. Selanjutnya, diperlukan penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi pasien Muslim terhadap kehalalan obat antiAcVEGF, termasuk faktor-faktor religius yang memengaruhi kepatuhan pengobatan dan pilihan terapi, serta bagaimana standar halal dapat diintegrasikan dalam proses produksi dan distribusi obat. Terakhir, sebuah studi intervensi dapat menilai efek kombinasi antara terapi antiAcVEGF dengan program edukasi diet halal dan gaya hidup sehat pada penderita diabetes, untuk mengetahui kontribusi pendekatan multidisiplin terhadap perbaikan visual dan kontrol glikemik jangka panjang.. Berdasarkan analisis rekam medis 20 pasien retinopati diabetik di RS Puri Cinere tahun 2022Ac2023, 13 pasien (65A%) menunjukkan perbaikan tajam penglihatan setelah terapi intravitreal dengan Ranibizumab atau Brolucizumab, dengan mayoritas (60A%) menerima Brolucizumab.Meskipun perbaikan lebih tinggi pada kelompok Brolucizumab, perbedaan efektivitas antara kedua obat tidak mencapai signifikansi statistik (pA=A0,586).Dari perspektif Islam, penggunaan obat harus memperhatikan prinsip kehalalan, sehingga disarankan penelitian lebih luas dengan sampel yang lebih besar untuk menilai efektivitas serta kepatuhan terhadap standar halal dalam terapi retinopati diabetik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas injeksi Ranibizumab dan Brolucizumab terhadap penderita retinopati diabetik dan tinjauannya dalam pandangan Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 20 pasien retinopati diabetik di RS Puri Cinere, dengan 8 orang (40A%) menerima Ranibizumab dan 12 orang (60A%) menerima Brolucizumab. Dari total 20 pasien, 13 pasien mengalami perbaikan penglihatan sementara 7 pasien tidak menunjukkan perbaikan. Sebagian besar pasien yang mengalami perbaikan menggunakan Brolucizumab.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-7e538.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-7e538.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-7e538.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-7e538.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-740f8.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-740f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-740f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-740f8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-d4fed.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-d4fed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-d4fed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-d4fed.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50874-mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino" title="JURIS - Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam" target="_blank">Analisis Perbandingan Efektivitas Injeksi Intra Vitreal Anti Ae Vegf Ranibizumab dan Brolucizumab Untuk Pengobatan Retinopati Diabetik di RS Puri Cinere Tahun 2022 Ae 2023 dan  Tinjauannya dalam Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intravitreal antiAcVEGF pada populasi yang lebih besar dan beragam untuk mengevaluasi perbedaan signifikan antara Ranibizumab dan Brolucizumab secara statistik; studi ini juga dapat menambahkan analisis subkelompok berdasarkan tingkat keparahan retinopati (NPDR vs PDR) guna menentukan apakah tingkat keparahan mempengaruhi respons terapi. Selanjutnya, diperlukan penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi pasien Muslim terhadap kehalalan obat antiAcVEGF, termasuk faktor-faktor religius yang memengaruhi kepatuhan pengobatan dan pilihan terapi, serta bagaimana standar halal dapat diintegrasikan dalam proses produksi dan distribusi obat. Terakhir, sebuah studi intervensi dapat menilai efek kombinasi antara terapi antiAcVEGF dengan program edukasi diet halal dan gaya hidup sehat pada penderita diabetes, untuk mengetahui kontribusi pendekatan multidisiplin terhadap perbaikan visual dan kontrol glikemik jangka panjang..
<br>Berdasarkan analisis rekam medis 20 pasien retinopati diabetik di RS Puri Cinere tahun 2022Ac2023, 13 pasien (65A%) menunjukkan perbaikan tajam penglihatan setelah terapi intravitreal dengan Ranibizumab atau Brolucizumab, dengan mayoritas (60A%) menerima Brolucizumab.Meskipun perbaikan lebih tinggi pada kelompok Brolucizumab, perbedaan efektivitas antara kedua obat tidak mencapai signifikansi statistik (pA=A0,586).Dari perspektif Islam, penggunaan obat harus memperhatikan prinsip kehalalan, sehingga disarankan penelitian lebih luas dengan sampel yang lebih besar untuk menilai efektivitas serta kepatuhan terhadap standar halal dalam terapi retinopati diabetik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas injeksi Ranibizumab dan Brolucizumab terhadap penderita retinopati diabetik dan tinjauannya dalam pandangan Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 20 pasien retinopati diabetik di RS Puri Cinere, dengan 8 orang (40A%) menerima Ranibizumab dan 12 orang (60A%) menerima Brolucizumab. Dari total 20 pasien, 13 pasien mengalami perbaikan penglihatan sementara 7 pasien tidak menunjukkan perbaikan. Sebagian besar pasien yang mengalami perbaikan menggunakan Brolucizumab....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-740f8.webp" type="image/webp" length="92638" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-7e538.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-740f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/mental-pasien-muslim-antiacvegf-ranibizumab-retino-thumb-d4fed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata Kota Tangerang Selatan 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata Kota Tangerang Selatan 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata Kota Tangerang Selatan 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50863-ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-ana</link>
	<guid isPermaLink="false">a3a98120ae90319f0eb39456e4d8457b</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 13:15:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cemapa putih ]]></category>
	<category><![CDATA[ qomariyah rs ]]></category>
	<category><![CDATA[ rafly rafly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cemapa,putih,qomariyah,rafly,rs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi dengan sampel yang lebih beragam, termasuk rentang usia yang lebih luas dan proporsi jenis kelamin yang seimbang. Selain itu, perlu dipertimbangkan variabel tambahan seperti pola makan, stres, dan kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi dengan sampel yang lebih beragam, termasuk rentang usia yang lebih luas dan proporsi jenis kelamin yang seimbang. Selain itu, perlu dipertimbangkan variabel tambahan seperti pola makan, stres, dan kualitas tidur untuk menganalisis risiko PJK secara lebih komprehensif. Penelitian ini dapat membantu memahami hubungan antara gaya hidup sedentari, screentime, dan risiko penyakit jantung koroner secara lebih mendalam, serta memberikan rekomendasi intervensi yang efektif untuk mengurangi risiko tersebut.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan, didapatkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara gaya hidup sedenter dan durasi screentime dengan risiko penyakit jantung koroner.Perbedaan penelitian sebelumnya dapat didasarkan pada perbedaan rerata usia dan jenis kelamin subjek penelitian.Penelitian lebih lanjut disarankan dilakukan dengan sampel lebih besar dan variabel tambahan seperti pola makan, stres, dan kualitas tidur untuk analisis risiko PJK yang lebih akurat Sekitar 31% populasi global berusia Ou15 tahun tidak cukup aktif secara fisik, sehingga menyebabkan 3,2 juta kematian setiap tahun. Di Indonesia, gaya hidup sedenter meningkat dari 26,1% (2013) menjadi 33,5% (2018), dengan 24,1% penduduk menjalani perilaku sedenter Ou6 jam per hari. Perilaku sedenter menyumbang sepertiga kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK) di AS, dengan 1,9 juta kematian dini menurut WHO. Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya hidup sedenter... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-2e226.webp" title="JURIS - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-2e226.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-2e226.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-2e226.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024" alt="JURIS - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-88f9d.webp" title="JURIS - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-88f9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-88f9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-88f9d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024" alt="JURIS - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-0f638.webp" title="JURIS - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-0f638.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-0f638.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-0f638.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024" alt="JURIS - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50863-ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-ana" title="JURIS - Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024" target="_blank">Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi dengan sampel yang lebih beragam, termasuk rentang usia yang lebih luas dan proporsi jenis kelamin yang seimbang. Selain itu, perlu dipertimbangkan variabel tambahan seperti pola makan, stres, dan kualitas tidur untuk menganalisis risiko PJK secara lebih komprehensif. Penelitian ini dapat membantu memahami hubungan antara gaya hidup sedentari, screentime, dan risiko penyakit jantung koroner secara lebih mendalam, serta memberikan rekomendasi intervensi yang efektif untuk mengurangi risiko tersebut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan, didapatkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara gaya hidup sedenter dan durasi screentime dengan risiko penyakit jantung koroner.Perbedaan penelitian sebelumnya dapat didasarkan pada perbedaan rerata usia dan jenis kelamin subjek penelitian.Penelitian lebih lanjut disarankan dilakukan dengan sampel lebih besar dan variabel tambahan seperti pola makan, stres, dan kualitas tidur untuk analisis risiko PJK yang lebih akurat
<br>Sekitar 31% populasi global berusia Ou15 tahun tidak cukup aktif secara fisik, sehingga menyebabkan 3,2 juta kematian setiap tahun. Di Indonesia, gaya hidup sedenter meningkat dari 26,1% (2013) menjadi 33,5% (2018), dengan 24,1% penduduk menjalani perilaku sedenter Ou6 jam per hari. Perilaku sedenter menyumbang sepertiga kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK) di AS, dengan 1,9 juta kematian dini menurut WHO. Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya hidup sedenter...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-0f638.webp" type="image/webp" length="94698" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-2e226.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-88f9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/ahp-analisis-risiko-majalah-g-gaya-hidup-ceria-jan-thumb-0f638.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas Kecamatan Cemapa Putih Jakarta Pusat Periode Januari September 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas Kecamatan Cemapa Putih Jakarta Pusat Periode Januari September 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas Kecamatan Cemapa Putih Jakarta Pusat Periode Januari September 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50869-reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja</link>
	<guid isPermaLink="false">1677f4f470a1e1b687122eafb9db85e9</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 13:00:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cemapa putih ]]></category>
	<category><![CDATA[ qomariyah rs ]]></category>
	<category><![CDATA[ rafly rafly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cemapa,putih,qomariyah,rafly,rs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian longitudinal bertingkat pada sekelompok wanita usia produktif di beberapa puskesmas Jakarta, yang diikuti satu tahun, dapat mengidentifikasi pola penyebaran, faktor risiko, serta perubahan perilaku, sehingga menghasilkan data dinamis penyebaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024: Penelitian longitudinal bertingkat pada sekelompok wanita usia produktif di beberapa puskesmas Jakarta, yang diikuti satu tahun, dapat mengidentifikasi pola penyebaran, faktor risiko, serta perubahan perilaku, sehingga menghasilkan data dinamis penyebaran Trichomonas vaginalis di komunitas urban. Sementara itu, uji intervensi pendidikan kesehatan reproduksi berbasis nilai Islam yang diselenggarakan di tingkat komunal dapat dievaluasi dengan metode preAcpost, mengukur dampak peningkatan kebersihan, deteksi dini, dan perubahan sikap terhadap keputihan patologis pada kelompok usia produktif. Selain itu, penelitian kobalt infeksi dengan menular seksual lain, seperti HIV dan Neisseria gonorrhoeae, serta penilaian status imun komplement, akan mengungkap hubungan antara keseimbangan imun, faktor risiko sosial, dan kerentanan terhadap Trichomonas vaginalis, memberikan dasar bagi protokol pencegahan yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, kombinasi studi longitudinal, intervensi berbasis agama, dan analisis coAcinfeksi dapat menghasilkan pedoman kebijakan kesehatan reproduksi yang relevan, dapat diadaptasi di daerah lain, sekaligus meningkatkan kesadaran komunitas sehingga prevalensi keputihan patologis dapat ditekan secara signifikan.. Prevalensi keputihan akibat Trichomonas vaginalis pada wanita di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta dari JanuariAeSeptember 2024, mencapai 0,7% dari total 294 kasus keputihan yang tercatat.Prevalensi terjadi 100% pada kelompok usia dewasa (19Ae59 tahun), dengan tidak ada kasus pada remaja (10Ae18 tahun) atau lansia (>60 tahun).Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan edukasi kesehatan dan deteksi dini guna menurunkan dampak yang lebih lanjut Keputihan patologis akibat Trichomonas vaginalis merupakan infeksi parasit yang menyerang saluran reproduksi wanita, ditandai dengan keluarnya cairan abnormal yang dapat menyebabkan peradangan, rasa tidak nyaman, dan komplikasi kesehatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi keputihan akibat T. vaginalis berdasarkan usia di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, periode JanuariAeSeptember 2024, serta tinjauannya dalam perspektif Islam. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-fbc29.webp" title="JURIS - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-fbc29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-fbc29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-fbc29.webp 1x" title="JURIS - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024" alt="JURIS - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-d44eb.webp" title="JURIS - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-d44eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-d44eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-d44eb.webp 1x" title="JURIS - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024" alt="JURIS - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-88b7d.webp" title="JURIS - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-88b7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-88b7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-88b7d.webp 1x" title="JURIS - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024" alt="JURIS - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50869-reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja" title="JURIS - Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024" target="_blank">Prevalensi Keputihan Akibat Trichomonas vaginalis pada Wanita Berdasarkan Usia di Puskesmas, Kecamatan Cemapa Putih, Jakarta Pusat Periode Januari - September 2024</a>: Penelitian longitudinal bertingkat pada sekelompok wanita usia produktif di beberapa puskesmas Jakarta, yang diikuti satu tahun, dapat mengidentifikasi pola penyebaran, faktor risiko, serta perubahan perilaku, sehingga menghasilkan data dinamis penyebaran Trichomonas vaginalis di komunitas urban. Sementara itu, uji intervensi pendidikan kesehatan reproduksi berbasis nilai Islam yang diselenggarakan di tingkat komunal dapat dievaluasi dengan metode preAcpost, mengukur dampak peningkatan kebersihan, deteksi dini, dan perubahan sikap terhadap keputihan patologis pada kelompok usia produktif. Selain itu, penelitian kobalt infeksi dengan menular seksual lain, seperti HIV dan Neisseria gonorrhoeae, serta penilaian status imun komplement, akan mengungkap hubungan antara keseimbangan imun, faktor risiko sosial, dan kerentanan terhadap Trichomonas vaginalis, memberikan dasar bagi protokol pencegahan yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, kombinasi studi longitudinal, intervensi berbasis agama, dan analisis coAcinfeksi dapat menghasilkan pedoman kebijakan kesehatan reproduksi yang relevan, dapat diadaptasi di daerah lain, sekaligus meningkatkan kesadaran komunitas sehingga prevalensi keputihan patologis dapat ditekan secara signifikan..
<br>Prevalensi keputihan akibat Trichomonas vaginalis pada wanita di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta dari JanuariAeSeptember 2024, mencapai 0,7% dari total 294 kasus keputihan yang tercatat.Prevalensi terjadi 100% pada kelompok usia dewasa (19Ae59 tahun), dengan tidak ada kasus pada remaja (10Ae18 tahun) atau lansia (>60 tahun).Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan edukasi kesehatan dan deteksi dini guna menurunkan dampak yang lebih lanjut
<br>Keputihan patologis akibat Trichomonas vaginalis merupakan infeksi parasit yang menyerang saluran reproduksi wanita, ditandai dengan keluarnya cairan abnormal yang dapat menyebabkan peradangan, rasa tidak nyaman, dan komplikasi kesehatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi keputihan akibat T. vaginalis berdasarkan usia di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, periode JanuariAeSeptember 2024, serta tinjauannya dalam perspektif Islam. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-88b7d.webp" type="image/webp" length="84530" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-fbc29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-d44eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/reproduksi-wanita-fiqh-kesehatan-remaja-axe-kelomp-thumb-88b7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50862-hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik</link>
	<guid isPermaLink="false">b56e1822233fca22b0e44e34cdb1ef11</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 12:50:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cemapa putih ]]></category>
	<category><![CDATA[ qomariyah rs ]]></category>
	<category><![CDATA[ rafly rafly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cemapa,putih,qomariyah,rafly,rs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada penerapan program pelatihan manajemen stres berbasis perspektif Islam, menilai efektivitasnya secara kuantitatif dalam menurunkan tingkat stres akademik mahasiswa kedokteran. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam: Berdasarkan temuan penelitian, penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada penerapan program pelatihan manajemen stres berbasis perspektif Islam, menilai efektivitasnya secara kuantitatif dalam menurunkan tingkat stres akademik mahasiswa kedokteran. Selain itu, studi longitudinal dapat dilaksanakan untuk menelusuri perubahan tingkat stres dan strategi belajar selama masa studi, guna mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memicu perubahan tersebut. Selanjutnya, perbandingan antara mahasiswa yang mengikuti program dukungan psikologis dengan yang tidak dapat dievaluasi untuk menilai dampak intervensi berbasis psikologi dan spiritualitas terhadap kualitas belajar dan kualitas hidup mahasiswa.. Sebagian besar mahasiswa Fakultas Kedokteran Yarsi angkatan 2021 menggunakan strategi belajar yang parah atau tidak efektif, yang berkontribusi pada tingkat stres akademik parah atau ekstrim.Analisis data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara gambaran strategi dengan tingkat stres akademik, sehingga kualitas strategi belajar yang buruk meningkatkan stres.Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan kemampuan strategi belajar dan manajemen stres untuk memperbaiki kesejahteraan mahasiswa Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi belajar dan tingkat stres akademik yang dialami oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi angkatan 2021. Metode deskriptif kuantitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui survei tentang jenis-jenis strategi belajar yang dipakai dan tingkat stres akademik yang dirasakan. Hasil menunjukkan variasi penggunaan strategi belajar, mulai dari pendekatan aktif seperti membaca ulang dan diskusi kelompok hingga pendekatan pasif seperti hanya mengandalkan kuliah dan membaca sekilas. Selain itu, tingkat stres akademik juga bervariasi di antara responden, dengan sebagian besar mahasiswa melaporkan tingkat stres tinggi yang dapat memengaruhi kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-3cfc6.webp" title="JURIS - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-3cfc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-3cfc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-3cfc6.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-4a399.webp" title="JURIS - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-4a399.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-4a399.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-4a399.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-f46d5.webp" title="JURIS - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-f46d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-f46d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-f46d5.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50862-hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik" title="JURIS - Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam" target="_blank">Gambaran Strategi Mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2021 dalam Menghadapi Stres Akademik dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam</a>: Berdasarkan temuan penelitian, penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada penerapan program pelatihan manajemen stres berbasis perspektif Islam, menilai efektivitasnya secara kuantitatif dalam menurunkan tingkat stres akademik mahasiswa kedokteran. Selain itu, studi longitudinal dapat dilaksanakan untuk menelusuri perubahan tingkat stres dan strategi belajar selama masa studi, guna mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memicu perubahan tersebut. Selanjutnya, perbandingan antara mahasiswa yang mengikuti program dukungan psikologis dengan yang tidak dapat dievaluasi untuk menilai dampak intervensi berbasis psikologi dan spiritualitas terhadap kualitas belajar dan kualitas hidup mahasiswa..
<br>Sebagian besar mahasiswa Fakultas Kedokteran Yarsi angkatan 2021 menggunakan strategi belajar yang parah atau tidak efektif, yang berkontribusi pada tingkat stres akademik parah atau ekstrim.Analisis data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara gambaran strategi dengan tingkat stres akademik, sehingga kualitas strategi belajar yang buruk meningkatkan stres.Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan kemampuan strategi belajar dan manajemen stres untuk memperbaiki kesejahteraan mahasiswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi belajar dan tingkat stres akademik yang dialami oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi angkatan 2021. Metode deskriptif kuantitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui survei tentang jenis-jenis strategi belajar yang dipakai dan tingkat stres akademik yang dirasakan. Hasil menunjukkan variasi penggunaan strategi belajar, mulai dari pendekatan aktif seperti membaca ulang dan diskusi kelompok hingga pendekatan pasif seperti hanya mengandalkan kuliah dan membaca sekilas. Selain itu, tingkat stres akademik juga bervariasi di antara responden, dengan sebagian besar mahasiswa melaporkan tingkat stres tinggi yang dapat memengaruhi kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-f46d5.webp" type="image/webp" length="81124" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-3cfc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-4a399.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/hidup-mahasiswa-manajemen-stres-holistik-kualitas-thumb-f46d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50880-infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-inf</link>
	<guid isPermaLink="false">aa9b2dc8ad711559e3fcb6912ee960aa</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 12:49:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nota4dprofit ]]></category>
	<category><![CDATA[ angkanota4d ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana4dmedia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[angkanota4d,nana4dmedia,nota4dprofit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang stunting masih tinggi di wilayah Kampar, maka perlu dilakukan studi kohort longitudinal mengikuti balita dari 0Ac59 bulan untuk meneliti hubungan sebab akibat antara infeksi helminth dan stunting selama 24 bulan pertama, sekaligus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar: Berdasarkan latar belakang stunting masih tinggi di wilayah Kampar, maka perlu dilakukan studi kohort longitudinal mengikuti balita dari 0Ac59 bulan untuk meneliti hubungan sebab akibat antara infeksi helminth dan stunting selama 24 bulan pertama, sekaligus menilai faktor risiko lingkungan dan peran nutrisi. Selanjutnya, penelitian intervensi acak terkontrol dapat membandingkan efektivitas tablet albendazole, mebendazole, dan kombinasi keduanya bersama suplementasi zat besi terhadap penurunan prevalensi stunting, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi terapi preventif optimal. Penelitian tambahan juga diperlukan untuk mengeksplorasi peran sanitasi, pendidikan kesehatan orang tua, dan kondisi sosialAcekonomi sebagai mediator antara infeksi helminth dan status gizi, agar kebijakan lokal dapat menargetkan intervensi multiAcdisipliner secara tepat sasaran.. Prevalensi stunting di dua lokus Puskesmas Kampar adalah 33,8A% dan infeksi helminth sebesar 18,8A%.Analisis tidak menemukan hubungan signifikan antara stunting dan infeksi helminth pada balita (pA=A0 StuntingAadalahAkondisiAgagalAtumbuhAakibatAkekuranganAgiziAkronisAdalamA1000AHariAPertamaAKehidupanA(HPK).AMenurutARiskesdasA2018,A30,8ªnakAbalitaAatauAsatuAdariAtigaAbalitaAdiAIndonesiaAmengalamiAstunting.AInfeksi Soil-Transmitted HelminthsA(STHs)AadalahAinfeksiAyangAdisebabkanAolehAcacingAparasitAususAdariAgolonganAnematodaAususAyangAditularkanAmelaluiAtanah.AMenurutApenelitianAyangAdilakukanAolehAKartiniAdiAPekanbaru,AprevalensiAinfeksiAcacingASTHsApadaAanakAbalitaAadalahA12,7%.APenelitianAterhadapAinfeksiAcacingApadaAanakAlebihAbanyakApadaAanakAusiaAsekolahAdasarAdaripadaAusiaAbalita.ATujuanApenelitianAiniAadalahAuntukAmengetahuiAhubunganAinfeksiAcacingAterhadapAkejadianAstuntingApadaAbalitaAdiA2AlokusAstuntingAwilayahAkerjaAPuskesmasAKabupatenAKampar.APenelitianAdenganAmenggunakanAmetodeAcrossAsectionalAiniAdilakukanAdiAdesaARanahASingkuangAdanAdesaAPulauAJambu.APengambilanAsampelAdilaksanakanAdenganAteknikAnonAprobabilityAsamplingAdenganAmetodeApurposiveAsampling.AInstrumenApenelitianAdilakukanAdenganApemeriksaanAantropometriAdanApemeriksaanAfesesAmetodeAdirectAsmear.AMetodeAanalisisAdenganAujiAChi-Square.ADariA80AanakAyangAdapatAdiperiksa,AsebanyakA27AanakAmenderitaAstuntingA(33,8%)AdanA15AanakApositifAinfeksiAcacingA(18,8%).AJenisAcacingAyangAdominanAadalahAT.AtrichiuraA(8,8%).AHasilAujiAChiAcSquareAmenunjukkanAtidakAadaAhubunganAyangAsignifikanAantaraAinfeksiAcacingAdanAstuntingApadaAbalita. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-dab9d.webp" title="JURIS - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-dab9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-dab9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-dab9d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar" alt="JURIS - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-2c6f8.webp" title="JURIS - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-2c6f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-2c6f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-2c6f8.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar" alt="JURIS - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-03860.webp" title="JURIS - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-03860.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-03860.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-03860.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar" alt="JURIS - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50880-infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-inf" title="JURIS - Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar" target="_blank">Hubungan Infeksi Cacing Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di 2 Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kabupaten Kampar</a>: Berdasarkan latar belakang stunting masih tinggi di wilayah Kampar, maka perlu dilakukan studi kohort longitudinal mengikuti balita dari 0Ac59 bulan untuk meneliti hubungan sebab akibat antara infeksi helminth dan stunting selama 24 bulan pertama, sekaligus menilai faktor risiko lingkungan dan peran nutrisi. Selanjutnya, penelitian intervensi acak terkontrol dapat membandingkan efektivitas tablet albendazole, mebendazole, dan kombinasi keduanya bersama suplementasi zat besi terhadap penurunan prevalensi stunting, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi terapi preventif optimal. Penelitian tambahan juga diperlukan untuk mengeksplorasi peran sanitasi, pendidikan kesehatan orang tua, dan kondisi sosialAcekonomi sebagai mediator antara infeksi helminth dan status gizi, agar kebijakan lokal dapat menargetkan intervensi multiAcdisipliner secara tepat sasaran..
<br>Prevalensi stunting di dua lokus Puskesmas Kampar adalah 33,8A% dan infeksi helminth sebesar 18,8A%.Analisis tidak menemukan hubungan signifikan antara stunting dan infeksi helminth pada balita (pA=A0
<br>StuntingAadalahAkondisiAgagalAtumbuhAakibatAkekuranganAgiziAkronisAdalamA1000AHariAPertamaAKehidupanA(HPK).AMenurutARiskesdasA2018,A30,8%AanakAbalitaAatauAsatuAdariAtigaAbalitaAdiAIndonesiaAmengalamiAstunting.AInfeksi Soil-Transmitted HelminthsA(STHs)AadalahAinfeksiAyangAdisebabkanAolehAcacingAparasitAususAdariAgolonganAnematodaAususAyangAditularkanAmelaluiAtanah.AMenurutApenelitianAyangAdilakukanAolehAKartiniAdiAPekanbaru,AprevalensiAinfeksiAcacingASTHsApadaAanakAbalitaAadalahA12,7%.APenelitianAterhadapAinfeksiAcacingApadaAanakAlebihAbanyakApadaAanakAusiaAsekolahAdasarAdaripadaAusiaAbalita.ATujuanApenelitianAiniAadalahAuntukAmengetahuiAhubunganAinfeksiAcacingAterhadapAkejadianAstuntingApadaAbalitaAdiA2AlokusAstuntingAwilayahAkerjaAPuskesmasAKabupatenAKampar.APenelitianAdenganAmenggunakanAmetodeAcrossAsectionalAiniAdilakukanAdiAdesaARanahASingkuangAdanAdesaAPulauAJambu.APengambilanAsampelAdilaksanakanAdenganAteknikAnonAprobabilityAsamplingAdenganAmetodeApurposiveAsampling.AInstrumenApenelitianAdilakukanAdenganApemeriksaanAantropometriAdanApemeriksaanAfesesAmetodeAdirectAsmear.AMetodeAanalisisAdenganAujiAChi-Square.ADariA80AanakAyangAdapatAdiperiksa,AsebanyakA27AanakAmenderitaAstuntingA(33,8%)AdanA15AanakApositifAinfeksiAcacingA(18,8%).AJenisAcacingAyangAdominanAadalahAT.AtrichiuraA(8,8%).AHasilAujiAChiAcSquareAmenunjukkanAtidakAadaAhubunganAyangAsignifikanAantaraAinfeksiAcacingAdanAstuntingApadaAbalita.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-dab9d.webp" type="image/webp" length="96880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-dab9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-2c6f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/infeksi-cacing-tanah-helminth-stunting-status-gizi-thumb-03860.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6108-jurnal-kedokteran-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50868-hemoglobin-remaja-status-prevale</link>
	<guid isPermaLink="false">70b6c1b628627da1be9cd02d6ab025de</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 12:41:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cemapa putih ]]></category>
	<category><![CDATA[ qomariyah rs ]]></category>
	<category><![CDATA[ rafly rafly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cemapa,putih,qomariyah,rafly,rs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Solusi pertama adalah mengevaluasi secara rutin pola tidur dan status hemoglobin remaja di sekolah, sehingga dapat segera ditindaklanjuti bila ditemukan anomali; solusi kedua mengajukan studi longitudinal untuk meninjau dampak intervensi tidurAiseperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten: Solusi pertama adalah mengevaluasi secara rutin pola tidur dan status hemoglobin remaja di sekolah, sehingga dapat segera ditindaklanjuti bila ditemukan anomali; solusi kedua mengajukan studi longitudinal untuk meninjau dampak intervensi tidurAiseperti pendidikan kebiasaan tidur awal, pengurangan layar, dan sleep hygieneAiterhadap peningkatan kadar hemoglobin; solusi ketiga menggandeng lembaga kesehatan masyarakat dan bulu kota untuk mengintegrasikan program peningkatan kualitas tidur dan suplementasi zat besi ke dalam agenda kebijakan kesehatan remaja, sehingga dapat dicapai sinergi antara diet, imunisasi, dan pola hidup sehat.. Penelitian ini menemukan bahwa kualitas tidur yang buruk berkorelasi signifikan dengan prevalensi anemia pada remaja putri di desa Medong.Dari 30 peserta, 12,1A% mengalami anemia, dan semua kasus anemia terjadi pada peserta dengan kualitas tidur buruk.Oleh karena itu, kualitas tidur harus menjadi fokus intervensi untuk mencegah anemia pada remaja putri Latar belakang penelitian ini menunjukkan bahwa remaja putri memiliki kebutuhan tidur yang signifikan terhadap pembentukan hemoglobin, yang berperan penting dalam transportasi oksigen. Penelitian ini menggunakan desain crossAcsectional dengan 30 responden usia 12Ac18 tahun dari desa Medong, Pandeglang, dan mengumpulkan data melalui kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index serta tes hemoglobin. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kualitas tidur yang buruk dan prevalensi anemia (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-bd21b.webp" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-bd21b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-bd21b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-bd21b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten" alt="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-cf769.webp" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-cf769.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-cf769.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-cf769.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten" alt="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-a231e.webp" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-a231e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-a231e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-a231e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten" alt="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50868-hemoglobin-remaja-status-prevale" title="JURIS - Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten" target="_blank">Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten</a>: Solusi pertama adalah mengevaluasi secara rutin pola tidur dan status hemoglobin remaja di sekolah, sehingga dapat segera ditindaklanjuti bila ditemukan anomali; solusi kedua mengajukan studi longitudinal untuk meninjau dampak intervensi tidurAiseperti pendidikan kebiasaan tidur awal, pengurangan layar, dan sleep hygieneAiterhadap peningkatan kadar hemoglobin; solusi ketiga menggandeng lembaga kesehatan masyarakat dan bulu kota untuk mengintegrasikan program peningkatan kualitas tidur dan suplementasi zat besi ke dalam agenda kebijakan kesehatan remaja, sehingga dapat dicapai sinergi antara diet, imunisasi, dan pola hidup sehat..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa kualitas tidur yang buruk berkorelasi signifikan dengan prevalensi anemia pada remaja putri di desa Medong.Dari 30 peserta, 12,1A% mengalami anemia, dan semua kasus anemia terjadi pada peserta dengan kualitas tidur buruk.Oleh karena itu, kualitas tidur harus menjadi fokus intervensi untuk mencegah anemia pada remaja putri
<br>Latar belakang penelitian ini menunjukkan bahwa remaja putri memiliki kebutuhan tidur yang signifikan terhadap pembentukan hemoglobin, yang berperan penting dalam transportasi oksigen. Penelitian ini menggunakan desain crossAcsectional dengan 30 responden usia 12Ac18 tahun dari desa Medong, Pandeglang, dan mengumpulkan data melalui kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index serta tes hemoglobin. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kualitas tidur yang buruk dan prevalensi anemia (p<0,05), sehingga disimpulkan bahwa kualitas tidur yang buruk berkontribusi pada tingginya prevalensi anemia pada remaja putri di wilayah tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-a231e.webp" type="image/webp" length="79648" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-bd21b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-cf769.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/hemoglobin-remaja-status-prevalensi-anemia-hasil-p-thumb-a231e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50870-sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa</link>
	<guid isPermaLink="false">c31b3c428ddfb6ec6a02ab4544cadb12</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:50:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cemapa putih ]]></category>
	<category><![CDATA[ qomariyah rs ]]></category>
	<category><![CDATA[ rafly rafly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cemapa,putih,qomariyah,rafly,rs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah kualitas nutrisi sarapan (misalnya proporsi karbohidrat, protein, dan lemak) berpengaruh lebih kuat terhadap konsentrasi belajar dibandingkan frekuensi sarapan saja, sehingga dapat memberikan panduan gizi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah kualitas nutrisi sarapan (misalnya proporsi karbohidrat, protein, dan lemak) berpengaruh lebih kuat terhadap konsentrasi belajar dibandingkan frekuensi sarapan saja, sehingga dapat memberikan panduan gizi yang lebih spesifik bagi mahasiswa kedokteran. Selain itu, studi longitudinal yang mengikuti mahasiswa selama satu tahun akademik dapat mengevaluasi perubahan kebiasaan sarapan dan konsentrasi belajar seiring dengan beban kuliah yang berfluktuasi, sehingga dapat mengidentifikasi periode kritis di mana intervensi nutrisi paling dibutuhkan. Terakhir, penelitian interdisipliner yang menggabungkan perspektif psikologi, nutrisi, dan kajian Islam dapat menguji bagaimana praktik ibadah (seperti puasa atau konsumsi makanan halal) memoderasi hubungan antara sarapan dan konsentrasi, serta menilai dampaknya terhadap pencapaian akademik secara keseluruhan.. Berdasarkan data, mayoritas mahasiswa (62,3%) hanya sarapan 1Ae3 hari dalam seminggu, sementara 89,7% berada dalam kategori konsentrasi baik.Analisis chiAcsquare menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dan konsentrasi belajar (pA=A0,014 ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-eeec2.webp" title="JURIS - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-eeec2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-eeec2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-eeec2.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective" alt="JURIS - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-30316.webp" title="JURIS - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-30316.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-30316.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-30316.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective" alt="JURIS - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-914fd.webp" title="JURIS - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-914fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-914fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-914fd.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective" alt="JURIS - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50870-sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa" title="JURIS - The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective" target="_blank">The Influence of Breakfast Habits on the Concentration of Study Among Medical Students of YARSI University Class of 2021 and Its Review from an Islamic Perspective</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah kualitas nutrisi sarapan (misalnya proporsi karbohidrat, protein, dan lemak) berpengaruh lebih kuat terhadap konsentrasi belajar dibandingkan frekuensi sarapan saja, sehingga dapat memberikan panduan gizi yang lebih spesifik bagi mahasiswa kedokteran. Selain itu, studi longitudinal yang mengikuti mahasiswa selama satu tahun akademik dapat mengevaluasi perubahan kebiasaan sarapan dan konsentrasi belajar seiring dengan beban kuliah yang berfluktuasi, sehingga dapat mengidentifikasi periode kritis di mana intervensi nutrisi paling dibutuhkan. Terakhir, penelitian interdisipliner yang menggabungkan perspektif psikologi, nutrisi, dan kajian Islam dapat menguji bagaimana praktik ibadah (seperti puasa atau konsumsi makanan halal) memoderasi hubungan antara sarapan dan konsentrasi, serta menilai dampaknya terhadap pencapaian akademik secara keseluruhan..
<br>Berdasarkan data, mayoritas mahasiswa (62,3%) hanya sarapan 1Ae3 hari dalam seminggu, sementara 89,7% berada dalam kategori konsentrasi baik.Analisis chiAcsquare menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dan konsentrasi belajar (pA=A0,014 <A0,05).Pandangan Islam menekankan pentingnya menuntut ilmu dengan tubuh yang sehat, sehingga asupan sarapan yang tepat dapat mendukung fungsi kognitif dan konsentrasi belajar
<br>Kebiasaan sarapan, Konsentrasi, Belajar, Mahasiswa kedokteran, Pendidikan kedokteran. Sarapan merupakan hal yang penting untuk dilakukan di pagi hari karena bermanfaat untuk memberikan energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Makanan yang dikonsumsi pada pagi hari dapat menjaga kestabilan gula darah yang berdampak pada meningkatnya fokus dan konsentrasi seseorang. Konsentrasi dalam belajar dapat membantu mahasiswa untuk menguasai materi yang diberikan dan meningkatkan semangat serta motivasi untuk lebih aktif pada saat proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan sarapan pagi terhadap konsentrasi belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2021 serta mengkaji tinjauannya dalam pandangan Islam. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 175 responden yang dipilih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-914fd.webp" type="image/webp" length="109782" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-eeec2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-30316.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/sarapan-pagi-daring-mayoritas-mahasiswa-kedokteran-thumb-914fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50879-perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas</link>
	<guid isPermaLink="false">f29313caeb1f75dc34e945b3a9307194</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:42:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nota4dprofit ]]></category>
	<category><![CDATA[ angkanota4d ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana4dmedia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[angkanota4d,nana4dmedia,nota4dprofit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel ke desa-desa sekitarnya agar representasi populasi lebih luas, menambahkan variabel seperti tingkat pendidikan ibu, akses layanan kesehatan, dan pola makan harian balita untuk memeriksa pengaruh faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak: Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel ke desa-desa sekitarnya agar representasi populasi lebih luas, menambahkan variabel seperti tingkat pendidikan ibu, akses layanan kesehatan, dan pola makan harian balita untuk memeriksa pengaruh faktor-faktor tersebut secara bersamaan; studi longitudinal dapat menilai perubahan status gizi balita seiring waktu dan bagaimana intervensi edukasi gizi memengaruhi dinamika status gizi; tambahan, pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai persepsi dan praktik orang tua dalam memenuhinya kebutuhan gizi balita, sehingga kebijakan kesehatan masyarakat dapat disesuaikan lebih tepat sasaran.. Tidak ditemukan hubungan bermakna antara pendapatan keluarga dan status gizi balita.Semua balita dengan gizi kurang berasal dari keluarga dengan pendapatan cukup, serta sebagian besar balita stunting berasal dari keluarga berpendapatan cukup.Oleh karena itu, faktor lain selain pendapatan, seperti kebiasaan makanan dan edukasi gizi, perlu diperhatikan Status gizi balita adalah tolok ukur kondisi tubuh yang dapat dinilai melalui indeks Berat Badan Menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan Menurut Umur (TB/U), dan Berat Badan Menurut Tinggi Badan (BB/TB). Penelitian jenis deskriptif analitik cross-sectional dilakukan dengan populasi 109 ibu dan balita, diambil sampel 61 ibu yang datang ke Posyandu Desa Pasir Kupa. Hasil menunjukkan terdapat 6 balita dengan gizi kurang dan 5 balita dengan stunting; tidak ditemukan perbedaan bermakna antara penghasilan keluarga dengan status gizi balita (BB/U dan TB/U). Pentingnya mencukupi kebutuhan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-197a7.webp" title="JURIS - Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-197a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-197a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-197a7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak" alt="JURIS - Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-22e53.webp" title="JURIS - Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-22e53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-22e53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-22e53.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak" alt="JURIS - Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50879-perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas" title="JURIS - Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak" target="_blank">Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Pasir Kupa Kabupaten Lebak</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel ke desa-desa sekitarnya agar representasi populasi lebih luas, menambahkan variabel seperti tingkat pendidikan ibu, akses layanan kesehatan, dan pola makan harian balita untuk memeriksa pengaruh faktor-faktor tersebut secara bersamaan; studi longitudinal dapat menilai perubahan status gizi balita seiring waktu dan bagaimana intervensi edukasi gizi memengaruhi dinamika status gizi; tambahan, pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai persepsi dan praktik orang tua dalam memenuhinya kebutuhan gizi balita, sehingga kebijakan kesehatan masyarakat dapat disesuaikan lebih tepat sasaran..
<br>Tidak ditemukan hubungan bermakna antara pendapatan keluarga dan status gizi balita.Semua balita dengan gizi kurang berasal dari keluarga dengan pendapatan cukup, serta sebagian besar balita stunting berasal dari keluarga berpendapatan cukup.Oleh karena itu, faktor lain selain pendapatan, seperti kebiasaan makanan dan edukasi gizi, perlu diperhatikan
<br>Status gizi balita adalah tolok ukur kondisi tubuh yang dapat dinilai melalui indeks Berat Badan Menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan Menurut Umur (TB/U), dan Berat Badan Menurut Tinggi Badan (BB/TB). Penelitian jenis deskriptif analitik cross-sectional dilakukan dengan populasi 109 ibu dan balita, diambil sampel 61 ibu yang datang ke Posyandu Desa Pasir Kupa. Hasil menunjukkan terdapat 6 balita dengan gizi kurang dan 5 balita dengan stunting; tidak ditemukan perbedaan bermakna antara penghasilan keluarga dengan status gizi balita (BB/U dan TB/U). Pentingnya mencukupi kebutuhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-197a7.webp" type="image/webp" length="76438" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-197a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/perubahan-status-determinan-balita-stunting-edukas-thumb-22e53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6108-jurnal-kedokteran-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil di RS YARSI Tahun 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil di RS YARSI Tahun 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil di RS YARSI Tahun 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-50876-eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-eksplor</link>
	<guid isPermaLink="false">6666efc28640c1040d279378de43df96</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:41:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cemapa putih ]]></category>
	<category><![CDATA[ qomariyah rs ]]></category>
	<category><![CDATA[ rafly rafly ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cemapa,putih,qomariyah,rafly,rs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kejadian abortus, seperti kondisi sosial ekonomi, akses kesehatan, dan faktor lingkungan. Penelitian ini dapat membantu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil di RS YARSI Tahun 2023: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kejadian abortus, seperti kondisi sosial ekonomi, akses kesehatan, dan faktor lingkungan. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi kelompok-kelompok yang rentan dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif.2. Melakukan studi longitudinal untuk memahami perjalanan kehamilan dan faktor-faktor risiko abortus secara lebih mendalam. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi tanda-tanda awal abortus dan mengembangkan strategi pencegahan yang lebih dini.3. Meneliti lebih lanjut hubungan antara abortus dan komplikasi kesehatan jangka panjang pada ibu. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang dampak abortus terhadap kesehatan ibu dan membantu mengembangkan strategi perawatan pasca-abortus yang lebih komprehensif.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki umur yang berisiko terhadap kejadian abortus dengan responden sebanyak 60 orang (57,1%) dan yang tidak berisiko sebanyak 45 orang (42,9%).Hasil analisa bivariat didapatkan hubungan antara umur ibu dengan kejadian abortus di RS Yarsi tahun 2023.Kejadian abortus pada multipara memiliki risiko lebih besar terhadapt kejadian abortus dengan responden sebanyak 60 orang (57,1%).Hasil analisa bivariat terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian abortus di RS Yarsi tahun 2023.Sebagian besar responden memiliki riwayat abortus sebelumnya dengan jumlah responden 56 orang (53,3%), hasil analisa bivariat terdapat hubungan antara riwayat abortus sebelumnya dengan kejadian abortus di RS Yarsi 2023.Faktor risiko yang paling dominan adalah usia dengan OR= 8,500 yang berarti ibu dengan usia yang berisiko (35 tahun) memiliki risiko 8,500 kali Abortus merupakan salah satu masalah kesehatan global yang signifikan, dengan 20 juta kasus terjadi setiap tahun, menyebabkan sekitar 70.000 kematian ibu. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan bahwa angka kematian ibu (AKI) Indonesia pada tahun 2017 mencapai 177 kematian per 100.000 kelahiran hidup, meskipun ada penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Faktor yang mempengaruhi terjadinya abortus, seperti kelainan kromosom pada janin, usia ibu, riwayat abortus sebelumnya, infeksi, serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-9320d.webp" title="JURIS - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-9320d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-9320d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-9320d.webp 1x" title="JURIS - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023" alt="JURIS - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-3ed5a.webp" title="JURIS - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-3ed5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-3ed5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-3ed5a.webp 1x" title="JURIS - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023" alt="JURIS - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-005b5.webp" title="JURIS - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-005b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-005b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-005b5.webp 1x" title="JURIS - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023" alt="JURIS - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50876-eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-eksplor" title="JURIS - Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023" target="_blank">Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil  di RS YARSI Tahun 2023</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kejadian abortus, seperti kondisi sosial ekonomi, akses kesehatan, dan faktor lingkungan. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi kelompok-kelompok yang rentan dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif.2. Melakukan studi longitudinal untuk memahami perjalanan kehamilan dan faktor-faktor risiko abortus secara lebih mendalam. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi tanda-tanda awal abortus dan mengembangkan strategi pencegahan yang lebih dini.3. Meneliti lebih lanjut hubungan antara abortus dan komplikasi kesehatan jangka panjang pada ibu. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang dampak abortus terhadap kesehatan ibu dan membantu mengembangkan strategi perawatan pasca-abortus yang lebih komprehensif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki umur yang berisiko terhadap kejadian abortus dengan responden sebanyak 60 orang (57,1%) dan yang tidak berisiko sebanyak 45 orang (42,9%).Hasil analisa bivariat didapatkan hubungan antara umur ibu dengan kejadian abortus di RS Yarsi tahun 2023.Kejadian abortus pada multipara memiliki risiko lebih besar terhadapt kejadian abortus dengan responden sebanyak 60 orang (57,1%).Hasil analisa bivariat terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian abortus di RS Yarsi tahun 2023.Sebagian besar responden memiliki riwayat abortus sebelumnya dengan jumlah responden 56 orang (53,3%), hasil analisa bivariat terdapat hubungan antara riwayat abortus sebelumnya dengan kejadian abortus di RS Yarsi 2023.Faktor risiko yang paling dominan adalah usia dengan OR= 8,500 yang berarti ibu dengan usia yang berisiko (35 tahun) memiliki risiko 8,500 kali
<br>Abortus merupakan salah satu masalah kesehatan global yang signifikan, dengan 20 juta kasus terjadi setiap tahun, menyebabkan sekitar 70.000 kematian ibu. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan bahwa angka kematian ibu (AKI) Indonesia pada tahun 2017 mencapai 177 kematian per 100.000 kelahiran hidup, meskipun ada penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Faktor yang mempengaruhi terjadinya abortus, seperti kelainan kromosom pada janin, usia ibu, riwayat abortus sebelumnya, infeksi, serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-9320d.webp" type="image/webp" length="94270" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-9320d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-3ed5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/eksplorasi-faktor-sosial-lingkungan-genetik-hasil-thumb-005b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 22 Jun 2026 15:03:49 +0700. 12 items. Served in: 4.719 seconds [rss] -->
