<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.111-6jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 07 Jul 2026 19:41:07 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 19:41:07 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-07T19:41:07+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah Tinjauan Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah Tinjauan Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah Tinjauan Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53463-masyarakat-global-sistem-pedagogi-respo</link>
	<guid isPermaLink="false">fa1dd92be78e2cfe306bcc190f20063e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terpadu. Pertama, penting untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya dalam program promosi kesehatan mental. Masyarakat lahan basah memiliki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur: Untuk meningkatkan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terpadu. Pertama, penting untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya dalam program promosi kesehatan mental. Masyarakat lahan basah memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat identitas dan rasa memiliki anak-anak. Kedua, penguatan resiliensi harus menjadi fokus utama. Penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dapat dikembangkan melalui dukungan keluarga, keterlibatan komunitas, dan kesempatan untuk membangun kompetensi. Ketiga, strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan sosial-emosional dan menumbuhkan rasa percaya diri. Pendekatan berbasis seni dan partisipatif juga dapat menjadi alternatif yang menjanjikan dalam mempromosikan kesehatan mental anak. Dengan menggabungkan kekuatan keluarga, sekolah, dan komunitas, serta memanfaatkan sumber daya lokal dan budaya, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah.. Promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah harus dipahami sebagai proses ekologis multidimensi yang melibatkan anak-anak, keluarga, sekolah, budaya, dan sistem masyarakat.Program ke depan harus mengintegrasikan kearifan lokal, penguatan resiliensi, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya.Keluarga, sekolah, dan komunitas memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan mental anak.Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis sekolah, pendekatan responsif budaya, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat meningkatkan kesejahteraan mental anak.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami cara-cara terbaik dalam mempromosikan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah Kesehatan mental anak merupakan prioritas kesehatan masyarakat global. Masyarakat di daerah lahan basah (wetland) menghadapi tantangan lingkungan, sosial, dan kesehatan yang unik yang dapat memengaruhi kesejahteraan anak. Untuk meninjau bukti-bukti tentang promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah dan komunitas rentan lainnya yang sebanding, tinjauan literatur naratif dilakukan dengan menggunakan artikel yang ditelaah sejawat (peer-reviewed), tinjauan sistematis, dan laporan internasional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53463-masyarakat-global-sistem-pedagogi-respo" title="JURIS - Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur" target="_blank">Promosi Kesehatan Mental Anak di Masyarakat Lahan Basah: Tinjauan Literatur</a>: Untuk meningkatkan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terpadu. Pertama, penting untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya dalam program promosi kesehatan mental. Masyarakat lahan basah memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat identitas dan rasa memiliki anak-anak. Kedua, penguatan resiliensi harus menjadi fokus utama. Penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dapat dikembangkan melalui dukungan keluarga, keterlibatan komunitas, dan kesempatan untuk membangun kompetensi. Ketiga, strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan sosial-emosional dan menumbuhkan rasa percaya diri. Pendekatan berbasis seni dan partisipatif juga dapat menjadi alternatif yang menjanjikan dalam mempromosikan kesehatan mental anak. Dengan menggabungkan kekuatan keluarga, sekolah, dan komunitas, serta memanfaatkan sumber daya lokal dan budaya, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah..
<br>Promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah harus dipahami sebagai proses ekologis multidimensi yang melibatkan anak-anak, keluarga, sekolah, budaya, dan sistem masyarakat.Program ke depan harus mengintegrasikan kearifan lokal, penguatan resiliensi, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya.Keluarga, sekolah, dan komunitas memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan mental anak.Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis sekolah, pendekatan responsif budaya, dan strategi promosi kesehatan yang berakar pada budaya dapat meningkatkan kesejahteraan mental anak.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami cara-cara terbaik dalam mempromosikan kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah
<br>Kesehatan mental anak merupakan prioritas kesehatan masyarakat global. Masyarakat di daerah lahan basah (wetland) menghadapi tantangan lingkungan, sosial, dan kesehatan yang unik yang dapat memengaruhi kesejahteraan anak. Untuk meninjau bukti-bukti tentang promosi kesehatan mental anak di masyarakat lahan basah dan komunitas rentan lainnya yang sebanding, tinjauan literatur naratif dilakukan dengan menggunakan artikel yang ditelaah sejawat (peer-reviewed), tinjauan sistematis, dan laporan internasional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" type="image/webp" length="67490" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-dd844.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-c8842.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/masyarakat-global-sistem-pedagogi-responsif-budaya-thumb-f7aea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53452-daya-hambat-candida-albicans-biof</link>
	<guid isPermaLink="false">dd422978b2e054d707f2420c0be53098</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method: Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi minimal yang mampu menghambat pertumbuhan jamur (MIC) untuk Fluconazole dan Itraconazole. Metode seperti mikrodilusi cair akan memberikan data numerik yang lebih presisi mengenai efektivitas kedua antijamur ini, melengkapi informasi kualitatif dari penelitian saat ini. Kedua, untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan, penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan isolat klinis Candida albicans yang telah menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap obat antijamur. Menguji efektivitas Fluconazole dan Itraconazole terhadap strain yang resisten akan sangat krusial untuk mengevaluasi potensi terapi mereka di tengah meningkatnya masalah kekebalan obat. Terakhir, mengingat temuan bahwa Itraconazole memiliki daya hambat yang lebih unggul, penelitian dapat menggali lebih dalam alasan molekuler di balik perbedaan ini. Misalnya, menyelidiki interaksi obat dengan enzim target pada tingkat genetik atau protein dapat mengungkap mekanisme superioritas Itraconazole dan bagaimana jamur mengembangkan resistensi, yang pada akhirnya dapat membimbing pengembangan strategi pengobatan baru. Ide-ide ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang cara terbaik melawan infeksi jamur.. Berdasarkan hasil analisis data statistik dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa isolat uji dikonfirmasi secara valid sebagai jamur Candida albicans melalui karakteristik makroskopis (koloni cembung, putih kekuningan, berbau asam ragi) serta penampakan mikroskopis (sel ragi oval/bulat Gram-positif dengan bentukan pseudohifa).Seluruh sediaan obat antifungal Flukonazol dan Itrakonazol (baku, generik, dan paten) pada konsentrasi 800 AAg/mL memiliki efektivitas daya hambat yang masuk ke dalam kategori kuat terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 dengan rata-rata diameter zona hambat berada di atas 10 mm.Terdapat perbedaan daya hambat yang signifikan secara statistik (P-value = 0,000) antara kedua jenis antifungal, di mana Itrakonazol terbukti memiliki efek hambat yang lebih tinggi (rerata total zona hambat 15,37 mm) dibandingkan dengan Flukonazol (rerata total zona hambat 13,41 mm) karena keunggulan afinitas ikatan struktur molekulnya Latar Belakang: Infeksi jamur oportunistik yang disebabkan oleh Candida albicans masih menjadi tantangan medis global seiring meningkatnya risiko resistensi terhadap antifungal golongan azole, khususnya Flukonazol dan Itrakonazol. Pengawasan efektivitas obat secara berkala menggunakan strain acuan standar sangat krusial untuk menjamin mutu terapi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat uji serta membandingkan efektivitas hambat daya antifungal antara Flukonazol dan Itrakonazol terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231.Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini diawali dengan konfirmasi identitas isolat secara makroskopis pada media Potato Dextrose Agar (PDA) dan mikroskopis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp 1x" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" alt="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53452-daya-hambat-candida-albicans-biof" title="JURIS - Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method" target="_blank">Comparison Of Antifungal Inhibitory Effect Of Fluconazole And Itraconazole Against Candida Albicans Atcc 10231 Using Disc Diffusion Method</a>: Penelitian di masa depan dapat melanjutkan temuan ini dengan beberapa arah penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan secara klinis. Pertama, disarankan untuk melakukan studi yang lebih kuantitatif guna menentukan konsentrasi minimal yang mampu menghambat pertumbuhan jamur (MIC) untuk Fluconazole dan Itraconazole. Metode seperti mikrodilusi cair akan memberikan data numerik yang lebih presisi mengenai efektivitas kedua antijamur ini, melengkapi informasi kualitatif dari penelitian saat ini. Kedua, untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan, penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan isolat klinis Candida albicans yang telah menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap obat antijamur. Menguji efektivitas Fluconazole dan Itraconazole terhadap strain yang resisten akan sangat krusial untuk mengevaluasi potensi terapi mereka di tengah meningkatnya masalah kekebalan obat. Terakhir, mengingat temuan bahwa Itraconazole memiliki daya hambat yang lebih unggul, penelitian dapat menggali lebih dalam alasan molekuler di balik perbedaan ini. Misalnya, menyelidiki interaksi obat dengan enzim target pada tingkat genetik atau protein dapat mengungkap mekanisme superioritas Itraconazole dan bagaimana jamur mengembangkan resistensi, yang pada akhirnya dapat membimbing pengembangan strategi pengobatan baru. Ide-ide ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang cara terbaik melawan infeksi jamur..
<br>Berdasarkan hasil analisis data statistik dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa isolat uji dikonfirmasi secara valid sebagai jamur Candida albicans melalui karakteristik makroskopis (koloni cembung, putih kekuningan, berbau asam ragi) serta penampakan mikroskopis (sel ragi oval/bulat Gram-positif dengan bentukan pseudohifa).Seluruh sediaan obat antifungal Flukonazol dan Itrakonazol (baku, generik, dan paten) pada konsentrasi 800 AAg/mL memiliki efektivitas daya hambat yang masuk ke dalam kategori kuat terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231 dengan rata-rata diameter zona hambat berada di atas 10 mm.Terdapat perbedaan daya hambat yang signifikan secara statistik (P-value = 0,000) antara kedua jenis antifungal, di mana Itrakonazol terbukti memiliki efek hambat yang lebih tinggi (rerata total zona hambat 15,37 mm) dibandingkan dengan Flukonazol (rerata total zona hambat 13,41 mm) karena keunggulan afinitas ikatan struktur molekulnya
<br>Latar Belakang: Infeksi jamur oportunistik yang disebabkan oleh Candida albicans masih menjadi tantangan medis global seiring meningkatnya risiko resistensi terhadap antifungal golongan azole, khususnya Flukonazol dan Itrakonazol. Pengawasan efektivitas obat secara berkala menggunakan strain acuan standar sangat krusial untuk menjamin mutu terapi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat uji serta membandingkan efektivitas hambat daya antifungal antara Flukonazol dan Itrakonazol terhadap pertumbuhan Candida albicans ATCC 10231.Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini diawali dengan konfirmasi identitas isolat secara makroskopis pada media Potato Dextrose Agar (PDA) dan mikroskopis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" type="image/webp" length="101602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5dbb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-ade8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/daya-hambat-candida-albicans-biofilm-flukonazol-it-thumb-5c0c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School OFiS Method for Long Pepper Piper longum Farmers in Wonogiri Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53462-pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-globa</link>
	<guid isPermaLink="false">1a57fcb0e88982631bf74bee5a2d576d</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan keterampilan petani yang diperoleh melalui OFiS mempengaruhi produktivitas dan kualitas cabe jamu organik mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode OFiS dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian organik yang sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP). Studi ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana OFiS membantu petani memahami dan menerapkan standar organik secara efektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dari penerapan praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat menyelidiki apakah petani yang telah mengikuti program OFiS mengalami peningkatan pendapatan dan apakah cabe jamu organik mereka dapat bersaing di pasar global dengan lebih baik.. Sertifikasi organik untuk cabe jamu sangat penting untuk mematuhi standar pasar global dan memperkuat kredibilitas produk.Wonogiri Regency adalah pusat utama untuk budidaya cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas unik ini dibudidayakan selama berabad-abad.Potensi pasar yang signifikan ini memerlukan kepatuhan terhadap standar global, termasuk sertifikasi organik.Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pengetahuan dan meningkatkan metode pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik.Temuan menunjukkan bahwa petani memperoleh pengetahuan yang signifikan dan sekarang dapat secara mandiri melaksanakan budidaya cabe jamu organik.Metode OFiS dapat menutup kesenjangan pengetahuan petani dan meningkatkan pemahaman mereka tentang persiapan, budidaya, penanaman, dan panen sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).OFiS berfungsi sebagai solusi efektif untuk meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, membantu petani dalam memproduksi cabe jamu organik berkualitas tinggi yang memenuhi standar global.Disarankan agar program OFiS terus fokus pada pengelolaan produk panen sesuai dengan Good Handling Practices (GHP) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi cabe jamu yang memenuhi standar Sertifikasi organik sangat diperlukan untuk cabe jamu agar memenuhi standar pasar global dan meningkatkan kredibilitas produk. Kabupaten Wonogiri adalah pusat terbesar untuk produksi cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas biopharmaceutical ini dibudidayakan selama berabad-abad. Potensi pasar yang menjanjikan ini memerlukan pemenuhan standar global, termasuk sertifikasi organik. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan praktik pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan kelas untuk menilai pengetahuan petani dan mentransfer pengetahuan melalui sosialisasi dan kegiatan lapangan di lahan percontohan, dimulai dengan identifikasi prioritas pelatihan petani. Survei pra-tes mengungkapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp 1x" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" alt="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53462-pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-globa" title="JURIS - Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia" target="_blank">Bridging the Knowledge Gap through Organic Field School (OFiS) Method for Long Pepper (Piper longum) Farmers in Wonogiri, Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari program OFiS terhadap praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan keterampilan petani yang diperoleh melalui OFiS mempengaruhi produktivitas dan kualitas cabe jamu organik mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode OFiS dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian organik yang sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP). Studi ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana OFiS membantu petani memahami dan menerapkan standar organik secara efektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ekonomi dari penerapan praktik pertanian organik di Wonogiri. Studi ini dapat menyelidiki apakah petani yang telah mengikuti program OFiS mengalami peningkatan pendapatan dan apakah cabe jamu organik mereka dapat bersaing di pasar global dengan lebih baik..
<br>Sertifikasi organik untuk cabe jamu sangat penting untuk mematuhi standar pasar global dan memperkuat kredibilitas produk.Wonogiri Regency adalah pusat utama untuk budidaya cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas unik ini dibudidayakan selama berabad-abad.Potensi pasar yang signifikan ini memerlukan kepatuhan terhadap standar global, termasuk sertifikasi organik.Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pengetahuan dan meningkatkan metode pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik.Temuan menunjukkan bahwa petani memperoleh pengetahuan yang signifikan dan sekarang dapat secara mandiri melaksanakan budidaya cabe jamu organik.Metode OFiS dapat menutup kesenjangan pengetahuan petani dan meningkatkan pemahaman mereka tentang persiapan, budidaya, penanaman, dan panen sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).OFiS berfungsi sebagai solusi efektif untuk meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, membantu petani dalam memproduksi cabe jamu organik berkualitas tinggi yang memenuhi standar global.Disarankan agar program OFiS terus fokus pada pengelolaan produk panen sesuai dengan Good Handling Practices (GHP) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi cabe jamu yang memenuhi standar
<br>Sertifikasi organik sangat diperlukan untuk cabe jamu agar memenuhi standar pasar global dan meningkatkan kredibilitas produk. Kabupaten Wonogiri adalah pusat terbesar untuk produksi cabe jamu di Jawa Tengah, dengan komoditas biopharmaceutical ini dibudidayakan selama berabad-abad. Potensi pasar yang menjanjikan ini memerlukan pemenuhan standar global, termasuk sertifikasi organik. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan praktik pertanian melalui Good Agricultural Practices (GAP) untuk cabe jamu organik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan kelas untuk menilai pengetahuan petani dan mentransfer pengetahuan melalui sosialisasi dan kegiatan lapangan di lahan percontohan, dimulai dengan identifikasi prioritas pelatihan petani. Survei pra-tes mengungkapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" type="image/webp" length="139592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-a949f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-87adb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/pupuk-organik-hayati-pertanian-pasar-global-bouque-thumb-75293.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53471-organik-ekstraksi-minyak-sereh-mi</link>
	<guid isPermaLink="false">aab39b71bddf30d89c23d531fab1c24e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia: Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan optimasi parameter proses ultrasonikasi. Studi lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi durasi sonikasi, kekuatan gelombang, frekuensi, atau suhu memengaruhi tidak hanya rendemen, tetapi juga profil kimia dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Ini penting untuk menemukan kondisi optimal yang menghasilkan rendemen tertinggi tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, meskipun peningkatan rendemen telah terbukti, evaluasi mendalam terhadap kualitas minyak atsiri pasca-ultrasonikasi masih diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis canggih seperti kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) untuk membandingkan komposisi senyawa aktif, seperti geraniol dan citronellol, serta memantau stabilitas dan potensi degradasi minyak seiring waktu. Hal ini akan memastikan bahwa metode baru ini tidak hanya efisien secara kuantitas tetapi juga mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk akhir. Ketiga, untuk menguji generalisasi metode ini, penelitian dapat diperluas untuk mengaplikasikannya pada jenis tanaman atsiri lain yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti rosemary, akar wangi, atau mint. Mengidentifikasi apakah efek positif ultrasonikasi konsisten di berbagai spesies tanaman akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak atsiri yang lebih luas dan adaptif.. Dari hasil pengabdian di RAI dapat disimpulkan bahwa efektifitas destilasi minyak atsiri dapat ditingkatkan melalui maserasi awal dengan metode ultrasonikasi.Untuk destilasi sereh wangi, perlakuan maserasi awal dengan metode ultrasonikasi bisa meningkatkan rendemen minyak sereh wangi 2,2 kali lebih banyak dibandingkan teknik konvensional tanpa maserasi.Hasil ini direkomendasikan terhadap mitra di RAI untuk diterapkembangkan dan penggunaan teknik ultrasonikasi dikenalkan terhadap pengunjung RAI untuk mengedukasi masyarakat Metode ekstraksi minyak atsiri yang paling umum digunakan adalah destilasi uap. Pada umumnya, metode destilasi uap banyak digunakan oleh industri kecil termasuk di Rumah Atsiri Indonesia (RAI), karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya pengoperasian yang mudah serta peralatan yang sederhana. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil produksi yang kurang optimal. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan proses destilasi minyak atsiri yang didahului maserasi dengan bantuan ultrasonik. Bekerja sama dengan RAI, Tim Riset Group Natural Products and Synthetic Organic... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" alt="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" alt="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53471-organik-ekstraksi-minyak-sereh-mi" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" target="_blank">Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia</a>: Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan optimasi parameter proses ultrasonikasi. Studi lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi durasi sonikasi, kekuatan gelombang, frekuensi, atau suhu memengaruhi tidak hanya rendemen, tetapi juga profil kimia dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Ini penting untuk menemukan kondisi optimal yang menghasilkan rendemen tertinggi tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, meskipun peningkatan rendemen telah terbukti, evaluasi mendalam terhadap kualitas minyak atsiri pasca-ultrasonikasi masih diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis canggih seperti kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) untuk membandingkan komposisi senyawa aktif, seperti geraniol dan citronellol, serta memantau stabilitas dan potensi degradasi minyak seiring waktu. Hal ini akan memastikan bahwa metode baru ini tidak hanya efisien secara kuantitas tetapi juga mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk akhir. Ketiga, untuk menguji generalisasi metode ini, penelitian dapat diperluas untuk mengaplikasikannya pada jenis tanaman atsiri lain yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti rosemary, akar wangi, atau mint. Mengidentifikasi apakah efek positif ultrasonikasi konsisten di berbagai spesies tanaman akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak atsiri yang lebih luas dan adaptif..
<br>Dari hasil pengabdian di RAI dapat disimpulkan bahwa efektifitas destilasi minyak atsiri dapat ditingkatkan melalui maserasi awal dengan metode ultrasonikasi.Untuk destilasi sereh wangi, perlakuan maserasi awal dengan metode ultrasonikasi bisa meningkatkan rendemen minyak sereh wangi 2,2 kali lebih banyak dibandingkan teknik konvensional tanpa maserasi.Hasil ini direkomendasikan terhadap mitra di RAI untuk diterapkembangkan dan penggunaan teknik ultrasonikasi dikenalkan terhadap pengunjung RAI untuk mengedukasi masyarakat
<br>Metode ekstraksi minyak atsiri yang paling umum digunakan adalah destilasi uap. Pada umumnya, metode destilasi uap banyak digunakan oleh industri kecil termasuk di Rumah Atsiri Indonesia (RAI), karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya pengoperasian yang mudah serta peralatan yang sederhana. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil produksi yang kurang optimal. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan proses destilasi minyak atsiri yang didahului maserasi dengan bantuan ultrasonik. Bekerja sama dengan RAI, Tim Riset Group Natural Products and Synthetic Organic...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" type="image/webp" length="130122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional Analisis Self Disclosure Trust dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional Analisis Self Disclosure Trust dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional Analisis Self Disclosure Trust dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53450-unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data</link>
	<guid isPermaLink="false">ffee743f92ea2fdd74d07e32fa376002</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai preferensi siswa terhadap teknologi AI dalam dukungan emosional serta menguatkan relevansi layanan bimbingan dan konseling. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif: Saran penelitian lanjutan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai preferensi siswa terhadap teknologi AI dalam dukungan emosional serta menguatkan relevansi layanan bimbingan dan konseling. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif mendalam yang secara langsung membandingkan tingkat psychological safety dan trust yang dirasakan siswa saat self-disclosure kepada ChatGPT versus kepada konselor atau guru BK. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang membentuk persepsi keamanan dan kepercayaan di setiap medium, memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan kualitas interaksi interpersonal dalam layanan BK. Kedua, mengingat model penelitian saat ini hanya menjelaskan sebagian variasi self-disclosure, studi mendatang harus mengidentifikasi dan menguji faktor-faktor eksternal lain seperti karakteristik demografi siswa, literasi digital, atau pengalaman konseling sebelumnya yang mungkin memengaruhi keterbukaan diri terhadap AI. Pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam dapat mengungkap narasi unik siswa, melengkapi pemahaman yang lebih holistik. Terakhir, dengan adanya kebutuhan untuk memperluas kolaborasi bimbingan dan konseling agar melibatkan teknologi, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model integrasi ChatGPT atau AI sejenis sebagai bagian dari sistem pendukung di sekolah. Hal ini mencakup bagaimana AI dapat menjadi co-facilitator awal untuk self-disclosure siswa, serta strategi etis pemanfaatan data dan pelatihan konselor agar mahir dalam mengintegrasikan AI tanpa mengorbankan esensi hubungan humanis. Studi ini diharapkan mampu mengevaluasi efektivitas pendekatan hibrida dalam memenuhi kebutuhan dukungan emosional siswa secara komprehensif.. Tingkat self-disclosure, trust, dan psychological safety siswa terhadap penggunaan ChatGPT sebagai dukungan emosional tergolong tinggi, dengan psychological safety menjadi faktor paling dominan dalam mendorong keterbukaan diri.Korelasi positif signifikan antar ketiga variabel menegaskan interaksi mereka dalam membentuk preferensi siswa, di mana psychological safety dan trust secara kolektif menjelaskan sebagian besar variasi self-disclosure.Meskipun siswa cenderung menggunakan ChatGPT untuk dukungan emosional, peran konselor manusia tetap vital karena keterbatasan AI dalam kedalaman pemahaman emosional, menantang layanan Bimbingan dan Konseling Kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang setara atau lebih baik daripada media digital Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi siswa dalam menggunakan ChatGPT sebagai media dukungan emosional ditinjau dari aspek self-disclosure, trust, dan psychological safety, serta implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling Kolaboratif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 60 siswa sekolah menengah atas. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur ketiga variabel utama. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" alt="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" alt="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" alt="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53450-unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data" title="JURIS - Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif" target="_blank">Preferensi Siswa terhadap ChatGPT dalam Dukungan Emosional: Analisis Self-Disclosure, Trust, dan Psychological Safety Berbasis Bimbingan dan Konseling Kolaboratif</a>: Saran penelitian lanjutan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai preferensi siswa terhadap teknologi AI dalam dukungan emosional serta menguatkan relevansi layanan bimbingan dan konseling. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif mendalam yang secara langsung membandingkan tingkat psychological safety dan trust yang dirasakan siswa saat self-disclosure kepada ChatGPT versus kepada konselor atau guru BK. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang membentuk persepsi keamanan dan kepercayaan di setiap medium, memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan kualitas interaksi interpersonal dalam layanan BK. Kedua, mengingat model penelitian saat ini hanya menjelaskan sebagian variasi self-disclosure, studi mendatang harus mengidentifikasi dan menguji faktor-faktor eksternal lain seperti karakteristik demografi siswa, literasi digital, atau pengalaman konseling sebelumnya yang mungkin memengaruhi keterbukaan diri terhadap AI. Pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam dapat mengungkap narasi unik siswa, melengkapi pemahaman yang lebih holistik. Terakhir, dengan adanya kebutuhan untuk memperluas kolaborasi bimbingan dan konseling agar melibatkan teknologi, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model integrasi ChatGPT atau AI sejenis sebagai bagian dari sistem pendukung di sekolah. Hal ini mencakup bagaimana AI dapat menjadi co-facilitator awal untuk self-disclosure siswa, serta strategi etis pemanfaatan data dan pelatihan konselor agar mahir dalam mengintegrasikan AI tanpa mengorbankan esensi hubungan humanis. Studi ini diharapkan mampu mengevaluasi efektivitas pendekatan hibrida dalam memenuhi kebutuhan dukungan emosional siswa secara komprehensif..
<br>Tingkat self-disclosure, trust, dan psychological safety siswa terhadap penggunaan ChatGPT sebagai dukungan emosional tergolong tinggi, dengan psychological safety menjadi faktor paling dominan dalam mendorong keterbukaan diri.Korelasi positif signifikan antar ketiga variabel menegaskan interaksi mereka dalam membentuk preferensi siswa, di mana psychological safety dan trust secara kolektif menjelaskan sebagian besar variasi self-disclosure.Meskipun siswa cenderung menggunakan ChatGPT untuk dukungan emosional, peran konselor manusia tetap vital karena keterbatasan AI dalam kedalaman pemahaman emosional, menantang layanan Bimbingan dan Konseling Kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang setara atau lebih baik daripada media digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi siswa dalam menggunakan ChatGPT sebagai media dukungan emosional ditinjau dari aspek self-disclosure, trust, dan psychological safety, serta implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling Kolaboratif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 60 siswa sekolah menengah atas. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur ketiga variabel utama. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" type="image/webp" length="74958" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-172ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-c5a13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/unik-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-emosion-thumb-d0d4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53468-nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">37fe5dd83de23ecd73e81c85ff4c7b34</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat: Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat menilai komposisi gizi, kandungan protein, vitamin, serta keamanan mikrobiologis cocktail nataAcdeAcwheyAcsalak yang dihasilkan, dengan membandingkan hasil uji laboratorium terhadap standar pangan nasional. Selain itu, studi kualitatifAckuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur penerimaan konsumen, preferensi rasa, dan nilai ekonomi produk nata de whey dalam konteks pasar lokal maupun regional, termasuk potensi pendapatan bagi petani dan UMKM. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi diversifikasi produk berbasis whey, misalnya pembuatan snack kering, minuman fungsional, atau bahan baku bioplastik, serta menguji keberlanjutan lingkungan dari tiap inovasi. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk memperluas penggunaan limbah whey secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.. Program pengabdian ini berhasil memanfaatkan limbah whey dari PT.Mazaraat Lokanatura Indonesia melalui inovasi produk cocktail nata Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh PT Mazaraat Lokanatura Indonesia adalah limbah cair keju/whey yang melimpah. Pembuangan whey tanpa pengelolaan akan menimbulkan permasalahan lingkungan. Whey masih banyak mengandung nutrien susu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai substrat untuk produksi nata de whey. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan ini adalah mengolah dan memanfaatkan whey menjadi nata de whey yang disajikan sebagai cocktail nata-salak. Kegiatan ini melibatkan 2 mitra yaitu PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan masyarakat Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Kegiatan dilaksanakan secara terintegrasi dengan KKN MBKM Prodi Biologi FMIPA UNS di Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Tahapan kegiatan yaitu: sosialisasi, pembekalan mahasiswa KKN, pelatihan pembuatan nata dan coctail, dan pendampingan. Pelatihan mulai dari persiapan whey, fermentasi, pengolahan nata menjadi cocktail,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53468-nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-ma" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" target="_blank">Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat</a>: Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat menilai komposisi gizi, kandungan protein, vitamin, serta keamanan mikrobiologis cocktail nataAcdeAcwheyAcsalak yang dihasilkan, dengan membandingkan hasil uji laboratorium terhadap standar pangan nasional. Selain itu, studi kualitatifAckuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur penerimaan konsumen, preferensi rasa, dan nilai ekonomi produk nata de whey dalam konteks pasar lokal maupun regional, termasuk potensi pendapatan bagi petani dan UMKM. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi diversifikasi produk berbasis whey, misalnya pembuatan snack kering, minuman fungsional, atau bahan baku bioplastik, serta menguji keberlanjutan lingkungan dari tiap inovasi. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk memperluas penggunaan limbah whey secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat..
<br>Program pengabdian ini berhasil memanfaatkan limbah whey dari PT.Mazaraat Lokanatura Indonesia melalui inovasi produk cocktail nata
<br>Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh PT Mazaraat Lokanatura Indonesia adalah limbah cair keju/whey yang melimpah. Pembuangan whey tanpa pengelolaan akan menimbulkan permasalahan lingkungan. Whey masih banyak mengandung nutrien susu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai substrat untuk produksi nata de whey. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan ini adalah mengolah dan memanfaatkan whey menjadi nata de whey yang disajikan sebagai cocktail nata-salak. Kegiatan ini melibatkan 2 mitra yaitu PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan masyarakat Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Kegiatan dilaksanakan secara terintegrasi dengan KKN MBKM Prodi Biologi FMIPA UNS di Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Tahapan kegiatan yaitu: sosialisasi, pembekalan mahasiswa KKN, pelatihan pembuatan nata dan coctail, dan pendampingan. Pelatihan mulai dari persiapan whey, fermentasi, pengolahan nata menjadi cocktail,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" type="image/webp" length="137582" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53469-kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian</link>
	<guid isPermaLink="false">c16e8da357f0458309033b9c22efac59</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha hidroponik atau vertikultur, termasuk mengukur seberapa besar peningkatan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Selain itu, mengingat pertanian perkotaan seringkali melibatkan banyak orang, menarik untuk meneliti bagaimana kegiatan ini memengaruhi hubungan sosial dan rasa kebersamaan di dalam komunitas. Kita bisa mencari tahu apakah program semacam ini efektif dalam meningkatkan modal sosial dan mengurangi masalah pengangguran di kalangan pemuda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada manfaat lingkungan yang lebih spesifik dari daur ulang limbah rumah tangga untuk pertanian. Ini bisa meliputi studi tentang seberapa banyak sampah yang berhasil dikurangi dan dampaknya terhadap lingkungan kota secara keseluruhan, serta membandingkan efektivitas berbagai jenis limbah sebagai media tanam atau pupuk alami. Dengan demikian, kita akan mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang potensi pertanian perkotaan di berbagai aspek.. Program pengabdian masyarakat kemitraan ini disambut antusias oleh kelompok organisasi kesejahteraan dan pemberdayaan keluarga di Kecamatan Pontianak Tenggara, ditandai dengan partisipasi dan keterlibatan tinggi.Kegiatan ini berhasil memberdayakan rumah tangga, khususnya anggota PKK, untuk memanfaatkan lahan terbatas guna budidaya hortikultura sistem hidroponik, mendaur ulang limbah plastik sebagai media tanam, serta mengubah sampah organik dapur menjadi pupuk cair bernilai ekonomis.Keberlanjutan program akan berfokus pada pelatihan strategi pemasaran produk hidroponik untuk mengonversi upaya skala rumah tangga menjadi usaha ekonomi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga dengan optimalisasi lahan dan bahan tak terpakai Pertanian perkotaan telah muncul sebagai strategi yang layak untuk mengatasi keterbatasan lahan, kerawanan pangan, dan kerentanan ekonomi di daerah perkotaan. Di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, kepadatan penduduk yang tinggi dan ruang hijau yang terbatas menjadi hambatan signifikan bagi inisiatif pertanian berbasis masyarakat. Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola praktik pertanian di lahan skala kecil. Program ini memberdayakan 48 warga setempat,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp 1x" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" alt="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp 1x" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" alt="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53469-kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" target="_blank">Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha hidroponik atau vertikultur, termasuk mengukur seberapa besar peningkatan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Selain itu, mengingat pertanian perkotaan seringkali melibatkan banyak orang, menarik untuk meneliti bagaimana kegiatan ini memengaruhi hubungan sosial dan rasa kebersamaan di dalam komunitas. Kita bisa mencari tahu apakah program semacam ini efektif dalam meningkatkan modal sosial dan mengurangi masalah pengangguran di kalangan pemuda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada manfaat lingkungan yang lebih spesifik dari daur ulang limbah rumah tangga untuk pertanian. Ini bisa meliputi studi tentang seberapa banyak sampah yang berhasil dikurangi dan dampaknya terhadap lingkungan kota secara keseluruhan, serta membandingkan efektivitas berbagai jenis limbah sebagai media tanam atau pupuk alami. Dengan demikian, kita akan mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang potensi pertanian perkotaan di berbagai aspek..
<br>Program pengabdian masyarakat kemitraan ini disambut antusias oleh kelompok organisasi kesejahteraan dan pemberdayaan keluarga di Kecamatan Pontianak Tenggara, ditandai dengan partisipasi dan keterlibatan tinggi.Kegiatan ini berhasil memberdayakan rumah tangga, khususnya anggota PKK, untuk memanfaatkan lahan terbatas guna budidaya hortikultura sistem hidroponik, mendaur ulang limbah plastik sebagai media tanam, serta mengubah sampah organik dapur menjadi pupuk cair bernilai ekonomis.Keberlanjutan program akan berfokus pada pelatihan strategi pemasaran produk hidroponik untuk mengonversi upaya skala rumah tangga menjadi usaha ekonomi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga dengan optimalisasi lahan dan bahan tak terpakai
<br>Pertanian perkotaan telah muncul sebagai strategi yang layak untuk mengatasi keterbatasan lahan, kerawanan pangan, dan kerentanan ekonomi di daerah perkotaan. Di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, kepadatan penduduk yang tinggi dan ruang hijau yang terbatas menjadi hambatan signifikan bagi inisiatif pertanian berbasis masyarakat. Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola praktik pertanian di lahan skala kecil. Program ini memberdayakan 48 warga setempat,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" type="image/webp" length="139412" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Akar Wangi Vetiveria zizanioides Linn Nash Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Akar Wangi Vetiveria zizanioides Linn Nash Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Akar Wangi Vetiveria zizanioides Linn Nash Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53459-erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-margi</link>
	<guid isPermaLink="false">cbdf5097313246f30b49f060ad164c78</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun studi ini telah menunjukkan potensi besar tanaman akar wangi sebagai teknologi konservasi vegetatif, masih terdapat beberapa celah penelitian yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut guna mengoptimalkan pemanfaatannya. Salah satu arah penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering: Meskipun studi ini telah menunjukkan potensi besar tanaman akar wangi sebagai teknologi konservasi vegetatif, masih terdapat beberapa celah penelitian yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut guna mengoptimalkan pemanfaatannya. Salah satu arah penelitian yang penting adalah mengembangkan metode pengolahan pangkasan daun akar wangi. Mengingat hasil pangkasan ini saat ini kurang disukai ternak, penelitian dapat berfokus pada teknik fermentasi, ensilase, atau fortifikasi nutrisi untuk meningkatkan palatabilitas dan nilai gizinya, sehingga dapat menjadi sumber pakan alternatif yang berharga dan mendukung sistem pertanian terpadu. Selain itu, diperlukan studi evaluasi jangka panjang dan pada cakupan agroekologi yang lebih luas, mencakup berbagai jenis tanah dan kondisi iklim di lahan kering, untuk secara komprehensif menilai dampak akar wangi terhadap dinamika erosi tanah, kapasitas infiltrasi air, dan peningkatan kesuburan tanah. Penelitian ini akan membantu merumuskan rekomendasi spesifik lokasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan, mempertimbangkan juga varietas akar wangi yang belum banyak diteliti. Terakhir, untuk memastikan adopsi yang lebih luas di kalangan petani, riset dapat menyelidiki model integrasi akar wangi ke dalam beragam sistem usahatani yang sudah ada, termasuk analisis biaya-manfaat, efisiensi tenaga kerja, serta studi persepsi dan faktor-faktor yang mendorong atau menghambat adopsi teknologi konservasi ini oleh masyarakat petani. Dengan demikian, kita dapat lebih memahami potensi ekonomi dan sosial dari teknologi akar wangi dalam mewujudkan pertanian lahan kering yang lebih tangguh dan ramah lingkungan.. Tanaman akar wangi efektif mendukung berbagai tindakan konservasi tanah dan air (KTA) pada usahatani lahan kering, seperti pengembangan sebagai tanaman pagar, strip penguat teras, dan barisan tanaman kontur.Penting untuk tidak membongkar akarnya demi tujuan konservasi, melainkan memanfaatkan pangkasan daunnya secara periodik sebagai pupuk hijau atau mulsa untuk mengurangi erosi dan meningkatkan infiltrasi air.Dengan demikian, petani di lahan kering dapat secara mandiri mengadopsi akar wangi sebagai solusi konservasi dan rehabilitasi lahan untuk sistem usahatani yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan Usahatani lahan kering secara umum berada di wilayah tengah dan hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) serta mempunyai banyak permasalahan, seperti kondisi lahan marginal, rawan erosi, ketersediaan air terbatas, teknologi budidaya terbatas, dan rendahnya pendapatan usahatani. Metode teknologi konservasi vegetatif sangat direkomendasikan di dalam tindakan konservasi tanah dan air (KTA) pada usahatani lahan kering, selain menekan erosi dapat meningkatan produktivitas lahan dan mudah diterapkan petani. Keunggulan tanaman akar wangi selain dapat tumbuh di segala jenis tanah, landskap topografi, dan iklim; tetapi juga memiliki kelemahan diantaranya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp 1x" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" alt="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-12f39.webp" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-12f39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-12f39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-12f39.webp 1x" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" alt="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-6b4f4.webp" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-6b4f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-6b4f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-6b4f4.webp 1x" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" alt="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53459-erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-margi" title="JURIS - Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering" target="_blank">Akar Wangi (Vetiveria zizanioides, Linn Nash) Sebagai Tanaman Konservasi Tanah Pada Usahatani Lahan Kering</a>: Meskipun studi ini telah menunjukkan potensi besar tanaman akar wangi sebagai teknologi konservasi vegetatif, masih terdapat beberapa celah penelitian yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut guna mengoptimalkan pemanfaatannya. Salah satu arah penelitian yang penting adalah mengembangkan metode pengolahan pangkasan daun akar wangi. Mengingat hasil pangkasan ini saat ini kurang disukai ternak, penelitian dapat berfokus pada teknik fermentasi, ensilase, atau fortifikasi nutrisi untuk meningkatkan palatabilitas dan nilai gizinya, sehingga dapat menjadi sumber pakan alternatif yang berharga dan mendukung sistem pertanian terpadu. Selain itu, diperlukan studi evaluasi jangka panjang dan pada cakupan agroekologi yang lebih luas, mencakup berbagai jenis tanah dan kondisi iklim di lahan kering, untuk secara komprehensif menilai dampak akar wangi terhadap dinamika erosi tanah, kapasitas infiltrasi air, dan peningkatan kesuburan tanah. Penelitian ini akan membantu merumuskan rekomendasi spesifik lokasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan, mempertimbangkan juga varietas akar wangi yang belum banyak diteliti. Terakhir, untuk memastikan adopsi yang lebih luas di kalangan petani, riset dapat menyelidiki model integrasi akar wangi ke dalam beragam sistem usahatani yang sudah ada, termasuk analisis biaya-manfaat, efisiensi tenaga kerja, serta studi persepsi dan faktor-faktor yang mendorong atau menghambat adopsi teknologi konservasi ini oleh masyarakat petani. Dengan demikian, kita dapat lebih memahami potensi ekonomi dan sosial dari teknologi akar wangi dalam mewujudkan pertanian lahan kering yang lebih tangguh dan ramah lingkungan..
<br>Tanaman akar wangi efektif mendukung berbagai tindakan konservasi tanah dan air (KTA) pada usahatani lahan kering, seperti pengembangan sebagai tanaman pagar, strip penguat teras, dan barisan tanaman kontur.Penting untuk tidak membongkar akarnya demi tujuan konservasi, melainkan memanfaatkan pangkasan daunnya secara periodik sebagai pupuk hijau atau mulsa untuk mengurangi erosi dan meningkatkan infiltrasi air.Dengan demikian, petani di lahan kering dapat secara mandiri mengadopsi akar wangi sebagai solusi konservasi dan rehabilitasi lahan untuk sistem usahatani yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan
<br>Usahatani lahan kering secara umum berada di wilayah tengah dan hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) serta mempunyai banyak permasalahan, seperti kondisi lahan marginal, rawan erosi, ketersediaan air terbatas, teknologi budidaya terbatas, dan rendahnya pendapatan usahatani. Metode teknologi konservasi vegetatif sangat direkomendasikan di dalam tindakan konservasi tanah dan air (KTA) pada usahatani lahan kering, selain menekan erosi dapat meningkatan produktivitas lahan dan mudah diterapkan petani. Keunggulan tanaman akar wangi selain dapat tumbuh di segala jenis tanah, landskap topografi, dan iklim; tetapi juga memiliki kelemahan diantaranya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp" type="image/webp" length="116240" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-d6c35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-12f39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/erosi-tanah-kapasitas-infiltrasi-lahan-marginal-pe-thumb-6b4f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53464-pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi</link>
	<guid isPermaLink="false">c567e0ad9acf4a9990d50a3ef2bc10c8</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan jumlah ibu hamil yang lebih banyak, bukan hanya studi kasus, serta menerapkan desain penelitian yang lebih kuat seperti kuasi-eksperimen atau uji klinis acak terkontrol. Ini bertujuan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis: Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan jumlah ibu hamil yang lebih banyak, bukan hanya studi kasus, serta menerapkan desain penelitian yang lebih kuat seperti kuasi-eksperimen atau uji klinis acak terkontrol. Ini bertujuan untuk mengkonfirmasi efektivitas terapi rendam kaki air jahe hangat secara statistik dan memastikan bahwa hasilnya dapat digeneralisasi ke populasi ibu hamil yang lebih luas, sehingga terapi ini memiliki dasar bukti yang lebih kokoh untuk direkomendasikan secara nasional. Selain itu, menarik untuk menginvestigasi parameter optimal dari terapi ini, seperti konsentrasi jahe yang paling efektif, suhu air yang ideal, atau durasi rendaman kaki yang memberikan manfaat maksimal. Apakah ada perbedaan hasil jika jahe digunakan dalam bentuk ekstrak dibandingkan irisan segar? Penelitian juga bisa mengkaji efektivitas kombinasi terapi rendam kaki jahe hangat dengan intervensi nonfarmakologis lain seperti pijat kaki atau senam hamil, untuk melihat potensi efek sinergis dalam mengurangi edema dan meningkatkan kenyamanan ibu. Terakhir, studi mendatang dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari terapi ini terhadap kualitas hidup dan kesehatan psikologis ibu hamil hingga pascamelahirkan, tidak hanya berfokus pada penurunan edema sesaat. Memahami bagaimana terapi ini mempengaruhi kesejahteraan ibu secara menyeluruh, termasuk kualitas tidur, tingkat stres, dan kepuasan terhadap kehamilan, akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai nilai tambah intervensi sederhana ini. Ini juga bisa mencakup penelitian kualitatif untuk mendalami pengalaman pribadi ibu hamil yang menerapkan terapi ini, mengetahui persepsi, hambatan, serta faktor-faktor pendorong kepatuhan mereka.. Asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen kebidanan dan metode SOAP telah berhasil dilaksanakan pada Ny.G yang mengalami edema kaki fisiologis, diperberat oleh obesitas dan aktivitas tinggi, tanpa tanda preeklampsia.Kombinasi edukasi kesehatan dan terapi rendam kaki air jahe hangat selama 15Ae20 menit setiap sore terbukti efektif menurunkan derajat edema, mengurangi ketidaknyamanan, serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas tidur ibu.Oleh karena itu, terapi ini direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, murah, dan mudah diterapkan secara mandiri bagi ibu hamil trimester III dengan edema fisiologis Latar belakang: Kehamilan trimester III sering disertai ketidaknyamanan fisiologis, salah satunya edema pada ekstremitas bawah akibat peningkatan volume plasma, retensi cairan, dan tekanan uterus terhadap vena cava inferior. Kondisi ini dapat diperberat oleh faktor risiko seperti obesitas dan aktivitas fisik yang tinggi. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan edema kaki fisiologis melalui penerapan terapi komplementer rendam kaki air jahe hangat. Metode: Penelitian merupakan studi deskriptif dengan rancangan studi kasus pada satu responden, yaitu Ny. G, usia 34 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 34 minggu, yang mengalami edema derajat 2 pada kedua tungkai bawah disertai obesitas (IMT 30,4 kg/mA). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, kemudian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" alt="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" alt="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53464-pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi" title="JURIS - Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis" target="_blank">Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Sebagai Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Dengan Edema Tungkai Fisiologis</a>: Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan jumlah ibu hamil yang lebih banyak, bukan hanya studi kasus, serta menerapkan desain penelitian yang lebih kuat seperti kuasi-eksperimen atau uji klinis acak terkontrol. Ini bertujuan untuk mengkonfirmasi efektivitas terapi rendam kaki air jahe hangat secara statistik dan memastikan bahwa hasilnya dapat digeneralisasi ke populasi ibu hamil yang lebih luas, sehingga terapi ini memiliki dasar bukti yang lebih kokoh untuk direkomendasikan secara nasional. Selain itu, menarik untuk menginvestigasi parameter optimal dari terapi ini, seperti konsentrasi jahe yang paling efektif, suhu air yang ideal, atau durasi rendaman kaki yang memberikan manfaat maksimal. Apakah ada perbedaan hasil jika jahe digunakan dalam bentuk ekstrak dibandingkan irisan segar? Penelitian juga bisa mengkaji efektivitas kombinasi terapi rendam kaki jahe hangat dengan intervensi nonfarmakologis lain seperti pijat kaki atau senam hamil, untuk melihat potensi efek sinergis dalam mengurangi edema dan meningkatkan kenyamanan ibu. Terakhir, studi mendatang dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari terapi ini terhadap kualitas hidup dan kesehatan psikologis ibu hamil hingga pascamelahirkan, tidak hanya berfokus pada penurunan edema sesaat. Memahami bagaimana terapi ini mempengaruhi kesejahteraan ibu secara menyeluruh, termasuk kualitas tidur, tingkat stres, dan kepuasan terhadap kehamilan, akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai nilai tambah intervensi sederhana ini. Ini juga bisa mencakup penelitian kualitatif untuk mendalami pengalaman pribadi ibu hamil yang menerapkan terapi ini, mengetahui persepsi, hambatan, serta faktor-faktor pendorong kepatuhan mereka..
<br>Asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen kebidanan dan metode SOAP telah berhasil dilaksanakan pada Ny.G yang mengalami edema kaki fisiologis, diperberat oleh obesitas dan aktivitas tinggi, tanpa tanda preeklampsia.Kombinasi edukasi kesehatan dan terapi rendam kaki air jahe hangat selama 15Ae20 menit setiap sore terbukti efektif menurunkan derajat edema, mengurangi ketidaknyamanan, serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas tidur ibu.Oleh karena itu, terapi ini direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, murah, dan mudah diterapkan secara mandiri bagi ibu hamil trimester III dengan edema fisiologis
<br>Latar belakang: Kehamilan trimester III sering disertai ketidaknyamanan fisiologis, salah satunya edema pada ekstremitas bawah akibat peningkatan volume plasma, retensi cairan, dan tekanan uterus terhadap vena cava inferior. Kondisi ini dapat diperberat oleh faktor risiko seperti obesitas dan aktivitas fisik yang tinggi. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan edema kaki fisiologis melalui penerapan terapi komplementer rendam kaki air jahe hangat. Metode: Penelitian merupakan studi deskriptif dengan rancangan studi kasus pada satu responden, yaitu Ny. G, usia 34 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 34 minggu, yang mengalami edema derajat  2 pada kedua tungkai bawah disertai obesitas (IMT 30,4 kg/mA). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, kemudian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" type="image/webp" length="78264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-0bce7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pijat-kaki-konsumsi-jahe-hangat-intervensi-terapi-thumb-2e254.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53470-biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-p</link>
	<guid isPermaLink="false">b1b9f4f9dd303168e12cab6c90dd1db6</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang: Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran digital dan offline yang paling efektif dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk olahan rumput laut ini, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional, sekaligus menganalisis potensi ekspor dan preferensi konsumen dari berbagai segmen pasar. Penelitian ini juga bisa mengkaji secara komprehensif kelayakan ekonomi jangka panjang dari diversifikasi produk olahan rumput laut yang telah dikembangkan, termasuk evaluasi biaya produksi, harga jual optimal, dan proyeksi keuntungan, untuk memastikan keberlanjutan finansial KWT. Kedua, pengembangan produk tidak boleh berhenti pada tiga jenis olahan yang ada; perlu dieksplorasi formulasi produk rumput laut yang lebih inovatif, misalnya produk snack fungsional dengan nilai gizi tinggi atau bahan tambahan pangan alami. Studi ini dapat menguji bahan baku rumput laut jenis lain atau varian rasa baru yang menarik, sambil mencari solusi teknologi yang efisien untuk mengatasi tantangan produksi seperti proses pengeringan dodol yang memakan waktu lama, mungkin dengan menguji metode pengeringan alternatif yang lebih cepat dan higienis. Terakhir, sangat penting untuk menganalisis potensi replikasi model pendampingan dan pemberdayaan ini di komunitas petani rumput laut lain, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memiliki potensi serupa. Penelitian ini harus mengevaluasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan hambatan dalam skala yang lebih luas, serta mengukur dampak sosial-ekonomi dari perluasan program semacam ini terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir secara keseluruhan, sambil memastikan aspek keberlanjutan lingkungan dari peningkatan budidaya rumput laut.. Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh hasil yang baik sesuai dengan tujuan kegiatan antara lain melalui sosialisasi dan penyuluhan KWT Rasa Saling Sayang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai jenis olahan yang bisa dibuat dari bahan baku rumput laut dengan ketercapaian peningkatan 99,94% dan melalui pendampingan operasional mesin penepung dan mesin pengaduk dodol, KWT Rasa Saling Sayang dapat mengoperasikan mesin produksi berskala UMKM, melalui kegiatan praktik pengolahan dodol dan jelly drink dari tepung rumput laut dapat meningkatkan nilai jual rumput laut segar.Dengan serangkaian kegiatan pengabdian ini KWT Rasa Saling Sayang dapat melakukan uji produksi mandiri mengolah pangan turunan rumput laut dan diharapkan dapat berkelanjutan.Pada kegiatan selanjutnya kelompok wanita tani akan didampingi untuk melakukan pengemasan produk, pemotretan produk, dan pemasaran secara offline dan online melalui akun instagram KWT Rasa Saling Sayang Rumput laut merupakan salah satu hasil laut yang sangat berpotensi untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan radioaktif yang sangat bermanfaat. Komoditas ini banyak dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun produk olahan. Selain dimanfaatkan untuk konsumsi, rumput laut dapat digunakan sebagai produk kosmestik, produk farmasi, pakan, pupuk dan lain-lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) olahan pangan yang ada di Kawasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53470-biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-p" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" target="_blank">Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang</a>: Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran digital dan offline yang paling efektif dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk olahan rumput laut ini, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional, sekaligus menganalisis potensi ekspor dan preferensi konsumen dari berbagai segmen pasar. Penelitian ini juga bisa mengkaji secara komprehensif kelayakan ekonomi jangka panjang dari diversifikasi produk olahan rumput laut yang telah dikembangkan, termasuk evaluasi biaya produksi, harga jual optimal, dan proyeksi keuntungan, untuk memastikan keberlanjutan finansial KWT. Kedua, pengembangan produk tidak boleh berhenti pada tiga jenis olahan yang ada; perlu dieksplorasi formulasi produk rumput laut yang lebih inovatif, misalnya produk snack fungsional dengan nilai gizi tinggi atau bahan tambahan pangan alami. Studi ini dapat menguji bahan baku rumput laut jenis lain atau varian rasa baru yang menarik, sambil mencari solusi teknologi yang efisien untuk mengatasi tantangan produksi seperti proses pengeringan dodol yang memakan waktu lama, mungkin dengan menguji metode pengeringan alternatif yang lebih cepat dan higienis. Terakhir, sangat penting untuk menganalisis potensi replikasi model pendampingan dan pemberdayaan ini di komunitas petani rumput laut lain, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memiliki potensi serupa. Penelitian ini harus mengevaluasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan hambatan dalam skala yang lebih luas, serta mengukur dampak sosial-ekonomi dari perluasan program semacam ini terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir secara keseluruhan, sambil memastikan aspek keberlanjutan lingkungan dari peningkatan budidaya rumput laut..
<br>Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh hasil yang baik sesuai dengan tujuan kegiatan antara lain melalui sosialisasi dan penyuluhan KWT Rasa Saling Sayang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai jenis olahan yang bisa dibuat dari bahan baku rumput laut dengan ketercapaian peningkatan 99,94% dan melalui pendampingan operasional mesin penepung dan mesin pengaduk dodol, KWT Rasa Saling Sayang dapat mengoperasikan mesin produksi berskala UMKM, melalui kegiatan praktik pengolahan dodol dan jelly drink dari tepung rumput laut dapat meningkatkan nilai jual rumput laut segar.Dengan serangkaian kegiatan pengabdian ini KWT Rasa Saling Sayang dapat melakukan uji produksi mandiri mengolah pangan turunan rumput laut dan diharapkan dapat berkelanjutan.Pada kegiatan selanjutnya kelompok wanita tani akan didampingi untuk melakukan pengemasan produk, pemotretan produk, dan pemasaran secara offline dan online melalui akun instagram KWT Rasa Saling Sayang
<br>Rumput laut merupakan salah satu hasil laut yang sangat berpotensi untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan radioaktif yang sangat bermanfaat. Komoditas ini banyak dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun produk olahan. Selain dimanfaatkan untuk konsumsi, rumput laut dapat digunakan sebagai produk kosmestik, produk farmasi, pakan, pupuk dan lain-lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) olahan pangan yang ada di Kawasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" type="image/webp" length="119828" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53454-aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">ce65c1eeefe846d66e649cfb28042231</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi fermentasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah pertanian yang beragam sebagai bahan baku pakan fermentasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dan sosial dari penggunaan pakan fermentasi pada peternakan sapi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap pendapatan petani.. Tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada mitra tentang jenis-jenis limbah pertanian untuk pakan.Pengetahuan mitra meningkat dari 40% menjadi 80%.Pakan fermentasi yang dihasilkan mengalami peningkatan nutrisi (protein) dari 6,7% menjadi 16,45%.Selain itu, petani juga sudah mampu membuat pakan fermentasi yang memiliki umur simpan yang lebih lama (hingga 6 bulan).Teknologi fermentasi untuk pakan sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan berat badan Sapi Bali Gumantar adalah salah satu desa di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan komoditas utama seperti padi, jagung, kacang, kopi, kakao, kelapa, pisang, dan tanaman hortikultura lainnya. Masalah yang sering ditemui adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan banyak peternak menjual ternaknya dengan harga rendah pada musim kemarau. Masalah lain adalah pengetahuan petani yang rendah tentang teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan sebagai pakan pada musim... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp 1x" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53454-aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe" title="JURIS - Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat" target="_blank">Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi Berbasis Sumber daya Lokal di Kelompok Tani Ternak AuLembah telagaAy Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pakan fermentasi dengan pakan konvensional untuk menilai efek jangka panjangnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan sapi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi fermentasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah pertanian yang beragam sebagai bahan baku pakan fermentasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak ekonomi dan sosial dari penggunaan pakan fermentasi pada peternakan sapi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap pendapatan petani..
<br>Tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada mitra tentang jenis-jenis limbah pertanian untuk pakan.Pengetahuan mitra meningkat dari 40% menjadi 80%.Pakan fermentasi yang dihasilkan mengalami peningkatan nutrisi (protein) dari 6,7% menjadi 16,45%.Selain itu, petani juga sudah mampu membuat pakan fermentasi yang memiliki umur simpan yang lebih lama (hingga 6 bulan).Teknologi fermentasi untuk pakan sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan berat badan Sapi Bali
<br>Gumantar adalah salah satu desa di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan komoditas utama seperti padi, jagung, kacang, kopi, kakao, kelapa, pisang, dan tanaman hortikultura lainnya. Masalah yang sering ditemui adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan banyak peternak menjual ternaknya dengan harga rendah pada musim kemarau. Masalah lain adalah pengetahuan petani yang rendah tentang teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan sebagai pakan pada musim...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" type="image/webp" length="97214" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-b29ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-96832.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/aplikasi-teknologi-fermentasi-nutrisi-pakan-uji-pe-thumb-ebfe2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53460-gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik</link>
	<guid isPermaLink="false">d5e4f86c39cf09278e3fb618aa32c518</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai manajemen budidaya ikan patin yang berkelanjutan, khususnya terkait isu sedimentasi. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah untuk menguji secara lebih mendalam bagaimana perbedaan strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit: Penelitian ini membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai manajemen budidaya ikan patin yang berkelanjutan, khususnya terkait isu sedimentasi. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah untuk menguji secara lebih mendalam bagaimana perbedaan strategi pemberian pakan Ae baik dari segi formulasi, frekuensi, maupun metode aplikasinya Ae secara kuantitatif mempengaruhi laju akumulasi sedimen dan fluktuasi parameter kualitas air esensial seperti suhu, pH, dan Total Dissolved Solid (TDS) di kolam tanah. Studi ini dapat mengidentifikasi praktik pemberian pakan paling efisien yang mampu meminimalkan pembentukan sedimen tanpa mengorbankan pertumbuhan ikan. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari berbagai tingkat akumulasi sedimen terhadap kesehatan ikan patin, resistensi terhadap penyakit, dan secara keseluruhan produktivitas kolam dalam beberapa siklus budidaya. Pemahaman tentang efek kumulatif ini dapat memberikan panduan bagi pembudidaya dalam merencanakan siklus panen dan pemeliharaan kolam yang optimal. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian desain sediment trap yang lebih inovatif atau material yang lebih efektif. Hal ini termasuk eksplorasi potensi integrasi sediment trap dengan metode daur ulang sedimen menjadi pupuk organik, atau pemanfaatan jenis tanaman air tertentu, untuk menciptakan sistem manajemen kolam yang terpadu dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi komprehensif untuk menjaga kualitas air dan meminimalkan dampak lingkungan dari budidaya ikan patin di masa mendatang.. Pemanfaatan sediment trap di kolam budidaya ikan patin di Rumbai Bukit berhasil mengukur laju sedimentasi (71,85 ml/l di kolam satu, 16 ml/l di kolam dua) dan memantau parameter kualitas air seperti suhu, TDS, dan pH.Kegiatan ini meningkatkan antusiasme pembudidaya melalui pendampingan mahasiswa Kukerta dalam pemantauan kualitas air.Disarankan pembudidaya membuat dan menggunakan sediment trap secara mandiri untuk pemantauan rutin, mengelola pakan, serta perlunya pelatihan dan pendampingan lanjutan untuk menjaga kualitas air dan mencegah penumpukan sedimen Kelurahan Rumbai Bukit, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, memiliki potensi perikanan yang dihidupkan oleh kelompok budidaya ikan (pokdakan) mina usaha dengan budidaya ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) di kolam tanah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pemantauan mutu kolam ikan patin menggunakan alat sediment trap yang dilakukan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau selama 40 hari. Sepuluh mahasiswa melakukan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas kolam dengan memantau mutu kolam melalui pengukuran laju sedimentasi, suhu, Total Dissolved Solid (TDS), dan pH yang dilanjutkan dengan pembinaan dan pemantauan kualitas air serta pertumbuhan ikan. Hasil analisis kualitas air terhadap pertumbuhan ikan didapatkan grafik hubungan antara pemberian pakan dengan parameter fisika air. Laju sedimentasi di kolam satu termasuk tinggi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" alt="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" alt="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" alt="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53460-gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik" title="JURIS - Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit" target="_blank">Pengukuran Laju Sedimentasi dan Kualitas Air Kolam Patin Menggunakan Sedimen Trap di Kelurahan Rumbai Bukit</a>: Penelitian ini membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai manajemen budidaya ikan patin yang berkelanjutan, khususnya terkait isu sedimentasi. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah untuk menguji secara lebih mendalam bagaimana perbedaan strategi pemberian pakan Ae baik dari segi formulasi, frekuensi, maupun metode aplikasinya Ae secara kuantitatif mempengaruhi laju akumulasi sedimen dan fluktuasi parameter kualitas air esensial seperti suhu, pH, dan Total Dissolved Solid (TDS) di kolam tanah. Studi ini dapat mengidentifikasi praktik pemberian pakan paling efisien yang mampu meminimalkan pembentukan sedimen tanpa mengorbankan pertumbuhan ikan. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari berbagai tingkat akumulasi sedimen terhadap kesehatan ikan patin, resistensi terhadap penyakit, dan secara keseluruhan produktivitas kolam dalam beberapa siklus budidaya. Pemahaman tentang efek kumulatif ini dapat memberikan panduan bagi pembudidaya dalam merencanakan siklus panen dan pemeliharaan kolam yang optimal. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian desain sediment trap yang lebih inovatif atau material yang lebih efektif. Hal ini termasuk eksplorasi potensi integrasi sediment trap dengan metode daur ulang sedimen menjadi pupuk organik, atau pemanfaatan jenis tanaman air tertentu, untuk menciptakan sistem manajemen kolam yang terpadu dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi komprehensif untuk menjaga kualitas air dan meminimalkan dampak lingkungan dari budidaya ikan patin di masa mendatang..
<br>Pemanfaatan sediment trap di kolam budidaya ikan patin di Rumbai Bukit berhasil mengukur laju sedimentasi (71,85 ml/l di kolam satu, 16 ml/l di kolam dua) dan memantau parameter kualitas air seperti suhu, TDS, dan pH.Kegiatan ini meningkatkan antusiasme pembudidaya melalui pendampingan mahasiswa Kukerta dalam pemantauan kualitas air.Disarankan pembudidaya membuat dan menggunakan sediment trap secara mandiri untuk pemantauan rutin, mengelola pakan, serta perlunya pelatihan dan pendampingan lanjutan untuk menjaga kualitas air dan mencegah penumpukan sedimen
<br>Kelurahan Rumbai Bukit, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, memiliki potensi perikanan yang dihidupkan oleh kelompok budidaya ikan (pokdakan) mina usaha dengan budidaya ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) di kolam tanah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pemantauan mutu kolam ikan patin menggunakan alat sediment trap yang dilakukan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau selama 40 hari. Sepuluh mahasiswa melakukan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas kolam dengan memantau mutu kolam melalui pengukuran laju sedimentasi, suhu, Total Dissolved Solid (TDS), dan pH yang dilanjutkan dengan pembinaan dan pemantauan kualitas air serta pertumbuhan ikan. Hasil analisis kualitas air terhadap pertumbuhan ikan didapatkan grafik hubungan antara pemberian pakan dengan parameter fisika air. Laju sedimentasi di kolam satu termasuk tinggi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" type="image/webp" length="118528" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-30681.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-35b35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/gonad-ikan-patin-kolam-budidaya-aquaponik-praktik-thumb-7a1e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 07 Jul 2026 19:41:07 +0700. 12 items. Served in: 5.503 seconds [rss] -->
