<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 26 Jul 2026 10:24:41 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 10:24:41 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-26T10:24:41+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan AI dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan AI dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan AI dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56573-literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-m</link>
	<guid isPermaLink="false">9630e8fbb5e02c305dd392a211c4ec24</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 10:09:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ niswan saleh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main,niswan,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara optimal. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara optimal. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran, seperti penggunaan AI untuk membantu mahasiswa dalam merancang dan mengembangkan proyek penelitian, atau memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam proses penulisan ilmiah. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki dampak penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa, serta bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan kemampuan analisis mahasiswa. Dengan demikian, studi lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara efektif dan bertanggung jawab, serta meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi.. Berdasarkan hasil penelitian, intensitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi berada pada kategori tinggi, demikian pula tingkat kemandirian belajar mahasiswa yang juga berada pada kategori tinggi.Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI telah menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa, terutama dalam mencari informasi, memahami materi perkuliahan, dan menyelesaikan tugas akademik.Tingginya penggunaan AI tidak menyebabkan menurunnya kemandirian belajar, tetapi justru dapat mendukung proses pembelajaran apabila dimanfaatkan secara bijaksana dan bertanggung jawab.Mahasiswa tetap mampu mengatur tujuan belajar, mengelola waktu, memilih strategi belajar, serta mengevaluasi hasil belajarnya secara mandiri meskipun memanfaatkan AI sebagai media pendukung pembelajaran.Temuan ini menunjukkan bahwa AI berperan sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi belajar tanpa menggantikan peran mahasiswa dalam membangun pengetahuan secara mandiri.Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam pembelajaran di perguruan tinggi perlu diintegrasikan secara tepat melalui strategi pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan kemandirian belajar sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat intensitas penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan tingkat kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI berada pada kategori tinggi dengan persentase 73,3% dan nilai rata-rata 48,37, sedangkan kemandirian belajar juga berada pada kategori tinggi dengan persentase 80,0% dan nilai rata-rata 55,60. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memanfaatkan AI sebagai pendukung pembelajaran tanpa mengurangi kemampuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-d01e7.webp" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-d01e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-d01e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-d01e7.webp 1x" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" alt="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-4b594.webp" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-4b594.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-4b594.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-4b594.webp 1x" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" alt="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp 1x" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" alt="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56573-literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-m" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" target="_blank">Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara optimal. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran, seperti penggunaan AI untuk membantu mahasiswa dalam merancang dan mengembangkan proyek penelitian, atau memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam proses penulisan ilmiah. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki dampak penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa, serta bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan kemampuan analisis mahasiswa. Dengan demikian, studi lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara efektif dan bertanggung jawab, serta meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, intensitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi berada pada kategori tinggi, demikian pula tingkat kemandirian belajar mahasiswa yang juga berada pada kategori tinggi.Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI telah menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa, terutama dalam mencari informasi, memahami materi perkuliahan, dan menyelesaikan tugas akademik.Tingginya penggunaan AI tidak menyebabkan menurunnya kemandirian belajar, tetapi justru dapat mendukung proses pembelajaran apabila dimanfaatkan secara bijaksana dan bertanggung jawab.Mahasiswa tetap mampu mengatur tujuan belajar, mengelola waktu, memilih strategi belajar, serta mengevaluasi hasil belajarnya secara mandiri meskipun memanfaatkan AI sebagai media pendukung pembelajaran.Temuan ini menunjukkan bahwa AI berperan sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi belajar tanpa menggantikan peran mahasiswa dalam membangun pengetahuan secara mandiri.Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam pembelajaran di perguruan tinggi perlu diintegrasikan secara tepat melalui strategi pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan kemandirian belajar sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat intensitas penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan tingkat kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI berada pada kategori tinggi dengan persentase 73,3% dan nilai rata-rata 48,37, sedangkan kemandirian belajar juga berada pada kategori tinggi dengan persentase 80,0% dan nilai rata-rata 55,60. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memanfaatkan AI sebagai pendukung pembelajaran tanpa mengurangi kemampuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp" type="image/webp" length="92876" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-d01e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-4b594.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2553-gumpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10968-eduversity-journal-future-interdisciplinary-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56584-sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakt</link>
	<guid isPermaLink="false">d7baccb2fadaafb5236041ae4dae9bb4</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 03:03:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ barcode issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,barcode,fees,focus,issn,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas Kurikulum Merdeka Berbasis Digital dalam pendidikan agama Kristen, diperlukan upaya-upaya sebagai berikut: Pertama, perlu ada pelatihan dan peningkatan kompetensi digital bagi guru PAK, terutama dalam hal penggunaan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital: Untuk meningkatkan efektivitas Kurikulum Merdeka Berbasis Digital dalam pendidikan agama Kristen, diperlukan upaya-upaya sebagai berikut: Pertama, perlu ada pelatihan dan peningkatan kompetensi digital bagi guru PAK, terutama dalam hal penggunaan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang efektif. Kedua, penting untuk menyediakan dukungan teknis yang memadai, seperti infrastruktur teknologi yang memadai dan aksesibilitas terhadap sumber daya digital. Ketiga, perlu ada pendekatan inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Kristen ke dalam pembelajaran digital, agar tetap sesuai dan bernilai bagi siswa. Keempat, penting untuk melibatkan orang tua dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan, terutama dalam memahami dan mendukung pendekatan inovatif dalam kurikulum ini. Kelima, perlu ada evaluasi berkala terhadap implementasi kurikulum merdeka berbasis digital dalam pembelajaran PAK, untuk memastikan keberhasilannya dan terus meningkatkan kualitas pendidikan agama Kristen.. Kurikulum Merdeka di sekolah Kristen membuka babak baru dalam pembelajaran berbasis digital, memberikan dampak positif pada kompetensi guru dan hasil belajar siswa, terutama dalam pengembangan keterampilan guru PAK dan penerapan teknologi dalam pengajaran.Namun, untuk mencapai hasil yang diinginkan, beberapa masalah seperti akses teknologi yang berkelanjutan dan kebutuhan pelatihan guru perlu diatasi.Jika dirancang secara optimal dan dilengkapi dengan sumber daya yang memadai, kurikulum digital dapat menjadi sarana yang efektif dalam menanamkan karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Kristiani.Pendidikan agama Kristen dapat berkembang seiring dengan tuntutan zaman melalui kolaborasi antara guru, siswa, dan teknologi.Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka Berbasis Digital memberikan peluang besar dalam menghadirkan pendidikan agama Kristen yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.Keberhasilannya bergantung pada dukungan menyeluruh, termasuk pelatihan intensif, kolaborasi antar guru, serta keterlibatan masyarakat.Kurikulum ini berpotensi mencetak siswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.Kunci sukses dalam transformasi pendidikan agama Kristen di Indonesia terletak pada pelatihan guru yang komprehensif dan terencana, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam pembelajaran digital Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran kompetensi guru PAK dalam penerapan Kurikulum Merdeka berbasis digital melalui studi literatur yang menganalisis kompetensi guru, perubahan kurikulum, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi guru PAK mencakup aspek pedagogis, profesional, sosial, dan pribadi yang mendukung efektivitas pembelajaran digital. Selain itu, guru berperan penting dalam membimbing serta mengaplikasikan nilai-nilai Kristen dalam kehidupan sehari-hari, meskipun menggunakan media digital. Selanjutnya, blended learning dipakai untuk mengimplementasikan pada kurikulum merdeka. Kendala... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-631da.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-631da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-631da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-631da.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56584-sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakt" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" target="_blank">Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital</a>: Untuk meningkatkan efektivitas Kurikulum Merdeka Berbasis Digital dalam pendidikan agama Kristen, diperlukan upaya-upaya sebagai berikut: Pertama, perlu ada pelatihan dan peningkatan kompetensi digital bagi guru PAK, terutama dalam hal penggunaan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang efektif. Kedua, penting untuk menyediakan dukungan teknis yang memadai, seperti infrastruktur teknologi yang memadai dan aksesibilitas terhadap sumber daya digital. Ketiga, perlu ada pendekatan inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Kristen ke dalam pembelajaran digital, agar tetap sesuai dan bernilai bagi siswa. Keempat, penting untuk melibatkan orang tua dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan, terutama dalam memahami dan mendukung pendekatan inovatif dalam kurikulum ini. Kelima, perlu ada evaluasi berkala terhadap implementasi kurikulum merdeka berbasis digital dalam pembelajaran PAK, untuk memastikan keberhasilannya dan terus meningkatkan kualitas pendidikan agama Kristen..
<br>Kurikulum Merdeka di sekolah Kristen membuka babak baru dalam pembelajaran berbasis digital, memberikan dampak positif pada kompetensi guru dan hasil belajar siswa, terutama dalam pengembangan keterampilan guru PAK dan penerapan teknologi dalam pengajaran.Namun, untuk mencapai hasil yang diinginkan, beberapa masalah seperti akses teknologi yang berkelanjutan dan kebutuhan pelatihan guru perlu diatasi.Jika dirancang secara optimal dan dilengkapi dengan sumber daya yang memadai, kurikulum digital dapat menjadi sarana yang efektif dalam menanamkan karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Kristiani.Pendidikan agama Kristen dapat berkembang seiring dengan tuntutan zaman melalui kolaborasi antara guru, siswa, dan teknologi.Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka Berbasis Digital memberikan peluang besar dalam menghadirkan pendidikan agama Kristen yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.Keberhasilannya bergantung pada dukungan menyeluruh, termasuk pelatihan intensif, kolaborasi antar guru, serta keterlibatan masyarakat.Kurikulum ini berpotensi mencetak siswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.Kunci sukses dalam transformasi pendidikan agama Kristen di Indonesia terletak pada pelatihan guru yang komprehensif dan terencana, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam pembelajaran digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran kompetensi guru PAK dalam penerapan Kurikulum Merdeka berbasis digital melalui studi literatur yang menganalisis kompetensi guru, perubahan kurikulum, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi guru PAK mencakup aspek pedagogis, profesional, sosial, dan pribadi yang mendukung efektivitas pembelajaran digital. Selain itu, guru berperan penting dalam membimbing serta mengaplikasikan nilai-nilai Kristen dalam kehidupan sehari-hari, meskipun menggunakan media digital. Selanjutnya, blended learning dipakai untuk mengimplementasikan pada kurikulum merdeka. Kendala...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp" type="image/webp" length="89598" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-631da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3193-sttia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17140-skenoo-jurnal-teologi-pendidikan-agama-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together NHT Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together NHT Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together NHT Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56581-hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekolog</link>
	<guid isPermaLink="false">627d92a4571f3abb3151fe15f7595be0</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:10:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ site stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,site,stats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak integrasi model Numbered Head Together dengan media pembelajaran digital terhadap pencapaian matematika siswa, sehingga dapat diketahui apakah penggunaan teknologi meningkatkan efektivitas NHT. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak integrasi model Numbered Head Together dengan media pembelajaran digital terhadap pencapaian matematika siswa, sehingga dapat diketahui apakah penggunaan teknologi meningkatkan efektivitas NHT. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang meneliti retensi jangka panjang konsep matematika setelah penerapan NHT pada berbagai tingkatan kelas, untuk mengevaluasi keberlanjutan peningkatan hasil belajar. Selanjutnya, penelitian mengenai kebutuhan pengembangan profesional guru dalam memfasilitasi NHT secara optimal dapat memperjelas bagaimana peningkatan kompetensi guru mempengaruhi motivasi dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran.. Penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada pembelajaran matematika kelas IV SDN 3 Tinanggea meningkatkan aktivitas guru dan siswa pada tiap siklus.Akibat peningkatan aktivitas tersebut, hasil belajar kognitif siswa meningkat secara signifikan, dengan rataAcrata nilai naik dari 60,65 pada praAcsiklus menjadi 84,78 pada siklus II serta tingkat ketuntasan naik dari 34,78% menjadi 78,26%.Oleh karena itu, model NHT dapat dijadikan alternatif efektif bagi guru untuk memotivasi siswa, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, dan meningkatkan pencapaian belajar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada siswa kelas IV SDN 3 Tinanggea. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain Kemmis & Mc Taggart. Subjek penelitian adalah 23 siswa (11 laki-laki dan 12 perempuan) yang datanya diperoleh melalui observasi dan hasil belajar yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil observasi menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa pada setiap siklus, dengan persentase aktivitas guru naik dari 3,71%... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-34ba7.webp" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-34ba7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-34ba7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-34ba7.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56581-hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekolog" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" target="_blank">Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak integrasi model Numbered Head Together dengan media pembelajaran digital terhadap pencapaian matematika siswa, sehingga dapat diketahui apakah penggunaan teknologi meningkatkan efektivitas NHT. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang meneliti retensi jangka panjang konsep matematika setelah penerapan NHT pada berbagai tingkatan kelas, untuk mengevaluasi keberlanjutan peningkatan hasil belajar. Selanjutnya, penelitian mengenai kebutuhan pengembangan profesional guru dalam memfasilitasi NHT secara optimal dapat memperjelas bagaimana peningkatan kompetensi guru mempengaruhi motivasi dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran..
<br>Penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada pembelajaran matematika kelas IV SDN 3 Tinanggea meningkatkan aktivitas guru dan siswa pada tiap siklus.Akibat peningkatan aktivitas tersebut, hasil belajar kognitif siswa meningkat secara signifikan, dengan rataAcrata nilai naik dari 60,65 pada praAcsiklus menjadi 84,78 pada siklus II serta tingkat ketuntasan naik dari 34,78% menjadi 78,26%.Oleh karena itu, model NHT dapat dijadikan alternatif efektif bagi guru untuk memotivasi siswa, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, dan meningkatkan pencapaian belajar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada siswa kelas IV SDN 3 Tinanggea. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain Kemmis & Mc Taggart. Subjek penelitian adalah 23 siswa (11 laki-laki dan 12 perempuan) yang datanya diperoleh melalui observasi dan hasil belajar yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil observasi menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa pada setiap siklus, dengan persentase aktivitas guru naik dari 3,71%...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp" type="image/webp" length="84372" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-34ba7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-814-iain-kendari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9706-diniyah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56567-problem-solving-a3-prestasi-akadem</link>
	<guid isPermaLink="false">4d21e5d92e25c0348e8818d3cc78e4ed</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ martha malau ]]></category>
	<category><![CDATA[ jati rw 001 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal jts ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[001,jati,jts,jurnal,malau,martha,rw]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa PAK dengan fokus pada aspek-aspek tertentu, seperti pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa PAK dengan fokus pada aspek-aspek tertentu, seperti pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan komunikasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari strategi pembelajaran problem solving terhadap prestasi akademik dan pengembangan diri mahasiswa. Penelitian juga dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas strategi pembelajaran problem solving di berbagai institusi pendidikan agama kristen dan mencari cara-cara untuk meningkatkan efektivitasnya.. Berdasarkan penelitian, efektivitas strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa PAK Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Semarang dinilai sangat efektif.Hal ini terbukti dari hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif yang menunjukkan bahwa strategi pembelajaran problem solving telah diterapkan dengan baik oleh dosen dan dirasakan oleh mahasiswa.Meskipun masih ada beberapa kendala dalam penerapannya, strategi ini telah memberikan dampak positif terhadap mahasiswa, seperti peningkatan kreativitas, kemandirian, objektivitas, dan kepercayaan diri dalam memecahkan masalah.Namun, bagi mahasiswa yang merasa kurang terlatih, terampil, atau kreatif dalam memecahkan masalah, dapat disimpulkan bahwa mereka kurang fokus, kurang mampu mengelola waktu, malas belajar, dan kurang mengembangkan diri dalam memecahkan masalah Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar dan efektifkah penerapan strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed methods). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis sebelumnya sebesar 60% ditolak karena analisis data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan efektivitas sebesar 84%, yang lebih tinggi dari hipotesis sebelumnya dan masuk dalam kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa dosen dan mahasiswa PAK telah menerapkan strategi pembelajaran problem solving dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-cdbbb.webp" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-cdbbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-cdbbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-cdbbb.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b0d93.webp" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b0d93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b0d93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b0d93.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56567-problem-solving-a3-prestasi-akadem" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" target="_blank">Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa PAK dengan fokus pada aspek-aspek tertentu, seperti pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan komunikasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari strategi pembelajaran problem solving terhadap prestasi akademik dan pengembangan diri mahasiswa. Penelitian juga dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas strategi pembelajaran problem solving di berbagai institusi pendidikan agama kristen dan mencari cara-cara untuk meningkatkan efektivitasnya..
<br>Berdasarkan penelitian, efektivitas strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa PAK Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Semarang dinilai sangat efektif.Hal ini terbukti dari hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif yang menunjukkan bahwa strategi pembelajaran problem solving telah diterapkan dengan baik oleh dosen dan dirasakan oleh mahasiswa.Meskipun masih ada beberapa kendala dalam penerapannya, strategi ini telah memberikan dampak positif terhadap mahasiswa, seperti peningkatan kreativitas, kemandirian, objektivitas, dan kepercayaan diri dalam memecahkan masalah.Namun, bagi mahasiswa yang merasa kurang terlatih, terampil, atau kreatif dalam memecahkan masalah, dapat disimpulkan bahwa mereka kurang fokus, kurang mampu mengelola waktu, malas belajar, dan kurang mengembangkan diri dalam memecahkan masalah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar dan efektifkah penerapan strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed methods). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis sebelumnya sebesar 60% ditolak karena analisis data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan efektivitas sebesar 84%, yang lebih tinggi dari hipotesis sebelumnya dan masuk dalam kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa dosen dan mahasiswa PAK telah menerapkan strategi pembelajaran problem solving dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp" type="image/webp" length="203206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-cdbbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b0d93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3470-sttkao.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14004-jurnal-theological-students-jurnal-teologi-jurnal-pendidika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Integrasi Information Technology IT Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Integrasi Information Technology IT Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Integrasi Information Technology IT Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56572-matematika-materi-anak-mater</link>
	<guid isPermaLink="false">7d7be474369fb923a9b2c1b53019f81f</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ niswan saleh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main,niswan,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi retensi jangka panjang hasil belajar matematika setelah integrasi IT dengan desain longitudinal selama satu tahun untuk melihat apakah peningkatan yang signifikan tetap bertahan; penelitian lain dapat membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi retensi jangka panjang hasil belajar matematika setelah integrasi IT dengan desain longitudinal selama satu tahun untuk melihat apakah peningkatan yang signifikan tetap bertahan; penelitian lain dapat membandingkan efektivitas integrasi IT pada berbagai tingkat kelas (kelas IAcV) serta konteks geografis (pedesaan vs perkotaan) guna mengidentifikasi faktor lingkungan yang memoderasi dampak teknologi; serta penelitian ketiga dapat menyelidiki peran kompetensi digital guru dalam memfasilitasi pembelajaran berbasis IT, misalnya dengan menguji apakah program pelatihan TPACK meningkatkan efektivitas integrasi teknologi dan mengurangi efek novelty pada motivasi serta hasil belajar siswa.. Integrasi IT secara signifikan meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas III SD melalui visualisasi dinamis dan umpan balik langsung yang menciptakan lingkungan belajar interaktif dan menyenangkan.Integrasi IT memberikan pengaruh positif yang nyata terhadap hasil belajar matematika, karena manipulatif virtual membantu siswa memahami konsep abstrak seperti pecahan sehingga performa tes meningkat secara substansial.Keberhasilan pemanfaatan IT tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan pada kemampuan guru merancang skenario pembelajaran yang mengintegrasikan konten akademik, strategi pedagogis, dan fitur teknologi secara harmonis (kerangka kerja TPACK) Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh integrasi Information Technology (IT) terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar (SD). Menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen kuasi (quasi-experimental design) dengan rancangan Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design, penelitian ini melibatkan dua kelompok sampel dari siswa kelas III SD di perkotaan dan sub-perkotaan. Kelompok eksperimen diajar menggunakan integrasi IT berupa media interaktif, game edukasi, dan platform penilaian adaptif, sedangkan kelompok kontrol diajar menggunakan metode konvensional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp" title="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp" title="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56572-matematika-materi-anak-mater" title="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" target="_blank">Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi retensi jangka panjang hasil belajar matematika setelah integrasi IT dengan desain longitudinal selama satu tahun untuk melihat apakah peningkatan yang signifikan tetap bertahan; penelitian lain dapat membandingkan efektivitas integrasi IT pada berbagai tingkat kelas (kelas IAcV) serta konteks geografis (pedesaan vs perkotaan) guna mengidentifikasi faktor lingkungan yang memoderasi dampak teknologi; serta penelitian ketiga dapat menyelidiki peran kompetensi digital guru dalam memfasilitasi pembelajaran berbasis IT, misalnya dengan menguji apakah program pelatihan TPACK meningkatkan efektivitas integrasi teknologi dan mengurangi efek novelty pada motivasi serta hasil belajar siswa..
<br>Integrasi IT secara signifikan meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas III SD melalui visualisasi dinamis dan umpan balik langsung yang menciptakan lingkungan belajar interaktif dan menyenangkan.Integrasi IT memberikan pengaruh positif yang nyata terhadap hasil belajar matematika, karena manipulatif virtual membantu siswa memahami konsep abstrak seperti pecahan sehingga performa tes meningkat secara substansial.Keberhasilan pemanfaatan IT tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan pada kemampuan guru merancang skenario pembelajaran yang mengintegrasikan konten akademik, strategi pedagogis, dan fitur teknologi secara harmonis (kerangka kerja TPACK)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh integrasi Information Technology (IT) terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar (SD). Menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen kuasi (quasi-experimental design) dengan rancangan Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design, penelitian ini melibatkan dua kelompok sampel dari siswa kelas III SD di perkotaan dan sub-perkotaan. Kelompok eksperimen diajar menggunakan integrasi IT berupa media interaktif, game edukasi, dan platform penilaian adaptif, sedangkan kelompok kontrol diajar menggunakan metode konvensional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp" type="image/webp" length="100374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2553-gumpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10968-eduversity-journal-future-interdisciplinary-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Penerapan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Penerapan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Penerapan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56561-hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt</link>
	<guid isPermaLink="false">f62809b183fc06023eedfede129601fc</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ saifullah sa ]]></category>
	<category><![CDATA[ desi asmaret ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asmaret,common,crawl,desi,sa,saifullah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas penerapan UU PKDRT, diperlukan pendekatan yang lebih inklusif dengan melibatkan tokoh agama, pemuka adat, dan lembaga sosial. Sosialisasi tentang UU PKDRT dan peningkatan pemahaman masyarakat menjadi kunci dalam implementasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat: Untuk meningkatkan efektivitas penerapan UU PKDRT, diperlukan pendekatan yang lebih inklusif dengan melibatkan tokoh agama, pemuka adat, dan lembaga sosial. Sosialisasi tentang UU PKDRT dan peningkatan pemahaman masyarakat menjadi kunci dalam implementasi undang-undang ini. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran akan hak-hak korban dan memberikan informasi yang tepat tentang proses hukum. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggali lebih dalam mengenai implementasi UU PKDRT di berbagai wilayah di Sumatera Barat, terutama di daerah terpencil atau pedesaan. Penelitian yang melibatkan wawancara mendalam dengan korban, aktivis, dan penegak hukum dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang hambatan dan peluang perbaikan dalam sistem perlindungan hukum. Selain itu, perlu diteliti pula dampak sosio-kultural dan ekonomi terhadap penerapan undang-undang ini, khususnya bagi kelompok rentan, seperti perempuan yang tidak memiliki kemandirian finansial atau akses pendidikan, agar perlindungan terhadap mereka dapat dioptimalkan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) dalam penanganan kasus KDRT di Sumatera Barat masih menghadapi berbagai tantangan.Di daerah Sumatera Barat, meskipun kasus KDRT cukup tinggi, banyak korban yang enggan untuk melaporkan kekerasan yang mereka alami.Banyak dari mereka memilih untuk mencabut laporan dengan alasan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.Kondisi ini mencerminkan kurangnya pemahaman korban tentang hak-hak mereka dan dampak hukum yang seharusnya dapat diperoleh dari UU PKDRT.Hal ini juga mengindikasikan bahwa undang-undang ini belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan kesadaran korban mengenai perlindungan yang seharusnya mereka terima sesuai hukum yang berlaku.Laporan kasus KDRT yang diterima oleh Kepolisian Daerah Sumatera Barat hanya mencakup bentuk kekerasan fisik, sementara kekerasan psikis, ekonomi, dan seksual sering kali tidak terlaporkan.Kesadaran masyarakat mengenai UU PKDRT tampaknya masih terbatas pada pemahaman tentang kekerasan fisik yang memiliki konsekuensi langsung.Kasus-kasus dengan tingkat kekerasan yang lebih ringan cenderung diselesaikan melalui mediasi keluarga, tanpa melibatkan proses hukum.Hal ini menunjukkan bahwa implementasi Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 belum berjalan dengan efektif dan membutuhkan upaya lebih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga, serta pentingnya melibatkan hukum dalam menyelesaikan kasus-kasus KDRT Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Sumatera Barat merupakan isu serius yang memerlukan perhatian khusus dari aspek hukum. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga diharapkan dapat menjadi instrumen yang efektif dalam memberikan perlindungan kepada korban, terutama perempuan dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efektivitas penerapan undang-undang tersebut dalam memberikan perlindungan hukum bagi korban KDRT. Meskipun regulasi telah diimplementasikan, peningkatan jumlah kasus KDRT yang tidak tertangani secara optimal menunjukkan adanya masalah dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis yuridis yang berfokus pada kajian norma-norma hukum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-2b706.webp" title="JURIS - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-2b706.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-2b706.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-2b706.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat" alt="JURIS - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-def02.webp" title="JURIS - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-def02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-def02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-def02.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat" alt="JURIS - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-59e62.webp" title="JURIS - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-59e62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-59e62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-59e62.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat" alt="JURIS - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56561-hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt" title="JURIS - Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat" target="_blank">Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat</a>: Untuk meningkatkan efektivitas penerapan UU PKDRT, diperlukan pendekatan yang lebih inklusif dengan melibatkan tokoh agama, pemuka adat, dan lembaga sosial. Sosialisasi tentang UU PKDRT dan peningkatan pemahaman masyarakat menjadi kunci dalam implementasi undang-undang ini. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran akan hak-hak korban dan memberikan informasi yang tepat tentang proses hukum. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggali lebih dalam mengenai implementasi UU PKDRT di berbagai wilayah di Sumatera Barat, terutama di daerah terpencil atau pedesaan. Penelitian yang melibatkan wawancara mendalam dengan korban, aktivis, dan penegak hukum dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang hambatan dan peluang perbaikan dalam sistem perlindungan hukum. Selain itu, perlu diteliti pula dampak sosio-kultural dan ekonomi terhadap penerapan undang-undang ini, khususnya bagi kelompok rentan, seperti perempuan yang tidak memiliki kemandirian finansial atau akses pendidikan, agar perlindungan terhadap mereka dapat dioptimalkan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) dalam penanganan kasus KDRT di Sumatera Barat masih menghadapi berbagai tantangan.Di daerah Sumatera Barat, meskipun kasus KDRT cukup tinggi, banyak korban yang enggan untuk melaporkan kekerasan yang mereka alami.Banyak dari mereka memilih untuk mencabut laporan dengan alasan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.Kondisi ini mencerminkan kurangnya pemahaman korban tentang hak-hak mereka dan dampak hukum yang seharusnya dapat diperoleh dari UU PKDRT.Hal ini juga mengindikasikan bahwa undang-undang ini belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan kesadaran korban mengenai perlindungan yang seharusnya mereka terima sesuai hukum yang berlaku.Laporan kasus KDRT yang diterima oleh Kepolisian Daerah Sumatera Barat hanya mencakup bentuk kekerasan fisik, sementara kekerasan psikis, ekonomi, dan seksual sering kali tidak terlaporkan.Kesadaran masyarakat mengenai UU PKDRT tampaknya masih terbatas pada pemahaman tentang kekerasan fisik yang memiliki konsekuensi langsung.Kasus-kasus dengan tingkat kekerasan yang lebih ringan cenderung diselesaikan melalui mediasi keluarga, tanpa melibatkan proses hukum.Hal ini menunjukkan bahwa implementasi Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 belum berjalan dengan efektif dan membutuhkan upaya lebih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga, serta pentingnya melibatkan hukum dalam menyelesaikan kasus-kasus KDRT
<br>Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Sumatera Barat merupakan isu serius yang memerlukan perhatian khusus dari aspek hukum. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga diharapkan dapat menjadi instrumen yang efektif dalam memberikan perlindungan kepada korban, terutama perempuan dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efektivitas penerapan undang-undang tersebut dalam memberikan perlindungan hukum bagi korban KDRT. Meskipun regulasi telah diimplementasikan, peningkatan jumlah kasus KDRT yang tidak tertangani secara optimal menunjukkan adanya masalah dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis yuridis yang berfokus pada kajian norma-norma hukum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-def02.webp" type="image/webp" length="70350" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-2b706.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-def02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/hak-korban-peristiwa-rumah-tangga-kdrt-perempuan-e-thumb-59e62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3010-stain-madina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13121-islamic-circle.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56570-makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permai</link>
	<guid isPermaLink="false">3cd5ffb2518e6bc69cef182cdb5e5a74</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ martha malau ]]></category>
	<category><![CDATA[ jati rw 001 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal jts ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[001,jati,jts,jurnal,malau,martha,rw]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh variasi teknik bowing terhadap ekspresi makna spiritual dalam lagu Pie Jesu. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara ekspresi emosional dalam versi vokal dan instrumen lagu ini. Penelitian juga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh variasi teknik bowing terhadap ekspresi makna spiritual dalam lagu Pie Jesu. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara ekspresi emosional dalam versi vokal dan instrumen lagu ini. Penelitian juga bisa mengeksplorasi bagaimana dinamika permainan biola memengaruhi kesan spiritual yang ingin disampaikan oleh komposer. Hal ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang adaptasi musik liturgi ke bentuk instrumen. Peneliti juga dapat mengevaluasi efektivitas teknik legato dan articulation dalam menyampaikan pesan keagamaan melalui instrumen biola. Dengan demikian, akan tercipta pemahaman yang lebih utuh tentang peran musik instrumen dalam memperkuat pesan teologis lagu.. Berdasarkan hasil analisis data, lagu yang sama namun bentuk penyampaiannya berbeda.Perbedaan utama antara musik vokal dan instrumen biola adalah ketiadaan lirik dalam musik instrumental dan perbedaan teknis permainan biola dibandingkan vokal.Analisis konteks lagu dan syair sebelum diinterpretasikan ke dalam musik instrumental diperlukan untuk memastikan makna lagu Pie Jesu tentang Requiem tetap tersampaikan meskipun tanpa lirik verbal Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti mengenai analisis teknik permainan biola pada lagu Pie Jesu karya Andrew Llyod Webber. Teknik permainan biola yang umumnya menerapkan teknik permainan biola secara umum dengan memahami partitur asli dari versi vokal lagu yang diinterpretasikan menjadi teknik permainan biola, hal ini memudahkan analisis teknik permainan biola termasuk bowing, ekspresi, dinamika, dan articulation. Diperlukan interpretasi mendalam dalam mengubah musik vokal menjadi musik instrumen agar makna yang terkandung dalam lagu tetap tersampaikan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" alt="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" alt="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-cb3cf.webp" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-cb3cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-cb3cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-cb3cf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" alt="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56570-makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permai" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" target="_blank">Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh variasi teknik bowing terhadap ekspresi makna spiritual dalam lagu Pie Jesu. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara ekspresi emosional dalam versi vokal dan instrumen lagu ini. Penelitian juga bisa mengeksplorasi bagaimana dinamika permainan biola memengaruhi kesan spiritual yang ingin disampaikan oleh komposer. Hal ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang adaptasi musik liturgi ke bentuk instrumen. Peneliti juga dapat mengevaluasi efektivitas teknik legato dan articulation dalam menyampaikan pesan keagamaan melalui instrumen biola. Dengan demikian, akan tercipta pemahaman yang lebih utuh tentang peran musik instrumen dalam memperkuat pesan teologis lagu..
<br>Berdasarkan hasil analisis data, lagu yang sama namun bentuk penyampaiannya berbeda.Perbedaan utama antara musik vokal dan instrumen biola adalah ketiadaan lirik dalam musik instrumental dan perbedaan teknis permainan biola dibandingkan vokal.Analisis konteks lagu dan syair sebelum diinterpretasikan ke dalam musik instrumental diperlukan untuk memastikan makna lagu Pie Jesu tentang Requiem tetap tersampaikan meskipun tanpa lirik verbal
<br>Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti mengenai analisis teknik permainan biola pada lagu Pie Jesu karya Andrew Llyod Webber. Teknik permainan biola yang umumnya menerapkan teknik permainan biola secara umum dengan memahami partitur asli dari versi vokal lagu yang diinterpretasikan menjadi teknik permainan biola, hal ini memudahkan analisis teknik permainan biola termasuk bowing, ekspresi, dinamika, dan articulation. Diperlukan interpretasi mendalam dalam mengubah musik vokal menjadi musik instrumen agar makna yang terkandung dalam lagu tetap tersampaikan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp" type="image/webp" length="139128" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-cb3cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3470-sttkao.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14004-jurnal-theological-students-jurnal-teologi-jurnal-pendidika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56575-orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-li</link>
	<guid isPermaLink="false">49ca448205a744dade3a46fa25e1391e</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ niswan saleh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main,niswan,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intervensi kurikulum berbasis GIS dengan desain eksperimental berkelompok kontrol untuk mengetahui peningkatan kemampuan orientasi spasial secara langsung; selanjutnya, perlu dilakukan studi multivariat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intervensi kurikulum berbasis GIS dengan desain eksperimental berkelompok kontrol untuk mengetahui peningkatan kemampuan orientasi spasial secara langsung; selanjutnya, perlu dilakukan studi multivariat yang melibatkan variabel mediator dan moderator seperti kemampuan visualAcspasial, motivasi belajar, dan pengalaman penggunaan teknologi geospasial guna memahami mekanisme hubungan literasi geospasial dan orientasi spasial pada mahasiswa di beberapa universitas; terakhir, sebuah penelitian longitudinal dapat dirancang untuk memantau perkembangan literasi geospasial dan orientasi spasial selama periode studi akademik, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang serta kontribusinya terhadap prestasi akademik dalam pendidikan geografi.. Penelitian ini menemukan bahwa literasi geospasial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa, dengan koefisien regresi 0,954 dan RA 0,636 yang menjelaskan 63,6% variasi kemampuan spasial.Instrumen yang digunakan terbukti valid dan reliabel, serta data memenuhi asumsi normalitas dan linearitas, sehingga hasil regresi dapat dipertanggungjawabkan.Oleh karena itu, perlu terus menguatkan literasi geospasial melalui pembelajaran berbasis peta, SIG, penginderaan jauh, dan WebAcGIS untuk meningkatkan kompetensi spasial mahasiswa geografi di era digital Perkembangan teknologi geospasial pada era digital menuntut mahasiswa pendidikan geografi memiliki kemampuan memahami dan memanfaatkan informasi keruangan secara tepat. Salah satu kompetensi penting adalah literasi geospasial yang diduga berpengaruh terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi geospasial terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, desain eksplanatori, dan desain asosiatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" alt="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-e177a.webp" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-e177a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-e177a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-e177a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" alt="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-dff15.webp" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-dff15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-dff15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-dff15.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" alt="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56575-orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-li" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" target="_blank">Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intervensi kurikulum berbasis GIS dengan desain eksperimental berkelompok kontrol untuk mengetahui peningkatan kemampuan orientasi spasial secara langsung; selanjutnya, perlu dilakukan studi multivariat yang melibatkan variabel mediator dan moderator seperti kemampuan visualAcspasial, motivasi belajar, dan pengalaman penggunaan teknologi geospasial guna memahami mekanisme hubungan literasi geospasial dan orientasi spasial pada mahasiswa di beberapa universitas; terakhir, sebuah penelitian longitudinal dapat dirancang untuk memantau perkembangan literasi geospasial dan orientasi spasial selama periode studi akademik, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang serta kontribusinya terhadap prestasi akademik dalam pendidikan geografi..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa literasi geospasial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa, dengan koefisien regresi 0,954 dan RA 0,636 yang menjelaskan 63,6% variasi kemampuan spasial.Instrumen yang digunakan terbukti valid dan reliabel, serta data memenuhi asumsi normalitas dan linearitas, sehingga hasil regresi dapat dipertanggungjawabkan.Oleh karena itu, perlu terus menguatkan literasi geospasial melalui pembelajaran berbasis peta, SIG, penginderaan jauh, dan WebAcGIS untuk meningkatkan kompetensi spasial mahasiswa geografi di era digital
<br>Perkembangan teknologi geospasial pada era digital menuntut mahasiswa pendidikan geografi memiliki kemampuan memahami dan memanfaatkan informasi keruangan secara tepat. Salah satu kompetensi penting adalah literasi geospasial yang diduga berpengaruh terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi geospasial terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, desain eksplanatori, dan desain asosiatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp" type="image/webp" length="99356" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-e177a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-dff15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2553-gumpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10968-eduversity-journal-future-interdisciplinary-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemahaman Karunia Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemahaman Karunia Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemahaman Karunia Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56566-sembilan-karunia-roh-kudus</link>
	<guid isPermaLink="false">c1c0d3361aeea27655cc1ee05bcdaabd</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ martha malau ]]></category>
	<category><![CDATA[ jati rw 001 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal jts ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[001,jati,jts,jurnal,malau,martha,rw]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemahaman karunia-karunia Roh Kudus dan kualitas kerohanian jemaat di gereja-gereja yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman karunia-karunia ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemahaman karunia-karunia Roh Kudus dan kualitas kerohanian jemaat di gereja-gereja yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman karunia-karunia Roh Kudus, seperti pendidikan teologi atau pelatihan khusus. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melihat perkembangan kualitas kerohanian jemaat seiring dengan peningkatan pemahaman karunia-karunia Roh Kudus.. Pemimpin gereja telah berhasil meningkatkan pemahaman jemaat tentang karunia-karunia Roh Kudus, yang mencapai angka 88% dan masuk dalam kategori sangat baik.Meskipun kualitas kerohanian jemaat juga baik, yaitu 69%, pemimpin gereja perlu terus memaksimalkan kualitas kerohanian jemaat dengan mendorong hubungan pribadi dengan Tuhan dan membantu jemaat mengidentifikasi dan mengembangkan karunia yang mereka miliki.Karunia-karunia Roh Kudus adalah faktor dominan yang mempengaruhi kualitas kerohanian jemaat Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari seberapa jauh pemahaman jemaat tentang karunia-karunia Roh Kudus, tingkat kualitas kerohanian jemaat, dan pengaruh pemahaman karunia-karunia Roh Kudus terhadap kualitas kerohanian. Setelah melakukan penelitian secara menyeluruh, ditemukan bahwa pemahaman jemaat mencapai nilai 88% dalam kategori sangat baik, kualitas kerohanian jemaat sebesar 69% dalam kategori baik, dan pengaruh pemahaman karunia-karunia Roh Kudus terhadap kualitas kerohanian jemaat memiliki nilai kuat sebesar 0.742. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" alt="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-b50d6.webp" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-b50d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-b50d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-b50d6.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" alt="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" alt="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56566-sembilan-karunia-roh-kudus" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" target="_blank">Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemahaman karunia-karunia Roh Kudus dan kualitas kerohanian jemaat di gereja-gereja yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman karunia-karunia Roh Kudus, seperti pendidikan teologi atau pelatihan khusus. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melihat perkembangan kualitas kerohanian jemaat seiring dengan peningkatan pemahaman karunia-karunia Roh Kudus..
<br>Pemimpin gereja telah berhasil meningkatkan pemahaman jemaat tentang karunia-karunia Roh Kudus, yang mencapai angka 88% dan masuk dalam kategori sangat baik.Meskipun kualitas kerohanian jemaat juga baik, yaitu 69%, pemimpin gereja perlu terus memaksimalkan kualitas kerohanian jemaat dengan mendorong hubungan pribadi dengan Tuhan dan membantu jemaat mengidentifikasi dan mengembangkan karunia yang mereka miliki.Karunia-karunia Roh Kudus adalah faktor dominan yang mempengaruhi kualitas kerohanian jemaat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari seberapa jauh pemahaman jemaat tentang karunia-karunia Roh Kudus, tingkat kualitas kerohanian jemaat, dan pengaruh pemahaman karunia-karunia Roh Kudus terhadap kualitas kerohanian. Setelah melakukan penelitian secara menyeluruh, ditemukan bahwa pemahaman jemaat mencapai nilai 88% dalam kategori sangat baik, kualitas kerohanian jemaat sebesar 69% dalam kategori baik, dan pengaruh pemahaman karunia-karunia Roh Kudus terhadap kualitas kerohanian jemaat memiliki nilai kuat sebesar 0.742.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp" type="image/webp" length="99206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-b50d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3470-sttkao.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14004-jurnal-theological-students-jurnal-teologi-jurnal-pendidika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56569-project-based-learning-model-projec</link>
	<guid isPermaLink="false">66267a53807225673bedfe35dccdf7ea</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ martha malau ]]></category>
	<category><![CDATA[ jati rw 001 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal jts ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[001,jati,jts,jurnal,malau,martha,rw]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas model pembelajaran project based learning, guru perlu menentukan tujuan pembelajaran dengan jelas. Misalnya, apakah tujuan penerapan model ini adalah untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran atau untuk memudahkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen: Untuk meningkatkan efektivitas model pembelajaran project based learning, guru perlu menentukan tujuan pembelajaran dengan jelas. Misalnya, apakah tujuan penerapan model ini adalah untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran atau untuk memudahkan siswa dalam belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Selain itu, siswa diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar dan melakukan pembelajaran dengan maksimal, sehingga dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif dalam menerapkan model project based learning di kelas, serta mengeksplorasi cara-cara untuk melibatkan semua siswa dalam kerja kelompok secara optimal.. Setelah melakukan penelitian terhadap project based learning pada mata pelajaran agama Kristen di kelas X-XII SMK Negeri 3 Lahewa, diperoleh nilai 53,29 yang masuk dalam kategori sedang (41-60).Siswa dalam menjalankan pembelajaran project based learning di sekolah tersebut berada dalam kategori sedang.Model pembelajaran project based learning adalah salah satu model pembelajaran yang membuat siswa aktif dan mandiri dalam pembelajaran di dalam kelas Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat implementasi model pembelajaran berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran agama Kristen untuk siswa kelas X-XII SMK Negeri 3 Lahewa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi model pembelajaran berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran agama Kristen untuk siswa kelas XXII SMK Negeri 3 Lahewa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini karena nilai hipotesis (AA0) 60% atau sama dengan 51, tidak sama dengan nilai skor empiris atau lebih kecil, yaitu 45,29. Variabel tingkat implementasi model pembelajaran berbasis Project Based Learning... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-a6f83.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-a6f83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-a6f83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-a6f83.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" alt="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" alt="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" alt="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56569-project-based-learning-model-projec" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" target="_blank">Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen</a>: Untuk meningkatkan efektivitas model pembelajaran project based learning, guru perlu menentukan tujuan pembelajaran dengan jelas. Misalnya, apakah tujuan penerapan model ini adalah untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran atau untuk memudahkan siswa dalam belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Selain itu, siswa diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar dan melakukan pembelajaran dengan maksimal, sehingga dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif dalam menerapkan model project based learning di kelas, serta mengeksplorasi cara-cara untuk melibatkan semua siswa dalam kerja kelompok secara optimal..
<br>Setelah melakukan penelitian terhadap project based learning pada mata pelajaran agama Kristen di kelas X-XII SMK Negeri 3 Lahewa, diperoleh nilai 53,29 yang masuk dalam kategori sedang (41-60).Siswa dalam menjalankan pembelajaran project based learning di sekolah tersebut berada dalam kategori sedang.Model pembelajaran project based learning adalah salah satu model pembelajaran yang membuat siswa aktif dan mandiri dalam pembelajaran di dalam kelas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat implementasi model pembelajaran berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran agama Kristen untuk siswa kelas X-XII SMK Negeri 3 Lahewa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi model pembelajaran berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran agama Kristen untuk siswa kelas XXII SMK Negeri 3 Lahewa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini karena nilai hipotesis (AA0) 60% atau sama dengan 51, tidak sama dengan nilai skor empiris atau lebih kecil, yaitu 45,29. Variabel tingkat implementasi model pembelajaran berbasis Project Based Learning...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp" type="image/webp" length="180384" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-a6f83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3470-sttkao.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14004-jurnal-theological-students-jurnal-teologi-jurnal-pendidika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56576-mahasiswa-program-loyalitas-maha</link>
	<guid isPermaLink="false">c21ec7fabf2ecb0fbfe253ec205ab9ec</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ niswan saleh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main,niswan,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang melibatkan responden dari berbagai latar belakang pendidikan dan usia untuk melihat apakah pengaruh intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online terhadap perilaku keruangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang melibatkan responden dari berbagai latar belakang pendidikan dan usia untuk melihat apakah pengaruh intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online terhadap perilaku keruangan mahasiswa berlaku secara umum atau hanya terbatas pada mahasiswa pendidikan geografi. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan memasukkan variabel-variabel lain yang juga berpotensi memengaruhi perilaku keruangan mahasiswa, seperti pengalaman mobilitas, kemampuan kognitif spasial, dan pengalaman belajar. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang membentuk perilaku keruangan mahasiswa di era digital.. Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keruangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi.Hasil tersebut mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas mahasiswa dalam memanfaatkan informasi spasial yang terdapat dalam game online, maka semakin baik pula perilaku keruangan yang ditunjukkan.Intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online memberikan kontribusi sebesar 28,8% terhadap variasi perilaku keruangan mahasiswa, sedangkan 71,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan virtual dalam game online tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga dapat menjadi sumber pengalaman spasial yang berkontribusi terhadap pembentukan perilaku keruangan mahasiswa Perkembangan game online telah menghadirkan lingkungan virtual yang kaya akan informasi spasial dan berpotensi memengaruhi perilaku keruangan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online terhadap perilaku keruangan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keruangan mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-aaa5f.webp" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-aaa5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-aaa5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-aaa5f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56576-mahasiswa-program-loyalitas-maha" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" target="_blank">Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang melibatkan responden dari berbagai latar belakang pendidikan dan usia untuk melihat apakah pengaruh intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online terhadap perilaku keruangan mahasiswa berlaku secara umum atau hanya terbatas pada mahasiswa pendidikan geografi. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan memasukkan variabel-variabel lain yang juga berpotensi memengaruhi perilaku keruangan mahasiswa, seperti pengalaman mobilitas, kemampuan kognitif spasial, dan pengalaman belajar. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang membentuk perilaku keruangan mahasiswa di era digital..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keruangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi.Hasil tersebut mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas mahasiswa dalam memanfaatkan informasi spasial yang terdapat dalam game online, maka semakin baik pula perilaku keruangan yang ditunjukkan.Intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online memberikan kontribusi sebesar 28,8% terhadap variasi perilaku keruangan mahasiswa, sedangkan 71,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan virtual dalam game online tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga dapat menjadi sumber pengalaman spasial yang berkontribusi terhadap pembentukan perilaku keruangan mahasiswa
<br>Perkembangan game online telah menghadirkan lingkungan virtual yang kaya akan informasi spasial dan berpotensi memengaruhi perilaku keruangan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online terhadap perilaku keruangan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keruangan mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp" type="image/webp" length="112892" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-aaa5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2553-gumpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10968-eduversity-journal-future-interdisciplinary-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy Dense Food Intake among Adolescents ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy Dense Food Intake among Adolescents ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy Dense Food Intake among Adolescents ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56582-studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak</link>
	<guid isPermaLink="false">66290ef7c46992edd92fa91ddcccb7f6</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 23:27:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ back top ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,top]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran norma deskriptif dalam mempromosikan perilaku makan sehat di kalangan remaja Indonesia. Studi longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran norma deskriptif dalam mempromosikan perilaku makan sehat di kalangan remaja Indonesia. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana norma deskriptif mempengaruhi niat dan perilaku makan sehat remaja dalam jangka panjang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk melibatkan pemimpin sebaya sebagai model peran dalam mendorong kebiasaan makan yang lebih sehat. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki tekanan normatif dari orang tua terhadap niat dan perilaku makan remaja. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana pengaruh orang tua dapat mempengaruhi niat dan perilaku makan remaja, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang kolektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan dan menguji intervensi berbasis teori perilaku yang direncanakan (TPB) yang disesuaikan dengan konteks budaya Indonesia. Studi ini dapat membantu meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan dan gizi di kalangan remaja Indonesia.. Temuan penelitian ini mendukung konstruk TPB yang ditemukan dapat memprediksi faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku.Temuan ini menunjukkan bahwa TPB dapat digunakan untuk memprediksi niat untuk makan makanan padat energi.Niat untuk makan makanan padat energi diprediksi dengan baik oleh sikap, norma injunktif, dan PBC.Temuan ini sejalan dengan studi sebelumnya dalam literatur ini (Ajzen, 2011, Zoellner et al.Kothe & Mullan, 2015), bahwa tiga penentu (sikap terhadap perilaku, norma subyektif, dan PBC) adalah prediktor niat perilaku.Dalam investigasi niat makan remaja, sikap adalah prediktor terkuat dari niat untuk makan makanan padat energi.Temuan ini konsisten dengan studi sebelumnya di antara remaja perkotaan di Asia (Patcheep, 2015).Norma subyektif dan kontrol perilaku yang dirasakan juga berkontribusi dalam memprediksi niat remaja untuk mengonsumsi makanan padat energi.Pengukuran normatif yang digunakan dalam studi ini menunjukkan prediksi diferensial dari niat.Norma injunktif dan deskriptif adalah prediktor signifikan dari niat untuk mengonsumsi makanan padat energi.Dampak norma injunktif dan deskriptif pada niat dalam TPB mendukung penelitian lain (Conner & McMillan, 1999.McMillan & Conner, 2003) yang menunjukkan pentingnya orang lain yang dirasakan makan makanan padat energi.Studi ini juga membandingkan efek prediktif norma injunktif dan deskriptif.Hasil menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara norma injunktif dan deskriptif.Norma deskriptif lebih penting menjelaskan niat daripada norma injunktif.Hasil ini tidak sejalan dengan hipotesis kami (hipotesis 2), tetapi konsisten dengan studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa individu makan lebih banyak ketika teman makan mereka makan lebih banyak dan makan lebih sedikit ketika teman makan mereka makan lebih sedikit (misalnya Pedersen et al.Temuan ini juga konsisten dengan studi lain yang menunjukkan bahwa norma deskriptif berkontribusi pada prediksi niat secara independen dari norma injunktif (Smith & Louis, 2008.Meskipun Indonesia memiliki budaya kolektif yang cenderung mencetak skor lebih tinggi pada sensitivitas terhadap "apa yang dipikirkan orang lain adalah baik atau buruk" (Chen & Hong, 2015., 2015), dalam studi ini, norma deskriptif lebih memprediksi niat remaja untuk mengonsumsi makanan padat energi daripada norma injunktif.Hal ini mungkin terkait dengan fakta bahwa peserta kami adalah remaja, tahap perkembangan di mana penciptaan dan pemeliharaan citra sosial positif menjadi prioritas (Erikson, 1968).Konsisten dengan penelitian sebelumnya, perilaku makan remaja sering selaras dengan perilaku teman sebaya mereka (de la Haye et al., 2011), karena mereka berusaha untuk mendapatkan penerimaan dan cocok dengan mengikuti perilaku teman sebaya (Stok et al.Temuan saat ini, oleh karena itu, menekankan pentingnya mempertimbangkan norma deskriptif dalam promosi perilaku makan sehat Penelitian ini menguji model Teori Perilaku Rencana (TPB) yang diperluas, termasuk efek interaksi antara penentu TPB (yaitu sikap, norma subyektif/norma injunktif, kontrol perilaku yang dirasakan (PBC), dan niat), serta variabel tambahan (norma deskriptif) di antara remaja Indonesia. Studi lintas-seksional dilakukan di antara 411 remaja (Mage = 12,02 tahun, SD = 0,45, 53,3% laki-laki) dari lima sekolah swasta di daerah perkotaan dan suburban Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disesuaikan. Regresi Linier Berganda digunakan untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp 1x" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" alt="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61f8e.webp" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61f8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61f8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61f8e.webp 1x" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" alt="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp 1x" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" alt="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56582-studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" target="_blank">Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran norma deskriptif dalam mempromosikan perilaku makan sehat di kalangan remaja Indonesia. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana norma deskriptif mempengaruhi niat dan perilaku makan sehat remaja dalam jangka panjang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk melibatkan pemimpin sebaya sebagai model peran dalam mendorong kebiasaan makan yang lebih sehat. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki tekanan normatif dari orang tua terhadap niat dan perilaku makan remaja. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana pengaruh orang tua dapat mempengaruhi niat dan perilaku makan remaja, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang kolektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan dan menguji intervensi berbasis teori perilaku yang direncanakan (TPB) yang disesuaikan dengan konteks budaya Indonesia. Studi ini dapat membantu meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan dan gizi di kalangan remaja Indonesia..
<br>Temuan penelitian ini mendukung konstruk TPB yang ditemukan dapat memprediksi faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku.Temuan ini menunjukkan bahwa TPB dapat digunakan untuk memprediksi niat untuk makan makanan padat energi.Niat untuk makan makanan padat energi diprediksi dengan baik oleh sikap, norma injunktif, dan PBC.Temuan ini sejalan dengan studi sebelumnya dalam literatur ini (Ajzen, 2011, Zoellner et al.Kothe & Mullan, 2015), bahwa tiga penentu (sikap terhadap perilaku, norma subyektif, dan PBC) adalah prediktor niat perilaku.Dalam investigasi niat makan remaja, sikap adalah prediktor terkuat dari niat untuk makan makanan padat energi.Temuan ini konsisten dengan studi sebelumnya di antara remaja perkotaan di Asia (Patcheep, 2015).Norma subyektif dan kontrol perilaku yang dirasakan juga berkontribusi dalam memprediksi niat remaja untuk mengonsumsi makanan padat energi.Pengukuran normatif yang digunakan dalam studi ini menunjukkan prediksi diferensial dari niat.Norma injunktif dan deskriptif adalah prediktor signifikan dari niat untuk mengonsumsi makanan padat energi.Dampak norma injunktif dan deskriptif pada niat dalam TPB mendukung penelitian lain (Conner & McMillan, 1999.McMillan & Conner, 2003) yang menunjukkan pentingnya orang lain yang dirasakan makan makanan padat energi.Studi ini juga membandingkan efek prediktif norma injunktif dan deskriptif.Hasil menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara norma injunktif dan deskriptif.Norma deskriptif lebih penting menjelaskan niat daripada norma injunktif.Hasil ini tidak sejalan dengan hipotesis kami (hipotesis 2), tetapi konsisten dengan studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa individu makan lebih banyak ketika teman makan mereka makan lebih banyak dan makan lebih sedikit ketika teman makan mereka makan lebih sedikit (misalnya Pedersen et al.Temuan ini juga konsisten dengan studi lain yang menunjukkan bahwa norma deskriptif berkontribusi pada prediksi niat secara independen dari norma injunktif (Smith & Louis, 2008.Meskipun Indonesia memiliki budaya kolektif yang cenderung mencetak skor lebih tinggi pada sensitivitas terhadap "apa yang dipikirkan orang lain adalah baik atau buruk" (Chen & Hong, 2015., 2015), dalam studi ini, norma deskriptif lebih memprediksi niat remaja untuk mengonsumsi makanan padat energi daripada norma injunktif.Hal ini mungkin terkait dengan fakta bahwa peserta kami adalah remaja, tahap perkembangan di mana penciptaan dan pemeliharaan citra sosial positif menjadi prioritas (Erikson, 1968).Konsisten dengan penelitian sebelumnya, perilaku makan remaja sering selaras dengan perilaku teman sebaya mereka (de la Haye et al., 2011), karena mereka berusaha untuk mendapatkan penerimaan dan cocok dengan mengikuti perilaku teman sebaya (Stok et al.Temuan saat ini, oleh karena itu, menekankan pentingnya mempertimbangkan norma deskriptif dalam promosi perilaku makan sehat
<br>Penelitian ini menguji model Teori Perilaku Rencana (TPB) yang diperluas, termasuk efek interaksi antara penentu TPB (yaitu sikap, norma subyektif/norma injunktif, kontrol perilaku yang dirasakan (PBC), dan niat), serta variabel tambahan (norma deskriptif) di antara remaja Indonesia. Studi lintas-seksional dilakukan di antara 411 remaja (Mage = 12,02 tahun, SD = 0,45, 53,3% laki-laki) dari lima sekolah swasta di daerah perkotaan dan suburban Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disesuaikan. Regresi Linier Berganda digunakan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp" type="image/webp" length="136980" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61f8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-803-ukinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17132-nusantara-journal-behavioral-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 26 Jul 2026 10:24:41 +0700. 12 items. Served in: 4.12 seconds [rss] -->
