<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.308-20aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.308-20aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 20 Aug 2026 15:51:52 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 15:51:52 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-20T15:51:52+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59608-norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga</link>
	<guid isPermaLink="false">d76e73755a1cc9428d2ea13d3e4fa7fb</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 15:23:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang penerapan hukum keluarga Islam di berbagai negara dengan fokus pada bagaimana negara-negara tersebut menyeimbangkan antara komitmen terhadap prinsip-prinsip ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang penerapan hukum keluarga Islam di berbagai negara dengan fokus pada bagaimana negara-negara tersebut menyeimbangkan antara komitmen terhadap prinsip-prinsip Islam dan kewajiban mereka terhadap perjanjian HAM internasional. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara konkret untuk mengharmonisasikan prinsip-prinsip HAM dalam konteks lokal, dengan mempertimbangkan dinamika sosial-politik dan interpretasi lokal. Studi ini juga dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi hukum keluarga Islam yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat mendorong perubahan positif.. Integrasi hak asasi manusia (HAM) dalam hukum keluarga Islam sangat penting untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan semua anggota keluarga.Meskipun hukum keluarga Islam berdasarkan Al-Quran dan Hadis telah mengajarkan prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan, penerapannya sering kali bervariasi tergantung pada konteks budaya dan sosial.Negara-negara Muslim yang telah mengambil langkah-langkah untuk menyesuaikan hukum keluarga mereka dengan standar HAM internasional menunjukkan bahwa hukum keluarga Islam dapat berkembang dan beradaptasi dengan nilai-nilai universal HAM.Namun, tantangan masih ada dalam mengatasi beberapa ketentuan tradisional yang masih menjadi perdebatan.Oleh karena itu, dialog yang berkelanjutan antara ulama, akademisi, dan pembuat kebijakan diperlukan untuk menemukan solusi yang menghormati prinsip-prinsip Islam sekaligus memenuhi standar HAM.Harmonisasi antara hukum keluarga Islam dan prinsip-prinsip HAM merupakan proses yang kompleks dan memerlukan perubahan dalam pemahaman serta penerimaan masyarakat.Tantangan utama berasal dari perbedaan interpretasi antara hukum syariah tradisional dan norma-norma HAM modern, serta resistensi dari kelompok konservatif terhadap reformasi hukum yang sesuai dengan HAM.Meskipun demikian, ada peluang besar untuk menciptakan sinergi melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran masyarakat, serta partisipasi perempuan dalam legislasi dan pengambilan keputusan.Dukungan dari organisasi internasional dan kerjasama antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat sipil juga penting untuk mendorong perubahan yang lebih cepat dan efektif.Dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis dialog, harmonisasi ini dapat tercapai, menciptakan sistem hukum yang lebih adil dan berkeadilan bagi semua anggota keluarga Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hak asasi manusia (HAM) diintegrasikan dalam hukum keluarga Islam dan sejauh mana hukum ini memenuhi standar internasional HAM. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) bersifat kualitatif, dengan sumber data berupa buku, jurnal ilmiah, dokumen resmi, artikel, serta tesis dan disertasi yang relevan. Proses analisis meliputi pengumpulan, kategorisasi, dan analisis isi (content analysis) terhadap teks yang kemudian diinterpretasikan berdasarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" alt="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" alt="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-e9814.webp" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-e9814.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-e9814.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-e9814.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" alt="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59608-norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" target="_blank">Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang penerapan hukum keluarga Islam di berbagai negara dengan fokus pada bagaimana negara-negara tersebut menyeimbangkan antara komitmen terhadap prinsip-prinsip Islam dan kewajiban mereka terhadap perjanjian HAM internasional. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara konkret untuk mengharmonisasikan prinsip-prinsip HAM dalam konteks lokal, dengan mempertimbangkan dinamika sosial-politik dan interpretasi lokal. Studi ini juga dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi hukum keluarga Islam yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat mendorong perubahan positif..
<br>Integrasi hak asasi manusia (HAM) dalam hukum keluarga Islam sangat penting untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan semua anggota keluarga.Meskipun hukum keluarga Islam berdasarkan Al-Quran dan Hadis telah mengajarkan prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan, penerapannya sering kali bervariasi tergantung pada konteks budaya dan sosial.Negara-negara Muslim yang telah mengambil langkah-langkah untuk menyesuaikan hukum keluarga mereka dengan standar HAM internasional menunjukkan bahwa hukum keluarga Islam dapat berkembang dan beradaptasi dengan nilai-nilai universal HAM.Namun, tantangan masih ada dalam mengatasi beberapa ketentuan tradisional yang masih menjadi perdebatan.Oleh karena itu, dialog yang berkelanjutan antara ulama, akademisi, dan pembuat kebijakan diperlukan untuk menemukan solusi yang menghormati prinsip-prinsip Islam sekaligus memenuhi standar HAM.Harmonisasi antara hukum keluarga Islam dan prinsip-prinsip HAM merupakan proses yang kompleks dan memerlukan perubahan dalam pemahaman serta penerimaan masyarakat.Tantangan utama berasal dari perbedaan interpretasi antara hukum syariah tradisional dan norma-norma HAM modern, serta resistensi dari kelompok konservatif terhadap reformasi hukum yang sesuai dengan HAM.Meskipun demikian, ada peluang besar untuk menciptakan sinergi melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran masyarakat, serta partisipasi perempuan dalam legislasi dan pengambilan keputusan.Dukungan dari organisasi internasional dan kerjasama antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat sipil juga penting untuk mendorong perubahan yang lebih cepat dan efektif.Dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis dialog, harmonisasi ini dapat tercapai, menciptakan sistem hukum yang lebih adil dan berkeadilan bagi semua anggota keluarga
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hak asasi manusia (HAM) diintegrasikan dalam hukum keluarga Islam dan sejauh mana hukum ini memenuhi standar internasional HAM. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) bersifat kualitatif, dengan sumber data berupa buku, jurnal ilmiah, dokumen resmi, artikel, serta tesis dan disertasi yang relevan. Proses analisis meliputi pengumpulan, kategorisasi, dan analisis isi (content analysis) terhadap teks yang kemudian diinterpretasikan berdasarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp" type="image/webp" length="76962" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-e9814.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3011-jurnalfamilia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16153-familia-jurnal-hukum-keluarga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59605-sumber-daya-organisasi-non-profit-manaj</link>
	<guid isPermaLink="false">7a2db6d18f54ce6cdc8af9a87d8b4867</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 15:23:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ taman madiun ]]></category>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ full version ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[front,full,madiun,matter,taman,version]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas organisasi nirlaba, perlu ada penelitian lebih lanjut tentang bagaimana organisasi nirlaba dapat mengoptimalkan sumber daya dan dana yang mereka miliki untuk mencapai tujuan sosial mereka. Selain itu, penting juga untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit: Untuk meningkatkan efektivitas organisasi nirlaba, perlu ada penelitian lebih lanjut tentang bagaimana organisasi nirlaba dapat mengoptimalkan sumber daya dan dana yang mereka miliki untuk mencapai tujuan sosial mereka. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam pengelolaan organisasi nirlaba, terutama dalam hal perencanaan program dan implementasinya. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada bagaimana organisasi nirlaba dapat meningkatkan kolaborasi dan komunikasi antar departemen untuk mencapai tujuan bersama. Dengan demikian, organisasi nirlaba dapat menjadi lebih efisien dan efektif dalam mencapai misi sosial mereka.. Organisasi nirlaba memiliki fokus pada tujuan sosial, bukan untuk mendapatkan laba.Semua bantuan dana yang diperoleh digunakan atau di sumbangkan untuk mencapai tujuannya yaitu memenuhi biaya operasional.Organisasi nirlaba tidak menyalurkan pendapatan mereka kepada pemiliknya.Akan tetapi mereka menggunakan dana tersebut untuk sosial dan kepentingan bersama.Manajemen strategik sangat dibutuhkan oleh organisasi nirlaba untuk pengelolaan organisasi demi tercapainya tujuan organisasi tersebut.Pengelolaan organisasi supaya bisa dilaksanakan dengan terarah maka ada 3 tahapan yang dilalui yaitu.formulasi strategik untuk merencanakan program, implementasi strategik untuk melaksanakan program dan evaluasi strategik untuk mengawasi dan memperbaiki pelaksanaan program yang belum sesuai dengan tujuan yang diharapkan Organisasi nirlaba tidak menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya, karena uang yang diterima oleh organisasi nirlaba tersebut akan digunakan untuk membantu mendanai operasional organisasi sesuai tujuan dan sasaran organisasi dan disalurkan atau disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kasus yang terjadi dengan dompet dhu'afa dan masjid Ceng Hoo, kedua organisasi tersebut termasuk dalam organisasi nirlaba atau non profit yang memiliki kendala dalam memaksimalkan fungsi manajemen yaitu perencanaan program. Maka... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" alt="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" alt="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-267dd.webp" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-267dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-267dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-267dd.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" alt="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59605-sumber-daya-organisasi-non-profit-manaj" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" target="_blank">Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit</a>: Untuk meningkatkan efektivitas organisasi nirlaba, perlu ada penelitian lebih lanjut tentang bagaimana organisasi nirlaba dapat mengoptimalkan sumber daya dan dana yang mereka miliki untuk mencapai tujuan sosial mereka. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam pengelolaan organisasi nirlaba, terutama dalam hal perencanaan program dan implementasinya. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada bagaimana organisasi nirlaba dapat meningkatkan kolaborasi dan komunikasi antar departemen untuk mencapai tujuan bersama. Dengan demikian, organisasi nirlaba dapat menjadi lebih efisien dan efektif dalam mencapai misi sosial mereka..
<br>Organisasi nirlaba memiliki fokus pada tujuan sosial, bukan untuk mendapatkan laba.Semua bantuan dana yang diperoleh digunakan atau di sumbangkan untuk mencapai tujuannya yaitu memenuhi biaya operasional.Organisasi nirlaba tidak menyalurkan pendapatan mereka kepada pemiliknya.Akan tetapi mereka menggunakan dana tersebut untuk sosial dan kepentingan bersama.Manajemen strategik sangat dibutuhkan oleh organisasi nirlaba untuk pengelolaan organisasi demi tercapainya tujuan organisasi tersebut.Pengelolaan organisasi supaya bisa dilaksanakan dengan terarah maka ada 3 tahapan yang dilalui yaitu.formulasi strategik untuk merencanakan program, implementasi strategik untuk melaksanakan program dan evaluasi strategik untuk mengawasi dan memperbaiki pelaksanaan program yang belum sesuai dengan tujuan yang diharapkan
<br>Organisasi nirlaba tidak menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya, karena uang yang diterima oleh organisasi nirlaba tersebut akan digunakan untuk membantu mendanai operasional organisasi sesuai tujuan dan sasaran organisasi dan disalurkan atau disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kasus yang terjadi dengan dompet dhu'afa dan masjid Ceng Hoo, kedua organisasi tersebut termasuk dalam organisasi nirlaba atau non profit yang memiliki kendala dalam memaksimalkan fungsi manajemen yaitu perencanaan program. Maka...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp" type="image/webp" length="42592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-267dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2523-staimadiun.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10855-nuha-jurnal-kajian-islam-pendidikan-budaya-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kursus Calon Pengantin SUSCATIN Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kursus Calon Pengantin SUSCATIN Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kursus Calon Pengantin SUSCATIN Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59609-efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra</link>
	<guid isPermaLink="false">2ca6815a8f59c886dc1f956ece242485</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 15:23:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas regulasi yang mengatur program SUSCATIN, terutama dari aspek struktur, substansi, dan budaya hukum. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas regulasi yang mengatur program SUSCATIN, terutama dari aspek struktur, substansi, dan budaya hukum. Kedua, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya bimbingan perkawinan atau kursus calon pengantin, agar mereka memahami manfaatnya dalam membangun keluarga yang harmonis. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode penyampaian materi dalam kursus calon pengantin, seperti dialog, simulasi, dan studi kasus, agar peserta lebih memahami berbagai permasalahan dan menemukan solusi yang tepat.. Kesimpulan penelitian yakni keberadaan SUSCATIN seharusnya menjadi perhatian bagi kehidupan masyarakat terutama dalam membina keluarga sebelum menikah dan tidak ada lagi anggapan bahwa SUSCATIN hanya bermuatan nasehat secara umum Pemberian bimbingan dan pembinaan sebelum menikah kepada kedua calon pengantin bertujuan untuk membangun motivasi yang tepat, yang sangat penting untuk mempertahankan pernikahan. Tercatat sebanyak 3.759 jumlah perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kota Palu Kelas 1a sejak tahun 2019 hingga 2021, melihat fenomena tingginya angka perceraian tersebut menjadikan program SUSCATIN menjadi salah satu solusi dari pemerintah yang diamanatkan dalam regulasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Yuridis Empiris dengan pendekatan Sosiolojical dan perundang-undangan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelaksanaan kursus yang diselenggarakan melalui pemberian materi, narasumber, penjadwalan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-8f7f7.webp" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-8f7f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-8f7f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-8f7f7.webp 1x" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" alt="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-c7a8c.webp" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-c7a8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-c7a8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-c7a8c.webp 1x" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" alt="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp 1x" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" alt="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59609-efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" target="_blank">Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas regulasi yang mengatur program SUSCATIN, terutama dari aspek struktur, substansi, dan budaya hukum. Kedua, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya bimbingan perkawinan atau kursus calon pengantin, agar mereka memahami manfaatnya dalam membangun keluarga yang harmonis. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode penyampaian materi dalam kursus calon pengantin, seperti dialog, simulasi, dan studi kasus, agar peserta lebih memahami berbagai permasalahan dan menemukan solusi yang tepat..
<br>Kesimpulan penelitian yakni keberadaan SUSCATIN seharusnya menjadi perhatian bagi kehidupan masyarakat terutama dalam membina keluarga sebelum menikah dan tidak ada lagi anggapan bahwa SUSCATIN hanya bermuatan nasehat secara umum
<br>Pemberian bimbingan dan pembinaan sebelum menikah kepada kedua calon pengantin bertujuan untuk membangun motivasi yang tepat, yang sangat penting untuk mempertahankan pernikahan. Tercatat sebanyak 3.759 jumlah perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kota Palu Kelas 1a sejak tahun 2019 hingga 2021, melihat fenomena tingginya angka perceraian tersebut menjadikan program SUSCATIN menjadi salah satu solusi dari pemerintah yang diamanatkan dalam regulasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Yuridis Empiris dengan pendekatan Sosiolojical dan perundang-undangan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelaksanaan kursus yang diselenggarakan melalui pemberian materi, narasumber, penjadwalan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp" type="image/webp" length="53794" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-8f7f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-c7a8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3011-jurnalfamilia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16153-familia-jurnal-hukum-keluarga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59596-jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-masyarak</link>
	<guid isPermaLink="false">61961a6ec68bbe5cd452cd66a93808b4</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 15:23:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Edukasi tentang kebersihan dan higiene pribadi juga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri: Untuk mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Edukasi tentang kebersihan dan higiene pribadi juga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya praktik higienis. Selain itu, upaya untuk meningkatkan status gizi anak-anak di daerah tersebut juga dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi prevalensi diare. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi-intervensi ini dan mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian diare di masyarakat.. Penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi diare di Desa Hajimena adalah 5,9%.Meskipun angka ini lebih rendah dibandingkan dengan prevalensi diare nasional, namun diare masih menjadi masalah kesehatan yang perlu ditangani.Peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi, edukasi tentang kebersihan, dan peningkatan status gizi anak merupakan penting dalam upaya mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor risiko diare di masyarakat wilayah kerja Puskesmas Hajimena melalui survei Mawas Diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup informasi demografi, kondisi sanitasi, pola makan, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi diare di wilayah kerja Puskesmas Hajimena mencapai 15%. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi beberapa faktor risiko signifikan, termasuk rendahnya kualitas air minum, buruknya sanitasi, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang higiene pribadi. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" alt="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" alt="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" alt="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59596-jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-masyarak" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" target="_blank">Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri</a>: Untuk mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Edukasi tentang kebersihan dan higiene pribadi juga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya praktik higienis. Selain itu, upaya untuk meningkatkan status gizi anak-anak di daerah tersebut juga dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi prevalensi diare. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi-intervensi ini dan mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian diare di masyarakat..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi diare di Desa Hajimena adalah 5,9%.Meskipun angka ini lebih rendah dibandingkan dengan prevalensi diare nasional, namun diare masih menjadi masalah kesehatan yang perlu ditangani.Peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi, edukasi tentang kebersihan, dan peningkatan status gizi anak merupakan penting dalam upaya mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor risiko diare di masyarakat wilayah kerja Puskesmas Hajimena melalui survei Mawas Diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup informasi demografi, kondisi sanitasi, pola makan, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi diare di wilayah kerja Puskesmas Hajimena mencapai 15%. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi beberapa faktor risiko signifikan, termasuk rendahnya kualitas air minum, buruknya sanitasi, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang higiene pribadi. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" type="image/webp" length="66246" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Innovation Performance in the Era of Industry 4 0 and Open Innovation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Innovation Performance in the Era of Industry 4 0 and Open Innovation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Innovation Performance in the Era of Industry 4 0 and Open Innovation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59599-praktik-inovasi-produk-sumber-inov</link>
	<guid isPermaLink="false">52f916e95117bc68e09b02f8350cd06b</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 15:23:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki hubungan antara digitalisasi dan inovasi terbuka inbound ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation: Berdasarkan temuan dan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki hubungan antara digitalisasi dan inovasi terbuka inbound (OI) dalam jangka panjang. Studi longitudinal dapat membantu memahami bagaimana hubungan ini berkembang seiring waktu. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk menyelidiki inovasi non-teknologi, termasuk inovasi organisasi, pemasaran, dan model bisnis. Ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak digitalisasi dan OI pada berbagai aspek inovasi perusahaan. Ketiga, digitalisasi adalah konsep multidimensi, dan penelitian ini hanya mempertimbangkan AI dan BDA. Studi selanjutnya dapat menyelidiki teknologi digital lainnya, seperti komputasi awan, blockchain, dan aplikasi Internet of Things, serta interaksinya dengan berbagai bentuk OI, terutama praktik inovasi terpasang. Akhirnya, dengan kemajuan pesat teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan generatif, diperlukan bukti empiris yang lebih baru untuk memahami bagaimana kemampuan digital baru membentuk kinerja inovasi perusahaan.. Temuan penelitian ini memberikan beberapa wawasan penting tentang peran digitalisasi dalam konteks Industry 4.0 dalam membentuk aktivitas inovasi produk dan proses perusahaan, baik secara independen maupun dalam kombinasi dengan inovasi terbuka inbound (OI).Selain itu, analisis membandingkan perusahaan manufaktur dan jasa untuk menentukan apakah hubungan ini berbeda di antara sektor.Pertama, hasil menunjukkan bahwa luasnya pencarian pengetahuan eksternal secara konsisten meningkatkan probabilitas baik inovasi produk maupun proses.Perusahaan yang menarik pengetahuan dari berbagai sumber eksternal lebih mungkin terlibat dalam inovasi teknologi, terlepas dari apakah mereka beroperasi di sektor manufaktur atau jasa.Kecerdasan buatan (AI) secara positif mempengaruhi inovasi produk, terutama di perusahaan jasa, sedangkan analitik big data (BDA) menunjukkan efek yang lebih kuat pada inovasi proses di kedua sektor manufaktur dan jasa.Namun, hasil tidak mendukung harapan bahwa AI dan BDA memperkuat dampak positif OI inbound terhadap inovasi teknologi.Secara khusus, BDA tampaknya melemahkan pengaruh pencarian pengetahuan eksternal pada inovasi proses, menyarankan efek substitusi antara kemampuan analitik digital dan aktivitas pencarian pengetahuan yang luas Penelitian ini menyelidiki efek individual dan gabungan dari digitalisasi dan inovasi terbuka inbound (OI) terhadap inovasi teknologi, khususnya inovasi produk dan proses, di antara perusahaan Jerman. Digitalisasi diwakili oleh adopsi kecerdasan buatan (AI) dan analitik big data (BDA), sedangkan OI inbound diukur melalui luasnya pencarian pengetahuan eksternal. Analisis menggunakan data dari gelombang 2019 Panel Inovasi Mannheim, yang mencakup periode 2016-2018, dan menerapkan teknik ekonometrika untuk menyelidiki hubungan ini di kedua sektor manufaktur dan jasa. Temuan mengungkapkan efek heterogen dari digitalisasi terhadap hasil inovasi. AI ditemukan secara positif mempengaruhi inovasi produk, sedangkan BDA secara signifikan meningkatkan kemungkinan inovasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-10c02.webp" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-10c02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-10c02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-10c02.webp 1x" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" alt="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-e31a4.webp" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-e31a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-e31a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-e31a4.webp 1x" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" alt="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp 1x" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" alt="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59599-praktik-inovasi-produk-sumber-inov" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" target="_blank">Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation</a>: Berdasarkan temuan dan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki hubungan antara digitalisasi dan inovasi terbuka inbound (OI) dalam jangka panjang. Studi longitudinal dapat membantu memahami bagaimana hubungan ini berkembang seiring waktu. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk menyelidiki inovasi non-teknologi, termasuk inovasi organisasi, pemasaran, dan model bisnis. Ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak digitalisasi dan OI pada berbagai aspek inovasi perusahaan. Ketiga, digitalisasi adalah konsep multidimensi, dan penelitian ini hanya mempertimbangkan AI dan BDA. Studi selanjutnya dapat menyelidiki teknologi digital lainnya, seperti komputasi awan, blockchain, dan aplikasi Internet of Things, serta interaksinya dengan berbagai bentuk OI, terutama praktik inovasi terpasang. Akhirnya, dengan kemajuan pesat teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan generatif, diperlukan bukti empiris yang lebih baru untuk memahami bagaimana kemampuan digital baru membentuk kinerja inovasi perusahaan..
<br>Temuan penelitian ini memberikan beberapa wawasan penting tentang peran digitalisasi dalam konteks Industry 4.0 dalam membentuk aktivitas inovasi produk dan proses perusahaan, baik secara independen maupun dalam kombinasi dengan inovasi terbuka inbound (OI).Selain itu, analisis membandingkan perusahaan manufaktur dan jasa untuk menentukan apakah hubungan ini berbeda di antara sektor.Pertama, hasil menunjukkan bahwa luasnya pencarian pengetahuan eksternal secara konsisten meningkatkan probabilitas baik inovasi produk maupun proses.Perusahaan yang menarik pengetahuan dari berbagai sumber eksternal lebih mungkin terlibat dalam inovasi teknologi, terlepas dari apakah mereka beroperasi di sektor manufaktur atau jasa.Kecerdasan buatan (AI) secara positif mempengaruhi inovasi produk, terutama di perusahaan jasa, sedangkan analitik big data (BDA) menunjukkan efek yang lebih kuat pada inovasi proses di kedua sektor manufaktur dan jasa.Namun, hasil tidak mendukung harapan bahwa AI dan BDA memperkuat dampak positif OI inbound terhadap inovasi teknologi.Secara khusus, BDA tampaknya melemahkan pengaruh pencarian pengetahuan eksternal pada inovasi proses, menyarankan efek substitusi antara kemampuan analitik digital dan aktivitas pencarian pengetahuan yang luas
<br>Penelitian ini menyelidiki efek individual dan gabungan dari digitalisasi dan inovasi terbuka inbound (OI) terhadap inovasi teknologi, khususnya inovasi produk dan proses, di antara perusahaan Jerman. Digitalisasi diwakili oleh adopsi kecerdasan buatan (AI) dan analitik big data (BDA), sedangkan OI inbound diukur melalui luasnya pencarian pengetahuan eksternal. Analisis menggunakan data dari gelombang 2019 Panel Inovasi Mannheim, yang mencakup periode 2016-2018, dan menerapkan teknik ekonometrika untuk menyelidiki hubungan ini di kedua sektor manufaktur dan jasa. Temuan mengungkapkan efek heterogen dari digitalisasi terhadap hasil inovasi. AI ditemukan secara positif mempengaruhi inovasi produk, sedangkan BDA secara signifikan meningkatkan kemungkinan inovasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp" type="image/webp" length="167474" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-10c02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-e31a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2786-garudarisetid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11558-current-perspective-business-operations.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59616-kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembe</link>
	<guid isPermaLink="false">1cdbf1f86fcaeba266293c7cc5f50354</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 15:23:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara toko besi Mega Baja dengan toko besi lainnya di Tasikmalaya untuk menganalisis pengaruh kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian secara lebih luas. Selain itu, penelitian dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara toko besi Mega Baja dengan toko besi lainnya di Tasikmalaya untuk menganalisis pengaruh kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian secara lebih luas. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan kelengkapan produk dan menarik minat konsumen. Studi ini juga dapat menyelidiki faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian, seperti harga, kualitas produk, dan lokasi toko. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis bagi toko besi Mega Baja untuk meningkatkan strategi pemasaran dan mempertahankan kelangsungan bisnis jangka panjang.. Berdasarkan hasil penelitian, kelengkapan produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Toko Besi Mega Steel Tasikmalaya.Nilai sig untuk koefisien X kelengkapan produk adalah 0,012.Nilai sig ini lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 (0,012 < 0,05).Variabel X kelengkapan produk memiliki t hitung sebesar 2,558 dan t tabel sebesar 1,665.Dengan demikian, t hitung > t tabel, yaitu 2,558 > 1,665.Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak.Hasil koefisien korelasi adalah 0,255, yang dapat diinterpretasikan bahwa nilai R berada dalam interval 0,200 - 0,399, yang berarti memiliki hubungan yang rendah.Sedangkan koefisien determinasi yang menunjukkan pengaruh kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian di Toko Besi Mega Steel Tasikmalaya adalah 6,5%, yang berarti pengaruh kelengkapan produk sebesar 6,5%, sedangkan sisa 93,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran empiris tentang: 1) Kelengkapan produk di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya. 2) Keputusan pembelian di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya. 3) Pengaruh Kelengkapan Produk terhadap Keputusan Pembelian di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah 96 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Interpretasi penafsiran kelengkapan produk di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya dinilai baik. 2) Interpretasi penafsiran keputusan pembelian di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya dinilai sangat baik. 3) Kelengkapan Produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-0b783.webp" title="JURIS - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-0b783.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-0b783.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-0b783.webp 1x" title="JURIS - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing" alt="JURIS - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-85322.webp" title="JURIS - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-85322.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-85322.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-85322.webp 1x" title="JURIS - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing" alt="JURIS - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-943ab.webp" title="JURIS - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-943ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-943ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-943ab.webp 1x" title="JURIS - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing" alt="JURIS - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59616-kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembe" title="JURIS - Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing" target="_blank">Analyzing the Effect of Product Completeness in marketing</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara toko besi Mega Baja dengan toko besi lainnya di Tasikmalaya untuk menganalisis pengaruh kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian secara lebih luas. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan kelengkapan produk dan menarik minat konsumen. Studi ini juga dapat menyelidiki faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian, seperti harga, kualitas produk, dan lokasi toko. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis bagi toko besi Mega Baja untuk meningkatkan strategi pemasaran dan mempertahankan kelangsungan bisnis jangka panjang..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, kelengkapan produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Toko Besi Mega Steel Tasikmalaya.Nilai sig untuk koefisien X kelengkapan produk adalah 0,012.Nilai sig ini lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 (0,012 < 0,05).Variabel X kelengkapan produk memiliki t hitung sebesar 2,558 dan t tabel sebesar 1,665.Dengan demikian, t hitung > t tabel, yaitu 2,558 >  1,665.Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak.Hasil koefisien korelasi adalah 0,255, yang dapat diinterpretasikan bahwa nilai R berada dalam interval 0,200 - 0,399, yang berarti memiliki hubungan yang rendah.Sedangkan koefisien determinasi yang menunjukkan pengaruh kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian di Toko Besi Mega Steel Tasikmalaya adalah 6,5%, yang berarti pengaruh kelengkapan produk sebesar 6,5%, sedangkan sisa 93,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran empiris tentang: 1) Kelengkapan produk di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya. 2) Keputusan pembelian di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya. 3) Pengaruh Kelengkapan Produk terhadap Keputusan Pembelian di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah 96 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Interpretasi penafsiran kelengkapan produk di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya dinilai baik. 2) Interpretasi penafsiran keputusan pembelian di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya dinilai sangat baik. 3) Kelengkapan Produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Toko Besi Mega Baja Tasikmalaya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-943ab.webp" type="image/webp" length="68550" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-0b783.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-85322.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/kualitas-produk-kelengkapan-keputusan-pembelian-fa-thumb-943ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4358-unper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13335-jurnal-ekonomi-perjuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59604-perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritu</link>
	<guid isPermaLink="false">03357dbbf3efd5fb8bf495e94830338d</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 15:23:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ taman madiun ]]></category>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ full version ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[front,full,madiun,matter,taman,version]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara permainan tradisional Indonesia dengan permainan modern atau digital dalam hal nilai-nilai tasawwuf yang mereka ajarkan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana permainan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara permainan tradisional Indonesia dengan permainan modern atau digital dalam hal nilai-nilai tasawwuf yang mereka ajarkan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana permainan tradisional dapat menjadi alat yang efektif dalam mengajarkan tasawwuf kepada generasi muda, terutama dalam konteks pendidikan agama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut bagaimana permainan tradisional dapat digunakan sebagai media untuk melestarikan tradisi dan nilai-nilai budaya Indonesia, serta bagaimana permainan ini dapat membantu dalam pengembangan karakter dan spiritualitas individu. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana permainan tradisional dapat diintegrasikan dengan kurikulum pendidikan formal, terutama dalam konteks pendidikan agama, untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai tasawwuf.. Permainan digunakan secara luas oleh orang-orang, terutama anak-anak, untuk bersenang-senang dengan teman-teman mereka.Namun, jarang sekali orang mengambil pelajaran di balik permainan tersebut.Selain itu, permainan tradisional Indonesia sebagai warisan budaya kurang menarik bagi anak-anak saat ini.Oleh karena itu, perlu untuk mereinventasi makna setiap permainan untuk merefleksikan kebaikan kepada anak-anak sambil melestarikan tradisi Indonesia.Peran guru dan orang tua sangat diperlukan karena mereka tahu bagaimana menjelaskan kepada anak-anak.Permainan telah menjadi kontroversial di kalangan sarjana Islam karena dapat menjadi lalai.Namun, jika digunakan dengan bijaksana dan tidak melanggar syariah, maka permainan diperbolehkan.Dengan demikian, jika permainan dapat bermanfaat bagi pemain, permainan dapat menjadi sunnah, seperti berkuda dan menembak.Namun, jika permainan merugikan pemain, permainan dianggap haram.Berbeda dengan permainan lainnya, permainan tradisional Indonesia pada dasarnya memiliki nilai mulia daripada permainan digital di era kontemporer.Permainan tradisional Indonesia juga bermanfaat dalam mengajarkan tasawwuf kepada anak-anak, yang tidak terpisahkan dari permainan.Engklek dapat mengajarkan maqAmat atau tingkat seorang pemuja dan memenuhi hukum syariah.Congklak atau Dakon memiliki nilai dalam mengajarkan anak-anak menahan diri dari keinginan mereka.Sementara itu, petak umpat (bersembunyi dan mencari) mengajarkan kita untuk melakukan 'uzla dalam beberapa situasi dan bersembunyi dari orang-orang untuk sementara waktu untuk mengisi ulang spiritualitas dan hubungan kita dengan Tuhan Permainan seringkali hanya dipandang sebagai hiburan belaka dan mengabaikan pelajaran berharga yang dikandungnya. Namun permainan tradisional Indonesia mempunyai nilai-nilai luhur kebangsaan yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran agama. Meski demikian, di kalangan ulama, masih terjadi perdebatan mengenai diperbolehkannya bermain game. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif Islam terhadap permainan dan menunjukkan bagaimana permainan tradisional Indonesia dapat mengajarkan nilai-nilai tasawwuf, dimensi spiritual Islam. Dengan melakukan hal ini, dua pertanyaan kunci akan terjawab: (1) Apa sudut pandang Islam terhadap game? dan (2) Bagaimana permainan tradisional Indonesia dapat menjadi wadah pengajaran nilai-nilai Tasawwuf? Tulisan ini akan membandingkan berbagai pendapat mengenai permainan dari sudut pandang Islam dan menganalisis nilai-nilai Tasawwuf... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp 1x" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" alt="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp 1x" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" alt="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-65a34.webp" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-65a34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-65a34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-65a34.webp 1x" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" alt="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59604-perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritu" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" target="_blank">Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara permainan tradisional Indonesia dengan permainan modern atau digital dalam hal nilai-nilai tasawwuf yang mereka ajarkan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana permainan tradisional dapat menjadi alat yang efektif dalam mengajarkan tasawwuf kepada generasi muda, terutama dalam konteks pendidikan agama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut bagaimana permainan tradisional dapat digunakan sebagai media untuk melestarikan tradisi dan nilai-nilai budaya Indonesia, serta bagaimana permainan ini dapat membantu dalam pengembangan karakter dan spiritualitas individu. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana permainan tradisional dapat diintegrasikan dengan kurikulum pendidikan formal, terutama dalam konteks pendidikan agama, untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai tasawwuf..
<br>Permainan digunakan secara luas oleh orang-orang, terutama anak-anak, untuk bersenang-senang dengan teman-teman mereka.Namun, jarang sekali orang mengambil pelajaran di balik permainan tersebut.Selain itu, permainan tradisional Indonesia sebagai warisan budaya kurang menarik bagi anak-anak saat ini.Oleh karena itu, perlu untuk mereinventasi makna setiap permainan untuk merefleksikan kebaikan kepada anak-anak sambil melestarikan tradisi Indonesia.Peran guru dan orang tua sangat diperlukan karena mereka tahu bagaimana menjelaskan kepada anak-anak.Permainan telah menjadi kontroversial di kalangan sarjana Islam karena dapat menjadi lalai.Namun, jika digunakan dengan bijaksana dan tidak melanggar syariah, maka permainan diperbolehkan.Dengan demikian, jika permainan dapat bermanfaat bagi pemain, permainan dapat menjadi sunnah, seperti berkuda dan menembak.Namun, jika permainan merugikan pemain, permainan dianggap haram.Berbeda dengan permainan lainnya, permainan tradisional Indonesia pada dasarnya memiliki nilai mulia daripada permainan digital di era kontemporer.Permainan tradisional Indonesia juga bermanfaat dalam mengajarkan tasawwuf kepada anak-anak, yang tidak terpisahkan dari permainan.Engklek dapat mengajarkan maqAmat atau tingkat seorang pemuja dan memenuhi hukum syariah.Congklak atau Dakon memiliki nilai dalam mengajarkan anak-anak menahan diri dari keinginan mereka.Sementara itu, petak umpat (bersembunyi dan mencari) mengajarkan kita untuk melakukan 'uzla dalam beberapa situasi dan bersembunyi dari orang-orang untuk sementara waktu untuk mengisi ulang spiritualitas dan hubungan kita dengan Tuhan
<br>Permainan seringkali hanya dipandang sebagai hiburan belaka dan mengabaikan pelajaran berharga yang dikandungnya. Namun permainan tradisional Indonesia mempunyai nilai-nilai luhur kebangsaan yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran agama. Meski demikian, di kalangan ulama, masih terjadi perdebatan mengenai diperbolehkannya bermain game. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif Islam terhadap permainan dan menunjukkan bagaimana permainan tradisional Indonesia dapat mengajarkan nilai-nilai tasawwuf, dimensi spiritual Islam. Dengan melakukan hal ini, dua pertanyaan kunci akan terjawab: (1) Apa sudut pandang Islam terhadap game? dan (2) Bagaimana permainan tradisional Indonesia dapat menjadi wadah pengajaran nilai-nilai Tasawwuf? Tulisan ini akan membandingkan berbagai pendapat mengenai permainan dari sudut pandang Islam dan menganalisis nilai-nilai Tasawwuf...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp" type="image/webp" length="67574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-65a34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2523-staimadiun.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10855-nuha-jurnal-kajian-islam-pendidikan-budaya-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59606-analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa</link>
	<guid isPermaLink="false">9969d36f5380953292a20fe7cd429b41</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 15:23:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ taman madiun ]]></category>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ full version ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[front,full,madiun,matter,taman,version]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan belajar mengajar, guru harus memiliki dan menguasai perencanaan kegiatan belajar mengajar, melaksanakan kegiatan yang direncanakan dan melakukan penilaian terhadap hasil dari proses belajar mengajar. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran: Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan belajar mengajar, guru harus memiliki dan menguasai perencanaan kegiatan belajar mengajar, melaksanakan kegiatan yang direncanakan dan melakukan penilaian terhadap hasil dari proses belajar mengajar. Kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran merupakan faktor utama dalam mencapai tujuan pengajaran. Guru harus mampu menyusun instrumen tes maupun non tes, mampu membuat keputusan bagi posisi siswa-siswanya, apakah telah dicapai harapan penguasaannya secara optimal atau belum. Kemampuan guru dalam melakukan evaluasi merupakan kompetensi guru yang sangat penting. Evaluasi dipandang sebagai masukan yang diperoleh dari proses pembelajaran yang dapat dipergunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan berbagai komponen yang terdapat dalam suatu proses belajar mengajar. Dalam keadaan pengambilan keputusan proses pembelajaran, evaluasi sangat penting karena telah memberikan informasi mengenai keterlaksanaan proses belajar mengajar, sehingga dapat berfungsi sebagai pembantu dan pengontrol pelaksanaan proses belajar mengajar. Di samping itu, fungsi evaluasi proses adalah memberikan informasi tentang hasil yang dicapai, maupun kelemahan-kelemahan dan kebutuhan tehadap perbaikan program lebih lanjut yang selanjutnya informasi ini sebagai umpan balik (feedback) bagi guru dalam mengarahkan kembali penyimpangan-penyimpangan dalam pelaksanaan rencana dari rencana semula menuju tujuan yang akan dicapai.. Dalam keseluruhan proses pendidikan, secara garis besar evaluasi berfungsi untuk.Dalam evaluasi formatif, hasil dari evaluasi selanjutnya digunakan untuk memperbaiki cara belajar siswa.Mengetahui status akademis seseorang siswa dalam kelasnya.Mengetahui penguasaan, kekuatan dalam kelemahan seseorang siswa atas suatu unit pelajaran.Mengetahui efisiensi metode mengajar yang digunakan guru.Memberi laporan kepada siswa dan orang tua.Hasil evaluasi dapat digunakan untuk keperluan promosi siswa.Hasil evaluasi dapat digunakan untuk keperluan pengurusan (streaming).Hasil evalusi dapat digunakan untuk keperluan perencanaan pendidikan, serta memberi informasi kepada masyarakat yang memerlukan, dan merupakan feedback bagi siswa, guru dan program pengajaran.Sebagai alat motivasi belajar mengajar untuk keperluan pengembangan dan perbaikan kurikulum sekolah yang bersangkutan Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran untuk mengetahui kompetensi guru Pendidikan Agama Islam terkait dengan evaluasi pengajaran, dan untuk mengetahui evaluasi Pendidikan Agama Islam di sekolah. Kompetensi guru adalah kemampuan, keahlian dan keterampilan yang harus dimiliki oleh guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran sampai dengan evaluasi. Dalam hal evaluasi, seorang guru dikatakan memahami kompetensi teknis dan prosedur evaluasi, serta mampu melaksanakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-6c6d1.webp" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-6c6d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-6c6d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-6c6d1.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" alt="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-d866c.webp" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-d866c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-d866c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-d866c.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" alt="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" alt="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59606-analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" target="_blank">Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran</a>: Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan belajar mengajar, guru harus memiliki dan menguasai perencanaan kegiatan belajar mengajar, melaksanakan kegiatan yang direncanakan dan melakukan penilaian terhadap hasil dari proses belajar mengajar. Kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran merupakan faktor utama dalam mencapai tujuan pengajaran. Guru harus mampu menyusun instrumen tes maupun non tes, mampu membuat keputusan bagi posisi siswa-siswanya, apakah telah dicapai harapan penguasaannya secara optimal atau belum. Kemampuan guru dalam melakukan evaluasi merupakan kompetensi guru yang sangat penting. Evaluasi dipandang sebagai masukan yang diperoleh dari proses pembelajaran yang dapat dipergunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan berbagai komponen yang terdapat dalam suatu proses belajar mengajar. Dalam keadaan pengambilan keputusan proses pembelajaran, evaluasi sangat penting karena telah memberikan informasi mengenai keterlaksanaan proses belajar mengajar, sehingga dapat berfungsi sebagai pembantu dan pengontrol pelaksanaan proses belajar mengajar. Di samping itu, fungsi evaluasi proses adalah memberikan informasi tentang hasil yang dicapai, maupun kelemahan-kelemahan dan kebutuhan tehadap perbaikan program lebih lanjut yang selanjutnya informasi ini sebagai umpan balik (feedback) bagi guru dalam mengarahkan kembali penyimpangan-penyimpangan dalam pelaksanaan rencana dari rencana semula menuju tujuan yang akan dicapai..
<br>Dalam keseluruhan proses pendidikan, secara garis besar evaluasi berfungsi untuk.Dalam evaluasi formatif, hasil dari evaluasi selanjutnya digunakan untuk memperbaiki cara belajar siswa.Mengetahui status akademis seseorang siswa dalam kelasnya.Mengetahui penguasaan, kekuatan dalam kelemahan seseorang siswa atas suatu unit pelajaran.Mengetahui efisiensi metode mengajar yang digunakan guru.Memberi laporan kepada siswa dan orang tua.Hasil evaluasi dapat digunakan untuk keperluan promosi siswa.Hasil evaluasi dapat digunakan untuk keperluan pengurusan (streaming).Hasil evalusi dapat digunakan untuk keperluan perencanaan pendidikan, serta memberi informasi kepada masyarakat yang memerlukan, dan merupakan feedback bagi siswa, guru dan program pengajaran.Sebagai alat motivasi belajar mengajar untuk keperluan pengembangan dan perbaikan kurikulum sekolah yang bersangkutan
<br>Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran untuk mengetahui kompetensi guru Pendidikan Agama Islam terkait dengan evaluasi pengajaran, dan untuk mengetahui evaluasi Pendidikan Agama Islam di sekolah. Kompetensi guru adalah kemampuan, keahlian dan keterampilan yang harus dimiliki oleh guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran sampai dengan evaluasi. Dalam hal evaluasi, seorang guru dikatakan memahami kompetensi teknis dan prosedur evaluasi, serta mampu melaksanakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp" type="image/webp" length="54076" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-6c6d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-d866c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2523-staimadiun.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10855-nuha-jurnal-kajian-islam-pendidikan-budaya-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59607-proses-karakter-anak-sekolah-identit</link>
	<guid isPermaLink="false">7fd1692af7e34067a68bc35d7e96a6a0</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 15:23:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 ra hidayat ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,common,counter,crawl,flag,hidayat,ra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pendidikan karakter yang lebih komprehensif, yang mengintegrasikan pendekatan pembiasaan dengan teknologi pendidikan. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pendidikan karakter yang lebih komprehensif, yang mengintegrasikan pendekatan pembiasaan dengan teknologi pendidikan. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk memanfaatkan teknologi dalam pengajaran nilai-nilai agama dan moral, sambil tetap menjaga keseimbangan antara penggunaan gadget dan interaksi sosial langsung. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran orang tua dalam mendukung pendidikan karakter di rumah, termasuk strategi untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam kegiatan pembelajaran agama dan moral. Akhirnya, studi ini dapat mengusulkan model kolaborasi antara lembaga pendidikan dan orang tua, yang dapat mencakup pelatihan orang tua, komunikasi terstruktur antara sekolah dan rumah, serta kegiatan bersama yang memperkuat nilai-nilai karakter religius.. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembiasaan melalui hafalan doa dan hadits yang diterapkan di Bustanul Aisyiyah Ketro 1 mampu membentuk akhlak mulia dan karakter religius anak usia dini.Metode ini memungkinkan anak untuk memahami nilai-nilai Islam secara mendalam, sekaligus membangun fondasi karakter yang kuat sejak dini.Namun, tantangan muncul dari pengaruh gadget, yang sering kali mengurangi fokus dan kedisiplinan anak selama proses belajar.Upaya pembatasan penggunaan perangkat digital di sekolah dan pengalihan perhatian anak melalui kegiatan bermain yang aktif dan kreatif terbukti efektif dalam mengurangi dampak negatif tersebut, sekaligus mendorong interaksi sosial yang lebih baik di antara anak-anak.Lebih lanjut, penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendukung pendidikan agama dan pembentukan karakter anak.Partisipasi orang tua di rumah, terutama dalam mendampingi hafalan doa dan hadits, dapat memperkuat nilai-nilai yang diajarkan di sekolah dan menciptakan kontinuitas dalam pendidikan karakter.Untuk mencapai hasil yang optimal, diperlukan kolaborasi yang erat antara lembaga pendidikan dan orang tua agar anak-anak dapat tumbuh dengan karakter religius yang kuat di tengah tantangan era digital Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan di Bustanul Aisyiyah Ketro 1 dalam membentuk akhlak mulia dan karakter religius pada anak usia dini di era digital. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali fenomena yang terjadi, di mana pengaruh perangkat digital terhadap karakter anak menjadi tantangan tersendiri. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai metode pembiasaan melalui hafalan doa dan hadits serta keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan agama anak di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembiasaan efektif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" alt="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" alt="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-dec39.webp" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-dec39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-dec39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-dec39.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" alt="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59607-proses-karakter-anak-sekolah-identit" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" target="_blank">Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pendidikan karakter yang lebih komprehensif, yang mengintegrasikan pendekatan pembiasaan dengan teknologi pendidikan. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk memanfaatkan teknologi dalam pengajaran nilai-nilai agama dan moral, sambil tetap menjaga keseimbangan antara penggunaan gadget dan interaksi sosial langsung. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran orang tua dalam mendukung pendidikan karakter di rumah, termasuk strategi untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam kegiatan pembelajaran agama dan moral. Akhirnya, studi ini dapat mengusulkan model kolaborasi antara lembaga pendidikan dan orang tua, yang dapat mencakup pelatihan orang tua, komunikasi terstruktur antara sekolah dan rumah, serta kegiatan bersama yang memperkuat nilai-nilai karakter religius..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembiasaan melalui hafalan doa dan hadits yang diterapkan di Bustanul Aisyiyah Ketro 1 mampu membentuk akhlak mulia dan karakter religius anak usia dini.Metode ini memungkinkan anak untuk memahami nilai-nilai Islam secara mendalam, sekaligus membangun fondasi karakter yang kuat sejak dini.Namun, tantangan muncul dari pengaruh gadget, yang sering kali mengurangi fokus dan kedisiplinan anak selama proses belajar.Upaya pembatasan penggunaan perangkat digital di sekolah dan pengalihan perhatian anak melalui kegiatan bermain yang aktif dan kreatif terbukti efektif dalam mengurangi dampak negatif tersebut, sekaligus mendorong interaksi sosial yang lebih baik di antara anak-anak.Lebih lanjut, penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendukung pendidikan agama dan pembentukan karakter anak.Partisipasi orang tua di rumah, terutama dalam mendampingi hafalan doa dan hadits, dapat memperkuat nilai-nilai yang diajarkan di sekolah dan menciptakan kontinuitas dalam pendidikan karakter.Untuk mencapai hasil yang optimal, diperlukan kolaborasi yang erat antara lembaga pendidikan dan orang tua agar anak-anak dapat tumbuh dengan karakter religius yang kuat di tengah tantangan era digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan di Bustanul Aisyiyah Ketro 1 dalam membentuk akhlak mulia dan karakter religius pada anak usia dini di era digital. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali fenomena yang terjadi, di mana pengaruh perangkat digital terhadap karakter anak menjadi tantangan tersendiri. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai metode pembiasaan melalui hafalan doa dan hadits serta keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan agama anak di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembiasaan efektif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp" type="image/webp" length="85992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-dec39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2369-staim-probolinggo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10529-al-athfal-jurnal-pendidikan-anak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59613-teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem</link>
	<guid isPermaLink="false">b2cdc4376023999da48d9d8efa92ba7c</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 14:02:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,main,menu,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan mengoptimalkan model Convolutional Neural Network dengan menambahkan layer dan meningkatkan ukuran gambar input. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan menguji performa sistem pada dataset yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan mengoptimalkan model Convolutional Neural Network dengan menambahkan layer dan meningkatkan ukuran gambar input. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan menguji performa sistem pada dataset yang lebih besar dan beragam, serta mengeksplorasi teknik-teknik lain dalam deep learning untuk meningkatkan akurasi pengenalan wajah. Penelitian selanjutnya juga dapat berfokus pada pengembangan sistem pengenalan wajah yang lebih tahan terhadap perubahan atribut wajah, seperti janggut, kumis, dan kacamata, serta kondisi pencahayaan yang bervariasi.. Penelitian ini berhasil mengimplementasikan metode Convolutional Neural Network menggunakan library keras dengan hasil persentase yang cukup baik dengan tingkat kecocokan data sebesar 98,57%.Dari 30 data testing, hampir semua memiliki kecocokan dengan database yang ada.Pada proses training, ukuran gambar mempengaruhi tingkat akurasi dan waktu pelatihan data.Semakin besar ukuran gambar yang dilatih maka semakin lama proses pembelajarannya.Penggunaan jumlah layer pada proses training juga mempengaruhi tingkat keakurasian dalam pengujian data.Semakin banyak layer yang digunakan maka semakin baik hasil yang didapatkan Sistem pengenalan wajah merupakan topik yang sering dipelajari di bidang computer vision dalam beberapa dekade ini. Sistem ini telah diaplikasikan dalam beberapa bidang, semisal pada smartphone untuk facelock, imigrasi, dan juga di media sosial untuk atasi face tagging. Pengenalan wajah sendiri terdiri dari tahap deteksi dan klasifikasi. Kedua tahap tersebut begitu cepat dilakukan oleh manusia tetapi lama bagi komputer. Kemampuan manusia ingin diduplikasi oleh para peneliti dalam beberapa tahun belakangan ini dalam teknologi biometrik di bidang computer vision dengan tujuan membentuk suatu model untuk pengenalan citra wajah pada komputer. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" alt="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" alt="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-1dab5.webp" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-1dab5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-1dab5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-1dab5.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" alt="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59613-teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" target="_blank">Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan mengoptimalkan model Convolutional Neural Network dengan menambahkan layer dan meningkatkan ukuran gambar input. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan menguji performa sistem pada dataset yang lebih besar dan beragam, serta mengeksplorasi teknik-teknik lain dalam deep learning untuk meningkatkan akurasi pengenalan wajah. Penelitian selanjutnya juga dapat berfokus pada pengembangan sistem pengenalan wajah yang lebih tahan terhadap perubahan atribut wajah, seperti janggut, kumis, dan kacamata, serta kondisi pencahayaan yang bervariasi..
<br>Penelitian ini berhasil mengimplementasikan metode Convolutional Neural Network menggunakan library keras dengan hasil persentase yang cukup baik dengan tingkat kecocokan data sebesar 98,57%.Dari 30 data testing, hampir semua memiliki kecocokan dengan database yang ada.Pada proses training, ukuran gambar mempengaruhi tingkat akurasi dan waktu pelatihan data.Semakin besar ukuran gambar yang dilatih maka semakin lama proses pembelajarannya.Penggunaan jumlah layer pada proses training juga mempengaruhi tingkat keakurasian dalam pengujian data.Semakin banyak layer yang digunakan maka semakin baik hasil yang didapatkan
<br>Sistem pengenalan wajah merupakan topik yang sering dipelajari di bidang computer vision dalam beberapa dekade ini. Sistem ini telah diaplikasikan dalam beberapa bidang, semisal pada smartphone untuk facelock, imigrasi, dan juga di media sosial untuk atasi face tagging. Pengenalan wajah sendiri terdiri dari tahap deteksi dan klasifikasi. Kedua tahap tersebut begitu cepat dilakukan oleh manusia tetapi lama bagi komputer. Kemampuan manusia ingin diduplikasi oleh para peneliti dalam beberapa tahun belakangan ini dalam teknologi biometrik di bidang computer vision dengan tujuan membentuk suatu model untuk pengenalan citra wajah pada komputer.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp" type="image/webp" length="159596" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-1dab5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17681-emitor-jurnal-teknik-elektro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy A Case Study and Management Evaluation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy A Case Study and Management Evaluation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy A Case Study and Management Evaluation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59619-vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-dyta-lo</link>
	<guid isPermaLink="false">de6d8836d01bd3e4a9bde65f2ca2f995</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 14:02:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ indra safari ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ web stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indra,safari,stats,view,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara penggunaan antibiotik berulang dan perkembangan resistensi mikroba pada kasus keputihan berulang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara penggunaan antibiotik berulang dan perkembangan resistensi mikroba pada kasus keputihan berulang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan terapi kombinasi yang digunakan dalam kasus ini, serta memantau hasil jangka panjang pasien. Terakhir, studi prospektif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran Pap smear dalam mendeteksi perubahan sel premaligna pada keputihan berulang dan mengembangkan strategi manajemen yang lebih efektif.. Keputihan berulang harus dianggap sebagai tanda peringatan kegagalan pengobatan sebelumnya dan memerlukan evaluasi ulang yang menyeluruh terhadap diagnosis, faktor predisposisi, kepatuhan pengobatan, dan strategi terapi.Pendekatan diagnostik yang rasional sangat penting sebelum pemberian berulang terapi antimikroba, karena penggunaan antibiotik atau agen antifungal tanpa konfirmasi etiologi yang mendasarinya berisiko menyebabkan eradikasi patogen yang tidak lengkap, peningkatan kekambuhan, dan perkembangan resistensi mikroba.Selain itu, pengobatan empiris berulang dapat menunda identifikasi infeksi campuran atau perubahan sel serviks premaligna yang memerlukan manajemen spesifik.Oleh karena itu, manajemen berdasarkan pedoman yang didukung oleh pemeriksaan diagnostik yang tepat, seperti Pap smear dan kultur atau swab vagina, serta edukasi pasien yang memadai, sangat penting untuk memastikan diagnosis yang akurat, pemilihan terapi yang tepat, hasil klinis yang optimal, dan pencegahan kekambuhan di masa depan Laporan kasus ini menggambarkan seorang perempuan usia subur yang mengalami keputihan berulang selama beberapa bulan sebagai akibat dari penatalaksanaan sebelumnya yang kurang adekuat, baik dalam hal penegakan diagnosis maupun ketepatan jenis dan lama pemberian terapi. Pasien telah menerima pengobatan empiris secara berulang tanpa didukung pemeriksaan penunjang yang memadai, sehingga perbaikan yang terjadi bersifat sementara dan diikuti oleh kekambuhan. Penilaian ulang kemudian mengidentifikasi adanya infeksi yang belum tertangani secara optimal, sehingga diberikan terapi yang sesuai dengan pedoman... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-219d1.webp" title="JURIS - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-219d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-219d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-219d1.webp 1x" title="JURIS - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation" alt="JURIS - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-324d9.webp" title="JURIS - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-324d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-324d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-324d9.webp 1x" title="JURIS - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation" alt="JURIS - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-5ba50.webp" title="JURIS - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-5ba50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-5ba50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-5ba50.webp 1x" title="JURIS - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation" alt="JURIS - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59619-vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-dyta-lo" title="JURIS - Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation" target="_blank">Recurrent Vaginal Discharge due to Suboptimal Therapy: A Case Study and Management Evaluation</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara penggunaan antibiotik berulang dan perkembangan resistensi mikroba pada kasus keputihan berulang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan terapi kombinasi yang digunakan dalam kasus ini, serta memantau hasil jangka panjang pasien. Terakhir, studi prospektif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran Pap smear dalam mendeteksi perubahan sel premaligna pada keputihan berulang dan mengembangkan strategi manajemen yang lebih efektif..
<br>Keputihan berulang harus dianggap sebagai tanda peringatan kegagalan pengobatan sebelumnya dan memerlukan evaluasi ulang yang menyeluruh terhadap diagnosis, faktor predisposisi, kepatuhan pengobatan, dan strategi terapi.Pendekatan diagnostik yang rasional sangat penting sebelum pemberian berulang terapi antimikroba, karena penggunaan antibiotik atau agen antifungal tanpa konfirmasi etiologi yang mendasarinya berisiko menyebabkan eradikasi patogen yang tidak lengkap, peningkatan kekambuhan, dan perkembangan resistensi mikroba.Selain itu, pengobatan empiris berulang dapat menunda identifikasi infeksi campuran atau perubahan sel serviks premaligna yang memerlukan manajemen spesifik.Oleh karena itu, manajemen berdasarkan pedoman yang didukung oleh pemeriksaan diagnostik yang tepat, seperti Pap smear dan kultur atau swab vagina, serta edukasi pasien yang memadai, sangat penting untuk memastikan diagnosis yang akurat, pemilihan terapi yang tepat, hasil klinis yang optimal, dan pencegahan kekambuhan di masa depan
<br>Laporan kasus ini menggambarkan seorang perempuan usia subur yang mengalami keputihan berulang selama beberapa bulan sebagai akibat dari penatalaksanaan sebelumnya yang kurang adekuat, baik dalam hal penegakan diagnosis maupun ketepatan jenis dan lama pemberian terapi. Pasien telah menerima pengobatan empiris secara berulang tanpa didukung pemeriksaan penunjang yang memadai, sehingga perbaikan yang terjadi bersifat sementara dan diikuti oleh kekambuhan. Penilaian ulang kemudian mengidentifikasi adanya infeksi yang belum tertangani secara optimal, sehingga diberikan terapi yang sesuai dengan pedoman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-324d9.webp" type="image/webp" length="97980" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-219d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-324d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/vaginitis-rekuren-infeksi-candida-sitologi-recurre-thumb-5ba50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17682-sport-science-health.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android Co Pad Companion Pad ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android Co Pad Companion Pad ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android Co Pad Companion Pad ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59610-aplikasi-android-tmc-kesehatan</link>
	<guid isPermaLink="false">d7216eff69408a65cd7c89326f9dc0c4</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 14:02:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,main,menu,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan sistem dengan menambahkan referensi penyakit yang lebih komprehensif, sehingga dapat mendiagnosa berbagai penyakit dengan akurasi yang lebih tinggi. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android "Co-Pad" (Companion Pad): Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan sistem dengan menambahkan referensi penyakit yang lebih komprehensif, sehingga dapat mendiagnosa berbagai penyakit dengan akurasi yang lebih tinggi. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem dengan platform kesehatan digital lainnya, seperti aplikasi kesehatan atau sistem informasi rumah sakit, agar pengguna dapat mengakses informasi kesehatan yang lebih lengkap dan terintegrasi. Terakhir, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan akurasi sistem dalam mendiagnosa penyakit, dengan menggunakan teknik-teknik machine learning atau algoritma kecerdasan buatan yang lebih canggih.. Berdasarkan pada hasil dan pembahasan penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa sistem bekerja dengan cukup baik, meskipun terkadang masih ada bug yang terkadang muncul dikarenakan berbagai hal.Sistem mampu mendiagnosa, menampilkan data diri dan riwayat diagnosa, menampilkan daftar serta dapat menampilkan peta penyedia layanan kesehatan disekitar pengguna.Fitur masukan suara dapat dengan akurat menerjemahkan suara menjadi teks.Berdasarkan pengujian validasi Aturan/rule, aplikasi mampu memberikan hasil diagnosa yang sesuai dengan hasil diagnosa pakar, sehingga pengguna dapat mengetahui gejala-gejala penyakit tanpa harus ke dokter karena validitas sistem sudah teruji, jika penyakitnya masih tergolong ringan dan dapat ditangani sendiri.Aplikasi ini termasuk sistem pakar yang baik karena dapat memberikan hasil yang baik dan dapat diterima oleh masyarakat dengan baik, dibuktikan dengan presentase user acceptance mencapai 82,6% Kebanyakan orang tidak mengetahui gejala-gejala penyakit yang ada sehingga tidak memperhatikan hal tersebut, dan akan pergi ke dokter bila sudah terasa sangat sakit dan mengganggu aktivitas. Padahal dengan mengetahui gejala penyakitnya, mereka dapat mencegah agar sakitnya tidak menjadi lebih parah. Sistem ini dibuat guna membantu masyarakat mendeteksi gejala-gejala penyakit yang mereka rasakan agar penyakit dapat dicegah sebelum menjadi lebih parah. Sistem dibuat berbasis android agar dapat diakses dengan mudah oleh seluruh masyarakat. Penambahan fitur masukan suara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" alt="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-26161.webp" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-26161.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-26161.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-26161.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" alt="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" alt="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59610-aplikasi-android-tmc-kesehatan" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" target="_blank">Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android "Co-Pad" (Companion Pad)</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan sistem dengan menambahkan referensi penyakit yang lebih komprehensif, sehingga dapat mendiagnosa berbagai penyakit dengan akurasi yang lebih tinggi. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem dengan platform kesehatan digital lainnya, seperti aplikasi kesehatan atau sistem informasi rumah sakit, agar pengguna dapat mengakses informasi kesehatan yang lebih lengkap dan terintegrasi. Terakhir, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan akurasi sistem dalam mendiagnosa penyakit, dengan menggunakan teknik-teknik machine learning atau algoritma kecerdasan buatan yang lebih canggih..
<br>Berdasarkan pada hasil dan pembahasan penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa sistem bekerja dengan cukup baik, meskipun terkadang masih ada bug yang terkadang muncul dikarenakan berbagai hal.Sistem mampu mendiagnosa, menampilkan data diri dan riwayat diagnosa, menampilkan daftar serta dapat menampilkan peta penyedia layanan kesehatan disekitar pengguna.Fitur masukan suara dapat dengan akurat menerjemahkan suara menjadi teks.Berdasarkan pengujian validasi Aturan/rule, aplikasi mampu memberikan hasil diagnosa yang sesuai dengan hasil diagnosa pakar, sehingga pengguna dapat mengetahui gejala-gejala penyakit tanpa harus ke dokter karena validitas sistem sudah teruji, jika penyakitnya masih tergolong ringan dan dapat ditangani sendiri.Aplikasi ini termasuk sistem pakar yang baik karena dapat memberikan hasil yang baik dan dapat diterima oleh masyarakat dengan baik, dibuktikan dengan presentase user acceptance mencapai 82,6%
<br>Kebanyakan orang tidak mengetahui gejala-gejala penyakit yang ada sehingga tidak memperhatikan hal tersebut, dan akan pergi ke dokter bila sudah terasa sangat sakit dan mengganggu aktivitas. Padahal dengan mengetahui gejala penyakitnya, mereka dapat mencegah agar sakitnya tidak menjadi lebih parah. Sistem ini dibuat guna membantu masyarakat mendeteksi gejala-gejala penyakit yang mereka rasakan agar penyakit dapat dicegah sebelum menjadi lebih parah. Sistem dibuat berbasis android agar dapat diakses dengan mudah oleh seluruh masyarakat. Penambahan fitur masukan suara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp" type="image/webp" length="140888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-26161.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17681-emitor-jurnal-teknik-elektro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 20 Aug 2026 15:51:52 +0700. 12 items. Served in: 3.991 seconds [rss] -->
