<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.296-20aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.296-20aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 20 Aug 2026 02:50:06 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:50:06 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-20T02:50:06+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59549-adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen</link>
	<guid isPermaLink="false">fb39b1ceb991f48873365323eb26ef03</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ east tarakan ]]></category>
	<category><![CDATA[ pinrang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ rice plants ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,east,pinrang,plants,rice,tarakan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meneliti pengaruh kebijakan pemerintah terhadap tingkat adopsi ICM di daerah sejenis Sesayap. Mengkaji peran pelatihan online dan media sosial dalam menyebarkan pengetahuan ICM kepada petani kecil. Membandingkan efektivitas ICM dengan praktik tradisional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District: Meneliti pengaruh kebijakan pemerintah terhadap tingkat adopsi ICM di daerah sejenis Sesayap. Mengkaji peran pelatihan online dan media sosial dalam menyebarkan pengetahuan ICM kepada petani kecil. Membandingkan efektivitas ICM dengan praktik tradisional di wilayah lain di Kalimantan Utara. Mengukur dampak ICM terhadap kualitas tanah, salinitas air, dan diversifikasi tanaman. Menilai biaya awal dan pengembalian investasi bagi petani berukuran kecil dan menengah. Mengimplementasikan sistem monitoring berbasis GPS untuk memantau penggunaan pestisida dalam ICM. Menilai hubungan antara pendidikan formal pekerja tani dan cruiser adopsi ICM. Menyusun model kebijakan yang menyesuaikan subsidi dan insentif bagi petani penerapkan ICM. Mengembangkan aplikasi mobile yang memfasilitasi pemesanan bibit dan pupuk organik khusus ICM. Mengevaluasi keefektifan ICM dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal di masa depan.. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi Integrated Crop Management (ICM) di Kecamatan Sesayap berada pada tingkat moderat dengan skor 105 dari 180.Faktor utama yang memengaruhi adopsi ICM terdiri dari pendidikan petani, tingkat pengetahuan tentang ICM, akses informasi dan pelatihan, serta dukungan institusional dan persepsi manfaat ICM.Untuk meningkatkan adopsi ICM, perlu dilakukan upaya peningkatan kualitas pelatihan, penyediaan informasi yang terjangkau, serta kebijakan dukungan lembaga Selama tiga tahun terakhir, produksi beras padi di Kabupaten Tana Tidung telah berkisar antara 500Ac700 ton, yang dianggap rendah dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Utara. Faktor utama penghambat produksi adalah sistem manajemen tanaman yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat adopsi Integrated Crop Management (ICM) pada petani padi sawah di Kecamatan Sesayap, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan adalah survei kuesioner struktur pada 57 petani yang tergabung dalam kelompok tani... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-d1bf4.webp" title="JURIS - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-d1bf4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-d1bf4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-d1bf4.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District" alt="JURIS - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-637cb.webp" title="JURIS - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-637cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-637cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-637cb.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District" alt="JURIS - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-cd46d.webp" title="JURIS - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-cd46d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-cd46d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-cd46d.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District" alt="JURIS - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59549-adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen" title="JURIS - Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District" target="_blank">Analysis Of The Adoption Level Of Integrated Crop Management For Rice Commodities In The Sesayap District</a>: Meneliti pengaruh kebijakan pemerintah terhadap tingkat adopsi ICM di daerah sejenis Sesayap. Mengkaji peran pelatihan online dan media sosial dalam menyebarkan pengetahuan ICM kepada petani kecil. Membandingkan efektivitas ICM dengan praktik tradisional di wilayah lain di Kalimantan Utara. Mengukur dampak ICM terhadap kualitas tanah, salinitas air, dan diversifikasi tanaman. Menilai biaya awal dan pengembalian investasi bagi petani berukuran kecil dan menengah. Mengimplementasikan sistem monitoring berbasis GPS untuk memantau penggunaan pestisida dalam ICM. Menilai hubungan antara pendidikan formal pekerja tani dan cruiser adopsi ICM. Menyusun model kebijakan yang menyesuaikan subsidi dan insentif bagi petani penerapkan ICM. Mengembangkan aplikasi mobile yang memfasilitasi pemesanan bibit dan pupuk organik khusus ICM. Mengevaluasi keefektifan ICM dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal di masa depan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi Integrated Crop Management (ICM) di Kecamatan Sesayap berada pada tingkat moderat dengan skor 105 dari 180.Faktor utama yang memengaruhi adopsi ICM terdiri dari pendidikan petani, tingkat pengetahuan tentang ICM, akses informasi dan pelatihan, serta dukungan institusional dan persepsi manfaat ICM.Untuk meningkatkan adopsi ICM, perlu dilakukan upaya peningkatan kualitas pelatihan, penyediaan informasi yang terjangkau, serta kebijakan dukungan lembaga
<br>Selama tiga tahun terakhir, produksi beras padi di Kabupaten Tana Tidung telah berkisar antara 500Ac700 ton, yang dianggap rendah dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Utara. Faktor utama penghambat produksi adalah sistem manajemen tanaman yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat adopsi Integrated Crop Management (ICM) pada petani padi sawah di Kecamatan Sesayap, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan adalah survei kuesioner struktur pada 57 petani yang tergabung dalam kelompok tani...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-637cb.webp" type="image/webp" length="106780" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-d1bf4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-637cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/adopsi-m-adoption-technology-padi-sawah-manajemen-thumb-cd46d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10573-j-pen-borneo-jurnal-ilmu-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59559-prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-p</link>
	<guid isPermaLink="false">b415135688faa89bb9b4c593620a2a9e</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ xyz semantun ]]></category>
	<category><![CDATA[ dony maulana ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki yanuar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,maulana,rizki,semantun,xyz,yanuar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh berbagai jenis CDI racing terhadap performa mesin sepeda motor, khususnya dalam hal daya dan torsi. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengaruh bahan bakar dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh berbagai jenis CDI racing terhadap performa mesin sepeda motor, khususnya dalam hal daya dan torsi. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengaruh bahan bakar dengan oktan tinggi, seperti Pertamax Turbo, terhadap performa mesin. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh kombinasi CDI racing dan bahan bakar dengan oktan tinggi terhadap performa mesin secara keseluruhan, termasuk efisiensi bahan bakar dan emisi gas buang. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang lebih luas dalam pengembangan teknologi sepeda motor yang lebih efisien dan ramah lingkungan.. Penggunaan CDI Racing dan bahan bakar pertamax turbo dapat meningkatkan performa mesin mencapai titik maksimal, pada penggunaan CDI Standar performa cenderung menurun di bandingkan dengan menggunakan CDI Racing.Untuk mendapatkan performa pada mesin Suzuki Fu 150 cc CDI yang baik, digunakan CDI Racing dengan bahan bakar Pertamax Turbo karena menghasilkan daya max sebesar 14,9 HP , sedangkan torsi yang dihasilkan sebesar 12,29 Nm3.Untuk sepeda motor satria fu 150 standart agar mendapatkan performa yang baik di sarankan menggunakan CDI Racing dan bahan bakar yg oktan tinggi dalam hal ini mesin CDI racing merek BRT dan bahan bakar Pertamax Turbo Sepeda motor produksi saat ini kebanyakan sistem pengapiannya menggunakan sistem pengapian CDI limiter. Kelemahan yang ditimbulkan CDI limiter tersebut kurang disukai oleh para konsumen yang suka akan kecepatan tinggi, khususnya anak muda yang suka dengan dunia olahraga balap motor seperti: road race, drag race, moto GP dan lain-lain. Untuk mengatasi kelemahan dari CDI limiter (standar) ini dan untuk memperoleh performa mesin yang lebih optimal, saat ini banyak pabrikan CDI yang menawarkan CDI unlimiter (BRT Powermax, Dualband, imex)/CDI racing sebagai pengganti CDI limiter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemakaian CDI Standar dan CDI racing tipe hyperband dengan bahan bakar pertamax turbo terhadap daya dan torsi spesifik pada sepeda motor SATRIA FU 150 CC KARBURATOR. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-0c2bc.webp" title="JURIS - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-0c2bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-0c2bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-0c2bc.webp 1x" title="JURIS - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo" alt="JURIS - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-baff0.webp" title="JURIS - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-baff0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-baff0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-baff0.webp 1x" title="JURIS - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo" alt="JURIS - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-06d79.webp" title="JURIS - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-06d79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-06d79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-06d79.webp 1x" title="JURIS - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo" alt="JURIS - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59559-prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-p" title="JURIS - Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo" target="_blank">Analisa Performance Motor Bensin Silinder 1 Menggunakan CDI Standar dan CDI Racing Dengan Bahan Bakar Pertamax Turbo</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh berbagai jenis CDI racing terhadap performa mesin sepeda motor, khususnya dalam hal daya dan torsi. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengaruh bahan bakar dengan oktan tinggi, seperti Pertamax Turbo, terhadap performa mesin. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh kombinasi CDI racing dan bahan bakar dengan oktan tinggi terhadap performa mesin secara keseluruhan, termasuk efisiensi bahan bakar dan emisi gas buang. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang lebih luas dalam pengembangan teknologi sepeda motor yang lebih efisien dan ramah lingkungan..
<br>Penggunaan CDI Racing dan bahan bakar pertamax turbo dapat meningkatkan performa mesin mencapai titik maksimal, pada penggunaan CDI Standar performa cenderung menurun di bandingkan dengan menggunakan CDI Racing.Untuk mendapatkan performa pada mesin Suzuki Fu 150 cc CDI yang baik, digunakan CDI Racing dengan bahan bakar Pertamax Turbo karena menghasilkan daya max sebesar 14,9 HP , sedangkan torsi yang dihasilkan sebesar 12,29 Nm3.Untuk sepeda motor satria fu 150 standart agar mendapatkan performa yang baik di sarankan menggunakan CDI Racing dan bahan bakar yg oktan tinggi dalam hal ini mesin CDI racing merek BRT dan bahan bakar Pertamax Turbo
<br>Sepeda motor produksi saat ini kebanyakan sistem pengapiannya menggunakan sistem pengapian CDI limiter. Kelemahan yang ditimbulkan CDI limiter tersebut kurang disukai oleh para konsumen yang suka akan kecepatan tinggi, khususnya anak muda yang suka dengan dunia olahraga balap motor seperti: road race, drag race, moto GP dan lain-lain. Untuk mengatasi kelemahan dari CDI limiter (standar) ini dan untuk memperoleh performa mesin yang lebih optimal, saat ini banyak pabrikan CDI yang menawarkan CDI unlimiter (BRT Powermax, Dualband, imex)/CDI racing sebagai pengganti CDI limiter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemakaian CDI Standar dan CDI racing tipe hyperband dengan bahan bakar pertamax turbo terhadap daya dan torsi spesifik pada sepeda motor SATRIA FU 150 CC KARBURATOR. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-06d79.webp" type="image/webp" length="92900" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-0c2bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-baff0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/prevalensi-sepeda-motor-cdi-standar-pertamax-limit-thumb-06d79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1462-jurnalftijayabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7467-proceeding-technology-renewable-energy-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59562-data-pasien-privasi-trans</link>
	<guid isPermaLink="false">49221c10893aa8d485b09d6af7b37a7f</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ xyz semantun ]]></category>
	<category><![CDATA[ dony maulana ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki yanuar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,maulana,rizki,semantun,xyz,yanuar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dikembangkan sistem monitoring infus yang lebih canggih dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti deteksi kualitas cairan infus, deteksi suhu tubuh pasien, dan sistem peringatan dini untuk kondisi darurat. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dikembangkan sistem monitoring infus yang lebih canggih dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti deteksi kualitas cairan infus, deteksi suhu tubuh pasien, dan sistem peringatan dini untuk kondisi darurat. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang implementasi sistem monitoring infus berbasis IoT di rumah sakit skala besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan. Terakhir, penelitian tentang keamanan dan privasi data pasien dalam sistem monitoring infus berbasis IoT juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.. Berdasarkan hasil pengujian dan analisa pada bagian perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) Alat dan Aplikasi sudah berfungsi sesuai rencana awal, pada pengujian keakuratan hasil pembacaan tetesan memiliki nilai sebesar 0.Selisih tersebut disebabkan karena holder yang tidak tepat posisinya dan koneksi internet yang lambat.Untuk pemantauan secara jarak jauh dengan menggunakan sistem IOT pada alat ini berfungsi dengan baik sesuai dengan yang dirancang, sehingga data pembacaan sensor dapat menyimpan di cloud serta dapat diakses secara mudah baik itu menggunakan Aplikasi Monitoring maupun berupa data dalam bentuk excel Pada penelitian kali ini telah dirancang sebuah Sistem Monitoring Cairan Infus berbasis IOT dengan menggunakan aplikasi Smartphone untuk memantau cairan yang masuk ke tubuh pasien. Dimana apabila terjadi kesalahan dalam pemberian cairan maka akan berakibat buruk bagi pasien seperti kekurangan cairan infus yang berujung pada kondisi gagal ginjal, sebaliknya jika pasien menerima terlalu banyak cairan infus maka cairan tersebut akan memenuhi paru-paru. Penyumbatan aliran tetesan cairan infus merupakan salah satu faktor yang mengakibatkan cairan tidak mengalir maka dampaknya darah akan naik ke selang dan menimbulkan pengumpalan darah sehingga tangan akan membengkak dengan rasa nyeri yang menyakitkan. Sistem yang digunakan dalam alat ini terdiri dari mikrokontroller Arduino Uno, yang berfungsi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-956fd.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-956fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-956fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-956fd.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-11472.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-11472.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-11472.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-11472.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-748ed.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-748ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-748ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-748ed.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59562-data-pasien-privasi-trans" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone" target="_blank">Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Infus Berbasis IOT Menggunakan Aplikasi Smartphone</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dikembangkan sistem monitoring infus yang lebih canggih dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti deteksi kualitas cairan infus, deteksi suhu tubuh pasien, dan sistem peringatan dini untuk kondisi darurat. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang implementasi sistem monitoring infus berbasis IoT di rumah sakit skala besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan. Terakhir, penelitian tentang keamanan dan privasi data pasien dalam sistem monitoring infus berbasis IoT juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya..
<br>Berdasarkan hasil pengujian dan analisa pada bagian perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) Alat dan Aplikasi sudah berfungsi sesuai rencana awal, pada pengujian keakuratan hasil pembacaan tetesan memiliki nilai sebesar 0.Selisih tersebut disebabkan karena holder yang tidak tepat posisinya dan koneksi internet yang lambat.Untuk pemantauan secara jarak jauh dengan menggunakan sistem IOT pada alat ini berfungsi dengan baik sesuai dengan yang dirancang, sehingga data pembacaan sensor dapat menyimpan di cloud serta dapat diakses secara mudah baik itu menggunakan Aplikasi Monitoring maupun berupa data dalam bentuk excel
<br>Pada penelitian kali ini telah dirancang sebuah Sistem Monitoring Cairan Infus berbasis IOT dengan menggunakan aplikasi Smartphone untuk memantau cairan yang masuk ke tubuh pasien. Dimana apabila terjadi kesalahan dalam pemberian cairan maka akan berakibat buruk bagi pasien seperti kekurangan cairan infus yang berujung pada kondisi gagal ginjal, sebaliknya jika pasien menerima terlalu banyak cairan infus maka cairan tersebut akan memenuhi paru-paru. Penyumbatan aliran tetesan cairan infus merupakan salah satu faktor yang mengakibatkan cairan tidak mengalir maka dampaknya darah akan naik ke selang dan menimbulkan pengumpalan darah sehingga tangan akan membengkak dengan rasa nyeri yang menyakitkan. Sistem yang digunakan dalam alat ini terdiri dari mikrokontroller Arduino Uno, yang berfungsi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-956fd.webp" type="image/webp" length="90398" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-956fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-11472.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/data-pasien-privasi-transfer-hak-rancang-bangun-si-thumb-748ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1462-jurnalftijayabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7467-proceeding-technology-renewable-energy-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Application Of Arch Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local Imports USA And World ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Application Of Arch Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local Imports USA And World ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Application Of Arch Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local Imports USA And World ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59547-tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal</link>
	<guid isPermaLink="false">021d189c31bb2760ba22696832cd23a7</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ east tarakan ]]></category>
	<category><![CDATA[ pinrang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ rice plants ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,east,pinrang,plants,rice,tarakan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Meneliti pengaruh faktor makroekonomi seperti nilai tukar, tarif impor, dan kebijakan subsidi terhadap perilaku harga kedelai lokal dan impor guna mengidentifikasi variabel yang paling memengaruhi volatilitas.2. Mengevaluasi dampak tassani sektor agribisnis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World: 1. Meneliti pengaruh faktor makroekonomi seperti nilai tukar, tarif impor, dan kebijakan subsidi terhadap perilaku harga kedelai lokal dan impor guna mengidentifikasi variabel yang paling memengaruhi volatilitas.2. Mengevaluasi dampak tassani sektor agribisnis dengan memodelkan hubungan antara kebijakan harga dan produksi kedelai, termasuk efek ketahanan supply chain dan teknologi budidaya.3. Memb cornerkan penelitian pada faktor-faktor lingkungan dan teknologi, khususnya peran teknologi pengolahan yang mengutamakan GMO, untuk memperkirakan potensi peningkatan produktivitas dan stabilitas pasar kedelai di Indonesia.. Model GARCH(1,1) menunjukkan harga kedelai lokal Indonesia lebih volatil dibandingkan impor USA, sedangkan harga global lebih volatil lagi Kedelai merupakan salah satu komoditas pertanian strategis Indonesia. Fluktuasi harga kedelai disebabkan oleh permintaan tinggi dan persediaan rendah, sehingga menghasilkan volatilitas tinggi di pasar lokal, impor (USA), dan global. Penelitian ini menggunakan data harga kedelai bulanan Januari 2017AeMaret 2022 (lokal dan global) dan Januari 2018AeMaret 2022 (impor USA) serta metode ARCH/GARCH. Hasil estimasi model GARCH(1,1) menunjukkan bahwa harga kedelai lokal di Indonesia lebih berfluktuasi dibandingkan harga impor USA, sedangkan harga global lebih volatil dibandingkan harga impor. Setelah pandemi COVIDAc19, volatilitas harga lokal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-aa841.webp" title="JURIS - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-aa841.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-aa841.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-aa841.webp 1x" title="JURIS - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World" alt="JURIS - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-51502.webp" title="JURIS - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-51502.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-51502.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-51502.webp 1x" title="JURIS - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World" alt="JURIS - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-0f0ea.webp" title="JURIS - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-0f0ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-0f0ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-0f0ea.webp 1x" title="JURIS - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World" alt="JURIS - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59547-tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal" title="JURIS - Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World" target="_blank">Application Of Arch/Garch Models In Analysis Of Price Volatilities Local, Imports (USA), And World</a>: 1. Meneliti pengaruh faktor makroekonomi seperti nilai tukar, tarif impor, dan kebijakan subsidi terhadap perilaku harga kedelai lokal dan impor guna mengidentifikasi variabel yang paling memengaruhi volatilitas.2. Mengevaluasi dampak tassani sektor agribisnis dengan memodelkan hubungan antara kebijakan harga dan produksi kedelai, termasuk efek ketahanan supply chain dan teknologi budidaya.3. Memb cornerkan penelitian pada faktor-faktor lingkungan dan teknologi, khususnya peran teknologi pengolahan yang mengutamakan GMO, untuk memperkirakan potensi peningkatan produktivitas dan stabilitas pasar kedelai di Indonesia..
<br>Model GARCH(1,1) menunjukkan harga kedelai lokal Indonesia lebih volatil dibandingkan impor USA, sedangkan harga global lebih volatil lagi
<br>Kedelai merupakan salah satu komoditas pertanian strategis Indonesia. Fluktuasi harga kedelai disebabkan oleh permintaan tinggi dan persediaan rendah, sehingga menghasilkan volatilitas tinggi di pasar lokal, impor (USA), dan global. Penelitian ini menggunakan data harga kedelai bulanan Januari 2017AeMaret 2022 (lokal dan global) dan Januari 2018AeMaret 2022 (impor USA) serta metode ARCH/GARCH. Hasil estimasi model GARCH(1,1) menunjukkan bahwa harga kedelai lokal di Indonesia lebih berfluktuasi dibandingkan harga impor USA, sedangkan harga global lebih volatil dibandingkan harga impor. Setelah pandemi COVIDAc19, volatilitas harga lokal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-51502.webp" type="image/webp" length="88426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-aa841.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-51502.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/tarif-impor-kebijakan-beras-pasar-lokal-samarinda-thumb-0f0ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10573-j-pen-borneo-jurnal-ilmu-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59560-roket-rx-m-alat-gps-koefisie</link>
	<guid isPermaLink="false">d9b361e382c6c5e21c7e15503a742112</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ xyz semantun ]]></category>
	<category><![CDATA[ dony maulana ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki yanuar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,maulana,rizki,semantun,xyz,yanuar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh peredam getaran pada berbagai jenis peralatan elektronik yang digunakan dalam muatan roket. Selain itu, dapat juga dieksplorasi cara-cara alternatif untuk mengurangi getaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh peredam getaran pada berbagai jenis peralatan elektronik yang digunakan dalam muatan roket. Selain itu, dapat juga dieksplorasi cara-cara alternatif untuk mengurangi getaran pada roket, seperti dengan menggunakan material yang lebih ringan atau desain struktur yang lebih efisien. Terakhir, penelitian tentang efek getaran pada sistem navigasi roket juga dapat menjadi fokus penelitian lanjutan, untuk memastikan akurasi dan kehandalan sistem navigasi tersebut.. Berdasarkan perancangan yang dilakukan, maka diambil beberapa kesimpulan dan saran sebagai berikut.Dari hasil perancangan terhadap sistem peredam getaran muatan roket RX 420 LAPAN dengan perencanaan perbandingan dua amplitudo berurutan X1 / X2 = 1 / 0,85, kekakuan pegas k = 8000 N/m dan massa GPS diketahui sebesar m = 0,5 kg, didapat nilai koefeisien redaman c = 1,695 N/m/detik.dan faktor redaman = 0,0268 cukup baik krn < 12.Dengan merancang resonansi yang terjadi pada saat roket mengalami percepatan sebesar 8g atau setara dengan 78,4 m /detik2, dari hasil perhitungan didapat amplitudo resonansi yang terjadi pada GPS sebesar X = 17 cm.Untuk menghindari amplitudo resonansi yang besar pada alat peredam getaran pada muatan roket dipasang stopper, dalam perancangan amplitudo yang dibatasi oleh stopper yaitu X =7,5 cm.sehingga alat peredam getaran pada muatan roket RX 420 LAPAN cukup aman Roket yang sedang terbang pada roket tersebut mengalami percepatan baik linier maupun anguler. Percepatan yang terjadi dapat menimbulkan gaya dalam dan gaya luar yang dapat menyebabkan ketidak-seimbangan dan getaran pada roket tersebut. Getaran yang timbul dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik, sehingga didalam perancangan sebuah roket perlu diuji sampai sejauh mana peralatan elektronik tersebut mampu menerima getaran. Berdasarkan pengalaman selama ini pada saat peluncuran roket, alat GPS (Global Positioning System) yang terdapat pada muatan roket mengalami gangguan pada saat roket mengalami G-force sebesar 8 gravitasi bumi, sehingga sulit untuk melacak keberadaan roket tersebut. Untuk itu dirancang sebuah sistem peredam getaran pada alat GPS roket RX 420 LAPAN yang mampu menerima getaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-712bc.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-712bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-712bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-712bc.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN" alt="JURIS - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-bc20c.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-bc20c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-bc20c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-bc20c.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN" alt="JURIS - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-d8f27.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-d8f27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-d8f27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-d8f27.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN" alt="JURIS - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59560-roket-rx-m-alat-gps-koefisie" title="JURIS - Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN" target="_blank">Perancangan Sistem Peredam Getaran Pada Muatan Roket RX 420 LAPAN</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh peredam getaran pada berbagai jenis peralatan elektronik yang digunakan dalam muatan roket. Selain itu, dapat juga dieksplorasi cara-cara alternatif untuk mengurangi getaran pada roket, seperti dengan menggunakan material yang lebih ringan atau desain struktur yang lebih efisien. Terakhir, penelitian tentang efek getaran pada sistem navigasi roket juga dapat menjadi fokus penelitian lanjutan, untuk memastikan akurasi dan kehandalan sistem navigasi tersebut..
<br>Berdasarkan perancangan yang dilakukan, maka diambil beberapa kesimpulan dan saran sebagai berikut.Dari hasil perancangan terhadap sistem peredam getaran muatan roket RX 420 LAPAN dengan perencanaan perbandingan dua amplitudo berurutan X1 / X2 = 1 / 0,85, kekakuan pegas k = 8000 N/m dan massa GPS diketahui sebesar m = 0,5 kg, didapat nilai koefeisien redaman c = 1,695 N/m/detik.dan faktor redaman = 0,0268 cukup baik krn < 12.Dengan merancang resonansi yang terjadi pada saat roket mengalami percepatan sebesar 8g atau setara dengan 78,4 m /detik2, dari hasil perhitungan didapat amplitudo resonansi yang terjadi pada GPS sebesar X = 17 cm.Untuk menghindari amplitudo resonansi yang besar pada alat peredam getaran pada muatan roket dipasang stopper, dalam perancangan amplitudo yang dibatasi oleh stopper yaitu X =7,5 cm.sehingga alat peredam getaran pada muatan roket RX 420 LAPAN cukup aman
<br>Roket yang sedang terbang pada roket tersebut mengalami percepatan baik linier maupun anguler. Percepatan yang terjadi dapat menimbulkan gaya dalam dan gaya luar yang dapat menyebabkan ketidak-seimbangan dan getaran pada roket tersebut. Getaran yang timbul dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik, sehingga didalam perancangan sebuah roket perlu diuji sampai sejauh mana peralatan elektronik tersebut mampu menerima getaran. Berdasarkan pengalaman selama ini pada saat peluncuran roket, alat GPS (Global Positioning System) yang terdapat pada muatan roket mengalami gangguan pada saat roket mengalami G-force sebesar 8 gravitasi bumi, sehingga sulit untuk melacak keberadaan roket tersebut. Untuk itu dirancang sebuah sistem peredam getaran pada alat GPS roket RX 420 LAPAN yang mampu menerima getaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-712bc.webp" type="image/webp" length="45866" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-712bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-bc20c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/roket-rx-m-alat-gps-koefisien-getaran-sistem-pered-thumb-d8f27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1462-jurnalftijayabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7467-proceeding-technology-renewable-energy-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang Optimal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang Optimal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang Optimal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59563-produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces</link>
	<guid isPermaLink="false">2c06b6c47cdc5dfdeb9ebd19a9c9a6a4</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ xyz semantun ]]></category>
	<category><![CDATA[ dony maulana ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki yanuar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,maulana,rizki,semantun,xyz,yanuar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru: Mengembangkan model AHP yang lebih canggih dengan mempertimbangkan faktor-faktor tambahan seperti tingkat polusi dan kebisingan. Menganalisis dampak desain simpang yang optimal terhadap lingkungan sekitar, termasuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang Optimal: Saran penelitian lanjutan yang baru: Mengembangkan model AHP yang lebih canggih dengan mempertimbangkan faktor-faktor tambahan seperti tingkat polusi dan kebisingan. Menganalisis dampak desain simpang yang optimal terhadap lingkungan sekitar, termasuk kualitas udara dan kebisingan. Mengkaji efektivitas dan keberlanjutan sistem transportasi perkotaan dengan menggunakan model AHP dan PTV VISSIM, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan kinerja sistem transportasi secara berkelanjutan.. Tujuan penelitian ini untuk menentukan solusi simpang yang optimal dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan simulasi PTV VISSIM.Masalah simpang yang sangat komplek dari resiko kemacetan maka dalam menentukan solusi masalah tersebut perlu mempertimbangkan parameter yang mengakibatkan kemacetan.Dalam makalah yang peneliti lakukan, yaitu ingin menyajikan penerapan metode AHP untuk memilih solusi ini adalah pengambilan keputusan dengan metode AHP dan simulasi PTV ViSSIM yang menghasilkan desain simpang yang optimal.Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data adalah metode penghitungan lalu lintas dan metode survei.Metode penghitungan dilakukan untuk mendapatkan data jumlah pengguna yang melintasi Simpang dan data beban lalu lintas arus lalu lintas.Metode survei digunakan untuk mengumpulkan data, sikap dan pendapat terhadap subjek penelitian.Survei berisi sembilan pertanyaan singkat untuk memastikan partisipasi responden yang lebih tinggi.Dari metode perhitungan untuk Volume Lalulintas < 500 kendaraan maka Varian/Aternatif 1 ( 34,7%) yaitu menggunakan APILL masih relevan digunakan pada Simpang Bekasi Barat, namun pada Volume Lalulintas > 500 kendaraan, Varian/alternatif 4 (42,1%) yaitu Over Pass/Under Pass sangat disarankan tentu dipertimbangkan juga biaya konstruksinya Model AHP (Analytical Hierarchy Process) dan perangkat lunak PTV VISSIM digunakan dalam menentukan desain simpang yang optimal. Untuk pengambil keputusan atas dasar kriteria penilaian yang sebelumnya telah ditentukan menggunakan metode AHP didukung penggunaan perangkat lunak Expert Choice serta Perangkat lunak PTV VISSIM dalam pemodelan dan mensimulasikan lalu lintas di simpang. Tinjauan literatur mencakup tentang AHP dan PTV VISSIM, serta langkah-langkah metodologi yang terlibat dalam penerapan model AHP dan integrasi dengan PTV VISSIM. Analisa metode ini dibandingkan dengan desain simpang yang sebelumnya. Hasil penelitian model AHP sangat membantu menentukan kriteria penting dan pembobotannya. PTV VISSIM juga digunakan untuk menvalidasi desain simpang dari hasil simulasi lalullintas dan pendekatannya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-bc325.webp" title="JURIS - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-bc325.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-bc325.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-bc325.webp 1x" title="JURIS - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal" alt="JURIS - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-85b5c.webp" title="JURIS - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-85b5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-85b5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-85b5c.webp 1x" title="JURIS - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal" alt="JURIS - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-c48a4.webp" title="JURIS - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-c48a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-c48a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-c48a4.webp 1x" title="JURIS - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal" alt="JURIS - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59563-produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces" title="JURIS - Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal" target="_blank">Model AHP Dan PTV VISSIM Untuk Menentukan Desain Simpang Yang  Optimal</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru: Mengembangkan model AHP yang lebih canggih dengan mempertimbangkan faktor-faktor tambahan seperti tingkat polusi dan kebisingan. Menganalisis dampak desain simpang yang optimal terhadap lingkungan sekitar, termasuk kualitas udara dan kebisingan. Mengkaji efektivitas dan keberlanjutan sistem transportasi perkotaan dengan menggunakan model AHP dan PTV VISSIM, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan kinerja sistem transportasi secara berkelanjutan..
<br>Tujuan penelitian ini untuk menentukan solusi simpang yang optimal dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan simulasi PTV VISSIM.Masalah simpang yang sangat komplek dari resiko kemacetan maka dalam menentukan solusi masalah tersebut perlu mempertimbangkan parameter yang mengakibatkan kemacetan.Dalam makalah yang peneliti lakukan, yaitu ingin menyajikan penerapan metode AHP untuk memilih solusi ini adalah pengambilan keputusan dengan metode AHP dan simulasi PTV ViSSIM yang menghasilkan desain simpang yang optimal.Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data adalah metode penghitungan lalu lintas dan metode survei.Metode penghitungan dilakukan untuk mendapatkan data jumlah pengguna yang melintasi Simpang dan data beban lalu lintas arus lalu lintas.Metode survei digunakan untuk mengumpulkan data, sikap dan pendapat terhadap subjek penelitian.Survei berisi sembilan pertanyaan singkat untuk memastikan partisipasi responden yang lebih tinggi.Dari metode perhitungan untuk Volume Lalulintas < 500 kendaraan maka Varian/Aternatif 1 ( 34,7%) yaitu menggunakan APILL masih relevan digunakan pada Simpang Bekasi Barat, namun pada Volume Lalulintas > 500 kendaraan, Varian/alternatif 4 (42,1%) yaitu Over Pass/Under Pass sangat disarankan tentu dipertimbangkan juga biaya konstruksinya
<br>Model AHP (Analytical Hierarchy Process) dan perangkat lunak PTV VISSIM digunakan dalam menentukan desain simpang yang optimal. Untuk pengambil keputusan atas dasar kriteria penilaian yang sebelumnya telah ditentukan menggunakan metode AHP didukung penggunaan perangkat lunak Expert Choice serta Perangkat lunak PTV VISSIM dalam pemodelan dan mensimulasikan lalu lintas di simpang. Tinjauan literatur mencakup tentang AHP dan PTV VISSIM, serta langkah-langkah metodologi yang terlibat dalam penerapan model AHP dan integrasi dengan PTV VISSIM. Analisa metode ini dibandingkan dengan desain simpang yang sebelumnya. Hasil penelitian model AHP sangat membantu menentukan kriteria penting dan pembobotannya. PTV VISSIM juga digunakan untuk menvalidasi desain simpang dari hasil simulasi lalullintas dan pendekatannya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-c48a4.webp" type="image/webp" length="85322" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-bc325.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-85b5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/produk-validasi-desain-metode-ahp-hierarchy-proces-thumb-c48a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1462-jurnalftijayabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7467-proceeding-technology-renewable-energy-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59566-air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemar</link>
	<guid isPermaLink="false">79be0aec2634d479cab7ccc742b0ac4c</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ xyz semantun ]]></category>
	<category><![CDATA[ dony maulana ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki yanuar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,maulana,rizki,semantun,xyz,yanuar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan sistem Constructed Wetland (CW) untuk pengolahan air limbah industri tahu. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai variabel, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan sistem Constructed Wetland (CW) untuk pengolahan air limbah industri tahu. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai variabel, seperti jenis tanaman yang digunakan, desain sistem CW, dan waktu tinggal hidrolik (HRT) yang optimal. Selain itu, studi lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis dampak lingkungan dari sistem CW ini, termasuk efeknya terhadap kualitas air dan ekosistem sekitar. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pengelolaan limbah industri tahu secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.. Lahan basah buatan dapat digunakan untuk pengolahan air limbah di industri tahu yang jumlahnya cukup banyak baku.Efisiensi tertinggi dicapai dengan memvariasikan waktu tinggal hidrolik (HRT) selama 7 hari dimana semakin lama HRT efisiensi penurunan COD semakin tinggi Industri tahu merupakan salah satu industri yang menghasilkan limbah organik. Saat ini, usaha tahu di Indonesia rata-rata masih dilakukan dengan teknologi yang sederhana, sehingga tingkat efisiensi penggunaan sumber daya dirasakan masih rendah dan tingkat produksi limbahnya relatif tinggi. Sehingga diperlukan adanya pengolahan agar tidak merusak lingkungan. Salah satu metode pengolahan yang dapat dijadikan solusi adalah metode Constructed Wetland (CW). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efisiensi pengolahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-23934.webp" title="JURIS - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-23934.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-23934.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-23934.webp 1x" title="JURIS - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland" alt="JURIS - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-cb7e9.webp" title="JURIS - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-cb7e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-cb7e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-cb7e9.webp 1x" title="JURIS - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland" alt="JURIS - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-e3ee2.webp" title="JURIS - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-e3ee2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-e3ee2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-e3ee2.webp 1x" title="JURIS - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland" alt="JURIS - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59566-air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemar" title="JURIS - Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland" target="_blank">Pengolahan Air Limbah Industri Tahu A Hok Menggunakan Constructed Wetland</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan sistem Constructed Wetland (CW) untuk pengolahan air limbah industri tahu. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai variabel, seperti jenis tanaman yang digunakan, desain sistem CW, dan waktu tinggal hidrolik (HRT) yang optimal. Selain itu, studi lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis dampak lingkungan dari sistem CW ini, termasuk efeknya terhadap kualitas air dan ekosistem sekitar. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pengelolaan limbah industri tahu secara berkelanjutan dan ramah lingkungan..
<br>Lahan basah buatan dapat digunakan untuk pengolahan air limbah di industri tahu yang jumlahnya cukup banyak baku.Efisiensi tertinggi dicapai dengan memvariasikan waktu tinggal hidrolik (HRT) selama 7 hari dimana semakin lama HRT efisiensi penurunan COD semakin tinggi
<br>Industri tahu merupakan salah satu industri yang menghasilkan limbah organik. Saat ini, usaha tahu di Indonesia rata-rata masih dilakukan dengan teknologi yang sederhana, sehingga tingkat efisiensi penggunaan sumber daya dirasakan masih rendah dan tingkat produksi limbahnya relatif tinggi. Sehingga diperlukan adanya pengolahan agar tidak merusak lingkungan. Salah satu metode pengolahan yang dapat dijadikan solusi adalah metode Constructed Wetland (CW). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efisiensi pengolahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-23934.webp" type="image/webp" length="52334" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-23934.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-cb7e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/air-limbah-zat-warna-cair-kejuwhey-pencemaran-indu-thumb-e3ee2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1462-jurnalftijayabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7467-proceeding-technology-renewable-energy-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59552-efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prot</link>
	<guid isPermaLink="false">8308a612e257d96c78f11e9cda037b4a</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ xyz semantun ]]></category>
	<category><![CDATA[ dony maulana ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki yanuar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,maulana,rizki,semantun,xyz,yanuar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, sistem desalinasi berbasis optik ini menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam mengurangi kadar garam pada air laut. Namun, masih ada beberapa aspek yang dapat ditingkatkan. Pertama, penelitian lanjutan dapat fokus pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut: Berdasarkan hasil penelitian, sistem desalinasi berbasis optik ini menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam mengurangi kadar garam pada air laut. Namun, masih ada beberapa aspek yang dapat ditingkatkan. Pertama, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan efisiensi sistem dengan mengoptimalkan desain dan material yang digunakan. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan lensa optik yang berbeda atau kombinasi lensa untuk meningkatkan produktivitas sistem. Terakhir, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menguji sistem di berbagai kondisi lingkungan, seperti variasi intensitas sinar matahari dan kualitas air laut yang berbeda, untuk memastikan kehandalan dan efektivitas sistem dalam berbagai skenario.. Dari penelitian yang telah dilaksanakan dapat diambil kesimpulan bahwa telah dilakukan perancangan suatu prototipe sistem distilasi untuk mengurangi kadar garam pada air laut dengan memanfaatkan energi solar.Perancangan ini dibuat dengan menggunakan model atap single slope.Penambahan lensa optik fresnel diberikan pada sistem untuk meningkatkan produktifitas sistem dengan meningkatan pencahayaan pada sistem distilasi.Dari pengujian dan analisa data yang telah dilakukan, pada interval irradiasi matahari 0.96 kWatt/m2, telah didapatkan penurunan kadar garam selama proses distilasi pada sistem yang dibuat adalah sebesar 98,8 %.Dan penggunaan lensa fresnel dengan durasi waktu penyinaran yang sama yaitu selama 6 jam memberikan dampak jumlah air tawar yang dihasilkan sistem desalinasi 150% lebih banyak dari pada sistem desalinasi tanpa lensa fresnel Ketersediaan air menjadi hal yang sangat penting dalam menunjang kehidupan manusia. Hal ini sangat terkait dengan pemenuhan kebutuhan dasar untuk keberlangsungan kehidupan manusia. Namun saat ini masyarakat menghadapi permasalahan tidak meratanya ketersediaan air bersih yang dapat diakses masyarakat. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya kekeringan yang berkepanjangan, masalah pencemaran air tanah karena limbah dan zat-zat kimia, kurangnya fasilitas akses air bersih yang memadai dan lain sebagainya. Di sisi lain air laut yang memenuhi sebagian besar permukaan bumi belum secara maksimal di manfaatkan oleh masyarakat terutama untuk masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-06d4f.webp" title="JURIS - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-06d4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-06d4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-06d4f.webp 1x" title="JURIS - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut" alt="JURIS - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-c6238.webp" title="JURIS - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-c6238.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-c6238.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-c6238.webp 1x" title="JURIS - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut" alt="JURIS - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-34050.webp" title="JURIS - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-34050.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-34050.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-34050.webp 1x" title="JURIS - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut" alt="JURIS - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59552-efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prot" title="JURIS - Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut" target="_blank">Fabrikasi Prototipe Sistem Distilasi Berbasis Optikal Dalam Proses Pengurangan Kadar Garam Pada Air Laut</a>: Berdasarkan hasil penelitian, sistem desalinasi berbasis optik ini menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam mengurangi kadar garam pada air laut. Namun, masih ada beberapa aspek yang dapat ditingkatkan. Pertama, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan efisiensi sistem dengan mengoptimalkan desain dan material yang digunakan. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan lensa optik yang berbeda atau kombinasi lensa untuk meningkatkan produktivitas sistem. Terakhir, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menguji sistem di berbagai kondisi lingkungan, seperti variasi intensitas sinar matahari dan kualitas air laut yang berbeda, untuk memastikan kehandalan dan efektivitas sistem dalam berbagai skenario..
<br>Dari penelitian yang telah dilaksanakan dapat diambil kesimpulan bahwa telah dilakukan perancangan suatu prototipe sistem distilasi untuk mengurangi kadar garam pada air laut dengan memanfaatkan energi solar.Perancangan ini dibuat dengan menggunakan model atap single slope.Penambahan lensa optik fresnel diberikan pada sistem untuk meningkatkan produktifitas sistem dengan meningkatan pencahayaan pada sistem distilasi.Dari pengujian dan analisa data yang telah dilakukan, pada interval irradiasi matahari 0.96 kWatt/m2, telah didapatkan penurunan kadar garam selama proses distilasi pada sistem yang dibuat adalah sebesar 98,8 %.Dan penggunaan lensa fresnel dengan durasi waktu penyinaran yang sama yaitu selama 6 jam memberikan dampak jumlah air tawar yang dihasilkan sistem desalinasi 150% lebih banyak dari pada sistem desalinasi tanpa lensa fresnel
<br>Ketersediaan air menjadi hal yang sangat penting dalam menunjang kehidupan manusia. Hal ini sangat terkait dengan pemenuhan kebutuhan dasar untuk keberlangsungan kehidupan manusia. Namun saat ini masyarakat menghadapi permasalahan tidak meratanya ketersediaan air bersih yang dapat diakses masyarakat. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya kekeringan yang berkepanjangan, masalah pencemaran air tanah karena limbah dan zat-zat kimia, kurangnya fasilitas akses air bersih yang memadai dan lain sebagainya. Di sisi lain air laut yang memenuhi sebagian besar permukaan bumi belum secara maksimal di manfaatkan oleh masyarakat terutama untuk masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-06d4f.webp" type="image/webp" length="89980" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-06d4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-c6238.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/efisiensi-sistem-rekrutmen-efektivitas-prototipe-c-thumb-34050.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1462-jurnalftijayabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7467-proceeding-technology-renewable-energy-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59569-konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb</link>
	<guid isPermaLink="false">aaa22fd20211dab71846d4620ea48246</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cahaya putri ]]></category>
	<category><![CDATA[ allium cepa ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[allium,cahaya,cepa,header,page,putri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian beras organik. Penelitian ini dapat menyelidiki lebih lanjut bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang): Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian beras organik. Penelitian ini dapat menyelidiki lebih lanjut bagaimana perbedaan individu, pengaruh lingkungan, dan proses psikologis berperan dalam keputusan pembelian beras organik. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang efektif untuk mempromosikan beras organik kepada konsumen, serta menganalisis faktor-faktor yang mendorong atau menghambat keputusan pembelian beras organik. Dengan memahami preferensi konsumen dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, produsen dan pemasar beras organik dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan penjualan beras organik.. Faktor perbedaan individu dan faktor pengaruh lingkungan dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara pengaruh lingkungan terhadap proses keputusan sedangkan faktor proses psikologis dinyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara proses psikologis terhadap proses keputusan.Sedangkan secara Simultan faktor perbedaan individu, faktor prngaruh lingkungan, dan faktor proses psikologis berpengaruh terhadap proses pengambilan keputusan pembelian beras organik Salah satu makanan yang berperan penting dalam kehidupan seseorang adalah nasi. Fakta bahwa lebih dari 90% penduduk Indonesia mengonsumsi beras menjadi buktinya. Mengkonsumsi beras organik akan menjauhkan seseorang dari resiko mengkonsumsi pangan yang mengandung bahan kimia yang berbahaya. Permintaan terhadap beras organik tidak terlepas dari peranan konsumen dalam menilai dan mengidentifikasi produk tersebut sehingga nantinya akan memutuskan melakukan keputusan pembelian atau tidak. Adapun tujuan penelitian ini adalah: untuk faktor pengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-db295.webp" title="JURIS - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-db295.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-db295.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-db295.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)" alt="JURIS - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-56488.webp" title="JURIS - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-56488.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-56488.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-56488.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)" alt="JURIS - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-b8aaf.webp" title="JURIS - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-b8aaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-b8aaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-b8aaf.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)" alt="JURIS - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59569-konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb" title="JURIS - ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)" target="_blank">ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK (Studi Kasus Toko Beras Ela Pasar Sentral Rappang)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian beras organik. Penelitian ini dapat menyelidiki lebih lanjut bagaimana perbedaan individu, pengaruh lingkungan, dan proses psikologis berperan dalam keputusan pembelian beras organik. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang efektif untuk mempromosikan beras organik kepada konsumen, serta menganalisis faktor-faktor yang mendorong atau menghambat keputusan pembelian beras organik. Dengan memahami preferensi konsumen dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, produsen dan pemasar beras organik dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan penjualan beras organik..
<br>Faktor perbedaan individu dan faktor pengaruh lingkungan dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara pengaruh lingkungan terhadap proses keputusan sedangkan faktor proses psikologis dinyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara proses psikologis terhadap proses keputusan.Sedangkan secara Simultan faktor perbedaan individu, faktor prngaruh lingkungan, dan faktor proses psikologis berpengaruh terhadap proses pengambilan keputusan pembelian beras organik
<br>Salah satu makanan yang berperan penting dalam kehidupan seseorang adalah nasi. Fakta bahwa lebih dari 90% penduduk Indonesia mengonsumsi beras menjadi buktinya. Mengkonsumsi beras organik akan menjauhkan seseorang dari resiko mengkonsumsi pangan yang mengandung bahan kimia yang berbahaya. Permintaan terhadap beras organik tidak terlepas dari peranan konsumen dalam menilai dan mengidentifikasi produk tersebut sehingga nantinya akan memutuskan melakukan keputusan pembelian atau tidak. Adapun tujuan penelitian ini adalah: untuk faktor pengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-db295.webp" type="image/webp" length="98346" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-db295.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-56488.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/konsumsi-beras-organik-preferensi-konsumen-pengamb-thumb-b8aaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10573-j-pen-borneo-jurnal-ilmu-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59572-implementasi-program-wisata-alam-kualitas</link>
	<guid isPermaLink="false">329e46140eb1102f9531c97cbb46d23f</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dusun krajan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dusun,flag,focus,krajan,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam mengenai efektivitas strategi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama di daerah terpencil, untuk memastikan bahwa informasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam mengenai efektivitas strategi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama di daerah terpencil, untuk memastikan bahwa informasi tentang program pemutihan pajak dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Kedua, penting untuk menganalisis dampak jangka panjang dari program pemutihan pajak terhadap budaya kepatuhan pajak secara keseluruhan. Apakah program ini benar-benar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak di masyarakat, ataukah hanya menjadi solusi sementara yang dapat menimbulkan ketergantungan wajib pajak terhadap program serupa di masa depan? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas SAMSAT, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan komunikasi mereka dalam menjelaskan manfaat pajak dan prosedur yang ada. Dengan demikian, program pemutihan pajak dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kepatuhan pajak dan pendapatan daerah di masa depan.. Implementasi kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Cirebon bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta pendapatan daerah.Program ini mengedepankan pendekatan yang inklusif, memberikan kesempatan bagi pemilik kendaraan yang menunggak untuk memenuhi kewajiban pajak tanpa denda.Melalui analisis terhadap enam indikator utama, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kebijakan ini menunjukkan hasil yang signifikan, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan.Pertama, ukuran dan tujuan kebijakan mencakup upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, dengan pencapaian target mencapai sekitar setengah dari sasaran yang ditentukan, meskipun masih terhambat oleh variasi penghasilan dan aksesibilitas.Kedua, dalam hal sumber-sumber kebijakan, regulasi yang mendasari pelaksanaan program telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur.Ini memberikan dasar hukum yang kuat untuk kegiatan pemutihan pajak.Selain itu, Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat dalam program ini telah menjalani pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan.Namun, meskipun pegawai sudah terlatih, masih dibutuhkan peningkatan profesionalisme serta kemampuan komunikasi agar masyarakat lebih memahami manfaat pajak dan prosedur yang ada.Ketiga, ciri-ciri badan pelaksana menunjukkan bahwa struktur organisasi di SAMSAT telah mendukung pelaksanaan program dengan adanya tim khusus, serta fasilitas pendukung seperti layanan Samsat keliling yang memudahkan akses masyarakat, meskipun proses terkadang dianggap rumit.Keempat, dalam aspek komunikasi antar organisasi, tingkat koordinasi antara SAMSAT dan instansi terkait cukup baik, dengan sosialisasi yang efektif melalui penyuluhan dan media sosial, meskipun akses informasi masih terbatas bagi masyarakat di daerah terpencil.Kelima, sikap para pelaksana mencerminkan komitmen yang tinggi dari pegawai dalam melaksanakan program, meskipun pelayanan masih perlu ditingkatkan untuk memberikan penjelasan yang lebih baik kepada masyarakat.Terakhir, kondisi lingkungan ekonomi, sosial, serta politik mendukung keberhasilan kebijakan ini, dengan banyak masyarakat merasa terbantu dan termotivasi untuk membayar pajak tepat waktu.Oleh karena itu, meskipun ada tantangan, kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Cirebon menunjukkan potensi yang baik untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan pendapatan daerah Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pemutihan pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Sumber, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Dalam konteks otonomi daerah, pajak kendaraan bermotor berperan sebagai sumber pendapatan yang krusial untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan layanan publik. Program pemutihan pajak, yang dikenal sebagai amnesti pajak, dirancang untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan menghapus denda bagi pemilik kendaraan yang menunggak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam dinamika dan faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan kebijakan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemutihan pajak berhasil meningkatkan jumlah wajib pajak yang membayar tunggakan, serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memenuhi kewajiban pajak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-6d88e.webp" title="JURIS - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-6d88e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-6d88e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-6d88e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat" alt="JURIS - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-cb3f1.webp" title="JURIS - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-cb3f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-cb3f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-cb3f1.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat" alt="JURIS - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-bcf3a.webp" title="JURIS - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-bcf3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-bcf3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-bcf3a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat" alt="JURIS - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59572-implementasi-program-wisata-alam-kualitas" title="JURIS - Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat" target="_blank">Implementasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam mengenai efektivitas strategi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama di daerah terpencil, untuk memastikan bahwa informasi tentang program pemutihan pajak dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Kedua, penting untuk menganalisis dampak jangka panjang dari program pemutihan pajak terhadap budaya kepatuhan pajak secara keseluruhan. Apakah program ini benar-benar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak di masyarakat, ataukah hanya menjadi solusi sementara yang dapat menimbulkan ketergantungan wajib pajak terhadap program serupa di masa depan? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas SAMSAT, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan komunikasi mereka dalam menjelaskan manfaat pajak dan prosedur yang ada. Dengan demikian, program pemutihan pajak dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kepatuhan pajak dan pendapatan daerah di masa depan..
<br>Implementasi kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Cirebon bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta pendapatan daerah.Program ini mengedepankan pendekatan yang inklusif, memberikan kesempatan bagi pemilik kendaraan yang menunggak untuk memenuhi kewajiban pajak tanpa denda.Melalui analisis terhadap enam indikator utama, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kebijakan ini menunjukkan hasil yang signifikan, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan.Pertama, ukuran dan tujuan kebijakan mencakup upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, dengan pencapaian target mencapai sekitar setengah dari sasaran yang ditentukan, meskipun masih terhambat oleh variasi penghasilan dan aksesibilitas.Kedua, dalam hal sumber-sumber kebijakan, regulasi yang mendasari pelaksanaan program telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur.Ini memberikan dasar hukum yang kuat untuk kegiatan pemutihan pajak.Selain itu, Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat dalam program ini telah menjalani pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan.Namun, meskipun pegawai sudah terlatih, masih dibutuhkan peningkatan profesionalisme serta kemampuan komunikasi agar masyarakat lebih memahami manfaat pajak dan prosedur yang ada.Ketiga, ciri-ciri badan pelaksana menunjukkan bahwa struktur organisasi di SAMSAT telah mendukung pelaksanaan program dengan adanya tim khusus, serta fasilitas pendukung seperti layanan Samsat keliling yang memudahkan akses masyarakat, meskipun proses terkadang dianggap rumit.Keempat, dalam aspek komunikasi antar organisasi, tingkat koordinasi antara SAMSAT dan instansi terkait cukup baik, dengan sosialisasi yang efektif melalui penyuluhan dan media sosial, meskipun akses informasi masih terbatas bagi masyarakat di daerah terpencil.Kelima, sikap para pelaksana mencerminkan komitmen yang tinggi dari pegawai dalam melaksanakan program, meskipun pelayanan masih perlu ditingkatkan untuk memberikan penjelasan yang lebih baik kepada masyarakat.Terakhir, kondisi lingkungan ekonomi, sosial, serta politik mendukung keberhasilan kebijakan ini, dengan banyak masyarakat merasa terbantu dan termotivasi untuk membayar pajak tepat waktu.Oleh karena itu, meskipun ada tantangan, kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Cirebon menunjukkan potensi yang baik untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan pendapatan daerah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pemutihan pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Sumber, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Dalam konteks otonomi daerah, pajak kendaraan bermotor berperan sebagai sumber pendapatan yang krusial untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan layanan publik. Program pemutihan pajak, yang dikenal sebagai amnesti pajak, dirancang untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan menghapus denda bagi pemilik kendaraan yang menunggak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam dinamika dan faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan kebijakan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemutihan pajak berhasil meningkatkan jumlah wajib pajak yang membayar tunggakan, serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memenuhi kewajiban pajak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-6d88e.webp" type="image/webp" length="86784" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-6d88e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-cb3f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/implementasi-program-wisata-alam-kualitas-pelayana-thumb-bcf3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-143-unita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13210-publiciana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics CFD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics CFD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics CFD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59557-ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-danawati-h</link>
	<guid isPermaLink="false">941e85159695db2299267a58567ed8a2</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ xyz semantun ]]></category>
	<category><![CDATA[ dony maulana ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki yanuar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,maulana,rizki,semantun,xyz,yanuar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh geometri tangki dan jenis fluida terhadap pola aliran dan homogenitas fluida. Selain itu, dapat juga diteliti pengaruh variasi sudut masuk impeller pada SEM terhadap pola ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD): Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh geometri tangki dan jenis fluida terhadap pola aliran dan homogenitas fluida. Selain itu, dapat juga diteliti pengaruh variasi sudut masuk impeller pada SEM terhadap pola aliran dan homogenitas fluida. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode simulasi CFD yang telah terbukti efektif dalam memprediksi proses mixing.. Hasil terbaik yang didapatkan yaitu pada penggunaan 4-blade propeller dengan kecepatan 500 rpm karena pola alir yang dihasilkan semakin cepat dan vortex yang dihasilkan lebih sedikit, serta homogenitas fluida akan cepat tercapai.Adanya vortex dalam proses mixing tidak diinginkan karena menyebabkan buruknya kualitas proses mixing.Terdapat upaya untuk menghindari vortex yaitu dengan cara menempatkan tangki berpengaduk lebih ke tepi serta menambahkan baffle pada dinding tangki Mixing merupakan proses yang sering diterapkan di industri untuk mempercepat proses pencampuran fluida karena terjadinya perpindahan massa dan energi. Pengaplikasian Side Entering Mixer (SEM) masih belum optimal karena terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pengadukan, seperti jumlah blade dan kecepatan putar impeller yang akan mempengaruhi pola alir dan homogenitas fluida. Proses mixing yang kurang optimal akan mempengaruhi mutu produk dan pemborosan energi. Untuk itu perlu dilakukan studi lanjut mengenai pengaruh jumlah blade impeller dan kecepatan putar impeller terhadap pola aliran dan homogenitas fluida menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) pada software ANSYS. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-8083a.webp" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-8083a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-8083a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-8083a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)" alt="JURIS - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-c7d6a.webp" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-c7d6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-c7d6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-c7d6a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)" alt="JURIS - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-20362.webp" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-20362.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-20362.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-20362.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)" alt="JURIS - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59557-ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-danawati-h" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)" target="_blank">Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Kecepatan Putar Impeller Terhadap Pola Aliran dan Homogenitas Fluida Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh geometri tangki dan jenis fluida terhadap pola aliran dan homogenitas fluida. Selain itu, dapat juga diteliti pengaruh variasi sudut masuk impeller pada SEM terhadap pola aliran dan homogenitas fluida. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode simulasi CFD yang telah terbukti efektif dalam memprediksi proses mixing..
<br>Hasil terbaik yang didapatkan yaitu pada penggunaan 4-blade propeller dengan kecepatan 500 rpm karena pola alir yang dihasilkan semakin cepat dan vortex yang dihasilkan lebih sedikit, serta homogenitas fluida akan cepat tercapai.Adanya vortex dalam proses mixing tidak diinginkan karena menyebabkan buruknya kualitas proses mixing.Terdapat upaya untuk menghindari vortex yaitu dengan cara menempatkan tangki berpengaduk lebih ke tepi serta menambahkan baffle pada dinding tangki
<br>Mixing merupakan proses yang sering diterapkan di industri untuk mempercepat proses pencampuran fluida karena terjadinya perpindahan massa dan energi. Pengaplikasian Side Entering Mixer (SEM) masih belum optimal karena terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pengadukan, seperti jumlah blade dan kecepatan putar impeller yang akan mempengaruhi pola alir dan homogenitas fluida. Proses mixing yang kurang optimal akan mempengaruhi mutu produk dan pemborosan energi. Untuk itu perlu dilakukan studi lanjut mengenai pengaruh jumlah blade impeller dan kecepatan putar impeller terhadap pola aliran dan homogenitas fluida menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) pada software ANSYS.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-8083a.webp" type="image/webp" length="63388" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-8083a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-c7d6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/ansys-cfd-impeller-mixing-sem-pola-alir-pengaruh-b-thumb-20362.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1462-jurnalftijayabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7467-proceeding-technology-renewable-energy-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59561-performa-aplikasi-konteks-spesifik-evalua</link>
	<guid isPermaLink="false">1e03588a3f87724d3a402731045ea801</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 02:00:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ meranti raya ]]></category>
	<category><![CDATA[ sawah lebar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lebar,meranti,raya,sawah,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: 1. Mengembangkan strategi optimasi tambahan untuk pengelolaan edge computing, dengan fokus pada peningkatan skalabilitas dan efisiensi sistem. 2. Mengevaluasi dampak penerapan edge computing terhadap keamanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: 1. Mengembangkan strategi optimasi tambahan untuk pengelolaan edge computing, dengan fokus pada peningkatan skalabilitas dan efisiensi sistem. 2. Mengevaluasi dampak penerapan edge computing terhadap keamanan dan privasi data, terutama dalam konteks aplikasi IoT yang sensitif. 3. Melakukan penelitian mendalam untuk memahami tantangan integrasi edge computing dalam sistem IoT yang lebih besar, termasuk manajemen dan koordinasi perangkat edge.. Penerapan edge computing secara signifikan mengurangi latensi pada aplikasi IoT dan meningkatkan kinerja sistem.Ini menunjukkan bahwa edge computing adalah solusi yang efektif untuk mengatasi tantangan latensi dalam aplikasi IoT.Untuk hasil yang lebih baik, disarankan untuk mengintegrasikan edge computing dalam desain aplikasi IoT dan mengeksplorasi teknik optimasi lebih lanjut.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji dampak edge computing pada skala yang lebih besar dan dalam berbagai lingkungan Artikel ini mengkaji pengaruh penerapan edge computing terhadap latensi pada aplikasi Internet of Things (IoT). Edge computing memindahkan pemrosesan data lebih dekat ke sumber data untuk mengurangi latensi dan meningkatkan efisiensi. Penelitian ini membandingkan performa aplikasi IoT dengan dan tanpa edge computing. Hasilnya menunjukkan pengurangan signifikan dalam latensi dan peningkatan kecepatan respons aplikasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-894da.webp" title="JURIS - Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-894da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-894da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-894da.webp 1x" title="JURIS - Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications" alt="JURIS - Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-075df.webp" title="JURIS - Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-075df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-075df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-075df.webp 1x" title="JURIS - Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications" alt="JURIS - Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59561-performa-aplikasi-konteks-spesifik-evalua" title="JURIS - Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications" target="_blank">Study On The Effect Of Edge Computing On Latency In Iot Applications</a>: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: 1. Mengembangkan strategi optimasi tambahan untuk pengelolaan edge computing, dengan fokus pada peningkatan skalabilitas dan efisiensi sistem. 2. Mengevaluasi dampak penerapan edge computing terhadap keamanan dan privasi data, terutama dalam konteks aplikasi IoT yang sensitif. 3. Melakukan penelitian mendalam untuk memahami tantangan integrasi edge computing dalam sistem IoT yang lebih besar, termasuk manajemen dan koordinasi perangkat edge..
<br>Penerapan edge computing secara signifikan mengurangi latensi pada aplikasi IoT dan meningkatkan kinerja sistem.Ini menunjukkan bahwa edge computing adalah solusi yang efektif untuk mengatasi tantangan latensi dalam aplikasi IoT.Untuk hasil yang lebih baik, disarankan untuk mengintegrasikan edge computing dalam desain aplikasi IoT dan mengeksplorasi teknik optimasi lebih lanjut.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji dampak edge computing pada skala yang lebih besar dan dalam berbagai lingkungan
<br>Artikel ini mengkaji pengaruh penerapan edge computing terhadap latensi pada aplikasi Internet of Things (IoT). Edge computing memindahkan pemrosesan data lebih dekat ke sumber data untuk mengurangi latensi dan meningkatkan efisiensi. Penelitian ini membandingkan performa aplikasi IoT dengan dan tanpa edge computing. Hasilnya menunjukkan pengurangan signifikan dalam latensi dan peningkatan kecepatan respons aplikasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-075df.webp" type="image/webp" length="94850" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-894da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/performa-aplikasi-konteks-spesifik-evaluasi-sistem-thumb-075df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7114-jurnalunived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19751-jurnal-komputer-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 20 Aug 2026 02:50:06 +0700. 12 items. Served in: 4.603 seconds [rss] -->
