<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 22 Sep 2026 07:52:34 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 07:52:34 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-22T07:52:34+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68084-sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-pembelaja</link>
	<guid isPermaLink="false">a07c2055d6a04c70255f52727fdfc67e</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 06:01:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan laboratorium virtual terhadap peningkatan keterampilan proses sains mahasiswa. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara metode pembelajaran berbasis inkuiri dan metode konvensional dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan laboratorium virtual terhadap peningkatan keterampilan proses sains mahasiswa. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara metode pembelajaran berbasis inkuiri dan metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan memprediksi dan menyimpulkan. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan strategi pembelajaran jangka panjang untuk memperkuat keterampilan proses sains mahasiswa, terutama dalam konteks pembelajaran hybrid pasca-pandemi.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa keterampilan proses sains mahasiswa Pendidikan IPA pada tiap indicator cukup baik, sedangkan keterampilan proses sains pada masing-masing individu juga cukup baik.Sehingga secara keseluruhan keterampilan proses sains mahasiswa Pendidikan IPA dinyatakan cukup baik.Namun keterampilan proses sains masih belum optimal sehingga perlu ditingkatkan Mata kuliah praktikum merupakan pengembangan dalam penguatan kompetensi keterampilan. Keterampilan proses sains dibutuhkan oleh mahasiswa calon guru IPA sebagai bekal dalam pelaksanaan proses pembelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keterampilan proses sains mahasiswa Pendidikan IPA pada mata kuliah fisika dasar 2. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian melibatkan mahasiswa semester 2 Pendidikan IPA Universitas Ivet pada semester genap tahun akademik 2022-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keterampilan mengamati diperoleh nilai 82,14, keterampilan mengukur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-44757.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-44757.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-44757.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-44757.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-5f866.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-5f866.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-5f866.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-5f866.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-572ec.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-572ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-572ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-572ec.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68084-sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-pembelaja" title="JURIS - Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2" target="_blank">Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Pendidikan Ipa Pada Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar 2</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan laboratorium virtual terhadap peningkatan keterampilan proses sains mahasiswa. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara metode pembelajaran berbasis inkuiri dan metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan memprediksi dan menyimpulkan. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan strategi pembelajaran jangka panjang untuk memperkuat keterampilan proses sains mahasiswa, terutama dalam konteks pembelajaran hybrid pasca-pandemi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa keterampilan proses sains mahasiswa Pendidikan IPA pada tiap indicator cukup baik, sedangkan keterampilan proses sains pada masing-masing individu juga cukup baik.Sehingga secara keseluruhan keterampilan proses sains mahasiswa Pendidikan IPA dinyatakan cukup baik.Namun keterampilan proses sains masih belum optimal sehingga perlu ditingkatkan
<br>Mata kuliah praktikum merupakan pengembangan dalam penguatan kompetensi keterampilan. Keterampilan proses sains dibutuhkan oleh mahasiswa calon guru IPA sebagai bekal dalam pelaksanaan proses pembelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keterampilan proses sains mahasiswa Pendidikan IPA pada mata kuliah fisika dasar 2. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian melibatkan mahasiswa semester 2 Pendidikan IPA Universitas Ivet pada semester genap tahun akademik 2022-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keterampilan mengamati diperoleh nilai 82,14, keterampilan mengukur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-5f866.webp" type="image/webp" length="96474" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-44757.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-5f866.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/sains-mahasiswa-d4-pembelajaran-ipa-mutu-kompetens-thumb-572ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19524-eduteach-jurnal-edukasi-teknologi-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Peran Tugas dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM di Kota Singkawang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Peran Tugas dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM di Kota Singkawang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Peran Tugas dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM di Kota Singkawang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68073-kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-us</link>
	<guid isPermaLink="false">441576d3c4c6e444e3eb44a745ae19c1</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 05:37:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ desvira zain ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal eksos ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[desvira,eksos,jurnal,view,vol,zain]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara implementasi peran dan tanggung jawab dinas terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang dengan kota-kota lain di Indonesia. Selain itu, penelitian juga dapat difokuskan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara implementasi peran dan tanggung jawab dinas terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang dengan kota-kota lain di Indonesia. Selain itu, penelitian juga dapat difokuskan pada analisis dampak dari implementasi keberpihakan dinas terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang, serta bagaimana peran dinas dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi pelaku usaha tersebut. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh dinas untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memberikan dukungan dan pengawasan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat penulis simpulkan mengenai bagaimana peran dinas dalam memberikan dukungan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, manajemen pengawasan, dan implementasi perkembangan keberpihakan Dinas terkait pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah pada Kota Singkawang sebagai berikut.Bidang perindustrian pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, UKM Kota Singkawang terkait memberikan dukungan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang yaitu dengan melakukan pembinaan berdasarkan UU No.3 tentang perindustrian tahun 2014 untuk memperbaiki kualitas industry pelaku usaha tidak melakukan penyelewengan terutama pada bidang perindustrian dimana keberpihakan bidang perindustrian berhubungan dengan sertifikat higenis, sertifikat produk pangan industri rumah tangga, edukasi baik secara langsung maupun tidak memberikan fasilitas kepada pelaku usaha berupa sarana dan prasana.Kemudian untuk bidang perdagangan memiliki peranan sebagai pihak pelaksana pengawasan atau bidang yang bertanggung jawab untuk melakukan monitoring terkait peraturan pelaku usaha perdagangan di Kota Singkawang, pengawasan khususnya pada barang-barang yang beredar seperti pengawasan barang bersubsidi.Pengawasan tersebut berdasarkan perundang undangan yang telah ditentukan yaitu undang undang nomor 32 tahun 2011.Tujuan dilakukannya pengawasan ini hanya untuk melakukan pengendalian dan kemudian akan diberikan arahan atau sosialisasi kepada pelaku usaha terkait dengan bagaimana barang beredar yang dapat dijual belikan, yang terakhir Bidang Koperasi dan UKM yang memiliki peranan sebagai pihak pelaksana untuk melakukan pengawasan dan pengendalian tetapi pengendalian dilakukan ketika mendapatkan laporan dari pelaku usaha, dan pengendalian dilakukan ketika tidak mendapatkan laporan triwulan dari pihak koperasi, dan berperan sebagai pihak yang menindaklanjuti dari peraturan yang sudah dibuat oleh kementerian koperasi dan usaha kecil menengah yaitu untuk memberhetikan koperasi-koperasi yang dianggap tidak sesuai atau tidak terdapat nomor induk koperasi.Pengawasan Koperasi berdasarkan peraturan pemerintah nomor 17 tentang pelaksanaan undang undang nomor 20 tahun 2008.Pengawasan dilakukan dapat dilakukan, Berdasarkan hasil wawancara yang penulis simpulkan bahwa Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Pada Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan Usaha Kecil di kota Singkawang terdapat kendala yang sama pada masing masing bidang yaitu berupa sumber daya seperti sumber daya manusia, finansial, sumber daya sarana dan prasarana dan sumber daya waktu.Kemudian kendala yang ada pada bidang perdagangan juga tidak bisa menyita barang-barang yang melenggar peraturan seperti barang yang tidak layak untuk diperjual dan di beli Penelitian ini hanya dibatasi pada peran pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas Pemda terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan Usaha Kecil terhadap Usaha Mikro, kecil dan Menengah di kota Singkawang. Dalam hal ini selaku penulis menekankan pada implementasi keberpihakan pihak dinas terhadap pelaku Usaha Mikro, pelaku koperasi terhadap perkembangan Usahanya yang berada di Kota Singkawang. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode penelitian Kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan penelitian yang menghasilkan data deskriptif dan tidak menghasilkan data statistik atau pengukuran dalam suatu penelitian. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-2a213.webp" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-2a213.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-2a213.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-2a213.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" alt="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" alt="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" alt="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68073-kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-us" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" target="_blank">Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara implementasi peran dan tanggung jawab dinas terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang dengan kota-kota lain di Indonesia. Selain itu, penelitian juga dapat difokuskan pada analisis dampak dari implementasi keberpihakan dinas terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang, serta bagaimana peran dinas dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi pelaku usaha tersebut. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh dinas untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memberikan dukungan dan pengawasan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat penulis simpulkan mengenai bagaimana peran dinas dalam memberikan dukungan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, manajemen pengawasan, dan implementasi perkembangan keberpihakan Dinas terkait pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah pada Kota Singkawang sebagai berikut.Bidang perindustrian pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, UKM Kota Singkawang terkait memberikan dukungan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang yaitu dengan melakukan pembinaan berdasarkan UU No.3 tentang perindustrian tahun 2014 untuk memperbaiki kualitas industry pelaku usaha tidak melakukan penyelewengan terutama pada bidang perindustrian dimana keberpihakan bidang perindustrian berhubungan dengan sertifikat higenis, sertifikat produk pangan industri rumah tangga, edukasi baik secara langsung maupun tidak memberikan fasilitas kepada pelaku usaha berupa sarana dan prasana.Kemudian untuk bidang perdagangan memiliki peranan sebagai pihak pelaksana pengawasan atau bidang yang bertanggung jawab untuk melakukan monitoring terkait peraturan pelaku usaha perdagangan di Kota Singkawang, pengawasan khususnya pada barang-barang yang beredar seperti pengawasan barang bersubsidi.Pengawasan tersebut berdasarkan perundang undangan yang telah ditentukan yaitu undang undang nomor 32 tahun 2011.Tujuan dilakukannya pengawasan ini hanya untuk melakukan pengendalian dan kemudian akan diberikan arahan atau sosialisasi kepada pelaku usaha terkait dengan bagaimana barang beredar yang dapat dijual belikan, yang terakhir Bidang Koperasi dan UKM yang memiliki peranan sebagai pihak pelaksana untuk melakukan pengawasan dan pengendalian tetapi pengendalian dilakukan ketika mendapatkan laporan dari pelaku usaha, dan pengendalian dilakukan ketika tidak mendapatkan laporan triwulan dari pihak koperasi, dan berperan sebagai pihak yang menindaklanjuti dari peraturan yang sudah dibuat oleh kementerian koperasi dan usaha kecil menengah yaitu untuk memberhetikan koperasi-koperasi yang dianggap tidak sesuai atau tidak terdapat nomor induk koperasi.Pengawasan Koperasi berdasarkan peraturan pemerintah nomor 17 tentang pelaksanaan undang undang nomor 20 tahun 2008.Pengawasan dilakukan dapat dilakukan, Berdasarkan hasil wawancara yang penulis simpulkan bahwa Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Pada Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan Usaha Kecil di kota Singkawang terdapat kendala yang sama pada masing masing bidang yaitu berupa sumber daya seperti sumber daya manusia, finansial, sumber daya sarana dan prasarana dan sumber daya waktu.Kemudian kendala yang ada pada bidang perdagangan juga tidak bisa menyita barang-barang yang melenggar peraturan seperti barang yang tidak layak untuk diperjual dan di beli
<br>Penelitian ini hanya dibatasi pada peran pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas Pemda terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan Usaha Kecil terhadap Usaha Mikro, kecil dan Menengah di kota Singkawang. Dalam hal ini selaku penulis menekankan pada implementasi keberpihakan pihak dinas terhadap pelaku Usaha Mikro, pelaku koperasi terhadap perkembangan Usahanya yang berada di Kota Singkawang. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode penelitian Kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan penelitian yang menghasilkan data deskriptif dan tidak menghasilkan data statistik atau pengukuran dalam suatu penelitian.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp" type="image/webp" length="91308" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-2a213.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1653-polnep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14071-eksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM DOLEWAK ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM DOLEWAK ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM DOLEWAK ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68078-pesan-edukasi-kesehatan-mental-kes</link>
	<guid isPermaLink="false">d1c1376f4fc77a1d06c0ab1abc59b9a6</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 05:16:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi edukasi kesehatan yang diterapkan oleh akun @Dolewak. Penelitian ini dapat mengukur apakah strategi tersebut berhasil mengubah perilaku followers ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi edukasi kesehatan yang diterapkan oleh akun @Dolewak. Penelitian ini dapat mengukur apakah strategi tersebut berhasil mengubah perilaku followers dalam jangka panjang, dan apakah ada peningkatan kesadaran dan praktik kesehatan yang berkelanjutan di kalangan followers. 2. Meneliti strategi edukasi kesehatan di platform media sosial lainnya, seperti TikTok, YouTube, atau bahkan platform yang lebih spesifik seperti aplikasi kesehatan. Penelitian ini dapat membandingkan efektivitas strategi edukasi kesehatan di berbagai platform dan mengidentifikasi platform mana yang paling efektif dalam mencapai target audiens dan mendorong perubahan perilaku. 3. Menganalisis peran influencer atau kreator konten dalam mempromosikan edukasi kesehatan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana influencer dapat digunakan sebagai agen perubahan, dan bagaimana kolaborasi antara influencer dan ahli kesehatan dapat meningkatkan kredibilitas dan dampak pesan edukasi kesehatan. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi edukasi kesehatan di era digital, dan membantu mengembangkan pendekatan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan praktik kesehatan di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akun Instagram @Dolewak mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi kesehatan yang menarik.Dengan menggunakan gaya visual animasi, narasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta gaya bahasa yang ringan dan menghibur, @Dolewak mampu menyampaikan informasi kesehatan yang awalnya terkesan berat menjadi mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya followers dari kalangan muda.Melalui pendekatan naratif Tzvetan Todorov yang terdiri dari alur awal (equilibrium), gangguan (disruption), hingga penyelesaian (new equilibrium), konten-konten @Dolewak memberikan pemahaman tentang kebiasaan-kebiasaan tidak sehat dan mengajak followers untuk mengubahnya ke arah yang lebih baik.Hal ini membuat pesan yang disampaikan tidak hanya informatif, tapi juga terasa menyentuh karena dikemas dengan cara yang relate dan menghibur.Selain itu, strategi yang digunakan @Dolewak juga selaras dengan teori Empat Pilar Strategi Media Sosial dari Safko dan Brake, yaitu Kesehatan merupakan hal yang penting karena merupakan fondasi dalam menjalani kehidupan. Namun, banyak masyarakat yang abai terhadap kesehatan dikarenakan berbagai faktor, salah satunya kurangnya edukasi. Seiring perkembangan teknologi, edukasi kesehatan kini dapat dikases melalui media sosial yang menyajikan informasi dalam berbagai bentuk yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi edukasi kesehatan pada scene konten akun Instagram @dolewak dengan pendekatan kualitatif, metode Analisis Naratif Tzvetan Todorov dimana terdapat tiga tahap yaitu keseimbangan awal, gangguan dan keseimbangan baru, serta menggunakan teori Empat Pilar Strategi Media Sosial dari Safko dan Brake, yang terdiri dari komunikasi, kolaborasi, edukasi, dan hiburan. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" alt="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" alt="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-a5226.webp" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-a5226.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-a5226.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-a5226.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" alt="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68078-pesan-edukasi-kesehatan-mental-kes" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" target="_blank">STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi edukasi kesehatan yang diterapkan oleh akun @Dolewak. Penelitian ini dapat mengukur apakah strategi tersebut berhasil mengubah perilaku followers dalam jangka panjang, dan apakah ada peningkatan kesadaran dan praktik kesehatan yang berkelanjutan di kalangan followers. 2. Meneliti strategi edukasi kesehatan di platform media sosial lainnya, seperti TikTok, YouTube, atau bahkan platform yang lebih spesifik seperti aplikasi kesehatan. Penelitian ini dapat membandingkan efektivitas strategi edukasi kesehatan di berbagai platform dan mengidentifikasi platform mana yang paling efektif dalam mencapai target audiens dan mendorong perubahan perilaku. 3. Menganalisis peran influencer atau kreator konten dalam mempromosikan edukasi kesehatan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana influencer dapat digunakan sebagai agen perubahan, dan bagaimana kolaborasi antara influencer dan ahli kesehatan dapat meningkatkan kredibilitas dan dampak pesan edukasi kesehatan. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi edukasi kesehatan di era digital, dan membantu mengembangkan pendekatan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan praktik kesehatan di kalangan masyarakat, terutama generasi muda..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akun Instagram @Dolewak mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi kesehatan yang menarik.Dengan menggunakan gaya visual animasi, narasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta gaya bahasa yang ringan dan menghibur, @Dolewak mampu menyampaikan informasi kesehatan yang awalnya terkesan berat menjadi mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya followers dari kalangan muda.Melalui pendekatan naratif Tzvetan Todorov yang terdiri dari alur awal (equilibrium), gangguan (disruption), hingga penyelesaian (new equilibrium), konten-konten @Dolewak memberikan pemahaman tentang kebiasaan-kebiasaan tidak sehat dan mengajak followers untuk mengubahnya ke arah yang lebih baik.Hal ini membuat pesan yang disampaikan tidak hanya informatif, tapi juga terasa menyentuh karena dikemas dengan cara yang relate dan menghibur.Selain itu, strategi yang digunakan @Dolewak juga selaras dengan teori Empat Pilar Strategi Media Sosial dari Safko dan Brake, yaitu
<br>Kesehatan merupakan hal yang penting karena merupakan fondasi dalam menjalani kehidupan. Namun, banyak masyarakat yang abai terhadap kesehatan dikarenakan berbagai faktor, salah satunya kurangnya edukasi. Seiring perkembangan teknologi, edukasi kesehatan kini dapat dikases melalui media sosial yang menyajikan informasi dalam berbagai bentuk yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi edukasi kesehatan pada scene konten akun Instagram @dolewak dengan pendekatan kualitatif, metode Analisis Naratif Tzvetan Todorov dimana terdapat tiga tahap yaitu keseimbangan awal, gangguan dan keseimbangan baru, serta menggunakan teori Empat Pilar Strategi Media Sosial dari Safko dan Brake, yang terdiri dari komunikasi, kolaborasi, edukasi, dan hiburan. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp" type="image/webp" length="97458" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-a5226.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-375-ug.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15814-mediakom-jurnal-ilmu-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Teknik Mengajar Berbicara Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri Level 1 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Teknik Mengajar Berbicara Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri Level 1 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Teknik Mengajar Berbicara Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri Level 1 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68081-berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunika</link>
	<guid isPermaLink="false">fec6e29815a2aba744a65df2d3e63c17</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 05:08:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ design ui ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[design,ui,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas strategi pembelajaran yang menggabungkan penguatan kosakata dan latihan kepercayaan diri secara bersamaan. 2. Diperlukan analisis mendalam tentang dampak konteks budaya terhadap pengembangan keterampilan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1): 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas strategi pembelajaran yang menggabungkan penguatan kosakata dan latihan kepercayaan diri secara bersamaan. 2. Diperlukan analisis mendalam tentang dampak konteks budaya terhadap pengembangan keterampilan berbicara dalam BIPA, khususnya untuk pembelajar dari latar belakang yang berbeda. 3. Pengembangan kerangka kerja pembelajaran berbasis simulasi interaksi sosial nyata dapat menjadi arah studi baru untuk meningkatkan kemampuan komunikasi pembelajar BIPA secara praktis.. Pembelajar BIPA mandiri mampu menjawab pertanyaan dengan pemahaman memadai namun masih cenderung menggunakan bahasa Inggris dan memiliki kepercayaan diri rendah.Strategi pembelajaran tambahan seperti penguatan kosakata dan pengembangan rasa percaya diri diperlukan untuk meningkatkan keterampilan berbicara.Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan wawancara dalam konteks pembelajaran BIPA level 1 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi teknik mengajar berbicara dengan pendekatan wawancara pada pembelajar mandiri. Melalui teknik wawancara, penelitian ini memfokuskan pada pengembangan keterampilan berbicara pembelajar dengan memperhatikan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis rekaman audio. Subjek dalam penelitian ini adalah satu pembelajar mandiri yang mana subjek penelitian ini adalah informan utama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan pentingnya penerapan teknik mengajar berbicara dengan pendekatan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa, meskipun pembelajar mampu menjawab pertanyaan dengan pemahaman yang memadai, masih terdapat kecenderungan untuk menggunakan kosa kata... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-78727.webp" title="JURIS - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-78727.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-78727.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-78727.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)" alt="JURIS - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-842c7.webp" title="JURIS - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-842c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-842c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-842c7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)" alt="JURIS - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-90731.webp" title="JURIS - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-90731.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-90731.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-90731.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)" alt="JURIS - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68081-berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunika" title="JURIS - Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)" target="_blank">Implementasi Teknik Mengajar Berbicara: Pendekatan Wawancara Pada Pembelajar BIPA Mandiri (Level 1)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas strategi pembelajaran yang menggabungkan penguatan kosakata dan latihan kepercayaan diri secara bersamaan. 2. Diperlukan analisis mendalam tentang dampak konteks budaya terhadap pengembangan keterampilan berbicara dalam BIPA, khususnya untuk pembelajar dari latar belakang yang berbeda. 3. Pengembangan kerangka kerja pembelajaran berbasis simulasi interaksi sosial nyata dapat menjadi arah studi baru untuk meningkatkan kemampuan komunikasi pembelajar BIPA secara praktis..
<br>Pembelajar BIPA mandiri mampu menjawab pertanyaan dengan pemahaman memadai namun masih cenderung menggunakan bahasa Inggris dan memiliki kepercayaan diri rendah.Strategi pembelajaran tambahan seperti penguatan kosakata dan pengembangan rasa percaya diri diperlukan untuk meningkatkan keterampilan berbicara.Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan wawancara dalam konteks pembelajaran BIPA level 1
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi teknik mengajar berbicara dengan pendekatan wawancara pada pembelajar mandiri. Melalui teknik wawancara, penelitian ini memfokuskan pada pengembangan keterampilan berbicara pembelajar dengan memperhatikan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis rekaman audio. Subjek dalam penelitian ini adalah satu pembelajar mandiri yang mana subjek penelitian ini adalah informan utama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan pentingnya penerapan teknik mengajar berbicara dengan pendekatan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa, meskipun pembelajar mampu menjawab pertanyaan dengan pemahaman yang memadai, masih terdapat kecenderungan untuk menggunakan kosa kata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-90731.webp" type="image/webp" length="95442" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-78727.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-842c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/berbicara-wawancara-bipa-teknik-komunikasi-mandiri-thumb-90731.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19524-eduteach-jurnal-edukasi-teknologi-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al Quran dan Sains ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al Quran dan Sains ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al Quran dan Sains ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68086-sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualis</link>
	<guid isPermaLink="false">2f23ee8924e3971ae319f1b67cf7a048</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 04:39:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam tentang konsep cahaya dalam Al-Qur'an dan sains, dengan fokus pada implikasi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam tentang konsep cahaya dalam Al-Qur'an dan sains, dengan fokus pada implikasi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana cahaya dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana cahaya dapat menjadi simbol atau metafora dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks spiritual dan keagamaan.. Dari beberapa uraian di atas maka ada kesesuaian antara perspektif Al-Qur'an dengan sains yang dapat dijelaskan sebagai berikut.Cahaya merupakan sifat Allah atau sumber cahaya utama adalah Allah yang tidak pernah diam, selalu mencipta, selalu berinovasi.Cahaya juga tidak pernah diam, selalu bergerak, karena jika diam energinya nol karena massa diam cahaya adalah nol, sehingga tidak ada kehendak.Allah juga tidak pernah diam dan selalu berkehendak.Semua yang ada di langit dan burnt selalu meminta kepadaNya.Dengan cahaya Allah semua akan dapat dibedakan antara yang benar dengan yang salah.Di dunia semua akan tampak lebih jelas, lebih berarti dan lebih bermanfaat tatkala ada keterlibatan cahaya dengan segala sifat dan kelakukannya.Dengan cahaya itu akan mendapatkan jalan yang benar, mengembangkan ilmu pengetahuan demi peradaban.Cahaya Allah akan dapat diperoleh bila noda atau penghalang itu dihilangkan.Untuk menghilangkan noda itu melakukan apa yang disenangi cahaya dan menjauhi apa yang tidak disukai cahaya.Cahaya dalam arti fisis juga tidak akan menembus sebuah ruangan atau tempat tatkala cahaya itu terhalang oleh sesuatu, sehingga ruangan/tempat/benda itu tidak ada artinya tanpa adanya cahaya ini Artikel ini akan membahas cahaya dalam dua perspektif: sains dan Al-Qur'an. Cahaya adalah kuantitas fisik dengan kecepatan tertinggi di dunia. Teori cahaya berkembang seiring kemajuan sains dan peradaban. Sifat dualisme cahaya (sebagai gelombang dan partikel) telah memungkinkan manusia untuk membuat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara luas. Sedangkan dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa cahaya dapat menjadi penuntun bagi manusia menuju jalan kebaikan. Al-Qur'an juga menyatakan bahwa cahaya datang dari Allah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-e7696.webp" title="JURIS - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-e7696.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-e7696.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-e7696.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains" alt="JURIS - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-ffb3e.webp" title="JURIS - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-ffb3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-ffb3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-ffb3e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains" alt="JURIS - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-63eb0.webp" title="JURIS - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-63eb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-63eb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-63eb0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains" alt="JURIS - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68086-sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualis" title="JURIS - Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains" target="_blank">Analisis Teknologi Cahaya dalam Perspektif Al-Quran dan Sains</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam tentang konsep cahaya dalam Al-Qur'an dan sains, dengan fokus pada implikasi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana cahaya dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana cahaya dapat menjadi simbol atau metafora dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks spiritual dan keagamaan..
<br>Dari beberapa uraian di atas maka ada kesesuaian antara perspektif Al-Qur'an dengan sains yang dapat dijelaskan sebagai berikut.Cahaya merupakan sifat Allah atau sumber cahaya utama adalah Allah yang tidak pernah diam, selalu mencipta, selalu berinovasi.Cahaya juga tidak pernah diam, selalu bergerak, karena jika diam energinya nol karena massa diam cahaya adalah nol, sehingga tidak ada kehendak.Allah juga tidak pernah diam dan selalu berkehendak.Semua yang ada di langit dan burnt selalu meminta kepadaNya.Dengan cahaya Allah semua akan dapat dibedakan antara yang benar dengan yang salah.Di dunia semua akan tampak lebih jelas, lebih berarti dan lebih bermanfaat tatkala ada keterlibatan cahaya dengan segala sifat dan kelakukannya.Dengan cahaya itu akan mendapatkan jalan yang benar, mengembangkan ilmu pengetahuan demi peradaban.Cahaya Allah akan dapat diperoleh bila noda atau penghalang itu dihilangkan.Untuk menghilangkan noda itu melakukan apa yang disenangi cahaya dan menjauhi apa yang tidak disukai cahaya.Cahaya dalam arti fisis juga tidak akan menembus sebuah ruangan atau tempat tatkala cahaya itu terhalang oleh sesuatu, sehingga ruangan/tempat/benda itu tidak ada artinya tanpa adanya cahaya ini
<br>Artikel ini akan membahas cahaya dalam dua perspektif: sains dan Al-Qur'an. Cahaya adalah kuantitas fisik dengan kecepatan tertinggi di dunia. Teori cahaya berkembang seiring kemajuan sains dan peradaban. Sifat dualisme cahaya (sebagai gelombang dan partikel) telah memungkinkan manusia untuk membuat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara luas. Sedangkan dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa cahaya dapat menjadi penuntun bagi manusia menuju jalan kebaikan. Al-Qur'an juga menyatakan bahwa cahaya datang dari Allah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-ffb3e.webp" type="image/webp" length="77298" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-e7696.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-ffb3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/sifat-allah-cahaya-gelombang-partikel-dualisme-nol-thumb-63eb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19524-eduteach-jurnal-edukasi-teknologi-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68088-model-konsep-kurikulum-adaptasi-kurikulu</link>
	<guid isPermaLink="false">a0e51214f9beab9a5c16bad5b8b4b100</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 04:37:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ design ui ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[design,ui,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari Projek P5 terhadap perkembangan karakter siswa, khususnya dalam aspek keberagaman dan kemandirian. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan implementasi kurikulum merdeka antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari Projek P5 terhadap perkembangan karakter siswa, khususnya dalam aspek keberagaman dan kemandirian. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan implementasi kurikulum merdeka antara sekolah penggerak dan sekolah non-penggerak untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan. Penelitian juga bisa mengeksplorasi strategi pelatihan guru dalam mengadaptasi kurikulum merdeka sesuai dengan konteks lokal, terutama dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam materi pembelajaran. Dengan memperdalam aspek-aspek ini, diharapkan dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan.. SMAN 1 Bukittinggi merupakan salah satu sekolah di Provinsi Sumatera Barat yang telah mengimplementasikan kurikulum merdeka secara mandiri.Sekolah ini memilih kurikulum mandiri berubah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka.Proses pembelajaran PAI di SMAN 1 Bukittinggi dengan konsep kurikulum merdeka belajar terdiri dari pembelajaran intrakurikuler dan ditambah dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila.Guru PAI telah melaksanakan proses belajar mengajar yang berpusat pada siswa dengan menerapkan berbagai metode dan model pembelajaran.Projek P5 di SMAN 1 Bukittinggi sudah terlaksana dengan baik pada kelas fase E dan dilaksanakan di bulan Mei 2023 Tulisan ini bertujuan untuk membahas tentang implementasi kurikulum merdeka belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi lapangan (field research). Metode pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara secara mendalam yang dilakukan oleh penulis terhadap informen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 1 Bukittinggi telah menerapkan kurikulum merdeka belajar secara mandiri pada tahun 2022/2023 termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terdiri dari pembelajaran reguler (intrakurikuler) dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan disempurnakan dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-e223f.webp" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-e223f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-e223f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-e223f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-45037.webp" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-45037.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-45037.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-45037.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-2c3ea.webp" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-2c3ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-2c3ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-2c3ea.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68088-model-konsep-kurikulum-adaptasi-kurikulu" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" target="_blank">Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari Projek P5 terhadap perkembangan karakter siswa, khususnya dalam aspek keberagaman dan kemandirian. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan implementasi kurikulum merdeka antara sekolah penggerak dan sekolah non-penggerak untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan. Penelitian juga bisa mengeksplorasi strategi pelatihan guru dalam mengadaptasi kurikulum merdeka sesuai dengan konteks lokal, terutama dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam materi pembelajaran. Dengan memperdalam aspek-aspek ini, diharapkan dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan..
<br>SMAN 1 Bukittinggi merupakan salah satu sekolah di Provinsi Sumatera Barat yang telah mengimplementasikan kurikulum merdeka secara mandiri.Sekolah ini memilih kurikulum mandiri berubah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka.Proses pembelajaran PAI di SMAN 1 Bukittinggi dengan konsep kurikulum merdeka belajar terdiri dari pembelajaran intrakurikuler dan ditambah dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila.Guru PAI telah melaksanakan proses belajar mengajar yang berpusat pada siswa dengan menerapkan berbagai metode dan model pembelajaran.Projek P5 di SMAN 1 Bukittinggi sudah terlaksana dengan baik pada kelas fase E dan dilaksanakan di bulan Mei 2023
<br>Tulisan ini bertujuan untuk membahas tentang implementasi kurikulum merdeka belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi lapangan (field research). Metode pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara secara mendalam yang dilakukan oleh penulis terhadap informen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 1 Bukittinggi telah menerapkan kurikulum merdeka belajar secara mandiri pada tahun 2022/2023 termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terdiri dari pembelajaran reguler (intrakurikuler) dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan disempurnakan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-2c3ea.webp" type="image/webp" length="103824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-e223f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-45037.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/model-konsep-kurikulum-adaptasi-pendidikan-agama-i-thumb-2c3ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19524-eduteach-jurnal-edukasi-teknologi-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68083-pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi</link>
	<guid isPermaLink="false">54e8e11912b94540ce9221cd37cffda9</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 04:01:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak pelatihan guru terhadap efektivitas pendidikan karakter di Indonesia, khususnya dalam menerapkan pendekatan berbasis siswa seperti yang dilakukan Jepang. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak pelatihan guru terhadap efektivitas pendidikan karakter di Indonesia, khususnya dalam menerapkan pendekatan berbasis siswa seperti yang dilakukan Jepang. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan integrasi nilai karakter ke dalam proses belajar, terutama melalui media digital yang relevan dengan generasi muda saat ini. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji faktor-faktor budaya yang memengaruhi keberhasilan implementasi kurikulum karakter, baik di Indonesia maupun Jepang, sehingga dapat diidentifikasi strategi adaptif yang sesuai dengan konteks lokal.. Perbandingan kurikulum pendidikan dasar Indonesia dan Jepang menunjukkan perbedaan signifikan dalam pendekatan, implementasi, dan konsistensi.Indonesia telah menetapkan fondasi kuat melalui integrasi nilai moral ke dalam kurikulum formal, baik melalui mata pelajaran akademik maupun program pembentukan karakter.Namun, implementasi masih menghadapi tantangan, terutama dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam aktivitas belajar sehari-hari.Pendekatan yang cenderung konseptual dan berfokus pada pencapaian akademik mencegah pendidikan karakter menjadi kebiasaan yang terinternalisasi secara penuh oleh siswa.Selain itu, variasi kualitas implementasi di berbagai institusi pendidikan juga memengaruhi efektivitas pengembangan karakter secara keseluruhan.Jepang menunjukkan sistem yang lebih holistik dengan menjadikan pendidikan karakter bagian integral dari semua aktivitas sekolah.Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tidak hanya diajarkan tetapi juga ditanamkan melalui praktik konsisten.Pendekatan ini didukung oleh lingkungan belajar, peran guru, dan keterlibatan keluarga serta masyarakat yang terintegrasi secara sempurna.Kestabilan kurikulum dan implementasi yang konsisten menjadi faktor kunci dalam pengembangan karakter siswa secara berkelanjutan.Pelajaran dari sistem pendidikan Jepang dapat menjadi referensi penting bagi Indonesia dalam memperkuat implementasi kurikulum yang lebih kontekstual, integratif, dan berfokus pada penerapan nilai dalam kehidupan sehari-hari Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa sebagai persiapan menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Perbedaan pendekatan kurikulum antara Indonesia dan Jepang penting untuk diteliti, karena kedua negara menekankan pendidikan karakter sebagai komponen esensial sistem pendidikannya. Studi ini bertujuan menganalisis perbandingan kurikulum pendidikan Indonesia dan Jepang dalam pengembangan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan bibliometrik dengan menganalisis publikasi ilmiah melalui peta tren penelitian, kata kunci, dan fokus studi. Hasil menunjukkan bahwa Indonesia menekankan pendidikan karakter melalui mata pelajaran tertentu, sedangkan Jepang mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam semua aktivitas belajar dan budaya sekolah. Jepang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-e1353.webp" title="JURIS - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-e1353.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-e1353.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-e1353.webp 1x" title="JURIS - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character" alt="JURIS - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-05402.webp" title="JURIS - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-05402.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-05402.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-05402.webp 1x" title="JURIS - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character" alt="JURIS - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-2b3b4.webp" title="JURIS - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-2b3b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-2b3b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-2b3b4.webp 1x" title="JURIS - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character" alt="JURIS - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68083-pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi" title="JURIS - A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character" target="_blank">A Comparative Analysis Of The Indonesian And Japanese Education Curricula In Shaping StudentsAo Character</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak pelatihan guru terhadap efektivitas pendidikan karakter di Indonesia, khususnya dalam menerapkan pendekatan berbasis siswa seperti yang dilakukan Jepang. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan integrasi nilai karakter ke dalam proses belajar, terutama melalui media digital yang relevan dengan generasi muda saat ini. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji faktor-faktor budaya yang memengaruhi keberhasilan implementasi kurikulum karakter, baik di Indonesia maupun Jepang, sehingga dapat diidentifikasi strategi adaptif yang sesuai dengan konteks lokal..
<br>Perbandingan kurikulum pendidikan dasar Indonesia dan Jepang menunjukkan perbedaan signifikan dalam pendekatan, implementasi, dan konsistensi.Indonesia telah menetapkan fondasi kuat melalui integrasi nilai moral ke dalam kurikulum formal, baik melalui mata pelajaran akademik maupun program pembentukan karakter.Namun, implementasi masih menghadapi tantangan, terutama dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam aktivitas belajar sehari-hari.Pendekatan yang cenderung konseptual dan berfokus pada pencapaian akademik mencegah pendidikan karakter menjadi kebiasaan yang terinternalisasi secara penuh oleh siswa.Selain itu, variasi kualitas implementasi di berbagai institusi pendidikan juga memengaruhi efektivitas pengembangan karakter secara keseluruhan.Jepang menunjukkan sistem yang lebih holistik dengan menjadikan pendidikan karakter bagian integral dari semua aktivitas sekolah.Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tidak hanya diajarkan tetapi juga ditanamkan melalui praktik konsisten.Pendekatan ini didukung oleh lingkungan belajar, peran guru, dan keterlibatan keluarga serta masyarakat yang terintegrasi secara sempurna.Kestabilan kurikulum dan implementasi yang konsisten menjadi faktor kunci dalam pengembangan karakter siswa secara berkelanjutan.Pelajaran dari sistem pendidikan Jepang dapat menjadi referensi penting bagi Indonesia dalam memperkuat implementasi kurikulum yang lebih kontekstual, integratif, dan berfokus pada penerapan nilai dalam kehidupan sehari-hari
<br>Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa sebagai persiapan menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Perbedaan pendekatan kurikulum antara Indonesia dan Jepang penting untuk diteliti, karena kedua negara menekankan pendidikan karakter sebagai komponen esensial sistem pendidikannya. Studi ini bertujuan menganalisis perbandingan kurikulum pendidikan Indonesia dan Jepang dalam pengembangan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan bibliometrik dengan menganalisis publikasi ilmiah melalui peta tren penelitian, kata kunci, dan fokus studi. Hasil menunjukkan bahwa Indonesia menekankan pendidikan karakter melalui mata pelajaran tertentu, sedangkan Jepang mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam semua aktivitas belajar dan budaya sekolah. Jepang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-e1353.webp" type="image/webp" length="108736" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-e1353.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-05402.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-jepang-kurikulum-formal-kampus-generasi-thumb-2b3b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19524-eduteach-jurnal-edukasi-teknologi-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68071-atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon</link>
	<guid isPermaLink="false">3e5a51710aa5b5b5e1fcff2c1791c639</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 03:13:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ desvira zain ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal eksos ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[desvira,eksos,jurnal,view,vol,zain]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan aksesibilitas terhadap jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan Istana Alwadzikhoebillah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efektivitas fasilitas interpretasi dalam meningkatkan pengalaman wisatawan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan aksesibilitas terhadap jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan Istana Alwadzikhoebillah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efektivitas fasilitas interpretasi dalam meningkatkan pengalaman wisatawan. Selanjutnya, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran masyarakat dalam melestarikan situs sejarah. Penelitian ini dapat menghasilkan rekomendasi untuk pengembangan strategi pengelolaan yang lebih berkelanjutan. Penelitian juga perlu mempertimbangkan keterlibatan komunitas lokal dalam menjaga keaslian lanskap sejarah. Kajian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas layanan wisata di kawasan tersebut. Penelitian lanjutan juga harus memperhatikan peran teknologi dalam mempromosikan wisata sejarah. Studi ini harus mengidentifikasi tantangan yang mungkin muncul dalam pengelolaan kawasan wisata sejarah. Akhirnya, penelitian dapat mengusulkan model kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan pengembangan wisata.. Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan, bahwa kawasan Istana Alwatzikhoebillah secara aktual memiliki 2 objek dan atraksi wisata dengan kategori sangat potensial (S1) dan 1 objek dan atraksi wisata dengan kategori cukup potensial (S2).Objek dan daya tarik wisata yang ada pada kawasan Istana Alwadzikhoebillah ini memiliki nilai akses yang baik.Semua akses ini dalam kondisi baik yaitu berupa jalan aspal yang rata dan tidak berlubang serta dapat dilewati oleh kendaraan beroda dua dan empat.Hanya saja pada kawasan makan kemudahan akses bernilai kurang dikarenakan terbatasnya area parkir pengunjung.Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi untuk Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga kabupaten Sambas dalam pengembangan kawasan wisata sejarah istana Alwadzikhoebillah Sambas.Dalam pengembangannya, daya tarik wisata istana Alwadzikhoebillah perlu dilakukan pengelolaan yang kompehensif dan berkelanjutan Area Istana Alwadzikhoebillah merupakan warisan budaya yang terkait dengan sejarah Sambas kuno. Lanskap bangunan istana berbentuk panggung dan terletak dekat sungai. Sungai adalah infrastruktur utama dalam menjalankan aktivitas sosial dan pemerintahan. Selain kepentingan pemerintahan, keberadaan Area Istana Alwadzikhoebillah dekat sungai juga berdasarkan filosofi masyarakat Melayu yang percaya bahwa lokasi bangunan yang baik adalah tempat dekat sumber air. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan deskriptif untuk menganalisis hubungan data yang ada dengan melihat potensi dan kendala yang mempengaruhi kegiatan pariwisata. Metode kuantitatif dilakukan menggunakan teknik skoring sederhana berdasarkan kriteria MacKinnon et al. (1986) dengan beberapa modifikasi sesuai kondisi dan kebutuhan penelitian untuk menilai potensi sebagai objek wisata yang terdiri dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" alt="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-9496c.webp" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-9496c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-9496c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-9496c.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" alt="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" alt="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68071-atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" target="_blank">Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan aksesibilitas terhadap jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan Istana Alwadzikhoebillah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efektivitas fasilitas interpretasi dalam meningkatkan pengalaman wisatawan. Selanjutnya, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran masyarakat dalam melestarikan situs sejarah. Penelitian ini dapat menghasilkan rekomendasi untuk pengembangan strategi pengelolaan yang lebih berkelanjutan. Penelitian juga perlu mempertimbangkan keterlibatan komunitas lokal dalam menjaga keaslian lanskap sejarah. Kajian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas layanan wisata di kawasan tersebut. Penelitian lanjutan juga harus memperhatikan peran teknologi dalam mempromosikan wisata sejarah. Studi ini harus mengidentifikasi tantangan yang mungkin muncul dalam pengelolaan kawasan wisata sejarah. Akhirnya, penelitian dapat mengusulkan model kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan pengembangan wisata..
<br>Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan, bahwa kawasan Istana Alwatzikhoebillah secara aktual memiliki 2 objek dan atraksi wisata dengan kategori sangat potensial (S1) dan 1 objek dan atraksi wisata dengan kategori cukup potensial (S2).Objek dan daya tarik wisata yang ada pada kawasan Istana Alwadzikhoebillah ini memiliki nilai akses yang baik.Semua akses ini dalam kondisi baik yaitu berupa jalan aspal yang rata dan tidak berlubang serta dapat dilewati oleh kendaraan beroda dua dan empat.Hanya saja pada kawasan makan kemudahan akses bernilai kurang dikarenakan terbatasnya area parkir pengunjung.Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi untuk Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga kabupaten Sambas dalam pengembangan kawasan wisata sejarah istana Alwadzikhoebillah Sambas.Dalam pengembangannya, daya tarik wisata istana Alwadzikhoebillah perlu dilakukan pengelolaan yang kompehensif dan berkelanjutan
<br>Area Istana Alwadzikhoebillah merupakan warisan budaya yang terkait dengan sejarah Sambas kuno. Lanskap bangunan istana berbentuk panggung dan terletak dekat sungai. Sungai adalah infrastruktur utama dalam menjalankan aktivitas sosial dan pemerintahan. Selain kepentingan pemerintahan, keberadaan Area Istana Alwadzikhoebillah dekat sungai juga berdasarkan filosofi masyarakat Melayu yang percaya bahwa lokasi bangunan yang baik adalah tempat dekat sumber air. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan deskriptif untuk menganalisis hubungan data yang ada dengan melihat potensi dan kendala yang mempengaruhi kegiatan pariwisata. Metode kuantitatif dilakukan menggunakan teknik skoring sederhana berdasarkan kriteria MacKinnon et al. (1986) dengan beberapa modifikasi sesuai kondisi dan kebutuhan penelitian untuk menilai potensi sebagai objek wisata yang terdiri dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp" type="image/webp" length="84178" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-9496c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1653-polnep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14071-eksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Critical Reading Meets Digital Literacy Understanding Scientific Works in a Transformative Age ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Critical Reading Meets Digital Literacy Understanding Scientific Works in a Transformative Age ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Critical Reading Meets Digital Literacy Understanding Scientific Works in a Transformative Age ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68067-literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p</link>
	<guid isPermaLink="false">2f8f07aeaec87ecd3cbef4b3e26e451c</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 00:36:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi membaca kritis dan literasi digital dalam berbagai tingkat pendidikan, seperti pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. 2. Penelitian dapat mengkaji dampak pendidikan etika digital terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi membaca kritis dan literasi digital dalam berbagai tingkat pendidikan, seperti pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. 2. Penelitian dapat mengkaji dampak pendidikan etika digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam konteks penggunaan media sosial dan sumber informasi digital. 3. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat implementasi kompetensi membaca kritis dan literasi digital di kalangan pendidik dan siswa, serta pengembangan strategi pelatihan guru yang efektif.. Membaca kritis dan literasi digital merupakan kompetensi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.Studi ini menunjukkan bahwa keduanya saling memperkuat dalam membangun kemampuan analitis, kesadaran etis, dan pemahaman mendalam terhadap informasi digital.Integrasi kedua kompetensi ini perlu diterapkan secara sistematis dalam kurikulum dan strategi pembelajaran untuk menghadapi tantangan informasi yang semakin kompleks.Selain itu, pentingnya etika digital dalam pendidikan harus diperkuat untuk memastikan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan beretika Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara membaca kritis dan literasi digital dalam memperkuat kemampuan siswa dalam memahami karya ilmiah di era transformasi digital. Pertumbuhan pesat informasi digital telah mengubah cara siswa mengakses, membaca, mengevaluasi, dan menggunakan sumber akademik. Namun, perkembangan ini juga menciptakan tantangan, terutama terkait informasi palsu, evaluasi sumber yang lemah, kosa kata akademik terbatas, dan penggunaan teknologi pasif. Studi ini menggunakan metode penelitian perpustakaan dengan mengumpulkan dan menganalisis buku, artikel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-389af.webp" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-389af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-389af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-389af.webp 1x" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" alt="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-81c77.webp" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-81c77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-81c77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-81c77.webp 1x" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" alt="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp 1x" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" alt="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68067-literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" target="_blank">Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi membaca kritis dan literasi digital dalam berbagai tingkat pendidikan, seperti pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. 2. Penelitian dapat mengkaji dampak pendidikan etika digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam konteks penggunaan media sosial dan sumber informasi digital. 3. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat implementasi kompetensi membaca kritis dan literasi digital di kalangan pendidik dan siswa, serta pengembangan strategi pelatihan guru yang efektif..
<br>Membaca kritis dan literasi digital merupakan kompetensi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.Studi ini menunjukkan bahwa keduanya saling memperkuat dalam membangun kemampuan analitis, kesadaran etis, dan pemahaman mendalam terhadap informasi digital.Integrasi kedua kompetensi ini perlu diterapkan secara sistematis dalam kurikulum dan strategi pembelajaran untuk menghadapi tantangan informasi yang semakin kompleks.Selain itu, pentingnya etika digital dalam pendidikan harus diperkuat untuk memastikan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan beretika
<br>Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara membaca kritis dan literasi digital dalam memperkuat kemampuan siswa dalam memahami karya ilmiah di era transformasi digital. Pertumbuhan pesat informasi digital telah mengubah cara siswa mengakses, membaca, mengevaluasi, dan menggunakan sumber akademik. Namun, perkembangan ini juga menciptakan tantangan, terutama terkait informasi palsu, evaluasi sumber yang lemah, kosa kata akademik terbatas, dan penggunaan teknologi pasif. Studi ini menggunakan metode penelitian perpustakaan dengan mengumpulkan dan menganalisis buku, artikel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp" type="image/webp" length="145706" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-389af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-81c77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Artificial Intelligence in Classroom Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Artificial Intelligence in Classroom Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Artificial Intelligence in Classroom Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68065-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan</link>
	<guid isPermaLink="false">2c3271336e48abca49566e3601f035df</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 00:26:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan pemecahan masalah. Selain itu, penelitian perlu mengkaji bagaimana AI dapat memperkuat pembelajaran kolaboratif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Artificial Intelligence in Classroom Learning: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan pemecahan masalah. Selain itu, penelitian perlu mengkaji bagaimana AI dapat memperkuat pembelajaran kolaboratif melalui analisis data kinerja siswa secara real-time. Ide lainnya adalah mengembangkan pendekatan instruksi berbasis pertanyaan yang didukung AI untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap perkembangan mindset pertumbuhan siswa dalam lingkungan pembelajaran digital. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan kerangka kerja etika penggunaan AI yang mencakup transparansi, privasi data, dan keadilan akses. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dalam memfasilitasi keseimbangan antara teknologi dan proses kognitif manusia untuk memastikan pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan.. Kecerdasan buatan telah menjadi teknologi yang berpengaruh yang mengubah praktik pendidikan menjadi kelas modern.Integrasi AI menawarkan berbagai peluang untuk meningkatkan pengalaman belajar, termasuk instruksi personalisasi, umpan balik adaptif, dan keterlibatan siswa yang lebih baik.Namun, efektivitas AI dalam pendidikan tergantung pada bagaimana ia diimplementasikan dalam proses pembelajaran.Ketika digunakan secara tepat, AI dapat berfungsi sebagai mitra pembelajaran yang menstimulasi rasa ingin tahu, mendukung berpikir kritis, dan mendorong pembelajaran reflektif.Studi ini menekankan pentingnya menggabungkan integrasi AI dengan prinsip mindset pertumbuhan.Siswa yang melihat kesalahan sebagai peluang pembelajaran lebih mungkin memperoleh manfaat dari lingkungan pembelajaran berbasis AI.Guru memainkan peran krusial dalam membimbing siswa menggunakan AI secara bertanggung jawab dan kritis.Dengan menempatkan AI sebagai stimulus pembelajaran daripada pengganti pemikiran manusia, pendidik dapat membentuk kebiasaan belajar mandiri dan memperkuat kemampuan pemecahan masalah siswa.Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi model kelas nyata yang mengintegrasikan AI dengan pendekatan pedagogis seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif, dan instruksi berbasis pertanyaan Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) telah secara signifikan mengubah praktik pendidikan, terutama dalam lingkungan pembelajaran kelas. Meskipun AI memberikan peluang pembelajaran personalisasi, umpan balik adaptif, dan keterlibatan yang meningkat, kekhawatiran juga muncul mengenai ketergantungan siswa dan berkurangnya kemampuan berpikir kritis. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi AI dalam pembelajaran kelas dan hubungannya dengan pengembangan mindset pertumbuhan di kalangan siswa. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian menganalisis strategi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" alt="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-4fcd6.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-4fcd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-4fcd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-4fcd6.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" alt="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-829d1.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-829d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-829d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-829d1.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" alt="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68065-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" target="_blank">Artificial Intelligence in Classroom Learning</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan pemecahan masalah. Selain itu, penelitian perlu mengkaji bagaimana AI dapat memperkuat pembelajaran kolaboratif melalui analisis data kinerja siswa secara real-time. Ide lainnya adalah mengembangkan pendekatan instruksi berbasis pertanyaan yang didukung AI untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap perkembangan mindset pertumbuhan siswa dalam lingkungan pembelajaran digital. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan kerangka kerja etika penggunaan AI yang mencakup transparansi, privasi data, dan keadilan akses. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dalam memfasilitasi keseimbangan antara teknologi dan proses kognitif manusia untuk memastikan pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan..
<br>Kecerdasan buatan telah menjadi teknologi yang berpengaruh yang mengubah praktik pendidikan menjadi kelas modern.Integrasi AI menawarkan berbagai peluang untuk meningkatkan pengalaman belajar, termasuk instruksi personalisasi, umpan balik adaptif, dan keterlibatan siswa yang lebih baik.Namun, efektivitas AI dalam pendidikan tergantung pada bagaimana ia diimplementasikan dalam proses pembelajaran.Ketika digunakan secara tepat, AI dapat berfungsi sebagai mitra pembelajaran yang menstimulasi rasa ingin tahu, mendukung berpikir kritis, dan mendorong pembelajaran reflektif.Studi ini menekankan pentingnya menggabungkan integrasi AI dengan prinsip mindset pertumbuhan.Siswa yang melihat kesalahan sebagai peluang pembelajaran lebih mungkin memperoleh manfaat dari lingkungan pembelajaran berbasis AI.Guru memainkan peran krusial dalam membimbing siswa menggunakan AI secara bertanggung jawab dan kritis.Dengan menempatkan AI sebagai stimulus pembelajaran daripada pengganti pemikiran manusia, pendidik dapat membentuk kebiasaan belajar mandiri dan memperkuat kemampuan pemecahan masalah siswa.Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi model kelas nyata yang mengintegrasikan AI dengan pendekatan pedagogis seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif, dan instruksi berbasis pertanyaan
<br>Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) telah secara signifikan mengubah praktik pendidikan, terutama dalam lingkungan pembelajaran kelas. Meskipun AI memberikan peluang pembelajaran personalisasi, umpan balik adaptif, dan keterlibatan yang meningkat, kekhawatiran juga muncul mengenai ketergantungan siswa dan berkurangnya kemampuan berpikir kritis. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi AI dalam pembelajaran kelas dan hubungannya dengan pengembangan mindset pertumbuhan di kalangan siswa. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian menganalisis strategi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp" type="image/webp" length="93202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-4fcd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-829d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia Challenges For Equitable Learning Access ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia Challenges For Equitable Learning Access ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia Challenges For Equitable Learning Access ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68064-variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompete</link>
	<guid isPermaLink="false">eee58284338e7e2ceadbed48e9caf7a8</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:56:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: (1) Mengeksplorasi dampak jangka panjang kesenjangan digital terhadap kualitas pendidikan di daerah pedesaan setelah pandemi; (2) Mengembangkan program pelatihan guru berbasis teknologi untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access: Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: (1) Mengeksplorasi dampak jangka panjang kesenjangan digital terhadap kualitas pendidikan di daerah pedesaan setelah pandemi; (2) Mengembangkan program pelatihan guru berbasis teknologi untuk meningkatkan keterampilan pendidik di daerah terpencil; (3) Meneliti hubungan antara faktor sosial ekonomi dan partisipasi pendidikan anak di daerah pedesaan. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk merancang kebijakan yang lebih efektif dalam mengurangi ketimpangan pendidikan dan meningkatkan akses belajar yang adil.. Ketidaksetaraan pendidikan antara daerah pedesaan dan perkotaan di Kamboja tetap menjadi tantangan besar meskipun terdapat upaya pemerintah dan dukungan internasional.Infrastruktur, kualitas guru, akses digital, dan kondisi sosial ekonomi menjadi faktor utama yang memengaruhi ketimpangan pendidikan.Pandemi COVID-19 memperparah kesenjangan ini melalui akses yang tidak merata terhadap teknologi digital.Solusi jangka panjang memerlukan kebijakan yang inklusif, alokasi sumber daya yang adil, dan investasi dalam infrastruktur digital serta pengembangan profesional guru Ketidaksetaraan pendidikan antara komunitas pedesaan dan perkotaan tetap menjadi tantangan signifikan di Kamboja meskipun terdapat reformasi pendidikan dan inisiatif pengembangan infrastruktur. Sekolah perkotaan, khususnya di Phnom Penh, umumnya memiliki fasilitas pendidikan yang lebih baik, koneksi internet yang lebih kuat, guru yang lebih berkualitas, dan akses yang lebih luas ke sumber belajar dibandingkan sekolah pedesaan. Sebaliknya, banyak lembaga pendidikan pedesaan masih mengalami keterbatasan infrastruktur, kekurangan guru... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-1023f.webp" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-1023f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-1023f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-1023f.webp 1x" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" alt="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp 1x" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" alt="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-70b96.webp" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-70b96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-70b96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-70b96.webp 1x" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" alt="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68064-variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompete" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" target="_blank">RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: (1) Mengeksplorasi dampak jangka panjang kesenjangan digital terhadap kualitas pendidikan di daerah pedesaan setelah pandemi; (2) Mengembangkan program pelatihan guru berbasis teknologi untuk meningkatkan keterampilan pendidik di daerah terpencil; (3) Meneliti hubungan antara faktor sosial ekonomi dan partisipasi pendidikan anak di daerah pedesaan. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk merancang kebijakan yang lebih efektif dalam mengurangi ketimpangan pendidikan dan meningkatkan akses belajar yang adil..
<br>Ketidaksetaraan pendidikan antara daerah pedesaan dan perkotaan di Kamboja tetap menjadi tantangan besar meskipun terdapat upaya pemerintah dan dukungan internasional.Infrastruktur, kualitas guru, akses digital, dan kondisi sosial ekonomi menjadi faktor utama yang memengaruhi ketimpangan pendidikan.Pandemi COVID-19 memperparah kesenjangan ini melalui akses yang tidak merata terhadap teknologi digital.Solusi jangka panjang memerlukan kebijakan yang inklusif, alokasi sumber daya yang adil, dan investasi dalam infrastruktur digital serta pengembangan profesional guru
<br>Ketidaksetaraan pendidikan antara komunitas pedesaan dan perkotaan tetap menjadi tantangan signifikan di Kamboja meskipun terdapat reformasi pendidikan dan inisiatif pengembangan infrastruktur. Sekolah perkotaan, khususnya di Phnom Penh, umumnya memiliki fasilitas pendidikan yang lebih baik, koneksi internet yang lebih kuat, guru yang lebih berkualitas, dan akses yang lebih luas ke sumber belajar dibandingkan sekolah pedesaan. Sebaliknya, banyak lembaga pendidikan pedesaan masih mengalami keterbatasan infrastruktur, kekurangan guru...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp" type="image/webp" length="97300" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-1023f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-70b96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68068-percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-praktiku</link>
	<guid isPermaLink="false">d2e07719bd6a24f7ee6e2a337cb1cfba</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:48:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perbedaan model smartphone terhadap akurasi pengukuran percepatan gravitasi menggunakan aplikasi Phyphox. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara Phyphox dengan aplikasi lain untuk eksperimen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perbedaan model smartphone terhadap akurasi pengukuran percepatan gravitasi menggunakan aplikasi Phyphox. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara Phyphox dengan aplikasi lain untuk eksperimen pendulum, terutama dalam konteks keandalan data dan kemudahan penggunaan. Ide ketiga adalah menggabungkan simulasi virtual dengan eksperimen fisik menggunakan Phyphox untuk meningkatkan pemahaman konsep mekanika secara holistik, terutama bagi peserta didik yang memiliki keterbatasan akses alat fisik.. Berdasarkan hasil eksperimen, nilai rata-rata percepatan gravitasi pada panjang tali 15 cm hingga 55 cm adalah (9,624 A 0,094) m/s2.Hasil ini mendekati nilai acuan percepatan gravitasi yang umumnya diterima sebesar 9,8 m/s2.Dengan menggunakan aplikasi Phyphox sebagai alat pengambilan dan analisis data, metode ini dapat menjadi alternatif praktikum yang efektif dan aman di masa pasca pandemi.Praktikum ini dapat membantu peserta didik untuk memahami materi mekanika, khususnya sub bab percepatan gravitasi dengan cara yang lebih mudah dan interaktif.Selain itu, variasi panjang tali yang digunakan dalam eksperimen memberikan informasi yang lebih kaya tentang hubungan antara percepatan gravitasi dan panjang tali, sehingga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik tentang konsep tersebut Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk merancang praktikum yang dapat mempermudah peserta didik dalam memahami materi mekanika, terutama sub bab percepatan gravitasi. Metode yang digunakan adalah menggunakan aplikasi Phyphox sebagai alat pengambilan dan analisis data hasil eksperimen. Pada eksperimen ini, smartphone yang diinstal dengan aplikasi Phyphox digunakan sebagai bandul yang diayunkan untuk mengukur percepatan gravitasi. Data yang diperoleh dari aplikasi Phyphox kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Regresi Linier. Dari hasil eksperimen, diperoleh nilai percepatan gravitasi sebesar 9,624 A 0,094 m/s2, yang mendekati nilai acuan sebesar 9,8 m/s2. Hal ini menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan sebagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp 1x" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" alt="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-0766f.webp" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-0766f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-0766f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-0766f.webp 1x" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" alt="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-55e8b.webp" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-55e8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-55e8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-55e8b.webp 1x" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" alt="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68068-percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-praktiku" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" target="_blank">Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perbedaan model smartphone terhadap akurasi pengukuran percepatan gravitasi menggunakan aplikasi Phyphox. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara Phyphox dengan aplikasi lain untuk eksperimen pendulum, terutama dalam konteks keandalan data dan kemudahan penggunaan. Ide ketiga adalah menggabungkan simulasi virtual dengan eksperimen fisik menggunakan Phyphox untuk meningkatkan pemahaman konsep mekanika secara holistik, terutama bagi peserta didik yang memiliki keterbatasan akses alat fisik..
<br>Berdasarkan hasil eksperimen, nilai rata-rata percepatan gravitasi pada panjang tali 15 cm hingga 55 cm adalah (9,624 A 0,094) m/s2.Hasil ini mendekati nilai acuan percepatan gravitasi yang umumnya diterima sebesar 9,8 m/s2.Dengan menggunakan aplikasi Phyphox sebagai alat pengambilan dan analisis data, metode ini dapat menjadi alternatif praktikum yang efektif dan aman di masa pasca pandemi.Praktikum ini dapat membantu peserta didik untuk memahami materi mekanika, khususnya sub bab percepatan gravitasi dengan cara yang lebih mudah dan interaktif.Selain itu, variasi panjang tali yang digunakan dalam eksperimen memberikan informasi yang lebih kaya tentang hubungan antara percepatan gravitasi dan panjang tali, sehingga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik tentang konsep tersebut
<br>Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk merancang praktikum yang dapat mempermudah peserta didik dalam memahami materi mekanika, terutama sub bab percepatan gravitasi. Metode yang digunakan adalah menggunakan aplikasi Phyphox sebagai alat pengambilan dan analisis data hasil eksperimen. Pada eksperimen ini, smartphone yang diinstal dengan aplikasi Phyphox digunakan sebagai bandul yang diayunkan untuk mengukur percepatan gravitasi. Data yang diperoleh dari aplikasi Phyphox kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Regresi Linier. Dari hasil eksperimen, diperoleh nilai percepatan gravitasi sebesar 9,624 A 0,094 m/s2, yang mendekati nilai acuan sebesar 9,8 m/s2. Hal ini menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp" type="image/webp" length="47316" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-0766f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-55e8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 22 Sep 2026 07:52:34 +0700. 12 items. Served in: 7.293 seconds [rss] -->
