<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 25 Aug 2026 01:00:03 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 01:00:03 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-25T01:00:03+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60514-sentimen-real-time-survei-analisis-katego</link>
	<guid isPermaLink="false">b362fa8293eee517b58f9ccd068db974</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 23:49:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ thomson mary ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mary,thomson,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model analisis sentimen dengan mempertimbangkan fitur paralinguistik seperti penggunaan huruf kapital, tanda seru, atau gaya penulisan yang mencerminkan emosi. Selain itu, pengembangan pendekatan deteksi sarkasme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model analisis sentimen dengan mempertimbangkan fitur paralinguistik seperti penggunaan huruf kapital, tanda seru, atau gaya penulisan yang mencerminkan emosi. Selain itu, pengembangan pendekatan deteksi sarkasme atau ironi dalam komentar publik dapat meningkatkan akurasi klasifikasi sentimen. Penelitian juga dapat memperluas dataset dengan memasukkan data dari platform media sosial lainnya, seperti Twitter atau Facebook, untuk memastikan generalisasi model yang lebih luas. Dengan memadukan teknik preprocessing yang lebih canggih, seperti normalisasi slang atau pengenalan emosi, model dapat lebih sensitif terhadap nuansa perasaan yang kompleks dalam komentar publik. Penelitian ini juga dapat menguji performa model pada skenario kelas yang sangat imbalanced dengan teknik resampling yang lebih efektif. Selain itu, eksplorasi fitur n-gram yang lebih panjang atau kombinasi fitur berbasis karakter dan kata dapat meningkatkan representasi konteks dalam analisis sentimen. Penggunaan metode deep learning, seperti LSTM atau Transformer, juga bisa menjadi arah penelitian lanjutan untuk menangani kompleksitas bahasa alami. Dengan membandingkan hasil model berbasis probabilistik seperti Nayve Bayes dengan model berbasis representasi embedding, peneliti dapat memahami kelebihan dan kelemahan masing-masing pendekatan. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan dampak budaya lokal terhadap interpretasi sentimen, terutama dalam konteks politik dan ekonomi Indonesia. Akhirnya, pengembangan sistem otomatis untuk analisis sentimen real-time dapat membantu pemerintah dalam respons cepat terhadap opini publik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Complement Nayve Bayes berhasil mencapai akurasi 84% dan F1-score 81%, yang menunjukkan efektivitas metode ini dalam mengklasifikasikan sentimen publik terhadap kebijakan stimulus Rp200 triliun.Mayoritas sentimen masyarakat terhadap kebijakan ini cenderung positif, meskipun masih ada sebagian kecil komentar negatif.Dengan demikian, metode Nayve Bayes dapat digunakan sebagai alat analisis sentimen yang akurat untuk kebijakan pemerintah berbasis media sosial Kebijakan pemerintah berupa stimulus dana sebesar Rp200 triliun kepada Bank Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mendorong pemulihan sektor riil. Namun, implementasi kebijakan publik tidak terlepas dari respons dan persepsi masyarakat yang berkembang di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan sentimen masyarakat terhadap kebijakan stimulus dana Rp200 triliun ke Bank HIMBARA berdasarkan komentar pengguna Instagram serta menguji kinerja metode Nayve Bayes Classifier dalam analisis sentimen kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode text mining dan machine learning. Data berupa 1.309 komentar Instagram dikumpulkan melalui teknik web scraping dari beberapa akun media daring, kemudian diproses melalui tahapan text preprocessing dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-985c8.webp" title="JURIS - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-985c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-985c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-985c8.webp 1x" title="JURIS - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes" alt="JURIS - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-4568a.webp" title="JURIS - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-4568a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-4568a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-4568a.webp 1x" title="JURIS - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes" alt="JURIS - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-414b0.webp" title="JURIS - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-414b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-414b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-414b0.webp 1x" title="JURIS - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes" alt="JURIS - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60514-sentimen-real-time-survei-analisis-katego" title="JURIS - Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes" target="_blank">Sentiment Classification Of Public Perceptions On Rp200 Trillion Himbara Stimulus Using Nayve Bayes</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model analisis sentimen dengan mempertimbangkan fitur paralinguistik seperti penggunaan huruf kapital, tanda seru, atau gaya penulisan yang mencerminkan emosi. Selain itu, pengembangan pendekatan deteksi sarkasme atau ironi dalam komentar publik dapat meningkatkan akurasi klasifikasi sentimen. Penelitian juga dapat memperluas dataset dengan memasukkan data dari platform media sosial lainnya, seperti Twitter atau Facebook, untuk memastikan generalisasi model yang lebih luas. Dengan memadukan teknik preprocessing yang lebih canggih, seperti normalisasi slang atau pengenalan emosi, model dapat lebih sensitif terhadap nuansa perasaan yang kompleks dalam komentar publik. Penelitian ini juga dapat menguji performa model pada skenario kelas yang sangat imbalanced dengan teknik resampling yang lebih efektif. Selain itu, eksplorasi fitur n-gram yang lebih panjang atau kombinasi fitur berbasis karakter dan kata dapat meningkatkan representasi konteks dalam analisis sentimen. Penggunaan metode deep learning, seperti LSTM atau Transformer, juga bisa menjadi arah penelitian lanjutan untuk menangani kompleksitas bahasa alami. Dengan membandingkan hasil model berbasis probabilistik seperti Nayve Bayes dengan model berbasis representasi embedding, peneliti dapat memahami kelebihan dan kelemahan masing-masing pendekatan. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan dampak budaya lokal terhadap interpretasi sentimen, terutama dalam konteks politik dan ekonomi Indonesia. Akhirnya, pengembangan sistem otomatis untuk analisis sentimen real-time dapat membantu pemerintah dalam respons cepat terhadap opini publik..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Complement Nayve Bayes berhasil mencapai akurasi 84% dan F1-score 81%, yang menunjukkan efektivitas metode ini dalam mengklasifikasikan sentimen publik terhadap kebijakan stimulus Rp200 triliun.Mayoritas sentimen masyarakat terhadap kebijakan ini cenderung positif, meskipun masih ada sebagian kecil komentar negatif.Dengan demikian, metode Nayve Bayes dapat digunakan sebagai alat analisis sentimen yang akurat untuk kebijakan pemerintah berbasis media sosial
<br>Kebijakan pemerintah berupa stimulus dana sebesar Rp200 triliun kepada Bank Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mendorong pemulihan sektor riil. Namun, implementasi kebijakan publik tidak terlepas dari respons dan persepsi masyarakat yang berkembang di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan sentimen masyarakat terhadap kebijakan stimulus dana Rp200 triliun ke Bank HIMBARA berdasarkan komentar pengguna Instagram serta menguji kinerja metode Nayve Bayes Classifier dalam analisis sentimen kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode text mining dan machine learning. Data berupa 1.309 komentar Instagram dikumpulkan melalui teknik web scraping dari beberapa akun media daring, kemudian diproses melalui tahapan text preprocessing dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-414b0.webp" type="image/webp" length="100524" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-985c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-4568a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/sentimen-real-time-survei-analisis-kategori-positi-thumb-414b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3748-kresna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17812-jurnal-riset-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60512-kompetensi-akademik-mahasiswa-k</link>
	<guid isPermaLink="false">03754d81aee5905a9aa4cf3cde6486e3</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 23:26:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ listed firms ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,firms,flag,header,listed,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru dapat mencakup: 1. Memperluas penelitian ke berbagai kota di Indonesia untuk membandingkan hasil dan mengidentifikasi pengaruh budaya atau sistem pendidikan yang berbeda. 2. Menggunakan metode triangulasi dengan menggabungkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang: Saran penelitian lanjutan yang baru dapat mencakup: 1. Memperluas penelitian ke berbagai kota di Indonesia untuk membandingkan hasil dan mengidentifikasi pengaruh budaya atau sistem pendidikan yang berbeda. 2. Menggunakan metode triangulasi dengan menggabungkan observasi dan catatan institusi untuk memvalidasi tanggapan survei. 3. Mempertimbangkan penggunaan pertanyaan skenario tidak langsung dalam kuesioner untuk mengurangi bias jawaban sosial. 4. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengamati perubahan dan menginfersikan hubungan kausal antara variabel. 5. Menggunakan metode eksperimen atau quasi-eksperimental untuk menguji efek kausal variabel dalam studi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa USc dan ISQ memiliki dampak signifikan sebagai faktor pendukung terhadap prestasi akademik mahasiswa.Hal ini berarti bahwa semakin baik kualitas USc dan ISQ, semakin baik pula fasilitas yang dapat meningkatkan kualitas prestasi akademik mahasiswa.Fokus ganda pada aspek lingkungan fisik dan digital dalam fasilitas pendidikan tinggi harus dilihat sebagai aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih holistik bagi mahasiswa untuk berkembang.Untuk meningkatkan prestasi akademik mahasiswa dalam kegiatan belajar mereka, manajemen institusi pendidikan tinggi harus mengingat pentingnya keseimbangan antara kualitas USc dan implementasi sistem informasi.Hal ini sangat penting, terutama bagi institusi yang berlokasi di Malang, Jawa Timur, Indonesia, yang merupakan lokasi spesifik penelitian ini.Hal ini dikarenakan pembelajaran tatap muka masih memiliki peran penting dalam kegiatan mengajar dan belajar di universitas dan harus didukung oleh metode pembelajaran fisik dan digital yang difasilitasi oleh kombinasi USc dan ISQ Penelitian ini menyelidiki dampak University Servicescape (USc) dan Information Systems Implementation Quality (ISQ) terhadap prestasi akademik mahasiswa di institusi pendidikan tinggi di Malang. USc merujuk pada lingkungan fisik dan fasilitas yang disediakan oleh universitas. Sementara itu, ISQ berkaitan dengan efektivitas dan efisiensi sistem teknologi yang digunakan untuk tujuan akademik dan administratif. Kedua faktor ini telah diteliti secara terpisah dalam konteks manajemen layanan pendidikan tinggi, tetapi belum pernah diteliti secara bersamaan. Studi ini menggunakan survei empiris kuantitatif untuk menyelidiki topik ini. Sampel terdiri dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-a52ae.webp" title="JURIS - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-a52ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-a52ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-a52ae.webp 1x" title="JURIS - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang" alt="JURIS - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-7d54e.webp" title="JURIS - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-7d54e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-7d54e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-7d54e.webp 1x" title="JURIS - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang" alt="JURIS - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-57534.webp" title="JURIS - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-57534.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-57534.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-57534.webp 1x" title="JURIS - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang" alt="JURIS - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60512-kompetensi-akademik-mahasiswa-k" title="JURIS - Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang" target="_blank">Evaluating the Impact of Servicescape and Information Systems on University StudentsAo Academic Performance in Malang</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru dapat mencakup: 1. Memperluas penelitian ke berbagai kota di Indonesia untuk membandingkan hasil dan mengidentifikasi pengaruh budaya atau sistem pendidikan yang berbeda. 2. Menggunakan metode triangulasi dengan menggabungkan observasi dan catatan institusi untuk memvalidasi tanggapan survei. 3. Mempertimbangkan penggunaan pertanyaan skenario tidak langsung dalam kuesioner untuk mengurangi bias jawaban sosial. 4. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengamati perubahan dan menginfersikan hubungan kausal antara variabel. 5. Menggunakan metode eksperimen atau quasi-eksperimental untuk menguji efek kausal variabel dalam studi..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa USc dan ISQ memiliki dampak signifikan sebagai faktor pendukung terhadap prestasi akademik mahasiswa.Hal ini berarti bahwa semakin baik kualitas USc dan ISQ, semakin baik pula fasilitas yang dapat meningkatkan kualitas prestasi akademik mahasiswa.Fokus ganda pada aspek lingkungan fisik dan digital dalam fasilitas pendidikan tinggi harus dilihat sebagai aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih holistik bagi mahasiswa untuk berkembang.Untuk meningkatkan prestasi akademik mahasiswa dalam kegiatan belajar mereka, manajemen institusi pendidikan tinggi harus mengingat pentingnya keseimbangan antara kualitas USc dan implementasi sistem informasi.Hal ini sangat penting, terutama bagi institusi yang berlokasi di Malang, Jawa Timur, Indonesia, yang merupakan lokasi spesifik penelitian ini.Hal ini dikarenakan pembelajaran tatap muka masih memiliki peran penting dalam kegiatan mengajar dan belajar di universitas dan harus didukung oleh metode pembelajaran fisik dan digital yang difasilitasi oleh kombinasi USc dan ISQ
<br>Penelitian ini menyelidiki dampak University Servicescape (USc) dan Information Systems Implementation Quality (ISQ) terhadap prestasi akademik mahasiswa di institusi pendidikan tinggi di Malang. USc merujuk pada lingkungan fisik dan fasilitas yang disediakan oleh universitas. Sementara itu, ISQ berkaitan dengan efektivitas dan efisiensi sistem teknologi yang digunakan untuk tujuan akademik dan administratif. Kedua faktor ini telah diteliti secara terpisah dalam konteks manajemen layanan pendidikan tinggi, tetapi belum pernah diteliti secara bersamaan. Studi ini menggunakan survei empiris kuantitatif untuk menyelidiki topik ini. Sampel terdiri dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-a52ae.webp" type="image/webp" length="111312" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-a52ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-7d54e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/kompetensi-akademik-mahasiswa-karakter-prestasi-in-thumb-57534.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1605-aibpm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15669-international-journal-applied-business-international.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60531-kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem</link>
	<guid isPermaLink="false">6ffdc75e47532f906f7120ca575823fe</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 23:19:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iptek ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,iptek]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan sistem kontrol PID yang lebih canggih untuk meningkatkan stabilitas suhu dan kelembaban dalam ruang proofing. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan sistem kontrol PID yang lebih canggih untuk meningkatkan stabilitas suhu dan kelembaban dalam ruang proofing. Penelitian ini telah menunjukkan kemampuan sistem untuk mencapai stabilitas, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan. Dengan menggunakan algoritma kontrol PID yang lebih kompleks, sistem dapat mencapai stabilitas yang lebih baik dan lebih cepat. 2. Mengintegrasikan sistem pemantauan dan kontrol yang lebih canggih untuk memantau kondisi proofing secara real-time. Penelitian ini telah menggunakan sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban, tetapi dengan menambahkan sensor tambahan seperti kamera atau sensor gas, sistem dapat memperoleh data yang lebih akurat dan komprehensif tentang kondisi proofing. 3. Menganalisis dampak penggunaan sistem listrik proofer pada kualitas adonan dan produk roti akhir. Penelitian ini telah fokus pada stabilitas suhu dan kelembaban, tetapi dampak sistem pada kualitas adonan dan roti belum dieksplorasi secara mendalam. Dengan melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh sistem pada karakteristik adonan dan kualitas roti, penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap industri roti.. Dari proses perencanaan hingga desain sistem dalam sistem listrik proofer adonan roti, dapat disimpulkan bahwa.Sistem listrik yang digunakan dalam penelitian ini menggabungkan pengendali, sensor, dan aktuatornya.Sensor yang digunakan dalam sistem ini adalah DHT22 untuk membaca suhu dan kelembaban.Selanjutnya, hasil pembacaan sensor ditampilkan pada layar LCD I2C 16X2.Aktuator yang digunakan dalam sistem ini termasuk pemanas untuk meningkatkan nilai kelembaban di ruang proofing dengan menghasilkan uap, kipas ekstraksi untuk mengurangi nilai kelembaban dengan mengeluarkan uap ke udara bebas, dan lampu pijar untuk meningkatkan suhu di ruang proofing dengan mengeluarkan panas yang intensitasnya diatur oleh pengendali.Pengendali menggunakan Arduino Mega yang berfungsi untuk mengkoordinasikan pembacaan sensor dan memberikan perintah kepada aktuatornya untuk menstabilkan suhu dan kelembaban di ruang proofer.Stabilitas suhu dan kelembaban dikoordinasikan oleh pengendali berdasarkan hasil pembacaan sensor dan kerja aktuatornya.Jika kelembaban < 80RH maka sistem akan memicu relay SSR sehingga pemanas akan menyala, jika kelembaban > 90RH maka sistem akan memicu relay untuk menyalakan kipas ekstraksi untuk mengeluarkan uap di ruang proofing dan pemanas dimatikan.Jika suhu < 40oC maka sistem akan memicu dimmer sehingga emisi panas yang dihasilkan oleh lampu pijar terjadi dan suhu meningkat, jika suhu > 40oC maka sistem akan memicu dimmer untuk mengurangi intensitas cahaya lampu pijar sehingga suhu dapat stabil di ruang proofing dan proses stabilisasi suhu ini menggunakan sistem kontrol PID.Kinerja stabilitas suhu dan kelembaban sistem proofer dapat menstabilkan suhu pada suhu 40,10 oC dan kelembaban dalam rentang 80 - 90RH selama 38,4 menit Proses proofing adalah langkah penting dalam pembuatan roti, di mana adonan dibiarkan istirahat untuk mengembangkan kandungan gas dan membentuk struktur yang lembut. Namun, banyak produsen roti berskala kecil masih mengandalkan metode manual untuk proofing, yang menyebabkan tingkat suhu dan kelembaban yang tidak stabil dan waktu produksi yang lebih lama. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem listrik untuk proofer roti yang dapat menstabilkan suhu dan kelembaban selama proses proofing. Sistem ini mencakup mikrokontroler Arduino Mega dengan sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban secara real-time, LCD I2C untuk pemantauan, dan potentiometer untuk mengatur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-be162.webp" title="JURIS - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-be162.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-be162.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-be162.webp 1x" title="JURIS - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough" alt="JURIS - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-2bced.webp" title="JURIS - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-2bced.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-2bced.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-2bced.webp 1x" title="JURIS - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough" alt="JURIS - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-253f6.webp" title="JURIS - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-253f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-253f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-253f6.webp 1x" title="JURIS - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough" alt="JURIS - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60531-kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem" title="JURIS - Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough" target="_blank">Design and Implementation of Electrical Systems for Bread Dough Development Proofer Technologies Based on Microcontroller with PID Control for Donut Dough</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan sistem kontrol PID yang lebih canggih untuk meningkatkan stabilitas suhu dan kelembaban dalam ruang proofing. Penelitian ini telah menunjukkan kemampuan sistem untuk mencapai stabilitas, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan. Dengan menggunakan algoritma kontrol PID yang lebih kompleks, sistem dapat mencapai stabilitas yang lebih baik dan lebih cepat. 2. Mengintegrasikan sistem pemantauan dan kontrol yang lebih canggih untuk memantau kondisi proofing secara real-time. Penelitian ini telah menggunakan sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban, tetapi dengan menambahkan sensor tambahan seperti kamera atau sensor gas, sistem dapat memperoleh data yang lebih akurat dan komprehensif tentang kondisi proofing. 3. Menganalisis dampak penggunaan sistem listrik proofer pada kualitas adonan dan produk roti akhir. Penelitian ini telah fokus pada stabilitas suhu dan kelembaban, tetapi dampak sistem pada kualitas adonan dan roti belum dieksplorasi secara mendalam. Dengan melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh sistem pada karakteristik adonan dan kualitas roti, penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap industri roti..
<br>Dari proses perencanaan hingga desain sistem dalam sistem listrik proofer adonan roti, dapat disimpulkan bahwa.Sistem listrik yang digunakan dalam penelitian ini menggabungkan pengendali, sensor, dan aktuatornya.Sensor yang digunakan dalam sistem ini adalah DHT22 untuk membaca suhu dan kelembaban.Selanjutnya, hasil pembacaan sensor ditampilkan pada layar LCD I2C 16X2.Aktuator yang digunakan dalam sistem ini termasuk pemanas untuk meningkatkan nilai kelembaban di ruang proofing dengan menghasilkan uap, kipas ekstraksi untuk mengurangi nilai kelembaban dengan mengeluarkan uap ke udara bebas, dan lampu pijar untuk meningkatkan suhu di ruang proofing dengan mengeluarkan panas yang intensitasnya diatur oleh pengendali.Pengendali menggunakan Arduino Mega yang berfungsi untuk mengkoordinasikan pembacaan sensor dan memberikan perintah kepada aktuatornya untuk menstabilkan suhu dan kelembaban di ruang proofer.Stabilitas suhu dan kelembaban dikoordinasikan oleh pengendali berdasarkan hasil pembacaan sensor dan kerja aktuatornya.Jika kelembaban < 80RH maka sistem akan memicu relay SSR sehingga pemanas akan menyala, jika kelembaban > 90RH maka sistem akan memicu relay untuk menyalakan kipas ekstraksi untuk mengeluarkan uap di ruang proofing dan pemanas dimatikan.Jika suhu < 40oC maka sistem akan memicu dimmer sehingga emisi panas yang dihasilkan oleh lampu pijar terjadi dan suhu meningkat, jika suhu > 40oC maka sistem akan memicu dimmer untuk mengurangi intensitas cahaya lampu pijar sehingga suhu dapat stabil di ruang proofing dan proses stabilisasi suhu ini menggunakan sistem kontrol PID.Kinerja stabilitas suhu dan kelembaban sistem proofer dapat menstabilkan suhu pada suhu 40,10 oC dan kelembaban dalam rentang 80 - 90RH selama 38,4 menit
<br>Proses proofing adalah langkah penting dalam pembuatan roti, di mana adonan dibiarkan istirahat untuk mengembangkan kandungan gas dan membentuk struktur yang lembut. Namun, banyak produsen roti berskala kecil masih mengandalkan metode manual untuk proofing, yang menyebabkan tingkat suhu dan kelembaban yang tidak stabil dan waktu produksi yang lebih lama. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem listrik untuk proofer roti yang dapat menstabilkan suhu dan kelembaban selama proses proofing. Sistem ini mencakup mikrokontroler Arduino Mega dengan sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban secara real-time, LCD I2C untuk pemantauan, dan potentiometer untuk mengatur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-be162.webp" type="image/webp" length="83338" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-be162.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-2bced.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/kualitas-roti-sourdough-rentang-nilai-suhu-sistem-thumb-253f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12758-iptek-journal-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Application Of The First Come First Served Method In A Web Based Marriage Registration System ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Application Of The First Come First Served Method In A Web Based Marriage Registration System ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Application Of The First Come First Served Method In A Web Based Marriage Registration System ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60519-evaluasi-sistem-m-paspor-de</link>
	<guid isPermaLink="false">1ba18350840015643eaed1704aa16764</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 22:51:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ thomson mary ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mary,thomson,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengintegrasian sistem ini dengan layanan administrasi penduduk lainnya untuk meningkatkan akurasi data dan efisiensi layanan. Selain itu, diperlukan pengembangan mekanisme keamanan data yang lebih kuat untuk melindungi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengintegrasian sistem ini dengan layanan administrasi penduduk lainnya untuk meningkatkan akurasi data dan efisiensi layanan. Selain itu, diperlukan pengembangan mekanisme keamanan data yang lebih kuat untuk melindungi informasi sensitif pengguna. Penelitian juga dapat mengevaluasi sistem menggunakan metode pengujian kegunaan yang lebih canggih serta melibatkan lebih banyak responden untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif dan dapat digeneralisasi.. Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem pendaftaran pernikahan berbasis website di KUA yang mendukung proses layanan yang lebih terstruktur dan efisien.Implementasi metode First Come First Served (FCFS) berkontribusi dalam menjamin keadilan dan transparansi dengan mengelola antrian berdasarkan waktu pendaftaran.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem diterima dengan baik oleh pengguna dan memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas layanan pendaftaran pernikahan melalui transformasi digital.Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem informasi layanan publik dengan mengintegrasikan layanan digital dan mekanisme manajemen antrian yang efektif Pendaftaran pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bulupoddo masih banyak dilakukan secara konvensional, sehingga menimbulkan permasalahan seperti penumpukan berkas, risiko kehilangan dokumen, kesalahan pencatatan, serta keterlambatan verifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendaftaran pernikahan berbasis website yang mampu meningkatkan efisiensi layanan serta mengatur urutan pelayanan secara adil. Metode yang digunakan adalah First Come First Served (FCFS) untuk mengelola antrian berdasarkan waktu pendaftaran, serta model... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-d2b8c.webp" title="JURIS - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-d2b8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-d2b8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-d2b8c.webp 1x" title="JURIS - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System" alt="JURIS - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-e1ebb.webp" title="JURIS - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-e1ebb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-e1ebb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-e1ebb.webp 1x" title="JURIS - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System" alt="JURIS - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-79122.webp" title="JURIS - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-79122.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-79122.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-79122.webp 1x" title="JURIS - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System" alt="JURIS - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60519-evaluasi-sistem-m-paspor-de" title="JURIS - Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System" target="_blank">Application Of The First Come First Served Method In A Web-Based Marriage Registration System</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengintegrasian sistem ini dengan layanan administrasi penduduk lainnya untuk meningkatkan akurasi data dan efisiensi layanan. Selain itu, diperlukan pengembangan mekanisme keamanan data yang lebih kuat untuk melindungi informasi sensitif pengguna. Penelitian juga dapat mengevaluasi sistem menggunakan metode pengujian kegunaan yang lebih canggih serta melibatkan lebih banyak responden untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif dan dapat digeneralisasi..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem pendaftaran pernikahan berbasis website di KUA yang mendukung proses layanan yang lebih terstruktur dan efisien.Implementasi metode First Come First Served (FCFS) berkontribusi dalam menjamin keadilan dan transparansi dengan mengelola antrian berdasarkan waktu pendaftaran.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem diterima dengan baik oleh pengguna dan memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas layanan pendaftaran pernikahan melalui transformasi digital.Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem informasi layanan publik dengan mengintegrasikan layanan digital dan mekanisme manajemen antrian yang efektif
<br>Pendaftaran pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bulupoddo masih banyak dilakukan secara konvensional, sehingga menimbulkan permasalahan seperti penumpukan berkas, risiko kehilangan dokumen, kesalahan pencatatan, serta keterlambatan verifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendaftaran pernikahan berbasis website yang mampu meningkatkan efisiensi layanan serta mengatur urutan pelayanan secara adil. Metode yang digunakan adalah First Come First Served (FCFS) untuk mengelola antrian berdasarkan waktu pendaftaran, serta model...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-79122.webp" type="image/webp" length="95870" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-d2b8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-e1ebb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/evaluasi-sistem-m-paspor-deteksi-first-come-served-thumb-79122.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3748-kresna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17812-jurnal-riset-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60518-variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict</link>
	<guid isPermaLink="false">20e7a8801b31ea9bdec98640b0c3e847</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 22:39:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ thomson mary ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mary,thomson,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menambahkan variabel lain yang terkait dengan perilaku masyarakat (berdasarkan hasil survei dan wawancara) ke dalam model untuk meningkatkan akurasi prediksi kasus. 2. Mengembangkan model yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menambahkan variabel lain yang terkait dengan perilaku masyarakat (berdasarkan hasil survei dan wawancara) ke dalam model untuk meningkatkan akurasi prediksi kasus. 2. Mengembangkan model yang mengintegrasikan faktor perilaku masyarakat, seperti kebersihan lingkungan dan kepatuhan terhadap program pemberantasan sarang nyamuk, untuk meningkatkan akurasi prediksi dan mendukung kebijakan pencegahan dan pengendalian demam berdarah. 3. Melakukan studi komparatif antara model prediksi yang mengintegrasikan faktor perilaku masyarakat dengan model yang hanya menggunakan variabel lingkungan fisik dan demografi, untuk mengevaluasi manfaat dan keunggulan model yang mengintegrasikan faktor perilaku masyarakat.. Variasi model prediksi yang dihasilkan dalam penelitian ini berdasarkan variabel lingkungan fisik dan demografi tidak optimal.Faktor lingkungan fisik (luas bangunan) dan kepadatan penduduk berpengaruh, tetapi tidak cukup kuat untuk memprediksi jumlah kasus demam berdarah dengan akurat.Hal ini menunjukkan bahwa luas bangunan, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk tidak memiliki korelasi yang kuat dengan jumlah kasus demam berdarah di Kabupaten Sikka.Sebaliknya, perilaku masyarakat merupakan faktor penting penyebab demam berdarah yang tidak tertangkap dalam model prediksi.Oleh karena itu, pengembangan model yang mengintegrasikan faktor perilaku masyarakat diperlukan Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di kabupaten Sikka-NTT yang cenderung meningkat dalam 10 tahun terakhir. Upaya memprediksi jumlah kasus DBD penting untuk mendukung kebijakan pencegahan dan pengendalian penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi jumlah kasus DBD berdasarkan luas bangunan, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk, serta menjelaskan faktor lain yang berpengaruh terhadap hasil prediksi. Penelitian menggunakan pendekatan Explanatory Sequential Mixed Methods yang mengintegrasikan analisis kuantitatif dan kualitatif.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-4c8a5.webp" title="JURIS - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-4c8a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-4c8a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-4c8a5.webp 1x" title="JURIS - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach" alt="JURIS - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-e8c90.webp" title="JURIS - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-e8c90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-e8c90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-e8c90.webp 1x" title="JURIS - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach" alt="JURIS - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-cf2d2.webp" title="JURIS - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-cf2d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-cf2d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-cf2d2.webp 1x" title="JURIS - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach" alt="JURIS - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60518-variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict" title="JURIS - Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach" target="_blank">Dengue Fever Case Prediction Model Using Linear Regression with Explanatory Sequential Mixed Methods Approach</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menambahkan variabel lain yang terkait dengan perilaku masyarakat (berdasarkan hasil survei dan wawancara) ke dalam model untuk meningkatkan akurasi prediksi kasus. 2. Mengembangkan model yang mengintegrasikan faktor perilaku masyarakat, seperti kebersihan lingkungan dan kepatuhan terhadap program pemberantasan sarang nyamuk, untuk meningkatkan akurasi prediksi dan mendukung kebijakan pencegahan dan pengendalian demam berdarah. 3. Melakukan studi komparatif antara model prediksi yang mengintegrasikan faktor perilaku masyarakat dengan model yang hanya menggunakan variabel lingkungan fisik dan demografi, untuk mengevaluasi manfaat dan keunggulan model yang mengintegrasikan faktor perilaku masyarakat..
<br>Variasi model prediksi yang dihasilkan dalam penelitian ini berdasarkan variabel lingkungan fisik dan demografi tidak optimal.Faktor lingkungan fisik (luas bangunan) dan kepadatan penduduk berpengaruh, tetapi tidak cukup kuat untuk memprediksi jumlah kasus demam berdarah dengan akurat.Hal ini menunjukkan bahwa luas bangunan, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk tidak memiliki korelasi yang kuat dengan jumlah kasus demam berdarah di Kabupaten Sikka.Sebaliknya, perilaku masyarakat merupakan faktor penting penyebab demam berdarah yang tidak tertangkap dalam model prediksi.Oleh karena itu, pengembangan model yang mengintegrasikan faktor perilaku masyarakat diperlukan
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di kabupaten Sikka-NTT yang cenderung meningkat dalam 10 tahun terakhir. Upaya memprediksi jumlah kasus DBD penting untuk mendukung kebijakan pencegahan dan pengendalian penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi jumlah kasus DBD berdasarkan luas bangunan, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk, serta menjelaskan faktor lain yang berpengaruh terhadap hasil prediksi. Penelitian menggunakan pendekatan Explanatory Sequential Mixed Methods yang mengintegrasikan analisis kuantitatif dan kualitatif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-e8c90.webp" type="image/webp" length="112728" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-4c8a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-e8c90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/variasi-model-murojaah-faktor-dominan-niat-predict-thumb-cf2d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3748-kresna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17812-jurnal-riset-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E Commerce Delivery The Role of Trust ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E Commerce Delivery The Role of Trust ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E Commerce Delivery The Role of Trust ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60509-perceived-value-customer-trust-service-quality-chi</link>
	<guid isPermaLink="false">92fa63f07c2ef30ae2bfce7d51485c91</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 22:36:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ listed firms ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,firms,flag,header,listed,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi dan kepercayaan pelanggan pada layanan pengiriman e-commerce. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi peran kepercayaan pelanggan dalam konteks ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi dan kepercayaan pelanggan pada layanan pengiriman e-commerce. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi peran kepercayaan pelanggan dalam konteks layanan pengiriman yang menggunakan sistem logistik mandiri. 3. Penelitian dapat mengembangkan model prediksi kepuasan pelanggan berbasis AI yang mengintegrasikan faktor kualitas layanan, persepsi nilai, dan kepercayaan secara real-time.. Kualitas layanan Shopee Xpress secara signifikan memengaruhi kepuasan pelanggan, dengan banyak pelanggan merasa layanan pengiriman memenuhi atau melebihi harapan mereka.Persepsi nilai layanan pengiriman Shopee Xpress berperan penting dalam membentuk kepuasan pelanggan.Kepercayaan pelanggan terhadap Shopee Xpress memiliki dampak mendalam pada kepuasan.Kepercayaan pelanggan menjadi faktor mediasi penting dalam hubungan antara kualitas layanan, persepsi nilai, dan kepuasan pelanggan Pengembangan teknologi digital di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di sektor internet dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kualitas layanan dan persepsi nilai pelanggan terhadap kepuasan pelanggan dalam layanan pengiriman e-commerce, dengan kepercayaan pelanggan sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kausal kuantitatif, dengan 205 responden yang tinggal di Jakarta yang pernah berbelanja secara online dan menggunakan layanan pengiriman e-commerce. Hasil menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-7a2e5.webp" title="JURIS - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-7a2e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-7a2e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-7a2e5.webp 1x" title="JURIS - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust" alt="JURIS - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-77628.webp" title="JURIS - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-77628.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-77628.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-77628.webp 1x" title="JURIS - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust" alt="JURIS - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-e0477.webp" title="JURIS - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-e0477.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-e0477.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-e0477.webp 1x" title="JURIS - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust" alt="JURIS - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60509-perceived-value-customer-trust-service-quality-chi" title="JURIS - Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust" target="_blank">Service Quality and Perceived Value Toward Customer Satisfaction in E-Commerce Delivery: The Role of Trust</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi dan kepercayaan pelanggan pada layanan pengiriman e-commerce. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi peran kepercayaan pelanggan dalam konteks layanan pengiriman yang menggunakan sistem logistik mandiri. 3. Penelitian dapat mengembangkan model prediksi kepuasan pelanggan berbasis AI yang mengintegrasikan faktor kualitas layanan, persepsi nilai, dan kepercayaan secara real-time..
<br>Kualitas layanan Shopee Xpress secara signifikan memengaruhi kepuasan pelanggan, dengan banyak pelanggan merasa layanan pengiriman memenuhi atau melebihi harapan mereka.Persepsi nilai layanan pengiriman Shopee Xpress berperan penting dalam membentuk kepuasan pelanggan.Kepercayaan pelanggan terhadap Shopee Xpress memiliki dampak mendalam pada kepuasan.Kepercayaan pelanggan menjadi faktor mediasi penting dalam hubungan antara kualitas layanan, persepsi nilai, dan kepuasan pelanggan
<br>Pengembangan teknologi digital di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di sektor internet dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kualitas layanan dan persepsi nilai pelanggan terhadap kepuasan pelanggan dalam layanan pengiriman e-commerce, dengan kepercayaan pelanggan sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kausal kuantitatif, dengan 205 responden yang tinggal di Jakarta yang pernah berbelanja secara online dan menggunakan layanan pengiriman e-commerce. Hasil menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-7a2e5.webp" type="image/webp" length="109160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-7a2e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-77628.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/perceived-value-customer-trust-service-quality-tow-thumb-e0477.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1605-aibpm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15669-international-journal-applied-business-international.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60525-pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform</link>
	<guid isPermaLink="false">e1a42bbf0acf27567b8ae62074f9244b</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 22:31:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ita yulianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ yesi fitria ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fitria,ita,view,vol,yesi,yulianti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk pengembangan selanjutnya, beberapa hal yang dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan fungsionalitas dan cakupan aplikasi PAUD Tunas Muda, yaitu: 1) Tambahkan akses untuk orang tua: Aplikasi dapat dikembangkan sehingga orang tua juga dapat mengakses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda: Untuk pengembangan selanjutnya, beberapa hal yang dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan fungsionalitas dan cakupan aplikasi PAUD Tunas Muda, yaitu: 1) Tambahkan akses untuk orang tua: Aplikasi dapat dikembangkan sehingga orang tua juga dapat mengakses informasi tentang kehadiran dan perkembangan anak mereka secara langsung melalui akun khusus. 2) Fitur komunikasi dua arah: Tambahkan fitur pesan atau notifikasi sehingga guru dan orang tua dapat berinteraksi secara efektif mengenai aktivitas dan kemajuan anak mereka. 3) Integrasi dengan sistem pendidikan lainnya: Pengembangan lebih lanjut dapat diarahkan untuk menghubungkan aplikasi dengan sistem pendidikan atau basis data lainnya untuk memfasilitasi pelaporan dan pengelolaan data.. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode black box, dapat disimpulkan bahwa semua fitur dalam aplikasi PAUD Tunas Muda, termasuk login, manajemen kehadiran, penilaian kemajuan siswa, pengelolaan data, pelaporan, dan manajemen pengguna berfungsi dengan baik sesuai dengan spesifikasi desain.Sistem telah terbukti andal dalam mendukung kegiatan pendidikan anak usia dini dengan menyediakan pencatatan data yang akurat, evaluasi kemajuan yang sistematis, dan proses pelaporan yang efisien.Aplikasi ini meningkatkan efektivitas kinerja guru dan menyederhanakan proses pemantauan bagi administrator dan kepala sekolah.Aplikasi ini dikembangkan menggunakan Flutter terintegrasi dengan Firebase Firestore, menawarkan solusi lintas platform modern dan efisien dengan sinkronisasi data real-time.Pendekatan teknologi ini meningkatkan skalabilitas, aksesibilitas, dan efisiensi pemeliharaan, membedakan sistem dari aplikasi manajemen PAUD konvensional.Oleh karena itu, sistem ini layak untuk diimplementasikan sebagai alat pendukung digital untuk institusi PAUD Aplikasi Sistem Informasi Kehadiran dan Pencatatan Kemajuan Siswa PAUD Tunas Muda adalah platform digital yang dirancang untuk membantu guru dalam mencatat kehadiran dan kemajuan siswa secara modern dan efisien. Saat ini, proses pencatatan masih dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan berbagai kendala seperti pelaporan yang terlambat, ketidakakuratan data, dan kesulitan dalam memantau kemajuan siswa secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem yang dapat memudahkan guru dalam melakukan absensi dan pencatatan kemajuan siswa serta memungkinkan kepala sekolah untuk memantau data kehadiran dan kemajuan melalui tampilan grafis dan analisis statistik. Pengumpulan data dilakukan melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-8423b.webp" title="JURIS - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-8423b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-8423b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-8423b.webp 1x" title="JURIS - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda" alt="JURIS - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-199a1.webp" title="JURIS - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-199a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-199a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-199a1.webp 1x" title="JURIS - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda" alt="JURIS - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-2266d.webp" title="JURIS - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-2266d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-2266d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-2266d.webp 1x" title="JURIS - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda" alt="JURIS - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60525-pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform" title="JURIS - Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda" target="_blank">Development of an Information System for Attendance and Student Progress at PAUD Tunas Muda</a>: Untuk pengembangan selanjutnya, beberapa hal yang dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan fungsionalitas dan cakupan aplikasi PAUD Tunas Muda, yaitu: 1) Tambahkan akses untuk orang tua: Aplikasi dapat dikembangkan sehingga orang tua juga dapat mengakses informasi tentang kehadiran dan perkembangan anak mereka secara langsung melalui akun khusus. 2) Fitur komunikasi dua arah: Tambahkan fitur pesan atau notifikasi sehingga guru dan orang tua dapat berinteraksi secara efektif mengenai aktivitas dan kemajuan anak mereka. 3) Integrasi dengan sistem pendidikan lainnya: Pengembangan lebih lanjut dapat diarahkan untuk menghubungkan aplikasi dengan sistem pendidikan atau basis data lainnya untuk memfasilitasi pelaporan dan pengelolaan data..
<br>Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode black box, dapat disimpulkan bahwa semua fitur dalam aplikasi PAUD Tunas Muda, termasuk login, manajemen kehadiran, penilaian kemajuan siswa, pengelolaan data, pelaporan, dan manajemen pengguna berfungsi dengan baik sesuai dengan spesifikasi desain.Sistem telah terbukti andal dalam mendukung kegiatan pendidikan anak usia dini dengan menyediakan pencatatan data yang akurat, evaluasi kemajuan yang sistematis, dan proses pelaporan yang efisien.Aplikasi ini meningkatkan efektivitas kinerja guru dan menyederhanakan proses pemantauan bagi administrator dan kepala sekolah.Aplikasi ini dikembangkan menggunakan Flutter terintegrasi dengan Firebase Firestore, menawarkan solusi lintas platform modern dan efisien dengan sinkronisasi data real-time.Pendekatan teknologi ini meningkatkan skalabilitas, aksesibilitas, dan efisiensi pemeliharaan, membedakan sistem dari aplikasi manajemen PAUD konvensional.Oleh karena itu, sistem ini layak untuk diimplementasikan sebagai alat pendukung digital untuk institusi PAUD
<br>Aplikasi Sistem Informasi Kehadiran dan Pencatatan Kemajuan Siswa PAUD Tunas Muda adalah platform digital yang dirancang untuk membantu guru dalam mencatat kehadiran dan kemajuan siswa secara modern dan efisien. Saat ini, proses pencatatan masih dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan berbagai kendala seperti pelaporan yang terlambat, ketidakakuratan data, dan kesulitan dalam memantau kemajuan siswa secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem yang dapat memudahkan guru dalam melakukan absensi dan pencatatan kemajuan siswa serta memungkinkan kepala sekolah untuk memantau data kehadiran dan kemajuan melalui tampilan grafis dan analisis statistik. Pengumpulan data dilakukan melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-2266d.webp" type="image/webp" length="71752" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-8423b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-199a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pengelolaan-data-tanah-aplikasi-m-clinic-platform-thumb-2266d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3748-kresna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17812-jurnal-riset-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co occurrence Matrix Features ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co occurrence Matrix Features ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co occurrence Matrix Features ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60524-variasi-jarak-pisau-akurasi-model-sv</link>
	<guid isPermaLink="false">69fd5a25d6070b22f63e5c7d7450334e</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 22:25:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ita yulianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ yesi fitria ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fitria,ita,view,vol,yesi,yulianti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan teknik pemrosesan citra berbasis deep learning untuk meningkatkan akurasi identifikasi bibit jambu air. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variasi intensitas cahaya dan sudut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan teknik pemrosesan citra berbasis deep learning untuk meningkatkan akurasi identifikasi bibit jambu air. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variasi intensitas cahaya dan sudut pengambilan gambar terhadap kualitas fitur tekstur. Terakhir, penelitian juga dapat diperluas ke spesies tanaman lain untuk menguji generalisasi metode ini dalam aplikasi pertanian berbasis komputer vision.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jarak pencitraan 13 cm memberikan akurasi tertinggi sebesar 80% dalam mengidentifikasi bibit jambu air menggunakan metode ANN-BP dan GLCM.Hasil ini menunjukkan bahwa jarak pencitraan berpengaruh signifikan terhadap stabilitas fitur tekstur dan akurasi klasifikasi.Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk meningkatkan jumlah jenis bibit jambu air yang dianalisis, serta mengeksplorasi dampak perubahan ukuran pemotongan gambar dan resolusi kamera terhadap akurasi klasifikasi Perkembangan teknologi Computer Vision telah memberikan kontribusi signifikan pada sektor pertanian, khususnya dalam identifikasi tanaman berdasarkan karakteristik visual. Jambu air (Syzygium aqueum) merupakan salah satu komoditas buah yang banyak dibudidayakan di Indonesia; namun, varietas bibitnya seringkali sulit dibedakan secara visual. Metode yang mengandalkan pengamatan manusia cenderung memiliki akurasi rendah, sehingga menyoroti kebutuhan akan sistem identifikasi konvensional yang akurat dan efisien sejak tahap awal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jarak pencitraan terhadap hasil ekstraksi fitur tekstur urat daun menggunakan metode Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan untuk memancarkan bagaimana parameter ini mempengaruhi kinerja klasifikasi bibit jambu air menggunakan Backpropagation Artificial Neural Network... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-3e30c.webp" title="JURIS - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-3e30c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-3e30c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-3e30c.webp 1x" title="JURIS - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features" alt="JURIS - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-96c04.webp" title="JURIS - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-96c04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-96c04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-96c04.webp 1x" title="JURIS - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features" alt="JURIS - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-f1f14.webp" title="JURIS - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-f1f14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-f1f14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-f1f14.webp 1x" title="JURIS - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features" alt="JURIS - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60524-variasi-jarak-pisau-akurasi-model-sv" title="JURIS - Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features" target="_blank">Influence of Leaf Imaging Distance on Water Guava Classification Using Neural Network with Gray Level Co-occurrence Matrix Features</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan teknik pemrosesan citra berbasis deep learning untuk meningkatkan akurasi identifikasi bibit jambu air. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variasi intensitas cahaya dan sudut pengambilan gambar terhadap kualitas fitur tekstur. Terakhir, penelitian juga dapat diperluas ke spesies tanaman lain untuk menguji generalisasi metode ini dalam aplikasi pertanian berbasis komputer vision..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa jarak pencitraan 13 cm memberikan akurasi tertinggi sebesar 80% dalam mengidentifikasi bibit jambu air menggunakan metode ANN-BP dan GLCM.Hasil ini menunjukkan bahwa jarak pencitraan berpengaruh signifikan terhadap stabilitas fitur tekstur dan akurasi klasifikasi.Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk meningkatkan jumlah jenis bibit jambu air yang dianalisis, serta mengeksplorasi dampak perubahan ukuran pemotongan gambar dan resolusi kamera terhadap akurasi klasifikasi
<br>Perkembangan teknologi Computer Vision telah memberikan kontribusi signifikan pada sektor pertanian, khususnya dalam identifikasi tanaman berdasarkan karakteristik visual. Jambu air (Syzygium aqueum) merupakan salah satu komoditas buah yang banyak dibudidayakan di Indonesia; namun, varietas bibitnya seringkali sulit dibedakan secara visual. Metode yang mengandalkan pengamatan manusia cenderung memiliki akurasi rendah, sehingga menyoroti kebutuhan akan sistem identifikasi konvensional yang akurat dan efisien sejak tahap awal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jarak pencitraan terhadap hasil ekstraksi fitur tekstur urat daun menggunakan metode Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan untuk memancarkan bagaimana parameter ini mempengaruhi kinerja klasifikasi bibit jambu air menggunakan Backpropagation Artificial Neural Network...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-96c04.webp" type="image/webp" length="105966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-3e30c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-96c04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/variasi-jarak-pisau-akurasi-model-svm-jambu-air-gl-thumb-f1f14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3748-kresna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17812-jurnal-riset-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60513-gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks</link>
	<guid isPermaLink="false">51f0da80199117f185a588ebf9c86cde</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 22:06:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ pkv games ]]></category>
	<category><![CDATA[ toto slot ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gacor,games,pkv,slot,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi krisis reduksi makna baptisan Roh Kudus, penelitian ini mengusulkan Paradigma Missional Empowerment sebagai solusi kontekstual. Paradigma ini menuntut pemulihan integrasi antara karunia roh dan karakter kristiani, serta memposisikan baptisan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini: Untuk mengatasi krisis reduksi makna baptisan Roh Kudus, penelitian ini mengusulkan Paradigma Missional Empowerment sebagai solusi kontekstual. Paradigma ini menuntut pemulihan integrasi antara karunia roh dan karakter kristiani, serta memposisikan baptisan Roh Kudus sebagai katalisator etis untuk transformasi sosial. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan pergeseran fokus riset dari apologetika dogmatis defensif menuju pengembangan teologi publik Pentakosta yang mampu berdialog dengan isu-isu sosial, ekologi, ekonomi, dan keadilan global. Liturgi ibadah kontemporer perlu dievaluasi agar tidak terjebak dalam manipulasi psikologis-emosional, melainkan mengutus jemaat yang telah dipenuhi Roh Kudus untuk berdampak nyata melalui profesi mereka di masyarakat. Penelitian empiris-fenomenologis kuantitatif dan kualitatif di lapangan juga disarankan untuk mengukur korelasi antara pengalaman baptisan Roh Kudus dengan keterlibatan jemaat dalam pelayanan misi sosial-kemasyarakatan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekonstruksi teologi baptisan Roh Kudus dalam gerakan Pentakosta merupakan kebutuhan darurat eklesiologis demi menyelamatkan gereja modern dari krisis reduksi makna dan pendangkalan spiritualitas.Melalui analisis kritis teologis kontemporer, ditemukan bahwa formulasi orisinal Pentakosta klasik yang bersumber dari dokumen historis awal seperti Statement of Fundamental Truths (1914) serta eksegesis radikal teks Kisah Para Rasul 1.1-4 (eplesthesan), sejatinya menempatkan pencurahan Roh Kudus sebagai karunia pemberdayaan panggilan profetik-vokasional (prophetic vocational empowerment).Namun, dalam praksis gereja kontemporer, doktrin ini mengalami penyusutan makna yang masif, direduksi menjadi sekadar legalitas teologis pembuktian identitas kelompok lewat glossolalia, atau sekadar komodifikasi liturgis demi mengejar katarsis emosional sesaat yang egosentris.Sebagai solusi atas krisis pendangkalan tersebut, penelitian ini menawarkan Paradigma Missional Empowerment sebagai wujud nyata rekonstruksi teologis yang kontekstual.Paradigma baru ini menuntut pemulihan integrasi mutlak antara karunia roh (charismata) dan karakter kristiani yang bersumber dari buah roh (fruit of the Spirit).Baptisan Roh Kudus yang otentik harus digeser lokus manifestasinya.dari yang semula eksklusif di dalam batasan ritus liturgi altar (altar), meluas menuju keberanian etis di ruang publik (marketplace).Dengan demikian, kuasa Roh Kudus diposisikan kembali sebagai energi ilahi yang menggerakkan gereja abad ke-21 untuk keluar merespons krisis kemanusiaan, melawan ketidakadilan, sekularisme, dan menjadi agen transformasi sosial yang membawa nilai-nilai transformatif Kerajaan Allah di tengah masyarakat plural modern Doktrin baptisan Roh Kudus dalam teologi Pentakosta klasik sering kali dipahami secara eksklusif sebagai pengalaman spiritual individual yang ditandai dengan glossolalia. Namun, seiring berkembangnya zaman, pemahaman ini kerap memicu polarisasi doktrinal dengan teologi Injili dan mengalami reduksi makna menjadi sekadar fenomena emosional di gereja masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi teologi baptisan Roh Kudus dalam gerakan Pentakosta guna menemukan relevansi dan implikasinya bagi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-77596.webp" title="JURIS - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-77596.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-77596.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-77596.webp 1x" title="JURIS - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini" alt="JURIS - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-621bd.webp" title="JURIS - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-621bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-621bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-621bd.webp 1x" title="JURIS - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini" alt="JURIS - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-2151e.webp" title="JURIS - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-2151e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-2151e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-2151e.webp 1x" title="JURIS - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini" alt="JURIS - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60513-gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks" title="JURIS - Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini" target="_blank">Rekonstruksi Teologi Baptisan Roh Kudus dalam Gerakan Pentakosta dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini</a>: Untuk mengatasi krisis reduksi makna baptisan Roh Kudus, penelitian ini mengusulkan Paradigma Missional Empowerment sebagai solusi kontekstual. Paradigma ini menuntut pemulihan integrasi antara karunia roh dan karakter kristiani, serta memposisikan baptisan Roh Kudus sebagai katalisator etis untuk transformasi sosial. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan pergeseran fokus riset dari apologetika dogmatis defensif menuju pengembangan teologi publik Pentakosta yang mampu berdialog dengan isu-isu sosial, ekologi, ekonomi, dan keadilan global. Liturgi ibadah kontemporer perlu dievaluasi agar tidak terjebak dalam manipulasi psikologis-emosional, melainkan mengutus jemaat yang telah dipenuhi Roh Kudus untuk berdampak nyata melalui profesi mereka di masyarakat. Penelitian empiris-fenomenologis kuantitatif dan kualitatif di lapangan juga disarankan untuk mengukur korelasi antara pengalaman baptisan Roh Kudus dengan keterlibatan jemaat dalam pelayanan misi sosial-kemasyarakatan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekonstruksi teologi baptisan Roh Kudus dalam gerakan Pentakosta merupakan kebutuhan darurat eklesiologis demi menyelamatkan gereja modern dari krisis reduksi makna dan pendangkalan spiritualitas.Melalui analisis kritis teologis kontemporer, ditemukan bahwa formulasi orisinal Pentakosta klasik yang bersumber dari dokumen historis awal seperti Statement of Fundamental Truths (1914) serta eksegesis radikal teks Kisah Para Rasul 1.1-4 (eplesthesan), sejatinya menempatkan pencurahan Roh Kudus sebagai karunia pemberdayaan panggilan profetik-vokasional (prophetic vocational empowerment).Namun, dalam praksis gereja kontemporer, doktrin ini mengalami penyusutan makna yang masif, direduksi menjadi sekadar legalitas teologis pembuktian identitas kelompok lewat glossolalia, atau sekadar komodifikasi liturgis demi mengejar katarsis emosional sesaat yang egosentris.Sebagai solusi atas krisis pendangkalan tersebut, penelitian ini menawarkan Paradigma Missional Empowerment sebagai wujud nyata rekonstruksi teologis yang kontekstual.Paradigma baru ini menuntut pemulihan integrasi mutlak antara karunia roh (charismata) dan karakter kristiani yang bersumber dari buah roh (fruit of the Spirit).Baptisan Roh Kudus yang otentik harus digeser lokus manifestasinya.dari yang semula eksklusif di dalam batasan ritus liturgi altar (altar), meluas menuju keberanian etis di ruang publik (marketplace).Dengan demikian, kuasa Roh Kudus diposisikan kembali sebagai energi ilahi yang menggerakkan gereja abad ke-21 untuk keluar merespons krisis kemanusiaan, melawan ketidakadilan, sekularisme, dan menjadi agen transformasi sosial yang membawa nilai-nilai transformatif Kerajaan Allah di tengah masyarakat plural modern
<br>Doktrin baptisan Roh Kudus dalam teologi Pentakosta klasik sering kali dipahami secara eksklusif sebagai pengalaman spiritual individual yang ditandai dengan glossolalia. Namun, seiring berkembangnya zaman, pemahaman ini kerap memicu polarisasi doktrinal dengan teologi Injili dan mengalami reduksi makna menjadi sekadar fenomena emosional di gereja masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi teologi baptisan Roh Kudus dalam gerakan Pentakosta guna menemukan relevansi dan implikasinya bagi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-2151e.webp" type="image/webp" length="122798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-77596.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-621bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/gereja-teologi-publik-sembilan-karunia-roh-konteks-thumb-2151e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2574-stts-abda-agung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11072-sesawi-jurnal-teologi-pendidikan-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60517-akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-inter</link>
	<guid isPermaLink="false">a66d82001e5f8b7018741c51728f533d</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 21:28:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ thomson mary ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mary,thomson,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan dashboard ini dengan menambahkan integrasi data berbasis API untuk memperbarui informasi secara real-time, memperluas fitur analisis perbandingan antar wilayah, dan mengoptimalkan kinerja sistem agar lebih responsif. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan dashboard ini dengan menambahkan integrasi data berbasis API untuk memperbarui informasi secara real-time, memperluas fitur analisis perbandingan antar wilayah, dan mengoptimalkan kinerja sistem agar lebih responsif. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi penggunaan visualisasi interaktif tambahan seperti peta sektoral atau simulasi proyeksi ekonomi. Terakhir, penelitian juga dapat memperluas cakupan dashboard untuk mencakup indikator ekonomi lain seperti tingkat pengangguran atau investasi asing, serta mengevaluasi penggunaan teknologi seperti AI untuk meningkatkan akurasi prediksi.. Dashboard Visualisasi Data Pertumbuhan Ekonomi Kota Palembang berhasil dikembangkan untuk menyajikan data PDRB dalam format interaktif dan user-friendly.Pengujian Black-Box mengonfirmasi bahwa semua fitur berfungsi dengan baik, dan pengujian usability menggunakan SUS dengan 50 responden menghasilkan skor 84,8 (kategori Excellent), menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang tinggi dan kelayakan sistem.Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada penerapan desain berbasis pengguna dan Agile Development dalam pengembangan visualisasi data statistik berbasis web di tingkat regional.Namun, sistem ini terbatas pada data PDRB Kota Palembang dan belum mendukung integrasi real-time atau perbandingan antar wilayah.Rekomendasi untuk peningkatan masa depan mencakup integrasi data berbasis API, fitur analisis perbandingan regional, dan optimasi kinerja.Disarankan agar Badan Pusat Statistik mengadopsi dashboard ini sebagai platform pelengkap untuk meningkatkan akses publik terhadap data ekonomi daerah dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data Penyajian data pertumbuhan ekonomi Kota Palembang pada website resmi Badan Pusat Statistik (BPS) masih menghadapi kendala pada aspek kemudahan penggunaan, navigasi, serta visualisasi data. Struktur menu yang kompleks, penyajian data yang kurang terorganisir, dan minimnya fitur interaktif menyebabkan proses akses dan interpretasi informasi ekonomi menjadi kurang efisien. Hingga saat ini, belum tersedia dashboard interaktif yang secara khusus mengintegrasikan dan memvisualisasikan data Produk Domestik Regional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-46573.webp" title="JURIS - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-46573.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-46573.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-46573.webp 1x" title="JURIS - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method" alt="JURIS - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-2e849.webp" title="JURIS - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-2e849.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-2e849.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-2e849.webp 1x" title="JURIS - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method" alt="JURIS - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-2d2ef.webp" title="JURIS - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-2d2ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-2d2ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-2d2ef.webp 1x" title="JURIS - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method" alt="JURIS - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60517-akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-inter" title="JURIS - Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method" target="_blank">Development Of An Economic Growth Data Visualization Dashboard For Palembang City Using The Agile Method</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan dashboard ini dengan menambahkan integrasi data berbasis API untuk memperbarui informasi secara real-time, memperluas fitur analisis perbandingan antar wilayah, dan mengoptimalkan kinerja sistem agar lebih responsif. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi penggunaan visualisasi interaktif tambahan seperti peta sektoral atau simulasi proyeksi ekonomi. Terakhir, penelitian juga dapat memperluas cakupan dashboard untuk mencakup indikator ekonomi lain seperti tingkat pengangguran atau investasi asing, serta mengevaluasi penggunaan teknologi seperti AI untuk meningkatkan akurasi prediksi..
<br>Dashboard Visualisasi Data Pertumbuhan Ekonomi Kota Palembang berhasil dikembangkan untuk menyajikan data PDRB dalam format interaktif dan user-friendly.Pengujian Black-Box mengonfirmasi bahwa semua fitur berfungsi dengan baik, dan pengujian usability menggunakan SUS dengan 50 responden menghasilkan skor 84,8 (kategori Excellent), menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang tinggi dan kelayakan sistem.Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada penerapan desain berbasis pengguna dan Agile Development dalam pengembangan visualisasi data statistik berbasis web di tingkat regional.Namun, sistem ini terbatas pada data PDRB Kota Palembang dan belum mendukung integrasi real-time atau perbandingan antar wilayah.Rekomendasi untuk peningkatan masa depan mencakup integrasi data berbasis API, fitur analisis perbandingan regional, dan optimasi kinerja.Disarankan agar Badan Pusat Statistik mengadopsi dashboard ini sebagai platform pelengkap untuk meningkatkan akses publik terhadap data ekonomi daerah dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data
<br>Penyajian data pertumbuhan ekonomi Kota Palembang pada website resmi Badan Pusat Statistik (BPS) masih menghadapi kendala pada aspek kemudahan penggunaan, navigasi, serta visualisasi data. Struktur menu yang kompleks, penyajian data yang kurang terorganisir, dan minimnya fitur interaktif menyebabkan proses akses dan interpretasi informasi ekonomi menjadi kurang efisien. Hingga saat ini, belum tersedia dashboard interaktif yang secara khusus mengintegrasikan dan memvisualisasikan data Produk Domestik Regional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-46573.webp" type="image/webp" length="85426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-46573.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-2e849.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/akses-data-statistik-interaktif-m-ries-fitur-tikto-thumb-2d2ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3748-kresna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17812-jurnal-riset-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Unlocking Customer Behavior in COD based E commerce An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Unlocking Customer Behavior in COD based E commerce An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Unlocking Customer Behavior in COD based E commerce An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60511-transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras</link>
	<guid isPermaLink="false">d5d89f10f73931fd158bf7419e5e29d3</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 21:27:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mail journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ us whatsapp ]]></category>
	<category><![CDATA[ resource e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[e,journal,mail,resource,us,whatsapp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan dataset dengan memasukkan data dari berbagai penyedia layanan logistik dan wilayah geografis yang berbeda. Hal ini akan memungkinkan validasi model segmentasi pada skala yang lebih luas dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan dataset dengan memasukkan data dari berbagai penyedia layanan logistik dan wilayah geografis yang berbeda. Hal ini akan memungkinkan validasi model segmentasi pada skala yang lebih luas dan meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, penelitian masa depan dapat mengeksplorasi teknik pembuatan fitur yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan data geospasial (GIS) dan variabel kontekstual eksternal seperti demografi pelanggan, profil psikografis, dan data geospasial (jarak dari gudang, pola lalu lintas). Integrasi data ini dapat mengarah pada model segmentasi perilaku spasial yang tidak hanya mengoptimalkan pengelompokan pelanggan, tetapi juga perencanaan rute dinamis. Lebih lanjut, penelitian dapat mengeksplorasi arsitektur streaming data (misalnya, Apache Kafka) untuk memungkinkan segmentasi waktu nyata, di mana penugasan klaster pelanggan diperbarui secara instan setelah transaksi selesai, memicu respons operasional langsung. Akhirnya, penelitian masa depan dapat menyelidiki pendekatan klaster hierarkis GMM atau model hibrida yang menggabungkan GMM dengan autoencoder pembelajaran dalam untuk menangkap pola perilaku non-linear yang lebih halus dalam data logistik COD.. Penelitian ini berhasil mengembangkan kerangka kerja segmentasi pelanggan yang didorong data yang disesuaikan secara khusus untuk konteks yang sangat heterogen dari logistik Cash on Delivery (COD).Dengan mengintegrasikan Gaussian Mixture Model (GMM), yang dievaluasi secara ketat melalui Bayesian Information Criterion (BIC), ke dalam sistem Decision Support System (DSS) berbasis web yang fungsional, penelitian ini secara efektif menjembatani kesenjangan antara analisis probabilistik yang kompleks dan manajemen logistik operasional.147 catatan transaksi, yang dikumpulkan menjadi 2.225 profil pelanggan unik, menunjukkan bahwa solusi klaster dua (K=2) secara optimal menyeimbangkan kesesuaian statistik dan interpretabilitas operasional, yang dipandu oleh prinsip parsimoni.Secara metodologis, analisis komparatif secara empiris membuktikan keunggulan GMM atas baseline deterministik seperti K-Means.GMM terbukti jauh lebih mahir dalam menangkap distribusi data yang tidak berbentuk bulat dan berfluktuasi tinggi yang melekat pada data transaksi COD.Selain itu, sifat probabilistik GMM memungkinkan identifikasi "pelanggan batas", segmen transisi yang halus yang sering diabaikan oleh algoritma klaster keras.Kemampuan ini memberikan manajer logistik lensa granular untuk mendeteksi pelanggan berisiko sebelum pengiriman, sehingga mencegah penolakan pengiriman potensial.Dari perspektif manajerial, segmentasi hasil membifurkasi basis pelanggan menjadi "Pelanggan Aktif Nilai Tinggi" dan "Pelanggan Nilai Rendah Sesekali", memungkinkan perusahaan pengiriman ekspres untuk beralih dari pendekatan "satu ukuran untuk semua" ke kebijakan operasional yang didorong data yang diferensiasi.Hal ini memberdayakan bisnis untuk mengalokasikan penanganan prioritas dan program retensi untuk segmen nilai tinggi, sementara untuk segmen nilai rendah yang ditandai dengan propensi pengiriman gagal yang lebih tinggi, menerapkan taktik efisiensi biaya dan mitigasi risiko, seperti konsolidasi pengiriman batch dan verifikasi pra-pengiriman.Meskipun sumbangsih metodologis dan implikasi praktis, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang menawarkan jalur untuk penelitian masa depan.147 transaksi), berasal dari satu penyedia layanan logistik di wilayah geografis tertentu.Hal ini dapat membatasi generalisasi karakteristik klaster ke jaringan logistik nasional atau internasional dengan profil demografis yang berbeda.Penelitian masa depan harus memasukkan dataset multi-regional untuk memvalidasi skalabilitas model.Kedua, teknik pembuatan fitur saat ini mengandalkan variabel transaksional dan logistik (frekuensi, total, dan nilai COD rata-rata) secara eksklusif.Penelitian masa depan harus bertujuan untuk memperkaya model segmentasi dengan mengintegrasikan data geospasial (GIS) untuk optimasi penjaluran perilaku spasial, mengintegrasikan variabel kontekstual eksternal, dan mengeksplorasi arsitektur hibrida seperti autoencoder berbasis pembelajaran dalam untuk ekstraksi fitur non-linear.Secara keseluruhan, penelitian ini menetapkan blueprint dasar untuk mengintegrasikan pembelajaran mesin probabilistik canggih ke dalam operasi logistik sehari-hari, membuka jalan untuk ekosistem e-commerce COD yang lebih tangguh, berorientasi pelanggan, dan berkelanjutan secara finansial Segmentasi pelanggan dalam logistik Cash on Delivery (COD) secara inheren menantang karena data transaksi yang sangat heterogen, miring, dan tingkat penolakan yang tinggi, sering kali membatasi efektivitas model klaster deterministik tradisional. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini mengusulkan kerangka kerja segmentasi probabilistik yang kuat yang memanfaatkan Gaussian Mixture Model (GMM) untuk mengekstrak wawasan yang dapat diterapkan dari operasi COD yang kompleks. Analisis dilakukan terhadap 5.147 catatan transaksi mentah, yang dikumpulkan dengan cermat menjadi 2.225 profil pelanggan unik yang dirancang di sekitar tiga fitur logistik yang penting: frekuensi pengiriman, nilai COD total, dan nilai COD rata-rata. Konfigurasi model optimal ditentukan secara ketat menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-66a7b.webp" title="JURIS - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-66a7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-66a7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-66a7b.webp 1x" title="JURIS - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation" alt="JURIS - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-9c94e.webp" title="JURIS - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-9c94e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-9c94e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-9c94e.webp 1x" title="JURIS - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation" alt="JURIS - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-93391.webp" title="JURIS - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-93391.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-93391.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-93391.webp 1x" title="JURIS - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation" alt="JURIS - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60511-transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras" title="JURIS - Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation" target="_blank">Unlocking Customer Behavior in COD-based E-commerce: An Unsupervised Learning Approach Using Gaussian Mixture Model for Strategic Segmentation</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan dataset dengan memasukkan data dari berbagai penyedia layanan logistik dan wilayah geografis yang berbeda. Hal ini akan memungkinkan validasi model segmentasi pada skala yang lebih luas dan meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, penelitian masa depan dapat mengeksplorasi teknik pembuatan fitur yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan data geospasial (GIS) dan variabel kontekstual eksternal seperti demografi pelanggan, profil psikografis, dan data geospasial (jarak dari gudang, pola lalu lintas). Integrasi data ini dapat mengarah pada model segmentasi perilaku spasial yang tidak hanya mengoptimalkan pengelompokan pelanggan, tetapi juga perencanaan rute dinamis. Lebih lanjut, penelitian dapat mengeksplorasi arsitektur streaming data (misalnya, Apache Kafka) untuk memungkinkan segmentasi waktu nyata, di mana penugasan klaster pelanggan diperbarui secara instan setelah transaksi selesai, memicu respons operasional langsung. Akhirnya, penelitian masa depan dapat menyelidiki pendekatan klaster hierarkis GMM atau model hibrida yang menggabungkan GMM dengan autoencoder pembelajaran dalam untuk menangkap pola perilaku non-linear yang lebih halus dalam data logistik COD..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan kerangka kerja segmentasi pelanggan yang didorong data yang disesuaikan secara khusus untuk konteks yang sangat heterogen dari logistik Cash on Delivery (COD).Dengan mengintegrasikan Gaussian Mixture Model (GMM), yang dievaluasi secara ketat melalui Bayesian Information Criterion (BIC), ke dalam sistem Decision Support System (DSS) berbasis web yang fungsional, penelitian ini secara efektif menjembatani kesenjangan antara analisis probabilistik yang kompleks dan manajemen logistik operasional.147 catatan transaksi, yang dikumpulkan menjadi 2.225 profil pelanggan unik, menunjukkan bahwa solusi klaster dua (K=2) secara optimal menyeimbangkan kesesuaian statistik dan interpretabilitas operasional, yang dipandu oleh prinsip parsimoni.Secara metodologis, analisis komparatif secara empiris membuktikan keunggulan GMM atas baseline deterministik seperti K-Means.GMM terbukti jauh lebih mahir dalam menangkap distribusi data yang tidak berbentuk bulat dan berfluktuasi tinggi yang melekat pada data transaksi COD.Selain itu, sifat probabilistik GMM memungkinkan identifikasi "pelanggan batas", segmen transisi yang halus yang sering diabaikan oleh algoritma klaster keras.Kemampuan ini memberikan manajer logistik lensa granular untuk mendeteksi pelanggan berisiko sebelum pengiriman, sehingga mencegah penolakan pengiriman potensial.Dari perspektif manajerial, segmentasi hasil membifurkasi basis pelanggan menjadi "Pelanggan Aktif Nilai Tinggi" dan "Pelanggan Nilai Rendah Sesekali", memungkinkan perusahaan pengiriman ekspres untuk beralih dari pendekatan "satu ukuran untuk semua" ke kebijakan operasional yang didorong data yang diferensiasi.Hal ini memberdayakan bisnis untuk mengalokasikan penanganan prioritas dan program retensi untuk segmen nilai tinggi, sementara untuk segmen nilai rendah yang ditandai dengan propensi pengiriman gagal yang lebih tinggi, menerapkan taktik efisiensi biaya dan mitigasi risiko, seperti konsolidasi pengiriman batch dan verifikasi pra-pengiriman.Meskipun sumbangsih metodologis dan implikasi praktis, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang menawarkan jalur untuk penelitian masa depan.147 transaksi), berasal dari satu penyedia layanan logistik di wilayah geografis tertentu.Hal ini dapat membatasi generalisasi karakteristik klaster ke jaringan logistik nasional atau internasional dengan profil demografis yang berbeda.Penelitian masa depan harus memasukkan dataset multi-regional untuk memvalidasi skalabilitas model.Kedua, teknik pembuatan fitur saat ini mengandalkan variabel transaksional dan logistik (frekuensi, total, dan nilai COD rata-rata) secara eksklusif.Penelitian masa depan harus bertujuan untuk memperkaya model segmentasi dengan mengintegrasikan data geospasial (GIS) untuk optimasi penjaluran perilaku spasial, mengintegrasikan variabel kontekstual eksternal, dan mengeksplorasi arsitektur hibrida seperti autoencoder berbasis pembelajaran dalam untuk ekstraksi fitur non-linear.Secara keseluruhan, penelitian ini menetapkan blueprint dasar untuk mengintegrasikan pembelajaran mesin probabilistik canggih ke dalam operasi logistik sehari-hari, membuka jalan untuk ekosistem e-commerce COD yang lebih tangguh, berorientasi pelanggan, dan berkelanjutan secara finansial
<br>Segmentasi pelanggan dalam logistik Cash on Delivery (COD) secara inheren menantang karena data transaksi yang sangat heterogen, miring, dan tingkat penolakan yang tinggi, sering kali membatasi efektivitas model klaster deterministik tradisional. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini mengusulkan kerangka kerja segmentasi probabilistik yang kuat yang memanfaatkan Gaussian Mixture Model (GMM) untuk mengekstrak wawasan yang dapat diterapkan dari operasi COD yang kompleks. Analisis dilakukan terhadap 5.147 catatan transaksi mentah, yang dikumpulkan dengan cermat menjadi 2.225 profil pelanggan unik yang dirancang di sekitar tiga fitur logistik yang penting: frekuensi pengiriman, nilai COD total, dan nilai COD rata-rata. Konfigurasi model optimal ditentukan secara ketat menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-66a7b.webp" type="image/webp" length="128320" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-66a7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-9c94e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/transaksi-cod-analisis-klaster-hierarkis-eksploras-thumb-93391.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-720-ninetyjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2376-journal-computer-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development And Usability Evaluation Of A Web Based Pos For Hardware Stores Using Sus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development And Usability Evaluation Of A Web Based Pos For Hardware Stores Using Sus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development And Usability Evaluation Of A Web Based Pos For Hardware Stores Using Sus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60521-pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h</link>
	<guid isPermaLink="false">81ed74d175b03f4f6fc485ccd7c730e3</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 21:26:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ thomson mary ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mary,thomson,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan strategi onboarding yang lebih efektif untuk pengguna pemula dengan fokus pada panduan interaktif dan simulasi tugas. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penyederhanaan alur kerja transaksi dengan integrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan strategi onboarding yang lebih efektif untuk pengguna pemula dengan fokus pada panduan interaktif dan simulasi tugas. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penyederhanaan alur kerja transaksi dengan integrasi fitur otomatisasi untuk mengurangi kesalahan input. Terakhir, studi dapat mengkaji penerapan teknologi AI untuk meningkatkan ketergunaan sistem melalui analisis pola penggunaan dan rekomendasi personalisasi.. Sistem POS berbasis web yang dikembangkan mampu memenuhi kebutuhan operasional toko bangunan dengan fitur pelaporan dan ekspor data.Hasil evaluasi usability menunjukkan sistem memiliki tingkat ketergunaan yang dapat diterima, meskipun terdapat variasi dalam respons pengguna.Rekomendasi utama penelitian ini adalah meningkatkan proses onboarding dan menyederhanakan alur kerja untuk pengguna baru Usaha ritel skala kecil seperti toko bangunan masih banyak yang mengelola penjualan, stok, dan pelaporan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan laporan, dan minim dukungan pengambilan keputusan. Penelitian ini mengembangkan aplikasi Point of Sale (POS) berbasis web untuk konteks toko bangunan dan mengevaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS). Sistem POS mendukung pengelolaan produk dan kategori, transaksi penjualan (diskon dan pajak), pelaporan penjualan dengan filter rentang tanggal, ringkasan produk terlaris, serta ekspor CSV untuk kebutuhan pembukuan berbasis spreadsheet. Metode penelitian menggunakan pendekatan rancang bangun yang didukung validasi fungsional melalui pengujian black-box dan pengukuran usability menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-427a4.webp" title="JURIS - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-427a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-427a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-427a4.webp 1x" title="JURIS - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus" alt="JURIS - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-c9b1a.webp" title="JURIS - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-c9b1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-c9b1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-c9b1a.webp 1x" title="JURIS - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus" alt="JURIS - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-8a671.webp" title="JURIS - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-8a671.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-8a671.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-8a671.webp 1x" title="JURIS - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus" alt="JURIS - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60521-pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h" title="JURIS - Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus" target="_blank">Development And Usability Evaluation Of A Web-Based Pos For Hardware Stores Using Sus</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan strategi onboarding yang lebih efektif untuk pengguna pemula dengan fokus pada panduan interaktif dan simulasi tugas. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penyederhanaan alur kerja transaksi dengan integrasi fitur otomatisasi untuk mengurangi kesalahan input. Terakhir, studi dapat mengkaji penerapan teknologi AI untuk meningkatkan ketergunaan sistem melalui analisis pola penggunaan dan rekomendasi personalisasi..
<br>Sistem POS berbasis web yang dikembangkan mampu memenuhi kebutuhan operasional toko bangunan dengan fitur pelaporan dan ekspor data.Hasil evaluasi usability menunjukkan sistem memiliki tingkat ketergunaan yang dapat diterima, meskipun terdapat variasi dalam respons pengguna.Rekomendasi utama penelitian ini adalah meningkatkan proses onboarding dan menyederhanakan alur kerja untuk pengguna baru
<br>Usaha ritel skala kecil seperti toko bangunan masih banyak yang mengelola penjualan, stok, dan pelaporan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan laporan, dan minim dukungan pengambilan keputusan. Penelitian ini mengembangkan aplikasi Point of Sale (POS) berbasis web untuk konteks toko bangunan dan mengevaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS). Sistem POS mendukung pengelolaan produk dan kategori, transaksi penjualan (diskon dan pajak), pelaporan penjualan dengan filter rentang tanggal, ringkasan produk terlaris, serta ekspor CSV untuk kebutuhan pembukuan berbasis spreadsheet. Metode penelitian menggunakan pendekatan rancang bangun yang didukung validasi fungsional melalui pengujian black-box dan pengukuran usability menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-8a671.webp" type="image/webp" length="98888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-427a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-c9b1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pos-sistem-web-toko-bangunan-usability-scale-sus-h-thumb-8a671.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3748-kresna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17812-jurnal-riset-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 25 Aug 2026 01:00:03 +0700. 12 items. Served in: 7.554 seconds [rss] -->
