<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.270-18aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.270-18aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 18 Aug 2026 13:15:14 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 13:15:14 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-18T13:15:14+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59329-orientasi-pasar-produk-purchase-intention-p</link>
	<guid isPermaLink="false">b8ab7cd93197516dd500185a33e2fe92</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 12:12:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tahya snack ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[snack,tahya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan menambahkan variabel-variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi minat beli pada produk minuman kesehatan. Selain itu, dapat membedakan bagaimana variabel-variabel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan menambahkan variabel-variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi minat beli pada produk minuman kesehatan. Selain itu, dapat membedakan bagaimana variabel-variabel dalam penelitian ini bila dibedakan berdasarkan usia, ras, gender, dan sebagainya. Penelitian ini tidak luput dari kekurangan ataupun kesalahan, namun diharapkan dapat dijadikan bahan perbandingan dan pengembangan bagi peneliti selanjutnya dengan topik serupa.. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Interest in Healthy Drink adalah variabel yang paling mempengaruhi Purchase Intention, sehingga penting bagi Nutribit sebagai merek baru di pasar produk kesehatan untuk mempelajari persepsi tentang ketertarikan konsumen terhadap produk minuman kesehatan secara lebih lanjut.Melalui hasil penelitian ini, menarik untuk dicermati bahwa mayoritas responden berusia 18-26 tahun.Pada kelompok usia tersebut orang cenderung belum memikirkan kondisi kesehatan dan riwayat penyakit.Berdasarkan hasil penelitian ini, minat beli dipengaruhi oleh ketertarikan dalam takaran persepsioanl dan bersumber dari dalam diri.Melihat begitu maraknya merek minuman kesehatan kekinian di Indonesia, baik yang berfungsi sebagai pelangsing, detox, pencegahan asam lambung, dan lain-lain maka merek-merek baru ini harus bersaing untuk menanmkan kemenarikan didalam pikiran konsumen.Merek-merek minuman kesehatan baru, dituntut menciptakan dorongan dan motivasi bagi konsumen pada usia 18-26 alih-alih mengkondisikan konsumen dengan persepsi akan resiko dampak kesehatan yang konsumen terima bila tidak mengkonsumis produk-produk kesehatan Minuman kesehatan semakin digemari oleh masyarakat, hal ini didorong karena masyarakat yang semakin memiliki kesadaran akan kesehatan sehingga memiliki orientasi terhadap kesehatan. Penelitan ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Interest in Healthy Drink, Self Efficacy, Health Orientation terhadap Purchase Intention pada produk minuman kesehatan baru yang dikembangkan oleh sebuah bisnis rintisan bernama Nutribit. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-42733.webp" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-42733.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-42733.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-42733.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" alt="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" alt="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-4aed6.webp" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-4aed6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-4aed6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-4aed6.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" alt="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59329-orientasi-pasar-produk-purchase-intention-p" title="JURIS - PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN" target="_blank">PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan menambahkan variabel-variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi minat beli pada produk minuman kesehatan. Selain itu, dapat membedakan bagaimana variabel-variabel dalam penelitian ini bila dibedakan berdasarkan usia, ras, gender, dan sebagainya. Penelitian ini tidak luput dari kekurangan ataupun kesalahan, namun diharapkan dapat dijadikan bahan perbandingan dan pengembangan bagi peneliti selanjutnya dengan topik serupa..
<br>Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Interest in Healthy Drink adalah variabel yang paling mempengaruhi Purchase Intention, sehingga penting bagi Nutribit sebagai merek baru di pasar produk kesehatan untuk mempelajari persepsi tentang ketertarikan konsumen terhadap produk minuman kesehatan secara lebih lanjut.Melalui hasil penelitian ini, menarik untuk dicermati bahwa mayoritas responden berusia 18-26 tahun.Pada kelompok usia tersebut orang cenderung belum memikirkan kondisi kesehatan dan riwayat penyakit.Berdasarkan hasil penelitian ini, minat beli dipengaruhi oleh ketertarikan dalam takaran persepsioanl dan bersumber dari dalam diri.Melihat begitu maraknya merek minuman kesehatan kekinian di Indonesia, baik yang berfungsi sebagai pelangsing, detox, pencegahan asam lambung, dan lain-lain maka merek-merek baru ini harus bersaing untuk menanmkan kemenarikan didalam pikiran konsumen.Merek-merek minuman kesehatan baru, dituntut menciptakan dorongan dan motivasi bagi konsumen pada usia 18-26 alih-alih mengkondisikan konsumen dengan persepsi akan resiko dampak kesehatan yang konsumen terima bila tidak mengkonsumis produk-produk kesehatan
<br>Minuman kesehatan semakin digemari oleh masyarakat, hal ini didorong karena masyarakat yang semakin memiliki kesadaran akan kesehatan sehingga memiliki orientasi terhadap kesehatan. Penelitan ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Interest in Healthy Drink, Self Efficacy, Health Orientation terhadap Purchase Intention pada produk minuman kesehatan baru yang dikembangkan oleh sebuah bisnis rintisan bernama Nutribit. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp" type="image/webp" length="106964" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-42733.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-35e70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/orientasi-pasar-produk-purchase-intention-interest-thumb-4aed6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-566-ukwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7718-journal-entrepreneurial-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keragaman Menuju Kesatuan Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keragaman Menuju Kesatuan Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keragaman Menuju Kesatuan Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59321-moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-pengu</link>
	<guid isPermaLink="false">7f406136bddcbf0a783d3cbc34103e14</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 10:38:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kubu raya ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis lebih dalam dampak moderasi beragama terhadap produktivitas dan kinerja staf di SLB Malika Center. Penelitian ini dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis lebih dalam dampak moderasi beragama terhadap produktivitas dan kinerja staf di SLB Malika Center. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana sikap toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan mempengaruhi motivasi, kolaborasi, dan hasil kerja staf. Dengan memahami hubungan ini, lembaga pendidikan lainnya dapat menerapkan strategi serupa untuk meningkatkan produktivitas dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis.2. Mengkaji peran pelatihan dan dialog terbuka dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Penelitian lanjutan dapat fokus pada bagaimana pelatihan tentang moderasi beragama dan dialog antaragama mempengaruhi persepsi staf terhadap keberagaman dan bagaimana hal ini berdampak pada interaksi dan kolaborasi mereka. Dengan memahami dinamika ini, lembaga pendidikan dapat mengembangkan strategi pelatihan yang lebih efektif untuk membangun budaya kerja yang inklusif dan toleran.3. Meneliti strategi pengelolaan keberagaman di SLB Malika Center secara lebih mendalam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana lembaga tersebut menerapkan strategi praktis seperti kegiatan sosial untuk memfasilitasi kolaborasi antar staf. Dengan mempelajari strategi-strategi ini, lembaga pendidikan lainnya dapat mengadopsi pendekatan serupa untuk mengelola keberagaman dan menciptakan suasana kerja yang kondusif bagi semua staf, terlepas dari latar belakang agamanya.. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi berbagai tema utama terkait penerapan moderasi beragama di SLB Malika Center Jakarta.Melalui wawancara dan diskusi kelompok, terungkap bahwa staf menghadapi tantangan signifikan dalam mengelola keberagaman, termasuk perbedaan praktik keagamaan dan potensi konflik.Meskipun demikian, komitmen staf untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan harmonis tetap kuat.Strategi praktis yang diterapkan, seperti pelatihan tentang moderasi beragama, dialog terbuka antaragama, dan kegiatan sosial, terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan komunikasi di antara staf.Hasil observasi menunjukkan bahwa suasana kerja yang saling menghargai dapat meredakan ketegangan yang mungkin muncul akibat perbedaan keyakinan.Penerapan moderasi beragama di SLB Malika Center tidak hanya membantu mengatasi tantangan yang berkaitan dengan keberagaman, tetapi juga meningkatkan kolaborasi dan produktivitas staf.Dengan pendekatan yang inklusif, lembaga ini berhasil menciptakan budaya kerja yang positif, di mana setiap individu dihargai terlepas dari latar belakang agamanya.Kepatuhan terhadap prinsip-prinsip moderasi beragama sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Teologi Katolik dan juga dengan Pasal 29 UUD 1945 yang menjamin kebebasan beragama.SLB Malika Center berperan sebagai model bagi lembaga pendidikan lainnya dalam mengelola keberagaman dan membangun kerukunan antarumat beragama.Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana moderasi beragama dapat diintegrasikan dalam praktik sehari-hari, menciptakan lingkungan yang tidak hanya harmonis tetapi juga produktif, serta menekankan pentingnya memahami dan menghargai keberagaman dalam konteks pendidikan inklusif Penelitian ini mengeksplorasi penerapan moderasi beragama di SLB Malika Center Jakarta, lembaga pendidikan untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, yang memiliki staf dari latar belakang agama yang beragam. Moderasi beragama, yang mencakup sikap toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan, dianggap kunci untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus dengan staf, serta observasi partisipatif untuk memahami dinamika internal dan tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tentang moderasi beragama dan dialog terbuka membantu staf mengatasi stereotip dan membangun hubungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-2c7f7.webp" title="JURIS - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-2c7f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-2c7f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-2c7f7.webp 1x" title="JURIS - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta" alt="JURIS - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-dd9eb.webp" title="JURIS - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-dd9eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-dd9eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-dd9eb.webp 1x" title="JURIS - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta" alt="JURIS - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-14c01.webp" title="JURIS - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-14c01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-14c01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-14c01.webp 1x" title="JURIS - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta" alt="JURIS - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59321-moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-pengu" title="JURIS - Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta" target="_blank">Keragaman Menuju Kesatuan: Implementasi Moderasi Beragama di Lingkungan Kerja SLB Malika Center Jakarta</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis lebih dalam dampak moderasi beragama terhadap produktivitas dan kinerja staf di SLB Malika Center. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana sikap toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan mempengaruhi motivasi, kolaborasi, dan hasil kerja staf. Dengan memahami hubungan ini, lembaga pendidikan lainnya dapat menerapkan strategi serupa untuk meningkatkan produktivitas dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis.2. Mengkaji peran pelatihan dan dialog terbuka dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Penelitian lanjutan dapat fokus pada bagaimana pelatihan tentang moderasi beragama dan dialog antaragama mempengaruhi persepsi staf terhadap keberagaman dan bagaimana hal ini berdampak pada interaksi dan kolaborasi mereka. Dengan memahami dinamika ini, lembaga pendidikan dapat mengembangkan strategi pelatihan yang lebih efektif untuk membangun budaya kerja yang inklusif dan toleran.3. Meneliti strategi pengelolaan keberagaman di SLB Malika Center secara lebih mendalam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana lembaga tersebut menerapkan strategi praktis seperti kegiatan sosial untuk memfasilitasi kolaborasi antar staf. Dengan mempelajari strategi-strategi ini, lembaga pendidikan lainnya dapat mengadopsi pendekatan serupa untuk mengelola keberagaman dan menciptakan suasana kerja yang kondusif bagi semua staf, terlepas dari latar belakang agamanya..
<br>Penelitian ini berhasil mengidentifikasi berbagai tema utama terkait penerapan moderasi beragama di SLB Malika Center Jakarta.Melalui wawancara dan diskusi kelompok, terungkap bahwa staf menghadapi tantangan signifikan dalam mengelola keberagaman, termasuk perbedaan praktik keagamaan dan potensi konflik.Meskipun demikian, komitmen staf untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan harmonis tetap kuat.Strategi praktis yang diterapkan, seperti pelatihan tentang moderasi beragama, dialog terbuka antaragama, dan kegiatan sosial, terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan komunikasi di antara staf.Hasil observasi menunjukkan bahwa suasana kerja yang saling menghargai dapat meredakan ketegangan yang mungkin muncul akibat perbedaan keyakinan.Penerapan moderasi beragama di SLB Malika Center tidak hanya membantu mengatasi tantangan yang berkaitan dengan keberagaman, tetapi juga meningkatkan kolaborasi dan produktivitas staf.Dengan pendekatan yang inklusif, lembaga ini berhasil menciptakan budaya kerja yang positif, di mana setiap individu dihargai terlepas dari latar belakang agamanya.Kepatuhan terhadap prinsip-prinsip moderasi beragama sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Teologi Katolik dan juga dengan Pasal 29 UUD 1945 yang menjamin kebebasan beragama.SLB Malika Center berperan sebagai model bagi lembaga pendidikan lainnya dalam mengelola keberagaman dan membangun kerukunan antarumat beragama.Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana moderasi beragama dapat diintegrasikan dalam praktik sehari-hari, menciptakan lingkungan yang tidak hanya harmonis tetapi juga produktif, serta menekankan pentingnya memahami dan menghargai keberagaman dalam konteks pendidikan inklusif
<br>Penelitian ini mengeksplorasi penerapan moderasi beragama di SLB Malika Center Jakarta, lembaga pendidikan untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, yang memiliki staf dari latar belakang agama yang beragam. Moderasi beragama, yang mencakup sikap toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan, dianggap kunci untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus dengan staf, serta observasi partisipatif untuk memahami dinamika internal dan tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tentang moderasi beragama dan dialog terbuka membantu staf mengatasi stereotip dan membangun hubungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-14c01.webp" type="image/webp" length="76416" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-2c7f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-dd9eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/moderasi-beragama-prinsip-pelatihan-penguatan-lemb-thumb-14c01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59325-nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-intern</link>
	<guid isPermaLink="false">0b4b989824ea740f3a9a8d69d9d4ce42</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 10:38:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak legalisasi pernikahan sesama jenis terhadap masyarakat, terutama dalam hal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi: Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak legalisasi pernikahan sesama jenis terhadap masyarakat, terutama dalam hal hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi implikasi hukum dan sosial dari pengakuan pasangan sesama jenis dalam konteks keluarga dan kehidupan pribadi. Ketiga, penting untuk menganalisis bagaimana standar hukum internasional dan tuntutan publik dapat mempengaruhi proses legalisasi pernikahan sesama jenis di berbagai negara, termasuk di Uni Eropa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dinamika sosial, budaya, dan politik yang terkait dengan isu pernikahan sesama jenis di Eropa.. The right to same-sex marriage continues to face implementation challenges, even as an increasing number of countries adopt legal frameworks recognizing same-sex unions.This development reflects a growing demand for equality, including within unique social contexts such as UkraineAos military community, where LGBT personnel advocate for recognition of their relationships.The expansion of civil partnerships and marriage rights for same-sex couples signals a broader shift toward inclusivity in the legal recognition of family life.Nevertheless, the European Court of Human Rights (ECtHR) maintains a differentiated interpretation of the right to marriage under Article 12 of the European Convention on Human Rights.The Court continues to reserve this right exclusively for opposite-sex couples, while acknowledging that same-sex relationships fall within the scope of Auprivate lifeAy under Article 8.The landmark 2015 decision marked a turning point, where the ECtHR for the first time recognized same-sex relationships as constituting "family life," thereby advancing a more nuanced understanding of rights protection.While the ECtHR stops short of imposing a pan-European obligation to legalize same-sex marriage, its jurisprudence encourages member states to develop legal instrumentsAisuch as civil partnershipsAithat ensure legal recognition and protection of same-sex couples.As such, despite persistent differences in legal interpretations and political resistance in some jurisdictions, the trajectory of European human rights law appears to support a gradual expansion of legal protections.It is therefore reasonable to expect that, over time, same-sex relationshipsAiwhether through marriage or civil unionsAiwill gain broader acceptance and legal recognition across the region, contributing to the fuller realization of fundamental rights and freedoms Pernikahan sesama jenis menjadi salah satu isu utama dalam wacana hukum kontemporer di Eropa, mencerminkan dinamika sosial, budaya, dan politik yang semakin kompleks. Isu ini sangat relevan di negara-negara Eropa, di mana tuntutan masyarakat dan kewajiban internasional terkait hak asasi manusia saling bertemu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji regulasi hukum terhadap pernikahan sesama jenis di Uni Eropa. Metode yang digunakan adalah analisis hukum komparatif dan klasifikatif dengan pendekatan doktrinal terhadap teks-teks hukum dan yurisprudensi terkini Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa (ECHR). Hasil analisis terhadap kasus seperti Makate v. Lithuania dan Maimulakhin dan Markiv v. Ukraina menunjukkan bahwa ketiadaan atau pelarangan pengakuan hukum terhadap pasangan sesama jenis dapat dianggap sebagai pelanggaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-49768.webp" title="JURIS - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-49768.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-49768.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-49768.webp 1x" title="JURIS - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi" alt="JURIS - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-92980.webp" title="JURIS - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-92980.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-92980.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-92980.webp 1x" title="JURIS - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi" alt="JURIS - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-41e46.webp" title="JURIS - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-41e46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-41e46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-41e46.webp 1x" title="JURIS - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi" alt="JURIS - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59325-nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-intern" title="JURIS - Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi" target="_blank">Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi</a>: Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak legalisasi pernikahan sesama jenis terhadap masyarakat, terutama dalam hal hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi implikasi hukum dan sosial dari pengakuan pasangan sesama jenis dalam konteks keluarga dan kehidupan pribadi. Ketiga, penting untuk menganalisis bagaimana standar hukum internasional dan tuntutan publik dapat mempengaruhi proses legalisasi pernikahan sesama jenis di berbagai negara, termasuk di Uni Eropa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dinamika sosial, budaya, dan politik yang terkait dengan isu pernikahan sesama jenis di Eropa..
<br>The right to same-sex marriage continues to face implementation challenges, even as an increasing number of countries adopt legal frameworks recognizing same-sex unions.This development reflects a growing demand for equality, including within unique social contexts such as UkraineAos military community, where LGBT personnel advocate for recognition of their relationships.The expansion of civil partnerships and marriage rights for same-sex couples signals a broader shift toward inclusivity in the legal recognition of family life.Nevertheless, the European Court of Human Rights (ECtHR) maintains a differentiated interpretation of the right to marriage under Article 12 of the European Convention on Human Rights.The Court continues to reserve this right exclusively for opposite-sex couples, while acknowledging that same-sex relationships fall within the scope of Auprivate lifeAy under Article 8.The landmark 2015 decision marked a turning point, where the ECtHR for the first time recognized same-sex relationships as constituting "family life," thereby advancing a more nuanced understanding of rights protection.While the ECtHR stops short of imposing a pan-European obligation to legalize same-sex marriage, its jurisprudence encourages member states to develop legal instrumentsAisuch as civil partnershipsAithat ensure legal recognition and protection of same-sex couples.As such, despite persistent differences in legal interpretations and political resistance in some jurisdictions, the trajectory of European human rights law appears to support a gradual expansion of legal protections.It is therefore reasonable to expect that, over time, same-sex relationshipsAiwhether through marriage or civil unionsAiwill gain broader acceptance and legal recognition across the region, contributing to the fuller realization of fundamental rights and freedoms
<br>Pernikahan sesama jenis menjadi salah satu isu utama dalam wacana hukum kontemporer di Eropa, mencerminkan dinamika sosial, budaya, dan politik yang semakin kompleks. Isu ini sangat relevan di negara-negara Eropa, di mana tuntutan masyarakat dan kewajiban internasional terkait hak asasi manusia saling bertemu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji regulasi hukum terhadap pernikahan sesama jenis di Uni Eropa. Metode yang digunakan adalah analisis hukum komparatif dan klasifikatif dengan pendekatan doktrinal terhadap teks-teks hukum dan yurisprudensi terkini Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa (ECHR). Hasil analisis terhadap kasus seperti Makate v. Lithuania dan Maimulakhin dan Markiv v. Ukraina menunjukkan bahwa ketiadaan atau pelarangan pengakuan hukum terhadap pasangan sesama jenis dapat dianggap sebagai pelanggaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-41e46.webp" type="image/webp" length="101930" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-49768.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-92980.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/nilai-uni-eropa-hak-asasi-manusia-internasional-pr-thumb-41e46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-739-uin-antasari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3200-syariah-jurnal-hukum-pemikiran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59318-asasi-manusia-kawin-martabat-hak-man</link>
	<guid isPermaLink="false">11bff2381d04e68171c83eff9d3eef50</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 10:38:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kubu raya ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi komparatif yang menyelidiki bagaimana konsep martabat manusia dan kebebasan beragama diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya di Indonesia. Studi ini dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi komparatif yang menyelidiki bagaimana konsep martabat manusia dan kebebasan beragama diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya di Indonesia. Studi ini dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mempromosikan kebebasan beragama dan martabat manusia di masyarakat yang semakin plural. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran pendidikan dalam mempromosikan pemahaman dan toleransi antarumat beragama, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan harmonis. Terakhir, studi dapat menganalisis dampak kebijakan dan regulasi pemerintah dalam mendukung kebebasan beragama dan martabat manusia, serta merekomendasikan langkah-langkah konkret untuk memperkuat perlindungan hak-hak ini.. Martabat manusia dan kebebasan beragama adalah dua konsep yang saling terkait dan fundamental dalam membangun masyarakat yang adil dan beradab.Martabat manusia, yang diakui sebagai hak asasi yang melekat pada setiap individu, menuntut pengakuan terhadap kebebasan beragama sebagai bagian integral dari identitas dan kehendak bebas seseorang.Kebebasan beragama merupakan salah satu hak asasi manusia yang paling mendasar, yang harus dilindungi oleh hukum dan masyarakat.Setiap individu berhak untuk memilih, mengamalkan, dan menyebarkan keyakinan agamanya tanpa paksaan atau diskriminasi.Kebebasan beragama memungkinkan individu untuk melakukan pencarian kebenaran secara mendalam.Ini mencerminkan martabat manusia sebagai makhluk berakal budi yang memiliki tanggung jawab moral untuk memahami dan menjalani keyakinan mereka.Pentingnya pengakuan terhadap kebebasan beragama menuntut peran aktif dari pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua pemeluk agama.Hal ini termasuk perlindungan hukum terhadap hak-hak individu serta promosi dialog antarumat beragama.Dengan menghormati martabat manusia melalui kebebasan beragama, masyarakat dapat mencapai keharmonisan sosial yang lebih besar.Penghargaan terhadap perbedaan keyakinan dapat memperkuat rasa saling menghormati dan toleransi antarindividu.Secara keseluruhan, martabat manusia dan kebebasan beragama tidak hanya merupakan prinsip etis, tetapi juga landasan penting bagi pembangunan masyarakat yang inklusif dan harmonis.Dengan mengakui dan melindungi hak-hak ini, kita dapat menciptakan dunia di mana setiap individu dapat hidup sesuai dengan keyakinan mereka, sambil tetap menghormati hak orang lain Kebebasan beragama adalah hak asasi setiap orang untuk memilih, menganut, dan menjalankan keyakinan atau agama sesuai dengan kehendaknya tanpa adanya paksaan, sikap diskriminatif, serta intimidasi. Masyarakat modern semakin diwarnai oleh pluralitas agama, budaya, dan keyakinan. Dalam konteks ini, kebebasan beragama menjadi prinsip penting yang menjamin hak setiap individu untuk memilih, menghidupi, dan mengekspresikan keyakinannya tanpa paksaan. Gereja Katolik, melalui dokumen Dignitatis Humanae yang dikeluarkan pada Konsili Vatikan II (1965), menegaskan pentingnya kebebasan beragama sebagai hak dasar manusia. Nilai dasar yang menghormati martabat manusia, seperti penghargaan terhadap daya cipta manusia, kesamaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-b735c.webp" title="JURIS - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-b735c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-b735c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-b735c.webp 1x" title="JURIS - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2" alt="JURIS - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-c9004.webp" title="JURIS - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-c9004.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-c9004.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-c9004.webp 1x" title="JURIS - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2" alt="JURIS - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-8c3d2.webp" title="JURIS - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-8c3d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-8c3d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-8c3d2.webp 1x" title="JURIS - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2" alt="JURIS - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59318-asasi-manusia-kawin-martabat-hak-man" title="JURIS - Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2" target="_blank">Martabat Manusia Sebagai Dasar Kebebasan Beragama Menurut Dokumen Dignitatis Humanae Art 2</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi komparatif yang menyelidiki bagaimana konsep martabat manusia dan kebebasan beragama diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya di Indonesia. Studi ini dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mempromosikan kebebasan beragama dan martabat manusia di masyarakat yang semakin plural. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran pendidikan dalam mempromosikan pemahaman dan toleransi antarumat beragama, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan harmonis. Terakhir, studi dapat menganalisis dampak kebijakan dan regulasi pemerintah dalam mendukung kebebasan beragama dan martabat manusia, serta merekomendasikan langkah-langkah konkret untuk memperkuat perlindungan hak-hak ini..
<br>Martabat manusia dan kebebasan beragama adalah dua konsep yang saling terkait dan fundamental dalam membangun masyarakat yang adil dan beradab.Martabat manusia, yang diakui sebagai hak asasi yang melekat pada setiap individu, menuntut pengakuan terhadap kebebasan beragama sebagai bagian integral dari identitas dan kehendak bebas seseorang.Kebebasan beragama merupakan salah satu hak asasi manusia yang paling mendasar, yang harus dilindungi oleh hukum dan masyarakat.Setiap individu berhak untuk memilih, mengamalkan, dan menyebarkan keyakinan agamanya tanpa paksaan atau diskriminasi.Kebebasan beragama memungkinkan individu untuk melakukan pencarian kebenaran secara mendalam.Ini mencerminkan martabat manusia sebagai makhluk berakal budi yang memiliki tanggung jawab moral untuk memahami dan menjalani keyakinan mereka.Pentingnya pengakuan terhadap kebebasan beragama menuntut peran aktif dari pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua pemeluk agama.Hal ini termasuk perlindungan hukum terhadap hak-hak individu serta promosi dialog antarumat beragama.Dengan menghormati martabat manusia melalui kebebasan beragama, masyarakat dapat mencapai keharmonisan sosial yang lebih besar.Penghargaan terhadap perbedaan keyakinan dapat memperkuat rasa saling menghormati dan toleransi antarindividu.Secara keseluruhan, martabat manusia dan kebebasan beragama tidak hanya merupakan prinsip etis, tetapi juga landasan penting bagi pembangunan masyarakat yang inklusif dan harmonis.Dengan mengakui dan melindungi hak-hak ini, kita dapat menciptakan dunia di mana setiap individu dapat hidup sesuai dengan keyakinan mereka, sambil tetap menghormati hak orang lain
<br>Kebebasan beragama adalah hak asasi setiap orang untuk memilih, menganut, dan menjalankan keyakinan atau agama sesuai dengan kehendaknya tanpa adanya paksaan, sikap diskriminatif, serta intimidasi. Masyarakat modern semakin diwarnai oleh pluralitas agama, budaya, dan keyakinan. Dalam konteks ini, kebebasan beragama menjadi prinsip penting yang menjamin hak setiap individu untuk memilih, menghidupi, dan mengekspresikan keyakinannya tanpa paksaan. Gereja Katolik, melalui dokumen Dignitatis Humanae yang dikeluarkan pada Konsili Vatikan II (1965), menegaskan pentingnya kebebasan beragama sebagai hak dasar manusia. Nilai dasar yang menghormati martabat manusia, seperti penghargaan terhadap daya cipta manusia, kesamaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-c9004.webp" type="image/webp" length="108142" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-b735c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-c9004.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/asasi-manusia-kawin-martabat-hak-internasional-keb-thumb-8c3d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Diri Integral Guru Agama Katolik Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Diri Integral Guru Agama Katolik Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Diri Integral Guru Agama Katolik Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59323-moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati</link>
	<guid isPermaLink="false">c89aaf36cf5f72e40786fd09cef350b2</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 10:38:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kubu raya ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia, penting untuk mengembangkan kurikulum yang lebih holistik dan komprehensif. Kurikulum ini harus mencakup aspek-aspek jasmani, rohani, dan intelektual, serta menekankan pentingnya moderasi beragama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia, penting untuk mengembangkan kurikulum yang lebih holistik dan komprehensif. Kurikulum ini harus mencakup aspek-aspek jasmani, rohani, dan intelektual, serta menekankan pentingnya moderasi beragama dan toleransi. Selain itu, perlu ada pelatihan dan pengembangan profesional bagi Guru Agama Katolik agar mereka dapat menerapkan pendekatan holistik dengan efektif. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak dari pendekatan holistik ini terhadap perkembangan karakter dan kepemimpinan generasi muda Katolik. Apakah pendekatan ini berhasil dalam mempersiapkan mereka menghadapi tantangan globalisasi dan menjadi generasi emas Indonesia? Bagaimana peran Guru Agama Katolik dalam membangun relasi sosial yang positif dan menghargai perbedaan di tengah keberagaman? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat pendidikan agama di Indonesia dan mempersiapkan generasi muda yang unggul dan aktif dalam pembangunan bangsa.. Penelitian ini menggarisbawahi peran strategis Guru Agama Katolik dalam membentuk generasi muda Katolik menjadi generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.Guru agama memegang peran sentral dalam mempersiapkan kaum muda menghadapi tantangan globalisasi, sekaligus membentuk mereka menjadi pemimpin masa depan.Pendekatan holistik yang diterapkan mencakup pengembangan jasmani, rohani, dan intelektual, memastikan generasi muda tumbuh secara utuh.Guru agama juga dituntut memiliki kompetensi diri yang integratif, meliputi kesehatan jasmani, rohani, dan intelektual.Kompetensi ini penting untuk menjadikan mereka inspirator yang mampu memengaruhi kaum muda secara positif.Di samping itu, pemahaman yang mendalam tentang ilmu pengetahuan, yang diimbangi oleh perspektif spiritual yang sehat, menjadi kunci dalam meningkatkan kompetensi kognitif dan mendorong pembelajaran berkelanjutan.Spiritualitas yang sehat juga menjadi fondasi penting.Dengan memupuk kehidupan rohani melalui perayaan Ekaristi, devosi, serta renungan Kitab Suci, guru agama dapat menanamkan kepekaan batin yang mendalam terhadap nilai-nilai iman Katolik.Dalam konteks masyarakat majemuk, moderasi beragama menjadi landasan untuk membangun harmoni dan toleransi di tengah keberagaman.Penelitian ini menegaskan bahwa dengan pendekatan yang menyeluruh, guru agama dapat membantu mencetak generasi muda yang aktif dalam pembangunan bangsa.Generasi ini diharapkan mampu memengaruhi dunia melalui gagasan dan tindakan yang berakar pada nilai-nilai moral Katolik, menjadikan mereka aktor utama dalam menciptakan masyarakat Indonesia yang harmonis dan berdaya saing Peranan guru agama Katolik dalam membentuk generasi muda Katolik menjadi generasi emas Indonesia pada tahun 2045 sangatlah penting. Penelitian ini berfokus pada pentingnya moderasi beragama dalam konteks masyarakat yang majemuk, di mana guru agama berperan sebagai agen perubahan yang menginspirasi dan menggerakkan kaum muda melalui pengembangan jasmani, rohani, dan intelektualitas. Moderasi beragama menjadi landasan utama dalam membangun harmoni dan toleransi di tengah keberagaman budaya, agama, dan tradisi di Indonesia. Tujuan tulisan ini adalah memahami bagaimana pendekatan holistik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-d2570.webp" title="JURIS - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-d2570.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-d2570.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-d2570.webp 1x" title="JURIS - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045" alt="JURIS - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-b43ce.webp" title="JURIS - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-b43ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-b43ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-b43ce.webp 1x" title="JURIS - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045" alt="JURIS - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-c28dd.webp" title="JURIS - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-c28dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-c28dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-c28dd.webp 1x" title="JURIS - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045" alt="JURIS - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59323-moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati" title="JURIS - Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045" target="_blank">Diri Integral Guru Agama Katolik: Kekuatan yang Menginspirasi dan Menggerakkan Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Emas Indonesia 2045</a>: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia, penting untuk mengembangkan kurikulum yang lebih holistik dan komprehensif. Kurikulum ini harus mencakup aspek-aspek jasmani, rohani, dan intelektual, serta menekankan pentingnya moderasi beragama dan toleransi. Selain itu, perlu ada pelatihan dan pengembangan profesional bagi Guru Agama Katolik agar mereka dapat menerapkan pendekatan holistik dengan efektif. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak dari pendekatan holistik ini terhadap perkembangan karakter dan kepemimpinan generasi muda Katolik. Apakah pendekatan ini berhasil dalam mempersiapkan mereka menghadapi tantangan globalisasi dan menjadi generasi emas Indonesia? Bagaimana peran Guru Agama Katolik dalam membangun relasi sosial yang positif dan menghargai perbedaan di tengah keberagaman? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat pendidikan agama di Indonesia dan mempersiapkan generasi muda yang unggul dan aktif dalam pembangunan bangsa..
<br>Penelitian ini menggarisbawahi peran strategis Guru Agama Katolik dalam membentuk generasi muda Katolik menjadi generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.Guru agama memegang peran sentral dalam mempersiapkan kaum muda menghadapi tantangan globalisasi, sekaligus membentuk mereka menjadi pemimpin masa depan.Pendekatan holistik yang diterapkan mencakup pengembangan jasmani, rohani, dan intelektual, memastikan generasi muda tumbuh secara utuh.Guru agama juga dituntut memiliki kompetensi diri yang integratif, meliputi kesehatan jasmani, rohani, dan intelektual.Kompetensi ini penting untuk menjadikan mereka inspirator yang mampu memengaruhi kaum muda secara positif.Di samping itu, pemahaman yang mendalam tentang ilmu pengetahuan, yang diimbangi oleh perspektif spiritual yang sehat, menjadi kunci dalam meningkatkan kompetensi kognitif dan mendorong pembelajaran berkelanjutan.Spiritualitas yang sehat juga menjadi fondasi penting.Dengan memupuk kehidupan rohani melalui perayaan Ekaristi, devosi, serta renungan Kitab Suci, guru agama dapat menanamkan kepekaan batin yang mendalam terhadap nilai-nilai iman Katolik.Dalam konteks masyarakat majemuk, moderasi beragama menjadi landasan untuk membangun harmoni dan toleransi di tengah keberagaman.Penelitian ini menegaskan bahwa dengan pendekatan yang menyeluruh, guru agama dapat membantu mencetak generasi muda yang aktif dalam pembangunan bangsa.Generasi ini diharapkan mampu memengaruhi dunia melalui gagasan dan tindakan yang berakar pada nilai-nilai moral Katolik, menjadikan mereka aktor utama dalam menciptakan masyarakat Indonesia yang harmonis dan berdaya saing
<br>Peranan guru agama Katolik dalam membentuk generasi muda Katolik menjadi generasi emas Indonesia pada tahun 2045 sangatlah penting. Penelitian ini berfokus pada pentingnya moderasi beragama dalam konteks masyarakat yang majemuk, di mana guru agama berperan sebagai agen perubahan yang menginspirasi dan menggerakkan kaum muda melalui pengembangan jasmani, rohani, dan intelektualitas. Moderasi beragama menjadi landasan utama dalam membangun harmoni dan toleransi di tengah keberagaman budaya, agama, dan tradisi di Indonesia. Tujuan tulisan ini adalah memahami bagaimana pendekatan holistik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-b43ce.webp" type="image/webp" length="83808" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-d2570.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-b43ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/moderasi-beragama-peranan-guru-iman-katolik-pelati-thumb-c28dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R D Yans Sulo PagannaAo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R D Yans Sulo PagannaAo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R D Yans Sulo PagannaAo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59320-moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj</link>
	<guid isPermaLink="false">85920937b94d01037cc80d3691fc23ef</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 10:38:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kubu raya ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk membangun moderasi beragama dan persaudaraan sejati di Indonesia, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pemahaman dan penerapan nilai-nilai inklusivitas dalam masyarakat. Inklusivitas dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta mencegah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo: Untuk membangun moderasi beragama dan persaudaraan sejati di Indonesia, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pemahaman dan penerapan nilai-nilai inklusivitas dalam masyarakat. Inklusivitas dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta mencegah konflik yang disebabkan oleh perbedaan agama. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana ukiran Toraja dapat menjadi sarana untuk mempromosikan nilai-nilai moderasi beragama dan persaudaraan sejati di kalangan masyarakat Toraja khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai inklusivitas serta mengkaji makna simbolis ukiran Toraja, kita dapat menciptakan keharmonisan dan memperkuat persaudaraan sejati di tengah keberagaman yang ada di Indonesia.. Indonesia dikenal sebagai negara pluralis, yang sekaligus memberi ciri tersendiri yang membedakannya dengan negara lain di dunia ini.Namun harus disadari bahwa sebagai negara yang beragama, memiliki tantangan sendiri yakni perpecahan.Karena itu, gereja Katolik terpanggil untuk membangun persaudaraan dengan semua orang.Bahkan jauh sebelum gerakan moderasi beragama di Indonesia mulai digaungkan, gereja Katolik , melalui Konsili Vatikan II (NA 2 dan GS 91) telah menaruh perhatian yang serius bagi kondisi keragaman, memahami konsekuensi dari keragaman itu dan terutama menunjukkan solusi melalui sejumlah ajaran dalam rangka membangun persaudaraan di tengah berbedaan yang ada.Hal ini sejalan dengan penekanan mengenai moderasi beragama sebagaimana ditegaskan oleh Quraish Shihab ketika menafsirkan surat Al-Baqarah ayat 143.Quraish Shihab menyebutkan bahwa umat Islam dijadikan umat tengah-tengah, moderat dan teladan.Ulasan diatas melatarbelakangi adanya kerinduan untuk berkontribusi bagi terpeliharanya persatuan dan kesatuan di negeri tercinta ini, dengan sejumlah keragaman yang ada.Tanpa keharmonisan bangsa ini sulit membangun dirinya menuju Indonesia jaya.Maka mutlak diupayakan berbagai cara menciptakan keharmonisan, demi tegaknya persaudaraan sejati.Mengingat negeri tercinta ini kaya akan nilai adat dan budaya maka salah satu wujud konkrit adalah dengan mengkaji makna simbolis salah satu nilai budaya yang hidup dan berkembang di Toraja sampai saat ini yakni ukiran Toraja.Dalam ukiran Toraja terdapat banyak nilai hidup yang dapat menciptakan keharmonisan dalam hidup Bersama dari berbagai latar belakang perbedaan yang ada NKRI adalah negara pluralis, terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, budaya, adat istiadat, agama dan berbagai keunikan lainnya di masing-masing daerah. Kenyataan ini memberi ciri ke Indonesiaan, yang membedakannya dengan negara lain di dunia ini. Namun kita tidak bisa menutup mata, bahwa perbedaan yang ada seringkali menjadi sumber perpecahan akan persaudaraan. Menyadari kondisi ini, gereja Katolik terpanggil untuk membangun persaudaraan dengan semua orang. Bahkan jauh sebelum Gerakan moderasi beragama di Indonesia mulai digaungkan, melalui Konsili Vatikan II (Nostra Aetate dan Gaudium et Spes) gereja Katolik telah menaruh perhatian yang serius bagi kondisi keragaman, dengan menunjukkan solusi melalui sejumlah ajaran dalam rangka membangun persaudaraan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-4bec0.webp" title="JURIS - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-4bec0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-4bec0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-4bec0.webp 1x" title="JURIS - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo" alt="JURIS - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-c5e70.webp" title="JURIS - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-c5e70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-c5e70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-c5e70.webp 1x" title="JURIS - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo" alt="JURIS - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-6faf3.webp" title="JURIS - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-6faf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-6faf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-6faf3.webp 1x" title="JURIS - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo" alt="JURIS - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59320-moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj" title="JURIS - Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo" target="_blank">Studi Simbolik Ukiran Toraja Dalam Membangun Moderasi Beragama  Pada Buku Berjudul Bisikan Suci PassuraAo Toraya Karangan R.D. Yans Sulo PagannaAo</a>: Untuk membangun moderasi beragama dan persaudaraan sejati di Indonesia, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pemahaman dan penerapan nilai-nilai inklusivitas dalam masyarakat. Inklusivitas dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta mencegah konflik yang disebabkan oleh perbedaan agama. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana ukiran Toraja dapat menjadi sarana untuk mempromosikan nilai-nilai moderasi beragama dan persaudaraan sejati di kalangan masyarakat Toraja khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai inklusivitas serta mengkaji makna simbolis ukiran Toraja, kita dapat menciptakan keharmonisan dan memperkuat persaudaraan sejati di tengah keberagaman yang ada di Indonesia..
<br>Indonesia dikenal sebagai negara pluralis, yang sekaligus memberi ciri tersendiri yang membedakannya dengan negara lain di dunia ini.Namun harus disadari bahwa sebagai negara yang beragama, memiliki tantangan sendiri yakni perpecahan.Karena itu, gereja Katolik terpanggil untuk membangun persaudaraan dengan semua orang.Bahkan jauh sebelum gerakan moderasi beragama di Indonesia mulai digaungkan, gereja Katolik , melalui Konsili Vatikan II (NA 2 dan GS 91) telah menaruh perhatian yang serius bagi kondisi keragaman, memahami konsekuensi dari keragaman itu dan terutama menunjukkan solusi melalui sejumlah ajaran dalam rangka membangun persaudaraan di tengah berbedaan yang ada.Hal ini sejalan dengan penekanan mengenai moderasi beragama sebagaimana ditegaskan oleh Quraish Shihab ketika menafsirkan surat Al-Baqarah ayat 143.Quraish Shihab menyebutkan bahwa umat Islam dijadikan umat tengah-tengah, moderat dan teladan.Ulasan diatas melatarbelakangi adanya kerinduan untuk berkontribusi bagi terpeliharanya persatuan dan kesatuan di negeri tercinta ini, dengan sejumlah keragaman yang ada.Tanpa keharmonisan bangsa ini sulit membangun dirinya menuju Indonesia jaya.Maka mutlak diupayakan berbagai cara menciptakan keharmonisan, demi tegaknya persaudaraan sejati.Mengingat negeri tercinta ini kaya akan nilai adat dan budaya maka salah satu wujud konkrit adalah dengan mengkaji makna simbolis salah satu nilai budaya yang hidup dan berkembang di Toraja sampai saat ini yakni ukiran Toraja.Dalam ukiran Toraja terdapat banyak nilai hidup yang dapat menciptakan keharmonisan dalam hidup Bersama dari berbagai latar belakang perbedaan yang ada
<br>NKRI adalah negara pluralis, terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, budaya, adat istiadat, agama dan berbagai keunikan lainnya di masing-masing daerah. Kenyataan ini memberi ciri ke Indonesiaan, yang membedakannya dengan negara lain di dunia ini. Namun kita tidak bisa menutup mata, bahwa perbedaan yang ada seringkali menjadi sumber perpecahan akan persaudaraan. Menyadari kondisi ini, gereja Katolik terpanggil untuk membangun persaudaraan dengan semua orang. Bahkan jauh sebelum Gerakan moderasi beragama di Indonesia mulai digaungkan, melalui Konsili Vatikan II (Nostra Aetate dan Gaudium et Spes) gereja Katolik telah menaruh perhatian yang serius bagi kondisi keragaman, dengan menunjukkan solusi melalui sejumlah ajaran dalam rangka membangun persaudaraan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-c5e70.webp" type="image/webp" length="77884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-4bec0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-c5e70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/moderasi-beragama-persaudaraan-sejati-ukiran-toraj-thumb-6faf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59328-moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-m</link>
	<guid isPermaLink="false">45e43664455119d51434c103f12cf75c</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 10:38:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kubu raya ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi yang mengeksplorasi strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru agama Katolik dalam mempromosikan moderasi beragama di kelas. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi yang mengeksplorasi strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru agama Katolik dalam mempromosikan moderasi beragama di kelas. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi dalam pembelajaran agama, serta strategi komunikasi dan dialog antar agama yang efektif. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki tantangan dan hambatan yang dihadapi guru dalam mempromosikan moderasi beragama, serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih praktis bagi guru agama Katolik dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis.. Guru pendidikan agama Katolik berperan sebagai pewarta, pendidik, dan pelaksana pelayanan pastoral sesuai dengan ajaran Katolik.Mereka dapat menguatkan pemahaman moderasi beragama bagi anak didik melalui kegiatan pembelajaran di sekolah.Keberhasilan guru dalam mensosialisasikan moderasi beragama akan terlihat ketika anak didik berinteraksi di tengah masyarakat Moderasi beragama merupakan sikap yang harus ditanamkan dalam masyarakat Indonesia untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan. Guru agama Katolik memiliki peran penting dalam meningkatkan sikap moderasi di lingkungan sekolah dan masyarakat, terutama dengan keragaman suku, agama, dan budaya yang kaya di Indonesia. Mereka dapat berperan sebagai pewarta, pendidik, dan pelaksana pelayanan pastoral sesuai dengan ajaran Katolik, dengan tujuan menciptakan harmoni sosial dan menghadapi keragaman sosial secara adil dan seimbang. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-82456.webp" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-82456.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-82456.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-82456.webp 1x" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" alt="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-38df1.webp" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-38df1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-38df1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-38df1.webp 1x" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" alt="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp 1x" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" alt="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59328-moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-m" title="JURIS - Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama" target="_blank">Etika Moderasi Beragama dalam Konteks Ajaran Katolik Perspektif Guru Agama</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi yang mengeksplorasi strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru agama Katolik dalam mempromosikan moderasi beragama di kelas. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi dalam pembelajaran agama, serta strategi komunikasi dan dialog antar agama yang efektif. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki tantangan dan hambatan yang dihadapi guru dalam mempromosikan moderasi beragama, serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih praktis bagi guru agama Katolik dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis..
<br>Guru pendidikan agama Katolik berperan sebagai pewarta, pendidik, dan pelaksana pelayanan pastoral sesuai dengan ajaran Katolik.Mereka dapat menguatkan pemahaman moderasi beragama bagi anak didik melalui kegiatan pembelajaran di sekolah.Keberhasilan guru dalam mensosialisasikan moderasi beragama akan terlihat ketika anak didik berinteraksi di tengah masyarakat
<br>Moderasi beragama merupakan sikap yang harus ditanamkan dalam masyarakat Indonesia untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan. Guru agama Katolik memiliki peran penting dalam meningkatkan sikap moderasi di lingkungan sekolah dan masyarakat, terutama dengan keragaman suku, agama, dan budaya yang kaya di Indonesia. Mereka dapat berperan sebagai pewarta, pendidik, dan pelaksana pelayanan pastoral sesuai dengan ajaran Katolik, dengan tujuan menciptakan harmoni sosial dan menghadapi keragaman sosial secara adil dan seimbang.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp" type="image/webp" length="79364" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-82456.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-38df1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/moderasi-beragama-nilai-toleransi-sikap-pelatihan-thumb-7437b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59336-umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bis</link>
	<guid isPermaLink="false">9b50cf7558adc6994f5fc8dfe675609e</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 10:15:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ ratna amalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,journal,menu,ratna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk melanjutkan penelitian ini, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari digitalisasi pemasaran pada UMKM kuliner. Selain itu, dapat juga dieksplorasi strategi-strategi spesifik yang dapat diterapkan oleh UMKM kuliner untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital: Untuk melanjutkan penelitian ini, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari digitalisasi pemasaran pada UMKM kuliner. Selain itu, dapat juga dieksplorasi strategi-strategi spesifik yang dapat diterapkan oleh UMKM kuliner untuk meningkatkan kehadiran dan interaksi mereka di media sosial. Terakhir, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model bisnis yang mengintegrasikan pemasaran digital dengan strategi branding dan identitas produk yang kuat, sehingga dapat meningkatkan daya saing UMKM kuliner di era ekonomi digital.. Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa mitra mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai konsep dasar digital marketing, strategi branding, dan pemanfaatan media sosial untuk promosi produk.Mitra kini mampu mengelola akun bisnis digital secara mandiri, membuat konten promosi, serta melakukan evaluasi terhadap efektivitas kampanye pemasaran online.Kegiatan ini berhasil menghasilkan beberapa produk teknologi, baik dalam bentuk soft technology (modul pelatihan, panduan penggunaan media sosial, dan template promosi digital) maupun hard technology (alat bantu produksi konten dan akun bisnis digital resmi).Penerapan teknologi ini terbukti relevan dengan kebutuhan mitra dan mudah diterapkan secara berkelanjutan.Penerapan digital marketing telah meningkatkan jangkauan pemasaran dan volume penjualan Restu Donut sekitar A30%.Selain itu, kegiatan ini turut memberikan inspirasi bagi pelaku UMKM di sekitar wilayah Jember untuk mulai bertransformasi ke arah pemasaran digital.Mitra menunjukkan komitmen tinggi untuk melanjutkan pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran serta berpartisipasi dalam kegiatan lanjutan seperti pelatihan bersama dan kolaborasi antar-UMKM Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner, salah satunya di bidang pembuatan kue donat adalah salah satu UMKM yang memiliki segmen besar untuk dikembangkan dengan strategi pemasaran digital dengan beberapa tahapan. Tahapan dalam digitalisasi pemasaran pada Restu Donut adalah observasi dan analisis kebutuhan mitra, pelatihan digital marketing, pendampingan implementasi, monitoring dan evaluasi, serta refleksi dan rencana keberlanjutan. Media sosial yang digunakan adalah Instagram, Facebook, dan Whatsapp Business. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-996e6.webp" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-996e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-996e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-996e6.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" alt="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-e8fee.webp" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-e8fee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-e8fee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-e8fee.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" alt="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" alt="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59336-umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bis" title="JURIS - Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital" target="_blank">Digitalisasi Pemasaran sebagai Upaya Transformasi Bisnis Donat UMKM di Era Ekonomi Digital</a>: Untuk melanjutkan penelitian ini, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari digitalisasi pemasaran pada UMKM kuliner. Selain itu, dapat juga dieksplorasi strategi-strategi spesifik yang dapat diterapkan oleh UMKM kuliner untuk meningkatkan kehadiran dan interaksi mereka di media sosial. Terakhir, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model bisnis yang mengintegrasikan pemasaran digital dengan strategi branding dan identitas produk yang kuat, sehingga dapat meningkatkan daya saing UMKM kuliner di era ekonomi digital..
<br>Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa mitra mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai konsep dasar digital marketing, strategi branding, dan pemanfaatan media sosial untuk promosi produk.Mitra kini mampu mengelola akun bisnis digital secara mandiri, membuat konten promosi, serta melakukan evaluasi terhadap efektivitas kampanye pemasaran online.Kegiatan ini berhasil menghasilkan beberapa produk teknologi, baik dalam bentuk soft technology (modul pelatihan, panduan penggunaan media sosial, dan template promosi digital) maupun hard technology (alat bantu produksi konten dan akun bisnis digital resmi).Penerapan teknologi ini terbukti relevan dengan kebutuhan mitra dan mudah diterapkan secara berkelanjutan.Penerapan digital marketing telah meningkatkan jangkauan pemasaran dan volume penjualan Restu Donut sekitar A30%.Selain itu, kegiatan ini turut memberikan inspirasi bagi pelaku UMKM di sekitar wilayah Jember untuk mulai bertransformasi ke arah pemasaran digital.Mitra menunjukkan komitmen tinggi untuk melanjutkan pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran serta berpartisipasi dalam kegiatan lanjutan seperti pelatihan bersama dan kolaborasi antar-UMKM
<br>Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner, salah satunya di bidang pembuatan kue donat adalah salah satu UMKM yang memiliki segmen besar untuk dikembangkan dengan strategi pemasaran digital dengan beberapa tahapan. Tahapan dalam digitalisasi pemasaran pada Restu Donut adalah observasi dan analisis kebutuhan mitra, pelatihan digital marketing, pendampingan implementasi, monitoring dan evaluasi, serta refleksi dan rencana keberlanjutan. Media sosial yang digunakan adalah Instagram, Facebook, dan Whatsapp Business. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp" type="image/webp" length="58530" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-996e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-e8fee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/umkm-kuliner-kampung-saing-budidaya-model-bisnis-p-thumb-6f820.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4200-itsm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16915-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59315-adaptasi-model-campusplay-sindrom</link>
	<guid isPermaLink="false">3727cfe26e0d1429d3074fe44ef9b10c</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 09:11:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model asuhan keperawatan yang lebih spesifik untuk menangani sindrom nefrotik pada anak, dengan mempertimbangkan faktor-faktor psikososial dan lingkungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model asuhan keperawatan yang lebih spesifik untuk menangani sindrom nefrotik pada anak, dengan mempertimbangkan faktor-faktor psikososial dan lingkungan yang dapat mempengaruhi proses adaptasi pasien. 2. Meneliti lebih lanjut tentang mekanisme koping yang efektif pada anak dengan sindrom nefrotik, dan bagaimana perawat dapat mendukung dan mengarahkan koping tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. 3. Menganalisis dampak jangka panjang dari sindrom nefrotik pada perkembangan fisik, kognitif, dan emosional anak, serta mengembangkan strategi intervensi keperawatan yang komprehensif untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.. Model Adaptasi Roy telah menggambarkan tahapan dalam proses keperawatan yang lengkap.Kelebihan proses keperawatan berdasarkan Model Adaptasi Roy ini adalah pada tahap 2 level pengkajian yang harus dilakukan perawat.level 1) Perawat mengkaji respon prilaku pasien terhadap stimulus yaitu fisiologis adaptasi model, konsep diri adaptasi model, peran adaptasi model dan interdependensi adaptasi model, level 2) Perawat mengkaji stressor yang dihadapi pasein yaitu stimulus fokal & kontekstual (yang pada dasarnya merupakan faktor presipitasi dari masalah yang dihadapi pasien) dan stimulus residual (yang pada dasarnya merupakan faktor predisposisi dari masalah yang dihadapi pasien), sehingga pengkajian yang dilakukan perawat lebih lengkap dan perawat dapat menegakkan diagnosa lebih akurat dari pengkajian tersebut Sindrom Nefrotik merupakan suatu keadaan klinik dan laboratorik tanpa menunjukkan penyakit yang mendasari, dimana menunjukkan kelainan inflamasi glomerulus. Secara fungsional sindrom nefrotik diakibatkan oleh keabnormalan pada proses filtrasi dalam glomerulus yang biasanya menimbulkan berbagai masalah yang membutuhkan perawatan yang tepat, cepat, dan akurat. Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk mengimplementasikan penerapan konsep teori model Sister Callista Roy pada asuhan keperawatan dengan penyakit Sindrom Nefrotik. Metode penelitian pada studi kasus ini melibatkan penerapan metode pendekatan proses keperawatan berdasarkan teori keperawatan yang dipilih. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-abaa4.webp" title="JURIS - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-abaa4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-abaa4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-abaa4.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik" alt="JURIS - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-56c08.webp" title="JURIS - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-56c08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-56c08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-56c08.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik" alt="JURIS - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-71f74.webp" title="JURIS - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-71f74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-71f74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-71f74.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik" alt="JURIS - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59315-adaptasi-model-campusplay-sindrom" title="JURIS - Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik" target="_blank">Penerapan Konsep Teori Model Sister Callista Roy pada Asuhan Keperawatan dengan Penyakit Sindrom Nefrotik</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model asuhan keperawatan yang lebih spesifik untuk menangani sindrom nefrotik pada anak, dengan mempertimbangkan faktor-faktor psikososial dan lingkungan yang dapat mempengaruhi proses adaptasi pasien. 2. Meneliti lebih lanjut tentang mekanisme koping yang efektif pada anak dengan sindrom nefrotik, dan bagaimana perawat dapat mendukung dan mengarahkan koping tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. 3. Menganalisis dampak jangka panjang dari sindrom nefrotik pada perkembangan fisik, kognitif, dan emosional anak, serta mengembangkan strategi intervensi keperawatan yang komprehensif untuk mengatasi masalah-masalah tersebut..
<br>Model Adaptasi Roy telah menggambarkan tahapan dalam proses keperawatan yang lengkap.Kelebihan proses keperawatan berdasarkan Model Adaptasi Roy ini adalah pada tahap 2 level pengkajian yang harus dilakukan perawat.level 1) Perawat mengkaji respon prilaku pasien terhadap stimulus yaitu fisiologis adaptasi model, konsep diri adaptasi model, peran adaptasi model dan interdependensi adaptasi model, level 2) Perawat mengkaji stressor yang dihadapi pasein yaitu stimulus fokal & kontekstual (yang pada dasarnya merupakan faktor presipitasi dari masalah yang dihadapi pasien) dan stimulus residual (yang pada dasarnya merupakan faktor predisposisi dari masalah yang dihadapi pasien), sehingga pengkajian yang dilakukan perawat lebih lengkap dan perawat dapat menegakkan diagnosa lebih akurat dari pengkajian tersebut
<br>Sindrom Nefrotik merupakan suatu keadaan klinik dan laboratorik tanpa menunjukkan penyakit yang mendasari, dimana menunjukkan kelainan inflamasi glomerulus. Secara fungsional sindrom nefrotik diakibatkan oleh keabnormalan pada proses filtrasi dalam glomerulus yang biasanya menimbulkan berbagai masalah yang membutuhkan perawatan yang tepat, cepat, dan akurat. Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk mengimplementasikan penerapan konsep teori model Sister Callista Roy pada asuhan keperawatan dengan penyakit Sindrom Nefrotik. Metode penelitian pada studi kasus ini melibatkan penerapan metode pendekatan proses keperawatan berdasarkan teori keperawatan yang dipilih. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-abaa4.webp" type="image/webp" length="228348" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-abaa4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-56c08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/adaptasi-model-campusplay-sindrom-nefrotik-teori-a-thumb-71f74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5727-aacendikiajournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13099-aacendikia-journal-nursing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59332-usia-produktif-analisis-data-produksi-dat</link>
	<guid isPermaLink="false">ccafa9cd9a2092534b323c5ff7eed376</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 08:10:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tahya snack ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[snack,tahya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran untuk penelitian lanjutan adalah: 1. Mendalami teori mengenai health consciousness dan personal attitude untuk penjelasan dan pembahasan yang lebih dalam dan detail. 2. Melakukan penelitian dengan responden yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA: Berdasarkan hasil penelitian, saran untuk penelitian lanjutan adalah: 1. Mendalami teori mengenai health consciousness dan personal attitude untuk penjelasan dan pembahasan yang lebih dalam dan detail. 2. Melakukan penelitian dengan responden yang lebih luas lagi untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif. 3. Memfokuskan pada perceived personal attitude sebagai variabel yang berdampak paling besar terhadap purchase intention. Personal attitude merupakan faktor paling berpengaruh dalam meningkatkan purchase intention. Untuk meningkatkan personal attitude konsumen, pelaku UMKM dapat terus memberikan produk yang memiliki manfaat atau khasiat yang terbukti dan menawarkan produk dengan harga terjangkau dan kualitas tinggi.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan serta implikasi managerial sebagai berikut.Health Consciousness tidak memiliki pengaruh terhadap purchase intention konsumen pada produk Hygge.Hipotesis 1 atau H1 yang diajukan yaitu "Health Consciousness berpengaruh signifikan dan positif terhadap Purchase Intention konsumen produk Hygge di Surabaya" ditolak.Personal Attitude memiliki pengaruh positif terhadap purchase intention konsumen pada produk Hygge.Hipotesis 2 atau H2 yang diajukan yaitu "Personal Attitude berpengaruh signifikan dan positif terhadap Purchase Intention konsumen produk Hygge di Surabaya" diterima.Personal Attitude adalah satu-satunya variabel yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap purchase intention pada penelitian kali ini.Oleh karena itu ketika para pelaku UMKM ingin meningkatkan niat beli para konsumennya, maka pelaku UMKM harus menunjukan dan memberikan manfaat yang nyata dan real dari produk UMKM kepada konsumen.Sehingga pada akhirnya para konsumen akan memilih produk mereka Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi pembelian di antara individu-individu di Surabaya yang memiliki kecenderungan untuk membeli produk kebersihan. Dengan meneliti pengaruh kesadaran kesehatan dan sikap pribadi terhadap niat beli calon konsumen produk kebersihan di Surabaya, para peneliti dapat menentukan strategi untuk meningkatkan minat warga Surabaya dan meningkatkan penjualan produk kebersihan. Sejak kemunculan pandemi, telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam kesadaran dan kepedulian terhadap masalah kesehatan, dengan banyak orang yang mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat dengan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi. Hygge adalah sebuah bisnis start-up di Surabaya. Bisnis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-6218c.webp" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-6218c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-6218c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-6218c.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" alt="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" alt="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-5a9eb.webp" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-5a9eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-5a9eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-5a9eb.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" alt="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59332-usia-produktif-analisis-data-produksi-dat" title="JURIS - PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA" target="_blank">PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran untuk penelitian lanjutan adalah: 1. Mendalami teori mengenai health consciousness dan personal attitude untuk penjelasan dan pembahasan yang lebih dalam dan detail. 2. Melakukan penelitian dengan responden yang lebih luas lagi untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif. 3. Memfokuskan pada perceived personal attitude sebagai variabel yang berdampak paling besar terhadap purchase intention. Personal attitude merupakan faktor paling berpengaruh dalam meningkatkan purchase intention. Untuk meningkatkan personal attitude konsumen, pelaku UMKM dapat terus memberikan produk yang memiliki manfaat atau khasiat yang terbukti dan menawarkan produk dengan harga terjangkau dan kualitas tinggi..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan serta implikasi managerial sebagai berikut.Health Consciousness tidak memiliki pengaruh terhadap purchase intention konsumen pada produk Hygge.Hipotesis 1 atau H1 yang diajukan yaitu "Health Consciousness berpengaruh signifikan dan positif terhadap Purchase Intention konsumen produk Hygge di Surabaya" ditolak.Personal Attitude memiliki pengaruh positif terhadap purchase intention konsumen pada produk Hygge.Hipotesis 2 atau H2 yang diajukan yaitu "Personal Attitude berpengaruh signifikan dan positif terhadap Purchase Intention konsumen produk Hygge di Surabaya" diterima.Personal Attitude adalah satu-satunya variabel yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap purchase intention pada penelitian kali ini.Oleh karena itu ketika para pelaku UMKM ingin meningkatkan niat beli para konsumennya, maka pelaku UMKM harus menunjukan dan memberikan manfaat yang nyata dan real dari produk UMKM kepada konsumen.Sehingga pada akhirnya para konsumen akan memilih produk mereka
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi pembelian di antara individu-individu di Surabaya yang memiliki kecenderungan untuk membeli produk kebersihan. Dengan meneliti pengaruh kesadaran kesehatan dan sikap pribadi terhadap niat beli calon konsumen produk kebersihan di Surabaya, para peneliti dapat menentukan strategi untuk meningkatkan minat warga Surabaya dan meningkatkan penjualan produk kebersihan. Sejak kemunculan pandemi, telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam kesadaran dan kepedulian terhadap masalah kesehatan, dengan banyak orang yang mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat dengan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi. Hygge adalah sebuah bisnis start-up di Surabaya. Bisnis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp" type="image/webp" length="104738" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-6218c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-db1a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/usia-produktif-analisis-data-produksi-konsumen-wan-thumb-5a9eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-566-ukwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7718-journal-entrepreneurial-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59317-umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-p</link>
	<guid isPermaLink="false">c8c07cfa4fe5ceefa081dfc929975598</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 08:01:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ ratna amalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,journal,menu,ratna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas budidaya jamur janggel, disarankan untuk mengembangkan sistem IoT yang lebih canggih dengan integrasi machine learning. Machine learning dapat digunakan untuk memprediksi panen dan menganalisis data lingkungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan: Untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas budidaya jamur janggel, disarankan untuk mengembangkan sistem IoT yang lebih canggih dengan integrasi machine learning. Machine learning dapat digunakan untuk memprediksi panen dan menganalisis data lingkungan secara lebih akurat. Selain itu, penambahan sensor gas dapat membantu mendeteksi kontaminasi pada media tanam, sehingga petani dapat mengambil tindakan pencegahan secara lebih cepat. Pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi mandiri juga dapat dipertimbangkan untuk mengurangi biaya operasional. Penyimpanan data berbasis cloud akan memungkinkan petani untuk melakukan analitik jangka panjang dan mengambil keputusan yang lebih strategis. Dengan pendekatan pendampingan yang tepat, teknologi modern ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi petani jamur janggel di Desa Mrawan.. Program pengabdian kepada masyarakat ini berhasil menghasilkan perubahan signifikan pada proses budidaya jamur janggel di Desa Mrawan.1) Meningkatkan stabilitas suhu dan kelembapan kumbung, 2) Mengurangi beban kerja dan waktu penyiraman manual, 3) Meningkatkan tingkat pemahaman petani terhadap teknologi otomasi, 4) Memberikan dasar pengembangan budidaya jamur modern yang lebih efisien.1) Integrasi machine learning untuk prediksi panen, 2) Penambahan sensor gas untuk mendeteksi kontaminasi, 3) Pemanfaatan panel surya untuk energi mandiri, 4) Penyimpanan data berbasis cloud untuk analitik jangka panjang.Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa teknologi modern dapat diterapkan secara efektif di masyarakat pedesaan jika dilakukan dengan pendekatan pendampingan yang tepat Desa Mrawan memiliki potensi besar dalam budidaya jamur janggel, namun produktivitas masih rendah akibat metode tradisional yang tidak mampu menjaga kestabilan suhu dan kelembapan kumbung. Program pengabdian ini bertujuan mendampingi petani dalam mengadopsi teknologi Internet of Things (IoT) berupa sistem monitoring suhuAekelembapan dan penyemprotan otomatis. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat, pelatihan, serta evaluasi. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan stabilitas lingkungan kumbung, efisiensi waktu kerja petani,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-42785.webp" title="JURIS - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-42785.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-42785.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-42785.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan" alt="JURIS - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-2e39c.webp" title="JURIS - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-2e39c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-2e39c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-2e39c.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan" alt="JURIS - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-f4c12.webp" title="JURIS - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-f4c12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-f4c12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-f4c12.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan" alt="JURIS - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59317-umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-p" title="JURIS - Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan" target="_blank">Pendampingan Petani Jamur Janggel dalam Adopsi Teknologi IoT untuk Peningkatan Produktivitas di Desa Mrawan</a>: Untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas budidaya jamur janggel, disarankan untuk mengembangkan sistem IoT yang lebih canggih dengan integrasi machine learning. Machine learning dapat digunakan untuk memprediksi panen dan menganalisis data lingkungan secara lebih akurat. Selain itu, penambahan sensor gas dapat membantu mendeteksi kontaminasi pada media tanam, sehingga petani dapat mengambil tindakan pencegahan secara lebih cepat. Pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi mandiri juga dapat dipertimbangkan untuk mengurangi biaya operasional. Penyimpanan data berbasis cloud akan memungkinkan petani untuk melakukan analitik jangka panjang dan mengambil keputusan yang lebih strategis. Dengan pendekatan pendampingan yang tepat, teknologi modern ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi petani jamur janggel di Desa Mrawan..
<br>Program pengabdian kepada masyarakat ini berhasil menghasilkan perubahan signifikan pada proses budidaya jamur janggel di Desa Mrawan.1) Meningkatkan stabilitas suhu dan kelembapan kumbung, 2) Mengurangi beban kerja dan waktu penyiraman manual, 3) Meningkatkan tingkat pemahaman petani terhadap teknologi otomasi, 4) Memberikan dasar pengembangan budidaya jamur modern yang lebih efisien.1) Integrasi machine learning untuk prediksi panen, 2) Penambahan sensor gas untuk mendeteksi kontaminasi, 3) Pemanfaatan panel surya untuk energi mandiri, 4) Penyimpanan data berbasis cloud untuk analitik jangka panjang.Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa teknologi modern dapat diterapkan secara efektif di masyarakat pedesaan jika dilakukan dengan pendekatan pendampingan yang tepat
<br>Desa Mrawan memiliki potensi besar dalam budidaya jamur janggel, namun produktivitas masih rendah akibat metode tradisional yang tidak mampu menjaga kestabilan suhu dan kelembapan kumbung. Program pengabdian ini bertujuan mendampingi petani dalam mengadopsi teknologi Internet of Things (IoT) berupa sistem monitoring suhuAekelembapan dan penyemprotan otomatis. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat, pelatihan, serta evaluasi. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan stabilitas lingkungan kumbung, efisiensi waktu kerja petani,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-2e39c.webp" type="image/webp" length="134064" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-42785.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-2e39c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/umkm-budidaya-jamur-iot-teknologi-pertanian-kuanti-thumb-f4c12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4200-itsm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16915-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD Yordan di Minahasa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD Yordan di Minahasa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD Yordan di Minahasa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59313-beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-prod</link>
	<guid isPermaLink="false">a5c24309d3f9da2f30c35f89c360d504</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 06:49:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ template pja ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,kirim,naskah,pja,scope,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada evaluasi implementasi desain model penyusunan laporan keuangan UMKM produksi mebel yang telah dirancang. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana desain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada evaluasi implementasi desain model penyusunan laporan keuangan UMKM produksi mebel yang telah dirancang. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana desain tersebut diterapkan dalam praktik dan apakah desain tersebut efektif dalam membantu UMKM dalam pengelolaan keuangan mereka. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi tantangan dan hambatan yang mungkin dihadapi oleh UMKM dalam menerapkan desain tersebut, serta mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model penyusunan laporan keuangan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan sistem akuntansi yang lebih maju, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi UMKM dalam pengelolaan keuangan mereka. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana model tersebut dapat diadaptasi untuk berbagai jenis usaha UMKM, termasuk usaha produksi mebel, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi UMKM di Indonesia.. Desain yang dibangun dalam penelitian ini mengacu pada konsep penyusunan laporan keuangan dari Rumambi et al (2020).Yordan terdiri dari 3 elemen, yaitu elemen pembentuk laporan keuangan, elemen konsep, dan elemen proses.Elemen pembentuk laporan keuangan dibangun berdasarkan aktivitas usaha diidentifikasi transaksi keuangannya.Pada elemen konsep transaksi keuangan dan data pendukung lainnya diklasifikasikan ke dalam elemen laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM.Elemen laporan keuangan yang terbentuk merupakan gambaran dari karakteristik usaha UMKM dimana hanya terdiri dari aset, ekuitas, pendapatan, dan beban.Aset meliputi kas, tanah, bangunan, mesin, dan peralatan.Pendapatan dari penjualan mebel dan beban terdiri dari beban produksi dan operasional.Elemen proses menggambarkan proses penyusunan laporan keuangan yang sederhana dimulai dari bukti transaksi sampai menghasilkan laporan keuangan.Desain penyusunan laporan keuangan dibuat secara sederhana sesuai dengan tingkat pengetahuan dari pemilik usaha.Penelitian ini berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya karena menampilkan keunikan dari usaha UD.Yordan dimana entitas ini memiliki karakteristik usaha yang berbeda dengan usaha lainnya.Hasil penelitian ini menjawab permasalahan yang ada di UD.Yordan dimana mereka belum melakukan pencatatan akuntansi terkait pengelolaan keuangannya.Hasil penelitian ini memperkaya konsep penyusunan laporan keuangan UMKM serta memberi kontribusi praktis dimana hasil penelitian ini dapat digunakan oleh entitas lainnya yang bergerak di bidang produksi mebel di Indonesia.Penelitian ini juga membuka ruang penelitian lanjutan bagi jenis usaha UMKM lainnya serta dapat juga melanjutkan penelitian ini dengan mengevaluasi implementasi dari desain ini Penelitian ini bertujuan untuk mendesain model penyusunan laporan keuangan UMKM produksi mebel. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara dengan pemilik usaha dan studi literatur yang berfokus pada aktivitas produksi mebel dan pencatatan keuangan, serta berbagai literatur yang relevan dengan penyusunan laporan keuangan serta standar akuntansi yang berlaku (SAK EMKM). Hasil penelitian menunjukkan elemen pembentuk laporan keuangan dibangun berdasarkan aktivitas usaha dan transaksi keuangannya. Pada elemen konsep, transaksi keuangan dan data pendukung lainnya diklasifikasikan ke dalam elemen laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-73dcc.webp" title="JURIS - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-73dcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-73dcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-73dcc.webp 1x" title="JURIS - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa" alt="JURIS - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-acf4e.webp" title="JURIS - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-acf4e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-acf4e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-acf4e.webp 1x" title="JURIS - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa" alt="JURIS - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-72096.webp" title="JURIS - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-72096.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-72096.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-72096.webp 1x" title="JURIS - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa" alt="JURIS - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59313-beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-prod" title="JURIS - Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa" target="_blank">Desain Model Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Produksi Mebel Pada UD. Yordan di Minahasa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada evaluasi implementasi desain model penyusunan laporan keuangan UMKM produksi mebel yang telah dirancang. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana desain tersebut diterapkan dalam praktik dan apakah desain tersebut efektif dalam membantu UMKM dalam pengelolaan keuangan mereka. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi tantangan dan hambatan yang mungkin dihadapi oleh UMKM dalam menerapkan desain tersebut, serta mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model penyusunan laporan keuangan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan sistem akuntansi yang lebih maju, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi UMKM dalam pengelolaan keuangan mereka. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana model tersebut dapat diadaptasi untuk berbagai jenis usaha UMKM, termasuk usaha produksi mebel, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi UMKM di Indonesia..
<br>Desain yang dibangun dalam penelitian ini mengacu pada konsep penyusunan laporan keuangan dari Rumambi et al (2020).Yordan terdiri dari 3 elemen, yaitu elemen pembentuk laporan keuangan, elemen konsep, dan elemen proses.Elemen pembentuk laporan keuangan dibangun berdasarkan aktivitas usaha diidentifikasi transaksi keuangannya.Pada elemen konsep transaksi keuangan dan data pendukung lainnya diklasifikasikan ke dalam elemen laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM.Elemen laporan keuangan yang terbentuk merupakan gambaran dari karakteristik usaha UMKM dimana hanya terdiri dari aset, ekuitas, pendapatan, dan beban.Aset meliputi kas, tanah, bangunan, mesin, dan peralatan.Pendapatan dari penjualan mebel dan beban terdiri dari beban produksi dan operasional.Elemen proses menggambarkan proses penyusunan laporan keuangan yang sederhana dimulai dari bukti transaksi sampai menghasilkan laporan keuangan.Desain penyusunan laporan keuangan dibuat secara sederhana sesuai dengan tingkat pengetahuan dari pemilik usaha.Penelitian ini berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya karena menampilkan keunikan dari usaha UD.Yordan dimana entitas ini memiliki karakteristik usaha yang berbeda dengan usaha lainnya.Hasil penelitian ini menjawab permasalahan yang ada di UD.Yordan dimana mereka belum melakukan pencatatan akuntansi terkait pengelolaan keuangannya.Hasil penelitian ini memperkaya konsep penyusunan laporan keuangan UMKM serta memberi kontribusi praktis dimana hasil penelitian ini dapat digunakan oleh entitas lainnya yang bergerak di bidang produksi mebel di Indonesia.Penelitian ini juga membuka ruang penelitian lanjutan bagi jenis usaha UMKM lainnya serta dapat juga melanjutkan penelitian ini dengan mengevaluasi implementasi dari desain ini
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendesain model penyusunan laporan keuangan UMKM produksi mebel. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara dengan pemilik usaha dan studi literatur yang berfokus pada aktivitas produksi mebel dan pencatatan keuangan, serta berbagai literatur yang relevan dengan penyusunan laporan keuangan serta standar akuntansi yang berlaku (SAK EMKM). Hasil penelitian menunjukkan elemen pembentuk laporan keuangan dibangun berdasarkan aktivitas usaha dan transaksi keuangannya. Pada elemen konsep, transaksi keuangan dan data pendukung lainnya diklasifikasikan ke dalam elemen laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-72096.webp" type="image/webp" length="99696" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-73dcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-acf4e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/beban-produksi-aktivitas-seksi-usaha-apam-mahasisw-thumb-72096.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-394-ukip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1334-paulus-journal-accounting-pja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 18 Aug 2026 13:15:14 +0700. 12 items. Served in: 4.333 seconds [rss] -->
