<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 25 Sep 2026 15:26:32 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 15:26:32 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-25T15:26:32+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69046-pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-u</link>
	<guid isPermaLink="false">21ce5895c200d19f839f63e163500df4</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 12:38:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ coffee charm ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[charm,coffee]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model ekonomi yang mengoptimalkan potensi lokal dan menciptakan keunggulan komparatif di setiap wilayah di Indonesia. Model ini dapat menjadi langkah pertama menuju pertumbuhan dan pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model ekonomi yang mengoptimalkan potensi lokal dan menciptakan keunggulan komparatif di setiap wilayah di Indonesia. Model ini dapat menjadi langkah pertama menuju pertumbuhan dan pengembangan ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan, seperti yang telah berhasil dilakukan oleh China pasca era Mao. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ketahanan pada kesenjangan pembangunan antardaerah dan bagaimana ketahanan dapat meminimalkan risiko tersebut. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran pemerintah dalam intervensi kebijakan dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi integrasi pasar domestik dan global.. Teori ketahanan sangat sulit dipisahkan dari pengaruh atau keberadaan aktor yang menjadi anggota pasar global yang semakin terintegrasi.Sebagai langkah pertama menuju pengembangan dan integrasi pasar yang lebih maju, secara estetis dan global, kehadiran pemerintah dan intervensi melalui kebijakan menjadi variabel penting.Ketahanan harus berada dalam hubungan saling melengkapi.Integrasi pasar domestik dan global sebagai salah satu komponen utama dalam logika teori ketahanan ini perlu memperhatikan risiko yang dapat timbul sebagai akibat dari mengejar hiper-globalisasi penuh yang sering kita temui dalam strategi pengembangan saat ini.Ketahanan pada dasarnya membuka peluang baru bagi pasar domestik untuk memperluas pasarnya di pasar global.Namun, jika hal ini tidak disertai dengan penguatan dan pengembangan potensi domestik sebelumnya, bencana akan terjadi Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dengan mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM tampaknya diabaikan oleh sejarahnya di Indonesia karena fokus utama tetap pada sektor publik. Sektor UMKM, khususnya unit manufaktur berskala besar di luar pemerintah, bank, dan liberalisasi. Periode ini menarik kembali perkembangan UMKM karena kurangnya keterampilan dan fungsi. Dalam penelitian ini, sektor UMKM di Indonesia menjadi objek menggunakan metodologi bibliografi untuk menganalisis paradigma dan liberalisasi dengan menyadari kebutuhan untuk menentukan istilah kunci untuk tujuan ketahanan pada pasca pandemi global. Melalui peluang bisnis inovatif dan menciptakan nilai oleh individu, ini adalah upaya untuk menciptakan nilai. Selain itu, penciptaan nilai ini dapat dilakukan dengan memberikan dorongan untuk mengelola risiko proyek, meningkatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp 1x" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" alt="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-fdc62.webp" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-fdc62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-fdc62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-fdc62.webp 1x" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" alt="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp 1x" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" alt="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69046-pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-u" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" target="_blank">Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model ekonomi yang mengoptimalkan potensi lokal dan menciptakan keunggulan komparatif di setiap wilayah di Indonesia. Model ini dapat menjadi langkah pertama menuju pertumbuhan dan pengembangan ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan, seperti yang telah berhasil dilakukan oleh China pasca era Mao. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ketahanan pada kesenjangan pembangunan antardaerah dan bagaimana ketahanan dapat meminimalkan risiko tersebut. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran pemerintah dalam intervensi kebijakan dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi integrasi pasar domestik dan global..
<br>Teori ketahanan sangat sulit dipisahkan dari pengaruh atau keberadaan aktor yang menjadi anggota pasar global yang semakin terintegrasi.Sebagai langkah pertama menuju pengembangan dan integrasi pasar yang lebih maju, secara estetis dan global, kehadiran pemerintah dan intervensi melalui kebijakan menjadi variabel penting.Ketahanan harus berada dalam hubungan saling melengkapi.Integrasi pasar domestik dan global sebagai salah satu komponen utama dalam logika teori ketahanan ini perlu memperhatikan risiko yang dapat timbul sebagai akibat dari mengejar hiper-globalisasi penuh yang sering kita temui dalam strategi pengembangan saat ini.Ketahanan pada dasarnya membuka peluang baru bagi pasar domestik untuk memperluas pasarnya di pasar global.Namun, jika hal ini tidak disertai dengan penguatan dan pengembangan potensi domestik sebelumnya, bencana akan terjadi
<br>Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dengan mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM tampaknya diabaikan oleh sejarahnya di Indonesia karena fokus utama tetap pada sektor publik. Sektor UMKM, khususnya unit manufaktur berskala besar di luar pemerintah, bank, dan liberalisasi. Periode ini menarik kembali perkembangan UMKM karena kurangnya keterampilan dan fungsi. Dalam penelitian ini, sektor UMKM di Indonesia menjadi objek menggunakan metodologi bibliografi untuk menganalisis paradigma dan liberalisasi dengan menyadari kebutuhan untuk menentukan istilah kunci untuk tujuan ketahanan pada pasca pandemi global. Melalui peluang bisnis inovatif dan menciptakan nilai oleh individu, ini adalah upaya untuk menciptakan nilai. Selain itu, penciptaan nilai ini dapat dilakukan dengan memberikan dorongan untuk mengelola risiko proyek, meningkatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp" type="image/webp" length="234384" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-fdc62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69047-human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce</link>
	<guid isPermaLink="false">aa87304f007aaa2f9cf50c623303e00c</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 12:33:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ coffee charm ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[charm,coffee]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara perusahaan yang telah menerapkan human resources scorecard dengan perusahaan yang belum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan kinerja karyawan dan efektivitas penggunaan aset ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara perusahaan yang telah menerapkan human resources scorecard dengan perusahaan yang belum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan kinerja karyawan dan efektivitas penggunaan aset perusahaan antara kedua kelompok perusahaan tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan model human resources scorecard yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti budaya perusahaan, motivasi karyawan, dan strategi bisnis. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran yang lebih spesifik dan terarah bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan dan efektivitas penggunaan aset perusahaan.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengukuran kinerja karyawan menggunakan human resource scorecard dan analytic hierarchy process.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan kinerja karyawan dari segi keuangan, yang berarti perusahaan membutuhkan perhatian khusus dari segi keuangan.Berdasarkan hasil dari setiap perspektif, perusahaan dapat meningkatkan kinerjanya dengan menemukan pemanfaatan pendapatan bersih yang diperoleh perusahaan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan aset perusahaan.Dari segi pelanggan, perusahaan harus terus mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah diterapkan, serta meningkatkan keterampilan komunikasi karyawan dengan pelanggan, merespons permintaan dan keluhan pelanggan dengan cepat, dan memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memberikan saran bagi perusahaan.Dari segi proses bisnis internal, perusahaan dapat meningkatkan fasilitas terkait sistem data dan administrasi.Sementara itu, dari segi belajar dan pertumbuhan, perusahaan harus memberikan pelatihan atau meningkatkan keterampilan karyawan di bidang yang diperlukan, seperti pemahaman tentang peralatan berat dan keahlian dalam sistem informasi Perkembangan globalisasi saat ini semakin meningkat dan berdampak pada tingginya tingkat persaingan bisnis. Karyawan merupakan salah satu faktor terbesar dalam perkembangan perusahaan, sehingga penting untuk menilai kinerja karyawan demi kesuksesan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengukuran kinerja karyawan menggunakan human resource scorecard dan analytic hierarchy process. Data diperoleh melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 25 karyawan di departemen rental peralatan berat di PT. Surya Trias Gemilang Surabaya, dilanjutkan dengan uji kecukupan data, uji konsistensi kuesioner, dan penentuan bobot dengan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan kinerja karyawan dari segi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp 1x" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" alt="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp 1x" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" alt="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-b231f.webp" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-b231f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-b231f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-b231f.webp 1x" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" alt="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69047-human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" target="_blank">Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara perusahaan yang telah menerapkan human resources scorecard dengan perusahaan yang belum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan kinerja karyawan dan efektivitas penggunaan aset perusahaan antara kedua kelompok perusahaan tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan model human resources scorecard yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti budaya perusahaan, motivasi karyawan, dan strategi bisnis. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran yang lebih spesifik dan terarah bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan dan efektivitas penggunaan aset perusahaan..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengukuran kinerja karyawan menggunakan human resource scorecard dan analytic hierarchy process.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan kinerja karyawan dari segi keuangan, yang berarti perusahaan membutuhkan perhatian khusus dari segi keuangan.Berdasarkan hasil dari setiap perspektif, perusahaan dapat meningkatkan kinerjanya dengan menemukan pemanfaatan pendapatan bersih yang diperoleh perusahaan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan aset perusahaan.Dari segi pelanggan, perusahaan harus terus mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah diterapkan, serta meningkatkan keterampilan komunikasi karyawan dengan pelanggan, merespons permintaan dan keluhan pelanggan dengan cepat, dan memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memberikan saran bagi perusahaan.Dari segi proses bisnis internal, perusahaan dapat meningkatkan fasilitas terkait sistem data dan administrasi.Sementara itu, dari segi belajar dan pertumbuhan, perusahaan harus memberikan pelatihan atau meningkatkan keterampilan karyawan di bidang yang diperlukan, seperti pemahaman tentang peralatan berat dan keahlian dalam sistem informasi
<br>Perkembangan globalisasi saat ini semakin meningkat dan berdampak pada tingginya tingkat persaingan bisnis. Karyawan merupakan salah satu faktor terbesar dalam perkembangan perusahaan, sehingga penting untuk menilai kinerja karyawan demi kesuksesan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengukuran kinerja karyawan menggunakan human resource scorecard dan analytic hierarchy process. Data diperoleh melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 25 karyawan di departemen rental peralatan berat di PT. Surya Trias Gemilang Surabaya, dilanjutkan dengan uji kecukupan data, uji konsistensi kuesioner, dan penentuan bobot dengan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan kinerja karyawan dari segi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp" type="image/webp" length="187072" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-b231f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69045-sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f</link>
	<guid isPermaLink="false">4ad3e058acaa22e346706455db510c28</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:35:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ coffee charm ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[charm,coffee]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh interaksi media sosial pada platform musik digital yang lebih beragam, seperti aplikasi lokal atau regional, untuk memahami dinamika pasar yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh interaksi media sosial pada platform musik digital yang lebih beragam, seperti aplikasi lokal atau regional, untuk memahami dinamika pasar yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor non-kognitif, seperti kepercayaan sosial atau pengalaman pengguna, yang mungkin memengaruhi kepercayaan iklan. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang interaksi media sosial terhadap loyalitas pelanggan dan pertumbuhan bisnis platform musik digital dapat memberikan wawasan baru untuk strategi pemasaran yang lebih berkelanjutan.. Interaksi media sosial platform musik digital terbukti efektif meningkatkan kepercayaan iklan, baik secara langsung maupun melalui pengetahuan dan afeksi.Namun, afeksi memiliki dampak terendah, sehingga perlu peningkatan strategi untuk memperkuat hubungan emosional dengan pengguna.Penelitian ini menekankan pentingnya aspek kognitif dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap iklan digital Krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19 menyebabkan banyak perusahaan beralih ke media digital, dengan media sosial menjadi pilihan populer karena biayanya yang rendah. Platform musik digital, sebagai layanan hiburan yang sangat diminati, juga tidak terkecuali. Penelitian ini bertujuan mengungkap dampak interaksi media sosial terhadap kepercayaan iklan platform musik digital melalui aspek kognitif seperti pengetahuan dan afeksi. Metode penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner (Google Form) dilakukan pada 190 responden di Jabodetabek yang memiliki langganan platform musik digital. Analisis menggunakan Partial Least Squares (PLS) menunjukkan bahwa interaksi media sosial berdampak signifikan terhadap kepercayaan iklan, baik secara langsung maupun melalui pengetahuan dan afeksi. Persepsi afeksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" alt="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" alt="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-773c7.webp" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-773c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-773c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-773c7.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" alt="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69045-sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" target="_blank">Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh interaksi media sosial pada platform musik digital yang lebih beragam, seperti aplikasi lokal atau regional, untuk memahami dinamika pasar yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor non-kognitif, seperti kepercayaan sosial atau pengalaman pengguna, yang mungkin memengaruhi kepercayaan iklan. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang interaksi media sosial terhadap loyalitas pelanggan dan pertumbuhan bisnis platform musik digital dapat memberikan wawasan baru untuk strategi pemasaran yang lebih berkelanjutan..
<br>Interaksi media sosial platform musik digital terbukti efektif meningkatkan kepercayaan iklan, baik secara langsung maupun melalui pengetahuan dan afeksi.Namun, afeksi memiliki dampak terendah, sehingga perlu peningkatan strategi untuk memperkuat hubungan emosional dengan pengguna.Penelitian ini menekankan pentingnya aspek kognitif dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap iklan digital
<br>Krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19 menyebabkan banyak perusahaan beralih ke media digital, dengan media sosial menjadi pilihan populer karena biayanya yang rendah. Platform musik digital, sebagai layanan hiburan yang sangat diminati, juga tidak terkecuali. Penelitian ini bertujuan mengungkap dampak interaksi media sosial terhadap kepercayaan iklan platform musik digital melalui aspek kognitif seperti pengetahuan dan afeksi. Metode penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner (Google Form) dilakukan pada 190 responden di Jabodetabek yang memiliki langganan platform musik digital. Analisis menggunakan Partial Least Squares (PLS) menunjukkan bahwa interaksi media sosial berdampak signifikan terhadap kepercayaan iklan, baik secara langsung maupun melalui pengetahuan dan afeksi. Persepsi afeksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp" type="image/webp" length="248938" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-773c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69044-environmental-knowledge-concern-food</link>
	<guid isPermaLink="false">3eb2e2f3d8b106308e3efbdf8538077e</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:32:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect brand ]]></category>
	<category><![CDATA[ flash sale e ]]></category>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[brand,e,effect,flash,generation,sale,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi peran identitas lingkungan dalam mengurangi pemborosan makanan, dengan fokus pada bagaimana konsep diri individu terhadap lingkungan memengaruhi keputusan konsumsi. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective: Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi peran identitas lingkungan dalam mengurangi pemborosan makanan, dengan fokus pada bagaimana konsep diri individu terhadap lingkungan memengaruhi keputusan konsumsi. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi dampak faktor budaya dan sosial ekonomi terhadap perilaku pengurangan makanan, terutama di wilayah dengan infrastruktur daur ulang yang berbeda. Terakhir, penelitian eksperimental atau longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi jangka panjang, seperti kampanye emosional atau program edukasi berkelanjutan, dalam mengubah perilaku konsumen secara signifikan.. Sikap lingkungan menjadi faktor utama dalam membentuk perilaku pengurangan makanan yang terbuang.Pengetahuan dan kepedulian lingkungan tidak secara langsung memengaruhi perilaku pengurangan makanan, tetapi memengaruhi sikap lingkungan yang secara positif memengaruhi tindakan daur ulang, pengurangan, dan pemakaian kembali.Studi ini menunjukkan bahwa mekanisme psikologis internal, khususnya sikap, sangat penting dalam menghubungkan pengetahuan dan kepedulian dengan perilaku nyata.Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup eksplorasi faktor sosial dan budaya serta pendekatan longitudinal untuk memahami dinamika perilaku konsumen Studi ini mengeksplorasi pengaruh pengetahuan lingkungan dan kepedulian lingkungan terhadap perilaku pengurangan makanan yang terbuang, yang diwakili oleh daur ulang, pengurangan, dan pemakaian kembali, melalui peran perantara sikap lingkungan. Pemasaran sosial semakin berkembang dalam mengintegrasikan perilaku konsumen, khususnya dalam mengatasi pemborosan makanan, yang tetap menjadi isu lingkungan kritis akibat konsumsi berlebihan. Kerangka StimulusAeOrganismeAeRespons (SOR) digunakan untuk menjelaskan faktor kognitif dan kepedulian yang membentuk respons perilaku melalui mekanisme psikologis internal. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal digunakan. Data dikumpulkan dari 379 responden melalui pengambilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp 1x" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" alt="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp 1x" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" alt="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-43ee4.webp" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-43ee4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-43ee4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-43ee4.webp 1x" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" alt="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69044-environmental-knowledge-concern-food" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" target="_blank">Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective</a>: Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi peran identitas lingkungan dalam mengurangi pemborosan makanan, dengan fokus pada bagaimana konsep diri individu terhadap lingkungan memengaruhi keputusan konsumsi. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi dampak faktor budaya dan sosial ekonomi terhadap perilaku pengurangan makanan, terutama di wilayah dengan infrastruktur daur ulang yang berbeda. Terakhir, penelitian eksperimental atau longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi jangka panjang, seperti kampanye emosional atau program edukasi berkelanjutan, dalam mengubah perilaku konsumen secara signifikan..
<br>Sikap lingkungan menjadi faktor utama dalam membentuk perilaku pengurangan makanan yang terbuang.Pengetahuan dan kepedulian lingkungan tidak secara langsung memengaruhi perilaku pengurangan makanan, tetapi memengaruhi sikap lingkungan yang secara positif memengaruhi tindakan daur ulang, pengurangan, dan pemakaian kembali.Studi ini menunjukkan bahwa mekanisme psikologis internal, khususnya sikap, sangat penting dalam menghubungkan pengetahuan dan kepedulian dengan perilaku nyata.Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup eksplorasi faktor sosial dan budaya serta pendekatan longitudinal untuk memahami dinamika perilaku konsumen
<br>Studi ini mengeksplorasi pengaruh pengetahuan lingkungan dan kepedulian lingkungan terhadap perilaku pengurangan makanan yang terbuang, yang diwakili oleh daur ulang, pengurangan, dan pemakaian kembali, melalui peran perantara sikap lingkungan. Pemasaran sosial semakin berkembang dalam mengintegrasikan perilaku konsumen, khususnya dalam mengatasi pemborosan makanan, yang tetap menjadi isu lingkungan kritis akibat konsumsi berlebihan. Kerangka StimulusAeOrganismeAeRespons (SOR) digunakan untuk menjelaskan faktor kognitif dan kepedulian yang membentuk respons perilaku melalui mekanisme psikologis internal. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal digunakan. Data dikumpulkan dari 379 responden melalui pengambilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp" type="image/webp" length="229824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-43ee4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The effect of brand image shopping lifestyle flash sale and e WOM on impulse buying among Tiktok users ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The effect of brand image shopping lifestyle flash sale and e WOM on impulse buying among Tiktok users ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The effect of brand image shopping lifestyle flash sale and e WOM on impulse buying among Tiktok users ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69043-fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars</link>
	<guid isPermaLink="false">e3a91efd87ccb2a734eabe3a3ecf4a4e</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:26:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect brand ]]></category>
	<category><![CDATA[ flash sale e ]]></category>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[brand,e,effect,flash,generation,sale,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran Fear of Missing Out (FOMO) dalam memengaruhi impuls belanja di platform TikTok Shop. Penelitian banding antara platform e-commerce dan social commerce seperti TikTok Shop, Shopee, Tokopedia, dan Lazada dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran Fear of Missing Out (FOMO) dalam memengaruhi impuls belanja di platform TikTok Shop. Penelitian banding antara platform e-commerce dan social commerce seperti TikTok Shop, Shopee, Tokopedia, dan Lazada dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang perilaku konsumen. Selain itu, studi longitudinal atau eksperimental untuk memahami perubahan perilaku belanja konsumen seiring waktu serta hubungan kausal yang lebih kuat juga sangat relevan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan e-WOM secara positif dan signifikan memengaruhi impuls belanja di kalangan pengguna TikTok Shop Indonesia.Brand image terbukti sebagai prediktor terkuat, diikuti oleh flash sale, e-WOM, dan gaya hidup belanja.Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya memperkuat citra merek, memanfaatkan promosi flash sale, dan meningkatkan kepercayaan konsumen melalui e-WOM.Namun, keterbatasan desain penelitian silang dan sampel yang dominan terdiri dari generasi muda dan perempuan membatasi generalisasi hasil Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan electronic word of mouth (e-WOM) terhadap impuls belanja di kalangan pengguna TikTok Shop di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel purposive dari 300 pengguna TikTok Shop. Hasil menunjukkan bahwa brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan e-WOM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impuls belanja. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa impuls belanja tidak hanya dipengaruhi oleh strategi promosi tetapi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp 1x" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" alt="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp 1x" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" alt="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-80d5f.webp" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-80d5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-80d5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-80d5f.webp 1x" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" alt="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69043-fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" target="_blank">The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran Fear of Missing Out (FOMO) dalam memengaruhi impuls belanja di platform TikTok Shop. Penelitian banding antara platform e-commerce dan social commerce seperti TikTok Shop, Shopee, Tokopedia, dan Lazada dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang perilaku konsumen. Selain itu, studi longitudinal atau eksperimental untuk memahami perubahan perilaku belanja konsumen seiring waktu serta hubungan kausal yang lebih kuat juga sangat relevan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan e-WOM secara positif dan signifikan memengaruhi impuls belanja di kalangan pengguna TikTok Shop Indonesia.Brand image terbukti sebagai prediktor terkuat, diikuti oleh flash sale, e-WOM, dan gaya hidup belanja.Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya memperkuat citra merek, memanfaatkan promosi flash sale, dan meningkatkan kepercayaan konsumen melalui e-WOM.Namun, keterbatasan desain penelitian silang dan sampel yang dominan terdiri dari generasi muda dan perempuan membatasi generalisasi hasil
<br>Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan electronic word of mouth (e-WOM) terhadap impuls belanja di kalangan pengguna TikTok Shop di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel purposive dari 300 pengguna TikTok Shop. Hasil menunjukkan bahwa brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan e-WOM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impuls belanja. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa impuls belanja tidak hanya dipengaruhi oleh strategi promosi tetapi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp" type="image/webp" length="247202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-80d5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69028-nilai-moral-pancasila-struktur-bedo</link>
	<guid isPermaLink="false">499586d1e48fb7f921b4556e90fb386d</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:16:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ da tulu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[da,tulu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak nilai moral dalam novel terhadap perilaku pembaca. Selanjutnya, analisis perbandingan antara novel ini dengan karya sastra lain dari Ki Umbara dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang konteks budaya yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak nilai moral dalam novel terhadap perilaku pembaca. Selanjutnya, analisis perbandingan antara novel ini dengan karya sastra lain dari Ki Umbara dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang konteks budaya yang melatarbelakangi cerita novel ini dapat dikembangkan untuk memahami relevansi tema pemaksaan dalam masyarakat.. Kesimpulan penelitian ini adalah novel 'Si Bedog Panjang' memiliki struktur dengan tema pemaksaan, alur maju, dan latar yang beragam.Tokoh utama termasuk Yunus, Cycy, dan Ki Sadiman.Pesan utama novel ini adalah jangan menyalahkan orang lain tanpa bukti Latar belakang penelitian ini adalah pneliti tertarik untuk membahas dan menganalisi novyl ini, karena belum ada yang menganalisis secara struktural dan nilai moral. Selain itu novel Si Bedog Panjang karangan Ki Umbara menggambarkan kehidupan sehari-hari seorang anak sekolah yang cocok untuk dijadikan bahan bacaan novel. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui struktur novel Si Bedog Panjang juga nilai yang terkandung dalam novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara. Penelitian ini tentu menggunakan metode deskriptif. Dengan tehnik studi pustaka juga instrumen berupa kartu data. Hasil penelitian ini menemukan bahwa nilai moral yang ada pada Novyl Si Bedog Panjang dilihat hubungan manusia dengan dirinya ada 3, nilai moral hubungan dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-e7b51.webp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-e7b51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-e7b51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-e7b51.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" alt="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" alt="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69028-nilai-moral-pancasila-struktur-bedo" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" target="_blank">Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak nilai moral dalam novel terhadap perilaku pembaca. Selanjutnya, analisis perbandingan antara novel ini dengan karya sastra lain dari Ki Umbara dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang konteks budaya yang melatarbelakangi cerita novel ini dapat dikembangkan untuk memahami relevansi tema pemaksaan dalam masyarakat..
<br>Kesimpulan penelitian ini adalah novel 'Si Bedog Panjang' memiliki struktur dengan tema pemaksaan, alur maju, dan latar yang beragam.Tokoh utama termasuk Yunus, Cycy, dan Ki Sadiman.Pesan utama novel ini adalah jangan menyalahkan orang lain tanpa bukti
<br>Latar belakang penelitian ini adalah pneliti tertarik untuk membahas dan menganalisi novyl ini, karena belum ada yang menganalisis secara struktural dan nilai moral. Selain itu novel Si Bedog Panjang karangan Ki Umbara menggambarkan kehidupan sehari-hari seorang anak sekolah yang cocok untuk dijadikan bahan bacaan novel. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui struktur novel Si Bedog Panjang juga nilai yang terkandung dalam novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara. Penelitian ini tentu menggunakan metode deskriptif. Dengan tehnik studi pustaka juga instrumen berupa kartu data. Hasil penelitian ini menemukan bahwa nilai moral yang ada pada Novyl Si Bedog Panjang dilihat hubungan manusia dengan dirinya ada 3, nilai moral hubungan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp" type="image/webp" length="90444" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-e7b51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69027-pendidikan-cinta-damai-nilai-tan</link>
	<guid isPermaLink="false">5706d1fcd85a9fc66d9278e0a5141f01</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 10:27:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ da tulu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[da,tulu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi nilai-nilai pendidikan karakter ke dalam kurikulum digital untuk menghadapi tantangan teknologi modern. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penerapan nilai-nilai tersebut di berbagai tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas: Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi nilai-nilai pendidikan karakter ke dalam kurikulum digital untuk menghadapi tantangan teknologi modern. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penerapan nilai-nilai tersebut di berbagai tingkat pendidikan, terutama di daerah dengan budaya lokal yang beragam. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan metode evaluasi karakter yang objektif dan berkelanjutan untuk memastikan pencapaian tujuan pendidikan nasional.. Nilai-nilai pendidikan karakter yang harus ditanamkan pada anak dalam perspektif Kemendiknas meliputi religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, komunikatif/bersahabat, gemar membaca/belajar, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, dan cinta damai Di zaman sekarang, perkembangan teknologi membawa dampak negatif seperti perilaku menyimpang pada anak. Masyarakat mengkritik sekolah karena dianggap gagal membentuk karakter baik. Pemerintah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010 mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang harus dimiliki anak Indonesia, yaitu religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, komunikatif/bersahabat, gemar membaca/belajar, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, dan cinta damai. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-54c6b.webp" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-54c6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-54c6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-54c6b.webp 1x" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" alt="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp 1x" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" alt="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp 1x" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" alt="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69027-pendidikan-cinta-damai-nilai-tan" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" target="_blank">Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi nilai-nilai pendidikan karakter ke dalam kurikulum digital untuk menghadapi tantangan teknologi modern. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penerapan nilai-nilai tersebut di berbagai tingkat pendidikan, terutama di daerah dengan budaya lokal yang beragam. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan metode evaluasi karakter yang objektif dan berkelanjutan untuk memastikan pencapaian tujuan pendidikan nasional..
<br>Nilai-nilai pendidikan karakter yang harus ditanamkan pada anak dalam perspektif Kemendiknas meliputi religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, komunikatif/bersahabat, gemar membaca/belajar, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, dan cinta damai
<br>Di zaman sekarang, perkembangan teknologi membawa dampak negatif seperti perilaku menyimpang pada anak. Masyarakat mengkritik sekolah karena dianggap gagal membentuk karakter baik. Pemerintah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010 mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang harus dimiliki anak Indonesia, yaitu religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, komunikatif/bersahabat, gemar membaca/belajar, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, dan cinta damai.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp" type="image/webp" length="106374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-54c6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69030-bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni</link>
	<guid isPermaLink="false">b5eee7a60c731082eb7d2f1f8ac1b854</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 10:11:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dedi koswara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,koswara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada upaya pelestarian kesenian Bangreng melalui pendekatan digital, seperti pembuatan konten edukatif berbasis teknologi untuk menjangkau generasi muda. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran kesenian Bangreng ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut: Penelitian lanjutan dapat fokus pada upaya pelestarian kesenian Bangreng melalui pendekatan digital, seperti pembuatan konten edukatif berbasis teknologi untuk menjangkau generasi muda. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran kesenian Bangreng dalam proses sosialisasi nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal di era modern. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi hubungan antara etnopedagogi Sunda dan praktik pendidikan formal di daerah dengan kearifan lokal tinggi seperti Cilawu.. Berdasarkan uraian di atas, hal-hal yang ditemukan dalam kesenian Bangreng merupakan hasil interpretasi oleh peneliti.Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya.Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya.Walaupun dalam seni bangreng mencakup tiga struktur yaitu rangkaian, alat, dan pelengkap, namun dari ketiga struktur tersebut rangkaian seni bangreng lebih tepat Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai etnopedagogi yang terdapat pada kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara langsung ke lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa etnopedagogi Sunda muncul dalam kesenian Bangreng. Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya. Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp 1x" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" alt="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp 1x" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" alt="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-50727.webp" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-50727.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-50727.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-50727.webp 1x" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" alt="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69030-bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" target="_blank">Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada upaya pelestarian kesenian Bangreng melalui pendekatan digital, seperti pembuatan konten edukatif berbasis teknologi untuk menjangkau generasi muda. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran kesenian Bangreng dalam proses sosialisasi nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal di era modern. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi hubungan antara etnopedagogi Sunda dan praktik pendidikan formal di daerah dengan kearifan lokal tinggi seperti Cilawu..
<br>Berdasarkan uraian di atas, hal-hal yang ditemukan dalam kesenian Bangreng merupakan hasil interpretasi oleh peneliti.Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya.Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya.Walaupun dalam seni bangreng mencakup tiga struktur yaitu rangkaian, alat, dan pelengkap, namun dari ketiga struktur tersebut rangkaian seni bangreng lebih tepat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai etnopedagogi yang terdapat pada kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara langsung ke lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa etnopedagogi Sunda muncul dalam kesenian Bangreng. Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya. Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp" type="image/webp" length="108798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-50727.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69025-pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keteramp</link>
	<guid isPermaLink="false">0a634a487098578d267db0e9f1ab3bba</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 10:08:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dedi koswara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,koswara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan struktur dan nilai moral dalam novel Randa Byngsrat dengan karya sastra Sunda lainnya untuk melihat keunikan dan kesamaan tema serta pesan moral. Selain itu, dapat dilakukan analisis lebih mendalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan struktur dan nilai moral dalam novel Randa Byngsrat dengan karya sastra Sunda lainnya untuk melihat keunikan dan kesamaan tema serta pesan moral. Selain itu, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh konteks budaya Sunda terhadap nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel ini. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan karakter tokoh utama, yOsih, untuk memahami bagaimana konflik internal dan eksternal memengaruhi perubahan sikap dan nilai moralnya sepanjang cerita.. Struktur cerita dalam novel Randa Byngsrat karya Yus Rusamsi meliputi.1) Tema dalam novel ini mengenai cinta, keimanan dan perjuangan wanita, 2) Fakta cerita, yang berkaitan dengan alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur mundur dikarenakan menceritakan kejadian yang terdahulu (flashback).Karakter, dalam novel ini ada 45 pelaku dan mempunyai karakternya masing-masing diantaranya 13 pelaku pendukung kedua dan 31 pelaku tambahan.Latar tempat dalam novel ada 68 latar tempat, 62 latar waktu dan 3 latar sosial yaitu lingkungan orang menderita, orang sederhana, dan orang kaya.Di antaranya latar tempat yang sering muncul dalam novel ini yaitu di rumah Esih, di rumah Uwa Ita, di Stasiun Cirebon, di Kereta Api, di Warung, Jakarta, di Kampung Galur, di Kantor, di rumah Uwa, di Imah Nyi Mimi, di Tanah Tinggi, dan di Jembatan.Adapun latar waktu yang mendominasi pada novel ini yaitu waktu yang sudah terlewati seperti jaman dahulu, pada malam hari, siang hari dan waktu kegiatan sehari-harinya.Judul dalam novel ini adalah Randa Byngsrat.Sudut pandang pelaku yang digunakan yaitu orang ketiga tidak terbatas.Gaya bahasa dan tone yang digunakan pada novel ini terdiri dari 7 gaya bahasa yaitu Simile, Pesonifikasi, Litotes, Hiperbola, Eufimimisme, Metafora dan Alegori.Dan 11 tone diantaranya bahagia, kaget, penakut, aneh, sedih, khawatir, pengertian, humoris, pemarah, dan nangis.Simbolisme terdapat 41 simbol, yang terbagi ke 39 simbol dalam latar belakang kehidupan sosial dan simbol dari kehidupan agama.Ironi dalam novel Randa Byngsrat karya Yus Rusamsi ada ironi dramatis.Nilai moral dalam novel Randa Byngsrat karya Yus Rusamsi menggunakan teori Warnaen (Sudaryat, 2015) yaitu moral kemanusiaan yang menjadi pandangan hidup orang Sunda yang terdiri dari enam hubungan, namun dalam novel ini hanya ditemukan pada tiga hubungan, yakni moral manusia dengan dirinya pribadi, hubungan manusia dengan manusia lainnya, dan hubungan manusia dengan tuhannya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan nilai moral dalam novel Randa Byngsrat karya Yus Rusamsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan menggunakan teknik pengumpulan data telaah pustaka dan analisis data. Berdasarkan hasil analisis struktur cerita, pertama, tema dari novel ini adalah tentang cinta, iman dan perjuangan perempuan; alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur mundur; karakter dalam novel ini terdapat 45 karakter. Dari 45 karakter tersebut, satu karakter utama yaitu yOsih. 13 pelaku yang mendampingi pelaku utama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-a4eb0.webp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-a4eb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-a4eb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-a4eb0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi" alt="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-08ffe.webp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-08ffe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-08ffe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-08ffe.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi" alt="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-88058.webp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-88058.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-88058.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-88058.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi" alt="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69025-pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keteramp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi" target="_blank">Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Randa ByEAEyCAngsrat Karya Yus Rusamsi</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan struktur dan nilai moral dalam novel Randa Byngsrat dengan karya sastra Sunda lainnya untuk melihat keunikan dan kesamaan tema serta pesan moral. Selain itu, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh konteks budaya Sunda terhadap nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel ini. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan karakter tokoh utama, yOsih, untuk memahami bagaimana konflik internal dan eksternal memengaruhi perubahan sikap dan nilai moralnya sepanjang cerita..
<br>Struktur cerita dalam novel Randa Byngsrat karya Yus Rusamsi meliputi.1) Tema dalam novel ini mengenai cinta, keimanan dan perjuangan wanita, 2) Fakta cerita, yang berkaitan dengan alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur mundur dikarenakan menceritakan kejadian yang terdahulu (flashback).Karakter, dalam novel ini ada 45 pelaku dan mempunyai karakternya masing-masing diantaranya 13 pelaku pendukung kedua dan 31 pelaku tambahan.Latar tempat dalam novel ada 68 latar tempat, 62 latar waktu dan 3 latar sosial yaitu lingkungan orang menderita, orang sederhana, dan orang kaya.Di antaranya latar tempat yang sering muncul dalam novel ini yaitu di rumah Esih, di rumah Uwa Ita, di Stasiun Cirebon, di Kereta Api, di Warung, Jakarta, di Kampung Galur, di Kantor, di rumah Uwa, di Imah Nyi Mimi, di Tanah Tinggi, dan di Jembatan.Adapun latar waktu yang mendominasi pada novel ini yaitu waktu yang sudah terlewati seperti jaman dahulu, pada malam hari, siang hari dan waktu kegiatan sehari-harinya.Judul dalam novel ini adalah Randa Byngsrat.Sudut pandang pelaku yang digunakan yaitu orang ketiga tidak terbatas.Gaya bahasa dan tone yang digunakan pada novel ini terdiri dari 7 gaya bahasa yaitu Simile, Pesonifikasi, Litotes, Hiperbola, Eufimimisme, Metafora dan Alegori.Dan 11 tone diantaranya bahagia, kaget, penakut, aneh, sedih, khawatir, pengertian, humoris, pemarah, dan nangis.Simbolisme terdapat 41 simbol, yang terbagi ke 39 simbol dalam latar belakang kehidupan sosial dan simbol dari kehidupan agama.Ironi dalam novel Randa Byngsrat karya Yus Rusamsi ada ironi dramatis.Nilai moral dalam novel Randa Byngsrat karya Yus Rusamsi menggunakan teori Warnaen (Sudaryat, 2015) yaitu moral kemanusiaan yang menjadi pandangan hidup orang Sunda yang terdiri dari enam hubungan, namun dalam novel ini hanya ditemukan pada tiga hubungan, yakni moral manusia dengan dirinya pribadi, hubungan manusia dengan manusia lainnya, dan hubungan manusia dengan tuhannya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan nilai moral dalam novel Randa Byngsrat karya Yus Rusamsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan menggunakan teknik pengumpulan data telaah pustaka dan analisis data. Berdasarkan hasil analisis struktur cerita, pertama, tema dari novel ini adalah tentang cinta, iman dan perjuangan perempuan; alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur mundur; karakter dalam novel ini terdapat 45 karakter. Dari 45 karakter tersebut, satu karakter utama yaitu yOsih. 13 pelaku yang mendampingi pelaku utama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-a4eb0.webp" type="image/webp" length="164978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-a4eb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-08ffe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/pesan-moral-religius-karakter-tokoh-keterampilan-h-thumb-88058.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69037-implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-regulas</link>
	<guid isPermaLink="false">55d22cb257bd110c7c981e3f18b82b01</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ rana rau ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,rana,rau,search,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana UU ITE dapat digunakan sebagai alat untuk menekan suara-suara kritis atau opini yang tidak sejalan dengan pemerintah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana UU ITE dapat digunakan sebagai alat untuk menekan suara-suara kritis atau opini yang tidak sejalan dengan pemerintah, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi keragaman opini dan diskusi terbuka dalam masyarakat. Kedua, meneliti dampak UU ITE terhadap kebebasan berpendapat dari perspektif pengguna media sosial, dengan fokus pada pengalaman dan persepsi mereka terhadap regulasi ini. Ketiga, menganalisis bagaimana perubahan cepat teknologi dan perilaku pengguna media sosial mempengaruhi implementasi dan efektivitas UU ITE, serta bagaimana regulasi ini dapat disesuaikan dengan perkembangan teknologi untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan dan pembatasan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika antara regulasi digital dan kebebasan berpendapat di era media sosial, serta menyoroti tantangan dan peluang dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, adil, dan inklusif.. Berdasarkan dari pengumpulan data dan analisis yang telah dilakukan sebelumnya dalam penelitian ini, dan juga didukung oleh beberapa penelitian terdahulu, maka dapat disimpulkan bahwa betul UU ITE ini seperti pedang bermata dua.Dimana regulasi tersebut dapat menghasilkan dampak positif yaitu melindungi masyarakat dari konten-konten yang bersifat negatif, tapi di lain sisi juga dapat memberi dampak negatif yaitu menciptakan kekhawatiran bagi masyarakat untuk mengkritik pemerintah di laman media sosial, dalam kata lain UU ITE ini mengancam hak kebebasan berpendapat masyarakat.UU ITE ini memiliki peran yang sangat besar dalam mengelola dan memantau aktivitas politik dalam platform media sosial.UU ITE ini dapat digunakan untuk membatasi pendapat masyarakat atau membatasi kelompok oposisi, sehingga dengan terjadinya hal tersebut dapat menghambat terciptanya demokrasi dan transparansi di dalam pemerintah negara Indonesia.Sehingga secara tidak langsung UU ITE ini memiliki peran yang sangat besar dalam mengendalikan politik di Indonesia.Permasalah utama dari pengimplementasian UU ITE ini terkait kebebasan berpendapat di media sosial adalah adanya beberapa pasal karet yang multitafsir, pemerintah dapat dengan sangat mudahnya menggunakan pasal-pasal tersebut untuk menjadi dasar atau landasan hukum yang sangat kuat dalam mengkriminalisasi dan memblokir konten-konten masyarakat yang berisi kritik untuk pemerintah.Dengan adanya fenomena tersebut membuat masyarakat khawatir untuk mengkritik pemerintah, sehingga secara tidak langsung hak kebebasan berpendapat masyarakat jadi terkekang, dan demokratisasi di Indonesia akan terhambat.Implementasi UU ITE di Indonesia masih belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan nilai demokrasi.Sebab masih terdapat pasal-pasal yang multitafsir, dan juga UU ITE ini memiliki dampak negatif yaitu menciptakan khawatir bagi masyarakat untuk mengkritik pemerintah, sehingga salah satu hak yang terdapat dalam hak asasi manusia, dalam hal ini hak kebebasan berpendapat terancam dan belum terpenuhi.Media sosial memiliki peran yang sangat besar dalam menggiring dan menciptakan opini publik.Termasuk dalam menggiring opini publik untuk terciptanya regulasi digital.Dengan banyaknya laporan dan keluh kesah masyarakat baik itu melalui media sosial maupun secara langsung mengenai kejahatan digital, hoax, penipuan digital.Sehingga mendorong pemerintah untuk menciptakan UU ITE untuk mengendalikan permasalahan tersebut.Selain itu setelah terciptanya UU ITE tersebut masyarakat dengan melalui opini publiknya dapat mendorong pemerintah untuk melakukan revisi pada UU ITE tersebut, walaupun hasilnya belum terlalu kelihatan.Dari penjelasan dan pemaparan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk mengatasi permasalahan pasal-pasal UU ITE yang multitafsir tersebut adalah.selain melakukan revisi pada beberapa pasal karet tersebut, pemerintah juga harus terlebih dahulu memenuhi hak-hak dasar masyarakat, sehingga setelah hak-hak dasar tersebut mendukung terpenuhinya hak-hak yang lain.Maksudnya adalah dengan adanya masyarakat atau SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas karena memiliki tingkat pendidikan yang tinggi dan juga memiliki moral yang baik akan mempengaruhi mereka dalam menggunakan media sosial.Diharapkan masyarakat yang berkualitas dapat bijak dalam menggunakan media sosial dan dapat melakukan kontrol yang baik terhadap pengimplementasian UU ITE.Jadi jangan hanya meredam masalah dengan peraturan yang ada, tapi juga harus melakukan usaha pencegahan masalah yaitu dengan cara perbaikan kualitas masyarakat, sehingga diharapkan masalah bisa teratasi Globalisasi turut memberikan perubahan kepada seluruh aspek kehidupan, terutama pada aspek teknologi dan informasi yang semakin cepat mengalami kemajuan dan perkembangan. Era digital turut memberikan pengaruh perubahan kepada regulasi digital. Indonesia sebagai negara demokrasi tetap mempertahankan pilar kebebasan berekspresi sesuai dengan Pasal 28E ayat (3) UUD NRI Tahun 1945. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh UU ITE terhadap kebebasan masyarakat untuk berpendapat di platform media sosial dan menganalisis sejauh mana pengaruh UU ITE dalam melindungi hak kebebasan berpendapat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif untuk menjelajahi dampak regulasi digital terhadap kebebasan berpendapat, dengan fokus pada kasus UU ITE di Indonesia. Sumber data utama dalam penelitian ini melibatkan responden yang merupakan pengguna media sosial yang terpengaruh atau... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp 1x" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" alt="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-17483.webp" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-17483.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-17483.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-17483.webp 1x" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" alt="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-f43bd.webp" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-f43bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-f43bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-f43bd.webp 1x" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" alt="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69037-implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-regulas" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" target="_blank">Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana UU ITE dapat digunakan sebagai alat untuk menekan suara-suara kritis atau opini yang tidak sejalan dengan pemerintah, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi keragaman opini dan diskusi terbuka dalam masyarakat. Kedua, meneliti dampak UU ITE terhadap kebebasan berpendapat dari perspektif pengguna media sosial, dengan fokus pada pengalaman dan persepsi mereka terhadap regulasi ini. Ketiga, menganalisis bagaimana perubahan cepat teknologi dan perilaku pengguna media sosial mempengaruhi implementasi dan efektivitas UU ITE, serta bagaimana regulasi ini dapat disesuaikan dengan perkembangan teknologi untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan dan pembatasan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika antara regulasi digital dan kebebasan berpendapat di era media sosial, serta menyoroti tantangan dan peluang dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, adil, dan inklusif..
<br>Berdasarkan dari pengumpulan data dan analisis yang telah dilakukan sebelumnya dalam penelitian ini, dan juga didukung oleh beberapa penelitian terdahulu, maka dapat disimpulkan bahwa betul UU ITE ini seperti pedang bermata dua.Dimana regulasi tersebut dapat menghasilkan dampak positif yaitu melindungi masyarakat dari konten-konten yang bersifat negatif, tapi di lain sisi juga dapat memberi dampak negatif yaitu menciptakan kekhawatiran bagi masyarakat untuk mengkritik pemerintah di laman media sosial, dalam kata lain UU ITE ini mengancam hak kebebasan berpendapat masyarakat.UU ITE ini memiliki peran yang sangat besar dalam mengelola dan memantau aktivitas politik dalam platform media sosial.UU ITE ini dapat digunakan untuk membatasi pendapat masyarakat atau membatasi kelompok oposisi, sehingga dengan terjadinya hal tersebut dapat menghambat terciptanya demokrasi dan transparansi di dalam pemerintah negara Indonesia.Sehingga secara tidak langsung UU ITE ini memiliki peran yang sangat besar dalam mengendalikan politik di Indonesia.Permasalah utama dari pengimplementasian UU ITE ini terkait kebebasan berpendapat di media sosial adalah adanya beberapa pasal karet yang multitafsir, pemerintah dapat dengan sangat mudahnya menggunakan pasal-pasal tersebut untuk menjadi dasar atau landasan hukum yang sangat kuat dalam mengkriminalisasi dan memblokir konten-konten masyarakat yang berisi kritik untuk pemerintah.Dengan adanya fenomena tersebut membuat masyarakat khawatir untuk mengkritik pemerintah, sehingga secara tidak langsung hak kebebasan berpendapat masyarakat jadi terkekang, dan demokratisasi di Indonesia akan terhambat.Implementasi UU ITE di Indonesia masih belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan nilai demokrasi.Sebab masih terdapat pasal-pasal yang multitafsir, dan juga UU ITE ini memiliki dampak negatif yaitu menciptakan khawatir bagi masyarakat untuk mengkritik pemerintah, sehingga salah satu hak yang terdapat dalam hak asasi manusia, dalam hal ini hak kebebasan berpendapat terancam dan belum terpenuhi.Media sosial memiliki peran yang sangat besar dalam menggiring dan menciptakan opini publik.Termasuk dalam menggiring opini publik untuk terciptanya regulasi digital.Dengan banyaknya laporan dan keluh kesah masyarakat baik itu melalui media sosial maupun secara langsung mengenai kejahatan digital, hoax, penipuan digital.Sehingga mendorong pemerintah untuk menciptakan UU ITE untuk mengendalikan permasalahan tersebut.Selain itu setelah terciptanya UU ITE tersebut masyarakat dengan melalui opini publiknya dapat mendorong pemerintah untuk melakukan revisi pada UU ITE tersebut, walaupun hasilnya belum terlalu kelihatan.Dari penjelasan dan pemaparan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk mengatasi permasalahan pasal-pasal UU ITE yang multitafsir tersebut adalah.selain melakukan revisi pada beberapa pasal karet tersebut, pemerintah juga harus terlebih dahulu memenuhi hak-hak dasar masyarakat, sehingga setelah hak-hak dasar tersebut mendukung terpenuhinya hak-hak yang lain.Maksudnya adalah dengan adanya masyarakat atau SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas karena memiliki tingkat pendidikan yang tinggi dan juga memiliki moral yang baik akan mempengaruhi mereka dalam menggunakan media sosial.Diharapkan masyarakat yang berkualitas dapat bijak dalam menggunakan media sosial dan dapat melakukan kontrol yang baik terhadap pengimplementasian UU ITE.Jadi jangan hanya meredam masalah dengan peraturan yang ada, tapi juga harus melakukan usaha pencegahan masalah yaitu dengan cara perbaikan kualitas masyarakat, sehingga diharapkan masalah bisa teratasi
<br>Globalisasi turut memberikan perubahan kepada seluruh aspek kehidupan, terutama pada aspek teknologi dan informasi yang semakin cepat mengalami kemajuan dan perkembangan. Era digital turut memberikan pengaruh perubahan kepada regulasi digital. Indonesia sebagai negara demokrasi tetap mempertahankan pilar kebebasan berekspresi sesuai dengan Pasal 28E ayat (3) UUD NRI Tahun 1945. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh UU ITE terhadap kebebasan masyarakat untuk berpendapat di platform media sosial dan menganalisis sejauh mana pengaruh UU ITE dalam melindungi hak kebebasan berpendapat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif untuk menjelajahi dampak regulasi digital terhadap kebebasan berpendapat, dengan fokus pada kasus UU ITE di Indonesia. Sumber data utama dalam penelitian ini melibatkan responden yang merupakan pengguna media sosial yang terpengaruh atau...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp" type="image/webp" length="88994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-17483.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-f43bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2436-idereach.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10709-journal-social-contemplativa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69032-puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-ka</link>
	<guid isPermaLink="false">1897b81efa7896a053618420b0dd2f3c</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:21:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ leni nur ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[leni,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping dengan karya sastra daerah lainnya untuk melihat kesamaan dan perbedaan dalam penerapan nilai karakter. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping dengan karya sastra daerah lainnya untuk melihat kesamaan dan perbedaan dalam penerapan nilai karakter. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh struktur naratif novel terhadap pemahaman pembaca terhadap nilai-nilai pendidikan yang disampaikan. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada analisis peran budaya lokal dalam membentuk karakter tokoh utama dan bagaimana hal tersebut memengaruhi pesan moral dalam novel.. Struktur novel Jurutulis Malingping meliputi tema tentang kehidupan sehari-hari, plot lurus dan progresif, 1 tokoh utama dan 38 tokoh tambahan, 18 latar tempat dan 8 latar waktu, serta penggunaan majas hiperbola, metafora, dan peribahasa.Nilai pendidikan dalam novel mencakup karakter religius, jujur, disiplin, kerja keras, demokratis, komunikatif/bersahabat, dan peduli sosial.Penelitian ini memberikan implikasi dalam pembelajaran sastra dan pendidikan karakter, serta mendorong penggunaan novel sebagai media pembelajaran untuk memahami struktur dan nilai-nilai pendidikan dalam karya sastra Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) struktur dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri; dan 2) nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dengan sumber data dari novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Simpulan dari penelitian ini adalah: 1) struktur dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri terdiri dari: tema tentang kehidupan sehari-hari, penggunaan plot lurus dan progresif, 1 tokoh utama dan 38 tokoh tambahan, 18 latar tempat dan 8 latar waktu, penggunaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-776e3.webp" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-776e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-776e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-776e3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" alt="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" alt="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" alt="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69032-puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-ka" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" target="_blank">Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping dengan karya sastra daerah lainnya untuk melihat kesamaan dan perbedaan dalam penerapan nilai karakter. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh struktur naratif novel terhadap pemahaman pembaca terhadap nilai-nilai pendidikan yang disampaikan. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada analisis peran budaya lokal dalam membentuk karakter tokoh utama dan bagaimana hal tersebut memengaruhi pesan moral dalam novel..
<br>Struktur novel Jurutulis Malingping meliputi tema tentang kehidupan sehari-hari, plot lurus dan progresif, 1 tokoh utama dan 38 tokoh tambahan, 18 latar tempat dan 8 latar waktu, serta penggunaan majas hiperbola, metafora, dan peribahasa.Nilai pendidikan dalam novel mencakup karakter religius, jujur, disiplin, kerja keras, demokratis, komunikatif/bersahabat, dan peduli sosial.Penelitian ini memberikan implikasi dalam pembelajaran sastra dan pendidikan karakter, serta mendorong penggunaan novel sebagai media pembelajaran untuk memahami struktur dan nilai-nilai pendidikan dalam karya sastra
<br>Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) struktur dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri; dan 2) nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dengan sumber data dari novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Simpulan dari penelitian ini adalah: 1) struktur dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri terdiri dari: tema tentang kehidupan sehari-hari, penggunaan plot lurus dan progresif, 1 tokoh utama dan 38 tokoh tambahan, 18 latar tempat dan 8 latar waktu, penggunaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp" type="image/webp" length="100696" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-776e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ When Gender Matters Board Gender Diversity and the Capital Structure Financial Performance Relationship ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ When Gender Matters Board Gender Diversity and the Capital Structure Financial Performance Relationship ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ When Gender Matters Board Gender Diversity and the Capital Structure Financial Performance Relationship ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69029-leverage-struktur-modal-dewan-direksi-mod</link>
	<guid isPermaLink="false">3ac69601cd00f1a86ae555e27c8dcdff</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 08:29:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal aksi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aksi,jurnal,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur kinerja keuangan menggunakan indikator lain, seperti Return on Equity (ROE) atau Tobin's Q, untuk memberikan wawasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur kinerja keuangan menggunakan indikator lain, seperti Return on Equity (ROE) atau Tobin's Q, untuk memberikan wawasan tambahan. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk mencakup perusahaan keuangan dan non-keuangan, sehingga menghasilkan hasil yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat memperkaya analisis dengan menggunakan variabel moderasi atau variabel mediasi lainnya untuk memeriksa hubungan antara struktur modal dan kinerja keuangan dari perspektif alternatif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur modal memiliki efek negatif dan signifikan secara statistik terhadap kinerja keuangan.Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi ketergantungan pada utang dibandingkan ekuitas, semakin rendah kinerja keuangan perusahaan non-keuangan di Indonesia.Namun, keragaman gender dewan secara signifikan memoderasi hubungan ini, menunjukkan bahwa keragaman gender yang lebih tinggi dapat memperkuat hubungan antara struktur modal dan kinerja keuangan.Penelitian ini mendukung hipotesis bahwa dewan yang lebih beragam gender cenderung mengambil keputusan keuangan yang lebih berhati-hati, yang mengarah pada pengelolaan risiko yang lebih baik dan fokus pada keberlanjutan perusahaan.Hasil ini sejalan dengan Teori Upper Echelon, yang menyatakan bahwa strategi perusahaan dipengaruhi oleh karakteristik kognitif eksekutif tingkat atas.Keragaman gender di dewan direksi mencerminkan karakteristik ini, dengan kehadiran direktur perempuan yang cenderung mendorong manajemen risiko yang lebih hati-hati dan fokus pada keberlanjutan perusahaan.Keragaman gender di dewan direksi tidak hanya memperkuat mekanisme pengawasan, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian struktur modal yang lebih efisien dan berdampak positif pada kinerja keuangan Kinerja keuangan adalah indikator penting kelangsungan hidup perusahaan di masa depan. Oleh karena itu, hasil keuangan yang buruk dapat mengancam kelangsungan hidup jangka panjang, yang menunjukkan pentingnya memeriksa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas penelitian sebelumnya tentang struktur modal dengan memeriksa pengaruhnya terhadap kinerja keuangan dan menguji peran moderasi keragaman gender dewan dalam hubungan ini. Menggunakan pendekatan kausal kuantitatif, populasi penelitian ini terdiri dari perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel dipilih melalui sampling purposive. Data dianalisis menggunakan regresi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp 1x" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" alt="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp 1x" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" alt="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-1a9aa.webp" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-1a9aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-1a9aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-1a9aa.webp 1x" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" alt="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69029-leverage-struktur-modal-dewan-direksi-mod" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" target="_blank">When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur kinerja keuangan menggunakan indikator lain, seperti Return on Equity (ROE) atau Tobin's Q, untuk memberikan wawasan tambahan. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk mencakup perusahaan keuangan dan non-keuangan, sehingga menghasilkan hasil yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat memperkaya analisis dengan menggunakan variabel moderasi atau variabel mediasi lainnya untuk memeriksa hubungan antara struktur modal dan kinerja keuangan dari perspektif alternatif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur modal memiliki efek negatif dan signifikan secara statistik terhadap kinerja keuangan.Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi ketergantungan pada utang dibandingkan ekuitas, semakin rendah kinerja keuangan perusahaan non-keuangan di Indonesia.Namun, keragaman gender dewan secara signifikan memoderasi hubungan ini, menunjukkan bahwa keragaman gender yang lebih tinggi dapat memperkuat hubungan antara struktur modal dan kinerja keuangan.Penelitian ini mendukung hipotesis bahwa dewan yang lebih beragam gender cenderung mengambil keputusan keuangan yang lebih berhati-hati, yang mengarah pada pengelolaan risiko yang lebih baik dan fokus pada keberlanjutan perusahaan.Hasil ini sejalan dengan Teori Upper Echelon, yang menyatakan bahwa strategi perusahaan dipengaruhi oleh karakteristik kognitif eksekutif tingkat atas.Keragaman gender di dewan direksi mencerminkan karakteristik ini, dengan kehadiran direktur perempuan yang cenderung mendorong manajemen risiko yang lebih hati-hati dan fokus pada keberlanjutan perusahaan.Keragaman gender di dewan direksi tidak hanya memperkuat mekanisme pengawasan, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian struktur modal yang lebih efisien dan berdampak positif pada kinerja keuangan
<br>Kinerja keuangan adalah indikator penting kelangsungan hidup perusahaan di masa depan. Oleh karena itu, hasil keuangan yang buruk dapat mengancam kelangsungan hidup jangka panjang, yang menunjukkan pentingnya memeriksa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas penelitian sebelumnya tentang struktur modal dengan memeriksa pengaruhnya terhadap kinerja keuangan dan menguji peran moderasi keragaman gender dewan dalam hubungan ini. Menggunakan pendekatan kausal kuantitatif, populasi penelitian ini terdiri dari perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel dipilih melalui sampling purposive. Data dianalisis menggunakan regresi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp" type="image/webp" length="81946" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-1a9aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1572-pnm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7940-jurnal-aksi-akuntansi-sistem-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 25 Sep 2026 15:26:32 +0700. 12 items. Served in: 3.491 seconds [rss] -->
