<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 11 Apr 2026 00:58:09 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:58:09 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-11T00:58:09+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ One Mosque Five Pillars Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ One Mosque Five Pillars Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ One Mosque Five Pillars Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37159-sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-keg</link>
	<guid isPermaLink="false">60f5328e1382d8441c643520aa37981a</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:03:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ social drama ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[drama,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana media sosial memengaruhi dinamika kohesi sosial di antara kelompok-kelompok Muslim dengan afiliasi berbeda. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana media sosial memengaruhi dinamika kohesi sosial di antara kelompok-kelompok Muslim dengan afiliasi berbeda. Hal ini penting untuk memahami bagaimana platform digital dapat digunakan untuk memperkuat atau justru merusak ikatan sosial. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang efektif yang digunakan oleh tokoh masyarakat dan pemimpin agama dalam mempromosikan toleransi dan dialog antar kelompok. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pengalaman kohesi sosial di Kedungdowo dengan desa-desa lain di Indonesia yang memiliki keragaman agama dan budaya serupa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kohesi sosial di masyarakat multikultural dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mempromosikan harmoni dan toleransi.. Dalam masyarakat Kedungdowo, keutuhan komunitas tidak lagi bergantung pada kesamaan, melainkan pada ketergantungan peran sosial yang beragam.Ikatan kekeluargaan, Ukhuwah Islamiyah, kegiatan sosial inklusif, dan peran tokoh masyarakat dalam memperkuat ikatan sosial menjadi kunci kohesi.Penelitian ini menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan sosial dan agama, serta perlunya pemimpin agama untuk merespons kebutuhan masyarakat secara efektif.Dengan demikian, Kedungdowo menjadi contoh bagaimana keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan Artikel ini membahas tentang kohesi sosial di antara kelompok-kelompok Muslim di sebuah desa di Sragen. Di desa tersebut terdapat lima kelompok Muslim: NU, Muhammadiyah, MTA, LDII dan Salafi, serta beberapa orang yang dianggap sebagai abangan. Di desa ini, Masjid Rohmat menjadi pusat kegiatan keagamaan, seperti Idul Fitri atau Idul Adha. Penelitian ini didasarkan pada studi lapangan yang dilakukan pada tahun 2023. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menemukan, terlepas dari perbedaan pemahaman dan praktik keagamaan, masyarakat di desa ini hidup berdampingan dengan damai dan harmonis. Beberapa faktor yang mendukung kohesi sosial di antara umat Islam di desa ini adalah: ikatan kekeluargaan dan kegiatan sosial. Sebagian besar warga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp 1x" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" alt="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-f0a0a.webp" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-f0a0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-f0a0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-f0a0a.webp 1x" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" alt="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp 1x" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" alt="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37159-sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-keg" title="JURIS - One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java" target="_blank">One Mosque Five Pillars: Diversity of Preaching and Social Cohesion in Central Java</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana media sosial memengaruhi dinamika kohesi sosial di antara kelompok-kelompok Muslim dengan afiliasi berbeda. Hal ini penting untuk memahami bagaimana platform digital dapat digunakan untuk memperkuat atau justru merusak ikatan sosial. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang efektif yang digunakan oleh tokoh masyarakat dan pemimpin agama dalam mempromosikan toleransi dan dialog antar kelompok. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pengalaman kohesi sosial di Kedungdowo dengan desa-desa lain di Indonesia yang memiliki keragaman agama dan budaya serupa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kohesi sosial di masyarakat multikultural dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mempromosikan harmoni dan toleransi..
<br>Dalam masyarakat Kedungdowo, keutuhan komunitas tidak lagi bergantung pada kesamaan, melainkan pada ketergantungan peran sosial yang beragam.Ikatan kekeluargaan, Ukhuwah Islamiyah, kegiatan sosial inklusif, dan peran tokoh masyarakat dalam memperkuat ikatan sosial menjadi kunci kohesi.Penelitian ini menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan sosial dan agama, serta perlunya pemimpin agama untuk merespons kebutuhan masyarakat secara efektif.Dengan demikian, Kedungdowo menjadi contoh bagaimana keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan
<br>Artikel ini membahas tentang kohesi sosial di antara kelompok-kelompok Muslim di sebuah desa di Sragen. Di desa tersebut terdapat lima kelompok Muslim: NU, Muhammadiyah, MTA, LDII dan Salafi, serta beberapa orang yang dianggap sebagai abangan. Di desa ini, Masjid Rohmat menjadi pusat kegiatan keagamaan, seperti Idul Fitri atau Idul Adha. Penelitian ini didasarkan pada studi lapangan yang dilakukan pada tahun 2023. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menemukan, terlepas dari perbedaan pemahaman dan praktik keagamaan, masyarakat di desa ini hidup berdampingan dengan damai dan harmonis. Beberapa faktor yang mendukung kohesi sosial di antara umat Islam di desa ini adalah: ikatan kekeluargaan dan kegiatan sosial. Sebagian besar warga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp" type="image/webp" length="78560" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-cf564.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-f0a0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/sosial-inklusi-siswa-reformasi-inklusif-kegiatan-k-thumb-c26bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4323-jurnal-dakwah-risalah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37177-kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers</link>
	<guid isPermaLink="false">5800d5076d13674476a29926bceb29de</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:03:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ friedrich w ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ sttmwc ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,friedrich,header,page,sttmwc,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas pelayanan guru Sekolah Minggu, mengingat bahwa 84% ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas pelayanan guru Sekolah Minggu, mengingat bahwa 84% varians kualitas pelayanan tidak dijelaskan oleh motivasi dan pelatihan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami secara komprehensif pengalaman dan persepsi guru Sekolah Minggu mengenai motivasi, pelatihan, dan tantangan yang mereka hadapi dalam pelayanan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan guru Sekolah Minggu, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dan konteks pelayanan mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi lembaga gereja dan organisasi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan guru Sekolah Minggu, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan rohani anak-anak dan remaja. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan dalam komisi anak terhadap motivasi guru Sekolah Minggu, serta bagaimana kepemimpinan yang transformasional dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran dukungan sosial dari gereja dan keluarga terhadap kesejahteraan guru Sekolah Minggu, dan bagaimana dukungan tersebut dapat meningkatkan motivasi dan kinerja mereka.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi pelayanan dan pelatihan guru Sekolah Minggu memiliki hubungan atau pengaruh yang tidak signifikan terhadap kualitas pelayanan.Para guru-guru sekolah minggu perlu menyikapi dengan serius mengenai motivasi dan pelatihan, agar kualitas pelayanan dapat ditingkatkan.Berdasarkan hasil pengolahan data, 16% faktor motivasi pelayanan dan pelatihan guru-guru Sekolah Minggu berkontribusi terhadap kualitas pelayanan, yang menunjukkan hubungan yang rendah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi guru Sekolah Minggu dan pelatihan guru sekolah minggu terhadap kualitas pelayanan guru sekolah minggu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif asosiatif, dengan jenis penelitian survei berbentuk korelasi atau pengaruh antar variabel. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis yang menyatakan pengaruh antar variabel bebas dengan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi pelayanan (X1) dan pelatihan guru sekolah minggu (X2), serta variabel terikatnya adalah kualitas pelayanan (Y). Populasi penelitian adalah guru-guru Sekolah Minggu GBI Medan Plaza. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-90754.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-90754.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-90754.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-90754.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37177-kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" target="_blank">Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas pelayanan guru Sekolah Minggu, mengingat bahwa 84% varians kualitas pelayanan tidak dijelaskan oleh motivasi dan pelatihan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami secara komprehensif pengalaman dan persepsi guru Sekolah Minggu mengenai motivasi, pelatihan, dan tantangan yang mereka hadapi dalam pelayanan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan guru Sekolah Minggu, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dan konteks pelayanan mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi lembaga gereja dan organisasi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan guru Sekolah Minggu, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan rohani anak-anak dan remaja. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan dalam komisi anak terhadap motivasi guru Sekolah Minggu, serta bagaimana kepemimpinan yang transformasional dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran dukungan sosial dari gereja dan keluarga terhadap kesejahteraan guru Sekolah Minggu, dan bagaimana dukungan tersebut dapat meningkatkan motivasi dan kinerja mereka..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi pelayanan dan pelatihan guru Sekolah Minggu memiliki hubungan atau pengaruh yang tidak signifikan terhadap kualitas pelayanan.Para guru-guru sekolah minggu perlu menyikapi dengan serius mengenai motivasi dan pelatihan, agar kualitas pelayanan dapat ditingkatkan.Berdasarkan hasil pengolahan data, 16% faktor motivasi pelayanan dan pelatihan guru-guru Sekolah Minggu berkontribusi terhadap kualitas pelayanan, yang menunjukkan hubungan yang rendah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi guru Sekolah Minggu dan pelatihan guru sekolah minggu terhadap kualitas pelayanan guru sekolah minggu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif asosiatif, dengan jenis penelitian survei berbentuk korelasi atau pengaruh antar variabel. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis yang menyatakan pengaruh antar variabel bebas dengan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi pelayanan (X1) dan pelatihan guru sekolah minggu (X2), serta variabel terikatnya adalah kualitas pelayanan (Y). Populasi penelitian adalah guru-guru Sekolah Minggu GBI Medan Plaza. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp" type="image/webp" length="102666" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-90754.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3782-sttmwc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15895-haggadah-jurnal-teologi-pendidikan-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37182-manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban</link>
	<guid isPermaLink="false">448dfdc67ae37523cb242c27b92c65a4</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 21:57:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ law science ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,law,science,slot88aslijp,togel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran-saran yang dapat diberikan terkait pengenaan pajak penghasilan terhadap pengusaha yang melakukan transaksi jual beli melalui media sosial: Pembuat undang-undang dapat membuat peraturan untuk pengumpulan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran-saran yang dapat diberikan terkait pengenaan pajak penghasilan terhadap pengusaha yang melakukan transaksi jual beli melalui media sosial: Pembuat undang-undang dapat membuat peraturan untuk pengumpulan pajak penghasilan pada transaksi e-commerce (Ecommerce) yang komprehensif dan tidak menargetkan platform jual beli online tertentu; Menteri Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak membuat aturan teknis dan pedoman untuk pengumpulan pajak penghasilan bagi pengusaha yang melakukan transaksi jual beli via media sosial; Direktorat Jenderal Pajak bekerjasama dengan penyelenggara media sosial untuk memperoleh data akun yang digunakan oleh pengusaha untuk melakukan transaksi jual beli di media sosial; Mewajibkan pengusaha yang melakukan transaksi jual beli via media sosial untuk menggunakan rekening bisnis, dan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) serta izin usaha sebagai legalitas pengusaha online; Mewajibkan seluruh bank untuk menggunakan lalu lintas pembayaran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), sehingga Gerbang Pembayaran Nasional tidak hanya digunakan oleh bank tertentu dan keberadaan lalu lintas pembayaran dari transaksi jual beli online dapat terdeteksi.. Dengan menerapkan ketentuan anti pengelakan pajak secara umum dalam Pasal 4 dan Pasal 17 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan untuk pendapatan lebih dari 4,8 miliar Rupiah per tahun sedangkan untuk total nominal pendapatan tidak lebih dari 4,8 miliar rupiah per tahun menggunakan ketentuan peredaran bruto sebesar 0,5 persen yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dan didukung oleh pengawasan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).5 persen yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dan didukung oleh pengawasan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).5 persen yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dan didukung oleh pengawasan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan bagi pengusaha yang memperoleh pendapatan dari transaksi jual beli melalui media sosial untuk mengumpulkan pajak penghasilan, membahas mekanisme yang diperlukan untuk pengumpulan pajak penghasilan, dan membahas aturan yang dapat diterapkan untuk pengumpulan pajak penghasilan sehingga pengusaha yang memperoleh pendapatan dari transaksi di media sosial wajib memenuhi kewajiban pajak seperti pengusaha di marketplace dan secara konvensional dalam menciptakan kesetaraan dalam menjalankan usaha perdagangan. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-551af.webp" title="JURIS - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-551af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-551af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-551af.webp 1x" title="JURIS - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media" alt="JURIS - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-b8a68.webp" title="JURIS - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-b8a68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-b8a68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-b8a68.webp 1x" title="JURIS - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media" alt="JURIS - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-0b0b6.webp" title="JURIS - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-0b0b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-0b0b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-0b0b6.webp 1x" title="JURIS - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media" alt="JURIS - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37182-manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban" title="JURIS - Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media" target="_blank">Legal aspect of income tax collection from buying and sale transactions through social media</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran-saran yang dapat diberikan terkait pengenaan pajak penghasilan terhadap pengusaha yang melakukan transaksi jual beli melalui media sosial: Pembuat undang-undang dapat membuat peraturan untuk pengumpulan pajak penghasilan pada transaksi e-commerce (Ecommerce) yang komprehensif dan tidak menargetkan platform jual beli online tertentu; Menteri Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak membuat aturan teknis dan pedoman untuk pengumpulan pajak penghasilan bagi pengusaha yang melakukan transaksi jual beli via media sosial; Direktorat Jenderal Pajak bekerjasama dengan penyelenggara media sosial untuk memperoleh data akun yang digunakan oleh pengusaha untuk melakukan transaksi jual beli di media sosial; Mewajibkan pengusaha yang melakukan transaksi jual beli via media sosial untuk menggunakan rekening bisnis, dan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) serta izin usaha sebagai legalitas pengusaha online; Mewajibkan seluruh bank untuk menggunakan lalu lintas pembayaran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), sehingga Gerbang Pembayaran Nasional tidak hanya digunakan oleh bank tertentu dan keberadaan lalu lintas pembayaran dari transaksi jual beli online dapat terdeteksi..
<br>Dengan menerapkan ketentuan anti pengelakan pajak secara umum dalam Pasal 4 dan Pasal 17 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan untuk pendapatan lebih dari 4,8 miliar Rupiah per tahun sedangkan untuk total nominal pendapatan tidak lebih dari 4,8 miliar rupiah per tahun menggunakan ketentuan peredaran bruto sebesar 0,5 persen yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dan didukung oleh pengawasan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).5 persen yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dan didukung oleh pengawasan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).5 persen yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dan didukung oleh pengawasan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan bagi pengusaha yang memperoleh pendapatan dari transaksi jual beli melalui media sosial untuk mengumpulkan pajak penghasilan, membahas mekanisme yang diperlukan untuk pengumpulan pajak penghasilan, dan membahas aturan yang dapat diterapkan untuk pengumpulan pajak penghasilan sehingga pengusaha yang memperoleh pendapatan dari transaksi di media sosial wajib memenuhi kewajiban pajak seperti pengusaha di marketplace dan secara konvensional dalam menciptakan kesetaraan dalam menjalankan usaha perdagangan. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-0b0b6.webp" type="image/webp" length="87494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-551af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-b8a68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/manipulasi-data-pajak-kewajiban-beban-penghasilan-thumb-0b0b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6629-cria.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15592-requisitoire-law-enforcement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37178-ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-uni</link>
	<guid isPermaLink="false">8a3b8785463066752747f12c18b10828</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 20:41:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ friedrich w ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ sttmwc ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,friedrich,header,page,sttmwc,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur dampak kompetensi profesional guru PAUD terhadap perkembangan psikomotorik anak secara lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur dampak kompetensi profesional guru PAUD terhadap perkembangan psikomotorik anak secara lebih mendalam, dengan melibatkan lebih banyak sampel dan variabel yang lebih beragam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada strategi-strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kompetensi profesional guru PAUD, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan perkembangan psikomotorik anak. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung perkembangan psikomotorik anak di PAUD, serta bagaimana kolaborasi antara guru dan orang tua dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan perkembangan anak secara keseluruhan.. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data penelitian, ini, maka peneliti memberikan kesimpulan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara kompetensi professional guru terhadap perkembangan psikomotorik anak.Sehingga apabila Kompetensi Profesional Guru PAK tinggi atau meningkat, maka perkembangan psikomotorik anak juga dapat meningkat.Jika nilai kompetensi profesional guru naik 1 maka Perkembangan Psikomotorik Anak PAUD naik sebesar 0.Kepala sekolah PAUD Anugerah Alukh Bakhu diharapkan dapat meningkatkan perhatian dan kontrol terhadap kinerja para guru, senantiasa melaporkan tugas-tugas yang berkaitan dengan pembelajaran sehingga guru dapat bertangung jawabkan tugas yang diberikan.Sekolah seharusnya meningkatkan kompetensi profesional dalam mengembangkan materi pelajaran yang lebih kreatif kepada siswa-siswi, Menambah wawasan ilmu pengetahuan melalui berbagai media yang ada, serta keikutsertaan dalam acara yang berorientasi kompetensi dan menyediakan alat bantu mengajar bagi guru-guru dan memperbaharui sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan proses belajar mengajar Kompetensi profesional guru iyalah kemahiran unutuk memahami materi yang ekstentif dan mendalam menjadi dasar bagi guru untuk membimbing anak-anak dalam memenuhi Standar Pendidikan Nasional. Sebagai guru PAUD yang profesional bukan sekadar kompeten dalam menguasai bahan ajar dan menggunakan cara yang benar, namun juga mengembangkan program dalam menjalankan fungsinya sebagai pengajar, sehingga prosedur mengajar belajar beroleh posisi yang maksimal. Pengaruh seorang guru saat perkembangan anak. Penelitian ini bermaksud mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi profesional guru PAUD terhadap perkembangan psikomorik anak PAUD. Penulis menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mendapat nilai dari variabel bebas dan variabel terikat. Data penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-25f51.webp" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-25f51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-25f51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-25f51.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu" alt="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-16e32.webp" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-16e32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-16e32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-16e32.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu" alt="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-03bbc.webp" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-03bbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-03bbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-03bbc.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu" alt="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37178-ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-uni" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu" target="_blank">Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Psikomotorik Anak Pendidikan Anak Usia Dini Anugerah Alukh Bakhu</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur dampak kompetensi profesional guru PAUD terhadap perkembangan psikomotorik anak secara lebih mendalam, dengan melibatkan lebih banyak sampel dan variabel yang lebih beragam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada strategi-strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kompetensi profesional guru PAUD, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan perkembangan psikomotorik anak. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung perkembangan psikomotorik anak di PAUD, serta bagaimana kolaborasi antara guru dan orang tua dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan perkembangan anak secara keseluruhan..
<br>Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data penelitian, ini, maka peneliti memberikan kesimpulan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara kompetensi professional guru terhadap perkembangan psikomotorik anak.Sehingga apabila Kompetensi Profesional Guru PAK tinggi atau meningkat, maka perkembangan psikomotorik anak juga dapat meningkat.Jika nilai kompetensi profesional guru naik 1 maka Perkembangan Psikomotorik Anak PAUD naik sebesar 0.Kepala sekolah PAUD Anugerah Alukh Bakhu diharapkan dapat meningkatkan perhatian dan kontrol terhadap kinerja para guru, senantiasa melaporkan tugas-tugas yang berkaitan dengan pembelajaran sehingga guru dapat bertangung jawabkan tugas yang diberikan.Sekolah seharusnya meningkatkan kompetensi profesional dalam mengembangkan materi pelajaran yang lebih kreatif kepada siswa-siswi, Menambah wawasan ilmu pengetahuan melalui berbagai media yang ada, serta keikutsertaan dalam acara yang berorientasi kompetensi dan menyediakan alat bantu mengajar bagi guru-guru dan memperbaharui sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan proses belajar mengajar
<br>Kompetensi profesional guru iyalah kemahiran unutuk memahami materi yang ekstentif dan mendalam menjadi dasar bagi guru untuk membimbing anak-anak dalam memenuhi Standar Pendidikan Nasional. Sebagai guru PAUD yang profesional bukan sekadar kompeten dalam menguasai bahan ajar dan menggunakan cara yang benar, namun juga mengembangkan program dalam menjalankan fungsinya sebagai pengajar, sehingga prosedur mengajar belajar beroleh posisi yang maksimal. Pengaruh seorang guru saat perkembangan anak. Penelitian ini bermaksud mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi profesional guru PAUD terhadap perkembangan psikomorik anak PAUD. Penulis menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mendapat nilai dari variabel bebas dan variabel terikat. Data penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-25f51.webp" type="image/webp" length="176150" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-25f51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-16e32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/ktp-el-kompetensi-pengaruh-personel-unik-guru-paud-thumb-03bbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3782-sttmwc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15895-haggadah-jurnal-teologi-pendidikan-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rapid isolation and characterization of Whartons jelly derived mesenchymal stem cells maintained in fresh prepared human AB serum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rapid isolation and characterization of Whartons jelly derived mesenchymal stem cells maintained in fresh prepared human AB serum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rapid isolation and characterization of Whartons jelly derived mesenchymal stem cells maintained in fresh prepared human AB serum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37173-medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah</link>
	<guid isPermaLink="false">ac485125606739979e154932cc85a617</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 20:34:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hendy wijaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti apakah penggunaan molekul penempelan seperti fibronectin atau laminin pada permukaan kultur dapat mempercepat proses outgrowth sel WJ-MSCs sehingga masa inkubasi 21 hari dapat dipersingkat tanpa mengorbankan viabilitas dan karakteristik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rapid isolation and characterization of Wharton's jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum: Pertama, perlu diteliti apakah penggunaan molekul penempelan seperti fibronectin atau laminin pada permukaan kultur dapat mempercepat proses outgrowth sel WJ-MSCs sehingga masa inkubasi 21 hari dapat dipersingkat tanpa mengorbankan viabilitas dan karakteristik sel. Kedua, penting untuk mengkaji potensi sumber alternatif sel punca dari bagian persimpangan tali-plasenta (CPJ-MSCs) dalam konteks ekspresi penanda dini dan kapasitas proliferasi dibandingkan WJ-MSCs, guna menentukan sumber mana yang lebih unggul untuk aplikasi terapeutik jangka pendek. Ketiga, perlu dikembangkan protokol pembersihan tambahan, seperti pencucian berulang atau perlakuan enzimatik ringan selama isolasi, untuk mengurangi kontaminasi sel darah yang terindikasi dari ekspresi residual CD45, sehingga meningkatkan kemurnian dan keamanan klinis sel yang dihasilkan.. Penelitian ini berhasil menunjukkan kelayakan isolasi dan karakterisasi sel punca mesenkimal dari jeli Wharton (WJ-MSCs) menggunakan medium kultur yang diperkaya 10% serum AB manusia dan labu berlapis gelatin 2%.Protokol ini menghasilkan viabilitas dan proliferasi sel yang tinggi, dengan morfologi seperti fibroblas serta ekspresi stabil penanda kunci MSC (CD105, CD44, CD90, CD73) pada generasi 5, serta ekspresi rendah CD45 yang menunjukkan kontaminasi hematopoietik minimal.Namun, masa inkubasi 21 hari dan keberadaan sisa ekspresi CD45 menunjukkan perlunya optimasi lebih lanjut terhadap teknik isolasi, waktu kultur, dan eksplorasi sumber alternatif sel punca Latar belakang: Sel punca mesenkimal (MSCs) bernilai dalam kedokteran regeneratif karena kemampuan multipoten, kapasitas proliferasi, dan sifat imunomodulasi. MSCs dari jeli Wharton (WJ-MSCs) pada tali pusat menawarkan sumber non-invasif yang menjanjikan untuk aplikasi klinis karena kemudahan isolasi, tidak adanya kekhawatiran etika, serta keberadaan sel punca embrio dan dewasa yang menjadikannya sumber berharga untuk terapi dan kedokteran regeneratif. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan metode isolasi dan karakterisasi WJ-MSCs. Metode: Tali pusat manusia dari tiga donor sehat dikumpulkan setelah sesar dengan kriteria inklusi ketat. WJ-MSCs diisolasi menggunakan metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-d2aeb.webp" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-d2aeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-d2aeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-d2aeb.webp 1x" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" alt="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp 1x" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" alt="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp 1x" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" alt="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37173-medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah" title="JURIS - Rapid isolation and characterization of Wharton&#039;s jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum" target="_blank">Rapid isolation and characterization of Wharton's jelly-derived mesenchymal stem cells maintained in fresh-prepared human AB-serum</a>: Pertama, perlu diteliti apakah penggunaan molekul penempelan seperti fibronectin atau laminin pada permukaan kultur dapat mempercepat proses outgrowth sel WJ-MSCs sehingga masa inkubasi 21 hari dapat dipersingkat tanpa mengorbankan viabilitas dan karakteristik sel. Kedua, penting untuk mengkaji potensi sumber alternatif sel punca dari bagian persimpangan tali-plasenta (CPJ-MSCs) dalam konteks ekspresi penanda dini dan kapasitas proliferasi dibandingkan WJ-MSCs, guna menentukan sumber mana yang lebih unggul untuk aplikasi terapeutik jangka pendek. Ketiga, perlu dikembangkan protokol pembersihan tambahan, seperti pencucian berulang atau perlakuan enzimatik ringan selama isolasi, untuk mengurangi kontaminasi sel darah yang terindikasi dari ekspresi residual CD45, sehingga meningkatkan kemurnian dan keamanan klinis sel yang dihasilkan..
<br>Penelitian ini berhasil menunjukkan kelayakan isolasi dan karakterisasi sel punca mesenkimal dari jeli Wharton (WJ-MSCs) menggunakan medium kultur yang diperkaya 10% serum AB manusia dan labu berlapis gelatin 2%.Protokol ini menghasilkan viabilitas dan proliferasi sel yang tinggi, dengan morfologi seperti fibroblas serta ekspresi stabil penanda kunci MSC (CD105, CD44, CD90, CD73) pada generasi 5, serta ekspresi rendah CD45 yang menunjukkan kontaminasi hematopoietik minimal.Namun, masa inkubasi 21 hari dan keberadaan sisa ekspresi CD45 menunjukkan perlunya optimasi lebih lanjut terhadap teknik isolasi, waktu kultur, dan eksplorasi sumber alternatif sel punca
<br>Latar belakang: Sel punca mesenkimal (MSCs) bernilai dalam kedokteran regeneratif karena kemampuan multipoten, kapasitas proliferasi, dan sifat imunomodulasi. MSCs dari jeli Wharton (WJ-MSCs) pada tali pusat menawarkan sumber non-invasif yang menjanjikan untuk aplikasi klinis karena kemudahan isolasi, tidak adanya kekhawatiran etika, serta keberadaan sel punca embrio dan dewasa yang menjadikannya sumber berharga untuk terapi dan kedokteran regeneratif. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan metode isolasi dan karakterisasi WJ-MSCs. Metode: Tali pusat manusia dari tiga donor sehat dikumpulkan setelah sesar dengan kriteria inklusi ketat. WJ-MSCs diisolasi menggunakan metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp" type="image/webp" length="145516" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-d2aeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-3976b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/medis-sel-punca-lebar-distribusi-darah-merah-segme-thumb-85a54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18 1 14 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18 1 14 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18 1 14 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37174-berdoa-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-b</link>
	<guid isPermaLink="false">0a7da85cea4de05b97271e7d09a3a09c</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 20:30:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ friedrich w ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ sttmwc ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,friedrich,header,page,sttmwc,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pemahaman kontemporer tentang doa dalam komunitas Kristen saat ini dipengaruhi oleh budaya instan dan tekanan sosial, apakah hal ini menyebabkan doa lebih dipandang sebagai alat untuk memaksa Tuhan ketimbang bentuk relasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14: Pertama, perlu diteliti bagaimana pemahaman kontemporer tentang doa dalam komunitas Kristen saat ini dipengaruhi oleh budaya instan dan tekanan sosial, apakah hal ini menyebabkan doa lebih dipandang sebagai alat untuk memaksa Tuhan ketimbang bentuk relasi spiritual. Kedua, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pengalaman pribadi individu dalam berdoaAikhususnya saat doa tidak dijawabAimembentuk atau mengubah pola relasi mereka dengan Tuhan, serta bagaimana ajaran tentang kehendak Tuhan diinternalisasi dalam konteks tersebut. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas pendidikan teologis atau pengajaran jemaat dalam menanamkan pemahaman yang benar tentang doa menurut Injil Lukas 18:1-14, termasuk sejauh mana narasi perumpamaan janda dan pemungut cukai digunakan secara efektif untuk membentuk spiritualitas yang rendah hati dan taat.. Makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu dalam Lukas 18.1-14 bukanlah mengajarkan untuk memaksa atau mengganggu Tuhan melalui doa yang terus-menerus.Tuhan tidak perlu dipaksa karena Ia sudah mengetahui kebutuhan umat-Nya dan menjawab doa sesuai dengan kehendak-Nya.Doa yang benar adalah bentuk komunikasi yang tulus, dilandasi kerendahan hati dan penyerahan kepada kehendak Tuhan, bukan upaya memaksakan keinginan manusia Penelitian ini dikerjakan untuk mengetahui makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14. Frasa yang sering dipahami secara beragam oleh para penafsir, hal ini mengakibatkan kebingungan bagi jemaat Kristen. Injil Lukas diterima sebagai tulisan Lukas, diyakini ditulis antara tahun 60-63 M, dengan tujuan agar para pembaca (orang-orang bukan Yahudi) mengerti tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Penelitian ini dikerjakan dengan metode kualitatif pendekatan penafsiran eksegetis, ayat demi ayat. Penulis menemukan makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu menunjukkan bahwa: Para pengikut Yesus seharusnya datang berdoa/meminta dengan cara memaksa atau mengganggu Tuhan sehingga Ia mengabulkan permohonan pengikut-Nya?, Tentulah tidak. Allah memang menginginkan pengikut-Nya untuk berdoa/ meminta kepada-Nya,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp 1x" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" alt="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp 1x" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" alt="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp 1x" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" alt="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37174-berdoa-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-b" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" target="_blank">Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pemahaman kontemporer tentang doa dalam komunitas Kristen saat ini dipengaruhi oleh budaya instan dan tekanan sosial, apakah hal ini menyebabkan doa lebih dipandang sebagai alat untuk memaksa Tuhan ketimbang bentuk relasi spiritual. Kedua, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pengalaman pribadi individu dalam berdoaAikhususnya saat doa tidak dijawabAimembentuk atau mengubah pola relasi mereka dengan Tuhan, serta bagaimana ajaran tentang kehendak Tuhan diinternalisasi dalam konteks tersebut. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas pendidikan teologis atau pengajaran jemaat dalam menanamkan pemahaman yang benar tentang doa menurut Injil Lukas 18:1-14, termasuk sejauh mana narasi perumpamaan janda dan pemungut cukai digunakan secara efektif untuk membentuk spiritualitas yang rendah hati dan taat..
<br>Makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu dalam Lukas 18.1-14 bukanlah mengajarkan untuk memaksa atau mengganggu Tuhan melalui doa yang terus-menerus.Tuhan tidak perlu dipaksa karena Ia sudah mengetahui kebutuhan umat-Nya dan menjawab doa sesuai dengan kehendak-Nya.Doa yang benar adalah bentuk komunikasi yang tulus, dilandasi kerendahan hati dan penyerahan kepada kehendak Tuhan, bukan upaya memaksakan keinginan manusia
<br>Penelitian ini dikerjakan untuk mengetahui makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14. Frasa yang sering dipahami secara beragam oleh para penafsir, hal ini mengakibatkan kebingungan bagi jemaat Kristen. Injil Lukas diterima sebagai tulisan Lukas, diyakini ditulis antara tahun 60-63 M, dengan tujuan agar para pembaca (orang-orang bukan Yahudi) mengerti tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Penelitian ini dikerjakan dengan metode kualitatif pendekatan penafsiran eksegetis, ayat demi ayat. Penulis menemukan makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu menunjukkan bahwa: Para pengikut Yesus seharusnya datang berdoa/meminta dengan cara memaksa atau mengganggu Tuhan sehingga Ia mengabulkan permohonan pengikut-Nya?, Tentulah tidak. Allah memang menginginkan pengikut-Nya untuk berdoa/ meminta kepada-Nya,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" type="image/webp" length="219488" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3782-sttmwc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15895-haggadah-jurnal-teologi-pendidikan-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Religious Mediatization A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Religious Mediatization A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Religious Mediatization A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37160-hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita</link>
	<guid isPermaLink="false">421b7555e777f00d6ab9d4986734bc67</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 20:28:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ social drama ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[drama,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should explore the long-term impact of digital daAowa on the religious beliefs and practices of young Muslims, investigating whether increased accessibility leads to deeper faith or a more superficial engagement with religious teachings. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space: Further research should explore the long-term impact of digital daAowa on the religious beliefs and practices of young Muslims, investigating whether increased accessibility leads to deeper faith or a more superficial engagement with religious teachings. Additionally, studies could examine the ethical implications of commercializing daAowa, analyzing how financial incentives might influence the content and authenticity of religious messages. Finally, comparative research across different digital preachers and platforms is needed to identify best practices for effective and responsible daAowa in the digital age, considering the unique characteristics of each medium and audience.. The study concludes that Hanan AttakiAos daAowa exemplifies the transformation of preaching through mediatization, where media shapes both the delivery and content of religious messages.This shift expands the reach of daAowa beyond traditional spaces, adapting to the digital age and engaging a younger audience.However, the study also highlights potential drawbacks such as commercialization and the risk of superficiality in religious understanding, necessitating a balance between technological convenience and spiritual depth This study analyzes the shift in Hanan AttakiAos daAowa practices through the phenomenon of religious mediatization, based on Stig HjarvardAos theory of religious mediatization. In the digital era, daAowa develops beyond physical space through social media platforms and other digital channels. Research data were obtained by observing content on Hanan AttakiAos official accounts, such as YouTube, Instagram, and other digital platforms, and interviews with offline study participants who follow her daAowa activities. The... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-c6056.webp" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-c6056.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-c6056.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-c6056.webp 1x" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" alt="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp 1x" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" alt="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp 1x" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" alt="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37160-hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita" title="JURIS - Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space" target="_blank">Religious Mediatization: A Shift in Hanan AttakiAos DaAowa Practice in Digital Space</a>: Further research should explore the long-term impact of digital daAowa on the religious beliefs and practices of young Muslims, investigating whether increased accessibility leads to deeper faith or a more superficial engagement with religious teachings. Additionally, studies could examine the ethical implications of commercializing daAowa, analyzing how financial incentives might influence the content and authenticity of religious messages. Finally, comparative research across different digital preachers and platforms is needed to identify best practices for effective and responsible daAowa in the digital age, considering the unique characteristics of each medium and audience..
<br>The study concludes that Hanan AttakiAos daAowa exemplifies the transformation of preaching through mediatization, where media shapes both the delivery and content of religious messages.This shift expands the reach of daAowa beyond traditional spaces, adapting to the digital age and engaging a younger audience.However, the study also highlights potential drawbacks such as commercialization and the risk of superficiality in religious understanding, necessitating a balance between technological convenience and spiritual depth
<br>This study analyzes the shift in Hanan AttakiAos daAowa practices through the phenomenon of religious mediatization, based on Stig HjarvardAos theory of religious mediatization. In the digital era, daAowa develops beyond physical space through social media platforms and other digital channels. Research data were obtained by observing content on Hanan AttakiAos official accounts, such as YouTube, Instagram, and other digital platforms, and interviews with offline study participants who follow her daAowa activities. The...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp" type="image/webp" length="89876" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-c6056.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-90bc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/hanan-attaki-daaowa-religious-mediatization-digita-thumb-8e18f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-608-uin-suska.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4323-jurnal-dakwah-risalah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mineral levels in lactating Lagos women blood breast milk correlation and environmental nutritional influences ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mineral levels in lactating Lagos women blood breast milk correlation and environmental nutritional influences ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mineral levels in lactating Lagos women blood breast milk correlation and environmental nutritional influences ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37175-breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan</link>
	<guid isPermaLink="false">340e152e65d1dbfba344510c8f65ca5e</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 20:10:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hendy wijaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak langsung suplemen vitamin tertentu pada mikronutrien esensial. Selain itu, studi lebih lanjut dapat menyelidiki hubungan antara paparan lingkungan, seperti cat dan radiasi, dengan perubahan komposisi ASI. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak langsung suplemen vitamin tertentu pada mikronutrien esensial. Selain itu, studi lebih lanjut dapat menyelidiki hubungan antara paparan lingkungan, seperti cat dan radiasi, dengan perubahan komposisi ASI. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi untuk meningkatkan asupan mikronutrien pada wanita hamil, terutama dalam konteks negara berpenghasilan rendah.. Sementara tingkat ion natrium dan kalium dalam ASI secara langsung terkait dengan tingkat dalam serum, asupan suplemen beberapa vitamin serta paparan cat dan radiasi dapat mengurangi secara signifikan kalium dalam darah dan ASI, sehingga memperburuk defisiensi mikronutrien (alias kelaparan tersembunyi) pada wanita hamil Latar belakang: Pilihan gaya hidup dan paparan lingkungan terhadap bahan tertentu telah dilaporkan mengubah distribusi elektrolit kunci dalam darah dan ASI ibu hamil, dan dalam beberapa kasus, memperburuk defisiensi mikronutrien. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan asosiasi ion natrium, besi, kalium, dan kalsium dalam darah ibu dengan yang ada dalam ASI dan bagaimana rutinitas gaya hidup ibu dapat mempengaruhi tingkat mikronutrien tersebut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp 1x" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" alt="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp 1x" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" alt="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp 1x" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" alt="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37175-breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" target="_blank">Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak langsung suplemen vitamin tertentu pada mikronutrien esensial. Selain itu, studi lebih lanjut dapat menyelidiki hubungan antara paparan lingkungan, seperti cat dan radiasi, dengan perubahan komposisi ASI. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi untuk meningkatkan asupan mikronutrien pada wanita hamil, terutama dalam konteks negara berpenghasilan rendah..
<br>Sementara tingkat ion natrium dan kalium dalam ASI secara langsung terkait dengan tingkat dalam serum, asupan suplemen beberapa vitamin serta paparan cat dan radiasi dapat mengurangi secara signifikan kalium dalam darah dan ASI, sehingga memperburuk defisiensi mikronutrien (alias kelaparan tersembunyi) pada wanita hamil
<br>Latar belakang: Pilihan gaya hidup dan paparan lingkungan terhadap bahan tertentu telah dilaporkan mengubah distribusi elektrolit kunci dalam darah dan ASI ibu hamil, dan dalam beberapa kasus, memperburuk defisiensi mikronutrien. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan asosiasi ion natrium, besi, kalium, dan kalsium dalam darah ibu dengan yang ada dalam ASI dan bagaimana rutinitas gaya hidup ibu dapat mempengaruhi tingkat mikronutrien tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" type="image/webp" length="99366" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37168-unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu</link>
	<guid isPermaLink="false">2ca96d6f618854d16286646df63c3ccf</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 19:55:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari tarub ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,content,main,tarub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang penelitian mengenai pendidikan karakter di Universitas Pancasakti Tegal, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif implementasi pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal: Berdasarkan latar belakang penelitian mengenai pendidikan karakter di Universitas Pancasakti Tegal, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif implementasi pendidikan karakter di berbagai perguruan tinggi dengan karakteristik yang berbeda, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor penentu keberhasilan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman mahasiswa terhadap efektivitas program pendidikan karakter yang ada, serta faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi dan keterlibatan mereka. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran teknologi dalam mendukung pendidikan karakter, misalnya melalui pengembangan platform pembelajaran daring yang interaktif dan personalisasi, atau pemanfaatan media sosial untuk membangun komunitas belajar yang positif. Dengan menggabungkan temuan dari penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan efektivitas pendidikan karakter di perguruan tinggi, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berintegritas.. Kurikulum, pengampu, metodologi pengajaran, sistem evaluasi dan yang terkait lainnya Penelitian ini berjudul Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana proses dan peranan pendidikan karakter di Universitas Pancasakti Tegal. Penelitian menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan observasi dan wawancara mendalam kepada sejumlah dosen, karyawan, mahasiswa para pelaku pendidikan karakter di UPS Tegal, secara terbatas. Sumber data tersebut tidak dipilih secara acak, namun ditentukan pada orangAeorang yang dianggap tahu banyak tentang permasalahan yang diteliti. Pengolahan data berjalan simultan dengan pengumpulan data, sekaligus melalui proses tri anggulasi sehingga diperoleh displai data yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp" title="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" alt="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp" title="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" alt="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37168-unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu" title="JURIS - Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal" target="_blank">Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal</a>: Berdasarkan latar belakang penelitian mengenai pendidikan karakter di Universitas Pancasakti Tegal, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif implementasi pendidikan karakter di berbagai perguruan tinggi dengan karakteristik yang berbeda, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor penentu keberhasilan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman mahasiswa terhadap efektivitas program pendidikan karakter yang ada, serta faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi dan keterlibatan mereka. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran teknologi dalam mendukung pendidikan karakter, misalnya melalui pengembangan platform pembelajaran daring yang interaktif dan personalisasi, atau pemanfaatan media sosial untuk membangun komunitas belajar yang positif. Dengan menggabungkan temuan dari penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan efektivitas pendidikan karakter di perguruan tinggi, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berintegritas..
<br>Kurikulum, pengampu, metodologi pengajaran, sistem evaluasi dan yang terkait lainnya
<br>Penelitian ini berjudul Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana proses dan peranan pendidikan karakter di Universitas Pancasakti Tegal. Penelitian menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan observasi dan wawancara mendalam kepada sejumlah dosen, karyawan, mahasiswa para pelaku pendidikan karakter di UPS Tegal, secara terbatas. Sumber data tersebut tidak dipilih secara acak, namun ditentukan pada orangAeorang yang dianggap tahu banyak tentang permasalahan yang diteliti. Pengolahan data berjalan simultan dengan pengumpulan data, sekaligus melalui proses tri anggulasi sehingga diperoleh displai data yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp" type="image/webp" length="86710" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-6dade.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/unit-kegiatan-mahasiswa-sumber-data-tekstual-pengu-thumb-dd33b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-182-ups.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12927-cakrawala-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37164-tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alter</link>
	<guid isPermaLink="false">2084918356761514a4119fe589237c0d</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 19:21:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hendy wijaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor biologis yang menyebabkan perbedaan status HER2 antara tumor primer dan metastasis, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor biologis yang menyebabkan perbedaan status HER2 antara tumor primer dan metastasis, seperti perubahan genetik atau epigenetik yang terjadi selama proses metastasis. Kedua, studi prospektif dengan jumlah sampel yang lebih besar perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak klinis dari ketidaksesuaian status HER2 terhadap respons terhadap terapi dan kelangsungan hidup pasien. Penelitian ini dapat membantu menentukan apakah pasien dengan perbedaan status HER2 memerlukan strategi pengobatan yang berbeda. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi potensi penggunaan biopsi cair untuk mendeteksi perubahan status HER2 pada metastasis secara non-invasif, sehingga memungkinkan pemantauan yang lebih akurat dan personalisasi terapi kanker payudara. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika HER2 dalam kanker payudara dan berkontribusi pada pengembangan strategi pengobatan yang lebih efektif.. Penelitian ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian status HER2 antara tumor primer dan metastasis kelenjar getah bening pada pasien kanker payudara invasif.Oleh karena itu, evaluasi status HER2 pada tumor primer dan metastasis secara bersamaan menjadi penting.Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan prognosis dan kelangsungan hidup pasien Latar belakang: Terapi kanker payudara sangat dipengaruhi oleh jenis dan subtipe molekuler, terutama status reseptor faktor pertumbuhan epidermal manusia 2 (HER2), di mana pasien HER2-positif akan menerima terapi anti-HER2. Status HER2 diperoleh dari pemeriksaan imunohistokimia HER2 yang dapat dilakukan pada tumor payudara primer atau lesi metastasis kelenjar getah bening. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian status HER2 antara tumor primer dan lesi metastasis kelenjar getah bening pada kanker payudara invasif. Metode: Penelitian cross-sectional dilakukan dengan melibatkan 30 pasien kanker payudara invasif. Pemeriksaan imunohistokimia HER2 dilakukan pada tumor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp 1x" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" alt="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp 1x" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" alt="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-f92db.webp" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-f92db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-f92db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-f92db.webp 1x" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" alt="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37164-tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alter" title="JURIS - Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer" target="_blank">Discordance of HER2 between primary tumors and lymph node metastatic lesions in invasive breast cancer</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor biologis yang menyebabkan perbedaan status HER2 antara tumor primer dan metastasis, seperti perubahan genetik atau epigenetik yang terjadi selama proses metastasis. Kedua, studi prospektif dengan jumlah sampel yang lebih besar perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak klinis dari ketidaksesuaian status HER2 terhadap respons terhadap terapi dan kelangsungan hidup pasien. Penelitian ini dapat membantu menentukan apakah pasien dengan perbedaan status HER2 memerlukan strategi pengobatan yang berbeda. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi potensi penggunaan biopsi cair untuk mendeteksi perubahan status HER2 pada metastasis secara non-invasif, sehingga memungkinkan pemantauan yang lebih akurat dan personalisasi terapi kanker payudara. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika HER2 dalam kanker payudara dan berkontribusi pada pengembangan strategi pengobatan yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian status HER2 antara tumor primer dan metastasis kelenjar getah bening pada pasien kanker payudara invasif.Oleh karena itu, evaluasi status HER2 pada tumor primer dan metastasis secara bersamaan menjadi penting.Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan prognosis dan kelangsungan hidup pasien
<br>Latar belakang: Terapi kanker payudara sangat dipengaruhi oleh jenis dan subtipe molekuler, terutama status reseptor faktor pertumbuhan epidermal manusia 2 (HER2), di mana pasien HER2-positif akan menerima terapi anti-HER2. Status HER2 diperoleh dari pemeriksaan imunohistokimia HER2 yang dapat dilakukan pada tumor payudara primer atau lesi metastasis kelenjar getah bening. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian status HER2 antara tumor primer dan lesi metastasis kelenjar getah bening pada kanker payudara invasif. Metode: Penelitian cross-sectional dilakukan dengan melibatkan 30 pasien kanker payudara invasif. Pemeriksaan imunohistokimia HER2 dilakukan pada tumor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp" type="image/webp" length="148888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-0b13f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-acb17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/tumor-payudara-jinak-deteksi-kanker-alternatif-pas-thumb-f92db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Agama Kehilangan Tuhan Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Agama Kehilangan Tuhan Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Agama Kehilangan Tuhan Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37179-prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks</link>
	<guid isPermaLink="false">fcad75dc490b499b3f9defe5b30bad21</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 19:04:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ friedrich w ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ sttmwc ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,friedrich,header,page,sttmwc,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana konsep "Kematian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana konsep "Kematian Tuhan" Nietzsche direfleksikan dalam praktik keagamaan dan sosial di berbagai daerah di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana individu dan komunitas menavigasi hilangnya keyakinan tradisional. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan negara-negara lain yang mengalami proses sekularisasi serupa untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam mempromosikan toleransi dan dialog antaragama. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengkaji peran media sosial dan platform digital dalam memperkuat atau mengurangi polarisasi agama di Indonesia, serta mengembangkan model literasi media yang kritis untuk melawan disinformasi dan ujaran kebencian berbasis agama. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika keagamaan di Indonesia dan berkontribusi pada pengembangan kebijakan publik yang lebih inklusif dan harmonis.. Negara Indonesia menghadapi krisis keagamaan yang diperparah oleh faktor politik dan stereotipe antar kelompok agama.Meskipun upaya pemerintah telah mengurangi potensi konflik, konsep mayoritas-minoritas masih menjadi sumber perpecahan dan prinsip Bhineka Tunggal Ika perlu ditegakkan.Penelitian ini menghubungkan situasi di Indonesia dengan pemikiran Nietzsche tentang "Kematian Tuhan," yang mempertanyakan peran agama dalam masyarakat modern Penelitian ini mengeksplorasi tantangan yang dihadapi oleh Indonesia, sebuah negara yang dikenal dengan keragaman agama, budaya, suku, dan ras, dalam menghadapi berbagai masalah sosial, politik, ekonomi, dan konflik SARA. Fokus utama penelitian adalah krisis dalam sistem keagamaan yang melibatkan pelanggaran HAM dan pelanggaran kebebasan berkeyakinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara Indonesia menghadapi krisis yang signifikan terkait dengan agama, yang disebabkan oleh faktor politik dan stereotipe antar kelompok beragama. Namun, penelitian ini juga mencatat bahwa upaya penegak hukum dan pemerintah untuk mempertahankan prinsip negara kesatuan telah mengurangi potensi konflik. Konsep mayoritas-minoritas masih menjadi sumber konflik, dan prinsip Bhineka Tunggal Ika perlu didistribusikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-2c799.webp" title="JURIS - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-2c799.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-2c799.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-2c799.webp 1x" title="JURIS - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia" alt="JURIS - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-b7d15.webp" title="JURIS - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-b7d15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-b7d15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-b7d15.webp 1x" title="JURIS - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia" alt="JURIS - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-6a67c.webp" title="JURIS - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-6a67c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-6a67c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-6a67c.webp 1x" title="JURIS - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia" alt="JURIS - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37179-prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks" title="JURIS - Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia" target="_blank">Agama Kehilangan Tuhan: Sebuah Telaah Kritis AuKematian TuhanAy Dari Friedrich W. Nietzsche dan Pembacaannya di Indonesia</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana konsep "Kematian Tuhan" Nietzsche direfleksikan dalam praktik keagamaan dan sosial di berbagai daerah di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana individu dan komunitas menavigasi hilangnya keyakinan tradisional. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan negara-negara lain yang mengalami proses sekularisasi serupa untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam mempromosikan toleransi dan dialog antaragama. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengkaji peran media sosial dan platform digital dalam memperkuat atau mengurangi polarisasi agama di Indonesia, serta mengembangkan model literasi media yang kritis untuk melawan disinformasi dan ujaran kebencian berbasis agama. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika keagamaan di Indonesia dan berkontribusi pada pengembangan kebijakan publik yang lebih inklusif dan harmonis..
<br>Negara Indonesia menghadapi krisis keagamaan yang diperparah oleh faktor politik dan stereotipe antar kelompok agama.Meskipun upaya pemerintah telah mengurangi potensi konflik, konsep mayoritas-minoritas masih menjadi sumber perpecahan dan prinsip Bhineka Tunggal Ika perlu ditegakkan.Penelitian ini menghubungkan situasi di Indonesia dengan pemikiran Nietzsche tentang "Kematian Tuhan," yang mempertanyakan peran agama dalam masyarakat modern
<br>Penelitian ini mengeksplorasi tantangan yang dihadapi oleh Indonesia, sebuah negara yang dikenal dengan keragaman agama, budaya, suku, dan ras, dalam menghadapi berbagai masalah sosial, politik, ekonomi, dan konflik SARA. Fokus utama penelitian adalah krisis dalam sistem keagamaan yang melibatkan pelanggaran HAM dan pelanggaran kebebasan berkeyakinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara Indonesia menghadapi krisis yang signifikan terkait dengan agama, yang disebabkan oleh faktor politik dan stereotipe antar kelompok beragama. Namun, penelitian ini juga mencatat bahwa upaya penegak hukum dan pemerintah untuk mempertahankan prinsip negara kesatuan telah mengurangi potensi konflik. Konsep mayoritas-minoritas masih menjadi sumber konflik, dan prinsip Bhineka Tunggal Ika perlu didistribusikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-b7d15.webp" type="image/webp" length="265940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-2c799.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-b7d15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-negara-nietzsche-agama-tuhan-nihilisme-eks-thumb-6a67c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3782-sttmwc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15895-haggadah-jurnal-teologi-pendidikan-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37163-e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-r</link>
	<guid isPermaLink="false">b2bcf8d2c2d3a454a602b26ce50f98e2</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 18:57:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hendy wijaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menyelidiki faktor internal seperti perubahan ekspresi gen atau hormon yang mungkin memengaruhi pertumbuhan E. coli pada tikus tua, mengingat bahwa pola resistensi antibiotik justru lebih rendah di kelompok ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menyelidiki faktor internal seperti perubahan ekspresi gen atau hormon yang mungkin memengaruhi pertumbuhan E. coli pada tikus tua, mengingat bahwa pola resistensi antibiotik justru lebih rendah di kelompok usia tua meskipun populasi bakteri meningkat. Kedua, penting untuk mengevaluasi peran diet dan mikrobiota usus secara keseluruhan dalam konteks penuaan, dengan pendekatan metagenomik untuk melihat interaksi antar spesies bakteri yang bisa menjelaskan dominasi E. coli tanpa peningkatan resistensi. Ketiga, perlu dikaji apakah kondisi lingkungan yang terkontrol, seperti yang digunakan dalam penelitian ini, menekan evolusi strain resisten, sehingga studi perbandingan antara hewan laboratorium dan hewan liar berdasarkan usia dapat mengungkap dampak faktor eksternal terhadap perkembangan resistensi antibiotik seiring penuaan. Temuan dari ketiga arah penelitian ini dapat membantu memahami mekanisme dasar bagaimana penuaan memengaruhi dinamika kolonisasi bakteri dan membedakan pengaruh usia dari faktor risiko lain seperti penggunaan antibiotik atau kondisi klinis. Selain itu, penelitian semacam ini dapat memberikan dasar untuk intervensi dini dalam mengelola kesehatan mikrobiota usus pada populasi lanjut usia tanpa harus mengandalkan antibiotik.. Coli di feses seiring dengan bertambahnya usia tikus Wistar.Selain itu, hasil uji kepekaan terhadap beberapa antibiotik menunjukkan bahwa usia tidak terkait dengan peningkatan populasi strain E.Dengan demikian, penuaan berperan dalam pertumbuhan E.coli, namun tidak secara langsung meningkatkan resistensi antibiotik pada strain tersebut Perubahan fisiologis dan imunologis pada lansia dapat berkontribusi terhadap komposisi dan pola mikrobiota usus, termasuk Escherichia coli, serta pola kepekaan antimikroba. Penelitian ini dilakukan untuk menilai pengaruh penuaan terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan kerentanan terhadap beberapa antibiotik. Studi eksperimental laboratorium menggunakan 7 tikus Wistar muda (berusia 6 bulan) (YWR) dan 7 tikus Wistar tua (berusia 24 bulan) (OWR) sebagai subjek. Spesimen tinja tikus digunakan untuk mewakili subjek. Kepekaan antibiotik ditentukan menggunakan metode Kirby-Bauer. Uji t independen dan uji Mann-Whitney digunakan untuk menganalisis data. Semua spesimen feses yang dikumpulkan dari kedua kelompok menunjukkan pertumbuhan E. coli. YWR menunjukkan kepadatan rendah E. coli, sedangkan OWR menunjukkan peningkatan populasi E. coli yang signifikan secara statistik (p=0,001).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp 1x" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" alt="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp 1x" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" alt="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-a0355.webp" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-a0355.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-a0355.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-a0355.webp 1x" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" alt="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37163-e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-r" title="JURIS - Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats" target="_blank">Effects Of Aging On Colony Count And Antibiotic Susceptibility Patterns Of Escherichia Coli Isolated From Male Wistar Rats</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menyelidiki faktor internal seperti perubahan ekspresi gen atau hormon yang mungkin memengaruhi pertumbuhan E. coli pada tikus tua, mengingat bahwa pola resistensi antibiotik justru lebih rendah di kelompok usia tua meskipun populasi bakteri meningkat. Kedua, penting untuk mengevaluasi peran diet dan mikrobiota usus secara keseluruhan dalam konteks penuaan, dengan pendekatan metagenomik untuk melihat interaksi antar spesies bakteri yang bisa menjelaskan dominasi E. coli tanpa peningkatan resistensi. Ketiga, perlu dikaji apakah kondisi lingkungan yang terkontrol, seperti yang digunakan dalam penelitian ini, menekan evolusi strain resisten, sehingga studi perbandingan antara hewan laboratorium dan hewan liar berdasarkan usia dapat mengungkap dampak faktor eksternal terhadap perkembangan resistensi antibiotik seiring penuaan. Temuan dari ketiga arah penelitian ini dapat membantu memahami mekanisme dasar bagaimana penuaan memengaruhi dinamika kolonisasi bakteri dan membedakan pengaruh usia dari faktor risiko lain seperti penggunaan antibiotik atau kondisi klinis. Selain itu, penelitian semacam ini dapat memberikan dasar untuk intervensi dini dalam mengelola kesehatan mikrobiota usus pada populasi lanjut usia tanpa harus mengandalkan antibiotik..
<br>Coli di feses seiring dengan bertambahnya usia tikus Wistar.Selain itu, hasil uji kepekaan terhadap beberapa antibiotik menunjukkan bahwa usia tidak terkait dengan peningkatan populasi strain E.Dengan demikian, penuaan berperan dalam pertumbuhan E.coli, namun tidak secara langsung meningkatkan resistensi antibiotik pada strain tersebut
<br>Perubahan fisiologis dan imunologis pada lansia dapat berkontribusi terhadap komposisi dan pola mikrobiota usus, termasuk Escherichia coli, serta pola kepekaan antimikroba. Penelitian ini dilakukan untuk menilai pengaruh penuaan terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan kerentanan terhadap beberapa antibiotik. Studi eksperimental laboratorium menggunakan 7 tikus Wistar muda (berusia 6 bulan) (YWR) dan 7 tikus Wistar tua (berusia 24 bulan) (OWR) sebagai subjek. Spesimen tinja tikus digunakan untuk mewakili subjek. Kepekaan antibiotik ditentukan menggunakan metode Kirby-Bauer. Uji t independen dan uji Mann-Whitney digunakan untuk menganalisis data. Semua spesimen feses yang dikumpulkan dari kedua kelompok menunjukkan pertumbuhan E. coli. YWR menunjukkan kepadatan rendah E. coli, sedangkan OWR menunjukkan peningkatan populasi E. coli yang signifikan secara statistik (p=0,001)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp" type="image/webp" length="77668" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-76e7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-303b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/e-coli-removal-tikus-wistar-jantan-risiko-resisten-thumb-a0355.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 11 Apr 2026 00:58:09 +0700. 12 items. Served in: 2.761 seconds [rss] -->
