<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 11:48:17 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 11:48:17 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-10T11:48:17+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37038-kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit</link>
	<guid isPermaLink="false">304cba0af210876693099bef14349737</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 10:42:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ e issn ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,e,issn,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas media kartu angka bergambar dalam jangka panjang, apakah peningkatan kemampuan kognitif anak tetap bertahan setelah beberapa bulan tanpa intervensi berkelanjutan. Kedua, perlu dikaji perbedaan respons anak berdasarkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya: Pertama, perlu diteliti efektivitas media kartu angka bergambar dalam jangka panjang, apakah peningkatan kemampuan kognitif anak tetap bertahan setelah beberapa bulan tanpa intervensi berkelanjutan. Kedua, perlu dikaji perbedaan respons anak berdasarkan jenis kelamin atau karakteristik individu lainnya terhadap media ini, untuk mengetahui apakah media ini lebih efektif bagi kelompok tertentu. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji versi digital dari kartu angka bergambar, misalnya dalam bentuk aplikasi interaktif, untuk melihat apakah media digital mampu memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan versi fisiknya, terutama dalam konteks akses dan keterlibatan anak. Penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi integrasi media ini dengan metode pembelajaran lain seperti permainan berbasis cerita atau lagu angka. Selain itu, penting untuk menilai bagaimana guru dapat lebih optimal dalam merancang aktivitas pembelajaran menggunakan media ini. Studi lebih lanjut juga bisa melibatkan orang tua dalam penggunaan media ini di rumah. Perbandingan antara kartu angka bergambar dengan media konkret lain seperti blok atau manik-manik juga layak dieksplorasi. Akhirnya, penelitian bisa mengevaluasi dampak media ini terhadap aspek perkembangan lain seperti sosial-emosional atau bahasa. Dengan demikian, pemahaman tentang efektivitas media ini dapat lebih komprehensif dan terarah. Penelitian yang lebih luas dengan sampel dari berbagai latar belakang sekolah juga diperlukan untuk memastikan keberlakuan temuan.. Penggunaan media kartu angka bergambar memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan kognitif anak usia dini dalam memahami bilangan angka, lambang bilangan, dan urutan angka.Sekitar 80% anak mengalami peningkatan kemampuan kognitif setelah penerapan media tersebut.Media ini terbukti efektif sebagai alat bantu pembelajaran yang melibatkan anak secara langsung Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media kartu angka bergambar. Media merupakan alat yang digunakan oleh pengantar pesan (guru) kepada penerima pesan (murid atau siswa) dalam proses pembelajaran di kelas, dan memiliki berbagai macam jenis dan bentuk seperti media visual, audio, dan audio visual. Jika dimanfaatkan secara maksimal, media akan memberikan hasil yang maksimal pula. Media kartu bergambar merupakan media visual yang dikemas dalam bentuk kartu yang berisi tulisan angka atau huruf, dan dianggap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-22467.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-22467.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-22467.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-22467.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya" alt="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-73564.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-73564.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-73564.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-73564.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya" alt="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-06e4f.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-06e4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-06e4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-06e4f.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya" alt="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37038-kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya" target="_blank">Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Kartu Angka Bergambar Di Tk Bunaya</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas media kartu angka bergambar dalam jangka panjang, apakah peningkatan kemampuan kognitif anak tetap bertahan setelah beberapa bulan tanpa intervensi berkelanjutan. Kedua, perlu dikaji perbedaan respons anak berdasarkan jenis kelamin atau karakteristik individu lainnya terhadap media ini, untuk mengetahui apakah media ini lebih efektif bagi kelompok tertentu. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji versi digital dari kartu angka bergambar, misalnya dalam bentuk aplikasi interaktif, untuk melihat apakah media digital mampu memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan versi fisiknya, terutama dalam konteks akses dan keterlibatan anak. Penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi integrasi media ini dengan metode pembelajaran lain seperti permainan berbasis cerita atau lagu angka. Selain itu, penting untuk menilai bagaimana guru dapat lebih optimal dalam merancang aktivitas pembelajaran menggunakan media ini. Studi lebih lanjut juga bisa melibatkan orang tua dalam penggunaan media ini di rumah. Perbandingan antara kartu angka bergambar dengan media konkret lain seperti blok atau manik-manik juga layak dieksplorasi. Akhirnya, penelitian bisa mengevaluasi dampak media ini terhadap aspek perkembangan lain seperti sosial-emosional atau bahasa. Dengan demikian, pemahaman tentang efektivitas media ini dapat lebih komprehensif dan terarah. Penelitian yang lebih luas dengan sampel dari berbagai latar belakang sekolah juga diperlukan untuk memastikan keberlakuan temuan..
<br>Penggunaan media kartu angka bergambar memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan kognitif anak usia dini dalam memahami bilangan angka, lambang bilangan, dan urutan angka.Sekitar 80% anak mengalami peningkatan kemampuan kognitif setelah penerapan media tersebut.Media ini terbukti efektif sebagai alat bantu pembelajaran yang melibatkan anak secara langsung
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media kartu angka bergambar. Media merupakan alat yang digunakan oleh pengantar pesan (guru) kepada penerima pesan (murid atau siswa) dalam proses pembelajaran di kelas, dan memiliki berbagai macam jenis dan bentuk seperti media visual, audio, dan audio visual. Jika dimanfaatkan secara maksimal, media akan memberikan hasil yang maksimal pula. Media kartu bergambar merupakan media visual yang dikemas dalam bentuk kartu yang berisi tulisan angka atau huruf, dan dianggap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-22467.webp" type="image/webp" length="85438" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-22467.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-73564.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kartu-angka-anak-perempuan-janda-alat-bantu-kognit-thumb-06e4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4 5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4 5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4 5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37030-kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kog</link>
	<guid isPermaLink="false">fb9a6f602d8b4bc8c36450d9d3e51b83</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 10:21:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deni febrini ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,deni,febrini,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan penelitian dengan menggunakan media lain dalam meningkatkan konsentrasi anak usia 4-5 tahun. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas media gambar dalam meningkatkan konsentrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4-5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan penelitian dengan menggunakan media lain dalam meningkatkan konsentrasi anak usia 4-5 tahun. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas media gambar dalam meningkatkan konsentrasi anak dengan rentang usia yang lebih luas, misalnya anak usia 3-6 tahun. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang peran media gambar dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak, seperti kemampuan membaca dan berbicara.. Penggunaan media gambar dapat meningkatkan fokus belajar pada anak dengan sangat baik.Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya konsentrasi belajar pada siklus 1 yang meningkat pada siklus 2 setelah pembelajaran menggunakan media gambar.Peningkatan konsentrasi selama rentang pembelajaran menggunakan media gambar menunjukkan bahwa media gambar dapat digunakan untuk meningkatkan konsentrasi anak sejak dini Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis seberapa besar pengaruh media gambar dalam stimulasi konsentrasi belajar anak. Penelitian dilakukan di TK Arafah Padangsidimpuan dengan sample anak usia 4-5 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan data terkait konsentrasi anak saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Analisis penelitian dilakukan dengan penelitian tindakan kelas selama dua putaran untuk mendapatkan hasil yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-59f07.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4-5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-59f07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-59f07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-59f07.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4-5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan" alt="JURIS - Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4-5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-54ea3.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4-5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-54ea3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-54ea3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-54ea3.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4-5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan" alt="JURIS - Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4-5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37030-kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kog" title="JURIS - Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4-5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan" target="_blank">Penggunaan Media Gambar dalam Menstimulaasi Konsentrasi Anak Usia 4-5 Tahun di TK Arafah Padangsidimpuan</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan penelitian dengan menggunakan media lain dalam meningkatkan konsentrasi anak usia 4-5 tahun. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas media gambar dalam meningkatkan konsentrasi anak dengan rentang usia yang lebih luas, misalnya anak usia 3-6 tahun. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang peran media gambar dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak, seperti kemampuan membaca dan berbicara..
<br>Penggunaan media gambar dapat meningkatkan fokus belajar pada anak dengan sangat baik.Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya konsentrasi belajar pada siklus 1 yang meningkat pada siklus 2 setelah pembelajaran menggunakan media gambar.Peningkatan konsentrasi selama rentang pembelajaran menggunakan media gambar menunjukkan bahwa media gambar dapat digunakan untuk meningkatkan konsentrasi anak sejak dini
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis seberapa besar pengaruh media gambar dalam stimulasi konsentrasi belajar anak. Penelitian dilakukan di TK Arafah Padangsidimpuan dengan sample anak usia 4-5 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan data terkait konsentrasi anak saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Analisis penelitian dilakukan dengan penelitian tindakan kelas selama dua putaran untuk mendapatkan hasil yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-59f07.webp" type="image/webp" length="87790" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-59f07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/kognitif-anak-konsentrasi-belajar-kelompok-asuh-us-thumb-54ea3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4 6 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4 6 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4 6 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37029-rohani-anak-muda-karakter-sosial-lk</link>
	<guid isPermaLink="false">890606483e08cbad150b104dced05912</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 10:05:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deni febrini ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,deni,febrini,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan dengan menggunakan analisis data yang lebih jelas dan sample yang lebih banyak. Penelitian ini masih jauh dari kata sempurna karena kurangnya sample penelitian yang digunakan. Selain itu, penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan dengan menggunakan analisis data yang lebih jelas dan sample yang lebih banyak. Penelitian ini masih jauh dari kata sempurna karena kurangnya sample penelitian yang digunakan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak positif dan negatif gawai terhadap perkembangan bahasa anak, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk mengoptimalkan manfaat gawai dalam pendidikan anak usia dini.. Pada anak usia dini penggunaan gawai berpengaruh positif dan juga berpengaruh negatif, pada hasil penelitian menggunakan kuesioner ini di dapatkan hasil bahwa gawai sangat berpengaruh terhadap perkembangan bahasa anak, yaitu gadget pengaruh menstimulus perkembangan bahasa asing, menstimulus membaca anak.Pengaruh negatif gawai terhadap anak ialah menghambat kemampuan berbahasa sosial anak karena kecanduannya terhadap gawai membuat anak jarang berinteraksi dengan orang lain Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gawai terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan kuesioner dan bersifat kualitatif. Subjek penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar setuju bahwa dengan menggunakan gawai mampu membrikan perkembangan yang positif terhadap anak dalam memenuhi perkembangan bahasanya. Selain itu, dampak negative dari penggunaan gadget pun mampu menghambat sebagian anak dalam berbahasa. Hal serupa setuju bahwa gawai memberikan pengaruh yang baik dalam menemukan istilah baru dan melatih anak usia dini untuk berbicara secara langsung. Namun, adapun dampak negatifnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-16c7b.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-16c7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-16c7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-16c7b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-fb0f7.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-fb0f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-fb0f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-fb0f7.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37029-rohani-anak-muda-karakter-sosial-lk" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun" target="_blank">Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan dengan menggunakan analisis data yang lebih jelas dan sample yang lebih banyak. Penelitian ini masih jauh dari kata sempurna karena kurangnya sample penelitian yang digunakan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak positif dan negatif gawai terhadap perkembangan bahasa anak, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk mengoptimalkan manfaat gawai dalam pendidikan anak usia dini..
<br>Pada anak usia dini penggunaan gawai berpengaruh positif dan juga berpengaruh negatif, pada hasil penelitian menggunakan kuesioner ini di dapatkan hasil bahwa gawai sangat berpengaruh terhadap perkembangan bahasa anak, yaitu gadget pengaruh menstimulus perkembangan bahasa asing, menstimulus membaca anak.Pengaruh negatif gawai terhadap anak ialah menghambat kemampuan berbahasa sosial anak karena kecanduannya terhadap gawai membuat anak jarang berinteraksi dengan orang lain
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gawai terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan kuesioner dan bersifat kualitatif. Subjek penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar setuju bahwa dengan menggunakan gawai mampu membrikan perkembangan yang positif terhadap anak dalam memenuhi perkembangan bahasanya. Selain itu, dampak negative dari penggunaan gadget pun mampu menghambat sebagian anak dalam berbahasa. Hal serupa setuju bahwa gawai memberikan pengaruh yang baik dalam menemukan istilah baru dan melatih anak usia dini untuk berbicara secara langsung. Namun, adapun dampak negatifnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-16c7b.webp" type="image/webp" length="88342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-16c7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/rohani-anak-muda-karakter-sosial-lksa-remaja-pendi-thumb-fb0f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ E Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ E Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ E Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37045-kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban</link>
	<guid isPermaLink="false">76996c7df3abcac72a11e6a9c22f93b5</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 10:00:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan E-Modul yang terintegrasi dengan berbagai media lain selain E-Learning Universitas Jambi, agar dapat mengatasi kendala manajemen waktu dalam menyelesaikan proyek. Selain itu, perlu dipertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan E-Modul yang terintegrasi dengan berbagai media lain selain E-Learning Universitas Jambi, agar dapat mengatasi kendala manajemen waktu dalam menyelesaikan proyek. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengkaji lebih lanjut efektivitas metode pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis, serta bagaimana peran dosen sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran ini. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan kemampuan kognitif mahasiswa, khususnya dalam pemecahan masalah sehari-hari dan daya analisis, serta bagaimana E-Modul dapat mendukung proses pembelajaran tersebut.. Berdasarkan proses pembelajaran yang dilakukan dengan metode proyek, yang meliputi konstruksi materi geometri transformasi dengan dukungan software matematika, terjadi peningkatan dalam pemahaman konsep matematis mahasiswa.Hal ini dibuktikan dengan skor gain ternormalisasi yang berada dalam kategori tinggi.Aktivitas proyek yang diintegrasikan dengan E-Modul topik geometri transformasi dan sistem E-Learning Universitas Jambi, berhasil mengoptimalkan waktu belajar yang telah direncanakan, yaitu 3x50 menit.Namun, terdapat kendala dalam manajemen waktu oleh mahasiswa dalam menyelesaikan proyek, yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaan pembelajaran.Untuk penelitian mendatang, disarankan pengembangan E-Modul yang terintegrasi dengan berbagai media lain selain E-Learning Universitas Jambi untuk mengatasi permasalahan tersebut Dalam konteks pembelajaran geometri, khususnya geometri transformasi, mahasiswa sering merasa bosan dan terbebani dengan keharusan menghafal rumus serta metode perhitungan. Kondisi ini berpotensi menghambat pengembangan kemampuan kognitif mereka, termasuk pemahaman konsep matematis yang esensial untuk pemecahan masalah sehari-hari serta pengembangan daya analisis. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) yang didukung dengan E-Modul. Tujuan dari penelitian ini, Dosen berperan sebagai fasilitator dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-03268.webp" title="JURIS - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-03268.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-03268.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-03268.webp 1x" title="JURIS - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa" alt="JURIS - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-34bc6.webp" title="JURIS - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-34bc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-34bc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-34bc6.webp 1x" title="JURIS - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa" alt="JURIS - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-0e671.webp" title="JURIS - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-0e671.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-0e671.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-0e671.webp 1x" title="JURIS - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa" alt="JURIS - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37045-kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban" title="JURIS - E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa" target="_blank">E-Modul Topik Geometri Transformasi Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Mahasiswa</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan E-Modul yang terintegrasi dengan berbagai media lain selain E-Learning Universitas Jambi, agar dapat mengatasi kendala manajemen waktu dalam menyelesaikan proyek. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengkaji lebih lanjut efektivitas metode pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis, serta bagaimana peran dosen sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran ini. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan kemampuan kognitif mahasiswa, khususnya dalam pemecahan masalah sehari-hari dan daya analisis, serta bagaimana E-Modul dapat mendukung proses pembelajaran tersebut..
<br>Berdasarkan proses pembelajaran yang dilakukan dengan metode proyek, yang meliputi konstruksi materi geometri transformasi dengan dukungan software matematika, terjadi peningkatan dalam pemahaman konsep matematis mahasiswa.Hal ini dibuktikan dengan skor gain ternormalisasi yang berada dalam kategori tinggi.Aktivitas proyek yang diintegrasikan dengan E-Modul topik geometri transformasi dan sistem E-Learning Universitas Jambi, berhasil mengoptimalkan waktu belajar yang telah direncanakan, yaitu 3x50 menit.Namun, terdapat kendala dalam manajemen waktu oleh mahasiswa dalam menyelesaikan proyek, yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaan pembelajaran.Untuk penelitian mendatang, disarankan pengembangan E-Modul yang terintegrasi dengan berbagai media lain selain E-Learning Universitas Jambi untuk mengatasi permasalahan tersebut
<br>Dalam konteks pembelajaran geometri, khususnya geometri transformasi, mahasiswa sering merasa bosan dan terbebani dengan keharusan menghafal rumus serta metode perhitungan. Kondisi ini berpotensi menghambat pengembangan kemampuan kognitif mereka, termasuk pemahaman konsep matematis yang esensial untuk pemecahan masalah sehari-hari serta pengembangan daya analisis. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) yang didukung dengan E-Modul. Tujuan dari penelitian ini, Dosen berperan sebagai fasilitator dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-0e671.webp" type="image/webp" length="90562" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-03268.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-34bc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/kognitif-mahasiswa-alumni-program-beban-geometri-t-thumb-0e671.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-783-kilaupublishing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3054-jurnal-armada-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Pandemi Covid 19 pada Pendidikan Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Pandemi Covid 19 pada Pendidikan Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Pandemi Covid 19 pada Pendidikan Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37041-asuh-anak-usia-pendidikan-pendidika</link>
	<guid isPermaLink="false">159b365a3754df609bbf36051a06a4b1</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 09:41:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deni febrini ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,deni,febrini,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang fokus pada dampak psikologis pandemi Covid-19 pada anak-anak usia dini, terutama terkait trauma jangka panjang dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang fokus pada dampak psikologis pandemi Covid-19 pada anak-anak usia dini, terutama terkait trauma jangka panjang dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh pendidik dan orang tua dalam mendukung pendidikan anak usia dini selama pandemi, serta bagaimana mereka dapat membantu anak-anak dalam mengatasi tantangan psikologis yang mungkin mereka hadapi. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pandemi Covid-19 pada kesejahteraan pendidik dan orang tua, serta bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas pendidikan anak usia dini.. Penerapan pembatasan sosial atau sistem lockdown sangat berpengaruh pada pendidikan anak usia dini dengan penerapan belajar dari rumah.Dampak tersebut hampir pada setiap aspek dan elemen yang ada pada pendidikan anak usia dini.Salah satu dampak dari penerapan belajar dari rumah yaitu menyebabkan gangguan psikologi bukan hanya pada anak tetapi pada pendidik dan orang tua.Permasalahan psikologi seperti trauma jangka panjang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan serta menurunkan prestasi belajar anak.Hal tersebut terjadi karena cara belajar anak usia dini berbeda dengan pembelajaran pada jenjang selanjutnya Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang begitu besar terhadap kehidupan manusia. Salah satu dampak Pandemi Covid-19 ialah penguncian dan penutupan semua aktivitas sosial di semua sektor, mulai dari perusahaan hingga pada sektor pendidikan. Pada sektor pendidikan, banyak terjadi penutupan layanan pendidikan pada awal pandemi, sehingga pelaksanaan pendidikan dilakukan secara online dan di beberapa negara menerapkan model pembelajaran blended-learning. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran secara jelas terkait dampak pandemi covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini ditinjau dari berbagai perspektif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-94155.webp" title="JURIS - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-94155.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-94155.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-94155.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini" alt="JURIS - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-f391f.webp" title="JURIS - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-f391f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-f391f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-f391f.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini" alt="JURIS - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-a45dc.webp" title="JURIS - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-a45dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-a45dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-a45dc.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini" alt="JURIS - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37041-asuh-anak-usia-pendidikan-pendidika" title="JURIS - Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini" target="_blank">Dampak Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang fokus pada dampak psikologis pandemi Covid-19 pada anak-anak usia dini, terutama terkait trauma jangka panjang dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh pendidik dan orang tua dalam mendukung pendidikan anak usia dini selama pandemi, serta bagaimana mereka dapat membantu anak-anak dalam mengatasi tantangan psikologis yang mungkin mereka hadapi. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pandemi Covid-19 pada kesejahteraan pendidik dan orang tua, serta bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas pendidikan anak usia dini..
<br>Penerapan pembatasan sosial atau sistem lockdown sangat berpengaruh pada pendidikan anak usia dini dengan penerapan belajar dari rumah.Dampak tersebut hampir pada setiap aspek dan elemen yang ada pada pendidikan anak usia dini.Salah satu dampak dari penerapan belajar dari rumah yaitu menyebabkan gangguan psikologi bukan hanya pada anak tetapi pada pendidik dan orang tua.Permasalahan psikologi seperti trauma jangka panjang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan serta menurunkan prestasi belajar anak.Hal tersebut terjadi karena cara belajar anak usia dini berbeda dengan pembelajaran pada jenjang selanjutnya
<br>Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang begitu besar terhadap kehidupan manusia. Salah satu dampak Pandemi Covid-19 ialah penguncian dan penutupan semua aktivitas sosial di semua sektor, mulai dari perusahaan hingga pada sektor pendidikan. Pada sektor pendidikan, banyak terjadi penutupan layanan pendidikan pada awal pandemi, sehingga pelaksanaan pendidikan dilakukan secara online dan di beberapa negara menerapkan model pembelajaran blended-learning. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran secara jelas terkait dampak pandemi covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini ditinjau dari berbagai perspektif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-a45dc.webp" type="image/webp" length="90128" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-94155.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-f391f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/asuh-anak-usia-pendidikan-perempuan-belajar-pandem-thumb-a45dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4 5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4 5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4 5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37035-motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-kas</link>
	<guid isPermaLink="false">f2faec5ca431f7ac659efb8b570d8cc6</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 09:37:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ esa eryani ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,eryani,esa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh variasi jenis halang rintang terhadap perkembangan motorik kasar anak. Kedua, studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh variasi jenis halang rintang terhadap perkembangan motorik kasar anak. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas permainan halang rintang dengan metode lain dalam meningkatkan motorik kasar anak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh permainan halang rintang terhadap aspek perkembangan anak lainnya, seperti perkembangan kognitif dan sosial-emosional. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manfaat permainan halang rintang bagi perkembangan anak usia dini, serta memberikan informasi yang berguna bagi guru dan orang tua dalam merancang program pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan halang rintang dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak-anak kelompok A2 di TK HOM PIM PA.Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan jumlah anak yang mampu melakukan gerakan motorik kasar secara terorganisir dan seimbang, serta kemampuan mempertahankan keseimbangan tubuh saat berlari.Dengan demikian, permainan halang rintang merupakan metode yang efektif untuk mengembangkan motorik kasar anak usia dini Pendidikan anak usia dini sangat penting dan memerlukan perhatian segera. Perkembangan motorik kasar anak adalah komponen perkembangan yang sangat penting. Salah satu kegiatan yang meningkatkan kemampuan motorik kasar anak adalah rintangan. Anak-anak memperoleh perasaan keseimbangan melalui halangan atau halangan. Metode penelitian tindakan kelas adalah dasar dari penelitian ini. Studi ini dilakukan dari Oktober hingga November 2023. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aspek motorik kasar anak, seperti koordinasi gerak mata dan tubuh di TK HOM PIM... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-d1b76.webp" title="JURIS - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-d1b76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-d1b76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-d1b76.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa" alt="JURIS - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-ddb37.webp" title="JURIS - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-ddb37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-ddb37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-ddb37.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa" alt="JURIS - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-a9593.webp" title="JURIS - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-a9593.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-a9593.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-a9593.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa" alt="JURIS - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37035-motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-kas" title="JURIS - Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa" target="_blank">Penerapan Permainan Halang Rintang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Hom Pim Pa</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh variasi jenis halang rintang terhadap perkembangan motorik kasar anak. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas permainan halang rintang dengan metode lain dalam meningkatkan motorik kasar anak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh permainan halang rintang terhadap aspek perkembangan anak lainnya, seperti perkembangan kognitif dan sosial-emosional. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manfaat permainan halang rintang bagi perkembangan anak usia dini, serta memberikan informasi yang berguna bagi guru dan orang tua dalam merancang program pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan halang rintang dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak-anak kelompok A2 di TK HOM PIM PA.Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan jumlah anak yang mampu melakukan gerakan motorik kasar secara terorganisir dan seimbang, serta kemampuan mempertahankan keseimbangan tubuh saat berlari.Dengan demikian, permainan halang rintang merupakan metode yang efektif untuk mengembangkan motorik kasar anak usia dini
<br>Pendidikan anak usia dini sangat penting dan memerlukan perhatian segera. Perkembangan motorik kasar anak adalah komponen perkembangan yang sangat penting. Salah satu kegiatan yang meningkatkan kemampuan motorik kasar anak adalah rintangan. Anak-anak memperoleh perasaan keseimbangan melalui halangan atau halangan. Metode penelitian tindakan kelas adalah dasar dari penelitian ini. Studi ini dilakukan dari Oktober hingga November 2023. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aspek motorik kasar anak, seperti koordinasi gerak mata dan tubuh di TK HOM PIM...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-ddb37.webp" type="image/webp" length="94134" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-d1b76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-ddb37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/motorik-kasar-kinestetik-anak-kelompok-bayi-kognit-thumb-a9593.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH NILAI NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH NILAI NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH NILAI NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37028-bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">67ce784cb3938bc740902e62cfa27213</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 09:27:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deni febrini ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,deni,febrini,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh metode pembelajaran yang inovatif, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh metode pembelajaran yang inovatif, seperti penggunaan teknologi interaktif, terhadap minat baca anak usia dini, dengan fokus pada bagaimana teknologi dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman anak dalam proses membaca. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial dan lingkungan keluarga yang paling signifikan dalam membentuk kebiasaan membaca pada anak usia dini, termasuk peran orang tua, teman sebaya, dan akses ke buku-buku berkualitas. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program intervensi yang dirancang untuk meningkatkan literasi anak usia dini di daerah-daerah terpencil atau dengan sumber daya terbatas, dengan mempertimbangkan adaptasi budaya dan ketersediaan sumber daya lokal. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan minat baca anak usia dini, serta bagaimana program-program pendidikan dapat dirancang untuk memaksimalkan potensi literasi anak-anak di seluruh Indonesia. Dengan menggabungkan pendekatan teknologi, analisis faktor sosial, dan intervensi yang disesuaikan, kita dapat membuka jalan bagi generasi muda yang lebih literat dan berwawasan luas.. Dari penelitian yang sudah diteliti, dapat disimpulkan bahwasanya pengaruh nilai-nilai estetika terhadap penataan pojok baca berpengaruh pada minat baca anak, ketika guru pendidikan anak usia dini paham tentang nilai-nilai estetika pada penataan ruangan ataupun pojok baca, pojok baca tersebut akan ditata dengan menarik, unik, dan estetik.Penerapan nilai-nilai esketika dalam penataan pojok baca pada pendidikan anak usia dini yang dilakukan oleh guru dapat digunakan pada pembinaan pojok baca sehingga dapat mengarahkan seseorang agar membaca dengan keinginannya sendiri maupun tanpa adanya dorongan dari luar.Pada anak usia dini kemampuan membaca merupakan bagian dari perkembangan bahasa anak.Dapat diartikan sebagai symbol, maupun gambar kedalam suara yang dikombinasikan dengan sebuah kata-kata.Sebagian anak menyukai sebuah gambar, huruf, serta buku cerita, dimana dari awal perkembangan anak mempunyai keinginan besar dalam membaca Tujuan dari penelitian ini yaitu agar menjawab rumusan beberapa pemahaman guru pendidikan anak usia dini tentang pemikiran estetika dalam pendidikan, pengaruh nilai-nilai estetika pada penataan pojok baca terhahadap minat baca anak. Hal ini sangat dibutuhkan karena ada beberapa pendidikan anak usia dini kurang memperhatikan nilai-nilai estetika pada penataan pojok baca, dan kurang memahami akan pentingnya diadakan ruangan pojok baca, sehingga hal tesebut dapat mengurangi minat baca anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-0d23e.webp" title="JURIS - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-0d23e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-0d23e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-0d23e.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI" alt="JURIS - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-a7e42.webp" title="JURIS - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-a7e42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-a7e42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-a7e42.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI" alt="JURIS - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-9cb77.webp" title="JURIS - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-9cb77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-9cb77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-9cb77.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI" alt="JURIS - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37028-bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma" title="JURIS - PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI" target="_blank">PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh metode pembelajaran yang inovatif, seperti penggunaan teknologi interaktif, terhadap minat baca anak usia dini, dengan fokus pada bagaimana teknologi dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman anak dalam proses membaca. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial dan lingkungan keluarga yang paling signifikan dalam membentuk kebiasaan membaca pada anak usia dini, termasuk peran orang tua, teman sebaya, dan akses ke buku-buku berkualitas. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program intervensi yang dirancang untuk meningkatkan literasi anak usia dini di daerah-daerah terpencil atau dengan sumber daya terbatas, dengan mempertimbangkan adaptasi budaya dan ketersediaan sumber daya lokal. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan minat baca anak usia dini, serta bagaimana program-program pendidikan dapat dirancang untuk memaksimalkan potensi literasi anak-anak di seluruh Indonesia. Dengan menggabungkan pendekatan teknologi, analisis faktor sosial, dan intervensi yang disesuaikan, kita dapat membuka jalan bagi generasi muda yang lebih literat dan berwawasan luas..
<br>Dari penelitian yang sudah diteliti, dapat disimpulkan bahwasanya pengaruh nilai-nilai estetika terhadap penataan pojok baca berpengaruh pada minat baca anak, ketika guru pendidikan anak usia dini paham tentang nilai-nilai estetika pada penataan ruangan ataupun pojok baca, pojok baca tersebut akan ditata dengan menarik, unik, dan estetik.Penerapan nilai-nilai esketika dalam penataan pojok baca pada pendidikan anak usia dini yang dilakukan oleh guru dapat digunakan pada pembinaan pojok baca sehingga dapat mengarahkan seseorang agar membaca dengan keinginannya sendiri maupun tanpa adanya dorongan dari luar.Pada anak usia dini kemampuan membaca merupakan bagian dari perkembangan bahasa anak.Dapat diartikan sebagai symbol, maupun gambar kedalam suara yang dikombinasikan dengan sebuah kata-kata.Sebagian anak menyukai sebuah gambar, huruf, serta buku cerita, dimana dari awal perkembangan anak mempunyai keinginan besar dalam membaca
<br>Tujuan dari penelitian ini yaitu agar menjawab rumusan beberapa pemahaman guru pendidikan anak usia dini tentang pemikiran estetika dalam pendidikan, pengaruh nilai-nilai estetika pada penataan pojok baca terhahadap minat baca anak. Hal ini sangat dibutuhkan karena ada beberapa pendidikan anak usia dini kurang memperhatikan nilai-nilai estetika pada penataan pojok baca, dan kurang memahami akan pentingnya diadakan ruangan pojok baca, sehingga hal tesebut dapat mengurangi minat baca anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-9cb77.webp" type="image/webp" length="95494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-0d23e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-a7e42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/bahasa-anak-religius-nilai-estetika-sumber-daya-ma-thumb-9cb77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat Daerah Perkotaan dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau Daerah Pedesa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat Daerah Perkotaan dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau Daerah Pedesa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat Daerah Perkotaan dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau Daerah Pedesa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37039-kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan</link>
	<guid isPermaLink="false">ca099eac44474449302f83ea6b2f3c7e</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 09:24:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ e issn ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,e,issn,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru TK mengembangkan dan meningkatkan kemampuan motorik kasar murid taman kanak-kanak dengan lebih memvariasikan metode pembelajaran. Orang tua diharapkan dapat meningkatkan mutu gizi yang dikonsumsi anak-anak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru TK mengembangkan dan meningkatkan kemampuan motorik kasar murid taman kanak-kanak dengan lebih memvariasikan metode pembelajaran. Orang tua diharapkan dapat meningkatkan mutu gizi yang dikonsumsi anak-anak supaya keterampilan motorik kasar dari anak tersebut dapat meningkat. Kepala TK sebaiknya memiliki program penyediaan sarana dan prasarana dalam hal peningkatan kemampuan fisik motorik anak. Dinas pendidikan Sumatera Barat dan Kecamatan Padang Barat khususnya, agar memberikan dukungan yang optimal dalam proses pembelajaran di Taman Kanak Ae kanak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perkembangan motorik kasar anak, seperti pengaruh lingkungan sosial dan ekonomi keluarga, serta pengaruh program stimulasi motorik yang berbeda di masing-masing daerah.. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan motorik kasar antara murid taman kanak-kanak Pertiwi 1 Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatra Barat (daerah perkotaan) dan murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampar Timur Provinsi Riau (daerah pedesaan).Secara keseluruhan, kemampuan motorik kasar murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampar Timur Provinsi Riau (daerah pedesaan) lebih baik dibandingkan dengan kemampuan motorik kasar murid TK Pertiwi 1 Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatra Barat (daerah perkotaan) Penelitian ini didasarkan pada keingintahuan peneliti mengenai kemampuan motorik kasar murid TK (daerah perkotaan) dan murid TK (daerah pedesaan). Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah murid TK Pertiwi 1 Padang dan murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kampar dengan jumlah 110 orang murid. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Pengukuran kemampuan motorik kasar meliputi melompat, berjalan, berlari, latihan, keseimbangan, melempar, dan menangkap bola. Data dianalisis menggunakan uji beda mean (t-test) dan diolah melalui program komputerisasi dengan Excel dan manual. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan motorik kasar murid TK Pertiwi 1 Padang dengan TK Alhidayah Desa Pulau Rambai. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-b39a2.webp" title="JURIS - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-b39a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-b39a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-b39a2.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa" alt="JURIS - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-9e354.webp" title="JURIS - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-9e354.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-9e354.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-9e354.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa" alt="JURIS - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-d8a37.webp" title="JURIS - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-d8a37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-d8a37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-d8a37.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa" alt="JURIS - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37039-kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan" title="JURIS - Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa" target="_blank">Perbandingan Motorik Kasar Murid TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatera Barat (Daerah Perkotaan) dan Murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Timur Provinsi Riau (Daerah Pedesa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru TK mengembangkan dan meningkatkan kemampuan motorik kasar murid taman kanak-kanak dengan lebih memvariasikan metode pembelajaran. Orang tua diharapkan dapat meningkatkan mutu gizi yang dikonsumsi anak-anak supaya keterampilan motorik kasar dari anak tersebut dapat meningkat. Kepala TK sebaiknya memiliki program penyediaan sarana dan prasarana dalam hal peningkatan kemampuan fisik motorik anak. Dinas pendidikan Sumatera Barat dan Kecamatan Padang Barat khususnya, agar memberikan dukungan yang optimal dalam proses pembelajaran di Taman Kanak Ae kanak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perkembangan motorik kasar anak, seperti pengaruh lingkungan sosial dan ekonomi keluarga, serta pengaruh program stimulasi motorik yang berbeda di masing-masing daerah..
<br>Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan motorik kasar antara murid taman kanak-kanak Pertiwi 1 Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatra Barat (daerah perkotaan) dan murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampar Timur Provinsi Riau (daerah pedesaan).Secara keseluruhan, kemampuan motorik kasar murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampar Timur Provinsi Riau (daerah pedesaan) lebih baik dibandingkan dengan kemampuan motorik kasar murid TK Pertiwi 1 Kecamatan Padang Barat Provinsi Sumatra Barat (daerah perkotaan)
<br>Penelitian ini didasarkan pada keingintahuan peneliti mengenai kemampuan motorik kasar murid TK (daerah perkotaan) dan murid TK (daerah pedesaan). Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah murid TK Pertiwi 1 Padang dan murid TK Alhidayah Desa Pulau Rambai Kampar dengan jumlah 110 orang murid. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Pengukuran kemampuan motorik kasar meliputi melompat, berjalan, berlari, latihan, keseimbangan, melempar, dan menangkap bola. Data dianalisis menggunakan uji beda mean (t-test) dan diolah melalui program komputerisasi dengan Excel dan manual. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan motorik kasar murid TK Pertiwi 1 Padang dengan TK Alhidayah Desa Pulau Rambai.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-b39a2.webp" type="image/webp" length="70286" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-b39a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-9e354.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/kepala-tk-tua-murid-daerah-pedesaan-taman-kasar-an-thumb-d8a37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37034-pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas</link>
	<guid isPermaLink="false">34ef777f9e9cfb5fa79b4cfaf9d6c171</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 09:05:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ esa eryani ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,eryani,esa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran seni suara dan musik yang paling efektif untuk meningkatkan perkembangan kreativitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran seni suara dan musik yang paling efektif untuk meningkatkan perkembangan kreativitas anak usia dini. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan pembelajaran seni suara dan musik di berbagai TK dengan karakteristik yang berbeda, guna menemukan praktik terbaik. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel untuk mengukur perkembangan aspek seni dan musik pada anak usia dini, sehingga guru dapat memantau kemajuan anak secara lebih akurat dan memberikan intervensi yang tepat waktu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran seni suara dan musik di lembaga pendidikan anak usia dini, serta mengoptimalkan perkembangan potensi artistik anak.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru di TK Nurul Azmi perlu lebih kreatif dalam mengembangkan aspek perkembangan seni pada anak usia dini.Seni suara dan musik bukanlah hal yang sulit untuk diajarkan kepada anak, karena anak memiliki ketertarikan yang besar terhadap seni tersebut.Dengan strategi dan metode yang tepat, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan mereka dan mengekspresikan perasaan melalui musik Pembelajaran musik merupakan bagian penting dari kegiatan pembelajaran sehari-hari di lembaga pendidikan anak usia dini. Aspek perkembangan seni dan musik anak usia dini perlu dikembangkan sejak dini, dan pembelajaran seni suara dan musik tidaklah rumit, guru hanya perlu menyediakan strategi yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode media dan wawancara untuk memahami bagaimana guru mengembangkan aspek perkembangan seni suara dan musik pada anak usia dini di TK Nurul Azmi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-9a2a5.webp" title="JURIS - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-9a2a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-9a2a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-9a2a5.webp 1x" title="JURIS - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi" alt="JURIS - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-e4398.webp" title="JURIS - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-e4398.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-e4398.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-e4398.webp 1x" title="JURIS - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi" alt="JURIS - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-782f0.webp" title="JURIS - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-782f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-782f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-782f0.webp 1x" title="JURIS - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi" alt="JURIS - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37034-pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas" title="JURIS - Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi" target="_blank">Pembelajaran Seni Suara dan Musik AUD di TK Nurul Azmi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran seni suara dan musik yang paling efektif untuk meningkatkan perkembangan kreativitas anak usia dini. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan pembelajaran seni suara dan musik di berbagai TK dengan karakteristik yang berbeda, guna menemukan praktik terbaik. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel untuk mengukur perkembangan aspek seni dan musik pada anak usia dini, sehingga guru dapat memantau kemajuan anak secara lebih akurat dan memberikan intervensi yang tepat waktu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran seni suara dan musik di lembaga pendidikan anak usia dini, serta mengoptimalkan perkembangan potensi artistik anak..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru di TK Nurul Azmi perlu lebih kreatif dalam mengembangkan aspek perkembangan seni pada anak usia dini.Seni suara dan musik bukanlah hal yang sulit untuk diajarkan kepada anak, karena anak memiliki ketertarikan yang besar terhadap seni tersebut.Dengan strategi dan metode yang tepat, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan mereka dan mengekspresikan perasaan melalui musik
<br>Pembelajaran musik merupakan bagian penting dari kegiatan pembelajaran sehari-hari di lembaga pendidikan anak usia dini. Aspek perkembangan seni dan musik anak usia dini perlu dikembangkan sejak dini, dan pembelajaran seni suara dan musik tidaklah rumit, guru hanya perlu menyediakan strategi yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode media dan wawancara untuk memahami bagaimana guru mengembangkan aspek perkembangan seni suara dan musik pada anak usia dini di TK Nurul Azmi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-9a2a5.webp" type="image/webp" length="96506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-9a2a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-e4398.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/pembelajaran-musik-asuh-anak-usia-kreativitas-pend-thumb-782f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37032-sentra-balok-pembelajaran-strategi-gu</link>
	<guid isPermaLink="false">858ceaea349c31ef560273cd94d7ffdb</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 08:54:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deni febrini ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,deni,febrini,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas media balok berbasis tema lingkungan lokal terhadap kreativitas dan pemahaman budaya anak usia dini, untuk melihat apakah konteks lokal dapat memperkuat keterlibatan dan makna belajar bagi anak. Kedua, penting untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya: Pertama, perlu diteliti efektivitas media balok berbasis tema lingkungan lokal terhadap kreativitas dan pemahaman budaya anak usia dini, untuk melihat apakah konteks lokal dapat memperkuat keterlibatan dan makna belajar bagi anak. Kedua, penting untuk mengkaji peran variasi bentuk dan ukuran balok terhadap perkembangan kognitif dan motorik halus anak, mengingat perbedaan karakteristik fisik media dapat memengaruhi cara anak berinteraksi dan belajar. Ketiga, diperlukan penelitian tentang strategi guru dalam merancang kegiatan berbasis sentra balok untuk anak dengan karakteristik berbeda, termasuk anak yang introvert atau memiliki keterbatasan perhatian, agar penggunaan media balok dapat lebih inklusif dan disesuaikan dengan kebutuhan individu peserta didik. Melalui pendekatan-pendekatan ini, pengembangan media balok tidak hanya terbatas pada aspek perkembangan umum, tetapi juga dapat menjangkau aspek individual dan kontekstual yang mendalam, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan bermakna bagi setiap anak.. Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan keenam aspek perkembangan anak usia dini melalui penggunaan media balok.Media balok terbukti efektif dalam meningkatkan aspek kognitif, agama dan moral, fisik motorik, sosial emosional, bahasa, dan seni pada anak usia 4-5 tahun.Penerapan media ini secara sistematis di RA Lukman Al-Hakim mendukung capaian standar perkembangan anak sesuai ketentuan Permendikbud 137 tahun 2014 Peran guru untuk mengembangkan keenam aspek perkembangan sangat penting. Guru dapat mengembangkan keenam aspek perkembangan dengan berbagai media dan guru juga harus memiliki gagasan baru agar anak dapat mengembangkan keenam aspek perkembangan. Media balok merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan yang dimiliki anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil observasi, kemampuan pemahaman pada anak ditandai dengan anak yang dapat memahami instruksi menata balok oleh gurunya. Kemampuan agama dan moral ditandai dengan anak melakukan doa sebelum dan setelah bermain balok. Aspek fisik motorik dilihat dari anak dapat menggerakkan jari tangan untuk menata balok, sedangkan untuk aspek sosial emosional dideteksi dari anak yang mau berbagi, mengantre, dan meminjamkan permainan balok... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-4fd21.webp" title="JURIS - Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-4fd21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-4fd21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-4fd21.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya" alt="JURIS - Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-496ff.webp" title="JURIS - Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-496ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-496ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-496ff.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya" alt="JURIS - Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37032-sentra-balok-pembelajaran-strategi-gu" title="JURIS - Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya" target="_blank">Peran Guru Dalam Mengembangkan Keenam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Memakai Media Balok Di Ra Lukman Al Hakim Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas media balok berbasis tema lingkungan lokal terhadap kreativitas dan pemahaman budaya anak usia dini, untuk melihat apakah konteks lokal dapat memperkuat keterlibatan dan makna belajar bagi anak. Kedua, penting untuk mengkaji peran variasi bentuk dan ukuran balok terhadap perkembangan kognitif dan motorik halus anak, mengingat perbedaan karakteristik fisik media dapat memengaruhi cara anak berinteraksi dan belajar. Ketiga, diperlukan penelitian tentang strategi guru dalam merancang kegiatan berbasis sentra balok untuk anak dengan karakteristik berbeda, termasuk anak yang introvert atau memiliki keterbatasan perhatian, agar penggunaan media balok dapat lebih inklusif dan disesuaikan dengan kebutuhan individu peserta didik. Melalui pendekatan-pendekatan ini, pengembangan media balok tidak hanya terbatas pada aspek perkembangan umum, tetapi juga dapat menjangkau aspek individual dan kontekstual yang mendalam, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan bermakna bagi setiap anak..
<br>Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan keenam aspek perkembangan anak usia dini melalui penggunaan media balok.Media balok terbukti efektif dalam meningkatkan aspek kognitif, agama dan moral, fisik motorik, sosial emosional, bahasa, dan seni pada anak usia 4-5 tahun.Penerapan media ini secara sistematis di RA Lukman Al-Hakim mendukung capaian standar perkembangan anak sesuai ketentuan Permendikbud 137 tahun 2014
<br>Peran guru untuk mengembangkan keenam aspek perkembangan sangat penting. Guru dapat mengembangkan keenam aspek perkembangan dengan berbagai media dan guru juga harus memiliki gagasan baru agar anak dapat mengembangkan keenam aspek perkembangan. Media balok merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan yang dimiliki anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil observasi, kemampuan pemahaman pada anak ditandai dengan anak yang dapat memahami instruksi menata balok oleh gurunya. Kemampuan agama dan moral ditandai dengan anak melakukan doa sebelum dan setelah bermain balok. Aspek fisik motorik dilihat dari anak dapat menggerakkan jari tangan untuk menata balok, sedangkan untuk aspek sosial emosional dideteksi dari anak yang mau berbagi, mengantre, dan meminjamkan permainan balok...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-4fd21.webp" type="image/webp" length="91802" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-4fd21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/sentra-balok-pembelajaran-strategi-guru-peran-pjok-thumb-496ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4 6 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4 6 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4 6 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37027-peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional</link>
	<guid isPermaLink="false">20e829d89b4b85105c9bb51292ab3161</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 08:40:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deni febrini ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,deni,febrini,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran peneliti sampaikan kepada kakek-nenek untuk lebih memperhatikan bagaimana menerapkan pola asuh yang tepat untuk membentuk kepribadian anak. Selain itu, kakek-nenek harus membatasi keinginan setiap anak dan melihat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun: Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran peneliti sampaikan kepada kakek-nenek untuk lebih memperhatikan bagaimana menerapkan pola asuh yang tepat untuk membentuk kepribadian anak. Selain itu, kakek-nenek harus membatasi keinginan setiap anak dan melihat manfaatnya. Manfaat dari menghukum adalah membuat mereka bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan, tetapi menghukum tidak dengan hukuman fisik. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak pola asuh grandparenting terhadap perkembangan sosial-emosional anak, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat digunakan oleh kakek-nenek untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan tentang bagaimana kakek dan nenek membantu membentuk kepribadian anak usia 4-6 tahun di Kelurahan RT/007 RW/002, Dusun Besar, Kota Bengkulu.Dari tujuh anggota keluarga, empat diantaranya menggunakan Pola asuh demokrasi dan tiga anggota keluarga mengadopsi pola asuh permisif.Dari tujuh anggota keluarga, ada tiga anak dengan tipe kepribadian sanguin, satu dengan tipe kepribadian flegmatik, dua anak dengan kepribadian korelik dan satu dengan kepribadian asertif Model pengasuhan yang dilakukan oleh kakek dan nenek disebut Grandparenting. Anak yang seharusnya menjadi tanggung jawab orang tua kemudian dialihkan kepada kakek dan nenek karena beberapa faktor antara lain orang tua terlalu sibuk dengan pekerjaan, kondisi ekonomi yang tidak stabil, dan kurangnya kepercayaan pada orang asing yang bukan saudara. Di Kelurahan RT/007 RW/002, Dusun Besar, Kota Bengkulu terhadap 7 keluarga yang mewariskan pola asuh kepada kakek dan nenek. Jika diterapkan, bentuk pola asuh ini akan berdampak pada kepribadian anak. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan hasil di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga cara yaitu: observasi, wawancara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-58c3b.webp" title="JURIS - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-58c3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-58c3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-58c3b.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun" alt="JURIS - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-72c61.webp" title="JURIS - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-72c61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-72c61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-72c61.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun" alt="JURIS - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-06d6b.webp" title="JURIS - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-06d6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-06d6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-06d6b.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun" alt="JURIS - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37027-peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional" title="JURIS - Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun" target="_blank">Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran peneliti sampaikan kepada kakek-nenek untuk lebih memperhatikan bagaimana menerapkan pola asuh yang tepat untuk membentuk kepribadian anak. Selain itu, kakek-nenek harus membatasi keinginan setiap anak dan melihat manfaatnya. Manfaat dari menghukum adalah membuat mereka bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan, tetapi menghukum tidak dengan hukuman fisik. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak pola asuh grandparenting terhadap perkembangan sosial-emosional anak, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat digunakan oleh kakek-nenek untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan tentang bagaimana kakek dan nenek membantu membentuk kepribadian anak usia 4-6 tahun di Kelurahan RT/007 RW/002, Dusun Besar, Kota Bengkulu.Dari tujuh anggota keluarga, empat diantaranya menggunakan Pola asuh demokrasi dan tiga anggota keluarga mengadopsi pola asuh permisif.Dari tujuh anggota keluarga, ada tiga anak dengan tipe kepribadian sanguin, satu dengan tipe kepribadian flegmatik, dua anak dengan kepribadian korelik dan satu dengan kepribadian asertif
<br>Model pengasuhan yang dilakukan oleh kakek dan nenek disebut Grandparenting. Anak yang seharusnya menjadi tanggung jawab orang tua kemudian dialihkan kepada kakek dan nenek karena beberapa faktor antara lain orang tua terlalu sibuk dengan pekerjaan, kondisi ekonomi yang tidak stabil, dan kurangnya kepercayaan pada orang asing yang bukan saudara. Di Kelurahan RT/007 RW/002, Dusun Besar, Kota Bengkulu terhadap 7 keluarga yang mewariskan pola asuh kepada kakek dan nenek. Jika diterapkan, bentuk pola asuh ini akan berdampak pada kepribadian anak. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan hasil di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga cara yaitu: observasi, wawancara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-58c3b.webp" type="image/webp" length="169714" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-58c3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-72c61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/peran-pola-asuh-anak-sosial-emosional-moral-grandp-thumb-06d6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37024-kognitif-anak-kelompok-asuh-usi</link>
	<guid isPermaLink="false">d8ce919e2513c39524a1175018e2b10a</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 08:04:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ esa eryani ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,dahlan,eryani,esa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi bagaimana variasi jenis permainan tradisional dan modern memengaruhi perkembangan kognitif anak usia dini di lingkungan perkotaan seperti Jambi. Kedua, sebaiknya diteliti pengaruh tingkat pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi: Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi bagaimana variasi jenis permainan tradisional dan modern memengaruhi perkembangan kognitif anak usia dini di lingkungan perkotaan seperti Jambi. Kedua, sebaiknya diteliti pengaruh tingkat pendidikan dan profesi orang tua terhadap kedalaman pemahaman mereka mengenai stimulasi otak melalui bermain, agar bisa dirancang program edukasi yang disesuaikan dengan latar belakang sosial ekonomi. Ketiga, perlu kajian tentang efektivitas intervensi pelatihan berbasis komunitas bagi orang tua dalam menerapkan aktivitas bermain yang menstimulasi otak anak, untuk melihat apakah program seperti ini dapat meningkatkan konsistensi stimulasi di rumah secara jangka panjang.. Pemahaman orang tua terhadap pentingnya, urgensi, dan bentuk permainan menunjukkan bahwa mereka memiliki pengetahuan luas tentang aktivitas bermain anak usia dini.Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan stimulasi otak anak melalui bermain, yang terlihat dari respons positif dalam pengisian kuesioner.Persepsi positif orang tua terhadap bermain memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan otak anak Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi orang tua terhadap perkembangan otak anak melalui kegiatan bermain di Kota Jambi. Metode penelitian termasuk penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan kuesioner. Penelitian ini menunjukkan hasil berupa pemahaman orang tua terhadap perkembangan otak anak melalui kegiatan bermain di Kota Jambi tergolong baik, di mana orang tua sudah memahami konsep bermain sebagai stimulasi perkembangan otak anak. Pengaruh baik berupa pemahaman orang tua terhadap aktivitas bermain anak usia dini pada umumnya sudah cukup baik, hal ini terlihat dari tingkat kesadaran orang tua terhadap urgensi pentingnya bermain, faktor yang memengaruhi bermain, dan jenis-jenis bermain. Hal ini terlihat dari hasil pengisian kuesioner yang diisi oleh orang tua secara langsung, di mana persepsi atau kinerja pengetahuan orang tua tentang bermain... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-45a98.webp" title="JURIS - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-45a98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-45a98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-45a98.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi" alt="JURIS - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-9f550.webp" title="JURIS - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-9f550.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-9f550.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-9f550.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi" alt="JURIS - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-4e1d1.webp" title="JURIS - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-4e1d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-4e1d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-4e1d1.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi" alt="JURIS - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37024-kognitif-anak-kelompok-asuh-usi" title="JURIS - Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi" target="_blank">Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Melalui Kegiatan Bermain Di Kota Jambi</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi bagaimana variasi jenis permainan tradisional dan modern memengaruhi perkembangan kognitif anak usia dini di lingkungan perkotaan seperti Jambi. Kedua, sebaiknya diteliti pengaruh tingkat pendidikan dan profesi orang tua terhadap kedalaman pemahaman mereka mengenai stimulasi otak melalui bermain, agar bisa dirancang program edukasi yang disesuaikan dengan latar belakang sosial ekonomi. Ketiga, perlu kajian tentang efektivitas intervensi pelatihan berbasis komunitas bagi orang tua dalam menerapkan aktivitas bermain yang menstimulasi otak anak, untuk melihat apakah program seperti ini dapat meningkatkan konsistensi stimulasi di rumah secara jangka panjang..
<br>Pemahaman orang tua terhadap pentingnya, urgensi, dan bentuk permainan menunjukkan bahwa mereka memiliki pengetahuan luas tentang aktivitas bermain anak usia dini.Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan stimulasi otak anak melalui bermain, yang terlihat dari respons positif dalam pengisian kuesioner.Persepsi positif orang tua terhadap bermain memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan otak anak
<br>Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi orang tua terhadap perkembangan otak anak melalui kegiatan bermain di Kota Jambi. Metode penelitian termasuk penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan kuesioner. Penelitian ini menunjukkan hasil berupa pemahaman orang tua terhadap perkembangan otak anak melalui kegiatan bermain di Kota Jambi tergolong baik, di mana orang tua sudah memahami konsep bermain sebagai stimulasi perkembangan otak anak. Pengaruh baik berupa pemahaman orang tua terhadap aktivitas bermain anak usia dini pada umumnya sudah cukup baik, hal ini terlihat dari tingkat kesadaran orang tua terhadap urgensi pentingnya bermain, faktor yang memengaruhi bermain, dan jenis-jenis bermain. Hal ini terlihat dari hasil pengisian kuesioner yang diisi oleh orang tua secara langsung, di mana persepsi atau kinerja pengetahuan orang tua tentang bermain...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-4e1d1.webp" type="image/webp" length="72754" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-45a98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-9f550.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/kognitif-anak-kelompok-asuh-usia-persepsi-tua-otak-thumb-4e1d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1218-diniyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16037-al-abyadh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 10 Apr 2026 11:48:17 +0700. 12 items. Served in: 6.159 seconds [rss] -->
