<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.233-18jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.233-18jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 18 Jul 2026 11:29:08 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 11:29:08 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-18T11:29:08+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Agrosilvopastura Tropis Tinjauan Integrasi Kelapa Jahe Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Agrosilvopastura Tropis Tinjauan Integrasi Kelapa Jahe Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Agrosilvopastura Tropis Tinjauan Integrasi Kelapa Jahe Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54853-air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastu</link>
	<guid isPermaLink="false">7ad3043a497100bbfe999d08626b5903</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 09:26:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nila suryati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,content,crawl,main,nila,suryati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan pengujian lapangan secara riil di lokasi sekitar Pulau Lombok. Pengujian ini akan membuktikan secara nyata keunggulan sistem agrosilvopastura kelapa-jahe-turi-kambing dan dapat menjadi percontohan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan pengujian lapangan secara riil di lokasi sekitar Pulau Lombok. Pengujian ini akan membuktikan secara nyata keunggulan sistem agrosilvopastura kelapa-jahe-turi-kambing dan dapat menjadi percontohan (demplot) penerapannya bagi petani sekitarnya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Optimisasi desain spasial dan manajemen kerapatan pohon, konfigurasi lorong, intensitas naungan, dan pengelolaan mulsa/kompos untuk menghindari kompetisi cahaya atau hara yang dapat menurunkan hasil tanaman sela. (2) Pemantauan kelembapan dan sanitasi kompos untuk mengurangi risiko penyakit rimpang dan kehilangan nutrien melalui volatilisasi. (3) Pengembangan model kelompok usaha tani untuk berbagi tenaga atau alat dan penerapan learning-by-doing yang mempercepat penguasaan praktik baik. (4) Penyusunan standar operasional untuk pemangkasan, densitas lorong, dosis kompos, dan rotasi pakan agar replikasi konsisten. (5) Penilaian Life Cycle Assessment (LCA) di tingkat kebun untuk menakar dampak emisi atau jejak air dan menyempurnakan strategi "organik-plus".. Model agrosilvopastura kelapa, jahe, turi, dan kambing mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan agroekosistem sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).Model ini membentuk sinergi antar komponen, di mana kelapa berfungsi sebagai tanaman pokok jangka panjang yang menyediakan kerangka struktural, memodifikasi iklim mikro, dan meningkatkan ketersediaan air bagi tanaman sela.Jahe sebagai tanaman bernilai ekonomi tinggi memberikan pendapatan jangka pendek, sedangkan turi berperan ganda sebagai leguminoseae fiksator nitrogen untuk menyuburkan tanah dan sumber pakan berkualitas bagi ternak.Kambing menutup siklus nutrien dengan mengubah biomassa menjadi pupuk organik kaya hara, mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis, dan meningkatkan kesehatan tanah.Sistem ini juga terbukti meningkatkan cadangan karbon tanah dan berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim Pertanian skala kecil di wilayah tropis seperti Pulau Lombok menghadapi tantangan keberlanjutan akibat keterbatasan lahan, degradasi tanah, dan variabilitas iklim. Sebagai solusi, sistem agrosilvopastura yang mengintegrasikan kelapa (Cocos nucifera), jahe (Zingiber officinale), turi (Sesbania grandiflora), dan kambing menawarkan model pertanian terpadu yang berkelanjutan. Kajian ini bertujuan menganalisis konsep, manfaat, dan peluang implementasi sistem ini melalui sintesis literatur. Hasil tinjauan menunjukkan adanya interaksi sinergis antar komponen: kelapa sebagai kerangka struktural yang memodifikasi iklim mikro dan penyedia jasa hidrologis melalui hydraulic lift; jahe sebagai tanaman sela bernilai ekonomi tinggi yang toleran terhadap naungan moderat (25-50%); turi sebagai leguminoseae fiksator nitrogen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp 1x" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" alt="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-ab7ad.webp" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-ab7ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-ab7ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-ab7ad.webp 1x" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" alt="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp 1x" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" alt="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54853-air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastu" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" target="_blank">Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan pengujian lapangan secara riil di lokasi sekitar Pulau Lombok. Pengujian ini akan membuktikan secara nyata keunggulan sistem agrosilvopastura kelapa-jahe-turi-kambing dan dapat menjadi percontohan (demplot) penerapannya bagi petani sekitarnya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Optimisasi desain spasial dan manajemen kerapatan pohon, konfigurasi lorong, intensitas naungan, dan pengelolaan mulsa/kompos untuk menghindari kompetisi cahaya atau hara yang dapat menurunkan hasil tanaman sela. (2) Pemantauan kelembapan dan sanitasi kompos untuk mengurangi risiko penyakit rimpang dan kehilangan nutrien melalui volatilisasi. (3) Pengembangan model kelompok usaha tani untuk berbagi tenaga atau alat dan penerapan learning-by-doing yang mempercepat penguasaan praktik baik. (4) Penyusunan standar operasional untuk pemangkasan, densitas lorong, dosis kompos, dan rotasi pakan agar replikasi konsisten. (5) Penilaian Life Cycle Assessment (LCA) di tingkat kebun untuk menakar dampak emisi atau jejak air dan menyempurnakan strategi "organik-plus"..
<br>Model agrosilvopastura kelapa, jahe, turi, dan kambing mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan agroekosistem sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).Model ini membentuk sinergi antar komponen, di mana kelapa berfungsi sebagai tanaman pokok jangka panjang yang menyediakan kerangka struktural, memodifikasi iklim mikro, dan meningkatkan ketersediaan air bagi tanaman sela.Jahe sebagai tanaman bernilai ekonomi tinggi memberikan pendapatan jangka pendek, sedangkan turi berperan ganda sebagai leguminoseae fiksator nitrogen untuk menyuburkan tanah dan sumber pakan berkualitas bagi ternak.Kambing menutup siklus nutrien dengan mengubah biomassa menjadi pupuk organik kaya hara, mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis, dan meningkatkan kesehatan tanah.Sistem ini juga terbukti meningkatkan cadangan karbon tanah dan berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim
<br>Pertanian skala kecil di wilayah tropis seperti Pulau Lombok menghadapi tantangan keberlanjutan akibat keterbatasan lahan, degradasi tanah, dan variabilitas iklim. Sebagai solusi, sistem agrosilvopastura yang mengintegrasikan kelapa (Cocos nucifera), jahe (Zingiber officinale), turi (Sesbania grandiflora), dan kambing menawarkan model pertanian terpadu yang berkelanjutan. Kajian ini bertujuan menganalisis konsep, manfaat, dan peluang implementasi sistem ini melalui sintesis literatur. Hasil tinjauan menunjukkan adanya interaksi sinergis antar komponen: kelapa sebagai kerangka struktural yang memodifikasi iklim mikro dan penyedia jasa hidrologis melalui hydraulic lift; jahe sebagai tanaman sela bernilai ekonomi tinggi yang toleran terhadap naungan moderat (25-50%); turi sebagai leguminoseae fiksator nitrogen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp" type="image/webp" length="99410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-ab7ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15292-agroteksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr Zainoel Abidin Banda Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr Zainoel Abidin Banda Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr Zainoel Abidin Banda Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54829-tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi</link>
	<guid isPermaLink="false">50b6add8c89a70e4cca3710cd515f1bf</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 09:19:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kl rsud ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kl,rsud]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat hubungan signifikan antara diabetes melitus dengan angka kejadian dermatofitosis. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan ini, seperti peran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat hubungan signifikan antara diabetes melitus dengan angka kejadian dermatofitosis. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan ini, seperti peran sistem imun dan mekanisme patogenesis gangguan imunoregulasi pada pasien diabetes melitus. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis infeksi jamur lainnya yang mungkin terkait dengan diabetes melitus dan memetakan distribusi geografisnya di Indonesia. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif untuk pasien diabetes melitus yang rentan terhadap infeksi jamur.. Hasil penelitian menunjukkan kelompok usia pasien diabetes melitus yang mengalami penyakit jamur pada kulit terbanyak pda kelompok usia produktif (41-60 tahun) yaitu sebanyak 22 pasien (48,9%) diikuti kelompok usia >60 tahun sebanyak 20 pasien (44,4%) dan kelompok usia 18-40 sebanyak 3 pasien (6,7%).Diagnosis dermatofita pada pasien diabetes melitus ditemukan pada 30 pasien (66,7%).Sedangkan diagnosis non dermatofita ditemukan hanya pada 15 pasien (33,3%).Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara diabetes melitus dengan angka kejadian dermatofitosis (p Value = 0,006).Sehingga dapat disimpulkan bahwa diabetes melitus berhubungan dengan munculnya penyakit jamur jenis dermatofitosis.Penelitian lanjutan diperlukan untuk menambah variabel penyakit kulit lain yang berhubungan dengan penderita diabetes melitus dengan jumlah sampel yang lebih besar Dermatofitosis adalah penyakit yang disebabkan oleh kolonisasi jamur dermatofita yang menyerang jaringan yang mengandung keratin (zat tanduk) seperti stratum korneum pada epidermis kulit, rambut dan kuku. Salah satu faktor predisposisi dermatofitosis ialah Diabetes Melitus (DM). Tingginya kadar glukosa darah pada penderita diabetes menyebabkan meningkatnya glukosa kulit yang dapat mengganggu proses imun dan menyuplai energi untuk jamur berkembang, sehingga mudah muncul manifestasi kelainan pada kulit, salah satunya adalah dermatofitosis. Penelitian World Health Organization (WHO) terhadap insiden... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-62d21.webp" title="JURIS - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-62d21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-62d21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-62d21.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" alt="JURIS - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-ad217.webp" title="JURIS - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-ad217.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-ad217.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-ad217.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" alt="JURIS - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-f4dbf.webp" title="JURIS - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-f4dbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-f4dbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-f4dbf.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" alt="JURIS - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54829-tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi" title="JURIS - Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh" target="_blank">Hubungan Dermatofitosis dan Non Dermatofitosis dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat hubungan signifikan antara diabetes melitus dengan angka kejadian dermatofitosis. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan ini, seperti peran sistem imun dan mekanisme patogenesis gangguan imunoregulasi pada pasien diabetes melitus. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis infeksi jamur lainnya yang mungkin terkait dengan diabetes melitus dan memetakan distribusi geografisnya di Indonesia. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif untuk pasien diabetes melitus yang rentan terhadap infeksi jamur..
<br>Hasil penelitian menunjukkan kelompok usia pasien diabetes melitus yang mengalami penyakit jamur pada kulit terbanyak pda kelompok usia produktif (41-60 tahun) yaitu sebanyak 22 pasien (48,9%) diikuti kelompok usia >60 tahun sebanyak 20 pasien (44,4%) dan kelompok usia 18-40 sebanyak 3 pasien (6,7%).Diagnosis dermatofita pada pasien diabetes melitus ditemukan pada 30 pasien (66,7%).Sedangkan diagnosis non dermatofita ditemukan hanya pada 15 pasien (33,3%).Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara diabetes melitus dengan angka kejadian dermatofitosis (p Value = 0,006).Sehingga dapat disimpulkan bahwa diabetes melitus berhubungan dengan munculnya penyakit jamur jenis dermatofitosis.Penelitian lanjutan diperlukan untuk menambah variabel penyakit kulit lain yang berhubungan dengan penderita diabetes melitus dengan jumlah sampel yang lebih besar
<br>Dermatofitosis adalah penyakit yang disebabkan oleh kolonisasi jamur dermatofita yang menyerang jaringan yang mengandung keratin (zat tanduk) seperti stratum korneum pada epidermis kulit, rambut dan kuku. Salah satu faktor predisposisi dermatofitosis ialah Diabetes Melitus (DM). Tingginya kadar glukosa darah pada penderita diabetes menyebabkan meningkatnya glukosa kulit yang dapat mengganggu proses imun dan menyuplai energi untuk jamur berkembang, sehingga mudah muncul manifestasi kelainan pada kulit, salah satunya adalah dermatofitosis. Penelitian World Health Organization (WHO) terhadap insiden...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-f4dbf.webp" type="image/webp" length="90570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-62d21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-ad217.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/tinea-corporis-infeksi-jamur-patogen-skoliosis-usi-thumb-f4dbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54842-relevansi-model-game-metode-v-mode</link>
	<guid isPermaLink="false">28f3dbbb3323b6c07ef83ba7fb7daf0a</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 09:19:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis sensitivitas terhadap variabel-variabel eksogen seperti suhu, PDRB, dan inflasi untuk memahami bagaimana perubahan nilai-nilai ini dapat mempengaruhi hasil peramalan. Selain itu, dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis sensitivitas terhadap variabel-variabel eksogen seperti suhu, PDRB, dan inflasi untuk memahami bagaimana perubahan nilai-nilai ini dapat mempengaruhi hasil peramalan. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif dengan model-model peramalan lainnya untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahan model VARMAX dalam konteks ini. Terakhir, penelitian dapat diekspansi dengan memasukkan variabel-variabel eksternal lainnya yang mungkin berpengaruh terhadap penjualan energi listrik prabayar, seperti perubahan kebijakan pemerintah atau tren teknologi.. Berdasarkan hasil estimasi model VARMAX, uji diagnostik, serta analisis dinamis (IRF/FEVD) dan evaluasi akurasi peramalan, diperoleh kesimpulan penelitian sebagai berikut.Terdapat hubungan kuat dan dua arah antara jumlah pelanggan dan penjualan.Uji Granger menunjukkan lag-1 Pelanggan Ie Penjualan signifikan pada (p=0,0002).estimasi VARMAX(1,0,1) memberi koefisien PelangganCuCUCA positif dan hampir signifikan (p=0,069).shock pelanggan negatif di awal lalu berbalik positif dalam jangka panjang, sementara kenaikan penjualan juga mendorong pertumbuhan pelanggan.Implikasinya, pertumbuhan basis pelanggan merupakan pendorong utama peningkatan penjualan listrik prabayar.Hasil heatmap korelasi menunjukkan bahwa variabel eksogen terhadap penjualan rumah tangga prabayar dipengaruhi faktor makro.Hal ini menunjukkan bahwa penjualan listrik rumah tangga prabayar lebih dipengaruhi oleh faktor makroekonomi, khususnya PDRB dan inflasi, sementara suhu berperan sebagai faktor musiman jangka pendek.Proyeksi hingga 2028 menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten.Penjualan energi meningkat dari 570,96 juta kWh tahun 2025 menjadi 737,38 juta kWh pada tahun 2028 atau tumbuh 29,1%, sedangkan jumlah pelanggan bertambah dari 298.044 pada tahun 2028 atau tumbuh 24,0%.Hasil ini menegaskan relevansi model VARMAX sebagai alat prediktif untuk mendukung perencanaan energi dan strategi manajerial di PLN Penelitian ini bertujuan meramalkan penjualan listrik rumah tangga prabayar di PLN UP3 Balikpapan menggunakan model Vector Autoregressive Moving Average with Exogenous Variables (VARMAX) dengan variabel endogen penjualan (kWh) dan jumlah pelanggan, serta variabel eksogen suhu, PDRB, dan inflasi. Fokus penelitian pada segmen prabayar karena pertumbuhannya yang pesat dan mendominasi populasi pelanggan rumah tangga. Data bulanan periode 2020Ae2024 dianalisis melalui uji stasioneritas, identifikasi lag optimal, estimasi parameter, dan diagnostik residual. Hasil identifikasi membandingkan beberapa spesifikasi model, di mana VARMAX(1,0,1)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-9a33b.webp" title="JURIS - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-9a33b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-9a33b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-9a33b.webp 1x" title="JURIS - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan" alt="JURIS - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-161ef.webp" title="JURIS - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-161ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-161ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-161ef.webp 1x" title="JURIS - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan" alt="JURIS - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-3ad5e.webp" title="JURIS - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-3ad5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-3ad5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-3ad5e.webp 1x" title="JURIS - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan" alt="JURIS - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54842-relevansi-model-game-metode-v-mode" title="JURIS - Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan" target="_blank">Peramalan Penjualan Energi Listrik Prabayar Rumah Tangga Menggunakan Model VARMAX di PLN UP3 Balikpapan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis sensitivitas terhadap variabel-variabel eksogen seperti suhu, PDRB, dan inflasi untuk memahami bagaimana perubahan nilai-nilai ini dapat mempengaruhi hasil peramalan. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif dengan model-model peramalan lainnya untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahan model VARMAX dalam konteks ini. Terakhir, penelitian dapat diekspansi dengan memasukkan variabel-variabel eksternal lainnya yang mungkin berpengaruh terhadap penjualan energi listrik prabayar, seperti perubahan kebijakan pemerintah atau tren teknologi..
<br>Berdasarkan hasil estimasi model VARMAX, uji diagnostik, serta analisis dinamis (IRF/FEVD) dan evaluasi akurasi peramalan, diperoleh kesimpulan penelitian sebagai berikut.Terdapat hubungan kuat dan dua arah antara jumlah pelanggan dan penjualan.Uji Granger menunjukkan lag-1 Pelanggan Ie Penjualan signifikan pada (p=0,0002).estimasi VARMAX(1,0,1) memberi koefisien PelangganCuCUCA positif dan hampir signifikan (p=0,069).shock pelanggan negatif di awal lalu berbalik positif dalam jangka panjang, sementara kenaikan penjualan juga mendorong pertumbuhan pelanggan.Implikasinya, pertumbuhan basis pelanggan merupakan pendorong utama peningkatan penjualan listrik prabayar.Hasil heatmap korelasi menunjukkan bahwa variabel eksogen terhadap penjualan rumah tangga prabayar dipengaruhi faktor makro.Hal ini menunjukkan bahwa penjualan listrik rumah tangga prabayar lebih dipengaruhi oleh faktor makroekonomi, khususnya PDRB dan inflasi, sementara suhu berperan sebagai faktor musiman jangka pendek.Proyeksi hingga 2028 menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten.Penjualan energi meningkat dari 570,96 juta kWh tahun 2025 menjadi 737,38 juta kWh pada tahun 2028 atau tumbuh  29,1%, sedangkan jumlah pelanggan bertambah dari 298.044 pada tahun 2028 atau tumbuh  24,0%.Hasil ini menegaskan relevansi model VARMAX sebagai alat prediktif untuk mendukung perencanaan energi dan strategi manajerial di PLN
<br>Penelitian ini bertujuan meramalkan penjualan listrik rumah tangga prabayar di PLN UP3 Balikpapan menggunakan model Vector Autoregressive Moving Average with Exogenous Variables (VARMAX) dengan variabel endogen penjualan (kWh) dan jumlah pelanggan, serta variabel eksogen suhu, PDRB, dan inflasi. Fokus penelitian pada segmen prabayar karena pertumbuhannya yang pesat dan mendominasi populasi pelanggan rumah tangga. Data bulanan periode 2020Ae2024 dianalisis melalui uji stasioneritas, identifikasi lag optimal, estimasi parameter, dan diagnostik residual. Hasil identifikasi membandingkan beberapa spesifikasi model, di mana VARMAX(1,0,1)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-161ef.webp" type="image/webp" length="142216" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-9a33b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-161ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/relevansi-model-game-metode-v-varmax-peramalan-ene-thumb-3ad5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10571-elektrika-borneo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54847-desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digi</link>
	<guid isPermaLink="false">970ee14c93158c23bba3f9bdb92f63f2</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 09:19:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh algoritma Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang lebih canggih terhadap pengurangan kerugian sistem pada instalasi PLTS onAcgrid di wilayah tropis, sehingga meningkatkan efisiensi energi yang sampai ke ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh algoritma Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang lebih canggih terhadap pengurangan kerugian sistem pada instalasi PLTS onAcgrid di wilayah tropis, sehingga meningkatkan efisiensi energi yang sampai ke pengguna. Selain itu, diperlukan evaluasi jangka panjang mengenai degradasi performa modul fotovoltaik bifacial dibandingkan modul monofacial di kondisi iklim Malinau, termasuk faktor suhu tinggi dan bayangan, untuk menentukan teknologi panel yang paling optimal. Selanjutnya, pengembangan sistem penyimpanan hibrida yang menggabungkan baterai lithium dengan superkapasitor dapat diteliti guna meningkatkan keandalan suplai listrik selama beban puncak dan mengurangi kehilangan energi pada fase penyimpanan, khususnya pada bangunan pemerintah yang terpencil.. Sistem PLTS dirancang pada atap Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau dengan kapasitas 69,8AkWp menggunakan 128 modul surya berorientasi 25A serta empat inverter dan baterai lithium berkapasitas 749AkWh.955AkWh per tahun, tetapi karena kerugian sistem sebesar 21,15A% sekitar 27.069AkWh hilang, sehingga energi yang sampai ke pengguna hanya 100.Hasil ini menunjukkan bahwa desain PLTS tersebut layak secara teknis dan ekonomis untuk mengurangi beban biaya listrik serta emisi pada bangunan pemerintah Permintaan energi saat ini masih sangat bergantung pada sumber energi fosil seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Mengingat ketersediaan sumber fosil yang semakin menurun, diperlukan peralihan ke energi terbarukan, khususnya tenaga surya. Penelitian ini merancang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS) untuk Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau dengan menggunakan perangkat lunak PVSyst dan konfigurasi onAcgrid yang terhubung ke jaringan PLN. Berdasarkan data beban harian sebesar 318AkWh, sistem PLTS dirancang dengan kapasitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp 1x" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" alt="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp 1x" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" alt="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-c91f7.webp" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-c91f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-c91f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-c91f7.webp 1x" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" alt="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54847-desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digi" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" target="_blank">Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh algoritma Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang lebih canggih terhadap pengurangan kerugian sistem pada instalasi PLTS onAcgrid di wilayah tropis, sehingga meningkatkan efisiensi energi yang sampai ke pengguna. Selain itu, diperlukan evaluasi jangka panjang mengenai degradasi performa modul fotovoltaik bifacial dibandingkan modul monofacial di kondisi iklim Malinau, termasuk faktor suhu tinggi dan bayangan, untuk menentukan teknologi panel yang paling optimal. Selanjutnya, pengembangan sistem penyimpanan hibrida yang menggabungkan baterai lithium dengan superkapasitor dapat diteliti guna meningkatkan keandalan suplai listrik selama beban puncak dan mengurangi kehilangan energi pada fase penyimpanan, khususnya pada bangunan pemerintah yang terpencil..
<br>Sistem PLTS dirancang pada atap Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau dengan kapasitas 69,8AkWp menggunakan 128 modul surya berorientasi 25A serta empat inverter dan baterai lithium berkapasitas 749AkWh.955AkWh per tahun, tetapi karena kerugian sistem sebesar 21,15A% sekitar 27.069AkWh hilang, sehingga energi yang sampai ke pengguna hanya 100.Hasil ini menunjukkan bahwa desain PLTS tersebut layak secara teknis dan ekonomis untuk mengurangi beban biaya listrik serta emisi pada bangunan pemerintah
<br>Permintaan energi saat ini masih sangat bergantung pada sumber energi fosil seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Mengingat ketersediaan sumber fosil yang semakin menurun, diperlukan peralihan ke energi terbarukan, khususnya tenaga surya. Penelitian ini merancang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS) untuk Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau dengan menggunakan perangkat lunak PVSyst dan konfigurasi onAcgrid yang terhubung ke jaringan PLN. Berdasarkan data beban harian sebesar 318AkWh, sistem PLTS dirancang dengan kapasitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp" type="image/webp" length="144790" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-c91f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10571-elektrika-borneo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable A Textual Analysis of Hadith Abu Daud ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable A Textual Analysis of Hadith Abu Daud ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable A Textual Analysis of Hadith Abu Daud ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54837-hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-da</link>
	<guid isPermaLink="false">c0fffd7c1eafe1601c9deefd39c272db</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 09:19:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang implikasi teologis dan edukatif dari hadis-hadis lain yang berkaitan dengan keutamaan orang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang implikasi teologis dan edukatif dari hadis-hadis lain yang berkaitan dengan keutamaan orang berilmu. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis lebih lanjut tentang peran dan tanggung jawab orang berilmu dalam masyarakat, khususnya dalam konteks pendidikan Islam. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara praktis dalam menerapkan nilai-nilai keutamaan orang berilmu dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks individu maupun komunitas.. Pengetahuan adalah kunci untuk mencapai keselamatan, kebahagiaan di dunia, dan kebahagiaan di akhirat.Betapa pentingnya pengetahuan bagi manusiaAibaik secara pribadi maupun dalam hubungan dengan sesama makhluk dan dengan Pencipta, Allah SWT.Allah telah menekankan keutamaan mereka yang memiliki pengetahuan dan mempraktikkannya dengan mengangkat status mereka, sebagaimana dinyatakan dalam Surah Al-Mujadalah ayat 11, demikian pula Nabi Muhammad (damai berada pada-Nya) menyebutkan keutamaan orang berilmu dalam hadisnya yang sahih yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, nomor 3157, dalam Maktabah Baitul Afkar Ad Dauliah 3641-3642, yaitu bahwa mereka yang memiliki pengetahuan akan diintervensi oleh penghuni surga dan bumi, bahkan ikan di dasar laut.selain itu, keunggulan seorang sarjana atas seorang pemuja yang taat adalah seperti keunggulan bulan purnama pada malam purnama atas semua bintang Penelitian ini mengkaji hadis tentang keutamaan orang berilmu yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud nomor 3157 dalam Maktabah Baitul Afkar Ad-Dauliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakikat keutamaan orang berilmu dalam perspektif Islam serta menganalisis kualitas sanad dan matan hadis tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber data primer berupa kitab hadis dan literatur yang berkaitan dengan ilmu dan keutamaan ulama, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan referensi ilmiah lainnya. Teknik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-a4b84.webp" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-a4b84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-a4b84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-a4b84.webp 1x" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" alt="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp 1x" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" alt="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-f5665.webp" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-f5665.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-f5665.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-f5665.webp 1x" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" alt="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54837-hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-da" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" target="_blank">Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang implikasi teologis dan edukatif dari hadis-hadis lain yang berkaitan dengan keutamaan orang berilmu. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis lebih lanjut tentang peran dan tanggung jawab orang berilmu dalam masyarakat, khususnya dalam konteks pendidikan Islam. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara praktis dalam menerapkan nilai-nilai keutamaan orang berilmu dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks individu maupun komunitas..
<br>Pengetahuan adalah kunci untuk mencapai keselamatan, kebahagiaan di dunia, dan kebahagiaan di akhirat.Betapa pentingnya pengetahuan bagi manusiaAibaik secara pribadi maupun dalam hubungan dengan sesama makhluk dan dengan Pencipta, Allah SWT.Allah telah menekankan keutamaan mereka yang memiliki pengetahuan dan mempraktikkannya dengan mengangkat status mereka, sebagaimana dinyatakan dalam Surah Al-Mujadalah ayat 11, demikian pula Nabi Muhammad (damai berada pada-Nya) menyebutkan keutamaan orang berilmu dalam hadisnya yang sahih yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, nomor 3157, dalam Maktabah Baitul Afkar Ad Dauliah 3641-3642, yaitu bahwa mereka yang memiliki pengetahuan akan diintervensi oleh penghuni surga dan bumi, bahkan ikan di dasar laut.selain itu, keunggulan seorang sarjana atas seorang pemuja yang taat adalah seperti keunggulan bulan purnama pada malam purnama atas semua bintang
<br>Penelitian ini mengkaji hadis tentang keutamaan orang berilmu yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud nomor 3157 dalam Maktabah Baitul Afkar Ad-Dauliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakikat keutamaan orang berilmu dalam perspektif Islam serta menganalisis kualitas sanad dan matan hadis tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber data primer berupa kitab hadis dan literatur yang berkaitan dengan ilmu dan keutamaan ulama, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan referensi ilmiah lainnya. Teknik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp" type="image/webp" length="83314" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-a4b84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-f5665.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3538-iainfmpapua.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15579-waniambey-journal-islamic-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54852-usahatani-padi-sawah-petani-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">6acfc99ba3a0e63a621594b6538b2850</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 08:25:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nila suryati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,content,crawl,main,nila,suryati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan berkelanjutan yang diberikan oleh penyuluh pertanian dalam meningkatkan pengetahuan dan adopsi teknologi ramah lingkungan oleh petani padi di Renteng, dengan mengukur perubahan produktivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan berkelanjutan yang diberikan oleh penyuluh pertanian dalam meningkatkan pengetahuan dan adopsi teknologi ramah lingkungan oleh petani padi di Renteng, dengan mengukur perubahan produktivitas dan pendapatan setelah pelatihan. Selanjutnya, studi dapat meneliti peran kelembagaan kelompok tani seperti BumDes atau koperasi dalam memperbaiki akses petani terhadap kredit, input pertanian, dan pasar, serta dampaknya terhadap keputusan konversi lahan dan kesejahteraan petani. Terakhir, penelitian dapat mengkaji dampak kebijakan dukungan pemerintah yang terintegrasiAimeliputi subsidi pupuk, program pencetakan sawah baru, dan inisiatif agrowisataAiterhadap ketahanan sistem usahatani padi terhadap tekanan alih fungsi lahan dan fluktuasi harga, dengan menggunakan pendekatan survei longitudinal dan analisis ekonomi.. Strategi utama untuk pengembangan usahatani padi di Kecamatan Praya adalah strategi SAcO yang agresif, memanfaatkan kekuatan internal seperti minat dan pengalaman petani, serta peluang eksternal berupa teknologi budidaya baru, agrowisata, dan dukungan penyuluhan serta subsidi pemerintah.Fokus strategi ini meliputi optimalisasi pelatihan penyuluh, pengembangan agrowisata dan diversifikasi usaha berkelompok, serta pemanfaatan subsidi pupuk, akses modal, dan pencetakan sawah baru.Strategi pendukung meliputi SAcT untuk mengatasi ancaman alih fungsi lahan, WAcO untuk mengatasi kelemahan modal dan teknologi, serta WAcT untuk meminimalkan kelemahan dan ancaman melalui diversifikasi usaha dan pelatihan berkelanjutan Di Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya terjadi konversi lahan pertanian ke non pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan usahatani padi di daerah rentan konversi lahan di Kelurahan Renteng-Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian adalah deskriptif dan pengumpulan data dengan teknik survei dan studi literatur. Data primer diperoleh dari wawancara 10 petani padi serta stakeholder dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Tengah sedangkan data sekunder berasal dari penelitian sebelumnya di Kelurahan Renteng. Penyusunan strategi pengembangan usahatani padi menggunakan Analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-479e4.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-479e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-479e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-479e4.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-0eb2a.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-0eb2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-0eb2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-0eb2a.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-84e21.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-84e21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-84e21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-84e21.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54852-usahatani-padi-sawah-petani-ko" title="JURIS - Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" target="_blank">Strategi Pengembangan Usahatani Padi Pada Daerah Rentan Konversi Di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan berkelanjutan yang diberikan oleh penyuluh pertanian dalam meningkatkan pengetahuan dan adopsi teknologi ramah lingkungan oleh petani padi di Renteng, dengan mengukur perubahan produktivitas dan pendapatan setelah pelatihan. Selanjutnya, studi dapat meneliti peran kelembagaan kelompok tani seperti BumDes atau koperasi dalam memperbaiki akses petani terhadap kredit, input pertanian, dan pasar, serta dampaknya terhadap keputusan konversi lahan dan kesejahteraan petani. Terakhir, penelitian dapat mengkaji dampak kebijakan dukungan pemerintah yang terintegrasiAimeliputi subsidi pupuk, program pencetakan sawah baru, dan inisiatif agrowisataAiterhadap ketahanan sistem usahatani padi terhadap tekanan alih fungsi lahan dan fluktuasi harga, dengan menggunakan pendekatan survei longitudinal dan analisis ekonomi..
<br>Strategi utama untuk pengembangan usahatani padi di Kecamatan Praya adalah strategi SAcO yang agresif, memanfaatkan kekuatan internal seperti minat dan pengalaman petani, serta peluang eksternal berupa teknologi budidaya baru, agrowisata, dan dukungan penyuluhan serta subsidi pemerintah.Fokus strategi ini meliputi optimalisasi pelatihan penyuluh, pengembangan agrowisata dan diversifikasi usaha berkelompok, serta pemanfaatan subsidi pupuk, akses modal, dan pencetakan sawah baru.Strategi pendukung meliputi SAcT untuk mengatasi ancaman alih fungsi lahan, WAcO untuk mengatasi kelemahan modal dan teknologi, serta WAcT untuk meminimalkan kelemahan dan ancaman melalui diversifikasi usaha dan pelatihan berkelanjutan
<br>Di Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya terjadi konversi lahan pertanian ke non pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan usahatani padi di daerah rentan konversi lahan di Kelurahan Renteng-Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian adalah deskriptif dan pengumpulan data dengan teknik survei dan studi literatur. Data primer diperoleh dari wawancara 10 petani padi serta stakeholder dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Tengah sedangkan data sekunder berasal dari penelitian sebelumnya di Kelurahan Renteng. Penyusunan strategi pengembangan usahatani padi menggunakan Analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-84e21.webp" type="image/webp" length="105354" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-479e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-0eb2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/usahatani-padi-sawah-petani-konversi-lahan-strateg-thumb-84e21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15292-agroteksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54854-konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku</link>
	<guid isPermaLink="false">d0e9a90292b1cb91dd193e27ebc4910d</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 07:27:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nila suryati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,content,crawl,main,nila,suryati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas objek penelitian agar mendapatkan hasil yang lebih mendalam dan fenomena baru. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara karakteristik dan perilaku konsumen di berbagai wilayah dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas objek penelitian agar mendapatkan hasil yang lebih mendalam dan fenomena baru. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara karakteristik dan perilaku konsumen di berbagai wilayah dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, ekonomi, dan demografi. Penelitian juga dapat fokus pada pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumen dalam memilih kedai kopi, serta pengaruh atribut-atribut kedai kopi terhadap loyalitas konsumen.. Berdasarkan penelitian, karakteristik konsumen kedai kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram didominasi oleh laki-laki, usia 16-25 tahun, berpendidikan SMA, berstatus mahasiswa, dengan pendapatan Rp2.Atribut kualitas produk menjadi penentu utama sikap konsumen dalam memilih kedai kopi, diikuti atribut kenyamanan, lokasi, harga, kebersihan, menu, dan pelayanan.Rekomendasi dari teman lebih berpengaruh dibandingkan keluarga dalam perilaku pemilihan kedai kopi.Perilaku konsumen menunjukkan kecenderungan positif untuk kembali memilih kedai kopi yang sama, dengan keputusan didasari oleh diri sendiri Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen kedai kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram dan menganalisis perilaku konsumen dalam memilih kedai kopi di wilayah tersebut. Metode deskriptif digunakan dengan unit analisis berupa konsumen yang mengunjungi dan membeli produk di kedai kopi Kecamatan Selaparang. Lokasi penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling pada empat kedai kopi yang memenuhi kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen kedai kopi didominasi oleh usia 16-25 tahun, sebagian besar laki-laki, berpendidikan SMA, berstatus mahasiswa, dengan pendapatan Rp2.500.001-Rp4.000.000, dan mayoritas belum menikah. Perilaku pemilihan kedai kopi menunjukkan kecenderungan positif untuk kembali memilih kedai yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-8df0c.webp" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-8df0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-8df0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-8df0c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram" alt="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-0e73e.webp" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-0e73e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-0e73e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-0e73e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram" alt="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-9937b.webp" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-9937b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-9937b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-9937b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram" alt="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54854-konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram" target="_blank">Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Kedai Kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas objek penelitian agar mendapatkan hasil yang lebih mendalam dan fenomena baru. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara karakteristik dan perilaku konsumen di berbagai wilayah dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, ekonomi, dan demografi. Penelitian juga dapat fokus pada pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumen dalam memilih kedai kopi, serta pengaruh atribut-atribut kedai kopi terhadap loyalitas konsumen..
<br>Berdasarkan penelitian, karakteristik konsumen kedai kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram didominasi oleh laki-laki, usia 16-25 tahun, berpendidikan SMA, berstatus mahasiswa, dengan pendapatan Rp2.Atribut kualitas produk menjadi penentu utama sikap konsumen dalam memilih kedai kopi, diikuti atribut kenyamanan, lokasi, harga, kebersihan, menu, dan pelayanan.Rekomendasi dari teman lebih berpengaruh dibandingkan keluarga dalam perilaku pemilihan kedai kopi.Perilaku konsumen menunjukkan kecenderungan positif untuk kembali memilih kedai kopi yang sama, dengan keputusan didasari oleh diri sendiri
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen kedai kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram dan menganalisis perilaku konsumen dalam memilih kedai kopi di wilayah tersebut. Metode deskriptif digunakan dengan unit analisis berupa konsumen yang mengunjungi dan membeli produk di kedai kopi Kecamatan Selaparang. Lokasi penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling pada empat kedai kopi yang memenuhi kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen kedai kopi didominasi oleh usia 16-25 tahun, sebagian besar laki-laki, berpendidikan SMA, berstatus mahasiswa, dengan pendapatan Rp2.500.001-Rp4.000.000, dan mayoritas belum menikah. Perilaku pemilihan kedai kopi menunjukkan kecenderungan positif untuk kembali memilih kedai yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-0e73e.webp" type="image/webp" length="105064" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-8df0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-0e73e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/konsumen-kualitas-produk-remorse-perilaku-islam-si-thumb-9937b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15292-agroteksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54841-desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-efi</link>
	<guid isPermaLink="false">edb9512a1d311432cce7481808f6ec8b</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 06:52:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi eksperimental jangka panjang untuk mengamati kinerja dan tingkat keausan runner turbin yang telah didesain ulang pada kondisi aliran air yang berfluktuasi, sehingga dapat menilai keberlanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan: Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi eksperimental jangka panjang untuk mengamati kinerja dan tingkat keausan runner turbin yang telah didesain ulang pada kondisi aliran air yang berfluktuasi, sehingga dapat menilai keberlanjutan peningkatan efisiensi serta potensi kavitasi selama operasi harian; kedua, mengembangkan pendekatan berbasis pembelajaran mesin yang mengoptimalkan geometri runner turbin secara otomatis dengan mempertimbangkan variasi head, debit, dan karakteristik situs pada beberapa PLTA di Indonesia, guna mempercepat proses desain dan meningkatkan adaptabilitas desain pada kondisi lokal yang berbeda; ketiga, merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan realActime berbasis sensor dan kontrol otomatis yang dapat menyesuaikan sudut guide vane serta kecepatan rotasi turbin secara dinamis sesuai perubahan head dan debit, sehingga meningkatkan respons operasional dan mengurangi risiko kegagalan mekanis. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas aplikasi metode reverse engineering dan simulasi CFD, memberikan data empiris yang lebih komprehensif, serta meningkatkan efisiensi energi terbarukan pada pembangkit listrik tenaga air secara nasional.. Uprating desain runner turbin dengan metode Reverse Engineering dan simulasi CFD meningkatkan efisiensi turbin dari 62,5% menjadi 90,27% pada head dan debit aktual di PLTA Plengan.Metode tersebut juga meningkatkan kapasitas daya output unit 5 dari 1000 kW menjadi 1578 kW secara optimal PLTA Plengan terletak di desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Terdapat 5 unit pembangkit hidro yang masih beroperasi dibawah PLTA Plengan. Masalah yang terjadi saat ini terletak pada unit 5 yang merupakan unit relokasi dari PLTA Susukan dengan daya terpasang 1600 kW. Kinerja dari unit ini mengalami penurunan sehingga hanya mampu menghasilkan daya sebesar 1000 kW. Hal ini disinyalir akibat dari spesifikasi dari turbin yang terpasang tidak sesuai dengan kondisi aktual ditempat yang baru khususnya pada parameter head dan debit air. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" alt="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-6ee14.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-6ee14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-6ee14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-6ee14.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" alt="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" alt="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54841-desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-efi" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" target="_blank">Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan</a>: Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi eksperimental jangka panjang untuk mengamati kinerja dan tingkat keausan runner turbin yang telah didesain ulang pada kondisi aliran air yang berfluktuasi, sehingga dapat menilai keberlanjutan peningkatan efisiensi serta potensi kavitasi selama operasi harian; kedua, mengembangkan pendekatan berbasis pembelajaran mesin yang mengoptimalkan geometri runner turbin secara otomatis dengan mempertimbangkan variasi head, debit, dan karakteristik situs pada beberapa PLTA di Indonesia, guna mempercepat proses desain dan meningkatkan adaptabilitas desain pada kondisi lokal yang berbeda; ketiga, merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan realActime berbasis sensor dan kontrol otomatis yang dapat menyesuaikan sudut guide vane serta kecepatan rotasi turbin secara dinamis sesuai perubahan head dan debit, sehingga meningkatkan respons operasional dan mengurangi risiko kegagalan mekanis. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas aplikasi metode reverse engineering dan simulasi CFD, memberikan data empiris yang lebih komprehensif, serta meningkatkan efisiensi energi terbarukan pada pembangkit listrik tenaga air secara nasional..
<br>Uprating desain runner turbin dengan metode Reverse Engineering dan simulasi CFD meningkatkan efisiensi turbin dari 62,5% menjadi 90,27% pada head dan debit aktual di PLTA Plengan.Metode tersebut juga meningkatkan kapasitas daya output unit 5 dari 1000 kW menjadi 1578 kW secara optimal
<br>PLTA Plengan terletak di desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Terdapat 5 unit pembangkit hidro yang masih beroperasi dibawah PLTA Plengan. Masalah yang terjadi saat ini terletak pada unit 5 yang merupakan unit relokasi dari PLTA Susukan dengan daya terpasang 1600 kW. Kinerja dari unit ini mengalami penurunan sehingga hanya mampu menghasilkan daya sebesar 1000 kW. Hal ini disinyalir akibat dari spesifikasi dari turbin yang terpasang tidak sesuai dengan kondisi aktual ditempat yang baru khususnya pada parameter head dan debit air. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp" type="image/webp" length="109254" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-6ee14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10571-elektrika-borneo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54835-struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-reg</link>
	<guid isPermaLink="false">4fcacf61bf097ed9cba90fdff893534d</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 06:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko nurisman ]]></category>
	<category><![CDATA[ elvi elvi 98 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[98,common,crawl,eko,elvi,nurisman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi hukum dan regulasi yang terkait dengan cryptocurrency di Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek-aspek ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura): Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi hukum dan regulasi yang terkait dengan cryptocurrency di Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti keamanan siber, perlindungan konsumen, dan pencegahan praktik pencucian uang dan pendanaan terorisme.2. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari penggunaan cryptocurrency di Indonesia, termasuk studi tentang perilaku konsumen, preferensi pembayaran, dan dampak terhadap stabilitas keuangan negara.3. Meneliti dan mengembangkan kerangka regulasi yang komprehensif untuk cryptocurrency di Indonesia, dengan mempertimbangkan pengalaman negara-negara lain seperti Jepang dan Singapura, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang unik bagi Indonesia dalam mengadopsi dan mengatur cryptocurrency.. Cryptocurrency atau mata uang virtual merupakan inovasi baru hasil perkembangan dalam dunia pembayaran digital yang searah dengan perkembangan dunia teknologi dan jaringan internet khususnya dalam sistem pembayaran dan sarana pembayaran digital yang ada saat ini.Produk pertama cryptocurrency dikenal dengan nama Bitcoin yang telah berkembang pesat sejak diciptakan pada tahun 2009, kurs Bitcoin pun melonjak naik seiring banyaknya permintaan dan penawaran.Lahirnya Bitcoin merupakan hasil akibat dari Great Recession dan krisis keuangan yang terjadi pada tahun 2008 dan merupakan reaksi dari revolusi keuangan yang terjadi selama 20 tahun terakhir.Konsep dasar dari cryptocurrency memiliki standar keamanan tinggi dengan sistem kriptografi yang mengubah informasi dari yang dapat dibaca menjadi suatu kode acak yang tidak dapat dibaca dan teknologi pencatatan digital dengan blockchain sendiri yang mendasari berjalannya Bitcoin tanpa bergantung kepada server terpusat dan dengan demikian terhindar dari resiko downtime.Pengaturan hukum terkait cryptocurrency di Jepang dan Singapura.Jepang secara resmi telah melegalkan transaksi penggunaan cryptocurrency serta telah mulai menerapkan undang-undang yang di amandemen pada 01 April 2017 terhadap Payment Service Act (PSA) untuk meregulasi cryptocurrency yang mengesahkan penggunaan mata uang virtual yang pada dasarnya memberikan status hukum yang sama dengan mata uang lainnya.Secara tersirat bisa dilihat bahwa pemerintah Jepang mengakui bahwa cryptocurrency bisa menjadi ancaman apabila tidak ada regulasi yang mengaturnya.Legalisasi cryptocurrency yang dilakukan melalui Financial Service Agency (FSA) berkaitan dengan pendekatan pertama dalam National Security Strategy untuk memperkuat keamanan siber Jepang dan juga berkaitan dengan kesejahteraan ekonomi Jepang.FSA sendiri adalah lembaga yang mengatur regulasi keuangan di Jepang dan berada dibawah Kementrian Jasa Keuangan Jepang.Tujuan dibuat regulasi untuk mencegah terjadinya pengalihan tindakan pidana dengan memverifikasi hal-hal yang ditransaksikan termasuk identifikasi pelanggan dan memeriksa tujuan dari transaksi dilakukan.Dengan diaturnya dan dijelaskannya tentang definisi dari cryptocurrency, regulasi terhadap platform exchange, peraturan terhadap pajak dan regulasi terkait dengan anti-money laundering hingga upaya menjalin kerjasama internasional terkait dengan regulasi cryptocurrency maka dapat dilihat bahwa Jepang telah berusaha meminimalkan terjadinya ancaman serta melindungi masyarakatnya dalam lingkup nasional.Sama halnya dengan Jepang, Singapura juga telah melegalkan transaksi cryptocurrency di negaranya.Melalui Otoritas Moneter Singapura (MAS) dalam Securities and Futures Act yang merupakan undang-undang utama yang mengatur sekuritas dan investasi di Singapura.Lembaga keuangan yang beroperasi di Singapura diharuskan menerapkan kontrol yang kuat untuk mendeteksi dan menghalangi aliran dana gelap melalui sistem keuangan Singapura.Kontrol tersebut mencakup perlunya lembaga keuangan untuk mengidentifikasi dan mengetahui pelanggan mereka, melakukan peninjauan akun secara teratur, dan memantau dan melaporkan setiap transaksi yang mencurigakan.Persyaratan pada lembaga keuangan diatur dalam MAS Notices tentang Pencegahan Pencucian Uang dan Penanggulangan Pendanaan Terorisme (Pemberitahuan AML / CFT).Saat ini cryptocurrency atau mata uang virtual tidak dapat dijadikan alat tukar dalam transaksi karena belum mempunyai legalitas ataupun regulasi yang jelas dari otoritas moneter Negara.Pada dasarnya, Indonesia melarang transaksi penggunaan Bitcoin dengan dasar hukum Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, hingga PBI Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran dan PBI Nomor 19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial atas pertimbangan pemerintah yakni pergerakan harga Bitcoin yang fluktuatif berpotensi mengganggu stabilitas keuangan Negara dikarenakan kemungkinan terjadinya penggelembungan nilai uang virtual akibat tren Bitcoin, kemudian juga khawatir keberadaan mata uang virtual ini disalah gunakan oleh pihak tertentu dalam transaksi jual-beli barang terlarang serta pencucian uang bahkan peretasan sistem.Akan tetapi, perlu adanya otoritas moneter Negara dalam pengaturan transaksi mata uang virtual agar dapat memberikan pencegahan dan perlindungan bagi Indonesia.Apabila telah diakuinya Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah maka, Negara dapat melakukan pengenaan pajak atas transaksi ataupun bagi pihak penyedia jasa yang mana dapat meningkatkan pendapatan Negara dalam membangun infrastruktur Negara hingga dengan adanya dibuat regulasi maka juga melakukan pencegahan terlebih dahulu atas kemungkinan terjadinya transaksi tindak pidana.Jika sebaliknya pemerintah tetap tidak melakukan tindakan atau pernyataan jelas terkait keberadaan mata uang virtual ini, maka akibatnya alur lalu lintas transaksi tidak diawasi yang mana kerugian atas pendapatan Negara yang terus hangus menjadi kerugian sumber pendapatan tambahan Negara, bahkan Negara juga tidak ada pencegahan jika terjadinya kasus tertentu.Hingga tidak dapat memonitoring akan adanya transaksi mencurigakan yang terindikasi adanya tindakan pidana baik dalam maupun luar negeri Perkembangan teknologi informasi menuntut manusia di era modern untuk menyesuaikan diri. Berbagai instrumen pembayaran modern telah dirancang sehingga dapat digunakan sebagai sarana untuk memudahkan transaksi. Selain uang elektronik, dalam beberapa tahun terakhir muncul mata uang virtual yang dikenal sebagai cryptocurrency. Dalam makalah ini, peneliti merumuskan masalah, termasuk: perbandingan hukum cryptocurrency di Jepang dan Singapura, sistem pembayaran di Indonesia saat ini, dan kemudian membandingkan prospek perkembangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-c48f4.webp" title="JURIS - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-c48f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-c48f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-c48f4.webp 1x" title="JURIS - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)" alt="JURIS - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-42883.webp" title="JURIS - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-42883.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-42883.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-42883.webp 1x" title="JURIS - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)" alt="JURIS - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-4adbd.webp" title="JURIS - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-4adbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-4adbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-4adbd.webp 1x" title="JURIS - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)" alt="JURIS - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54835-struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-reg" title="JURIS - Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)" target="_blank">Prospek Pengaturan Cryptocurrency sebagai Mata Uang Virtual di Indonesia (Studi Perbandingan Hukum Jepang Dan Singapura)</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi hukum dan regulasi yang terkait dengan cryptocurrency di Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti keamanan siber, perlindungan konsumen, dan pencegahan praktik pencucian uang dan pendanaan terorisme.2. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari penggunaan cryptocurrency di Indonesia, termasuk studi tentang perilaku konsumen, preferensi pembayaran, dan dampak terhadap stabilitas keuangan negara.3. Meneliti dan mengembangkan kerangka regulasi yang komprehensif untuk cryptocurrency di Indonesia, dengan mempertimbangkan pengalaman negara-negara lain seperti Jepang dan Singapura, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang unik bagi Indonesia dalam mengadopsi dan mengatur cryptocurrency..
<br>Cryptocurrency atau mata uang virtual merupakan inovasi baru hasil perkembangan dalam dunia pembayaran digital yang searah dengan perkembangan dunia teknologi dan jaringan internet khususnya dalam sistem pembayaran dan sarana pembayaran digital yang ada saat ini.Produk pertama cryptocurrency dikenal dengan nama Bitcoin yang telah berkembang pesat sejak diciptakan pada tahun 2009, kurs Bitcoin pun melonjak naik seiring banyaknya permintaan dan penawaran.Lahirnya Bitcoin merupakan hasil akibat dari Great Recession dan krisis keuangan yang terjadi pada tahun 2008 dan merupakan reaksi dari revolusi keuangan yang terjadi selama 20 tahun terakhir.Konsep dasar dari cryptocurrency memiliki standar keamanan tinggi dengan sistem kriptografi yang mengubah informasi dari yang dapat dibaca menjadi suatu kode acak yang tidak dapat dibaca dan teknologi pencatatan digital dengan blockchain sendiri yang mendasari berjalannya Bitcoin tanpa bergantung kepada server terpusat dan dengan demikian terhindar dari resiko downtime.Pengaturan hukum terkait cryptocurrency di Jepang dan Singapura.Jepang secara resmi telah melegalkan transaksi penggunaan cryptocurrency serta telah mulai menerapkan undang-undang yang di amandemen pada 01 April 2017 terhadap Payment Service Act (PSA) untuk meregulasi cryptocurrency yang mengesahkan penggunaan mata uang virtual yang pada dasarnya memberikan status hukum yang sama dengan mata uang lainnya.Secara tersirat bisa dilihat bahwa pemerintah Jepang mengakui bahwa cryptocurrency bisa menjadi ancaman apabila tidak ada regulasi yang mengaturnya.Legalisasi cryptocurrency yang dilakukan melalui Financial Service Agency (FSA) berkaitan dengan pendekatan pertama dalam National Security Strategy untuk memperkuat keamanan siber Jepang dan juga berkaitan dengan kesejahteraan ekonomi Jepang.FSA sendiri adalah lembaga yang mengatur regulasi keuangan di Jepang dan berada dibawah Kementrian Jasa Keuangan Jepang.Tujuan dibuat regulasi untuk mencegah terjadinya pengalihan tindakan pidana dengan memverifikasi hal-hal yang ditransaksikan termasuk identifikasi pelanggan dan memeriksa tujuan dari transaksi dilakukan.Dengan diaturnya dan dijelaskannya tentang definisi dari cryptocurrency, regulasi terhadap platform exchange, peraturan terhadap pajak dan regulasi terkait dengan anti-money laundering hingga upaya menjalin kerjasama internasional terkait dengan regulasi cryptocurrency maka dapat dilihat bahwa Jepang telah berusaha meminimalkan terjadinya ancaman serta melindungi masyarakatnya dalam lingkup nasional.Sama halnya dengan Jepang, Singapura juga telah melegalkan transaksi cryptocurrency di negaranya.Melalui Otoritas Moneter Singapura (MAS) dalam Securities and Futures Act yang merupakan undang-undang utama yang mengatur sekuritas dan investasi di Singapura.Lembaga keuangan yang beroperasi di Singapura diharuskan menerapkan kontrol yang kuat untuk mendeteksi dan menghalangi aliran dana gelap melalui sistem keuangan Singapura.Kontrol tersebut mencakup perlunya lembaga keuangan untuk mengidentifikasi dan mengetahui pelanggan mereka, melakukan peninjauan akun secara teratur, dan memantau dan melaporkan setiap transaksi yang mencurigakan.Persyaratan pada lembaga keuangan diatur dalam MAS Notices tentang Pencegahan Pencucian Uang dan Penanggulangan Pendanaan Terorisme (Pemberitahuan AML / CFT).Saat ini cryptocurrency atau mata uang virtual tidak dapat dijadikan alat tukar dalam transaksi karena belum mempunyai legalitas ataupun regulasi yang jelas dari otoritas moneter Negara.Pada dasarnya, Indonesia melarang transaksi penggunaan Bitcoin dengan dasar hukum Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, hingga PBI Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran dan PBI Nomor 19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial atas pertimbangan pemerintah yakni pergerakan harga Bitcoin yang fluktuatif berpotensi mengganggu stabilitas keuangan Negara dikarenakan kemungkinan terjadinya penggelembungan nilai uang virtual akibat tren Bitcoin, kemudian juga khawatir keberadaan mata uang virtual ini disalah gunakan oleh pihak tertentu dalam transaksi jual-beli barang terlarang serta pencucian uang bahkan peretasan sistem.Akan tetapi, perlu adanya otoritas moneter Negara dalam pengaturan transaksi mata uang virtual agar dapat memberikan pencegahan dan perlindungan bagi Indonesia.Apabila telah diakuinya Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah maka, Negara dapat melakukan pengenaan pajak atas transaksi ataupun bagi pihak penyedia jasa yang mana dapat meningkatkan pendapatan Negara dalam membangun infrastruktur Negara hingga dengan adanya dibuat regulasi maka juga melakukan pencegahan terlebih dahulu atas kemungkinan terjadinya transaksi tindak pidana.Jika sebaliknya pemerintah tetap tidak melakukan tindakan atau pernyataan jelas terkait keberadaan mata uang virtual ini, maka akibatnya alur lalu lintas transaksi tidak diawasi yang mana kerugian atas pendapatan Negara yang terus hangus menjadi kerugian sumber pendapatan tambahan Negara, bahkan Negara juga tidak ada pencegahan jika terjadinya kasus tertentu.Hingga tidak dapat memonitoring akan adanya transaksi mencurigakan yang terindikasi adanya tindakan pidana baik dalam maupun luar negeri
<br>Perkembangan teknologi informasi menuntut manusia di era modern untuk menyesuaikan diri. Berbagai instrumen pembayaran modern telah dirancang sehingga dapat digunakan sebagai sarana untuk memudahkan transaksi. Selain uang elektronik, dalam beberapa tahun terakhir muncul mata uang virtual yang dikenal sebagai cryptocurrency. Dalam makalah ini, peneliti merumuskan masalah, termasuk: perbandingan hukum cryptocurrency di Jepang dan Singapura, sistem pembayaran di Indonesia saat ini, dan kemudian membandingkan prospek perkembangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-c48f4.webp" type="image/webp" length="62182" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-c48f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-42883.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/struktur-negara-regulasi-undang-nomor-kerangka-ana-thumb-4adbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-505-uib.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5375-journal-judicial-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi Analisis Kompetisi Sains Madrasah KSM di MAN 1 Wonosobo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi Analisis Kompetisi Sains Madrasah KSM di MAN 1 Wonosobo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi Analisis Kompetisi Sains Madrasah KSM di MAN 1 Wonosobo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54844-integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas</link>
	<guid isPermaLink="false">37cbe3899fcf9d269835f6a1d6166777</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 05:40:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ faisal kamal ]]></category>
	<category><![CDATA[ mia kusmiati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,faisal,kamal,kusmiati,mia,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara empiris bagaimana model integrasi interkonektif memengaruhi pencapaian kompetensi siswa dalam mata pelajaran biologi, misalnya dengan menguji perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara empiris bagaimana model integrasi interkonektif memengaruhi pencapaian kompetensi siswa dalam mata pelajaran biologi, misalnya dengan menguji perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan pendekatan integratif dan kelas tradisional. Selanjutnya, studi dapat menyelidiki kebutuhan pelatihan khusus bagi guru agar dapat menguasai kompetensi interdisipliner antara sains dan Islam, dengan merancang program pelatihan berbasis modul dan mengukur dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi adaptasi kurikulum nasional untuk memasukkan elemen integrasi sainsAcIslam secara eksplisit, termasuk analisis kebijakan dan uji coba pilot di beberapa madrasah, guna mengidentifikasi tantangan operasional dan strategi mitigasinya.. Pola integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran biologi pada KSM di MAN 1 Wonosobo bersifat integratif interkonektif, melibatkan guru biologi, agama Islam, dan bahasa asing.Implementasi konsep integrasi meliputi penggunaan buku biologi terintegrasi, materi keislaman, dan diskusi mendalam, yang dapat meningkatkan hasil belajar biologi.Faktor pendukung meliputi kurikulum nasional, kompetensi guru lintas disiplin, motivasi peserta didik, serta dukungan madrasah, sementara hambatan mencakup kurangnya spesifikasi kurikulum dan keterbatasan kompetensi guru Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pola konsep integrasi antara Sains dan Islam, untuk mengeksplorasi bagaimana integrasi ini diimplementasikan, dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya dalam konteks pembelajaran untuk Kompetisi Sains Madrasah Terpadu (KSM) dalam Biologi di MAN 1 Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, memanfaatkan pendekatan penelitian lapangan dan penelitian deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa pola integrasi antara Sains dan Islam dalam pembelajaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-9d639.webp" title="JURIS - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-9d639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-9d639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-9d639.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo" alt="JURIS - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-05338.webp" title="JURIS - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-05338.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-05338.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-05338.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo" alt="JURIS - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-47e34.webp" title="JURIS - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-47e34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-47e34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-47e34.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo" alt="JURIS - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54844-integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas" title="JURIS - Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo" target="_blank">Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Biologi : Analisis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Wonosobo</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara empiris bagaimana model integrasi interkonektif memengaruhi pencapaian kompetensi siswa dalam mata pelajaran biologi, misalnya dengan menguji perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan pendekatan integratif dan kelas tradisional. Selanjutnya, studi dapat menyelidiki kebutuhan pelatihan khusus bagi guru agar dapat menguasai kompetensi interdisipliner antara sains dan Islam, dengan merancang program pelatihan berbasis modul dan mengukur dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi adaptasi kurikulum nasional untuk memasukkan elemen integrasi sainsAcIslam secara eksplisit, termasuk analisis kebijakan dan uji coba pilot di beberapa madrasah, guna mengidentifikasi tantangan operasional dan strategi mitigasinya..
<br>Pola integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran biologi pada KSM di MAN 1 Wonosobo bersifat integratif interkonektif, melibatkan guru biologi, agama Islam, dan bahasa asing.Implementasi konsep integrasi meliputi penggunaan buku biologi terintegrasi, materi keislaman, dan diskusi mendalam, yang dapat meningkatkan hasil belajar biologi.Faktor pendukung meliputi kurikulum nasional, kompetensi guru lintas disiplin, motivasi peserta didik, serta dukungan madrasah, sementara hambatan mencakup kurangnya spesifikasi kurikulum dan keterbatasan kompetensi guru
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pola konsep integrasi antara Sains dan Islam, untuk mengeksplorasi bagaimana integrasi ini diimplementasikan, dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya dalam konteks pembelajaran untuk Kompetisi Sains Madrasah Terpadu (KSM) dalam Biologi di MAN 1 Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, memanfaatkan pendekatan penelitian lapangan dan penelitian deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa pola integrasi antara Sains dan Islam dalam pembelajaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-05338.webp" type="image/webp" length="77800" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-9d639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-05338.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/integrasi-sains-konsep-akal-guru-lintas-mata-biolo-thumb-47e34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1081-aksaraglobal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5473-journal-new-trends-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan BPOM di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan Kimia Berbahaya di Kota Batam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan BPOM di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan Kimia Berbahaya di Kota Batam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan BPOM di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan Kimia Berbahaya di Kota Batam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54834-bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia</link>
	<guid isPermaLink="false">313e335d4bbd40f4b71412329c07a922</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 05:37:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko nurisman ]]></category>
	<category><![CDATA[ elvi elvi 98 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[98,common,crawl,eko,elvi,nurisman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara kuantitatif efektivitas mekanisme pengawasan yang diterapkan oleh Balai POM dalam mengurangi peredaran kosmetik berbahan kimia berbahaya, dengan mengukur tingkat kepatuhan pelaku usaha sebelum dan sesudah intervensi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan Kimia Berbahaya di Kota Batam: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara kuantitatif efektivitas mekanisme pengawasan yang diterapkan oleh Balai POM dalam mengurangi peredaran kosmetik berbahan kimia berbahaya, dengan mengukur tingkat kepatuhan pelaku usaha sebelum dan sesudah intervensi. Selanjutnya, diperlukan studi komparatif mengenai pengaruh program pembinaan dan edukasi konsumen terhadap peningkatan kesadaran serta perubahan perilaku pembelian kosmetik berbahaya, terutama pada kelompok masyarakat awam. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak penyesuaian sanksi administratif dan pidana terhadap tingkat kepatuhan pelaku usaha, termasuk analisis biayaAcmanfaat dari penerapan hukuman yang lebih berat. Penelitian juga dapat meneliti peran teknologi informasi dalam mempermudah proses inspeksi dan pelaporan pelanggaran, sehingga dapat meningkatkan transparansi dan responsivitas Balai POM.. Balai POM memiliki tugas dan wewenang untuk mengawasi, menindak, dan membina peredaran kosmetik berbahan kimia berbahaya, dengan pengawasan sebagai langkah awal, penindakan sebagai sanksi, serta pembinaan untuk meningkatkan kesadaran konsumen.Namun, efektivitas pengawasan terhambat oleh kurangnya jumlah dan kompetensi pegawai yang tidak sebanding dengan beban kerja serta kurangnya keseriusan pelaku usaha dalam mematuhi regulasi.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sumber daya manusia, penyesuaian kompetensi, dan pendekatan yang lebih intensif terhadap pelaku usaha guna mengurangi peredaran kosmetik berbahaya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tugas dan wewenang Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam pengawasan peredaran kosmetik yang terbuat dari bahan kimia berbahaya di Batam, serta mengidentifikasi bentuk pelaksanaan pengawasan dan faktor-faktor yang menghambat proses pengawasan yang dilakukan oleh Balai POM. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan melakukan wawancara terhadap petugas Balai POM dan pelaku usaha, serta didukung oleh ketentuan peraturan perundangAcundangan yang mengatur pengawasan peredaran kosmetik berbahan kimia berbahaya,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-e4ccf.webp" title="JURIS - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-e4ccf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-e4ccf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-e4ccf.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam" alt="JURIS - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-9ede8.webp" title="JURIS - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-9ede8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-9ede8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-9ede8.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam" alt="JURIS - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-2fe77.webp" title="JURIS - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-2fe77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-2fe77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-2fe77.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam" alt="JURIS - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54834-bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia" title="JURIS - Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam" target="_blank">Tinjauan Tentang Tugas dan Wewenang Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahan  Kimia Berbahaya di Kota Batam</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara kuantitatif efektivitas mekanisme pengawasan yang diterapkan oleh Balai POM dalam mengurangi peredaran kosmetik berbahan kimia berbahaya, dengan mengukur tingkat kepatuhan pelaku usaha sebelum dan sesudah intervensi. Selanjutnya, diperlukan studi komparatif mengenai pengaruh program pembinaan dan edukasi konsumen terhadap peningkatan kesadaran serta perubahan perilaku pembelian kosmetik berbahaya, terutama pada kelompok masyarakat awam. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak penyesuaian sanksi administratif dan pidana terhadap tingkat kepatuhan pelaku usaha, termasuk analisis biayaAcmanfaat dari penerapan hukuman yang lebih berat. Penelitian juga dapat meneliti peran teknologi informasi dalam mempermudah proses inspeksi dan pelaporan pelanggaran, sehingga dapat meningkatkan transparansi dan responsivitas Balai POM..
<br>Balai POM memiliki tugas dan wewenang untuk mengawasi, menindak, dan membina peredaran kosmetik berbahan kimia berbahaya, dengan pengawasan sebagai langkah awal, penindakan sebagai sanksi, serta pembinaan untuk meningkatkan kesadaran konsumen.Namun, efektivitas pengawasan terhambat oleh kurangnya jumlah dan kompetensi pegawai yang tidak sebanding dengan beban kerja serta kurangnya keseriusan pelaku usaha dalam mematuhi regulasi.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sumber daya manusia, penyesuaian kompetensi, dan pendekatan yang lebih intensif terhadap pelaku usaha guna mengurangi peredaran kosmetik berbahaya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tugas dan wewenang Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam pengawasan peredaran kosmetik yang terbuat dari bahan kimia berbahaya di Batam, serta mengidentifikasi bentuk pelaksanaan pengawasan dan faktor-faktor yang menghambat proses pengawasan yang dilakukan oleh Balai POM. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan melakukan wawancara terhadap petugas Balai POM dan pelaku usaha, serta didukung oleh ketentuan peraturan perundangAcundangan yang mengatur pengawasan peredaran kosmetik berbahan kimia berbahaya,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-2fe77.webp" type="image/webp" length="52394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-e4ccf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-9ede8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/bpom-kosmetik-berbahaya-pengawasan-kimia-tinjauan-thumb-2fe77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-505-uib.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5375-journal-judicial-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5 Flurourasil pada Penderita Keloid ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5 Flurourasil pada Penderita Keloid ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5 Flurourasil pada Penderita Keloid ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54830-kombinasi-terapi-injeksi-air-kor</link>
	<guid isPermaLink="false">20b9b7ed8c7b498fd8ebed514302f43a</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 04:44:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kl rsud ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kl,rsud]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sebaiknya mengevaluasi efektivitas jangka panjang kombinasi TCA dan 5-FU dengan memperpanjang periode followAcup hingga satu tahun atau lebih untuk menilai keberlanjutan perbaikan keloid serta kemungkinan kekambuhan; selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5-Flurourasil pada Penderita Keloid: Penelitian lanjutan sebaiknya mengevaluasi efektivitas jangka panjang kombinasi TCA dan 5-FU dengan memperpanjang periode followAcup hingga satu tahun atau lebih untuk menilai keberlanjutan perbaikan keloid serta kemungkinan kekambuhan; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan antara kombinasi TCAA A5-FU dengan modalitas lain seperti terapi laser, terapi tekanan, atau penggunaan gel silikon untuk menentukan strategi paling optimal dalam mengurangi ukuran, warna, dan gejala keloid; terakhir, diperlukan penelitian untuk menemukan dosis dan rasio injeksi TCA serta 5-FU yang paling efektif dengan memvariasikan konsentrasi dan interval pemberian, sehingga dapat meminimalkan efek samping sambil memaksimalkan hasil klinis pada populasi pasien yang lebih luas.. Terapi kombinasi TCA dengan 5-FU menunjukan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan monoterapi TCA, tetapi tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok yang dinilai menggunakan Vancouver Scar Scale untuk menilai vaskularitas, pigmentasi, konsistensi dan tinggi dari skar, serta skala nyeri dan pruritus Keloid adalah keluhan dermatologis umum yang diakibatkan oleh terganggunya proses penyembuhan luka normal. Meskipun ada banyak pendekatan terapeutik untuk keloid, namun tidak ada satu metode pun yang memberikan efikasi penuh. Salah satu modalitas terapi untuk keloid adalah kombinasi injeksi intralesi Triamcinolon acetonide dan 5-Fluorourasil (5-FU). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas antara terapi injeksi kortikosteroid dengan kombinasi terapi injeksi triamsinolon asetat dan 5-FU terhadap perbaikan klinis keloid. Penelitian ini merupakan penelitian uji klinis desain paralel dengan matching. Populasi penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-097c5.webp" title="JURIS - Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5-Flurourasil pada Penderita Keloid" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-097c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-097c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-097c5.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5-Flurourasil pada Penderita Keloid" alt="JURIS - Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5-Flurourasil pada Penderita Keloid" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-af3fd.webp" title="JURIS - Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5-Flurourasil pada Penderita Keloid" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-af3fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-af3fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-af3fd.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5-Flurourasil pada Penderita Keloid" alt="JURIS - Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5-Flurourasil pada Penderita Keloid" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54830-kombinasi-terapi-injeksi-air-kor" title="JURIS - Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5-Flurourasil pada Penderita Keloid" target="_blank">Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi dan 5-Flurourasil pada Penderita Keloid</a>: Penelitian lanjutan sebaiknya mengevaluasi efektivitas jangka panjang kombinasi TCA dan 5-FU dengan memperpanjang periode followAcup hingga satu tahun atau lebih untuk menilai keberlanjutan perbaikan keloid serta kemungkinan kekambuhan; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan antara kombinasi TCAA A5-FU dengan modalitas lain seperti terapi laser, terapi tekanan, atau penggunaan gel silikon untuk menentukan strategi paling optimal dalam mengurangi ukuran, warna, dan gejala keloid; terakhir, diperlukan penelitian untuk menemukan dosis dan rasio injeksi TCA serta 5-FU yang paling efektif dengan memvariasikan konsentrasi dan interval pemberian, sehingga dapat meminimalkan efek samping sambil memaksimalkan hasil klinis pada populasi pasien yang lebih luas..
<br>Terapi kombinasi TCA dengan 5-FU menunjukan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan monoterapi TCA, tetapi tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok yang dinilai menggunakan Vancouver Scar Scale untuk menilai vaskularitas, pigmentasi, konsistensi dan tinggi dari skar, serta skala nyeri dan pruritus
<br>Keloid adalah keluhan dermatologis umum yang diakibatkan oleh terganggunya proses penyembuhan luka normal. Meskipun ada banyak pendekatan terapeutik untuk keloid, namun tidak ada satu metode pun yang memberikan efikasi penuh. Salah satu modalitas terapi untuk keloid adalah kombinasi injeksi intralesi Triamcinolon acetonide dan 5-Fluorourasil (5-FU). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas antara terapi injeksi kortikosteroid dengan kombinasi terapi injeksi triamsinolon asetat dan 5-FU terhadap perbaikan klinis keloid. Penelitian ini merupakan penelitian uji klinis desain paralel dengan matching. Populasi penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-097c5.webp" type="image/webp" length="81168" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-097c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kombinasi-terapi-injeksi-air-kortikosteroid-analge-thumb-af3fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2223-acehprov.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17085-journal-medical-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 18 Jul 2026 11:29:08 +0700. 12 items. Served in: 6.684 seconds [rss] -->
