<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 09 Sep 2026 12:10:00 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:10:00 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-09T12:10:00+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65056-strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru</link>
	<guid isPermaLink="false">48c20ba863db8149906babe8777dc934</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 08:26:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ uswatun nisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[nisa,uswatun,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, tiga saran penelitian lanjutan yang relevan adalah: (1) Mengeksplorasi pengaruh penerapan literasi digital dalam pembelajaran berdiferensiasi terhadap kreativitas anak usia dini di kelas gabungan, dengan fokus pada peran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini: Berdasarkan temuan penelitian ini, tiga saran penelitian lanjutan yang relevan adalah: (1) Mengeksplorasi pengaruh penerapan literasi digital dalam pembelajaran berdiferensiasi terhadap kreativitas anak usia dini di kelas gabungan, dengan fokus pada peran teknologi sebagai alat pembelajaran yang inovatif. (2) Mengkaji dampak jangka panjang strategi adaptasi guru terhadap perkembangan holistik anak, terutama dalam membangun ketahanan psikologis dan keterampilan sosial yang berkelanjutan. (3) Mengembangkan model kolaborasi antarguru di lembaga PAUD dengan sistem kelas gabungan, dengan mengevaluasi efektivitas kerja sama dalam mengoptimalkan stimulasi perkembangan anak. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas wawasan tentang inovasi pembelajaran di lingkungan kelas gabungan, serta memperkuat dasar teoritis untuk pengembangan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan.. Strategi adaptasi guru merupakan faktor utama dalam mengoptimalkan stimulasi perkembangan anak usia dini pada pembelajaran kelas gabungan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas.Guru mampu melakukan berbagai bentuk adaptasi melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi, pengelolaan kelas yang fleksibel, pemanfaatan media pembelajaran berbasis lingkungan, serta pengembangan mekanisme coping dalam menghadapi tekanan kerja.Perbedaan pengalaman mengajar menghasilkan variasi strategi adaptasi antara guru senior dan guru baru, namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik.Kreativitas, fleksibilitas, kompetensi profesional, dan ketahanan psikologis menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan guru dalam mengoptimalkan stimulasi perkembangan anak pada kondisi kelas gabungan.Temuan ini mengimplikasikan bahwa lembaga PAUD yang menghadapi keterbatasan sumber daya perlu memperkuat kompetensi adaptif guru melalui pelatihan, pendampingan profesional, serta penyediaan ruang kolaborasi antarguru agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.Penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena hanya dilakukan pada satu lembaga PAUD dengan pendekatan kualitatif sehingga temuan yang diperoleh bersifat kontekstual dan belum dapat digeneralisasikan pada seluruh lembaga PAUD yang menerapkan kelas gabungan.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak lembaga dengan karakteristik yang beragam serta mengembangkan pendekatan kuantitatif atau mixed methods untuk menguji efektivitas strategi adaptasi guru terhadap optimalisasi stimulasi perkembangan anak usia dini secara lebih luas Penelitian ini mengkaji strategi adaptasi guru dalam mengoptimalkan stimulasi perkembangan anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, sebagai respons terhadap tantangan kelas gabungan (kelompok A dan B). Kebijakan ini diambil sekolah akibat keterbatasan murid dan guru, namun tetap berupaya memberikan stimulasi holistik pada enam aspek perkembangan anak. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk menggali temuan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan strategi adaptasi antara guru lama yang cenderung intuitif-klasikal dengan bimbingan individual, dan guru baru yang menerapkan pembelajaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-346ec.webp" title="JURIS - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-346ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-346ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-346ec.webp 1x" title="JURIS - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini" alt="JURIS - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-8941e.webp" title="JURIS - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-8941e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-8941e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-8941e.webp 1x" title="JURIS - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini" alt="JURIS - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-3e0bd.webp" title="JURIS - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-3e0bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-3e0bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-3e0bd.webp 1x" title="JURIS - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini" alt="JURIS - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65056-strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru" title="JURIS - Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini" target="_blank">Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, tiga saran penelitian lanjutan yang relevan adalah: (1) Mengeksplorasi pengaruh penerapan literasi digital dalam pembelajaran berdiferensiasi terhadap kreativitas anak usia dini di kelas gabungan, dengan fokus pada peran teknologi sebagai alat pembelajaran yang inovatif. (2) Mengkaji dampak jangka panjang strategi adaptasi guru terhadap perkembangan holistik anak, terutama dalam membangun ketahanan psikologis dan keterampilan sosial yang berkelanjutan. (3) Mengembangkan model kolaborasi antarguru di lembaga PAUD dengan sistem kelas gabungan, dengan mengevaluasi efektivitas kerja sama dalam mengoptimalkan stimulasi perkembangan anak. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas wawasan tentang inovasi pembelajaran di lingkungan kelas gabungan, serta memperkuat dasar teoritis untuk pengembangan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan..
<br>Strategi adaptasi guru merupakan faktor utama dalam mengoptimalkan stimulasi perkembangan anak usia dini pada pembelajaran kelas gabungan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas.Guru mampu melakukan berbagai bentuk adaptasi melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi, pengelolaan kelas yang fleksibel, pemanfaatan media pembelajaran berbasis lingkungan, serta pengembangan mekanisme coping dalam menghadapi tekanan kerja.Perbedaan pengalaman mengajar menghasilkan variasi strategi adaptasi antara guru senior dan guru baru, namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik.Kreativitas, fleksibilitas, kompetensi profesional, dan ketahanan psikologis menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan guru dalam mengoptimalkan stimulasi perkembangan anak pada kondisi kelas gabungan.Temuan ini mengimplikasikan bahwa lembaga PAUD yang menghadapi keterbatasan sumber daya perlu memperkuat kompetensi adaptif guru melalui pelatihan, pendampingan profesional, serta penyediaan ruang kolaborasi antarguru agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.Penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena hanya dilakukan pada satu lembaga PAUD dengan pendekatan kualitatif sehingga temuan yang diperoleh bersifat kontekstual dan belum dapat digeneralisasikan pada seluruh lembaga PAUD yang menerapkan kelas gabungan.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak lembaga dengan karakteristik yang beragam serta mengembangkan pendekatan kuantitatif atau mixed methods untuk menguji efektivitas strategi adaptasi guru terhadap optimalisasi stimulasi perkembangan anak usia dini secara lebih luas
<br>Penelitian ini mengkaji strategi adaptasi guru dalam mengoptimalkan stimulasi perkembangan anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, sebagai respons terhadap tantangan kelas gabungan (kelompok A dan B). Kebijakan ini diambil sekolah akibat keterbatasan murid dan guru, namun tetap berupaya memberikan stimulasi holistik pada enam aspek perkembangan anak. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk menggali temuan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan strategi adaptasi antara guru lama yang cenderung intuitif-klasikal dengan bimbingan individual, dan guru baru yang menerapkan pembelajaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-3e0bd.webp" type="image/webp" length="100678" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-346ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-8941e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/strategi-adaptasi-model-skor-kompetensi-guru-senio-thumb-3e0bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6181-insida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18442-atthiflah-journal-early-childhood-islamic-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5 6 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5 6 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5 6 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65057-variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak</link>
	<guid isPermaLink="false">ebcdde4c7595078cf70e50302616af54</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 06:41:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ uswatun nisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[nisa,uswatun,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh pola asuh demokratis terhadap perkembangan kognitif anak dalam jangka panjang. Selain itu, studi tentang peran media sosial dalam membentuk pola asuh orang tua di era digital perlu dikembangkan. Terakhir, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh pola asuh demokratis terhadap perkembangan kognitif anak dalam jangka panjang. Selain itu, studi tentang peran media sosial dalam membentuk pola asuh orang tua di era digital perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang strategi pendidikan orang tua dalam menghadapi tantangan penggunaan gadget di lingkungan pedesaan dapat memberikan wawasan baru. Penelitian ini juga perlu memperluas cakupan sampel untuk memahami variasi pola asuh di berbagai daerah. Analisis perbandingan antara pola asuh di kota dan pedesaan dapat mengungkap faktor-faktor unik yang memengaruhi penggunaan gadget. Selain itu, penelitian tentang dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan mental anak usia dini perlu dilakukan. Penelitian ini juga dapat mengintegrasikan pendekatan kuantitatif untuk memvalidasi temuan kualitatif. Keterlibatan pihak sekolah dalam mendampingi penggunaan gadget oleh orang tua menjadi area penelitian yang menarik. Akhirnya, studi tentang inovasi metode pengawasan teknologi digital oleh orang tua di era digital dapat menjadi arah penelitian baru.. Pola asuh demokratis menjadi dominan dalam mengatur penggunaan gadget pada anak usia 5-6 tahun di Desa Anjir Mambulau Barat.Faktor lingkungan dan kesibukan orang tua memengaruhi penerapan pola asuh ini.Orang tua mengatur penggunaan gadget melalui pembatasan waktu, pengawasan konten, dan komunikasi dengan anak.Temuan ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam mengontrol penggunaan teknologi digital untuk mendukung perkembangan anak Penggunaan gadget pada anak usia dini menjadi salah satu fenomena yang membutuhkan perhatian orang tua melalui penerapan pola asuh yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget pada anak usia 5Ae6 tahun serta faktor-faktor yang memengaruhinya di Desa Anjir Mambulau Barat Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua yang memiliki anak usia 5-6 tahun di Desa Anjir Mambulau Barat Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang dominan diterapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-4dc14.webp" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-4dc14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-4dc14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-4dc14.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun" alt="JURIS - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-723d4.webp" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-723d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-723d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-723d4.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun" alt="JURIS - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-1d7b3.webp" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-1d7b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-1d7b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-1d7b3.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun" alt="JURIS - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65057-variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun" target="_blank">Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh pola asuh demokratis terhadap perkembangan kognitif anak dalam jangka panjang. Selain itu, studi tentang peran media sosial dalam membentuk pola asuh orang tua di era digital perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang strategi pendidikan orang tua dalam menghadapi tantangan penggunaan gadget di lingkungan pedesaan dapat memberikan wawasan baru. Penelitian ini juga perlu memperluas cakupan sampel untuk memahami variasi pola asuh di berbagai daerah. Analisis perbandingan antara pola asuh di kota dan pedesaan dapat mengungkap faktor-faktor unik yang memengaruhi penggunaan gadget. Selain itu, penelitian tentang dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan mental anak usia dini perlu dilakukan. Penelitian ini juga dapat mengintegrasikan pendekatan kuantitatif untuk memvalidasi temuan kualitatif. Keterlibatan pihak sekolah dalam mendampingi penggunaan gadget oleh orang tua menjadi area penelitian yang menarik. Akhirnya, studi tentang inovasi metode pengawasan teknologi digital oleh orang tua di era digital dapat menjadi arah penelitian baru..
<br>Pola asuh demokratis menjadi dominan dalam mengatur penggunaan gadget pada anak usia 5-6 tahun di Desa Anjir Mambulau Barat.Faktor lingkungan dan kesibukan orang tua memengaruhi penerapan pola asuh ini.Orang tua mengatur penggunaan gadget melalui pembatasan waktu, pengawasan konten, dan komunikasi dengan anak.Temuan ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam mengontrol penggunaan teknologi digital untuk mendukung perkembangan anak
<br>Penggunaan gadget pada anak usia dini menjadi salah satu fenomena yang membutuhkan perhatian orang tua melalui penerapan pola asuh yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget pada anak usia 5Ae6 tahun serta faktor-faktor yang memengaruhinya di Desa Anjir Mambulau Barat Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua yang memiliki anak usia 5-6 tahun di Desa Anjir Mambulau Barat Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang dominan diterapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-4dc14.webp" type="image/webp" length="88546" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-4dc14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-723d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/variasi-pola-asuh-fisik-mental-anak-positif-era-di-thumb-1d7b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6181-insida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18442-atthiflah-journal-early-childhood-islamic-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study A Gender Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study A Gender Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study A Gender Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65054-perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-m</link>
	<guid isPermaLink="false">32d9322d8d3a9347540c9f709a003e05</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 06:34:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak sosial dan psikologis dari praktik ijbar dalam pernikahan, terutama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak sosial dan psikologis dari praktik ijbar dalam pernikahan, terutama pada wanita dan anak-anak, serta mengembangkan strategi intervensi dan pencegahan yang efektif.2. Melakukan penelitian komparatif tentang implementasi hak ijbar dalam pernikahan di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan perbedaan budaya dan sosial, untuk memahami bagaimana praktik ini bervariasi dan bagaimana dapat ditangani secara efektif.3. Menganalisis dan merekomendasikan perubahan kebijakan yang diperlukan untuk memperkuat perlindungan hukum bagi hak asasi wanita dalam pernikahan, termasuk menjamin hak-hak wanita dalam memilih pasangan dan mencegah pernikahan paksa. Penelitian ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana hukum perkawinan saat ini dapat diperkuat untuk melindungi hak-hak wanita dan anak-anak.. Dalam catatan sejarah, gagasan hak ijbar telah berkembang.Sebagian besar ulama madzhab mengakui hak ijbar bagi wali di awal-awal hukum Islam.sehingga Orang tua dapat memaksa putrinya menikah meskipun ada pandangan yang bertentangan.Hak ijbar mutlak setelah itu mungkin tidak lagi dilakukan di Indonesia setelah terbitnya Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam.Dari beberapa artikelnya jelas bahwa izin dari mempelai wanita dan mempelai pria, atau calon suami dan istri, adalah komponen penting dari pernikahan itu sendiri.Menurut Pusat Studi Wanita UIN Sunan Kalijaga, konsep ijbar memiliki dasar hukum dalam fiqh.Dasar ini ditemukan dalam hadis Nabi, yang ditemukan dalam berbagai buku hadis.Sebagai salah satu konsep yang membentuk dasar hukum dalam fiqh yang berkaitan dengan aturan hukum, para ahli fiqh memiliki pendapat yang berbeda mengenai pernikahan paksa (ijbar).Pusat Studi Wanita UIN Sunan Kalijaga memberikan dua jenis perlindungan hukum bagi wanita yang hak asasi manusianya dilanggar karena pernikahan dengan hak ijbar dari sudut pandang hukum Islam.Pertama, setiap wanita memiliki hak yang sama untuk memilih pasangannya.Kedua, seorang wanita dapat meminta izin wali untuk menikahinya tanpa sepengetahuan atau persetujuan wali.Hal ini didasarkan pada kisah Al-Khansa, yang ayahnya menikahkannya melawan kehendaknya meskipun dia tidak ingin.Upaya-upaya ini dilakukan dalam upaya untuk melindungi dan menegakkan hak asasi manusia, terutama hak-hak wanita.Perlindungan hukum ini termasuk Kompilasi Hukum Islam, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.UDHR, ICCPR (disahkan oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005), Konvensi tentang Izin Menikah, Usia Minimum untuk Menikah, dan Pendaftaran Perkawinan 1962, dan CEDAW (disahkan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2005) adalah beberapa contoh hukum internasional yang berlaku saat ini Berangkat dari pergeseran makna ijbar yang diidentikkan dengan ikrah oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya dalam perspektif gender, Pusat Studi Wanita UIN Sunan Kalijaga mendorong peneliti untuk melakukan kajian terhadap perkembangan implementasi hak ijbar di Indonesia saat ini serta peraturan hukum mengenai implementasi hak ijbar dalam pernikahan yang masih menjadi tradisi di Indonesia dan perlindungan hukum bagi hak asasi wanita yang telah direndahkan sebagai akibat dari perkawinan paksa sebagai akibat penerapan ijbar dalam pernikahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-2b709.webp" title="JURIS - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-2b709.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-2b709.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-2b709.webp 1x" title="JURIS - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective" alt="JURIS - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-7c70e.webp" title="JURIS - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-7c70e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-7c70e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-7c70e.webp 1x" title="JURIS - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective" alt="JURIS - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-6e4b1.webp" title="JURIS - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-6e4b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-6e4b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-6e4b1.webp 1x" title="JURIS - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective" alt="JURIS - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65054-perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-m" title="JURIS - GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective" target="_blank">GuaranteeAos Right In Marriage By Perspective Of WomenAos Study: A Gender Perspective</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak sosial dan psikologis dari praktik ijbar dalam pernikahan, terutama pada wanita dan anak-anak, serta mengembangkan strategi intervensi dan pencegahan yang efektif.2. Melakukan penelitian komparatif tentang implementasi hak ijbar dalam pernikahan di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan perbedaan budaya dan sosial, untuk memahami bagaimana praktik ini bervariasi dan bagaimana dapat ditangani secara efektif.3. Menganalisis dan merekomendasikan perubahan kebijakan yang diperlukan untuk memperkuat perlindungan hukum bagi hak asasi wanita dalam pernikahan, termasuk menjamin hak-hak wanita dalam memilih pasangan dan mencegah pernikahan paksa. Penelitian ini dapat mencakup analisis komprehensif tentang bagaimana hukum perkawinan saat ini dapat diperkuat untuk melindungi hak-hak wanita dan anak-anak..
<br>Dalam catatan sejarah, gagasan hak ijbar telah berkembang.Sebagian besar ulama madzhab mengakui hak ijbar bagi wali di awal-awal hukum Islam.sehingga Orang tua dapat memaksa putrinya menikah meskipun ada pandangan yang bertentangan.Hak ijbar mutlak setelah itu mungkin tidak lagi dilakukan di Indonesia setelah terbitnya Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam.Dari beberapa artikelnya jelas bahwa izin dari mempelai wanita dan mempelai pria, atau calon suami dan istri, adalah komponen penting dari pernikahan itu sendiri.Menurut Pusat Studi Wanita UIN Sunan Kalijaga, konsep ijbar memiliki dasar hukum dalam fiqh.Dasar ini ditemukan dalam hadis Nabi, yang ditemukan dalam berbagai buku hadis.Sebagai salah satu konsep yang membentuk dasar hukum dalam fiqh yang berkaitan dengan aturan hukum, para ahli fiqh memiliki pendapat yang berbeda mengenai pernikahan paksa (ijbar).Pusat Studi Wanita UIN Sunan Kalijaga memberikan dua jenis perlindungan hukum bagi wanita yang hak asasi manusianya dilanggar karena pernikahan dengan hak ijbar dari sudut pandang hukum Islam.Pertama, setiap wanita memiliki hak yang sama untuk memilih pasangannya.Kedua, seorang wanita dapat meminta izin wali untuk menikahinya tanpa sepengetahuan atau persetujuan wali.Hal ini didasarkan pada kisah Al-Khansa, yang ayahnya menikahkannya melawan kehendaknya meskipun dia tidak ingin.Upaya-upaya ini dilakukan dalam upaya untuk melindungi dan menegakkan hak asasi manusia, terutama hak-hak wanita.Perlindungan hukum ini termasuk Kompilasi Hukum Islam, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.UDHR, ICCPR (disahkan oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005), Konvensi tentang Izin Menikah, Usia Minimum untuk Menikah, dan Pendaftaran Perkawinan 1962, dan CEDAW (disahkan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2005) adalah beberapa contoh hukum internasional yang berlaku saat ini
<br>Berangkat dari pergeseran makna ijbar yang diidentikkan dengan ikrah oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya dalam perspektif gender, Pusat Studi Wanita UIN Sunan Kalijaga mendorong peneliti untuk melakukan kajian terhadap perkembangan implementasi hak ijbar di Indonesia saat ini serta peraturan hukum mengenai implementasi hak ijbar dalam pernikahan yang masih menjadi tradisi di Indonesia dan perlindungan hukum bagi hak asasi wanita yang telah direndahkan sebagai akibat dari perkawinan paksa sebagai akibat penerapan ijbar dalam pernikahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-6e4b1.webp" type="image/webp" length="105450" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-2b709.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-7c70e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/perspektif-hak-asasi-pelanggaran-berat-manusia-int-thumb-6e4b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11898-al-syakhsiyyah-journal-law-family-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Imagery in Casas Novel Yuanfen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Imagery in Casas Novel Yuanfen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Imagery in Casas Novel Yuanfen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65046-stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e</link>
	<guid isPermaLink="false">96d61f9791cdb631ab653da253b9ea4e</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 05:18:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida nuraeni ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,ida,nuraeni,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis efek psikologis dari penggunaan imagery dalam novel *Yuanfen* terhadap pembaca. Penelitian ini ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis of Imagery in Casa's Novel *Yuanfen*: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis efek psikologis dari penggunaan imagery dalam novel *Yuanfen* terhadap pembaca. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana imagery mempengaruhi pengalaman membaca, emosi, dan imajinasi pembaca. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan penggunaan imagery dalam novel *Yuanfen* dengan novel-novel lain karya Casa atau penulis Indonesia lainnya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam penggunaan imagery dan bagaimana hal itu mempengaruhi gaya penulisan dan pengalaman estetika pembaca. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis aspek-aspek lain dalam novel *Yuanfen*, seperti karakterisasi, konflik, atau tema, dan bagaimana imagery berkontribusi dalam membangun dan memperkuat aspek-aspek tersebut. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran imagery dalam novel *Yuanfen* dan kontribusinya terhadap keseluruhan karya sastra.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa novel *Yuanfen* karya Casa memanfaatkan imagery sebagai unsur stilistik yang berperan penting dalam membentuk pengalaman estetika pembaca.Berdasarkan teori imagery Pradopo, terdapat enam jenis imagery, yaitu visual, auditory, kinesthetic, tactile, gustatory, dan olfactory imagery.Kehadiran berbagai jenis imagery ini menunjukkan bahwa bahasa dalam novel berfungsi tidak hanya sebagai alat untuk menyampaikan cerita, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan imajinasi dan pengalaman sensorik pembaca.Dari perspektif stilistik, penggunaan imagery merupakan salah satu bentuk kreativitas penulis dalam memanipulasi bahasa.Penelitian ini menunjukkan bahwa Casa menggunakan imagery sebagai strategi linguistik untuk menciptakan suasana, memperjelas peristiwa, dan memperkuat karakterisasi.Melalui imagery, pembaca tidak hanya memahami peristiwa yang disampaikan, tetapi juga memperoleh pengalaman imajinatif yang membuat cerita terasa lebih hidup dan nyata.Penelitian ini memperkuat pandangan Pradopo bahwa imagery merupakan sarana untuk menyajikan penggambaran imajinatif yang mampu menghidupkan objek, peristiwa, dan suasana dalam karya sastra.Melalui penggunaan berbagai jenis imagery, Casa berhasil menciptakan narasi yang tidak hanya dapat dipahami secara intelektual, tetapi juga dapat dirasakan secara sensorik dan emosional oleh pembaca.Sehingga, imagery menjadi salah satu unsur stilistik yang berkontribusi signifikan terhadap kualitas estetika novel *Yuanfen* Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk imagery yang terdapat dalam novel *Yuanfen* karya Casa berdasarkan teori imagery Pradopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data penelitian berupa kata, frase, kalimat, dan dialog dalam novel yang mengandung unsur imagery. Data dikumpulkan melalui teknik membaca dan mencatat, kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi jenis imagery, dan interpretasi makna dalam konteks cerita. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 90 kejadian imagery dalam novel *Yuanfen*, terdiri dari enam jenis: visual imagery, auditory imagery, kinesthetic imagery, tactile imagery, gustatory imagery, dan olfactory imagery. Kinesthetic imagery menjadi jenis yang paling dominan, diikuti oleh visual dan auditory imagery. Penggunaan imagery dalam novel ini berfungsi untuk memperjelas penggambaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" alt="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" alt="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-f4101.webp" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-f4101.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-f4101.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-f4101.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" alt="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65046-stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e" title="JURIS - An Analysis of Imagery in Casa&#039;s Novel *Yuanfen*" target="_blank">An Analysis of Imagery in Casa's Novel *Yuanfen*</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis efek psikologis dari penggunaan imagery dalam novel *Yuanfen* terhadap pembaca. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana imagery mempengaruhi pengalaman membaca, emosi, dan imajinasi pembaca. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan penggunaan imagery dalam novel *Yuanfen* dengan novel-novel lain karya Casa atau penulis Indonesia lainnya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam penggunaan imagery dan bagaimana hal itu mempengaruhi gaya penulisan dan pengalaman estetika pembaca. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis aspek-aspek lain dalam novel *Yuanfen*, seperti karakterisasi, konflik, atau tema, dan bagaimana imagery berkontribusi dalam membangun dan memperkuat aspek-aspek tersebut. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran imagery dalam novel *Yuanfen* dan kontribusinya terhadap keseluruhan karya sastra..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa novel *Yuanfen* karya Casa memanfaatkan imagery sebagai unsur stilistik yang berperan penting dalam membentuk pengalaman estetika pembaca.Berdasarkan teori imagery Pradopo, terdapat enam jenis imagery, yaitu visual, auditory, kinesthetic, tactile, gustatory, dan olfactory imagery.Kehadiran berbagai jenis imagery ini menunjukkan bahwa bahasa dalam novel berfungsi tidak hanya sebagai alat untuk menyampaikan cerita, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan imajinasi dan pengalaman sensorik pembaca.Dari perspektif stilistik, penggunaan imagery merupakan salah satu bentuk kreativitas penulis dalam memanipulasi bahasa.Penelitian ini menunjukkan bahwa Casa menggunakan imagery sebagai strategi linguistik untuk menciptakan suasana, memperjelas peristiwa, dan memperkuat karakterisasi.Melalui imagery, pembaca tidak hanya memahami peristiwa yang disampaikan, tetapi juga memperoleh pengalaman imajinatif yang membuat cerita terasa lebih hidup dan nyata.Penelitian ini memperkuat pandangan Pradopo bahwa imagery merupakan sarana untuk menyajikan penggambaran imajinatif yang mampu menghidupkan objek, peristiwa, dan suasana dalam karya sastra.Melalui penggunaan berbagai jenis imagery, Casa berhasil menciptakan narasi yang tidak hanya dapat dipahami secara intelektual, tetapi juga dapat dirasakan secara sensorik dan emosional oleh pembaca.Sehingga, imagery menjadi salah satu unsur stilistik yang berkontribusi signifikan terhadap kualitas estetika novel *Yuanfen*
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk imagery yang terdapat dalam novel *Yuanfen* karya Casa berdasarkan teori imagery Pradopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data penelitian berupa kata, frase, kalimat, dan dialog dalam novel yang mengandung unsur imagery. Data dikumpulkan melalui teknik membaca dan mencatat, kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi jenis imagery, dan interpretasi makna dalam konteks cerita. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 90 kejadian imagery dalam novel *Yuanfen*, terdiri dari enam jenis: visual imagery, auditory imagery, kinesthetic imagery, tactile imagery, gustatory imagery, dan olfactory imagery. Kinesthetic imagery menjadi jenis yang paling dominan, diikuti oleh visual dan auditory imagery. Penggunaan imagery dalam novel ini berfungsi untuk memperjelas penggambaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp" type="image/webp" length="65820" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-3bf46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-8d88a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/stilistik-imagery-novel-yuanfen-pradopo-kualitas-e-thumb-f4101.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2474-kredo-jurnal-ilmiah-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District Pidie Jaya Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District Pidie Jaya Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District Pidie Jaya Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65048-aspek-penamaan-kecamatan-bandar-toponimi-gampo</link>
	<guid isPermaLink="false">3eafe894484d72d38755e973db501667</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 05:18:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ voice author ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi adam 78 ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti marmoah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[78,adam,andi,author,marmoah,siti,voice]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggabungkan teknologi peta digital untuk memvisualisasikan hubungan antara aspek penamaan dan lingkungan geografis di Bandar Dua, sehingga memudahkan pemahaman masyarakat. Selain itu, studi perbandingan antara toponimi di Bandar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency: Penelitian lanjutan dapat menggabungkan teknologi peta digital untuk memvisualisasikan hubungan antara aspek penamaan dan lingkungan geografis di Bandar Dua, sehingga memudahkan pemahaman masyarakat. Selain itu, studi perbandingan antara toponimi di Bandar Dua dengan wilayah lain di Aceh bisa dilakukan untuk mengidentifikasi pola penamaan yang unik atau universal. Terakhir, penelitian tentang dampak perubahan lingkungan terhadap pergeseran makna nama tempat bisa menjadi arah baru, terutama mengingat adanya perubahan iklim dan aktivitas manusia yang memengaruhi ekosistem lokal.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa toponimi nama gampong di Bandar Dua secara sistematis dibentuk oleh tiga aspek penamaan utama.aspek perwujudan, aspek sosial, dan aspek kebudayaan.Temuan menunjukkan bahwa aspek perwujudan paling dominan, diikuti oleh aspek sosial, sedangkan aspek kebudayaan paling jarang ditemukan.Hal ini menunjukkan bahwa kondisi lingkungan alami menjadi referensi utama dalam penamaan gampong, mencerminkan orientasi ekologis kuat masyarakat setempat.Sementara itu, aktivitas sosial seperti pertanian, perdagangan, dan interaksi keagamaan juga berperan signifikan dalam membentuk nama tempat, sementara keyakinan budaya berkontribusi secara simbolis terhadap identitas lokal.Secara keseluruhan, nama gampong tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga merepresentasikan hubungan antara bahasa, lingkungan, dan masyarakat, serta menjadi tempat penyimpanan pengalaman sejarah dan pengetahuan lokal Nama tempat tidak hanya berfungsi sebagai penanda, tetapi juga merepresentasikan identitas, sejarah, dan nilai budaya masyarakat. Dalam kajian toponimi, nama gampong mencerminkan hubungan antara manusia, lingkungan, dan sistem sosial budaya. Namun, pemahaman masyarakat terhadap asal-usul nama tempat cenderung menurun dan sebagian besar hanya diwariskan secara lisan, sehingga berpotensi hilangnya memori kolektif. Di Bandar Dua, yang terdiri atas 45 gampong, penamaan wilayah tidak dilakukan secara acak, melainkan berkaitan dengan kondisi geografis, aktivitas sosial, dan nilai budaya. Namun, penelitian sebelumnya masih terbatas pada makna atau klasifikasi, serta belum banyak mengkaji aspek penamaan secara integratif. Selain itu, kajian toponimi di wilayah ini masih minim. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan toponimi nama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp 1x" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" alt="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-5b1a9.webp" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-5b1a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-5b1a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-5b1a9.webp 1x" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" alt="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-bc42f.webp" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-bc42f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-bc42f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-bc42f.webp 1x" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" alt="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65048-aspek-penamaan-kecamatan-bandar-toponimi-gampo" title="JURIS - Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency" target="_blank">Toponymy of Gampong Names in Bandar Dua District, Pidie Jaya Regency</a>: Penelitian lanjutan dapat menggabungkan teknologi peta digital untuk memvisualisasikan hubungan antara aspek penamaan dan lingkungan geografis di Bandar Dua, sehingga memudahkan pemahaman masyarakat. Selain itu, studi perbandingan antara toponimi di Bandar Dua dengan wilayah lain di Aceh bisa dilakukan untuk mengidentifikasi pola penamaan yang unik atau universal. Terakhir, penelitian tentang dampak perubahan lingkungan terhadap pergeseran makna nama tempat bisa menjadi arah baru, terutama mengingat adanya perubahan iklim dan aktivitas manusia yang memengaruhi ekosistem lokal..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa toponimi nama gampong di Bandar Dua secara sistematis dibentuk oleh tiga aspek penamaan utama.aspek perwujudan, aspek sosial, dan aspek kebudayaan.Temuan menunjukkan bahwa aspek perwujudan paling dominan, diikuti oleh aspek sosial, sedangkan aspek kebudayaan paling jarang ditemukan.Hal ini menunjukkan bahwa kondisi lingkungan alami menjadi referensi utama dalam penamaan gampong, mencerminkan orientasi ekologis kuat masyarakat setempat.Sementara itu, aktivitas sosial seperti pertanian, perdagangan, dan interaksi keagamaan juga berperan signifikan dalam membentuk nama tempat, sementara keyakinan budaya berkontribusi secara simbolis terhadap identitas lokal.Secara keseluruhan, nama gampong tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga merepresentasikan hubungan antara bahasa, lingkungan, dan masyarakat, serta menjadi tempat penyimpanan pengalaman sejarah dan pengetahuan lokal
<br>Nama tempat tidak hanya berfungsi sebagai penanda, tetapi juga merepresentasikan identitas, sejarah, dan nilai budaya masyarakat. Dalam kajian toponimi, nama gampong mencerminkan hubungan antara manusia, lingkungan, dan sistem sosial budaya. Namun, pemahaman masyarakat terhadap asal-usul nama tempat cenderung menurun dan sebagian besar hanya diwariskan secara lisan, sehingga berpotensi hilangnya memori kolektif. Di Bandar Dua, yang terdiri atas 45 gampong, penamaan wilayah tidak dilakukan secara acak, melainkan berkaitan dengan kondisi geografis, aktivitas sosial, dan nilai budaya. Namun, penelitian sebelumnya masih terbatas pada makna atau klasifikasi, serta belum banyak mengkaji aspek penamaan secara integratif. Selain itu, kajian toponimi di wilayah ini masih minim. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan toponimi nama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp" type="image/webp" length="88452" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-3c47e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-5b1a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/penamaan-bandar-toponimi-gampong-orientasi-wilayah-thumb-bc42f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2474-kredo-jurnal-ilmiah-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65045-pesan-moral-religius-nilai-novel-karya</link>
	<guid isPermaLink="false">3140cbeec8dd362af22b0d25c7309fa5</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 05:18:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida nuraeni ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,ida,nuraeni,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji nilai moral dalam novel lain karya Tere Liye dengan pendekatan teori Bertens untuk membandingkan konsistensi pesan moral. Selain itu, studi tentang dampak bacaan novel ini terhadap perkembangan karakter siswa di sekolah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit: Penelitian lanjutan dapat mengkaji nilai moral dalam novel lain karya Tere Liye dengan pendekatan teori Bertens untuk membandingkan konsistensi pesan moral. Selain itu, studi tentang dampak bacaan novel ini terhadap perkembangan karakter siswa di sekolah dapat dilakukan sebagai arah penelitian baru. Terakhir, penelitian dapat menggabungkan teori etika lain untuk memperkaya analisis nilai moral dalam karya sastra Indonesia.. Penelitian ini menemukan bahwa nilai moral dalam novel Tanah Para Bandit didominasi oleh aspek tanggung jawab, diikuti oleh hati nurani dan kewajiban.Nilai tanggung jawab terlihat dari sikap tokoh dalam menjalankan amanah dan bertanggung jawab atas keputusan mereka.Nilai hati nurani muncul melalui perjuangan batin dan empati tokoh terhadap penderitaan orang lain.Nilai kewajiban ditunjukkan melalui komitmen tokoh dalam menjalankan tugas dan memperjuangkan keadilan.Novel ini tidak hanya menawarkan cerita menarik tetapi juga menyimpan pesan moral yang relevan untuk pendidikan karakter Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye berdasarkan teori Bertens yang meliputi tanggung jawab, hati nurani, dan kewajiban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berupa novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Sabak Grip pada tahun 2023. Data penelitian berupa kutipan narasi maupun dialog yang mengandung nilai moral sesuai dengan fokus penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data dilakukan melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" alt="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" alt="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-788a1.webp" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-788a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-788a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-788a1.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" alt="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65045-pesan-moral-religius-nilai-novel-karya" title="JURIS - An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit" target="_blank">An Analysis of Moral Values in Tere LiyeAos Novel Tanah Para Bandit</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji nilai moral dalam novel lain karya Tere Liye dengan pendekatan teori Bertens untuk membandingkan konsistensi pesan moral. Selain itu, studi tentang dampak bacaan novel ini terhadap perkembangan karakter siswa di sekolah dapat dilakukan sebagai arah penelitian baru. Terakhir, penelitian dapat menggabungkan teori etika lain untuk memperkaya analisis nilai moral dalam karya sastra Indonesia..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa nilai moral dalam novel Tanah Para Bandit didominasi oleh aspek tanggung jawab, diikuti oleh hati nurani dan kewajiban.Nilai tanggung jawab terlihat dari sikap tokoh dalam menjalankan amanah dan bertanggung jawab atas keputusan mereka.Nilai hati nurani muncul melalui perjuangan batin dan empati tokoh terhadap penderitaan orang lain.Nilai kewajiban ditunjukkan melalui komitmen tokoh dalam menjalankan tugas dan memperjuangkan keadilan.Novel ini tidak hanya menawarkan cerita menarik tetapi juga menyimpan pesan moral yang relevan untuk pendidikan karakter
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye berdasarkan teori Bertens yang meliputi tanggung jawab, hati nurani, dan kewajiban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berupa novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Sabak Grip pada tahun 2023. Data penelitian berupa kutipan narasi maupun dialog yang mengandung nilai moral sesuai dengan fokus penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data dilakukan melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp" type="image/webp" length="94272" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-5add0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-4d615.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pesan-moral-religius-nilai-nilai-novel-karya-tere-thumb-788a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2474-kredo-jurnal-ilmiah-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65047-dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komu</link>
	<guid isPermaLink="false">c103918c757e157e7deebe9ea7ae37ee</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 05:18:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eka zuliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul mujib ]]></category>
	<category><![CDATA[ izwita dewi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,dewi,eka,izwita,mujib,zuliana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh literasi AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif di bidang lain selain matematika. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas alat bantu AI dalam meningkatkan keterlibatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh literasi AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif di bidang lain selain matematika. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas alat bantu AI dalam meningkatkan keterlibatan belajar mahasiswa melalui pendekatan personalisasi. 3. Penelitian dapat mengembangkan model pembelajaran berbasis AI yang mengintegrasikan aspek etika dan tanggung jawab penggunaan teknologi dalam konteks pendidikan.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa literasi Artificial Intelligence (AI) memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa.Tingkat hubungan yang tergolong sangat kuat serta besarnya kontribusi yang mencapai 73,7% menunjukkan bahwa literasi AI berperan penting dalam mendukung kemampuan tersebut.Dengan demikian, semakin baik literasi AI yang dimiliki mahasiswa, maka semakin baik pula kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah matematis Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat literasi Artificial Intelligence mahasiswa, menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis, serta mengidentifikasi hubungan dan kontribusi literasi Artificial Intelligence terhadap kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Subjek penelitian terdiri atas 50 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Pengumpulan data dilakukan melalui angket literasi AI dan tes pemecahan masalah matematis. Analisis data dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" alt="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-b6d2f.webp" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-b6d2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-b6d2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-b6d2f.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" alt="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-4b1b4.webp" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-4b1b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-4b1b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-4b1b4.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" alt="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65047-dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komu" title="JURIS - Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence" target="_blank">Korelasi Literasi AI terhadap Kemampuan Matematis Mahasiswa di Era Artificial Intelligence</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh literasi AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif di bidang lain selain matematika. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas alat bantu AI dalam meningkatkan keterlibatan belajar mahasiswa melalui pendekatan personalisasi. 3. Penelitian dapat mengembangkan model pembelajaran berbasis AI yang mengintegrasikan aspek etika dan tanggung jawab penggunaan teknologi dalam konteks pendidikan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa literasi Artificial Intelligence (AI) memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa.Tingkat hubungan yang tergolong sangat kuat serta besarnya kontribusi yang mencapai 73,7% menunjukkan bahwa literasi AI berperan penting dalam mendukung kemampuan tersebut.Dengan demikian, semakin baik literasi AI yang dimiliki mahasiswa, maka semakin baik pula kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah matematis
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat literasi Artificial Intelligence mahasiswa, menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis, serta mengidentifikasi hubungan dan kontribusi literasi Artificial Intelligence terhadap kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Subjek penelitian terdiri atas 50 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Pengumpulan data dilakukan melalui angket literasi AI dan tes pemecahan masalah matematis. Analisis data dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp" type="image/webp" length="109406" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-a98d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-b6d2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/dai-hasil-uji-kontribusi-literasi-ai-komunikasi-er-thumb-4b1b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2475-anargya-jurnal-ilmiah-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65043-teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp</link>
	<guid isPermaLink="false">14b66236fba722142b070e6bd2ee1225</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 05:18:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida nuraeni ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,ida,nuraeni,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh bahasa daerah terhadap kesalahan sintaktis di daerah lain dengan pendekatan kuantitatif untuk membandingkan frekuensi kesalahan. Selanjutnya, dapat dikembangkan bahan ajar berbasis sintaksis yang interaktif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh bahasa daerah terhadap kesalahan sintaktis di daerah lain dengan pendekatan kuantitatif untuk membandingkan frekuensi kesalahan. Selanjutnya, dapat dikembangkan bahan ajar berbasis sintaksis yang interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang struktur kalimat. Terakhir, penelitian bisa mengkaji efektivitas metode pembelajaran berbasis teknologi dalam mengurangi kesalahan sintaktis melalui simulasi penulisan teks deskripsi.. Berdasarkan hasil analisis teks deskripsi yang ditulis oleh siswa kelas VIII B SMP Negeri 6 Bolano Lambunu, disimpulkan bahwa masih ditemukan 37 kesalahan sintaktis, kesalahan tersebut meliputi frasa, klausa, dan kalimat.Kesalahan frasa dalam teks deskripsi siswa kelas VIII B terbanyak ditemukan pada pengaruh bahasa daerah, yaitu sebanyak 7 kesalahan 19%, kemudian preposisi yang tidak tepat sebanyak 5 kesalahan dengan persentase 14%, unsur yang berlebihan sebanyak 5 kesalahan dengan persentase 14%, penjamakan yang ganda sebanyak 5 kesalahan dengan persentase 14%, dan pengaruh bentuk superlatif yang berlebihan sebanyak 1 kesalahan dengan persentase 3%.Kesalahan klausa lebih sedikit ditemukan, yaitu klausa yang tidak memiliki subjek sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%.Sementara itu, kesalahan kalimat terbanyak dapat ditemukan pada penggunaan konjungsi yang berlebihan sebanyak 4 kesalahan dengan persentase 11%, kemudian kalimat tidak berpredikat sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%, kalimat tidak logis sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%, penghilangan konjungsi sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%, kalimat tidak bersubjek 1 kesalahan dengan persentase 3%, dan penggunaan kata tanya yang tidak perlu sebanyak 1 kesalahan dengan persentase 3%.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesalahan sintaksis siswa masih dipengaruhi oleh penggunaan bahasa daerah dan keterbatasan pemahaman terhadap kaidah bahasa Indonesia.Kondisi tersebut menyebabkan siswa belum mampu menyusun frasa, klausa, dan kalimat secara efektif sesuai dengan kaidah kebahasaan.Oleh karena itu, implikasi penelitian ini perlu adanya penguatan pembelajaran menulis yang berfokus pada penerapan kaidah sintaksis.Hasil penelitian dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa menyusun frasa, klausa, dan kalimat sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia Kesalahan berbahasa pada tataran sintaktis ditemukan dalam tulisan siswa, khususnya pada teks deskripsi. Hal ini menunjukkan bahwa siswa belum sepenuhnya memahami kaidah kebahasaan dalam menyusun frasa, klausa, dan kalimat. Oleh sebab itu, analisis kesalahan sintaktis penting dilakukan untuk mengidentifikasi bentuk dan frekuensi kesalahan sebagai dasar perbaikan pembelajaran menulis. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan frekuensi kesalahan sintaktis dalam menulis teks deskripsi siswa SMP Negeri 6 Bolano Lambunu. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" alt="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" alt="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18f09.webp" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18f09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18f09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18f09.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" alt="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65043-teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp" title="JURIS - Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu" target="_blank">Analisis Bentuk dan Frekuensi Kesalahan Sintaktis dalam Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh bahasa daerah terhadap kesalahan sintaktis di daerah lain dengan pendekatan kuantitatif untuk membandingkan frekuensi kesalahan. Selanjutnya, dapat dikembangkan bahan ajar berbasis sintaksis yang interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang struktur kalimat. Terakhir, penelitian bisa mengkaji efektivitas metode pembelajaran berbasis teknologi dalam mengurangi kesalahan sintaktis melalui simulasi penulisan teks deskripsi..
<br>Berdasarkan hasil analisis teks deskripsi yang ditulis oleh siswa kelas VIII B SMP Negeri 6 Bolano Lambunu, disimpulkan bahwa masih ditemukan 37 kesalahan sintaktis, kesalahan tersebut meliputi frasa, klausa, dan kalimat.Kesalahan frasa dalam teks deskripsi siswa kelas VIII B terbanyak ditemukan pada pengaruh bahasa daerah, yaitu sebanyak 7 kesalahan 19%, kemudian preposisi yang tidak tepat sebanyak 5 kesalahan dengan persentase 14%, unsur yang berlebihan sebanyak 5 kesalahan dengan persentase 14%, penjamakan yang ganda sebanyak 5 kesalahan dengan persentase 14%, dan pengaruh bentuk superlatif yang berlebihan sebanyak 1 kesalahan dengan persentase 3%.Kesalahan klausa lebih sedikit ditemukan, yaitu klausa yang tidak memiliki subjek sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%.Sementara itu, kesalahan kalimat terbanyak dapat ditemukan pada penggunaan konjungsi yang berlebihan sebanyak 4 kesalahan dengan persentase 11%, kemudian kalimat tidak berpredikat sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%, kalimat tidak logis sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%, penghilangan konjungsi sebanyak 2 kesalahan dengan persentase 5%, kalimat tidak bersubjek 1 kesalahan dengan persentase 3%, dan penggunaan kata tanya yang tidak perlu sebanyak 1 kesalahan dengan persentase 3%.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesalahan sintaksis siswa masih dipengaruhi oleh penggunaan bahasa daerah dan keterbatasan pemahaman terhadap kaidah bahasa Indonesia.Kondisi tersebut menyebabkan siswa belum mampu menyusun frasa, klausa, dan kalimat secara efektif sesuai dengan kaidah kebahasaan.Oleh karena itu, implikasi penelitian ini perlu adanya penguatan pembelajaran menulis yang berfokus pada penerapan kaidah sintaksis.Hasil penelitian dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa menyusun frasa, klausa, dan kalimat sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia
<br>Kesalahan berbahasa pada tataran sintaktis ditemukan dalam tulisan siswa, khususnya pada teks deskripsi. Hal ini menunjukkan bahwa siswa belum sepenuhnya memahami kaidah kebahasaan dalam menyusun frasa, klausa, dan kalimat. Oleh sebab itu, analisis kesalahan sintaktis penting dilakukan untuk mengidentifikasi bentuk dan frekuensi kesalahan sebagai dasar perbaikan pembelajaran menulis. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan frekuensi kesalahan sintaktis dalam menulis teks deskripsi siswa SMP Negeri 6 Bolano Lambunu. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp" type="image/webp" length="83026" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-7d4a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18950.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/teks-deskripsi-struktur-kalimat-bullying-siswa-smp-thumb-18f09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2474-kredo-jurnal-ilmiah-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Toxic Positivity Di Tempat Kerja Pengembangan Skala Pengukuran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Toxic Positivity Di Tempat Kerja Pengembangan Skala Pengukuran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Toxic Positivity Di Tempat Kerja Pengembangan Skala Pengukuran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65040-validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe</link>
	<guid isPermaLink="false">d23efeafc9f4522d74d9f840fd5b3c76</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 05:18:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ yulia ayriza ]]></category>
	<category><![CDATA[ web counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ayriza,counter,flag,web,yulia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan skala toxic positivity untuk budaya non-Indonesia dengan mempertimbangkan konteks lokal yang berbeda. Selain itu, penting untuk memperdalam studi tentang perbedaan generasi dalam persepsi toxic positivity, terutama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan skala toxic positivity untuk budaya non-Indonesia dengan mempertimbangkan konteks lokal yang berbeda. Selain itu, penting untuk memperdalam studi tentang perbedaan generasi dalam persepsi toxic positivity, terutama dengan melibatkan sampel yang lebih beragam. Terakhir, peneliti juga disarankan untuk menguji validitas konvergen dan diskriminan skala dengan konstruk terkait seperti emotional labor, surface acting, dan burnout agar memperkuat posisi psikometris instrumen ini.. Hasil temuan menunjukkan bahwa skala toxic positivity di tempat kerja sudah memenuhi kekuatan psikometrik dengan struktur unidimensional.Analisis EFA dan CFA menunjukkan tingkat validitas dan reliabilitas yang sangat baik, sementara uji invariansi mengonfirmasi kesetaraan pengukuran lintas gender namun belum sepenuhnya tercapai lintas generasi.Hal ini juga memperkuat pemahaman bahwa toxic positivity merupakan konstruksi psikologis yang dapat diukur secara ilmiah dalam konteks organisasi Indonesia.Secara praktis, dampak dari skala ini dapat membantu organisasi mengidentifikasi dan memitigasi budaya positif semu yang berpotensi menurunkan kesejahteraan karyawan dan mengganggu dinamika kerja Fenomena toxic positivity semakin menjadi perhatian dalam dunia kerja modern, di mana budaya selalu positif sering menyembunyikan kerentanan emosional pekerja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi skala toxic positivity dalam konteks organisasi di Indonesia. Sebanyak 578 partisipan diikutsertakan dan memenuhi kriteria. Proses pengembangan skala dimulai dengan 25 butir pernyataan yang divalidasi oleh lima ahli psikologi menggunakan Content Validity Ratio (CVR) menghasilkan 22 item yang layak diuji. Analisis faktor eksploratori (EFA) menggunakan JASP menunjukkan satu faktor utama dengan 16 item setelah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-b4887.webp" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-b4887.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-b4887.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-b4887.webp 1x" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" alt="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp 1x" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" alt="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-4248b.webp" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-4248b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-4248b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-4248b.webp 1x" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" alt="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65040-validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe" title="JURIS - Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran" target="_blank">Toxic Positivity Di Tempat Kerja: Pengembangan Skala Pengukuran</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan skala toxic positivity untuk budaya non-Indonesia dengan mempertimbangkan konteks lokal yang berbeda. Selain itu, penting untuk memperdalam studi tentang perbedaan generasi dalam persepsi toxic positivity, terutama dengan melibatkan sampel yang lebih beragam. Terakhir, peneliti juga disarankan untuk menguji validitas konvergen dan diskriminan skala dengan konstruk terkait seperti emotional labor, surface acting, dan burnout agar memperkuat posisi psikometris instrumen ini..
<br>Hasil temuan menunjukkan bahwa skala toxic positivity di tempat kerja sudah memenuhi kekuatan psikometrik dengan struktur unidimensional.Analisis EFA dan CFA menunjukkan tingkat validitas dan reliabilitas yang sangat baik, sementara uji invariansi mengonfirmasi kesetaraan pengukuran lintas gender namun belum sepenuhnya tercapai lintas generasi.Hal ini juga memperkuat pemahaman bahwa toxic positivity merupakan konstruksi psikologis yang dapat diukur secara ilmiah dalam konteks organisasi Indonesia.Secara praktis, dampak dari skala ini dapat membantu organisasi mengidentifikasi dan memitigasi budaya positif semu yang berpotensi menurunkan kesejahteraan karyawan dan mengganggu dinamika kerja
<br>Fenomena toxic positivity semakin menjadi perhatian dalam dunia kerja modern, di mana budaya selalu positif sering menyembunyikan kerentanan emosional pekerja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi skala toxic positivity dalam konteks organisasi di Indonesia. Sebanyak 578 partisipan diikutsertakan dan memenuhi kriteria. Proses pengembangan skala dimulai dengan 25 butir pernyataan yang divalidasi oleh lima ahli psikologi menggunakan Content Validity Ratio (CVR) menghasilkan 22 item yang layak diuji. Analisis faktor eksploratori (EFA) menggunakan JASP menunjukkan satu faktor utama dengan 16 item setelah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp" type="image/webp" length="91958" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-b4887.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-96337.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/validasi-skala-analisis-faktor-toxic-positivity-fe-thumb-4248b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-313-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2472-jurnal-psikologi-perseptual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65053-deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-m</link>
	<guid isPermaLink="false">c68fb34d0fe6cde121577338817e210e</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 05:09:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ palma juanta ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudi susanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ term memory ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[juanta,memory,palma,rudi,susanto,term]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk tidak hanya berfokus pada deteksi, tetapi juga pada bagaimana sistem keamanan jaringan bisa menjadi lebih cerdas dan adaptif. Salah satu arah yang bisa dieksplorasi adalah pengembangan model pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks: Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk tidak hanya berfokus pada deteksi, tetapi juga pada bagaimana sistem keamanan jaringan bisa menjadi lebih cerdas dan adaptif. Salah satu arah yang bisa dieksplorasi adalah pengembangan model pembelajaran mendalam yang lebih canggih, seperti arsitektur transformer atau jaringan autoencoder, yang mampu mendeteksi pola serangan DDoS yang lebih kompleks dan berkembang, bahkan yang mencoba meniru lalu lintas normal. Pendekatan ini harus mempertimbangkan bagaimana model dapat secara berkelanjutan belajar dan beradaptasi dengan jenis serangan baru tanpa memerlukan pelatihan ulang yang ekstensif, sehingga sangat relevan untuk implementasi di lingkungan SDN yang dinamis dan membutuhkan respons cepat.Selain itu, sangat penting untuk meneliti bagaimana hasil deteksi serangan DDoS ini dapat diintegrasikan secara otomatis dengan mekanisme mitigasi dalam pengontrol SDN. Daripada hanya mendeteksi, ide penelitian bisa bergeser ke arah merancang sistem yang mampu secara mandiri mengambil tindakan respons, seperti mengalihkan lalu lintas berbahaya, mengkarantina sumber serangan, atau menyesuaikan kebijakan firewall secara dinamis. Ini memerlukan eksplorasi algoritma yang memungkinkan pengambilan keputusan otomatis dan cerdas untuk pertahanan proaktif dengan intervensi manusia minimal.Terakhir, mengingat pentingnya kepercayaan dalam sistem keamanan, investigasi terhadap kemampuan model untuk menjelaskan prediksinya (Explainable AI - XAI) menjadi krusial. Bagaimana kita bisa memahami *mengapa* suatu model mengidentifikasi lalu lintas tertentu sebagai serangan DDoS? Penelitian dapat mencakup penerapan teknik XAI pada model yang digunakan untuk memberikan wawasan transparan tentang proses pengambilan keputusannya, serta mengevaluasi ketahanan model terhadap serangan adversarial, di mana penyerang sengaja memanipulasi data untuk menghindari deteksi. Ini akan membantu membangun sistem keamanan SDN yang lebihandal dan dapat dipercaya di masa depan.. Penelitian ini mengevaluasi kinerja algoritma Gradient Boosting dan Decision Tree untuk deteksi serangan DDoS di lingkungan SDN, menggunakan pendekatan pembelajaran mesin dan seleksi fitur pada dataset DDoS berbasis SDN.Hasilnya menunjukkan Gradient Boosting secara konsisten mencapai akurasi validasi lebih tinggi (maksimal 95,53%) dan efisiensi waktu komputasi yang lebih baik dibandingkan Decision Tree (akurasi maksimal 94,26%).Meskipun akurasi model ini sedikit di bawah beberapa penelitian sebelumnya, Gradient Boosting terbukti menjadi solusi yang efektif dan efisien untuk identifikasi serangan DDoS otomatis dalam sistem deteksi intrusi Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) tetap menjadi ancaman utama bagi infrastruktur jaringan modern, terutama dalam Software Defined Networks (SDN) yang beroperasi di bawah arsitektur kontrol terpusat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas algoritma Gradient Boosting dan Decision Tree dalam mengidentifikasi serangan DDoS di lingkungan SDN. Untuk meningkatkan kinerja model, kami menerapkan pra-pemrosesan dan seleksi fitur pada dataset DDoS berbasis SDN yang tersedia secara publik. Proses seleksi fitur berhasil mengurangi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-6f1a4.webp" title="JURIS - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-6f1a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-6f1a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-6f1a4.webp 1x" title="JURIS - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks" alt="JURIS - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-70cb0.webp" title="JURIS - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-70cb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-70cb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-70cb0.webp 1x" title="JURIS - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks" alt="JURIS - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-17b21.webp" title="JURIS - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-17b21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-17b21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-17b21.webp 1x" title="JURIS - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks" alt="JURIS - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65053-deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-m" title="JURIS - Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks" target="_blank">Performance Analysis of Gradient Boosting and Decision Tree on Distributed Denial of Service Attacks in Software Defined Networks</a>: Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk tidak hanya berfokus pada deteksi, tetapi juga pada bagaimana sistem keamanan jaringan bisa menjadi lebih cerdas dan adaptif. Salah satu arah yang bisa dieksplorasi adalah pengembangan model pembelajaran mendalam yang lebih canggih, seperti arsitektur transformer atau jaringan autoencoder, yang mampu mendeteksi pola serangan DDoS yang lebih kompleks dan berkembang, bahkan yang mencoba meniru lalu lintas normal. Pendekatan ini harus mempertimbangkan bagaimana model dapat secara berkelanjutan belajar dan beradaptasi dengan jenis serangan baru tanpa memerlukan pelatihan ulang yang ekstensif, sehingga sangat relevan untuk implementasi di lingkungan SDN yang dinamis dan membutuhkan respons cepat.Selain itu, sangat penting untuk meneliti bagaimana hasil deteksi serangan DDoS ini dapat diintegrasikan secara otomatis dengan mekanisme mitigasi dalam pengontrol SDN. Daripada hanya mendeteksi, ide penelitian bisa bergeser ke arah merancang sistem yang mampu secara mandiri mengambil tindakan respons, seperti mengalihkan lalu lintas berbahaya, mengkarantina sumber serangan, atau menyesuaikan kebijakan firewall secara dinamis. Ini memerlukan eksplorasi algoritma yang memungkinkan pengambilan keputusan otomatis dan cerdas untuk pertahanan proaktif dengan intervensi manusia minimal.Terakhir, mengingat pentingnya kepercayaan dalam sistem keamanan, investigasi terhadap kemampuan model untuk menjelaskan prediksinya (Explainable AI - XAI) menjadi krusial. Bagaimana kita bisa memahami *mengapa* suatu model mengidentifikasi lalu lintas tertentu sebagai serangan DDoS? Penelitian dapat mencakup penerapan teknik XAI pada model yang digunakan untuk memberikan wawasan transparan tentang proses pengambilan keputusannya, serta mengevaluasi ketahanan model terhadap serangan adversarial, di mana penyerang sengaja memanipulasi data untuk menghindari deteksi. Ini akan membantu membangun sistem keamanan SDN yang lebihandal dan dapat dipercaya di masa depan..
<br>Penelitian ini mengevaluasi kinerja algoritma Gradient Boosting dan Decision Tree untuk deteksi serangan DDoS di lingkungan SDN, menggunakan pendekatan pembelajaran mesin dan seleksi fitur pada dataset DDoS berbasis SDN.Hasilnya menunjukkan Gradient Boosting secara konsisten mencapai akurasi validasi lebih tinggi (maksimal 95,53%) dan efisiensi waktu komputasi yang lebih baik dibandingkan Decision Tree (akurasi maksimal 94,26%).Meskipun akurasi model ini sedikit di bawah beberapa penelitian sebelumnya, Gradient Boosting terbukti menjadi solusi yang efektif dan efisien untuk identifikasi serangan DDoS otomatis dalam sistem deteksi intrusi
<br>Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) tetap menjadi ancaman utama bagi infrastruktur jaringan modern, terutama dalam Software Defined Networks (SDN) yang beroperasi di bawah arsitektur kontrol terpusat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas algoritma Gradient Boosting dan Decision Tree dalam mengidentifikasi serangan DDoS di lingkungan SDN. Untuk meningkatkan kinerja model, kami menerapkan pra-pemrosesan dan seleksi fitur pada dataset DDoS berbasis SDN yang tersedia secara publik. Proses seleksi fitur berhasil mengurangi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-70cb0.webp" type="image/webp" length="294742" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-6f1a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-70cb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/deteksi-ddos-dunia-hasil-eksperimen-model-akurasi-thumb-17b21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1587-atmaluhur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17094-jurnal-sisfokom-sistem-informasi-komputer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65051-analisis-data-siswa-sekolah-menengah</link>
	<guid isPermaLink="false">c270f915320af080bb3bbd09771ad203</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 04:19:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ palma juanta ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudi susanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ term memory ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[juanta,memory,palma,rudi,susanto,term]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan sistem dukungan keputusan yang lebih canggih yang dapat membantu siswa dalam memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan latar belakang sekolah menengah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan sistem dukungan keputusan yang lebih canggih yang dapat membantu siswa dalam memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan latar belakang sekolah menengah atas mereka. Sistem ini dapat menggunakan algoritma SVM yang telah terbukti efektif dalam menganalisis konsistensi jurusan.2. Meneliti lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi konsistensi pemilihan jurusan kuliah, seperti minat, kemampuan, dan pengaruh sosial. Penelitian ini dapat membantu memahami alasan di balik pilihan jurusan yang tidak konsisten dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan konsistensi.3. Menerapkan teknik data mining yang lebih canggih untuk menganalisis data siswa dan mengidentifikasi pola-pola yang dapat membantu dalam proses pemilihan jurusan. Teknik-teknik ini dapat membantu sekolah dan konselor dalam memberikan rekomendasi yang lebih akurat kepada siswa.Dengan mengembangkan sistem dukungan keputusan, memahami faktor-faktor yang mempengaruhi konsistensi, dan menerapkan teknik data mining yang lebih canggih, penelitian lanjutan dapat meningkatkan proses pemilihan jurusan kuliah dan membantu siswa dalam membuat keputusan yang lebih terinformasi dan sesuai dengan potensi mereka.. Dari hasil penelitian ini, mayoritas 467 siswa memilih jurusan kuliah yang konsisten dengan latar belakang sekolah menengah atas mereka, sementara 169 siswa memilih bidang yang berbeda.Ketika dianalisis menggunakan model klasifikasi, hasil menunjukkan bahwa SVM menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi daripada K-Nearest Neighbor (KNN), karena mencapai skor rata-rata yang lebih unggul dalam presisi, recall, f1-score, dan akurasi.Hal ini menunjukkan bahwa SVM lebih cocok untuk menganalisis konsistensi pemilihan jurusan kuliah berdasarkan latar belakang sekolah menengah atas.Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya, seperti Perbandingan K-Nearest Neighbor dan Support Vector Machine untuk Memilih Sekolah Menengah Atas, yang menunjukkan bahwa SVM memiliki kinerja lebih tinggi sebesar 97,1% dibandingkan dengan KNN sebesar 88,5%, serta waktu pemrosesan yang lebih cepat.Penelitian ini menambah nilai dengan memperdalam pemahaman tentang bagaimana algoritma pembelajaran mesin, khususnya SVM, dapat diterapkan untuk memeriksa konsistensi jurusan kuliah.Temuan juga menyediakan dasar untuk mengembangkan sistem dukungan keputusan atau meningkatkan layanan konseling, memungkinkan sekolah untuk membimbing siswa dalam membuat keputusan yang lebih terinformasi yang selaras dengan potensi dan latar belakang akademik mereka Memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan latar belakang sekolah menengah atas adalah faktor penting dalam mendukung prestasi akademik dan persiapan karier. Penelitian ini berfokus pada analisis komparatif antara Support Vector Machine (SVM) dan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dalam mengevaluasi konsistensi pemilihan jurusan kuliah. Data dari 636 siswa dikumpulkan dan diproses untuk analisis. Evaluasi model dilakukan menggunakan 5-Fold Cross Validation, di mana dataset berulang kali dipartisi menjadi set pelatihan dan pengujian untuk memastikan penilaian kinerja... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-7e0e6.webp" title="JURIS - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-7e0e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-7e0e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-7e0e6.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background" alt="JURIS - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-04d4a.webp" title="JURIS - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-04d4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-04d4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-04d4a.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background" alt="JURIS - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-ebe2d.webp" title="JURIS - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-ebe2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-ebe2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-ebe2d.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background" alt="JURIS - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65051-analisis-data-siswa-sekolah-menengah" title="JURIS - Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background" target="_blank">Comparative Study of KNN and SVM Methods for Analyzing College Major Consistency Based on High School Background</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan sistem dukungan keputusan yang lebih canggih yang dapat membantu siswa dalam memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan latar belakang sekolah menengah atas mereka. Sistem ini dapat menggunakan algoritma SVM yang telah terbukti efektif dalam menganalisis konsistensi jurusan.2. Meneliti lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi konsistensi pemilihan jurusan kuliah, seperti minat, kemampuan, dan pengaruh sosial. Penelitian ini dapat membantu memahami alasan di balik pilihan jurusan yang tidak konsisten dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan konsistensi.3. Menerapkan teknik data mining yang lebih canggih untuk menganalisis data siswa dan mengidentifikasi pola-pola yang dapat membantu dalam proses pemilihan jurusan. Teknik-teknik ini dapat membantu sekolah dan konselor dalam memberikan rekomendasi yang lebih akurat kepada siswa.Dengan mengembangkan sistem dukungan keputusan, memahami faktor-faktor yang mempengaruhi konsistensi, dan menerapkan teknik data mining yang lebih canggih, penelitian lanjutan dapat meningkatkan proses pemilihan jurusan kuliah dan membantu siswa dalam membuat keputusan yang lebih terinformasi dan sesuai dengan potensi mereka..
<br>Dari hasil penelitian ini, mayoritas 467 siswa memilih jurusan kuliah yang konsisten dengan latar belakang sekolah menengah atas mereka, sementara 169 siswa memilih bidang yang berbeda.Ketika dianalisis menggunakan model klasifikasi, hasil menunjukkan bahwa SVM menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi daripada K-Nearest Neighbor (KNN), karena mencapai skor rata-rata yang lebih unggul dalam presisi, recall, f1-score, dan akurasi.Hal ini menunjukkan bahwa SVM lebih cocok untuk menganalisis konsistensi pemilihan jurusan kuliah berdasarkan latar belakang sekolah menengah atas.Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya, seperti Perbandingan K-Nearest Neighbor dan Support Vector Machine untuk Memilih Sekolah Menengah Atas, yang menunjukkan bahwa SVM memiliki kinerja lebih tinggi sebesar 97,1% dibandingkan dengan KNN sebesar 88,5%, serta waktu pemrosesan yang lebih cepat.Penelitian ini menambah nilai dengan memperdalam pemahaman tentang bagaimana algoritma pembelajaran mesin, khususnya SVM, dapat diterapkan untuk memeriksa konsistensi jurusan kuliah.Temuan juga menyediakan dasar untuk mengembangkan sistem dukungan keputusan atau meningkatkan layanan konseling, memungkinkan sekolah untuk membimbing siswa dalam membuat keputusan yang lebih terinformasi yang selaras dengan potensi dan latar belakang akademik mereka
<br>Memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan latar belakang sekolah menengah atas adalah faktor penting dalam mendukung prestasi akademik dan persiapan karier. Penelitian ini berfokus pada analisis komparatif antara Support Vector Machine (SVM) dan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dalam mengevaluasi konsistensi pemilihan jurusan kuliah. Data dari 636 siswa dikumpulkan dan diproses untuk analisis. Evaluasi model dilakukan menggunakan 5-Fold Cross Validation, di mana dataset berulang kali dipartisi menjadi set pelatihan dan pengujian untuk memastikan penilaian kinerja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-7e0e6.webp" type="image/webp" length="220286" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-7e0e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-04d4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-data-siswa-sekolah-menengah-vector-machin-thumb-ebe2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1587-atmaluhur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17094-jurnal-sisfokom-sistem-informasi-komputer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Social Justice and Human Rights A Legal Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Social Justice and Human Rights A Legal Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Social Justice and Human Rights A Legal Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65038-pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia</link>
	<guid isPermaLink="false">c7b5f84cdd851db631a4911cdcb4021f</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 23:39:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad fajar ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul salam ]]></category>
	<category><![CDATA[ jlsp email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,ahmad,email,fajar,jlsp,salam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif yang menyelidiki implementasi hak asasi manusia dan keadilan sosial di berbagai yurisdiksi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerangka hukum nasional, interpretasi yudisial, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif yang menyelidiki implementasi hak asasi manusia dan keadilan sosial di berbagai yurisdiksi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerangka hukum nasional, interpretasi yudisial, dan institusi hukum berbeda-beda dalam mempromosikan keadilan sosial. Selain itu, penelitian dapat menganalisis bagaimana institusi-institusi ini dapat diperkuat untuk meningkatkan akses ke keadilan dan akuntabilitas hukum bagi komunitas marjinal. Studi komparatif ini dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan tantangan dalam penerapan hak asasi manusia dan keadilan sosial, serta membantu mengembangkan strategi untuk mengatasi ketimpangan struktural dan mempromosikan keadilan sosial yang berkelanjutan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan hukum berbasis hak adalah esensial untuk mengatasi ketimpangan struktural.Penguatan institusi hukum dan memastikan keselarasan antara undang-undang nasional dan standar hak asasi manusia internasional adalah kunci untuk mendorong keadilan sosial.Studi ini juga menekankan pentingnya institusi hukum yang independen, komisi hak asasi manusia, dan program bantuan hukum dalam mempromosikan keadilan sosial.Penguatan institusi-institusi ini dapat meningkatkan akuntabilitas hukum dan akses ke keadilan bagi komunitas marjinal.Selain itu, para sarjana berpendapat bahwa pendekatan berbasis hak terhadap keadilan sosial, yang memprioritaskan kesetaraan, partisipasi, dan pemberdayaan hukum, diperlukan untuk mengatasi ketimpangan sosial-ekonomi dan diskriminasi sistemik Latar belakang: Keadilan sosial dan hak asasi manusia adalah prinsip dasar yang membentuk kerangka hukum dan politik dalam masyarakat modern. Prinsip-prinsip ini memastikan bahwa individu menerima perlakuan yang sama di bawah hukum sambil mengatasi ketimpangan sistemik yang mempengaruhi komunitas marjinal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa dimensi hukum keadilan sosial dan hak asasi manusia dengan menganalisis fondasi konseptualnya, instrumen hukum internasional, dan penerapannya dalam sistem hukum nasional, dengan fokus pada kesetaraan, non-diskriminasi, dan akses ke keadilan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp 1x" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" alt="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-03f8a.webp" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-03f8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-03f8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-03f8a.webp 1x" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" alt="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp 1x" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" alt="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65038-pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia" title="JURIS - Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective" target="_blank">Social Justice and Human Rights: A Legal Perspective</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif yang menyelidiki implementasi hak asasi manusia dan keadilan sosial di berbagai yurisdiksi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerangka hukum nasional, interpretasi yudisial, dan institusi hukum berbeda-beda dalam mempromosikan keadilan sosial. Selain itu, penelitian dapat menganalisis bagaimana institusi-institusi ini dapat diperkuat untuk meningkatkan akses ke keadilan dan akuntabilitas hukum bagi komunitas marjinal. Studi komparatif ini dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan tantangan dalam penerapan hak asasi manusia dan keadilan sosial, serta membantu mengembangkan strategi untuk mengatasi ketimpangan struktural dan mempromosikan keadilan sosial yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan hukum berbasis hak adalah esensial untuk mengatasi ketimpangan struktural.Penguatan institusi hukum dan memastikan keselarasan antara undang-undang nasional dan standar hak asasi manusia internasional adalah kunci untuk mendorong keadilan sosial.Studi ini juga menekankan pentingnya institusi hukum yang independen, komisi hak asasi manusia, dan program bantuan hukum dalam mempromosikan keadilan sosial.Penguatan institusi-institusi ini dapat meningkatkan akuntabilitas hukum dan akses ke keadilan bagi komunitas marjinal.Selain itu, para sarjana berpendapat bahwa pendekatan berbasis hak terhadap keadilan sosial, yang memprioritaskan kesetaraan, partisipasi, dan pemberdayaan hukum, diperlukan untuk mengatasi ketimpangan sosial-ekonomi dan diskriminasi sistemik
<br>Latar belakang: Keadilan sosial dan hak asasi manusia adalah prinsip dasar yang membentuk kerangka hukum dan politik dalam masyarakat modern. Prinsip-prinsip ini memastikan bahwa individu menerima perlakuan yang sama di bawah hukum sambil mengatasi ketimpangan sistemik yang mempengaruhi komunitas marjinal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa dimensi hukum keadilan sosial dan hak asasi manusia dengan menganalisis fondasi konseptualnya, instrumen hukum internasional, dan penerapannya dalam sistem hukum nasional, dengan fokus pada kesetaraan, non-diskriminasi, dan akses ke keadilan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp" type="image/webp" length="82050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-dae26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-03f8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pelanggaran-berat-hak-asasi-manusia-keadilan-sosia-thumb-40bf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7273-jolastic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18937-journal-law-social-politics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 09 Sep 2026 12:10:00 +0700. 12 items. Served in: 8.961 seconds [rss] -->
