<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 02 May 2026 05:57:40 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 05:57:40 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-02T05:57:40+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44082-pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi</link>
	<guid isPermaLink="false">191ef4b544852b64b4f490b265ba3b84</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 03:31:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yussa ananda ]]></category>
	<category><![CDATA[ rama fauzi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ananda,fauzi,rama,yussa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas media pembelajaran ini dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas media pembelajaran ini dalam meningkatkan hasil belajar siswa secara kuantitatif, dengan membandingkan kelompok siswa yang menggunakan media ini dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk mengembangkan media pembelajaran serupa untuk materi matematika lainnya, seperti aljabar atau trigonometri, dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing materi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan fitur-fitur interaktif yang lebih canggih dalam media pembelajaran, seperti simulasi atau gamifikasi, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar.. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran berbasis komputer dengan Adobe Flash Pro CS6 pada materi bangun datar yang valid dan praktis.Validitas media pembelajaran ditunjukkan dari hasil penilaian validator pada expert review dan one-to-one stage yang menyatakan bahwa media pembelajaran sudah baik dari segi isi, konstruk, dan bahasa.Media pembelajaran ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran matematika dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep bangun datar Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran matematika yang valid dan praktis. Metode studi pengembangan digunakan dengan dua tahap, yaitu tahap pendahuluan dan tahap pembuatan prototipe. Pada tahap pendahuluan, materi dianalisis dan flowchart dibuat untuk menentukan urutan materi yang ditampilkan. Tahap prototyping menggunakan alur evaluasi formatif yang terdiri dari self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dihasilkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-76c41.webp" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-76c41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-76c41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-76c41.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB" alt="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-5a1e7.webp" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-5a1e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-5a1e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-5a1e7.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB" alt="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-aa077.webp" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-aa077.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-aa077.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-aa077.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB" alt="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44082-pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB" target="_blank">Peningkatan Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Media MATLAB</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas media pembelajaran ini dalam meningkatkan hasil belajar siswa secara kuantitatif, dengan membandingkan kelompok siswa yang menggunakan media ini dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk mengembangkan media pembelajaran serupa untuk materi matematika lainnya, seperti aljabar atau trigonometri, dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing materi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan fitur-fitur interaktif yang lebih canggih dalam media pembelajaran, seperti simulasi atau gamifikasi, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar..
<br>Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran berbasis komputer dengan Adobe Flash Pro CS6 pada materi bangun datar yang valid dan praktis.Validitas media pembelajaran ditunjukkan dari hasil penilaian validator pada expert review dan one-to-one stage yang menyatakan bahwa media pembelajaran sudah baik dari segi isi, konstruk, dan bahasa.Media pembelajaran ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran matematika dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep bangun datar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran matematika yang valid dan praktis. Metode studi pengembangan digunakan dengan dua tahap, yaitu tahap pendahuluan dan tahap pembuatan prototipe. Pada tahap pendahuluan, materi dianalisis dan flowchart dibuat untuk menentukan urutan materi yang ditampilkan. Tahap prototyping menggunakan alur evaluasi formatif yang terdiri dari self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dihasilkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-76c41.webp" type="image/webp" length="101926" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-76c41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-5a1e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/pembelajaran-matematika-matlab-bangun-datar-validi-thumb-aa077.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12327-jurnal-elektro-telkomunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44071-sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal</link>
	<guid isPermaLink="false">20c7c39804cc35db40ba8b2b45d51ea2</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 03:31:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana norma-norma patriarki internalisasi oleh perempuan dan termanifestasi dalam perilaku mereka di media sosial, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana norma-norma patriarki internalisasi oleh perempuan dan termanifestasi dalam perilaku mereka di media sosial, dengan fokus pada bagaimana perempuan menggunakan platform digital untuk menegaskan dominasi dan mengontrol perempuan lain. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami motivasi di balik perilaku kekerasan verbal terhadap perempuan di Instagram, dengan menggali pengalaman dan perspektif para pelaku dan korban. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas intervensi berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran tentang kekerasan verbal dan mempromosikan budaya saling menghormati dan mendukung di antara perempuan di media sosial, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan influencer untuk menyebarkan pesan positif.. Mimikri terjadi dalam bentuk peniruan terhadap budaya patriarki dan diwujudkan dalam kekerasan verbal yang dilakukan perempuan terhadap perempuan lain.Perempuan yang didominasi oleh maskulinitas laki-laki di dunia nyata berusaha untuk menjadikan dirinya sebagai subjek melalui arena di media sosial Instagram dengan menindas perempuan lain melalui kolom komentar dalam Instagram.Mitos yang ditemukan dalam penelitian ini adalah mitos budaya patriarki yang salah satu bentuknya adalah penilaian terhadap perempuan dari cara berpakaiannya Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mimikri terhadap budaya patriarki terjadi melalui kekerasan verbal terhadap perempuan dalam Instagram. Menggunakan metode semiotika Roland Barthes dengan menganalisis kolom komentar berupa kekerasan verbal dalam akun Instagram @anneofficial1990, penelitian menemukan bahwa berdasarkan pengamatan pada teks-teks komentar, normalisasi kekerasan terhadap perempuan adalah dampak yang terjadi akibat dari sorotan media hiburan terhadap keputusan pemilik akun untuk melepas jilbabnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mimikri terjadi dalam bentuk peniruan terhadap budaya patriarki dan diwujudkan dalam kekerasan verbal yang dilakukan perempuan terhadap perempuan lain. Perempuan yang didominasi oleh maskulinitas laki-laki di dunia nyata berusaha untuk menjadikan dirinya sebagai subjek melalui arena di media... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-f0186.webp" title="JURIS - Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-f0186.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-f0186.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-f0186.webp 1x" title="JURIS - Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram" alt="JURIS - Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-c772d.webp" title="JURIS - Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-c772d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-c772d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-c772d.webp 1x" title="JURIS - Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram" alt="JURIS - Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44071-sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal" title="JURIS - Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram" target="_blank">Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana norma-norma patriarki internalisasi oleh perempuan dan termanifestasi dalam perilaku mereka di media sosial, dengan fokus pada bagaimana perempuan menggunakan platform digital untuk menegaskan dominasi dan mengontrol perempuan lain. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami motivasi di balik perilaku kekerasan verbal terhadap perempuan di Instagram, dengan menggali pengalaman dan perspektif para pelaku dan korban. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas intervensi berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran tentang kekerasan verbal dan mempromosikan budaya saling menghormati dan mendukung di antara perempuan di media sosial, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan influencer untuk menyebarkan pesan positif..
<br>Mimikri terjadi dalam bentuk peniruan terhadap budaya patriarki dan diwujudkan dalam kekerasan verbal yang dilakukan perempuan terhadap perempuan lain.Perempuan yang didominasi oleh maskulinitas laki-laki di dunia nyata berusaha untuk menjadikan dirinya sebagai subjek melalui arena di media sosial Instagram dengan menindas perempuan lain melalui kolom komentar dalam Instagram.Mitos yang ditemukan dalam penelitian ini adalah mitos budaya patriarki yang salah satu bentuknya adalah penilaian terhadap perempuan dari cara berpakaiannya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mimikri terhadap budaya patriarki terjadi melalui kekerasan verbal terhadap perempuan dalam Instagram. Menggunakan metode semiotika Roland Barthes dengan menganalisis kolom komentar berupa kekerasan verbal dalam akun Instagram @anneofficial1990, penelitian menemukan bahwa berdasarkan pengamatan pada teks-teks komentar, normalisasi kekerasan terhadap perempuan adalah dampak yang terjadi akibat dari sorotan media hiburan terhadap keputusan pemilik akun untuk melepas jilbabnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mimikri terjadi dalam bentuk peniruan terhadap budaya patriarki dan diwujudkan dalam kekerasan verbal yang dilakukan perempuan terhadap perempuan lain. Perempuan yang didominasi oleh maskulinitas laki-laki di dunia nyata berusaha untuk menjadikan dirinya sebagai subjek melalui arena di media...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-c772d.webp" type="image/webp" length="104508" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-f0186.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/sosial-instagram-individu-kekerasan-verbal-mimikri-thumb-c772d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16371-komunika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44084-operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode</link>
	<guid isPermaLink="false">7b13fb698978beed8794f32115aa8cc7</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 01:09:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot premium ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot depo 5k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5k,depo,mahjong,premium,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian model pembelajaran matematika yang mengintegrasikan APE secara sistematis dan berkelanjutan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian model pembelajaran matematika yang mengintegrasikan APE secara sistematis dan berkelanjutan, tidak hanya sebagai alat bantu sesaat, melainkan sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis APE yang paling efektif dalam mengatasi miskonsepsi pada konsep bilangan bulat, dengan mempertimbangkan gaya belajar dan karakteristik siswa kelas IV SD. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dalam memfasilitasi penggunaan APE di kelas, termasuk pelatihan guru tentang cara merancang dan membuat APE yang relevan, serta strategi untuk mengintegrasikan APE ke dalam rencana pembelajaran yang sudah ada. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bilangan bulat dan mengurangi tingkat miskonsepsi yang sering terjadi.. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru di SD wilayah Tangerang Selatan belum sepenuhnya menggunakan media konkret atau APE dalam proses pembelajaran Matematika.Proses pembelajaran dilakukan belum sepenuhnya atau tidak menggunakan APE dalam proses pembelajaran yang membuat terjadinya miskonsepsi terhadap peserta didik sehingga proses pembelajaran menjadi lebih sulit dipahami oleh peserta didik.Selain itu guru juga sulit menggunakan APE serta dalam proses pembuatannya Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemahaman siswa terhadap konsep-konsep pada materi operasi hitung bilangan bulat menggunakan APE dengan permainan Kartu. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu SDN Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang didukung dengan hasil wawancara terhadap guru kelas IV dan juga 6 siswa sebagai sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman siswa mengenai operasi hitung bilangan bulat masih terjadi miskonsepsi dengan hanya proses pembelajaran melalui teori saja dengan tidak adanya APE sebagai pendukung proses pembelajaran yang didesain semenarik mungkin untuk menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan dan juga dapat mudah dipahami oleh para peserta didik. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-22f6f.webp" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-22f6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-22f6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-22f6f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik" alt="JURIS - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-a3f09.webp" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-a3f09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-a3f09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-a3f09.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik" alt="JURIS - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-2dacc.webp" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-2dacc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-2dacc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-2dacc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik" alt="JURIS - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44084-operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik" target="_blank">Analisis Pembelajaran Bilangan Bulat Dengan Alat Permainan Edukatif Untuk Meminimalkan Miskonsepsi Peserta Didik</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian model pembelajaran matematika yang mengintegrasikan APE secara sistematis dan berkelanjutan, tidak hanya sebagai alat bantu sesaat, melainkan sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis APE yang paling efektif dalam mengatasi miskonsepsi pada konsep bilangan bulat, dengan mempertimbangkan gaya belajar dan karakteristik siswa kelas IV SD. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dalam memfasilitasi penggunaan APE di kelas, termasuk pelatihan guru tentang cara merancang dan membuat APE yang relevan, serta strategi untuk mengintegrasikan APE ke dalam rencana pembelajaran yang sudah ada. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bilangan bulat dan mengurangi tingkat miskonsepsi yang sering terjadi..
<br>Hasil penelitian menunjukan bahwa guru di SD wilayah Tangerang Selatan belum sepenuhnya menggunakan media konkret atau APE dalam proses pembelajaran Matematika.Proses pembelajaran dilakukan belum sepenuhnya atau tidak menggunakan APE dalam proses pembelajaran yang membuat terjadinya miskonsepsi terhadap peserta didik sehingga proses pembelajaran menjadi lebih sulit dipahami oleh peserta didik.Selain itu guru juga sulit menggunakan APE serta dalam proses pembuatannya
<br>Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemahaman siswa terhadap konsep-konsep pada materi operasi hitung bilangan bulat menggunakan APE dengan permainan Kartu. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu SDN Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang didukung dengan hasil wawancara terhadap guru kelas IV dan juga 6 siswa sebagai sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman siswa mengenai operasi hitung bilangan bulat masih terjadi miskonsepsi dengan hanya proses pembelajaran melalui teori saja dengan tidak adanya APE sebagai pendukung proses pembelajaran yang didesain semenarik mungkin untuk menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan dan juga dapat mudah dipahami oleh para peserta didik.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-2dacc.webp" type="image/webp" length="32408" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-22f6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-a3f09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/operasi-hitung-bilangan-bulat-ape-miskonsepsi-mode-thumb-2dacc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2369-staim-probolinggo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10531-al-jabar-jurnal-pendidikan-pembelajaran-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44081-strategi-komunikasi-institusi</link>
	<guid isPermaLink="false">27d46a062c61315404423809cef1c6af</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 01:05:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ haris wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[haris,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berfokus pada pengembangan program pelatihan konselor yang mencakup modul penyusunan kebijakan inklusif dan penggunaan media sosial sebagai sarana edukasi; meneliti efektivitas sistem pelaporan anonim berbasis aplikasi mobile dalam meningkatkan partisipasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review): Berfokus pada pengembangan program pelatihan konselor yang mencakup modul penyusunan kebijakan inklusif dan penggunaan media sosial sebagai sarana edukasi; meneliti efektivitas sistem pelaporan anonim berbasis aplikasi mobile dalam meningkatkan partisipasi korban; memperluas studi longitudinal yang menilai dampak integrasi teori Respon Krisis dan Pertukaran Sosial terhadap budaya kampus, untuk mengukur perubahan perilaku jangka panjang dan kesiapan institusi dalam menangani insiden pelecehan seksual.. Optimalisasi komunikasi, terutama dengan memperkuat strategi konseling, dapat meningkatkan efektivitas pencegahan pelecehan seksual di perguruan tinggi.Integrasi teori Respon Krisis dan Pertukaran Sosial, dipadukan dengan teknologi digital, memperkuat kesiapan respons cepat dan partisipasi aktif komunitas kampus.Penelitian menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan untuk konselor, kurikulum pendidikan seks yang komprehensif, serta evaluasi rutin strategi pencegahan guna menyesuaikan dinamika sosial Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan strategi komunikasi dalam mencegah pelecehan seksual di institusi pendidikan tinggi. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, analisis konten dilakukan terhadap publikasi ilmiah, dokumen resmi, dan jurnal untuk mengidentifikasi tema utama. Hasil menunjukkan bahwa strategi komunikasi konseling yang efektif sangat penting, meliputi pendidikan dan kesadaran, pengembangan keterampilan komunikasi interpersonal, penyediaan sumber daya pendukung, pelatihan khusus bagi fasilitator,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-54e70.webp" title="JURIS - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-54e70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-54e70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-54e70.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)" alt="JURIS - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-d0342.webp" title="JURIS - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-d0342.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-d0342.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-d0342.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)" alt="JURIS - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-f88d2.webp" title="JURIS - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-f88d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-f88d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-f88d2.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)" alt="JURIS - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44081-strategi-komunikasi-institusi" title="JURIS - Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)" target="_blank">Optimizing Extension Communication in The Prevention of Sexual Harrasment in Higher Education Institutions (Systematic Literature Review)</a>: Berfokus pada pengembangan program pelatihan konselor yang mencakup modul penyusunan kebijakan inklusif dan penggunaan media sosial sebagai sarana edukasi; meneliti efektivitas sistem pelaporan anonim berbasis aplikasi mobile dalam meningkatkan partisipasi korban; memperluas studi longitudinal yang menilai dampak integrasi teori Respon Krisis dan Pertukaran Sosial terhadap budaya kampus, untuk mengukur perubahan perilaku jangka panjang dan kesiapan institusi dalam menangani insiden pelecehan seksual..
<br>Optimalisasi komunikasi, terutama dengan memperkuat strategi konseling, dapat meningkatkan efektivitas pencegahan pelecehan seksual di perguruan tinggi.Integrasi teori Respon Krisis dan Pertukaran Sosial, dipadukan dengan teknologi digital, memperkuat kesiapan respons cepat dan partisipasi aktif komunitas kampus.Penelitian menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan untuk konselor, kurikulum pendidikan seks yang komprehensif, serta evaluasi rutin strategi pencegahan guna menyesuaikan dinamika sosial
<br>Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan strategi komunikasi dalam mencegah pelecehan seksual di institusi pendidikan tinggi. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, analisis konten dilakukan terhadap publikasi ilmiah, dokumen resmi, dan jurnal untuk mengidentifikasi tema utama. Hasil menunjukkan bahwa strategi komunikasi konseling yang efektif sangat penting, meliputi pendidikan dan kesadaran, pengembangan keterampilan komunikasi interpersonal, penyediaan sumber daya pendukung, pelatihan khusus bagi fasilitator,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-d0342.webp" type="image/webp" length="124398" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-54e70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-d0342.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/strategi-komunikasi-institusi-keterampilan-lisan-s-thumb-f88d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16371-komunika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44078-sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-k</link>
	<guid isPermaLink="false">c0b82be111aac82f8b357d4ca8623d19</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 00:45:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yussa ananda ]]></category>
	<category><![CDATA[ rama fauzi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ananda,fauzi,rama,yussa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh berbagai jenis gangguan pada sistem tenaga listrik terhadap stabilitas transien, termasuk gangguan hubung singkat dan gangguan buka saluran. Selain itu, studi komparatif antara metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh berbagai jenis gangguan pada sistem tenaga listrik terhadap stabilitas transien, termasuk gangguan hubung singkat dan gangguan buka saluran. Selain itu, studi komparatif antara metode Runge-Kutta dengan metode numerik lainnya, seperti metode Euler atau metode Adams-Bashforth, dapat dilakukan untuk mengevaluasi akurasi dan efisiensi masing-masing metode dalam memprediksi stabilitas sistem. Terakhir, pengembangan model sistem tenaga listrik yang lebih kompleks, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti dinamika eksitasi dan kontrol kecepatan, dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku sistem dan meningkatkan keandalan analisis stabilitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keamanan dan keandalan sistem tenaga listrik.. Dari hasil perhitungan dan analisis kestabilan sistem tenaga pembangkit listrik Sicanang Belawan dengan metode Runge-Kutta orde 4 menggunakan program Matlab, dapat disimpulkan bahwa terminasi pada 0,25 detik dan 0,35 detik menunjukkan sistem stabil.Namun, terminasi pada 0,40 detik dan 0,60 detik menunjukkan sistem tidak stabil.Sudut pemutusan melebihi titik putus kritis pada terminasi 0,40 detik dan 0,60 detik Pada sistem tenaga listrik yang melayani beban secara terus menerus seharusnya tegangan dan frekuensi harus tetap konstan, namun jika terjadi gangguan pada salah satu genset atau rel, maka tidak dapat dipungkiri akan terjadi gangguan pada pasokan listrik. Perlu dilakukan penelitian tentang stabilitas sistem tenaga listrik berkaitan dengan penentuan critical breaking angle dan critical breaker time pada generator, untuk mengetahui berapa sudut pemutus kritis dan berapa waktu pemutus kritis. Dalam makalah ini digunakan Runge Kutta Metode urutan ke-4 dengan bantuan perangkat lunak Matlab. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-0533b.webp" title="JURIS - Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-0533b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-0533b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-0533b.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4" alt="JURIS - Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-ada8f.webp" title="JURIS - Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-ada8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-ada8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-ada8f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4" alt="JURIS - Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44078-sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-k" title="JURIS - Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4" target="_blank">Peningkatan Stabilitas Sistem Kelistrikan Mesin Tunggal Berbasis Metode Runge Kutta Orde 4</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh berbagai jenis gangguan pada sistem tenaga listrik terhadap stabilitas transien, termasuk gangguan hubung singkat dan gangguan buka saluran. Selain itu, studi komparatif antara metode Runge-Kutta dengan metode numerik lainnya, seperti metode Euler atau metode Adams-Bashforth, dapat dilakukan untuk mengevaluasi akurasi dan efisiensi masing-masing metode dalam memprediksi stabilitas sistem. Terakhir, pengembangan model sistem tenaga listrik yang lebih kompleks, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti dinamika eksitasi dan kontrol kecepatan, dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku sistem dan meningkatkan keandalan analisis stabilitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keamanan dan keandalan sistem tenaga listrik..
<br>Dari hasil perhitungan dan analisis kestabilan sistem tenaga pembangkit listrik Sicanang Belawan dengan metode Runge-Kutta orde 4 menggunakan program Matlab, dapat disimpulkan bahwa terminasi pada 0,25 detik dan 0,35 detik menunjukkan sistem stabil.Namun, terminasi pada 0,40 detik dan 0,60 detik menunjukkan sistem tidak stabil.Sudut pemutusan melebihi titik putus kritis pada terminasi 0,40 detik dan 0,60 detik
<br>Pada sistem tenaga listrik yang melayani beban secara terus menerus seharusnya tegangan dan frekuensi harus tetap konstan, namun jika terjadi gangguan pada salah satu genset atau rel, maka tidak dapat dipungkiri akan terjadi gangguan pada pasokan listrik. Perlu dilakukan penelitian tentang stabilitas sistem tenaga listrik berkaitan dengan penentuan critical breaking angle dan critical breaker time pada generator, untuk mengetahui berapa sudut pemutus kritis dan berapa waktu pemutus kritis. Dalam makalah ini digunakan Runge Kutta Metode urutan ke-4 dengan bantuan perangkat lunak Matlab.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-0533b.webp" type="image/webp" length="29424" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-0533b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/sistem-perangkat-lunak-pembangkit-listrik-kelistri-thumb-ada8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12327-jurnal-elektro-telkomunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Shaping ChildrenAos Self Concept Through Storytelling An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten Tanjung Morawa Subdistrict Deli Serdang Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Shaping ChildrenAos Self Concept Through Storytelling An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten Tanjung Morawa Subdistrict Deli Serdang Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Shaping ChildrenAos Self Concept Through Storytelling An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten Tanjung Morawa Subdistrict Deli Serdang Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44072-bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-f</link>
	<guid isPermaLink="false">5f9ecd8c797a9131e2d108c7e0503c1b</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 00:33:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ munzaimah m ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[m,munzaimah,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut dampak storytelling terhadap perkembangan emosional anak, khususnya dalam membangun kepercayaan diri dan hubungan emosional dengan orang tua dan guru. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Shaping ChildrenAos Self-Concept Through Storytelling: An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten, Tanjung Morawa Subdistrict, Deli Serdang Regency: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut dampak storytelling terhadap perkembangan emosional anak, khususnya dalam membangun kepercayaan diri dan hubungan emosional dengan orang tua dan guru. Kedua, mengeksplorasi strategi-strategi praktis untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam kegiatan storytelling, baik di sekolah maupun di rumah, dengan mempertimbangkan teori keterlibatan orang tua Hoover-Dempsey & Sandler (1997). Ketiga, meneliti efektivitas penggunaan media digital storytelling dalam meningkatkan motivasi dan ekspresi diri anak, serta pengaruhnya terhadap perkembangan literasi awal dan keterampilan sosial.. Storytelling telah terbukti sebagai metode yang efektif dalam membentuk konsep diri anak usia dini.Interaksi interpersonal yang terjalin antara guru dan siswa, serta antara orang tua dan anak, memperkuat dimensi-dimensi self-image, self-esteem, dan ideal self.Berdasarkan teori komunikasi interpersonal Devito, komunikasi yang empati, transaksional, dan suportif memainkan peran penting dalam pengembangan identitas anak.Kegiatan pengabdian masyarakat ini menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan anak dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana seni bercerita (storytelling) dapat membentuk konsep diri anak usia dini melalui interaksi interpersonal antara guru dan murid serta orang tua dan anak. Penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan di TK Bunga Tanjong, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Analisis dilakukan menggunakan Teori Komunikasi Interpersonal (Devito, 2019) untuk mengeksplorasi dinamika komunikasi yang terjadi dalam kegiatan storytelling. Hasil menunjukkan bahwa storytelling menjadi media efektif dalam memperkuat kepercayaan diri anak, membangun komunikasi dua arah, serta menumbuhkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-41c27.webp" title="JURIS - Shaping ChildrenAos Self-Concept Through Storytelling: An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten, Tanjung Morawa Subdistrict, Deli Serdang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-41c27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-41c27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-41c27.webp 1x" title="JURIS - Shaping ChildrenAos Self-Concept Through Storytelling: An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten, Tanjung Morawa Subdistrict, Deli Serdang Regency" alt="JURIS - Shaping ChildrenAos Self-Concept Through Storytelling: An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten, Tanjung Morawa Subdistrict, Deli Serdang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-9abf5.webp" title="JURIS - Shaping ChildrenAos Self-Concept Through Storytelling: An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten, Tanjung Morawa Subdistrict, Deli Serdang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-9abf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-9abf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-9abf5.webp 1x" title="JURIS - Shaping ChildrenAos Self-Concept Through Storytelling: An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten, Tanjung Morawa Subdistrict, Deli Serdang Regency" alt="JURIS - Shaping ChildrenAos Self-Concept Through Storytelling: An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten, Tanjung Morawa Subdistrict, Deli Serdang Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44072-bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-f" title="JURIS - Shaping ChildrenAos Self-Concept Through Storytelling: An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten, Tanjung Morawa Subdistrict, Deli Serdang Regency" target="_blank">Shaping ChildrenAos Self-Concept Through Storytelling: An Analysis of Interpersonal Communication Interactions at Bunga Tanjong Kindergarten, Tanjung Morawa Subdistrict, Deli Serdang Regency</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut dampak storytelling terhadap perkembangan emosional anak, khususnya dalam membangun kepercayaan diri dan hubungan emosional dengan orang tua dan guru. Kedua, mengeksplorasi strategi-strategi praktis untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam kegiatan storytelling, baik di sekolah maupun di rumah, dengan mempertimbangkan teori keterlibatan orang tua Hoover-Dempsey & Sandler (1997). Ketiga, meneliti efektivitas penggunaan media digital storytelling dalam meningkatkan motivasi dan ekspresi diri anak, serta pengaruhnya terhadap perkembangan literasi awal dan keterampilan sosial..
<br>Storytelling telah terbukti sebagai metode yang efektif dalam membentuk konsep diri anak usia dini.Interaksi interpersonal yang terjalin antara guru dan siswa, serta antara orang tua dan anak, memperkuat dimensi-dimensi self-image, self-esteem, dan ideal self.Berdasarkan teori komunikasi interpersonal Devito, komunikasi yang empati, transaksional, dan suportif memainkan peran penting dalam pengembangan identitas anak.Kegiatan pengabdian masyarakat ini menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan anak dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna
<br>Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana seni bercerita (storytelling) dapat membentuk konsep diri anak usia dini melalui interaksi interpersonal antara guru dan murid serta orang tua dan anak. Penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan di TK Bunga Tanjong, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Analisis dilakukan menggunakan Teori Komunikasi Interpersonal (Devito, 2019) untuk mengeksplorasi dinamika komunikasi yang terjadi dalam kegiatan storytelling. Hasil menunjukkan bahwa storytelling menjadi media efektif dalam memperkuat kepercayaan diri anak, membangun komunikasi dua arah, serta menumbuhkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-41c27.webp" type="image/webp" length="95056" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-41c27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/bahasa-anak-sosial-emosional-identitas-formasi-usi-thumb-9abf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16371-komunika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH A Wahab Hasbullah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH A Wahab Hasbullah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH A Wahab Hasbullah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44077-aktivitas-literasi-mahasiswa-re</link>
	<guid isPermaLink="false">4b853f4eea2af5c7e3a7e57019cffd9b</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 23:43:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ based method ]]></category>
	<category><![CDATA[ asiyah husna ]]></category>
	<category><![CDATA[ samsul ma ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asiyah,based,husna,ma,method,samsul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan uji coba lapangan lebih luas dengan melibatkan mahasiswa calon guru dari berbagai jurusan atau program studi untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas dan kecocokan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan uji coba lapangan lebih luas dengan melibatkan mahasiswa calon guru dari berbagai jurusan atau program studi untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas dan kecocokan media pembelajaran ini. Selain itu, evaluasi secara berkelanjutan terhadap penggunaan media berbasis mobile learning perlu dilakukan untuk mengidentifikasi perbaikan dan peningkatan yang diperlukan guna menjaga kualitas dan relevansi media pembelajaran tersebut. Pengembangan lebih lanjut dapat difokuskan pada integrasi fitur personalisasi pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar masing-masing mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mendorong motivasi belajar yang lebih tinggi.. Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengembangan Media Berbasis Mobile Learning, dapat disimpulkan bahwa.1) Media Berbasis Mobile learningmenggunakan model ADDIE yang mencakup beberapa tahap, yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi).2) Persentase uji validasi media dan materi menunjukkan angka 92,3 dan 92,0 secara berurutan.Berdasarkan presentase skor uji validasi dari kedua validator tersebut, rata-rata mencapai angka 92,2.Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Media Berbasis Mobile learningmendapatkan penilaian yang baik dan dapat dikatakan layak digunakan oleh mahasiswa calon guru.Kesimpulannya, Media Berbasis Mobile learningmenggunakan model ADDIE yang terbukti efektif dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran.Evaluasi dari dua validator juga menunjukkan bahwa media ini memperoleh penilaian positif dan layak digunakan dalam pembelajaran bagi mahasiswa calon guru Penelitian ini didasarkan pada pentingnya meningkatkan literasi mahasiswa calon guru dan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Mahasiswa calon guru memegang peran penting dalam membentuk generasi mendatang, sehingga memperkuat literasi mereka menjadi krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Berbasis Mobile Learning sebagai upaya dalam memperkuat literasi pada mahasiswa calon guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) sebagai pendekatan sistematis dalam pengembangan media pembelajaran. Lembar Uji Validasi Media digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis data kuantitatif dan kualitatif digunakan sebagai acuan dalam menentukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-0e5ce.webp" title="JURIS - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-0e5ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-0e5ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-0e5ce.webp 1x" title="JURIS - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah" alt="JURIS - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-a6603.webp" title="JURIS - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-a6603.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-a6603.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-a6603.webp 1x" title="JURIS - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah" alt="JURIS - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-77279.webp" title="JURIS - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-77279.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-77279.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-77279.webp 1x" title="JURIS - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah" alt="JURIS - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44077-aktivitas-literasi-mahasiswa-re" title="JURIS - Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah" target="_blank">Uji Kevalidan Media Digital Berbasis Mobile learning dalam Memperkuat Literasi Mahasiswa Calon Guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan uji coba lapangan lebih luas dengan melibatkan mahasiswa calon guru dari berbagai jurusan atau program studi untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas dan kecocokan media pembelajaran ini. Selain itu, evaluasi secara berkelanjutan terhadap penggunaan media berbasis mobile learning perlu dilakukan untuk mengidentifikasi perbaikan dan peningkatan yang diperlukan guna menjaga kualitas dan relevansi media pembelajaran tersebut. Pengembangan lebih lanjut dapat difokuskan pada integrasi fitur personalisasi pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar masing-masing mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mendorong motivasi belajar yang lebih tinggi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengembangan Media Berbasis Mobile Learning, dapat disimpulkan bahwa.1) Media Berbasis Mobile learningmenggunakan model ADDIE yang mencakup beberapa tahap, yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi).2) Persentase uji validasi media dan materi menunjukkan angka 92,3 dan 92,0 secara berurutan.Berdasarkan presentase skor uji validasi dari kedua validator tersebut, rata-rata mencapai angka 92,2.Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Media Berbasis Mobile learningmendapatkan penilaian yang baik dan dapat dikatakan layak digunakan oleh mahasiswa calon guru.Kesimpulannya, Media Berbasis Mobile learningmenggunakan model ADDIE yang terbukti efektif dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran.Evaluasi dari dua validator juga menunjukkan bahwa media ini memperoleh penilaian positif dan layak digunakan dalam pembelajaran bagi mahasiswa calon guru
<br>Penelitian ini didasarkan pada pentingnya meningkatkan literasi mahasiswa calon guru dan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Mahasiswa calon guru memegang peran penting dalam membentuk generasi mendatang, sehingga memperkuat literasi mereka menjadi krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Berbasis Mobile Learning sebagai upaya dalam memperkuat literasi pada mahasiswa calon guru di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) sebagai pendekatan sistematis dalam pengembangan media pembelajaran. Lembar Uji Validasi Media digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis data kuantitatif dan kualitatif digunakan sebagai acuan dalam menentukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-a6603.webp" type="image/webp" length="72024" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-0e5ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-a6603.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/aktivitas-literasi-mahasiswa-respon-positif-model-thumb-77279.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7134-eduscope-jurnal-pendidikan-pembelajaran-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Free or Monitored The Panopticon System in Indonesian Media Reporting ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Free or Monitored The Panopticon System in Indonesian Media Reporting ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Free or Monitored The Panopticon System in Indonesian Media Reporting ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44073-contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan</link>
	<guid isPermaLink="false">a690490926802aa411d58081b380f21a</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 23:36:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ al azhar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,azhar,deli,serdang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut praktik panoptikon dan post-panoptikon dalam media sosial, terutama di platform media sosial yang populer di Indonesia, untuk memahami bagaimana media sosial berfungsi sebagai alat pengawasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting: Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut praktik panoptikon dan post-panoptikon dalam media sosial, terutama di platform media sosial yang populer di Indonesia, untuk memahami bagaimana media sosial berfungsi sebagai alat pengawasan post-panoptik dan dampak sosialnya.2. Menganalisis dampak pengawasan media terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk dampak psikologis dan sosial yang dialami oleh individu yang menjadi subjek pengawasan media.3. Meneliti bagaimana media konvensional dan media digital bekerja sama dalam praktik panoptikon, dan apakah ada perbedaan signifikan dalam pendekatan pengawasan antara kedua jenis media ini.. Dari penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa media memiliki sifat panoptikon, di mana media akan selalu memantau perilaku individu dalam masyarakat.Pada dasarnya, setiap individu dalam masyarakat tidak pernah bebas, karena media mengintai setiap individu dan perilakunya baik di dunia nyata maupun di dunia maya, seperti di media sosial.Hal ini dapat dilihat dari tiga berita yang disebutkan oleh penulis, di mana media berusaha untuk menerapkan disiplin dan kontrol sosial dengan mengekspos dan mengulas secara detail semua informasi yang tersedia tentang tersangka yang menentang sistem yang ada.Media tampaknya memperingatkan bahwa perilaku atau tindakan yang bertentangan dengan sistem, hukum, nilai, atau bahkan norma dalam masyarakat akan menyebabkan disiplin melalui penyebaran berita tentang tindakan kita, sehingga pelaku akhirnya akan menghadapi sanksi sosial.Hal ini dapat terjadi karena kecenderungan pengguna media sosial untuk mendokumentasikan setiap aktivitas dengan mengunggahnya di media sosial, sehingga memungkinkan mereka untuk dicermati oleh media panoptik itu sendiri.Penting untuk dipahami bahwa kita tidak pernah bebas, dan kenyataannya adalah kita akan selalu diawasi oleh media Perkembangan media pemberitaan yang pesat akibat teknologi di Indonesia menunjukkan adanya praktik panoptikon di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam bagaimana praktik panoptik dan post-panoptik yang ada di pemberitaan media dan mencari tahu apakah setiap individu di masyarakat diawasi atau bebas dalam kehidupannya dengan adanya praktik tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan observasi digital sebagai metode pengumpulan datanya. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari tiga berita yang digunakan sebagai contoh praktik panoptikon di media, dua di antaranya menjelaskan bahwa setiap perilaku dan tindakan individu dalam masyarakat akan selalu diawasi, bahkan dalam ranah privasi yang remeh sekalipun. Sementara itu, satu sisanya menjelaskan bahwa media melakukan praktik panoptik dengan cara menanamkan kedisiplinan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-9c263.webp" title="JURIS - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-9c263.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-9c263.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-9c263.webp 1x" title="JURIS - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting" alt="JURIS - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-cc674.webp" title="JURIS - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-cc674.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-cc674.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-cc674.webp 1x" title="JURIS - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting" alt="JURIS - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-25b2a.webp" title="JURIS - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-25b2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-25b2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-25b2a.webp 1x" title="JURIS - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting" alt="JURIS - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44073-contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan" title="JURIS - Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting" target="_blank">Free or Monitored?: The Panopticon System in Indonesian Media Reporting</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut praktik panoptikon dan post-panoptikon dalam media sosial, terutama di platform media sosial yang populer di Indonesia, untuk memahami bagaimana media sosial berfungsi sebagai alat pengawasan post-panoptik dan dampak sosialnya.2. Menganalisis dampak pengawasan media terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk dampak psikologis dan sosial yang dialami oleh individu yang menjadi subjek pengawasan media.3. Meneliti bagaimana media konvensional dan media digital bekerja sama dalam praktik panoptikon, dan apakah ada perbedaan signifikan dalam pendekatan pengawasan antara kedua jenis media ini..
<br>Dari penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa media memiliki sifat panoptikon, di mana media akan selalu memantau perilaku individu dalam masyarakat.Pada dasarnya, setiap individu dalam masyarakat tidak pernah bebas, karena media mengintai setiap individu dan perilakunya baik di dunia nyata maupun di dunia maya, seperti di media sosial.Hal ini dapat dilihat dari tiga berita yang disebutkan oleh penulis, di mana media berusaha untuk menerapkan disiplin dan kontrol sosial dengan mengekspos dan mengulas secara detail semua informasi yang tersedia tentang tersangka yang menentang sistem yang ada.Media tampaknya memperingatkan bahwa perilaku atau tindakan yang bertentangan dengan sistem, hukum, nilai, atau bahkan norma dalam masyarakat akan menyebabkan disiplin melalui penyebaran berita tentang tindakan kita, sehingga pelaku akhirnya akan menghadapi sanksi sosial.Hal ini dapat terjadi karena kecenderungan pengguna media sosial untuk mendokumentasikan setiap aktivitas dengan mengunggahnya di media sosial, sehingga memungkinkan mereka untuk dicermati oleh media panoptik itu sendiri.Penting untuk dipahami bahwa kita tidak pernah bebas, dan kenyataannya adalah kita akan selalu diawasi oleh media
<br>Perkembangan media pemberitaan yang pesat akibat teknologi di Indonesia menunjukkan adanya praktik panoptikon di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam bagaimana praktik panoptik dan post-panoptik yang ada di pemberitaan media dan mencari tahu apakah setiap individu di masyarakat diawasi atau bebas dalam kehidupannya dengan adanya praktik tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan observasi digital sebagai metode pengumpulan datanya. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari tiga berita yang digunakan sebagai contoh praktik panoptikon di media, dua di antaranya menjelaskan bahwa setiap perilaku dan tindakan individu dalam masyarakat akan selalu diawasi, bahkan dalam ranah privasi yang remeh sekalipun. Sementara itu, satu sisanya menjelaskan bahwa media melakukan praktik panoptik dengan cara menanamkan kedisiplinan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-9c263.webp" type="image/webp" length="105596" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-9c263.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-cc674.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/contoh-praktik-panoptikon-pemberitaan-individu-mas-thumb-25b2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16371-komunika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44083-uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-mod</link>
	<guid isPermaLink="false">f0e48dfb5cbd002320b78dfc201b3cea</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 23:31:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yussa ananda ]]></category>
	<category><![CDATA[ rama fauzi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ananda,fauzi,rama,yussa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji model COST231 yang telah dioptimalkan pada berbagai jenis bangunan dengan karakteristik dinding dan material ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji model COST231 yang telah dioptimalkan pada berbagai jenis bangunan dengan karakteristik dinding dan material yang berbeda. Hal ini penting untuk memastikan keakuratan model pada kondisi yang lebih beragam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengujian model pada frekuensi yang lebih tinggi, seperti frekuensi 5G (misalnya 3.5 GHz atau 26 GHz), mengingat perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat. Ketiga, pengembangan model yang mempertimbangkan efek interferensi dari pemancar lain di sekitar lokasi penelitian dapat memberikan prediksi path loss yang lebih akurat, terutama di lingkungan perkotaan yang padat.. Pada penelitian ini telah disajikan pengukuran path loss di koridor Universitas Sumatera Utara dan berhasil mendapatkan model optimasi COST231.Hasil pengukuran track loss di lokasi studi dilakukan di koridor gedung, hasilnya dibandingkan dengan model COST231 dan model optimasi COST231.Dengan mengoptimalkan model COST231 profil path loss di lokasi yang dipelajari diperoleh Analisis kehilangan lintasan outdoor ke indoor telah dilakukan di lokasi gedung perkuliahan di kawasan perkotaan Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini mengkaji besarnya kekuatan sinyal sepanjang lintasan pada frekuensi 2100 MHz. Model propagasi yang digunakan adalah model COST231. Dengan mengubah parameter kerugian penetrasi dinding luar dalam formulasi COST231, diperoleh profil kerugian lintasan yang mendekati kondisi pengukuran di lokasi penelitian. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-db0fa.webp" title="JURIS - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-db0fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-db0fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-db0fa.webp 1x" title="JURIS - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler" alt="JURIS - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-e8195.webp" title="JURIS - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-e8195.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-e8195.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-e8195.webp 1x" title="JURIS - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler" alt="JURIS - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-81b5b.webp" title="JURIS - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-81b5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-81b5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-81b5b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler" alt="JURIS - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44083-uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-mod" title="JURIS - Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler" target="_blank">Analisis Path Loss dalam Model Outdoor to Indoor untuk Komunikasi Data Seluler</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji model COST231 yang telah dioptimalkan pada berbagai jenis bangunan dengan karakteristik dinding dan material yang berbeda. Hal ini penting untuk memastikan keakuratan model pada kondisi yang lebih beragam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengujian model pada frekuensi yang lebih tinggi, seperti frekuensi 5G (misalnya 3.5 GHz atau 26 GHz), mengingat perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat. Ketiga, pengembangan model yang mempertimbangkan efek interferensi dari pemancar lain di sekitar lokasi penelitian dapat memberikan prediksi path loss yang lebih akurat, terutama di lingkungan perkotaan yang padat..
<br>Pada penelitian ini telah disajikan pengukuran path loss di koridor Universitas Sumatera Utara dan berhasil mendapatkan model optimasi COST231.Hasil pengukuran track loss di lokasi studi dilakukan di koridor gedung, hasilnya dibandingkan dengan model COST231 dan model optimasi COST231.Dengan mengoptimalkan model COST231 profil path loss di lokasi yang dipelajari diperoleh
<br>Analisis kehilangan lintasan outdoor ke indoor telah dilakukan di lokasi gedung perkuliahan di kawasan perkotaan Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini mengkaji besarnya kekuatan sinyal sepanjang lintasan pada frekuensi 2100 MHz. Model propagasi yang digunakan adalah model COST231. Dengan mengubah parameter kerugian penetrasi dinding luar dalam formulasi COST231, diperoleh profil kerugian lintasan yang mendekati kondisi pengukuran di lokasi penelitian.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-81b5b.webp" type="image/webp" length="90566" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-db0fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-e8195.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/uji-model-path-loss-cost231-komunikasi-seluler-opt-thumb-81b5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12327-jurnal-elektro-telkomunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44063-korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi</link>
	<guid isPermaLink="false">0ccfda0c0cf9f2391ebba7d1b5eddadc</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 23:29:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ munzaimah m ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[m,munzaimah,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model komunikasi trauma-informed yang spesifik untuk pendampingan korban kekerasan seksual di Indonesia, dengan mempertimbangkan keragaman budaya dan sosial. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model komunikasi trauma-informed yang spesifik untuk pendampingan korban kekerasan seksual di Indonesia, dengan mempertimbangkan keragaman budaya dan sosial. Model ini dapat membantu pendamping dalam memahami dan menyesuaikan pendekatan komunikasi mereka dengan kebutuhan unik setiap korban.2. Menganalisis lebih lanjut peran keluarga dalam proses pendampingan dan komunikasi dengan korban. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana dukungan keluarga dapat mempengaruhi proses pemulihan dan bagaimana pendamping dapat bekerja sama dengan keluarga untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi korban.3. Meneliti dampak jangka panjang dari komunikasi trauma-informed dalam pendampingan korban kekerasan seksual. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana komunikasi yang sensitif dan empati dapat berkontribusi pada pemulihan psikologis korban, mengurangi risiko retraumatisasi, dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi dalam pendampingan korban kekerasan seksual oleh Nurani Perempuan tidak dapat menggunakan pendekatan standar.Komunikasi harus disesuaikan dengan latar belakang, pengalaman hidup, dan kondisi psikologis setiap korban.Keragaman ini menunjukkan bahwa proses pendampingan adalah kompleks dan membutuhkan strategi individual yang mengakui keunikan situasi setiap korban.Hal ini memiliki implikasi penting bagi praktik pendampingan korban kekerasan seksual.komunikasi yang efektif membutuhkan kerangka kerja yang fleksibel dan trauma-informed.Dalam kerangka kerja ini, prinsip-prinsip seperti kepercayaan, keamanan, dan sensitivitas etis menjadi elemen fundamental.Pendamping harus mengakui bahwa tanpa fondasi ini, korban kurang mungkin merasa aman untuk mengungkapkan pengalaman mereka, yang dapat menghambat pemulihan dan proses hukum.Dalam praktik, pendamping diharapkan melampaui prosedur teknis.Mereka harus secara aktif mengintegrasikan empati, menjaga kerahasiaan, dan menunjukkan adaptabilitas dalam setiap interaksi.Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung, pendamping dapat mengurangi risiko retraumatisasi dan memberikan korban ruang psikologis yang diperlukan untuk mendapatkan kembali kendali atas hidup mereka Ketidaksetaraan dalam perlakuan terhadap korban kekerasan seksual dapat terlihat pada mereka yang tidak memiliki teman untuk berbagi perasaan bingung, takut, dan kurangnya pengetahuan tentang apa yang harus dilakukan setelah mengalami tindak kekerasan seksual. Penelitian ini membahas aktivitas komunikasi para pendamping di Nurani Perempuan dengan korban kekerasan seksual di Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh Nurani Perempuan WomenAos Crisis Center sebagai pendamping korban kekerasan seksual di Sumatera Barat. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-ed9ef.webp" title="JURIS - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-ed9ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-ed9ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-ed9ef.webp 1x" title="JURIS - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera" alt="JURIS - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-d995b.webp" title="JURIS - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-d995b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-d995b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-d995b.webp 1x" title="JURIS - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera" alt="JURIS - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-795ca.webp" title="JURIS - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-795ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-795ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-795ca.webp 1x" title="JURIS - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera" alt="JURIS - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44063-korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi" title="JURIS - The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera" target="_blank">The Communication in Mentoring Activities Victims of Sexual Violence in West Sumatera</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model komunikasi trauma-informed yang spesifik untuk pendampingan korban kekerasan seksual di Indonesia, dengan mempertimbangkan keragaman budaya dan sosial. Model ini dapat membantu pendamping dalam memahami dan menyesuaikan pendekatan komunikasi mereka dengan kebutuhan unik setiap korban.2. Menganalisis lebih lanjut peran keluarga dalam proses pendampingan dan komunikasi dengan korban. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana dukungan keluarga dapat mempengaruhi proses pemulihan dan bagaimana pendamping dapat bekerja sama dengan keluarga untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi korban.3. Meneliti dampak jangka panjang dari komunikasi trauma-informed dalam pendampingan korban kekerasan seksual. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana komunikasi yang sensitif dan empati dapat berkontribusi pada pemulihan psikologis korban, mengurangi risiko retraumatisasi, dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan..
<br>Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi dalam pendampingan korban kekerasan seksual oleh Nurani Perempuan tidak dapat menggunakan pendekatan standar.Komunikasi harus disesuaikan dengan latar belakang, pengalaman hidup, dan kondisi psikologis setiap korban.Keragaman ini menunjukkan bahwa proses pendampingan adalah kompleks dan membutuhkan strategi individual yang mengakui keunikan situasi setiap korban.Hal ini memiliki implikasi penting bagi praktik pendampingan korban kekerasan seksual.komunikasi yang efektif membutuhkan kerangka kerja yang fleksibel dan trauma-informed.Dalam kerangka kerja ini, prinsip-prinsip seperti kepercayaan, keamanan, dan sensitivitas etis menjadi elemen fundamental.Pendamping harus mengakui bahwa tanpa fondasi ini, korban kurang mungkin merasa aman untuk mengungkapkan pengalaman mereka, yang dapat menghambat pemulihan dan proses hukum.Dalam praktik, pendamping diharapkan melampaui prosedur teknis.Mereka harus secara aktif mengintegrasikan empati, menjaga kerahasiaan, dan menunjukkan adaptabilitas dalam setiap interaksi.Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung, pendamping dapat mengurangi risiko retraumatisasi dan memberikan korban ruang psikologis yang diperlukan untuk mendapatkan kembali kendali atas hidup mereka
<br>Ketidaksetaraan dalam perlakuan terhadap korban kekerasan seksual dapat terlihat pada mereka yang tidak memiliki teman untuk berbagi perasaan bingung, takut, dan kurangnya pengetahuan tentang apa yang harus dilakukan setelah mengalami tindak kekerasan seksual. Penelitian ini membahas aktivitas komunikasi para pendamping di Nurani Perempuan dengan korban kekerasan seksual di Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh Nurani Perempuan WomenAos Crisis Center sebagai pendamping korban kekerasan seksual di Sumatera Barat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-d995b.webp" type="image/webp" length="108186" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-ed9ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-d995b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/korban-kekerasan-psikologis-kbgo-komunikasi-merek-thumb-795ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16371-komunika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two Step Flow Communication Theory ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two Step Flow Communication Theory ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two Step Flow Communication Theory ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44070-partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-akt</link>
	<guid isPermaLink="false">fc659e4f41c761da36727346221fa400</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 22:31:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang program Roots terhadap perubahan perilaku siswa di tingkat lintas sekolah, menanyakan apakah keberhasilan di SMA Negeri 19 Medan dapat direplikasi di lingkungan sekolah beragam. Selain itu, dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory: Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang program Roots terhadap perubahan perilaku siswa di tingkat lintas sekolah, menanyakan apakah keberhasilan di SMA Negeri 19 Medan dapat direplikasi di lingkungan sekolah beragam. Selain itu, dapat dieksplorasi peran media sosial sebagai platform tambahan bagi opinion leader dalam menyebarkan pesan antiAcperundungan, serta menilai efek interaksi antara pesan online dan offline pada persepsi siswa. Yang ketiga, studi dapat mengkaji mekanisme pelatihan yang paling efektif bagi opinion leader dengan menguji variasi intensitas dan konten pelatihan, guna menentukan metode yang paling meningkatkan kredibilitas dan keterlibatan mereka di kalangan teman sebaya.. Program Roots di SMA Negeri 19 Medan berhasil menurunkan insiden perundungan dengan melibatkan opinion leader siswa sebagai agen perubahan.Penerapan Teori TwoAcStep Flow menunjukkan bahwa pesan antiAcperundungan lebih diterima bila disampaikan oleh teman sebaya dibandingkan otoritas sekolah.Untuk meningkatkan efektivitas, diperlukan pelatihan dan dukungan berkelanjutan bagi opinion leader serta strategi partisipasi yang lebih inklusif Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas Program Roots dalam mencegah perundungan melalui sudut pandang Teori two step flow, dengan menekankan peran opinion leader siswa dalam memengaruhi perilaku teman sebaya dan membina lingkungan sekolah yang lebih aman. Pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga informan utama: kepala sekolah, seorang fasilitator guru, dan agen anti-perundungan siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Program Roots telah berkontribusi pada pengurangan yang nyata dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-4944d.webp" title="JURIS - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-4944d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-4944d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-4944d.webp 1x" title="JURIS - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory" alt="JURIS - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-0d0cc.webp" title="JURIS - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-0d0cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-0d0cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-0d0cc.webp 1x" title="JURIS - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory" alt="JURIS - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-8e60e.webp" title="JURIS - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-8e60e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-8e60e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-8e60e.webp 1x" title="JURIS - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory" alt="JURIS - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44070-partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-akt" title="JURIS - The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory" target="_blank">The Role of Opinion Leaders in Bullying Prevention: Evaluating the Roots Program in SMA Negeri 19 Medan Through the Lens of Two-Step Flow Communication Theory</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang program Roots terhadap perubahan perilaku siswa di tingkat lintas sekolah, menanyakan apakah keberhasilan di SMA Negeri 19 Medan dapat direplikasi di lingkungan sekolah beragam. Selain itu, dapat dieksplorasi peran media sosial sebagai platform tambahan bagi opinion leader dalam menyebarkan pesan antiAcperundungan, serta menilai efek interaksi antara pesan online dan offline pada persepsi siswa. Yang ketiga, studi dapat mengkaji mekanisme pelatihan yang paling efektif bagi opinion leader dengan menguji variasi intensitas dan konten pelatihan, guna menentukan metode yang paling meningkatkan kredibilitas dan keterlibatan mereka di kalangan teman sebaya..
<br>Program Roots di SMA Negeri 19 Medan berhasil menurunkan insiden perundungan dengan melibatkan opinion leader siswa sebagai agen perubahan.Penerapan Teori TwoAcStep Flow menunjukkan bahwa pesan antiAcperundungan lebih diterima bila disampaikan oleh teman sebaya dibandingkan otoritas sekolah.Untuk meningkatkan efektivitas, diperlukan pelatihan dan dukungan berkelanjutan bagi opinion leader serta strategi partisipasi yang lebih inklusif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas Program Roots dalam mencegah perundungan melalui sudut pandang Teori two step flow, dengan menekankan peran opinion leader siswa dalam memengaruhi perilaku teman sebaya dan membina lingkungan sekolah yang lebih aman. Pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga informan utama: kepala sekolah, seorang fasilitator guru, dan agen anti-perundungan siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Program Roots telah berkontribusi pada pengurangan yang nyata dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-8e60e.webp" type="image/webp" length="111892" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-4944d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-0d0cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/partisipasi-siswa-pemahaman-teman-sebaya-aktif-sen-thumb-8e60e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-553-usu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16371-komunika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44066-sistem-perangkat-lunak-era-digital</link>
	<guid isPermaLink="false">a7bc81d26cf5c562c8ececc2378719e8</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 21:42:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ama laundry ]]></category>
	<category><![CDATA[ tiban indah ]]></category>
	<category><![CDATA[ gajah mada ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ama,gajah,indah,laundry,mada,tiban]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk pengembangan lebih lanjut. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada integrasi sistem dengan platform pembayaran digital untuk memberikan kemudahan transaksi bagi pelanggan. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk pengembangan lebih lanjut. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada integrasi sistem dengan platform pembayaran digital untuk memberikan kemudahan transaksi bagi pelanggan. Kedua, pengembangan fitur analisis data yang lebih mendalam, seperti prediksi permintaan layanan laundry berdasarkan musim atau tren, dapat membantu pemilik usaha dalam pengambilan keputusan strategis. Ketiga, studi komparatif mengenai efektivitas penerapan metode XP dibandingkan dengan metode pengembangan perangkat lunak lainnya pada studi kasus serupa dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembangan sistem informasi di UMKM laundry lainnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional usaha laundry di era digital.. Penelitian ini berhasil merancang dan membangun sistem informasi manajemen laundry untuk Ama Laundry yang menggantikan proses operasional manual.Sistem ini dikembangkan menggunakan metode Extreme Programming (XP) melalui identifikasi masalah, observasi, wawancara, dan kajian literatur.Sistem yang dihasilkan mempermudah pengelolaan pesanan, pembaruan status cucian, pengelolaan data layanan dan pelanggan, serta penyusunan laporan keuangan, sehingga mendukung efisiensi, ketepatan, dan akurasi operasional Kebutuhan jasa laundry terus meningkat, terutama di kalangan masyarakat dengan mobilitas tinggi seperti mahasiswa, sementara banyak usaha laundry masih dikelola secara manual sehingga berpotensi menimbulkan ketidakakuratan data transaksi, kesulitan pelacakan status cucian, dan ketidakteraturan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen berbasis web untuk Ama Laundry guna meningkatkan efisiensi dan akurasi operasional. Sistem dikembangkan menggunakan metode Extreme Programming (XP) melalui tahapan planning, design, coding, dan testing. Sistem yang dihasilkan menyediakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-614a7.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-614a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-614a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-614a7.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-8ed2c.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-8ed2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-8ed2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-8ed2c.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-61089.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-61089.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-61089.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-61089.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44066-sistem-perangkat-lunak-era-digital" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming" target="_blank">Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen AuAma LaundryAy Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk pengembangan lebih lanjut. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada integrasi sistem dengan platform pembayaran digital untuk memberikan kemudahan transaksi bagi pelanggan. Kedua, pengembangan fitur analisis data yang lebih mendalam, seperti prediksi permintaan layanan laundry berdasarkan musim atau tren, dapat membantu pemilik usaha dalam pengambilan keputusan strategis. Ketiga, studi komparatif mengenai efektivitas penerapan metode XP dibandingkan dengan metode pengembangan perangkat lunak lainnya pada studi kasus serupa dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembangan sistem informasi di UMKM laundry lainnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional usaha laundry di era digital..
<br>Penelitian ini berhasil merancang dan membangun sistem informasi manajemen laundry untuk Ama Laundry yang menggantikan proses operasional manual.Sistem ini dikembangkan menggunakan metode Extreme Programming (XP) melalui identifikasi masalah, observasi, wawancara, dan kajian literatur.Sistem yang dihasilkan mempermudah pengelolaan pesanan, pembaruan status cucian, pengelolaan data layanan dan pelanggan, serta penyusunan laporan keuangan, sehingga mendukung efisiensi, ketepatan, dan akurasi operasional
<br>Kebutuhan jasa laundry terus meningkat, terutama di kalangan masyarakat dengan mobilitas tinggi seperti mahasiswa, sementara banyak usaha laundry masih dikelola secara manual sehingga berpotensi menimbulkan ketidakakuratan data transaksi, kesulitan pelacakan status cucian, dan ketidakteraturan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen berbasis web untuk Ama Laundry guna meningkatkan efisiensi dan akurasi operasional. Sistem dikembangkan menggunakan metode Extreme Programming (XP) melalui tahapan planning, design, coding, dan testing. Sistem yang dihasilkan menyediakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-614a7.webp" type="image/webp" length="196494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-614a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-8ed2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sistem-perangkat-lunak-era-digital-analisis-data-b-thumb-61089.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-505-uib.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5380-journal-information-system-technology-joint.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 02 May 2026 05:57:40 +0700. 12 items. Served in: 8.084 seconds [rss] -->
