<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2026 04:28:31 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 04:28:31 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-02T04:28:31+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63614-visum-et-repertum-pembuktian-hukum-islam</link>
	<guid isPermaLink="false">5f14e1a1b4ce132277a9f9e167e71e64</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hasan matsum ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri syahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,hasan,matsum,putri,ridwan,syahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi Visum et Repertum dengan bentuk-bentuk bukti lain dalam sistem hukum pidana Islam untuk memperkuat proses pembuktian. 2. Studi tentang penerapan prinsip ijtihad dalam interpretasi hasil Visum et Repertum ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi Visum et Repertum dengan bentuk-bentuk bukti lain dalam sistem hukum pidana Islam untuk memperkuat proses pembuktian. 2. Studi tentang penerapan prinsip ijtihad dalam interpretasi hasil Visum et Repertum dalam perspektif fiqh jinayah dapat menjadi arah penelitian baru. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan Visum et Repertum dalam kasus-kasus di mana korban tidak mungkin memberikan kesaksian, terutama dalam konteks keadilan dan kebenaran hukum.. Studi ini menyimpulkan bahwa Visum et Repertum (VER) memiliki posisi strategis dalam membuktikan pembunuhan di bawah Pasal 184 KUHAP.VER secara utama berfungsi sebagai bukti dokumen yang berisi temuan medis ilmiah mengenai luka, sebab kematian, dan mekanisme kematian korban.Meskipun memiliki nilai pembuktian yang signifikan, VER tidak bersifat mutlak dan tidak dapat secara mandiri menentukan kesalahan terdakwa.Dari perspektif hukum pidana Islam, VER dapat ditempatkan sebagai bentuk al-bayyinah kontemporer yang selaras dengan prinsip ijtihad, ahl al-khibrah, dan maslahah.Dengan demikian, VER berfungsi sebagai instrumen ilmiah pendukung yang memperkuat pencarian kebenaran dan keadilan dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi kedudukan Visum et Repertum dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan berdasarkan Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta perspektif hukum pidana Islam. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Visum et Repertum memiliki kedudukan strategis sebagai alat bukti surat yang memuat temuan medis ilmiah mengenai luka, sebab kematian, dan mekanisme kematian korban. Meskipun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-b80f2.webp" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-b80f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-b80f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-b80f2.webp 1x" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" alt="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-eb85f.webp" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-eb85f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-eb85f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-eb85f.webp 1x" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" alt="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp 1x" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" alt="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63614-visum-et-repertum-pembuktian-hukum-islam" title="JURIS - The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law" target="_blank">The Relevance of the Position of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Murder Under Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code and Islamic Criminal Law</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi Visum et Repertum dengan bentuk-bentuk bukti lain dalam sistem hukum pidana Islam untuk memperkuat proses pembuktian. 2. Studi tentang penerapan prinsip ijtihad dalam interpretasi hasil Visum et Repertum dalam perspektif fiqh jinayah dapat menjadi arah penelitian baru. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan Visum et Repertum dalam kasus-kasus di mana korban tidak mungkin memberikan kesaksian, terutama dalam konteks keadilan dan kebenaran hukum..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa Visum et Repertum (VER) memiliki posisi strategis dalam membuktikan pembunuhan di bawah Pasal 184 KUHAP.VER secara utama berfungsi sebagai bukti dokumen yang berisi temuan medis ilmiah mengenai luka, sebab kematian, dan mekanisme kematian korban.Meskipun memiliki nilai pembuktian yang signifikan, VER tidak bersifat mutlak dan tidak dapat secara mandiri menentukan kesalahan terdakwa.Dari perspektif hukum pidana Islam, VER dapat ditempatkan sebagai bentuk al-bayyinah kontemporer yang selaras dengan prinsip ijtihad, ahl al-khibrah, dan maslahah.Dengan demikian, VER berfungsi sebagai instrumen ilmiah pendukung yang memperkuat pencarian kebenaran dan keadilan dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi kedudukan Visum et Repertum dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan berdasarkan Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta perspektif hukum pidana Islam. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Visum et Repertum memiliki kedudukan strategis sebagai alat bukti surat yang memuat temuan medis ilmiah mengenai luka, sebab kematian, dan mekanisme kematian korban. Meskipun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp" type="image/webp" length="99678" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-b80f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-eb85f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/visum-et-repertum-pembuktian-islam-perspektif-fiqh-thumb-02512.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3204-staiserdanglubukpakam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12883-al-fikru-jurnal-ilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Islamic Education Teachers Strategies In Strengthening Students Ukhuwah Islamiyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Islamic Education Teachers Strategies In Strengthening Students Ukhuwah Islamiyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Islamic Education Teachers Strategies In Strengthening Students Ukhuwah Islamiyah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63605-strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pend</link>
	<guid isPermaLink="false">ad166c3c5de16e8da2eb03e174f4d029</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hasan matsum ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri syahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,hasan,matsum,putri,ridwan,syahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak pelatihan khusus untuk meningkatkan kolaborasi antar-guru dalam perencanaan program ukhuwah Islamiyah, karena ketidakteraturan keterlibatan guru saat ini masih menjadi hambatan. Selain itu, penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Islamic Education Teachers' Strategies In Strengthening Students' Ukhuwah Islamiyah: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak pelatihan khusus untuk meningkatkan kolaborasi antar-guru dalam perencanaan program ukhuwah Islamiyah, karena ketidakteraturan keterlibatan guru saat ini masih menjadi hambatan. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam memfasilitasi interaksi sosial peserta didik, misalnya melalui platform komunikasi atau aplikasi pembelajaran yang mendukung pembiasaan nilai-nilai ukhuwah. Terakhir, penelitian dapat membandingkan strategi pengukuhan ukhuwah Islamiyah di berbagai jenis sekolah (seperti pesantren, madrasah, dan sekolah umum) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi. Ketiga saran ini menggambarkan arah studi yang baru, bukan sekadar solusi praktis, dan memperluas pemahaman tentang dinamika pendidikan karakter Islam di lingkungan sekolah.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menguatkan ukhuwah Islamiyah peserta didik di SMA Muhammadiyah 18 Sunggal dilakukan melalui proses integratif yang mencakup perencanaan, implementasi, pembiasaan, keteladanan, motivasi, pembimbingan, pengawasan, dan penguatan positif.Pengukuhan ukhuwah Islamiyah terwujud melalui kegiatan infak Jumat, bantuan sosial bagi warga sekolah yang mengalami musibah, serta pembiasaan senyum, salam, sapa, sopan, dan santun dalam interaksi sehari-hari.Strategi ini berkontribusi pada pengembangan empati, solidaritas, kepedulian sosial, kerja sama, sikap saling menghormati, dan kesiapan membantu sesama peserta didik, menunjukkan bahwa ukhuwah Islamiyah telah berkembang dari konsep keagamaan menjadi praktik sosial dalam lingkungan sekolah.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan institusional penting, yaitu ketidakteraturan keterlibatan guru Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam tahap perencanaan dan koordinasi, yang menyebabkan pelaksanaan program cenderung bergantung pada individu tertentu.Oleh karena itu, penguatan kolaborasi antar-guru, penentuan distribusi tugas yang lebih jelas, evaluasi berkala, dan pengembangan panduan implementasi yang sistematis diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pendidikan karakter Islam dengan menunjukkan bahwa transformasi ukhuwah Islamiyah paling efektif ketika instruksi agama diintegrasikan dengan pengalaman sosial langsung, pembiasaan, teladan guru, dan penguatan berkelanjutan dalam kehidupan sekolah sehari-hari Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menguatkan ukhuwah Islamiyah peserta didik di SMA Muhammadiyah 18 Sunggal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menguatkan ukhuwah Islamiyah melalui strategi integratif yang meliputi perencanaan, pembimbingan, pembiasaan, keteladanan, motivasi, pengawasan, dan penguatan positif. Strategi tersebut diwujudkan melalui kegiatan infak Jumat, bantuan sosial bagi warga sekolah yang mengalami musibah, serta pembiasaan senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Pelaksanaannya berkontribusi terhadap peningkatan empati, solidaritas, kepedulian sosial,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-63e1a.webp" title="JURIS - Islamic Education Teachers&#039; Strategies In Strengthening Students&#039; Ukhuwah Islamiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-63e1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-63e1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-63e1a.webp 1x" title="JURIS - Islamic Education Teachers&#039; Strategies In Strengthening Students&#039; Ukhuwah Islamiyah" alt="JURIS - Islamic Education Teachers&#039; Strategies In Strengthening Students&#039; Ukhuwah Islamiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-f3979.webp" title="JURIS - Islamic Education Teachers&#039; Strategies In Strengthening Students&#039; Ukhuwah Islamiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-f3979.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-f3979.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-f3979.webp 1x" title="JURIS - Islamic Education Teachers&#039; Strategies In Strengthening Students&#039; Ukhuwah Islamiyah" alt="JURIS - Islamic Education Teachers&#039; Strategies In Strengthening Students&#039; Ukhuwah Islamiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-69f27.webp" title="JURIS - Islamic Education Teachers&#039; Strategies In Strengthening Students&#039; Ukhuwah Islamiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-69f27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-69f27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-69f27.webp 1x" title="JURIS - Islamic Education Teachers&#039; Strategies In Strengthening Students&#039; Ukhuwah Islamiyah" alt="JURIS - Islamic Education Teachers&#039; Strategies In Strengthening Students&#039; Ukhuwah Islamiyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63605-strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pend" title="JURIS - Islamic Education Teachers&#039; Strategies In Strengthening Students&#039; Ukhuwah Islamiyah" target="_blank">Islamic Education Teachers' Strategies In Strengthening Students' Ukhuwah Islamiyah</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak pelatihan khusus untuk meningkatkan kolaborasi antar-guru dalam perencanaan program ukhuwah Islamiyah, karena ketidakteraturan keterlibatan guru saat ini masih menjadi hambatan. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam memfasilitasi interaksi sosial peserta didik, misalnya melalui platform komunikasi atau aplikasi pembelajaran yang mendukung pembiasaan nilai-nilai ukhuwah. Terakhir, penelitian dapat membandingkan strategi pengukuhan ukhuwah Islamiyah di berbagai jenis sekolah (seperti pesantren, madrasah, dan sekolah umum) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi. Ketiga saran ini menggambarkan arah studi yang baru, bukan sekadar solusi praktis, dan memperluas pemahaman tentang dinamika pendidikan karakter Islam di lingkungan sekolah..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menguatkan ukhuwah Islamiyah peserta didik di SMA Muhammadiyah 18 Sunggal dilakukan melalui proses integratif yang mencakup perencanaan, implementasi, pembiasaan, keteladanan, motivasi, pembimbingan, pengawasan, dan penguatan positif.Pengukuhan ukhuwah Islamiyah terwujud melalui kegiatan infak Jumat, bantuan sosial bagi warga sekolah yang mengalami musibah, serta pembiasaan senyum, salam, sapa, sopan, dan santun dalam interaksi sehari-hari.Strategi ini berkontribusi pada pengembangan empati, solidaritas, kepedulian sosial, kerja sama, sikap saling menghormati, dan kesiapan membantu sesama peserta didik, menunjukkan bahwa ukhuwah Islamiyah telah berkembang dari konsep keagamaan menjadi praktik sosial dalam lingkungan sekolah.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan institusional penting, yaitu ketidakteraturan keterlibatan guru Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam tahap perencanaan dan koordinasi, yang menyebabkan pelaksanaan program cenderung bergantung pada individu tertentu.Oleh karena itu, penguatan kolaborasi antar-guru, penentuan distribusi tugas yang lebih jelas, evaluasi berkala, dan pengembangan panduan implementasi yang sistematis diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pendidikan karakter Islam dengan menunjukkan bahwa transformasi ukhuwah Islamiyah paling efektif ketika instruksi agama diintegrasikan dengan pengalaman sosial langsung, pembiasaan, teladan guru, dan penguatan berkelanjutan dalam kehidupan sekolah sehari-hari
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menguatkan ukhuwah Islamiyah peserta didik di SMA Muhammadiyah 18 Sunggal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menguatkan ukhuwah Islamiyah melalui strategi integratif yang meliputi perencanaan, pembimbingan, pembiasaan, keteladanan, motivasi, pengawasan, dan penguatan positif. Strategi tersebut diwujudkan melalui kegiatan infak Jumat, bantuan sosial bagi warga sekolah yang mengalami musibah, serta pembiasaan senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Pelaksanaannya berkontribusi terhadap peningkatan empati, solidaritas, kepedulian sosial,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-f3979.webp" type="image/webp" length="95174" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-63e1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-f3979.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/strategi-guru-al-nilai-ukhuwah-islamiyah-pendidika-thumb-69f27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3204-staiserdanglubukpakam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12883-al-fikru-jurnal-ilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ High School Students Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ High School Students Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ High School Students Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63611-siswa-sma-amerika-mental-kritis-madras</link>
	<guid isPermaLink="false">541c139d3b98cd1ffb0b0015420c8780</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uajy ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,content,main,ojs,uajy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak jangka panjang pendidikan militer terhadap kesehatan mental siswa, serta membandingkan efektivitas pendekatan konseling versus metode militer dalam membentuk karakter. Selain itu, studi tentang peran aktif keluarga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - High School Students' Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks: Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak jangka panjang pendidikan militer terhadap kesehatan mental siswa, serta membandingkan efektivitas pendekatan konseling versus metode militer dalam membentuk karakter. Selain itu, studi tentang peran aktif keluarga dan lingkungan sosial dalam mencegah kenakalan remaja menjadi penting untuk mengidentifikasi solusi yang berkelanjutan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model pendidikan alternatif yang menggabungkan disiplin dengan pengembangan keterampilan emosional dan kritis siswa.. Pandangan siswa SMA terhadap kebijakan pengiriman anak bermasalah ke barak militer bersifat terbelah.Sebagian mendukung pendekatan militer sebagai sarana disiplin, namun sebagian lain khawatir akan dampak psikologis.Mayoritas siswa menilai barak militer tidak menyentuh akar masalah dan menegaskan peran utama keluarga dalam pembentukan karakter.Kebijakan ini memerlukan pendekatan yang lebih holistik dan manusiawi untuk mengatasi kenakalan remaja secara berkelanjutan Kebijakan pengiriman siswa bermasalah ke barak militer yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat menimbulkan pro dan kontra di ruang publik. Penelitian ini bertujuan menggali pandangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai pihak yang paling terdampak langsung, khususnya mengenai definisi anak bermasalah, efektivitas pendekatan militer, serta pihak yang paling bertanggung jawab atas pembinaan karakter remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga belas siswa SMA/SMK dari berbagai daerah di Indonesia, dianalisis melalui konsep sosialisasi represif dan partisipatif serta fungsi komunikasi politik. Hasil penelitian menunjukkan pandangan siswa yang terbelah: sebagian mendukung barak militer sebagai sarana penanaman disiplin dan efek jera, sementara sebagian lain mengkhawatirkan risiko trauma psikologis dan lebih menekankan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-1e1fc.webp" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-1e1fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-1e1fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-1e1fc.webp 1x" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" alt="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp 1x" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" alt="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp 1x" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" alt="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63611-siswa-sma-amerika-mental-kritis-madras" title="JURIS - High School Students&#039; Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks" target="_blank">High School Students' Views on Sending Troubled Youths to Military Barracks</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak jangka panjang pendidikan militer terhadap kesehatan mental siswa, serta membandingkan efektivitas pendekatan konseling versus metode militer dalam membentuk karakter. Selain itu, studi tentang peran aktif keluarga dan lingkungan sosial dalam mencegah kenakalan remaja menjadi penting untuk mengidentifikasi solusi yang berkelanjutan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model pendidikan alternatif yang menggabungkan disiplin dengan pengembangan keterampilan emosional dan kritis siswa..
<br>Pandangan siswa SMA terhadap kebijakan pengiriman anak bermasalah ke barak militer bersifat terbelah.Sebagian mendukung pendekatan militer sebagai sarana disiplin, namun sebagian lain khawatir akan dampak psikologis.Mayoritas siswa menilai barak militer tidak menyentuh akar masalah dan menegaskan peran utama keluarga dalam pembentukan karakter.Kebijakan ini memerlukan pendekatan yang lebih holistik dan manusiawi untuk mengatasi kenakalan remaja secara berkelanjutan
<br>Kebijakan pengiriman siswa bermasalah ke barak militer yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat menimbulkan pro dan kontra di ruang publik. Penelitian ini bertujuan menggali pandangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai pihak yang paling terdampak langsung, khususnya mengenai definisi anak bermasalah, efektivitas pendekatan militer, serta pihak yang paling bertanggung jawab atas pembinaan karakter remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga belas siswa SMA/SMK dari berbagai daerah di Indonesia, dianalisis melalui konsep sosialisasi represif dan partisipatif serta fungsi komunikasi politik. Hasil penelitian menunjukkan pandangan siswa yang terbelah: sebagian mendukung barak militer sebagai sarana penanaman disiplin dan efek jera, sementara sebagian lain mengkhawatirkan risiko trauma psikologis dan lebih menekankan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp" type="image/webp" length="55194" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-1e1fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-6ee0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/siswa-sma-amerika-mental-kritis-madrasah-interaksi-thumb-164bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-579-uajy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-890-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals MBG Program in Elementary and Junior High Schools ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals MBG Program in Elementary and Junior High Schools ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals MBG Program in Elementary and Junior High Schools ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63606-tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit</link>
	<guid isPermaLink="false">7859019407345a722697afaad38d1ef5</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uajy ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,content,main,ojs,uajy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan program MBG terhadap keberhasilannya. Selain itu, studi tentang efektivitas mekanisme seleksi vendor penyedia makanan untuk memastikan kualitas dan transparansi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan program MBG terhadap keberhasilannya. Selain itu, studi tentang efektivitas mekanisme seleksi vendor penyedia makanan untuk memastikan kualitas dan transparansi juga penting. Terakhir, evaluasi jangka panjang terhadap perubahan pola makan dan kesehatan siswa akibat program ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam mengenai efektivitas kebijakan.. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat dalam mengurangi beban ekonomi keluarga dan memenuhi kebutuhan gizi anak.Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti kualitas makanan yang tidak konsisten, kekhawatiran terhadap keamanan pangan, serta kurangnya transparansi dan partisipasi masyarakat.Keberhasilan program ini bergantung pada penguatan komunikasi partisipatif, pengawasan mutu makanan, dan keterlibatan aktif orang tua dalam proses evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi siswa sekaligus mendukung kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi orang tua terhadap implementasi Program MBG di SDN Pakel Yogyakarta dan SMPN 10 Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori komunikasi politik sebagai kerangka analisis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 12 orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memahami MBG sebagai program penyedia makan siang dan perbaikan gizi, namun belum memahami tujuan strategisnya secara menyeluruh. Orang tua menilai program bermanfaat dalam mengurangi beban ekonomi keluarga, tetapi masih terdapat kritik mengenai kualitas makanan, transparansi pengelolaan, ketepatan sasaran, serta minimnya pelibatan masyarakat dalam evaluasi program.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-492fa.webp" title="JURIS - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-492fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-492fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-492fa.webp 1x" title="JURIS - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools" alt="JURIS - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-3e7f0.webp" title="JURIS - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-3e7f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-3e7f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-3e7f0.webp 1x" title="JURIS - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools" alt="JURIS - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-8102d.webp" title="JURIS - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-8102d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-8102d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-8102d.webp 1x" title="JURIS - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools" alt="JURIS - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63606-tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit" title="JURIS - ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools" target="_blank">ParentsAo Perceptions of the Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Program in Elementary and Junior High Schools</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan program MBG terhadap keberhasilannya. Selain itu, studi tentang efektivitas mekanisme seleksi vendor penyedia makanan untuk memastikan kualitas dan transparansi juga penting. Terakhir, evaluasi jangka panjang terhadap perubahan pola makan dan kesehatan siswa akibat program ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam mengenai efektivitas kebijakan..
<br>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat dalam mengurangi beban ekonomi keluarga dan memenuhi kebutuhan gizi anak.Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti kualitas makanan yang tidak konsisten, kekhawatiran terhadap keamanan pangan, serta kurangnya transparansi dan partisipasi masyarakat.Keberhasilan program ini bergantung pada penguatan komunikasi partisipatif, pengawasan mutu makanan, dan keterlibatan aktif orang tua dalam proses evaluasi
<br>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi siswa sekaligus mendukung kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi orang tua terhadap implementasi Program MBG di SDN Pakel Yogyakarta dan SMPN 10 Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori komunikasi politik sebagai kerangka analisis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 12 orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memahami MBG sebagai program penyedia makan siang dan perbaikan gizi, namun belum memahami tujuan strategisnya secara menyeluruh. Orang tua menilai program bermanfaat dalam mengurangi beban ekonomi keluarga, tetapi masih terdapat kritik mengenai kualitas makanan, transparansi pengelolaan, ketepatan sasaran, serta minimnya pelibatan masyarakat dalam evaluasi program....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-3e7f0.webp" type="image/webp" length="62860" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-492fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-3e7f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/tua-siswa-masyarakat-meals-program-mbg-free-nutrit-thumb-8102d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-579-uajy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-890-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63613-model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas</link>
	<guid isPermaLink="false">f1de77d50142748e644d93465691c555</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hasan matsum ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad ridwan ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri syahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,hasan,matsum,putri,ridwan,syahri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di lingkungan sekolah dengan infrastruktur terbatas. Selain itu, studi tentang pengintegrasian AI ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di lingkungan sekolah dengan infrastruktur terbatas. Selain itu, studi tentang pengintegrasian AI dengan pendekatan saintifik dalam mata pelajaran lain di sekolah dasar bisa menjadi arah baru. Terakhir, penelitian tentang pengembangan permainan edukatif berbasis AI yang dapat berjalan offline untuk mengatasi keterbatasan koneksi internet di daerah pedesaan juga layak dieksplorasi.. Penggunaan Artificial Intelligence melalui Game-Based Learning di MI Palama Donggo membuktikan potensi sebagai inovasi pedagogis yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.Implementasi AI dalam permainan edukatif menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan berpusat pada siswa.Siswa menunjukkan peningkatan antusiasme, partisipasi aktif, dan kemampuan berpikir ilmiah melalui proses pengamatan, penanyaan, penalaran, evaluasi, dan penyimpulan.Namun, tantangan seperti keterbatasan perangkat, koneksi internet, dan alokasi waktu tetap menjadi hambatan.Kefektifan AI bergantung pada desain instruksional yang tepat, panduan guru, infrastruktur yang memadai, serta penyelarasan dengan tujuan pembelajaran.Dengan demikian, integrasi AI dalam pendidikan agama Islam berpotensi memperkuat pembelajaran berbasis keterampilan berpikir ilmiah dan logis Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Islamic Religious Education membuka peluang pembelajaran interaktif, adaptif, dan berpusat pada siswa. Penelitian ini menganalisis pemanfaatan AI melalui Game-Based Learning untuk menstimulasi keterampilan berpikir ilmiah siswa di MI Palama Donggo. Pendekatan kualitatif digunakan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi melibatkan kepala madrasah, guru, serta siswa. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis mencakup reduksi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp 1x" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" alt="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-00ddf.webp" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-00ddf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-00ddf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-00ddf.webp 1x" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" alt="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-5392f.webp" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-5392f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-5392f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-5392f.webp 1x" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" alt="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63613-model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas" title="JURIS - Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills" target="_blank">Utilizing Artificial Intelligence In Islamic Religious Education Through Game-Based Learning To Stimulate StudentsAo Scientific Thinking Skills</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di lingkungan sekolah dengan infrastruktur terbatas. Selain itu, studi tentang pengintegrasian AI dengan pendekatan saintifik dalam mata pelajaran lain di sekolah dasar bisa menjadi arah baru. Terakhir, penelitian tentang pengembangan permainan edukatif berbasis AI yang dapat berjalan offline untuk mengatasi keterbatasan koneksi internet di daerah pedesaan juga layak dieksplorasi..
<br>Penggunaan Artificial Intelligence melalui Game-Based Learning di MI Palama Donggo membuktikan potensi sebagai inovasi pedagogis yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.Implementasi AI dalam permainan edukatif menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan berpusat pada siswa.Siswa menunjukkan peningkatan antusiasme, partisipasi aktif, dan kemampuan berpikir ilmiah melalui proses pengamatan, penanyaan, penalaran, evaluasi, dan penyimpulan.Namun, tantangan seperti keterbatasan perangkat, koneksi internet, dan alokasi waktu tetap menjadi hambatan.Kefektifan AI bergantung pada desain instruksional yang tepat, panduan guru, infrastruktur yang memadai, serta penyelarasan dengan tujuan pembelajaran.Dengan demikian, integrasi AI dalam pendidikan agama Islam berpotensi memperkuat pembelajaran berbasis keterampilan berpikir ilmiah dan logis
<br>Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Islamic Religious Education membuka peluang pembelajaran interaktif, adaptif, dan berpusat pada siswa. Penelitian ini menganalisis pemanfaatan AI melalui Game-Based Learning untuk menstimulasi keterampilan berpikir ilmiah siswa di MI Palama Donggo. Pendekatan kualitatif digunakan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi melibatkan kepala madrasah, guru, serta siswa. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis mencakup reduksi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp" type="image/webp" length="99222" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-e319f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-00ddf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/model-integrasi-ai-partisipasi-aktif-siswa-literas-thumb-5392f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3204-staiserdanglubukpakam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12883-al-fikru-jurnal-ilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang Jombang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang Jombang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang Jombang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63618-keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah</link>
	<guid isPermaLink="false">834c426c44f6ff65f80f30808e399885</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syamsir nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi nihi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,nihi,nur,studi,syamsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mendorong keberlanjutan industri kerajinan manik-manik, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi dalam mengembangkan strategi yang tepat. Fokus penelitian selanjutnya dapat diarahkan pada inovasi desain produk yang tetap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang: Untuk mendorong keberlanjutan industri kerajinan manik-manik, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi dalam mengembangkan strategi yang tepat. Fokus penelitian selanjutnya dapat diarahkan pada inovasi desain produk yang tetap mengakar pada kearifan lokal namun mampu bersaing di pasar modern. Selain itu, penting untuk meningkatkan literasi digital dan akses permodalan bagi pelaku usaha, serta mendorong regenerasi tenaga kerja muda melalui pelatihan dan pewarisan keterampilan. Dengan demikian, industri manik-manik dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah maupun nasional.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kerajinan manik-manik di Desa Plumbon Gambang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Industri ini terbukti menyerap tenaga kerja lokal, terutama perempuan rumah tangga, serta memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.Selain kontribusi ekonomi, industri ini juga menjaga identitas budaya dan memperkuat solidaritas sosial masyarakat desa.Keberlanjutan usaha sangat dipengaruhi oleh ketersediaan modal, pasokan bahan baku, strategi pemasaran, penggunaan teknologi, dan keterlibatan tenaga kerja lokal.Namun, berbagai tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan akses permodalan, regenerasi pengrajin, serta literasi digital yang rendah.Pandemi Covid-19 semakin memperlihatkan kerentanan industri kecil, meskipun fleksibilitas sebagian pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital terbukti membantu mereka bertahan.Sebagai implikasi, diperlukan dukungan multipihak untuk memperkuat akses pembiayaan, memberikan pelatihan berbasis digital marketing, dan mendorong inovasi produk agar lebih kompetitif di pasar global.Dengan sinergi tersebut, industri manik-manik tidak hanya berkelanjutan secara ekonomi, tetapi juga mampu menjaga nilai budaya lokal sekaligus berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan dan kontribusi industri kecil kerajinan manik-manik terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri manik-manik memiliki peran penting dalam menyerap tenaga kerja, terutama perempuan rumah tangga, serta memberikan tambahan pendapatan yang signifikan bagi keluarga. Industri ini juga berkontribusi pada pelestarian budaya lokal karena kerajinan manik-manik merupakan warisan turun-temurun. Namun, keberlanjutan usaha masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, pasokan bahan baku yang fluktuatif, rendahnya literasi digital, dan kurangnya regenerasi tenaga kerja muda. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya dukungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-9cc7a.webp" title="JURIS - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-9cc7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-9cc7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-9cc7a.webp 1x" title="JURIS - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang" alt="JURIS - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e0d4a.webp" title="JURIS - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e0d4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e0d4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e0d4a.webp 1x" title="JURIS - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang" alt="JURIS - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e8a51.webp" title="JURIS - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e8a51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e8a51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e8a51.webp 1x" title="JURIS - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang" alt="JURIS - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63618-keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah" title="JURIS - Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang" target="_blank">Keberlanjutan Dan Kontribusi Industri Kerajinan Manik-Manik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Plumbon Gambang, Jombang</a>: Untuk mendorong keberlanjutan industri kerajinan manik-manik, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi dalam mengembangkan strategi yang tepat. Fokus penelitian selanjutnya dapat diarahkan pada inovasi desain produk yang tetap mengakar pada kearifan lokal namun mampu bersaing di pasar modern. Selain itu, penting untuk meningkatkan literasi digital dan akses permodalan bagi pelaku usaha, serta mendorong regenerasi tenaga kerja muda melalui pelatihan dan pewarisan keterampilan. Dengan demikian, industri manik-manik dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah maupun nasional..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kerajinan manik-manik di Desa Plumbon Gambang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Industri ini terbukti menyerap tenaga kerja lokal, terutama perempuan rumah tangga, serta memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.Selain kontribusi ekonomi, industri ini juga menjaga identitas budaya dan memperkuat solidaritas sosial masyarakat desa.Keberlanjutan usaha sangat dipengaruhi oleh ketersediaan modal, pasokan bahan baku, strategi pemasaran, penggunaan teknologi, dan keterlibatan tenaga kerja lokal.Namun, berbagai tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan akses permodalan, regenerasi pengrajin, serta literasi digital yang rendah.Pandemi Covid-19 semakin memperlihatkan kerentanan industri kecil, meskipun fleksibilitas sebagian pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital terbukti membantu mereka bertahan.Sebagai implikasi, diperlukan dukungan multipihak untuk memperkuat akses pembiayaan, memberikan pelatihan berbasis digital marketing, dan mendorong inovasi produk agar lebih kompetitif di pasar global.Dengan sinergi tersebut, industri manik-manik tidak hanya berkelanjutan secara ekonomi, tetapi juga mampu menjaga nilai budaya lokal sekaligus berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan dan kontribusi industri kecil kerajinan manik-manik terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri manik-manik memiliki peran penting dalam menyerap tenaga kerja, terutama perempuan rumah tangga, serta memberikan tambahan pendapatan yang signifikan bagi keluarga. Industri ini juga berkontribusi pada pelestarian budaya lokal karena kerajinan manik-manik merupakan warisan turun-temurun. Namun, keberlanjutan usaha masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, pasokan bahan baku yang fluktuatif, rendahnya literasi digital, dan kurangnya regenerasi tenaga kerja muda. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya dukungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e0d4a.webp" type="image/webp" length="86948" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-9cc7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e0d4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/keberlanjutan-usaha-daya-saing-rumah-tangga-keperc-thumb-e8a51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2382-undar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10557-juriko-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Educators Perspectives on the Free Nutritious Meal Program ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Educators Perspectives on the Free Nutritious Meal Program ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Educators Perspectives on the Free Nutritious Meal Program ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63609-dinamika-program-al-miftah-meals-m</link>
	<guid isPermaLink="false">1cefd5886b248944d21ad4ec02746470</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:08:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uajy ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,content,main,ojs,uajy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap sistem distribusi makanan dalam program MBG, terutama dalam hal kualitas makanan dan pengawasan vendor. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Educators' Perspectives on the Free Nutritious Meal Program: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap sistem distribusi makanan dalam program MBG, terutama dalam hal kualitas makanan dan pengawasan vendor. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang program MBG terhadap perkembangan kognitif dan kualitas pendidikan anak-anak, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan bantuan gizi. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas program MBG dengan program-program alternatif, seperti pemerataan fasilitas pendidikan atau sekolah gratis, dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia.. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara konseptual memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu dan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), sekaligus mendukung perkembangan kognitif dan kualitas pendidikan.Namun, implementasinya menghadapi tantangan signifikan, seperti inkonsistensi kualitas menu, lemahnya pengawasan vendor, risiko keracunan akibat distribusi tidak optimal, serta sasaran program di daerah yang sebenarnya tidak memerlukan bantuan ini.Meski demikian, program ini tidak seharusnya dihentikan karena manfaatnya yang vital bagi kelompok rentan, melainkan perlu dievaluasi secara mendalam dengan memperbaiki seleksi penerima, pengawasan ketat terhadap vendor, dan sistem distribusi.Dari perspektif sosiologi politik, dinamika program MBG mencerminkan ketegangan dalam distribusi kekuasaan antara pemerintah, vendor, sekolah, dan masyarakat.Ketidakseimbangan ini memicu konflik kepentingan, seperti prioritas profit vendor versus kualitas makanan, yang menggerus efektivitas program.Hegemoni pemerintah melalui kebijakan ini juga rentan gagal jika tidak didukung implementasi yang kredibel.Untuk keberlanjutan, partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan komunikasi politik yang transparan menjadi kunci guna memastikan program tetap relevan, terlegitimasi, dan mampu memitigasi risiko seperti keracunan.Ke depan, meski MBG diakui penting, sebagian pemangku kepentingan lebih memprioritaskan alternatif seperti pemerataan fasilitas pendidikan atau sekolah gratis.Alasannya, investasi dalam infrastruktur pendidikan dinilai memberi dampak jangka panjang yang lebih berkelanjutan dan menyasar akar masalah kualitas hidup anak Indonesia.Dengan demikian, MBG perlu dioptimalkan secara selektif (khusus daerah berisiko gizi), sambil mengintegrasikannya dalam kebijakan pendidikan holistik yang memastikan gizi dan akses belajar berkualitas berjalan beriringan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan mengatasi gizi buruk dan stunting pada anak-anak Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini mengkaji pandangan tenaga pendidik terhadap implementasi MBG melalui wawancara mendalam dengan sembilan narasumber dari berbagai sekolah. Temuan menunjukkan dukungan terhadap tujuan program, namun mengidentifikasi permasalahan serius seperti inkonsistensi kualitas menu, lemahnya pengawasan vendor, risiko keracunan, dan ketidaktepatan sasaran. Analisis sosiologi politik mengungkap ketegangan distribusi kekuasaan antara pemerintah, vendor, dan sekolah yang memicu konflik kepentingan. Para narasumber sepakat program perlu dievaluasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp 1x" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" alt="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp 1x" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" alt="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-c59c2.webp" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-c59c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-c59c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-c59c2.webp 1x" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" alt="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63609-dinamika-program-al-miftah-meals-m" title="JURIS - Educators&#039; Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program" target="_blank">Educators' Perspectives on the  Free Nutritious Meal Program</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap sistem distribusi makanan dalam program MBG, terutama dalam hal kualitas makanan dan pengawasan vendor. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang program MBG terhadap perkembangan kognitif dan kualitas pendidikan anak-anak, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan bantuan gizi. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas program MBG dengan program-program alternatif, seperti pemerataan fasilitas pendidikan atau sekolah gratis, dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia..
<br>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara konseptual memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu dan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), sekaligus mendukung perkembangan kognitif dan kualitas pendidikan.Namun, implementasinya menghadapi tantangan signifikan, seperti inkonsistensi kualitas menu, lemahnya pengawasan vendor, risiko keracunan akibat distribusi tidak optimal, serta sasaran program di daerah yang sebenarnya tidak memerlukan bantuan ini.Meski demikian, program ini tidak seharusnya dihentikan karena manfaatnya yang vital bagi kelompok rentan, melainkan perlu dievaluasi secara mendalam dengan memperbaiki seleksi penerima, pengawasan ketat terhadap vendor, dan sistem distribusi.Dari perspektif sosiologi politik, dinamika program MBG mencerminkan ketegangan dalam distribusi kekuasaan antara pemerintah, vendor, sekolah, dan masyarakat.Ketidakseimbangan ini memicu konflik kepentingan, seperti prioritas profit vendor versus kualitas makanan, yang menggerus efektivitas program.Hegemoni pemerintah melalui kebijakan ini juga rentan gagal jika tidak didukung implementasi yang kredibel.Untuk keberlanjutan, partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan komunikasi politik yang transparan menjadi kunci guna memastikan program tetap relevan, terlegitimasi, dan mampu memitigasi risiko seperti keracunan.Ke depan, meski MBG diakui penting, sebagian pemangku kepentingan lebih memprioritaskan alternatif seperti pemerataan fasilitas pendidikan atau sekolah gratis.Alasannya, investasi dalam infrastruktur pendidikan dinilai memberi dampak jangka panjang yang lebih berkelanjutan dan menyasar akar masalah kualitas hidup anak Indonesia.Dengan demikian, MBG perlu dioptimalkan secara selektif (khusus daerah berisiko gizi), sambil mengintegrasikannya dalam kebijakan pendidikan holistik yang memastikan gizi dan akses belajar berkualitas berjalan beriringan
<br>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan mengatasi gizi buruk dan stunting pada anak-anak Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini mengkaji pandangan tenaga pendidik terhadap implementasi MBG melalui wawancara mendalam dengan sembilan narasumber dari berbagai sekolah. Temuan menunjukkan dukungan terhadap tujuan program, namun mengidentifikasi permasalahan serius seperti inkonsistensi kualitas menu, lemahnya pengawasan vendor, risiko keracunan, dan ketidaktepatan sasaran. Analisis sosiologi politik mengungkap ketegangan distribusi kekuasaan antara pemerintah, vendor, dan sekolah yang memicu konflik kepentingan. Para narasumber sepakat program perlu dievaluasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp" type="image/webp" length="62394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-441c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-aa2f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/dinamika-program-al-miftah-meals-mbg-efektivitas-f-thumb-c59c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-579-uajy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-890-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63602-desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur</link>
	<guid isPermaLink="false">5cd056169549d9ac49494b97ed298b8c</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 21:15:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ai mulyani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,mulyani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang peran Irawati dalam menggubah struktur tari Kukupu dapat dikaji lebih mendalam untuk memahami dampak perubahan koreografi terhadap identitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang peran Irawati dalam menggubah struktur tari Kukupu dapat dikaji lebih mendalam untuk memahami dampak perubahan koreografi terhadap identitas budaya tari Sunda. Kedua, analisis perbedaan antara tarian Kukupu versi asli dan versi gubahan Irawati dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh revisi terhadap estetika dan makna tari. Ketiga, studi tentang adaptasi tari Kukupu dalam konteks pertunjukan modern dapat menjadi arah penelitian baru, terutama bagaimana elemen tradisional dapat disesuaikan dengan selera penonton saat ini tanpa kehilangan esensi budaya.. Tari Kukupu di masa sekarang merupakan hasil gubahan oleh Irawati Durban di tahun 1978 dengan menggubah beberapa gerakan dan design kostum tarian tersebut.Tarian yang bersumber dari gerak binatang sehingga timbulah penemuan baru yang memiliki struktur ragam gerak khusus, sehingga pola gerak tarian ini dikembangkan menjadi gerak kreasi baru (pada masanya).Iringan yang digunakan berupa gamelan laras pelog dan lagu Jemplang 2 wilet untuk mengisi dinamika serta suasana yang harmonis.Tarian ini bertipe murni serta bersifat non literal karena pada koreografinya berfokus pada keindahan gerak tarian tersebut.Mode penyajian tarian ini bersifat simbolis-representasional, yang mewujudkan gerakan dari tingkah laku hewan serta memiliki makna akan kehidupan kukupu Tari Kukupu diciptakan oleh Rd. Tjetje Somantri tahun 1952 menggambarkan siklus kehidupan kukupu sejak keluar kepompong, menjemur sayap hingga saling berkejaran, digambarkan dengan gerakan indah. Terinspirasi dari kehidupan binatang, bermula dari pemikiran Tb. Oemay Martakusuma ini bertujuan 'membaletkan' tari Sunda. Namun pada tahun 1978 Irawati melakukan gubahan pada beberapa koreografi dan kostum tarian tersebut, hingga saat ini tarian tersebut masih terpelihara dan diajarkan di sanggar Pusbitari. Penelitian ini mengkaji struktur Tari Kukupu menggunakan landasan konsep pemikiran Y. Sumandiyo Hadi, dengan metode kualitatif deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan struktur Tari Kukupu terdiri dari tigabelas ragam gerak bersumber dari gerak binatang, dapat ditampilkan di panggung manapun sesuai kebutuhan pertunjukan, menggunakan lagu Jemplang dua wilet,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-23d80.webp" title="JURIS - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-23d80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-23d80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-23d80.webp 1x" title="JURIS - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung" alt="JURIS - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-207ed.webp" title="JURIS - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-207ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-207ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-207ed.webp 1x" title="JURIS - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung" alt="JURIS - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-937cb.webp" title="JURIS - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-937cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-937cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-937cb.webp 1x" title="JURIS - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung" alt="JURIS - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63602-desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur" title="JURIS - Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung" target="_blank">Tari Kukupu Gubahan Irawati Durban Di Pusat Bina Tari Kota Bandung</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang peran Irawati dalam menggubah struktur tari Kukupu dapat dikaji lebih mendalam untuk memahami dampak perubahan koreografi terhadap identitas budaya tari Sunda. Kedua, analisis perbedaan antara tarian Kukupu versi asli dan versi gubahan Irawati dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh revisi terhadap estetika dan makna tari. Ketiga, studi tentang adaptasi tari Kukupu dalam konteks pertunjukan modern dapat menjadi arah penelitian baru, terutama bagaimana elemen tradisional dapat disesuaikan dengan selera penonton saat ini tanpa kehilangan esensi budaya..
<br>Tari Kukupu di masa sekarang merupakan hasil gubahan oleh Irawati Durban di tahun 1978 dengan menggubah beberapa gerakan dan design kostum tarian tersebut.Tarian yang bersumber dari gerak binatang sehingga timbulah penemuan baru yang memiliki struktur ragam gerak khusus, sehingga pola gerak tarian ini dikembangkan menjadi gerak kreasi baru (pada masanya).Iringan yang digunakan berupa gamelan laras pelog dan lagu Jemplang 2 wilet untuk mengisi dinamika serta suasana yang harmonis.Tarian ini bertipe murni serta bersifat non literal karena pada koreografinya berfokus pada keindahan gerak tarian tersebut.Mode penyajian tarian ini bersifat simbolis-representasional, yang mewujudkan gerakan dari tingkah laku hewan serta memiliki makna akan kehidupan kukupu
<br>Tari Kukupu diciptakan oleh Rd. Tjetje Somantri tahun 1952 menggambarkan siklus kehidupan kukupu sejak keluar kepompong, menjemur sayap hingga saling berkejaran, digambarkan dengan gerakan indah. Terinspirasi dari kehidupan binatang, bermula dari pemikiran Tb. Oemay Martakusuma ini bertujuan 'membaletkan' tari Sunda. Namun pada tahun 1978 Irawati melakukan gubahan pada beberapa koreografi dan kostum tarian tersebut, hingga saat ini tarian tersebut masih terpelihara dan diajarkan di sanggar Pusbitari. Penelitian ini mengkaji struktur Tari Kukupu menggunakan landasan konsep pemikiran Y. Sumandiyo Hadi, dengan metode kualitatif deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan struktur Tari Kukupu terdiri dari tigabelas ragam gerak bersumber dari gerak binatang, dapat ditampilkan di panggung manapun sesuai kebutuhan pertunjukan, menggunakan lagu Jemplang dua wilet,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-23d80.webp" type="image/webp" length="104626" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-23d80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-207ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/desain-kostum-tari-gerak-rodat-struktur-kukupu-pus-thumb-937cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15124-jurnal-seni-makalangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah Studi Kasus di SDN 1 Babarsari SDN 1 Kledokan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah Studi Kasus di SDN 1 Babarsari SDN 1 Kledokan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah Studi Kasus di SDN 1 Babarsari SDN 1 Kledokan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63607-manfaat-program-jalan-mbg-makan-wi</link>
	<guid isPermaLink="false">655c50c528f93a7b381892acc8db38dd</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 20:34:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uajy ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,content,main,ojs,uajy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang program MBG terhadap struktur ekonomi lokal, seperti perubahan pola konsumsi dan keberlanjutan usaha kecil. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari & SDN 1 Kledokan: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang program MBG terhadap struktur ekonomi lokal, seperti perubahan pola konsumsi dan keberlanjutan usaha kecil. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan partisipasi pedagang dalam program ini, misalnya melalui platform komunikasi terpusat. Penelitian juga bisa mengevaluasi efektivitas kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan pelaku usaha kecil dalam menciptakan model distribusi makanan bergizi yang inklusif dan berkelanjutan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi program perlu lebih inklusif, termasuk kepada pedagang sekitar sekolah.Program MBG memerlukan evaluasi berkala, pengawasan kualitas makanan yang lebih ketat, serta perhatian terhadap pelaku ekonomi informal di sekitar sekolah.Perbedaan pemahaman pedagang antar lokasi menunjukkan ketidakmerataan penyebaran informasi program Penelitian ini membahas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menurut perspektif pedagang depan sekolah di SDN 1 Babarsari dan SDN 1 Kledokan. Kajian ini berangkat dari pertanyaan mengenai bagaimana pengetahuan pedagang, persepsi mereka terhadap manfaat program, serta kemungkinan dampak sosial ekonomi yang muncul di sekitar sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan 12 pedagang, kemudian dianalisis dengan teori komunikasi politik dan model komunikasi linear. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan antara pedagang di dua lokasi. Pedagang SDN 1 Babarsari relatif lebih memahami tujuan dan manfaat MBG, sedangkan pedagang SDN 1 Kledokan cenderung hanya mengetahui program secara umum. Secara ekonomi, pedagang belum merasakan dampak besar karena siswa masih membeli jajanan, terutama setelah pulang sekolah. Penelitian ini menyimpulkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-4823a.webp" title="JURIS - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari &amp; SDN 1 Kledokan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-4823a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-4823a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-4823a.webp 1x" title="JURIS - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari &amp; SDN 1 Kledokan" alt="JURIS - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari &amp; SDN 1 Kledokan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-13ddb.webp" title="JURIS - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari &amp; SDN 1 Kledokan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-13ddb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-13ddb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-13ddb.webp 1x" title="JURIS - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari &amp; SDN 1 Kledokan" alt="JURIS - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari &amp; SDN 1 Kledokan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-519c6.webp" title="JURIS - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari &amp; SDN 1 Kledokan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-519c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-519c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-519c6.webp 1x" title="JURIS - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari &amp; SDN 1 Kledokan" alt="JURIS - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari &amp; SDN 1 Kledokan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63607-manfaat-program-jalan-mbg-makan-wi" title="JURIS - Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari &amp; SDN 1 Kledokan" target="_blank">Makan Bergizi Gratis menurut Pedagang Depan Sekolah: Studi Kasus di SDN 1 Babarsari & SDN 1 Kledokan</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang program MBG terhadap struktur ekonomi lokal, seperti perubahan pola konsumsi dan keberlanjutan usaha kecil. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan partisipasi pedagang dalam program ini, misalnya melalui platform komunikasi terpusat. Penelitian juga bisa mengevaluasi efektivitas kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan pelaku usaha kecil dalam menciptakan model distribusi makanan bergizi yang inklusif dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi program perlu lebih inklusif, termasuk kepada pedagang sekitar sekolah.Program MBG memerlukan evaluasi berkala, pengawasan kualitas makanan yang lebih ketat, serta perhatian terhadap pelaku ekonomi informal di sekitar sekolah.Perbedaan pemahaman pedagang antar lokasi menunjukkan ketidakmerataan penyebaran informasi program
<br>Penelitian ini membahas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menurut perspektif pedagang depan sekolah di SDN 1 Babarsari dan SDN 1 Kledokan. Kajian ini berangkat dari pertanyaan mengenai bagaimana pengetahuan pedagang, persepsi mereka terhadap manfaat program, serta kemungkinan dampak sosial ekonomi yang muncul di sekitar sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan 12 pedagang, kemudian dianalisis dengan teori komunikasi politik dan model komunikasi linear. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan antara pedagang di dua lokasi. Pedagang SDN 1 Babarsari relatif lebih memahami tujuan dan manfaat MBG, sedangkan pedagang SDN 1 Kledokan cenderung hanya mengetahui program secara umum. Secara ekonomi, pedagang belum merasakan dampak besar karena siswa masih membeli jajanan, terutama setelah pulang sekolah. Penelitian ini menyimpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-4823a.webp" type="image/webp" length="66806" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-4823a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-13ddb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/manfaat-program-jalan-mbg-makan-wisata-alam-komuni-thumb-519c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-579-uajy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-890-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan Studi Kasus Penerapan A R Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan Studi Kasus Penerapan A R Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan Studi Kasus Penerapan A R Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63601-tari-nusantara-r-tografi-penelitian-pengeta</link>
	<guid isPermaLink="false">61f61ff93d1a44328fc64b02e3206df5</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:57:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ai mulyani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,mulyani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Pengembangan kerangka a/r/tografi yang lebih berakar pada epistemologi tari Nusantara dengan memadukan konsep seperti rasa, wiraga, dan wirasa dalam tradisi tari Sunda dan Jawa. 2. Penelitian lanjutan tentang peran metafora dan metonimi dalam transmisi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca: 1. Pengembangan kerangka a/r/tografi yang lebih berakar pada epistemologi tari Nusantara dengan memadukan konsep seperti rasa, wiraga, dan wirasa dalam tradisi tari Sunda dan Jawa. 2. Penelitian lanjutan tentang peran metafora dan metonimi dalam transmisi pengetahuan tari, khususnya dalam konteks pengajaran koreografi berbasis pengalaman tubuh. 3. Pengkajian sistem pemagangan dan pewarisan pengetahuan tari melalui lensa a/r/tografi, dengan fokus pada bagaimana praktik tradisional dapat diterjemahkan ke dalam wacana akademis tanpa kehilangan dimensi korporelnya.. A/r/tografi menawarkan pendekatan yang mampu mengangkat pengetahuan tari yang terkandung dalam tubuh penari, mengintegrasikan proses penghayatan karakter, transmisi kosakata gerak, dan refleksi pedagogis.Metodologi ini memberikan legitimasi akademis bagi praktik tari yang selama ini dianggap tidak dapat direduksi ke dalam kerangka metodologi konvensional.Penelitian tari berbasis a/r/tografi menjadi model yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dengan memperkuat posisi tari sebagai bentuk pengetahuan yang unik dan kompleks Penelitian tari di perguruan tinggi seni di Indonesia sering kali menghadapi tegangan mendasar: metodologi penelitian konvensional belum mampu menangkap dimensi-dimensi pengetahuan tari yang bersifat korporeal, relasional, dan transmisif. Pengetahuan yang hidup dalam tubuh penari, yang terbentuk melalui proses latihan berulang, hubungan guru-murid, dan penghayatan karakter, kerap luput dari tangkapan instrumen penelitian yang bersifat tekstual dan representasional. Artikel ini menawarkan a/r/tografi sebagai alternatif metodologis yang relevan dan produktif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp 1x" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" alt="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp 1x" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" alt="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-34dde.webp" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-34dde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-34dde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-34dde.webp 1x" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" alt="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63601-tari-nusantara-r-tografi-penelitian-pengeta" title="JURIS - Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca" target="_blank">Tubuh sebagai Lokus Pengetahuan: Studi Kasus Penerapan A/R/Tografi dalam Penelitian Tari Gatotkaca</a>: 1. Pengembangan kerangka a/r/tografi yang lebih berakar pada epistemologi tari Nusantara dengan memadukan konsep seperti rasa, wiraga, dan wirasa dalam tradisi tari Sunda dan Jawa. 2. Penelitian lanjutan tentang peran metafora dan metonimi dalam transmisi pengetahuan tari, khususnya dalam konteks pengajaran koreografi berbasis pengalaman tubuh. 3. Pengkajian sistem pemagangan dan pewarisan pengetahuan tari melalui lensa a/r/tografi, dengan fokus pada bagaimana praktik tradisional dapat diterjemahkan ke dalam wacana akademis tanpa kehilangan dimensi korporelnya..
<br>A/r/tografi menawarkan pendekatan yang mampu mengangkat pengetahuan tari yang terkandung dalam tubuh penari, mengintegrasikan proses penghayatan karakter, transmisi kosakata gerak, dan refleksi pedagogis.Metodologi ini memberikan legitimasi akademis bagi praktik tari yang selama ini dianggap tidak dapat direduksi ke dalam kerangka metodologi konvensional.Penelitian tari berbasis a/r/tografi menjadi model yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dengan memperkuat posisi tari sebagai bentuk pengetahuan yang unik dan kompleks
<br>Penelitian tari di perguruan tinggi seni di Indonesia sering kali menghadapi tegangan mendasar: metodologi penelitian konvensional belum mampu menangkap dimensi-dimensi pengetahuan tari yang bersifat korporeal, relasional, dan transmisif. Pengetahuan yang hidup dalam tubuh penari, yang terbentuk melalui proses latihan berulang, hubungan guru-murid, dan penghayatan karakter, kerap luput dari tangkapan instrumen penelitian yang bersifat tekstual dan representasional. Artikel ini menawarkan a/r/tografi sebagai alternatif metodologis yang relevan dan produktif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp" type="image/webp" length="101374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-44b01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-77fac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tari-nusantara-rtografi-penelitian-pengetahuan-kor-thumb-34dde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15124-jurnal-seni-makalangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63610-efektivitas-program-pendampingan-efektivit</link>
	<guid isPermaLink="false">4f146a03a59da5717892e48fd5c74a59</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:39:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uajy ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,content,main,ojs,uajy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah dapat mempertimbangkan beberapa saran berikut. Pertama, perlu dilakukan pemetaan sosial yang menyeluruh dan selektif untuk memprioritaskan anak-anak dari keluarga berpenghasilan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis: Untuk meningkatkan efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah dapat mempertimbangkan beberapa saran berikut. Pertama, perlu dilakukan pemetaan sosial yang menyeluruh dan selektif untuk memprioritaskan anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah atau ibu hamil yang memerlukan asupan gizi tambahan guna mencegah stunting sejak dini. Kedua, pemerintah harus memperkuat mekanisme pengawasan mutu dan keamanan pangan, termasuk mewajibkan vendor memiliki sertifikasi resmi dan menjalankan SOP ketat. Ketiga, pemerintah dapat mempertimbangkan skema subsidi langsung kepada keluarga, sehingga orang tua dapat mengatur sendiri kebutuhan pangan anak-anak mereka sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal. Keempat, pemerintah perlu menyediakan program pendampingan bagi PKL agar dapat beradaptasi, seperti melalui pelatihan usaha makanan sehat yang dapat menjadi mitra penyedia menu tambahan sesuai standar gizi. Dengan kebijakan yang lebih partisipatif dan berpihak pada semua lapisan masyarakat, diharapkan tujuan utama MBG dalam memperbaiki kualitas gizi generasi muda dapat tercapai tanpa mengorbankan keberlangsungan ekonomi warga kecil.. Berdasarkan hasil penelitian terhadap pedagang kaki lima (PKL) sebagai narasumber, dapat disimpulkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran memang mengusung tujuan mulia, yakni meningkatkan gizi anak sekolah dan menekan angka stunting.Namun dalam praktiknya, program ini justru memunculkan berbagai persoalan yang cukup kompleks.Para PKL memandang bahwa pelaksanaan MBG kurang tepat sasaran karena tidak memprioritaskan kelompok yang benar-benar rentan, seperti anak dari keluarga berpenghasilan rendah atau ibu hamil.Mereka juga menyoroti lemahnya pengawasan mutu makanan, ketiadaan SOP yang baku, serta pemangkasan anggaran yang berdampak langsung pada kualitas bahan pangan, hingga memicu kasus keracunan.Hal ini menunjukkan bahwa tujuan program belum sepenuhnya tercapai dan bahkan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan baru.Selain itu, implementasi MBG juga mempengaruhi ekosistem ekonomi mikro di sekitar sekolah, di mana para PKL mengalami penurunan pendapatan akibat berkurangnya belanja siswa terhadap dagangan mereka.Ironisnya, pihak yang justru paling diuntungkan adalah pemerintah yang berhasil menepati janji kampanye populisnya, serta vendor-vendor katering yang memperoleh kontrak penyediaan makanan.Temuan menggambarkan bahwa kebijakan populis seperti MBG, tanpa perencanaan matang dan kontrol ketat, belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.Bahkan, program ini justru menimbulkan benturan kepentingan dengan warga kecil yang selama ini menggantungkan penghidupan pada aktivitas konsumsi harian siswa.Oleh sebab itu, ke depan diperlukan desain kebijakan yang lebih inklusif, partisipatif, dan sensitif terhadap keberlangsungan ekonomi rakyat kecil, agar tujuan pembangunan gizi generasi muda dapat tercapai tanpa meninggalkan mereka yang paling rentan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan janji kampanye pemerintah Prabowo-Gibran untuk meningkatkan gizi anak dan menekan stunting. Penelitian ini mengkaji pandangan pedagang kaki lima (PKL) terhadap implementasi MBG di Yogyakarta. Menggunakan teori hegemoni Gramsci, teori kekuasaan, dan teori partisipasi politik, penelitian kualitatif ini mewawancarai sepuluh PKL. Temuan menunjukkan bahwa MBG dinilai kurang tepat sasaran, lemah pengawasan mutu, dan menurunkan pendapatan PKL. Program ini lebih menguntungkan pemerintah dan vendor besar, sementara PKL terpinggirkan. Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan populis seperti MBG memerlukan perencanaan partisipatif dan pengawasan ketat. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-4ecc4.webp" title="JURIS - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-4ecc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-4ecc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-4ecc4.webp 1x" title="JURIS - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis" alt="JURIS - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-feb49.webp" title="JURIS - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-feb49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-feb49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-feb49.webp 1x" title="JURIS - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis" alt="JURIS - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-1046b.webp" title="JURIS - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-1046b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-1046b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-1046b.webp 1x" title="JURIS - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis" alt="JURIS - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63610-efektivitas-program-pendampingan-efektivit" title="JURIS - Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis" target="_blank">Pandangan PKL terhadap Program Makan Bergizi Gratis</a>: Untuk meningkatkan efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah dapat mempertimbangkan beberapa saran berikut. Pertama, perlu dilakukan pemetaan sosial yang menyeluruh dan selektif untuk memprioritaskan anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah atau ibu hamil yang memerlukan asupan gizi tambahan guna mencegah stunting sejak dini. Kedua, pemerintah harus memperkuat mekanisme pengawasan mutu dan keamanan pangan, termasuk mewajibkan vendor memiliki sertifikasi resmi dan menjalankan SOP ketat. Ketiga, pemerintah dapat mempertimbangkan skema subsidi langsung kepada keluarga, sehingga orang tua dapat mengatur sendiri kebutuhan pangan anak-anak mereka sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal. Keempat, pemerintah perlu menyediakan program pendampingan bagi PKL agar dapat beradaptasi, seperti melalui pelatihan usaha makanan sehat yang dapat menjadi mitra penyedia menu tambahan sesuai standar gizi. Dengan kebijakan yang lebih partisipatif dan berpihak pada semua lapisan masyarakat, diharapkan tujuan utama MBG dalam memperbaiki kualitas gizi generasi muda dapat tercapai tanpa mengorbankan keberlangsungan ekonomi warga kecil..
<br>Berdasarkan hasil penelitian terhadap pedagang kaki lima (PKL) sebagai narasumber, dapat disimpulkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran memang mengusung tujuan mulia, yakni meningkatkan gizi anak sekolah dan menekan angka stunting.Namun dalam praktiknya, program ini justru memunculkan berbagai persoalan yang cukup kompleks.Para PKL memandang bahwa pelaksanaan MBG kurang tepat sasaran karena tidak memprioritaskan kelompok yang benar-benar rentan, seperti anak dari keluarga berpenghasilan rendah atau ibu hamil.Mereka juga menyoroti lemahnya pengawasan mutu makanan, ketiadaan SOP yang baku, serta pemangkasan anggaran yang berdampak langsung pada kualitas bahan pangan, hingga memicu kasus keracunan.Hal ini menunjukkan bahwa tujuan program belum sepenuhnya tercapai dan bahkan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan baru.Selain itu, implementasi MBG juga mempengaruhi ekosistem ekonomi mikro di sekitar sekolah, di mana para PKL mengalami penurunan pendapatan akibat berkurangnya belanja siswa terhadap dagangan mereka.Ironisnya, pihak yang justru paling diuntungkan adalah pemerintah yang berhasil menepati janji kampanye populisnya, serta vendor-vendor katering yang memperoleh kontrak penyediaan makanan.Temuan menggambarkan bahwa kebijakan populis seperti MBG, tanpa perencanaan matang dan kontrol ketat, belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.Bahkan, program ini justru menimbulkan benturan kepentingan dengan warga kecil yang selama ini menggantungkan penghidupan pada aktivitas konsumsi harian siswa.Oleh sebab itu, ke depan diperlukan desain kebijakan yang lebih inklusif, partisipatif, dan sensitif terhadap keberlangsungan ekonomi rakyat kecil, agar tujuan pembangunan gizi generasi muda dapat tercapai tanpa meninggalkan mereka yang paling rentan
<br>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan janji kampanye pemerintah Prabowo-Gibran untuk meningkatkan gizi anak dan menekan stunting. Penelitian ini mengkaji pandangan pedagang kaki lima (PKL) terhadap implementasi MBG di Yogyakarta. Menggunakan teori hegemoni Gramsci, teori kekuasaan, dan teori partisipasi politik, penelitian kualitatif ini mewawancarai sepuluh PKL. Temuan menunjukkan bahwa MBG dinilai kurang tepat sasaran, lemah pengawasan mutu, dan menurunkan pendapatan PKL. Program ini lebih menguntungkan pemerintah dan vendor besar, sementara PKL terpinggirkan. Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan populis seperti MBG memerlukan perencanaan partisipatif dan pengawasan ketat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-feb49.webp" type="image/webp" length="62582" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-4ecc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-feb49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/efektivitas-program-pendampingan-fakir-uzur-kebija-thumb-1046b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-579-uajy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-890-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence AI Dalam Perspektif Etika Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence AI Dalam Perspektif Etika Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence AI Dalam Perspektif Etika Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63617-konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis</link>
	<guid isPermaLink="false">ea4b9fccbc519647981e5eb5b3392f81</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:34:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syamsir nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi nihi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,nihi,nur,studi,syamsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model AI yang secara spesifik mengintegrasikan prinsip etika Islam dalam algoritma keputusan bisnis, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model AI yang secara spesifik mengintegrasikan prinsip etika Islam dalam algoritma keputusan bisnis, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap lapangan kerja di sektor bisnis Islam, terutama dalam konteks pemberdayaan UMKM. Terakhir, penelitian interdisipliner yang menggabungkan ilmu teknologi, ekonomi syariah, dan etika dapat membantu menciptakan kerangka regulasi AI yang lebih inklusif dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi teknologi.. Pelaku bisnis memandang AI sebagai alat strategis dalam bisnis, khususnya untuk efisiensi, inovasi, dan kompetisi pasar, sekaligus menyadari tantangan etis seperti privasi, kejujuran informasi, dan potensi ketidakadilan sosial dari penggunaannya.Perspektif etika Islam berperan sebagai filter moral yang membimbing pemanfaatan AI agar tetap sesuai prinsip keadilan, kejujuran, transparansi, dan kemaslahatan.Dari temuan tersebut, dikembangkan konsep Islamic AI Business Ethics Model (IABEM) sebagai kerangka praktis integrasi AI dengan etika Islam dalam bisnis modern.Secara global, hasil studi ini menunjukkan bahwa etika Islam tidak ketinggalan zaman, bahkan memberikan solusi universal bagi tantangan etis teknologi AI Kecerdasan Buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mendominasi dinamika bisnis global melalui otomatisasi, analisis big data, pemasaran digital, dan sistem pengambilan keputusan. Dalam perspektif etika Islam, perkembangan teknologi harus diarahkan kemaslahatan dan terhindar dari praktik merugikan pihak lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi mahasiswa pelaku bisnis pengguna AI mengoptimalkan praktik bisnis dengan nilai-nilai etika Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap mahasiswa pelaku bisnis Universitas Diponegoro. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-bc7f4.webp" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-bc7f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-bc7f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-bc7f4.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" alt="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-11dbc.webp" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-11dbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-11dbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-11dbc.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" alt="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" alt="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63617-konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis" title="JURIS - Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam" target="_blank">Optimalisasi Bisnis Lewat Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Perspektif Etika Islam</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model AI yang secara spesifik mengintegrasikan prinsip etika Islam dalam algoritma keputusan bisnis, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap lapangan kerja di sektor bisnis Islam, terutama dalam konteks pemberdayaan UMKM. Terakhir, penelitian interdisipliner yang menggabungkan ilmu teknologi, ekonomi syariah, dan etika dapat membantu menciptakan kerangka regulasi AI yang lebih inklusif dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi teknologi..
<br>Pelaku bisnis memandang AI sebagai alat strategis dalam bisnis, khususnya untuk efisiensi, inovasi, dan kompetisi pasar, sekaligus menyadari tantangan etis seperti privasi, kejujuran informasi, dan potensi ketidakadilan sosial dari penggunaannya.Perspektif etika Islam berperan sebagai filter moral yang membimbing pemanfaatan AI agar tetap sesuai prinsip keadilan, kejujuran, transparansi, dan kemaslahatan.Dari temuan tersebut, dikembangkan konsep Islamic AI Business Ethics Model (IABEM) sebagai kerangka praktis integrasi AI dengan etika Islam dalam bisnis modern.Secara global, hasil studi ini menunjukkan bahwa etika Islam tidak ketinggalan zaman, bahkan memberikan solusi universal bagi tantangan etis teknologi AI
<br>Kecerdasan Buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mendominasi dinamika bisnis global melalui otomatisasi, analisis big data, pemasaran digital, dan sistem pengambilan keputusan. Dalam perspektif etika Islam, perkembangan teknologi harus diarahkan kemaslahatan dan terhindar dari praktik merugikan pihak lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi mahasiswa pelaku bisnis pengguna AI mengoptimalkan praktik bisnis dengan nilai-nilai etika Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap mahasiswa pelaku bisnis Universitas Diponegoro. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp" type="image/webp" length="98936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-bc7f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-11dbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/konkret-konsep-islam-regulasi-ai-holistik-bisnis-u-thumb-af64e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2382-undar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10557-juriko-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 02 Sep 2026 04:28:31 +0700. 12 items. Served in: 1.226 seconds [rss] -->
