<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 05:33:49 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 05:33:49 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-25T05:33:49+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48656-teknik-analisis-data-proses-p5-kurik</link>
	<guid isPermaLink="false">09c98778fce6132e3c7735adac3bc897</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 21:18:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lutfi wakhid ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,lutfi,view,vol,wakhid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah memengaruhi efektivitas penerapan P5 di berbagai sekolah, dengan menggunakan pendekatan campuran untuk membandingkan hasil belajar dan pengembangan karakter siswa. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5): Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah memengaruhi efektivitas penerapan P5 di berbagai sekolah, dengan menggunakan pendekatan campuran untuk membandingkan hasil belajar dan pengembangan karakter siswa. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran program pengembangan profesional guru dalam meningkatkan kualitas proyek P5, khususnya mengkaji model pelatihan yang paling berpengaruh terhadap pembentukan karakter peserta didik. Selanjutnya, penelitian dapat menilai keberlanjutan dan skala proyek P5 di sekolah dengan sumber daya terbatas, dengan mengevaluasi faktor-faktor seperti kecukupan fasilitas, beban kerja guru, serta tingkat keterlibatan komunitas dalam mendukung pelaksanaan proyek.. Kepala sekolah memiliki peran penting dalam penerapan P5, termasuk membentuk tim fasilitator, merencanakan proyek, mengawasi pelaksanaan, dan memberikan pelatihan kepada pendidik.Projek P5 merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta didik melalui tema Profil Pelajar Pancasila.Penelitian meneliti seluruh tahapan P5Aifrom perencanaan, pelaksanaan, dan pengelolaan hingga evaluasiAiuntuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program Implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) yang merupakan program dari Kurikulum Merdeka yang diharapkan dapat meningkatkan pengembangan proyek pembelajaran Pancasila untuk menghasilkan siswa yang berkarakter dan berbakat serta memungkinkan peserta didik mengeksplorasi kegiatan pembelajaran agar tidak monoton dan tidak membuat jenuh. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan penerapan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di SMA Roudlatussalam; (2) mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Roudlatussalam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-46313.webp" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-46313.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-46313.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-46313.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" alt="JURIS - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-30ff6.webp" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-30ff6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-30ff6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-30ff6.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" alt="JURIS - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-b153c.webp" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-b153c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-b153c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-b153c.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" alt="JURIS - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48656-teknik-analisis-data-proses-p5-kurik" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" target="_blank">Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah memengaruhi efektivitas penerapan P5 di berbagai sekolah, dengan menggunakan pendekatan campuran untuk membandingkan hasil belajar dan pengembangan karakter siswa. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran program pengembangan profesional guru dalam meningkatkan kualitas proyek P5, khususnya mengkaji model pelatihan yang paling berpengaruh terhadap pembentukan karakter peserta didik. Selanjutnya, penelitian dapat menilai keberlanjutan dan skala proyek P5 di sekolah dengan sumber daya terbatas, dengan mengevaluasi faktor-faktor seperti kecukupan fasilitas, beban kerja guru, serta tingkat keterlibatan komunitas dalam mendukung pelaksanaan proyek..
<br>Kepala sekolah memiliki peran penting dalam penerapan P5, termasuk membentuk tim fasilitator, merencanakan proyek, mengawasi pelaksanaan, dan memberikan pelatihan kepada pendidik.Projek P5 merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta didik melalui tema Profil Pelajar Pancasila.Penelitian meneliti seluruh tahapan P5Aifrom perencanaan, pelaksanaan, dan pengelolaan hingga evaluasiAiuntuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program
<br>Implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) yang merupakan program dari Kurikulum Merdeka yang diharapkan dapat meningkatkan pengembangan proyek pembelajaran Pancasila untuk menghasilkan siswa yang berkarakter dan berbakat serta memungkinkan peserta didik mengeksplorasi kegiatan pembelajaran agar tidak monoton dan tidak membuat jenuh. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan penerapan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di SMA Roudlatussalam; (2) mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Roudlatussalam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-46313.webp" type="image/webp" length="72828" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-46313.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-30ff6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/teknik-analisis-data-proses-p5-kurikulum-merdeka-p-thumb-b153c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1804-iaida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13301-jurnal-manajemen-pendidikan-islam-darussalam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48665-peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-p</link>
	<guid isPermaLink="false">6b98ba609d1ef02cc9c718539f87005b</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 20:54:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarwo derta ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ moh kharis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[derta,full,issue,kharis,moh,sarwo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki dampak jangka panjang penggunaan media flipbook terhadap prestasi akademik peserta didik. Selain itu, membandingkan efektivitas flipbook dengan media pembelajaran digital lainnya juga dapat menjadi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki dampak jangka panjang penggunaan media flipbook terhadap prestasi akademik peserta didik. Selain itu, membandingkan efektivitas flipbook dengan media pembelajaran digital lainnya juga dapat menjadi fokus penelitian. Penelitian tentang rancangan konten flipbook yang efektif untuk mata pelajaran tertentu juga dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembangan media pembelajaran.. Penelitian ini berhasil mengembangkan media pembelajaran flipbook menggunakan aplikasi Flippagemaker.com untuk meningkatkan minat literasi peserta didik kelas X SMKN 11 Malang.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan minat literasi sebesar 81,6% setelah menggunakan media flipbook, membuktikan efektivitas media ini dalam mendorong minat baca peserta didik.Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi sekolah-sekolah lain yang ingin meningkatkan kemampuan literasi siswanya.Media flipbook dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah dengan karakteristik serupa atau diimplementasikan dalam mata pelajaran lain yang membutuhkan peningkatan minat baca.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menyelidiki dampak jangka panjang penggunaan media ini terhadap prestasi akademik peserta didik, atau membandingkan efektivitas flipbook dengan media pembelajaran digital lainnya.Selain itu, penelitian tentang bagaimana merancang konten flipbook yang paling efektif untuk mata pelajaran atau tingkat pendidikan tertentu juga dapat memberikan wawasan berharga bagi pendidik dan pengembang media pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk membuat media pembelajaran flipbook sebagai peningkat literasi pada mata pelajaran Dasar-Dasar Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim. Latar belakangnya, 73,3% peserta didik SMKN 11 Malang bosan membaca buku cetak konvensional. Metode penelitian menggunakan R&D dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Hasilnya berupa produk flipbook yang meningkatkan minat literasi peserta didik sebesar 81,6% dibandingkan sebelum menggunakan flipbook. Flipbook menawarkan desain buku lebih menarik yang terlihat realistis namun paperless sehingga hemat biaya cetak. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-bb8ff.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-bb8ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-bb8ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-bb8ff.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-f1c91.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-f1c91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-f1c91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-f1c91.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-50b3d.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-50b3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-50b3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-50b3d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48665-peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-p" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X" target="_blank">Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Efektivitas Pembelajaran Mata Pelajaran PPLG pada Peserta Didik Kelas X</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki dampak jangka panjang penggunaan media flipbook terhadap prestasi akademik peserta didik. Selain itu, membandingkan efektivitas flipbook dengan media pembelajaran digital lainnya juga dapat menjadi fokus penelitian. Penelitian tentang rancangan konten flipbook yang efektif untuk mata pelajaran tertentu juga dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembangan media pembelajaran..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan media pembelajaran flipbook menggunakan aplikasi Flippagemaker.com untuk meningkatkan minat literasi peserta didik kelas X SMKN 11 Malang.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan minat literasi sebesar 81,6% setelah menggunakan media flipbook, membuktikan efektivitas media ini dalam mendorong minat baca peserta didik.Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi sekolah-sekolah lain yang ingin meningkatkan kemampuan literasi siswanya.Media flipbook dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah dengan karakteristik serupa atau diimplementasikan dalam mata pelajaran lain yang membutuhkan peningkatan minat baca.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menyelidiki dampak jangka panjang penggunaan media ini terhadap prestasi akademik peserta didik, atau membandingkan efektivitas flipbook dengan media pembelajaran digital lainnya.Selain itu, penelitian tentang bagaimana merancang konten flipbook yang paling efektif untuk mata pelajaran atau tingkat pendidikan tertentu juga dapat memberikan wawasan berharga bagi pendidik dan pengembang media pembelajaran
<br>Penelitian ini bertujuan untuk membuat media pembelajaran flipbook sebagai peningkat literasi pada mata pelajaran Dasar-Dasar Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim. Latar belakangnya, 73,3% peserta didik SMKN 11 Malang bosan membaca buku cetak konvensional. Metode penelitian menggunakan R&D dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Hasilnya berupa produk flipbook yang meningkatkan minat literasi peserta didik sebesar 81,6% dibandingkan sebelum menggunakan flipbook. Flipbook menawarkan desain buku lebih menarik yang terlihat realistis namun paperless sehingga hemat biaya cetak.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-bb8ff.webp" type="image/webp" length="61068" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-bb8ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-f1c91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/peserta-didik-kelas-xiia-smk-otonomi-buku-ajar-pen-thumb-50b3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5455-ivet.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14536-joined-journal-journal-informatics-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48646-perilaku-siswa-kontrol-keterampilan</link>
	<guid isPermaLink="false">5e04640b8dbe8065688d4ce6ec888048</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 20:24:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lutfi wakhid ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,lutfi,view,vol,wakhid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu mengkaji perbandingan metode Pembelajaran Unjuk Kerja Karya dengan berbagai pendekatan pendidikan karakter lainnya untuk menilai dampak jangka panjang terhadap perilaku siswa. Sebagai arah studi yang potensial, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya: Penelitian lebih lanjut perlu mengkaji perbandingan metode Pembelajaran Unjuk Kerja Karya dengan berbagai pendekatan pendidikan karakter lainnya untuk menilai dampak jangka panjang terhadap perilaku siswa. Sebagai arah studi yang potensial, penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi spesifik yang dapat diaplikasikan guru untuk memaksimalkan potensi pembentukan karakter melalui metode ini dalam berbagai konteks sekolah, baik di kota maupun pedesaan, serta membandingkan efektivitasnya dengan metode konvensional. Terkait dengan pengembangan kemampuan abad 21, perlu diteliti bagaimana metode ini tidak hanya meningkatkan kreativitas tetapi juga mendorong keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa dalam menyelesaikan masalah kompleks yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, perlu dikaji peran guru sebagai model teladan dalam konteks pembentukan karakter dan bagaimana peran ini dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pendidikan karakter yang diinginkan, serta bagaimana pelatihan guru dapat ditingkatkan untuk mendukung implementasi metode ini. Demikian pula, studi dapat menginvestigasi faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi keberhasilan implementasi metode ini, termasuk dukungan dari pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mewujudkan karakter siswa yang unggul dan berkontribusi bagi bangsa.. Pembelajaran Unjuk Kerja Karya di SDN Banyu Urip III Surabaya terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam mengembangkan gotong royong, sikap positif, dan keterampilan praktis.Selain itu, pembelajaran ini mendorong siswa untuk mengkomunikasikan hasil karya mereka secara lisan dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah.Peran guru yang begitu penting dalam proses ini membantu siswa mencapai pribadi yang lebih baik, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran Unjuk Kerja Karya yang berpengaruh terhadap pembentukan atau pengembangan karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini meliputi reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran unjuk kerja karya ini sangat penting terhadap pembentukan karakter siswa dalam hal ini guru juga memegang peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai model teladan bagi siswa. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-a3fb6.webp" title="JURIS - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-a3fb6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-a3fb6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-a3fb6.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya" alt="JURIS - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-28c17.webp" title="JURIS - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-28c17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-28c17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-28c17.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya" alt="JURIS - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-ef28d.webp" title="JURIS - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-ef28d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-ef28d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-ef28d.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya" alt="JURIS - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48646-perilaku-siswa-kontrol-keterampilan" title="JURIS - Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya" target="_blank">Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip III Surabaya</a>: Penelitian lebih lanjut perlu mengkaji perbandingan metode Pembelajaran Unjuk Kerja Karya dengan berbagai pendekatan pendidikan karakter lainnya untuk menilai dampak jangka panjang terhadap perilaku siswa. Sebagai arah studi yang potensial, penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi spesifik yang dapat diaplikasikan guru untuk memaksimalkan potensi pembentukan karakter melalui metode ini dalam berbagai konteks sekolah, baik di kota maupun pedesaan, serta membandingkan efektivitasnya dengan metode konvensional. Terkait dengan pengembangan kemampuan abad 21, perlu diteliti bagaimana metode ini tidak hanya meningkatkan kreativitas tetapi juga mendorong keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa dalam menyelesaikan masalah kompleks yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, perlu dikaji peran guru sebagai model teladan dalam konteks pembentukan karakter dan bagaimana peran ini dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pendidikan karakter yang diinginkan, serta bagaimana pelatihan guru dapat ditingkatkan untuk mendukung implementasi metode ini. Demikian pula, studi dapat menginvestigasi faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi keberhasilan implementasi metode ini, termasuk dukungan dari pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mewujudkan karakter siswa yang unggul dan berkontribusi bagi bangsa..
<br>Pembelajaran Unjuk Kerja Karya di SDN Banyu Urip III Surabaya terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam mengembangkan gotong royong, sikap positif, dan keterampilan praktis.Selain itu, pembelajaran ini mendorong siswa untuk mengkomunikasikan hasil karya mereka secara lisan dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah.Peran guru yang begitu penting dalam proses ini membantu siswa mencapai pribadi yang lebih baik, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran Unjuk Kerja Karya yang berpengaruh terhadap pembentukan atau pengembangan karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini meliputi reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran unjuk kerja karya ini sangat penting terhadap pembentukan karakter siswa dalam hal ini guru juga memegang peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai model teladan bagi siswa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-a3fb6.webp" type="image/webp" length="80950" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-a3fb6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-28c17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-siswa-kontrol-keterampilan-kolaborasi-pik-thumb-ef28d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1804-iaida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13301-jurnal-manajemen-pendidikan-islam-darussalam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice GMP and Sanitation Standard Operating Procedure SSOP in the Processing of Cuttlefish Sepia sp Fillets ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice GMP and Sanitation Standard Operating Procedure SSOP in the Processing of Cuttlefish Sepia sp Fillets ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice GMP and Sanitation Standard Operating Procedure SSOP in the Processing of Cuttlefish Sepia sp Fillets ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48644-operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk</link>
	<guid isPermaLink="false">4ccb5aee110e1e26f95d690782172df8</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 20:23:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mami kudou ]]></category>
	<category><![CDATA[ akari ono ]]></category>
	<category><![CDATA[ east java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akari,east,java,kudou,mami,ono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperdalam analisis terhadap efektivitas berbagai parameter dalam penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) pada pengolahan fillet sotong. Mengingat variasi metode yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam analisis terhadap efektivitas berbagai parameter dalam penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) pada pengolahan fillet sotong. Mengingat variasi metode yang ditemukan dalam literatur, misalnya perbedaan konsentrasi klorin untuk pencucian atau komposisi larutan perendaman, studi komparatif bisa dilakukan untuk mengidentifikasi kombinasi parameter terbaik yang tidak hanya menjamin keamanan pangan tetapi juga mengoptimalkan mutu sensori dan masa simpan produk secara lebih efisien. Selain itu, penting untuk meneliti secara kuantitatif dampak spesifik dari teknologi modern yang diterapkan, seperti penggunaan Contact Plate Freezer (CPF) dan air ozon, terhadap karakteristik mikrobiologis, fisikokimia, dan organoleptik fillet sotong dibandingkan dengan metode konvensional. Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih rinci mengenai kontribusi masing-masing inovasi teknologi dalam mempertahankan kualitas produk. Terakhir, untuk memperluas manfaat temuan ini, penelitian di masa depan dapat mengevaluasi kelayakan ekonomi implementasi standar GMP dan SSOP yang ketat ini, khususnya bagi pelaku usaha perikanan skala kecil dan menengah. Dengan demikian, dapat dirumuskan panduan praktis yang mempertimbangkan aspek biaya dan manfaat, serta bagaimana praktik terbaik ini dapat diadaptasi untuk jenis produk perikanan lainnya, sehingga tidak terbatas hanya pada sotong fillet. Hal ini akan mendukung industri perikanan secara keseluruhan dalam mencapai standar mutu dan keamanan yang lebih tinggi.. PT XYZ telah sukses mengimplementasikan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) secara menyeluruh pada pengolahan fillet sotong, mulai dari penerimaan bahan baku hingga pengemasan.Implementasi ini efektif menjamin keamanan dan kualitas produk sesuai standar internasional, didukung oleh fasilitas bersih, pengendalian hama, perlindungan kontaminasi, pelatihan karyawan, serta penggunaan teknologi pembekuan modern seperti IQF dan CPF.Secara fundamental, GMP mengawasi ketat seluruh proses produksi dan distribusi, sementara SSOP berfokus pada sanitasi fasilitas, peralatan, dan personel, termasuk pemantauan suhu dan pengelolaan limbah, untuk menghasilkan produk sotong fillet yang terjamin mutunya Peningkatan produksi sotong di Indonesia mendorong kebutuhan akan jaminan mutu dan keamanan produk olahan, khususnya dalam bentuk fillet beku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) dalam proses pengolahan fillet sotong (Sepia sp.) di PT XYZ. Penelitian ini dilaksanakan selama 90 hari dengan metode deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, serta dokumentasi dari kegiatan produksi.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-4067b.webp" title="JURIS - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-4067b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-4067b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-4067b.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets" alt="JURIS - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-b28cc.webp" title="JURIS - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-b28cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-b28cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-b28cc.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets" alt="JURIS - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-01e48.webp" title="JURIS - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-01e48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-01e48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-01e48.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets" alt="JURIS - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48644-operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk" title="JURIS - Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets" target="_blank">Analysis of the Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) in the Processing of Cuttlefish (Sepia sp.) Fillets</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam analisis terhadap efektivitas berbagai parameter dalam penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) pada pengolahan fillet sotong. Mengingat variasi metode yang ditemukan dalam literatur, misalnya perbedaan konsentrasi klorin untuk pencucian atau komposisi larutan perendaman, studi komparatif bisa dilakukan untuk mengidentifikasi kombinasi parameter terbaik yang tidak hanya menjamin keamanan pangan tetapi juga mengoptimalkan mutu sensori dan masa simpan produk secara lebih efisien. Selain itu, penting untuk meneliti secara kuantitatif dampak spesifik dari teknologi modern yang diterapkan, seperti penggunaan Contact Plate Freezer (CPF) dan air ozon, terhadap karakteristik mikrobiologis, fisikokimia, dan organoleptik fillet sotong dibandingkan dengan metode konvensional. Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih rinci mengenai kontribusi masing-masing inovasi teknologi dalam mempertahankan kualitas produk. Terakhir, untuk memperluas manfaat temuan ini, penelitian di masa depan dapat mengevaluasi kelayakan ekonomi implementasi standar GMP dan SSOP yang ketat ini, khususnya bagi pelaku usaha perikanan skala kecil dan menengah. Dengan demikian, dapat dirumuskan panduan praktis yang mempertimbangkan aspek biaya dan manfaat, serta bagaimana praktik terbaik ini dapat diadaptasi untuk jenis produk perikanan lainnya, sehingga tidak terbatas hanya pada sotong fillet. Hal ini akan mendukung industri perikanan secara keseluruhan dalam mencapai standar mutu dan keamanan yang lebih tinggi..
<br>PT XYZ telah sukses mengimplementasikan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) secara menyeluruh pada pengolahan fillet sotong, mulai dari penerimaan bahan baku hingga pengemasan.Implementasi ini efektif menjamin keamanan dan kualitas produk sesuai standar internasional, didukung oleh fasilitas bersih, pengendalian hama, perlindungan kontaminasi, pelatihan karyawan, serta penggunaan teknologi pembekuan modern seperti IQF dan CPF.Secara fundamental, GMP mengawasi ketat seluruh proses produksi dan distribusi, sementara SSOP berfokus pada sanitasi fasilitas, peralatan, dan personel, termasuk pemantauan suhu dan pengelolaan limbah, untuk menghasilkan produk sotong fillet yang terjamin mutunya
<br>Peningkatan produksi sotong di Indonesia mendorong kebutuhan akan jaminan mutu dan keamanan produk olahan, khususnya dalam bentuk fillet beku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) dalam proses pengolahan fillet sotong (Sepia sp.) di PT XYZ. Penelitian ini dilaksanakan selama 90 hari dengan metode deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, serta dokumentasi dari kegiatan produksi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-01e48.webp" type="image/webp" length="247016" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-4067b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-b28cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/operating-procedure-ssop-promosi-distribusi-produk-thumb-01e48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-170-umsida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13724-journal-tropical-food-agroindustrial-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid 19 Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid 19 Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid 19 Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48663-ruang-sosial-politik-publik-isl</link>
	<guid isPermaLink="false">75b914dce2d986628104a3d1c91400cc</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 20:23:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,team,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana desain arsitektur ruang sosial yang menerapkan sirkulasi udara alami dan pembatasan kapasitas dapat memengaruhi kembali minat penghuni dalam menggunakan ruang bersama di masa pasca-pandemi. Kedua, penting untuk mengkaji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya): Pertama, perlu diteliti bagaimana desain arsitektur ruang sosial yang menerapkan sirkulasi udara alami dan pembatasan kapasitas dapat memengaruhi kembali minat penghuni dalam menggunakan ruang bersama di masa pasca-pandemi. Kedua, penting untuk mengkaji dampak psikologis jangka panjang terhadap penghuni akibat pembatasan interaksi sosial di ruang publik apartemen, khususnya bagi kelompok usia lanjut dan penyewa jangka panjang. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang preferensi penggunaan ruang sosial digital versus fisik di lingkungan hunian vertikal, termasuk bagaimana integrasi platform daring dapat mendukung interaksi komunitas tanpa mengurangi kenyamanan dan keamanan fisik, sehingga dapat dirancang model hybrid interaction space yang adaptif terhadap situasi darurat kesehatan.. Terjadi penurunan hampir 50% intensitas penggunaan ruang sosial di Apartemen Bale Hinggil selama pandemi Covid-19.Penghuni merasa waspada saat berada di ruang sosial, terutama pada ruang dengan ventilasi dan protokol kesehatan yang kurang baik.Ruang sosial bersifat statis lebih sering dikunjungi dibandingkan yang bersifat dinamis selama masa new normal Pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan, termasuk ruang sosial di apartemen. Penularan yang cepat membuat ruang sosial yang sebelumnya aman dan nyaman menjadi tempat yang cenderung dihindari, sehingga terjadi penurunan intensitas penggunaan dan muncul rasa cemas saat berada di ruang sosial. Faktor-faktor seperti ventilasi udara dan asupan udara luar yang kurang baik, keramaian penggunaan tanpa pembatasan, aksesibilitas yang sulit, serta protokol kesehatan yang tidak ketat turut menyebabkan hal tersebut. Penelitian ini mengidentifikasi perubahan intensitas penggunaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-b3986.webp" title="JURIS - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-b3986.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-b3986.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-b3986.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)" alt="JURIS - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-31985.webp" title="JURIS - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-31985.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-31985.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-31985.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)" alt="JURIS - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-5b59d.webp" title="JURIS - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-5b59d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-5b59d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-5b59d.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)" alt="JURIS - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48663-ruang-sosial-politik-publik-isl" title="JURIS - Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)" target="_blank">Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya)</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana desain arsitektur ruang sosial yang menerapkan sirkulasi udara alami dan pembatasan kapasitas dapat memengaruhi kembali minat penghuni dalam menggunakan ruang bersama di masa pasca-pandemi. Kedua, penting untuk mengkaji dampak psikologis jangka panjang terhadap penghuni akibat pembatasan interaksi sosial di ruang publik apartemen, khususnya bagi kelompok usia lanjut dan penyewa jangka panjang. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang preferensi penggunaan ruang sosial digital versus fisik di lingkungan hunian vertikal, termasuk bagaimana integrasi platform daring dapat mendukung interaksi komunitas tanpa mengurangi kenyamanan dan keamanan fisik, sehingga dapat dirancang model hybrid interaction space yang adaptif terhadap situasi darurat kesehatan..
<br>Terjadi penurunan hampir 50% intensitas penggunaan ruang sosial di Apartemen Bale Hinggil selama pandemi Covid-19.Penghuni merasa waspada saat berada di ruang sosial, terutama pada ruang dengan ventilasi dan protokol kesehatan yang kurang baik.Ruang sosial bersifat statis lebih sering dikunjungi dibandingkan yang bersifat dinamis selama masa new normal
<br>Pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan, termasuk ruang sosial di apartemen. Penularan yang cepat membuat ruang sosial yang sebelumnya aman dan nyaman menjadi tempat yang cenderung dihindari, sehingga terjadi penurunan intensitas penggunaan dan muncul rasa cemas saat berada di ruang sosial. Faktor-faktor seperti ventilasi udara dan asupan udara luar yang kurang baik, keramaian penggunaan tanpa pembatasan, aksesibilitas yang sulit, serta protokol kesehatan yang tidak ketat turut menyebabkan hal tersebut. Penelitian ini mengidentifikasi perubahan intensitas penggunaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-5b59d.webp" type="image/webp" length="144558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-b3986.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-31985.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/ruang-sosial-politik-publik-islam-aksi-interaksi-a-thumb-5b59d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-543-pcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17494-advances-civil-engineering-sustainable-architecture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48657-rumah-joglo-miniatur-tradisional</link>
	<guid isPermaLink="false">5ced7f29c240ad8844afc8cfd6719846</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 19:45:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ derius pekei ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,derius,pekei,team,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut perbedaan tektonika antara rumah Bangsal dan Joglo dalam hal penggunaan elemen struktural dan estetika, serta bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman pengguna dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut perbedaan tektonika antara rumah Bangsal dan Joglo dalam hal penggunaan elemen struktural dan estetika, serta bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman pengguna dalam ruang.2. Menjelajahi potensi penggunaan teknologi digital dalam merancang dan membangun rumah tradisional dengan mempertimbangkan faktor-faktor tektonika klasik, terutama dalam menciptakan stabilitas dan estetika.3. Mengkaji dampak dari penggunaan pemberat pada rumah Joglo terhadap stabilitas struktur, dan bagaimana hal ini dapat dioptimalkan untuk menciptakan bangunan yang lebih tahan gempa.. Dengan adanya kemiripan dalam hal tektonika empat tiang utama, Namun tetap terdapat perbedaan karena faktor kebutuhan, budaya, dan letak geografis yang berbeda antar rumah Bangsal di Madura, dan rumah Joglo di Yogyakarta.Tektonika empat tiang utama pada dua objek komparasi memiliki perbedaan.Pada rumah Bangsal, tidak terdapat balok pemberat di atas empat tiang utama.Sementara itu, pada rumah Joglo, terdapat pemberat berupa tumpukan balok (Tumpang Sari) yang mencapai hingga 5 tumpukan agar meningkatkan kekauan pada konstruksi Saka Guru.Namun Tumpang Sari ternyata juga memunculkan masalah lain, yaitu menyebabkan konstruksi menjadi tidak stabil.Detail tektonika pada empat tiang utama mempunyai fungsi campuran, bukan hanya sebagai estetika arsitektural tetapi juga elemen struktural.Komponen kecil seperti Sekoh dan Sentheng berperan sebagai struktural yang juga diukir untuk menciptakan nilai estetika.Pola dan penempatan empat tiang utama (Sasaka) bersama dengan elemen Penggeret, Lembheng, Sentheng, dan Sonduk, membentuk struktur inti yang memberikan stabilitas pada keseluruhan bangunan rumah Bangsal.Selain itu, tiang-tiang ini akan menciptakan kesan ruang yang kuat dan kokoh, sekaligus menjadi pusat aktivitas dan center point pada ruang tersebut.Pada rumah Joglo, keberadaan empat tiang utama juga merepresentasikan kesakralan area tersebut.Keberadaan empat tiang utama ini mempengaruhi pembagian ruang secara semu pada rumah Bangsal dan secara masif pada rumah Joglo Keberadaan empat tiang utama pada rumah Bangsal di Madura memiliki kemiripan dengan rumah tradisional Jawa, yaitu rumah Joglo. Kesamaan ini menarik perhatian untuk mengkomparasikannya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan tektonika empat tiang utama pada rumah Bangsal dan rumah Joglo berdasarkan faktor-faktor tektonika klasik. Komparasi tektonika empat tiang utama dilakukan melalui analisis kualitatif. Hasil komparasi menunjukkan perbedaan dalam menciptakan kekuatan konstruksinya. Rumah Joglo... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-de22d.webp" title="JURIS - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-de22d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-de22d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-de22d.webp 1x" title="JURIS - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa" alt="JURIS - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-ee4c1.webp" title="JURIS - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-ee4c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-ee4c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-ee4c1.webp 1x" title="JURIS - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa" alt="JURIS - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-38b3b.webp" title="JURIS - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-38b3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-38b3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-38b3b.webp 1x" title="JURIS - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa" alt="JURIS - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48657-rumah-joglo-miniatur-tradisional" title="JURIS - Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa" target="_blank">Komparasi Tektonika Arsitektur Empat Tiang Utama  Pada Rumah Tradisional Madura Dan Jawa</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut perbedaan tektonika antara rumah Bangsal dan Joglo dalam hal penggunaan elemen struktural dan estetika, serta bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman pengguna dalam ruang.2. Menjelajahi potensi penggunaan teknologi digital dalam merancang dan membangun rumah tradisional dengan mempertimbangkan faktor-faktor tektonika klasik, terutama dalam menciptakan stabilitas dan estetika.3. Mengkaji dampak dari penggunaan pemberat pada rumah Joglo terhadap stabilitas struktur, dan bagaimana hal ini dapat dioptimalkan untuk menciptakan bangunan yang lebih tahan gempa..
<br>Dengan adanya kemiripan dalam hal tektonika empat tiang utama, Namun tetap terdapat perbedaan karena faktor kebutuhan, budaya, dan letak geografis yang berbeda antar rumah Bangsal di Madura, dan rumah Joglo di Yogyakarta.Tektonika empat tiang utama pada dua objek komparasi memiliki perbedaan.Pada rumah Bangsal, tidak terdapat balok pemberat di atas empat tiang utama.Sementara itu, pada rumah Joglo, terdapat pemberat berupa tumpukan balok (Tumpang Sari) yang mencapai hingga 5 tumpukan agar meningkatkan kekauan pada konstruksi Saka Guru.Namun Tumpang Sari ternyata juga memunculkan masalah lain, yaitu menyebabkan konstruksi menjadi tidak stabil.Detail tektonika pada empat tiang utama mempunyai fungsi campuran, bukan hanya sebagai estetika arsitektural tetapi juga elemen struktural.Komponen kecil seperti Sekoh dan Sentheng berperan sebagai struktural yang juga diukir untuk menciptakan nilai estetika.Pola dan penempatan empat tiang utama (Sasaka) bersama dengan elemen Penggeret, Lembheng, Sentheng, dan Sonduk, membentuk struktur inti yang memberikan stabilitas pada keseluruhan bangunan rumah Bangsal.Selain itu, tiang-tiang ini akan menciptakan kesan ruang yang kuat dan kokoh, sekaligus menjadi pusat aktivitas dan center point pada ruang tersebut.Pada rumah Joglo, keberadaan empat tiang utama juga merepresentasikan kesakralan area tersebut.Keberadaan empat tiang utama ini mempengaruhi pembagian ruang secara semu pada rumah Bangsal dan secara masif pada rumah Joglo
<br>Keberadaan empat tiang utama pada rumah Bangsal di Madura memiliki kemiripan dengan rumah tradisional Jawa, yaitu rumah Joglo. Kesamaan ini menarik perhatian untuk mengkomparasikannya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan tektonika empat tiang utama pada rumah Bangsal dan rumah Joglo berdasarkan faktor-faktor tektonika klasik. Komparasi tektonika empat tiang utama dilakukan melalui analisis kualitatif. Hasil komparasi menunjukkan perbedaan dalam menciptakan kekuatan konstruksinya. Rumah Joglo...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-de22d.webp" type="image/webp" length="84962" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-de22d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-ee4c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/rumah-joglo-miniatur-tradisional-tiang-tektonika-k-thumb-38b3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-543-pcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17494-advances-civil-engineering-sustainable-architecture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48648-manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pend</link>
	<guid isPermaLink="false">30c6d1976d53d81f0ef17f6cabf97c00</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 19:05:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lutfi wakhid ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,lutfi,view,vol,wakhid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji penerapan teknologi blockchain atau sistem digital lainnya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pembiayaan gratis di sekolah, sehingga pemantauan dapat dilakukan secara real-time oleh berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO: Penelitian lanjutan perlu mengkaji penerapan teknologi blockchain atau sistem digital lainnya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pembiayaan gratis di sekolah, sehingga pemantauan dapat dilakukan secara real-time oleh berbagai pihak seperti masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Selain itu, perlu diteliti strategi efektif untuk melibatkan masyarakat dalam pengawasan penggunaan dana gratis, misalnya melalui komite pengawas independen atau sistem pelaporan publik online, agar alokasi dana tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan sekolah. Selanjutnya, adaptasi model revitalisasi manajemen pembiayaan gratis di berbagai tingkat lembaga pendidikan, dari madrasah hingga sekolah menengah, serta di berbagai konteks geografis seperti perkotaan dan pedesaan perlu dieksplorasi untuk menentukan universalitas model dan tantangan spesifik yang dihadapi. Penelitian ini akan mendorong pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih responsif dan berkelanjutan, serta memperkuat profesionalisme guru dan mutu pendidikan di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh model pengelolaan yang scalable dan applicable di berbagai wilayah.. Revitalisasi manajemen pembiayaan gratis di MTs NU 03 Klabang Bondowoso berpotensi meningkatkan profesionalitas tenaga pengajar dan mutu pendidikan.Pengelolaan dana yang efektif memungkinkan alokasi anggaran tepat untuk kebutuhan pendidikan, seperti peningkatan pengajaran, pelatihan guru, dan fasilitas.Pembiayaan yang dikelola baik juga memberikan kesempatan luas bagi siswa, mendorong semangat belajar dan tercipta lingkungan pendidikan inklusif dan berkualitas tinggi Revitalisasi manajemen pembiayaan gratis merupakan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalitas mutu pendidikan di Indonesia. Dalam konteks ini, pembiayaan gratis menjadi salah satu upaya untuk mengurangi hambatan akses pendidikan, terutama bagi kelompok masyarakat yang kurang mampu. Penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan manajemen pembiayaan yang efektif dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan melalui pengelolaan sumber daya yang lebih baik, transparansi, dan akuntabilitas. Melalui analisis berbagai kebijakan dan praktik yang telah diterapkan, studi ini menunjukkan bahwa revitalisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-f92cb.webp" title="JURIS - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-f92cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-f92cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-f92cb.webp 1x" title="JURIS - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO" alt="JURIS - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-e32da.webp" title="JURIS - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-e32da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-e32da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-e32da.webp 1x" title="JURIS - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO" alt="JURIS - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-0b3cb.webp" title="JURIS - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-0b3cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-0b3cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-0b3cb.webp 1x" title="JURIS - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO" alt="JURIS - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48648-manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pend" title="JURIS - REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO" target="_blank">REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji penerapan teknologi blockchain atau sistem digital lainnya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pembiayaan gratis di sekolah, sehingga pemantauan dapat dilakukan secara real-time oleh berbagai pihak seperti masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Selain itu, perlu diteliti strategi efektif untuk melibatkan masyarakat dalam pengawasan penggunaan dana gratis, misalnya melalui komite pengawas independen atau sistem pelaporan publik online, agar alokasi dana tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan sekolah. Selanjutnya, adaptasi model revitalisasi manajemen pembiayaan gratis di berbagai tingkat lembaga pendidikan, dari madrasah hingga sekolah menengah, serta di berbagai konteks geografis seperti perkotaan dan pedesaan perlu dieksplorasi untuk menentukan universalitas model dan tantangan spesifik yang dihadapi. Penelitian ini akan mendorong pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih responsif dan berkelanjutan, serta memperkuat profesionalisme guru dan mutu pendidikan di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh model pengelolaan yang scalable dan applicable di berbagai wilayah..
<br>Revitalisasi manajemen pembiayaan gratis di MTs NU 03 Klabang Bondowoso berpotensi meningkatkan profesionalitas tenaga pengajar dan mutu pendidikan.Pengelolaan dana yang efektif memungkinkan alokasi anggaran tepat untuk kebutuhan pendidikan, seperti peningkatan pengajaran, pelatihan guru, dan fasilitas.Pembiayaan yang dikelola baik juga memberikan kesempatan luas bagi siswa, mendorong semangat belajar dan tercipta lingkungan pendidikan inklusif dan berkualitas tinggi
<br>Revitalisasi manajemen pembiayaan gratis merupakan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalitas mutu pendidikan di Indonesia. Dalam konteks ini, pembiayaan gratis menjadi salah satu upaya untuk mengurangi hambatan akses pendidikan, terutama bagi kelompok masyarakat yang kurang mampu. Penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan manajemen pembiayaan yang efektif dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan melalui pengelolaan sumber daya yang lebih baik, transparansi, dan akuntabilitas. Melalui analisis berbagai kebijakan dan praktik yang telah diterapkan, studi ini menunjukkan bahwa revitalisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-e32da.webp" type="image/webp" length="97660" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-f92cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-e32da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/manajemen-pembiayaan-sekolah-tenaga-pendidik-sumbe-thumb-0b3cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1804-iaida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13301-jurnal-manajemen-pendidikan-islam-darussalam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48667-risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep</link>
	<guid isPermaLink="false">0856afadca7ee7555b90072f8f5a7855</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 19:04:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 13 full text ]]></category>
	<category><![CDATA[ dani sasmoko ]]></category>
	<category><![CDATA[ afis pratama ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[13,afis,dani,full,pratama,sasmoko,text]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji efektivitas metode Agile Development dibandingkan metode Prototype dalam pengembangan sistem serupa, terutama dalam hal respons terhadap perubahan kebutuhan pengguna selama proses pengembangan. Kedua, penting untuk mengevaluasi penerapan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang): Pertama, perlu dikaji efektivitas metode Agile Development dibandingkan metode Prototype dalam pengembangan sistem serupa, terutama dalam hal respons terhadap perubahan kebutuhan pengguna selama proses pengembangan. Kedua, penting untuk mengevaluasi penerapan Spiral Model dalam sistem survei kepuasan pelanggan untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko sistematis sejak awal pengembangan. Ketiga, perlu diteliti bagaimana Rapid Application Development (RAD) dapat mempercepat siklus pengembangan sistem survei sekaligus tetap menjaga kualitas dan keakuratan hasil survei. Studi-studi ini dapat membantu menentukan pendekatan terbaik yang sesuai dengan karakteristik bisnis dan kebutuhan pengguna. Selain itu, penelitian lanjutan bisa mengeksplorasi integrasi teknologi seperti pengolahan data secara real-time dan dashboard analitik untuk memperkaya fungsi sistem. Perlu juga dipertimbangkan studi perbandingan antar metode pengembangan perangkat lunak dalam konteks UMKM ritel elektronik. Eksplorasi ini akan memberikan panduan empiris bagi pengembang sistem informasi di sektor serupa. Studi juga bisa menguji pengaruh sistem digital terhadap tingkat partisipasi pelanggan dalam survei. Hasil penelitian dapat digunakan untuk menyusun kerangka pengembangan sistem survei yang lebih adaptif dan efisien.. Penelitian ini berhasil merancang dan membangun sistem survei kepuasan pelanggan berbasis web di Toko Audi Elektronik Semarang.Sistem ini memudahkan toko dalam melakukan survei dan menjadi alat bantu dalam menentukan standar pelayanan yang berkualitas berdasarkan hasil survei.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan sistem menggunakan metode lain seperti Agile Development, Spiral Model, atau Rapid Application Development (RAD) Toko Audi Elektronik Semarang merupakan toko ritel yang bergerak di bidang penjualan barang elektronik belum memiliki sistem untuk mengumpulkan umpan balik pelanggan, baik melalui kotak saran maupun survei kepuasan pelanggan sehingga menyulitkan mengevaluasi kualitas layanan dan produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi survei kepuasan pelanggan berbasis web bertujuan untuk mempermudah proses pengumpulan, penyimpanan, dan analisis data kepuasan pelanggan secara lebih sistematis dan terstruktur. Metode yang digunakan adalah metode prototype berdasarkan masukan pengguna. Pengujian sistem dilakukan dengan metode black box testing pada aspek... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-bb807.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-bb807.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-bb807.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-bb807.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-444f6.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-444f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-444f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-444f6.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-fce2f.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-fce2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-fce2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-fce2f.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48667-risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)" target="_blank">Rancang Bangun Sistem Informasi Survei Kepuasan Pelanggan Berbasis Web menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus Pada Toko Audi Elektronik Semarang)</a>: Pertama, perlu dikaji efektivitas metode Agile Development dibandingkan metode Prototype dalam pengembangan sistem serupa, terutama dalam hal respons terhadap perubahan kebutuhan pengguna selama proses pengembangan. Kedua, penting untuk mengevaluasi penerapan Spiral Model dalam sistem survei kepuasan pelanggan untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko sistematis sejak awal pengembangan. Ketiga, perlu diteliti bagaimana Rapid Application Development (RAD) dapat mempercepat siklus pengembangan sistem survei sekaligus tetap menjaga kualitas dan keakuratan hasil survei. Studi-studi ini dapat membantu menentukan pendekatan terbaik yang sesuai dengan karakteristik bisnis dan kebutuhan pengguna. Selain itu, penelitian lanjutan bisa mengeksplorasi integrasi teknologi seperti pengolahan data secara real-time dan dashboard analitik untuk memperkaya fungsi sistem. Perlu juga dipertimbangkan studi perbandingan antar metode pengembangan perangkat lunak dalam konteks UMKM ritel elektronik. Eksplorasi ini akan memberikan panduan empiris bagi pengembang sistem informasi di sektor serupa. Studi juga bisa menguji pengaruh sistem digital terhadap tingkat partisipasi pelanggan dalam survei. Hasil penelitian dapat digunakan untuk menyusun kerangka pengembangan sistem survei yang lebih adaptif dan efisien..
<br>Penelitian ini berhasil merancang dan membangun sistem survei kepuasan pelanggan berbasis web di Toko Audi Elektronik Semarang.Sistem ini memudahkan toko dalam melakukan survei dan menjadi alat bantu dalam menentukan standar pelayanan yang berkualitas berdasarkan hasil survei.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan sistem menggunakan metode lain seperti Agile Development, Spiral Model, atau Rapid Application Development (RAD)
<br>Toko Audi Elektronik Semarang merupakan toko ritel yang bergerak di bidang penjualan barang elektronik belum memiliki sistem untuk mengumpulkan umpan balik pelanggan, baik melalui kotak saran maupun survei kepuasan pelanggan sehingga menyulitkan mengevaluasi kualitas layanan dan produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi survei kepuasan pelanggan berbasis web bertujuan untuk mempermudah proses pengumpulan, penyimpanan, dan analisis data kepuasan pelanggan secara lebih sistematis dan terstruktur. Metode yang digunakan adalah metode prototype berdasarkan masukan pengguna. Pengujian sistem dilakukan dengan metode black box testing pada aspek...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-bb807.webp" type="image/webp" length="110980" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-bb807.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-444f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/risiko-sistematis-sistem-pendukung-pengambilan-kep-thumb-fce2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5455-ivet.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14536-joined-journal-journal-informatics-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48662-eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras</link>
	<guid isPermaLink="false">be25bf3446c33ba4c7394da0dfb16c82</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 18:37:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,team,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pendekatan regionalisme arsitektur Indonesia diadaptasi untuk konteks kampung di luar Keputran Pasar Kecil untuk mengetahui keberlanjutan desain ruang komunal. Selain itu, perlu dikaji integrasi ruang komunal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya: Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pendekatan regionalisme arsitektur Indonesia diadaptasi untuk konteks kampung di luar Keputran Pasar Kecil untuk mengetahui keberlanjutan desain ruang komunal. Selain itu, perlu dikaji integrasi ruang komunal dengan area hunian dalam apartemen yang sesuai dengan peraturan pemerintah tanpa mengorbankan fungsi sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian juga dapat fokus pada solusi desain yang meningkatkan keterjangkauan apartemen dengan mengakomodasi ruang hunian yang memadai, layanan publik, dan ruang komunal yang berkelanjutan. Hasilnya diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan perumahan yang mempertimbangkan konteks sosial dan budaya setempat.. Gang emperan, lapak omah, lapangan doro, dan area pernaungan, yang mengandung nilai regionalisme arsitektur Indonesia dari identitas masyarakat Kampung Keputran Pasar Kecil.Ruang-ruang ini dirancang untuk mempertahankan fungsi sosial dan ekonomi yang khas dalam konteks apartemen meskipun berada di lingkungan vertikal.Pendekatan regionalisme arsitektur Indonesia dapat menjadi landasan penting dalam merancang ruang komunal di apartemen, namun diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai aspek ruang hunian, area layanan publik, dan aspek keterjangkauan desain pengguna untuk mengembangkan kualitas hunian yang sesuai dengan konteks lokal Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tata letak ideal dari ruang-ruang komunal dalam apartemen melalui pendekatan desain regionalisme arsitektur Indonesia di kampung. Lokasi penelitian adalah Kampung Keputran Pasar Kecil di Surabaya. Relokasi kampung ke rumah vertikal tidak sesuai dengan konteks kehidupan di kampung. Masalah ini menyebabkan hilangnya beberapa tempat yang menjadi identitas gaya hidup kampung dan menurunkan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi para penghuni apartemen. Analisis kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-39924.webp" title="JURIS - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-39924.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-39924.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-39924.webp 1x" title="JURIS - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya" alt="JURIS - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-19db4.webp" title="JURIS - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-19db4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-19db4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-19db4.webp 1x" title="JURIS - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya" alt="JURIS - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-2ee52.webp" title="JURIS - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-2ee52.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-2ee52.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-2ee52.webp 1x" title="JURIS - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya" alt="JURIS - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48662-eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras" title="JURIS - The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya" target="_blank">The Setting of Communal Spaces in an Apartment through the Indonesian Architectural Regionalism Approach in Kampung Keputran Pasar Kecil, Surabaya</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pendekatan regionalisme arsitektur Indonesia diadaptasi untuk konteks kampung di luar Keputran Pasar Kecil untuk mengetahui keberlanjutan desain ruang komunal. Selain itu, perlu dikaji integrasi ruang komunal dengan area hunian dalam apartemen yang sesuai dengan peraturan pemerintah tanpa mengorbankan fungsi sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian juga dapat fokus pada solusi desain yang meningkatkan keterjangkauan apartemen dengan mengakomodasi ruang hunian yang memadai, layanan publik, dan ruang komunal yang berkelanjutan. Hasilnya diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan perumahan yang mempertimbangkan konteks sosial dan budaya setempat..
<br>Gang emperan, lapak omah, lapangan doro, dan area pernaungan, yang mengandung nilai regionalisme arsitektur Indonesia dari identitas masyarakat Kampung Keputran Pasar Kecil.Ruang-ruang ini dirancang untuk mempertahankan fungsi sosial dan ekonomi yang khas dalam konteks apartemen meskipun berada di lingkungan vertikal.Pendekatan regionalisme arsitektur Indonesia dapat menjadi landasan penting dalam merancang ruang komunal di apartemen, namun diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai aspek ruang hunian, area layanan publik, dan aspek keterjangkauan desain pengguna untuk mengembangkan kualitas hunian yang sesuai dengan konteks lokal
<br>Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tata letak ideal dari ruang-ruang komunal dalam apartemen melalui pendekatan desain regionalisme arsitektur Indonesia di kampung. Lokasi penelitian adalah Kampung Keputran Pasar Kecil di Surabaya. Relokasi kampung ke rumah vertikal tidak sesuai dengan konteks kehidupan di kampung. Masalah ini menyebabkan hilangnya beberapa tempat yang menjadi identitas gaya hidup kampung dan menurunkan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi para penghuni apartemen. Analisis kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-2ee52.webp" type="image/webp" length="73242" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-39924.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-19db4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/eksistensi-kampung-ondomohen-desain-ruang-integras-thumb-2ee52.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-543-pcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17494-advances-civil-engineering-sustainable-architecture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis Phytochemicals And Antioxidant Ic50 Of Dried And Fresh Mangrove Rhizopora Racemosa Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis Phytochemicals And Antioxidant Ic50 Of Dried And Fresh Mangrove Rhizopora Racemosa Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis Phytochemicals And Antioxidant Ic50 Of Dried And Fresh Mangrove Rhizopora Racemosa Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48655-air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-eks</link>
	<guid isPermaLink="false">f84d2b55bb0279ea081e731da0291126</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 18:36:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ east java ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[east,java,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Menguji diferensiasi ekstraksi infusa dengan pelarut berperbedaan polaritas (air, etanol, dan campuran) dapat menyingkap perbedaan yield fenolik dan flavonoid serta potensi antioksidannya. 2. Melakukan uji sensory terhadap minuman teh mangrove yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base: 1. Menguji diferensiasi ekstraksi infusa dengan pelarut berperbedaan polaritas (air, etanol, dan campuran) dapat menyingkap perbedaan yield fenolik dan flavonoid serta potensi antioksidannya. 2. Melakukan uji sensory terhadap minuman teh mangrove yang ditambah bahan pendukung seperti lemon kering atau mint, sekaligus memantau stabilitas antioksidan selama periode penyimpanan, akan memberikan data penting bagi pengembangan produk yang disukai konsumen. 3. Menyelidiki bioavailabilitas in vitro flavonoid dan fenol dari ekstrak daun kering menggunakan model percobaan kultur sel dapat menilai manfaat kesehatan yang lebih akurat dan membuka peluang untuk formulasi suplemen nutrisi berbasis mangrove. Semua saran ini dapat direncanakan secara terintegrasi dalam satu studi terapan untuk memaksimalkan nilai tambah produk minuman herbal mangrove.. Ekstraksi infusa meningkatkan TPC, TFC, dan IC50 dibandingkan daun segar.Daun kering oven menghasilkan metabolit sekunder dan antioksidan lebih tinggi.Metode ekstraksi dan pelarut perlu disesuaikan untuk pengembangan produk minuman fungsional Abstrak. Penggunaan daun mangrove sebagai bahan fungsional dikaitkan dengan senyawa metabolit sekunder seperti steroid, saponin, tanin, fenol, flavonoid, antioksidan, magnesium, natrium, kalium, serta kalsium. Penelitian ini difokuskan pada penentuan kadar total Fenol (TPC), kadar total Flavonoid (TFC) dan Antioksidan (IC50) pada ekstrak infusa daun mangrove kering dan segar. Metode yang digunakan adalah ekstraksi infusa. Bahan yang digunakan adalah daun mangrove segar dan daun kering (dikeringkan dengan oven). Data yang diperoleh kemudian dibahas dengan cara deskripstif berdasarkan rataAcrata yang diperoleh dalam perhitungan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi daun yang digunakan memberikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-0cb20.webp" title="JURIS - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-0cb20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-0cb20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-0cb20.webp 1x" title="JURIS - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base" alt="JURIS - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-10ab3.webp" title="JURIS - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-10ab3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-10ab3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-10ab3.webp 1x" title="JURIS - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base" alt="JURIS - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-ff2f7.webp" title="JURIS - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-ff2f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-ff2f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-ff2f7.webp 1x" title="JURIS - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base" alt="JURIS - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48655-air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-eks" title="JURIS - Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base" target="_blank">Analysis Phytochemicals And Antioxidant (Ic50) Of Dried And Fresh Mangrove (Rhizopora Racemosa) Leaves Ectracted Through Infusing Technique As Herbal Drink Base</a>: 1. Menguji diferensiasi ekstraksi infusa dengan pelarut berperbedaan polaritas (air, etanol, dan campuran) dapat menyingkap perbedaan yield fenolik dan flavonoid serta potensi antioksidannya. 2. Melakukan uji sensory terhadap minuman teh mangrove yang ditambah bahan pendukung seperti lemon kering atau mint, sekaligus memantau stabilitas antioksidan selama periode penyimpanan, akan memberikan data penting bagi pengembangan produk yang disukai konsumen. 3. Menyelidiki bioavailabilitas in vitro flavonoid dan fenol dari ekstrak daun kering menggunakan model percobaan kultur sel dapat menilai manfaat kesehatan yang lebih akurat dan membuka peluang untuk formulasi suplemen nutrisi berbasis mangrove. Semua saran ini dapat direncanakan secara terintegrasi dalam satu studi terapan untuk memaksimalkan nilai tambah produk minuman herbal mangrove..
<br>Ekstraksi infusa meningkatkan TPC, TFC, dan IC50 dibandingkan daun segar.Daun kering oven menghasilkan metabolit sekunder dan antioksidan lebih tinggi.Metode ekstraksi dan pelarut perlu disesuaikan untuk pengembangan produk minuman fungsional
<br>Abstrak. Penggunaan daun mangrove sebagai bahan fungsional dikaitkan dengan senyawa metabolit sekunder seperti steroid, saponin, tanin, fenol, flavonoid, antioksidan, magnesium, natrium, kalium, serta kalsium. Penelitian ini difokuskan pada penentuan kadar total Fenol (TPC), kadar total Flavonoid (TFC) dan Antioksidan (IC50) pada ekstrak infusa daun mangrove kering dan segar. Metode yang digunakan adalah ekstraksi infusa. Bahan yang digunakan adalah daun mangrove segar dan daun kering (dikeringkan dengan oven). Data yang diperoleh kemudian dibahas dengan cara deskripstif berdasarkan rataAcrata yang diperoleh dalam perhitungan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi daun yang digunakan memberikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-ff2f7.webp" type="image/webp" length="128550" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-0cb20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-10ab3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/air-rebusan-daun-mint-mangrove-sonneratia-ekstraks-thumb-ff2f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-170-umsida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13724-journal-tropical-food-agroindustrial-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri MAN 1 Situbondo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri MAN 1 Situbondo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri MAN 1 Situbondo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48649-perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pi</link>
	<guid isPermaLink="false">bc11286f55d2bad2220bf34e2010a484</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 18:36:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lutfi wakhid ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,lutfi,view,vol,wakhid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana penerapan manajemen pembelajaran yang efektif dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Situbondo. Kedua, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana penerapan manajemen pembelajaran yang efektif dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Situbondo. Kedua, penelitian dapat fokus pada strategi-strategi konkret yang digunakan guru dalam mengelola kelas secara aktif dan partisipatif, serta dampak positifnya terhadap keterlibatan siswa dan perkembangan akademik mereka. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana integrasi nilai-nilai karakter Islami dalam pengelolaan kelas dapat menciptakan suasana belajar yang harmonis dan disiplin, serta mendukung perkembangan spiritual siswa. Dengan menggabungkan aspek-aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang praktik terbaik dalam pengelolaan kelas dan pembelajaran di madrasah.. Model pengelolaan kelas di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Situbondo menekankan pada pembelajaran aktif dan partisipatif, integrasi nilai-nilai keagamaan, serta penerapan disiplin yang baik.Guru bertindak sebagai fasilitator, mendorong siswa untuk terlibat dalam diskusi dan kerja kelompok, sehingga meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif.Nilai-nilai karakter Islami, seperti kejujuran dan tanggung jawab, diterapkan dalam kegiatan sehari-hari, menciptakan lingkungan belajar yang harmonis.Selain itu, pendekatan personal dalam bimbingan akademik juga membantu siswa mengatasi tantangan belajar, memastikan suasana kelas yang kondusif bagi perkembangan akademis dan spiritual mereka.Penggunaan model pengelolaan kelas di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Situbondo memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang positif.Dengan pendekatan aktif dan partisipatif, siswa lebih terlibat dalam proses belajar, mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi.Selain itu, integrasi nilai-nilai karakter Islami dalam pengelolaan kelas menciptakan suasana yang disiplin dan saling menghormati, mendukung perkembangan akademik dan spiritual siswa secara seimbang.Pendekatan personal dari guru juga membantu siswa yang mengalami kesulitan, sehingga mereka dapat mencapai potensi belajar yang optimal Penerapan manajemen pembelajaran dalam pengembangan pengelolaan kelas bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan kondusif. Manajemen pembelajaran melibatkan berbagai strategi yang dirancang untuk mengelola interaksi antara guru dan siswa, serta memfasilitasi proses belajar-mengajar secara optimal. Dalam konteks ini, guru berperan sebagai fasilitator yang tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif melalui diskusi, kerja kelompok, dan presentasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dengan lokasi di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Situbondo, pemilihan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-c056f.webp" title="JURIS - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-c056f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-c056f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-c056f.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo" alt="JURIS - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-76945.webp" title="JURIS - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-76945.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-76945.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-76945.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo" alt="JURIS - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-49f87.webp" title="JURIS - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-49f87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-49f87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-49f87.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo" alt="JURIS - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48649-perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pi" title="JURIS - Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo" target="_blank">Penerapan Manajemen Pembelajaran Dalam Pengembangan Pengelolaan Kelas Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Situbondo</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana penerapan manajemen pembelajaran yang efektif dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Situbondo. Kedua, penelitian dapat fokus pada strategi-strategi konkret yang digunakan guru dalam mengelola kelas secara aktif dan partisipatif, serta dampak positifnya terhadap keterlibatan siswa dan perkembangan akademik mereka. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana integrasi nilai-nilai karakter Islami dalam pengelolaan kelas dapat menciptakan suasana belajar yang harmonis dan disiplin, serta mendukung perkembangan spiritual siswa. Dengan menggabungkan aspek-aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang praktik terbaik dalam pengelolaan kelas dan pembelajaran di madrasah..
<br>Model pengelolaan kelas di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Situbondo menekankan pada pembelajaran aktif dan partisipatif, integrasi nilai-nilai keagamaan, serta penerapan disiplin yang baik.Guru bertindak sebagai fasilitator, mendorong siswa untuk terlibat dalam diskusi dan kerja kelompok, sehingga meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif.Nilai-nilai karakter Islami, seperti kejujuran dan tanggung jawab, diterapkan dalam kegiatan sehari-hari, menciptakan lingkungan belajar yang harmonis.Selain itu, pendekatan personal dalam bimbingan akademik juga membantu siswa mengatasi tantangan belajar, memastikan suasana kelas yang kondusif bagi perkembangan akademis dan spiritual mereka.Penggunaan model pengelolaan kelas di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Situbondo memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang positif.Dengan pendekatan aktif dan partisipatif, siswa lebih terlibat dalam proses belajar, mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi.Selain itu, integrasi nilai-nilai karakter Islami dalam pengelolaan kelas menciptakan suasana yang disiplin dan saling menghormati, mendukung perkembangan akademik dan spiritual siswa secara seimbang.Pendekatan personal dari guru juga membantu siswa yang mengalami kesulitan, sehingga mereka dapat mencapai potensi belajar yang optimal
<br>Penerapan manajemen pembelajaran dalam pengembangan pengelolaan kelas bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan kondusif. Manajemen pembelajaran melibatkan berbagai strategi yang dirancang untuk mengelola interaksi antara guru dan siswa, serta memfasilitasi proses belajar-mengajar secara optimal. Dalam konteks ini, guru berperan sebagai fasilitator yang tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif melalui diskusi, kerja kelompok, dan presentasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dengan lokasi di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Situbondo, pemilihan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-76945.webp" type="image/webp" length="75012" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-c056f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-76945.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/perilaku-belajar-siswa-karakter-spiritual-pikir-kr-thumb-49f87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1804-iaida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13301-jurnal-manajemen-pendidikan-islam-darussalam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48645-biji-karet-hcn-tempe-hevea-k</link>
	<guid isPermaLink="false">beb5ae2e477f9d6a3ec72ad86959c3d3</guid>
	<pubDate>Sun, 24 May 2026 18:23:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mami kudou ]]></category>
	<category><![CDATA[ akari ono ]]></category>
	<category><![CDATA[ east java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akari,east,java,kudou,mami,ono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Setelah biji karet terbukti aman dari sianida melalui perendaman dan pemanasan, langkah selanjutnya adalah menjadikan produk olahannya optimal dan diterima luas. Pertama, perlu adanya penelitian mendalam untuk mengoptimalkan proses fermentasi tempe biji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production: Setelah biji karet terbukti aman dari sianida melalui perendaman dan pemanasan, langkah selanjutnya adalah menjadikan produk olahannya optimal dan diterima luas. Pertama, perlu adanya penelitian mendalam untuk mengoptimalkan proses fermentasi tempe biji karet. Ini mencakup identifikasi jenis ragi terbaik, kondisi suhu dan kelembaban ideal, serta durasi fermentasi yang tepat untuk tidak hanya mengurangi sisa antinutrisi, tetapi juga meningkatkan nilai gizi tempe seperti profil protein atau vitamin. Tujuannya adalah menghasilkan tempe biji karet dengan karakteristik nutrisi dan fungsional yang superior. Kedua, aspek penerimaan konsumen sangat krusial. Studi sensoris komprehensif diperlukan untuk mengevaluasi rasa, aroma, dan tekstur tempe biji karet dibandingkan dengan tempe kedelai. Penelitian ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor sensoris yang paling memengaruhi daya terima konsumen, memungkinkan penyesuaian resep atau proses untuk meningkatkan preferensi. Ketiga, penting untuk memahami dampak proses pengolahan dan fermentasi terhadap keamanan pangan secara lebih luas. Ini termasuk analisis perubahan kandungan antinutrisi lain seperti asam fitat dan tanin, serta profil senyawa bioaktif (misalnya antioksidan) yang mungkin muncul atau meningkat. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa tempe biji karet tidak hanya aman tetapi juga memiliki manfaat kesehatan tambahan, memperkaya diversifikasi pangan lokal.. Proses perendaman dan pemanasan secara efektif menurunkan kadar sianida dalam biji karet, dengan perendaman 12 jam mampu mengurangi kadar hingga 0,14%, dan pemanasan 120 menit (perebusan 14,21 ppm, pengukusan 15,98 ppm) menurunkan kadar di bawah batas aman konsumsi.Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa perlakuan ini tidak menyebabkan perubahan signifikan pada komponen nutrisi utama, sehingga biji karet berpotensi sebagai bahan pangan.Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji karakteristik sensoris dan fungsional tempe berbahan dasar biji karet, termasuk aktivitas mikroba starter, daya terima, dan senyawa bioaktif selama fermentasi Biji karet (Hevea brasiliensis) berpotensi sebagai bahan pangan alternatif, terutama subtitusi dalam pembuatan tempe karena kandungan protein dan minyaknya yang tinggi. Namun kandungan asam sianida (HCN) yang bersifat toksik menjadi kendala utama dalam pemanfaatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menginvestigasi efektivitas proses perendaman dan pemanasan terhadap penurunan kadar sianida serta pengaruhnya terhadap kandungan biji karet. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan perendaman dilakukan selama 0, 12, 24, dan 36 jam, dilanjutkan dengan dua metode pemanasan, yaitu pengukusan dan perebusan, masing-masing dengan waktu 30, 60, 90, dan 120 menit sebanyak tiga kali ulangan. Analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-f2ea7.webp" title="JURIS - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-f2ea7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-f2ea7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-f2ea7.webp 1x" title="JURIS - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production" alt="JURIS - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-2d01d.webp" title="JURIS - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-2d01d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-2d01d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-2d01d.webp 1x" title="JURIS - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production" alt="JURIS - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-06650.webp" title="JURIS - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-06650.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-06650.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-06650.webp 1x" title="JURIS - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production" alt="JURIS - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48645-biji-karet-hcn-tempe-hevea-k" title="JURIS - Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production" target="_blank">Characteristics Of Food Raw Materials Made From Rubber Seeds Based On Variations In Soaking And Heating Times For Tempeh Production</a>: Setelah biji karet terbukti aman dari sianida melalui perendaman dan pemanasan, langkah selanjutnya adalah menjadikan produk olahannya optimal dan diterima luas. Pertama, perlu adanya penelitian mendalam untuk mengoptimalkan proses fermentasi tempe biji karet. Ini mencakup identifikasi jenis ragi terbaik, kondisi suhu dan kelembaban ideal, serta durasi fermentasi yang tepat untuk tidak hanya mengurangi sisa antinutrisi, tetapi juga meningkatkan nilai gizi tempe seperti profil protein atau vitamin. Tujuannya adalah menghasilkan tempe biji karet dengan karakteristik nutrisi dan fungsional yang superior. Kedua, aspek penerimaan konsumen sangat krusial. Studi sensoris komprehensif diperlukan untuk mengevaluasi rasa, aroma, dan tekstur tempe biji karet dibandingkan dengan tempe kedelai. Penelitian ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor sensoris yang paling memengaruhi daya terima konsumen, memungkinkan penyesuaian resep atau proses untuk meningkatkan preferensi. Ketiga, penting untuk memahami dampak proses pengolahan dan fermentasi terhadap keamanan pangan secara lebih luas. Ini termasuk analisis perubahan kandungan antinutrisi lain seperti asam fitat dan tanin, serta profil senyawa bioaktif (misalnya antioksidan) yang mungkin muncul atau meningkat. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa tempe biji karet tidak hanya aman tetapi juga memiliki manfaat kesehatan tambahan, memperkaya diversifikasi pangan lokal..
<br>Proses perendaman dan pemanasan secara efektif menurunkan kadar sianida dalam biji karet, dengan perendaman 12 jam mampu mengurangi kadar hingga 0,14%, dan pemanasan 120 menit (perebusan 14,21 ppm, pengukusan 15,98 ppm) menurunkan kadar di bawah batas aman konsumsi.Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa perlakuan ini tidak menyebabkan perubahan signifikan pada komponen nutrisi utama, sehingga biji karet berpotensi sebagai bahan pangan.Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji karakteristik sensoris dan fungsional tempe berbahan dasar biji karet, termasuk aktivitas mikroba starter, daya terima, dan senyawa bioaktif selama fermentasi
<br>Biji karet (Hevea brasiliensis) berpotensi sebagai bahan pangan alternatif, terutama subtitusi dalam pembuatan tempe karena kandungan protein dan minyaknya yang tinggi. Namun kandungan asam sianida (HCN) yang bersifat toksik menjadi kendala utama dalam pemanfaatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menginvestigasi efektivitas proses perendaman dan pemanasan terhadap penurunan kadar sianida serta pengaruhnya terhadap kandungan biji karet. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan perendaman dilakukan selama 0, 12, 24, dan 36 jam, dilanjutkan dengan dua metode pemanasan, yaitu pengukusan dan perebusan, masing-masing dengan waktu 30, 60, 90, dan 120 menit sebanyak tiga kali ulangan. Analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-2d01d.webp" type="image/webp" length="96184" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-f2ea7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-2d01d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/biji-karet-hcn-tempe-hevea-fermentasi-tekstur-heve-thumb-06650.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-170-umsida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13724-journal-tropical-food-agroindustrial-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 25 May 2026 05:33:49 +0700. 12 items. Served in: 2.972 seconds [rss] -->
