<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 00:54:16 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 00:54:16 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-19T00:54:16+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Fungsi Early Warning Indicator EWI Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fungsi Early Warning Indicator EWI Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fungsi Early Warning Indicator EWI Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48938-kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil</link>
	<guid isPermaLink="false">a8a14112f4a032fe3d42cd2ff9b2c573</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 23:14:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eras destian ]]></category>
	<category><![CDATA[ polin ramles ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva cornelia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cornelia,destian,eras,eva,polin,ramles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan profitabilitas bank di Indonesia, diperlukan pemantauan yang lebih intensif terhadap kualitas kredit yang disalurkan. Pemodelan dan rating kredit yang sistematis dan terstruktur dapat membantu lembaga keuangan dalam menjaga kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fungsi Early Warning Indicator (EWI) Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia: Untuk meningkatkan profitabilitas bank di Indonesia, diperlukan pemantauan yang lebih intensif terhadap kualitas kredit yang disalurkan. Pemodelan dan rating kredit yang sistematis dan terstruktur dapat membantu lembaga keuangan dalam menjaga kualitas kredit yang sehat. Selain itu, pemantauan khusus terhadap debitur dengan klasifikasi Loan at Risk (LAR) juga perlu dilakukan untuk mengidentifikasi risiko kredit bermasalah. Dengan demikian, bank dapat mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat untuk menjaga profitabilitasnya. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan sistem deteksi dini yang lebih canggih dan akurat dalam mengidentifikasi debitur dengan risiko kredit tinggi, serta strategi-strategi mitigasi yang efektif untuk mencegah kredit macet.. Melakukan pemetaan kredit dengan memberikan rating kredit pada saat kredit tersebut belum termasuk kriteria Loan At Risk sangat membantu dalam memitigasi potensi kredit macet di masa mendatang.Bank memiliki masing-masing pemodelan dalam melakukan penilaian pemetaan kredit.Oleh karena itu, formulasi pemberian rating sejak awal sebagai Early Warning Indicator (EWI) perbankan akan menjadi faktor penentu profitabilitas bank di Indonesia Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, khususnya di Indonesia, berdampak pada sektor ekonomi, terutama perbankan. Bank di Indonesia diwajibkan untuk melakukan pemantauan lebih mendalam terhadap kualitas aset produktifnya, khususnya portofolio kredit. Saat ini, industri perbankan masih dihadapkan pada peningkatan risiko kredit yang disalurkan akibat pandemi Covid-19. Selain itu, regulator telah memperpanjang program restrukturisasi hingga tahun berikutnya. Hal ini akan menekan rasio Loan at Risk (LAR), yang juga meningkat. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini dapat berujung pada kredit bermasalah. Loan at Risk adalah indikator risiko pada kredit yang disalurkan yang terdiri dari kolektibilitas kredit satu yang telah direstrukturisasi, kolektibilitas dua... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-7e2d1.webp" title="JURIS - Fungsi Early Warning Indicator (EWI) Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-7e2d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-7e2d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-7e2d1.webp 1x" title="JURIS - Fungsi Early Warning Indicator (EWI) Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia" alt="JURIS - Fungsi Early Warning Indicator (EWI) Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-6ee11.webp" title="JURIS - Fungsi Early Warning Indicator (EWI) Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-6ee11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-6ee11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-6ee11.webp 1x" title="JURIS - Fungsi Early Warning Indicator (EWI) Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia" alt="JURIS - Fungsi Early Warning Indicator (EWI) Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48938-kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil" title="JURIS - Fungsi Early Warning Indicator (EWI) Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia" target="_blank">Fungsi Early Warning Indicator (EWI) Pada Pemantauan Kredit dengan Klasifikasi Loan at Risk sebagai Salah Satu Faktor Penentu Profitabilitas Bank di Indonesia</a>: Untuk meningkatkan profitabilitas bank di Indonesia, diperlukan pemantauan yang lebih intensif terhadap kualitas kredit yang disalurkan. Pemodelan dan rating kredit yang sistematis dan terstruktur dapat membantu lembaga keuangan dalam menjaga kualitas kredit yang sehat. Selain itu, pemantauan khusus terhadap debitur dengan klasifikasi Loan at Risk (LAR) juga perlu dilakukan untuk mengidentifikasi risiko kredit bermasalah. Dengan demikian, bank dapat mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat untuk menjaga profitabilitasnya. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan sistem deteksi dini yang lebih canggih dan akurat dalam mengidentifikasi debitur dengan risiko kredit tinggi, serta strategi-strategi mitigasi yang efektif untuk mencegah kredit macet..
<br>Melakukan pemetaan kredit dengan memberikan rating kredit pada saat kredit tersebut belum termasuk kriteria Loan At Risk sangat membantu dalam memitigasi potensi kredit macet di masa mendatang.Bank memiliki masing-masing pemodelan dalam melakukan penilaian pemetaan kredit.Oleh karena itu, formulasi pemberian rating sejak awal sebagai Early Warning Indicator (EWI) perbankan akan menjadi faktor penentu profitabilitas bank di Indonesia
<br>Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, khususnya di Indonesia, berdampak pada sektor ekonomi, terutama perbankan. Bank di Indonesia diwajibkan untuk melakukan pemantauan lebih mendalam terhadap kualitas aset produktifnya, khususnya portofolio kredit. Saat ini, industri perbankan masih dihadapkan pada peningkatan risiko kredit yang disalurkan akibat pandemi Covid-19. Selain itu, regulator telah memperpanjang program restrukturisasi hingga tahun berikutnya. Hal ini akan menekan rasio Loan at Risk (LAR), yang juga meningkat. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini dapat berujung pada kredit bermasalah. Loan at Risk adalah indikator risiko pada kredit yang disalurkan yang terdiri dari kolektibilitas kredit satu yang telah direstrukturisasi, kolektibilitas dua...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-6ee11.webp" type="image/webp" length="238816" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-7e2d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kualitas-kredit-non-performing-loan-npl-profitabil-thumb-6ee11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Belanja Modal Infrastruktur Jalan Indeks Pembangunan Manusia dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Belanja Modal Infrastruktur Jalan Indeks Pembangunan Manusia dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Belanja Modal Infrastruktur Jalan Indeks Pembangunan Manusia dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48923-belanja-modal-daerah-investasi</link>
	<guid isPermaLink="false">c2da49f250cdc2a51cf6d9061e8d40f2</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 23:10:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh anis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anis,moh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana kebijakan penyaluran anggaran belanja modal dapat secara lebih efektif meningkatkan infrastruktur yang mendukung proses produksi di wilayah Sumatera Utara, serta mekanisme apa yang tepat untuk mengintegrasikan data pembangunan manusia dan tenaga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara: Bagaimana kebijakan penyaluran anggaran belanja modal dapat secara lebih efektif meningkatkan infrastruktur yang mendukung proses produksi di wilayah Sumatera Utara, serta mekanisme apa yang tepat untuk mengintegrasikan data pembangunan manusia dan tenaga kerja guna memaksimalkan kontribusi terhadap PDRB? Apakah strategi pelaporan dan transparansi penggunaan dana belanja modal dapat memperkuat perencanaan pembangunan jangka panjang di tingkat kabupaten/kota, dan bagaimana hal tersebut dapat diukur melalui indikator kinerja pembangunan? Sejauh mana peran sistem pendidikan dan pelatihan vokasi dalam meningkatkan kualitas angkatan kerja, serta metode terbaik untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan sektor infrastruktur dan industri lokal sehingga dapat mendorong peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi regional?. Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja secara positif dan signifikan mempengaruhi PDRB di Provinsi Sumatera Utara.Model efek tetap terbukti cocok untuk data panel yang digunakan Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Sumatera Utara. Data sekunder panel 2012Ac2020 dari 33 daerah menunjukkan bahwa Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, sedangkan Infrastruktur Jalan tidak signifikan. Model efek tetap (FixedAEffect) dipilih setelah uji Chow, Hausman, dan BreuschAePagan. Hasil estimasi menunjukkan koefisien Belanja Modal 0,0488, Indeks Pembangunan Manusia 2,8771, dan Angkatan Kerja 0,4759, dengan RAckuadrat 0,996. Penelitian ini menegaskan pentingnya investasi modal, pengembangan human capital, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-2215c.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-2215c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-2215c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-2215c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-1efc7.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-1efc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-1efc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-1efc7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-7a980.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-7a980.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-7a980.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-7a980.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48923-belanja-modal-daerah-investasi" title="JURIS - Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara" target="_blank">Analisis Pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara</a>: Bagaimana kebijakan penyaluran anggaran belanja modal dapat secara lebih efektif meningkatkan infrastruktur yang mendukung proses produksi di wilayah Sumatera Utara, serta mekanisme apa yang tepat untuk mengintegrasikan data pembangunan manusia dan tenaga kerja guna memaksimalkan kontribusi terhadap PDRB? Apakah strategi pelaporan dan transparansi penggunaan dana belanja modal dapat memperkuat perencanaan pembangunan jangka panjang di tingkat kabupaten/kota, dan bagaimana hal tersebut dapat diukur melalui indikator kinerja pembangunan? Sejauh mana peran sistem pendidikan dan pelatihan vokasi dalam meningkatkan kualitas angkatan kerja, serta metode terbaik untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan sektor infrastruktur dan industri lokal sehingga dapat mendorong peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi regional?.
<br>Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja secara positif dan signifikan mempengaruhi PDRB di Provinsi Sumatera Utara.Model efek tetap terbukti cocok untuk data panel yang digunakan
<br>Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh Belanja Modal, Infrastruktur Jalan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Sumatera Utara. Data sekunder panel 2012Ac2020 dari 33 daerah menunjukkan bahwa Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, sedangkan Infrastruktur Jalan tidak signifikan. Model efek tetap (FixedAEffect) dipilih setelah uji Chow, Hausman, dan BreuschAePagan. Hasil estimasi menunjukkan koefisien Belanja Modal 0,0488, Indeks Pembangunan Manusia 2,8771, dan Angkatan Kerja 0,4759, dengan RAckuadrat 0,996. Penelitian ini menegaskan pentingnya investasi modal, pengembangan human capital, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-2215c.webp" type="image/webp" length="240046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-2215c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-1efc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/belanja-modal-daerah-investasi-manusia-indeks-pemb-thumb-7a980.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48944-risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-sya</link>
	<guid isPermaLink="false">081a46c49bd1642833e0969cbf3b0ffc</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 22:38:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eras destian ]]></category>
	<category><![CDATA[ polin ramles ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva cornelia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cornelia,destian,eras,eva,polin,ramles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam penelitian selanjutnya dapat diteliti dampak jangka panjang moral hazard terhadap portofolio risiko bank syariah dan uji efektivitas sistem monitoring berbasis teknologi. Selanjutnya, perlu diteliti bagaimana peran lembaga pengawasan dan pengendalian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia: Dalam penelitian selanjutnya dapat diteliti dampak jangka panjang moral hazard terhadap portofolio risiko bank syariah dan uji efektivitas sistem monitoring berbasis teknologi. Selanjutnya, perlu diteliti bagaimana peran lembaga pengawasan dan pengendalian internal dalam mencegah adverse selection melalui model prediksi risiko menggunakan data big data. Terakhir, dapat dilakukan studi perbandingan antara bank syariah di Indonesia dengan negara lain untuk memahami adaptasi kebijakan etika syariah dalam mengurangi asymmetri informasi.. Asymmetric info di perbankan syariah di Indonesia berupa adverse selection dan moral hazard.Adverse selection muncul sebelum akad, memicu potensi risiko gagal bayar.Moral hazard terjadi setelah dana disalurkan, mengurangi kualitas pembiayaan.Penanganan melibatkan screening, verifikasi, monitoring, dan etika syariah.memperkuat screening, meningkatkan etika masyarakat, serta penelitian lebih luas tentang kasus nyata asymmetric info Mudharabah merupakan produk inti perbankan syariah yang masih terbatas, karena risiko agensi tinggi yang disebabkan oleh asymmetri informasi. Kajian ini memformulasikan masalah asymmetric information dalam pembiayaan mudharabah, baik dalam bentuk adverse selection maupun moral hazard, serta upaya penguranginya. Metode penelitian adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, menggunakan data primer (wawancara karyawan bank syariah) dan data sekunder (statistik perbankan syariah). Hasilnya menunjukkan bahwa asymmetri informasi terjadi di dua fase: sebelum penandatanganan akad (adverse selection) dan setelah dana disalurkan (moral hazard). Dampaknya meliputi risiko gagal bayar dan penurunan kualitas pembiayaan. Penanganannya melibatkan screening, verifikasi, monitoring, dan penerapan etika syariah. Rekomendasi menekankan peningkatan prosedur screening, peningkatan kesadaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-99af2.webp" title="JURIS - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-99af2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-99af2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-99af2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-b524b.webp" title="JURIS - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-b524b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-b524b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-b524b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-a63e4.webp" title="JURIS - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-a63e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-a63e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-a63e4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48944-risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-sya" title="JURIS - Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia" target="_blank">Analisis Asymmetric Information Dalam Penerapan Pembiayaan Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia</a>: Dalam penelitian selanjutnya dapat diteliti dampak jangka panjang moral hazard terhadap portofolio risiko bank syariah dan uji efektivitas sistem monitoring berbasis teknologi. Selanjutnya, perlu diteliti bagaimana peran lembaga pengawasan dan pengendalian internal dalam mencegah adverse selection melalui model prediksi risiko menggunakan data big data. Terakhir, dapat dilakukan studi perbandingan antara bank syariah di Indonesia dengan negara lain untuk memahami adaptasi kebijakan etika syariah dalam mengurangi asymmetri informasi..
<br>Asymmetric info di perbankan syariah di Indonesia berupa adverse selection dan moral hazard.Adverse selection muncul sebelum akad, memicu potensi risiko gagal bayar.Moral hazard terjadi setelah dana disalurkan, mengurangi kualitas pembiayaan.Penanganan melibatkan screening, verifikasi, monitoring, dan etika syariah.memperkuat screening, meningkatkan etika masyarakat, serta penelitian lebih luas tentang kasus nyata asymmetric info
<br>Mudharabah merupakan produk inti perbankan syariah yang masih terbatas, karena risiko agensi tinggi yang disebabkan oleh asymmetri informasi. Kajian ini memformulasikan masalah asymmetric information dalam pembiayaan mudharabah, baik dalam bentuk adverse selection maupun moral hazard, serta upaya penguranginya. Metode penelitian adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, menggunakan data primer (wawancara karyawan bank syariah) dan data sekunder (statistik perbankan syariah). Hasilnya menunjukkan bahwa asymmetri informasi terjadi di dua fase: sebelum penandatanganan akad (adverse selection) dan setelah dana disalurkan (moral hazard). Dampaknya meliputi risiko gagal bayar dan penurunan kualitas pembiayaan. Penanganannya melibatkan screening, verifikasi, monitoring, dan penerapan etika syariah. Rekomendasi menekankan peningkatan prosedur screening, peningkatan kesadaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-a63e4.webp" type="image/webp" length="252040" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-99af2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-b524b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/risiko-gagal-panen-moral-hazard-prinsip-syariah-is-thumb-a63e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990 2020 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990 2020 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990 2020 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48934-jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan</link>
	<guid isPermaLink="false">d207649bb79cca83de70f8c52f640b38</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 22:27:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh anis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anis,moh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh variabel-variabel lain, seperti investasi, ekspor, dan teknologi, terhadap pertumbuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh variabel-variabel lain, seperti investasi, ekspor, dan teknologi, terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kedua, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menggunakan data yang lebih terkini, misalnya dengan menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi pasca-pandemi Covid-19. Ketiga, penelitian ini juga dapat diperluas dengan menganalisis dampak variabel-variabel tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi di tingkat regional atau provinsi di Indonesia, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data mengenai dampak impor, inflasi, dan konsumsi rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam jangka panjang dan pendek dapat ditarik sejumlah kesimpulan.Dari segi variabel impor berdampak positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.Variabel inflasi dalam jangka panjang dan pendek tidak berpengaruh positif tetapi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.Konsumsi rumah tangga dapat memberikan dampak positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek Setiap negara maupun wilayah pasti menginginkan pertumbuhan ekonomi yang baik dari negara maju hingga negara berkembang, termasuk Indonesia. Pertumbuhan ekonomi merupakan indicator penting pada pengukuran tingkat kesejahteraan dalam masyarakat. Pertumbuhan ekonomi sebagai ukuran kegiatan masyarakat dalam rangka menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dalam suatu periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi yakni proses peningkatan output perkapita. Konsep ini mencakup tiga elemen utama, yaitu proses, output per kapita, dan jangka panjang. Proses tersebut... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-ece5d.webp" title="JURIS - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-ece5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-ece5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-ece5d.webp 1x" title="JURIS - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020" alt="JURIS - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-f13b8.webp" title="JURIS - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-f13b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-f13b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-f13b8.webp 1x" title="JURIS - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020" alt="JURIS - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-fcfb6.webp" title="JURIS - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-fcfb6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-fcfb6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-fcfb6.webp 1x" title="JURIS - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020" alt="JURIS - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48934-jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan" title="JURIS - Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020" target="_blank">Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2020</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh variabel-variabel lain, seperti investasi, ekspor, dan teknologi, terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kedua, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menggunakan data yang lebih terkini, misalnya dengan menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi pasca-pandemi Covid-19. Ketiga, penelitian ini juga dapat diperluas dengan menganalisis dampak variabel-variabel tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi di tingkat regional atau provinsi di Indonesia, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah..
<br>Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data mengenai dampak impor, inflasi, dan konsumsi rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam jangka panjang dan pendek dapat ditarik sejumlah kesimpulan.Dari segi variabel impor berdampak positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.Variabel inflasi dalam jangka panjang dan pendek tidak berpengaruh positif tetapi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.Konsumsi rumah tangga dapat memberikan dampak positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek
<br>Setiap negara maupun wilayah pasti menginginkan pertumbuhan ekonomi yang baik dari negara maju hingga negara berkembang, termasuk Indonesia. Pertumbuhan ekonomi merupakan indicator penting pada pengukuran tingkat kesejahteraan dalam masyarakat. Pertumbuhan ekonomi sebagai ukuran kegiatan masyarakat dalam rangka menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dalam suatu periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi yakni proses peningkatan output perkapita. Konsep ini mencakup tiga elemen utama, yaitu proses, output per kapita, dan jangka panjang. Proses tersebut...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-f13b8.webp" type="image/webp" length="256872" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-ece5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-f13b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/jangka-pendek-remitansi-pertumbuhan-ekonomi-impor-thumb-fcfb6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990 2019 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990 2019 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990 2019 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48927-pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-b</link>
	<guid isPermaLink="false">cdb96dbb57e5f95641b47844b3f0a691</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 22:10:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eras destian ]]></category>
	<category><![CDATA[ polin ramles ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva cornelia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cornelia,destian,eras,eva,polin,ramles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis data dan pembahasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan. Pemerintah perlu merancang kebijakan untuk menjamin kelangsungan iklim investasi yang kondusif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019: Berdasarkan analisis data dan pembahasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan. Pemerintah perlu merancang kebijakan untuk menjamin kelangsungan iklim investasi yang kondusif bagi investor asing dan domestik di Indonesia. Pemerintah memperbaiki sistem administrasi ekspor dan struktur ekspor dimana semakin tinggi nilai ekspor maka PDB akan meningkat. Pemerintah perlu menekankan kegiatan impor dengan mengurangi pemakaian produk luar negeri sehingga dapat meningkatkan produktivitas perekonomian. Pemerintah membuat kebijakan yang berpengaruh langsung terhadap peningkatan neraca transaksi berjalan, sehingga dapat memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan.. Dalam waktu singkat serta lama variabel PMA berdampak positif serta tidak signifikan pada PDB, sehingga variabel PMA tidak mempengaruhi variabel PDB.Dalam jangka pendek variabel ekspor berdampak positif dan signifikan pada PDB.Hal tersebut menyebutkan jika ekspor meningkat maka PDB juga akan meningkat.Sementara pada jangka panjang komponen ekspor berdampak negatif serta signifikan pada PDB.Hal tersebut menunjukkan bahwa perubahan ekspor akan menyebabkan penurunan PDB sebesar 3.Pada jangka pendek serta jangka panjang komponen impor berdampak negatif serta signifkan pada PDB.Sehingga bila impor naik maka PDB akan mengalami penurunan.Dalam jangka pendek komponen neraca transaksi berjalan berdampak negatif serta signifikan pada PDB, sehingga jika pendapatan nasional naik membuat rerata neraca transaksi berjalan dalam jangka pendek dapat terjadi defisit.Hal tersebut membuktikan jika pendapatan nasional tinggi menggambarkan aktivitas perekonomian semakin meningkat.Angka kegiatan ekonomi yang tinggi menggambarkan pengeluaran pemerintah, perusahaan, ataupun rumah tangga semakin tinggi juga.Hasil penelitian tersebut selaras pada penelitian Ramadhani (2015) dan Ukhrowiyah (2014) yang menyebutkan jika pendapatan nasional memberikan pengaruh negatif signifikan pada neraca transaksi berjalan Pertumbuhan ekonomi menjadi bagian komponen guna menilai dan mengevaluasi kondisi pembangunan ekonomi pada sebuah negara. Pertumbuhan ekonomi suatu negara terjadi apabila terjadi pendapatan nasional yang meningkat serta kenaikan output. Meningkatnya pendapatan nasional tersebut bisa dilihat dari banyaknya total Produk Domestik Bruto (PDB) yang diperoleh per tahun. Mankiw (2007) mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi adalah tolak ukur guna melihat seberapa tinggi keberhasilan pembangunan ekonomi sebuah negara serta menjadi alat untuk menentukan kebijakan pembangunan berikutnya. Pertumbuhan ekonomi di negara berkembang diiringi dengan berbagai permasalahan, salah satunya faktor global. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-82242.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-82242.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-82242.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-82242.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-b4135.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-b4135.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-b4135.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-b4135.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-5a549.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-5a549.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-5a549.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-5a549.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48927-pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-b" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019" target="_blank">Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1990-2019</a>: Berdasarkan analisis data dan pembahasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan. Pemerintah perlu merancang kebijakan untuk menjamin kelangsungan iklim investasi yang kondusif bagi investor asing dan domestik di Indonesia. Pemerintah memperbaiki sistem administrasi ekspor dan struktur ekspor dimana semakin tinggi nilai ekspor maka PDB akan meningkat. Pemerintah perlu menekankan kegiatan impor dengan mengurangi pemakaian produk luar negeri sehingga dapat meningkatkan produktivitas perekonomian. Pemerintah membuat kebijakan yang berpengaruh langsung terhadap peningkatan neraca transaksi berjalan, sehingga dapat memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan..
<br>Dalam waktu singkat serta lama variabel PMA berdampak positif serta tidak signifikan pada PDB, sehingga variabel PMA tidak mempengaruhi variabel PDB.Dalam jangka pendek variabel ekspor berdampak positif dan signifikan pada PDB.Hal tersebut menyebutkan jika ekspor meningkat maka PDB juga akan meningkat.Sementara pada jangka panjang komponen ekspor berdampak negatif serta signifikan pada PDB.Hal tersebut menunjukkan bahwa perubahan ekspor akan menyebabkan penurunan PDB sebesar 3.Pada jangka pendek serta jangka panjang komponen impor berdampak negatif serta signifkan pada PDB.Sehingga bila impor naik maka PDB akan mengalami penurunan.Dalam jangka pendek komponen neraca transaksi berjalan berdampak negatif serta signifikan pada PDB, sehingga jika pendapatan nasional naik membuat rerata neraca transaksi berjalan dalam jangka pendek dapat terjadi defisit.Hal tersebut membuktikan jika pendapatan nasional tinggi menggambarkan aktivitas perekonomian semakin meningkat.Angka kegiatan ekonomi yang tinggi menggambarkan pengeluaran pemerintah, perusahaan, ataupun rumah tangga semakin tinggi juga.Hasil penelitian tersebut selaras pada penelitian Ramadhani (2015) dan Ukhrowiyah (2014) yang menyebutkan jika pendapatan nasional memberikan pengaruh negatif signifikan pada neraca transaksi berjalan
<br>Pertumbuhan ekonomi menjadi bagian komponen guna menilai dan mengevaluasi kondisi pembangunan ekonomi pada sebuah negara. Pertumbuhan ekonomi suatu negara terjadi apabila terjadi pendapatan nasional yang meningkat serta kenaikan output. Meningkatnya pendapatan nasional tersebut bisa dilihat dari banyaknya total Produk Domestik Bruto (PDB) yang diperoleh per tahun. Mankiw (2007) mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi adalah tolak ukur guna melihat seberapa tinggi keberhasilan pembangunan ekonomi sebuah negara serta menjadi alat untuk menentukan kebijakan pembangunan berikutnya. Pertumbuhan ekonomi di negara berkembang diiringi dengan berbagai permasalahan, salah satunya faktor global.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-5a549.webp" type="image/webp" length="265024" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-82242.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-b4135.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/pdb-ekspor-impor-pendek-variabel-domestik-bruto-ko-thumb-5a549.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN PROFITABILITAS DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN PROFITABILITAS DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN PROFITABILITAS DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48926-kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">53f22d43d048c20324474d7ef7bd4e22</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 22:00:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh anis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anis,moh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan, seperti Good Corporate Governance, ukuran perusahaan, dan faktor-faktor eksternal seperti kondisi ekonomi dan pasar modal. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan, seperti Good Corporate Governance, ukuran perusahaan, dan faktor-faktor eksternal seperti kondisi ekonomi dan pasar modal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode analisis yang lebih kompleks, seperti analisis panel data atau analisis regresi multivariat, untuk mengidentifikasi hubungan kausal antara variabel-variabel tersebut dengan nilai perusahaan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami dinamika nilai perusahaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen, profitabilitas, dan leverage memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Kebijakan dividen yang tinggi akan meningkatkan nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas yang tinggi juga akan berdampak positif pada nilai perusahaan.Namun, leverage yang tinggi justru dapat menurunkan nilai perusahaan.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan dan dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh kebijakan dividen, profitabilitas, dan leverage terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2019-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas juga terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan leverage terbukti memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini mendukung teori agency cost yang menyatakan bahwa kebijakan dividen dan profitabilitas dapat meningkatkan nilai perusahaan, sedangkan leverage yang tinggi dapat menurunkan nilai perusahaan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-a4534.webp" title="JURIS - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-a4534.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-a4534.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-a4534.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN" alt="JURIS - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-8a16e.webp" title="JURIS - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-8a16e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-8a16e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-8a16e.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN" alt="JURIS - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-80c15.webp" title="JURIS - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-80c15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-80c15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-80c15.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN" alt="JURIS - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48926-kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe" title="JURIS - PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN" target="_blank">PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan, seperti Good Corporate Governance, ukuran perusahaan, dan faktor-faktor eksternal seperti kondisi ekonomi dan pasar modal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode analisis yang lebih kompleks, seperti analisis panel data atau analisis regresi multivariat, untuk mengidentifikasi hubungan kausal antara variabel-variabel tersebut dengan nilai perusahaan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami dinamika nilai perusahaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen, profitabilitas, dan leverage memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Kebijakan dividen yang tinggi akan meningkatkan nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas yang tinggi juga akan berdampak positif pada nilai perusahaan.Namun, leverage yang tinggi justru dapat menurunkan nilai perusahaan.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan dan dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh kebijakan dividen, profitabilitas, dan leverage terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2019-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas juga terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan leverage terbukti memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini mendukung teori agency cost yang menyatakan bahwa kebijakan dividen dan profitabilitas dapat meningkatkan nilai perusahaan, sedangkan leverage yang tinggi dapat menurunkan nilai perusahaan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-a4534.webp" type="image/webp" length="181930" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-a4534.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-8a16e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/kebijakan-dividen-profitabilitas-leverage-nilai-pe-thumb-80c15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48931-efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-f</link>
	<guid isPermaLink="false">3cec92b4f79c0544006c629cd83e840e</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 21:50:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh anis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anis,moh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis dampak insentif fiskal terhadap ekspor di Kawasan Berikat dengan mempertimbangkan faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis dampak insentif fiskal terhadap ekspor di Kawasan Berikat dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kinerja perusahaan, kebijakan pemerintah, dan kondisi pasar global. 2. Menganalisis efektivitas insentif fiskal dalam bentuk penangguhan bea masuk terhadap ekspor di Kawasan Berikat dengan membandingkan data sebelum dan sesudah penerapan insentif tersebut. 3. Meneliti dampak jangka panjang dari insentif fiskal terhadap ekspor di Kawasan Berikat, termasuk dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan kontribusi terhadap pendapatan negara. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas kebijakan insentif fiskal dalam mendukung ekspor dan pemulihan ekonomi nasional.. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek insentif fiskal dalam bentuk penangguhan bea masuk terhadap ekspor di Kawasan Berikat, yang diukur dengan nilai ekspor.Data yang digunakan adalah data time series terkait ekspor di Kawasan Berikat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Timur (Kanwil Bea Cukai Kalbagtim) dalam periode 35 bulan (2019-2021).Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut.Nilai insentif fiskal dalam bentuk penangguhan bea masuk memiliki efek positif dan signifikan terhadap ekspor di Kawasan Berikat pada tingkat kepercayaan 95%.Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi insentif fiskal yang diberikan kepada perusahaan di Kawasan Berikat, semakin tinggi pula tingkat ekspor.Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat secara parsial tidak memiliki efek signifikan terhadap ekspor di Kawasan Berikat, atau dengan kata lain, fluktuasi nilai tukar rupiah tidak mempengaruhi nilai ekspor di Kawasan Berikat.Fasilitasi fiskal dari pemerintah di Kawasan Berikat memberikan efek positif dan signifikan terhadap pertumbuhan nilai ekspor, sehingga fasilitasi ini harus terus berjalan.Fasilitasi ini juga perlu diperluas sehingga pemerintah tidak hanya memfasilitasi industri besar, tetapi juga industri kecil dan menengah.Peningkatan ekspor ini membantu upaya Pemulihan Ekonomi Nasional dari pandemi saat ini Upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi adalah mendorong ekspor dengan memberikan insentif fiskal kepada perusahaan di Kawasan Berikat. Perusahaan yang diberikan fasilitas ini harus berkomitmen untuk meningkatkan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris terkait efek insentif fiskal dalam bentuk penangguhan bea masuk dan nilai tukar terhadap ekspor. Ini adalah studi kuantitatif menggunakan analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder dari 4 perusahaan di Kawasan Berikat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kalimantan Timur antara Januari 2019 dan Desember 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitasi fiskal memiliki efek positif dan signifikan terhadap nilai ekspor, sedangkan nilai tukar rupiah tidak memiliki efek signifikan. Hal ini mendukung upaya pemerintah dalam memberikan fasilitasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-9105a.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-9105a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-9105a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-9105a.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones" alt="JURIS - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-6352c.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-6352c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-6352c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-6352c.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones" alt="JURIS - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-2d128.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-2d128.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-2d128.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-2d128.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones" alt="JURIS - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48931-efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-f" title="JURIS - The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones" target="_blank">The Effectiveness of Fiscal Incentive Policy in Bonded Zones</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis dampak insentif fiskal terhadap ekspor di Kawasan Berikat dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kinerja perusahaan, kebijakan pemerintah, dan kondisi pasar global. 2. Menganalisis efektivitas insentif fiskal dalam bentuk penangguhan bea masuk terhadap ekspor di Kawasan Berikat dengan membandingkan data sebelum dan sesudah penerapan insentif tersebut. 3. Meneliti dampak jangka panjang dari insentif fiskal terhadap ekspor di Kawasan Berikat, termasuk dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan kontribusi terhadap pendapatan negara. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas kebijakan insentif fiskal dalam mendukung ekspor dan pemulihan ekonomi nasional..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek insentif fiskal dalam bentuk penangguhan bea masuk terhadap ekspor di Kawasan Berikat, yang diukur dengan nilai ekspor.Data yang digunakan adalah data time series terkait ekspor di Kawasan Berikat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Timur (Kanwil Bea Cukai Kalbagtim) dalam periode 35 bulan (2019-2021).Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut.Nilai insentif fiskal dalam bentuk penangguhan bea masuk memiliki efek positif dan signifikan terhadap ekspor di Kawasan Berikat pada tingkat kepercayaan 95%.Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi insentif fiskal yang diberikan kepada perusahaan di Kawasan Berikat, semakin tinggi pula tingkat ekspor.Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat secara parsial tidak memiliki efek signifikan terhadap ekspor di Kawasan Berikat, atau dengan kata lain, fluktuasi nilai tukar rupiah tidak mempengaruhi nilai ekspor di Kawasan Berikat.Fasilitasi fiskal dari pemerintah di Kawasan Berikat memberikan efek positif dan signifikan terhadap pertumbuhan nilai ekspor, sehingga fasilitasi ini harus terus berjalan.Fasilitasi ini juga perlu diperluas sehingga pemerintah tidak hanya memfasilitasi industri besar, tetapi juga industri kecil dan menengah.Peningkatan ekspor ini membantu upaya Pemulihan Ekonomi Nasional dari pandemi saat ini
<br>Upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi adalah mendorong ekspor dengan memberikan insentif fiskal kepada perusahaan di Kawasan Berikat. Perusahaan yang diberikan fasilitas ini harus berkomitmen untuk meningkatkan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris terkait efek insentif fiskal dalam bentuk penangguhan bea masuk dan nilai tukar terhadap ekspor. Ini adalah studi kuantitatif menggunakan analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder dari 4 perusahaan di Kawasan Berikat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kalimantan Timur antara Januari 2019 dan Desember 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitasi fiskal memiliki efek positif dan signifikan terhadap nilai ekspor, sedangkan nilai tukar rupiah tidak memiliki efek signifikan. Hal ini mendukung upaya pemerintah dalam memberikan fasilitasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-2d128.webp" type="image/webp" length="191190" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-9105a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-6352c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/efek-positif-buku-insentif-fiskal-ppnbm-ekspor-pem-thumb-2d128.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID 19 Menggunakan Multiple Classification Analysis MCA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID 19 Menggunakan Multiple Classification Analysis MCA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID 19 Menggunakan Multiple Classification Analysis MCA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48929-penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip</link>
	<guid isPermaLink="false">40a7127bbb3b3a4bc9a32f42404ca33d</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 21:40:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh anis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anis,moh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis determinan kemiskinan di Indonesia dengan menambahkan determinan lain, seperti tingkat pendidikan, akses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis determinan kemiskinan di Indonesia dengan menambahkan determinan lain, seperti tingkat pendidikan, akses terhadap layanan kesehatan, dan faktor-faktor sosial budaya. Kedua, penelitian dapat dilakukan secara regional, dengan mengelompokkan provinsi yang memiliki kesamaan karakteristik kesejahteraan masyarakatnya, untuk melihat perbedaan dan kesamaan determinan kemiskinan di setiap wilayah. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pandemi COVID-19 terhadap kemiskinan secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti perubahan struktur ekonomi, kebijakan pemerintah, dan perilaku masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami dan mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia, khususnya dalam situasi pandemi COVID-19.. Secara umum, persentase penduduk miskin pada provinsi di Indonesia saat adanya pandemi COVID-19 mengalami kenaikan dibandingkan sebelum pandemi.Sebelum terjadi pandemi, di tahun 2019, TPT, IPM, angka morbiditas, dan persentase pekerja sektor informal berpengaruh terhadap persentase penduduk miskin.Saat terjadi pandemi COVID-19, variabel yang memengaruhi persentase penduduk miskin adalah IPM dan angka morbiditas.Selain itu, terdapat perbedaan variabel-variabel yang memengaruhi persentase penduduk miskin sebelum dan saat pandemi COVID-19 Persentase orang miskin di Indonesia telah meningkat selama pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang persentase orang miskin di setiap provinsi di Indonesia sebelum dan selama pandemi COVID-19, serta untuk mengidentifikasi dan membandingkan variabel-variabel yang mempengaruhi persentase orang miskin sebelum dan selama pandemi. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berasal dari Statistik Indonesia tahun 2019 dan 2020. Analisis deskriptif menggunakan grafik dan tabel digunakan untuk melihat gambaran umum persentase orang miskin di setiap provinsi di Indonesia sebelum dan selama pandemi COVID-19. Analisis inferensial menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA) digunakan untuk menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi persentase orang miskin di Indonesia sebelum dan selama pandemi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-0ac0e.webp" title="JURIS - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-0ac0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-0ac0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-0ac0e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)" alt="JURIS - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-6572e.webp" title="JURIS - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-6572e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-6572e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-6572e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)" alt="JURIS - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-4a3a7.webp" title="JURIS - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-4a3a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-4a3a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-4a3a7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)" alt="JURIS - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48929-penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip" title="JURIS - Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)" target="_blank">Analisis Determinan Kemiskinan Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis determinan kemiskinan di Indonesia dengan menambahkan determinan lain, seperti tingkat pendidikan, akses terhadap layanan kesehatan, dan faktor-faktor sosial budaya. Kedua, penelitian dapat dilakukan secara regional, dengan mengelompokkan provinsi yang memiliki kesamaan karakteristik kesejahteraan masyarakatnya, untuk melihat perbedaan dan kesamaan determinan kemiskinan di setiap wilayah. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pandemi COVID-19 terhadap kemiskinan secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti perubahan struktur ekonomi, kebijakan pemerintah, dan perilaku masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami dan mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia, khususnya dalam situasi pandemi COVID-19..
<br>Secara umum, persentase penduduk miskin pada provinsi di Indonesia saat adanya pandemi COVID-19 mengalami kenaikan dibandingkan sebelum pandemi.Sebelum terjadi pandemi, di tahun 2019, TPT, IPM, angka morbiditas, dan persentase pekerja sektor informal berpengaruh terhadap persentase penduduk miskin.Saat terjadi pandemi COVID-19, variabel yang memengaruhi persentase penduduk miskin adalah IPM dan angka morbiditas.Selain itu, terdapat perbedaan variabel-variabel yang memengaruhi persentase penduduk miskin sebelum dan saat pandemi COVID-19
<br>Persentase orang miskin di Indonesia telah meningkat selama pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang persentase orang miskin di setiap provinsi di Indonesia sebelum dan selama pandemi COVID-19, serta untuk mengidentifikasi dan membandingkan variabel-variabel yang mempengaruhi persentase orang miskin sebelum dan selama pandemi. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berasal dari Statistik Indonesia tahun 2019 dan 2020. Analisis deskriptif menggunakan grafik dan tabel digunakan untuk melihat gambaran umum persentase orang miskin di setiap provinsi di Indonesia sebelum dan selama pandemi COVID-19. Analisis inferensial menggunakan Multiple Classification Analysis (MCA) digunakan untuk menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi persentase orang miskin di Indonesia sebelum dan selama pandemi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-0ac0e.webp" type="image/webp" length="187830" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-0ac0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-6572e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/penduduk-miskin-kemiskinan-pandemi-covid-19-multip-thumb-4a3a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48940-pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-desen</link>
	<guid isPermaLink="false">4edbcc48a7603534fd6855d549058ce3</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 21:31:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eras destian ]]></category>
	<category><![CDATA[ polin ramles ]]></category>
	<category><![CDATA[ eva cornelia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cornelia,destian,eras,eva,polin,ramles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan derajat desentralisasi fiskal, pemerintah Pematangsiantar dapat melakukan upaya intensif untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, terutama dari pajak dan retribusi. Pemerintah juga perlu menetapkan kebijakan pembangunan dengan prioritas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar: Untuk meningkatkan derajat desentralisasi fiskal, pemerintah Pematangsiantar dapat melakukan upaya intensif untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, terutama dari pajak dan retribusi. Pemerintah juga perlu menetapkan kebijakan pembangunan dengan prioritas produk unggulan dan sektor unggulan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, pemerintah dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan melengkapi sarana dan prasarana, mendukung jalannya kurikulum, menambah tenaga didik berpengalaman, dan melakukan berbagai kegiatan pendidikan lainnya.. Kesimpulan penelitian ini adalah derajat desentralisasi fiskal di Pematangsiantar masih sangat rendah, yaitu hanya 8% dan tergolong sangat kurang.Derajat desentralisasi fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.Koefisien determinasi menunjukkan bahwa proporsi pengaruh variabel derajat desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 59,34%.Perkiraan pertumbuhan ekonomi di Pematangsiantar untuk 5 tahun ke depan menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal di Kota Pematangsiantar selama periode 2006-2020. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan model analisis linier sederhana dengan variabel pertumbuhan ekonomi sebagai variabel terikat dan derajat desentralisasi fiskal sebagai variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata derajat desentralisasi fiskal di Pematangsiantar masih rendah, yaitu 8%. Derajat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-59814.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-59814.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-59814.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-59814.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-cf7cf.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-cf7cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-cf7cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-cf7cf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-fee13.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-fee13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-fee13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-fee13.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48940-pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-desen" title="JURIS - Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar" target="_blank">Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Pematangsiantar</a>: Untuk meningkatkan derajat desentralisasi fiskal, pemerintah Pematangsiantar dapat melakukan upaya intensif untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, terutama dari pajak dan retribusi. Pemerintah juga perlu menetapkan kebijakan pembangunan dengan prioritas produk unggulan dan sektor unggulan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, pemerintah dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan melengkapi sarana dan prasarana, mendukung jalannya kurikulum, menambah tenaga didik berpengalaman, dan melakukan berbagai kegiatan pendidikan lainnya..
<br>Kesimpulan penelitian ini adalah derajat desentralisasi fiskal di Pematangsiantar masih sangat rendah, yaitu hanya 8% dan tergolong sangat kurang.Derajat desentralisasi fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.Koefisien determinasi menunjukkan bahwa proporsi pengaruh variabel derajat desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 59,34%.Perkiraan pertumbuhan ekonomi di Pematangsiantar untuk 5 tahun ke depan menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal di Kota Pematangsiantar selama periode 2006-2020. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan model analisis linier sederhana dengan variabel pertumbuhan ekonomi sebagai variabel terikat dan derajat desentralisasi fiskal sebagai variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata derajat desentralisasi fiskal di Pematangsiantar masih rendah, yaitu 8%. Derajat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-59814.webp" type="image/webp" length="102778" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-59814.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-cf7cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pengaruh-derajat-rasio-desentralisasi-fiskal-pertu-thumb-fee13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48922-sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sud</link>
	<guid isPermaLink="false">cfd8a6e85f213768923d56c83f3ed93c</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 21:28:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh anis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anis,moh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai implementasi dan dampak ekonomi Islam dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana ekonomi Islam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai implementasi dan dampak ekonomi Islam dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana ekonomi Islam dapat diterapkan dalam sistem ekonomi modern, khususnya dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam penerapan ekonomi Islam di berbagai negara, termasuk Indonesia, dan bagaimana sistem ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat setempat.. Perbedaan ekonomi islam dan ekonomi kapitalis mempunyai ciri khusus yang dimana ekonomi islam menjadi jalan lain untuk peradaban yang lebih baik.Namun demikian, penerapan ekonomi islam masih banyak kendala dan belum banyak Negara yang memakai system ekonomi islam.Pemerintah seagai pemegang kebijakan hingga mindset masyarakat yang sudah nyaman dengan system kapitalis.Untuk mengubah pola pikir masyarakat yang sudah terlanjur mendarah daging tentang konsep ekonomi kapitalis dibutuhkan kesabaran dan kegigihan yang kuat.Penerapan ekonomi Islam harus menyeluruh, walaupun dilakukan secara bertahap.Jihad untuk menegakkan teori ekonomi Islam harus dimulai dari sekolah-sekolah dasar hingga perguruan tinggi.Karena selama ini buku-buku pelajaran yang diajarkan adalah teori ekonomi kapitalis Kehebatan teori ekonomi kapitalis telah dipertanyakan oleh banyak ekonom. Karena krisis ekonomi selalu terjadi sepanjang sejarah, diperlukan teori ekonomi alternatif. Teori ekonomi yang diharapkan adalah sistem ekonomi yang mampu menciptakan keadilan dan kemakmuran bersama, disertai dengan konsep berkah dunia dan akhirat. Ini adalah teori ekonomi Islam yang akan membawa keadilan dan kemakmuran secara menyeluruh. Sistem Ekonomi Islam membedakan antara pembahasan ekonomi dari sudut pandang produksi barang dan jasa yang termasuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-7665b.webp" title="JURIS - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-7665b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-7665b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-7665b.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme" alt="JURIS - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-ffbbc.webp" title="JURIS - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-ffbbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-ffbbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-ffbbc.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme" alt="JURIS - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-c0480.webp" title="JURIS - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-c0480.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-c0480.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-c0480.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme" alt="JURIS - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48922-sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sud" title="JURIS - Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme" target="_blank">Perbandingan Antara Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalisme</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai implementasi dan dampak ekonomi Islam dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana ekonomi Islam dapat diterapkan dalam sistem ekonomi modern, khususnya dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam penerapan ekonomi Islam di berbagai negara, termasuk Indonesia, dan bagaimana sistem ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat setempat..
<br>Perbedaan ekonomi islam dan ekonomi kapitalis mempunyai ciri khusus yang dimana ekonomi islam menjadi jalan lain untuk peradaban yang lebih baik.Namun demikian, penerapan ekonomi islam masih banyak kendala dan belum banyak Negara yang memakai system ekonomi islam.Pemerintah seagai pemegang kebijakan hingga mindset masyarakat yang sudah nyaman dengan system kapitalis.Untuk mengubah pola pikir masyarakat yang sudah terlanjur mendarah daging tentang konsep ekonomi kapitalis dibutuhkan kesabaran dan kegigihan yang kuat.Penerapan ekonomi Islam harus menyeluruh, walaupun dilakukan secara bertahap.Jihad untuk menegakkan teori ekonomi Islam harus dimulai dari sekolah-sekolah dasar hingga perguruan tinggi.Karena selama ini buku-buku pelajaran yang diajarkan adalah teori ekonomi kapitalis
<br>Kehebatan teori ekonomi kapitalis telah dipertanyakan oleh banyak ekonom. Karena krisis ekonomi selalu terjadi sepanjang sejarah, diperlukan teori ekonomi alternatif. Teori ekonomi yang diharapkan adalah sistem ekonomi yang mampu menciptakan keadilan dan kemakmuran bersama, disertai dengan konsep berkah dunia dan akhirat. Ini adalah teori ekonomi Islam yang akan membawa keadilan dan kemakmuran secara menyeluruh. Sistem Ekonomi Islam membedakan antara pembahasan ekonomi dari sudut pandang produksi barang dan jasa yang termasuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-ffbbc.webp" type="image/webp" length="281158" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-7665b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-ffbbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/sistem-ekonomi-palestina-islam-prinsip-sudut-panda-thumb-c0480.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48924-analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs</link>
	<guid isPermaLink="false">2f768397072039d547a5deee08bae325</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 21:05:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh anis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anis,moh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berbagai penelitian seharusnya memperluas analisis dengan memeriksa efek interaksi antara suku bunga dan nilai tukar pada konteks ekonomi Indonesia, misalnya melalui model VAR atau panel data yang mengakomodasi variabilitas sektor. Selain itu, studi longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi: Berbagai penelitian seharusnya memperluas analisis dengan memeriksa efek interaksi antara suku bunga dan nilai tukar pada konteks ekonomi Indonesia, misalnya melalui model VAR atau panel data yang mengakomodasi variabilitas sektor. Selain itu, studi longitudinal yang memanfaatkan data mikroAcwaktu dapat mengidentifikasi bagaimana redistribusi pajak memengaruhi produktivitas tenaga kerja di daerah pedesaan dibandingkan kota, sehingga pemerintah dapat menyesuaikan kebijakan fiskal lokal. Akhirnya, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi dampak kebijakan moneter nonActradisional, seperti operasi pasar terbuka atau pegangan likuiditas, terhadap penyerapan tenaga kerja dini dan pertumbuhan ekonomi jangka menengah, sehingga memberikan dasar empiris bagi penyesuaian kebijakan fiskal dan moneter yang lebih responsif.. Variabel suku bunga, nilai tukar, redistribusi pajak, dan tenaga kerja secara simultan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.Suku bunga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.Nilai tukar, redistribusi pajak, dan tenaga kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Instabilitas ekonomi dapat memperlambat pencapaian pembangunan dan kemakmuran suatu negara, serta menciptakan kerentanan melalui penurunan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suku bunga, nilai tukar, rasio pajak terhadap PDB (redistribusi pajak), dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia menggunakan model regresi linier berganda OLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa suku bunga tidak berpengaruh signifikan, sedangkan nilai tukar, redistribusi pajak, dan tenaga kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-7a3fc.webp" title="JURIS - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-7a3fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-7a3fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-7a3fc.webp 1x" title="JURIS - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi" alt="JURIS - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-07099.webp" title="JURIS - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-07099.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-07099.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-07099.webp 1x" title="JURIS - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi" alt="JURIS - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-93ab4.webp" title="JURIS - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-93ab4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-93ab4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-93ab4.webp 1x" title="JURIS - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi" alt="JURIS - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48924-analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs" title="JURIS - Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi" target="_blank">Peran Kebijakan Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi</a>: Berbagai penelitian seharusnya memperluas analisis dengan memeriksa efek interaksi antara suku bunga dan nilai tukar pada konteks ekonomi Indonesia, misalnya melalui model VAR atau panel data yang mengakomodasi variabilitas sektor. Selain itu, studi longitudinal yang memanfaatkan data mikroAcwaktu dapat mengidentifikasi bagaimana redistribusi pajak memengaruhi produktivitas tenaga kerja di daerah pedesaan dibandingkan kota, sehingga pemerintah dapat menyesuaikan kebijakan fiskal lokal. Akhirnya, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi dampak kebijakan moneter nonActradisional, seperti operasi pasar terbuka atau pegangan likuiditas, terhadap penyerapan tenaga kerja dini dan pertumbuhan ekonomi jangka menengah, sehingga memberikan dasar empiris bagi penyesuaian kebijakan fiskal dan moneter yang lebih responsif..
<br>Variabel suku bunga, nilai tukar, redistribusi pajak, dan tenaga kerja secara simultan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.Suku bunga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.Nilai tukar, redistribusi pajak, dan tenaga kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi
<br>Instabilitas ekonomi dapat memperlambat pencapaian pembangunan dan kemakmuran suatu negara, serta menciptakan kerentanan melalui penurunan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suku bunga, nilai tukar, rasio pajak terhadap PDB (redistribusi pajak), dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia menggunakan model regresi linier berganda OLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa suku bunga tidak berpengaruh signifikan, sedangkan nilai tukar, redistribusi pajak, dan tenaga kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-93ab4.webp" type="image/webp" length="264306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-7a3fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-07099.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/analisis-pengaruh-pajak-ekonomi-bunga-kurs-tenaga-thumb-93ab4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48937-usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-indus</link>
	<guid isPermaLink="false">69b54b507e1a89633689c2be70b39c3c</guid>
	<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 21:00:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh anis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anis,moh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara merata di Sumatera Utara, diperlukan upaya komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, perlu ada regulasi yang jelas tentang tata niaga dan pelestarian sumber daya alam lokal sebagai bahan baku ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara: Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara merata di Sumatera Utara, diperlukan upaya komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, perlu ada regulasi yang jelas tentang tata niaga dan pelestarian sumber daya alam lokal sebagai bahan baku industri kreatif. Regulasi ini akan menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan ekonomi kreatif. Kedua, kebijakan model pembiayaan pada lembaga pembiayaan konvensional dan nonkonvensional harus diperhatikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Ketiga, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sangat penting untuk menjamin keamanan dan keberlangsungan industri kreatif. Dengan adanya regulasi HKI yang kuat, para pelaku industri kreatif akan merasa lebih aman dan termotivasi untuk berinovasi. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi dan apresiasi terhadap produk, karya, dan jasa kreatif lokal. Pemerintah dapat mendorong pengembangan branding, promosi, dan misi dagang business to business untuk memperluas pasar dalam dan luar negeri. Fasilitasi kemitraan dengan ritel modern juga dapat membantu mendistribusikan produk kreatif secara lebih luas. Selain itu, faktor kelembagaan yang mendukung pengembangan ekonomi kreatif juga perlu diperhatikan. Pemerintah daerah dapat berperan sebagai fasilitator dengan memperbaiki lingkungan budaya masyarakat dan memberikan kemudahan perijinan bagi investor. Dengan demikian, pembangunan ekonomi kreatif di Sumatera Utara dapat tumbuh dan berkembang secara merata dan berkelanjutan.. Usaha/industri ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara tidak tumbuh dan berkembang secara merata, dan masih didominasi 4 subsektor ekonomi kreatif yaitu.Permasalahan dalam menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara adalah sangat beragam, mulai dari SDM, bahan baku, permodalan/ pembiayaan, kelembagaan, produk/hasil/karya, sarana prasarana, dan pemasaran.Upaya dan kebijakan Pemerintah Daerah untuk menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara sangat beragam, mulai dari pelatihan, bimbingan, pendampingan, promosi dan pemasaran, publikasi, pengembangan sistim informasi, pengkajian dan penyusunan kebijakan, apresiasi kepada masyarakat kreatif, sosialisasi HKI/PATEN, pembangunan/revitalisasi/fasilitasi sarana prasarana, konseling, temu usaha, pembentukan sentra IKM Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara, memetakan permasalahannya, dan menganalisis upaya Pemerintah Daerah dalam menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan naratif dan dianalisis secara kualitatif. Penelitian dilakukan di Deli Serdang, Tebing Tinggi, Binjai, dan Karo. Informan penelitian terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau sebutan lain; Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-13827.webp" title="JURIS - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-13827.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-13827.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-13827.webp 1x" title="JURIS - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara" alt="JURIS - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-eaa07.webp" title="JURIS - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-eaa07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-eaa07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-eaa07.webp 1x" title="JURIS - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara" alt="JURIS - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-06a58.webp" title="JURIS - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-06a58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-06a58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-06a58.webp 1x" title="JURIS - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara" alt="JURIS - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48937-usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-indus" title="JURIS - Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara" target="_blank">Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Sumatera Utara</a>: Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara merata di Sumatera Utara, diperlukan upaya komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, perlu ada regulasi yang jelas tentang tata niaga dan pelestarian sumber daya alam lokal sebagai bahan baku industri kreatif. Regulasi ini akan menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan ekonomi kreatif. Kedua, kebijakan model pembiayaan pada lembaga pembiayaan konvensional dan nonkonvensional harus diperhatikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Ketiga, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sangat penting untuk menjamin keamanan dan keberlangsungan industri kreatif. Dengan adanya regulasi HKI yang kuat, para pelaku industri kreatif akan merasa lebih aman dan termotivasi untuk berinovasi. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi dan apresiasi terhadap produk, karya, dan jasa kreatif lokal. Pemerintah dapat mendorong pengembangan branding, promosi, dan misi dagang business to business untuk memperluas pasar dalam dan luar negeri. Fasilitasi kemitraan dengan ritel modern juga dapat membantu mendistribusikan produk kreatif secara lebih luas. Selain itu, faktor kelembagaan yang mendukung pengembangan ekonomi kreatif juga perlu diperhatikan. Pemerintah daerah dapat berperan sebagai fasilitator dengan memperbaiki lingkungan budaya masyarakat dan memberikan kemudahan perijinan bagi investor. Dengan demikian, pembangunan ekonomi kreatif di Sumatera Utara dapat tumbuh dan berkembang secara merata dan berkelanjutan..
<br>Usaha/industri ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara tidak tumbuh dan berkembang secara merata, dan masih didominasi 4 subsektor ekonomi kreatif yaitu.Permasalahan dalam menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara adalah sangat beragam, mulai dari SDM, bahan baku, permodalan/ pembiayaan, kelembagaan, produk/hasil/karya, sarana prasarana, dan pemasaran.Upaya dan kebijakan Pemerintah Daerah untuk menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara sangat beragam, mulai dari pelatihan, bimbingan, pendampingan, promosi dan pemasaran, publikasi, pengembangan sistim informasi, pengkajian dan penyusunan kebijakan, apresiasi kepada masyarakat kreatif, sosialisasi HKI/PATEN, pembangunan/revitalisasi/fasilitasi sarana prasarana, konseling, temu usaha, pembentukan sentra IKM
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara, memetakan permasalahannya, dan menganalisis upaya Pemerintah Daerah dalam menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan naratif dan dianalisis secara kualitatif. Penelitian dilakukan di Deli Serdang, Tebing Tinggi, Binjai, dan Karo. Informan penelitian terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau sebutan lain; Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-eaa07.webp" type="image/webp" length="182142" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-13827.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-eaa07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/usaha-mikro-masyarakat-industri-kreatif-jasa-daya-thumb-06a58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-315-unpab.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12318-jurnal-kajian-ekonomi-kebijakan-publik-jepa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 19 Jun 2026 00:54:16 +0700. 12 items. Served in: 5.108 seconds [rss] -->
