<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.283-19aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.283-19aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2026 08:45:37 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:45:37 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-19T08:45:37+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Penanaman Mahoni Swietenia macrophylla King Dengan Metode Bibit Akar Telanjang Bare root System ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penanaman Mahoni Swietenia macrophylla King Dengan Metode Bibit Akar Telanjang Bare root System ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penanaman Mahoni Swietenia macrophylla King Dengan Metode Bibit Akar Telanjang Bare root System ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59433-pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penu</link>
	<guid isPermaLink="false">9bc29891fcec379734f9f046d14dbfc3</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ root system ]]></category>
	<category><![CDATA[ usman usman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,root,system,usman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut mengenai umur bibit akar telanjang mahoni yang lebih tua dari 5,5 bulan dan waktu tunda penanaman yang lebih lama dengan metode penyimpanan bibit akar telanjang yang berbeda dibutuhkan untuk mengetahui umur bibit, lama penundaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System): Penelitian lebih lanjut mengenai umur bibit akar telanjang mahoni yang lebih tua dari 5,5 bulan dan waktu tunda penanaman yang lebih lama dengan metode penyimpanan bibit akar telanjang yang berbeda dibutuhkan untuk mengetahui umur bibit, lama penundaan waktu tanam, dan metode penyimpanan bibit akar telanjang yang optimal.. Perlakuan umur bibit yang tua (5,5 bulan) menunjukkan pertumbuhan baik dibandingkan perlakuan lainnya.Pengaruh faktor lama penundaan waktu tanam tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan tanaman.Penundaan waktu tanam hingga 6 hari masih diperbolehkan karena dapat memberikan respon pertumbuhan yang baik.Secara keseluruhan perlakuan umur bibit 5,5 bulan memberikan respon terbaik, sedangkan waktu penundaan 0, 3, dan 6 hari memberikan pengaruh sama terhadap pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman Kerusakan bibit dalam pengangkutan sering terjadi pada bibit yang menggunakan kontainer (polybag, potray, dan sebagainya), terutama pada saat penyusunan bibit ke dalam alat angkut, selama perjalanan, pada saat bongkar dan pada saat distribusi bibit ke lubang tanam. Salah satu solusi mengatasi masalah kerusakan bibit dalam pengangkutan adalah dengan menggunakan bibit akar telanjang. Penggunaan bibit mahoni yang disemai pada media cocopeat dapat dijadikan bibit akar telanjang dan diharapkan dapat menjawab permasalahan selama pengangkutan dari persemaian ke lokasi penanaman. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh umur bibit mahoni (pada media cocopeat di persemaian) dan lama penundaan waktu tanam (bibit akar telanjang)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-3a1c7.webp" title="JURIS - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-3a1c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-3a1c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-3a1c7.webp 1x" title="JURIS - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)" alt="JURIS - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-7a55c.webp" title="JURIS - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-7a55c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-7a55c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-7a55c.webp 1x" title="JURIS - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)" alt="JURIS - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-26d9b.webp" title="JURIS - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-26d9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-26d9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-26d9b.webp 1x" title="JURIS - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)" alt="JURIS - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59433-pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penu" title="JURIS - Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)" target="_blank">Penanaman Mahoni (Swietenia macrophylla King.) Dengan Metode Bibit Akar Telanjang (Bare-root System)</a>: Penelitian lebih lanjut mengenai umur bibit akar telanjang mahoni yang lebih tua dari 5,5 bulan dan waktu tunda penanaman yang lebih lama dengan metode penyimpanan bibit akar telanjang yang berbeda dibutuhkan untuk mengetahui umur bibit, lama penundaan waktu tanam, dan metode penyimpanan bibit akar telanjang yang optimal..
<br>Perlakuan umur bibit yang tua (5,5 bulan) menunjukkan pertumbuhan baik dibandingkan perlakuan lainnya.Pengaruh faktor lama penundaan waktu tanam tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan tanaman.Penundaan waktu tanam hingga 6 hari masih diperbolehkan karena dapat memberikan respon pertumbuhan yang baik.Secara keseluruhan perlakuan umur bibit 5,5 bulan memberikan respon terbaik, sedangkan waktu penundaan 0, 3, dan 6 hari memberikan pengaruh sama terhadap pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman
<br>Kerusakan bibit dalam pengangkutan sering terjadi pada bibit yang menggunakan kontainer (polybag, potray, dan sebagainya), terutama pada saat penyusunan bibit ke dalam alat angkut, selama perjalanan, pada saat bongkar dan pada saat distribusi bibit ke lubang tanam. Salah satu solusi mengatasi masalah kerusakan bibit dalam pengangkutan adalah dengan menggunakan bibit akar telanjang. Penggunaan bibit mahoni yang disemai pada media cocopeat dapat dijadikan bibit akar telanjang dan diharapkan dapat menjawab permasalahan selama pengangkutan dari persemaian ke lokasi penanaman. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh umur bibit mahoni (pada media cocopeat di persemaian) dan lama penundaan waktu tanam (bibit akar telanjang)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-26d9b.webp" type="image/webp" length="107778" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-3a1c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-7a55c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/pertumbuhan-tanaman-sawi-akar-telanjang-penundaan-thumb-26d9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14640-journal-tropical-silviculture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK HT PT Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK HT PT Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK HT PT Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59436-keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind</link>
	<guid isPermaLink="false">ce763427ec3ff88650356baa08ff56f6</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ root system ]]></category>
	<category><![CDATA[ usman usman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,root,system,usman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pengelolaan kawasan lindung di hutan tanaman, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pemantauan dan inventarisasi jenis-jenis tumbuhan asli, serta pengembangan teknik budidaya dan potensi pemanfaatan jenis-jenis tumbuhan yang mendominasi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat: Untuk meningkatkan pengelolaan kawasan lindung di hutan tanaman, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pemantauan dan inventarisasi jenis-jenis tumbuhan asli, serta pengembangan teknik budidaya dan potensi pemanfaatan jenis-jenis tumbuhan yang mendominasi, seperti lengkuham, tetugal, belanti, beketambah, kayu batu, dan berbagai jenis rotan. Selain itu, perlu dilakukan upaya konservasi dan perlindungan terhadap jenis-jenis tumbuhan yang dilindungi dan langka, seperti yang berasal dari famili Dipterocarpaceae, untuk menjaga kelestariannya.. Keanekaragaman tumbuhan di kawasan lindung areal PT.Wana Hijau Pesaguan tergolong tinggi untuk pohon, sedang untuk liana dan tumbuhan bawah, dan rendah untuk epifit.Jenis-jenis pohon yang mendominasi adalah lengkuham, beketambah, dan belanti, sedangkan tumbuhan non-pohon yang mendominasi adalah pakurane, kungkonjing, akar kerokuso, rotan dakan, rotan ginap, dan akar pepadi.Untuk pengelolaan hutan lestari, disarankan meningkatkan pemantauan, inventarisasi jenis-jenis tumbuhan, dan penanaman jenis-jenis asli.Jenis-jenis yang perlu diteliti lebih lanjut adalah lengkuham, tetugal, belanti, beketambah, kayu batu, dan berbagai jenis rotan Kawasan lindung di hutan tanaman perlu dikelola dengan baik untuk pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengukur keanekaragaman tumbuhan di kawasan lindung areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan di Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan adanya 295 spesies tumbuhan, termasuk 222 pohon, 32 tumbuhan bawah, 38 liana, dan 3 epifit. Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H') untuk pohon berkisar antara 3,02-4,41, yang tergolong tinggi. Liana dan tumbuhan bawah memiliki keanekaragaman sedang dengan H' antara 1,00-3,22. Keanekaragaman epifit tergolong rendah hingga sedang dengan H' antara 0-1,04. Nilai Similarity Index (IS) menunjukkan kesamaan rendah antara lokasi, kecuali untuk epifit di kawasan pelestarian plasma nutfah (KPPN) yang memiliki komposisi berbeda. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-dc90b.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-dc90b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-dc90b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-dc90b.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat" alt="JURIS - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-f06e7.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-f06e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-f06e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-f06e7.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat" alt="JURIS - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-ffca4.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-ffca4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-ffca4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-ffca4.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat" alt="JURIS - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59436-keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind" title="JURIS - Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat" target="_blank">Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Lindung Areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan Provinsi Kalimantan Barat</a>: Untuk meningkatkan pengelolaan kawasan lindung di hutan tanaman, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pemantauan dan inventarisasi jenis-jenis tumbuhan asli, serta pengembangan teknik budidaya dan potensi pemanfaatan jenis-jenis tumbuhan yang mendominasi, seperti lengkuham, tetugal, belanti, beketambah, kayu batu, dan berbagai jenis rotan. Selain itu, perlu dilakukan upaya konservasi dan perlindungan terhadap jenis-jenis tumbuhan yang dilindungi dan langka, seperti yang berasal dari famili Dipterocarpaceae, untuk menjaga kelestariannya..
<br>Keanekaragaman tumbuhan di kawasan lindung areal PT.Wana Hijau Pesaguan tergolong tinggi untuk pohon, sedang untuk liana dan tumbuhan bawah, dan rendah untuk epifit.Jenis-jenis pohon yang mendominasi adalah lengkuham, beketambah, dan belanti, sedangkan tumbuhan non-pohon yang mendominasi adalah pakurane, kungkonjing, akar kerokuso, rotan dakan, rotan ginap, dan akar pepadi.Untuk pengelolaan hutan lestari, disarankan meningkatkan pemantauan, inventarisasi jenis-jenis tumbuhan, dan penanaman jenis-jenis asli.Jenis-jenis yang perlu diteliti lebih lanjut adalah lengkuham, tetugal, belanti, beketambah, kayu batu, dan berbagai jenis rotan
<br>Kawasan lindung di hutan tanaman perlu dikelola dengan baik untuk pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengukur keanekaragaman tumbuhan di kawasan lindung areal IUPHHK-HT PT. Wana Hijau Pesaguan di Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan adanya 295 spesies tumbuhan, termasuk 222 pohon, 32 tumbuhan bawah, 38 liana, dan 3 epifit. Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H') untuk pohon berkisar antara 3,02-4,41, yang tergolong tinggi. Liana dan tumbuhan bawah memiliki keanekaragaman sedang dengan H' antara 1,00-3,22. Keanekaragaman epifit tergolong rendah hingga sedang dengan H' antara 0-1,04. Nilai Similarity Index (IS) menunjukkan kesamaan rendah antara lokasi, kecuali untuk epifit di kawasan pelestarian plasma nutfah (KPPN) yang memiliki komposisi berbeda.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-ffca4.webp" type="image/webp" length="74164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-dc90b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-f06e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/keanekaragaman-tumbuhan-hutan-tanaman-kawasan-lind-thumb-ffca4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14640-journal-tropical-silviculture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Motivation Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Motivation Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Motivation Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59438-total-skor-nilai-formulasi-stunting-sk</link>
	<guid isPermaLink="false">11609e3b96414a96315b60f3964aaf2b</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tracer study ]]></category>
	<category><![CDATA[ career self ]]></category>
	<category><![CDATA[ portal sso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,portal,self,sso,study,tracer]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan penelitian dengan fokus pada dampak motivasi, kompensasi, dan budaya organisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan penelitian dengan fokus pada dampak motivasi, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan secara lebih mendalam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kinerja karyawan, seperti motivasi intrinsik, kompensasi non-moneter, dan budaya organisasi yang mendukung. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang hubungan antara variabel-variabel tersebut dan kinerja karyawan.2. Melakukan penelitian komparatif antara Hotel Horison Ultima Bandung dengan hotel-hotel bintang 4 lainnya di Indonesia. Penelitian ini dapat membandingkan pengaruh motivasi, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di berbagai hotel, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang praktik-praktik yang efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan di industri perhotelan.3. Mengkaji peran kepemimpinan dalam mempengaruhi motivasi, kompensasi, dan budaya organisasi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana gaya kepemimpinan yang berbeda mempengaruhi variabel-variabel tersebut dan pada gilirannya, kinerja karyawan. Dengan memahami peran kepemimpinan, penelitian dapat memberikan rekomendasi praktis bagi manajer dan pemimpin dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui pendekatan kepemimpinan yang efektif.Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dinamika motivasi, kompensasi, dan budaya organisasi dalam konteks industri perhotelan di Indonesia. Penelitian ini akan membantu manajer dan pemimpin dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesuksesan bisnis hotel.. Berdasarkan tanggapan 54 responden, menunjukkan bahwa variabel Motivasi dianggap baik dengan nilai total tanggapan keseluruhan responden terhadap Motivasi sebesar 1,063 dalam kategori baik.Skor tertinggi pada pernyataan Ada komunikasi dan interaksi antara sesama karyawan dan atasan adalah 232 dan termasuk dalam kategori sangat baik, sedangkan skor terendah adalah pada pernyataan Kerja sesuai dengan target yang telah ditentukan dan ada apresiasi dengan nilai total skor 175 dan termasuk dalam kategori tidak menguntungkan.Hal ini menunjukkan bahwa motivasi karyawan di Hotel Horison Ultima Bandung secara umum memiliki skor yang baik dan termasuk dalam kategori baik.Berdasarkan tanggapan 54 responden, menunjukkan bahwa variabel Kompensasi dianggap baik dengan nilai total tanggapan keseluruhan responden terhadap Kompensasi sebesar 1,420 dalam kategori baik.Skor tertinggi pada pernyataan Saya diberikan pesangon saat pensiun dengan nilai total skor 218 dan termasuk dalam kategori baik, sedangkan skor terendah adalah pada pernyataan Saya mendapatkan bonus saat menyelesaikan pekerjaan sesuai target dengan nilai total skor 172 dan termasuk dalam kategori tidak menguntungkan.Hal ini menunjukkan bahwa kompensasi karyawan di Hotel Horison Ultima Bandung secara umum memiliki skor yang rendah dan termasuk dalam kategori tidak menguntungkan.Berdasarkan tanggapan 54 responden, menunjukkan bahwa variabel Budaya Organisasi dianggap baik dengan nilai total tanggapan keseluruhan responden terhadap Budaya Organisasi sebesar 3,018 dalam kategori baik.Skor tertinggi pada pernyataan Saya memiliki tingkat ketelitian yang tinggi dalam melakukan pekerjaan dengan nilai total skor 226 dan termasuk dalam kategori baik, sedangkan skor terendah adalah pada pernyataan Saya selalu aktif berpartisipasi di luar kegiatan kantor/kegiatan dengan nilai total skor 182 dan termasuk dalam kategori tidak menguntungkan.Hal ini menunjukkan bahwa budaya organisasi di Hotel Horison Ultima Bandung secara umum memiliki skor yang baik dan termasuk dalam kategori baik.Hasil menunjukkan bahwa nilai t-hitung kompensasi lebih besar dari nilai t-tabel (4.Sehingga dapat dikatakan bahwa H02 ditolak dan Ha2 diterima.Selain itu, dapat juga dikatakan bahwa kompensasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sebesar 0.Hasil menunjukkan bahwa nilai t-hitung budaya organisasi lebih besar dari nilai t-tabel (6.Sehingga dapat dikatakan bahwa H03 ditolak dan Ha3 diterima.Selain itu, dapat juga dikatakan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sebesar 0.Hasil menunjukkan bahwa nilai F-hitung lebih besar dari nilai F-tabel (22.Sehingga dapat dikatakan bahwa Motivasi, Kompensasi dan Budaya Organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja secara simultan karena nilai signifikan Motivasi, Kompensasi dan Budaya Organisasi adalah 0 Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh Motivasi, Kompensasi dan Budaya Organisasi terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikasi. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, kuesioner, studi literatur dan akses website. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 114 karyawan. Teknik sampling penelitian adalah simple random sampling dengan total sampel 54 karyawan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, koefisien determinasi (R2) dan uji hipotesis dengan uji t dan F dengan bantuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-86deb.webp" title="JURIS - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-86deb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-86deb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-86deb.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel" alt="JURIS - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-f9c29.webp" title="JURIS - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-f9c29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-f9c29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-f9c29.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel" alt="JURIS - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-65732.webp" title="JURIS - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-65732.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-65732.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-65732.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel" alt="JURIS - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59438-total-skor-nilai-formulasi-stunting-sk" title="JURIS - The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel" target="_blank">The Influence of Motivation, Compensation and Organizational Culture on Employee Performance at the Horison Bandung Hotel</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan penelitian dengan fokus pada dampak motivasi, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan secara lebih mendalam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kinerja karyawan, seperti motivasi intrinsik, kompensasi non-moneter, dan budaya organisasi yang mendukung. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang hubungan antara variabel-variabel tersebut dan kinerja karyawan.2. Melakukan penelitian komparatif antara Hotel Horison Ultima Bandung dengan hotel-hotel bintang 4 lainnya di Indonesia. Penelitian ini dapat membandingkan pengaruh motivasi, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di berbagai hotel, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang praktik-praktik yang efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan di industri perhotelan.3. Mengkaji peran kepemimpinan dalam mempengaruhi motivasi, kompensasi, dan budaya organisasi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana gaya kepemimpinan yang berbeda mempengaruhi variabel-variabel tersebut dan pada gilirannya, kinerja karyawan. Dengan memahami peran kepemimpinan, penelitian dapat memberikan rekomendasi praktis bagi manajer dan pemimpin dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui pendekatan kepemimpinan yang efektif.Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dinamika motivasi, kompensasi, dan budaya organisasi dalam konteks industri perhotelan di Indonesia. Penelitian ini akan membantu manajer dan pemimpin dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesuksesan bisnis hotel..
<br>Berdasarkan tanggapan 54 responden, menunjukkan bahwa variabel Motivasi dianggap baik dengan nilai total tanggapan keseluruhan responden terhadap Motivasi sebesar 1,063 dalam kategori baik.Skor tertinggi pada pernyataan Ada komunikasi dan interaksi antara sesama karyawan dan atasan adalah 232 dan termasuk dalam kategori sangat baik, sedangkan skor terendah adalah pada pernyataan Kerja sesuai dengan target yang telah ditentukan dan ada apresiasi dengan nilai total skor 175 dan termasuk dalam kategori tidak menguntungkan.Hal ini menunjukkan bahwa motivasi karyawan di Hotel Horison Ultima Bandung secara umum memiliki skor yang baik dan termasuk dalam kategori baik.Berdasarkan tanggapan 54 responden, menunjukkan bahwa variabel Kompensasi dianggap baik dengan nilai total tanggapan keseluruhan responden terhadap Kompensasi sebesar 1,420 dalam kategori baik.Skor tertinggi pada pernyataan Saya diberikan pesangon saat pensiun dengan nilai total skor 218 dan termasuk dalam kategori baik, sedangkan skor terendah adalah pada pernyataan Saya mendapatkan bonus saat menyelesaikan pekerjaan sesuai target dengan nilai total skor 172 dan termasuk dalam kategori tidak menguntungkan.Hal ini menunjukkan bahwa kompensasi karyawan di Hotel Horison Ultima Bandung secara umum memiliki skor yang rendah dan termasuk dalam kategori tidak menguntungkan.Berdasarkan tanggapan 54 responden, menunjukkan bahwa variabel Budaya Organisasi dianggap baik dengan nilai total tanggapan keseluruhan responden terhadap Budaya Organisasi sebesar 3,018 dalam kategori baik.Skor tertinggi pada pernyataan Saya memiliki tingkat ketelitian yang tinggi dalam melakukan pekerjaan dengan nilai total skor 226 dan termasuk dalam kategori baik, sedangkan skor terendah adalah pada pernyataan Saya selalu aktif berpartisipasi di luar kegiatan kantor/kegiatan dengan nilai total skor 182 dan termasuk dalam kategori tidak menguntungkan.Hal ini menunjukkan bahwa budaya organisasi di Hotel Horison Ultima Bandung secara umum memiliki skor yang baik dan termasuk dalam kategori baik.Hasil menunjukkan bahwa nilai t-hitung kompensasi lebih besar dari nilai t-tabel (4.Sehingga dapat dikatakan bahwa H02 ditolak dan Ha2 diterima.Selain itu, dapat juga dikatakan bahwa kompensasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sebesar 0.Hasil menunjukkan bahwa nilai t-hitung budaya organisasi lebih besar dari nilai t-tabel (6.Sehingga dapat dikatakan bahwa H03 ditolak dan Ha3 diterima.Selain itu, dapat juga dikatakan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sebesar 0.Hasil menunjukkan bahwa nilai F-hitung lebih besar dari nilai F-tabel (22.Sehingga dapat dikatakan bahwa Motivasi, Kompensasi dan Budaya Organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja secara simultan karena nilai signifikan Motivasi, Kompensasi dan Budaya Organisasi adalah 0
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh Motivasi, Kompensasi dan Budaya Organisasi terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikasi. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, kuesioner, studi literatur dan akses website. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 114 karyawan. Teknik sampling penelitian adalah simple random sampling dengan total sampel 54 karyawan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, koefisien determinasi (R2) dan uji hipotesis dengan uji t dan F dengan bantuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-86deb.webp" type="image/webp" length="143636" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-86deb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-f9c29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/total-skor-nilai-formulasi-stunting-makassar-hotel-thumb-65732.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1391-inaba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15476-journal-business-management-inaba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59441-strategi-guru-al-lintas-mata-pa</link>
	<guid isPermaLink="false">66f9c8f67d83a148d95252f4bb125658</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mi tiara ayu ]]></category>
	<category><![CDATA[ shiowla http ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ayu,http,https,mi,shiowla,slot88,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas implementasi P5, diperlukan strategi yang komprehensif dan konsisten. Pertama, perlu ada pelatihan berkelanjutan bagi guru tentang asesmen karakter, desain proyek, dan teknologi pendidikan. Kedua, inisiasi kolaborasi lintas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik: Untuk meningkatkan efektivitas implementasi P5, diperlukan strategi yang komprehensif dan konsisten. Pertama, perlu ada pelatihan berkelanjutan bagi guru tentang asesmen karakter, desain proyek, dan teknologi pendidikan. Kedua, inisiasi kolaborasi lintas mata pelajaran dan stakeholder dapat memperluas cakupan kegiatan proyek dan memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata bagi siswa. Ketiga, pengembangan modul asesmen karakter berbasis digital dan portofolio dapat membantu guru dalam melakukan evaluasi karakter secara sistematis. Keempat, penguatan budaya refleksi guru melalui praktik saling berbagi dan mentoring dapat meningkatkan kualitas implementasi P5. Kelima, penyediaan waktu dan ruang spesifik dalam jadwal sekolah untuk aktivitas P5 akan memberikan kesempatan yang lebih besar bagi peserta didik untuk terlibat dalam kegiatan proyek. Terakhir, integrasi nilai lokal sebagai penguat nilai Pancasila dapat memperkuat identitas budaya lokal siswa dan memperkaya dimensi karakter yang dikembangkan. Dengan menerapkan strategi-strategi ini secara sistematis, Kurikulum Merdeka akan semakin efektif dalam membentuk karakter peserta didik sesuai dengan tuntutan Profil Pelajar Pancasila.. Strategi guru merupakan faktor utama dalam menentukan keberhasilan implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada Kurikulum Merdeka.Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai perancang pembelajaran, fasilitator, motivator, dan teladan dalam proses penguatan karakter peserta didik.Berbagai hasil penelitian yang dianalisis memperlihatkan bahwa strategi yang efektif ditandai oleh perencanaan proyek yang kontekstual, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, pemanfaatan teknologi, serta asesmen yang berorientasi pada perkembangan karakter peserta didik.Implementasi strategi tersebut berkontribusi terhadap penguatan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti gotong royong, kemandirian, kreativitas, bernalar kritis, dan berkebinekaan global.Meskipun demikian, efektivitas implementasi P5 masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kompetensi guru, dukungan kepala sekolah, ketersediaan sarana, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat, serta pendampingan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka.Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan P5 tidak hanya bergantung pada kemampuan individu guru, tetapi juga pada dukungan sistem pendidikan secara menyeluruh Penerapan kurikulum merdeka di Indonesia membawa perubahan signifikan dalam pendekatan pembelajaran, terutama melalui dimensi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru dalam menerapkan P5 guna membentuk karakter peserta didik. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui studi pustaka yang menelaah berbagai sumber literatur tentang kebijakan pendidikan, pedagogi karakter, serta implementasi kurikulum merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kegiatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-44b9a.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-44b9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-44b9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-44b9a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik" alt="JURIS - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-f47c3.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-f47c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-f47c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-f47c3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik" alt="JURIS - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-54436.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-54436.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-54436.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-54436.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik" alt="JURIS - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59441-strategi-guru-al-lintas-mata-pa" title="JURIS - Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik" target="_blank">Analisis Strategi Guru dalam Penerapan P5 pada Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Peserta Didik</a>: Untuk meningkatkan efektivitas implementasi P5, diperlukan strategi yang komprehensif dan konsisten. Pertama, perlu ada pelatihan berkelanjutan bagi guru tentang asesmen karakter, desain proyek, dan teknologi pendidikan. Kedua, inisiasi kolaborasi lintas mata pelajaran dan stakeholder dapat memperluas cakupan kegiatan proyek dan memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata bagi siswa. Ketiga, pengembangan modul asesmen karakter berbasis digital dan portofolio dapat membantu guru dalam melakukan evaluasi karakter secara sistematis. Keempat, penguatan budaya refleksi guru melalui praktik saling berbagi dan mentoring dapat meningkatkan kualitas implementasi P5. Kelima, penyediaan waktu dan ruang spesifik dalam jadwal sekolah untuk aktivitas P5 akan memberikan kesempatan yang lebih besar bagi peserta didik untuk terlibat dalam kegiatan proyek. Terakhir, integrasi nilai lokal sebagai penguat nilai Pancasila dapat memperkuat identitas budaya lokal siswa dan memperkaya dimensi karakter yang dikembangkan. Dengan menerapkan strategi-strategi ini secara sistematis, Kurikulum Merdeka akan semakin efektif dalam membentuk karakter peserta didik sesuai dengan tuntutan Profil Pelajar Pancasila..
<br>Strategi guru merupakan faktor utama dalam menentukan keberhasilan implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada Kurikulum Merdeka.Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai perancang pembelajaran, fasilitator, motivator, dan teladan dalam proses penguatan karakter peserta didik.Berbagai hasil penelitian yang dianalisis memperlihatkan bahwa strategi yang efektif ditandai oleh perencanaan proyek yang kontekstual, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, pemanfaatan teknologi, serta asesmen yang berorientasi pada perkembangan karakter peserta didik.Implementasi strategi tersebut berkontribusi terhadap penguatan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti gotong royong, kemandirian, kreativitas, bernalar kritis, dan berkebinekaan global.Meskipun demikian, efektivitas implementasi P5 masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kompetensi guru, dukungan kepala sekolah, ketersediaan sarana, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat, serta pendampingan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka.Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan P5 tidak hanya bergantung pada kemampuan individu guru, tetapi juga pada dukungan sistem pendidikan secara menyeluruh
<br>Penerapan kurikulum merdeka di Indonesia membawa perubahan signifikan dalam pendekatan pembelajaran, terutama melalui dimensi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru dalam menerapkan P5 guna membentuk karakter peserta didik. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui studi pustaka yang menelaah berbagai sumber literatur tentang kebijakan pendidikan, pedagogi karakter, serta implementasi kurikulum merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kegiatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-44b9a.webp" type="image/webp" length="66416" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-44b9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-f47c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-guru-al-lintas-mata-pai-implementasi-kuri-thumb-54436.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1626-staiarrosyid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8354-mimbar-jurnal-keilmuan-madrasah-ibtidaiyah-ar-rosyid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59453-praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">19af475152e83a8d0316e9adc38e97ba</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh ahdi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ issn p ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahdi,issn,moh,p,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan parkir ilegal, disarankan untuk mengembangkan sistem edukasi yang melibatkan berbagai pihak, seperti pengguna jalan, akademisi, praktisi lalu lintas, media massa, dan pihak swasta. Edukasi ini dapat membantu meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance: Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan parkir ilegal, disarankan untuk mengembangkan sistem edukasi yang melibatkan berbagai pihak, seperti pengguna jalan, akademisi, praktisi lalu lintas, media massa, dan pihak swasta. Edukasi ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi peraturan parkir dan mengurangi praktik parkir ilegal. Selain itu, perlu ada evaluasi berkelanjutan terhadap strategi pengawasan yang telah diterapkan, serta peningkatan kolaborasi dengan masyarakat untuk meningkatkan pelaporan dan informasi terkait praktik-praktik ilegal. Dengan demikian, dapat tercipta sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam upaya mengurangi parkir ilegal dan menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman.. Proses pengawasan melibatkan stakeholders dengan prinsip Collaborative Governance dalam pengawasan praktik parkir ilegal sudah sesuai dengan tahapan-tahapan pengawasan.Dinas Perhubungan sudah melaksanakan tugas sesuai ketentuan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 5 Tahun 2011 Tentang Pengawasan Parkir Ilegal cukup baik, dimana Dinas Perhubungan mengikuti tugasnya sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.Namun terdapat perbedaan jawaban saat wawancara parkir, ditemukan bahwa masih adanya praktek parkir ilegal itu terjadi dan masih ada kerja sama antara juru parkir dan petugas Dinas Perhubungan dengan beberapa oknum yang memang sifatnya tidak diketahui.Sanksi yang dilakukan oleh Dinas perhubungan kurang tegas untuk memberikan efek jera terhadap juru parkir ilegal dan masyarakat yang membawa kendaraan roda dua dan empat yang memarkirkan kendaraan di tempat sembarangan.Petugas Dinas Perhubungan harus mampu bekerja secara keras dengan ketentuan peraturan yang ada Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengawasan parkir ilegal di Kota Tasikmalaya melalui pelaksanaan kolaborasi dengan komponen masyarakat atau kelompok kepentingan. Penelitian menunjukkan bahwa pengawasan terdiri dari tiga tahap: Penetapan Standar (SOP), Hasil Pengukuran, dan Evaluasi Penyimpangan. Identifikasi penyimpangan oleh praktisi parkir ilegal dan oknum Dinas, serta proses kolaboratif yang belum efektif karena kurangnya tindak lanjut dari proses kolaborasi. Berdasarkan kriteria tata kelola kolaboratif yang belum terpenuhi, khususnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-e9614.webp" title="JURIS - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-e9614.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-e9614.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-e9614.webp 1x" title="JURIS - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance" alt="JURIS - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5f70c.webp" title="JURIS - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5f70c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5f70c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5f70c.webp 1x" title="JURIS - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance" alt="JURIS - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5d6e0.webp" title="JURIS - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5d6e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5d6e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5d6e0.webp 1x" title="JURIS - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance" alt="JURIS - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59453-praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-ko" title="JURIS - Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance" target="_blank">Pengawasan Parkir Ilegal Di Kota Tasikmalaya Melalui Colaboratif Governance</a>: Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan parkir ilegal, disarankan untuk mengembangkan sistem edukasi yang melibatkan berbagai pihak, seperti pengguna jalan, akademisi, praktisi lalu lintas, media massa, dan pihak swasta. Edukasi ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi peraturan parkir dan mengurangi praktik parkir ilegal. Selain itu, perlu ada evaluasi berkelanjutan terhadap strategi pengawasan yang telah diterapkan, serta peningkatan kolaborasi dengan masyarakat untuk meningkatkan pelaporan dan informasi terkait praktik-praktik ilegal. Dengan demikian, dapat tercipta sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam upaya mengurangi parkir ilegal dan menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman..
<br>Proses pengawasan melibatkan stakeholders dengan prinsip Collaborative Governance dalam pengawasan praktik parkir ilegal sudah sesuai dengan tahapan-tahapan pengawasan.Dinas Perhubungan sudah melaksanakan tugas sesuai ketentuan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 5 Tahun 2011 Tentang Pengawasan Parkir Ilegal cukup baik, dimana Dinas Perhubungan mengikuti tugasnya sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.Namun terdapat perbedaan jawaban saat wawancara parkir, ditemukan bahwa masih adanya praktek parkir ilegal itu terjadi dan masih ada kerja sama antara juru parkir dan petugas Dinas Perhubungan dengan beberapa oknum yang memang sifatnya tidak diketahui.Sanksi yang dilakukan oleh Dinas perhubungan kurang tegas untuk memberikan efek jera terhadap juru parkir ilegal dan masyarakat yang membawa kendaraan roda dua dan empat yang memarkirkan kendaraan di tempat sembarangan.Petugas Dinas Perhubungan harus mampu bekerja secara keras dengan ketentuan peraturan yang ada
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengawasan parkir ilegal di Kota Tasikmalaya melalui pelaksanaan kolaborasi dengan komponen masyarakat atau kelompok kepentingan. Penelitian menunjukkan bahwa pengawasan terdiri dari tiga tahap: Penetapan Standar (SOP), Hasil Pengukuran, dan Evaluasi Penyimpangan. Identifikasi penyimpangan oleh praktisi parkir ilegal dan oknum Dinas, serta proses kolaboratif yang belum efektif karena kurangnya tindak lanjut dari proses kolaborasi. Berdasarkan kriteria tata kelola kolaboratif yang belum terpenuhi, khususnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5d6e0.webp" type="image/webp" length="80848" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-e9614.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5f70c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/praktisi-parkir-praktik-liar-tata-kelola-kolaborat-thumb-5d6e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3303-stiapembangunanpalu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13307-jurnal-administrator.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59449-transportasi-laut-siswa-sumber-daya-la</link>
	<guid isPermaLink="false">6d4f91f4e3192fb0e5723a22df0bcb3b</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan model edukasi kemaritiman berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi pada sekolah-sekolah dasar di wilayah pesisir lainnya. Model ini dapat menjadi implementasi pendidikan berbasis karakter, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan model edukasi kemaritiman berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi pada sekolah-sekolah dasar di wilayah pesisir lainnya. Model ini dapat menjadi implementasi pendidikan berbasis karakter, lingkungan, dan kemaritiman. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengenalan hewan dan transportasi laut Indonesia memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan membantu siswa mengembangkan pemahaman konseptual terkait dengan hewan dan transportasi laut Indonesia. Oleh karena itu, disarankan untuk mengintegrasikan edukasi kemaritiman sejak dini dalam kurikulum pendidikan dasar, terutama di wilayah pesisir. Hal ini dapat dilakukan melalui tema-tema kontekstual yang dekat dengan kehidupan anak, seperti kunjungan ke pantai, observasi pelabuhan, pengamatan kapal, dan permainan edukatif. Dengan demikian, pembelajaran akan lebih bermakna dan membantu meningkatkan literasi lingkungan maritim serta rasa cinta laut pada anak-anak.. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan skor rata-rata siswa dari 51,667 pada pretest menjadi 83,542 pada posttest.Selanjutnya, jumlah siswa yang mencapai penguasaan pembelajaran meningkat dari 2 siswa (8,3%) menjadi 21 siswa (87,5%).Skor N-Gain mencapai 0,66 hal ini menunjukkan dalam kategori efektif Pengenalan hewan dan transportasi laut Indonesia di sekolah dasar (SD/MI) perlu ditanamkan sejak dini dalam rangka menjaga dan melestarikan sumber daya alam laut nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa kelas rendah terkait dengan hewan dan transportasi laut Indonesia di MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, sebelum dan sesudah dilakukan treatment (pengenalan hewan dan transportasi laut Indonesia). Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental (one grup). Populasi pada penelitian ini adalah perwakilan dari kelas rendah yaitu kelas satu, dua, dan tiga yang diambil secara acak (random sampling) yang berjumlah 8 siswa setiap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-8236e.webp" title="JURIS - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-8236e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-8236e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-8236e.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo" alt="JURIS - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-f11a6.webp" title="JURIS - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-f11a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-f11a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-f11a6.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo" alt="JURIS - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-79bd2.webp" title="JURIS - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-79bd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-79bd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-79bd2.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo" alt="JURIS - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59449-transportasi-laut-siswa-sumber-daya-la" title="JURIS - Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo" target="_blank">Edukasi Kemaritiman Sejak Dini Melalui Pengenalan Hewan dan Transportasi Laut Indonesia Pada Siswa MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan model edukasi kemaritiman berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi pada sekolah-sekolah dasar di wilayah pesisir lainnya. Model ini dapat menjadi implementasi pendidikan berbasis karakter, lingkungan, dan kemaritiman. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengenalan hewan dan transportasi laut Indonesia memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan membantu siswa mengembangkan pemahaman konseptual terkait dengan hewan dan transportasi laut Indonesia. Oleh karena itu, disarankan untuk mengintegrasikan edukasi kemaritiman sejak dini dalam kurikulum pendidikan dasar, terutama di wilayah pesisir. Hal ini dapat dilakukan melalui tema-tema kontekstual yang dekat dengan kehidupan anak, seperti kunjungan ke pantai, observasi pelabuhan, pengamatan kapal, dan permainan edukatif. Dengan demikian, pembelajaran akan lebih bermakna dan membantu meningkatkan literasi lingkungan maritim serta rasa cinta laut pada anak-anak..
<br>Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan skor rata-rata siswa dari 51,667 pada pretest menjadi 83,542 pada posttest.Selanjutnya, jumlah siswa yang mencapai penguasaan pembelajaran meningkat dari 2 siswa (8,3%) menjadi 21 siswa (87,5%).Skor N-Gain mencapai 0,66 hal ini menunjukkan dalam kategori efektif
<br>Pengenalan hewan dan transportasi laut Indonesia di sekolah dasar (SD/MI) perlu ditanamkan sejak dini dalam rangka menjaga dan melestarikan sumber daya alam laut nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa kelas rendah terkait dengan hewan dan transportasi laut Indonesia di MI Fathul MaAoarif Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, sebelum dan sesudah dilakukan treatment (pengenalan hewan dan transportasi laut Indonesia). Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental (one grup). Populasi pada penelitian ini adalah perwakilan dari kelas rendah yaitu kelas satu, dua, dan tiga yang diambil secara acak (random sampling) yang berjumlah 8 siswa setiap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-f11a6.webp" type="image/webp" length="69260" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-8236e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-f11a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/transportasi-laut-siswa-sumber-daya-taman-wisata-a-thumb-79bd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1496-uniraya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7562-faguru-jurnal-ilmiah-mahasiswa-keguruan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59435-kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi</link>
	<guid isPermaLink="false">e7a72aaa685243a7ee51f91578377c62</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ root system ]]></category>
	<category><![CDATA[ usman usman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,root,system,usman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa hal untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan penambahan parameter-parameter lain seperti suhu, kelembaban, dan kecepatan angin untuk menganalisis pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa hal untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan penambahan parameter-parameter lain seperti suhu, kelembaban, dan kecepatan angin untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap kebakaran hutan dan lahan. Kedua, penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan yang tinggi, seperti di Pulau Sumatera dan Kalimantan, untuk memahami pola dan penyebab kebakaran di wilayah tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis spasial dan temporal kebakaran hutan dan lahan, termasuk identifikasi daerah rawan kebakaran dan pengembangan strategi pencegahan dan mitigasi yang efektif.. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Pulang Pisau dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya yaitu faktor iklim seperti curah hujan.Jumlah curah hujan di Pulang Pisau pada periode 2017-2021 bersifat fluktuatif setiap tahunnya dengan curah hujan tertinggi pada bulan Maret sebesar 393 mm/bulan dan terendah pada bulan September yaitu 70 mm/bulan.Tinggi dan rendahnya curah hujan dapat mengindikasikan adanya titik panas (hotspot) yang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan.Jumlah titik panas (hotspot) di Pulang Pisau tertinggi selama periode 2017-2021 terjadi pada tahun 2019 sebanyak 3.424 titik dan terendah pada tahun 2020 dengan jumlah titik panas (hotspot) sebanyak 2 titik.Hal tersebut mengindikasikan peningkatan dan penurunan curah hujan berkaitan dengan banyaknya jumlah titik panas (hotspot).Hasil korelasi menunjukkan hubungan yang terbalik antara jumlah curah hujan dengan jumlah titik panas (hotspot) yang diidentifikasikan oleh adanya korelasi negatif antara variabel.Hal tersebut menjelaskan bahwa semakin tinggi curah hujan di suatu wilayah maka semakin rendah jumlah titik panas (hotspot) dan sebaliknya semakin rendah curah hujan akan menyebabkan semakin tinggi jumlah titik panas (hotspot).Rata-rata jumlah titik panas (hotspot) tertinggi selama periode 2017-2021 di Pulang Pisau terjadi pada bulan September yang merupakan bulan yang memiliki jumlah curah hujan terendah (puncak musim kemarau) di Pulang Pisau selama periode 2017-2021 Kebakaran hutan merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang sering terjadi dan dianggap penting sehingga menjadi perhatian lokal maupun global. Kebakaran hutan dan lahan merupakan suatu kejadian yang sering terjadi di wilayah Indonesia, khususnya di Pulau Kalimantan. Iklim merupakan salah satu faktor alami yang dapat mendukung terjadinya kebakaran hutan, karena kondisi iklim dapat mempengaruhi tingkat kekeringan bahan bakar permukaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara hotspot dengan curah hujan terhadap terjadinya kebakaran hutan di Pulang Pisau Kalimantan Tengah pada periode 2017-2021. Data yang digunakan pada penelitian ini berupa hotspot dengan menggunakan satelit Terra/Aqua-MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-64187.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-64187.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-64187.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-64187.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah" alt="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-041c8.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-041c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-041c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-041c8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah" alt="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-5f28b.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-5f28b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-5f28b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-5f28b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah" alt="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59435-kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah" target="_blank">Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa hal untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan penambahan parameter-parameter lain seperti suhu, kelembaban, dan kecepatan angin untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap kebakaran hutan dan lahan. Kedua, penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan yang tinggi, seperti di Pulau Sumatera dan Kalimantan, untuk memahami pola dan penyebab kebakaran di wilayah tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis spasial dan temporal kebakaran hutan dan lahan, termasuk identifikasi daerah rawan kebakaran dan pengembangan strategi pencegahan dan mitigasi yang efektif..
<br>Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Pulang Pisau dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya yaitu faktor iklim seperti curah hujan.Jumlah curah hujan di Pulang Pisau pada periode 2017-2021 bersifat fluktuatif setiap tahunnya dengan curah hujan tertinggi pada bulan Maret sebesar 393 mm/bulan dan terendah pada bulan September yaitu 70 mm/bulan.Tinggi dan rendahnya curah hujan dapat mengindikasikan adanya titik panas (hotspot) yang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan.Jumlah titik panas (hotspot) di Pulang Pisau tertinggi selama periode 2017-2021 terjadi pada tahun 2019 sebanyak 3.424 titik dan terendah pada tahun 2020 dengan jumlah titik panas (hotspot) sebanyak 2 titik.Hal tersebut mengindikasikan peningkatan dan penurunan curah hujan berkaitan dengan banyaknya jumlah titik panas (hotspot).Hasil korelasi menunjukkan hubungan yang terbalik antara jumlah curah hujan dengan jumlah titik panas (hotspot) yang diidentifikasikan oleh adanya korelasi negatif antara variabel.Hal tersebut menjelaskan bahwa semakin tinggi curah hujan di suatu wilayah maka semakin rendah jumlah titik panas (hotspot) dan sebaliknya semakin rendah curah hujan akan menyebabkan semakin tinggi jumlah titik panas (hotspot).Rata-rata jumlah titik panas (hotspot) tertinggi selama periode 2017-2021 di Pulang Pisau terjadi pada bulan September yang merupakan bulan yang memiliki jumlah curah hujan terendah (puncak musim kemarau) di Pulang Pisau selama periode 2017-2021
<br>Kebakaran hutan merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang sering terjadi dan dianggap penting sehingga menjadi perhatian lokal maupun global. Kebakaran hutan dan lahan merupakan suatu kejadian yang sering terjadi di wilayah Indonesia, khususnya di Pulau Kalimantan. Iklim merupakan salah satu faktor alami yang dapat mendukung terjadinya kebakaran hutan, karena kondisi iklim dapat mempengaruhi tingkat kekeringan bahan bakar permukaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara hotspot dengan curah hujan terhadap terjadinya kebakaran hutan di Pulang Pisau Kalimantan Tengah pada periode 2017-2021. Data yang digunakan pada penelitian ini berupa hotspot dengan menggunakan satelit Terra/Aqua-MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-5f28b.webp" type="image/webp" length="124254" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-64187.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-041c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/kebakaran-hutan-atmosferik-curah-hujan-klasifikasi-thumb-5f28b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14640-journal-tropical-silviculture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises Meta Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises Meta Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises Meta Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59440-komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal</link>
	<guid isPermaLink="false">bcdc241cce1d65f4fe34f09d47831167</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tracer study ]]></category>
	<category><![CDATA[ kcu bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ portal sso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandung,kcu,portal,sso,study,tracer]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki hubungan antara manajemen modal kerja dan profitabilitas UMKM di berbagai negara. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki hubungan antara manajemen modal kerja dan profitabilitas UMKM di berbagai negara. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi hubungan tersebut dan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang praktik manajemen modal kerja yang efektif di berbagai konteks. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model manajemen modal kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik UMKM di negara-negara tertentu. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih baik tentang praktik manajemen modal kerja yang optimal untuk UMKM di berbagai negara.. Berangkat dari masalah yang diidentifikasi oleh Singh dkk.a Literature Review and Research Agenda" mengenai kurangnya penelitian lintas negara, di mana sebagian besar studi hanya menggunakan satu negara atau satu perusahaan sebagai sampel analisis dari literatur yang tersedia, tinjauan literatur ini dilakukan dengan tujuan utama untuk merangkum kembali penelitian yang telah dilakukan tentang hubungan antara manajemen modal kerja dan profitabilitas UMKM di berbagai negara.Berdasarkan hal tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara modal kerja dan profitabilitas UMKM.Kurangnya literatur dan bukti empiris di negara lain membuat penelitian dan pencarian bukti empiris dari negara lain yang dapat mendukung atau menolak hipotesis yang diusulkan menjadi hal yang diperlukan untuk penelitian selanjutnya Keterbatasan literatur yang berkaitan dengan manajemen modal kerja (WCM) telah menimbulkan beberapa masalah yang relevan dengan literatur WCM, termasuk kurangnya penelitian lintas negara. Tujuan utama penelitian ini adalah meninjau penelitian tentang dampak WCM terhadap profitabilitas UMKM untuk membantu peneliti menentukan kesenjangan dalam literatur dan mengarahkan upaya penelitian dengan mempertimbangkan bagaimana WCM telah menarik perhatian peneliti, terutama setelah krisis keuangan pada tahun 2008. Penelitian ini telah dilakukan dengan mengadopsi metodologi SLR. Menurut pengetahuan penulis, tinjauan lintas negara mengenai topik ini hampir tidak ada hingga saat ini. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara WCM dan profitabilitas UMKM. Diskusi lengkap dapat disimpulkan bahwa peneliti selanjutnya dapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-afb8d.webp" title="JURIS - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-afb8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-afb8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-afb8d.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis" alt="JURIS - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-40bbc.webp" title="JURIS - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-40bbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-40bbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-40bbc.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis" alt="JURIS - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-96da1.webp" title="JURIS - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-96da1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-96da1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-96da1.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis" alt="JURIS - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59440-komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal" title="JURIS - The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis" target="_blank">The Effect of Working Capital Management on the Profitability of Small and Medium Enterprises: Meta-Analysis</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki hubungan antara manajemen modal kerja dan profitabilitas UMKM di berbagai negara. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi hubungan tersebut dan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang praktik manajemen modal kerja yang efektif di berbagai konteks. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model manajemen modal kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik UMKM di negara-negara tertentu. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih baik tentang praktik manajemen modal kerja yang optimal untuk UMKM di berbagai negara..
<br>Berangkat dari masalah yang diidentifikasi oleh Singh dkk.a Literature Review and Research Agenda" mengenai kurangnya penelitian lintas negara, di mana sebagian besar studi hanya menggunakan satu negara atau satu perusahaan sebagai sampel analisis dari literatur yang tersedia, tinjauan literatur ini dilakukan dengan tujuan utama untuk merangkum kembali penelitian yang telah dilakukan tentang hubungan antara manajemen modal kerja dan profitabilitas UMKM di berbagai negara.Berdasarkan hal tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara modal kerja dan profitabilitas UMKM.Kurangnya literatur dan bukti empiris di negara lain membuat penelitian dan pencarian bukti empiris dari negara lain yang dapat mendukung atau menolak hipotesis yang diusulkan menjadi hal yang diperlukan untuk penelitian selanjutnya
<br>Keterbatasan literatur yang berkaitan dengan manajemen modal kerja (WCM) telah menimbulkan beberapa masalah yang relevan dengan literatur WCM, termasuk kurangnya penelitian lintas negara. Tujuan utama penelitian ini adalah meninjau penelitian tentang dampak WCM terhadap profitabilitas UMKM untuk membantu peneliti menentukan kesenjangan dalam literatur dan mengarahkan upaya penelitian dengan mempertimbangkan bagaimana WCM telah menarik perhatian peneliti, terutama setelah krisis keuangan pada tahun 2008. Penelitian ini telah dilakukan dengan mengadopsi metodologi SLR. Menurut pengetahuan penulis, tinjauan lintas negara mengenai topik ini hampir tidak ada hingga saat ini. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara WCM dan profitabilitas UMKM. Diskusi lengkap dapat disimpulkan bahwa peneliti selanjutnya dapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-afb8d.webp" type="image/webp" length="144726" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-afb8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-40bbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/komparatif-lintas-negara-literatur-manajemen-modal-thumb-96da1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1391-inaba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15476-journal-business-management-inaba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr Know All ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr Know All ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr Know All ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59430-tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeri</link>
	<guid isPermaLink="false">7e69ef361ec21f12ea14fc3b7cac1885</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ stat counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ modongan kec ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,kec,modongan,stat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana tindakan ilokusioner dalam cerita pendek Mr. Know All merefleksikan karakter dan konflik dalam cerita tersebut. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana tindakan ilokusioner dalam cerita pendek Mr. Know All merefleksikan karakter dan konflik dalam cerita tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana pendekatan berbasis genre dapat digunakan untuk mengajarkan fitur bahasa yang lebih kompleks, seperti tata bahasa dan kosa kata, dengan menggunakan teks sebagai konteks. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menilai efektivitas pendekatan berbasis genre dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang fitur bahasa dan kemampuan mereka dalam menggunakan bahasa secara komunikatif.. Berdasarkan temuan dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa guru memahami karakteristik dan elemen fitur bahasa dalam pendekatan berbasis genre.Guru memahami bahwa fitur bahasa mencakup tata bahasa, kosa kata, dan perangkat kohesif.Guru mengetahui bahwa dalam kurikulum independen, bahasa Inggris diajarkan menggunakan pendekatan berbasis genre.Guru juga memahami bagaimana fitur bahasa, termasuk tata bahasa, kosa kata, dan perangkat kohesif diajarkan menggunakan pendekatan berbasis genre.Hal ini berarti fitur bahasa diajarkan melalui teks.Dalam wawancara, guru menyebutkan langkah-langkah pendekatan berbasis genre.Mereka adalah membangun konteks atau pengetahuan bidang, memodelkan dan mendekonstruksi teks, konstruksi bersama teks, dan konstruksi independen teks.Selain itu, guru menjelaskan bahwa fokus pengajaran fitur bahasa dalam pendekatan berbasis genre adalah pada tahap kedua, yaitu memodelkan dan mendekonstruksi teks Dalam percakapan sehari-hari, ketika orang-orang menghasilkan ucapan, mereka juga melakukan tindakan melalui ucapan tersebut. Fenomena ini tidak hanya terjadi dalam percakapan nyata, tetapi juga dapat terjadi dalam dialog sebuah cerita pendek. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tindakan ilokusioner dalam dialog cerita pendek berjudul Mr. Know All yang ditulis oleh Somerset Maugham. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah ucapan yang dihasilkan oleh karakter dalam cerita. Analisis data didasarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-5fa2b.webp" title="JURIS - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-5fa2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-5fa2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-5fa2b.webp 1x" title="JURIS - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All" alt="JURIS - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-2b9e7.webp" title="JURIS - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-2b9e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-2b9e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-2b9e7.webp 1x" title="JURIS - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All" alt="JURIS - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-af076.webp" title="JURIS - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-af076.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-af076.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-af076.webp 1x" title="JURIS - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All" alt="JURIS - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59430-tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeri" title="JURIS - Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All" target="_blank">Illocutionary Act Analysis on Short Story Entitled Mr. Know All</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana tindakan ilokusioner dalam cerita pendek Mr. Know All merefleksikan karakter dan konflik dalam cerita tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana pendekatan berbasis genre dapat digunakan untuk mengajarkan fitur bahasa yang lebih kompleks, seperti tata bahasa dan kosa kata, dengan menggunakan teks sebagai konteks. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menilai efektivitas pendekatan berbasis genre dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang fitur bahasa dan kemampuan mereka dalam menggunakan bahasa secara komunikatif..
<br>Berdasarkan temuan dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa guru memahami karakteristik dan elemen fitur bahasa dalam pendekatan berbasis genre.Guru memahami bahwa fitur bahasa mencakup tata bahasa, kosa kata, dan perangkat kohesif.Guru mengetahui bahwa dalam kurikulum independen, bahasa Inggris diajarkan menggunakan pendekatan berbasis genre.Guru juga memahami bagaimana fitur bahasa, termasuk tata bahasa, kosa kata, dan perangkat kohesif diajarkan menggunakan pendekatan berbasis genre.Hal ini berarti fitur bahasa diajarkan melalui teks.Dalam wawancara, guru menyebutkan langkah-langkah pendekatan berbasis genre.Mereka adalah membangun konteks atau pengetahuan bidang, memodelkan dan mendekonstruksi teks, konstruksi bersama teks, dan konstruksi independen teks.Selain itu, guru menjelaskan bahwa fokus pengajaran fitur bahasa dalam pendekatan berbasis genre adalah pada tahap kedua, yaitu memodelkan dan mendekonstruksi teks
<br>Dalam percakapan sehari-hari, ketika orang-orang menghasilkan ucapan, mereka juga melakukan tindakan melalui ucapan tersebut. Fenomena ini tidak hanya terjadi dalam percakapan nyata, tetapi juga dapat terjadi dalam dialog sebuah cerita pendek. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tindakan ilokusioner dalam dialog cerita pendek berjudul Mr. Know All yang ditulis oleh Somerset Maugham. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah ucapan yang dihasilkan oleh karakter dalam cerita. Analisis data didasarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-2b9e7.webp" type="image/webp" length="58424" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-5fa2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-2b9e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/tata-bahasa-materi-berbicara-inggris-pemeriksa-sis-thumb-af076.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3032-bustanul-ulum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12441-majapahit-journal-english-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp Secara In Vitro ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp Secara In Vitro ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp Secara In Vitro ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59437-minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-miny</link>
	<guid isPermaLink="false">699d3fbaa0665c0ad71a16c5d71033cd</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ root system ]]></category>
	<category><![CDATA[ usman usman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,root,system,usman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Perlu adanya penelitian lanjutan mengenai anti fungi minyak atsiri serai wangi dan nilam untuk pengaplikasian secara in vivo. Hal bertujuan untuk menguji keefektifan nya dalam kegiatan pengendalian penyakit tanaman dan juga perlu adanya pengujian formula ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro: Perlu adanya penelitian lanjutan mengenai anti fungi minyak atsiri serai wangi dan nilam untuk pengaplikasian secara in vivo. Hal bertujuan untuk menguji keefektifan nya dalam kegiatan pengendalian penyakit tanaman dan juga perlu adanya pengujian formula nya terhadap beberapa jenis patogen penyebab penyakit tanaman lainnya.. Pemberian minyak atsiri serai wangi dan nilam dengan berbagai macam konsentrasi memiliki pengaruh efektif untuk menghambat pertumbuhan patogen Botryodiplodia sp.Perlakuan minyak atsiri pada media PDA dan PDB menunjukkan nilai persen hambat tertinggi pada nilam 10%, sedangkan nilai persen hambat terendah terdapat pada serai wangi 1%.Hal ini disebabkan karena adanya zat anti fungi yang terdapat pada kedua jenis minyak dan juga besar konsentrasi yang diberikan sehingga dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri nilam dan serai wangi efektif dalam menghambat patogen Botryodiplodia sp.Pengamatan mikroskopis setelah perlakuan menunjukkan hifa yang mengalami perubahan pola maupun bentuk di antaranya membengkak, pertumbuhan yang melingkar, berbentuk manik-manik dan pertumbuhan yang berlebihan Patogen Botryodiplodia sp. merupakan cendawan penyebab penyakit mati pucuk dan busuk batang yang menyerang khususnya tanaman kehutanan. Pengendalian yang saat ini masih digunakan di lapangan yaitu menggunakan pestisida kimia yang berbahaya bagi lingkungan sekitar maupun bagi tanaman itu sendiri, sehingga perlu adanya alternatif lain yaitu menggunakan minyak atsiri serai wangi dan nilam. Minyak atsiri serai wangi dan nilam memiliki senyawa aktif di dalamnya yang berperan sebagai anti fungi untuk menghambat pertumbuhan cendawan patogen Botryodiplodia sp. Tujuan penelitian ini adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-c3b67.webp" title="JURIS - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-c3b67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-c3b67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-c3b67.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro" alt="JURIS - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-465b9.webp" title="JURIS - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-465b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-465b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-465b9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro" alt="JURIS - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-f982c.webp" title="JURIS - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-f982c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-f982c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-f982c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro" alt="JURIS - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59437-minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-miny" title="JURIS - Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro" target="_blank">Pengaruh Minyak Atsiri Serai Wangi dan Nilam pada Pertumbuhan Botryodiplodia sp. Secara In Vitro</a>: Perlu adanya penelitian lanjutan mengenai anti fungi minyak atsiri serai wangi dan nilam untuk pengaplikasian secara in vivo. Hal bertujuan untuk menguji keefektifan nya dalam kegiatan pengendalian penyakit tanaman dan juga perlu adanya pengujian formula nya terhadap beberapa jenis patogen penyebab penyakit tanaman lainnya..
<br>Pemberian minyak atsiri serai wangi dan nilam dengan berbagai macam konsentrasi memiliki pengaruh efektif untuk menghambat pertumbuhan patogen Botryodiplodia sp.Perlakuan minyak atsiri pada media PDA dan PDB menunjukkan nilai persen hambat tertinggi pada nilam 10%, sedangkan nilai persen hambat terendah terdapat pada serai wangi 1%.Hal ini disebabkan karena adanya zat anti fungi yang terdapat pada kedua jenis minyak dan juga besar konsentrasi yang diberikan sehingga dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri nilam dan serai wangi efektif dalam menghambat patogen Botryodiplodia sp.Pengamatan mikroskopis setelah perlakuan menunjukkan hifa yang mengalami perubahan pola maupun bentuk di antaranya membengkak, pertumbuhan yang melingkar, berbentuk manik-manik dan pertumbuhan yang berlebihan
<br>Patogen Botryodiplodia sp. merupakan cendawan penyebab penyakit mati pucuk dan busuk batang yang menyerang khususnya tanaman kehutanan. Pengendalian yang saat ini masih digunakan di lapangan yaitu menggunakan pestisida kimia yang berbahaya bagi lingkungan sekitar maupun bagi tanaman itu sendiri, sehingga perlu adanya alternatif lain yaitu menggunakan minyak atsiri serai wangi dan nilam. Minyak atsiri serai wangi dan nilam memiliki senyawa aktif di dalamnya yang berperan sebagai anti fungi untuk menghambat pertumbuhan cendawan patogen Botryodiplodia sp. Tujuan penelitian ini adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-c3b67.webp" type="image/webp" length="76924" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-c3b67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-465b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/minyak-serai-wangi-ekstrak-batang-atsiri-kenanga-p-thumb-f982c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14640-journal-tropical-silviculture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59445-kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda</link>
	<guid isPermaLink="false">fa7ec09c2c0de5d5693581cb6838f9a9</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fachrul reza ]]></category>
	<category><![CDATA[ intam kurnia ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadia tala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fachrul,intam,kurnia,nadia,reza,tala]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada aspek-aspek spesifik dalam rehabilitasi dan rekonstruksi bandara. Misalnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana desain arsitektur yang inovatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada aspek-aspek spesifik dalam rehabilitasi dan rekonstruksi bandara. Misalnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana desain arsitektur yang inovatif dan ramah lingkungan dapat meningkatkan kualitas pelayanan penumpang di ruang tunggu keberangkatan. Selain itu, studi tentang dampak sosial dan ekonomi dari rehabilitasi dan rekonstruksi bandara terhadap masyarakat setempat juga dapat menjadi topik menarik. Terakhir, penelitian tentang strategi pemasaran dan promosi yang efektif untuk meningkatkan penggunaan transportasi udara di Sulawesi Tengah dapat menjadi saran penelitian lanjutan yang relevan.. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis membuat kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan antara rehabilitasi dan rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri terhadap kualitas pelayanan penumpang di ruang tunggu keberangkatan.Koefisien regresi rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri terhadap kualitas pelayanan penumpang di ruang tunggu keberangkatan sebesar 68,1 % sedangkan besarnya pengaruh adalah 45,7 % dan sisanya 54,3 % dipengaruhi oleh faktor lainnya.Pengaruh keduanya dikatakan berbanding lurus dan memiliki hubungan positif, dimana jika nilai rehabilitasi dan rekonstruksi tinggi maka nilai kualitas pelayanan akan tinggi, begitu pun juga sebaliknya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan. Metode penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan menggunakan metode kuantitatif asosiatif, yaitu penelitian untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara rehabilitasi dan rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri terhadap kualitas pelayanan penumpang di ruang tunggu keberangkatan. Koefisien regresi rehabilitasi dan rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri terhadap kualitas pelayanan penumpang di ruang tunggu keberangkatan sebesar 68,1 %... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-451e1.webp" title="JURIS - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-451e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-451e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-451e1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan" alt="JURIS - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-dec44.webp" title="JURIS - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-dec44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-dec44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-dec44.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan" alt="JURIS - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-e36fb.webp" title="JURIS - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-e36fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-e36fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-e36fb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan" alt="JURIS - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59445-kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda" title="JURIS - Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan" target="_blank">Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada aspek-aspek spesifik dalam rehabilitasi dan rekonstruksi bandara. Misalnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana desain arsitektur yang inovatif dan ramah lingkungan dapat meningkatkan kualitas pelayanan penumpang di ruang tunggu keberangkatan. Selain itu, studi tentang dampak sosial dan ekonomi dari rehabilitasi dan rekonstruksi bandara terhadap masyarakat setempat juga dapat menjadi topik menarik. Terakhir, penelitian tentang strategi pemasaran dan promosi yang efektif untuk meningkatkan penggunaan transportasi udara di Sulawesi Tengah dapat menjadi saran penelitian lanjutan yang relevan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis membuat kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan antara rehabilitasi dan rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri terhadap kualitas pelayanan penumpang di ruang tunggu keberangkatan.Koefisien regresi rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri terhadap kualitas pelayanan penumpang di ruang tunggu keberangkatan sebesar 68,1 % sedangkan besarnya pengaruh adalah 45,7 % dan sisanya 54,3 % dipengaruhi oleh faktor lainnya.Pengaruh keduanya dikatakan berbanding lurus dan memiliki hubungan positif, dimana jika nilai rehabilitasi dan rekonstruksi tinggi maka nilai kualitas pelayanan akan tinggi, begitu pun juga sebaliknya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Pengaruh Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Terhadap Kualitas Pelayanan Penumpang di Ruang Tunggu Keberangkatan. Metode penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan menggunakan metode kuantitatif asosiatif, yaitu penelitian untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara rehabilitasi dan rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri terhadap kualitas pelayanan penumpang di ruang tunggu keberangkatan. Koefisien regresi rehabilitasi dan rekonstruksi Bandara Mutiara Sis Al Jufri terhadap kualitas pelayanan penumpang di ruang tunggu keberangkatan sebesar 68,1 %...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-451e1.webp" type="image/webp" length="103610" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-451e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-dec44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/kualitas-pelayanan-rehabilitasi-rekonstruksi-banda-thumb-e36fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3303-stiapembangunanpalu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13307-jurnal-administrator.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59447-motivasi-siswa-kelas-x-kompet</link>
	<guid isPermaLink="false">cc87e30d31719a925340a6a4566c439a</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:16:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diuraikan sebelumnya, maka ada beberapa saran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagi guru matapelajaran biologi dapat menggunakan media pembelajaran berbasis macromedia flash pada materi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma: Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diuraikan sebelumnya, maka ada beberapa saran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagi guru matapelajaran biologi dapat menggunakan media pembelajaran berbasis macromedia flash pada materi sistem ekskresi dalam proses belajar mengajar karena dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Bagi siswa, melalui bahan ajar ini dapat memperluas wawasan mengenai pembelajaran biologi khususnya pada materi sistem ekskresi manusia. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini dapat menjadi sumber informasi dalam melakukan penelitian yang sama dengan cakupan yang lebih luas. Bagi peneliti dalam menambah serta memperluas wawasan mengenai media pembelajaran. Bagi Universitas Nias Raya, sebagai bahan koleksi diperpustakaan yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa khususnya Prodi Pendidikan Biologi dalam memperluas wawasan pengetahuan mereka dan penulisan karya ilmiah.. Berdasarkan hasil pengembangan media pembelajaran berbasis macromedia flash pada materi sistem ekskresi manusia menunjukkan hasil yang sangat baik dengan kategori sangat valid, dimana hasil motivasi siswa sangat tinggi serta hasil belajar siswa dalam ranah kognitif yang menunjukkan hasil yang baik, maka disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis macromedia flash pada materi sistem ekskresi manusia dapat meningkatkan hasil belajar siswa karena media pembelajaran ini telah divalidasi oleh tiga validator dan dapat digunakan oleh guru maupun siswa dan telah diuji kepraktisan pada guru maupun siswa Latar belakang penelitian ini adalah proses pembelajaran guru masih menggunakan metode konvensional, dimana penyampaian materi pembelajaran melalui metode ceramah, artinya, guru masih mengandalkan buku paket yang telah disediakan untuk menyampaikan materi pembelajaran di dalam kelas tanpa mengunakan media pembelajaran sebagai penunjangnya. Penggunaan metode konvensional tersebut masih belum dapat memicu minat serta motivasi siswa untuk belajar sehingga tujuan pembelajaran tidak terwujud dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis macromedia flash pada materi biologi sistem ekskreasi pada manusia di kelas X SMA Negeri 1 Toma Tahun Pembelajaran 2023/2024 yang valid, praktis dan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-704f1.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-704f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-704f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-704f1.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma" alt="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-ffa90.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-ffa90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-ffa90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-ffa90.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma" alt="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-dc90c.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-dc90c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-dc90c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-dc90c.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma" alt="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59447-motivasi-siswa-kelas-x-kompet" title="JURIS - Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma" target="_blank">Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Pada Mata Pelajaran Biologi Pada Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas X SMA Negeri 1 Toma</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diuraikan sebelumnya, maka ada beberapa saran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagi guru matapelajaran biologi dapat menggunakan media pembelajaran berbasis macromedia flash pada materi sistem ekskresi dalam proses belajar mengajar karena dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Bagi siswa, melalui bahan ajar ini dapat memperluas wawasan mengenai pembelajaran biologi khususnya pada materi sistem ekskresi manusia. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini dapat menjadi sumber informasi dalam melakukan penelitian yang sama dengan cakupan yang lebih luas. Bagi peneliti dalam menambah serta memperluas wawasan mengenai media pembelajaran. Bagi Universitas Nias Raya, sebagai bahan koleksi diperpustakaan yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa khususnya Prodi Pendidikan Biologi dalam memperluas wawasan pengetahuan mereka dan penulisan karya ilmiah..
<br>Berdasarkan hasil pengembangan media pembelajaran berbasis macromedia flash pada materi sistem ekskresi manusia menunjukkan hasil yang sangat baik dengan kategori sangat valid, dimana hasil motivasi siswa sangat tinggi serta hasil belajar siswa dalam ranah kognitif yang menunjukkan hasil yang baik, maka disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis macromedia flash pada materi sistem ekskresi manusia dapat meningkatkan hasil belajar siswa karena media pembelajaran ini telah divalidasi oleh tiga validator dan dapat digunakan oleh guru maupun siswa dan telah diuji kepraktisan pada guru maupun siswa
<br>Latar belakang penelitian ini adalah proses pembelajaran guru masih menggunakan metode konvensional, dimana penyampaian materi pembelajaran melalui metode ceramah, artinya, guru masih mengandalkan buku paket yang telah disediakan untuk menyampaikan materi pembelajaran di dalam kelas tanpa mengunakan media pembelajaran sebagai penunjangnya. Penggunaan metode konvensional tersebut masih belum dapat memicu minat serta motivasi siswa untuk belajar sehingga tujuan pembelajaran tidak terwujud dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis macromedia flash pada materi biologi sistem ekskreasi pada manusia di kelas X SMA Negeri 1 Toma Tahun Pembelajaran 2023/2024 yang valid, praktis dan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-dc90c.webp" type="image/webp" length="89132" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-704f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-ffa90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/motivasi-siswa-kelas-x-kompetensi-keterlibatan-bel-thumb-dc90c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1496-uniraya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7562-faguru-jurnal-ilmiah-mahasiswa-keguruan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 19 Aug 2026 08:45:37 +0700. 12 items. Served in: 9.587 seconds [rss] -->
