<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 01 May 2026 04:15:18 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 04:15:18 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-01T04:15:18+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister S 2 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister S 2 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister S 2 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43483-prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-mina</link>
	<guid isPermaLink="false">45661371ccc8db4f2f8b8a907507147a</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 21:51:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan, seperti motivasi pribadi, dukungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan, seperti motivasi pribadi, dukungan keluarga, dan peluang karier. Kedua, penelitian dapat menyelidiki hubungan antara prestasi akademik dan minat melanjutkan pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi, seperti program doktor atau pendidikan profesional. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh perguruan tinggi untuk meningkatkan minat dan akses pendidikan lanjut bagi mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi rendah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami dinamika pendidikan dan mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.. Kedudukan sosial ekonomi orang tua yang rendah dan sedang memiliki hubungan yang negatif dan dengan minat dalam melanjutkan ke level yang lebih tinggi.Prestasi akademik mahasiswa tergolong baik atau tinggi, sehingga memiliki hubungan yang positif dan sangat kuat dalam minat melanjtukan ke jenjang yang lebih tinggi.Maka, dari hasil temuan prestasi akademik mahasiswa ekonomi di STKIP PGRI Lumajang dan tingkat sosial ekonomi orang tua yang tinggi terbukti berkorelasi positif dan signifikan terhadap minat untuk menempuh pendidikan magister.Bagi Pihak perguruan tinggi diharapkan mampu menghadirkan layanan up to date mengenai informasi beasiswa bagi para mahasiswanya terutama mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi dan memiliki minat terhadap masa depan pendidikannya.Sehingga mahasiswa dapat terbantu untuk bisa melanjutkan pendidikan walaupun dengan keterbatasan biaya.Bagi mahasiswa yang memiliki ekonomi rendah diharapkan untuk tetap belajar dengan giat dan memanfaatkan peluang yang diberikan oleh perguruan tinggi.mahasiswa dengan sosial ekonomi rendah dan berprestasi dapat memanfaatkan beasiswa untuk dapat tetap melanjutkan pendidikan tinggi Lulusan sarjana pendidikan ekonomi diketahui setiap tahunnya hampir tidak ada yang memiliki minat untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, aspek ini bisa berdasarkan dari kondisi ekonomi yang keadaannya belum memenuhi untuk memberikan dukungan dari segi materil, sedangkan prestasi akademik mahasiswa secara optimal dapat mendukung untuk melanjutkan. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan keterkaitan antara prestasi akademik dan tingkat sosial ekonomi orangtua terhadap keinginan mahasiswa untuk menempuh pendidikan hingga jenjang S2 dari ketiga aspek tersebut merupakan pendorong utama dari penelitian ini. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 59, sehingga partisipan yang menjadi sampel penelitian ini semuanya terdaftar dalam populasi. Lingkup sampel penelitian mahasiswa di pendidikan ekonomi STKIP PGRI Lumajang. Metode kuantitatif dipakai dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-f2824.webp" title="JURIS - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-f2824.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-f2824.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-f2824.webp 1x" title="JURIS - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)" alt="JURIS - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-d3494.webp" title="JURIS - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-d3494.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-d3494.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-d3494.webp 1x" title="JURIS - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)" alt="JURIS - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-a345f.webp" title="JURIS - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-a345f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-a345f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-a345f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)" alt="JURIS - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43483-prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-mina" title="JURIS - Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)" target="_blank">Hubungan sosial ekonomi orang tua dan prestasi akademik mahasiswa prodi pendidikan ekonomi pada minat melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister (S-2)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan, seperti motivasi pribadi, dukungan keluarga, dan peluang karier. Kedua, penelitian dapat menyelidiki hubungan antara prestasi akademik dan minat melanjutkan pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi, seperti program doktor atau pendidikan profesional. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh perguruan tinggi untuk meningkatkan minat dan akses pendidikan lanjut bagi mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi rendah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami dinamika pendidikan dan mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia..
<br>Kedudukan sosial ekonomi orang tua yang rendah dan sedang memiliki hubungan yang negatif dan dengan minat dalam melanjutkan ke level yang lebih tinggi.Prestasi akademik mahasiswa tergolong baik atau tinggi, sehingga memiliki hubungan yang positif dan sangat kuat dalam minat melanjtukan ke jenjang yang lebih tinggi.Maka, dari hasil temuan prestasi akademik mahasiswa ekonomi di STKIP PGRI Lumajang dan tingkat sosial ekonomi orang tua yang tinggi terbukti berkorelasi positif dan signifikan terhadap minat untuk menempuh pendidikan magister.Bagi Pihak perguruan tinggi diharapkan mampu menghadirkan layanan up to date mengenai informasi beasiswa bagi para mahasiswanya terutama mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi dan memiliki minat terhadap masa depan pendidikannya.Sehingga mahasiswa dapat terbantu untuk bisa melanjutkan pendidikan walaupun dengan keterbatasan biaya.Bagi mahasiswa yang memiliki ekonomi rendah diharapkan untuk tetap belajar dengan giat dan memanfaatkan peluang yang diberikan oleh perguruan tinggi.mahasiswa dengan sosial ekonomi rendah dan berprestasi dapat memanfaatkan beasiswa untuk dapat tetap melanjutkan pendidikan tinggi
<br>Lulusan sarjana pendidikan ekonomi diketahui setiap tahunnya hampir tidak ada yang memiliki minat untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, aspek ini bisa berdasarkan dari kondisi ekonomi yang keadaannya belum memenuhi untuk memberikan dukungan dari segi materil, sedangkan prestasi akademik mahasiswa secara optimal dapat mendukung untuk melanjutkan. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan keterkaitan antara prestasi akademik dan tingkat sosial ekonomi orangtua terhadap keinginan mahasiswa untuk menempuh pendidikan hingga jenjang S2 dari ketiga aspek tersebut merupakan pendorong utama dari penelitian ini. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 59, sehingga partisipan yang menjadi sampel penelitian ini semuanya terdaftar dalam populasi. Lingkup sampel penelitian mahasiswa di pendidikan ekonomi STKIP PGRI Lumajang. Metode kuantitatif dipakai dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-a345f.webp" type="image/webp" length="70966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-f2824.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-d3494.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/prestasi-akademik-mahasiswa-ekonomi-minat-sosial-a-thumb-a345f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Practice of Gambling Maisir in Various Forms of Modern Economic Activity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Practice of Gambling Maisir in Various Forms of Modern Economic Activity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Practice of Gambling Maisir in Various Forms of Modern Economic Activity ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43486-gambling-maisir-modern-economy-practices</link>
	<guid isPermaLink="false">4f928f523fc588868df772c77d0ccddd</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 21:28:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ To address the issue of gambling practices in modern economic activities, a multi-faceted approach is necessary. Firstly, there is a need to raise awareness among the general public about the negative impacts of gambling, both on individuals and society. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity: To address the issue of gambling practices in modern economic activities, a multi-faceted approach is necessary. Firstly, there is a need to raise awareness among the general public about the negative impacts of gambling, both on individuals and society. This can be done through educational campaigns and initiatives that highlight the potential harm and encourage responsible behavior. Secondly, it is crucial to strengthen the enforcement of existing laws and regulations related to gambling. This includes ensuring that providers of gambling products adhere to strict guidelines to prevent consumer losses and that the government and authorities remain vigilant in their efforts to eradicate gambling in Indonesia. Lastly, it is essential to explore alternative forms of entertainment and recreation that promote healthy and productive activities, especially for those who are vulnerable to the allure of gambling. By combining these strategies, we can work towards creating a society that values economic prosperity while minimizing the negative consequences associated with gambling practices.. Based on the description above, it can be concluded that.1) Gambling (maisir) is all kinds of games in which there are bets and there is the practice of luck, which makes people who play hope that they will get benefits easily without working hard.2) A Muslim should not use gambling as a means of entertainment and leisure, just as he should not use it as a means of earning a living in any situation.3) The practice of online gambling is a form of economic activity that is contrary because it is a game that has a negative impact on the perpetrator and society.4) Prevention of gambling practices (maisir) is by applying the rule of law to create a deterrent effect for the perpetrator Economic activity plays a vital role in creating a prosperous, just, and prosperous society. Islam teaches the economic system of its ummah, based on the values of justice that must be upheld and become the main principle for conducting economic activities. Every economic activity must contain elements of benefit and not mistreatment of oneself and others, so that economic activity can create community welfare equally. Conducting economic activities is not allowed to be done if it contains elements of gharar, maysir,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-5aa56.webp" title="JURIS - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-5aa56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-5aa56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-5aa56.webp 1x" title="JURIS - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity" alt="JURIS - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-ec848.webp" title="JURIS - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-ec848.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-ec848.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-ec848.webp 1x" title="JURIS - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity" alt="JURIS - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-3216e.webp" title="JURIS - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-3216e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-3216e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-3216e.webp 1x" title="JURIS - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity" alt="JURIS - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43486-gambling-maisir-modern-economy-practices" title="JURIS - The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity" target="_blank">The Practice of Gambling (Maisir) in Various Forms of Modern Economic Activity</a>: To address the issue of gambling practices in modern economic activities, a multi-faceted approach is necessary. Firstly, there is a need to raise awareness among the general public about the negative impacts of gambling, both on individuals and society. This can be done through educational campaigns and initiatives that highlight the potential harm and encourage responsible behavior. Secondly, it is crucial to strengthen the enforcement of existing laws and regulations related to gambling. This includes ensuring that providers of gambling products adhere to strict guidelines to prevent consumer losses and that the government and authorities remain vigilant in their efforts to eradicate gambling in Indonesia. Lastly, it is essential to explore alternative forms of entertainment and recreation that promote healthy and productive activities, especially for those who are vulnerable to the allure of gambling. By combining these strategies, we can work towards creating a society that values economic prosperity while minimizing the negative consequences associated with gambling practices..
<br>Based on the description above, it can be concluded that.1) Gambling (maisir) is all kinds of games in which there are bets and there is the practice of luck, which makes people who play hope that they will get benefits easily without working hard.2) A Muslim should not use gambling as a means of entertainment and leisure, just as he should not use it as a means of earning a living in any situation.3) The practice of online gambling is a form of economic activity that is contrary because it is a game that has a negative impact on the perpetrator and society.4) Prevention of gambling practices (maisir) is by applying the rule of law to create a deterrent effect for the perpetrator
<br>Economic activity plays a vital role in creating a prosperous, just, and prosperous society. Islam teaches the economic system of its ummah, based on the values of justice that must be upheld and become the main principle for conducting economic activities. Every economic activity must contain elements of benefit and not mistreatment of oneself and others, so that economic activity can create community welfare equally. Conducting economic activities is not allowed to be done if it contains elements of gharar, maysir,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-ec848.webp" type="image/webp" length="112660" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-5aa56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-ec848.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/gambling-maisir-modern-economy-practices-practice-thumb-3216e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH MOOD PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH MOOD PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH MOOD PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43479-mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing</link>
	<guid isPermaLink="false">6bae78c4df5092ca726c0755db927b1d</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 21:26:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti atikah ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<category><![CDATA[ foods https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atikah,foods,gacor,https,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada faktor-faktor yang memengaruhi niat untuk melakukan tindakan whistleblowing dengan responden auditor. Selain itu, studi eksperimental dapat dilakukan untuk menyelidiki pengaruh mood, pemberian reward, dan komitmen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada faktor-faktor yang memengaruhi niat untuk melakukan tindakan whistleblowing dengan responden auditor. Selain itu, studi eksperimental dapat dilakukan untuk menyelidiki pengaruh mood, pemberian reward, dan komitmen religius terhadap perilaku whistleblowing secara langsung. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran dan pengaruh sistem whistleblowing yang optimal dalam mendorong pelaporan kecurangan. Dengan memahami faktor-faktor ini, organisasi dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan niat dan perilaku whistleblowing, sehingga dapat mencegah dan mengurangi kecurangan di lingkungan kerja.. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mood memengaruhi niat melakukan whistleblowing.Ini menunjukkan bahwa orang dalam mood yang lebih baik cenderung bertindak dengan adil dan jujur, termasuk melaporkan pelanggaran atau kecurangan.Kemudian, orang yang berada dalam mood negatif seperti marah, frustrasi, atau kecewa juga dapat memicu juga seseorang untuk melakukan whistleblowing.Ketika seseorang merasa emosi tersebut, mereka mungkin merasa dorongan yang kuat untuk mengungkapkan kecurangan atau ketidakadilan yang mereka saksikan sebagai cara untuk menanggapi perasaan negatif tersebut.Keinginan untuk melakukan whistleblowing meningkat dengan adanya pemberian reward.Pemberian reward membuat seseorang menjadi termotivasi untuk melakukan whistleblowing karena mereka merasa lebih dihargai sehingga mereka cenderung untuk melaporkan pelanggaran.Komitmen religius meningkatkan keinginan untuk melakukan whistleblowing.Komitmen kepada prinsip-prinsip keagamaan dapat memberikan dorongan bagi seseorang untuk mengambil risiko melaporkan pelanggaran, dengan keyakinan bahwa mereka bertindak sesuai dengan kehendak Tuhan Indonesia, menghadapi masalah sosial ekonomi yang serius akibat kecurangan dalam berbagai bentuk, termasuk korupsi. Whistleblowing untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, terutama dalam hal pencegahan kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa besar keterkaitan antara mood, pengaruh reward, dan komitmen religius yang dimiliki seseorang terhadap keinginan atau niat untuk melakukan whistleblowing. Dalam penelitian kuantitatif ini, data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan dengan google form. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih 70 responden. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-e28c8.webp" title="JURIS - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-e28c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-e28c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-e28c8.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING" alt="JURIS - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-96388.webp" title="JURIS - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-96388.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-96388.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-96388.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING" alt="JURIS - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-d42ca.webp" title="JURIS - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-d42ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-d42ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-d42ca.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING" alt="JURIS - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43479-mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing" title="JURIS - PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING" target="_blank">PENGARUH MOOD, PEMBERIAN REWARD DAN KOMITMEN RELIGIUS TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING</a>: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada faktor-faktor yang memengaruhi niat untuk melakukan tindakan whistleblowing dengan responden auditor. Selain itu, studi eksperimental dapat dilakukan untuk menyelidiki pengaruh mood, pemberian reward, dan komitmen religius terhadap perilaku whistleblowing secara langsung. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran dan pengaruh sistem whistleblowing yang optimal dalam mendorong pelaporan kecurangan. Dengan memahami faktor-faktor ini, organisasi dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan niat dan perilaku whistleblowing, sehingga dapat mencegah dan mengurangi kecurangan di lingkungan kerja..
<br>Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mood memengaruhi niat melakukan whistleblowing.Ini menunjukkan bahwa orang dalam mood yang lebih baik cenderung bertindak dengan adil dan jujur, termasuk melaporkan pelanggaran atau kecurangan.Kemudian, orang yang berada dalam mood negatif seperti marah, frustrasi, atau kecewa juga dapat memicu juga seseorang untuk melakukan whistleblowing.Ketika seseorang merasa emosi tersebut, mereka mungkin merasa dorongan yang kuat untuk mengungkapkan kecurangan atau ketidakadilan yang mereka saksikan sebagai cara untuk menanggapi perasaan negatif tersebut.Keinginan untuk melakukan whistleblowing meningkat dengan adanya pemberian reward.Pemberian reward membuat seseorang menjadi termotivasi untuk melakukan whistleblowing karena mereka merasa lebih dihargai sehingga mereka cenderung untuk melaporkan pelanggaran.Komitmen religius meningkatkan keinginan untuk melakukan whistleblowing.Komitmen kepada prinsip-prinsip keagamaan dapat memberikan dorongan bagi seseorang untuk mengambil risiko melaporkan pelanggaran, dengan keyakinan bahwa mereka bertindak sesuai dengan kehendak Tuhan
<br>Indonesia, menghadapi masalah sosial ekonomi yang serius akibat kecurangan dalam berbagai bentuk, termasuk korupsi. Whistleblowing untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, terutama dalam hal pencegahan kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa besar keterkaitan antara mood, pengaruh reward, dan komitmen religius yang dimiliki seseorang terhadap keinginan atau niat untuk melakukan whistleblowing. Dalam penelitian kuantitatif ini, data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan dengan google form. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih 70 responden. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-d42ca.webp" type="image/webp" length="110068" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-e28c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-96388.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/mood-komitmen-religius-reward-whistleblowing-penga-thumb-d42ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18061-jurnal-riset-akuntansi-aksioma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43470-pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect</link>
	<guid isPermaLink="false">7479adb06325fe73dc110d55cb71b1bf</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 21:24:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eni erdiani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eni,erdiani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum secara signifikan menurunkan tingkat kemiskinan di Kota Madiun, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur: Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum secara signifikan menurunkan tingkat kemiskinan di Kota Madiun, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang secara signifikan mempengaruhi penurunan tingkat kemiskinan, seperti kualitas pendidikan, akses layanan kesehatan, dan program pemberdayaan masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak program-program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi program tersebut. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif untuk memahami secara lebih mendalam pengalaman dan persepsi masyarakat miskin terhadap program-program pemerintah dan faktor-faktor yang menghambat atau mempercepat upaya mereka untuk keluar dari kemiskinan. Dengan menggabungkan hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif, kebijakan penanggulangan kemiskinan dapat dirancang secara lebih tepat sasaran dan efektif.. Berdasarkan penelitian, pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan.Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan.Jika pertumbuhan ekonomi meningkat 1 persen, maka akan menurunkan tingkat kemiskinan sebesar 0,010 persen.Upaya pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi belum secara langsung dapat mengurangi kemiskinan, sehingga teori trickle-down effect belum terjadi di Kota Madiun periode 2013-2022 Masalah kemiskinan tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga pemerintah dalam upaya mencegah dampak negatif. Pemerintah Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur, telah meningkatkan laju pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan Provinsi Jawa Timur. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi diharapkan dapat memberikan efek limpahan (trickle-down effect) yang berpengaruh terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan data periode 2013-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-d6b70.webp" title="JURIS - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-d6b70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-d6b70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-d6b70.webp 1x" title="JURIS - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur" alt="JURIS - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-423ac.webp" title="JURIS - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-423ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-423ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-423ac.webp 1x" title="JURIS - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur" alt="JURIS - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-0c1e6.webp" title="JURIS - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-0c1e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-0c1e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-0c1e6.webp 1x" title="JURIS - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur" alt="JURIS - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43470-pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect" title="JURIS - Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur" target="_blank">Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur</a>: Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum secara signifikan menurunkan tingkat kemiskinan di Kota Madiun, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang secara signifikan mempengaruhi penurunan tingkat kemiskinan, seperti kualitas pendidikan, akses layanan kesehatan, dan program pemberdayaan masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak program-program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi program tersebut. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif untuk memahami secara lebih mendalam pengalaman dan persepsi masyarakat miskin terhadap program-program pemerintah dan faktor-faktor yang menghambat atau mempercepat upaya mereka untuk keluar dari kemiskinan. Dengan menggabungkan hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif, kebijakan penanggulangan kemiskinan dapat dirancang secara lebih tepat sasaran dan efektif..
<br>Berdasarkan penelitian, pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan.Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan.Jika pertumbuhan ekonomi meningkat 1 persen, maka akan menurunkan tingkat kemiskinan sebesar 0,010 persen.Upaya pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi belum secara langsung dapat mengurangi kemiskinan, sehingga teori trickle-down effect belum terjadi di Kota Madiun periode 2013-2022
<br>Masalah kemiskinan tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga pemerintah dalam upaya mencegah dampak negatif. Pemerintah Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur, telah meningkatkan laju pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan Provinsi Jawa Timur. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi diharapkan dapat memberikan efek limpahan (trickle-down effect) yang berpengaruh terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan data periode 2013-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-423ac.webp" type="image/webp" length="110336" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-d6b70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-423ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pertumbuhan-ekonomi-kemiskinan-trickle-down-effect-thumb-0c1e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43477-manipulasi-arus-kas-operasi-alir</link>
	<guid isPermaLink="false">c9b9891603f0a4c10450fd7ed4bfe970</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 21:20:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti atikah ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<category><![CDATA[ foods https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atikah,foods,gacor,https,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas area penelitian agar tidak hanya terbatas pada sektor barang konsumsi, sehingga dapat memberikan gambaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas area penelitian agar tidak hanya terbatas pada sektor barang konsumsi, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi dividen kas. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel penelitian seperti ukuran perusahaan, leverage, dan tata kelola perusahaan, untuk meningkatkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi dividen kas. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor-faktor makroekonomi seperti inflasi dan suku bunga terhadap kebijakan dividen perusahaan, dengan tujuan untuk memahami bagaimana kondisi ekonomi eksternal dapat memengaruhi keputusan perusahaan dalam membagikan dividen kepada investor.. Hasil penelitian ini menunjukkan bukti empiris bahwa variabel laba akuntansi memiliki pengaruh terhadap dividen kas yang artinya bahwa semakin besar laba akuntansi yang diperoleh oleh perusahaan maka semakin tinggi pula pembagian dividen kas kepada para pemegang saham.Variabel laba tunai juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dividen kas.Dan variabel arus kas tidak memiliki pengaruh terhadap dividen kas.Ketersediaan kas yang cukup tidak menjamin sebagai pertimbangan pihak manajemen untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham.Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa laba akuntansi, laba tunai, dan arus kas operasi berpengharuh sebesar 17,8% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laba akuntansi, laba tunai, dan arus kas terhadap dividen kas pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Sehingga sampel yang diperoleh sebanyak 30 perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI pada tahun 2019-2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi serta studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji deskriptif statistic, uji asumsi klasik, uji regresi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-97016.webp" title="JURIS - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-97016.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-97016.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-97016.webp 1x" title="JURIS - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas" alt="JURIS - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-0b260.webp" title="JURIS - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-0b260.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-0b260.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-0b260.webp 1x" title="JURIS - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas" alt="JURIS - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-551a7.webp" title="JURIS - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-551a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-551a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-551a7.webp 1x" title="JURIS - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas" alt="JURIS - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43477-manipulasi-arus-kas-operasi-alir" title="JURIS - Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas" target="_blank">Efek Determinasi Terhadap Dividen Kas</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas area penelitian agar tidak hanya terbatas pada sektor barang konsumsi, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi dividen kas. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel penelitian seperti ukuran perusahaan, leverage, dan tata kelola perusahaan, untuk meningkatkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi dividen kas. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor-faktor makroekonomi seperti inflasi dan suku bunga terhadap kebijakan dividen perusahaan, dengan tujuan untuk memahami bagaimana kondisi ekonomi eksternal dapat memengaruhi keputusan perusahaan dalam membagikan dividen kepada investor..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bukti empiris bahwa variabel laba akuntansi memiliki pengaruh terhadap dividen kas yang artinya bahwa semakin besar laba akuntansi yang diperoleh oleh perusahaan maka semakin tinggi pula pembagian dividen kas kepada para pemegang saham.Variabel laba tunai juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dividen kas.Dan variabel arus kas tidak memiliki pengaruh terhadap dividen kas.Ketersediaan kas yang cukup tidak menjamin sebagai pertimbangan pihak manajemen untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham.Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa laba akuntansi, laba tunai, dan arus kas operasi berpengharuh sebesar 17,8% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laba akuntansi, laba tunai, dan arus kas terhadap dividen kas pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Sehingga sampel yang diperoleh sebanyak 30 perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI pada tahun 2019-2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi serta studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji deskriptif statistic, uji asumsi klasik, uji regresi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-0b260.webp" type="image/webp" length="91130" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-97016.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-0b260.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/manipulasi-arus-kas-operasi-aliran-dividen-laba-ak-thumb-551a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18061-jurnal-riset-akuntansi-aksioma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43487-teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infr</link>
	<guid isPermaLink="false">7a4bb44ffaf8375d06ee94611e09fd01</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:41:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang adopsi teknologi digital terhadap dinamika ekonomi pedesaan, dengan mempertimbangkan variasi musim tanam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang adopsi teknologi digital terhadap dinamika ekonomi pedesaan, dengan mempertimbangkan variasi musim tanam dan siklus pertanian. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran social fabric masyarakat Karo dalam mempercepat difusi inovasi digital, khususnya pada kelompok marjinal seperti petani gurem dan perempuan pedesaan yang belum terwakili secara optimal. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis digital yang adaptif terhadap kondisi lokal, dengan mempertimbangkan potensi ekonomi kreatif berbasis digital dan integrasi dengan sektor pertanian tradisional.. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa adopsi teknologi digital di pedesaan Kabupaten Karo berkorelasi signifikan dengan peningkatan pendapatan dan perluasan kesempatan kerja, meskipun dampaknya bersifat heterogen dan bergantung pada faktor moderasi.Hasil analisis menunjukkan peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 18,7% pada rumah tangga pertanian yang mengadopsi aplikasi digital, sementara UMKM yang terintegrasi platform e-commerce mengalami pertumbuhan omset 31,4%.Namun, disparitas spasial terlihat jelas antara wilayah dengan infrastruktur memadai seperti Kabanjahe (65% kepemilikan smartphone) dan daerah terpencil seperti Tiga Panah (23%), mengindikasikan bahwa manfaat teknologi tidak terdistribusi merata tanpa intervensi terstruktur.Temuan krusial lain menyoroti peran infrastruktur digital (=0,38) dan literasi teknologi (=0,24) sebagai variabel kritis yang memoderasi hubungan antara adopsi teknologi dengan outcome ekonomi Tujuan riset mengeksplorasi adopsi teknologi digital terhadap pendapatan dan kesempatan kerja. Penelitian ini menganalisis dampak adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Menggunakan desain mixed-methods dengan pendekatan explanatory sequential design, data dikumpulkan melalui survei kuantitatif (N=400 responden) dan wawancara mendalam (N=15 informan). Hasil analisis Structural Equation Modeling (SEM) menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-715f1.webp" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-715f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-715f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-715f1.webp 1x" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" alt="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-c0e45.webp" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-c0e45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-c0e45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-c0e45.webp 1x" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" alt="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp 1x" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" alt="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43487-teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infr" title="JURIS - Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan" target="_blank">Adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan</a>: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang adopsi teknologi digital terhadap dinamika ekonomi pedesaan, dengan mempertimbangkan variasi musim tanam dan siklus pertanian. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran social fabric masyarakat Karo dalam mempercepat difusi inovasi digital, khususnya pada kelompok marjinal seperti petani gurem dan perempuan pedesaan yang belum terwakili secara optimal. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis digital yang adaptif terhadap kondisi lokal, dengan mempertimbangkan potensi ekonomi kreatif berbasis digital dan integrasi dengan sektor pertanian tradisional..
<br>Penelitian ini mengonfirmasi bahwa adopsi teknologi digital di pedesaan Kabupaten Karo berkorelasi signifikan dengan peningkatan pendapatan dan perluasan kesempatan kerja, meskipun dampaknya bersifat heterogen dan bergantung pada faktor moderasi.Hasil analisis menunjukkan peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 18,7% pada rumah tangga pertanian yang mengadopsi aplikasi digital, sementara UMKM yang terintegrasi platform e-commerce mengalami pertumbuhan omset 31,4%.Namun, disparitas spasial terlihat jelas antara wilayah dengan infrastruktur memadai seperti Kabanjahe (65% kepemilikan smartphone) dan daerah terpencil seperti Tiga Panah (23%), mengindikasikan bahwa manfaat teknologi tidak terdistribusi merata tanpa intervensi terstruktur.Temuan krusial lain menyoroti peran infrastruktur digital (=0,38) dan literasi teknologi (=0,24) sebagai variabel kritis yang memoderasi hubungan antara adopsi teknologi dengan outcome ekonomi
<br>Tujuan riset mengeksplorasi adopsi teknologi digital terhadap pendapatan dan kesempatan kerja. Penelitian ini menganalisis dampak adopsi teknologi digital terhadap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat pedesaan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Menggunakan desain mixed-methods dengan pendekatan explanatory sequential design, data dikumpulkan melalui survei kuantitatif (N=400 responden) dan wawancara mendalam (N=15 informan). Hasil analisis Structural Equation Modeling (SEM) menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp" type="image/webp" length="104092" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-715f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-c0e45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/teknologi-digital-pendapatan-kesempatan-infrastruk-thumb-6c7d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43475-tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua</link>
	<guid isPermaLink="false">dcb030e20a260636cb3678a20ae16fbb</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:36:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti atikah ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<category><![CDATA[ foods https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atikah,foods,gacor,https,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sumber informasi CSR alternatif seperti platform media sosial, mempertimbangkan metode pengukuran lain seperti ESG score atau indeks PROPER, memperluas sampel penelitian ke sektor non-manufaktur, dan mengukur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sumber informasi CSR alternatif seperti platform media sosial, mempertimbangkan metode pengukuran lain seperti ESG score atau indeks PROPER, memperluas sampel penelitian ke sektor non-manufaktur, dan mengukur reputasi perusahaan menggunakan rasio lain seperti Market to Book ratio. Secara keseluruhan, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya perusahaan untuk menyeimbangkan pengungkapan CSR dengan tujuan pencapaian kinerja keuangan, serta mendorong pembaruan informasi CSR secara berkala di website perusahaan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kepada para pemangku kepentingan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana faktor-faktor seperti budaya perusahaan, kepemimpinan, dan tata kelola perusahaan dapat memengaruhi hubungan antara pengungkapan CSR, reputasi perusahaan, dan kinerja keuangan.. Temuan penelitian ini memberikan bukti nyata bahwa (1) luas pengungkapan website CSR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diproksi ROA dan ROE.(2) reputasi perusahaan tidak memoderasi pengaruh luas pengungkapan website CSR terhadap kinerja keuangannya baik kinerja yang diukur ROA dan ROE.Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa perusahaan manufaktur di Indonesia cenderung melakukan pengungkapan CSR melalui website perusahaan untuk memenuhi kewajiban kepatuhan terhadap regulasi POJK No.8/2015 tentang pengungkapan informasi CSR perusahaan melalui website.Sementara itu, kinerja keuangan dan reputasi perusahaan bersifat dinamis.Ini berarti bahwa informasi CSR yang ditampilkan di website perusahaan tidak selalu diperbaharui sedangkan kinerja bisnis perusahaan mengalami perubahan di setiap perioda Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana reputasi perusahaan dapat memoderasi pengaruh luas pengungkapan website CSR terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sampel penelitian difokuskan pada perusahaan sektor manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2016-2022. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sehingga memperoleh observasi sebanyak 238 perusahaan-tahun. Rasio market capitalization digunakan untuk mengukur variabel moderasi reputasi perusahaan. Luas pengungkapan website CSR, yang berfungsi sebagai variabel independen, diukur melalui metode content analysis. Kinerja keuangan perusahaan sebagai variabel dependen diukur dengan menggunakan ROA dan ROE. Data dianalisis menggunakan metode seperti regresi linear berganda dan moderated regression analysis (MRA). Temuan dari penelitian ini memberikan bukti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-b9b0b.webp" title="JURIS - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-b9b0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-b9b0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-b9b0b.webp 1x" title="JURIS - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan" alt="JURIS - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-ab86e.webp" title="JURIS - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-ab86e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-ab86e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-ab86e.webp 1x" title="JURIS - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan" alt="JURIS - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-e1450.webp" title="JURIS - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-e1450.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-e1450.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-e1450.webp 1x" title="JURIS - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan" alt="JURIS - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43475-tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua" title="JURIS - Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan" target="_blank">Peran Pemoderasi Reputasi Perusahaan Pada Pengaruh Luas Pengungkapan Website CSR Terhadap Kinerja Keuangan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sumber informasi CSR alternatif seperti platform media sosial, mempertimbangkan metode pengukuran lain seperti ESG score atau indeks PROPER, memperluas sampel penelitian ke sektor non-manufaktur, dan mengukur reputasi perusahaan menggunakan rasio lain seperti Market to Book ratio. Secara keseluruhan, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya perusahaan untuk menyeimbangkan pengungkapan CSR dengan tujuan pencapaian kinerja keuangan, serta mendorong pembaruan informasi CSR secara berkala di website perusahaan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kepada para pemangku kepentingan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana faktor-faktor seperti budaya perusahaan, kepemimpinan, dan tata kelola perusahaan dapat memengaruhi hubungan antara pengungkapan CSR, reputasi perusahaan, dan kinerja keuangan..
<br>Temuan penelitian ini memberikan bukti nyata bahwa (1) luas pengungkapan website CSR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diproksi ROA dan ROE.(2) reputasi perusahaan tidak memoderasi pengaruh luas pengungkapan website CSR terhadap kinerja keuangannya baik kinerja yang diukur ROA dan ROE.Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa perusahaan manufaktur di Indonesia cenderung melakukan pengungkapan CSR melalui website perusahaan untuk memenuhi kewajiban kepatuhan terhadap regulasi POJK No.8/2015 tentang pengungkapan informasi CSR perusahaan melalui website.Sementara itu, kinerja keuangan dan reputasi perusahaan bersifat dinamis.Ini berarti bahwa informasi CSR yang ditampilkan di website perusahaan tidak selalu diperbaharui sedangkan kinerja bisnis perusahaan mengalami perubahan di setiap perioda
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana reputasi perusahaan dapat memoderasi pengaruh luas pengungkapan website CSR terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sampel penelitian difokuskan pada perusahaan sektor manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2016-2022. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sehingga memperoleh observasi sebanyak 238 perusahaan-tahun. Rasio market capitalization digunakan untuk mengukur variabel moderasi reputasi perusahaan. Luas pengungkapan website CSR, yang berfungsi sebagai variabel independen, diukur melalui metode content analysis. Kinerja keuangan perusahaan sebagai variabel dependen diukur dengan menggunakan ROA dan ROE. Data dianalisis menggunakan metode seperti regresi linear berganda dan moderated regression analysis (MRA). Temuan dari penelitian ini memberikan bukti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-ab86e.webp" type="image/webp" length="86452" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-b9b0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-ab86e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/tata-kelola-reputasi-pengungkapan-csr-kinerja-keua-thumb-e1450.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18061-jurnal-riset-akuntansi-aksioma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah SEHATI sertifikasi halal gratis studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah SEHATI sertifikasi halal gratis studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah SEHATI sertifikasi halal gratis studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43488-sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-li</link>
	<guid isPermaLink="false">4838c33ff95cc5d273f29831d443e0f6</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:34:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana cara pemerintah dapat mempermudah proses administrasi sertifikasi halal dengan menerapkan sistem digital yang terintegrasi dan mudah diakses oleh UMKM, sehingga menurunkan beban biaya dan waktu. Kedua, kajian lebih lanjut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur): Pertama, perlu diteliti bagaimana cara pemerintah dapat mempermudah proses administrasi sertifikasi halal dengan menerapkan sistem digital yang terintegrasi dan mudah diakses oleh UMKM, sehingga menurunkan beban biaya dan waktu. Kedua, kajian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan program edukasi dan sosialisasi yang disesuaikan dengan tingkat literasi UMKM di daerah terpencil, untuk meningkatkan pemahaman tentang manfaat dan prosedur sertifikasi halal. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh dukungan teknis dan pendanaan mikro terhadap keterlibatan UMKM dalam program SEHATI, serta bagaimana kolaborasi antara lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, dan sektor swasta dapat memperkuat implementasi program sertifikasi halal gratis.. Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM di Kabupaten Ngawi terhadap program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) sangat dipengaruhi oleh kendala administratif, kurangnya informasi dan sosialisasi, serta keterbatasan pengetahuan mengenai prosedur sertifikasi halal.Faktor-faktor tersebut menjadi hambatan utama bagi UMKM untuk berpartisipasi secara aktif dalam program.Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut agar program SEHATI dapat berjalan lebih efektif Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) studi kasus di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus diterapkan pada pengusaha UMKM di wilayah tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dan tindakan pengusaha UMKM diukur melalui tiga komponen: kognitif, afektif, dan konatif. Namun, jawaban informan masih terbatas. Kesimpulannya, persepsi dan tindakan UMKM sangat dipengaruhi oleh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-936f2.webp" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-936f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-936f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-936f2.webp 1x" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" alt="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp 1x" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" alt="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp 1x" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" alt="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43488-sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-li" title="JURIS - Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)" target="_blank">Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program pemerintah (SEHATI) sertifikasi halal gratis (studi kasus di kabupaten Ngawi provinsi Jawa Timur)</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana cara pemerintah dapat mempermudah proses administrasi sertifikasi halal dengan menerapkan sistem digital yang terintegrasi dan mudah diakses oleh UMKM, sehingga menurunkan beban biaya dan waktu. Kedua, kajian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan program edukasi dan sosialisasi yang disesuaikan dengan tingkat literasi UMKM di daerah terpencil, untuk meningkatkan pemahaman tentang manfaat dan prosedur sertifikasi halal. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh dukungan teknis dan pendanaan mikro terhadap keterlibatan UMKM dalam program SEHATI, serta bagaimana kolaborasi antara lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, dan sektor swasta dapat memperkuat implementasi program sertifikasi halal gratis..
<br>Persepsi dan tindakan pengusaha UMKM di Kabupaten Ngawi terhadap program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) sangat dipengaruhi oleh kendala administratif, kurangnya informasi dan sosialisasi, serta keterbatasan pengetahuan mengenai prosedur sertifikasi halal.Faktor-faktor tersebut menjadi hambatan utama bagi UMKM untuk berpartisipasi secara aktif dalam program.Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut agar program SEHATI dapat berjalan lebih efektif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa persepsi dan tindakan pengusaha UMKM terhadap program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) studi kasus di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus diterapkan pada pengusaha UMKM di wilayah tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dan tindakan pengusaha UMKM diukur melalui tiga komponen: kognitif, afektif, dan konatif. Namun, jawaban informan masih terbatas. Kesimpulannya, persepsi dan tindakan UMKM sangat dipengaruhi oleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp" type="image/webp" length="122690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-936f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-1bafa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/sertifikasi-halal-usaha-umkm-inovasi-literasi-perc-thumb-629b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment Education Or Training NEET di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment Education Or Training NEET di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment Education Or Training NEET di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43490-kehamilan-usia-muda-neet-k-means-cluster</link>
	<guid isPermaLink="false">b0deea0791b51010341c0d7e8844a233</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:28:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi masalah NEET pada usia muda, diperlukan sinergi yang kuat secara menyeluruh. Pemerintah dapat mengembangkan program prioritas penurunan jumlah NEET pada usia muda dengan memberikan program pelatihan, magang, maupun pembuatan inkubator ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia: Untuk mengatasi masalah NEET pada usia muda, diperlukan sinergi yang kuat secara menyeluruh. Pemerintah dapat mengembangkan program prioritas penurunan jumlah NEET pada usia muda dengan memberikan program pelatihan, magang, maupun pembuatan inkubator bisnis secara merata hingga pelosok daerah. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi kualitas pendidikan dan akses ke pendidikan yang berkualitas sebagai faktor yang berpengaruh, tidak hanya tingkat pendidikan formal, sehingga dapat memberikan pemahaman lebih lengkap mengenai keterkaitan pendidikan dan NEET. Penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh, seperti kondisi ekonomi keluarga, akses terhadap lapangan kerja, atau faktor sosial budaya lain, untuk memahami penyebab spesifik di setiap provinsi secara detail.. Faktor yang berperan menaikkan angka persentase penduduk usia muda dengan kategori NEET berdasarkan hasil studi literatur ditemukan yakni faktor gender dan pendidikan.Stereotip terhadap gender perempuan bahwa mereka memiliki peran sebagai pengasuh ataupun pekerja informal, mengakibatkan NEET perempuan tidak sebanding dengan kaum laki-laki sebab NEET perempuan lebih tinggi.Mereka yang masuk dalam kategori NEET, juga disebabkan karena tingkat pendidikan yang rendah.Pendidikan yang rendah ini lebih sering terjadi pada penduduk usia muda yang orang tuanya menempuh pendidikan yang rendah juga.Hasil klasterisasi terbagi menjadi 3 yakni klaster 1 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET tertinggi, klaster 2 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET tertinggi selanjutnya, dan klaster 3 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET terendah.Hasil tersebut divisualisasikan dalam peta sebaran usia muda NEET tahun 2021-2024 di Indonesia Potensi dan produktivitas usia muda berkontribusi sebagai penggerak pembangunan ekonomi. Perhatian terhadap penduduk usia muda, terutama kategori NEET, menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi NEET di Indonesia melalui studi literatur dan pemetaan dengan metode K-means clustering dan divisualisasikan secara spasial dengan alat bantu ArcGIS 10.8. Data yang digunakan untuk menganalisis ialah data dari Badan Pusat Statistik (BPS), terkait data penduduk usia muda kategori NEET tahun 2021-2024 pada 38 provinsi Indonesia. Faktor yang memberikan pengaruh terhadap jumlah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp 1x" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" alt="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp 1x" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" alt="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-d7a0d.webp" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-d7a0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-d7a0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-d7a0d.webp 1x" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" alt="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43490-kehamilan-usia-muda-neet-k-means-cluster" title="JURIS - Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia" target="_blank">Integrasi k means clustering dalam analisis ekonomi pada penduduk usia muda Not Employment, Education, Or Training (NEET) di Indonesia</a>: Untuk mengatasi masalah NEET pada usia muda, diperlukan sinergi yang kuat secara menyeluruh. Pemerintah dapat mengembangkan program prioritas penurunan jumlah NEET pada usia muda dengan memberikan program pelatihan, magang, maupun pembuatan inkubator bisnis secara merata hingga pelosok daerah. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi kualitas pendidikan dan akses ke pendidikan yang berkualitas sebagai faktor yang berpengaruh, tidak hanya tingkat pendidikan formal, sehingga dapat memberikan pemahaman lebih lengkap mengenai keterkaitan pendidikan dan NEET. Penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh, seperti kondisi ekonomi keluarga, akses terhadap lapangan kerja, atau faktor sosial budaya lain, untuk memahami penyebab spesifik di setiap provinsi secara detail..
<br>Faktor yang berperan menaikkan angka persentase penduduk usia muda dengan kategori NEET berdasarkan hasil studi literatur ditemukan yakni faktor gender dan pendidikan.Stereotip terhadap gender perempuan bahwa mereka memiliki peran sebagai pengasuh ataupun pekerja informal, mengakibatkan NEET perempuan tidak sebanding dengan kaum laki-laki sebab NEET perempuan lebih tinggi.Mereka yang masuk dalam kategori NEET, juga disebabkan karena tingkat pendidikan yang rendah.Pendidikan yang rendah ini lebih sering terjadi pada penduduk usia muda yang orang tuanya menempuh pendidikan yang rendah juga.Hasil klasterisasi terbagi menjadi 3 yakni klaster 1 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET tertinggi, klaster 2 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET tertinggi selanjutnya, dan klaster 3 terdiri dari provinsi dengan tingkat NEET terendah.Hasil tersebut divisualisasikan dalam peta sebaran usia muda NEET tahun 2021-2024 di Indonesia
<br>Potensi dan produktivitas usia muda berkontribusi sebagai penggerak pembangunan ekonomi. Perhatian terhadap penduduk usia muda, terutama kategori NEET, menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi NEET di Indonesia melalui studi literatur dan pemetaan dengan metode K-means clustering dan divisualisasikan secara spasial dengan alat bantu ArcGIS 10.8. Data yang digunakan untuk menganalisis ialah data dari Badan Pusat Statistik (BPS), terkait data penduduk usia muda kategori NEET tahun 2021-2024 pada 38 provinsi Indonesia. Faktor yang memberikan pengaruh terhadap jumlah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp" type="image/webp" length="72134" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-f42c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-379cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/kehamilan-usia-muda-neet-k-means-clustering-katego-thumb-d7a0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh online shopping experience kualitas produk citra merk dan online customer review terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh online shopping experience kualitas produk citra merk dan online customer review terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh online shopping experience kualitas produk citra merk dan online customer review terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43491-keputusan-pembelian-trust-online-shopping-experien</link>
	<guid isPermaLink="false">b0926d5ab504cb806f93c6b73974524b</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 19:40:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian dan trust, seperti faktor sosial, budaya, dan perilaku konsumen. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada platform e-commerce yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian dan trust, seperti faktor sosial, budaya, dan perilaku konsumen. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada platform e-commerce yang berbeda atau produk kosmetik lainnya untuk melihat apakah hasilnya konsisten. Penelitian juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami perspektif konsumen secara mendalam.. A) online shopping experience tidak berpengaruh signifikan terhadap trust pada lipstik Maybelline di Shopee.b) kualitas produk berpengaruh negatif terhadap trust pada lipstik Maybelline di Shopee.c) citra merek berpengaruh positif terhadap trust pada lipstik Maybelline di Shopee.d) online customer review tidak berpengaruh signifikan terhadap trust pada lipstik Maybelline di Shopee.e) online shopping experience berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian lipstik Maybelline di Shopee.f) kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian lipstik Maybelline di Shopee.g) citra merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian lipstik Maybelline di Shopee.h) online customer review berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian lipstik Maybelline di Shopee.i) trust tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian lipstik Maybelline di Shopee Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sembilan hubungan kausal, yaitu pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merek, trust, dan online customer reviews terhadap keputusan pembelian, serta pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merek, dan online customer reviews terhadap trust pada pengguna lipstik Maybelline di Shopee. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian maupun trust, baik secara positif maupun negatif, dengan pengecualian online shopping experience terhadap trust yang tidak signifikan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-6501a.webp" title="JURIS - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-6501a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-6501a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-6501a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline" alt="JURIS - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-b2c56.webp" title="JURIS - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-b2c56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-b2c56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-b2c56.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline" alt="JURIS - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-68bc2.webp" title="JURIS - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-68bc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-68bc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-68bc2.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline" alt="JURIS - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43491-keputusan-pembelian-trust-online-shopping-experien" title="JURIS - Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline" target="_blank">Pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merk, dan online customer review  terhadap keputusan pembelian melalui trust sebagai  variabel intervening pada pengguna lipstik Maybelline</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian dan trust, seperti faktor sosial, budaya, dan perilaku konsumen. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada platform e-commerce yang berbeda atau produk kosmetik lainnya untuk melihat apakah hasilnya konsisten. Penelitian juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami perspektif konsumen secara mendalam..
<br>A) online shopping experience tidak berpengaruh signifikan terhadap trust pada lipstik Maybelline di Shopee.b) kualitas produk berpengaruh negatif terhadap trust pada lipstik Maybelline di Shopee.c) citra merek berpengaruh positif terhadap trust pada lipstik Maybelline di Shopee.d) online customer review tidak berpengaruh signifikan terhadap trust pada lipstik Maybelline di Shopee.e) online shopping experience berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian lipstik Maybelline di Shopee.f) kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian lipstik Maybelline di Shopee.g) citra merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian lipstik Maybelline di Shopee.h) online customer review berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian lipstik Maybelline di Shopee.i) trust tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian lipstik Maybelline di Shopee
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sembilan hubungan kausal, yaitu pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merek, trust, dan online customer reviews terhadap keputusan pembelian, serta pengaruh online shopping experience, kualitas produk, citra merek, dan online customer reviews terhadap trust pada pengguna lipstik Maybelline di Shopee. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian maupun trust, baik secara positif maupun negatif, dengan pengecualian online shopping experience terhadap trust yang tidak signifikan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-6501a.webp" type="image/webp" length="113636" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-6501a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-b2c56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/keputusan-pembelian-trust-shopping-experience-kual-thumb-68bc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menata ulang strategi stabilitas rupiah pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menata ulang strategi stabilitas rupiah pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menata ulang strategi stabilitas rupiah pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43493-nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil</link>
	<guid isPermaLink="false">30a78c1bddeb6a46813d143bafe15996</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 19:39:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi komunikasi Bank Indonesia dalam mengelola ekspektasi pasar dan memengaruhi perilaku investor. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi komunikasi Bank Indonesia dalam mengelola ekspektasi pasar dan memengaruhi perilaku investor. Hal ini penting untuk memahami bagaimana komunikasi yang efektif dapat melengkapi instrumen kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Kedua, penelitian dapat menganalisis dampak kebijakan makroprudensial terhadap stabilitas nilai tukar, dengan fokus pada bagaimana regulasi terkait pinjaman valuta asing dan investasi portofolio dapat memitigasi risiko volatilitas nilai tukar. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan model ekonometrika yang lebih kompleks untuk memperhitungkan interaksi antara faktor-faktor domestik dan eksternal yang memengaruhi nilai tukar, termasuk sentimen investor global dan perubahan kebijakan moneter di negara-negara mitra dagang utama. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika nilai tukar dan membantu Bank Indonesia merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk menjaga stabilitas Rupiah di tengah lanskap ekonomi global yang terus berubah.. Penelitian ini berhasil mengungkap bukti empiris yang robust mengenai dinamika kebijakan moneter dan stabilitas nilai tukar Rupiah.Berdasarkan analisis komprehensif menggunakan metodologi Vector Autoregression (VAR) dengan data periode 2020-2025, temuan penelitian secara jelas menunjukkan keterbatasan signifikan instrumen kebijakan moneter konvensional Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah volatilitas tinggi.Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan kerangka kebijakan novel berbasis tiga pilar yang terintegrasi, yang diharapkan dapat mengurangi volatilitas nilai tukar, meningkatkan kepercayaan pasar, dan menciptakan fondasi yang lebih kuat untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan Penelitian ini menganalisis efektivitas instrumen kebijakan moneter Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah volatilitas tinggi periode 2024-2025. Meskipun Bank Indonesia masih mengandalkan instrumen konvensional, Rupiah mengalami depresiasi persisten dengan nilai tukar berkisar IDR 16.100-16.350 per USD. Menggunakan metodologi Vector Autoregression (VAR) dengan data bulanan 2020-2025, penelitian ini menguji hubungan kausal dan dinamis antara variabel makroekonomi kunci terhadap fluktuasi nilai tukar. Hasil uji Granger causality... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-7a221.webp" title="JURIS - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-7a221.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-7a221.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-7a221.webp 1x" title="JURIS - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025" alt="JURIS - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-46b6a.webp" title="JURIS - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-46b6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-46b6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-46b6a.webp 1x" title="JURIS - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025" alt="JURIS - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-8f7c2.webp" title="JURIS - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-8f7c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-8f7c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-8f7c2.webp 1x" title="JURIS - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025" alt="JURIS - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43493-nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil" title="JURIS - Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025" target="_blank">Menata ulang strategi stabilitas rupiah: pendekatan tiga pilar untuk tantangan kebijakan moneter Indonesia tahun 2025</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi komunikasi Bank Indonesia dalam mengelola ekspektasi pasar dan memengaruhi perilaku investor. Hal ini penting untuk memahami bagaimana komunikasi yang efektif dapat melengkapi instrumen kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Kedua, penelitian dapat menganalisis dampak kebijakan makroprudensial terhadap stabilitas nilai tukar, dengan fokus pada bagaimana regulasi terkait pinjaman valuta asing dan investasi portofolio dapat memitigasi risiko volatilitas nilai tukar. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan model ekonometrika yang lebih kompleks untuk memperhitungkan interaksi antara faktor-faktor domestik dan eksternal yang memengaruhi nilai tukar, termasuk sentimen investor global dan perubahan kebijakan moneter di negara-negara mitra dagang utama. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika nilai tukar dan membantu Bank Indonesia merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk menjaga stabilitas Rupiah di tengah lanskap ekonomi global yang terus berubah..
<br>Penelitian ini berhasil mengungkap bukti empiris yang robust mengenai dinamika kebijakan moneter dan stabilitas nilai tukar Rupiah.Berdasarkan analisis komprehensif menggunakan metodologi Vector Autoregression (VAR) dengan data periode 2020-2025, temuan penelitian secara jelas menunjukkan keterbatasan signifikan instrumen kebijakan moneter konvensional Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah volatilitas tinggi.Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan kerangka kebijakan novel berbasis tiga pilar yang terintegrasi, yang diharapkan dapat mengurangi volatilitas nilai tukar, meningkatkan kepercayaan pasar, dan menciptakan fondasi yang lebih kuat untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
<br>Penelitian ini menganalisis efektivitas instrumen kebijakan moneter Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah volatilitas tinggi periode 2024-2025. Meskipun Bank Indonesia masih mengandalkan instrumen konvensional, Rupiah mengalami depresiasi persisten dengan nilai tukar berkisar IDR 16.100-16.350 per USD. Menggunakan metodologi Vector Autoregression (VAR) dengan data bulanan 2020-2025, penelitian ini menguji hubungan kausal dan dinamis antara variabel makroekonomi kunci terhadap fluktuasi nilai tukar. Hasil uji Granger causality...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-8f7c2.webp" type="image/webp" length="74040" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-7a221.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-46b6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-tukar-negatif-penyesuaian-riil-pendapatan-ru-thumb-8f7c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43489-mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena</link>
	<guid isPermaLink="false">fbf62963a59279398ec3f5b7132fae9f</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 19:23:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurul afifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tomi azami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afifah,aisyah,azami,nurul,siti,tomi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa KIP Kuliah, seperti pengaruh teman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa KIP Kuliah, seperti pengaruh teman sebaya, paparan iklan, atau tingkat kepercayaan diri. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan dan perilaku keuangan yang bertanggung jawab pada mahasiswa KIP Kuliah, misalnya melalui pelatihan manajemen keuangan atau program mentoring. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan perilaku konsumtif mahasiswa KIP Kuliah dengan mahasiswa dari latar belakang ekonomi yang berbeda untuk memahami peran beasiswa dalam membentuk pola konsumsi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang dinamika perilaku keuangan mahasiswa dan membantu merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan finansial mereka.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup mahasiswa penerima KIP Kuliah di Universitas Pancasakti Tegal berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif.Artinya, semakin baik kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan, justru semakin tinggi kecenderungan mereka dalam melakukan perilaku konsumtif.Selain itu, gaya hidup juga terbukti memengaruhi secara signifikan perilaku konsumtif mahasiswa.Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Menganalisis sejauh mana pengaruh Kemampuan Manajemen Keuangan dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Konsumtif pada mahasiswa penerima program KIP Kuliah di Universitas Pancasakti Tegal merupakan tujuan dari penelitian ini. Berpendekatan kuantitatif metode asosiatif, sampel dalam penelitian ini ditentukan melalui teknik simple random sampling dari populasi sejumlah 124 mahasiswa, diperoleh 95 responden. Pengumpulan data menggunakan angket tertutup. Selanjutnya, data dianalisis melalui statistik deskriptif, regresi linear sederhana, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara individu, variabel Kemampuan Manajemen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-e8864.webp" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-e8864.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-e8864.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-e8864.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" alt="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-836d0.webp" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-836d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-836d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-836d0.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" alt="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp 1x" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" alt="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43489-mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena" title="JURIS - Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah" target="_blank">Kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup sebagai prediktor perilaku konsumtif mahasiswa KIP kuliah</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa KIP Kuliah, seperti pengaruh teman sebaya, paparan iklan, atau tingkat kepercayaan diri. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan dan perilaku keuangan yang bertanggung jawab pada mahasiswa KIP Kuliah, misalnya melalui pelatihan manajemen keuangan atau program mentoring. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan perilaku konsumtif mahasiswa KIP Kuliah dengan mahasiswa dari latar belakang ekonomi yang berbeda untuk memahami peran beasiswa dalam membentuk pola konsumsi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang dinamika perilaku keuangan mahasiswa dan membantu merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan finansial mereka..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan manajemen keuangan dan gaya hidup mahasiswa penerima KIP Kuliah di Universitas Pancasakti Tegal berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif.Artinya, semakin baik kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan, justru semakin tinggi kecenderungan mereka dalam melakukan perilaku konsumtif.Selain itu, gaya hidup juga terbukti memengaruhi secara signifikan perilaku konsumtif mahasiswa.Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa
<br>Menganalisis sejauh mana pengaruh Kemampuan Manajemen Keuangan dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Konsumtif pada mahasiswa penerima program KIP Kuliah di Universitas Pancasakti Tegal merupakan tujuan dari penelitian ini. Berpendekatan kuantitatif metode asosiatif, sampel dalam penelitian ini ditentukan melalui teknik simple random sampling dari populasi sejumlah 124 mahasiswa, diperoleh 95 responden. Pengumpulan data menggunakan angket tertutup. Selanjutnya, data dianalisis melalui statistik deskriptif, regresi linear sederhana, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara individu, variabel Kemampuan Manajemen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp" type="image/webp" length="101110" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-e8864.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-836d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/mahasiswa-kip-penerima-beasiswa-fenomena-perilaku-thumb-015a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-372-unipma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18059-equilibrium-jurnal-ilmiah-ekonomi-pembelajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 01 May 2026 04:15:18 +0700. 12 items. Served in: 4.189 seconds [rss] -->
