<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.87-1jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.87-1jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/random.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 04 Jul 2026 12:00:55 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 12:00:55 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-04T12:00:55+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52863-zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-m</link>
	<guid isPermaLink="false">dcf72ab52b43fb9005489bcee3c4f0ff</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 11:22:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rsud kendari ]]></category>
	<category><![CDATA[ titi purnama ]]></category>
	<category><![CDATA[ yusuf useng ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kendari,purnama,rsud,titi,useng,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah suplementasi zat besi selama periode menstruasi dapat mempercepat pemulihan kadar hemoglobin pada mahasiswi DAcIV Teknologi Laboratorium Medis, dengan membandingkan kelompok yang menerima suplemen dan kelompok ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah suplementasi zat besi selama periode menstruasi dapat mempercepat pemulihan kadar hemoglobin pada mahasiswi DAcIV Teknologi Laboratorium Medis, dengan membandingkan kelompok yang menerima suplemen dan kelompok kontrol dalam desain uji coba terkontrol. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang mengevaluasi hubungan antara asupan makanan kaya zat besi, volume perdarahan menstruasi yang diukur secara kuantitatif, dan perubahan kadar hemoglobin selama siklus menstruasi, untuk menentukan faktor nutrisi utama yang memengaruhi risiko anemia. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti dampak psikologis dan akademik dari gejala anemia, seperti kelelahan dan penurunan konsentrasi, terhadap prestasi belajar dan kesejahteraan mental mahasiswi, dengan menggunakan kuesioner standar dan analisis regresi multivariat. HasilAchasil ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan intervensi kesehatan reproduksi yang lebih efektif di lingkungan kampus.. Penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin secara signifikan lebih rendah setelah menstruasi dibandingkan sebelum menstruasi, menandakan risiko anemia pada mahasiswi DAcIV Teknologi Laboratorium Medis.Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon memperkuat temuan ini dengan nilai pAA0,05) Hemoglobin merupakan suatu protein yang dikonjugasi yang terdapat di dalam sel darah merah dan mengandung zat besi. Pemeriksaan hemoglobin dalam darah mempunyai peranan yang sangat penting dalam diagnosa suatu penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kadar hemoglobin sebelum dan sesudah menstruasi berdasarkan lamanya menstruasi pada mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-0a951.webp" title="JURIS - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-0a951.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-0a951.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-0a951.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari" alt="JURIS - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-72ca3.webp" title="JURIS - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-72ca3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-72ca3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-72ca3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari" alt="JURIS - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-143cc.webp" title="JURIS - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-143cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-143cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-143cc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari" alt="JURIS - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52863-zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-m" title="JURIS - Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari" target="_blank">Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum Dan Sesudah Menstruasi Berdasarkan Lamanya Menstruasi Pada Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah suplementasi zat besi selama periode menstruasi dapat mempercepat pemulihan kadar hemoglobin pada mahasiswi DAcIV Teknologi Laboratorium Medis, dengan membandingkan kelompok yang menerima suplemen dan kelompok kontrol dalam desain uji coba terkontrol. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang mengevaluasi hubungan antara asupan makanan kaya zat besi, volume perdarahan menstruasi yang diukur secara kuantitatif, dan perubahan kadar hemoglobin selama siklus menstruasi, untuk menentukan faktor nutrisi utama yang memengaruhi risiko anemia. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti dampak psikologis dan akademik dari gejala anemia, seperti kelelahan dan penurunan konsentrasi, terhadap prestasi belajar dan kesejahteraan mental mahasiswi, dengan menggunakan kuesioner standar dan analisis regresi multivariat. HasilAchasil ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan intervensi kesehatan reproduksi yang lebih efektif di lingkungan kampus..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin secara signifikan lebih rendah setelah menstruasi dibandingkan sebelum menstruasi, menandakan risiko anemia pada mahasiswi DAcIV Teknologi Laboratorium Medis.Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon memperkuat temuan ini dengan nilai pA<A0,05.Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kadar hemoglobin pada kelompok dengan durasi menstruasi 5 hari dan 6 hari (uji MannAcWhitney, pA>A0,05)
<br>Hemoglobin merupakan suatu protein yang dikonjugasi yang terdapat di dalam sel darah merah dan mengandung zat besi. Pemeriksaan hemoglobin dalam darah mempunyai peranan yang sangat penting dalam diagnosa suatu penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kadar hemoglobin sebelum dan sesudah menstruasi berdasarkan lamanya menstruasi pada mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya Kendari. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-72ca3.webp" type="image/webp" length="82834" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-0a951.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-72ca3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/zat-besi-hemoglobin-menstruasi-anemia-mahasiswi-di-thumb-143cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3631-umw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15109-jurnal-medilab-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52861-variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan</link>
	<guid isPermaLink="false">7bb60aeb98d82291b522f9e3a2170176</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 09:31:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ la ode saafi ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,la,ode,saafi,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek psikososial dan lingkungan yang mempengaruhi kepercayaan diri ibu dalam memberikan makanan pendamping ASI. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi hubungan antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek psikososial dan lingkungan yang mempengaruhi kepercayaan diri ibu dalam memberikan makanan pendamping ASI. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan kepercayaan diri mereka dalam memberikan makanan pendamping ASI yang tepat. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak intervensi pendidikan gizi terhadap perilaku pemberian makanan pendamping ASI oleh ibu.. Ibu diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan variasi makanan setiap hari.Puskesmas perlu memberikan pendidikan dan pelatihan pemberian makanan pendamping ASI yang komprehensif dan praktis, sedangkan peneliti selanjutnya dianjurkan untuk meneliti faktor-faktor lain seperti aspek psikososial dan lingkungan Stunting tetap menjadi masalah gizi kronis di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tenggara dan Kota Kendari, khususnya di wilayah pesisir seperti Kendari, Abeli, dan Kecamatan Kendari Barat. Salah satu penyebab utama stunting adalah pemberian makanan pendamping ASI yang tidak tepat dari segi waktu, kualitas, dan kuantitas. Banyak ibu yang memberikan makanan pendamping ASI terlalu dini, kurang variatif, dan mengandalkan makanan instan. Rendahnya kepercayaan diri ibu juga mempengaruhi praktik pemberian makanan pendamping ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek intervensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-811df.webp" title="JURIS - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-811df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-811df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-811df.webp 1x" title="JURIS - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months" alt="JURIS - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-a24f6.webp" title="JURIS - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-a24f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-a24f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-a24f6.webp 1x" title="JURIS - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months" alt="JURIS - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-3060b.webp" title="JURIS - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-3060b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-3060b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-3060b.webp 1x" title="JURIS - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months" alt="JURIS - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52861-variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan" title="JURIS - Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months" target="_blank">Effect of Comprehensive Complementary Feeding Intervention on Maternal Self-Efficacy in Feeding Infants Aged 6Ae12 Months</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek psikososial dan lingkungan yang mempengaruhi kepercayaan diri ibu dalam memberikan makanan pendamping ASI. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan kepercayaan diri mereka dalam memberikan makanan pendamping ASI yang tepat. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak intervensi pendidikan gizi terhadap perilaku pemberian makanan pendamping ASI oleh ibu..
<br>Ibu diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan variasi makanan setiap hari.Puskesmas perlu memberikan pendidikan dan pelatihan pemberian makanan pendamping ASI yang komprehensif dan praktis, sedangkan peneliti selanjutnya dianjurkan untuk meneliti faktor-faktor lain seperti aspek psikososial dan lingkungan
<br>Stunting tetap menjadi masalah gizi kronis di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tenggara dan Kota Kendari, khususnya di wilayah pesisir seperti Kendari, Abeli, dan Kecamatan Kendari Barat. Salah satu penyebab utama stunting adalah pemberian makanan pendamping ASI yang tidak tepat dari segi waktu, kualitas, dan kuantitas. Banyak ibu yang memberikan makanan pendamping ASI terlalu dini, kurang variatif, dan mengandalkan makanan instan. Rendahnya kepercayaan diri ibu juga mempengaruhi praktik pemberian makanan pendamping ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek intervensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-a24f6.webp" type="image/webp" length="132490" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-811df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-a24f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/variasi-makanan-pendamping-asi-kepercayaan-interve-thumb-3060b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3631-umw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15108-waluya-international-science-health-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52853-karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-orga</link>
	<guid isPermaLink="false">9c6291d8e5d736007ad56e4d5626c77e</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 09:16:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ la ode saafi ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,la,ode,saafi,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, seperti wawancara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam atau focus group discussion, untuk lebih memahami persepsi dan pengalaman karyawan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kepuasan kerja dan komitmen organisasi, seperti pelatihan dan pengembangan karyawan, pemberian insentif, dan penciptaan budaya organisasi yang positif. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi niat resign karyawan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh variabel kepuasan kerja, komitmen organisasi, lingkungan kerja, dan kompensasi terhadap niat resign karyawan di Rumah Sakit Unit Regional Antero Hamra, Kendari.Niat resign dalam kategori rendah adalah 63 responden (64,3%), kepuasan kerja dalam kategori tinggi adalah 74 responden (64,3%), komitmen organisasi dalam kategori tinggi adalah 80 responden (81,6%) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi sebagai determinan niat turnover: bukti dari Rumah Sakit Unit Regional Antero Hamra di Kendari. Tingkat turnover karyawan di Rumah Sakit Unit Regional Antero Hamra, Kendari, telah meningkat dalam tiga tahun terakhir, di mana pada tahun 2022 mencapai 10,41%, pada tahun 2023 mencapai 14,28%, dan pada tahun 2024 mencapai 17,97% dan masuk dalam kategori tinggi. Banyak karyawan yang berniat melakukan turnover atau meninggalkan rumah sakit karena posisi saat ini tidak sesuai dengan keinginan mereka. Karena itu, peneliti tertarik untuk menganalisis kepuasan kerja dan komitmen organisasi sebagai determinan niat turnover. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-ddeb9.webp" title="JURIS - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-ddeb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-ddeb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-ddeb9.webp 1x" title="JURIS - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari" alt="JURIS - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-4b9dd.webp" title="JURIS - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-4b9dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-4b9dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-4b9dd.webp 1x" title="JURIS - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari" alt="JURIS - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-91c2e.webp" title="JURIS - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-91c2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-91c2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-91c2e.webp 1x" title="JURIS - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari" alt="JURIS - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52853-karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-orga" title="JURIS - Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari" target="_blank">Job Satisfaction and Organizational Commitment as Determinants of Turnover Intention: Evidence from Antero Hamra Regional Unit Hospital in Kendari</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam atau focus group discussion, untuk lebih memahami persepsi dan pengalaman karyawan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kepuasan kerja dan komitmen organisasi, seperti pelatihan dan pengembangan karyawan, pemberian insentif, dan penciptaan budaya organisasi yang positif. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi niat resign karyawan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh variabel kepuasan kerja, komitmen organisasi, lingkungan kerja, dan kompensasi terhadap niat resign karyawan di Rumah Sakit Unit Regional Antero Hamra, Kendari.Niat resign dalam kategori rendah adalah 63 responden (64,3%), kepuasan kerja dalam kategori tinggi adalah 74 responden (64,3%), komitmen organisasi dalam kategori tinggi adalah 80 responden (81,6%)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi sebagai determinan niat turnover: bukti dari Rumah Sakit Unit Regional Antero Hamra di Kendari. Tingkat turnover karyawan di Rumah Sakit Unit Regional Antero Hamra, Kendari, telah meningkat dalam tiga tahun terakhir, di mana pada tahun 2022 mencapai 10,41%, pada tahun 2023 mencapai 14,28%, dan pada tahun 2024 mencapai 17,97% dan masuk dalam kategori tinggi. Banyak karyawan yang berniat melakukan turnover atau meninggalkan rumah sakit karena posisi saat ini tidak sesuai dengan keinginan mereka. Karena itu, peneliti tertarik untuk menganalisis kepuasan kerja dan komitmen organisasi sebagai determinan niat turnover.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-91c2e.webp" type="image/webp" length="107632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-ddeb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-4b9dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/karyawan-budaya-organisasi-turnover-intention-komi-thumb-91c2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3631-umw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15108-waluya-international-science-health-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52856-asupan-gizi-lansia-balita-faktor</link>
	<guid isPermaLink="false">b0cb8b2f182a874b7ca0153e2cac3f72</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 09:06:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ la ode saafi ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,la,ode,saafi,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi insiden stunting, diperlukan intervensi perilaku yang lebih efektif. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi yang kontekstual dan partisipatif, yang tidak hanya menekankan pentingnya pemberian makan yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area: Untuk mengurangi insiden stunting, diperlukan intervensi perilaku yang lebih efektif. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi yang kontekstual dan partisipatif, yang tidak hanya menekankan pentingnya pemberian makan yang tepat, tetapi juga memberikan keterampilan praktis, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengurangi hambatan dalam merawat anak. Selain itu, penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan struktural yang lebih dalam, seperti kemiskinan, akses terbatas terhadap layanan kesehatan, atau fluktuasi harga makanan lokal. Program promosi kesehatan perlu terus mengidentifikasi dan mengatasi hambatan nyata yang dihadapi masyarakat melalui strategi pemberdayaan dan perbaikan sistem layanan dasar.. Perceived benefits dan perceived barriers terhadap pemberian makan tidak terkait dengan insiden stunting.Namun, kedua faktor ini memiliki potensi sebagai faktor protektif, sehingga pendidikan harus fokus pada peningkatan motivasi ibu dengan memperkuat manfaat dari praktik pemberian makan yang tepat dan mengatasi hambatan yang dihadapi Stunting merupakan masalah kesehatan global yang berdampak serius terhadap perkembangan anak, baik dari segi fisik, kognitif, maupun motorik. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa stunting merupakan masalah signifikan di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia tahun 2021, prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi dan menjadi isu utama dalam upaya peningkatan gizi anak. Salah satu faktor utama yang berperan dalam stunting adalah pemberian makan yang tidak tepat pada anak, yang seringkali dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam memberikan asupan gizi yang adekuat. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-6439c.webp" title="JURIS - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-6439c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-6439c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-6439c.webp 1x" title="JURIS - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area" alt="JURIS - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-2bffb.webp" title="JURIS - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-2bffb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-2bffb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-2bffb.webp 1x" title="JURIS - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area" alt="JURIS - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-c11cb.webp" title="JURIS - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-c11cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-c11cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-c11cb.webp 1x" title="JURIS - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area" alt="JURIS - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52856-asupan-gizi-lansia-balita-faktor" title="JURIS - Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area" target="_blank">Perception of Benefits and Barriers to Feeding in Relation to Stunting Incidence in Benua Community Health Center Area</a>: Untuk mengurangi insiden stunting, diperlukan intervensi perilaku yang lebih efektif. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi yang kontekstual dan partisipatif, yang tidak hanya menekankan pentingnya pemberian makan yang tepat, tetapi juga memberikan keterampilan praktis, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengurangi hambatan dalam merawat anak. Selain itu, penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan struktural yang lebih dalam, seperti kemiskinan, akses terbatas terhadap layanan kesehatan, atau fluktuasi harga makanan lokal. Program promosi kesehatan perlu terus mengidentifikasi dan mengatasi hambatan nyata yang dihadapi masyarakat melalui strategi pemberdayaan dan perbaikan sistem layanan dasar..
<br>Perceived benefits dan perceived barriers terhadap pemberian makan tidak terkait dengan insiden stunting.Namun, kedua faktor ini memiliki potensi sebagai faktor protektif, sehingga pendidikan harus fokus pada peningkatan motivasi ibu dengan memperkuat manfaat dari praktik pemberian makan yang tepat dan mengatasi hambatan yang dihadapi
<br>Stunting merupakan masalah kesehatan global yang berdampak serius terhadap perkembangan anak, baik dari segi fisik, kognitif, maupun motorik. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa stunting merupakan masalah signifikan di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia tahun 2021, prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi dan menjadi isu utama dalam upaya peningkatan gizi anak. Salah satu faktor utama yang berperan dalam stunting adalah pemberian makan yang tidak tepat pada anak, yang seringkali dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam memberikan asupan gizi yang adekuat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-6439c.webp" type="image/webp" length="109972" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-6439c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-2bffb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/asupan-gizi-lansia-balita-faktor-prevalensi-stunti-thumb-c11cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3631-umw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15108-waluya-international-science-health-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52848-youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-sam</link>
	<guid isPermaLink="false">c4558a539dfcd047ffed42c44213febd</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 08:51:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dopis killer ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dopis,killer]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pendidikan lingkungan berbasis keagamaan dalam mengubah perilaku pembuangan sampah masyarakat pesisir Teluk Youtefa, sehingga dapat diketahui sejauh mana nilai-nilai religius dapat memotivasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura): Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pendidikan lingkungan berbasis keagamaan dalam mengubah perilaku pembuangan sampah masyarakat pesisir Teluk Youtefa, sehingga dapat diketahui sejauh mana nilai-nilai religius dapat memotivasi perubahan perilaku. Selanjutnya, studi komparatif tentang dampak restorasi mangrove yang dipimpin komunitas lokal terhadap kualitas air dan keanekaragaman hayati di Teluk Youtefa dapat memberikan bukti empiris tentang kontribusi ekosistem alami dalam mitigasi pencemaran. Selain itu, penelitian tentang pengembangan kerangka kebijakan partisipatif yang melibatkan pemerintah, lembaga adat, dan institusi gereja dapat mengidentifikasi mekanisme terbaik untuk meningkatkan kepatuhan pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi praktis yang terintegrasi, mendukung strategi pelestarian lingkungan, dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan demi keberlanjutan Teluk Youtefa.. Teluk Youtefa merupakan anugerah Tuhan yang unik dan indah sehingga harus dijaga kelestariannya oleh seluruh masyarakat, baik penduduk asli maupun pendatang.Pertumbuhan penduduk dan pembangunan di wilayah sekitar menyebabkan peningkatan sampah yang merusak kualitas air laut dan ekosistem.Oleh karena itu, semua elemen kota Jayapura Ae pemerintah, adat, agama, dan masyarakat Ae harus berperan aktif sesuai moto "Hen TAocahi Yo Onomi Tmar Ini Hanassed" untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan teluk Pencemaran lingkungan yang terjadi di kawasan teluk Youtefa menjadi salah satu penyebab utama rusaknya ekosistem laut di wilayah tersebut, hal itu juga berdampak pada hasil tangkapan ikan yang dikonsumsi menjadi beracun juga menyulitkan penduduk lokal untuk mencari ikat dan menurunnya kesehatan air laut hingga berdampak pada konsumsi air bagi masyarakat asli. Hal ini terjadi karena masih masyarakat yang mendiami kawasan sekitar teluk Youtefa membuang sampah secara sembarang. Sampah tersebut terdiri dari berbagai bentuk dan bahan yang berbeda-beda. Di samping itu, karena keunikan dan keindahannya, kawasan teluk Youtefa sebagai tempat tujuan wisata banyak menarik wisatawan menikmati pantai dan kesejukan serta keindahannya. Hal ini pun berdampak buruk pada kebersihan lingkungan karena banyak pengunjung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-1875d.webp" title="JURIS - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-1875d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-1875d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-1875d.webp 1x" title="JURIS - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)" alt="JURIS - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-0c956.webp" title="JURIS - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-0c956.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-0c956.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-0c956.webp 1x" title="JURIS - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)" alt="JURIS - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-c5c68.webp" title="JURIS - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-c5c68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-c5c68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-c5c68.webp 1x" title="JURIS - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)" alt="JURIS - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52848-youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-sam" title="JURIS - Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)" target="_blank">Pencemaran Lingkungan Teluk Youtefa (Sebuah uraian Ekoteologi dalam sorotan Moto Pembangunan Kota Jayapura)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pendidikan lingkungan berbasis keagamaan dalam mengubah perilaku pembuangan sampah masyarakat pesisir Teluk Youtefa, sehingga dapat diketahui sejauh mana nilai-nilai religius dapat memotivasi perubahan perilaku. Selanjutnya, studi komparatif tentang dampak restorasi mangrove yang dipimpin komunitas lokal terhadap kualitas air dan keanekaragaman hayati di Teluk Youtefa dapat memberikan bukti empiris tentang kontribusi ekosistem alami dalam mitigasi pencemaran. Selain itu, penelitian tentang pengembangan kerangka kebijakan partisipatif yang melibatkan pemerintah, lembaga adat, dan institusi gereja dapat mengidentifikasi mekanisme terbaik untuk meningkatkan kepatuhan pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi praktis yang terintegrasi, mendukung strategi pelestarian lingkungan, dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan demi keberlanjutan Teluk Youtefa..
<br>Teluk Youtefa merupakan anugerah Tuhan yang unik dan indah sehingga harus dijaga kelestariannya oleh seluruh masyarakat, baik penduduk asli maupun pendatang.Pertumbuhan penduduk dan pembangunan di wilayah sekitar menyebabkan peningkatan sampah yang merusak kualitas air laut dan ekosistem.Oleh karena itu, semua elemen kota Jayapura Ae pemerintah, adat, agama, dan masyarakat Ae harus berperan aktif sesuai moto "Hen TAocahi Yo Onomi Tmar Ini Hanassed" untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan teluk
<br>Pencemaran lingkungan yang terjadi di kawasan teluk Youtefa menjadi salah satu penyebab utama rusaknya ekosistem laut di wilayah tersebut, hal itu juga berdampak pada hasil tangkapan ikan yang dikonsumsi menjadi beracun juga menyulitkan penduduk lokal untuk mencari ikat dan menurunnya kesehatan air laut hingga berdampak pada konsumsi air bagi masyarakat asli. Hal ini terjadi karena masih masyarakat yang mendiami kawasan sekitar teluk Youtefa membuang sampah secara sembarang. Sampah tersebut terdiri dari berbagai bentuk dan bahan yang berbeda-beda. Di samping itu, karena keunikan dan keindahannya, kawasan teluk Youtefa sebagai tempat tujuan wisata banyak menarik wisatawan menikmati pantai dan kesejukan serta keindahannya. Hal ini pun berdampak buruk pada kebersihan lingkungan karena banyak pengunjung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-1875d.webp" type="image/webp" length="117382" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-1875d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-0c956.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/youtefa-sudut-pandang-sampah-botol-pengelolaan-pla-thumb-c5c68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6281-stftkijne.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14313-murai-jurnal-papua-teologi-konstekstual.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH ISK DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH ISK DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH ISK DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52862-infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-stra</link>
	<guid isPermaLink="false">c417c47ae138442fb952ddc7d69a8547</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 08:41:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rsud kendari ]]></category>
	<category><![CDATA[ titi purnama ]]></category>
	<category><![CDATA[ yusuf useng ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kendari,purnama,rsud,titi,useng,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada perbandingan akurasi antara metode dipstick dan mikroskopis dalam mendeteksi infeksi saluran kemih. Studi ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada perbandingan akurasi antara metode dipstick dan mikroskopis dalam mendeteksi infeksi saluran kemih. Studi ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak sampel dan mengukur sensitivitas dan spesifisitas kedua metode. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi hasil pemeriksaan, seperti waktu pengambilan sampel, kondisi penyimpanan sampel, dan karakteristik pasien. Dengan demikian, studi lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pemeriksaan dan diagnosis infeksi saluran kemih.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa.Hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang menggalami infeksi saluran kemih menggunakan metode dipstick menunjukkan hasil positif 2 sebanyak 11 sampel dengan (47,83%), dan hasil positif 3 sebanyak 12 sampel dengan (52,17%).Hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang menggalami infeksi saluran kemih menggunakan metode mikroskopis menunjukkan hasil positif 2 sebanyak 11 sampel dengan (47,83%), dan hasil positif 3 sebanyak 12 sampel dengan (52,17%).Tidak ada perbandingan atau perbedaan hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang mengalami infeksi saluran kemih (ISK) dengan metode dipstick dan mikroskopis Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi yang paling umum terjadi di komunitas masyarakat bahkan di rumah sakit. Biasanya pada urine pasien dengan infeksi saluran kemih akan ditemukan eritrosit dalam jumlah rendah hingga tinggi tergantung pada seberapa besar luka yang menyebabkan infeksi di dalam saluran kemih, pada tahun selanjutnya 2020 jumlah pasien ISK menurun sebanyak 5 orang. Tujuan penelitian untuk membandingkan hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan metode Dipstick dan Mikroskopis Di RSUD Kota Kendari. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-0419f.webp" title="JURIS - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-0419f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-0419f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-0419f.webp 1x" title="JURIS - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI" alt="JURIS - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-b0d24.webp" title="JURIS - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-b0d24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-b0d24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-b0d24.webp 1x" title="JURIS - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI" alt="JURIS - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-6de3a.webp" title="JURIS - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-6de3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-6de3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-6de3a.webp 1x" title="JURIS - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI" alt="JURIS - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52862-infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-stra" title="JURIS - PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI" target="_blank">PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada perbandingan akurasi antara metode dipstick dan mikroskopis dalam mendeteksi infeksi saluran kemih. Studi ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak sampel dan mengukur sensitivitas dan spesifisitas kedua metode. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi hasil pemeriksaan, seperti waktu pengambilan sampel, kondisi penyimpanan sampel, dan karakteristik pasien. Dengan demikian, studi lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pemeriksaan dan diagnosis infeksi saluran kemih..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa.Hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang menggalami infeksi saluran kemih menggunakan metode dipstick menunjukkan hasil positif 2 sebanyak 11 sampel dengan (47,83%), dan hasil positif 3 sebanyak 12 sampel dengan (52,17%).Hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang menggalami infeksi saluran kemih menggunakan metode mikroskopis menunjukkan hasil positif 2 sebanyak 11 sampel dengan (47,83%), dan hasil positif 3 sebanyak 12 sampel dengan (52,17%).Tidak ada perbandingan atau perbedaan hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang mengalami infeksi saluran kemih (ISK) dengan metode dipstick dan mikroskopis
<br>Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi yang paling umum terjadi di komunitas masyarakat bahkan di rumah sakit. Biasanya pada urine pasien dengan infeksi saluran kemih akan ditemukan eritrosit dalam jumlah rendah hingga tinggi tergantung pada seberapa besar luka yang menyebabkan infeksi di dalam saluran kemih, pada tahun selanjutnya 2020 jumlah pasien ISK menurun sebanyak 5 orang. Tujuan penelitian untuk membandingkan hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan metode Dipstick dan Mikroskopis Di RSUD Kota Kendari.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-0419f.webp" type="image/webp" length="83072" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-0419f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-b0d24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/infeksi-saluran-napas-akut-batu-kemih-strategi-pen-thumb-6de3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3631-umw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15109-jurnal-medilab-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52844-gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek</link>
	<guid isPermaLink="false">43a4184a86986c50a2f7f70fc35ccc0d</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 08:10:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ laras andika ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti syakira ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andika,laras,reviewer,siti,syakira,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada efek jangka panjang permainan engklek terhadap perkembangan motorik anak prasekolah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh engklek ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada efek jangka panjang permainan engklek terhadap perkembangan motorik anak prasekolah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh engklek pada aspek-aspek perkembangan lainnya, seperti kognitif dan sosial. Terakhir, studi komparatif antara permainan tradisional dan modern dapat dilakukan untuk memahami manfaat masing-masing jenis permainan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan engklek memberikan pengaruh yang signifikan pada perkembangan motorik anak usia prasekolah di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri, baik gerakan otot besar dan kecil.Hal ini didukung oleh p-value 0,000 (C 0,05).Penelitian ini berhasil memberikan bukti empiris yang kuat bahwa permainan engklek juga efektif merangsang keterampilan motorik halus pada anak, tidak hanya pada motorik kasar seperti yang diungkapkan oleh para peneliti sebelumnya.Hasil penelitian ini diperkuat dengan penggunaan ukuran sampel yang lebih besar yaitu sebanyak 77 anak, yang memberikan generalisasi yang lebih kuat dibandingkan dengan penelitian sebelumnya Pendahuluan: Perkembangan motorik pada anak merupakan salah satu aspek dasar yang membutuhkan perhatian khusus karena digunakan sebagai pendukung utama aktivitas sehari-hari serta kesiapan anak untuk pendidikan formal. Prevalensi kesulitan pada perkembangan motorik pada anak prasekolah di Indonesia cukup memprihatinkan, berkisar antara 52,5% hingga 54%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh permainan engklek terhadap kemampuan motorik kasar dan halus anak prasekolah di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri. Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatiif dengan desain pra-eksperimen tipe one-group pretest-posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 77 orang anak usia prasekolah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-390a4.webp" title="JURIS - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-390a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-390a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-390a4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri" alt="JURIS - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-6a71b.webp" title="JURIS - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-6a71b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-6a71b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-6a71b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri" alt="JURIS - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-e22e0.webp" title="JURIS - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-e22e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-e22e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-e22e0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri" alt="JURIS - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52844-gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek" title="JURIS - Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri" target="_blank">Pengaruh Engklek Terhadap Perkembangan Keterampilan Motorik Anak PAUD di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada efek jangka panjang permainan engklek terhadap perkembangan motorik anak prasekolah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh engklek pada aspek-aspek perkembangan lainnya, seperti kognitif dan sosial. Terakhir, studi komparatif antara permainan tradisional dan modern dapat dilakukan untuk memahami manfaat masing-masing jenis permainan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan engklek memberikan pengaruh yang signifikan pada perkembangan motorik anak usia prasekolah di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri, baik gerakan otot besar dan kecil.Hal ini didukung oleh p-value 0,000 (C 0,05).Penelitian ini berhasil memberikan bukti empiris yang kuat bahwa permainan engklek juga efektif merangsang keterampilan motorik halus pada anak, tidak hanya pada motorik kasar seperti yang diungkapkan oleh para peneliti sebelumnya.Hasil penelitian ini diperkuat dengan penggunaan ukuran sampel yang lebih besar yaitu sebanyak 77 anak, yang memberikan generalisasi yang lebih kuat dibandingkan dengan penelitian sebelumnya
<br>Pendahuluan: Perkembangan motorik pada anak merupakan salah satu aspek dasar yang membutuhkan perhatian khusus karena digunakan sebagai pendukung utama aktivitas sehari-hari serta kesiapan anak untuk pendidikan formal. Prevalensi kesulitan pada perkembangan motorik pada anak prasekolah di Indonesia cukup memprihatinkan, berkisar antara 52,5% hingga 54%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh permainan engklek terhadap kemampuan motorik kasar dan halus anak prasekolah di TKIT Raflesia dan TKIT Fitri. Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatiif dengan desain pra-eksperimen tipe one-group pretest-posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 77 orang anak usia prasekolah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-e22e0.webp" type="image/webp" length="80946" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-390a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-6a71b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/gerak-motorik-kasar-permainan-tradisional-engklek-thumb-e22e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3048-stikesmitrakeluarga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17834-jurnal-mitra-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52847-penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles</link>
	<guid isPermaLink="false">295f1df5f5b161fb42175bb52d14c5d2</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 08:08:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ practice pre ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad ali ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,common,crawl,muhammad,practice,pre]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran adat dalam penyelesaian sengketa warisan di masyarakat Batak, terutama dalam konteks hukum Islam. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran adat dalam penyelesaian sengketa warisan di masyarakat Batak, terutama dalam konteks hukum Islam. Kedua, penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi dari sistem negosiasi dalam penyelesaian sengketa warisan di masyarakat Batak dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang implikasi dari sistem ini. Ketiga, penelitian tentang peran pemerintah dalam mendukung dan memfasilitasi penyelesaian sengketa warisan melalui sistem adat dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif.. Sebelum adanya ketentuan hukum yang mengatur penyelesaian sengketa dalam pembagian harta warisan, masyarakat adat Tapanuli Selatan telah memiliki aturan sendiri dalam menyelesaikan sengketa tersebut.Penyelesaian sengketa warisan di masyarakat Batak dilakukan melalui Marpokat dalam lima jenis.Pokat Ulu Tot, Pokat Dalihan na Tolu, Pokat ni Parsahutaon, Pokat Haruaya Mardomu Bulung atau Pokat Pokat Hombar Balok, dan Pokat Suhut Sihabolonan.Penyelesaian sengketa warisan melalui negosiasi, seperti yang dilakukan oleh masyarakat Batak, sesuai dengan hukum Islam yang tercantum dalam Surat Ali Imran ayat 139.Kata "amruhum" (urusan mereka) memiliki arti umum yang mencakup semua urusan, termasuk penyelesaian sengketa warisan.Penyelesaian sengketa melalui negosiasi lebih efektif dan efisien karena mengutamakan kesukarelaan tanpa ada unsur kebencian atau permusuhan.Ahli waris dalam masyarakat Batak hanya ditujukan kepada pihak laki-laki, sedangkan perempuan hanya mendapatkan bagian Olongate (hadiah kasih sayang), yang jumlahnya bisa sama atau lebih banyak dari bagian laki-laki.Ada beberapa penyebab sengketa dalam warisan di masyarakat Batak, yaitu penundaan pembagian harta warisan, kurangnya pemahaman para ahli waris tentang prosedur pembagian warisan, pemberian hibah kepada beberapa ahli waris, dan keterlibatan pihak ketiga dalam pembagian warisan.Disarankan agar pemerintah melibatkan masyarakat adat dalam penyelesaian sengketa warisan dengan memanfaatkan kebijaksanaan lokal mereka, sehingga penyelesaian dapat dilakukan secara adil dan bijaksana serta menghindari rasa permusuhan di antara para ahli waris Tidak jarang berbagai konflik yang timbul di tengah-tengah masyarakat adalah sering disebabkan oleh persoalan pembagian harta warisan. Metode yang digunakan metode penelitian hukum empiris, yakni penelitian tentang hukum yang hidup dan diterapkan dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan, penyelesaian sengketa warisan pada masyarakat Batak dilakukan melalui Marpokat dalam lima jenis, yakni: Pokat Ulu Tot yakni musyawarah penyelesaian sengketa di antara keluarga dekat, Pokat Dalihan na Tolu (musyawarah penyelesaian sengketa antara ahli waris dengan mengikutkan pihak mertua, pihak memantu dan pihak keluarga di anatara ahli waris), Pokat ni Parsahutaon yakni musyawarah yang dihadiri oleh tokoh adat,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-822f1.webp" title="JURIS - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-822f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-822f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-822f1.webp 1x" title="JURIS - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli" alt="JURIS - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-83742.webp" title="JURIS - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-83742.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-83742.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-83742.webp 1x" title="JURIS - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli" alt="JURIS - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-ee40e.webp" title="JURIS - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-ee40e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-ee40e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-ee40e.webp 1x" title="JURIS - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli" alt="JURIS - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52847-penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles" title="JURIS - Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli" target="_blank">Resolution of Disputes in Inheritance Through Islamic Law and Surat Tumbaga Holing in The Bataknese Community in South Tapanuli</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran adat dalam penyelesaian sengketa warisan di masyarakat Batak, terutama dalam konteks hukum Islam. Kedua, penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi dari sistem negosiasi dalam penyelesaian sengketa warisan di masyarakat Batak dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang implikasi dari sistem ini. Ketiga, penelitian tentang peran pemerintah dalam mendukung dan memfasilitasi penyelesaian sengketa warisan melalui sistem adat dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif..
<br>Sebelum adanya ketentuan hukum yang mengatur penyelesaian sengketa dalam pembagian harta warisan, masyarakat adat Tapanuli Selatan telah memiliki aturan sendiri dalam menyelesaikan sengketa tersebut.Penyelesaian sengketa warisan di masyarakat Batak dilakukan melalui Marpokat dalam lima jenis.Pokat Ulu Tot, Pokat Dalihan na Tolu, Pokat ni Parsahutaon, Pokat Haruaya Mardomu Bulung atau Pokat Pokat Hombar Balok, dan Pokat Suhut Sihabolonan.Penyelesaian sengketa warisan melalui negosiasi, seperti yang dilakukan oleh masyarakat Batak, sesuai dengan hukum Islam yang tercantum dalam Surat Ali Imran ayat 139.Kata "amruhum" (urusan mereka) memiliki arti umum yang mencakup semua urusan, termasuk penyelesaian sengketa warisan.Penyelesaian sengketa melalui negosiasi lebih efektif dan efisien karena mengutamakan kesukarelaan tanpa ada unsur kebencian atau permusuhan.Ahli waris dalam masyarakat Batak hanya ditujukan kepada pihak laki-laki, sedangkan perempuan hanya mendapatkan bagian Olongate (hadiah kasih sayang), yang jumlahnya bisa sama atau lebih banyak dari bagian laki-laki.Ada beberapa penyebab sengketa dalam warisan di masyarakat Batak, yaitu penundaan pembagian harta warisan, kurangnya pemahaman para ahli waris tentang prosedur pembagian warisan, pemberian hibah kepada beberapa ahli waris, dan keterlibatan pihak ketiga dalam pembagian warisan.Disarankan agar pemerintah melibatkan masyarakat adat dalam penyelesaian sengketa warisan dengan memanfaatkan kebijaksanaan lokal mereka, sehingga penyelesaian dapat dilakukan secara adil dan bijaksana serta menghindari rasa permusuhan di antara para ahli waris
<br>Tidak jarang berbagai konflik yang timbul di tengah-tengah masyarakat adalah sering disebabkan oleh persoalan pembagian harta warisan. Metode yang digunakan metode penelitian hukum empiris, yakni penelitian tentang hukum yang hidup dan diterapkan dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan, penyelesaian sengketa warisan pada masyarakat Batak dilakukan melalui Marpokat dalam lima jenis, yakni: Pokat Ulu Tot yakni musyawarah penyelesaian sengketa di antara keluarga dekat, Pokat Dalihan na Tolu (musyawarah penyelesaian sengketa antara ahli waris dengan mengikutkan pihak mertua, pihak memantu dan pihak keluarga di anatara ahli waris), Pokat ni Parsahutaon yakni musyawarah yang dihadiri oleh tokoh adat,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-83742.webp" type="image/webp" length="82158" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-822f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-83742.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/penyebab-sengketa-budaya-masyarakat-batak-penyeles-thumb-ee40e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-408-uin-ar-raniry.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-120-jurnal-samarah-jurnal-hukum-keluarga-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52846-konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-prot</link>
	<guid isPermaLink="false">d7384bece5201359746217f7689c2e30</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 08:00:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ pig feces ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[feces,pig,reviewer,tim,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efek jangka panjang konsumsi susu tinggi protein terhadap sistem imun remaja putri. Kedua, studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efek jangka panjang konsumsi susu tinggi protein terhadap sistem imun remaja putri. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek susu kambing dan susu sapi terhadap jumlah sel leukosit. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme spesifik di balik peningkatan jumlah sel leukosit akibat konsumsi susu tinggi protein.. Penelitian ini membuktikan bahwa jumlah sel darah putih siswi yang minum susu tinggi protein di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang secara signifikan berbeda dengan siswi yang tidak mengonsumsinya.Hasil uji Independent Sample T-Test memperoleh nilai p-value < 0,001 (p-value < 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima Leukosit merupakan komponen penting dari sistem imun yang berfungsi dalam melindungi tubuh dari infeksi. Asupan protein yang cukup, termasuk dari susu tinggi protein seperti susu kambing, diyakini dapat mendukung proses pembentukan dan fungsi leukosit dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan jumlah sel leukosit pada siswi yang mengonsumsi susu kambing tinggi protein dan siswi yang tidak mengonsumsinya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-18a6d.webp" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-18a6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-18a6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-18a6d.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang" alt="JURIS - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-fc76e.webp" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-fc76e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-fc76e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-fc76e.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang" alt="JURIS - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-dafb7.webp" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-dafb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-dafb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-dafb7.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang" alt="JURIS - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52846-konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-prot" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang" target="_blank">Perbedaan Jumlah Sel Leukosit Pada Siswi Yang Mengonsumsi Susu Tinggi Protein Dan Yang Tidak Mengonsumsi Di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efek jangka panjang konsumsi susu tinggi protein terhadap sistem imun remaja putri. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek susu kambing dan susu sapi terhadap jumlah sel leukosit. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme spesifik di balik peningkatan jumlah sel leukosit akibat konsumsi susu tinggi protein..
<br>Penelitian ini membuktikan bahwa jumlah sel darah putih siswi yang minum susu tinggi protein di SMK MaAoarif NU 2 Ajibarang secara signifikan berbeda dengan siswi yang tidak mengonsumsinya.Hasil uji Independent Sample T-Test memperoleh nilai p-value < 0,001 (p-value < 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima
<br>Leukosit merupakan komponen penting dari sistem imun yang berfungsi dalam melindungi tubuh dari infeksi. Asupan protein yang cukup, termasuk dari susu tinggi protein seperti susu kambing, diyakini dapat mendukung proses pembentukan dan fungsi leukosit dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan jumlah sel leukosit pada siswi yang mengonsumsi susu kambing tinggi protein dan siswi yang tidak mengonsumsinya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-dafb7.webp" type="image/webp" length="79468" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-18a6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-fc76e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/konsumsi-susu-gizi-asupan-protein-zink-produk-sapi-thumb-dafb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3048-stikesmitrakeluarga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17834-jurnal-mitra-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52858-pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan</link>
	<guid isPermaLink="false">88301be929c1cc1f14463d2f2d3e3ef0</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 07:37:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ la ode saafi ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,la,ode,saafi,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan cakupan pengobatan TB, perlu dikembangkan sistem pemantauan yang efektif untuk memantau kualitas layanan kesehatan dan kepatuhan terhadap pengobatan. Data kualitas layanan kesehatan harus diintegrasikan ke dalam aplikasi kesehatan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency: Untuk meningkatkan cakupan pengobatan TB, perlu dikembangkan sistem pemantauan yang efektif untuk memantau kualitas layanan kesehatan dan kepatuhan terhadap pengobatan. Data kualitas layanan kesehatan harus diintegrasikan ke dalam aplikasi kesehatan. Selain itu, pemerintah dan pemangku kepentingan kesehatan harus menerapkan intervensi yang meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan untuk mencapai cakupan pengobatan yang lebih baik dan hasil kesehatan yang lebih positif bagi pasien TB. Penelitian lanjutan dapat fokus pada faktor-faktor yang menghubungkan kualitas layanan kesehatan dengan hubungan antara kebijakan pemerintah dan cakupan pengobatan. Penting juga untuk menyelidiki strategi yang mencakup peningkatan kualitas layanan kesehatan, akses, dan dukungan komunitas untuk meningkatkan cakupan pengobatan TB secara signifikan.. Untuk meningkatkan cakupan pengobatan TB, perlu dikembangkan sistem pemantauan yang efektif untuk memantau kualitas layanan kesehatan dan kepatuhan terhadap pengobatan.Data kualitas layanan kesehatan harus diintegrasikan ke dalam aplikasi kesehatan.Selain itu, pemerintah dan pemangku kepentingan kesehatan harus menerapkan intervensi yang meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan untuk mencapai cakupan pengobatan yang lebih baik dan hasil kesehatan yang lebih positif bagi pasien TB Tuberculosis (TB) tetap menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, dengan tren yang kompleks dan memprihatinkan. Menurut data WHO tahun 2020, sekitar 10 juta kasus TB baru tercatat dengan 1,5 juta kematian di seluruh dunia, menjadikan TB sebagai salah satu penyebab utama kematian global dan penyebab kematian tunggal terbesar, melebihi HIV/AIDS. Pandemi Covid-19 semakin memperburuk situasi ini, dengan dampak signifikan terhadap akses dan penyediaan layanan TB. Laporan WHO terbaru menunjukkan peningkatan jumlah kasus TB baru menjadi 7,5 juta, angka tertinggi sejak pemantauan dimulai pada tahun 1995, dan kesenjangan antara kasus yang terdeteksi dan didiagnosis semakin mengecil. Namun, penurunan angka kejadian global sebesar 8,7% dari tahun 2015 hingga 2022... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-bf8c2.webp" title="JURIS - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-bf8c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-bf8c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-bf8c2.webp 1x" title="JURIS - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency" alt="JURIS - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-1b864.webp" title="JURIS - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-1b864.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-1b864.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-1b864.webp 1x" title="JURIS - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency" alt="JURIS - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-13a2e.webp" title="JURIS - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-13a2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-13a2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-13a2e.webp 1x" title="JURIS - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency" alt="JURIS - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52858-pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan" title="JURIS - Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency" target="_blank">Relationship between Access to Health Services and Quality of Health Services with Compliance with Tuberculosis Treatment in Kolaka Regency</a>: Untuk meningkatkan cakupan pengobatan TB, perlu dikembangkan sistem pemantauan yang efektif untuk memantau kualitas layanan kesehatan dan kepatuhan terhadap pengobatan. Data kualitas layanan kesehatan harus diintegrasikan ke dalam aplikasi kesehatan. Selain itu, pemerintah dan pemangku kepentingan kesehatan harus menerapkan intervensi yang meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan untuk mencapai cakupan pengobatan yang lebih baik dan hasil kesehatan yang lebih positif bagi pasien TB. Penelitian lanjutan dapat fokus pada faktor-faktor yang menghubungkan kualitas layanan kesehatan dengan hubungan antara kebijakan pemerintah dan cakupan pengobatan. Penting juga untuk menyelidiki strategi yang mencakup peningkatan kualitas layanan kesehatan, akses, dan dukungan komunitas untuk meningkatkan cakupan pengobatan TB secara signifikan..
<br>Untuk meningkatkan cakupan pengobatan TB, perlu dikembangkan sistem pemantauan yang efektif untuk memantau kualitas layanan kesehatan dan kepatuhan terhadap pengobatan.Data kualitas layanan kesehatan harus diintegrasikan ke dalam aplikasi kesehatan.Selain itu, pemerintah dan pemangku kepentingan kesehatan harus menerapkan intervensi yang meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan untuk mencapai cakupan pengobatan yang lebih baik dan hasil kesehatan yang lebih positif bagi pasien TB
<br>Tuberculosis (TB) tetap menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, dengan tren yang kompleks dan memprihatinkan. Menurut data WHO tahun 2020, sekitar 10 juta kasus TB baru tercatat dengan 1,5 juta kematian di seluruh dunia, menjadikan TB sebagai salah satu penyebab utama kematian global dan penyebab kematian tunggal terbesar, melebihi HIV/AIDS. Pandemi Covid-19 semakin memperburuk situasi ini, dengan dampak signifikan terhadap akses dan penyediaan layanan TB. Laporan WHO terbaru menunjukkan peningkatan jumlah kasus TB baru menjadi 7,5 juta, angka tertinggi sejak pemantauan dimulai pada tahun 1995, dan kesenjangan antara kasus yang terdeteksi dan didiagnosis semakin mengecil. Namun, penurunan angka kejadian global sebesar 8,7% dari tahun 2015 hingga 2022...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-bf8c2.webp" type="image/webp" length="98368" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-bf8c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-1b864.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/pasien-tb-ro-layanan-kesehatan-kepatuhan-obat-tube-thumb-13a2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3631-umw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15108-waluya-international-science-health-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non Coastal Communities in Kolaka Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non Coastal Communities in Kolaka Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non Coastal Communities in Kolaka Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52859-pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk</link>
	<guid isPermaLink="false">5176c9c22bd3b355509731bd8a4ac90f</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 07:36:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ la ode saafi ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,la,ode,saafi,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai wilayah pesisir dan non-pesisir di Indonesia. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor sosial dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai wilayah pesisir dan non-pesisir di Indonesia. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi pola konsumsi makanan asin dan minuman berkafein di masyarakat pesisir dan non-pesisir. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan risiko hipertensi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi konsumsi makanan asin dan minuman berkafein berlebihan di masyarakat, serta mempromosikan gaya hidup sehat yang dapat mengurangi risiko hipertensi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti tenaga kesehatan, ahli gizi, dan ahli sosial budaya, untuk mengembangkan intervensi yang komprehensif dan berkelanjutan.. Pusat Kesehatan Masyarakat perlu melakukan upaya promotif dan preventif dengan memanfaatkan Pos Pembangunan Penyakit Tidak Menular Terpadu sebagai kesempatan untuk mendekati masyarakat, khususnya terkait faktor risiko hipertensi Berdasarkan data kasus hipertensi di Puskesmas Watubangga, terdapat 1.022 kasus (54%) pada tahun 2022, 1.183 kasus (65%) pada tahun 2023, dan 1.789 kasus (91%) pada tahun 2024. Sementara itu, di Puskesmas Kolaka pada tahun 2022 terdapat 4.503 kasus (59%), 7.013 kasus (91%) pada tahun 2023, dan 9.955 kasus (95%) pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan faktor risiko hipertensi antara masyarakat pesisir dan non-pesisir di Kabupaten Kolaka. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-8a2c0.webp" title="JURIS - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-8a2c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-8a2c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-8a2c0.webp 1x" title="JURIS - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency" alt="JURIS - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-614df.webp" title="JURIS - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-614df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-614df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-614df.webp 1x" title="JURIS - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency" alt="JURIS - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-98be2.webp" title="JURIS - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-98be2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-98be2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-98be2.webp 1x" title="JURIS - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency" alt="JURIS - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52859-pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk" title="JURIS - Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency" target="_blank">Differences in Hypertension Risk Factors Between Coastal and Non-Coastal Communities in Kolaka Regency</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai wilayah pesisir dan non-pesisir di Indonesia. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi pola konsumsi makanan asin dan minuman berkafein di masyarakat pesisir dan non-pesisir. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan risiko hipertensi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi konsumsi makanan asin dan minuman berkafein berlebihan di masyarakat, serta mempromosikan gaya hidup sehat yang dapat mengurangi risiko hipertensi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti tenaga kesehatan, ahli gizi, dan ahli sosial budaya, untuk mengembangkan intervensi yang komprehensif dan berkelanjutan..
<br>Pusat Kesehatan Masyarakat perlu melakukan upaya promotif dan preventif dengan memanfaatkan Pos Pembangunan Penyakit Tidak Menular Terpadu sebagai kesempatan untuk mendekati masyarakat, khususnya terkait faktor risiko hipertensi
<br>Berdasarkan data kasus hipertensi di Puskesmas Watubangga, terdapat 1.022 kasus (54%) pada tahun 2022, 1.183 kasus (65%) pada tahun 2023, dan 1.789 kasus (91%) pada tahun 2024. Sementara itu, di Puskesmas Kolaka pada tahun 2022 terdapat 4.503 kasus (59%), 7.013 kasus (91%) pada tahun 2023, dan 9.955 kasus (95%) pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan faktor risiko hipertensi antara masyarakat pesisir dan non-pesisir di Kabupaten Kolaka.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-98be2.webp" type="image/webp" length="99134" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-8a2c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-614df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/pola-konsumsi-masyarakat-pesisir-teluk-risiko-hipe-thumb-98be2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3631-umw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15108-waluya-international-science-health-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL HDL dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL HDL dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL HDL dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52843-komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik</link>
	<guid isPermaLink="false">f4d2c36468bd15f7835a78f28192af78</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 06:43:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ laras andika ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti syakira ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andika,laras,reviewer,siti,syakira,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan kadar HbA1c dan profil lipid selama minimal dua tahun pada pasien DM tipe 2, sehingga dapat mengidentifikasi pola temporal yang mungkin tidak terdeteksi pada studi crossAcsectional. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan kadar HbA1c dan profil lipid selama minimal dua tahun pada pasien DM tipe 2, sehingga dapat mengidentifikasi pola temporal yang mungkin tidak terdeteksi pada studi crossAcsectional. Selain itu, diperlukan uji intervensi yang membandingkan efek program diet rendah karbohidrat dan suplementasi omegaAc3 terhadap perbaikan HbA1c serta kadar LDL, HDL, dan trigliserida, dengan melibatkan kelompok kontrol yang menerima penanganan standar. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi pengaruh kombinasi terapi metformin dan statin pada profil lipid dan kontrol glikemik, serta meneliti peran kualitas tidur sebagai faktor moderasi dalam hubungan antara HbA1c dan dislipidemia pada populasi DM tipe 2 di daerah serupa.. Pendahuluan: Diabetes melitus (DM) merupakan kondisi klinis yang ditandai oleh hiperglikemia sebagai akibat dari gangguan sekresi insulin, penurunan efektivitas kerja insulin, atau kombinasi keduanya. Upaya pencengahan komplikasi pasien DM tipe 2 yang tidak mencapai kontrol glukosa darah yang optimal memerlukan pendekatan penatalaksanaan yang komprehensif. Pada pasien DM tipe 2, kontrol glikemik yang buruk seringkali diikuti oleh perubahan pada profil lipid. Penelitian ini dirancang untuk evaluasi adanya hubungan antara kadar HbA1c dengan konsentrasi LDL, HDL, dan trigliserida pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II, Cilacap. Metode: Desain penelitian cross sectional dengan pengumpulan data pemeriksaan HbA1c, LDL, HDL, dan trigliserida tanpa komorbid jantung, hipertensi dan stroke. Penelitian dilakukan bulan Desember 2024 Ae Juni 2025. Sampel penelitian meliputi pasien... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-09564.webp" title="JURIS - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-09564.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-09564.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-09564.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap" alt="JURIS - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-a8460.webp" title="JURIS - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-a8460.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-a8460.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-a8460.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap" alt="JURIS - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-81be7.webp" title="JURIS - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-81be7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-81be7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-81be7.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap" alt="JURIS - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52843-komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik" title="JURIS - Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap" target="_blank">Korelasi Kadar HbA1c Terhadap Kadar LDL, HDL, dan Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II Cilacap</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan kadar HbA1c dan profil lipid selama minimal dua tahun pada pasien DM tipe 2, sehingga dapat mengidentifikasi pola temporal yang mungkin tidak terdeteksi pada studi crossAcsectional. Selain itu, diperlukan uji intervensi yang membandingkan efek program diet rendah karbohidrat dan suplementasi omegaAc3 terhadap perbaikan HbA1c serta kadar LDL, HDL, dan trigliserida, dengan melibatkan kelompok kontrol yang menerima penanganan standar. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi pengaruh kombinasi terapi metformin dan statin pada profil lipid dan kontrol glikemik, serta meneliti peran kualitas tidur sebagai faktor moderasi dalam hubungan antara HbA1c dan dislipidemia pada populasi DM tipe 2 di daerah serupa..
<br>
<br>Pendahuluan: Diabetes melitus (DM) merupakan kondisi klinis yang ditandai oleh hiperglikemia sebagai akibat dari gangguan sekresi insulin, penurunan efektivitas kerja insulin, atau kombinasi keduanya. Upaya pencengahan komplikasi pasien DM tipe 2 yang tidak mencapai kontrol glukosa darah yang optimal memerlukan pendekatan penatalaksanaan yang komprehensif. Pada pasien DM tipe 2, kontrol glikemik yang buruk seringkali diikuti oleh perubahan pada profil lipid. Penelitian ini dirancang untuk evaluasi adanya hubungan antara kadar HbA1c dengan konsentrasi LDL, HDL, dan trigliserida pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Kesugihan II, Cilacap. Metode: Desain penelitian cross sectional dengan pengumpulan data pemeriksaan HbA1c, LDL, HDL, dan trigliserida tanpa komorbid jantung, hipertensi dan stroke. Penelitian dilakukan bulan Desember 2024 Ae Juni 2025. Sampel penelitian meliputi pasien...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-a8460.webp" type="image/webp" length="147672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-09564.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-a8460.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/komplikasi-pasien-kondisi-klinis-intrinsik-dm-klie-thumb-81be7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3048-stikesmitrakeluarga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17834-jurnal-mitra-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 04 Jul 2026 12:00:55 +0700. 12 items. Served in: 5.125 seconds [rss] -->
